Page 1

REPUBLIKA jadwal

shalat Bandung -3 Mnt, Yogyakarta -14 Mnt, Semarang -14 Mnt, Surabaya -24 Mnt, Jambi + 13 Mnt, Padang +26 Mnt, Medan +33 Mnt. Makassar -24 Mnt.

www.republika.co.id

Subuh

04.15

Zhuhur

11.41

Ashar

14.46

Maghrib

17.49

Isya

18.59

AHAD, 16 OKTOBER 2011

Olesan Warna Musim Dingin

Danielle De Rossi

18 DZULQAIDAH 1432 H Nomor 271/ Tahun ke-19

Tantangan Roma

MAHAKA MEDIA

Siesta FashionA5

Sepak Bola A12

Rp 2.900 ● 24 Halaman Luar Jawa Rp 4.000 (ditambah ongkos kirim) / Harga Berlangganan Rp 69.000 / Bulan

IKLAN: Telp: 021 791 84744 Faks: 021 798 1169 e-mail: iklan@republika.co.id SIRKULASI: Telp: 021 791 84746 Faks: 021 791 98442 e-mail : sirkulasi@republika.co.id

refleksi Oleh Haedar Nashir

Ghiyas dari Tughluqabad elhi pernah menggoreskan nama harum Ghiyasuddin. Seorang panglima perang di masa pemerintahan Syamsudin Iltumish dan Nashiruddin Mahmud yang kemudian diangkat menjadi Sultan Delhi setelah perang yang dipimpinnya berhasil menaklukkan Khusro Khan. Ghiyas yang bernama asli Ghazi Malik itu memerintah Delhi selama lima tahun (1320-1325 M) dengan sukses dan takhtanya dikenang indah di hati rakyat. Pendiri Kota Tughluqabad itu semula tidak berniat menjadi sultan. Tapi, setelah dicari tidak ada penerus sultan sebelumnya, maka Ghiyas bersedia dinobatkan menjadi Sultan Delhi dari Tughluq. Sultan ini terbilang raja yang adil dan tegas sekaligus tidak mau aji mumpung dalam kekuasaannya. Dia pernah menghukum dua gubernur di provinsi Badaun dan Qudh yang menyalahgunakan kekuasaannya untuk menindas rakyat. Dia pernah ditemui seorang pengusaha kaya raya, tetapi ditolaknya karena tidak ingin membangun kebiasaan buruk seorang penguasa bersekutu dengan pengusaha yang diketahuinya sebagai pebisnis hitam. Ketika peralihan kursi kekuasaan kepada anaknya, Muhammad Shah Tughluq, sang ayah memberikan catatan penting soal makna kekuasaan. Seperti dinukilkan Ebrahim Khan, Ghiyas mengingatkan anaknya tentang kekuasaan itu amanah Tuhan, selaku khalifah. Hindari perangai jahat dalam memimpin. Jauhkan orang-orang serakah dan bermental rendah dari lingkaran kekuasaan. Kendalikan diri dengan akal budi dan akhlak mulia. Jauhi kebiasaan mudah marah dan jangan sekalikali mengambil keputusan di kala marah. Jangan ambil keputusan jika tidak yakin, tetapi manakala sudah diputuskan pertahankanlah dan jangan sekali-kali bimbang. Ghiyas juga bernasihat agar ketika menjadi sultan atau raja harus total mengurus rakyat dan jauhkan diri dari mengangkat menteri-menteri yang licik. Jangan bertindak sembrono. Jangan mentang-mentang saat memiliki kekuasaan karena keagungan diri terletak dalam perangai yang suci. Jangan sampai penindasan terhadap rakyat merajelala yang membuat orang-orang cerdik pandai mejauhi istana. Jangan menjatuhkan orang karena kesalahan kecil, tetapi sebaliknya jangan menganggap kecil kesalahan orang. Jangan pula mengangkat seseorang dalam jabatan tinggi dengan tergesa-gesa.

D

JON SUPER/AP

SELEBRASI

Striker Manchester City Mario Balotelli (kiri) melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya seusai mencetak gol ke gawang Aston Villa dalam lanjutan Liga Inggris, Sabtu (15/10), di Stadion Etihad, markas the Citizens. Manchester City unggul telak 4-1 atas Aston Villa, dan menduduki puncak klasmen sementara menggeser Manchester United.

Senin, Kabinet Diumumkan Pelantikan direncanakan Selasa (18/10). JAKARTA — Susunan kabinet baru hasil reshuffle akan segera diumumkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Staf Kepresidenan Bidang Komunikasi Politik, Daniel Sparringa, mengatakan, Ahad (16/10) dan Senin (17/10) merupakan agenda khusus Presiden untuk mengoptimalkan pertemuan dengan para calon menteri. “Dengan jadwal ketat Presiden, Senin siang diusahakan pemanggilan sudah selesai. Karena Selasa (18/10), Presiden akan ke Yogya untuk menghadiri pernikahan putri bungsu Sri Sultan Hamengku Buwono X,” ujar Daniel kepada Republika, Sabtu (15/10), di Jakarta. Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono rencananya akan hadir pada saat upacara panggih yang akan dilaksanakan Selasa (18/10) pukul 10.00 WIB di Bangsal Kencono, Keraton Yogyakarta. Mantan wakil presiden Jusuf Kalla dan Hamzah Haz juga akan hadir. Penanggung jawab Media Center, Tamu Undangan dan Pengamanan Royal Wedding putri bungsu Sri Sultan, GBPH Prabu Kusumo, mengatakan, belum ada perubahan jadwal kunjungan Presiden ke Yogya. Pengumuman hasil reshuffle awalnya akan dilakukan pada Selasa (18/10) setelah dari Yogyakarta. Dan pelantikan menteri dan wakil menteri yang baru direncanakan pada Rabu (19/10), sebelum Presiden

SBY bertolak ke Lombok. Namun, rencana ini tampaknya berubah. Sejumlah informasi yang berkembang, Presiden direncanakan akan mengumumkan kabinet baru hasil reshuffle pada Senin (17/10) petang dan pelantikan pada Selasa (18/10) seusai dari Yogyakarta. Permaisuri Sri Sultan HB X, GKR Hemas mengatakan, setelah dari Yogya, Presiden SBY berencana akan melantik menteri baru. “Iya sih memang,” kata Hemas pada Republika, di sela-sela acara geladi resik upacara panggih putri bungsu Sultan HB X GKR Bendara dengan KPH Yudanegara, di Bangsal Kencono, Keraton Yogyakarta, Sabtu (15/10). Namun, Hemas membantah kalau Sri Sultan ditawari jabatan menteri dalam negeri. Daniel Sparringa tak membantah kabar itu. Ia memberikan isyarat bahwa perubahan jadwal pengumuman reshuffle itu sangat mungkin terjadi. Mengingat ketatnya jadwal Presiden dan komitmennya untuk mengumumkan dan melantik para menteri baru sebelum 20 Oktober. “Ada kemungkinan pelantikan akan dilakukan pada 18 atau 19 Oktober mendatang. Dan, jadwal kunjungan Presiden ke Lombok akan diundur.” Kemarin, jelas Daniel, Presiden bersama Wapres memanggil sebagian menteri ke kediaman Presiden untuk dimintai pertimbangan. Se-

perti Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan Menko Polhukam Djoko Suyanto. Dan, rencananya, Ahad ini dan Senin lusa para calon menteri akan dipanggil satu per satu ke kediaman Presiden di Puri Cikeas. Sedangkan bagi menteri yang akan digeser dan diganti, kata Daniel, kemungkinan tak dipanggil. Mengenai jabatan wakil menteri, Daniel menjelaskan, penambahan itu tidak akan berimplikasi pada pembengkakan anggaran. Karena mereka semua direkrut dari dalam lingkungan PNS. “Mereka hanya bergeser tempat dengan jabatan baru sebagai wakil menteri dan keberadaan mereka juga diakui undang-undang,” ujarnya. Yang tidak kalah penting, jelas Daniel, Presiden juga ingin melakukan penataan BUMN dan lembaga nonkementerian. Reshuffle menteri itu, kata Daniel, hanya sebagian upaya Presiden untuk mengakselerasi kinerja pada tiga tahun mendatang. “Sebagiannya lagi adalah melakukan penataan BUMN dan lembaga nonkementerian,” ujar Daniel.

Penambahan wakil menteri dinilai tak berimplikasi pada anggaran, karena hanya bergeser posisi.

Kritis Kabar akan dikuranginya jatah menteri di partai koalisi membuat beberapa pimpinan parpol bersuara

keras. PKS, PPP, dan Golkar tampaknya belum siap menerima keputusan Presiden. PKS sempat mengancam akan keluar dari koalisi dengan pemerintahan SBY. Hal serupa juga berlaku di PPP. Partai berlambang Ka’bah kabarnya akan mendapat pengurangan jatah menteri. “Apabila hasil reshuffle menteri dari PPP dikurangi, sikap PPP jelas akan semakin kritis kepada pemerintah,” ujar Wakil Ketua Majelis Pertimbangan PPP, Ahmad Sumargono, Sabtu (15/10). Ia menambahkan, jika dikurangi, mereka akan bersikap kritis dengan kebijakan pemerintah. Sementara itu, beredar namanama sejumlah menteri yang bergeser dan menempati pos baru. Menteri Kelautan dan Perikanan yang sebelumnya dijabat Fadel Muhammad akan ditempati oleh Cicip Sharif (Golkar). Fadel Muhammad akan digeser menjadi menko kesra menggantikan Agung Laksono. Menteri agama kabarnya akan dijabat oleh Mohamad Nuh yang sebelumnya menjabat mendiknas. Kemudian, menhub akan dijabat oleh George Toisutta, menteri ESDM yang sebelumnya dijabat Darwin Zahedy akan diberikan kepada Karen Agustiawan, direktur utama PT Pertamina (persero). Sedangkan menteri BUMN akan dijabat Gita Wiryawan yang sebelumnya menjadi kepala BKPM. Ke mana menteri yang sebelumnya menduduki posisi terdahulu dan siapa pengganti mereka yang bergeser, belum diperoleh keterangan resmi. ■ c03/n ridarineni ed: syahruddin el-fikri

Mr Sjafruddin, Penyelamat Kedaulatan Bangsa JAKARTA—Sosok Mr Sjafruddin Prawiranegara mungkin banyak yang tak mengenal atau bahkan melupakannya. Padahal, tokoh ini memiliki kontribusi sangat besar bagi bangsa dan negara Indonesia. Salah satunya adalah saat Agresi II yang dilakukan Belanda tahun 1948 untuk merebut kembali Indonesia. Di saat genting itu, karena Presiden Soekarno dan Wapres Mohammad Hatta sedang ditawan oleh Belanda, untuk mempertahankan kedaulatan negara, dibentuklah Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Kota Bukittinggi, Sumatra Barat. Dan, yang dipercaya untuk memimpin pemerintahan darurat itu adalah Mr Sjafruddin Prawiranegara. “Beliau (Mr Sjafruddin—Red) adalah salah seorang founding father bangsa. Beliau adalah presiden kedua bangsa ini, yakni ketika negara dalam keadaan darurat,” ujar Ketua DPR RI, Marzuki Alie, di sela-sela peluncuran buku Mr Sjafruddin Prawiranegara Pemimpin Bangsa

dalam Pusaran Sejarah di Graha Sawala Kompleks Kementerian Keuangan, Sabtu (15/10). Buku setebal lebih dari 600 halaman ini merupakan kumpulan makalah mengenai jejak hayat dan pemikiran Mr Sjaf. Menurut Marzuki, keberanian Mr Sjaf dalam menggerakkan kader bangsa patut mendapatkan apresiasi. Karena itu, ● AM Fatwa Marzuki setuju bila Mr Sjaf diberi gelar pahlawan nasional. Hal yang sama juga disampaikan AM Fatwa, ketua panitia Peringatan Satu Abad MR Sjafruddin Prawiranegara. Menurutnya, banyak kebijakan Mr Sjaf yang memberikan nilai positif bagi bangsa ini. Pada era 1950-an saat harga sejumlah kebutuhan pokok melejit, Mr Sjaf melakukan langkah berani

AGUNG SUPRIYANTO

dengan melakukan pengguntingan sejumlah uang kertas De Javasche Bank dan uang Hindia Belanda. “Saat itu, tak banyak masyarakat yang melihat fenomena akan terjadinya inflasi. Padahal, hal itu sangat berbahaya bagi negara yang masih berusia muda.” Sasaran kebijakan moneter Mr Sjaf saat menjabat sebagai menteri kemakmuran adalah untuk mengganti banyaknya mata uang yang beredar dengan mata uang baru. Saat itu, jumlah uang yang beredar di masyarakat, mencapai Rp 3,9 miliar. Hal itu dinilai sangat berlebihan sebab pemerintah hanya menargetkan maksimal Rp 2,5 miliar. Karena itu, kata dia, pemerintah harus mengurangi jumlah uang beredar di pasar minimal setengah-

nya. Kebijakan ‘gunting’ Sjafruddin akhirnya berlaku untuk uang bernilai Rp 5 ke atas atau gulden sehingga nilainya tinggal separuh. Secara harfiah, kata Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan KA Badaruddin, ada dua tujuan yang ingin dicapai dengan kebijakan pengguntingan itu. Bagian kiri menjadi alat pembayaran sah, sedangkan bagian kanan untuk alat penukar obligasi negara berbunga tiga persen per tahun. “Kebijakan kontroversial ini menyelamatkan ekonomi Indonesia yang saat itu terpuruk.” Jumlah uang yang beredar berkurang sehingga menekan inflasi. Akibatnya, harga barang turun, bahkan kas pemerintahan terisi dengan pinjaman wajib yang besarannya mencapai Rp 1,5 miliar pada masa itu. Badaruddin menambahkan, Mr Sjaf mendukung penerbitan Oeang Republik Indonesia (ORI) kala itu. ORI menjadi pemersatu bangsa bagi sebuah negara yang merdeka. ■ c07/c05/agung s ed: syahruddin el-fikri

Megalomania Siapa Sultan Delhi pendiri dinasti Tughluq itu? Ternyata Ghiyasuddin di masa kecilnya adalah seorang budak tawanan. Menurut Khan, Ghiyas berasal dari Turki bersuku Ilberi. Ketika Turki diinvasi Mughal, Ghiyas muda dijual oleh majikan yang menawannya sampai ke Baghdad. Dia dibeli seorang saleh Bersambung ke hlm A11 kol 1-7

Kemarau di Musim Ngaseuk

MENUNGGU HUJAN

ANDI NUR AMINAH/REPUBLIKA

Kemarau panjang akibat perubahan iklim membuat warga Badui di Kabupaten Lebak, Banten, merasa waswas. Oleh Muhammad Fakhruddin

Alam sudah rusak, harus diobati. rwan (36 tahun) duduk terpaku di pelataran gubuknya. Panas terik matahari sudah tidak dia rasakan lagi. Matanya kerap menengadah ke atas, menunggu datangnya hujan. Kemarau panjang masih melanda kampungnya di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, Banten, meski beberapa wilayah di Indonesia sudah diguyur hujan. Kehidupan masyarakat Desa Kanekes sangat bergantung pada cuaca dan alam. Desa yang mati-matian menahan gempuran modernitas tempat bermukimnya masyarakat adat Badui. Namun, dampak anomali cuaca dan perubahan iklim akibat pemanasan global tetap saja mereka rasakan. Padahal, mereka sangat memegang tradisi melestarikan alam. Masyarakat adat Badui memegang tradisi dalam membaca cuaca dan fenomena alam yang diwariskan secara turuntemurun dari nenek moyang mereka. Namun, iklim yang berubah tidak lantas membuat tradisi masyarakat adat Badui berubah.

A

Ngaseuk tetap jalan Kemarau panjang tahun ini tidak mengganggu jadwal tanam berdasarkan kalender Badui yang sudah ditetapkan sesuai ketentuan adat. Warga Badui yang menetap di lereng pegunungan Kendeng, Banten bagian selatan, ini menyebut tradisi tahunan untuk mulai bercocok tanam sebagai ngaseuk. Karena sudah tradisi, ngaseuk pun sudah menjadi suatu kewajiban. Turun hujan atau tidak, tradisi ngaseuk harus dijalankan. Jadwal ngaseuk atau memasukkan bulir padi ke huma (ladang) dikerjakan antara akhir Agustus hingga pertengahan Bersambung ke hlm A11 kol 1--4


A2

REPUBLIKA  AHAD, 16 OKTOBER 2011

Hutan Perbatasan Jadi Halaman Muka Indonesia

kilas Bantuan Sulit Tembus Lokasi Banjir Donggala

Yulianingsih YOGYAKARTA — Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakan, wilayah perbatasan Indonesia, terutama wilayah hutan Indonesia, akan dijadikan halaman muka pembangunan wilayah hutan. Hal itu dilakukan agar masyarakat wilayah perbatasan Indonesia lebih makmur. “Perbatasan memang harus kita jadikan halaman muka, bukan halaman belakang. Artinya, pengembangan ekonomi, perkantoran, dan sebagainya diprioritaskan di wilayah tersebut,’’ ujarnya. Ia mengomentari pertanyaan wartawan terkait kondisi perbatasan Indonesia ketika menghadiri temu alumni Fakultas Kehutanan UGM di Wanagama, Gunungkidul, Yogyakarta, Sabtu (15/10). Dalam kesempatan itu, Menhut mengatakan bahwa wilayah perbatasan di Indonesia sudah lama dibuka untuk permukiman dan pembangunan. Dia mencontohkan, wilayah perbatasan Indonesia dengan Malaysia di Kalimantan yang dulu berupa hutan kini sudah menjadi permukiman. Zulkifli juga mengatakan, tapal batas kedua negara di Kalimantan tersebut masih tetap aman. “Tapal batas perbatasan aman-aman saja. Memang harus kita akui untuk Kalimantan perbatasan Indonesia dan Malaysia, di sana pembangunan mereka lebih maju,” terangnya. Tetapi, kata dia, di wilayah perbatasan lain, pembangunan Indonesia lebih maju dibandingkan negara di sebelahnya. Zulkifli mencontohkan, di Papua yang berbatasan dengan Papua Nugini, pembangunan Indonesia jauh lebih maju. “Papua, pembangunan kita lebih maju dari Papua Nugini, ada perkebunan karena orientasi pembangunan lebih dulu di sana. Di Atambua, perbatasan kita juga lebih maju. Memang di Kalimantan kita ketinggalan, tetapi sekarang sudah lebih baik,” ujarnya. Ia optimistis dengan menjadikan wilayah perbatasan Indonesia sebagai bagian muka negara ini, wilayah perbatasan akan semakin makmur. Terbesar di dunia Sementara itu, Jumat (14/10) malam, di sela-sela diskusi dengan para blogger di Jakarta, Menhut mengungkapkan pemerintah menargetkan 25 tahun mendatang Indonesia sebagai penghasil kayu terbesar di dunia. Target itu diupayakan tanpa merusak hutan alam yang ada saat ini. “Jika seluruh rakyat dapat menanam 10 pohon dan merawatnya, hutan Indonesia dapat dipulihkan kembali dalam waktu 30 tahun. Untuk mendukung upaya ini, saya tidak mengeluarkan izin baru sejak 2009,” kata Menhut Zulkifli Hasan. Kementerian Kehutanan sendiri mencatat kerusakan hutan yang terjadi selama 60 tahun terakhir sebesar 30 persen di seluruh provinsi. Setiap tahun, kerusakan hutan di Indonesia mencapai lebih dari 1,08 juta hektare (ha). Dengan tambahan kerusakan sebanyak itu, hingga saat ini, luas hutan yang rusak di Indonesia telah mencapai 65 juta hektare atau sekitar 50 persen dari total luas hutan sekitar 130 juta hektare. “Saya kategorikan hutan Indonesia dalam keadaan kritis karena puluhan tahun menjadi andalan bagi pendapatan negara,” kata Menhut.  antara ed: nina ch

ADITYA PRADANA PUTRA

BUKU SJAFRUDDIN PRAWIRANEGARA:

Pemimpin Redaksi Harian Republika Nasihin Masha (kiri), bersama putra tokoh Sjafruddin Prawiranegara, Farid Prawiranegara, Ketua DPR Marzuki Alie, dan Ketua Panitia Satu Abad Sjafruddin Prawiranegara AM Fatwa, meluncurkan buku Mr Sjafruddin Prawiranegara: Pemimpin Bangsa dalam Pusaran Sejarah di Jakarta, Sabtu (15/10). Buku itu merupakan kumpulan makalah mengenai jejak hayat dan pemikiran tokoh yang pernah menjadi menteri keuangan, perdana menteri, dan menteri kemakmuran itu di Indonesia.

Protes Berdarah di Sanaa Sembilan orang tewas dan puluhan cedera saat tentara membubarkan aksi demonstrasi. SANAA — Unjuk rasa melawan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh di Sanaa bersimbah darah. Setidaknya sembilan orang demonstran tewas dan puluhan lainnya terluka di ibu kota Yaman itu, Sabtu (15/10). Puluhan ribu orang yang berpawai ke pusat kota dihadang oleh barisan aparat, gas air mata, dan semprotan kanon air. Para saksi mata mengatakan, para demonstran yang menuntut pengunduran diri Abdullah Saleh bertolak dari basis mereka di Lapangan Perubahan. Demonstran bergerak menuju area yang dikuasai tentara elite Garda Republik, pendukung presiden. Puluhan orang yang terluka diangkut menggunakan ambulans ke sebuah rumah sakit di Sixty Street. Sebelum aksi ini pecah, para antipemerintahan telah berdiam di sana selama berbulan-bulan dengan membangun kemah. “Ini hari yang menyedihkan bagi revolusi ini,’’ kata Molhim Saeed, seorang tenaga medis di Lapangan Perubahan. “Rezim yang ofensif tengah membantai orangorang tak berdosa. Barisan damai dan pemuda itu tak bersenjata. Mereka bahkan menolak membalas ketika ditembaki.’’ Hingga Sabtu malam, belum ada tanggapan dari pemerintah tentang pertumpahan darah ini. Aktivis Amal Basha mengatakan, anak laki-lakinya dan sejumlah aktivis lain ditembaki sniper yang berusaha membubarkan khalayak ramai. “Pembunuhan ini

harus berhenti. Mereka berdemonstrasi untuk mengekspresikan kebutuhan, impian mereka,’’ kata wanita itu. Salman al-Nusairi, aktivis lain, menggambarkan pasukan keamanan di atap bangunan yang menembaki pendemo. “Mereka menembaki terusmenerus berharap membunuh orang sebanyak mungkin,’’ katanya. Terus-menerus Para pengunjuk rasa berkali-kali turun ke jalan. Mereka mendesak agar Presiden Ali Abdullah Saleh lengser dari kursi kekuasaan. Pekan lalu, puluhan ribu pendemo berkumpul di Sanaa, berpawai, bernyanyi, dan berseru agar PBB mengeluarkan resolusi tegas mendukung perubahan di negeri itu. Sementara itu, pihak pemerintah mengatakan tengah berupaya mencari solusi untuk mengakhiri kebuntuan politik ini. “Partai berkuasa sungguhsungguh mencari solusi krisis politik ini dari akarnya untuk memastikan tidak meletus di masa yang akan datang,’’ kata Tareq Shami, juru bicara partai berkuasa Kongres Rakyat Umum, pekan lalu. Sementara itu, Abdullah Saleh sejauh ini mengabaikan seruan dari beberapa negara Barat untuk turun, meski dalam beberapa kesempatan ia menyatakan telah siap untuk itu. Pada 8 Oktober lalu, ia mengatakan dalam sebuah pidato yang ditayangkan oleh televisi, “Saya menolak kekuasaan dan akan terus menolaknya, dan saya akan meninggalkan kekuasaan dalam beberapa hari mendatang.” Abdullah Saleh tiba-tiba kembali ke Yaman bulan lalu dari Arab Saudi setelah menjalani perawatan akibat peledakan kantornya Juni lalu. Ia tak hanya menghadapi protes massa yang turun ke jalan, tetapi juga pem-

berontakan dari unit-unit tentara pemberontak. Abdullah Saleh telah berulang kali menolak menandatangani kesepakatan transisi dengan perantara negara-negara Teluk. Kesepakatan transisi yang pertama kali dicapai pada Maret itu berisi penyerahan kekuasaan kepada wakilnya dengan imbalan pemberian kekebalan dari penuntutan. Ali Jaradi, pemimpin redaksi harian Ahaile, mengatakan, partai-partai oposisi dan gerakan pemuda akan terus mendesak agar lebih banyak tekanan internasional bagi Saleh untuk mundur. “Mubarak dan Ben Ali turun setelah kurang dari tiga minggu protes damai, sementara Saleh tak memahami pesan setelah sembilan bulan protes damai,’’ katanya. Sementara itu, kemarin, diberitakan satu pipa gas yang melayani daerah pertambangan gas di daerah tenggara Yaman terbakar setelah serangan granat berpelontar roket Jumat malam. Menurut seorang pejabat Provinsi Shabwa, para penyabot melancarkan serangan di distrik Al Hadhina, hanya dua kilometer dari terminal Balhaf di teluk Aden. “Setelah serangan itu, operasi-operasi dihentikan di bebarapa bagian terminal itu,” kata pejabat tersebut tanpa menjelaskan lebih jauh. Nyala api dan asap tebal dapat terlihat sejauh 25 km. Tidak ada yang segera mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Namun, pejabat provinsi itu mengatakan, ia memperkirakan aksi itu mungkin dilakukan untuk membalas serangan-serangan udara AS di Shabwa, Jumat, yang menewaskan tujuh gerilyawan, termasuk putra ulama kelahiran Amerika Serikat Anwar al Awlaqi.  c15/bbc.com/cnn.com/antara ed: nina ch

PALU — Distribusi bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, untuk korban banjir bandang hingga Sabtu (15/10) sore belum sampai. “Dua dusun di Desa Mbuwu, yakni Dusun II dan Dusun III, belum bisa ditembus oleh petugas kami sehingga bantuan belum bisa tiba di lokasi,” kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Donggala Masrin Karama usai memantau distribusi bantuan korban banjir di Palu, kemarin. Lokasi banjir berjarak sekitar 60 kilometer arah selatan Palu atau berada di perbatasan Sulawesi Tengah dengan Sulawesi Barat. Tiga lokasi banjir, yakni Desa Mbuwu, Watatu, dan Lalombi. Lokasi terparah, yakni Desa Mbuwu, dengan ketinggian air mencapai dua meter. Menurut Masrin, kondisi riil dua dusun di Desa Mbuwu hingga kini belum diketahui karena petugas masih sulit menembus lokasi tersebut. “Tetapi di sana kelihatannya tidak terlalu parah karena lokasinya agak tinggi,” kata Masrin. Menurut dia, Dinas Sosial menyediakan lima ton beras untuk memenuhi kebutuhan masyarakat korban banjir tersebut, namun sampai Sabtu sore, baru bisa tembus sekitar 100 kilogram. Ia mengatakan, Pemerintah Kabupaten Donggala masih memiliki stok beras di Bulog, namun belum seluruhnya bisa diangkut ke lokasi. Banjir bandang terjadi Jumat (14/10) pukul 16.00 WITA. Banjir bandang disebabkan oleh hujan deras selama tiga jam sehingga Sungai Sarumana di kabupaten tersebut meluap. Banjir menyebabkan tiga orang meninggal dunia, yaitu Sinim (70), Neti (8), dan Neli (5). Kerugian material meliputi 72 unit rumah rusak berat, 44 unit rumah rusak sedang, dan dua jembatan hanyut.  fernan rahadi/antara

Sumatra Barat Gelar Festival Rendang BUKITTINGGI — Pemerintah Provinsi Sumatra Barat akan menggelar festival rendang akhir 2011. Gubernur Sumbar Irwan Prayitno di Bukittinggi mengatakan, Sabtu (15/10), festival itu menindaklanjuti ditetapkannya rendang padang sebagai makanan terlezat di dunia oleh stasiun televisi CNN. ‘’Penyelenggaraan festival rendang adalah agar keberadaan masakan ini lebih dikenal luas,’’ kata Irwan. Ia mengatakan, festival tersebut diadakan agar masyarakat Sumbar yang selama ini sudah terbiasa dengan makanan tersebut dapat menyadari bahwa kuliner khas Minangkabau itu mendapat tempat di hati masyarakat dunia. Selain akan diperlombakan bagaimana memasak rendang yang lezat, nantinya juga akan dinilai bagaimana cara mengemasnya agar layak untuk diekspor, kata dia. Penetapan rendang sebagai makanan terlezat di dunia oleh stasiun televisi CNN, menurut Irwan, merupakan anugerah bagi Sumbar sebab hal itu merupakan promosi gratis Ranah Minang kepada masyarakat di seluruh dunia. ‘’Peluang ini tidak akan disia-siakan,’’ katanya. Pemprov Sumbar akan mengelolanya dengan lebih optimal agar rendang menjadi lebih dikenal. Ia menceritakan, Malaysia untuk memperkenalkan pariwisata mereka kepada dunia menghabiskan biaya hingga Rp 500 miliar dengan memasang promosi di stasiun televisi CNN. Indonesia menghabiskan dana sekitar Rp 120 miliar Tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun, CNN berdasarkan surveinya mengumumkan rendang padang sebagai makanan terlezat di dunia.  antara ed: nina ch

Purnabakti Bagir Manan, Dua Buku Diluncurkan Palupi Annisa Auliani

AXEL SCHMIDT/AP

UNJUK RASA

Demonstran lansia di tengah unjuk rasa mendukung gerakan ‘Duduki Wall Street’ di Berlin, Jerman, Sabtu (15/10). Para pengunjuk rasa beraksi di banyak kota besar Eropa kemarin untuk bersama-sama menentang kerakusan dan ketidakadilan korporat.

H A R I A N HH AA RR II AA NN

REPUBLIKA REPUBLIKA MAHAKA MEDIA MAHAKA MAHAKAMEDIA MEDIA

Semua naskah yang dikirim ke Redaksi dan diterbitkan menjadi Semua naskah yang ke Redaksi diterbitkan menjadi milik Harian Republika. Semua Harian Republika dibekali Semua naskah yangdikirim dikirim kewartawan Redaksidan dan diterbitkan menjadi milik Harian Republika. Semua wartawan Harian Republika dibekali tanda pengenal dan tidak menerima maupun meminta imbalan dari milik Harian Republika. Semua wartawan Harian Republika dibekali tanda pengenal maupun meminta imbalan dari siapa pun. Semuadan isi tidak artikel/tulisan berasal dari luar, sepenuhnya tanda pengenal dan tidakmenerima menerimayang maupun meminta imbalan dari siapa pun. yang dari sepenuhnya tanggung jawab isi penulis yang bersangkutan. Semua isi artikel/tulisan siapa pun.Semua Semua isiartikel/tulisan artikel/tulisan yangberasal berasal dariluar, luar, sepenuhnya tanggung jawab yang isi yang terdapat di suplemen daerah, menjadiSemua tanggung jawab Kepala tanggung jawabpenulis penulis yangbersangkutan. bersangkutan. Semua isiartikel/tulisan artikel/tulisan yang terdapat di suplemen daerah, menjadi tanggung jawab Perwakilan Daerah bersangkutan. yang terdapat di suplemen daerah, menjadi tanggung jawabKepala Kepala Perwakilan PerwakilanDaerah Daerahbersangkutan. bersangkutan.

BANDUNG — Purnabakti sebagai guru besar Universitas Padjadjaran, Bagir Manan luncurkan dua buku. Satu buku adalah biografi 70 tahun Bagir Manan, sedangkan satu buku lainnya merupakan kumpulan pemikiran yang dipersembahkan untuk pertanda purnabakti Bagir. “Cukup berat menyelesaikan buku ini dalam waktu hanya em-pat bulan,” kata salah satu penulis biografi Bagir, Hikmat Kusumaningrat, Sabtu (15/10). Dalam buku setebal 416 halaman tersebut, dikupas masa muda Bagir Manan hingga memasuki usia ke-70.

