Page 1

REPUBLIKA

1432 H

SELASA 26 JULI 2011

25 Republika Ramadhan Fair

Dari Akustik

HINGGA FASHION Pelatihan menulis novel dan jurnalistik juga digelar.

Grup band Gigi akan hadir di ‘Republika Ramadhan Fair’. YOGI ARDHI/REPUBLIKA

T WILDAN HIDAYA

JAKARTA — Tidak sulit mengisi beragam kegiatan positif selama Ramadhan. Republika, misalnya, akan untuk pertama kalinya menggelar ‘Ramadhan Fair’ pada 29 Juli hingga 7 Agustus 2011 di Masjid AtTin, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta. Ketua Panitia ‘Republika Ramadhan Fair’, Ikhwanul Kiram Mashuri, mengatakan kegiatan ini meliputi khataman Alquran, bazar buku, bazar busana Muslim, donor darah, aneka lomba, pergelaran musik, dan pelatihan-pelatihan. “Khataman Alquran kita gelar setiap malam harinya,” kata Kiram, Senin (25/7). Untuk kegiatan khataman ini, jelas dia, berbeda dengan yang

biasa dilakukan. Teknisnya, papar Kiram yang juga Direktur Pemberitaan Republika, khataman nantinya akan menggunakan bantuan berupa layar besar di mana ustaz membaca Alquran di depan kemudian disimak jamaah. Pameran Buku Islam juga bakal menjadi daya tarik acara ini. Menurut Kiram, setidaknya ada 32 stan buku dari berbagai penerbit yang akan mengisi pameran buku tersebut. ‘Republika Ramadhan Fair’ pun diisi dengan pameran busana dan kuliner. Beragam jenis makanan dan berbagai mode baju Muslim terkini akan dipamerkan. “Yang kuliner bisa dinikmati ketika buka puasa,” kata Kiram. Untuk pelatihan, Kiram menjelaskan, ada jurnalistik yang

akan disampaikan oleh wartawan dan fotografer Republika. Di pelatihan jurnalistik yang akan digelar pada 30 Juli 2011 ini, peserta akan diberikan tips-tips menulis berita, meliput, hingga teknikteknik fotografi. Bagi mereka yang menyukai dunia jurnalistik dan foto, kata Kiram, pelatihan yang tidak memungut biaya ini bisa menjadi pilihan mengisi waktu Ramadhan. “Biar Ramadhan kita semakin berkah dan penuh arti,” tegasnya. Yang juga menarik, ada juga pelatihan menulis novel. Kebetulan, Kiram mengatakan, Republika menggelar lomba novel sehingga pelatihan menulis novel ini menjadi ajang bagus buat mengasah kemampuan. Asma Nadia, penulis fiksi terkenal, akan menjadi pemberi materi di pelatihan ini. Pelatihan menulis novel ini akan digelar pada 1 Agustus 2011 mulai pagi sampai menjelang buka puasa. Selain Asma, Isa Alamsyah juga akan menjadi

pemberi materi di workshop ini. Kiram mengungkapkan, acara ini merupakan wujud nyata Republika sebagai koran umat agar bisa mengajak masyarakat untuk memperdalam Islam. “Mari kita isi Ramadhan ini dengan memperbanyak amal ibadah,” kata dia. Manajer Promosi Republika, Yulia Ayu Trisia, menyatakan “Republika Ramadhan Fair” ini tinggal launching saja. “Semua sudah siap,” tegasnya. Semua kalangan bisa datang di acara ini, mulai dari anakanak, remaja, pelajar, mahasiswa, dan orang tua. Yulia mengatakan, semua acara dirancang untuk semua kalangan dan semua umur. Panitia ‘Ramadhan Fair’ mengaku optimistis setiap harinya akan ada 3.000-an pengunjung yang datang di acara ini. Yulia berpendapat, jumlah pengunjung sebanyak itu akan datang tidak hanya dari Jakarta, tetapi juga dari daerah-daerah lainnya. ■ c05 ed: elba damhuri

Ngabuburit Bareng Gigi uat para penggila musik, khususnya musik-musik religi, ‘Republika Ramadhan Fair’ akan menghadirkan Gigi Band. Kehadiran Gigi yang akan menemani pengunjung berbuka puasa, kata Ikhwanul Kiram Mashuri, ketua panitia acara ini, akan semakin menyemarakkan Ramadhan. Untuk acara musik ini, Kiram menjelaskan, kemungkinan besar tidak di halaman Masjid At-tin, namun masih di sekitar tempat itu. Dengan jalan kaki saja, jelasnya, bisa dicapai. Gigi akan membawakan lagu-lagu religi yang populer

