Issuu on Google+

HARIAN UMUM

LINGKAR JABAR

SUARA RAKYAT JAWA BARAT Edisi 161 - Tahun 1 - Senin, 08 Oktober 2012

Redaksi/Iklan: Telp./Fax. 0251 -8663605

https://www.lingkarjabar.net

Rp. 2.000

Dede Yusuf Terima Amanat Menangkan Pilgub Jabar

8 | Infotainment

Cinta Ratu DIJAUHI ORANGTUA AKIBAT ADEGAN SERONOK

IIndeks ndeks 6 | Masih Ada Pejabat Tak Hafal Isi Pancasila

“Saya ingin mengucapkan terimakasih karena Partai Demokrat telah memberikan kepercayaan dan saya siap menerima dan menjalankan amanat ini. Saat ini saya harus menyiapkan segala sesuatunya,”

BANDUNG (LJ) - Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Yusyus Kuswandana mengatakan menjalankan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara dapat menjadi pemecah berbagai persoalan yang terjadi di Indonesia saat ini. Namun, implementasi Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika masih belum maksimal.

10 | Produk Rekayasa Genetika Harus Tercantum di Label BOGOR - Direktur Standarisasi Produk Pangan Badan Pengawas Obat dan Makanan, Tetty Sihombing, mengungkapkan bahwa produk olahan yang mengandung bahan rekayasa genetika harus diberi keterangan sebagai rekayasa genetik pada label. Oleh sebab, hal itu sudah diatur oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan. (BPOM).

Sampaikan Temuan Keluhan dan Saran Anda ke: 081210781404 email: lingkarjabar@yahoo.com

lingkarjabar

@lingkarjabar

BANDUNG (LJ) - Tanpa kehadiran Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Majelis Tinggi Partai Demokrat menggelar rapat khusus dan menetapkan Yusuf Macan Effendi atau lebih populer dipanggil Dede Yusuf, menjadi Calon Gubernur (Cagub) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar yang akan digelar awal tahun 2013. Dede yang saat ini menjabat Wakil Gubernur Jabar diusung Demokrat lantaran elektabilitas (tingkat keterpilihannya) yang paling

Jangan Takut Bicara ! Pak Wali, Tolong Tegur Proyek Asal-asalan Tuh.... Proyek pengerjaan betonisasi disepanjang Jalan Raya Pemda Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jawa Barat, kayanya asal-asalan tuh pak..... Terlihat proyek jalan itu, tidak melengkapi persaratan seperti tanpa papan nama proyek yang seharusnya diketahui oleh masyarakat. Bahkan penguna jalanpun di bikin kesal karena jalan selalu macet. Tolong kepada Pemerintah Kota Bogor agar ditegur pemborongnya agar melengkapi persaratan tersebut. Terima Kasih....... 081210781xxx

Urugan Tanah Membahayakan KEPADA Bapak Gubernur Jawa Barat, Bupati Bekasi, Camat dan Lurah/ Kades di Bekasi. Mohon bantuannya menghentikan bisnis tanah urug, khususya di Desa Taman Sari, Setu, Kabupaten Bekasi, tepatnya belakang pom bensin Taman Sari. Karena urugan tanah itu membahayakan rumah warga, dan tebing galian tanah curam sekali, jarak dengan rumah warga hanya 2 meter. Kalau nanti musim hujan bisa longsor, warga mau tinggal di mana? Tolong Pak ditindaklanjuti. Sebelum memakan korban...... 087873181xxx

Info Pertanahan: Oleh ARN Consultant

Manajemen Pertanahan Berbasis Masyarakat (4) MPBM merupakan operasionalisasi amanat konstitusi Pasal 33 ayat 3 UUD 1945, UU nomor 5/1960 tentang UUPA, PP 224/1961 tentang Landreform dan TAP MPR No. IX/2001 tentang Reforma Agraria, karena bernegara itu berkonstitusi maka MPBM sebagai sarana operasional membangun data base bidang tanah sebagaimana perintah TAP MPR No. IX/2001 seyogyanya segera dilaksanakan mengingat telah diuji cobakan satu desa/kelurahan untuk tiap Kabupaten/ Kota di seluruh Kabupaten/Kota di Jawa Tengah tahun 2006 dan didukung Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah untuk penduplikasiannya di seluruh Desa/Kelurahan oleh Bupati/Walikota dengan Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 593/23571 tertanggal 28 Desember 2007.

Bersambung ke hal 11

tinggi. Lantas bagaimana dengan calon wakil gubernur (Cawagub) pendamping Dede Yusuf nanti? Partai yang dilahirkan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini menyebutkan soal Cawagub harus dikonsultasikan dulu dengan Dede. “Untuk wakil, (Majelis Tinggi) masih menunggu hasil konsultasi. Bagaimanapun, Dede Yusuf harus cocok dengan orang Bersambung ke hal 11

Komjen Nanan Mengharapkan Restu dari Megawati SUKABUMI (LJ) - Wakil Kepala Korps Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Nanan Soekarna menegaskan dirinya hingga kini masih menanti restu sekaligus keputusan Ketua Umum DPP DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan--PDIP--untuk bisa maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2013. Karenanya, Nanan memastikan dirinya tidak mencalonkan diri sebagai Calon Gubernur (Cagub) Jabar dari jalur independen. “Kalau independen saya tidak mau. Namun bila ada kepercayaan dari PDIP saya siap untuk maju ke Pilgub. Saya masih menunggu soal Cagub ini dari PDIP yang sebelum tanggal 4 November akan diputuskan,” kata Nanan kepada wartawan usai menghadiri forum silaturahmi Polri

DPC PPP Kabupaten Bogor Tak Akan Terlena Hasil Survei BOGOR (LJ) - Meski elektabilitas (tingkat keterpilihan) Rachmat Yasin sebagai pemimpin Kabupaten Bogor masih di posisi nomor satu, namun hal itu tidak lantas membuat Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Bogor terlena, karena proses politik sangat dinamis dan masyarakat pemilih pun sudah lebih rasional serta cerdas. Untuk itu, sebagai partai yang sudah pasti men-

gusung kembali Rachmat Yasin (RY) sebagai Calon Bupati Bogor di Pilbup 2013 mendatang, DPC PPP akan bekerja lebih keras dalam upaya memenangkan Pemilihan Bupati (Pilbup) 2013. “Kami tidak mau terlena dengan hasil survei yang sering dilakukan berbagai lembaga survei. Contohnya sudah terjadi di DKI Jakarta, meski pada putaran pertama pasangan

Bersambung ke hal 11

Publik Mempersoalkan Kinerja PDAM Kota Cirebon

dengan masyarakat Kota/Kabupaten Sukabumi di Gedung Anton Sudjarwo, Kompleks Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polri, Minggu (7/10).Menurut Nanan, untuk

keputusannya itu tentu tergantung Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri yang akan memberikan kepercayaan atau tidak kepada dirinya untuk

Bersambung ke hal 11

CIREBON (LJ) - Sejumlah elemen masyarakat terus menyoroti masalah proyek Plunger Pump di PDAM Kota Cirebon yang sampai saat ini belum dikerjakan meskipun anggarannya sudah dialokasikan sejak tahun 2011 lalu. Proyek ini merupakan bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang dianggarkan pada APBD tahun 2011 dan 2012. Tak pelak, elemen masyarakat pun mempersoalkan buruknya kinerja DPU PESDM maupun PDAM Kota Cirebon yang tak mampu menyelesaikan proyek yang sangat dibutuhkan masyarakat itu. Menurut Pjs Ketua DPC LSM Komite Pemantau Aset dan Keuangan Negara (KompasKN) Cirebon Raya, Wastija Dau, di masa kekeringan keberadaan Plunger Pump sangat dibutuhkan warga. Apalagi pelayanan penyediaan air bersih dari PDAM Kota Cirebon dirasa belum maksimal, sehingga masyarakat harus membeli air tersebut melalui mobil tangki yang harganya cukup mahal. “Karenanya, menjadi aneh ketika DPU PESDM dan PDAM Kota Cirebon tidak memprioritaskan proyek ini,” kata Wastija kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Bersambung ke hal 11

Jurnalis Harus Tolak Pemberian Terkait Pemberitaan Kasus Korupsi “Terlebih ketika jurnalis sedang berupaya mengungkap dan menulis berita terkait kasus korupsi, jurnalis harus berani dan tolak amplop dari koruptor,” BANDUNG (LJ) – Dewan pengurus Pusat Himpunan Penulis Penerbit dan Jurnalis Nasional (DPP HPPJurnalis Nasional) menyerukan kepada seluruh jurnalis di tanah air, khususnya di wilayah Jawa Barat, untuk tidak takut mengungkap dan menulis berita tentang kasus-kasus korupsi yang terjadi. Selain itu, DPP HPP-Jurnalis Nasional mengajak kaum Jurnalis untuk berani menolak pemberian sesuatu atau kompensasi tertentu dari oknum koruptor yang mencoba mengajak

berdamai. Hal itu dikatakan Ketua Dewan Pembina DPP HPP-Jurnalis Nasional, Irjen Pol.Purn Dasoeki usai acara pengukuhan kepengurusan DPP HPP-Jurnalis Nasional di Sekretariat DPP HPP-Jurnalis Nasional di Perum Ruing Saluyu Indah, Kota Bandung, Minggu (7/10). Menurutnya, profesionalisme dan idealisme jurnalis sangatlah penting di saat menjalankan tugas jurnalistiknya. “Terlebih ketika jurnalis sedang

berupaya mengungkap dan menulis berita terkait kasus korupsi, jurnalis harus berani dan tolak amplop dari koruptor,” tegas Dasoeki.

Bersambung ke hal 11


OPINI

Edisi 161 - Tahun 1 - Senin, 08 Oktober 2012

Iman & Taqwa

Catatan Redaksi

Pemimpin Negeri yang Tersesat

“Pemimpin terhadap yang dipimpin itu laksana orangtua yang menyayangi dan melindungi anaknya sendiri.” Kata-kata bernada filosofi ini merupakan nasihat bagi setiap penguasa di negara mana pun supaya cerdas dan berintegritas dalam menjalankan amanat kepemimpinannya. Bagaimana dengan para pemimpin negeri ini? Apakah para pemimpin kita sudah menunjukkan kepemimpinannya yang memanusiakan rakyat yang dipimpinnya? Sejumlah kasus kekerasan jelas-jelas merupakan bukti bahwa pemimpin nasional yang berkuasa saat ini masih belum menjadi orangtua dan pengemban amanat yang baik. Mereka belum bekerja maksimal menyayangi dan melindungi rakyat. Jika mereka memang merasa sudah berbuat maksimal, tentu kasuskasus kekerasan tidak perlu terjadi dan meledak sampai berulang (jilid-2). Kalau mereka memang benar dan sungguh-sungguh mengadvokasi atau mehumanisasi rakyat, tentu saja kekerasan yang mengalirkan darah tak sampai terjadi, manakala pemimpin kita menjadikan potensi friksi sebagai “proyek” istimewa amanat jabatannya. Umar bin Khattab pernah mengingatkan mengenai keniscayaan kehancuran Jerusalem kepada seorang uskup gereja. “Kota ini akan hancur jika kita kurang kuat iman. Apabila umat Islam menjual kebenaran dan mengumpulkan kekayaan serta mencari kenikmatan duniawi, kehilangan perangai baik, berhubungan dengan perempuan secara tak bermoral dan tak adil, gemar melakukan fitnah, cemburu dan iri hati, tidak bersatu dan unjuk kemunafikan, serta terperosok dalam perbuatan dosa, maka persatuan dan kedamaian akan musnah. Tindakan-tindakan tercela ini akan menyebabkan perpecahan, perpisahan dan kehancuran.” Peringatan Umar bertitel pendekar keadilan dan kemanusiaan kepada uskup itu menunjukkan bahwa terjadinya disintegrasi, merekahnya persatuan dan kehancuran bangsa, bukan disebabkan oleh pluralisme, namun lebih disebabkan oleh degradasi etik relasi kemanusiaan-kebangsaan, lenyapnya kejujuran, maraknya kezaliman, dan pemujaan terhadap perbuatan-perbuatan palsu, parasit, dan tercela lainnya. Pesan itu berkaitan dengan amanat sosial politik yang ditujukkan pada setiap pemimpin, yang berkewajiban mempanglimakan kepentingan rakyat dan negara di atas kepentingan eksklusif pribadi dan golongan. Pimpinan agama dan pemerintahan yang berpengaruh kuat secara sosial, politik dan hukum diingatkan agar tak “memberhalakan” “aborsi” moral, egoisme keberagamaan dan keyakinannya. Sayangnya, tak sedikit pemimpin di negeri ini terperosok dalam keasyikkan atau eforia menikmati ragam pola hidup, relasi sosial struktural, rajutan pertarungan politik, keserakahan ekonomi dan bangunan kultural dan struktural eksklusif yang lebih memihak kepongahan, keserakahan, ketamakan dan bahkan “penyunatan” amanah secara sistemik. Sementara, tanggung jawab humanistiknya dalam menjaga persaudaraan kerakyatan (ukhuwah istirakiyah) dan kemanusiaan (ukhuwah insaniyah) diabaikannya. Komunitas pemimpin itu merasa bangga bisa memerangkapkan dirinya dalam akrobat kemunafikan dan formalisme keagamaan, serta menghabiskan waktunya lebih banyak untuk urusan kepentingan diri, keluarga, dan kelompok eksklusivitasnya. Sementara, kepentingan humanitas-religiusitas seperti keberagamaan dalam keberagamaan kurang mendapat perhatian serius. Pemimpin negeri yang sedang “terlena” itu merupakan deskripsi komunitas elitis yang gagal menerjemahkan dan menyejahterakan peran-peran positif dan fundamental progresif yang mendisain wilayah kehidupan masyarakat negeri ini sebagai arena amanat progresif menuju pembaruan, pemberdayaan, dan pencerahan masyarakat. Mereka memang menempati posisi sebagai elite bergaji besar, namun masih “miskin” kinerja humanisnasionalistik akibat dikalahkan atau dikerangkeng oleh kepentingan hedonisme strukturalnya. Oleh komunitas pemimpin itu, masyarakat negeri ini dibiarkan atau bahkan diterpurukkan dalam ketidakberdayaan berlapis. Dibiarkannya masyarakat makan nasi aking dan mengidap kurang gizi (malnutrisi). Radikalisme yang kian meliberalisasi, kemiskinan yang terus menghegemoni, dan berbagai jenis penyakit akut lainnya, adalah bukti kalau pemimpin negeri ini lebih sibuk mengurus diri, kroni, keluarga, dan partainya daripada mengurus problem keumatan. Kebanyakan pemimpin kita saat ini masih terpesona dan terpedaya oleh magnet kepentingan (kesenangan) keduniaan, hedonisasi kekuasaan dan kekayaan. Mereka bangga bisa diperbudak nafsu, dihegemoni ambisi, menjual integritas moral, menggadaikan keimanan dan mengomoditaskan komitmen kerakyatan dan kebangsaannya. Mereka tidak serius menangani problem seperti disparitas sosial dan ekonomi serta friksi keragaman dalam keberagamaan. Mereka baru menunjukkan keseriusannya setelah darah rakyat tumpah menggenangi bumi Pertiwi. Apa yang dipesankan Khalifah Umar di atas pun bermaksud membangunkan atau menyadarkan pemimpin negeri ini yang telah lama terlelap di jalan ekstasi kepemimpinan, suatu pola memuja keterbelakangan, mengabsahkan penyakit yang merawankan bangsa, rajin mencari dan melebarkan peluang berkorupsi, menyalahgunakan kekuasaan, atau asyik menikmati petualangan yang berdampak menyengsarakan rakyat. Semoga pemimpin bisa segera tersadar melihat kenyataan betapa rapuhnya bangsa kita saat ini.

Renungan “Wahai sekalian manusia makanlah oleh kalian apa2 yg ada dimuka bumi secara halal lagi baik”

Bobodoran Lilin Dina Geulas

Hiji murid nu kawentar bangor di kelas fisika nanya ka guruna Murid : “Pak, sim kuring gaduh patarosan” Guru : “Naon?” Murid : “Hiji lilin nu hurung ditutup gelas, lilin eta pareum. Nu kitu teh nunjukeun naon?” Guru : “Teu aya hawa dina geulas” Murud : “Salah, Pa.” Guru : “Naon atuh?” Murid : “Ngabuktikeun yen urang kirang padamelan”

Redaksi Menerima kiriman Tulisan Artikel tentang berbagai topik dan peristiwa. Dimohon untuk tidak mengirimkan tulisan berbau pornografi, menghina SARA, mendiskreditkan pihak tertentu dan memecah belah NKRI. Kirim ke lingkarjabar@yahoo.com (kode : artikel) DIHIMBAU KEPADA SEMUA PIHAK UNTUK TIDAK MEMBERIKAN

IMBALAN ATAU SESUATU KEPADA WARTAWAN LINGKAR JABAR YANG SEDANG MENJALANKAN TUGAS JURNALISTIK

2

Deja Vu, Lintasan Memori yang Misterius (2) McHugh dan timnya sedang mencoba meluruskan sirkuit saraf hippocampus,– daerah di otak yang berfungsi membuat kenangan baru terbentuk–. Ahli saraf mengetahui kumpulan memori yang terjadi sebenarnya adalah sel-sel otak yang dihubungkan dengan koneksi kimia yang kuat, ketika memori itu dipanggil telah mengakibatkan aktifnya kelompok tertentu di otak. Sangat penting bagi otak untuk mengetahui beberapa memori yang mirip satu sama lain, seperti memakan buah raspberrie ternyata hampir mirip dengan makan buah strawberi. Tetapi juga penting bagi otak untuk membedakan memori yang mirip tapi tidak sama seperti makan buah berry merah ternyata membuat Anda sakit. Kemampuan ini dikenal sebagai pola pemisahan. Rekan senior McHugh yang bernama Susumu Tonegawa,– yang pernah memenangkan Nobel mengenai kekebalan genetik–, sebelumnya telah menemukan mekanisme yang terkait yang disebut pola penyelesaian. Penemuan ini menjabarkan Anda bisa mengambil

memori yang lengkap dengan hanya berdasarkan satu isyarat. McHugh dan Tonegawa mencurigai kegiatan sebelumnya dapat mengidentifikasi gen tertentu yang mengatur pola pemisahan. Adanya sirkuit di otak inilah yang diyakini ilmuwan sebagai penyebab terjadinya deja vu. Mereka percaya pola pemisahan di sirkuit otak ini yang membuat pengalaman baru tampak serupa dengan pengalaman yang pernah dirasakan. “Meskipun kejadian itu tidak terlalu sering dialami kebanyakan orang,” kata Tonegawa seperti dikutip Times, Selasa (20/10/2009). Tapi menariknya, beberapa orang penderita epilepsi punya pengalaman seperti itu sepanjang waktu. “Serangan epilepsi melibatkan penembakan acak saraf di temporal lobes yang di dalamnya terdapat hippocampus yang itu bisa menjadi rangkaian sirkuit,” katanya. McHugh dan Tonegawa berkesimpulan perasaan aneh yang terjadi dalam deja vu datang dari konflik diantara dua otak yang berbeda. Bagian otak neocortex menyadari Anda

Deja vu didefinisikan sebagai perasaan yang muncul karena merasa pernah mengalami, melihat, mendengar tapi sebenarnya belum pernah terjadi.

belum situasi

pernah berada sebelumnya, tapi

dalam bagian

hippocampus memberitahukan Anda pernah memiliki pengalaman itu. ***

Kisah Sufi

Qorun dan Nabi Musa AS (4)

“Wahai Bani Israil sesungguhnya Alloh telah memerintahkan kalian untuk taat kepadaku. Barang siapa yang ingin bersama Qorun tetaplah bersamanya. Siapa yang ingin bersamaku, menjauhlah dari Qorun!”

Kini dia mulai sibuk berniaga. Makin hari hartanya semakin banyak. Hingga akhirnya Qorun menjadi orang yang sangat kaya raya. Namun sayang, kini dia menjadi sombong dan pelit. Dia selalu ingin terlihat berkuasa dan gila pujian. Kekayaannya selalu dihitung sampai sedetil-detilnya, hingga kehilangan satu dinar pun dia pasti akan mengetahuinya. Suatu hari ada salah seorang sahabat lama Qorun yang mengingatkan dia untuk membayar zakat atas har-

tanya yang berlimpah. Terpaksa Qorun mendatangi nabi Musa untuk menanyakan berapa banyak zakat yang harus dibayarnya. “Setiap seribu dinar zakatnya satu dinar. Seribu kambing zakatnya satu kambing. Seribu gram emas zakatnya satu gram emas. Begitu seterusnya,” jelas nabi Musa. Qorun mulai menghitung zakatnya, ternyata jumlahnya lumayan besar. Rasa kikirnya muncul. Pikirnya dia sudah susah payah mencari kekayaan kenapa harus dibuang percuma. Maka

dia mulai berprasangka buruk tehadap nabi Musa. Menurutnya peraturan zakat itu hanyalah tipu muslihat nabi Musa untuk kesejahteraan nabi Musa sendiri. Qorun memang keterlaluan. Bukan saja dia tidak mau mebayar zakat hartanya, dia juga menghasut saudagar-saudagar lainnya supaya tidak membayar zakat. Bahkan dia merencanakan untuk mencelakakan nabu Musa. Dia membayar seorang wanita penghibur untuk mengaku pernah berbuat tidak baik dengan nabi Musa. Suatu siang, saat nabi Musa sedang berdakwah, Qorun sengaja bertanya apa hukumannya jika pria dan wanita yang bukan suami istri tapi melakukan zina. “Hukumannya adalah dirajam!” jawab nabi Musa tegas. “Apakah itu juga berlaku bagimu wahai nabi?” tanya Qorun lantang.... “Tentu! Hukumannya juga dirajam,” jawab nabi Musa. “Kalau begitu kami harus merajammu wahai nabi! Bukankah kau telah berzina dengan seorang wanita sedangkan dia bukan istrimu?” kata Qorun dengan suara keras. “Naudzubillahi Min Dzalik, aku tidak pernah berbuat sehina itu. Celakalah orang yang menuduh tanpa bukti!” kata nabi Musa. “Tentu saja aku punya bukti,” jawab Qorun dengan tenang. Lalu dipanggilah si wanita penghibur. Tapi si wanita penghibur tadi setelah berhadapan dengan nabi Musa menjadi ciut nyalinya. Sehingga dia malah membe-

berkan kejadian yang sebenarnya. Mendengar hal itu nabi Musa menjadi marah. Dia berdoa kepada Alloh Swt untuk memberikan petunjuk. Lalu Alloh berfirman bahwa Alloh telah memerintahkan bumi untuk taat kepada nabi Musa. Nabi Musa lalu berkata: “Wahai Bani Israil sesungguhnya Alloh telah memerintahkan kalian untuk taat kepadaku. Barang siapa yang ingin bersama Qorun tetaplah bersamanya. Siapa yang ingin bersamaku, menjauhlah dari Qorun!” Semua orang menjauhi Qorun, hingga tinggal tersisa dua orang. Lalu nabi Musa berkata pada bumi, “Wahai bumi telanlah Qorun dan pengikutnya!” Tiba-tiba bumi dimana Qorun dan pengikutnya berpijak bergetar kemudian membelah dan mulai menelan mereka. Sia-sia saja Qorun berteriak minta ampun, dosanya sudah tidak terampuni. Maka dia dan pengikutnya hilang ditelan bumi. Tetapi setelah peristiwa itu, orang-orang mulai berprasangka bahwa nabi Musa sengaja menghukum Qorun supaya bisa menguasai hartanya. Maka sekali lagi nabi Musa meminta bumi untuk menenggelamkan harta Qorun supaya terhindar dari fitnah. Alloh mengabulkan doa nabi Musa dengan menciptakan gempa bumi yang dahsyat, sehingga semua harta Qorun terkubur di dalam bumi. Itulah asal mulanya kenapa kita menyebut harta yang terpendam dengan istilah harta karun. ***

