Issuu on Google+

Website : www.bantenraya.com Facebook Page : BAntenRAYA.com E-mail : barayapost@yahoo.com barayapost@gmail.com Telp./Fax. : 0254-378169 / 0254-378179

Jawa Pos Group

RABU 6 MARET 2013

16 HALAMAN

Tahun 7, Rp 2.000

DPRD Ngotot Minta Renovasi HUKUM

Dua Terdakwa Untirta Banding, Sudendi Terima DUA terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan lab Untirta tahun 2010 senilai Rp 49 miliar, Edwin Perdana Adiwijaya dan Reinhard Nainggolan mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi (PT) Banten. Sedangkan terdakwa mantan Pembantu Rektor II Untirta Sudendi menerima putusan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Banten Dirja, Selasa (5/3), membenarkan terdakwa Edwin dan Reinhard mengajukan banding ke PT Banten, sementara terdakwa Sudendi tidak mengajukan banding. “Terdakwa Sudendi tidak mengajukan banding, karena dia menerima putusan. Tapi kita yang mengajukan banding, jadi untuk tiga terdakwa itu kita ajukan banding,” kata Dirja dihu-

SERANG - Ketua DPRD Banten Aeng Haerudin sepertinya ngotot meminta perbaikan gedung DPRD yang mengalami banyak kerusakan. Dengan alasan kebutuhannya mendesak, Aeng minta perbaikan harus dilakukan pada APBD regular 2013 ini. “Kami minta secepatnya, sebab ini mendesak. Kalau tidak segera ditangani, bisa hancur gedung ini,” ujar Aeng, kemarin. Menurut Aeng, perbaikan gedung DPRD nantinya tidak ditangani sekretariat DPRD (setwan), namun ditangani Dinas Sumber Daya Air dan Permu-

kiman (DSDAP) Kami minta pernah menuProvinsi Bansecepatnya, runkan tim unten. “Kita sudah mengkaji sebab ini mende- tuk kirim surat ke penyebab kerusak. Kalau tidak se- sakan gedung DSDAP agar gera ditangani, bisa DPRD Banten. melakukan renovasi gedung hancur geUntuk teknis ini. Kita minta di penganggarandung DPRD anggaran regunya, Aeng meler ini, bukan di nyerahkan seAeng Haerudin perubahan, sepenuhnya pada bab ini mendeDSDAP. “Di saKetua DPRD Banten DOK sak,” kata Aeng. na (DSDAPred) kan ada anggarannya. Terserah Diungkapkan, DSDAP belum lama ini

nanti teknisnya seperti apa. Tapi yang jelas, anggaran itu kan bisa dialihkan,” Aeng menegaskan. Menurut Aeng, selama alokasi anggarannya satu kode rekening maka tak jadi masalah. Namun, ketika ditanya alokasi anggaran mana yang akan digeser, Aeng mengaku tidak tahu. “Saya nggak tahu, itu kewenangan DSDAP,” katanya. Terpisah, Kepala DSDAP Banten Iing Suwargi saat dikonfirmasi mengakui bahwa DPRD telah meminta DSDAP ● Baca DPRD Hal 15 DONI KURNIAWAN/BANTEN RAYA

RAZIA RUTAN

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenhumham Banten N Putra Surya A didampingi Karutan Kelas II B Serang Fery Johanes (kaos hitam) memeriksa barang-barang hasil sitaan Satgas Keamanan Kemenhumham saat razia di Rutan Kelas II B Serang, Selasa (5/3) malam.

●Baca Dua Hal 15

INDEKS Golkar Kabupaten Temui DPP ● Baca Serang Raya Hal 3

Tarif Parkir Budi Asih Disoal ● Baca Metro Serang Hal 4

XL Luncurkan Bundling BB Z10 ● Baca Info Bisnis Hal 13

Pemkot Serang Dituding Abai Terkait Seringnya Banjir di SDN Lopang Domba

Tria Utari Handayani

Wisata Pandeglang PANDEGLANG kaya akan potensi wisata. Sayang potensi ini masih belum semuanya tergarap dan perlu upaya serius pemerintah daerah setempat dan pihak yang konsen terhadap wisata dalam melakukan pengembangan. Demikian dikatakan Tria Utari Handayani, juara harapan 1 Teteh Pandeglang 2012. Menurut perempuan yang saat ini masih kuliah di STIKES Faletehan Serang, harus ada upaya ●Baca Wisata Hal 15

SERANG - Pemkot Serang dituding abai dan tidak peduli pada SDN Lopang Domba yang ada di Jalan Semaun Bakri, Kecamatan Serang, Kota Serang. Pasalnya, sekolah tersebut sudah sejak tahun 2005 menjadi sekolah langganan banjir tetapi sampai sekarang belum juga beres. Demikian dikatakan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Banten Asep Rahmatul-

lah saat meninjau SDN Lopang Domba, Selasa (5/3). Dikatakan Asep, masih terus berulangnya kondisi banjir di SDN Lopang Domba menandakan Pemkot Serang tidak peduli terhadap pendidikan. Jika serius, seharusnya sudah ada solusi untuk menangani masalah ini. Apalagi, DPRD Provinsi Banten setiap tahunnya selalu menganggarkan dana pendidikan untuk Kota Serang. Pada tahun 2012 misalnya, Pemprov Banten menganggarkan ● Baca Pemkot Hal 15

700 Ribu PRT di Bawah Umur

WIDI HATMOKO/BANTEN RAYA

Suasana pertemuan delegasi ILO dari lima negara Asia di Kantor Kelurahan Mekarbakti, Kabupaten Tangerang, kemarin.

Wilayah Banten, 6 Maret 2013 SUBUH

ZUHUR

ASHAR

MAGRIB

ISYA

04:44

12:06

15:10

18:13

19:20

Salurkan donasi Anda untuk pembangunan Masjid Terapung Banten keYayasan Albahru Banten dengan nomor rek. 0021105635001 Bank bjb Cabang Serang, nomor rek. 163007676765 Bank Mandiri Cabang Serang SUMBER: KEMENAG BANTEN

● Baca 700 Hal 15

Gebyar STP KraS dan Penyerahan Beasiswa

Mencetak SDM Pariwisata yang Handal Potensi pariwisata di Banten sangat banyak. Jika di-kembangkan dan digali dengan serius, potensi tersebut akan mendatangkan nilai positif bagi peningkatan pere-konomian masyarakat dan pendapatan asli daerah (PAD). RAHMAT K – CILEGON

MUHAIMIN/BANTEN RAYA

lam kurun waktu 5 tahun terakhir, di wilayah Jabodetabek saja ada sekitar 700 ribu PRT di bawah umur. Demikian diungkapkan Arum Ratnawati, Manager Pronot, salah satu lembaga sosial yang bergerak di bidang pemberdayaan PRT anak, dalam acara kunjungan delegasi Internatioan Labour Organization (ILO) dari 5 negara Asia, di Kelurahan Mekarbakti, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Selasa (5/3). Arum juga mengatakan, dari jumlah yang ada, mayoritas

NAMUN, untuk dapat menggali dan memaksimalkan potensi pariwisata tersebut, dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) handal di bidang pariwisata. Sayangnya, keberadaan sekolah pariwisata di Banten masih sangat minim. Padahal, sekolah tersebut menjadi tempat untuk mencetak SDM yang bakal mengembangkan pariwisata tersebut.

DANANG SUGIARTO/ BANTEN RAYA

Ketua PHRI Banten Achmad Sari Alam memberikan plakat kepada Sekretaris Disbudpar Cilegon As’ad Sukri saat Gebyar STP KraS, Selasa (5/3).

Maka dari itu, Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Provinsi Banten sangat apresiasi betul dengan didirikannya Sekolah Tinggi Pariwisata Krakatau Steel (STP KraS), Kota Cilegon. Sebab, kehadiran STP KraS diharapkan menjadi salah satu tempat mencetak SDM bidang pariwisata. “Kami (PHRI-red) sangat merespons baik adanya STP KraS ini. Diharapkan, STP KraS bisa mencetak SDM yang handal untuk mendukung pengembangan potensi pariwisata di Banten,” ujar Ketua PHRI Provinsi Banten Achmad Sari Alam dalam sambutannya saat gebyar STP KraS dan penyerahan beasiswa, di depan kampus STP KraS, Kota Cilegon, Selasa (5/3). Achmad Sari Alam menjelaskan, ● Baca Mencetak Hal 15


2

GAGASAN

Banten Raya

TAJUK... MK setelah Mahfud MD

M

AHKAMAH Konstitusi (MK) bakal kehilangan orang menarik: Mahfud M.D. Masa tugas tokoh penuh warna itu berakhir pada 1 April mendatang. Penggantinya sudah terpilih lewat voting di DPR, yakni Prof Dr Arief Hidayat SH MS, akademikus Universitas Diponegoro. Arief akan menggantikan Mahfud sebagai hakim konstitusi, bukan sebagai ketua MK. Pengganti ketua MK akan ditentukan via voting antara sembilan hakim MK. Kita layak menanti siapa nakhoda baru lembaga tinggi negara tersebut. Meski para hakim MK memiliki independensi, kepemimpinan tetaplah posisi strategis bagi ‘’anak kandung reformasi’’ yang lahir pada 2003 itu. Sebelum Mahfud, ketua MK juga merupakan tokoh yang kuat: Jimly Asshiddiqie. MK menjadi lembaga yang disegani, selain posisinya kukuh berdasar undangundang, karena visi kepemimpinan Jimly. Salah satu putusan yang paling fenomenal adalah ketika ada permohonan uji materiil untuk membubarkan peradilan tipikor. Alasannya, pembentukan peradilan tipikor tidak diatur UU KPK. Secara kasatmata, itu ‘’melanggar’’ UUD 45. Namun, majelis hakim Jimly dkk memberikan putusan melegakan akal sehat: memberi waktu untuk membuat UU Peradilan Tipikor selama tiga tahun! Sayang sekali, Jimly mundur dari MK pada 2009 setelah kalah suara dalam pemilihan ketua dibanding Mahfud M.D. yang baru masuk MK dari posisi legislator di DPR. Mahfud, dengan gayanya yang tetap vokal, membawa MK melalui fase-fase seru. Kita ingat, MK mendapat panggung besar ketika memutar rekaman percakapan Anggodo Widjojo dengan para pembesar negeri ini yang disadap KPK. Sebagai pengingat, Anggodo adalah adik buron KPK Anggoro Widjojo. Percakapan tersebut menggemparkan karena saat itu KPK sedang dikuyo-kuyo dengan kriminalisasi dua pimpinannya, Bibit dan Chandra (yang disebut-sebut dalam percakapan Anggodo). MK punya pintu untuk menguaknya setelah Bibit-Chandra mengajukan uji materiil UU KPK yang menyatakan pimpinan KPK yang berstatus tersangka harus berhenti, padahal belum tentu bersalah. Mahfud juga menjauhkan MK dari korupsi. Ketika Sekjen MK Janedjri M. Gaffar menerima uang dari M. Nazaruddin, mantan bendahara umum Partai Demokrat, Mahfud melapor ke SBY. Uang 120 ribu dolar Singapura itu juga dikembalikan kepada petugas satpam rumah Nazaruddin karena Nazaruddin menolak dikembalikan. Masih banyak langkah fenomenal lain Mahfud. Termasuk, meminta pengacara yang mengaku menyaksikan MK tak bersih lagi, Refly Harun, menjadi ketua tim pencari fakta. Hasilnya heboh, termasuk menyorot peran dua hakim MK, Akil Mochtar dan Arsyad Sanusi. Dalam sidang etik, Akil dinyatakan tidak melanggar, namun Arsyad dinyatakan sebaliknya. Arsyad pun mundur dari MK. Kita layak mendorong lahirnya kepemimpinan kuat untuk melanjutkan estafet Jimly dan Mahfud. Apalagi, kian hari MK kian jadi tumpuan saat peradilan lain justru sering tampak tumpul. (*)

CELETUK Marak Penipuan Honorer K1 Awas Penipuan Ada Dimana-mana! Dosen & Staf Untirta Ditahan Lawan Korupsi! Kepsek Gandakan Uang Anak-anak Jangan Ditiru Ya!

Anda punya keluhan seputar fasilitas dan pelayanan sarana umum seperti listrik, air, penerangan jalan, jalan raya, rambu lalu lintas, taman kota, kemacetan, persoalan sampah, dan lain sebagainya? Sampaikan ke redaksi kami via SMS ke:

0817706105 Setiap SMS yang dimuat, nomor pengirimnya secara utuh ikut ditayangkan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik. ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○ ○

MAMPET - Tolong kepada pihak terkait untuk memperbaiki saluran drainase di terowongan Trondol, Kaligandu, Kota Serang. Sebab hujan sebentar saja, sudah dipastikan terjadi banjir. (08170773926)

General Manager: Taufik Rohman. Pemimpin Redaksi: Budi Sudiarto. Redaktur Pelaksana: Fierly MM. Serang: Wisnu Agus Mahendra, M Hilman Fikri, Marjuki, Muhamad Tohir, Rahmat Kurniawan, Purnama, Shiyabatus Sakhowah, Ully Artha. Cilegon: Abdul Tasir, Ahmad Fauzi Chan, Deni Saprowi, Megawati, Yogi Satya Hardi, Darjat Nuryadin. Pandeglang: Muhaemin. Lebak: Harir Baldan. Tangerang: M Sofiyan, Widi Hatmoko. Fotografer: Doni Kurniawan. Pracetak: Rochman S, Bayu Bagja, Arif Husniadi, Lesmono Hadi Prakoso, Asep Firdaus, Arif Purnama. Pemasaran Koran/Iklan: Taufik Rohman (Manager), Nurdin Said, Dwi Purnomo, Yahya Hauna. Keuangan: Satrya Ardyanto. Informasi & Teknologi (IT): Samsul Hadi. Alamat Redaksi & Tata Usaha: Jl Raya Cilegon Ruko Monalisa Blok C2 No.4, Cibeber - Cilegon ( Depan Cilegon Green Mega Block) Tlp (0254) 378169 (hunting), Website: www.bantenraya.com e-mail: barayapost@yahoo.com, Fax (0254) 378179. Biro Jakarta: Arif Badi Karyawan, Komplek Widuri A-3 Jl Palmerah Barat No 353 Kebayoran Lama, Jakarta 12250, Telp (021) 5322632, 5330976, Fax (021) 5322629. Rekening: Bank Jabar Banten No. Rek: 0006012809001 an. PT Wahana Semesta Cilegon Raya. Bank BTN Cabang Serang No. Rek: 00171-01-30-000026-2 an. PT Wahana Semesta Cilegon Raya. Panin Bank No. Rek: 2715000181 an. PT Wahana Semesta Cilegon Raya Tarif Iklan: Iklan Umum Display (BW): Rp. 17.500/mm.kolom. Sosial/Keluarga: Rp.7.500 /mm.kolom. Full Colour: Rp.30.000/ mm.kolom. BW hal 1: Rp. 35.000/mm.kolom. FC hal 1: Rp 55.000/ mm.kolom. Iklan Baris: Rp 12.500/baris min 3 baris maks 10 baris. Paket Iklan Baris: Rp 55.000 (6 hari). Terbit Sejak Tanggal 23 Agustus 2006. Penerbit: PT Wahana Semesta Cilegon Raya. Percetakan: PT Wahana Java

Rabu, 6 Maret 2013

Menjaga Anjing Penjaga Oleh: Husnun N Djuraid ENJELANG keramaian politik seperti pemilu, pilpres, atau pilkada, peran media selalu dipertanyakan. Media senantiasa menjadi ajang perebutan bagi para politikus untuk menyampaikan gagasan politiknya. Tak jarang para politikus ikut menyeret media dalam percaturan politik. Pemerintah -yang berasal dari partai pemenang pemilu- merupakan pihak yang paling sering menjadi sasaran tembak media, terutama yang dikendalikan kekuatan politik yang berhasrat menggantikannya. Setiap kebijakan dikritik habis. Keluhan melankolis kerap disampaikan Presiden SBY dalam berbagai kesempatan. Seolah di mata pers pemerintah selalu salah. Prestasi hasil kerja keras selama ini seolah tidak ada. Menko Polhukam Djoko Suyanto juga mengingatkan agar media tidak digunakan untuk kepentingan politik tertentu, tapi untuk kepentingan rakyat. Untuk membangun demokrasi di Indonesia, media jangan sampai dipolitisasi, memelintir kebenaran. Mereka bekerja mengonstruksi peristiwa di masyarakat untuk membentuk opini masyarakat yang sehat. Berbagai peristiwa itu dipotret untuk diletakkan pada frame dengan aneka sudut pandang dan warna. Namun, media menampilkan realitas yang diinginkan dan menyingkirkan realitas yang tidak disukai atau menyamarkannya. Dari situ terlihat untuk kepentingan siapa berita tersebut ditampilkan. Meski demikian, menurut survei Indo Barometer, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap media masih mencapai 77 persen dibanding kepercayaan kepada pemerintah yang hanya 47 persen.

M

Hal itu menunjukkan besarnya peran pers dalam kehidupan masyarakat. Perilaku media yang menyimpang dari peran sebagai penjaga kebenaran dan pengawal demokrasi memang memprihatinkan. Banyak pengalaman dari pihak yang mendapat perlakuan yang kurang baik dari media. Keberpihakan kepada salah satu golongan dan menyerang yang lain sesungguhnya sudah mencederai profesi awak media. Ketua Dewan Pers Bagir Manan mengingatkan bahwa media akan terhormat bila mampu menjaga kebebasannya sebagai pelayan masyarakat yang dipercaya. Media harus berprinsip hukum, mengembangkan demokrasi, nilainilai kemanusiaan, serta berdisiplin dan berkode etik (konvensi media massa di Kupang, 2011). Namun, pelanggaran kode etik melalui keberpihakan akan semakin meningkat sejalan dengan semakin panasnya suhu politik. Ada dua kelompok politik yang menggunakan media sebagai ajang kampanye. Pertama, politisi yang harus membayar media untuk bisa menyampaikan pandangan politiknya kepada khalayak alias transaksi komersial iklan. Kedua, politisi yang merangkap sebagai pemilik media. Ada tren politisi yang berperan ganda sebagai pemilik media. Sebagai pemilik, tentu saja mereka bisa melakukan apa saja sesuai dengan keinginan mengunggulkan kelompoknya dan merendahkan kelompok lain. Seperti kata Gramschi dalam teori hegemoninya, media bisa menjadi sarana bagi satu kelompok untuk mengukuhkan posisinya dan merendahkan yang lain. Para pelaku peran ganda, politisi dan pemilik media, terlibat dalam perang berita untuk mengunggulkan kelompoknya sendiri melalui

porsi berita yang lebih besar dengan materi penuh pujian dan promosi. Sebaliknya, lawan politiknya akan diberitakan yang negatif dan disudutkan. TVOne, misalnya, dengan gencar memberitakan keluarnya Hary Tanoesoedibjo dari Nasdem. Sebaliknya, Metro TV, yang dimiliki bos Nasdem, memberikan porsi yang besar bagi pidato Presiden SBY yang meminta Grup Bakrie segera melunasi kewajibannya terhadap korban lumpur Lapindo. Belum lagi Hary Tanoesoedibjo yang kini berlabuh ke Partai Hanura yang bisa saja menggunakan pengaruh MNC Grup miliknya untuk kepentingan kelompoknya. Tren itu akan semakin meningkat sejalan dengan semakin dekatnya pemilu dan pilpres. Saling serang melalui media sesungguhnya merupakan gejala yang tidak sehat bagi khalayak maupun media itu sendiri. Harus ada upaya untuk menghilangkan atau meminimalkannya agar tidak berlarut-larut. Masyarakat harus aktif. Sebagai konsumen, mereka bisa memindahkan channel siaran melalui remote control atau tidak membeli produk media. Bisa pula menjadi pemantau secara aktif. Pasal 17 UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menyebutkan, masyarakat dapat melakukan kegiatan untuk mengembangkan kemerdekaan pers dan menjamin hak memperoleh informasi yang diperlukan. Masyarakat bisa menjadi pengawas dan pemantau pers dengan jalan memantau serta melaporkan analisis mengenai pelanggaran hukum dan kekeliruan teknis

pemberitaan yang dilakukan melalui pers. Hal itu bisa dilakukan dengan membentuk lembaga pemantau media (media watch). Ketika UU ini diberlakukan, muncul beberapa media watch yang aktif mengungkap pelanggaran media. Kini bentuk media watch itu lebih menyebar lewat ekspresi individu atau kelompok di aneka jejaring. Pemberitaan media teramat sering dikritisi dan dikupas. Kadang bahkan dicurigai sebagai bagian dari konspirasi atau permufakatan jahat. Untuk menjaga kepercayaan bahwa media benar-benar berposisi sebagai medium (di tengahtengah atau adil), profesionalitas perlu selalu ditegakkan. Media watch tidak bertujuan untuk menghambat media, tapi justru menyelamatkan dari kehancuran karena ditinggal khalayak. Keberpihakan politis media memang bisa menguntungkan dan memabukkan, tapi hanya temporer. Masyarakat memiliki peran strategis untuk menempatkan media pada posisinya sebagai pembawa kebenaran sekaligus mengawasinya. Lazimnya, media disebut anjing penjaga, watchdog. Sebagai anjing penjaga, tuan sejatinya adalah masyarakat. Media harus menyalak keras bila menemukan hal yang tidak benar dan mengganggu masyarakat. Jadilah anjing bulldog atau doberman yang galak dan menggigit siapa pun yang layak digigit. Jangan jadi anjing pudel yang lucu untuk dimain-mainkan. Penulis adalah jurnalis, dosen Universitas Muhammadiyah Malang

Redaksi Banten Raya membuka ruang gagasan/opini ini untuk diisi tulisan dari lembaga/instansi/ sekolah/organisasi/yayasan/ponpes dll. Bagi yang berminat silakan hubungi redaksi Banten Raya di Jl Raya Cilegon Ruko Monalisa Blok C2 No.4, Cibeber - Cilegon atau email ke: barayapost@yahoo.com. Untuk gagasan lepas, panjang tulisan tak lebih dari 8.000 karakter. Sertakan pas foto dan identitas pengirim yang jelas.

Pemilu dan Ajang Pencarian Bakat Oleh: Arief Budiman

M

ENYIMAK acara-acara pencarian bakat di televisi, terlintas dalam benak saya: ajang pencarian bakat mirip

dengan pemilu. Terhitung sejak era reformasi acara pertelevisian semakin berwarna. Salah satu jenis acara televisi yang sangat digandrungi ialah acara ajang pencarian bakat. Banyak acara ajang pencarian bakat, misalnya Indonesia Mencari Bakat (TransTv), X Factor (RCTI), The Voice Indonesia (Indosiar), dan lain sebagainya. Maraknya ajang pencarian bakat di televisi memberikan informasi kepada kita betapa banyak orang Indonesia berlatar belakang bedabeda yang memiliki potensi luar biasa. Di samping itu, ajang pencarian bakat juga memberikan hiburan yang menarik bagi masyarakat. Pemenang ajang pencarian bakat ditentukan dengan suara dukungan yang diperoleh. Pun dengan pemilu. Sejak era reformasi, pemilu memiliki daya tarik yang luar biasa seperti ajang pencarian bakat. Masyarakat antusias menyambutnya, baik pemilu kepala daerah (pilkada) maupun pemilu nasional. Peserta pun dari latar belakang yang berbeda-beda. Lewat publikasi mereka, masyarakat bisa melihat potensi-potensi peserta. Entah itu lewat kampanye langsung bertemu masyarakat, lewat televisi, lewat radio, lewat koran, atau pun lainnya. Peserta berhak memenangkan kompetisi dalam pemilu apabila memperoleh suara dukungan terbanyak. Mirip dengan ajang pencarian bakat. Melihat kemiripan di atas, persoalan pun muncul dalam benak saya. Apakah peserta memang layak mendapat perolehan suara terbanyak? Apakah pemenang benar-benar memiliki kemampuan? Pemilu dan ajang pencarian bakat sungguh memiliki kemiripan. Namun kesampingkan dulu ajang pencarian bakat, mari kita bicara pemilu sebagai ajang yang menentukan nasib rakyat banyak.

