Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Jumat, 22 Oktober 2010 | No: 1721/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500 andalas/istimewa

Penduduk Sumut Terbesar Keempat Medan-andalas Hasil sementara Sensus Penduduk (SP) 2010 yang dilaksanakan Mei 2010 jumlah penduduk Sumut tercatat sebanyak 12.985.075 jiwa. Jumlah ini terbesar keempat di Indonesia, setelah Jawa Barat sebanyak 43 juta, Jawa Timur sebanyak 37 juta jiwa, dan Jawa Tengah sebanyak 32 juta. Hal itu dikatakan Kepala Badan Pusat Statitik (BPS) Sumatera Utara Drs Alimuddin Sidabalok dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Bidang Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik (IPDS) Panusunan Siregar pada pembukaan seminar hasil sementara SP 2010 Bersambung ke Hal. 15

Tiga Anggota DPRDSU Terancam Lengser Medan-andalas Tiga anggota DPRD Sumut dari PPRN, Rinawati Sianturi, Hj Rahmianna Pulungan, dan Rooslynda Marpaung terancam dilengserkan alias terkena Pergantian Antar Waktu (PAW), karena dinilai telah mengangkangi instruksi dan surat Ketua Umum DPP PPRN, Hj Amelia A Yani. "Ya, kita akan mem-PAW ketiganya, karena mereka berjalan sendiri-sendiri dan tidak mengindahkan surat DPP PPRN yang menggariskan pergantian pimpinan fraksi harus melalui kesepakatan bersama antar pimpinan partai Bersambung ke Hal. 15

Berkas Dilimpahkan, Ramli Segera Disidang

SALAM–Usai bersalaman dengan Presiden SBY pada HUT Golkar, Rabu malam, pada Kamis petang Gubsu Syamsul Arifin mencopot Kadishub dan Kadisdik Provsu.

Mendadak, Syamsul Copot Naruddin & Bahrumsyah andalas/budi zulkifli

Medan-andalas Terjawab sudah, persidangan terhadap Ramli Lubis segera digelar. Kejaksaan Negeri Medan, Kamis (21/10) menyerahkan berkas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan dakwaan perkara korupsi ruislagh Kebun Binatang Medan ke Penggadilan Negeri Medan, dan Ramli Lubis adalah tersangka atas kasus korupsi yang merugikan keuangan Negara tersebut. Kejari Medan, diwakili salah satu anggota tim penyidikannya, Parada SH didampingi staf Kejari Medan lainnya langsung mendatangi

Medan-andalas Gubsu H Syamsul Arifin SE secara mendadak mencopot jabatan Naruddin Dalimunthe dan Bahrumsyah sebagai Kepala Dinas Perhubungan dan Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Kamis (21/10) petang. Selanjutnya Drs Syaiful Syafri MM dilantik menjadi Kadis Pendidikan Provsu menggantikan Drs Bahrumsyah dan Rajali SSos menjadi Kadis Perhubungan Provsu menggantikan Naruddin Dalimunthe. Sementara itu, Aguswan

SH juga dilantik menjadi Pelaksana Harian Badan Narkoba dan Drs Robetson menjadi Kadis Kesejahteraan Sosial Provsu, mengisi jabatan yang ditinggalkan Syaiful Syafri. “Setelah dua tahun kepeBersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

LEMAS–Tria Lolita, tampak lemas setelah hampi 2 jam kesurupan.

Usut, Dugaan Korupsi Pemko Medan Medan-andalas Dua gelombang massa mahasiswa menggelar aksi demonstrasi ke gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kamis (21/10). Forum Mahasiswa Anti Korupsi mendesak Kejatisu mengusut dugaan korupsi di Pemko Medan. Sedangan Lembaga Kajian Mahasiswa Untuk Perubahan mendesak Kejatisu mengusut dugaan korupsi di Dinas Tata Ruang dan Permukiman Pemprovsu. “Rahudman Harahap tidak layak sebagai Wali Kota Medan. Pasalnya, dia sebelumnya pernah melakukan korupsi saat menjabat di Pemkab Tapanuli Selatan. Kondisi Medan saat

Diganggu Kuntilanak 17 Siswa Kesurupan Stabat–andalas Para pegawai dan warga yang berada di kompleks perkantoran Pemkab Langkat geger dan heboh, karena sekitar 17 orang siswa SMPN 5 Stabat tiba- tiba kesurupan. Kesurupan itu

diduga terjadi karena kemasukan arwah kuntilanak yang ada di sekolah tersebut. Peristiwa terjadi pada saat jam belajar sedang berlangsung, Kamis (21/10). Awalnya, hanya 2 sampai 3 orang saja yang kesu-

