Issuu on Google+

Layout Koranku

OLEH: ANNISA TRI WAHYUNINGSIH

KUMPULAN DESAIN LAYOUT KORAN

PENERBIT: PT. SEMESTA MEDIA PRATAMA

i


ii

Layout Koranku

KATA PENGANTAR Assalamualaikum wr. wb Puji Syukur Kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Karena atas rahmat dan hidayahnya kami dapat menerbitkan Buku Kumpulan Desain Layout ini. Saya ucapkan banyak terimakasih kepada teman-teman semua yang telah membantu terbitnya buku ini. Terimakasih kepada Bapak M.FATONI selaku guru saya yang telah mengajarkan saya banyak hal terutama program InDesign ini, terimakasih juga kepada rekan saya Sena Dwi atas saran-saran dan kritik yang membangun yang menjadikan hasil layoutan saya lebih baik lagi. Terimakasih juga kepada PT. SEMESTA MEDIA PRATAMA (HARIAN SEMARANG) yang telah mau menerima saya magang di perusahaaan ini dan telah membantu terbitnya buku saya ini. sekali lagi Terimakasih banyak kepada semua yang telah membantu. Di dalam buku ini tersajikan beberapa kumpulan hasil layout koran saya yang saya buat beberapa hari lalu, walaupun hasilnya tidak sempurna, tapi saya harapkan dengan membaca dan melihat hasil desain layout saya ini membuat teman-teman semua tertarik untuk mempelajari dan menggunakan program Adobe InDesain ini. Karena program ini sangat banyak manfaatnya dan rugi bila kita tidak mempelajarinya dari sekarang. Semoga buku ini dapat dijadikan contoh dan inspirasi bagi teman-teman yang membacanya yang sedang dalam proses belajar program Adobe InDesign. Semarang, Juli 2012 Penulis


Layout Koranku

Kecamatan Banyumanik Gelar Lomba Marawis BANYUMANIK-Untuk melestarikan seni budaya Islam, khususnya seni budaya musik marawis, Kecamatan Banyumanik menggelar festival rebana. Acara dihelat di halaman kantor kecamatan, kemarin.

F

ESTIVAL rebana yang diikuti grup rebana tingkat kelurahan se-Kecamatan Banyumanik ini mengundang perhatian masyarakat sekitar. Ini dibuktikan, banyaknya orang yang memadati halaman kantor kecamatan. Untuk sekedar melihat maupun memberikan semangat bagi kelompoknya yang tengah berlaga. Camat Banyumanik Sutrisno mengatakan, festival rebana dilakukan tiap tahunnya jelang bulan Ramadhan. Kegiatan sengaja dibuat untuk mengetahui potensi seni rebana di Banyumanik. “Kami melihat potensi rebana di sini cukup tinggi. Untuk melestarikannya kami buat festival rebana yang sudah menjadi program tahunan,” katanya. Festival ini, lanjut Sutrisno, diharapkan menjadi ajang untuk mempererat silahturahmi antar warga. “Selain untuk nguri-uri budaya marawis, sekaligus bisa saling mengakrabkan warga,” ungkapnya. Ketua Panitia Dwi Mariastuti mengatakan, kegiatan ini juga sebagai sarana dakwah untuk menciptakan generasi muda berakhlak. “Total kelompok yang ikut ada 11, setiap kelompok maksimal 14 orang,” imbuhnya. Dijelaskan, dalam festival

Nobar, Habis Nonton Tak Langsung Bubar PANGGUNG LOR-Kemeriahan Piala Eropa (Euro) terasa hingga di Kecamatan Semarang Utara. Pemuda Pancasila (PP) Ranting Kecamatan Semarang Utara bekerja sama dengan kecamatan mengadakan acara nonton bersama (nobar) di balai Kelurahan Panggung Lor, tadi malam. Acara nobar rencananya diadakan di dua tempat. Yakni di dalam balai kelurahan dan di halaman kantor Kelurahan Panggung Lor. Dalam acara nobar tersebut, panitia menyediakan dua layar lebar yang ditempatkan di kedua tempat tersebut. Camat Semarang Utara Djaka Sukawijana mengatakan, kegiatan nobar untuk memfasilitasi warga di Semarang Utara untuk melihat final piala Euro 2012 antara Spanyol vs Italia. “Antusias masyarakat dengan adanya Euro ini cukup tinggi, sehingga kami akan adakan nonton bareng,” katanya. Acara yang digelar sekaligus untuk mengakrabkan warga Semarang Utara ini rencananya akan dimulai pukul 21.00. “Kami harapkan dengan nobar ini bisa memberi wadah bagi warga pecinta bola untuk bersamasama menyaksikan pertandingan final Euro 2012,” ungkapnya. Acara akan mengundang 200 tokoh masyarakat setempat. Nonton pertandingan bukan satu-satunya atraksi. Akan dimeriahkan hiburan solo organ dan hiburan keroncong yang dimainkan warga setempat. Jadi usai nonton, penonton tak langsung bubar karena masih bisa menikmati hiburan musik. “Acara akan dimeriahkan musik keroncong. Semoga bisa menghibur warga Semarang Utara,” jelasnya. (wam/16)

BERLOMBA: salah satu peserta memainkan lagu di hadapan juri tahunan ini akan dipilih tiga grub rebana terbaik. Ketiga grup yang menjadi juara akan ditampilkan pada pembukaan dugderan di Balaikota. Mengenai kriteria penilaian, di antaranya olah vokal, kekompakan baik dalam bernyanyi, maupun pakaian, dan kreativitas aransemen musik rebana. “Juri kami percayakan pada

tiga orang juri yang ahli dalam hal rebana, yakni, Bu Sunartik, Pak Muhammad Jawahir, Pak Tasliman. Juara I akan mendapatkan piala bergilir Camat Banyumanik dan uang pembinaan,”tambahnya. Ny Kasbi salah seorang anggota grub rebana An-Nisa Kelurahan Padangsari Banyumanik mengatakan, festival tahunan ini dapat memacu

HARSEM/WARA MERDEKAWATI

kreatifitas kelompok rebana. “Dengan adanya festival ini, kami ingin lebih maju dan lebih baik,” katanya di selasela menunggu hasil pengumuman pemenang. Dia mengaku, kelompok rebananya itu sudah beberapa kali mengukuti kompetisi, hingga tingkat Kota Semarang. Namun belum berhasil menjadi juara. (wam/16)

Bibit Waluyo Soal Plt Walikota Semarang

Tak Boleh Buat Kebijakan Baru SEMARANG– Penataan pegawai di lingkungan Pemkot Semarang belum bisa dilakukan. Pasalnya, izin dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum turun. Demikian disampaikan Sekda Jateng Hadi Prabowo, sebelum pembukaan sidang paripurna di DPRD, kemarin. Ia mengatakan Pelaksana tugas (Plt) Walikota Semarang Hendrar Prihadi saat ini belum dapat melakukan penataan berupa mutasi/ rotasi PNS. “Sesuai ketentuan yang ada, penataan personil oleh Plt bisa dilakukan hanya dengan seizin Menteri Dalam Negeri (Mendagri),” jelasnya. Ia melanjutkan izin itu sebagai syarat utama saat akan memulai penataan pegawai. Proses perolehan izin itu sendiri harus melalui pemprov. “Dalam penataan pegawainya, Plt harus mengajukan lewat gubernur. Jika disetujui, maka gubernur akan menyampaikannya kepada Mendagri. Setelah itu, izinnya baru turun,” katanya. Ia juga mengatakan, setelah mendapatkan persetujuan dari Mendagri, penataan pegawai juga harus berdasarkan kriteria objektif dan kompetensi serta kebutuhan yang ada. Pernyataannya itu untuk menanggapi santernya isu tentang rencana mutasi ‘orang-orangnya’ Soemarmo. “Memang, sekarang ini ada beberapa jabatan yang kosong. Kalau sudah diizinkan, maka boleh dijalankan. Namun, harus secara objektif dan sesuai kompetensinya. Untuk saat ini, pemkot belum

mengusulkan nama-nama pejabat yang akan ditata,” ujarnya. Gaji Wakil Walikota Ditanya soal kewenangan, ia menjawab, tugas dan kewajiban seorang Plt sudah selayaknya seperti walikota. Kewenangan itu termasuk dalam hal penggunaan anggaran. “Tugas dan kewajibannya seperti walikota tapi gaji tetap wakil walikota. Bahkan soal anggaran, sudah bisa menggunakan dana operasional walikota,” jelasnya lagi. Soal pemberhentian tetap Soemarmo dari jabatan walikota, ia menjelaskan, dapat dilakukan setelah ada keputusan tetap dari pengadilan. “Setelah proses peninjauan kembali (PK) selesai, jika yang bersangkutan mengajukan. Namun jika tidak, sesuai ketentuan, pemberhentian secara permanen dapat dilakukan,” tegasnya. Menanggapi soal kewenangan itu, Gubernur Jateng Bibit Waluyo menegaskan, Plt Walikota Semarang harus meneruskan kebijakan/ program sebelumnya. Dengan begitu, kata Bibit, Plt tidak boleh membuat kebijakan baru karena hal itu menyangkut pengeluaran anggaran. “Ada hal-hal yang boleh dan ada hal-hal yang tidak boleh. Pokoknya, kalau dulu ada program buat trotoar dengan anggaran yang sudah disiapkan, ya itu dijalankan saja dan jangan dihentikan,” tegas gubernur.(ano/11)

Pesanan Warak Laris Manis MENYAMBUT bulan suci Ramadan 1433 Hijriyah dan mengisi waktu liburan sekolah, Bank Mandiri dan Laziz Jateng menggelar kegiatan Khitan Ceria untuk 100 anak yatim/dhuafa yang ada di Kota Semarang,Ungaran, dan Kendal. Kegiatan tersebut diadakan Minggu (1/7) pagi, bertempat di Bank Mandiri Jalan Pemuda. Pukul 07.00 WIB peserta Khitan Ceria sudah berkumpul di Bank Mandiri, yang diantar oleh orangtua dan keluarga lainnya. Dengan berseragam kaos, sarung, dan peci, anak-anak usia sekolah dasar ini terlihat begitu bersemangat mengikuti Khitan Ceria, tanpa ada rasa takut di wajah mereka. Faisal Riza Andhika (11), kelas 6 SD yang tinggal di daerah Palir Kelurahan Podorejo, Kecamatan Ngaliyan, ini diantar oleh ayah dan budenya. Kendati ada beberapa temannya mengatakan takut, namun dirinya tak merasakan itu. “Tadi ada teman-teman yang bilang takut, aku sempat takut juga, tapi kan itu sebentar. Sunat itu katanya seperti digigit semut,” ujar Faisal polos sembari tersenyum. Ketua Badan Pengelolaan Zakat, Infaq, Shadaqoh (BPZIS) Mandiri Kanwil Jateng, Harry Muryanto mengatakan, kegiatan ini digelar oleh BPZIS Mandiri yang berada di bawah bendera Bank Mandiri. “Kami bekerjasama dengan LAZIS

KHITAN CERIA: Mengisi liburan, seratus anak yatim/dhuafa dari Kota Semarang, Ungaran, dan Kendal mengikuti Khitan Ceria Mandiri. HARSEM/LISSA FEBRINA

Jateng. Kegiatan ini untuk menyambut bulan suci Ramadan, sekaligus mengisi waktu libur sekolah. Liburan kan masih dua minggu lagi, anak-anak punya waktu untuk penyembuhan pascasunat,” ujar Harry. Sebelum anak-anak mengikuti khitan, terlebih dahulu anak-anak diperiksa kesehatan oleh tim medis dari Klinik Cito Indraprasta. Dan juga diberikan siraman rohani, agar mental anak-anak siap menghadapai sunatan. “Alhamdulillah anak-anak yang ikut memiliki semangat yang luar biasa dan mereka juga termotivasi setelah mendengarkan ceramah Pak Nasirun

Purwokartun tadi,” ujarnya. Harry juga menambahkan kegiatan ini merupakan kegiatan reguler Bank Mandiri yang sudah dimulai sejak 2010. “Hanya saja 2011 sempat terhenti, dan 2012 ini dimulai lagi. Kedepan akan rutin setiap tahun. Dengan kegiatan ini kita juga berharap karyawan Bank Mandiri lebih peduli lagi dan bersemangat berbagi dengan orangorang di sekitarnya,” bebernya. Ditambahkan Wahyu Pujiani dari LAZIS Jateng, khitan merupakan salah satu program unggulan LAZIS untuk yang kedua kalinya bersama Bank Mandiri. (lif/12)

Rel Ganda, Saluran Muktiharjo Hilang MUKTIHARJO LOR-Akibat proses pembangunan rel ganda, saluran air Muktiharjo Raya di wilayah Kelurahan Muktiharjo Lor Kecamatan Genuk ‘hilang’. Lokasi bekas selokan digunakan untuk membangun rel. Lurah Muktiharjo Lor Sutrisno mengatakan, pengurugan saluran Muktiharjo Lor sempat membuat warga panik. Pasalnya, penutupan saluran dikhawatirkan akan menyebabkan banjir. “Saat pengurugan saluran, warga sempat panik karena saluran akan ditutup. Ditakutkan dengan adanya penutupan saluran akan menjadi banjir karena air

tidak dapat mengalir,” ungkapnya. Dikatakan, kelurahan, perwakilan warga, LPMK sudah mengadakan pertemuan dengan satker (yang mengerjakan proyek rel ganda) untuk membahas saluran tersebut. Dari hasil pertemuan, sudah didapatkan dua kesepakatan antara warga dengan satker. Hasil kesepakatan pertemuan di antaranya Satker sanggup membuatkan saluran selebar 2 meter dan lalu lintas truk muatan material agar diatur dengan baik. Sehingga tidak membahayakan warga maupun pengguna jalan.

“Satker akan membuatkan saluran selebar 2 meter pengukuran sudah dilakukan dan sudah diberi tanda dengan patok,” katanya. Berdasarkan pantauan dilapangan, saluran Muktiharjo Lor selebar 4 meter ini sudah diurug sebagian dengan dipasang bambu terlebih dahulu sebagai dasar. Saluran mengampu dua kelurahan, yakni Kelurahan Muktiharjo Lor dan Kelurahan Bangetayu Wetan. “Kalau yang masuk kelurahan Muktiharjo Lor ada sepanjang 500 meter. Dari Jembatan Kongo ke arah Timur sampai pos kamling RW 05,” pungkasnya. (wam/16)

MENJELANG datangnya bulan Ramadan, Kadartiastuti, warga Tumpang I/59 RT 05 RW 09 Kelurahan Gajahmungkur, terlihat sibuk. Hampir seharian waktunya dihabiskan di rumah untuk menyelesaikan pesanan warak. Lem dan guntingan kertas minyak untuk menghias kerangka-kerangka warak yang terbuat dari kayu menjadi temannya saat bulan Ramadan menjelang. Dirinya bisa dikatakan sebagai pengrajin warak. Baginya, menekuni kerajinan warak ini tak lain untuk nguriuri budaya milik Semarang  agar tetap lestari. “Jenis ‘hewan’ ini, sudah menjadi ikon Kota Semarang dan sering dijadikan simbol pada even-even nasional,” ujar Tutik.

Hewan berkepala naga dengan badan mirip domba dan kaki-kakinya kelihatan kekar ini, konon merupakan perpaduan tiga negara, Cina, Arab dan Indonesia.

Bahkan untuk lebih mengenalkan hewan satu ini kepada anak cucu, Museum Al Husna Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) mengabadikan warak ini untuk dijadikan koleksi. Tuti mengatakan, warakwarak yang diproduksinya itu tidak dijual di saat dugderan berlangsung, tapi justru digunakan saat acara puncak dugderan di Kota Semarang, yaitu pada saat karnaval sehari sebelum datangnya bulan Ramadan. Warak-warak yang dikerjakannya bersama suami dan pekerjanya, datang dari berbagai pihak yang terlibat memeriahkan karnaval Dugderan. Sebut saja SMAN 1 dan SMA 12, memesan warak berukuran raksasa. “Tinggi waraknya mencapai 4 meter lebih, untuk warak

raksasa ini harganya Rp 6,5 juta dibuat dari kayu, paku, spon, dan juga kertas warna warni dan pernak pernik lainnya agar terlihat lebih indah. Membutuhkan waktu sekitar dua minggu untuk membuat satu warak raksasa,” bebernya. Agar pekerjaannya tidak terlalu berat, untuk warakwarak yang berukuran biasa sudah mulai dikerjakan jauhjauh hari. Tak heran jika di rumahnya terlihat banyak kerangka warak-warak berkepala mirip naga itu. Selama dia menggeluti kerajinan warak, sedikitnya sudah 700 lebih kerajinan warak yang dibuatnya. Hal yang paling membanggakan dirinya dan berkesan adalah hasil karyanya pernah dipesan oleh turis Jepang dna dibawa pulang ke negaranya. “Warak  ini memiliki keunikan tersendiri, sehingga turis tersebut membawa warak untuk dijadikan koleksi di negaranya,” katanya senang. Selain turis Jepang, pejabat dari luar pulau pun seperti Batam juga ada yang memesan warak kepada dirinya. Karena itu juga Tuti tak pernah ingin berhenti memproduksi warak. Ditambahkan Tuti, untuk persiapan karnaval dugderan nanti, dirinya masih punya waktu menyelesaikan pesanan-pesanan warak yang datang padanya. “Saat ini kita sedang menyelesaikan kepala-kepala warak yang rencananya akan dipakai untuk prajurit dalam karnaval. Sedangkan badan warak sebagai bajunya juga masih dikebut. Kita akan percantik tampilannya agar warak yang akan mengiringi kereta Keraton yang dinaikki Walikota atau Wakil Walikota lebih menarik lagi,” tandasnya. (lif/12)

1


2

Layout Koranku

Sambut Ramadhan, Plalangan Gelar Dzikir Bersama PLALANGAN–Menjelang Ramadhan dan dalam rangka haflah akhirussanah, digelar dzikir dan tablig akbar bersama Ustad HM Arifin Ilham. Pengajian diadakan di Pondok Pesantren Al Madani, Kelurahan Plalangan-Gunungpati, baru-baru ini.

D

ZIKIR bersama dihadiri ribuan umat muslim dan santri ponpes. Acara sangat khidmat dan khusyuk, terutama saat memanjatkan doa. Dalam dzikir bersama yang menghadirkan ustad kondang ini, hadir Dandim 0733/BS Semarang Letkol Inf Ibnu Jarwadi, Camat Gunungpati Bambang Surono, Danramil 07 Gunungpati Kapt Sugeng, dan Kapolsek Gunungpati Kompol Purwanto. Juga muspika, lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya. Dikatakan pengasuh Ponpes Al Madani KH M Tauhid, selain dzikir besama, juga digelar mujahadah sholawat ummi, pelantikan DPC Jam’iyah Ahli Tariqoh Mu’tabiroh (Jatmi) dan Komunikasi Kiai dan Cendikiawan Muslim Indonesia (FKKCMI). “Kegiatan dzikir biasanya kami lakukan saat akan memasuki bulan suci Ramadhan, tepatnya di bulan Ruwah. Dengan memperbanyak dzikir, bisa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah. Sekaligus untuk mempersiapkan diri memasuki bulan suci Ramadhan,” ujarnya ramah. Sebelum menggelar dzikir bersama, terlebih dahulu

dilakukan sholat Dhuhur bersama. Baru berlanjut ke acara inti yaitu dzikir bersama Ustad Arifin Ilham. Kegiatan dzikir bersama ini juga merupakan momentum ritual spiritual sebagai pembinaan mental bagi seluruh penghuni ponpes, pengajar, karyawan, dan masyarakat. “Melalui kegiatan ini semoga kita mendapatkan pendidikan secara langsung dan nantinya bisa diterapkan di masyarakat,” tuturnya. Ditambahkan Dandim 0733/BS SMG Letkol Inf Ibnu Jarwadi, dzikir bersama ini mengingatkan kembali agar kita tidak hanya memburu duniawi. “Mencari bekal untuk akhirat juga harus dilakukan agar seimbang,” ujar Ibnu. Ibnu tidak lupa mengingatkan masyarakat Plalangan dan Gunungpati untuk selalu bersyukur dan berterimaksih atas apa yang telah diberikan sang pencipta. Camat Gunungpati Bambang Surono menambahkan dengan dzikir doa bersama, warga bisa menjalankan ibadah selama bulan Ramadhan dengan semangat dan ikhlas. “Sudah dijelaskan dalam hadis, siapa yang

‘terselamatkan’ pembangunan saluran oleh PT Jasa Marga. Saluran dengan lebar 3 meter dan panjang kurang lebih 800 meter tersebut berhasil mengalirkan air yang sering menggenang, ke sungai kecil di sepanjang Jalan Gajah,” jelasnya. Pratomo mengatakan mengenai pihaknya tidak pernah khawatir dengan pendanaan keluarahan. Pasalnya, kelurahan memiliki balai serba guna yang dapat disewakan. “Kami memiliki balai serba guna yang disewakan dan dikelola LPMK. Balai ini biasa digunakan untuk bermain bulu tangkis serta untuk acara-acara tertentu,” pungkasnya.

Arteri Sukarno-Hatta. Akibatnya, terpengaruh Kelurahan Sawah Besar yang letaknya lebih rendah. “Kalau RW 01 sampai RW 03

(wam/16)

Pratomo Hadi

Foto (HARSEM/WARA MERDEKAWATI)

Nobar, Habis Nonton Tak Langsung Bubar PANGGUNG LOR-Kemeriahan Piala Eropa (Euro) terasa hingga di Kecamatan Semarang Utara. Pemuda Pancasila (PP) Ranting Kecamatan Semarang Utara bekerja sama dengan kecamatan mengadakan acara nonton bersama (nobar) di balai Kelurahan Panggung Lor, tadi malam. Acara nobar rencananya diadakan di dua tempat. Yakni di dalam balai kelurahan dan di halaman kantor Kelurahan Panggung Lor. Dalam acara nobar tersebut, panitia menyediakan dua layar lebar yang ditempatkan di

kedua tempat tersebut. Camat Semarang Utara Djaka Sukawijana mengatakan, kegiatan nobar untuk memfasilitasi warga di Semarang Utara untuk melihat final piala Euro 2012 antara Spanyol vs Italia. “Antusias masyarakat dengan adanya Euro ini cukup tinggi, sehingga kami akan adakan nonton bareng,” katanya. Acara yang digelar sekaligus untuk mengakrabkan warga Semarang Utara ini rencananya akan dimulai pukul 21.00. “Kami harapkan dengan nobar ini bisa memberi wadah bagi

GARUDA INDONESIA

GA-231

WINGS AIR LION AIR

menyambut bulan suci Ramadhan dengan kegembiraan, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga,”

tandas Camat Bambang Surono. (lif/16)

Ulama Jateng Ikuti Ijtima di Cipasung

Pratomo Hadi Paling Kecil SIWALAN-Kelurahan Siwalan bisa dikatakan kelurahan terkecil di Kecamatan Gayamsari. Pasalnya, hanya memiliki 4 RW dan 33 RT. Meski begitu, bukan berarti lebih mudah mengelola dibandingkan kelurahan yang punya banyak RW. Demikian dikatakan Lurah Siwalan Pratomo Hadi. Pratowo yang pernah menjadi Lurah Meteseh ini mengaku, sejak pemekaran wilayah pada 1993, banyak perkembangan di Kelurahan Siwalan. Setidaknya sebanyak 33 pembangunan lebih telah dilaksanakan. “Pembangunan di antaranya jalan, saluran dan talud. Hampir semuanya dilaksanakan dengan dana bantuan pemerintah melalui musrenbang, kontingensi, serta PNPM,” ungkapnya. Dijelaskan, dari empat RW, satu di antaranya masih rawan banjir yakni RW 04. Wilayah tersebut lokasinya terpisah Jalan

Foto (HARSEM/LISSA FEBRINA)

SAMBUT RAMDAHAN: Suasana dzikir bersama di halaman Ponpes l Madani Plalangan Gunungpati.

warga pecinta bola untuk bersamasama menyaksikan pertandingan final Euro 2012,” ungkapnya. Acara akan mengundang 200 tokoh masyarakat setempat. Nonton pertandingan bukan satu-satunya atraksi. Akan dimeriahkan hiburan solo organ dan hiburan keroncong yang dimainkan warga setempat. Jadi usai nonton, penonton tak langsung bubar karena masih bisa menikmati hiburan musik. “Acara akan dimeriahkan musik keroncong. Semoga bisa menghibur warga Semarang Utara,” jelasnya. (wam/16)

06:00

JAKARTA

IW-1800

06:15

SURABAYA

JT-511

06:20

JAKARTA

SRIWIJAYA AIR

SJ-221

06:20

JAKARTA

WINGS AIR

IW-1802

06:30

DENPASAR

MUI Jateng, Kompleks Masjid Baiturrahman, Semarang. Menurut Ahmad Daroji, meski tidak diagendakan, dari berbagai daerah menginginkan agar pertemuan ulama Komisi Fatwa MUI itu juga membahas masalah aliran Syiah yang diharapkan ada ketegasan tentang aliran tersebut.

Moratorium Haji Ulama Jateng yang ikut dalam ijtima itu sebanyak 29 orang. Mereka terdiri atas pengurus MUI Jateng dan perwakilan MUI kabupaten/ kota. Rombongan dipimpin Ketua Umum MUI Jateng, Dr KH Ahmad Daroji MSi dan Ketua KH Kharis Shodaqoh. Foto (HARSEM/dok) Banyak agenda yang akan dibahas dalam ijtima tingkat IKUTI IJTIMA: KH Ahmad Daroji (tengah) dan para ulama berkumpul di nasional yang ke-4 itu. Menurut Masjid Baiturrahman Semarang sebelum bertolak ke CipasungTasikmalaya. Sekretaris Umum MUI Jateng, Ahmad Rofiq, agenda yang Singaparna, Tasikmalaya, Jabar, SEMARANG -Meski tidak masuk dibahas di antaranya moratorium Jumat (29/6) hingga Senin (2/7). dalam agenda, Majelis Ulama haji, pengelolaan biaya perjalanan Hal itu dikemukakan Ketua Umum Indonesia (MUI) Jateng mengusulkan haji yang menunggu 10 tahun MUI Jateng, Dr KH Ahmad Daroji MSi aliran Syiah yang berkembang di lebih berikut bagi hasilnya di bank usai melepas rombongan ulama seIndonesia agar dibahas dalam ijtima syariah atau bunganya jika di bank Jateng yang akan mengikuti ijtima (pertemuan) ulama Komisi Fatwa konvensional, dan mengapa calon ulama, Kamis (28/6). MUI se-Indonesia. Acara diadakan di haji tak menikmatinya.(C28- JBSM/16) Pelepasan diadakan di Kantor Pondok Pesantren (Ponpes) Cipasung,

DKP Akan Perbanyak Penanaman Asem Jawa KARENA pohon pinggir jalan tidak bisa dipindah dan juga karena usianya, akhirnya puluhan pohon-pohon yang berada di sepanjang Jalan Siliwangi dan Jalan Sudirman ditebang untuk kepentingan proyek fly over yang sedang berjalan saat ini. Dikatakan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Semarang, Muthohar, penebangan puluhan pohon ini bukan kesengajaan. Ini untuk kepentingan pembangunan fly over dan pelebaran jalan sekitar. “Ini bukan disengaja, memang ada sekitar tiga titik pohon-pohon pelindung pinggir jalan yang ditebang, yaitu di Jalan Sudirman, Siliwangi, dan Walisongo, jenisnya angsana dan palm. Nanti jika proyek ini sudah kelar

penghijauan kita galakkan kembali,” ujarnya. Muthohar juga mengakatakan, penghijauan nanti tidak akan menanam lagi jenis pohon-pohon yang sudah ditebang, karena dua jenis pohon yang sudah ditebang memiliki kelemahan dan dapat merusak trotoar. “Selain itu akarnya bisa merusak trotoar dan kalau sudah tua gampang lapuk, kalau musim kemarau menyulitkan petugas kebersihan karena daunnya gugur semua,” bebernya.  Selain itu, lanjut Muthohar, pihaknya juga banyak menerima masukan dari masyarakat agar DKP tidak menanam pohon angsana lagi. Kedepan penghijauan yang

akan digiatkan oleh DKP adalah memperbanyak pohon asem Jawa yang sesuai dengan cerita Kota Semarang. “Saat ini di Jalan Pemuda kan sudah ada pohon asem Jawa, ke depan kita akan tanam di pinggir Kota Semarang atau pintu masuk menuju Kota Semarang, seperti dari arah Kendal, Ungaran, Demak, Mrangen, akan kita tamani pohon asem Jawa. Jadi orang tahu kalau ini sudah memasuki wilayah Semarang,” bebernya. Untuk penghijauan kembali kawasan yang akan dilakukan pelebaran jalan, DKP akan bekerjasama dengan Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang untuk membahas penanaman kembali pohon. (lif/12)


Layout Koranku

3

SEMARANG-Berani tampil beda, tim Biro Bina Produksi Setda Jateng menyabet juara lomba memasak. Mereka bikin brownies tempe dan schotel pizza.

