Issuu on Google+

MINGGU

Kejahatan terhadap pengendara mobil pribadi bermodus penebaran paku, kembali marak. Salah satunya dilakukan Kelompok Sanali, yang kerap berpakaian perlente.

KORAN JAKARTA

KORAN JAKARTA/GANJAT

»9

Edisi 558/Tahun II

» George Junus Aditjondro

3 JANUARI 2010

bercerita di balik penulisan buku, soal “pemukulan” Ramadhan Pohan, dan hobinya main yudo.

»3

®

www.koran-jakarta.com

Terbit 20 Halaman

KORAN JAKARTA/WACHYU AP

Harga Eceran Rp 2.500 (luar Jawa+ongkos kirim)

» Penghormatan untuk Gus Dur Harga Promosi

Rp1.500

Paket Berlangganan Bulanan

Rp 33.000

12 BULAN

Rp 350.000

»

Tokoh Bangsa

Sejumlah warga yang tergabung dalam forum lintas agama menyalakan lilin di Tugu Proklamasi, Jakarta, Sabtu (2/1). Kegiatan yang bertajuk Sejuta Lilin Duka Lintas Iman untuk memberikan penghormatan kepada Gus Dur itu dihadiri ratusan warga dan tokoh lintas agama, serta putri bungsu Gus Dur, Innayah Wulandari Wahid.

Amien Rais Dukung Gus Dur Pahlawan MALANG — Mantan Ketua MPR Amien Rais menyatakan, secara otomatis KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) harus mendapatkan gelar pahlawan nasional dari Pemerintah. Menurutnya, tidak perlu lagi ada pihak yang mempersoalkannya. Amien, tokoh Partai Amanat Nasional (PAN) yang kerap berseberangan secara politik dengan Gus Dur itu, menilai separuh hidup Gus Dur sudah diserahkan untuk bangsa. Sehingga sudah sepantasnya gelar pahlawan secara otomatis disematkan kepada Gus Dur. Pemberian gelar itu, menurut Amien, kalau bisa dilakukan secepatnya. “Sudah sepantasnya dan selayaknya kalau Gus Dur mendapatkan gelar pahlawan nasional. Siapa pun atau pihak mana pun tidak perlu lagi mempersoalkannya,” tegas Amin usai memberikan kuliah tamu di hadapan ribuan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (2/12). Menyinggung adanya perbedaan pandangan antara dirinya dan Gur Dur ketika masih sama-sama berkecimpung dalam ranah politik, Amien menegaskan perbedaan pendapat tersebut merupakan hal yang biasa dalam negara demokrasi. “Dalam berdemokrasi kami memang sering beda pendapat, namun semua itu tidak berpengaruh terhadap hubungan baik secara personal. Yang terpenting saat ini adalah bagaimana kita memberikan sumbangsih yang terbaik bagi negeri ini termasuk buat beliau (Gus Dur),” tegasnya. Setelah Gus Dur wafat pada Rabu (30/12) sekitar pukul 18.45 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, banyak kalangan mengusulkan untuk memberikan gelar pahlawan nasional kepada Presiden RI ke-4 tersebut. Pengamat politik dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Kota Malang, Mas’ud Said juga memberikan dukungan jika Pemerintah memberikan gelar pahlawan nasional. Dukungan yang sama juga disampaikan Dewan Muda Lintas Agama (DMLA). “Beliau sangat layak mendapatkan gelar itu. Ini bukan untuk gagah-gagahan tapi untuk kebanggaan seluruh elemen bangsa,” kata Ketua Umum DMLA Idy Muzayyad di Jakarta, Sabtu. Sekjen DMLA Natalis Situmorang menambahkan, Gus Dur telah banyak memberikan sumbangsih besar bagi perjalanan bangsa sehingga gelar pahlawan layak baginya. “Peran beliau sangat dominan, terutama terkait toleransi beragama,” kata Natalis yang juga Ketua Umum Pemuda Katolik tersebut.  Ant/WP

FILE Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan soal tingkat bunga Kredit Usaha Rakyat (KUR). DOK KJ

“Saya yakin tingkat bunga KUR dapat turun lebih signifikan dari yang diusulkan enam perbankan penyalur KUR.” Jakarta, 2 Desember 2009 “Pemangkasan suku bunga KUR tidak bisa dilaksanakan secara drastis, karena perlu mempertimbangkan berbagai hal.” Jakarta, 7 Desember 2009

H O T L I N E Untuk Langganan & Pengaduan:

Telp. +62-21- 319 355 33 Fax. +62-21- 315 4601

KORAN JAKARTA/WACHYU AP

Pemberantasan Korupsi I Dasar Hukum dan Komposisi Anggota Bermasalah

Satgas Mafia Hukum Diragukan Pembentukan satuan tugas pemberantasan mafia hukum dianggap cuma formalitas. Lembaga itu dinilai tidak akan efektif memberantas praktik-praktik korupsi. JAKARTA – Satuan tugas mafia hukum tidak akan efektif menjalankan fungsinya, karena dibentuk tanpa konsep yang matang. Begitu juga dengan penempatan personelnya yang dianggap tidak memiliki kapabilitas. Demikian pandangan sejumlah pengamat yang dihubungi, Sabtu 2/1). Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman bahkan menilai upaya pemberantasan mafia hukum bersama satgas ini sebenarnya sudah mati sebelum dilahirkan. Menurutnya, sejak masih dalam tataran wacana hingga terbentuk, keberadaan lembaga ini dipandang pesimis oleh publik. Hal itu, katanya, karena tidak tertatanya konsep pembentukan lembaga tersebut. Salah satunya dilihat dari keberadaan satgas yang berada di bawah kendali Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). “Mengingat pentingnya tugas

yang diemban, seharusnya fungsi semacam ini diwadahi dalam bentuk lembaga ad hoc yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden,” katanya. Menurut Boyamin, kondisi tersebut semakin kompleks ketika dihadapkan pada kenyataan mengenai dasar pembentukan satgas yang hanya melalui Keputusan Presiden. Hal ini, kata dia, dapat menjadi masalah karena terdapat beberapa lembaga seperti Komisi Kejaksaan ataupun Komisi Kepolisian yang memiliki tugas serupa dan dibentuk berdasarkan undang-undang. “Jadi tumpang tindih bahkan dapat menghambat satu sama lain,” kata dia. Selain soal legitimasi, dalam pandangan Boyamin, komposis anggota satgas juga dinilai tak kompeten. Mereka tak memiliki pengalaman melakukan tugas investigasi. Padahal, kata dia, tugas satgas nantinya dituntut membongkar mafia hokum yang selama

ini sulit diberantas. Seperti diketahui, komposisi anggota satgas terdiri dari Kuntoro Mangkusubroto sebagai ketua dan Denny Indrayana sebagai sekretarisnya. Sedangkan empat anggota lainnya, Darmono (Kejaksaan Agung), Herman Effendi (Kepolisian), Yunus Husein (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi

praktik-praktik itu diduga berada di kedua lembaga tersebut. “Mereka itu justru bagian dari masalah. Jadi tidak mungkin bisa kalau konsepnya seperti itu,” tegas Boyamin. Jika tetap mau diambil dari institusi tersebut, katanya, seharusnya mereka yang telah pensiun dan memiliki kinerja bagus.

Sosok Kuntoro

« Dia (Marsilam) memang sebagai Ketua UKP3R. Tetapi, konteks dalam kasus Bank Century pada saat pengambilan keputusan bailout tidak mewakili Presiden sama sekali.» Julian Aldrin Pasha JURU BICARA PRESIDEN

Keuangan), dan Mas Achmad Santosa (profesional). Boyamin menyoroti mereka yang berasal dari kepolisian dan kejaksaan. Sebab, keberadaan unsur dari dua lembaga ini akan menyulitkan anggota lainnya membongkar mafia hukum. Apa lagi

Rasa pesimistis juga dilontarkan anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil. Namun, dia lebih menyoroti sosok Kuntoro yang mengetuai satgas tersebut. Menurutnya, gerak satgas dalam memberantas mafia hukum akan sangat terbatas karena Kuntoro sendiri dinilai masih bermasalah dengan hukum ketika menjadi Ketua Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Aceh pada 2006. Bagaimana melakukan reformasi hukum, kalau koordinatornya (Kuntoro) pernah melanggar pengelolaan keuangan negara secara serius,” ungkap Nasir. Hal senada diutarakan Wakil Ketua Konsorsium Reformasi Hukum Nasional (KRHN), Yulianto. Dia meragukan efektivitas lembaga yang baru dibentuk 30 Desember lalu ini. Salah satu dasar penilaian yang digunakan adalah sosok kepemim-

pinan Kuntoro yang bukan dari kalangan hukum. “Agak susah, sebab tanggung jawab untuk memberantas mafia hukum diserahkan pada seorang insinyur, tapi mungkin masih bisa tertolong dengan anggotanya yang dari kalangan hukum, ada Denny Indrayana dan Mas Achmad Santosa yang bisa diandalkan.” Anggota lain yakni Darmono (Kejaksaan Agung), Herman Effendi (Kepolisian), menurutnya, harus dengan keras membuktikan integritas dan independensinya. Sebab dalam hal ini, lembaga kepolisian dan kejaksaaan merupakan lembaga yang ditengarai subur akan makelar kasus. “Jangan sampai anggota dari dua lembaga ini malah akan mempersulit, hanya karena tidak memiliki integritas,” ujarnya. Namun, Yulianto menilai, ada segi positifnya juga keberadaan unsur kejaksaan dan kepolisian di lembaga ini. Sebab, itu akan mempermudah akses mereka dalam untuk melaksanakan tugas yang berhubungan dengan kedua lembaga tersebut.  har/cit/A-1 Komentar/saran/kritik berita ini via e-mail: redaksi@koran-jakarta.com, faks: 021 3155 106 SMS: 0813 8181 7227

Perompakan Tanker

Pemerintah Akui 17 WNI Jadi Sandera JAKARTA – Departemen Luar Negeri (Deplu) mengakui ada 17 warga Indonesia yang menjadi sandera dalam kapal tanker M/V Pramoni, yang dirompak saat hendak menuju Kandla, India, Jumat (1/1). Penjelasan itu disampaikan pihak Deplu setelah Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Nairobi, Kenya, mengirimkan kabar resmi soal aksi perompakan tersebut. “Hari ini, KBRI di Nairobi mengabarkan telah terjadi perompakan tapi itu semua masih belum jelas” kata Teuku Faizasyah, Juru Bicara

Deplu, kepada Koran Jakarta Sabtu (2/1) sore. Ketidakjelasan itu antara lain menyangkut bender kapal, dan pemilik kapal. “Belum ada kepastian dan kabarnya masih simpang siur. Ada yang bilang itu berbendera Singapura. Masih harus dikonfirmasi lagi,” kata Faizasyah. Kapal tanker kimia berbobot mati 20 ribu ton itu dirompak para perompak Somalia ketika menuju ke Kandla di India. Selain 17 awak kapal warga Indonesia, kapal itu juga mengangkut lima awak kapal berkebangsaan China, satu warga

Nigeria, dan satu warga Vietnam. Andrew Mwangbura dari Program Bantuan Pelaut Afrika Timur dalam sebuah pernyataan mengutip nakhoda kapal menyebutkan, kapal tersebut memang telah dibajak dan kondisi semua awak kapal dalam keadaan baik. Faizasyah menjelaskan, sampai saat ini pemerintah Indonesia masih belum bisa mengambil tindakan apa-apa dan menunggu perkembangan selanjutnya dari KBRI Nairobi. Menurut dia, pihak KBRI sudah berhubungan langsung dengan

orang dari East Seafarers Assistance Program dan sedang menunggu hasil negosiasi antara pemilik kapal dengan perompak. Upaya menunggu itu kata Faizasyah dilakukan, karena sejauh ini pemerintah Indonesia tidak pernah turut campur dalam masalah perompakan semacam itu. “Tapi kami pasti membantu dan terus memantau perkembangan kasus ini,” kata Faizasyah.

Pertama Sejak akhir musim hujan tiga bulan lalu, para perompak Somalia

kembali melancarkan aksi mereka. Mereka meninggalkan Teluk Aden menuju lautan terbuka Samudra Hindia di Seychelle dan wilayah di sekitarnya. Perompakan yang menimpa M/V Pramoni Jumat lalu, merupakan perompakan pertama yang terjadi Samudra Hindia dan pertama yang terjadi pada tahun 2010. Perompakan itu sekaligus melengkapi daftar 12 kapal yang dirompak dan penyanderaan sekitar 270 pelaut, sejak aksi perompakan marak tiga tahun lalu.  AFP/ayo/boy/AR-1

»4-5

»11

»19

Gonjang-ganjing buku George Junus Aditjondro. terus berlanjut. Siapa yang melarang peredaran bukunya?

Kamila Andini, sutradara berusia 23 tahun ini jatuh cinta pada orang-orang Bajo.

Alvin and The Chipmunks menarik untuk ditonton. Berapa umur para tupai kecil itu?

sirkulasi@koran-jakarta.com

KORAN JAKARTA/WACHYU AP

WARNERBROS KORAN JAKARTA/WACHYU AP


MINGGU 3 JANUARI 2010

Nasional

2

KOLOM

KORAN JAKARTA

» Liburan di Ancol

Partai Politik

Rekonsiliasi PKB Sulit Terwujud

Resolusi

T

ak terasa tahun 2010 telah tiba. Banyak orang menyambutnya dengan membuat resolusi. Sebuah ikrar hidup untuk 365 hari selanjutnya. Mimpi yang ingin digapai atau apa pun namanya seputar meraih harapan. Biasanya resolusi berbau duniawi. Ingin punya mobil, rumah, menikah, oleh: atau berencana mengangkat anak Nala Dipa asuh karena merasa finansial semakin Wartawan Koran Jakarta mampu. Intinya bernuansa keinginan hidup lebih sejahtera, lebih bahagia, dan sesuatu yang lebih dari apa yang ada saat ini. Kata “resolusi” mengingatkan pada sosok James Truslow. Yang mungkin adalah pencetus resolusi paling berpengaruh dan abadi di dunia. Melalui bukunya, Epic of America (1931), dia mengumandangkan slogan American Dream etos yang perlu dipegang dan diyakini warga Amerika bahwa hidup hanya beda tipis dengan mimpi. Tentu Truslow bukan mengada-ada. Semangat American Dream yang dia tawarkan ketika itu adalah agar tidak terjadi jurang hak antara si miskin dan si kaya. Apalagi kelahiran Declaration of Independence masih muda pada masanya. Mengucapkannya dapat meluluhkan kegusaran akan kegagalan hidup. Hati bisa lebih panas ketimbang logika yang ada di kepala. Tak heran bila slogan ini kemudian menjadi abadi meski telah berusia lebih dari 70 tahun. Bukan hanya dicatut para petinggi Amerika untuk menyalakan semangat optimisme tapi juga merembet ke ramah budaya dan sosial. Setidaknya ada puluhan film Hollywood dan lagu-lagu yang diusung penyanyi Amerika– seperti milik Bruce Springsteen – yang bernuansa American Dream. Semua menyuarakan sama: Daratan Abang Sam adalah tanah harapan. Siapa pun akan sukses besar asal mengantongi mimpi setinggi bintang. Wajar bila saat ini terdapat 37 juta imigran yang tinggal di negara itu dan mengharapkan naturalisasi. Namun komedian Chico Marx pernah dengan sinis mengkritik slogan Truslow itu. Dia berkata, “Siapa yang kamu percaya saya (Truslow) atau sesuatu yang kamu lihat dan alami sendiri?” Kenyataannya di Amerika saat ini dihuni 40 ribu tunawisma, 13 juta jiwa pengangguran, dan 24 miliar dollar AS anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk menyantuni gelandangan yang berserakan di tepi jalan. Padahal Chico meracau hanya satu dekade pascaslogan American Dream itu muncul. Mungkin benar yang dikatakan penulis ternama John Maxwell bahwa resolusi cenderung bersifat temporer, reaktif, dan penuh emosi. Maxwell merekam melalui fenomena penuh sesaknya pengunjung pusat kebugaran di AS setiap tanggal 1 Januari. Hal itu terkait resolusi banyak warga AS yang ingin hidup lebih sehat pada kalender barunya. Namun apa yang terjadi kemudian? Antusiasme cari keringat itu hanya bertahan sebentar. Jumlah pengunjung gym menyusut drastis belum genap seminggu. Bahkan banyak dari mereka yang tidak lagi kelihatan batang hidungnya alias tak kembali. Dan tentu tidak berlebihan bila motivator Stephen Shapiro berani memvonis hanya delapan persen orang di dunia yang berhasil memenuhi resolusinya. Selebihnya, ikrar itu justru tidak kesampaian dan menjadi bumerang hidup. Bukan maksud Shapiro mencemooh orang-orang yang membuat resolusi. Kegagalan itu, menurut dia terjadi karena resolusi diidentikkan dengan target ini dan itu. Padahal seharusnya resolusi perlu dirancang lebih luas, tidak spesifik, dan membangkitkan antusiasme. Caranya? Dengan membuat tema yang melecut antusiasme hidupnya. Kalau begitu, selamat Tahun Baru, selamat merevisi resolusi, bila perlu. 

SUARA PEMBACA

Halo Apa Khabar Pansus Century? Gus Dur sudah dikebumikan, polemik Gurita Cikeas mulai cooling down dan pesta tahun baru sudah usai. Di media cetak maupun media elektronik sepertinya ada yang hilang diam-diam. Sesuatu yang belakangan kemarin menggebugebu lalu kempis “dikempiskan” dengan sendirinya. Kita tentu masih ingat dengan “drama” pemilihan ketua pansus yang bahkan alot sampai tengah malam yang menghasilkan Idrus Marham sebagai ketua pansus. Lalu masih hangat, ketika pansus kemudian memanggil pejabat yang terkait, dari mulai ketua PPATK, Ketua BPK, Burhanudin Abdullah, Aulia Pohan, Miranda Goeltom hingga wakil presiden Boediono yang waktu bailout Century menjabat sebagai Gubernur BI. Kembali mempercayakan masalah sepenting ini bailout Century kepada anggota dewan yang “terhormat” benar-benar makan hati untuk awam seperti kami ini. Semua bergerak atas nama kepentingan. Bukannya membuat terang masalah, pansus Century sepertinya justru tampak seperti menggelapkannya. Lihat saja tarik menariknya, keterangan Ketua PPATK tidak sesuai harapan pansus, Miranda Goeltom yang dicecar bahkan sampai menangis hingga betapa lunaknya pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada Boediono. Pansus Century tinggal menunggu waktu untuk masuk anginnya. Lalu, bila pansus saja masuk angin, siapa lagi yang bisa dipercaya untuk menyelesaikan masalah ini? KPK? Masalahnya apakah KPK berani setelah mereka begitu “trauma” akibat diBibit-an dan di-Candra-an itu saat keduanya tanpa sengaja “mengusik” aliran Century? Totok Rusdianta Perumahan Depok Permai, Depok, Jawa Barat

Setiap tulisan Gagasan/Perada yang dikirim ke Koran Jakarta merupakan karya sendiri dan ditandatangani. Panjang tulisan maksimal enam ribu karakter dengan spasi ganda dilampiri foto, nomor telepon, fotokopi identitas, dan nomor rekening bank. Penulis berhak mengirim tulisan ke media lain jika dua minggu tidak dimuat. Untuk tulisan Ruang Pembaca maksimal seribu karakter, ditandatangani, dan dikirim melalui email atau faksimile redaksi. Semua naskah yang masuk menjadi milik Koran Jakarta dan tidak dikembalikan. Redaksi tidak bertanggung jawab terhadap semua isi tulisan.

®

ANTARA/PUSPA PERWITASARI

»

Pengunjung memadati kawasan Beach Pool Ancol di Jakarta, Sabtu (2/1). Liburan tahun baru 2010 dimanfaatkan masyarakat untuk mengunjungi obyek wisata bersama keluarga.

Regulasi l Tak Perlu Melalui Rancangan Undang-undang

Pemahaman Pencabutan Perppu Salah Kaprah Mekanisme dan penerapan sebuah Perppu yang telah ditolak DPR, tak perlu lewat pembahasan RUU. Presiden punya hak untuk mencabutnya. JAKARTA - Surat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada pimpinan DPR mengenai Rancangan UndangUndang tentang Pencabutan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang ( Perppu) No 4/2008 tentang Jaring Pengaman Sistem Keuangan (JPSK) dikhawatirkan akan melegitimasi pengucuran dana Bank Century. Kekhawatiran itu muncul karena adanya pandangan keliru dalam pemahaman mengenai mekanisme dan penerapan pencabutan sebuah Perppu yang ditolak DPR. “Ada salah kaprah pada UU 10/2004, yang mengharuskan ketika DPR menolak Perppu, maka Presiden mencabut Perppu dengan mengajukan

RUU,” ujar pengamat hukum tata negara UGM Fadjrul Falaakh di Jakarta, Sabtu (2/1). Salah kaprah itu dipicu keberadaan pasal 25 ayat (4) UU Nomor 10 Tahun 2004 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-Undangan. Dalam pasal tersebut, disebutkan jika Perppu ditolak DPR, maka Presiden mengajukan RUU tentang pencabutan Perppu tersebut yang dapat mengatur pula segala akibat dari penolakan tersebut. Atas dasar pertimbangan itu, maka cara yang harus dilakukan untuk mencabut Perppu adalah dengan RUU pencabutan. Fadjrul menegaskan, sebenarnya secara logika pencabutan itu tidak perlu dalam bentuk RUU. Domain pengeluaran Perppu sepenuhnya berada di tangan Presiden. Sehingga, DPR menolak, Presiden pula lah yang mencabut Perppu tersebut, tanpa harus melalui pembahasan RUU. Pasal 22 ayat (3) UUD 1945 sendiri menegaskan jika tidak mendapat persetujuan, maka Perppu itu harus dicabut. Berdasarkan logika kewenangan yang ada, dapat ditafsirkan bahwa ketentuan tersebut tidak mensyaratkan adanya

RUU untuk pembatalan. Fadjrul memaparkan, karena terlanjur pasal 25 ayat (4) UU 10/2004 menegaskan hal yang berbeda, maka seharusnya baik DPR ataupun pemerintah dapat menempatkan ketentuan tersebut secara proporsional. Maksudnya, pengajuan RUU tersebut hanya bersifat administratif belaka. Jadi, substansi RUU tersebut hanya

« Ada salah kaprah pada UU 10/2004, yang mengharuskan ketika DPR menolak Perppu. » Fadjrul Falaakh PENGAMAT HUKUM TATA NEGARA UGM

menyatakan bahwa Perppu JPSK telah ditolak. “Cukup seperti itu isinya,” kata dia. Sebagaimana diberitakan, setelah Presiden menerbitkan Perppu JPSK pada 15 Oktober 2008 lalu, dalam rapat paripurna 18 Desember 2008 DPR menolak Perppu tersebut dan meminta kepada pemerintah untuk mengajukan RUU selambatnya 19 Januari 2009. Menin-

daklanjuti hal tersebut, maka pemerintah mengajukan RUU yang pada 30 September 2009 kembali ditolak oleh DPR.

Dua Ketentuan Penolakan itu, menurut mantan Ketua pansus RUU JPSK, Abdul Hafiz Zawawi disebabkan karena adanya ketentuan yang dapat menjadi legitimasi pengucuran dana Century. Pada aturan peralihan pasal 30 berisi pengalihan wewenang dari sekretariat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) ke Forum Stabilitas Sistem Keuangan yang dibentuk dalam UU JPSK. Pasal ini dianggap bermasalah karena KSSK merupakan ‘bentukan’ Perppu yang telah ditolak oleh DPR pada 18 Desember 2008. Selain itu, pada Pasal 31 disebutkan bahwa sejak UU ini berlaku, Perppu Nomor 4 Tahun 2008 tentang JPSK dinyatakan dicabut dan tidak berlaku. Menurut Zawawi, pasal ini dapat dipandang melegalkan Perppu JPSK yang sebelumnya telah ditolak DPR pada 18 Desember 2008.  har/A-1 Komentar/saran/kritik berita ini via e-mail: redaksi@koran-jakarta.com, faks: 021 3155 106 SMS: 0813 8181 7227

JAKARTA – Wafatnya pendiri Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dinilai akan menyulitkan upaya mengembalikan kejayaan PKB. Kepergian Gus Dur menjadi pukulan berat bagi partai berlambang sembilan bintang tersebut. “Gus Dur merupakan tokoh pemersatu, sehingga nanti akan ada kevakuman,” ujar pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto di Jakarta, Sabtu (2/1). Dia mengatakan, kendati menjadi figur yang cukup kontroversial, namun Gus Dur memiliki peran besar dalam perjalanan PKB. Persoalan keretakan sejak lama yang terjadi pada internal partai, merupakan salah satu hal yang ingin dibenahi Gus Dur menilik anjloknya perolehan suara PKB pada pemilu lalu. Kendati demikian, nampaknya hal tersebut sulit terwujud setelah Gus Dur meninggal. “PKB kehilangan sumber kontribusi pemikiran dan wacana. Diperkirakan bakal mengalami degradasi, khususnya untuk konsolidasi partai.” Gun Gun menilai, hal tersebut rawan terjadi karena Muhaimin Iskandar yang kini menahkodai PKB cenderung pragmatis. Kondisi tersebut, dipandang oleh sebagian petinggi PKB lainnya sebagai poin yang tidak sejalan dengan tujuan pendirian partai hingga pada akhirnya memecah partai. Situasi seperti itu, kata dia, sulit berubah mengingat perdebatan tersebut merupakan hal yang substansial. Penilaian senada juga diungkapkan peneliti senior Lembaga Survei Indonesia (LSI), Burhanuddin Muhtadi. Dia mengatakan, nasib PKB setelah ditinggal Gus Dur akan semakin suram. Menurutnya, salah satu indikator menurunnya perolehan suara PKB pada pemilu lalu adalah tidak solidnya partai pada tataran elite. “Anjloknya suara PKB di pileg kemarin sebenarnya akibat menjauhnya Gus Dur dari PKB di bawah Muhaimin,” kata dia. Sementara itu, Direktur Eksekutif Soegeng Sarjadi Syndicate Toto Sugiarto mengatakan, meninggalnya Gus Dur seharusnya dijadikan momentum untuk menyatukan dua kekuatan yang selama ini selalu berseteru. Sebelumnya, menjelang Pemilu 2009, PKB terpecah menjadi dua kubu. Yakni, kubu yang dipimpin oleh Muhaimin Iskandar dan kubu Gus Dur yang dipimpin Yenny Wahid. Pada saat Pemilu berlangsung, Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya mengakui PKB kubu Muhaimin.  har/WP

Tokoh Bangsa

Frans Seda Dimakamkan Secara Militer KARAWANG – Setelah disemayamkan selama dua malam di rumah duka Pondok Indah, Jakarta Selatan, jenazah mendiang Frans Seda dimakamkan di kompleks San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat, (2/1) secara militer. Menteri Perhubungan Freddy Numberi dipercaya sebagai inspektur upacara. Freddy, sebelumnya, memang diminta secara resmi oleh pihak keluarga almarhum untuk memimpin upacara pemakaman mantan menteri di era Presiden Sukarno dan Soeharto ini. Pemakaman berlangsung

sekitar 2,5 jam. Sejak pukul 14.20 WIB sampai 15.50 WIB dan disertai hujan cukup deras. Prosesi dimulai dengan apel persada. Kemudian jenazah dimasukkan ke liang lahat dan dilanjutkan dengan doa bersama dipimpin Ketua Konferensi Waligereja Indonesia, Mgr Martinus D Situmorang. Sebelumnya, jenazah disemayamkan di kediaman Jalan Metro Kencana V, Pondok Indah. Pemberangkatan jenazah diawali dengan upacara adat. Kemudian diserahkan kepada negara dalam satu upacara kemiliteran. Menteri Negara Pen-

dayagunaan Aparatur Negara, AA Mangindaan bertindak sebagai inspektur upacara pelepasan itu. Selain dihadiri keluarga dan saudara, prosesi pemakaman juga diikuti sejumlah mantan pejabat dan pejabat negara, seperti mantan Menteri Keuangan JB Sumarlin, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshiddiqie, Gubernur NTT Frans Lemuraya, dan Kepala Badan Narkotika Nasional Komjen (Pol) Gories Merre. Menurut Freddy, mendiang Seda merupakan sosok menteri perhubungan yang telah

berjasa dalam menyatukan beberapa departemen. “Almarhum orang yang menyatukan departemen perhubungan darat dan laut menjadi satu departemen perhubungan. Beliau juga yang mempersatukan semua. Saat ini koordinasi jadi lebih baik dan tidak sendiri-sendiri,” ujar Freddy dengan mata berkacakaca. Sepanjang memimpin pemakaman, Freddy tampak tak mampu menahan haru dan terus meneteskan air mata. Sepanjang hayatnya, Frans Seda pernah menjabat sebagai Menteri Perhubungan dan Pari-

wisata pada 1968 hingga 1973. Ia juga pernah menjadi Ketua Seksi Penerangan Kongres Pemuda Indonesia (1950), Penasihat Ekonomi Gubernur Militer Nusa Tenggara, Denpasar, Bali (1956), Ketua Partai Katolik Indonesia (1961-1968), Menteri Perkebunan (1964-1966). Termasuk menjabat sebagai Menteri Pertanian (1966), Menteri Keuangan (19661968), Duta Besar RI untuk Belgia dan Luksemburg/Kepala Perwakilan RI pada Masyarakat Ekonomi Eropa, Brussel (1973-1976), Anggota DPA (1976-1978).  Ant/A-2

Pemimpin Redaksi: M Selamet Susanto Wakil Pemimpin Redaksi: Tri Juli Sukaryana Redaktur Pelaksana: Adi Murtoyo Asisten Redaktur Pelaksana: Nurcholish MA Basyari, Rusdi Mathari, Suradi SS. Redaktur: Adiyanto, Alfian, Alfred Ginting, Antonius Supriyanto, Dhany R Bagja, Diapari Sibatang Kayu, Hasbunal M Arief, Khairil Huda, Lili Hermawan, M Husen Hamidy, Sriyono Faqoth, Suli H Murwani, Yoyok B Pracahyo. Asisten Redaktur: Ade Rachmawati Devi, Ahmad Puriyono, Dudi Sabil Iskandar, Mas Edwin Fajar, Nala Dipa Alamsyah, Nessy Febrinastri, Ricky Dastu Anderson, Sidik Sukandar, Susiyanti, Syarif Fadilah, Tri Subhki R. Reporter: Agung Wredho, Agus Salim, Agus Supriyatna, Agus Triyono, Amailia Putri Hasniwati, Anzar Rasyid, Benedictus Irdiya Setiawan, Bram Selo, Citra Larasati, Dini Daniswari,

Didik Kristanto, Doni Ismanto, Eko Nugroho, Ezra Natalyn, Hansen HT Sinaga, Haryo Brono, Haryo Sudrajat, Hendra Jamal, Henry Agrahadi, Hidayat Setiaji, Houtmand P Saragih, Hyacintha Bonafacia, Im Suryani, Irianto Indah Susilo, Kristian Ginting, Marlisa Endah Nur Habsari, Merta Anduri, Muhammad Fachri, M Kamaludin, Muhammad Rinaldi, Nanik Ismawati, Novia T. Tijaja, Rahman Indra, Rangga Prakoso, Rizky Amelia, Rudy Kurniawan, Teguh Nugroho, Tya Atiyah Marenka, Vicky Rachman, Wachyu AP, Xaveria Yunita Melindasari, Yusti Nurul Agustin Kepala Sekretariat Redaksi: Debora Awuy Bahasa: Yanuarita Puji Hastuti Kepala Produksi: Agus Sudrajat Desain Grafis: Yadi Dahlan. Penerbit: PT Berita Nusantara Direktur Utama: M Selamet Susanto Direktur: Tri Juli Sukaryana, Adi Murtoyo. CEO: T. Marx Tobing Managing Director: Fiter Bagus Cahyono Associate Director: Woeryadi Kentoyo Manajer Akuntansi & Keuangan: Djono Manajer Iklan: Diapari Sibatangkayu Asisten Manajer Sirkulasi: Turino Sakti Asisten Manajer Distribusi: Firman Istiadi Alamat Redaksi/Iklan/Sirkulasi: Jalan Wahid Hasyim 125 Jakarta Pusat 10240 Telepon: (021) 3152550 (hunting) Faksimile: (021) 3155106.

Website: www.koran-jakarta.com E-mail: redaksi@koran-jakarta.com Tarif Iklan: Display BW Rp 28.000/mmk FC Rp 38.000/mmk, Advertorial BW Rp 32.000/mmk FC Rp 40.000/mmk, Laporan Keuangan BW Rp 17.000/mmk FC Rp 32.000/mmk, Pengumuman/Lelang

BW Rp 7.500/mmk, Eksposure BW Rp 2.000.000/kavling FC Rp 3.000.000/kavling, Banner Halaman 1 FC Rp 52.000/mmk, Center Spread BW Rp 35.000/mmk FC Rp 40.000/mmk, Kuping (Cover Ekonomi & Cover Rona) FC Rp 9.000.000/Kav/Ins Island Ad BW Rp 34.000/mmk FC Rp 52.000 Obituari BW Rp 10.000/mmk FC Rp 15.000/mmk, Baris BW Rp 21.000/baris, Kolom BW Rp 25.000/mmk, Baris Foto (Khusus Properti & Otomotif ) BW Rp 100.000/kavling

Wartawan Koran Jakarta tidak menerima uang atau imbalan apa pun dari narasumber dalam menjalankan tugas jurnalistik


KORAN JAKARTA

Wawancara

®

MINGGU 3 JANUARI 2010

3

George Junus Aditjondro Penulis buku ini bercerita tentang latar belakang penulisan Membongkar Gurita Cikeas, di Balik Skandal Century, “pemukulan” Ramadhan Pohan, dan yudo.