Hadir dalam acara ini, sejumlah tokoh senior dan pejabat negara. Sebut saja mantan wakil presiden Jusuf Kalla (JK), pakar hukum tata negara Sri Soemantri, Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar, Menakertrans Muhaimin Iskandar, Ketua MA Harifin A Tumpa, dan praktisi hukum senior Adnan Buyung Nasution. Selain itu, hadir pula Duta Besar Indonesia untuk Rusia, Hamid Awaluddin, anggota DPR, dan tokoh publik lain. Rektor Universitas Padjadjaran Ganjar Kurnia menyatakan, Bagir adalah salah satu kebanggaan dan teladan bagi almamater. “Terutama, karena integritas dan sikap isti-

Pemimpin Redaksi: Nasihin Masha. Wakil Pemimpin Redaksi: Arys Hilman Nugraha. Pemimpin Nasihin Masha. Wakil Pemimpin Redaksi: Hilman Nugraha. RedakturRedaksi: Pelaksana: Elba Damhuri. Kepala Newsroom: MArys Irwan Ariefyanto. Kepala Republika Online: Agung Pragitya Vazza. Pemimpin Redaksi: Nasihin Masha. Wakil Pemimpin Redaksi: Arys Hilman Nugraha. Redaktur Damhuri. Newsroom: MM Irwan Kepala Republika Online: Agung Pragitya RedakturPelaksana: Senior: AnifElba Punto Utomo.Kepala Wakil Redaktur Pelaksana: Irfan Junaidi, Syahruddin El-Fikri, Kumara Dewatasari. Asisten Redaktur Pelaksana: Elba Damhuri. Kepala Newsroom: Irwan Ariefyanto. Ariefyanto. Kepala Republika Online: Agung Pragitya Vazza. Vazza. Redaktur Anif Redaktur Irfan Junaidi, El-Fikri, Kumara Dewatasari. Asisten RedakturSenior: Pelaksana: Bidramnanta, Joko NurPelaksana: Hasan Murtiaji, Reporter Senior: Andi Nur Aminah, Harun Husein, Redaktur Senior: Anif Punto Punto Utomo. Utomo. Wakil WakilSadewo, Redaktur Pelaksana: IrfanSubroto. Junaidi, Syahruddin Syahruddin El-Fikri, Kumara Dewatasari. Asisten Redaktur Pelaksana: Joko Sadewo, Nur Murtiaji, Subroto. Reporter Senior: Andi Aminah, Harun Muhammad Subarkah,Bidramnanta, Nurul S Hamami, Teguh Setiawan. Staf Redaksi: Abdullah Agus Yulianto, AlwiHusein, Shahab, Redaktur Pelaksana: Bidramnanta, JokoSelamat Sadewo,Ginting, Nur Hasan Hasan Murtiaji, Subroto. Reporter Senior:Sammy, Andi Nur Nur Aminah, Harun Husein, Muhammad Subarkah, Nurul SSHamami, Selamat Ginting, Teguh Staf Redaksi: Sammy, Agus Alwi Shahab, Asep K. Nurzaman, Andri Saubani, Anjar Fahmiarto, A Syalaby Ichsan, Bilal Ramadhan, Budi Raharjo, Burhanuddin Bella, Citra Listya Muhammad Subarkah, Nurul Hamami, Selamat Ginting, TeguhSetiawan. Setiawan. Staf Redaksi:Abdullah Abdullah Sammy, AgusYulianto, Yulianto, Alwi Shahab, Asep Nurzaman, Andri Saubani, Fahmiarto, AASyalaby Ichsan, Bilal Budi Burhanuddin Bella, Rini,K. Sepriyossa, Darmawan, Desy Susilawati, Dewi Mardiani, Didi Purwadi, Djoko Suceno, DyahListya Ratna Asep K.Damanhuri Nurzaman,Zuhri, AndriDarmawan Saubani,Anjar Anjar Fahmiarto, Syalaby Ichsan, BilalRamadhan, Ramadhan, BudiRaharjo, Raharjo, Burhanuddin Bella,Citra Citra Listya Rini, Sepriyossa, Desy Susilawati, Dewi Mardiani, Didi Djoko Suceno, Dyah Ratna MetaDamanhuri Novia, Edi Zuhri, Setyoko, Edwin Dwi Putranto, Darmawan, Eko Widiyatno, Endro Yuwanto, Erdy Nasrul, Esthi Maharani, EH Ismail, Fernan Rini, Damanhuri Zuhri,Darmawan Darmawan Sepriyossa, Darmawan, Desy Susilawati, Dewi Mardiani, DidiPurwadi, Purwadi, Djoko Suceno, DyahRahadi, Ratna Meta Edi Edwin Eko Widiyatno, Endro Yuwanto, Erdy Nasrul, Esthi Maharani, Rahadi, FerryNovia, Kisihandi, Firkah Fansuri, Fitria Andayani, Fitriyan Zamzami, Heri Purwata, Heri Ruslan, Ichsan Emrald EH Alamsyah, Indah Wulandari, Meta Novia, EdiSetyoko, Setyoko, EdwinDwi DwiPutranto, Putranto, Eko Widiyatno, Endro Yuwanto, Erdy Nasrul, Esthi Maharani, EHIsmail, Ismail,Fernan Fernan Rahadi, Ferry Kisihandi, Firkah Fitriyan Zamzami, Heri Purwata, Heri Alamsyah, Indah Wulandari, Indira Rezkisari, IrwanFansuri, Kelana,Fitria Israr,Andayani, Johar Arief, Khoirul Azwar, Lilis Handayani, Mansyur Faqih,Emrald Mohammad Akbar, Mohamad Amin Ferry Kisihandi, Firkah Fansuri, Fitria Andayani, Fitriyan Zamzami, HeriSri Purwata, HeriRuslan, Ruslan,Ichsan Ichsan Emrald Alamsyah, Indah Wulandari, Indira Rezkisari, Irwan Johar Arief, Sri Faqih, Akbar, Mohamad Madani, Muhammad Fakhruddin, As’adi, M Khoirul Hafil, MAzwar, IkhsanLilis Shiddieqy, NataliaMansyur Endah Hapsari, Neni Ridarineni, Nidia Zuraya,Amin Nina Indira Rezkisari, IrwanKelana, Kelana,Israr, Israr,M Johar Arief, Khoirul Azwar, Lilis SriHandayani, Handayani, Mansyur Faqih,Mohammad Mohammad Akbar, Mohamad Amin Madani, Muhammad Fakhruddin, M As’adi, M Hafil, M Ikhsan Shiddieqy, Natalia Endah Hapsari, Neni Ridarineni, Nidia Zuraya, Nina Chairani Ibrahim, Palupi Annisa Auliani, Prima Restri Ludfiani, Priyantono Oemar, Rachmat Santosa Basarah, Rahmat Budi Harto, Ratna Madani, Muhammad Fakhruddin, M As’adi, M Hafil, M Ikhsan Shiddieqy, Natalia Endah Hapsari, Neni Ridarineni, Nidia Zuraya, Nina Chairani Palupi Auliani, Prima Priyantono Oemar, Santosa Harto, Ratna Puspita,Ibrahim, Reiny Dwinanda, Rusdy Nurdiansyah, R HiruLudfiani, Sefti Oktarianisa, Setyanavidita Livikacansera, SiwiBudi Tri Puji Budiwiyati, Chairani Ibrahim, PalupiAnnisa Annisa Auliani, PrimaRestri Restri Ludfiani, PriyantonoMuhammad, Oemar,Rachmat Rachmat SantosaBasarah, Basarah,Rahmat Rahmat Budi Harto, Ratna Puspita, Reiny RRHiru Setyanavidita Livikacansera, Tri Budiwiyati, Stevy Maradona, Susie Rusdy Evidia Yuvidianti, Taufiqurrahman Bachdari, Muhammad, Teguh Firmansyah, Wachidah Handasah,Siwi Wulan Tunjung Palupi, Puspita, ReinyDwinanda, Dwinanda, RusdyNurdiansyah, Nurdiansyah, HiruSefti SeftiOktarianisa, Oktarianisa, Muhammad, Setyanavidita Livikacansera, Siwi TriPuji Puji Budiwiyati, Stevy Maradona, Susie Evidia Taufiqurrahman Bachdari, Teguh Handasah, Yasmina Hasni, Yeyen Yoebal Ganesha Rasyid, Yogi Ardhi Cahyadi, Yulianingsih,Wachidah Yusuf Assidiq, Zaky Al Wulan Hamzah. Stevy Maradona, SusieRostiyani, Evidia Yuvidianti, Yuvidianti, Taufiqurrahman Bachdari, Teguh Firmansyah, Firmansyah, Wachidah Handasah, Wulan Tunjung Tunjung Palupi, Palupi, Yasmina Yeyen Rostiyani, Rasyid, Ardhi Cahyadi, Yulianingsih, Yusuf Assidiq, Zaky KepalaHasni, Quality Control dan Yoebal Bahasa: Rakhmat HadiYogi Sucipto. Sarjono. Kepala Perwakilan Jawa Barat: Maman Yasmina Hasni, Yeyen Rostiyani, YoebalGanesha Ganesha Rasyid, Yogi ArdhiKepala Cahyadi,Desain: Yulianingsih, Yusuf Assidiq, ZakyAlAlHamzah. Hamzah. Kepala Quality Control dan Hadi Sucipto. Kepala Desain: Sarjono. Perwakilan Jawa Barat: Sudiaman. Pjs.Kepala DIYRakhmat - Jateng & Jatim : Haryadi B.Susanto. Nian PoloanKepala (Medan), Maspril Aries (Palembang), Ahmad Kepala Quality ControlPerwakilan dan Bahasa: Bahasa: Rakhmat Hadi Sucipto. Kepala Desain: Sarjono. Kepala Perwakilan Jawa Barat: Maman Maman Sudiaman. Pjs.Kepala Perwakilan - -Jateng &&Jatim Baraas (Bali). Sekretaris Redaksi:DIY Fachrul Ratzi. Sudiaman. Pjs.Kepala Perwakilan DIY Jateng Jatim: :Haryadi HaryadiB.Susanto. B.Susanto.Nian NianPoloan Poloan(Medan), (Medan),Maspril MasprilAries Aries(Palembang), (Palembang),Ahmad Ahmad Baraas Baraas(Bali). (Bali).Sekretaris SekretarisRedaksi: Redaksi:Fachrul FachrulRatzi. Ratzi.

qamahnya,” kata Ganjar. Menurut Ganjar, keistiqamahan adalah persoalan bangsa ini, termasuk mereka yang kini menjadi pejabat sekalipun berlatar belakang aktivis atau pejuang. Ganjar berpendapat saat ini tidak ada sikap istiqamah, termasuk dalam memperjuangkan penerapan hakikat konstitusi. Persoalan ini, ujar dia, juga menjadi tantangan yang dihadapi Bagir dalam setiap jabatan yang diembannya. Buku kedua, mengangkat topik “Negara Hukum yang Berkeadilan”. Penulisan buku ini melibatkan 44 penulis dan editor. Penulis yang menyumbangkan pemikiran pun be-

ragam, dari Jimly Ashiddiqie, Yudi Latif, Miranda Risang Ayu, hingga Ifdhal Kasim. JK, saat memberikan ‘testimoni’, mengatakan Bagir sudah hampir lengkap menggeluti dunia hukum, yaitu dari mahasiswa, dosen, birokrat, pembuat, penjaga, dan pengawas. “Tinggal satu yang belum, (yaitu) terhukum, tapi dulu hampir (jadi terhukum),” ujar JK tentang peristiwa penggeledahan gedung MA, yang sontak menggetarkan Graha Sanusi, Universitas Padjadjaran. JK menyebut, kalau dianalogikan penilaian skala 10, nilai Bagir adalah sembilan.  ed: nina ch

Penerbit: PT Republika Media Mandiri. Alamat Redaksi: Jl. Warung Buncit Raya No. 37, Jakarta 12510, Alamat Surat: PO Penerbit: PT Mandiri. Alamat Jl. Raya Jakarta 12510, Alamat Surat: PO Box 1006/JKS-Jakarta 12010. Tel: 021-780.3747 (Hunting), Fax:Buncit 021-780.0649 (Seluruh Bagian). Redaksi: Penerbit: PTRepublika RepublikaMedia Media Mandiri. AlamatRedaksi: Redaksi: Jl.Warung Warung Buncit RayaNo. No.37, 37, Jakarta 12510,Fax Alamat Surat:021PO Box 1006/JKS-Jakarta 12010. (Hunting), Fax: 021-780.0649 (Seluruh Fax Redaksi: 798.3623, E-mail: sekretariat@republika.co.id. Bagian Iklan: Jl. Warung Buncit Raya No. Bagian). 37, Jakarta Tel:021021Box 1006/JKS-Jakarta 12010. Tel: Tel: 021-780.3747 021-780.3747 (Hunting), Fax: 021-780.0649 (Seluruh Bagian). Fax12510. Redaksi: 021798.3623, E-mail: sekretariat@republika.co.id. Bagian Iklan: Buncit 37, 021794.4693, Fax: 021-798.1169. Sirkulasi dan Langganan: Tel: 021-791.98441, 021-791.98442. Online: 798.3623, E-mail: sekretariat@republika.co.id. Bagian Iklan: Jl. Jl. Warung Warung Buncit Raya Raya No. No.Fax: 37, Jakarta Jakarta 12510. 12510. Tel: Tel: 021794.4693, Fax: dan Langganan: 021-791.98441, Fax: Online: http://www.republika.co.id. AlamatSirkulasi Perwakilan: Jl. LLTel: RE Martadinata No. 126 Tel:021-791.98442. 022-420.7671, 420.7672, 794.4693, Fax: 021-798.1169. 021-798.1169. Sirkulasi danBandung: Langganan: Tel: 021-791.98441, Fax: 021-791.98442. Online: http://www.republika.co.id. Alamat Perwakilan: LL RE Martadinata No. 126 420.7675, Fax: 022-426.2898, Jl. PerahuJl. No. Baru, Tel: 566028, 420.7672, Fax: 0274http://www.republika.co.id. AlamatYogyakarta: Perwakilan:Bandung: Bandung: Jl. LL4, REKota Martadinata No.0274-544.972, 126Tel: Tel:022-420.7671, 022-420.7671, 420.7672, 420.7675, Fax: 022-426.2898, Yogyakarta: Jl. Perahu No. 4, Kota Baru, Tel: 0274-544.972, 566028, Fax: 541.582, Surabaya: Jl. Barata Jaya No. 51, Tel: 031-501.7409, Fax: 031-504.5072. 420.7675, Fax: 022-426.2898, Yogyakarta: Jl. Perahu No. 4, Kota Baru, Tel: 0274-544.972, 566028, Fax: 02740274541.582, 541.582,Surabaya: Surabaya:Jl. Jl.Barata BarataJaya JayaNo. No.51, 51,Tel: Tel:031-501.7409, 031-501.7409,Fax: Fax:031-504.5072. 031-504.5072. Direktur Utama: Erick Thohir. Direktur Utama: Thohir. Wakil Direktur Utama: Daniel Wewengkang. Direktur Pemberitaan: Ikhwanul Kiram Mashuri, Direktur Operasional: Direktur Utama:Erick Erick Thohir. Wakil Direktur Utama: Direktur Pemberitaan: Kiram Operasional: Tommy Tamtomo. GM Daniel Keuangan: Didik Irianto. GM Marketing danIkhwanul Sales: Yulianingsih.Manajer Iklan:Indra Wisnu Wakil Direktur Utama: Daniel Wewengkang. Wewengkang. Direktur Pemberitaan: Ikhwanul Kiram Mashuri, Mashuri, Direktur Direktur Operasional: Tommy Tamtomo. GM Keuangan: Didik GM Marketing dan Yulianingsih.Manajer Wisnu Wardhana. Manajer Produksi: Nurrokhim. Manajer Sirkulasi: Darkiman Ruminta. Manajer Keuangan:Iklan:Indra Hery Setiawan. Didik Irianto. Irianto. GM Marketing dan Sales: Sales: Yulianingsih.Manajer Iklan:Indra Wisnu Tommy Tamtomo. GM Keuangan: Wardhana. Wardhana.Manajer ManajerProduksi: Produksi:Nurrokhim. Nurrokhim.Manajer ManajerSirkulasi: Sirkulasi:Darkiman DarkimanRuminta. Ruminta.Manajer ManajerKeuangan: Keuangan:Hery HerySetiawan. Setiawan. Harga Langganan: Rp. 69.000 per bulan, harga eceran Pulau Jawa Rp 2.900. Harga Eceran Luar Jawa: Rp. 4.000 per Harga Langganan: 69.000 per bulan, eceran Pulau Jawa 2.900. Harga Eceran Luar Jawa: Rp. eksemplar (tambahRp. ongkos kirim). Bank a.n PT Republika Media Mandiri: BSM, Cab. Warung Buncit, Harga Langganan: Rp. 69.000 perRekening bulan,harga harga eceran Pulau JawaRp Rp 2.900. Harga Bank Eceran Luar Jawa: Rp.4.000 4.000per per eksemplar (tambah kirim). Rekening a.n PT Mandiri: BSM, Cab. Buncit, No. Rek. 0030113448 ( Bank Mandiri, Cab.Bank Warung No. Rek.Media 1270004240642 ( Bank Cab. Warung Buncit, eksemplar (tambahongkos ongkos kirim). Rekening Bank a.nBuncit, PTRepublika Republika Media Mandiri:Bank Bank BSM,Lippo, Cab.Warung Warung Buncit, No. Rek. 0030113448 ( Bank Mandiri, Warung Buncit, No. Rek. 1270004240642 ( Bank Lippo, Cab. Warung Buncit, No. Rek. 727.30.028988 ( Bank BCA, Cab. Graha Inti Fauzi, No. Rek. 375.305.666.8. No. Rek. 0030113448 ( Bank Mandiri, Cab. Warung Buncit, No. Rek. 1270004240642 ( Bank Lippo, Cab. Warung Buncit, No. Rek. 727.30.028988 ( (Bank BCA, Cab. Graha Surat Izin Usaha Penerbitan Menpen No. 283/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1992, No. Rek. 727.30.028988 BankPers: BCA,SK Cab. GrahaInti IntiFauzi, Fauzi,No. No.Rek. Rek.375.305.666.8. 375.305.666.8. Surat Izin Pers: SK No. 283/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1992, Anggota Serikat Penerbit Surat Anggota No. 163/1993/11/A/2002. Surat IzinUsaha UsahaPenerbitan Penerbitan Pers:Kabar: SKMenpen Menpen No.SPS 283/SK/MENPEN/SIUPP/A.7/1992, Anggota AnggotaSerikat SerikatPenerbit PenerbitSurat SuratKabar: Kabar:Anggota AnggotaSPS SPSNo. No.163/1993/11/A/2002. 163/1993/11/A/2002.


Siesta

parenting

A3

Merah Tren Warna 2011

REPUBLIKA

Hlm A10

AHAD, 16 OKTOBER 2011

Cara Kami Sayangi Binatang

Oleh Susie Evidia Y

Ada banyak cara keluarga mengungkapkan rasa sayang mereka terhadap binatang.

S

uatu hari, Andrika Aprinastuti (15 tahun) sedang sendirian di rumah. Tiba-tiba hujan lebat mengguyur. Tertangkap di matanya, seekor burung beo peliharaan ayah kehujanan. “Kasihan banget, jadi basah trus dia menggigil,’’ kenangnya. Tanpa pikir panjang, Prina segera mengambil kain yang hangat. Kemudian, ia mengelap air yang ada di bulu-bulu burung, kemudian membalutnya. Ia peluk dengan lembut. Dan, ajaib, bulu yang kering dan kehangatan itu membuat si burung segar kembali. “Pas ayah pulang, burungnya dimasukkan ke kandang lain yang kering. Sampai sekarang burung itu selamat,” ujarnya. Setiap melihat beo yang pernah diselamatkannya tersebut, tebersit rasa bangga di hati Prina. Serasa menjadi pahlawan. Keseharian Prina dekat dengan binatang. Di rumahnya selain ada sejumlah burung, ada pula hamster miliknya. Ayah bunda hanya meminta Prina konsekuen merawat dan mengurusi peliharaannya.

menyukai binatang dan memiliki rasa kasihan serta cinta kepada binatang yang lebih besar. “Anak-anak sebenarnya jauh lebih peduli terhadap hewan dibandingkan dengan orang tua,’’ kata pendiri Pejaten Shelter ini. Susana yang juga seorang dokter patologi itu menduga rasa sayang anak itu kemungkinan karena pada dasarnya anak belum mempunyai kebutuhan membiayai keluarga. Sedangkan orang tua dengan penghasilan paspasan cenderung mengabaikan hewan peliharaan karena lebih mementingkan kebutuhan sehari-hari.

Terlepas dari masalah itu, ia menyayangkan banyak pencinta binatang peliharaan ternyata juga membuang dan menelantarkan binatang. Mereka membuang binatang mereka dengan berbagai alasan, di antaranya karena sudah memiliki hewan peliharaan terlalu banyak. Pejaten Shelter yang baru berdiri pada 2009, kini setidaknya menampung 150 ekor anjing dan 50 kucing Prihatin dengan fenomena banyaknya binatang telantar, Susana menganjurkan sterilisasi kepada hewan peliharaan untuk mengendalikan pertumbuhan kembang biaknya yang cepat. “Dengan adanya sterilisasi, jumlah hewan yang dibuang di jalanan tak semakin banyak,’’ katanya. “Sterilisasi bisa dilakukan di klinik-klinik hewan.’’ ■ c05/c09 ed: nina chairani

Tak harus memiliki Lain lagi Iwan (10). Siswa sebuah SD swasta di kawasan Blok M ini amat ingin memiliki binatang peliharaan. Alih-alih mengabulkannya, Bunda mengajaknya menyiapkan susu dan makan bagi kucing-kucing kelaparan yang sering mampir ke rumahnya. “Di rumah ada susu bubuk buat kucing,’’ katanya. Pernah terjadi salah satu kucing langganannya berhari-hari tak muncul. Saat muncul kucing itu dalam luka, kurus, dan lemah. “Ibu membelikan ikan goreng, saya yang ngasih,’’ cerita Iwan. Dalam seminggu si kucing gelandangan itu kembali bugar. Mengajar anak sayang binatang diwujudkan Wiwie Satyowati (40) dengan membawa mereka ke kebun binatang. Sewaktu tinggal di Singapura, Wiwie sengaja membuat member card agar setiap saat bisa mengunjungi kebun binatang gratis. Tujuannya supaya anak-anak mengenal lebih dekat banyak hewan. Sebelum masuk kebun binatang, ia sengaja membeli makanan yang aman untuk binatang, terutama burungburung. “Pengalaman selama ini, anak-anak sibuk memberi makan. Kalau makan di restoran yang ada kolam ikan, makanannya malah dikasihkan ke ikan-ikan sampai lupa makan,’’ papar Wiwie yang kini tinggal di Bandung. Penggemar kucing ini juga membangkitkan rasa sayang binatang dengan membacakan cerita tentang hewan-hewan yang teraniaya. Monyet, macan, burung-burung yang ditembak si pemburu. Ia mengamati ekspresi wajah anak-anak yang terlihat sedih saat mendengar binatang yang teraniaya. “Sebaliknya mereka geram, benci sekali terhadap orang-orang yang suka menganiaya binatang,’’ katanya. Bukan pajangan Mantan gubernur DKI Jakarta Sutiyoso mengungkapkan rasa sayang pada binatang dengan caranya sendiri. Ia memelihara ratusan binatang di rumahnya di kawasan Cibubur, di antaranya binatang yang dilindungi negara dengan izin dari Kementerian Kehutanan. Kecintaan Bang Yos kepada binatang tak hanya ia curahkan dengan memelihara dan merawat binatang di rumahnya. Ia juga mengecam bentuk eksploitasi binatang, seperti memanfaatkan kulit macan untuk karpet dan hiasan-hiasan rumah. “Hewan harusnya dirawat dan dilestarikan, bukan malah dibunuh dan dieksploitasi hanya demi uang,’’ katanya. Begitu pula mantan peragawati Soraya Haque. Meski sayang binatang, ia tak mau memajang hiasan dari tubuh binatang. Ia bahkan juga sangat membenci orang-orang yang dengan sengaja memajang benda-benda dari hewan. “Harimau yang mati, harusnya dimakamkan saja,’’ katanya. Lebih peduli Menurut pengamatan Susana Somali, orang yang lebih peduli kepada hewan adalah anakanak dan orang dewasa yang mapan. Ia melihat banyak anak sekolah dari kalangan SD hingga mahasiswa yang dengan kesadaran sendiri mengunjungi Pejaten Shelter, Jakarta, tempat penampungan kucing dan anjing jalanan. Sementara itu, mayoritas donatur lembaga yang dikelolanya berusia 30-50 tahun dengan kondisi ekonomi yang bagus. Anak-anak, kata Susana, pada dasarnya

Tahukah Anda? Penelitian menunjukkan bahwa orang yang memelihara binatang mengalami stres lebih sedikit dan mengalami masalah kesehatan yang lebih sedikit pula ketimbang yang tak punya peliharaan. (American Pet Product Manufacturers Association) Sebesar 94 persen pemilik binatang peliharaan mengatakan binatang peliharaan mereka membuat mereka tersenyum lebih dari satu kali sehari. (i-pets.com) Penelitian University of Michigan menunjukkan bahwa kucing mempunyai daya ingat lebih baik ketimbang anjing. Ingatan anjing ber tahan tak lebih dari lima menit, kucing bisa sampai 16 jam, apalagi monyet dan orangutan.

RUSDY NURDIANSYAH/REPUBLIKA

PEDULI Anak-anak dan orang dewasa yang mapan cenderung lebih peduli pada hewan.

Kucing dan anjing merupakan hewan yang amat cepat proses perkembangbiakannya. Kucing hanya perlu waktu tiga bulan untuk bisa berkembang biak. Sementara anjing, butuh waktu enam bulan. Anjing bisa mendengar suara yang terlalu halus untuk didengar manusia. Kemampuan mendengar lebih menjadi andalan anjing ketimbang kemampuan melihatnya. Pendapat bahwa anjing buta warna tidaklah benar. Anjing bisa melihat warna meski tak sebaik manusia. Mereka bisa membedakan biru, kuning, abu-abu, tapi mungkin tak dapat melihat merah dan hijau. (i-pets.com) Di Jakarta, orang bisa menguburkan binatang kesayangannya di Taman Pusara Satwa, Ragunan, Jakarta Selatan. Kuburan binatang ini terletak di kompleks Rumah Sakit Hewan Jakarta (RSHJ) Ragunan. Di sini binatang peliharaan bisa dimakamkan dengan biaya Rp 440 ribu/tahun. Kontrak diperpanjang dengan membayar Rp 440 ribu setiap tahunnya. Biaya lebih murah adalah pusara massal tanpa nisan dan tak terikat waktu pemakaian. Untuk anjing biayanya Rp 110 ribu/tahun sementara kucing Rp 88 ribu/tahun. ■

ADITYA RUSDY NURDIANSYAH/REPUBLIKA

Berawal dari Sayang Binatang Peliharaan orld Wide Fund for Nature (WWF) mempunyai banyak program untuk mengajak masyarakat peduli terhadap binatang. “Terutama, satwa-satwa yang sudah langka dan patut kita lindungi,’’ ujar Head of Brand and Media Development WWF, Maitra Widiantini. Maitra melihat kepedulian keluarga Indonesia terhadap binatang semakin tinggi. “Buktinya, suporter kita makin banyak,’’ katanya. Ada 40 ribuan suporter WWF Indonesia kini. WWF adalah salah satu organisasi konservasi terbesar di dunia yang sudah ada di Indonesia sejak 1962. Tak dapat dimungkiri, menurutnya, awal masuknya

W

banyak anggota WWF karena masyarakat pertamanya peduli pada binatang peliharaannya. “Kemudian berkembang menjadi peduli pada satwa-satwa yang langka di dunia,” ujarnya. Ia bahkan merasa kagum pada supor ter WWF yang bisa bersuara lantang ketika ada masalah yang menyangkut ancaman terhadap perlindungan binatang. “Seperti orangutan yang dibantai akhirakhir ini, mereka sangat tidak setuju.” Kepedulian yang semakin tinggi ini, menurut Maitra, karena penyebaran informasi yang semakin cepat dan meluas. Ia melihat kalangan keluarga Indonesia yang lebih peduli terhadap keberlangsungan hidup binatang adalah kalangan yang ter-

didik. “Namun, bukan berarti kalangan yang pendidikannya tinggi saja,” tuturnya. Ada tiga cara yang bisa dilakukan untuk menunjukkan kepedulian masyarakat pada binatang melalui WWF. Yang pertama adalah menjadi volunter, relawan yang akan langsung bekerja untuk perlindungan satwa yang terancam punah. Bisa juga menjadi tenaga pemberi edukasi pada masyarakat. “Apabila memang tak punya waktu, bisa juga melakukan donasi kepada kami,” ujarnya. Selain itu, hal yang paling mudah dilakukan untuk menunjukkan kepedulian pada hewan langka adalah tak mengonsumsinya. WWF sendiri, menurut Maitra, mempunyai banyak program agar

bisa menggandeng anak-anak, salah satunya adalah dengan menggunakan sarana Panda Mobile. Untuk menggalang kepedulian anakanak pada binatang, WWF mempunyai program ‘Sahabat Harimau’ dan juga ‘Ranger Penyu’. Keduanya adalah program yang dilakukan WWF untuk edukasi dan menggalang donasi. Ketika seorang anak telah menyumbang program Sahabat Harimau, misalnya, ia akan terus mendapat informasi terkini tentang harimau dan upaya perlindungan yang telah dilakukan. “Saat ingin melindungi harimau, yang dilindungi kan seluruh habitatnya di sana, termasuk hutan dan penduduk lokalnya,” ujarnya. ■ c05


Siesta

A4

parenting

REPUBLIKA ● AHAD, 16 OKTOBER 2011

WIHDAN HIDAYA T

EPUBLIKA IANSYAH/R RUSDY NURD

BINATANG Sayang binatang bisa ditumbuhkan di dalam dan di luar rumah.

Merawat dan Menerima

MANFAAT Oleh Susie Evidia Y

Kehadiran binatang peliharaan menumbuhsuburkan rasa empati, melembutkan perasaan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab, terutama bagi anak-anak.

D

yah Fariyani (35 tahun) memiliki beberapa ekor ikan di kolam. Ikan ini setiap hari menjadi teman anak semata wayangnya, Satria Putra Pratama (2 tahun, 9 bulan). Tiada hari tanpa memberi makan dan mengajak bermain. Dyah sengaja memilih ikan supaya aman tidak bisa disentuh langsung oleh anaknya. “Saya ingin mengenalkan binatang sejak dini kepada Putra,” ujar Dyah. Ia belum ingin memperkenalkan kucing. Pasalnya, saat bermain di rumah tetangga, Putra menarik ekor kucing mereka. Si kucing marah dan balik mencakar tangan Putra. Dyah menyimpulkan, belum waktunya Putra berkenalan dengan kucing. Namun, Dyah menikmati interaksi Putra dengan binatang peliharaannya. Sementara itu, di rumah Wiharni Yuni Astuti (39) hanya ada kucing. “Cuma kucing biasa kok,” ujarnya. Biasanya, Yuni bercerita, tiba-tiba ada kucing yang datang ke rumahnya. Nanti, ia pergi tak kembali, tapi lalu datang lagi kucing yang lain. “Untungnya datangnya satu-satu,” ujarnya. Biasanya, ketika ada kucing yang baru datang, Yuni dan suami selalu mengeceknya terlebih dahulu. “Dilihat, kulitnya ada penyakit nggak, kotor nggak,” ujarnya. Ketika ada seekor kucing di rumah, yang senang adalah Yugo, putranya. “Lucu kalau lihat Yugo main sama kucingnya, tidur siang juga ditemenin,” ujarnya. Yugo pun memberikan nama pada kucingnya, Titin. “Soalnya dia betina,” ujar Yuni. Kehadiran Titin membuat Yugo punya teman bermain. “Soalnya Yugo anak tunggal, biasa-

nya ia kayak kesepian,” ujarnya. Yugo pun senang dengan kehadiran kucing tersebut di rumahnya. Bahkan, ia tak keberatan memberikan sedikit lauk makan malamnya saat si kucing ada di bawah meja. Psikolog Fridha Zoelqaidawati Rasjid menyebutkan, banyak manfaat yang bisa diperoleh dengan memiliki hewan peliharaan di rumah. Kehadirannya menumbuhsuburkan rasa empati, melembutkan perasaan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab, terutama bagi anak-anak. Mengenalkan binatang bisa dilakukan sejak anak usia dua tahun. Pengenalannya bisa dengan cara memegang atau menyentuhkan tangan si anak kepada binatang. Hal ini dilakukan, menurut Fridha, karena secara kognitif, perkembangan usia balita terstimulasi ketika menyentuh, meraba secara langsung, dan mendapat reaksi dari tindakan yang dilakukannya. “Anak balita dominan belajar secara kinestetik, maka itu, biarkan dia mencoba sendiri mengenalkan ‘mainan’ hidup (binatang hidup—Red). Sekalian ajarkan perilaku anak agar tidak menyakiti si binatang. Bagaimana cara mengelus, menggendong, dan lainnya agar anak mengerti,” papar Fridha. Untuk pengenalan, psikolog anak dan keluarga ini menyarankan, memilih hewanhewan yang aman sesuai dengan usia anak. Kalau anak balita, bisa dikenalkan dengan hamster atau kelinci, sedangkan kucing tidak disarankan, kecuali sebatas memegang saja karena hewan ini pada dasarnya termasuk buas. Bila merasa disakiti, bisa mencakar atau mengigit si anak. Rasa cinta Agar anak-anak antusias terhadap binatang, pilihlah binatang yang disukai anak. Kehadiran binatang di rumah, kata Fridha, awalnya hanya dianggap sebagai property.

Tak Mau Kehilangan Ayam Lagi egitulah prinsip yang selalu diajarkan Dewi Nurhayati (32) pada putra sulungnya. Saat masih kecil, Aditya Khusnul Mulia (12) pernah mempunyai dua ekor anak ayam. Bulunya diwarnai merah dan hijau. “Eh, nggak sampai tiga hari, ayam-ayam itu mati,” ujar Dewi Nurhayati (32), sang ibu. Adit sebenarnya sedih melihat anak ayam peliharaannya mati. Namun, ia mengekspresikannya dengan mengamuk. “Menyalahkan saya dan ayahnya, yang katanya nggak jagain

B

ayam itu,” tuturnya. Dewi pun memberikan penjelasan banyak, bagaimana ayam itu bisa mati dan apa yang seharusnya kita lakukan apabila memelihara binatang. Ketika duduk di kelas tiga SD, Adit ingin memelihara ayam lagi. Kali ini, ia berjanji memberi makan agar ayamnya tak mati seperti dulu. Bersama ayah, Adit membeli sepasang ayam yang cukup besar. Ayahnya pun membuatkan kandang ayam di pekarangan belakang rumah. “Kami pun pelanpelan mengajarinya beternak ayam,”

Tapi, begitu si hewan bisa diajak berinteraksi, bermain, bermanja-manja (dielus), minta makan, anak mulai merasa dibutuhkan. Ketika rasa itu sudah muncul, akan tumbuh rasa cinta si anak terhadap binatang. “Kadang rasa cinta itu ‘berlebihan’ layaknya rasa sayang kepada adik atau saudara sendiri. Maka itu, anak-anak sering menganggap hewan peliharaannya sebagai adik, saudara, atau anaknya,” kata lulusan Fakultas Psikologi Universitas Padjadjaran, Bandung, ini. Anak juga mulai resah, waswas ketika binatang peliharaannya belum diberi makan. Ketika pertama kali memberi makan, binatang peliharaan makan dengan lahap, lalu tidur karena kekenyangan. Melihat tingkah itu membuat si anak puas. “Di sinilah akan muncul rasa tanggung jawab anak untuk selalu memberi makan buat ‘adiknya’.” Selain memberi makan, kata Fridha, orang tua harus mengingatkan anak agar rajin membersihkan peliharaannya, termasuk juga kotorannya. Ajarkan bagaimana cara membersihkan yang benar, selanjutnya biar anak melakukan sendiri. Tujuannya agar si hewan sehat, demikian juga dengan yang memeliharanya. Untuk membuang hajat binatang, kini tersedia wadah khusus berisi pasir, binatang tinggal buang air besar di situ. Pengalaman mantan peragawati Soraya Haque memelihara binatang sejak kecil menurun pada anak-anaknya. Ada tujuh ekor anjing menghuni rumahnya. Si bungsu Belmiro (13) yang paling terlihat menonjol dalam merawat binatang kerap mengurus binatang yang terlunta-lunta di jalan. Alhasil, jumlah binatang bisa bertambah. “Setiap binatang yang ada di rumah adalah tanggung jawab semua anggota keluarga. Dari kecil, saya sudah membiasakan anak untuk melakukan tanggung jawab tersebut,” kata Aya, sapaan akrab Soraya. Seperti kerabat Keuntungan lain kehadiran binatang di rumah bisa menjadi terapi bagi anak-anak yang bermasalah dengan emosi. Anak dapat ‘melampiaskan’ melalui binatang, seperti naik kuda, sekadar mengelus-elus kucing, kelinci, atau mengajak binatang ‘ngobrol’, bermain secara teratur bisa menjadi terapi bagi anak. Idealnya, menurut Fridha, orang yang sayang terhadap binatang akan sayang terhadap sesama manusia. Namun, kenyataannya belum tentu demikian. Tidak sedikit mereka yang sayang terhadap binatang, tapi sesama teman atau saudaranya malah kurang perhatian. “Binatang itu setia, tulus, menurut, menggemaskan, dan menghibur, sedangkan manusia mempunyai tuntutan tersendiri untuk melakukan hal-hal seperti itu. Apa yang dilakukan manusia tidak murni, tulus 100 persen,” paparnya. Rasa sayang itu terasa bagi Aya sekeluarga yang telatennya seperti merawat binatang peliharaan mereka. Bahkan, ketika ada salah satu binatang peliharaannya mati, seluruh anggota keluarga menguburkannya secara layak. “Ketika ada satu peliharaan yang mati, kami semua pasti dalam suasana berkabung yang luar biasa. Seperti halnya kehilangan kerabat kami,” kata Aya. ■ c05/c09 ed: nina ch

ujarnya. Adit pun diajari ayahnya cara memberi makan ayam, dilatih bertanggung jawab memberi makan setiap pagi dan sore hari. “Pertamanya nggak mau, katanya soalnya makanan ayam itu bau,” cerita Dewi. Seraya mengancam nanti ayamnya bisa mati lagi, Dewi menjelaskan bahwa ayam itu tidak bisa mengambil nasi sendiri seperti manusia. Kendati bisa mencari makan sendiri, dengan mengais-ngais tanah, namun itu tidak cukup. Jadi, yang memelihara juga harus memberinya makan. Agar lebih bersemangat, Dewi pun mengiming-iming anaknya bahwa ayam itu kelak bisa bertelur dan telur itu bisa dijual. “Yang paling membuat dia bersemangat adalah ketika nanti telur ditetaskan dan dia akan punya ayam yang lebih banyak,” ujarnya. Adit pun berubah. Ia sekali-sekali mau ikut mengaduk makanan ayam,

yang terdiri atas dedak, sayur, dan sisa nasi itu. Bahkan, Dewi jadi mempunyai alasan membangunkan Adit lebih pagi karena Adit bertanggung jawab untuk memberi makan ayam-ayamnya terlebih dulu sebelum pergi ke sekolah. “Kadang dia memang terlihat malasmalasan dan mengantuk, kadang nggak tega juga sih, tapi ya harus dibiasakan,” ujarnya. Membersihkan kandang ayam dilakukan setiap hari libur. Saat pertama kali, ayahnya terlebih dulu memberikan contoh. Kotoran dikumpulkan, dimasukkan dalam lubang, kelak dibuat pupuk untuk tanaman hias di rumah. Minggu-minggu pertama, ayahnya masih menemani, membantu, dan memberi tahu cara yang benar. “Lama-lama bisa sendiri, tanpa perlu diingatkan dan disuruh,” ujarnya. Apabila ada ayam yang terlihat lemas, kemudian kotorannya tak

Paling Sebal Waktu Bersihkan Kandang Sejak kecil, Farrel mengaku menyukai binatang. Namun, murid kelas empat SD, SDN 4 Jagakarsa ini baru diizinkan memelihara binatang pada saat ia sudah duduk di kelas tiga SD. Ia bahkan harus merengek dan menangis hingga akhirnya orang tuanya mengizinkan untuk memelihara binatang. Farrel mengaku bosan tiap hari harus memberi makan dan membersihkan kandang kelinci yang bau. “Farrel sebel kalau disuruh bersihin kandang, soalnya bau. Jadi, papa yang sering bersihin,” katanya. Mamanya, Anik Rahmawati, memutuskan untuk menyembelih kelinci itu setelah meminta izin kepada Farrel. Farrel juga mengaku ikut memakan Robi, katanya rasanya enak.

Jumlah hamster yang dipunyai Andrika Aprinastuti (15) lumayan banyak. “Ada enam ekor,” ujarnya. Semuanya ditempatkan di dalam keranjang yang terbuat dari kawat, berukuran seukuran kardus mi instan. Kandang itu diletakkan di teras belakang rumah. Di dalam kandang tersebut, disediakan juga banyak mainan untuk para hamster. Ada mainan roda berputar yang disebut dengan jogging wheel, rumah-rumahan, jungkat-jungkit, bola, bahkan sofa mungil. “Belinya nabung, dikit-dikit dulu,” ujarnya. Prina mengenali mereka dari warna bulunya. Ada yang bernama Moko, Miki, Niko, Bobo, dan lainnya. Selain melihat hamster-hamsternya bermain-main, yang paling disukai Prina adalah saat melihat hamster makan kuaci. “Mereka bisa kayak duduk, terus pegang kuacinya pakai dua tangan, lalu digigit-gigit kecil gitu, lucu banget pokoknya,” ujarnya. Sebenarnya, yang paling menyusahkan Prina adalah membersihkan kandang-kandang hamsternya. “Soalnya kalau nggak dibersihin tiap hari baunya pesing, nggak enak banget,” ujarnya. Ia membersihkan setiap sore. “Cuma itu aja repotnya.” ■ c05/c09 ed: nina ch

seperti biasa, ia langsung memberi tahu ayahnya. “Nanti dikasih obat sama ayahnya,” ujar ibu Adit. Ayam Adit akhirnya bertelur. Karena ingin punya ayam banyak, telur-telur itu pun dierami sang induk. Kini, jumlah ayam milik Adit ada 20 ekor. “Nggak cukup lagi tempatnya kalau mau buat kandang baru,” ujar Dewi. Karena itu, apabila ada yang bertelur lagi, sebagian dijual. Ayam-ayam yang sudah besar pun juga banyak yang dijual. “Tapi, kandang untuk 20 ayam itu harus selalu penuh,” ujarnya. Dari hasil penjualan telur dan ayamnya, Adit membeli buku-buku atau perlengkapan sekolah. Adit kini juga mempunyai tiga ekor burung perkutut. “Sama, ia beri makan dan bersihkan kandangnya sendiri,” ujarnya. Terkadang, ia mengajak burungburungnya untuk bersiul. ■ c05


Siesta OLESAN WARNA fashion

A5

REPUBLIKA ● AHAD, 16 OKTOBER 2011

Musim Dingin

Saatnya pria tampil muda dalam segala aktivitas.