T

AK harus jadi koki beken untuk bereskperimen menciptakan menu masakan baru. Para ibu Dharma Wanita Setda Jateng pun berani menciptakan masakan kreasi baru, yang tak kalah kreatif dibanding kreasi masakan ala Farah Quinn. Ada yang bikin brownies tempe, jus tempe, hingga nugget jahe. Salah satu masakan kreatif disajikan tim Biro Bina Produksi Setda Jateng yang akhirnya menyabet juara pertama.Mereka sontak bersorak mendengar panitia mengumumkan hasil lomba memasak berbahan dasar tempe dan ikan. Mereka mengekspresikan kegembiraannya menyabet juara I lomba memasak di halaman gedung DWP Jateng, Jl Menteri Soepeno Semarang, Rabu (27/6). Berkat jerih payahnya, akhirnya keluar sebagai juara I dengan nilai 257. Dalam lomba itu, tim Biro Bina Produksi menampilkan masakan yang jauh berbeda dibanding peserta lain. Tim yang dipimpin Ny Erni Budiono mampu menyajikan masakan tempe

dan ikan untuk diolah menjadi brownies. Bukan cuma itu, tempe dan ikan juga mampu diolah menjadi schotel ala pizza. “Ide mengolah tempe dan ikan menjadi brownies ini berasal dari saya sendiri. Untuk membuatnya, saya mendapat referensi dari internet dan buku memasak,” kata Erni Budiono usai lomba. Menurut dia, masakan andalan yang ditampilkan dalam lomba ini bernama brownies gulung tempe ragout ikan tuna. Untuk memasaknya, ia mengaku harus mencoba hingga tiga kali. Diakuinya, tingkat kesulitan berada pada kemasan brownies yang tidak datar, melainkan harus digulung. Atas keberhasilannya itu, pihaknya mengaku senang dapat membawa institusi menjadi juara I. Tampil sebagai juara II dan III secara berturut-turut adalah Biro Umum (230 poin) dan Biro Hukum (221 poin). Dalam lomba itu, ratusan ibu tanpa canggung memamerkan atraksi memasak. Para ibu dengan percaya diri bereksperimen meracik bahanbahan menjadi menu masakan

baru. Ada yang bikin jus tempe, ada yang masak nugget campur jahe. Pokoknya, penuh kreativitas. Lomba memasak yang digelar DWP Jateng diikuti 12 institusi di lingkungan Setda Jateng. Ketua DWP Jateng Ayu Hadi Prabowo menyatakan, lomba memasak untuk menyosialisasikan tempe dan ikan agar menjadi makanan bernilai tinggi. Lomba juga untuk memunculkan kreatifitas dan resep baru yang dapat dioloh berbahan dasar makanan tersebut. Pemenang mendapatkan piala dan bingkisan menarik dari panitia. Juri lomba, Kurnianingsih menyatakan, kriteria penilaian adalah kreatifitas, rasa, penyajian, dan pengolahan. Selain memasak, juga digelar lomba tanaman obat keluarga (toga). Hasil lomba toga menampilkan biro humas menjadi juara I dengan nilai 234. Peringkat kedua dan ketiga ditempati biro keuangan (226 poin) dan biro bina mental (223 poin). (Royce Wijaya SP, Anton SudibyoJBSM/16)

Bunker Kariadi Segera Diteliti

SEMARANG – Sebagai upaya tindak lajut, Balai Pelestarian Perlindungan Purbakala (BP3) Jateng segera meneliti bangunan kuno mirip bunker yang tertimbun tanah di area RSUP dr Kariadi Semarang. Hal itu disampaikan oleh Kasi Pelestarian dan Pemanfaatan Balai Pelestarian Perlindungan Purbakala Jawa Tengah, Gutomo, kemarin. Ia mengatakan, penelitian itu layak untuk dilakukan. Tujuannya, memastikan bangunan tersebut merupakan

benda cagar budaya atau tidak sehingga harus dikaji secara teliti langsung di lapangan. “Saat ini, saya belum dapat pemberitahuan resmi dari pihak rumah sakit. Tim arkeologi akan mengecek ke lapangan setelah ada surat masuk,” ungkapnya melalui telepon seluler. Ia juga menjelaskan, dalam penelitian nanti, paling tidak harus memenuhi sejumlah unsur bangunan cagar budaya. Beberapa unsur itu seperti usia bangunan minimal 50 tahun, memiliki nilai historisnya berupa

ini mengaku pernah merasa bosan karena bertugas hanya di lingkungan Genuk. Namun, sebagai PNS dia sudah menerima penempatan tugas. “Kalau dibilang bosan ya pernah ada rasa bosan. Tetapi ini kan tugas sehingga harus benarbenar dijalankan dengan baik,” ungkap Pujakesuma (Putra Jawa Kelahiran Sumatera Utara) ini sembari tersenyum. Guna meningkatkan pelayanan pada masyarakatnya, John (sapaan akrabnya) lebih memilih menempati rumah dinas yang berada di wilayah RT 01 RW 01. Sehingga jika ada warga yang membutuhkan pelayanan, bisa segera dilayani.

PALING KREATIF: Tim Biro Bina Produksi Setda Jateng bergembira setelah timnya memenangkan lomba memasak berbahan dasar tempe dan ikan, kemarin.

Peringatan BBGRM Ke-IX dan HKG PKK Ke-40 Kota Semarang

kontribusi pada daerah. Dengan begitu, lanjut dia, tidak semua bangunan kuno/ lama dapat dikategorikan sebagai bangunan cagar budaya. “Jika bunker itu ada kaitan dengan bangunan lama RSUP Dr Kariadi, berarti bisa dikatakan bangunan cagar budaya. Karena, rumah sakit itu sendiri sudah dikategorikan sebagai bangunan cagar budaya,” terangnya. Seperti diketahui, sebuah bungker diduga peninggalan awal abad XX ditemukan di kompleks RSUP Dokter Kariadi Semarang. Temuan itu muncul saat pengeprasan bukit yang akan dijadikan instalasi pengolahan air limbah (Ipal), Selasa (26/6) lalu. Informasi adanya bangunan kuno di sekitar bukit sudah beredar, namun belum ditemukan kepastian sehingga pengeprasan dijalankan. Bungker itu sendiri berada di pintu parkir dokter spesialis atau dekat parkir belakang lama. Panjang bunker 6 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 3 meter dengan sebagian lantai tertutup tanah. Petugas proyek kini telah memasang garis pembatas di area tersebut.(ano/12)

Jono Seperempat Abad Tugas di Genuk PENGGARON LOR-Seperempat abad atau 25 tahun memang bukan waktu yang singkat. Selama itulah Jono bertugas di Kecamatan Genuk. Mulai dari menjadi staf hingga saat ini menjadi lurah di Penggaron Lor. Jono mengatakan, dia dinas di Kota Semarang sejak 1987. Pertama bertugas sebagai PNS dan ditugaskan di Kecamatan Genuk. “Pertama ditugaskan, saya ditempatkan di Genuk. Mulai dari staf di Sembungharjo, seklur di Penggaron Lor, YMT Lurah Terboyo Kulon dan sekarang kembali ke Penggaron Lor sebagai lurah,” katanya. Pria kelahiran Tanjung Balai

SM/ROYCE WIJAYA SP-JBSM

“Saya menempati rumah dinas agar lebih dekat dengan warga. Bahkan KTP saya saja alamatnya di sini (penggaron Lor),” ujarnya. Dikatakan, wilayah Penggaron Lor merupakan wilayah kelurahan yang terletak di ujung timur kota Semarang. Lokasinya bersebelahan dengan perbatasan Semarang-Demak. “Di sini wilayahnya ujung timur pol, sehingga memang keadaannya seperti ini samahal nya dengan wilayah pinggiran lainnya. Penggaron Lor terdiri atas 4 RW dan 25 RT. Mayoritas penduduknya bekerja sebagai buruh, ada pula yang memanfaatkan hasil kebuh,” ungkapnya. (wam/16)

Plt Walikota Ingatkan Gotong Royong sebagai Modal Membangun DALAM rangka menyemarakkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-IX dan kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke-40 PKK Tingkat Kota Semarang, sejumlah kegiatan pelayanan kesehatan, sosial, dan pembangunan fisik dilaksanakan. Kali ini, peringatan BBGRM ke-IX dan HKG PKK ke-40 tingkat Kota Semarang dipusatkan di Lapangan Sidodadi Kelurahan Karang Tempel, Kecamatan Semarang Timur, Rabu(27/6). Kegiatan yang dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK Kota Semarang, Kapolrestabes Semarang, Dandim, Ketua DPRD beserta istri serta Ketua DWP Kota Semarang dan pihak-pihak yang terlibat, dibuka langsung oleh Plt Walikota Hendrar Prihadi. Dikatakan Wakil Ketua TP PKK Kota Semarang Tya Hendi, dalam kegiatan sosial untuk masyarakat ini melibatkan banyak pihak. “Kegiatan yang telah dilaksanakan, di antaranya pengobatan gratis, pelayanan KB gratis, bantuan langsung masyarakat (BLM) PNPM Mandiri perkotaan di 177 kelurahan senilai total Rp 11,805 miliar, IUD KID untuk 144 bidan, khitan missal, sembako gratis, santunan yatim piatu, bantuan Posyantek, bantuan UMKM, dan lain-lain,” beber Wakil Ketua TP PKK Kota Semarang di selasela kegiatan. Tak hanya itu, sejumlah lomba juga diselenggarakan untuk menyemarakkan kegiatan BBGRM ke-IX dan HKG PKK ke-40 tingkat Kota Semarang. Seperti lomba tertib administrasi, lomba UP2K, lomba lingkungan bersih dan sehat, lomba Posyandu, lomba PKK KB Kes, lomba HATINYA PKK, lomba cipta lagu hymne dan mars Semarang Setara, serta festival makanan/ minuman khas Kota Semarang.

TELADAN: Wakil Ketua TP PKK Kota Semarang memberikan penghargaan peniti emas pada kader PKK teladan. Lebih lanjut, Wakil Ketua TP PKK mengungkapkan, tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai upaya meningkatkan kemitraan antara masyarakat, pemerintah serta pelaksanaan pembangunan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat dalam mengatasi kesenjangan permasalahan sosial ekonomi, pendidikan dan kesehatan. Plt Walikota Hendrar Prihadi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya berbagai kegiatan positif yang telah ikut membantu program percepatan pembangunan di Kota Semarang ini. “Goyong royong adalah budaya bangsa kita, budaya bagus yang harus terus dipelihara. Karena dengan gotong royong semua perkerjaan berat Insya Allah akan terasa ringan,” ungkap Plt. Walikota, Hendrar Prihadi. Modal dan semangat gotong royong inilah yang oleh Plt. Walikota dinilai mampu untuk

membantu program percepatan pembangunan Kota Semarang. “Apapun dapat disumbangkan untuk bersama membangun dan mensejahterakan masyarakat Kota Semarang, mulai dari materi, tenaga, serta doa,” pesan Plt. Walikota. Plt Walikota yang akrab disapa Hendi ini juga mengatakan, tema yang diangkat BBGRM dan HKG PKK kali ini “Melalui Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat dan Hari Kesatuan Gerak PKK, Kita Tingkatkan Semangat Persatuan dan Kesatuan Serta Partisipasi Masyarakat Menuju Kemandirian Bangsa”, mengandung makna semangat menggungah rasa memiliki hasil pembangunan. “Dengan rasa memiliki Kota Semarang inilah, semua hasil pembangunan yang telah dilaksanakan pasti akan terus dirawat, tidak muspro dan akan terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Hendi juga tidak lupa

Foto: (Harsem/Lissa Febrina)

menekankan pentingnya menjaga kebersihan kepada para ibu kader dan anggota PKK, untuk selalu mengingatkan keluarga akan pentingnya menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah ataupun puntung rokok sembarangan. Mungkin ini terkesan sepele, namun jika dilakukan bersama akan berdampak luar biasa bila dilakukan seluruh masyarakat dan akan membantu pemerintah Semarang Setara, bersih, kempling dan gilar-gilar. Dalam peringatan BBGRM dan HKG PKK ini diserahkan pula 30 penghargaan peniti emas pada 30 kader teladan dan 2 penghargaan cincin emas kepada TP PKK Kota Semarang. Bantuan 100 paket sembako dari pengusaha dan 20 santunan anak yatim dari BAZ Kota Semarang. Bersama Muspida Kota Semarang, Plt Walikota pun melakukan penanaman pohon penghijauan di lapangan Sidodadi. (lif/12)


4

Layout Koranku

Di Mana-mana Nonton Bareng SEMARANG-Acara nonton bareng (nobar) final Piala Eropa diadakan di banyak tempat. Seperti di sejumlah hotel, café, kantor, sampai di tingkat kelurahan maupun kecamatan. Seperti halnya di Kelurahan Kaliwiru Kecamatan Candisari, kegiatan nonton bareng Final Euro 2012 digelar PIK-KRR Bina Insani, Minggu (1/7) malam. Dengan menggunakan layar proyektor selebar 4x4 meter, kegiatan nonton bareng diadakan di lapangan bola voli RW 03. Walau kick off baru dilakukan pukul 01.30 dini hari, para pendukung Gli Azzuri dan La Furia Roja sudah memadati arena nobar. Salah satunya, Sumanto warga RT 03 RW 03 yang sejak pukul 01.30 sudah mendatangi lokasi nobar bersama dua rekannya. Pendukung Spanyol ini mengaku, senang dengan kegiatan nobar yang dihelat oleh remaja di Kelurahan Kaliwiru. “Kalau nonton bareng di café tentu saja membutuhkan biaya, kalau disini gratis

bisa nonton bersama warga lainnya,” ungkapnya. Menurut Ketua PIK KRR Bina Insani Tejo mengatakan, acara nonton bareng diikuti ratusan warga Kaliwiru dan sekitarnya. Tak hanya orang dewasa, anakanak pun tidak ketinggalan mengikuti nobar. “Kegiatan nobar ini diadakan untuk mempererat silahturahmi warga, menyatukan elemen masyarakat dengan rema khususnya. Selain itu, kami ingin meriahkan pesta bola Euro 2012,” katanya. Dikatakan, sengaja tanpa kursi sehingga bisa santai lesehan. Panitia menyediakan makanan tradisional yang bebas dinikmati siapa saja. “Kami menyediakan kacang rebus, ubi rebus yang disediakan gratis bagi siapa saja yang nonton,” katanya. Semarang Utara Di Panggung Lor Kecamatan Semarang Utara, acara nobar diadakan oleh Pemuda Pancasila (PP) Ranting Kecamatan Semarang

Utara bekerja sama dengan kecamatan. Acara diadakan di balai Kelurahan Panggung Lor, tadi malam. Nobar diadakan di dua tempat. Yakni di dalam balai kelurahan dan di halaman kantor Kelurahan Panggung Lor. Panitia menyediakan dua layar lebar. Camat Semarang Utara Djaka Sukawijana mengatakan, nobar untuk memfasilitasi warga di Semarang Utara untuk melihat final piala Euro 2012 antara Spanyol vs Italia. “Antusias masyarakat dengan adanya Euro ini cukup tinggi, sehingga kami mengadakan nonton bareng,” katanya. Acara dimulai pukul 21.00. “Kami harapkan nobar ini bisa memberi wadah bagi warga pecinta bola untuk bersama-sama menyaksikan pertandingan final Euro 2012,” ungkapnya. Panitia mengundang 200 tokoh masyarakat setempat. Acara dimeriahkan solo organ dan hiburan keroncong yang dimainkan warga setempat. (wam/16)

Raup Rupiah dari Bank Sampah GROBOKAN-Demi kelestarian lingkungan, Ika Yudha Kurniasari (39) mendirikan bank sampah. Warga bisa menabung di ‘kantor bank’ yang menempati halaman rumahnya. HARSEM/LISSA FEBRINA

BANK SAMPAH: Pekerja Bank Sampah Resik Becik sedang menjemur sampah-sampah plastik yang sudah dicuci. PANDEAN LAMPERPeringatan Hari Kemerdekaan RI masih satu bulan lagi, tetapi kemeriahannya sudah mulai dirasakan. Seperti yang dilakukan warga RW 10 Kelurahan Pandean Lamper Kecamatan Gayamsari dengan mengadakan lomba memasak. Sejumlah warga dari 9 RT di wilayah RW 10 berduyunduyun mendatangi wilayah RT 04 untuk mengikuti maupun melihat lomba memasak dan safety reading. Lomba tahun ini mengambil tema masak dengan bahan dasar bihun. Nurul, salah seorang warga yang mengikuti lomba masak ini mengaku, kegiatan tujuh belasan di wilayahnya menjadi kegiatan yang dinanti warga. Karena, banyak lomba yang membuat warga semakin bersemangat. “Warga RT 04 telah menyiapkan menu membuat skotel dari mie dan pastel mie,” ungkapnya. Dikatakan, sebelum lomba memasak, diadakan jalan sehat dengan sejauh 3 km mengelilingi kampung RW 10.

H

HARSEM/WARA MERDEKAWATI

MASAK BIHUN: Salah satu kelompok tengah memasak berbahan dasar mie. Seksi Pemuda RT 4 RW 10 Nur Yanto mengatakan RW 10 sering melakukan lomba dan tahun ini beberapa lomba telah dilakukan sesuai usia. Misalnya untuk anak-anak juga dilakukan lomba sampai orang dewasa. “Jadi orang dewasa dengan lomba memasak, remaja dengan lomba safety reading dan anak-anak ada lombanya sendiri,” katanya. Sementara Ketua RW 10 Lukman Muhajir mengatakan, selain lomba

juga diadakan donor darah untuk memberikan contoh bagi warga lainnya untuk ikut kegiatan sosial. “Jadi tidak hanya sekedar senang-senang tetapi dalam kegiatan ini juga ada nilai sosialnya,” ungkap Lukman. Diharapkan, dalam lomba sesama warga bisa saling mengenal, karena masih banyak warga yang tidak kenal. “Melalui acara ini warga bisa saling mengenal dan memiliki sinergi positif,” katanya. (wam/16)

Program Standar Kerja Kecamatan Gagal ikut uji sertifikasi ISO. Anggaran tersebut teralokasikan dalam kode rekening 1 20 1.20 10 28, terbagi untuk dua kegiatan yakni belanja pegawai serta belanja barang dan jasa. Dari Rp 49,2 juta alokasi belanja barang dan jasa, Rp 48,5 juta di antaranya untuk membiayai kegiatan belanja jasa kerjasama pihak ketiga/ jasa konsultan. “Ya sebenarnya program itu bukan tidak dilaksanakan, tapi belum. Dan karena sudah terprogram di APBD maka mungkin nanti akan disusulkan di (APBD) Perubahan, dimasukkan sejak awal di KUA PPAS,” imbuhnya. Terpisaah, anggota Komisi A DPRD Kota Semarang Imam Mardjuki, menilai alasan kecamatan terkesan mengadaada. DPRD punya kewenangan budgeting, mengusulkan kegiatan dan pengalokasian anggarannya di APBD. KUA PPAS yang diajukan TAPD ibarat rencana awal APBD yang bersifat umum. Program ISO 9001 : 2008 dinilai Komisi A patut diperjuangkan masuk APBD lantaran sangat bagus untuk peningkatan mutu kerja aparat birokrat yang bisa berimbas pada meningkatnya pelayanan publik.

Selain itu program tersebut termasuk dalam Sapta Program Pemkot Semarang tentang peningkatan pelayanan publik. “Kalau tidak mau melaksanakan program itu berarti ada indikasi kecamatan tidak mau meningkatkan kualitas kerjanya. Dengan ada sertifikasi ISO maka standar mutu manajemen harus dipertahankan dan itu sepertinya menjadi beban,” katanya.     Dan dengan telah masuknya anggaran ISO 9001 : 2008 di APBD, lanjut politisi PKS ini, berarti kecamatan tidak mematuhi Perda No 1/2012 tentang APBD 2012 dan Perwal No 1/2012 tentang Penjabaran Perda No 1/2012. “Perda adalah produk hukum bersama antara Pemkot dan DPRD. Kenyataannya, produk hukum tersebut dilanggar sendiri oleh SKPD Pemkot,” tandasnya. Jika ada sejumlah kegiatan yang dirasa mubazir, tidak memihak kepentingan umum, bisa didrop saat pembahasan di tingkat komisi ataupun Badan Anggaran (Banggar) DPRD. Begitu juga sebaliknya, kegiatan yang terkait pelayanan publik namun terabaikan bisa diusulkan masuk di KUA PPAS saat pembahasan di DPRD. (lif/12)

Ika bersama beberapa pekerja lainnya dinamakan Bank Sampah Resik Becik dan diresmikan medio Januari 2012 lalu, saat itu nasabahnya masih sekitar 15 orang, kini lebih dari 200 orang. “Alhamdulillah, sejak ada usaha ini, tetangga tidak lagi membuang sampah sembarang,” ujar Ika. Sampah dihargai sesuai jenisnya, misalnya kemasan mie instan yang bagus dihargai Rp 1.000/kg, botol air mineral Rp 1.000/kg, dan jenis lainndengan harga berbeda. Selain plastik, warga juga bisa menabung sampah kertas, koran bekas, kardus, botol, hingga besi, dan kaleng. Butuh Bantuan Dibantu 10 tenaga lepas, sampah anorganik dipilah-pilah lalu dikreasikan menjadi tas, tempat pensil, tempat tisu. Harga kerajinan tangan beragam, mulai dari Rp 3.000 sampai Rp

Pasar Tradisional Bebani APBD PENANGANAN pasar tradisional selama ini masih membebani APBD Kota Semarang. Pendapatan yang mestinya menjadi sumber dana pembangunan tidak pernah terrealisasi. Justru APBD Kota banyak terserap untuk menangani pasar tradisional. Dikatakan Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Yearzy Ferdian, untuk itulah Komisi B DPRD Kota Semarang mewacanakan pembentukan perusahaan daerah (PD) untuk menangani pasar tradisional. “Saat ini yang akan kita kaji pembentukan PD Pasar untuk menangani Pasar Johar dan Pasar Bulu, kelak setelah pembangunan selesai. Pembentukan perusahaan daerah ini untuk mengelola pasar cukup terbuka,” ujar Yearzy Ferdian, usai diskusi pasar tradisional di lobi Hotel Quest, kemarin. Selain alasan untuk efesiensi, kota lain juga sudah membentuk perusahaan daerah untuk mengelola pasar. “Misalnya di Jakarta dan Surabaya, keduanya sudah membentuk PD untuk mengelola pasar tradisional, hasilnya bagus,” ujar politisi asal PAN ini. Dijelaskan Yearzy, ada sejumlah keuntungan jika penanganan pasar dilakukan dengan model perusahaan daerah. Di antaranya, model penanganan itu lebih mandiri sehingga tidak lagi membebani APBD. “Bahkan tidak menutup kemungkinan ada hasil untuk PAD,” katanya. Dia mengakui, baru dua pasar

yang kemungkinan bisa dikelola oleh PD, yakni Pasar Johar dan Pasar Bulu. Sedangkan kajian pembentukan PD ini akan dilakukan bersama dengan Bappeda dan Dinas Pasar. Terkait dengan pembenahan pasar tradisional, menurut Yearzy harus terus dilakukan. Sesuai dengan RPJMD 20102015, tiap tahun paling tidak ada 3 pasar yang perlu dilakukan pembenahan. Tidak hanya fisik pasar, namun infrastruktur pendukung juga harus disiapkan. “Tahun depan ada tiga pasar yang akan direvitalisasi, yakni Pasar Jrakah, Rasamala, dan Pasar Klitikan,” katanya. Ketiga pasar itu menurut Yearzy memang perlu dilakukan penanganan segera karena kondisinya sudah tidak layak lagi. Sedangkan pasar lain menurut Yearzy juga butuh perhatian. Apalagi dari 57 pasar tradisional hampir semuanya membutuhkan perhatian. “Jumlah pedagang yang ada di pasar tradisional sekitar, 21.103 pedagang, jadi itu potensi ekonomi yang luar biasa,” katanya. Sementara itu Kepala Dinas Pasar Kota Semarang Drs Abdul Madjid menandaskan, perbaikan pasar tradisional akan terus dilakukan guna meningkatkan daya saing pasar. “Selama ini citra pasar tradisional masih identik dengan kekumuhan dan tidak tertib, ke depan masalah itu akan dikurangi. Sesuai dengan RPJMD, perbaikan pasar akan terus dilakukan,” tandasnya. (lif/12)

35 ribu. “Untuk sementara, kami masih memasarkan di Semarang, hanya ada beberapa yang kami kirim sampai Jakarta,” imbuh perempuan yang sehari-hari aktif di Paguyuban Usaha Kecil Menengah (UKM) Semarang ini. Sedangkan sampah organik memang tidak bisa dibuat menjadi kerajinan, disalurkan ke pengepul untuk dijual mentah. Ika mengaku, menjalankan usahanya dengan nekat,  dengan modal Rp 500 ribu, ia memeras tenaga dan pikiran agar pengelolaan sampah terus berjalan. Berkat ketekunannya, omzetnya sudah Rp 2,5 juta. “Memang saat menjahit tas-tas plastik ini harus sabar, karena menggunakan mesin jahit kecil, seharusnya butuh mesin yang lebih besar,” imbuh Ika. Diceritakan Ika, ia menjalankan usahanya ini sebuah kepedulian. Sebab,

tempat pembuangan sampah (TPS) di daerahnya selalu over load, karena sampah masyarakatnya tinggi. “Akhirnya saya memberanikan diri membuat usaha, setelah melihat usaha serupa di Yogyakarta,” kata ibu lima anak ini. Ika mengatakan usaha pengelolaan sampah ini diharapkan bisa menularkan semangat warga untuk peduli kebersihan lingkungan. “Selain itu juga untuk meningkatkan kesejahteraan warga,” lanjut Ika. Namun sayang hingga saat ini bantuan pemerintah yang diharapkannya belum juga datang, kendati proposal sudah dikirim ke Pemkot Semarang jauh-jauh hari. “Saya buat proposal sudah beberapa bulan yang lalu, minta bantuan peralatan, sesuai dengan apa yang disarankan waktu itu, namun hingga kini belum ada realisasinya. Kita tunggu sajalah,” tandas Ika. (lif/16)

Johny Iskandar Peduli Sesama LAMPER TENGAH-Ringan tangan membantu sesama, itulah prinsip Johny Iskandar dalam membantu warga setempat yang membutuhkan. Melalui umat Gereja Bethel Lamtera, dia senantiasa membantu warga di Kelurahan Lamper Tengah, terutama yang kurang mampu. Menurutnya, kegiatan sosial yang kerap dilakukannya sebagai bentuk kepeduliannya dengan sesama. “Ini menjadi program untuk mengentaskan kemiskinan yang bersinergi dengan program gerdu kempling yang kini tengah digalakkan,” ungkapnya. Johny mengatakan, dalam membantu dirinya fokus di tingkat Kelurahan Lamper Tengah namun sayangnya baru beberapa wilayah RW yang

terjangkau. Dia berharap agar program peduli sesama ini dapat meraih warga kurang mampu di tingkat kelurahan bahkan kecamatan. “Meskipun berbeda agama itu tidak menjadi halangan, itu bentuk peduli kita kepada sesama tanpa mengenal agama dan suku. Kegiatan ini pun mendukung program pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan,” imbuhnya. Menurutnya, dalam membantu janganlah memandang agama maupun suku, namun harus dibantu dengan ikhlas. (wam/16)

Johny Iskandar

HARSEM/WARA MERDEKAWATI

DELAPAN kecamatan yang ditunjuk sebagai pilot project program pembinaan dan peningkatan kelembagaan perangkat daerah, diketahui tidak melakukan penyerapan APBD 2012 sebesar Rp 400 juta. Aakibatnya gagasan untuk meningkatkan mutu manajemen dan kinerja kecamatan di Kota Semarang melalui sertifikasi ISO 9001:2008 gagal dilakukan di tahun anggaran 2012. Tidak masuknya kegiatan tersebut dalam kebijakan umum anggaran - plafon dan prioritas anggaran sementara (KUA-PPAS) RAPBD 2012 hasil olahan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) menjadi dalih kecamatan. “Mungkin karena prinsip kehati-hatian saja. Program itu kan awalnya tidak ada di KUA PPAS, kemudian atas usulan Dewan dibahas dan akhirnya masuk di APBD,” beber Camat Pedurungan, Hamdi, kemarin. Selain Pedurungan, kecamatan lain yang direncanakan ikut sertifikasi ISO 9001:2008 adalah Semarang Barat, Semarang Selatan, Semarang Tengah, Semarang Timur, Candisari, Tembalang, dan Kecamatan Gajahmungkur. Masing-masing kecamatan disiapkan dana Rp 50 juta untuk

ALAMAN rumah yang tidak terlalu luas itu dimanfaatkan sebagai tempat pengumpulan, pemilahan, pembersihan hingga produksi.  Sebelum diproduksi menjadi aneka barang, sampah plastik kemasan itu dipihah, dicuci dan dikeringkan. Sesekali Ika menghentikan aktifitas saat sejumlah warga datang ke rumahnya di Jalan Cokrokembang No.11 Kelurahan Krobokan Semarang Barat. Warga membawa kantong plastik sampah rumah tangganya. Kantong-kantong sampah rumah tangga dari tetangganya itu kemudian ditimbang beratnya, lalu dicatat dalam ‘buku rekening’ yang sebulan sekali bisa dicairkan. Kantong-kantong itu ditumpuk di teras rumahnya, bercampur baur dengan timbangan, buku rekening, etalase, meja, kerajinan tangan, lemari. Kegiatan yang dilakoni


Layout Koranku

Diwacanakan, Pasar Johar Dikelola Mandiri SEMARANG-Pasar Johar diwacanakan akan dikelola badan usaha milik daerah. Dengan manajemen mandiri, diharapkan lebih profesional dan diminati masyarakat.