B

side, which side? Artinya saya mendahulukan meng-cover the exploited side. Kalau itu dikatakan tidak ilmiah, kita bisa berdebat tentang paradigma. Tidak ada paradigma tunggal.

uku Membongkar Gurita Cikeas, di Balik Skandal Century membuat geger. Diluncurkan kali pertama di Yogyakarta, 23 Desember 2009, buku itu menimbulkan polemik hingga berakhir dengan drama “pemukulan” oleh George Junus Aditjondro kepada Ramadhan Pohan, di Doekoen Coffee, Pancoran, Jakarta Selatan, sepekan kemudian. Ramadhan adalah Pemimpin Redaksi Harian Jurnal Nasional dan George menuduh koran itu dimodali oleh Boedi Sampoerna, salah satu nasabah Bank Century. Dalam beberapa kali pertemuan di acara televisi, lewat buku itu, George dituding Ramadhan sedang berhalusinasi, sebaliknya George menuduh Ramadhan terus memprovokasinya. Namun soalnya tentu bukan tentang saling tuding antara kedua orang itu. Soalnya adalah buku George, salah satu buku yang kini paling banyak diburu orang. Beberapa jam setelah acara peluncuran buku di Doekoen Coffee dan insiden “pemukulan” itu, George menerima Agus Triyono, Ezra Sihite, Rangga Prakoso dan Rusdi Mathari dari Koran Jakarta untuk menjelaskan beberapa hal seputar bukunya dan perseteruannya dengan Ramadhan. Wawancara diselingi dengan dering telepon George yang menerima banyak permintaan wawancara dari media elektronik. Sore, Rabu pekan lalu, George memang tampak kelelahan, tapi dia menjawab semua pertanyaan. Berikut petikannya:

Soalnya, Anda dianggap banyak menggunakan data sekunder? Itu berarti mereka tidak mengerti metodologi penelitian. Saya sudah bilang, apa salahnya data sekunder? Untuk apa orang membuat situs (internet)? Untuk apa kita membuat itu? Anda pernah melakukan studi kepustakaan kan? Internet adalah perpustakaan virtual. Jadi tidak perlu semua data, semua majalah, jurnal, harus ada di rumah tapi bisa diakses dari Internet. Tidak ada masalah. Butuh waktu berapa lama melakukan penelitian untuk buku ini? Sejak dia (Yudhoyono-Red) menjadi calon presiden. Saya ini kan presidential watch. Siapa pun yang mencalonkan diri menjadi presiden, saya akan kumpulkan datanya. Jadi fair, dan tidak hanya berhenti di Soeharto. Karena dengan menumbangkan Soeharto, tak berarti penyakit Orde Baru bisa dihilangkan. Mengapa Anda sering memosisikan diri sebagai oposisi? Karena saya rasa terlalu banyak hal yang dianggap tabu. Berbicara tentang negara, kita dilarang berbicara tentang federalisme. Bicara soal ekonomi tidak boleh bicara sosialisme yang identik dengan komunisme. Jadi saya ingin menelanjangi hal-hal yang selama ini ditutupi. Itu yang mendorong saya menjadi. Oposisi itu anti kemapanan. Anti terhadap hal yang ditabukan. Misalnya, Indonesia sudah bebas bicara federalisme, saya tidak perlu lagi berbicara tentang itu. Misalnya, yang non-muslim sudah tidak alergi terhadap orang yang bicara negara agama. Saya ini pendobrak kemapanan. Melawan mainstream. Di pihak lain saya memiliki fungsi sebagai penghubung di antara unsur, kultur, komunitas dan bangsa yang berbeda.

Anda menyesal setelah “memukul” Ramadhan Pohan? Tidak apa-apa dan tidak masalah. Sekali-sekali perlu juga dikasih pelajaran. Begini, kalau saya maki Anda berkali-kali, saya fitnah Anda berkalikali, maka pertama, Anda bisa diam saja, kedua Anda bilang “Eh diam,” ketiga plak (memperagakan pukulan back hand). Gini-gini kan aku bekas pemain badminton (tertawa). Dulu pernah juga main yudo. Kenapa Anda terprovokasi? Saya kira saya punya emosional, selain sisi rasional. Dan itu manusiawi. Ini sudah yang ketiga kalinya, dia (Ramadhan Pohan-Red) mengatakan saya berhalusinasi. Saya pernah lari ke Australia, lari dari rezim Soeharto dengan harapan bisa meneruskan oposisi. Ketika itu menimbulkan kontroversi. Buyung (Adnan Buyung Nasution-Red) termasuk tidak setuju, dan mengatakan George bukan ksatria. Saya memang bukan ksatria tapi Brahmana. Anda menyebut ini upaya Ramadhan yang ketiga? Ini sudah ketiga kalinya dia bercerita yang sama. Makanya yang berhalusinasi itu siapa? Merasa dijebak? Sesudah saya renungkan. Dia kemudian pergi ke polisi. Baru saya sadar dijebak. Ramadhan melaporkan “pemukulan” dirinya kepada polisi? Nanti kita akan hadapi. Ada saksi di sini (Doekoen Coffee- Red) yang tidak mengatakan saya memukul. Tangan saya tidak menyentuh bahkan buku saya pun juga mungkin tidak menyentuh dia. Saya memang ingin menghentikan halusinasi dia. Karena yang berhalusinasi bahwa keluarganya di kampung mengatakan menganggap dia bagian dari Century adalah dia (Ramadhan Pohan-Red). Padahal tidak ada tulisan tentang dana Bank Century yang mengalir ke koran Jurnal Nasional. Tapi Ramadhan balik menuduh, bahwa saya menuduh dia? Itu bisa dibuktikan dalam buku itu. Kita bicara tentang buku. Ramadhan mengaku pernah membantu Anda? Itu setahun yang lalu. Saya dipakai dia untuk berjualan terus. Padahal waktu itu tidak banyak yang dia bikin. Anda menganggap tak ada masalah dengan insiden tadi? Saya kira dia pintar main drama. Artinya sesudah itu langsung dia berputar dan langsung berkata aduh. Nanti akan dikatakan, George memukul anggota DPR. Tadi ketika acara peluncuran Anda berlangsung, ada demonstran yang menuntut kewarganegaraan Anda? My biological background, Ibu saya Belanda dan Bapak saya Jawa. Saya besar di Makassar. Di rumah pakai tiga bahasa Indonesia, Belanda dan Makassar. Bapak saya Jawa, Islam abangan. Ibu saya Belanda, Protestan

FOTO-FOTO: KORAN JAKARTA/M FACHRI

BIODATA Nama: George Junus Aditjondro Tempat/Tanggal Lahir: Pekalongan, 27 Mei 1946 Pendidikan: ◗ Master of Science (M.S.), Cornell University, Ithaca, N.Y. (1991) ◗ Philosophical Doctor (Ph.D.), Cornell University, Ithaca, N.Y. (1993) Karier: ◗ Jurnalis Majalah TEMPO (1971-1979) ◗ Sekretariat Bina Desa (Jakarta), WALHI, dan Yayasan Pengembangan Masyarakat Desa Irian Jaya (1981-1989) ◗ Dosen Program Pasca-sarjana Studi Pembangunan Universitas Kristen Satya Wacana, Murdoch University, Perth, Australia, dan University of Newcastle NSW, Australia (1989-2002) Buku: ◗ Korupsi Kepresidenan: Reproduksi Oligarki Berkaki Tiga, Istana, Tangsi dan Partai Penguasa, LKiS Yogyakarta (2006) ◗ Kebohongan-Kebohongan Negara: Perihal Kondisi Obyektif Lingkungan Hidup di Nusantara, Pustaka Pelajar Yogyakarta (2003) ◗ Membedah Kembar Siam Penguasa Politik dan Ekonomi Indonesia. LSPP Jakarta (2002)

abangan. Saya bukan menjadi burung gereja tapi burung rajawali. Saya belajar teologi pembebasan. Inspirasi Katolik, analisis Marxis. Mungkin karena pernah besar di dua budaya, Jawa dan Makassar, membuat saya senang antropologi tapi saya juga senang komunikasi lintas budaya. Sekarang, Anda warga Belanda atau Indonesia? Itu legalistis. Jiwa orang tergantung dari selembar surat. Itu konservatif. Melihat orang dari paspor dan paspor tidak menentukan patriotisme. Berapa banyak pengemplang BLBI, punya beberapa paspor? Berapa banyak pelanggar HAM yang punya paspor Indonesia? Kalau mau jadi peneliti, cobalah menjadi orang yang bisa lintas disiplin, lintas bangsa. KTP punya kan? Pertanyaan Anda kayak polisi Apa yang sebetulnya ingin Anda sampaikan lewat buku ini? Sudah terjawab dari awal launch-

ing buku tadi. Spesialis sosiologi korupsi, bidang yang terlalu luas. Bidang yang orang agak segar. Ada orang yang suka menantang bahaya. Adrenalin saya menantang penguasa. Menantang kemapanan. Saya menulis tentang budaya Papua karena orang Jawa menghina Papua. Buto digambarkan hitam, keriting, dan dua mata besar. Sedangkan ksatria, berperilaku halus, santun dan bermata satu. Saya kan juga belajar budaya Jawa. Anda mendapatkan banyak ancaman setelah menerbitkan buku ini? Yang saya dapat bukan ancaman tapi fitnah. Dan saya ingat kata-kata Gusdur, seseorang yang makin banyak di fitnah di bumi makin besar pahalanya di surga. Sudah ada telepon dari orangorang Yudhoyono? Kalau nomor yang tidak saya kenal maka akan saya matikan. Nomornomor baru yang muncul akan saya duga-duga, teman atau bukan. Dari judulnya yang menggunakan frasa gurita, lalu siapa yang menjadi kepala guritanya? Silakan tebak sendiri. Kepalanya siapa yang memakai mahkota, banyak kantong matanya. Itu hasil diskusi dengan seniman. Jadi siapa yang Anda maksud sebagai Gurita Cikeas? Tidak. Istilah Gurita Cikeas adalah sinergi dari semua komponen dan semua komponen pasti punya the god father-nya. Tidak jelas apakah dalam Gurita Cikeas ini dia punya the god father atau the god mother. Menko Polkam Djoko Suyanto, balik bertanya ke mana saja Anda, kok baru sekarang menulis soal yayasan di bawah Yudhoyono? Berarti dia belum baca tulisanku tahun 2006 yang memetakan dari Soeharto hingga SBY. Antara sudah melakukan somasi pada Anda terkait buku ini? Somasi Antara sudah saya terima kemarin dan disaksikan oleh war-

tawan. Lawyer Antara sebelumnya menelepon saya dan ingin bertemu dengan saya. Saya merasa aneh dan tidak mau. Pengacara itu lalu hanya memberikan dokumen kepada saya dan langsung pamit. Tadi malam saya baru baca isi somasi itu. Isi somasi itu, bahwa saya akan mengoreksi dan minta maaf dan ucapan maaf itu akan dimuat di sekian banyak media dan harus dilakukan dalam waktu 2x24 jam. Jelas sampai saat ini saya tidak akan minta maaf. Ini adalah penelitian. Saya punya penelitian hasilnya demikian dan pimpinan Antara berpendapat lain. Jadi Anda akan melakukan revisi? Pandangan lain juga akan saya masukkan. Juga pandangan lain tentang kedudukan Rully Iswahyudi. Sebab dalam buku itu dengan mengutip situs resmi Partai Demokrat, sampai dengan 20 Juli 2009, Direktur Pemasaran Antara masih merupakan staf khusus Bapilu Partai Demokrat. Ini pelanggaran undang-undang. Memang banyak partai lain juga melakukan dan semuanya sudah mengundurkan diri termasuk Demokrat tapi mereka mengundurkan diri kan setelah mendapatkan teguran dari Bawaslu. Sebelum ditegur oleh Bawaslu dan kemudian ditarik oleh Hatta Radjasa, bagaimana jaminan kita bahwa kedudukannya di BUMN tidak dipakai untuk mengalirkan uang ke partai? Ini perlu diaudit dan saya tidak lagi percaya pada auditing dari Bapilu. Sekarang, perlu ada auditor rakyat untuk mengaudit hal seperti itu. Anda sadar, buku Anda akan menimbulkan gejolak? Sebetulnya dalam semua penelitian, semua gejala sosial punya banyak dimensi dan punya banyak versi. Seorang peneliti yang baik, akan berusaha memasukkan semua versi dan itu merupakan sebagian kecil dari revisi. Bagian yang lebih banyak lagi adalah mengenai Demokrat dan banyak sekali yang belum masuk. Itu sebabnya saya sudah memperhitungkan bahwa dari 183 halaman

mungkin akan menjadi 250 halaman. Dan itu akan dikerjakan sementara mencetak cetakan kedua untuk melayani teman-teman di luar Jawa yang sama sekali tidak punya kesempatan meng-copy, membajak, atau download di internet. Sekarang buku saya sudah banyak dibajak. Itu hal biasa, karena dulu tulisan saya tentang Soeharto dan Habibie juga dibajak. Hanya karya yang bermutu yang dibajak orang. Karya yang tidak bermutu tidak (tertawa). Apa motivasi Anda melakukan riset dan menerbitkan buku ini? Motivasi saya ada motivasi politik, ada motivasi intelektual. Jualan saya adalah korupsi. Sosiologi korupsi bukan koruptor. Karena sosiologi korupsi begitu luas, dalam dunia ilmu pengetahuan ada yang namanya spesialisasinya. Ini adalah buku saya yang ketiga tentang korupsi kepresidenan. Buku saya yang pertama judulnya juga menggelitik dan mungkin ada yang tersinggung karena judulnya adalah Guru Kencing Berdiri Murid Kencing Berlari. Soeharto dan B.J. Habibie adalah dua puncak KKN Orde Baru. Hampir saya tambahkan dengan edisi revisi dengan menambahkan Ginandjar Kartasasmita. Bahkan judulnya sudah ada, Soeharto Kencing Berdiri, Habibie Kencing Berlari dan Ginandjar Terkencing- Kencing. Saya rasa intelektual Indonesia sering tidak berani menyentuh hal-hal yang tabu seperti menyentuh Timor Timur, militer, kepresidenan. Saya ingin membuktikan orang Indonesia juga bisa menulis buku dan buku ini harus dilihat berdampingan dengan buku korupsi kepresidenan. Namun banyak yang mempertanyakan keilmiahan buku Anda? Bagi saya, segala macam itu sering dibelenggu orang sekolahan. Terus terang, buku saya tidak berpretensi untuk seilmiah mungkin. Buku saya merupakan ilmiah populer, dalam arti menggunakan data, bahasa supaya kita bisa melihat apa yang sedang terjadi. Saya kira untuk melawan kekuasaan kita perlu berhias. Di stasiun TV dikatakan ada cover both

Pernah ada titik lelah, kemudian ingin berhenti atau malah tidak pernah sama sekali? Kalau saya lelah di politik, bisa melampiaskan kesenangan ke lintas disiplin di bidang lain. Karena saya orang Gemini maka saya suka seni. Latar pendidikan saya IPA. Kuliah empat tahun elektro dan kemudian mengambil ilmu sosial. Doktor, tanpa S1, tanpa diploma ijazah SR (Sekolah Rakyat-Red). Saya akan lelah kalau hidup monoton. Saya akan bingung bila semua berjalan lancar. Kami dengar buku sebetulnya akan diterbitkan saat musim kampanye Pemilu Presiden lalu? Ada rencana meng-update buku Korupsi Kepresidenan. Di situ SBYJK sebagai epilog. Judul tulisan Menyongsong SBY Dua (Apakah Mungkin) Lebih Bersih dari yang Sekarang? Itu akan terbit di majalah Sospol Universitas Kristen Indonesia. Lalu kenapa baru diterbitkan sekarang? Apa ada yang memesan? Memang, berapa uang mereka bisa pesan saya? Masa harga saya bisa dipesan 50 bungkus? Timing itu juga menunjukkan sesuatu yang membengkak kan? Apa salahnya dengan timing? Anda membantah tentang kemungkinan adanya pasangan capres yang kalah di belakang Anda. Bagaimana dengan kemungkinan, Yudhoyono berada di belakang penulisan buku ini? SBY tidak ada di belakang saya (sambil menoleh ke belakang). Kalau itu terjadi maka sempurna sudah halusinasi kita. Ada kecurigaan gonjang-ganjing buku Anda, bagian dari promosi buku? Apa saja bisa dibilang orang Anda santai banget. Kayak enggak ada takut. Ini agak longgar waktunya. Dulu saya putuskan untuk hijrah karena punya tanggung jawab sebagai ayah. Kalau dulu saya ditangkap pada era Soeharto, diperiksa dan diadili, kasihan anak saya. Sekarang siap ditangkap? Ya. Kenapa Anda mengenakan selendang ulos? Saya suka pakai tenun. Jaket kain Sulawesi Barat tapi paling banyak mengoleksi ulos. 


MINGGU 3 JANUARI 2010

4

Sorot

KORAN JAKARTA

Madu dan Racun Buku Cikeas

Hilang atau Iklan? Soal raibnya buku 183 halaman.

S

Di balik sabetan buku oleh George kepada Ramadhan.

INSIDEN PELUNCURAN BUKU l Suasana soft launching buku Membongkar Gurita Cikeas di Doekoen Coffee Jakarta, 30 Desember silam. Acara itu diwarnai insiden “pemukulan” Pemred Jurnal Nasional Ramadhan Pohan oleh George Junus Aditjondro. Pasca itu, Ramadhan melakukan visum dan melaporkan George ke Polda Metro Jaya.

KORAN JAKARTA/M FACHRI

George menganggap para penudingnya tidak paham metode penelitian.

H

anya dalam hitungan detik, tangan kiri George Junus Aditjondro yang memegang buku dan di dalamnya penuh lembaran kertas lepas, refleks mengayun ke kiri. Berjarak kira-kira sedepa, Ramadhan Pohan yang duduk di sebelah kiri George terperanjat dengan ayunan itu. Sebagian dari ujung buku itu dan juga beberapa kertas yang terselip di dalamnya mengenai bagian atas mukanya. “Kau diam saja dulu,” suara George meninggi kepada Pemimpin Redaksi Harian Jurnal Nasional itu. Rabu pekan lalu itu peluncuran buku Membongkar Gurita Cikeas, di Balik Skandal Century yang berlangsung di Doekoen Coffee, Pancoran, Jakarta Selatan, memang berlangsung kisruh. Ramadhan yang semula mengaku datang ke acara itu sebagai utusan Staf Khusus Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Andi Arief, sejak awal acara terus memprovokasi dan mengatakan buku karangan George itu sebagai halusinasi. Belakangan, Ramadhan mengaku mewakili diri sendiri. “Kau bohong, sudah tiga kali kau bohong,” kata George memotong omongan Ramadhan, tangan kirinya menunjuk muka Ramadhan. Haris Rusly yang menjadi moderator acara peluncuran buku dan duduk di sebelah kanan George mencoba menenangkan George. Suasana panas sempat mereda hingga Permadi, dari Gerindra mendapat giliran bicara. “Kalau ada yang mempermasalahkan metode penulisan buku George, orang itu ingin mengalihkan perhatian. Padahal yang penting, substansi buku ini bukan metodenya…” Namun belum selesai Permadi bicara, Ramadhan terus menimpali seperti orang menggerutu dan plak…terjadilah ayunan buku itu oleh George. Ramadhan berdiri. “Anda telah memukul saya, saya akan laporkan ini,” kata dia. Nadanya tinggi. Mukanya memerah. Sambil melenggang keluar ruangan, Ramadhan yang mengenal George di Amerika, terus mencecar George sebagai pembohong. Usaha dari Boni Hargens yang duduk di antara George, Kastorius Sinaga dan Ramadhan yang mencegah Ramadhan agar tidak keluar ruangan, sia-sia belaka. Rama-

dhan bergeming. Dia menyibak kerumunan orang-orang. Kepada juru foto dan juru kamera televisi di luar kafe, Ramadhan menyorongkan mukanya yang diakuinya telah dipukul oleh George, untuk disorot. Lompatan Sampah Tanda-tanda bahwa acara peluncuran buku George bakal menimbulkan kericuhan, sebetulnya sudah terasa sejak awal acara yang dimulai sekitar pukul 12 siang itu. Seribuan orang datang memadati acara itu. Sebagian kecil tertampung masuk ke dalam kafe yang hanya seukuran garasi mobil itu tapi itu pun sudah membuat sumpek. Dua buah penyejuk ruangan dan sebuah kipas angin seolah tak ada gunanya. Panitia sebetulnya sudah menyediakan tenda dan kursi di luar kafe tapi jumlah orang semakin banyak. Tempat parkir penuh dengan sepeda motor dan mobil, termasuk dua mobil pemancar dari dua stasiun televisi. Di luar pagar halaman kafe, sekitar 50-an orang yang sebagian besar anak-anak dan remaja berdemonstrasi. Mereka membawa poster yang menghujat George dan meneriakkan yelyel berbau SARA. “(Demo) itu tidak relevan,” kata George. Benar, George dan bukunya hari itu memang diserang. Dan serangan itu bukan hanya terjadi di Doekoen Coffee. Beberapa hari sebelumnya, sebagian fungsionaris Partai Demokrat dan orang-orang yang merasa terganggu dengan buku George bahkan menganggap buku itu sebagai sampah. Antara lain Amir Syamsudin, Sekjen Demokrat. Tak terlalu jelas memang, mengapa sebuah buku kemudian dianggap sebagai sampah. Namun menurut Amir, buku George memang bombastis. “Saya kebetulan baca buku itu. Kalau dilihat, buku itu seperti lompat-lompat, ke sana ke mari, seperti hanya mengutip,” kata Amir. Awalnya adalah Denny Indrayana, Staf Khusus Presiden, yang menulis di status Facebook soal buku sampah. Kata Denny, “Buku sampah. Informasi sampah. Gosip sampah. Kalaupun didapat, ya langsung masuk tempat sampah, tidak usah pula terlalu ditanggapi atas nama kebebasan berpendapat pula, ah ora pantes je! Keep fighting for the better Indonesia. Just Doa and Do the best!” Denny mengaku sudah membaca buku George tapi dia mengaku tak mau lagi berkomentar soal buku itu. “Males ah mengomentari buku itu. Biarkan cooling down saja. Tidak ada yang bisa dikutip dari saya,” kata Denny.

Namun seorang staf yang dekat dengan Yudhoyono menerangkan, pada saat Denny menulis tentang buku itu sampah, Denny tidak hanya membayangkan buku George. “Dia sedang membayangkan infotaintment, gosip, dia sedang membayangkan fitnah ke Boediono dan Sri Mulyani,” kata staf itu. Staf itu lalu menerangkan, dirinya sudah mengontak George dan menanyakan perihal sumber penulisannya. “Saya tanya ‘Dari mana Anda tahu ada rekening Hartati Moerdaya?’ Dia jawab, ‘Dari blog-nya Marisa Haque.’ ‘Anda cross check tidak?’ ‘Dia jawab, buat apa saya cross check jika Marisa Haque menuliskan seperti itu. Dia itu sumber saya.’ Lalu saya tanya lagi, ‘Anda cek tidak ke instansi terkait? Bank Century, PPATK?’ Dia jawab, ‘Tidak perlu.’,” kata dia. Intinya kata orang itu, banyak kesimpulan di buku George yang loncat dan informasinya sangat kacau. “Coba Anda tanya ke George, dia menulis buku itu berapa lama? Dia bilang, ‘Sebulan.’ Artinya, dia sedang mencari momentum. Lihat judulnya, Membongkar Gurita Cikeas dalam kurung di Balik Skandal Bank

« Orang-orang

yang mempersoalkan data sekunder di bukunya sebagai orang-orang yang tidak mengerti metodologi penelitian.

»

Century. Anda cari itu berapa halaman tentang Bank Century,” kata staf khusus itu. Amir menolak untuk melawan buku George dengan buku tandingan. Alasannya, buku George bukan buku hebat karena sumber-sumbernya perlu dipertanyakan. “Biarkan saja beredar, biar masyarakat memberikan penilaian,“ kata Amir. Sejak Masih Calon Isi buku George, faktanya sebagian besar memang hanya berasal dari potongan-potongan berita di media cetak atau tulisan orang lain yang sudah pernah dipublikasikan. Kalau pun ada yang berbeda, itu hanya karena George menuliskan dengan runtut dan sistematis seolah-olah berdasarkan kajian ilmiah dan mencantumkan beberapa dokumen seperti surat rekomendasi Kepala Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri waktu itu, Komjen (Pol) Susno Duadji. Tulisan tentang Century, misalnya, hanya ditulis seba-

nyak dua setengah halaman di bab awal buku, dan isinya sama sekali bukan hasil penelusuran atau investigasi George. Sumbernya berasal dari Vivanews, Antara, Batam Pos, Inilah.com, tulisan Marisa Haque dan Haris Rusly. Di bagian ini, George antara lain menulis, “Dari berbagai pemberitaan di media massa dan Internet, nama dua orang nasabah terbesar Bank Century telah muncul ke permukaan, yakni Hartati Mudaya, pemimpin kelompok CCM (Central Cipta Mudaya) dan Boedi Sampoerna, salah seorang penerus keluarga Sampoerna, yang menyimpan triliunan rupiah di bank itu sejak 1998.” Dua orang yang disebutkan namanya itu, oleh George lalu disebut-sebut sebagai penyumbang logistik SBY untuk musim pemilu lalu. Namanama lain yang disebutkan, adalah beberapa deposan di Century, seperti PTPN Jambi, Jamsostek, dan PT Sinar Mas. Khusus untuk Boedi, George menyebutkan, dia masih sempat menyelamatkan sebagian depositonya senilai 18 juta dollar AS, berkat bantuan rekomendasi Susno Duadji, tertanggal 7 dan 17 April 2009. Juga soal kaitan antara Keluarga Sampoerna dengan harian Jurnal Nasional. George hanya mengulang, dari apa yang sebetulnya sudah ramai diketahui kalangan jurnalis. Misalnya tentang Sunaryo mengalirkan dana Grup Sampoerna ke PT Media Nusa Perdana, penerbit harian Jurnal Nasional di Jakarta. Sunaryo adalah kolektor lukisan yang kaya raya, yang mengurusi pabrik kertas Esa Kertas milik keluarga Sampoerna di Singapura yang hampir bangkrut, dan sedang bermasalah dengan Bank Danamon. Karena data-data yang digunakan hanya data kedua alias sekunder, beberapa orang termasuk Amir, Denny dan Ramadhan karena itu menilai buku George sebagai bombastis meski hal itu ditepis oleh George. Kata dia, tidak ada yang salah dari data sekunder. Internet menurutnya adalah perpustakaan virtual sehingga tidak perlu seorang penulis mengumpulkan semua data, semua majalah, jurnal dalam bentuk data keras karena internet juga studi kepustakaan. Dia menyebut orang-orang yang mempersoalkan data sekunder di bukunya sebagai orangorang yang tidak mengerti metodologi penelitian. Soal penggarapan bukunya, George menerangkan, disusun sejak Yudhoyono menjadi calon presiden. Dia tidak menyebutkan tahun, meski Yudhoyono dua kali men-

®

jadi maju dalam Pemilu Presiden, 2004 dan 2009. “Saya ini kan presidential watch. Siapa pun yang mencalonkan diri menjadi presiden, saya akan kumpulkan datanya. Jadi fair, dan tidak hanya berhenti di Soeharto,” katanya. Lalu Ramadhan yang terkena sabetan buku George itu, menolak disebut telah memprovokasi acara peluncuran buku itu meski dia mengakui memang akan memberi “pelajaran” di tempat kepada George. Kata dia, George harus berhati-hati terhadap kalimat pernyataan dan bukunya. “Pelajaran ini membuat dia kapok. Dalam melaksanakan demokrasi harus menghormati hukum. Demokrasi hanya bisa berkembang di dalam ranah hukum,” kata Ramadhan. Sebaliknya George menganggap Ramadhan telah mengalihkan isu dari isi bukunya. Salah satunya, soal dana untuk Jurnal Nasional yang selalu disebut-sebut Ramadhan berasal dari Bank Century. Padahal kata George, dia sama sekali tidak menulis kaitan antara koran itu dengan Century. “Kasus Century terjadi 2009, sementara Jurnal Nasional sudah terbit sejak 2006. Semuanya ditarik ke Jurnal Nasional. Mengapa dia tidak tarik juga ke langit,” kata George. George juga menampik disebut telah memukul Ramadhan. Kata dia, banyak saksi yang melihatnya bahwa apa yang dilakukannya bukan pemukulan. “Waktu itu, tangan kanan saya memegang mikrofon, tangan kiri memegang buku. Saya tidak tahu mana yang madu, dan mana yang racun,” katanya.  rusdi mathari/ agus triyono/ezra shite/ nala dipa/rangga prakoso/ rizky amelia

epekan setelah dilun- lah cerdas dan jahatnya para curkan kali pertama di pembajak,” kata Julius. Yogyakarta, 23 Desember lalu, buku Mem- Bagi Rezeki Kenyataannya, buku George bongkar Gurita Cikeas, di Balik Skandal Century lalu menjadi memang banyak dibajak. Di pembicaraan banyak orang Jakarta, bahkan ada yang mendan menimbulkan polemik. jual satu bukunya seharga 500 Salah satu polemik itu adalah ribu rupiah. Saat usai acara raibnya buku itu dari pasar- peluncuran di Doekoen Coffee an, karena tidak ditemukan itu, puluhan orang membawa di toko-toko buku. Sebagian fotokopian buku itu dan datang orang menuduh, buku itu telah ke George dan meminta tanda diborong pihak tertentu, seba- tangannya. “Enggak apa-apa, gian yang lain, menuding ke- pembajakan untuk bagi-bagi langkaan buku itu hanya taktik rezeki,” kata George. Sampai 29 Desember 2009, dagang. “Kalau menurut saya, (raib- menurut Julius masih menya buku) itu sengaja dihem- nunggu kejelasan Gramedia buskan. Seperti iklan gratis. mengenai persediaan buku Agar orang makin mencari dan yang masih tersisa dan apabuku itu semakin terkenal,“ kah mereka mau menjualnya kata Amir Syamsudin, Sekjen atau tidak. Kata dia, Gramedia sudah mengiyakan, mau menPartai Demokrat. Realitasnya, buku yang di- jualnya kalau sudah ada surat tulis George Junus Aditjondro keterangan tak bermasalah memang tidak tampak di toko menjual buku itu dari Komnas buku, tidak juga di Yogyakar- HAM. Julius mengaku belum ta, kota asal dari penerbitnya tahu berapa banyak buku yang Galang Press. Seorang pemilik sudah terjual karena belum salah satu toko besar di Yogya- ada laporan dari distributor. karta, yang didatangi koran ini Namun dia meyakinkan, semengaku, pihaknya didatangi kitar 70 persen buku George beberapa orang berbaju pre- masih ada dan masih ditahan man yang memerintahkan un- oleh Gramedia. Soalnya sekarang, pihak tuk tidak menjual buku George. “Tentu kami takut. Daripada Gramedia membantah ketedapat masalah mending kami rangan Julius yang menyetunda dulu penjualan buku butkan 2.800 eksemplar buku ini,” kata pemilik toko yang George didistribusikan ke minta dirahasiakan namanya jaringan Toko Buku Gramedia. Bantahan serupa juga dikemujuga tokonya. Dia mengaku, memang ti- kakan oleh Toko Buku Gunung dak mendapat ancaman apa Agung Kwitang Jakarta, yang pun kecuali hanya diminta un- menurut Julius adalah salah tuk tidak memajang buku ini di satu toko buku besar di Jakaretalase yang mencolok. Namun ta yang mendapat jatah buku baginya, kedatangan orang- George cukup banyak. “Jelas orang itu tetap saja merupakan itu dibawa oleh Gramedia, fakturnya ada di Ani Basuki Japertanda buruk. Di Jakarta, dua hari sebelum karta. Minta saja fotokopi fakpeluncuran buku George di turnya kalau mereka mengaku Doekoen Coffee, 30 Desember, enggak mendapat bukunya,” sempat beredar kabar, buku itu kata Julius. Belakangan Julis menerangakan dijual oleh Toko Buku Gunung Agung, Kwitang, Jakarta kan sudah ada kesepakatan Pusat sebanyak 2.000 eksem- antara Galang Press dan Graplar. Ratusan orang datang ke media tentang penjualan buku sana termasuk para wartawan. George. Kata dia, Gramedia tidak akan menNyatanya tijualnya di toko dak satu pun mereka namun buku George Kenyataanmendisdijual di sana. nya, buku George akan tribusikannya Hanun, Kepala Seksi Perbukumemang banyak ke toko-toko lain. “Gramean Toko Buku enggak GunungAgung, dibajak. Di Jakarta, dia mengaku tidak bahkan ada yang m e n g e m u kakan alasan tahu dari mana menjual satu bu- dengan jelas, kabar yang menyebutkan kunya seharga 500 hanya saja itu hak mereka, tokonya akan ribu rupiah. enggak masamenjual buku lah bagi kami, itu. “Tidak ada yang penting acara (penjualsisa persediaan didistribusikan an) itu,” kata Hanun. Benarkah buku itu raib ka- dan masyarakat bisa membarena ada ancaman dari pihak- canya,” kata Julius. Buku George diterbitkan pihak tertentu? Julius Felicianus, Direktur Utama Galang Galang Press dengan tahun pePress menerangkan, ancaman nerbitan 2010. Tebalnya 183 haagar menarik buku itu diakuin- laman dan dijual seharga 36.000 ya memang ada termasuk di rupiah per eksemplar. Dari harToko Buku Gramedia, Yogya- ga buku itu, kata dia, separuhkarta. Toko buku itu, kata dia, nya dibagi untuk distributor, 10 merupakan penerima 70 per- persen untuk penulis, 20 persen sen dari 4.000 eksemplar total biaya produksi, administrasi produksi buku George. Namun dan pengiriman 13 persen, dan karena menerima ancaman sisanya untuk Galang Press. Jumelalui telepon, buku George lius tak menjelaskan berapa balalu tidak ada meski pihak Gra- nyak, pihaknya telah mencetak media membantah keterangan buku George itu. Julius. Namun menurut AA Kunto, “Belum tentu aparat. Bisa Humas Galang Press, persediajadi, ini ulah para pembajak an buku George belum mencubuku seperti yang terjadi pada kupi permintaan masyarakat. buku terbitan kami dulu, Jakarta Dari 10.000 permintaan yang Undercover,” kata di Yogyakarta. masuk ke bagian penjualan Pada Jakarta Undercover, penerbit, Galang Press baru kata Julius, tak lama setelah bisa menyediakan 1.500 eksembuku itu diterbitkan muncul plar. “Khusus untuk masyarakat berbagai ancaman yang sudah memesan langsung ke hampir se- ke penerbit, mulai hari ini akan mua toko buku. dihubungi lewat nomor telepon Setelah pemilik yang sudah dicatatkan,” tamtoko buku ke- bah Kunto. takutan dan Lalu di mana bisa mendapattidak mema- kan buku George? Kunto, mengjang buku ter- ungkapkan, buku itu bisa didasebut, Jakarta patkan di pameran buku Grebeg U n d e r c o v e r Buku Yogya di Hall Kaliurang justru muncul Balai Shinta Gedung Wanidi lapak-lapak tatama, 5 Januari 2010 mendadan pedagang tang. “Harganya tidak berubah, asongan di 36.000 rupiah,” kata Kunto. terminal-terMereka yang tidak kebagian, minal. “Itu- kata Kunto, tidak perlu khawatir karena Galang Press masih membuka pemesanan. Pemesanan itu juga bisa dilakukan di stand penerbit di arena pameran Grebeg Buku Yogya. Jadi benar isu raibnya buku George hanya salah satu cara agar buku itu laris? “Apa saja bisa dibilang orang,” kata George.  agus triyono/ezra sihite/nala dipa/ eko s putro (yogyakarta)

«

»

KORAN JAKARTA/M FACHRI


KORAN JAKARTA

Sorot

®

MINGGU 3 JANUARI 2010

5

Balada Tukang Kritik Presiden Tak menolak disebut bukan ksatria, George mengaku sebagai Brahmana.