Bersambung ke Hal. 15

Kurs Rupiah BELI 8887.00

8977.00

SGD

6827.23

6901.14

HKD

1144.70

1156.32

GBP

14065.45

14211.49

AUD

8757.25

8785.48

JPY

109.33

110.47

EUR

12379.59

12509.45

MYR

2852.51

2884.18

CNY

1332.48

1345.98

Bersambung ke Hal. 15

TERKAIT dengan pergantian kepala Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) di jajaran Pemprovsu, sebagaimana dilakukan Gubsu H Syamsul Arifin, Kamis kemarin, Penasihat Fraksi Partai Demokrat DPRD Sumut Mustofawiyah Sitompul mengingatkan, agar pelaksanaannya jangan asal main ganti saja. "Tetapi kalau pergantian dimaksudkan untuk meningkatkan kinerja di SKPD dimaksud, karena kepala dinas-

Bersambung ke Hal. 15

Sudah 17 Hari Mayat Belum Dikubur 17 hari sudah kisah baku tembak antara pasukan gabungan TNI/Polri dengan kawanan teroris terjadi di Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, 8 orang tewas ditembak, sedangkan 3 lainnya ditangkap hidup-hidup. andalas/subur syahputra

Sumber Bank Indonesia

nya selama ini dinilai kurang berhasil, tentunya pergantian itu patut kita dukung," kata Mustofawiyah kepada andalas. Mengenai pergantian Kepala Dinas Pendidikan Drs Bachrumsyah, dia menilai yang bersangkutan selama ini tidak terlalu berhasil dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, komunikasinya dengan legislatif juga kurang berjalan

Derita Teroris Tewas Tertembak

JUAL

USD

rupan. Namun, setelah itu secara bergantian siswa lainnya pun ikut kesurupan. Hal itu tentu saja membuat panik para guru. Karena itu, para guru

JANGAN ASAL GANTI

Hidayat Affandi, orangtua Acep saat memberikan keterangan kepada wartawan didampingi cucunya (anak Acep), Askar Anshori Sabilillah.

MASYARAKAT kota Stabat, Kabupaten Langkat

pun heboh, karena salah seorang teroris yang tewas tertembak itu adalah Acep Gunawan (34). Ironisnya, sampai sekarang mayatnya tidak dibolehkan pulang atau diambil oleh pihak keluarganya untuk dikuburkan. Karena itu, keluarganya sedih dan menuntut keadilan. Pantaskah Acep disiksa seperti itu ? Seperti diungkapkan orangtuaAcep, Hidayat Affandi (76) kepada andalas, kemarin, di tengah Bersambung ke Hal. 15