BANGETAYU KULON-Kelurahan di ujung timur Semarang ini tak bisa lagi disebut pinggiran. Pemukiman baru terus bermunculan membuatnya menjadi kawasan ‘urban’. “Bangetayu Kulon semakin berkembang karena letaknya strategis dan bebas banjir. Apalagi harga tanah relatif terjangkau,”jelas Lurah Achmad Suad. Tapi ada imbasnya. Tingkat hunian yang semakin tinggi menuntut ketersediaan sarana publik: sarana air bersih, sanitasi, hingga fasilitas pendidikan. Pendirian perumahan baru sering menimbulkan problem lingkungan dan sosial. Lantaran lahan terbatas, banyak hunian tak memiliki saluran pembuangan air memadai. “Selokannya cuma muter-muter tidak karuan. Airnya menggenang karena memang tak ada muaranya,” ujarnya. Menyadari masalah tersebut,

pembuatan saluran air dan selokan menjadi prioritas pembangunan. Boleh dibilang, lurah yang satu ini memang “cinta selokan”. Saat berjumpa warga, tak alpa mengobrol tentang selokan. Kalau ada rumah yang selokannya bumpet, pria berputra dua ini tak segansegan menegur pemilik rumah. Kini upayanya menunjukkan hasil. Semakin banyak warga yang menyadari pentingnya saluran pembuangan limbah. Suasana kelurahan yang masih banyak memiliki sawah ini pun kian asri. Tak ada lagi pemandangan jorok lantaran genangan air kotor di pinggirpinggir jalan. Menurutnya, selokan mencerminkan wajah penghuninya. “Jika selokannya cantik, berarti penghuninya cantik. Sebaliknya jika saluran airrnya jorok, masyarakatnya juga jorok.” (nji)

Achmad Suad

HARSEM/CUN CAHYA

MASIH POTENSIAL: Sejumlah pedagang kardus di Pasar Johar tengah menunggu pembeli. Ada wacana pasar dikelola mandiri agar manajemennya lebih profesional. pembahasannya,” katanya. Pasar Agromas Disinggung kabar Pasar Yaik dikembalikan menjadi alun-alun Semarang dan pedagangnya dipindah ke Pasar Agromas, Ihwan mengatakan belum mendengar. Sepanjang yang diketahuinya, proyek Pasar Agromas bahkan terkatung-katung dalam empat tahun terakhir. Meski investor dan desain gedung sudah ada, namun pembangunan tidak bisa dilaksanakan karena terganjal izin dari Kementrian Agama tentang pemanfaatan tanah wakaf Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Lagipula yang akan menempati Agromas hanyalah pedagang buah dan hasil bumi skala besar. “Semua hasil bumi terpusat di situ, hanya pedagang besar yang di sana, meski kios-kios untuk pedagang kecil juga kami siapkan,” jelasnya. Sekretaris Persatuan Pedagang Jasa Pasar (PPJP) Kota Semarang Supriyadi mengatakan sejauh ini belum ada pembicaraan lebih lanjut soal perpindahan pedagang di Pasar Yaik ke Agro Mas. Pihaknya menunggu apakah lontaran yang pernah diwacanakan Gubernur itu benarbenar akan direalisasi. “Dulu

Semakin Anggun dengan Bros

HARSEM/MUHAMMAD SYUKRON-JBSM

MAKIN CANTIK: Arina Rohmah (24) pemilik Orin Craf menunjukkan bros cantik hasil karyanya yang diminati kalangan ibu dan pemakain jilbab. MELAKUKAN-Dengan tambahan bros, pemakai jilbab akan semakin cantik dan anggun. Itulah keyakinan Arina Rohmah (24) pemilik Orin Craf yang juga warga Jalan KH Thohir 76 Kelurahan Penggaron Kidul, Kecamatan Pedurungan, kemarin. Dia membuat terobosan dan kreatifitas untuk membuka usaha baru. Usaha membuat bermacam-macam bros untuk hiasan kerudung dan baju pun kini tak hanya menguasai pasar kalangan mahasiswa dan umum. Beragam event pameran yang telah diikutinya

Achmad Suad Cintai Selokan

HARSEM/PANJI JOKO SATRIO

K

EPALA Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jateng Ihwan Sudrajat menuturkan hal serupa sudah dilakukan di Jakarta. Semua pasar tradisional dikelola PD Pasar Jaya. “Tujuannya agar pasar lebih tertata, retribusi dikelola sendiri dan hasilnya untuk kemakmuran pasar,” katanya, kemarin. Dijelaskan, ide berasal dari keprihatinan pada kondisi pasar yang kian kumuh dan tak terawat. Keamanan pedagang dan kenyamanan pembeli tidak terjamin. Belum lagi jamaknya kebakaran yang disebabkan keteledoran penghuninya sendiri. Maka, terbit pemikiran bahwa meski pasar bersifat tradisional tetapi pengelolaannya profesional. Dengan ada manajemen, aktifitas pasar termonitor dengan baik. Pedagang didata dan ditata per kategori, tidak bisa seenaknya mengggelar dagangan di tengah jalan. Ada cleaning service dan petugas keamanan yang mencegah copet atau pencuri. “Paling penting ialah pendapatan pasar akan kembali pada pasar. Pengelola bisa memperbaiki atau membangun pasar tanpa memberatkan APBD,” jelasnya. Jika akan dilaksanakan, menurut Ihwan diperlukan kajian secara komprehensif. Sebab kultur pedagang tradisional belum terbiasa terhadap penataan. Diperlukan sosialisasi secara menyeluruh untuk mencegah konflik horisontal maupun vertikal. “Ini baru usulan, sudah pernah saya sampaikan tetapi belum tahu sampai di mana

5

itu telah membuat produknya juga diminati oleh kalangan ibu-ibu di Kota Semarang maupun para hijaber. “Kreasi hiasan kerudung mulai dari bando, topi kecil, bunga, pita, mutiara, rajutan dan perca. Bros beragam bentuk pun tak hanya cocok untuk penghias kerudung, tapi juga menambah cantik pakaian yang sedang dikenakan. Soal harga, kami mamatok mulai Rp 3.000 hingga Rp 500 ribu,’’ tutur Arina Rohmah. Menurutnya, dibantu dua teman-temannya, setiap hari 10-20 bros dihasilkan. Untuk

pemasaran, selain melalui berbagai acara pameran baik berskala kecil maupun menengah. Sayangnya, pameran yang dia ikuti baru sebatas di Kota Semarang saja. “Jika ada yang ingin membantu memasarkan, kami kami sangat senang. Caranya cukup sms ke 085876108282 dengan format pesan: nama#alamat#isi pesan#,” papar alumnus Pondok Pesantren Sirojuth Tholibin Desa Brabo, Kecamatan Tanggungharjo, Kabupaten Grobogan itu. (Muhammad SyukronJBSM/16)

memang pernah Gubernur Bibit Waluyo mengungkapkan rencana pemindahan pedagang ke Agro Mas. Tapi setelah itu tidak ada kabar lagi. Bahkan Pasar Agro Mas sendiri belum jadi,” jelasnya. Lebih lanjut dia mengatakan, jika memang akan dipindah, perlu sosialisasi terlebih dulu. Pihaknya belum pernah membahas secara khusus soal itu. PPJP menurutnya akan menunggu kabar lebih lanjut. Sementara, anggota Komisi B DPRD Jateng Istajib AS menyatakan revitalisasi atau penataan kawasan Pasar Johar Semarang sudah pernah

diketahuinya. Namun, rencana pemindahan Pasar Yaik ke pasar induk sayur dan buahbuahan Agromas di dekat Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) baru pertama kali didengarnya. Langkah pemindahan dinilainya bagus. “Kalau memang betul rencananya seperti itu, semestinya disambut. Kondisi Pasar Yaik sudah semrawut, rencananya memang akan dikembalikan ke fungsi semula sebagai alun-alun di depan Masjid Agung Semarang,” kata Ketua Fraksi PPP DPRD Jateng tersebut. (H68,J17,H35,H71)

Taman Reklame Pertigaan Kaliwiru Semrawut KALIWIRU - Sebuah taman seharusnya dipenuhi tumbuhan hijau dan pepohonan yang rindang, agar wajah kota tampak asri dan teduh. Namun taman yang berada di pertigaan Kaliwiru Kecamatan Candisari ternyata tidak begitu. Taman yang merupakan petigaan antara Jalan Dr. Wahidin, Jalan Sultan Agung, dan Jalan Teuku Umar itu bukannya ditumbuhi rindangnya pepohonan, namun ditumbuhi puluhan reklame. Hal ini menjadi pemandangan kurang sedap, terlebih tata letak reklame tidak tertata dengan rapih. Berdasarkan pantauan lapangan, di taman yang berada di belakang Pos Lantas Kaliwiru tersebut, sudah penuh sesak dengan puluhan reklame, baik yang berukuran besar maupun kecil. Setidaknya ada empat papan reklame yang berukuran cukup besar. Sementara reklame kecil dan spanduk lebih dari lima buah. Belum lagi ditambah beberapa reklame berukuruan besar yang berada di luar taman. Karena posisi taman yang berada di pertigaan yang menjadi ujung dari Jalan Sultan Agung, praktis pengguna jalan dari arah Jalan Sultan Agung, bukan taman yang dilihat, melainkan puluhan reklame. Padahal taman tersebut hanya memiliki lebar kurang lebih 10 meter dengan panjang kurang dari 5 meter. Jelas dengan lokasi yang sempit dan banyaknya reklame, tanaman dan pohonpohon yang ada di taman tersebut tidak nampak, karena didominasi reklame.

Anggota Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K) Kota Semarang, Joko Setijowarno mengatakan, Pemerintah Kota Semarang masih buruk dalam melakukan penataan reklame. Tempat-tempat yang seharusnya menjadi titik larangan reklame masih bisa ditempati reklame. Padahal menurutnya, pemerintah memilik Perda yang mengatur daerah yang boleh ada dan tidak boleh ada pemasangan reklame, namun sampai saat ini Perda belum diterapkan dengan baik. ”Di sini pemerintah yang harus proaktif dan tegas dalam memberikan perizinan jika memang di lokasi larangan harus benar-benar dilarang,” katanya. Terpisah, anggota Komisi A DPRD Kota Semarang Imam Mardjuki menyatakan, Pemerintah Kota Semarang tidak hanya buruk dalam melakukan penataan reklame, namun juga penegakan terhadap reklame yang melanggar aturan. “Kalau memang semakin menambah kesemrawutan, maka pemerintah bisa melarang atau menindak,” katanya. Dia memandang Dinas Penerangan Jalan dan Pengelolaan Reklame (PJPR) harus semakin ketat dalam melakukan pengawasan terhadap keberadaan reklame di Kota Semarang jika tidak ingin Kota Atlas ini menjadi hutan Reklame. Pasalnya, PJPR mendapatkan anggaran yang cukup berlimpah untuk melakukan pengawasan dan penindakan. “Anggaran PJPR untuk melakukan pengawasan saja per tahun Rp800 juta, jadi alasan keterbatasan personel hanya dibuat-buat saja,” katanya. (wam/12)

Empat Aset Pemkot Masih Dogendeli Pusat BANYAK bantuan hibah dari pemerintah pusat pada Permkot Semarang yang tidak bisa dioptimalkan, karena terkait masalah regulasi dan perundang-undangan. Setidaknya, Pemkot punya tiga aset penting yang sampai saat ini belum diserahkan oleh pemerintah pusat. HINGGA saat ini tercatat ada sejumlah aset yang dibangun pemerintah pusat namun belum diserahkan pengelolaannya ke Pemkot Semarang. Akibatnya, upaya optimalisasi, pemanfaatan, hingga pungutan retribusi terhadap penggunaan aset itu mengalami kendala. Kalaupun ada pungutan terhadap penggunaan aset milik negara itu, berpotensi melanggar ketentuan. Hal tersebut terungkap dalam rapat kerja antara Komisi B DPRD Kota Semarang dengan pengelola aset di lingkungan Pemkot Semarang. Tercatat ada empat aset yang dibangun pusat namun belum diserahkan pengelolaannya ke Pemkot. Kempatnya adalah Pasar Purwoyoso, Pasar Purwogondo, Pasar ikan higienis (PIH) dan tujuh twin block rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) di Kelurahan Kaligawe Kecamatan Gayamsari. Dikatakan Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Yearzy Ferdian, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No 125 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara, disebutkan pemerintah akan membantu pengalihan aset tersebut pada pemerintah daerah. “Bantuan ini berupa dana hibah, Pemkot tidak perlu mengalokasikan dana pendamping, sehingga ini saat yang tepat bagi Pemkot menyiapkan aturan pengalihan hak ini,” kata Yearzy di ruang kerjanya, kemarin. Diakuinya, selama ini Pemkot mengalami kesulitan ketika akan meminta aset tersebut, dan juga terbebani dari segi anggaran untuk perawatan aset, sementara asetnya belum diserahkan ke pemerintah daerah. “Saya kira Pemkot khususnya DPKAD dan

Bappeda segera menyiapkan penerimaan aset ini, karena dibatasi hingga tanggal 31 Desember mendatang,” katanya. Selain masalah tersebut, Komisi B juga menyoroti PMK No 96 Tahun 2007 tentang Tata Cara Pelaksanaan Penggunaan, Pemanfaatan, Penghapusan, dan Pemindahtanganan Barang Milik Negara, disebutkan bahwa pemerintah daerah dilarang melakukan pungutan terhadap aset yang belum diserahkan ke pemerintah daerah. Namun pada kenyataannya, Pemkot telah melakukan pungutan terhadap penyewa rusunawa, pedagang di PIH dan lain sebagainya yang dilakukan oleh dinas teknis terkait. “Mestinya tidak boleh karena belum diserahkan pengelolaanya ke Pemkot, namun sudah dilakukan pungutan,” katanya. “Jangan sampai niat baik dari Pemkot melakukan penarikan retribusi yang semangatnya sebagai bentuk PAD Kota Semarang, nantinya berimplementasi hukum. Ini harus menjadi perhatian Pemkot dan pusat,” lanjutnya. Ditambahkan Yearzy, selain empat aset pusat tersebut, mungkin masih ada beberapa aset lagi yang ada dan ini akan diinventarisasi dan ditelusuri keberadaan terhadap aset hibah dari pemeirntah pusat ke pemerintah daerah. Sementara itu Bagian Hukum Pemkot Semarang sendiri berkilah, pungutan atau retribusi itu didasari oleh Perda tentang Retribusi Jasa Usaha yang sudah disahkan dewan. Bahkan PIH sudah melakukan pungutan sejak tahun 2008 lalu atau setelah diresmikan. Kepala UPTD PIH Rejomulyo, Kaharman Basuki mengatakan, retribusi dilakukan karena sudah dianggarkan dalam APBD Kota Semarang. Apalagi sejak tahun 2008, PIH sudah operasional dan ditempati pedagang meski kurang optimal. “Dari daya tamping 22 los pedagang di lantai I hanya dihuni oleh 14 pedagang. Tahun 2012 ini kami ditargetkan mendapat retribusi Rp 22 juta,” tandasnya. (lif/12)


6

Layout Koranku

PSDA Garap 96 Drainase, Sedot Rp 108 M SEMARANG-Dinas PSDA-ESDM Kota Semarang tahun 2012 ini akan menggeber 96 pekerjaan yang tergabung dalam 11 program pembuatan dan perbaikan saluran air di beberapa wilayah, khususnya di wilayah Semarang Tengah.

K

epala Dinas PSDAESDM Agus Riyanto menegaskan, beberapa program yang dimulai bulan Juli dan Agustus ini, akan ditargetkan selesai akhir 2012. “Total anggaran yang kami dapat sekitar Rp 108 miliar. Tapi untuk proyek pembangunannya, anggaran yang digunakan hanya sekitar 64 persen. Sedangkan sisanya untuk perawatan rutin dan biaya-biaya lain seperti pengadaan lahan,” katanya ketika dijumpai di kantornya, Jumat (6/7). Beberapa pekerjaan yang akan dilaksanakan, di antaranya peningkatan saluran Boom Lama Dadapsari, pembuatan saluran Pasar Sampangan sepanjang 130 meter, peningkatan saluran Karangayu di daerah Puspowarno, dan penataan drainase di sekitar kawasan Kali Semarang dan kawasan Johar. Semua proyek tersebut, kata Agus Riyanto, dilaksanakan sebagai upaya dalam mengantisipasi banjir dan rob di wilayah-wilayah tersebut. “Di antara proyek PSDA yang akan dimulai Juli ini difokuskan di wilayah Semarang Tengah. Karena wilayah ini rawan genangan rob dan banjir,” ujarnya. Untuk kegiatan ini Dinas PSDA meminta dukungan dari berbagai instansi, seperti PLN, PDAM, PJPR, Dinas Kebersihan. Karena pembangunan dan perbaikan beberapa saluran drainase, akan berdampak sosial, seperti pemindahan sementara PKL, pembongkaran fasilitas umum seperti taman, pembongkaran jaringan telepon, pembongkaran penerangan jalan, penebangan pohon, pembongkaran papan iklan, pemindahan traffick light

Bulan Ramadhan, E-KTPTetapJalan GAYAMSARI-Meskipun Bulan Ramadhan pelayanan perekaman data e-KTP tetap berjalan. Namun, perekaman tersebut dilakukan sampai sore hari atau sekitar pukul 17.00 menjelang waktu berbuka puasa. Pemberlakukan ini mengingat pertimbangan waktu ibadah masyarakat. “Pelayanan perekaman data tidak sampai malam, kasihan petugas karena harus buka puasa dan sholat tarawih,” kata Kepala Dinas Dispendukcapil Kota Semarang Tata Pradana. Tata mengatakan, Kota Semarang akan mendapatkan tambahan alat perekaman data. Dengan tambahan 10 alat tersebut, diharapkan mampu

meningkatkan perolehan data selama bulan puasa. “Diharapkan bisa datang sebelum puasa agar bisa segera di distribusikan. Dengan tambahan alat ini bisa menjadi satu shift, sehingga bulan puasa tidak perlu sampai malam,” ungkapnya. Rencana pemberlakukan jam pelayanan dalam waktu dekat segera diberikan surat edaran. Meskipun tidak menutup kemungkinan setelah Salat Tarawih kembali dibuka pelayanan rekam data. “Kita serahkan ke tiap kecamatan, kalau pun akan membuka pelayanan lagi setelah Tarawih tidak apa-apa,” katanya. Terpisah, Camat Pedurungan Hamdi mengatakan, sampai saat

ini belum menerima instruksi pemberlakukan waktu pelayanan e-KTP bulan Puasa. “Belum ada instruksi, tetapi diharapkan moment ngabuburit (sambil menunggu buka puasa) bisa dimanfaatkan warga untuk rekam data,” katanya. Salah satu, petugas perekaman data e-KTP di Kecamatan Tembalang Eka Listya mengaku, keberatan apabila setelah Tarawih tetap melayani perekaman data. Meski begitu, para petugas tetap siap melaksanakan tugas apabila memang diharuskan untuk tetap melayani perekaman data e-KTP setelah Tarawih. “Kalau habis Tarawih masih melayani, terlalu malam,” katanya. (wam)

Program Posdaya Masih Lemah

HARSEM/CUN CAHYA

PENUH SAMPAH : Pekerja membersihkan saluran air yang penuh sampah di Jalan Pemuda Semarang beberapa waktu lalu. Selokan di Kota Semarang banyak yang kotor dan penuh sampah. dan pembongkaran jalan. Agus Riyanto pun yakin, dengan selesaianya berbagai kegiatan tersebut, setidaknya bisa mengurangi 90 persen genangan yang ada di kawasan Semarang Tengah. Sebagai informasi, luas genangan di Kota Semarang saat ini mencapai 441 hektar dengan volume 49.253.500 m3. “Tapi untuk mengurangi genangan dan ancaman banjir, tetap dibutuhkan kesadaran

masyarakat. Meski saluran drainase bagus, dengan tak didukung prilaku masyarakat dalam membuang sampah, tetap saja pembangunan ini tak akan berhasil. Kami sangat berharap masyarakat sadar dengan tak membuang sampah di saluran air,” tegasnya. Kabid Sumber Daya Air, Energi dan Geologi Rosid Hudoyo menambahkan, program-program PSDA yang terdiri dari pembuatan

saluran skunder, untuk mempersiapkan diri menyambut proyek primer yang sedang digarap pemerintah pusat. “Kami mempersiapkan proyek dalam kota, seperti sistem drainase yang berkaitan dengan proyek pengerukan sedimentasi Kali Semarang, pembangunan Waduk Jati Barang dan Banjir Kabal Barat yang akan dikerjakan pemerintah pusat,” tandas Rosyid.

MUKTIHARJO LORPembangunan balai Kelurahan Muktiharjo Kecamatan Genuk yang

sempat terhenti karena menunggu dana, namun sudah satu minggu lebih, pengerjaan pembangunan

KINERJA Dewan Pengupahan Kota Semarang dinilai simpang siur dan tidak ada tata tertib yang mengatur dalam menjalankan tugas. Karena itu juga Aliansi Gerakan Buruh Berjuang (Gerbang) Kota Semarang menyatakan sikap dengan memboikot fungsi Dewan Pengupahan. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Gerbang, Heru Budi Utoyo. Mereka menyatukan suara untuk memboikot fungsi Dewan Pengupahan Kota Semarang terhadap program Waktunya Semarang Setara dalam kebijakan pengupahan. “Kami memboikot kerja dan hasil kerja dewan pengupahan. Kami menilai kinerja Dewan Pengupahan simpang siur karena

tidak ada tatib yang mengaturnya,” ujar Heru Budi saat melakukan audiensi dengan Plt Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Kamis. Audiensi yang diadakan di ruang data tersebut selain dihadiri oleh Plt Walikota Hendrar Prihadi, juga hadir Kepala Disnakertrans Kota Semarang Gunawan Sapto Giri, dan sekitar 20 pekerja yang tergabung dalam Aliansi Gerbang. Ditambahkan Heru, kinerja Dewan Pengupahan diindikasikan telah diintervensi oleh oknum tertentu dari pemerintah. Hal ini berdampak pada kinerja Dewan Pengupahan sendiri menjadi tidak maksimal. “Banyak hasil survey tentang angka kebutuhan hidup layak (KHL) yang berganti-ganti

hasilnya, dan bahkan diingkari dan dianulir oleh Dewan Pengupahan sendiri. Selain itu saat kenaikan upah signifikan juga ada oknum tertentu menurunkannya. Kami melihat adanya indikasi intervensi dari oknum tertentu,” bebernya. Melihat adanya kondisi yang tidak menguntungkan bagi pekerja ini, Aliansi Gerbang meminta, usulan besaran KHL UMK 2013 langsung kepada Wali Kota Semarang, tanpa melalui Dewan Pengupahan. Ditanggapi Plt Walikota Hendrar Prihadi, dalam masalah ini pemerintah akan mempertimbangkan pengaduan para buruh, terlebih terkait tidak adanya tatib yang mengatur kinerja Dewan Pengupahan.

HARSEM/WARA MERDEKAWATI

DIBANGUN KEMBALI: Balai Kelurahan Muktiharjo Lor dibangun kembali.

Dewan Pengupahan Diboikot

menyinergikan dengan pemangku kepentingan, lembaga swadaya masyarakat, serta membuat jaringan dengan akses-akses modal. “Posdaya arahnya pada peningkatan indeks pembangunan manusia,” ujarnya. IKIP PGRI Semarang telah membentuk 114 pos pemberdayaan keluarga (Posdaya) pada tahun ini di tiga wilayah, yakni Semarang, Grobogan, dan Wonosobo. Melalui kuliah kerja nyata (KKN) mahasiswa, Posdaya dibentuk dan dikembangkan dengan pendampingan dari 20 mahasiswa terpilih. “Posdaya binaan kami terus dievaluasi keberhasilannya pada peningkatan antara lain pada pendidikan dan kesehatan,” ujarnya. Pendampingan Kendala pendanaan yang dihadapai dalam penyusunan

program, lanjutnya, dapat diselesaikan dengan jaringan Posdaya di bankbank yang telah menjalin kerjasama. Dana yang Yayasan Damandiri yang menjadi pelopor Posdaya telah ditempatkan di beberap bank, sehingga bisa mengakses. “Persoalannya program melalui proposal bagus atau tidak. Itu menentukan adanya pendanaan,” katanya. Perwakilan Yayasan Damandiri Wilayah Jateng 1 Dra Wien Sukesi dalam koordinasi membenarkan kondisi Posdaya di wilayahnya masih memerlukan pembinaan. Pihaknya belum berani mengusulkan Posdaya di Jateng I sebagai percontohan untuk studi banding. “Nanti disusun program, perwakilan Posdaya di sini studi banding ke Posdaya di Surabaya yang telah berhasil merubah lingkungan kumuh jadi bersih,” katanya. (H74- JBSM)

(H71,H35-JBSM)

Balai Kelurahan Kembali Digarap balai kembali dilanjutkan. Lurah Muktiharjo Lor Sutrisno mengatakan, pembangunan balai sudah mulai dilanjutkan lagi. “Pembangunan ini dari DTK, besarnya dana belum mengetahui karena bantuannya berupa pengerjaan. Pembangunan balai ini sudah masuk dalam perencanaan musrenbang dan diajukan sebagai prioritas,” katanya. Berdasarkan pantauan di lapangan, para pekerja sudah memulai memasang bata untuk dinding balai kelurahan. Proses pembangunan ini sudah mulai dilakukan sejak seminggu yang lalu. Dikatakan, pembangunan balai kelurahan dikarenakan kondisi balai sebelumnya sudah tidak representatif sehingga

SEMARANG-Program pos pemberdayaan keluarga (Posdaya) masih dinilai lemah. Hal ini dipengaruhi oleh sumber daya manusia di pedesaan dan kelurahan yang masih kurang menguasai pengetahuan. Untuk memecahakannya diperlukan pendampingan dari mahasiswa untuk menguatkan program. Hal itu disampaikan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) IKIP PGRI, Suwarno Widodo, dalam koordinasi posdaya binaan di ruang seminar Gedung Utama IKIP PGRI, Kamis (5/7). “Pendampingan dilakukan mahasiswa berpengalaman, sehingga diharapkan mampu menjembatani programprogram dengan pemerintah dan masyarakat,” katanya. Posdaya, lanjutnya, digalakkan seterusnya yang merupakan program dari masyarakat. Pihaknya hanya

dibutuhkan perbaikan. Perbaikan tersebut, agar warga bisa nyaman menggunakan balai sebagai gedung pertemuan atau serbaguna. “Kalau hujan, disini kena banjir, begitu juga dengan balai kelurahan yang sering terendam air. Untuk kenyamanan warga, balai ini kita perluas dan diperbaiki sehingga bisa lebih layak dipakai,” lanjutnya. Untuk sementara, selama pembangunan balai, kegiatan pertemuan maupun kegiatan warga lainnya masih menggunakan rumah pintar yang berada di wilayah RW 04. “Kalau rapat warga, biasanya di kantor tetapi kalau tamu nya banyak kita manfaatkan rumah pintar di RW 04 untuk sementara,” katanya.

(wam)

Sedangkan terkait oknum Dewan Pengupahan yang diduga diintervensi pihak lain, Hendi menyatakan, apabila dimungkinkan struktur organisasi Dewan Pengupahan dapat direformasi. “Jika dimungkinkan, sebaiknya dilakukan pergeseran jabatan oknum yang diduga telah diintervensi,” katanya. Sementara itu, Ketua Dewan Pengupahan Kota Semarang, Gunawan Sapto Giri yang juga Kepala Disnakertrans Kota Semarang menyatakan, penggantian atau pergeseran struktural di internal Dewan Pengupahan belum diperlukan. “Masalah ini masih dapat kami atasi tanpa ada penggantian struktural,” tandasnya. (lif/12)

Akses Ditutup, Jembatan Permanen Kalipancur Digarap

Harsem/cun Cahya

AKAN DITUTUP: Jembatan permanen Kalipancur mulai dikerjakan. Selama pengerjaan, mulai 9 Juli akses jalan itu terpaksa ditutup sementara. PEMBANGUNAN jembatan permanen Kalipancur yang sempat terhenti beberapa waktu lalu, sekarang sudah dimulai. Karena itu juga mulai 9 Juli hingga 9 Agustus 2012, Dinas Bina Marga Kota Semarang akan menutup jembatan bailey Kalipancur selama satu bulan. Hal ini disampaikan oleh Kabid Pemanfaatan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga, Iswar Aminuddin. “Pengerjaan jembatan permanen Kalipancur sudah kita mulai sejak sebulan lalu, saat ini dalam tahapan pembangunan pondasi. Karena itu jembatan bailey dipindahkan atau digeser ke sebelah barat untuk sementara,” ujarnya, kemarin. Pemindahan jembatan bailey ke sebelah barat tersebut, juga dilengkapi dengan akses jalan menuju jembatan bailey, yang mana akses jalan tersebut

menggunakan lahan atau tanah milik penduduk sekitar. Pemindahan jembatan bailey ini membutuhkan waktu selama satu bulan. “Kita sudah mendapatkan izin dari masyarakat untuk menggunakan tanah tersebut hingga jembatan permanen selesai. Lahan pinjam pakai, ini agar masyarakat bisa dengan nyaman melintasi jembatan bailey,” ujarnya. Selama penutupan jembatan bailey, Dinas Bina Marga menginformasikan juga agar masyarakat mulai merencanakan perjalanannya, karena kondisi ini akan berlangsung hingga satu bulan, sampai jembatan bailey yang digeser ke barat rampung. “Masyarakat menuju Gunungpati disarankan untuk memutar lewat jalan Untung Suropati atau arah menuju TPA Jatibarang. Sebaliknya yang dari Gunungpati bisa melewati Jalan Dewi Sartika tembus

Sampangan. Kami berharap masyarakat memahami situasi ini,” ujar Iswar. Iswar menambahkan, anggaran pemindahan jembatan bailey ke sebelah barat, sudah masuk dalam anggaran pembangunan jembatan permanen sebesar Rp 6,7 miliar. “Pemindahan jembatan bailey ini sudah masuk bagian dari jembatan permanen,” jelasnya. Iswar berharap pembangunan jembatan permanen Kalipancur ini bisa rampung tahun 2012, karena ini sesuai dengan kontrak. “Kita optimistis pengerjaan jembatan permanen ini sesuai target, lagian kontraknya juga sudah selesai 2012,” imbuhnya. Untuk pengawasan jembatan bailey, beberapa petugas sudah disiapkan selain adanya bantuan dari masyarakat seperti yang sudah ada selama ini. (lif/12)


Layout Koranku

Tri Sudarmawi Siaga Air

HARSEM/WARA MERDEKAWATI

SUKOREJO-Memasuki musim kemarau wilayah Sukorejo Kecamatan Gunungpati sudah mengantisipasi terjadinya kekeringan. Di antaranya wilayah yang rawan kekeringan berada di wilayah RW 07 dan wilayah RW 06. Seklur Sukorejo Tri Sudarmawi mengatakan, di wilayah RW 07 sudah masuk aliran dari PDAM. Meskipun sebelumnya tidak dialiri dari PDAM dikarenakan kondisi tanah yang labil membuat pipa aliran air dari PDAM menjadi patah. “PDAM sudah masuk di wilayah RW 07, sehingga mengenai pemenuhan kebutuhan air sudah bisa tercover. Hanya saja, masih ada 1 wilayah RT yang belum terjangkau PDAM, karena wilayahnya yang tinggi,” katanya. Selain itu, di wilayah RW 06 Deliksari sampai saat ini belum ada laporan mengenai kekeringan. Tri mengaku, stok air masih cukup untuk memenuhi kebutuhan setempat. “Sampai saat ini masih cukup, tetapi belum tahu kalau bulan Agustus besok. Sekarang ini masih bisa di-handle,” ungkapnya. Dikatakan, dalam hal pemenuhan air bersih pihaknya bergantung pada PDAM maupun bantuan dari BPBD. Pasalnya, di wilayah tersebut RW 06 dan RW 07 tidak adanya sumber air. Sehingga tidak bisa dibuat sumur artetis. “Di sini tidak mendapat bantuan pamsimas, karena tidak ada mata air. Karena pamsimas merupakan bantuan yang memenuhi air bersih dengan menggunakan sumur,” katanya. Namun, di wilayah RW 08 tepatnya di Kampung Tinjomoyo justru persediaan air melimpah. Apalagi wilayah tersebut mendapat bantuan pamsimas. “Kalau di wilayah RW 08 tidak khawatir kekeringan, karena di sini persedian airnya melimpah,” ungkapnya.

