Page 1

Kisah Ratu Atut Chosiyah di (Bukan) Negeri Dongeng

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

B

a l o

r a Li

K e

P T

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

1


DAFTAR ISI

Kinerja Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi dan Wagubnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam setahun masa jabatannnya perlu mendapatkan apresiasi dan acungan jempol.

MEGAPOLITAN Giliran Monyet Sejahtera Pengusaha Merana Topeng monyet mendadak naik daun. Di hampir semua media, atraksi bernuansa eksploitasi binatang itu menjadi bahan pembicaraan masyarakat. Pasalnya, Pemprov DKI akan membebaskan Jakarta dari topeng monyet tahun depan.

hal. 12

Setahun Jokowi, Harusnya Jokowi Jangan Nyapres

hal. 6

hal. 4

NASIONAL

SOROT Kisah Ratu AtuT di (Bukan) Negeri Dongeng Ketika akan dijadikan calon Wakil Gubernur Banten, Atut Chosiyah ternyata “diculik” untuk didandani dan diajarkan bergaya di depan publik. Atut dan keluarganya mengidap sindroma kelangkaan?

DUNIA

Suriah, Konflik Sektarian yang Sulit Dihentikan Lebih dari 110.000 orang telah tewas dalam Konflik di Suriah yang terjadi sejak Maret 2011 hingga kini sudah menelan korban lebih dari 110.000 orang tewas.

hal. 28

Sosok

Raisa Andriana Diva Baru Indonesia? Di tengah banyak penyanyi muda yang menghilang, tampaknya karier Raisa Andriana justru lagi bersinar terang. Album perdananya, “Could It Be” disukai pecinta musik negeri ini.

hal. 30

OLAHRAGA

Saatnya Menggugat Status Kewarganegaraan Timnas Sepakbola Sepak bola merupakan salah satu lapangan kerja yang sudah memasuki era globalisasi dengan batas-batas negara yang kabur.

hal. 36

TEKNOLOGI

Akhirnya Perkawinan BBM Berlangsung di Android dan iPhone Awalnya pengguna Android atau iOS yang tertarik untuk mengunakan Aplikasi BBM di Gadget terpaksa harus sabar menunggu untuk Aplikasi BlackBerry Messenger (BBM).

hal. 40

2

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013


EDITORIAL Berharap ke Pemuda Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu ? Pemuda-pemuda yang lincah yang tua-tua keras, bermata tajam Mimpinya kemerdekaan bintang-bintangnya kepastian ada di sisiku selama menjaga daerah mati ini Aku suka pada mereka yang berani hidup Aku suka pada mereka yang masuk menemu malam Malam yang berwangi mimpi, terlucut debu…… Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu !

P

uisi di atas sengaja dicukil dari PRAJURIT JAGA MALAM kar­ya Chairil Anwar, dan bisa kita lihat kita juga kini bertanya mau ke mana bangsa ini saat banyaknya korupsi dan kasus yang tak tuntas. Lalu salahkah kita berharap ke pemuda atau yang muda atau yang akan menjadi pemimpin masa depan? Dalam suasana tahun politik ini kiranya kita patut mencatatkan harapan ini memang kepada yang muda, tapi kita juga tak menafikan kepada sesepuh kita. Sepak terjang yang muda memang masih perlu jam terbang yang lebih banyak, usia matang mantap dan manjur untuk segala pola pikir yang terukir sampai kini masih mencari siapa dia? Ada sejumlah harap dari pemuda di bulan Oktober ini untuk Indonesia, tapi begitu juga kata Chairil Waktu jalan. Aku tidak tahu apa nasib waktu! Pun apa nasib bangsa ini kedapan. Namun kita tetap semangat tentunya dan berharap masih ada Indonesia untuk lebih cerah dan bermakna ke depannya. Redaksi

PENERBIT PT ASATU Perdana Bangsa I PIMPINAN REDAKSI Aendra Medita | REDAKTUR PELAKSANA Purwadi Djunaedi | REDAKTUR Benny Koesbandoro, Muhammad Jusuf, Maryoto | TIM REDAKSI Mohammad Hidayat, Ajoy, Tatang Yusup, Rahmat Edy, Danang, Bahadudin | FOTOGRAFER Lusdiana CM | RANCANG GRAFIS Elly | DOKUMENTASI & RISET Budiman, Jenny | SEKRETARI REDAKSI Septy Hedy Muliastuti | TI, WEB & DATA Dadi Gunadi I Komisaris Edi Syahputra | PEMIMPIN UMUM Raden Nuh | Direktur Utama Koes Hardjono | Direktur Ahmad Irwandi Lubis | KEUANGAN & HRD Santika Boerhan | Staff HRD (General) Muhammad Yasin | PENASEHAT HUKUM Irwandi Lubis SH, Edi Syahputra SH | PENDUKUNG TEKNIS Sahri, Fahmi Andiansyah | Alamat Sekretariat/Redaksi/Pemasaran/Iklan Menara MTH Lt. 11, Jl. MT Haryono Kav 23 Jakarta Selatan 12820 | Telp: 021 - 837 84 329 | Fax: 021 - 837 84 383 | Email: redaksi@asatunews.com | iklan@asatunews. com | http://www.asatunews.com/

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

3


NASIONAL

Foto: Lusdiana CM/ASatunews

GALIAN YANG TAK TUNTAS: Jalanan terbengkalai bekas galian di kawasan Jl. TB Simatupang, Jakarta Selatan, selain mengakibatkan macet Pemda DKI belum menuntaskannya sampai kini. Inilah potret setahun Jokowi-Ahok.

Setahun Jokowi, Harusnya Jokowi Jangan Nyapres Kinerja Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau Jokowi dan Wagubnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam setahun masa jabatannnya perlu mendapatkan apresiasi dan acungan jempol.

4

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013


NASIONAL

C

alon anggota Dewan Per­wa­ kilan Daerah (DPD) dari Dapil DKI Jakarta, Rommy dalam kete­ ra­ngan pers di Jakarta, Kamis, mengatakan, program kerja Jokowi tidak berbeda dari konsep para pemimpin DKI sebelumnya, yang juga punya ide sa­ma soal monorel, normalisasi waduk, pe­ nyelesaian masalah kemacetan lalu lin­tas dan banjir. Akan tetapi, kata Rommy, kinerja Jokowi-Ahok menjadi fenomenal adalah ka­rena tidak hanya sebatas rencana be­ sar, tapi ditindaklanjuti dengan aksi kong­kret dengan implementasi program yang terhitung cepat, seperti dimulaianya kons­truksi proyek monorel, normalisasi wa­duk dan penertiban pedagang kaki li­ ma di Pasar Tanah Abang. Selanjutnya, Jokowi-Ahok juga me­­­nunjukkan bukti integritas moral yang baik dengan memerangi korupsi dan ko­ mit­men untuk reformasi birokrasi di DKI, mi­salnya ditunjukkan dengan "lelang ja­­batan" lurah, yang belum pernah dila­ kukan daerah lain di Indonesia. "Masyarakat merasakan sekali dam­­­paknya terhadap perilaku pelayanan dari para petugas yang sebelumnya me­ ne­rapkan pola transaksional. Sekarang, pe­layanan kepada masyarakat lebih ce­pat dan tanpa harus membayar pun ma­sya­ rakat diperlakukan setara," kata Rommy. Peneliti The Indonesia Institute itu mengatakan, faktor menjadi fenomenal Jokowi-Ahok, juga dalam keberhasilan membuat program dengan substansi yang "pro-kebijakan", bukan "pro-po­pu­ laritas", yaitu KJS (Kartu Jakarta Sehat). Selain itu, ada KJP (Kartu Jakarta

Pintar) yakni yang mencakup 13 kom­po­ nen biaya (seragam, sepatu, buku, trans­ portasi, les ekstrakurikuler), sehingga Jokowi-Ahok dinilai telah ber­hasil mem­ bangun sistem, tidak hanya pro­gram so­ sial yang sifatnya sementara yang ber­ tujuan untuk cari popularitas supaya ter­pilih lagi. "Terakhir, mengapa mereka feno­ menal adalah pendekatan dan gaya ke­ pe­mimpinannya yang merakyat, tegas, dan responsif, menjadikan rakyat DKI men­cintai dua sosok ini. Gaya blusukan Jokowi yang responsif terhadap per­ soal­an masyarakat dan ketegasan Ahok terhadap kerja aparat birokrat dini­lai memenuhi aspirasi masyarakat," de­miki­ an Rommy. Pujian itu beda dengan pengakuan Gu­bernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku belum maksimal da­lam mengatasi masalah kemacetan di Jakarta setelah satu tahun masa ke­pe­mim­ pinannya. "Memang belum. MRT sama Monorel baru dibangun. Kalau nanti bus­ nya sudah datang, ada tambahan fasilitas untuk transportasi umumnya ya baru nanti akan terasa," ujar Joko Widodo di

Balai Kota, Jakarta, Jumat. Menurut dia, pihaknya masih te­rus melakukan berbagai upaya untuk me­ ngatasi masalah kemacetan di Ibukota. "Sekarang belum apa-apa. Kita me­­lakukan apa sih untuk kemacetan? Ba­r­u menertibkan PKL, sehingga ditem­ pat-tempat tertentu sudah gak mace­t," ujar dia. Ia mengatakan untuk mengatasi ke­­macetan di Jakarta bukanlah per­kara yang mudah karena itu semua mem­ butuhkan tahapan atau proses. "Memang harus kita akui. Untuk me­ngatasi kemacetan satu itu gak mu­ dah, perlu waktu, perlu proses," kata dia. Untuk tahun depan, lanjutnya, Pemprov DKI memprioritaskan dalam pe­ngadaan angkutan umum dan pem­ba­ ngun­an rumah susun di wilayah Jakarta. "Tahun depan kita prioritas di trans­portasi dengan membeli 4.000 bus yang terdiri atas 3.000 bus sedang dan 1.000 bus Transjakarta. Kami juga akan membangun 200 blok di sejumlah titik Jakarta," kata dia. Sebelumnya, Hasil survei lembaga Indo Barometer menyatakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo belum maksi­ mal mengatasi masalah kemacetan di Ibu­kota setelah menjabat selama satu tahun lamanya. Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari, mengatakan sebanyak 73,3 persen dari 400 warga Ibukota mera­sa ti­ dak puas terkait penanganan kema­cetan. Survei tersebut dilakukan selama 4-10 Oktober 2013 dengan wawancara langsung kepada 400 warga DKI Jakarta. ASN

Jangan Nyapres Sementara itu Sejarawan Universitas Indonesia, JJ Rizal, meminta agar Gubernur Joko Widodo alias Jokowi tidak maju sebagai calon presiden dalam Pemilu 2014. “Pak Jokowi adalah simbol harapan. Kalau Pak Jokowi maju, akan sia-sialah seluruh harapan dan rencana untuk pembangunan Jakarta,” ungkap JJ Rizal dalam acara “Setahun Jokowi-Ahok” yang digelar di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta, Jumat malam (18/10). Menurut Rizal, Jokowi-Ahok menghadapi tiga macam banjir. “Banjir manusia, banjir macet, dan banjir air. Saya yakin, kalaupun lima tahun lagi Pak Jokowi jadi gubernur, tetap saja masalah itu tidak akan bisa diatasi. Jadi, Pak Jokowi sebaiknya tidak maju sebagai calon presiden,” kata Rizal. Sejarawan yang juga pendiri Komunitas Bambu ini juga mengkritik keinginan Jokowi dan sejumlah kader PDIP yang ingin mengubah nama Jalan Medan Merdeka, antara lain menjadi Jalan Soekarno. Menurut Rizal, pengubahan nama itu justru bertentangan dengan harapan Bung Karno. “Karena, Bung Karno memberikan nama Medan Merdeka agar rakyat Indonesia, khususnya Jakarta, selalu diingatkan akan cita-cita kemerdekaan,” ujar Rizal.

FOTO: ISTIMEWA

Begitulah semestinya cendekiawan, berani tetap bersikap kritis, walau sebagian besar masyarakat sudah menganggap Jokowi sebagai nabi atau bahkan setengah dewa. Nah gimana tuh... ASN

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

5


Megapolitan

FOTO: ISTIMEWA

Giliran Monyet Sejahtera Pengusaha Merana Topeng monyet mendadak naik daun. Di hampir semua media, atraksi bernuansa eksploitasi binatang itu menjadi bahan pembicaraan masyarakat. Pasalnya, Pemprov DKI akan membebaskan Jakarta dari topeng monyet tahun depan.

Pro

dan kontra atas larangan itu pun menyeruak ke permukaan. Sebagian mengecam langkah Jokowi yang dinilai mengadaada. Bahkan, aktivis perlindungan anak meminta agar mantan Walikota Solo itu lebih memikirkan nasib anak jalanan yang seperti tak diurus Pemda. "Pemprov DKI Jakarta sepertinya lebih peduli pada monyet ketimbang anak-anak jalanan," ungkap seorang aktivis perlindungan anak dalam status media sosial. Penertiban topeng monyet itu juga mendapat reaksi keras dari para pawang yang sehari-hari menggantungkan periuk nasinya dari menjual aksi monyet lucu itu di jalanan. Sejumlah pengusaha topeng monyet yang sebagian besar tinggal di kawasan Cipinang Besar Selatan, Jakarta Timur pun begitu menggebu menentang rencana Jokowi tersebut. Mereka tak mempermasalahkan

6

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

penggantian setiap monyet dengan Rp1 juta, tapi akan dikemanakan para pawang dan para pengusahanya. "Kami sudah puluhan tahun, bahkan turun-temurun menggeluti bisnis ini," ujar seorang pengusaha wanita topeng monyet ketika ditemui ASATUNEWS di Cipinang Besar, Jaktim, baru-baru ini. Sejumlah pertanyaan itu belum terjawab, Pemprov DKI sudah langsung menertibkan tukang topeng monyet yang sering mangkal cari mangsa di sejumlah jalan di wilayah Ibukota, termasuk di pinggir jalan layang Jl. DI Panjaitan, Jakarta Timur. "Supaya tidak ada lagi pertunjukan topeng monyet di pinggir jalan, kita sudah gelar razia. Diharapkan tidak ada lagi tukang topeng monyet yang menggelar pertunjukan di pinggir jalan," kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Jakarta Pusat, Rabu (23/10).


Megapolitan

FOTO: ISTIMEWA

Menurut Basuki, sejak pertama kali dilakukan razia topeng monyet, yakni Selasa (22/10), pihaknya telah menjaring sebanyak sepuluh tukang topeng monyet di pinggir-pinggir jalan ibukota. "Razia ini akan terus kami lakukan supaya tidak ada lagi pertunjukan topeng monyet di pinggir jalan yang sering kali membuat kemacetan lalu lintas," ujar Basuki. Kendati demikian, Basuki mengaku pihaknya tidak hanya sekadar melakukan razia saja, tetapi juga berupaya menemukan solusi bagi para tukang topeng monyet tersebut. "Jadi, kami tidak asal melakukan razia saja, tetapi juga mencarikan solusinya, terutama untuk pawangpawang topeng monyet. Mungkin kami akan buatkan fasilitas khusus untuk mengadakan pertunjukan topeng monyet. Akan tetapi, nanti kami bahas lagi," tutur Basuki. Sementara itu, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Kian Kelana mengatakan pawang topeng monyet yang telah terjaring dalam razia tersebut akan dimasukkan kedalam panti-panti sosial. "Pawang-pawang topeng monyet kami masukkan ke panti sosial atau dipulangkan ke kampung halaman, sementara monyet-monyetnya menjadi tanggung jawab Dinas Kelautan dan Peternakan DKI Jakarta," Di lain tempat, Kepala Bidang Peternakan Dinas Kelautan dan Peternakan DKI Sri Hartati mengungkapkan bahwa pihaknya akan menampung monyet-monyet dari pawang yang terjaring razia.

Jadi, kami tidak asal melakukan razia saja, tetapi juga mencarikan solusinya, terutama untuk pawang-pawang topeng monyet. Mungkin kami akan buatkan fasilitas khusus untuk mengadakan pertunjukan topeng monyet. Akan tetapi, nanti kami bahas lagi.

"Monyet-monyet itu kami letakkan di kandang-kandang yang sudah kami sediakan. Lalu, kami cek kesehatannya dan diberi vaksin. Kami rawat monyet-monyet itu bersama para penyayang binatang," tambah Sri. Bila janji-janji itu semua berjalan sebagaimana rencana awal tentu para

monyet yang selama ini dieksploitasi para pawang akan tambah sejahtera di Taman Margasatwa Ragunan. Sebaliknya, para pawang yang kehilangan pekerjaan atau para pengusahanya yang kini tak punya monyet lagi yang giliran dibuat menderita. Ant/ASN

FOTO: ISTIMEWA

Basuki Tjahaja Purnama Wakil Gubernur DKI Jakarta edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

7


LapORANUTAMA

Bermain Genset Rakyat dan Negara

Jadi Sengsara Hanya dalam waktu 22 bulan, Dahlan Iskan membuat PLN mengalami inefisiensi Rp 37,6 triliun. Padahal, ketika Dahlan Iskan baru dilantik menjadi orang nomor satu di perusahaan setrum negara itu, akhir 2009, PLN mencatat laba bersih Rp 10,356 triliun. Apa yang sesungguhnya terjadi?