PEMILU Pemilu merupakan ajang pertarungan dalam memperebutkan kekuasaan di negeri ini. Orang ramai-ramai bersaing untuk menduduki kursi pemerintahan lewat pemilu. Pemilu memperlihatkan kepada kita bagaimana wajah demokrasi Indonesia dewasa kini. Kejatuhan orde baru memunculkan otonomi daerah. Selanjutnya otonomi daerah memunculkan pemilu dalam ruang lingkup yang lebih kecil yakni pemilukada. Bupati dan gubernur tidak lagi ditentukan lewat musyawarah, melainkan lewat pemilu kepala daerah. Dengan demikian pemilu pun semakin banyak. Sepanjang pengamatan saya peserta pemilu memiliki latar belakang yang berbeda-beda, seperti artis, pengusaha, politisi, pengacara, ekonom, mantan jenderal, dan lain sebagainya. Sayangnya rekam jejak demokrasi di Indonesia memperlihatkan begitu banyak sisi buruk. Para pemenang pemilu seringkali mengecewakan masyarakat. Seolaholah demokrasi hanya mengajarkan bagaimana menjadi sosok yang populer, bukan berkompetensi. Tengoklah kader partai di pemerintahan. Banyak yang tersangkut skandal korupsi. Korupsi anggaran proyek Hambalang, impor daging sapi, pengadaan Al-Quran, dan lain sebagainya. Potensi-potensi yang ditonjolkan menjelang pemilu sebelumnya pada akhirnya tidak menghasilkan apa-apa. Pencitraan yang dilakukan di berbagai wilayah, baik secara langsung lewat media, hanya menyisakan kebohongan terhadap publik. Belum lagi para artis yang duduk di kursi pemerintahan. Sejauh ini rekam jejak para artis minim prestasi. Padahal masyarakat banyak yang memilih mereka. Tentu dengan memilih, muncul rasa kepercayaan yang tinggi terhadap mereka. Harus kita akui bahwasanya memperoleh suara terbanyak bukanlah akhir dari segalanya. Ada tanggung jawab yang besar. Ada sesuatu yang harus dibayar

atas kepercayaan masyarakat lewat kinerja sebagai wakil rakyat. Saat ini banyak yang belum layak duduk di pemerintahan, namun berani mencalonkan diri. Setelah menang, demonstrasi terjadi dimana-mana. Pemberitaan tentang politik melulu soal carut-marut kinerja wakil rakyat yang memberikan kesan negatif. Wajah panggung politik negeri ini terlihat sedemikian buruk. Bukankah ini memprihatinkan kita semua. Bicara soal pemilu, tak heran seorang Anies Baswedan (Rektor Universitas Paramadina) saat ditanya mengenai bursa capres mengatakan, “saat ini lebih banyak yang mau menjadi, daripada siap menjadi.” Saya melihat saat ini lebih banyak orang ambisius daripada orang berkompetensi yang memiliki kemampuan mumpuni untuk menjadi wakil rakyat. Bermodalkan popularitas, banyak yang maju mencalonkan diri seolah tanpa mempertanyakan terlebih dahulu kepada diri sendiri. Apakah saya layak? Apakah langkah saya untuk pencapaian pribadi atau rakyat? Apakah saya siap mengantisipasi apa saja yang akan saya alami di kursi pemerintahan? Bila hanya bermodalkan popularitas, bukankah hal tersebut berarti membodohi masyarakat. Pada hakikatnya masyarakat menaruh kepercayaan karena mereka percaya potensi-potensi yang diberitahukan, janji-janji kesejahteraan, instruksi-instruksi moral, bahwasanya akan terealisasikan kedepannya. Bukan semata-mata omong kosong belaka bila tidak menjadi nyata pada akhirnya. Kita bisa belajar dari ajang pencarian bakat. Kebanyakan peserta yang menjadi pemenang, tidak begitu menonjol di panggung dunia hiburan. Hanya segelintir saja yang memiliki nama di panggung dunia hiburan tanah air ini. Suara yang diperoleh, bukan berarti sama dengan kompetensi yang dimiliki. Mungkin orang memilih karena dirinya tampan, cantik, taat beribadah, gigih dalam keterbatasan ekonomi, atau lainnya. Citra yang baik sesungguhnya tidak menentukan kompetensi untuk

menjawab selera atau pun kebutuhan masyarakat banyak. MASA DEPAN INDONESIA Indonesia memiliki penduduk lebih dari 200 juta orang. Penduduk tersebar di berbagai wilayah provinsi atau pun kabupaten. Setiap wilayah dalam kehidupan negara demokrasi mengadakan pemilukada disamping pemilu nasional. Masa depan masyarakat Indonesia besar ditentukan pemilu. Nasib rakyat kedepannya sangat ditentukan oleh para peserta yang memenangkan pemilu. Untuk itu, kompetensi para kader partai harus diuji dengan sungguh. Sebelum kader diutus menjadi peserta pemilu, pertimbangan kompetensi harus diutamakan. Partai harus memikirkan nasib rakyat kedepannya, bukan nasib partai kedepannya. Pencitraan memang sebagai suatu hal wajar dalam kehidupan demokrasi. Namun, disini ditekankan bahwasanya pencitraan harus diimbangi dengan kompetensi. Bukan bermodalkan popularitas atau uang untuk mendongkrank popularitas. Bukan juga sematamata mendapat suara, naik ke kursi pemerintahan, lalu mengabaikan kepercayaan masyarakat karena tidak memiliki kompetensi yang baik untuk melayani mereka. Saya yakin banyak orang Indonesia yang memiliki potensi untuk memegang amanah rakyat. Apa yang harus dilakukan saat ini adalah mencari dan menggali potensi mereka dengan baik. Partai selaku motor penggerak pemilu, sudah selayaknya giat mencari orang yang benar-benar berpotensi, memiliki kompetensi. Selanjutnya mereka dididik, diajarkan bagaimana memikirkan dan melayani masyarakat. Bukan semata-mata diajarkan bagaimana menarik suara rakyat atau pun memajukan partai.

Penulis adalah mahasiswa Antropologi Sosial, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia


Rabu, 6 Maret 2013

SERANG RAYA

Banten Raya

3

Padi Siap Panen Terancam Puso

PURNAMA/BANTEN RAYA

Petani di Desa Pegandikan, Kecamatan Potang, membawa padi yang dipanen lebih awal melewati air luapan Kali Sogeng, Selasa (5/3). Puluhan hektar padi siap panen terancam puso di wilayah ini.

Khairil Anwar

Carenang Butuh Alat Pendeteksi Banjir CAMAT Carenang Khairil Anwar mengungkapkan perlunya pemasangan alat pendeteksi di Sungai Cidurian sebagai bentuk kewaspadaan jika sewaktu-waktu banjir terjadi. “Sebetulnya alat pendeteksi banjir sudah selayaknya terpasang di hulu dan hilir sungai Cidurian. Keberadaan alat tersebut sangat dibutuhkan sebagai tanda peringatan akan terjadi bencana,” kata Anwar kepada Banten Raya, Senin (4/3). Alat tersebut agar warga di daerah bantaran aliran sungai dapat dengan cepat menerima informasi mengenai meningkatnya debit aliran sungai sehingga bisa segera bersiap-siap menghadapi banjir. “Kami berharap Balai Besar Wilayah Sungai Ciujung, Cidanau, dan Cidurian serta pada pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah DOK/BANTEN RAYA (BPBD), dapat segera memasang alat tersebut. Sebab sejauh ini pihak kecamatan mengalami kesulitan untuk mendeteksi ketinggian air,” kata Anwar. Ketinggian air Cidurian, kata Anwar, baru diketahui setelah merendam pemukiman dan areal pertanian. Kondisi ini yang dapat menimbulkan malapetaka, bukan hanya bencana tapi juga menimbulkan korban jiwa. “Mengingat warga Carenang, khususnya di Kampung Selawe, Desa Mekarsari setiap kali banjir datang selalu mengungsi di badan tanggul. Yang sewaktu-waktu bisa saja arus air Cidurian menyapu mereka semua akibat luapannya tidak terpantau. Hal itulah yang tidak kami inginkan. Terlebih waktu banjir itu tidak menentu, diharapkan pihak balai dan BPBD dapat merealisasikan pemasangan alat tersebut pada tahun ini,” kata Anwar. Ditambahkan Anwar, keberadaan alat tersebut bukan hanya sebagai alat untuk mengantisipasi terjadinya bencana banjir, tapi juga dapat menginformasikan level bahaya kepada masyarakat luas. “Dan itu juga bagian dari meminimalisasi adanya korban jiwa,” kata Anwar. (purnama)

Pendidikan

Ciruas Kirim 24 Peserta Olimpiade FLS2NSD KEPALA Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Kecamatan Ciruas M Sidik mengatakan bahwa pihaknya akan mengirimkan 24 peserta untuk mengikuti olimpiade kreatifitas, MIPA dalam Festival lomba Seni Siswa Nasional Sekolah Dasar (FLS2NSD) tingkat Kabupaten Serang di Kecamatan Pontang. Para peserta merupakan siswa berprestasi berdasarkan hasil seleksi di sekolahnya. “Olimpiade tingkat Kabupaten Serang berlangsung di SDN Singarajan, Desa Singarajan, Kecamatan Pontang besok (hari ini -red), dan kami telah siap mengirimkan puluhan peserta siswa SD yang mewakili Kecamatan Ciruas,” kata Sidik kepada Banten Raya di kantor UPTD Pendidikan Kecamatan DOK/BANTEN RAYA Ciruas, Selasa (5/3). M Sidik Sebelum dikirim, peserta diseleksi ketat dari seluruh SD di Kecamatan Ciruas. “Kami menargetkan menjadi juara 1,” kata Sidik. Untuk dapat mewujudkannya, para peserta diberikan pembinaan dan pelatihan. “Agar kemampuan dan mental mereka bisa diandalkan untuk meraih juara,” kata Sidik. Ditambahkan Sidik, penyelenggaraan olimpiade tersebut merupakan wadah untuk mengukur tingkat keberhasilan pendidikan agar siswa mampu memotivasi serta berinovasi lebih baik lagi. “Lomba bukan hanya bagian dari uji kemampuan siswa tapi juga melihat sejauh mana kemampuan guru dalam membimbing anak didiknya,” kata Sidik. (purnama)

SERANG - Puluhan hektare tanaman padi siap panen di Desa Pegandikan, Kecamatan Pontang terancam puso karena areal pesawahan terendam banjir akibat luapan Kali Sogeng. “Pada musim panen kali ini kami kembali harus menanggung kerugian jutaan rupiah. Karena tanaman padi siap panen terancam bakal puso,” kata Maesaroh, petani warga Desa Pegandikan, Kecamatan Pontang kepada Banten Raya di areal pesawahan Pegandikan, Selasa (5/3). Menurut Maesaroh, tanaman tersebut sudah terendam banjir sejak hari Senin (4/3) petang. “Hari ini rendaman banjir semakin meluas, telah merendam puluhan hektare sawah karena debit air kali Sogeng terus naik setelah diguyur hujan kemarin,” kata Maesaroh. Penyebab terjadinya banjir, bukan hanya karena hujan yang turun terus menerus selama dua hari, tetapi juga tingginya sedimentasi pada kali tersebut. “Khususnya pada saluran yang mengalami pendangkalan cukup parah, yakni saluran di Desa Linduk sepanjang 5 kilometer. Agar saluran kali menjadi lancar, harus dikeruk, dan kami yakin areal pesawahan tidak akan keban-

jiran lagi, setiap kali musim hujan sekalipun,” kata Maesaroh. Tahun 2000, endapan lumpur di saluran kali tersebut pernah dikeruk. Sejak itu selama beberapa tahun, tanaman padi aman dari ancaman banjir. “Namun ketika kali tersebut mengalami pendangkalan kembali di tahun 2011. Dari situlah sampai sekarang ini areal pesawahan kami menjadi langganan banjir, kami hanya bisa berharap pada Pemkab agar segera dilaksanakan pengerukan,” kata Maesaroh. Sadiman, petani lainnya, mengatakan bahwa tanaman padi yang tinggal satu minggu lagi siap panen, terpaksa dipanen lebih awal. Itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi tanaman keburu puso. “Sebab air kali Sogeng meluap dan membanjiri sawah sangat cepat. Tapi sulit untuk surut, minimal itu tiga hari juga cuaca panas,” Sadiman menjelaskan. Berdasarkan pantauan Banten Raya, pendangkalan di wilayah hilir kali Sogeng, mengakibatkan banjir kecil yang merendam pemukiman warga di Kecamatan Ciruas, khususnya rumah warga yang berada di bantaran kali tersebut. (purnama)

Golkar Kabupaten Temui DPP SERANG - Pengurus DPD Golkar Kabupaten Serang akan menemui pengurus DPP Golkar di Jakarta untuk menyamakan persepsi mengenai pergantian Ketua DPRD Fahmi Hakim ke Muhsinin. Wakil Ketua DPD Golkar Kabupaten Serang Abdul Basit, Selasa (5/3), mengatakan bahwa Senin (4/3), Golkar kabupaten sudah bertemu dengan pengurus provinsi mengenai hal tersebut. “Kita diundang pengurus provinsi. Memang ada perbedaan pemahaman. Pusat memahaminya dengan peraturan organisasi nomor 13, sementara kita nomor 4. DPD provinsi sudah mempersilakan kita untuk konsultasi dan berkomunikasi dengan DPP untuk menyatukan persepsi,” kata Abdul Basit. Sementara itu, DPRD Kabupaten Serang menunggu sikap DPD Partai Golkar Kabupa-

ten Serang terkait dengan surat dari DPP Golkar dan DPD Golkar Provinsi Banten yang membatalkan pergantian Ketua DPRD dari Fahmi Hakim ke Muhsinin. “Iya, ini kita belum dapat surat jawabannya,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang Muchyidin Musa. Surat jawaban dari DPD Golkar Kabupaten Serang, kata Muchyidin, tergolong cukup mendesak karena ketiadaan ketua DPRD cukup memengaruhi kinerja DPRD. “Suasana kan jadi tidak kondusif. Ya silakan saja Golkar tentukan siapa ketuanya, yang penting sudah ditetapkan. Mau yang lama, mau yang baru juga,” kata Muchyidin. Mengenai surat untuk DPRD, kata Abdul Basit, masih dibahas. “Kemungkinan masih agak lama karena kita kan akan konsultasi dan komunikasi dulu dengan DPP,” katanya. (fikri)

Warga Minta Gedung SMK Ciruas Direalisasikan SERANG - Warga Desa Kampung Pulo, Desa Pulo, Kecamatan Ciruas meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang segera merealisasikan pembangunan gedung SMKN Ciruas. Saat ini, lahan seluas 2 hektare untuk pembangunan gedung sudah tersedia di Kampung Pulo. “Kami heran pada pihak Dindik yang tidak segera membangun gedung SMK Negeri Ciruas di Kampung Pulo, Desa Pulo. Padahal lahannya sudah ada,” kata Muslih, warga Kampung Pulo, desa Pulo, Kecamatan Ciruas kepada Banten Raya, Selasa (5/3). Saat pembebasan lahan, dikbud menyatakan akan melaksanakan pembangunan secepatnya. “Katanya tahun 2013 ini. Tapi sampai sekarang ini belum ada tanda-tanda akan dilaksanakan pembangunan fisiknya,” kata Muslih. Keberadaan SMK Ciruas sudah sangat dinantikan oleh masyarakat karena selama ini warga yang mau menyekolahkan anaknya ke SMK harus ke

PURNAMA/BANTEN RAYA

Pengendara motor melintas di lokasi lahan yang akan dibangun gedung SMK Ciruas, Selasa (5/3).

Kota Serang. “Yang jarak tempuhnya lebih jauh dan ongkos biayanya juga lebih besar. Lain halnya jika sudah ada di sini maka mampu meringankan biaya pendidikan anak, mengingat jarak tempuhnya jadi lebih dekat,” kata Muslih. Selain itu, lanjut Muslih, para orang tua akan lebih mudah mengawasi perilaku anak-anaknya, khususnya anak perempuan, yang saat ini rentan menjadi korban tindak kejahatan.

“Atas dasar itulah kami berharap pada dikbud segera membangun gedung tersebut sebelum tahun ajaran baru 2014. Jangan sampai anak kami harus mengenyam pendidikan ke luar daerah lagi, karena itu cukup memberatkan bagi orang tuanya,” kata Muslih. Mulyana, warga Desa Beberan, mengatakan bahwa warga mendengar terjadi masalah dalam pengadaan lahan SMK Ciruas. (purnama)

DOK BANTEN RAYA

Kantor PDAM Tirta Al Bantani Kabupaten Serang di Jalan KH Ahmad Khotib, Kota Serang, belum lama ini.

Dewan Pengawas PDAM Kosong 2 Bulan SERANG - Komisi III DPRD Kabupaten Serang mempertanyakan keberadaan jabatan dewan pengawas PDAM Tirta Al Bantani Kabupaten Serang yang kosong selama dua bulan sejak Desember 2012. Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang Muhsinin meminta Pemkab Serang untuk secepatnya merekrut dewan pengawas PDAM yang baru. “Iya itu harus kita tegur. Pemerintah daerah harus secepatnya segera memilih dewan pengawas PDAM yang baru. Kalau mau diperpanjang ya diperpanjang, kalau rekrut yang baru ya rekrut yang baru. Kita DPRD kan hanya mengawasi, jangan sampai kinerja PDAM nanti terpengaruh,” kata Muhsinin kepada Banten Raya, Selasa (5/3). Anggota Komisi III Mansur Barmawi mengatakan bahwa kekosongan dewan pengawas PDAM hampir luput dari pengawasan komisi III. Mansur mengakui bahwa ia juga hampir saja melupakan hal

tersebut. “Itu harus segera dipilih. Pemkab Serang yang harus mulai melakukan proses perekrutan. Kalau DPRD kan hanya memberikan pertimbangan,” kata Mansur. Asda II Pemkab Serang Tb Entus Mahmud mengatakan bahwa perekrutan akan dimulai secepat mungkin dengan sistem yang hampir sama dengan perekrutan Direktur PDAM akhir tahun 2012 lalu. “Kita sepertinya tidak akan memakai konsultan dari luar Banten. Kita akan pakai perguruan tinggi dari Banten. Sudah ada pembicaraan, sedang dirumuskan,” kata Entus. Kabag Perekonomian Pemkab Serang Abdul Wahid mengatakan bahwa terjadi kesalahan dalam penganggaran proses perekrutan dewan pengawas PDAM Tirta Al Bantani. “Harusnya dianggarkan di triwulan pertama, ternyata masuknya anggaran itu di triwulan II. Ini sedang kita ajukan agar dipindahkan ke triwulan I.” (fikri)


4

METRO SERANG

Banten Raya

Rabu, 6 Maret 2013

Tarif Parkir Budi Asih Disoal

Angkatan Muda Siliwangi

Bantu Korban Banjir di Desa Margaluyu SEJUMLAH pengurus Angkatan Muda Siliwangi (AMS) distrik Kota Serang melakukan kunjungan sosial ke masyarakat Kampung Cengkok, Desa Margayuluyu, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (5/3) sekitar pukul 16.00. Kedatangan pengurus AMS tersebut dalam rangka memberikan bantuan kepada masyarakat Desa Margaluyu yang tertimpa bencana banjir. Bantuan yang diberikan berupa paket bahan makanan, air mineral dan mie instan. Batuan tersebut secara simbolis diterima Kodri, Ketua RT 013/003, Lingkungan Cengkok, Desa Margaluyu. Ketua AMS distrik Kota Serang Bayu Astapati mengatakan, di Margaluyu ada sekitar 60 rumah yang terendam banjir. AMS turun dan memberikan bantuan tersebut bertujuan untuk sedikit meringankan beban masyarakat yang tertimpa mujsibah banjir. “Bantuannya memang tidak seberapa, namun ini wujud kepedulian kita kepada masyarakat,” ujar Bayu. Bayu mengatakan, baik secara pribadi maupun organisasi, dirinya merasa prihatin dan bersimpati penuh kepada warga yang tertimpa musibah banjir tersebut. Untuk itu, Bayu meminta kepada pemerintah daerah agar bisa memberikan solusi untuk mengatasi masalah banjir di Margaluyu. “Semua ini tentu demi kepentingan masyarakat. Kami pun mengimbau masyarakat Kota Serang lainnya agar bahumembahu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” ujar Bayu. (rahmat)

ISTIMEWA

Ketua AMS distrik Kota Serang Bayu Astapati (kanan) secara simbolis menyerahkan bantuan kepada Kodri, ketua RT 013/003, Selasa (5/3).

SERANG - Tarif parkir di Rumah Sakit Budi Asih dikeluhkan masyarakat karena dinilai terlalu mahal. Sebab, sistem tarif parkir di RS Budi Asih menggunakan sistem per jam. Sistem seperti itu seharusnya tidak diterapkan pada rumah sakit, melainkan pada pusat perbelanjaan megah. “Sekarang RS Budi Asih pakai sistem parkir kayak di mall. Biasanya gak pernah ada pungutan parkir. Sistem pungutan parkir untuk motor Rp 1.500 di jam pertama dan setiap jam berikutnya Rp 1.000. Ini sangat memberatkan warga, terutama keluarga pasien,” kata sumber Banten Raya yang enggan disebutkan identitasnya, Selasa (5/3). Sumber ini mengatakan bahwa dalam sehari ia mengaku sampai mengeluarkan uang Rp 25 ribu saat mengurusi anaknya yang dirawat di rumah sakit tersebut. Baginya uang dalam jumlah itu sangat banyak, apalagi ia juga harus memikirkan biaya perawatan anaknya. “Pungli ini mah. Harus dipertanyakan. Saya sehari otomatis keluar uang Rp 25 ribu untuk parkir aja. Udah mah lagi kesusahan dibikin susah lagi karena mahalnya tarif parkir ini,” ujarnya. Saat dikonfirmasi, dari Bagian HRD RS Budi Asih Awal Ramdan mengatakan bahwa parkir itu memang merupakan sistem baru dan berjalan baru 2 bulan belakangan ini. Parkir juga dikelola oleh pihak ketiga. “Kami sebetulnya sudah membatasi maksimal tarif parkir Rp 5 ribu untuk motor dan Rp 7 ribu untuk mobil,” katanya. Tinton, bagian Legal and Manager

muman lelang, tanda tangan kontrak, pelaksanaan kegiatan, dan proses ketika dilakukan serah terima surat perintah kerja. “Keempat proses ini menjadi pemicu program kegiatan akan terhambat dan molor. Tentunya, serapan anggaran pun menjadi tidak maksimal,” ungkap Tomy. Tomy menjelaskan, memang ada sejumlah kendala yang bisa menyebabkan molornya kegiatan seperti faktor alam dan faktor kondisional. Misalnya ketika pembangunan baru berjalan, terjadi bencana alam seperti gempa atau banjir. Sedangkan, untuk faktor kondisional ini misalnya pelaksana kegiatan yakni kontraktor kesulitan memperoleh komponen barang tertentu. “Atau bisa juga kondisi masyarakat sekitar yang memang rawan terjadi gesekan sosial dalam sebuah program kegiatan. Misalnya, mereka menolak pembangunan relokasi pasar atau sebagainya,” ujarnya. Sehingga, lanjut Tomy,

HRD Budi Asih mengaku baru tahu adanya keluhan ini. Ia berjanji keluhan ini akan ditindaklanjuti demi perbaikan pelayanan kepada warga yang datang ke Budi Asih. “Pasti kami perhatikan dengan baik soal ini. Kami terima kasih karena ada masukan yang baik. Kami berjanji akan memperhatikan masukan ini. Kalau (masalah) ini benar terjadi akan kami perbaiki. Kalau tidak, terima kasih atas

masukan ini dan tetap akan memperbaikinya,” ujarnya. Tonton mengatakan memang tidak menutup kemungkinan terjadi penyimpangan tanpa sepengetahuan pihaknya. Tetapi yang jelas penerapan sistem parkir itu untuk menciptakan suasana yang lebih tertib, efisien, dan pengamanan yang lebih baik. “Ini masih try out dan masih bisa dievaluasi. Tapi informasi ini jadi bekal kami da-

lam melakukan perbaikan. Ini juga penting untuk apakah perlu terus atau tidak kerja sama pengelolaan parkir ini,” katanya. Asep Hidayat, Direktur RS Budi Asih, juga mengapresiasi adanya temuan yang disampaikan ke pihaknya ini, karena dengan ini perbaikan sesungguhnya bisa dilakukan. “Justru lebih baik tahu buruknya di awal, daripada ketahuannya di akhir,” ujar Asep. (tohir)

3,59 Juta KTPE Banten Sudah Dicetak SERANG - Dari total 5.901.857 penduduk se-Provinsi Banten yang telah melakukan perekaman kartu tanda penduduk elektronik atau KTPE, sebanyak 60,98 peresen atau 3.599.150 KTPE telah dicetak. Cetakan KTPE tersebut didistribusikan langsung dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada masing-masing daerah se-Indonesia. Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Banten Endrawati yang didampingi Kabag Kependudukan Nani Suarni menjelaskan, jumlah KTPE yang telah dicetak terbagi menjadi dua tahap. Pertama pada 31 Januari 2013 untuk tiga kabupaten/kota yakni Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak dan Kabupaten Tangerang. Tahap kedua untuk lima kabupaten/kota lainnya pada 1 Maret 2013. Dari 8 kabupaten/kota, KTPE yang telah dicetak paling banyak terdapat di Kabupaten Lebak dan Kota Cilegon hingga 93 persen,sertapalingsedikitterdapat di Kabupaten Tangerang hanya 4,52 persen. “Bagi yang sudah dicetak dan telah didistribusikan, harus segera dibagikan kepada warga yang bersangkutan. Biasanya, warga diminta untuk menyesuaikan data dan sidik jari dengan menggunakan alat smart card reader. Karena, hal ini penting untuk keperluan administrasi ke depan,” ungkap Endra. Endra merinci, untuk KTPE yang telah dicetak di antaranya Kabupaten Pandeglang sebanyak 450.351 KTPE atau 68,49 persen dari jumlah 657.485

