Issuu on Google+

HARIAN UMUM

LINGKAR JABAR

SUARA RAKYAT JAWA BARAT

Redaksi/Iklan: Telp./Fax. 0251 -8663605 Redaksi/Ikl

Edisi 168 - Tahun 1 - Rabu, 17 Oktober 2012

https://www.lingkarjabar.net

Rp. 2.000

Mimpi Rieke Bukan Jadi Wakil Gubernur

8 | Infotainment

Raisa Andriana PENYANYI MUDA BERBAKAT

“Dengan mimpi politik saya yang seperti itu, mungkin saya harus jadi Jabar I. Kalau saya jadi Jabar 2, nantinya bisa nggak kita jalan bareng atau nanti malah seperti yang lain ditinggalkan.”

Indeks 5 | Kabupaten Bogor Kejar Opini “Wajar Tanpa Pengecualian” KAB.BOGOR - Berdasarkan atas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah diperiksa BPK-RI sejak tahun 2006 sampai dengan 2011, pemerintah kabupaten Bogor belum beranjak dari opini “Wajar Dengan Pengecualian (WDP)”

7 | Bupati Cianjur Tidak Tahu Soal Aturan Kepegawaian

BANDUNG (LJ) - Artis peran sekaligus model yang kini menjadi anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Rieke Diah Pitaloka, mengaku memiliki mimpi politik menjadi Gubernur, bukan Wakil Gubernur. Karenanya, dia mendaftar sebagai Bakal Calon Gubernur (Cagub) Jabar 2013-2018. Namun sebagai kader partai, Rieke menegaskan akan fatsun pada setiap keputusan partai.

CIANJUR (LJ) - Terkait alasan Pemkab Cianjur masih mempertahankan status dua pejabat Cianjur, yaitu Edi Iryana sebagai Kepala Dinas Tataruang dan Pemukiman, serta Heri Khaeruman Kepala Bagian Rumah Tangga.

JADWAL | SHOLAT Shubuh | Dzuhur | Ashar | Maghrib | Isya 04.26 11.48 15.04 17.50 18.57

Bersambung ke hal 11

Untuk Wilayah Jawa Barat dan Sekitarnya

Jangan Takut Bicara ! Sering Padam Listrik di Bogor, Pelanggan Mengeluh Kepada Yth Bapak Dirut PLN Area Bogor, saya warga Bogor Utara, disini sudah 2 sampai 3 x terjadi pemadaman listrik. Kenapa PLN sekarang begitu payah? Kalau ada pemadaman listrik sosialisasi terlebih dahulu dong kepada warga atau pelanggannya. Alat elektronik bisa cepat rusak kalau gini caranya. Bayar terus tapi pelayanan tidak bagus. Tolong dong ditingkatkan kinerjanya. Terima kasih.....

Pelaku Segera Ditangkap

Polisi Prioritaskan Kasus Penganiayaan Wartawan

087872303xxx

Sampah Menumpuk di Depok Yth. Bapak Walikota Depok. Tolong dong, sampah-sampah yang menumpuk agar di bersihkan dan jangan dibiarkan meluber kepemukiman penduduk. Keberadaan sampah itu, sudah menimbulkan bau tak sedap dan tidak layak dipandang. Memang para petugas kebersihan pada kemanasih!!!! jangan biarkan sampah menjadi sarang nyamuk dong. Mohon menindaklanjutinya. Terima kasih.......

081288154xxx Info Pertanahan

oleh

ARN Consultant

REDISTRIBUSI TANAH PERTANIAN (3)

D

ampak lebih lanjut dari adanya ketimpangan kepemilikan tanah adalah terjadinya perbedaan dalam produktifitas pertanian. Demikian juga ketidaksamaan yang sangat besar dalam pendapatan, penghasilan, kekayaan, kesejahteraan dan taraf hidup petani. Di wilayah pedesaan, tampak ironis sekali bahwa petani yang tidak mempunyai tanah kehidupannya sangat tergantung kepada pemilik tanah yang laus (tuan-tuan tanah). Dengan kata lain petani golongan ekonomi lemah (tidak mempunyai tanah) yang lebih banyak jumlahnya.Undang-Undang Nomor 56/Prp/1960 tentang Penetapan Luas Tanah Pertanian (yang kemudian dikenal sebagai Undang-Undang Landreform) dan lain-lain obyek tanah landreform seperti tanah absentee/guntai, tanah swapraja, dan tanah-tanah negara lainnya dengan pemberian ganti rugi dan selanjutnya membagi-bagikannya kepada para petani yang berhak menerima. Pada dasarnya sasaran utama redistribusi tanah pertanian adalah untuk mencegah adanya monopoli oleh sjeumlah kecil tuan tanah dan juga menjamin adanya swasembada di bidang pangan. Tujuan dari redistribusi tanah pertanian ada dua macam. Pertama, peningkatan sosial dalam rangka mencapai tingkatan distribusi yang merata atas sumber-sumber kehidupan para petani khususnya tanah, berupa adanya pemerataan tanah diantara para petani dalam rangka mengurangi perbedaan pendapatan dianatar petani besar dan petani kecil sebagai usaha untuk memperbaiki persamaan diantara para petani secara menyeluruh.

Bersambung ..... Sampaikan Temuan Keluhan dan Saran Anda ke: 081210781404 email: lingkarjabar@yahoo.com lingkarjabar

@lingkarjabar

Kapolres Bogor AKBP Heri Santoso menegaskan akan segera menangkap pelaku penganiayaan wartawan lingkar jabar, Jason Sembiring (kiri)

KAB.BOGOR (LJ) - Menyusul aksi pengeroyokan wartawan Harian Umum LINGKAR JABAR-Jason Sembiring--oleh belasan orang preman bayaran oknum biong tanah, Senin (15/10) lalu, Satuan Reskrim Polres Bogor bergerak cepat menangani kasus tersebut. Selasa (16/10) pagi sampai sore hari, penyidik Reskrim Polres Bogor sebanyak 21 orang telah diperiksa sebagai saksi terkait dengan kasus

kekerasan terhadap wartawan tersebut. “Sudah 21 orang diperiksa sebagai saksi terkait dengan kejadian perusakan dan pembakaran bangunan diatas lahan sengketa sampai terjadinya penganiayaan terhadap wartawan. Namun sejauh ini, penyidik belum melakukan penahanan karena masih mendalami keterangan dan buktibukti,” jelas Kapolres Bogor

AKBP Hery Santoso melalui pesan singkatnya (SMS) kepada wartawan, kemarin. Meski begitu, AKBP Hery memastikan bahwa para pelaku yang terlibat dalam aksi penganiayaan Jason Sembiring akan ditangkap dalam waktu dekat ini. Kapolres juga menegaskan, bahwa pihaknya akan fokus menuntaskan kasus penganiayaan wartawan. “Kasus kekerasan terhadap wartawan tentu saja menjadi skala prioritas penanganan oleh penyidik,” tegas Kapolres dalam pesan singkatnya. Terkait dengan hal itu, anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kabupaten Bogor Junedi Sirait, mengaku prihatin sekaligus mendesak jajaran Polres Bogor untuk segera menangkap dan menghukum preman yang telah melakukan penganiayaan tersebut. “Masalah ini jangan dianggap sepele, dan harus ada yang bertangungjawab. Terlebih ini menyangkut profesi jurnalis dalam menjalankan tugas peliputan berita untuk kepentingan publik.

Deddy Mizwar Akan Berjuang Untuk Menangkan Aher BANDUNG (LJ) B Aktor senior Deddy Mizwar ternyata masih malu-malu untuk menegaskan sikapnya, apakah menerima atau menolak bila diusung sebagai calon wakil gubernur (cawagub) mendampingi Ahmad Heryawan (Aher) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Namun di hadapan massa pendukung Aher, aktor yang populer dengan perannya sebagai Jendral Nagabonar itu menyatakan mendukung Aher kembali menduduki kursi Jabar I.

“Saya nantinya mendampingi Kang Aher sebagai wagub atau sebagai rakyat biasa, yang jelas saya pengen berkontribusi nyata untuk membantu Kang Aher kembali jadi gubernur. Karena saat ini, beliaulah yang terbaik,” kata Deddy dalam pertemuan dengan Forum Mimbar Masyarakat Peduli Jabar di RM Ampera, Jalan Soekarno-Hatta, Selasa (16/10). Ia pun secara terang-terangan memuji Heryawan.

Bersambung ke hal 11

Bupati Cirebon Disepelekan

Pembangunan Hutan Kota Terkatung-Katung Tiga Tahun KAB.CIREBON (LJ) – Tudingan miring dialamatkan banyak pihak kepada Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kabupaten Cirebon, terkait belum dilakukannya pengerjaan pembangunan hutan kota dengan luas lahan 4 hektar di sebelah utara Jalan Baru Sumber, tak jauh dari gedung BJB (Bank Jabar Banten) Cabang Sumber. Padahal keberadaan hutan kota ini menjadi salah satu keinginan terbesar Bupati Cirebon Dedi Supardi sebelum menyelesaikan masa jabatannya 2013 mendatang. Pihak DCKTR pun merasa gerah dan langsung bereaksi. Kepala DCKTR Kab.Cirebon, Aan Setiawan, menyatakan belum dimulainya pengerjaan pembangunan hutan kota tersebut lantaran pihaknya baru selesai membuat perencanaannya dan mengajukan biaya pembangunannya kepada Pemkab Cirebon melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan.

Bersambung ke hal 11

Bersambung ke hal 11

Pulang Dari Cafe, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Dianiaya “Mereka meneriaki kami sambil melempari benda keras. Mereka kabur setelah Pak Untung dan teman saya jatuh karena terkena lemparan batu,” BOGOR (LJ) - Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Untung W Maryono dikeroyok secara brutal oleh sejumlah orang tak dikenal di depan Cafe Steam Bout, Jalan Soleh Iskandar, Kedung Badak, Tanah Sareal-Kota Bogor, Selasa (16/10) dinihari. Akibatnya, korban yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Bogor ini mengalami luka parah di bagian kepala dan sempat dirawat di Rumah Sakit. Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi kekerasan yang menimpa wakil rakyat itu, terjadi pada Selasa dinihari sekira pukul 01.45 WIB. Saat itu korban bersama rekan-rekannya berada di Cafe tersebut menikmati hiburan malam. Korban saat itu tengah minum, ditegur Dedi, seorang petugas keamanan cafe.

Petugas mengingatkan Untung dan rekan-rekannya batas waktu operasional cafe sudah berakhir. Tak senang ditegur seperti itu, Untung seketika marah dan kemudian melempar gelas minuman ke arah Dedi. “Kamu tahu engga siapa saya,” kata seorang saksi menirukan ucapan Untung yang terkesan hendak menjatuhkan mental Dedi. Kala itu, menurut saksi mata yang enggan disebutkan namanya, Untung dalam kondisi mabuk berat. Melihat kejadian itu, tiba-tiba ada kelompok lain yang juga sedang asyik menikmati minuman keras tersinggung. Kemudian terjadi keributan di ruangan cafe, dan selang beberapa waktu keributan itu reda. “Selanjutnya, enam orang keluar, begitu juga korban,” katanya.

Namun di luar cafe, orang-orang yang sempat beradu mulut dengan Untung ternyata sudah menunggu untuk membuat perhitungan. Untung bersama temannya yang baru keluar cafe mendadak diserang oleh orang-orang tak dikenal itu. Untung dan temannya dihujani benda keras berupa batu dan balok. Tak ayal, bagian kepala Untung pun robek. Salah seorang saksi yang saat itu bersama korban, mengaku terkejut karena orang-orang yang tak

Bersambung ke hal 11

OPINI

Edisi 168 - Tahun 1 - Rabu, 17 Oktober 2012

Iman & Taqwa

Catatan Redaksi

Pemimpin Telah Gagal Mengamalkan Kejujuran Praktek korupsi dan kolusi yang terus merajalela dan berbagai aksi pengurasan harta kekayaan bangsa adalah penyebab Indonesia terkorup dalam daftar negara gagal oleh Fund for Peace 2011 lalu. Banyak pemimpin di negeri ini sudah kehilangan makna substansi haluan dasar kepemimpinan Negara sehingga masalah-masalah korupsi muncul karena meninggalkan nilai-nilai kejujuran sebagai jatidiri para pemimpin. Saat ini, para pemimpin gagal memberikan arahan dan mengamalkan kejujurannya dalam praktik bernegara dan gagal juga membangun cita-cita UUD 1945. Negara sudah berada dalam kondisi prihatin. Sebab rakyat sudah tidak percaya lagi pada pemimpinnya dan juga hukum. Negara sudah dijajah, apapun risikonya kita rebut kembali kedaulatan hukum Indonesia. Gerakan berantas korupsi adalah pekerjaan sangat mulia. Terlalu sering pekerjaan baik itu diancam berbagai pihak dan membuat gerakan anti korupsi tidak nyaman hidupnya karena harus menghadapi rintangan lekas mati. Namun pemberantasan korupsi kali ini tidak boleh berhenti begitu saja, walaupun ada usaha-usaha untuk diskriminalisasikan oleh pihak-pihak lembaga hukum lainnya atau pelaku korupsi itu. Model dan cara berantas korupsi bagi bangsa ini yakni menghabiskan generasi yang sudah terkonaminasi, idealnya harus ‘hukuman mati’, bukan lagi hukuman ‘memiskinkan koruptor’. Yang lebih penting adalah ‘Save Hukum Mati’. Dua unsur hukuman ini pasti memiliki efek jera sangat ampuh. Terlepas dari pelanggaran HAM dan hak-hak hidup orang banyak, karena korupsi juga termasuk pelanggaran HAM juga karena mencuri hak-hak rakyat Indonesia. Secara seksama akar permasalahan kemudian dirumuskan konsepsi pencegahan dan hukuman mati secara konsisten, profesional agar pelanggaran serupa tidak terjadi lagi kemudian hari. Perbaikan sistem transparansi dan akuntabel, perbaikan remunerasi, perbaikan pengawasan tentu salah satu cara dan model untuk supply pembentukan integritas bangsa sehingga dalam waktu berjangka bangsa ini bebas korupsi. Selain itu juga, penolakan terhadap lingkungan dan perilaku yang koruptif dapat muncul mendominasi system sehingga tercipta kultur antikorupsi di masyarakat. Hal ini juga, bagian dari integritas masyarakat bangsa. Strategi tentunya harus efektif dan sistemik. Sesuai dalam Undang-undang No 30 Tahun 2002 tentang KPK, terutama pasal 11 dan 12, kegiatan penindakan meliputi penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak korupsi yang ‘melibatkan aparat penegak hukum’ mendapat perhatian khusus karena menyangkut kerugian negara paling sedikit Rp satu miliar. Ini menekankan bahwa KPK tetap dalam konteks berantas korupsi sangat luar biasa kewenangannya. Anti korupsi bukan hanya KPK yang melakukakannya namun masyarakat luas juga wajib melakukan pendidikan antikorupsi, baik di tingkat keluarga maupun sesama masyarakat. Kita ingat bahwa korupsi pelanggaran etika moralitas sebagai pejabat publik sehingga dari cara pandang apapun KPK tetap akan mendapat dukungan dari berbagai pihak, bahkan rakyat bisa bertindak sendiri untuk mengadili para koruptor seandainya mereka mengetahui keberadaan dan jenis barang yang dikorupsi. Secara eksplisit, strategi antikorupsi KPK ke depan sampai seterusnya harus melakukan konsolidasi aktif ke berbagai elemen masyarakat sehingga Indonesia bisa keluar dari keganasan yang namanya koruptor. Selain itu juga, KPK harus merevisi UU khusus soal status dari ad hoc menjadi tetap, penindakan dan hukuman mati serta penyitaan harta kekayaan oleh negara. Hukuman mati merupakan konsekuensi penciptaan efek jera terhadap koruptor. Oleh sebab itu, penyelamatan negara dan bangsa dari sarang virus koruptor adalah pekerjaan utama KPK dan rakyat. Dengan demikian KPK harus memaksimalkan perannya, jangan pernah takut terhadap ancaman karena rakyat berada di paling depan untuk mengawal KPK. Pengawalan rakyat bukanlah sebuah ilusi belaka, tetapi panggilan nurani dan nilai-nilai kemanusiaan bahwa korupsi juga merusak etika dan melanggar pancasila sebagai pandangan hidup bangsa ini.

Renungan “Musibah, yang diterima karena Allah semata, lebih baik bagimu daripada nikmat yang membuat lupa mengingat-Nya”

Bobodoran Urang Gunung Aya ibu2 urang gunung.1 poe manehna rek nepungan budakna k jakarta.indit w tah s ibu teh naek bus.,d tengah bus s ibu teh haus,truz aya nu jualan aqua,ari pikir s ibu mah cai aqua teh rasana amis meuren.nya k tkang aqua teh,meuli 2 weh s ibu teh.tuluy weh s ibu teh nginum cai aqua eta,satozna minum peletukteh s ibu nyarios kieu “ah suganteh cai aqua teh amis hanas meuli 2”

Redaksi Menerima kiriman Tulisan Artikel tentang berbagai topik dan peristiwa. Dimohon untuk tidak mengirimkan tulisan berbau pornografi, menghina SARA, mendiskreditkan pihak tertentu dan memecah belah NKRI. Kirim ke lingkarjabar@yahoo.com (kode : artikel) DIHIMBAU KEPADA SEMUA PIHAK UNTUK TIDAK MEMBERIKAN

IMBALAN ATAU SESUATU KEPADA WARTAWAN LINGKAR JABAR YANG SEDANG MENJALANKAN TUGAS JURNALISTIK

2

S

Orang yang Memperoleh Pahala Shalat Berjamaah

ahabatku, ada sebuah hadits yang mungkin perlu engkau ketahui. Yaitu tentang keutamaan shalat berjamaah. Hadits itu berbunyi, “Seseorang yang berwudhu dengan sempurna, kemudian pergi ke masjid dan di dapatinya orang-orang telah selesai shalat (berjamaah), maka dia akan menerima pahala sebanyak orang yang mengerjakan shalat berjamaah, tanpa mengurangi sedikit pun pahala mereka.” (HR. Abu Daud, Nasa’i, dan Hakim). Subhanalllah, ini adalah anugerah besar yang diberikan kepada kita. Ini seperti hidangan yang sangat mahal harganya namun diberikan secara cuma-cuma. Lantas, mengapa sedikit sekali orang yang mau mengambil hidangan itu? Sahabatku, kita kadang tidak jadi pergi shalat ke masjid dengan alasan tidak ada orang yang shalat berjamaah. Lantas kita shalat sendirian di rumah. Padahal, menurut hadits ini, jika kita sudah berniat

shalat berjamaah di masjid, namun tidak ada lagi yang shalat berjamaah, maka kita tetap mendapatkan pahala shalat berjamaah. Tentu saja kita mendapatkan pahala itu dengan satu syarat: Jika kita sudah tahu ada shalat berjamaah di masjid, lalu kita tunda-tunda dengan harapan tidak shalat berjamaah dan dapat shalat sendirian, dengan asumsi bahwa kita akan memperoleh pahala shalat berjamaah, maka hal itu tidak benar. Kita tidak akan mendapatkan pahala shalat berjamaah. Niat seperti ini sudah melenceng dari yang sudah seharusnya, sehingga pahala tersebut tidak kita dapatkan. Orang yang terbiasa shalat berjamaah, biasanya akan sangat bersedih apabila ia tidak shalat berjamaah. Ia ingin, bagaimanapun caranya, dapat melaksanakan shalat berjamaah dengan istiqomah. Namun, kadang kala ia lupa dan terhambat karena udzur syar’i. Sehingga sesekali ia terhalang untuk shalat berjamaah. Niatnya yang kuat

“Orang yang merindukan rumah Allah akan selalu datang menunaikan shalat fardhu di masjid meskipun sudah tidak ada lagi orang yang shalat berjamaah” untuk selalu shalat berjamaah tetap tertambat di dalam hatinya. Ia tidak pernah sedikitpun ingin menghapus niat itu di dalam hatinya. Kemudian Allah memberikan hiburan kepadanya dengan hadits Nabi tersebut. Orang yang merindukan rumah Allah akan

selalu datang menunaikan shalat fardhu di masjid meskipun sudah tidak ada lagi orang yang shalat berjamaah. Karena mengerjakan shalat fardhu di masjid lebih utama daripada mengerjakannya di dalam rumah. ***

Kisah Sufi

Ketika Rasulullah SAW Memberikan Syafaat Kepada Ummatnya di Hari Kiamat

“Tidakkah kalian lihat apa yang telah menimpa kita, tidakkah kalian mencari orang yang bisa memberikan syafa’at kepada Rabb kalian?”

Ini adalah sekelumit “kisah masa depan”, ketika seluruh manusia berkumpul di hari kiamat. Kisah ini disampaikan oleh Rasulullah kepada para sahabatnya. Dalam kisah itu diceritakan bahwa Allah mengumpulkan seluruh manusia dari yang pertama hingga yang terakhir dalam satu daratan. Pada hari itu matahari mendekat kepada mereka, dan manusia ditimpa kesusahan dan penderitaan yang mereka tidak kuasa menahannya. Lalu di antara mereka ada yang berkata, “Tidakkah kalian

lihat apa yang telah menimpa kita, tidakkah kalian mencari orang yang bisa memberikan syafa’at kepada Rabb kalian?” Yang lainnya lalu menimpali, “Bapak kalian adalah Adam AS.” Akhirnya mereka mendatangi Adam lalu berkata, “Wahai Adam, Anda bapak manusia, Allah menciptakanmu dengan tangan-Nya, dan meniupkan ruh kepadamu, dan memerintahkan para malaikat untuk bersujud kepadamu, dan menempatkanmu di surga. Tidakkah engkau syafa’ti kami

kepada Rabb-mu? Apakah tidak kau saksikan apa yang menimpa kami?” Maka Adam berkata, “Sesungguhnya Rabbku pada hari ini sedang marah yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya, dan tidak akan marah seperti ini sesudahnya, dan sesungguhnya Dia telah melarangku untuk mendekati pohon (khuldi) tapi aku langgar. Nafsi nafsi (aku mengurusi diriku sendiri), pergilah kalian kepada selainku, pergilah kepada Nuh AS.” Lalu mereka segera pergi menemui Nuh AS dan berkata, “Wahai Nuh, engkau adalah Rasul pertama yang diutus ke bumi, dan Allah telah memberikan nama kepadamu seorang hamba yang bersyukur (abdan syakuro), tidakkah engkau saksikan apa yang menimpa kami, tidakkah engkau lihat apa yang terjadi pada kami? Tidakkah engkau beri kami syafa’at menghadap Rabb-mu?” Maka Nuh berkata, “Sesungguhnya Rabbku pada hari ini marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya, dan tidak akan marah seperti ini sesudahnya. Sesungguhnya aku punya doa, yang telah aku gunakan untuk mendoakan (celaka) atas kaumku. Nafsi nafsi, pergilah kepada selainku, pergilah kepada Ibrahim AS!” Lalu mereka segera menemui Ibrahim dan berkata, “Wahai Ibrahim, engkau adalah Nabi dan

kekasih Allah dari penduduk bumi, syafa’atilah kami kepada Rabb-mu! Tidakkah kau lihat apa yang menimpa kami?” Maka Ibrahim berkata, “Sesungguhnya Rabb-ku pada hari ini marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya, dan tidak akan marah seperti ini sesudahnya, dan sesungguhnya aku telah berbohong tiga kali. Nafsi nafsi, pergilah kalian kepada selainku, pergilah kalian kepada Musa AS!” Lalu mereka segera pergi ke Musa, dan berkata, “Wahai Musa, engkau adalah utusan Allah. Allah telah memberikan kelebihan kepadamu dengan risalah dan kalam-Nya atas sekalian manusia. Syafa’atilah kami kepada Rabb-mu! Tidakkah kau lihat apa yang kami alami?” Lalu Musa berkata, “Sesungguhnya Rabb-ku pada hari ini sedang marah dengan kemarahan yang tidak pernah marah seperti ini sebelumnya, dan tidak akan pernah marah seperti ini sesudahnya. Dan sesungguhnya aku telah membunuh seseorang yang aku tidak diperintahkan untuk membunuhnya. Nafsi nafsi, pergilah kalian kepada selainku, pergilah kalian kepada Isa AS!” Lalu mereka pergi menemui Isa, dan berkata, “Wahai Isa, engkau adalah utusan Allah dan kalimatNya yang dilontarkan kepada Maryam, serta ruh dari-Nya. bersambung....

Menghias Hati dengan Menangis (2) “Andai kalian mengetahui apa yang aku ketahui, niscaya kalian akan sedikit tertawa dan banyak menangis.” (HR. Bukhari dan Muslim) Seperi itulah sunnatullah yang menjadi kelaziman bagi setiap orang tua. Kekayaan yang kita peroleh bisa berasal dari warisan orang tua atau karena berkah lingkungan yang lagi-lagi Allah titipkan buat kita. Kita begitu faqir di hadapan Allah swt. Seperti itulah Allah nyatakan dalam surah Faathir ayat 15 sampai 17, “Hai manusia, kamulah yang berkehendak kepada Allah; dan Allah Dialah yang Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) lagi Maha Terpuji. Jika Dia menghendaki, niscaya Dia musnahkan kamu dan mendatangkan makhluk yang baru (untuk menggantikan kamu). Dan yang demikian itu sekali-kali tidak sulit bagi Allah.” Menyadari bahwa surga tak akan termasuki hanya dengan amal yang sedikit Mungkin, pernah terangan-angan dalam benak kita bahwa sudah menjadi kemestian kalau Allah swt. akan memasukkan kita kedalam surga. Pikiran itu mengalir lantaran merasa diri telah begitu banyak beramal. Siang malam, tak henti-hentinya kita menunaikan ibadah. “Pasti, pasti saya akan masuk surga,” begitulah keyakinan diri itu muncul karena melihat amal diri sudah lebih dari cukup.