A

PA yang Anda bayangkan ketika mendengar nama Koalisi Rakyat Marah Sumut? Itu bukan nama yang ada dalam kisah novel yang fiktif. Koalisi rakyat dengan nama yang membuat bulu roma merinding itu ada di Sumatera Utara. Awal Oktober lalu, Kamis (3/10), ratusan orang yang menamakan diri seperti itu menggelar unjuk rasa di depan Kantor Perusahaan Listrik Negara (PLN) Wilayah Sumatera Utara dan Aceh, di Jalan KL Yos Sudarso, Medan. Koalisi yang terdiri dari buruh, mahasiswa, dan anggota masyarakat lain itu menilai PLN tidak bertanggung jawab karena telah melakukan pemadaman listrik yang semena-mena. Koordinator aksi Erwin Manalu dalam orasinya mengecam tindakan PLN yang memadamkan aliran listrik dengan seenaknya sehingga membuat masyarakat mengalami kerugian yang sangat besar. “Kami meminta PLN bertanggung jawab dengan tindakan pemadaman yang mereka

8

lakukan. Bagaimana rasanya jika PLN yang kami sakiti? Mereka juga harus pikirkan itu,” ujar Erwin. Mendengar itu, ratusan orang yang ikut berunjuk rasa pun lantas menyambut dengan teriakan yang gaduh. “Bakar kantor PLN!” Kita bakar kantor PLN, bakar! Kita bakar PLN!” teriak mereka. Memang, sejak beberapa bulan lalu, Sumatera Utara mengalami krisis listrik yang parah. Pemadaman listrik di sana bisa dua sampai tiga kali dalam sehari. Begitu pula di Riau. Orang pun teringat akan janji Dahlan Iskan sewaktu menjadi Direktur Utama Perusahaan Listrik Negara, yang akan menyelesaikan masalah krisis listrik di Tanah Air pada akhir Juni 2010. Bahkan, pada 11 Juni 2010, Dahlan Iskan kepada sebuah media mengklaim dari seluruh kota di Indonesia, hanya Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat. Yang hingga saat itu masih mengalamai pemadaman bergilir. Dahlan Iskan juga berjanji, langkah-langkah darurat untuk

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

mengatasi byar-pet hanya berlangsung hingga Juni 2011. Setelah itu, pasokan listrik di negeri ini akan stabil seiring beroperasinya sejumlah proyek pembangkit, transmisi, serta distribusi listrik di Tanah Air. Dengan begitu, opsi sewa genset pun akan ia tinggalkan. Kenyataannya, sampai sekarang, bukan hanya Seumatera Utara dan Riau yang sering mengalami pemadaman listrik. Khusus untuk krisis listrik di Sumatera Utara, Dahlan Iskan malah menuding mantan Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin sebagai biang keladinya. Tudingan Dahlan Iskan ini dimuat di berbagai media arus utama. Maklumlah, Dahlan adalah wartawan senior dan pemilik Grup Jawa Pos. Duitnya pun sangat banyak. Menurut Dahlan, seperti dikutip banyak media utama di negeri ini, ia telah memprediksi kekurangan pasokan listrik tersebut terjadi. Salah satu penyebabnya adalah tidak adanya izin pembangunan pembangkit listrik.


LapORANUTAMA

ILUSTRASI: ASN/ELLY

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

9


LapORANUTAMA

Foto: istimewa

TUNTUT KERUGIAN : Ratusan buruh dan mahasiswa yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Marah turun ke jalan memprotes keras pemadaman aliran listrik. Mereka mendesak pemerintah memberikan kompensasi kerugian rakyat akibat pemadam aliran listrik tersebut.

Dahlan memaparkan, tiga tahun lalu, ketika masih jadi Direktur Utama PLN, ada rencana membangun pembangkit listrik Asahan 3. PLN telah pun menyiapkan segalanya, mulai dari dana US$ 250 juta hingga desain pembangkit. Namun, pembangunan pembangkit berkapasitas 180 MW ini terganjal izin Gubernur Sumatera Utara saat itu, yaitu Syamsul Arifin. "Semuanya sudah siap, tapi izinnya tidak dikeluarkan. Gubernurnya tidak mengizinkan. Saya sudah bilang akan terjadi krisis listrik. Saya bilang, ‘Pak, nanti akan terjadi krisis listrik.' (Izinnya) tidak dikasih," ujar Dahlan di Jakarta, Kamis (3/10). Dahlan katanya sampai berseteru dengan gubernur tersebut. "Saya sampai perang terbuka dengan gubernur. Ini bukan untuk saya, tapi untuk rakyat Sumut," tuturnya. Namun, pada 23 April 2010 lalu, harian Kompas memuat berita yang berisi pernyataan Syamsul Arifin. Ketika itu, Syamsul mengatakan dirinya akan meneken izin pembangunan pembangkit listrik Asahan 3 kapan saja diminta,

10

asalkan ada jaminan dari Direktur Utama PLN Dahlan Iskan bahwa listrik yang dihasilkan hanya untuk kepentingan memenuhi kebutuhan listrik masyarakat Provinsi Sumatera Utara. Dalam berita itu juga dituliskan, Syamsul meminta PLN agar tidak menyalurkan listrik PLTA Asahan 3 untuk perusahaan yang membutuhkan daya listrik besar dalam operasional, seperti PT Indonesia Asahan Alumunium (Inalum). “Saya kapan pun mau teken (izin lokasi). Minggu ini, saya akan bertemu dengan Direktur Utama PLN Dahlan Iskan. Saya meminta jaminan PLN dan Jepang yang akan membangun PLTA Asahan 3 agar listriknya untuk kepentingan masyarakat Sumut. Saya minta jaminan itu secara tertulis,” ungkap Syamsul seperti tertera dalam berita tersebut. Dahlan Iskan pun menanggapi omongan Syamsul Arifin, tapi lebih dari tiga tahun kemudian, yakni pada 3 Oktober 2013. Itu pun karena Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho menyurati Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait krisis listrik di

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

provinsi yang ia pimpin. Tapi, masih saja Dahlan Iskan mencoba berkeli. Dengan arogan, ia mengatakan soal akan disalurkannya listrik ke Inalum itu hanyalah isu murahan. Banyak orang pun menjadi meradang dengan sikap Dahlan Iskan yang seperti itu. Anggota DPRD Sumatera Utara Drs H Rauddin Purba, misalnya, menuding Dahlan Iskan sedang mencari kambing hitam dan pernyataannya bahwa Syamsul Arifin yang menjadi dalang krisis listrik di Sumatera Utara adalah pernyataan yang menyesatkan. “Pernyataan itu hanya upaya mencari-cari kambing hitam dan menyesatkan, karena nyata-nyata krisis listrik berkepanjangan di Sumut akibat bobroknya kinerja PLN. Jadi, saya nilai, itu hanya pernyataan kalap Dahlan Iskan,” kata Raudin Purba, Jumat (4/10). Menurut Raudin, Syamsul Arifin ketika itu tidak mau memberikan izin PLTA Asahan 3 kepada pihak PLN karena sebelumnya izin tersebut sudah diberikan kepada PT Badrajaya Swarna Utama (BSU) oleh gubernur sebelumnya, Rudolf Pardede.


LapORANUTAMA

Tentu saja, kata dia, Syamsul Arifin tidak memberikan izin lokasi tersebut kepada pihak PLN karena akan berakibat hukum jika izin yang sudah dikeluarkan kepada PT BSU juga diberikan kepada PT PLN. “Jadi tidak mungkin mengeluarkan dua izin di satu lokasi,” kata anggota dewan asal pemilihan Binjai-Langkat ini. Karena itu, menurut Raudin, dirinya amat menyesalkan pernyataan Dahlan Iskan yang terkesan mendiskreditkan Syamsul. Padahal, krisis listrik di Sumatera Utara nyata-nyata akibat buruknya kinerja manajemen PLN. Buktinya, sambung Rauddin, setelah izin prinsip PLTA Asahan 3 diberikan ke PT PLN oleh Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho pada Februari 2012, karena PT BSU yang menerima izin prinsip sebelumnya menyatakan mengundurkan diri dari rencana pembangunan tersebut, hingga saat ini tidak ada apa pun yang dilakukan PT PLN. “Padahal, Asahan 3 direncanakan mulai beroperasi 2014 mendatang. Ini membuktikan PLN memang tidak becus. Hal ini diperparah dengan mental korup pada jajaran top manajemen PLN di daerah ini yang menyeret beberapa pejabatnya sebagai terdakwa karena kasus korupsi mesin pembangkit baru-baru ini,” ungkap Raudin. Bahkan, lanjut Rauddin, dari data dan fakta yang diperoleh dewan melalui panitia khusus listrik, beberapa pembangkit yang dikelola PLN tidak dapat berfungsi dengan baik, meski sudah menghabiskan dana ratusan miliar rupiah. Contohnya Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Labuhan Angin yang direncanakan bisa menghasilkan 2 x 115 megawat. Ternyata, PLTU Labuhan yang terdiri dari dua unit itu, satu pembangkitnya rusak dan kapasitas yang dihasilkan pembangkit satunya lagi, hanya 60 megawat. “Begitu juga dengan pembangkit lainnya di daerah ini. Jadi, pernyataan Dahlan hanya untuk menutupi kebobrokan PT PLN yang pernah ia pimpin,” ujar Raudin. Selain Rauddin, Ketua DPR Marzuki Alie di Jakarta, Selasa (1/10), juga kesal. "Tanya Dahlan Iskan, dulu berjanji 2012 bebas padam. Kita sudah mengeluarkan puluhan triliun bayar sewa genset. Rupanya jadi proyek sewa genset saja, bukan ditindaklanjuti bangun power plant yang murah," ujar Marzuki. Dahlan Iskan sendiri mengaku, sebulan sebelum dilantik menjadi

Semuanya sudah siap, tapi izinnya tidak dikeluarkan. Gubernurnya tidak mengizinkan. Saya sudah bilang akan terjadi krisis listrik. Saya bilang, ‘Pak, nanti akan terjadi krisis listrik.’ (Izinnya) tidak dikasih. Foto: istimewa

Dahlan Iskan

Direktur Utama PLN, dirinya sudah menandatangani kontrak kerja. Dan ketika dilantik sebagai Direktur Utama PLN pada 23 Desember 2009, Menteri BUMN ketika itu, Mustafa Abubakar, dalam sambutannya sempat menyatakan beberapa bagian kontrak kerja yang telah ditandatangani Dahlan Iskan itu. “Selaian program jangka pendek pemulihan krisis listrik, Dahlan Iskan dalam kontrak kerjanya berjanji untuk bisa memperbaiki neraca keuangan PLN dengan membawa skema pembiayaan baru. Juga mengurangi ketergantungan pada BBM bersubsidi dan beralih ke sumber energi lain. Bahkan, 2014, Dahlan berjanji untuk membebaskan PLN dari subsidi pemerintah,” kata Mustafa. Namun, belum lagi 2014, hanya 22 bulan setelah duduk di kursi Direktur Utama PLN, Dahlan Iskan diminta oleh Presiden SBY untuk menjadi Menteri BUMN. Yang perlu dicatat, hanya dalam waktu 22 bulan masa kepemimpinannya itu, PLN mengalami inefisiensi yang luar biasa, yang menurut laporan audit Badan Pemeriksa Keuangan, membuat negara rugi Rp 37,6 triliun. Padahal, seperti diberitakan harian Kompas edisi 15 April 2009, PLN pada tahun 2009, sebelum dipimpin Dahlan Iskan, mencatat laba bersih Rp 10,356 triliun. Mengapa di PLN bisa terjadi inefisiensi yang luar biasa besar selama kepemimpinan Dahlan Iskan. Ini tidak terlepas dari janji Dahlan Iskan sendiri seperti telah disebutkan di atas. Bahkan, kemudian, Dahlan Iskan selaku Direktur Utama PLN juga menargetkan akan membuat satu juta sambungan listrik baru di Indonesia. Target ini digembargemborkan lewat berbagai macam media iklan. Akibatnya, krisis listrik

yang belum teratasi menjadi semakin parah karena adanya tambahan permintaan listrik baru. Dahlan Iskan selaku Direktur Utama PLN yang sudah telanjur berjanji itu pun kemudian menyewa genset besar-besaran kepada pihak swasta. Siapa yang punya genset sebanyak yang dibutuhkan? Kabar beredar, yang punya adalah seseorang yang diduga teman Dahlan. Namanya William Taylor, warga negara Indonesia keturunan Cina yang besar di Malasyia, yang menggunakan bendera PT Bima Goltens Power. Dahlan juga diduga menggandeng istri ketiganya, Nani Widjaja. Juga anaknya dari istri pertamanya, Azrul Ananda. Mereka kemudian mendatangkan genset bekas dari Cina senilai Rp 700 miliar. Genset-genset bekas itulah kemudian disewakan ke PLN untuk mengatasi krisis listrik. Anehnya, genset-genset untuk pembangkit listrik bertenaga diesel itu disewakan ke PLN tanpa prosedur lelang. Seperti terlihat dalam temuan Badan Pemeriksa Keuangan, selain melanggar Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah tentang Pengadaan Barang dan Jasa, penggunaan genset sewa eks Cina ini juga boros bahan bakar dan bertarif mahal. Pemakaian bahan bakarnya tiga kali lipat lebih mahal dibandingkan jika menggunakan batubara atau gas. Kami telah mencoba menghubungi Dahlan Iskan lewat telepon dan pesan pendek. Namun, walau tersambung, Dahlan Iskan tidak mau menerima telepon dan membalas pesan pendek kami.

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

ASN/Purwadi

11


Sorot

12

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013


SOROT

ILUSTRASI: ASN/ELLY

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

13


Sorot

Kisah Ratu Atut

di (Bukan) Negeri Dongeng Ketika akan dijadikan calon Wakil Gubernur Banten, Atut Chosiyah ternyata “diculik” untuk didandani dan diajarkan bergaya di depan publik. Atut dan keluarganya mengidap sindroma kelangkaan?

FOTO: ISTIMEWA

S

EPERTI bola salju yang terus menggelinding, begitulah tampaknya dugaan korupsi yang melanda keluarga besar Gubernur Banten Atut Chosiyah. Kamis lalu (24/10), misalnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Abraham Samad di Yogyakarta mengatakan akan segera memeriksa Walikota Tangerang Selatan, Banten, Airin Rachmi Diany. Airin adalah adik ipar Atut, istri dari Chaeri Wardana, yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi terkait kasus dugaan suap Ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar. Airin rencananya akan diperiksa untuk kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan di wilayah yang ia pimpin. Sementara itu, tak lama setelah adiknya ditangkap, Atut Chosiyah sudah dilarang berpergian ke luar negeri alias dicegah tangkal oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Sudah sejak lama sebenarnya masyarakat, khususnya di Banten, muak dengan tingkah polah Atut Chosiyah dengan keluarga besarnya, yang rakus kekuasaan dan juga sangat rajin mengumpulkan harta kekayaan dengan berbagai cara, termasuk mengangkangi berbagai proyek di Banten.