FOTO-FOTO: SETIAKARYA.FILES.WORDPRESS.COM, ANTARA/WIDODO S JUSUF, KORAN JAKARTA/WACHYU AP, ANTARA/NYOMAN BUDHIANA

(Kiri ke kanan) Soeharto, BJ Habibie, Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, dan Susilo Bambang Yudhoyono

Kecuali Sukarno tidak ada presiden Indonesia yang tidak pernah dibuat merah telinganya oleh George Junus Aditjondro. Mulai Soeharto, B.J Habibie, Abdurrahman Wahid, hingga Megawati habis “ditelanjangi” mantan dosen Universtas Satyawacana, Salatiga ini.

T

erakhir lewat buku Membongkar Gurita Cikeas, di Balik Skandal Bank Century, giliran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang dibuat gerah oleh George. Buku ini terasa menohok karena George menulis tentang klan Keluarga Yudhoyono, sosok yang selama ini dianggap kerap menjaga citra, tentang jaringan orang dekat, yayasan sosial, usaha bisnis, dan pertemanannya dengan pengusaha dan sosok-sosok yang selama ini dikenal menjadi pembicaraan publik. Apa yang ditulis George sebetulnya bukan hal baru. Sejak masih mengajar di Satyawacana, doktor kelahiran Pekalongan, Jawa Tengah ini,

selalu kritis terhadap orang-orang di lingkar pusat kekuasaan. Dia bahkan pernah memaparkan harta kekayaan Soeharto beserta kroninya yang diduga disimpan di luar negeri. Doktor sosiologi lulusan Amerika Serikat ini memang konsisten menaruh perhatian pada masalah korupsi di Tanah Air. Dan itu tidak cuma berhenti di era Soeharto. Sebab, menurutnya, tumbangnya presiden kedua RI tersebut tidak lantas mengikis praktik-praktik oligarki kekuasaan yang memicu penyakit korupsi di kalangan petinggi negara. Bahkan George menyebut dirinya presidential watch. “Siapa pun yang mencalonkan diri menjadi presiden, saya akan kumpulkan datanya,” kata George. George bercerita, Yudhoyono telah “diincarnya” sejak mencalonkan diri sebagai presiden, 2004 lalu. Tiga tahun silam, George juga telah menyinggung soal sepak terjang presiden RI keenam tersebut. Lewat bukunya Korupsi Kepresidenan : Reproduksi Oligarki Berkaki Tiga : Istana, Tangsi dan Partai Penguasa, dia memetakan praktik oligarki kekuasaan dari Soeharto hingga Yudhoyono. Jadi, katanya, salah jika ada yang menganggap baru sekarang dia mengungkit soal Yudhoyono. “Berarti orang itu belum baca buku saya,” katanya. Hijrah Keberanian George mengupas

“dosa” para penguasa bukannya tan- adalah sebuah pilihan. Lelaki yang pa risiko. Dia sering bolak-balik ber- dibesarkan di Makassar ini mengaku urusan dengan yang berwajib. Bah- sangat mengagumi prinsip hidup kan, pria yang kerap memanjangkan orang Bugis yang menganut tiga kerambutnya ini, pernah hijrah ke Aus- bebasan, yakni kebebasan berbicara, tralia pada 1995, guna menghindari kebebasan berusaha, dan kebebasan penangkapan oleh rezim Orde Baru. bertempat tinggal. “Ada pepatah Bugis yang meTentang hal ini, George mengaku, “Dulu saya putuskan untuk hijrah ngatakan ‘Kalau Anda ditindas, melkarena punya tanggung jawab seba- awanlah, tapi kalau Anda tidak mamgai ayah. Kalau dulu saya ditangkap pu melawan, hijrahlah ke tempat yang lebih aman’,” pada era Soeharto, ujarnya. diperiksa dan diNamun kata adili, kasihan anak Hijrah ke George, pers Indosaya.” nesia yang saat itu Di negeri kanAustralia, suami dikuasai oleh peguru itu, ia banyak dari Ernatenge merintah Orde Baru, menulis buku, kebanyakan bertema ini juga mengaku cenderung “mengadili” keputusannya politik, dan hampir sementara selalu menyulut mendapat intimidasi untuk kontroversi. George dari sebagian pers menyingkir dulu ke Australia. Proses itu, pun dicekal maIndonesia yang katanya, terjadi lesuk ke Indonesia. Tak hanya di nege- menudingnya tidak wat berbagai mekanisme. rinya, saat hendak nasionalis. Antara lain lewat menghadiri sebuah distorsi atau pelalokakarya di Thaiporan secara (seland pada November 2006, ia pun dicekal pihak imi- ngaja) tidak akurat berbagai unsur grasi setempat, yang ternyata masih yang menyangkut kasusnya, hingga menggunakan surat cekal yang dike- penggelapan berbagai topik penting dan eliminasi sejumlah orang yang luarkan Soeharto pada 1998. Tentang hijrahnya ke Australia, potensial menjadi narasumber dalam suami dari Ernatenge ini meng- wacana (discourse) tentang kasusnya. Dia, misalnya, pernah dituduh aku sempat mendapat intimidasi dari sebagian pers Indonesia yang mencari suaka di Australia. Tuduhan menudingnya tidak nasionalis. Pa- itu, menurut George pertama kali didahal, kata George, keputusannya itu lontarkan oleh sumber di kejaksaan

«

»

yang tidak mau disebut namanya yang dikutip beberapa koran daerah di Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur tanpa sekalipun memverifikasi ke dirinya. Bahkan, katanya, sebuah harian sore di Semarang memuat karikatur dirinya di kantong seekor Kanguru, dengan seekor monyet di dekatnya yang berkata, “Bukan hanya monyet itu rupanya yang mencari suaka.” Lalu Adna Buyung Nasution menyebutnya sebagai orang yang tidak ksatria. “Saya memang bukan kesatria, karena saya ini Brahmana,” kata George berseloroh. Tak lalu George surut meski banyak suara yang menentangnya, termasuk ketika bukunya kali ini, mendapat banyak kritik dan cercaan. Pengamat politik komunikasi, Tjipta Lesmana bahkan melecehkan karyanya dan menganggapnya tidak ilmiah. Ramadhan Pohan, anggota DPR dari Partai Demokrat yang juga Pemimpin Redaksi Jurnal Nasional menyebut George sedang berhalunisasi. Sebuah ucapan yang membuatnya tersulut emosi dan mengibaskan buku ke kepala Ramadhan. George menuturkan, dirinya memang mendapat banyak fitnah setelah menulis buku tentang Cikeas itu. “Tapi, saya ingat kata-kata Gus Dur, seseorang yang makin banyak di fitnah di bumi makin besar pahalanya di surga,” katanya. Gus Dur memang salah tokoh

yang dikagumi George. Dalam buku terbarunya, George bahkan memajang kata-kata Gus Dur di sampul depannya, meski itu tak berarti Gus Dur tak pernah dikritikannya. Saat menjadi presiden, Kiai NU itu, dinilai George membiarkan praktik nepotisme. Benar, rezim Gus Dur patut diacungi jempol karena berani mengambil langkah-langkah menegakkan supremasi sipil dan mulai mengadili Soeharto. Namun, dalam hal membiarkan nepotisme keluarga Wahid dan kronisme para pendukungnya dari lingkungan NU dan PKB, Gus Dur belum banyak bergeser dari tradisi Soeharto. “Walhasil, skandal Bulog Gate I dan Brunei Gate memberikan umpan kepada lawan-lawan politiknya untuk menggulingkan dia atas nama pemberantasan KKN di lingungan penyelenggara negara,” tulis George dalam bukunya, Korupsi Kepresidenan : Reproduksi Oligarki Berkaki Tiga : Istana, Tangsi dan Partai Penguasa. Buku itu juga menyoroti bagaimana orang-orang di sekitar Gus Dur berusaha untuk mendapatkan proyek pemerintah, dan ada juga yang menjadi makelar kasus BLBI. “Saya tidak perlu sebutkan secara rinci tapi yang jelas Gus Dur tidak melarang dan tidak marah. Menurut saya, Gus Dur jauh lebih demokrat dibandingkan orang yang menyebut dirinya Partai Demokrat,” ujarnya.  adiyanto/agus triyono

inilah.com dan banyak data lainnya yang tidak dia cross check ulang,” kata staf khusus itu. Amir Syamsudin, Sekjen Partai Demokrat mengaku heran dengan data yang disajikan oleh George dalam bukunya itu. Padahal sejauh ini ketika George melansir buku, biasanya memiliki sumber dan data yang akurat. “Dia punya reputasi baik dan saya sering membaca bukunya. Sangat disayangkan George kali ini seperti ini,” kata Amir. Mestinya kata Amir, George dapat mengklarifikasi beberapa hal yang tidak akurat dari data yang disajikan. Misalnya, soal dana Boedi Sampoerna di Bank Century, dan keterkaitan dana Boedi di koran Jurnal Nasional, dan sebagainya. Dari semua penentang buku George, tentu saja Ramadhan Pohan, yang paling nyaring suaranya. Pemred Jurnal Nasional ini merasa dipojokkan dengan George. Bukan karena kabar yang selama ini beredar bahwa pada buku itu, George mengaitkan harian yang dipimpinnya mendapat kucuran dana bailout Century, melainkan karena Ramadhan keberatan dengan pernyataan George di sebuah stasiun televisi, yang menyebut Presiden Yudhoyono memunyai corong politik yang didu-

kung dana publik. Ramadhan menilai, apa yang dilontarkan George itu mengarah pada institusinya, koran Jurnal Nasional. Padahal menurut Ramadhan, korannya bukan corong Partai Demokrat. “Kami mengangkat berita berdasarkan konten. Kami hanya melihat sisi terang dari pemerintahan tapi juga bukan berarti tidak mengkritik,” katanya. Ramadhan lalu mencontohkan beberapa pemberitaan yang menurutnya berimbang. Misalnya, ketika ada anggota Demokrat yang dituduh dan divonis korupsi, korannya menampilkan di halaman depan. “Kasus Kusmayadi yang menyimpan senjata, kami taruh sebagai headline. Sedangkan koran lain malah tidak,” aku mantan koresponden Jawa Pos di Washington itu. Namun Ramadhan tidak mau berkomentar banyak, soal peran keluarga Sampoena yang menyuntikkan dana ke korannya. “Banyak sekali nama investor dan saya sendiri hanya berfokus pada keredaksian. Sampai detik ini tidak satu kali pun ada pemilik saham, yang melakukan intervensi dan memesan berita,” kata Ramadhan.  nala dipa/agus triyono/ ezra sihite/rangga prakoso/ rizky amelia

Mereka Tak Mau Dibelit Gurita Ada yang mengatakan tidak sistematis, tidak akurat, dan ada yang menilai George tidak independen.

B

uku Membongkar Gurita Cikeas, di Balik Skandal Century yang ditulis George Junus Aditjondro membuat gerah orang-orang Istana dan mereka yang dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Penyebabnya apalagi, kalau bukan karena buku setebal 183 halaman itu mengaitkan keterlibatan sejumlah yayasan dan para taipan untuk kepentingan dana kampanye Partai Demokrat dan pasangan SBY-Boediono pada musim pemilu lalu. Menurut mereka, buku George tidak akurat, datanya berasal dari sumber sekunder, dan karena itu tendensius. Pada halaman 36 dan 37 buku itu, misalnya, George membeberkan tiga yayasan yang berafiliasi dengan Presiden Yudhoyono. Satu di antaranya, Yayasan Majelis Zikir An Nurussalam yang disinyalir menggunakan anggaran rutin kepresidenan yang disetujui DPR untuk keperluan yayasan itu. Peristiwa itu, menurut George, berlangsung pada akhir 2007 dan 2008, ketika 3000-4000 jemaah Majelis Zikir melakukan zikir bersama di Masjid Baiturrahim, Kompleks Istana Negara. Pascazikir, jemaah diundang Istana untuk makan bersama. Pada halaman 37, paragraf terakhir, juga disebutkan Majelis Dzikir

mendapat kucuran dana dari anggaran rutin kepresidenan itu untuk mensponsori biaya umrah lima rombongan ulama (setiap rombongan 50 orang ulama) yang masing-masing per kepala mendapat biaya sekitar 1.000 real atau sekitar 10 juta rupiah. Padahal menurut pengurus pusat Majelis Zikir, Harijadi Munandar tidak sepeser pun dana presiden yang dikeluarkan untuk keperluan majelis itu. Bagi Harijadi, untuk menghimpun dana, baik untuk zikir atau kegiatan lain bukanlah hal yang sulit dilakukan. Apalagi majelisnya memiliki delapan juta anggota yang tersebar di 33 provinsi dan 400 kota di Indonesia. “Bayangkan, bila setiap jemaah menyumbang sebesar 1.000 rupiah setiap bulan, maka dana yang terkumpul sudah delapan miliar rupiah. Itu enggak ngapa-ngapain loh. Cuma 1.000 perak, uang parkir saja enggak cukup. Dana kami murni swadaya, tidak ada uang Partai Demokrat termasuk uang SBY sebagai pribadi,” kata Harjadi sambil tersenyum tipis. Bahwa ada acara zikir di lingkungan Istana Negara, Harjadi memang tidak membantah. Namun itu pun hanya berlangsung sekali, 27 Februari 2009. “Tapi tidak kami makan di Istana, tidak juga di dalam masjid, hanya di halaman masjid. Dananya juga dari

FOTO-FOTO: KORAN JAKARTA/M FACHRI, ANTARA/PRASETYO UTOMO

Ramadhan Pohan (kiri) dan Amir Syamsuddin

kantong sendiri,” kata Harijadi. Heran Seorang staf khusus kepresidenan menyebut, dari judul bukunya saja, George sudah memanipulasi. Staf itu mengaku sudah membaca buku George, dan mengaku tidak sulit untuk menyimpulkan buku itu sebagai serangan ke Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani. Manipulasi itu misalnya, menurut dia, George menyebutkan

nama Artalyta Suryani. “Saya bilang ke George, ‘George kamu tahu Artalyta itu bendahara yayasan itu dari mana?’ Dia agak bingung lalu menjawab, ‘Dari inilah.com’ Saya bilang, ‘Anda sudah cek, tidak ke pengurusnya, ke aktanya?’ Dia jawab, ‘Tidak.’ Dia kemudian mendasarkan kedekatan yayasan itu dengan Artalyta dan segala macam, ‘Inilah yang kemudian menyebabkan Artalyta begini begini-begini dengan Bu Ani dan seterusnya.’ Data dia itu dari


MINGGU 3 JANUARI 2010

6

Mondial

KORAN JAKARTA

®

Dunia Futuristik ala Jepang

L

AFP/PETRAS MALUKAS

MULAI DINONAKTIFKAN l Tampak muka pembangkit listrik tenaga nuklir Ignalina di Visaginas, Lithuania, beberapa waktu lalu. Satu jam sebelum tengah malam 31 Desember 2009, reaktor nuklir terakhir di Ignalina harus dinonaktifkan sesuai dengan keputusan Uni Eropa. Negara berpenduduk 3,3 juta orang ini bakal mengalami krisis energi akibat penutupan Ignalina, di tengah krisis ekonomi yang tengah melanda.

Bayang Kegelapan di Baltik Kebergantungan energi dari Rusia membuat Lithuania terancam krisis listrik Dikelilingi oleh hutan, sebuah patung granit putih dengan cincin bintang emas di dekat Desa Purnuskes menandai pusat geografis Eropa. Semuanya tampak suram. Negara Baltik itu bernama Lithuania –yang terletak antara Latvia dan Rusia –menghadapi krisis ekonomi selama 2009 dan kini dihantui krisis energi listrik.

U

ntuk itu, pemerintah mengatakan akan menaikkan tarif listrik kebutuhan rumah tangga sebesar 30 persen pada 2010. Di sisi lain, Lithuania juga berupaya memenuhi persyaratan keanggotaan Uni Eropa (UE) dan menutup Ignalina, pembangkit listrik tenaga nuklir seperti Chernobyl yang menyediakan 70 persen kebutuhan energi Lithuania. Pejabat UE di Brussel menekan untuk menutup Ignalina sejak awal abad ini, ketika blok Barat memperluas pengaruhnya hingga ke timur. Tujuan mereka adalah untuk menurunkan risiko dari pengulangan ledakan nuklir Chernobyl pada 1986. Resesi dan keamanan energi bu-

kanlah faktor yang menandai bergabungnya Lithuania, dulu di bawah kekuasaan Uni Soviet, ke dalam UE pada 1 Mei 2004 silam. Tetapi mulai 31 Desember, ketika temperatur udara bisa jatuh hingga minus 30 derajat celsius dan sungai-sungai membeku, penutupan akan membuat Lithuania bergantung pada pasokan listrik dari bekas penjajahnya. “Ini adalah krisis terburuk yang pernah terjadi,” ujar Jan Glushachenkov, 44 tahun, seorang mantan pengemudi eskavator yang tinggal di sebelah patung granit. Glushachenkov mengatakan dia telah keluar dari pekerjaannya setahun lalu. Dia menggarisbawahi penutupan reaktor nuklir berisiko di negara yang berpopulasi 3,5 juta penduduk

ini. “Masyarakat akan berpindah atau memilih mencuri,” katanya. Jumlah populasi terus berkurang akibat emigrasi sejak 1990-an sekitar 10 persen, menurut laporan pada 2008 dari OECD. Untuk mereka yang tetap tinggal, kondisinya akan lebih berat. Tetangga Glushachenkov, Ludwik Trypucki, seorang petani berusia 86 tahun, berpendapat penutupan akan meningkatkan tagihan listrik hingga 18 persen dari 800 lita Lithuania atau senilai tiga juta rupiah. Dia telah membayar 120 lita atau senilai 473 ribu rupiah per bulan. “Saya mengerti mereka harus menutup karena alasan tidak aman untuk dioperasikan, tetapi sebelumnya mereka harus menjamin penyediaan pasokan listrik murah. Sekarang saya tidak tahu dari mana pasokan listrik jika Ignalina ditutup.” Lithuania berencana mengimpor listrik dari Estonia, Rusia dan Ukraina, melalui negara tetangganya Belarus. Pasokan listrik dalam jumlah kecil diimpor melalui kabel dari Finlandia dan Latvia. Ketegangan Hubungan Kebergantungan Lithuania terha-

dap pasokan energi dari Rusia, yang juga akan menyediakan minyak untuk pembangkit listrik bertenaga fosil, terjadi di tengah hubungan kedua negara yang terganggu. Lithuania menolak rencana Rusia membangun pipa minyak menuju Jerman di bawah Laut Baltik dan mencoba menghalangi dimulainya pembicaraan Uni Eropa-Rusia dalam kemitraan strategis. Beberapa negara di kawasan Baltik takut rencana saluran pipa bawah Laut Baltik dari Rusia ke Jerman, Arus Nord, dapat memberi akses langsung Moskwa ke Eropa sehingga dapat mengurangi daya tawar diplomatik negara-negara Baltik yang kini dilewati pipa gas Rusia. Perdana Menteri Andrius Kubilius berharap negara-negara di kawasan akan senang menjual kelebihan listrik Lithuania dan kecenderungan yang diciptakan di negara-negara mereka, menunjuk kontrak jangka panjang yang ditandatangani Lithuania. “Lithuania akan menjadi lebih tergantung pada sumber energi impor setelah penutupan Ignalina,” ujarnya. UE sudah mengalokasikan dana sebesar 820 juta euro untuk menon-

aktifkan pembangkit listrik tenaga nuklir Ignalina, menyelesaikan masalah limbah nuklir, dan memperbarui pembangkit listrik energi minyak dan gas. Selain akan menyebabkan pengangguran dengan penutupan Ignalina di Kota Visaginas, sektor bisnis juga akan tertekan. Arturas Zaremba, produsen semen Akmenes Cementas, mengatakan tarif listrik akan naik dua kali lipat. Di Visaginas, tingkat pengangguran mencapai sembilan persen, kurang dari rata-rata nasional 11,7 persen. Diperkirakan tingkat pengangguran di sana akan meningkat menjadi 11,5 persen pada 2010. Andrei Grigoriev, pekerja di Ignalina, sudah bekerja di sana selama 27 tahun dan hidupnya berkaitan dengan Ignalina. Dia yakin penutupan pembangkit itu akan menyakitkan dan keputusan tersebut bermotif politis. “Komisi Eropa tidak memahami situasi yang dihadapi negara-negara Baltik, dan berpikir impor listrik dari Rusia bukan masalah. Mereka tidak punya pengalaman yang sama dengan kami dalam berhubungan dengan Rusia,” katanya.  Rtr/ica/I-3

Makna Pendidikan bagi Barinjimi “Usia tidak menghalangi saya.”

U

sia Abubakar Muhammad Barinjimi sudah menginjak 88 tahun, tetapi dia masih duduk di kelas sekolah dasar dan memiliki rencana ambisius untuk melanjutkan pendidikan tingginya hingga mencapai usia di atas 100 tahun. Teman sekelasnya di sekolah yang berada di Kota Kano, Nigeria adalah bocah berusia tujuh tahun. Mereka tidak memiliki janggut panjang dan mereka duduk di kursi kecil, sedangkan Barinjimi dibuatkan kursi khusus. Walaupun demikian, Barinjimi sangat senang belajar dan menjadi seorang bergelar doktor bidang teologi adalah cita-citanya. Itu mungkin akan menjadi hal gila untuk dilakukan, karena dia masih harus belajar membaca dan menulis, sekolah, dan kuliah hingga berumur sedikitnya 120 tahun untuk mencapai gelar doktor. Seperti kata pepatah, tidak ada usaha, tidak ada hasil yang didapat. “Usia tidak menghalangi saya,” kata Barinjimi sambil memegang pensilnya dan melihat bukunya sambil tersenyum lebar. ”Cita-cita tertinggi saya adalah gelar doktor dalam ilmu teologi sebelum saya meninggalkan dunia ini,” jelasnya. Mantan tukang bangunan ini mendaftar pada 2008 di sekolah percontohan Mesir-Nigeria yang mengajarkan teologi Islam dan mata

AFP/AMINU ABUBAKAR

SISWA MANULA l Abubakar Muhammad Barinjimi (tengah), 88 tahun, duduk di dalam kelas sekolah dasar di Kano, Nigerian. Muhammad Barinjimi bercita-cita mendapat gelar doktor di bidang teologi walaupun usianya sudah tidak muda lagi. pelajaran umum. Dengan berpakaian kotak-kotak seperti papan catur yang berwarna putih dan cokelat, celana panjang cokelat dengan topi senada, kaus kaki putih dan sandal plastik cokelat, Barinjimi tampak seperti murid lainnya di negara Afrika bagian utara yang mayoritas berpenduduk muslim ini. Barinjimi, memiliki delapan anak dan lebih dari 60 cucu, berkendara 6 kilometer dengan bus untuk berangkat ke sekolah. Anak-anaknya, yang berpendidikan, selalu mem-

bantunya. “Saya sangat gembira ketika dia berencana ingin sekolah, dan begitu juga dengan saudara-saudara saya yang lain,” ujar salah seorang putranya yang berusia 42 tahun, yang kini menjadi guru bernama Sani Barinjimi. “Kami memberinya semua dukungan moral dan keuangan ketika dia menginginkan mewujudkan mimpinya, dan kami bangga,” ungkapnya. Tujuan awalnya adalah dapat membaca Alquran. Lebih jauh lagi,

ia berharap dapat melanjutkan pendidikan menjadi ahli teologi sehingga dia dapat mengajarkan Islam kepada non-Muslim berbahasa Inggris. Untuk mendapatkan gelar doktor, Barinjimi membutuhkan sedikitnya 25 tahun lebih, yaitu empat tahun sekolah dasar, kemudian masuk ke sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas, sarjana, master dan akhirnya mendapat gelar doktor. Di negara Barinjimi yang berpenduduk 10 juta orang, menurut pemerintah, tingkat melek huruf berjumlah sekitar 34 persen. Secara nasional, tingkat melek huruf meningkat dalam lima tahun belakangan, dari 55,3 persen pada 2003 ke 69,1 persen pada tahun ini, menurut departemen pendidikan. Walaupun demikian, Barinjimi adalah salah seorang yang tertinggal karena tidak pernah memiliki kesempatan mengenyam pendidikan. Bukannya membawa Barinjimi ke sekolah, ayahnya membawanya ke proyek bangunan lokal di mana ia bekerja magang. Semua jerih payahnya ditukar dengan hidup layak dan membawa delapan anak-anaknya semua bersekolah. Tidak Canggung Barinjimi akrab dipanggil Baba (bapak dalam bahasa lokal Hausa) oleh gurunya dan murid-murid lain. Dia tidak kesulitan dengan perbedaan umur. “Saya merasa se-

nang belajar bersama teman-teman, yang kehadirannya di sekeliling saya memberi saya keberanian dan dorongan. Meskipun mereka tidak lebih tua dari cucu saya,” ujarnya. “Bahkan saya memunyai dua cucu, seorang laki-laki dan seorang perempuan yang belajar di sekolah ini. Cucu perempuan saya usianya delapan tahun duduk di kelas tiga sedangkan saya di kelas dua, dan saya tidak bermasalah dengan itu,” paparnya. Guru-guru dan murid mengatakan Barinjimi telah membuat kemajuan. “Dia mendapat ranking 4 secara akademis, dia belajar dengan cepat,” cetus guru Suleiman Garba Hussein. “Ini sangat mengagumkan bagaimana dia dapat berdaptasi dengan lingkungan dan berperilaku seperti bocah tujuh tahun.” Barinjimi dapat membaur dengan murid-murid lain dan tidak ingin diperlakukan berbeda. “Kami senang belajar dengan Baba dan dia sangat hebat ketika bermain dengan kami. Dia salah seorang teman terbaik saya di sekolah,” ujar Fatima Garba, salah seorang murid sekolah. Terlepas akankah Barinjimi mendapatkan gelar doktor atau tidak, dia merasa dia belajar sesuatu di masa lalu.”Salah satu pelajaran penting yang saya pelajari adalah tanpa pendidikan hidup menjadi tidak berharga. Saya akan berjuang supaya dapat meraih gelar doktor,” ungkap Barinjimi.  AFP/ica/I-3

ewat kemajuan teknologinya, Jepang memberi sedikit gambaran masa depan. “Ini adalah Nihonbashi di dunia virtual Edo,” suara pemandu akan berkata. “Ini adalah sebuah komunitas virtual yang populer di seluruh dunia. Banyak orang sudah bergabung hari ini!” Itulah kata sambutan ketika masuk ke dunia masa depan versi NTT DoCoMo, raksasa telepon selular Jepang yang memiliki 55 juta pelanggan. Dunia virtual itu adalah Stasiun Masa Depan, berlokasi di sebuah gedung pencakar langit di lantai 29 di atas Tokyo. Para pengunjung dipandu untuk melihat keunggulan telepon selular perusahaan ini, dan diperbolehkan mengintip bagaimana kondisi masa depan. DoCoMo bercita-cita menciptakan telepon yang bisa digunakan di pergelangan tangan pada 2020 dan dapat dibawa kemana-mana oleh pengguna. Telepon itu dilengkapi layar dan dapat memproyeksikan gambar ke dinding atau di udara tipis dalam bentuk hologram. Nanti akan ada nomor identitas untuk bisa masuk ke dalam rumah atau naik ke pesawat. Lalu ada video bincang-bincang, dan kendali jarak jauh untuk mengaktifkan robot pembersih debu atau menyuruh kulkas memesan persediaan makanan. Alat yang terbuat dari bahan daur ulang dan sebagian dayanya diisi oleh gerakan tubuh si pemakai. Di dalamnya dilengkapi peranti lunak penerjemah yang memudahkan pengguna berkomunikasi dengan siapa pun, di mana pun. Visi itu mungkin terlalu mengawang-awang, tetapi di Jepang, visi seperti bisa diwujudkan. Masa depan telepon selular sepertinya sudah tiba di Jepang, di mana evolusi penggunaan perangkat ini sudah melebihi tempat-tempat lain di dunia. Di kereta bawah tanah Tokyo yang sibuk, surat kabar kini jarang terlihat dipegang oleh penumpang. Pasal-

WWW.TECHCHEE.COM

Ponsel DoCoMo yang dapat dipisah menjadi dua bagian.

nya sebagian besar mereka sudah disibukkan dengan telepon genggam atau perangkat elektronik lainnya. Produk telepon selular DoCoMo sudah menggunakan sistem pembayaran nontunai sejak 2007. Penguna dapat membeli minuman ringan di mesin penjual dengan hanya mengusapkan telepon selular mereka ke sebuah panel elektronik. “Dengan telepon itu, kita bisa melakukan segalanya,” kata Takeshi Natsuni, dikenal sebagai “bapak imode”. I-mode adalah jasa Internet yang dipopulerkan DoCoMo sejak sepuluh tahun silam. “Semua toko serba ada dan 60 persen taksi di Tokyo sudah dilengkapi dengan alat pemindai. Jadi kita bisa membayar tagihan lewat telepon genggam,” katanya. Perangkat Baru Salah satu produk terbaru DoCoMo yaitu sebuah telepon untuk anak berwarna kuning cerah bernama F054. Telepon ini dilengkapi alarm dan otomatis mengirim pesan pendek kepada orang tua si anak dan memberi tahu di mana lokasi anak. Model terbaru lainnya, sebuah dua buah telepon yang disatukan secara magnetis. Telepon ini bisa dipisah sehingga pengguna dapat berkomunikasi dan berselancar di Internet secara bersamaan. Telepon ini juga bisa dijadikan kendali jarak jauh televisi. Namun, kecanggihan teknologi telepon selular Jepang jarang sekali keluar dari Jepang. Para pakar menyatakan lebih dari separo produsen telepon selular Jepang bergantung pada pasar dalam negeri. Untuk itu, telepon selular didesain menurut selera, dan budaya para konsumen Jepang. “Komputer terlalu besar dan mudah kehabisan daya. Jika semua fungsi bisa digabung dalam sebuah alata, maka telepon selular adalah perangkat terbaik bagi manusia,” kata Natsuno.  AFP/tsu/I-3


KORAN JAKARTA

Sport

®

Berawal dari Balapan Liar Kedua orang tuanya sempat melarang Subhan terjun di dunia balap.