Namun, ketika perbandingan nilai dilayangkan jauh ke generasi sahabat Rasul, kita akan melihat pemandangan lain. Bahwa, para generasi sekaliber sahabat pun tidak pernah aman kalau mereka pasti masuk surga. Dan seperti itulah dasar pijakan mereka ketika ada order-order baru yang diperintahkan Rasulullah. Begitulah ketika turun perintah hijrah. Mereka menatap segala bayangbayang suram soal sanak keluarga yang ditinggal, harta yang pasti akan disita, dengan satu harapan: Allah pasti akan memberikan balasan yang terbaik. Dan itu adalah pilihan yang tak boleh disia-siakan. Begitu pun ketika secara tidak disengaja, Allah mempertemukan mereka dengan pasukan yang tiga kali lebih banyak dalam daerah yang bernama Badar. Dan taruhan saat itu bukan hal sepele: nyawa. Lagilagi, semua itu mereka tempuh demi menyongsong investasi besar, meraih surga. Begitulah Allah menggambarkan mereka dalam surah Albaqarah ayat 214. “Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu?

Mereka ditimpa malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: ‘Bilakah datangnya pertolongan Allah?’ Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” Menyadari bahwa azab Allah teramat pedih Apa yang bisa kita bayangkan ketika suatu ketika semua manusia berkumpul dalam tempat luas yang tak seorang pun punya hak istimewa kecuali dengan izin Allah. Jangankan hak istimewa, pakaian pun tak ada. Yang jelas dalam benak manusia saat itu cuma pada dua pilihan: surga atau neraka. Di dua tempat itulah pilihan akhir nasib seorang anak manusia. “Pada hari ketika manusia lari dari saudaranya, dari ibu dan bapaknya, dari isteri dan anak-anaknya. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.” (QS. 80: 3437) Mulailah bayang-bayang pedihnya siksa neraka tergambar jelas. Kematian di dunia cuma sekali. Sementara, di neraka orang tidak pernah mati. Selamanya merasakan pedihnya siksa. Terus, dan selamanya. Seperti apa siksa neraka, Rasulullah saw. pernah menggambarkan sebuah contoh siksa yang paling ringan. “Sesungguhnya seringan-ringan siksa penghuni neraka pada hari kiamat ialah seseorang yang di bawah kedua tumitnya diletakkan dua bara api yang dapat mendidihkan otaknya. Sedangkan ia berpendapat bahwa tidak ada seorang pun yang ... bersambung....

Penerbit : PT. PANCA LINGKAR MEDIA Griya Indah Bogor Blok R No. 8 Jl. KH. M. Soleh Iskandar Kota Bogor - Telp./ Fax . 0251-8663605 SIUP : 517/345/PK/B/BPPTPM/V/2012 NPWP : 31.493.964.6.404.000 email : lingkarjabar@yahoo.com Rekening : Bank BCA Cabang Juanda No. Rek: 0953025563

Penasihat H. HARIS THAHIR • Pemimpin Umum AANG SUTRISNA • Pemimpin Perusahaan FARIDA PARADWIKORIJATY • Pemimpin Redaksi & Penanggung Jawab COKY PASARIBU • Dewan Redaksi ENANG SUTRIYADI, - PIYARSO HADI - FARIDA PARADWIKORIJATY - COKY PASARIBU - H. RM. DANANG DONOROSO - H. DIDI CHOSIDIN - H. TARWONO - FUZI MARKUNAH - RIZKI ASTAKA • Redaktur Pelaksana M. BASIR • Asiten Redaktur : MUHAMMAD ALI • Staf Redaksi : DEDE SUHENDAR - IWAN R. - JASON SEMBIRING - ASEP SUPRIADI - ANDREAS TAIRAS • INDRIANI • ANDRI Fotographer : E. SUTRIYADI - RANGGA• Desain & Artistik : H. SANDI SANJAYA • Perwakilan : (Bekasi) SAFA ARIS MUZAKAR (Kepala) - SUGENG BIANTORO - RIBAH SETIAWAN - ADI TOTALOR - HISAR PS - RIZAL R.P • (Depok) HARLIS SYAM - FERRY M.S. • (Cianjur) RUSDI - AGUS SHOLEH • (Garut) BADEN ABDURACHMAN - MOCH JULIADI • (Sukabumi) HEPIE HERMAWAN (Kepala) - WAHID - SIDIK - RAHMAT HIDAYAT • (Kota Bandung) FERRY ARDIANSYAH - HERI JUHANA (Kab. Bandung) KI AGUS N FATAH - UDEN SOBIRIN • R. GINDO • RUSTANDI (Sumedang) YAYAT H. HARI M. • (Karawang) RUSLI • (Subang) ALIM MUNANDAR - H. ADE RACHMAT • (Purwakarta) TRYAS HENDRAYANA• (Cirebon) SUBAGIO (Kepala), WASTIJA, APIP, HENDI, KHOLIL, • (Kuningan) DEDE P. • (Tasikmalaya) CECEP • (Garut) RIZAL • (Ciamis) ABDUL ROJAK • (Banjar) AEP • (Majalengka) GARIB SETIA - SAMSUL• Koresponden : M. NASIR - AFRIYO RIZAL - HANDOYO - RAWIN - TRI AHMAD KUSMANTO - VICTOR HARIANJA - TUMPAL PANJAITAN• Sirkulasi : AGUS MUDRAZAT SUSAN WIJAYANTO - YANTO

WARTAWAN LINGKAR JABAR ADALAH YANG TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI DAN DILENGKAPI KARTU PERS ATAU SURAT TUGAS

PT. PANCA LINGKAR MEDIA Direktur Utama : PIYARSO HADI Marketing/Promosi : KENNY FARAH CAROLINE SAPULETE - AMALLIA RETNO SAPUTRI • Koordinator Sirkulasi : SALEHUDIN NURANGGA • Pengembangan Usaha & Iklan : IWAN RIDWAN - YUDHI KURNIAWAN - A. SAFITRI HANDAYANI - RENDY M. ADAM - ARN CONSULTANT • Bagian Umum : IAN - ANDRI

LINGKAR MEGAPOLITAN

Edisi 168 - Tahun 1 - Rabu, 17 Oktober 2012

Perampok SPBU Bugel Dicokok Polisi

KAB.TANGERANG (LJ) - Jajaran Polres Kota Tangerang dan Polresta Kabupaten Tangerang berhasil menangkap komplotan perampok Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kampung Bugel, Kelurahan Kadu Agung, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, kemarin. Dari enam tersangka, tiga berhasil diamankan adalah Ah (60) satpam SPBU, Da alias Okay (27) dan Gu (29). Sementara tiga tersangka, masih dalam pengejaran. “Tiga tersangka,

sudah kita tangkap dari rumahnya masing-masing. Tersangka Ah merupakan otak dari perampokan tersebut. Dua tersangka lain masih keponakannya,” kata Kombes Pol Bambang Priyo Andogo, Kapolresta Kabupaten Tangerang kepada wartawan, Selasa (16/10). Bambang mengatakan, tersangka ini, sudah merencanakan perampokan selama satu minggu. Tersangka membuat skenario, agar tersangka Ah, satpam yang juga otak perampokan tersebut, seolah-olah menjadi korban.

“Kejadian sekitar hari Senin (15/10) pukul 02.30 WIB, enam tersangka masuk ke SPBU dengan memanjat tembok belakang menggunakan tangga kayu dan kursi. Ah ketika itu sedang bersama karyawan lainnya yakni Dani, Hermawan, Rahma, Rafi dan Salsa. Para pelaku langsung menyekap mereka di mushala SPBU,” ujarnya. Selanjutnya dia diikat tangannya dengan tali sepatu hitam. Mulut dan matanya juga ditutup dengan lakban.

SMKN 1 Tambelang Pungut SAT dan Seragam BEKASI (LJ) - Penerimaan Peserta Didik Baru (P2DB) menjadi ajang manfaat sekolah maupun komite untuk melakukan kutipan (pungutan-red) kepada orang tua murid yang mendaftarkan anaknya di sekolah. Pasalnya, pungutan tersebut, berdalih dari hasil rapat komite orang tua yang di wajibkan harus membayar sejumlah uang yang diwajibkan pada Sumbangan Awal Tahun (SAT). Seperti halnya di SMKN 1 Tambelang, orangtua yang mendaftarkan anaknya di sekolah tersebut, harus rela merogoh kantong sejumlah uang yang telah di putuskan melalui rapat komite. “Untuk SAT saya bayar Rp1,8 Juta, dan untuk seragam dan perlengkapan sekolah sebesar Rp1,5 Juta, itu belum termasuk pembelian buku LKS,“ ujar salah satu orangtua murid kepada LINGKAR JABAR, yang tidak mau namanya di tulis dikoran ini, kemarin.

Saat di komfirmasi, Ade Saripudin Kepala Sekolah (Kepsek) selalu tidak ada di tempat, dan langsung di terima Andrian Staf Humas Sekolah SMKN 1. Dia mengatakan, pada tahun ajaran 2012/2013 SMKN 1 Tambelang, menerima sebanyak 382 siswa, dan terkait SAT Rp1,8 juta/siswa, dan seragam Rp1,5 juta/ siswa. “Hal itu, sesuai hasil rapat komite dengan sekolah dan sejumlah orang tua murid. Bahkan dinas pun sudah mengetahui terkait SAT dan seragam tersebut,” Ucapnya. Sementara itu, Kabid Dikmenti Sukarmawan terkait pungutan SAT dan seragam yang ada di SMKN 1 Tambbelang. “Dinas tidak mengetahui adanya kutipan SAT dan seragam tersebut. Sampai saat ini, dinas masih menunggu laporan hasil P2DB dari SMKN 1 tambelang,” tuturnya. Q HSR

Terkait Proyek PAM, Kades Pertanyakan Kinerja BAPPEDA

Setelah korban dilumpuhkan, pelaku langsung mencari brangkas yang sudah mereka incar di kantor SPBU. “Tersangka berhasil mengambil uang Rp14 juta, laptop dan tiga ponsel,” tuturnya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kota Tangerang Kompol Shinto Silitonga mengungkapkan, keberhasil menangkap tersangka berawal dari keterangan karyawan yang menjelaskan sketsa ciri-ciri tersangka. Sketsa tersebut lalu disebar ke warga lingkungan sekitar SPBU. Ternyata ada yang mengengetahuinya.Pihaknya juga memastikannya dengan menggunakan anjing pelacak. Ternyata mengarah ke rumah kontrakan tersangka yang berjarak 300 meter dari SPBU. “Kita langsung menangkap tiga tersangka. Sementara tiga tersangka lain sudah melarikan diri,” ujar Shinto. Dari tangan tersangka, diamankan sejumlah barang bukti uang Rp400 ribu, linggis, senjata tajam, satu unit motor Yamaha Jupiter MX dan sejumlah HP. Motif tersangka merampok adalah faktor ekonomi. “Para tersangka butuh uang untuk istrinya melahirkan. Selain itu juga ada yang terlilit hutang. Tidak ada faktor sakit hati kepada bos SPBU, karena Ahmad sudah bekerja selama empat tahun disana,” imbuhnya. Kata dia, pihaknya masih memburu tiga tersangka lain yang diindikasi masih satu keluarga dengan otak perampokan tersebut. “Kita sudah dapatkan identitasnya. Dalam waktu dekat kita akan tangkap mereka,” pungkasnya.Q ADT

KRL Tak Sampai Bogor, Ribuan Penumpang Kecewa DEPOK (LJ) - Perjalanan kereta api listrik Jakarta-Bogor, kembali mengalami gangguan listrik di jalur Citayam. Hal itu, mengakibatkan rangkaian kereta dari arah Jakarta tidak bisa meneruskan perjalanan sampai Stasiun Bogor. “Gangguan yang mengakibatkan perjalanan kereta ini, adanya pohon tumbang terkena petir dan mengenai salah satu instansi listrik,” kata Mateta Rizalulhaq, Kepala Humas Daerah Operasi I PT KAI, kepada wartawan kemarin. Akibat kejadia itu, sejumlah penumpang tujuan Bogor mengeluh dan sangat kecewa. Bahkan para penumpang itu, kembali melanjutkan dengan mengunakan trasportasi kendaraan mobil untuk menuju Bogor. “Dari pada saya menunggu lama disini, mending saya melanjutkan dengan mengunakan mobil umum,” ucap Lili salah seorang penumpang, ketika dihampiri wartawan. Informasi yang dihimpun, wilayah Depok sedang dilanda hujan deras yang disertai angin puting beliung. Mengakibatkan puluhan rumah di Depok Jawa Barat rusak parah. “Sekitar pukul 15.30 WIB. Angin tiba-tiba kencang, dengan menyuarakan bunyi petir yang sangat kencang. Banyak rumah yang rusak,” ujar Gadis, salah satu warga Depok. Ditempat terpisah, di wilayah Bojong Pondok Terong, Kecamatan Cipayung juga mengalami bencana alam. Informasi yang dihimpun sekitar 5 rumah mengalami rusak. “Selain rumah, pohon pun juga ikut tumbang. Bahkan, banyak warga setempat yang tidak berani keluar rumah. Dan di stasion Bojong banyak terjadinya peumpukan penumpang yang sedang menunggu kereta dambaannya tersebut,” kata Suhendar warga Bojong kepada LINGKAR JABAR.Q TYS/HRS

Anak Ditendang, Ibu Lapor Polisi

BEKASI (LJ) - Proyek galian pipa bantuan Provisi Jawa Barat, yang dikerjakan di Desa Karangstria, Kecamatan Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, yang menelan dana Rp699.887.100 diduga proyek siluman. Hal itu, terbukti dengan tidak adanya koordinasi antara Bappeda dengan aparat Kecamatan Tambun Utara dan Desa Karangstria. Kapala Desa Karangsatri Zainuddin menjelaskan, kinerja Bappeda, sebagai perencana lokasi proyek pengolahan air di Desa Karang satria tidak professional. Karena sebelum proyek pemasangan pipa bantuan Provinsi itu dilaksanakan, Bappeda telah mengeluarkan izin pengolahan air kepada swasta yaitu, Wetertex.

“Sebelum ada penjelasan dari Bappeda kabupaten, saya akan tetap melarang proyek galian dan pemasangan pipa tersebut. Kami bukan tidak mendukung program pemerintah, tetapi sebagai aparat Desa, kami juga perlu diajak untuk membahas proyek yang ada dilokasi kami,” ujar Zainuddin. Endang, salah seorang pekerja proyek menjelaskan, pembangunan SPMA IKK, di Desa Karangsatria dikerjakan oleh PT. Lince Romauli Raya. “Kami hannya disuruh memasang pipa, dan mendapatkan penghentian oleh Kades. Sementara para pekerja dari pagi hingga sore hari, pak mandor tidak ada dilokasi proyek mas. Kami pun sejak pagi, belum makan bahkan

mau pulang pun tidak ada ongkos,” ucapnya. Sementara itu, Sekjend LSM Pemantau Pembangunan dan Pengelolaan Keuangan Negara (P3KN), Tampubolon mengatakan, pembangunan SPMA di Kabupaten Bekasi sedang dikerjakan di tiga titik antara lain, Kecamatan Tambun Utara senilai Rp699.887.100, Kecamatan Cikarang Barat Rp447.945.300 dan Kecamatan Tambelang Rp804.201.200. “Ketiga proyek tersebut, dimulai sejak bulan April 2012 dan sudah harus selesai. Hingga saat ini, proyek itu belum selesai, maka kami akan melakukan investigasi lapanggan dan melaporkannya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) di Jawa Barat,” ujarnya. Q TAM

PENGUMUMAN Diberitahukan kepada khalayak luas bahwa nama : 1. Sdr. M. Satiri 2. Sdr. Asep Budi Kurniawan 3. Sdr. Aswin 4. SdrHilam Sudakta bukan lagi kontributor HU Lingkar Jabar di Wilayah Sukabumi terhitung sejak tanggal 1 Oktober 2012. Segala tindak tanduk dan perbuatan yang mengatasnamakan Lingkar Jabar diluar tanggung jawab kami. Demikian disampaikan agar maklum dan diketahui

DEPOK (LJ)- Tidak menerima anaknya mendapat perlakuan kekerasan, seorang ibu rumah tangga Reni Silain (50) membawa Steven Hernandez (17) siswa kelas XI SMK Purnama Depok, langsung melapor ke Polsek Sukmajaya terhadap kelakuan kepala sekolah (Kepsek) SMK Purnama Yulius Suwadi, yang telah menendang kepalanya hingga luka lebam. Reni Silain (50), mengatakan dirinya melihat anaknya ditendang oleh kepsek. Saat itu dia datang ke sekolah anaknya untuk membayar iuran sekolah ke Tata Usaha. “Saya tahu anak saya sudah lama tidak bayar uang sekolah, makanya saya mau bayar uang sekolahnya,” kata dia. Saat melihat anaknya ditendang, akibat kelakukan yang tidak mendidik itu, ia melaporkan kejadian ini ke polisi. “Saat saya keluar gerbang, dia (Yulius) baru memanggil saya sambil mengatakan ibu maunya apa. Waktu itu sih dia nada bicaranya baik-baik,” kata dia. Lebih lanjut dia mengaku sangat kecewa atas perbuatan Yulius kepada anaknya tersebut. “Kalau anak saya mau dikeluarkan ya silahkan, tapi jangan menendang begitu,” ujarnya. Sementara itu Kepala SMK Purnama, Yulius Suwadi, menyanggah menendang muridnya. “Saya hanya menyenggol dia dengan lutut saya. Kalau menendang kan menggunakan sepatu atau kaki. Itupun karena dia sejak di gerbang berjalan mendatangi saya dan bertindak menantang,” kata dia. Ditempat terpisah, Kapolsek Sukmajaya Ajun Komisaris, Fitria Mega mengatakan sudah menerima laporan dari orang tua Steven atas peristiwa tersebut. Dia lalu meminta agar dilakukan visum terlebih dahulu. “Sudah terima laporannya, namun sekarang kami minta untuk dilakukan visum terlebih dahulu,” pungkasnya. Q HRS/TYS

3

LINTAS | MEGAPOLITAN Kawanan Perampok Santroni Rumah Dokter

DEPOK - Kawanan perampok berpistol santroni rumah dokter, di Jalan Raya Tapos, RT 03 Rw 05, Kota Depok, Selasa (16/10). Para perampok itu, berhasil menjarah puluhan juta rupiah dari rumah milik dokter tersebut, usai melepaskan bunyi suara dari pistol itu. Kejadian itu,terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, dini hari. Pelaku mengenakan penutup wajah dan diperkirakan berjumlah lebih dari dua orang. Pelaku masuk dengan cara merusak jendela bagian depan rumah. “Perampok itu, telah menodongkan pistol kepada keluarga saya dan meletuskan tembakan keatas,” kata Roy salah seorang anggota keluarga dokter kepada wartawan. Akibat kejadian itu, kawanan perampok berhasil mengondol tiga HP, laptop, perhiasan emas dan uang tunai senilai Rp600 ribu . Tak lama kemudian warga setempat berdatangan untuk memberikan bantuan kepada korban. Saat itu juga warga dan pemilik rumah melaporkan ke petugas Polsekta Cimanggis, untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut. Q TYS/HRS

Walikota Tangerang Lantikan Pejabat Esselon III TANGERANG - Walikota Tangerang H. Wahidin Halim menyampaikan kepada segenap pegawai di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, untuk terus meningkatkan performa dalam bekerja. Tumbuhkan selalu ini siatif dan tanggung jawab dalam menyelesaikan setiap tugas sesuai aturan serta arahan pimpinan. Demikian disampaikan Walikota saat memimpin apel pagi di Pusat Pemkot Tangerang, kemarin. Sekaligus melantik pejabat eselon III dan Eselon IV serta Guru yang diberikan tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah di lingkungan Pemkot Tangerang. Hal ini dalam rangka mengisi berbagai kekosongan jabatan yang ada seperti Kepala Bagian Hukum, Kepala Bidang di beberapa SKPD. Para pejabat yang dilantik diantaranya, adalah Indri Astuti, SH yang menjabat Kepala Bagian Hukum di Sekretariat Daerah, Ramdan Lubis, SH sebagai Kepala Bidang Informasi dan Penyelesaian Sengketa Tanah pada Dinas Tata Kota, Jatmiko sebagai Kepala Bidang Pengembangan dan Karir pada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), Hj. Neneng sebagai Kepala Bidang Pembinaan Pegawai pada BKPP. Sementara untuk Esselon IV, H. Rahmat Santoso, S.Sos sebagai Kepala Seksi Peningkatan Bidang Prestasi pada Disporbudpar, Hj. Sonia sebagai Kepala Seksi Bina Usaha Kecil Menengah pada Dinas Indagkop, sementara Drs. H. Tatang Murdio sebagai Pengawas Mata Pelajaran IPS, Drs. Bahuwedha IR sebagai Pengawas Mata Pel IPA, Hj. Herwati sebagai Guru sekaligus merangkap Kepala SMAN 6. Q ADT

Sekda Lepas Peserta LPI Tahun 2012 TANGERANG - Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Tangerang M.Harry Mulya Zain melepas 20 pelajar SMP Negeri 16 Kota Tangerang, untuk mengikuti seleksi Liga Pendidikikan Indonesia (LPI) 2012 tingkat nasional bertempat di ruang Akhlakul Karimah Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang kemarin. Sekdakot Tangerang mengatakan, agar peserta LPI SMP Negeri 16 yang merupakan perwakilan Provinsi Banten dapat selalu mengedepankan jiwa sportivitas dan semangat bertanding yang tinggi, walaupun tujuan bertanding untuk menjadi juara, harus dilakukan secara sportif. “Peserta dapat menjaga stamina dan kesehatannya, agar selalu dalam kondisi fit dalam mengikuti pertandingan,” ucap Harry kepada LINGKAR JABAR. Dikatakannya bahwa keikutsertaan pelajar Kota Tangerang dapat menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk meningkatkan prestasi dalam bidang olahraga terutama olahraga sepakbola karena memang olahraga ini sangat dicintai masyarakat. “Untuk itu, saya berharap agar KONI Kota Tangerang dapat terus meningkatkan pembinaan atlit berbakat sehingga dapat memajukan olahraga di Kota Tangerang,” tuturnya. Harry mengatakan, bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus meningkatkan sarana dan prasarana bagi masyarakat seperti pembangunan GOR mini di setiap Kecamatan. “Hal ini, tentunya harus dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menunjukan prestasi olahraga,” imbuhnya.Q ADT

JADWAL SIM KELILING OKTOBER 2012 KOTA DAN KABUPATEN BOGOR WILAYAH KOTA BOGOR WILAYAH KABUPATEN BOGOR Hari/Tgl

Lokasi

Hari/Tgl

Lokasi

Jumat/5 Sabtu/6 Senin/8 Jumat/12 Sabtu/13 Senin/15 Jumat/19 Sabtu/20 Senin/22 Jumat/27 Minggu/29

Polsek Bogor Utara BTW Jembatan Merah PGB Merdeka Polsek Bogor Tengah Graha Pena Radar Bogor KFC Taman Topi Polsek Tanahsareal Pasar Bogor/Depan Toko Bata Penjagaan Brimob Sukasari BTW Jembatan Merah PGB Merdeka

Selasa/2 Rabu/3 Kamis/4 Selasa/9 Rabu/10 Kamis/11 Selasa/16 Rabu/17 Kamis/18 Selasa/23 Rabu/24

Polsek Gunung Putri Pondok Udik Kemang Simpang Taman Safari Kawasan Menara Cileungsi Indocement Polsek Leuwiliang Polsek Taman Sari Polsek Ciomas Polsek Jonggol Polsek Babakanmadang Polsek Ciawi

Wa ktu: 08.00 08. 00 S/D S/ D 15.00 15. 00

Wa ktu: 08.00 08. 00 S/D S/ D 15.00 15. 00

LINGKAR BOGOR LINTAS | BOGOR

Edisi 168 - Tahun 1 - Rabu, 17 Oktober 2012

BKPP Gelar Sosialisasi PP 46 Tahun 2011

Cegah Tawuran, PCNU Cari Solusi

KAB.BOGOR - Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor, KH. Romdhoni mengaku turut prihatin dengan masih maraknya aksi tawuran pelajar di wilayah Kabupaten Bogor. Dia berpendapat, sudah saatnya semua pihak terkait, mulai dari orang tua siswa, tenaga pendidik serta pemerintah, berjibaku mencarikan solusi.Menurut dia, salah satu faktor penyebab terjadinya degradasi moralitas dikalangan pelajar atau remaja, yakni mulai lunturnya nilai pendidikan agama dilingkungan keluarga sebagai landasan awal membentuk karakter anak/siswa. “Dahulu, hampir disetiap tempat pengajian, dipadati remaja, khususnya remaja putra. Namun kini, aktivitas itu jarang sekali terlihat, apalagi dilingkungan keluarga,” katanya kepada LINGKAR JABAR, kemarin.Dia berpendapat, salah satu cara efektif untuk meminimalisir masalah tawuran serta kenakalan pelajar yakni dengan menambah jam pelajaran agama pada kurikulum sekolah. Karena kata dia, mata pelajaran seperti PPKN, lebih berorientasi pada politik, ketimbang pembentukan moral anak didik. “Dan sudah saatnya pula pemerintah lebih serius menyikapi hal ini, karena berkaitan dengan moralitas anak bangsa. Karena jika hanya menjadi tontonan saja, generasi penerus bangsa akan semakin rusak,” imbuhnya. Q ASP

KAB BOGOR (LJ)- Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) kumpulkan para kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) beserta 40 camat di Kabupaten Bogor. Hal itu terkait adanya perubahan PP (Peraturan Pemerintah) 10 tahun 1979, menjadi PP 46 tahun 2011 tentang penilaian prestasi kerja PNS, Selasa (16/10) bertempat di Gedung Serbaguna II Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Bogor. Aty Guniarwati, Kepala BKPP menjelaskan, didalam PP 10 tahun 1979 dengan PP 46 tahun 2011 yang disahkan Desember 2011 memiliki perbedaan. Dimana, di PP lama ada 8 unsur dan 22 sub unsur penilaian prestasi kerja yang harus dilaksanakan PNS (Pegawai Negeri Sipil), yakni kesetiaan 17 sub unsur, prestasi kerja 25 sub unsur, tangungjawab 30 sub unsur, ketaatan 25 sub unsur, kejujuran 15