Berdoa Dengan Mengangkat Tangan (4) Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah panutan kita dalam segala hal, apa yang ditinggalkan dan apa yang dilaksanakan semuanya suatu yang terbaik buat umatnya, akan tetapi jika dalam khutbah Jum’at khatib membaca doa istisqa’, maka dianjurkan mengangkat tangan dalam berdoa sebagaimana yang telah dilakukan oleh Rasulullah Shallallah ‘alaihi wa sallam. [Shahih Al- Bukhari, bab Istisqa’, bab Jamaah Mengangkat Tangan Bersama Imam 2/21]. Dianjurkan mengangkat tangan dalam berdoa setelah shalat sunnah tetapi lebih baik jangan rutin melakukannya karena Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak rutin melakukan perbuatan tersebut dan seandainya demikian, maka pasti kita menemukan riwayat dari beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam terlebih para sahabat selalu menyampaikan segala tindakan dan ucapan beliau baik dalam keadaan mukim atau safar. Adapun hadits yang berbunyi : “Artinya : Shalat adalah ibadah yang membutuhkan khusyu’ dan berserah diri, maka angkatlah kedua tanganmu dan ucapkanlah : Ya Rabbi, ya Rabbi”. [Hadits Dhaif, Fatawa Muhimmmah hal. 47-49]. Dan tidak dianjurkan mengangkat tangan dalam membaca doa thawaf sebab Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkali-kali melakukan thawaf tidak ada satu riwayatpun yang menjelaskan bahwa beliau berdoa mengangkat tangan pada saat thawaf. Sesuatu yang terbaik adalah mengikuti ajaran Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan sesuatu yang terburuk adalah mengikuti perbuatan bid’ah.Cara mengangkat tangan dalam berdoa. Ibnu Abbas

Abu Daud]. Imam Al-Qasim bin Muhammad berkata bahwa saya melihat Ibnu Umar berdoa di Al-Qashi dengan mengangkat tangannya hingga sejajar dengan kedua pundaknya dan kedua telapak tangannya dihadapkan ke arah wajahnya. [Dishahihkan oleh Ibnu Hajar dalam Fathul Bari 11/147. Dinisbatkan kepada AL-Bukhari dalam kitab Adabul Mufrad tetapi tidak ada].

berpendapat bahwa cara mengangkat tangan dalam berdoa adalah kedua tangan diangkat hingga sejajar dengan kedua pundak, dan beristighfar berisyarat dengan satu jari, adapun ibtihal (istighasah) dengan mengangkat kedua tangan tinggi-tinggi. [Sunan Abu Daud, bab Witir, bab Doa 2/79 No. 14950. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan

Ketahuilah Bahwa Doa Istisqa’ Memiliki Dua Cara Pertama. Mengangkat kedua tangan dan mengarahkan kedua telapak tangan ke wajah, berdasarkan dari Umair Maula Abi Al-Lahm bahwa dia melihat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa istisqa di Ahjari Zait dekat dengan Zaura’ sambil berdiri mengangkat kedua telapak tangannya tidak melebihi di atas kepalanya dan mengarahkan kedua telapak tangan ke arah wajahnya. [Sunan Abu Daud, kitab Shalat bab Raf ’ul Yadain fil Istisqa’ 1/303 No. 1168. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Daud 1/226 No. 1035]. Kedua. Mengangkat tangan tinggi-tinggi dan mengarahkan luar telapak tangan ke arah langit dan dalam telapak tangan ke arah bumi. Dari Anas bahwa beliau melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berdoa saat istisqa dengan mengangkat tangan tinggi-tinggi dan mengarahkan telapak tangan sebelah dalam ke arah bumi hingga terlihat putih ketiaknya. [Sunan Abu Daud, kitab Shalat bab Raf ’ul Yadain fil Istisqa’ 1/303 No. 1168. Dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Daud 1/226 No. 1035].***

Penerbit : PT. PANCA LINGKAR MEDIA Griya Indah Bogor Blok R No. 8 Jl. KH. M. Soleh Iskandar Kota Bogor - Telp./ Fax . 0251-8663605 SIUP : 517/345/PK/B/BPPTPM/V/2012 NPWP : 31.493.964.6.404.000 email : lingkarjabar@yahoo.com Rekening : Bank BCA Cabang Juanda No. Rek: 0953025563

Penasihat H. HARIS THAHIR • Pemimpin Umum AANG SUTRISNA • Pemimpin Perusahaan FARIDA PARADWIKORIJATY • Pemimpin Redaksi & Penanggung Jawab COKY PASARIBU • Dewan Redaksi ENANG SUTRIYADI, - PIYARSO HADI - FARIDA PARADWIKORIJATY - COKY PASARIBU - H. RM. DANANG DONOROSO - H. DIDI CHOSIDIN - H. TARWONO - FUZI MARKUNAH - RIZKI ASTAKA • Redaktur Pelaksana M. BASIR • Asiten Redaktur : MUHAMMAD ALI • Staf Redaksi : DEDE SUHENDAR - IWAN R. - JASON SEMBIRING - ASEP SUPRIADI - ANDREAS TAIRAS • INDRIANI • ANDRI Fotographer : E. SUTRIYADI - RANGGA• Desain & Artistik : H. SANDI SANJAYA • Perwakilan : (Bekasi) SAFA ARIS MUZAKAR (Kepala) - SUGENG BIANTORO - RIBAH SETIAWAN - ADI TOTALOR - HISAR PS - RIZAL R.P • (Depok) HARLIS SYAM - FERRY M.S. • (Cianjur) RUSDI - AGUS SHOLEH • (Garut) BADEN ABDURACHMAN - MOCH JULIADI • (Sukabumi) HEPIE HERMAWAN (Kepala) - WAHID - SIDIK - RAHMAT HIDAYAT • (Kota Bandung) FERRY ARDIANSYAH - HERI JUHANA (Kab. Bandung) KI AGUS N FATAH - UDEN SOBIRIN • R. GINDO • RUSTANDI (Sumedang) YAYAT H. HARI M. • (Karawang) RUSLI • (Subang) ALIM MUNANDAR - H. ADE RACHMAT • (Purwakarta) TRYAS HENDRAYANA• (Cirebon) SUBAGIO (Kepala), WASTIJA, APIP, HENDI, KHOLIL, • (Indramayu) HERMAN • (Kuningan) DEDE P. • (Tasikmalaya) CECEP • (Garut) RIZAL • (Ciamis) ABDUL ROJAK • (Banjar) AEP • (Majalengka) GARIB SETIA - SAMSUL• Koresponden : M. NASIR - AFRIYO RIZAL - HANDOYO - RAWIN - TRI AHMAD KUSMANTO - VICTOR HARIANJA - TUMPAL PANJAITAN• Sirkulasi : AGUS MUDRAZAT - SUSAN WIJAYANTO - YANTO

WARTAWAN LINGKAR JABAR ADALAH YANG TERCANTUM DALAM BOX REDAKSI DAN DILENGKAPI KARTU PERS ATAU SURAT TUGAS

PT. PANCA LINGKAR MEDIA Direktur Utama : PIYARSO HADI Marketing/Promosi : KENNY FARAH CAROLINE SAPULETE - AMALLIA RETNO SAPUTRI • Koordinator Sirkulasi : SALEHUDIN NURANGGA • Pengembangan Usaha & Iklan : IWAN RIDWAN - YUDHI KURNIAWAN - A. SAFITRI HANDAYANI - RENDY M. ADAM - ARN CONSULTANT • Bagian Umum : IAN - ANDRI


LINGKAR MEGAPOLITAN

Edisi 161 - Tahun 1 - Senin , 08- Oktober 2012

TNI Peduli Bina Generasi Bangsa

DEPOK (LJ) - Peran TNI pada masa kini di Kota Depok, Jawa Barat, adalah ikut melakukan pembinaan dan mengarahkan masyarakat khususnya generasi muda untuk dapat menjadi penerus bangsa yang handal. TNI berupaya upaya untuk membangun dan meningkatkan karakter pemuda dan bangsa, khususnya kalangan pemuda dan pelajar guna membangkitkan jati diri bangsa Indonesia yang sesungguhnya. “Genereasi muda kelak dapat tampil menjadi pemimpin

yang kuat, dan handal membawa kejayaan bangsa Indonesia,” kata Komando Distrik Militer (Kodim) 0508 Depok, Letkol (Inf) Moch Zamroni, kepada LINGKAR JABAR kemarin kemarin. Menurut lulusan Akademi Militer tahun 1994, setiap insan muda Indonesia, harus mengenal benar akan Indonesia secara geografi yang kaya potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan khasanah budaya dan adat istiadat. “Maka potensi spirit orang muda In-

donesia, mesti dibangkitkan sehingga benar-benar siap dalam membanggun negara dan bangsa,” ujar pria yang punya Hobby Beladiri Jiu Jit Su Kai. Dia berpandangan, sekarang ini justru banyak orang asing yang lebih mengenal Indonesia secara utuh, artinya lebih ke Indonesiaan. “Padahal Sebagai manusia yang lahir di Indonesia sudah semestinya kita harus bangga dengan kebhinekaan yang ada, Indonesia ada karena kebhinekaannya dalam keragaman,” ujar bapak 2 anak

Kodim 0508 Depok Gelar Hut TNI ke 67 DEPOK (LJ) - HUT TNI ke-67 yang dilaksanakan secara sederhana di Makodim 0508 Depok, bertindak sebagai inspektur upacara Letkol (Inf) M. Zamroni, dengan komandan Upacara Kapten ( Inf) Kasim. Acara diiisi dengan pembacaan Sumpah janji Sapta Marga Prajurit TNI, dengan dihadiri sebanyak 380 Anggota prajurit TNI dan PNS jajaran Kodim 0508 Depok. Hadir dalam acara HUT tersebut, Dandim 0508 Letkol (Inf) M Zamroni, Kasdim, Mayor Ariyo, Persit Kartika Candra Kirana cabang XXII Dim 0508/DPK, Danramil, Perwira, Bintara, Tamtama, jajaran Kodim 0508 Depok. Dalam Amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Dandim 0508 Letkol M Zamroni mengatakan, setiap Prajurit TNI harus terus meningkatkan dan memelihara iman dan takwa pada Tuhan YME. Serta dapat mengedepankan tingkat kedisiplinan yang tinggi memegang

teguh prinsip sapta marga. “Sebagai prajurit TNI, siap waspada dalam menjaga keamanan dan pertahanan NKRI, dapat memebina dan menjalin rasa persatuan dan kesatuan pada warga masyarakat dilingkungan. Menjalin dan memelihara solidaritas bagi sesama parajurit TNI, dan dalam menghadapi kegitan penyelenggaraan Pemilukada Jawa Barat tahun 2013 mendatang, dapat menjunjung tinggi sikap netralitas demi memberikan rasa aman dan damai,” ungkap Zamroni kepada wartawan, kemarin. Acara rangkaian meperingati HUT TNI Kodim 0508 tersebut, antara lain kegiatan Bedah Sekolah, Wawasan Kebangsaan Bangun Kebersamaan pada Pelajar Depok, Forum silahturahmi Ormas dan Muspida, Kunjungan ke Pameran Alussasita bersama 200 mahasiswa UI dan Gunadarma dan Walikota Depok. Q TYS/HRS

ini, yang beristrikan Erlina Maya Rahmayanti. Dia mengaku sangat prihatin dengan perkembangan akhir-akhir ini, terutama menyangkut berbagai peristiwa yang banyak mengkaitkan kalangan muda seperti akhir tawuran antar warga, pelajar, narkoba, pergaulan bebas, genk perempuan, masyarakat yang mudah terprovokasi, dan berbagai gaya hidup serta penampilan, pola makan, nongkrong di Mall dan cafe. “Menghadapi hal semacam itu, kita mesti bijak dalam meyikapi agar tidak berakibat menjadikan kemerosotan moral dan etika budaya Bangsa Indonesia yang terkenal ramah tamah dan damai itu,” tuturnya. Pendidikan agama katanya menjadi hal yang wajib diberikan kepada generasi muda, selain yang harus mendapat perhatian adalah peranan orang tua dalam melakukan pembinaan dan pendidikan kepada anak-anaknya.Khusus di Kota Depok menurutnya, sudah cukup pro aktif dan telah tumbuh rasa memiliki dalam memelihara kebersamaan yang tertib, aman, damai. “Saya tidak segan-segan mengunjungi warga, apalagi kalau masyarakat mengundang saya bersilaturahmi maupun berdialog apa saja,” jelas pria dengan filosof hidup “Bersikap hidup bagai sang lebah yang hidupnya tak merugikan orang lain, namun bila diganggu maka ia akan segera menyengat”. Q TYS/HRS

Proyek Disbinmarta Bikin Kota Bekasi Macet

DBMSDA: Pelebaran Margonda Atasi Kemacetan Kota Depok

DEPOK (LJ) - Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, dalam mengatasi kemacetan pada beberapa titik rawan kemacetan di Kota Depok. Hal itu ditanggulangi dengan pelaksanaan program pembangunan dan pengendalian utilitas secara terpadu. “Seperti yang diselenggarakan oleh Dinas Bina Marga Sumber daya Air (DBMSDA) Kota Depok, dengan melaksanakan kegiatan pembangunan jalan dan jembatan, diantaranya pelebaran pada kiri kanan ruas jalan Margonda dan penataan saluran Draenase, serta jalan Kartini-Citayam, yang merupakan estalase sekaligus jantung Kota Depok, dan aksesbility menuju Bogor,” kata Kepala Bidang DBMSDA Ronny Gufron, kepada LINGKAR JABAR, usai melakukan sidak kelapangan. Sabtu, (6/10). Lebih lanjut Ronny mengatakan, tahun 2012 ini, pihak DBMSDA tengah giat untuk mengatasi dan mengurai titik

kemacetan di Kota Depok. Dilaksanakan melalui pembangunan pelebaran badan jalan Margonda yang lebar semula 24 m dilebarkan menjadi 32 m, disertai penataan saluran draenase lebar 1 m. “Dengan adanya pelebaran itu, nantinya dapat mengurai dan menangulangi kemacetan, sehingga lalulintas kendaraan menjadi lancar, terutama pada jam sibuk kerja dan juga hari libur,” ujarnya. Selain itu, kata dia, bahwa pelebaran jalan Margonda tak ada pembebasan, yang dilebarkan masih merupakan tanah garis sempadan jalan (GSJ). “Saya berharap, agar warga masyarakat yang mempunyai tanah dan bangunan disepanjang jalan Margonda, hendaknya dapat mentaati peraturan daerah (Perda) tentang garis sempadan bangunan (GSB) yaitu jarak bangunan dari tepi jalan sejauh 15 m, hal itu untuk kepentingan bersama,” imbuhnya. Sementara itu, Ketua Lembaga Pemantau

Penyelenggara Negara Republik Indonesia (LPPN RI) Kota Depok, Tb. Toto Sudiarto mengatakan, pihaknya pro aktif dalam mendukung pembangunan guna kemajuan Kota Depok. “Kami akan rutin melakukan pemantauan dalam setiap kegiatan pembangunan seperti pelaksanaan pelebaran jalan Margonda sepanjang 2600 meter, pada ruas kiri kanan jalan, dengan nilai kontrak 10,5 milyar. Sementara ini hasil monitoringnya bahwa perusahaan telah melaksanakan sosialisasi dan koordinasi, serta dilapangan telah sesuai dengan memenuhi prosedur yang berlaku,” ucapnya. Dia berharap, selama dalam pelaksanaan bila warga masyarakat merasa terganggu diharapkan dapat memaklumi. “Saya berharap, semoga dalam pelaksanaannya, dapat berjalan lancar tanpa hambatan hingga akhir. Sehingga nantinya warga masyarakat dapat menikmati hasil pembangunan tersebut,” pungkasnya. Q TYS/HRS

PENGUMUMAN Diberitahukan kepada khalayak luas bahwa nama : 1. Sdr. M. Satiri 2. Sdr. Asep Budi Kurniawan 3. Sdr. Aswin 4. SdrHilam Sudakta bukan lagi kontributor HU Lingkar Jabar di Wilayah Sukabumi terhitung sejak tanggal 1 Oktober 2012. Segala tindak tanduk dan perbuatan yang mengatasnamakan Lingkar Jabar diluar tanggung jawab kami. Demikian disampaikan agar maklum dan diketahui

BEKASI (LJ) – Akibat jalan sempit dan adanya proyek pekerjaan yang sedang dilakukan Dinas Bina Marga dan Tata Air (Disbinmarta), kemacetan arus lalulintas di Kota Bekasi meningkat tajam. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bekasi mencatat sebanyak 17 titik jalan mengalami kemacetan akibat pekerjaan perbaikan infrastruktur dan faktor penambahan volume kendaraan. “Lebar jalan tidak sebanding dengan jumlah kendaraan yang melintas ditambah adanya pekerjaan perbaikan, sehingga terjadi penumpukan kendaraan,” kata Kepala Dishub Kota Bekasi, Sopandi Budiman kepada wartawan, kemarin. Untuk mengantisipasi hal itu, Sopandi mengaku telah berkoordinasi dengan dinas terkait. Namun demikian, kemacetan akibat perbaikan infrastruktur jalan dan air itu tetap tidak dapat dihindarkan. “Kemacetan tidak bisa dihindari, tapi kami berupaya mengatur arus lalu lintas,” ujarnya. Dinas Perhubungan di tahun 2011 hanya mencatat 11 titik kemacetan namun di akhir tahun 2012 tercatat bertambah hingga mencapai 17 titik macet, seperti yang

terjadi di simpang Harapan Indah, simpang Pondok Ungu, simpang Djuanda, Jalan Agus Salim dan lainnya. Sementara beberapa titik kemacetan baru di Kota Bekasi seperti di simpang Rawa Bambu Medan Satria, simpang Lampu Merah Pekayon, simpang Lampu Merah Teluk Buyung, simpang Jalan Ngurah Ray arah pintu masuk tol JOR Cakung dan simpang Rawa Lumbu ditambah beberapa lokasi yang saat ini sedang dilakukan pekerjaan oleh Dinas Pekerjaan Umum. Sopandi mengaku setiap harinya menerjunkan lebih dari 100 personilnya di lapangan untuk membantu aparat Kepolisian mengatur lalu lintas terutama pada pukul 06.00- 09.00 dan pada pukul 16.00 - pukul 20.00 WIB. Lebih lanjut sopandi mengatakan pada akhir tahun 2012 kondisi kemacetan kemungkinan akan berkurang setelah jalan layang Ahmad Yani yang menghubungkan Jalan Ahmad Yani dan perjuangan dapat dioperasikan. Pengurangan kemacetan diperediksi akan terjadi di Jalan Djuanda, Jalan Agus Salim dan Jalan Perjuangan Bekasi Utara. Q

ARS

3

LINTAS | MEGAPOLITAN Petugas Sip Cek Kesehatan Hewan Qurban TANGERANG - Menghadapi Idul Adha, Dinas Pertanian Kota Tangerang mempersiapkan tim pengawas dan pemeriksaan hewan qurban. Tim dari Dinas Pertanian Kota Tangerang akan disebar ke setiap kelurahan yang akan melakukan pengecekan kepada hewan kurban. Sekretaris Dinas Pertanian Kota Tangerang, Iis mengatakan, pihaknya telah membentuk tim pemeriksaan hewan dalam persiapan Idul Adha. Recananya tim akan mengajak satgas kesehatan di kelurahan-kelurahan dalam melakukan kegiatan inventarisasi penjualan hewan qurban. “Di setiap kelurahan terdapat 2 satgas kesehatan hewan, satgas inilah yang direncanakan akan membantu tugas tim pemeriksaan hewan Dinas Pertanian Kota Tangerang,” kata Iis kepada LINGKAR JABAR.Kota Tangerang sendiri, tambah Iis, memiliki 104 kelurahan dari 13 kecamatan. Dengan perhitungan 2 satgas di tiap kelurahan, maka Dinas Pertanian Kota Tangerang akan memiliki 208 petugas kesehatan hewan yang tersebar di seluruh kelurahan.Tim gabungan pemeriksaan hewan tersebut, akan mengawasi dan memeriksa kelayakan penjualan hewan qurban di setiap kelurahan. Pemeriksaan dilakukan di awali dengan pendataan, yang kemudian memeriksa kesehatan hewan tersebut secara menyeluruh, dengan tujuan agar masyarakat yang nantinya mengkonsumsi daging hewan qurban terjaga kesehatannya. Q ADT

Walikota Cek Proyek Pembangunan Jatiuwung TANGERANG - Terkait banyaknya bangunan yang tidak sesuai dengan jadwal waktu yang ditentukan. Walikota Tangerang H.Wahidin Halim langusung turun ke lapangan guna mengecek progress di beberapa proyek pembangunan di wilayah Kecamatan Jatiuwung, diantaranya SDN Pasir Jaya 1, 3 dan SDN Gembor 1 dan 2, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang.Saat mengecek pembangunan sekolah, Wahidin menyaksikan langsung kondisi bangunan yang walaupun spek bangunannya telah sesuai, namun pembangunannya tidak tepat waktu sesuai dengan kalender kerja. Hal ini selain diakibatkan oleh hal-hal yang bersifat administratif, teknis pekerjaan, juga dikarenakan beberapa dari rekanan dan pemborong tersebut yang kekurangan modal disaat pembangunan sedang dilaksanakan. Hal ini lah yang membuat Walikota langsung mengevaluasi jajaran dinas yang terkait dengan hal tersebut. “Kalau perlu diverifikasi ulang, masak dapat kerjaan ga punya modal buat ngerjainnya,” ujar Walikota Tangerang H.Wahidin Halim kepada wartawan, usai meninjau lokasi, kemarin.Dia mengatakan agar SKPD terkait, Camat dan Lurah dapat terus mengawasi pekerjaan teknis yang dilakukan oleh rekanan/pemborong seperti kualitas dan ukuran material, pekerja bangunannya sehingga pembangunannya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Seperti halnya bangunan sekolah yang tiga lantai di Kecamatan Jatiuwung ini, sangat mendapatkan respons yang tinggi dari masyarakat sekitarnya. “Masyarakat pasti bangga dan senang punya sekolah yang bagus,” ujarnya. Q ADT

Pemilih Pemula Diberikan Sosialisasi DEPOK - Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Depok terus gencar melakukan sosialisasi tentang penyelengaraan pemilu, baik Pemilukada (Pemilihan Umum Kepala Daerah), Pilpres maupun Pileg. Bahkan dalam kegiatan sosialisasi itu, KPUD tak hanya memdibik para pemuka agama dan tokoh masyarakat saja, akantetapi tingkat pelajarpun menjadi prioritas.Menurut Rd Salamun, anggota KPUD Kota Depok, semua unsur ataupun elemen masyarakat sangat berperan penting didalam mensukseskan pelaksanaan pemlihan umum, termasuk juga para pemilih formula. Sehingga pelaksanaan sosialisasi tak hanya difokuskan disekitar lingkungan pemerintahan saja, melainkan ditiap sekolahpun harus dilakukan.“Nah, kalau pemilih pemula adanya ditingkat pelajar yang usianya baru memasuki 17 tahun. Jadi kami di KPUD sudah mulai turun mensosoalisasilan penyelengaraan pemilu sampai tingkat sekolah,” akunya kepada LINGKAR JABAR saat melaksanakan kegiatan cerdas cermat pemilu bagi pelajar tingkat SMA/SMK di Pancoranmas Kota Depok, Sabtu (6/10).Salamun mengatakan, tokoh agama dan pelajar salah satu kelompok strategis dalam tatanan Masyarakat, dan bukan untuk mendukung pihak tertentu atau masuk menjadi tim sukses calon. Kehadiran mereka, katanya, dapat membantu KPUD dalam memberikan pengertian kepada para jemaah dan pelajar yang lainnya. “Diharapkan mereka dapat proaktif meningkatkan kehadiran pada saat pencoblosan dalam setiap event Pemilu,” ujarnya. Sementara Pembicara dalam sosialisasi itu, anggota KPUD Imphi Baijuri, Udi bin Muslih, adapun materi dalam sosialisasi dan lomba cerdas cermat Pemilu bagi Pelajar SMA/SMK tentang UU Pemilu, Peraturan Pemerintah, mekanisme tahapan, tatacara pencoblosan dan penghitungan Suara dalam setiap penyelenggaraan Kepemiluan. Q TYS/HRS

Petugas PPL Depok di Lantik

DEPOK (LJ) - Jelang Pemilukada Jawa Barat Tahun 2013 mendatang, Panitia Pengawas Pemilukada (Panwaslu) tingkat Kota Depok, telah melakukan pelantikan kepada Panitia Pengawas Lapangan (PPL) sebanyak 63 orang yang akan bertugas di 63 Kelurahan se-Kota Depok. Pada pelantikan PPL tersebut, nantinya akan disebar kesetiap Kecama-

tan yang akan ditempatkan kesetiap Kelurahan antara lain, Kecamatan Sawangan, Bojongsari, Limo, Cinere. Untuk di Kecamatan Pancoranmas, Beji, Cipayung, dan Kecamatan Sukmajaya, Cimanggis, Cilodong, Tapos. Anggota Panwaslu Abdurrahman didampingi Sekretaris Panwaslu Kota Depok Suhendra Hamzah mengatakan, dilantiknya para PPL tingkat kelurahan,

maka tahapan kegiatan Panwaslu Kota Depok sesuai dengan ketentuan tentang perangkat organisasi kini telah terpenuhi. “Selain itu kuota 30 persen, tentang partisipasi keterwakilan perempuan dalam pengawasan telah terpenuhi dapat menjadi tim yang solid,” ucap Abdurrahman kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Lebih jauh dikatakan, seluruh PPL dalam bertugas berjalan sesuai dengan visi dan misi Panwaslu, yaitu menjaga pemilukada yang aman, dengan menjunjung sikap Independen dan netral. “Usai dilakukan pelantikan petugas harus mempunyai intergitas yang terpercaya, sehingga dapat terciptanya penyelenggaraan pemilukada yang jujur dan adil,” tuturnya.