P

erjalanan karier pebalap nasional Subhan Aksa begitu berliku. Rintangan terbesarnya untuk meniti dunia balap mobil justru datang dari orang-orang terdekat. Beruntung, hasrat besarnya di dunia otomotif secara tak sengaja terselamatkan oleh sang paman, Halim Kalla. Halim Kalla menjadi tokoh sentral yang membentuk Subhan menjadi pebalap andal. Kecintaannya memacu kendaraan dan pecinta otomotif, lambat laun diikuti oleh kemenakannya itu. Dari sang paman itulah Subhan mulai mengenal balapan Go Kart untuk kali pertama saat dia masih duduk di kelas enam sekolah dasar. “Om Halim Kalla yang pertama kali memperkenalkan balapan kepada saya dan bikin saya jatuh cinta,” ucap Subhan mengenang. Berawal dari perkenalannya di dunia Go Kart itulah Subhan semakin jatuh cinta dan bertekad untuk menjatuhkan pilihan hidupnya terjun ke dunia balap. Dia seakan tak perduli meskipun orang-orang di sekelingnya menentang hasratnya itu. “Cita-cita saya dari kecil ingin menjadi pebalap. Kalau anak-anak lain memilih jadi dokter dan insinyur, saya tetap pilih jadi pebalap. Bahkan guru saya sendiri juga bilang kalau jadi pebalap itu bukan sebuah cita-cita,” kenang Subhan mengenai kecintaan akan dunia balap yang kini digelutinya. Rintangan terus mengalir. Bahkan, kedua orang tuanya, Aksa Mahmud dan Ramlah Aksa juga tak menginginkan putra bungsu dari lima bersaudara itu menggeluti dunia otomotif khususnya balap mobil. Meski sang ayah bergelut di dunia otomotif dan menjadi main dealer dari Mutsubishi untuk Indonesia Timur melalui Bendera Bosowa Berlian Motor. Kedua orang tua Subhan khawatir akan keselamatannya. Mereka tidak ingin anak bungsunya terlibat dalam adu balap yang

7

TIME OUT

Subhan Aksa

Untuk memproteksi Subhan, sang ayah memaksanya mengikuti balap Jet Ski. Namun olah raga air ini hanya digelutinya beberapa saat meski dia sempat berprestasi.

MINGGU 3 JANUARI 2010

dapat membahayakan nyawanya. Meskipun demikian, dua saudara laki-lakinya yakni Erwin Aksa dan Sadikin Aksa secara tak terduga justru mendukung cita-citanya itu. “Awalnya keduanya menolak saya terjun di dunia balap. Namun dukungan dari Erwin dan Sadikin terus mengalir hingga membuat saya yakin. Saya tak ingin seperti kedua saudara saya itu yang urung terjun ke dunia balap karena tak mendapat restu,” lanjutnya. Bahkan untuk memproteksi Subhan, sang ayah memaksanya mengikuti balap Jet Ski untuk sekadar menyalurkan hasrat balapnya. Namun olah raga air ini hanya digelutinya beberapa saat, meski dia sempat mencatat sebagai juara dua tingkat nasional. Akan tetapi apa yang diraihnya di olah raga air itu belum mampu membuatnya merasa puas. Subhan kemudian banting stir untuk kembali menjajal mobil balap. Dengan cara mencuricuri kesempatan atau tanpa sepengetahuan sang ayah, dia mengikuti balapan liar. “Ayah menyuruh saya mengikuti balap jet ski biar lebih aman, tapi saya sudah telanjur mencintai balap mobil,” ucapnya. Rasa cintanya akan dunia balap mobil semakin membuncah ketika sang kakak Erwin Aksa,

kini menjabat Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menghadiahkannya sebuah mobil Mitsubishi Evolution IV pada 1999. Saat itu Erwin Aksa menggelar rally pertama di Makassar pada 1999. Ketika itu dirinya baru menginjak kelas satu Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dari rally pertama di Makassar itulah ayahnya mulai luluh. Terlebih dia juga mampu menunjukkan performa yang mengkilap di dunia balap. Sang ayah akhirnya bersedia mendukung secara penuh kariernya di dunia balap. Bahkan, tak tanggungtanggung. Untuk men-support Subhan, sang ayah rela merogoh kocek untuk membiayai kendaraan yang digunakannya yakni sebuah Mitsubishi Evolution. “Kenapa saya pilih Mitsubishi karena saya terinspirasi tiap kali melihat kalender serta pamfletpamflet di kantor ayah saya. Hal ini yang kemudian membuat saya mania Mitsubishi,” ujar Ubang yang kini mengendarai Mistsubishi Colt berwarna merah marun. Setelah mendapat dukungan dari sang ayah, dukungan

dari keluarganya yang lain pun terus mengalir. Salah satunya dukungan dari mantan wakil Presiden Jusuf Kalla. “Tiap kalau bertemu beliau (Jusuf Kalla), dia selalu menannyakan satu pertanyaan kepada saya dan selalu diulang-ulang, yakni bagaimana rally?,” tutur Subhan yang mengakui bertemu Jusuf Kalla di beberapa acara keluarga baik di Makassar maupun di Jakarta. Subhan mulai aktif mengikuti balapan sejak 2001 ketika kelas satu SMA dan dua tahun berselang dia sudah menjadi juara nasional. Namun pada 2004 Subhan terpaksa absen karena harus mengikuti ujian nasional. “Sempat setahun absen dari balapan karena persiapan ujian,” ujar alumni SMA Lab School, Jakarta ini. Setelah lulus dia kembali melanjutkan kariernya di dunia balap. Pada 2008 ia mengikuti Production Car World Rally Championship (PWRC) di sejumlah negara seperti Swedia, Argentina, Yunani, Selandia Baru dan Finlandia. Ia kemudian mengukir prestasi dengan menjadi juara V Kejuaraan Rally Malaysia, juara pertama KFC Yunior Rally Championship, dan juara Borneo Rally 2009 dan Sriwijaya Rally yang membuat dirinya keluar sebagai Juara Nasional 2009 menyingkirkan

BIODATA Nama: Subhan Aksa Tanggal Lahir: Makassar, 11 Oktober 1986 Nama Orang Tua: Aksa Mahmud dan Ramlah Aksa Saudara: Erwin Aksa, Sadikin Aksa, Melinda Aksa Athirah Aksa Sekolah: ◗ SD Athirah, Makassar ◗ SMP 6 Makassar ◗ SMA Lab School Jakarta ◗ University of Hertford Shire ◗ Sekolah balap Bill Gwynne RallySchool Prestasi: Juara Nasional Rally 2009

rivalnya Rifat Sungkar. “Target saya sebagai seorang pebalap yaitu bisa ikut WRC (World Rally Championship). Walaupun itu tinggi sekali, dan terlihat mustahil, saya tetap akan berusaha. Saya harus wujudkan mimpi itu menjadi kenyataan,” ujar Subhan. Kini, Subhan tengah mempersiapkan diri serta meningkatkan performanya agar dapat persaing di ajang World Championship Rally dengan pebalap sekelas Sebastian Loeb (Finladia) pada 2011 mendatang. “Impian saya 2011 mendatang bisa berlomba di ajang WRC. Saya berharap Kimi Raikkonen (mantan pebalap Formula One yang beralih ke WRC bersama tim Citroen) masih bertahan disana 2011,” tuturnya. Sedangkan untuk tahun 2010, Subhan berencana mengikuti kejuaraan dunia rally yang akan dilaksanakan di Australia dan Jordan. Namun itu masih bergantung kesediaan pihak sponsor. “EO (event organizer) balapan Jordania adalah rekanan kerja Bosowa dan mereka menawarkan keikutsertaan kita,” tutur Subhan. Dirikan Sekolah Balap Meski terbilang muda untuk dengan usia belum mencapai 25 tahun, jiwa entreprenuership-nya telah muncul. Pemuda yang sehari-harinya menghabiskan waktu sebagai Project Manager Semen Bosowa Maros ini bercitacita mememiliki sekolah balap. Diharapkan dengan adanya sekolah balap ini akan menghasilkan bibit-bibit pebalap masa depan. ”Ada rencana untuk mendirikan sekolah balap di Pulau Jawa, tetapi itu masih jauh,” ucap Alumni University of Hertford Shire bidang Administrasi Bisnis dan lulusan sekolah balap Bill Gwynne Rally Scholl, Inggris itu.  anzar rasyid/S-1

Beverly Hills Kembali Lega LOS ANGELES – Kepindahan gelandang Los Angeles Galaxy, David Beckham ke AC Milan dengan status pinjaman di paro kedua Serie A disambut positif selebritas Hollywod. Diharapkan kepergian Beckham akan REUTERS/SIPHIWE SIBEKO diikuti para paparazzi untuk meninggalkan tempat David Beckham tersebut dan memberikan ketenangan kepada penghuni di sekitar lokasi elite di Amerika Serikat itu. Harapan itu salah satunya disampaikan aktor dan penyanyi rap Mark Wahlberg. Menurut dia, kepergian Beckham akan membuat kawasan Beverly Hills kembali lega. Beckham menetap di Beverly Hills pada 2007 silam setelah menyetujui kontrak dengan LA Galaxy. Suami dari Victoria anggota Spice Girls ini memiliki pesona tersendiri baik sebagai atlet maupun selebritas, sehingga kerap mengundang rasa ingin tahu masyarakat, dan kemudian ditangkap paparazzi dengan merekam setiap aktivitas sang idola. Namun dalam perkembangannya para pemburu berita gosip ini tidak hanya mendatangi kediaman Becks tetapi pesohor lainnya. “Sebelumnya jalan di depan rumah saya sangat sepi. Kemudian keluarga David datang. Tiba-tiba kami kehadiran banyak paparazzi sepanjang siang dan malam. Akhirnya mereka mengejar setiap mobil yang melintas,” ungkap Wahlberg kepada contactmusic.com. Bahkan, Wahlberg mengharapkan agar Beckham tidak lagi datang ke Amerika, khususnya di Beverly Hills yang membuat ketidaknyamanan penghuni di kawasan elit tersebut. “Saya tidak bilang supaya Beckham membawa keluarganya pulang ke Inggris. Tapi saya merasa heran, kenapa dia datang ke Amerika Serikat. Kami tidak butuh sepak bola. Tidak mungkin orang Amerika Serikat membeli tiket untuk melihat pertandingan 90 menit yang hanya lari-lari saja tanpa tujuan jelas,” ketus Mark Wahlberg.  anz/S-1

Terinspirasi Nomor Kato TOKYO – Pebalap Interwetten Honda asal Jepang Hiroshi Aoyama yang akan berlaga di ajang MotoGp 2010 terinspirasi untuk menggunakan nomor pebalap Jepang, almarhum Daijiro Kato. Aoyama akan memakai AFP/JOSEP LAGO nomor Kato, meski hanya sebagian yakni nomor tujuh. Hiroshi Aoyama Aoyama memakai nomor 4 saat menjadi juara dunia 250 cc tahun ini. Saat melangkah ke kelas teratas bersama Interwetten Honda tahun depan, pembalap 28 tahun itu bakal memakai nomor 7. ”Angka favorit saya adalah 74 seperti milik Daijiro Kato. Tahun ini di 250 cc, saya memakai nomor 4, tahun depan di MotoGP saya akan memakai nomor 7,” kata Aoyama kepada Crash, Jumat (1/1). Hasrat Aoyama untuk menggunakan nomor 74 tidak kesampaian karena nomor tersebut telah dipensiunkan di MotoGP setelah kecelakaan yang merenggut nyawa Kato pada MotoGP Jepang 2003 di Sirkuit Suzuka. Kato adalah pemegang juara dunia 250 cc tahun 2001 dan menjadi pebalap Jepang terakhir yang menjuarai kelas bergengsi tersebut sebelum Aoyama menggondolnya musim ini. Kato yang menjuarai kelas 250 cc kemudian naik ke kelas 500 cc yang kini berubah menjadi MotoGP. Dia merupakan salah satu pebalap berbakat Jepang. Namun karier Kato harus berakhir di depan publiknya sendiri setelah mengalami kecelakaan hebat yang merenggut nyawanya. Sementara itu Ayoama mendapat kesempatan untuk menggunakan nomor tujuh setelah pebalap Australia Chris Vermeulen hengkang dari MotoGP dan akan berlomba di Superbike tahun depan. Selanjutnya Aoyama yang akan menjadi penerus angka tersebut. ”Saya akan terus memakai nomor itu sejak saat ini,” tutur Aoyama.  anz/S-1

KORAN JAKARTA/M FACHRI

Legenda Golf Amerika Berpulang

CATATAN AKHIR PEKAN

Mengikis Budaya Maklum di 2010 oleh Sriyono Faqoth Wartawan Koran Jakarta

P

ergantian tahun telah terjadi. Harapan baru dan target baru di tahun 2010 seakan menggema di detik-detik pergantian tahun kemarin. Hampir di semua sendi kehidupan, baik itu bidang ekonomi, politik, sosial hingga kebudayaan memiliki dua hal itu. Tak terkecuali di olah raga. Sayangnya, ada satu hal yang selalu dilupakan karena memang mungkin sudah menjadi pemakluman di negeri ini. Hal yang acap kali dilupakan itu menyangkut penataan sepak bola nasional, terutama menyangkut penataan ulah dan sikap suporter.

Ketidakjelasan yang acap kali terjadi dalam menangani kerusuhan yang melibatkan suporter sepak bola, diakui atau tidak turut menyumbang buruknya prestasi sepak bola nasional. Di negeri ini, penanganan terhadap pelaku kerusuhan lebih mengedepankan budaya pemakluman. Masih lekat di ingatan kita dengan kerusuhan suporter yang terjadi akhir Desember kemarin di Tangerang. Seusai pertandingan sepak bola Liga Indonesia antara Persikota Tangerang melawan Pro Duta Yogyakarta, terjadi tawuran yang melibatkan dua kelompok suporter asal Tangerang. Suporter tak hanya berlaku di luar kendali, tetapi juga melakukan pelemparan baru hingga mengganggu ketenangan warga sekitar.

Keributan suporter sepak bola di Tangerang sebenarnya sudah yang ke sekian kalinya terjadi. Hal yang sama biasa terjadi di wilayah lain di Indonesia. Bahkan, seakan sudah lumrah terjadi. Keributan di Tangerang hanya satu contoh kecil, karena banyak kejadian yang melibatkan suporter atau pendukung tim tertentu justru yang berujung pada tindakan anarkis berupa pengeroyokan, pengrusakan hingga penjarahan. Aparat penegak hukum memang sudah melakukan berbagai upaya untuk mencegah meluasnya keributan dari suporter itu. Tindakan standar dari aparat dilakukan, bahkan tak jarang aparat mengedepankan toleransi dan cenderung “membiarkan” sikap

brutal dari suporter tertentu itu. Sepintas, tindakan aparat itu memang terkesan arif dan bijak. Akan tetapi, masih ada hal lain yang terlupa dari aparat. Hal yang seharusnya begitu mendasar sehingga tidak ada toleransi. Sehingga banyak dari mereka yang tertangkap, meski telah melakukan pengeroyokan atau menganiaya orang, merusak benda milik orang lain, acap kali lolos dari jeratan hukum. Aparat harusnya mengambil tindakan secara tegas dengan tetap mengedepankan proses hukum, disertai upaya positif lain yang mendidik. Sebab, kalau tidak, anarki akan menjadi kejadian sehari-hari di masyarakat kita tanpa ada yang bisa mencegahnya. Dan sebenarnya anarki

itu, kini diakui atau tidak, sudah menggejala di masyarakat kita. Untuk memberantas penyakit anarki itu, tiada lain hukum dan aparat hukum harus diberdayakan. Penegakan hukum yang tidak pilih kasih termasuk tidak gampang mengambil kebijaksanaan merupakan obat mujarab dalam menghadapi kasus tersebut. Tentu saja, aparat yang bersih dan berwibawa sehingga tidak gampang dilecehkan merupakan prasyarat penting dalam hal itu. Jangan malah menyuburkan budaya maklum, sekalipun kepada suporter sepak bola yang selama ini sudah terbiasa bahkan dikenal sebagai penebar kebrutalan. Sikap maklum terhadap kebrutalan dan tindakan anarki sudah tidak bisa ditolerir lagi di 2010. 

OHIO - Bill Powell, Afro Amerika pertama yang membangun, memiliki dan mengoperasikan lapangan golf di Amerika Serikat menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 93. PGA Amerika melansir BLACKCHRISTIANNEWS.COM Bill meninggal di Rumah Sakit Aultman Powell di Bill Powell Canton setelah mengalami komplikasi dari stroke yang dideritanya. “Bill Powell akan selamanya menjadi salah satu golf yang paling tak terlupakan, dia pahlawan Amerika. Bill membuat kami menghargai permainan dan satu sama lain yang jauh lebih oleh lembut, namun tegas,” tutur Presiden PGA of America Jim Remy kepada eurosport, Jumat (1/1). Pada bulan Agustus lalu, Powell menerima penghargaan dari PGA Distinguished Service Award, sebuah penghormatan tertinggi di asosiasi tersebut. Sedangkan pada November lalu dia juga dilantik menjadi PGA Northern Ohio Hall of Fame dan dihormati sebagai Person of the Year oleh Ohio Golf Course Owners Association.  anz/S-1


MINGGU 3 JANUARI 2010

8

Sport

KORAN JAKARTA

®

AFP/GERARD JULIEN

Federer Tersingkir

Kado Tahun Baru

ABU DHABI-Duo petenis teratas dunia, Roger Federer dan Rafael Nadal mendapatkan hasil berbeda pada semifinal Qatar ExxonMobil Open yang berlangsung di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Jumat (1/1) waktu setempat. Federer tersingkir, sedangkan Nadal melaju ke partai puncak turnamen eksebisi itu. Nadal mengempaskan rekan senegaranya, David Ferrer, 7-6 (7-3), 6-3 untuk mendapatkan satu tempat di final. Pada laga pamungkas Nadal ditantang Robin Soderling yang susah payah menaklukkan Federer, 6-7 (6-8), 7-6 (7-1), 6-2. Soderling dan Federer saling bergantian memegang servis pada dua set pertama sebelum akhirnya dia mematahkan servis Federer di game ketiga dan ketujuh set ketiga. Kemenangan ini sekaligus memastikan kemenangan pertamanya atas petenis nomor satu dunia itu setelah 13 kali pertemuan. Soderling kalah dalam 12 pertemuan sebelumnya, termasuk di dalamnya kekalahan straight sets di final Prancis Terbuka 2009. “Saya selalu mengatakan semakin sering saya bertarung melawannya, semakin mendekatkan saya pada kemenangan dan lihatlah hasilnya sekarang. Sejauh ini berjalan bagus, tapi musim ini masih panjang. Semoga saya mendapatkan beberapa kesempatan lagi menghadapi Roger,” papar Soderling. Soderling akan memulai kiprahnya pada turnamen resmi lebih percaya diri jika menumbangkan Nadal di final. Tahun lalu dia menundukkan Nadal di babak keempat Prancis Terbuka 2009 sekaligus menghentikan 31 kemenangan beruntun lawan. Sang “Matador” harus memupus harapan merengkuh gelar Prancis Terbuka lima kali beruntun.

LOS ANGELES-Los Angeles Lakers merayakan tahun baru dengan kado kemenangan menegangkan atas Sacramento Kings. Di markas sendiri, Staples Center, Lakers unggul satu poin 109-108, Sabtu (2/1) WIB. Pertandingan pada Jumat malam waktu setempat itu berjalan sangat ketat hingga Kobe Bryant harus mengeluarkan tembakan tiga angka ajaibnya untuk memenangkan Lakers. Tembakan tepat Bryant ke jaring Kings memberikan tiga angka terakhir bagi tim juara bertahan NBA itu untuk menutup tahun 2009 dengan gemilang. Semakin sempurna karena Bryant menahbiskan dirinya sebagai penampil terbaik dengan 39 poin, lima rebound dan lima assist. Keajaiban Bryant juga datang setelah pada laga sebelumnya saat menundukkan Golden State Warriors. Dia membukukan poin dan assist tertingginya dalam semusim, 44 angka dan 11 assist. Bryant juga beberapa kali menyelamatkan Lakers dengan tembakan tiga angka mautnya. Empat minggu sebelumnya dia juga melakukannya saat membekap Miami Heat di Staples Center dan di kandang Milwaukee Bucks, 16 Desember lalu, ketika lemparan Bryant di masa overtime memenangkan Lakers 107-106. Kings pun dibuat tercengang dengan aksi mengagumkan Bryant yang menutup manis usaha Lakers membalikkan keadaan setelah tertinggal 20 angka. Terakhir kali Lakers menang dengan kondisi ketinggalan 20 poin atau lebih yaitu saat membekuk Houston Rockets di Los Angeles, 2 Desember 2006. Kala itu Lakers unggul 112-101 setelah defisit 21 poin. “Kelihatannya lawan menempati zona untuk menutupi umpan-umpan balik. Tapi area itu malah terbuka lebar. Saya akhirnya berada di zona itu tepat waktu untuk melakukan lemparan,” komentar Bryant seusai menaklukan jala Kings. Bryant mencatat rata-rata 35,7 poin dalam 10 pertandingan terakhirnya. Bukan hanya Bryant yang memperlihatkan performa terbaik. Lamar Odom juga unjuk gigi mencetak poin tertinggi semusimnya, 20 dan melengkapinya dengan 10 rebound. Sedangkan Pau Gasol menyumbang 17 poin dan 16 rebound. ”Lemparan-lemparan Kobe terhitung dalam persentase tinggi. Dia tak akan selalu melakukan itu, tapi kami memahaminya. Saat bisa melempar seperti itu, dia bakal terus melakukannya,” puji Gasol. Lakers semakin memantapkan posisinya di puncak klasemen Wilayah Barat dengan perbedaan empat pertandingan dari Mavericks yang berada di bawahnya.  sin/S-1

Australia Kalah Sementara itu, dari pertandingan pertama Grup A Piala Hopman yang tengah digelar di Perth, Australia, pasangan tuan rumah mengalami kekalahan 1-2 dari Rumania. Lleyton Hewitt memberikan satu poin bagi Australia dengan kemenangannya atas Victor Hanescu, 3-6, 6-3, 7-6. Namun, di partai berikutnya Samantha Stosur secara mengejutkan kalah dari tunggal putri Rumania, Sorana Cirstea, 3-6, 6-4, 6-3. Di laga penentuan ganda campuran, Hewitt/Stosur menyerah 7-5, 6-1 dari Hanescu/Cirstea. “Bagi saya hari ini sempurna. Mengalahkan Samantha untuk pertama kali dan bermain perdana di ganda campuran bersama Victor. Ini hari menyenangkan,” ucap Cirstea yang berperingkat 45 dunia. Australia dan Rumania selanjutnya akan menghadapi Amerika Serikat (AS) yang diperkuat John Isner dan Melanie Oudin.  sin/Rtr/S-1

Berbagi Poin JEPARA-Persijap Jepara dan Persik Kediri berbagi satu poin menyusul hasil imbang 1-1 di Stadion Gelora Bumi Kartini, Sabtu (2/1). Hasil seri ini mengawali perjalanan kedua tim sepanjang Januari yang akan diwarnai sejumlah partai keras. Duel Persijap dan Persik menjadi satusatunya pertandingan yang menghiasi jadwal lanjutan Liga Super Indonesia (LSI), kemarin. Pertemuan mereka diwarnai absennya beberapa pemain penting. Persik tampil tanpa diperkuat tiga pilarnya, Harianto, Mahyadi Panggabean, dan Saktiawan Sinaga. Harianto dan Mahyadi mengalami cedera, sedangkan Saktiawan dipanggil timnas jelang partai kualifikasi Piala Asia menghadapi Oman, 6 Januari mendatang. Kehilangan trio inti itu tidak mengendurkan kekuatan Persik. Di babak pertama Macan Putih mampu mengimbangi permainan Persijap yang juga urung menurunkan tiga pemainnya yang terkena akumulasi kartu kuning yaitu Ferly La’ala, Ahmad Mahrus Bahtiar dan Phaitoon Thiabma. Kedua tim saling gempur dan menciptakan sejumlah peluang yang belum menghasilkan gol hingga Pablo Francses membuat pendukung tuan rumah bersorak. Di menit ke-34, Francses berhasil menggetarkan jala kiper Persik, Herman Batak, setelah melewati Mekan Masiroy dan O K John. Keunggulan 1-0 itu hanya bertahan tak sampai semenit. Hal itu terjadi menyusul handsball Aulia Siregar yang kurang sigap mengantisipasi bola sontekan Yongki Ariwibowo di area terlarang, wasit menunjuk titik putih. Pato Morales sukses menunaikan tugas sebagai eksekutor untuk mengelabui kiper Persijap, Danang Wihatmoko. Skor 1-1 tak berubah hingga turun minum. Di babak kedua kedua tim gagal menambah gol sehingga harus puas dengan satu poin. Hasil itu menaikkan posisi Persik dan Persijap menggeser Persiwa Wamena. Persik ke urutan lima dan Persijap keenam dengan nilai sama 18.  sin/S-1

Pablo Francses / ANTARA/ARIEF PRIYONO

JALANI LAGA TANDANG l Pemain-pemain Real Madrid melakukan selebrasi setelah Cristiano Ronaldo mencetak gol ke gawang Marseille di Liga Champions di Velodrome stadium, Marseille, beberapa waktu lalu. Madrid akan berambisi meraih kemenangan di markas Osasuna pada lanjutan La Liga, Senin (4/1) dini hari WIB.

Masuki Bulan Terberat Kaka telah pulih dan siap diturunkan melawan Osasuna. Bulan Januari ini menjadi bulan terberat Real Madrid karena harus menjalani tiga laga krusial melawan Mallorca, Deportivo La Coruna, dan Atletico Bilbao. PAMPLONA-Sepak terjang Barcelona di lapangan hijau dalam satu setengah musim terakhir menenggelamkan reputasi Real Madrid. Pujapuji dunia untuk Barca itu memanaskan Madrid yang berharap tahun ini akan berganti menjadi miliknya. Saat Madrid disibukkan dengan pembelian pemainpemain berharga fantastis, Barca terbang sendiri mengukir prestasi. Enam titel sepanjang 2009 yang dikoleksi Barca seakan mengejek pengeluaran mahal Madrid yang belum dibuktikan dengan prestasi. Setengah musim di 2010 ini menjadi ajang pertaruhan siapa yang lebih baik di antara dua raksasa Spanyol tersebut. “Real Madrid akan menjadi tim terbaik di 2010. Kami membutuhkan motivasi untuk memenangkan apapun yang dijalani. Madrid harus fokus untuk memenangkan Liga Champions dan La Liga, tapi tergantung pada faktor lain seperti keberuntungan. Tapi saya rasa kami akan menang,” cetus

gelandang Madrid asal Portugal, Cristiano Ronaldo, seperti dikutip Goal.com, Sabtu (2/1). La Liga menyajikan arena persaingan perdana di awal tahun ini. Barca tengah memimpin di puncak klasemen dengan poin 39 hasil melewati 15 pertandingan tanpa terkalahkan. Madrid satu tingkat di bawahnya dengan perbedaan dua angka. Oleh karena itu, hasil laga pekan 16 ini akan memengaruhi posisi kedua tim. Jika Barca terpeleset di Nou Camp dari Villareal dini hari WIB tadi dan Madrid meraup angka penuh di Reyno de Navarra, markas Osasuna, Senin (4/1) dini hari WIB, pimpinan klasemen beralih ke Madrid. Osasuna mengawali perjalanan Madrid di 2010. Pertandingan pertama pada awal Januari ini akan diteruskan dengan empat laga berikut, tiga di antaranya melawan tim papan atas yaitu Mallorca, Deportivo La Coruna, dan Atletico Bilbao. Sedangkan Malaga yang tengah terpuruk di area bawah klasemen diyakini mampu diterjang Madrid. Jadwal pertandingan cukup berat sepanjang Januari ini membuat “El Real” tak boleh lengah. Permulaan bagus menghempaskan Osasuna akan meringankan langkah selanjutnya. Harapan tersebut dapat terkabul jika melihat catatan 20 pertemuan kedua tim. Madrid menguasai dengan 12 kemenangan, sedangkan Osasuna hanya empat kali menang dan empat laga sisa berakhir seri.

Meskipun lebih diunggulkan, kekalahan 1-2 Madrid pada laga terakhir musim lalu di kandang Osasuna menjadi pelajaran berharga yang wajib dicermati. Menghadapi lawan yang berada di peringkat 12 klasemen itu, Madrid datang dengan kekuatan inti. Kaka sudah kembali berlatih di Valdebebas setelah sebulan istirahat karena cedera kunci paha. Gelandang asal Brasil itu terakhir bermain saat Madrid kalah 0-1 dari Barca, 29 November. Meski sudah bergabung dengan rekan-rekannya dalam latihan, klub belum memastikan Kaka turun bertanding atau tidak. Pepe masih absen setelah operasi dan Mahamadou Diarra tengah memperkuat Mali di Piala Afrika. Guti dan Ruud Van Nistelrooy juga diragukan tampil karena cedera. Ditinggalkan sedikit pemain tidak memengaruhi kepercayaan diri “Los Merengeus”. Sebelum liburan Natal dan Tahun Baru, tim asuhan Manuel Pellegrini tampil impresif. Memborong tiga kemenangan di La Liga dan satu di Liga Champions. Terakhir bahkan mencukur Zaragoza 6-0. Fakta ini menjadi jaminan membawa pulang tiga angka. Satu tantangan dari Osasuna adalah kehadiran sang pelatih, Jose Antonio Camacho. Musim 2004-2005 Camacho sempat menangani Madrid sebelum akhirnya terdepak karena tak mampu memberikan gelar. Pria yang juga pernah membela Madrid sebagai pemain itu mengakui

melawan eks klubnya bukan pekerjaan mudah. “Menghadapi tim seperti Madrid, Barcelona, atau Valencia, kami harus memperbaiki segalanya. Di dekat area kami, mereka bisa tidak kehilangan bola, jadi kami harus menjauhkannya dari situasi ini. Saat pemain seperti Cristiano (Ronaldo) dan (Gonzalo) Higuain menguasai bola, kami harus segera merebutnya. Karenanya lebih baik kami bermain jauh dari area pertahanan sendiri,” tekan Camacho. Osasuna mengalami tiga kekalahan dalam lima laga terakhir La Liga sehingga makin memberatkan perlawanan kontra Madrid. Zona Champions Sementara itu, partai lainnya mempertemukan Mallorca yang akan menjamu Bilbao di Estadio Son Moix. Kedua tim tengah bersaing ketat dengan Valencia dan Deportivo dalam usaha menduduki zona Liga Champions. Mallorca menempati posisi lima klasemen dengan poin 27 sama dengan Deportivo setingkat di bawahnya. Sedangkan Bilbao di peringkat tujuh dengan poin 26. Ketiga tim memburu Valencia di posisi keempat yang mengantongi nilai 29. Kemenangan pekan ini akan sangat berharga untuk melanjutkan upaya menaikkan posisi. Deportivo sendiri berpeluang memetik tiga angka di kandang Zaragoza, tim yang tengah terbenam di urutan kedua dari bawah klasemen.  sin/S-1

Pau Gasol (kiri) dan Kobe Bryant DOUG PENSINGER/GETTY IMAGES/AFP

Menguak Rivalitas Masa Lalu

E

nam musim berlalu setelah pertemuan terakhir di Premier League, Leeds United dan Manchester United (MU) kembali menguakkan memori tempo dulu. Dua tim yang pernah sederajat di tingkatan teratas Liga Inggris ini bakal dipertemukan lagi di ajang berbeda. Leeds akan menyambangi Old Trafford, markas kebesaran MU, di putaran ketiga Piala FA yang digelar Minggu (3/1). Kendati kini keduanya berbeda kasta, setelah Leeds terlempar ke League One (Divisi III Inggris), sejarah persaingan keduanya di laga ini tetap dinantikan. Terakhir kali Leeds melawat ke Old Trafford pada 21 Februari 2004, di laga lanjutan Liga Primer yang berakhir imbang 1-1. Di musim itu sebelumnya MU menang tipis 1-0 di kandang Leeds, Elland Road. Musim 2003-2004 adalah musim terakhir Leeds di liga terelit Inggris. Akibat didera masalah finansial, “The Whites” menjual pemain-pemain bin-

REUTERS/DARREN STAPLES

BERHARAP KEMENANGAN l Pemain Manchester United Antonio Valencia (tengah) merayakan golnya ke gawang Wolverhampton Wanderers beberapa waktu lalu. Mereka berharap kemenangan itu akan terjadi lagi saat menjamu Leeds United di Piala FA, malam nanti. tangnya yang kini memiliki nama besar, semacam Rio Ferdinand, Robbie Fowler, Robbie Keane, Harry Kewell, Mark Viduka, dan Paul Robinson. Pemain-pemain itu dilego ke klub lain untuk memasok defisit keuangan klub. Kepergian deretan pemain itu

bersama pelatih sukses Leeds, David O’Leary, membuat klub limbung. Akibatnya, Leeds terdegradasi ke League Championship setelah 14 tahun berdiam di liga tertinggi Inggris. Kondisi kian memburuk hingga mereka makin terlempar lagi.