M

usim dingin di negeri empat musim menebarkan pengaruhnya pada koleksi busana yang dipasarkan di Indonesia. Dalam peragaan busana Men’s Fashion Week di Plaza Indonesia, Jakarta, merek dari Spanyol, Zara, memamerkan 36 koleksi musim dinginnya. Koleksi busana pria itu dibagi menjadi tiga bagian. Bagian yang pertama adalah deretan baju-baju kasual, dilanjutkan dengan high fashion, dan sebagai penutup adalah baju formal. Pada model baju kasualnya, Zara memberikan gaya young look. Ya, pemakai akan terlihat muda, atraktif, dan kreatif. Baju-baju bisa dikenakan untuk segala aktivitas kaum adam. Aktivitas berat seperti naik gunung atau sekadar jalan-jalan. Gaya kasual ini didominasi oleh denim, jaket berbulu, dan jaket model parka. Untuk detailnya, banyak menggunakan motif kotak-kotak, juga gambar ala Indian, seperti Jacquard dan Navajo. Desain yang dipakai adalah desain mountain classic. Namun kini, dipadankan dengan tren terkini, dengan detail, dan juga material bahan yang lain. Bebe-

rapa modelnya tampak seperti gaya anak kampus juga hitchhikers looks. Gaya yang ditampilkan memang untuk para pria yang sporty. Yang menarik, adalah suspender yang dibiarkan menggantung begitu saja. Menambah gaya pria kasual ini bertambah menarik perhatian. Gaya high fashion bertaburan dengan pilihan warna-warna menarik yang khas untuk musim dingin 2011 ini. Sentuhan warna-warna menyala dipadankan dengan warna khas kala musim dingin, seperti mustard, caramel, juga burgundy. Warna-warna ini terinsiprasi dari kemewahan saat musim gugur, juga warna kayu yang mengkilat. Warna abu-abu dalam wol juga tak dilupakan. Selain itu, permainan motif-motif yang berani pada celana panjang yang bahannya dari rajutan, sangat menarik perhatian. Chinos pants dengan rajutan dengan detail special juga warna yang mengejutkan, memang menjadi sebuah langkah baru yang coba untuk dilakukan Zara. Semua pakaian yang dipamerkan sebagian besar adalah jeans dan jaket. Beberapa coat panjang juga british coat terlihat bagus dipadankan dengan jeans. Selain itu, sweatersweaternya juga memakai warna yang membuat orang penasaran dan melihat lebih dekat. Beberapa detail ala militer juga membuat baju-baju gaya high fashion ini lebih macho dan bergaya. Paduan trench coat dengan epaulette, juga memberikan sentuhan gaya yang berbeda bagi koleksinya kali ini. Dasi kupu-kupu, juga banyak terlihat disini. Manis dan memberikan gaya yang elegan. ■ c05 ed: nina ch

FOTO-FOTO AMIN MADANI/REPUBLIKA

klik

International Jilbab Design Competition: StyleIn! S etelah sukses dengan kompetisi yang diselenggarakan secara online pada 2007, kini Silk Route Clothing mengadakan lagi perlombaan serupa. Silk Route Clothing, merek busana Muslim

berbasis di London ini memelopori ide kompetisi rancang busana Muslim online. Jika awalnya, pada 2007 mereka berhasil meraih respons fenomenal,

yaitu lebih dari 100 pengajuan desain dan 60 ribu voters, jumlah peserta di tahun 2011 ini lebih mencengangkan lagi. “Terdapat lebih dari 90 negara yang mengirimkan peserta mereka, dan dari jumlah tersebut, terdapat lebih dari 2.000 desain,” ujar Head of Marketing Silk Route and Islamic Design House the StyleIn, sekaligus penye-

lenggara kompetisi, Muhammed Amin, kepada Republika, pekan lalu. Amin juga menambahkan, terdapat 100 ribu voters akan turut berpartisipasi dalam memilih koleksi terbaik dari perancang favorit mereka. Situs perlombaan dapat diakses melalui www.silkroutestylein.com ini juga menerima karya kalangan nonprofesional dari berbagai belahan dunia. “Di situs ini, mereka dapat menampilkan rancangan mereka, sejak 15 Juli 2011 hingga 31 Agustus 2011, agar dapat dilihat oleh jutaan pasang mata di mana pun,” ujar Amin. Amin mengaku takjub melihat antusiasme desainer dari negara-negara, seperti Cile, Rumania, Rusia, bahkan Australia. Ia juga mengapresiasi bakat dari negara Indonesia, Malaysia, dan

Singapura yang telah mengumpulkan ribuan voters. Tak hanya itu, ia melihat para desainer dari negara Asia tersebut begitu kreatif mengambil inspirasi dari warisan nasional mereka yang dipadukan dengan nilai keislaman. Adnan Khalid, salah seorang juri kompetisi merancang busana Muslim bertaraf dunia ini, juga mengatakan hal senada. “Saya selalu bermimpi menyatukan iman dan profesi saya. Dan, respons peser ta atas kompetisi desain rancang busana Muslim yang sengaja kami sponsori ini persis seperti apa yang saya tunggu dan harapkan,” kata pria yang juga menjabat sebagai kepala desainer Silk Route Clothing, seper ti dikutip Silkroutestylein.com. Adnan yang memulai kariernya sebagai desainer untuk merek Umbro, New Balance, Esprit, dan Next itu menuturkan, kompetisi ini merupakan ajang yang terbuka untuk semua orang. Ada empat tema yang diusung tahun ini, yaitu urban chic, simply sophisticated,

sassy sport, dan elegant magic. Sepuluh top design yang dipilih oleh juri diumumkan di website pada akhir September 2011. Pemenang pertama dan kedua berasal dari Rusia, dan ketiga dari Inggris. Pemenang pertama, kedua, hingga ketiga akan bekerja sama dengan kepala Silk Route, langsung di bawah Adnan Khalid. Tak hanya itu, para pemenang juga dapat melihat koleksi mereka dalam peragaan busana musim semi 2012. Nina Regina, dengan merek ReginaDew, adalah nama dari Indonesia yang berhasil masuk deretan atas finalis. Muslimah dari Bandung ini mengirimkan 15 sketsa dan mendapat nomor empat. “Saya melihat ada animo atau semangat yang cukup besar untuk modification di masyarakat internasional. Apalagi, penyelenggaranya adalah UK (United Kingdom),” ujarnya. Ia sendiri mengaku baru per tama kali mengikuti kompetisi yang diselenggarakan oleh Silk Route Clothing ini. ■ c04 ed: nina ch


REPUBLIKA AHAD, 16 OKTOBER 2011

Udara Makkah Menyengat dan Berdebu AGUNG SUPRIYANTO

Muhammad Subarkah

Banyak jamaah yang masih enggan memakai masker. MAKKAH — Udara yang menyengat di Makkah dan Madinah diperkirakan akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan dengan suhu yang bisa mencapai 40 derajat Celcius. Banyaknya pembangunan gedung di Makkah, khususnya di sekitar Masjidil Haram, membuat suhu panas itu bercampur dengan debu. “Kami tetap mengimbau jamaah haji hendaknya memakai masker kalau keluar dari pemondokan. Jangan malah (masker itu) disimpan untuk dijadikan suvenir,” ujar Kepala Seksi Kesehatan Daerah Kerja Makkah dr Tafshin al Farizi, Sabtu (15/10). Untuk mengatasi cuaca yang menyengat, jamaah juga harus menjaga waktu istirahat. Ini terutama bagi mereka yang datang dari Madinah, yang biasanya terlalu bersemangat untuk menyelesaikan umrah begitu sampai di Makkah. “Jadi, jangan langsung pergi untuk tawaf dan sai begitu tiba di Makkah. Istirahatlah dahulu di pondokan. Setelah pulih, baru selesaikan umrah. Hal ini kami imbau terutama kepada jamaah yang berusia lanjut atau tak muda lagi,” kata Tafshin. Seperti diketahui, gelombang pertama calon haji sesampainya di Jeddah memang menuju ke Madinah dahulu sebelum ke Makkah. Namun, saat ini para calon haji yang di Madinah itu sudah berangsur-angsur menuju

Jadwal keberangkatan JADWAL 17 OKTOBER BANJARMASIN 14.15 Pesawat GA 8106 tujuan Jeddah, 320 jamaah asal Kalimantan Tengah BALIKPAPAN 21.00 Pesawat GIA 4108 tujuan Jeddah, 320 jamaah asal Sulawesi Utara BATAM 10.00 Pesawat SV 5113 tujuan Madinah, 445 jamaah asal Riau JAKARTA 08.00 Pesawat GIA 7112, tujuan Madinah, 445 jamaah DKI Jaya BEKASI 05.00 Pesawat SV 5703 tujuan madinah 445 asal Jabar 07.00 pesawat SV 5107 tujuan madinah 445 asal Jabar 09.00 Pesawat SV 5109 tujuan madinah 445 asal Jabar MEDAN 09.00 Pesawat GA 3114 tujuan Jeddah 450 asal Sumatra Utara PADANG 14.30 Pesawat GIA 3513 tujuan Jeddah 355 dari Jambi SOLO 10.00 Pesawat GA 6310 tujuan Jeddah, 370 jamaah Jateng SURABAYA 01.00 Pesawat SV 5719 tujuan madinah, 445 dari NTB 03.00 Pesawat SV 5707 tujuan madinah 445 Jawa Timur

POLIKLINIK HAJI: Seorang jamaah calon haji Kloter 37 asal Kota Banjar, Jawa Barat, menjalani perawatan medis ringan di Poliklinik Asrama Haji Bekasi, Sabtu (15/10). Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) mencatat setiap harinya sekitar 70 jamaah calon haji mengunjungi poliklinik tersebut.

ke Makkah. Mereka pertama kali sampai di Makkah pada 11 Oktober dini hari lalu. Hal ini berbeda dengan calon haji dari gelombang kedua. Setelah mendarat di Jeddah, mereka langsung menuju Makkah. Pada Jumat siang (14/10) mereka sudah mulai mendarat dan langsung menuju Makkah. “Selain masker dan beristirahat dengan cukup, jamaah tetap harus banyak minum. Sikap menjaga kesehatan ini penting karena rangkaian haji nanti membutuhkan energi yang

cukup. Misalnya, wukuf di Arafah dilanjutkan meginap di Muzdalifah, lalu ke Mina, hingga melontar jumrah,” kata Tafshin. Untuk menjaga kesehatan jamaah, di setiap kloter disediakan satu dokter dan dua perawat. Sedangkan, di setiap sektor ada delapan tenaga medis. “Segera lah berobat begitu merasa sedikit tak enak badan,” katanya. Dari pengamatan Republika, sebagian besar jamaah Indonesia masih enggan memakai masker. Mereka beralasan repot bila memakai alat

:: kabar dari tanah suci ::

penyaring udara itu.

Kiswah Ka’bah disingkap Sementara itu, ada perubahan penting bila melihat sosok Ka’bah, kemarin. Kiswah atau kain hitam yang menyelimuti bangunan titik kiblat ibadah umat Islam itu sedikit disingkapkan. Warnanya pun menjadi tiga, yaitu abuabu karena batu dindingnya terlihat, kemudian terlihat warna putih di bagian tengah akibat kiswah digulung, dan warna hitam sisa kain kiswah sebelumnya. Lazimnya, setelah kain

Oleh Muhammad Subarkah

Hajinya Cicit Pangeran Rangsang uhsarno begitu terharu ketika turun dari bus setibanya di Makkah. Matanya sembap karena menangis. Dia tak banyak bicara. Impian melihat tawaf dan shalat di dekat Ka’bah sebentar lagi akan terwujud. Dan, setelah usai prosesi haji, namanya pun akan segera bertambah satu huruf lagi, yakni ‘h’ atau Haji Muhsarno. “Kulo sakmeniko sampun Islam, Mas? (Saya sekarang sudah Islam, Mas?)’’ katanya. Bagi dia ‘menjadi’ Islam melalui proses naik haji ini jelas merupakan jalan yang terjal dan berliku. Dia tak begitu bagus membaca Alquran. Cara bacanya di luar gaya qiraatul sab’i (qiraat tujuh), yakni gaya pengucapan orang Jawa yang lazim tetap tak bisa sempurna bila harus mengucapkan ‘qaf’, ‘kha’, dan ‘ain’ itu. Frase ‘sampun Islam’ itulah yang menjadi beban sekaligus rahmat harihari terakhir ini. Untuk mencapainya juga berharga mahal karena istrinya yang selama puluhan tahun mendampinginya keburu meninggal dunia beberapa bulan silam sebelum masa keberangkatan haji tiba. Padahal, waktu itu ‘tiket’ bersama naik haji sudah dipesan untuk berdua. Apakah tantangan seberat itu yang harus dipikul seorang Jawa seperti Harno ketika naik haji? Jawabnya, ya memang seperti begitulah. Selaku anggota keluarga priayi Jawa, menjadi ‘haji’ tidaklah semudah membalikkan tangan atau bahkan jauh lebih berat daripada kerja penelitian untuk menulis desertasi sekelas antropolog Clifford Geertz yang pada awal 1950 menulis mengenai kaum abangan, priyayi, dan santri di Mojokerto itu.

M

A6

“Leluhur kami menanamkan tak perlu naik haji. Pesan leluhur orang Jawa itu hanya butuh ‘kiai buto’ (kiai raksasa) yang kuat luar dalam. Paham ngelmu dan punya harta cukup. Gusti Allah tak perlu dicari sampai ke Makkah karena Dia bersemayam dalam hati,’’ tutur Muhsarno sembari mengutip penggalan tembang dalam kitab Wulang Reh yang mengatakan agama itu hanya sekadar baju: Agama agemaning aji. Proses transformasi batin yang dahsyat itulah yang kini menampar batin Muhsarno. Kadang, ia pun terngiang mengenai pesan dari eyangnya soal silsilah dirinya yang masih keturunan Raden Mas Rangsang dari putri yang dikawin Adipati Anden. “Ingat kulup (cucu), Raden Mas Rangsang itu Sultan Agung, Raja Mataram yang agung. Kamu adalah salah satu cicitnya,’’ begitulah pesan dari para leluhurnya. Adanya pesan itulah yang sempat membuatnya pernah hidup tak total menjadi Islam. Pergi haji adalah impian buangan atau impian kelas orang yang pemalas dan kebanyakan tidur. Syariat dianggapnya anjuran ngawur seperti syair Gotoloco. Upacara selamatan dengan nanggap wayang di bawah pohon klepu di ujung kampung menjadi acara wajib tahunan. Namun, cahaya terang itu datang ketika pada suatu hari dia membaca sebuah kisah kepergian utusan Raden Mas Rangsang ke Makkah. Peristiwa itu terjadi sekitar 1641. Para utusan raja Mataram itu datang ke Makkah untuk meminta ‘restu’ kepada pemimpin kota ini yang disebut sebagai Syarif Makkah. Tujuannya adalah untuk meminta izin agar diperkenankan memakai gelar sultan seperti layaknya raja di Kesultanan

Otoman. Gelar ini akan dipakai sebagai ganti gelaran raja ala Majapahit: Sri Susuhunan. Para duta Mataram ini datang ke Makkah dengan menumpang kapal Inggris menuju pelabuhan Surat, India. Dan, dari sana dengan naik armada kapal Muslim menuju Jeddah. Setelah sampai, utusan itu pun menemui Syarif Makkah yang kemudian memberikan gelar dan cap sultan kepada Pangeran Rangsang selaku raja Mataram. Dan, tentu saja keempat orang ini pun sebelum pulang sempat menunaikan ibadah haji. Setelah membaca kisah itu, Muhsarno kemudian berpikir mengenai kebenaran klaim dari leluhurnya bahwa orang Jawa tak perlu berhaji. Batinnya bertanya: Kalau tidak perlu mengapa Sultan Agung mengirimkan utusan untuk meminta restu kepada Syarif Makkah? Kesimpulan dia, dasar pesan itu hanyalah khayalan sebagian leluhurnya saja. Buktinya, leluhurnya yang sangat dicintainya, yakni Pangeran Rangsang, malah mengutus dutanya untuk pergi ke Tanah Suci. Dan, semenjak itulah segala anggapan yang buruk tentang sosok haji dan model ideal ‘kiai buto’ disingkirkannya jauh-jauh. Ritual ‘nanggap’ wayang di bawah pohon klepu juga tak dilakukannya lagi. “Sakmeniko kula sampun Islam,’’ begitulah jawab Sarno ketika diajak menjalani ‘ritual’ lamanya. Nah, dengan sebulan lamanya tinggal di Makkah untuk berhaji, Muhsarno kembali menemui pesan sejati dari leluhurnya. Sebutan Pak Haji Sarno lebih menarik hatinya daripada sebutan gelar raden yang juga berhak disandangnya. ■ ed: asep nur zaman

kiswah disingkapkan dalam beberapa waktu ke depan Ka’bah, akan segera dicuci dan segera diganti dengan yang baru. Pergantian kiswah ini biasanya dilakukan menjelang puncak musim haji. Kiswah memang diganti setiap tahun sekali. Bila diperhatikan, kain kiswah, terutama yang ada di bagian bawah, banyak yang robek. Namun, robekan itu terjadi akibat ulah tangan-tangan jahil. Kiswah dirobek menggunakan benda tajam seperti silet. ■ ed: asep nur zaman

05.00 Pesawat SV 5709 tujuan Madinah 455 Jawa Timur 07.01 Pesawat SV 5111 tujuan Madinah 455 Jawa Timur MAKASAR 09.00 Pesawat GIA 1209 tujuan Jeddah 355 asal Maluku

Dapatkan informasi haji melalui:

www.facebook.com/ koranrepublika

www.twitter.com/ republikakoran


REPUBLIKA AHAD, 16 OKTOBER 2011

A7

EYAD BABA/AP PHOTO

tanya jawab haji Ustaz H Bobby Herwibowo LC Pengasuh Majelis Al-Kaunee

Amalan Hari Arafah Assalamualaikum wr wb Ustaz, pada saat wukuf, seluruh jamaah berdiam diri di Arafah. Sebaiknya apa yang harus dibaca atau diamalkan saat itu? Muhammad Amin, Tangerang Selatan

JAMAAH PALESTINA: Seorang jamaah calon haji perempuan Palestina melihat keluar dari balik kaca jendela bus saat melintas di benteng perbatasan antara Gaza dan Mesir, di Rafah, Jumat (14/10). Ia berangkat bersama rombongannya menuju Tanah Suci Makkah.

Waspadai Aneka Modus Kejahatan Muhammad Subarkah

Jangan layani sopir bus yang minta biaya tambahan. MAKKAH – Selama tinggal delapan hari di Madinah dan satu bulan di Makkah, jamaah hendaknya selalu bersikap waspada terhadap aksi kejahatan. Mereka diharapkan memahami beberapa modus kejahatan. Salah seorang petugas haji Indonesia yang berada di sekitar pelataran bus yang menuju Masjidil Haram, Muhaimin, mengatakan yang terpenting jamaah tidak terlalu cepat percaya kepada orang yang baru dikenalnya. Mereka harus percaya kepada rekan satu rombongannya, misalnya ketika hendak menitipkan barang di tempat wudhu atau toilet.

Kepada jamaah yang berasal dari daerah, diharapkan juga jangan cepat percaya kepada orang yang baru dikenal meski mengajak berbincang dengan bahasa daerah yang sama. Banyak kasus kejahatan yang menimpa jamaah dimulai dari perbincangan ini. “Setelah bisa berbincang akrab dengan jamaah yang diincar, para penjahat itu biasanya menawarkan jasa untuk menunggui barang jamaah. Nah, biasanya kalau jamaah lengah dan memberikan barang kepadanya, mereka pun segera kabur membawa lari barang tersebut,” tutur Muhaimin, Sabtu (15/10). Modus kejahatan lain adalah menawarkan jasa pengantaran kepada jamaah yang tak tahu jalan pulang. Biasanya ini menimpa jamaah yang berusia lanjut dan terlihat kebingungan karena terpisah dari rombongan. “Para penjahat itu

biasa terdiri atas banyak orang. Salah seorang di antaranya kemudian mengajak jamaah berjalan ke tempat tertentu. Di sana kemudian membekapnya serta menguras harta yang dibawa jamaah,” ungkap Muhaimin. Modus seperti itu sudah menimpa jamaah asal Kebumen, Jawa Tengah, sekitar 10 hari lalu, sepulangnya dari Masjid Nabawi untuk melaksanakan jamaah Shalat Shubuh. Karena ketinggalan rombongan, jamaah yang sudah berusia lanjut itu diantar oleh beberapa warga Indonesia kembali ke pondokan. Namun, di tengah jalan, jamaah tersebut dibekap. Satu orang memegangi tangannya, satu orang membekap mulutnya, dan satu orang lagi menguras isi tas. Alhasil uang sebanyak 1.500 real dan Rp 2 juta melayang. “Anehnya, perampasan tas

itu dilakukan di tempat ramai. Tiba-tiba saja dia ditelikung dan ditengkurapkan di jalanan. Dia pun tak sempat mengelak atau berteriak,” kata Syarifudin, rekan satu rombongan dari jamaah yang tertimpa musibah itu. Menanggapi ancaman kejahatan itu, Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah Arsyad Hidayat, meminta jamaah tetap waspada dengan tidak memakai perhiasan mencolok dan membawa banyak uang. “Cukup 50 real saja uang yang dibawa. Kalau ingin pergi belanja dengan membawa banyak uang, pergilah secara berombongan,” katanya. Ia menyebutkan, pada musim haji tahun lalu berhasil ditangkap beberapa orang Indonesia yang kerap kali melakukan kejahatan di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. “Mereka sudah beroperasi mirip sindikat,” kata

Arsyad.

Sopir bus nakal Jamaah haji juga diimbau tidak segan menolak permintaan sopir angkutan resmi jamaah, yang memaksa meminta sejumlah uang sebelum menjalankan tugasnya. Sebab, pada dasarnya, jasa yang mereka berikan sudah mendapat imbalan yang pantas. “Saya sudah dengar adanya laporan bahwa sopir bus yang mengangkut jamaah dari Madinah ke Makkah meminta uang. Itu tidak benar. Tak ada biaya lain semuanya sudah dibayarkan sesuai kontrak dengan pihak perusahaan pengangkutan,” kata Arsyad Hidayat. Para awak angkutan itu, lanjut Arsyad, juga harus bekerja lebih cermat. Mereka tak bisa berbuat sembarang, misalnya mengangkut barang jamaah seenaknya saja. ■ ed: asep nur zaman

Waalaikumussalam wr wb Al hajju Arafah, haji adalah Arafah (HR Ibnu Hibban). Hadis ini teramat masyhur saat pelaksanaan haji. Wukuf di Arafah adalah puncak ibadah haji. Sebab, dia adalah salah satu rukun haji, maka tak sah haji seseorang bila ia tidak hadir di Arafah untuk wukuf meski apa pun kondisi jemaah. Bahkan, tidak hanya yang sakit ringan, orang yang sedang sekarat pun dibawa hadir ke Arafah meski hanya sesaat demi menuntaskan rukun haji yang puncak ini. Karena wukuf di Arafah adalah amalan haji yang amat penting, pada artikel kali ini akan diketengahkan amalan-amalan yang mesti dilakukan oleh jamaah haji yang berwukuf di sana tahun ini. Menurut Jabir bin Abdullah ra, sebagaimana terdapat dalam kitab Shahih Muslim, Sunan Abu Daud, Sunan Ibnu Majah, dan Sunan An Nasa’i, pada hari Arafah Rasulullah SAW mengerjakan beberapa hal. Pertama, berangkat dari Mina menuju Arafah pada pagi hari tanggal 9 Dzulhijjah. Beliau berangkat menuju Arafah dengan mengendarai kendaraan (unta) saat matahari terbit pada pagi itu. Perjalanan ini diisi dengan talbiah, tahlil, dan takbir. Kedua, khotbah Arafah. Khotbah Arafah beliau sampaikan saat matahari sudah tergelincir dan sebelum pelaksanaan shalat. Ketiga, shalat Zhuhur dan Ashar. Kedua shalat ini beliau lakukan bersama para sahabat dengan cara jamak (mengumpulkan dua shalat dalam satu waktu) dengan sekali azan dan dua ikamah. Tidak ada shalat lain yang beliau lakukan. Keempat, wukuf di Arafah menghadap kiblat. Semua aktivitas wukuf beliau lakukan di tempat terbuka tak beratap. Kelima, memperbanyak ibadah. Seperti zikir, istighfar, doa, tilawah Alquran, dan semua ibadah yang bernilai kebaikan di sisi Allah SWT. Keenam, meninggalkan tempat wukuf saat matahari sudah benar-benar tenggelam. Kemudian Rasulullah SAW menyudahi ibadahnya di Arafah lalu bertolak menuju Masy’aril Haram (Muzdalifah dan Mina) untuk merampungkan seluruh rukun dan wajib haji yang tersisa. Dari Jabir RA, Rasulullah SAW bersabda, “Tiada hari yang paling Allah SWT sukai kecuali 10 hari awal di bulan Dzulhijjah. Tidak ada hari yang paling utama di sisi Allah SWT kecuali hari Arafah. Saat itu, Allah SWT turun ke langit dunia. Hari itu, Allah SWT membanggakan orang yang berkumpul di Arafah di hadapan para malaikat yang berada di langit. Allah SWT berfirman, ”Perhatikanlah, para hamba-Ku itu yang datang kepada-Ku dengan tubuh lesu dan lusuh. Mereka datang dari penjuru dunia yang jauh. Semuanya berharap rahmat-Ku dan memohon perlindungan dari azab-Ku. Maka, tidak ada hari di mana manusia paling banyak dibebaskan dari ancaman neraka, melainkan hari Arafah.” (dalam kitab Mawarid Azh Zham’an dan Shahih Ibnu Hibban). Wallahu a’lam. ■

Perilaku Kelompok Bimbingan Haji Terus Dimonitor Muhammad Subarkah MAKKAH — Sebagai upaya untuk memberikan layanan optimal dalam penyelenggaraan ibadah haji, para pegawai Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) diminta tidak terlalu mencampuri keperluan jamaah selama mereka berada di Tanah Suci. Bahkan, bila nanti terbukti ada kelompok bimbingan yang bertindak di luar tugasnya, mereka akan dikenakan sanksi tegas. “Pada musim haji kali ini, situasi

seperti itu sudah terjadi. Di pemondokan sektor lima, kami menengarai persoalan muncul akibat adanya campur tangan anggota KBIH. Tibatiba saja jumlah kamar jamaah menjadi berkurang, padahal sebelumnya sudah dipastikan cukup. Setelah dicek, ini terjadi karena ada ulah sebagian orang yang ikut mengatur atau bahkan mengaveling-kaveling pembagian kamar,” kata Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah Arsyad Hidayat, Sabtu (15/10).

Meski sebagian besar KBIH masih menjalani fungsinya, menurut Arsyad, tak sedikit yang menjadikannya sebagai lahan mencari keuntungan ekonomi. “Sebagian sudah bermotif ekonomi. Misalnya, adanya anjuran bagi jamaah untuk memakai seragamnya sendiri, padahal sudah ada seragam resmi yang dipunyai jamaah yang didapat dari Kementerian Agama,” ujarnya. Bukan hanya itu, Arsyad mengakui, adanya praktik oknum KBIH yang juga tidak terpuji. Misalnya,

ada orang yang berani menawarkan diri kepada calon jamah haji bahwa bila ikut dalam kelompoknya maka jarak perumahan selama jamaah tinggal di Makkah menjadi dekat ke Masjidil Haram. “Ini jelas tak masuk akal. Sebab, cara mendapatkan perumahan itu bukan melalui pesanan, tapi didapatkan dengan cara mengundi. Kalau ada yang ngomong begitu, jelas tidak benar. Itu klaim saja. Jangan diikuti,” ujar Arsyad. Menyadari masih adanya praktik

yang semacam itu, pihaknya akan terus melakukan monitoring terhadap mereka. Nantinya akan terus dicek seperti apa sebenarnya tugas mereka. “Kami akan pantau kerja mereka. Kalau sesuai fungsinya, tak menjadi soal. Namun, kalau sudah keterlaluan, izinnya bisa kami usulkan untuk dicabut,” tegas Arsyad. Persoalan pemondokan haji di Makkah adalah sebuah hal yang rumit. Apalagi, bagi Indonesia yang jumlah jamaah hajinya sangat be-

sar, mencapai sekitar 220 ribu orang. Soalnya, beberapa kejadian memperlihatkan selalu ada persoalan ketika jamaah hendak memasuki kamar. Bahkan, kadang jumlah kamar yang sudah dicek cukup, tiba-tiba kurang karena ada orang di luar petugas yang mengurangi atau mengubah peruntukan kamar jamaah. “Kami akan terus mengecek dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi,” tandas Arsyad. ■ ed: asep nur zaman

Nafas Terasa Plong, Bernyanyi pun Jadi Lebih Nyaman

K

Class_Ad INFO PEMASANGAN Hubungi: Lutfi (021) 70686126, 0813 16920381 Hardi (021) 92593383, 0818 08859123

epercayaannya terhadap pengobatan yang alami, kini telah berbuah manis, “Karena alergi udara, setiap pagi hidung saya sering terasa mampet, nafas juga dari mulut,” ujar Bayu Dio Iman Nugraha menceritakan keluhan yang dirasakannya tatkala sinusitisnya kambuh, “Tapi sekarang, itu sudah berlalu. Kini nafas saya setiap pagi terasa plong, bernyanyi jadi lebih nyaman, main fulsal pun jalan kembali.” Terang pria yang akrab disapa-Dio tersebut dengan gembira. Saat ditemui di kediamannya di Desa Karang Asih, Kec. Cikarang Utara, Bekasi, pria yang hobi bernyanyi dan bermain futsal itu pun membagi pengalaman sehatnya, “Saya telah menjalani berbagai pengobatan untuk mengobati sinusitis saya, bahkan pernah sampai dioperasi, tapi masih selalu kambuh. Lalu 10 bulan ke belakang, saya tertarik mencoba Gentong Mas, ternyata memang bermanfaat untuk mengatasi sinusitis yang sudah bertahuntahun saya derita.” Ungkap mahasiswa ini. Pada sinusitis timbul pembengkakan di selaput permukaan menyebabkan sinus menyempit. Gangguan penyerapan dan aliran udara di dalam sinus, menyebabkan lendir (yang diproduksi oleh selaput permukaansinus) akan menjadi lebih kental dan menjadi mudah untuk bakteri timbul dan berkembang biak. Pembengkakan menjadi lebih besar hingga pembentukan polip atau kista.

Berapa penyebabnya adalah bentuk hidung atau sinus yang ada kelainan sejak lahir atau akibat benturan hingga lendir sulit keluar dan menjadi media berkembangbiaknya kuman; infeksi bakteri, virus atau jamur; Alergik, serta polusi, udara dingin dan kering Adapun gejala yang dapat muncul diantaranya adalah panas badan yang hilang timbul, nyeri kepala depan , pilek, bersin yang berulang, serta ingus yang berbau Dengan tubuh yang sehat, kini Dio dapat menjalani aktifitasnya dengan lancar. Pria berusia 19 tahun ini pun tak segan-segan untuk membagi pengalaman baiknya dengan orang lain. Gentong Mas adalah minuman herbal dengan Gula Aren dan Nigella Sativa (Habbatussauda) sebagai bahan utamanya terbukti memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Gula Aren dalam Gentong Mas, selain memiliki rasa yang manis dan lezat, juga mengandung banyak nutrisi yang dibutuhkan tubuh diantaranya Riboflavin yang membantu pembentukan antibodi. Habbatussauda dalam Gentong Mas bermanfaat sebagai antihistamin (anti alergi, anti radang dan peningkatan daya tahan tubuh melawan virus dan bakteri. Sedangkan Kapulaga bermanfaat sebagai antitusif dan ekspetoran. Tak hanya itu, bahan alami lain seperti Cengkeh dan Cabe Jawa bermanfaat sebagai antiseptik dan anti radang. Manfaat yang hebat bagi ke-

sehatan dan rasa yang lezat membuat semakin banyak masyarakat mengkonsumsi Gentong Mas. Untuk informasi lebih lanjut silahkan kunjungi www.gentongmas.com. Bagi Anda yang membutuhkan Gentong Mas bisa didapatkan di apotek/ toko obat terdekat atau hubungi: Jakarta Pusat (021) 7150-3671 Jakarta Selatan (021) 71201834, Jakarta Barat (021) 71537244, Jakarta Timur (021) 71503618, Jakarta Utara (021) 37460843 Bekasi (021) 70495100, Depok (021) 37713090, Kota Tangerang (081219269571), Tangerang Selatan ( 082123371810), Kab. Tangerang (081389651580), Bogor (0852210 19518), Cirebon (0812 216 9618), Banten (0818474322), Jawa Barat (08134689449), Yogyakarta (0813200 01013), Jawa Tengah (081313322669), Jawa Timur (081316821146), Bali (08133 7571457) Lampung (0812 108-83349) Sumatra Selatan (0813 230-17741) Bengkulu (085273023491) Jambi (081366971641) Sumatera Utara (081384777717) Riau (0813 87650717) Aceh (081362900792) Kalimantan Timur (08522 398 2705) Sulawesi Selatan (081322262366) Sulawesi Tenggara (0813 1495 2303) Kalimantan Selatan (0812 5098 0570) Kalimantan Barat (0813 76179880) Kalimantan Tengah (0813 4638 2718), Sumatra Barat (0812 833 07337) NTB (081338 3556 61), Bangka Belitung (0813 2236 4969). G Depkes:PIRT812.3205.01.114 www.gentongmas.com


Siesta

A8

pustaka

REPUBLIKA ● AHAD, 16 OKTOBER 2011

Peluang Bisnis Domba

Oleh Susie Evidia Y

Beternak domba lebih mudah daripada beternak kambing.

K

ebutuhan domba sepanjang masa tidak akan pernah lesu. Daging domba sebagai kebutuhan protein hewani menjadi santapan teman makan nasi di rumah. Restoran dan rumah makan yang menyediakan menu sate-gulai berikut olahannya juga menjadi bidikan para pebisnis daging domba. Berkah setiap tahun yang tidak bisa dihindari pada Hari Raya Idul Adha. Pilihannya, selain sapi, perorangan akan memilih domba atau kambing untuk berkurban. Tidak hanya di situ, domba dibutuhkan pula bagi mereka yang baru melahirkan bayi. Kini, kesadaran umat Islam untuk mengakikahkan bayinya sangat tinggi. Para orang tua terpanggil mengurbankan dua ekor domba/kambing untuk bayi lakilaki dan seekor untuk bayi perempuan untuk selamatan kehadiran anaknya. Melihat peluang yang besar ini, apakah Anda tertarik menekuni beternak atau berbisnis domba? Jika jawabannya ya, buku ini bisa dijadikan rujukan awal untuk mendalami bisnis anyar tersebut. Tentunya dengan membaca buku ini diharapkan pebisnis pemula dapat meraup keuntungan yang sebesar-besarnya.

