Page 15

15

KAMIS, 2 AGUSTUS 2012

Button Belum Mau Bantu Hamilton BUDAPEST - Perburuan gelar juara Formula 1 musim 2012 menempatkan pembalap Ferrari Fernando Alonso di puncak klasemen sementara kategori pembalap. Meski sudah unggul 40 poin dari saingan terdekatnya, Mark Webber (Red Bull-Renault), persaingan masih sangat terbuka. Dengan sembilan balapan usai jeda musim panas, peluang terjadinya pergantian posisi puncak masih sangat besar. Kubu McLaren-Mercedes boleh mengembangkan senyum saat mengakhiri balapan terakhir sebelum jeda. Lewis Hamilton memberikan kemenangan saat lomba berlangsung di Hungaroring, Hungaria. Poin maksimal itu kembali membawa Hamilton ke posisi empat besar dan mengikis jarak dari Alonso. Makin dekat ke persaingan bukan berarti jalan Hamilton untuk meraih gelar juara makin mudah. Itu tak lepas dari tekad rekan setimnya, Jenson Button, yang belum mau menyerah dari persaingan yang sama. Demi mengais poin sebanyak-banyaknya, Button menyatakan bakal fokus pada kiprahnya sendiri, meski Hamilton butuh bantuannya. Saat Hamilton menang di Hungaria pekan lalu, Button malah mengalami kesulitan. Tiga setop yang dilakukannya tak berhasil menambah performa mobilnya. Dengan hasil itu, dia masih ketinggalan 88 poin dari Alonso yang telah mengantongi 164 poin. Sementara, Hamilton tertinggal 47 poin dari Alonso. Dengan perhitungan tersebut, peluang lebih besar untuk segera

mendekati Alonso berada pada Hamilton. Tapi, Button menyimpan ambisi besar untuk mengulangi prestasi seperti di musim 2009 saat masih bersama Brawn GP. Saat itu, dia mengakhiri persaingan sebagai juara dunia. ”Saya akan membantu meraih poin sebanyak-banyaknya. Jika saya menjadi pimpinan lomba, maka saya memang ingin memenangkan balapan itu, itulah yang dilakukan oleh pembalap,” tegas Button pada Guardian. ”Kami tak punya pembalap nomor satu atau pembalap kedua di tim ini, saya tak mau diminta untuk melakukan sesuatu. Jika memang saya tak punya peluang untuk menang, saya akan membantu rekan setim, tapi itu masih akan lama sebelum saya merasa berada di posisi tersebut,” lanjutnya. Button mengakui, munculnya Alonso sebagai pimpinan klasemen sementara sebelum masa jeda musim panas sedikit di luar perkiraan. Itu tak lepas dari buruknya performa Ferrari di uji coba pre season. Tapi, konsistensi Ferrari malah membawa Alonso selalu meraih poin, dengan enam kali podium dan tiga kemenangan. Di tengah persaingan yang ketat, hingga memunculkan tujuh juara berbeda dari tujuh seri awal, Alonso secara konsisten menunjukkan Ferrari meraih progres yang baik. ”Keunggulan 40 poin Fernando adalah hal luar biasa. Saat tiap pembalap berlomba meraih poin tertinggi dan terkadang terlempar, Fernando tak terlalu menekan,” kata Button. (jpnn/c1/fik)

FOTO AFP

DEKATI PUNCAK: Penampilan pembalap McLaren-Mercedes Lewis Hamilton saat menang pada balapan di Hungaroring, Hungaria, belum lama ini.

Ducati Uji Dua Pembalap Moto2

FOTO AFP

ANTISIPASI: Isu kepindahan Valentino Rossi dari tim Ducati ke Yamaha kian santer. Sebagai antisipasi, pabrikan asal Italia itu mulai menyiapkan pengganti pria yang dikenal dengan julukan The Doctor tersebut.

