Issuu on Google+

www.babelprov.go.id

www.visitbangkabelitung.com

Bersama Bersatu Bergerak Maju

Indeks

Dinas Komunikasi dan Infomatika Bangka Belitung

Hal

Hal

2

3

Persiapkan Generasi Penerus Sejak Dini

Gubernur Resmikan Pondok Pesantren Darul Istiqomah

Edisi Minggu ke IV/Juni/2009

Hal

Hal

3

2 Mutu Pendidikan di Babel Mampu Bersaing

Tingkatkan Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat adit/newsroom

Bahas Isu Gender di LPMP

Eko Maulana Ali, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung membacakan rancangan Kebijakan Umum APBD (KUA) tahun 2010 di Ruang Paripurna Gedung DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Diperkirakan tahun 2010 sasaran ekonomi makro nasional mengalami pertumbuhan sebesar 5,0 persen dan laju inflasi sebesar 5,0 persen. Sedangkan untuk angka pengangguran terbuka diperkirakan turun menjadi 8,0 persen dari angkatan kerja dan jumlah penduduk miskin diperkirakan turun menjadi 12 hingga 13,5 persen. PANGKALPINANG – Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eko Maulana Ali, saat menyampaikan Rencana Kebijakan

Umum APBD (KUA) pada rapat paripurna di Gedung DPRD provinsi, Senin (22/6). Dikatakannya, perlu sinergi pembangunan nasional dan rencana pemba-

Pangkalpinang – Sekitar 30 peserta mengikuti kegiataan pelatihan teknis Isu Gender di Lembaga Peningkatan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan yang digelar mulai, Rabu 10 Juni sampai 12 Juni 2009 tersebut dibuka Haryono Moelyo, Staf Ahli Gubenur Bidang Kemasyarakat dan SDM. Pada kegiatan ini bertindak sebagai pemateri di antaranya, Tim Nara Sumber dari Diputi I Bidang Pengarusutamaan Gender Kementerian Negara Pemberdayaan Perempuan Republik Indonesia, Rofika dan Mardiyah serta Badan Pemberdayaan Perempuan, KB danPerlindungan Anak Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan ini bertujuan, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang teori dan dan konsep gender, kebijakan pemberdayaan perempuan dan kebijakan PUG dalam pembangunan nasional dan daerah, meningkatkan keterampilan peserta dalam melakukan analisis kebijakan yang responsif gender dengan menggunakan alat Gender Analisis Pathway (GAP) dan Problem Based Analysis (Proba). Tak hanya itu, dari kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatan

ngunan jangka menengah daerah (RPJMD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2007 hingga 2012. Tema pembangunan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2010, jelas Gubernur, melakukan peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat yang berdaya saing. Terdapat beberapa prioritas pembangunan di antaranya, Bersambung ke hal 2 kolom 1

Tiga Fungsi Kebijakan Umum APBD Pangkalpinang – Sedikitnya terdapat tiga fungsi Kebijakan Umum APBD (KUA) jika ditinjau dari cakupan dan cara penetapannya. Fungsi tersebut di antaranya, sebagai acuan bagi seluruh komponen daerah karena memuat seluruh kebijakan publik, pedoman dalam penyusunan APBD karena memuat arah kebijakan pembangunan daerah selama satu tahun ke depan serta untuk menciptakan kepastian

kebijakan karena merupakan komitmen pemerintah daerah. Dikatakan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Eko Maulana Ali, kebijakan umum APBD tahun 2010 yang disusun pemerintah provinsi adalah dokumen yang memuat kebijakan bidang pendapatan, belanja dan pembiayaan serta asumsi yang mendasarinya untuk satu tahun yang ditetapkan secara bersama antara pemerintah daerahdengan

DPRD. Selanjutnya kebijakan ini dijadikan dokumen dalam penyusunan prioritas anggaran sementara (PPAS) dan RAPBD tahun anggaran 2010. “Kebijakan ini untuk menuju tercapainya cita-cita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Untuk itu semua kegiatan harus berpedoman kepada visi dan misi provinsi. Kita sadari sangat banyak Bersambung ke hal 2 kolom 1