Sebuah Kematian

di Tengah Dunia Ramai

50

Andaikan ada yang sudah menekuni bisnis domba, tapi usahanya belum menguntungkan, tidak ada salahnya membaca dulu buku ini. Siapa tahu mendapat pencerahan serta mengetahui kekeliruan yang selama ini dijalaninya. Dari materi dan penjelasannya, terbaca kalau para penulis buku ini sangat memahami seluk-beluk bisnis dan dunia ‘perdombaan’. Mereka menjelaskan secara mendetail dan praktis sehingga mudah dipahami. Sebelum membahas bisnisnya, buku ini mengawali tentang hewan domba. Mungkin saja masih ada yang rancu, bahkan tertukar antara domba dan kambing. Sekilas mirip, tapi banyak perbedaan mendasar antara kedua binatang ini, mulai dari genetik, fisik, perilaku, hingga faktafakta yang membedakan antara domba dan kambing terpapar di buku setebal 150 halaman ini. Dan, kesimpulan penulis dari kedua hewan tersebut adalah beternak domba lebih mudah daripada beternak kambing. Selanjutnya, buku ini merinci persiapan awal yang harus dilakukan sebelum terjun beternak, mulai pemilihan lokasi terkait kontur tanah dan ketersediaan air bersih harus terjaga sepanjang tahun. Perizinan

Makannya cuma soto betawi dan iga bakar. Kalau di rumah dia Tampaknya segan ke dapur tapi di rumah rahasianya dia menasak semuanya sendiri. Tapi semua yang dibuatnya ini hanya bermodal panci pressure, bumbunya saja yang sudah jadi, tinggal tuang rebus jadilah semua makanan yang serba nikmat dimakan dengan hati. Ya, karena makannya dengan hati jadi serba nikmat dan syahdu. Putri sesekali melihat ke jalan. Ada yang ditunggu kiranya, karena saat kami sedang asyik makan datang di rumah kecil itu seorang laki-laki yang berbadan besar dan berkulit hitam. Hitam sekali. Dia langsung mencium tanganku dan menghampiri Putri dan memeluknya lamaaa sekali. Matanya memandangkau sambil tersenyum, berkata: ‘’Kami kangen sakali, baru satu bulan saya pergi sudah seperti

peternakan jangan pernah diabaikan agar usaha berjalan lancar dan tidak mendapat protes dari masyarakat sekitar. Pembuatan kandang demi kenyamanan domba dijelaskan pula di buku ini. Ada beberapa jenis kandang yang bisa menjadi pilihan peternak domba. Persiapan penting lainnya, berupa pakan, vitamin, serta obat-obatan agar stamina domba tetap sehat. Menurut buku ini, ketersediaan domba tidak sebanding dengan permintaan yang terus melonjak. Kondisi ini memberi isyarat agar peternak pun andil melakukan usaha pembibitan domba. Jika tertarik, penulis mengupas pula di buku ini bagaimana bisnis pembibitan agar menghasilan domba-domba yang berkualitas dan menghasilkan keuntungan yang besar. Selain pembibitan, pilihan lain yang bisa diandalkan peternak adalah penggemukan domba karena banyak pangsa pasar yang bisa menyerap domba hasil penggemukan, di antaranya rumah potong, rumah makan, jasa layanan akikah, dan untuk kebutuhan hewan kurban. Untuk lebih fasih dan memahami, buku ini dilengkapi dengan VCD. Selamat beternak dan berbisnis domba.

setahun.’’ Aku termangu dan tak mampu mengatakan apapun, karena kehadiran anak laki-laki itu benar-benar membuatku kaget dan penuh tanda tanya apakah dia orang Jawa? Kenapa kulitnya sedemikian hitam? Tapi kalau ini yang namanya Baskoro tentu dia orang Jawa. Mengapa Putri merahasiakannya selama ini? Pasti ada sesuatunya yang aku tak bisa menerima kalau diberi tahu.. Ah itu hanya pikiranku saja mungkin semua wasangkaku itu tak terbukti. ‘’Ibu ini Baskoro, dan ini ibuku Bas.’’ ‘’Ya aku sudah mengira, kan aku sudah melihat fotonya.’’ ‘’Maaf Bu, aku tak mengenalkan sejak aku datang dulu karena aku masih belum berani matur. Dia ini orang Bali Bu, jadi kulitnya agak gelap, ibu heran ya Bu.’’ ‘’Oh?’’ Hanya itu saja yang keluar

Judul Buku : Beternak dan Bisnis Domba Penulis : Tim Penulis MT Farm dan Bagus Harianto Penerbit : Agro Media Cetakan : 2010 Tebal : 150 halaman

■ ed: subroto

dari mulutku. Makan siang terhenti. Aku tibatiba kenyang dan kepalaku agak pusing melihat Baskoro yang sedemikian bebas tingkahnya terhadap Putri yang belum jadi tunangannya, baru kekasih. Atau karena dia sering ke luar negeri dan juga di Bali pemandangan berpelukan dengan teman lain jenis sudah menjadi kebiasaan yang umum? Atau aku cemburu mau kehilangan anakku? Mengapa kemarin aku sangat rela ketika Putra menikah dan jelas akan berpindah rumah bersama pengantinnya? Mungkin karena dia, Putri anakku perempuan, jadi aku lebih merasa memiliki dan tak mau dia dijamah orang yang belum jelas hubungannya denganku. Tapi dengan Putri dia sudah nampak akrab sekali. Apakah mereka juga sudah tidur bersama? Semoga belum, karena aku

tahu bukan seperti itu filsafah hidup Putri. Dia sangat menjunjung tinggi harga diri dan nama baik keluarga. Semoga otak Putri masih demikian. Kembali pada Baskoro, yang katanya orang Bali, jadi apa agamanya? Apa Putri sudah mengerti kalau orang Hindu Bali itu setelah meninggal dia akan dibakar? Dalam kegundahan hatiku Baskoro nyeletuk dengan logat Bali bercampur bahasa Inggris. Kebanyakan orang Bali yang sudah sering bergaul dengan turis kalau berbicara jadi diselingi katakata Inggris di mana dia paham bahasa Balinya lebih jelas, mungkin demi gaya saja.

Bersambung


Siesta Nutrisi Anak Kita T

A9

kesehatan

Masalah gizi dan makanan sudah ada sejak dulu, hanya problematikanya yang berbeda.

ahun 1945, manusia hanya ingin makan dengan satu pertimbangan: kenyang. “Sekarang pertimbangan dalam memilih makanan banyak sekali,” ujar Prof Ir Ahmad Sulaeman MS PhD Menurut pakar ekologi manusia dan pemerhati gizi itu, pertimbangan yang dipakai kini adalah berupa makanan itu mengenyangkan atau tidak adalah harga, pilihan, tingkat kepraktisan, informasi, jaminan, lebih suka yang mana, serta gaya hidup. problema mengenai gizi dan makanan, sudah ada sejak dulu, namun memang masalahnya berbeda-beda. Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB itu, di masa kini, pemenuhan makanan sebagai barang yang mengenyangkan pun tercapai. Namun, untuk pemenuhan gizi-gizi tertentu, masih sangat kurang. Untuk itu dibuatlah Pedoman Umum Gizi Seimbang pada tahun 1992. “Digalakkan juga tentang pentingnya ASI,” ujarnya. Di zaman reformasi, di masa ketika krisis moneter terjadi dan berkepanjangan, terjadi permasalahan gizi yang disebut hidden hunger. “Ini adalah kurangnya gizi mikro pada anak-anak,” tuturnya. Gizi yang kurang terpenuhi, adalah zat besi, yodium, asam folat, vitamin A, dan juga beberapa jenis vitamin B. Anak-anak yang lahir di masa ini, disebut lost generation. Karena melambungnya harga makanan, susu, dan sebagainya membuat pemenuhan gizi pada

Antara Pertumbuhan dan Perkembangan urvei independen yang dilakukan Frisian Flag Indonesia pada Juli 2011 menunjukkan perhatian ayah bunda pada balitanya. Pada satu tahun pertama, orang tua fokus pada pertumbuhan fisik anak. Sementara di atas usia satu tahun mereka fokus pada perkembangan kecerdasan anak. Untuk mempermudah fokus perhatian, Dr Soedjatmiko SpA(K) berpendapat, orang tua perlu memahami perbedaan per tumbuhan dan perkembangan.

S

Pertumbuhan anak: ● bertambahnya ukuran fisik

dan struktur tubuh sebagian atau keseluruhan yang dapat diukur dengan satuan panjang dan berat seperti

berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala. ● pertumbuhan akan optimal bila didukung dengan nutrisi pertumbuhan lengkap seimbang. ● anak tumbuh sehat bila berat badan, tinggi badan, dan kepandaiannya berambah sesuai dengan standar usianya. Perkembangan anak: ● bertambahnya struktur dan

fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan motorik kasar, motorik halus, bicara, bahasa, serta sosialisasi dan kemandirian. ● perkembangan akan optimal bila didukung dengan stimulasi dari lingkungan. ■

masa awal anak-anak pun hilang. Rendahnya asupan zat gizi mikro, menyebabkan tingginya penyakit. Misalnya saja meningkatnya angka kematian ibu dan anak, penyakit infeksi, menurunkan kecerdasan anak serta produktivitas kerja. Selain itu, retardasi mental juga kerusakan otak banyak terjadi karena hal ini.

Pola makan berubah Menurut Ahmad, pola makan anak Indonesia kini berubah. “Terjadi perubahan gaya hidup pada mereka,” ujar guru besar keamanan pangan dan gizi IPB ini dalam acara Nutritalk, yang diselenggarakan oleh Sari Husada, di Hong Kong Cafe, Jakarta, Kamis (13/10). Yang paling terlihat, adalah hilangnya kebiasaan sarapan pada anak-anak zaman sekarang. “Mereka juga lebih suka makanan impor, seperti burger dan pizza,” ujarnya. Kecenderungan untuk banyak mengonsumsi junk food dan fast food ini juga mengkhawatirkan. Anak-anak juga sangat suka sekali jajan. Juga banyak mengonsumsi makanan instan dan fabricated food. Anakanak kini juga banyak makan suplemensuplemen makanan, dan juga makanan hasil rekayasa genetika. Waktu makan siang yang tidak tepat, jarang makan di rumah, dan lebih suka ngemil, perilaku-perilaku seperti inilah yang membuat anak-anak tidak sehat. Pemenuhan gizinya tidak seimbang, dan bahkan bukan gizi yang mereka dapatkan, namun racun. “Inilah yang menyebabkan masalah gizi mikro masih tinggi,” ujarnya. Siapa yang paling tinggi mengidapnya? Menurut Ahmad, adalah remaja, terutama remaja perkotaan. Gizi yang menurutnya masih sangat kurang, adalah yodium, vitamin A, dan juga zinc di dalam serum. Padahal, bagi balita, anak-anak, ibu hamil dan menyusui, ketiga gizi ini sangat penting, karena sangat dibutuhkan dalam masa pertumbuhan. Selain gizi mikro, masalah gizi makro pun sampai sekarang masih ada. “Di kota obesitas, di desa terpencil kekurangan makanan,” ujarnya. Di desa-desa, akibat ketergantungan pada beras yang terjadi sejak Orde Baru, membuat penduduknya hanya terpaku pada beras sebagai makanan pokok. “Jadi, kalau ada ubi dan jagung itu dianggap bukan makanan,” ujarnya. Padahal, jangkauan mereka untuk mendapatkan beras, banyak yang terbatas, karena lokasi yang terpencil, ataupun karena kemiskinan. Mereka menganggap, yang namanya makan adalah makan nasi. Karena hal inilah maka pemenuhan gizi makro sampai sekarang masih mengalami kendala.

REPUBLIKA ● AHAD, 16 OKTOBER 2011

konsultasi Prof dr Zubairi Djoerban SpPD KHOM

Banyak kebiasaan dan gaya hiduplah yang menyebabkannya. Prof Ahmad Sulaeman melihat penyebab utamanya adalah berkurangnya kebiasaan makan bersama dalam keluarga, juga kebiasaan sarapan yang kini jarang dilakukan pada anak-anak. “Soalnya waktu mereka di luar rumah makin panjang,” ujarnya. Kebiasaan makan jajanan, padahal makanan yang disantap tidak jelas bahan dan gizi yang terkandung di dalamnya. Makanan jajanan yang banyak dijual, sering kali banyak mengandung bahan tambahan pangan (BTP) yang melebihi ambang batas. Beberapa di antaranya bahkan mengandung bahan kimia yang dilarang, termasuk residu pestisida. Akibat asupan gizi yang tidak terkontrol, karena kebiasaan yang tidak baik membuat status gizi anak tidak normal. “Ada yang gizinya kurang, tapi yang lain obesitas,” ujarnya. Selain itu, anak juga mengalami defisiensi zat gizi mikro. Perilaku yang mengindikasikannya, ditunjukkan oleh kebiasaan anak mengantuk pada jam pelajaran, prestasi menurun, serta mudah lelah. Untuk itu, kita harus lebih memerhatikan pada frekuensi konsumsi fast food, konsumsi energi pada hari sekolah dan libur, status gizi ibu, kegiatan ringan di hari sekolah dan libur, aktivitas fisik apa saja yang dilakukan, juga frekuensi kebiasaan nonton TV, terutama pada hari libur. Untuk mengatasinya, menurut Ahmad, adalah peranan orang tua dan sekolah. “Ajarkan gaya hidup yang sehat,” ujarnya. Sekolah juga harus mengontrol makanan jajanan yang dijual di lingkungannya. Pemberian makanan tambahan di sekolah-sekolah juga harus banyak dilakukan. Industri, juga sebaiknya ikut peduli juga tentang masalah ini. Mereka bisa mengupayakan pola hiup sehat bagi anak-anak, dengan menyediakan makanan yang sehat. “Paling tidak, bisa melalui iklan yang mendidik,” ujarnya. Memilih makanan yang tepat gizinya untuk anak, memang susah. Mengatur pola makan anak, lebih susah lagi. Tapi, jika ingin anak sehat dengan gizi yang cukup dan tepat, anggap saja ini tantangan, dan Anda pasti bisa melakukannya. ■ c05 ed: nina ch

Susah mengontrol Asupan gizi yang masuk pada tubuh anak-anak, kini semakin susah dikontrol oleh orang tuanya.

NUTRISI Balita, anak-anak, ibu hamil dan menyusui amat membutuhkan yodium, vitamin A dan zinc.

AMIN MADANI/REPUBLIKA

Jangan Abaikan Tiga Tahun Pertama Anak P erbaikan gizi belum terlihat. Survei Riskesdas 2010 menunjukkan bahwa meskipun prevalensi gizi buruk turun dari 5,4 persen pada 2007 menjadi 4,9 persen tahun 2010, angka tersebut belum menunjukkan perbaikan yang signifikan. ‘’Perlu dilanjutkan upaya mendidik dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya makanan bergizi untuk mendukung pertumbuhan optimal,’’ kata Dr Soedjatmiko SpA(K). Salah satu konsekuensi terburuk dari kekurangan gizi kronis yang dikhawatirkan adalah kerdil/pendek (stunting) pada anak-anak. Dalam simposium ‘Nutrisi untuk Tumbuh kembang deteksi dini dan intervensi penyimpanan tumbuh kembang’ pada Rakernas Ikatan Bidan

Indonesia V di Solo, Selasa (11/10), Soedjatmiko memaparkan, pertumbuhan balita akan optimal bila didukung dengan nutrisi lengkap seimbang. ASI adalah makanan terbaik untuk mendukung pertumbuhan karena menyediakan nutrisi pertumbuhan lengkap seimbang untuk mengejar pertumbuhan optimal si kecil. Untuk pertumbuhan optimal si kecil dibutuhkan pemenuhan nutrisi esensial yaitu nutrisi untuk pertumbuhan fisik (karbohidrat, protein, lemak, multivitamin, dan multimineral) dan nutrisi untuk pertumbuhan otak. Gizi buruk pada anak berusia 1 hingga 3 tahun, jelas pengurus Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ini, berisiko pada lemahnya kecerdasan anak di kemudian hari.

Malangnya, bila di desa-desa banyak anak bergizi buruk, orang mampu di kota mengalami kurang gizi. Meski tak sejelek kondisi gizi buruk, tapi tetap saja ‘lampu kuning’, ‘’ Hatihati pada anak di bawah tiga tahun, pertumbuhan otaknya,’’ katanya. Hendro Harijogi Poedjono, FFI trade marketing director, kepada wartawan menyinggung pendapatan per kapita di Indonesia sebesar tiga ribu dolar AS menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang menggembirakan. ‘’Yang terjadi motor semakin banyak, jalanan macet, pembelian handphone meningkat,’’ katanya. Sementara konsumsi susu per bulan sebelum krisis pada era 1990-an, sebesar tujuh liter. Pada 2011, konsumsi sebesar 11 liter. Hendro memperbandingkan dengan Vietnam yang

dalam 10 tahun meningkat menjadi 12 liter. ‘’Ini menunjukkan nutrisi belum menjadi perhatian kita.’’ Bersamaan dengan itu, Soedjatmiko yang juga Ketua Divisi Tumbuh Kembang-Pediatri Sosial Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia di RSCM Jakarta ini mengimbau dukungan keluarga pada masalah gizi anak. Ia mengajak orang tua meninjau ulang prioritasprioritas yang dibuat dan menempatkan gizi anak pada tempat utama.Soedjatmiko memberikan cara mudah bagi orang tua untuk memberikan makanan lengkap seimbang pada buah hati mereka yang berada usia genting 0-3 tahun. ‘’Berikan karbohidrat, protein, lemak, dan vitamin lewat sayuran dalam tiap setiap suap makanan,’’ ujarnya. ■ nina ch

Seberapa Perlukah Antibiotik Itu? Dokter Zubairi yth, Saya seorang ibu dari anak balita berumur empat tahun. Anak saya telah bersekolah di sebuah taman kanak-kanak. Jika anak saya sakit, saya selalu membawanya ke dokter anak langganan keluarga saya. Sering kali anak saya diberi antibiotik. Ini saya ketahui karena dokter selalu memberi tahu saya untuk menghabiskan obat tersebut walaupun sakit anak saya sudah sembuh. Sementara itu, ada teman anak saya yang tidak pernah diberi antibiotik jika sakit, kebetulan ibunya adalah seorang dokter. Saya jadi bertanya-tanya apakah memang penyakit anak saya berbeda, tetapi sepertinya sama saja, demam dengan batuk, pilek atau diare. Sebenarnya demam seperti apa yang perlu diobati dengan antibotik? Atas penjelasan dokter, saya ucapkan terima kasih. Sarah, Jakarta

YOGI ARDHI/REPUBLIKA

Infeksi Antibiotik menjadi perlu apabila terjadi infeksi sekunder oleh bakteri. Kondisi ini biasanya ditandai dengan penyakit yang tidak membaik atau malah memburuk setelah beberapa hari.

Ibu Sarah yang baik, antibiotik adalah zat antimikroba (zat antikuman) yang berasal dari mikroba lain, umumnya jamur, atau dapat juga dibuat secara sintetik. Contohnya, antibiotik penisilin yang ditemukan oleh Alexander Flemming merupakan suatu zat yang dihasilkan oleh jamur. Satu jenis antibiotik biasanya hanya ampuh untuk satu kelompok kuman tertentu, tetapi tidak untuk kuman yang lain. Tetapi ada pula antibiotik yang dapat membunuh berbagai kelompok kuman. Penggunaan antibiotik harus hati-hati karena bila sembarangan dapat menimbulkan masalah yang serius misalnya alergi, dan yang paling ditakuti adalah bila terjadi resistensi, artinya antibiotik yang dipakai menjadi tidak ampuh lagi. Kuman menjadi kebal terhadap antibiotik tersebut. Demam memang merupakan tanda adanya infeksi. Demam terjadi karena sel-sel tubuh bereaksi untuk melawan infeksi tersebut. Demam juga dapat terjadi karena keadaan lain, misalnya dehidrasi. Biasanya yang disebut dengan demam adalah jika suhu tubuh lebih dari 38 derajat Celsius. Sebagian besar demam pada anak disebabkan oleh virus. Virus tidak dapat dibunuh dengan antibiotik tetapi dengan obat antivirus. Umumnya penyakit yang disebabkan virus merupakan penyakit yang dapat sembuh sendiri dengan bantuan sistem pertahanan tubuh. Karena itu, pengobatannya adalah dengan menjaga kondisi tubuh. Jadi, memang tidak semua demam memerlukan antibiotik. Batuk pilek (flu) biasanya tidak perlu diberi antibiotik. Antibiotik menjadi perlu apabila terjadi infeksi sekunder oleh bakteri, biasanya ditandai dengan penyakit yang tidak membaik atau malah memburuk setelah beberapa hari. Perubahan warna dan kekentalan ingus atau dahak merupakan hal yang normal pada sakit pilek dan tidak perlu diberikan antibiotik. Diare juga tidak selalu harus diberi antibiotik karena diare dapat disebabkan oleh virus atau akibat intoleransi terhadap makanan yang dimakan. Infeksi telinga juga tidak selalu membutuhkan antibiotik. Sebagian anak mengalami infeksi telinga akibat penumpukan cairan pada penyakit flu. Bila sakit flunya membaik maka sakit telinganya akan membaik pula. Jika sakit telinga menetap maka mungkin perlu diberikan antibiotik. Anak-anak sering juga mengalami demam tinggi tanpa diketahui penyebabnya. Jika terjadi hal demikian yang perlu dilakukan adalah menjaga agar panasnya tidak semakin tinggi dengan memberi obat penurun panas seper ti parasetamol yang banyak dijual di pasaran. Selain itu, dapat pula dilakukan pengompresan dengan air hangat. Jangan mengompres dengan air dingin atau es karena hal ini dapat menyebabkan anak menggigil dan suhu tubuhnya malah semakin meningkat. Jadi, antibiotik hanya diberikan atas indikasi yang tepat dan penggunaannya harus dengan aturan tertentu. Jika demam yang dialami anak tidak terlalu tinggi dan tidak disertai gejala-gejala yang mengkhawatirkan maka tidak perlu langsung dibawa ke dokter. Jika sakit anak menetap atau bertambah parah maka anak perlu dibawa ke dokter, bahkan mungkin perlu diberi antibiotik atau obat yang lain. ■


Arena

A11

REPUBLIKA ● AHAD, 16 OKTOBER 2011

Indonesia Ingin Hindari Malaysia Ratna Puspita

Brunei Darussalam mengirimkan tim sepak bola setelah FIFA mencabut sanksi.

ANDREW BROWNBILL/AP

POLE POSITION Pembalap MotoGP Casey Stoner melambaikan tangan kepada para pendukungnya sebelum kualifikasi GP Australia di Sirkuit Phillip Island, Sabtu (15/10). Andalan tim Repsol Honda ini meraih pole position pada balapan Ahad (16/10) ini setelah mencatatkan waktu tercepat satu menit 29,975 detik pada sesi kualifikasi. Ini merupakan pole position Stoner ke-11 dari 16 seri MotoGP musim ini.

Maung Bandung Tertahan di Kandang BANDUNG — Persib Bandung gagal memuaskan ribuan Bobotoh yang hadir di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, untuk menyaksikan laga pembuka Liga Prima Indonesia (LPI) 2011/2012. Tim Maung Bandung hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menjamu Semen Padang pada Sabtu (15/10). Persib kesulitan membongkar pertahanan rapi tim Kabau Sirah di babak pertama. Maung Bandung kemudian kehilangan bek Zulkifli Syukur pada menit

ke-69 setelah menerima kartu kuning kedua karena menyikut Esteban Vizcara. Dikeluarkannya bek timnas senior Indonesia ini menjadi awal petaka Persib. Tiga menit berselang, pemain pengganti Semen Padang Mustofa Aji menjebol gawang Persib yang dijaga Jendri Pitoy dengan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti. Miljan Radovic menyelamatkan Persib dari kekalahan setelah diving-nya di kotak penalti Semen Padang pada menit ke-75 berbuah penalti. Wasit Restu Slamet tetap pada keputusannya

MUSIM KEMARAU .......................................... dari hlm 1 Oktober. Hampir seluruh warga Badui sudah mulai ngaseuk meskipun belum ada tandatanda bakal turun hujan. Tidak turunnya hujan membuat Arwan dan anggota keluarganya ketar-ketir. Sebab, Arwan sudah ngaseuk sejak dua minggu lalu di atas lahan seluas 2.500 meter persegi miliknya. Sudah hampir tenggat untuk ngaseuk, tapi belum satu pun bulir padi yang tumbuh. “Kalau kemarau terus terjadi, bisa menyebabkan gagal panen nanti,” kata Arwan kepada Republika, Jumat (7/10). Apabila sampai tiga minggu padinya tidak tumbuh juga, Arwan terpaksa harus ngaseuk ulang. Ia kembali melubangi huma dengan jarak tiap lubang sekitar 30 cm. Kemudian, memasukkan sekitar lima bulir padi ke dalam lubang tersebut. “Dobel jadinya,” katanya. Padahal, Arwan sudah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk sekali ngaseuk saja. Antara lain, untuk memberi makan para tetangga yang membantunya ngaseuk dan menggelar selamatan. Arwan melibatkan sekitar 10 orang laki-laki dan 15 orang perempuan untuk menggarap seperempat hektare ladang miliknya. Laki-laki melubangi tanah dengan tongkat, sementara perempuan mengikuti di belakangnya sambil menaruh bibit padi gogo, tipe padi untuk lahan kering tanpa penggenangan air seperti di sawah. Agustus lalu, kata Arwan,

sebenarnya sudah ada warga Badui yang lebih dahulu ngaseuk. Hujan juga sempat dua kali turun. Namun, intensitas hujan yang rendah membuat tumbuhnya padi tidak sempurna, kemudian menjadi layu dan kering. “Kalau hujan hanya sekali sebulan, tanah bukannya tambah dingin, melainkan tambah panas. Jadi, sulit tumbuhnya,” jelas Arwan. Idealnya, dalam sebulan dibutuhkan sekitar empat sampai lima kali hujan. Ketahanan pangan Melak pare atau bercocok tanam merupakan suatu kewajiban bagi masyarakat Badui, terutama yang sudah berkeluarga. Meskipun tidak mempunyai lahan untuk digarap, tetap harus melak pare dengan membantu menggarap ladang milik tetangga. Karena hanya mengandalkan air hujan, musim panen pun cuma sekali setahun. Berladang padi huma membutuhkan waktu sekitar lima sampai enam bulan apabila tidak ada gangguan. Kalau menanamnya pada Oktober, kemungkinan antara Maret dan April tahun depan sudah panen. Panen juga merupakan tradisi, sehingga berhasil atau gagal tetap harus panen. Arwan mengaku, bisa mendapatkan seratus ikat padi atau sekitar empat kuintal dengan luas ladang sekitar 2.500 meter persegi setahun. Namun, kata Arwan, hasil panen tersebut hanya cukup untuk makan. “Yang penting ada nasi, walaupun

GHIYAS DARI ..................................................... dari hlm 1 bernama Jamaluddin dari Basra, kemudian anak ini dikirim ke Delhi untuk diperbantukan ke Sultan Syamsuddin Iltumish. Sejak itu, Ghiyas mengabdi pada kesultanan Delhi hingga pemerintahan Nashiruddin Mahmud. Akhirnya, melalui perjuangan hidup yang berliku dan pengabdian kepada kerajaan yang luar biasa, Ghiyas diangkat menjadi Sultan Delhi sekaligus sebagai pendiri Dinasti Thughluq yang ternama. Ghiyas atau Ghazi Malik yang berasal dari kelas bawah menjadi raja yang adil bijaksana dan sukses. Perjalanan Sultan Tughluq ini sungguh berbalik tesis 180 derajat dari teori budaya kekuasaan dalam idiom Jawa. Di Jawa dikenal istilah kere munggah bale, artinya orang bawah menjadi penguasa. Orang kecil menjadi pejabat negara, menjadi orang sukses. Lalu, perangainya setelah berkuasa menjadi

aneh-aneh alias semaunya sendiri. Ketika menjadi orang biasa serba baik, setelah memperoleh jabatan tinggi bertingkah sok serba kuasa. Menjadi penguasa yang aji mumpung, serba memanfaatkan kekuasaannya dengan sekehendak hati. Menjadi serakah dan merasa paling kuasa. Tidak sedikit yang semula nobody (bukan apa-apa) menjadi somebody (menjadi seseorang yang diperhitungkan publik) kemudian berubah tingkah. Ketika menjadi aktivis mahasiswa atau masyarakat awam tampak sangat bersahaja, santun, dan menjadi pejuang idealisme. Namun, setelah menjadi wakil rakyat atau pejabat publik tumbuh sebagai sosok yang arogan, ugal-ugalan, kasar, dan merasa paling berkuasa. Menjadi serba arogan, seolah merah-hitamnya negara berada di tangannya, yang lain sekadar objek penderita. Lisan dan gerak tubuh-

meski para pemain Semen Padang memprotes. Radovic menunaikan tugasnya sebagai eksekutor dengan baik. Usai laga, Mamic malah menyesalkan keputusan Restu mengeluarkan Zulkifli. “Seharusnya wasit bisa mengerti dengan alasan Zulkifli melakukan itu karena dilanggar sebelumnya oleh pemain Semen Padang,” kata dia seperti dilansir Antara. Mamic memuji Semen Padang sebagai tim kuat. Menurut dia, hasil imbang cukup ideal bagi timnya. Adapun Pelatih Semen Padang Nil Maizar mengaku puas dapat mencuri satu

hanya disantap dengan daun singkong,” kata Arwan. Hasil panen padi biasanya tidak untuk dijual, tetapi untuk keperluan adat istiadat. Misalnya, saat upacara pernikahan, sunatan, termasuk pada saat menanam dan memanen. “Sehari-hari beras beli dari warung,” kata Arwan. Warga Badui juga menyerahkan laksa—Inti sari padi hasil panen seluruh warga Badui yang disatukan dan dikeringkan—kepada pemimpin daerah pada saat ritual rutin tahunan yang disebut seba. Seba adalah tradisi yang sama tuanya dengan keberadaan masyarakat Badui. Selebihnya, hasil panen disimpan di lumbung. Tujuannya untuk mengantisipasi saat kemarau panjang seperti sekarang ini. Karena itu, petani Badui memberikan kontribusi besar dalam program ketahanan pangan. Sebab, warga Badui yang ber tani huma bisa memenuhi kebutuhan beras selama setahun. “Sejak dulu warga Badui tidak mengalami kerawanan pangan karena produksi padi huma bisa memenuhi kebutuhan makan keluarga,” kata Sekretaris Desa Kanekes, Sapin. Seluruh dunia Selain mengantisipasi kerawanan pangan, lumbung bagi masyarakat suku Badui juga sebagai tabungan di hari tua. Padi berumur puluhan tahun pun masih bisa dipergunakan karena tidak menggunakan pupuk kimia ataupun pestisida. Bahkan, ada umur padi milik warga Badui yang sudah mencapai 50 tahun. nya menampilkan perangai takabur kekuasaan yang membuncah ke segala arah. Menjadi miniatur perangai Firaun, Namruz, Louis XIV, Hitler, dan para tiran lain yang suka berbangga kuasa dengan balutan lambang garuda. Para penguasa baru di berbagai ranah yang mengalami lompatan takhta itu gampang sekali terusik saraf kekuasaannya. Semacam mengidap penyakit Oudipus Complex ala Freudian. Ego dirinya selaku orang berjabatan dan memiliki kuasa melampaui takaran. Uang, fasilitas, dan segala kemudahan hidup bukan menjadikan dirinya semakin rendah hati dan pengabdi rakyat, tetapi sebaliknya sebagai penguasa yang sok jagoan. Retorikanya dalam mempertukarkan nilai benar-salah, baik-buruk, dan pantas-tidak pantas sangatlah fasih. Mereka sedang mengidap megalomania, menjadi para pemuja kuasa yang merasa paling menentukan hidup-matinya republik ini.

angka. Menurut dia, hasil ini cukup bagus mengingat Persib bermaterikan sejumlah pemain nasional. “Pertandingan pertama pasti sulit. Kita harapkan, ke depannya pemain bisa mendapatkan hasil yang lebih baik,” ujarnya. Ia tidak mau menyalahkan wasit. Bagi Nil, meski merugikan, Semen Padang harus siap menerima apa pun keputusan sang pengadil. Hasil imbang ini mengulangi pencapaian musim lalu di Liga Super Indonesia. Ketika itu, Semen Padang menahan Persib 1-1 di Bandung pada Februari 2010. ■ antara ed: israr itah

Karena untuk tabungan, satu keluarga bisa memiliki lebih dari satu lumbung. Satu lumbung berkapasitas sekitar dua ton. Padi dari lumbung pun tidak bisa sembarangan diambil, ada aturannya. Kalau kebutuhannya sedikit, cukup mengambil tiga ikat padi. Kalau banyak, lima ikat padi. “Yang penting, harus ganjil,” kata Sapin. Kemarau panjang yang kini melanda Badui, menurut Kepala Desa Kanekes Jaro Dainah, tidak perlu dikhawatirkan. “Berdasarkan perhitungan adat kami, dua atau tiga minggu lagi hujan akan turun,” kata Dainah. Kalau hujan belum turun juga, kata Dainah, ngaseuk bisa dilakukan berulang kali hingga benih padi tersebut tumbuh. Kegiatan ngaseuk bisa terus dilakukan melebihi tenggat yang telah ditentukan hingga sedatangnya hujan. Dainah mengakui, kemarau panjang yang melanda desanya terjadi akibat pemanasan global. “Alam sudah rusak dan harus diobati,” kata Dainah. Menurut Dainah, Suku Badui tidak hanya sekadar memikirkan kelestarian alam di kampung, tapi juga memikirkan kelestarian alam seluruh dunia. Sebagai penghubung Badui dengan dunia luar, Jaro Dainah mengaku, terus menyerukan dan mengajak warga di luar Badui untuk menjaga kelestarian alam. Empat bulan lalu, Dainah sempat mendatangi lokasi semburan lumpur di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, untuk berdoa. “Agar kerusakan alam tidak terjadi lagi,” kata Dainah. ■ ed: nina ch Kuasa dan hikmah Sebenarnya, tesis orang kecil jadi penguasa tidak identik dengan idiom kere munggah bale. Perilaku aji mumpung, ugal-ugalan, dan merasa paling berkuasa lebih bertautan dengan tabiat dan budaya asal. Banyak orang-orang yang secara strata sosial berasal dari bawah justru berperangai utama karena memiliki tradisi besar. Akal budinya terlatih dalam kemuliaan. Sebaliknya, mereka yang secara lahiriah berada dalam strata atas dan hidup dalam lingkungan orangorang berdasi, malah berperilaku rendahan karena tabiat dan tradisinya memang kerdil. Perangai semacam itu lebih berkaitan dengan tingkat kematangan mental dan lingkungan budaya yang tak tahan terhadap gelimang materi dan pesona kursi. Para pengidap megalomania itu tidak sadar bahwa mandat kuasa apa pun di muka bumi ini sangat fana dan nisbi. Kapan saja dengan mudah dapat

JAKARTA — Tim nasional U-23 Indonesia menghindari juara bertahan Malaysia pada cabang sepak bola SEA Games XXVI bulan depan. Indonesia memilih bergabung di pul B bersama runner up Vietnam. Deputi I Olahraga dan Gelanggang Panitia Penyelenggara SEA Games XXVI (Inasoc) Pusat Djoko Pramono mengatakan, Malaysia dan Vietnam ditempatkan sebagai unggulan pada pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara tahun ini. Kedua tim mendapatkan status ini karena tampil di laga puncak SEA Games XXV 2009 di Laos. Karena itu, keduanya harus berada dalam pul berbeda. Malaysia berada di pul A, sedangkan Vietnam di pul B. Sebagai tuan rumah, kata Djoko, Indonesia memiliki keuntungan untuk memilih bergabung di pul tertentu. “Bukan licik, tapi aturannya memang seperti itu,” kata dia saat dihubungi Republika, Sabtu (15/10). Sebelas negara peserta dipastikan bersaing memperebutkan medali emas sepak bola. Jumlah tim yang ber-

saing mengalami peningkatan dibandingkan dua tahun lalu yang hanya sembilan peserta. Filipina akan kembali tampil pada SEA Games tahun ini setelah absen pada penyelenggaraan di Thailand dan Laos. Sedangkan, Brunei Darussalam dapat tampil setelah FIFA mencabut sanksi yang menghambatnya beraksi dua tahun lalu. Sebelas negara tersebut akan terbagi dalam dua grup, lima negara di pul A dan enam di pul B. Pengundian grup akan dilakukan pada Rabu (19/10). Djoko mengatakan, undian sepak bola akan disiarkan secara langsung oleh RCTI dan Global TV, dua stasiun televisi milik MNC Grup yang merupakan pemegang hak siar sepak bola SEA Games XXVI. Undian ini akan ditayangkan ke seluruh negara peserta. Pengundian sengaja akan ditayangkan langsung untuk menghindari adanya kecurigaan negara lain bahwa Indonesia akan bertindak curang selaku tuan rumah. Djoko menjamin, semua akan berlangsung transparan sesuai regulasi. Sebab, selain menayangkan secara langsung, Inasoc juga mengundang ofisial dari seluruh negara peserta. “Jadi, tidak mungkin adanya permainan karena dalam cabang sepak bola regulasi pengundian sudah sangat jelas,” ujarnya. Sepak bola akan dipertandingkan pada 3 November atau delapan hari sebelum SEA Games XXVI resmi

dibuka. Pertandingan akan menggunakan dua lapangan, yaitu Stadion Gelora Bung Karno dan Stadion Lebak Bulus. Djoko memastikan, tidak ada masalah dengan venue sepak bola. Pemasangan lampu Stadion Lebak Bulus sudah mulai dikerjakan. Sementara itu, Inasoc memundurkan tenggat waktu penyelesaian venue menembak di Kompleks Olahraga Jakabaring, Palembang, Sumatra Selatan, hingga 25 Oktober mendatang. Menurut Djoko, ini karena Palembang sudah berjanji akan menyelesaikannya. Meski demikian, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Inasoc DKI Jakarta seandainya venue harus dipindahkan ke Lapangan Tembak Senayan. “Karena, kalau dipindah ke Lapangan Sriwijaya yang belum menggunakan sistem elektronik akan memalukan,” kata dia. Inasoc sudah menyelesaikan akreditasi 14.800 atlet dan ofisial yang akan berpartisipasi pada SEA Games. Jumlah tersebut belum termasuk 1.100 peserta asal Indonesia. Inasoc sudah mengirimkan kembali ke negara peserta pada Sabtu. Sisanya, dijanjikan Djoko, akan segera diselesaikan. Nama-nama atlet dan ofisial yang terdaftar akan dilakukan pengecekan pada Pertemuan Registrasi Delegasi (DRM) pada 25 Oktober mendatang. “Pertemuan ini untuk finalisasi nama atlet dan koreksi kalau ada yang salah,” ujar dia. ■ ed: israr itah