Sejak 2007 sampai sekarang Leeds masih berkutat di League One. Kendati terjun bebas dari kompetisi paling gemerlap ke tingkat bawah, sejarah Leeds tidak pernah terlupakan dalam persepakbolaan Inggris. Tiga gelar First Division yang kini bernama Liga Primer pada 1969, 1974, dan 1992, membuat Leeds tetap diingat. Di kancah Piala FA, mereka pernah menjadi juaranya pada 1972. Prestasi masa lampau itu membuat kedatangan Leeds ke kandang MU disambut hangat. Alex Ferguson bahkan berharap bekas pesaingnya itu bisa naik ke Liga Primer. ”Mereka tidak akan jauh dari Liga Primer dalam beberapa tahun ke depan. Saat melihat posisi saat ini di League One, tahun depan mereka akan ke Championship,” ucap Ferguson. Dia tetap mengenang persaingan dengan Leeds, klub yang sempat dibela oleh Eric Cantona, Alan Smith, dan Ferdinand. ”Saya menikmati persaingan. Itu membuat Anda ingin lebih tampil. Kami menjalani pertandinganpertandingan menarik di Leeds. Atmosfer selalu menggigit dan catatan kami cukup bagus. Kami

tidak perlu mengatakan apa arti pertandingan nanti untuk fans Manchester United. Mereka lawan fantastis dan biasanya selalu disambut hangat,” ungkap Fergie. Sangat Ditunggu Pelatih Leeds, Simon Grayson pun tak sabar menanti laga ini. ”Pertandingan ini sangat ditunggu. Fans Leeds sudah memebli 9.000 tiket dan kemungkinan bisa mencapai 20 ribu tiket. Persaingan kedua tim sangat hebat jika melihat era 1960-1990 sehingga pertemuan ini sangat dinantikan,” sebut Grayson. Di era 1960, pemain bintang bersaudara, Bob Charlton yang membela MU memanaskan persaingan dengan Jack Charlton yang memperkuat Leeds. Di era 1990, giliran Mark Hughes untuk MU dan Lee Chapman di Leeds. Satu dekade lalu, Dwight York dan David Beckham membakar rivalitas dengan Ferdinand dan Jimmy Floyd Hasselbaink yang bermain buat Leeds. Kedua tim telah bertemu 86 kali, 34 kemenangan untuk MU dan Leeds menang 22 kali, sisanya 30 kali imbang.  sin/AFP/S-1


KORAN JAKARTA

Modus

®

MINGGU 3 JANUARI 2010

9

Berbekal gagang payung yang dibentuk sedemikian rupa, pelaku menggembosi ban kendaraan yang melintas dan mengincar bawaan si pemilik kendaraan. Kejahatan ini beroperasi di sekitar Matraman, Jakarta Pusat.

Sanali biasanya mengenakan kemeja, celana panjang dan sepatu. Layaknya setelan pekerja kantoran. Penampilan itu untuk mengelabui agar dia tidak dicurigai ketika dia berada di dekat mobil korban.

I

Paku Berongga Penjarah Harta

mam duduk dikelilingi gagang payung yang berserakan. Dia tak bergeming sedikit pun. Tapi matanya terus menyisir seluruhnya. Diambilnya satu gagang dan mengamati dengan saksama. “Bukan ini!” dia menggerutu sambil mencampakkan gagang yang dipegangnya. Hampir setengah jam dan hal itu terus berulang. Seperti caranya ketika kebuntuan datang, mengetuk tang yang digenggamnya ke lantai berulang-ulang. Meski pekerjaan rutin, memilih gagang payung yang paling ideal bukan pekerjaan sederhana bagi Imam. Ada syarat panjang dan ketebalan yang ideal untuk aksinya. Yakni merobek keangkuhan ban tubles kendaraan. Tidak semua benda tajam bisa melumpuhkan jenis ban ini. Ban tubles ibarat alas kendaraan yang sempurna. Serpihan kaca, paku, atau pisau sekali pun kerap berujung kalah. Karena perputaran roda justru memulihkan udara dan karet ban yang terluka. Detik waktu terus berlalu. Akhirnya Imam mendapatkan yang dia maui. Rangka payung dengan ketebalan 2,5 milimeter. Rangka yang paling tebal, berat, dan berbahan aluminium istimewa. Paling sempurna dari lainnya. Dia pun lekas-lekas memotongnya menjadi tiga bagian. Masingmasing berukuran lima sentimeter. Ujungnya dibentuk lancip. Pinggirannya diasah agar menipis. Sekilas seperti sedotan besi. Namun dengan ujung seperti paku dengan tepi setajam pedang. Dia namakan senjata aksinya itu “paku berongga”. Paku berongga kemudian bersenyawa dengan sepatu karet Crocs yang juga telah dimodifikasinya. Lubang-lubang yang dibuat Imam di sisi kanan sepatu, digunakan sebagai cagak paku agar dapat menempel. Menyembulah logam tajam itu. Sekilas seperti perpaduan antara sepatu Aladin dengan sepatu milik para pendaki gunung batu. Berujung paku satu yang melancip ke atas. Sedangkan soal modus aksinya, dia mencari korban di area lampu merah. Wilayah di mana kendaraan berada dalam kecepatan rendah atau hanya bergerak sejejak demi sejejak. Imam mengincar pengendara tunggal. Perempuan lebih disukai. Tapi yang lebih penting adalah keberadaan harta si pengendara yang menyembul di dashboard atau tergeletak di jok. Ketika itulah dia akan menyodorkan paku berongga ke arah ban kendaraan incarannya. Ban yang melindasnya akan melipir seketika. Dan lumpuh dalam hitungan detik kemudian. Klimaks aksi ditutup dengan penjarahan harta korban oleh Sanali. Bertemu Rekan Sanali adalah partner in crime Imam. Mereka saling mengenal ketika sama-sama bekerja di sebuah pabrik garmen di kawasan Pulo Gadung, Jakarta Timur, awal Agustus silam. Sanali sebagai penjahit, sedangkan Imam trainer-nya. Suatu hari, di sebuah warung makan, Sanali pernah mengeluhkan pekerjaannya dan menanyakan soal peluang kerja lain kepada Imam. Bak gayung bersambut, Imam malah mengajak Sanali bergabung dalam aksinya. Imam memang sudah cukup lama ingin merekrut rekan. Tapi baru kali ini dia menemukan yang sebatin dan sependeritaan. “Gimana, kamu mau tidak?” ujar Imam kepada Sanali setelah membeberkan pekerjaan yang dimaksudnya. Semula Sanali menolak tawaran. Alasannya karena keder dan belum pernah mencuri. Tapi Imam menepisnya dengan janji akan membekali ilmu. Sanali pun menerima pinangan, meski dirudung rasa waswas. Bukan ilmu hitam atau jampijampi yang dioper Imam. Tapi soal mengendus situasi lapangan dan cara mencuri yang lihai. “Kalau sudah miring, berarti si pemilik sudah mendongkrak kendaraan dan mengganti ban. Itu saat yang tepat!” ujar Imam membagi ilmunya

Mobil miring tanda beraksi.

KORAN JAKARTA/GANDJAR DEWA

« Jarahan mereka

juga cukup lumayan. Bisa uang atau ponsel. Pernah uang jutaan rupiah. Tapi belum pernah seuntai perhiasan.

»

suatu waktu. Sanali pun mengangguk sambil mengernyitkan kening. “Buka pintu perlahan dan amati lingkungan. Tapi intinya, lo tinggal ikuti perintah gue aja deh. Pasti aman!” tambah Imam meyakinkan. Nyatanya, ilmu Imam bukan omong kosong. Meski setelah aksi, kaki Sanali masih selalu gemetar hebat dan wajahnya tampak pucat keta-

kutan. Selama tiga kali, belum pernah sekalipun aksi mereka gagal. Jarahan mereka juga cukup lumayan. Bisa uang atau ponsel. Tapi belum pernah seuntai perhiasan. Bahkan mereka pernah menuai uang kas sebesar 1,4 juta rupiah dari tas tenteng seorang korban cantik. Hasil jarahan biasanya mereka bagi rata di warung makan tempat mereka dulu bertemu. Tergiur hasil yang lumayan, mem-

buat Imam kecanduan. Dia memutuskan kembali beraksi. Waktu ditetapkan pada Selasa, 29 Desember 2009. Imam mengontak Sanali. Mereka memutuskan bertemu di persimpangan Aqua, Harapan Baru, Bekasi pukul 7 pagi. Dari sana mereka mengendarai motor milik Imam menuju lokasi aksi, yakni Matraman. Sanali biasanya mengenakan kemeja, celana panjang dan sepatu.

Layaknya setelan pekerja kantoran. Hal ini untuk mengelabui agar dia tidak dicurigai ketika dia berada di dekat mobil korban. Dulu, Imam sempat bosan dengan lokasi itu. Dia kemudian pernah mencoba masuk ke wilayah lain di Jakarta Pusat. Tapi ambisinya itu menciut karena setiap daerah ada komplotan lain yang beraksi sama. Mata yang Mengintai Pukul 10 pagi, akhirnya Imam dan Sanali tiba di lokasi. Tepatnya perempatan lampu merah lapangan golf Rawamangun. Ketika itu, antrean kendaraan tampak mengular hingga pintu masuk kampus Universitas Negeri Jakarta. Motor Imam melaju perlahan menembus lorong sempit jalan di antara kendaraan-kendaraan. Imam memasang mata. Menyeleksi kabin kendaraan yang menyembul hartanya. Satu, dua, …belum ada yang potensial. Beberapa meter kemudian, mata Imam menangkap tas punggung hitam tergeletak di samping jok kemudi. Pengendaranya seorang pria dan tanpa berkawan. “Ini dia,” gumam Imam. Pemuda itu lalu memberikan isyarat kepada Sanali kalau target telah ditemukan. Sebuah Avanza berkelir silver yang melaju dengan kecepatan lamban. Imam mengatur kecepatan motor semakin perlahan untuk mendekati sasaran. Kini posisi mereka sudah sejajar. Tapi Imam masih menunggu detik yang tepat yakni ketika lampu merah. Saat ban hanya bergeming sedikit atau bahkan berhenti total. Karena saat itulah ban tubles kendaraan akan menyerah dengan paku berongganya. Lampu lalu lintas berubah merah, ketika itulah Imam menapakkan kaki kanannya ke aspal dan mengarah ke ban belakang kendaraan. Kendaraan kembali mengatur formasi. Naik turun gas yang membuat sebuah gerakan kecil dan melindas sepatu karet Imam. “Cresss..” terdengar bunyi halus ban kendaraan robek. Imam berlagak cuek dan perlahan menarik kakinya. “Kena,” gumam Imam. Sanali melirik target dan tersenyum tipis. Lampu jalan lalu berubah hijau. Kendaraan-kendaraan secara perlahan bergeser. Avanza itu pun bergerak dan berbelok ke arah Jalan Pramuka. Sekitar 500 meter kemudian, kecepatan kendaraan mulai melambat. Imam berkesimpulan bahwa si pengendaranya baru menyadari bannya kempis. Tak meleset, Avanza menepi. Tepatnya di dekat jembatan layang Jalan Ahmad Yani Imam dan Sanali berada 100 meter di belakang buruannya. Tampak si pemilik kendaraan keluar kabin dengan wajah kesal ketika melihat bannya kempis. Anehnya, keputusan laki-laki itu seperti apa yang ada di kepala Imam. Dia mengambil dongkrak untuk mengganti ban sendirian. “Ayo Li. Ini saatnya,” perintah Imam kepada Sanali. Sanali, sang eksekutor turun dari jok motor dan berjalan mendekati target. Jantungnya berdebar. Matanya melirik ke sana sini membaca situasi. Posisinya kini tepat berada di pintu kemudi. Dia sempat melihat incarannya masih tergeletak di jok samping kemudi. Tapi Sanali tidak berani membuka pintu kendaraan. Dia malah memilih melewati dan duduk di depan kendaraan. Di ujung jalan, Imam gemas dengan tingkah Sanali yang tak langsung beraksi. Dia pun mengontak Sanali. Ponsel Sanali berdering. “Ambil…ambil…goblok!” bentak Imam. “Di depan ada orang, Bang,” balas Sanali lirih. “Bisa, takut banget sih kamu!” kesal Imam. Kontak diputus Imam dan langsung melesatkan motor menuju target. Sanali mengerti tanda itu. Bahwa harta harus segera berpindah tangan karena dia siap disambar Imam agar mereka kemudian melarikan diri. Sanali bimbang seribu bimbang. Tapi dia tak mau dianggap gagal. Dibukanya pintu kemudi kendaraan. Tas hitam kini berada di depan matanya. Deru motor Imam kian mendekat, membuat detak jantung Sanali bertambah hebat. Sanali pun menyambar tas itu dan menutup pintu kemudi. Sanali tak menyadari ternyata ada mata yang mengintainya. “Maling!!” terdengar teriakan seorang warga. Massa pun berhamburan. Sanali mengambil seribu langkah dan mencoba meraih Imam. Tapi warga telah mengepung seluruh celahnya. Dia langsung dihajar warga. Sedangkan Imam berhasil lolos bersama motornya yang sempat berakrobat.  nala dipa/rangga prakoso


MINGGU 3 JANUARI 2010

10

Mode

KORAN JAKARTA

2010:

Tampil Seksi dan

Nakal

Busana dan model pakaian seperti apa yang bakal digandrungi tahun ini? Tahun 2010 akan menjadi tahun kebangkitan dunia fesyen, menyusul mulai membaiknya kondisi perekonomian global. Gejalanya terlihat dari pergelaran mode akhir tahun, yang diikuti oleh banyak perancang dunia.

D

unia fesyen memang selalu berputar. Jika sebuah busana tidak digemari pada tahun sebelumnya maka bisa saja di tahun berikutnya pakaian tersebut menjadi tren. Atau bisa saja berpuluh-puluh tahun kemudian, satu jenis pakaian bisa kembali digandrungi. Contohnya gaya hippies yang tahun lalu mendapat perhatian khusus dari pencinta fesyen. Gaya busana yang identik dengan segala sesuatu yang berhubungan dengan bunga itu, tahun ini diperkirakan akan kembali menjadi tren. Motif lainnya yang bakal berjaya di tahun mendatang adalah garis-garis. Awal tahun lalu, kita dibuat jatuh cinta dengan kemeja motif kotak-kotak, atau kemeja ala Madonna di video klip American Dream. Untuk tahun ini, baju garis-garis atau nautical stripes akan masuk dalam jajaran salah satu jenis pakaian yang kembali akan meramaikan pasar. Lalu jika sejauh ini, banyak orang bermain “aman” dengan memadukan pakaian satu motif yang sama maka tahun depan warna-warna yang saling tabrak akan digemari orang. Sepintas mungkin akan dianggap “gila” tapi tidak untuk mereka yang tahu caranya. Kuncinya warna dasar yang sama. Misalnya motif floral dengan kecenderungan warna biru, bisa diadu dengan kemeja garis-garis putih biru. Atau jika ingin lebih nakal, cobalah memadukan motif leopard dengan kotak-kotak. Namun sekali lagi,

FOTO-FOTO: DOK, REUTERS/SUSANA VERA

tetap pergunakan warna dasar yang sama. Jins Yang juga akan popular di tahun ini adalah pakaian berbahan dasar kulit. Bila pertengahan hingga akhir tahun lalu, banyak orang dibuat tergila-gila dengan biker jacket, maka tahun 2010 pilihannya akan semakin banyak karena kulit tak hanya untuk jaket. Ia bisa jadi jubah panjang (long coat), celana panjang hingga legging.

« Gaya tomboi

seperti boyfriend blazer adalah cara paling ampuh untuk bergaya chic di tahun ini.

»

Satu hal yang perlu diingat ketika mengenakan busana kulit; jangan memasangkan kulit dengan kulit. Jaket kulit misalnya jangan lagi dipadukan dengan celana atau legging kulit, karena kesan yang ditimbulkan akan berlebihan. Kecuali memang hendak mencari perhatian, misalnya agar dianggap kulit berjalan. Dari semua busana yang bakal tren di tahun ini, jins tentu saja tak pernah kalis digerus zaman. Bisa dikatakan, pakaian yang berbahan jins ini selalu berinovasi. Entah itu warna, model hingga aplikasi tambahan yang dilekatkan pada jins. Tahun ini, jenis jins yang bakal naik daun adalah jenis blue-

jeans baby, jins dengan warna biru muda bahkan sedikit pudar atau acid wash jeans. Di luar soal warna tadi, jins robek-robek juga bakal diminati. Baru-baru ini, celana model itu dipopulerkan dalam peragaan busana yang digelar oleh rumah mode Ralph Lauren, Dolce & Gabanna dan Stella McCartney. Warnanya masih biru, dan agak belel, mengingatkan pada tren jins tahun 80-an. Boyish look atau gaya tomboi juga masih bertahan di tahun 2010. Pakaian yang menampilkan gaya tomboi seperti boyfriend blazer adalah cara paling ampuh untuk bergaya chic di tahun ini. Gaya itu tidak termakan oleh waktu karena kesan kasual dan klasik yang muncul saat busana jenis ini dikenakan. Selain itu, boyish look juga mendapat pengaruh dari gaya era 80-an, ketika pakaian dengan pundak tinggi menjadi tren. Boyfriend blazer adalah salah satu jenis pakaian dengan pundak yang lumayan awet bertahan. Untuk atasan, ada one shoulders. Pakaian yang hanya memiliki satu pundak itu menarik perhatian karena memberikan kesan seksi pada si pemakai. Terakhir, jangan lupakan stocking. Kalau tahun lalu tren stocking terbatas hanya pada variasi warna, di tahun ini stocking robek-robek justru bakal digandrungi. Tak salah karena itu, jika ada yang menyebut, tahun ini akan menjadi tahun fesyen yang seksi, nakal dan berani.  rizky amelia

Berawal dari Gaya Penyanyi Gaya pakaian para penyanyi masih akan tetap menjadi acuan.

D

unia musik dan dunia fesyen mempunyai kaitan yang sangat erat. Para penyanyi itu, berperan besar dalam menciptakan sebuah tren. Hampir setiap penyanyi dengan nama besar memberi pengaruh pada perkembangan dunia fesyen. Kita mengenal dengan baik, seorang MC Hammer menjadi trendsetter untuk celana model Harem. Lalu ada Madonna dengan bustier corong super seksinya. Lalu lihatlah, beberapa tahun belakangan banyak penyanyi baru yang memiliki gaya eksentrik dengan busananya. Sebut saja Rihanna, Lady Gaga dan Katy Perry. Ketiganya langsung menyedot perhatian dan gaya berbusana mereka kemudian banyak mengins-

pirasi penggemarnya. Perancang busana, Era Soekamto menyebut, gaya ketiga penyanyi itu masih akan mendominasi dunia fesyen tahun ini. “Ini tren untuk anak muda. Untuk wanita dewasa beda lagi,” kata Era yang sudah dua kali mengikuti ajang pergelaran busana dunia, Hong Kong Fashion Week. Di mata Era, dalam dunia fesyen, penyanyi Lady Gaga adalah juaranya. Penyanyi eksentrik yang gemar menggunakan kostum panggung super aneh itu menurut Era punya fashion statement yang kuat. “Busana yang Lady Gaga kenakan selalu berpotongan bahu besar dan lebar. Malah terkadang sangat ekstrem,” terang Era. Penyanyi lain yang punya

pengaruh besar dalam tren berbusana tahun ini adalah Michael Jackson. “Meskipun Jackson sudah meninggal tapi caranya berbusana masih akan memengaruhi sampai tahun depan,” kata Era yang memiliki label Urban Crew. Memang harus diakui Jackson unik dalam berbusana. Pilihannya mengenakan jaket militer dipadu dengan pedal pusher, sarung tangan putih dan sepatu pantofel membuat penampilan Jackson luar biasa di atas panggung. Dengan kata lain, menurut Era, tren busana tahun ini akan mengarah pada teknik cutting yang unik tapi tetap seksi. “Dalam hal warna, touch of futuristic itu bakalan sangat mendominasi,” jelas Era.  boy

®


KORAN JAKARTA

MINGGU 3 JANUARI 2010

Perempuan

®

11

Kamila Andini

Tentang Film dan Budaya Bajo Sutradara yang satu ini baru berusia 23 tahun.

Indonesia memiliki banyak hal yang eksotis yang belum terangkat, dan bisa disampaikan kepada publik lewat film. Salah satunya soal laut.

K

amila Andini jatuh cinta pada orang Bajo. Maka sudah dua bulan belakangan dia bolak-balik, mondar-mandir ke Kepulauan Wakatobi, di Sulawesi Utara, menyambangi orang-orang suku pelaut itu, untuk membuat film layar lebar. “Waktu datang kali pertama ke Wakatobi, aku merasa mereka (orang-orang Bajo) miskin tapi dua-tiga hari setelah itu, justru aku merasa paling kaya, bisa makan enak tanpa harus bayar,” kata Dini. Di Wakatobi, Dini –begitu panggilan perempuan ini biasa dipanggil— memang tinggal bersama suku Bajo, di rumah-rumah panggung yang didirikan di tepi laut itu. Di tempat seperti itulah, dia mengaku bisa makan dan menikmati aneka hasil laut, apa saja, yang menurut orang “darat” mahal. Mereka kata Dini, tak perlu repot mengeluarkan uang, karena bisa menangkap ikan dan hasil laut lainnya, lalu tinggal dimasak. “Untuk makan setiap hari, masyarakat Bajo tidak perlu dicemaskan,” kata Dini. Dini bercerita, ketertarikannya membuat film tentang orang-orang Bajo berawal dari sebuah film Thailand. Dia lupa judulnya, tapi film Thailand itu mengangkat soal kehidupan para petani beras dan kemudian banyak dibahas para kritikus film. Dari sanalah dia lalu berpikir: mengapa Indonesia yang dikaruniai banyak kekayaan alam dan budaya, tidak membuat film-film semacam itu, film yang mencerminkan ciri khas sebuah negeri. “Indonesia ini sering disebut sebagai tanah air, tapi yang selama ini sering ditonjolkan dalam sinema hanya budaya tanah. Lalu di mana airnya? Padahal nenek moyang bangsa ini sebagian besar pelaut dibanding petani,” kata dara berusia 23 tahun ini. Dari sanalah dia punya gagasan untuk membuat film tentang orang-orang Bajo, suku bangsa pelaut itu, meski itu bermula dari ketidaksengajaan. Ceritanya dua tahun lalu, Dini berkunjung ke Wakatobi. Tak hanya memuaskan diri lewat menyelam, di kepulauan yang termasuk dalam kawasan segitiga te-

FOTO-FOTO: KORAN JAKARTA/ WACHYU AP

FOTO-FOTO: KORAN JAKARTA/WACHYU AP

« Tak hanya menjadi-

kan keindahan alam laut Waktobi dan komunitas Bajo sebagai latar belakang, melainkan juga mengangkat soal pencarian jati diri dan konflik sosial.

»

rumbu karang dunia itu, Dini mendapat ide membuat film tentang masyarakat berbudaya laut

dan nelayan. Kebetulan di Wakatobi, memang terdapat beberapa perkampungan suku Bajo, suku bangsa yang menyebar di beberapa pulau kecil di Nusantara dan beberapa negara dan menggunakan bahasa yang sama. Desember silam, pengambilan gambar untuk film pertamanya itu sudah dimulai. Judulnya The Mirror Never Lies, dan diharapkan bisa diputar di gedung-gedung bioskop, mulai Agustus tahun depan. Di film itu, Dini tak hanya menjadikan keindahan alam laut Waktobi dan komunitas Bajo sebagai latar belakang, melainkan juga mengangkat soal pencarian jati diri dan konflik sosial. Inspirasi Hidup Salah satunya, adalah tradisi ikoiko suku Bajo, tradisi bertutur atau mendongeng dari orang tua kepada anak-anaknya. Biasanya dilakukan di malam hari menjelang tidur, di tengah laut. Di filmnya itu, Dini mengangkat kisah seorang anak perempuan yang tak bisa lagi mendengarkan iko-iko karena ditinggal melaut oleh ayahnya, dan tak kembali. Ketiadaan iko-iko itulah, yang terus membuat anak perempuan itu berharap ayahnya pulang agar bisa membuatnya cepat tidur, se-

perti dulu. Dini menuturkan, soal pria yang tak kembali, apakah itu karena hilang, tak pulang dan sebagainya bukan masalah aneh di Bajo. Hal-hal semacam itu sudah dianggap normal, di sana. “Sebenarnya banyak hal yang ingin disampaikan, tapi mau tak mau harus memilih pesan yang paling ingin disampaikan,” kata Dini. Lalu kata dia, masyarakat Bajo telah menginspirasi hidupnya. Inspirasi itu, antara lain soal kedekatan dengan alam dan ketiadaan kecemasan terhadap alam itu. Bandingkan misalnya dengan orang-orang di Jakarta, yang mulai khawatir dengan gempa, bencana banjir dan sebagainya. “Bayangkan mereka (suku Bajo) tinggal di laut dan dekat dengan potensi tsunami,” kata Dini. Yang paling mengesankan bagi Dini, orang-orang Bajo menjadikan laut sebagai pribadi dan sangat spiritual. Saat mewawancarai orangorang Bajo untuk keperluan filmnya, misalnya, mereka, kata Dini, sering menyebut hujan, laut, badai dengan kata ganti orang. Bagi mereka, alam dipelihara maka alam pun akan memelihara. Dini menjelaskan pengalaman seorang juru kameranya, yang bercerita soal ketajaman naluri orang-orang Bajo. Sekitar tujuh tahun lalu, si juru kamera itu menginap dan tinggal di rumah orang-orang Bajo. Lalu pada suatu malam, orangorang Bajo di kampung itu ramai-

ramai pindah ke balik pulau. Semula di juru kamera tak paham apa yang terjadi, tapi setelah semua pindah, di kampung itu terjadi badai besar. Dini tak peduli, apakah film yang menggandeng Pemerintah Kabupaten Wakatobi ini kelak akan laku atau tidak. Baginya yang paling penting adalah pesan dari filmnya bisa tersampaikan. ”Ekspektasi masing-masing orang untuk film ini tidak sama, itu yang masih harus dicari. Dan aku mencoba membuat sebaik mungkin, ini tantangan” kata Dini yang berharap filmnya bisa masuk ikut festival. Senin sore pekan lalu, Dini yang mengenakan busana kasual, jins hitam, knitwear vest warna cokelat dengan blouse tanpa lengan, mengungkapkan, dunia penyutradaraan bukan hal yang sama sekali baru dan tiba-tiba baginya. Dia mengaku, sebelumnya sudah beberapa kali ikut membidani beberapa film pendek, dokumenter, beberapa film televisi dan videoklip grup musik Slank. Benar, usia Dini memang masih muda. Namun lingkungan dan pendidikannya membuat dia paham dunia penyutradaraan. Pendidikannya tentang media dan seni, dan Garin Nugroho ayahnya adalah sutradara yang punya nama. Di kampusnya, di Melbourne Australia, Dini juga bergabung dengan teater kampus. “Jika ingin membuat film, banyak pancaindra harus merasakan banyak hal, sering melihat, mendengar dan merasakan. Itu

BIODATA Nama: Kamila Andini Sari Tempat/Tanggal Lahir: Jakarta, 6 Mei 1986 Pendidikan: Bachelor of Arts (Media Arts and Sociology) Orangtua: ◗ Garin Nugroho ◗ Riani Ikaswati

modalnya,” kata Dini. Menurutnya, memang tak mudah membuat film yang benar-benar natural dan jujur. Dini mencontohkan film-film Iran yang menurut penilaiannya, jujur, konflik mengalir, sederhana tapi menjadi kekuatan film negeri Persia itu dalam festival-festival bergengsi internasional. Karena itu, kata dia, untuk bisa membuat film yang jujur, masyarakat harus bisa melihat persoalan dengan apa adanya. “Contohnya kalau lihat anak jalanan kita pasti langsung kata kasihan, padahal ketika kita melihat itu sebagai realitas maka justru bisa mengangkat hal-hal di dalamnya dengan tidak dibuat-buat,” kata Dini. Selain soal film, suatu hari kelak, dia berharap bisa menggandeng koreografer untuk mengonsep sebuah pertunjukan panggung. Dini juga berharap bisa semakin baik dalam menulis sehingga bisa berkontribusi di media, seperti koran dan majalah.  ezra sihite

Belajar Berkreasi Spontan Garin Nugroho, sang ayah, adalah salah satu figur yang menjadi teladan.

P

erempuan ini bercerita, sebelumnya tak pernah bercitacita jadi sutradara. Di lokasi syuting ketika menemani sang ayah, Garin Nugroho, orang-orang itu sering menggoda dan menyebutnya, kelak dia akan jadi pembuat film, seperti ayahnya. Namun Dini bergeming. Dia malah ingin jadi fotografer. Hingga ketika menginjak usia remaja, Dini mulai penasaran dengan banyaknya anak muda yang sering mendatangi ayahnya. Mereka

ingin dibagi ilmu soal membuat film. “Aku pikir orang-orang itu kok sampai bela-belain ketemu papa sementara aku yang setiap hari bareng dia, enggak tahu apa-apa soal dunia itu,” kata Dini. Singkat kata, saat menginjak SMA mulailah Dini ikut workshop film. Garin pun tak mau serta merta membagi ilmu kepada putrinya itu. Dini malah disuruh magang dengan beberapa sutradara sebagai tempat latihan. Sejak itulah, Dini menyukai dunia

penyutradaraan. Tidak takut dituding sekadar mengekor jejak ayahnya? Dini mengaku, meski semua butuh proses, tapi dia ingin punya ciri yang berbeda dari sang Ayah. Kalau masih terlihat ada kemiripan, itu katanya mau tak mau. Baginya, sosok Garin adalah salah satu figur yang menjadi teladan. “Papa itu orangnya pekerja keras, dalam membuat film tetap ingin jadi diri sendiri apa pun kata orang tentang karyanya,” ujar Dini.

Ada satu hal yang dibiasakan Garin pada putra-putrinya. Kebiasaan ini sempat membuat Dini jengah tapi akhirnya Dini bisa merasakan manfaatnya. Apa itu? Membuat dan membaca puisi spontan, ketika mereka melakukan perjalanan dan tiba di suatu tempat. “Gila kita waktu itu masih kecil, langsung diminta berpuisi tentang sungai dan macammacam yang kita temui, tapi itu akhirnya bisa memicu untuk spontan berkreasi,” kata Dini tertawa.  zra


MINGGU 3 JANUARI 2010

12

Kesehatan

KORAN JAKARTA

®

Empat Pilihan Pengobatan Ada dua syarat untuk menentukan pilihan pengobatannya.

M

eski berbahaya dan menyiksa, penyakit ginjal merupakan penyakit yang dapat dijinakkan. Bahkan untuk beberapa kasus, penderitanya dapat hidup normal kembali. Tentunya hal itu didukung pengobatan yang tepat. Ada dua aspek pertimbangan dalam pemilihan pengobatan penyakit ginjal. Pertama, berdasarkan tingkat keakutannya dan kedua, dari jenis penyebabnya. Dari dua indikator itu, pilihannya terbagi dalam empat cara, yakni : Operasi Upaya ini biasanya digunakan pada jenis penyakit batu ginjal. Cara ini bertujuan untuk mengangkat/mengeluarkan batu yang bersemayam di dalam ginjal.

KORAN JAKARTA/WACHYU AP

Seribu Wajah Penyakit Ginjal

Cuci Darah Cara ini dilakukan kalau kerusakan pada ginjal sudah sangat parah. Artinya, kelainan pada ginjal sudah tidak bisa diobati lagi. Fungsi ginjal juga sudah menurun sehingga sangat mengganggu aktivitas si penderitanya. Cuci darah berfungsi untuk mengeluarkan racun yang berada di tubuh. Hal ini penting karena ginjal yang seharusnya berperan seperti itu sudah tidak lagi bisa melakukannya. Biasanya, cuci darah

dilakukan penderita penyakit ginjal sebanyak dua kali dalam satu pekan. Pencangkokan Ginjal Cara ini juga hanya boleh diberikan kepada penderita yang kondisi ginjal sudah parah. Seperti namanya, upaya ini dilakukan dengan mengambil/mendapat donor ginjal dari orang lain. Tentu, tidak semua ginjal manusia cocok dengan si penderita. Biasanya kecocokan akan terjadi bila ginjal berasal dari anggota keluarga. Tapi itu tidak selalu seperti itu adanya. Dengan pencangkokan ginjal, menurut dr Ginova Nainggolan, SpPD-KGH, dari Divisi Ginjal-Hipertensi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, peluang hidup si penderita lebih besar dibandingkan dengan cuci darah. Satu hal yang perlu diperhatikan ketika menempuh cara ini adalah penderita perlu disiplin mengonsumsi obat penolak jaringan dalam waktu yang cukup panjang. Hal ini untuk mempertahankan fungsi ginjal tetap baik. Pemberian Imunosupresan Imunosupresan digunakan untuk menekan sistem imunitas tubuh sehingga mengurangi risiko terjadinya penolakan bila dilakukan pencangkokan ginjal.  ayo

Inilah penyakit dengan gejala bias dan implikasi yang bisa merembet ke mana-mana. Jangan sepelekan bila di sekitar perut Anda sakit berkepanjangan. Bisa jadi bukan sakit perut biasa, tapi karena fungsi ginjal yang bermasalah. Jangan pula Anda buru-buru menyimpulkan encok atau keseleo bila pinggang terasa ngilu. Karena itu pula ciri batu ginjal.

DOCTOR007.FILES.WORDPRESS.COM

Perhatikan Fakta-fakta Berikut

1

Ginjal berfungsi sebagai alat filtrasi, yaitu mengeluarkan kelebihan garam, air, dan asam. Serta membuang atau mengatur elektrolit seperti K, Ca, Mg, PO4, membuang sisa metabolisme tubuh, dan bertugas melakukan sekresi untuk menghasilkan EPO yang berfungsi untuk mengatur Haemoglobin darah (HB), aktivasi vitamin D untuk kesehatan tulang, serta mensekresi renin untuk mengatur tekanan darah.

