Page 17

PENDIDIKAN

KAMIS, 2 AGUSTUS 2012

17

Cerdas Berkualitas

GERBANG UNILA Rubrik kerja sama Radar Lampung dengan Universitas Lampung (Unila) ini khusus menyampaikan informasiinformasi penting di lingkungan Unila. Kirimkan saran dan kritik melalui SMS ke 081272349777 Email humas@ unila.ac.id

DARMAJAYA KAMPUS BIRU

Firman Terpilih Presiden BEM Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S. Rektor Unila

DWP Gelar Bazar DHARMA Wanita Persatuan Universitas Lampung (DWP Unila) Bidang Ekonomi menggelar bazar murah di gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Unila sejak kemarin (1/8). Bazar ini dihadiri Penasihat DWP Unila sekaligus Rektor Prof. Dr. Ir. Sugeng P. Harianto, M.S., unit kerja fakultas, pengurus DWP Unila, dan dekan-dekan di lingkungan civitas akademika Unila. ’’Kegiatan bazar murah ini merupakan program kerja rutin DWP Unila bidang ekonomi untuk membantu meringankan beban anggota, karyawan golongan 1, dan honorer,” kata Ketua DWP Bidang Ekonomi Unila Megawati Sugeng kemarin. Bazar murah ini diisi dengan sembako, kue basah, kue kering, jajanan pasar, pakaian, dan lainnya. Menghadapi Lebaran, para karyawan akan membutuhkan produk-produk tersebut guna menjamu keluarga dan kolega. Dengan adanya bazar, para karyawan bisa mendapatkannya dengan harga murah. ’’Sebab, bazar tersebut ditujukan pada semua civitas Unila agar dapat memperoleh bahan-bahan pokok dengan harga terjangkau,” bebernya. (hyt/c1/dna)

INFO KOTA

SMAN 9 Buka Puasa Bersama SMAN 9 Bandarlampung menggelar buka puasa bersama hari ini (2/8) untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan 1433 Hijriah. Acara itu juga diisi pemberian bantuan kepada fakir miskin dan anak yatim piatu dari lingkungan sekitar sekolah. Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat Habibinah mewakili Kepala SMAN 9 Hendro Suyono mengatakan, kegiatan ini rutin digelar pihaknya setiap tahun. ’’Tujuannya, mempererat tali silaturahmi dan sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama,” paparnya. Dalam kegiatan ini, SMAN 9 akan menyalurkan bantuan sebesar Rp6 juta kepada 57 warga sekitar yang membutuhkan. Juga kepada pegawai sekolah setempat, seperti satpam dan cleaning service. Bantuan itu akan diberikan dalam bentuk beras, minyak goreng, dan mi instan senilai lebih dari Rp100 ribu per masing-masing penerima. ’’Dana itu sendiri terkumpul dari sumbangan sukarela para guru dan siswa,” pungkasnya. (rud/hyt/c1/dna)

INSENTIF GURU Belum 100 Persen UANG insentif kepada enam ribu guru dari tingkat TK hingga SMA dan sederajat, serta perlengkapan untuk 30 ribu siswa dari tingkat SD hingga SMP yang diberikan Pemkot Bandarlampung beberapa waktu lalu belum sepenuhnya didistribusikan. Kepala Bidang Perencanaan Gedung Dinas Pendidikan Bandarlampung A. Husni mengatakan, pendistribusian satu setel pakaian guru sudah hampir selesai. Pendistribusian sudah disalurkan dengan persentase 80 persen dari 6.900 pakaian satu setel kepada guru berstatus PNS. Sedangkan perlengkapan sekolah untuk bantuan siswa miskin (BSM) yang diperuntukkan 30 ribu siswa akan didistribuskikan pada akhir Agustus. Ketika disinggung tentang kemungkinan rekanan yang membandel, pihaknya menegaskan akan menghentikan kerja sama. Sebab, juklak dan juknisnya telah disepakati bersama. Jadi jika terjadi komplain dari masyarakat bahwa anaknya belum mendapatkan bantuan, harap melapor kepada sekolah yang bersangkutan. (hyt/c1/dna)

FOTO IBI DARMAJAYA FOR RADAR LAMPUNG

TERPILIH PRESIDEN BEM: Firman yang terpilih menjadi presiden BEM IBI Darmajaya.