Timnas Basket U-16 Bidik Delapan Besar Asia FIBA.COM

JAKARTA — Tim nasional basket U-16 Indonesia membidik posisi delapan besar pada Kejuaraan FIBA Asia U-16 di Nha Trang, Vietnam, 18-28 Oktober. Padahal, skuat Merah Putih muda ini minim persiapan pada event yang baru dua kali digelar itu. Kapten timnas basket U16, Hans Abraham, mengatakan penampilan pada Kejuaraan SEABA, Agustus lalu, memberikan pengalaman bagi ia dan rekan-rekannya. Meski hanya finis pada posisi ketiga, skuat Merah Putih kini lebih percaya diri. “Karena itu, kami ingin finis delapan besar di FIBA Asia,” kata dia, di Jakarta, Sabtu (15/10). Indonesia tergabung di Grup D bersama Filipina dan Vietnam. Sedangkan, Hong Kong memastikan mundur dari kejuaraan ini. Dengan hanya tiga kontestan di Grup D, Indonesia sudah dipastikan lolos ke babak kedua. Walau demikian, Hans bertekad untuk tetap fokus menghadapi Filipina sebagai juara SEABA U-16 dan Vietnam yang akan mendapat dukungan penuh penonton-

nya. “Kami harus menang lawan Vietnam pada laga pertama. Itu penting untuk perjalanan kami selanjutnya.” Untuk finis delapan besar, Indonesia harus melaju hingga ke perempat final. Hal ini tidak mudah mengingat skuat Merah Putih harus menghadapi negara-negara yang lebih tangguh, seperti Jepang dan Iran, di babak kedua. Indonesia membuat perubahan skuat dibandingkan ketika tampil pada Kejuaraan SEABA lalu. “Ada empat pemain baru yang masuk,” kata pimpinan proyek timnas basket U-16, Danny Kosasih. Empat pemain tersebut, yaitu Bastian Joshua Sidabutar, Rizky Indraprasto, Taufik Ramadhan, dan Vincent De-

vilito Wongso. Mereka akan bahu-membahu bersama Hans, Rafael Yogia, Cakrawala Satria Airawan, Gouw Kevin Andrew, Ricky Kartika Istiadi, Ferdian Dwi Purwoko, Reza Fahdani Guntara, dan Vincent Rivaldi Kosasih. Kedua belas pemain tersebut sudah melakukan pemusatan latihan di Bandung selama satu pekan. Skuat Merah Putih melakoni tiga uji coba melawan tim perguruan tinggi dengan satu kali menang dan dua kali kalah. Sementara itu, Sekretaris Jenderal PP Perbasi Agus Mauro mengatakan, timnas U-16 disiapkan untuk melakukan pelatnas jangka panjang. “Ini mengikuti konsep Smart Gillas di Filipina.” Sebagian besar pemain tim ini akan dipilih untuk tampil pada Kejuaraan SEABA U-18 dan FIBA Asia U-18. Selanjutnya, PB Perbasi berinvestasi dengan menurunkan pemain-pemain muda tersebut mengikuti kompetisi National Basketball League (NBL) musim 2013. Skuat muda ini diharapkan tampil pada SEA Games XXVII di Myanmar, dua tahun mendatang, dengan tambahan dua atau tiga pemain senior. ■ ed: israr itah

dicabut Tuhan, melalui berbagai cara. Hari ini berkacak-pinggang di hadapan publik, besok dililit perkara dan bernasib nista. Pada suatu hari berkelit dari hisab publik, tidak lama kemudian jatuh diri tanpa dimengerti. Jika engkau berbuat baik, perbuatan itu akan kembali pada dirimu. Sebaliknya, perbuatan buruk itu akan kembali pada si empunya (QS Al-Isra: 7). Selama Anda menjadi manusia, sehebat apa pun kekuasaan yang dimiliki, semua itu sekadar titipan Tuhan yang sementara. Maka, jadikan kekuasaan itu amanah yang harus ditunaikan dengan rendah hati. Jadilah sebagai al-faqir dalam memegang mandat kuasa. Ibarat golok atau keris, kekuasaan itu jangan dibiarkan terhunus sembarangan. Balutlah kekuasaan dengan jiwa hikmah. Hikmah itu keutamaan akal budi dan ilmu yang melampaui, yang melahirkan kearifan. Manusia manakala berkuasa melebihi takaran

tanpa bingkai hikmah, yang lahir ialah sikap aji mumpung dan sok kuasa. Kekuasaannya akan digunakan secara sewenang-wenang seolah dirinya menentukan nasib setiap orang dan masa depan kehidupan. Padahal, tanpa arogansi pun kekuasaan itu memiliki tabiat dasar sewenang-wenang dan kekuasaan yang mutlak akan sewenang-wenang secara mutlak pula, sebagaimana tesis Lord Acton. Tirulah Daud sewaktu berkuasa. Nabi yang sekaligus raja itu tetap amanah, rendah hati, dan memperjuangkan kebenaran. Daud dianugerahi Tuhan takhta dan hikmah, “Wa atahu al-mulka wa al-hikmata.” (QS Al-Baqarah: 251). Demikian juga Yusuf AS, yang menjadi sosok yang amanah (hafidzun amin). Bukan seperti Thalut yang ingkar janji, lebih-lebih Firaun dan Namrudz yang sewenang-wenang. Sebab, kekuasaan sebesar apa pun yang diberikan Tuhan kepada manusia akhirnya akan fana,

dicabut pemiliknya oleh Yang Maha Kuasa. Tidak ada kekuasaan manusia yang abadi, cepat atau lambat akhirnya pasti lepas, baik sukarela maupun terpaksa. Jadilah pembawa mandat kuasa rakyat yang berperangai hikmah. Jangan merasa paling berkuasa yang gemar main ancam dan ugal-ugalan. Menganggap yang lain kecil dan sekadar ornamen sampiran dari kekuasaan diri yang berlebihan. Mengangkat yang disukai dan menyingkirkan yang dibenci hingga kehilangan sikap adil. Padahal, Tuhan mengajarkan kearifan, bahwa kebencian tidak boleh menghalangimu berbuat adil karena adil itu dekat dengan takwa (QS AlMaidah: 8). Percayalah, keperkasaan duniawi, sedigdaya apa pun, sifatnya fana laksana percikan kembang api. Bimbinglah kekuasaan dengan hikmah agar tidak melahirkan fitnah dan musibah. Rakyat akan menyayangi. Tuhan pun menganugerahi berkah. ■

Ratna Puspita

● Agus Mauro


Sepak Bola TANTANGAN ROMA Roma mempermalukan Lazio di lima laga terakhir Derby della Capitale.

Ratna Puspita ROMA — Luis Enrique berupaya melakukan revolusi setelah ditunjuk menukangi AS Roma pada 8 Juni lalu. Mantan bintang Barcelona ini mendatangkan pemainpemain muda, seperti Bojan Krkic dan Pablo Osvaldo. Ia pun ditantang memperpanjang dominasi Gialorossi atas Lazio pada Derby della Capitale di Stadion Olimpico, Senin (17/10) dini hari WIB. Roma sempat kesulitan pada awal musim Seri A Liga Italia setelah gagal memenangi tiga laga pembuka. Hubungan Enrique dengan kapten Roma Francesco Totti pun kurang harmonis. Gialorossi baru mencicipi keme-

AP

nangan pada dua laga terakhir. Kini, Enrique dituntut untuk meraih hasil yang sama dengan pendahulunya, Claudio Ranieri dan Vicenzo Montella. Kemenangan akan membuat Roma mematahkan rekor kemenangan beruntun Derby della Capitale yang berusia 82 tahun. Roma selalu berhasil mempermalukan Lazio pada lima laga terakhir, termasuk kemenangan 2-0 pada Maret lalu. Tugas ini akan semakin berat karena Enrique harus kehilangan Totti dan striker berpengalaman David Pizzarro yang mengalami cedera. Tanpa Totti, Danielle De Rossi akan memimpin Roma. Pengatur serangan berusia 28 tahun itu mengatakan, pertandingan ini sangat penting baginya mengingat kontraknya akan berakhir musim ini. “Saya beruntung merasakan kemenangan pada derby akhir-akhir ini. Pada masa lalu, saya tidak pernah bisa tidur kalau akan menghadapi derby. Tapi, sekarang saya lebih tenang,” ujar De Rossi.

PREDIKSI SUSUNAN PEMAIN LAZIO (4-3-1-2) Kiper : Marchetti Belakang : Konko, Biava, Dias, Radu Tengah : Gonzales, Ledesma, Brocchi Depan : Hernanes, Cisse, Klose

Meski tidak tampil, Totti memainkan peranannya dengan melontarkan perang urat saraf. Kapten Roma tersebut mengatakan, Edy Reja (pelatih Lazio) akan menjadi jimat timnya memenangi duel ini. “Edy Reja akan menjadi kunci pada derby ini. Dia jimat keberuntungan kami,” sindir dia. Reja tidak menggubris olok-olok Totti. “Derby adalah sesuatu yang luar biasa, tapi saya punya pengalaman yang cukup untuk menghadapi ini,” ujar arsitek Lazio ini seperti dilansir Goal.com. Reja sempat berada dalam tekanan setelah hanya mengoleksi satu kemenangan pada empat laga pembuka. Tapi, tekanan dari fans mengendur setelah Lazio mengalahkan Fiorentina, 2-1, awal bulan ini. “Kami akan melakukan yang terbaik,” jelas dia. Reja pun meminta timnya tampil fokus untuk memetik angka penuh. Lazio butuh permainan yang hebat dan bermain dengan hati untuk mengakhiri rentetan hasil buruk melawan Roma. “Jika mampu melakukannya, kami akan meraih hasil positif,” katanya menegaskan. Lazio bukan hanya harus tampil hebat, melainkan juga hati-hati sebab Biancoceleste mengalami masalah disiplin pada empat derby terakhir. Lazio kebobolan lima gol melalui titik putih. Ketika menelan kekalahan Maret lalu, Lazio bahkan terpaksa bermain dengan sembilan pemain setelah Stefan Radu dan Cristian Ledesma diusir wasit. Lazio juga harus kehilangan Francelino Matuzalem dan Simone Del Nero yang mengalami masalah kebugaran. Tapi, Miroslave Klose diperkirakan sudah mulai pulih dari cedera lutut yang membuatnya absen memperkuat Jerman pada laga Kualifikasi Piala Eropa 2012. Jika bomber berusia 33 tahun itu tak dapat tampil, Reja masih memiliki Tommasso Rochi. Striker berusia 34 tahun itu menjadi satusatunya pemain Italia yang berhasil melesakkan gol ke gawang Roma. Rochi sudah mencetak lima gol pada Derby della Capitale. ■ ed: endro yuwanto

LIMA PERTEMUAN TERAKHIR AS ROMA VS LAZIO

● Danielle De

AS ROMA (4-3-3) Kiper : Stekelenburg Belakang : Rossi, Burdisso, Heinze, Jose Angel Tengah : Perotta, De Rossi, Simplicio Depan : Bojan, Pjanic, Osvaldo

AS Roma AS Roma Lazio Lazio AS Roma

2-0 2-1 0-2 1-2 1-0

Lazio Lazio AS Roma AS Roma Lazio

Seri A Copa Italia Seri A Seri A Seri A

(13 Maret 2011) (20 Januari 2011) (07 November 2010) (18 April 2010) (07 Desember 2009)

Rossi

Chicharito Selamatkan Iblis Merah LIVERPOOL — Manchester United (MU) berhasil mencuri satu poin saat menahan imbang, 1-1, Liverpool di Stadion Anfield dalam lanjutan Liga Primer Inggris, Sabtu (15/10). Sundulan striker MU Javier ‘Chicharito’ Hernandez pada menit ke-80 mampu menggagalkan kemenangan tuan rumah. Gol ujung tombak asal Meksiko ini mampu menyamakan kedudukan setelah MU tertinggal melalui gol tendangan bebas kapten Liverpool Steven Gerrard. Hasil ini membuat kecewa arsitek Liverpool, Kenny Dalglish. Menurutnya, The Reds seharusnya bisa meraih tiga poin. “Meskipun United berhasil membalas, kami tetap kembali berusaha untuk meraih tiga poin, itu mengagumkan,” ujarnya seperti dikutip situs resmi klub, Sabtu. Ia juga memuji penampilan penjaga gawang MU, David De Gea, yang mampu menyelamatkan dua kali peluang terbaik the Reds. Bermain di kandang sendiri, Dalglish menurunkan para pemain terbaiknya untuk menjadi starter, termasuk menurunkan Gerrard yang baru saja pulih dari cedera. Gerrard diposisikan sedikit ke depan untuk mendukung bomber asal Uruguay Luis Suarez. Striker Liverpool Andy Carroll yang biasa turun menemani Suarez harus duduk di bangku cadangan dalam pertandingan ini. Sementara itu, untuk lini tengah, Dalglish menurunkan kuartet Charlie Adam, Lucas Leiva, Stewart Downing, dan Dirk Kuyt yang bermain sedikit melebar di pertahanan lawan. Arsitek MU Alex Ferguson juga menampilkan formasi berbeda saat menjalani laga kedelapan Liga Primerini. Fergie, panggilan Ferguson, lebih banyak menurunkan para pemain pelapis untuk menjadi starter, seperti Park Ji-Sung, Ryan Giggs, Jonny Evans, serta Danny Welbeck. Mereka turun untuk menggantikan Anderson dan Luis Nani yang biasa mengisi lini tengah skuat Iblis Merah. Kali ini, Fergie justru menempatkan Phil Jones untuk memperkuat barisan tengahnya meskipun Jones biasa bermain sebagai pemain bertahan. Selain itu, Wayne Rooney dan Chicharito juga harus memulai laga ini dengan duduk di bangku cadangan. Dengan raihan ini, MU berhasil mempertahankan rekor tak terkalahkannya sepanjang musim ini. Pasukan Iblis Merah mengumpulkan 20 poin dari delapan pertandingan. Sementara itu, bagi Liverpool, hasil imbang ini membuat poin mereka menjadi 14. Namun, MU terpaksa merelakan puncak klasemen sementara diambil alih klub sekotanya, Manchester City. Beberapa jam usai laga Liverpool vs MU, the Citizen memetik kemenangan telak 4-1 atas tamunya, Aston Villa, di Stadion Etihad. City kini mengoleksi 22 poin. ■ c08 ed: endro yuwanto

Menjaga Rekor di St James Park NEWCASTLE — Newcastle United akan menjalani laga berat saat menjamu Tottenham Hotspur di Stadion St James Park dalam laga lanjutan Liga Primer Inggris, Ahad (16/10). Meskipun Newcastle tak pernah terkalahkan di kandang sejak awal musim, laga ini akan sulit karena the Magpies harus berhadapan dengan tim yang performanya sedang meningkat. Spurs terus merangkak naik di klasemen sementara dan saat ini berada di posisi keenam, dua peringkat di bawah Newcastle. “Ini akan menjadi tes yang sesungguhnya bagi kami untuk berusaha bersaing dengan mereka,” ujar arsitek Newcastle Alan Pardew seperti dikutip situs resmi klub, akhir pekan ini. Di depan dukungan sekitar 50 ribu penonton, Newcastle akan berusaha mempertahankan rekor tak terkalahkan saat tampil di kandang sejak awal musim. Bahkan, sejak kedatangan Pardew pada Desember tahun lalu, the Toon Army, julukan lain Newcastle, hanya mengalami dua kali kekalahan di kandang hingga saat ini. Membuka musim sebagai tuan rumah, Newcastle harus puas meraih poin satu saat menjamu Arsenal. Namun setelah itu, Fabricio Coloccini dan rekan-rekan selalu meraih angka penuh saat menjalani laga kandang. Mereka AP

● Fabricio Coloccini

berhasil menekuk Fulham, 2-1, dan menundukkan Blackburn Rovers, 3-1. Hasil ini memberikan kepercayaan lebih pada Pardew. “Saya pikir bermain di rumah, kami tak begitu gentar dengan orang lain,” ucapnya.. Hingga pertandingan ketujuh, Newcastle bertengger di posisi keempat dengan raihan 15 poin. Pasukan berkostum hitam-putih ini berhasil memenangi empat pertandingan dan tiga kali hasil imbang. Tim asuhan Pardew masih tampil mengesankan dengan menjadi salah satu tim yang tak pernah kalah sejak awal musim. Namun, untuk menjaga catatan bagus ini, Newcastle harus mendapat rintangan berat dari Spurs. Anak asuh Harry Redknapp sedang bangkit dan menyapu empat laga terakhir Liga Primer dengan kemenangan. Akhir pekan lalu, Spurs bahkan sukses menjungkalkan Arsenal dengan skor 2-1. Selain itu, the Lilly Whites, julukan Tottenham, juga mempunyai catatan baik saat berhadapan dengan Newcastle. Pada lima pertandingan terakhir, Gareth Bale dan rekanrekan berhasil tiga kali menundukkan calon lawannya itu. Catatan ini tak membuat jemawa anak-anak Tottenham. Pemain anyar mereka, Scott Parker, berpendapat, melawan Newcastle di kandangnya selalu menjadi pertandingan yang berat. Namun, ia berharap timnya akan tetap percaya diri saat datang ke St James Park. “Kami memiliki kualitas dan berharap tampil dengan baik,” jelas mantan pemain Newcastle pada 2005-2007 itu. Kepercayaan diri Parker ini memang sedikit terganjal dengan kondisi fisik beberapa rekan setimnya, seperti striker Emmanuel Adebayor yang mengalami cedera hamstring. Begitupun gelandang sayap Aaron Lennon yang masih terganjal dengan cedera di pangkal pahanya. Redknapp juga masih harus kehilangan beberapa pemain lainnya karena cedera, seperti Sandro, Vedran Corluka, dan Niko Kranjcar. Mereka menambah daftar cedera pemain Tottenham yang sebelumnya sudah lebih dulu ditinggal, yakni Michael Dawson, William Gallas, dan Tom Huddlestone. Namun, Redknapp berharap beberapa pemainnya segera pulih dan dapat bermain melawan Newcastle, terutama Adebayor yang sudah mengemas tiga gol hingga pekan ketujuh. Sisanya, Redknapp masih bisa menurunkan tim terbaik, terutama di sektor tengah. Pelatih asal Inggris ini kemungkinan masih menurunkan empat gelandang utama, seperti Bale, Luca Modric, Parker, dan Rafael van der Vaart. Sedangkan di lini depan, Jermaine Defoe bisa tampil untuk menggedor pertahanan lawan. Sementara itu, kehilangan Adebayor bisa dilapis dengan hadirnya striker asal Rusia, Roman Pavlyuchenko. ■ c08 ed: endro yuwanto

A12

REPUBLIKA ● AHAD, 16 OKTOBER 2011

gawang Christine Bleakley

Tunda Nikah

C

hristine Bleakley membantah kabar bahwa ia akan segera menikah dengan Frank Lampard. Wanita berusia 32 tahun itu mengatakan, mereka berdua bahkan belum merencanakan apa pun dalam waktu dekat ini. Bleakley tak habis pikir BLOTTR.COM dengan kabar yang menyebutkan bahwa ia akan bersanding dengan gelandang Chelsea itu pada musim semi ini. “Tidak ada yang percaya bahwa kami belum merencanakan apa pun. Kami harus menyesuaikan dengan jadwal Lampard. Saya rasa orang-orang berpikir kami merahasiakannya, padahal kami menunggu hingga Piala Eropa 2012 usai,” kata Bleakley seperti dilansir Mirror, Rabu (12/10). Bleakley dan Lampard mulai berpacaran dua tahun lalu setelah bintang Chelsea itu berpisah dengan pasangan sebelumnya, Elen Rivas. Dari Rivas, Lampard mendapatkan dua anak, Luna dan Isla. Bleakley dan Lampard kemudian bertunangan pada Juni lalu. Lampard dikabarkan menghadiahi Bleakley cincin bernilai jutaan pound. Sempat tersiar kabar bahwa keduanya sudah menikah di Irlandia. “Rencana seperti itu tidak bisa dilakukan saat musim kompetisi begitu padat,” kata seorang sahabat Bleakley, membantah kabar itu. ■ hiru muhammad ed: israr itah

Arsene Wenger

Inggris Utamakan Pelatih Lokal LONDON — Kursi pelatih timnas Inggris masih menjadi perbincangan hangat di tanah Britania Raya. Ini menyusul pernyataan arsitek Inggris Fabio Capello untuk segera mengakhiri karier sebagai pelatih skuat Tiga Singa usai Piala Eropa 2012. Nama-nama pelatih kondang muncul untuk menjadi pengganti posisi Don Fabio, julukan Capello. Salah satunya, pelatih klub Arsenal Arsene Wenger. Namun, kabar ini langsung mendapat sanggahan dari sang arsitek the Gunners itu. Bagi Wenger, tidak ada orang yang tepat untuk menangani Inggris selain pelatih lokal negeri Ratu Elizabeth itu. “Saya tak akan mengubah pendapat saya itu dalam satu menit pun,” ujarnya seperti dikutip TribalFootball, Sabtu (15/10). Jika Inggris memenangkan kejuaraan Eropa dengan pelatih asing, kata Wenger, orang bisa menilai itu bukan murni kemenangan bagi Inggris. Karena itu, pelatih asal Prancis ini cukup teguh mempertahankan pemikirannya. Wenger pun sudah berkali-kali menyatakan tidak tertarik untuk melatih John Terry dan rekan-rekan. Namun, ia berpendapat, satu nama pelatih bepeluang kuat untuk menjadi arsitek Inggris, yakni Harry Redknapp. Selain asli orang Inggris, menurut Wenger, pelatih Tottenham Hotspur itu memiliki kesiapan untuk menangani tim nasional. Ia pun mengatakan, Redknapp akan senang melakukannya dan publik pun tampaknya sudah memilih sosoknya untuk menangani Inggris. “Jadi, jangan terlalu banyak merasa ragu dengan apa yang akan terjadi nanti,” katanya menegaskan. ■ c08 ed: endro yuwanto AP

● Arsene

Wenger

:: jadwal pertandingan :: Ahad (16/10) LIGA INGGRIS West Brom vs Wolves Sunderland Arsenal vs (Live MNC TV, Ahad (16/10), pukul 19.30 WIB) Newcastle vs Tottenham (Live MNC TV, Ahad (16/10), pukul 22.00 WIB) LIGA SPANYOL R Vallecano vs Espanyol R Zaragoza Real Sociedad vs (Live TVOne, Ahad (16/10), pukul 21.00 WIB) Levante vs Malaga (Live TVOne, Ahad (16/10), pukul 23.00 WIB) Sevilla vs Sporting Gijon (Live TVOne, Senin (17/10), pukul 01.00 WIB) LIGA ITALIA Cesena vs Fiorentina Cagliari vs Siena Genoa vs Lecce Novara vs Bologna Atalanta vs Udinese Chievo vs Juventus (Live TelkomVision, Ahad (16/10), pukul 20.00 WIB) Lazio vs AS Roma (Live Indosiar, Senin (17/10), pukul 01.45. WIB)


Abul Kalam Azad Pejuang Muslim dari Negeri Hindustan

HUJJATUL ISLAM HLM B5

DZATUR RIQA Ujian Kesabaran Kaum Muslimin Rasulullah SAW dan pasukannya memerangi Bani Maharib dan Bani Tsalabah dari Ghatafhan yang selalu menghalangi dakwah Islam.

SITUS HLM B3

YUSUF ABDULLAH BONNER Allah Selalu Membimbingku Kini, Yusuf mengabdikan hidupnya untuk Islam, terutama membina para mualaf.

REPUBLIKA

MUALAF HLM B12

REPUBLIKA ● AHAD, 16 OKTOBER 2011 ● B1

DI NEGARA RUSIA DINASTI ISLAM TERTUA DI WILAYAH RUSIA ADALAH VOLGA BULGARIA ATAU VOLGA-KAMA BOLGHAR.

Oleh Heri Ruslan slam telah menjadi agama terbesar kedua di negeri beruang merah, Rusia, setelah Ortodoksi. Populasi kaum Muslim yang menetap di negara bekas Uni Soviet itu diperkirakan mencapai 25 juta, dari 145 juta total penduduk. Dari 182 etnis yang tersebar di Rusia, sebanyak 57 etnis adalah pemeluk Islam. “Hal ini membuat Islam menjadi unsur yang tidak dapat dipisahkan dari budaya dan sejarah Rusia,” ujar M Aji Surya, diplomat Indonesia yang bertugas di negara yang terletak di belahan timur Eropa itu. Tak heran, jika kaum Muslim di Rusia mulai memainkan peranan penting dalam berbagai bidang. Geliat keislaman di Rusia menunjukkan tanda-tanda yang amat menggembirakan. Saat ini, terdapat 3.345 organisasi keagamaan Muslim di tingkat lokal. Sebanyak 1.945 tersebar di daerah Volga, 980 di Kaukasus Utara, dan 316 lembaga di Ural. Bahkan, sudah ada 18 sekolah tinggi Islam di seantero Rusia. Di Rusia, jumlah masjid diperkirakan lebih dari 4.750 buah. Di Dagestan terdapat

I

sedikitnya 3.000 masjid. Sedangkan di Tatarstan dalam 10 tahun terakhir telah mencapai lebih dari 1.000 masjid. Ada pula yang menyebut jumlah masjid di negara itu sudah mencapai 7.000 buah. Berkembangnya jumlah umat Islam dan meningkatnya peran mereka di Rusia saat ini tak bisa dilepaskan dari sejarah masa lalu. Islam sudah mulai bersemi dan berkembang di wilayah itu sejak abad ke-7 M. Menurut M Aji Surya, Muslim pertama di wilayah Rusia adalah masyarakat Dagestani yang menetap di kawasan Derbent, selepas penaklukan Arab pada abad ke-8 M. Di Rusia, pernah berdiri sejumlah dinasti atau kerajaan Islam. Dinasti Islam tertua di wilayah Rusia adalah Volga Bulgaria atau Volga-Kama Bolghar. Ini adalah sebuah negara para Bulgar (bangsa Bulgaria) Muslim yang bersejarah. Negara Islam ini berdiri antara abad ke-7 hingga abad ke-13 M, di sekitar pertemuan wilayah Volga dan Sungai Kama di wilayah yang sekarang bernama Rusia. Salah satu kerajaan (khanate) Islam yang paling lama berkuasa di Rusia adalah Khanate

Crimea. Kerajaan tersebut mulai berdiri sejak 1441 M dan jatuh pada 1783 M. Khanate ini pernah berada di bawah dua kekuasaan, yakni kekuasaan Tatar Crimea dan kekuasaan Kekhalifahan Turki Usmani, ketika itu Crimea menjadi wilayah protektorat. Di Tatarstan, sebuah negara federasi Rusia pada abad ke-15 hingga 16 M juga pernah berdiri sebuah kerajaan Islam bernama Khanate Kazan. Dinasti Islam itu menduduki bekas wilayah Volga Bulgaria, Pemimpin dinasti Islam itu keturunan dari Timur Lenk, penguasa Islam terkemuka di Asia Tengah yang juga masih cucu Jenghis Khan. Khanate Kazan meliputi wilayah Tatarstan, Mari El, Chuvashia, Mordovia, bagian dari Udmurtia, dan Bashkortostan. Sedangkan di Dagestan, sempat berdiri Avar Khanate sebuah negara Muslim berumur panjang mulai awal abad ke-13 hingga ke-19 M. Kerajaan itu berdiri setelah jatuhnya kerajaan Kristen Sarir pada awal abad ke-12 M. Sejak saat itu, Avar Kaukasia mengalami proses Islamisasi. Lalu, bagaimanakah jejak dinastidinasti yang pernah berdiri di wilayah Rusia itu? ■ c15


kabar

REPUBLIKA ● AHAD, 16 OKTOBER 2011

B2

FOTO-FOTO: DOK DAMANHURI/REPUBLIKA

Geliat Belajar Hadis di Negeri Jiran Oleh Damanhuri Zuhri

alaysia boleh saja lebih hebat dalam bidang pendidikan dan ekonomi dibanding Indonesia. Namun, tidak dalam bidang ilmu hadis. Untuk bidang yang satu ini, umat Islam di negeri jiran tampaknya masih harus banyak belajar kepada umat Islam Indonesia. April 2010, sebuah tim dari Malaysia yang berjumlah 11 orang dipimpin Tuan Haji Arifin bin Mohammad dan istrinya Dato’ Rusma binti Ibrahim menyambangi Pesantren Luhur Hadis Darussunnah Ciputat, Tangerang Selatan. Ponpes ini letaknya tak jauh dari kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta. “Mereka datang ke tempat kami guna mempelajari sistem dan kurikulum yang digunakan di Pesantren Luhur Hadis Darussunnah serta kitab-kitab yang dipakai,’’ ungkap Prof Dr KH Ali Mustafa Yaqub MA, pimpinan Pesantren Luhur Hadis Darussunnah. Dalam pertemuan itu, Tuan Haji Arifin yang memiliki lahan seluas 1,4 hektare serta sejumlah bangunan di kawasan Janda Baik, Pahang — sekitar satu jam dari Kuala Lumpur – mengaku ingin mendirikan pesantren tahfiz Alquran. Namun, Prof Madya Dr Fauzi Deraman — kawan Kiai Ali Mustafa ketika belajar di Universitas Muhammad Ibn Saud di Riyadh, Arab Saudi – menyarankan Tuan Haji Arifin agar mem-

M HADIS ADALAH ILMU YANG SANGAT PENTING UNTUK KEHIDUPAN UMAT ISLAM SEBAGAI KELENGKAPAN DARI ALQURAN.

bangun sekolah pengajian hadis. Sebab, di Malaysia sudah banyak pesantren tahfiz, namun kekurangan pesantren hadis. Tuan Haji Arifin pun menimba pengalaman dari Pesantren Luhur Hadis Darussunnah. Pada akhir 2010, Darussunnah mengirim Ustaz Syamsul Bahri, yang juga alumni pesantren itu, untuk mengajar pengajian hadis di wilayah Janda Baik, Pahang, Malaysia. Sejak itulah, Syamsul Bahri menetap dan menjadi pengajar hadis di wilayah Janda Baik, Pahang, Malaysia. Ustaz Syamsul mengatakan, awalnya sulit beradaptasi dengan masyarakat Janda Baik. Maklum, dia belum mengetahui kebiasaan dan tata cara ibadah masyarakat setempat. ‘’Waktu saya datang ke Janda Baik, saya pikir sudah ada pondok seperti Darussunnah dan santrinya. Ternyata belum ada,” ungkapnya. Selama pembangunan pesantren hadis belum dimulai, ia tinggal di rumah Dato’ Rusma di kawasan Syah Alam. Selama proses pembangunan asrama, ia mengisi pengajian ibu-ibu di rumah Dato’ Rusma. Dalam pengajian yang diadakan saban Senin malam itu, Syamsul mengajarkan kitab hadis Riyadlush Shalihin. Sedangkan pada pengajian Selasa malam, ia mengajarkan kitab hadis Arba’in Nawawi. Seperti halnya ketika Kiai Ali Yaqub merintis Darussunnah Ciputat dengan tiga santri, Pengajian Hadis Darussunnah Janda Baik, Pahang, Malaysia, pun dimulai dari dua dua mahasiswa. Saat ini, kata dia, sudah ada 11 mahasiswa yang mengaji hadis di pesantren itu. ‘’Di sini, saya kesulitan buku rujukan, karena harus didatangkan dari Jakarta. Di Malaysia harga buku mahal.’’ Prof Dr Fauzi Deraman, pakar hadis dan guru besar pada University Malaya, mengatakan, umat Muslim di Malaysia sangat membutuhkan pengajian ilmu hadis. Menurut dia, sekolah-sekolah tahfiz Alquran telah tersebar di berbagai pelosok Malaysia. Namun, sangat sedikit lembaga pendidikan yang mengajarkan ilmu hadis atau sunah Nabi SAW. “Kami sangat senang, Pesantren Darussunnah bisa hadir di Malaysia,” ujar Prof Fauzi. Kini, Malaysia pun resmi memiliki pesantren hadis. Tepat pada 24 September lalu, Pesantren Darussunnah International Institute for Hadits Sciences, yang terletak di Eco Resort Al Sakinah, Janda Baik,

Pahang, Malaysia, diresmikan. Dalam acara itu hadir sejumlah tokoh, ulama, serta cendekiawan Malaysia; Prof Madya Dr Fauzi Deraman, Dr Effendi bin Mohd Tenang, Dr Abdullah Yasin, Dr Faisal Ahmad Shah dari University Malaysia. Prof Dr KH Ali Mustafa Yaqub MA turut hadir meresmikan berdirinya pesantren hadis itu. Dalam acara itu, Kiai Ali Mustafa bersama Prof Fauzi Deraman dan Tuan Haji Arifin bin Mohammad menanam pohon kelapa, sebagai tanda berdirinya pesantren hadis itu. Berbagai kalangan bergembira dengan hadirnya Pesantren Darussunnah di Janda Baik, Pahang, itu. ‘’Terus terang peninggalan ini memang untuk anak-anak, kami tidak tinggalkan untuk anak-anak berupa harta benda, tapi sekolah. Jadi, kegiatan ini sebagai kegiatan dakwah dan ibadah. Kita mau anak-anak dekat dengan agama,’’ ungkap Dato’ Rusma. Menurut dia, kegiatan pengajian hadis sudah berlangsung hampir satu tahun, sejak kedatangan Ustaz Syamsul Bahri di Janda Baik. Kini, sudah ada 11 mahasiswa

yang menimba ilmu hadis di pesantren itu. Mereka berasal dari berbagai perguruan tinggi, seperti University Malaya dan Universitas Islam Antarbangsa. Para mahasiswa itu menginap di pesantren itu setiap akhir pekan dengan sarana seadanya. Selama satu setengah bulan pada masa liburan yang lalu, sejumlah mahasiswa mengikuti pendidikan hadis dan tinggal di asrama Janda Baik. Mohammad Matassiah Ogus, salah satu peserta yang kuliah di University Malaya mengaku sangat senang dengan hadirnya Pesantren Khusus Hadis Darussunnah di Malaysia. “Alhamdulillah, saya bersyukur terpilih menjadi salah seorang mahasiswa yang mengikuti program di Darussunnah ini,” paparnya. Ia berharap dengan dibukanya Pesantren Hadis Darussunnah di Malaysia, masyarakat, terutama mahasiswa dan para pelajar bisa lebih mendalami ilmu hadis. Menurut dia, hadis adalah ilmu yang sangat penting untuk kehidupan umat Islam sebagai kelengkapan dari Alquran. ■ ed: heri ruslan


a q i R r u t Dza

REPUBLIKA ● AHAD, 16 OKTOBER 2011

B3 PANORAMIO

situs

Ujian Kesabaran Kaum Muslimin

PANORAMIO

RASULULLAH SAW

Oleh Heri Ruslan

DAN PASUKANNYA

ita semua bersama-sama Rasulullah SAW dalam peperangan Dzatur Riqa,” ungkap Jabir RA, sahabat Rasulullah SAW. Kemudian, sampailah Rasulullah bersama pasukannya di sebuah pohon yang rindang dan teduh. Lalu, Nabi SAW berteduh di bawah pohon itu dan menggantungkan pedangnya. Tiba-tiba datang seorang pria dari golongan kaum musyrikin sambil menghunus pedangnya. “Takutkah engkau padaku?’’ gertak lelaki itu. “Tidak,’’ jawab Rasulullah SAW dengan tenang. “Siapakah yang dapat menolong engkau dari perbuatanku ini?” bentak lelaki itu. “Allah,’’ tutur Rasulullah SAW. Mendengar jawaban itu, jatuhlah pedang tersebut dari genggaman lelaki musyrikin itu. Lalu, Rasulullah segera mengambil pedang itu dan langsung bertanya. “Siapakah yang dapat menolong engkau dari padaku ini?” “Jadilah engkau hai Muhammad sebaikbaiknya orang yang dimintai perlindungan.” “Sukakah engkau menyaksikan bahwa tiada Tuhan melainkan Allah dan bahwasanya saya ini utusan Allah?” “Tidak suka, tetapi saya berjanji kepadamu tidak akan memerangi dirimu lagi,’’ tutur lelaki musyrikin itu. Rasulullah SAW pun melepaskan lelaki itu. Kisah yang tercantum dalam hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim itu terjadi setelah Perang Dzatur Riqa.

MEMERANGI BANI MAHARIB DAN BANI TSALABAH DARI GHATAFHAN YANG SELALU MENGHALANGI DAKWAH ISLAM.