Tri Sudarmawi

Desa SuteraKampung TinjomoyoDiluncurkan SUKOREJO-Mewujudkan desa yang sehat, unggul dan sejahtera, itulah yang menjadi target dari BEM Keluarga Mahasiswa Unnes dalam kegiatan desa binaan yang terangkum dalam Sutera. Kegiatan yang merupakan pilot project dari Unnes ini bertempat di Kampung Tinjomoyo RW 08 Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati.

K

Kantor

WARA MERDEKAWATI

113, 7607076, 7605871, 7616867

Ambulance

118 (024) 8449681, 8311382, 8449683

Polrestabes Semarang

(024) 844-4444

Polsek Semarang Barat

(024) 760-4153

Polsek Semarang Utara

(024) 354-5162

Polsek Semarang Tengah

(024) 354-5175

Polsek Semarang Selatan

(024) 831 5123

Polsek Genuk

(024) 658-1470

Polsek Tugu

(024) 760-4166

Polsek Ngaliyan

(024) 7617969

Polsek KPPP

(024) 354-5193

Polsek Banyumanik

(024) 7461314

Polsek Tembalang

(024) 7076-6983

Polsek Mijen

(024) 571566

Polsek Gunungpati

(024) 6932110

Polsek Pedurungan

(024) 671-0863

Polsek Gayamsari

(024) 6716191

Polsek Gajahmungkur

(024) 831-5123

RSUP Dr Kariadi

(024) 841-3476

RSI Sultan Agung

(024) 6580019

RS Bhayangkara

(024) 672-0675

RS Pantiwilasa Jl. Dr. Cipto

(024) 356-7128

RS Pantiwilasa Citarum

(024) 354-2224

RS Roemani Semarang

(024) 844-4623

RS Tlogorejo

(024) 844-6000

Stasiun KA Tawang

(024) 3544544

PMI Semarang

(024) 3541237

SAR Kota Semarang

(024) 3580027

Pengaduan & Informasi PLN

MUGASARI-Sedikitnya 29 santriwan dan santriwati mengikuti khataman dan imtihan Alquran di Gedung Dolog, kemarin. Puluhan santri itu merupakan siswa dari pendidikan Alquran Roudhatul Mujawwidin. Ketua Panitia Ahmad Riyanto mengatakan, para peserta yang mengikuti imtihan dan khatam Quran ditempuh selama 2 sampai 3 tahun. “Dimulai dari usia dini mereka sudah mulai belajar Alquran. Sehingga di usia 9 sampai 10 tahun telah fasih membaca dan menghapal Alquran,” katanya. Dijelaskan, tamu undangan yang datang dari pengurus cabang qiroati seluruh Indonesia yang berjumlah 650 tamu undangan dari berbagai daerah seperti Jatim, Jabar bahkan dari Kalimantan. “Mereka tidak hanya dari Kota Semarang saja,” katanya. Salah seorang santriwan Muhammad Lutvi

Khoirullah mengatakan untuk belajar Alquran sangat mudah pasalnya setelah belajar Alquran sampai di rumah apa yang disampaikan oleh ustad malamnya dipelajari. “Setelah sampai rumah biasanya diulang dan dipelajari lagi,” katanya. Dikatakan, untuk proses pembelajaran Aquran di rumah biasanya dilakukan oleh ibunya, dan pembelajaran itu dilakukan mulai pukul 15.00 sampai 16.30. “Jadi setelah sampai di rumah kemudian malam dibuka lagi untuk belajar Alquran,” katanya. Lain halnya dengan Iqbal Baihaqi mengatakan untuk memperlancar dirinya biasanya mengulang kembali apa yang telah disampaikan oleh ustadnya pada malam harinya. “Untuk memperlancar bacaan mulai tajwid sampai Gharib atau bacaan Al Quran yang sulit diulang kembali,” Katanya. (wam)

(024) 7608735

Pelayanan PDAM

(024) 8315514

KRAPYAK-Empat hari berturutturut warga Kelurahan Krapyak, Kecamatan Semarang Barat, khususnya di RT 2 RW 4 gelar kegiatan budaya yang mereka beri nama Grebek Subali. Nama

Subali sendiri diambil dari gang tempat mereka hidup. Sementara grebek merujuk pada kata garebek yang berarti perayaan, terutama pada budaya Islam. Kegiatan yang dimulai Rabu

Taksi Nama

No Telepon

Nama

No Telepon

Blue Bird

670-1234

Puri Kencana

670-5050

Centris

672-3772

Satria

746-2555

Kosti

761-3333

Surabaya

831-3131

New Atlas

659-1717

kegiatan yang diadakan oleh BEM Unnes. Diantaranya, pelatihan maupun penyuluhan,” katanya. Sedangkan bagi anggota fungsionaris BEM, dengan kegiatan ini bisa menjadi latihan untuk terjun langsung ke masyarakat, dapat menyerap aspirasi kebutuhan masyarakat yang nantinya bisa dijadikan bekal sebagai sosok pemimpin bangsa. “Berbeda dengan KKN, kalau KKN mahasiswa dibebankan oleh kurikulum sehingga kebanyakan mahasiswa yang melakukan KKN hanya sebatas formalitas. Tetapi kegiatan ini memang menjadi proker dari BEM sehingga tidak ada beban di kurikulum,” jelasnya. Sementara itu, Camat Gunungpati Bambang Surono yang diwakilkan Kasubag Umum Kecamatan Gunungpati Sutikno mengucapkan terima kasih kepada Unnes. Dengan kegiatan ini akan berpengaruh terhadap lingkungan masyarakat Tinjomoyo. “Mahasiswa juga bisa dijadikan sebagai sarana pembelajaran, sebagai aplikasi apa yang sudah diajarkan di universitas. Semoga bisa bermanfaat,” katanya. (wam)

HARSEM/WARA MERDEKAWATI

SUDAH KHATAM: Pasa santri yang sudah khatam Alquran bersiap membaca kitab suci.

Grebek Subali untuk Nganyari Gapura

(024) 290123, 3547651, 3547655

Bandara A Yani Semarang

pelatihan informasi dan teknologi, pelatihan ketrampilan dari kain perca. Sedangkan untuk remaja diberi pelatihan servis motor bekerjasama dengan Disnaker,” katanya. Ifa mengaku, memilih kampung Tinjomoyo dikarenakan, wilayah etrsebut belum terjamah oleh program CSR, sekaligus lokasinya dekat dengan Kampus Unnes. “Di sini punya potensi untuk dijadikan desa wisata, karena di wilayah ini ada hutan yang bisa dimanfaatkan untuk hutan wisata dan outbond. Pelatihan ini akan diikuti warga di RW 08 selama 4-5 bulan, yang selanjutnya berupa pendampingan,” ungkapnya. Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof Dr. Masrukhi, Mpd mengatakan, melalui desa sutera ini ada keuntungan yang bisa diperoleh, bagi masyarakat maupun anggota fungsionaris BEM Unnes. Keuntungan bagi masyarakat, kampus bisa dijadikan sebagai agen perubahan, diharapkan setelah kegiatan ini masyarakat bisa mendapat imbasnya. “Ada ilmu maupun keahlian yang bisa diterima untuk masyarakat, dari berbagai

Khatam Alquran Bersama

110

Polda Jateng

di dalamnya bertujuan untuk menambah kemampuan skill warga setempat. “Salah satunya program jangka pendek, mengadakan

SERAHKAN BIBIT: Pembantu Rektor III Prof Dr Masrukhi Mpd menyerahkan bibit tanaman kepada Sutikno.

Telepon

Polisi Dinas Kebakaran

Mahasiswa (KM) Unnes yang bekerjasama dengan LP2M (Lembaga Pengembangan Pengabdian Masyarakat). Dimana program yang ada

ETUA panitia Ifa Listriani mengatakan, kegiatan desa binaan merupakan program kerja dari BEM Keluarga

(wam)

Telepon Penting

HARSEM/ADHITIA ARMITRIANTO-JBSM

BERBARIS: Sejumlah peserta Grebek Subali berjalan beriringan mengitari kampung.

(4/7) lalu ditutup Sabtu (7/7) malam dengan kegiatan arakarakan dan panggung budaya. Prosesi arak-arakan diikuti antusias oleh puluhan warga yang mengenakan kostum Jawa. Sebagian dari mereka ada yang mengenakan kostum kera warnawarni. Cucuk lampah barisan tersebut adalah Carik Kelurahan Krapyak, lalu diikuti oleh pasukan kera, kemudian putraputri RW IV, pembawa lampu pijar tradisional, kemudian lurah dan stafnya. Selain itu juga ada kelompok perempuan yang membawa dua helai batik bercorak Subali. Mereka berjalan mengelilingi kampung dan berakhir di gapura yang menghadap Jalan Siliwangi. Menurut Ketua Karang Taruna RW IV, Fajar, kegiatan itu

adalah sebuah bentuk syukur atas terbangunnya gapura yang sudah sejak lama menjadi impian warga. “Kami ingin menumbuhkan tradisi baru di sekitar kami. Selain itu, juga memberi pemahaman guna memupuk kesadaran akan lingkungan tempat mereka tinggal,” katanya. Sesaat setelah tiba di gapura, prosesi peresmian gapura dimulai. Prosesi itu ditandai dengan pemasangan batik Subali di tubuh gapura. Lurah Krapyak Suparno kemudian membakar sabut kelapa yang digantung di antara dua gapura sebagai tanda peresmian. “Saya merasa bangga pada apa yang dilakukan warga RW 4 karena menciptakan tradisi ini. Mereka juga dengan kesadaran penuh membuat batik sebagai

ikon wilayah tersebut. Kegiatan seperti ini saya harap bisa terus dilakukan dan menjadi tradisi yang nantinya akan mengenalkan budaya wilayah tersebut,” katanya. Sementara itu, seniman Widyo “Babahe” Leksono yang hadir pada acara itu mengatakan secara tidak langsung, Grebek Subali adalah pengenalan tradisi kepada anak-anak yang tinggal di kota. “Saya melihat anak-anak sangat senang memerankan pasukan kera. Setidaknya itu tanda, apa yang sudah dilakukan bisa mereka terima. Yang harus dilakukan ke depan adalah menjaga semangat mereka agar tradisi ini tetap ada, agar nanti mereka mengerti budaya yang sudah diwariskan kepada mereka,” tandasnya. (Adhitia Armitrianto-JBSM)

Jadwal Penerbangan dari Semarang Nama

Jam

Keberangkatan

Nama

7

Jam

Keberangkatan

Nama

Jam

Keberangkatan

Nama

Jam

Keberangkatan

Kal Star

15.30

Pangkalanbun

Merpati

11.00,15.20

Sampit Bandung

Garuda Indonesia

06.00, 07.40, 09.35, 11.20, 13.10, 14.55,16.20, 17.20, 18.50

Jakarta Jakarta Jakarta

Batavia Air

12.05, 18.05

Singapura Jakarta

Trigana

12.20

Pangkalanbun

Sriwijaya Air

06.20, 11.20, 18.20, 14.50, 08.40

Jakarta Banjarmasin Surabaya

Lion Air

05.40, 08.00, 11.40, 13.00, 15.20, 16.50, 18.10, 19.50

Jakarta Jakarta Jakarta

Air Asia

07.10, 14.40, 17.10

Jakarta Kuala Lumpur


8

Layout Koranku

Lagi, Karaoke Liar Dibongkar

Harga Lahan Normalisasi Kali Beringin Dinego Ulang LAMA tak terdengar kabar tentang kelanjutan normalisasi Kali Beringin yang sudah diwacanakan sejak beberapa tahun silam. Pada September-Oktober 2012 mendatang, Pemkot Semarang akan melakukan negosiasi kembali kepada warga yang terkena dampak normalisasi Kali Beringin tersebut. Dikatakan Hartana selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPKom) Dinas PSDA-ESDM Kota Semarang, saat ini tim appraisal sedang melakukan penghitungan ulang nilai ganti rugi yang sesuai dengan NJOP (nilai jual objek pajak). “Saat ini tim appraisal sedang melakukan penghitungan ulang. Karena NJOPnya sendiri sudah berubah. Dulu saat negosiasi tahun 2004, NJOP masih Rp 48 ribu/meter. Dan warga tidak mau. Jadi ini dilakukan penghitungan lagi, menyesuaikan NJOP yang sekarang. Paling tidak negosiasi akan dilakukan lagi bulan September atau Oktober mendatang,” ujarnya, kemarin. Tahun anggaran 2012 ini, lanjutnya, Pemkot telah mengalokasikan anggaran Rp 7 miliar untuk pembebasan lahan Kali Beringin. Sementara lahan yang harus dibebaskan seluas 14 hektar. Dengan dana APBD sebesar itu, baru bisa membebaskan 30% lahan saja. “Dengan dana yang sekarang (Rp 7 M), baru bisa membebaskan sekitar 30 persen saja, itu pun dengan asumsi nilai ganti rugi Rp 200 ribu per meter,” bebernya. Sementara itu Kepala Dinas PSDA-ESDM Kota Semarang, Agus Riyanto mengatakan, pengukuran lahan yang harus dibebaskan sudah selesai. Saat ini masih dalam tahap izin lokasi dari BPPT. Setelah itu, lanjut Agus, Panitia Pengadaan Tanah (P2T) akan melakukan negosiasi dengan warga, dengan nilai yang sudah ditentukan tim appraisal. “Kebutuhan dana untuk pembebasan ini sebesar Rp 22 miliar. Tahun ini sudah dianggarkan Rp 7 miliar, jadi masih kurang Rp 15 miliar. Kekurangan dana akan dianggarkan tahun depan,” terang Agus. Rencananya pembebasan lahan akan dimulai dari hilir atau muara, yakni Kelurahan Mangunharjo dan Mangkang Wetan. Muara sungai hingga rel KA akan dilebarkan menjadi  40 meter, rel KA hingga jembatan atau Jalan Raya Mangkang 35 meter, dan jembatan hingga hulu sungai dilebarkan menjadi 17 meter. “Kami minta masyarakat bisa membantu normalisasi Kali Beringin. Normalisasi ini juga untuk kepentingan warga sekitar agar terhindar dari banjir akibat luapan Kali Beringin. Jangan sampai peristiwa banjir bandang tahun 2010 lalu terulang lagi,” tandasnya. (lif/12)

Jadwal Sholat Subuh

Dhuhur

Azhar

Maghrib

Isya

04:27

11:43

15:04

17:35

18:49

Lawang Sewu Listrik di Perum Aryamukti Padam ALIRAN listrik di Perum Aryamukti, Selasa (10/7) pukul 09.00-15.00 dipadamkan PLN Semarang. Daerah lain yang ikut padam meliputi Perum Plamongan Hijau, Perum Taman Sari Majapahit, Taman Ketapang, Jl Kiai Tohir, Penggaron dan sekitarnya.

SATPOL PP terus melakukan operasi penertiban PKL dan karaoke liar yang berhamburan di beberapa trotoar. Kemarin giliran karaoke liar di Jalan Imam Bonjol dibongkar, setelah beberapa waktu lalu kejadian yang sama juga dilakukan petugas di kawasan jalan arteri.

K

ARAOKE liar ‘Popeye’ di Jalan Imam Bonjol, kemarin ditertibkan oleh Saatpol PP. Begitu juga dengan belasan lapak PKL liar lainnya yang terjaring operasi. Operasi yang digelar Senin (9/7) pagi merupakan penegakan Perda No 11 tahun 2000 tentang Pengaturan dan Pembinaan PKL di Pota Semarang. Sedikitnya 20 personel Satpol PP Kota Semarang diturunkan untuk operasi yang dimulai dari Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Indraprasta, Jalan Imam Bonjol, Jalan Pemuda, dan Jalan Thamrin. Operasi yang dimulai dari Jalan Sudirman sempat menimbulkan kemacetan mulai dari depan Pasar Karangayu hingga bundaran Bojong Salaman, Banjirkanal Barat. Bahkan salah satu penjual bensin di pinggir Jalan Sudirman, sempat marah-marah kepada anggota Satpol PP yang sedang bertugas. Penjual bensin tersebut sempat mengejar dan menyiramkan sebotol bensin ke arah kendaraan Satpol PP. Dikatakan Kabid Pengendalian dan Operasional Satpol PP Kota Semarang, Daniel Sandanafu, operasi ini merupakan kegiatan rutin Satpol PP dalam rangka penegakan Perda nomor 11 tahun 2000. “Selain itu, operasi ini juga merupakan kegiatan menjelang bulan Ramadan,” ujarnya, kemarin. Bahkan, lanjut Daniel, lapak PKL di trotoar Jalan Imam Bonjol setiap malam digunakan sebagai karaoke liar, bahkan dengan terang-terangan diberi nama Karaoke Popeye. “Ini kan jelas-jelas tidak sesuai dengan

KEKURANGAN fasilitas yang sering dikeluhkan sejumlah pedagang RPU Penggaron beberapa waktu lalu, mendapatkan tanggapan dari Pemkot Semarang. Pemkot akan melakukan penambahan kekurangan fasilitas tersebut dengan menganggarkan pada APBD Perubahan tahun 2012. Sejumlah pedagang meminta Pemkot untuk membongkar tembok yang berada di samping kanan dan kiri kandang unggas. Hal tersebut dimaksudkan pedagang untuk memberi ruang ataupun banyak angin masuk, sehingga ayam tidak kepanasan dan tidak terlalu pengap. Selain itu pedagang juga meminta tambahan satu sumur artetis lagi, karena para pedagang masih kekurangan air bersih. Pedagang juga meminta agar pintu belakang bisa menjadi akses masuk ke RPU Penggaron. Kepala Dinas Pasar Kota Semarang, Abdul Madjid menanggapi, semua permintaan dari para pedagang akan dianggarkan pada APBD perubahan tahun ini. “Untuk

MOS Siswa Baru ORGANISASI Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMAN 3 Semarang akan menyelenggarakan masa orientasi siswa baru. Menurut Ketua Panitia, Rizqi Karimatuz, kegiatan akan diadakan pada 16-18 Juli di lingkungan sekolah. (H81/JBSM/12)

Cara Jitu Jadi Pengusaha Retail DIVI EO dan Suara Merdaka menyelenggarakan Seminar Cara Jitu menjadi Pengusaha Retail Jumat (14/7) pukul 17.00 di Hotel Horison Simpanglima Semarang bersama konsultan retail nasional Iswarin. Seminar ini akan membantu masyarakat yang sedang dan akan berbisnis minimarket/ supermarket/toserba, toko bahan bangunan, fashion/FOP/ distro/dept store, accessories/seluler. Tiket Rp 99 ribu untuk 100 pembeli pertama. Biaya bisa di transfer BCA nomor rekening 3270315975 atas nama Yosef R Setyawan, bukti transfer sebagai tiket yang sah. Cara mendaftar cukup sms dengan format NAMA#RETAIL#SEMARANG dan kirim ke 087812814148. (H84-/JBSM/12)

jumlah dari anggaran akan disesuaikan terlebih dahulu dengan melakukan kajian-kajian yang tepat dalam melaksanakan permintaan tersebut,” ujar Abdul Madjid, kemarin. Namun saat ditanya kisaran anggaran yang dibutuhkan untuk memenuhi permintana pedagang di RPU Penggaron tersebut, Madjid memperkirakan sebesar Rp 750 juta. “Kalau dana yang diusulkan untuk pembuatan sumur artetis tambahan mencapai Rp 300 juta. Sedangkan sisanya untuk pembongkaran tembok di RPU Penggaron dan lainnya,” bebernya. Selain akan memenuhi segala permintaan pedagang di RPU Penggaron, Madjid juga menilai penujuk arah menuju RPU Penggraon juga terlalu kecil, hingga tak semua masyarakat mengetahui lokasi RPU Penggaron tersebut. “Semua fasilitas yang diusulkan oleh pedagang ini termasuk papan petunjuk ke arah RPU Penggaron kita ajukan di APBD perubahan nanti. Semoga saja dewan

Dewan Soroti Audit BPK

Riyadhah Wisata Hati

(H81/JBSM/12)

Harsem/Cun Cahya

peruntukannya,” imbuhnya. Masih banyak lapak-lapak PKL yang beralihfungsi menjadi karaoke liar, misalnya di kawasan Jembatan Berok, bawah jembatan layang Tanjungmas, dan sebagainya. “Untuk hari ini (kemarin, red), kami baru mengoperasi lapak karoke liar yang ada di Jalan Imam Bonjol. Ke depan kami akan melakukan operasi di daerah-daerah lainnya,” katanya. Daniel mengimbau, memasuki bulan Ramadan ini para warga diminta ikut menjaga suasana agar tetap kondusif. Para warga diminta untuk tidak melakukan kegiatan yang melanggar dengan norma-norma yang berlaku Tak hanya PKL di tempat-tempat larangan dan karaoke liar. Pperasi rutin ini juga akan dilakukan pada pengemis, gelandangan dan orang terlantar (PGOT) yang berkeliaran di wilayah Kota Semarang.

“Sebelum mengamankan lapak PKL di jalan larangan ini, kami terlebih dahulu sudah memberikan sosialisasi dan imbauan, agar tidak menggelar lapak di jalan-jalan yang bukan untuk PKL. Karena tidak juga diindahkan akhirnya kami tertibkan. Operasi ini rutin dilakukan, dan di semua wilayah Kota Semarang akan disisir oleh petugas Satpol PP,” bebernya. Kepala Satpol PP Kota Semarang, Gurun Risyadmoko juga mengatakan, operasi ini rutin dilakukan agar tidak mengganggu umat muslim dalam menjalankan ibadah selama bulan Ramadan. “Kita fokuskan pada operasi penyakit masyarakat (pekat), seperti miras, dan kaaroake liar. Kita berharap selama bulan Ramadan nanti umat muslim bisa melaksanakan ibadah puasa dengan baik dan tenang,” ujar Gurun.(lif/12)

Tambahan Fasilitas RPU Penggaron Dianggarkan

(C28-JBSM/12)

WISATA HATI Semarang akan mengadakan kegiatan “Riyadhah Menuju Kemudahan-Nya” angkatan ke-20. Koordinator Wisata Hati Semarang, Saifuddin Zuhri, mengatakan kegiatan akan diadakan pada 14-15 Juli 2012. Kegiatan ini gratis dan pendaftaran bisa dilakukan di sekretariat Wisatahati, jalan Pahlawan 153 gang Gergaji Pelem.

DIBONGKAR: Karaoke liar Popeye dibongkar petugas Satpol PP. Selama ini lokasi hiburan tersebut menempati trotoar jalan.

SEMARANG - Hasil audit BPK atas kinerja dan laporan keuangan Pemkot Semarang Tahun 2011, meski memuat opini wajar dengan pengecualian (WDP), tapi tetap menjadi sorotan tajam dari fraksi-fraksi di DPRD. Saat rapat paripurna laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2011, belum lama ini, beberapa fraksi meminta Pemkot melakukan evaluasi atas pelaksanaan beberapa program. Di antaranya optimalisasi rumah pemotongan unggas (RPU) Penggaron yang dinilai jalan di tempat. “Kapan pemkot dapat menyajikan laporan keuangan dengan opini WTP (wajar tanpa pengecualian), di tengah kinerja pengelolaan keuangan yang kurang akuntabel terus menerus,” kritik juru bicara Fraksi PKS, Ari Purbono. Fraksi PKS meminta hasil audit BPK tersebut menjadi bahan perbaikan bagi Pemkot Semarang di masa mendatang. Fraksi PKS juga mengkritisi terkait uang jaminan bongkar (UJB) reklame dan reklame di bus rapid transit (BRT). Mengenai reklame di BRT, BPK menyatakan mekanisme kerja sama pengelolaan pendapatan tidak dilaksanakan sesuai dengan ketentuan. “Dalam tiga tahun terakhir hampir semua kerja sama menjadi temuan BPK RI. Ada indikasi kesengajaan agar kerja sama ini tidak maksimal dalam kontribusi PAD,” kata Ari Purbono.

Pandangan tak kalah tajam datang dari Fraksi PAN. Melalui juru bicaranya Wachid Nurmiyanto, F-PAN menilai dengan status tersebut menunjukkan secara umum belum ada peningkatan yang berarti dalam hal perbaikan manajemen pengelolaan keuangan daerah. Terkait pengelolaan keuangan, PAN mempertanyakan umur dari piutang tersebut, baik piutang pajak, piutang retribusi maupun piutang yang disisihkan. Pasalnya dari neraca keuangan Pemkot Semarang terdapat nominal piutang yang cukup besar, Rp 57 miliar. Plh Sekda Hadi Purwono mengakui adanya penilaian WDP dari BPK. Namun bukan berarti pengelolaan dan laporan keuangan Pemkot Semarang tidak baik. “Hanya satu hal yang menjadi pengecualian WDP, yakni UJB reklame. Ini menjadi bahan kami untuk melakukan perbaikan, sehingga di masa mendatang bisa WTP,” tandasnya. Sebagai informasi, Kota Semarang, menurut data Koordinator Forum Indonesia untuk Tranparansi Anggaran (Fitra) Jawa Tengah, merupakan daerah di peringkat pertama dalam ranking kerugian negara akibat ketidakpatuhan pada aturan perundangan. Sepanjang 2005-2011, dari data Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), daerah ini telah mengumpulkan kerugian sekitar Rp 13,6 miliar, jauh melebihi Kabupaten Magelang, Kudus maupun beberapa daerah lain. Kerugian negara itu disebabkan adanya belanja atau pengadaan barang dan jasa fiktif, rekanan proyek tidak menyelesaikan pekerjaan, kelebihan pembayaran, dan penggelumbungan harga. Kemudian penggunaan uang negara untuk pribadi, perjalanan dinas ganda atau fiktif, spesifikasi barang dan jasa tidak sesuai kontrak,dan belanja tidak sesuai atau melebihi ketentuan.(12)

mendukung dan menyetujui usulan ini,” ujarnya. Tak sedikit memang biaya yang sudah dikeluarkan oleh Pemkot Semarang untuk pembangunan hingga upaya optimalisasi RPU Penggaron. Namun, biaya yang dikeluarkan Pemerintah Kota Semarang tidak sebanding dengan pendapatan asli daerah (PAD) yang dikumpulkan dari penarikan retribusi pasar di RPU Penggaron. “Kendati belum sebanding, namun kami sebagai pelayan masyarakat, harus tetap mengutamakan kepentingan masyarakat. Dengan nanti semua sudah terpenuhi, kami berharap RPU Penggaron ini bisa optimal,” ujarnya. Seperti diketahui, hampir satu tahun ini permasalahan optimalisasi RPU Penggaron belum sesuai harapan, namun dengan disetujuinya pemenuhan fasilitas tambahan lainnya di RPU Penggaron, diharapkan dapat menjadikan RPU Penggaron sesuai dengan harapan semua pihak. (lif/12)

Jadwal Kereta Api Stasiun Tawang Semarang KE JURUSAN JAKARTA Nama Kereta

Stasiun Tawang

Datang di

Kelas

Datang

Berangkat

Stasiun Akhir

Pukul

Argo Anggrek

11.47

11.52

Gambir

17.41

Eksekutif

Argo Anggrek

23.47

23.52

Gambir

05.41

Eksekutif

Argo Sindoro

-

05.30

Gambir

11.36

Eksekutif

Argo Muria

-

16.00

Gambir

22.06

Eksekutif

Sembrani

22.58

23.12

Gambir

06.18

Eksekutif

Bangunkarta

21.35

21.40

Pasar Senen

05.25

Eksekutif

Gumarang

21.20

21.27

Jakarta Kota

05.49

Eks/Bisnis

Senja Kediri

22.21

22.30

Pasar Senen

06.30

Bisnis

Senja Utama

-

20.00

Pasar Senen

03.54

Bisnis

Fajar Utama

-

08.00

Pasar Senen

14.43

Bisnis

Matarmaja

00.35

01.05

Pasar Senen

09.11

Ekonomi

Brantas

19.18

19.22

Tanah Abang

03.19

Ekonomi

Kertajaya

20.14

20.41

Jak. Tanj. Priok

05.25

Ekonomi

Tawang Jaya

-

19.05

Pasar Senen

02.31

Ekonomi

-

Eks/Bisnis

KE JURUSAN BANDUNG Herina

-

20.30

Bandung

Argo Anggrek

15.22

15.27

Surabaya Turi

19.11

Eksekutif

Argo Anggrek

03.22

03.27

Surabaya Turi

07.11

Eksekutif

Sembari

02.18

02.23

Surabaya Turi

06.25

Eksekutif

Rajawali

-

08.30

Surabaya Turi

12.42

Eksekutif

Gumarang

01.35

01.41

Surabaya Turi

05.48

Eksekutif

Kerta Jaya

00.00

00.15

Surabaya

Turi

04.10

Brantas

01.03

07.33

Ekonomi

Senja Kediri

22.20

22.34

Malang

08.11

Bisnis

Matarmaja

21.50

21.55

Malang

07.45

Ekonomi

04.22

Eksekutif

KE JURUSAN SURABAYA

KE JURUSAN KEDIRI 01.10

Kediri

KE JURUSAN MALANG

KE JURUSAN JOMBANG Bangunkarta

22.52

23.00

Jombang


Layout Koranku

H Muhkaryono

Pupuk Jiwa Sosial

(wam)

H Muhkaryono

Masjid Kauman Gelar Panggung Rakyat KAUMAN-Untuk memeriahkan Dugderan sekaligus menyambut Ramadhan 1433 H, Masjid Agung Semarang (MAS) atau menggelar panggung hiburan rakyat. Penttas digelar mulai Selasa (10/7) hingga Kamis (19/7) di depan MAS Jalan Alon-alon Barat 11.

S

EKSI Peribadatan dan Dakwah MAS Muhaimin Taslim menuturkan, digelarnya panggung hiburan tersebut diharapkan mampu menyajikan budaya dugderan menjadi lebih ramai dan memberikan kesempatan kepada seluruh elemen masyarakat untuk turut tampil menghibur para pengunjung arena. “Mulai Selasa sore ini, kami selenggarakan lomba menghias kue tart dan beragam lomba bersama PT Axiata atau XL dengan hadiah satu buah handphone setiap harinya,” tuturnya, saat ditemui di Kantor Takmir MAS, Selasa (10/7) siang.