Proses Lelang Picu Keterlambatan Serapan Anggaran SERANG - Jika tidak dilakukan dengan benar, proses lelang dapat menghambat kelancaraan program kegiatan dan memicu keterlambatan serapan anggaran, alias tidak terserap secara optimal. Pada kegiatan lelang, ada empat proses yang dapat memperlambat program kegiatan yang dilakukan instansi pemerintah daerah. Empat proses itu kebanyakan masih belum diawasi secara ketat dari pemerintah daerah, terutama instansi yang bersangkutan. “Dalam proses lelang, terdapat banyak proses seperti pengumuman lelang, pengambilan dokumen, pembukaan penawaran hingga kesepakatan lelang. Dari proses-proses tersebut, ada empat proses yang dianggap kritis,” ujar Dirketur Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan Tomy Mulia Hasan saat sosialisasi percepatan dan penyerapan anggaran Provinsi Banten tahun anggaran 2013 di aula Bappeda Provinsi Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Selasa (5/3). Kata Tomy, empat proses tersebut yakni pengadaan lelang yang ditandai dengan pengu-

TOHIR/BANTEN RAYA

Plang yang memuat tarif parkir di RS Budi Asih, Kota Serang yang dikeluhkan warga karena dinilai terlalu mahal dan membebani, Selasa (5/3). Warga meminta sistem tarif parkir ini diubah.

untuk menghindari hal-hal semacam ini perlu dilakukan peringatan dini seperti mengenali paket-paket yang bermasalah. Semestinya, paketpaket bermasalah ini dari awal dilakukan pemantauan secara ketat karena rentan konflik dan akan menghambat kelancaran program kegiatan. Karena, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan visi misi pimpinan. “Paket-paket bermasalah itu bisa dilihat dari situasi yang terjadi. Inilah yang harus menjadi titik fokus dalam pengawasan pelaksanaan program kegiatan pemerintah,” tegasnya. Sekda Pemprov Banten Muhadi mengatakan, setiap triwulan sekali pihaknya senantiasa melakukan koordinasi dan memanggil satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mengetahui progres program kegiatan yang telah berjalan dan rencana program kegiatan yang akan dilaksanakan. Sehingga, dari koordinasi tersebt dapat diketahui kendala atau hambatan instansi terkait dalam pelaksanaan program kegiatan. (ibah)

penduduk yang telah direkam, Kabupaten Lebak sebanyak 678.895 KTPE atau 93 persen dari jumlah 732.976 penduduk yang telah direkam, Kabupaten Tangerang sebanyak 64.468 KTPE atau 4,52 persen dari jumlah 1.423.388 penduduk yang telah direkam, Kabupaten Serang sebanyak 670.314 KTPE atau 79,28 persen dari jumlah 846.513 penduduk yang telah direkam,

Kota Tangerang sebanyak 716.307 KTPE atau 70,54 persen dari jumlah 1.015.416 penduduk yang telah direkam, Kota Cilegon sebanyak 208.428 KTPE atau 93 persen dari jumlah 222.198 penduduk yang telah direkam, Kota Serang sebanyak 210.998 KTPE atau 64,58 persen dari jumlah 326.702 penduduk yang telah direkam, dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebanyak

599.389 KTPE atau 88,51 persen dari jumlah 677.179 penduduk yang telah direkam. “Untuk sisanya sebanyak 2.302.707 atau 39,02 persen lagi, kami menunggu distribusi dari Kemendagri. Bagi yang sudah, sebelum tahun 2014, semua penduduk sudah bisa menggunakan KTPE,” jelasnya. Endra juga menjelaskan, berdasarkan keputusan Kemenda-

gri, jumlah penduduk wajib KTPE di Banten bertambah sebanyak 3.183.851 jiwa. Karena, data penduduk yang digunakan dalam perekaman sebelumnya merupakan data 2007. Sedangkan, pertumbuhan penduduk terus terjadi di Banten yang memiliki potensi besar adanya urbanisasi. Sehingga, proses perekaman KTPE di Banten akan terus berjalan dan difasilitasi dengan adanya perpanjangan masa perekaman hingga 31 Oktober 2013 mendatang. (ibah)

Walikota Serang Kunjungi Korban Banjir di Kasemen

W

ALIKOTA Serang Tubagus Haerul Jaman, Selasa (5/ 3), mengunjungi sejumlah lokasi banjir di Kecamatan Kasemen. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Kampung Jabang Bayi, Desa Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Selain melihat lokasi banjir, Jaman juga menengok dan berbincang dengan para korban banjir di kecamatan tersebut. Tidak hanya melihat dari jauh, Jaman juga bahkan memantau lokasi banjir dengan turun langsung ke titik banjir yang menggenangi rumah dan masjid. Dalam kesempatan tersebut, bersama anggota Tagana dan BPBD Kota Serang walikota meninjau titik banjir menggunakan perahu karet agar bisa melihat dan merasakan penderitaan warga dari jarak dekat. Jaman mengaku amat prihatin dengan adanya musibah banjir ini. Di tahun 2013, ini adalah banjir yang kedua dan lebih parah dari sebelumnya. Indikasi keparahan itu terlihat dari banyaknya desa yang tergenangi air. Pada banjir saat ini ada 6 desa yang tergenangi, sementara pada banjir lalu jumlah desa yang tergenangi kurang dari itu. Ketinggian air saat banjir sekarang juga lebih tinggi dari banjir sebelumnya,

DOKBANTEN RAYA

Tb Haerul Jaman sehingga sangat mengkhawatirkan. “Banjir ini berasal dari Kali Cibanten yang meluap. Mungkin juga disebabkan karena adanya pendangkalan di Kali Cibanten. Tetapi semua

Salah satu lokasi banjir yang didatangi Walikota Tb Haerul Jaman menggunakan perahu karet.

warga sudah berada di lokasi yang aman,” kata Jaman. Jaman mengungkapkan bahwa untuk membantu warga yang terkena banjir ini ia sudah memerintahkan SKPD terkait agar memantau dan melaporkan perkembangannya. Pemkot Serang juga sudah langsung memberikan bantuan untuk warga selama masa mengungsi dari rumah mereka yang terkena banjir. Pihaknya juga sudah membuka tenda dan menyiapkan perahu karet untuk keperluan evakuasi korban banjir. “Kita masih akan terus berkoordinasi dengan pihak lain untuk menangani masalah ini,” katanya. Ros, salah seorang warga Jabang Bayi, mengaku amat senang dengan kedatangan walikota ke kampungnya. Dengan datangnya walikota berarti suatu suntikan semangat bagi warga, karena ini menunjukkan kepedulian seorang pemimpin. Bantuan dari pemerintah mungkin bisa menjadi yang kesekian kali yang dibutuhkan warga, setelah kepedulian pemimpin muncul. “Kalau turun ke sini kan kita sebagai warga jadi tahu juga dan bisa lihat dari dekat sama pemimpin kita, Bapak Walikota,” ujarnya seraya berharap apa yang dilakukan walikota akan terus dilakukan di masa yang akan datang. (ADV)

Walikota Serang Tb Haerul Jaman (memakai dasi) di tengah warga yang terkena banjir di Kampung Jabang Bayi.


CILEGON

RABU, 6 MARET 2013

Banten Raya 5

Kota Mandiri Gerbang Investasi

NU Ancam Tutup TEMPAT HIBURAN ■ DPRD Kirim Surat Rekomendasi ke Walikota CILEGON - Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Cilegon (PCNU) Kota Cilegon mengancam akan menutup tempat hiburan jika Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon tidak segera mengambil sikap tegas. Ancaman PCNU tersebut disampaikan saat melakukan audiensi dengan DPRD Kota Cilegon, Selasa (5/3). “Kami minta ketegasan dari DPRD untuk menutup tempat hiburan yang sudah membawa kemaksiatan bagi masyarakat Cilegon. Jika pemerintah tidak berani, NU siap turun tangan,” kata Ketua PCNU Kota Cilegon Hifdulloh. Pantauan Banten Raya, audiensi yang dihadiri perwakilan pengurus PCNU, Ketua DPRD Kota Cilegon Arief Riva’i Madawi, Plt Dinas Tata Kota (DTK) Aziz Setia Ade, dan anggota DPRD Cilegon dari Komisi I, II, dan III. Hifdulloh mengaku, prihatin karena keberadaan tempat hiburan di Kota Cilegon yang melanggar aturan juga terlambat ditindak tegas. “Tempat hiburan di Kota Cilegon harga mati harus ditutup,” tegasnya. Berdasarkan kajian PCNU, lanjut Hifdulloh, akibat lemahnya pengawasan dan tidak tegasnya pemerintah daerah, maka keberadaan tempat hiburan semakin menjamur. “Sebelum kami datang ke DPRD, kami juga telah menyampaikan kegelisahan ter-

kait tempat hiburan kepada Polres, Dandim, maupun unsur muspida lainnya. Intinya kami minta tempat hiburan segera ditutup sebelum warga melakukannya,” tambahnya. Menanggapi aspirasi PCNU, Ketua DPRD Kota Cilegon Arief Rivai Madawi mengatakan, pihaknya selaku lembaga legislatif tidak memiliki kewenangan untuk mengambil keputusan. “Menutup tempat hiburan itu kewenangan eksekutif. Kami hanya bisa merekomendasikan kepada walikota,” katanya. Arief menambahkan, secara kelembagaan pihaknya mendukung aspirasi PCNU yang meminta tempat hiburan ditutup, karena selain banyak yang melanggar aturan, selama ini tidak ada kontribusi sama sekali kepada pemerintah daerah karena tidak dipungut pajak. Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon Muhamad Tahyar juga menyampaikan bahwa berdasarkan Perda Nomor 14 tahun 2003 tentang Izin Penyelenggaraan Tempat Hiburan, kewenangan menutup tempat hiburan pada Pemkot Cilegon. “Sebelumnya, kami telah memanggil para pengusaha hiburan itu, dan semuanya mengakui kesalahan karena telah melanggar aturan. Mereka melanggar karena tidak ada ketegasan dari pemerintah,” tegasnya. (deni)

DENI SAPROWI/BANTEN RAYA

Laura Irawati

Tinjau Banjir HIRUK pikuk bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Cilegon memicu keprihatinan sejumlah pihak, sehingga banyak yang melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian. Selain pejabat pemerintah, tampak juga seorang ibu yang melakukan kunjungan kesejumlah rumah yang terendam banjir, tepatnya di Lingkungan Gajah Mungkur, Kelurahan/Kecamatan Citangkil. Bahkan, di sela aktivitasnya, ibu yang juga tokoh wanita Cilegon bernama Laura Irawati ini juga menyempatkan diri untuk berbincang dengan para korban banjir. “Saya hanya sekedar membantu memberikan dukungan kepada para korban banjir. Jadi, jangan disebut memberikan bantuan karena jumlahnya tidak banyak,” kata Laura, Selasa (5/3). Menurut Ketua Lembaga Pengembangan & Pemberdayaan Ekonomi Perempuan (LP2EP) Kota Cilegon ini, selain bantuan fisik berupa makanan, para korban banjir juga membutuhkan dukungan moril dan motivasi. (tasir)

INFRASTRUKTUR Pelayanan PLN Dikeluhkan

SANDAL MUSIM HUJAN - Pembeli memilih sandal yang sesuai keinginannya di lantai dasar Supermall, Kota Cilegon, kemarin. Sandal jenis ini cocok digunakan saat musim hujan.

DONI KURNIAWAN/BANTEN RAYA

IP Terancam 9 Tahun Penjara

PCNU Kota Cilegon melakukan dialog dengan sejumlah anggota DPRD, Selasa (5/3).

TAMU KITA

CILEGON - Oknum kader DPC Partai Demokrat Kota Cilegon dari Kecamatan Pulomerak berinisial IP, yang diduga melakukan tindakan asusila terhadap resepsionis Grand Merak Hotel bernama Silvia Aprilia (23), dapat dituntut pasal 289 KUHP tentang perbuatan asusila dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara jika terbukti bersalah. Kasat Reskrim Polres Cilegon AKP Agus Purwanta mengatakan, pihaknya tengah

melakukan pemeriksaan terhadap empat saksi mata atas dugaan pencabulan kader demokrat berdasarkan laporan korban Silvi Aprilia. “Empat orang tengah kami periksa atas kasus yang dilaporkan Silvia,” kata Agus, Selasa (5/3). Agus menuturkan, pihaknya akan secepatnya melakukan pemanggilan pelaku untuk dimintai keterangan atas dugaan perbuatan asusila yang dilakukan pelaku. “Surat pemanggilan kepada IP telah

dilayangkan. Kamis besok terlapor kita panggil untuk dimintai keterangan,” ungkapnya. Agus menjelaskan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. Jika terbukti bersalah, pelaku bisa dijerat pasal 289 KUHP dengan ancaman maksimal sembilan tahun penjara. Plt Ketua DPC Partai Demokrat Kota Cilegon Sonhaji menyatakan, akan memberikan sanksi tegas terhadap IP jika memang benar terbukti bersalah. (darjat/deni)

SEJUMLAH warga mengeluhkan pelayanan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di bawah Unit Pelaksana Jaringan (UPJ) Cilegon yang kekinian dinilai kurang profesional. Selain kerap mengalami pemadaman mendadak secara sepihak juga kerap terjadi naik turun daya atau tegangan. “Kami selaku pengusaha dibidang perdagangan sangat menyayangkan terhadap pelayanan PLN yang kekinian kurang baik,” kata salah seorang warga Cilegon Buky Perdana, kemarin. Dimana, lanjut Buky daya listrik yang berada ditempat usahanya kerap mengalami naik turun, sehingga merusak komponen elektronik. “Kami sudah berusaha untuk menaikan daya dari DOK/BANTEN RAYA 2.200 ke 7.700 volt, tapi terBuky Perdana nyata tegangan yang masuk masih kurang maksimal,” ujarnya. Senada dikatakan warga lainnya Muhammad Adam yang mengeluhkan seringnya terjadi pemadaman listrik secara sepihak, sehingga merugikan konsumen, terutama yang memiliki usaha. Manager PT PLN UPJ Cilegon Ahmad Sobari mengatakan bahwa pihaknya terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan. Namun, karena faktor cuaca dan alam, maka distribusi listrik kerap terganggu. “Terkait naik turunnya daya listrik, itu bisa disebabkan karena faktor dari hulu atau distribusi listrik yang jauh dari gardu. Bisa juga akibat faktor ekternal distribusi Jawa-Bali. Kami tengah membuat gardu baru,” katanya. (tasir)

Gapasdap Sambut Kapal Raksasa MERAK - Kapal raksasa berkapasitas 250 kendaraan dengan panjang 151 meter yang didatangkan dari Jepang oleh PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry disambut baik Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (Gapasdap). Sebab, kedatangan kapal yang diberi nama Port Link III itu bisa memperbaiki pelayanan di Pelabuhan Merak. Ketua Gapasdap Cabang Merak Togar Napitulu mengatakan, para pengusaha kapal tidak merasa tersaingi dengan didatangkannya kapal berukuran jumbo tersebut. Sebab,

akan membantu mereka dalam mengatasi persolalan kemacetan di Pelabuhan Merak. “Semakin banyak kapal semakin baik,” kata Togar, kemarin. Togar menjelaskan, meski kapal tersebut merupakan milik PT ASDP Indonesia Ferry. Namun, dalam struktural keorganisasian PT ASDP merupakan anggota Gapasdap yang layak mendapatkan hak yang sama seperti pengusaha lain. “Mereka juga anggota kami, jadi kenapa harus merasa tersaingi,” jelasnya. Togar berharap, dengan didatangkannya kapal-kapal besar di Pelabuhan Merak itu dapat melayani kebutuhan pa-

ra penumpang yang semakin tinggi di lintasan Merak-Bakauheni. “Kami harapkan dengan datangnya kapal ini akan menghilangkan kemacetan yang kerap terjadi di Pelabuhan Merak,” harapnya. Kepala Bagian Humas PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Mario Sardadi Oetomo mengatakan, pihaknya akan mengupayakan semaksimal mungkin untuk dapat secepatnya mengoperasikan kapal besar tersebut. Pihaknya memastikan kapal tersebut dapat beroperasi dalam menyambut mudik lebaran 2013 nanti. “Kemarin (Senin -red) sudah kita se-

suaikan dengan kondisi dermaga, mudah-mudahan lebaran nanti sudah dapat melayani penumpang,” ujarnya. Mario menjelaskan, dengan adanya kapal besar itu diharapkan mampu mengatasi persoalan cuaca buruk yang biasa terjadi di Pelabuhan Merak. “Kapal ini disesuaikan dengan kondisi di perairan sini,” jelasnya. Diketahui, kapal dengan panjang 151 meter ini dibeli dari Korea Selatan. Kapal ini merupakan produk Jepang tahun 1998. Diinformasikan Port Link III beroperasi di kawasan Jeju Island, Korea Selatan. (darjat)

DARJAT NURYADIN/BANTEN RAYA

Kapal raksasa bernama Port Link III tengah melakukan uji coba pelayaran di Dermaga III Pelabuhan Penyeberangan Merak, Senin (4/3).


6

LENSA EVENT

Banten Raya

Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi melakukan peninjauan ke lokasi banjir di Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber.

Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi bersama Sekda Abdul Hakim Lubis saat meninjau banjir di SD Negeri Kedaleman I, Kecamatan Cibeber.

Rabu, 6 Maret 2013

Sekda Abdul Hakim Lubis bersama Kepala Dindik Kota Cilegon Mukhtar Gozali memantau banjir di SD Negeri Kedaleman I, Kecamatan Cibeber.

Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi Meninjau Banjir

Drainase Perlu Segera Diperbaiki H

UJAN deras yang mengguyur hampir sepanjang, Senin (4/ 3) malam hingga Selasa (5/3) pagi membuat sejumlah wilayah di Kota Cilegon terendam banjir. Selain menggenang sejumlah ruas jalan, ban-

jir juga merendam beberapa sekolah di antaranya SD Negeri Masigit 1, Kecamatan Jombang, dan SD Negeri Kedaleman 1, Kecamatan Cibeber, sehingga menganggu kegiatan belajar mengajar (KBM). Bahkan, aktivitas

belajar siswa terpaksa diliburkan untuk sementara waktu. Dimana, ketinggian air berada di kisaran 20 centimeter. Atas situasi itu, Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi yang didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Abdul Hakim Lubis dan sejumlah jajaran pejabat lainnya langsung melakukan peninjauan kesejumlah titik banjir. Selain melihat-lihat kondisi banjir dan berbincang dengan warga, walikota juga langsung membagikan bantuan bagi para korban, berupa sembako dan

atau makanan siap saji lainnya. Dalam hal ini, Walikota Tb Iman Ariyadi mengatakan, sampah merupakan bagian dari faktor penting yang mengakibatkan terjadinya banjir. “Kami telah membentuk tim khusus yang menangani masalah sampah itu, sehingga kedepan diharapkan tidak ada lagi banjir,” kata Walikota Tb Iman Ariyadi, Selasa (5/3). Selain itu, lanjut Iman, pihaknya juga akan melakukan perbaikan drainase dengan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Kota Cilegon tahun 2013 ini. “Hal itu juga dilakukan untuk mengantisipasi

banjir ke depan,” ujarnya. Terkait sekolah yang juga turut tergenang, Walikota Tb Iman Ariyadi meminta agar dinas terkait meliburkan aktivitas KBM untuk sementara waktu atau sampai banjir surut. “Saya menghimbau agar dinas terkait dan pihak sekolah meliburkan kegiatan belajar siswa sampai airnya surut,” imbaunya. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon Mukhtar Gozali mengaku, pihaknya meliburkan kegiatan KBM bagi siswa yang sekolahnya terendam banjir. “Sebagaimana imbauan Pak Wali (Tb Iman Ariyadi-red), kami melibur-

kan kegiatan siswa untuk sementara waktu. Hal itu juga sesuai dengan permintaan sejumlah wali murid. Mudahmudahan, besok (hari inired) para siswa sudah bisa kembali belajar,” tuturnya. Menurut Mukhtar, banjir yang melanda sejumlah SD itu diduga akibat debit hujan yang cukup tinggi, sehingga air mengalir cukup deras. “Selain itu, selokan atau gorong-gorong juga banyak yang tertimbun sampah plastik,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon Suminar me-

ngatakan, berdasarkan laporan sementara, ada sebanyak 1500 kepala keluarga (KK) atau sekitar 3000 jiwa yang menjadi korban banjir. Dimana, mereka tersebar di lima kecamatan yaitu, Kecamatan Pulomerak, Cilegon, Cibeber, Citangkil, dan Jombang. “Laporan sementara, ada 8 korban luka, 8 orang mengalami penyakit kulit dan 1 orang digigit ular,” katanya. (***) Teks: Abdul Tasir/Darjat Nuryadin Foto: Kominfo Pemkot Cilegon

Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi menyerahkan bantuan kepada warga yang menjadi korban banjir di sela kegiatannya dalam memantau banjir yang terjadi di sejumlah titik di Kota Cilegon, Selasa (5/3).

Di sela melakukan tinjauan banjir, Walikota Tb Iman Ariyadi berbincang dengan masyarakat setempat.

Walikota Tb Iman Ariyadi menyimak pemaparan yang disampaikan seorang ibu yang menjadi korban banjir.

Sejumlah warga tampak sibuk untuk menyelamatkan barang-barang miliknya yang terendam banjir.

Sejumlah warga melintasi genangan air sedalam 40 centimeter di Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber.

Walikota Tb Iman Ariyadi bersama Sekda Abdul Hakim Lubis berbincang dengan warga Cibeber yang terkena banjir.


CILEGON MANDIRI

Rabu, 6 Maret 2013

Pendidikan

Sekolah Harus Berbasis Lingkungan Hidup BADAN Lingkungan Hidup (BLH) Kota Cilegon menyelenggarakan program Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) kepada guru-guru di SD hingga SMA yang ada di Kota Cilegon. Agar program tersebut dilaksanakan oleh sekolah, BLH menggelar sosialisasi program sekolah berbasis lingkungan hidup atau biasa disebut adiwiyata kepada 30 sekolah. “Kami bekerjasama dengan salah satu sekolah di Tangerang Selatan yang berhasil meraih penghargaan adiwiyata untuk menyosialisasikan sekolah berbasis lingkungan,” kata Kabid Pengendalian Lingkungan BLH Cilegon Rasmi Widyani kepada wartawan usai sosialisasi di aula Rumah Makan Sari Kuring Indah (SKI), Selasa (5/3). Rasmi mengatakan, program Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH) Adiwiyata merupakan salah satu program Badan Lingkungan Hidup (BLH) Cilegon yang terus diupayakan dalam bentuk pembinaan terhadap sekolah-sekolah mulai dari tingkat SD hingga tingkat menengah atas. “Adiwiyata merupakan tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh segala ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika menuju terciptanya kesejahteraan hidup dan menuju kepada cita-cita pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya. Terkait tujuan melakukan sosialisasi ke sekolah, Easmi mengaku hal itu dilakukan untuk mendorong dan membentuk sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan yang mampu berpartisipasi dan melaksanakan upaya pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan bagi kepentingan generasi sekarang maupun yang akan datang. “Dalam upaya meningkatkan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, program adiwiyata senantiasa diarahkan sejalan dengan pembangunan Kota Cilegon yang kian dinamis dan modernis, tapi tetap peduli terhadap kelestarian alam dan lingkungan, sehingga percepatan terwujudnya sekolah peduli dan berbasis lingkungan menjadi harapan dan mutlak diselenggarakan oleh semua pihak,” katanya. Kepala BLH Kota Cilegon Epud dalam sambutannya mengatakan, sekolah di Kota Cilegon juga sangat peduli terhadap lingkungan, sehingga melalui program adiwiyata bisa semakin diarahkan agar bisa sinergis dengan program BLH. “Kami optimis sekolah di Kota Cilegon dapat menerapkan program adiwiyata, sehingga warga belajar baik itu guru maupun anak didik bertanggungjawab terhadap lingkungan,” jelasnya. Sutardi, Koordinator Adiwiyata SMAN 2 Kota Tangerang Selatan yang menjadi narasumber sosialisasi adiwiyata mengatakan, dengan menerapkan program PLH, maka akan banyak sekolah sehat di Kota Cilegon. “Untuk mewujudkan sekolah Adiwiyata, ada dua prinsip dasar. Pertama, partisipatif dan berkelanjutan,” katanya. Dikatakannya, keseluruhan kegiatan harus dilakukan terus-menerus secara komprehensif serta adanya partisipasi dari pihak sekolah baik itu guru maupun anak didik. “Sekolah Adiwiyata merupakan tempat mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tatakelola sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan,” katanya. (deni)

Balukia Ikbal, Plt Camat Pulomerak

Apresiasi Walikota BANJIR akibat curah hujan tinggi yang terjadi pada Senin (4/3) malam hingga Selasa (5/3) dini hari merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Pulomerak. Bahkan, persediaan makanan warga yang menjadi korban banjir mulai menipis. Berdasarkan data Kecamatan Pulomerak, sebanyak 1.269 kepala keluarga (KK) menjadi korban banjir dari beberapa wilayah seperti di Kelurahan Tamansari yaitu Linkungan Baru RW 04, Linkungan Burai Waras RW 03. Sementara di Kelurahan Mekarsari yaitu di Lingkungan Sudimampir RW 05, Lingkungan Babakan kiri RW 02, Lingkungan Medaksa dan Lingkungan Kampung Sawah. “Pasokan makanan para korban banjir itu mulai menipis dan sudah ada yang melapor kepada kami,” Kata Plt Camat Pulomerak Balukia Ikbal kepada Banten Raya, saat ditemui dikantornya, Selasa (5/3). Karenanya, Balukia mengaku bahwa pihaknya langsung berinisiatif melakukan koordinasi dengan Polsek Pulomerak dan Danramil Pulomerak untuk melakukan tindakan sosial, dengan membantu ala kadarnya berupa bantuan makanan kepada korban banjir. “Setelah berkoordinasi dengan Kapolsek Merak Kompol Arian P Colibrito dan Danramil Pulomerak Kapten Sumarna kita langsung terjun kelapangan,” ujarnya. Balukia merasa bersyukur, Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi dapat melihat langsung kondisi warganya, sehingga dapat membantu dan meringankan musibah yang dialami para korban banjir. “Sedikitnya 160 dus mie dari swadaya kami. Alhamdulillah pak walikota juga ikut membantu dengan mengkoordinasikan hal itu kepada dinas sosial,” terangnya. Dirinya berharap, musibah yang dihadapi warganya akibat hujan lebat itu juga dapat perhatian dari industri yang bergerak di wilayah Kecamatan Pulomerak sebagai rasa sosial atas penderitaan yang dialami mereka. “Saat ini bantuan kepada mereka masih minim,” katanya. (darjat)

Banten Raya, Hal 7

SKPD Wajib Miliki Data CILEGON - Pengelolaan dan pemanfaatan data merupakan suatu keharusan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Karenanya, seluruh aparatur harus benar-benar memahami tentang pentingnya data yang bisa memberikan gambaran suatu kejadian dan informasi yang diberikan melalui bagan, grafik dan sejenisnya. Demikian dikatakan, Plt Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon Ratu Ati Marliati pada acara pembukaan Capacity Building Sumber Daya Manusia (SDM) dan Statistik di Lingkungan

Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon yang digelar di aula Bappeda Cilegon, Selasa (5/3). “Saat ini, masih sedikit aparatur yang benar-benar memahami tentang pentingnya data,” kata Ati dalam sambutannya. Atas dasar itu, Ati berpendapat bahwa seluruh pejabat di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) wajib memiliki data yang sesuai dengan urusan pemerintahan yang diembannya. “Bidang-bidang dalam SKPD juga wajib memiliki data sesuai bidang tugasnya masing-masing,” ungkapnya.