WIKIMEDIA

PANORAMIO

“K

●●●

Menurut Dr Syauqi Abu Khalil dalam Athlas Al-Hadits Al-Nabawi, pertempuran Dzatur Riqa adalah peperangan melawan Bani Maharib yang terjadi pada Muharam 5 H. Rasulullah memimpin 400 pasukan untuk menghadapi Bani Maharib dan Bani Tsalabah dari Ghatafhan. “Kedua kelompok itu bergabung untuk menyerang Rasulullah SAW dan umat Islam,’’ papar Syauqi. Pakar hadis itu mengungkapkan, pertempuran itu dinamakan Dzatur Riqa karena pasukan Muslimin mengikatkan potongan kain pada kaki-kaki mereka. “Lalu, setiap enam orang menahan seekor unta sehingga kaki mereka berdarah.’’ Perang tersebut terjadi di dekat kebun kurma, utara Khaibar. Berjarak 100 km dari utara Madinah, antara kebun kurma, lembah al-Hanakiyah, dan asySyuqrah. Terdapat perbedaan soal tahun terjadinya Perang Dzatur Riqa. Jika Dr Syauqi menyebut terjadi pada 5 H, Syekh

Shafiyyurrahman al-Mubarakfuriy dalam Ar-Rahiqul Makhtum menyebut peristiwa itu berlangsung pada 7 H. Sejarawan Muslim Ibnu Qayyim al-Jauziyyah dalam Zaadul Ma’aad pun menyatakan terjadi pada 7 H. Ada pula sejarawan yang menyebutkan peristiwa itu terjadi pada 4 H. ●●●

Peristiwa Dzatur Riqa terjadi tak lama setelah terjadinya kasus pembantaian yang dilakukan terhadap 70 delegasi Rasulullah SAW yang diutus untuk berdakwah kepada kabilah-kabilah di kawasan Najd. Peristiwa pembantaian itu terjadi di Bi’r Ma’unah. Pelakunya adalah Bani Ushayyah, Ri’l, Lihyan, dan Dzakwan. Umat Islam berduka dan berkabung atas peristiwa itu. Rasulullah dan kaum Muslimin menggelar qunut nazilah pada setiap shalat Maghrib dan Subuh. Mereka berdoa kepada Allah agar menimpakan malapetaka kepada mereka. Rasulullah SAW lalu mengirimkan pasukan untuk menyerang kabilah yang membantai umat Islam itu. Nabi SAW memimpin sekitar 400 pasukan. Kota Madinah untuk sementara didelegasikan kepada Abu Dzar al-Ghifari. Setibanya di wilayah Najd, Rasulullah menempatkan pasukannya di daerah bernama Nakhl, dekat wilayah Ghathafan. Dalam peristiwa Dzatur Riqa, umat Islam mengalami berbagai kesulitan. Jumlah unta yang tersedia untuk mengangkut pasukan ke medan jihad amat terbatas. Enam orang personel hanya mendapat satu ekor unta sebagai alat transportasi sehingga para sahabat IO RAM PANO bergantian menungganginya. Pasukan tentara Muslim harus berjalan di atas bebatuan tajam dan terjal. Kaum Muslimin dengan penuh keyakinan dan kesabaran melalui padang pasir yang panas. Alas kaki yang mereka gunakan hancur. Banyak di antara para sahabat yang kakinya terluka. Untuk mengurangi rasa sakit, mereka merobek kain dan membalutkannya pada alas kaki. “Kami berjalan di belakang unta hingga kaki kami pecah-pecah. Begitu pula kakiku hingga kukunya terkelupas. Kami membalut kaki kami dengan sobekan kain. Sehingga, aku menyebut misi itu Dzatur Riqa (sobekan kain),’’ tutur Abu Musa alAsy’ariy, salah seorang sahabat yang ikut dalam peristiwa itu berkisah. Pengerahan pasukan yang dipimpin oleh Rasulullah SAW itu dilakukan untuk memerangi Bani Maharib dan Bani Tsalabah dari Ghatafhan yang selalu menghalangi dakwah Islam. Setelah menempuh perjalanan yang panjang, pasukan Islam akhirnya bertemu dengan tentara musuh di sebuah wadi (lembah) bernama Nakhl. Kedatangan tentara Islam membuat musuh kaget. Niat

GOOGLEAPIS

mereka untuk menyerang Madinah telah didahului pasukan tentara Islam. Pasukan dari Bani Maharib dan Tsalabah tak melakukan serangan. Mereka justru menjaga jarak dari pasukan tentara Muslim. Mereka bertahan dalam benteng pertahanan. Mereka justru diliputi oleh rasa takut. Situasi di wilayah Ghatafhan pun menjadi mencekam. Tentara Muslim pun merasakan betapa mencekamnya situasi saat itu. Rasulullah lalu melaksanakan shalat khauf bersama para sahabat. Pengepungan yang dilakukan pasukan tentara Islam benarbenar membuat semangat perlawanan pasukan musuh goyah. Keberanian dan tekad membaja untuk membela agama Allah yang ada dalam setiap tentara Islam membuat pasukan musuh mundur. Mereka meninggalkan Ghatafhan. Kaum Muslimin telah memenangi perang urat syaraf. Dengan demikian, sebelum terjadinya bentrokan, tentara kafir telah tunggang langgang dari medan perang. Melihat pasukan musuh ketakutan, Rasulullah SAW tak memerintahkan pasukannya untuk melakukan pengejaran. Nabi SAW berharap dan berdoa agar mereka mau memeluk Islam. Tentara Islam kembali ke Madinah dengan membawa berita kemenangan. Keberhasilan tentara Islam dalam perang urat syaraf melawan Bani Maharib dan Bani Tsalabah dari Ghatafhan pun tersiar. Kelompok-kelompok yang memusuhi umat Islam mulai berpikir ulang untuk mengganggu kaum Muslimin yang berpusat di Madinah. Atas izin Allah SWT, satu per satu dari kabilah yang dulunya memusuhi Islam mulai memeluk agama Allah. Bahkan, tak sedikit dari mereka yang menjadi pahlawan dalam membela Islam. Mereka menjadi bagian umat Islam dalam peristiwa Fathu Makkah dan Perang Hunain. ●●●

Dalam perang Dzatur Riqa itu disebutkan, Malaikat Jibril mengajarkan shalat khauf kepada Muhammad dan umat Islam GOOGLEAPIS

memperoleh kelonggaran untuk bertayamum. Shalat khauf adalah shalat yang dikerjakan dalam keadaan takut kepada musuh di dalam perang. Ada beberapa cara mengerjakan shalat khauf. Rasulullah SAW mengajarkan tiga cara shalat khauf. Pertama, apabila keadaan musuh bukan di arah kiblat juga keberadaannya lebih sedikit dibandingkan dengan kaum Muslimin, cara mengerjakan shalatnya imam membagi menjadi dua kelompok: satu kelompok berdiri menghadap musuh dan kelompok satu lagi berdiri di belakang imam. Kemudian, imam mengerjakan shalat satu rakaat dengan kelompok yang pertama dan ketika imam berdiri untuk rakaat yang kedua, kelompok yang pertama menyempurnakan shalat sisanya dengan niat mufaraqah (berpisah) dengan imam. Setelah selesai shalat, kelompok yang pertama berdiri menghadap musuh untuk menjaganya. Lalu, kelompok yang kedua memulai shalat, dan disunahkan untuk imam memperpanjang bacaan agar kelompok yang kedua bisa menyusul shalat imam. Ketika imam duduk untuk bertasyahud akhir, disunahkan kelompok yang kedua niat mufaraqah dengan imam dan menyempurnakan shalat sisanya. Disunahkan juga bagi imam untuk menunggu kelompok yang kedua kemudian salam bersama-sama. Kedua, apabila keadaan musuh di arah kiblat, cara shalatnya adalah imam membuat dua shaf (barisan), kemudian bertakbiratulihram dengan kedua shaf tersebut dan jika imam sujud pada rakaat yang pertama, sujudlah shaf yang pertama dari kedua shaf tersebut dan shaf yang terakhir berdiri menjaga shaf yang pertama. Dan jika imam mengangkat kepalanya, bersujudlah shaf yang kedua dan mengikutinya, kemudian imam duduk untuk tasyahud dan salam dengan kedua shaf tersebut. Ketiga, apabila dalam keadaan yang sangat kritis dan perang sedang berkecamuk, cara mengerjakannya: masingmasing kaum melaksanakan shalat dengan keadaannya, baik sambil berjalan, mengendarai, menghadap kiblat, atau tidak menghadap kiblat. Dan, diperbolehkan dalam keadaan tersebut melakukan pekerjaan yang banyak seperti melakukan beberapa pukulan terhadap musuh. ■ berbagai sumber


arsitektur

REPUBLIKA ● AHAD, 16 OKTOBER 2011

B4

SAMI-CORP

UNESCO MENYEBUT MASJID HUKURU MISKIIY SEBAGAI SITUS PALING TERAWAT DI MALADEWA.

PICASAWEB

HUKURU MISKIIY

Masjid BATU KARANG H

ukuru Miskiiy adalah masjid tertua di Maladewa yang terletak Ibu Kota Male, Kepulauan Kaafu (Kaafu Atoll). Masjid tersebut dibangun pertama kali pada abad ke-12 M. Sedangkan, konstruksi masjid yang masih bertahan hingga saat ini dibangun pada 1656, sekitar lima abad setelah Maladewa beralih dari kerajaan Buddha menjadi kesultanan Islam. Pembangunan masjid pada masa itu dimulai ketika Islam diperkenalkan oleh seorang Muslim Sunni dari wilayah Maghrib, Abul Barakat Yoosuf al-Barbary. Raja yang menjadi pemeluk Islam pertama di Maladewa, Sri Tribuvana Aditiya (Sultan Muhammed Ibn Abdulla), adalah orang yang memimpin pembangunan Hukuru Miskiiy untuk pertama kalinya. Pembangunan Hukuru Miskiiy memakan waktu dua tahun. Semenjak itu, masjid batu karang itu telah mengalami perbaikan dan pengubahan sebanyak sembilan kali hingga menjadi salah satu situs budaya eksotis

Maladewa yang kini dikenal juga dengan nama Male Friday Mosque. Seperti ditulis dalam situs United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO) mengenai World Heritage Convention (WHC), Hukuru Miskiiy mengalami renovasi pertama pada 1338. Sultan yang berkuasa kala itu, Ahmed Shihaabuddheen I, memimpin renovasi dan mendokumentasikan renovasi tersebut di WIKIMEDIA

GERBANG HUKURU MISKIIY

Institusi Pendidikan Pertama di Maladewa enurut beberapa catatan sejarah, saat membangun Hukuru Miskiiy pada 1656, Sultan Ibrahim lskandhar juga membangun kompleks pemakaman sebelum kematiannya. Dalam sebuah dokumen disebutkan bahwa ketika Sultan meninggal, ia dimakamkan di sebuah kompleks pemakaman khusus pada pagi hari berikutnya. Informasi ini menggambarkan pentingnya situs suci lain sebagaimana bangunan masjid itu sendiri dan menunjukkan integritas atas keberadaan sebuah situs. Selain menara penggaung panggilan shalat yang sekaligus mempertegas keberadaan Hukuru Miskiiy, sejumlah objek bersejarah lain di sekitar masjid ikut melengkapi cerita di balik saksi masuknya Islam ke Maladewa itu. Salah satunya adalah gerbang utama masjid yang terletak di sebelah selatan. Ini bukan sembarang gerbang karena gerbang Hukuru Miskiiy dibangun dengan empat atap yang memayungi area seluas 360 kaki persegi (93,27 m2). Di setiap sisinya terdapat dua buah serambi. Menurut sejarah, seperti dikutip situs World Heritage Convention (WHC) UNESCO,

M

gerbang tersebut selesai dibangun pada 1676. Begitu pembangunan selesai, Sultan Ibrahim Iskandhar yang memerintah pada masa itu memerintahkan agar Alquran diajarkan kepada anak-anak di Maladewa. Jadilah bangunan tersebut sebuah tempat pembelajaran Alquran dan menjadikannya institusi pendidikan dan kelas pertama di Maladewa. Sayangnya, bangunan ini dirobohkan pada 1964. Bangunan lain yang juga telah hilang sebagian adalah dinding terluar yang melingkupi area Hukuru Miskiiy. Pada saat dibangun, panjang dinding di masing-masing sisinya adalah 666 kaki atau sekitar 203 meter. Di sisi selatan masjid, di sebelah kiri dekat

pintu masuk utama masjid, terdapat Ziyaarai (bahasa Dhivehi) yang berarti makam. Mereka yang dimakamkan di sana adalah para raja yang membangun Hukuru Miskiiy. Selain raja, sejumlah makam lain juga terletak dalam kompleks masjid, yang oleh penduduk lokal diyakini sebagai makam para pahlawan Maladewa. Makam-makam tersebut diperkirakan telah ada sejak akhir abad ke-17. Batu nisan pada makam-makam itu dirancang dengan cermat dan menggambarkan gaya Maladewa yang berpadu secara unik dengan arsitektur Islam masa lampau. Terbuat dari batu karang, batu-batu nisan itu diukir sedemikian rupa. UNESCO menyebut ukiran makam-makam di Hukuru Miskiiy itu sebagai desain yang unik dan tidak ditemukan di belahan dunia mana pun. Yang terpenting dari Hukuru Miskiiy, meski dikelilingi sejumlah makam, ia tetap dapat mempertahankan kegunaan aslinya dan terus menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat Maladewa yang hampir seluruhnya memeluk Islam. Dengan demikian, Hukuru Miskiiy terus digunakan untuk tujuan yang sama sejak abad ke-12 M hingga hari ini. ■ c15 ed: heri ruslan

atas papan kayu. Lalu pada 1656, Sultan Ibrahim Iskandhar menggagas konstruksi baru masjid yang selesai pada 1658 M. Konstruksi inilah yang dipertahankan dan dapat disaksikan hingga saat ini. Renovasi yang dilakukan beberapa sultan Maladewa setelah itu hanya sebatas penambahan dan penggantian beberapa bagian bangunan. Pada 1675 dan 1676 dilakukan pembangunan menara masjid dan gerbang utama masjid di sebelah selatan. Pembangunan masih dilakukan Sultan Ibrahim Iskandhar yang memimpin Maladewa sejak 1648 hingga 1687. Dua abad setelah itu, tepatnya 1912 M, Sultan Mohamed Shamsuddheen III melakukan perbaikan dan mengganti atap masjid yang terbuat dari jerami dengan seng. Perbaikan itu juga dilakukan dengan merenovasi menara masjid pada 1914. Pada 1964, gerbang selatan Hukuru Miskiiy dirobohkan. Kasau (pokok yang dipasang saling melintang sebagai rusuk) penyangga atap bangunan masjid diganti kayu jati dan atapnya yang terbuat dari seng diganti lembaran serupa yang terbuat dari aluminium. Terakhir, pada 1988, Pemerintah Maladewa memulai pekerjaan konservasi Hukuru Miskiiy. Pekerjaan yang melibatkan bantuan profesional dari Pemerintah India itu dilakukan dengan meminimalisasi dampak perubahan dan memaksimalkan retensi nilai warisan pada masjid tersebut. Hasilnya, kekayaan budaya masa lalu Maladewa di balik dinding-dinding karang Hukuru Miskiiy tetap terjaga hingga sekarang. Arsitektur masjid berusia 353 tahun itu seolah mampu menceritakan masa peralihan Maladewa menuju Islam sekaligus menyajikan karya seni Maladewa yang tak usang seiring umur bangunan yang terus menua. Terlepas dari sejumlah penggantian beberapa bagian bangunan, Hukuru Miskiiy tidak berubah sehingga WHC UNESCO menyebutnya sebagai situs paling terawat di Maladewa. Batu karang menjadi badan utama masjid, tetap seperti saat pertama dibangun pada abad ke-17 M. Bahkan, bagian-bagian yang dilapisi pernis masih bertahan dalam kondisi yang sangat baik. Secara keseluruhan, masjid dengan perimeter 199 kaki persegi (± 60,65 meter persegi) itu dibangun dengan dua bahan utama. Batu karang digunakan untuk membangun dinding, pilar, lantai, serta beberapa dekorasi interior dan eksterior masjid. Sedangkan, gabungan bahan kayu, seperti kayu cordia, jati, kayu kelapa, cendana, dan kayu merah, digunakan untuk membangun struktur atap dan bingkai jendela. Bagian utama Hukuru Miskiiy hingga saat ini masih digunakan sebagai tempat shalat. Sebelum masuk ke ruangan utama masjid, di kedua sisi setiap pintu masuk terdapat dhaalas atau serambi yang ditinggikan. Serambi ini dapat ditemukan di sisi utara, selatan, dan sisi timur bangunan utama.

Ruangan utama Huruku Miskiiy dibagi menjadi tiga bagian. Mihuraabuge adalah sisi depan bagian dalam masjid yang menjadi tempat imam saat memimpin shalat. Bagian tengah masjid disebut Medhu Miskiiy serta bagian belakang atau Fahu Miskiiy. Selain tiga bagian utama tersebut, di kedua sisi Mihuraabuge terdapat dua ruangan berukuran lebih kecil. Dahulu, ruangan di sisi utara disediakan untuk sultan, sedangkan ruang di sisi lainnya diperuntukkan bagi kelompok tertentu dari kalangan pejabat penting pemerintah yang dikenal sebagai Jahaa Hangubeykalun. Struktur bangunan bagian dalam masjid ini dihiasi sejumlah prasasti dan ukiran. Prasastiprasasti itu memuat tulisan dengan bahasa Arab serta Dhivehi yang ditulis dengan tulisan Dhives Akuru (aksara kuno Maladewa). Prasasti Arab diukir oleh Hakim Kepala AlFaqih al-Qazi Jamaaluddheen bin al-Sheikh Mohamed al-Mahli. Prasasti ini berisi kutipan Alquran dan Hadis serta beberapa fakta sejarah tentang pembangunan Hukuru Miskiiy. Sedangkan, prasasti dengan aksara Dhives Akuru menguraikan tugas utama yang diembankan pada para imam dan anggota lain yang memegang berbagai fungsi di masjid, seperti sebagai Malims dan Dhoshun. Catatan menunjukkan bahwa prasasti ini selesai dibuat pada 1658 M. Di luar bangunan masjid terdapat empat sumur yang juga dibangun dengan balok batu karang dan digunakan sebagai tempat wudhu. Sedangkan, di bagian depan masjid berdiri sebuah jam matahari yang dibangun pada 1917 oleh Sultan Mohamed Shamsuddheen sebagai penunjuk waktu shalat pada siang hari. Jam tersebut dibangun menggantikan jam matahari sebelumnya (jam matahari pertama di Maladewa) yang telah rusak. Keseluruhan batu karang yang digunakan di dalam dan di luar masjid telah diukir secara rapi dengan desain geometris abstrak serta gambar daun, bunga, dan pohon. Sebagian besar ukiran itu semakin indah dengan lapisan pernis di permukaannya. Para ahli melihat gaya arsitektur dan ukiran di Hukuru Miskiiy menunjukkan adanya pengaruh dari seni Islam abad ke-11 dipadu seni lokal Maladewa yang unik dan khas. Melengkapi kekokohan dan keindahan coraknya, sebuah menara berdiri tegap tak jauh dari Hukuru Miskiiy. Menara yang berusia 17 tahun lebih muda dari bangunan masjid itu juga menyimpan sejumlah prasasti. Bagian luar menara ini semakin gagah dengan jalinan rantai besi dan sabuk tembaga yang dipasang saat renovasi pada 1914. Hukuru Miskiiy dikagumi atas keunikan arsitektur, nilai estetika, serta makna rohaninya bagi penduduk setempat. Pada 2008 lalu, masjid yang dikagumi oleh masyarakat lokal dan internasional itu masuk dalam daftar tentatif UNESCO World Heritage (Warisan Dunia) untuk kategori budaya dalam sesi ke-32 pertemuan WHC di Quebec, Kanada. ■ c15 ed: heri ruslan

PICASAWEB

GOOGLEAPIS


hujjatul islam

REPUBLIKA ● AHAD, 16 OKTOBER 2011

B5

EDUCATION.NIC.IN

ABUL K ALAM A Z AD

Pejuang Muslim dari Negeri Hindustan

SEORANG PEJUANG YANG TAK PERNAH BERHENTI MELAWAN BERBAGAI PENINDASAN DAN KETIDAKADILAN YANG PERNAH SAYA TEMUI.” (MAHATMA GANDHI)

bul Kalam Azad telah wafat 53 tahun lalu, namun perubahan yang diperjuangkan sang revolusioner Muslim itu membuat namanya tetap hidup. Tokoh legendaris India, Mahatma Gandhi, menjulukinya Satyagrahi paling kuat, jujur, dan tak kenal takut. Satyagrahi berarti orang yang mendedikasikan dirinya pada kebenaran. Pria bernama asli Abul Kalam Ghulam Muhiyuddin ini merupakan salah seorang pemimpin perjuangan India melawan penjajahan Inggris. Ia dikenal dengan nama Maulana Azad. “Azad” adalah nama pena yang dipilihnya sebagai tanda emansipasi mental dari pandangan sempit tentang agama dan kehidupan. Dalam bahasa Kurdi, kata itu berarti bebas. Azad benar-benar bebas memperjuangkan kebebasan India serta persatuan Islam hingga ajal menjemputnya pada 22 Februari 1958. Azad terlahir di kota suci pertama bagi umat Islam, Makkah, Arab Saudi pada 11 November 1888. Ayah Azad, Khairuddin, meninggalkan India selama Pemberontakan Mutiny dan menetap di Makkah. Di kota itu, Khairuddin menikahi seorang perempuan Arab bernama ‘Aliyah, putri seorang mufti (ulama) Madinah sekaligus guru bahasa Arabnya. Pada 1890, Azad kembali ke India dan mereka tinggal di Kalkuta. Ayahnya, Masyhurl, sebagai seorang pembimbing spiritual. Ibunya tidak banyak mengerti tentang bahasa Urdu sehingga Azad dan saudara-saudaranya lebih banyak berbicara menggunakan bahasa Arab saat di rumah. Saat berusia belasan, Azad menikahi Zulaikha Begum, putri salah satu murid

A

para revolusioner Hindu Bengal, terlepas dari sikap eksklusif dan acuh tak acuh mereka terhadap Muslim waktu itu. Pada 1908, Azad melakukan perjalanan luar negeri mengunjungi Irak, Mesir, Suriah, dan Turki. Ia berkeinginan untuk mengunjungi Inggris juga, namun ia harus pulang karena ayahnya sakit. Azad mulai mempolitisasi komunitasnya melalui jurnal mingguan, Al-Hilal, 13 Juli 1912. Media tersebut segera memberikan pengaruh yang luar biasa serta respons yang mengejutkan, terutama dari para pembesar. Azad menunjukkan pemikirannya yang radikal secara politik dan agama. Melalui Al-Hilal, Azad mengkritisi sikap Muslim yang dinilainya ‘loyal’ kepada Britania, juga sikap Britania yang menunjukkan permusuhan pada dunia Muslim secara umum. Sementara itu, Perang Dunia I mulai pecah dan Al-Hilal ditutup pada 1914 oleh Pemerintah Bengal. Pada 12 November

1915, Azad melanjutkan aktivitas kritisnya dengan membuat media baru, Al-Balagh, di Kalkuta. Media mingguan ini bertahan hingga 31 Maret 1916, saat Pemerintah Bengal kembali menutupnya dan mengasingkan Azad dari Kalkuta. Ia diasingkan ke Ranchi, Bihar, hingga 1 Januari 1920. Usai dari pengasingan tahun itu, Azad kembali keluar-masuk penjara hingga 1945. Namun, sepanjang itu pula Azad mendapatkan sejumlah kepercayaan dan posisi politis. Ia terpilih menjadi Presiden Panitia Khalifat India (1920), kemudian sebagai Presiden Konferensi Persatuan (1924). Pada 1928, ia memimpin Konferensi Muslim Nasionalis dan pada 1937 ditunjuk sebagai anggota Panitia Kecil Parlementer Kongres. Azad dua kali terpilih sebagai Presiden Kongres Nasional India. Pertama, saat ia baru berumur 35 tahun (1923) dan kedua pada 1940. Ia memegang jabatan itu hingga 1946 mengingat dalam masa itu tidak ada pemilihan Presiden Kongres disebabkan hampir seluruh pemimpin kongres berada di penjara atas kasus Gerakan “Quit India” pada 1942. Setelah semua pemimpin bebas dari penjara, Azad memimpin negosiasi dengan utusan Kabinet Britania pada 1946. Lalu, setelah India merdeka pada 26 Januari 1950, Abul Kalam Azad ditunjuk sebagai menteri pendidikan dalam Kabinet Jawaharlal Nehru, posisi yang dijalaninya hingga akhir hayatnya. ■ c15 ed: heri ruslan

RUPAPUBLICATIONS

“IA ADALAH

spiritual ayahnya. Dari pernikahan itu ia dikaruniai seorang anak yang kemudian meninggal saat berumur empat tahun. Pada usia remaja, Azad mulai menggunakan nama samaran Abul Kalam Azad untuk memperoleh reputasi tinggi dalam jurnal resmi Urdu kala itu. Hingga usia itu, pendidikan yang diterima Azad hampir seluruhnya berasal dari ayahnya dan sangat tradisional. Ia tidak bersekolah di madrasah (sekolah Islam) mana pun atau institusi pendidikan Barat (modern) apa pun. Ia hanya menerima berbagai pelajaran agama dan keislaman ortodoks dari ayahnya. Dari sekolah pribadinya itu, Azad mampu merampungkan level tertinggi mata pelajaran Islam pada usia 16 tahun yang normalnya diselesaikan pada usia 20 atau 25 tahun. Azad belum berusia 13 tahun saat mulai membaca tulisan karya Sir Sayyid Ahmad Khan (politikus India, reformis, dan modernis Islam). Buku-buku itu membawa Azad pada kesimpulan bahwa pendidikannya tidak lengkap tanpa pendidikan Barat. Secara sembunyi-sembunyi, Azad mulai belajar bahasa Inggris untuk dapat mempelajari buku-buku tentang sejarah dan filosofi. Pengetahuan dari buku-buku itu juga pemikiran Ahmad Khan memunculkan krisis batin dalam diri Azad, mengingat ia dibesarkan dan dididik di sebuah keluarga religius yang ketat dan tidak menoleransi penyimpangan apa pun. Ajaran ortodoks mengharuskan Azad menerima semua konvensi tanpa mempertanyakannya. Sedangkan dari semua bacaan yang dilahapnya, ia justru mempertanyakan banyak hal, seperti, “Jika agama mengekspresikan kebenaran universal, mengapa ada perbedaan dan konflik dalam menyelesaikan perbedaan agama?” Akhirnya, ia sampai pada satu titik di mana ia ingin mengombinasikan ‘aql (akal) dan ‘ilm (ilmu), yang membawa Azad pada atheisme dan kedosaan. Azad melalui hidupnya dalam kondisi tersebut selama sembilan tahun (1901-1910), sampai ia berusia 22 tahun. Ketika itu, ide-ide politik Azad juga mulai diwarnai kekacauan dan ia menginginkan negaranya bebas dari kekuasaan Britania. Namun, saat itu ia tidak setuju dengan keberadaan Kongres yang dinilainya bergerak lambat. Ia pun enggan bergabung dengan Liga Muslim karena menurutnya organisasi tersebut tidak memiliki tujuan politik yang jelas. Azad memutuskan bergabung dengan

OLDINDIANPHOTO

JURNALIS DAN PEMBELAJAR TANGGUH endidikan yang diperoleh Abul Kalam Azad menjadikannya ulama Islam ortodoks. Namun, kepandaian dan jiwanya mengarahkan pria India-Arab itu pada sebuah upaya keras mengubah keadaan. Salah satu upaya itu ia lakukan dengan menjadi seorang jurnalis. Ia tercatat telah membuat jurnal mingguan di masa pemberontakannya, Al-Hilal, pada 1912 dan Al-Balagh pada 1915. Azad menggunakan tulisan dalam jurnalnya untuk merekrut dukungan Muslim dalam gerakan pemberontakannya kala itu. Ia jua mengkritik pemerintahan India dan kekuasaan Britania. Akibatnya, keduanya tidak berumur panjang karena pencekalan pemerintah. Dalam buku Indian Muslim and Partition of India (Ikram, 1995) disebutkan, Azad mulai menunjukkan ketertarikannya pada dunia tulismenulis pada saat berumur 14 tahun ketika ia menyumbangkan sejumlah artikel ke Makhzan (majalah paling dikenal kala itu). Saat memasuki usia 16 tahun, seperti disebutkan dalam artikel Maulana Abul Kalam Azad– The Builder of Modern India (Sadaket Malik, 2008), ia bahkan telah mampu menghasilkan sebuah majalah. Concise Encyclopedia of India (2006) menyebutkan, Abul Kalam pernah mempublikasikan jurnal puitis Nairang-e-Aalam pada 1900, saat berumur 12 tahun. Tiga tahun sete-

P

lahnya, menurut Encyclopedia of Indian Literature, Azad menghasilkan jurnal bulanan bernama Lisan-us-Sidq yang meraih popularitas tak lama setelah media itu diterbitkan pertama kali. Selain terjun dalam dunia tulis-menulis, Azad adalah seorang pembelajar sekaligus pengajar. Ia mengompilasi risalah-risalah untuk menginterpretasikan Alquran, hadis, dan prinsip-prinsip fikih dan ilmu kalam. Keingintahuannya yang tinggi membuatnya menjadi pembelajar otodidak yang menguasai sejumlah bahasa, seperti Urdu Pashtu, Arab, Hindko, Persia, Bangla, dan India. Saat berumur 15 tahun, Azad pernah mengajar di satu kelas berisi sejumlah siswa yang rata-rata berumur dua kali lipat dari umurnya. Tak cukup di situ, ia juga menjalankan perpustakaan dan membentuk komunitas debat sebelum usianya genap 12 tahun. Azad diingat sebagai nasionalis India terkemuka di masanya. Keteguhan upayanya terhadap penyatuan Hindu-Islam membuatnya memperoleh penghormatan dari komunitas Hindu. Sosok Abul Kalam Azad menjadi simbol penting harmoni kehidupan komunal di India modern. Sirajul Islam (2006) dalam Azad Biography menyebutkan, Azad mengembangkan pandangan-pandangan politik yang dinilai radikal oleh sebagian besar Muslim dan hal itu menjadikannya seorang nasionalis India yang sesungguhnya.

Ia juga mengkritisi politisi Muslim yang memfokuskan diri pada persoalan-persoalan komunal dibandingkan menyelesaikan kepentingan nasional. Tak hanya itu, Azad juga menolak separatisme komunal seluruh Liga Muslim saat itu. Meski beberapa pihaknya mengkritiknya sebagai revolusioner yang tidak banyak berbuat untuk mencegah pembagian wilayah India, sumbangsihnya terhadap kehidupan di India dihargai dengan sejumlah penghargaan. Kontribusinya dalam peningkatan pendidikan dan sosial di India menjadikannya orang yang berpengaruh dalam memandu pengembangan sosial ekonomi India. Dan untuk itu, tanggal kelahirannya, 11 November diperingati sebagai hari pendidikan di India. Selain itu, namanya diabadikan di sejumlah tempat dan bangunan di India, seperti Maulana Azad Medical College di New Delhi, Maulana Azad National Institute of Technology di Bhopal, Maulana Azad National Urdu University di Hyderabad, Maulana Azad Centre for Elementary and Social Education (MACESE Universitas Delhi), dan Maulana Azad College di Kolkata. Mantan presiden India Jawaharlal Nehru menyebutnya sebagai Mir-i-Karawan (pemimpin kafilah). “Ia adalah seorang pria yang sangat berani dan gagah. Aku tidak menemukan seorang pun yang dapat menyamainya.” ■ c15 ed: heri ruslan


tema utama

REPUBLIKA ● AHAD, 16 OKTOBER 2011

B6

tema utama

REPUBLIKA ● AHAD, 16 OKTOBER 2011

B7

FOTO-FOTO: WIKIMEDIA FOTO-FOTO: WIKIMEDIA

KHANATE CRIMEA ME-

K H A N AT E C R I M E A

MAINKAN PERAN YANG TAK TERNILAI HARGANYA

Dinasti Islam Terkuat di Eropa Timur jaran Islam berkembang luas hingga ke daratan benua Eropa. Penyebaran Islam secara besar-besaran di Eropa bagian timur, khususnya Rusia, terjadi ketika Kekhalifahan Turki Utsmani (Ottoman) menguasai dunia selama enam abad lamanya (27 Juli 1299 hingga 29 Oktober 1923). Ketika ajaran Islam berkembang di wilayah-wilayah yang kini menjadi bagian dari Rusia, pernah berdiri kerajaan-kerajaan Islam. Wilayah kekuasaannya meliputi Eropa Timur dan Tenggara. Salah satu kerajaan (khanate) Islam yang paling lama berkuasa di wilayah itu adalah Khanate Crimea. Kerajaan tersebut mulai berdiri sejak 1441 M dan jatuh pada 1783 M. Khanate ini pernah berada di bawah dua kekuasaan, yakni kekuasaan Tatar Crimea dan kekuasaan Kekhalifahan Turki Utsmani. Ketika itu, Crimea menjadi wilayah protektorat. Khanate Crimea berdiri ketika beberapa klan dari Kekaisaran Golden Horde menghentikan kehidupan nomaden mereka di Desht-Kypchak (sekarang stepa Kypchak di wilayah Ukraina dan Rusia Selatan) dan memtuskan untuk menjadikan Crimea sebagai kampung tempat tinggal mereka. Saat itu, wilayah Crimea adalah bagian dari ulus (distrik) Golden Horde sejak 1239, dengan ibu kotanya Qirim (Staryi Krym). Kaum separatis lokal mengundang seorang penakluk dari keturunan Jengis Khan bernama Haci Giray untuk menjadi pemimpin mereka. Haci Giray menerimanya dan meninggalkan pengasingan di Lithuania untuk berperang memperjuangkan kebebasan melawan Horde mulai 1420 sampai 1441. Ia lalu meraih kesuksesan atas upayanya itu. Namun, setelah itu Haci Giray harus menyingkirkan saingan internalnya sebelum memegang takhta pada 1449 M. Ia lalu memindahkan ibu kota Crimea ke Qirq Yer (sekarang menjadi bagian dari Bahçeseray—sebuah kota di Ukraina). Wilayah Khanate ini meliputi semenanjung Crimea (kecuali selatan dan barat daya pantai dan pelabuhan, yang dikuasai oleh Republik Genoa) serta stepa Ukraina yang kini terbentang di wilayah Ukraina dan Rusia Selatan. Haci Giray disebut-sebut sebagai

A

var Khanate adalah negara Muslim berumur panjang yang dikontrol wilayah Barat Dagestan, Rusia, mulai awal abad ke-13 sampai dengan 19 M. Setelah jatuhnya kerajaan Kristen Sarir pada awal abad ke-12, Avar Kaukasia mengalami proses Islamisasi. Ketegangan militer meningkat pada 1222 ketika wilayah itu diserang oleh bangsa Mongol penyembah berhala di bawah pimpinan Subutai, seorang ahli strategi militer. Meskipun Avar menjanjikan dukungan mereka kepada Muhammad II Khwarezm dalam perjuangannya melawan bangsa Mongol, tidak ada dokumentasi yang menjelaskan invasi Mongol terhadap tanah Avar tersebut. Munculnya Shamkhalate dari Kazi-

A

pendiri dan penguasa Khanate Crimea. Ia adalah generasi ke-11 dari Jengis Khan, penguasa Mongol Raya. Sejatinya, Khanate Crimea merupakan satu dari beberapa peninggalan Golden Horde, bagian utara-barat Kerajaan Mongol yang terpisah. Kerajaan yang berada di utara Laut Hitam ini adalah sisa kerajaan yang masih dapat dijumpai. Crimea adalah bagian dari kerajaan Golden Horde. Ia menjadi unit administrasi yang terpisah dan penguasanya (amir) memiliki signifikansi yang besar dalam struktur politik Golden Horde pada awal abad ke15 M. Giray berhasil memperluas kekuasaannya ke wilayah antara Dniepr dan Don berkat aliansi dengan Moskow dan negara Polandia-Lithuania. Ia kemudian mengalahkan Genoa dan memberlakukan kekuasaannya di Kaffa, sebuah koloni yang dibangun Genoa di Crimea. Giray meninggal pada 1466. Para putra Haci I Giray bersaing satu sama lain untuk menggantikannya. Dinasti Turki Utsmani melakukan intervensi dan memosisikan salah satu dari mereka, Menli I Giray, sebagai penerus takhta. Sebelumnya, tampuk kekuasaan sempat dipegang oleh Nur Dewlet, saudara Meñli I Giray, yang menang dengan arahan raja Grand Horde, Ahmed. Pada 1475, pasukan Utsman menaklukkan Kerajaan Yunani Theodoro dan juga para koloni Genoa di Cembalo, Soldaia, dan Caffa. Dan setelah itu, Khanate Crimea berada di bawah protektorat/perwalian Kekaisaran Utsman. Pada 1475, Kekaisaran Turki Utsman memenjarakan Menli I Giray karena menolak invasi. Setelah kembali dari pengasingan di Konstantinopel, ia menerima kedaulatan dari Turki Utsmani. Para

sultan Ottoman memperlakukan para khan—sebutan untuk pemimpin tertinggi dalam khanate— lebih pada sebagai sekutu daripada sebagai warga. Dan selama itu, Khanate Crimea memiliki kebijakan tersendiri (terlepas dari Turki Utsmani) di stepa-stepa wilayah Tartary Kecil. Para khan tidak membayar upeti kepada Kekaisaran Turki Utsmani, tetapi justru mendapatkan bayaran dari Utsman sebagai imbalan karena menyediakan pasukan berkuda (kavaleri) dalam berbagai operasi-operasi militernya. Crimea mulai kehilangan kekuatan dalam hubungan dengan Kekaisaran Turki Utsmani. Hal itu terjadi akibat dari sebuah krisis yang terjadi pada 1523 saat Crimea berada di bawah kekuasaan Mehmed I Giray, penerus Menli I Giray, yang meninggal pada tahun itu. Maka, sejak 1524 dan seterusnya, para khan Crimea ditunjuk oleh Sultan dari Kekaisaran Ottoman. Ditinjau dari tingkat kepentingan dan daya tahannya, aliansi yang terbangun antara Tatar Crimea dan Kekaisaran Ottoman disebut-sebut sebanding dengan hubungan Polandia-Lithuania. Betapa tidak, kavaleri Crimea sangat dibutuhkan oleh Kekaisaran Turki Utsmani dalam operasi militer yang dilakukan di Eropa (Polandia, Hungaria) dan Asia (Persia). Pada 1502, Menli I Giray mengalahkan khan terakhir dari Great Horde, yang sekaligus mengakhiri klaim khanate tersebut atas wilayah Crimea. Khanate Crimea lalu menjadi satu di antara beberapa kekuasaan terkuat di Eropa Timur hingga