1.264 Orang di Kota Bogor, Ikut Kejar Paket A,B dan C BOGOR (LJ) - Sebanyak 1.264 warga Kota Hujan kejar Paket A, B dan C telah mengikuti Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) yang digelar oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Jawa Barat. Peserta UN tersebut, diantaranya Paket A sebanyak 138 orang, Paket B sebanyak 322 orang dan C sebanyak 804 orang, hal itu dikatakan Staf Kesetaraan Pendidikan Non Formal Informal Disdik Kota Bogor Eti Nurhayati kepada LINGKAR JABAR, diruang kerjannya, kemarin. Menurut Eti, kegiatan tersebut digelar di enam Kecamatan yang ada di Kota Bogor, untuk paket C dari tanggal 8-11 Oktober 2012 dan untuk Paket A dan B dari tanggal 15-17 Oktober 2012. “UNPK Paket C ini, dilakukan di dua lokasi sekolah, terdiri dari SMAN 6 dan SMKN 1,” katanya. Dikatakannya, untuk mengawasi kegiatan UNPK tersebut Disdik Kota Bogor mengerahkan pengawas sebanyak 82 orang pengawas yang disebar di 6 kecamatan. “Biaya untuk pengawas ditanggung APBD sedangkan untuk honor panitia ditanggung APBN dan untuk biaya UNPK sendiri ditanggung APBN sehingga tidak dibenarkan adanya pungutan kepada panitia,” ungkapnya. Dia menjelaskan, mata pelajaran yang dilaksanakan dalam UNPK paket A, B dan C jumlah mata pelajarannya berbeda sehingga lebih banyak Paket C. “Memang untuk paket C lebih banyak yang diikuti oleh para peserta, dibandingkan paket A dan B,” ujarnya. Eti berharap, apa yang telah diikuti para peserta UNPK ini, dapat digunakan oleh peserta untuk melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi. Q ALI

sub unsur, kejasama 30 sub unsur, prakarsa 15 sub unsur, dan kepemimpinan 55 sub unsur. “Untuk kesetiaan harus mendapat nilai diatas 91 serta tidak ada sanksi bagi PNS, jika nilainya tidak sampai target atau sesuai ketentuan,” ungkap Aty, kepada LINGKAR JABAR. Sementara, didalam PP 46 tahun 2011 yang baru disahkan itu, penilaian prestasi kerja meliputi beberapa point, pertama dinilai dari SKP (Sasaran Kerja Pegawai) meliputi aspek Kuantitas, yakni ukuran jumlah atau banyaknya hasil kerja yang dicapai, Kualitas atau ukuran mutu setiap hasil kerja yang dicapai, Waktu dengan melihat ukuran lamanya proses setiap hasil kerja dicapai dan Biaya, besaran jumlah anggaran yang digunakan setiap hasil kerja. Sedangkan penilaian prestasi kerja kedua, terkait prilaku kerja yang meliputi orientasi pelayanan, in-

Minim Tenaga Medis, RSUD Leuwiliang Tetap Raih Akreditasi

Ciawi Mulai Dibidik Pelaku Usaha Wisata

KAB.BOGOR - Pelaku usaha wisata kini mulai membidik wilayah Ciawi sebagai aset investasi. Kawasan pedesaan di wilayah Ciawi yang tengah dibidik pengusaha wisata yakni kawasan Desa Bendungan, Jambuluwuk serta kawasan Tapos-Cibedug. Beberapa kawasan tersebut, dianggap ideal oleh para pelaku wisata. Di Desa Bendungan, dalam waktu dekat ini akan segera berdiri hotel Aston, yang pembangunannya tengah berjalan. Kabarnya, pembangunan hotel berkonsep apartemen milik Bakri Group itu, bakal menjadi pesaing proyek properti Agung Podomoro Grup. Sementara, di Desa Jambukuwuk, kini telah berdiri beberapa hotel atau resort, diantaranya Bumi Tapos, dan Saung Jambuluwuk. “Sejumlah wilayah desa yang ada di Kecamatan Ciawi, kini mulai dilirik investor,” ujar Kasi Pembangunan Kecamatan Ciawi, Hendayana.Ia berharap, keberadaan tempat pariwisata di kawasan Ciawi, akan mengalami kemajuan serta membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar. Q ASP

4

KAB.BOGOR (LJ) – Minimnya tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Leuwiliang Kabupaten Bogor tidak menjadi kendala bagi RSUD ini untuk mendapatkan akreditasi atas lima pelayanan rumah sakit yang telah memenuhi standar dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Bertempat di RSUD Leuwiliang, sertifikat akreditasi ini diserahkan oleh Ketua tim KARS drg. Bambang kepada Bupati Bogor Rachmat Yasin (RY), selanjutnya sertifikat tersebut kembali diserahkan kepada Direktur RSUD Leuwiliang drg. Mike Kaltarina, Selasa (16/10). RSUD ini mendapatkan sertifikat akreditasi atas Lima pelayanan, yaitu administrasi dan manajemen, pelayanan medis, pelayanan gawat darurat, pelayanan keperawatan, dan rekam medis. RSUD Leuwiliang mendapatkan akreditasi ini dengan predikat lulus tingkat dasar, dan akreditasi ini berlaku dari 29 Juni 2012 hingga 29 Juni 2015. Direktur RSUD Leuwiliang drg. Mike Kaltarina mengungkapkan beberapa kendala yang ada di RSUD ini tidak mempengaruhi pelayanan kepada masyarakat. “Minimnya tenaga medis seperti dokter spesialis dan perawat tidak membuat kami patah semangat untuk mengikuti akreditasi dari Kementrian

Kesehatan ini. Dengan akreditasi ini kami membuktikan bahwa kurangnya tenaga medis tidak mempengaruhi pelayanan kami kepada masyarakat,” ungkapnya. Sementara itu, menanggapi hal tersebut, RY menegaskan Pemkab Bogor akan memberikan beasiswa pendidikan kepada para tenaga medis untuk menjawab kebutuhan minimnya tenaga medis pada RSUD di wilayah Kabupaten Bogor. “Selama ini, masih ada kendala yang dialami oleh RSUD di Kabupaten Bogor yaitu masih kurangnya tenaga medis untuk melayani masyarakat. Oleh karena itu Pemkab Bogor siap memberikan beasiswa pendidikan bagi dokter umum yang ingin menjadi dokter spesialis serta para perawat asalkan jika sudah lulus nanti mereka harus mengabdi kepada masyarakat Kabupaten Bogor dengan bekerja di RSUD yang ada di wilayah Kabupaten Bogor,” tegas RY. RY berharap, agar RSUD Leuwiliang dapat menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). “Tahun depan saya minta Direktur RSUD Leuwiliang dapat menjadikan RSUD ini sebagai BLUD agar dapat mandiri dalam pengelolaan bisnis yang sehat untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta di tahun depan juga saya harap RSUD ini sudah bertipe B,” harapnya. Ketua tim KARS drg. Bambang mengatakan akreditasi ini merupakan sebuah pengakuan dari Kementrian Kesehatan atas pelayanan rumah sakit kepada masyarakat. “RSUD Leuwiliang ini sangat luar biasa dalam melayani masyarakat, hal tersebut saya rasa adanya dorongan dari Pemkab Bogor untuk selalu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Maka sudah sepantasnya jika RSUD ini mendapatkan akreditasi atas lima pelayanannya kepada masyarakat,” tuturnya. Q DED

Posyandu Apel Eksis Bantu Layani Pemeriksaan Balita

KAB.BOGOR (LJ) - Pos Pelayanan Terpadu (posyandu) Apel di Desa Watesjaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Selasa (16/10) menggelar pelayanan pemeriksaan balita. Dalam kegiatan tersebut, Nita Bidan Desa Watesjaya dibantu kader posyandu desa terlihat begitu cekatan melayani kebutuhan balita. Sebanyak tiga belas posyandu yang telah dibentuk Kepala Desa (Kades) Watesjaya, tampaknya sangat diminati orang tua yang memiliki bayi untuk di imunisasi atau sekedar memeriksakan kesehatan. Selain memberikan pelayanan kesehatan dan imunisasi balita Bidan Nita yang dibantu para kadernya antara lain Nenenga, Diah, Yayah dan Oting kerap kali dibantu melayani gizi oleh Sarjan, lansia oleh suster Arfi, kelas ibu hamil oleh Bidan Lesti dan Kepala UPTD Puskesmas Cigombong drg Tjetjep. Ditemui disela kesibukannya memberikan pelayanan balita Nita dan para kader mengata-

kan pelaksanaan kegiatan posyandu dilakukan setiap bulan secara berkeliling di tiga belas posyandu yang ada di desa ini. Untuk posyandu Apel ini, lanjut Nita sasaran balita sebanyak seratus enam puluh delapan balita. Lebih jauh dikatakan Nita, selain pemeriksaan balita dan imunisasi setiap kegiatan posyandu juga dilaksanakan pelayanan KB, pemeriksaan ibu hamil, penyuluhan gizi dan pelayanan kesehatan ibu dan anak (KIA). “Semua tugas ini selain dilakukan bidan desa dan para kader juga dibantu para petugas dari UPTD Puskesmas,” kata Nita kepada wartawan, disela-sela saat melakukan pemeriksaan, kemarin. Sementara itu, Sekretaris desa (Sekdis) Watesjaya, Entis Sutisna, bersyukur dengan adanya kegiatan posyandu yang tersebar hingga kepelosok kampong. “Masyarakat yang tinggal jauh di perkampungan cukup terbantu, dengan kegiatan bidan keliling untuk membantu orang tua memeriksakan balitanya,” ujarnya. Selain memeriksa balita, lanjutnya dalam setiap kegiatan tidak sedikit orang tua memeriksakan kesehatannya. “Saya sangat bersyukur bidan desa dan para kader dapat melaksanakan kegiatan secara rutin di seluruh posyandu. Saya berharap segenap lapisan masyarakat memaksimalkan pelayanan posyandu ini agar tingkat kesehatan masyarakat meningkat.” Ungkap entis Sutisna. Q

tegritas, komitmen, disiplin, kerjasama dan kepemimpinan. Bobot nilai sendiri, setiap PNS harus mencapai target penilaian SKP sebesar 60% dan prilaku kerja 40%. “Nah, kalau di PP baru ada sanksi yang akan dikenakan kepada PNS bila tidak menyusun SKP dijatuhi hukuman disiplin kepegawaian sesuai Pasal 6. Capaian sebesar 25% mendapat hukuman disiplin tingkat berat, capaian 25-50% hukuman disiplin tingkat sedang,” jelas Aty. Adapun penilaian prestasi kerja PNS, bertujuan untuk menjamin objektifitas pembinaan PNS yang dilakukan berdasarkan sistem kerja dan system karier, dengan menitikberatkan pada sistem prestasi kerja berdasarkan penilaian, objektifitas, terukur, akuntabel, partisipatif dan transparan. Dalam penilaian prestasi kerja PNS terdiri dari unsur, SKP dan prilaku kerja. Aty mengungkapkan, SKP meliputi 15 point, diantaranya setiap PNS wajib menyusun SKP, SKP memuat tugas jabatan dan target yang harus dicapai dalam kurun waktu penilaian bersifat nyata serta dapat diukur. SKP harus disetujui dan ditetapkan oleh pejabat penilai, SKP ditetapkan setiap tahun pada bulan Januari, setiap instansi menyusun dan menetapkan standar teknis kegiatan sesuai dengan karakteristik, sifat, jenis kegiatan dan kebutuhan tugas masing-masing jebatan. “Penilaian prilaku kerja meliputi, orientasi pelayanan, integritas, komitmen, disipilin, kerjasama dan kepemimpinan. Untuk penilaian kepemimpinan hanya dilakukan bagi PNS yang menduduki jabatan struktural, penilaian prilaku dilakukan melalui pengamatan oleh pejabat penilai terhadap PNS sesuai kriteria yang ditentukan. Pejabat penilai dalam melakukan penilaian prilaku kerja PNS, dapat mempertimbangkan masukan dari pejabat penilai lain yang setingkat di lingkungan unit kerja masing-masing, dan nilai prilaku kerja dapat diberikan paling tinggi 100 persen,” ujarnya. “PP 46 tahun 2011 ini, baru akan berlaku aktif pada tanggal 1 Januari 2014 mendatang. Tapi kami lakukan sosialisasi sekarang, agar para PNS di lingkungan Pemkab Bogor sudah memahami dan mengerti saat akan diberlakukan nanti,” tukas Aty. Q

DED

Prototipe M-CAP Siap Diuji Coba

KAB.BOGOR (LJ) - Kementrian Komunikasi dan Informatika melalui Direktorat Jendral Aplikasi Informatika mengujicobakan prototipe Motor Comunity Access Point (M-CAP) di Kabupaten Bogor. Penyerahan prototipe dilakukan di Aula Masjid Baitul Faizin (16/10) kepada Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bogor. M-CAP atau internet berjalan yang diangkut menggunakan motor berkekuatan 200cc ini bisa diujicobakan mulai sekarang dengan harapan bisa diketahui segala kekurangannya untuk diperbaiki dan diproduksi secara masal. Menurut Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementrian Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia, Ashwin Sasongko, pemerintah berkomitment untuk mengkoneksikan internet di wilayah seluruh Indonesia. Maka kita terus membangun jaringan-jaringan tersebut. “Kami memiliki program untuk membuat prototipe yang dapat menjangkau seluruh daerah. Kita sudah memiliki pusat layanan internet kecamatan, itu menggunakan mobil. Namun kendalanya ada daerah tertentu yang sulit dimasuki mobil maka kita buat motor yang dapat menjangkau segala medan. Pemkab Bogor menjadi pilot projek untuk prototipe ini tentunya yang pertama untuk mengetahui apa kekurangan dari pro-

totipe ini, untuk kita perbaiki dan produksi dalam jumlah banyak”, jelas Ashwin. Ia menambahkan, ketika masyarakat mendapatkan sesuatu peralatan baru kita harus yakinkan masyarakat cukup dewasa mempergunakan peralatan ini. Olehkarena itu bimbingan teksnis juga kita laksanakan. Tidak hanya penggunaan alat yang kita berikan, tapi juga etika menggunakan internet terutama sosial media seperti facebook, twiiter, dan yang lainnya. Kita juga harus bisa memblokir kontent-kontent seperti, pornografi, kekerasan, sara dan hal-hal lainnya yang tak pantas dikonsumsi. Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, TB.Luthfie Syam mengatakan, hari ini kita dapat bantuan motor CAP, ini prototipe pertama se-Indonesia. Ini amanah besar dari kementrian maka sudah sepantasnya kita manfatkan untuk masyarakat semaksimal mungkin. “Sementara untuk mekanisme pemanfaatannya kita akan bawa prototipe ini ke masyarakat terutama masyarakat pedesaan. Tak hanya itu, kita punya yang namanya Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang nantinya mereka bisa membuat jadwal kapan mereka akan menggunakan alat ini, olehkarenanya hari ini mereka kita undang di kegiatan bintek ini,” tuturnya. Q DED

ANT/WHD/HEP

NO TELP. RUMAH SAKIT DI KOTA & KABUPATEN BOGOR : RS PMI BOGOR 0251-8324080 | RSUD CIAWI 0251-8241767 | BMC 0251-8390435 | RS SALAK BOGOR 0251-8318456 | BMC 0251-8390435 | RS. DR H MARZOEKI MAHDI 0251-350658 | RS GUNUNG SALAK 0251-8373031 | RS ISLAM 021-8393339 | RS KARYA BHAKTI 0251-8312292 | RS LANUD ATS 0251-7535976 | RSUD Cibinong 021-875348 | RS Mary Cileungsi Hijau 021-8249-2222 | Klinik Insani Citeureup 021-0879-42723 | RS Bina Husada 021-875-8441 | RS MH Thamrin 021-823-0338 | Bina Husada Cibinong 021-875-8440 | RS Bersalin Assalam 021-875-3724 | RS Bersalin Tunas Jaya 021-875-2396 | RS Bina Husada 021-8790-3000 | RS Ibu dan Anak Trimitra 021-8756-3055 | RB & Klinik Insani Cibinong 021-875-7567

BISNIS

LINGKAR R JABAR J Edisi 168 - Tahun 1 - Rabu, 17 Oktober 2012

5

Kabupaten Bogor Kejar Opini “Wajar Tanpa Pengecualian”

K

B

AB.BOGOR - Berdasarkan atas laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah diperiksa BPK-RI sejak tahun 2006 sampai dengan 2011, pemerintah

kabupaten Bogor belum beranjak dari opini “Wajar Dengan Pengecualian (WDP)” dan nampaknya belum sempurna menurut penilaian pemeriksa. “Permasalahan yang selalu muncul dan dominan

adalah masalah yang berkaitan dengan aset tetap, meskipun kita telah melakukan pebaikans etiap tahun tetapi nampaknya belum sempurna menurut penilaian mereka,” jelas Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan dan Barang Daerah (DPKBD) Kabupaten Bogor, Dedi Ade Bahtiar dalam wawancaranya dengan LINGKAR JABAR, Senin (15/10). Menurutnya, laporan keuangan merupakan bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan APBD sebagaimana diatur dalam UU No. 32 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah dan ketentuan pasal 31 ayat 1 dan 2 UU No. 17 Tahun 2003 tentang keuangan Negara. Dalam ayat itu diterangkan bahwa pimpinan daerah menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD berupa laporan keuangan yang telah diperiksa oleh BPK selambat-lambatnya 6 bulan setelah tahun anggaran berakhir. Dalam upaya meningkatkan kualitas laporan keuangan dan membangun komitmen pimpinan akan pentingnya laporan keuangan, pemerintah kabupaten Bogor pada tahun anggaran 2012 ini melakukan pendidikan dan pelatihan untuk tingkat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Pada tahun anggaran 2012 ini pemerintah daerah Kabupaten Bogor melakukan pendidikan dan pelatihan untuk peningkatan kapasitas pengelola keuangan SKPD oleh Badan Kepegawaian, Pelatihan dan Pendidikan Kabupaten Bogor yang bekerja sama dengan Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pengawasan BPKP Ciawi,” ungkap Dedi A Bahtiar. Ketika ditanyai mengenai pemerintah kabupaten Bogor yang belum beranjak dari opini “Wajar Dengan Pengecualian (WDP), Dedi mengatakan, bahwa kenyataannya kekayaan/aset pemerintah daerah sebagian besar berupa aset tetap dan pada umumnya menjadi permasalahan dalam mewujudkan laporan keuangan. Upaya yang dilakukan dalam meningkatkan kualitas dan membangun komitmen dalam pengelolaan keuangan tidak lepas dari usaha pemenuhan syarat agar laporan keuangan pemerintah Kabupaten Bogor

Dana Kredit Rp 172 Triliun Lebih Didominasi Wilayah Perkotaan

ANDUNG - Data dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) wilayah VI Jabar dan Banten menunjukkan peningkatan penyaluran kredit perbankan per Agustus 2012 mencapai Rp172,53 triliun. Nilai tersebut tumbuh sekitar 24,23% (yoy) dari periode Agustus 2011 senilai Rp138,87 triliun. Dari data tersebut terlihat, penyaluran kredit perbankan di Jabar masih belum merata karena masih ter-

pusat di wilayah perkotaan. Penyaluran kredit perbankan masih didominasi di Kota Bandung, Kota Bogor, Kota Cirebon, Kota Tasikmalaya, dan Kota Bekasi. “Besaran penyaluran kredit sejalan dengan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Apabila aktivitas ekonominya tumbuh, penyaluran kredit biasanya ikut tumbuh,” ujar Peneliti Madya Kantor Bank Indonesia wilayah VI Jabar Banten Naek Tigor

Tongkol Asam Pedas Bahan Yang Dibutuhkan ½ kg ikan tongkol sisik bagian tengahnya kemudian dibersihkan 2 cm lengkuas, dimemarkan 1 btg serai, dimemarkan 1 lbr daun kunyit diremas lalu disimpul 3 butir asam kandis 4 btg daun ruku-ruku 600 ml air Untuk Bumbu Halus Tongkol Asam Pedas 1 sdm cabe merah keriting giling (bisa ditambah kalo suka pedas bangeeet) 8 butir bawang merah 3 butir bawang putih 2 butir kemiri 1 cm jahe 2 cm kunyit 3/4 sdm garam Cara Memasak Tumis bumbu yang dihaluskan sampai harum Masukkan serai, lengkuas, daun kunyit dan air masak hingga mendidih. Terakhir masukan ikan, asam kandis, dan daun rukuruku masak kira2 matang. Angkat dan sajikan.

Sinaga dalam keterangan persnya di Bandung, Selasa (16/10). Dia menjelaskan penyaluran kredit perbankan tertinggi berada di Kota Bandung dengan nilai Rp78,95 triliun. Kemudian disusul Kota Bogor Rp14,15 triliun, Kota Cirebon Rp10,67 triliun, Kota Tasikmalaya Rp7,70 triliun, Kota Bekasi Rp14,38 triliun. Sementara itu, katanya, penyaluran kredit di kabupaten/kota lainnya rata-rata masih di Rp6 triliun.

Kuliner Kita

Penyaluran kredit terendah ada di Kabupaten Tasikmalaya sebesar Rp0,51 triliun. Menurut Tigor, pertumbuhan ekonomi berjalan beriringan dengan pinjaman dana perbankan yang diterima masyarakat. Contohnya, kucuran kredit demi keperluan modal usaha, kredit perumahan rakyat (KPR), kredit konsumtif, investasi, dan lainnya. “serapan kredit perbankan cenderung meningkat,” katanya. Meski serapan kredit tumbuh positif pihaknya tetap berharap perbankan bisa lebih agresif dalam menyalurkan kredit kepada masyarakat khusunya di daerah. Pasalnya, setiap daerah pasti memiliki potensi ekonomi tersendiri yang bisa digarap perbankan. “Bank juga harus lebih agresif menggarap kredit di daerah lain, terutama daerah daerah yang pinjaman kreditnya masih rendah,” jelasnya. Tigor menilai penyaluran kredit perbankan yang terfokus di perkotaan akan menimbulkan titik jenuh. Karena itu, perbankan harus pandai membaca peluang ekonomi di daerah dengan melebarkan sayap bisnis. “Karena penyaluran kreditnya masih kecil berarti potensinya masih terbuka lebar,” ucapnya. Pihaknya juga meminta upaya mendorong peningkatan penyaluran kredit harus mendapat dukungan dari pemerintah kab/kota di Jabar. Penerbitan kebijakan yang pro terhadap pelaku usaha akan menimbulkan iklim usaha positif sehingga penyaluran kredit perbankan menjadi lebih lancar. FER

RUPA-RUPA RESEP MASAKAN | MAKANAN

dapat mencapai opini “Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)”. Selain pendidikan dan pelatihan, pemerintah Kabupaten Bogor juga secara terus-menerus melaksanakan aktivitas untuk menghasilkan laporan keuangan yang memenuhi standar seperti melaksanakan rekonsiliasi data realisasi anggaran pada SKPD dengan DPKBD sebagai PPKD secara periodik. “Rekonsiliasi ini dapat mencegah atau dapat segera dilakukan koreksi atas pencatatan keuangan yang belum sesuai sehingga pada akhir tahun data realisasi anggaran baik penerimaan maupun belanja serta pembiayaan dapat sinkron dengan catatan pada PPKD,” katanya. Pemerintah Kabupaten Bogor lanjut Dedi juga membentuk Tim Monitoring Penyusunan Laporan Keuangan dan Inventarisasi Persediaan yang melibatkan Inspektorat dan DPKBD agar penyusunan laporan keuangan sesuai dengan standar, termasuk memantau penatausahaan BMD yang disajikan dalam laporan keuangan. Untuk menyempurnakan dan memenuhi ketentuan yang ada, maka dalam menyusun Laporan Keuangan Daerah (LKD) juga dilaksanakan review atas draft laporan keuangan oleh inspektorat. “Dengan review ini diharapkan kekurangan atau penelaahan terhadap perangkaan maupun kesesuaian dengan standar akuntansi dapat segera dikoreksi jika ditemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan standar yang berlaku,” harapnya. “Dengan adanya aktivitas monitoring dan review laporan keuangan hingga tahun 2011, maka penyampaian laporan keuangan kepada BPK-RI tidak pernah terlambat. Karena keterlambatan dapat mempengaruhi pemeriksaan yang secara ketentuan maksimal 2 bulan sejak disampaikannya laporan keuangan,” tambahnya. Pemerintah Kabupaten Bogor melakukan segala upaya melalui kegiatan tersebut dengan harapan agar laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Bogor dapat mendapat opini “Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)”. BSR

JADWAL TV 00:00 Target Operasi 01:00 SEPUTAR INDONESIA 01:30 BARCLAYS PREMIER LEAGUE 04:00 ASSALAMU’ALAIKUM USTADZ 04:30 SEPUTAR INDONESIA 06:00 GO SPOT 07:00 Dahsyat 09:00 SINEMA PAGI 11:00 INTENS 12:00 SEPUTAR INDONESIA 12:30 Sinema Siang RCTI 14:15 CEK AND RICEK 14:45 SILET 15:30 OLIVIA (RR) 16:30 SEPUTAR INDONESIA 17:00 Layar Drama Indonesia : HANYA KAMU 18:00 Layar Drama Indonesia : PUTRI BIDADARI 19:15 Layar Drama Indonesia : Yang Masih Di Bawah Umur 20:15 Layar Drama Indonesia : TUKANG BUBUR NAIK HAJI THE SERIES 22:00 Bom : Troy

00:00 Lanjutan FTV Utama 01:00 Liputan 6 Malam 01:30 Solusi 02:00 SCTV Sinema Malam: Golden Rendevous 04:00 Kata Ustaz Solmed 04:30 SL Liputan 6 Pagi 06:00 Was Was 07:00 SL Inbox 09:00 Liputan 6 Terkini 09:03 Halo Selebriti 10:00 SCTV FTV Pagi: Kabur Dari Keraton 11:00 Liputan 6 Terkini 11:03 SCTV FTV Pagi: Kabur Dari Keraton 12:00 SL Liputan 6 Siang 12:30 SCTV FTV Siang: Jatuh Cinta Manis Rasanya 14:00 Liputan 6 Terkini 14:03 SCTV FTV Siang: Jatuh Cinta Manis Rasanya 14:30 SL Eat Bulaga Indonesia 16:00 Liputan 6 Terkini 16:03 SL Eat Bulaga Indonesia 16:30 SL Liputan 6 Petang 17:00 Lady Gagal 18:00 Super ABG 19:30 Ustad Fotocopy 20:30 SCTV FTV Istimewa: When I am 21 22:00 Si Biang Kerok 22:30 Liputan 6 Terkini 22:33 Si Biang Kerok 23:30 FTV Utama: Demi Cinta Suster Retno