Bersambung ke hal 2 kolom 3

Amang Ko’im Oiii...., Pilpres lah dak lama agik, ikak lah tau lom siape bai calon e. Kalok lom tau ku kasih tau ok. Calon e ade 3 paseng, nomor urut 1 Mega-Prabowo, nomor urut 2 Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono dan urutan 3 Jusuf Kalla-Wiranto. Jangan lupak ikak datang ke TPS tanggal 8 Juli kelak, pilik yang bener-bener sesuai kenek ikak

adit/newsroom


Ragam

2

Edisi Minggu ke IV/Juni/2009 adit/newsroom

Hj Noerhari Astuti (tengah), Calon Anggota DPD terpilih Dapil Bangka Belitung memberikan materi saat Kongres Anak di LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

Tingkatkan Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat (sambungan Hal 1) peningkatan infrastruktur perhubungan, kesehatan, energi, sosial budaya dan sarana prasarana berbasis tata ruang. Prioritas kedua, meningkatkan bantuan sosial kepada masyarakat, prioritas ketiga yaitu melaksanakan program Visit Bangka BelitungArchipelago 2010. Sedangkan prioritas keempat, melakukan peningkatan kesejahteraan masyarakat dan daya saing. Mengenai prioritas pembangunan daerah, dikatakan Gubernur disusun dengen mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut, melakukan pengarusutamaan partisipasi masyarakat, pengarusutamaan pembangunan berkelanjutan, pengarusutamaan gender, tata pengelolaan yang baik, pengurangan kesenjangan antar wilayah dan percepatan pembangunan daerah, pelaksanaan pengarusutamaan desentralisasi dan otonomi daerah, program padat karya serta pengarusutamaan berdimensi kepulauan. “Isu-isu strategis yang menjadi pertimbangan yaitu, pendidikan,

kesehatan dan kesejahteraan sosial. Tiga persoalan ini merupakan satu kesatuan aspek yang tidak dapat dipisahkan untuk mensejahterakan masyarakat. Upaya peningkatan kualitas dan tata kelola pendidikan telah dilakukan, meskipun belum semuanya optimal. Untuk itu, pada tahun 2010 mutu pendidikan lebih ditingkatkan dengan mempertajam skala prioritas dalam upaya menuju Babel Cerdas 2010,” jelasnya. Berbicara mengenai persoalan kesehatan, Gubernur mengatakan, upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, masih ada yang perlu mendapat perhatian serius oleh seluruh komponen pembangunan yang terkait. Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian di antaranya, pelayanan dasar kesehatan masih belum mencapai Standar Pelayanan Minimal (SPM), prasarana pelayanan kesehatan dasar yang belum dapat diakses sepenuhnya oleh masyarakat terutama penduduk miskin dan belum meratanya penyebaran

tenaga kesehatan. “Masyarakat masih belum menunjukan perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, kesehatan lingkungan, air bersih dan sanitasi perumahan masih belum sesuai dengan apa yang diharapkan,” ungkap Gubernur. Kesejahteraan masyarakat miskin di Bangka Belitung masih harus ditingkatkan. Menurut Gubernur, dalam hal ini perlu ditingkatkan kondisi kesehatan, kecukupan pangan, tingkat pendidikan keluarga miskin relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan kondisi kesehatan rumah tangga lainnya. Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bangka Belitung yaitu melalui program pemberdayaan masyarakat, jaminan kesehatan masyarakat miskin, gratis pendidikan dasar dan menengah bagi keluarga miskin, peningkatan pendidikan informal dan keterampilan bagi masyarakat miskin melalui kegiatan industri kecil dan UKM. (diskominfo babel)

Tiga Fungsi Kebijakan Umum APBD (sambungan Hal 1) kegiatan pembangunan yang perlu dilakukan,” jelasnya saat kegiatan Rapat Paripurna Penyampaian Rencana KUA, di Gudung DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (22/6). Lebih jauh dijelaskan, pemerintah telah menetapkan tema pembangunan nasional tahun 2010 yang merupakan pegangan bagi pemerintah baru yang akan bertugas pada periode 2009-2014 yaitu melakukan pemulihan perekonomian nasional dan pemeliharaan kesejahteraan rakyat. Tema ini dijabarkan dalam lima prioritas pembangunan nasional di antaranya, pemeliharaan kesejahteraan rakyat serta penataan kelembagaan dan pelaksanaan sistem perlindungan sosial, melakukan peningkatan sumber daya manusia Indonesia, pemantapan reformasi birokrasi dan hukum serta pemantapan demokrasi dan keamanan nasional, pemulihan ekonomi dengan didukung oleh pembangunan pertanian, infrastruktur dan energi serta melakukan peningkatan