B

dan banyak disukai pencinta musik. Kata Kiram, pokoknya semua acara ini akan semakin meriah. Selain acara ngabuburit bersama artis, akan digelar juga acara sosial, seperti donor darah bersama PMI pada 4-6 Agustus. Acara buka bersama juga diadakan, seperti dengan anak yatim dan loper koran. “Kami akan mengundang dan buka bersama dengan anak yatim yang berjumlah kurang lebih 3.000-an,” kata Kiram. Selain itu, juga buka bersama dengan 3.000-an loper serta agen koran. ■ c05 ed: elba damhuri

Mutiara Hadis Dan adalah Nabi SAW orang yang paling baik di antara manusia dalam berbuat kebaikan, dan kebaikannya adalah lebih baik (mencapai puncaknya) ketika bulan Ramadhan saat Malaikat Jibril menemuinya. (HR Bukhari)

Untuk pemasangan dan informasi

Hardi 0818 0885 9123, 021 9259 3383

Andriyanto 0815 9600 200


1432 H SELASA

REPUBLIKA

26 JULI 2011

26

Konsultasi Puasa Diasuh oleh KH Achmad Satori Ismail Jika ada pertanyaan seputar puasa, silahkan kirim pertanyaan Anda ke e-mail : puasa@republika.co.id

Benarkah Setan Dibelenggu Saat Ramadhan? Assalamualaikum wr wb Ada ayat Alquran yang mengatakan setan-setan dibelenggu ketika bulan Ramadhan. Arti dari ayat itu apa? Secara sungguhan atau makna lain? Terima kasih Totok, Palembang DOK/PRI

PENUH CERIA

Belasan anak ikut memeriahkan Hari Raya Idul Fitri di pinggiran Lakemba, Sydney, Australia, tahun lalu.

Keterangan itu bukan dari ayat Alquran, melainkan hadis Nabi yang potongan terjemahannya sebagai berikut. “Telah datang kepadamu bulan Ramadhan, bulan penuh berkah, Allah mewajibkan puasa di dalamnya, pintu-pintu surga dibuka lebar, pintu neraka ditutup rapat, dan setan-setan dibelenggu.” Maksud dari hadis tersebut adalah setan selama bulan Ramadhan dibelenggu, seakan tidak bisa menggoda orang puasa yang benar-benar puasa, karena orang puasa menjaga mulut, mata, telinga, dan seluruh anggota badannya dari dosa. Hadis itu juga bermaksud bahwa pada saat Ramadhan semua amalan kebajikan dilipatgandakan pahalanya sehingga upaya setan untuk menggoda manusia seakan tidak ada gunanya. Karena, pahala amalnya berlipat ganda dan dorongan beramal pada bulan Ramadhan sangat kondusif. Wallahu a’lam.

Toleransi DI LAKEMBA Oleh Fernan Rahadi

Islam mulai dikenal non-Muslim Australia sejak peristiwa 9/11.