Dia menjelaskan, bahwa pada UU 15/2012 pasal 81, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bahwa tugas pengawasan adalah mengawasi tahapan demi tahapan, pada penyelenggaraan Pemilukada, ketika menemukan pelanggaran segera laporkan pada pengawas yang sudah ditentukan. “Peranan pengawasan ini, dapat mencegah dengan melakukan sosialisasi kepada semua pihak yang terkait, dengan demikian dapat mendorong terciptanya partisipasi pengawasan semua pihak,” ujarnya. Abdurrahman berharap seluruh anggota pengawas, dapat melakukan tugasnya dengan sesuai aturan yang sudah ditentukan UU. Sehingga Pemilukada dapat berjalan tertib, aman, dan lancar. Q TYS/HRS


LINGKAR BOGOR LINTAS | BOGOR Hujan Deras, Atap Kelurahan Babakan Pasar Ambruk

BOGOR - Hujan deras yang mengguyur Kota Bogor, mengakibatkan atap kantor Kelurahan Babakan Pasar yang berlokasi di Jalan Roda Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, ambruk. Sekitar pukul 22.00 WIB, ambruknya atap kantor kelurahan tersebut, telah mengejutkan warga sekitar. “Atap kantor Kelurahan, sempat mengejutkan warga setempat, suara yang sangat kencang membuat warga menjadi berhamburan keluar rumah untuk melihat keadaan kantor yang ambruk itu,” ucap Iwan salah satu warga Babakan Pasar ketika ditemui LINGKAR JABAR, Sabtu (6/10). Iwan menjelaskan, dengan kejadian itu, tidak ada korban jiwa. “Bagusnya di kantor kelurahan tidak ada yang piket, coba klau ada mungkin dia tertimpa reruntuhan bangunan itu,” ucapnya. Dari informasi yang di dapat dilokasi, kejadian ini, dikarenakan kayu yang digunakan atap tersebut sudah dengan keadaan keropos dan bangunannya sudah retak-retak. Ketika akan dikonfirmasi LINGKAR JABAR, tidak ada satupun dari pihak kelurahan yang ada di tempat kejadian. Q ALI

Belasan Anggota BPD Dilantik KAB.BOGOR - Sedikitnya 11 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, resmi dilantik Bupati Bogor yang dimandatkan kepada Camat Megamendung, Bayu Ramawanto, kemarin. Banyak pihak berharap, setelah dilantik BPD desa baru hasil dari pemekaran Desa Cipayung Datar itu, akan mendedikasikan diri secara sungguh-sungguh dan maksimal dalam kinerja. Camat Bayu Ramawanto meminta, jajaran anggota BPD akan melaksanakan seluruh tugas dan fungsinya dalam mengelola pemerintahan Desa sebagai pemerintahan Desa baru. “Kami meminta agar para anggota BPD dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan benar, sesuai aturan yang berlaku,” ungkap dia kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Bayu menjelaskan, setelah dilantik, para anggota BPD segera mengesahkan Peraturan Desa (Perdes) tentang STOK Desa dan Perdes tentang RT dan RW. “Langkah awal, mereka harus segera mengesahkan beberapa pekerjaan tersebut. Semoga perjalanan pemerintahan Desa Pasir Angin dapat berjalan baik setelah dilantiknya para anggota BPD, hingga Pilkades nanti,” imbuhnya. Ketua BPD Desa Pasir Angin, Deim Syamsudin menandaskan, dirinya beserta para anggotanya siap menjalankan tugas sebaik mungkin. “Kami siap menjalankan tugas sesuai aturan dan prosedural yang berlaku,“ ujarnya. Q ASP

Tanah Longsor di Bogor, Satu Tewas

Edisi 161 - Tahun 1 - Senin, 08 Oktober 2012

4

Badak Indonesia Semakin Terancam Punah

KAB.BOGOR (LJ) – Populasi badak di Indonesia terancam punah, hanya ada ada di kawasan Sumatera dan kawasan taman nasional Ujung Kulon. Guna menjaga keberadaan satwa milik Indonesia yakni, badak Jawa dan badak Sumatera, berbagai upaya dilakukan. Salahsatunya dengan melakukan usaha konservasi badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) secara semialami seperti mengawinkan badak jantan Andalas dengan Ratu di

Taman Nasional Way Kambas yang sukses melahirkan satu anak. “Anak badak ini sekarang diberi nama Andatu, artinya bisa andalas dan ratu dan bisa juga singkatan dari anugrah tuhan,” jelas Direktur Yayasan Badak Indonesia, Widodo S Ramono, seraya mengatakan, populasi badak Sumatera tidak lebih dari 150 ekor. Sedangkan badak Jawa hanya berkisar 35-45 ekor. Rumah atau habitat badak Sumatera masih berada di 3 taman nasional

di pulau Sumatera.Sementara habitat badak Jawa hanya ada di Taman Nasional Ujung Kulon.Organisasi Internasional Rhino Foundation dan WWF merilis, populasi badak Jawa di salah satu taman nasional di Vietnam telah punah. “Untuk itu, jika kita ingin badak jawa tetap ada, mari kita jaga mereka yang sekarang masih ada di Ujung Kulon,”kata Ramono dalam orientasi wartawan konservasi (OWA-ka)2012, yang digelar Forum Konservasi Satwa Liar (Foksi) sejak Sabtu (6 s/d 7/10) di Taman Safari Indonesia di Cisarua, Bogor, Jawa Barat. Sabtu (6/10) di Taman Safari Indonesia Puncak Bogor. Kelahiran bayi badak perkawinan Andalas dan Ratu yang kemudian dinamai “Andatu” menandai kesuksesan program penambahan populasi badak sumatera di Taman Nasional Way Kambas, Lampung. Kelahiran Andatu telah ditunggu-tunggu karena merupakan kelahiran badak Sumatera pertama di Sumatera sejak 124 tahun terakhir. Ditambahkan, populasi badak selain karena sudah dalam berkembang biak, juga karena faktor eksternal seperti adanya upaya menghadapi serangan dari binatang lainnya seperti Banteng dan harimau. Widodo menambahkan, pelestarian badak bisa dilakukan melalui tiga tahapan yak-

Paduan Suara Pelajar Kota Bogor ke Istana Presiden “Seluruhnya personil paduan suara Kota Bogor yang akan tampil di Istana Cipanas berjumlah 45 orang,“ BOGOR (LJ) - Paduan Suara Pelajar Kota Bogor yang digawangi oleh Taufik Hassuna dengan pelatihnya Budi Prass kembali dipercaya tampil dalam pembukaan Lomba Cipta Seni Pelajar Tingkat Nasional di Istana Negara Cipanas, Senin 8 Oktober 2012. Rencananya kegiatan ini, akan dibuka Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dihadiri Ibu Negara Ani Yudhoyono serta para Menteri Kabinet Pembanguan jilid II. Taufik Hassunna yang juga Ketua bidang Sosial Budaya DHC 45 Kota Bogor mengatakan, tim paduan suara Kota Bogor tampil Istana Negara merupakan

yang kedua kalinya, setelah tahun 2011 di Istana Bogor juga dipercaya tampil dalam acara yang sama yang diwakili oleh siswa SMP Negeri 4 Kota Bogor. Menurut Taufik, untuk pnampilan tahun ini personil Paduan Suara Pelajar Kota Bogor disamping dari pelajar sekolah SMP Negeri 4 juga melibatkan pelajar dari sekolah sekolah lain, antara lain dari SMA Negeri 5, SMA Negeri 6, SMAK Satu Bakti Kota Bogor. “Seluruhnya personil paduan suara Kota Bogor yang akan tampil di Istana Cipanas berjumlah 45 orang,“ kata Taufik kepada LINGKAR JABAR kemarin. Meskipun persiapannya

singkat, kata Taufik, bahwa persiapan sangat singkat namun mereka sudah siap menampilkan kebolehannya dalam acara yang digelar setiap tahun tersebut. “Walaupun meraka sibuk menghadapi UTS (Ujian Tengah Semester) namun mereka tetap bersemangat meluangkan waktu untuk berlatih menjelang tampil di Istana Cipanas,“ kata Taufik. Taufik mengatakan, Paduan Suara Pelajar Kota Bogor dibentuk sebagai sarana bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat, juga bertujuan untuk lebih mengembangkan kebersamaan para pelajar karena Paduan Suara adalah seni suara yang mengajarkan harmonisasi yang ditimbulkan dari perbedaan suara personilnya. Selain itu, juga sebagai sarana untuk lebih mencintai budaya tradisional melalui pengenalan lagu lagu daerah sehingga akan tertanam nilai dan semangat kejuangan melalui lagu lagu perjuangan yang mereka pelajari dan bawakan. Q ALI

ni, mendapat pasokan makan yang cukup, minum yang baik dan mendapat tempat berlindung yang nyaman. Pada kegiatan itu, para peserta yang terdiri dari puluhan wartawan media cetak danelektronik di Indonesia mencoba melakukan tugas-tugas keeper saat pagi hari, antara lain membersihkan kandang, memandikan satwa, dan menyiapkan makanan di kandang sebelum para satwa digiring keluar ke area tempat pengunjung. Kandang satwa yang disasar antara lain kandang gajah, kuda, dan reptil. Menurut Koordinator OWA-K 2012, Sulhan Syafii, kegiatan magang menjadi keeper satwa itu untuk menumbuhkan rasa cinta dan memiliki para awak media kepada satwa. “Harapan kami, produk tulisan yang mereka buat, muatannya lebih berpihak kepada kepentingan pelestarian satwa, khususnya yang dilindungi negara,” katanya.Seperti diketahui, perburuan satwa liar yang dilindungi negara akhir-akhir ini kian marak di sejumlah kawasan habitat. Sebagian besar perburuan yang dilakukan manusia itu dilakukan dengan alasan ekonomi. Sebelum mendapat kesempatan “bertugas” sebagai keeper, para wartawan peserta OWA-K menerima sejumlah materi konservasi seperti pelestarian Badak Jawa, Harimau Sumatera dan aturan berburu.Q BSR

Oneng Siap Maju di Pilgub 2013

BOGOR - Rieke Diah Pitaloka alias Oneng, pihaknya siap untuk maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat pada tahun 2013 mendatang. Oneng menjelaskan, kepastian untuk maju pada Pilgub nanti jika sudah mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pertimbangan Pusat (DPP) PDI Perjuangan. Bahkan dirinya sudah mengisi formulir dan ferivikasi ke DPD Jawa Barat, kemudian di DPP sudah dilakukan survey pertama dan akan dilakukan dengan survey yang kedua. “Baru setelah melalui mekanisme tersebut, akan diputuskan siapa calon yang akan direkomendasi oleh partai PDIP,” kata Oneng kepada wartawan, usai memberikan sambutan pada HUT DPC Taruna Merah Putih, Sabtu (6/10). Rieke menambahkan, secara pribadi dirinya sudah siap membentuk tim pemenangan, akan tetapi secara formal dirinya belum berbuat banyak, karena menunggu hasil rekomendasi yang akan diumumkan oleh partai. “Rekomendasinya aja belum keluar, tapi kita sudah siap-siap kalau kita yang mendapat rekomendasi dari partai,” tuturnya. Q ALI

Warga Pamijahan Minta Pemkab Bogor Batasi Minimarket KAB.BOGOR (LJ) - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor, menyebabkan tanah longsor di Kampung Cimohboran, Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, sekitar pukul 18.00 WIB. Satu orang tewas akibat musibah tersebut, Sabtu (6/10) Nenih (36) Korban jiwa yang diketahui sedang berada di dalam kamarnya yang berada di bagian belakang rumah saat peristiwa terjadi. Posisi rumah sendiri berada di bawah tebing yang cukup tinggi. Saat hujan deras, tebing sekitar tiga meter tibatiba longsong dan menimpa rumah korban. “Saat hujan deras korban berada dirumah dan langsung tertimbun longsor,” kata Koordinator Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor, Budi Aksomo, kepada wartawan, kemarin. Budi menjelaskan, proses evakuasi tetap dilakukan saat kondisi masih hujan. Dan saat ditemukan, korban sudah tidak menghembuskan napasnya. “Tim kami berusaha mengevakuasi, tapi korban sudah meninggal dunia,” pungkasnya. Q DED

KAB.BOGOR (LJ) - Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Pamijahan, Buchori Muslim mensoal menjamurnya minimarket diwilayahnya dapat

menimbulkan dampak buruk buat perekonomian warga terutama mereka yang pedagang kecil. “Kami khawatir kalau semakin menjamur, maka usaha mereka akan gulung tikar. Oleh karenanya kami minta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dapat membatasi perizinan minimarket dikarenakan minimarket tersebut sangat berdampak buruk bagi usaha kecil warga,” ungkap Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kecamatan Pamijahan, Buchori Muslim kepada bupati kemarin . Menanggapi hal tersebut, bupati menjelaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor selalu mengawasi perizinan minimarket. “Kebijakan saya pembangunan minimarket dibatasi tidak boleh masuk ke pelosok-pelosok karena bisa merusak usaha para pedagang kecil, Pemkab Bogor selama ini selalu mengawasi perizinannya,” jelas RY. Selain itu RY juga menerima laporan bahwa adanya pembangunan minimarket di Desa Cibening. Mendengar laporan tersebut Bupati langsung memerintahkan Camat Pamijahan Herna Djumhana untuk mengecek perizinannya. “Camat coba

cek perizinan minimarket di Cibening, hentikan dulu pembangunannya jika belum ada izinnya,” ujar Bupati. Namun, bupati meminta kepada masyarakat agar turut membantu Pemkab Bogor mengawasi pembangunan minimarket yang saat ini kian menjamur. “Saya himbau masyarakat juga harus ikut mengawasi terutama mengenai izinnya,” pintanya. Selain itu, RY juga menghimbau agar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor segera menuntaskan rehabilitasi tempat tinggal warga yang rusak berat akibat dari bencana gempa yang dialami oleh warga Desa Ciasmara, Cibunian, dan Purwabakti beberapa waktu lalu. “Segera tuntaskan rehabiltasi rumah warga terutama yang mengalami rusak berat,” himbaunya. Dihadapan warga, Bupati juga berjanji pada tahun ini tidak ada lagi bangunan Sekolah Dasar (SD) yang rusak. “34 persen dari APBD Kabupaten Bogor diprioritaskan bagi pendidikan dasar dan menengah, target saya baik SD negeri maupun swasta di tahun 2012 ini tidak ada lagi bangunannya yang rusak,” ujarnya. Q DED

Bogor Rawan Bencana, BEM se-Bogor Gelar Diklat SAR BOGOR (LJ) - Menyikapi seringnya terjadinya bencana alam di Bogor, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Bogor menggelar Pendidikan dan Latihan (Diklat) SAR (Search and Rescue) Dilklat yang digelar selama dua hari Sabtu dan Minggu 6 sampai 7 Oktober 2012 di Cifor (Center for International Forestry Research) Kelurahan Situ Gede Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor dibuka resmi oleh Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Bogor Edgar Suratman, di Plaza Balaikota Bogor, Sabtu (7/10). Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Edgar Suratman menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para mahasiswa yang tergagabung dalam BEM se Bogor yang menggagas kegiatan diklat SAR. “Kegiatan ini merupakan salah satu kontribusi penting para mahasiswa dalam menanggulangi bencana,” kata Edgar kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Edgar mengungkapkan, bahwa kondisi alam danlingkungan di Kota Bogor memiliki potensi besar untuk menimbulkan berbagai bentuk bencana alam,baik dalam skala ringan maupun dalam skala besar. Hujan badan yang kerap terjadi, dan longsor, pohon tumbang maupun banjir akibat meluapnya sungai Ciliwung dan Cisadane adalah potensi alam yang perlu diwaspadai.

Begitu pula, lanjut Edgar, fisik Kota Bogor yang terus mengalami perkembangan dengan cepat, pada sisi lain menimbulkan rawan bencana kecelakaan. Kebakaran di gedung–gedung bertingkat dan kecelakaan akibat kelalaian akibat manusia serta bencana akibat pemakaian alat–alat berat merupakan bentuk potensi bencana lain yang menuntut kewaspadaan bersama.Sepanjang tahun lalu, tercatat di Kota Bogor telah terjadi 9 kali bencana banjir, 82 kali tanah longsor, 94 kali angin puting beliung, 28 kali kebakaran, dan 4 kali kejadian pohon tumbang. Edgar Suratman secarasimbolis penyerahkan alat SAR. “Meskipun terjadi dalam skala lokal, kejadian–kejadian ini menuntut kesiapan semua pihak untuk mengantisipasi dan menanganinya, karena masyarakat korban bencana memiliki harapan yang besar kepada pemerintah untuk meringankan beban meraka,“ ungkapnya. Koordinator diklat Arynazakka mengatakan, diklat SAR yang digelar selama dua hari diikuti 60 peserta antara lain dari UNB (Universitas Nusa Bangsa), AKA, AKBID PHB, STIE Taskia, dan Unida serta peserta salah satu perguruan tinggi di Jakarta yakni Sahid. Selama dua hari para peserta akan mendapatkan pendidikan SAR dengan melibatkan instruktur dari PMI dan Basarnas. Q ALI

NO TELP. RUMAH SAKIT DI KOTA & KABUPATEN BOGOR : RS PMI BOGOR 0251-8324080 | RSUD CIAWI 0251-8241767 | BMC 0251-8390435 | RS SALAK BOGOR 0251-8318456 | BMC 0251-8390435 | RS. DR H MARZOEKI MAHDI 0251-350658 | RS GUNUNG SALAK 0251-8373031 | RS ISLAM 021-8393339 | RS KARYA BHAKTI 0251-8312292 | RS LANUD ATS 0251-7535976 | RSUD Cibinong 021-875348 | RS Mary Cileungsi Hijau 021-8249-2222 | Klinik Insani Citeureup 021-0879-42723 | RS Bina Husada 021-875-8441 | RS MH Thamrin 021-823-0338 | Bina Husada Cibinong 021-875-8440 | RS Bersalin Assalam 021-875-3724 | RS Bersalin Tunas Jaya 021-875-2396 | RS Bina Husada 021-8790-3000 | RS Ibu dan Anak Trimitra 021-8756-3055 | RB & Klinik Insani Cibinong 021-875-7567


BISNIS

LINGKAR R JABAR J Edisi 161 - Tahun 1 - Senin, 08 Oktober 2012

Sentul City Raup Rp 407 Miliar Sepanjang Januari-September

AKLI Jabar Luncurkan 100 Mobil Payment Online Bank

C K

AB.BOGOR Pengembang Kota hunian Sentul City, PT Sentul City Tbk (BKSL) berhasil mencatatkan penjualan sebanyak 243 unit rumah, dengan nilai Rp 407 miliar atau mencapai 68 persen dari target penjualan sepanjang tahun 2012 yang sebesar Rp 600 miliar. Penjualan ini tercatat sejak bulan Januari sampai September yang baru lalu. Dalam keterangan persnya, Minggu (7/10), angka penjualan tersebut meningkat sebesar 31 persen dibandingkan penjualan selama tahun 2011 yang sebanyak 227 unit

rumah dengan nilai Rp 310,2 miliar. “Manajemen yakin target penjualan tahun ini dapat dicapai, dengan telah dan akan diluncurkannya beberapa cluster baru, seperti Riverview Residence, Centronia Residence, Santorini Residence serta Habiture Residence dan Apartement,” papar Chief Operational Officer Sentul City, Bob Mok. Beberapa upaya yang dilakukan perusahaan untuk mencapai target penjualan tersebut, tambah Bob, diantaranya adalah melakukan penyempurnaan visi dan misi pe-

rusahaan dengan menjadikan kawasan sentul City sebagai kawasan pilihan pertama “ My First Choice “tempat tinggal, bekerja dan bermain atau rekreasi. Memberikan nilai tambah pada produk Sentul City dengan menyiapkan rumah siap huni di mana akan memberikan keuntungan kepada konsumen dengan penghematan 6 -9 bulan apabila konsumen melakukan fitting out sendiri pada rumah yang dibeli. Dan tentunya dengan keuntungan ini konsumen juga akan mendapatkan harga yang kompetitif untuk interior dan fur-