Karenanya, Ati menilai, kegiatan Capasity Building SDM dan Statistik itu merupakan langkah nyata untuk meningkatkan pemahaman tentang data. “Kegiatan ini merupakan jawaban atas fenomena terkait persoalan saya sebut tadi,” ujarnya. Menurut Ati, era globalisasi ditandai dengan semakin pentingnya pengelolaan data dan informasi dalam banyak aspek kehidupan manusia. Sebab, pada saat yang sama tuntutan publik terhadap peningkatan kinerja pemerintahan menjadi semakin tinggi. “Berbicara masalah data, maka kita

KOMINFO PEMKOT CILEGON/BANTEN RAYA

Plt Kepala Bappeda Kota Cilegon Ratu Ati Marliati menyampaikan sambutan pada pembukaan Capacity Building SDM dan Statistik di lingkungan Pemkot Cilegon yang digelar di aula Bappeda, Selasa (5/3).

juga tidak dapat melupakan statistik. Hal ini disebabkan karena hal-hal yang terkait dengan upaya untuk mendapatkan data tentunya harus diimbangi dengan analisis statistik agar menghasilkan informasi yang akurat,” terangnya. Data yang baik itu, tambah Ati adalah yang mempunyai beberapa ciri tertentu, di antaranya akurat dan terpercaya serta dihitung berdasarkan metodologi yang dapat dipertanggung jawabkan. Tepat waktu atau tidak kadaluarsa serta dapat memberikan gambaran apa adanya. “Tanpa tersedianya data yang baik, tidak mungkin dapat menyusun rencana pembangunan secara baik, dalam rangka mencapai sasaran pembangunan. Ketersediaan data yang akurat sangat diperlukan sebagai landasan dalam pengambilan kebijakan pembangunan yang harus dilaksanakan,” jelas ati. Sementara itu, Kepala Sub Bidang (Kasubid) Data dan Rencana Strategis Bappeda Kota Cilegon Kuntoro Prayitno mengatakan, berdasarkan UndangUndang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional disebutkan bahwa perencanaan pembangunan daerah harus didasarkan pada data yang berkualitas, yaitu data yang dapat diandalkan dan bermanfaat, data yang harus tepat waktu dan relevan, data harus sesuai dengan keadaan yang sebenarnya, data mewakili obyek yang teliti dan mengandung sedikit kesalahan. “Ada beberapa permasalahan di Pemerintah Kota Cilegon berkaitan data antara lain, data sektoral dari SKPD kurang konsisten, kesadran dan komitmen terhadap pentingnya data masih rendah dan kualitas SDM bidang kestatistikan belum memadai,” terang Kuntoro seraya mengatakan bahwa kegiatan dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas SDM bidang data dan statistik di lingkungan pemerintah Kota Cilegon. (tasir)

Penilaian PAUD Terbaik Tingkat Nasional oleh TP PKK Pusat

PAUD Terpadu Edelweiss Wakili Provinsi Banten Tidak banyak warga Cilegon yang tahu jika lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) Terpadu Edelweis memiliki prestasi yang cukup membanggakan, setelah menjadi paud terbaik dalam bidang Bina Keluarga Balita (BKB) tingkat Kota Cilegon dan Provinsi Banten 2011 lalu, tahun 2013 ini PAUD Edelweiss mewakili Banten dalam lomba yang sama tingkat nasional.

kompak menyambut tim penilai lomba PAUD tingkat nasional dari Jakarta. Sekitar pukul 10.00 WIB, tim penilai yang merupakan TP PKK Pusat tiba di PAUD Edelweiss, rombongan yang berjumlah sekitar lima orang disambut oleh anak didik PAUD yang berbaris rapi dari pagi. Menurut Kepala PAUD Terpadu Edelweiss Fatimah, kedatangan tim penilai dari Jakarta ke lembaga PAUD yang dikelolanya karena pihaknya

menjadi perwakilan Provinsi Banten dalam lomba PAUD terbaik yang membina keluarga balita. “Paud kami menjadi peserta lomba PAUD tingkat nasional yang diselenggarakan oleh tim PKK pusat, setiap provinsi diwakili oleh satu PAUD terbaik,” kata Fatimah. Ditambahkan Fatimah, keberhasilan PAUD-nya yang mewakili Provinsi Banten dalam lomba tingkat nasional sebagai buah dari kerja keras dan kerjasama antara pendidik, orangtua anak didik dan warga sekitar PAUD.

DENI SAPROWI - CILEGON PAUD Terpadu Edelweiss yag berlokasi Lingkungan Jalan Terate Udik, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang dari kejauhan nampak sama dengan paud lainnya yang ada di Kota Cilegon, namun setelah masuk di halaman PAUD, sangat nampak perbedaannya. Dimana, PAUD Edelweiss ini terintegrasi dengan posyandu tepat di samping bangunan PAUD. Selasa (5/3) pagi, suasana di PAUD Terpadu Edelweiis nampak ramai, bukan karena ada bakti sosial atau karena terjadi banjir, namun pihak yayasan didampingi unsur kecamatan, kelurahan dan Tim Penggerak (TP) Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) baik tingkat Kota Cilegon maupun Kecamatan Jombang sangat

DENI SAPROWI/BANTEN RAYA

Camat Jombang Agus Ariyadi foto bersama dengan Tim Penggerak PKK yang mendukung PAUD Terpadu Edelweiss dalam lomba tingkat nasional, Selasa (5/3).

“Tahun 2011 lalu PAUD kami menjadi PAUD terbaik dalam lomba paud yang diselenggarakan PKK tingkat Kota Cilegon, kemudian menjadi yang terbaik dalam lomba yang sama di tingkat provinsi. Makanya tahun ini dipercaya mewakili Banten untuk lomba tingkat nasional,” ungkapnya. Terkait jumlah anak didik, Fatimah mengaku, PAUD Edelweiss yang dibangun 2009 lalu setiap tahunnya selalu kebanjiran calon peserta didik. Bahkan tahun ini, anak didiknya mencapai 149 orang, padahal bangunan yang ada di PAUD cuma mampu menampung 60 anak didik. “Kami baru memiliki 3 lokal ruang belajar, dengan banyaknya jumlah peserta didik, sistem belajarnya pagi dan siang,” ungkapnya. Camat Jombang Agus Ariyadi yang turut mendampingi proses penilaian TP PKK Pusat mengatakan, pihaknya mewakili masyarakat Jombang khususnya dan Cilegon pada umumnya mengaku bangga dengan prestasi PAUD Edelweiss yang telah mengharumkan Kota Cilegon. “Kami berharap yang terbaik untuk lomba tingkat nasional tahun ini,” ungkap Agus seraya mengatakan bahwa dengan prestasi yang diraih PAUD Edelweiss, semoga bisa memotivasi paud lainnya yang ada di Kecamatan Jombang untuk meningkatkan pelayanan terhadap anak didik. (***)

Rubrik ini disediakan bagi dinas, intansi, BUMD, kecamatan, kelurahan, di Kota Cilegon, yang ingin memublikasikan kegiatannya dalam bentuk foto. Kirimkan foto ke redaksi kami via pos atau email ke: barayapost@yahoo.com. Cantumkan identitas pengirim.

KOMINFO PEMKOT CILEGON/BANTEN RAYA

P2WKSS - Wakil Walikota Edi Ariadi berbincang dengan Ketua Tim Penggerak PKK Ida Farida Iman Ariyadi dan wakil ketua Lili Ariadi serta Kepala BPMKB Kota Cilegon Uum Umayah jelang acara sosialisasi P2WKSS tingkat Kota Cilegon di Kelurahan Cikerai, Kecamatan Cibeber, Selasa (5/3) (foto kiri). Sejumlah peserta antusias mengikuti jalannya acara (foto kanan). DOK/BANTEN RAYA


8

PANDEGLANG

Banten Raya

Rabu, 6 Maret 2013

Kader Salimah

Bantu Recovery Bayi Korban Banjir PULUHAN kader Salimah (Persaudaraan Muslimah), mendistribusikan sejumlah bantuan dalam rangka membantu proses recovery bayi dan balita korban banjir di Kampung Leuwi Hoe dan Kampung Leuwi Waru, Desa Pasir Loa, Kecamatan Sindangresmi, Senin (4/3). Kegiatan ini dilakukan dengan maksud untuk membantu kesehatan bayi yang sangat rentang terkena penyakit khususnya di wilayah yang terkena imbas banjir. Purnamasari, Ketua Salimah Kabupaten Pandeglang, menyatakan, sengaja menjadikan bayi sebagai target sasaran recovery banjir dengan harapan bayi dan balita di daerah yang pernah terkena banjir tetap sehat. Adapun bantuan yang ditebar, kata Purnamasari, terdiri dari susu kaleng, susu bubuk, biskuit dan baju layak pakai. “Bantuan ini sejumlah 120 paket yang disalurkan di dua titik sekaligus,” katanya. Ika, Ketua Panitia Bakti Sosial Salimah, menyatakan, diadakannya kegiatan ini tiada lain untuk saling membantu dan bentuk perhatian Salimah khususnya kepada sesama. “Mudah-mudahan bantuan yang dikirim bisa dimanfaatkan dengan baik dan membantu pertumbuhan bayi dan balita korban banjir tetap sehat,” kata Ika. Kepala Desa Pasir Loa Adung merasa bangga adanya bantuan dari Salimah. “Kami sangat berterimakasih dan terbantu dengan aksi sosial Salimah,” terang kades. (muhaemin)

MUHAEMIN/BANTEN RAYA

DRAINASE MAMPET - Cileungcang atau air bah mengalir deras di badan Jalan Raya Pandeglang-Serang tepatnya di Kampung/Kelurahan Kadumerak, Kecamatan Pandeglang, Selasa (5/3). Kondisi ini disebabkan tidak berfungsinya drainase yang ada di sisi jalan akibat sampah serta tidak adanya perawatan berkala dari pihak terkait.

Kades & 5 Satker Bulog Ditahan MUHAEMIN/BANTEN RAYA

Beberapa kader Salimah menaiki perahu tradisional menuju lokasi baksos, Senin (4/3).

PLTU 2 Labuan

Batu Bara Tak Cemari Lingkungan PEMBANGKIT Listrik Tenaga Uap (PLTU) 2 Labuan Banten mengklaim bahwa batu bara yang tumpah di peraiaran Pantai Carita sepekan lalu serta yang jatuh saat melakukan pembongkaran dari tongkang, tidak mencemari laut atau pantai. Pasalnya, batu bara hanya merupakan jenis batuan yang sifatnya sama dengan batu atau juga tanah biasa, sehingga sekalipun jatuh ke laut itu tidak ada dampak yang begitu besar. “Kami juga punya ahli untuk pengawasan pencemaran lingkungan untuk melakukan riset atau penelitian. Hasilnya kalau untuk batu bara itu tidak mencemari lingkungan. Terkecuali paska pembakaran atau pada saat pembakaran itu baru ada. Sementara kalau untuk yang jatuh atau juga tumpah ke laut itu tidak berdampak,” kata bagian Administrasi dan Umum PLTU 2 Labuan Tata M Fatah, Selasa (5/3). Dia mengatakan, untuk tumpahnya batu bara dari tongkang di Pantai Carita itu belum milik PLTU. Barang tersebut masih milik PT Bahtera Adiguna yang menjual batu bara ke pihaknya. Maka, pihaknya belum punya hak untuk melakukan sesuatu. Bahkan pihaknya belum tahu kapan tongkang akan dievakuasi. “Memang banyak warga yang mengatakan adanya batu bara yang tumpah ke laut itu merupakan pencemaran. Namun kami juga untuk mencari kepastian pencemaran itu dari melakukan penelitian oleh tim ahli, bahkan laporannya juga pertiga bulan. Apalagi batu bara yang tumpah kan sudah dipungut warga. Sementara kami juga belum bisa izinkan wartawan untuk mengambil gambar di lokasi bongkar batu bara karena saya harus izin pimpinan dulu,” beber Tata. Kepala KLH Pandeglang Dadi Suryadi mengatakan, batu bara tak beda dengan batu-batu yang lain. Hanya saja batu bara bisa dibakar. “Kami sudah kirim surat kepada pihakpihak yang bersangkutan mulai dari bupati, pemilik batu bara, untuk segera dievakuasi,” ujarnya. (mg-agus)

AGUS LANI/BANTEN RAYA

Terlihat kawasan industri PLTU 2 Labuan Banten, di Kecamatan Labuan, Selasa (5/3).

PANDEGLANG – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pandeglang menahan Kepala Desa Umbulan, Kecamatan Cikeusik, Jr dan 5 Satker Bulog Sub Divre Pandeglang-Lebak, serta EP sebagai tersangka kasus penggelapan dan penjualan beras miskin (raskin) tahun 2011. Penahanan dilakukan setelah kejari mendapatkan limpahan berkas dari Polres Pandeglang berikut sejumlah barang bukti (BB) dalam kasus ini. Dalam keterangannya, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Pandeglang Herya Sakti Saad mengatakan, penahan dilakukan Selasa (5/ 3). Kata Herya, pihaknya akan melakukan pemeriksaan dan untuk memu-

Sains Pelajar Masih Tertinggal PANDEGLANG – Dinas Pendidikan Pandeglang mengaku masih harus memutar otak dan membuat strategi baru untuk meningkatkan pembelajaran di bidang sains. Pasalnya, dibanding kabupaten/ kota lain di Banten, pembelajaran sains di Pandeglang masih tertinggal. Indikasinya, di berbagai kompetisi resmi, duta pelajar Kota Badak tidak pernah masuk nominasi. Seperti dikatakan Kepala Bidang SMP Dindik Pandeglang Hendri MII, di berbagai arena kompetisi sains, khususnya tingkat Banten, wakil Pandeglang belum pernah tercatat masuk nominasi. Padahal, menurut Hendri pihaknya sangat rajin mengirimkan perwakilan hasil dari seleksi yang dilakukan tingkat kabupaten. “Kelemahan di bidang sains khususnya pelajar SMP ini merupakan pekerjaan rumah kami serta menjadi tanggung jawab kita semua untuk memperbaiki kualitasnya. Kelemahan yang ada harus diperbaiki dan bukan hanya sekadar wacana,” kata Hendri, kemarin. Kata Hendri, ada beberapa faktor yang membuat lemahnya penguasaan pelajar di bidang sains antara lain pemanfaatan laboratorium kurang maksimal dan keberadaannya tidak merata, kualifikasi pengajar di bidang sains juga ku-

Ratusan Rumah Terancam Abrasi SUKARESMI - Sekitar 350 kepala keluarga (KK) Kampung Jongor, Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, rumahnya terancam abrasi oleh gelombang laut. Bahkan sebagian sudah mulai rusak terkena gelombang, Selasa (5/3). Kondisi tersebut membuat warga melakukan pembuatan baro-baro atau penahan ombak yang terbuat dari bambu dan karung yang diisi pasir laut. Sementara beberapa warga yang rumahnya rusak terpaksa pindah ke tempat lain. Kondisi tersebut terjadi lantaran daerah pinggir pantai di tempat tersebut tidak ada tanggul penahan. Pantauan di lapangan, Selasa (5/3), angin kencang yang bertiup memang sangat tinggi, sehingga gelombang yang ada juga cukup besar. Bahkan banyak atap rumah warga rusak lantaran angin yang bertiup cukup kencang. Informasi yang dihimpun dari warga, mereka membuat tanggul penahan ombak di tempat tersebut merupakan hasil swadaya, mulai dari pembelian bambu sampai karung.

dahkan penyelidikan pihaknya akan menitipkan tujuh tersangka di Rutan Pandeglang. “Sebagai barang bukti kami juga menyita lima unit truk yang digunakan pengangkutan raskin, di antaranya bernopol T 8839 H, A 8888 LA, A 8888 KL, A 8888 KD, dan A 8888 L, serta sejumlah barang bukti lainnya, yang dilimpahkan anggota Satreskrim Polres Pandeglang,” katanya. Dalam kasus ini, ketujuh tersangka punya peran masing-masing. Anggota Satker misalnya diketahui tidak mengirimkan semua alokasi beras raskin untuk Desa Umbulan karena dari 12 alokasi yang diserahkan hanya 6 alokasi. Adapun alokasi raskin untuk Desa

Dirja (35), warga setempat mengatakan, memang untuk saat ini cuaca sangat buruk yakni angin kencang dengan gelombang tinggi. Sehingga kondisi ini cukup tidak bersahabat dengan rumah-rumah warga karena angin yang kencang membuat bagian atap rumah banyak rusak. Dia menuturkan, yang paling mengancam adalah tingginya gelombang laut yang membuat rumah banyak rusak dan makin lama, makin melebar abrasinya. “Memang ini tidak bakal efektif kalau hanya dihadang dengan bambu dan juga karung yang diisi pasir. Namun kami warga di sini berpikir dari pada dibiarkan saja nantinya akan lebih cepat meluas abrasinya, makanya kita berinisiatif untuk bisa mengurangi laju gelombang,” paparnya, Selasa (5/3). Sekretaris Desa Sidamukti Nendi Nasroji berharap pada pemkab, di wilayah ini dibangun tanggul. Pihak desa sudah mengusulkan ini pada pemerintah daerah pada kegiatan musrenbang kecamatan. (mg-agus)

rang memadai. “Tidak semua SMP punya laboratorium atau perangkat penunjang pembelajaran sains dan baru 30 persen yang punya. Ironisnya masih ada saja guru yang bukan basiknya tapi malah menghajar sains. Kelemahankelamahan ini tengah kami perbaiki dengan beberapa metode,” jelasnya. Metode yang disebut Hendri antara lain terus berupaya memenuhi kebutuhan laboratorium di semua SMP baik menggunakan dana APBD maupun APBN serta mengaktifkan MGMP (musyawarah guru mata pelajaran). “Kami berharap pemenuhan laboratorium di semua SMP ini bisa terlaksana secara bertahap dengan maksud mengejar ketertinggalan,” katanya. Kasi Kurikulum SMP Warso, tak membantah jika penguasaan sains pelajar Pandeglang masih lemah. Katanya, perlu upaya serius dan terus menurus untuk menjadikan penguasaan sains di kalangan pelajar menjadi baik. “Beberapa upaya sudah kami lakukan misalnya dengan menggelar olimpiade sains tingkat daerah. Tujuannya tiada lain untuk mengevaluasi kemampuan siswa di bidang sains sekaligus mencari wakil Pandeglang di lomba tingkat lanjut,” jelas Warso. (muhaemin)

Umbulan sebanyak 7.425 kg dan yang sampai ke masyarakat hanya 6 alokasi. “Beras dijual seharga Rp 2.100 per kg kepada saudara EP. Anggota satker harusnya langsung mengantarkan beras ke masyarakat, malah dibelokan ke gudang milik EP dengan melengkapi administrasi berita acara serah terima raskin, yang dilakukan kades Jr,” tambahnya. Kajari Pandgelang Sitti Ratnah menyatakan, harga pokok raskin Rp 1.600 per kg tetap dibayarkan. Yang yadi persoalan saat pendistribusian, tidak ada orang Pemkab Pandeglang yang mengawal sampai ke titik distribusi. Jumlah RTSM yang seharusnya menerima raskin di Desa Umbulan sebanyak 495,

dan jumlah RTSM secara keseluruhan di Kecamatan Cikeusik sebanyak 17 ribu. “Para tersangka menikmati uang dari hasil penjualan raskin itu diperkirakan sebanyak Rp 25 juta lebih, yang dibagi rata ke 7 tersangka itu,” ungkap kajari. Para tersangka, menurut kajari, akan ditahan selama 20 hari sebagai tahanan kejaksaan, dan bisa diperpanjang selama 40 hari sesuai dengan kebutuhannya. Pihak kejaksaan sudah menyiapkan 7 orang tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk menangani kasus tersebut. “Pelaksanaan sidang akan digelar di Pengadilan Tipikor pada PN Serang,” ujarnya. (muhaemin)

Penerima PKH Alami Penambahan

MUHAEMIN/BANTEN RAYA

Koordinator PKH Banten Andrianysah (tengah) menyaksikan pembagian hadiah turnamen futsal, Selasa (5/3).