LPMP Belum Miliki Absen Guru UKG Masih Kacau BANDARLAMPUNG – Hari ketiga uji kompetensi guru (UKG) bersertifikasi secara online di Bandarlampung masih kacau. Dari pantauan Radar Lampung di SMAN 9 Bandarlampung, dari hari pertama hingga kemarin, guru bidang bimbingan konseling (BK), pendidikan kewarganegaraan (PKn), dan bahasa Indonesia tidak dapat melakukan login untuk mengikuti ujian. Dua guru SMAN 15 Bandarlampung

bidang matematika tidak dapat login, sehingga dari hari pertama hingga ketiga dia bersikeras untuk mencoba, namun sayangnya gagal. Mereka berkali-kali datang untuk mengikuti UKG di SMAN 9. ’’Tetapi tetap tidak bisa login,” kata Kepala SMAN 9 Bandarlampung Drs. Hendro Suyono. Selain itu, dari hari pertama hingga kemarin, yang berhasil lulus hanya dua orang. Dari hasil pantauan, tidak ada guru yang berhasil menncapai nilai 70. Menurut dia, UKG ini belum siap dilaksanakan karena baik sistem maupun guru memang belum mampu

menggunakan komputer. Namun, dia berpikiran positif saja. ’’Bagi saya UKG itu bagus, sebab guru akhirnya belajar komputer. Namun semestinya, pemerintah memberikan sosialiasi dahulu agar tidak terjadi seperti uji kompetensi awal pada Februari lalu,” ujarnya. Lebih lanjut Hendro mengatakan, hingga sekarang masih ada jadwal guru SMK yang mestinya bulan September bercampur dengan guru SD/SMP/SMA. Sehingga banyak guru tidak hadir. Untuk kemarin saja, ada lima guru. Yakni dari sesi kedua guru

SMAN 17 serta sesi pertama SMA Perintis 2, SMAN 13, SMA Al-Kautsar, dan SMAN 1. Sementara, Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Lampung Djuariati, M.Pd. mengatakan belum tahu berapa jumlah guru yang tidak hadir selama tiga hari ini. Sebab, masih ada di pengawas dan koordinator tempat ujian kompetensi (TUK) masing-masing. ’’Bagi peserta yang belum ikut akan dijadwalkan kembali pada 16 Oktober 2012 bersamaan guru SMK, kepala sekolah, dan pengawas,” tandasnya (hyt/c1/dna)

Bedah Buku Terasing di Negeri Sendiri

Konstitusi Tak Identik Konstitusionalisme BANDARLAMPUNG – Konstitusi tidak begitu saja identik dengan konstitusionalisme. Begitulah dikatakan doktor hukum lulusan Kobe University Rudi dalam bedah buku Terasing di Negeri Sendiri yang digelar BEM Umitra Lampung, Rabu (1/8). Rudi menjelaskan bahwa semangat perlindungan yang ada dalam konstitusi tidak sertamerta berarti jaminan itu tersedia. Menurut dia, negara demokrasi modern seperti Amerika juga membutuhkan waktu untuk mewujudkan konstitusionalisme. ’’Pengabaian hak-hak warga negara seperti yang terjadi di Moro-Moro (Mesuji) adalah potret belum terinternalisasinya semangat konstitusionalisme di para

penyelenggara negara,” ujar Rudi yang menjadi pembahas buku. Sementara, Ketua Yayasan Umitra Dr. (C.) H. Andi Surya, M.M. menyatakan keprihatinannya atas apa yang dialami oleh masyarakat Moro-Moro selama belasan tahun. Ia berharap adanya perubahan kebijakan di bawah Bupati Mesuji Khamamik yang baru dilantik beberapa bulan lalu. Ia juga akan mencoba menanyakan kepada bupati agar segera ada solusi yang memadai bagi masyarakat MoroMoro. Sedangkan Dr. (C.) Oki Hajiansyah Wahab, S.I.P., M.H., penulis buku ini, mengungkapkan bahwa penulisan buku ini adalah bagian dari upaya

advokasi dan kampanye terhadap apa yang terjadi di Moro-Moro. Di samping juga merupakan bagian dari rencana penelitian disertasinya. Ia berharap buku ini kelak menjadi general knowledge bagi masyarakat Moro-Moro yang berjuang untuk pemenuhan hak-haknya. Tisnanta, pakar hukum Unila yang hadir dalam acara ini, juga mengungkapkan bahwa perlu adanya hati nurani dalam menjalankan negara hukum. ’’Hukum hendaknya membahagiakan bagi rakyat,” kata doktor lulusan Universitas Diponegoro itu saat memberikan komentar dalam bedah buku. Acara yang dimoderatori Pimpinan