Sebanyak 636 pencinta Jeep se-Indonesia menghadiri acara “Jeep Gathering” yang digelar pada 6-7 Oktober 2012. Acara ini merupakan ajang kumpul-kumpul pemilik kendaraan jenis Jeep berbagai merek yang diisi dengan kegiatan off road di kawasan Bukit Sentul City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Ketua Dewan Presidium Jeep Gathering 2012, Askar Kartiwa (Akai-nama pangilan sehari-hari) menjelaskan rencananya untuk membantu mengkomunikasikan penggunaan lahan di area Jeep Gathering untuk dapat dijadikan lahan kegiatan Offroad dengan pemilik lahan (Bogor Ecopark). Lanjut Akai, sangat bergembira karena para pecinta Jeep yang datang meramaikan acara ini tidak hanya diikuti oleh anggota IMI saja, namun banyak juga dihadiri oleh anggota IOF. Beliau memberikan pesan bersopan santun dan saling menghormati di jalan, serta akan mengusahakan agar area “Perkampungan Jeep” yang dipakai ini bisa menjadi area yang semi permanen untuk berbagai kegiatan offroad. “Banyak terimakasih atas kehadiran teman-teman dari berbagai komunitas JEEP yang sudah rela meluangkan waktunya dan memberanikan diri untuk turut hadir meramaikan acara Jeep Gathering 2012, serta berharap bahwa kegiatan Jeep Gathering ini dapat berlangsung secara rutin,” kata Akai ketika ditemui LINGKAR JABAR, usai menggelar Jeep Gathering di Bukit Sentul City Bogor, Minggu (7/10). Tambah Akai, Jeep Gathering 2012, berhasil mendapatkan Sertifikasi dari MURI (Museum Rekor Indonesia) untuk kategori jumlah kendaraan dengan merek Jeep sebanyak 636 Kendaraan yang berkumpul dalam satu lokasi yang telah ditentukan. Q ALI

niture. Bob Mok melanjutkan bahwa perseroan juga terus berupaya meningkatkan kinerja marketing sales dengan melakukan studi pemasaran untuk mengetahui kebutuhan, keinginan dari target market akan produk, harga, dan layanan – layanan yang dibutuhkan konsumen. Selain peningkatan kinerja sales dan Marketing, Sentul City juga melakukan peningkatan kualitas bangunan dan tentunya juga desain produk rumah yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen. Q DED

5

IMAHI Sesaat setelah terpilih kembali untuk menjabat Ketua DPD Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia (AKLI) Jabar periode 2012-2016, Eman Sulaeman langsung membuat gebrakan. Rencananya, pada Oktober ini Eman dan pengurus AKLI yang baru bakal menyebar 100 mobil layanan terpadu payment point online bank (PPOB). Eman mengatakan loket pembayaran multirekening yang sifatnya mobile itu diluncurkan di setiap kantor DPC AKLI di seluruh Jabar. “Untuk setiap DPC, kita luncurkan modal deposit sebesar Rp25-50 juta. Uang itu sifatnya stanby di loket. Dan ini merupakan program pertama di Jabar,”

katanya kepada wartawan akhir pekan lalu. Mengenai armada, dia menyebutkan itu merupakan mobil baru. Dia menjelaskan, untuk 100 mobil itu per unitnya seharga Rp100 juta. Selain itu, untuk keperluan branding mobil dan seluruh peralatan seperti komputer dan lainlian diperkirakan mencapai Rp25 juta. “Ya, kalau dihitung-hitung untuk modal keseluruhan program 100 mobil PPOB ini total mencapai Rp12,5 miliar sebagai modal awal,” ucap Eman. Mengenai rekening pembayaran apa saja yang bisa dilayani, dia menjawab semua jasa pembayaran. Sebab, diluncurkannya mobil ini pun bertujuan agar transaksi masyarakat dapat lebih mudah dilakukan. Selain listrik, rekening lainnya

yang dapat dibayarkan yaitu telepon dan air. Khusus untuk kelistrikan, kata dia, di mobil itu pun memberikan layanan untuk pemasangan sambungan listrik baru hingga tambah daya. “Setiap hari mobil ini berkeliling untuk menjangkau masyarakat yang jauh dari loket pembayaran. Istimewanya lagi, untuk segala keperluan itu kita jamin tanpa ada biaya tambahan,” jelasnya. Sebagai perusahaan tentu program penyebaran 100 mobil itu tidak gratis. Eman mengatakan, setiap rayon di setiap DPC yang akan diberi mobil itu memiliki kewajiban untuk membayar setoran. Namun, dia meyakini untuk itu setiap mobil yang disebarkan itu maksimum dua tahun sudah balik modal. Q FER


LINGKAR PRIANGAN

Anggota MPR Yuyus: Masih Ada Pejabat Tak Hafal Isi Pancasila

BANDUNG, (LJ)- Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Yusyus Kuswandana mengatakan menjalankan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara dapat menjadi pemecah berbagai persoalan yang

terjadi di Indonesia saat ini. Namun, implementasi Pancasila, UndangUndang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika masih belum maksimal.

“Selama saya mengunjungi daerah-daerah, saya masih menemukan ada masyarakat yang belum hafal Pancasila.Ironisnya lagi, bahwa ternyata diantara masyarakat yang tidak hafal itu ada dari kalangan pejabat pemer-

Gubernur Jabar Raih Penghargaan Adiupaya Puritama

BANDUNG (LJ)-Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan kembali menerima penghargaan “Adiupaya Puritama” yang diserahkan langsung oleh Menteri Negara Perumahan Rakyat Djan Faridz di Hotel Bidakara, di Jakarta akhir pekan kemarin. Selain itu Jawa Barat sekaligus menjadi Juara Umum penilaian dengan menyabet 3 buah penghargaan sekaligus, yakni: Adiupaya Puritama Kategori

Terbaik Pembina Kabupaten, Adiupaya Puritama Kategori Terbaik Pembina Kota Kecil/ Menengah dan Adiupaya Puritama Kategori Terbaik Pembina Kota Metropolitan. “Alhamdulillah, Jawa Barat mampu menghadirkan gelar Juara Umum karena berhasil dalam 3 kategori penilaian sekaligus memborong gelar terbaik pertama, untuk tingkat kabupaten, kota kecil/menengah dan metropoli-

6

Edisi 161 - Tahun 1 - Senin , 08 Oktober 2012

intahan,” kata Yuyus dalam Seminar Kebangsaan dan Bela Negara , kemarin.Dikatakan Yuyus masih banyak kalangan pejabat pemerintah yang tidak memahami dan mengingat isi Pancasila, adalah suatu hal yang harus disikapi. Bagaimana kita bisa minta mereka menerapkan Pancasila dalam kehidupan kalau isinya saja tidak hafal.”Kedepan saya harap, mereka yang ingin menjadi kepala daerah sebaiknya harus menghafal dan mengamalkan Pancasila dan menjadi prasyarat baik tersirat maupun tersurat,” jelas Yusyus. Dalam kesempatan itu dia mengatakan, provinsi dan kab/kota dapat berperan dalam pembangunan karakter bangsa yang diwadahi dalam NKRI. PPD menurutnya dapat menjadi teladan untuk membumikan nilai-nilai kebangsaan ini yang sudah lahir dalam Pancasila dan tertuang pula dalam UUD 1945. Pancasila menurut Yuyus mengandung nilai agama secara universal dan nilai kultur juga masuk dalam Pancasila. Inilah yang membuat Pancasila dapat menjadi pengawal bangsa. Bahkan, dalam Pembukaan UUD 1945 pun disampaikannya memuat kalimat “atas ramhat Allah yang Mahakuasa” yang menunjukkan Indonesia sebagai negara agamais yang memiliki pilar-pilar yang sempurna. “Nilai Pancasila tidak akan pernah hilang dari bumi Indonesia karena lahir dan ada dari bumi Indonesia. Nilai Pancasila lebih dari sekedar dasar negara tetapi juga dasar atau jati diri sebuah organisasi,” kata Yusyus. Q GUS

LINTAS | PRIANGAN Perpustakaan Bisa Jadi Tempat Rekreasi KAB.BANDUNG - Pemerintah Kabupaten Bandung lebih memfokuskan pembangunan perdesaan termasuk pembangunan untuk perpustakaan maupun Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Sekaligus menjadikan perpustakaan sebagai tempat pembelajaran dan rekreasi bagi masyarakat. “Pemkab Bandung fokus kepada pembangunan perdesaan termasuk membangun perpustakaan di desa-desa, Kemajuan pembangunan khususnya di perdesaan juga bisa ditopang oleh perpustakaan dan TBM,” kata Bupati Bandung H. Dadang M. Naser dalam sambutan dibacakan Asisten Ekonomi dan Kesejahteraan Kab. Bandung H. Yaytan Subarna saat menutup bintek pengelola perpustakaan dan TBM di Hotel Antik, akhir pekan kemarin.Menurut Dadang Naser, bintek yang digelar Bapapsi Kab. Bandung harus dilanjutkan dengan posisi Bapapsi sebagai bapak angkat bagi perpustakaan dan TBM. “Sebagai bapak angkat harus memperlakukan anak-anak asuhnya dengan baik. Pembinaan dan pendampingan harus dilanjutkan,” katanya.Hadir dalam acara penutupan bintek pengelola perpustakaan dan TBM Kepala Bapapsi Kab. Bandung, H. Diar Irwana, dan Kabid Perpustakaan Kab, Bandung Irma Novita. Q GUS

KPU Sumedang Minta Masyarakat Gunakan Hak Pilih

Mengatasi PKL Bukan Perkara Mudah

tan. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus menghadirkan prestasi dan kebaikan bagi masyarakat,” ujar Heryawan. Selain gubernur, penghargaan juga diraih walikota Bandung, menurut Walikota Dada Rosada meraih penghargaan peringkat satu kelompok penyelenggaraan Perumahan dan kawawan permukiman pemerintah Kota Metropolitan/Besar. Sedangkan Kategori Kabupaten peringkat satu diraih Bupati Bandung Dadang M Naser dan kategori Kota menengah kecil diraih Wali Kota Cirebon Subardi. Selanjutnya dengan adanya tiga kepala daerah di Jawa Barat meraih penghargaan terbaik pertama. Maka menjadikan Provinsi Jawa Barat menjadi Juara Umum. Untuk itu Gubernur Jabar Ahmad Heryawan berhak mendapat 3 penghargaan sekaligus yaitu kategori pembina pemerintah kabupaten, Kota Menengah/Kecil dan Kota Metropolitan/Besar. Q

FER

“Bantuan masyarakat sangat meringankan beban pemerintah, karenanya kami sangat mengapresiasinya,” BANDUNG (LJ)- Wali Kota Bandung Dada Rosada mengakui mengatasi masalah pedagang kaki lima (PKL) tidaklah mudah dan memang bukan perkara yang mudah, bahkan Pemkot tidak mampu mengatasi masalah pedagang kaki lima (PKL) yang semakin menjamur keberadaanya. Bila saat ini ada elemen masyarakat yang siap membantu pemerintah untuk menata PKL di wilayahnya, kami sangat mengapresiasi tindakan tersebut. Pasalnya, masalah PKL merupakan masalah besar di Kota Bandung yang masih sulit diselesaikan. “Bantuan masyarakat sangat meringankan beban pemerintah, karenanya kami sangat mengapresiasinya,” ujar Dada usai akhir pekan kemarin. Menurut Dada apa yang dilakukan masyarakat ini sudah bagus dan akan jauh lebih bagus lagi bila hal itu diikuti oleh elemen dari wilayah lainnya. Kegiatan menata PKl yang dilakukan masyarakat ini akan kita jadikan sebagai percontohan di Kota Bandung. “Apa yang sudah bagus ya pasti akan diikuti, itu contoh yang bagus. Kita berzikir di sini saja bagus pasti diikuti kan! Begitu juga upaya itu, oleh karenanya kami mengucapkan terimakasih. Kerjaan yang sulit karena kemampuan kami terbatas kini terselesaikan. Tak jauh beda dengan sungai Cikapundung dulu salah dimanfaatkan, kini akan menuju tempat wisata air,” tandasnya. Q FER

SUMEDANG - KPU Sumedang menyerukan kepada seluruh warga Sumedang untuk ramai-ramai memilih pada 24 Februari 2013 mendatang.Saat itu, merupakan pelaksanaan pemungutan suara Pemilihan Bupati (Pilbup) Sumedang dan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar.“Kami meminta warga Sumedang untuk menggunakan hak pilihnya pada 24 Februari 2013 yaitu saatnya pemungutan suara untuk pilbup dan pilbgub,“ kata Ketua KPU Sumedang Asep Kurnia dalam acara Launching Pemilihan Bupati (pilbup) dan Pemilihan Gubernur (pilgub) 2013, di Alun-alun Sumedang, Minggu (7/10). Dalam acara tersebut, Asep mengatakan dalam undang-undang sudah menjelaskan tentang kesemaptan masyarakat untuk memilih pimpinannya sesuai dengan hati nurani dengan harapan kelak bila yang bersangkutan terpilih akan menjalankan roda pemerintahan dengan baik.“Saya tidak segan-segan menyerukan hal ini, karena tujuan kita adalah membangun Sumedang menjadi wilayah yang terbaik dan masyarakatnya semakins ejahtera,” paparnya.Pada pelaksanaan pilbup dan pilgub nanti, dari jumlah penduduk Sumedang 1.239.736 orang, yaitu laki-laki sebanyak 629.654 orang dan 610.082 perempuan, diprediksi jumlah pemilih sebanyak 910.671 orang dengan jumlah pemilih perempuan 453.115 orang dan laki-laki 457.556 orang. Q YAT

Gema Zikir Berkumandang Sahdu

Kodam III Siliwangi Gelar HUT TNI ke 67 Bandung (LJ) - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah Garnisun Tetap II/Bandung dilaksanakan di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Jumat (5/10). Pada pelaksananannya, Panglima Komando Daerah Militer III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Sonny Widjaja yang juga Komandan Garnisun Tetap II/Bandung bertindak sebagai inspektur upacara. Turut hadir pada upacara, prajurit TNI dari Angkatan Darat, Angkatan Udara, dan Angkatan Laut. Kemudian Wakil Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat Brigadir Jenderal Hengkie Kaluara, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Walikota Bandung Dada Rosada, serta para tamu undangan lainnya. Seusai upacara, para hadirin dimeriahkan oleh hiburan kesenian. Di antaranya, sisingaan dari Arhanud RI/III. Q

HER

BANDUNG,-Ribuan ummat muslim Kota Bandung, Sabtu kemarin memadati Masjid Raya Provinsi Jabar yang berada di Alun-alun Kota Bandung,untuk melakukan Gema Zikir dan Khatamul Quran 202 kali. Aksi zikir bersama ini dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan memperingati Hari Jadi Kota Bandung ke 202, dipimpin oleh KH Habib Muhammad Syarif Alaidrus dan tausiah oleh KH Ali Mustafa Yaqub Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta.Gema Zikir yang dilantunkan ribuan jamaah ini terdengar sahdu, membuat suasana masjid semakin terasa damai dan membuat hati yang mendengarkannya terasa damai. Dalam tausiahnya, Habib Muhammad Syarif Alaidurs berharap bahwa Kota Bandung semakin diberkahi kebarokahan dan memantapkan Kota Bandung sebagai kota agamis. “Dengan doa yang dipanjatkan, diharapkan bisa menguatkan mental masyarakat sehingga tetap jauh dari kegiatan yang emosional.Kondusivitas Kota Bandung akan tetap terjaga. “Kalau tahun 1946 Kota Bandung jadi Bandung Lautan Api, sekarang kami harapkan jadi lautan barokah,” tuturnya. Q

FER

Warga Desak Pemkab Bangun Bendungan

KAB CIANJUR - Warga Kampung Penyawean Desa Ciherang Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur, mendesak pemerintah daerah (pemda) untuk melakukan pembangunan bendungan disekitar sungai Ciherang. Sebab, selama ini saluran air yang berasal dari Sungai Ciherang sering terhambat akibat longosoran tanah, dan jika musim kemarau warga sering kesulitan air akibat debit air sungai yang menurun. “Adanya bendungan disungai Ciherang sangat perlu dilakukan Pemkab Cianjur, karena membantu memperbaiki saluran air yang mengalir ke perkampungan warga berjumlahnya sekitar 300 KK (kepala keluarga). Saluran air yang jaraknya lebih dari satu kilo, seringkali terhambat oleh tanah dampak

longsoran pada musim hujan. Begitupun pada musim kemarau debit air berkurang hingga 50 persen, dan mengakibatkan warga setempat kekurangan air,” ungkap Mamad, warga setempat kepada wartawan, kemarin. Selama ini, kata Mamad, keberadaan Sungai Ciherang menjadi sumber air vital bagi warga untuk keperluan seharihari, seperti keperluan MCK (mandi cuci kakus) dan untuk mengairi persawahan dan perkebunan milik para petani. “Keinginan kami, aliran air lancar tanpa terhambat oleh longsoran tanah dan menggunakan pipa paralon sehingga airnya tetap stabil,” ujarnya. Mamad menjelaskan, apabila musim hujan tiba, saluran air terganggu akibat longsoran tanah atau kalau tidak airnya jadi berubah haluan dan tidak mengalir ke perkampungan warga. “Dengan begitu, otomatis air yang mengalir tidak sampai ke rumah-rumah warga,” paparnya. Hal senada diungkapkan Kepala Desa Ciherang, Rahmat Hidayat, air yang dialirkan dari irigasi tersebut memang sangat dibutuhkan oleh warga. Namun, akibat tertutup longsoran tanah debit air menyusut hingga 50 persen. “Apalagi pada saat musim kemarau airnya mulai berkurang. Selain mengganggu warga, terhambatnya saluran air, juga mengganggu aliran air menuju perkebunan dan sawah warga yang luasnya puluhan hektar,” jelasnya. Q RUS


LINGKAR PRIANGAN

Edisi 161 - Tahun 1- Senin, 08- Oktober 2012

Polri Gelar Silaturahmi dengan Elemen Masyarakat

LINTAS | PRIANGAN 3 Kunci Sukses Berumahtangga SUKABUMI-Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar seminar sehari pembinaan apatur keluarga sakinah yang diselenggarakan di Hotel Augusta Cikukulu Kecamatan Cicantayan Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, diikuti sejumlah 180 peserta dari tingkat esselon 4 pada 04/10 Kemarin, hadir Sekretaris BKD dan Perwakilan DPRD Pada kesempatan itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi Drs. H Adjo Sardjono dalam sambutan menyampaikan,” keluarga merupakan sarana yang mampu memfasilitasi anggota keluarga dalam mencapai kebahagian dunia dan akhirat, mengedepankan fungsi keluarga sebagai fungsi biologis, ekonomi dan pendidikan. Lanjut Sekda, terdapat 3 kunci pokok tentang kehidupan rumah tangga yang ideal yaitu Sakinah, Mawadah dan Rahmah. secara Etimologi Sakinah dapat diartikan ketenangan, Ketentraman dan Kedamaian Jiwa. suasana sakinah akan muncul rasa saling mengasihi, menyayangi atau mawadah yang akan memperkokoh pondasi keimanan seluruh anggota keluarga kepada Allah SWT. Sekda mengharapkan kita sebagai figur tauladan bagi masyarakat PNS wajib memberikan contoh yang baik termasuk dalam menyelenggarakan kehidupan Keluarga terutama dalam bersikap dan bertingkah laku, cara taat kepada aturan Agama serta Perundang - undangan yang berlaku dan terkait dengan penyelenggaraan kehidupan berkeluarga. Sementara itu Sekretaris BKD Drs. Iwan Kusdiawan, MM. dalam penyampaiannya bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama sehari dengan peserta sejumlah peserta 180 orang yang merupakan pejabat di esselon 4 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Yakni tujuan dilaksanakan kegiatan ini tiada lain memberikan pencerahan kepada para pejabat struktural esselon 4 agar mampu mentransformasikan informasi kepada staf dilingkungannya agar mampu memberikan Ketauladanan dalam Kehidupan berkeluarga di masyarakat Q RHT/HEP

SUKABUMI (LJ) - Jajaran Polri menyelenggarakan silaturhami dengan berbagai elemen masyarakat Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan

SUKABUMI (LJ)– Perasaan takut hanyut yang dirasakan warga Desa Pondokaso Tengah Kecamatan Cidahu dan Desa Cipanengah Kecamatan Bojonggenteng Kabupaten Sukabumi saat menyebrang jembatan penghubung diwilayahnya, dipastikan tidak bakal lagi menghantui mereka. Pasalnya, melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Kecamatan Cidahu tahun 2012 ini, jembatan penghubung kedua desa dan kecamatan yang mengunakan kayu selama 10 tahun itu akan diperbaiki atau dibangun secara permanen. Fasilitator Teknik (FT) PNPM Kecamatan Cidahu, Otto Widadi menjelaskan, jembatan kayu ini akan diperbaiki menggunakan kontruksi besi dan batu kali sepanjang sembilan meter dengan lebar tiga meter. Sehingga, akan bermanfaat untuk warga Desa Pondokaso Tengah Kecamatan Cidahu dan juga warga Desa Cipanengah Kecamatan Bojonggenteng. “Agar pembangunan jem-

Ratusan Warga Kepung Rumah Sekda Cianjur CIANJUR (LJ) - Sebanyak ratusan warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, berbondong-bondong mendatangi dan mengepung rumah kediaman Sekretaris Daerah (Sekda) Bachrudin Ali, di Kampung Mekarsari Desa Gunungsari, Kecamatan Sukanagara. Asal usulnya yang menjadi kemarahan warga itu, berulah dari putera Bachrudin yang diduga telah menabrak salah seorang warga hingga meninggal dunia. Kasubag Humas Polres Cianjur AKP Achmad Suprijatnabelum bisa memastikan pemicu aksi anarkistis warga di Kecamatan Sukanagara. Namun dari kabar yang beredar, aksi dipicu kekecewaan warga lantaran pelaku penabrak warga hingga meninggal dunia, tidak ada di Mapolsek Sukanagara. “Kami masih mencari data yang sangat akurat tentang memicunya kejadian tersebut. Dari informasi permasalahannya, kemungkinan dipicu kasus kecelakaan lalu

lintas hingga ada seorang warga meninggal dunia. Kita memang menerima limpahan kasus kecelakaan dari Polsek Sukanagara, yang disinyalir pelakunya merupakan anak salah seorang pejabat di Pemkab Cianjur. Semua kasus kecelakaan memang ditangani di Mapolres Cianjur. Kita memang mengamankan pelakunya di Polres Cianjur,” kata AKP Achmad kepada wartawan. Informasi yang dihimpun dilokasi, kejadian bermula saat Rif, seorang pengemudi mobil Daihatsu Xenia, menabrak Nurhayati,45, warga Kampung Sukajadi Desa/Kecamatan Sukanagara, Sabtu (6/10) sekitar pukul 16.00 WIB. Akibat kejadian itu, Nurhayati mengalami luka serius sehingga harus dilarikan ke RSUD Cianjur. Namun belum sempat mendapatkan perawatan, korban meninggal dunia dalam perjalanan. Mendengar kabar itu, keluarga korban dan warga akhirnya berbondong-bondong

Kabupaten Cianjur, yang berlokasi di Gedung Anton Sudjarwo Setukpa Lemdikpol Kota Sukabumi, Minggu (7/10).Hadir dalam kesempatan terse-

but, Wakapolri, para pejabat dari Mabes Polri, dari Polda Jabar dan Polwil Bogor, Kepala Setukpa Lemdikpol, Walikota Sukabumi, Bupati Sukabumi, Bupati Cianjur, Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Cianjur, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, para pejabat Polri di lingkungan Polres Sukabumi Kota. Silaturahmi Polri dengan berbagai elemen masyarakat Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur tersebut, mengambil tema Melalui forum silaturahmi Polri dengan masyarakat, menjadikan Kota Sukabumi sebagai Kota Polisi, dalam rangka mendukung grand strategi Polri Tahap II atau partnership building. Wakapolri, Komisaris Jenderal Polisi Drs. Nanan Soekarna, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada segenap elemen warga masyarakat Kota Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan Kabupaten Cianjur, yang telah mengikuti silaturahmi ini. “Untuk menjadikan Kota Sukabumi sebagai Kota Polisi, bagi Polri sangat