kualitas pengelolaan sumber daya alam dan kapasitas penanganan perubahan iklim. “Dalam skala ekonomi nasional, kondisi ekonomi makro nasional adalah pertama, sebagai dampak dari gejolak eksternal, stabilitas ekonomi mengalami tekanan yang cukup berat. Keseluruhan tahun 2008, rata-rata nilai tukar rupiah mencapai Rp 9.681 per dolar AS atau melemah 5,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Laju inflasi mencapai 11,1 persen lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 6,6 persen,” ungkap Gubernur. Di tahun 2008, cadangan devisa mencapai USD 51,6 miliar. Gubernur mengatakan, jumlah cadangan devisa tersebut turun USD 5,3 miliar dibandingkan tahun 2007. Tekanan terhadap stablitas moneter terus berlanjut hingga memasuki tahun 2009. Akhir bulan Maret 2009, nilai tukar rupiah mencapai Rp 11,575 per USD dan laju inflasi setahun mencapai 7,9 persen. Dalam kondisi eksternal yang cukup berat, jelas Gubenur,

mementum pertumbuhan ekonomi tetap terjaga. Tahun 2008, ekonomi tumbuh 6,1 persen lebih rendah dari tahun 2007 yang besarnya 6,3 persen. Pertumbuhan ekonomi didukung investasi yang meningkat, kemampuan ekspor barang dan jasa yang cukup terjaga serta ditopang oleh daya beli masyarakat yang membaik. Dalam keseluruhan tahun pertumbuhan modal tetap bruto tumbuh 11,7 persen, penerimaan ekspor meningkat 9,5 persen dan konsumsi masyarakat meningkat 5,3 persen. “Terjaganya momentum pertumbuhan ikut meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi. Bulan Meret 2008, jumlah penduduk miskin menurun menjadi 35,0 juta orang atau 15,4 persen atau berkurang 2,2 juta dibandingkan pada Maret 2007. Agustus 2007 hingga Agustus 2008 tercipta lapangan kerja baru bagi 2,6 juta orang, sehingga pengangguran terbuka menurun dari 10,0 juta orang atau 9,1 persen menjadi 9,4 juta orang atau 8,4 persen,” kata Gubernur. (diskominfo babel)

Persiapkan Generasi Penerus Sejak Dini Pangkalpinang - Puluhan pelajar tingkat SMP dan SMA se Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu 17 Juni 2009 mengikuti kegiatan Kongres Anak Bangka Belitung tahun 2009 di Lembaga Peningkatan Mutu Pendidikan (LPMP). Pada kegiatan tersebut, sejumlah anak ini secara langsung melakukan talk show bersama Bunda Noerhari Astuti (isteri Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung) dan Nursaadah, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana dan Perlindungan Anak Bangka Belitung. Kegiatan yang mengusung tema' Kebijakan Pemerintah yang Berpihak Pada Anak' tersebut, sebelumnya dibuka Eko Maulana Ali, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pada kegiatan ini juga mengagendakan kegiatan Pemilihan Duta Anak Bangka Belitung 2009 dan Pemilihan Pengurus Parlemen Anak Bangka Belitung 2009. Pada kesempatan membuka kegiatan talk show, Bunda mengajak anak-anak di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk lebih kreatif. Salah satu yang dapat dilakukan yaitu dengan membuat cindramata yang menjadi khas Bangka Belitung. Sehingga ketika wisatawan berkunjung, dengan mudah dapat mencari cindramata dari Bangka Belitung. "Diusia anak-anak harus belajar dengan baik, sebab anak-anak merupakan generasi penerus yang akan menggantikan pemimpin yang ada sekarang ini. Jika tahun ini masih ada anak sekolah yang tidak lulus ujian

