Page 18

18

MINGGU, 5 AGUSTUS 2012

Umat Muslim Harus Berbagi

Tarawih (3)

BAGI Putri Indonesia Lampung 2012 Sisca Indah Pratiwi, Ramadan adalah bulan penuh berkah. Sudah selayaknya umat muslim harus berbagi pada bulan ini. ’’Sebagai bagian dari umat beriman, tentu harus dapat melakukan kegiatan yang berkenaan dengan amal jariah dan sosial kemasyarakatan. Saya senang menjadi bagian dari kegiatan Ramadhanation tahun ini,” ujar Muli Bandarlampung 2012 ini. (dna/c2/dna)

GARAGE SALE Sejumlah Muli Bandarlampung menjual pakaian pribadinya di Atmosphere Cafe & Lounge. FOTO YUSUF PRAYUDI IMAWAN

Sisca Indah Pratiwi

Hapus Image Glamor KOMUNITAS Muli-Mekhanai K Ban Bandarlampung mencoba menghapus penilaian masyarakat men bahwa mereka hanya hidup di bah dunia glamor. Ini dibuktikan dun dengan kegiatan sosial melalui den Ramadhanation. Ram Even ini dimulai dari bazar E dan garage sale, social life, serta music and art performance. Muamus ranya, memberikan bantuan rany kepada anak-anak yatim piatu kep di Panti P Asuhan Kemala Puji, Ke miling, m Bandarlampung, kemarin. Sabtu (11/8) pekan kem mereka juga kembali depan, p memberikan bantuan. mem ’’’’Kami mencoba semaksimal mungkin berbagi kebahagiaan m mun dengan semua orang yang ada den asuhan ini,” ujar salah di panti p satu penanggung jawab Ramadhanation, Indra Pradya, kepada dha Radar Lampung usai kegiatan. Rad IIndra menuturkan, tidak semestinya masyarakat menilai sem

bahwa muli-mekhanai identik dengan kehidupan mewah. Kegiatan ini memberikan pembuktian bahwa mereka tak hanya sekadar berlenggak-lenggok di atas pamer dan bersenang-senang. Ketua Pelaksana Deni Aditya

mengatakan, kegiatan ini adalah puncak Ramadhanation 2012. Sejak 22 Juli 2012, mereka melakukan berbagai kegiatan guna penggalangan dana untuk panti asuhan. Mereka juga mengikutsertakan beberapa instansi sebagai sponsor dari kegiatan kita ini.

’’Alhamdulillah, untuk dana tunai terkumpul Rp14 juta dari sponsor dan dari hasil penjualan barang-barang pribadi mulimekhanai. Kami berterima kasih kepada para sponsor,” ujar Deni. Tak hanya dana tunai, pihaknya pun menyumbangkan barang untuk kebutuhan panti asuhan berupa sembako, pakaian layak untuk anak yatim dan pengurus, juga makanan sehari-hari. Sponsor dalam Ramadhanation ini, di antaranya PT Sumber Bumi Pratama, Maxima Wedding Gallery, Coca-Cola, XL, Dapur Lele 26, Atmosphere Cafe & Lounge, McDonald, Hipmi, Kopi Kapal Api, LH Wear dan Tamara Production. Kemudian kampus perguruan tinggi di Bandarlampung yang menyediakan tempat bagi mulimekhanai menjual barang-barang pribadinya untuk disumbangkan. (sur/c2/dna)

BAGI kaum perempuan hendaklah menempati saf yang paling belakang, karena itulah yang diperintahkan dalam syariat. Dalam hadis Abu Hurairah secara marfu disebutkan: ’’Sebaik-baiknya saf lelaki adalah yang paling depan dan yang paling buruk adalah yang paling belakang. Sebaik-baiknya saf perempuan adalah yang paling belakang dan yang paling buruk adalah yang paling depan.” (Diriwayatkan oleh Muslim dan Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasaa’i, dan Ibnu Majah). Akan tetapi, bila ia tidak menemukan tempat kecuali di depan saf yang paling belakang, maka tidaklah mengapa. Alasannya, yang membuat saf perempuan yang paling belakang menjadi saf yang paling afdal adalah jauhnya ia dari saf lelaki. Jika terpisah dengan batas, tidaklah mengapa ia maju ke depan karena perintah untuk menempati tempat paling belakang tujuannya ialah agar mereka terpelihara dari pandangan kaum lelaki sehingga tidak timbul fitnah. Ketahuilah bahwa sebab turunnya firman Allah SWT: ’’Dan sesungguhnya Kami telah mengetahui orang-orang yang terdahulu daripada mu dan sesungguhnya Kami mengetahui pula orang-orang yang terkemudian (dari padamu).” (QS Al-Hijr: 24). Yaitu seorang perempuan cantik yang salat di belakang Nabi SAW, termasuk perempuan yang paling cantik. Sebagian kaum lelaki salah di saf belakang untuk mengintipnya. Salah seorang dari mereka melihat dari bawah ketiaknya apabila rukuk. Sebagian lainnya maju ke saf depan supaya tidak melihatnya, lalu Allah SWT menurunkan ayat ini. (Silakan lihat Silsilah Ahaadiits Shahihah). Pada bagian lain, hendaklah seorang perempuan bangun apabila mendengar tangisan anaknya yang berada di dekatnya, lalu meringkas salat tanpa mengurangi rukun dan kewajiban salat. Sebagaimana halnya imam harus meringkas salat apabila mendengar tangisan anak. Dasarnya adalah sebuah riwayat dari Nabi SAW bahwa beliau bersabda: ’’Sesungguhnya ketika mengerjakan salat aku ingin memanjangkannya, namun aku mendengar suara tangisan bayi maka aku pun meringkas salatku agar tidak menyusahkan ibunya.” (Diriwayatkan oleh Al-Bukhari, lafalnya adalah lafal Al-Bukhari-Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasaa’i, Ibnu Majah, dan Ahmad dalam Musnadnya). Alangkah bagus apabila ia meninggalkan anaknya di rumah atau dititipkan kepada orang yang dipercayanya. Sehingga, ia bisa leluasa beribadah dan tidak mengganggu orang yang salat. Wallahualam. (*)

RADAR LAMPUNG | Minggu, 5 Agustus 2012  

Minggu, 5 Agustus 2012

RADAR LAMPUNG | Minggu, 5 Agustus 2012  

Minggu, 5 Agustus 2012

Advertisement