PNPM Cidahu Bangun Jembatan Penghubung

TNI Pringati HUT Kab. Sukabumi KE-67 SUKABUMI-Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Wilayah Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi peringati HUT Kab.Sukabumi ke 67 selaku Insfektur Uparacara Letkol Inf Fifin Firmansyah Dandim 0622 Kab.Sukabumi yang bertempat di Palabuhanratu pada Sabtu (05/110) kemarin, Pada Kesempatan itu dalam Dandim 0622 Letkol Inf Fifin Firmansyah menyampaikan,” Pembangunan nasional yang tengah kita lakukan ini akan berhasil, jika kita mampu menjaga stabilitas politik dan keamanan dalam negeri, termasuk menjaga kohesi dan kerukunan sosial. Dalam Era Demokrasi dan Reformasi, sebagaimana pula yang terjadi di negara-negara demokrasi lain di dunia, stabilitas politik dan keamanan dalam negeri, termasuk keamanan dan ketertiban publik, mutlak diperlukan. lebih lanjut Dandim katakan, dalam menghadapi sejumlah gangguan keamanan, yaitu aksi-aksi kelompok teroris dan benturan fisik antar masyarakat di sejumlah daerah. Benturan fisik antar komponen masyarakat sesungguhnya dapat dicegah melalui solusi secara damai. karena itu, perlu kiranya ada sinergitas antara jajaran Pemerintah Daerah, bersama Kepolisian, untuk bersikap dan bertindak proaktif, dengan menggunakan pendekatan dan cara yang efektif untuk mencegah dan mengatasi gangguan-gangguan sosial dan keamanan. Harus dipastikan, bahwa hukum di negeri ini tetap berdiri tegak, untuk mengayomi dan melindungi masyarakat. Tidak boleh ada sekelompok orang atau sekelompok masa yang dengan mudahnya membuat kerusuhan, keonaran, dan memaksakan kehendaknya dengan kekerasan pada pihak lain, bahkan melakukan penyerangan terhadap aparat negara. “Bahwa, TNI mengemban tugas yang tidak ringan namun mulia, yaitu mempertahankan, melindungi dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara. Menjaga kedaulatan dan keutuhan negara, termasuk menghadapi ancaman terhadapnya, dapat ditempuh dengan berbagai cara, mulai dari yang persuasif sampai kepada yang koersif, serta mulai dari penyelesaian politik dan diplomasi sampai kepada perang. Sebagai bangsa yang berdaulat, kita harus bisa melakukan semuanya itu. Dan, TNI sebagai garda terdepan pertahanan negara, harus senantiasa siap untuk mengemban tugas-tugas negara itu, manakala solusi militer yang harus kita tempuh. Meskipun perang adalah jalan dan pilihan terakhir, setelah segala daya dan cara lain mengalami jalan buntu, sebagai bangsa yang besar kita harus memiliki kekuatan pertahanan yang kuat dan kredibel. Kita memerlukan kekuatan militer yang cukup, dengan postur yang tangguh. Diperlukan tentara yang terlatih dengan kekuatan persenjataan yang modern, serta senantiasa siap mengemban tugas. Diperlukan pula pengembangan kekuatan dan modernisasi persenjataan, atau Alutsista TNI, secara berkelanjutan, jelasnya.Q HUP/HEP

7

menggeruduk Mapolsek Sukanagara. Agendanya, mereka akan meminta pertanggungjawaban pelaku. Namun keluarga korban dan warga mendapati kabar dari petugas jaga, pelaku tak ditahan di Mapolsek Sukanagara, karena kasusnya sudah dilimpahkan ke Mapolres Cianjur. Akhirnya, warga pun beramai-ramai mengontrog rumah pejabat Pemkab Cianjur itu di Kampung Mekarsari (Babakan Nangka) Desa Gunungsari. Sayang, saat itu tak ada satupun penghuninya. Warga akhirnya melampiaskan kekesalan dengan merusak dan melempari rumah termasuk sejumlah kendaraan di rumah itu. Mobil dinas milik Pemkab Cianjur yang biasa digunakan sehari-hari pejabat itu pun, kabarnya tak luput dari aksi perusakan massa. Belum puas, warga pun kembali mendatangi Mapolsek Sukanagara. Mereka pun dikabarkan melempari dengan batu Mapolsek Sukanagara. Q

RUS

batan ini cepat selesai, baik FT, FK dan BKAD akan melakukan kerjasama dengan kedua desa dalam menggali swadaya masyarakat,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR ketika melakukan peletakan batu pertama tanda pembangunan jembatan dilaksanakan, kemarin. Otto berharap, perusahaan pemenang lelang bahan matrial bekerja secara professional, baik dalam pengiriman barang maupun dalam penagihan. Sebab didalam PNPM pengiriman barang harus sesuai ketentuan, begitu juga termin pembayaran tagihannya. “Kami yakin pembangunan jembatan ini akan rampung dalam waktu empat puluh lima hari,” ujarnya. Sementara, Camat Cidahu, Ateng Sujana sebelum meletakkan batu pertama ini berharap warga Desa Pondokaso Tengah dan warga Desa Cipanengah dapat memanfaatkan jembatan ini sebaik-baiknya. Dengan begitu, bisa meningkatkan tarap hidup warga setempat.

“Terbangunnya jembatan ini juga, diharapkan dapat mempererat hubungan antara warga,” paparnya. Ketua Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) PNPM Kecamatan Cidahu, Nova Adhal Muzaky mengatakan, setelah penyerahan rencana penggunaan dana (RPD 1) ke tim pelaksana kegiatan (TPK) Desa Babakanpari, Desa Pondokaso Tengah dan Desa Cidahu untuk kegiatan fisik dan ekonomi yang bersumber dari bantuan langsung masyarakat (BLM), kegiatan desa akan mulai berjalan. Penyerahan RPD 1 ini, lanjut Nova setelah TPK melengkapi administrasi pra realisasi, antara lain dokumen akhir tahun 2011, dokumen awal tahun 2012, SPPB, berita acara kesanggupan swadaya masyarakat melalui TPK dengan bukti tanda terima swadaya. “Kami berharap TPK dapat memahami seluruh tahapan yang telah disekapati apalagi camat telah menekankan pentingnya kelengkapan administrasi sebelum pencairan tahap selanjutnya.” tukasnya. Q WHD

berat, karena untuk merealisasikannya tergantung kepada warga masyarakat dan Pemerintah Kota Sukabumi, khususnya dalam mendukung terwujudnya program tersebut,” ungkapnya. Sementara itu, Walikota Sukabumi Mokhamad Muslikh Abdussyukur mengatakan, melalui forum silaturahmi ini, dapat menjadi sinergitas antara warga masyarakat dan Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi dengan Polri, khususnya dalam mewujudkan citacita bangsa dan negara. “Sebagaimana yang tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, yakni melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut serta menciptakan ketertiban dunia, berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, termasuk dalam mewujudkan wacana pencangan Kota Sukabumi sebagai Kota Polisi,” tuturnya. Dia berharap, wacana tersebut dapat diwujudkan dengan baik dan berjalan lancar, sesuai dengan harapan semua pihak, khususnya Pemkot Sukabumi, Polri dan segenap elemen warga masyarakat Kota Sukabumi. Q HEP

Warga Cigombong Keluhkan PT Youngnam

KAB BOGOR (LJ)- Warga Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor keluhkan sikap jajaran direksi perusahaan PT Yougnam yang berada disekitar lingkungan setempat. Pasalnya, pihak perusahaan garmen disekitar Jalan Raya Bogor-Sukabumi itu menolak surat lamaran kerja yang dimohonkan warga. Penolakan surat lamaran itu, perusahaan beralasan karena saat ini belum ada aktivitas atau beroperasi. “Merasa telah ditolak perusahaan, tadinya warga akan melakukan aksi demo kelokasi garmen. Beruntung rencana warga itu bisa kami cegah, sehingga aksi itu urung dilakukan warga,” aku Budi Firmansyah, staf Desa Cigombong, Kecamatan Cigombong Kabupaten Bogor kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Menurut dia, seharusnya perusahaan lebih bijak terhadap warga, diterima atau tidaknya seharusnya berkas lamaran kerja mereka diambil dulu. Karena, mereka membuat lamaran setidaknya melalui proses panjang, seperti melengkapi SKCK, Foto dan lainnya. “Terlebih yang memasukan lamaran ini warga lingkungan disekitar, minimal

perusahaan lebih mengutamakan dulu dibandingkan warga pelamar diluar lingkungan pebrik,” ujarnya. Budi mengaku prihatin melihat perusahaan ini, padahal sebelumnya mengenai perijinan lingkungan kepada warga pihak desa yang mengurusnya, dengan meminta tandatangan kepada 30 warga setempat. Dalam perjanjiannya, perusahaan tersebut akan lebih mengutamakan warga dilingkungan setempat, namun pada kenyataannya seperti ini. “Adanya kejadian ini, kami sangat kecewa kepada perusahaan. Untuk langkah selanjutnya, kami akan koordinasi dengan kepala desa maupun kecamatan,” paparnya. Sementara, direksi PT Youngnam saat dikonfirmasi melalui Scurity perusahaan tersebut, Karimun mengatakan, perusahaan akan mengutamakan karyawan dari warga lingkungan sekitar. “Pastinya kami akan prioritaskan warga disini, tapi kalau saat ini perusahaan belum beroperasi. Nah, untuk masalah tenaga skil karyawan laki-laki yang miliki kewenangan menerimanya yaitu Orang Korea,” tukasnya. Q ANT/HEP

Bupati Sukabumi buka pelatihan pengingtegrasian PNPM

SUKABUMI(LJ)-Bupati Sukabumi Drs. Sukamawijaya MM membuka pelatihan pengintegrasian Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Generasi di Hotel Sukabumi Indah, Kemarin, Pada Kesempatan penting itu Bupati Sukabumi, menyampaikan,” Tidak dapat dipungkiri, bahwa aplikasi pemberdayaan dalam setiap tahapan pada PNPM Mandiri Pedesaan/Generasi telah banyak diterima di kalangan masyarakat maupun pemerintah terutama pemerintah desa, kecamatan sebagai pusat kegiatan PNPM. Paradigma yang baru berupa pembangunan partisipatif telah memposisikan rakyat sebagai pelaku utama dan terlibat langsung sebagai pengambil keputusan serta ikut memonitor hasil-hasil pem-

bangunan. pelaksanaan integrasi PNPM Mandiri Pedesaan generasi ke dalam musrenbang akan memberikan peluang bagi terbentuknya pola pendekatan baru antara pemerintah dan masyarakat, rangka pembangunan daerah. Pola tersebut, merupakan kebijakan pembangunan partisipatif dan secara implisif dengan dibuatnya rencana pengintegrasian maka akan memberikan pengakuan terhadap keberhasilan model perencanaan yang sudah dilaksanakan PNPM mandiri pedesaan generasi selama ini, sehingga bersamaan dengan program-program yang lain PNPM mandiri pedesaan generasi telah menjadi bagian dari perencanaan pembangbunan daerah, jelas bupati. Lebih lanjut dikatakan dalam era otonomi daerah sebuah sistem pembangunan partisipatif menjadi keharusan karena telah terbukti bahwa pelaksanaan pembangunan yang dimuali dari proses perencanaan samapai pengawasan yang melibatkan masyarakat telah memberikan peluang kemandirian kepada masyarakat dalam mengawal proses pembangunan di daerah. Untuk itu, masyarakat harus diberi peluang yang cukup untuk keterlibatannya dalanm proses pengambilan keputusan. Dengan demikian sangat penting

untuk membangun mekanisme yang dapat mendorong partisipasi di berbagai bidang termasuk perencanaan pembangunan daerah. Selain itu, pemerintah harus memberikan program kapasiti building bagi kelompok masyarakat agar dapat meningkatkan kapasitasnya sebagai individu maupun kelompok sehingga mampu mendefinisikan persoalan yang dihadapi dan mengkaikannya dengan konteks sosial yang lebih luas, kemampuan mengorganisir diri, kemampuan mengumpulkan pendapatnya secara bijak dan kemampuan untuk menyusun secara kolektif. panitia penyelenggara kegiatan, Kepala BPMPD Kabupaten Sukabumi Drs. Bambang Ismubroto mengatakan bahwa, kegiatan ini diikuti sebanyak 123 orang berlangsung selama 3 hari yang terdiri dari sentrawan kecamatan, PJOK kecamatan, Pasilitator Kecamatan dan BKAD di lokasi PNPM Mandiri pedesaan generasi. Tujuan kegiatan tersebut agar terinformasikannya data draft rancangan perbup integrasi dalam prioritas kebutuhan/masalah dan kegiatan desa yang akan menjadi bahan penyususnan RKP Desa serta terinformasikannya titik temu integrasi PNPM Mandiri Pedesaan/Generasi ke dalam musyawarah perencanaan pembangunan Q HEP


SENI BUDAYA & PANTURA

Cinta Ratu

LINGKAR

JABAR

Edisi 161 - Tahun 1 - Senin, 08 Oktober 2012

8

INFOTAINMENT

C

Dijauhi Orangtua Akibat Adegan Seronok

inta Ratu Ratu, artis peran pendatang baru dalam industri tri fi film lm Indonesia, Indonesia, mengaku dijauhi oleh orangtuanya. Pasalnya, adegan e egan “syur”, berhubungan intim, yang dilakukan oleh Cinta dalam film m Kutukan Arwah Santet dianggap terlalu seronok oleh ayah-ibunya. Kekecewaan e ekecewaan orangtuanya terjadi usai pemutaran film tersebut di Sentul, Bogor, r, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Setelah pemutaran film itu, Cinta ditanya oleh keluarganya, y mengapa mau ya, beradegan seperti itu. “Setelah penayangan itu, saya langsung ng ditarik ke toilet sama mama papa saya. Mereka bilang, ‘Kenapa mau ambil adegan a ini? Tidak mendidik dan memalukan!’ Saya dimaki-maki sampai saya diam,” a am,” cerita Cinta dalam wawancara dengan wartawan, belum lama ini. Menurut Cinta, orangtuanya sesudah itu langsung meninggalkannya. g ggalkannya. Akunya, satu minggu lamanya ia dijauhi oleh keluarganya. Iaa juga mengaku sadar telah berbuat salah. Jangankan orangtuanya, ia sendiri s pun malu telah beradegan seperti itu. “Makanya, saya kecewa sekali k ketika kali melihat adegan kemarin. Karena, itu kasar banget. Jangankan k orang kan lain, saya saja malu nontonnya,” katanya. Kini Cinta berharap pihak produser film itu menyampaikan a permoan honan maaf. Menurutnya, adegan tersebut seharusnya dibuatt halus. Ia allnya, aku mengaku pula terpaksa melakukannya ketika shooting. “Awalnya, berbusana tertutup. Gaunnya itu kain yang diikat. Badan akuu tertutup jur, samrapat. Lama-lama, yang direct bilang, ‘Cinta turunin,’ terus. Jujur, pai setengah topless,” ceritanya lagi. “Pihak PH (production house atau rumah produksi) siapaa pun itu yang bertanggung jawab, tolong ngomong baik-baik ke orangtua saya. Mereka juga manusia, ingin dihargai. Tolong ucapin kata maaf. Sampai detik ini enggak ada sama sekali,” keluh pemeran Marni dan film tersebut. Cinta pun mengaku kecewa dengan hasil film buatan

pproduser roduser Shank e RS tersebut. Cinta justu merasa ditipu Shanker od oleh sang pro produser karena menayangkan adegan yang seharusnya ddisensor. “Di situ ada adegan pemerkosaan. Aku ppikir standar enggak vulgar itu. Setelah diset dan ddi direct, hasil akhirnya seperti itu. Saya pribkeceew kenapa tim editing tidak memperhalus adi kecewa, i benar-benar frontal,” katanya. adegann itu, Saaat melakukan adegan tersebut, Cinta menSaat gaku m melakukannya dengan berat hati. Namun, karenaa produser meyakinkan adegan tersebut tida akan vulgar dan hanya sekilas, Cinta pun tidak m mengamininya. Setelah film selesai, Cinta bukannya senang. Dia justru merasa dijebak dan dibohongi Shanker. “Di situ produser ada, menyaksikan. Katanya ini adegan pemerkosaan dan sekilas. Saya pikir standar. Tapi setelah nonton, itu bukan pemerkosaan, tapi malah kayak b begitu,” ungkapnya kesal. Terkait hal tersebut, Cinta berniat mengajuuk tuntutan terhadap pihak produser. gajukan Meskki Cinta mengakui bahwa dirinya telah teleMeski deen dor dengan kontrak kerja. Sebelum memerankan tokoh te tersebut, Cinta mengaku tidak pernah disodorkaan kontrak. Ia bekerja hanya berdasarkan odorkan keperrc kepercayaan. “Saya berani sumpah demi Tuhan, tidakk aada kontrak yang saya tandatangani. Keteledoor saya, karena terlanjur percaya sama eledoran pihakk sana,” katanya. Q ANG

Kemilau Nusantara, Ajang Seni dan Budaya Nusantara

B

ANDUNG - Ribuan warga berdesakan guna menyaksikan acara Kemilau Nusantara 2012 di Kota Bandung, (6-7/10). Acara ini menampilkan kirab seni budaya dari 20 provinsi dan sejumlah perwakilan kota dan kabupaten Jawa Barat. Masyarakat berbagai usia dan kalangan ini menyaksikan satu persatu pertunjukan seni dan budaya tiap daerah. Ragam tarian dan atraksi dipamerkan masing-masing daerah yakni NAD, Kepulauan Riau, Jambi, Sumsel, Bangka Belitung, Jabar, Jakarta, Jateng, Jatim, NTT, NTB, Kalteng, Kaltim, Kalbar, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Papua, Papua Barat, dan Maluku Utara. Iring-iringan kirab ini dimulai di Jalan Diponegoro (depan Geologi) hingga depan Gedung Sate. Warga mengabadikan kirab tersebut menggunakan kamera ponsel dan kamera pocket digital. “Seru acaranya. Jarang melihat pertunjukan seni budaya dari wilayah luar Jabar. Menarik ini,” ujar Maulana (39), warga Kota Bandung, yang datang bersama keluarganya. Beberapa daerah menampilkan seni khas, misalnya Papua Barat membawakan tarian wion, Sumedang memamerkan pencak silat. Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat Nunung Sobari mengungkapkan, sebanyak 21 provinsi dan 26 kabupatenkota se-Jawa Barat ikut menyemarakan acara helaran atau Kemilau Nusantara ke-9 yang bertemakan ‘Gemerlap Budaya Nusantara’ ini.

PANTURA

Cegah Aksi Tawuran

DPRD Purwakarta Kumpulkan Muspida dan Pelaku Pendidikan

K

AB PURWAKARTA (LJ) – Mengantisipasi masalah tawuran yang saat ini sering terjadi dikalangan pelajar, Komisi IV DPRD Kabupaten Purwakarta menggelar pertemuan dengan sejumlah pihak, termasuk para pelaku pendidikan untuk membuat suatu komitmen yakni mendeklarasikan damai tanpa tawuran. “Komisi IV menilai, para pelajar saat ini sepertinya kehilangan identitas dan menganggap pelajar lain sebagai musuh. Karenanya, harus ada deklarasi damai ranpa tawuran dari semua pihak terkait,” kata Hj. Susi Susilawaty, Kabag Hubungan Antar Lembaga, Humas dan Protokol DPRD Purwakarta kepada LINGKAR JABAR di ruang kerjanya, akhir pekan lalu. Ia mengatakan, Komisi IV DPRD telah memanggil beberapa unsur dari Dinas Pendidikan dan Pemuda Olahra-

ga (Disdikpora), Dewan Pendidikan, jajaran Polres, Satpol PP, Dihubparpostel, para kepala sekolah, Komite Sekolah dan organisasi pelajar serta LSM, untuk mencari solusi mengatasi aksi tawuran yang sering terjadi di Kabupaten Purwakarta. Dalam pertemuan tersebut, sambung dia, telah disepakati untuk mendeklarasikan dengan pihak-pihak terkait tentang damai tanpa tawuran. Pasalnya, dari hasil monitoring Komisi IV DPRD Purwakarta, aksi tawuran sekarng ini bukan saja terjadi antar sekolah tapi juga sudah mengarah kepada tawuran antar lintas daerah dan kabupaten. Selain akan mendeklarasikan damai tanpa tawuran, lanjut Susi, pihak sekolah juga diminta untuk lebih preventif menghilangkan tawuran dikalangan pelajar, sebab saat ini sudah merambah ke kalangan pelajar tingkat SMP. Terlebih aksi tawuran tidak saja dilakukan dari para pelajar, tapi juga para alumni sekolah tersebut menjadi faktor pemicu terjadinya tawuran. “Sehingga deklarasi seperti sekarang sangat perlu dilakukan pemerintah daerah untuk mencari solusi terbaik mengantisipasi terjadinya kembali aksi tawuran dikalangan pelajar, apalagi hingga meninbulkan korban jiwa seperti yang dialami siswa salah satu SMP di Purwakarta beberapa waktu lalu,” ujarnya. Pertemuan itu tak hanya membuat komitmen semua pihak, Komisi IV DPRD juga minta pihak kepolisian agar melakukan pengamanan terhadap angkutan kota (angkot), truk, kendaraan bak terbuka dan lainnya yang sering digunakan para pelajar dalam aksi tawuran. “Dalam penangan aksi tawuran ini, semua pihak harus kerjasama dengan baik termasuk pula dari pihak kepolisian,” tukas Susi. Q YAS

Pekapontren Sambut Baik Rencana Komisi IV DPRD

K

AB PURWAKARTA (LJ) – Kasi Pekapontren Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Purwakarta, H. Tedi Ahmad Junaedi, menyambut baik rencana Komisi IV DPRD untuk melakukan kerjasama antara sekolah umum dengan pihak pesantren, dalam upaya pembentukan karakter anak khususnya kalangan pelajar agar tidak mudah melakukan aksi tawuran. “Kami menyambut baik rencana kerjasama antara sekolah umum dengan pesantren dalam upaya pembentukan karakter anak agar tidak mudah terpro-

vokasi dan terlibat aksi tawuran,” ungkap Tedi, kepada LINGKAR JABAR di ruang kerjanya, akhir pekan lalu. Ia mengatakan, dalam membentuk karakter anak, sebaiknya ulama juga turut dilibatkan. Karena peran ulama sangat menentukan dalam membentuk karakter anak melalui pelajaran agama. “Bila diberikan pemahaman tentang agama, Insya Allah para siswa tidak akan mudah terprovokasi apalagi turut terlibat dalam aksi tawuran yang dapat merugikan semua pihak,” ujarnya. Karenanya, sambung Tedi, Pekapontren sangat setuju jika Komisi IV DPRD melibatkan pesantren dalam upaya mengantisipasi terulangnya kembali aksi tawuran yang sering terjadi sekarang ini. Dengan demikian, peran pimpinan pondok pesantren (ulama), juga turut menentukan ahlak dari para pelajar melalui pelajaran agama yang lebih dominan. Jika melihat pelajaran agama di setiap sekolah, lanjutnya, saat ini waktunya sangat sedikit. Dengan demikian, pelajaran agama tidak bisa melekat pada diri anak (siswa), sehingga mereka rentan dipengaruhi oleh budaya luar terutama barat

yang saat ini sangat deras masuk. Bahkan, tawuran seakan-akan sekarang ini sudah menjadi budaya. Yang turut menggembirakan, tambah Tedi, bukan hanya saja mencari solusi agar tidak terjadi lagi tawuran, tapi rencana Komisi IV DPRD juga akan membuat peraturan daerah (Perda) dalam upaya pencegahan aksi tawuran, dan mengajukan anggaran khusus untuk menangani masalah tersebut. Jika nantinya Perda pencegahan aksi tawuran sudah ada, akan lebih mempermudah pihak-pihak terkait untuk melakukan tindakan. Tidak saja bagi para pelaku tawuran, tapi Perda itu juga berlaku bagi sekolah. Dengan demikian, penegakkan Perda tidak saja oleh petugas terkait seperti Satpol PP, tapi juga oleh pihak sekolah. Diharapkan, kerjasama antara sekolah umum dengan pesentren untuk pelajaran ahlak serta Perda pecegahan aksi tawuran tidak hanya sebuah wacana, tapi dapat segera terwujud. “Memang perlu propses dalam membuat suatu Perda. Namun demikian, diharapkan tidak hanya sekedar wacana tapi bisa direalisasikan,” pungkasnya. Q YAS

“Helaran massal ini akan menampilkan kekayaan berbagai bentuk ungkapan seni budaya yang dimiliki berbagai provinsi di Indonesia ditambah penampilan seni budaya dari 26 kota/kabupaten se-Jawa Barat, baik berupa tari, musik, teater, pakaian khas yang diramu sedemikian rupa sehingga menjadi tontonan yang menarik,” ujarnya. Beberapa provinsi yang ikut adalah Aceh, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT, NTB, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Papua, Papua Barat dan Maluku Utara. Sedangkan untuk Kabupaten dan Kota di Jawa Barat di antaranya Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Ciamis, Kota Sukabumi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bekasi, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Subang, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Karawang, Kota Bogor, Kota Bandung, Kota Depok, Kota Cimahi, Kota Banjar, dan Kota Bekasi. Selain pagelaran Kemilau Nusantara juga akan menampilkan berbagai produk unggulan, kuliner, kerajinan, informasi pariiwisata serta lomba foto dengan objek-objek yang ada di helaran Kemilau Nusantara. Lomba foto dilaksanakan 6 Oktober dari pagi hingga malam hari. Q FER

Empat Pejabat Pemkab Purwakarta Dialihtugaskan

K

AB PURWAKARTA (LJ) – Empat pejabat eselon II dan III dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purwakarta, dialihtugaskan untuk menduduki jabatan baru. Hal itu dilakukan, dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat agar lebih prima disamping merupakan siklus birokrasi pemerintah. “Empat pejabat eselon II dan III dilingkungan Pemkab Purwakarta kembali diberikan amanat oleh Bupati Purwakarta untuk melaksanakan tugasnya dengan baik,” ujar Nani Mardiani, Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Pemkab Purwakarta kepada LINGKAR JABAR diruang kerjanya, akhir pekan lalu.