Dijelaskan pula, setiap malam mulai pukul 19.30, panggung rakyat akan menampilkan kesenian seperti pentas rebana klasik dan moderen, barongsai, shalawat balasyik, solo organ, akustik, pentas teater ASA IAIN Walisongo dan sepak bola api. Panitia Dugderan MAS juga menyediakan 105 lapak dan saat ini sudah terisi 78 pedagang mulai dari pedagang mainan, makanan, busana muslim dan pasar jajanan semarangan. Sementara itu pada Kamis (19/7) sore, akan dibagikan ribuan makanan khas Semarang, ganjel rel dan air putih kemasan yang sudah didoakan penghafal Alquran

yang mengkhatamkan 30 juz. “Kami juga berharap kepada Pemerintah Kota Semarang, pada puncak dugderan nanti, pemerintah tidak menjadikan keesokan harinya merupakan awal ramadan. Tetapi menjadi bagian dalam manghayubagyo ramadan,’’ tandasnya. Dikisahkan pula, Dugderan Semarang merupakan salah satu tradisi masyarakat yang sudah berlangsung lama, sebagai tanda datangnya bulan Ramadan. Perayaan itu selalu dilengkapi kegiatan pasar malam yang berlokasi di Pasar Johar dan berakhir dengan karnaval dugderan yang biasanya dihiasai dengan berbagai atribut budaya yang salah satunya sangat

Mendesak, Kebutuhan Air RPU Penggaron TERKAIT keluhan pedagang RPU Penggaron, Komisi B DPRD Kota Semarang akan mengumpulkan semua stakeholder yang terkait dengan pengoptimalam Rumah Potong Unggas (RPU) tersebut, serta akan memanggil ahli sumur artetis. Hal ini disampaikan Ketua Komisi B DPRD Kota Semarang, Yearzy Ferdian usai rapat dengan Dinas Pasar. “Tidak hanya dari jajaran pemkot, pertemuan ini juga bakal menghadirkan semua pedagang unggas, baik yang berada di RPU Penggaron maupun yang berada di Pasar Kubro Pasindra,” ujar Yearzy, Selasa. Dari paparan yang disampikan Kadinas Pasar, di RPU Penggaron hanya ada satu sumur artetis dan 13 sumur bong, yang hanya mampu menghasilkan 200 meter kubik air. Sementara kebutuhan tiap pedagang khususnya rumah potong unggas paling tidak 10 kubik/hari. Kalau untuk ayam potong dan kandangnya tidak terlalu besar karena hanya untuk minum ayam dan pembersihan lingkungan. Rencana Dinas Pasar membangun satu lagi sumur artetis, menurut Yearzy Ferdian, terlebih dahulu harus dilakukan kajian mendalam. Kalau hanya memiliki kedalaman 70 meter, tentu tidak akan efektif karena dipastikan airnya tidak akan banyak. “Makanya dalam pertemuan nanti kita juga akan mengundang ahli sumur artetis,”ujar politisi asal PAN ini. Masih terkait dengan air bersih, Komisi B juga akan menghubungi PDAM Tirta Moedal Kota Semarang. Pihaknya ingin menanyakan kemampuan dan jaringan PDAM dalam mensuplai air bersih buat penghuni RPU Penggaron. Sebenarnya, air PDAM jauh lebih berkualitas dan bisa dijamin pasokannya. “Cuma untuk memastikan kita akan tanya PDAM, mampu tidak memasok air ke RPU Penggaron,” terangnya. Sedangkan anggota Komisi B, Kholison menambahkan, selain masalah air, persoalan lain yang mendesak adalah soal perbaikan Jalan Kyai Morang dan transportasi umum. Saat wakil walikota Semarang meninjau RPU Penggaron, Dinas Bina Marga Kota Semarang melalui sekretarisnya Ir Priyambodo menyatakan tengah dilakukan perbaikan Jalan Kyai Morang dengan sistem betonisasi. “Sampai detik ini Jalan Kyai Morang masih rusak, belum ada perbaikan, padahal kunjungan dilakukan sudah dua bulan lalu,” katanya. Untuk itu Kholison minta agar dalam pertemuan dengan semua stakeholder yang rencana akan digelar di RPU Penggaron dihadiri langsung kepala dinas atau pimpinan instansi terkait sehingga bisa langsung diputuskan. “Kalau masih mengirimkan perwakilan, saya khawatir persoalannya tidak akan selesai,” ujar Kholison. Sementara itu Kadinas Pasar, Abdul Madjid mengakui, persoalan kebutuhan air memang menjadi persoalan yang sulit diatasi. Dia menyambut baik rencana pertemuan tersebut dan berharap bisa dicarikan solusi yang bisa mengoptimalkan RPU Penggaron. “Kami memiliki satu sumur artetis dengan kedalaman 70 meter, namun air yang dihasilkan masih kurang, sementara sumur bong yang ada tidak mencukupi,” katanya. Dari 40 lapak pemotongan unggas, tinggal 4 yang belum dimiliki, sementara yang lain sudah ada yang punya. Hanya saja dia tidak tahu apakah lapak yang dimiliki itu sudah dihuni atau belum. Kenyataan di lapangan hanya beberapa yang ada aktivitas usaha pemotongan unggas. Dia juga mengakui pernah mengusahakan sambungan air dari PDAM. Namun para pemilik rumah potong unggas itu keberatan dengan biaya langganan air tiap bulan. “Kami sudah mengusahakan, PDAM juga mau, tapi pedagang tidak mau membayar bulanannya, terus gimana?” tanya Madjid kepada dewan. (lif/12)

Agenda Panggung Rakyat Masjid Agung Semarang

Hari/Tanggal

Nama Kegiatan

Selasa 10 Juli

Pentas Rebana Klasik Al Ibrohimiyyah

Rabu 11 Juli

Balasyik Ad Dhuha

Kamis 12 Juli

Rebana Modern An Nur

Jumat 13 Juli

Solo Organ Romansa

Sabtu 14 Juli

Barongsai

Minggu 15 Juli

Solo Organ El Muna

Senin 16 Juli

Musik Akustik

Selasa 17 Juli

Rebana Moderen An Nur

Rabu 18 Juli

Pentas Teater ASA

Kamis 19 Juli

Sepakbola Api

fenomenal dengan sebutan

Warag Ngedhok. (H84-JBSM/16)

Jadi Jalur Alternatif, Dewi Sartika Minim Penerangan

HARSEM/WARA MERDEKAWATI

SAMBIROTO-Bagi warga Kelurahan Sambiroto Kecamatan Tembalang, nama H Muhkaryono sudah tidak asing lagi. Pasalnya selain dikenal sebagai pemilik makam di Kawasan Tembalang, dia juga dikenal sebagai tokoh masyarakat yang memiliki jiwa sosial tinggi. Muhkaryono mengatakan kegiatan sosialnya dimulai saat dirinya menjadi anggota Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) tahun 1985. Karena senang berbincang-bincang di udara, dia mendapat banyak informasi mengenai kondisi di berbagai wilayah. Termasuk bencana di suatu daerah. “Pernah pada 1987 saya mendapat informasi dari temanteman kalau di Sawah Besar terjadi banjir bandang. Maka melalui radio saya mengajak teman-teman jangan hanya cuap-cuap berbagi info tetapi juga membantu korban bencana,” kenangnya. Maka dari hasil perbincangannya bersama beberapa teman di udara, mereka pun segera bergerilya mencari sumbangan dan menyalurkan bantuan tersebut langsung segera menyalurkan ke lokasi. “Kami sempat membuat dapur umum di sana. Sampai sekarang tetap membantu sesama, seperti saat gempa Jogja kemarin, juga membuat dapur umum di beberapa titik,” jelasnya. Selain itu, dia juga selalu mendukung pembangunan masjid atau mushola di wilayah Sambiroto dan sekitarnya. Menurutnya, secara pribadi dia merasa senang bila dapat membantu meringankan beban orang lain. Ada kebanggaan dan kepuasan tersendiri.

9

HARSEM/ANTON SUDIBYO-JBSM

TUGU-Untuk memeriahkan Hari Jadi ke-62 Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan bhakti sosial donor darah, pada Rabu (11/7). Ratusan orang mengikuti donor darah yang dilangsungkan di dua tempat sekaligus. Yakni Gedung Grhadika Bhakti Praja Setda Provinsi Jawa Tengah, dan RSUD Tugurejo Semarang. (H68-JBSM)

SUKOREJO-Akibat ditutupnya jembatan Kalipancur, intensitas kendaraan yang melintas di Jalan Dewi Sartika Kelurahan Sukorejo Kecamatan Gunungpati melonjak drastis. Akibatnya, jalan di kampung ini menjadi terlihat sibuk tidak saja pagi dan sore namun juga di siang hari. Padahal jalan kampung itu hanya memiliki lebar sekitar 3 meter, sehingga ada persimpangan kendaraan roda empat, salah satu harus mengalah. Akibatnya, banyak debu berterbangan karena belum semua badan jalan Dewi Sartika ini dilapis aspal. Bahkan di beberapa bagian lain, ada sisi jalan yang berbatasan langsung dengan jurang setinggi kurang lebih 3 meter di Kali Kreo. “Wah padat mas dan debunya itu lo, banyak banget karena ini sudah masuk musim kemarau,” ujar Hambali warga RW III Sukorejo, kemarin. Padahal sebelum ditutupnya Jembatan Kalipancur, hanya sebagain warga Sadeng dan Gunungpati yang melintas di jalan ini karena memang arah tujuan mereka di daerah Sampangan. Namun kini semua pengguna jalan melintasi jalan itu daripada harus memutar ke arah Mijen yang lebih jauh. Lebih dari itu, Jembatan Kali Gribig

juga sudah dibuat permanen sejak awal tahun lalu dan dapat dilintasi kendaraan roda empat. Berbeda saat jembatan itu hanya terbuat dari jembatan gantung yang hanya dapat dilewati kendaraa roda dua. “Para orangtua sudah dihimbau agar tidak membiarkan anak-anak kecil bermain di jalan karena sangat berbahaya mengingat intesitas dan volume kendaraan yang sangat tinggi,” imbuhnya. Ditambahkan Wuryono salah satu warga Sukorejo yang setiap hari melintasi jembatan Kalipancur menuju tempat kerjanya mengeluhkan kondisi Jalan Dewi Sartika yang minim penerangan. “Kalau malam ngeri juga lewat Jalan Dewi Sartika, apalagi kondisi jalannya ada yang curam berdampingan dengan Kali Gribik,” ujarnya. Kedati hanya sebulan melintasi jalan tersebut karena penutupan jembatan bally, sebagai warga dirinya berharap pemeirntah juga memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang menggunakan jalur alternatif tersebut. “Katanya kan sebulan, tapi kita tidka tau prakteknya, saya berharap ada penerangan jalan lah di sepanjang Jalan Dewi Sartika yang minim penerangan,” tandasnya. (lif/16)

41 Warga Gayamsari Operasi Katarak Gratis GAYAMSARI-Sudah sekitar empat tahun terakhir, Salinah (66) warga RT 01 RW 06 Kelurahan Sawah Besar Kecamatan Gayamsari merasakan gangguan penglihatan. Dia mengaku sudah tidak jelas melihat atau buram saat melihat. “Saged mirsani nanging radi burem,” ungkap perempuan yang bekerja sebagai buruh pabrik saat menunggu antrian screening praoperasi katarak gratis yang diadakan PT Sido Muncul bekerja sama dengan Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum dan TP PKK Kecamatan Gayamsari, kemarin di Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum. Salinah merasa gangguan penglihatannya ini sangat mengganggu dirinya saat bekerja. Karena kondisi ekonomi yang tidak mampu menjalani pengobatan katarak, sehingga dia pun mengurungkan niatnya untuk operasi katarak setahun yang lalu.  “Dulu mau operasi tapi tidak ada danajadi tidak jadi. Saya bersyukur masih ada yang peduli dengan mengadakan operasi katarak gratis,” ungkapnya. Hal senada juga dikatakan Darmuin (74) warga RT 07 RW 03 Kelurahan Siwalan yang sudah 3 tahun ini menderita katarak. “Sangat bersyukur masih ada yang peduli terhadap kami yang tidak mampu,”

kata pria yang kesehariaannya bekerja serabutan. Direktur Rumah Sakit Panti Wilasa Citarum dr Susetyo, Spa mengatakan, sebelum dilakukan operasi pasien terlebih dahulu melakukan tes screening untuk pemeriksaan laboratorium, diagnostik, dan radiologi untuk mengetahui kondisi kesehatan pasien.   ”Setelah hasil screening tidak ada masalah, baru disiapkan operasi bedah katarak. Tetapi kalau ada masalah tidak dapat dilakukan operasi,“ ujarnya. Area Sales Manager Jateng PT Sido Muncul Benny Subekti mengatakan, program operasi katarak gratis merupakan Tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR). “Dalam program ini kami menargetkan 12 ribu penderita katarak se-Indonesia. Dan di Jawa Tengah sudah ada 6 ribu warga yang melakukan operasi katarak. Di antaranya, Semarang, Salatiga, Tegal, dan Slawi,” katanya.  Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Kota Semarang Tia Hendi mengaku senang dengan adanya kerjasama dalam membantu masyarakat kurang mampu. Ini menjadi wujud dukungan program pemkot dalam sapta program yakni peningkatan

HARSEM/WARA MERDEKAWATI

OPERASI KATARAK: Peserta operasi katarak gratis berpose bersama sebelum dilakukan operasi, kemarin. kesehatan. “Dengan operasi katarak gratis ini diharapkan dapat membantu warga miski

untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara baik dan maksimal,” katanya. (wam/16)


10

Layout Koranku

Karang Tempel Siapkan Warak Ngendog

Agus Susanto Bangkitkan Karang Taruna

KARANG TEMPEL-Sudah menjadi tradisi di Kota Semarang, menjelang bulan Ramadan diadakan arakarakan warak ngendog. Arak-arakan diikuti semua kecamatan, SKPD, instansi pemerintahan maupun swasta. Dimulai dari balai kota sampai Masjid Agung Jawa Tengah.

SIAPKAN WARAK: Lurah Karangtempel Suroto dan stafnya memasang kepala warak untuk persiapan Dugderan.

P

ERHELATAN tersebut tentunya menonjolkan warak ngendog, yakni ikon Kota Semarang yang merupakan perpaduan dari 3 budaya. Yakni, Islam, Arab dan China. Tiap kecamatan turut memeriahkan dengan mengirim warak ngendog untuk mengikuti arak-arakan Dugderan. Seperti halnya Kecamatan Semarang Timur yang tahun ini Kelurahan Karang Tempel

BULU LOR-Membangkitkan kembali karang taruna yang sempat tidur memang bukanlah pekerjaan mudah. Namun dengan telaten dan optimistis, Ketua Karang Taruna Kelurahan Bulu Lor Agus yakin semua bisa terwujud. Dipilih mengisi jabatan ketua karang taruna, kesempatan ini tidak disia-siakan Agus untuk mengembangkan wilayahnya melalui kegiatan karang taruna. Sejumlah remaja diajak bersama-sama melakukan kegiatan positif. Di antaranya, mengadakan kegiatan lomba menyambut Hari Kemerdekaan RI. “Memang menggiatkan kembali kegiatannya tidaklah mudah, mereka terkadang terbentur kesibukan masing-masing. Padahal kesibukan jangan menjadi halangan,” kata Agus. Di tengah kesibukannya sebagai lawyer, Agus tetap menjalankan tugasnya sebagai ketua. Dia menuturkan, kebetulan karang taruna malam hari sehingga tidak mengganggu pekerjaannya. “Karang taruna merupakan organisasi kolektif, sehingga jika ketua tidak hadir dapat diwakilkan wakil atau sekretaris. Jadi tidak berhenti jika tidak ada ketua,” lanjutnya. Meski sudah menikah, tetapi dia tetap aktif menjalankan kegiatan karang taruna. Dia mengungkapkan ingin membina anggota yang pada umumnya masih pelajar. “Tiap bulan mengadakan pertemuan pengurus yang membahas program kerja (proker) karang taruna,” imbuhnya. Pria asal Semarang ini juga memiliki hobi bermain badminton. Saking gemarnya dahulu dia pernah dijuluki Liem Swie King karena kata rekannya, smash yang dilakukannya sama dengan atlet favoritnya. “Saya memfavoritkan Liem Swie King terkesan dengan smash king-nya. Belum pernah ikut kejuaraan besar, hanya tingkat desa saja. Temanteman saya katanya smash saya seperti smash dia, yakni smash king,” ungkapnya. (wam/16)

wam/16

mendapat tugas untuk membuat replika warak Ngendog. Lurah Karangroto Suroto mengatakan, replika warak ngendog sengaja dibuat sendiri untuk menghemat anggaran pengeluaran. Dibantu oleh kedua stafnya, warak ngendog tersebut sudah 80% selesai. “Buat sendiri saja, lagipula ada staf saya yang bisa membuat warak. Tahun kemarin juga buat sendiri, tetapi karena

Mangrove Mangunharjo Dijadikan Obyek Wisata MANGUNHARJO-Untuk mengejar target pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor wisata, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) berusaha mengembangkan empat tempat wisata potensial. Empat yang akan digarap yakni hutan mangrove di Mangunharjo, Kampung Batik Bubagan, Open Theater di TBRS (Taman Budaya Raden Saleh), dan Sobokarti. Menurut Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Nurjannah, untuk mendongkrak pendapatan tempat wisata, pihaknya akan mengembangkan potensi wisata yang ada. “Untuk PAD wisata di Kota Semarang, pencapaian tertinggi masih dari pajak hotel, restoran, dan tempat hiburan. Tapi bukan berarti tidak ada pemasukan dari tempat wisata yang dikelola Disbudpar. Meski masih di bawah hotel, pendapatan dari tempat wisata terus mengalami peningkatan. Tahun 2011 ini meningkat sekitar 30 persen dari tahun sebelumnya,” terang Nurjanah. Melihat potensi yang ada, tahun 2012 Disbudpar berani menaikan target PAD hingga 12 persen. Di mana tahun 2011 lalu, dari sektor wisata Disbudpar berhasil menyumbang PAD sekitar Rp 79 miliar. Nurjanah mengakui, tempat wisata yang dikelola Disbudpar yang menjadi unggulan hanya Taman Marga Satwa (TMS) Mangkang atau yang lebih dikenal dari Bonbin Mangkang. “Kami akan menambah tempat wisata untuk meningkatkan PAD. Diharapkan tempat-tempat tersebut bisa menjadi jujukan alternatif,” bebernya. Disinggung potensi pantai Maron di Kelurahan Tambakharjo, Kecamatan Semarang Barat yang belum teroptimalkan, pihaknya mengaku kawasan tersebut merupakan aset TNI AD. Jadi untuk proses pengembangan, butuh sinergisitas pemkot dan TNI AD. “Saat ini di sana kerap digunakan untuk latihan menembak. Jadi belum ada pembicaraan serius dalam upaya pengembangan,” ujarnya. Terpisah, Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang, Fajar Adi Pamungkas mengatakan, untuk meningkatkan pendapatan dari tempat wisata, dibutuhkan suatu upaya pengembangan dan perbaikan infrastruktur. Yang tidak kalah penting adalah cara pengemasan tempat tersebut agar menarik minat wisatawan. “Selain infrastruktur, promosi juga penting. Saya kira Kota Semarang konsepnya sebagai transit. Mereka yang dari luar kota lebih condong memilih tempat wisata seperti Jepara, Magelang, atau wisata religi di Kudus dan Demak. Meski kota transit tapi tetap butuh pembenahan dan kreatifitas,” tandas Politisi Demokrat ini. (H71,H35-JBSM)

sudah rusak jadi dibuat yang baru,” katanya. Dikatakan, warak ngendog tahun ini pihaknya membuat dengan dua ukuran. Di antaranya ukuran besar setinggi 2 meter dan ukuran kecil yang nantinya digunakan sebagai aksesoris penari. “Warak yang kecil nantinya dipanggul oleh penari yang ikut dalam arakarakan,” jelasnya. Replika warak ngendog,

lanjut Suroto, terbuat dari kayu dan bambu sebagai rangkanya. Di bagian luar dihiasi rumbairumbai dari kertas minyak yang berwarna warni. Sedangkan kepala warak yang berupa kepala naga juga dibuat sendiri. “Tadinya mau memakai sumbangan kepala barongsai, tetapi karena ukurannya terlalu besar sehingga tidak jadi digunakan,” lanjutnya. Suroto berharap, replika

warak buatannya bisa menghibur warga Semarang yang melihat arak-arakan dugderan. “Arakarakan rencananya akan dimulai dari balai kota pada 19 Juli mendatang,” harapnya. Sementara itu, salah satu staf yang membuat menambahkan, selain dihias kertas minyak warna-warni juga ditambah bunga manggar. “Warak ini nantinya akan diberi hiasan manggar,” imbuhnya. (wam/16)

Agus Susanto

HARSEM/WARA MERDEKAWATI

Cinta Tanah Air adalah Bagian dari Iman

30 Anak Ikuti Sunat Massal HARSEM/HANUNG SOEKENDRO-JBSM

SOSIALISASI: Sejumlah anggota Risma hadir dalam sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di Masjid Agung Jawa Tengah, kemarin.

NUNGGU DISUNAT: Peserta sunatan massal menunggu giliran dipanggil di kompleks lapangan tennis Bukit Kencana Jaya, kemarin. HARSEM/Modesta Fiska-JBSM

SEMARANG-Sebanyak 30 anak mengikuti kegiatan sunatan massal gratis yang diselenggarakan PT Bukit Semarang Jaya Metro di kompleks Lapangan Tennis Bukit Kencana Jaya, kemarin (12/7). Peserta berasal dari berbagai wilayah di sekitar lokasi perumahan yang dibangun pengembang. Manager Marketing PT Bukit Semarang Jaya Metro Regina Maya mengungkapkan, bakti sosial sunatan massal ini merupakan bentuk corporate

social responsibilty (CSR) perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah tersebut. Dalam acara ini, dua orang dokter didatangkan dan menggunakan teknologi laser untuk menyunat. “Diharapkan dengan laser ini rasa sakitnya bisa lebih cepat pulih sehingga anak-anak ini bisa beraktivitas kembali seperti biasanya,” papar Maya di sela kegiatan yang dibuka Deputy General Manager Djoko Santoso tersebut. Dia menambahkan, acara

bakti sosial ini juga sekaligus untuk mengenalkan beberapa properti baru yang akan dikembangkan seperti Bukit Permata Jaya dan Bukit Fluorite Jaya di kawasan Bukit Kencana Jaya. “Masing-masing luasnya sekitar 2-4 ha dan pengembangan ini dilakukan mengingat beberapa properti sebelumnya sudah laku terjual. Di semester I tahun ini setidaknya sudah terjual lebih dari 50% target dalam satu tahun,” imbuhnya. (J14-JBSM/16)

GAYAMSARI-Remaja Islam Masjid (Risma) Jawa tengah mendukung pemerintah melalui Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dalam memperkokoh empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Risma yang masih dalam usia produktif memiliki peranan penting dalam upaya pengokohan sendi-sendi bernegara. Sekretaris F PPP MPR RI, Zainut Tauhid Sa’adi, mengatakan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara tidak sama dengan Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila atau yang lebih dikenal dengan P4. Empat pilar, Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan menjaga NKRI, tersebut juga bukan sebuah doktrin. “Saat ini pancasila sudah tipis. Karena infiltrasi budaya luar. Maka mari memperkokoh empat pilar bernegara ini,” kata Zainut pada sosialisasi yang dilaksanakan di Masjid Agung Jawa Tengah, Kamis (12/7). Ketua Umum Risma Jawa Tengah, Ahsan Fauzi mengatakan mendukung penuh upaya penguatan tersebut. Agama Islam sangat relevan dan mendukung kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karenanya, remaja umat Islam tidak hanya berkutat dengan ilmu-ilmu agama semata, melainkan memberikan contoh penerapan empat pilar tersebut. “Cinta tanah air itu bagian dari iman,” kata Ahsan. Terlebih lagi dalam menyikapi perbedaan-perbedaan faham dalam Islam, tidak perlu saling menyalahkan. Perbedaan merupakan sebuah rahmat asalkan ada sikap saling hormatmenghormati. Menumbuhkan sikap ini akan berimbas positif dalam menjaga keutuhan NKRI. Selain itu, Risma juga ditekankan untuk mencintai dan mengonsumsi produk-produk lokal. Acara ini diikuti perwakilan Risma Kota Semarang dan Jawa Tengah serta pondok pesantren yang berasal dari Semarang. (H81-JBSM/16)


11

Layout Koranku

SekolahHarus Kembalikan Pungutan

JAKARTA-Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengakui bahwa potensi penyimpangan berupa pungtan liar dalam penerimaan siswa baru baru selalu ada. Bagi sekolah yang kedapatan melakukan hal tersebut, maka wajib mengambalikannya. “ntinya, kalau ada skeolah yang ketahuan sekolah melakukan pungutan, maka uang iru harus dikembalikan. Prinsipnya uang itu wajib dikembalikan,” ungkap Nuh, di Jakarta. Dijelaskan, pihaknya sudah menerjunkan tim yang berasal dari Inspektorat Jendral bekerja sama dengan BPKP dan direktorat terkait, untuk memastikan fakta-fakta yang terjadi di lapangan. Tujuannya, untuk memastikan Permendikbud tentang larangan pungutan dalam penerimaan siswa baru dapat berjalan secara efektif. Meski demikian, jika fakta di lapangan terjadi penyimpangan, pihak kementerian tidak dapat mengambil tindakan langsung. Pasalnya, disadari bahwa sekolah merupakan kewenangan setiap daerah. “Sekolah itu banyak, jadi potensi penyimpangan itu selalu ada. Tapi, tangan yang mengendalikan sekolah itu ada di kabupaten/kota, jadi kita tidak bisa memberikan sanksi secara langsung. Kita harus hargai hierarki tersebut,” tandas mantan Rektor ITS itu. Sebelumnya, Indonesia Corruption Watch (ICW) bersama dengan Ombudsman RI meliris bahwa terjadi sejumlah pelanggaran dan penyimpangan dalam proses pelaksanaan penerimaan siswa baru untuk tahun ajaran 2012/2013. Adapun sebagian besar laporan penyimpangan tersebut berupa pungutan liar di sekolah pada masa pendaftaran siswa baru. Umumnya, pungutan tersebut berkedok biaya pendaftaran, biaya seragam, dan buku sekolah. (K32-JBSM/16)

49 Mahasiswa Ikuti ‘Capping Day’ SEMARANG- Sebanyak 49 mahasiswa D3 Akademi Kebidanan (Akbid) Abdi Husada mengikuti prosesi pemasangan topi (capping day), kemarin. Prosesi diadakan di kampus Jl Kol HR Hadianto 70, Gunungpati.

SD dan SMP Negeri Gratis SEMARANG–SD dan SMP Negeri adalah pendidikan gratis. Demikian ditegaskan Kepala Bidang Monitoring dan Pengembangan Disdik Kota Semarang, Nana Storada, barubaru ini. Dia mengatakan siswa tidak akan ditarik biaya apapun. “Dinas Pendidikan Kota Semarang akan terus mengawasi ketat SD dan SMPN untuk mencegah kemungkinan sekolah menarik pungutan,” jelasnya. Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) hanya boleh ditarik Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI). “Kemudian, untuk jenjang SMA dan sederajat juga diperbolehkan menarik SPI,” lanjut dia. Tetapi pembahasan tentang SPI harus dilakukan setelah siswa dinyatakan benar-benar diterima. “Untuk itu kami akan terus melakukan pengawasan untuk mengantisipasi kemungkinan SDN dan SMPN menarik pungutan kepada orang tua siswa dan menindak sekolah yang melanggar aturan,” jelasnya. Selain itu, masyarakat, DPRD, dan Dewan Pendidikan juga bisa melakukan pengawasan. “Kalau ada yang menarik pungutan, laporkan kepada kami,” tegasnya. Sementara itu, Kepala SMPN 4 Semarang, Teguh Waluyo mengatakan, pendidikan SMPN memang gratis sehingga peserta didik tidak dibebani biaya apapun, termasuk Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SPP). “Siswa tidak dibebani biaya dan pungutan apapun atau nol rupiah karena memang pendidikan gratis. Bahkan, uang seragam. Kami jamin, siswa tidak perlu khawatir dengan pungutan, dan sebagainya,” kata dia. Begitu juga dengan Kepala SMPN 3 Semarang Roch Mulyati. Dirinya mengungkapkan, pihaknya berkomitmen melaksanakan program pendidikan gratis untuk jenjang SMP dengan sebaik-baiknya.”Tidak ada penarikan komponen biaya apapun kepada siswa. Pada tahun ini, kami menerima sebanyak 251 siswa yang terbagi dalam delapan kelas,” tandasnya. (awi/16)

CAPPING DAY: Mahasiswa Akbid Abdi Husada mengikuti prosesi capping day sebagai tanda kesiapan terjun ke dunia profesi.