Jumat 22 Oktober 2010

andalas Lugas & Cerdas

PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Agus Salim Ujung KOORDINATOR LIPUTAN Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Cut Yulianti REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Raja P Simbolon Binsar Simatupang,Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felik Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman MANAGER SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BCA KCP Tomang Elok a/n Hasan Insja No. Rekening 7865044917 BRI KCP Kapten Muslim a/n Hasan Insya No. Rekening 0635-01-012885-50-4 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL andalasmedan@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Bahasa Kunci Komunikasi DEWASA ini, teknologi komunikasi telah “memanjakan” umat manusia dari berbagai belahan dunia untuk saling berinteraksi tanpa dibatasi oleh dimensi ruang dan waktu. Dalam situasi demikian, bahasa menjadi piranti “mahapenting” dalam konteks pergaulan global. Hampir bisa dipastikan, bahasa-lah yang menjadi kunci komunikasi untuk membuka sekat-sekat geografis ketika dunia terus bergerak ke dalam pusaran dan arus global. Persoalannya sekarang, bagaimanakah posisi bahasa Indonesia (BI) di tengah perubahan global ? Haruskah BI menutup diri dari pengaruh asing agar unsur-unsur budaya, jatidiri, dan kepribadian bangsa tidak lagi terkontaminasi dan tereduksi oleh kultur asing? Haruskah BI tidak lagi bersikap “ramah” terhadap proses akulturasi budaya antarbangsa ketika fenomena “gegar budaya” dicemaskan akan mengancam dan menggerus nilai-nilai kesejatian diri bangsa? Sebagai bagian dari masyarakat yang hidup di tengah perkampungan dunia, bangsa kita mustahil akan sanggup menutup diri dari pengaruh asing, termasuk dalam ranah kebahasaan. Bahasa, sepanjang masih dijadikan sebagai media komunikasi, dengan sendirinya akan terus mengalami proses adaptasi budaya. Ia akan terus berproses mengikuti dinamika dan semangat zaman seiring dengan perkembangan peradaban yang memolanya. Ini artinya, BI harus lentur dalam menghadapi perubahan global yang mustahil ditolaknya. Nilai-nilai primordial sempit dengan dalih untuk mempertahankan jatidiri bangsa di tengah gempuran budaya global, dalam konteks demikian, tidak bisa dijadikan sebagai apologi dan pembenaran untuk menolak anasir-anasir bahasa asing. BI justru akan terjebak ke dalam perangkap “keterasingan” di tengah kancah pergaulan dunia apabila BI gagal memosisikan diri sebagai bahasa yang lentur dan adaptif terhadap perubahan. Proses akulturasi dan asimilasi budaya merupakan proses yang wajar terjadi dalam dinamika komunikasi global. Proses saling memengaruhi dan dipengaruhi akan terus terjadi dalam pergaulan antarbangsa secara simultan dan terus-menerus. Kearifan zaman-lah yang akan menjadi filter utama dalam menilai apakah proses akulturasi budaya itu sesuai dengan ranah kepribadian bangsa atau tidak. Dalam konteks kebahasaan, proses akulturasi dan asimilasi budaya agaknya juga tak bisa ditolak sepenuhnya. BI tak bisa selamanya menutup diri dari pengaruh asing. Fakta justru membuktikan bahwa kosakata BI menjadi amat kaya karena sentuhan pengaruh asing secara perlahan-lahan mengalami proses adaptasi, sehingga istilah serapan tak lagi terkesan sebagai sesuatu yang asing. Seiring dengan peran Indonesia di tengah kancah perubahan global, bahasa Indonesia idealnya makin terbuka, lentur, dan adaptif terhadap istilah-istilah asing. Kalau memang ada padanan yang tepat untuk menggantikan istilah-istilah asing tersebut ada baiknya segera dimasyarakatkan penggunaannya sehingga tidak sampai terjadi padanan kata tersebut justru terkesan lebih asing daripada istilah asing itu sendiri. Kalau mau jujur, penutur BI lebih mengenal katakata relatif, konsisten, relevan, efektif, atau efisien ketimbang kata nisbi, panggah, penad, mangkus, atau sangkil. Dalam konteks demikian, agar perkembangan BI lebih dinamis di tengah perubahan global diperlukan sikap selektif dalam menjaring kata-kata padanan. Semoga Bahasa Indonesia (BI) makin berkembang secara dinamis seiring dengan perkembangan peradaban global yang terus menawarkan perubahan-perubahan. ( * * )

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

Disertai Catatan

DPRDSU Setujui APBD 2011 Medan-andalas Disertai catatan dari Fraksi PKS, sepuluh fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Utara menyetujui Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Sumut tahun anggaran 2011 ditetapkan menjadi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Persetujuan tersebut mereka berikan pada rapat paripurna dewan dipimpin ketuanya H Saleh Bangun didampingi wakil ketua H Kamaluddin Harahap dan Chaidir Ritonga serta dihadiri Gubernur Sumut H Syamsul

Arifin dan Sekdaprov Sumut RE Nainggolan di Medan, Kamis (21/10). Struktur APBD Sumut 2011 sendiri terdiri atas pendapatan daerah sebesar Rp4,481 triliun dan belanja daerah sebesar Rp4,678 triliun atau mengalami defisit sebesar Rp197,08 miliar. Sementara itu, pembiayaan daerah terdiri atas penerimaan sebesar Rp387,997 miliar dan pengeluaran sebesar Rp190,918 miliar dengan total pembiayaan bersih Rp197,08 miliar. Meski menyetujui R-APBD ditetapkan menjadi APBD, namun sejumlah fraksi menyertai persetujuan tersebut dengan sejumlah catatan. Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), misalnya, melalui juru bicaranya Hidayatullah menyatakan, dapat menyetujui R-APBD menjadi APBD, kecuali menyangkut penyertaan modal

tambahan pada PT Bank Sumut sebesar Rp150 miliar. “Kami dapat menyetujui APBD Sumut tahun anggaran 2011, kecuali anggaran sebesar Rp150 miliar sebagai tambahan penyertaan modal pada PT Bank Sumut yang tetap dialokasikan,” ucapnya menegaskan. Sementara Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan sejumlah catatan dan saran, di antaranya meminta satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Sumut segera bekerja dan tidak mengulangi keterlambatan yang telah menyebabkan rendahnya serapan APBD 2010. Gubernur Syamsul Arifin dalam sambutannya menyatakan segera akan melengkapi dokumen-dokumen yang dibutuhkan, termasuk menyikapi saransaran fraksi sebelum APBD Sumut 2011

ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda). “Selanjutnya, APBD ini akan melalui proses evaluasi di Kementerian Dalam Negeri, dan kita berharap pengesahannya bisa tepat waktu atau sama dengan APBD sebelumnya, sehingga proses pembangunan di Sumut bisa maksimal untuk menyejahterakan masyarakat,” tuturnya. Pada kesempatan itu, ia juga mengajak segenap pihak untuk bersama-sama dan bahu-membahu, sehingga APBD tersebut dapat direalisasikan dengan maksimal. Ia juga membenarkan pendapat anggota dewan bahwa sejumlah SKPD di daerah itu tidak proaktif dalam pembahasan APBD. “Ini juga menjadi catatan penting bagi saya dan segera akan ada evalussi terhadap mereka,” ujar Syamsul Arifin. (UJ)

Bertujuan Bungkam Gerakan Mahasiswa

Daftar Tunggu Calhaj Asahan Membeludak Medan-andalas Bupati Kabupaten Asahan Taufan Gama Simatupang melepas 453 calon haji yang tergabung dalam kelompok terbang ke-9 asal Kabupaten Asahan melalui Bandara Polonia, Kamis (21/ 10) sekira pukul 13.20 WIB. “Seharusnya calhaj Asahan yang berangkat pada kloter 9 ini berjumlah 455 orang, namun dua calhaj ditunda keberangkatannya karena sakit,” kata Taufan Gama Simatupang. Kedua calhaj yang sakit itu, Rasiam Amdar Binti Rasiam (41) dan satu orang lagi yang mendampingi sakit, Imanuddin Bin Burhanuddin Harahap (46). Dibanding tahun lalu, lanjut bupati, calhaj Asahan terus meningkat. “Kali ini calhajnya bukan lagi meningkat, tapi sudah membeludak yang masuk dalam daftar tunggu (waiting list) sampai tahun 2016,” kata Taufan Gama yang didampingi Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan Drs H Abdul Rahman Harahap MA. Membludaknya calhaj Asahan itu di samping memang sudah membaiknya taraf kehidupan masyarakat di sana juga tak terlepas dari kontribusi Pemkab Asahan. Kebanyakan dari mereka yang berangkat dari kalangan petani dan ada beberapa dari pengusaha. “Pemkab Asahan menyediakan berbagai fasilitas seperti transportasi dan pembinaan

Kapolri Didesak Cabut Perintah Tembak di Tempat

(andalas/asril tanjung)

LEPAS-Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang melepas calhaj asal Asahan yang akan bertolak ke Tanah Suci Mekkah, Kamis (21/10) melalui Bandara Polonia. haji,” kata Taufan. Terhadap calhaj tersebut, Taufan Gama Simatupang mengharapkan setelah pulang ke tanah air dapat mejadi haji mabrur. “Kami di Asahan turut mendoakan berangkat selamat

dan pulang ke tanah air nantinya dapat berkumpul dengan keluarga. Dan apa yang telah diperoleh selama berhaji dapat diaplikasikan dengan masyarakat,” ucap Taufan Gama Simatupang. (RIL)

Pembangunan Medan Terkendala Bandara Polonia Medan-andalas Sebagai kota industri dan jasa, proses pembangunan di Kota Medan masih terkendala dengan keberadaan Bandara Polonia. Sebab, keberadaan bandara tersebut persis di tengah kota. Untuk itu diharapkan pembangunan Bandara Kuala Namu segera dirampungkan sehingga proses pembangunan di ibukota Provinsi Sumut ini bisa berjalan sesuai dengan yang telah diprogramkan. “Insya Allah, Bandara Kuala Namun akan rampung 2012. Dengan demikian Kota Medan bisa berkembang menjadi kota industri dan

jasa,” kata Wali Kota Medan Rahudman Harahap diwakili Sekda HM Fitriyus ketika menerima kunjungan rombongan 28 camat se-Kota Bandung, Kamis (21/10) di balai kota. Dipaparkan, program-program yang telah dilakukan Wali Kota Medan yang menyentuh kepentingan masyarakat banyak kepada rombongan camat se-Kota Bandung dipimpin Asisten Pemerintahan Drs Timbul Butar-Butar. Selain itu, sambungnya, Wali Kota telah mengoperaikan 13 puskesmas yang bisa menampung rawa inap setara dengan rumah sakit tipe D dan buka 24 jam. Dilengkapi dengan

dokter spesialis hasil kerjasama Dinkes Medan dengan USU. Bagi warga kurang mampu yang tidak tertampung dalam Jamkesmas, Pemko Medan telah memasukkan anggaran dalam APBD untuk membuat JPKMS. Dengan memiliki kartu JPKMS ini, Insya Allah warga bisa gratis operasi dan cuci darah. Sedangkan Kabag Tapem Pemko Bandung Mahendra mewakili para camat mengungkapkan, keinginan pihaknya untuk meningkatkan honor para RT dan RW seperti yang telah dilakukan Pemko Medan terhadap 2001 kepala lingkungannya. (YN)