Ia mengatakan, para pejabat yang dipromosikan mendudukan jabatan baru tersebut, diantaranya dua orang pejabat eselon II Balya Ilyas menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Distanhutbun) dan H. Rachmat Mulyadiredja sebagai asisten Daerah (Asda) III Setda Purwakarta. Sedangkan dua orang pejabat eselon III yang dipromosikan, lanjut Nani, masing-masing Yayan menduduki jabatan baru sebagai Kepala Bidang (Kabid) PPM pada Badan Keluarga Berencana Perlindungan Ibu dan Anak (BKBPIA), serta Cecep menduduki jabatan baru sebagai Sekreatris Kecamatan (Sekcam) Tegalwaru. Q YAS


LINGKAR CIREBON

Edisi 161- Tahun 1 - Senin, 08 Oktober 2012

Janjikan Jadi Pegawai

Oknum Dewan Diduga Tipu Warga

KAB CIREBON (LJ) - Hasanah (20), Warga Blok Rengas RT 03/07 Desa Tegal Gubug Kecamatan Arjawinangun Kabupaten Cirebon mengaku telah ditipu oleh oknum wakil rakyat berinisial DZ. Dugaan penipuan yang dilakukan oknum anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi Demokrat terhadap anak kedua dari lima bersaudara pasutri (pasangan suami istri) H. Sarbini dan Hj. Sari’ah itu, karena sampai sekarang Hasanah tidak juga bekerja di Rumah Sakit (RS) milik Pemerintah Daerah (Pemda) seperti yang dijanjikan DZ.

“Kenapa kami merasa telah ditipu, karena pekerjaan yang dijanjikan DZ kepada Hasanah menjadi bidan disalah satu RS Pemda sudah tiga tahun ini belum juga ada. Padahal, janji awal anggota dewan itu sanggup memasukan anak kami asalkan sanggup membayar sejumlah uang,” aku Sarbini, orangtua Hasanah kepada LINGKAR JABAR dikediamannya, kemarin. Kasus ini berawal ketika Hasanah yang sudah menyandang gelar ahli madya kebidanan didatangi DZ, dengan kata meyakinkan itu DZ mengaku

Belasan Ribu Warga Terkena Ispa dan Diare

CIREBON (LJ) - Musim kemarau panjang di wilayah Kota Cirebon ternyata mengakibatkan berbagai macam persoalan yang dihadapi oleh warga. Selain kekeringan yang mengakibatkan pasokan air bersih sangat sulit, warga Kota Cirebon diserukan untuk mewaspadai beberapa penyakit yang memang endemik di musim kemarau, seperti penyakit infeksi pernafasan akut (ISPA) dan diare. Seperti diungkapkan Kabid Pengendalian Masalah Penyakit (PMK) Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Said Fahmi, berdasarkan catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cirebon warga yang terserang ISPA sedikitnya mencapai 15.510 orang dan diare 12.715 orang. Selama kurun waktu Januari sampai akhir Agustus

2012, tercatat sudah belasan ribu warga Kota Cirebon yang terserang dua penyakit identik dengan musim kemarau itu. “Di musim kemarau ini, masyarakat harus waspada terhadap dua penyakit yang memang biasanya sangat rentan di musim kering, yakni ISPA dan diare. Penyakit ISPA, biasanya sangat mudah menular melalui udara, dan diare tentu saja dari masalah air bersih. Dua penyakit itu kalau tidak segera ditangani akan berakibat fatal,” ungkapnya kepada LINGKAR JABAR diruang kerjanya, belum lama ini. Beberapa lokasi yang merupakan tempat rawan ISPA, seperti pusat keramaian atau perdagangan. Namun sejauh ini pihaknya beranggapan tidak ada salah satu tempat

yang merupakan kawasan rentan ISPA di Kota Cirebon, sekalipun beberapa warga telah mengalami ISPA. ”Orang yang rentan terserang penyakit ISPA, biasanya akibat menghirup polusi berlebihan sehingga menyebabkan gangguan pernapasan berat dan sudah menyerang paru-paru. Sejauh ini tidak ada lokasi yang kami anggap sebagai lokasi rentan ISPA,” aku Said. Sebagai langkah pencegahan, sambung Said, masyarakat dihimbau untuk menggunakan masker ketika hendak bepergian, penggunaan air yang bersih untuk dikonsumsi apalagi saat kondisi kekeringan. “Jika sudah melakukan hal itu, pencegahan penyakit dapat dilakukan,” tukasnya. Q EKA/PIP - C12

Anggaran Pembangunan Tol Cikapa Rp 6 Triliun KAB CIREBON (LJ) – Meski dalam pelaksanaan pembebasan lahan untuk pembangunan Jalan Tol Cikampek-Pelimanan masih ada segelintir warga yang menolak lahannya dibebaskan, namun rencana Pemerintah Pusat akan membuka akses atau jalur baru di wilayah Pantura itu dipastikan terrealisasi. Seperti diungkapkan Eten Roselli, Ketua Tim Pengadaan Tanah (TPT) Kementrian Pekerjaan Umum (Kemen PU), pembangunan ruas jalan tol ini dinilai paling siap dilaksanakan pemerintah. Pasalnya, saat ini untuk pembebasan lahannya sudah mencapai 90 persen. “Kita akui, dalam pelaksanaan pembebasan lahan ada sedikit kendala. Makanya target pembangunan Jalan Tol Cikampek-Palimanan Kabupaten Cirebon harusnya sudah dimulai bulan Agustus 2011 terjadi perubahan, yakni diundur tahun sekarang,” ungkapnya saat menyambangi Bupati Cirebon Dedi Supriadi, di rumah dinasnya di Jl. Kartini Nomor 1 Kota Cirebon kepada wartawan. Ia mengatakan, pembebasan tanah untuk pembangunan tol ini membutuhkan lahan seluar 1000 hektar dan menghabiskan anggaran sebesar Rp 6 triliun. Sebab, ruas tol yang akan dibangun mencapai 116 KM serta menempuh jarak 2,5 Jam, sehingga dalam pelaksanaannya nanti akan membutuhkan waktu panjang. “Bila ruas tol Cikampek-Palimanan tersambung dengan jaringan tol yang kini sudah ada, maka akan memperpendek jarak tempuh perjalanan di kawasan pulau jawa, antara lain ke Cirebon maupun Jawa Tengah serta Band-

ung,” ujar Eten. Diakui Eten, saat dilakukan sosialisasi terhadap warga dibeberapa desa, masih ada yang keberatan dengan rencana pembangunan tol ini, seperti di Desa Palimanan sebanyak 2 kepala keluarga dan Ciwaringin 13 kepala keluarga. Alasan mereka, karena tidak mau lahan berikut bangunan rumahnya digusur pemerintah. “Walaupun mereka tak setuju, kita akan memberikan pengertian dan melakukan pendekatan secara persuasif agar warga tersebut bersedia pindah. Karena kita targetkan ditahun ini sudah ada aktivitas pembangunan,” paparnya. Eten menambahkan, pihaknya merasa bangga dan memberikan apresiasi kepada Bupati Cirebon yang telah turut serta mensukseskan rencana pembangunan jalan tol ini. Apasebab, melalui perannya yang memberikan pengertian kepada warga membuat pelaksanaan pembebasan lahan tidak lagi terkendala dan berjalan kondusif. “Pak bupati bukan tidak sayang terhadap warga, justru warga harus berterima kasih kepada orang nomor satu di Cirebon ini. Karena selama ini banyak membantu mensukseskan pembangunan jalan tol Cikapa ini,” tukasnya. Dalam kunjungannya ke rumah dinas bupati, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon Dudung Mulyana, serta beberapa kepala dinas maupun pengembang Tol Cikampek-Paliman (Cikapa) nampak terlihat hadir menyambut kedatangan Ketua TPT Keman PU tersebut. Q BAG - C12

sanggup memasukkan Hasanah jadi pegawai di lingkungan Dinas kesehatan menjadi bidan di RS Pemda, asalkan sanggup membayar Rp10 juta. “Kedatangan DZ saat itu, kami rasakan seperti penolong. Sebab dengan kedudukannya sebagai wakil rakyat dan kondisi sekarang ini tak ada lagi penerimaan masuk sebagai pegawai honor di lingkungan Pemda, makanya kami terima tawaran dan persyaratan yang diminta DZ tersebut,” jelas Sarbini. Merasa percaya dengan DZ, Sarbini mengungkapkan, saat itu juga persyaratan yang diminta sebesar Rp10 juta diberikannya. “Waktu itu kami membayar dulu uang sebesar Rp8 juta kepada DZ, sisanya nanti kalau ada berita kepastian kalau di lingkungan Dinkes Kabupaten Cirebon ada penerimaan pegawai baru dibidang ke bidanan. Dan DZ pun sepakat,” ujarnya. Namun didalam perjalanannya, pihaknya mengaku sering dihubungi DZ untuk secepatnya melunasi kekurangan uang tersebut. Alasan DZ, jika tidak dilunasi secepatnya pekerjaan yang dijanjikannya itu bakal diisi orang lain. “Terus terang kami jadi bingung, karena bukan informasi kepegawaian yang dikabarkan, melainkan menagih sisa uang. Kami akan bayar berapapun kekurangannya, asalkan anak kami bisa masuk jadi pegawai, apabila tidak masuk terpaksa akan kami laporkan ke Ketua DPRD Kabupaten Cirebon maupun kepad partainya,” tandasnya Sementara, DZ saat diminta tanggapannya terkait masalah itu menjelaskan, apa yang dikatakan kedua orang tua Hasanah itu tidak benar. Apasebab, karena dirinya hanya memberikan informasi saja kepada Hasanah, kalau di lingkungan Dinas Kesehatan sedang membutuhkan ataupun penerimaan pegawai untuk tenaga kebidanan. “Kami tidak pernah menjanjikan atau menjamin Hasanah untuk masuk jadi Pegawai. Silahkan saja kalau kedua orang tuanya itu mengadukan kesiapapun, kami siap bertanggung jawab,” singkatnya saat di Ruang Fraksi Demokrat DPRD Kabupaten Cirebon. Q LIL

Disdik Bakal Black List Pengusaha Nakal KAB CIREBON (LJ) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Cirebon bakal membuat catatan hitam (Black List) terhadap rekanan pemerintah yang melaksanakan pekerjaan proyeknya melanggar aturan. Pasalnya, hal itu dinilai merugikan masyarakat maupun negara, sehingga harus ditindak tegas. “Kami tak akan segan-segan menindak tegas pengusaha yang mengerjakan proyek Disdik melanggar aturan. Kalau memang ada pengusaha seperti itu, kami akan black list dan tidak akan mendapatkan pekerjaan ditahun nanti,” ujar Edy Kurniadi, Kepala Bidang (Kabid) Sarpras (sarana prasarana) Disdik Kabupaten Cirebon kepada LINGKAR JABAR diruang kerjanya akhir pekan lalu. Menurut dia, dalam menindak tegas pengusaha rekanan pemerintah, pihaknya tidak akan pandang bulu dan berlaku untuk semua pengusaha. Sehingga, hal itu diyakini bisa membuat efek jera terhadap pengusaha nakal yang hanya mememintang keuntungan semata tanpa memperhatikan kualitas kontruksi atau bangunan. Terkait pelaksanaan pekerjaan rehab berat di SDN 2 Pamijahan Kecamatan Plumbon yang diduga ada kongkalingkong antara pihak sekolah, dinas dengan pengusaha rekanan pemerintah, Edy mengaku hal itu sama sekali tidak ada. Alasannya, karena pengusaha yang melaksanakan proyek rehab bersumber anggaran dari DAK (Dana Alokasi Khusus) itu sudah dipanggil ke Disdik. “Harapan kami, pengusaha yang memenangkan proyek harus terbuka dan menjaga amanat serta kepercayaan dari pemerintah ini,” tukasnya. Sebelumnya, Ketua LSM Peduli Pendidikan dan Kesehatan Kabupaten Cirebon, Herman menegaskan, seharusnya pelaksanaan rehab yang kini dilaksanakan pihak rekanan pemerintah melalui anggaran program DAK 2011, sudah rampung dikerjakan, Namun, ternyata belum ada aktivitas pembangunan dan baru tahap pembongkaran rangka atap. “Dalam proyek ini sudah menyalahi aturan, baik juknis DAK tahun 2011 maupun Perpres N0.54 tahun 2010 tentang pengadaan barang dan jasa. Apalagi dalam pengerjaannya pengusaha yang memenangkan tender DAK ini tidak memasang papan plang proyek, makanya kami minta agar aparat penengak hukum mensikapi proyek tersebut,” jelasnya. Selain itu, kata dia, proyek rehab yang berasal dari anggaran pemerintah pusat itu baru dikerjakan ditahun sekarang, sehingga khawatir dalam pelaksanaannya akan terjadi tumpang tindih dengan bantuan dari provinsi Jawa Barat (Jabar) maupun Kabupaten Cirebon. “Bisa saja itu terjadi, kalau barengan tahun ini sekolah itu masuk skala prioritas pemerintah memberikan bantuan, apakah nantinya tidak rumpang tindih,” ujarnya. Hal senada juga diungkapkan, Sudjono, Ketua DPW LP2TRI Kabupaten Cirebon, seharusnya pihak Disdik lebih selektif dalam setiap melaksanakan suatu program, sehingga dapat terarah dengan baik dan tidak tumpang tindih. Disdik juga lanjutnya, harus berani menindak pengusaha nakal yang tidak konsisten dengan pekerjaannya, karena hal tersebut akan merugikan semua pihak terutama penerima bantuan. “Disini perlu adanya ketegasan dinas terkait, jangan sampai ada asumsi buruk dalam pelaksanaan proyek ini Disdik dan pihak sekolah sudah ada kerjasama dengan pengusaha untuk berbuat pelanggaran,” tukasnya. Q WAS -C12

9

LINTAS | CIREBON Pengurus Karang Taruna Harus Lebih Aktif

KAB CIREBON - Ketua Karang Taruna Kabupaten Cirebon, Raji Supriyadi menghimbau agar para pengurus karang taruna yang ada di desa maupun kelurahan untuk terus aktif, mandiri dan kreatif dalam menjalankan roda organisasinya. Sehingga dapat memerankan perannya sesuai dengan kedudukan, tugas dan fungsi karang taruna di tengah-tengah masyarakat.“Sudah 52 tahun usia karang taruna, saatnya kita tunjukan eksistensi Karang Taruna sebagai wadah dan sarana pengembangan generasi muda terutama di bidang usaha kesejahteraan sosial ditiap desa,” ujar Raji, saat mengelar silaturahmi dengan pengurus Karang Taruna desa se-Kecamatan Klangenan, dibalai Desa Pekantingan kepada wartawan, akhir pekan lalu.Ia mengatakan, sebagai wadah organisasi sosial dan kemasyarakatan, karang taruna memiliki tugas secara bersama-sama dengan pemerintah dalam menyelenggarakan pembinaan generasi muda dan kesejahteraan sosial. “Selain mencegah timbulnya masalah kesejahteraan sosial, karang taruna harus dapat meningkatkan usaha ekonomi produktif dikalangan generasi muda yang ada disetiap desa dan kelurahan,” ujarnya.Kegiatan silaturhami ini, jelas Raji, salah satu program Karang Taruna Kabupaten Cirebon untuk bertatap muka dan saling kenal antara pengurus, baik tingkat kabupaten, desa ataupun kecamatan yang dibagi menjadi tujuh zona wilayah. “Kegiatan ini kita jadikan sebagai sarana komunikasi, pembinaan dan penguatan kapasitas pengurus karang taruna tingkat desa maupun kecamatan,” tukasnya. Q GYO/PIP

TNI Dinilai Berperan di Kancah Internasional

KAB CIREBON- Keberadaan TNI (Tentara Nasional Indonesia) dinilai mampu menaikan posisi dan peran Indonesia di kawasan atau kancah Internasional. Bahkan kekuatannya, dalam kemajuan industri pertahanan nasional juga akan berkontribusi besar bagi penguatan ekonomi nasional. “Kuatnya TNI saya yakin akan mampu menaikan posisi dan peran Indonesia di kancah Internasional,” kata Mahfudz Siddiq, Ketua Komisi 1 DPR RI kepada wartawan saat mengadakan kunjungan ke Kabupaten Cirebon akhir pekan lalu. ia mengatakan, pada HUT TNI ke 67 ada tiga agenda besar yang akan dihadapi, yaitu memastikan modernisasi alutsista dalam 3 tahap renstra tuk capai minimun essential force pada 2025 berjalan lancar dan tepat. Sehingga tercapai postur pertahanan yg mampu menjaga NKRI dan efek deterrence yg kuat. Selain itu, peningkatan standar profesionalisme dan kesejahteraan prajurit TNI berikut sarana-prasarana pendukungnya. “TNI juga menjadi motor dalam pengembangan dan pemberdayaan industri pertahanan nasional,” ujarnya.Dengan begitu, diakhir renstra tahap III yakni tahun 2025, Indonesia telah mampu meraih kemandirian alutsista. DPR dalam hal ini Komisi 1 mendukung penuh ketiga agenda tersebut melalui Panja Alutsista, Panja Kesejahteraan dan Sarpras TNI dengan melahirkan UU Industri Pertahanan.“Kebijakan politik pemerintahan saat ini yang telah memberi porsi perhatian lebih besar terhadap sektor pertahanan, diharapkan bisa tetap dilanjutkan pemerintahan paska 2014,” tukasnya. Q

HEN/MU - C12

KPU Kumpulkan Sekretaris PPK dan Bendahara

KAB CIREBON (LJ) - Tahapan persiapan pelaksanaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Wakil Gubernur Jawa

Barat yang akan dihelat tahun 2013 nanti telah dilaksanakan KPU (Komisi Pemilhan Umum) Kabupaten Cirebon.

Salah satu bentuk kesiapan KPU itu, yakni dengan mengelar kegiatan bimtek (bimbingan teknis) terhadap sekretaris panitia pemilihan tingkat kecamatan (PPK) dan pengelola uang muka ksa (PUMK) bertempat di Apita Tower Hotel, Jl. Tuparev Kedawung, Jum’at (5/10). “Salah satu indikasi suksesnya penyelenggaraan Pilgub dan Wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2013, ditentukan pula oleh tata kelola administrasi dan keuangan yang baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ungkap Iding Wahidin, Ketua KPU Kabupaten Cirebon kepada wartawan saat membuka bimtek, akhir pekan lalu. Ia menjelaskan, penye-

lenggaran Pilgub dan Wakil Gubernur Jawa Barat saat ini tengah memasuki tahapan pendaftaran bakal pasangan calon, terutama bagi calon dari jalur perorangan atau independen. “Dalam waktu dekat, KPU dibantu PPK dan PPS akan melakukan verifikasi berkas dukungan bagi pasangan calon perseorangan yang sudah mendaftarkan diri ke KPU Jawa Barat,” jelas Iding. Untuk itu, dirinya berharap sekretariat PPK dapat membantu dan bekerjasama dengan PPK, terutama terkait dengan pengelolaan administrasi dan tata kelola keuangan sesuai dengan petunjuk maupun pedoman yang telah ditentukan. Q GYO/PIP


PENDIDIKAN & KESEHATAN

Edisi 161 - Tahun 1 - Senin , 08 Oktober 2012

Produk Rekayasa Genetika Harus Tercantum di Label

Info Kesehatan Tips Perawatan Kulit Wajah dan Tubuh

T

ips-Tips Penyembuhan dan Cara Menghilangkan Bekas Jerawat. Jerawat merupakan masalah yang di hadapi sebagian besar anak muda sekarang. Jerawat biasanya timbul di muka yang berminyak dan kurangnya perawatan terhadap kulit wajah. Lebih - lebih bila jarawat sampe menimbulkan bekas yang membuat anda kurang percaya diri bila bertemu dengan teman-teman atau rekan kerja. Di bawah ini akan dibahas mengenai bagaimana tips agar terhindar dari musuh para remaja. Nah bagi kamu-kamu yang pingin kulit wajahnya halus tanpa ada jerawat atau bekas jerawat tongkrongin perjelasan di bawah ini Ok : Secara umumnya wanita harus menjaga kulitnya dari berbagai gangguan. Tindakan yang patut dilakukan adalah berikut ini: 1. Cuci tangan yang bersih sebelum menyentuh wajah Anda 2. Lakukan cleansing kulit wajah pada pagi dan malam hari: Perlu dilakukan di malam hari – meski Anda tidak ber-makeup, karena wajah mudah dinodai oleh polusi. Perlu pula dilakukan pada pagi hari, karena kulit Anda mengeluarkan lemak dan kotoran pada malam hari 3. Di malam hari, luangkan waktu untuk memijat kulit untuk menstimulasi sirkulasi pertukaran sel-sel pada kulit. Pijatan lembut selama dua menit bisa menghilangkan keletihan, menyantaikan wajah dan memberi kecerahan kulit. 4. Banyaklah minum air putih. Untuk kulit kering: • Berilah kesenangan setiap saat. • Ubah jenis produk perawatan kulit sesuai musim, iklim, dan gaya hidup Anda: lingkungan ber-AC, kehidupan di alam terbuka • Mulailah menggunakan produk perawatan antiageing, segera setelah pertanda penuaan muncul. Hal ini kerap terjadi lebih cepat untuk jenis kulit Anda (utamanya di area sekitar mata) • Hindari mandi dengan air panas, ada baiknya memakai bath oil Untuk kulit sensitif: • Hangatkan dulu produk perawatan di genggaman tangan sebelum Anda memakainya. Lakukan perawatan kulit tanpa menggosok • Sebaiknya gunakan jari jemari daripada katun wol, kain atau tisu. • Gunakan penyemprot air, jangan membasuh melalui keran air. Untuk kulit separuh baya: • Pilihlah produk perawatan kulit anti-ageing tergantung pada kondisi kulit, kebutuhan dan musim. • Leher, mata, dan tangan Anda bisa mengurangi keindahan penampilan, jadi imbali mereka dengan perhatian yang sangat spesial. • Di setiap pagi yang menyulitkan, janganlah ragu buat menggunakan produk kecantikan yang sesuai, yang bisa melembutkan permukaan kulit. • Sering terkena sinar matahari langsung, bisa menyebabkan keriput dan noda di kulit. Untuk kulit berminyak • Lindungi dirimu dari sinar matahari langsung, dan penimbunan lemak di kulit wajah • Jangan mengeluarkan jerawat dan beruntusan di wajah secara swalaya • Lakukan perawatan peeling pada wajah sekali hingga tiga kali seminggu.