R

ina hidup menderita. Ginjalnya tak berfungsi sempurna. Peradangan ginjal tepatnya. Padahal usianya masih 18 tahun. Tapi dia dipaksa menjalani cuci darah dua kali seminggu untuk mengeluarkan racun di tubuhnya. Akhirnya, dia tidak tumbuh seperti remaja seusianya. Rina lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Istirahat atau hanya berdiam diri karena tak boleh kelelahan. Dua tahun silam, vonis dokter itu diterima Rina. Yati, sang ibu, hingga kini seperti masih belum percaya atas kesimpulan itu. Menurutnya, boro-boro menderita penyakit akut, Rina dianggap anak yang punya daya tahan baik dan jarang sakit. Hingga suatu hari, putri bungsu Yati ini mengalami sakit di sekitar perut. Semula Yati mengira Rina hanya menderita sakit perut biasa. Obat sakit perut pun diberikan. Tapi sakit perutnya itu tak kunjung sembuh. Malah wajahnya semakin hari tampak membengkak. Menurut dr Ginova Nainggolan, SpPD-KGH, dari Divisi Ginjal-Hipertensi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, usia muda juga rentan terkena penyakit ginjal. Penyebab utamanya adalah kerusakan sistem pertahanan tubuh (imunologi) yang kemudian merembet menyerang ginjal. Akibatnya sedikit demi sedikit fungsi ginjal digerogoti. Dan akhirnya mengalami glomerulonefritis atau peradangan. “Bila sudah rusak,

ANTARA/ERIC IRENG

« Indikator umum

untuk mendeteksi penyakit ginjal adalah karakter air seni yang mengalami peningkatan frekuensi, sulit keluar, dan terasa panas.

»

ginjal menjadi menciut, dan tidak bisa menyaring darah lagi,” ujar Ginova. Kondisi itu kemudian mengakibatkan urine berkurang. Padahal zat ini berfungsi sebagai pembawa keluar racun yang ada di tubuh. Tanda-tanda fungsi ginjal tidak sempurna dapat dilihat dari urine yang berwarna tidak jernih, kemerah-merahan seperti darah. Bila dibiarkan, gagal ginjal bukan hal mustahil terjadi. Penumpukan racun dalam darah karena tak dibuang urine tadi juga dapat mengancam fungsi jantung, otak, dan paru- paru. Tidak mudah mendeteksi apakah ginjal masih berfungsi sempurna. Urine memang dapat dijadikan indikatornya. Tapi hal itu bukan faktor yang utama

dan berdiri sendiri. Dapat pula dideteksi melalui jumlah darah kotor. Namun, lagi-lagi untuk hal itu, setiap orang berbedabeda kondisinya. Akibatnya, banyak penderitanya yang ibarat kecolongan dengan penyakit ini. Apalagi, rata-rata, gejalanya baru jelas diketahui ketika fungsi ginjal telah menciut 25 persen. Menurut Ginova ada indikator umum untuk mendeteksi penyakit ginjal. Yakni melalui karakter air seni yang mengalami peningkatan frekuensi, sulit keluar, dan terasa panas. Termasuk perubahan fisik berupa pembengkakan di daerah mata, tangan, kaki, dan punggung bagian bawah tulang rusuk atau iga terasa sakit. Namun gejala-gejala tersebut muncul tidak berbarengan. “Biasanya satu-satu. Tapi kalau ada dua indikasi, besar terjadi telah mengalami gangguan fungsi dan kelainan ginjal,” ujar dia. Penyebab Lain Di luar kelainan imunologi, kerusakan ginjal juga dapat diakibatkan beberapa penyakit. Misalnya, batu ginjal yang disinyalir menjadi penyebab paling umum di Indonesia. Batu ginjal mengakibatkan penyumbatan

saluran kencing. Pembentukan batu ginjal biasanya karena faktor keturunan, cacat sejak lahir atau ginjal yang telah terinfeksi. Keberadaan batu ginjal mengakibatkan penumpukan air seni. Yang kemudian dapat melukai dan menginfeksi ginjal. Sakit di bagian pinggang merupakan ciri umum keberadaan batu ginjal. Batu ginjal dapat disebabkan oleh dehidrasi (kurangnya asupan cairan ke dalam tubuh) sehingga urine yang diproduksi tidak cukup Meskipun rasa sakit ketika buang air seni, bukan berarti penderita batu ginjal mengalami disfungsi ginjal secara menyeluruh. Dalam banyak kasus, justru batu ginjal bisa keluar melalui saluran kemih dan air seni. Tapi bila tidak ingin menyerahkan pada hal yang tak pasti. Batu ginjal dapat diangkat melalui operasi. Selain batu ginjal, tekanan darah tinggi juga berpotensi memicu disfungsi ginjal. Bahkan penyakit ini bisa dikatakan faktor penyebab utama yang kedua di Indonesia. Lalu, apa hubungannya antara tekanan darah tinggi dengan fungsi ginjal? Tekanan darah yang tidak normal akan memicu jantung

untuk bekerja ekstra. Bila hal ini terjadi maka pembuluh darah dapat mengalami kerusakan. Termasuk pembuluh darah yang berada di ginjal. Akhirnya, ginjal tidak dapat membuang racun dan kelebihan cairan pada tubuh. Kondisi itu juga berpengaruh sebaliknya. Cairan yang tidak terbuang/ tersalurkan pada pembuluh darah akan meningkatkan tekanan darah. “Maka itu sangat penting untuk menjaga batas normal tekanan darah. Agar terhindar dari penyakit ginjal,” tegas Ginova. Penyebab terakhir berasal dari kontribusi penyakit diabetes. Kasus ini memang lebih banyak di luar negeri, tapi bukan berarti di Indonesia tidak ada kasus yang terjadi. Menurut Ginova, fungsi ginjal perlu diperhatikan pasca 10 tahun pertama menderita diabetes. Kontrol gula darah secara rutin dan ketat merupakan cara pencegahan paling ampuh. Hal ini juga penting untuk mengurangi kerusakan pada pembuluh darah. Selain itu, penderita diabetes juga perlu mengontrol kadar kolesterol, berat badan, menghentikan kebiasaan merokok, dan minuman beralkohol.  nala dipa/agus triyono

2

Penghancuran jaringan otot ginjal yang meluas dapat disebabkan oleh kecelakaan, luka tusuk besar, penggunaan obat-obat jenis statin, stimulan, dan sebagainya. Pada tahap post renal, urin yang akan keluar terhambat oleh adanya batu ginjal, kanker, batu, darah yang menggumpal pada saluran kemih, penyakit persarafan kandung kemih, seperti spina bifida.

3

Jika ginjal mengalami gangguan, maka pembuangan zat urea dari dalam tubuh pun akan terganggu. Sebagai akibatnya, terjadi penumpukan urea dalam darah, menimbulkan apa yang disebut peningkatan Blood Urea Nitrogen (BUN). Salah satu cara mencegahnya adalah dengan mengurangi asupan protein jenis protein dengan bioavaibilitas yang tinggi (yaitu jenis protein yang cepat diserap oleh tubuh dan diserap tubuh dalam jumlah banyak).

4

Mengukur kondisi kesehatan ginjal dapat dilihat dari kadar kreatinin, ureum, protein urin, HB, dan Klirens Kreatinin. Gagal ginjal dapat dicegah melalui pemeriksaan kesehatan (medical check up) rutin. Menghindari jamu atau herbal yang tidak diketahui mekanismenya.

Pengobatan yang dilakukan tanpa konsultasi dokter (misalnya penggunaan AINS atau Ibuprofen, antibiotik golongan aminoglikosida dan kontras).

5

Bayi prematur (lahir kurang dari 32 minggu kehamilan) berisiko memiliki penumpukan endapan kalsium di bagian nefron ginjal, yang dikenal dengan nefrokalsinosis mengonsumsi obat-obatan kanker atau kemoterapi, dan imunosupresan juga sebagai pemicu lain yang menyebabkan penyakit ini. Karena dapat meningkatkan peluang kerusakan ginjal.

6

Pemakaian obat-obatan terlarang, seperti heroin atau kokain, dapat menyebabkan kerusakan fungsi ginjal yang dapat mengarah pada gagal ginjal.

7

Anjuran diet sehat ini tergantung pada stadium penyakit ginjal yang dialami dan jenis terapi yang diberikan dokter. Biasanya ahli gizi atau dokter akan menganjurkan Anda untuk mengonsumsi makanan berprotein tinggi (bagi yang telah menjalani prosedur dialisis secara rutin). Asupan garam juga perlu diperhatikan. Protein berguna untuk membangun tubuh dan memperbaiki jaringan (misalnya otot-otot) yang mengalami kerusakan. Penggunaan protein dalam tubuh menghasilkan zat sisa berupa zat urea, yang biasanya akan dibuang keluar dari tubuh oleh ginjal yang sehat. Oleh karena itu, penderita penyakit ginjal kronis dianjurkan agar banyak mengonsumsi makanan yang mengandung protein dengan bioavaibilitas yang tinggi, seperti ayam, ikan, daging tanpa lemak, susu dan keju.  A-2/berbagai sumber


KORAN JAKARTA

MINGGU 3 JANUARI 2010

Edukasia

13

BLOGSPOT.COM

Kimiawi di Sekitar Kita

Gelembung Pengisi Balon

Benarkah ada udara di dalam sebuah adonan kue?

Y

Enzim dalam tubuhmu dapat mengubah suatu zat. Seperti pada suatu unsur yang terkena zat kimia.

T

ahukah kamu ada banyak reaksi kimia yang terjadi di sekitar kita. Ketika ibu memasak, saat kamu mengunyah, bernapas, dan sebagainya. Pada kesempatan kali ini kita akan mengetahui beberapa eksperimen sederhana untuk menjelaskan hal itu. Misalnya, apa yang terjadi ketika makanan telah matang dimasak dan saat makanan itu dicicipi.

LAVENDERBAY.FILES.WORDPRESS.COM

Contoh paling sederhana adalah sebuah adonan kue yang dapat mengembang. Mengapa hal ini bisa terjadi? Tentu kamu pasti melihat bagaimana ibu mencampur adonan kues

berupa tepung, air, dan gula yang kemudian ditambahkan baking soda. Baking soda mengandung karbon dioksida yang tak lain berbentuk udara. Inilah yang

membuat adonan kue dapat mengembang. Bila adonan yang mengembang itu kamu tusuk bagian tengahnya. Maka akan keluar udara dan adonan kue akan mengempis.  nala dipa

Makanan dan Kandungan Kimianya

Tunggu satu jam dan balon akan membesar. ang kamu perlukan untuk percobaan ini adalah sebuah botol plastik. Air hangat sebanyak 150 mililiter. Soda (ragi), gula, sendok teh, dan sebuah balon. Pertama, masukkan tiga sendok teh ragi ke dalam botol plastik tadi. Tambahkan dua sendok teh gula. Isi setengah botol plastik dengan air hangat. Lalu rekatkan balon pada ujung botol. Tunggu dalam waktu satu jam. Apa yang terjadi? Air akan mengeluarkan gelembunggelembung dan masuk ke dalam balon. Akhirnya, balon menjadi mengembang. Mengapa hal itu bisa terjadi? Ini berkat perpaduan soda dan gula yang menghasilkan gas. Tepatnya gas karbon dioksida. Gas ini berasal dari gelembunggelembung tadi yang naik dan mengisi ruang yang terdapat dalam balon.  A-2

Satu jam kemudian

Air akan mengeluarkan gelembung-gelembung dan masuk ke dalam balon. Akhirnya, balon menjadi mengembang.

KORAN JAKARTA/REPIANTO

Enzim Pelarut Bernama Ludah

P LAKERS.FREEDOMBLOGGING.COM

S

eluruh makanan yang kamu lahap mengandung kandungan kimia. Tentunya bahan kimia itu bersifat alami karena berasal dari tumbuhan dan hewan. Bahan kimia yang terkandung dalam makanan itu sering disebut nutrisi atau gizi. Makanan yang bergizi sangat baik untuk kesehatan kamu dan dibagi dalam beberapa kelompok ;

PADTHAIBOX.COM

Masukan tiga sendok teh ragi ke dalam botol plastik tadi. Tambahkan dua sendok teh gula. Isi setengah botol plastik dengan air hangat. Lalu rekatkan balon pada ujung botol

Ludah melunakkan makanan yang keras.

Ada tiga macam pengelompokannya.

SUMBER KARBOHIDRAT l Mie merupakan makanan yang memiliki kandungan karbohidrat yang cukup tinggi bagi tubuh kita.

Soda dan Gula Menghasilkan Karbondioksida

Karbohidrat Ini adalah sumber energi atau tenagamu. Hal ini karena karbohidrat merupakan bahan makanan yang paling mudah dibakar oleh tubuh. Karbohidrat terdapat dalam makanan yang berasal dari tepung, misalnya nasi, mie, pasta, gula, buah, dan sayuran hijau.

Lemak Merupakan sumber energi lainnya dan juga dapat membuat tubuh hangat. Makanan yang mengandung lemak misalnya kacang, mentega, minyak goreng, dan susu. Protein Merupakan sumber makanan yang dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan, menjaga kesehatan tulang, dan menjaga daya tahan tubuh. Sumber protein dapat diperoleh dari makanan berupa daging, ikan, telur, dan keju. Selain tiga kelompok itu, ada beberapa zat kimia lainnya yang dibutuhkan tubuh. Seperti vitamin, mineral, garam, dan air yang wajib kamu minum setiap hari. Sedikitnya delapan gelas sehari.  A-2

ercobaan ini akan membuktikan bahwa ludah berperan dalam melarutkan makanan yang kamu lahap. Siapkan garam yodium, tepung terigu, tiga jenis air (dingin, hangat, dan panas), sendok makan, sendok teh, gelas, bejana kaca, mangkuk, piring, dan alat tetes. Pertama, campurkan tepung dengan air dingin pada gelas. Kemudian isi dengan air panas. Biarkan campuran itu menjadi dingin. Ambil sedikit dan letakkan di piring dan berikan beberapa tetes air yodium. Apa yang terjadi? Air dan tepung akan berubah menjadi biru dan kaku (keras). Percobaan lainnya, masukkan beberapa tetes ludahmu ke dalam bejana kaca. Tambahkan juga satu sendok tepung dan air. Lalu celupkan campuran itu ke dalam air dingin di sebuah gelas. Goyanggoyang pelan bejana kaca. Jangan sampai campuran keluar dari bejana kaca. Setiap setengah jam, ambillah sedikit campuran di bejana kaca itu. Lalu tempatkan di sebuah piring. Apa yang terjadi? Campuran akan berubah. Yang semula keras dan berwarna jernih, menjadi lunak dan kebaruan. Hal ini membuktikan bahwa ludah mengandung enzim yang melarutkan makanan yang keras.  A-2

Air Ludah Mengandung Enzim Penghancur Campurkan tepung dengan air dingin pada gelas. Kemudian isi dengan air panas. Biarkan campuran itu menjadi dingin.

Ambil sedikit dan letakkan di piring dan berikan beberapa tetes air yodium. Apa yang terjadi? Air dan tepung akan berubah menjadi biru dan kaku (keras).

Masukkan beberapa tetes ludahmu ke dalam bejana kaca. Tambahkan juga satu sendok tepung dan air. Lalu celupkan campuran itu ke dalam air dingin di sebuah gelas. Goyang-goyang pelan bejana kaca. Jangan sampai campuran keluar dari bejana kaca.

Setiap setengah jam, ambillah sedikit campuran di bejana kaca itu. Lalu tempatkan di sebuah piring. Apa yang terjadi? KORAN JAKARTA/REPIANTO


MINGGU 3 JANUARI 2010

14

KORAN JAKARTA

iklan baris - kolom KETENTUAN PEMASANGAN

menggunakan double spasi. X Pengajuan pending tayang iklan paket ditentukan oleh KORAN JAKARTA. X Pengajuan komplain tidak lebih dari 3 hari kerja setelah tanggal iklan dimuat.

mengedit. X Minimum 3 baris, maksimal 10 baris. 1 baris = 35 karakter. X Simbol yang dapat digunakan: titik, koma, tanda tanya, & tidak boleh

X Isi iklan tidak boleh mengandung unsur SARA, Pornografi, Klenik dan KORAN JAKARTA berhak untuk

full flight service

rute baru Jakarta - Ternate pp Jakarta - Yogyakarta pp BOEING 737 - 300/400

Jakarta - Lampung 5x, Jakarta - Tanjung Pandan 3x, Jakarta - Tarakan 2x,

CALL CENTRE 24 HOURS

021 - 640 5566

Merry Christmas & Happy New Year

w w w. s r i w i j a y a a i r. c o . i d

PAKET MURAH DAIHATSU

MOBIL DISEWAKAN

DP RINGAN

PROSES MUDAH & CEPAT ANGSURAN RINGAN

000959/IKL/XII/09 (4/1)

MOBIL DISEWAKAN AET RC 081280100979 – 68106769 – 081806892368 Sewa Mobil Harga Terjangkau, Pregio, Trvlo, Elf, Apv, Avnz, Xen, Kjg, Grn Max (Dk/Lk) Jam, Hari, Bulan, Tahun. 000907/IKL/XII/09 (31/12)

APRILIA RENT CAR, Mobil Panther, Kijang, Apv, Inova + Sopir, Dalam Kota Rp 350rb/24jam, Luar Kota 450rb. 70039926, 71417794, 085716079220. Termurah Di Jakarta. 000976/IKL/XII/09 (18/01)

DISEWAKAN APV ARENA, Avanza, Innova, Facelift ’09 + Supir 8 Jam 225rb, 12 Jam 275rb. Hub: Mobil Muvel Rent: 081213999595, 021-27999595.

MOBIL DICARI KEMENANGAN MOTOR Berani Beli Mobil Second Hand Anda Dgn Harga Pantas Sejabodetabek, Mobil Jepang. Hub: 021-68336806 / 0816932247.

021-- 3152550 021

Tlp. 53670952 fax. 53679474 JL Aipda K.S Tubun 45 (Jati Petamburan) Jakart

CHARYN MOTOR Beli Mbl PU, Box, Truk, Bus, Minibus, Sedan, Jeep, Mtsbs, Tyt, Szk, Iszu, Dll. Rusak/Nabrak Dibeli 70728139 / 91133329 / 08121256666.

MOBIL DIJUAL DISEWAKAN KIJANG KAPSUL, Inova, Avanza Untuk Kantor, Keluarga, Harian/Bulanan, Lepas Kunci, Pakai Supir. Hub: 021-7431656, 08158821682.

000995/IKL/XII/09 (22/01)

UNTUK PASANG IKLAN

ATLANTIK MOTOR

000949/IKL/XII/09 (9/01)

000847/IKL/XI/09 (19/12)

FREE GPS,PSP DAN LAYANAN”TUNAS FRIEND 24 JAM “ NEW XENIA Dp 8 Jt................Angs 2,5Jt NEW TERRIOS Dp 21 Jt...............Angs 3,3Jt New Luxio Dp 8 Jt................Angs 2,8Jt New Mb Dp 8 Jt.................Angs 2,2Jt New P.U Dp 5 Jt................Angs 1,7Jt New Sirion Dp 13 Jt..............Angs 3Jt

Dealer Resmi Terima Tukar Tambah, Data Dibantu

Soleh:

021 - 70407501 0813-1409-6789

AHLI BIKIN GIGI PALSU ANDREAS LIOE “Tidak Buka Cabang”

HONDA JAZZ Total DP hanya 15 jt HONDA CRV Total DP hanya 38 jt HONDA FREED Total DP hanya 24 jt HONDA CITY Total DP hanya 25 jt HONDA CIVIC Total DP hanya 40 jt

hubungi BAGUS:

021 - 68012990 0815-86533666

  

CASH / CREDIT PROSES CEPAT TUKAR TAMBAH

- AVANZA

 

TDP

DATA di BANTU BONUS MENARIK

dealer resmi

PROMO AKHIR TAHUN INOVA TDP 23 Jt

RUSH TDP 24 Jt

17 Jutaan

FORTUNER TDP 47 Jt READY STOCK : FORTUNER / YARIS / RUSH / ALTIS

HUB

AVANZA TDP 14 Jt

0812-8025862 021-93814336

unit ready Stock

Proses Cepat, Kredit Pasti OK! DP Ringan, Terima Tukar Tambah

hub :

PENGEN JUALAN PULSA TRONIK....???!! GABUNG SAMA STAR VOUCHER AJA Sebuah langkah bisnis yang * 1 Chip all operator tepat & cerdas. Jika Anda * Transaksi 24 jam nonstop SALAM dapat bergabung sebagai * Transaksi cepat MITRA BISNIS SUKSES...!!! STAR VOUCHER. * Deposit awal hanya 100 ribu VOUCHER Electric voucher * Harga murah dan bersaing Center sekarang juga, karena bisnis ini akan berkembang * Pelayanan Komplain cepat dan akurat pesat untuk masa yang akan datang. * Pelayanan nyaman dan terpercaya Jl. Ciputat Raya No. 12c Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta 12310

Telp. 021-7508777, Fax. 021-7508777

AMBAIEN WASIR

?

Saatnya terbebas dari wasir TERJAMIN MUTU & KEAMANANNYA

021 - 7050 9083

FETO 0813 8411 3200

www.star-voucher.com

Menghilangkan pembesaran/pembengkakan pembuluh darah atau vena pada selaput dubur, mengsembelit & rasa sakit, menghentikan pendarahan serta dpt memasukkan /menarik kembali ujung pelepas kedalam dubur. Tersedia : “Sudah terbukti&teruji” Pelangsing Super Penggemuk Badan Pemutih Wajah Perapat Wangi Super Madona Cream Vacum Montok Obat Mata Katarak Botak Rontok Beruban dll

Please Call/SMS 021-32320426 0818959194

Luar Kota VIA BCA Rek.5790194685 CAB.RAWASARI

Antar Gratis Terlengkap

www.andreasdental.com

00980/IKL/XII/09 (20/01

UDJl. Fatmawati SUMBER KARYA Raya 7B Pondok Labu

Pasang

iklan...!?

otomotif property ragam karier

Canopy + S/S Tangga Pintu S/S Besi Anti Wrought Iron Kusen Alumunium/Partisi HARGA BERSAING Rolling Door/Grill MUTU & HARGA DIJAMIN PUAS Folding Gate/Door

Garansi 10 th

Hubungi:

021 - 75911757

021 - 7661608, 021 - 75913845

KORAN JAKARTA Kebenaran Kebe naran Itu Tidak Pernah Memihak!

DESKRIPSI AKM (ANJUNGAN KORAN MANDIRI) : Merupakan inovasi baru dalam sistem distribusi koran yang dilakukan oleh PT Berita Nusantara, dimana Koran Jakarta dijual dengan menggunakan mesin otomatis

LOKASI VENDING MACHINE : 1. Jakarta Theatre 2. Sarinah Thamrin 3. Plaza Bapindo 4. Bandara Soekarno Hatta 5. Sampoerna Strategic Square 6. FX Mall Sudirman 7. RS Harapan Kita 8. Universitas Trisakti 9. Universitas Atma Jaya 10. Setiabudi Building 11. MPR/DPR 12. Pasific Place 13. RS Bunda 14. Puluhan Lokasi lain di Jakarta.

AKM

PJ

Pelangi Jaya

SPECIALIST CANOPY & STANLESS STEEL

CANOPY POLYCARBONATE PINTU PAGAR RALLING/BALKON PARTISI KUSEN/ALUMUNIUM

ROLLING DOOR/GRIEL FOLDING DOOR/GATE KONSTRUKSI/BAJA RINGAN WROUGHT IRON, DLL

Jl. Guru Mughni No. 4 Karet Kuningan Jakarta-Selatan Ph: 526 2152 Fx: 520 5109 Esia 956 36415

TECHNOLOGY & HAMMER

Keunggulan : * Bergaransi * Berkualitas * Harga kompetitif * Ready Stock Alat penghancur batu dan demolition. Tersedia untuk semua Class 20 s/d 70 ton

YARIS TDP 23 Jt

PAKAR PENGOBATAN HERBAL

ANDREAS DENTAL LABORATORY

00943/IKL/XII/09 (10/01)

DIJUAL MURAH Kijang Silver Sgx Th 2001 Harga 105jt Nego, Ac, Tape, Spion Otomatis, Dijamin Siap Pakai. Hub: Erni/Mulyadi 08127075224 / 021-8754721 / 021-8760065.

TOYOTA AUTHORIZED DEALER

Ready Stock

VMM Menyewakan New Kijang Inova Th 09, Avanza 09, Kijang Kapsul Th 00-04, Pick Up. Berminat Hub: 021-5383191, 70111137, 081210111137.

OTOMOTIF

DEALER RESMI HONDA

BANDARA Soekarno - Hatta 5507902 SERPONG 53153377 BEKASI 8843553 DEPOK 7773131 SUNTER 6505689 MELAWAI (24 jam) 7397779 KELAPA GADING 4500097 TANJUNG DUREN 56943999 PANCORAN 83786688 HARMONI 3519977 RAWA BOKOR 54370877 MANGGA DUA 6256755 BOGOR 0251-8393777 BINTARO 73880530 UJUNG MENTENG 46802201-02 JAKPUS (24 jam) 31903867 JELAMBAR (24 jam) 5646842

HARGA BERSAING

Marketing : 08121340588


KORAN JAKARTA

iklan baris - kolom BAGIAN IKLAN: Jl. RS Fatmawati No. 37 H, Jakarta Tel. (021) 759 11757 ext. 103 Fax. (021) 75910289

INFO IKLAN

KARTU KREDIT

PENGOBATAN

TANAH DIJUAL

TOPAN EXPRESS: Melayani Pgrman Brg Proyek Pndhan Alat-Alat Brt, Mbl & Mtr, Partai Bsr/Kcl, Via Drt, Laut & Udara. Telp: (021) 3141508, 3916750 HP: 081383612407 – 71032717.

BERMASALAH DGN KARTU KREDIT / KTA? Psg Dgn Klktr? Tdk Mampu Byr Sesuai Kemampuan? (Legal) Hub: Nikki 91856274, Rani 91643972.

MINYAK LINTAH Utk Keharmonisan Keluarga, Terbukti Pada Diri Saya. T: 92658130 / 0881079192. www.lintah-oil.com (no sms)

RUMAH DIJUAL 2 TINGKAT Lt/ Lb 140m2, 4kt, 2km, Garansi, Harga 150jt Nego, Gg Kud Kp. Pabuaran Rt/ Rw 05/05 No. 66 Cibanteng Bgr. Hub: 021-96714130 / 081316029616.

HOTEL

APARTEMEN DISEWAKAN GLORIA APARTEMENT, 249rb/Hari, 2,8jt/Bln, 18jt/Th, Tv Kabel, Full Furnish, Free Parking, Free Charge, Fas Hotel Berbintang. Hub: Santy 021-93188138 / 08567846497 / 08170910750. 000988/IKL/XII/09 (20/01)

AGEN PUPUK PUPUK: Media Tanam, Kompos, Pakis, Kotoran Kambing/Sapi, Adinium, Antorium, Pasir Malang. Jln. Rs. Fatmawati No. 6G (Sampng Petronas) Cilandak, Jaksel Tlp: 021 97522 511/ 9834 4104. 000892/IKL/X/09 (02/01)

ARSITEK TERIMA GAMBAR / Disain Bangunan: Rumah Tinggal, Apartemen, Kantor, Ruko, Rukan, Gmbr Interior / Mebel (2D/3D) Modern Mnmls. Hub : Vin 021929 84 327 / 0812 2140 389 000975/IKL/XII/09 (13/01)

BIRO BANGUNAN MAJU TRUSS Rangka Atap Baja Ringan Zincalume, Galvalume, Galvanis, G 550, Az 100, Harga Murah, Jual Terpasang / Batangan. Hub: 99333899 / 8876611 / 08161168177. 000807/IKL/XII/09 (23/12)

PT SETURIAL JL. DR. SAHARJO No. 125 E Menerima Bangunan Baru, Renovasi, Plafon, Partisi, List, Gypsum. Hub: Hp: 081807290209. 000983/IKL/XII/09 (18/01)

DAGING DIJUAL

Pembayaran Via Transfer (Tidak menerima uang tunai) Rek. Mandiri 103.0004881575 Cab. Sarinah Rek. PERMATA 400.11.88831 Cab. Menara Thamrin a/n PT BERITA NUSANTARA

EKSPEDISI

HOTEL PINANGSIA: Ac / Parabola / Air Panas / Rest / Massage / Breakfast / 95rb, Jl. Pinangsia 1/55, Jakbar Tlp 6246478. www.piangsiahotel.blogspot.com 000896/IKL/XII/09 (01/01)

HEWAN AQIQAH

LOWONGAN DIBUTUHKAN Wanita Berpenampilan Menarik Usia 15-25 thn,Untuk Ditempatkan / Bekerja Sebagai Dancer di Singapure dengan Penghasilan Menarik. Hub: 081311533199,087883100330,0838 93327350. 000896/IKL/XII/09 (4/01)

PELUANG BISNIS

HASANAH AQIQAH, Anda Yg Ingin Beraqiqah, Qrban, Nazar Dll Hrg 500rb, Msk 160rb Antr + Ptg Gratis + Bk Risalah. 94401645 / 9821639 / 68786150.

CAPEK KERJA KANTORAN? Ingin Kebebasan Hidup Sesungguhnya? Hub Yoki 0811846189 Untuk Solusinya.

000930/IKL/XII/09 (14/01)

000913/IKL/XII/09 (5/01

AL-ISLAH AQIQAH, menyediakan kmbng aqiqah anda siap msk & antr mulai 550rb/msk 200rb, grts bk aqiqah, sertf aqiqah & antr. Hub. Fax 021-7828680/ HP: 081511398283 ps. Minggu www. alishlahaqiqah.com

KALUNG MAGNIT 18rb, Cincin 10rb, Gelang Magnit 35rb, G. Tungsen / Quantum / Biotin. Hub: MG 2 Square Lt L69-243 Telp: 021.99552299 / 081213030909.

00940/IKL/XII/09 (6/01)

000935/IKL/XII/09 (11/1)

KARTU KREDIT

000814/IKL/XI/09 (10/1)

000955/IKL/XII/09 (11/01)

000946/IKL/XII/09 (8/01)

RAGAM

MINGGU 3 JANUARI 2010

AHLI ATASI TERLAMBAT DATANG BULAN LAMA/baru haid tidak lancer, cukup 1 kali dating dijamin. Hub: 085286352009 awas jgn slh pilih. 000965/IKL/XII/09 (14/1)

PENERJEMAH) SEKOLAH CEPAT Bebas Usia SD, SMP, SMA, D3, S1, Cepat Resmi, Murah Dapat Diangsur. Hub: Bp. Hartono 021-8568112, 91416976, 081384564100, Jln. Kesatrian X Rt 12/03 Matraman Jaktim.

Kuliah Padat Wisuda Januari 2010 Legal Akrdt S1, S2, S3, Ek, Hkm, Tknk, Psi, Inform, Kshtn, Ak Iv, Dii Cicilan. Hub: Budiyanto 081213829763 / 02133736269.

DOMESTIK

BATAM BALIKPAPAN BANJARMASIN DENPASAR MEDAN MANADO SEMARANG PADANG PEKANBARU

DANA TUNAI ADA DANA TUNAI Jaminkan Motor + Stnk Yang Masih Kredit Juga Bias, Dijamin Aman. Hub: 021-95288388 Tiap Hari. 001006/IKL/XII/09 (26/1)

Mul Mul Mul Mul Mul Mul Mul Mul Mul

Rp. 119.0000.Rp. 139.000.Rp. 169.000.Rp. 139.000.Rp. 207.000.Rp. 379.000.Rp. 87.000.Rp. 149.000.Rp. 159.000.-

INTERNASIONAL

+FS +FS +FS +FS +FS +FS +FS +FS +FS

K. LUMPUR EROPA USA HONGKONG PERTH BANGKOK SINGAPORE SOLO KUPANG

Mul Mul Mul Mul Mul Mul Mul Mul Mul

USD 53 USD 535 USD 750 USD 225 USD 313 USD 178 USD 51 Rp. 99.000.Rp. 320.000.-

+FS +FS +FS +FS +FS +FS +FS +FS +FS

TOUR MURAH SINGAPORE : KUALALUMPUR TOUR MURAH SESUAI PERMINTAAN PEMBUATAN PASPOR CEPAT DAN VISA

PAKET AKHIR TAHUN 1 Jam Cair Bpkb Mobil 87 Up, Bekas Taksi, Angkot, Tanpa Asuransi, Bunga Bersaing, Call Center 99876241, Hp: 081383574215. 001010/IKL/XII/09 (31/12)

mulai

DEPOT AIR MINUM

SEDIA VOUCHER HOTEL MURAH DOMESTIK + INTERNASIONAL

CANTIKA WATER SPESIALIS Depot Air Minum, RO, Amdk, 12,5jt – 25,5jt Se-Indonesia. Izin Depkes Tlp: (021) 7311806 – 081510231429 – 70708134. 001016/IKL/XII/09 (23/1)

KESEHATAN

000993/IKL/XII/09 (19/1)

PENDIDIKAN

DEADLINE IKLAN: Senin-Jumat pukul 08.30 - 15.00 WIB Sabtu pukul 08.30 - 12.00 WIB

TIKET MURAH

001005/IKL/XII/09 (11/1)

000880/IKL/XI/09 (25/12)

UBT 24 BAHASA RESMI Tersumpah, Legalisasi, Depkeh, Deplu, Kedutaan, Benhil 59756871, Cawang 8007809, Depok 7757833, Hp: 0815-86189889, ub_trans@ yahoo.com

15

LULUR PEMUTIH KULIT *JIFSARI* dgn 15x pakai klt pth anda jd hls,pth tnp noda sprt klt bayi,klt pth tnp noda dambaan stiap wanita sgr cb dan buktikn klt anda mlus sprt bayi dgn lulur *JIFSARI* Hub. Ibu Nani 021.93008084/8304183

ADA MASALAH CC/KTA !! Stress dgn klktr, ingn ttp, km Bantu sampaituntas (Legal) Jl. Mesjid 1 No. 18 Kp. Melayu. Hub : Ayu 08999075466

PASIF INCOME Modal Rp. 10 – 70jt Setiap hari pasti dapat profit sebesar 2% 9% (Tanpa Kerja) via Rek anda non stop 100 hari. Hub : Eddy/ SMS’’Petunjuk’’ Hp: 08179154866

00941/IKL/XII/09 (6/01

000951/IKL/XII/09 (3/1)

BERMASALAH DGN KARTU KREDIT / KTA? Psg Dgn Klktr? Tdk Mampu Byr Sesuai Kemampuan? (Legal) Hub: Nita 91902174, Erick 93579473

EKSTRA INCOME (Rp5-20jt Perbulan) Tanpa Tinggalkan Profesi. Peminat Serius Hub: Rina 021.99098798, 087881547891.