HARSEM/HARTATIK-JBSM

D

IREKTUR Akbid Abdi Husada Dra Tatik Indrawati MKes mengatakan, prosesi merupakan kesiapan mereka terjun ke dunia profesional kebidanan. “Prosesi sebagai awal bagi mahasiswa untuk

memperoleh pengalaman lapangan dan mengabdikan diri pada dunia kesehatan,” ujarnya, di sela kegiatan Capping Day X dan Pelantikan BEM Periode 20122013. Capping day ini, lanjutnya, hanya diperuntukkan

mahasiswanya yang telah menempuh semester dua dengan pembekalan karakter. Meski begitu, menurutnya, bukan seremonial belaka. Karena setelah itu, mereka akan terjun ke lembaga kesehatan seperti puskesmas dan rumahrumah sakit yang telah terjalin

Impikan Semua Kampus Bebas Rokok

HARSEM/DOK

HARSEM

Go Green: Masa Orientasi Siswa (MOS) SMA Sultan Agung 01 Semarang, dengan tema ‘’Go to Green School’’. Siswa baru sejumlah 260 orang diwajibkan untuk membawa barang yang terbuat dari pohon pisang. Misalnya, aksesoris topi yang terbuat dari daun pisang, tas dari pelepah pisang, dan makanan dari buah pisang.(HARSEM)

berkomitmen dengan apa yang sudah dilakukan Undip yakni mensosialisasikan larangan tersebut. “Jadi, jangan hanya peserta yang dikirim ke pelatihan saja. Namun pimpinan, dosen dan seluruh civitas akademika juga harus memegang teguh komitmen,” paparnya. Pada workshop yang diikuti 70 PT se-Jawa Tengah itu, Tinuk mengatakan, dengan semakin sulitnya komitmen perguruan tinggi di Jawa Tengah mengenai larangan merokok di kampus akan memberikan dampak ke depan bagi mahasiswa. “Karena tentu kita semua menginginkan kegiatan belajar mengajar yang semakin sehat. artinya kegiatan belajar

terlena. Kesiapan itu tercermin dari kelancaran proses belajar mengajar di Akbid. Untuk itu, pihaknya senantiasa berupaya untuk melengkapi seluruh sarana yang dibutuhkan, termasuk tenaga pengajar (dosen) yang profesional. (J9-JBSM/16)

Rendah, Partisipasi Masyarakat Awasi PPD

LAWAN ROKOK: Tinuk Istiarti saat memberikan sosialisasi terkait kampus bebas rokok. SEMARANG-Ingin menularkan kawasan bebas rokok di seluruh perguruan tinggi di Jawa Tengah merupakan harapan Dekan FKM (Fakultas Kesehatan Masyarakat) Undip, Tinuk Istiarti. Pada acara workshop review fasilitas klinik merokok di kawasan bebas rokok di kampus tersebut, dia mengatakan tujuan dari kawasan bebas rokok yaitu agar mahasiswa terdidik untuk tidak merokok. “Bahkan untuk perguruan lain, kalau perlu dipilih duta antirokok. Seperti yang kami lakukan,” jelasnya pada acara yang dilaksanakan Rabu (11/7) lalu. Untuk itu, dia berharap masing-masing pimpinan perguruan tinggi mampu

kerja sama. Mereka diharapkan bisa mengaplikasikan teori yang telah didapat dan berkomitmen membantu kebidanan di Kota Semarang. Di era globalisasi yang penuh perasingan ini, agar cepat lulus mahasiswa diminta tidak

mengajar tidak disandingkan dengan kegiatan merokok karena sudah disediakan tempat khusus untuk merokok,” jelasnya. Bagi, orang yang aktif merokok, sudah seharusnya disediakan bilik khusus untuk merokok. “Tapi biliknya jangan dibuat nyaman. Karena kalau dibuat nyaman kan mereka akan terus merokok,” jelasnya. FKM Undip sendiri juga sudah menyediakan tempat khusus untuk merokok yang jaraknya jauh dari kegiatan belajar mengajar. “Kami tempatkan bilik merokok dekat dengan tempat parkir sepeda motor, sehingga si perokok akan kapok merokok karena akan menghisap asap knalpot motor,” selorohnya. (awi/16)

SEMARANG-Komite Penyelidikan dan Pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah menyayangkan kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengawasan PPD (Penerimaan Peserta Didik). Divisi korupsi pelayanan publik, Oly Viana Agustine mengatakan, dari temuan yang diperoleh dari lapangan, pada tahun ini masih ada beberapa praktik penyimpangan yang dilakukan oleh sejumlah sekolah. “Mulai dari pembayaran uang komite sekolah, pengadaan seragam, sumbangan pengembangan institusi (SPI) hingga sejumlah pungutan yang tidak sesuai peraturan yang berlaku,” jelasnya. Untuk Jawa Tengah sendiri, ditemukan sekitar 12 sekolah yang masih melakukan praktik penyimpangan tersebut. “Data yang diperoleh tim monitoring aktif KP2KKN, menemukan sejumlah 12 sekolah di Jateng yang melakukan pelanggaran terkait Pasal 3 di Permendikbud nomor

60 tahun 2011 yang menyebutkan, sekolah pelaksana wajib belajar dilarang memungut biaya investasi dan biaya operasi dari peserta didik, orangtua atau wali,” ujarnya. Untuk itu, pihaknya menyayangkan rendahnya partisipasi dari masyarakat untuk ikut mengawasi pelaksanaan PPD. “Bisa jadi karena masyarakat apatis, namun bisa pula karena takut melapor,” tandasnya. Diakuinya, sejak dibukanya posko pengaduan pada 25 Juni lalu, tidak ada satupun laporan yang masuk ke kantornya. “Hal ini membuktikan bahwa meski penyimpangan PPD dari tahun ke tahun selalu terjadi, tidak banyak masyarakat yang memiliki kesadaran untuk melakukan pengawasan,” jelasnya. Pihaknya berharap, kecurangan tidak terjadi lagi di tahun-tahun mendatang. “Sehingga tidak perlu lagi ada posko pengaduan,” tambahnya. Namun meski tidak ada laporan yang masuk, pihaknya tetap aktif mengikuti setiap perkembangan. (awi/16)


12

Layout Koranku

Tim Inggris Raya

Menganaktirikan Skotlandia dan Irlandia Utara I

Tim Inggris di Olimpiade London adalah gabungan Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara. Apa untung ruginya main keroyokan begini?

KUT sertanya tim sepakbola Inggris Raya di Olimpiade London 2012 menjadi daya pikat tersendiri. Maklum saja, ini adalah kali pertamanya Inggris Raya menurunkan tim sepakbola di ajang Olimpiade, setelah terakhir kali mereka ikut di kualifikasi Olimpiade Munich 1972. Akan tetapi keikutsertaan tim ini di Olimpiade London 2012 tak lepas dari kontroversi. Inggris Raya sejatinya adalah gabungan dari Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara. Namun Stuart Pearce, pelatih kepala, justru tidak menyertakan pemainpemain dari

HARSEM/GETTY IMAGES

Mengapa Tanpa Beckham? Sementara itu, keputusan Stuart Pearce tidak melibatkan David Beckham pada Olimpiade 2012 London membuat Frank Lampard buka suara. Gelandang Chelsea ini mengkritik habis-habisan kebijakan pelatih 50 tahun tersebut. Lampard mengungkapkan seharusnya Pearce memberikan kesempatan untuk pemain LA Galaxy itu. Lampard sangat yakin, Beckham akan memberikan dampak positif untuk Inggris Raya. Segudang pengalaman yang dimilikinya akan membuat Inggris Raya tampil luar biasa. Beckham tentu akan menjadi contoh yang baik untuk pemain Inggris Raya lainnya. Selain itu, seharusnya Perace melihat bagaimana jasa Beckham hingga akhirnya London menjadi tuan rumah Olimpiade 2012 ini. Dia memiliki andil besar atas kesuksesan tersebut. “Keterlibatan Beckham dalam Olimpiade 2012 ini sangat besar. Dia menjadi orang yang berjasa sehingga London bisa menjadi tuan rumah. Dengan jasanya tersebut saya pikir Beckham seharusnya bisa tampil dengan membala Inggris Raya pada Olimpiade ini,” ujar Lampard. “Beckham tidak akan mengecewakan Inggris Raya. Dia pasti akan memberikan yang terbaik di Olimpiade 2012 ini. Saya tahu betul seperti apa Beckham. Dia memiliki semangat yang luar biasa untuk negaranya. Jadi seharusnya Pearce melibatkannya,” sambung pemain berumur 34 tersebut. (rif)

18 Pemain Inggris Raya Kiper: Jack Butland (Birmingham), Jason Steele (Middlesbrough) Bek: Micah Richards (Man City), Ryan Bertrand (Chelsea), Steven Caulker (Tottenham), Craig Dawson (West Brom), Neil Taylor (Swansea), James Tomkins (West Ham)

TOM Cleverley bertekad membawa Inggris Raya menjadi juara di Olimpiade 2012, mulai 27 Juli mendatang. Ia meyakini, medali emas bakal mengobati kekecewaannya usai gagal merebut gelar juara bersama Manchester United di musim 2011/12. United memang tak menghasilkan satu gelar pun di musim lalu. Pertama mereka gagal tembus fase knock-out Liga Champion, lalu tersingkir dari Liga Europa, dan kemudian kehilangan mahkota Premier League, kalah poin dari Manchester City. Cleverley tak ingin mengalami hasil serupa di Olimpiade 2012. “Ini adalah event yang telah saya pikirkan sejak lama dan saya senang. Bagi saya, turnamen ini akan menebus kekecewaan musim lalu,” kata gelandang kelahiran Basingstoke itu seperti dikutip The Sun. Ini bukanlah pertama kalinya Cleverley bermain di bawah arahan pelatih Inggris Raya, Stuart Pearce. Sebelumnya ia juga pernah bekerjasama dengan arsitek itu saat masih membela tim nasional Inggris U-21. “Saya telah bermain untuk Stuart Pearce di U-21 dan dia memiliki banyak hal untuk dapat membawa timnya memenangi pertandingan. Kami benarbenar berpikir tim ini memiliki kesempatan juara,” tuntas Cleverley. (rif)

Gelandang: Joe Allen (Swansea), Ryan Giggs (Man United), Tom Cleverley (Man United), Jack Cork (Southampton), Aaron Ramsey (Arsenal), Danny Rose (Tottenham) Penyerang: Craig Bellamy (Liverpool), Scott Sinclair (Swansea), Marvin Sordell (Bolton), Daniel Sturridge (Chelsea)

Silet Suarez-Cavani URUGUAY mengincar medali emas Olimpiade London. Makanya, dua striker Uruguay Luis Suarez dan Edinson Cavani akan dipasangkan supaya blok depan negara yang pertama kali merebut Piala Dunia FIFA 1930 itu setajam silet. Kedua pemain ini merumput di klub yang berbeda. Suarez mencari nafkah di Liga Inggris bersama Liverpool, sedangkan Cavani bermain di Napoli, Seria A. Pelatih Uruguay Oscar Tabarez memasukkan keduanya dalam timnas. Tabarez berharap, dengan pengalaman kedua pemain ini, Uruguay bisa menuntaskan misi penting yang diusung dengan mengincar mengincar gelar ketiga Olimpiade. Daftar lengkap siapa saja yang bakal diboyong Tabarez ke London sampai saat ini memang masih belum jelas. Tetapi dalam beberapa hari ke depan Tabarez mengungkapkan bahwa 18 nama pemainnya akan segera diumumkan. Namun sudah bisa dipastikan bahwa tim berjuluk La Celeste ini akan diperkuat Suarez-Cavani. Bagi Tabarez ini menjadi sangat

Emas, Obat Kecewa Cleverly

HARSEM/GETTY IMAGES

Craig Bellamy

Skotlandia dan Irlandia Utara di dalam skuad resminya. Tim Inggris Raya justru dijejali 13 pemain Inggris dan 5 pemain dari Wales. Kontroversi mengenai keputusan Stuart Pearce pun sangat dekat dengan isu politik di negerinya Ratu Elizabeth II itu. Beruntung bagi Stuart Pearce, isu itu diredam dengan mengangkat Ryan Giggs yang berasal dari Wales sebagai kapten tim. Skuad pilihannya pun tidak mengindahkan isu politik yang mengelilingi tim sepakbola pria Inggris Raya. Para pemain justru mengaku senang dan terhormat bisa tergabung dalam tim itu. Perasaan itu setidaknya tergambar dari penyerang asal Wales, Craig Bellamy. “Saya sangat senang bisa berpartisipasi, untuk bisa mendapat kesempatan ini. Saya akan selalu senang disertakan,” tutur Craig Bellamy seperti dikutip oleh The Sun. Menurut pemain Liverpool itu, ia tidak mempedulikan isu politik yang melingkupi keberadaan tim ini. Bagi pemain yang dijuluki Si Bungkuk itu,

alasannya setuju bergabung dengan skuad racikan Stuart Pearce itu adalah kecintaannya pada si kulit bundar. “Saya tidak peduli politik, saya di sini untuk bermain sepakbola,” kata pria 32 tahun itu. Saya senang bermain sepakbola dan keluarga saya menginginkan saya untuk melakukan ini,” tambahnya.

Tom Cleverley

Matador Tanpa Alcantara penting pasalnya terakhir kali mereka meraih medali emas sudah sangat lama yaitu pada

Luis Suarez

HARSEM/GETTY IMAGES

1928. Untuk mengulang kesuksesan tersebut Tabarez membutuhkan pemain-pemain luar biasa. Suarez serta Cavani adalah sosok yang tepat. Keduanya memiliki karir yang baik bersama dengan klubnya masing-masing. Pada Olimpiade 2012 London ini, Uruguay akan bersaing dengan Uni Emirat Arab, Senegal, serta tuan rumah Inggris Raya. Mereka tergabung dalam Grup A. (rif)

TIM Olimpiade Spanyol tak akan diperkuat Thiago Alcantara saat berlaga di London akhir bulan nanti. Gelandang Spanyol dan Barcelona itu mengalami cedera serius pada tulang fibia dan harus menjalani masa istirahat hingga bulan depan. Dari hasil tes yang dilakukan Barcelona diketahui bahwa kondisi cedera Alcantara masuk dala kategori serius. “Karenanya dia tidak akan mendapat izin secara medis untuk bermain sebelum dimulainya Olimpiade di London,” terang Barca dalam pernyataan mereka. Masih belum diputuskan siapa yang akan mengisi tempat yang ditinggalkan Alcantara di skuat Olimpiade Spanyol. (rif)

Thiago Alcantara

HARSEM/GETTY IMAGES


13

Layout Koranku

Valencia, Selilit Madrid & Barca Barcelona dan Real Madrid ugal-ugalan di kompetisi La Liga dalam beberapa tahun terakhir. Namun, Valencia siap menggoyang mereka.

M

USIM 2011-12, Valencia finis di peringkat tiga di bawah Madrid dan Barcelona. Musim 2012-13, klub yang berdomisili di Stadion Mestalla ini siap bersaing dengan dua gajah tersebut. Meski finis di peringkat tiga musim 2011-12, perolehan poin “Los Ches” jauh tertinggal, yakni 39 poin dari sang juara, Madrid. Menurut penyerang Valencia Roberto Soldado, selisih 39 poin tidak bisa diterima. “Kami harus berusaha lebih keras lagi. Kami tidak boleh merasa puas dengan hasil musim lalu. Kami yakin bisa berbuat lebih baik lagi musim ini,” ujar Soldado. Valencia, masih kata Soldado, sangat ingin memulai musim dengan baik. Tidak mudah memulai musim baru dengan baik, tapi kubu Valencia yakin bisa menjalaninya dengan baik dan mencoba tampil lebih baik dari musim lalu. “Madrid dan Barcelona masih menjadi dua tim teratas. Namun, kami siap mengganggu dominasi mereka meski itu bukan hal yang mudah untuk dilakukan,” lanjutnya. Soldado merasa yakin penunjukan Mauricio Pellegrino sebagai pelatih bisa membuat perubahan pada tim. “Ia mengenal klub ini dengan baik. Cara pendekatannya kepada pemain akan berpengaruh sangat positif,” tandasnya. Pekan-pekan Berat Hanya saja, Valencia mungkin menjadi salah satu klub paling ‘dirugikan’ oleh jadwal pekan-pekan awal Liga Spanyol. Mereka akan menghadapi Real Madrid

di minggu pertama dan Barcelona di minggu ketiga. Sebuah hal yang mungkin bisa mengantar El Che ke zona degradasi di awal kompetisi. Apa yang paling dibenci oleh klub-klub Liga Spanyol? Bisa jadi jawabannya adalah berhadapan dengan Real Madrid dan Barcelona dalam waktu berdekatan. Entah bermain di kandang atau tandang, peluang untuk meraih satu angka cukup sulit. Hal itulah yang akan dihadapi Valencia di awal musim. Pertama, mereka harus menjajal keganasan pasukan Jose Mourinho di Santiago Bernabeu pada partai pembuka La Liga. Terlepas dari hasil 0-0 pada musim lalu di tempat yang sama, kali ini pasukan Mestalla tetap tidak diunggulkan. Lepas dari Madrid, Valencia tak bisa menghela napas lega. Mereka memang akan berhadapan Deportivo La Coruna di kandang pada jornada 2. Namun, pada pekan berikutnya, El Che harus merapat ke Camp Nou untuk digempur Barcelona. Andai dalam duel menghadapi dua raksasa Valencia selalu kalah, hampir dipastikan mereka akan berkutat di zona degradasi pada pekan-pekan awal Liga Spanyol. Jika dilihat dari jadwal, pada perjalanan La Liga, tidak hanya mereka yang dirugikan dengan bertemu Madrid dan Barcelona dalam waktu berdekatan (hanya selang dua pertandingan), enam belas klub lain bernasib serupa dengan Valencia. Namun, jika melihat kans sebagai kuda hitam, El Che memang tak seberuntung Athletic Bilbao dan Malaga yang bertemu dengan dua raksasa itu di pertengahan musim. (Arief Firhanusa)

Dijajal Timnas Indonesia SATU lagi tim elit Eropa akan berkunjung ke Indonesia. Adalah tim La Liga Spanyol Valencia yang bakal menggelar laga persahabatan melawan Tim Nasional Indonesia. Rencananya, Tim berjuluk “El Che” ini bakal datang ke Jakarta dan melakoni laga persahabatan melawan timnas Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 4 Agustus. “Mereka sudah tiba di Indonesia pada 2 Agustus dan pulang 5 Agustus,” jelas Niken Ayu dari My Event selaku promotor saat dihubungi wartawan, kemarin. Niken menjelaskan, Valencia akan tampil dengan kekuatan penuh termasuk

Pellgerino, Ujian sang Suksesor MAURICIO Pellegrino bakal menukangi Valencia hingga dua tahun mendatang. Ini merupakan kesempatan besar baginya untuk menjadi pelatih utama di klub papan atas. Pellegrino, pria asal Argentinayang memulai kariernya menjadi pelatih Valencia Youth Academy dan bergabung bersama Benitez di Liverpool dan Inter Milan sebagai asisten pelatih, adalah mantan pemain Valencia yang pernah mengantarkan klubnya menjadi juara La Liga pada 2002 dan 2005. Ia bergabung dengan Valencia sebagai pemain pada 1999 dan menghabiskan lima setengah musim bersama Los Che. Pellegrino menggantikan Unai Emery yang mengakhiri masa kontraknya setelah melatih Valencia selama empat tahun. Emery bergabung bersama Valencia pada 2008 dan bekerja di bawah tekanan dan situasi yang sulit. Valencia harus menjual beberapa pemain kunci seperti David Villa ke Barcelona, David Silva ke Manchester City, dan Juan Mata ke Chelsea. Namun, Emery mampu membangun

kembali perfoma anak asuhnya dan membawa Valencia di posisi ketiga La Liga sekaligus menempatkan klub asuhannya di Liga

Champions setelah mengalahkan Villareal 1-0. Dan apakah Pellegrino hadir sebagai suksesor yang andal di musim ini? Kita tunggu saja. (rif)

Tiket Kandang Ludes Terjual

penyerang andalannya Roberto Soldado. Selain melakoni laga uji coba, “Kelelawar Mestalla” dijadwalkan akan melakukan jumpa penggemar dan acara buka puasa bersama. “Ya kami tidak terlalu kesulitan mendatangkan mereka. Terhitung, kami melakukan pendekatan sejak April lalu,” bebernya. Valencia musim lalu tampil gemilang di ajang La Liga Spanyol dengan bertengger di posisi ketiga klasemen akhir. Valencia juga memiliki track record yang bagus dengan enam kali menjadi jawara La Liga dan tujuh kali menjuarai Piala Raja. (rif)

Soldado, Loyalitas Mesin Gol STRIKER Roberto Soldado akhirnya memperpanjang kontraknya bersama Valencia hingga lima tahun ke depan. Teken kontrak digelar medio Juni silam. Sebelumnya, masa depan Soldado diragukan di Mestalla. Soldado sangat diandalkan Los Ches. Dengan donasi 17 gol selama musim lalu, ia membawa Valencia finis di posisi ketiga klasemen akhir La Liga. Selain itu mantan pilar Real Madrid ini juga sukses mencetak tujuh gol untuk Valencia di Europa League. Di musim lalu, dia menjadi pemain penting saat Valencia masih dibesut oleh entrenador Unai Emery. Kini kursi kepelatihan diambil alih oleh Mauricio Pellegrino. Namun, meski berganti pelatih, Valencia yakin pemain tersebut akan tetap menjadi pemain penting. “Roberto (Soldado) memiliki penampilan yang fantastis seperti orang melihatnya. Aplikasinya, keinginan untuk melakukan yang terbaik buat Valencia dan memenangkan mentalitas sebagai bagian kunci di Valencia ini,” ungkap presiden Valencia Manuel Llorente. Tapi sayang kesuksesannya membawa Valencia tak sejalan dengan kariernya di Timnas Spanyol. Dia kalah bersaing

dengan beberapa striker andalan Vicente del Bosque, seperti Fernando Llorente, Alvaro Negredo, dan Fernando Torres. (rif)

Daya Pikat Strootman BAYERN Muenchen memang tidak merebut trofi apapun pada dua musim terakhir, namun mereka boleh bangga atas besarnya suport dari pendukungnya. Mereka telah menjual habis seluruh tiket musiman untuk 17 pertandingan kandang, satu setengah bulan sebelum Liga Jerman dimulai. Penjualan tiket musiman dihentikan di angka 39.500 untuk Stadion Allianz Arena yang berkapasitas 69.000 penonton, sehingga musim ini terlihat akan menjadi musim yang kembali menguntungkan bagi Bayern, klub yang kalah dari Chelsea di final Liga Champions pada Mei silam. “Saya berterima kasih pada suporter atas minat yang

luar biasa ini,” kata Presiden Bayern Muenchen Karl-Heinz Rummenigge, kemarin. “Ini memperlihatkan betapa atraktif dan bagusnya dukungan yang didapat Bayern.” Klub ini, yang juga dipecundangi Borussia Dortmund di liga dan final Piala Jerman musim lalu, boleh bangga karena selama 19 tahun berturut-turut terus mencetak keuntungan. Mereka membukukan laba sebesar 1,3 juta euro untuk musim 2010/2011, dengan omset sebesar 290,9 juta euro (Rp 3,3 triliun). Sedangkan pada musim 2009/2010 mereka membukukan omset sebesar 312 juta euro (Rp 3,6 triliun), dan pemasukan dari penjualan suvenir naik sepuluh persen menjadi 43,9 juta euro, naik dari 38,9 juta euro. (rif)

KEVIN Strootman bisa pergi meninggalkan PSV Eindhoven musim panas nanti

menyusul ketertarikan dari Valencia. Kabar ini disampaikan langsung oleh agen sang

pemain. Valencia saat ini tengah membidik pemain baru untuk menghadapi musim baru. Los Che melihat pemain berusia 22 itu sebagai sosok tepat untuk bergabung dengan mereka. “Betul, Valencia memang sudah meminta informasi tentang dia (Strootman),” ucap sang agen Chiel Dekker. Namun Valencia dipastikan tidak akan sendiri memburu tanda tangan Strootman. Banyak klub elit Eropa lain yang juga tengah memburu gelandang asal Belanda itu, di antaranya Manchester United, AC Milan, dan Inter Milan. Sementara itu kontrak Strootman di PSV berakhir pada musim panas 2016 mendatang. (rif)


14

Layout Koranku

Tim Sepakbola Putri Olimpiade Boleh Berjilbab

Sedang Dirumuskan Bahan, Warna, dan Risiko Cedera Setelah taekwondo dan angkat besi, kini larangan bermain bagi atlet berjilbab di sepakbola juga dicabut. ATURAN baru akan dimulai di Olimpiade 2012 London. Komite Olimpiade Internasional meminta semua negara menghapus diskriminasi dalam olahraga, termasuk larangan bertanding bagi atlet putri dari negara Islam. International Football Association Board (IFAB), pekan lalu di Zurich, setuju mencabut larangan penggunaan jilbab di sepakbola. IFAB mendapat rekomendasi dari pejabat medis FIFA, mengenai ketiadaan resiko cedera karena

pemakaian jilbab. IFAB adalah badan perumus aturan sepakbola internasional, yang terdiri atas empat anggota FIFA dan empat anggota asosiasi sepakbola Inggris. “Isu keamanan dan kesehatan dari penggunaan jilbab dihapuskan, dan pemain diizinkan menggunakan jilbab di kepala mereka,” kata Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke. Namun, IFAB akan merumuskan lebih lanjut mengenai desain, bahan,

dan warna jilbab yang boleh digunakan untuk sepakbola. Ini dilakukan untuk memastikan penggunaan jilbab tidak mengganggu lawan dan pemakai jilbab itu sendiri. Sebelumnya, jilbab dilarang dipakai dalam laga sepakbola oleh FIFA sejak 2007. Tim putri Iran yang memuncaki babak kualifikasi untuk Olimpiade London, dihukum dengan kekalahan 0-3 dari Yordania, karena menolak melepaskan jilbab mereka. Hukuman itu memupus mimpi mereka untuk tampil di Olimpiade London. (rif)

Bisa Apa Samba Tim sepakbola Brasil tidak tanggung-tanggung terjun ke kancah Olimpiade London. Emas adalah kepingan yang jadi titik bidik mereka.

H

ULK, Thiago Silva, Marcelo, dan beberapa sosok tenar lain berbaur dengan pemain senior, di tim yang juga sudah ada Neymar, Pato, dan lain-lain. Skuad penuh bintang ini menuju ajang empat tahunan tersebut dengan spirit menyabet medali tertinggi. Hulk, penyerang FC Porto, serta bek AC Milan Thiago Silva, masuk sebagai dua di antara jatah tiga pemain senior (di atas 23 tahun) di tim itu. Satu pemain yang tergolong senior lainnya adalah bek asal Real Madrid, Marcelo. Striker Santos Neymar juga dikenal sudah

Giggs, sang El Capitano MESKI uzur, tetapi pilar Manchester United Ryan Giggs didapuk sebagai kapten tim Inggris di Olimpiade London. Ini akan menjadi event internasional pertama buat pemain gaek tersebut. Bersama Setan Merah, koleksi piala Giggs sudah lengkap, mulai Liga Inggris, Piala FA, Piala Liga, Liga Champions, hingga Piala Dunia Antarklub. Dari segudang pengalaman yang dimiliki pemain berusia 38 ini asal Wales itu, manajer tim Inggris Raya Stuart Pearce pun tak ragu menunjuknya menjadi kapten tim di Olimpiade mendatang. “Stuart Pearce telah menegaskan hari (Minggu) ini bahwa pemain tengah

Manchester United, Ryan Giggs, bakal menjadi kapten dari tim Inggris Raya pada cabang sepakbola pria di London 2012,” demikian pernyataan FA di situs resminya. Gigss adalah salah satu dari tiga pemain ‘berusia lebih’ yang diizinkan peraturan turnamen cabang sepakbola di Olimpiade, bersama sesama pemain Wales, Craig Bellami, dan bek Manchester City dan timnas Inggris, Micah Richards. Tim Inggris Raya akan memainkan pertandingan pertama mereka dalam setengah abad saat mereka melawan timnas Brasil di Riverside Stadium pada Jumat, 20 Juli. (rif)

memperkuat timnas senior Brasil di berbagai kejuaraan. Barisan depan masih diperkuat pula dengan kehadiran Alexandre Pato, pemain muda berpengalaman yang baru belakangan ini mendapatkan lagi kondisi fisik terbaiknya, usai kerap didera cedera di Serie A bersama Milan. Di luar mereka, masih banyak tempat di tim Samba berkekuatan 18 orang itu. Oleh karenanya, sejumlah bintang kompetisi lokal Brasil macam Oscar, Lucas, juga Ganso dan Leandro Damiao, pun tak diboyong ke London. Dua pemain yang berkiprah di Liga Inggris (EPL), Rafael (bek Manchester United) dan Sandro (pemain tengah Tottenham Hotspur) juga ikut dalam pasukan Samba. Sementara beberapa pemain seperti Marquinhos, Giuliano, Casemiro, dan Gabriel, dimasukkan dalam daftar standby oleh pelatih Mano Menezes. Sebelum bertanding di ajang Olimpiade, Brasil dijadwalkan menjalani laga persahabatan melawan tim Britania Raya, di Stadion Riverside di Middlesbrough, pada 20 Juli. Brasil sendiri di Olimpiade tergabung di Grup C bersama Mesir, Belarusia, dan Selandia Baru. Tim Sampah? Sementara itu, legenda Brasil Romario menegaskan bahwa Brasil tidak cukup sakti untuk merengkuh emas Olimpiade London 2012. Pria berusia 46 ini menandaskan, pelatih Mano Menezes melakukan banyak kesalahan dalam pemilihan punggawa. Ia menunjuk Thiago Silva, Hulk, dan Marcelo kurang berpengalaman. “Itu sampah. Harusnya pemain di atas 23 tahun lebih berpengalaman dari mereka,” kata Romario. “Saya memang bukan pelatih. Tetapi saya tidak setuju

dengan pilihan itu. Seharusnya tiga pemain itu semuanya defender,” imbuhnya. Mantan bintang PSV dan Barcelona itu menyarankan sebaiknya Hulk dicoret dari daftar 18 pemain Seleccao di Olimpiade. “Hulk memang bagus. Tetapi kita kan puya banyak pemain senior yang lebih hebat,” imbuhnya. Komentar pedas tersebut memanaskan telinga Hulk. Striker FC Porto itu menegaskan bahwa Romario harusnya menghargai sepak terjangnya. “Romario adalah orang yang selalu saya puja dan hormati. Dia juara dunia dan telah menyumbangkan banyak hal bagi Brasil. Tetapi saya kira saya juga berhak dihargai,” tutur Hulk ketus. Di sisi lain, Hulk berkeras bahwa komentar Romario tidak mengurangi kegembiraannya karena sudah dipanggil Menezes. “Berita pemanggilan itu sangat istimewa. Ini adalah kegembiraan yang besar. Saya berterimakasih kepada Tuhan atas momen ini,” papar Hulk. (rif) Skuad Brasil di Olimpiade 2012

Kiper: Rafael Cabral (Santos), Neto (Fiorentina)

Belakang: Alex Sandro (Porto), Marcelo (Real Madrid), Rafael (Manchester United), Danilo (Porto), Thiago Silva (Milan), Juan, Bruno Uvini (Sao Paulo) Tengah: Juan (Inter Milan); Sandro (Tottenham), Romulo (Spartak Moscow), Ganso (Santos), Oscar (Internacional), Lucas Moura (Sao Paulo), Depan: Neymar (Santos), Leandro Damiao (International), Alexander Pato (AC Milan, Hulk (FC Porto)

Virus Sukses Spanyol KEBERHASILAN Spanyol merampok trofi Piala Eropa 2012 memberi motivasi tambahan pada junior-junior mereka yang akan berperang di Olimpiade London, guna membidik medali emas. La Furia Roja baru saja mencatatkan rekor baru. Keberhasilan Iker Casillas dkk menjuarai Piala Eropa 2012 menjadikan Spanyol sebagai tim pertama yang meraih tiga gelar di turnamen mayor secara berturut-turut. Kesuksesan itu rupanya menjadi inspirasi bagi Iker Muniain dan David De Gea yang akan memperkuat Spanyol di ajang Olimpiade. Keduanya berharap bisa melengkapi kesuksesan Spanyol dengan medali emas di Olimpiade. “Akan sangat manis untuk memenangi kompetisi setelah apa yang mereka raih. Kami akan memulai petualangan di mana kami sangat termotivasi untuk mengakhirinya dengan sebuah medali,” ujar Muniain. Jika berhasil meraih medali emas, maka Spanyol akan menjadi tim keempat yang sukses menjadi juara Piala Dunia dan Olimpiade secara berturut-turut setelah Uruguay, Italia, dan Jerman Barat. Spanyol terakhir kali meraih emas di cabang sepakbola pada Olimpiade 1992. “Kami muda dan kami akan akan menjalani kompetisi dengan motivasi yang sama dengan mereka,” imbuh De Gea. (rif)

Pembagian Grup Sepakbola Olimpiade London PUTRA Grup A: Inggris, Senegal, Uni Emirat Arab, Uruguay Grup B: Meksiko, Korea Selatan, Gabon, Swiss Grup C: Brasil, Mesir, Belarus, Selandia Baru Grup D: Spanyol, Jepang, Honduras, Maroko PUTRI Grup E: Inggris, Selandia Baru, Kamerun, Brasil Grup F: Jepang, Kanada, Swedia, Afrika Selatan Grup G: AS, Perancis, Kolombia, Korea Utara

Inilah Unggulan Sepakbola Olimpiade TUAN rumah Inggris, juara dunia dan juara Euro Spanyol, Brasil, dan Meksiko oleh FIFA dikukuhkan sebagai tim unggulan teratas di kompetisi sepakbola putra Olimpiade. Sedangkan Inggris, juara dunia Jepang, dan juara bertahan AS juga dikukuhkan sebagai tiga unggulan teratas di sepakbola wanita. Undian – yang digelar beberapa waktu lalu – tidak hanya akan menunjukkan tim-tim unggulan tapi juga akan menghindarkan agar tidak bentrok antara tim-tim dari federasi yang sama saling bertemu baik itu di nomor putra ataupun putri. Turnamen putra akan diciutkan menjadi 16 tim dalam putaran pertama yang dikemas dalam empat grup, dimana Inggris

berada di Grup A. Meksiko, tim peringkat atas diantara timtim dari Asia, Afrika, Oceania dan wilayah CONCACAF yang lolos kualifikasi, berada di unggulan Grup B. Sedangkan Brasil yang memiliki rekor bermain terbaik secara keseluruhan di Olimpiade, meskipun belum pernah memenangi medali emas, akan berada di unggulan Grup C, dan Spanyol di Grup D. Sementara itu di kompetisi wanita, dibentuk 12 tim yang berada di masing-masing tiga grup, dimana Inggris yang baru pertamakali turun di sepakbola Olimpiade wanita itu akan bertanding pada 25 Juli, dua hari sebelum upacara pembukaan Olimpiade. (rif)


15

Layout Koranku

Karya Desain Ku


16

Layout Koranku

Karya Desain Ku


17

Layout Koranku

PFOFIL Namanya “ANNISA TRI WAHYUNINGSIH”, biasa di sapa dengan “NISA”. Anak ke 3 dari 3 bersaudara ini lahir pada tanggal 7 Mei 1995. Dia mempunyai hobi membaca dan mendengarkan musik. Anak yang duduk di bangku kelas 3 SMK N 11 SEMARANG ini sedang menyelesaikan program magangnya di sebuah kantor Harian Semarang.