nasional, diharapkan tahun mendatang angka kelulusan di Bangka Belitung bisa 100 persen," jelasnya. Dalam belajar, Bunda menjelaskan, harus ada planning (rencana) dan terus berupaya membangkitkan keinginan untuk belajar. Anak-anak sebagai penerus bangsa harus dipersiapkan sejak dini, sehingga berguna bagi diri sendiri, agama, masyarakat, negara dan semua pihak. "Sekarang saya dipercaya dan terpilih menjadi anggota DPD (Dewan Perwakilan Daerah) untuk Bangka Belitung. Saya bertekad akan memajukan kaum perempuan dan anak-anak di provinsi ini. Dengan menjadi anggota DPD, aspirasi anak-anak dan perempuan di Bangka Belitung dapat disalurkan sampai ke tingkat pusat," paparnya. Selain membekali diri dengan ilmu pengetahuan, Bunda juga mengharapkan agar anak-anak di Bangka Belitung dapat membekali diri dengan kemampuan di bidang agama. Cara yang dapat dilakukan yaitu dengan belajar mengaji. Jadi dengan dibekali ilmu agama, anak-anak di provinsi ini dapat menjadi anak-anak yang berahlak baik. Jika generasi muda mempunyai akhlak baik sehingga dapat membangun bangsa, serta mensejajarkan Bangsa Indonesia dengan bangsa-bangsa lain. "Dulu Indonesia lebih maju dari Malaysia, namun kenapa sekarang tidak. Agar anak-anak mendapatkan mutu pendidikan yang baik, terlebih dahulu perlu meningkatkan kemampuan guru," ungkapnya.(diskominfo babel)

Bahas Isu Gender di LPMP (sambungan Hal 1) pengetahuan dan pemahaman peserta dalam menyusun anggaran yang responsif gender serta dapat menyusun aksi daerah yang reponsif gender. Adapun materi yang akan disampaikan di antaranya, mengenai konsep gender, analisis gender dan gender budget, integrasi strategi PUG dalam perencanaan program dan kegiatan, menyusun data terpilih sesuai jenis kelamin yang sesuai dengan isu yang menjadi prioritas daerah. Staf Ahli saat menyampaikan sambutan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengatakan, komitmen pemerintah untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender telah diamanatkan dalam Undang-undang Dasar 1945. Salah satu upaya mewujudkan dan kesetaraan gender melalui pelaksanaan strategi Pengarusutamaan Gender (PUG) dalam pembangunan nasional. Ini merupakan bagian integral dari proses pembangunan untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender. Kesetaraan sosial laki-laki dan perempuan bukan sekedar dimaknai sebagai kemitrasejajaran dan keharmonisan dalam mengatur

relasi sosialnya. Ia menambahkan, dalam hal ini terkandung makna untuk memberikan akses yang luas terhadap berbagai peluang dan kesempatan yang sama dalam menggerakkan sumber daya pembangunan. Sehingga laki-laki dan perempuan dapat memiliki kontrol yang seimbang, dan pada gilirannya produk pembangunan dapat bermanfaat secara adil. Menurutnya, kesenjangan gender dapat dilihat dari ranking Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Indeks Pembangunan Gender (GDI) dan indeks pemberdayaan gender. “Indikator yang digunakan adalah pendidikan, kesehatan dan ekonomi. Sehingga dengan terwujudnya keadilan dan kesetaraan gender yang dilaksanakan melalui strategi PUG, ke depan diharapakan nilai/ranking HDI, GDI, GEM akan semakin meningkat dan membaik,” jelasnya pada acara pembukaan pelatihan teknis terkait Isu Gender Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rabu(10/6). “Diharapkan peserta gender dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh,” harapnya. (diskominfo babel)


Warta Pemda

3

Edisi Minggu ke IV/Juni/2009

adit/newsroom

Dinkessos Bantu Korban Bencana Angin Ribut

H Eko Maulana Ali, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menandatangani prasasti Pondok Pesantren Darul Istoqomah, di Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan

Gubernur Resmikan Pondok Pesantren Darul Istiqomah PANGKALPINANG - Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H Eko Maulana Ali, Jumat 5 Juni 2009 meresmikan Pondok Pesantren Darul Istiqomah, di Desa Air Gegas, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan. Pada kesempatan itu, Gubernur menyampaikan penghargaan setinggitingginya kepada masyarakat Desa Air Gegas yang ikut membantu terlaksananya pembangunan pondok pesantren tersebut. Dikatakan Gubernur, perlu dijaga terus suasana kondusif, kebersamaan dan kekeluargaan di Desa Air Gegas. Sebab ini dapat menjadi suatu modal untuk melakukan pembangunan di Desa Air Gegas dan secara umum di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dengan terciptanya kesatuan dalam pembangunan, menandakan perintah Allah SWT telah terlaksana di desa ini. Jika selalu menjalankan perintah Allah, maka iklim kondusif dalam kehidupan bermasyarakat

dapat tetap terus terjaga. "Ini merupakan salah satu ibadah kepada Allah. Karena Allah telah menjanjikan, jika dalam suatu negeri, masyarakat, pemimpinan sudah beriman kepada Allah, maka Allah akan mencurahkan barokahnya," jelas Gubenur, Jumat (5/6). Gubernur menilai masyarakat Desa Air Gegas Insya Allah telah melaksanakan perintah Allah. Dengan menjalankan perintah Allah tersebut, maka diberilah barokah dengan berdirinya gedung di Pondok Pesantren Darul Istiqomah. Selain itu Gubernur mengajak masyarakat agar tetap terus dapat menjaga ketaatan kepada Allah SWT, sehingga mendapat barokah yang lebih besar lagi. "Hindari pertikaian, permusuhan yang tidak dibenarkan agama kita. Sebab sesungguhnya rahmat tidak dicurahkan, datang kepada suatu kaum, jika di antaranya kaum tersebut ada yang memutuskan jalinan silatuhrahmi," ungkapnya.

Pembangunan pesantren ini dimulai tanggal 5 Januari dan selesai tepat pada tanggal 23 April 2009. H Zakaria, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Istiqomah menjelaskan, pembangunan pesantren ini menggunakan sistem swakelola masyarakat Air Gegas.Dengan bantuan tersebut telah berdiri bangunan terdiri dari tiga lokal untuk belajar dan dua unit WC beserta perlengkapan sarana lainnya. "Insya Allah Pondok Pesantren ini akan diberi nama Gedung Indonesia 1. Mengenai laporan pertanggungjawaban penggunaan dana bantuan Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sekitar 70 persen telah disampaikan kepada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah dan Biro Kesejahteraan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada tanggal 15 April 2009 lalu. Dan laporan penyelesaian bangunan diserahkan pada tanggal 2 Juni 2009," jelasnya.

PANGKALPINANG - Sekitar 5 ton beras disalurkan Dinas Kesejahteraan Sosial (Dinkessos) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kepada warga di Pangkalpinang yang tertimpa musibah angin ribut yang terjadi, Senin (8/6) kemarin. Sementara ini terdata sekitar 491 warga rumah rusak akibat hujan yang disertai angin ribut tersebut. Kabid Bantuan dan Jaminan Sosial, Dinkessos Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Mikron Antariksa menjelaskan, bantuan sudah mulai disalurkan sejak, Senin (8/6) usai kejadian bencana. Sedangkan hari ini, Dinkessos kembali menyalurkan bantuan lanjutan. Untuk saat ini bantuan yang telah disalurkan yaitu, sebanyak 5 ton beras, 150 mie instan, ikan kaleng serta bantuan lain untuk kebutuhan masyarakat. Selain itu rencananya warga juga akan mendapatkan bantuan berupa bahan bangunan. "Jika untuk memperbaiki rumah warga membutukan sekitar tujuh keping seng, bantuan tersebut akan kita berikan. Pemberi bahan bantuan rumah ini, rencananya mulai dilakukan besok (Rabu 10/6). Saat ini kita masih menunggu hasil rapat di jajaran Pemerintah Kota Pangkalpinang membahas mengenai bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat. Karena kita telah membantu bahan bangunan, diharapkan pihak pemerintah kota dapat membantu biaya pengerjaan perbaikan rumah warga tersebut," jelasnya saat dikonfirmasi via telepon sekitar 14.00 WIB, Selasa 9 Juni 2009. Rumah rusak berat dan ringan sekitar 491 unit. Sejumlah rumah tersebut berada di Kecamatan Tamansari sekitar 97 unit, di Kecamatan Bukit Intan 31 unit, Kecamatan Pangkalbalam 186 unit, Rangkui terdapat 13 unit dan di Kecamatan Gerunggang 175 unit. Mengenai bantuan bahan bangunan rumah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Dikatakannya, jika rumah warga yang terkena bencana rusak total, bantuan diberikan sesuai kebutuhan masyarakat dan disesuaikan dengan jumlah bantuan yang ada. Antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan Pemerintah Kota Pangkalpinang akan terus melakukan koordinasi guna menangani kejadian bencana tersebut. Lebih jauh ia menjelaskan, posko bencana induk telah didirikan di Kantor Dinas Sosial Kota Pangkalpinang. Selain itu, terdapat posko pendukung yang didirikan anggota Tagana di kecamatan yang warganya tertimpa musibah. Saat ini terdapat sekitar 90 anggota Tagana turun menyisir lokasi yang tertimpa bencana. Anggota Tagana ini mencari informasi mengenai kebutuhan masyarakat yang tertimpa bencana tersebut. "Ada 60 anggota Tagana Dinkessos Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan 30 anggota Tagana Dinas Sosial Kota Pangkalpinang diturunkan untuk membantu warga yang tertimpa bencana. Bantuan berupa makanan akan terus dikucurkan.Sampai saat ini belum ada korban jiwa dalam bencana tersebut, namun jika melihat kerugian materi yang diderita masyarakat mencapai ratusan juta rupiah," jelasnya. (diskominfo babel)