L

akemba. Nama ini tentu belum akrab di telinga warga Indonesia. Ini adalah daerah pinggiran di Australia. Lokasinya di barat daya Sydney, Australia. Daerah ini terpahat indah di hati Ade Kumalasari (31 tahun). Mala, sapaan dia, sudah menjejakkan kaki di negeri Kanguru sejak 2006 silam. Tapi, ketika menemukan suburb Lakemba pada April 2009, dia langsung jatuh hati. Keluarganya pun demikian. Sudah selama kurang lebih empat setengah tahun terakhir ini, Mala bersama suami dan kedua putrinya tinggal di negeri Kanguru. “Suburb Lakemba tempat kami tinggal sekarang adalah wilayah dengan imigran Muslim yang lumayan besar,” ujar Mala, yang rajin nge-blog. Di wilayah itu terdapat salah satu masjid terbesar di Australia bernama Lakemba Mosque. Masjid ini juga dikenal sebagai Imam Ali bin Abi Talib Mosque yang didirikan kelompok Muslim Lebanon di Australia pada 1977. Tiap Jumat, tempat itu dan juga mushala-mushala lain di Lakemba selalu dipadati jamaah untuk menunaikan shalat Jumat. Di Lakemba juga tidak asing dijumpai orang-orang berbusana muslim, seperti perempuan berjilbab dan laki-laki yang mengenakan jubah atau gamis. Bahkan, kata penulis novel remaja ini, ada toko baju dan perlengkapan Muslim, toko buku dan kitab Islami, serta toko suvenir atau pernak-pernik Arab seperti kaligrafi, sisha, dan sebagainya. Kapan sih mulai banyak orang asli tertarik sama Islam? Dia mengisahkan, hal itu terjadi semenjak peristiwa 9/11. Orang-orang nonMuslim di Australia sedikit demi sedikit mulai tahu apa yang dilakukan orang Islam. Salah satunya adalah puasa di bulan Ramadhan. Di tempatnya bekerja, sebelum bulan Ramadhan terdapat kampanye ‘Islamic Awareness Week’ yang bertujuan untuk mengenalkan Islam dan Ramadhan. “Acara itu untuk mahasiswa dan pekerja kampus yang nonMuslim,” ujar asisten peneliti di South East Asian Studies Sydney University ini. Toleransi di Lakemba berjalan bagus. Ketika jadi kasir supermarket pada 2007, atasan Mala yang seorang ateis mau memberi waktu khusus berbuka puasa dan shalat saat jadwal masuknya lewat jam berbuka. “Dia juga mengabulkan permohonan saya untuk bekerja pagi agar saya bisa berbuka puasa di rumah,” kata Mala. Teman satu profesi di supermarket juga tidak kaget saat ia mengatakan tidak makan dan minum selama satu

bulan penuh. Anindya, putri Mala yang masih berusia sembilan tahun, juga bisa dengan leluasa menjalankan ibadah puasa di tempatnya bersekolah di sekolah umum. Guru Anindya yang nonMuslim sudah tahu apa itu puasa. Bahkan, dengan senang hati mau menemani Anindya berbincangbincang saat jam makan siang, di saat teman sekelas Anindya sedang makan. Selama Ramadhan, kehidupan di daerah itu tak kalah khusyuk dibandingkan di Indonesia. Lakemba selalu ramai saat menjelang buka puasa. Hal tersebut tidak dijumpainya saat menempati wilayah-wilayah lain seperti Dulwich Hill dan Marrickville. “Biasanya orang-orang berbelanja makanan menjelang buka. Malam juga ramai oleh jamaah yang menunaikan shalat Tarawih di Masjid Lakemba,” kata Mala. Di Perpustakaan Daerah Lakemba, Mala juga melihat adanya poster tentang Ramadhan serta buku-buku tentang Islam yang dipajang menjelang dan selama Ramadhan. Hal tersebut menunjukkan adanya upaya pemerintah setempat mengenalkan Ramadhan kepada para penduduk non-Muslim. Sekaligus imbauan untuk non-Muslim agar bertoleransi terhadap Muslim yang menjalankan puasa. Bagaimana dengan durasi waktu puasa di Lakemba? Mala mengatakan, durasinya bergantung musim. Paling nyaman saat puasa di musim semi yang tiba pada September, Oktober, dan November atau pada saat musim gugur di Maret, April, dan Mei. Saat itu, durasi waktu puasa hampir sama dengan Indonesia. Subuh jam lima pagi dan Maghrib jam enam petang. Suhu udara juga nyaman, yakni sekitar 18-22 derajat Celsius. Yang berat, kata Mala, adalah saat puasa di musim panas yang jatuh di Desember, Januari, dan Februari. Saat itu Subuh sekitar jam empat pagi, sedangkan Maghrib baru tiba jam sembilan malam. Padahal suhu udara cukup panas, yakni 35 derajat Celsius.