14

Yang kerap berbicara keras mengkritik keluarga itu adalah para aktivis yang bergabung dalam mailing list wongbanten, yang kemudian dipindahkan ke grup di Facebook dengan nama yang sama. Salah seorang di antara mereka adalah penulis fiksi produktif yang juga pendiri komunitas Rumah Dunia di Serang, Banten, Gol A Gong alias Heri Hendrayana Haris. Kekayaaan Atut memang terbilang luar biasa. Pernah diberitakan, dia bahkan lebih kaya dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Herannya, Atut terakhir kali melaporkan kekayaannya tujuh tahun lalu, tapi tidak ada seorang pun, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi, yang berbicara. Padahal, laporan soal dugaan korupsi yang dilakukan Atut sudah lama dilakukan oleh banyak pihak ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Tujuh tahun lalu, total nilai kekayaan Atut hampir mencapai Rp 42 miliar. Dan, menurut juru bicara keluarga Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Fitron Nur Ikhsan, kekayaannya selama tujuh tahun belakangan ini terus bertambah, terutama karena warisan dari orang tuanya. Fitron yang tadinya dikenal sebagai aktivis duafa yang kerap

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

mengkritisi Atut itu pun menyatakan, semua yang diperoleh Atut dan keluarganya selama ini telah dibangun sejak lama dan dengan bersusah payah. Fitron boleh saja berbicara begitu. Namun, sumber kami yang pernah sangat dekat dengan ayah Atut, Chasan Sochib, punya cerita berbeda. Sumber kami itu mengaku tahu benar bagaimana kondisi Chasan Sochib dan cara ia mengumpulkan kekayaannya. Untuk memudahkan, sebut saja sumber itu dengan inisial Y, walaupun itu bukan inisial namanya. Menurut Y, Chasan Sochib sejak awal menjadi pengusaha sudah melakukan banyak kolusi. “Awalnya, dia bekerja sama dengan Sutadi, yang waktu itu masih kepala seksi di Kabupaten Serang, yang masih menjadi bagian dari Provinsi Jawa Barat. Makanya, sebagai balas jasa, sewaktu Atut jadi wakil gubernur, Sutadi diangkat menjadi Kepala Biro Umum dan Perlengkapan Provinsi Banten dan kemudian juga menjadi Pelaksana Tugas Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Banten. Ketika Atut menjadi Gubernur Banten, Sutadi secara resmi diangkat menjadi Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Banten, padahal masih banyak senior di atasnya,” ungkap Y. Sutadi ini, lanjut Y, pada tahun lalu pernah diperiksa Kejaksaan Tinggi Banten. “Dia waktu itu dipanggil hanya sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan lahan Gerai Samsat Sepatan di Kapubanten Tangerang,” ujar Y. Namun, pertemuan Chasan Sochib dengan Sutadi terjadi belakangan, setelah Chasan Sochib punya CV Sinar Ciomas. “Awalnya, tahun 1960-an, Chasan Sochib berjualan kelapa. Ia mengirim kelapa sampai ke Jakarta. Entah ribut atau entah karena sebab lain, Chasan Sochib dijebloskan ke penjara. Nah, keluar dari penjara, dia pada tahun 1960-an itu juga kemudian bekerja sebagi pengantar beras di perusahaan milik H. Tubagus Kaking,” kata Y. Chasan di perusahaan Kaking adalah pekerja kasar. “Kalau ngantar beras ke Jakarta, misalnya, dia


SOROT

duduknya di bak truk, bukan di dalam dekat sopir,” tutur Y. Cukup lama juga Chasan Sochib bekerja dengan H. Tubagus Kaking, sampai tahun 1970-an. “Sampai suatu hari, entah kenapa, Kaking menyuruh Chasan Sochib bikin perusahaan sendiri saja, keluar dari perusahaan Kaking,” ujar Y. Maka, pada tahun 1970-an, Chasan Sochib pun membuat CV Sinar Ciomas. “Kalau enggak salah, dia bikin CV itu tahun 1972. Ini hanya perusahaan kecil, dapat order kecil-kecilan dari Kodam Siliwangi. Tapi, kemudian, mulai dapat proyek pembuatan irigasi, berkat kerja samanya dengan pegawai Kabupaten Serang, Sutadi itu. Tapi, sejak awal, proyek yang dikerjakan CV Sinar Ciomas memang bisa dibilang semuanya tak pernah beres. Tapi, karena Chasan Sochib selalu menggunakan kekerasan dan suka mengancam, apalagi ia juga dekat tentara, CV Sinar Ciomas terus dapat proyek,” kata Y. Langkah Chasan Sochib semakin lebar setelah Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional (Gapensi) membuka perwakilan di Serang, tahun 1976. “Chasan Sochib diangkat sebagai ketuanya. Tak puas menjadi Ketua Gapensi Banten, Chasan Sochib kemudian merebut kepemimpinan Kadin Banten. Prosedurnya memang dengan pemilihan, tapi prosesnya menuju ke sananya menggunakan ancaman kekerasan,” ungkap Y lagi. Ketika itu, Chasan Sochib sudah menambahkan gelar “tubagus” di depan namanya. “Tapi, pemakaian gelar sempat dipertanyakan oleh Tubagus Kaking dan juga oleh Bupati Serang ketika itu, H. Tubagus Syafaruddin. Karena, asal-usul gelar keluarga tubagusnya tidak jelas,” ujar Y. CV Sinar Ciomas juga sudah berganti menjadi perusahaan terbatas (PT). “Jadi, Chasan Sochib ingin main proyek juga di tingkat provinsi, makanya CV diganti PT. Tapi, ternyata nama PT Sinar Ciomas sudah ada yang punya di Bogor, makanya kemudian dipilih nama PT Sinar Ciomas Raya Kontraktor. Itu tahun 1980-an,” kata Y. Pada masa ini, sebagai Ketua Kadin Banten, Chasan Sochib mewajibkan semua proyek yang masuk ke Banten harus lewat dia. “Dia juga membuat sistem konsensus proyek. Dia diajari oleh seseorang yang memang sudah berpengalaman mengerjakan proyek pemerintah. Dengan sistem konsensus proyek ini, proyekproyek yang masuk ke Banten dijadikan bancakan dan seperti arisan, tapi bagian Chasan Sochib selalu lebih besar. Sampai masa ini saja, proyek-proyek yang dikerjakan perusahaan Chasan Sochib masih tidak pernah beres,” papar Y. Pada pertengahan dekade 1980-an, PT Sinar Ciomas pun mulai

merambah proyek-proyek yang ada di Provinsi Jawa Barat. Ketika itu, Ratu Atut sudah menikah dengan Hikmat Tomet. “Dia anak Bandung. Bapaknya tentara,” kata Y tentang asal-usul Tomet. Kiprah PT Sinar Ciomas Raya Kontraktor di Jawa Barat, Bandung khususnya, tak bisa dilepaskan dari peran Hikmat Tomet. “Ada pembagian tugas. Saya ingat, ini yang mengusulkan Tomet. Jadi, Hikmat Tomet yang mengintip dan mencari proyek, Chasan Sochib diminta Tomet untuk memberi tekanan kepada siapa saja yang mencoba menghalangi mereka untuk mendapatkan proyek itu,” tutur Y. Pada masa inilah Chasan Sochib dengan bendera PT Sinar Ciomas Raya Kontraktor merajalela ingin menguasai berbagai proyek yang didanai APBD dan juga APBN. “Dia juga kemudian membuat banyak perusahaan lain, untuk memperlancar kongkalikongnya,” ungkap Y. Chasan Sochib lalu aktif di Golkar. “Dia itu masuk Golkar belakangan. Jadi, salah kalau dia dibilang sudah di Golkar sejak zaman Sekber Golkar. Dia masuk Golkar, ya, karena supaya lancar usahanya,” tutur Y. Ketika kekuasaan Orde Baru mulai digoyang banyak elemen masyarakat, Chasan Sochib awalnya tetap berkukuh membela Orde Baru. Bahkan, ia mengirimkan jawara Banten ke Jakarta untuk membantu ABRI mengatasi aksi demonstran. “Tapi, sewaktu Soeharto tumbang, dia beralih mendukung reformasi. Malah, dia paling semangat,” ujar Y lagi. Ada kejadian lucu yang dilakukan Chasan Sochib pada awal reformasi. “Ini kejadian membuat geger Serang. Karena, dalam sebuah acara, Chasan Sochib diminta berpidato, untuk mendukung reformasi. Tapi, dia enggak mengerti itu apa sebenarnya reformasi. Maka, ketika pidato itu, dia bilang, ‘Mari kita lanjutkan pembangunan Orba.’ Banyak orang kaget, tapi enggak ada yang berani protes karena takut. Saya yakin dia mengatakan itu juga karena memang enggak mengerti,” kata Y. Ketika ada tuntutan Banten sebagai provinsi sendiri, memisahkan diri dari Jawa Barat, Chasan Sochib dan gerombolannya juga paling semangat. Padahal, awalnya, dia sangat menentang pemisahan itu. “Waktu akhirnya Banten jadi provinsi dan akan diangkat gubernur dan wakil gubernur definitif, untuk menggantikan Pelaksana Tugas Gubernur Banten Hamuddin Djamal, Chasan Sohib mau jadi gubernur. Tapi, dia terganjal dengan syarat pendidikan formal. Singkat cerita, akhirnya dimajukanlah Ir. Djoko Munandar, yang waktu itu masih menjadi Wakil Walikota Cilegon, untuk menjadi Gubernur Banten,” tutur Y.

Siapa yang akan menjadi wakilnya? “Seorang pengusaha kontraktor lalu meminta kepada Chasan Sochib untuk menjadi wakil gubernur. Ketika itulah, Chasan Sochib langsung terpikir untuk menjadikan istri Hikmat Tomet alias putrinya, Atut Chosiyah, untuk dipasangkan dengan Ir. Djoko Munandar. Ia pun memerintahkan Sekretaris Pendekar Banten, Gagan, SH, untuk menjemput Atut di Bandung,” papar Y. Alkisah, dijemputlah Atut oleh Gagan. “Gagan, selain bawa temantemannya yang jawara, juga bawa penata rias dan pengarah gaya. Jadi, sebelum ke Serang, mereka membawa Atut ke Hotel Nikko (sekarang jadi Hotel Pullman) Jakarta dulu. Di hotel itu, Atut dipermak penampilannya, termasuk dipakaikan jilbab, dan diberi kursus supersingkat mengenai cara tampil serta berbicara di depan publik,” kata Y mengenang peristiwa lebih dari 10 tahun lalu itu. Mungkin karena perusahaan sudah sedemikian banyak, Chasan Sochib pun meminta agar seluruh perusahaannya diperiksa secara internal. “Maka, tahun 2001, Direktur Utama PT Sinar Ciomas Raya Kontraktor melakukan audit internal. Ternyata, dari hasil audit itu diketahui, besarnya utang perusahaan-perusahaan milik Chasan Sochib lebih banyak dibanding dengan jumlah asetnya. Jadi, kalau ada yang bilang mereka sudah kaya sejak dulu, ya, mungkin maksudnya kaya dengan utang,” ungkap Y. Boleh jadi begitu. Seorang psikolog yang tidak enggan disebutkan namanya mengatakan, perilaku Atut dan keluarganya yang terlihat begitu kemaruk kekuasaan dan juga kekayaan tak bisa dilepaskan dari masa lalunya. “Mungkin dulunya Atut dan saudara-saudaranya pernah mengalami kesusahan hidup atau kelangkaan dalam memenuhi kebutuhan hidup atau karena hidupnya tertekan. Apalagi, katanya kan sang ayah menafkahi keluarganya dengan menghalalkan berbagai macam cara dan juga gemar berpoligami. Jadi, Atut dan saudaranya kemudian mengidap semacam sindroma kelangkaan. Karena merasa berkuasa dan tidak ada yang berani mengkritisi secara terbuka, Atut dan keluarganya menjadi bertindak seenak-enaknya. Ini semacam kita pergi ke toko swalayan, yang seolah membebaskan kita tanpa pengawasan untuk memilih dan membeli barang apa pun. Akhirnya, kita pun secara tidak sadar sering membeli barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan, karena seolah kita tidak punya beban karena tidak diawasi dan juga tidak perlu melakukan tawarmenawar,” ujarnya.

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

Tim Asatunews

15


LapORANKHUSUS

Bola Liar e-KTP Proyek e-KTP terus memunculkan aroma tak sedap. Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi pun dituding banyak pihak telah melakukan megakorupsi lewat proyek tersebut. Apa yang sebenarnya terjadi?

K

ISRUH daftar pemilih te­­tap atau DPT untuk pe­­m­i­­lihan umum 2014 nan­­ti membuat banyak pe­­ngamat dan partai po­litik peserta pe­milihan umum he­boh. Akhirya, DPT yang mestinya di­tetapkan pada 23 Oktober lalu ter­paksa diundur dua minggu ke depan. Banyak yang menuding, kis­ruh­nya DPT itu tidak terlepas dari ke­tidakberesan program kartu tanda pen­duduk elektronik alias e-KTP, yang menjadi tanggung jawab Ke­men­terian Dalam Negeri. "Kalau pro­gram e-KTP lancar, tak perlu lagi ada masalah-masalah terkait nama dan alamat ganda, nama tanpa NIK, mun­culnya nama TNI/Polri dalam DPT," kata pemerhati pemilihan umum Lingkar

ILUSTRASI: ASN/ELLY

16

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013


LapORANKHUSUS

Madani Ray Rangkuti, Sabtu (19/10). Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi pun menyangkal. “Kisruh DPT tidak ada hubungannya dengan e-KTP. Kami sudah serahkan data lengkap ke Komisi Pemilihan Umum. Data itu bukan hanya dilengkapi nomor induk kependudukan, tapi juga informasi lain,” ujar Gamawan. Di tengah kehebohan itu, ter­pi­ dana dan tersangka di banyak kasus ko­rupsi yang juga mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, menyatakan mantan Ke­tua Umum Partai Demokrat Anas Urba­ ningrum terlibat kongkalikong dalam proyek 3-KTP dan meraup Rp 2,5 triliun dari proyek tersebut. "Proyek ini juga diatur oleh Anas. Ada saya, ada Setya Novanto. Novanto bu­kan hanya e-KTP. Novanto banyak ngu­rus proyek, tapi namanya tidak ada di mana-mana. Tapi, soal bagi-bagi du­it, dia selalu mengatur di mana-mana dan 2.000 persen orang ini dilindungi orang yang sangat kuat," ujar Nazar. Ia ju­ga mengklaim semua pernyataannya ten­ tang kendali Anas di proyek e-KTP dapat dipertanggung jawabkan dan tidak mengada-ngada. Sebelumnya, Nazar juga menu­ding mantan Wakil Ketua Komisi Pembe­ran­ tasan Korupsi (KPK) Chandra M Hamzah me­nerima uang dari dirinya. Penerimaan uang itu juga katanya berkaitan dengan proyek pengadaan baju Hansip dan e-KTP. "Terkait uang yang mengalir itu kapan, yang mengasih pada proyek apa, urusannya apa, itu juga sudah sempat disupervisi sama KPK. Nilai kedua proyek itu sekitar Rp 7 triliun," ujar Nazaruddin. Sebelumnya, saat diwawancara oleh Indra Piliang melalui Skype di masa pelariannya pada 19 Juli 2011 lampau, Nazaruddin juga pernah menyebutkan hal yang sama. “Pada 2010 lalu, Chandra Hamzah dua kali melakukan transaksi dengan saya. Jadi, saya tahu kelakuan Chandra Hamzah dan Ade Raharja. Pro­ yek tersebut telah diperiksa awal. Na­ mun, pemimpin proyek, yaitu Andi, te­lah datang kepada Chandra dengan mem­ berikan sejumlah dana dan meminta KPK untuk mengamankan kedua proyek itu,” kata Nazaruddin. Diduga, nama Andi yang dimak­ sud­kan oleh Nazaruddin itu adalah Andi Agustinus alias Andi Narogong. Ia me­ mang sering disebut-sebut sebagai pe­ ngusaha di balik tender proyek-proyek pe­merintah. Menuru sumber kami yang kini masuk dalam program perlindungan saksi oleh KPK dalam kasus proyek e-KTP, selain e-KTP dan baju Hansip di Ke­mendagri, Andi juga memenangkan tender proyek pelayanan surat tanah se­ cara mobile di Badan Pertanahan Nasio­

Kisruh DPT tidak ada hubungannya dengan e-KTP. Kami sudah serahkan data lengkap ke Komisi Pemilihan Umum. Data itu bukan hanya dilengkapi nomor induk kependudukan, tapi juga informasi lain.