(diskominfo babel)

Mutu Pendidikan di Babel Mampu Bersaing Pangkalpinang – Wakil Gubenur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Syamsuddin Basari, di damping Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakat dan SDM, Haryono Moelyo dan Kabag Humas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Latif Pribadi Kamis 28 Mei 2009 melakukan kunjungan ke kampus Politeknik Manufaktur (Polman) Timah di Air Kantung, Sungailiat, Kabupaten Bangka. Pada kegiatan tersebut Wagub menyarankan pihak Polman lebih menggencarkan sosialisasi mengenai program pendidikan yang ada di tempat tersebut, sehingga dapat menarik minat masyarakat di Bangka Belitung. Saat ini banyak masyarakat Bangka Belitung yang menuntut ilmu ke daerah luar, padahal di Bangka Belitung terdapat sekolah yang tak kalah bermutu dibandingkan dengan sekolah di daerah luar. Saat berada di lokasi, Wagub beserta rombongan dan Direktur Polman Timah, Judi Kristanto

mengunjungi berbagai fasilitas yang ada di Polman Timah mulai dari lokasi bengkel teknik, laboratorium elektronik hingga melihat atraksi operasional robot karya mahasiswa Polman. Wagub bangga atas adanya Politeknik Manufaktur (Polman) Timah di Bangka Belitung. Selain menjadi kebanggaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, politeknik ini juga dapat menjadi kebanggaan nasional. Untuk membahas mengenai keberadaan Polman ke depan, pemerintah provinsi akan mengajak pemerintah kabupaten/kota melakukan rapat koordinasi. “Saya bangga sekali hari ini, sebab di Bangka Belitung ada sekolah politeknik yang dapat memberikan pendidikan seperti ini, dan tentunya tak kalah dengan politeknik yang ada di provinsi lain. Oleh sebab itu, kebaradaan Polman ini harus dipelihara dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat diwariskan kepada anak cucu kita nanti,” kata Wagub saat mengunjungi Polman Timah,

Kamis 28 Mei 2009. Dalam mentransfer ilmu kepada mahasiswa, Wagub mengharapkan pihak Polman dapat menyesuaikan dengan perkembangan zaman, sehingga tidak kalah dengan negara-negara lain, sebab memasuki era globalisasi akan terjadi persaingan global. Untuk menciptakan sumber daya manusia siap pakai, Polman sudah cukup baik, karena menerapkan pendidikan praktek langsung lebih banyak dari pada teori. “Teori itu pada dasarnya ada karena ada praktek. Sebab teori dibuat dari hasil praktek. Jadi dengan banyak pendidikan praktek membuat sumber daya manusia siap pakai,” jelasnya. Selain itu Wagub juga bangga, karena sudah banyak alumni dari Polman yang dikirim ke luar negeri untuk bekerja. Negara yang menyerap alumni Polman di antaranya ke Negara Arab Saudi, Korea, Thailand dan sebagainya. (diskominfo babel)

adit/newsroom


Warta Pemda

4

Edisi Minggu ke IV/Juni/2009

dok/newsroom

Kunjungan Terakhir Tim Fasilitator CBAN

200 Peserta Ikut Ujian Sertifikasi Barang dan Jasa PANGKALPINANG - Pemerintah Provinsi melalui Badan Diklat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerjasama dengan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah) Republik Indonesia, hari selasa (23/ 06) menyelenggarakan ujian serifikasi barang dan jasa di Gedung