PANDEGLANG – Koordinator Pendamping Keluarga Harapan (PKH) Provinsi Banten Dr Andrinsyah mengatakan, daerah penerima manfaat PKH di Banten mengalami penambahan. Ini setelah Kementerian Sosial RI menepatkan tiga daerah yakni Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Cilegon, pada 2013 ini akan menerima bantuan tersebut. “Pada 2013 ini daerah penerima PKH di Banten bertambah menjadi tujuh daerah karena Kota Cilegon, Kota Tangsel, dan Kabupaten Lebak akan menerima. Sebelumnya di Banten baru empat daerah saja yakni Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, dan Kota Serang,” kata Andrinsyah di sela penyeleng-

garaan turnamen futsal Piala Koorwil PKH 2013 di Lapangan Futsal Salakanagara, Selasa (5/3). Andriansyah menginformasikan, jika di beberapa kabupaten/kota penerima PKH ada penambahan kecamatan penerima. Katanya, ini sesuai dengan ajuan masing-masing

daerah ke Kementerian Sosial dengan sejumlah persyaratan yang telah ditentukan antara lain minimal di sebuah kecamatan ada 250 RTSM dan memiliki fasilitas pendidikan dan kesehatan. “Adanya penambahan daerah dan kecamatan penerima patut disyukuri karena dengan hal ini maka target pemerintah menjadikan keluarga sasaran program berkualitas akan merata. Kami berharap juga para pendamping di Banten terus meningkatkan semangat dalam pendampingan sehingga RTSM terbina dengan baik,” jelasnya diamini Koordinator Pendampingi PKH Banten Bayu Kusuma. Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsosnakertrans Pandeglang Didi Mulyadi menyatakan, PKH sangat besar manfaatnya dan memiliki dampak positif dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas. Didi berharap semua kecamatan di Pandeglang menjadi sasaran PKH. (muhaemin)

Mengobati Penyakit MATA Seperti :

Mengobati AMBEIEN Seperti :

- MATA MINUS - MATA PLUS

- AMBEIEN / WASIR

- MATAKATARAK - MATA MERAH

- ANUS BERDARAH

- MATA BERLEMAK

- BENJOLAN PADA ANUS

- MATA SILINDRIS

- PERIH / PANAS SAAT BAB

- GLUKOMA - INFEKSI MIKROBA

- GATAL PADA ANUS

- RABUN AKIBAT DIABETES

Banyak yang memberi JANJI TANPA BUKTI KAMI memberi BUKTI BUKAN JANJI

Hubungi alamat kami segera : Jl. Jend. Ahmad Yani No. 181 Cilegon (+/- 100 M dari RAMAYANA Cilegon / Sebelah Soto Kudus) HP. 08571476557 / 087808851698 / 081286333794

DAPATKAN DISKON 10% DENGAN MEMBAWA POTONGAN INI

Klinik Buka Hari senin - Sabtu (Hari minggu libur) Jam Buka 08.00-20.20.00 Jam Praktek 10.00-19.00


LEBAK

Rabu, 6 Maret 2013

Banten Raya

9

Sopir Bus Keluhkan Jalan Provinsi RANGKASBITUNG - Sejumlah sopir bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP) yang biasa transit di Terminal Mandala Rangkasbitung, mengeluhkan buruknya infrastruktur jalan raya Rangkasbitung-Cikande, yang tak kunjung diperbaiki

oleh pemerintah Provinsi Banten. Ujen, salah seorang sopir bus Bulan Jaya trayek Rangkasbitung-Kalideres, mengatakan, kerusakan jalan milik pemerintah provinsi itu mengakibatkan arus transportasi menjadi terhambat. “Gara-gara jalannya rusak parah

saya sering memotong jalan melalui Banjar, Kabupaten Serang. Sekarang, saya mau dapat dua rit aja susahnya minta ampun, itu gara-gara jalannya rusak parah,” kata Ujen, di Terminal Mandala, Selasa (5/3). Senada dikatakan Wandi, sopir bus lainnya. Menurut Wandi, dam-

pak buruknya infrastruktur jalan raya Rangkasbitung-Cikande mengakibatkan mobilnya rutin masuk-luar bengkel untuk dilakukan perawatan. “Seminggu bisa dua kali masuk bengkel akibat jalannya rusak. Biasanya yang sering kena itu bodi,

knalpot, dan per mobil saya sering ganti,” tuturnya. Mereka berharap kepada pemerintah provinsi agar ruas jalan raya Rangkasbitung-Cikande sergera mendapatkan perbaikan, agar akses transportasi kembali lancar. “Harapan kami jalan segera diper-

baiki, apa lagi ini kan jalan provinsi. Masak jalan provinsi sudah kayak kubangan kerbau. Kalau jalan ini tak kunjung diperbaiki juga, kami bersama sopir lainnya akan melakukan aksi demo besar-besaran memblokir jalan kalau perlu,” tegas Wandi. (harir)

Baraya Urang Yusuf

Selalu Laporan DIUNGKAPKAN Kepala Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebakgedong, Yusuf, pihaknya selalu melaporkan baik itu mengenai bencana alam seperti longsor atau hal apapun yang sangat penting yang berhubungan dengan desanya. Hal itu penting dilakukan agar diketahui baik oleh tingkat kecamatan maupun oleh kabupaten. “Kalau ada apa-apa di sini. Misalkan ada kejadian longsor yang sering terjadi di desa saya atau kejadian yang lainnya. Saya sering kali dan langsung melaporkan ke pihak kecamatan atau ke pihak kabupaten. Hal itu penting dilakuan agar pemerintah tahu apa yang dialami oleh masyarakat,” ungkapDOK/BANTEN RAYA nya, Selasa (5/3). Dengan cepat dilaporkan, kata Yusuf, kadang direspons, kadang juga sebaliknya. Tapi menurutnya tidak ada masalah yang terpenting ia sebagai kepala desa sudah melaporkan apa yang terjadi di masyarakat. “Kalau kemarin ketika ada longsor pemerintah langsung merespons. Karena masalah itu penting yang harus segara diatasi,” (mg-junaedi)

Musim Hujan

Kecamatan Muncang Sering Padam Listrik SAAT musim hujan seperti sekarang ini sejumlah warga Kampung Bengkok, Desa Sukanegara, Kecamatan Muncang, mengeluh lagi lantaran sering kali padam listrik di beberapa titik. Akibatnya, sejumlah aktivitas warga yang menggunakan listrik sering kali terganggu dan terhambat. Sejumlah penghasilan pemilik warnet, konveksi, dan pengusaha lain yang menggunakan listrik menurun pengahasilannya. “Semenjak listrik sering padam akhir-akhir ini di daerah saya. Membuat penghasilan warnet saya sangat menurun drastis. Selain itu karena listrik padam ke jaringan internent juga sering kali terganggu. Dampaknya sejumlah pelanggan mengeluh kepada saya,” ungkap salah satu pengusaha warnet Sukri, Selasa (5/3). Meski saat ini musim hujan, kata Sukri, diharapkan kepada petugas PLN untuk tidak terlalu sering memadamkan lampu. Karena bagi warga yang memiliki usaha menggunakan listrik itu sangat penting atas kelanjutan usaha tersebut. “Harapan saya meski saat ini musim hujan jangan terlalu seringlah mematikan lampu. Karena bagaimanapun juga nyalanya listrik sangat penting bagi kelangsungan usaha kami.” Petugas Yantek Rekanan PLN Kecamatan Muncang, Dadan mengaku saat musim hujan sering kali gangguan dikarenakan banyak pohon yang tumbang ke kabel listrik. Pihaknya juga selalu turun langsung dan mengecek daerah mana yang kena gangguan. “Mati lampu seperti itu karena gangguan alam. Kami juga tidak bisa berbuat banyak. Saat mati lampu bukan berarti kami berdiam diri. Perbaikan terus dilakukan,” kata Dadan. (mg-junaedi)

DONI KURNIAWAN/BANTEN RAYA

SATU JALUR - Pengendara melewati samping papan dilarang melintas di Jalan Sunan Kali Jaga, Kota Rangkasbitung, kemarin. Satu jalur dilakukan untuk meminimalisasi kemacetan karena tidak jauh dari lokasi ini terdapat pasar.

Wanasalam Bukan Lokasi Pertambangan RANGKASBITUNG - Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Lebak tidak akan memberikan izin usaha terhadap jenis perusahaan pertambangan apapun yang berada di wilayah Kecamatan Wanasalam. Hal ini karena bertentangan dengan peraturan daerah (perda). “Secara teknis adminstrasi izin perusahaan pasir besi tidak mungkin dikeluarkan Pemkab Lebak. Karena bertentangan dengan Perda Nomor 17 Tahun 2005 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Lebak. Kecamatan Wanasalam ini merupakan salah satu penggunaan wilayahnya bukan untuk pertambangan, melainkan untuk agropolitan dan minapolitan,” jelas Sumardi, Selasa (5/3). Pernyataan Sumardi ini menyikapi desakan masyarakat dan anggota DPRD Lebak untuk menertibkan aksi galian pasir besi di Kecamatan Wanasalam yang diduga tidak mengantongi izin dari pemerintah daerah setempat. Menurut Sumardi, selain bertentangan dengan Perda 17/2005, perusahaan pasir besi pun bertentangan dengan perda RT/RW. Pasalnya, perda RT/RW merupakan konsideran atau dasar ditetapkannya Perda Nomor 1 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Usaha Mineral dan Batu Bara. Dalam perda tersebut mengatur dari 28 kecamatan di Kabupaten Lebak, hanya 25 kecamatan yang ada zona pertambangan. Sedangkan tiga kecamatan yang tidak memiliki zona pertambangan yaitu Maja, Warunggunung, dan Wanasalam. “Tentu ini tidak mungkin kalau pun misalkan pengusaha mengajak LSM, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, karena masyarakat kental mengkristal kok aspirasinya minta perusahaan pasir besi untuk ditutup. Makanya, sebelum direvisi Perda 17/2005 tersebut izin usaha di Kecamatan Wanasalam untuk pertambangan di wilayah Wanasalam tidak akan menerbitkan izinnya dengan alasan apapun kecuali perda tersebut sudah direvisi,” tegas Sumardi. Diberitakan sebelumnya, DPRD Kabupaten Lebak mendesak kepada pemerintah daerah untuk menertibkan galian pasir besi tersebut yang diduga tidak mengantongi izin. (harir) Sumardi

PENGALAMAN PASIEN

Perajin Tahu Tempe Mengeluh RANGKASBITUNG - Sejumlah pengrajin tahu tempe mengeluhkan dengan harga kacang kedelai yang tidak stabil. Pasalnya, harga kacang kedelai akhir-akhir ini tidak stabil dan naik sampai tiga kali. Supendi, salah seorang perajin tahu di Kampung Muara Kebon Kelapa, Kelurahan Muara Ciujung Barat, Kecamatan Rangkasbitung, mengatakan, untuk mensiasati

agar harga tahu dan tempe tidak naik dia terpaksa mungurangi ukuran tahu dan tempenya. “Saya terpakasa mengurangi ukuran tahu dan tempe agar kami tidak merugi dan para pembeli pun mengerti kalau tahu dan tempe akhir-akhir ini mengecil karena itu semua disebabkan harga kedelai yang terus naik,” kata Supendi, Selasa (5/3). Dikatakan Supendi, kebu-

HARIR BALDAN/BANTEN RAYA

Seorang perajin tahu di Kampung Muhara, mengolah adonan kacang kedelai untuk dicetak menjadi tahu, Selasa (5/3).

tuhan kacang kedelai setiap harinya tidak kurang dari dua kwintal. Menurutnya, kalau harga kedelai terus tidak stabil, pihaknya khawatir akan berimbas kepada keberlangsungan usahanya. “Kalau terus seperti ini kami bias gulung tikar, karena kami juga harus membayar cicilan ke bank. Selain itu, kami juga mempunyai sejumlah pegawai yang harus digaji, sedangkan keuntungan kami semakin menipis akibat melonjaknya harga.” Sudaryo, Sekretaris Koperasi Pengrajin Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Kabupaten Lebak mengatakan, pihaknya menduga adanya oknum-oknum importir yang bermain sehingga membuat harga kedelai tidak stabil. Karena itu, pihaknya kembali akan menghidupkan Kopti agar para penjual kedelai di pasar tidak seenaknya menaikan harga. “Mudah-mudahan dengan hadirnya Kopti nanti akan berdampak positif bagi pengrajin,” harap Sudaryo. (harir)

Limbah Emas di Sungai Cimangeunteng

Warga Masih Tetap Membudidaya Ikan Demi Kebutuhan Hidup Sungai Camangeunteng yang melintasi Desa Sipayung, Luhur Jaya, Sukamaju, dan Bintangresmi, Kecamatan Cipanas, sudah kena limbah emas yaitu terkontaminasi zat beracun seperti air raksa atau kuik yaitu dari penambang emas yang berada di Gunung Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Namun, sejumlah warga di empat desa tersebut masih saja tetap membudidaya ikan mas untuk memenuhi kebutuhan hidup. Karena membudidaya ikan adalah sudah menjadi bagian profesi masyarakat di sana.

saja yang bisa dipanen nantinya,” ungkapnya, Selasa (5/3). Dikatakan Subandi, membudidaya ikan di bantaran sungai sudah menjadi bagian profesi keempat desa tersebut. Jadi warga setempat tidak bisa meninggalkan profesi tersebut meski kadar airnya sekarang sudah kena limbah. Diungkapkan oleh warga lain yang sampai saat ini masih membudidaya ikan, Sukri, ada beberapa warga yang memang bergantung terhadap profesi tersebut termasuk dirinya. “Susah untuk meninggalkannya. Karena membudidaya ikan sudah menjadi bagian profesi mas-

yarakat di sini,” ungkapnya. Meskipun Sungai Cimangeunteng kena limbah emas, kata Sukri, dia dan warga lain akan terus membudidaya ikan. Muhlim, warga lain yang juga masih bertahan membudidaya ikan emas di bantaran Sungai Cimangeunteng akan terus bertahan membudidaya ikan sampai kapanpun. Karena membudidaya ikan adalah salah satu profesi yang selam ini sudah cukup membantu keluarganya. “Sampai kapanpun saya akan membudidaya ikan meski sungai sudah kena limbah. Saya berharap ikan saya tidak ada yang mati lagi ke depannya,” ungkapnya. (***)

DOK/BANTEN RAYA

JUNAEDI - CIPANAS

SEMOGA INFORMASI INI MENJADI PETUNJUK UNTUK KESEMBUHAN ANDA

DIUNGKAPKAN oleh seorang warga yang sampai saat ini masih membudidaya ikan mas, Subandi, ia juga sudah tahu Sungai Cimangeunteng tercemar limbah emas. Meskipun begitu ia tetap bertahan untuk membudidaya ikan tersebut di bantaran sungai demi mencukupi kebutuhan anak dan istrinya. “Meski Sungai Cimangeunteng kena air limbah tidak membuat ikan mas mati semua. Saya berharap dengan membudidaya ikan mas ada

JUNAEDI/BANTEN RAYA

Seorang warga membersihkan keranda ikan mas yang kena lumpur di bantaran Sungai Cimangeunteng, Selasa (5/3).


10

TANGERANG RAYA

Banten Raya

Rabu, 6 Maret 2013

Rumah Ambruk Timpa Seorang Kakek TANGERANG – Akibat hujan lebat yang mengguyur beberapa wilayah Kabupaten Tangerang sejak Senin malam, sebuah rumah di Kampung Kosambi, RT 11 RW 05 Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, ambruk, Selasa (5/ 3). Dalam peristiwa itu, Sanun kakek berusia 70, pemilik rumah tersebut, mengalami luka pada bagian kepala, serta memar di seluruh tubuhnya, karena terkena reruntuhan rumah. Sa’ah (60), isteri Sanun, menceritakan peristiwa abruknya rumah terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Robohnya rumah tersebut, karena tidak kuat menahan air hujan. Selain itu kondisi rumah tersebut sudah reot, dan tidak layak huni. “Padahal tidak ada angin kencang. Waktu itu suami saya masih tidur. Tapi karena keadaan, serta kondisinya sedang sakit, pada waktu rumah ambruk suami saya tidak bisa bergerak ke mana-mana,” ujar Sa’ah kepada Banten Raya, kemarin. Menurut Rosyid (42), warga kampung tersebut, ini adalah peristiwa yang kedua kalinya. Setelah pada Desember 2012 lalu, rumah milik keluarga Bisri (75) juga mengalami kejadian yang sama. Rumah milik Bisri ambruk akibat terkena angin putting beliung. Tapi memang sebelumnya, kata Rosyid, kondisi rumah tersebut memang sudah sangat rusak parah. “Sebenarnya di sini banyak sekali rumah-rumah yang sudah reot dan tidak

WIDI HATMOKO/BANTEN RAYA

Rumah milik Sanun di Kampung Kosambi, RT 11 RW 05, Desa Pasir Ampo, Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, yang ambruk karena tidak kuat menahan air hujan lebat, Selasa (5/3).

layak huni. Tapi ya begitu-begitu saja. Program pemerintah dalam persoalan ini sepertinya tidak sampai ke masyarakat,” ujar Rosyid.

Herry Rumawatine

Incar Kursi Walikota KETUA DPRD Kota Tangerang Herry Rumawatine mengambil formulir penjaringan di Partai Demokrat, Selasa (5/3). Herry mendaftarkan diri sebagai Walikota/ Wakil Walikota Tangerang, pada Pemilukada 31 Agustus 2013 mendatang. Menurut Herry, ia sengaja maju jadi bakal calon Wali/Wakil Walikota Tangerang karena dorongan pribadi. Sebagai kader Partai Demokrat dan juga warga Kota Tangerang, tentu punya hak yang sama untuk mencalonkan diri. “Saya ingin memberikan banyak hal untuk rakyat Kota Tangerang,” ujar Herry, usai mendaftarkan diri ke kantor sekretariat DPC Partai Demokrat Kota TaDOK/BANTEN RAYA ngerang di Jalan Benteng Betawi, kemarin. Selain itu, kata Herry, adanya dorongan kuat dari teman dan elemen masyarakat, turut mempengaruhi pencalonan dirinya. “Saya dianggap mampu, maka kesempatan dan kepercayaan itu saya gunakan sebaik-baiknya,” ujarnya. Menurut Herry, sangat tidak beralasan kalau Partai Demokrat menolak pencalonan dirinya, dan mengambil orang lain. “Apalagi yang kurang dari saya. Selain kader, saya juga menduduki jabatan Wakil Ketua I DPD Partai Demokrat Provinsi Banten. Saya juga dua kali jadi anggota DPRD Kota Tangerang,” katanya. (sofiyan)

Masih kata Rosyid, beberapa rumah yang kondisinya tidak layak huni memang sering didatangi oleh petugas yang mengenakan seragam pemda. Tapi me-

reka hanya datang dan memotret-motret keadaan rumah. Setelah itu, tidak ada kabarnya lagi. “Kalau yang datang mengenakan sera-

gam pemda memang sering. Tapi hanya memotret-motret saja. Setelah itu tidak ada kabarnya lagi. padahal, masyarakat sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah daerah,” tandas Rosyid. Kepala Desa Pasir Ampo M Suanta Wijaya tidak memungkiri di wilayahnya masih banyak rumah warga yang tidak layak huni. Sejauh ini, pihak desa sudah mengajukan ke pemerintah daerah. Salah satunya mengikutkan dalam program Gerakan Bersama Rakyat Atasi Kawasan Padat Kumuh dan Miskin (Gebrak Pakumis). “Dari data yang ada, di Desa Pasir Ampo ini ada sekitar 400 rumah yang tidak layak huni. Tapi kita sudah mengajukan ke pemerintah untuk minta bantuan. Sampai saat baru ada 77 rumah yang diperbaiki melalui program Gebrak Pakumis. Sisanya ya itu, sebanyak empat ratusan rumah,” papar Suanta. Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Susilo Hartono mengatakan, di Kabupaten Tangerang memang masih sangat banyak ditemukan rumah tidak layak huni. Namun sejauh ini, program pemerintah dalam menangangi permasalahan ini tidak tepat sasaran. Padahal, program Gebrak Pakumis merupakan program unggulan Pemkab Tangerang. “Meski program unggulan, tapi kalau pelaksanaannya tidak melibatkan masyarakat yang tahu wilayah, ya percuma saja,” ujarnya. (widi)

DKP akan Bangun Pabrik Anggota PPK Siap Netral Plastik di TPA Rawa Kucing KOTA TANGERANG - Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Tangerang berencana membangun pabrik plastik di lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, di Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Pembangunan pabrik plastik itu dilakukan untuk menyiasati sampah yang mulai menggunung di TPA Rawa Kucing. Kepala Bidang Bina Program DKP Kota Tangerang Sugihharto Achmad Bagdja mengatakan, rencana pembangunan pabrik biji plastik ini nantinya terintegrasi dengan rencana pengembangan TPA Rawa Kucing yang saat ini master plan-nya sudah selesai. “Dibangunnya pabrik biji plastik ini juga sebagai upaya untuk mengakomodir berkembangnya bank sampah di masyarakat. Sehingga nantinya sampah yang ditabung masyarakat bisa langsung disa-

lurkan dan diolah di pabrik plastik,” ujar Sugiharto. Dijelaskan Sugihharto, pabrik yang direncanakan dibangun di atas tanah seluas 648 meter persegi ini, nantinya bisa berbentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) atau dikerjasamakan dengan pihak swasta. Dengan adanya pabrik di areal TPA Rawa Kucing ini, juga memudahkan para pemulung yang biasanya harus menjual ke pengepul dapat langsung menjualnya ke pabrik. “Namun hal ini masih terus kami bicarakan dan juga akan mengundang pihak asosiasi pengusaha barang bekas untuk membicarakan hal ini,” ujarnya. Selain akan dibangunnya pabrik di tahun 2014, di kawasan TPA Rawa Kucing sendiri nantinya akan dilengkapi berbagai macam fasilitas. Mulai dari kolam pengolahan lin-

di atau air endapan sampah, laboratorium, pengolahan kompos, kolam resapan, gudang kompos, dan pabrik biji plastik, lahan education park, lahan pertanian, dan peternakan. “Bukan hanya itu saja, di dalam areal TPA, nantinya kami juga akan bangun rumah susun khusus bagi pemulung,” katanya. Selain itu, program ini juga mendapat perhatian dari Urban Regional Development Institute (URDI) atau lembaga komunikasi pengembangan kota dan daerah. “Saat ini tim dari URDI tengah melakukan kajian mendalam terhadap DED dan master plan yang sudah kami buat,” katanya. Kajian itu, menurut Sugihharto, diperlukan karena beberapa negara maju, seperti Jerman yang peduli terhadap persoalan sampah tertarik dengan konsep ini. (sofiyan)

KOTA TANGERANG - KPU han itu sebaik mungkin,” kata Kota Tangerang melantik 65 Samsudin, usai pelantikan orang anggota Panitia Pemili- anggota PPK di kantor KPUD han Kecamatan (PPK), Selasa Kota Tangerang, kemarin. (5/3). Dalam menjalankan tuMenurut Samsuddin, sebagasnya, seluruh anggota PPK gai anggota PPK wajib bersimengaku siap menjaga netra- kap netral. “Jika tidak netral, litas dalam meakan dikenakan nyelenggarakan sanksi sesuai atuPemilukada Kota ran hukum yang Tangerang yang ada,” katanya. akan digelar 31 Bahkan peran Agustus mendadan tugas PPK, tang. kata Samsuddin, Menurut Sambisa mempengasudin, anggota ruhi kualitas pePPK Kecamatan milukada itu. Larangan, men“Kami ingin jadi PPK merupamenjadi contoh kan tugas yang bagi daerah lain berat. Terlebih bahwa di Kota upah yang diteriTangerang Pemimanya juga tidak lukada bisa bersebanding dengjalan dengan jujur DOK/BANTEN RAYA an pekerjaan dan adil.” Syafril Elain yang dilakukan. Senada diungMeski demikian, Samsudin kapkan Ketua KPU Kota Tangmengaku akan menjalan tu- erang Syafril Elain. Kata dia, gasnya dengan sebaik-baiknya tidak ada alasan bagi anggota dan sehormat-hormatnya. PPK bermain mata dengan “Ini sudah pilihan saya, ya calon kepala daerah yang berharus komitmen dengan pili- tarung. (sofiyan)

DPRD Kota Serang Kawal Suksesi Pemilukada DEMI untuk menciptakan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Serang dan Pemilihan Legislatif (Pileg) yang sukses, Komisi I DPRD Kota Serang, Senin (4/3), menggelar

rapat koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang. Pertemuan dilakukan di ruang rapat paripurna DPRD Kota Serang, dihadiri Ketua KPU Kota Serang Muhammad Arif Iqbal beserta ketua pokja, Ketua Komisi I Aminudin, Wakil Ketua Wawan Mulyawan, Sekretaris Samuti, beserta sejumlah anggota komisi lainnya. Aminudin mengatakan bahwa pertemuan kemarin membahas sejumlah tahapan Pemilukada Kota Serang dan Pileg yang akan berlangsung sebentar lagi. Di antaranya adalah soal data agregat kependudukan (DAK) 2, pemilihan panitia pemilihan kecamatan (PPK), pemilihan panitia pemungut suara (PPS), bakal calon walikota dari jalur independen, waktu gugatan pemilukada, dan lainnya. “Kita ingin memastikan bahwa pelaksanaan Pemilukada berjalan lancar. Kalaupun ada kendala, kita cari so-

Bambang Janoko, SE (WAKIL KETUA II DPRD KOTA SERANG)

lusinya bersama-sama,” ujar Aminudin, Selasa (5/3). Dari hasil pertemuan itu, pihaknya mengetahui bahwa DAK 2 Kota Serang berjumlah 565.641 jiwa. Dengan fakta ini, jumlah kursi yang diperebutkan di DPRD masih tetap berjumlah 45 kursi, sementara nilai satu kursi mewakili 12.500 jiwa. Yang berbeda, daerah pemilihan (dapil) pada Pileg kali ini bertambah menjadi 7 dapil, dengan rincian Dapil Serang I A meliputi wilayah Kecamatan Serang dengan alokasi kursi 9. Dapil Serang I B yang meliputi wilayah kecamatan Serang dengan alokasi kursi 9, Dapil Serang 2 yang meliputi wilayah kecamatan Cipocok Jaya dengan alokasi 6 kursi. Dapil Serang 3 yang meliputi wilayah Kasemen dengan alokasi kursi 6. Dapil Serang 4 yang meliputi wilayah Kecamatan Curug dengan alokasi kursi 3. Dapil 5 yang meliputi wilayah Kecamatan Walanta-

Drs. Aminudin (KETUA KOMISI I)

ka dengan alokasi kursi 6. Dan terakhit Dapil 6 yang meliputi wilayah kecamatan Taktakan dengan alokasi kursi 6. Perbedaan dengan Pemilu 2009, Kota Serang memiliki 5 dapil yang terdiri dari Dapil Serang I meliputi wilayah kecamatan Serang dengan alokasi kursi 16, Serang II meliputi wilayah Kecamatan Cipocok dengan alokasi kursi 6, Serang III meliputi wilayah Kecamatan Kasemen dengan alokasi kursi 7, Serang IV meliputi wilayah Kecamatan Curug dan Walantaka dengan alokasi kursi 10 dan Dapil Serang V meliputi wilayah Kecamatan Taktakan dengan alokasi kursi 6. “Tapi ini belum fiks. Ini hanya untuk sementara, karena belum ditetapkan oleh KPU RI,” ujarnya. Wakil Ketua DPRD Kota Serang Bambang Janoko mengatakan bahwa berdasarkan perencanaan tahapan Pemilukada yang dilakukan KPU, pencob-

Wawan Mulyawan, S.Sos.I (WAKIL KETUA KOMISI I)

losan dilakukan tanggal 5 September, yang jatuh di hari kerja. Untuk itu, DPRD berkoordinasi dengan KPU terkait hari pencoblosan itu. “Kota Serang itu kota hunian. Banyak masyarakat yang kerja di luar kota juga. Jangan sampai anggaran yang besar jadi siasia,” ujarnya. Anggaran pemilukada pada APBD Kota Serang besar, terdiri dari KPU Kota Serang Rp 21 miliar, Panwaslu Kota Serang Rp 2,4 miliar, dan program pengamanan pemilukada di satpol PP Rp 6,5 miliar. Bambang berharap, dengan anggaran pemilukada yang besar itu, partisipasi masyarakat jangan sampai di bawah 60 persen. “Adanya koordinasi dengan KPU itu untuk mengingatkan jangan sampai salah perhitungan. Pemilukada kan pesta demokrasi, maka seluruh masyarakat harus ikut serta di dalamnya,” ujar Bambang. (ADV)

Samuti, SE (SEKRETARIS KOMISI I)


RABU, 6 MARET 2013

Banten Raya 11

MEMBANGUN PRESTASI OLAHRAGA

Ratusan Atlet Berlaga di Olimpiade Paralimpic

WISNU/BANTEN RAYA

Atlet panahan Banten Pratiwi kini berada di Jakarta untuk mengikuti program pelatnas Sea Games panahan.