Jawab:

.NAA.GOV.AU UNCOMMONLIVES

Tahun ini puasa akan jatuh di musim dingin, Subuh sekitar jam setengah enam pagi dan Maghrib sekitar pukul lima sore. Durasi puasa memang pendek, namun suhu udara akan sangat dingin, antara 8-17 derajat. “Sehingga, kami akan cukup kedinginan saat makan sahur nanti,” kata Mala. Dia biasa memasak sendiri untuk keluarganya dengan menu hidangan ala Indonesia. Menjelang Lebaran, tutur Mala, terdapat suasana yang menyejukkan di mana toko-toko di Lakemba berhiaskan lampu kerlap-kerlip serta pita warna-warni. Mereka berlombalomba menghias diri untuk menyambut Lebaran. Di suburb-suburb lain, hal-hal seperti itu dilakukan untuk menyambut natal, misalnya, dengan mengecat kaca toko mereka dengan gambar Sinterklas. Meskipun toko-toko ramai menjelang Lebaran, ramainya tidak seperti di Indonesia. Pada hari pertama Lebaran, toko-toko tutup setengah hari untuk shalat Id dan kembali buka pada sore harinya. Lebaran, kata dia, tidak menjadi libur nasional di sini, tapi orang-orang Muslim yang bekerja bisa meminta cuti. Apa hikmah berpuasa di negeri orang? “Yang bakalan saya rindukan di sini adalah ketenangan puasa yang jauh dari hiruk-pikuk mencari baju lebaran dan mencari tiket mudik. Persiapan Lebaran mungkin cukup dengan menyiapkan makanan dengan belanja sehari sebelum Lebaran,” kata Mala. Sejak pertama kali menginjakkan kaki di Australia 2006 silam, baru di suburb yang terletak di barat daya Sydney tersebut, wanita yang biasa dipanggil Mala itu serasa menemukan tempat yang cocok untuk ditinggalinya bersama keluarganya. n ed: zaky al hamzah

Fakta Islam Lakemba l Masjid terbesar bernama Lakemba Mosque. Dikenal sebagai Imam Ali bin Abi Talib Mosque. Didirikan kelompok Muslim Lebanon di Australia pada 1977. Masjid ini selalu penuh saat shalat Jumat. l Orang asli non-Muslim kenal Islam sejak peristiwa 9/11. l Puasa Ramadhan paling nyaman pas musim semi dan musim gugur. l Musim semi tiba pada September, Oktober, dan November. Musim gugur tiba pada Maret, April, dan Mei. l Durasi waktu puasa hampir sama dengan Indonesia. Subuh jam lima pagi dan Maghrib jam enam petang. Suhu udara juga nyaman, yakni sekitar 1822 derajat Celsius. l Tahun ini puasa jatuh di musim dingin. Subuh sekitar jam setengah enam pagi dan Maghrib sekitar pukul lima sore. Durasi puasa memang pendek, namun suhu udara akan sangat dingin, antara 8-17 derajat.

Memakai Rok Mini Saat Kerja Assalamualaikum wr wb Perusahaan saya mewajibkan setiap kar yawan perempuan memakai rok di atas lutut (mini). Meski dilarang agama dan saat puasa yang menuntut setiap Muslimah menjaga pandangannya, itu tuntutan perusahaan. Apakah puasa saya batal? Tika, Depok Jawab: Menutup aurat adalah kewajiban tersendiri yang terlepas dari syarat ataupun rukun puasa. Dan, puasa dalam pandangan syara’ adalah menahan diri dari segala yang membatalkan atau mengurangi pahala puasa, sejak dari terbit fajar sampai terbenam matahari. Dia ibadah tersendiri yang memiliki syarat dan rukun sendiri. Namun, orang yang berpuasa kemudian dia melakukan maksiat karena tidak menutup aurat, puasanya sah, tapi pasti akan berkurang pahalanya. Semoga Anda bisa mendapatkan tempat kerja yang lebih baik dalam hal gaji dan situasi keislamannya. Yang menunjukkan hal itu adalah apa yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Aisyah bahwa Asma binti Abu Bakr menemui Rasulullah sedangkan ia memakai pakaian tipis. Maka Rasulullah berpaling darinya dan berkata kepadanya : “Wahai Asma ! Sesungguhnya jika seorang wanita itu telah mencapai masa haid, tidak baik jika ada bagian tubuhnya yang terlihat, kecuali ini.” Kemudian beliau menunjuk wajah dan telapak tangannya. Allah Pemberi Taufik dan tidak ada Rabb selain-Nya”. Maka, selain muka dan telapak tangan, tidak boleh terlihat walaupun sedikit. Wallahu a’lam. n