nal serta beberapa proyek di Polri. “Seperti Nazaruddin, Andi mampu me­rancang sebuah proyek pemerintah, mu­lai dari anggaran hingga mengatur sia­ pa yang menjadi pemenangnya,” ujarnya. Dari proyek baju Hansip pada 2009 yang menghabiskan uang negara Rp 400 miliar, lanjutnya, Andi meraup ke­untungan Rp 120 miliar. “Ketika itu, ia ba­nyak membagi keuntungan kepada anggota DPR. Jadi, kalau ada anggota DPR perlu uang Rp 1 miliar sampai Rp 2 miliar, ia akan langsung memberikan. Ma­kanya, hubungan dia dengan ang­ go­ta dewan sangat baik. Kedekatan itu­lah yang berbuah kesuksesannya me­ngegolkan anggaran untuk e-KTP. DPR meminta setoran 7 persen dari nilai pro­yek itu. Tapi karena uangnya besar, dise­pakati setoran itu akan dibayar kalau ang­garan dari pemerintah sudah turun,” ung­kap sumber ASATUNEWS. Serupa dengan Nazaruddin, Andi banyak memiliki perusahaan untuk di­ ikut­sertakan dalam tender proyek pe­me­ rintah. Menurut penelusuran awal, Andi menguasai PT Aditama, PT Lautan Mas, dan Murakabi. Murakabi adalah pemegang pro­ yek pelayanan sertifikat tanah keliling

di Badan Pertanahan Nasional itu. Pe­ru­­ sahaan ini juga mengikuti tender e-KTP, na­mun kalah. “Konsorsium Mu­ra­­kabi memang sengaja dikalahkan un­tuk membunuh Kojen, sehingga me­mu­ luskan langkah L1 Solution. Kojen ada­lah perusahaan pembuat alat AFIS ter­besar kedua di dunia,” kata sumber itu. AFIS adalah singkatan dari automated finger­ print identification system . Peran Andi di Murakabi diwakili adik­nya yang bernama Vidi, yang menjadi salah satu direktur. Selain Vidi, ada juga na­ma Irvan yang menjadi direktur. “Irvan ada­lah adik ipar dari Bendahara Umum Golkar Setya Novanto dari istrinya yang terbaru. Sementara itu, di jajaran ko­mi­saris ada istri Sutanto dan mantan Di­rek­tur Lalu-lintas Mabes Polri Brigadir Jend eral Polisi Yudi Susharyanto,” tutur sumber kami. Yudi sekarang sudah pen­siun dari kepolisian. Andi menggunakan ruko Graha Mas Fatmawati Blok B No. 33-35, Jakarta Se­latan, sebagai jantung operasionalnya. Se­luruh data tender disimpan di tempat ini. Selain itu, Andi juga menggunakan ruko tiga lantai itu untuk mempersiapkan ke­menangan sebuah tender. Pengelola tempat ini adalah kakak ipar Andi yang bernama Yanti. Namun, setelah Nazaruddin ber­ nya­­nyi, sebagian data-data di tempat itu langsung dimusnahkan. Sementara itu, se­ bagian lagi dibawa ke rumah Andi di Kota Wisata Cibubur, Jawa Barat. Ke­te­rangan ini didapat dari penjaga ruko ber­nama Benny saat ditelepon oleh sumber kami. “Setelah ada kepastian DPR me­ lo­los­kan anggaran Rp 5,9 triliun untuk pro­yek e-KTP, Andi lalu mengumpulkan se­jumlah orang dalam pertemuan yang dilakukan di Hotel Sultan dan Crown pa­da Juni 2010 atau satu tahun sebelum ten­der dilakukan oleh Kemendagri,” kata sumber kami lagi. Pengumpulan orang-orang itu ber­tu­juan untuk merancang proses tender se­hingga kemenangannya tidak jatuh ke pihak lain. Orang-orang yang berkumpul itu di antaranya para ahli teknologi in­for­­matika dari Badan Pengkajian dan Pe­nerapan Teknologi. “Salah satunya adalah Fahmi, yang kemudian menjadi ke­tua tim teknis panitia tender; Plt. Dirjen Ad­mi­nistrasi Kependudukan Irman, yang sta­tusnya masih sebagai tersangka dalam pro­yek uji petik e-KTP pada 2009; Dirut PNRI Isnu Wijaya, pimpinan konsorsium pe­menang tender saat ini; Johannes Marlin, distributor AFIS L1 di Indonesia yang alatnya dipakai dalam proyek e-KTP saat ini, da;n pengusaha Paulus Tanos,” ungkapnya. Paulus Tanos ini, tambahnya, di­ajak karena ia pengusaha kaya yang pu­nya kedekatan dengan Menteri Dalam

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

17


LapORANKHUSUS

Ne­geri Gamawan Fauzi. Dia pengusaha yang bermain di PLN. “Proyeknya itu s­alah satunya membangun pembangkit listrik tenaga bumi bersama Chevron. Ia juga punya kantor seluas 1.000 meter per segi di Pasific Place, Jakarta Selatan. Dia diajak supaya bisa ikut membiayai

proyek e-KTP, selain lobi ke dalam Kemendagri,” kata sumber itu. Trio Andi Narogong, Paulus Tanos, dan Irman menjadi pemegang peran sentral dalam mempersiapkan proses lelang proyek e-KTP ini. Ruko di Fatmawati pun menjadi tempat membuat spesifikasi peralatan yang akan dibeli pemerintah sejak 1 Juli 2010 hingga Februari 2011, atau dua pekan sebelum pengumuman lelang diumumkan pada 21 Februari 2010. “Semua rekanan yang akan ikut tender sudah diikutsertakan di dalam tim pembuat spesifikasi agar bisa cocok dengan yang diinginkan pemerintah di kemudian hari,” katanya. Sumber kami itu juga menyebutkan tim pembuat spesifikasi itu dipimpin oleh Dedi Priyono, yang merupakan kakak kandung Andi Narogong. Paulus Tanos, yang ketika itu tidak punya bendera, membeli PT Sandipala yang sedang dalam keadaan bangkrut seharga Rp 15 miliar dari Harry Sapto. “Saya yang saat itu mengurusi prosesnya. Sebagian besar pegawainya di-PHK dan diganti pegawai

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi

FOTO: ISTIMEWA

18

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

baru. Seluruh perizinan, termasuk dari Badan Intelijen Negara, bisa diperoleh secara cepat. Mungkin di sini ada bantuan dari Sutanto,” katanya. Pada Januari 2011, lanjutnya, Irman memerintahkan agar dibuat tiga konsorsium yang mengikuti tender, yaitu PNRI, Astra, dan Murakabi, dengan mempersiapkan PNRI (yang beranggotakan PNRI, LEN, Succofindo, Quadra, dan Sandi Pala) sebagai pemenangnya. “Succofindo memang sudah sejak awal ikut mempersiapkan tender ini. Sementara itu, Quadra merupakan balas jasa setelah Minduk tersandung audit Badan Pemriksa Keuangan. Quadra lalu memberikan uang Rp 2 miliar untuk menggantikan uang-uang perjalanan dinas dan keperluan lain Minduk yang tidak bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya. Selanjutnya proses tender pun berlangsung dengan hasil dan proses seperti yang banyak diberitakan selama ini. Dalam pelaksanaan penerbitan e-KTP, Menteri Dalam Negeri membentuk Tim Teknis Penerbitan Nomor Induk Kependudukan dan Penerapan KTP Berbasis Nomor Induk Kependudukan secara Nasional, Juli 2010. Yang menjadi anggota tim ini antara lain Brigjen Polisi Bekti Suhartono (BS), Kepala Pusat Inafis (Indonesia Automatic Finger Print Identification Center) Badan Reserse Kriminal Polri. Bekti dari Akpol angkatan 1984, rekan dekat satu angkatan dengan Irjen Polisi Djoko Susilo, yang telah divonis bersalah oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta dalam kasus korupsi simulator untuk ujian pengambilan surat izin mengemudi. Posisi atau jabatan struktural BS dalam tim tersebut tercantum sebagai anggota tim teknis. Dalam surat keputusan yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri, dia berada pada nomor urut 15 keanggotaan tim teknis. Sebagai anggota tim teknis, BS telah menjalankan tugastugasnya dengan baik, antara lain tercermin dari tingkat kehadirannya yang cukup tinggi pada berbagai rapat tim ini. BS tampaknya selalu rajin menghadiri rapat-rapat tim dan cukup aktif menyampaikan pandangan, tanggapan, dan masukan-masukan berdasarkan keahlian dan pengalamannya. Aktivitas BS itu antara lain terekam dengan baik dalam notulen rapat-rapat pembahasan Grand Design Sistem Administrasi Kependudukan (SAK), yang dilakukan oleh tim teknis tersebut.


LapORANKHUSUS

Pada notulen rapat yang membahas Grand Design SAK hari Rabu, 4 Agustus 2010, bertempat di Ruang Sidang Utama Gedung Kementerian Dalam Negeri disebutkan, tim teknis menyepakati Grand Design SAK sebanyak 397 halaman, yang terdiri dari 7 bab dan 4 lampiran, yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Grand Design SAK, untuk disahkan oleh Menteri Dalam Negrri dalam bentuk Keputusan Menteri Dalam Negeri. Notulen rapat dengan hasil kesepakatan itu telah diteken pula secara resmi dan sah pada hari dan tanggal tersebut di atas oleh BS dalam posisi/jabatan strukturalnya tersebut di atas. Nama, jabatan, dan tanda tangan BS dengan jelas tercantum dalam laporan itu. Hal itu mengindikasikan, BS pada dasarnya dalam posisi dan jabatan strukturalnya selaku wakil resmi dari institusi Polri telah menyetujui dan sepakat dengan Grand Design SAK, termasuk pula penerapan e-KTP yang mengharuskan penerbitan nomor induk kependudukan secara nasional. Namun, dalam perkembangannya kemudian, ternyata BS dalam posisi/ jabatan strukturalnya di institusi Polri malah mengembangkan sendiri program Inafis. Bahkan, sekitar pertengahan bulan Desember 2011, BS meneken kontrak pengadaan Inafis senilai Rp 27,6 miliar dengan PT Turangga. PT Turangga ini diduga kuat merupakan mantan anggota konsorsium yang kalah dalam perebutan tender pengadaan e-KTP. Alasan utama pihak BS ngotot mengembangkan Inafis, yang realisasinya sudah lama tidak ada kelanjutannya itu, adalah untuk menutup kekurangan dari sistem e-KTP. Kekurangan tersebut antara lain penerapan input data finger print untuk e-KTP, dengan SAK-nya yang hanya mampu menyerap 50 persen dari permukaan sidik jari penduduk. Padahal, ketentuan di Polri, untuk identifikasi minimal 95 persen dari permukaan sidik jari seorang penduduk harus terekam. Bila persoalannya adalah pada kekurangan penerapan/implementasi input data sidik jari, mengapa BS sebagai anggota tim teknis dan dalam jabatan struktural di institusi Polri tidak mendesak ketua tim teknis agar menyempurnakan atau memperbaiki prosedur input data sidik jari? Tetapi kenapa justru dia mengembangkan sendiri sistem tandingan bernama Inafis? BS sudah menyepakati Grand Design SAK. Kenapa BS justru mempersoalkan kelemahan sistem yang merupakan bagian dari Grand Design SAK, yang notabene sudah disetujui dan ditekennya sendiri? Bukankan ini sama

ILUSTRASI: ASN/ELLY

dengan menjilat ludahnya sendiri? Bila karena kepakaran, keahlian, dan pengalamannya BS mengetahui adanya kelemahan-kelemahan dalam Grand Design SAK dalam penerapan e-KTP yang kemudian sudah ia sepakati, mengapa dalam rapat-rapat tim teknis itu dia tidak menyampaikan kelemahan-kelemahannya? Mengapa BS justru mengembangkan sistem sendiri bernama Inafis, yang sebenarnya sudah tidak dipakai lagi? Untuk Inafis itu sendiri, Ketua Presidium Indonesia Police Watch Neta S Pane pada April 2012 sempat kaget. Karena, penerbitan kartu Inafis yang dimulai 17 April 2012 oleh Badan Reserse Kriminal Polri tak ada sosialisasi terlebih dulu. Ketika itu, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri Komisaris Jenderal Sutarman mengatakan, pembuatan Inafis bertujuan sebagai identitas tunggal dan juga amanat Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak. Kepolisian saat itu memberikan Inafis secara cuma-cuma kepada 5.000 pembuat pertama. Namun setelah itu pembuatan kartu dikenakan biaya Rp 35.000. Kartu ini wajib dimiliki warga yang ingin membuat surat izin mengemudi. Neta mengatakan kartu Inafis yang dijual menimbulkan masalah. "Timbul pertanyaan, siapa yang mendapat proyek dan mengapa tak ada tender?" kata Neta. Kembali ke masalah e-KTP, Ketua KPK Abraham Samad setalah penandatanganan nota kesepahaman dengan Komisi Pemilihan Umum pada 24 September lalu mengatakan, KPK akan memanggil semua pihak yang terkait dengan dugaan korupsi proyek e-KTP. Menurut Abraham, penyidik

masih mengumpulkan informasi dan bukti dalam kasus itu. "Semua yang berkaitan dengan kasus ini akan kami panggil," katanya. Menanggapi tudingan soal adanya megakorupsi di proyek e-KTP, Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi pada 25 September lalu telah menyangkal. “Kalau tender elektronik, bagaimana mengaturnya? Apalagi, di situ ada 15 kementerian dan lembaga sebagai pendamping teknis,” ungkap Gamawan. Gamawan beberapa kali juga menjelaskan, setelah tender selesai, sebelum kontrak ditandatangani, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) lebih dulu diminta mengaudit. Setelah BPKP menyatakan clear, baru kontrak ditandatangani. “Bahkan, sebelum tender, saya datang ke KPK meminta masukan dan minta agar tender dikawal. Karena itu, bohong besar kalau Nazar bilang diatur. Setelah tender berjalan, Badan Pemeriksa Keuangan juga memeriksa. Belum pernah ada temuan yang mengatakan itu salah,” tutur Gamawan. Namun, Gamawan juga menyatakan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) memang menghukum pemenang dan yang kalah tender, karena dianggap bersekongkol. Tapi, tidak menyalahkan panitia. “Selanjutnya dibanding ke pengadilan dan pengadilan menyatakan tidak ada masalah. Putusan pengadilan ini tidak pernah disebut media, juga Nazar, itu kan tidak fair namanya,” ujar Gamawan. Menjelang pemilihan umum memang banyak yang berkepentingan dengan e-KTP. Karena, e-KTP bisa digunakan untuk memanipulasi perolehan suara. Juga bisa digunakan untuk membuar rekening bank, sehingga sumbangan ke partai politik atau calon presiden dan wakilnya bisa tidak terbatas “secara sah”.

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

Tim Asatunews

19


EKONOMI

Obamacare Mengguncang

Rakyat Amerika & dunia Orang awam, apalagi masyarakat Indonesia, mungkin heran dengan sistem anggaran di Amerika Serikat. Betapa tidak, perundingan antara kelompok Partai Republik yang mayoritas di Parlemen dengan Partai Demokrat yang dipimpin Presiden Barack Obama mengnai anggaran yang harus dijalankan Gedung Putih mendapat ganjalan dari Partai Republik.

AP photo

P

asalnya Partai Republik tidak menyetujui proposal anggaran Asuransi Kesehatan dan cek untuk para pengangguran dan para pensiunan. Semula Partai Republik meminta Obama memangkas dulu anggaran social ini yang

20

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

kerap disebut sebagai Obamacare. Obama berkeras tidak akan menandatangani Undang-undang Perlundungan social ini sebelum Republik menyetujui untuk menyetujui menaikkan plafon angaran ini.


EKONOMI

Sepuluh persen dari populasi menyumbang 60 persen dari pengeluaran kesehatan.

Ketika perundingan macet hingga berminggu inilah dunia sempat guncang, karena Washington sempat ‘’mengistirahatkan museum, karyawan tempat rekreasi Patung Liberty di New York, dan pegawai pemerintah lainnya, sehingga roda pemerintahan sempat terhenti sementara, bahkan Pesawat Kepredidenan Obama pun ngak ada bahan bakar, karena ngak ada anggaran sehingga menyebabkan Obama batal menghadiri KTT APEC di Bali, dan kunjungan kenegaraan ke Malaysia dan Brunei Darusalam. Karena anggaran ini satu paket dengan proposal anggaran lainnya, seperti proposal cicilan utang Pemerintah, tidak ayal dunia dan masyarakat Amerika Kuatir kalau kedua blok itu tidak sepakat dalam pagu anggaran ini, dampaknya bias menyebabkan default (gagal bayar) pemerintah atas cicilan utang pemerintah terhadap pihak asing, terutama dominan dimiliki Pemerintah Cina. Hampir saja perundingan melampaui date line jauh tempo

pembayaran cicilan utang itu, jika sampai terjadi, menurut banyak pengamat ekonomi hal ini bisa menyeret perekonomian dunia terjun ke krisis ekonomi baru, yang dampaknya bisa juga sampai ke Indonesia. Krisis untuk sementara memang bisa teratasi, tapi ini baru sementara , karena perundingan tahap kedua akan dimulai lai awal tahun depan. Dalam hal perundingan soal anggaran ini memang Obama sangat gigih, karena yamh dibelanya adalah kelompok minoritas yang mayoritas miskin, kebanyakan kulit hitam, dam minoritas lainnya, itulah sebabnya Obama dituduh sebagai seorang ‘’sosialis’’, karena melindungi para pensiunan, pengangguran, dan orang miskin melalui cek untuk penganggur, perlindungan kesehatan orang miskin,dan masalah security social lainnya. Dua ekonom kesehatan veteran, David Cutler dari Harvard dan Karen Davis, presiden Commonwealth Fund, telah menghitung bahwa selama dekade pertama Obamacare total pengeluaran untuk perawatan kesehatan, sebagian oleh majikan, akan menjadi setengah triliun dolar lebih rendah daripada di bawah status quo. “Sepuluh persen dari populasi menyumbang 60 persen dari pengeluaran kesehatan, “ kata Davis . Sementara Kelompok Republik yang terkesan menentang ‘’Obamacare’’ dianggap kelompok yang melindungi kepentingan-kepentingan orang kaya ‘’Kapitalis’’ yang tidak suka pajaknya di’’share’’ untuk si miskin. Perdebatan yang berkepanjangan ini ternyata menaikkan pamor dan citra Obama dan Partai Demokrat yang dimata rakyat Amerika American “shutdown’’ ini menyebabkan sebagaian pegawai negeri ‘’nganggur’’ menambah prosentase pengangguran, dan membahayakan perekonomian Amerika Serikat dan dunia. Batu sandungan tahap awal usai, namun peratarungan antara kubu Demokrat dengan Republik tahp kedua akan dimulai lagi awal tahun depan, karena Partai Republik belum menyerah dalam upayanya untuk memangkas anggaran ‘’Obamacare’’. Pertikaian soal undang-undang anggaran ini ternyata masih jauh dari berakhir. Dan bayang-bayang terjadinya krisis ternyata belum utup buku. Inilah uniknya sistem demokrasi yang dianut negeri Paman Sam itu. ASN/MJF

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

21


EKONOMI

Sebagai Negara dengan pertumbuhan tertinggi di dunia yang mencapai di atas 10% dalam 30 tahun terakhir menjadikan Cina menjadi kekuatan ekonomi terbesar kedua setelah Amerika Serikat, dan telah melampaui Jepang.