Atlet Panahan Banten ke Pelatnas Sea Games

Cania Dewi

Futsal Untuk Kesehatan DENGAN berolahraga maka badan akan menjadi sehat. Apapaun olahraganya yang penting tubuh bergerak dan mengeluarkan keringat. Salah satu staf Puskesmas Rau Cania Dewi mengaku sering meluangkan waktunya untuk berolahraga. Tak tangung-tanggung, wanita ini selain jogging ternyata menggemari olahraga futsal. “Awalnya cuma lihat aja. Kemudian saya coba bermain bersama rekan-rekan. Setelah saya ikut bermain ternyata olahraga ini mengasyikan. Bahkan saya juga tidak menyangka bisa menjadi pemaian yang mencetak gol terbanyak di Piala Walikota Serang,” ujar wanita yang berhasil menetak 17 gol di turnamen futsal wanita Piala Walikota beberapa waktu lalu ini. Kata perempuan kelahiran Bandung, 15 Oktober 1983, setelah turnamen berakhir, dirinya akan tetap menekuni olahraga futsal sebagai ajang untuk menyehatkan tubuh. “Awalnya cape saat pertama berlatih futsal sebab semua badan gerak seperti berlari, menendang bola, bertahan dan lainnya. Namun setelah sering main badan tidak menjadi pegal-pegal lagi. Dan yang membuat saya senang badan menjadi bugar setelah bermain futsal. Di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat,” imbuh dia saat diwawancarai di Radar Arena. (wisnu)

SERANG - Atlet panahan Banten Pratiwi mengikuti proram pelatnas panahan untuk persiapan diri menuju Sea Games Myanmar di Jakarta. Diharapkan Pratiwi bisa lolos dan memperkuat tim Indonesia untuk Sea Games. Kini Pratiwi tengah menempuh pendidikan di Ragunan, Jakarta, agar waktu latihannya tidak terganggu dan bisa konsentrasi memberikan penampilan yang terbaik bagi Indonesia. Sekum Perpani Banten Deni Arisandi menuturkan, Pratiwi terpilih setelah pusat memantau atlet ini mulai pra PON dan PON Riau. Dari hasil ini akhirnya mereka mengirimkan surat untuk meminta Pratiwi menjalani pelatnas panahan. “Prestasi yang diraih Pratiwi menjadi pertimbangan pusat. Dia di pelatnas bersama dengan atlet lainnya dari beberapa provinsi seperti Jawa Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan lainnya,” kata Deni. Dirinya berharap agar Pratiwi nantinya bisa berprestasi di ajang ini. Yang perlu dilakukan oleh atlet yang masih duduk di bangku sekolah ini berlatih dan mengembangkan kemampuan yang dimilikinya agar mampu bersaing dengan lainnya. “Pratiwi adalah atlet andalan kami. Kami optimistis jika dia belajar dan berlatih serius kemampuannya akan bertambah lantaran usia Pratiwi masih muda. Kami dari Perpani Provinsi Banten terus mendukung dan menyuport langkah dia,” ujarnya.

Dengan bimbingan dan arahan dari pelatih berkaliber nasional, dirinya yakin bakat yang dimiliki Pratiwi akan semakin terasah sehingga nantinya bisa berprestasi. “Pelatih untuk Sea Games tentunya punya kualitas yang bagus. Oleh karena itu, saya yakin Pratiwi bisa berkembang. Untuk pola latihan kemungkinan latihan setiap hari dan ada jeda lebur satu kali seminggu. Di pelatnas setiap pemain harus disiplin dan mengikuti jadwal latihan sesuai dengan PB Perpani,” tandas dia. Dalam kesempatan ini, ia berharap lolosnya Pratiwi ke pelatnas bisa memacu pemanah muda Banten untuk berprestasi lebih dan termotivasi untuk tampil yang terbaik. “Ini juga memotivasi kami selaku pengurus untuk mencari atlet junior panahan di Banten. Di Banten sendiri masih banyak atlet yang bagus,” ujarnya. Sementara itu, Pratiwi mengatakan, dirinya akan serius untuk menambah ilmu dan berlatih agar nantinya kemampuan yang dimiliki menjadi semakin bagus. “Saya bangga bisa terpilih ke pelatnas bersama atlet lainnya. Kesempatan ini tidak akan saya sia-siakan. Saya pribadi ingin berprestasi hingga tingkat internasional. Saya juga memohon doa kepada seluruh warga Banten agar bisa berprestasi mengharumkan nama Banten, Indonesia di ajang panahan yang saya tekuni selama ini. Saya ingin dapat medali,” kata Pratiwi. (wisnu)

CILEGON – Dinas Pemuda dan Olaharaga (Dispora) Kota Cilegon akan kembali menyelenggarakan pekan olahraga paralimic, Kamis (7/3). Rencananya kejuaraan yang diperuntukkan bagi orang-orang dengan kebutuhan khusus tersebut diselenggarakan di GOR ASA Sport Center. Hingga berita ini diturunkan tercatat sebanyak ratusan atlet paralimpic siap berlaga di tiga cabang olahraga yang dipertandingkan. Rencananya Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi akan membuka langsung acara ini. Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Olahraga Dispora Cilegon Wawan Dahlan kepada Banten Raya, kemarin. Menurutnya, kembali digelarnya kejuaraan tersebut sebagai langkah mempersiapkan atlet berbakat yang mampu bersaing dengan daerah lain. “Meski cacat tak menghalangi mereka untuk meraih prestasi karena kemampuan mereka bisa saja menyamai atlet yang memiliki fisik normal lainnya,” ujar Wawan. Bahkan, lanjutnya, melalui ajang ini mereka memiliki kesempatan hingga kejuaraan tingkat provinsi dan nasional. Oleh karena itu, dirinya mengharapkan partisipasi pihak terkait untuk mengikuti kejuaraan ini. Sehingga jumlah peserta

yang ditargetkan bisa meningkat dari tahun sebelumnya. “Alhamdulillah antusias dari peserta sejauh ini cukup bagus dan diharapkan akan terus bertambah setiap tahunnya. Kalau berbicara jumlah saya berharap sebanyak-banyaknya saja,” tuturnya. Sedangkan mengenai olahraga yang diperlombaan akan ada 3 cabang yakni atletik, renang, dan tenis meja yang olahraga ini sudah popular di kalangan masyarakat. “Untuk tahun ini mungkin baru itu saja. Mudah-mudahan ke depannya jumlah perlombaan meningkat seiring dengan meningkatnya jumlah peserta,” ucapnya. Khusus untuk olimpiade paralimpik, ajang ini juga bertujuan sebagai ajang seleksi atlet yang akan mewakili Kota Cilegon di even serupa di tingkat Provinsi atau yang berskala nasional. Jika atlet telah didapat maka pihaknya tinggal melakukan pembinaan untuk turnamen serupa di tingkat provinsi. “Dengan adanya event ini kami bisa melihat atlet berprestasi dari Cilegon. Jika ada kegiatan ini tingkat provinsi kami tinggl memberikan latihan agar mereka bisa menang dan mengalahkan utusan kabupaten/kota lainnya di Banten,” tutup Wawan. (wisnu/mega)

Targetkan 3 Medali di Surabaya

RBNN

Atlet taekwondo Kabupaten Tangerang berlatih menjelang berlaga di kejurnas yang digelar di Surabaya.

TIGARAKSA - Pengcab Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Tangerang menargetkan delapan atlet senior dan juniornya bisa meraih 3 medali emas di ajang kejuaraan tingkat nasional Piala Rektor UPN Veteran Surabaya dan kejuaraan taekwondo junior LG Cup 2013. Kedelapan atlet yang ditampilkan sebagian besar adalah atlet yang akan tampil di Porprov IV Banten tahun 2014 di Kota Serang. Dari delapan atlet yang tampil 6 atlet akan berlaga di nomor kyorugi (pertarungan) sedang 2 lainnya tampil di

nomor poomsae (jurus). Keenam atlet nomor kyorugi adalah Budi Andika, Singgih Purnomo, Ficky Ardiansyah, Hendrik Cipto di bagian putra, dan Lenny Sofianti dan Desti Wulandari untuk kategori putri. Rohman Tajul Asikin, Sekretaris Umum Pengcab TI Kabupaten Tangerang pengiriman atlet junior pada even kompetisi level senior, juga karena Pengcab TI ingin ada regenerasi di nomor rangkaian jurus tersebut. Pasalnya, pada Porprov III lalu Kabupaten Tangerang untuk poomse meraih me-

dali emas. “Kami ingin ada regenerasi, dengan kualitas atlet senior yang meraih medali emas di porprov lalu di Lebak, kita sudah punya generasi penerusnya di porprov berikutnya,” kata Rohman. Sementara soal target prestasi para atlet yang dilatih Supardi tersebut, meski Pengcab hanya mematok target tampil maksimal buat atlet yang akan dikirim, Irwan menyatakan ada target yang dicanangkan pada keikutsertaan. Target tersebut adalah meraih tiga medali emas. “Itu kita tetapkan agar atlet terpacu untuk mencapai target yang dibuat pelatih. Karena kita berharap pada setiap penampilan ada peningkatan baik secara kemampuan maupun pengalaman, hasilnya harus lebih baik dari event sebelumnya,” tandasnya. Sementara itu, Irwan Taufik, Ketua Bidang Pertandingan Pengcab TI Kabupaten Tangerang, menuturkan, atlet yang diberangkatkan ini hasil seleksi dari beberapa kejuaraan di Banten. “Enam atlet yang tampil di kyorugi adalah atlet senior yang telah meraih berbagai prestasi seperti di Bulungan Cup dan di Radar Banten. Sedang untuk poomsae dua atlet yang kita kirim adalah atlet junior,” jelas Irwan. Dia menambahkan dipilihnya atlet junior di nomor poomse karena belajar dari kejuaraan Radar Banten. Dimana atletnya menguasai di kategori kyorugi sementara tak mendapat medali di poomsae. (wisnu/rbnn)

102,0

12.00 - 12.30 12.30 - 13.00

HARI SELASA, 5 MARET 2013 PUKUL

ACARA BARAYA

09.00 - 10.00 10.00 - 10.30 10.30 - 11.00 11.00 - 12.00

Berita Banten Pagi Dapur Aneka Koar: Narkoba Pengobatan Tradisional Thabib M.Adam

13.00 - 14.00 14.00 - 14.30 14.30 - 15.00 15.00 - 16.00 16.00 - 17.00

Bacakan: Varis Van Java Pengajian Keliling di Ponpes Darul Jannah, Kab.Pandeglang Bersama Ust.Miftahul Ulum Tema: Maulid Nabi Muhammad SAW Info Niaga & Loker Jawara Banten Tewak: Tempatna Warta Kriminal Tembang-Tembang Top Hits Omuban (Obrolan Anak Muda Banten): Banten Cat Lover

17.00 - 18.00 18.00 - 19.00 19.00 - 19.30 19.30 - 20.00 20.00 - 21.00

21.00 - 22.00

Yang Penting Sembuh Bersama Kang Sardjan Berita Banten Petang Kiat Mandiri: Usaha Catering Liputan Khusus: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Pemkab.Serang Program Langsung & Interaktif: Kalam (Kajian Agama Islam) Bersama Ust.Wahyu Widayana, SQ,MA Tema: Mengenal Surat Al-Qadr Berita Banten Malam ACARA SEWAKTU-WAKTU DAPAT BERUBAH


12 Banten Raya

D

RABU, 6 MARET 2013

ALAM mencari atau membeli rumah banyak hal yang harus kita pikirkan secara matang. Jangan sampai setelah kita membeli rumah, timbul berbagai macam permasalahan yang timbul karena kita kurang atau tidak mengetahui aspek-aspek penting dalam

memilih rumah. Dari beberapa pantauan Banten Raya di beberapa perumahan di Kota Serang, masyarakat kebanyakan memilih rumah berdasarkan letak yang staretegis dan tentunya fasilitas umum yang dimiliki. Tapi ada juga yang memilih karena banyaknya bonus dan penawaran menarik saat membeli rumah. Berikut beberapa tips yang bisa bermanfaat bagi anda yang berencana memiliki rumah. Penentuan Lokasi Dalam menentukan lokasi kita perlu jeli mengamati pengembangan suatu wilayah yang berkaitan erat dengan perkembangan suatu daerah. Di samping itu harus sering melihat-lihat suatu event pameran perumahan atau rajin berjalan ke wilayah yang sedang atau akan dibangun oleh developer. Sebaiknya dalam menentukan pilihan terhadap lokasi perumahan tersebut harus dicocokan dengan peta wilayah daerah tersebut, karena disamping dapat mengembangkan wawasan yang berasal dari suatu informasi (brosur, iklan) tentang lokasi perumahan, tetapi juga dapat melihat lokasi secara makro seperti jaringan jalan, lintasan kabel tegangan tinggi, letak sungai besar yang terdekat, letak lintasan kerata api dan berbagai rencana pengembangan kota. Jangan lupa pula untuk mencari informasi secara lisan dari rekan-rekan yang mengetahui wilayah perumahan yang akan dipillih. Iinformasi ini bersifat sebagai pelengkap gagasan untuk menentukan lokasi. Dari hasil mencari info dan berjalan-jalan, maka kegiatan pengamatan tersebut dapat dipergunakan untuk memperbandingkan kelebihan dan kekurangan pada beberapa alternatif lokasi perumahan yang paling menarik minat. Salah satu perumahan yang sangat dekat dengan akses jalan utama adalah perumahan Graha Metro Serang (GMS). “Kehadiran perumahan kami tepat di pinggir jalan utama Serang-Cilegon. Jadi penghuni bisa langsung keluar perumahan tanpa harus khawatir macet,” kata staf marketing GMS Muhammad Jamaludin. Aspek Legalitas Sebelum memutuskan memilih untuk membeli sebaiknya terlebih dahulu memeriksa aspek legalitas atas lokasi tersebut. Adapun aspek legalitas yang bisa ditanyakan ke perusahaan pengembang adalah

copy sertifikat induk untuk lokasi perumahaan yang pengembang dalam promosi penjualan rumahdipilih, hal tersebut untuk memberikan kepastian rumahnya. Bahkan tidak jarang pengembang menatentang keabsahan kepemilikan atas tanah yang warkan hadiah-hadiah untuk membuai calon konsunantinya akan dikembangkan (pemecahan atas men untuk membeli salah satu produk rumahnya. sertifikat induk) menjadi SHGB ataupun SHM atas Fasilitas standar yang dikenal dengan fasum dan fasos kavling yang dipilih tersebut atau fasilitas umum adalah seperti, tidak dalam permasalahan. jalan lingkungan, saluran drainase/ Selain dari perusahaan got air hujan, penerangan rumah Pertanyaan yang mungkin pengembangan dapat juga dan lampu jalan, fasilitas air minum muncul bila seseorang ingin bertanya ke kelurahan atau dan air bersih (jet pump/sumur/ mencari perumahan; “bagaikecamatan terdekat tentang PAM), dan jaringan telepon. mana memilih lokasi perurencana suatu lokasi peruSedangkan fasos atau fasilitas mahan?” Pertanyaan tersebut mahan, apakah sudah memiliki Sosial adalah seperti rumah ibadah/ sebenarnya cukup sederhana, izin-izin prinsip pada lokasi musholla, lapangan/ taman/ areal namun tetap saja memerlukan dimaksud. terbuka, posko keamanan, balai jawaban yang tidak standar Unsur legalitas di atas berlaku pertemuan warga, dan lainnya. dan sekenanya. Untuk menuntuk lokasi perumahan yang Kelengkapan tersebut sebenarnya jawab pertanyaan tersebut di benar-benar baru akan bertujuan agar warga atau calon bawah ini ada sedikit pandibangun, sedangkan untuk pembeli merasa nyaman dan betah duan praktis untuk memilih lokasi lokasi perumahan yang bertempat tinggal pada suatu lokasi lokasi perumahan. sudah/sedang dibangun dapat perumahan. Karena biasanya janji di ditanyakan lebih detail lagi brosur lebih manis dari kenyataan di ULLY ARTHA - KOTA SERANG seperti surat-surat tanah (AJB, lapangan, maka untuk meyakini PHTB, SHM/ SHGB), kekebenaran iklan/brosur dari lengkapan IMB. pengembang tersebut, seorang “Banyak sekali dari masyarakat yang menanyakan calon pembeli perlu melakukan pengecekan langsung tentang kelengkapan surat-surat seperti di atas. Ini ke lokasi. semua sangat penting bagi pembeli dan pengembang Kondisi Rumah perumahan. Jangan sampai ada satu surat yang Sebagai pembeli tentu akan merasa puas apabila tertinggal,” kata Saefullah, Marketing Green Serang mendapatkan kondisi rumah seperti yang diinginkan Madani (GSM). apalagi sesuai gambar pada brosur. Kondisi rumah sehat pada perumahan biasanya terdapat dua tipe Fasilitas Sarana & Prasarana Fasilitas sarana dan prasarana yang lengkap dan yakni standar dan peningkatan mutu. memadai merupakan salah satu kiat utama dari Maksud tipe standar yaitu bangunan 1 lantai memiliki jumlah ruang dan kelengkapan bangunan sesuai type, memiliki lantai dengan perkerasan semen, dinding bata/batako belum dilakukan finishing/cat dinding, atap genteng dengan warna standar, memiliki sambungan listrik dan sumber air bersih. Sedangkan untuk tipe peningkatan mutu perbedaannya hanya terletak pada lantai sudah ditingkatkan menjadi lantai keramik, dinding sudah ditingkatkan dengan finishing cat dinding, kamar mandi /wc sudah memakai lantai dan dinding keramik, atap

Sistem satu pintu gerbang di beberapa perumahan menambah rasa aman bagi para penghuni. FOTO-FOTO: ULLY/BANTEN RAYA

Kolam renang merupakan salah satu fasilitas tambahan yang dimiliki beberapa perumahan elit di Kota Serang.

Kehadiran kawasan pertokoan dan ruko di beberapa perumahan merupakan faktor penting bagi kelangsungan bisnis di sekitarnya.

genteng sudah memakai warna tertentu. Sebelum menerima kunci pada saat realisasi pembelian rumah sebaiknya juga harus dicek ke lokasi tentang kelengkapan kondisi rumah tersebut. Pengecekan yang dapat dilakukan secara sederhana adalah langkah pertama yang harus dilihat adalah bentuk rumah secara keseluruhan dari luar apakah atapnya lurus, apakah tidak terjadi kemiringan secara keseluruhan bentuk rumah, apakah pemasangan atap dan lispang sudah benar. Kedua adalah melihat bagian dalam rumah seperti apakah pintu-pintu dan jendela sudah terpasang rapi dan dapat dikunci, apakah lantai-lantai tidak pecah dan menggelembung, apakah plesteran dinding tidak terdapat keretakan-keretakan, apakah pada bagian atap tidak terdapat kebocoran, apakah kayu-kayu yang dipergunakan sebagai pendukung struktur atap tidak patah atau terserang rayap. Langkah Ketiga adalah pengecekan terhadap kelengkapan utilitas dan perlengkapan service di dalam rumah. Potensi Perkembangan Sekitar 15 tahun yang lalu Kota Serang, Kota Cilegon, dan Kabupaten Pandeglang mungkin belum seramai tahun ini. Namun pada saat ini sudah sedemikian pesatnya. Nah seperti itulah cara memandang suatu lokasi perumahan baru, bahwa pada suatu saat nanti akan berkembang pesat seperti kota-kota di atas tersebut. Namun secara mikro sebaiknya adalah perkembangan yang membawa dampak positif. “Namun apabila pada lokasi perumahan tersebut banyak rumah-rumah kosong yang kurang terawat, maka yang harus dicermati adalah keamanannya. Carilah informasi tingkat kriminalitas pada lokasi perumahan,” kata Jamaludin. (***)


16

LENSA EVENT

Banten Raya

RABU, 6 MARET 2013

❏ The Hoteler Futsal Kompetition 2013 in Mambruk Hotel

Gairahkan Dunia Wisata Anyer & Carita anajemen Mambruk Hotel, Anyer menggelar The Hoteler Futsal Competition ke-3 tahun 2013. Kegiatan yang diikuti 19 tim futsal dari perwakilan berbagai hotel di sepanjang Pantai Anyer dan Carita itu dibuka secara resmi, Senin (4/3), dan akan berlangsung hingga 20 Maret mendatang. Tujuannya, selain membangun kebersamaan juga dalam upaya untuk meningkatkan serta menggairahkan dunia wisata di kawasan Anyer dan Carita. Berdasarkan data yang dihimpun Banten Raya, tim futsal yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut diantaranya perwakilan dari Hotel Mambruk, Marbella, Hawaii, Wisma Musro, Jayakarta, Nuansa Bali, Lembah Hijau Bandulu, Pondok Layung, Poci, Acacia, Kharisma, Casa Krakatoa, Midori, Kembang sari, Puri Retno, dan Regal Raya. Dimana, acara yang berlangsung meriah itu disponsori langsung oleh Teh Botol, Bank Negara Indonesia (BNI), Harian Umum (HU) Banten Raya, Cempaka Jasa Pesta, Toton Sound, dan Majalah Teras. Ketua Panitia Kegiatan Zonvri mengatakan, The Hoteler Futsal Competition yang digelar setiap tahun itu terus mengalami peningkatan, baik dari sisi kualitas acara maupun angka partisipasi peserta. “Pada kegiatan he Hoteler Futsal Competition ke-3 ini angka partisipasinya sangat tinggi, yakni mencapai 19 peserta. Tahun sebelumnya sebanyak 16 tim futsal,” kata Zonvri dalam sambutannya, Senin (5/3). Kegiatan tersebut, lanjut Zonvri akan digelar mulai Senin (5/3) hingga tanggal 20 Maret 2013 mendatang. “Kami akan menyediakan 4 kategori juara yakni juara 1 hingga 4 dengan beberapa hadiah hiburan,” ungkapnya. Dalam hal ini, Zonvri berharap agar para peserta dan manager tim bisa menjaga sportifitas dalam bertanding. “Pemain dan manager tim diharapkan bisa bekerjasama,” ungkapnya. Senada dikatakan, General Manager (GM) Mambruk Hotel, Anyer Yesayas yang menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam acara tersebut, baik panitia maupun sponsor. “Dari tahun ke tahun, acara ini terus mengalami peningkatan. Hal itu terjadi karena panitia bisa berinovasi dalam menggelar acara, sehingga menarik,” tuturnya. Selain meningkatkan disiplin dan sportivitias karyawan hotel, lanjut Yesayas, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membangun kebersamaan, sehingga dunia pariwisata Anyer dan Carita terus maju dan meningkat. “Kebersamaan itu penting demi mengangkat dunia wisata,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hotel Seluruh Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang yang diwakili Sukirman mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik kegiatan tersebut. “Selain membangun kebersamaa, kegiatan ini juga potensial untuk meningkatkan kualitas pariwisata di Anyer dan Carita,” katanya. (***)

M

Teks: Abdul Tasir Foto: Zen

GM Mambruk Hotel Yesayas (kaos merah) melepas burung merpati bersama panitia dan pengusaha hotel sebagai tanda dibukanya acara, Senin (4/3).

GM Mambruk Hotel Yesayas menyampaikan kata sambutan pada acara pembukaan The Hoteler Futsal Kompetition.

Sukirman, mewakili Ketua PHRI Kabupaten Serang menyampaikan sambutan pada pembukaan acara.

Ketua Panitia The Hoteler Futsal Kompetition Zonvri menyampaikan kata sambutan pada pembukaan acara.

GM Mambruk Hotel Yesayas foto bersama dengan panitia The Hoteler Futsal Kompetition.

GM Mambruk Hotel Yesayas foto bersama tim futsal yang akan bermain pertama kali dengan tim lawannya, Senin (4/3).

Salah satu tim futsal foto bersama sebelum melakukan pertandingan dengan tim lawan, Senin (4/3).

GM Mambruk Hotel Yesayas berbincang dengan Sukirman dari PHRI Kabupaten Serang, di sela acara.

Dua tim futsal dari dua perwakilan hotel saat bertanding pada babak penyisihan di hari pertama, Senin (4/3).

Sejumlah tim futsal dari beberapa perwakilan hotel tampak antusias mengikuti jalannya acara pembukaan.

Sejumlah tim pemandu sorak turut memeriahkan acara pembukaan The Hoteler Futsal Kompetition.

Usai memperlihatkan kebolehannya, para penari muda ini foto bersama di lapangan futsal.

Panitia tengah memperhatikan jalannya perlombaan dari dalam panggung utama.