1432 H SELASA

REPUBLIKA

Dimas Ginanjar Merdeka Pengusaha Kerupuk Maicih

Ramadhan

Rabb-nya, “Hablumminallah dan hablumminannas, kedua-duanya,” ujarnya. Bagi pria kelahiran 1985 itu, hubungan dengan sesama merupakan salah satu roh dari Ramadhan, di mana umat Islam diajarkan berempati, merasakan apa yang dirasakan kaum fakir. “Ramadhan itu mengajarkan kepedulian.” Meski bulan puasa semakin dekat, Dimas mengaku tidak memiliki persiapan khusus kecuali mulai membiasakan diri. Meningkatkan keimanan dalam bulan Ramadhan, menurut Dimas, perlu dirangsang dengan aktivitas-aktivitas saleh sebelum memasuki Ramadhan. elain sebagai rutinitas “Kalau tadinya saya sering wajib yang rutin shalat tidak tepat waktu, saya coba dilakukan sebagai perbaiki dari sekarang,” katanya. seorang muslim, Selain itu, sebagai pebisnis puasa Ramadhan muda, ia tidak bisa berjauhan menjadi kegiatan dengan urusan usaha keripik yang menyenangkan bagi Direktur pedasnya itu. Karenanya, ia Maicih, Dimas Ginanjar tidak lupa menMerdeka. “Setiap orang gungkapkan persiaberlomba-lomba pan bisnis Maicih (mengumpulkan pahala yang terus “Saya selalu kebaikan) sehingga berkembang itu. termotivasi memRamadhan menjadi Dimas sangat istimewa,” mengaku perbaiki ibadah ujarnya. tengah beruBagi Dimas, setiap kali bertemu paya Ramadhan menganmeningkatkan Ramadhan.” dung euforia positif produksinya yang selalu memuuntuk mengantisinculkan atmosfer yang pasi peningkatan tidak biasa. Atmosfer itu permintaan sepanjang menjadi semacam pemacu bagi Ramadhan, seperti yang mojang Bandung itu untuk dialaminya tahun lalu. “Tiga kali meningkatkan kualitas dirinya lipat dari produksi normal,” sebagai muslim. katanya. Karenanya, ia mengaku selalu Hal itu, bagi Dimas, menjadi termotivasi memperbaiki ibadahberkah tersendiri dari bulan nya setiap kali bertemu Ramadhan. Ramadhan yang harus disyukuri“Semua orang berlomba, masak nya dengan berbagi. Dimas mensaya tidak ikut serta di dalamnya?,” gatakan, berkah tersebut mutlak katanya. diikuti sebuah kewajiban, yakni Ramadhan, bagi Dimas, menjadi zakat mal. “Apalagi, dalam momen momen peningkatan keimanan dan Ramadhan, membayar zakat akan ibadah, serta kualitas hubungan terasa lebih nikmat,” pungkasnya. manusia dengan sesama dan juga n c15 ed: zaky al hamzah

NGAJARIN KITA

PEDULI S

DOK/PRI

26 JULI 2011

27

Obrolin Puasa, Yuks! Biar Terbiasa Bangun Pagi ‘ekabees’ Cowmania Membangun kebiasaan bangun pagi, nurunin berat badan, kesempatan beribadah lahir batin dengan ganjaran berlipat. Kenshin Inulyasha Himura Banyak ibadah karena pahalanya berlipat, insya Allah ketemu malam Lailatul Qadar, aminnn .... Pokona bener-bener bulan penuh berkah ‘n insya Allah permohonan kita diijabah. Ochin Ozchyntzky Weits, puasa Ramadhan tuh bermakna sekali bos ... tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata deh pokoknya. Kita sangat merindukan kedatangan bulan yang amat mulia ini. Aku siap menyambutnya .... Dila Maretihaq Sari Kesempatan untuk mengurangi atau menahan diri dari bergosip atau membicarakan orang huhuhuhu … *hal yang sangat sulit bagi wanita kebanyakan hihihhihi …. Jenkgotashter “PuASa:Puas Akan doSA (mendekatn diri pda yg Mahakuasa) ... Versi jawa-> PoSo:Pos’e Roso (tempat menjaga rasa) ... KLO NIE TRMASUK PENDAPAT TRBAIK TLNG HADIAHX LNGSUNG KIRIM K RUMAH YA TP KLO SALAH TLNG JNGAN D CELAH .... Hhhh1922x”

Salam-Salam

www. facebook.com/ ramadhan republika 2011

www.twitter.com/ puasarepublika

Email: puasa@republika.co.id SMS: 087883146639


Cahaya Ramadhan 1432 H  

Republika, Selasa, 26 Juli 2011

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you