00:00 Live News Kabar Dari Timur Tengah 02:00 Nuansa 1000 Pulau 02:30 Riwajatmoe Doeloe 03:00 Damai Indonesiaku 04:30 Live News Kabar Pagi 06:30 Apa Kabar Indonesia Pagi 09:00 Bunga Rampai 09:30 Live News Kabar Pasar Pagi 10:00 Coffee Break 12:00 Live News Kabar Siang 13:00 Live News Kabar Haji 13:30 Ruang Kita 14:30 Live News Kabar Pasar 15:00 Indonesian Super League PELITA JAYA VS SRIWIJAYA FC 17:00 Live News Kabar Petang 19:00 Apa Kabar Indonesia Malam 19:30 Indonesia Lawyers Club 23:00 Live News Kabar Hari Ini 00:00 Live News Kabar Dari Timur Tengah 02:00 Nuansa 1000 Pulau 02:30 Riwajatmoe Doeloe

04:30 Majelis Sakinah 05:30 Lintas Pagi 06:00 Starlite 06:30 Disney Club : Mickey Mouse Club House 07:00 Disney Club : Doc Mcstuffins 07:30 Upin & Ipin The Movie 08:30 Serial Pilihan 10:00 Kisah Unggulan 11:30 Lintas Siang 12:00 Layar Kemilau 13:30 I Drama 15:00 Diantara Kita 15:30 Lintas Petang 16:00 Animasi Spesial 17:00 Drama Spesial 18:00 Tendangan Si Madun Season 2 19:00 Aladdin 20:00 Jagoan Silat

Rabu

17

OKTOBER 2012

21:00 Raden Kian Santang 21:58 Filler Mnctv Pahlawan Indonesia 22:00 Hikmah Illahi Tafakur 23:00 Intermezzo 00:00 Sidik 00:30 Lintas Malam 01:00 Sport Mania 01:30 Cerita Dinihari 02:30 Cerita Dini Hari.1 03:30 Wipe Out 04:00 Taman Hati

00:00 Final Destination 00:30 100% Sport 01:00 Buletin Indonesia Malam 01:30 Criss Angel ‘Mindfreak’ 02:30 No Ordinary Family 04:00 Akhirnya Aku Tahu 04:30 Ape Escape 05:00 Dora The Explorer 05:30 TMNT (Kura-Kura Ninja) 06:00 Spongebob Squarepants 08:00 Avatar : The Legend Of Aang 08:30 Awas Ada Sule 2 09:30 Kungfu Chef 10:00 Obsesi 11:00 Indonesia Bicara 12:00 Buletin Indonesia Siang 12:30 Film TV 14:30 100% Ampuh 16:00 Fokus Selebriti 16:30 Naruto 17:30 Transformers Prime 18:00 Naik Enak, Turun Ogah 19:00 Around The World in 80 Days 21:30 Final Destination 2

00:05 Metro Malam 01:05 Indonesia Now 01:30 Mario Teguh - The Golden Ways 02:05 Musik + 04:29 Opening New Day 04:30 Metro Pagi 06:30 Talk Indonesia 07:05 Channel Japan 07:30 Agung Sedayu 08:05 811 On The Weekend 11:05 Sudut Pandang 12:05 Metro Siang 13:05 12 Pas 13:30 Tren Tekno 14:05 Oprah Winfrey Show : Edisi 7 Oktober 2012 15:05 Meraih akses menggapai dunia 15:30 Kick Andy 17:05 Metro Hari Ini 18:30 Metro This Week 19:05 Mario Teguh - The Golden Ways 20:30 Just Alvin! 21:30 Ring Of Fire

04:30 Casper 05:00 Khazanah 05:30 Sport7 06:00 Ragam Indonesia 06:30 Redaksi Pagi 07:30 Selebrita Pagi 08:00 Makan Besar 08:30 Gak Nyangka 09:00 Ups Salah 09:30 Spotlite 10:30 Warna 11:30 Redaksi Siang 12:00 Selebrita Siang 12:30 Si Bolang 13:00 Laptop Si Unyil 13:30 Dunia Binatang 14:00 Koki Pintar 14:30 Brownies 15:00 Tau Gak Sih 15:30 Fish N Chef 16:00 Jejak Petualang 16:30 Redaksi Sore 17:00 Indonesiaku 17:30 Orang Pinggiran 18:00 Hitam Putih 19:00 On The Spot 20:00 Opera Van Java 22:00 Bukan Empat Mata 23:30 Berburu 00:00 Jejak-Jejak Misteriu 00:30 Sport7 Malam 01:00 Redaksi Malam 01:30 Theater7 Malam

LINGKAR PRIANGAN

Edisi 168 - Tahun 1 - Rabu, 17 Oktober 2012

Gubernur Jabar

Jamin Hewan Kurban Sehat Dikonsumsi

BANDUNG(LJ)- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menjamin hewan kurban yang akan dikonsumsi masyarakat dalam kondisi sehat, sebab Pemprov Jabar sudah mengalokasikan anggaran Rp 2 miliar untuk pengadaan

vaksin cacing hati yang langsung dibagikan ke para peternak. “Untuk antisipasi penyakit antraks sudah dilakukan vaksinasi dua bulan sebelumnya. Bahkan sejak enam tahun lalu, kawasan Jawa Barat sudah

bebas penyakit antraks,” kata Ahmad Heryawan pada wartawan usai melepas Tim Kesehatan Hewan Kurban di Gedung Negara Pakuan Bandung jalan Otista No 1, kemarin. Heryawan mengatakan, untuk tahun 2012 ini diperkirakan 47.000 ekor sapi/kerbau serta 220.000 ekor domba/kambing yang akan dikurbankan di seluruh Jawa Barat.Dengan demikian, kata Heryawan, pada saatnya Idul Adha 1433 Hijriyah atau 26 Oktober 2012, pelaksanaan kurban di wilayah Jawa Barat berlangsung lancar. “Saya juga berharap kepada seluruh petugas dari Tim Kesehatan Hewan Kurban untuk seksama meneliti dan memastikan kesehatan hewan kurban,” ujar kang Aher. Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Barat Koesmayadie TP menjelaskan untuk mengantisipasi kesehatan hewan kurban, pihaknya sudah melakukan pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban.Pengawasan dan pemeriksaan hewan kurban itu, diantaranya ternak kurban yang berasal dari luar Jawa Barat harus memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKHH) serta dilakukan pemeriksaan di perbatasan oleh petugas kesehatan Jawa Barat.

RAPBD Jabar 2013 Perkuat Sektor Produktif BANDUNG(LJ)- Sesuai kebijakan umum APBD Provinsi Jawa Barat Tahun 2013 diarahkan untuk mendukung pencapaian target RPJMD, target pencapaian IPM, dukungan terhadap MDGs, dan program prioritas nasional, dengan mempertimbangkan pencapaian IPM tahun 2011 sebesar 72,82 poin, diperlukan perencanaan kegiatan-kegiatan yang berorientasi pencapaian IPM Tahun 2013 sebesar 74,07 sampai 74,59 poin. Tahun 2013, perencanaan pembangunan diarahkan untuk terus memperkuat bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, dan suprastruktur. Kebijakan APBD 2013 diarahkan pula kepada sektor yang produktif melalui kebijakan afirmatif dan pembangunan yang berkeadilan (menyentuh hingga ke masyarakat perdesaan) yang menjadi prioritas. Demikian diungkapkan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dalam Pengantar Nota Keuangan perihal RAPBD Jabar 2013 yang dibacakannya pada Rapat Paripurna DPRD Jabar kemarin. Dikatakan, target pembangunan tahun 2013 diproyeksikan untuk Laju Pertumbuhan Ekonomi sebesar 6,5 sampai 7,0 persen, Inflasi sebesar 4,5 sampai 5,0 persen, PDRB (atas dasar harga konstan 2000) sebesar Rp.289,16 Trilyun. Laju Pertumbuhan Investasi 12 sampai 16 persen dan Tingkat Pengangguran Terbuka sebesar 8,0 sampai 9,0 persen, serta Persentase Penduduk Miskin sebesar 5,39 sampai 9,07. Menurut Heryawan, sejumlah tantangan pembangunan yang menjadi pertimbangan dalam asumsi dasar rencana APBD antara lain meliputi lima bidang, yaitu bidang pendidikan, bidang kesehatan, bidang pensuksesan pelaksanaan Pilgub/wagub, bidang infrastruktur dan bidang perekonomian. Dalam bidang pendidikan, Angka Melek Huruf sebesar 96,48 persen pada 2011 dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS) sebesar 8,2 tahun pada 2011, menurut Heryawan, merupa-

kan indikasi masih perlunya usaha keras dalam memberantas buta huruf dan meningkatkan efektivitas program wajib belajar 9 tahun. Target tahun 2013 untuk AMH sebesar 97,50 sampai 97,60 persen, dan RLS sebesar 8,40 sampai 8,70 tahun. Dalam kata pengantarnya Heryawan juga antara lain mengungkapkan perkembangan keuangan daerah.Menurutnya, untuk pendapatan daerah, pada tahun anggaran 2013 ditargetkan sebesar Rp12,064 triliun lebih atau meningkat sebesar 15,54 persen dari tahun 2012 yang tercatat sebesar Rp10,441 triliun lebih. “Pendapatan sebesar itu diperoleh dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp9,904 triliun lebih, yaitu dari pendapatan Pajak Daerah sebesar Rp9,142 triliun lebih dan Retribusi Daerah sebesar Rp57,068 miliar lebih. Hasil pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan sebesar Rp263,297 miliar lebih, serta lainlain PAD yang sah sebesar Rp441,519 miliar lebih,” jelasnya. Adapun pendapatan daerah yang bersumber dari Dana Perimbangan untuk tahun 2013 mengalami penurunan menjadi Rp2,144 triliun dibanding pada APBD Murni 2012 sebesar Rp2,235 triliun lebih atau menurun sebesar 4,07 persen. Sementara untuk pembiayaaan daerah, terbagi kedalam penerimaan pembiayaan sebesar Rp1 triliun yang diproyeksikan dari prakiraan penerimaan SiLPA. Selanjutnya untuk pengeluaran pembiayaan daerah, dialokasikan untuk Penyertaan modal Pemda sebagai pemenuhan setoran modal dasar pada Bank Jabar Banten sebesar Rp.50 milyar dan Jamkrida sebesar Rp.25 milyar, serta Dana Bergulir sebesar Rp.50 milyar,tururnya seraya menambahkan dengan pendapatan dan pembiayaan tersebut, volume RAPBD Jabar tahun 2013 mencapai Rp13,064 triliun lebih atau naik sebesar 8,76 persen dari Tahun Anggaran 2012,”ujar Heryawan.Q FER

Warga Subang Pertanyakan Proyek Siluman BBWS Subang (LJ) - Pekerjaan rehabilitasi SS. Leuwinangka berupa pembangunan TPT (tembok penahan tanah) milik proyek Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum di Kp. Batununggul Desa Balingbing Kecamatan Pagaden Barat dipertanyakan oleh warga menyusul tidak adanya papan proyek di lokasi tersebut. Akibatnya, rincian paket pekerjaan semisal sumber anggaran, besaran anggaran, volume pekerjaan, identitas pelaksana, waktu pelaksanaan dan hal-hal penting serta normatif lainnya menjadi “tidak jelas”. Tokoh Pemuda Subang yang juga Ketua LSM Brantas, Nurul Mu’min mengemukakan tidak dipasangnya papan proyek sudah merupakan proyek siluman, karena dipasangnya Papan nama yang merupakan keharusan normatif berdasarkan peraturan, tentu bisa jadi preseden kurang baik dalam rangka transparansi dan akuntabilitas suatu pekerjaan yang anggarannya bersumber dari negara. “Anggaran negara itu kan berasal dari masyarakat juga, sehingga perlu ada pengawasan optimal. Dengan tidak adanya keterangan tentang rincian paket pekerjaan yang biasanya dirangkum secara global dalam papan proyek, hal ini tentu harus dipertanyakan. Masyarakat menjadi tidak tahu sumber anggarannya darimana, jenis pekerjaannya apa, volume fisiknya berapa, waktu pelaksanaan berapa hari kalender, siapa pelaksanannya dan hal penting lainnya”, ungkapnya. “Kita khawatir, kalau ini dibiarkan akan membuka peluang munculnya praktik tidak se-

hat. Bagaimana akan transparan dan bisa diawasi oleh warga, kalau rincian pekerjaannya saja tidak ada ?”, tambahnya, Selasa kemarin (16/10). Selain kegiatan rehabilitasi di SS. Leuwinangka, sejumlah paket pekerjaan lain yang dipertanyakan oleh masyarakat adalah pekerjaan rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi SS. Cileuleuy berlokasi di wilayah Desa Gembor Kecamatan Pagaden.Ketua LSM Gelora, Tedi ketika ditemui LINGKAR J ABAR mengemukakan, pekerjaan milik BBWS Citarum dengan total anggaran sebesar Rp. 4,9 milyar bersumber dari APBN Tahun 2012 Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PU RI dengan lama pekerjaan 138 hari kalender yang dilaksanakan oleh PT. Angger Eman itu dinilainya masih belum memenuhi standar transparansi suatu pekerjaan, mengingat volume panjang pekerjaan tidak tercantum dalam papan proyek. Padahal ini hal penting untuk mengantisipasi terjadinya “pengurangan” volume pekerjaan yang tentu saja nantinya akan berdampak pada “permainan” anggaran. “Kami juga melihat teknis pengerjaannya belum optimal, dimana galian pondasi yang harusnya sampai pada dasar tanah yang keras, tapi ini kurang dilakukan. Sebab dasar pondasi yang masih banyak lumpur dan airnya itu malah sudah dipasang batu dan adukan. Ini tentu akan mempengaruhi kualitas hasil pekerjaan sehingga kami harapkan pekerjaan tersebut diperbaiki lagi”, tandas Tedi, Selasa kemarin (16/10). Q ADE

Kemudian pemeriksaan juga dilakukan di sejumlah pasar hewan bekerjasama dengan dinas/instansi terkait, organisasi profesi di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat.”Untuk memastikan sehat atau tidaknya hewan kurban, kami berikan tanda/cap sehat sebagai jaminan rasa aman bagi masyarakat,” katanya. Menurut Koesmayadi,pihaknya menerjunkan 2.582 petugas yang akan terlibat dalam pemeriksaan hewan kurban se-Jabar,Sebagian dari mereka sudah bekerja melakukan pemeriksaan hewan kurban sejak sekitar dua minggu lalu. “Kerja petugas ini akan berakhir hingga H+3 (Idul Adha),” jelasnya. Hewan-hewan kurban yang belum diperiksa nantinya akan diperiksa dan diawasi. Pengawasan akan dilakukan di sejumlah pasar hewan dan lokasi penjualan hewan kurban.Dalam pemeriksaan, Disnak Jabar akan bekerjasama dengan berbagai instansi di kabupaten dan kota. Bahkan 292 pengurus masjid juga sudah dilatih agar bisa memeriksa hewan kurban dan dilibatkan dalam pemeriksaan. “Hewan kurban dari luar Jabar harus memiliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH), pemeriksaan akan dilakukan juga di perbatasan,” jelas Koesmayadie. Q FER

Komisi B: Pengembangan Produksi Budi Daya Air Tawar Perlu Didukung BANDUNG(LJ)- Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Barat, Eka Hardiana mengatakan Balai Pengembangan Produksi Budi Daya Air Tawar Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Barat yang berada di Singaparna Kabupaten Tasikmalaya, selayaknya tidak hanya mendapat bantuan dari provinsi namun juga dari pemerintah pusat.“Apalagi balai pembenihan tersebut merupakan balai pembenihan bibit ikan air tawar yang terbaik di Indonesia, dan seharusnya pemerintah pusat juga memberikan bantuan untuk mengembangkan balai pembenihan ikan ini,” kata Eka saat Komisi B meninjau balai pembenihan tersebut kemarin. Menurut Eka bantuan yang telah diberikan untuk balai ini hanya cukup untuk perbaikan gedung, padahal dari pemantauan yang dilakukan ternyata balai ini masih membutuhkan gedung untuk kantor, tambahan gudang untuk peralatan dan pakan, asrama serta kolam dalam. Menurut Kepala Balai Ahmad Yani, Balai Pengembangan Produksi Budi Daya Air Tawar yang dikelolanya saat ini masih kekurangan kolam dalam sebagai tempat pembesaran bibit ikan, “ Yang ada sekarang hanya kolam untuk produksi benih sedalam 40 dan 80 cm, sementara kami butuh kolam dengan kedalaman 1,5 meter untuk pembesaran benih dan pencetakan induk gurame.” Dengan keterbatasan kolam tersebut, saat ini menurut Ahmad Yani kegiatan yang dilakukan baru penelitian dan pembenihan ikan gurame, tawe dan nilem saja. Sementara upaya untuk pembesaran benih atau pembesaran induk ikan belum dilakukan karena ketiadaan tempat. Terkait dengan pengembangan ikan air tawar di Jawa Barat, Ahmad Yani juga menyebutkan kurangnya konsumsi ikan di masyarakat sebagai salah satu kendala. Rendahnya konsumsi ikan di masyarakat menjadi sebab ikan dinilai kurang komersil untuk diternakan sehingga diperlukan sosialisasi dan penyuluhan yang intensif dari pemerintah. Mengenai pembenihan ikan ini, Eka lebih lanjut mengatakan balai harus konsentrasi dan fokus untuk mengelola perikanan di Jawa Barat yang memiliki prospek cukup baik. Apalagi saat ini Jawa Barat surplus ikan akibat kurangnya konsumsi ikan di masyarakat sehingga hasil produksi ikan lebih banyak untuk konsumsi luar Jabar. Komisi B menilai balai yang mengelola pembenihan di tiga tempat yaitu di Ceungceum, Cikokol dan Mongor ini sarana dan prasarana memang perlu ditingkatkan agar hasilnya bisa maksimal sebagaimana balai yang berada di Wanayasa.Q FER

Pemerintah KBB

Tingkatkan Kualitas SDM Koperasi

6

LINTAS | PRIANGAN Gara-Gara Raskin Kades Dituntut Diberhentikan. GARUT- Seratusan warga Desa Sukarasa Kec. Pangatikan, Kab. Garut, Jawa Barat, melakukan aksi unjuk rasa di halaman Kantor Desa Sukarasa, Selasa (16/10) siang. Mereka menuntut agar kepala Desa, IS diberhentikan dari jabatanya, karena dituduh telah menggelapkan jatah beras untuk rumah tangga miskin (Raskin) selama 7 bulan terahir.Selain menggelapkan Raskin Kades Juga telah melakukan penggelapan dana Alokasi Dana Desa (ADD), PKK dan lain-lain. Selain itu, warga juga berharap agar Kepala Desa yang sudah tiga tahun menjabat itu segera di proses secara hukum atas segala tindakan penyelewengan yang dilakukanya. Menurut warga, jatah raskin yang diduga diselewengkan oleh kepala desa yakni selama 7 bulan dari April hingga Oktober. Jatah raskin tersebut sebanyak 5,5 ton per bulan yang dibagikan ke sekitar 500 jiwa di 6 RW. “Sedangkan yang sudah terbukti diselewengkan oleh Kades tiga bulan, yakni April, Mei dan Juni. Sementara penyelewengan lainya sampai saat ini sedang dalam pengumpulan data, seperti dana ADD, PKK dan lainya “ kata warga. Koordinator aksi, Iip Syaripudin, mengatakan, sebenarnya kasus penyelewengan yang dilakukan oleh kepala desa tersebut sudah dilaporkan ke pihak kepolisian, kejaksaaan dan kecamatan beserta barang buktinya sejak tahun lalu.”Namun anehnya sampai sekarang kasus itu dibiarkan saja, sepertinya di peti eskan. Padahal masyarakat sudah jengkel dan aksi ini pun sudah dilakukan untuk yang ke empat kalinya.” katanya. Dikatakan Iip, Aksi ini tidak akan berhenti begitu saja, sampai seluruh kasus yang telah menyeret Kepala Desa, benar-benar ditangani pihak penegak hukum. “ Kami dengan warga lainnya akan terus memonitor, sampai mana penegakan hukum bagi rakyat kecil “. Katanya. Sementara, Sekretaris Desa Endang Suherman, membenarkan, kalau jatah raskin untuk warga Desa Sukarasa tidak diterima sudah 7 bulan terakhir ini. Sedangkan penyelewengan yang dituduhkan warga kepada atasanya itu, ia mengaku tidak tahu menahu. Karena jatah raskin yang tiga bulan itu sudah ada yang mengambilnya.”Memang benar raskin itu 7 bulan tidak diterima. Namun yang tiga bulan tidak tau kemana, yang jelas DO nya udah ada yang mengambil, tidak tau siapa yang mengambilnya,”ungkapnya.Q BDN/JUL

Sekda Resmikan Kantor Desa Ciwaru SUKABUMI-Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Adjo Sardjono resmikan Kantor Desa Ciwaru di kecamatan Ciemas Kabupaten Sukabumi Jawa Barat Kemarin, dalam kesempatan tersebut hadir segenap unsur Muspika kecamatan Ciemas, serta tokoh masyarakat Kab Sukabumi Marwan Hamami. Sekda dalam sambutannya mengatakan sebagai tingkatan pemerintah yang brsentuhan langsung dengan masyarakat, desa memiliki fungsi untuk mengatur dan mengurus kepentingan masyarakat setempat dan harus dapat tampil sebagai pemerintahan yang mandiri. Karakteristik kemandirian sebuah desa dapat diimplementasikan dalam penyediaan sarana pemerintahan desa seperti kantor desa yang refresentatif. “Sebab harus diakui sampai saat ini belum semua desa dan kelurahan mempunyai kantor yang layak dan refresentatif untuk operasional penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan pada masyarakat,” kata sekda. Lebih lanjut dia mengatakan, bahwa perlu disadari tujuan utama dari pembangunan kantor desa adalah untuk meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan desa dalam pelayanan kepada masyarakat. Oleh karenanya, dia berharap dengan dimilikinya kantor desa yang baru ini maka kinerja penyelenggaraan pemerintahan desa menjadi lebih baik, lebih profesional dan lebih mampu memajukan masyarakat menjadi lebih sejahtera sebagaimana hal ini menjadi salah satu misi kabupaten Sukabumi yaitu “Mewujudkan Masyarakat Kabupaten Sukabumi Yang Berahlak Mulia, Maju dan Sejahtera”,” jelasnya. Sementara itu Kepala Desa Ciwaru U. Abdulrohim Rochmi mengatakan, bahwa Kantor Desa Ciwaru berdiri di atas tanah desa seluas 200 m2 dengan luas bangunan 6 m x 20 m, pembangunannya dimulai sejak 15 Desember 2011 s/d 15 Juni 2012 dengan menghabiskan biaya sebanyak Rp350 juta yang berasal dari ADD desa dan swadaya masyarakat Ciwaru.”Sekarang kami sudah mempunyai sebuah kantor desa yang sangat refresentatif, semoga dengan kantor baru ini kinerja aparat desa dapat lebih meningkat lagi,”harapnya.Q HEP/AAG

Banyak Pejabat Tak Paham Bencana

KB.BANDUNG (LJ)-Pemerintah Kabupaten Bupati Bandung Barat berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai pelaku dan pengelola koperasi, karena selama ini masih ada pengelolaan koperasi yang belum dilakukan secara profesional. “Bukan hanya itu saja, pemerintah juga siap memfasilitasi berbagai perijinan yang dibutuhkan untuk berdirinya sebuah koperasi,” jelas Bupati Bandung Barat Abubakar kemarin. Dia menilai, selama ini masyarakat seakan melupakan koperasi. Padahal dengan koperasi, dapat meningkatkan kemandirian dan pengembangan usaha produktif kelompok.Dalam UUD 1945 pasal 33,sudah jelas memaparkan tentang peran

koperasi dalam meningkatkan ketahanan perkonomian masyarakat. Menurut data yang ada pada instansinya, tercatat sebanyak 199 koperasi dari 678 jumlah koperasi di Kabupaten Bandung Barat (KBB), yang tidak berjalan sebagaimana mestinya alias tidak akti. “Soalnya, sejumlah koperasi tersebut tidak pernah melaksanakan rapat anggota tahunan (RAT),” kata bupati. Sementara Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM KBB Weti Lembanawati mengatakan, mengacu pada Peraturan Pemerintah no 17 Tahun 1994 tentang Pembubaran Koperasi oleh Pemerintah, dapat dilakukan apabila pengelola dan pengurus koperasi tidak melaksanakan RAT dalam kurun waktu

dua tahun. “Meski pemerintah mempunyai kewenangan membubarkannya, tapi kita tidak serta merta melakukannya,kita tetap harus menempus proses,” jelasnya. Dia menambahkan, untuk memacu motivasi peserta sosialisasi, pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap koperasi yang tidak aktif termasuk penyalahgunaan fungsi koperasi. Cara yang ditempuh dengan melakukan verifikasi terhadap pelaku koperasi. “Saat melakukan verifikasi, kami akan menanyakan status badan hukumnya, selanjutnya, kami akan mengarahkan, apabila ketika verifikasi terdapat kegiatan suatu koperasi yang tidak sesuai dengan tujuan di aktanya,” ucapnya.Q GUS

GARUT- Sekarang ini disinyalir masih banyak pejabat di Kabupaten Garut tidak memahami kebencanaan. Mereka masih sering kali keliru memahami suatu kejadian sebagai bencana atau musibah kecelakaan biasa. Hal tersebut dikemukakan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut, Zat zat Munazat, kepada LINGKAR JABAR belum lama ini. “Pernah ada pejabat di daerah mengajukan bantuan penggantian ke BPBD, karena di daerahnya ada warga kehilangan beberapa ekor kerbau. Ini kan mengagetkan. Kehilangan kerbau, kok disebut bencana,” katanya keheranan. Contoh lain kata Zat-zat, masih kurangnya pemahaman kebencanaan dikalangan pejabat Pemkab Garut, yakni ketika sebuah saluran irigasi di daerah Margawati Kecamatan Garut Kota ambrol pada Juli lalu, warga penerima manfaat mengajukan permohonan bantuan tanggap darurat bencana ke dinas terkait. “Akan tetapi yang terjadi, pihak dinas terkait malah mengarahkan warga mengajukan bantuan tersebut ke BPBD,” ungkapnya. Selama ini, lanjut dia, ada kesan bila irigasi ambrol, jembatan rubuh, dan lainnya itu diklaim sebagai bencana. Padahal tidak semuanya seperti itu. “Begitu pun dengan ambrolnya irigasi Margawati. Setelah kita identifikasi dan tanya langsung warga, ternyata kondisi irigasinya tidak baik karena kurang pemeliharaan,” katanya. Menurut dia, atas dasar itu atau masih minimnya pemahaman sejumlah pejabat terkait kebencanaan tersebut, pihak BPBD Kabupaten Garut merangkul Badan Kepegawaian dan Pendidikan Pelatihan Daerah (BKD) mengintensifkan sosialisasi khusus kepada para pegawai di lingkungan Pemkab Garut. Caranya, dengan memasukkan materi kebencanaan pada setiap kegiatan prajabatan, serta Pendidikan dan Pelatihan Pimpinan (Diklatpim) di Kabupaten Garut Q

