Page 21

KAMIS, 2 AGUSTUS 2012

21

Bukan Sekadar Berita!

Anggaran Masih Prorakyat

Mohon Perbaikan Drainase MOHON agar Jl. Mawar, Sukabumi, dapat dibuatkan drainase yang memadai sehingga limbah rumah tangga tidak mengotori jalan. Sukses selalu Pak Wali. Terima kasih. (082182172075)

BANDARLAMPUNG – Sikap prorakyat terus ditunjukkan Pemerintah Kota Bandarlampung. Ini terlihat dari komposisi anggaran yang tertuang dalam kebijakan umum anggaran (KUA) dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS) APBD perubahan 2012. Berdasarkan laporan Badan Anggaran (Banang) DPRD Bandarlampung, secara umum jumlah belanja daerah lebih besar dibandingkan total pendapatan. Berdasarkan laporan tersebut, pendapatan daerah di APBDP 2012 mencapai Rp1,393 triliun. Yakni

Insentif Pilih Kasih BAGAIMANA nasib kami guru honorer yang sudah mempunyai NUPTK dan telah bertahun-tahun mengajar, tetapi nama kami tidak keluar untuk menerima insentif PGHM? Sedangkan banyak guru honorer yang baru mengajar beberapa bulan, tetapi namanya sudah keluar. Mohon ditindaklanjuti. Terima kasih. (081957284747)

SELIMUT DEBU: Kondisi Jalan SoekarnoHatta kini masih sangat memprihatinkan. Kerusakan jalan memicu debu tebal yang menutup pandangan pengemudi kendaraan sehingga berpotensi memicu kecelakaan. Jika terus dibiarkan, arus mudik dan balik kelak dapat dipastikan terhambat. Pemerintah sebenarnya telah merencanakan perbaikan ruas jalan ini, dan ditargetkan pada H-15 mendatang jalan itu sudah layak dilintasi.

FOTO ALAM ISLAM

Disnaker Buka Posko Pengaduan THR 24 Jam BANDARLAMPUNG - Sesuai Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, setiap menjelang Idul Fitri, perusahaan diwajibkan membayarkan tunjangan

hari raya (THR). Untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran pembagian THR ini, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandarlampung akan membuka posko pengaduan.

Rencana ini ditegaskan Kepala Disnaker Bandarlampung Dhomiril Hakim kemarin. Baca DISNAKER Hal. 22

FOTO RADAR LAMPUNG

Dishub Respons Usulan JPU BANDARLAMPUNG – Meningkatnya kepadatan lalu lintas di Kota Bandarlampung berimbas pada kenyamanan para pejalan kaki. Khususnya bagi warga yang hendak menyeberang jalan. Salah satu keluhan diungkapkan Hartati (29), warga Kelurahan Labuhanratu, Kedaton. Perempuan yang sehari-hari bekerja di salah satu perusahaan swasta di kawasan Jl. Ahmad Yani ini khawatir ketika hendak menyeberang jalan. Itu lantaran kondisi lalu lintas kawasan tersebut yang sangat padat. ’’Tak hanya itu, jalannya pun terbilang lebar. Kendaraan yang lewat juga selalu dengan kecepatan tinggi,” ujarnya kepada Radar Lampung kemarin. Karena itu, perempuan yang akrab disapa Tati ini meminta

KONI Terkesan Cuek, Charles Mengaku Legawa LEGAWA: Meski kecewa dengan sikap KONI Lampung yang kurang memperhatikannya, Charles mengaku ikhlas dengan kondisi yang menimpanya.

Baca ANGGARAN Hal. 22

MEMBAHAYAKAN: Salah satu kerusakan yang terjadi di jembatan penyeberangan. Hingga kemarin, belum ada upaya untuk membenahi persoalan ini.

Khairil Anas, Atlet PON Lampung yang Terpaksa Jadi Juru Parkir

BANDARLAMPUNG – Kepedulian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Lampung terhadap kesejahteraan para atletnya patut dipertanyakan. Betapa tidak, mengetahui kondisi Khairil Anas, salah seorang atletnya yang kini terpaksa menjadi juru parkir, KONI malah terkesan cuek. Mereka seolah tidak mau ambil pusing atas nasib yang menimpa Charles –sapaan akrab Khairil Anas. Saat dikonfirmasi, Sekretaris Umum KONI Lampung Margono Tarmudji mengaku nasib Charles adalah kabar yang sudah basi. Khususnya tentang nasib Charles yang gagal bertanding di PON. ’’Basi itu. Dia itu terlambat. Orang sudah

terdiri PAD Rp288,522 miliar; dana perimbangan Rp864,389 miliar; dan lain-lain Rp240,789 miliar. Sementara jumlah belanja daerah mencapai Rp1,512 triliun. Yakni terdiri belanja tidak langsung Rp830 miliar dan belanja langsung Rp681,629 miliar. Dengan komposisi anggaran itu, terjadi defisit Rp118,663 miliar. Namun, Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. dengan tegas membantahnya. ’’Tidak ada defisit dalam perubahan.

melakukan pendaftaran, baru dia dinyatakan lolos PON. Nggak bisa. Dia sudah nggak bisa lagi kalau mau turun di PON,” ujar Margono saat dihubungi kemarin. Ketika disinggung tentang nasib malang Charles yang terpaksa harus hidup luntang lantung sebagai juru parkir tanpa tempat tinggal, Margono memilih bungkam. ’’Saya masih di Jakarta,” ucapnya. Diberitakan sebelumnya, Charles adalah atlet cabang olahraga wushu yang pernah menyumbangkan medali perunggu di PON Kalimantan Timur pada 2008 silam. Pada PON XVIII Riau

FOTO ANTON ADI WIJAYA

Baca KONI Hal. 22

pemerintah kota memprioritaskan pembangunan jembatan penyeberangan umum (JPU) di sekitar jalan tersebut. ’’Sepertinya wajib hukumnya untuk dibangun jembatan penyeberangan di wilayah ini. Dan saya yakin tak hanya saya, beberapa warga yang sehari-hari harus menyeberang jalan ini pun pasti berharap hal yang sama,” ungkapnya. Selain di Jalan Raden Intan, titik lain yang juga diharapkan warga untuk pembangunan JPU adalah di kawasan Jl. Z.A. Pagar Alam, tepatnya di depan Universitas Bandar Lampung (UBL). Pasalnya, jalan tersebut tak kalah padat dengan jalan lain di kota ini. Baca DISHUB Hal. 22

RADAR LAMPUNG | Kamis, 2 Agustus 2012  

Kamis, 2 Agustus 2012

RADAR LAMPUNG | Kamis, 2 Agustus 2012  

Kamis, 2 Agustus 2012

Advertisement