INFO BISNIS

Rabu, 6 Maret 2013

KURS RUPIAH 9.682

13

MJ Bike Shop Incar Komunitas

9.707 9.667

Banten Raya

9.682

■ Sediakan Layanan WiFi & Sparepart Terlengkap 3/3

1/3

4/3

5/3 SUMBER: E-BURSA.COM

Selular

XL Luncurkan Bundling BlackBerry Z10 PT XL Axiata Tbk (XL) kembali meluncurkan program bundling layanan XL dengan ponsel canggih terbaru dari BlackBerry yang sudah banyak ditunggu peminatnya di Indonesia dengan pengalaman yang baru dan berbeda dari ponsel-ponsel BlackBerry sebelumnya. Kali ini XL meluncurkan bundling XL BlackBerry Z10 dengan menawarkan manfaat yang lebih besar, yang sudah mencakup paket data, voice, dan SMS. Masyarakat sudah mulai bisa pre-order paket bundling XL BlackBerry Z10 secara online di www.xl.co.id/blackberryz10 mulai tanggal 5-13 Maret 2013, dan bisa mendapatkan XL BlackBerry Z10 pada acara Peluncuran Perdana di The Hall Senayan City lantai.8, Jakarta, pada 16 Maret 2013. Sementara itu, pelanggan yang ingin membeli langsung (tanpa pre order) dapat melakukan pembelian di XPLOR dan XL Center tertentu pada 16 hingga 17 Maret 2013. Direktur Marketing XL, Nicanor V. Santiago III mengatakan, “antusias masyarakat khususnya pelanggan XL yang cukup tinggi terhadap BlackBerry Z10 mendorong XL untuk ikut menghadirkan BlackBerry Z10 ke Indonesia. Dengan dukungan jaringan HotRod 3G+ layanan internet tercepat di jaringan 3G, kami berharap kebutuhan masyarakat atas perangkat telekomunikasi terkini dan tercanggih serta layanan data yang berkualitas bisa terpenuhi.” Masyarakat dan pelanggan dapat membeli XL BlackBerry Z10 tanpa uang muka, dan menikmati benefit bulanan berupa quota data 6GB dan gratis BBM-an hanya dengan membayar biaya cicilan Rp 615.000/bulan selama 12 bulan. Masyarakat dan pelanggan juga bisa mendapatkan paket bundling XL BlackBerry Z10 di XL Center, juga XPLOR di Senayan City dan Central Park, Jakarta. Program cicilan didukung oleh kartu kredit BCA, BNI, Mandiri, HSBC, Mega, dan Citibank. Untuk tahap awal, XL menyediakan 15 ribu handset bundling BlackBerry Z10. Untuk dapat mengaktifkan paket langganan prabayar, pelanggan XL cukup mengakses *123# dari ponsel. Gratis BBM yang pelanggan dapatkan akan berlaku selama masa berlangganan, dan tidak akan mengkonsumsi kuota normal (berlaku kuota harian 5MB). Blackberry Z10 merupakan Smartphone terbaru dari BlackBerry yang dirancang untuk mempermudah pelanggan dalam menyelesaikan tugas dan aktifitasnya dengan cepat dan mudah. Di desain dengan berbagai fitur baru seperti BlackBerry Hub yang dapat membantu pelanggan melihat pesan dan percakapan BBM saat membuka aplikasi, keyboard layar sentuh yang lebih cepat dan akurat, BBM Video dengan screen share (berbagi layar), dan kamera dengan modus pergeseran waktu (time shift mode). Layanan XL BlackBerry juga didukung oleh 39.452 BTS XL (2G dan 3G) di seluruh Indonesia. (*/yogi)

CILEGON – Kebutuhan akan sebuah alat transportasi yang sehat di tengah perkotaan memicu beberapa produsen dan took sepeda untuk membuka bisnisnya di beberapa pusat bisnis. Termasuk MJ Bike Shop yang hadir di Ruko Bisnis Square Pondok Cilegon Indah (PCI), Kota Cilegon. Toko sepeda yang satu ini bisa menjadi salah satu pilihan bagi pecinta gowes di Cilegon dan sekitarnya. Toko berkonsep tempat kumpul atau nongkrongnya berbagai komunitas ini tidak hanya menyediakan sepeda berlabel Standar Nasional Indonesia (SNI) tapi juga lengkap dengan berbagai aksesoris seperti spare part, baju, dan celana. Dengan mengusung konsep tempat nongkrong inilah, took ini juga melengkapi berbagai fasilitas umum seperti layanan seperti WiFi, televisi, serta bahan bacaan tentang sepeda. Sejak resmi dibuka pada 25 Februari lalu, toko sepeda ini tidak hanya menjual speeda berikutaksesorisnya saja, tpai juga menggelar beberapa event yang seperti gowes bareng dan coaching clinic perdana pada 3 Maret 2013 lalu. Dalam kegiatan ini dipaparkan bagaimana memilih sepeda sesuai bentuk tubuh. Asep Siregar, owner MJ Bike Shop mengungkapkan, didirikannya toko ini untuk lebih mendekatkan diri ke-

Berbagai aksesoris sepeda yang dijual di MJ Bike Shop, kemarin.

ISTIMEWA

pada para penggemar sepeda yang akhirnya membentuk komunitas bikers. “Karena sepeda kini sudah menjadi sebuah alat transportasi yang penting di perkotaan, kami juga membuka jaringan dengan toko lain untuk memenuhi kebutuhan pelanggan kami,” ungkapnya. Untuk produknya, Asep menjelaskan, umumnya sepeda yang dijual di toko adalah sepeda mountain bike (MTB). Selain itu, ada sepeda road bike dan folding bike juga ada. Toko ini juga melayani delivery service, jika

konsumen ada emergency dengan bike yang dimiliki, bias menghubungi tempatnya. “Misalnya besok sepeda akan digunakan tetapi ada aksesoris atau spare part yang dibutuhkan, kami siap melayani. Sementara ini hanya untuk wilayah Cilegon,” ungkapnya. Ia menambahkan, semua sepeda yang dijual untuk kalangan dewasa. Karena memang ditargetkan untuk membentuk komunitas. “Toko ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat tentang sepeda dan sebagai tempat referensi penggemar sepeda. Ka-

rena bisa tukar informasi tentang sepeda dan memilih sepeda yang sesuai tubuh,” katanya. Toko ini beroperasi mulai Selasa hingga Minggu. Harga yang ditawarkan juga sangat bersaing tapi tetap mengutamakan kualitas. “Sengaja Senin tutup karena biasanya hari tersebut, customer memiliki jadwal dan aktivitas yang padat, sehingga karyawan juga bisa libur,” ucapnya. Ia berharap, kehadiran toko ini menjadi jembatan bagi pecinta sepeda. (yogi)

MEMBER CARD RAMAYANA Seorang karyawan Ramayana Mall Cilegon menunjukkan kartu anggota (member card), Senin Selasa (5/3). Member card ini bisa dipergunakan untuk berbagai kepeluan belanja baik fashion ataupun di supermarket Ramayana dan Robinson di seluruh Indonesia.

YOGI SATYA HARDI/BANTEN RAYA

Axis Tawarkan Bonus Internet dan Potongan Harga 50 %

ISTIMEWA

Model memperlihatkan handset BlackBerry Z10 bundling dengan layanan XL di Jakarta, Selasa (5/3). Bundling XL BlackBerry Z10 menawarkan manfaat yang sudah mencakup paket data, voice, dan SMS.

JASA SEKOLAH/PENDIDIKAN “HIPPTI INSTITUTE” apapun profesi anda “PNS/KRY SWASTA” bermasalah dengan pendidikan? ingin raih Sarjana S1 (SE,SH, ST, SPD, S.Sos, S.kom, SKM) S2 (MM, MSI,MPD,MH,MT)S3.dengan biaya yang terjangkau, resmi, hubungi Bpk. M. Hendry Pba. 087774320068, 081384245536. (21/03/2013) (sr)

KERJASAMA HOME INDUSTRY Ice Cream bth mitra u/ perwakilan kota/ kab Srg, Clgn & Tangerang, kami jg butuh mitra u/ buka booth kedai & restaurant ice cream, dftr hari ni disc 20% hub: 08891646639/ 082111278999, www.carvellos.com (03/03/13)(sr)

KEHILANGAN TELAH HILANG satu buah sertifikat tanah rumah cilegon atas nama pelapor, satu buah sertifikat sawah di padang atas nama pelapor, satu

buah sertifikat rumah dipadang, BPKB mobil Toyota kijang no pol A 1382 VL a/n Pelapor, satu lembar kartu keluarga. pelapor atas nama Asniar link barokah RT 01/05 kel jombang wetan hubungi 081911070780. (21/02/2013) (clg)

LOWONGAN DICARI 20 org Pria/ wnt yg serius ingin turun/ naik berat badan+ekstra income 3-12 jt/bln, part time/ full time, serius SMS nama-usia-domisili hub: 087809534268/ www.extraincome.tk (22/02/13)(sr)

PT. GLOBAL Company di Tangerang bth Staf Adm ktr, keuangan, HRD. SMU/k - S1, 18 th - 38 thn, inc 1.8 jt - 3.5 jt / bln. pengalaman / non. non kontrak, jamsostek, sms dt. (nama, usia, pendidikan, alamat) ke 0896 8535 3492. Ibu Permata, S. Psi (bukan yayasan/ agen). siap Tes di Tangerang. (16/02/2013)

GRIYA BUSANA PRAMESWARI, MEMBUTUHKAN penjahit Wanita,

JAKARTA - Axis akan membawa kampanye ‘Axis Pasti Plus’ ke Mega Bazaar 2013 yang akan dimulai 6 hingga 10 Maret 2013 di Jakarta Convention Centre, Jakarta dengan menawarkan program yang plus hematnya dan plus bonusnya. Axis Pasti Plus di Mega Bazaar akan memberikan layanan internet dua kali lipat dari yang sudah tersedia dalam paket AxisPro. Selain itu, Axis juga akan menghadirkan rangkaian paket bundling mulai dari ponsel, smartphone dan tablet dari merk terkemuka seperti Nokia, HTC, Samsung, BlackBerry dan Apple yang memungkinkan pelanggan menikmati potong-

Syarat: usia max. 24th, jujur, rajin, pngalaman krj min. 1 th atau lulusan SMK tat busana, Ada mess. Hub. 08129908799. (21/02/13PR)(sr)

ANTENA TV Ahli pasang Antena TV & Parabola Antena TV Rp. 100rb, dpt: 1 Ant+kbl (10m)+jek+psg parabola Rp. 1,5jt, gerak 1 set 4 camera CCTV Rp. 3,5jt bergaransi, sedia Indovision, TOP TV DLL, terima service & setting hub: Pandawa Elektro 0254-9106263/ 02159390000/ 08129977595

an harga hingga 50 persen. Tidak hanya itu, pelanggan Axis yang melakukan isi pulsa minimum Rp 20.000 di booth Axis yang berlokasi di Hall B, booth K Mega Bazaar, akan menikmati bonus isi pulsa 50 persen. Untuk semakin memeriahkan Mega Bazaar, Axis juga telah menyiapkan rangkaian program menarik lainnya yang dapat diikuti oleh seluruh pengunjung serta memberikan kesempatan kepada mereka untuk memenangkan hadiah menarik seperti iPhone 5 dan smartphone lainnya. Dengan menghadirkan ‘Axis Pasti

untuk Perkantoran atau Bisnis,.Hub Hp 0878 7130 9177 (28/05/13)(SRG)

DJUAL tanah kavling sisa 450m, dibelakang SDN Kamalaka Panggung Jati blkng Polsek Taktakan cocok u/ kantin sekolah 200 rb/m, tanah 675m ,50m dari jln raya dpn Perumahan Golden dkt dgn Akbid/ SMA 3 Taktakan, cocok u/ kosan hrg pasaran 1jt ckp bayar 550rb/m nego, bisa dibeli setengah hub: 081806082504 (05/03/13)(sr)

Plus’ di Mega Bazaar 2013, Axis dapat memberikan layanan komunikasi menyeluruh dari layanan telepon, SMS dan internet yang berkualitas yang dikombinasikan dengan paket bundling menarik bagi pelanggan. Daniel Horan, Chief Marketing Officer Axis mengatakan, “Di Mega Bazaar tahun ini kami juga menawarkan gratis satu bulan layanan internet AxisPro pada para pelanggan internet hanya dengan membeli dan mengaktifkan kartu Perdana AxisPro. Pelanggan cukup membayar satu bulan layanan untuk menikmati

m2 SHM. Cocok utk Kantor Pemerintah/Swasta, rmh makan, rmh tinggal, pom bensin, gudang, dll. Harga di bawah pasar (Nego). Hub: 0813 8095 9190. (30/06/13)

DIJUAL Tanah Sawah, Luas: 6.365 m2 SHM, Lokasi di Daerah UnyurKota Serang, Dekat Sekolahan AlIzzah, Sebelah utara Berbatasan dgn Jalan Tol. Akses jalan bs 2 Mbl. Harga Nego. Hub: 0813 80959190. (30/06/13)

TANAH

DIJUAL sebidang tanah di JL. Lingkar selatan luas 913m2 dikel. kalitimbang kec. cibeber berminat hubungi 087771230398 / 085921518043.

DIJUAL TANAH dan bangunan ex pabrik garment, lok di Citeras/Kp. Tutul Rangkasbitung Banten yg diagunkan di Bank, SHM, LT+4,7H. berminat Hub: 081318541685.

(13/03/2013) (clg)

(22/02/13)

DJUAL cpt tanah kosong, ±1300m, SHM, lok ±100m dari perempatan kebon jahe jl. KH. Abdul Hadi Srg Banten, hub: Hj. Iyat HP: 087809503472

DJUAL tanah kebun, LT 679m, lok Kel. Gelam (Dalung) Cipocok Jaya, ada jalan masuk mobil hrg 100 ribu/m nego, hub: 081310120471/ 08121210508

(02/02/13)(trans)

(15/03/13)(trans)

DIJUAL Tanah dan Bangunan luas tanah 720m2 lokasi Jl KH Syam’un kota Baru,Serang. Lokasi sangat strategis dekat dengan Alun-alun Barat kota Serang sangat cocok

(21/02/13)(sr)

DIJUAL Tanah, Lokasi Pinggir Jln Raya Serang-Pandeglang (+/- 1,5 KM dr Lampu Merah Palima), dkt Kampus Akbid Salsabila. LT: 5.090

KONTRAKAN RUMAH atas dan bawah 6 KT, 2 LT lengkap Ac, TV, kulkas, cocok untuk mess, jl. alamanda raya no 32 bukit palm. harga nego hubungi 087771261636, 081219912593 (15/02/2013)

RUMAH

layanan internet berkualitas selama dua bulan. Pastikan Anda mengunjungi booth Axis di Mega Bazaar dan nikmati penawaran terbaik disana.” Booth Axis di Mega Bazaar akan dibuka mulai besok, 6 Maret sampai Minggu, 10 Maret 2013 pukul 10.00 hingga 21.00 WIB pada hari kerja dan pukul 10.00 WIB hingga 22.00 WIB pada akhir pekan. Beragam penawaran menarik akan tersedia selama penyelenggaraan pameran seperti Doorprize harian, program ‘Hot Hours’ yang memungkinkan pelanggan untuk menikmati potongan harga luar biasa untuk iPhone 5, serta kegiatan online. (*/yogi)

DIJUAL sebuah rumah di perumahan Bumi Mutiara Wanayasa (BMW) Jl. Fresia F3 no. 9, Luas Tanah 120 m2, Luas Bangunan 57 m2, 2 lantai. Serius Hub. Ibu Nuri Hp. 081312176633. (15/03/2013)(cl)

DI JUAL tanah beserta bangunan, dipuasat kota serang.Luas tanah 700M2,ada Bangunan ruko satu, dan 2 rumah. Lokasi strategis depan asrama Brimob Polda Banten, Di samping Kampus. Hubungi : 087871008671/(0254)213342. (04/04/13)SRG

DKNTRKN/ DJUAL rmh baru LT 130m, RT, RM, 4 KMT, 2 KMD, pagar stainless, kusen jati, rangka baja, gypsum, granit, SHM, lok Perum. Taman Widya Asri Blok F2 No 8 Ciracas Srg hub: 087773334410 (22/02/13)(sr)

DIJUAL tanah kavling sisa 450m, dibelakang SDN Kamalaka Panggung Jati blkng Polsek Taktakan cocok u/ kantin sekolah 200 rb/m, tanah 675m ,50m dari jln raya dpn Perumahan Golden dkt dgn Akbid/ SMA 3 Taktakan,

cocok u/ kosan hrg pasaran 1jt ckp bayar 550rb/m hub: 081806082504 (18/02/13)(sr)

DJUAL cpt rmh LB 22/LT 66, 2 KMT, 1 KMD, R tamu, sdh lunas, lok Bumi Mutiara Serang (BMS) blkng Untirta Srg, cocok u/ kost mahasiswa, hrg 90 jt nego, hub: 08170206056/ 087774406688, Bpk Enjat/Ibu Ani (09/02/13)(sr)

DI JUAL CEPAT RUMAH LT/LB 299m2/200m2 Dpn RSIA kurnia / samping nurul fikri Jl Jombang masjid cilegon Harga nego hubungi “ 087771261636, 081219912593. (15/02/2013)

DIJUAL cepat. Rmh di Banten Indah Permai, Blok G.14, No.12A, Kel.Unyur, Kec/Kota Serang. Tipe 22/60, sdh lunas, sertifikat HGB a/n sendiri. Kondisi apa adanya. Rp 65 jt, nego dikit. Hub: 0818917877 (no sms). (15/2/13)(srg)

DIJUAL rumah PCI (pondok cilegon indah) blok D 113 no .14 LT :128m2 sudah renovasi SHM siap pakai, hubungi 087771230398 / 085921518043. (13/03/2013) (clg)


14

INFO OTOMOTIF

Banten Raya (25/02/13)

SUZUKI DJUAL Suzuki Vitara thn 93, wrn hijau tua, 4x4 semua aktif, body kaleng mulus, AC dingin, mbl terawat, pjk pnjng, hrg nego hub: 081807033121 (16/03/13)(sr)

HYUNDAI DIJUAL Hyundai Matrix, Th 2003, Manual, Biru metalik, kondisi siap pakai, Orisinil, Harga 82 juta (Nego). Hubungi : 085781599357 (26/02/2013)(cl)

NISSAN DJUAL cpt Nissan Serena CT thn 2007/ 2008, original, mulus sprti baru, warna hitam, No B Tgr, pajak bln 12, hub: 0812 999 4559/ 0817 999 4559 (06/03/13)(sr)

DI JUAL cepat nissan Xtrail 2.5 XT A/T tahun 2005, mulus dan terawat plat A , pajak bulan agustus, warna hitam, hubungi 08111204347, 0254 719381, 0254 398750/751 (jam kerja). (01/03/2013) (clg)

MITSUBISHI

KEHILANGAN TELAH HILANG BPKB no A 9052871 H. nopol A 8967 PL. mobil mitsubishi light truck thn 96 warna putih.noka FE437EV60058 nosin 4D33904302 hilang 15 feb 13 diwilayah lebak. an Ardi Hidayat. (11/03/13)

KEHILANGAN satu buah buku BPKB sepeda motor Yamaha Mio dengan No Pol A 6800 FR, warna merah marun, NoKa MH 3280305BK776723, NoSin 28D774561 an lina Marlina hubungi : 087871671727. (1/03/2013) (clg)

DJUAL Mitsubishi FE 349 Truck thn 2005, A 8676 PL, Toyota JU40 truck 2004, B 9010 WQA hub: PT. Artha Asia Finance, tlp: 0254-222915/ 081910992030 (20/02/13)(sr)

HINO HINO BSD, Harga khusus super murah “hanya sampai bulan februari� sedia service dan sparepart. Hari minggu/libur showroom tetap buka. info hubungi indomobil Hino BSD (021) 53158073.

1(satu) buah STNK sepedah motor honda beat. No pol:A 5709 B, warna putih thn. 2009. no:mh1jf2111x9k3671,no sin:jf21e1362186,atasa nama Aniyuharnasih. alamat cinangging pipa gas. no 7 RT/RW.04/03 KEL.KALIGANDU KEC.SERANG/ KOTA SERANG. (14/02/2013)(sr)

TELAH HILANG 1 buah buku BPKB asli mbl jenis Suzuki ST 150 Futura thn 2011, wrn merah No BPKB H09990845-H1, Nopol A-1950-FB,

Noka MHYESL415BJ512111, Nosin G15AID-796819 an. Hj. Ratu Siti Komariyah yg dikeluarkan dri Samsat Kab. Srg, hilang 01/01/13 (08/02/13)(sr)

BPKB mobil honda CR-V no pol A 21 H tahun 2008 warna abu-abu metalik no rangka MHRRE 18408J802508 ,no mesin R20A14904382 NO BPKB J 04034562 an HJ. Hernawati. hubungi bapak Suheldi 08122209480. (4/02/2013)

TELAH hilang BPKB mobil Honda CRV Nopol A-21-H thn 2008, wrn abu2 met, Noka MHRRE18408J802508, Nosin R20A14904382, No BPKB J 04034562 an. Hj. Hernawati (19/01/13)(sr)

TELAH HILANG 1 buah BPKB kendaraan sedan suzuki Baleno tahun 2004 no POl A 1785 X atas nama Irma indra alamat JL. Piton no 12 RT 01/01 suralaya pulomerak kota cilegon. hilang perjalanan pulang dari kantor samsat ke Serdang - blosong. jika menemukan segera hubungi M. Sahroni 081388361677 (8/01/2013) clgn

TELAH HILANG BPKB dan STNK sepeda motor yamaha mio tahun 2011 warna putih no pol A 2577 FP. no KA MH 328D30CBJ448450 dan nosin 28 D - 1448371 An Besse Heri. hilang sekitar jalan serang menuju cilegon. hubungi Tini : 087871908209

(15/01/2013) (clg)

NISSAN Djual cpt Nissan Serena CT thn 2007/ 2008, original, mulus sprti baru, No B Tgr, pajak bln 12, hub: 0812 999 4559/ 0817 999 4559 (22/02/13)(sr)

HONDA DIJUAL mobil honda odyssey absolute, AT 2.3 Thn 2003, matic ern hitam, hubungi 0812 8410 748. (21/02/13)

TOYOTA DJUAL toyota soluna thn 2000, GLI wrn biru met, kondisi siap pakai, hrg 69 jt nego hub: 087880002032/ 081318131100 (06/03/13)(sr)

DIJUAL kijang ssx thn 97 warna hijau metalik kondisi baik, AC, Audio. harga 78 jt bisa nego. minat hubungi 081809333901.

Racing, Alarm, Central Lock, Barang istimewa, siap pakai, Harga 42 juta (nego). Peminat serius call : 08118407772.

harga 4,5 juta (nego), minat hubungi 081286058501

(31/03/13PR)(tgr)

DIJUAL KAWASAKI NINJA 250R th 2012, warna Hijau, 4 TAK KARBURATOR, Kondisi masih sangat baru , Faktur dari pabrik dan surat - surat pelengkap, STNK dan BPKP buat sendiri, Untuk peminat/ pembeli serius Hubungi Indra : 083898259359

MOTOR DIJUAL Yamaha V-ixion Th 2008, Warna Hitam, Plat A (Rangkas Bitung), Kondisi Istimewa, masih mulus, Nyaman dipake, Ban depan 110/70 : kondisi 95 %, Ban Belakang 130/70 : kondisi 80 %, harga 14 jt. Minat Call/sms : Erwan 085691012346. (31/12/13PR)(rkb)

DIJUAL Jupiter MX Th 2006, Kopling, warna merah, Kaki2 (arm, velg ban, cakram blakang, mono shock) punya New MX 2011, Tangan pertama, terawat, Pajak baru bayar, Plat A (Serang), hrg nego. Hub: 087771444334. (31/12/13PR)(sr)

DIJUAL mobil BMW 320i, M/T, plat B, VR, PW, AC, CL +remote, Ps, mp3+PWR harga 52JT Nego thn 94 hub. 087741127650.