JUL/BDN

LINGKAR PRIANGAN LINTAS | PRIANGAN SMP Islam Cibungur Berhasil Atasi Krisis Ruang Kelas

SUKABUMI -Setelah berjuang keras selama lima tahun, akhirnya SMP Islam Cibungur Kecamatan Cikidang Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, berhasil mengatasi krisis ruang kelas,setelah pemerintah menggelontorkan dana alokasi khusus (DAK) tahun 2012 untuk pembangunan ruang kelas baru.Kucuran dana DAK sebesar Rp 180 juta, akhirnya dapat dimanfaatkan membangun dua lokal ruang kelas baru (RKB) sehingga sekarang sekolah mempunyai kelas sebanyak 6 lokal dengan jumlah siswa 84 orang.”Selama 5 tahun, sekolah kami selalu menginduk kepada sekolah lain tepatnya sejak tahun 2007 lalu, tapi sekarang kami mengucapkan syukur Alhamdullilah,” ucap Nanang Mustapa Kamil S.Pd.I, Kepala SMP Islam Cibungur didampingi Komite Sekolahnya Didin Syaripudin kepada LINGKAR JABAR kemarin. Menurut Nanang, selama lima tahun pihak sekolah harus mengelola sekolah dengan penuh keprihatinan, meski demikian kami tetap bersabar dan tidak patah semangat dan terus berjuang mempertahankan pendidikan yang layak bagi anak bangsa dilingkungan sekitarnya.Selama ini diketahui, keberadaan SMP Islam Cibungur menjadi salahsatu sekolah tingkat lanjutan pertama yang sangat dibutuhkan masyarakat di wilayah ini. Jika selama ini, masyarakat yang hendak melanjutkan pendidikan tingkat pertama harus menempuh jarak antara 5 sampai 6 kilometer. “Tapi dengan adanya sekolah kami, jarak tempuh menjadi semakin dekat dan masyarakat bergairah kembali melanjutkan pendidikan,” papar Nanang.Seraya menambahkan, pihaknya mengucapkan terimakasih kepada pemerintah. “Kita sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada pemerintah, telah mendapatkan bantuan dari dinas pendidikan Kabupaten Sukabumi berupa dana alokasi khusus (DAK) untuk ruang kelas baru (RKB) tahun 2012 ini,” Ujarnya. Selanjutnya Nanang mengatakan, selain mendapat bantuan dari pemerintah, pihaknya juga mendapatkan bantuan berupa wakaf lahan seluas 800 meter dari dermawan yang perduli terhadap pendidikan.”Memang perjuangan tidak hanya sampai disini saja, mengingat masih banyak yang kita perlukan untuk pendidikan, untuk itu kita masih tetap berharap bantuan, berupa Laboratorium, Perpustakaan, penunjang seperti sekolah lainnya, disamping program membuat pondok pasantren kedepannya,” harapnya. Q

AAG/HEP

Puluhan Karyawan PT Tirtharia Datangi DPRD Kota Cimahi

CIMAHI, (LJ) - Sekitar 30 karyawan PT Tirtharia mendatangi gedung DPRD Kota Cimahi, Selasa (16/10) kemarin. Mereka meminta jajaran DPRD Kota Cimahi memfasilitasi agar PT. Tirtharia menyelesaikan kewajibannya kepada karyawan.Menurut perwakilan karyawan, Rahmat Hanafi, perusahaan PT Tirtharia dinyatakan pailit oleh Bank Mandiri tertanggal 21 Juni 2012 lalu. Setelah dinyatakan pailit, karyawan masih bekerja hingga 12 Juli 2012 dengan alasan memenuhi pesanan terakhir.“Setelah dinyatakan pailit, status karyawan masih terombang-ambing hingga sekarang dan hak-hak karyawan belum ada yang terpenuhi,” katanya.Mereka menuntut agar PT. Tirtharia menyelesaikan kewajiban uang gantungan 21 Juni-12 Juli 2012, tunjangan hari raya, uang pesangon, uang penghargaan masa kerja dan uang penggantian hak (15%) sesuai UU no. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan.Dalam aksi itu, perwakilan karyawan diterima oleh jajaran Komisi IV DPRD Kota Cimahi. “Kami akan telusuri dulu ke perusahaan dan berupaya mendorong agar perusahaan dapat menyelesaikan kewajibannya,” kata Anggota Komisi IV DPRD Kota Cimahi Bambang Suprihatin. Q RUT

Edisi 168 - Tahun 1- Rabu, 17 Oktober 2012

7

Bupati Cianjur Tidak Tahu Soal Aturan Kepegawaian CIANJUR, (LJ) - Terkait alasan Pemkab Cianjur masih mempertahankan status dua pejabat Cianjur yaitu Edi Iryana sebagai Kepala Dinas Tataruang dan Pemukiman, serta Heri Khaeruman Kepala Bagian Rumah Tangga. Bupati Cianjur, Tjetjep Muchtar Soleh (TMS) mengaku jika dirinya tidak mengetahui soal aturan kepegawaian. Padahal keduanya telah dijadikan tersangka bahkan sudah di tahan oleh pihak Kejaksaan Tinggi Jawa Barat terkait kasus dugaan korupsi biaya kegiatan bupati tahun 2007 - 2010 senilai Rp 6 miliar. Bila mengacu pada Undang-undang No 43 tahun

1999 tentang pokok-pokok kepegawaian yaitu pada pasal 24 disebutkan, Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang dikenakan penahanan oleh pejabat yang berwajib karena disangka telah melakukan tindak pidana kejahatan sampai mendapat putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap dikenakan pemberhentian sementara. “Tanyakan saja pada BKPPD (Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah)-Red, soal penilaian itukan kewenangan Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan-Red). Bupati itu tidak hapal soal undang-undang tesebut,

Dinsosnakertrans Kab. Cianjur Belum Menerima Informasi TKI Bermasalah

CIANJUR, (LJ) - Setiap bulannya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Cianjur yang bekerja di luar negeri ratarata mencapai 400 orang. Kebanyakan mereka bekerja di sejumlah negara Jazirah Arab, kecuali Arab Saudi lantaran masih diberlakukan moratorium. Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Cianjur, Sumitra didampingi Kepala Bidang Bina Ketenagakerjaan, R. Finy Hikmat mengatakan jumlah tersebut merupakan hasil rekomendasi yang sudah terekap dalam data base. Namun Sumitra tak memungkiri ada kemungkinan TKI yang berangkat tanpa melalui rekomendasi dari dinas. “Adanya rekomendasi dari dinas ini untuk memudahkan jika suatu saat TKI bersangkutan bermasalah. Misalnya saja kelengkapan administrasi, seperti keberadaan PPTKIS yang memberangkatkannya, perwakilan PPTKIS sudah membuka cabang di Cianjur, termasuk medical check-up TKI bersangkutan. Jika dirata-ratakan, setiap bulan warga Cianjur yang berangkat menjadi TKI mencapai 400 orang,” tutur Sumitra, Selasa (16/10). Menurut Sumitra, pihaknya cukup kesulitan mengecek TKI-TKI ilegal yang berangkat tanpa mengantongi rekom dari dinas. Padahal, jika suatu waktu-waktu TKI bersangkutan tersandung masalah, dinas harus terjun mengurusinya. “Ini yang kadang jadi kendala kami saat akan mengurusi saat tersandung masalah,” katanya. Ketika disinggung mengenai empat TKI asal Cianjur yang bermasalah di Dubai, Sumitra mengaku hingga kini belum menerima informasi kepulangan 4 TKI tersebut. “Kami baru tahu sekarang informasinya. Kami akan segera mengecek informasi ini ke kementerian dan BNP2TKI,” kata Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Cianjur Sumitra didampingi Kabid Bina Ketenagakerjaan R Finy Hikmat. Q RUS

Pelantikan 4 Orang Pengawas TK/SD Kabupaten Cianjur Diduga Cacat Hukum CIANJUR (LJ) - Pelantikan 4 orang pengawas TK/SD bersamaan dilantiknya 112 Kepala SD, SMP dan SMA di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cianjur, yang dilakukan belum lama ini di aula PGRI Kecamatan Sukanagara, diduga tanpa melalui mekanisme yang ditetapkan alias cacat hukum. Disinyalir, pelantikan empat orang pengawas sekolah itu dinilai melanggar Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) Nomor 12/2007 tentang Standar Pengawas Sekolah, serta Keputusan Menteri Pendayaguaan Aparatur Negara (Kepmenpan) RI Nomor 21/2010 tentang Jabatan Fungsional Pengawas Sekolah dan Angka Kreditnya. “Mereka (empat pengawas) masuk dalam pelantikan 112 kepala SD, SMP dan SMA, serta pengawas di lingkungan Disdik Kabupaten Cianjur yang dilakukan belum lama ini. Padahal sepengetahuan kami, mereka tidak pernah mengikuti testing calon pengawas. Padahal kalau mengacu aturan Permendiknas Nomor 12/2007 dan Kepmenpan No 21/2010, mereka harus mengikuti testing calon pengawas dulu. Itu juga harus dinyatakan lulus terlebih dulu,” terang salah seorang sumber kepada wartawan, Selasa (16/10). Menurutnya, jika mengacu aturan, seorang pengawas sekolah terlebih dulu harus memenuhi kompetensi sebagai pengawas satuan pendidikan yang dapat diperoleh melalui uji kompetensi dan atau pendidikan dan pelatihan fungsional pengawas pada lembaga yang ditetapkan pemerintah. Menurut kabarnya, kata dia, ke empat pengawas itu diduga akan diikutsertakan mengikuti testing susulan untuk memenuhi persyaratan sebagaimana peraturan. “Kondisi ini tentunya akan menjadi preseden buruk dalam proses perekrutan pengawas, khususnya bagi kepala sekolah yang telah mengikuti testing calon pengawas,” tegasnya. Kepala Bidang TK/SD Disdik Kabupaten Cianjur, Moch Asep Saepurohman membantah pelantikan sejumlah pengawas TK/SD cacat hukum. Menurut Asep, semuanya sudah menempuh prosedur yang ditetapkan. “Ah tidak. Semuanya juga sudah menempuh prosedur kok. Tidak cacat hukum,” tegasnya. Q RUS

karena menyangkut persoalan teknis, kan Ketua Baperjakat itu sekda. Dalam kaitan ini bupati hanya melakukan tandatangan saja. Jadi sebaiknya tanyakan saja pada BKPPD atau Baperjakat apa alasan Edi dan Heri masih dipertahankan,” ujar Tjetjep kepada wartawan, kemarin. Namun saat ditanya apakah alasan kedua pejabat tersebut masih dipertahankan,terkait ini bupati enggan berkomentar lebih jauh. “Saya tidak hapal soal kasus itu, lagian sekarang ini kan sedang dalam persidangan,” tambahnya. Pengakuan bupati tersebut sangat disayangkan berbagai pihak, salah

satunya datang dari Ketua Forum Mahasiswa Cianjur, Irhan Ari Muhamad. “Pernyataan bupati yang mengaku tidak tahu aturan tersebut, sangat membuat kami merasa miris sekaligus malu mempunyai bupati TMS. Padahal bupati berasal dari kalangan birokrat yang seharusnya familier dengan aturan kepegawaian,” ujar Irhan terpisah. Menurut Irhan, sepertinya pengakuan bupati yang tidak tahu tentang aturan kepegawaian tersebut merupakan pengakuan yang jujur, maka pantas saja kalau bupati TMS diduga kerap menyalahi aturan seperti soal mutasi kepegawaian. “Bahkan bupati kita ini terindikasi korupsi,” tandasnya. Q RUS

Pemkab Sukabumi Belum Merespon Longsornya Jalan Desa Kutajaya

SUKABUMI (LJ) – Jalan Benda Benteng Duren Gede di Desa Kutajaya Kecamatan Cicurug Kabupaten Sukabumi yang beberapa pekan lalu longsor dan nyaris putus, hingga berita ini diturunkan belum ada respon dari Pemkab Sukabumi. Untuk mengatisipasi putusnya jalan tersebut, Kades Kutajaya, Edi Fahrudin harus merogoh kocek melakukan perbaikan sementara untuk menghindari terjadinya longsor susulan. Hujan yang mendera Wilayah Kecamatan Cicurug melongsorkan jalan Benda Benteng Duren Gede sepanjang lima puluh meter dengan ketinggian enam meter. Warga yang khawatir terjadinya longsor susulan yang akan memutus jalan tersebut mendesak Kades Kutajaya melakukan penanggulangan. Menurut warga jalan tersebut tidak hanya digunakan warga sekitar, tapi juga warga dari Desa Tugujaya Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor. Jalan tersebut merupakan jalur alternatif untuk menghidari kemacetan menuju Sukabumi. Sebelumnya Bupati dan Wakil Bupati melihat kondisi jalan tersebut, tetapi hingga saat ini tidak ada respon dari Pemkab Sukabumi untuk menanggulanginya. Kepala Desa Kutajaya, Edi Fahrudin membenarkan bahwa jauh sebelum terjadinya longsor pertama beberapa bulan lalu Bupati dan Wakil Bupati sempat meninjau lokasi tersebut.

Kedua orang pemegang kebijakan tertinggi di Kabupaten Sukabumi ini telah beberapa kali memberi janji. Ketika terjadi longsor susulan yang nyaris memutus jalan tersebut pun Wakil Bupati berkenan meninjau lokasi tapi hingga kini tidak ada tanda-tanda turunnya bantuan. “ketika terjadi longsor beberapa pekan lalu, warga mendesak dirinya menanggulangi kondisi tersebut. Pada saat itu saya langsung memerintahkan stafnya membeli brongsong dan batu kali agar longsor susulan tidak memutus jalan tersebut,” ungkapnya. Menurut kades dari panjang lima puluh meter baru ditanggulangi sepanjang sepuluh meter. Dan dari ketinggian enam meter telah tertanggulangi setinggi dua meter. “Saya telah berupaya mencari solusi untuk menanggulangi terputusnya jalan ini, tapi kondisinya sangat tidak mungkin seluruh bagiannya ditanggulangi. Saya berharap janji Bupati dan wakil Bupati segera terealisasi,” tandas Edi Fahrudin. Warga Desa Kutajaya berharap janji pemegang kebijakan tertinggi di Kabupaten Sukabumi segera merealisasikan perbaikan jalan tersebut. Bila tidak segera ditanggulangi kemungkinan besar tidak hanya warga desa yang menderita kerugian, tetapi para pemakai jalan juga. Sebab jalan ini setiap saat menjadi jalan alternatif untuk menghindari kemacetan di seputaran Cicurug menuju Sukabumi. Q WHD

Dinas Peternakan Kab. Subang Periksa Kesehatan Hewan Kurban SUBANG (LJ) - Menjelang Idul Adha, Dinas Peternakan Subang mulai lakukan pemeriksaan hewan kurban dipasar dan peternak. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengantispasi penjualan hewan kurban yang tidak memenuhi ketentuan pemasaran seperti umur dan kondisi kesehatan hewan kurban. “Untuk pengecekan di setiap wilayah yang ada di Kabupaten Subang, melalui UPTD masing-masing wilayah sehingga kami bisa pastikan hewan yang beredar dipasaran aman untuk dikonsumsi,” ujar Kabid Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan Kabupaten Subang, Agus Sugama disela-sela pemeriksaan hewan di dua tempat dipasar hewan Purwadadi dan Lokasi pengusaha ternak di Kecamatan Dawuan, Selasa (16/10) kemarin. Hari pertama pengecekan kondisi hewan kurban, Dinas peternakan melakukan pemeriksaan di dua tempat yakni, Sentra produsen hewan kurban, PT Agro Jaya Wilma yang berada di kawasan Jalan Kalijati, Kecamatan Dawuan, Subang dan Pasar hewan Purwadadi. Pemeriksaan itu dilakukan dengan beberapa tahap. Untuk tahap awal, dilakukan dengan cara mengamati fisik hewan kurban, kondisi bulu hewan kurban, cara berjalan serta alur pernapasan. Selanjutnya, setelah dinyatakan normal Dinas peternakan melakukan pemeriksaan dengan perabaan (Valpasi), untuk mengetahui kelayakan umur hewan kurban tersebut, petugas Dinas Peternakan juga melakukan pengecekan kondisi gigi hewan kurban itu. “Pengecekan dilakukan untuk memastikan peredaran hewan kurban di Subang sesuai aturan dan kebutuhan konsumen, yakni usia dan pemastian tidak ada kecacatan kondisi fisik hewan,” ucap Agus. Agus mengatakan jika dalam kegiatan pengecekan hewan kurban itu tidak ditemukan kondisi hewan kurban yang menyalahi ketentuan. Terkait ancaman virus Anthrax di Kabupaten Subang, Pihaknya mengaku jika jauh

hari sebelumnya, Dinas Peternakan telah melakukan pengamatan dan penyidikan terhadap penyakit hewan kurban. Antisipasi itu dilakukan dengan menggelar vaksinasi terhadap 16 ribu hewan kurban yang dilakukan di 80 desa di kabupaten Subang. Untuk daerah rawan Anthrax di Subang sendiri, jelasnya berada di 7 kecamatan yakni, Kecamatan Dawuan, Kalijati, Ciater, Subang, Cisalak, Cibogo, dan Cipeundeuy. “Sejauh ini Kami tidak menemukan hewan kurban yang terjangkit Anthrax dan Kami berharap itu tidak terjadi di Subang,” ucapnya. Adapun untuk pengawasan adanya hewan yang masuk ke Kabupaten Subang, pihak dinas peternakan selalu mengecek keluar masuknya hewan di Kabupaten Subang, baik yang datang dari luar maupun dari dalam Subang keluar daerah. “Hewan yang akan diperjualbelikan diluar wilayah bisa dicek dengan surat keterangan sehat atas hewan tersebut, sehingga meski ada hewan yang masuk dan keluar itu bisa dipastikan aman untuk dikonsumsi”, ujarnya. Di tempat terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Hewan Purwadadi Subang, Ita Rohadi merespon positif kegiatan yang dilakukan pihak Dinas Peternakan. Menurutnya untuk mengontrol arus distribusi penjual hewan kurban kepada konsumen perlu diawasi secara ketat, agar tidak ada konsumen yang dirugikan. Ita berharap, jika pemerintah daerah tidak hanya memperhatikan kondisi fisik hewan kurban yang dijual. Prasarana lain, seperti fasilitas tempat penjualan pun harus diperhatikan. “Seperti pasar hewan ini, daya tampungnya mungkin tidak akan mencukupi. Terlebih lagi menjelang Idul Adha, kondisi hewan kurban yang sehat pun bila tidak ditempatkan dalam lingkungan yang sehat, seperti tidak adanya atap penahan hujan, dan fasilitas kesehatan kandang lainnya tentu rentan terserang penyakit,” ucapnya. Q ADE

SENI BUDAYA & PANTURA

Raisa Andriana

LINGKAR

JABAR

Edisi 168 - Tahun 1 - Rabu, 17 Oktober 2012

8

INFOTAINMENT

Penyanyi Muda Berbakat

S

iapakah Raisa Andriana itu? Barang kali ada diantara Anda yang belum kenal dengan sosok penyanyi cantik ini. Karena itulah Kami akan menghadirkan profil lengkap Raisa Andriana beserta data-data lainlain berikut ini… Nama Lengkap: Raisa Andriana Nama Panggilan: Raisa Jenis Kelamin: Perempuan Tempat, Tgl Lahir: Jakarta, 06 Juni 1990 Lokasi: Jakarta, Indonesia Facebook: http://www.facebook.com/Raisa6690 Twitter: http://twitter.com/raisa6690 YouTube: www.youtube.com/raisa6690 Sekolah: Mahasiswi Universitas Bina Nusantara Internasional Artis Idola: Brian McKnight, India Arie, JoJo, Alicia Keys, Stevie Wonder, Joss Stone Raisa Andriana (lahir 6 Juni 1990), adalah solois pendatang baru di industri musik Indonesia. Raisa, begitu panggilannya, pertama kali menyanyi saat masih berumur 3 tahun. Lagu pertama yang dinyanyikannya adalah lagu A Whole New World, lagu dari soundtrack film kartun ALADDIN. Karir Raisa Andriana Raisa tumbuh dengan mempelajari sendiri teknik olah vokal dari lagu-lagu yang sering didengar. Mahasiswi Universitas Bina Nusantara Internasional ini mempelajari gaya bernyanyi dari musisi-musisi favoritnya. Raisa ter-influence oleh Brian McKnight, India Arie, Stevie Wonder, JoJo, Joss Stone, Alicia Keys, James Ingram, Mariah Carey sampai Whitney Houston. Asta Andoko “RAN”, Ramadhan Handy dan Adrianto Ario Seto dari Soulvibe sepakat duduk di kursi produser membantu Raisa mengerjakan debut albumnya. Raisa telah merilis debut single Serba Salah akhir Juli lalu secara independen. Serba Salah adalah lagu ber-genre pop yang diberi sentuhan RnB. Serba Salah pertama kali mengudara di radio-radio di kota Medan, Jakarta,

Bandung, Yogyakarta, Bali dan Makassar. Termasuk Serba Salah dirilis secara digital pada website-website social media. Tercatat lebih dari 10.000 kali Serba Salah diputar di Myspace(www. myspace.com/raisaandriana), Facebook (http://www.facebook.com/raisa6690) dan Twitter (http://tweetmysong.com/4v3l3p). Sebagai bagian dari promosi, Raisa membuat video akustik Serba Salah yang diunggah ke YouTube (www.youtube.com/raisa6690) per tanggal 3 November 2010. Video ini boleh dibilang sebagai video klip pertama Raisa yang memang dikemas dalam sebuah performance live akustik. Sampai bulan Maret ini, Video akustik Serba Salah sudah dilihat lebih dari 140.000 kali. Berhasil masuk di frontpage Yahoo! Indonesia pada 26 November 2010. Bertahan 4 hari di frontpage Yahoo! Indonesia. Berdasarkan data statistic yang dirilis pihak Yahoo! Indonesia, Feature Raisa mendapat apresiasi yang sangat baik. Mendapat 958.068 views, 405 comments 253 recommendations dan 118.434 clicks. Bulan Maret 2011 Universal Music Indonesia memperkenalkan Raisa sebagai artis barunya. Melalui label Universal Music Indonesia, Raisa secara resmi merilis single perdana Serba Salah yang diambil dari album debutnya yang berjudul Raisa yang akan segera dirilis. “Serba Salah bercerita tentang keadaan dimana sepasang kekasih yang sudah lama berpacaran, tapi keadaannya sudah bikin bingung. Mereka masih saling sayang, tapi banyak faktor lain seperti bosan, dan ketidakcocokan sana sini yang membuat mereka terus bertengkar. Sampailah pada keadaan serba salah ini; putus atau ngga, ya?” cerita Raisa. Diskografi Raisa Andriana A Whole New World Serba Salah Apalah arti menunggu Q ABC Could it be

Masjid Warisan Pangeran Panjunan dengan 17 Tiang Penyangga ( 1 )

M

ASJID Merah Panjunan berada di wilayah Kampung Panjunan, Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemah Wungkuk, Kota Cirebon. Tempat ibadah ini dikelilingi pagar tembok merah bata. Keunikan masjid yang diarsiteki Pangeran Losari itu, sebenarnya, justru tampak dari dinding pagarnya. Meskipun bentuk dan tinggi pagar sama, hiasan pada dinding pagar ini beda motif. Dinding kanan pintu masuk Masjid Merah dihiasi motif batik, sedangkan dinding pagar kiri polos tanpa hiasan. Menurut pengurus Masjid Merah, Nasiruddin (35), dinding itu memang sengaja dibangun demikian dan memiliki makna khusus. “Di luar orang boleh berbeda, tetapi ketika memasuki ke masjid, semua orang satu tujuan. Di dalam masjid, setiap orang harus berhati bersih dan punya satu tujuan yang sama untuk menghadap Allah,” ujarnya ketika ditemui Tribun di Masjid Merah, Minggu (22/7). Nasiruddin mengatakan filosofi itu pun mewakili perbedaan karakter Wali Songo (sembilan wali). Namun, mereka toh tetap bersatu, berkumpul, dan berdiskusi tentang ajaran Islam. Ia mengatakan keistimewaan masjid itu adalah semua komponen merupakan bentuk asli sejak masjid ini dibangun. Atap rumah ibadah yang merupakan sususan sirap itu, kata dia, asli sejak Pangeran Panjunan

mendirikan bangunan masjid ini. Zaman dulu, menurut dia, atap sirap atau kayu-kayu tipis khas menjadi penutup bangunan-bangunan mulia seperti keraton dan tempat ibadah. Tiang-tiang penyangga serta hiasan-hiasan dinding di masjid itu juga masih asli. Nasiruddin mengatakan Masjid Merah disokong 17 tiang penyangga yang melambangkan 17 rakaat dalam salat. Empat dari 17 tiang penyangga itu merupakan penyangga utama, ucapnya, sebagai simbol empat imam dalam hukum atau syariat Islam. Mereka adalah Imam Maliki, Imam Hambali, Imam Syafi’i, dan Imam Hanafi. Ujung setiap tiang penyokong itu berbentuk bintang dengan delapan bunga. Hal itu membuktikan adanya pengaruh arsitektur Arab pada masjid itu. Bintang itu melambangkan delapan lafal selawat yang diajarkan Rasulullah. Hiasan piring keramik menempel pada dinding bagian dalam masjid baik bagian kiri, sisi kanan, maupun bagian depan. Konon, kata Nasiruddin, piring-piring keramik itu berasal dari Cina. Selain menandakan hubungan Kerajaan Cirebon dengan Cina pada masa lalu, ucapnya, hal itu menyimbolkan bahwa ajaran Islam tidak hanya berkembang di tanah air. Bersambung