Cina Akan Jadi Gurita Migas Dunia P

ertumbuhan ekonomi ya­ng be­­ sar itulah mengapa Cina mem­bu­ tuhkan sumber daya energy yang be­sar untuk menggerakkan industry, lis­ trik rumah tangga selain energy untuk ken­daraan bermotor seperti bahan bakar mi­nyak dan gas. Untuk mengamankan sumber daya mi­nyak itu selain menggenjot kembali sum­ber daya batubara dan migas, negeri ini melalui perusahaan minyak Negara se­perti Petro China melakukan ekspansi ke seluruh dunia, termasuk mengakuisisi pe­rusahaan minyak asing, mulai di Indonesia, Negara Timur Tengah, Afrika, sam­pai Amerika Latin. PetroChina bahkan pernah me­ng­am­­ bil-Alih Proyek Minyak Kanada dengan me­ ngambilalih kepemilikan proyek eks­plo­­rasi

FOTO: ISTIMEWA

22

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

minyak inkonvensional oil sands di Kanada. Athabasca Oil Sands Corp me­ngu­ mum­kan, bahwa mereka telah men­jual sisa 40 persen dari proyek MacKay River ke­pada PetroChina seharga 673 juta dollar AS. Pengambilalihan ini menjadi tren yang terlihat secara global dimana pe­ rusahaan minyak milik negara itu meng­ in­vestasikan miliaran dolar dalam eks­ plo­rasi atau produksi di Kanada, Afrika, Amerika Latin ataupun di belahan dunia lainnya. Jika selama ini PetroChina memilih untuk bergerak di bidang non-operasi atau­pun saham minoritas, maka berbeda de­ngan proyek di Kanada tersebut. Dalam pro­yek ini PetroChina mengambilalih kepemilikan proyek.


EKONOMI

FOTO: ISTIMEWA

Sebelumnya Athabasca sudah men­ jual 60 persen saham mereka kepada Pet­ ro­China dalam dua proyek oil sands, ter­ masuk di dalamnya MacKay River. Salah satu perusahaan minyak ter­ besar Cina lainnya China National Pet­ roleum Corporation (CNPC) juga me­ ngakusisi ladang minyak blok Qurna 1 di Irak Barat. Ladang minyak ini sebelumnya dimiliki perusahaan Migas Amerika Serikat (AS), Exxon Mobil. Petrochina International Company me­ningkatkan produksi minyaknya di Indonesia sebesar 3.000 barel menjadi 45 ribu barel per hari. Jumlah ini diperoleh dari tiga lapangan yang dikelolanya. "Peningkatan produksi diperoleh da­ri tiga lokasi, yaitu Salawati Blok di Pa­ pua, Tuban Blok di Jawa Timur, dan Ja­ bung Blok di Jambi," kata Budi Setyadi, Wakil Presiden Petrochina International di Indonesia. Juru bicara Petrochina Erwin Lede me­ngungkapkan, peningkatan pro­duk­ si ini berlangsung dua bulan sejak Pet­ rochina mengambil alih aset-aset milik Devon Energy Ltd, perusahaan mi­nyak terbesar di Amerika Utara. Pe­ngam­bi­la­ lihan terjadi pada April tahun ini. Daerah penambangan Devon me­ miliki kandungan minyak sekitar 80 juta barel dan 20 persennya telah di­pro­ duksi. Ladang-ladang tersebut juga me­ ngandung gas. "Aset Devon yang diambil oleh Petro­china adalah sebesar US$ 262 Juta," ujar juru bicara Petrochina Erwin Lede. Dia menjelaskan, Petrochina me­nar­ getkan produksi minyaknya pada ta­hun ini sebesar 48 ribu barel per hari. "Ka­mi optimistis angka itu dapat dicapai, ka­rena kami sangat serius mengejar target ini." PetroChina International Company Ltd. pada 15 April telah mengakuisisi kepemilikan Devon Energy atas asetasetnya di Indonesia senilai US$ 262 juta. Pertamina juga berminat, tapi hanya berani menawar US$ 225 juta, sehingga kalah dengan perusahaan asal Cina tersebut. Setelah diakuisisi lapangan-lapangan minyak Devon menjadi Pet­roChina Interna­

tional Kepala Burung di Papua, PetroChina International Ja­va di Tuban, Jawa Timur, PetroChina Inter­na­tio­nal Jabung, PetroChina International Bangko, dan PetroChina Inter­ national Jam­bi, ketiganya di Jambi. Sebelumnya, perusahaan minyak Cina lainnya, China National Offshore Oil Company telah mengakuisisi lapangan minyak milik YPF Repsol di seluruh Indonesia senilai US$ 583 juta. Pertamina yang juga berminat memberikan pe­ nawaran lebih rendah, yaitu sebesar US$ 400 juta. d.a.candraningrum "CNPC Unit Petrochina tengah me­ lakukan negosiasi untuk mengambil alih blok Qurna 1 yang sebelumnya dimiliki Ex­ xon Mobil," kata seorang sumber dari Irak. Jika rencana akuisisi itu berjalan lancar, CNPC diharuskan mengalokasikan dana akuisisi sebesar US$ 50 miliar atau Rp 482,5 triliun (kurs Rp 9.650). Selanjutnya, CNPC berhak atas kepemilikan 60% saham blok minyak Qurna atau menjadi pemegang saham mayoritas. Sementara sisa saham sebesar 40% bakal diambil alih perusahaan mi­ nyak asal Belanda, Royal Dutch Shell, yang akan menjadi pemilik minoritas. Produsen terbesar minyak dan gas Cina, PetroChina, sepakat untuk membeli saham BHP Billiton untuk proyek gas alam, Browse, di Australia Barat. PetroChina akan mengeluarkan biaya US$1,63 miliar untuk saham BHP Billiton itu. Perusahaan-perusahaan Cina berusaha untuk membeli aset minyak dan gas di sejumlah negara untuk memenuhi permintaan energi di Cina. "Pemicu akusisi ini adalah untuk memenuhi permintaan gas dan minyak di pasaran Cina," kata Tony Regan, pe­ rusahaan konsultasi Tri-Zen kepada BBC. "Walaupun produksi dalam negeri di Cina meningkat, kebutuhan tetap ti­dak dapat dipenuhi karena permintaan me­ ningkat pesat," tambah Regan. PetroChina sepakat untuk membeli 8,3% saham BHP pada proyek East Browse dan 20% dalam West Browse. Selain CNOOC - yang mengambil alih perusahaan Kanada Nexen- Sinopec

Cina dan Amerika Serikat tidak akan lagi menjadi pesaing murni di sektor energi Cina kemungkinan akan mengimpor energi dalam jumlah besar dari AS.

membeli 20% saham perusahaan minyak Prancis, Total dan ladang minyak lepas pantai Nigeria senilai US$ 2,5 miliar. Bulan Januari lalu, Sinopec me­ nyepakati perjanjian senilai US$2,2 mi­liar untuk membeli sepertiga saham pe­ru­ sahaan Amerika, Devon Energy. Kini Cina akan menggantikan Ame­ rika Serikat sebagai importir mi­nyak terbesar dunia mulai Oktober men­datang. Pada ta­ hun depan, impor minyak China berbasis tahunan akan melebihi Amerika Serikat . China telah menjadi pengguna energi terbesar di dunia dan konsumen mi­nyak terbesar ke dua setelah Amerika Serikat. Pergeseran ini telah didorong oleh pertumbuhan yang stabil dalam per­mintaan China. Produksi minyak tahunan AS diperkirakan akan meningkat 28 persen antara 2011 hingga 2014 menjadi hampir 13 juta barel per hari, sedangkan produksi China diperkirakan tumbuh sebesar enam persen selama periode tersebut, dan akan berada pada posisi sepertiga dari produksi AS pada 2014 Sementara itu, penggunaan bahan bakar cair China akan meningkat 13 persen selama periode tersebut menjadi lebih dari 11 juta barel per hari, sementara permintaan AS meningkat mendekati 18,7 juta barel per hari. Angka itu di bawah angka konsum­ si puncak AS dari 20,8 juta barel per hari di 2005. Menurut angka resmi Beijing, China mengimpor 26,11 juta ton (186,5 juta barel) minyak mentah bulan lalu dan ekspor hanya 0,17 juta ton. "Cina dan Amerika Serikat tidak akan lagi menjadi pesaing murni di sektor energi - Cina kemungkinan akan mengimpor energi dalam jumlah besar dari AS," tulis komentator Li Dongchao.

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

ASN/MJF

23


GAYAHIDUP

FOTO: ISTIMEWA

Natural Lebih Baik

Untuk Apa Operasi Pelastik

Pengaruh trend gaya hidup Korea nampaknya telah mulai masuk ke dalam budaya Indonesia. Walau tidak ekstrim, namun trend operasi pelastik mulai digemari, terutama oleh masyarakat kelas menengah ke atas atau masyarakat yang berprofesi di bidang entertainment.

K

einginan untuk tampil lebih menawan dan diiringi dengan ketidakpuasan terhadap apa yang dimiliki saat ini menjadi salah satu alaasan mengapa hal ini bisa menjadi trend. Kecantikan wajah sebenernya adalah sesuatu yang bersifat objectif. Kadangkala, tanpa disadari hal ini bisa hilang, jika tidak diiringi dengan kecantikan hati. Karenanya, menjaga kecantikan wajah secara natural, secara tidak langsung juga telah memberikan amunisi kepada hati untuk tampil lebih bersih. Operasi pelasti, adalah salah satu cara untuk mempersingkat seseorang agar tampil cantik dan sempurna.

24

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

Cantik dengan Operasi, Anda Tidak Akan Pernah Merasa Puas Anda boleh memiliki hidung mancung, mungil, kecil, bangir atau seperti hidung para selebritis Holliwood, hal ini tentu membanggakan. Namun, di satu sisi, Anda telah kehilangan satu sisi kepercayaan diri Anda pada bentuk tubuh Anda yang lain. Pada dasarnya, Tuhan menciptakan tubuh dengan bentuk yang seimbang dan saling melengkapi. Karenanya, ketika Anda memperoleh hidung yang begitu menawan, Anda akan merasa hal ini tidak seimbang dengan bentuk dagu dan rahang Anda. Pada akhirnya Anda akan melakukan operasi pelastik lanjutan lainnya.


GAYAHIDUP

Operasi Pelastik Membuat Anda Cantik Tapi Sakit Tahukah Anda, ketika Anda melakukan operasi pelastik hanya untuk memancungkan hidung Anda yang sebelumnya sudah baik, berarti Anda memiliki masalah dengan diri Anda. Banyak asumsi yang menyebutkan ketidakpuasan kepada bentuk fisik tubuh adalah sesuatu masalah jiwa. Belum lagi efek kecanduan yang diakibatkan oleh operasi pelastik, hal ini lama kelamaan bisa membuat mental Anda terganggu. Nah, jika hasilnya belum memuaskan batin Anda, Anda akan merasa rendah diri selamanya. Operasi pelastik adalah cara pertama seseorang menunjukan rasa ketidakpercayaan dirinya secara terbuka kepada orang lain. Senyum dan Bersyukur, Jauh Lebih Sempurna Anda hanya perlu lebih banyak tersenyum, untuk terlihat lebih cantik dan lebih banyak bersyukur untuk terlihat lebih sempurna. Rasa bahagia akan membuat Anda tampil lebih menawan, dan juga akan membuat Anda jauh lebih sehat.Operasi pelastik sekali lagi memang membuat Anda lebih cantik, tapi tidak menjadi lebih sehat apalagi lebih bahagia. Anda hanya perlu menjadi dri Anda sendiri supaya lebih baik dan lebih baik lagi. Pastinya lebih baik menjadi diri sendiri. ASN/JOY

Tips Merawat Rambut Berminyak

B

agi pemilik rambut berminyak, kulit kepala menjadi perhatian pertama. Membiarkan kulit kepala dalam keadaan lembab dan berkeringat akan membuat minyak bertumpuk di rambut. Karenanya, jangan menunda untuk mencuci rambut saat kulit kepala sudah dirasakan lembab. Beberapa ahli kecantikan menyarankan untuk merawat rambut berminyak, dengan melakukan keramas setiap hari. Air yang digunakan adalah air dingin atau suam kuku. Disarankah untuk tidak melakukan pemijitan terlalu lama kepada kulit kepala selama keramas, karena pemijitan memicu produksi sebum lebih banyak lagi. Pada beberapa kasus saat merawat rambut berminyak, dimana tanpa disertai dengan kulit kepala yang lembab, sebaiknya tidak kerama sampai mengenai kulit kepala. Hal ini untuk menghindari agar kulit kepala tidak terlalu kering. Ada baiknya melupakan penggunaan kondisioner dalam hal merawat rambut berminyak. Selain akan membuat rambut menjadi semakin lembab. Jikapun ingin menggunakan, maka usahakan kondisioner hanya digunakan untuk ujung rambut saja. Cermat memilih sampo sangat penting untukmerawat rambut berminyak anda. Beberapa ahli kecantikan merekomendasikan untuk menggunakan sampo berbahan baku herbal, yang saat ini mulai banyak dijual di pasaran. Bahan baku alami ini biasanya sekaligus dapat memperbaiki kerusakan pada rambut. Semoga bermanfaat untuk Anda. ASN/JOY

FOTO: ISTIMEWA

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

25


WISATA Dari kota terkumuh di dunia, Shanghai berubah wujud menjadi kota yang bersih dan nyaman. Padahal, penduduknya lebih dari 20 juta.