DISEWAKAN UTK KANTOR PAV Ls: 3x13 Di Jalan Sungai Sambas VI/9 (Dkt Blok M Plaza) Fasilitas Lst: 4400, Pam, Tlp, Dpr, Kmr Mnd. Hub: 7243275.

TOWN HOUSE (CONDET 2 KAV) lt/lb 240/180 (hook) dan lt/lb 200/180, 2 lt, 3kt, 3km, 1 kp, gdg. tenang&aman hub : 08121999588/08179143300

000953/IKL/XII/09 (11/01)

000960/IKL/XII/09 (14/1)

000916/IKL/XII/09 (09/01)

001021/IKL/XII/09 (2/1)

001015/IKL/XII/09 (27/1)

000962/IKL/XII/09 (13/1)

DIJUAL RUMAH

PAVILIUN DISEWAKAN

BERMASALAH DGN KARTU KREDIT / KTA? Psg Dgn Klktr? Tdk Mampu Byr Sesuai Kemampuan? (Legal) Hub: Vira 94213909 / Sofi 96829973. 000954/IKL/XII/09 (11/01)

KIOS daging Sapi, Kambing Dan Bebek Peking, Jl. Rs. Fatmawati No. 6 G (Samping Petronas). Cipete Selatan, Cilandak Jakarta selatan. Tlp : 021-97522511, 0818 836298.

BERMASALAH DGN KARTU KREDIT / KTA? Psg Dgn Klktr? Tdk Mampu Byr Sesuai Kemampuan? (Legal) Hub: Dea 93044082 / 36969924, raffi 95527766 / 33217879.

000925/IKL/XII/09 (6/1)

000955/IKL/XII/09 (11/01)

n

PENGOBATAN

KANKER ALTERNATIF TANPA OPERASI

Telp. 7111 7374, 0816 1875 389

Prof. Jetty Rusmillah

KABAR GEMBIRA

RHO

T EL A N

&K

A

R

PEND I

PE

IA PES

DIK

AN

International Hotel And Floating Hotel Diploma Program L PA

Mengobati langsung 2 jam Reaksi Benjolan, Mium, Prostat, Kanker Hati, Wasir, Jantung, Tumor, Asma, Paru-paru Basah, Lumpuh, dll. Izin Pom Sertifikat Tahun 1983. Bagi yang tidak mampu dibantu dan terima surat dari luar.

BINA WISATA

Bagi Anda yang tamatan SMU sederajat ingin cepat kerja di Hotel maupun Kapal Pesiar berpenghasilan 10 - 30 jt perbulan, ikuti pendidikan di BINA WISATA. Dengan materi: Cooking, Pastry & Bakery Restaurant Service, Houskeeping English For Hotel, biaya Rp 2.000.000,- bisa diangsur 3x.

Pasang Iklan Duka Cita di KORAN JAKARTA

DAFTARKAN SEGERA ke :

Jl. Terusan Kuningan No. 8, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan

(021) 98100275, 5278438

Folding Gate / door Rolling Door / Grill Tralis Besi Tempa / Pagar Tangga / Pintu S/S Canopy Polycarbonate Pintu Plat Besi Konstruksi Baja Kusen Kaca, dll.

6348908 6396289 6248487

LULUSAN DIBANTU PENYALURAN KERJA, Diskon 30% untuk anak Yatim

021-- 3152550 021 021- 75911757 021-

Jl. Paledang No. 54 Bandung Phone : 022 421 5485 Jl. Margonda Raya No. 345 D Depok (Pintu Masuk Kampus Gunadarma) Phone : 021 77 204 207 Jl. Tebet Barat Dalam Raya No. 94 F Jakarta Selatan 12810 (Seberang Pasar Tebet Barat) Phone : 021 83 793 813 Jl. Boulevard Ruko Jasper No. 35 Panakkukang - Makassar (sebelah BCA Panakkukang) Phone : 0411 420 976

Kesehatan adalah investasi dan kekayaan terbesar dari seorang manusia Namun dewasa ini mewabah penyakit yang bisa menyebabkan kematian dan kecacatan. Itulah Stroke. Stroke sering terjadi secara tiba-tiba dan tak terduga, sehingga penting sekali untuk mengenali gejala serangan stroke agar dapat segera mengambil tindakan cepat dan tepat. Tindakan medis dan tindakan teraphy yang cepat dan tepat dapat menyelamatkan hidup dan menghindarkan kecacatan serius pasca stroke. Melihat kenyataan yang demikian sekarang klinik spesialis stroke dan teraphy “Agus Suyanto” kini hadir lebih dekat dengan anda. Berbekal pengalaman puluhan tahun dengan methoda yang diperoleh secara turun-temurun, kami telah membantu mewujudkan harapan ribuan penderita stroke.Nyatanya harapan yang mulai hilang kini mulai ada dan terwujud seiring dengan kepercayaan yang diberikan kepada kami, begitupun kepercayaan pasien merupakan media bagi kami untuk mendedikasikan yang terbaik dari segenap kemampuan dan pengalaman yang kami miliki. Kepuasan serta terwujudnya harapan pasien adalah sebuah prestasi yang akan terus kami raih. Metode pengobatan dan teraphy adalah menggunakan air mendidih yang terkenal dengan metode pertemuan dingin dan panas, enak dan tidak sakit, tanpa obat dan ramuan, tahapan ini bertujuan untuk : 9 Memperlancar peredaran darah dari dan menuju ke jantung dengan melakukan

pendinginan dan pemanasan pada bagian tubuh. Pendinginan dan pemanasan memberikan efek mengurangi aterosklerosis dan ombulus / thrombus. 9 Menelusur sistem syaraf dan otot sehingga mengembalikan fungsi syaraf dan otot tubuh. 9 Melakukan teraphy untuk merangsang dan memulihkan kembali fungsi syaraf dan bagian tubuh yang mengalami kecacatan akibat stroke, seperti wajah, bicara, leher, tangan dan kaki sehingga dapat berfungsi seperti sediakala. Metode pengobatan dan teraphy tersebut bermanfaat untuk menyembuhkan : 1. Stroke dan cacat akibat stroke. Gejalanya ditandai dengan nyeri kepala hebat secara tiba-tiba, pusing disertai mual dan muntah, bingung sehingga terjadi gangguan orientasi, penglihatan kabur, kesulitan bicara secara tiba-tiba, mulut tertarik ke satu sisi ( perot ), tidak berfungsinya sebagian anggota tubuh, kelumpuhan pada kaki dan tangan, yang disertai dengan rasa kesemutan, tebal dan berat serta kaku. Gejala ini dapat muncul pada stroke iskemik maupun homorragik. Dengan menjalani pengobatan dan teraphy selama 10 sampai 15 hari rata-rata pasien sembuh dan cacat yang timbul akan kembali normal. 2. Migrain dan Vertigo. Penyakit ini biasanya ditandai dengan gejala kepala terasa nyeri sebelah, berat, dan berputar, pandangan kabur, mata berair, telinga berdenging, mual tubuh sempoyongan, leher, punggung dan pinggang sakit serta kaku,dan badan cepat lelah. Bagi anda yang mengalami keluhan tersebut dan sudah bertahun-tahun belum sembuh, dengan pengobatan 5 sampai 10 hari sembuh tanpa obat dan ramuan sehingga tidak akan timbul efek samping yang dapat membahayakan tubuh kita. 3. Pengapuran dini. Gejala pengapuran ditandai dengan kaki, tangan dan leher terasa sakit bila digerakkan timbul kaku, nyeri dan tidak bisa ditekuk. Dengan menjalani pengobatan selama 5 sampai

15 hari semua keluhan akan hilang dan kembali normal. Pengobatan di klinik AGUS SUYANTO telah terdaftar pada : 1. Dinas Kesehatan pemerintah kota Surabaya Propinsi Jawa Timur No. 503.448./ 14097/ 436.5.5 / 2007. 2. Kejaksaan Negeri Surabaya No. B- 05/0.5.10/Dsp 1/01/2009. Praktek setiap hari Pk : 08.00 s/d 21.00 WIB ( Hari libur tetap buka). Untuk konsultasi dan pemeriksaan awal gratis tidak di pungut biaya. SAKSIKAN PENAYANGAN TERAPI PENGOBATAN SPESIALIS STROKE,MIGRAIN DAN VERTIGO Oleh Bpk. AGUS SUYANTO di TV ELSHINTA Pada tgl 3 - 7 Jan 2010, Jam 21.00 Wib di TV O CHANNEL Setiap Hari Sabtu Jam 19.00 – 19.30 WIB di JAK TV Live Setiap Jum’at Jam 15.30 – 16.30 WIB

Alamat Klinik Spesialis Stroke, Migrain dan Vertigo “Agus Suyanto” Jakarta : Jln. Pulonangka Timur 79, Jakarta Timur Telp. 021 - 489 2951 / 081 233 0000 26 / 0812 33333 993 Surabaya : Jln Penjaringan Asri I F / VXIII No. 33 Rungkut - Surabaya Telp. 031 - 870 1970, 031 - 70 000 280, 031 -71 8000 20, 081 - 332 320 763


MINGGU 3 JANUARI 2010

Diafragma

16

KORAN JAKARTA

Setelah Pesta Itu Usai

P

esta pergantian tahun ibarat kembang api yang mewarnainya. Gelegar suara dan cahaya histeria, tapi redup secepat uap dan langit kembali gelap. Begitu pula setelah perhelatannya. Tinggal sampah yang tersisa dan berserakan. Dan warga yang merayakannya melenggang tanpa rasa bersalah. Beberapa venue yang spot perhelatan di Jakarta yang menjadi saksi bisunya seperti Monas, Bundaran Hotel Indonesia, dan Ancol seperti dianiaya ketidakpedulian warga. Di sana, setelah pesta selesai berhias ampas mesiu, remah camilan, dan segala macam benda yang dianggap sudah tak lagi berguna. Untuk tahun ini saja, diperkirakan volume sampah perayaan Tahun Baru di Jakarta mencapai 4.800 meter kubik atau setara 1.200 ton. Luar biasa...  foto dan teks: yudhistira satria

KLINIK FOTO Rubrik Klinik Foto terbuka untuk pembaca Koran Jakarta, penggemar fotografi. Silakan kirim karya Anda kepada Redaksi dan kami akan memberikan komentar. Ukuran foto sebaiknya tidak lebih dari 5R untuk foto cetak. Untuk foto digital bisa dikirim ke alamat email foto@koran-jakarta.com dengan sisi terpanjang 1400 pixel dan resolusi 300 dpi.

FOTO dengan teknik framing yang cukup istimewa. Semakin sempurna dengan sentuhan gelap terang area foto yang direkam. Hanya, sebagai foto jurnalistik lemah di pesannya. Tidak ada yang istimewa dari fenomena orang tua yang sedang menyeberang jalan. Kecuali objek foto itu seorang publik figur. foto: DINI RAHAYU Jakarta

Âť

FOTO ini sebenarnya ingin menyampaikan dua pesan. Keindahan dan romantisme pasangan di pantai. Namun karena digarap dengan angle yang lebar, membuat pesannya tidak jelas. Seharusnya, pemotret harus memilih satu di antaranya. Saturasi foto ini juga terlalu rendah. Sehingga pantai tampak redup dan tidak menarik. foto: JOKO PURNOMO Jakarta

Âť

ÂŽ


KORAN JAKARTA

Venue

®

MINGGU 3 JANUARI 2010

17

FOTO-FOTO: KORAN JAKARTA/WACHYU AP

Menawarkan Menu Budaya “Di sinilah Westerling dan Sultan Hamid dulu sering bertemu dan ngobrol-ngobrol.” Newseum Cafe lebih tepat disebut tempat pertukaran ide ketimbang urusan perut. Sebab, kafe ini lebih menawarkan menu budaya, ketimbang kuliner.

M

endorong pintu tebal terbuat dari jati itu terbuka, sebuah tangga menuju lantai dua menanti. Memanjang dan agak gelap, juga dengan lapisan poster media massa yang menempel di seluruh temboknya itu. Ada Sinar Hindia, Njala, Pemberita, Medan Prijaji hingga Ra’jat Bergerak. Tak semua media-media itu familiar, tentu saja karena sebagian besar memang hanya tinggal nama. Pada suatu waktu

di masa lalu mereka adalah media massa berpengaruh. Tak hanya di tangga, sesampai di lantai dua suasana masih sama, tembok yang dilapisi kliping koran, poster, dan lukisan yang tergantung, patung-patung, hingga puluhan petai badui yang menjuntai dari langit-langit. Newseum Cafe lebih mirip museum atau galeri dibanding sebuah kafe. Berada tepat di pusat “lingkar” kekuasaan, kafe ini dikelilingi Istana Negara, Gedung Mahkamah Agung, Masjid Istiqlal, hingga Monumen Nasional. Jaraknya hanya berada dalam radius “sepelemparan” batu. Newseum Cafe menempati lantai dua dalam deretan bagunan bergaya indies bercat warna merah bata di tepi Ciliwung, sementara Domus Cafe atau yang lebih dikenal lounge Matahari menempati lantai satunya. Sebuah layar proyektor menutup sesisi ruangan di lantai dua itu, di sebelahnya meja bar memanjang hampir sepuluh meter panjangnya, juga enam pasang kursi indies.

« Kafe ini tak buka se-

tiap hari. Namun, setiap Rabu ada pemutaran film, tentu bukan film bioskop tapi lebih banyak film dokumenter dan alternatif.

»

Sebuah perpustakaan menyelip di pojoknya, sementara di seberangnya ruang Westerling. Westerling si bengis itu? “Ya, di sinilah Westerling dan Sultan Hamid dulu sering bertemu dan ngobrol-ngobrol,” cerita Mujib Hermani, manajer Newseum sambil menunjuk sebuah ruang di pojok. Ukurannya tiga kali tiga meter, loker untuk cerutu, satu set furnitur mewah mirip bos-bos VOC dan sebuah patung garuda di meja. Sebuah ruangan lagi terhubung, luasnya hampir sama. Suasananya tak jauh berbeda, tambahannya hanya sebuah TV plasma ukuran jumbo

di pojok, dan puluhan cermin yang menempel kedua sisi dindingnya. Menarik. Memasuki ruang itu lalu duduk di kursinya, dari cermin-cermin itu waktu seperti tercerabut, seperti menikmati kembali tajam mata Westerling yang ngotot atau persuasi Sultan Hamid dalam merencanakan coup d’ etat itu. Tidak Reguler Melintasi ruang utama, ruangruang mirip serambi tersedia, juga meja kursi yang nyaman. Tak berkaca atau jendela hingga lepas begitu saja bercampur dengan suasana Jakarta. Anginnya, pemandangan jalanan, sungai Ciliwung, hingga Istiqlal justru menjadi daya tariknya. Segelas kopi dan diskusi yang pekat mungkin sangat menarik. Di Prancis, kafe seperti Deux Magots atau de Flore menjadi saksi sejarah, ide-ide besar dilahirkan dan langkah sejarah disusun. Kafe menjadi media untuk bangkitnya tradisi berpikir sejak Voltaire hingga meletusnya Revolusi Prancis. Juga Albert

Camus, Jean Paul Satre hingga Andre Malraux penerima nobel itu. Di Mesir juga, kafe seperti El-Fishawi, Mitatia hingga Jamaluddin al-Afghani menjadi tempat lahirnya peristiwa bersejarah, seperti pendepakan kolonialismeInggris di tahun 1919 itu. Di sini kafe menjadi murtad, ia menjadi “bukan apa-apa” selain sebagai gaya hidup, tempat nongkrong yang individualis dan hedon dalam arti yang sesungguhnya. “Kita tidak ingin seperti itu, menu yang kita tawarkan adalah menu budaya,” tambah Mujib yang tak lain adik pemilik kafe, Taufik Rahzen. Benar, tak seperti kafe-kafe lainnya yang mencoba memikat pengunjung dengan cita rasa makanan atau minuman, Newseum Cafe memang menawarkan dialog. Kafe ini tak buka setiap hari. Namun, setiap Rabu ada pemutaran film, tentu bukan film bioskop tapi lebih banyak film dokumenter dan alternatif. Juga hari-hari tertentu. “Kita juga fasilitasi temanteman seniman yang tidak terakomodasi di kantong-kantong kesenian,”

ujar Mujib. Juga anak-anak punk, komunitas vespa, hingga perkumpulan pecinta film dokumenter. Pameran foto anak-anak SMA, peluncuran buku, atau sekadar baca puisi juga pameran lukisan. Lumayan representatif juga, setidaknya 200 orang bisa tertampung walau harus sedikit berbagi tempat. “Yang seperti itu kita fasilitasi semuanya,” terang Mujib. Bila hitung-hitungannya bisnis, Mujib memang mematok tarif tujuh juta rupiah untuk penggunaan Newseum Cafe. Tapi bila acara yang digelar “nyambung” Newseum Cafe akan membebaskan tarif itu, “Paling makanan bawa sendiri,.” Tak lalu cuci tangan masalah makanan, Pizza bisa dipesan di Domus Cafe masih di bawah pengelolaan yang sama. Pizza yang segar tentu, karena dibakar menggunakan kayu rambutan yang lebih kering dan alami. Setidaknya ada 15 jenis Pizza, seperti pizza Al Salmone e Capsicum yang berisi Salmon yang diasapi ditambah paprika, hingga saus. Terbayang rasanya bukan? Atau coba Pizza Al Tonno e Cipole yang ditambah ikan tuna dan bawang bombai itu. Mak nyusss. Mungkin begitu rasanya bila Bondan Winarno sempat mencicipi. “Di bawah untuk kalangan yang lebih mapan,” ujar Mujib menambahkan. Untuk urusan minuman, Newseum Cafe bisa menyediakan segala, dari merek luar negeri sekelas, Martini, Martell, atau merek-merek lain, Mujib juga menyediakan AM hingga IS. Tentu saja AM dan IS itu bukan kode, itu hanya singkatan dari anggur merah dan intisari. Minuman kelas rakyat ini bisa didapat hanya dengan merogoh kantong sebesar 18.000 rupiah. “Banyak-teman yang masih menginginkan, ini masalah selera,” kata Mujib.  teguh nugroho

Persinggahan Mata Hari dan Westerling Semasa hidup di Jawa itulah menurut berapa kalangan, Mata Hari sering kali berkunjung ke kafe yang waktu itu masih bernama Au Chat Noir.

S

ebuah mobil berhenti di depan penjara Saint-Lazare Prancis. Pagi masih sangat dingin, ketika lima penumpang itu turun. Seorang pendeta, dua orang suster, seorang tentara dan pengacara. Di salah satu sel penjara itu mereka membangunkan seorang perempuan dan membawanya ke barak Caserne de Vincennes. Di barak itu sebuah regu eksekusi menunggu. Perempuan itu menolak ketika matanya ditutup. Perempuan itu Mata Hari. Lahir sebagai anak ke empat pasangan Adam Zelle-Anje van der Muelen keluarga pemilik toko topi dan sukses dalam bisnis minyak, Margaretha Geertruida Zell tumbuh menjadi gadis cantik, cerdas, dan

kaya. Hingga kemudian musibah menghampiri keluarga itu pada 1889 ketika usaha keluarga itu bangkrut. Ibunya meninggal dan ayahnya kemudian menikah lagi. Merasa terasing di rumahnya, Margaretha memilih tinggal di Leiden. Hidupnya mulai berubah. Di umur 18 tahun, dia kemudian memutuskan menikah dengan seorang tentara lalu pindah ke Hindia Belanda. Gagal dengan rumah tangganya, Margaretha kemudian menjalin hubungan dengan banyak laki-laki, mempelajari tarian jawa dan mengganti namanya menjadi Mata Hari. Dia lantas pindah ke Belanda, lalu ke Prancis sambil terus menjadi penari hingga kemudian direkrut oleh agen

Jerman dengan kode H-21. Memanfaatkan posisi Belanda yang netral, Mata Hari bebas menjelajahi benua yang berperang itu. Baru tanggal 17 Januari 1917, kedoknya sebagai mata-mata terbongkar ketika intelejen Prancis berhasil menyadap pembicaraan mata-mata Jerman di Spanyol itu. Dan tanggal sehari menjelang hari Valentine tahun yang sama, Mata Hari disergap di Hotel Atena Prancis dan dijebloskan ke penjara Saint Lazare dan menghadapi vonis mati. Semasa hidup di Jawa itulah yang sering kali, menurut berapa kalangan, Mata Hari sering kali berkunjung ke kafe yang waktu itu masih bernama Au Chat Noir. Masuk akal, meng-

ingat di Eropa pun Mata Hari bergaul dengan kalangan elite di sana. Bila Mata Hari samar-samar jejaknya di Au Chat Noir, Raymond Pierre Paul Westerlling The Turk mungkin lebih jelas, pimpinan Depot Speciale Tropen itu seringkali menggunakan sebuah ruangan di lantai dua untuk bertemu dengan kolegakoleganya. Termasuk salah satunya Sultan Hamid II dari Pontianak. Dalam perkembangannya, klab ini kemudian berganti nama menjadi Cubra Libre yang menyediakan berbagai jenis cerutu dan tembakau kelas satu. Empat tahun silam, kesan misteri dan eksklusif dirombak, tempat berganti nama lagi menjadi Newseum Cafe. Sampai sekarang.  teguh nugroho

KORAN JAKARTA/WACHYU AP


MINGGU 3 JANUARI 2010

18

Seni

KORAN JAKARTA

®

Antara Penilaian dan Partisipasi Publik “Jangan sebut ini biennale, tapi sebut saja selametan.” Perhelatan Biennale Jogja ke-10, selain berupaya melibatkan publik yang seluasluasnya, juga mengundang tafsir lain dari para pelakunya. Bagaimana polemik ini berlanjut?

“Y

ang saya alami ketika ada di Kuba untuk Havana Biennale, saya protes karena sukarelawan yang membantu pembuatan karya saya nggak bisa masuk pameran ketika pameran dibuka, bahkan masyarakat Kuba sendiri nggak bisa masuk karena harga tiketnya 10-20 dollar AS, sedangkan ratarata gaji penduduk Kuba adalah 10 dollar per bulan. Jelas Biennale Kuba bukanlah untuk publik Kuba sendiri tapi untuk turis-turis asing.” Kalimat di atas adalah pengakuan dari Heri Dono, perupa Indonesia yang pernah ditasbihkan oleh sebuah majalah seni rupa luar negeri sebagai seniman yang paling banyak diundang dalam perhelatan Biennale Seni Rupa di seluruh dunia. Dia menuturkan pengalaman itu sesaat setelah berakhirnya forum pertanggungjawaban kuratorial Biennale Jogja ke-10, pada pertengahan Desember lalu di Taman Budaya Yogyakarta. Pernyataan di atas menjadi terasa penting artinya, ketika pada hari-hari terakhir ini, begitu banyak debat yang terus meruncing mengenai berbagai soal yang mengiringi semaraknya penyelenggaraan Biennale Jogja kesepuluh ini. Adalah “Jogja On The Move”, salah satu dari dua bagian panggung be-

sar Jogja Biennale selain “Artists Interpretation”, disebut oleh Samuel Indratma selaku kurator bagian tersebut, dalam wawancaranya di buletin Jogja Jamming sebagai tawaran perspektif baru kepada publik dunia bagaimana sebuah bienalle semestinya dihelat. Terdapat dua inti besar dalam Jogja On The Move, yakni keterlibatan sebanyak mungkin publik dan penggunaan ruang-ruang publik yang selama ini cenderung terekonomisasi dan terpolitikkan, menjadi ruang-ruang seni. Maka hari-hari ini, hampir di sebagain besar sudut Jogja dapat dengan mudah kita temui berbagai hal yang bukan merupakan sesuatu yang bisa kita dapati di hari-hari biasa. Ia bisa berada di trotoar, di taman kota, di taman jalan, menyiasati tiang-tiang lampu kota, atau bahkan tiang traffic light. Tak kurang 200-an kelompok seni, individu, maupun masyarakat yang terlibat dalam pewujudan proyek seni ruang publik itu. Lemah Kuratorial Problem dari proyek di atas, seperti yang diutarakan oleh Antariksa, salah satu orang yang bertanggungjawab membuat Katalog Post Event Biennale Jogja Jamming, adalah lemahnya sisi kuratorial. “Ketika itu tidak diberi kerangka kuratorial saya tidak tahu lagi mana yang karya biennale, mana yang bukan, tepat di situ fungsi edukatif dari seni itu hilang,” katanya Kamis lalu. Biennale, adalah sebuah perhelatan seni rupa yang untuk melihat perkembangan seni rupa di suatu tempat dalam periode dua tahunan. Hal itu menjadi sebuah institusi seni rupa modern di antara institusi-

institusi lainnya seperti museum, galeri, institusi pendidikan, lembaga lelang, kurator, majalah, seniman, dan seterusnya. “Tepat di titik di mana ketiadaaan institusi seni rupa yang kuat di kita itulah sebenarnya kita musti bangun melalui biennale menjadi institusi yang berwibawa. Tentu saja ini bukan upaya yang mudah. Tapi Public On The Move justru menyulitkan penilaian yang berwibawa itu,” papar Antariksa. Maka sebenarnya ini adalah soal apresiasi. Di mana terdapat dua hal yang terus menerus bersitegang, yakni pada soal apresiasi publik khusus seni rupa yang terus menerus melihat seni rupa sebagai perkembangan dan atau percabangan yang bisa diberi makna secara lebih jelas, dan bagaimana seni rupa seperti cabang kehidupan lainnya bersentuhan dengan publik yang seluas-luasnya. Publik yang pertama membutuhkan segregasi yang tegas dan pada publik yang kedua justru sebaliknya, hilangnya pembatasan. Biennale, jelas menjalankan fungsi pengirisan,

FOTO-FOTO: KORAN JAKARTA/EKO S PUTRO

« Biennale, jelas men-

jalankan fungsi pengirisan, yakni siapa saja seniman yang dalam dua tahun terakhir menciptakan ‘sesuatu’ dan yang tidak.

»

yakni siapa saja seniman yang dalam dua tahun terakhir menciptakan ‘sesuatu’ dan yang tidak. Mekanismenya pun tak berdasar pada asas

keadilan, yakni hanya seniman yang diundang saja yang berhak tampil. Dan kuratorlah yang memiliki kuasa dan karena itu lah kurator berfungsi sangat besar dalam perhelatan yang disebut biennale. Dan sebaliknya, Jogja on The Move, seperti yang disebut Samuel justru menjungkirbalikkan itu, Sebab di sini, kurator hanyalah pendamping bagi seniman. Hal itu juga ditegaskan oleh Romo Sindhunata, selaku dewan kurator, dalam banyak kesempatan bahwa Biennale Jogja tak sedang banyak berurusan dengan standardisasi, melainkan justru

melupakan standar dan membuat seni menaklukkan ruang publik. Hal itulah yang secara keras diprotes oleh Antariksa, “Kalau begitu, jangan sebut ini biennale, tapi sebut saja selametan,” katanya. Sementara itu, Wahyudin selaku ketua Tim Kurator, mengaku bahwa Tim Public on The Move telah menyeleweng dari bingkai kuratorial yang telah ia buat, yaknin lima semangat zaman yang menaungi praktik artistik di dunia seni rupa Yogyakarta, yaitu humanisme kerakyatan, humanisme universal, perlawanan terhadap estetika mapan, pergolakan antara budaya global dan lokal, serta seni rupa urban. “Tentu saja akan ada evaluasi, namun tidak bisa dalam setiap kesempatan saya mengintervensi sesuatu yang sudah menjadi tugas dan wewenang Tim Jogja on The Move. Jadi jelas ini bukan ketiadaan kurasi tapi lemahnya sisi manajemen tim terkait,” tegasnya saat dihubungi lewat telefon. Namun, benarkah ini hanyalah soal manajemen seperti yang dikatakan Wahyudin? Jelas dalam buletin Jogja Jamming disebutkan oleh Butet Kartaradjasa selaku Direktur Biennale Jogja ke-10 2009 sebagai semacam pengantar Biennale, bahwa event ini membuka pintu seluas-luasnya bagi publik sehingga perupa tidak dipingit oleh kecongkakannya sendiri. Melalui Samuel indratma, Sindhunata, dan Butet kita dapati sebuah usaha keras yang berasal dari asumsi yang berbeda mengenai Bienalle seperti yang diusahakan dengan sungguh-sungguh oleh, misalnya saja Wahyudin dan Antariksa. Untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi pada Bienalle Jogja yang akan berlangsung hingga 10 Januari 2010 nanti, barangkali kita musti terpaksa melihat jauh ke belakang bagaimana Bienalle ini kemudian menjadi nyata, dan tak hanya tinggal sebagai gagasan. Jaming, bung!  eko s putro

Gelisah Saja Tidak Cukup Masyarakat harus dididik untuk mau mengerti tangisan-tangisan budaya.

K

anvas itu panjangnya hanya satu meter lebih dengan tinggi kurang dari separuhnya. Ada garisgaris hitam merah bersilangan, juga biru, cokelat, dan kuning di pojok kiri atas. Harmoni. Lihat saja, antara bentuk bidang kanvas dan lima garis warna merah itu, atau dengan garisgaris hitamnya kemudian menyatu menjadi sebuah komunitas yang harmoni. Tak hanya dengan garis merah itu, dua garis-garis hitam itu juga selaras dan saling mengisi menjadi kekuatan untuk dinikmati. Tanpa warna biru pekat, dan titik-titik besar yang sewarna, bidang itu mungkin akan “putus” dan sangat kaku. Ada rasa yang nikmat berdiri di depan Alam Biru karya almarhum Nashar itu. Pertalian relasi warna, relasi garis menjadikan lukisan itu menjadi tontonan wujud yang selaras. Di pasar, harga lukisan ini berkisar 70-an juta rupiah. Murah, mungkin karena Nashar tak terlalu “berkeluarga” dengan pasar. Tak hanya, pada karya Nashar,

hat saja riuh-rendah pameran yang digelar sepanjang tahun 2009. Kontemporer habis dengan warna-warna cerahnya, aklirik dan tentu saja cepat diserap pasar. “Bahkan kanvas kosong sudah ada pembelinya,” ungkap Sri Warso memberi contoh ekstrim.