PANTURA

Puluhan Warga Campaka Terserang Penyakit Chikungunya

Akibat Kehilangan Gabah

Setiap Panen Petani Rugi Ratusan Ribu

K

A B. P U RWA K A R T A (LJ) – Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan (Distanhutbun) Kabupaten Purwakarta mencatat, selama ini para petani selalu menderita kerugian setiap kali panen hingga mencapai Rp500 ribu. Kerugian yang dialami petani itu diakibatkan, hilangnya gabah sebanyak 18 persen untuk sekali panennya. “Bila tidak segera ditanggulangi maka kerugian akan semakin bertambah. Bahkan para petani, bisa terus menerus kehilangan sebagian hasil produksinya,” ungkap Dedi Setyadi, Kepala Bidang Produksi dan Tanaman pada Distanhutbun Kabupaten Purwakarta kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Ia mengatakan, jika dalam satu

ton padi yang dipanen hilangnya 18 persen, artinya para petani kehilangan gabahnya mencapai 180 kilogram. Sedangkan rata-rata hasil produksi petani Purwakarta, sebanyak enam ton per hektarnya. Dengan demikian, angka kehilangan gabahnya cukup tinggi dan harus segera dicarikan solusinya. Kehilangan gabah ini, sambung Dedi, seakan bukan masalah bagi para petani. Bahkan mereka menilai, penyebab kehilangan gabah ini bisa dirunut mulai dari pemotongan padi, merontokan bulirnya, proses memasukan padi ke dalam karung, dan proses pengangkutan sampai ke proses penggilingan padi. Dari berbagai tahapan itu, lanjutnya, banyak bulir padi yang terbuang. Bila dikumpulkan, bisa men-

capai 180 kilogram setiap tonnya atau setara 1.080 kilogram perhektarenya. Sehingga, setiap panen para petani selalu menderita kerugian sangat besar angka kehilangannya. “Masalah itu, tentu saja harus segera dicarikan solusinya,” ujar Dedi. Sementara, untuk mengurangi beban para petani yang menderita kerugian akibat sawahnya gagal panen, tambah Dedi, Distanhutbun menyiapkan 165.000 kilogram benih padi yang akan diberikan kepada para petani secara gratis. Bantuan benih padi tersebut, merupakan bantuan dari pemerintah pusat untuk meminimalisir kerugian petani. Benih yang diberikan periode medio Oktober – Desember 2012 ini, terang Dedi, merupakan upaya pemerintah dalam memberikan jaminan ketersediaan benih padi, serta upaya menstabilkan produk padi diwilayah Kabupaten Purwakarta. “Meski selama ini jumlah luasan sawah yang terancam kekeringan dan puso tidak berdampak terhadap produksi padi, tapi kami tetap harus melakukan antisipasi,” jelasnya. Ia menambahkan, alokasi benih padi sebanyak 165.000 kilogram tersebut, disesuaikan dengan luasan sawah yang akan mendapat bantuan. Dimana total sawah penerima bantuan sebanyak 6.600 hektar, dengan setiap hektarnya mendapat 23 kilogram. “Jumlah luasan sawah tersebut, pada dasarnya yang terkena dampak kekeringan,” tukas Dedi. Q YAS

Pengurus RBM Harus Tingkatkan Peran Masyarakat

K

A B . P U R WA K A R T A (LJ) – Pengurus baru kelompok kerja ruang belajar masyarakat (Pokja RBM) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) Kabupaten Purwakarta periode 2012 – 2013, diharapkan dapat dirasakan dan lebih meningkatkan per-

annya di tengah-tengah masyarakat. “Tujuan keberadaan RBM yakni turut memandirikan masyarakat dan perannya harus dirasakan oleh masyarakat,” kata Asep Suparman, Kabid PM BKBPIA didampingi Suryana Kasubid Sumber Daya dan Tribina kepada LINGKAR JABAR disela-sela pemilihan pengurus baru RBM periode 2012 – 2013 di Grha Vidya Jatilihur, kemarin. Asep mengatakan, sesuai dengan tujuan pengembangan RBM, yakni ternbentuknya sistem yang memungkinkan terjadinya keberlanjutan proses belajar kolektif masyarakat. Disamping itu, juga berkembangnya kegiatan berbasis pengalaman lokal yang berimplikasi langsung terhadap perolehan hak dasar masyarakat. Setelah terbentuknya pengurus

RBM baru, sambung dia, yang menyangkut pasrtisipasi, inisiatif lokal, pelatihan, pengawasan partisipatif dan advokasi hukum bisa lebih dikembangkan lagi. “Diharapkan mampu meningkatkan kualitas ketepatan sasaran dan efisiensi pembangunan khususnya di wilayah Kabupaten Purwakarta,” ujar Asep. Sedangkan, Suryana, panitia penyelenggara menambahkan, selain dilaksanakan sosialisasi, dalam kegiatan workshop perencanaan RBM PNPMMP tersebut, Agus Indra Muhtar, Evi Verawati dan Agus Suhendrik secara aklamasi terpilih sebagai pengurus RBM baru. “Mereka nantinya yang akan melaksanakan kegiatan tersebut,” tukasnya. Q YAS

K

AB.PURWAKARTA (LJ) – Sekitar 30 warga Kampung Sukamandi Desa Campakasi, Kecamatan Campaka Kabupaten purwakarta, dua pekan terakahir ini terserang penyakit chikungunya. Penyakit tersebut, menyebabkan seluruh persendian penderita terasa linu dan nyeri serta lemas, bahkan bisa menyebabkan kelumpuhan. “Saya kaget saat bangun tidur. Sebab tiba-tiba tubuh saya tidak bisa digerakan dan beberapa bagian tubuh terasa linu dan nyeri terutama dibagian sendi kaki dan tangan,” keluh Eni Nurhayati, warga Kampung Sukamandi, Selasa (16/10) kepada LINGKAR JABAR, seraya mengaku terlebih dulu terserang penyakit chikungunya hingga dua pekan lamanya. Ia mengungkapkan, meskipun dokter yang menanganinya mengatakan penyakit akan sembuh dalam beberapa hari, lanjut Eni, namun dirinya merasa khawatir penyakit yang dideritanya itu akan semakin patal. Pasalnya, selain seluruh

sendi terasa linu dan nyeri, juga dibarengi dengan nyeri kepala. ”Memang bukan saya saja yang menderita vhikungunya, tapi juga yang lain,” ujarnya. Menyoal penyakit chikungunya yang menyerang warga Campakasari Kecamatan Campaka, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Purwakarta mengaku bahwa tidak mengetahui hal itu. Alasannya, karena belum mendapat laporan atas kasus yang terjadi diwilayah Kecamatan Campaka. Namun demikian, Dinkes akan melakukan pengecekan ke lapangan. Jika warga betul terserang chikungunya, dipastikan hal itu tidak terlalu berbahaya karena akan pulih kembali dengan sendirinya. Akantetapi, untuk mengantisipasi lebih banyak lagi korban penyakit chikungunya, pihak Dinkes akan melakukan pencegahan dengan cara pemberian obat dan fogging. Karena chikungunya, penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Q

YAS

LINGKAR CIREBON

Edisi 168 - Tahun 1 - Rabu, 17 Oktober 2012

Dilakukan Oknum SMPN 1 Kapetekan

Jual Beli Buku LKS Dikeluhkan Orangtua Siswa

KAB. CIREBON (LJ) – Meski pemerintah pusat telah menaikan anggaran BOS di tahun 2012 ini, namun hal itu nampaknya tidak menjadikan solusi untuk oknum sekolah yang biasa mencari duit tambahan dari siswa dengan menjual buku paket LKS (lembaran kerja siswa) agar menghentikannya. Pasalnya, sampai saat ini penjulan buku LKS masih tetap marak dilakukan oknum sekolah di Kabupaten

Cirebon. Seperti dilakukan SMPN 1 Kapetakan, di Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon, dimana orangtua siswa keluhkan adanya penjualan buku LKS yang diduga dilakukan oknum sekolah milik pemerintah tersebut. “Memang anak saya disuruh membeli buku LKS disekolahnya. Dan saya merasa keberatan dengan pembelian buku paket itu, soalnya harga yang diwajibkan sekolah sangat mencekik,” ungkap orangtua siswa yang namanya enggan disebutkan itu kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Dalam aksinya itu, kata dia, sekolah banyak cara saat melakukan penjualan buku LKS, bisa melalui sekolah atau wali kelas langsung, maupun lewat koperasi yang sudah bekerjasama dengan pihak sekolah. Diterangkan orangtua siswa, dari jumlah LKS yang ada disekolah itu sebanyak 12 mata pelajaran, 4 buku mata pelajaran diberikan sekolah secara gratis. Namun, lanjutnya, sisanya lagi dibebankan kepada orangtua siswa untuk membelinya. “Jadi saya harus membeli buku LKS ke sekolah sebanyak 8 mata pelajaran lagi, dan untuk harga semua buku LKS itu diminta sekolah sebesar

PSDAP Kapuas Berguru ke Kabupaten Cirebon KAB. CIREBON (LJ) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon harus bangga terhadap jajaran SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang sudah bekerjakeras dalam memberikan pelayanan maupun melaksanakan tugas teknisnya dengan baik. Sebab hasil kerja dinasnya, seperti Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Pertambangan (PSDAP) ternyata dilirik dinas dari Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. Terbukti, sebanyak 20 pejabat maupun petugas dari PSDAP Kabupaten Kapuas jauh-jauh datang ke dinas yang dipimpin H. Suroso, untuk berguru tentang pengelolaan sumber daya air, Selasa (16/10). Seperti diungkapkan H. Ibrahim, Sekretaris Dinas PSDAP Kabupaten Kapuas, rombongannya datang ke dinas ini untuk menambah wawasan dan ilmu tentang pengolaan sumber daya air yang lebih baik lagi. Karena, kata dia, Dinas PSDAP Kabupaten Cirebon pada tahun 2010 telah menjadi kandidat juara ke 2 tingkat nasional di bidang operasional dan pemeliharaan irigasi (OP), serta implementasi di lapangan seperti penanggulangan banjir dan kekeringan. “Makanya, kami beserta rombongan datang kesini untuk menyerap ilmu bidang operasional dan OP di Dinas PSDAP Kabupaten Cirebon itu,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR, saat mengelar diskusi di Aula Dinas PSDAP, kemarin. Berdasarkan posisi runner up itulah, pihaknya ingin memperbaiki dan meningkatkan system kenerja agar dalam penanganan tentang oprasional dan pemeliharaan irigasi serta implementasi di lapangan lebih baik dari sebelumnya. Apalagi, luas wilayah di Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah yakni 14.999,00 km2, terdiri 17 kecamatan, 134 desa dan 14 ke-

lurahan. “Untuk tipe lahan disini, yakni pasang surut dan non pasang dan kegiatan masyarakat sebagian besar petani. Kemudian kondisi geografis Kabupaten Kapuas terdiri dari sungai, danau dan rawa dengan luas 259.618,00 hektar. Sawah dan ladang dengan luas 58.770,00 hektar serta garis pantai (laut) 40,00 km,” ujarnya. Dengan kondisi geografis tersebut, lanjutnya, pihaknya ingin lebih mengoptimalkan kinerja di bidang pengelolaan sumber daya air, karena sebagian besar warga bermata pencaharian sebagai petani agar lebih efektif. “Kami mengucapkan terimakasih banyak atas kesediannya dari Dinas PSDAP Kabupaten Cirebon untuk berbagi pengalaman dan ilmu tetang kedinasan,” ujar Ibrahim. Sementara, H. Suroso, Kepala Dinas PSDAP Kabupaten Cirebon mengatakan, pihaknya sangat senang dengan kedatangan rombongan dari Dinas PSDAP Kapuas tersebut. Alasannya, karena pihaknya juga bisa tukar pikiran dan pengalaman dalam hal kinerja kedinasan. “Alhamdulilah, karena bupati Cirebon telah memisahakan Dinas Pekerjaan Umum menjadi tiga dinas, yakni Dinas PSDAP, Dinas Bina Marga dan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, membuat dinas kami bertambah berkembang,” jelasnya. Tufoksi dari ketiga dinas tersebut, yakni untuk operasional dan pemeliharaan irgasi di Dinas PSDAP, penanganan peningkatan jalan dan jembatan, serta pemeliharaan jalan dan jembatan di Dinas Bina Marga. “Kemudian untuk penanganan tata ruang kota, yakni di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang. Sehingga dalam penangan lebih maksimal dan terkontrol,” tukasnya. Q

APP/SUBAGYO - C12

Walid Janjikan Perubahan di Wilayah Panguragan Lor KAB CIREBON (LJ) -Meningkatkan sarana prasarana atau infrastuktur wilayah menjadi prioritas Walid Syamsuddin, calon Kuwu atau Kepala Desa Panguragan Lor, Kecamatan Panguragan Kabupaten Cirebon yang akan dilaksanakan 31 Oktober. Selain itu, keinginan besar untuk adanya perubahan kearah lebih baik wilayah Panguragan Lor membuat Walid berani maju dalam perhelatan lima tahun sekali tersebut. “Makanya, saya memberanikan diri maju sebagai calon kepala desa ingin adanya perubahan di wilayah ini yang sifatnya untuk kepentingan masyarakat luas. Dan salah satu skala prioritas saya kalau jadi kuwu, memperbaiki dan membangun sarana prasarana insfrastruktur jalan, karena dengan sendirinya akan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkap Walid, kepada LINGKAR JABAR dikediamannya, kemarin. Menurut Walid, seorang kuwu tentunya harus faham dan mengerti betul tugas maupun tangungjawab yang harus dilakukannya di zaman sekarang. Sebab, pemahaman jabatan kuwu sekarang dengan masa lalu itu beda, karena

kalau dulu jabatan kuwu itu sebagai penguasa di wilayah. “Nah jabatan kuwu sekarang jadi pelayan masyarakat, pengayom masyarakat, dan pelindung masyarakat. Jadi atas dasar itulah harus faham betul kehendak masyarakat dan semua yang dibutuhankannya harus didengar, dilayani serta diutamakan,” paparnya. Selain itu, Walid pun menyoroti persoalan saluran air irigasi yang ada di wilayahnya. Kanapa, karena keberadaan irigasi sebagai kebutuhan vital masyarakat disini. “Mata pencaharian masyarakat hampir semua petani, makanya sektor itupun menjadi prioritas saya yang akan dilakukan bila terpilih nanti. Saya yakinkan, kalau program itu bukan hanya sebatas slogan saja tapi akan dibuktikan setelah terpilih nanti,” janjinya. Terpisah, Suhendro, warga Blok 5 RT 02/04 Desa Panguragan Lor mengatakan, program yang disodorkan Walid, sebagai calon kuwu sangat sederhana sekali. Namun apabila dicerna, makna dari programnya itu sangat baik dan mengena sekali dengan keinginan masyarakat.

“Mudah-mudahan bisa mewakili keluarga besar saya untuk mendukungnya,” ujarnya. Suhendro melanjutkan, dirinya percaya sama Walid, jika terpilih menjadi kuwu disini bisa memajukan wilayah ini. Alasannya, selain terpelajar, sosok Walid juga dinilai bakal mampu melaksanakan roda pemerintahan di desa dan yakin akan berhasil. “Karena kemampuannya sudah dibuktikan sewaktu masih di BPD, dia yang paling ngotot apabila menyangkut masalah kepentingan masyarakat. Dan dia suaranya paling vokal apabila Kuwu belum melaksanakan program yang sudah disetujui BPD,” tegasnya. Dukungan juga terlontar dari Suhartono, warga Blok 4 RT 03/05 Desa Panguragan Lor, adanya Walid maju sebagai calon kuwu, masyarakat menanggapinya positif. Karena sosoknya sebagai calon paling muda dan tanggap terhadap masalah yang terjadi di masyarakat. “Saya berharap semua yang diomongkan itu jadi kenyataan. Kalau calon yang lain saya masih belum tahu sepak terjangnya,” tukasnya. Q LIL

Rp69.000 per siswa,” ujarnya. Ia mengaku heran dengan penjualan buku LKS yang dilakukan oknum sekolah anaknya itu. Sebab, selama ini melalui bantuan program BOS buku, pemerintah pusat telah membantu warga atau siswa agar tidak terbebani dengan pembelian buku LKS tersebut. ”Memang boleh, sekolah menjual buku LKS. Terus bantuan BOS buku yang digelontorkan pemerintah dikemanakan,” paparnya. Sementara, Kepala SMPN 1 Kapetakan, Saefudin saat dikonfirmasi pihaknya sedang tidak ada ditempat, karena dari informasi staf TU sekolah tersebut, kepala sekolah sedang ada rapat diluar. Kendati tak ada kepala sekolah, adanya dugaan penjualan buku LKS yang dilakukan sekolah dibenarkan Wawi, staf TU. Ia mengaku pembelian buku paket yang dilakukan siswa tidak ada paksaan dari pihak manapun termasuk sekolah. Akantetapi, hal itu lebih kepada kepentingan atau kebutuhan siswa untuk belajar. “Kalau 4 mata pelajaran yang wajib itu memang digratiskan, tapi yang 8 mata pelajaran lagi harus dibeli siswa dengan harga sebesar Rp. 69.000,” akunya. Q HEN - C12

BKM Makmur Sejahtera Santuni 60 Jompo

9

LINTAS | CIREBON Lagi, Pemuda Dijemput Maut Akibat OD KAB. CIREBON - Penduduk Kabupaten Cirebon kembali meninggal dunia yang diduga mengalami overdosis (OD) setelah pesta minuman keras (miras) yang dicampur pil Dextro. Giliran pemuda Blok Kinaija, Desa Luwung Kecamatan Mundu, Rukida atau yang akrab dipanggil Tuyul (33 tahun) dijemput maut setelah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Ciremai Kota Cirebon, Selasa (16/10) sekitar pukul 05.00 WIB.Menurut informasi yang di himpun LINGKAR JABAR, pada hari Minggu (14/10), oleh pihak keluarga, Rukida dilarikan ke Rumah Sakit Gunungjati untuk mendapatkan penanganan medis. Kemudian oleh keluarganya, Rukida dipindahkan ke RS Ciremai. Di RS inilah nyawa Rukida tidak tertolong.Saat mengetahui anaknya meninggal di RS Ciremai, terlihat jelas orang tua korban sok berat, karena melihat anaknya sudah terbujur kaku di Rumah Sakit tersebut.Kuwu Luwung, Rd Achmad Kosasi kepada LINGKAR JABAR membenarkan meninggalnya salah satu warganya. Oleh pihak keluarga, Rukida kemudian dikebumikan di pemakaman desa tersebut. Q GYO - C12

Melalui CSR, RS Pertamina Gelar Pengobatan Gratis

“jumlah keseluruhan jompo mencapai 60 orang. Masing-masing setiap orang mendapat santunan sebesar Rp50 ribu,” KAB.CIREBON (LJ) - Koordinator BKM Sejahtera, Desa Jungjang Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon, Moh. Saidun Thoha, melalui Unit Pengelola Sosial Ruslandi, berikan santunan terhadap 60 jompo, dari beberapa RW di Desa Jungjang, Selasa (16/10) sekitar pukul 10.00 WIB. Santunan tersebut disaksikan konsultan atau tim 13 fasilitator kelurahan yang dipimpin langsung Senior Fasilitator (SF), Nani Wijayanti, dan konsultan bidang sosial, Aab. Abdullah, bertempat di halaman depan kantor BKM Makmur Sejahtera di Jl. Sidodadi RT 01/09 Desa Jungjang. Saidun mengatakan, pemberian santunan ini khusus untuk para jompo dari beberapa RW, antara lain dari RW 13 sebanyak 8 orang, RW 12 sebanyak 11 orang, RW 11 2 orang, RW 10 sebanyak 3 orang, RW 09 sebanyak 25 orang, RW 05 sebanyak 5 orang, RW 01 sebanyak 3 orang, dan RW 02 sebanyak 3 orang. “jumlah keseluruhan jompo mencapai 60 orang. Masing-masing setiap orang mendapat santunan sebesar Rp50 ribu,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Ruslandi, kordinator unit pengelola usaha (UPS) mengungkapkan, terselengaranya kegiatan santunan terhadap para jompo, tidak lepas dari peran BKM Makmur Sejahtera bidang sosial. Pasalnya, saat ini BKM sudah memiliki peralatan aksesoris yang disewakan untuk hajatan, yaitu satu sat seperangkat tenda, satu unit generator berkapasitas 3500 volt, kursi hajatan sebanyak 200 unit, satu set perkakas dapur beserta peralatan resepsi pernikahan, dan satu unit mobil buat angkutan hasil panen maupun lainnya. “Dari hasil menyewakan peralatan pernikahan inilah sebagian hasilnya untuk menyantuni kaum du’afa yang ada diwilayah kami. Kami ingin kegiatan ini bisa berkesinambungan, dalam arti bisa dilaksanakan secara rutin minimal setiap 3 bulan sekali. Sebagaimana tujuan kami, yakni mengentaskan kemiskinan dari yang tidak berdaya menjadi berdaya, kemudian bisa mandiri, dan selanjutnya menjadi masyarakat madani,” Ujarnya. Sementara, Nani Wijayanti, SF atau konsultan PNPM yang ikut menyaksikan acara pemberian santunan tersebut mengatakan, meskipun santunan itu nilainya tidak seberapa, namun kedepan harapannya dana PNPM itu bisa berdaya guna serta berhasil dan bisa bermanfaat untuk masyarakat umum. “Semua jenis bantuan dari PNPM bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat, bisa mensejahterakan masyarakat yang semula tidak berdaya menjadi berdaya, dan meningkat menjadi masyarakat yang mandiri, serta madani,” tukasnya. Q

KAB CIREBON - Direksi Rumah Sakit (RS) Pertamina Cirebon mengelar kegiatan pengobatan gratis kepada 725 pasien yang mengidap penyakit katarak, hernia dan bibir sumbing. Hal itu dilakukan direksi RS, melalui program CSR (corporate social responsibility) yang dialokasikan untuk membantu meringankan pasien berasal dari kalangan tidak mampu. “Secara rinci kami jelaskan, pengobatan gratis tahun 2011 untuk penderita penyakit katarak sebanyak 300 pasien, hernia 350 pasien, dan bibir sumbing 25 pasien,” ungkap Dra. Dharlianti Harjowikarto, Kepala Manajemen Bisnis RS Pertamina Cirebon kepada LINGKAR JABAR. Adapun pengobatan gratis yang dilakukan RS Pertamina melalui program CSR, terjadi peningkatan setiap tahunnya. Seperti tahun 2011, kata Dharlinati, dimana jumlah penderita penyakit katarak yang awalnya hanya sebanyak 300 pasien, bertambah menjadi 400 pasien. “Tapi untuk pengobatan penderita penyakit hernia maupun bibir sumbing tidak meningkat,” ujarnya.Dharlianti menambahkan, kegiatan serupa ditahun 2012 sudah dilaksanakan manajemen RS Pertamina, yakni pengobatan gratis bagi pasien penderita penyakit katarak sebanyak 16 orang. Untuk ketentuan pasien sakit harus melalui uji medis atau scan medis terlebih dulu. “Jika pasien ketika di uji medis lulus, maka langsung bisa diobati. Kami berharap dalam program pengobatan gratis melalui program CSR ini, menjadi agenda tahunan di RS Pertamina Cirebon. Karena masih banyak masyarakat Cirebon yang masih belum tersentuh bagi para pengidap penyakit katarak, hernia dan bibir sumbing,” tukasnya. Q

Bangkai Truk di Sungai Cisanggarung Berhasil Dievakuasi

KAB. CIREBON (LJ) - Jajaran kepolisian akhirnya berhasil mengevakuasi kendaraan truk naas yang terperosok di sungai Cisanggarung Blok Ajimut Desa Waled, Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon, Minggu kemarin. Seperti yang diberitakan sebelumnya, kendaraan truk tersebut mengalami kecelakaan tunggal hingga terjatuh ke sungai Cisanggarung yang mempunyai ketinggian tebing lebih dari 20 meter, sehingga petugas dari kepolisian kesulitan untuk mengevakuasi bangkai mobil tersebut. Kapolsek Waled, AKP Sufandi K mengatakan, walaupun medan TKP cukup sulit untuk dilakukan evakuasi,

GYO - C12

LIL

namun bangkai kendaraan truk tersebut dapat ditarik keatas dataran atau jalan. “Setelah melalui proses panjang, kendaraan truk itu berhasil juga kita evakuasi,” ungkap kapolsek kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Sopir yang menjadi korban bernama Rahman (27), warga Kampung Kasomalang, Kecamatan Kasomalang Kabupaten Subang sudah dibawa pihak keluarganya dari rumah sakit Waled, Minggu (14/10) sekitar pukul 20.00 WIB. Sementara, pengurus mobil dari PT BST Bhineka, Daram (43) mengatakan, pihak perusahaan telah mendatangkan dua unit mobil kren untuk mengangkat bangkai mobil dari sungai.