Redaksional

Pelindung/penasehat: Gubernur, Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Pembina: Sekda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pengarah: Asisten III Bidang Administrasi, Penangggung jawab: Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Wakil Penanggung jawab: Kepala Bidang SKDI Dinas Komunikasi dan Informatika, Redaktur Pelaksana: Kasi Deseminasi Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika, Tim redaksi: Dinas Komunikasi dan Informatika www.babelprov.go.id

Alamat: Jalan Bangka, Gedung Serba Guna Lt Komplek Perkantoran Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kelurahan Air Itam Pangkalpinang, Bangka Belitung. Telepon (0717) 4255013 Fax, 4255014

Serba Guna Badan Diklat Provinsi Air Itam. Sekitar 200 peserta dari berbagai pemerintah Daerah Kabupate/Kota di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan peserta dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengikuti ujian tersebut. Eko Rinaldo selaku ketua Panita ujian dari LKPP (Lembaga Kebijakan Pangadaan Barang dan Jasa) Republik Indonesia untuk wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan, bahwa pada ujian ini peserta akan mendapatkan sertifikat Barang dan Jasa berdasarkan hasil dari ujian peserta itu masing-masing, jelasnya. "Untuk serifikat barang dan jasa tipe L2 akan didapat apabila peserta menjawab dengan benar pertanyaan sebanyak 50%-65% dari seluruh soal yang dipertanyakan dan sertifikat ini

akan berlaku selama 2 tahun, ujarnya. Sedangkan untuk sertifikat barang dan jasa tipe L4 akan didapat apabila perserta menjawab dengan benar pertanyaan sebanyak 65%-85% dari seluruh soal yang dipertanyakan dan untuk pertanya yang benar sebanyak 85%-100% akan mendapat sertifikat tipe L5, jelasnya. Eko Rinaldo juga menambahkan bahwa Sertifikat L4 ini akan berlaku selam 4 tahun dan sertifikat tipe L5 akan berlaku selama 5 tahun. Pada ujian tersebut dipertanyakan sebanyak 90 soal, 1-25 soal salah benar, 26-80 soal pilihan berganda dan 81-90 soal studi kasus. Serta Pembiayaan Ujian ini dibebankan pada anggaran belanja APBN LKPP(Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah) Republik Indonesia. (Diskominfo Babel)

‘’

Pada bulan Juli nanti akan ada Tim Pusat dari Deputi turun untuk mengecek calon yang akan dipertandingkan ditingkat nasional setelah peringkat pertama diputuskan oleh Gubernur

‘’

Tim Fasilitator Citra Bhakti Abdi Negara (CBAN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kunjungi Pemerintah Kabupaten Belitung Timur.

MANGGAR - Kamis (18/6) Tim Fasilitator Citra Bhakti Abdi Negara (CBAN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kunjungi Pemerintah Kabupaten Belitung Timur. Ini merupakan kunjungan terakhir tim dalam penilaian terhadap penghargaan Citra Bhakti Abdi Negara (CBAN) yang merupakan penghargaan untuk Pemerintah Kabupaten/Kota yang memberikan perhatian yang laur biasa terhadap peningkatan pelayanan publikPada kunjungan tersebut Tim diterima oleh Asisten I Sekda Kab. Belitung Timur Bapak Drs. M. Umar Hasan didampingi oleh Kabag Hukum dan Organisasi Bapak M. Husni SH. Selaku Ketua Tim CBAN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Syamsul Bahri, SH.,MM menyampaikan bahwa Tim akan melakuan cross check terhadap data yang dikirim oleh Pemkab Belitung Timur kepada Tim Fasilitator terhadap data yang ada di lapangan. Pada kesempatan itu juga ketua Tim menyampaikan bahwa yang menjadi peringkat pertama pada penilaian ini akan dikirim ke tingkat nasional untuk berkompetisi disana, ujarnya. " Pada bulan Juli nanti akan ada Tim Pusat dari Deputi turun untuk mengecek calon yang akan dipertandingkan ditingkat nasional setelah peringkat pertama diputuskan oleh Gubernur", Jelasnya. Pada kesempatan itu juga M. Umar Hasan selaku Asisten I Sekda Kab. Belitung Timur mengucapkan terimakasih atas kedatang Tim CBAN ke Pemkab Bellitung Timur. Beliau juga menyampaikan bahwa dalam bidang pendidikan Pemkab Kabupaten Belitung