BOGOR - Direktur Standarisasi Produk Pangan Badan Pengawas Obat dan Makanan, Tetty Sihombing, mengungkapkan bahwa produk olahan yang mengandung bahan rekayasa genetika harus diberi keterangan sebagai rekayasa genetik pada label. Oleh sebab, hal itu sudah diatur oleh Badan Pengawas Obat dan

Makanan. (BPOM). Menurut Tetty, sepanjang produk rekayasa genetika diperbolehkan beredar dan mengantungi sertifikasi keamanan, produk olahan yang diawasi oleh BPOM pun demikian. “Prinsipnya, kalau suatu produk beredar secara legal, itu berarti aman dan telah melalui rangkaian proses untuk disebut aman,”

ujar Tetty dalam keterangan persnya, baru-baru ini. Sebagai tambahan, sejumlah produk impor hasil rekayasa genetika sudah masuk ke Indonesia, yang terakhir adalah benih jagung Bt dan RR produksi Monsanto yang mengantongi sertifikat keamanan pakan. Namun, ujar Tetty, agar konsumen mendapatkan informasi dan menggunakan haknya untuk memilih antara menggunakan produk makanan olahan berbahan rekayasa genetika atau tidak, diperlukan pencantuman keterangan dalam label sebagai pemenuhan hak konsumen. Disebutkannya, terdapat payung hukum Peraturan Pemerintah Nomor 69 Tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan. Selain itu, BPOM telah menerbitkan Peraturan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor HK.03.1.5.12.11.09955 Tahun 2011 Tentang Pendaftaran Pangan Olahan. Di dalam peraturan itu antara lain diatur tata cara pencantuman label dan kategori produk yang harus diberi keterangan dalam label. Dalam pasal 11 peraturan itu disebutkan, pada keterangan label pangan hasil rekayasa genetika harus dicantumkan tulisan Pangan Rekayasa Genetika pada nama jenis. Con-

RUMAH

Dijual Lukisan Karya Pelukis Ternama Judul : “Kereta Kencana” Harga : Rp 350 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi Nur Hamidan (081584965577)

Dijual :Rumah + kontrakan diBakom Harga : Rp 370 000 000 Lokasi : Cileungsi - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305

Dijual Uang Kuno Harga : Rp 2 250 000 Lokasi : Jawa Barat - Depok hubungi : Lingga 02192739059 OLAHRAGA Dijual : Jersey ladies arsenal ( Size S masih baru ) Lokasi : Jawa Barat - Cimahi Harga : Rp 140 000 Hubungi : 089657634819 Handy Hermawan Dijual : Sepeda WIM CYCLE FISHBONE ( type Fishbone ukuran 20 inch) Harga : Rp 900 000 Lokasi : Jawa Barat - Depok Hubungi : Bernard Renaldi 08158036466 Dijual : Air Climber Alat Fitness Praktis Harga: Rp 650 000 Lokasi: Jawa Barat - Bogor Hubungi : Babe Shop HP. 081585828666 APARTEMEN Disewakan apartemen setiabudhi , Ukuran: 48 m² Harga sewa: Rp 6 juta perbln Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi: Christopher 081910006100 Disewakan Apartment Grand Setiabudi Bandung Harga : Rp. 50 Juta / Tahun Lokasi: Jl. Setiabudi 130-134 Bandung - Jawa Barat Hubungi: Rizal (08121471598)

Dijual :Rumah + kontrakan di Bakom Harga : Rp 2 700 000 Lokasi : Cileungsi - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305 Dijual : Rumah Harga : Rp 150 000 000 Lokasi : Jl.raya Jampang Kalisuren,bogor Hubungi: 087870256116 Dijual : Rumah + kontrakan 12 pintu Harga : Rp 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0812 8770 3305 Dijual Rumah nyaman dan sejuk Harga: Rp 875 000 000 Kamar Tidur: 5 Ukuran: 180 m² Lokasi: Jawa Barat - Bandung Hubungi Silva/ bu Hany CP: 085624331105 / 0856208007 RUKO Ruko Pinggir Jalan di Jl.Raya Tajur Harga : Rp 1 350 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi :081806341259 Kavling komersial sentul ukuran 180000 m² Harga : Rp 2 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi : 081387742916 JASA A.O.S RECORD REKAMAN TERJANGKAU DEMO,MIXING,MASTERING,ETC LOKASI : JAWA BARAT - BOGOR KOMP BADAK PUTIH 1 NO.31 KOTABATU, CIAPUS BOGOR HUBUNGI : 085692628092

tohnya, Jagung (Pangan Rekayasa Genetika) .Sedangkan dalam hal pangan olahan mengandung bahan yang merupakan hasil rekayasa genetika, pada label cukup dicantumkan keterangan tentang pangan rekayasa genetika pada bahan yang merupakan pangan hasil rekayasa genetika tersebut saja. Contohnya, Komposisi : Kedelai (pangan rekayasa genetika), air, gula merah, garam. Pada Label dapat dicantumkan logo khusus pangan hasil rekayasa genetika. Seperti produsen pangan lain, produk mengandung bahan rekayasa genetik harus mendaftarkan produk olahannya sebagai bagian dari pengawasan pre-pasar oleh BPOM dan salah satu persyaratannya ialah pencantuman label. Pelabelan itu sendiri itu tidak berkaitan dengan keamanan pangan karena pada prinsipnya bahan dengan rekayasa genetika disepakati dinyatakan aman. Namun, untuk produkproduk pangan olahan seperti tempe, tahu, dan kecap yang tidak dikemas, diakui akan sangat sulit untuk menerapkan aturan label tersebut. Akan dicari jalan keluar untuk itu, ujarnya. Selama ini, untuk produk dari usaha kecil dan menengah terdapat pembinaan BPOM bersama dengan instansi pemerintah di daerah. Q KCM/CPS

Iluni UI Dukung Statuta untuk Pemilihan Rektor Baru

DEPOK - Terkait dengan proses pemilihan rektor Universitas Indonesia (UI), Ikatan Alumni--Iluni--UI menegaskan dukungannya terhadap rencana pembuatan statuta dalam proses

pemilihan rektor periode 2012-2017. Iluni pun berharap, pembuatan statuta itu dapat melibatkan dan menampung masukan positif dari semua elemen UI. “Menurut kami memang perlu

dibuat statuta dalam pemilihan rektor ini. Tapi, semuanya harus dilibatkan agar ada paradigma baru,” kata Ketua Iluni UI Chandra Motiq Yusuf dalam keterangan persnya, Minggu (7/10). Sebelumnya, Chandra mewakili Iluni UI juga menyampaikan harapannya kepada rektor definitif yang nantinya akan memimpin UI sampai lima tahun ke depan. Iluni UI berharap semua pihak yang terkait dalam proses pemilihan rektor, khususnya Senat Akademik Universitas (SAU) UI dan Majelis Wali Amanat (MWA) UI sebagai pihak paling sentral yang menentukan rektor selanjutnya, agar dapat mengedepankan integritas sesuai dengan nilai luhur dunia pendidikan dan berlandaskan nurani. Lalu, Iluni UI juga meminta SAU UI dan MWA UI menghindari keputusan yang secara sangat mudah bisa diprediksi akan menimbulkan kekisruhan baru di internal UI. Di luar itu, Iluni UI percaya bahwa nurani setiap anggota SAU UI dan MWA UI akan mengawal lahirnya keputusan yang tidak akan menimbulkan kisruh baru di UI. “Rektor adalah wajah universi-

SPESIALIST SERVICE LAPTOP&PC BOGOR ALAMAT : JAWA BARAT - BOGOR TELP : 0815 1753 8858 KHATULISTIWA CATERING SERVICE Alamat: Jawa Barat - Bogor Hubungi : 08561431845 Sewa Peralatan/ Perlengkapan Catering/ Katering Lokasi Jawa Barat - Bogor Telp. 081389392450 / 087872242744 YULIA SALON Melayani : Creambath, gunting rambut ,Make up,keriting dll Dan menerima Tata Rias pengantin Discount harga 20 % Buka jam 9 pagi tutup jam 6 sore, Lokasi jl. By pass Jenun Arjawinangun Telp. 081 320 009 411 MOBIL Dijual : PEUGEOT 505 GR PAUS TH 86 Classic Retro 1986 Harga : : Rp 28 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 02519387247 Dijual : Suzuki APV : Arena SGX Matic 2008 Harga : Rp 107 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 087874004818 Dijual : Toyota Vios Type G M/T Hitam Harga : Rp 140 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0811-1104-22 / 0817-984-5828 MOTOR Dijual : Jupiter mx modif 2010 Harga : : Rp 11 000 000

Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0878737721500 Dijual : Shogun 125 Plat F Harga : Rp 4 700 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 081310402292 Dijual :Suzuki thunder flat F 2007 Harga : : Rp 5 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 08782322655 Dijual :Suzuki satria 120r 2002 Harga : Rp 4 500 000 Lokasi : : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 085772573730 HANDPHONE Dijual : Blackberry Gemini 8520 white Harga : Rp 1 200 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 08979183427 Dijual : N8 second mulus Harga : Rp 1 800 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0877 5401 9962 Dijual : HTC dopod D810 Harga : Rp 650 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 081947428629 Dijual :Blackberry dua nomer tour 9630 Harga : Rp 1 200 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:YUDI : 02199683702

KOMPUTER Dijual :Komputer AMD DualCore 2,2ghz Harga : Rp 1 300 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi: 0889 1503959 Dijual :Laptop dell d600 Harga : Rp 1 300 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:Dijual : 085691582049 Dijual :Komputer core i3 Harga : Rp 4 500 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi:083819530285/ 085776594078 Dijual Usb vacuum cleaner ini bisa digunakan untuk membersihkan debu-debu yang menempel di keyboard komputer Anda. Harga: Rp 161 000 , Hub: Prayogo 087869772469

tas, dan universitas adalah wajah bagi setiap alumninya. Citra buruk universitas akan memberi dampak negatif pada citra alumninya,” kata Chandra. Seperti diketahui, proses pemilihan rektor UI ditunda sampai enam bulan ke depan. Penundaan itu terkait rencana pembuatan statuta pemilihan rektor menyusul masuknya gugatan Paguyuban Pekerja UI ke Pangadilan Tata Usaha Negara (PTUN) beberapa bulan lalu. Apa pun hasil putusan PTUN tak akan memiliki arti saat statuta pemilihan rektor UI berhasil menjelma menjadi peraturan pemerintah (PP). Pemilihan Rektor (Pilrek) UI diawali saat Majelis Wali Amanat (MWA) UI membentuk Panitia Khusus (Pansus) Pilrek beberapa bulan lalu menyusul berakhirnya Rektor UI Gumilar R Somantri pada 14 Agustus 2012. Pansus dibentuk untuk memproses terpilihnya rektor definitif yang baru. Dimulai dengan pendaftaran bakal calon pada 18 Juni 2012, dan disusul dengan verifikasi administrasi maka terpilihlah 23 bakal calon untuk menjadi Rektor UI di lima tahun ke depan. Q HRS

Iklan Baris

Iklan Baris

IklanMINI HOBI

10

SALEH NURANGGA

0251 - 8653016/087770122012

(Depan Perum. Cileungsi Hijau) Hubungi Oma Sualiaman 08129342380/081932976548 (021) 82497139 BENGKEL LAS DOMA PUTRA canopy,pintu,pagar,relling, balkon, tangga putar,harmonika,teralis minimalis, rotern,cor bahan galfanis Lokasi : Jawa Barat - Bandung Hubungi : 085852424198 TANAH Tanah Luas 2150m2 Harga : Rp 325 000 000 Lokasi : Jawa Barat - Bogor Hubungi : 6285881837800 / +6282122120011

LOWONGAN KERJA Dibutuhkan Koki Catering Dicari secepatnya 2 orang wanita Usia maksimal 35-45th. Untuk Bantu2 Memasak Catering di Kaltim (Malinau) Gaji pertama 1juta Mess dan Makan disediakan. Lokasi : Jawa Barat - Bandung Berminat segera Hub Bp. Indra : 085624836368 Dibutuhkan Telemarketing PT. Bank Permata Kualifikasi: 1.Pria/wanita 2.Pendidikan minimal SMA/ Sederajat 3.Fresh graduate 4.Berpengalaman lebih di utamakan 4.Umur max 40 th 5.Menyukai bidang marketing 6.Berpenampilan menarik,rapih 7.Komunikatif dan persuasif Hub : 087770146888

AUDIO Dijual Polkaudio Tsi 100 Spesifikasi Produk: Speaker type Bookshelf Lokasi: Jawa Barat - Bogor Harga: Rp 2 500 000 Hubungi : Mulyana - 022-61420730 BENGKEL BENGKEL LAS LISTRIK WIDA SARI Jl Raya Narogong Km. 21.5 RT. 01/08 Rawa Hingkik Lokasi :Cileungsi - Bogor

Telah Beredar Album Terbaru Tarling Dangdut “ Candra Lelana Bangkit “

Dengan lagu-lagu hitsnya Iyeng Permata-Maman S Diproduksi oleh CV Alan Jaya Record Untuk dapatkan kaset dan cd nya Hubungi Di Alamat : Jl by pas Arjawinangun - Cirebon Kontak Person: 085314567948

PANGGILAN Dengan ini memanggil kepada : 1. Sdr. INDRA GUNAWAN (eks Perwakilan Bandung) 2. Sdr. MAMAN SUHARMAN (eks Perwakilan Cirebon) 3. Sdr. SUDIRMAN (eks Perwakilan Indramayu) 4. Sdr. JOKO WARIHNYO (eks Perwakilan Depok) 5. Sdr. ENDANG YUSUF (Eks Perwakilan Purwakarta) Untuk hadir ke kantor HU. LINGKAR JABAR, Griya Indah Bogor Blok.R No.8, Jl. Soleh Iskandar, Kota Bogor Telp. (0251) 8653016 - 8664342 atau Konfirmasi langsung ke 081210781404, 087870707004, 087880036777, untuk menyelesaikan kewajiban saudara dengan pihak manajemen kantor. Atas perhatiannya, diucapkan terima kasih. Pemimpin Umum, PIYARSO HADI


POLKUM

Edisi 161 - Tahun 1 - Senin, 08 Oktober 2012

Dede Yusuf Jadi Cagub

Dada Rosada Kecewa, Tolak Komentari Keputusan Partai Demokrat

Dada Rosada ketika menyerahkan berkas pendaftaran sebagai calon gubernur ke partai demokrat beberapa waktu lalu

BANDUNG (LJ) - Walikota Bandung Dada Rosada sepertinya sangat terpukul mendengar kabar tentang Partai Demokrat memastikan mengusung Dede Yusuf sebagai Calon Gubernur (Cagub) dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2013. Karenanya, Dada pun enggan berkomentar banyak dan bahkan dia mengaku sudah punya langkah rahasia. Namun ia menyatakan, saat ini dirinya berada dalam posisi antara maju terus atau mundur. “Lihat nanti saja. Itu kan ada tahapannya, mau itu saya berhenti atau terus,” ujar Dada saat ditemui usai acara di Masjid Al Ukhuwah, Kota Bandung, kemarin. Saat disinggung apakah dirinya akan tetap mencalonkan meski

nantinya memang telah dipastikan keputusan DPP Demokrat tersebut, Dada hanya menjawab singkat. “Mau lewat independen atau partai lain gimana nanti. Optionnya kan antara maju atau tidak maju (mundur-red) dulu,” katanya. Dada pun menyatakan, sama halnya dengan para calon lainnya, dirinya memiliki langkah rahasia yang dirancangnya. “Iya, boleh kan saya punya langkah rahasia?” ujarnya. Ia mengatakan memilih bungkam soal pencalonan sampai ia mengetahui kepastian kabar tersebut dengan melihat SK (Surat Keputusan). Hal itu menurutnya sesuai dengan arahan dari Iwan Sulanjana, Ketua DPD Partai

Demokrat Jabar yang juga mencalonkan diri sebagai cagub. “Iya tunggu SK saja. Penjelasan pak Iwan juga begitu, tunggu keputusan pusat. Kan saya daftar di Pak Iwan,” katanya. Dada Rosada yang sebelumnya berasal dari Partai Golkar hijrah ke Partai Demokrat dan kemudian mencalonkan diri sebagai Cagub Jabar 2013 melalui Partai Demokrat. Proses penetapan Cagub Partai Demokrat ini pun berlangsung alot sehingga partai yang dibidani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini pun agak terlambat dibandingkan partai-partai lain yang sudah mendeklarasikan cagubnya. Seperti diketahui sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP

Max Sopacua mengungkapkan bahwa Majelis Tinggi Partai Demokrat telah resmi memutuskan untuk mengusung Dede Yusuf sebagai calon gubernur pada Pilgub Jabar 2013 mendatang. Pertimbangannya Dede Yusuf diyakini bisa merebut posisi Jabar 1 karena popularitasnya dan posisinya juga sebagai petahanana (wakil gubernur, Red). Sementara itu, terkait langkah Daday Hudaya, anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Demokrat, mencalonkan diri jadi cagub dari jalur independen untuk sementara tak dipersoalkan DPP. Namun setelah peraturan organisasi (PO) yang sedang digodok keluar, DPP segera ambil sikap. “Ya saya dengar dia mencalonkan diri. Bagi DPP untuk sementara ini tak masalah, kami beri kesempatan seluasnya buat dia. Karena dia kan merasa didukung oleh rakyat, tak masalah bagi kita,” ujar Max. Namun sikap ini akan berubah setelah PO keluar. “Kita ini sedang menggodok aturan organisasi khususnya saat pilkada. Nanti ada aturan, bagaimana jika kader ingin maju dari independen,” jelasnya. Demokrat baru akan bereaksi jika KPU Jabar mempertanyakan soal majunya Daday dari jalur independen. “Misal KPU Jabar komplain dan mengharuskan ada surat dari Demokrat soal status Pak Daday, ya kita akan berikan nanti,” katanya. Seperti diberitakan, Jumat (5/10) lalu, Daday Hudaya menggandeng penyanyi senior Deddy Dores menyerahkan berkas dukungan masyarakat ke KPU Jabar. Daday yang terlihat sangat percaya diri mengaku siap menerima konsekuensi dari partai atas sikap politiknya tersebut. “Saya berani maju karena ingin mengabdi kepada rakyat Jabar yang mendambakan perubahan yang lebih baik,” imbuhnya diplomatis. FER/CPS

11

Lintas PKS Incar Deddy Mizwar Dampingi Heryawan BANDUNG - Wacana aktor senior Deddy Mizwar mendampingi calon incumbent Ahmad Heryawan, sudah diusulkan DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jabar sejak lama untuk Pilgub jabar 2013. Menjelang Pilgub Jabar, DPW PKS Jabar sudah tidak mempersoalkan lagi siapa yang akan diusung menjadi Gubernur. PKS sudah memastikan Gubernur incumbent Ahmad Heryawan (Aher) untuk maju kembali. Siapa yang mendampingi? Hal inilah yang belum dipastikan PKS. “Kalau kami selaku partai pengusung, masalah pasangan tergantung kepada Heryawan. Saya yakin beliu sudah memiliki nama. Ini tergantung chemistry Gubernur. Nama Deddy Mizwar memang salah seorang yang kami usulkan kepada Heryawan. Deddy Mizwar dengan segala prestasinya memang cocok untuk mendampingi Heryawan,” tegas Ketua DPW PKS Tate Komarudin saat dihubungi wartawan melalui telepon selulernya, Minggu (7/10). Menurut Tate, figur Deddy Mizwar dianggap memiliki kepemimpinan yang mumpuni. Dengan bekal moralitas yang Islami, ramah, merakyat, tentunya akan menjadi modal bagi Deddy Mizwar untuk mendampingi Heryawan. Lebih lanjut Tate menegaskan, DPW PKS sebetulnya sudah mengusulkan beberapa nama untuk mendampingi Heryawan. Deddy Mizwar merupakan salah seorang figur yang diusulkan. Saat ditanya siapa saja figur lainnya, Tate enggan menjelaskan lebih rinci. “Kita masih proses, saat ini belum waktunya kita mempublikasikan siapa yang akan mendampingi Heryawan,” pungkasnya. FER

Dua Pengusaha Lolos Verifikasi Pilbup Sumedang SUMEDANG - Bakal Calon bupati perseorangan yang lolos ke tahapan selanjutnya juga dialami oleh pasangan Oom Supriatna dan Erni Juwita. Dua pengusaha asal Darmaraja dan Situraja ini berhasil mengantongi dukungan 40.780 yang tersebar di 211 desa 26 kecamatan. “Pasangan dari perseorangan selanjutnya yang lolos ke tahapan selanjutnya adalah OomErni karena dukungannya telah memenuhi syarat minimal jumlah dukungan,” kata Ketua KPU Sumedang Asep Kurnia usai menggelar launching Pemilihan Bupati dan Pemilihan Gubernur di Alun-Alun Sumedang, kemarin. Asep mengatakan pasangan ini datang ke KPU Jumat (5/10) malam dan menyerahkan dukungan 49.069 dukungan. Tim verifikasi KPU langsung melakukan verifikasi dengan cara menghitung berkas dukungan satu per satu. “Dari jumlah dukungan yang diajukan itu dan setelah diperiksa serta dihitung jumlah dukungan yang memenuhi persyaratan sebanyak 40.780,” kata Asep. Sementara itu, bakal calon perseorangan lainnya yaitu Wawan Herliawan-Dian Ratna Wulan dinyatakan tak memenuhi syarat dukungan minimal dan tidak lolos verifikasi ke tahap berikutnya, setelah pasangan ini menyerahkan dukungannya pada Jumat malam (7/10). Pasangan asal Cimanggung-Tanjungsari ini memiliki 17.710 dukungan yang tersebar di 71 desa 13 kecamatan. Sementara batas minimal dukungan sebanyak 37.193 dan tersebar dilebih 13 kecamatan.