Daram menjelaskan, korban meskipun sudah lama menyetir mobil ada kemungkinan besar belum menguasai medan yang baru dijalaninya itu. Karena belum satu minggu korban melewati jalur ini. Naas mobil menghantam sangat keras dan menabrak tembok pembatas hingga truk terjun ke jurang berkedalaman lebih dari 20 meter tersebut. “Kayanya korban belum menguasai medan, sehingga musibah ini terjadi,” paparnya. Dari keterangan saksi mata yang mengetahui persis kejadian itu, Jarmin (35) mengungkapkan, truk tersebut mengalami kecelakaan sekitar pukul 14.30 WIB. Namun, petugas baru bisa mengevakuasi korban beberapa jam setelah kejadian. “Sebelum meninggal sang supir sempat melambaikan tangannya meminta pertolongan, kemungkinan besar supir terjepit kakinya atas insiden kecelakaan tersebut,” ungkapnya. Dilokasi kejadian, sekitar dua kendaraan derek milik PT Jasa Marga dikerahkan petugas untuk mengangkat bangkai truk dari dalam sungai. Sayangnya truk tersebut nampaknya susah dievakuasi, karena medan yang harus dilalui tim derek sangat susah hingga membutuhkan beberapa waktu untuk melakukannya. Bahkan sulitnya mengangkat truk itu, petugas daru Jasa Marga sempat menghentikan evakuasi beberapa jam. Akibat lamanya pelaksanaan evakuasi, sekitar ruas jalan by Pass mengalami kemacetan cukup panjang hingga beberapa kilometer, baik yang akan menuju Jakarta maupun jawa tengah. Selain kendaraan derek yang membutuhkan keleluasaan, ratusan warga yang berkerumun untuk menyaksikan proses evakuasi juga membuat polisi terpaksa menutup jalan di kedua arah untuk sementara. Q GYO/PIP - C12

PENDIDIKAN & KESEHATAN

Info Kesehatan Bahaya Demam Dengue (DD) & Demam Berdarah Dengue (DBD)

Edisi 168 - Tahun 1 - Rabu, 17 Oktober 2012

Minum Susu Bermanfaat untuk Tumbuh Kembang Kecerdasan Anak

M

usim Hujan Musim Penyakit Bertebaran Memasuki musim hujan, maka banyak penyakit yang mulai menyebar di masyarakat seperti demam berdarah, chikungunya, diare, filariasis dll. Demam berdarah dan chikungunya merupakan penyakit yang disebarkan oleh nyamuk, dimana untuk demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang banyak menelan korban di Indonesia. DKI Jakarta sendiri pernah mengalami kejadian luar biasa demam berdarah pada tahun 2007 lalu, dimana sejak bulan Januari - 8 April 2007 tercatat 10.942 kasus demam berdarah dengan jumlah kematian mencapai 41 pasien. Kematian pasien sendiri biasanya terjadi karena keterlambatan penanganannya akibat pasien datang ke rumah sakit sudah dalam kondisi yang kritis dan membahayakan. Perbedaan Gejala DD & DBD ”aedes Demam dengue merupakan penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue & disebarkan melalui perantara nyamuk Aedes aegypti yang telah terinfeksi dengan virus dengue tersebut. Demam dengue sendiri terbagi menjadi 2 yaitu demam dengue (DD) & demam berdarah dengue (DBD). Demam berdarah dengue merupakan bentuk yang lebih parah dari demam dengue, dimana pendarahan & syok terkadang dapat terjadi yang berakibat pada kematian. Penyakit ini ditandai dengan timbulnya demam yang tinggi mendadak, sakit perut, muntah, dan sakit kepala, dimana untuk demam berdarah dengue biasanya disertai dengan gejala lain yaitu terjadinya pendarahan yang biasanya akan muncul pada hari ke 3-5 paska demam & syok akibat pendarahan. Berikut adalah gejala lengkap demam dengue & demam berdarah dengue : Demam dengue : Demam tinggi mendadak secara terus menerus. Sakit kepala terutama dibagian dahi. Sakit di bagian belakang bola mata. Sakit pada bagian tubuh atau sendi. Mual / muntah. Muka kemerahan. Untuk demam berdarah dengue & syok gejalanya serupa dengan gejala demam dengue, namun disertai dengan tambahan kondisi sebagai berikut : Sakit / nyeri pada ulu hati yang terus menerus. Pendarahan pada hidung, mulut, gusi atau memar pada kulit.Muntah yang terus menerus, kadang disertai dengan darah. Kotoran feses yang berwarna kehitaman, akibat terjadinya pendarahan di organ dalam. Bersambung

BANDUNG - Minum susu minimal bernutrisi tinggi sebanyak segelas sehari, ternyata mampu mendukung kognitif pada anak di dalam rentang usia sejak masih dalam kandung hingga dua tahun atau kerap disebut sebagai periode emas. Peranan nutrisi yang berada dalam susu mampu menjadi penyeimbang antara pertumbuhan otak, fisik, kognitif serta afektif pada anak. Dalam rentang usia hingga dua tahun atau terhitung 1.000

hari pertumbuhan, anak membutuhkan nutrisi yang berguna bagi tumbuh kembang kecerdasan pada otak. Kepada wartawan baru-baru ini, pakar gizi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Saptawati Bardosono, mengatakan dengan mengkonsumsi nutrisi secara rutin, otak mampu mendapatkan signal dari beberapa hormon untuk mengatur kerja tubuh. Karena nutrisi itu berguna untuk membangkitkan hipotalamus

DEPOK - Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) hingga kini masih terus berupaya menyempurnakan kisi-kisi soal Ujian Nasional (UN) 2013. Karena itu, rencana sosialisasi kisi-kisi UN 2013 yang ditargetkan dilakukan bulan ini diundur hingga bulan

November. Ketua BSNP, Aman Wirakartakusumah, mengatakan, kisi-kisi ini ditargetkan selesai pada pekan kedua atau pekan ketiga bulan November untuk selanjutnya segera disosialisasikan ke sekolah-sekolah sehingga para guru dapat fokus mempersiapkan anak didiknya. “November dipastikan akan selesai. Tahun

DIJUAL LUKISAN KARYA PELUKIS TERNAMA Judul : “Kereta Kencana” Harga : Rp 350 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hub. Nur Hamidan 081584965577

DIJUAL :RUMAH + KONTRAKAN di Bakom Harga : Rp 2 700 000 Lokasi : Cileungsi - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305

DIJUAL UANG KUNO Harga : Rp 2 250 000 Lokasi : Jawa Barat - Depok Hub Lingga 021-92739059

OLAHRAGA DIJUAL : JERSEY LADIES ARSENAL ( Size S masih baru ) Lokasi : Jawa Barat - Cimahi Harga : Rp 140 000 Hubungi : 089657634819 Handy Hermawan DIJUAL : SEPEDA WIM CYCLE FISHBONE ( type Fishbone ukuran 20 inch) Harga : Rp 900 000 Lokasi : Jawa Barat - Depok Hubungi : Bernard Renaldi 08158036466 DIJUAL : AIR CLIMBER Alat Fitness Praktis Harga: Rp 650 000 Lokasi: Jawa Barat - Bogor Hubungi : Babe Shop HP. 081585828666

APARTEMEN DISEWAKAN APARTEMEN setiabudhi , Ukuran: 48 m² Harga sewa: Rp 6 juta perbln Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hub. : Christopher 081910006100 DISEWAKAN APARTMENT GRAND Setiabudi Bandung Harga : Rp. 50 Juta / Tahun Lokasi: Jl. Setiabudi 130-134 Bandung - Jawa Barat Hubungi: Rizal (08121471598) Dijual : Rumah + kontrakan diBakom Harga : Rp 370 000 000 Lokasi : Cileungsi - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305

RUKO

RUKO PINGGIR JALAN di Jl.Raya Tajur Harga : Rp 1 350 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi :081806341259 KAVLING KOMERSIAL SENTUL ukuran 180000 m² Harga : Rp 2 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi : 081387742916

DIJUAL : RUMAH Harga : Rp 150 000 000 Lokasi : Jl.raya Jampang Kalisuren,bogor Hubungi: 087870256116 DIJUAL : RUMAH + KONTRAKAN 12 pintu Harga : Rp 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305 DIJUAL RUMAH nyaman dan sejuk Harga: Rp 875 000 000 Kamar Tidur: 5 Ukuran: 180 m² Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi Silva/ bu Hany CP: 085624331105 / 0856208007

JASA A.O.S RECORD Rekaman terjangkau demo,Mixing,mastering,etc lokasi : Jawa barat - Bogor komp badak putih 1 no.31 kotabatu, ciapus bogor hubungi : 085692628092 SPESIALIST SERVICE LAPTOP&PC Alamat : Bogor - Jawa Barat Telp : 0815 1753 8858 KHATULISTIWA CATERING SERVICE Alamat: Jawa Barat - Bogor Hubungi : 08561431845 SEWA PERALATAN/ PERLENGKAPAN CATERING/ KATERING Lokasi Jawa Barat - Bogor Telp. 081389392450 / 087872242744 YULIA SALON Melayani : Creambath, gunting rambut ,Make up,keriting dll Dan menerima Tata Rias pengantin Discount harga 20 % Buka jam 9 pagi tutup jam 6 sore, Lokasi jl. By pass Jenun Arjawinangun Telp. 081 320 009 411

AUDIO DIJUAL POLKAUDIO TSI 100 Spesifikasi Produk: Speaker type Bookshelf Lokasi: Jawa Barat - Bogor Harga: Rp 2 500 000 Hubungi : Mulyana - 022-61420730

isomaltulosa bagi perkembangan kognitif anak terhadap jumlah partisipan yang lebih banyak dengan rentang waktu yang lebih lama. Isomaltulosa sendiri merupakan sejenis karbohodrat bertipe spesifik dengan indeks glikemik rendah yang menyediakan energi lebih lama bagi tubuh dan otak. Sehingga, secara teori, hal ini dapat memberikan pengaruh positif terhadap kinerja kognitif anak dibandingkan terhadap karbohidrat dengan indeks glikemik lebih tinggi seperti maltodekstrin, sukrosa dan lain-lain. Hasil studi ini menunjukan manfaat isomaltulosa dalam susu pertumbuhan terhadap kinerja kognitif selama tiga jam setelah konsumsi yang berfokus pada perhatian dan ingatan terhadap anak-anak Indonesia di usia 5-6 tahun. Selanjutnya telah terindikasi bahwa minuman susu dengan isomaltulosa telah menunjukkan pengaruh positif pada parameter ingatan dan perhatian jika dibandingkan dengan produk studi minuman susu pertumbuhan standar. “Karbohidrat itu dirubah menjadi isomaltulosa. Dan untuk anak-anak, itu sangat penting,” ujar Nutritional & Clinical Trial Monitor FrieslandCampina, Eilardus Koen (Eiko) de Jong saat ditemui dalam acara Frisian Flag di Kota Bandung, awal pekan ini. Q FER/CPS

lalu juga pada akhir November. Tetapi dari tahun lalu tidak bergeser banyak,” ujar Aman dalam keterangan persnya, Selasa (16/10). Dia mengungkapkan bahwa kisi-kisi UN 2013 ini telah dibuat sejak tahun 2012 ini. Pembuatannya juga didasarkan dan dikembangkan pada kurikulum yang tengah diajarkan guru pada anak didiknya. Untuk itu, pendalaman materi bagi anak didik sebenarnya dapat dilakukan tanpa menunggu kisi-kisi. Tidak hanya itu, sekolah juga bisa memanfaatkan hasil evaluasi dan kajian penyerapan pelaksanaan UN pada tahun lalu. Dari evaluasi dan kajian tersebut, digambarkan secara jelas penyerapan masing-masing mata pelajaran. “Jadi guru bisa langsung fokus mana yang dibenahi sehingga anak-anak dapat lancar saat UN,” tandasnya. Sementara itu, bulan lalu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Chairil Anwar Notodiputro mengatakan, kebijakan untuk menerapkan 20 paket soal pada UN mendatang menuntut pihaknya melakukan pesiapan yang lebih matang, diawali dengan penyusunan kisi-kisi supaya bisa segera disosialisasikan. Meski variasi soal cukup banyak, Chairil Anwar menambahkan, bahwa Kemedikbud telah menargetkan dapat melakukan sosialisasi pada bulan Oktober, lebih cepat satu bulan dari sosialisasi kisikisi tahun lalu pada akhir November. Q CPS

Iklan Baris - LOWONGAN KERJA - PELUANG USAHA - PROPERTY - KEHILANGAN - OTOMOTIF - ELEKTRONIK -

--- MINI Iklannya BESAR manfaatnya --RUMAH

yang merupakan pembangkit stimulasi sensorik. Hal itu berguna untuk sistem sensor. Misalnya mengatur kapan waktunya seseorang untuk merasa lapar serta waktu dimana perut akan terasa kenyang dan berhenti untuk makan. Untuk anak dalam periode emas sendiri, makanan yang paling baik dikonsumsi adalah air susu ibu (ASI). ASI sendiri diketahui memiliki kandungan zat yakni asam lemah tak jenuh ganda yang merupakan omega 3. Itu akan mendukung perkembangan kognitif pada anak. “Anak dalam periode emas itu harus terpenuhi semua kebutuhannya. Susu itu yang utama. Memberikan susu atau ASI secara rutin mampu mempengaruhi kognitif pada anak,” ujar Saptawati. Dari penelitian uji manfaat isomaltulosa yang dilakukan Friesland Campina bekerjasama dengan para akademisi Unit Riset Kedokteran Universitas Indonesia, terbukti susu dengan isomaltulosa memiliki pengaruh positif. Penelitian sendiri dilakukan terhadap 127 anak (60 anak laki-laki dan 67 anak perempuan) dengan usia 5-6 tahun dalam rentang waktu tiga bulan untuk mengetahui konsistensi manfaat dari isomaltulosa terhadap kinerja kognitif anak. Penelitian dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai manfaat

BSNP dan Kemendikbud Masih Sempurnakan Kisi-Kisi UN

Iklan MINI HOBI

10

SALEH NURANGGA

0251 - 8653016/087770122012 MOBIL

HANDPHONE

DIJUAL : PEUGEOT 505 GR PAUS TH 86 Classic Retro 1986 Harga : : Rp 28 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 02519387247

KOMPUTER DIJUAL : BLACKBERRY Gemini 8520 white Harga : Rp 1 200 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 08979183427 DIJUAL : N8 SECOND mulus Harga : Rp 1 800 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0877 5401 9962 DIJUAL : HTC DOPOD D810 Harga : Rp 650 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 081947428629 DIJUAL :BLACKBERRY dua nomer tour 9630 Harga : Rp 1 200 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:YUDI : 02199683702

DIJUAL : KOMPUTER AMD DualCore 2,2ghz Harga : Rp 1 300 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0889 1503959

AYOO..... PASANG IKLAN DI

DIJUAL : TOYOTA VIOS Type G M/T Hitam Harga : Rp 140 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hub. 0811-1104-22 / 0817-984-5828

DIJUAL : LAPTOP DELL D600 Harga : Rp 1 300 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:Dijual : 085691582049

MOTOR

DIJUAL : KOMPUTER CORE I3 Harga : Rp 4 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:083819530285/ 085776594078

DIJUAL : JUPITER MX MODIF 2010 Harga : : Rp 11 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0878737721500

DIJUAL USB VACUUM CLEANER Bisa digunakan untuk membersihkan debu-debu yang menempel di keyboard komputer Anda. Harga: Rp 161 000 , Hub: Prayogo 087869772469

DIJUAL : SHOGUN 125 PLAT F Harga : Rp 4 700 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 081310402292 DIJUAL :SUZUKI THUNDER FLAT F 2007 Harga : : Rp 5 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 08782322655

Telah Beredar Album Terbaru Tarling Dangdut

DIJUAL :SUZUKI SATRIA 120r 2002 Harga : Rp 4 500 000 Lokasi : : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 085772573730

“ Candra Lelana Bangkit “

Dengan lagu-lagu hitsnya Iyeng Permata-Maman S Diproduksi oleh CV Alan Jaya Record Untuk dapatkan kaset dan cd nya Hubungi Di Alamat : Jl by pas Arjawinangun - Cirebon Kontak Person: 085314567948

LOWONGAN KERJA JAWA BARAT DALAM GENGGAMAN ANDA

BENGKEL BENGKEL LAS LISTRIK WIDA SARI Jl Raya Narogong Km. 21.5 RT. 01/08 Rawa Hingkik Lokasi :Cileungsi - Bogor (Depan Perum. Cileungsi Hijau) Hubungi Oma Sualiaman 08129342380/081932976548 (021) 82497139 BENGKEL LAS DOMA PUTRA canopy,pintu,pagar,relling, balkon, tangga putar,harmonika,teralis minimalis, rotern,cor bahan galfanis Lokasi : Jawa Barat - Bandung Hubungi : 085852424198

DIJUAL : SUZUKI APV ARENA SGX Matic 2008 Harga : Rp 107 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 087874004818

PANGGILAN Dengan ini memanggil kepada : 1. Sdr. INDRA GUNAWAN (eks Perwakilan Bandung) 2. Sdr. MAMAN SUHARMAN (eks Perwakilan Cirebon) 3. Sdr. SUDIRMAN (eks Perwakilan Indramayu) 4. Sdr. JOKO WARIHNYO (eks Perwakilan Depok) 5. Sdr. ENDANG YUSUF (Eks Perwakilan Purwakarta) Untuk hadir ke kantor HU. LINGKAR JABAR, Griya Indah Bogor Blok.R No.8, Jl. Soleh Iskandar, Kota Bogor Telp. (0251) 8653016 - 8664342 atau Konfirmasi langsung ke 081210781404, 087870707004, 087880036777, untuk menyelesaikan kewajiban saudara dengan pihak manajemen kantor. Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih. Pemimpin Redaksi, COKY PASARIBU

DIBUTUHKAN KOKI CATERING Dicari secepatnya 2 orang wanita Usia maksimal 35-45th. Untuk Bantu2 Memasak Catering di Kaltim (Malinau) Gaji pertama 1juta Mess dan Makan disediakan. Lokasi : Jawa Barat - Bandung Berminat segera Hub Bp. Indra : 085624836368 DIBUTUHKAN TELEMARKETING PT. BANK PERMATA Kualifikasi: 1.Pria/wanita 2.Pendidikan minimal SMA/Sederajat 3.Fresh graduate 4.Berpengalaman lebih di utamakan 4.Umur max 40 th 5.Menyukai bidang marketing 6.Berpenampilan menarik,rapih 7.Komunikatif dan persuasif Hub : 087770146888

POLKUM

Edisi 168 - Tahun 1 - Rabu, 17 Oktober 2012

Pembangunan Infrastruktur di Daerah Tidak Optimal

KAB.BANDUNG (LJ) - Infrastruktur memegang peranan penting sebagai salah satu roda penggerak pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah. Keberadaan infrastruktur yang memadai sangat diperlukan semisal jalan dan jembatan. Keterbatasan pembangunan jalan dan jembatan, berdampak pada melambatnya laju investasi. Pada 2008 lalu, Pemerintah mencurahkan perhatian lebih pada pembangunan jalan dan jembatan demi mengejar target pertumbuhan 6,8%, mendorong laju investasi dan menggerakkan sektor riil. “Anggaran yang dikeluarkan pun membengkak hingga puluhan persen dari tahun sebelumnya. Pemerintah mengalokasikan anggaran bagi Departemen Pekerjaan Umum (PU) sebesar Rp 35,6 triliun atau naik 41,4% dibandingkan dengan perkiraan realisasi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara-Perubahan (APBN-P) tahun 2007. Anggaran tersebut akan dimanfaatkan untuk program peningkatan dan pembangunan jalan,”

papar Karyono, seorang Konsultan Tata Ruang Daerah di Bandung, dalam perbincangan khusus dengan LINGKAR JABAR, kemarin. Sasaran peningkatan pembangunan jalan, jelas Karyono, di antaranya lintas Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua sebesar Rp 15,5 triliun. Kemudian, program rehabilitasi dan pemeliharaan dengan anggaran Rp 3,1 triliun yang ditujukan bagi sekitar 30.000 kilometer jalan nasional dan 50.500 meter jembatan di seluruh provinsi di Indonesia1. Sedangkan untuk Tahun Anggaran 2009, alokasi DAK bidang infrastruktur mencapai Rp 7,2 triliun, mengalami kenaikan sebesar 7,6 persen dibandingkan dengan alokasi tahun lalu yakni Rp 6,7 triliun. Tiga bidang yang tercakup di dalam sektor infrastruktur yaitu bidang infrastruktur jalan mendapatkan porsi paling besar yakni Rp 4,5 triliun, infrastruktur irigasi sebesar Rp 1,6 triliun dan infrastruktur air minum serta sanitasi sebesar Rp 1,1

triliun. “Ini sesuai dengan definisi Jalan dan Jembatan yang tertuang pada Pasal 1 angka 4 UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan, memberikan definisi mengenai Jalan yaitu prasarana transportasi darat yang meliputi segala bagian jalan, termasuk bangunan pelengkap dan perlengkapannya yang diperuntukkan bagi lalu lintas, yang berada pada permukaan tanah, di atas permukaan tanah, di bawah permukaan tanah dan/ atau air, serta di atas permukaan air, kecuali jalan kereta api, jalan lori, dan jalan kabel,” jelasnya. Adapun definisi Jembatan secara umum adalah suatu konstruksi yang dibangun untuk melewatkan suatu massa atau traffic lewat atas suatu penghalang atau rintangan seperti sungai, rel kereta api ataupun jalan raya3. Penjelasan Pasal 86 ayat (3) PP No. 34 Tahun 2006 tentang Jalan menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan “jembatan” adalah jalan yang terletak di atas permukaan air dan/atau di atas permukaan tanah. Wewenang Penyelenggaraan Penguasaan infrastruktur berupa jalan dan jembatan berada pada Pemerintah dan Pemerintah Daerah yang dalam penyelenggaraan dilimpahkan dan/ atau diserahkan kepada instansiinstansi di daerah atau diserahkan kepada badan usaha atau perorangan. Pelimpahan dan/atau penyerahan wewenang penyelenggaraan jalan dan jembatan tidak melepas tanggung jawab pemerintah. Adanya otonomi daerah, maka penyelenggaraan jalan dan jembatan dipisahkan berdasarkan kewenangannya sebagaimana diatur menurut Pasal 14, Pasal 15 dan Pasal 16 UU No. 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Dengan demikian, anggaran pembangunan penyelenggaraan jalan menjadi tanggung jawab pusat dan Daerah, oleh karenanya mempunyai kewajiban untuk mengatur, membina, membangun, dan mengawasi jalan dan jembatan. Dalam upaya untuk membangun jalan dan jembatan

secara umum, pusat dan daerah melakukan kegiatan pemrograman dan penganggaran, perencanaan teknis, pelaksanaan konstruksi, serta pengoperasian dan pemeliharaan jalanjembatan. “Untuk itu sangat diperlukan kejelian di dalam penyelenggaraannya. Tidak tertutup kemungkinan akubat kurangnya pengawasan dan kerja konsultan yang asal-asalan akan berpengaruh pada daya ketahanan infrastruktur tersebut. Dan bukan rahasia umum lagi kalau pembangunan infrastruktur terkadang menyalahi dari perencanaan asal. Bisa saja instansi terkait tidak mau mengakui kekurangan itu. Namun yang jadi pemikiran awal bagi pemerintah adalah imbas bagi masyarakat yang merasa tidak nyaman dengan pembangunan itu. Mengingat ketahanan dan kestabilan yang diharapkan jauh dari kenyataan,” tegas karyono. Dengan banyaknya kerusakan jalan dan jembatan hampir pada sebagian besar daerah di Indonesia, Pemerintah dianggap gagal membangun jalan dan jembatan sesuai standar teknisnya. Untuk itu, perlu segera dilakukan engineering audit terhadap penyelenggara jalan. Kerusakan struktural jalan dipengaruhi tiga faktor penting, yaitu: Pertama, kendaraan berat dengan muatan lebih (overloading); Kedua, kondisi drainase permukaan jalan; dan Ketiga, mutu pelaksanaan konstruksi jalan. “Faktor lain yang tidak kalah penting adalah mutu pelaksanaan konstruksi jalan. Ada lima aspek teknis yang memengaruhi mutu pelaksanaan, yaitu: Pertama, ketepatan pemilihan material; Kedua, ketepatan kualitas peralatan lapangan; Ketiga, ketepatan pengujian mutu; Keempat, ketepatan disain; Kelima, kompetensi pelaksana dilapangan. Fakta lapangan menunjukkan ketidaktepatan pelaksanaan yang terjadi karena lemahnya pengendalian aspek mikro oleh kontraktor dan pengawas,” pungkas Karyono. GUS

11

Lintas Jaksa Terpidana Suap Ajukan Kasasi ke MA BANDUNG - Terpidana kasus suap yang merupakan jaksa nonaktif Sistoyo mengajukan kasasi atas putusan hukumnya. Kasasi yang diserahkan melalui kuasa hukumnya itu masuk ke Pengadilan Tipikor Bandung untuk diteruskan ke Mahkamah Agung (MA). Seperti diketahui, Sistoyo telah divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 200 juta oleh Pengadilan Tipikor Bandung pada Juni 2012 lalu. Atas putusan tersebut, Sistoyo yang sebelumnya bertugas di Kejaksaan Negeri (Kejari) Cibinong itupun mengajukan Banding. Namun hasil putusan Banding justru menguatkan putusan pada pengadilan pertama yang menyatakan bahwa Sistoyo terbukti bersalah dan menjatuhkan hukuman penjara selama 6 tahun dan denda Rp 200 juta. Hasil Banding tersebut juga tidak memuaskan Sistoyo hingga akhirnya kini mengajukan Kasasi. “Kasus ini masih saja menyisakan tabir terhadap penuntasan kasus ini. Saya pikir, seorang jaksa seperti Sistoyo tidak pantas diperlakukan seperti itu. Kenapa jaksa terbaik itu dijebak. Saya kira reputasi Sistoyo itu tidak ada yang meragukan sebagai jaksa,” ujar kuasa hukum Sistoyo, Firman Wijaya saat ditemui usai menyerahkan permohonan Kasasi di Pengadilan Tipikor Bandung, Selasa (16/10). “Ada pelaku-pelaku lain yang mestinya diseret dan dimintai pertanggungjawaban sebagai master mind. Sistoyo itu bukan master mind dalam kasus ini itu yang kita ajukan,” katanya. HER

DPRD Cirebon Belajar Soal Jamkesda ke Dua Daerah CIREBON - Komisi C DPRD Kota Cirebon mengalami kesulitan dalam upaya merealisasikan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) dengan mekanisme universal coverage mencapai Rp15 miliar. Jamkesda yang akan diusahakan pada tahun 2013 menjadi kebutuhan banyak masyarakat, dan semaksimal mungkin untuk diwujudkan. Wakil Ketua Komisi C, DPRD Kota Cirebon, Andi LI Riyanto mengatakan, pihaknya mengaku menemukan kesulitan untuk mendorong dan melancarkan program jamkesda dengan mekanisme universal coverage. Meski demikian, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin mewujudkannya. “Kami akan berkerja secara maksimal agar dapat mendorong terealisasinya program jamkesda tersebut. Pertumbuhan manusia di Kota Cirebon pesat sekali perkembangannya. Jangan sampai banyak masyarakat yang terbengkalai kesehatannya,” ujar Andi, kemarin. Kesulitan yang ditemukan, lanjutnya, akan perlahan dipecahkan atau dicarikan solusi dengan melakukan studi banding terhadap daerah luar. Yang terpilih untuk dikunjungi adalah Daerah Istimewa Yogjakarta, dan Solo. Rencananya, pihaknya akan mengikutsertakan Dinas Kesehatan Kota Cirebon. APP

Sambungan Hal 1 Mimpi... “Dengan mimpi politik saya yang seperti itu, mungkin saya harus jadi Jabar I. Kalau saya jadi Jabar 2, nantinya bisa nggak kita jalan bareng atau nanti malah seperti yang lain ditinggalkan. Tetapi apapun yang diputuskan partai, saya akan terima kok,” ujar Rieke kepada wartawan usai menghadiri sebuah acara di Taman Pramuka, Jalan LLRE Martadinata Kota Bandung, Selasa (16/10). Kalau memang positif diusung sebagai Cagub, Rieke

akan mengkomodir keinginan aktivis Teten Masduki yang menginginkan bersanding di Pilgub Jabar. Diharapkan keinginan itu bisa menjadi bahan pertimbangan partai untuk mengusung dirinya bersama Teten. “Apa yang disampaikan Kang Teten, terutama soal keinginan maju bersama saya. Mudah-mudahan jadi bahan masukan bagi DPP untuk memutuskan apakah saya direkomendasikan atau tidak,” tandasnya.