Redaksi Lampung Ekspres Adolf Indrajaya ini pun diikuti kalangan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dan organisasi-organisasi mahasiswa yang ada di Bandarlampung. Terpisah, Direktur Indepth Publishing Tri Purna Jaya menjelaskan bahwa buku Alienated in Their Own Homeland sudah selesai dicetak dalam edisi bahasa Inggris dan segera dipasarkan di beberapa negara. Temanteman Hongkong, Taiwan, Makau, dan Belanda sudah menyatakan kesediaannya untuk mendistribusikan buku ini mulai bulan Agustus. ’’Kami juga merencanakan mencetak edisi kedua buku ini yang hampir habis,” ujar Tri. (dna/rud/hyt/c1/dna)

BANDARLAMPUNG - Jajaran pimpinan Informatics and Business Institute (IBI) Darmajaya melantik pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Majelis Perwakilan Mahasiswa (MPM), dan Organisasi Kemahasiswaan (Orkem) IBI Darmajaya periode 2012-2013 di aula gedung B pascasarjana kemarin. Firman terpilih menjadi presiden BEM IBI Darmajaya. Lalu Aris Azhari memimpin HIMA Teknik Informatika, Rona Sanjaya didaulat menjadi ketua UKM DCFC, Moh. Hendika Apriansyah memimpin UKM BO Taekwondo, dan Rizki Pramajaya sebagai ketua UKMBS Musik. Pelantikan yang bertajuk Menjalin Kebersamaan demi Persatuan Orkem IBI Darmajaya ini diikuti UKM Bidang Sosial Darmajaya Pecinta Alam (Artala), UKM Bidang Kerohanian Islam AS-SALAM, dan UKM Bidang Iptek Darmajaya Computer & Film Club (DCFC). Kemudian UKM Bidang Seni Musik, UKM Bidang Seni Komunitas Biru (Kombir), UKM Himpunan Mahasiswa Kristiani (Himkris), UKM Bidang Olahraga Darmajaya Basketball (DBA), dan UKM Bidang Olahraga Futsal Darmajaya (UKM PSDJ). Selanjutnya UKM Bidang Kerohanian Hindu Persatuan Mahasiswa Hindu (Permadu), UKM Bidang Olahraga Taekwondo, UKM Bidang Seni Darma Swara, UKM Bidang Olahraga Pencak Silat Setia Hati Teratai (UKM PSHT), dan UKM Bidang Iptek Bahasa. Rektor IBI Darmajaya Dr. Andi Desfiandi, S.E., M.A. melalui Wakil Rektor III Novita Sari, S.Sos., M.M. mengaku bangga kampusnya bisa menciptakan mahasiswa menjadi intelektual terdidik. Sehingga dapat membawa kemaslahatan kepada masyarakat Lampung dan Indonesia pada umumnya. ’’Dengan semua keterbatasan yang IBI Darmajaya miliki, insya Allah tetap konsisten untuk memberikan kesempatan dan ruang gerak bagi pertumbuhan organisasi para mahasiswa di lingkungan akademis yang disebut kampus,” ujarnya dalam siaran persnya kepada Radar Lampung kemarin. Ia berharap para mahasiswa tidak hanya berkutat di tatanan akademis. Tetapi harus memiliki rasa sensitivitas terhadap lingkungan, masyarakat, atau tempat di mana pun ia berada. Dengan berorganisasi atau menjadi pemimpin organisasi, maka mahasiswa sudah bermasyarakat dengan lingkungan kampus. ’’Sebab kampus merupakan miniatur negara,” ucapnya. Jadi, sambungnya, keberadaan dan kontribusi mahasiswa harus dapat menjangkau masyarakat. (hyt/c1/dna)

RADAR LAMPUNG | Kamis, 2 Agustus 2012  

Kamis, 2 Agustus 2012

RADAR LAMPUNG | Kamis, 2 Agustus 2012  

Kamis, 2 Agustus 2012

Advertisement