18

Layout Koranku

KUMPULAN DESAIN LAYOUT KORAN

Ke Ba cam Lo nyum atan mb a a M nik ara Ge wis lar

al yo So ng ra Walu Bibit ota Sema alik Plt W at

Bu oleh Baru Tak B akan Kebij

ma ma-na an na ditata,” an usulk meng yang ak at pejab a. taan Pena ujarny kota ngan, NG– ungan a ali RA W bis na il SEMA i di lingk g belum ri kewe Wak wa da Gaji anya soal as dan h maran a, izin pega Dit ot Se lny ri b, tug g Plt suda . Pemk an. Pasa lam Nege . njawa uk ia me an seoran i walikota n Da turun dilak jib ert k lum nteria kewa nya sep termasu Keme ndagri) be paikan , ayak an itu am wo sel an me dis bo (Ke Pra nang guna kian Kewe hal peng Demi eng Hadi n sidang nya . aa Jat lam an a rin uk da jib ma Sekd m pemb aran. kewa RD, ke angg gas dan tapi gaji an sebelu a di DP laksana g “Tu ota Pe urn Bahk maran kan ota. parip i walik ota Se lum ngata sepert kil walik dah Ia me (Plt) Walik saat ini be wa su n tetap ggaran, n dana nya hadi nataa tugas naka ,” jelas al an rar Pri ukan pe PNS. gu so nd i He lak meng l walikota ES rotas t me bisa dapa mutasi/ tuan yang h siona diik TIVA tetap a opera ten tian nil ole berup kelu uti g L reb ai ke erhen per an lagi. “Sesu taan perso nya atan ra ru pemb Soal o dari jab kan, Ini hatia Banyu han p reb a ya pena lam an ha n ada, a dilakuk nteri Da a. arm njelas yan dibu n mas man se-K ana ti g ny Soem , ia me setelah ec kt Plt bis seizin Me ),” jelas ota keca g m ikan yara ik in am ngka an gri i em walik dilakukan ap dari deng (Menda n izin itu mau mat ad , ban kat se men atan t tet pat an ri ka at at g da an tus ge kelo pun Ne lanjut . U i hal yakn kita undan ma sa etelah kepu ali ada n. “S an kemb Ia me rat uta taan Cam mpok mem ntuk aman ya or r. g adila sya na jau ng ai an pe b se pe penin g sebag mulai perolehan ui a yang n. men at B nya erik ke ka me proses esai, jik ngajuka dila gat anyu yan an se dar ntor akan i. Proses rus melal m sel g ak me i ) ua Ram kuka an man ten man elih wa ha tan (PK pega sendiri , g ngku ik at n ak, ses bersa jika tid erhentiauntu adh n tiap festiv Sutr ah b gat b izin itu . n er n rov pemb daparet b k m an. K tah al re isno lag agi Namu nataa a. pemp eg un an en b tuan, rus m pe en keten perman nya. “K a di get iata nya ana “Dala a, Plt ha bernur. as i am Ban ahui n se jela wainy n lewat gu bernur secara an,” teg dal ir m yu pot ng ng pega so sini rnu uk m ka gu ajuka dilak nanggapi elGu be cuku elihat man ensi aja d bula SE meng etujui, maikannya itu, re , es ik M Me sen ibuat n dis an ituban otarika p tin pot . pega AR ampa telah Jika i luya ya ota gg A nang taWa en n meny agri. Se tanya. Pem wai NG– it hun Wa kewe BibFe n i. U si re n nya nd ka akan an lik g st ban su ka ka ntu n,ivPlt ,” kanegrus dila kot di lin Pena da Me turun,” n, Jaten dska al me ta dah mi b k kepa ru a ka ga ih rus in Kem kuka Semar gkun taan a ba ngata mene m garha nya u,men uat yang izinny ran em apkagrai,mlan be a me atkan fe ana tingkat git . (Kem ente n. Pa ang gan ma jug ja pro ri, reb n ju Se p w ap / Ia di stival saln be er nd ar m an t S ndag ana VAL akgan pro en rian lu h me lehu . Dengenja a. yaer ri Me ESTI grup reb amatan ng kebbij men ud mn Dem dagr Dal ya, iz m bi gra ak bodi rutrisn “Sel attid setela uan da i juga sila ec ti S da ay elu am -K sa ek ku m un in i) tuj sa o, wa se ia peja gusu ik dii seb a it, Plt ain han lin Bib tu baajanutg meng perse n pega n kriter sebe da Ja ian belu Neg dari ahan g maraw un kata bijuak ujar bat lkan taa di ik ini kitar. ntunyra kelur anhgk gka men mi untu pari lum teng sam m turu eri pena berdasarka etensi uat ke is me uman se nya. yang nam k n n. ng an pnmb gha , mp a. Bany arakat arag ri lehtar k Ia purn pem Hadi paikan n. a ora r ya a aklraitu segg akan a-na harus dan ko yang ad m Ketme Ga an kalig ubo m masy nyakny -uri tif en ua ren. aranbka tuga enga a di D buka Prab kanto ji W tian ba dita ma u Pa objek butuhan untuk se gat ka n yang an ak ow perha uktikan, halaman r melihat ke akpengnelu l-hal war s btid ta,” a it a itu isu b Hen s (P taka PRD o, isa lu si ti serta ia m Ditan kil W anny nternya men agai an, “AdiaaDha l-hal yagng lt) keda ngat bagi n Pe , ke dang du a,lau dr Ini dib mada ata se w B sa da ” ke i sa W me ER i M ya, ka tuk . ber cipo.ta ra ma Perny gapi la m pa ar kew enja ya so alik al giaa ha r . Un mutas na n ad n se ar rlaga yang ng LO o kn beru t m Prihad ikot ksan arin. arm trotoa dah TI ademak dak. ta hla kan da Ponkoin iabu sela ajiban wab, al ke ta matan mberika gah be aS mena g rencana ’ So elak MB stat AWA a a i pa su DEK leh u w keca ten g k. bo wahgram i ju nti yang A: uk saat em m un me yang Kew yakn seor tuga enan sno RA MER 4 orng11ini tentan rangnya 1ara , se “Tot eneraaspro /WA an tahu sa ga ada, “Sesua utas an pe ini aran s Sutri maup poknya unggara SEM ngtiap al ad i an an lah alank ,” reb nan HAR ang-o ang, sek dala enan ya se ang dan gan, ya anik rebana g be tu i/ dij lan n ‘or ke m g na an n, i um lom D bu an pe k itu Plt an sa ka ke delong ud ya g in ke tik ijel ,”zin na kete rotasi taan lum an m ha gan perti Plt su “Mem rapa jabata t tu t Bany festival a jelan a dihen men a te i akan n taan nt kan, hasdii imbu lom m gg pok dengbisa pe iap dibua gan Cama ua PNS kan, tahunny aran l pe itu te walik dah enga bebe lau suda ka p di h dis 1) pem jadi rbai jan aja a . “D se ok n n ata o/1 n n la ya pe d ad ng an , d tif ya a. Neg an ku seng ya . rta ngrnur.(an meng an tiap gu rmas ota. ni Men buka juar k. Ket ipilih sepe “Tugas . alam . sajamda ng. Ka alank objek reban in lebih akgube eri seiz kan rsonil ng na me a ik giatan tensi se uk koso boleh dij pok laara ing an uk (M in an gen an d akan iga tiga ha ol teta rti w dan dilak dhan. Ke ma fest tegas simal ut di se kelom , kami ta g hui po seba Ia m enda Men nya eh rus sec nsinya. juri maka inka ini ival fitas a bai ran ai krit ugder dit rup grub ik. tanya soal p wak alikot kew el ete te n, ha Rama mengeta pan lum am ya kreati festival baik,” ka umuman reban akan gai anju gri),” ri D ya n la uman hada Namu uai komp mkot be pak k dal bisa angg il w a ta ajiban ya olah eria p an d pilk ng untuk a di Bany potensi u di ses gu pi al pega memsyarat tkan jela alam hal adan dan lebih hasil peng ini, pe at an dan mu aian am b an lag op men aran ikot gaji nya di vo en i B sn tig lam saat reban i melih ggi. Untuk festival m er izin wai ulai utam izin it ya. ha li da a sik , dan ern kal, ilaian alaiko pad maink maju nunggu at k Untuk lagi asio ggun , suda a. Bah da “Kam kup tin reb oran ng ah me . li pok k, Pa mi bu rta me progra pem itu se . Pros pena a sa u “Ju reban kr yanyi keko , di ta. a pa na . kan sela a ka i cu juri ya Sunarti sliman. ng ya ka menjadi kelom pese l w akan h Mu ana, g ju n ju ri ka a. eati , m m prov nd es pe taan at Ta di sin tarikann Soa alik da orang kni, Bu satu mena ngaku, h beberapa tingkat ham ya ri ya p h k vi ir a au ri pe ak Pa da S la m lah Ju i ha ro tas tig ota, na oe l p pia an ip n ar : sa mad kni, pega“Dalam. a, ya Jawahir, meles a yang su ya. Dia me itu suda si, hingg rus leha aran un erca ” je wal mar pembe o, B g ah atkan dan uang ber a I reban OMBA eti anya m mel n Ja u men wai belum grub ak ndap lasn pe ik reban an,” katan Sutrisn untuk mmad sem yaka dapa ikota, o da rhen BERL an wah Sun li dal tiga ng pem gilir reban uti komp Namun m/16) alui jut Muha I akan me nyuman ya Jika gaju nya, nataan en uk PA np ajang tar g. dipilih tahun l ini, lan Ba nya Rp p ya bin Cam men ir, Pa artik, am h ada t di ia m ri jaba tian Plt ra. (wa N an meng maran ad njadi va akan tiga gru kan pada Juara Camat bahnya. anggota harga ri kayu, at akan dise kan dap k aa Pa al Pial GGU Se di jua a Festi pkan me hturahmi -uri lir s peng kepu lakuka enje tan tetap le ha B pil Ke gru Ny K n,” an ini sa ini da at Tasl k Kota sil menja ,”tam seorang an la uri kepa men tujui, wat rus bergi ta an as hin a Ero NG LO raksa a dibuat juga kerta tahun a terbaik. an ditam laikota. a inaan pros adila tusa n se skan dihara ererat sila tuk ng Pa b reb bi sa mb yum kan p iman lah lurah atakan, krea Ba ak jut ya mak gube berha un HA k izin da d us bis pemb Kasbi sa -Nisa Ke Uta gga di pa (E R-K , dan n di reban di juara RS lah ahnya anik iala . ya (PK es pe n. “S n teta telah , kalig fest angsa ana memp . “Selain meng cu nya Men mpa a gu rnur ad tifita Mti,E 6,5ku, spon dan perna lihat em EM n, di gdera Ny dan a An tangn /W is, se warga,” an Ran ra. Pe Kec uro) anik ma ival pa AR menja aan du ia penilaia mpakan ri B An-N seor . baru dagr ikan bern . bers ) sele ninj etel p da G da Ia rtiastu n maj ya s ke warga maraw 1433NYAM reban Banyum pat me am tera eriaAN warni agar ter an A ME da ti ka uk m b u ny ah ko ri se h an au is ta an ju Ka n i. U rna an ter sa ke EL ya rab ur da uda atan NJsa andan, gru ri g a RD te ta l, turu Set a B wa Nam angk i, hu ga an g pemb ai kri nnya mbutuhk sela u danfestiv lomp g ti buda mengak EK ngsa unan ini upun voka nan yum Kelu ang jik pers lah en ma g I/59 seko Hijriy Urni T k lai AW keca ra be Kecam Pan ME Slan g riastu Pada an kete un utan a ya kemba men menga n,” ka elah AT pe bula ah. Me a minggu emRa rah got tah Meng ya olah anyi, ma nsemen pem men leb al ini, ok re men lah,. ah Ma an ke et ca i in an I salin a a. al ik jik bu pe at m it mp ind ah an ara non n su r du id jug rny rak a rja daih u, da ta li ta at an sila arTu lur 10 sib apny nitia Dw na uj seca ntua a ti men ng gguk B festiv ka ban en ung ih b an ita ap men an n m sek antar lam be vitas tu wa ungk at el ank leb ha taan uan da patk kan, nya. an Pa tan ini (PP) RW g 09 Ke lih Kel ton an m sam Semwarga at gu aik, mi in a. “D da Manktu kreati Ram engi cimb ru dila ra pe n, pe dak, gajuka uat sa ter 0 an ar be reb Dia m g. memgatak Ketua kan, kegia ah untuk baik has ” ka aran05 dan da en g ob s be pega ri M an kur, Semktunyaka kegi wa a. diri me kuka rm mbe sesu mal urahan rsamenga a den RT n. ian, t rny n pa je da dakw wa arantukyati atan il p tan in le gan ata tuk si be w bead tidak an men anan eng da acu an, g mung an ai am paka rebana. rcayaka rh sert ktif rdas wai enda bih ya en ,” aktu annya ak meng i sarana nerasi mu k yang iku m unK sada un Pan a (n kan ganGajah seharian Ke . ar kew Menan n,” te en da enti gri, gu u, rja Kot guku ya it (1/7 ahgiat ng,Ung /dhu rak hitasan La ga gg obar ac Hampir Pern a ke dan ko kan juga warak musik ri kami pe mu di se imal u diad Acara ke pezike libur an ge di rum lompo seba un ) pa Jate enan ggap gasn pat an bu sanaan te aran afa yaAgnarCer z Ja an n biasa ber a Sem ti ko sud lom untuk man laiptak “Total ke pok maks “Ju , te g Lo ) di ara abiskan Jalan pe n ak ya men yata tuha mpe kriter di gi , ah has p m menc ng men ng B gan i soal . ngu beiaratunbe da an di obar r, ta baladih elesa Kika n Pe , be rsrta rukura jauhebsut dan lal hlak. kelom it tent angg anny n ya tens ia il m arang petis beb ok lam di ter ada ng tuk erjakan i meny M hitan mudan rtkeem di berak , setiap hnya. i Sem egas ibit W u, G du ren er h di Kend ya i, . en al di dik ‘ora ang api saa itu ng ad . andi guCnti 11 Pan alam bala a te canan al. di lai jad Nam hin apa jika eriang a. Pus pat adakwarak aran kan, aluy uber Kota rakke imbu lam festiv ke un ada re n mu ran wa ,” g hia ng m i a. ri an ka di B andah i ju un da , yameng ku nu he bi g ng o ak su rak da nob ggun -o ncan nter tuk r ka kelu pat. ya Lemluargatuk ara. bel a tin li sebe jaka g ha Plt W an su Minhari. Tak at bany 14 ora elaskan, ng da wa l 07 ada “Mem rangny a m nya ru h ggu terlih men ar te g Lo ntor rahan Yakn Denun lainngka dian h berk .00 k jau ak k (wam um gka Dij is kata lum n/ pr s m alikot a r. dany WIB Mandiahny t yu um mi -wara koso bebe ang, a’ S utasi u og a-kneranya. kata n pegkga yan yedi rsebu Dal Kelura dan i /16) r ol bulan ram ener a mem Bib nya. rum ri a warak naga itu. dari am pe pu dake bers dan uska mak ng. rapa seka oemar D seran saran citer tem g dite akan t, pa , buat a saat eh or l di ke ac han rip luti kare buat it, Plt enga rt gk ra i Rama liburan menyarng ini antem n du nitia ara pa ak anerny agamg. angt Ban a pala mi mengge Nam a bo Kalau jaba ng mo. a a la t te mpa lan suc isi waktu eng peng na ha kebi tidak n be k rke in ta taku gikunjatedirlih -ananjelan ua be T bu a dia , sedikitny Jat dan un, leh di suda n ya i ng ka kan Uta Cam rseb tkan yar k us ata dan Selam n elua l itu jaka bole gitu, t dimeti Khidanatme AMBU n me Laziz at dik os, . ut. di ke leba warak kerajina l Unt sesu haru jalank h diiz ng n S men ra D raksaru n bis MENY riyah da ndiri dan Ceria untuk ta w ma tan a be gia ia wa inan dan “Ada ran men baru h ja em uk du r yang Faisal Raajah ai ko s se Hij in seko rajina an inka an keraj 700 lebih tnya. Ha ng, Dirminy Cerngtu rajbe ya itan ada di Ko ha un gata ka S aran a la ca sa . 1433 h, Bank Ma ad Kh ke R gg an bo n, ua l-ha h m tu ra Podo ting iza agaier pe ia, takursniem h nguriat tan a ng ar ngku le ggak h suda yang dib Sem k m kan, ukaw g ini, pete obje And ek sekola lar kegia uafa ya ndal. anga t ada h. Po hal-ha l ya an. a. ne npna untuk mban dian rejo gal seb u pem nsin ktif ge yaka, me ng /dh fin aran emfa kegiat ijana warak ling me san adala n , Ke diBadaginhi adma t g deng prog kokn l ya meng ak yatim n, dan Ke n Mingg tak lai Se al pa esa kot ya. a raran ta ad tar er ka ng bo an Spa pial g Uta silitas an n yang dan berke rnah dip a lik ah ini(11)mi rak ri Ko ta a be oleh camwa ndiri ngara sa belu disi an ram ya, ka tidaleh diada 100 a pe Paya , ketari. “Jenis fa da an kut, bera ayah atan buda rang,U tersebut di Bank Ma serta mas nyol a Eu ra u i war obua dibaw di m k diriny ryanya saja apka gg buat lau ro dna ntutim/dh Nga lir Sema ga arMandiri. B pe at Keles las 6h menja tan na pa ka ar dauri du ang 20 ya ini yara vs It RINA k m ria di ahan liyap ,lusu da SD dan n bu Kegia bertemp l 07.00 WI di Bank tega dan n, ya an yatrotoa lu FEB KH hasil ar tet ya. taku “Tadi mun teman ag alia is Jep anak12ita g emeri /LISSA elih ini, in raharan akancuku kat tus h tur negaran liki de n’an ann Ce pagi, s gu jang itu di ng r da SEM Puku rkumpul tua dan S ITAole de ti. “A LOR-K itu t, ak ada te diriny ny‘he Kh asa i ma n g (1/7) muda. a mwanya.ta Se ga N su bol pa e n tinra iku n tara at HAR ,pse g ke ini memi ja bern an kata urad anak ah be h orang Pe GUNG (Euro) ter Semaran gg Ko Ke ikan sim ujar mara puClan en ngi, gan ad tusias sehing dihe lank dah digi se bent u sem man a tak iko an n sud E k i, lib ole me ur ny Jal a. PANG ga r nd tan ria R ara dir an ad at nal,” ng “WIA isi .(ano nt an rny gi gia nta pa -tem mer ingtadij a. al n seh a ar sen Eropa an ME n Ce matan ila (PP) ,U A Kend sio Jate Meng ung, on ya i,” uja ahkanteke ng dia rsen tnksem . Sun t ta Khita mbaw leksi as Piala di Keca an serasak kaen /11) ikan uda n nai n ika:nMter ntun cara ton ingg RIA: bu NJEL ko enut me Eu namb rang un tad a Panc os, sar iri, ya nya. ,” r Bayu 10ut bula ng at kut ju yaev an uleKe la ga. Ke n keungater ro raseb gis adikan ngen-ev okarta ka a me N CE garan, Sem k m yan Mand hingg Pemuda tan Sema am ka olah m. . ,” uj it rwba n su la na war n RamANG gi da Infa sej . bila. itu. rkewpa aka 20 i lib ya rga lainberserag an jugmi giatan reg ar u ka ga, sek at KHITArang, Un ak aran enga tg dige Pu Hare turis n, tuk d dij tik rryng, i q, tu cama ci aR atan deng kelua usia Utara Fais tany taTu dan ng n be du ak tudomb an mang RT ga Tu ad data n ,”K kautan bukr an ” an ke dimJaula ra ini, in warak un aya ng Ke gam ShantiB,adan sama an acara Sema al po a se pi kaHewa an mirip libkek Deng anak-anak u berse ada rasa te terhe ng ab lar semerupak har di ah U isi en n, se ur aramad i un Ranti bekerja lai ak n badawnak a min Gaj 05 R mpa , K ny mny daan garan kegi patng ci, da g, ra begit pa , ak ka yang sud sem ra kan ini los pert ng tukkame u tang di ba ngad adar a W qoh Peng an ihatan mem unap ggu se dukoan an, ditune k g. lan w ndlig iri in uslame atanpaHnarry tan 11 ini dan pe ini terlihat Ceria, tan i pu sih Utara tan me (nobar) sem dei 0 ng Ham ahm tuns ujarkeltu un n de perpa (B elol anen turis Jep mlau Maga us a 20 yai.ngKede e pu lagin lah. sekasenm tadi n tu ma i re ar un 9 Kel I/59 tias akinya ma be alig gia giatanpecin, sek 6 SD bakak itan a yanm gk tuti n n kul 2 nca anya saj ulai Mlag diha pir a. dasar pu ng ng rsama ng Lor, keca , an Libu ligus n ka da n riura bera i di Murya PZIS) aan Z an inke ur g. Ke lai k bpeda ri i-k merupHaka ti Kh ar Ara kelas ng raks n be uti nak ya gu sam h. taLib wad puga burit luar a adaikya nge , dim unan De SebCinry a, akat Jaten suci Rama an ak-a ran Semen da nynan 1.0” 0 n“H bisk seha ur, te ahan ngiku jah merek (11), lurahan on . nt M di wa da . ny m ini kh bo me la nonto an Pang an K kon ri ah ya o rya as ob at, . “K2012 en ri rl em jug kan at gi tah “Krap. ka dii danr ol 6,5 tim h itana, elum men diri , a laak sca gar di wa a Andhika Palir Ke sun an a ah sekalolaa makbulan libur fin baw eh buhanak pupejab war yele an di an w ihat sitam Pukepada ti itan /d nany kni m i Ba pa bagi ar ini am in setiap berhaam takut h Kelur . tigadine Riz , ini i, an enyahaunntu peri a., terl anak paku juta ini ha lebih Tu duli lag ora Ce hua ak. saik rum aktu sibu i be ahng- BPZ gata Kanw renca war bi ruti a juga Ya nya ertasih n warak rwok waktu nggu Alag Euroembu k Faisal al di daera Ngaliyan Kendati ks darionesi juga ebtuk -an satu ini n pa sep ks un ih pe an ria fa bend IS kan, il an malam nobar tempat. keng ah ny k. Ind war , sp dibuat rgan ga sa ini kit ny 20 ikan bers toko ca n scasme a itu ar de iri leb mesa pera nya. atan rj wa nak m tingg hkaankese ihheda M Ma dari ya pesa un a Klin min Lem dua mi un Acara di dua dibe Ba an da ini inHarberyrhetunti ikuti amaMand berbagi beasrny n ta yang o, Kecam dan bude ngatakan . h m akan 12,”mengpe pern na w on, da dari Rp un inya. Karen men a ama. dari era B andi dan nd Museu N tuk ik alkanha cuhu na tuk at rtan Bank u itu kan lai kelurah lurahan ri kera yak rej ingmer ju di iri. Kota anak rika waktu onrry ta , lu ang Jaw dirat a,” be ngen Citoak cu han HA n ,” rnaM to.n asakjiaanide mang gk anak lebi ik la arni da n ju kayu m nakun gu ah ank Podo r oleh ayah annya me rasakan up diada rak. ga mtuk,” uj me sa kun ya anak ba RS di un ak giika r Ke ara oleh r Ha siraan Indr dn Ag -anapan da yang ngka tuk ntin g berse di sekitarnyWahyu Pu akanngsal EM diriwa akti, tu-s lum un lam pean rakaluenan disnga uja -ana ti “Han tak pe rod gu apme an uksi /LI ac wak h inda innya n pe ga ke , kanto n arny m dimSebe abad dianta berapa teminya tak meyang bilan Tu an ke en di da ke k SS yang am Masjiapme nda nya.juga n atu rtihandahu a an men terb -ker men gan ke A FE h tim orang ambahkan itan merup untukLAZ n ra ngtim n k mem“Alham yahkan sisn sete gdgiera ba a. laman Dalam leb dinntole memp20am ny ap un tu se h. M agar rnak rtas ng n an Hu roT) IS da ern, BR ZIS Da ada be namun dir an-teman a, tapi ka i 12ba saja valsudu di ha ng Lor. panitia kh AJ l Dit ha sta. ikamed ataga ras tu gka ghias rtas INA Ram jadi uat ta. n ita iahter ar dan iliki Aldulil Dit nyataan hkan rna 20 da atra h m(M ruti inka kankeaseh eng, ggulan LA ma Bank gu 00 nta pa ar2me enghtukni,dijadDan is n bu m raks k m kitar embu terlih pu ga da Jat h i te rap re ke la se w an takut, di ada tem t takut jug ya sepert ri dimkhhib t. ad Pang tersebut, a layar leba sih di Ten n un un agar ju ks uksa hibo Ind ap MLA men mer du tuhk at i, ag ma 11 n dimul gule giat man h ini as em inrsi ka an man ri ka arak bersa atan. UKZIS gram r pa an ad ba Ja aidip ga “Ta rak pe i ki se n eri ran keCit tiap amulai ikase rak uraani.roh katan A an n pai sun kedu an du linya deng eka wa noba seba Dirin men nya yu gat ak-a apaikan,mwa Aga a,” be buat a min an ta, diriny sala m yaaingse r Ban an enta itu los sem ta di u dakarinKlinik Ban ikut pemsatTIuHpro n so kaha aku semSunat itu da a ka pa nti ju ediak tkan di am te ta ele ro ya po n si. A rak sa su ju ng du gi sa gg na sir ut, na ny ya w ya sa je ny be r ata ga R ja ar rl k lek hu t ng ya . pa . Ke te ga k Bag gai tak sin l n be k M me arn ncop melo na JO 12) me ng k bisa lang at Muk bang i n erika Faisal k kan ko te ti ng ng ke ukta n. n wa entar anak war alu be peke rnya tu war u ktu ditem berh na t. bu m la on ga ujar (lif/ de rhen 2010 rm meluardipyarod un iri. LO akD n. era or rswa biasa M tihya rj ak sia ng yaanor cera Tu ga war inya peng dika . em anna din-pesa lan R-A toan kat, asihil ngsudib akitu seb semut,” yang t tersebu rang otiv ng bi ng ak ti, dugd ar a. enga gpan h uk arjo ndan suda ak ya rat, aann . llah ng ngn luar n, sete , ra n Za mKa n saga ri lebidany ang pean t ulim nw mah ya da . saaatikut tru asi l di as n ke akla uri ak in men jin taka pe md setela ‘hila tihar Ma Ray rel ga kibat pa h apa ka elolaa pagat ya digigi yum. tempa t Sema wijana iri usik. bisa ang bu sedan warak di setan jauh h m ng be untuk ya ti pa an n n an r w tgbe jus tivasi t. baha sem Pa giat kit ryaw pe dijua sete a nd pr n Peng ) Mandmusi sirun ng jo n, “A m “Al ncak Dit da agar buda i tak ekun arak n la-ke Cama a Suka tan noba tapi r ka onton a termo tersen ZIS k Na untu ’. Lo Lor Ke di w a, sa oses tidak ksu Bada anan liki rum hari ulai di ruku war dak N ng, la aatrbini i matakak keiri cara en tarn agi du h acara pu LAZg,IS amba ki“S li lapa an di n ke Djak gia a ak rea jug amah Pa k m ka ng asirsa mat rek ak ‘hew teta ya m lain un kera . meikmi Ketua aqoh (BP nto meng enMa nd ro ran Ja ca ilaya lura deng ca ginany n, ke yasaika unat Semasa hkan Utara kera ahny . Tak kerj ran bi berla ili a n cer i warga lihat em si UZIS tu i h nrka n akann me rya nyele,” be tara ghibnk renan daitndalam ataka ak , Shad akan ikon an’ p lest k Sem tuk jinan ta ilitas men Lurah ba beka matan h Kelu n air ib ur con da yan l prog tengme ga Wahyangbe pra di berk ngka a terl hera an asa jur Infaq Harry Mu r oleh BP era meng memfas untuk me a digun n di Ko ng n ,”Ba , khrak or rnava ndmen ura seri Kot ini, su ari. tidak aran ngurijela wargag. Sme g, Muk gata Muktih un s selo Gen raha ela ihat n jik jauh era nd tukrnya kaanng-bada a ep w at ka Mangngya kedu ram wa em eria n uran antar “J unPu Utara n Jaten untuk an ai yu dugd kan uk snya ini dig bawah be salda unggitak . ng da sa datan even ng di a Sem dah enis g arjo rel. jug Sel ala m arak-w bany a di di Sem oga hka pani tihar kan, rang ro 2012 da tan pa n m jia ias a ya ah dip Se ri pa ke di m ma gia ZIS di tka erl.up ni bajun pe tus . (w a ro . (li kalin ulan va Eu ke Se yaitu sebelu guna mbua w Dnikatsud t m ir bisa n ak ra am ar Tuti -eve jadika aran menja an LA dikh k. Pa jo Lor ngur Lor S ai dari akan f/12) berad am aran piala Italia. “An anya Eu ar me ura suda jinan a di ip na ak agan yakarnaLAsebak akanan enga deng k. /16) a n na n si g da di ad yang g final sehari Ramadan. yang a mi ar , deng banj awat salnya sempa ugan utrir sn akan kan pengpeukrt gada be sama ami iri. IS ebut.saKit yol vs ngan war h 7 war men ga itu. a ka k a ag sion mbo n rsamZdik warak tan ter irka em LPMK , kelu lir,” un tke sa , untu pillaan Mand mi bekerja Span rakat de sehingg g,” 0 bulan rak-wara rsama su ri dengHewan meri “Saa ir. h ny iringi lu o2 me ah dib ua al,” l pa en n ak penu t m“Sa raha gk su yang ak ya 0 lebi ak, se ggelut i, ng “Ka masih a Bk tam k Wa ap kaki an ba berk an,da tu em ebarran dan sud mem gerj n de masya p tingg nton baren nya be datang da ujar da pani t pe nti ank ak an me diri pa ng di h ke dikitn i akpangng h m n, pe nya. ku at akan ngur apnya.an m panselbuku at n perca yang lin ter enga rw kono -kakin dan epal en war tanya. pert uabanhadilaan4prmean Dita k kaungk ini cu akan no salu ka dikerj kerjanya, ng terlib kil yang ha nya da g m buat rajinan ya ligus sa ak ,” re ugrw akilan yeba dila ad ya ga pe kualir ran,” ka warak Keraton atau Wa i,” pantaemua si ny tiga n m ya ke mirip a naga ebs ar nke salu oyek tker daka ilan salu ng r seka tok akan nape an sa tkanha dan val bkpa pihak n, a sepa 1 oleh l kary n be emba a. H an t me n Lor seln, deng ya. (y anlu an Berdasarkasa rjo digela warga ra re ran ura “Satgai an karna SMAN keret ki Walikota narik lag Indo nega erupak lihatan domba dapa adsaak kata deng katan berba yang pu turi anya rkes ngga al lura ran, w ian suda lu n ters l gand ang hk ktihatker ag nya me kan ra, saja warak tidak atakan, kelakanme keria aik ng ne an t Mu ih se la ng an ke s hu n h n seb da . din r Acara ngakrab rencana bu ka ah a n me Cina pe an(ya i ng si da leba n pe Je Se duebut a) un Dik me tukarga salura ota leb Has lebih an mker n. K sud sat dapa akan ini diurug “Kam ta amdipu me mesa dila ada)anunak , Ara rpad kar ini, n ke “W ke ne pang rnah adalah n men Bahka a. en nd ah an an se Walik ya. (lif/12) tuk , LPM gdr era an .00. , me . rjo . D Utara tara uilter a untuk kuka proses air 2 A 12 kesean mengra wkti sn ai dipe b da uan pat sud ng warga an deng yek rel jagadi baDaya un arak ga dn ri hasil ditu mini pato Du ar ha tkan ari kepa gena n un rang i pukul 21 r ini bis sa salubamb n kibat ny saem ncap tanda nnSM mnetrakm mu turi ikan pe an Mu ga de. dua hasil sa n a lur paah ba . Sa Sema in rany a di k,da LOR-A nda, salura ahan er da lkan tuk le bua me perte an pro n tersebut. njirdua nutu tup.dipasalinaitadarasar Al ” ka daura ny n se SKe dimula ngan no warga n at lur katan yu Wetan ngan ga war s ters ters i mem a. bawa n an ka H erjak an Kelur IHARJO peng atkawarak tany sugidawarak akan de s tr yak gi leni ke salu Berdaberuk r ngeta pe han Teng usna ak hewan bih meng ahas salura didapatk nganrena pan sebdiag tuk n MUKT gunan rel wilayah nuk kan ng h ba rsamahih, aturhan, uk ba di ak un ebut endiri iliki a. anr 2Ba sang de urartem 500 di un uk di ah an an Ge ura an harap eri wada ini ran M sark“Ti air ne war ah Mas cucu, mem satu kel memb an, sud a warga deKelurmah met kelgup ng ua unak pemb rjo Raya camatan ua ma an ter leb beri ta uran salura suk tuk be nding sena gara tuk mem , sehi (M h mu tar da ha an dig erpanjamemkenara ban ngyan dipa sudah uk4tihme pant memb bola un an perta a. kole ak in AJT jid Agu Museu ini peLor an g ta n nda suda n di perte atan an ng nya, dijadi baw ngga Mukti rjo Lor Ke kas selok nggu halau ta o bu di ,” ny barikadmaatse da n ksi. i un ) m ak yaka Lo muan deng h seba sang diurug arjo Lo auan “Ka ” ka kan a pecin menyaksik ungkap Sel . eriaKonng laluRW ktiha 05 atka 200 perte mbuatka tuk engang Ja m na harjo . Sbatan kesep asi be rel. pe Mu n ng ,” Tu n ba ai no di Lok ga an ta r ko l da 12 ata . n ja kelu me ja n war ehin mlag n tris war ti m ing g’. dija un sama ro 20 nya leks i da mbu seba sele lapa ba wa Mukti laDa sepe bat turi satker kesepak sanggup lalu n. ri Jem ‘hilan membangu rjo Lor Su uran gg ar ga s ka Eu meng pat. dika dika Lor raha sar. terl gian bar ngan i tida ak ya enga dari s Je ter. sal Hasil Satker final ha ai pomau 6) a tid dan rga akan at setem n rt n tuk n, m 4 me n kti n wa eb S da , mp ga de ter i un ta ng k t pa ara Mu em ak sa lu B m/1pu uru Ac berl diju agar ih rak an buka n Ke yakn alur ng meter anya 2 me di kan, n Lurah n, peng t membua n diri esan atam ar pu ng, Timur snya. (wa antar selebar n material a tidak masya ing Mu “Kalau lura i Ke an m dahulu an an digu angs al di prod pa w ka n salura ataka en tokoh n pertand aksi. Ak organ war juga lau lu tak nya. uksi arak pung salura k muata Sehingg un meng rjo Lor sem nutupan abkan pu met ktihar yang han B raha gam du naka ung, saat ny pe up n ha mem pern Karen ak ke ada gd Nonto tunya atr uran solo ng as tru an baik. nyeb Tim er. D jo Lo mas ange n Muk pu du Mukti Pasalnya, yait eran n sa tapi ju dugd a itu sa rga ma t lint tur deng ta prod ah in a itu pada yang an me . at satu- ahkan hib cong ya t. kan wa pu ur sa ari Je r ada uk ke yu W tihar a dia sempa gi seha u pa di K acar stru eran panik tirkan ak ron pa ngk ahaya pers Ditam uksi n be juga jo lu da . m m wa warga utup. dimeri uran ke setem n bu ri se sa ota S a pu memb na jalan asny pai bata sepan raha etan. dit dikha uran, hib na iapa bahk warak rhen Tuti lan em nc gu be at warga penonto r. ja n dan n gan sal n akan nutupan nt a. pos ti peng Ram lum karn aran ak kan banji a n, wak i, di n karn an Tu . (wam ka Kon ng 5 ura pe nguru dimain ai nonto bar karen mlin go dike Warak ad data aval g, at pe rena sal adanya a air 00 ri n ti tu ny av /1 ren “Sa , ura pesa m an us 6) un ka al a g R ke ar r ka an ng g bu mati hib n dan rjak -war . Jadi nya gsun W ahka data nan- enye masih dugd tuk panik an deng njadi banji nik peke anny ak ya 05 ah be le utk tak lan bisa me an dimeri bisa er me pe ak ng sa ,” a rb Dit an ak ik puny an pa sa mem agai rjan bers ng n ak moga masih . “Acara a men “Saa dany nan an ya salura ng. Se marang war t Dug eria piha , da ama musik keronco war yele ini ki a. Se ak dan dera hkan k yang tang suam yang musik ur warga (wam/16) dipa ak ya saikan ta se hib beru SMA n. Seb karn terl dari i a. ng kepa dang karn kai meng jelasny kura 12, ut aval ibat re un ,” sa war aval tuk ncan la-k Utara 4 m “Tingg n raksmem ja S mas ak se . Sed prajur anya epala eter i w as esan MAN perc ih di baga angk it da akan war 1 lebi arak a. an ny ak h, war anti kebu i baju ba lam un a m t. k tuk en kere ak ya tam Kita nya dan ju war capa dina ta K ng ak pilann akan ga ak i Wal ikki eraton an m ya ag tand ikota Walik yang engi ar ring asny lebi ota i a. h men atau (lif/1 arik Wak 2) lagi il ,”