Transformasi Cina dari Komunis ke Kapitalis

FOTO: ASN/IKE

S

epuluh atau 20 tahun yang lalu pasti kita selalu mengaitkan negara Cina sebagai sebuah negara komunis yang memiliki sejuta cerita menyeramkan atau menyedihkan. Tapi, sekarang, khususnya kota-kota besarnya, Cina telah berkembang pesat. Kota-kota besarnya seperti kota-kota di negara Barat atau Amerika Serikat. Meski kehidupan masyarakat kota besar di Cina tidak sebebas atau seliberal masyarakat kota di Jepang atau Korea Selatan, saat ini sulit kita membayangkan kehidupan masyarakat kota besar di Cina sebagai kehidupan dari sebuah negara berpaham komunis yang serba-terkekang dan diatur ketat

26

oleh pemerintahnya. Begitulah kesan yang ditangkap reporter ASATUNEWS yang mendapatkan kesempatan mengunjungi Shanghai, Hangzou, Wenzhou, Wuxi, dan kota lain di Cina selama seminggu pada awal Oktober lalu. Berikut laporannya. “Ketika mendarat di Shanghai Internasional Airport, saya langsung mendapatkan kesan betapa luas dan canggihnya bandar udara yang dikenal dengan inisial SIA ini. Dibangun pada tahun 1999, SIA telah mencatat melayani keberangkatan hampir 50 juta penumpang internasional dan domestik sepanjang tahun 2012 saja. Walaupun demikian, berbeda

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

dengan Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), sama sekali tidak terlihat kepadatan, ingar-bingar, atau penumpukan calon penumpang selama kami berada di area SIA ini. Suasana nyaman, lega, bersih, dan rapi terasa di mana-mana. Mungkin karena luas SIA hampir tiga kali luas Bandara Soetta dan penanganan para staf bandara-nya yang cekatan dan profesional. Namun, sambungan internet gratis (WiFi)-nya sangat mengecewakan, baik dalam kapasitas maupun kecepatannya. Pengguna WiFi tidak dapat mengakses fasilitas sosial media, seperti Facebook atau Twitter. Di samping itu, para penumpang yang ingin menggunakan Wi-Fi diharuskan


WISATA

terlebih dahulu login dengan memasukan nomor telepon selular untuk dikirimkan kata kunci yang dapat mengakses sarana free wifi airport. Setelah pemeriksaan paspor di konter imigrasi, saya bergegas ke luar bandara, menuju hotel di pusat Kota Shanghai, yang terletak lebih-kurang 30 kilometer dari bandara. Sepanjang jalan menuju pusat kota terlihat bangunanbangunan modern. Lalu lintas jalan tol menuju pusat kota terasa lengang. Tidak terkesan saya sedang menuju ke kota terbesar di Cina, dengan penduduk sekitar 20 juta jiwa atau dua kali lipat lebih banyak dari populasi penduduk Kota Jakarta yang mencapai 10 juta jiwa. Bangunan apartement perkantoran, mal, dan hotel yang menjulang tinggi serta taman-taman yang indah dan lampu-lampu jalan yang terang gemerlap di sepanjang jalan membuktikan Shanghai sudah menjelma menjadi kota metropolitan yang bersih, modern, nyaman, dan manusiawi. Berbeda dengan dua puluh tahun lalu, yang dikenal sebagai kota terkumuh di dunia. Menikmati Shanghai di malam hari sungguh mengesankan. Seperti halnya kota-kota besar lain di seluruh dunia, Shanghai seakan tidak pernah tidur dan tetap ramai sepanjang 24 jam. Bangunanbangunan pencakar langit terus dibangun, seolah ingin mengalahkan bangunan tertinggi di dunia, Burj Tower di Dubai, Uni Emirat Arab. Saat saya mengunjungi Shanghai, sedang dibangun Shanghai Tower, yang rencananya akan mencapai tinggi 800 meter. Shanghai memang ingin menampilkan diri sebagai etalase kota termodern di dunia yang dimiliki dan menjadi kebanggaan nasional rakyat Cina. Suatu hal yang luar biasa dari Shanghai, kota terpadat di dunia dengan 20 juta penduduknya itu, adalah kebersihan dan kenyamanan kota. Ini mencerminkan kemajuan dan kemampuan negara Cina, yang mengalahkan negara mana pun, dalam mengelola kota terpadat dan tersibuk di dunia. Malam hari, saya habiskan dengan berjalan-jalan di Nanjing Road, salah satu pusat keramaian di Shanghai. Sama sekali tidak terlihat kesan ideologi komunis yang dianut negara Cina di sana. Ribuan orang tumpah-ruah memenuhi trotoar jalan yang sangat luas dan panjang, dari Nanjing East Road hingga ke Nanjing West Road. Suasana keramaian di Nanjing Road ini lebih mirip suasana Ginza Road di Tokyo atau Orchad Road di Singapura.

FOTO-FOTO: ASN/IKE

Di sepanjang jalan Nanjing Road terdapat ratusan mal dan toko, dengan berbagai produk merek terkenal atau merek dunia yang ditawarkan. Bagaimana dengan harganya? Jangan kaget, harga-harga di Nanjing Road atau di seluruh Shanghai jauh lebih mahal di bandingkan Jakarta, Singapura, atau Kuala Lumpur. Shanghai adalah kota di Cina yang biaya hidupnya termasuk paling mahal di dunia. Apalagi sejak nilai

yuan atau reminbi mengalami apresiasi atau peningkatan tajam terhadap dolar Amerika Serikat selama dua tahun terakhir ini, belanja di Shanghai lebih mahal dibandingkan di Seoul, Kuala Lumpur, Jakarta, atau Singapura. Meski demikian, harga atau biaya hidup di Shanghai masih lebih murah dibandingkan dengan di Tokyo, Amerika Serikat, Australia, dan Eropa.

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

ASN/Ike

27


DUNIA

Suriah, Konflik Sektarian yang Sulit Dihentikan FOTO: ISTIMEWA

Lebih dari 110.000 orang telah tewas dalam Konflik di Suriah yang terjadi sejak Maret 2011 hingga kini sudah menelan korban lebih dari 110.000 orang tewas.

O

bservatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan, jumlah korban sejak pemberontakan yang telah berlangsung 29 bulan itu kini mencapai 110.371 orang, dengan setidaknya 40.146 warga sipil tewas, termasuk hampir 4.000 perempuan dan lebih dari 5.800 anak-anak. Kelompok itu, yang bergantung pada data dari jaringan para aktivis, dokter dan pengacara di seluruh Suriah, mengatakan 21.850 tentara pemberontak juga tewas. Di sisi rezim, kelompok itu melaporkan bahwa korban tewas sedikitnya 27.654 tentara angkatan darat, 17.824 milisi pro-rezim dan 171 anggota kelompok Syiah Hizbullah, Lebanon, yang mengirim petempurnya berperang bersama tentara Suriah. Kelompok itu menghitung 2.726 orang tak dikenal lain yang tewas dalam

28

pertempuran di seluruh negara yang dilanda perang itu. Angka-angka itu merupakan bukti tingkat kekerasan yang melanda Suriah, yang telah porakporanda oleh perang saudara yang bermula dengan demonstrasi damai untuk menuntut perubahan rezim. Pada 21 Agustus lalu, ratusan orang tewas Bashar al-Assad dalam dugaan serangan gas beracun yang diduga dilakukan rezim Assad, yang sejumlah negara Barat dan Arab menuduh serangan gas beracun itu telah dilakukan rezim Bashar al-Assad. Namun klaim tersebut disangkal rezim Assad. Adanya tuduhan serangan senjata kimia inilah yang menyebabkan Amerika Serikat dan sekutunya di Eropa Barat semula ingin disudahi dengan serangan terbatas pesawat tempur Amerika Serikat atas target-terget tentara rezim Assad. Namun, rencana serangan ini dibatalkan AS, setelah adanya usulan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang disponsori Cina dan Rusia, dua sekutu Rezim Assad yang meminta AS dan

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

sekutunya membatalkan serangan sekutu terhadap rezim Assad, dengan meminta Rezim Assad memusnahkan senjata kimia yang dimilikinya. Tentu saja pembatalan ini mengecewakan Arab Saudi yang bersama sekutunya menginginkan rezim Assad dihukum. Selain itu Arab Saudi yang dikenal sebagai Kerajaan yang secara resmi bermashab Ahlul Sunnah Waljamaah , atau Sunny, atau Salafi sangat berseberangan dengan Mashab Syiah , yaitu Kelompok Hezbollah dan Iran yang dengan gigih membantu rezim Assad ‘’membungkam’’ kelompok opposisi yang mayoritas Sunny. ‘’Sepertinya kelompok Syiah itu sulit ketemu dengan Sunny -Salafiah,’’ komentar tokoh Nahdlatul Ulama Solahudin Wahid. Jadi bila secara akidah saja berbeda, maka sulit bagi kedua kelompok ini berdamai, inilah masalahnya. ASNMJF


DUNIA

Merkel Pertanyakan aksi Intai AS Aksi spionase kadang tidak melihat lagi apakah tindakan itu dilakukan telah melanggar norma-norma diplomatik, seperti kasus Penyadapan Dinas Rahasia Amerikat (NSA) yang menyadap Telepon Presiden Jerman Merkel. Inilah yang menyebabkan, Kanselir Jer­ man Angela Merkel langsung meng­hu­bu­ngi Presiden Barack Obama dan me­nga­ju­kan protes. Kantor Kekanseliran men­dapat in­for­ masi bahwa dinas rahasia Amerika NSA juga menyadap telepon geng­gam atau HP dinas Angela Merkel. Informasi terbaru ini bisa menjadi be­ban serius dalam hubungan JermanAmerika. Juru bicara pemerintah Jerman Steffen Seibert menjelaskan di Berlin, pe­ merintah mendapat informasi bahwa HP dinas Merkel kemungkinan besar disadap. Karena itu, Merkel secara pribadi sudah menghubungi Barack Obama dan meminta keterangan jelas tentang hal itu. "Ia (Merkel) menegaskan bahwa praktek seperti itu, jika informasi ini benar, jelas-jelas ditolak dan sama sekali tidak bisa diterima,"kata Seibert. Seibert menambahkan diantara mitra dan sahabat dekat, tidak boleh ada penyadapan komunikasi apalagi seorang kepala pemerintahan. "Ini sangat me­ru­ sak kepercayaan dan harus segera di­hen­ ti­kan," tandasnya. Keberangan Berlin diperlihatkan de­ngan pemanggilan Duta Besar AS di Ber­lin oleh Kementerian Luar Negeri Jer­ man yang dilakukan hari Kamis (24/10) lalu yang secara resmi memanggil Dubes AS di Berlin untuk memberi keterangan. Ini adalah bentuk protes diplomatik yang cukup keras. Informasi penyadapan te­lepon Merkel berasal dari majalah be­ rita "Der Spiegel", yang menerima do­ku­ men-dokumen penyadapan NSA yang di­ungkap Edward Snowden. Pemerintah AS tentu saja segera be­­reaksi. Jurubicara Gedung Putih Jay Car­­ ney dalam keterangan pers me­ne­rang­kan, Amerika saat ini tidak me­nya­dap komunikasi Merkel dan tidak akan me­lakukannya di masa depan. Na­mun Car­ney tidak mau mengatakan, apa­kah pe­nyadapan seperti itu dilakukan di masa lalu. Pemerintah Jerman menegaskan, Jer­man mengharapkan Amerika me­ ngam­­­­bil lang­kah tegas tentang kegiatan dan kerjasama dinas rahasianya. Se­be­ lum­­­­nya, Brasil, Meksiko dan Perancis su­ dah mengajukan protes keras atas aksi pe­­­nya­dapan NSA terhadap kalangan pe­merintahan. Di Jerman tentu saja menjadi isu be­sar menjelang pemilu Jerman. Pihak opo­sisi dan pemerintah Jerman saling tu­ding dalam skandal penyadapan dinas

rahasia Amerika Serikat NSA di Jerman. Oposisi SPD menuduh kanselir Merkel dan pemerintah tidak melakukan apa-apa untuk mencegah penyadapan ilegal NSA. Partai CDU pimpinan Merkel balik menuding bahwa Ketua Fraksi SPD, Frank Walter Steinmeier yang me­nan­ da­tangani kerjasama NSA dengan dinas rahasia Jerman BND setelah serangan 11 September 2001. Ketika itu, Steinmeier men­jabat sebagai Kepala Kantor Kanselir di bawah Gerhard Schröder. Frank Walter Steinmeier me­nga­ ta­kan kepada harian "Tagesspiegel" ya­ ng terbit di Berlin, kerjasama erat di­nas rahasia AS dan Jerman setelah se­ra­ngan 11 September "sangat penting un­­tuk men­ cegah serangan teror". Pe­me­rintah Jer­ man saat itu "tentu saja mem­perhatikan, agar kerjasama tersebut dilak­sanakan se­suai undang-undang yang berlalu". Ia menegaskan, ketika itu tidak terjadi pe­nya­ dapan data warga Jerman secara massal. Ketua SPD Sigmar Gabriel me­ne­ rangkan, tahun 2002 belum ada ke­mung­ kinan teknis untuk penyadapan besarbesaran. "Sepuluh tahun lalu belum ada ke­mungkinan mengumpulkan miliaran data misal­nya dari Google dan Facebook,' tan­das Gabriel. Ia menuduh partai pe­ me­rintah CDU dan FDP hanya ingin me­ ngalihkan perhatian dan berusaha lari dari tanggung jawab. Penyadapan NSA ada­lah kelalaian pemerintah saat ini. Partai Liberal FDP sebelumnya me­ nuntut Steinmeier untuk menjelaskan p­e­ rannya ketika merintis kerjasama NSA dan BND. Juga Partai Kiri "Die Linke" me­nu­ duh Steinmeier tidak mengatakan yang sebenarnya. Ia dulu mengijinkan NSA me­ ng­akses data-data BND dan ini mem­buka kemungkinan bagi NSA untuk me­nyadap data-data komunikasi warga Jer­man, kata Ketua Fraksi Partai Kiri, Gregor Gysi. BND hanya menyadap data di lu­ ar negeri Dinas rahasia Jerman BND me­ nerangkan, mereka menggunakan soft­ ware Xkeyscore untuk menyadap data sa­telit komunikasi di luar negeri. "Dengan Xkeyscore BND tidak bisa mengakses bank data NSA secara langsung. BND juga tidak menjadi bagian jaringan data NSA,"demikian disebutkan. BND menerangkan, Xkeyscore mu­ lai digunakan sejak tahun 2007 untuk pe­ ngintaian satelit komunikasi di luar negeri. Penggunaan Xkeyscore dilakukan se­­suai dengan undang-undang Jerman.

FOTO: ISTIMEWA

Angela Merkel

Selanjutnya disebutkan, "Xkeyscore ada­ lah bagian penting bagi BND dalam me­ me­nuhi tugasnya, terutama dalam me­ ngum­pulkan informasi di kawasan kri­sis, me­lindungi keselamatan serdadu Jer­man yang ditempatkan di sana, dalam me­me­ ra­ngi terorisme dan dalam upaya me­ nye­la­mat­kan warga Jerman yang diculik di luar negeri." Menurut BND, Xkeyscore dibutuh­ kan untuk menghadapi pe­ngi­rim­an data lewat internet yang semakin ce­pat dan kompleks. Sementara itu ribuan orang meng­gelar aksi protes di Berlin. Motto mereka: "Anonimitas Bukan Kejahatan". Me­reka mem­protes penyadapan yang dila­kukan di­nas rahasia di internet. Pro­tes itu tidak ha­nya diikuti oleh warga biasa. Banyak par­tai politik yang ikut meng­gelar aksi, an­tara lain Partai Hijau, Die Linke, Piraten dan kelompok muda FDP. Jerman pada Kamis, memanggil duta besar Amerika Serikat untuk Berlin ter­kait kecurigaan bahwa Washington me­mata-matai pembicaraan telepon se­ lular Kanselir Jerman Angela Merkel, kata juru bicara kementerian luar negeri. Menteri Luar Negeri Guido Wester­ welle akan secara pribadi bertemu de­ngan duta besar AS John B Emerson Pe­mang­ gilan itu merupakan lang­kah besar yang se­belumnya tidak biasa di­la­kukan di antara dua negara sekutu itu selama beberapa puluh tahun terakhir ini. Merkel mem­pe­ ringat­kan tindakan AS itu akan men­jadi "pe­ langgaran atas kepercayaan" an­tara kedua mitra internasional itu. Sedangkan juru bicara Gedung Pu­­ tih mengatakan pihaknya tidak me­ng­izin­­ k­an dilakukannya pencurian de­ngar ter­ ha­dap Merkel namun tidak mem­bantah ke­mungkinan bahwa kegiatan-ke­giatan ko­ mu­nikasi Merkel telah di­sadap di masa lalu. ASN/MJF/berbagai sumber

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

29


Sosok

Raisa Andriana

Diva Baru Indonesia?

DI tengah banyak penyanyi muda yang menghilang, tampaknya karier Raisa Andriana justru lagi bersinar terang. Album perdananya, “Could It Be� disukai pecinta musik negeri ini.

D

ampak dari sukses itu bisa dilihat dari padatnya jadwal manggung yang padat. Namanya pun kian populer lewat sejumlah iklan produk yang memajang wajah cantiknya. Banyak yang menyebut Raisa sebagai calon diva baru Indonesia. Namun, ketika julukan ini dialamatkan padanya, ia merendah dan merasa belum pantas. Ia justru takut kalau sebutan itu jadi beban. "Jadi buat aku yang penting terus berkarya, berkarya, dan berkarya untuk lebih baik," kata penyanyi cantik yang mengaku belum punya kekasih ini. Apa yang diungkapkannya itu tampaknya tidak berlebihan. Kini di tengah sepinya hits lagu baru, Raisa justru akan segera merilis album baru. Seperti sebelumnya, albumnya selalu ditunggu-tunggu penggemarnya. "Alhamdulillah album baru sudah selesai. Bulan depan rencana mau dilaunching," ucap Raisa saat ditemui di sebuah kafe di Kuningan, Jakarta Selatan baru-baru ini. Dalam album terbaru bertajuk Heart to Heart itu, Raisa mengaku sengaja mengajak pendengar musiknya untuk merasakan berbagai cerita yang ia sajikan dalam 10 lagu bernuansa pop RnB dan melankolis. "Banyak curhatan dari hati ke hati yang mengisi album ini. Aku yakin teman-teman dan penggemar musik aku yang sudah lama nungguin album ini, nggak akan kecewa deh," urai penyanyi yang belum lama ini memukau di Java Soulnation ini. Raisa berharap kesuksesan album pertama bisa menular pada album keduanya itu. "Mudah-mudahan, harapannya bisa lebih disukai sama masyarakat dan pecinta musik."