DIJUAL Yamaha Vixion Full Air Brush th 2009, Tangan Pertama, Stang jepit, Fusteps Underbond Double Disk Break (depan belakang), Knalpot racing R9, Jarang Pakai, Lampu Spedometer warna warni, Tromol depan belakang Ninja, Bisa tukar tambah dengan Kawasaki Ninja. Minat Hub: 081586916777 atau 081388222211 atau 087808706797

(21/03/13) (srg)

(07/03/13PR)(jkt)

DIJUAL BMW 3 Series, Th 1991, Manual, 1800 cc, Warna hitam, Kaca Film, CD Player, jok kulit, Velg

DIJUAL Yamaha Vega R 2005, warna merah, mesin orisinil, STNK BPKB lengkap, pajak hidup, plat B,

(09/02/13)

BMW

Rabu, 6 Maret 2013

(07/03/13PR)(jkt)

Lengkap dengan box kayu, kunci serep, manual book,buku service, garansi, free oli dan tune up mabua. Pajak panjang 1 tahun. Harga 260 juta, Hub : 0818744501 (07/03/13PR)(jkt)

DIJUAL Suzuki Satria fu Th 2008, Warna Abu-abu, kondisi msh oke, mesin mulus body lengkap, bpkb+stnk ada, harga 11 jt. Minat hub : 083893835667

(07/03/13PR)(jkt)

(07/03/13PR)(tgr)

DIJUAL yamaha rx king th 1997, warna hitam, kondisi sangat istimewa sekali, surat-surat kendaraan lengkap , nopol b (tangerang), bisa tukar tambah, hubungi hp : 089625548999, 021 - 91393150, jl. Cilandak kko, gang kusuma no: 16, rt/rw 006/08, ( depan cilandak mall, samping bengkel honda ahass ) jakarta selatan, harga 6,95 jt (nego)

DIJUAL RX King Th 2000, orisinil, jarang pake, warna silver, Harga 7 Juta. Alamat: Jalan Daan Mogot km 19,8 Poris Gaga Caru RT. 01/ 02 Batu Ceper - tangerang. Minat Hub : 08569081207

(07/03/13pr)(jkt)

DIJUAL Bajaj pulsar 180 cc Th 2011 bln 3, Warna Hitam, Plat B (Bekasi), Mesin halus, full original, body mulus 95 %, Surat lengkap ( Stnk, Bpkb, Faktur, Sertifikat), Harga 9,2 jt (nego), Untuk peminat seius aja : 021-45744465, 08561901958 (07/03/13PR)(jkt)

DIJUAL Harley Sportster 883 Superlow thn 2012 Mabua, Warna Putih Kombinasi, km 640, cat seperti baru, aksesories: Hand grip, footpage, passanger footpage (aslinya hanya footpage depan), pillion jok, engine guard, gasoline meters, back rest, luggage rack.

(07/03/13PR)(tgr)

DIJUAL Vespa VBB Th 1964, warna Biru, kondisi istimewa, kondisi full body set, harga 16 juta (khusus untuk peminat) hub. 081860044 (07/03/13PR)(tgr)

MOBIL DJUAL Cherokee limited 4000cc thn 97, transmisi matic, wrn biru hrg 150 jt, hub: 0812 8410 748 (06/03/13)(sr)

AYO...!


BERITA UTAMA

Rabu, 6 Maret 2013

Perjelas Nasib Honorer K1 SERANG - Maraknya modus-modus penipuan pada honorer kategori 1 (K1) di lingkungan Pemprov Banten menjadi indikasi bahwa masih ada masyarakat yang termakan janji-janji kosong oknum-oknum di balik modus penipuan ini. Selain kewaspadaan masyarakat yang perlu ditingkatkan, Pemprov Banten juga perlu mendorong pemerintah pusat yakni Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) untuk segera memperjelas nasib para tenaga honorer K1 di lingkungan Pemprov Banten. Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Banten Taufiqurokhman ketika dihubungi Banten Raya, Selasa (5/3). Taufiq mengatakan, kejadian semacam ini harus diakui terjadi secara berulang-ulang.

Padahal, modus-modus semacam ini jelas tidak terbukti dan tidak membantu apapun dalam proses honorer K1. Disinyalir, kejadian ini bisa terulang akibat masih adanya masyarakat yang tertipu. Sehingga, para oknum tersebut akhirnya merasa masih mempunyai kesempatan atau peluang untuk melangsungkan aksinya. “Artinya, oknum itu ada yang berhasil memakan korban dan melakukannya lagi ketika ada kesempatan yang baru,” ungkap Taufiq. Taufiq menjelaskan, masyarakat yang terus menerus menjadi korban dalam modus penipuan ini sebenarnya sudah mengetahui bahwa hal itu adalah tindakan penyimpangan. Akan tetapi, mereka terpaksa mempercayai imingiming yang diberikan karena didorong keinginan agar mendapatkan kepastian ter-

kait nasibnya dalam proses peninjauan kembali (PK) honorer K1 tersebut. Semestinya, masyarakat hanya mengikuti aturan yang berlaku dan tetap berpegang pada mekanisme yang tengah berjalan. “Tapi, kami juga meminta agar Kemenpan, Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) agar segera memastikan nasib 781 tenaga honorer K1 di Pemprov Banten agar modus semacam ini tidak terus terulang,” tegasnya. Ia mengatakan, dalam rumusnya, pengangkatan honorer ini memang seringkali terjadi deviasi atau penyimpangan. Faktor yang menyebabkan adanya penyimpangan tersebut biasanya karena sistem yang lemah dan human error. Penegakan sistem aturan harus menjadi komitmen

yang dilaksanakan secara menyeluruh dari mulai pemerintah pusat hingga pemerintah daerah. Sementara, human error ini bisa terjadi akibat ada sejumlah pihak penyelenggara yang ternyata menerima gratifikasi atau yang dikenal dengan suap menyuap. “Sebenarnya, regulasi sudah mulai diperbaiki. Tapi, memang masih banyak kendala yang terjadi dalam pelaksanaannya. Saya sih berharap, agar 781 honorer K1 ini dapat segera selesai tanpa ada pengurangan,” ujarnya. Sekda Pemprov Banten Muhadi mengatakan, semestinya masyarakat belajar dari pengalaman sebelumnya agar lebih waspada menanggapi modusmodus semacam itu. Karena, selain akan merugikan masyarakat sendiri, tindakan itu tidak akan membantu apapun dalam proses yang saat ini

masih berjalan. Muhadi juga meminta, agar oknum yang melakukan modus-modus penipuan semacam ini waspada apabila sewaktu-waktu dapat diketemukan sehingga dapat diproses secara hukum. “Kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan dan suatu saat si pelaku ini bisa kami tangkap dan bisa diproses secara hukum. Makanya, hatihati dan ingat hukuman apa yang akan diterima nantinya,” ujar Muhadi. Muhadi menyatakan, pihaknya sudah melakukan upaya agar pemerintah pusat dapat segera menyelesaikan proses PK honorer K1 di Banten. Akan tetapi, saat ini memang prosesnya masih berjalan hampir di seluruh pemerintah daerah se-Indonesia. “Kami terus lakukan komunikasi, tapi memang prosesnya masih berjalan,” ujarnya. (ibah)

Lopang Domba. Bahkan saat kemarin rapat ia mengaku sudah menginstruksikan SKPD terkait agar menindaklanjuti masalah sekolah tersebut secara bertahap, karena tidak bisa sekaligus. “(SDN Lopang Domba-red) harus ditinggikan dan dibangun kembali. Tapi akan kita lihat dulu apakah masih bisa memanfaatkan yang ada dulu atau harus dibangun dari awal. Tahun ini kita harapkan pembangunan bisa dimulai,” ujarnya. Soal anggaran pendidikan dari Pemprov Banten, Jaman

mengatakan harus diteliti dulu apakah anggaran yang diberikan Pemprov Banten itu memang untuk pembangunan sekolah atau yang lainnya. Jika memang untuk rehab atau pembangunan gedung sekolah Pemkot Serang tentu saja akan melakukan itu. “Harus dilihat dulu. Harus dilihat anggaran itu untuk apa? Untuk drainase, gedung, atau apa?” kata Jaman seraya menambahkan saat ini pihaknya akan melihat dulu apakah banjir di sekolah itu disebabkan karena saluran mampat atau apa. (tohir)

Namun demikian, Iing mengakui, anggaran renovasi gedung dewan bakal diambil dari anggaran pembangunan gedung KPU Banten. “Tetapi kami masih mengkaji aturannya, apakah bisa pengalihan seperti itu,” jelasnya. Kata Iing, alokasi anggaran

untuk pembangunan gedung KPU Banten mencapai Rp 7 miliar. Namun, sampai sekarang belum dipastikan pembangunannya, lantaran lahannya belum ada. “Tapi kalau pun dialihkan, tidak semuanya dipakai untuk renovasi gedung dewan,” tegasnya. (rahmat)

juga mempunyai problem yang sama. Namun jumlah PRT di bawah umur, tidak sebanyak yang ada di Indonesia. “Kami juga melakukan hal yang sama. Yaitu, memberikan pelatihan, serta ketrampilan kepada PRT di bawah umur. Namun, jumlah di negara kami tidak seperti di Indonesia, yang mencapai tujuh ratusan ribu,” katanya. Kepala Kelurahan Mekarbakti Nasita Sunarya tidak memungkiri, jika di wilayahnya terdapat banyak kompleks perumahan, yang penghuninya banyak menggunakan jasa PRT. Namun sejauh ini, pihaknya bekerjasama dengan salah satu lembaga sosial Mitra Imadei untuk memberikan ketrampilan, serta pendidikan

kepada para PRT yang usianya masih di bawah umur. “Kami sangat bersyukur. Dengan adanya studi banding delegasi ILO dari lima negara ini, diharapkan bisa semakin menambah wawasan. Karena kami bisa saling bertukar pikiran, dan pengalaman dengan orang-orang dari negara tetangga. Dan, sejauh ini, kami bekerjasama dengan salah satu lembaga sosial, telah memberikan pendidikan dan ketrampilan kepada para PRT yang usianya masih di bawah umur. Kami memberikan bekal pendidikan dan ketrampilan ini, di luar jam-jam kesibukan meraka,” katanya. Koordinator Program Lembaga Mitra Imadei, Inke mengatakan, melalui program-

brogram yang diselenggarakan oleh Mitra Imadei, para PRT umur ini dididik tidak hanya dalam hal pekerjaan sebagai PRT. Tapi juga wawasan tentang seni budaya, serta ketrampilan lain, yang nantinya bisa bermanfaat. “Di lembaga kami, PRT di bawah umur juga kita berikan ketrampilan-ketrampilan yang nantinya bisa dijadikan bekal untuk masa depan mereka. Seperti menjahit, membuat berbagai ketrampilan tangan. Bahkan, kami juga memberikan ketrampilan sesuai dengan bakat, dan minat mereka. Karena, pada dasarnya mereka juga mempunyai hak yang sama seperi anak-anak lainnya,” pungkasnya. (widi)

pemilihan Kaka Teteh Pandeglang tahun 2013 oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Tria mengaku sangat mendukung. Event itu menurutnya sangat positif agar pemudapemuda di Pandeglang lebih maju lagi dan berwawasan luas terutama dalam bidang kepariwisataan.

“Saya pernah merasakan dan ikut program Kaka Teteh jadi tahu kalau kegiatan itu sangat bagus. Kepada pemuda-pemuda di Pandeglang saya sarankan bisa berpartisipasi di ajang itu karena keikutsertaan kita juga sama saja membantu melakukan promosi wisata,” terangnya. Namun demikian, Tria ber-

pesan kepada pihak penyelenggara pemilihan Kaka Teteh agar lebih selektif lagi dan menambah materi sebagai bahan ujian peserta. “Tujuannya agar Kaka Teteh lebih berkualitas lagi dan benar-benar bisa berkarya untuk kemajuan daerah dan bangsa Indonesia pada umumnya.” (muhaemin)

Pemkot Serang Dituding Abai Sambungan dari hal 1 Rp 15 miliar pada APBD 2012 untuk sektor pendidikan. “Mungkin karena SD ini tidak pernah dijadikan sebagai skala prioritas, makanya keadaan sekolah ini memprihatinkan. Atau jangan-jangan ini hanya fenomena gunung es dunia pendidikan di Kota Serang. Kalau Pemkot Serang tidak bisa menangani ini, kan bisa mengajukan ke Pemprov Banten atau pemerintah pusat. Yang penting adalah good will,” ujarnya. Dikatakan Asep, Pemkot

Serang seharusnya memperbaiki SDN Lopang Domba dengan benar. Jika tidak mampu melakukan perbaikan secara total, perbaikan bisa dilakukan secara bertahap. Untuk itu ia berharap ada langkah kongkret dari Pemkot Serang untuk mengeluarkan SDN Lopang Domba dari masalah yang selama ini menyandera. “Sekarang bukan saatnya saling menyalahkan dan mencari kambing hitam. Langkah terbaik adalah duduk bersama dan mencari solusi. Dinas Tata Kota (Kota Serang) juga

harus mencari solusi agar saat SDN Lopang Domba ditinggikan, air tidak malah masuk ke pemukiman warga. Sebagai anggota dewan saya siap membantu penganggaran. Jika Walikota tidak serius atau tidak menyetujui, ini sudah keterlaluan,” ujarnya. Dimintai tanggapan soal ini, Walikota Serang Tb Haerul Jaman membantah jika Pemkot Serang dinilai abai atau tidak peduli pendidikan. Ia mengatakan sejauh ini Pemkot Serang memikirkan solusi terbaik bagi banjir di SDN

DPRD Ngotot Minta Renovasi Sambungan dari hal 1 melakukan pemeliharaan gedung DPRD. Selama ini, yang melakukan pemeliharaan pihak setwan, namun karena di setwan tidak memiliki tenaga teknis, maka DSDAP diminta yang melakukan pemeliharaannya.

Iing mengaku pihaknya sudah meninjau lokasi gedung DPRD dan sudah mengetahui titik kerusakan yang harus segera diperbaiki. “Secara sekilas sudah kami ketahui. Namun mengenai kebutuhan anggaran masih dihitung karena perlu melihat secara detail bagian mana saja

yang perlu dilakukan perbaikan,” katanya. Mengenai anggaran perbaikan, Iing mengaku pihaknya baru mau mengusulkan ke Pemprov Banten. “Kami baru mau usulkan. Mau dikonsultasikan dengan Pak Sekda (Muhadired). Sampai saat ini belum ada arahan,” jelasnya.

Banten Raya

15

Mencetak SDM Pariwisata yang Handal Sambungan dari hal 1 sektor pariwisata juga turut andil besar dalam menyumpang pendapatan daerah Provinsi Banten. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Banten, sektor pariwisata berada di urutan ketiga penyumbang pendapatan daerah setelah sektor industri. “Artinya, sektor pariwisata ini sangat potensial untuk terus dikembangkan. Maka, keberadaan STP KraS ini sangat dibutuhkan untuk menunjang tujuan tersebut,” kata Achmad. Menurut dia, pada 2012 kunjungan wisatawan luar negeri atau manca negara ke Provinsi Banten sudah mencapai angka 8 juta wisatawan. Angka tersebut tergolong signifikan dan perlu terus ditingkatkan. “Tahun ini kita target kunjungan wisatawan mancanegara ke Banten menjadi 10 juta wisatawan. Ini dibutuhkan pelayanan yang baik untuk membuat wisatawan menjadi betah berada di sini, dan mau kembali datang ke sini,” tegasnya. Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Provinsi Banten Hudaya Latuconsina yang hadir dalam kesempatan tersebut sependapat dengan Achmat Sari Alam. Menurut Hudaya, STP KraS merupakan potensi pengembangan SDM pariwisata di Banten. “Maka, kami sangat apresiasi sekali,” ujarnya. Kata Hudaya, angka partisipasi kasar di Banten masih rendah. Penduduk atau masyarakat usia 20 tahun di Banten, hanya 11 persen saja yang menikmati perguruan tinggi. Yang menjadi masalah di kemudian hari adalah, ketika lulus kuliah, lulusan-lulusan ini sangat berpotensi besar tidak terserap di dunia kerja atau tidak mampu menciptakan lapangan pekerjaan. Sebab, lulusan tersebut tidak diimbangi dengan keahlian atau skill. “Lulusan ini akan menjadi angka pengangguran, dan menjadi masalah kita bersama. Maka, Pemprov Banten sangat mendorong masyarakat untuk

bersama-sama mengurangi masalah angka pengangguran,” kata Hudaya. “Tantangan kita, bagaimana melakukan reengineering keahlian di SMK dan dilanjutkan ke perguruan tinggi. Potensi pariwisata sangat bagus, maka saya kira saat ini sangat dibutuhkan SDM terkait di bidang pariwisata. Karena keahlian pariwisata sangat dibutuhkan untuk pengembangan sektor pariwisata,” Hudaya menambahkan. Ketua Yayasan Krakatau Steel (YKS) Kuswanto mengatakan, kegiatan gebyar ini merupakan promosi tahun kedua keberadaan STP KraS. Di tahun kedua ini, STP KraS sudah masuk izin dikti. Saat berdiri, STP KraS ini dikelola Yayasan Pendidikan Warga Krakatau Steel (YPWKS), namun kini berubah nama menjadi Yayasan Krakatau Steel. “Kami sudah ganti nama melalui akte notaris. Nama yayasan diganti supaya cakupannya lebih luas,” kata Kuswanto seraya menjelaskan bahwa ada 17 sekolah yang bernaung di Yayasan Krakatau Steel. “Mulai dari TK, SD, SMP, SMA, SMK dan pergutuan tinggi.” GM SDM dan Umum PT Krakatau Steel Vidiansyah menambahkan, didirikannya STP KraS merupakan sebuah upaya PT KS untuk mencetak bibit atau SDM di bidang pariwisata. “Kenapa yang dipilih sekolah pariwisata, saya pernah membaca pembangunan jangka panjang Banten, salah satunya tentang dunia pariwisata. Selain itu pembangunan industri. STP KraS ini dari namanya saja sudah jelas bahwa penggabungan antara pariwisata dan industri,” jelasnya. Di tahun kedua ini, ada tujuh mahasiswa yang mendapat beasiswa pendidikan sebesar Rp 10 juta per orang. Di tahun selanjutnya beasiswa ini diharapkan bisa bertambah. ***

700 Ribu PRT di Bawah Umur Sambungan dari hal 1 anak-anak yang putus sekolah. Yang dalam hal ini, kata Arum, masih perlu mendapatkan akses ketrampilan dan pendidikan. “Dalam kurun waktu lima tahun, dari dua koma lima juta jumlah PRT, tujuh ratus ribu diantaranya adalah anak-anak yang masih dibawah umur. Yang tentu saja, mereka masih membutuhkan akses untuk pendidikan dan ketrampilan,” ujar Arum, kemarin. Adapun kunjungan delegasi ILO dari 5 negara seperti Laos, Kamboja, Vietnam, Philipina, dan Timor Leste ini, adalah sebagai bentuk studi banding. Karena di masing-masing negara tersebut juga, kata Arum,

mempunyai PRT yang usianya masih dibawah umur. Yang tentu saja mempunyai problem atau permasalahan yang hampir sama. Yaitu kurangnya akses ketrampilan dan pendidikan. “Kenapa kami memilih wilayah Kelurahana Mekarbakti, karena di wilayah ini merupakan wilayah kompleks perumahan, yang otomatis juga banyak terdapat PRT. Seperti Kompleks Perumahan Citra Raya. Disini hampir seluruh penduduknya menggunakan jasa PRT. Yang tentu saja sangat rentan mempekerjakan anak-anak yang masih dibawah umur,” paparnya. Salah seorang delegasi ILO dari Bangkok, Simrin Sing mengatakan, di negaranya

Wisata Pandeglang Sambungan dari hal 1 terus menerus untuk mempromosikan wisata di Pandeglang dan dilakukan dengan berbagai cara yang positif. “Kegiatan pemilihan Kaka Teteh Pandeglang yang selama ini dilangsungkan juga saya rasa sangat besar manfaatnya dan bentuk promosi

wisata. Asal tahu saja, setelah ikut Kaka Teteh saya juga menjadi lebih tahu tentang potensi wisata Pandeglang dan sangat ingin terus melakukan promosi dengan kemampuan sendiri,” kata perempuan lulusan SMAN 1 Pandeglang ini. Terkait dengan rencana akan dilaksanakannya kembali

Dua Terdakwa Untirta Banding, Sudendi Terima Sambungan dari hal 1 bungi wartawan, kemarin. Dirja menyatakan bahwa pihaknya mengajukan banding terhadap putusan ketiga terdakwa karena pasal yang djatuhkan kepada ketiga terdakwa tidak sesuai dengan tuntutan jaksa. Dalam tuntutan, jaksa menilai ketiga terdakwa terbukti melanggar Pasal 2 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001

jo Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. “Kita kan menuntut mereka dengan pasal 2, tapi majelis memvonis pasal 3,” ujarnya. Selain itu, putusan majelis hakim terhadap ketiga terdakwa juga dinilai ringan. Terdakwa Sudendi sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan terdakwa mantan pegawai Bagian Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK) Untirta selaku Ketua Panitia Pengadaan Edwin divonis 3 tahun penjara. Sedangkan Direktur PT Putra Utara Mandiri (PUM) selaku pemenang proyek Reinhard divonis 4 ta-

hun penjara. Ketiganya juga didenda masing-masing Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan, serta membayar uang pengganti masing-masing, Sudendi senilai Rp 25 juta subsider 1 tahun penjara, Edwin Rp 230 juta subsider 1,5 tahun penjara, dan Reinhard senilai Rp 180 juta subsider 2 tahun penjara. Alasan lainnya jaksa mengajukan banding adalah masa penahanan ketiga terdakwa, habis pada 15 Februari. Jika tidak banding, ketiga terdakwa bisa bebas demi hukum. Setelah banding, penahanan ke-

tiga terdakwa akan diperpanjang oleh PT Banten. Dirja menyatakan bahwa pihaknya sedang menyiapkan memori banding untuk ketiga terdakwa. Dalam waktu dekat, memori banding tersebut akan diserahkan ke PN Serang. “Belum, masih disiapkan memori bandingnya,” tegasnya. Terpisah, Pengacara Sudendi dari Kantor Pengacara Agus Setiawan dan Rekan (Asrek), Ridwan membenarkan kliennya tidak mengajukan banding. “Pak Dendi (Sudendi-red)

menerima putusannya, makanya tidak banding. Tapi bukan berarti mengaku salah, klien kami tidak salah. Klien kami hanya mengaku capek saja kalau harus banding juga. Kita lihat saja hasil putusan PT nanti, kalau putusannya memberatkan, baru kita kasasi,” kata Ridwan di PN Serang, kemarin. Dalam kasus ini, dua terdakwa yakni Dusep Suhendar dan Alfian telah memasuki tahap pelimpahan tahap dua di Kejari Serang. Kedua terdakwa tidak lama lagi akan disidangkan. (marjuki)

SOLUSI TEPAT MENUJU SEHAT - PERTAMA & TERBUKTI - 99% BISA SEMBUH PERAIH ASEAN BEST EXECUTIVE AWARD 2003

P U S AT P E N G O B ATA N IZIN NO : 441/189/MULKES/XII. 1994 NO. B24 B12/DSB-03/09/1994

P E N Y E M B U H A N H E R B A L A L A M I D I PA D U K A N D E N G A N TERAPI BIO ELEKTRIK, ACUPRESUR, ACUPUNTUR DITANGANI LANGSUNG OLEH PAKARNYA KINI SAATNYA ANDA MERASAKAN KEBAHAGIAAN LAHIR DAN BATIN. KHUSUSNYA BAGI ANDA YANG MENGALAMI KESULITAN DALAM HUBUNGAN SEKSUAL DENGAN PASANGAN ANDA; LEMAH SYAHWAT, MANI ENCER, IMPOTEN, SIPILIS/RAJASINGA. TRADISI YANG KAMI KEMBANGKAN DENGAN ILMU DAN TEKNOLOGI MODERN TERBUKTI SECARA KLINIS, RAMUAN KHUSUS DIOLAH SECARA ALAMI TANPA EFEK SAMPING, SANGAT EFEKTIFUNTUKPENYEMBUHANPENYAKITSEPERTIDIBAWAHINI:

- STROKE/LUMPUH - DARAH TINGGI/RENDAH - DIABET/KENCING MANIS - SESAK NAFAS/ASMA - ASAM URAT/REUMATIK - GATAL/EXIM - MEMPERBESAR PAYUDARA - INGIN PUNYA KETURUNAN - MAAG/LAMBUNG/LIVER

- AMBEIEN/WASIR - KANKER/TUMOR - KENCING BATU/PROSTAT - KISTA/MIOM - HERNIA/TURUN BEROK - KOLESTEROL/OBESITAS - INGIN GEMUK/LANGSING - KEPUTIHAN/PEKTAY - DAN PENYAKIT LAINNYA

SPESIALIS MATA TANPA OPERASI : RETINA SILINDER, RABUN JAUH, KORNEA MATA, RABUN DEKAT, CUCI MATA, MINUS/ PLUS, KATARAK/BERAIR, BUTA WARNA. BEBASKAN KACAMATA ANDA BERSAMA KAMI

BIAYA TERJANGKAU UNTUK SEMUA KALANGAN MASYARAKAT

APAPUN YANG MENYANGKUT MASALAH KESEHATAN ANDA, KONSULTASIKAN SEGERA TERUTAMA YANG SUDAH BEROBAT BUKA JAM KEMANA-MANA DAN TAK KUNJUNG SEMBUH. JANGAN PUTUS ASA LEWAT VISI-MISI YANG KAMI KEMBANGKAN BERHASIL SEMBUH 08.00 S/D 20.00 WIB DENGAN METODE THERAPHY DAN OBAT HERBAL CUKUPSATU KALI HARI LIBUR TETAP BUKA PENGOBATAN PENYAKIT SEMBUH DAN TIDAK KAMBUH LAGI !!! ALAMAT PRAKTEK MENETAP : CILEGON:JL.RAYACILEGONMERAK,JOMBANGKALINO.8(SAMPINGBANKBRI/DEPANKLINIKPRODIA).SERANG:JL.RAYA POLDABANTEN/SIMPANG3LAMPUMERAHDEPANKANTORPOSPARUNGPAKUPATAN)

Hubungi: 0877 7424 0400 / 0812 471 60 100

S E H AT B A H A G I A S A M PA I D I U S I A S E N JA


Baraya Post