KHANATE AVAR

Dinasti Islam di Dagestan Kumukh berikut disintegrasi Horde Emas sekaligus menajdi gejala dan penyebab berkurangnya pengaruh para khan selama abad 15 dan 16 M. Pada saat itu, kerajaan tersebut adalah negara yang kurang terstruktur, hingga kadang terpaksa mencari perlindungan Tsar melawan musuh-musuhnya yang kuat. Pada abad ke-18, melemahnya Shamkhals memupuk ambisi para khan Avar, yang pukulan terbesarnya

adalah kekalahan tentara Nadir Shah, pendiri Dinasti Asharid yang dikenal jenius di bidang militer. Para sejarawan menjuluki Nadir Shah sebagai “Napoleon dari Persia”. Berkat keberhasilan itu, penguasa Avar berhasil memperluas wilayah mereka dengan mengorbankan masyarakat bebas di Dagestan dan Chechnya. Pemerintahan Umma-Khan pada 1775-1801 menandai puncak kekuasaan Avar di Kaukasus. Di antara penguasa yang membayar upeti kepada Umat-Khan adalah penguasa Shaki,

DALAM MENYEBARLUASKAN ISLAM.

abad ke-18 M. Penguasa Khanate Crimea adalah pemeluk Islam sehingga dinasti memainkan peran yang tak ternilai harganya dalam menyebarluaskan Islam. Selain itu, orang-orang Crimea terlibat dalam penyerangan Kerajaan Danubia, Polandia-Lithuania, dan Muscovy. Untuk setiap tawanan, khanate menerima bagian tetap sebesar 10 atau 20 persen. Pada masa yang lama, hingga awal abad 18, kerajaan ini mengatur perdagangan massal budak dengan Kerajaan Utsman dan Timur Tengah. Caffa adalah salah satu tempat yang paling dikenal sebagai bandar serta tempat perdagangan budak. Paruh pertama abad ke-17 M, Kalmyks membentuk Khanate Kalmyk di Volga Bawah dan di bawah Khan Ayuka melancarkan banyak ekspedisi militer terhadap Khanate Crimea dan Nogays. Dengan menjadi bagian dari Rusia dan mengambil sumpah untuk melindungi perbatasan tenggara, Khanate Kalmyk berperan aktif dalam seluruh bagian perang Rusia pada abad ke-17 dan ke-18 M. Khanate ini menyediakan hingga 40 ribu penunggang kuda dengan persenjataan lengkap. Pasukan Rusia dan Ukrania bersatu menyerang Khanate Crimea yang berlangsung selama peperangan RussoTurki pada 1735-1739. Rusia, di bawah komando Marsekal Lapangan Münnich, berhasil menembus Semenanjung Crimea dan membakar serta menghancurkan semua yang mereka temukan dalam perjalanan ekspedisi mereka. Sejumlah perang lainnya terjadi selama pemerintahan Catherine II. Perang Rusia-Turki pada 1768-1774 mengakibatkan Perjanjian KuchukKainarji, yang membuat Khanate Crimea independen dari Kekaisaran Ottoman dan selaras dengan Kekaisaran Rusia. Khanate ini pada akhirnya dianeksasi oleh Rusia pada 1783. Khanate ini berhasil menjalankan kekuasaannya selama 342 tahun, sembilan tahun setelah keluar dari protektorat Kekaisaran Turki Utsmani. ■ c15 ed: heri ruslan

VOLGA BULGARIA

Dinasti Islam Tertua di Rusia

Quba, Shirvan. Dua tahun setelah kematian Umma-Khan, kerajaan ini secara sukarela menyerahkan diri pada otoritas Rusia. Meski dengan begitu Pemerintah Rusia mengecewakan dan menyakiti para penduduk daratan tinggi yang memimpikan kebebasan. Pungutan pajak yang berat, ditambah dengan pengambilalihan perkebunan dan pembangunan benteng, menggemparkan penduduk Avar untuk bangkit di bawah naungan Imamah Islam, yang dipimpin oleh Ghazi Muhammad (1828-1832), Gamzat-bek (1832-1834), dan Shamil (1834-1859). Perang Kaukasia berkobar sampai 1864 ketika Avar Khanate dihapuskan dan Distrik Avar.

olga Bulgaria atau Volga-Kama Bolghar adalah sebuah negara para Bulgar (bangsa Bulgaria) Muslim yang bersejarah. Negara Islam ini berdiri antara abad ketujuh dan abad ke-13 M di sekitar pertemuan wilayah Volga dan Sungai Kama di wilayah yang sekarang bernama Rusia. Wilayah Volga Bulgaria diperkirakan dibangun oleh kaum Finno-Ugric (kaum yang berbicara menggunakan bahasa Finno-Ugric), termasuk orang-orang Mari (mereka yang telah turun temurun tinggal di sepanjang Volga dan Sungai Kama). Para sejarawan yakin Volga Bulgaria tunduk pada Kerajaan Khazar (kerajaan yang berdiri di Rusia kuno pada abad ke-7 sampai 10 M), sampai kehancuran kerajaan tersebut dan penaklukan oleh Svyatoslav (pangeran kerajaan Rusia—sebuah pemerintahan abad pertengahan di kawasan Eropa Timur) pada akhir abad ke-10 yang membuat Volga Bulgaria tumbuh menjadi negara yang besar dan kuat. Kebanyakan sejarawan menyangsikan negara Islam itu mampu memperjuangkan kemerdekaannya dari Kerajaan Khazar, sampai akhirnya mereka dimusnahkan oleh Svyatoslav pada 965 M. Sebagian besar populasi di kawasan itu adalah kelompok-kelompok Turkis, seperti Suars, Barsil, Bilars, dan Baranjars. Islam diadopsi sebagai agama negara pada awal abad ke-10 setelah Ibnu Fadlan diutus oleh Khalifah Abbasiyah, Sultan al-Muqtadir, pada 922 M untuk membangun hubungan. Dalam kunjungannya itu, Ibnu Fadlan membawa serta beberapa hakim dan guru hukum Islam ke Volga Bulgaria, selain juga membantu pembangunan sebuah benteng dan masjid. Orang-orang Volga Bulgaria bermaksud mengislamkan Vladimir I Kiev. Namun, Vladimir menolak gagasan untuk meninggalkan minuman anggur yang disebutnya sebagai sebuah “sukacita kehidupan.” Pada September 1223 dekat daerah Samara (sekarang kota terbesar keenam di Rusia), anak dari Subutai Bahadur (ahli strategi Mongol), Uran, memasuki Volga Bulgaria, tetapi berhasil dikalahkan dalam Pertempuran Samara Bend. Pada 1236, Mongol kembali dan dalam lima tahun mampu menundukkan seluruh negeri yang pada saat itu berada dalam kondisi sulit akibat perang internal. Sejak saat itu, Volga Bulgaria menjadi bagian dari Ulus Jochi yang kemudian dikenal sebagai Golden Horde. Kawasan ini terbagi menjadi beberapa kerajaan, masing-masing menjadi pengikut Golden Horde dan memperoleh otonomi yang sama. Dan pada 1430-an, Kerajaan Kazan (Khanate of Kazan) berdiri sebagai kerajaan paling penting di sana.

■ c15 ed: heri ruslan

■ c15 ed: heri ruslan

V

KHANATE KAZAN

KHANATE QASIM WIKIMEDIA

hanate Qasim merupakan kerajaan yang berdiri di wilayah Tatar yang menjadi daerah taklukan Rusia. Kerajaan itu berdiri sejak 1452 sampai 1681. Khanate itu terletak di wilayah yang sekarang disebut Ryazan Oblast di Rusia dengan Ibu Kota Kasimov, di tengah aliran Sungai Oka. Khan atau rajanya adalah keturunan Timur Lenk, putra ke-13 dari Jochi dan cucu dari Jenghis Khan. Khanate ini dibangun di atas tanah yang dihadiahkan Vasili II kepada pangeran Kazan bernama Qasim Khan, putra pertama dari khan pertama Kazan, Olug Moxammat. Populasi asli yang mendiami kawasan ini adalah suku Finik Mordvins. Tanah tersebut berada di bawah pengaruh Kievan Rus’ dan Volga Bulgaria. Menurut beberapa sejarawan seperti Khudyakov, daerah taklukan tersebut mengklaim wilayahnya dan menobatkan Qasim sebagai penguasa tanah Meshchyora. Wilayah tersebut beserta ibu kotanya dinamai dengan namanya. Versi lainnya menyebutkan bahwa Qasim datang ke kedinasan Rusia dan diberikan tanah-tanah tersebut untuk membangun negara penyangga antara Moskow dan Khanate Kazan. Namun, lantaran Khanate Qasim adalah wilayah taklukan, sehingga sejak awal para khan mengatur wilayah khanate, sedangkan urusan politik di dalamnya dikendalikan oleh Rusia. Para khan Qasim bersama pengawal mereka berpartisipasi dalam semua serangan Rusia ke Kazan (1467–1469, 1487, 1552). Qasim Khan Sahgali (1515–1567) tiga kali dinobatkan sebagai penguasa Kazan dengan bantuan Rusia. Usai penaklukan Kazan, pemerintahan para khan dihapuskan dan khanate diatur oleh Voyevoda Rusia. Namun, meski demikian, khan tetap berkuasa. Salah satu khan, Simeon Bekbulatovich, dibaptis dan dinyatakan sebagai Grand Duke (Bangsawan Besar) Moskow pada 1574, sedangkan pada masa pemerintahan khan Sayed Borhan, Rusia memulai kebijakan kristenisasi. Kebijakan tersebut memicu pemberontakan Tatar pada 1656. Dan setelah kematian khanbika (ratu) Fatima Soltan pada 1681, Khanate Qasim dihapuskan. ■ c15 ed: heri ruslan

K

BUSINESS-KUBAN.RU

NOGAI HORDE ogai Horde adalah konfederasi sekitar 18 suku Turkis dan Mongol yang menduduki padang rumput Pontic-Kaspia. Sejak tahun 150, mereka terdesak ke Barta oleh Kalmyks dan ke selatan oleh Rusia pada abad ke-17 M. Suku Mongol yang disebut Manghits merupakan inti dari Horde. Komandan Golden Horde, Nogai (Nogai Khan), pada abad ke13 M, membentuk tentara yang digabungkan dengan berbagai suku Turki. Seabad kemudian, Nogai dipimpin oleh Edigu, seorang komandan asal Manghit, yang kemudian mendirikan dinasti Nogai yang berkuasa. Ada dua kelompok dalam Nogai. Wilayah di selatan Laut Kaspia yang berada langsung di bawah pimpinan pemimpin mereka dan wilayah di utara Laut Hitam yang tunduk pada raja Crimea. Kelompok pertama musnah sekitar tahun 1632 oleh Kalmyks, sedangkan kelompok kedua berbagi nasib dengan Kerajaan Crimea. Sumber lainnya menyebutkan bahwa Nogai Horde terbagi menjadi tiga wilayah, yaitu Nogai Horde Besar yang menduduki dataran utama dinasti, Nogai Horde yang lebih kecil terletak di sepanjang tepian kanan kawasan Volga-Kuban-Azov diserahkan pada Kerajaan/Khanate Crimean. Dan, terakhir adalah wilayah Altiul Horde, yang menduduki dan menempati daerah cekungan Emba. Bahasa yang digunakan di Nogai adalah bahasa dari Kypchak Turki, sama dengan bahasa yang digunakan negeri tetangganya, Kazakhs, Bashkirs, dan Crimea. Agama mereka adalah Islam, namun institusi keagamaan kurang dikembangkan. Mereka adalah pengembara yang beternak domba, kuda, dan unta. Barang-barang luar diperoleh dari perdagangan (sebagian besar adalah kuda dan budak) atau dari merampok dan bentuk penghargaan. Salah satu sumber pendapatan utama orang Nogai adalah mencari budak dan menjualnya ke Crimea dan Bukhara. Selain itu, aktivitas berburu, memancing, perpajakan kafilah, serta pertanian musiman berperan dalam kehidupan mereka. Unit sosial dasar di Nogai Horde adalah daerah semiotonom dan para aristokratnya disebut “mirza”. Pemimpin tertingginya disebut “Bey”. Dan sejak 1537, posisi kedua adalah Nureddin, yang biasanya merupakan anak atau adik Bey, atau calon penerusnya. Nureddin ini mengontrol sepanjang tepi kanan Sungai Volga. Mulai 1560, ada Nureddin kedua, yakni seorang yang memimpin perang. Posisi tertinggi ketiga di bawah Nureddin adalah Keikuvat, yang mengontrol wilayah Emba. Secara keseluruhan, organisasi politik di Nogai Horde relatif ‘cair’ dan sangat tergantung pada prestise. Hal itu karena rakyat Nogai yang pada dasarnya adalah pengembara hanya perlu meninggalkan wilayah dengan pimpinan yang tidak mereka sukai. Sekitar 1557 M, Nureddin Nogai, Kazy Mirza, berseteru dengan Ismail Beg dan mendirikan Lesser Nogai Horde di stepa Kaukasus Utara. Para penduduk Nohai di utara Kaspia akhirnya menyebutnya Great Nogai Horde. Dan, pada awal abad ke-17 M, Great Nogai Horde jatuh usai serangan Kalmyks. ■ c15 ed: heri ruslan

N

PUSAT PERADABAN Islam di Rusia DI BEKAS WILAYAH KERAJAAN ITU, KINI HIDUP SEKITAR DUA JUTA ETNIS TATAR YANG BERAGAMA ISLAM.

atarstan adalah sebuah negara federasi Rusia. Republik Tatarstan terletak 799 kilometer di sebelah tenggara Moskow, Ibu Kota Rusia. Tatarstan beribu kota Kazan. Sejak dulu, kota itu dikenal sebagai pusat kebudayaan Islam di Negeri Beruang Merah, Rusia, selain Dagestan. Tatarstan dihuni oleh sekitar dua juta etnis Tatar (etnis asli Tatarstan) dan sekitar satu juta etnis Rusia. Di kota ini, nuansa keislamannya sangat kental. Betapa tidak. Di wilayah itu, pada abad ke-15 hingga 16 M pernah berdiri sebuah kerajaan Islam bernama Khanate Kazan. Dinasti Islam itu menduduki bekas wilayah Volga Bulgaria, pemimpin dinasti Islam itu berasal dari keturunan Timur Lenk, penguasa Islam terkemuka di Asia Tengah, yang juga masih cucu Jenghis Khan. Khanate Kazan meliputi wilayah Tatarstan, Mari El, Chuvashia, Mordovia, bagian dari Udmurtia, dan Bashkortostan. Kazan menjadi ibu kota kerajaan itu. Khanate tersebut adalah salah satu negara penerus Golden Horde dan berakhir ketika ditaklukkan oleh Tsardom Rusia. Sepanjang sejarahnya, kerajaan ini rentan terhadap gejolak sipil dan perjuangan untuk takhta. Para khan (raja) diganti 19 kali dalam 115 tahun. Total ada 15 belas raja yang pernah memerintah di kerajaan ini, beberapa di antaranya naik takhta hingga beberapa kali. Khan sering kali dipilih dari Gengizides (kaum keturunan Jenghis Khan— pendiri Kerajaan Mongol ) oleh kaum bangsawan vernakular dan juga oleh para warga. Selama pemerintahan Olug Moxammat dan putranya, Maxmud, pasukan Kazan menyerbu Muscovy dan beberapa tanah jajahannya. Vasily II dari Moskow, yang terlibat dalam Perang Besar Feodal ter-

T

hadap sepupunya, dikalahkan dalam pertempuran dekat Suzdal dan dipaksa untuk membayar uang tebusan ke Kazan. Pada Juli 1487, Grand Duke Ivan III dari Moskow menduduki Kazan dan menempatkan pemimpin boneka, Moxammadamin, pada takhta Kerajaan Kazan. Setelah itu, Kerajaan Kazan menjadi protektorat Moskow. Pada masa itu, pedagang dari Rusia diizinkan berdagang secara bebas di seluruh wilayahnya. Kekaisaran Turki Usman dan Khanate Crimea mencoba mengeksploitasi keluhan penduduk untuk memprovokasi pemberontakan (dalam 1496, 1500, dan 1505), namun gagal. Hingga akhirnya, pada 1521, Kazan terlepas dari dominasi Moskow. Kerajaan itu membuat perjanjian untuk saling membantu dengan Kerajaan Astrakhan, Kerajaan Krimea, dan Horde Nogay. Pasukan gabungan Raja Muhamed Giray dan para sekutu dari Crimea kemudian menyerang Muscovy dan menangkap lebih dari 150 ribu budak. Catatan kronik Rusia mengungkapkan, sedikitnya terjadi sekitar 40 serangan Kazan ke wilayah Rusia (terutama daerah Nizhniy Novgorod, Murom, Vyatka, Vladimir, Kostroma, Galich) pada paruh pertama abad ke-16 M. Penguatan Crimea menimbulkan perasaan tidak suka pada elemenelemen pro-Moskow dari pihak Kerajaan Kazan. Beberapa bangsawan memicu pemberontakan pada 1545. Hasilnya, Safa Giray dilengserkan dari takhta. Seorang pro-Moskow mengambil alih takhta Kerajaan Kazan. Setelah itu, Moskow mengatur beberapa ekspedisi militer untuk memaksakan kontrol atas Kazan, namun upaya itu gagal. Dengan bantuan dari Nogays, Safa Giray kembali merebut takhtanya. Ia mengeksekusi 75 bang-

sawan dan sisa anggota oposisinya melarikan diri ke Rusia. Pada 1549, dia meninggal dan anaknya yang berusia tiga tahun, Utamesgaray, diakui sebagai khan. Pada saat itu, kerabat Safa Giray (termasuk Devlet I Giray) berada di Crimea. Di bawah pemerintahan Qosçaq, hubungan dengan Rusia terus memburuk. Sekelompok bangsawan yang tidak puas pada awal 1551 mengundang seorang pendukung Tsar Ivan Terrible, Sahgali, untuk kedua kalinya. Pada saat yang sama, tanah di sebelah timur Sungai Volga (Taw Yagi) diserahkan ke Rusia. Utamesgaray, bersama dengan ibunya, dikirim ke sebuah penjara Moskow. Sahgali menduduki takhta Kazan hingga Februari 1552. Unsur anti-Moskow dalam pemerintahan Kazan mengasingkan Sahgali dan mengundang pangeran Astrakhan Yadegar Moxammad, bersama dengan Nogays, untuk membantu mereka. Kazan kemudian berada di bawah pengepungan. Pada Agustus 1552, Rusia mengalahkan pasukan Tartar pedalaman, membakar sejumlah arca dan beberapa istana. Setelah dua bulan pengepungan dan penghancuran benteng, pada 3 Oktober, Rusia memasuki kota. Yadegar Moxammad dipenjara dan penduduknya dibantai. Konon, menurut dokumen kronik Kazan, sekitar 110 ribu tewas, baik warga sipil maupun pasukan, dan 60 ribu–100 ribu Rusia yang ditawan di kerajaan dibebaskan. Setelah jatuhnya Kazan, wilayah seperti Udmurtia dan Bashkortostan bergabung dengan Rusia tanpa konflik. Administrasi kerajaan dihapuskan. ProMoskow dan bangsawan netral tetap memiliki tanah mereka, tetapi tanah milik lainnya dieksekusi. Tanah bebas dihuni oleh Rusia dan kadang-kadang oleh Tatar pro-Rusia. Uskup ortodoks seperti Germogen dipaksa membaptis banyak orang Tatar. Tatar kemudian dipindahkan jauh dari sungai, jalan, dan Kazan. Hingga akhirnya, pada 1556, sebagian penduduk terus menentang kekuasaan Rusia. Penduduk dalam daerah bekas kerajaan tersebut kala itu diperkirakan menurun beberapa ribu selama perang. Menurut sejumlah sejarawan, Kerajaan Kazan sempat dikembalikan dengan bantuan penduduk etnis Rusia, tetapi pasukan Rusia di bawah kepemimpinan Kuzma Minin terus menekan pemberontakan tersebut.  ■ c15 ed: heri ruslan

WIKIMEDIA

KHANATE SIBIR hanate Sibir secara patrilineal merupakan keturunan dari Shayban (Shiban), anak kelima dari Jochi dan cucu dari Genghis Khan. Khanate ini memiliki populasi dengan beragam etnik, yakni orang-orang Tatar Siberia, Khanty, Mansi, Nenets, dan Selkup. Bersama Khanate Kazan, Khanate Sibir adalah negara Muslim di wilayah paling utara sekaligus negara Turk paling utara kedua setelah Yakuts. Penaklukan khanate Sibir oleh Ermak (Yermak Timofeyevich), seorang penjelajah Siberia yang juga pahlawan Rusia, pada 1582

K

adalah awal mula dari Penaklukan Siberia oleh Rusia. Penaklukan Siberia dimulai pada Juli 1580 ketika sekitar 540 orang dari komunitas semimiliter di Rusia bagian selatan menginvasi wilayah Voguls. Mereka bersama 300 buruh Lithuania dan Jerman. Sepanjang 1581, pasukan tersebut melintasi wilayah yang dikenal sebagai Yugra serta Kota Vogul dan Ostyak. Pada saat itu, mereka juga menagkap seorang kolektor pajak. Setelah serangkaian serangan balasan Tatar terhadap Rusia, pasukan Rusia dipersiapkan untuk sebuah operasi militer untuk mengambil alih Qashliq, Ibu Kota Siberia.

Setelah tiga hari pertempuran di tepian Sungai Irtysh pada Mei 1582, Yermak menang atas pasukan kombinasi dari Kucum Khan dan enam pangeran sekutu dari Tatar. Pada 29 Juni, pasukan Cossack diserang oleh Tatar, namun kembali berhasil dipukul mundur. Penaklukan Rusia terhadap Siberia berlangsung hingga pada mereka mencapai Samudra Pasifik pada 1639, yang menjadikan wilayah Rusia meluas hingga beberapa juta kilometer persegi. Dengan demikian, khanate tersebut berdiri di tengah Tsar Siberia yang menjadi bagian dari kekaisaran penuh autokrat Rusia. ■ c15 ed: heri ruslan


wawancara

REPUBLIKA ● AHAD, 16 OKTOBER 2011

B8

JODY BROTO SUSENO

Berdagang Sambil Berdakwah FOTO-FOTO: DAMANHURI/REPUBLIKA

piritual company. Konsep itulah yang diusung pengusaha muda Jody Broto Suseno dalam menjalankan roda bisnisnya. Ia mencoba meneladani nilai-nilai spiritual dan akhlak Nabi Muhammad SAW dalam berniaga. Hasilnya, sungguh luar biasa. Usahanya berkembang pesat. Pada tahun 2000, karyawannya

S

hanya dua orang. Kini, jaringan usahanya yang terdiri atas Waroeng Steak dan Shake, Waroeng Penyet, Waroeng Bebaqaran, Bebek Goreng H Slamet, Futsal Feskul, dan Futsal Soccer menampung sekitar 1.000 pegawai. “Kami berdagang dan juga berdakwah,” ujar Jody kepada wartawan Republika, Damanhuri Zuhri. Jody mengajak para karyawannya

Bagaimana ceritanya Anda mulai terjun ke dunia bisnis? Saya memulai bisnis ketika masih kuliah pada Jurusan Arsitektur sebuah universitas swasta di Yogyakarta. Saya memutuskan untuk meninggalkan kuliah setelah mencoba kerja praktik di sebuah hotel. Padahal, saat itu saya sudah semester tujuh. Saya memilih untuk usaha saja. Ketika kuliah semester lima, saya sudah dipercaya ayah saya untuk mengelola steik. Ayah saya buka rumah makan steik, tapi yang mewah buat kalangan menengah ke atas. Tempatnya permanen, sederhana tapi mahal. Saya jadi manager dan mempromosikan kepada teman-teman. Waktu itu tahun 1998, harga antara Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu untuk kalangan mahasiswa masih belum terjangkau. Lalu, terobosan apa yang Anda lakukan? Saya mencoba menjual steik harganya Rp 3.500, tapi dengan daging sapi asli. Triknya, daging dibalut tepung yang tebal. Lalu kita bumbuin dan disajikan di hot plate. Banyak juga orang dari Jakarta yang bertanya-tanya ini daging beneran atau bukan? Akhirnya, kita buatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kita ingin menunjukkan kalau dagingnya benar-benar halal, bukan daging sapi gelonggongan. Apa dampaknya setelah mengantongi sertifikasi halal? Dengan mengantongi sertifikasi halal, tentu kita sangat menjaga kehalalannya. Warung kita pun bertambah ramai. Bahkan, setelah Ustad Yusuf Mansur membantu mempromosikan lewat jamaahnya, usaha steik semakin ramai. Saya ingin belajar dari McD. Mengapa? Kalau McD thayyib-nya secara universal. Saya ingin thayyib-nya yang benar-benar secara Islami. Jadi, misalnya ada salah satu ustaz yang punya usaha air oksigen, seluruh karyawannya pada saat mengisi air harus dalam keadaan berwudhu. Kemudian, di pabriknya disetelkan tilawah Alquran. Dia berharap dengan cara itu airnya menyehatkan. Saya ingin seperti itu. Lalu, konsep itu Anda terapkan? Kita punya dapur produksi Waroeng Grup. Sebenarnya, karyawan kita sudah kita wajibkan menghafal empat surah Alquran, yakni Yasin, al-Mulk, alWaqiah, dan ar-Rahman. Di salah satu dapur, memang saat memasak para karyawan menghafal Alquran. Saya ingin ke depannya membuat dapur tapi sambil masak para pegawai dalam keadaan mempunyai wudhu. Kita setelkan tilawah Alquran dan kita mencoba agar makanannya benar-benar thayyib. Selain makanan yang dikonsumsi menyehatkan, dari segi akidahnya nggak melenceng.

anak-anak sekarang. Dengan konsep spiritual company, kebiasaan itu kita ubah. Programnya sudah dimulai dengan model pesantren. Nah, program Pak Samsuri dari Ustaz Yusuf Mansur sebagai president spiritual company Waroeng Grup. Misalnya, tema bulan ini tentang istigfar. Maka, Pak Samsuri mengagendakan ke ustaz-ustaz yang tak lain adalah para supervisor di tiap-tiap Waroeng Grup melakukan istigfar. Mengamalkan istigfar sehabis shalat dan seterusnya. Nah, bulan depan kajiannya soal shalawat. Keutamaan shalawat dan cara mengamalkannya. Seluruh karyawan dengan bimbingan ustaz-ustaz di tiap-tiap warung diajak mengamalkan shalawat.

untuk mengamalkan sunah Nabi Muhammad dalam berdagang. “Kini ingin berkah. Kalau hanya mencari dunia yang didapat hanya dunia. Namun, jika mencari akhirat hasilnya terasa sekali. Subhanallah,” ungkap pengusaha yang juga membina Rumah TahfizQu (pesantren penghafal Alquran) dengan jumlah santri sebanyak 120 itu. Berikut petikan wawancaranya.

Kabarnya, setelah berzakat usaha Anda semakin ramai? Tahun pertama belum begitu ramai. Namun, tahun kedua sudah mulai kelihatan ramai. Awalnya, karyawan hanya dua orang. Saya yang masak, istri saya yang menjaga di depan. Jumlah mejanya juga baru empat dan hot plate-nya cuma sepuluh. Tahun kedua sudah lumayan. Saya juga diingatkan buat mengeluarkan zakatnya di tahun kedua. Baru setelah saya bayar zakat, warungnya semakin ramai. Saya tambahkan lagi zakatnya, usaha saya semakin ramai lagi. Siapa yang memberikan kesadaran dengan berzakat akan tumbuh usaha? Om saya di Solo, namanya Pak Didi. Beliau mengurus jamaah pengajian Muhtadi Solo yang sampai sekarang masih aktif berdakwah mengurus jamaah di Solo. Beliau merangkul bukan hanya satu masjid, tapi beberapa masjid. Beliau yang mengingatkan sampai saya sadar ini pasti ada keterlibatan yang lain di luar ikhtiar kita. Sebenarnya, apa kunci dalam usaha kuliner ini? Pertama, tentu soal rasa. Rasanya harus rasa kebanyakan orang, bukan rasa yang enak. Koki yang pintar masak belum tentu jualannya ramai. Tapi, orang-orang biasa seperti kita yang sering jajan di luar, sering mencoba makanan ini dan makanan itu, oh ini enak, restoran ini ramai, yang ramai restoran yang ini, yang enak ininya. Kita harus tahu karena kita sering jajan. Jadi tahu selera kebanyakan orang begini, harganya juga segini. Kalau rasa sudah pas, akhirnya kita bisa dicari para pelanggan. Lokasi, menurut saya, tidak terlalu penting. Lokasi di dalam gang pun masih dicari orang. Ketiga, pelayanan. Karyawan, menurut saya utama sekali. Kunci kita bisa sukses ada di karyawan. Jika karyawannya benar, kita bisa sukses.

Kita mencoba mengenalkan Islam yang rahmatan lil’alamin.

Kalau begitu, akhlak menjadi modal utama? Benar. Kalau Allah SWT tak meridai, semuanya akan hancur. Pernah ada satu outlet kita yang karyawannya suka berjudi, akhirnya mereka kita keluarkan. Kita datangkan karyawan yang baru, dibina sedikit demi sedikit. Memang, untuk mengangkatnya kembali berat sekali sampai beberapa bulan. Saya pikir ini pasti ada yang salah. Saya bukan menyalahkan karyawan, tapi salah ada pada diri sendiri. Akhirnya, kita niatkan warung ini hasilnya kita kunci benar-benar buat sedekah di rumah tahfiz. Jadi, satu outlet saya yang seluruh hasilnya disedekahkan adalah Feskul di Kaliurang. Untuk menggaji karyawan tetap kita gunakan dari operasional. Ketika ada penghasilannya, total 100 persen buat sedekah. Dan, ternyata beberapa karyawan bonusnya nggak diambil namun mereka sedekahkan juga. Bahkan manager, dia nggak mau digaji dari yang di Feskul karena hasilnya buat sedekah, akhirnya dia sedekahkan juga. Banyak yang seperti itu. Akhirnya di Feskul Cakal, sekarang, masya Allah, sudah ramai bahkan lebih ramai dari dulu. Artinya, nilai-nilai berdagang ala Rasulullah sangat berpengaruh dalam berdagang? Betul sekali. Kita kadang-kadang tak menyadari tapi coba. Kalau kita mau mencoba pasti kelihatan betul hasilnya. Usaha kita akan sukses dengan kita menerapkan akhlak Rasulullah SAW. Adakah guru-guru khusus yang mengajarkan? Di Waroeng Grup ada direktur spiritual company. Ini baru dua tahun kita angkat. Mungkin ini satusatunya di Indonesia, perusahaan yang ada direktur spiritual company. Di Waroeng Grup ini ada tiga direktur, yaitu direktur operasional, direktur keuangan, dan direktur spiritual company. Ini saya angkat dari ustaz di salah satu masjid di Solo. Namanya Ustaz Syamsuri dari Solo. Ia seharihari hanya berceramah keliling dari masjid ke masjid di Solo. Ia sukses dalam dakwahnya. Awalnya di masjid dekat rumahnya banyak orang yang mabuk-mabukan, banyak anak muda yang tak mau ke masjid. Lalu, ia rangkul pelan-pelan dengan kegiatankegiatan di masjid. Akhirnya, anak-anak muda ini masuk ke masjid semua. Saya lihat masjidnya sudah ramai dengan anak-anak muda yang tadinya mabuk-mabukan. Akhirnya, saya angkat Ustaz Syamsuri menjadi direktur spiritual company. Tugasnya membenahi karyawan saya. Dua tahun lalu, jumlah karyawan saya masih 800 orang, tak ada yang dari pesantren, jauh dari nilai-nilai agama, seperti kebanyakan

Sebenarnya, Waroeng Grup ini berdagang apa berdakwah? Dua-duanya. Ya, berdagang dan juga berdakwah. Kita ingin mencari keberkahan. Kalau kita cuma mencari dunia, amal yang didapat hanya dunia saja. Masya Allah, ketika kita mencari akhirat, kita ajak seluruh karyawan mengamalkan cara Nabi Muhammad SAW, terasa sekali hasilnya. Subhanallah. Omzet Waroeng Steak setiap bulan terus meningkat. Padahal, bisa dibilang kita jarang promosi, malah nggak pernah. Tapi, setiap bulan kita melakukan tabligh akbar. Marketing-nya dalam bentuk tabligh akbar dan kegiatan sosial ke manamana serta mengurus rumah tahfiz yang sekarang sudah ada lima tempat yang kita kelola secara mandiri dengan dana sedekah karyawan Waroeng Grup. Apa tantangan yang dihadapi dengan konsep dakwah dengan berdagang? Pasti ada. Apalagi, karyawan kita tidak memiliki dasar pesantren dan pendidikan agama yang kuat. Satu setengah tahun yang lalu saya bilang sama Pak Samsuri sebagai direktur spiritual company, kalau ada supervisor yang tidak shalat, kita ganti. Kuncinya di outlet warung itu ada di supervisor. Kalau supervisornya bagus, ibadahnya bagus, insya Allah, warungnya jadi bagus. Kita coba cari supervisor dari takmir-takmir masjid. Kita cari dari pengajian di masjid-masjid. Ada yang bagus, langsung kita jadikan supervisor. Bisa jadi, supervisor itu tidak mengerti dengan kuliner? Ya, memang nggak perlu mengerti kuliner. Tapi, bisa kita jadikan supervisor kalau memang bagus secara agama. Dan, kita sudah membuktikan. Beberapa kali kita mendapatkan supervisor yang dari kajian agama. Dan saya bilang ke mereka, kalau mereka itu adalah kiai di warung. Jadi, bukan saya yang kiai, tapi supervisor. Mereka harus menjadi imam shalat berjamaah, serta membaca shalawat dan dua hadis dari kitab Riyadlush Shalihin setiap hari. Termasuk juga memberi tausiah kepada karyawan. Mengajinya harus lebih bagus dari karyawan. Datangnya harus lebih awal dari karyawan. Pokoknya dari sisi agama, dia harus lebih bagus dari karyawan. Dakwah seperti apa yang dilakukan lewat warungwarung Anda? Sekarang, saya mulai mencoba bagaimana di warung bisa berdakwah juga. Selama ini kan Islam dikenal dengan keras. Kita mencoba mengenalkan Islam yang rahmatan lil’alamin. Kita mulai dari karyawan, seperti berhenti merokok, memberikan pelayanan yang ramah, dan harus ada mushala di setiap warung. Termasuk ajakan-ajakan kebaikan, seperti makan dengan tangan kanan. Biasanya, makan steik pakai tangan kiri dan tangan kanan pegang pisau. Tapi, kita ajak konsumen untuk memakan dengan tangan kanan. Konsumen juga kita ajakan untuk sedekah. Selain mengurus Rumah Tahfiz Quran, kabarnya juga membina pebulu tangkis yang hafal Alquran? Saya sudah membuat rumah tahfiz, tapi saya senang badminton juga. Kita punya lapangan dua line. Lapangan ini dipakai seminggu dua kali. Sengaja saya nggak sewakan. Buat kalangan sendiri saja. Kita buat pengajian dua bulan sekali buat mengumpulkan karyawan. Pengajian tabligh akbar sebulan sekali. Seluruh karyawan saya kumpulkan. Saya lihat manfaatnya kurang, akhirnya kita mendirikan Rumah Tahfidz Badminton. Rumah Tahfidz Badminton ini untuk anak-anak Usia SD dan SLTP. Sekarang santrinya ada delapan dan ditambah satu lagi. Jadi, yang benar-benar mukim (tinggal di asrama). Mereka tidak sekolah di luar, hanya ikut kejar paket untuk bisa ikut ujian. Jadi, seharihari belajar agama, menghafal Alquran. Setiap pagi dan sore digenjot latihan badminton. Waktu santri-santri badminton kita masih di klub masing-masing, setiap ikut pertandingan hanya masuk delapan besar. Kemarin kita bina sebulan, kemudian kita kembalikan ke klubnya, mencoba pertandingan, bisa juara satu. Dan hebatnya lagi sudah hafal surah Yasin, ar-Rahman, dan al-Mulk. ■ ed: heri ruslan


kitab

REPUBLIKA ● AHAD, 16 OKTOBER 2011

B9

Fashl Al-Maqal Fima Bain Al-Hikmah wa As-Syari’at Min Al-Ittishal

Harmonisasi Agama dan Filsafat Muslim seperti Al Ghazali, yang dinilai salah menerapkan argumentasinya dalam konteks perdebatan itu. Ada tiga persoalan yang menjadi fokus diskusinya. Pertama, persoalan apakah alam itu azali atau zadim (eternal in the past). Kedua, tentang pengetahuan Tuhan terhadap perkara partikular (juz’iyyat), serta pengingkaran atas kebangkitan tubuh di akhirat kelak. Dalam karya itu, ia tidak memaparkan secara utuh dan lengkap mengenai argumentasi dan kritik secara keseluruhan terhadap lawannya. Pemandangan berbeda akan didapat ketika menelaah sanggahannya yang tertuang di dua karyanya secara terpisah, yaitu Tahafut At Tahafut dan Manahij Al Adillah. Di Fahs Al Maqal, komentator terbesar Aristoteles itu—tulis Dante dalam Divine Comedia-nya—sebatas menguraikan contoh aplikatif yang menguatkan pendapatnya. Yang paling mencolok ialah menyangkut upaya mempertemukan antara agama dan filsafat.