tan Gelar a m Kecayumanik wis Ban ba Mara Lom

F

ra . Aca a seni usny al rebana khus iv lam, elar fest ya Is buda ik mengg seni an n m ka tari . Banyu meles amatan kemarin an, Kec -Untuk ANIK arawis, kecamat m YUM usik an kantor BAN ya m m buda t di hala la dihe

BA bu NYU M d dih aya ANIK ela mu s -U td i h ik m ntuk ala a m ma rawis eles nk ta an , Kec rika tor a n kec mata sen am n B i bu ata an day y n, kem uma a Isla arin nik m m, k en hus . gg ela usny r fe a s sti eni val reb an

a. A car a

F

Plt

Bib it Wa Walu liko yo

ta S So T em al ara Keak Bo ng bij leh aka B n B uat aru

P Laresana is M n W ani ara s k

Re

lG

and a, S a ang lura il H nM jo r a h ti uk Muk t

iha r

Rel G

jo H

anda

n

ra , Salu

ila n

g

yang befungsi

Dengan adanya Program Adobe InDesign ini mempermudah kita untuk melakukan pekerjaan. Terutama pekerjaan yang berhubungan dengan setting dan tata letak koran, buku, majalah dan media cetak lainnya. Cara mempelajarinya pun sangat mudah, karena program ini hampir sama dengan program Adobe Pagemaker. Buku kumpulan desain layout koran ini adalah bukti bahwa penggunaan Adobe InDesign tidaklah sulit. Buku ini menyajikan kumpulan layout koran yang saya buat beberapa hari ini menggunakan program Adobe InDesign yang programnya saya pelajari secara instan juga. Mari belajar dan bebas berkreativitas dengan program Adobe InDesain :)

oal yo S rang a Walu Bibit kota Sem ali

ak War nan Pesais Manis Lar

ilang

rjo H

tiha

Muk

Program Adobe InDesign ini merupakan program grafis untuk pengolah teks, gambar, maupun vektor.

Plt W at h Bu Bole Baru Tak ijakan Keb

ran , Salu

anda Rel G

lar tan ama k Ge Kec yumani awis B an ba Mar Lom

F

is r, Hab Noba n Tak Nonto g Bubar sun Lang

ama ma-n ,” an na ditata usulk akan meng at yang pejab . n ya nataa ota ngan, ujarn alik – Pe n il W kewena bisa RANG gkunga Wak n al SEMA i di lin ng belumn dari Gaji tanya so gas da dah wa ra Di b, tu pega ot Sema lnya, izi ri Plt su a. ge ot sa njawa orang Pemk an. Pa lam Ne run. walik k ia me an se uk Da jib perti su dilak nterian belum tu n kewa nya se terma ak itu Keme dagri) ampaika owo, selay ngan naan en gu dis na ng Prab (Kem mikian Kewe hal pe nya Hadi n sidang De . lam jiban teng . da wa a Ja mbukaa kemarin ji aran n ke pe Sekd angg gas da a tapi ga hkan RD, na lum ot Ba “Tu ng sebe na di DP Pelaksa lik a. ur mara n likot rti wa parip ngataka likota Se belum sepe wakil wa sudah , na a Ia me (Plt) Wa saat ini n tetap ggaran kan da asny taa di s an tuga rar Priha an pena S. guna ota,” jel soal PN lik meng Hend melakuk rotasi bisa ional wa ng t tetap as tasi/ tuan ya h dapa ntian oper ole ten pa mu erhe n beru esuai ke personil lagi. al pemb jabata n, “S nya So ka taan dari an ha Dalam pena njelas armo a. ada, a dilakuk Menteri Soem a, ia me setelah ri asny ot an Plt bis seizin gri),” jel walik dilakuk tetap da itu an t n deng (Menda kan izin at dapa putusa etelah ri ali sa ke Nege melanjut utama n. “S an kemb ada adila Ia arat nataan peng peninjau a yang an pe gai sy kan. es seba memulai peroleh lalui ai, jik ngaju pros es me seles ai s me Pros akan (PK) ngkutan ak, sesu ian haru wai. pega sendiri bersa n jika tid erhent itu mb t n izin rov. Namu tuan, pe en dapa nataa rus pemp m pe ha keten perman nya. rnur. as “Dala a, Plt ra gube rnur seca an,” teg soal be wainy lewat uk rnur pi pega ajukan maka gu dilak nangga , Gube , nnya itu, Me meng etujui an itu luyo ah paika dis nang ota Jika menyam ri. Setel ya. kewe g Bibit Wa Walik skan Plt ru katan ndag akan Jaten gaskan, s mene da Me ru turun,” kan, ru kepa mene rang ha ram ya ba mengata an gitu, a izinn / prog an be Sema Ia jug ndapatk ndagri, akan a. Deng boleh kebij ri Me a ah me ng lumny Plt tidak baru setel tujuan da wai jug ria sebe na ya tingkat akan gkut Bibit, reba perse n pega kan krite i kata uat kebij menyan VAL rebana atan taa asar mb up ESTI am an. etens ang pena rd l itu ar me mp ti gr -Kec engund ada. s be leh na ha an angg diiku an se haru tif dan ko n yang k m ng bo ak kare ah tu eluar al ya ar. ik ini jek tid tuha ng kelur l-h ob pe ha lu itu un isu uman t sekit orang kebu yang “Ada hal-hal kalau du Bany yaraka a serta taannya nternya i a ya sa ar ya, mas banyakny kantor t ad tas . Pern nggapi ha dan . Pokokn at troto sudah , an a mu atian armo bu perh uktikan i halam dar meli t bagi mena g rencan ’ Soem ini boleh ogram an yang an WATI at ke ya ga pr an RDEKA Ini dib memad tuk se . tentan orangn karang ng ggar dijalank an,” ada sem RA ME Un rlaga gse ya /WA itu an an tik yang an. SEM rikan ah be ‘oran ang, kan, atan deng kan, ya n dihen be HAR mat ng “Mem rapa jab h diizin keca n mem yang te trisno disiap n janga (ano/11) pu bebe lau suda an. gan da ur. mau poknya anik Su bana ada Ka “Den bulan saja gubern re alank objektif ng. na. ih ang uat kelom Banyumfestival koso boleh dij secara reba in leb lategas a. at ya jel dib s pok nsiny lum Cam takan, tahunn ngaja maka n, haru lom , kami ing a di se ga be mpete ny s ke n se i tiap seni an men Namu suai ko pemkot tifita tival ini ik,” kata n jur giata tensi ukan , umum se krea dapa dilak han. Ke hui po ya fes ih ba dan at ini peng ta ad di ha k sa adan dan leb u hasil hal anik. rebana Ram enge lagu Untu lam gg aju k m Banyum tensi un kan m li da Pak po pok untu kali men tuk hat emain tival ng ah k, na di . g. kelom berapa gkat sela ri ya Sunarti sliman reba ami meli ggi. Un buat fes ram rta m ku, enan tin be g ju “K pese pem a menga sudah hingga p tin mi i prog oran kni, Bu , Pak Ta piala satu Di i cuku nya ka enjad ng hir tiga ya lum a itu petisi, ya Rp , na, di sin rikan dah m Jawa dapatkan dan ua m : salah nany un be rgan yu sta ng su reba mmad reba kuti ko g. Nam (wam/16) anik grub men ini ha t dari ka rtas OMBA mele a. o, gu a. k asa tiga ke Muha I akan Banyum . na ya a tany trisn ng men Semaran i juar BERL raks a dibua n juga a ya reba n,” ka jut Su ng untu at ggot da dipilih up ya jad jut Juar na Cam mbahn ang an , da pernak Kota il men , lan jadi aja i antar akan tiga gr pilkan pa 6,5 tahu n rgilir ya . n, n,”ta seor , spon lihat Ke ahan n ini rhas en da be val ini gn ta hm ti, . am be na tan paku warni agar ter n binaa salah Kelur gataka astu Festi apkan m ahtura uri-uri laiko rbaik an dit tahu ka a G da pem Kasbi ng sil darti -Nisa ik men acu na te ara ak an di Ba di bisa warn lainnya mbutuh gu tuk dihar pererat ELAN n, Ka Ny an ju em er reba n, n na An ik ligus in un MENJ Ramada g I/59 jadi dugd penilaia mpaka reba Banyum dapat m pern indah. Medua ming rak mem “Sela is, seka rga,” men kaan ri a. grub ria ini keko bulan Tumpan lurahan sibuk. bu n araw abkan wa lebih sekitar t satu wa ngsa warg nan a Ke pem enai kriteh vokal, maupu men ya m Pada al tahu kr ti lihat a warg RW 09 waktu membua rnya. buda menga ny r, ter riastu Meng nya ola rnyanyi, s aranse tidak k festiv g RT 05 mungku n waktu tuk i Ma ra ga be a. untu a,” bebe annya salin tivita anta rakia Dw n ini ju k rja as apny dalam n krea Gajah ir seharia mah un k wa raks ar peke ungk a Panit giata ru da n untu baik pada biasa untu n Ag . Ketu kan, ke kwah ian, Hamp iskan di pesana kan ra t rat, a n jauhpaka rebana percaya ruku u be gata rana da rasi mud yang iku s dihab elesaika ik terlal yang be erjakan di k mi men sa kerta ne al mus ka po a k ge an dik gai sim meny “Juri wara mulai heran jik ak seba takan al kelom k mak nting s k. h ot cip po wara m dan gu menghia k Tak at bany suda men lak. “T kelom hari. Le lih kh p tuk gka wara ya. al jauh hnya ter k-warak . bera , setia ak un an buhn itu festiv 11 miny ka-ker ri kayu bulan ruma ka wara naga ada ang,” im dalam da ng luti ng rip kera terbuat nya saat kera ala mi mengge ya 14 or jelaskan, itn ep Di yang di teman lang. n berk lama dia k, sedik an n nje mada liburan ra Se jin menja dan me dikataka k. ci Ra kera Hal an wa a ih jin . lan su isi waktu Jateng Rama rinya bis jin wara jinan kera 700 leb uatnya akan T bu ng ra ra ziz Di h AMBU dan me dan La angg alah ng dib untuk suda i peng kuni ke nguriya ga mb k k MENY Hijriyah Mandiri Ceria di Kota seba ya, mene n untu ng wara paling merkesan ad esan itan a lai dip a 1433 , Bank tan Kh yang ad mara Bagin ini tak yang a dan be pernah lah gia k lik Se nis ta dibaw seko gelar ke /dhuafa Kendal. nggu “Je wara daya mi ri Ko diriny karyanya ng dna n tari. njadi a da meng ak yatim aran, da dakan Mi ndiri uri bu tetap les dah me n huaf diri. hasil ris Jepa ranya. an A tu RIN i tim/d Man ga 100 rang,Ung sebut dia Bank Ma serta agar n’ ini, su rang da pada a oleh g ke ne memilik SA FEB di ak ya Ceria /LIS l B pe hingg Sema giatan ter mpat SEM ‘hewa ta Seman simbo r HAR tus an itan pulan arak ini ndiri, se a n .00 WI di Bank rte Ke Ko sera gikuti Kh riaha se “W gi, be . Pukul 07 mpul tua dan ikon dijadika nal,” uja an, . mbaw leksi tan ) pa n ter Keme rku ur g en ya sio /7 ng da me ko ika be rn lib (1 i kegia LOR- terasa rang al m serin ven na h ora dah Pemu keun tersebut adikan i,” uja kan nk -e engis Kend GUNG uro) dij naga Jalan Ceria su ntar ole , Sema P) even un tad nambah uler Ba 10. A: M dan turis untuk katanya n pala mba dan dia rung PANG Eropa (E matan . reg jak 20 me okart k CERI garan, Khita iri, yang . ila (P ng os, sa Tutik wan berke rip do kar ini, Purw rry juga kegiatan wara ranya,” i se AN ya Piala a di Keca Pancas Un , dan am ka kolah at ga He Ha mara Mand a lainn KHIT arang, dan mi atan ke uan dimula terhenti kan ng, but di ne . rg rserag ia se ng hingg Pemuda tan Se an lih rupa sudah an ba Jepa an at pun nyam isi ng kelua ngan be nak us bersema rasa Sem a. deng kinya ke kan perpad n ini me iri yang 11 semp depan ak cama ma deng acara sena lain turis r pulau yang -a a Utar tuk meus meng De tan sa anak begitu ing Ke pa ad Se an kaki-kan merupa a, Arab da ini un ri lua a ada lig Mand saja 20 i lagi. Ke an kegia at masih peci, Rant bekerja ngadak ) di balai , tan jug ya at da giatan n, seka an kan da dan ini terlih n Ceria a kono gara, Cin 6 SD “Han dimula un. Deng ryawan obar pejab Batam di n me ti a r kepa g. Ke mada ur Utar ini k Tu ny n Lib rti a ra . dasa ikuti Khita mereka. 1), kelas an pu mata rsama (n Lor, ta Jaten suci Ra at,” tiga neesia. lebih tu ini 2012 setiap tah rharap ka li lagi da sepe san wa itu jug ti ah nak ng (1 keca kolah asun tuk ngKelur meng di wajah dhika on be nggu bulan libur se i, anak-a n pasc Indon hkan un hewan sa um rutin a juga be ih pedu ngan ora meme a. Karena in berhen An Palir nont ahan Pa ha se ya leb Ba takut isal Riza daerah aliyan, ini ndati waktu nggu lag nyembu i de rnya. , Mu anan kni ini kit Mandiri alkan wa diriny rnah ing warak. k Ke Kelur . rbag ri di ti mi Fa ngen ak cucu ung Ja r renc at. Ya untu pe n bebe nk tan Ng nya. dua tuk pe at be ni da ggal n ngiku ksi me ti, ,” Ba ika de un Ag ka tak tin ma malamara noba a temp d k ad da an dan rodu mang arnya hyu Pujia n salah k me an Tu gderan yang o, Keca ah dan bu mengata an itu. waktu rry. ka Ac kepa sna Masji mengab n -ana anak-ana dis berse di sekit memptambahk aval du di du lurahan ahan rupa anak tuk r Ha dorej nya an Wa T) nya lu h ay ika ke me Hu rasak kan g ng rn me un Po hk AJ Di uja hu pu ad ole lum a Al ka ora ba r ZIS itan teman a tak me ng bilan balai or Kelur ara diada k dij ah (M Sebe lebih da oleh tim Dan jug l masih apan Ditam teng, kh ulan LA lam dianta berapa Bank ya ac iny Teng ini untu kant kan ng nta persi dirinya saikan sta. rakbe di da n, ter hatan k n dir -teman a, tapi ungg rsama S Ja k ya i, laman r. Dalam ia ada khita ksa kese Indrapra i, agar me tan. n, wa a itu an wara si. namu LAZI ogram linya be jug perti nant menyele n wara nit di ha ng Lo na o ataka iny pr lebar na t, pa gu takut, di ada tem at takut tanya se mbari diperi nik Cit an rohan pai su ikut kolek ti meng roduks eran satu kedua ka waktu n-pesa a. da Pang tersebu dua layar dua se Kli “Ta u semp t itu ka ) Tu na r dari kan siram mengha nak yang ng dipsaat dugd ak na yang iri. (lif/12 l polos pesa g padany a sedang pala noba ediakan an di ke sa p -a k ya ke takut, bentar. Su ujar Faisa tk diberi nak sia h anak luar bia ah justru wara dijual di ak Mand t, datan aat ini kit kepala- akan meny ditempa t. -a lla tel tapi a punc , ng il Zaka itu se semut,” “S anak lhamduli bu ng tidak sung, anya ikan at ya tivasi se sirun ng laan iri Kanw t acar yang at terse “A ra elesa rencan dalam . mang mo nd rlang mara Na ngelo a saat digigi ny ma k ter be Pe Ma rit ng a ) Pa me n kan, nyum liki se ta Se al temp mat Se kawijan nobar akan dan praju k ya terse tua Bada (BPZIS mengata ndiri memi reka jug ceramah Ca aka Su digun an di Ko karnav ya tan wara ai untuk ngkan ba juga oh di me n Ke er at nto S Ma rga kegia adaq a Dj dan engarka an dugd pada sa datangn nk dipak al. Seda bajunya , Sh Murya h BPZI Utar atakan, ilitasi wa melihat salur h i av an Infaq Harry elar ole ndera Ba mend yaitu sebelum tuk tkan a ak karn baga g, mfas suda meng be n. ua un ra se dig Kit ri h n . agar ta k Jaten k me ara S seha Ramada yang suami memb ngukura dengan bawa wara dikebut annya iringi tan ini untu rang Ut 2012 an ias LAZI ak pil pe kegia rada di us sih akan ro ng ro bulan k-war ri ngan tanda tam rsama ma be ter Sema la Eu lia. “Ant er eri ya Eu an me ntik Wara nya be tang da ma de pia yang iri. “Satk 2 me dah dib Ita adan at mi an n, da perca yang ak yang rjasa final anga k terlib Wakil ngan gga ka erjak nya, lebar dan su n beke yol vs Mand i ap se rja dik ng wara Kerato a atau lagi,” ya . n dil Span arakat de i, sehin reng,” nya. ukan “Kam meter peke ot ta dilak ,” katanya pantaua lebar 4 gkap akilan pihak rnaval AN 1 dan kere ki Walik menarik masy p tingg nton ba n ka r,” un se agai SM an r tok rka ku no Lo ng pa sa ngali an, perw berb riahkan t saja warak dinaik ota lebih ) ligus ini cu adakan bu Berda ktiharjo bagian de lu /12 pat me kelurah ngadakan seka san memeeran. Se Mu se Walik snya. (lif dua dahu n, ak da a elar akan an me meme ka tid h dig (yang untuk ai nya. warg ya salur h diurug u terlebih ngampu rjo Dugd A 12, asa. tanda Dikata MK suda satker ncap kata ara yang rabkan da ha a) me SM ks anan i ini su g bamb luran an Mukti , LP Ac dan n ra knya me rak ngan rel gand Dari hasil ses ngak a ini renc 0. “Kam Sa an tan. ra kura k warga an de t pro air k me ar dipas i dasar. i Kelurah yu We beru inggi wa untuk wa mu proye tersebut. dua Akiba saluran an l 21.0 ini bisa untu rang Ut ga perte “T ngeta ahan an akan ih, LORr a, ah puku an , yakn seba Ba erj atk nd lur JO lur an Sema dimulai an noba rga ahan ter leb ngan kelur ng 500 meng ahas sa didap IHAR rel ga ah Ke kelur n Kelurah masuk 4 me dah warga de MUKT angunan di wilay Genuk akan deng bagi wa maakan panja o ke arah memb an, su a h un ya pkan an rsa tar Lor da alau yang ada se mu di ,” ng pemb rjo Ra Kecamatan an dig hara eri wada tuk be nding perte katan an “K ha Lor atan Ko RW 05 lok muan tkan r un pa perta a. Mukti rjo Lo bekas se perte mbua ing membta bola mb iharjo kese ha sikan 0 apny katan p me Mukt Dari Je pos kaml r. Mukti Lokasi gun rel. Sutrisno pecin menyak ,” ungk dang 20 r. satke sil kesepa r sanggu n lalu g’. 12 mete sampai m/16) da Lor luran ‘hilan mban Ha sama ro 20 mengun rjo ar at. (wa Satke meter me ha n sa warga Eu 2 Timur snya. ial ag temp n anya an untuk rah Mukti nguruga mbuat final ka a ak at se antar selebar n mater gga tidak pe me Lu pung Acar syarak an buka luran n, at an ata Sehin upun salur truk mu ataka r semp tupan sa kan h ma rtanding i. Akan gan baik. ma nu meng rjo Lo toko ks ebab lintas dengan warga ha lo or a, pe ny atra on pe Mukti Pasalny an me an so ng Nont tunya mpat diatur ahayakan . . ak -sa hibur ong ya . rga se utup. panik tirkan satu kan nc memb na jalan wa ro iah dit an, wa mpat gu dikha salur akan dimer uran ke a sete on tupan peng r. gan hib nont warg banji penguru saluran ya penu a air dan pe kan an t on, rena an “Saa karena an ad njir karen dimain ai nont bar ka hibur kan bu us deng di ba panik ung Jadi mati iah utkan an menja langs a menik dimer bisa Ditak tak bis ga an ak akan salur masih . “Acara g. Semo rang on musik keronc rga Sema 6) musik hibur wa a. (wam/1 meng jelasny a,” Utar

Habis Nobar, n Tak Nonto ubar ung B Langs

ra ni Aca ya se rebana. susn al , khu festiv ar Islam aya menggel bud ik seni man rikan Banyu in. esta ar an k mel ecamat an, kem ,K -Untu mat ANIK marawis r keca YUM k kanto BAN a musi aman ay bud at di hal dihel

Nob Non ar, Ha b t Lan on Tak is Warak gsu anan is PengsBis Man u b r La ar


layout koranku