Antisipasi Kehilangan Rossi BOLOGNA - Tanda-tanda bakal hengkangnya Valentino Rossi dari tim Ducati terus menguat dari

hari ke hari. Belum ada kepastian yang didapat hingga Rossi memastikan masa depannya di pabrikan asal Italia itu. Di sisi lain, kabar kepindahannya ke Yamaha juga kian deras dalam bursa pembalap MotoGP 2013. Untuk mengantisipasi persoa-

lan ini, berbagai upaya telah dilakukan Ducati untuk menyambut musim 2013. Mereka sudah memperpanjang kontrak Nicky Hayden sebelum berlangsungnya MotoGP Amerika Serikat (AS) pekan lalu, untuk masa kontrak satu tahun lagi. Jadi, ketika Rossi benar-benar

pergi, maka masih ada pembalap berpengalaman yang menunggang Ducati Desmosedici di musim depan. Upaya lain, Ducati mulai melirik pembalap di Moto2 untuk mengisi posisi satu pembalap lagi karena kemungkinan kehilangan Rossi.

Pekan ini, Ducati akan membawa pembalap Scott Reading (Inggris) dan Andrea Iannone ke sirkuit Mugello untuk program tes. Boleh jadi, salah satu dari mereka akan mendampingi Nicky Hayden yang sudah memperpanjang kontrak untuk 2013. Berdasarkan regulasi sebelumnya, sebelum masuk tim pabrikan, keduanya harus bergabung dengan tim satelit dulu. Tetapi, melihat langkah Marc Marquez yang bisa langsung masuk tim pabrikan Honda, bukan tidak mungkin salah satu dari mereka langsung menunggangi Ducati Desmosedici. Soal prestasi, Reading pernah memenangkan GP Inggris pada 2008, sedangkan di Moto2 tercatat lima kali naik podium bersama tim VDS. Hanya, secara fisik kurang menguntungkan untuk Moto2 yang ukurannya lebih kecil dibanding MotoGP. Sementara Iannone punya keuntungan lain. Pemenang delapan balapan Moto2 itu sudah menjajal Ducati bersama tim satelit Pramac Ducati di Mugello akhir musim lalu. Diketahui, pada musim depan, beberapa pembalap Moto2 sudah dipastikan memperkuat tim di MotoGP. Mereka adalah Marquez yang diplot Repsol Honda untuk menggantikan Casey Stoner yang memutuskan pensiun. Satu lagi adalah Bradley Smith yang mengambil satu tempat di Yamaha Tech 3. (jpnn/c1/fik)

Voli Pantai Fokus Pemain Muda Pascagagal Tembus Olimpiade JAKARTA - Kembali gagal menembus Olimpiade membuat jajaran pelatih voli pantai Indonesia langsung melakukan gebrakan. Ke depan, mereka akan lebih mengutamakan para pemain junior untuk diturunkan di berbagai kejuaraan internasional. Kebetulan, pemain senior hanya tinggal Koko Prasetyo Darkuncoro. Andy Ardiansyah yang selama ini menjadi tandem Koko sudah pensiun sebagai pemain dan naik pangkat sebagai asisten pelatih. ’’Timnas sudah menunjukkan regenerasi yang bagus. Ini menjaga tradisi voli pantai yang selalu bisa menghasilkan pemain muda ketika pilar senior sudah pensiun. Tetapi, harus kami akui, mereka kurang

pengalaman,” ujar Slamet Mulyanto, koordinator bidang voli pantai PP PBVSI. Slamet mencontohkan persiapan Indonesia menghadapi PraOlimpiade 2012. Koko dkk. hanya melakukan tiga kali uji coba. Terakhir ialah di Asian Beach Games (ABG) 2012 di Qingdao, Tiongkok, 16-22 Juni lalu. Nasib lebih miris dialami timnas putri. Ayu Cahyaningsiam dkk. hanya melakoni dua kali try out. Jumlah itu tentu sangat kurang. ’’Idealnya dalam setahun itu minimal enam kali uji coba. Sementara anak-anak kadang hanya 3-4 kali. Dibanding dengan negara lain, jumlah try out yang dilalui anak-anak sangat minim,” tegas Slamet. ”Anak-anak ini sebenarnya sangat bagus. Mereka masih muda, dan memiliki tubuh yang sangat menunjang,” lanjutnya. (jpnn/ c1/fik)

RADAR LAMPUNG | Kamis, 2 Agustus 2012  

Kamis, 2 Agustus 2012

RADAR LAMPUNG | Kamis, 2 Agustus 2012  

Kamis, 2 Agustus 2012

Advertisement