FOTO: ISTIMEWA

ASN/May

30

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013


Sosok

Baiq Ika Wahyu Wardani

Cantik bukan Paras Luar Mengikuti Perempuan yang satu ini sangat unik dan asyik, ia punya pengalaman segudang, mulai jadi model, kerja didunia perbankan, otomotif, Japan company dan perusahaan bursa sekuritas. Namun pemilik nama lengkap Baiq Ika Wahyu Wardani yang biasa dipanggil Yuyun ini tetap mengaku bukan orang fancy seperti kebanyakan perempuan, "Aku jauh dari sosialita," ujar Yuyun kepada ASATUNEWMagz dibilangan Setiabudi Jakarta Selatan. Perempuan kelahiran 37 lalu ini mengaku “terpaksa” melakukan sejumlah langkah hidupnya, dan kesuksesannya secara ekstra. Penyuka olahraga, yoga, renang yoga, dan travel ini punya obsesi besar. Apa itu? "Mimpi saya banyak, lanjutnya yaitu ingin usaha saat ini yaitu salon saya D'maroon saya punya mimpi punya SPA - destination yang dilengkapi sekolah therapist yang bukan cuma technically, tahu tentang how to do massage but also as an indonesian woman ada tata krama, punya wibawa, anggun dan smart. “Cantik itu bukan cuma karena paras cantik kan... bukan cuma kulit mulus... Tapi pancaran otak, hati dan pola pikir yang positive dan finally you can combine that with the oustside performance," ujar pengagum Novelis Paul Celhco ini. Obsesi lainya suatu saat jika kesempatan ada saya pengin ajari perempuan-perempuan di tanah kelahiran saya lombok untuik jadi therapist yang nantinya bisa go international, semoga semua bisa pinter dan punya karakter, ujar penyuka kuda dan kelinci ini yang punya tinggi 168 berat 56 ini. ASN FOTO: ISTIMEWA

Novie Rubby

Ingin Keliling Indonesia & Bikin Masjid Bagi Novie yang mengikuti apa yang terjadi dengan hidfup adalah keasyikannya sendiri. Perempuan muda satu itu memang gigih.

Y

ang paling kentara, tentu pada perjalanannya sempat jadi model dan pernah rekaman album. Kini sementara berkarier di perbankan. Perempuan cantik yang satu ini memiliki tinggi 163 cm berat 54kg. Nama lengkapnya Novie Wulandari Rubby. Panggil aku Novie, kata pencinta traveling ini yang ingin keliling pulau di indonesia dan ingin menikmati alamnya yang indah. Perempuan asli Bandung ini masih ingin jadi penyanyi. “Masih ada, namun kini berkarir dulu,”kata Novie yang kini menjabat sebagai Specialist Product disebuah Bank Swasta di Jakarta. Dalam bisnis Novie mulai yang kini punya usaha butik pakaian muslim dan usaha keluarga penyewaan guest house. Cita-cita lainnya yang belum tercapai “Ingin bikin panti asuhan yang isinya anak-anak kecil terus bikin masjid,”ujarnya kepada ASATUNEWS MAGZ. ASN edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

31


Dialog

Dian Anggraeni Umar, Pakar Public Relations

“Dibalik Pria Hebat Ada Peran Perempuan” Ia sangat expert di dalam strategic communication public relations. Dalam perjalanannya sebagai praktisi Public Relations Nama Dian Anggraeni Umar sudah tak diragukan lagi.

D

ian Umar begitu dia dikenal jam terbangnya memberikan sejumlah konsultansi komunikasi bagi korporasi lembaga, maupun kementerian, sejumlah BUMN telah dia handling dalam komunikasi strateginya. Ia juga memahami peran komunikasi politik dan soal media, dan bicara banyak tentang perempuan. Perjalannnya pernah menjadi, Senior Manager of Corporate Affairs, PT Direct Vision (ASTRO TV) Jakarta, Communication Manager, Makarim & Taira Jakarta, Public Relations Manager and Head of Promotion, ALatief Corporation, Marketing Communication Manager, Kompas daily newspaper, jebolan master Komunikasi UI ini pernah melakukan Personal Branding Training for Political Leaders, Partai Demokrat – Dewan Pimpinan Pusat & Daerah, Wakil Ketua Umum, Golkar, Mentri Kelautan RI-Mr. Sharif Cicip Soetarjo, Kapolda Sumatera UtaraIrjen Pol. Drs. Wisjnu Amat Sastro SH, (Governor candidate of Sumatera Utara), Ministry of State Own Enterprises, Mr. Dahlan Iskan. Mr. Isran Noor (Bupati Kutai Timur) dan lainnya. Kini Dian Director of DASA Strategic Communications.

FOTO: ISTIMEWA

32

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013


Dialog

Dalam edisi ini ia berbicara gamblang kepada ASATUNEWS tentang sejumlah strategic komunikasi. Berikut hasil wawancaranya: Anda berperan dalam dunia komunikasi, bagaimana pandangan ranah publik komunikasi saat ini di Indonesia? Dunia komunikasi berkembang pesat, kemajuan teknologi menstimulasi perubahanperubahan di bidang komunikasi baik dalam perkembangan pengetahuan maupun dalam konsep praktis di industri. Era digital komunikasi telah mentransformasi pola komunikasi menjadi lebih dinamis dan interaktif serta mampu menjangkau publik sasaran yang lebih luas. Teknologi digital telah merubah dan menciptakan budaya serta perilaku komunikator. Dunia menjadi lebih transparan dan terbuka akibat proses gobalisasi, kondisi ini memberikan tantangan sekaligus menciptakan peluang bagi dunia bisnis maupun bagi pemerintah. Agenda publik menjadi hal yang prioritas bagi setiap organisasi dan organisasi bergiat memenuhi kebutuhan masyarakat atas akses informasi publik. Hal ini menjadikan organisasi semakin adaptif dan responsive terhadap tuntutan dan ekspektasi public. Good communication governance menjadi penting diimplementasikan bagi dunia bisnis agar mampu bertahan dan bersaing, dan manajemen komunikasi yang efektif akan mempermudah regulator dalam menyampaikan kebijakan-kebijakan public. Bagaimana Anda memandang peran perempuan dalam tatanan komunikasi saat ini? Saya mencermati kemajuan teknologi informasi dan komunikasi memberikan ruang khusus bagi kami, kaum perempuan menjadi lebih berperan, dan perempuan perlahan bisa terlepas dari bayang-bayang ketidakadilan gender. Berbagai peluang terbuka lebar bagi kaum perempuan untuk menunjukkan aktualisasinya, mandiri dan kreatif sehingga mampu bersaing dengan laki-laki. Lebih jauh perempuan-perempuan saat ini sudah mampu menjadi ‘the economic drivers’ dan berkontribusi dalam perekonomian negara. Bagaimana melihat soal kasus perempuan dari kacamata komunikasi saat ini yg banyak kesandung kasus? Seperti Angelina Sondakh, Mindo Rosalina Manullang, Hartati Mudaya, Nunun Nurbaetie, Miranda Goeltom dan yang terakhir ada nama Chaerun Nisa juga ada nama yang dicekal Gubernur Banten Ratu Atut? Saya berharap pertanyaan ini tidak ada kaitannya dengan isu gender, ketika ada kasuskasus seperti diatas menjadikan kaum perempuan lebih tersudut dan lebih banyak disoroti. Pria atau wanita yang menghadapi kasus diatas semuanya selalu didasari dengan motif ekonomi dan juga menyangkut moral dari pelaku. Kira-kira perempuan kini harus seperti apa? Perempuan harus berpendidikan yang tinggi, memiliki integritas dan berperan besar dalam menciptakan karakter bangsa. Dari perempuanlah genererasi baru dilahirkan, pendidikan dasar bagi seorang anak adalah dari keluarga tempat

Dibalik pria yang hebat tentu ada peran perempuan di belakangnya. Generasi muda tumpuan bangsa di masa depan sangat ditentukann dengan bagaimana peran perempuan dalam membentuk karakter bangsa ini.

dimana dia dibesarkan. Perempuan sebagai ibu berperan dalam membentuk karakter anak-anaknya. Pembentukan karakter seseorang terbangun dari sejak kecil, proses bagaimana anak itu menjadi dewasa dan berkembang karakternya tidak lepas dari peran ibunya. Oleh karena itu penting bagi perempuan sekarang disamping keinginan untuk mengaktualisasikan diri, tetap menjaga perannya sebagai ibu dari anak-anak yang dilahirkannya. Karakter bangsa ini sangat ditentukan dari bagaimana peran perempuan dalam membentuk karakter anak-anaknya. Apa dampak komunikasi perempuan terkena kasus? Efek publikasi negative memang lebih tidak menguntungkan bagi kaum perempuan, seringkali label sosial bagi perempuan lebih memberatkan dibandingkan dengan kaum pria. Dampak psikologis dan sosial menjadikan beban tersendiri bagi kaum perempuan ketika bergulat dengan pemeberitaan yang negative di media massa maupun diskusi publik. Persepsi public seringkali menghukum perempuan berlebihan dan tidak adil. Bagaimana mengembalikan kepercayaan peranan publik perempuan secara komunikasi strategic? Para perempuan harus bangkit dan tunjukkan kepada dunia bahwa kita mempunyai integritas yang tinggi, prestasi dan kontribusi yang bermanfaat bagi publik. Dan ada banyak aspek yang bisa ditonjolkan tentang berbagai peran perempuan dari sisi yang lebih positif. Dibalik pria yang hebat tentu ada peran perempuan di belakangnya. Generasi muda tumpuan bangsa di masa depan sangat ditentukann dengan bagaimana peran perempuan dalam membentuk karakter bangsa ini.

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

33


Dialog

Persoalan bangsa kita sangat kompleks rasanya tidak adil kalau juga kita bebankan kepada seorang kepala negara saja. Komunikasi yang efektif harus dibangun dan ditumbuhkan melalui rakyatnya dan ini perlu peran dan fungsi government public relations dalam mengelola good communication governance bagi pemerintah.

FOTO: ISTIMEWA

Saat ini bagaimana mana pemimpin kita menurut Anda secara kehumasan? Dari sudut pandang kehumasan, para pemimpin kita masih belum memahami bagaimana mengelola citra dan reputasi personal. Berdasarkan pengamatan pribadi banyak pemimpin kita memahami citra diri sebagai alat untuk menarik perhatian public, meningkatkan popularitas dan elektabilitas. Idealnya citra diri dikembangkan berdasarkan kekuatan diri yang dapat menambah nilai bukan sekedar kemasan untuk menciptakan impresi publik. Pada akhirnya pemimpin yang hanya membentuk citra diri sebagai sebuah kemasan tidak akan pernah bertahan lama, dalam kondisi sebaliknya pemimpin yang mengembangkan citra diri dengan menonjolkan kekuatankekuatan personal yang menjadi personal value dan direpresentasikan dalam perilaku, nilai dan tabungan karya akan memperoleh penilaian publik yang positif atau yang kita sebut dengan personal reputation. Apakah pola komunikasi Presiden kita sudah benar? Kalau belum harus seperti apa? Saya mengamati kesadaran akan komunikasi presiden kita sudah baik, peran juru bicara presiden sudah berfungsi dengan baik dalam mengatasi isu dan persoalan negara, hanya saja pengelolaan strategi dan program komunikasinya masih perlu diperbaiki dan disinergikan dengan peran dan fungsi government PR dari semua instansi pemerintah yang memang belum terbangun di negara kita. Persoalan bangsa kita sangat kompleks rasanya tidak adil kalau juga kita bebankan kepada seorang kepala negara saja. Komunikasi yang efektif harus dibangun dan ditumbuhkan melalui rakyatnya dan ini perlu peran dan fungsi government public relations dalam mengelola good communication governance bagi pemerintah. Mengamati negaranegara maju, mereka sudah memikirkan bagaimana mengelola reputasi negara melalui berbagai

34

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

kebijakan komunikasi pemerintah sejak lama, dan Indonesia masih belum berpikir ke arah tersebut sampai saat ini. Lalu, bagaimana menciptakan tatanan komunikasi strategi yang ideal bagi sebuah negara? Saya berpikir negara kita harus sudah memfungsikan secara strategis government public relations, departemen yang berperan akan bertanggung jawab bagaimana mengelola komunikasi negara yang strategis. Persoalan bangsa ini sebagian besar dipengaruhi oleh perilaku para pejabat publik yang seharusnya bisa memberikan role model yang baik bagi rakyat, bukan mengorbankan kepentingan rakyat demi kepentingan pribadi atau golongan. Tujuan-tujuannya sangat jelas adalah bagaimana mengembalikan kepercayaan public terhadap pemerintah, lebih dari itu strategi komunikasi dapat berfungsi untuk mengatur perilaku dan kepemimpinan dari pejabat publiknya. Peran dan fungsi government PR juga bertujuan dalam mengelola citra dan reputasi negara baik dimata rakyat maupun masyarakat internasional. Pola komunikasi pemerintah masih kurang terarah dan program-program komunikasi public dalam mensosialisasikan kebijakan pemerintah harus ditata ulang dan secara perencanaan komunikasi public perlu dirancang secara strategis. Mencermati peran dan fungsi humas di berbagai instansi pemerintah masih sebatas peran administratif, dan pola komunikasi masih terjebak dalam hierarki top down management. Hal ini diartikan lapisan teratas dalam sebuah organisasi memiliki tanggung jawab memproduksi dan menyerap informasi untuk dimasukkan ke dalam proses perumusan kebijakan organisasi sekaligus berperan sebagai agen pertanggungjawaban terhadap publik. Ini menjadi persoalan dilematis bagi humas antara peran dan fungsi tidak sebanding dengan kewenangan yang memadai. Peran dan fungsi humas pemerintah perlu


Dialog

FOTO: ISTIMEWA

Dian Umar bersama Tim Dasa Strategi.

ditingkatkan, sehingga tata kelola informasi dan komunikasi public akan lebih baik, dan berdampak pada reputasi pejabat maupun instansi yang dipimpininya. Kebijakan-kebijakan komunikasi idealnya berada pada tingkat perumus kebijakan. Banyak perempuan yang jadi korban kekerasan apa pandangan Anda? Pertanyaan ini berkaitan dengan pernyataan saya diatas menjawab pertanyaan perempuan saat ini harus seperti apa. Perempuan yang menjadi korban kekerasan, dkembalikan kepada individunya. Kalau tidak ingin disiksa, atau tersiksa, harus berjuang dan gigih mempejuangkan hidup. Bagi saya untuk apa kita bertahan ‘tersiksa’ dengan kondisi tersebut. Menurut pengamatan saya, perempuan – perempuan yang menjadi korban kekerasan sering menilai dirinya lemah dan tak berdaya, hidupnya bergantung kepada para suaminya. Dari berbagai kasus kekerasan, lagi-lagi motif ekonomi yang membuat perempuan bertahan dalam situasi tersebut. Hilang tempat bergantung secara ekonomi dan dikarenakan ketidakmandirian atau factor-faktor penyebab yang semakin melemahkan posisi perempuan. Oleh karena itu pendidikan menjadi penting dan perlu menjadi prioritas bagi kaum perempuan agar bisa mandiri secara ekonomi dantidak bergantung kepada para suaminya , kaum perempuan yang mandiri secara ekonomi akan mampu mencari solusi terbaik ketika dihadapkan pada situasi tersebut. Pada tatanan perlindungan apakah negara sudah melindungi perempuan? Saya melihat perempuan di Indonesia sangat diistimemawakan sehingga diperlukan departemen khusus untuk menangani pemberdayaan perempuan. Tapi saya berpikir apakah demikian lemahnya perempuan kita sehingga harus ada departemen

tersebut. Ini menunjukkan bahwa perempuan masih belum setara kedudukannya dengan pria, persepsi wanita sebagai mahluk yang lemah semakin kukuh. Perlindungan terhadap perempuan di negara kita masih belum optimal khususnya bagi para TKI yang bekerja di luar negri dan mayoritas perempuan. Banyak kasus kekerasan terhadap para TKW. Ironisnya jumlah TKI perempuan dari tahun ke tahun selalu meningkat. Faktor ini jelas dipicu dari factor kemiskinan yang membuat para wanita tertarik untuk bekerja di luar negeri. Apa kira-kira rumusan dan strategi anda jika disuruh buat konsep strategik komunikasi untuk menimilisir kekerasan terhadap perempuan? Strategi komunikasinya adalah membuat program-program untuk memotivasi kaum perempuan untuk mandiri, kreatif dan berpendidikan. Apakah Anda punya Credo hidup? Hidup adalah keberanian dalam memilih apa yang ingin kita lakukan dan menjadi KITA yang kita inginkan dengan berpikir, bekerja dan berharap yang terbaik. Bagi saya life is never ending challenges, how we turn challenges into opportunities. Siapa tokoh yang dikagumi dalam dunia komunikasi? Pemimpin dunia banyak yang saya kagumi karena kemampuannya dalam berkomunikasi dengan sangat baik diantaranya Obama, Steve Jobs, Nelson Mandela, Gandhi, Margaret Thatcher. Ada seorang ahli yang mengatakan bahwa a great leader is a great communicator. ASN

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

35


BOLA Adnan Januzaj

FOTO: ISTIMEWA

Saatnya Menggugat Status Kewarganegaraan Timnas Sepakbola Sepak bola merupakan salah satu lapangan kerja yang sudah memasuki era globalisasi dengan batas-batas negara yang kabur.