Sebelumnya, Teten yang mendapat dukungan dari Prabowo Subianto untuk menjadi Cagub dari Partai Gerindra, berharap bisa berduet dengan Rieke. “Merespons dukungan dari Gerindra, saya sangat respect Gerindra telah mengapresiasi saya untuk pencalonan di Pilgub Jabar. Saya yakin dukungan itu penting dan karena itu saya ingin berterima kasih kepada Gerindra,” jelas Teten saat dikonfirmasi, kemarin petang. Atas dukungan itu, Teten pun

siap maju di Pilgub Jabar. Tetapi dia membutuhkan pasangan yang pas. “Sudah saya sampaikan bahwa rencana saya turun dalam Pilgub Jabar karena ada kesesuaian komitmen dan visi dengan Rieke dan Partainya untuk benahi Jabar. Pilihan pasangan ini sangat penting bagi saya karena untuk melakukan perubahan di Jabar pasti tidak mudah dan butuh komitmen yang kuat dan visi yang sejalan dengan pasangan,”

Kapolres...

terang Teten. Di lain pihak, calon dari Partai Demokrat Dede Yusuf, hingga kini belum mengantongi Surat Keputusan (SK) penetapan sebagai Cagub dari DPP Partai Demokrat. Hal itu membuat DPD Partai Demokrat Jabar belum bergerak untuk pemenangan Dede. Ketua DPD Demokrat Jabar Iwan Sulanjana mengaku masih menunggu SK Dede Yusuf. Sebab sejauh ini penetapan Dede baru sebatas lisan yang diketahuinya

dari DPP. “Belum (ada pergerakan), kan SK-nya juga belum keluar,” ujar Iwan. Meski belum bergerak, sejauh ini DPD Demokrat Jabar sudah menyiapkan tim sukses untuk memenangkan Dede Yusuf. Namun mereka belum akan bekerja sebelum SK penetapan dikeluarkan DPP. “Katanya (setelah Dede Yusuf ditetapkan) nunggu dua minggu. Kita tunggu saja SKnya,” ucap mantan Panglima Kodam III Siliwangi ini. Iwan sendiri merupakan salah satu

bakal calon gubernur dari Demokrat. Namun ia gugur dalam pencalonannya karena DPP lebih memilih Dede Yusuf. Meski begitu, Iwan mengaku akan tetap berkomitmen dengan Demokrat. Ia bahkan akan mendorong Dede Yusuf agar meraih kursi Jabar I. “Siapapun yang maju harus didorong. Itu sudah aturan partai. Saya tidak diusung partai, tapi siap memenangkan Demokrat pada pilgub nanti,” pungkasnya. FER/CPS

Deddy...

Seharusnya jurnalis mendapatkan perlindungan hukum atas perbuatan anarkis dari sekelompok orang itu,” ujarnya. Untuk itu, lanjutnya, Fraksi Demokrat menghimbau kepada Kapolres Bogor memerintahkan jajarannya untuk bertindak cepat dalam menuntaskan kasus ini. Sebab, perlu adanya kepastian hukum di Bumi Tegar Beriman ini agar tidak ada yang bisa main hakim sendiri. “Apapun itu yang dijadikan sebagai alasan, negara ini merupakan negara hukum,” tukas Junedi yang juga anggota Komisi A DPRD. Keprihatinan juga datang dari Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Keadilan Bogor Raya, Sugeng Teguh Santoso. Pengacara senior yang pernah membela mantan Wakil Ketua KPK Chandra Hamzah saat dikriminalisasi dua tahun silam itu, menyatakan bahwa aksi kekerasan terhadap jurnalis di Bogor terjadi berulang-ulang karena tidak adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum terhadap para pelakunya. “Karena itu, atas penganiayaan wartawan LINGKAR JABAR, LBH Keadilan Bogor Raya akan mengawal kasus ini sampai tuntas ke meja hijau. Perbuatan seperti ini harus dihukum seberat-beratnya untuk menciptakan efek jera. Sehingga kedepan,

tidak terjadi lagi kasus-kasus kekerasan terhadap wartawan yang tengah menjalankan tugas jurnalistiknya,” tegas Sugeng. Seperti diberitakan sebelumnya, Jason Sembiring menjadi korban aksi kekerasan belasan orang yang diduga suruhan seorang oknum biong tanah berinisial AB ketika sedang meliput peristiwa terkait sengketa lahan di Desa Warga Jaya, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, Senin (15/10) siang. Jason dikeroyok secara brutal oleh belasan orang bersenjata tajam dan benda keras. Akibatnya, korban mengalami luka parah akibat bacokan di bagian kepala, dan bagian tubuh lainnya memar lebam. Dari informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, aksi kekerasan tersebut bermula ketika Jason Sembiring sedang meliput peristiwa pembongkaran sejumlah bangunan mewah (villa) di atas lahan yang sedang menjadi sengketa dua pihak di Desa Warga Jaya. Aksi pembongkaran dan pembakaran bangunan yang dilakukan oleh massa yang dikomandoi Jayadi itu berakhir sekitar pukul 14.30 WIB. Selanjutnya, massa kemudian mendatangi salah satu rumah makan milik AB tanpa diketahui apa tujuannya. Entah bagaimana mulanya, tiba-tiba kehadiran mereka disambut per-

lawanan dari massa pendukung AB, saat itu juga terjadi aksi adu mulut dan dilanjutkan dengan pengusiran rombongan Jayadi. Usai mengusir rombongan dari Jayadi, puluhan orang yang mengaku anak buah AB langsung menghampiri korban. Beberapa dari mereka langsung menginterogasi korban, sambil membentak-bentak korban dengan nada kasar. “Apa kamu rombongan Jayadi?” kata Jason menirukan ucapan orang tersebut. “Saya jawab, saya ini wartawan dan kesini sedang meliputi peristiwa pembongkaran bangunan. Tapi mereka tidak mau peduli dan meminta KTP saya secara kasar. Saat saya hendak mengeluarkan dompet, tibatiba sejumlah orang langsung melakukan pemukulan dan pembacokan ke tubuh saya,” kata Jason. Anehnya, saat kejadian pembakaran dan pembongkaran berlangsung, tak satupun petugas kepolisian dari Polsek Jonggol dan Polres Bogor yang terlihat di lokasi. Padahal, peristiwa ini tergolong rawan konflik massal kedua belah pihak yang bersengketa, sehingga ketiadaan petugas Polsek Jonggol untuk mengamankan aksi massa di lokasi kejadian mengundang pertanyaan banyak pihak. WAN/BSR

Pembangunan... “Sebenarnya dinas kami bukan tidak merespon keinginan Pak Bupati agar lokasi lahan itu dijadikan hutan kota, karena selama ini kami masih mengajukan bantuan anggaran kepada tiga sumber dana sekaligus, baik ke APBD Kabupaten, Provinsi maupun Pusat. Tapi pengajuan bantuan dinas kami belum direalisasikan hingga saat ini,” jelas Aan saat dikonfirmasi LINGKAR JABAR, kemarin. Menurut dia, untuk pengajuan di APBD kabupaten tahun 2012 sampai sekarang belum

direalisasi. Karena, ada kepentingan yang lebih mendesak jika dibandingkan dengan pembuatan hutan kota. “Ya, kalau kami sih bila tidak ada anggarannya bagaimana mau membangun hutan kota. Kecuali jika pengajuan kami baik kepada APBD II, provinsi maupun pusat direalisasikan tahun ini, maka kami akan segera melakukan action di lokasi lahan yang ada,” ujarnya. Dia menyebutkan, dalam perencanaan hutan kota tersebut akan dibuat pula kolam dan perlengkapan lainnya, se-

hingga akan banyak manfaat yang nantinya bisa diperoleh Pemkab Cirebon. “Untuk besaran biaya pembangunan hutan kota itu diperkirakan mencapai Rp18 miliar,” jelasnya. Seperti diungkapkan Yoyon Suharmono, Duta Lingkungan Jawa Barat, dimana dinas terkait diduga tidak merespons keinginan Bupati Cirebon, Dedi Supardi yang mengharapkan sebelum masa jabatannya berakhir hutan kota sudah terwujud. “Tiga tahun lalu Bupati merencanakan adanya hutan

kota di lokasi tersebut untuk target adipura, karena, salah satu titik pantau tim penilai adalah hutan kota. Namun, Dinas PU Cipta Karya seperti tidak meresponnya,” cetusnya. Yoyon menjelaskan, adapun di lokasi yang saat ini terlihat gersang itu sudah terdapat bibit pohon dengan beberapa jenis, seperti trembesi, sukun dan lainnya, tetapi itu bukan ditanam pihak DCKTR, akan tetapi Bagian Sumber Daya Alam pada Sekretariat Daerah Kabupaten Cirebon. GYO

PEMASANGAN IKLAN HUB. : 085776000023 (SOLEH)

Selama menjabat, Heryawan dinilai sudah melakukan banyak perubahan positif di Jabar. “Banyak yang sudah dilakukan beliau tidak sebagai gubernur sebelum-sebelumnya. Saya membaca dia sebagai pemimpin yang baik,” jelasnya. Meski ada calon gubernur yang lebih populer, namun di matanya Heryawan lebih populer di sisi lain. “Biarkan yang lain populer di bumi, tapi Kang Aher lebih populer di kalangan makhlukmakhluk langit,” tuturnya. “Saya mohon maaf, dibandingkan dengan calon-calon yang lain, saat ini Kang Aher yang terbaik,” tegas Deddy. Untuk itu, ia mengajak masyarakat memilih Heryawan saat pilgub nanti. “Sekarang bagaimana caranya kita fokus memenangkan Kang Aher,” ajak Deddy seraya mengaku akan bertemu dengan Heryawan membicarakan sikapnya apakah bersedia atau tidak jadi calon wagub. Namun ia ogah menyebut kapan pertemuan akan dilak-

sanakan. Dalam kesempatan itu, Deddy mengaku sangat takut saat mengetahui derasnya dukungan kepada dirinya untuk jadi cawagub mendampingi Aher. “Melihat dukungan yang seperti ini, saya malah jadi takut,” ujarnya. Ketakutannya adalah ia tidak bisa menjalankan amanah dengan baik jika terpilih sebagai wagub bersama Aher. “Tanggung jawab saya (kalau jadi wagub) bukan hanya pada kalian,” ucapnya. “Dukungan seperti ini lebih mengerikan dari ujung pedang setajam apapun,” ujar Deddy. Namun, lagi-lagi Deddy belum memberikan jawaban tegas soal sikapnya mau mendampingi Heryawan atau tidak. “Saya minta maaf jika keputusan saya nanti enggak sesuai dengan kehendak kalian semua. Enggak segala sesuatu terjadi sesuai kehendak kita, tapi mungkin itu yang terbaik,” tutur Deddy. FER

Pulang... dikenal melemparinya dengan batu secara tiba-tiba. “Mereka meneriaki kami sambil melempari benda keras. Mereka kabur setelah Pak Untung dan teman saya jatuh karena terkena lemparan batu,” kata saksi tersebut. Usai menjalani perawatan di Rumah

Sakit, siang harinya korban melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Bogor Kota. Usai menerima laporan, Satuan Reskrim Polres Bogor Kota langsung bertindak cepat dengan memintai keterangan dari sejumlah saksi mata dan teman-teman korban.

“Kami masih mendalami keterangan para saksi, baru nanti ada tindakan penangkapan terhadap pelaku penganiayaan terhadap korban,” jelas Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota AKP Didik Purwanto, kepada wartawan di Mapolresta. ALI

pertanian dapat menjadi suatu alat penting untuk meningkatkan produksi pertanian yang dihasilkan oleh tanah dengan asumsi bahwa tanah merupakan asumsi salah satu faktor pertanian. Walaupun pada kenyataannya redistribusi tanah pertanian tidak secara langsung mengakibatkan meningkatnya produksi di sektor pertanian, tetapi pertanian mempunyai kaitan yang erat dengan perkembangan dan kenaikan produksi sektor pertanian secara tetap dan terus-menerus. Dengan redistribusi tanah pertanianyang berarti membagi-bagikan tanah kepada para petani penggarap dan buruh tani, memungkinkan adanya suatu kenaikan intensitas para

petani sebagai pemilik tanah yang baru. Para petani akan mengalami perbaikan dalam efisiensi dan produktifitas kerja untuk tanahnya karena adanya perasaan lebih aman karena mereka merasa mengerjakan tanahnya sendiri.

Redistribusi... Dalam sektor pertanahan, sistem kepemilikan tanah sangat berperan untuk membentuk pola pendapatan petani. Dengan redistribusi tanah pertanian diharapkan akan tercapai distribusi hasil produksi yang merata sehingga dapat terciptanya keadilan sosial. Selanjutnya dengan adanya tambahan luas dari redistribusi tanah pertanian diharapkan juga terjadi kenaikan hasil produksi pertanian per individu atau keluarga petani, sekaligus kenaikan peningkatan pendapatan. Kedua, peningkatan ekonomi dalam rangka meningkatkan produksi nasional sektor pertanian, yaitu untuk meningkatkan daya guna penggunaan tanah. Redistribusi tanah

C. Peran Pemerintah Memang permasalahan kepemilikan tanah tidak akan selesai hanya dengan membagi-bagikan tanah pertanian kepada petani penggarap dan buruh tani. Pemerintah tidak dapat dengan mudah mendistribusikan tanah pertanian kepada petani tanpa memberi mereka bekal untuk mempertahankan kelangsungan kehidupan ekonomi mereka. bersambung....

OLAHRAGA

Edisi 168 - Tahun 1 - Rabu, 17 Oktober 2012

12 1

Lintas Arena Grand Master Susanto Targetkan Naik Rating 2600 BOGOR - Pecatur andalan Indonesia GM Susanto Megaranto mengaku punya target pribadi, yaitu meningkatkan rating catur dalam dua tahun ke depan. “Saya memiliki target untuk meraih rating 2600. Namun, semua tergantung pada beberapa turnamen yang akan saya ikuti,” kata Susanto di Jakarta, barubaru ini. Namun, Susanto mengakui bahwa dirinya bukan termasuk orang yang berlatih secara konsisten. “Mungkin itu yang membuat saya sulit untuk menambah rating,” katanya. GM Susanto Megaranto sejatinya masih menjadi andalan Indonesia dalam kejuaraan Indonesia Open Chess Championship (IOCC) 2012 meski sampai babak keenam yang digelar menorehkan hasil kurang memuaskan setelah kalah dari pecatur China IM Wang Chen. Kekalahan Susanto dari Wang Chen itu membuatnya tidak meraih poin. Susanto harus puas dengan 3,5 poin dan menantikan peningkatan prestasi pada babak selanjutnya. Hasil ini membuat penampilan Susanto belum menunjukkan tren positif setelah mendapatkan gelar “Grand Master” beberapa waktu lalu. “Setelah saya mendapatkan gelar GM, permainan dan performa stagnan, tak menurun ataupun meningkat,” kata Susanto yang meraih rating 2532 sejak 2005. Namun hingga kini rating Elo hanya berkutat pada angka yang relatif sama. Meski begitu dirinya percaya apabila dia lebih giat berlatih dan sering mengikuti kejuaraan internasional angka itu akan bertambah sampai dirinya bisa meraih norma GM Super. Q CPS

Menpora Dukung Pencalonan Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2017 BOGOR - Pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga merestui PSSI untuk mencalonkan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia U-17 tahun 2017. Restu tersebut tertuang dalam surat yang ditandatangani Menpora Andi Mallarangeng yang diterima PSSI sore ini, Selasa (16/10/2012). Demikian disampaikan anggota Komite Eksekutif PSSI Bob Hippy yang dibenarkan oleh Deputi Menpora Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Joko Pekik. “Surat sudah ditandatangani Pak Menteri beberapa hari lalu. Dan dikirim hari ini,” ujar Joko. Menurut Bob, selain dukungan resmi dari Menpora, pihaknya masih memerlukan hal serupa dari Menko Kesra, Menteri Pariwisata, dan Menteri Pendidikan, sebagai syarat pencalonan kepada FIFA. “Surat-surat itu akan kami lampirkan saat rapat di Jepang Desember nanti, selain untuk diserahkan ke FIFA,” ujar Bob. Selain surat rekomendasi dukungan pemerintah, tambah Bob, proposal bidding juga akan menyertakan antara lain foto-foto dan video stadion-stadion yang akan dipakai untuk kejuaraan Piala Dunia yunior tersebut. PSSI sudah menunjuk enam kota yaitu Malang, Solo, Palembang, Surabaya, Pekanbaru, dan Bandung. Piala Dunia U-17 sudah dihelat sejak 1985 dan diadakan setiap dua tahun. Tahun lalu turnamen ini digelar di Meksiko, tahun depan di Uni Emirat Arab, dan tahun 2015 di Chile. Q CPS

Indonesia-Vietnam IndonesiaSama Kuat HANOI - Tim nasional (timnas) sepakbola Indonesia hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan skuad Vietnam pada laga ujicoba di My Dinh National Stadium, Hanoi, Vietnam, Selasa (16/10) malam. Dalam pertandingan sebelumnya, skuad “Garuda” juga bermain dengan skor sama pada laga pertama di Surabaya, 15 September lalu. Meski terlihat kurang puas, pelatih Nil Maizar menyatakan dari laga ini dapat mengetahui kelemahan pada skuad asuhannya. Kedua tim berjalan dengan tempo lambat pada menit-menit awal pertandingan. Sebagai tuan rumah, Vietnam lebih menguasai jalannya pertandingan dengan memainkan umpanumpan pendek akurat untuk membangun serangan. Memasuki pertengahan babak pertama, Vietnam terus mengurung pertahanan skuad “Merah Putih”. Pada menit ke-20, Le Cong Vinh mendapatkan peluang emas setelah lolos dari kawalan pemain belakang Indonesia. Namun bola tendangan keras pemain berusia 26 tahun itu dihalau oleh kiper Endra Prasetya.

Terus ditekan, Indonesia tak tinggal diam. Pada menit ke-25, bermula dari akselerasi Elie Aiboy di sisi kanan lapangan, ia kemudian memberikan umpan silang ke tengah kotak penalti. Peluang itu gagal dimanfaatkan Oktovianus Maniani yang terlihat telat menyambut umpan tersebut. Indonesia sebenarnya mampu menciptakan beberapa kesempatan pada menit-menit akhir. Akan tetapi, sejumlah peluang yang dikreasikan Andik Vermansyah dan Aiboy dari sektor kanan belum dapat dikoversikan menjadi gol karena dengan mudah dipatahkan barisan pertahanan Vietnam.Selepas turun minum, Vietnam masih mendominasi pertandingan. Kombinasi Pham Nguyen Sa dan Nguyen Than Luong cukup merepotkan barisan belakang Indonesia, khususnya di sektor kanan pertahanan. Pada menit ke-57, kerja sama Nguyen Van Quyet dan Phan Thanh Hung nyaris membahayakan gawang Indonesia. Beruntung Endra Pras cepat keluar dari sarangnya untuk mengamankan bola dengan baik. Memasuki pertengahan paruh kedua, Indonesia terlihat hanya mengandalkan

serangan balik mengandalkan kecepatan Andik yang tidak terlalu membahayakan gawang lawan. Stamina sejumlah pemain pun terlihat menurun karena aliran bola dari tengah ke depan sering hilang karena salah umpan. Sepanjang babak ini, Vietnam lebih unggul dalam penguasaan bola dan mendapatkan kesempatan emas. Peluang terbaik “The Red Warriors” terjadi pada menit ke-87 ketika umpan silang pemain Vietnam yang dihalau Wahyu Wijiastanto hampir masuk ke gawang sendiri. Bola ternyata meluncur keluar lapangan. Dikeluarkannya Andik pada menit ke73 karena mengalami cedera semakin membuat serangan Indonesia menurun. Pada menit ke82, sebuah insiden terjadi di lapangan setelah Irfan Bachdim tersulut emosinya ketika diganjal pemain Vietnam. Wasit hanya mengeluarkan kartu kuning untuk kedua pemain tersebut. Kedua tim terus berusaha menciptakan gol hingga menitmenit akhir pertandingan. Akan tetapi, hingga wasit meniup peluit panjang skor imbang tanpa gol itu tidak berubah. Q

KCM/CPS

Timnas Bentukan PSSI Berhak ke Piala AFF 2012

BOGOR (LJ) - Asosiasi Sepakbola ASEAN (AFF) akhirnya membuat keputusan yang melegakan terkait dengan dualisme tim nasional (timnas) yang berhak tampil di turnamen Piala AFF 2012 November mendatang. Awal pekan ini, AFF memutuskan bahwa timnas Indonesia

yang direkomendasikan oleh PSSI yang berhak ke Piala AFF, bukannya timnas versi Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia (KPSI) yang dilatih oleh Alfred Riedl dan Benny Dollo. Hal itu disampaikan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin melalui pesan singkatnya kepada wartawan, kemarin, merujuk pada pertemuan negara-negara anggota Asosiasi Sepakbola ASEAN (AFF) di Yangon, Myanmar, kemarin. “Para anggota AFF telah memutuskan bahwa peserta kejuaraan Piala AFF bagi timnas Indonesia adalah yang direkomendasi PSSI. Dalam pertemuan tersebut juga dibahas persiapan Piala AFF dan program tahun 2013,” kata Djohar. Juga diterangkan Djohar bahwa ia dan Sekjen PSSI Halim Mahfudz melaporkan perkembangan sepakbola Indonesia setelah Memorandum of Understanding (MoU) dan hasil pertemuan Joint Committee di Kuala Lumpur 20 September lalu. Sebagai respons, menurut Djohar, AFF kemudian menyepakati bahwa mereka akan ikut membantu Indonesia supaya tidak dijatuhi sanksi oleh FIFA, karena hal itu bisa saja terjadi apabila konflik interen masih terus terjadi. Sementara itu, timnas senior dan U-23 Indonesia direncanakan

Pemkab Cianjur Kirim 100 Atlet ke Porpemda Jabar CIANJUR (LJ) - Sebanyak 142 anggota kontingen Kabupaten Cianjur yang diterjunkan ke ajang Pekan Olahraga Pemerintah Daerah (Porpemda) ke VIII tahun 2012, diberangkatkan ke Kabupaten Kuningan, kemarin. Mereka terdiri dari 100 orang atlit, 9 orang manajer, 15 orang official dan 18 orang pimpinan kontingen. Kontingen asal Kabupaten Cianjur itu akan turun di 9 cabang olahraga (cabor) diantaranya gerak jalan, tenis lapangan, tenis meja, bulu tangkis, catur, futsal, bola voli, billiard dan senam SKJ Jumsihat. Pada Porpemda ke VIII tahun 2012 yang beralangsung mulai tanggal 15 sampai dengan 19 Oktober 2012 di Kabupaten Kuningan itu, Kabupaten Cianjur bertekad minimalnya mempertahankan 5 besar yang pernah diraih pada tahun sebelumnya. Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur H. Chaerul Anwar, menyampaikan para atlit hendaknya bisa membawa nama baik Kabupaten Cianjur. Hal ini bisa diwujudkan dengan mencapai prestasi yang lebih baik dalam berbagai pertandingan yang akan di ikuti. Kepada para peserta kontingen Kabupaten Cianjur untuk bertanding sebaik mungkin tanpa beban dan bisa menunjukkan citra yang baik kepada kontingen lain. “Saya ucapkan selamat kepada para atlit, official, ketua kontingen yang terpilih dan dipercaya untuk mewakili Kab. Cianjur ke

tingkat nasional dengan harapan dapat meraih prestasi yang terbaik,” tegasnya. Sementara itu Ketua Kontingen Porpemda ke VIII tahun 2012 H. Cecep Sobandi, melaporkan jumlah kontingen sebanyak 142 orang, terdiri dari 100 orang atlit, 9 orang manajer, 15 orang official, 18 orang pimpinan kontingen. “Kabupaten Cianjur akan turun di 9 cabor seperti gerak jalan, tenis lapangan, tenis mmeja, bulu tangkis, catur, futsal, bola voli, billiard dan senam SKJ Jumsihat. Mudah-mudahan kita bisa meraih prestasi yang lebih baik,” katanya. Q AGS

melakukan ujicoba bersama di Solo pekan ini ini. Bersama dua tim “sparring partner”, mereka akan mengasah kemampuan di ajang Batik Cup. Turnamen mini eksebisi itu bakal digelar di Stadion Manahan, Solo, dari 19 sampai 21 Oktober. Selain dua tim nasional, tim yang dilibatkan adalah Divisi Utama IPL Selection dan Solo Selection. Pelatih timnas U-23, Aji Santoso, menyambut positif turnamen tersebut. Selain menambah pengalaman dan jam terbang para pemain, ini juga bisa dijadikan sebagai bahan evaluasi dalam rangka persiapan jangka panjang menghadapi SEA Games 2013. “Sangat bagus buat tim. Bisa jadi bahan evaluasi sebelum persiapan SEA Games. Anakanak juga sudah lama tidak kumpul. Jadi bagus buat bangun kekompakan,” ujarnya kepada wartawan, kemarin. Mengenai timnya, Aji mengatakan bahwa dia sudah mulai melakukan program latihan sejak hari Minggu. Sampai saat ini, dari 25 pemain yang dipanggil, baru 16 yang sudah hadir di antaranya Aji Saka, Fandi Eko Utomo, Abdul Rahman, Ryco Fernando, dan Sigit Meiko Susanto. “Ada beberapa yang masih ditunggu. Semoga saja para pemain yang dipanggil bisa segera bergabung,” tutur Aji. QCOK


lingkar jabar