WAN

Sambungan Hal 1 Dede... Sekretaris Jenderal Demokrat Saan Mustofa kepada wartawan, Minggu (7/10). Saan menuturkan, rapat Majelis Tinggi Demokrat di kediaman Ketua Majelis Tinggi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Puri Cikeas, Kabupaten Bogor, Jumat (5/10) lalu. Dalam rapat tersebut, Anas Urbaningrum, berhalangan hadir dikarenakan sakit dan diwakili oleh Sekjend DPP Demokrat Edhie Baskoro

Yudhoyono. Namun dapat dipastikan bahwa seluruh elite Demokrat menyepakati nama Dede layak maju menghadapi sejumlah nama besar di Pilgub Jabar. Lantas bagaimana dengan tanggapan Dede Yusuf mengenai kabar ini? “Saya ingin mengucapkan terimakasih karena Partai Demokrat telah memberikan kepercayaan dan saya siap menerima dan menjalankan amanat ini,” ujar Dede ketika

dihubungi secara terpisah. Ditegaskannya, setelah SK penetapannya sebagai Cagub diteken, maka dirinya langsung bergerak cepat untuk mempersiapkan langkah dan upaya pemenangan di Pilgub. Ketika disinggung soal siapa kemungkinan calon pendampingnya, Dede berujar hal itu belum dipikirkannya. “Saat ini saya harus menyiapkan segala sesuatunya,” ujarnya.

Bagaimana dengan lima kandidat yang dilansir Macan Center, tim pemenangan Dede Yusuf? “Soal itu tanyakan langsung pada Macan Center, saya telah menyerahkan pada mereka untuk berbicara,” tandasnya. Sementara itu, PAN yang sebelumnya sudah menyatakan sikap mendukung Dede Yusuf di Pilgub, langsung ambil sikap dengan mengusulkan beberapa nama

Cawagub untuk mendampingi Dede. Diantaranya, yakni Sekretaris Provinsi Jabar Lex Laksamana dan Ketua DPW Jabar PAN Irjen Pol.Purn. Edi Darnadi yang merupakan mantan Kepala Polda Jabar. “Pak Lex itu dinilai tepat untuk mendampingi Kang Dede karena beliau dari birokrat. Pa Edi juga sebagian kader mendorong untuk menjadi calon,” kata Ketua Umum Penegak Amanat

Reformasi Rakyat (PARRA), Rusli Halim, kemarin malam. Namun menurut Rusli, temanteman di internal DPW PAN Jabar lebih mendukung Edi untuk maju bersama Dede Yusuf di Pilgub 2013 nanti. “Nanti kita akan membahas lebih jauh siapa yang lebih pantas mendampingi,” terang Belum lama ini, tim sukses Dede Yusuf yang tergabung dalam “Macan Center” telah merekomendasikan tujuh

nama unntuk mendampingi Dede, yakni Bupati Kuningan, Aang Hamid Suganda; Bupati Indramayu, Anna Sophanah; Wakil Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana; Walikota Banjar, Herman Sutrisno; Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Iwan Sulanjana; Sekda Jawa Barat Lex Laksamana; dan Anggota Komisi IX DPR Fraksi PDIP, Rieke Diah Pitaloka. FER/COK

Nanan Sukarna. “Memang sedang disurvei oleh DPP,” kata Sekretaris Jendral DPP PDI Perjuangan, Tjahjo Kumolo kepada wartawan. Survei menjadi salah satu mekanisme PDI Perjuangan untuk mendapatkan calon pemimpin harapan masyarakat. Dari sejumlah nama yang disurvei PDI Perjuangan, nama Rieke Dyah Pitaloka menempati urutan terbaik. Namun Tjahjo, sampai saat ini belum bisa menyampaikan bagaimana hasil survei Nanan. Hal ini karena menurutnya survei Nanan baru akan selesai pada pertengahan Ok-

tober. “Pertengahan Oktober baru akan selesai surveinya,” ujar Tjahjo sambil membantah kabar bahwa PDIP yang melakukan pendekatan ke Nanan. Sebaliknya Nanan lah yang mendaftar ke PDI Perjuangan untuk dapat maju sebagai calon Gubernur Jawa Barat. “Beliau daftar ke DPP,” kata Tjahjo. Sementara itu, menghadapi Pilgub 2013, Rieke Dyah Pitaloka mengaku siap bertempur jika sudah mendapat rekomendasi dari Dewan Pertimbangan Pusat (DPP) PDIP. Dirinya mengaku sudah meng-

isi formulir dan sudah verifikasi di DPD Jabar. DPP pun sudah dilakukan survey pertama dan dalam waktu dekat akan dilakukan survey kedua. “Baru setelah melalui mekanisme tersebut akan diputuskan siapa calon yang akan direkomendasi partai,” kata Rieke dalam sebuah acara, akhir pekan kemarin. Mengenai wacana pengusungannya bersama Wakapolri Irjen Nanang Sukarna, Rieke masih belum bisa berkomentar banyak. Karena kebijakan tersebut ada di DPP. “Wah saya belum tau, untuk hal terse-

but perlu pertimbangan yang cukup matang, karena Jabar ini kan merupakan barometer untuk nasional,” jelasnya sambil menambahkan bahwa dirinya juga secara pribadi sudah bersiap-siap membentuk tim pemenangan. Sementara itu, lanjut Rieke, jika dirinya tidak terpilih sebagai rekomendasi partai. Dirinya akan ikut berusaha memenangkan calon yang dipilih partai. Namun jika terpilih dia akan siap bertempur. “Jika tidak terpilih saya akan membantu calon terpilih, jika saya yang didaulat oleh partai makan saya siap men-

jalankan amanah partai dan siap bertempur di Jawa Barat,” pungkas Rieke. Kabar mengejutkan muncul dari Cirebon. Dua hari setelah kedatangan Plh Ketua DPD PDIP Jabar TB Hasanudin ke Cirebon, Bupati Cirebon Dedi Supardi menyatakan mundur dalam pengejaran tiket posisi Calon Gubernur Jawa Barat melalui PDIP Jabar. “Hingga saat ini, kondisi saya masih belum 100% fit. Jangankan untuk konsentrasi memperebutkan posisi Gubernur, untuk aktifitas seharian saja saya cukup lelah,” aku Dedi. Disinggung soal pengun-

durannya dari calon gubernur ada hubungannya dengan hasil suvey Rieke ‘Oneng’ Dyah Pitaloka yang menempati posisi pertama survey PDIP, Dedi membantah. Dirinya menegaskan pengunduran dirinya dari cagub melalui PDIP tidak ada kaitannya dengan hasil survey tersebut Dirinya pun menyambut baik dan memberikan selamat atas hasil survey yang menempatkan Rieke di posisi pertama. “Tolong jangan mengait-ngaitkan, semuanya baikbaik saja. Oneng menang dengan baik, dengan hasil survey yang benar,”. HEP/COK/WAS

Komjen... apapun nantinya baik dipercaya atau tidak dirinya akan tetap bersyukur dan mengucapkan terimakasih. “Keputusan tergantung Ibu Megawati. Apakah beliau mempercayai saya dari calon yang ada, saya bersyukur dan terima kasih. Kalau tidak pun saya akan tetap bersyukur dan terima kasih, karena membangun Jabar ini bukan hanya jadi gubernur,” ujarnya. PDIP sendiri, sampai kini masih mensurvei para bakal calon Gubernur Jawa Barat (Jabar) dari internal mereka, dan salah satunya Wakapolri

Elemen...

Jurnalis...

Belum tuntas masalah Plungger Pump, Wastija juga menyoroti soal pengadaan Pipa HPDE (High Density Poly Ethylene) dan PVC (Polyvinyl Chloride) yang dianggarkan PDAM Kota Cirebon sebesar Rp. 744 juta, hingga kini belum dilaksanakan. Padahal, terhitung tangal 17-24 Agustus 2012 penandatanganan kontrak dan diyatakan untuk pengadaan Pipa HPDE dan PVC harus segera dilaksanakan, namun hingga kini pipa tersebut masih teronggok di kantor PDAM Kota Cirebon, entah kapan dilaksanakan pelaksanaannya Menyangkut Pipa HPDE dan PVC, tambah Wastija, memang standar ukuran di Indonesia yang dipakai untuk sistem perairan rumah tangga atau lainnya adalah JIS

(Japanese Industrial Standard). Sedangkan untuk PDAM biasanya memakai standard Nasional (SNI), yakni Polyvinyl chloride (PVC) pipa yang terbuat dari plastik dan beberapa kombinasi vinyl lainnya yang memiliki sifat tahan lama dan tidak gampang dirusak. Pipa PVC juga tidak berkarat atau membusuk. Oleh karena itu, PVC ini paling sering digunakan dalam sistem irigasi/perairan dan pelindung kabel “Disinilah manajemen PDAM yang diduga amburadul yang tidak memihak terhadap konsumen, sehingga konsumen harus menjerit akibat krisis air bersih. Dari data kami, 80 ribu lebih pelanggan PDAM yang ada di lima Kecamatan di Kota Cirebon, tidak terlayani dengan maksimal oleh

PDAM Kota Cirebon. Hal ini tentu saja harus diperhatikan oleh Walikota, Dewan dan pihak terkait lainnya. Kami akan terus mempersoalkan masalah ini jika tidak direspon,” imbuhnya. Wastija juga menuding PDAM Kota Cirebon hanya mengeruk bantuan baik dari APBN, APBD I dan bantuan luar Negeri, Pasalnya pada tahun 2012 PDAM Kota Cirebon akan mendapatkan bantuan Hibah dari Pemerintah Australia sebesar Rp.17 Milyar dengan periode kerja 3 tahun, yang diperuntukan untuk menanggulangi krisis air bersih di Pemerintah Kota Cirebon, serta pembuatan beberapa titik mata air untuk peningkatan pasokan air.

MAN/EKA/PIP

DPC... Foke-Nara diprediksi menang, kenyataannya kalah telak. Karena itu, DPC PPP sebagai pengusung Kang RY harus terus bekerja keras mendorong program Kang RY sebagai Bupati Bogor, dan kami pun juga harus intens menyosialisasikan keberhasilan Kang RY selama menjabat sejak 2008 sampai saat ini kepada masyarakat luas,” papar Ketua DPC PPP Kab.Bogor Hj.Ade Munawaroh Yanwar dalam perbincangan khusus dengan LINGKAR JABAR di Bogor, akhir pekan kemarin. Ade memastikan pihaknya tidak akan sekedar beretorika dalam mendorong berbagai program RY. Untuk itu, melalui

banyak forum kegiatan dan acara masyarakat, Ade dan jajaran pengurus DPC PPP tak pernah lupa menyampaikan berbagai keberhasilan yang ditoreh oleh RY selama menjabat Bupati Bogor. Hal itu dinilai penting sebab tanpa sosialisasi ke masyarakat, khususnya di pelosok wilayah, tidak akan pernah tahu apa saja hasil pelaksanaan pembangunan yang digeber oleh RY yang juga Ketua DPW PPP Jabar itu. Dikatakannya lagi, melalui berbagai kesempatan acara jajaran pengurus DPC juga senantiasa berupaya mengajak masyarakat untuk bersikap kritis dan tak segan-segan menyampaikan hal-hal apapun yang

menjadi keluhan mereka. “Sebagai upaya untuk mendorong kinerja Kang RY, DPC PPP juga terus menyerap aspirasi dan berbagai hal yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Apapun yang menjadi keluhan itu tentu akan disampaikan kepada Bupati agar ditindaklanjuti untuk ditangani secepatnya,” tuturnya. Ketika disinggung tentang figur pendamping RY di Pilbup nanti, Ade yang juga Ketua Komisi A DPRD Kab.Bogor ini menegaskan, DPC PPP tidak akan membahas atau mengajukan nama calon pendamping RY. Pasalnya, tambah Ade, hingga kini RY masih harmonis dan solid memimpin Kabupaten Bogor

bersama Wakil Bupati Karyawan Faturrahman yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kab.Bogor. “Tidak etis saya bicara soal siapa calon pendamping Kang RY di Pilbup nanti, karena duet RY dengan Wabup Karyawan Faturrahman masih berjalan dan belum menyelesaikan tugas jabatannya. Tapi yang jelas, soal figur calon wakil bupati nanti sudah pasti Kang RY lebih paham. Sejauh ini, saya melihat Kang RY harmonis sekali dengan Kang Wawan (sapaan akrab Karyawan, Red). Jadi saat ini tak elok jika kita bicara soal pendamping Kang RY nanti,” imbuhnya.

COK

Sementara itu, HR.Tarmidzi Sholeh, Ketua Umum (Ketum) DPP HPP-Jurnalis Nasional mengatakan, mengaku merasa gembira karena kegiatan untuk menyatukan hati dari DPC, DPD dan DPP HPP-Jurnalis Nasional dalam melaksanakan tugas organisasi dapat terlaksana. Karena didalam suatu organisasi tidak menutup kemungkinan muncul masalahmasalah, terlebih organisasi ini tergabung 40 media cetak dan elektronik. “Kami berharap kepada pengurus pusat, daerah maupun cabang untuk menjalin komunikasi dan selalu terus berkoordinasi agar tidak terjadi miss komunikasi. Kalau sudah menjalin komunikasi yang baik akan terwujudnya organisasi yang solid. Kemudian patut diketahui juga, bagi pengurus dan anggota yang ingin bergabung dalam organisasi ini, kami membuka peluang yang sebesar-besarnya,” ungkap Tarmidzi kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Tarmidzi juga menghimbau kepada seluruh pengurus pusat, daerah dan cabang agar melaksanakan tugas profesi jurnalis secara profesional dan mengemban teguh peraturan yang dibuat. Dengan adanya wadah bagi para penulis, penerbit dan jurnalis ini, kami berharap kepada para jurnalis cetak maupun elektronik agar mengupas tuntas permasalahan pemerintah pusat, provinsi dan daerah sesuai dengan fakta yang ada,” tandasnya. Terkait hal itu, Subagyo HS, Ketua III DPP HPP-Jurnalis Nasional mengaku akan memberikan motivasi kepada semua anggota maupun pengurus HPPJurnalis Nasional untuk jangan takut bicara ketikan melawan korupsi. “Dan juga jangan rusak nama jurnalis denga amplop. Dengan adanya wadah ini, kami berharap satukan barisan dan tujuan untuk memujudkan organisasi yang baik,” imbuh Subagyo yang juga Kepala Perwakilan HU Lingkar Jabar wilayah III Cirebon. PIP

Manajemen... Suka atau tidak suka harus diakui bahwa pekerjaan pemetaan sertipikat tanah harus dimulai dari nol lagi oleh BPN untuk membuat “Data Base Bidang Tanah” dengan gerakan MPBM maka buku administrasi pertanahan di Desa/ Kelurahan diperbaiki dengan supervisi dari BPN Kabupaten/ Kota setempat serta ditindak lanjuti dengan IT dan diaudit secara berkala, merupakan kegiatan “Penataan Aset Reform Pertanahan”. Dari kegiatan tersebut dapat diketahui posisi tiap bidang tanah sebagai aset masyarakat, aset negara atau aset bangsa (NKRI).

Pada saat ini yang lebih parah lagi BPN tidak mempunyai “Back-up Data” sertipikat tanah yang telah diterbitkan, sehingga kasus kebakaran Kantor Pertanahan Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Buleleng akan menimbulkan persoalan tersendiri di kemudian hari apabila harga tanah telah membumbung tinggi. Hal tersebut makin membuat ruwetnya sengketa tanah apabila telah terkontaminasi oleh para mafia tanah sebagaimana terjadi pada saat ini di lokasi yang mempunyai kegiatan ekonomi tinggi. Instansi BPN, Peradilan, Penegak

Hukum akan menjadi mainan para mafia tanah. Sasaran modus operandinya saat ini adalah aset-aset pemerintah (tanah instansi, BUMN, BUMD) yang tidak dioptimalkan penggunaannya di lokasi kegiatan ekonomi tinggi sebagai contoh tanah BPN di Kabupaten Badung Bali. Tanah baru dapat memberikan kemakmuran setelah diberikan AKSES REFORM maka sebagai tindak lanjut Penataan Aset Reform Pertanahan diperlukan “Penataan Akses Reform Pertanahan”. bersambung.....


OLAHRAGA Lintas Arena

Edisi 161 - Tahun 1 - Senin, 08 Oktober 2012

12

Kenji dan Dzumafo Semakin Mengkilap

Tunas Muda Gemilang di Turnamen What Us Junior Cup

BOGOR (LJ) - Skuad muda belia Klub Tunas Muda berhasil mencukur PS Setia Kawan dengan skor telak 7 - 0 dalam pertandingan lanjutan Turnamen What Us Junior Cup 2012 yang digelar di Lapangan Sepakbola Tugu Wates RW.01 Kelurahan Sukaresmi-Kec.Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu (6/10). Dengan kemenangan ini, klub Tunas Muda memimpin klasemen sementara. Turnamen ini dikhususkan untuk pemain kelahiran tahun 2000 dengan tinggi 150 cm “Tujuannya, selain untuk menjalin silaturahmi dengan klub-klub lain, juga untuk menyalurkan kreativitas bakat muda sekaligus menjaring bibit-bibit unggul usia dini untuk memajukan persepakbolaan Kota Bogor,” kata Faisal, ketua RW 01, ketika ditemui LINGKAR JABAR, kemarin. Sementara itu, Sekretaris What Us Junior Cup 2012, Dian Permana mengatakan, pertandingan ini, akan berjalan selama dua bulan dan dilakukan pada setiap hari sabtu dan minggu. “Rencananya turnamen ini berjalan dua bulan penuh,” papar Dian yang mewakili Ketua Panitia, Engkun. Selama pertandingan, pihaknya telah mengambil wasit dan hakim garis dari pengurus persatuan sepak bola (PSB), demi kelancaran dan tidak ada kecurangan dalam hal pertandingan. Q ALI

Nil Maizar Abaikan Penghinaan Terhadap Timnas BOGOR - Pelatih tim nasional senior Indonesia, Nil Maizar,

menolak untuk berpolemik tentang keberatan dari beberapa klub untuk melepaskan pemainnya membela skuad “Garuda”. Ia menilai, seharusnya sejumlah klub itu tidak terus membawa pemainnya terlibat dalam pusaran konflik sepak bola Indonesia. “Kita serahkan masalah ini ke PSSI dan masyarakat saja,” ujar Nil seperti dikutip dari situs resmi Liga Prima, akhir pekan kemarin. Pernyataan Nil itu mengacu kepada pernyataan sejumlah klub yang menilainya tidak pantas melatih timnas. Manajer Persib Bandung Umuh Muhtar, misalnya, sempat menyebut pelatih tim nasional versi KPSI, Alfred Rield, lebih berkualitas dibandingkan dengan Nil. Kubu KPSI juga masih terus menyebut skuad asuhan Nil adalah timnas “abal-abal”. Bagi mereka, timnas versi KPSI adalah skuad terbaik dan paling pantas membela Indonesia di Piala AFF 2012 pada akhir November mendatang. Menurut Nil, rasanya tidak pantas jika pemain terus dikorbankan untuk masuk dalam pusaran konflik antara pengurus-pengurus yang hingga kini terus bertikai. “Silakan menyebut saya pelatih yang tidak berkualitas, tapi jangan pernah menyebut pemainpemain saya tidak berkualitas karena mereka adalah pejuang yang sebenarnya. Mereka adalah orang yang selalu menerima penghinaan kalian dengan lapang dada dan tetap berjuang demi menjaga kehormatan bangsa,” ujar Nil. Q CPS

BANDUNG (LJ) - Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman, sepertinya lebih condong memainkan skema permainan 4-2-3-1 yang mengandalkan satu ujung tombak atau pemain yang bertugas sebagai pencetak gol di barisan depan. Hal itu terlihat dari sejumlah latihan dan laga uji coba yang dilakoni skuad Maung Bandung tiga pekan terakhir ini. Dengan pola permainan tersebut, striker Herman Dzumafo Epandi dan Kenji Adachihara tentu saja harus kompak untuk bergantian peran. Namun hal itu tidak dikeluhkan oleh Kenji dan juga Dzumafo, striker subur gol asal Kamerun itu. “Untuk skema permainan, harus bisa cepat adaptasi. Kalau aku jadi lebih depan atau agak ke belakang tidak masalah. Tergantung posisi bermain yang ditentukan pelatih. Jika aku berada lebih belakang, aku cari support dan cari teman agar dia (Kenji) cetak gol,” ujar Dzumafo kepada wartawan, akhir pekan kemarin. Hal senada diungkapkan tandemnya, Kenji. Dirinya pun memiliki tekad serupa dengan tandemnya Dzumafo. Dia bertekad memberikan

yang terbaik setelah resmi berkostum Maung Bandung. Soal adaptasi, Kenji juga mengaku tak ada masalah, bertahap seiring proses latihan komunikasi akan terjalin dengan sendirinya. “Tidak ada masalah soal komunikasi, khususnya dengan Dzumafo, karena sebelumnya saya sudah tahu dia,” cetus mantan pemain Persiba Balikpapan ini. Dari sekian banyak legiun asing Asia yang beredar di kancah sepak bola dalam negeri, nama Kenji merupakan salah satu pemain yang patut diperhitungkan. Dari 13 gol yang dia sumbangkan untuk Persiba pada musim lalu, bisa menjadi garansi bahwa Kenji memiliki integritas dan kualitas yang cukup mumpuni. Sementara itu, asisten pelatih Persib, Sutiono Lamso, menyatakan cukup puas menyaksikan permainan Dzumafo dan Kenji meski baru menjalani sesi latihan selama empat pekan plus tiga kali uji coba. Sutiono Lamso mengaku senang melihat kerjasama keduanya, saat membungkam Saint Prima 6-0 di Stadion Siliwangi, Jumat (5/10) kemarin. Padahal menurutnya, kedua legiun asing tersebut belum di-

berikan spesialisasi, selama sesi latihan beberapa waktu lalu. “Mereka bermain cukup bagus. Padahal sejauh ini kita masih latihan normal dan belum masuk ke spesialisasi. Kita baru menyatukan visi saja, tapi hasilnya lumayan baik. Keduanya sudah bisa saling berkomunikasi dengan baik, walaupun level lawan uji coba kita belum sama. Ini modal yang bagus untuk persiapan kita, menghadapi kompetisi nanti,” ujar Sutiono yang pernah merebut gelar Juara Liga Indonesia pada musim kompetisi 1994-1995 silam saat memperkuat Persib. Dia berharap, dari kedua pemain ini Maung Bandung dapat memperoleh banyak gol, yang diharapkan mampu memberikan kemenangan di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2013 yang rencananya bergulir 5 Januari nanti. “Kita berharap banyak dari pemain ini. Mudah-mudahan mereka bisa memberikan gol yang bagus dan banyak. Kita sebagai pelatih, akan terus men-support agar mereka terus membuat gol untuk Persib,” tandasnya. Meski demikian, tambah Sutiono, ketajaman kedua pemain ini

akan semakin ditingkatkan, agar lebih beringas di mulut gawang sehingga mampu menyumbang banyak gol bagi Maung Bandung. “Tim pelatih pasti akan memberikan solusi, bagaimana caranya lini depan bisa semakin tajam. Apa gunanya kalau lini belakang bagus, tengah bagus, tapi depannya enggak tajam. Mereka kita harapkan bisa membuat momen harus bikin gol. Kalau touch kurang bagus, kita akan evaluasi. Jadi intinya, kita akan buat mereka betul-betul tajam sebagai seorang penyerang,” ujarnya. Dia berharap, dengan waktu persiapan yang masih cukup panjang, dapat membuat barisan lini depan Persib bisa semakin mengerikan di kompetisi ISL nanti. “Dari latihan dan uji coba, memang ada peningkatan. Tapi kita belum main di level seimbang. Makanya saya belum bisa berkomentar lebih jauh. Mereka masih butuh latihan lagi agar lebih solid. Mudah-mudahan, target kita di kompetisi nanti terpenuhi. Jangan sampai, sekarang bagus tapi di kompetisi menurun. Kita juga harus jaga kondisi persiapan, agar mereka tetap main bagus,” pungkasnya. Q FER/CPS


H U Lingkar jabar Edisi 161