Issuu on Google+

ROKAN HILIR KHUSUSNYA BAGANSIAPI-API DALAM KANCAH PERUBAHAN EKONOMI GLOBAL Latar Belakangan Pembangunan dan Ekonomi Dewasa ini telah terjadi berbagai rupa perubahan pada wilayah Kabupaten Rokan Hilir khususnya Bagansiapi-api yaitu perubahan mencakup 3 hal yang meliputi modernisasi, komersialisasi dan globalisasi. Hal ini bagai magnet yang memberi janji-janji sungguh menggiurkan, namun perencana dan pemikir yang kritis juga cukup “khawatir� akan perangkap-perangkap yang menghadangnya. Pada abad ke-19 Kota Bagansiapiapi sebagai kota komersial di perairan Selat Malaka yang tercatat dalam sejarah Perikanan Internasional berhasil menduduki penghasil ikan nomor dua setelah Norwegia, dengan cepat terbawa arus komersialisasi dari perekonomian tradisional yang mendasarkan sistem barter, kini masyarakat telah mengenal moneterisasi

(ekonomi pasar) yang pada sejak di masa lalu dikenal dengan zaman dolar, mata uang asing ringit Malaysia dan dolar Singapura pernah eksis diperlakukan sebagai alat tukar yang resmi menjadi satu sistem wilayah ekonomi, dimana rakyat Bagansiapi-api dan MalaysiaSingapura saling berhubungan perdagangan. Orang Bagansiapi-api menjual ikan dan hasil-hasil pertanian, sedangkan orang Malaysia dan Singapura menjual barang elektronik kepada penduduk, seperti radio, tape recorder, dan lain-lain barang-barang simbol modernisasi. Namun sejak diberlakukan kebijaksanaan moneter 15 Oktober 1963 semua mata uang ringit Malaysia, dolar Singapura ditarik dan diganti dengan rupiah .

KOMUNITAS BAGANSIAPI-API

5


05