P

emain dari Asia dan Afrika memperkuat klub-klub Eropa, sementara dari Eropa menyeberang ke Amerika Utara dan pada saat bersamaan pemain Amerika Latin datang ke Eropa atau bahkan ke Indonesia. Tentu itu baru sebatas liga profesional sedangkan untuk tim nasional, FIFA menetapkan pembatasan seseorang harus lima tahun menjadi warga negara resmi baru bisa membela negara bersangkutan. Namun bagi gelandang tim nasional Inggris, Jack Wilshere,

36

pembatasan FIFA itu tidak cukup. Pemain Arsenal yang berusia 21 tahun tersebut seharusnya turun mewakili negara. Bagi Wilshere, lima tahun tinggal di Inggris masih belum cukup bagi seseorang untuk menjadi 'orang' Inggris. Dilakukan negara lain Wilshere membatasi pandangannya terhadap Inggris dan tidak merujuk pada pemain remaja Manchester United, Adnan Januzaj, yang sudah dilirik-lirik untuk memperkuat Timnas Inggris.

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

Pemain kelahiran Belgia itu belum menyebutkan akan mewakili negara mana dan latar belakangnya membuat dia bisa memilih Belgia, Serbia, Albania, dan Turki, plus kini tentunya Inggris. Januzaj tidak berkomentar, tapi tidak berarti Wilshere sepi dari tanggapan. Mantan Ketua FA Inggris, David Bernstein, menegaskan tidak ada masalah dengan naturalisasi pemain untuk memperkuat timnas. "Kita hidup dalam dunia yang berubah dan semakin banyak kemudahan dalam pergerakan


BOLA Evan Dimas Darmono

Mimpinya Jadi Juara Dunia

S

penduduk," tegasnya dalam wawancara dengan BBC Radio 5 Live. Dia menambahkan negara-negara lain juga melakukannya dan Inggris sah saja untuk berbuat hal yang sama selama sesuai peraturan dan demi mendapatkan tim terbaik. "Saya kira itu yang diinginkan masyarakat. Itu yang diinginkan para pendukung." Barisan atlet 'Inggris' Jika Bernstein sekedar berbeda pendapat, mantan pemain utama kriket Timnas Inggris, Kevin Pietersen, agak 'menyerang' lewat Twitter. "Menarik untuk mengetahui bagaimana Anda mendefinisikan warga asing...?" Sebelum diasuh Roy Hodgson, Timnas Inggris pernah dipimpin dua manajer asing. Pietersen -kelahiran Afrika Selatankemudian menyebut sejumlah atlet top Inggris yang bukan kelahiran Inggris, seperti mantan kapten timnas kriket, Andrew Strauss, pembalap sepeda peraih Tour de France 2013, Chris Froome, dan atlet lari peraih medali emas Olimpiade, Mo Farah. Wilshere membalas yang disinggungnya adalah sepak bola. "Dengan segala hormat Tuan Pietersen, pertanyaannya adalah tentang sepak bola!!! Kriket, balap sepeda, atletik bukan bidang saya!" Laga keduanya, agaknya, dimenangkan Pietersen yang menulis: "sama berbeda.. Itu tentang mewakili negaramu! DI SETIAP CABANG!" Tak ada balasan Wilshere, namun ada dari manajer Arsenal, Arsene Wenger yang baru menegur Wilshere karena foto yang memperlihatkan dia sedang merokok. "Saya setuju dengan dia. Saya selalu mengatakan orang Inggris yang seharusnya memimpin Tim Inggris," katanya kepada BBC Sport membela pemain asuhannya. Timnas Inggris sendiri sudah beberapa kali dipimpin oleh manajer asing, Sven Goran Eriksson dan Fabio Capello. Dan dua pemain Timnas Inggris di bawah 21 tahun - yang besar kemungkinan akan masuk tim senior kelak - juga lahir di luar Inggris, yaitu Raheem Sterling yang lahir di Jamaika dan pria kelahiran Pantai Gading, Wilfried Zaha. Komentar Wilshere - yang baru berusia 21 tahun - mungkin terdengar ketinggalan zaman di era globalisasi, namun dia seperti mengingatkan kecenderungan - yang karena sudah biasa mungkin saja kelak menjadi buruk. Coba bayangkan kalau Timnas Indonesia diwakili oleh semua pemain yang dinaturalisasi, misalnya. Jelas bayangan yang amat berlebihan, namun seperti yang diperingatkan Wenger: ada risiko timnas meniru klub-klub yang membeli pemain terlepas dari kewarganegaraannya.

IAPA tak kenal Evan Dimas Darmono? Ya, pe­ se­pakbola yang baru-baru ini mampu me­ngan­ tarkan Indonesia sebagai pemenang saat me­ lawan tim AFF U-19 Korea ini namanya begitu populer. Hattrick Evan Dimas saat melawan Korea mem­buat Evan banjir pujian. Terlebih sebagai kapten per­tandingan, ia mampu menciptakan permainan yang menarik. Paling tidak beda dengan permainan tim-tim sepakbola Indonesia selama ini. Sayang, di tengah banyaknya harapan akan pres­tasi Evan cs lebih baik muncul berita yang bi­sa jadi akan mengganggu psikologi bermainnya. Pa­sal­nya, so­al klub tempat di mana Evan bergabung, Per­sebaya 1927 yang tak diakui PSSI. Lebih dari itu, Evan secara oto­matis juga tidak tercatat dalam organisasi FIFA. Kenyataan ini sempat membuat tim Korea ikut meributkannya. Bahkan, pihak Korea sempat me­nya­ takan protes ke badan sepakbola dunia itu. Namun, kini pengakuan atas prestasi Evan di AFF U-19 membuat pemerintah terus mem­per­juang­kan agar kendala itu tidak sampai mengganggu konsen­­­trasi per­ mainannya. Evan Dimas sendiri mem­punyai obsesi tinggi ingin membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia U-20. "Piala AFF dan kualifikasi Piala Asia sudah di­ lewati, sekarang tinggal memikirkan bagaimana ca­ ra­nya Indonesia bisa bermain di Piala Dunia," se­but Evan saat ditanya soal target selanjutnya usai kua­ lifikasi Piala Asia, belum lama ini. Kesempatan Evan bersama Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia U-20 cukup terbuka. Syaratnya, Indonesia mampu menembus empat besar pada putaran final Piala Asia U-19 di Myanmar pada 2014 nanti. Evan kini merasa tertantang. Pemain berusia 18 tahun ini berjanji berjuang keras supaya mimpinya bermain di Piala Dunia bisa terwujud. "Cita-cita saya bisa menjuarai Piala Dunia, itu ob­sesi saya yang paling tinggi di sepak bola. Se­mua­ nya bukan mustahil, karena apa pun bisa terjadi jika Tuhan memberi dan mengizinkan," aku Evan. ASN/May

ASN/BBC/May FOTO: ISTIMEWA

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

37


SENI

38

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013


SENI

Alice Munro sang Master Cerita Pendek Kontemporer Awal tahun ini, ia sempat mengumumkan untuk pensiun dari dunia penulisan. Tapi, tampaknya, pikirannya akan berubah setelah menerima hadiah Nobel.

U

SIANYA telah 82 tahun. Namun, pada usianya yang sepuh itu, Alice Munro mendapat penghargaan bergengsi Nobel Kesusastaraan 2013. Panitia Nobel menilai Munro sebagai master cerita pendek kontemporer. Lucunya, bukan Panitia Nobel yang memberi tahu soal kemenangannya, tapi wartawan The Canadian Press. Itu pun tidak langsung, tapi melalui putrinya. Jadi, putri Munro-lah yang mengabarkan soal kemenangan itu kepada sang ibu. Munro memang benar-benar tidak tahu. Bahkan, Munro mengaku dirinya tidak pernah tahu kalau namanya sebelumnya sudah masuk menjadi kandidat pemenang Nobel Sastra. “Tentu saja, saya sangat senang dan juga terkejut,” ujar Munro, yang merupakan penulis karya sastra kelahiran Kanada kedua yang memenangkan hadiah itu. Penulis sastra kelahiran Kanada yang memenangkan Nobel terlebih dulu adalah Saul Bellow. Menurut Panitia Nobel di akun Twitter-nya, pihak Nobel berkali-kali menelepon Munro, tapi tidak pernah diangkat. Tampaknya, seperti kata sahabatnya, Munro memang berniat untuk tidak mengangkat telepon selamanya dan juga tidak pernah mau memeriksa mesin menjawab. Namun, akhirnya Munro kembali mengangkat telepon ketika

diwawancarai oleh pengelola situs Nobel, Adam Smith. Menurut Smith dalam wawancara itu, Munro telah melakukan pekerjaan yang luar biasa selama empat dekade. Dengan rendah hati, Munro mengatakan hadiah Nobel itu bagi dirinya merupakan pengakuan yang spesial. “Karena, Anda tahu, hasil karya saya umumnya dalah cerita pendek,” kata Munro. Smith lalu bertanya lagi, “Apakah Anda masih tetap penulis yang sama dari dulu sampai sekarang? Menurut Anda, apakah Anda berubah?” Kata Munro, sejauh yang ia tahu, dirinya belum banyak berubah. “Tapi, saya kira, orang lainlah yang bisa menjawab pertanyaan itu lebih baik,” ujarnya. “Dan penghargaan itu akan membawa pembaca baru yang besar untuk karya Anda...,” tutur Smith.

“Ya, saya harap begitu dan saya berharap ini akan terjadi bukan hanya untuk saya, tapi untuk jagat cerita pendek pada umumnya . Karena, sering, Anda tahu, orang memandang penulisan cerita pendek sebagai sesuatu yang dilakukan sebelum menulis novel pertama. Dan saya akan senang maju ke depan tanpa harus menulis sebuah novel.” “Dan buat yang tidak tahu karya Anda, apakah penghargaan ini akan Anda jadikan rekomendasi mengenal karya awal Anda?” “Oh, Tuhan, saya tidak tahu, saya tidak bisa…. Anda selalu mengira karya terakhir Anda adalah karya yang terbaik, setidaknya itu yang saya lakukan. Jadi, saya ingin mereka mulai dengan buku yang paling baru. “Jadi, mereka harus memulai dengan membaca Dear Life?” “Ya, tapi saya juga berharap mereka kemudian akan membaca karya lama saya dan juga karya orang lain sama baiknya.” “Awal tahun ini, Anda pernah mengatakan akan berhenti menulis. Makanya, kemudian, banyak orang mengatakan pula, mungkin penghargaan Nobel akan membuat Anda kembali menulis.“ “Ha-ha-ha…. Ya, Anda tahu saya telah menulis bertahun-tahun. Saya menulis dan menerbitkannya. Saya kira, saya menulis sejak berusia sekitar 20 tahun, dan sampai sekarang. Itu merupakan pekerjaan dengan waktu yang sangat panjang. Tapi, mungkin saja saya berubah pikiran.” ASN/Purwadi

FOTO: ISTIMEWA

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

39


Teknologi

Akhirnya Perkawinan BBM Berlangsung di Android dan iPhone FOTO: ISTIMEWA

Awalnya pengguna Android atau iOS yang tertarik untuk mengunakan Aplikasi BBM di Gadget terpaksa harus sabar menunggu untuk Aplikasi BlackBerry Messenger (BBM). Pihak BlackBerry pernah menjanjikan BBM akan hadir di Android dan iPhone.

D

alam sebuah publikasi di blog resmi BlackBerry, Minggu (22/9/2013), perusahaan mengungkap alasan tertundanya aplikasi BBM di Android. Menurut BlackBerry, akar permasalahannya berasal dari file instalasi aplikasi BBM tak resmi. "Akibatnya, versi yang belum pernah dirilis ini menyebabkan masalah, dan kami sedang mencoba menyelesaikan masalah ini sepanjang hari," tulis Luke Reimer, Manajer Bisnis Media Sosial BlackBerry. Beberapa jam sebelum BBM meluncur di Android dan iPhone, file instalasi BBM dengan format apk (format aplikasi untuk Android) memang beredar di internet. Menurut Reimer, jumlah

40

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

pengguna BBM bertambah menjadi 1,1 juta orang dalam waktu delapan jam. Tetapi, hal ini justru menyebabkan masalah teknis bagi BlackBerry. Sementara itu, aplikasi BBM di Android yang masih dalam tahap uji coba atau tidak resmi akan dinonaktifkan. Pengguna Android yang telanjur mengunduh aplikasi tersebut harus mengunjungi situs web www.bbm.com untuk mendaftar dan update aplikasi BBM resmi untuk Android.. Dan akhirnya Blackberry mengumumkan bahwa aplikasi pesan instan populer Blackberry Messenger (BBM) bisa diunduh melalui ponsel Android dan iPhone pada Selasa (22/10). "Kami secara resmi memulai kembali peluncuran BBM untuk pengguna Android dan


Teknologi

Kami secara resmi memulai kembali peluncuran BBM untuk pengguna Android dan iPhone di seluruh dunia, dalam beberapa jam aplikasinya akan hadir di Google Play dan App Store.

iPhone di seluruh dunia, dalam beberapa jam aplikasinya akan hadir di Google Play dan App Store," kata Blackberry dalam blog resminya. Blackberry mengklaim bahwa 6 juta pengguna telah mendaftarkan diri di laman BBM. com untuk mengetahui kapan pastinya aplikasi yang sedianya akan diluncurkan pada September lalu itu tersedia di pasaran. "Seperti yang anda ketahui, dalam waktu hanya tujuh jam saja sekitar satu juta pengguna Android telah menggunakan BBM versi tidak resmi," kata Blackberry. Berbeda dengan peluncuran sebelumnya, kali ini produsen ponsel asal Kanada itu akan menggilir peluncuran BBM guna memastikan sistem layanan pesan instan yang mereka miliki tidak mengalami gangguan lagi. Para pengguna BBM dianjurkan mengunjungi laman BBM.com dari ponselnya dan diharapkan bersabar sebelum aplikasi resminya hadir di ponsel mereka. Untuk tahap pertama, Blackberry menyatakan para pengguna ponsel Samsung yang berada di wilayah Sub-Sahara Afrika bahkan sudah bisa mengunduh aplikasi BBM melalui Samsung Apps store sejak Selasa dini hari. Sebelumnya BlackBerry mengumumkan bahwa aplikasi BlackBerry Messenger (BBM) akan tersedia untuk perangkat Android dan iPhone mulai 21 September (waktu AS), namun aplikasi yang sempat diluncurkan di App Store dan diunduh oleh sejumlah pengguna iPhone akhirnya ditarik kembali dengan alasan teknis. Beberapa pengguna Android pun diketahui sempat berhasil menggunakan BBM untuk Android pada 22 September dengan mengunduh aplikasi tidak resmi yang beredar melalui jejaring sosial. Blackberry kemudian mematikan server layanan BBM akibat padatnya lalu lintas data yang diakibatkan oleh "kebocoran" aplikasi tersebut sebelum peluncuran resminya. Aplikasi BBM palsu pun marak beredar di Play Store milik Google dan sempat mengecoh para pengguna Android, namun Blackberry memastikan bahwa aplikasi yang asli akan hadir di Play Store dan App Store atau bisa dicek melalui laman BBM.com. BBM sendiri merupakan layanan paling populer dari Blackberry setelah push-email dan pertama kali diumumkan akan tersedia untuk platform ponsel selain Blackberry pada pertengahan Mei lalu. MAR/AM

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

41


42

edisi 2/th. I | Okt - Nov 2013

ASATUNEWS #2  

Korupsi PLN, DAHLAN ISKAN KESETRUM GENSET CINA Hanya dalam waktu 22 bulan, Dahlan Iskan membuat PLN mengalami inefisiensi Rp 37,6 triliun.

Advertisement