FOTO-FOTO: KORAN JAKARTA/WACHYU AP

Sesajen atau Kucing milik almarhum Popo Iskandar juga menawarkan harmoni yang sama. Olah rasa yang dalam. Juga Model/Potret Diri gaya Persagi ala Agus Djaya atau Dewi Sri karya Rusli yang terpengaruh India itu. Selebihnya, melintas waktu ada karyakarya milik Oesman Effendi, Nyoman Gunarsa, Kartika Affandi, hingga Ah-

cmad Sadali dan puluhan koleksi Taman Ismail Marzuki lainnya. Ya, benar ini memang pameran koleksi. Dan pameran model begini seperti menjadi oase di tengah hiruk-pikuknya pameran berlabel kontemporer. “Akan jarang pameran-pameran model seperti ini, tidak akan ada alternatif tidak akan ada yang ber-

[D] ENGLISH / ACTION

beda,” ujar Sri Warso Wahono kurator pameran saat ditanya perkembangan seni rupa untuk tahun 2010. Menurutnya, ajang pameran 2010 akan tetap pada arus utama trend saat ini. “Prakarsa itu tetap datang dari galerigaleri yang bersekutu dengan pemilik modal,” kata Sri Warso Wahono. Sri Warso tentu tak asal bicara, li-

[D] ENGLISH / COMEDY

[D] ENGLISH / FANTASY

Penguasanya Pasar Mirip industri di sektor-sektor produksi lainnya, liberalisme juga menyediakan infrastrukturnya. Dari mulai munculnya kelompok-kelompok mafia lukisan, persekongkolan galeri, rumah-rumah lelang, hingga para broker yang bahkan mencari bibit-bibit “seniman” sampai ke kampus-kampus. Tak hanya itu, atas nama “efesiensi” penggunaan aklirik juga makin digemari. Tentu saja, dengan aklirik, sebuah lukisan butuh dua jam untuk kering. Bandingkan dengan cat minyak yang baru kering dalam waktu satu minggu. “Seorang pelukis bahkan bisa membuat sepuluh lukisan perhari,” ujar Sri Warso. “Senimanseniman itu sekarang dilahirkan oleh

[D] HINDI / DRAMA

pasar dan perangkatnya,” tambahnya. Bagaimana dengan para seniman yang memilih tidak ikut dalam gerbong liberalisasi itu? Menurut Sri Warso yang mungkin ditempuh adalah mengiklaskan diri untuk diam. Tokoh-tokoh seperti seperti Naryo, Sardono, Pirus atau di Jogja ada Broto, Aming Prayitno hingga Nyoman Gunarsa, mungkin memilih diam, dari pada keluar tapi diisolasi oleh wilayah-wilayah “bisnis” tertentu. Itu terbukti. Mereka beberapa tahun terakhir tidak keluar karena tidak mau bersekutu dengan sponsor atau tidak memperoleh sekutu. “Sponsor itu enggan karena mereka nggak bisa didikte,” jelas Sri Warso. Liberalisasi dibidang seni itu seperti pisau bermata ganda, seniman bisa “terbunuh” dengan mengikuti ajakan pasar, tapi seniman juga bisa mengumpulkan pundi-pundi uangnya dengan bergabung dengan cukong-cukong liberal itu. “Gelisah saja tidak cukup, kita harus geram,” ujar Sri Warso. “Ya, Gurita liberalisme harus dilawan.!!”  teguh nugroho

[D] JAPANESE / ACTION

[R] REMAJA

[D] DEWASA

[SU] SEMUA UMUR

MOVIE SCHEDULE

Buy 1 get 1 free ticket :

TUM MILE GI: 12:15 15:15 18:15 21:15

NINJA GI / MOI: 00:15 PP: 00:20 TK: 22:00

HIGH KICK GIRL GI: 12:00 14:00 20:15 22:00 MOI: 11:45 15:15 20:30 22:15 TK: 12:00 16:00 20:15 22:00 [SU] ENGLISH / FAMILY

Free ticket : * BRI Prioritas Debit Card every Friday - Sunday for Velvet ticket at blitzmegaplex Pacific Place & Mall of Indonesia

[SU] ENGLISH / ANIMATION

50% Diskon : * UOB Platinum (Basic & Supplement) Credit Card for Velvet ticket at blitzmegaplex Pacific Place every Friday - Sunday

DESCENT 2 GI: 22:00 PP / MOI / TK: 00:15

[R] ENGLISH / FANTASY

ONLY AT BLITZMEGAPLEX

ADVANCE TICKETS AVAILABLE

UNTIL 5 JANUARY SHERLOCK HOLMES GI: 11:50 14:25 16:00 17:00 18:45 19:35 22:10 PP: 12:00 14:45 17:30 20:15 PP VELVET: 13:00 14:00 15:45 16:45 18:30 19:30 21:15 22:15 MOI: 11:15 13:55 16:35 19:15 21:55 MOI DINING CINEMA: 12:15 14:55 MOI VELVET: 13:15 15:55 18:35 21:15 TK: 12:00 13:15 16:00 17:00 18:45 21:30

* BRI Debit Card (Gold, Platinum & Prioritas) every Friday - Sunday for Regular & Satin ticket * BRI Credit Card (Gold & Platinum) every Friday - Sunday for Regular & Satin ticket * UOB Buana Credit Card every Saturday - Sunday for Satin ticket

WHIP IT GI: 14:15 16:30 18:00 21:30 PP: 12:00 14:30 19:15 21:00 MOI: 11:45 14:15 19:15 21:45 TK: 14:30 17:45 19:30 21:45

UNDER THE MOUNTAIN GI: 12:00 14:00 20:00 22:00 PP: 14:15 16:30 18:45 MOI: 12:00 16:15 20:15 22:15 TK: 12:00 16:00 20:00 22:00

NIKO & THE WAY TO THE STARS GI: 12:00 13:50 16:00 18:00 MOI: 11:30 13:30 17:00 18:45 TK: 12:00 14:00 16:00 18:00

ALVIN & THE CHIPMUNKS 2 GI / PP: 12:00 14:00 16:00 18:00 20:00 22:00 MOI: 13:15 15:15 17:15 19:15 21:15 TK: 11:30 13:30 15:30 17:30 19:30 21:30 [D] HINDI / ROMANTIC COMEDY

THREE IDIOTS GI: 12:45 18:35 22:00

AVATAR GI: 12:30 15:40 18:50 22:15 GI 3D: 12:00 15:10 18:20 21:30 PP: 12:00 15:10 18:20 21:30 PP 3D: 12:45 15:55 19:05 22:15 MOI: 12:30 15:45 19:00 22:15 MOI 3D: 11:15 14:30 17:45 21:00 TK: 12:30 15:45 18:55 22:05 TK 3D: 12:00 15:10 18:20 21:30 [R] INDONESIAN / DRAMA

SANG PEMIMPI GI: 14:25 17:00 19:35 22:10 PP: 12:00 16:45 21:30 MOI: 11:30 16:30 19:15 MOI DINING CINEMA: 18:30 TK: 12:00 14:30 17:00 19:30 22:00

[D] ENGLISH / ACTION

BITCH SLAP GI: 12:00 15:45 MOI: 18:15 TK: 14:00

[D] ENGLISH / SCIENCE FICTION

THE FOURTH KIND GI: 12:00 15:50 20:00 22:00 MOI: 14:00 22:00 TK: 14:00 18:00 20:00 22:00 JU-ON 4 MOI: 16:45

[D] JAPANESE / HORROR

[D] ENGLISH / THRILLER

LAW ABIDING CITIZEN GI: 17:45 MOI: 14:15

3D GLASSES FOR KIDS NOW AVAILABLE. EXPERIENCE REALD 3D - ONLY AT BLITZMEGAPLEX


KORAN JAKARTA

Musik & Film

®

Ketika Para Tupai Bersekolah Berapa sesungguhnya umur para tupai kecil itu?

S

FOTO-FOTO: ECRANLARGE.COM

Alvin and The Chipmunks - The Squeakquel Sutradara: Betty Thomas Produser: Ross Bagdasarian Jr, Janice Karman Skenario: Jon Vitti, Jonathan Aibel dan Glen Berger Pemain: Jason Lee, David Cross, Zachary Levi Produksi: Regency Enterprises and Bagdasarian Production 2009

« Pada sekuel per-

tama tupai-tupai ini bernyanyi, kini dikisahkan telah berhasil membawa Alvin dan kawan-kawan menuai sukses.

»

The Chipmunks, Toby mau tak mau mengurus ketiganya. Sesuai permintaan Dave, ketiga tupai itu akhirnya merasakan bangku sekolah. Ketiga tupai yang berukuran tak lebih dari sekepalan tangan itu masuk sekolah menengah atas. Mereka membaur dengan para remaja lainnya. Tapi yang didapatkan oleh Alvin dan kawan-kawan justru perlakuan buruk. Mereka diplonco dan dikerjai oleh pentolan sekolah.

Namun akhirnya Alvin berhasil diterima oleh kawan-kawan manusianya, bahkan ikut dalam tim football sekolah. Pergaulan dengan tim football itu membawa perubahan besar pada diri Alvin. Prioritasnya mulai berubah. Ia mendahulukan segala kepentingan tim football dibandingkan kepentingan trio Chipmunks dan karier bernyanyinya. Bahkan, saat lomba menyanyi berlangsung, Alvin absen dan memilih ikut bertanding football. Mubazir Dalam sekuel kedua Alvin and The Chipmunks - The Squeakquel, Alvin dkk mendapat saingan berat. Dikisahkan ada tiga orang tupai wanita yang juga memunyai kemampuan bernyanyi yang baik yang akan menghadang karier bermusik Alvin dkk. Mereka adalah The Chipettes yang terdiri atas Britany (Chistina Applegate), Jeanette (Anna Faris), dan Elanor (Amy Poehler) berada di bawah asuhan Ian Hawke (David Cross). Ian yang sebelumnya terdepak dari Jett Records, perusahan re-

kaman di mana The Chipmunks bernaung ingin membalas dendam dengan memanfaatkan tupai perempuan asuhannya. The Chipettes dengan mudah mengalahkan The Chipmunks. Popularitasnya membumbung tinggi melebihi The Chipmunks. Bahkan, The Chipettes mendapat tawaran untuk tampil sepanggung dengan Britney Spears. Namun, meskipun dihadirkan tiga tupai kompetitor Alvin dkk, sekuel kedua film ini tidak segreget film pertamanya. Kehadiran The Chipettes agak mubazir. Ini karena tiga tupai itu tidak ada ubahnya The Chipmunks versi wanita. Karakter dan pemilihan warna busana sama seperti Alvin dkk. Britany digambarkan sebagai tupai yang atraktif, pemimpin dari kedua tupai lainnya. Memakai baju warna merah sama seperti Alvin. Atau dengan kata lain Britany adalah versi perempuan dari Alvin. Kemudian Jeanette yang berkaca mata, digambarkan sebagai tupai yang cerdas dan memakai baju warna biru adalah Simon yang terjebak di tubuh tupai wanita. Begitu pula

SUDOKU

dengan Elanor yang segembul dan selugu Theodore. Meskipun demikian. The Chipettes tetap menarik dengan gaya dan cara menyanyikan lagulagu hits para penyanyi wanita dengan suara mencicit tupai. Lagu Hot ‘n Cold milik Katy Perry dan Lagu Single Lady milik Beyonce Knowles menjadi kocak ketika dinyanyikan oleh The Chipettes. Yang juga mengganggu barangkali dari segi cerita, manakala The Chipmunks disekolahkan di SMA. Ini pastinya membuat kita bertanya-tanya; berapa umur para tupai kecil itu? Sudahkah Alvin yang supernakal itu, Simon yang pintar dan Theodore yang luar biasa lugu itu, berumur 17 tahun sehingga harus dimasukan ke SMA? Mungkin akan lebih menarik jika The Chipmunks dimasukan TK atau SD? Seperti yang dilakukan keluarga Little pada si tikus Stuart yang menyekolahkan si tikus di bangku SD dalam film Stuart Little. Selain itu, Dave, ayah angkat buat para Chipmunks perannya di sekuel ini juga tidak terlalu menonjol. Kehadiran Jason Lee tak ada ubahnya seperti seorang cameo. Hanya muncul di bagian awal, sedikit di pertengahan dan di akhir cerita. Minimnya kehadiran Dave di sini lantaran tugas menjaga Alvin dkk dilimpahkan ke keponakannya Toby yang diperankan oleh Zachary Levy. Bagi yang pertama kali melihat, mungkin film ini lumayan menghibur dengan tingkah kocak dan menggemaskan para tupai (juga dengan lagulagu yang dinyanyikan dengan suara tupai). Tapi bagi para generasi orang tua yang sudah mengenal dengan baik versi asli dari The Chipmunks mungkin akan sedikit sulit untuk bisa ikut tertawa menyaksikan para tupai modern itu. Tapi, secara keseluruhan, Alvin and The Chipmunks - The Squeakquel merupakan tontonan yang lumayan menghibur di tengah musim libur sekolah ini, walaupun tidak sekonyol, sekocak dan semenggemaskan film pertamanya.  rizky amelia

KANAL

3 7

6

6

2

4

4

7

5

4

5

9

6

3

2

8 5

6

4 7

8

2

1

1

9

5

4

9

JAWABAN SUDOKU

7

3

6 2

» FAKTA DI BALIK SUDOKU:

Edisi Sabtu, 2 Januari 2010 7

4

9

8

6

1

2

5

3

1

3

6

2

5

4

8

7

9

8

2

5

3

9

7

6

4

1

9

8

3

4

2

5

7

1

6

4

6

2

7

1

8

9

3

5

5

7

1

6

3

9

4

8

2

2

9

8

1

4

3

5

6

7

3

5

7

9

8

6

1

2

4

6

1

4

5

7

2

3

9

8

Berbeda dengan permainan tekateki silang yang membutuhkan wawasan luas untuk menaklukkannya, permainan sudoku dapat dipecahkan, hanya dengan mengandalkan ketelitian dan feeling yang tajam. Naluri Anda diasah dalam game ini untuk menjawab soal-soal angka yang diajukan. Cobalah sekarang juga!

Penguins Of Madagascar : Revenge of The Birds Special NICKELODEON 4 Januari 2010 PARA penguin penghuni kebun binatang New York yang dipimpin oleh Kowalski memiliki sebuah rencana baru untuk melarikan diri. Rencana kali ini akan melibatkan Marlene, namun apa yang terjadi saat Marlene menjadi liar dan tidak terkontrol?

INTRO

Konser Ketiga Tata Young

Enchanted

Changeling

DISNEY CHANNEL 9 Januari 2010

HBO 10 Januari 2010

DRAMA komedi ini berkisah tentang seorang putri dari negeri dongeng yang terdampar di kota New York. Dia harus menemukan cara untuk kembali ke negaranya, namun pertemuannya dengan seorang pria, membuat dirinya lupa telah bertunangan dengan seorang pangeran. Enchanted menggunakan teknik animasi 2D.

SEORANG ibu yang kehilangan anaknya melaporkan kasusnya pada polisi. Tiga bulan kemudian, polisi mengontak ibu tersebut dan mengatakan bahwa anaknya telah ditemukan. Namun saat dipertemukan, sang ibu merasa yakin bahwa itu bukan anaknya. Polisi menolak fakta ini dan si ibu stres berat.

erayaan malam pergantian tahun di Jakarta semakin meriah dengan kehadiran penyanyi Internasional, Tata Young. Penyanyi asal Thailand ini menggelar konser di sebuah ballroom hotel mewah di Jakarta. Konser itu diberi tajuk A Spicy New Years’s Eve With Tata Young. Konser ini digelar setengah jam sebelum tahun 2010 menjelang. Selama satu jam, Tata menyanyikan lagu-lagu dari tiga album berbahasa Inggrisnya. Dua belas lagu dibawakan dengan lincah, centil, dan energik. Di antaranya adalah lagu-lagu hits yang sangat familiar di telinga pencinta musik Indonesia, yaitu Sexy Naughty Bitchy, El Nin Yo! I Believe dan lagu terbarunya Ready For Love. Lagu-lagu itu dinyanyikan Tata disertai dengan tarian oleh enam penari asal Thailand. Dalam konsernya itu, Tata membalut dirinya dengan gaun seksi sesuai dengan tipikal lagu yang ia nyanyikan. “Baju yang saya kenakan adalah rancangan desainer lokal. Karyanya pas dengan karakter saya,” ungkap penyanyi yang sering diidentikan dengan penyanyi Mandy Moore ini. Tata menyatakan kegembiraanya bisa menggelar konser untuk ketiga kalinya di Indonesia. “Akhirnya ada lagi kesempatan untuk menggelar konser di Indonesia. Di malam Tahun Baru lagi,” kata Tata dalam jumpa pers beberapa hari sebelumnya. Konser Tata di malam pergantian tahun itu, selain untuk menghibur para penggemarnya, juga bertujuan untuk mempromosikan album terbarunya, Ready For Love yang dirilis 24 Agustus silam. Selain itu, alasan Tata menerima konser di malam tahun baru karena pihak penyelenggara mengizinkan ia memboyong keluarga besarnya ke Jakarta. “Mereka baik sekali. Saya diperbolehkan membawa keluarga saya. Yeah, merayakan tahun baru bersama keluarga dan penggemar saya. Keren!” ungkap Tata. Bagi Tata, Indonesia adalah negara ketiga yang mengapresiasi dengan baik albumalbum berbahasa Inggrisnya. Album itu adalah I Believe, Temprature Raising dan Ready For Love. “Saya berterima kasih karena lagu saya diterima dengan baik di sini. Bahkan dua lagu saya, Ready For Love dan Bloody Valentine sudah masuk di dalam tangga lagu di radio lokal,” katanya. Tata merupakan penyanyi internasional berdarah campuran Amerika-Thailand. Penyanyi berumur 29 tahun itu memulai karier bermusiknya sejak berusia sebelas tahun. Pada umur 15 tahun, dia memeroleh kesempatan untuk merekam album pertamanya yang bertajuk Amita Tata Young. Album tersebut berhasil terjual hingga satu setengah juta kopi. Berkat penjualan album yang tinggi itu, dia menjadi penyanyi muda Thailand yang sensasional. Setelah sukses di negerinya sendiri dengan enam album, Tata melebarkan sayap dengan merilis album internasional pertamanya pada 2004 berjudul I Believe. Dengan mengandalkan dua buah lagu energik I Believe dan Sexy Naugthty Bitchy, Tata berhasil menjual albumnya sebanyak satu juta kopi. Di negaranya, album itu diganjar sembilan buah platinum. Berturut-turut kemudian, Tata meluncurkan album berbahasa Inggris keduanya bertajuk Temprature Rising pada 2006. Dan di tahun ini Tata kembali merilis album Ready For Love yang masih mengandalkan tembang-tembang berirama centil dan enegik. Bisa dibilang, Tata merupakan salah satu diva Asia yang membuat dunia Barat menoleh.  boy/A-1 TATAYOUNG.COM

AGENDA

ISILAH kotak kosong hingga setiap kolom, lajur, serta area kotak 3x3 terisi angka 1-9 tanpa ada pengulangan.

9

19

P

Alvin and The Chipmunks bisa menjadi film alternatif untuk mengisi liburan putra-putri Anda. Kisah para tupai menggemaskan dan pandai bernyanyi. epandai-pandai tupai, barangkali tak ada yang melebihi Alvin dan kawan-kawan. Selain piawai melompat, tupai-tupai animasi bikinan Hollywood ini juga piawai menyanyi. Trio tupai itu, Alvin (yang disulihsuarakan Justin Long), Simon (Mathew Gray Gubler), dan Theodore (Jesse McCartney) kembali membuat onar dalam sekuel kedua film Alvin and The Chipmunks yang bertajuk Alvin and The Chipmunks - The Squeakquel. Ketiga tupai itu kini semakin popular. Menggelar konser dimana-mana dan memunyai penggemar yang fanatik. Akan tetapi, meskipun sudah popular, tingkah kekanak-kanakan ketiganya masih saja tak berubah. Semuanya suka berulah, membuat kekacauan di mana-mana. Lagi-lagi yang menjadi korban dari kenakalan Alvin dan temantemannya adalah Dave Seville (Jason Lee). Orang yang berjasa di balik kesuksesan The Chipmunks sekaligus ayah angkat buat ketiga tupai cilik ini. Dave yang pada sekuel pertama melatih tupai-tupai ini bernyanyi, kini dikisahkan telah berhasil membawa Alvin dan kawan-kawan menuai sukses. Namun, dalam sebuah konser di Paris, Dave mengalami kecelakaan yang disebabkan oleh kecerobohan Alvin, Simon dan Theodore. Akibat kecelakaan itu, Dave harus menjalani perawatan serius di rumah sakit. Sementara ketiga tupai itu sementara waktu dititipkan kepada keponakannya yang bernama Toby (Zachary Levi). Di sinilah, petualangan baru Alvin, Simon dan Theodore dimulai. Tak seperti Dave yang bisa menangani kenakalan tiga tupai itu, Toby cenderung ceroboh dan cuek. Namun, karena dilimpahkan tugas untuk menjaga

MINGGU 3 JANUARI 2010

So You Think You Can Dance (season 4) AXN 5 Januari 2010 SO You Think You Can Dance adalah sebuah program berupa kompetisi menari. Episode kali ini adalah seri keempat yang berlangsung pada 22 Mei 2008 silam. Juri-juri untuk kompetisi ini adalah Nigel Lythgoe dan Mary Murphy. Sementara Cat Deeley tetap menjadi MC.

Pameran Franz Wilhelm Junghuhn 18 November 2009 – 10 Januari 2010 Erasmus Huis Jakarta

Pameran Seni Rupa Koleksi Pusat Kesenian Jakarta 19-31 Desember 2009 Galeri Cipta II TIM Jakarta

Pameran dan Simposium 200 Tahun Franz Wilhelm Junghuhn 18 November 11 Januari 2010 Galeri Erasmus Huis Jakarta: Pusat Kebudayaan Belanda Kuningan, Jakarta

Pameran Seni Rupa Koleksi PKJ-TIM Galeri Cipta II 19-31 Desember 200911-24 Januari 2010 10.00 s/d 21.00 WIB Taman Ismail Marzuki, Jakarta

Commemoration Pemeran Rupa dari Eropa, Asia, dan Indonesia 17 Desember – 10 Januari 2010 Gedung A (Utama), Galeri Nasional

Bagi Anda yang memiliki info tentang kegiatan seni, budaya dan entertainment, silakan menginformasikan ke redaksi Koran Jakarta dengan alamat email » agenda@koran-jakarta.com


MINGGU 3 JANUARI 2010

20

GeoNas

KORAN JAKARTA

®

Danau Empangau Pusatnya ikan bernilai ekonomi tinggi. Danau Empangau memang tampak keruh. Inilah salah satu keunikan dari lahan gambut di Pulau Kalimantan.

D

i peta Pulau Kalimantan berskala 1:1.000.000, secara kasat mata Danau Empangau memang tak terlihat seperti halnya danau-danau lainnya di Pulau Sumatera, Jawa, dan Bali. Maklum danau yang secara administratif berada di Kecamatan Bunut Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat tersebut memang berukuran mini. Luasnya hanya sekitar 122 hektare dengan kedalaman maksimal 21 meter. Untuk mencapai lokasi tersebut juga butuh perjuangan yang panjang. Dari ibukota Provinsi Kalimantan Barat, Pontianak, Anda harus berkendara selama sekitar 12 jam menuju Sintang. Maklum di sepanjang jalur tersebut, selain kondisi jalan rayanya tak mulus, lebar jalannya juga sempit. Dari kota Sintang perjalanan masih belum selesai. Anda masih perlu menempuh perjalanan darat menuju Jongkong selama lima jam. Ujung aspal ada di kecamatan ini. Sehingga untuk menuju Desa Empangau, Anda harus naik speedboat selama dua jam. Jadi, kalau ditotal waktu tempuh antara Pontianak dan Danau Empangau adalah 20 jam. Keruh Sejak Dulu Sekilas memang tak ada yang menarik di danau tersebut. Betapa tidak, airnya berwarna keruh, cokelat kehitam-hitaman. Air danau ini bukan lantaran terkena polusi dari kegiatan pertanian atau industri. Sebab, di sekitar danau itu memang tidak ada kegiatan pertanian dan industri seperti halnya di kota-kota besar. Ekosistem di sekitarnya hening. Menurut keterangan warga lokal, sejak dulu ketika hutan-hutan masih belum dibabat, air di Danau Empangau memang tampak keruh. Inilah salah satu keunikan dari lahan gambut di Pulau Kalimantan. Sisa-sisa pelapukan biomassa yang berumur jutaan tahun itu larut bersama air sehingga tampak keruh. Berada di danau tersebut juga terasa biasa-biasa saja. Keramba jaring apung (KJA) yang dikelola masyarakat setempat mendominasi pemandangan. Saat ini ada sekitar 20 KJA yang di dalamnya berisi beberapa jenis ikan hasil budidaya nelayan lokal. Ketiga jenis ikan khas danau yang bergizi dan lezat itu adalah baung, betutu, jelawat, bawal, dan tumang. Pantas saja kalau ikan-ikan itu bernilai jual tinggi. Satu kilogram ikan baung misalnya, dijual dengan harga 20.000 rupiah (ikan segar) sampai 60.000 rupiah (ikan asapan). Sementara itu, harga ikan betutu (asapan) mencapai 120 ribu rupiah per kilogram. Di luar ikan-ikan konsumsi itu masih banyak jenis ikan lainnya. Menurut catatan Badan Riset Kelautan dan Perikanan (BRKP), Danau Empangau dihuni sekitar 47 jenis ikan. Salah satu jenis ikan endemik yang elok adalah siluk atau arwana super red (Scleropages formosus). Arwana tersebut menjadi prima-

Danau Empangau Upaya Kearifan Lokal Melestarikan Ikan Arwana Letaknya lebih kurang 750 kilometer dari Kota Pontianak, Danau Empangau yang administrasinya masuk di Kecamatan Bunut Hilir Kabupaten Kapuas Hulu, menyimpan sejumlah kekayaan alam yang dimaanfaatkan masyarakat setempat tanpa harus merusak dan mencemari lingkungan atau bahkan memusnahkan kandungan flora dan fauna yang ada di kawasan tersebut Ikan arwana jenis super red adalah salah satu habitat endemik yang berasal dari danau yang memiliki luasan 124 hektar dengan kedalaman 1 - 21 meter ini. Masyarakat Desa Empangau memanfaatkan ikan arwana alam di lokasi tersebut dengan menerapkan hukum kearifan lokal. Tak heran kalau pelestarian dan perlindungan terhadap ikan arwana di daerah tersebut patut diacungkan jempol lantaran masyarakat setempat memiliki komitmen yang tinggi untuk menjaga ikan tersebut dari ancaman kepunahan.

Lokasi Danau Empangau kecamatan Bunut Hilir Kabupaten Kapuas Hulu

Putusibau

Pontianak

Sintang

Kalimantan Barat

Indonesia

Pulau Kalimantan Danau Empangau sebenarnya adalah danau biasa seperti danau lain di Kalimantan. Ekosistem di sekitar danau sangat hening. Menurut keterangan warga lokal, sejak dulu ketika hutan-hutan masih belum dibabat, air di Danau Empangau memang tampak keruh. Inilah salah satu keunikan dari lahan gambut di Pulau Kalimantan. Sisa-sisa pelapukan biomassa yang berumur jutaan tahun itu larut bersama air sehingga tampak keruh.

Satwa endemik danau Ikan Arwana Empangau Ikan Siluk Merah atau Ikan Arwana Merah (Arwana Super Red) atau Ikan Naga (Dragon Fish) yang dalam bahasa latinnya disebut Sclerophages formosus ditetapkan sebagai Satwa Pesona Indonesia. Ikan Siluk Merah sangat populer di kalangan penghobi ikan hias. Di alam bebas, Ikan Siluk Merah merupakan penghuni Sungai Kapuas di Kalimantan Barat. Di habitatnya yang asli ini, Ikan yang disebut juga yang merupakan ikan asli Indonesia menunjukkan penurunan populasi yang pesat akibat penangkapan liar serta daya biaknya rendah, ikan ini termasuk yang Ikan Jelawat terancam punah.

Ikan Betutu

Ikan Bawal

Ikan Baung KORAN JAKARTA/REPIANTO

Peraturan Adat Untuk mengatasi kelangkaan itu, peraturan adat pun dibuat. Menurut Juniardi, Kepala Desa Empangau yang juga anggota kelompok nelayan Desa Empangau, induk arwana tak boleh lagi keluar dari Danau Empangau. Artinya, induk-induk itu tidak boleh ditangkap oleh siapapun. Hal ini dimaksudkan agar arwana dapat berkembang biak secara baik seperti dulu kala. Masyarakat hanya diperbolehkan menangkap arwana dengan ukuran panjang kurang dari lima sentimeter. Jika menemukan arwana berukuran lima sentimeter, si penemu harus melapor ke ketua nelayan. Sebagai imbalannya mereka diberi uang 100 ribu rupiah per ekor. Konsekuensinya, arwana tersebut dilepas lagi ke habitat alamnya. Aturan lainnya, yang boleh menangkap ikan jenis arwana dibatasi hanya warga desa Empangau. Syarat lainnya, arwana hanya boleh ditangkap pada musim pembukaan, yakni mulai Oktober sampai April. Dari hasil penjualan ini, sebanyak 10 persen disetor ke kelompok nelayan. Seperti diketahui, kawasan danau

tersebut dibagi dua bagian, yakni wilayah danau lindung dan danau ekonomis. Di wilayah danau lindung, siapapun tidak boleh mengambil ikan. Masyarakat hanya boleh mengambil ikan di kawasan danau ekonomis yang letaknya mengapit danau lindung. Tujuan pengaturan seperti ini adalah untuk menjaga kelestarian ikan-ikan yang ada, termasuk memberikan kesempatan kepada induk ikan untuk bertelur. Lalu, bagaimana jika aturan tersebut dilanggar? Menurut Juniardi, bagi pelanggar akan dikenakan denda mulai dari yang ringan sampai berat. Mereka harus membayar uang tunai sesuai kesepakatan bersama. Bahkan kalau kesalahannya fatal, mereka akan diusir dari Desa Empangau. Menurut peneliti BRKP, Sipon Slamet, aturan yang berlaku di Desa Empangau dalam menangkap ikan sangat menarik dan layak ditiru daerah-daerah lain di Indonesia. “Ini penting terutama untuk menjaga kelestarian jenis-jenis ikan yang ada, sekaligus menjaga agar stok ikan tidak cepat habis,” ujar Sipon. Peraturan dan sanksi semacam ini diharapkan dapat menjadi kunci keberhasilan daerah ini sebagai suaka perikanan. Dengan begitu masyarakat lokal mendapat manfaat secara berkelanjutan.  b siswo

tika beberapa peneliti perikanan dari Badan Riset Kelautan dan Perikanan (BRKP) turun tangan. Sejak September 2008, para peneliti itu mengenalkan teknologi pemijahan (pembenihan) ikan kepada masyarakat di Desa Empangau, Program ini mampu memacu produksi perikanan yang merosot ketika musim kemarau melanda. Menurut Sipon Slamet, peneliti BRKP yang terlibat langsung dalam restocking ikan tersebut, berkat teknologi pemijahan tersebut, satu ekor induk baung misalnya, mampu menetaskan telur sebanyak 40.000 sampai 50.000 ekor ikan. Pihaknya berhasil memijahkan ikan baung dan betutu sebanyak 70.000 ekor. Tentu tidak semua anak-anak ikan itu ditebar di Danau Empangau. Sebagian lainnya ditebar di Sungai Ka-

puas yang berlokasi tak jauh dari Danau Empangau agar stoknya merata. Waktu yang tepat untuk memijahkan ikan adalah selama musim penghujan, yakni November sampai Februari. Para peneliti itu juga mengajarkan ke masyarakat lokal banyak hal mengenai budidaya ikan baung, betutu, dan jelawat. Hasilnya, kini mereka dapat memijahkan sendiri ketiga jenis ikan bernilai ekonomi tinggi tersebut. “Sekarang kami tak lagi khawatir kehabisan stok,” ujar Juniardi, Kepala Desa Empangau. “Saya sangat senang, karena ilmu yang kami berikan mampu membuat masyarakat pandai melakukan pemijahan sendiri,” ujar Sipon. Dengan begitu, stok ikan di danau itu dapat tetap menjadi mata pencaharian bagi sebagian besar masyarakat di sana.  b siswo

budidayakan arwana. Hingga kini dunia ilmu pengetahuan dan teknologi tak mampu memijahkan arwana.

Ikan Entukan DBSERVER.FRI.GOV.MY

dona di danau tersebut. Bentuk tubuhnya eksotis dan panjang. Sirip dubur terletak jauh di belakang badan. Sisiknya juga berkilau indah dengan warna keperak-perakan. Keelokan inilah yang menjadikan arwana kerap dicari dan dikoleksi banyak orang. Sebaran habitat arwana di seluruh dunia hanya terdapat di empat lokasi, yakni Asia (Indonesia, Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Burma), Australia, Afrika, serta Amerika Selatan. Dari keempat jenis itu, arwana asal sungai-sungai di Kalimantan dan Sumatra memiliki warna sisik

merah dan golden yang memukau. Untuk anak arwana Asia berukuran panjang hanya sekitar 1,5 sentimeter saja dihargai 3,5 juta sampai tujuh juta rupiah per ekor. Bisa dibayangkan harga induknya. Jika sehat dan bertubuh elok, induk arwana bisa dihargai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Arwana-arwana ini menjadi ikan hias yang ditempatkan di akuarium dan kolam-kolam khusus oleh mereka yang berkantung tebal. Sebagian dari mereka malah percaya, memelihara arwana atau ikan naga di akuari-

um membawa peruntungan tersendiri. Boleh percaya, tidak pun tak soal. Tingginya harga arwana inilah yang mengakibatkan perburuan besar-besaran. Danau Empangau tentu saja menjadi sasaran utamanya. Akibatnya, ikan ini terancam punah. Menurut IUCN (Lembaga Konservasi Internasional), sejak tahun 2004, arwana Asia berada dalam daftar spesies langka yang berstatus terancam punah. Masyarakat sudah sangat sulit untuk mendapatkan arwana di habitat aslinya. Apalagi hingga saat ini para ilmuwan perikanan belum bisa mem-

Berkah di Musim Hujan Dulu, budidaya ikan di Engpangau bergantung cuaca.

C

urah hujan yang mulai membasahi Desa Empangau, Kecamatan Bunut Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, belakangan ini disambut suka cita oleh penduduknya. Betapa tidak, hujan ibarat berkah bagi mereka. Hujan juga menjadi penyelamat bagi sebagian besar biota di Danau Empangau. Setelah lebih dari enam bulan didera kemarau, musim hujan selalu dinanti. Roda perekonomian kembali berdenyut ketika air mengisi Danau Empangau. Sebaliknya di musim kemarau, pembudidaya dan penangkap ikan di danau tersebut mengalami masa paceklik. Pasalnya, ribuan ekor mati tak kuasa menahan tingginya suhu air danau. Selain itu, susutnya air danau mengakibatkan ikan-ikan kekurangan

Ikan Betutu IKANBETUTU.FILES.WORDPRESS.COM

oksigen untuk keperluan bernafas. Bagi warga lokal, musim kemarau panjang adalah sebuah petaka. Ribu-

an ekor ikan mengambang meregang nyawa. Nelayan lokal pun sulit menangkap ikan di danau yang terletak di

desa terpencil itu. Stok ikan menurun drastis di akhir musim kemarau. Kerisauan itu agak mereda ke-


EDISI 558 - 03 JANUARI 2010