Timur membantu siswa/siswi TK, SD, SMP dan SMA yang masuk katagori tidak mampu akan dibantu Pemerintah Daerah , jelasnya. Sebelumnya juga Tim Fasilitator CBAN yang di ketua Oleh Syamsul Bahri SH.,MM ini senin (15/6) telah mengunjungi Pemkab Bangka tengah dan selasa (16/6) mengujungi Pemkab Bangka . Pada kunjungan ke Bangka Tengah Tim Fasilitator CBAN di terima oleh Bapak sekda Andi Ajin didampingi oleh Bapak Drs. Muhamad Zakaria selaku Asisten dibidang Pemerintahan di ruang pertemuan Pemkab Bangka Tengah. Pada Kesempatan itu Bapak Andi Ajin menyampaikan bahwa " ini merupakan salah satu pembinaan dibidang pelayanan publik akan menjadi lebih baik dan berkualitas bagi Pemkab Bangka Tengah ke depan. Sementar itu pada kujungan ke Kabupaten Bangka Tim Fasilitator di terima oleh bapak M. Nasir Hasan selaku Asisten di bidang Administrasi Umum. (Diskominfo Babel)

Dekranasda Berupaya Melestarikan Kebudayaan Daerah adit/newsroom

 Melestarikan Kebudayaan Lama  Menumbuhkembangkan Kerajinan PANGKALPINANG - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diharapkan dapat membantu pemerintah daerah melestarikan keanekaragaman dan menumbuh kembangkan seni budaya sebagai pemersatu bangsa. Dekranasda merupakan wadah berkumpul masyarakat seni dan budaya serta pengusaha kerajinan. Lahirnya organisasi ini mempunyai bertujuan utama menanamkan kesadaran, melestarikan kebudayaan lama dan asli daerah. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Noerhari Astuti saat membuka kegiatan Sosialisasi Dekranas tahun 2009 di

Gedung PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Bertindak sebagai pemateri pada kegiatan ini Ikhwan Asrin, Koordinator Bidang Pengembangan Usaha Dekranas. Organisasi Dekranasda perlu dibentuk untuk membantu pemerintah provinsi kabupaten/ kota dalam meningkatkan sektor industri kerajinan daerah. Kepengurusan Dekranas provinsi dan kabupaten kota relatif masih baru, sehingga perlu mendapat masukan informasi dari Dekranas terkait pelaksanaan organisasi di antaranya anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Dekranas, program kerja tahun anggaran 2009, pembinaan dan pengembangan kerajinan daerah dan hal-hal lain terkait pelaksanaan Dekranasda.

Lebih jauh Ketua Dekranasda Babel menjelaskan, keberadaan Dekranasda dapat menumbuhkembangkan kerajinan demi kelestarian, kelangsungan dan kuntiyunitas. Karajinan merupakan aktivitas dan kreativitas manusia dalam bentuk karya seni dan budaya yang sudah berkembang sejak dulu. Masyarakat Indonesia secara umum telah mengenal seni budaya dan kerajinan yang disesuaikan dengan kebiasaan keahlian dan kebutuhannya. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sebagai bagian Bangsa

Indonesia juga memiliki seni dan kebudayaan, kerajinan yang khas. Dikatakannya, keragaman corak dan ornamen kerajinan khas Bangka Belitung bila digali dan dipopulerkan dapat menambah ragam khasana kerajinan di Indonesia. Jadi sudah menjadi kewajiban bersama untuk menjaga dan mengembangkan kekayaan daerah serta kerajinan tersebut, sehingga dapat menjadi sumber kehidupan untuk mensejahterakan masyarakat. (diskominfo babel)


Bergema Minggu IV Juni 2009