MENURUT IBNU RUSYD, AGAMA MENDORONG SUPAYA MANUSIA MENGGUNAKAN AKAL DAN PIKIRANNYA GUNA MEMPELAJARI SEGALA FENOMENA YANG TERJADI DI ALAM SEMESTA.

Oleh Nashih Nashrullah

olemik tentang korelasi filsafat dan agama sempat menjadi perdebatan menarik dicermati pada abad pertengahan—era kejayaan Islam. Berbagai diskusi muncul sebagai respons elaborasi pemikiran akibat transformasi dan akumulasi gagasan yang ditawarkan oleh sejumlah cendekiawan dari Barat. Abu Ya‘la al-Walid Muhammad ibnu Ahmad ibnu Muhammad ibnu Rusyd (1126–1198), seorang pemikir legendaris Islam kelahiran Cordoba mencoba mengurai benang kusut tentang perdebatan korelasi filsafat dan agama. Dalam salah satu magnum opusnya, Fashl Al-Maqal Fima Bain Al-Hikmah wa As-Syari’at Min Al-Ittishal, Averroes—begitu Ibnu Rusyid dikenal di Barat—mencoba meyakinkan cendekiawan Muslim tetang sinkronisasi agama dan filsafat tersebut. Ia pun lantas berusaha menguak argumentasi aplikatif tentang harmonisasi sekaligus menyanggah pendapat filsuf

P

Berfilsafat tidak dilarang Mengawali pembahasannya, Ibnu Rusyd berusaha menggali epistemologi dan landasan berpikir mengenai boleh tidaknya berfilsafat dalam agama. Ia juga mengupas perspektif syariat terhadap penggunaan filsafat dan ilmu mantik. Ia berpandangan, pada dasarnya, berfilsafat dan berlogika tidak perlu dipermasalahkan. Aktivitas filsafat, menurutnya, tak lain mendalami dan merenungkan berbagai fenomana alam atau wujud beserta isinya. Kegiatan itu dimaksudkan agar lebih mendekatkan persepsi utuh tentang Sang Khalik. Dalam pengertian dan tujuan seperti ini, syariat secara tegas tidak mempertentangan filsafat. Justru agama mendorong supaya manusia menggunakan akal dan pikirannya guna mempelajari segala fenomena yang terjadi di alam semesta. Jika berbicara filsafat dengan konteks demikian, menurutnya, berfilsafat hukumnya wajib dan dianjurkan. Ibnu Rusyd melandasi argumentasinya itu dengan sejumlah ayat Alquran, di antaranya ialah al-Hasyr: 2, al-A’raf: 185, al-An’am: 75, al-Ghasiyah: 17, dan AliImran: 191. Menurut dia, ayat-ayat tersebut menganjurkan dan memerintahkan

mencari metode yang paling sempurna. Analogi yang digunakan juga setara dengan metode yang dipakai, yaitu burhani. Metode burhani sendiri merupakan salah satu terminologi dan metode penting dalam filsafat. “Mempelajari filsafat adalah perintah yang bersifat wajib,” papar Ibnu Rusyd. Ibnu Rusyd menambahkan, penerimaan manusia tentang proses berfilsafat itu beragam. Keragaman itu merujuk pada perbedaan karakter dan perangai manusia. Menurutnya, ada kategori orang yang menerima hanya dengan metode burhani, sebagian lainnya menyambut fakta dan kebenaran dengan argumen-argumen yang tersaring melalui perdebatan, serta mereka yang bisa percaya dengan sekadar retorika. Secara prinsip, ia memandang penerimaan tentang fakta yang hak itu dapat diterima oleh setiap individu, kecuali mereka yang mengingkarinya. Karena itu, Rasulullah diperintahkan menggunakan berbagai metode yang sesuai dengan tingkat intelektualitas dan potensi penerimaan mereka. Allah SWT berfirman, “Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik.” (QS an-Nahl [16]: 125). Lalu, di manakah letak korelasi filsafat dan agama? Ibnu Rusyd berpandangan, kebenaran syariat adalah hak dan mendorong logika untuk selalu mengetahui kebenaran tersebut. Bagi Muslim, metode burhani tidak bertentangan dengan semangat syariat. Logika sederhananya, jika agama bersifat absolut dan benar, demikian halnya dengan fakta yang dihasilkan dari metode burhani. Menurut dia, kesimpulan itu tidak berseberangan dengan kebenaran yang ada pada agama, justru akan memperkuat fakta tersebut. Jika ditarik lebih jauh lagi, apabila burhani menemukan fakta tentang wujud tertentu, ada kemungkinan wujud itu belum secara tegas disebutkan oleh dalil-dalil syariat. Fakta itu, tidak serta-merta terbantahkan dan tertolak lantaran syariat belum menegaskannya. Akan tetapi, status perkara itu dikategorikan sebagai persoalan yang maskut ‘anhu, pemecahannya diselesaikan oleh seorang fakih melalui qiyas syar’i. Apabila dari hasil qiyas itu diperoleh kesesuaian dengan syariat, tak ada lagi persoalan. Tetapi, jika kenyataannya masih berbeda, di sinilah pentingnya upaya takwil. Ibnu Rusyd mendefinisikan takwil sebagai pengalihan makna tekstual sebuah teks ke makna kiasan (majazi) dengan tetap mempertahankan aturan yang berlaku dalam bahasa Arab, baik antara kata yang asli dan komparasi kata lainnya maupun hal-hal lain yang menjadi kaidah dalam susunan kalimat kiasan. Takwil yang dimaksud tidak bertujuan

untuk merusak keaslian makna asli al muawwal, tetapi para ulama sepakat, jika takwil menyasar makna dari hasil kiasan (al muawwal minha). Dengan demikian, teks akan tetap berada pada posisi awal. Tidak berubah. Sebagai contoh, pendukung Al-Asy’ari mentakwilkan ayat-ayat istiwa dan kisah turunnya Allah ke bumi, sedangkan kelompok Hanbali berpegang teguh pada tekstual ayat tersebut. Ibnu Rusyd menambahkan, kesimpulan yang dihasilkan dari takwil bisa saja berbeda satu dengan lainnya. Hal ini lebih diakibatkan pada perbedaan karakter dan potensi penerimaan masing-masing individu terhadap kebenaran. Sanggahan atas Ghazali Secara singkat, Ibnu Rusyd menyampaikan sejumlah sanggahan tentang tiga tema yang merupakan perdebatan antara filsafat barat dan cendekiawan Muslim. Ketiga persoalan itu ialah persoalan apakah alam itu azali atau kadim (eternal in the past), pengetahuan Tuhan terhadap perkara partikular (juz’iyyat), serta pengingkaran atas kebangkitan tubuh di akhirat kelak. Pernyataan keras keluar dari Al-Ghazali merespons pandangan filsuf atas ketiga persoalan itu. Bahkan, ia sempat menyatakan, siapa pun yang berpandangan laiknya para filsuf itu bisa dianggap kafir. Menurut Ibnu Rusyd, pendapat sang maestro tersebut tidak dibenarkan. Soal kadimnya alam, jelas Ibnu Rusyd, perdebatan yang muncul lebih karena faktor pendefinisian dan istilah. Rusyd tidak bertentangan dengan Alquran sebab tidak ada perselisihan dalam menempatkan bahwa Allah adalah pencipta alam keseluruhan ini. Jadi, menurut filsuf, kadimnya alam tidak sama dengan kadimnya Allah, tetapi yang mereka maksudkan adalah yang ada berubah menjadi ada dalam bentuk lain karena penciptaan dari tiada (al-‘adam) adalah mustahil dan tidak mungkin terjadi. Dari tidak ada, tidak bisa terjadi sesuatu, oleh karena itu, materi asal alam ini mesti kadim. Ibnu Rusyd menyanggah pula tudingan bahwa filsuf tidak memercayai hari akhir. Sebaliknya, mereka mengakui tentang adanya hari kebangkitan kendati mereka tidak sepakat tentang interpretasi pola dan bentuknya. Sebagian mereka menganggap yang dihidupkan kelak hanya ruh, sedangkan kelompok filsuf lainnya berpendapat bahwa yang dibangkitkan ialah ruh dan jasad sekaligus. Demikian halnya dengan pengetahuan Tuhan terhadap juz’iyyat. Yang dipermasalahkan para filsuf bukan soal tahu tidaknya Tuhan atas pekara itu, melainkan ialah bagaimana cara Tuhan mengetahuinya. Ini yang diperdebatkan. Pengetahuan Tuhan bersifat kadim, yakni semenjak azali Tuhan mengetahui yang juz’i tersebut, bahkan sebelum yang juz’i berwujud seperti wujud saat ini. ■ ed: heri ruslan


dunia islam

REPUBLIKA ● AHAD, 16 OKTOBER 2011

CONFERENCEOFPRESIDENTS.ORG

B10

ONISLAM.NET

ISLAM DI AZERBAIJAN

NEGERIdMUSLIM a i s a r u E i Sudut LIB.UTEXAS.EDU

GRANITAS.AZ

zerbaijan. Negara yang terletak di kawasan Eurasia (Eropa Asia) itu mayoritas penduduknya beragama Islam. Meski begitu, Azerbaijan adalah negara republik demokratis dan sekuler. Awalnya, negara itu berdiri pada 1918 dan kemudian menjadi bagian dari Uni Soviet pada 1920, sebelum akhirnya merdeka pada 1991. Negara bermata uang manat ini adalah negara kaya sumber daya alam. Kekayaan utama Azerbaijan adalah minyak dan wilayah agrikultur yang mendominasi wilayah daratannya. Dalam Azerbaijan: General Information (2007) disebutkan, dua pertiga wilayah negara itu kaya akan minyak dan gas alam. Menurut Geographical Data yang diterbitkan Biro Statistik Negara Republik Azerbaijan (2007), negara seluas 86.600 kilometer persegi ini merupakan daerah cekungan agrikultur terbesar di kawasan Kaukasus (sebutan untuk daerah atau negara yang terletak di perbatasan Eurasia). Wilayah agrikultur Azerbaijan mendominasi daratannya hingga 54,9 persen. Hasil utamanya adalah komoditi perdagangan, seperti buah anggur, kapas, tembakau, jeruk, dan sayur-sayuran, serta ternak, produk susu, dan minuman anggur. Selain agrikultur, panorama alam dan budaya Azerbaijan menjadi daya tarik turis dan menjadi sumber pemasukan bagi negara. Negara yang terletak di persimpangan antara Asia Barat dan Eropa Timur ini dikenal sekuler karena memberikan kebebasan beragama seluas-luasnya pada penduduknya, serta tidak mengaitkan agama pada urusan apa pun dalam berbagai hal. Agama baru akan disangkutpautkan ketika ia memunculkan bahaya dan

A

DI AZERBAIJAN, ISLAM DIMAKNAI LEBIH JAUH SEBAGAI BUDAYA DAN ETNISITAS.

WIKIMEDIA

PANORAMIO

menimbulkan keresahan, misalnya saja terorisme. Mayoritas penduduk Azerbaijan memeluk Islam dengan jumlah tidak kurang dari 99,2 persen. Sebanyak 85 persen di antaranya adalah Muslim Syiah dan sisanya adalah Muslim Sunni. Persentase Syiah yang besar itu menjadikan Republik Azerbaijan negara dengan populasi Muslim Syiah terbesar kedua setelah Iran. Agama lain yang dianut di sana adalah Kristen dan sejumlah keyakinan lain seperti Zoroastrianisme. Uniknya, berdasarkan laporan Pew Research tahun 2009, identitas Muslim di Azerbaijan lebih banyak didasarkan pada budaya dan etnisitas dibandingkan pada agama itu sendiri. Kondisi tersebut agaknya dipengaruhi oleh riwayat keislaman penduduk Azerbaijan pada periode-periode lampau, yang secara historis membentuk Islam lebih sebagai budaya dan memengaruhi interaksi serta kehidupan mereka. ●●●

Nama Azerbaijan diambil dari kata “Atropates”, seorang bangsawan Persia yang mengabdi pada Raja Darius III dan Alexander III Macedonia, yang pada akhirnya mendirikan sebuah kerajaan independen. Nama Atropatene merupakan transliterasi Yunani oleh penduduk Iran kuno yang menyusun nama yang memiliki arti “dilindungi oleh api suci” atau “tanah api suci”. Nama Yunani itu disebutkan oleh dua sejarawan Yunani Diodorus Siculus dan Strabo. Setelah berabadabad, nama itu berkembang menjadi Adharbadhagan, Adharbayagan, Azarbaydjan, dan Azerbaican (Azerbaijan). Bukti awal adanya permukiman penduduk di wilayah Azerbaijan merujuk pada zaman batu akhir dan terhubung dengan budaya Guruchay pada Gua Azykh (gua yang diperkirakan berusia lebih dari 300 ribu tahun) yang diyakini sebagai tempat tinggal manusia zaman batu. Salah satu wilayah permukiman awal yang ditemukan melalui penggalian arkeologis di sana adalah wilayah Scythia yang ditinggali para penunggang kuda nomadik pada abad ke-9 SM. Sejarah Islam di Azerbaijan dimulai pada masa yang disebut era feodal dalam sejarah Azerbaijan. Negara itu dikuasai oleh Dinasti Sassanid sejak tahun 252 M saat dinasti tersebut menjadikan Albania negara taklukan. Raja Albania Urnayr menjadikan Kristen sebagai agama resmi negara saat itu pada abad ke-4. Pada 667 M, Kekhalifahan Umayyah memukul mundur Sassanid dan Bizantium. Dinasti Umayyah menjadikan Albania negara taklukan pada 667 M setelah mendapat perlawanan dari kaum Kristen di bawah pimpinan Pangeran Javanshir (pangeran Albania dari Dinasti Mihranid yang memimpin sejak 643–681 M). Kerajaan Sassanid, yang dikuasai oleh Dinasti Sassania, menjadi kerajaan Persia pra-Islam terakhir. Kekosongan kekuasaan akibat kemunduran Khilafah Abbasiyah memunculkan sejumlah dinasti lokal, seperti Sallarids, Sajids, Shaddadids, Rawadids, dan Buwaih. Pada awal abad ke-11 M, wilayah ini secara bertahap direbut oleh kelompok konfederasi suku Turki dari Asia Tengah dalam Ekspansi Turki. Dinasti Turki yang berdiri pertama kali saat itu adalah Ghaznavids, yang pada 1030 M memasuki wilayah yang sekarang dikenal sebagai Azerbaijan. Sepanjang abad pertengahan, Azerbaijan dipimpin

oleh beberapa dinasti Islam, seperti Dinasti Seljuk (1071–1325), Atabegs of Azerbaijan (1136–1225), Qara Qoyunlu (1375–1468), Aq-Qoyunlu (1378– 1508), dan Shirvanshah (861–1539). Kerajaan Seljuk adalah kerajaan Muslim Sunni Persia-Turki yang pada satu waktu dikuasai oleh dinasti dari konfederasi suku Turkis, Atabegs of Azerbaijan. Menurtu Yarshater (1987) dalam The Iranian Language of Azerbaijan, penduduk Azerbaijan yang pada waktu itu berbicara bahasa Iran (bahasa Azari), secara bertahap menggunakan bahasa Turki yang sejak abad 11 M dikenal sebagai bahasa Azerbaijan Lama. Sementara itu, dalam Proceedings of the Third European Conference of Iranian Studies (Ludwig, 1998), disebutkan bahwa para ahli bahasa menyebut dialek Tati pada penduduk Azerbaijan Iran dan Republik Azerbaijan sebagai sisa-sisa bahasa Azari. [38–39]. ●●●

Republik Demokratis Azerbaijan merupakan republik parlementer modern pertama dalam dunia Islam yang berdiri pada 28 Mei 1918. Pada 28 April 1920, Azerbaijan menjadi bagian dari Uni Soviet dan mulai mendeklarasikan kemerdekaan sejak 30 Agustus 1991 dan mencapai kemerdekaan sepenuhnya pada 18 Oktober 1991. Dewasa ini, negara dengan populasi sebanyak 9.165.000 jiwa (perkiraan tahun 2011) itu menghadapi sebuah permasalahan sosial berbasis isu agama. Seperti yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, Pemerintah Azerbaijan menyerukan pelarangan hijab (termasuk jilbab) bagi perempuan dan jenggot pada kaum laki-laki. Langkah itu, seperti disebut sejumlah pemberitaan internasional, diambil pemerintah untuk meminimalisasi aktivitas organisasi Islam garis keras yang berkembang di sana. Beberapa organisasi garis keras memang disebutsebut berkembang di Azerbaijan. Salah satunya adalah Alqaeda. Terlepas dari alasan penerapan aturan tersebut oleh Pemerintah Azerbaijan, Muslim di sana beramai-ramai melakukan aksi protes di jalan menuntut pencabutan aturan tersebut dan mengatakan bahwa hijab adalah hak mereka. ■ c15 ed: heri ruslan


sastra ejuta tahun yang lalu, sebuah gunung meletus di Pulau Sumatra. Kawah gunung menjelma menjadi sebuah danau. Proses alamiah selama ribuan tahun mengubah dinding kawah menjadi deretan bukit subur memagari danau. Di utara, tanah landai menghampar dari kaki bukit sampai ke tepian. Di tempat lain, dinding bukit semakin merapat ke tepi danau. Di dalam rimba raya, pohon Meranti, Pulai, dan Surian tumbuh besar-besar dan tinggi. Beberapa abad yang lalu, dari tempat asal berbeda, rombongan demi rombongan pendatang berbondong-bondong membangun jorong dan nagari di selingkar danau. Kaum laki-laki dari setiap suku bergotongroyong membalak hutan belantara menjadi sawah, ladang, dan permukiman saudarasaudara perempuan mereka. Di tanah landai, mereka mengeruk sawah dan ladang tempat menanam padi dan palawija. Di lereng-lereng bukit, mereka menanam tanaman keras, kayu manis, cengkih, dan durian. Tanah hasil membabat hutan itu mereka jadikan pusako tinggi yang diwariskan dari ibu kepada anak perempuannya. Dari anak perempuannya itu kepada anak perempuannya pula. Begitulah seterusnya menurut garis ibu. Orang laki-laki, selama dia masih hidup, boleh mengambil sebagian kecil hasil sawah, ladang, dan tanaman keras itu, tetapi dia tidak boleh menjual atau mewariskan kepada istri dan anak-anaknya. Hanya harta hasil pencariannya yang disebut pusako randah boleh dijual atau dihibahkan kepada istri dan anak-anaknya.

S

PUSAKO TINGGI

menjadi seorang stateless dan terdampar menjadi pekerja bangunan di Kota Paris. “Sebuah perusahaan minyak multinasional membutuhkan tenaga para insinyur untuk dipekerjakan pada proyek eksplorasi minyak lepas pantai di Qatar, sebuah negara kaya minyak dan gas alam di Teluk Persia. Kau harus coba melamar ke perusahaan itu.” “Mereka pasti menolak lamaranku karena aku lulusan sekolah perminyakan dari Uni Soviet.” “Ayahku seorang lawyer. Aku akan minta tolong kepadanya supaya dia mau menjamin bahwa kau bukan seorang komunis.”

Oleh M Daniel Ilyas

●●●

Memasuki masa pensiun, Hamdani dan Laura serta dua orang anak perempuan mereka kembali ke Paris.Walaupun hidupnya senang di negeri orang, Hamdani tetap rindu akan kampung halamannya. Desir angin di daun nyiur, empasan ombak di tepian, dan gemuruh air danau masuk Batang Antokan selalu terngiang-ngiang di telinganya. Kaul Hamdani, sebelum aku menutup mata di tanah rantau, aku bisa pulang menziarahi makam kedua orang tuaku dan menjenguk rumah warisan ibuku. ●●●

RENDRA PURNAMA/REPUBLIKA

●●●

Jika tidak terjadi kudeta berdarah tahun 1965, pada tahun itu, Hamdani telah pulang ke Indonesia. Dia telah selesai mengikuti pendidikan di bidang perminyakan di Ukraina. Dengan demikian, beasiswa yang diberikan pemerintah kepadanya sudah berakhir, tetapi Hamdani tidak berani pulang. Dia khawatir sampai di Tanah Air ditangkap tentara, menyusul kudeta yang gagal itu. Waktu itu, Hamdani sempat mengirim surat kepada ayahnya. Surat itu dititipkan Hamdani kepada sahabatnya, Budiman, saat mereka berpisah di stasiun kereta api Ostbhnhof Berlin. Budiman pulang ke Indonesia menggunakan pesawat udara dari Frankfurt. Hamdani meneruskan perjalanan dengan kereta api ke Paris. Ayah, selama belajar di negara komunis, aku tetap seorang Muslim yang taat. Aku tidak berani pulang sekarang karena situasinya tidak memungkinkan. Aku takut dituduh anggota atau simpatisan ormas yang berafilisasi dengan Partai Komunis Indonesia. Pada musim panas yang lalu, aku mengikuti pertemuan para pemuda dan pelajar dari negara-negara New Emerging Forces yang sedang belajar di negaranegara Eropa Timur di Bukarest. Pertemuan itu memprotes campur tangan Amerika Serikat di Vietnam Selatan. Surat kabar yang terbit di Bukarest memuat fotoku sedang membacakan petisi. Foto yang sama tentu juga dimuat surat kabar yang terbit di Jakarta. Semangat anti-Nekolim yang dikobarkan Bung Karno beberapa tahun terakhir ini mendorongku pergi ke Bukarest. Ayah, maafkanlah aku karena tidak dapat memenuhi harapan ayah menjadi orang pertama dalam keluarga kita yang menjadi pegawai negeri. Setelah itu, Hamdani tidak pernah lagi berkirim surat kepada ayahnya. Dia tidak sampai hati gara-gara menerima suratnya, ayahnya dipanggil tentara. Di Paris, Hamdani bergabung dengan pekerja imigran asal Aljazair, tinggal berdesakan di rumah petak kumuh dan sumpek, tetapi sewanya mahal. Rumah petak itu milik tuan Louis Duvalier. Setiap awal bulan, anak perempuannya, Laura, yang masih kuliah pada jurusan antoropologi di sebuah universitas, membantu dia memungut sewa

B11

REPUBLIKA ● AHAD, 16 OKTOBER 2011

dari para pekerja. Alamat tempat itu diperoleh Hamdani dari seorang pemuda Aljazair yang dikenalnya dalam pertemuan di Rumania. Para pekerja pendatang itu bersimpati kepada Indonesia karena Indonesia selalu mendukung perjuangan rakyat Aljazair waktu merebut kemerdekaan dari Prancis. Mereka sebagian besar bekerja sebagai pekerja kasar di proyek-proyek pembangunan infrastruktur. Hamdani sendiri selama tiga tahun bekerja mengemudikan buldoser dan mengoperasikan ekskavator di proyek pembangunan perumahan dan jalan raya. ●●●

Pagi itu, Hamdani dan para pekerja sedang menunggu truk yang akan mengantar mereka ke tempat pembangunan perumahan. Laura datang tergopoh-gopoh

menghampiri para pekerja. Wajahnya pucat pasi, air matanya bercucuran. “Tolong tuan-tuan, ayah saya jatuh pingsan di kamar makan selesai sarapan.” Para pekerja saling berpandangan. “Ayahmu pernah menderita sakit apa?” tanya Hamdani memecah kebingungan itu. “Empat tahun yang lalu, dokter mendiagnosis ayahku menderita sakit jantung koroner.” (Waktu masih remaja, Hamdani pernah bergabung dengan kepanduan Hizbul Wathan. Mereka diajari hidup saleh dan mandiri, serta mampu memberikan pertolongan pertama dalam keadaan darurat, termasuk menolong orang yang terkena serangan jantung). Hamdani dan para pekerja buru-buru menuju rumah Laura. Hamdani segera

menaruh bantal di bawah kepala tuan Duvalier yang terbaring di lantai. Dia mulai menekan-nekan dada kiri Tuan Duvalier dengan kedua telapak tangannya seperti seseorang yang sedang memompa sesuatu. Tidak ada reaksi. Hamdani kembali memompa dengan harapan, jantung si sakit bekerja kembali. Tuan Duvalier tersentak dari pingsan. Perlahan-lahan dia mulai bernapas. “Laura, cepat bawa ayahmu ke rumah sakit terdekat. Dia perlu perawatan dokter ahli. Aku bukan dokter. Aku hanya tahu memberikan pertolongan pertama.” Dibantu beberapa orang pekerja, Hamdani membopong tubuh Tuan Duvalier ke dalam mobil. Laura langsung melarikan mobil itu. Sejak itu, Hamdani dan Laura menjadi akrab. Bahkan, Hamdani mau menceritakan latar belakang kehidupannya sehingga dia

Dari Bandara Internasional Minangkabau, Hamdani naik taksi menuju kampung halamannya di sisi timur danau purba itu. Selesai berziarah ke makam kedua orang tuanya, Hamdani pergi mengunjungi rumah warisan ibunya tidak jauh dari pendam pekuburan itu. Tanah perumahan dan rumah tua itu, termasuk Pusako Tinggi suku. Hamdani tidak memiliki saudara perempuan, karena itu, selama dia masih hidup, dialah satu-satunya ahli waris tanah perumahan dan rumah tua itu. Setelah dia meninggal, hak waris tanah perumahan dan rumah itu sesuai ranji, jatuh kepada salah seorang perempuan dalam satu suku walaupun hubungan kekeluargaan mereka sudah jauh. Rumah itu sebuah rumah tradisional berlantai tinggi, berdinding papan, dan beratap seng. Dari pintu depan, tangga kayu menjulur ke halaman. Di kiri dan kanan pintu, menganga dua buah jendela yang selalu siap melahap udara segar dan cahaya matahari masuk. Di halaman, terdapat tebat, tempat memelihara ikan air deras. Tanah di samping rumah ditanami pohon pisang, pepaya, dan singkong. Hasilnya berlebih untuk dimakan sekeluarga. Di samping dapur, berdiri kokoh sebatang pohon alpukat berusia tua. Buahnya besarbesar dan lebat kalau lagi musim. Di kolong rumah, Hamdani biasa bermain bersama teman-temannya. Jejak masa kecil Hamdani di rumah tua itu sudah tertimbun di bawah bangunan rumah baru berlantai rendah, berdinding tembok, dan beratap genting. Kusen jendela dan pintunya dicat berwarna kulit manggis. Kedua daun jendelanya dihiasi kaca patri warna-warni dengan lukisan sulur-sulur bunga. Di ruang tamu, tergantung serangkai lampu kristal yang menimbulkan bunyi gemerincing apabila tertiup angin. Garasi mobil yang menyatu dengan rumah pintunya tertutup rolling door. Sebuah taman di halaman dilengkapi dengan lampu antik yang indah sekali. Di kedua sudut halaman, tumbuh rimbun dua rumpun palem merah. Hamdani terpaku memandang semua itu. Dadanya terasa sesak. Buru-buru ia pergi meninggalkan tempat itu. ■ Depok, 10 September 2008

M Daniel Ilyas adalah mantan editor in chief TVRI Pusat dan Kepala Seksi Pemberitaan TVRI Stasiun Manado, Makassar, dan Bandung. Setelah pensiun dari PNS, sempat bekerja di Stasiun TV Indosiar Jakarta. Cerpen-cerpennya, antara lain, dimuat di Majalah Sastra, Kartini, Majemuk, dan Republika. Saat ini tinggal di Depok, Jawa Barat.


mualaf mpat tahun lalu, setelah mengucapkan dua kalimah syahadat, Yusuf Abdullah Bonner membaca Alquran dan menunaikan shalat secara sembunyi-sembunyi di sebuah biara yang telah menjadi rumahnya selama sepuluh tahun. Ketika itu, ia mengaku cemas keislamannya akan diketahui para biarawan. Rasa takut lenyap dalam dirinya setelah ia membaca terjemahan surah al-Hadid ayat 27, “Dan, mereka mengada-adakan rahbaniyyah, padahal kami tidak mewajibkannya atas mereka. Akan tetapi, (mereka sendirilah yang mengada-adakannya) untuk mencari keridhaan Allah, lalu mereka tidak memeliharanya dengan pemeliharaan yang semestinya.” “Setelah membaca ayat itu, aku tahu bahwa aku tidak bisa terus bekerja di sana (biara). Subhanallah,” ujar pria yang kini menjadi aktivis dakwah di Inggris itu. Bonner pun memutuskan untuk meninggalkan biara. Ia berkhidmat menjadi aktivis dakwah dan membantu para “pendatang baru” (mualaf) ke jalan Islam yang benar.

E

●●●

Bonner dilahirkan di Fulham, London, tanpa keyakinan dan pendidikan berbau agama. Meski tak mengenal agama, sejak kecil ia mengaku memiliki satu perasaan yang samar, namun menggema di dadanya. “Bahwa ada Tuhan yang selalu melindungiku.” Perasaan itu membuatnya serius berpikir tentang agama dan spiritualitas saat mulai berusia 20 tahun. Berbagai filosofi yang dinilainya aneh sekaligus mengagumkan diamatinya hingga sepuluh tahun berikutnya. “Namun, kuakui pada awalnya pemikiran itu sering teralihkan oleh hal-hal duniawi,” katanya. Hingga kemudian ketika Bonner semakin serius mengamati segala bentuk spiritualitas itu, ia mendalami banyak konsep seperti “Neo-Paganisme” (paham yang merepresentasikan keberadaan dan kekuatan Tuhan dengan materi fisik, misalnya berhala) dan gerakan yang menyertainya, hingga meditasi Buddha. Pada masa tersebut, Bonner mencoba melihat ke masa lalu dan menyadari bahwa sejauh itu ia tertarik filosofi-filosofi pagan karena ia membenarkan segala hasrat duniawi dan juga egoisme. “Aku tak membutuhkan terlalu banyak waktu untuk berada dalam paham dan filosofi itu dan aku segera melanjutkan pencarianku menemukan kebenaran,” kata Bonner, yang setelah itu memutuskan mempelajari agama lain. Ia berusia 30 tahun saat mulai mempelajari ajaran Buddha. Selama beberapa tahun setelahnya, ia mencoba mempraktikkan meditasi Buddha

REPUBLIKA ● AHAD, 16 OKTOBER 2011

di berbagai sekolah Buddha dan merasa terpanggil untuk kembali melanjutkan pencariannya. “Aku sadar, aku belum menemukan kebenaran waktu itu.” Satu waktu, Bonner mendatangi sebuah gereja, “Aku meminta Tuhan membimbingku.” Tak lama setelah kunjungan ke gereja itu, ia mendatangi gereja Katolik, ia akhirnya terlibat dalam aktivitas kebiaraan. Selama sepuluh tahun lamanya Bonner bekerja di sana dan juga menetap sesekali. Selama itu, ia berbagi dengan para pendeta dan biarawan tentang doa. “Selama itu pula, aku mengalami keadaan iman yang naik-turun, padahal aku tengah berada dalam proses menjadi seorang biarawan saat itu.” Ternyata Allah punya rencana lain. Pada musim dingin tahun 2006, ia mengalami apa yang disebutnya keruntuhan iman. Ia tetap bekerja di biara meski tak lagi berdoa dan menghadiri kegiatan biara. Namun, di balik itu Bonner terus menerus meminta bimbingan dan pertolongan Tuhan. “Aku kehilangan kepercayaanku pada ajaran gereja, tapi tetap menyimpan perasaan yang kumiliki sejak kecil, bahwa Allah selalu melindungiku,” katanya. Bonner kemudian melirik Islam dan mulai berbicara dengan beberapa Muslim secara online. “Termasuk dengan mereka yang baru memeluk Islam.” Dari mereka, Bonner yang kala itu berusia 41 tahun mulai mempelajari Islam lewat buku-buku yang mereka kirimkan. “Semoga Allah membalas perbuatan baik mereka itu,” katanya. Begitulah, Bonner mengenal dan mempelajari Islam tanpa bertemu seorang Muslim pun. Hanya dua bulan setelah itu, September 2007, ia pergi ke masjid terdekat dan mengucapkan syahadat. “Alhamdulillah,” ujarnya. Setelah mengikrarkan kesaksiannya sebagai seorang Muslim, pria yang pernah menempuh studi di University of Kent, Canterbury, ini tetap bekerja di biara dan tetap tinggal di sana sesekali. Hingga keadaan itu mulai dirasanya sulit. “Aku membaca Alquran dengan satu mata yang terus mengamati pintu, kalau-kalau salah seorang biarawan melihatku,” katanya. “Aku juga shalat secara sembunyi-sembunyi karena tentu mereka tidak bisa menerima keislamanku.” Potongan ayat surah al-Hadid ayat 27 kemudian membuatnya sadar bahwa ia harus keluar dari biara. Keputusan itu menjadi satu hal yang sulit diambil Bonner mengingat ia telah tinggal di sana selama sepuluh tahun. “Para pendeta dan biarawan di sana sudah seperti saudaraku,” katanya. Namun, ia yakin keputusan itu harus diambilnya. Ia juga berhenti bermain musik di pub yang cukup lama menjadi salah satu kegiatannya. ■ c15 ed: heri ruslan

S E M PAT L A B I L emuanya tidak serta merta menjadi mudah sejak itu dan Bonner justru mengalami sebaliknya. Perubahan drastis dalam hidupnya membuatnya labil. “Dalam bulan-bulan pertama, ada banyak sekali godaan untuk kembali ke kehidupan lamaku. Tapi, setelah merasakan kebenaran, rasanya tidak ada alasan untuk kembali hidup dalam kebohongan, senyaman apa pun kehidupan itu,” katanya. Bonner bersyukur, semua tak sesulit yang ditakutkannya dan ia merasa Allah memberinya kekuatan untuk berjuang meninggalkan masa lalunya dan memulai kehidupan baru. “Ada banyak tantangan sulit di sepanjang jalan yang kulalui, tapi ada banyak juga hal-hal menakjubkan,” ujarnya seraya kembali ber-tahmid. Dengan rahmat Allah, kata Bonner, ia akhirnya dapat bekerja di ladang dakwah dengan bantuan sejumlah Muslim dari Islamic Education and Research Academy (iERA) yang didirikan oleh seorang mualaf Inggris, Yusuf Chambers. Melalui institusi tersebut, Bonner bisa membantu dan mendukung para mualaf

S

dan ia mengaku senang dengan itu. “Allah subhanahu wa ta’ala telah memberkatiku dengan berbagai cara,” katanya. Permasalahan dan tantangan terus mengiringi kehidupan Bonner yang mengubah namanya menjadi Yusuf Abdullah Bonner. Terkadang, katanya, tantangan itu begitu membingungkannya. “Tapi, aku bisa mempertahankan sebuah pengetahuan dasar bahwa, Alhamdulillah, Allah telah membimbingku pada Islam. Selebihnya, adalah persoalan nomor dua,” katanya. “Perhatian dan kesibukanku sekarang adalah untuk mereka yang belum berislam dan mereka yang baru mendapat hidayah untuk memeluk Islam,” kata aktivis dakwah yang menikahi wanita Kroasia bernama Sakinah. “Ada banyak kekuatan dan dorongan yang terus menggoda kita untuk menjauh dari kebenaran. Untuk itu, ‘kita harus berpegang erat kepada tali (agama) Allah dan tidak saling bercerai-berai’,” ujarnya sambil mengintisarikan sebagian ayat ke-103 surah Ali Imran. ■ c15 ed: heri ruslan

B12

YUSUF ABDULLAH BONNER

Allah Selalu

MEMBIMBINGKU KINI, YUSUF MENGABDIKAN HIDUPNYA UNTUK ISLAM, TERUTAMA MEMBINA PARA MUALAF.

FOTO-FOTO: WIKIMEDIA

Republika  

Ahad, 16 Oktober 2011

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you