Medan-andalas Ketua Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (Himmah) Sumut, Alimnur Nasution, meminta agar perintah Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri untuk menembak di tempat para pendemo yang melakkukan aksi, segera dicabut. Sebab, acuan aksi yang anarkis sangat susah jika diterjemahkan secara sepihak. Menurut Alimnur, tindakan anarkis bisa saja dilakukan oleh para mahasiswa ataupun disebabkan provokasi yang dilakukan aparat kepolisian yang menjaga aksi demo. “Perintah tembak di tempat itu sangat berlebihan diterapkan kepada mahasiswa yang melakukan aksi unjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi yang tersumbat. Dan itu seperti terlihat pada aksi menyambut satu tahun kepemimpinan Presiden SBY, terlihat polisi berpakaian preman mengacungkan pistol pada mahasiswa yang akhirnya memakan korban di pihak mahasiswa,” ujar Alimnur kepada wartawan di Medan, Kamis (21/10). Sementara itu, Ketua LSM Kampak Merah Putih, Aminullah Siagian, sangat sedih melihat para polisi berpakaian preman membidikkan pistol ke arah mahasiswa pada aksi unjuk rasa menyambut satu tahun kepemimpinan SBYBoediono. “Peluru yang digelontarkan polisi adalah berasal dari uang rakyat. Oleh karena itu, jangan tutup mulut rakyat dan mahasiswa dengan peluru yang dibeli dari uang rakyat. Sebab, tindakan tersebut sama artinya dengan ingin membungkam mulut rakyat,” tutur Aminullah kepada pers di Medan, Kamis (21/10). Menurutnya, LSM Kampak Merah Putih sangat tidak sepakat perintah Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri untuk menembak di tempat para pendemo. Perintah itu, sangat kental dengan pembungkaman gerakan mahasiswa sebagai agent perubahan. Dia mengecam aksi polisi berseragam preman membidik para mahasiswa yang menggelar aksi di Jakarta, Rabu (20/10). Bahkan Aminullah mempertanyakan, status orang yang membidikkan pistol seperti yang dilangsir media, apakah benar dia polisi atau preman. “kita pertanyakan standar polisi yang berpakaian preman dalam menggunakan pistol,” ujarnya. Untuk itu, lanjut Aminullah, ke depan jangan ada lagi timah panas yang bersarang kepada para mahasiswa dan demonstran lainnya, ketika menyampaikan aspirasinya. Sebab, menyampaikan aspirasi merupakan hak yang diatur di dalam undang- undang. (HAM)

Temuan Tim Penilai Adipura

Sampah Medis dan Nonmedis Masih Digabung di RSUPM Medan-andalas Tim penilai Adipura mendatangi Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan (RSUPM), Kamis (21/10). Dalam kunjungan itu, tim masih menemukan adanya sampah medis dan non medis yang digabung dalam tempat sampah. “Sebenarnya sudah baik, karena kita lihat sudah disediakan tempat sampah terpisah antara sampah medis dan nonmedis. Hanya saja, dalam prakteknya belum berjalan. Tadi juga ditemui penggabungan sampah di ruang IGD,” kata Marwan Azhari Harahap dari LSM Hayati Indonesia yang ikut dalam

tim penilai Adipura. Tim Adipura yang datang ke RSUPM, terdiri dari perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, LSM Lingkungan, pemda, dan perguruan tinggi. Tim melihat sejumlah titik seperti Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), incenerator (tempat pembakaran sampah), Instalasi Gawat Darurat (IGD), kamar mandi pasien, ruang kelas III, drainase, dan sejumlah tempat sampah. Selain melihat sejumlah titik tersebut, kata Marwan Azhari, untuk penilaian terhadap rumah sakit, tempat pembua-

ngan sampah dan ruang terbuka hijau (RTH) menjadi sorotan utama. Selain itu, dia juga menilai, ruang terbuka hijau rumah sakit milik Pemko Medan tersebut belum sesuai. Dari persentase 100 persen, maka RSU dr Pirngadi Medan belum mencapai 75 persen. Kedatangan tim penilai yang datang secara tibatiba ini menyebabkan sejumlah cleaning service (petugas kebersihan) tampak sibuk membersihkan lantai, dan ruangan rumah sakit. Namun, pihak rumah sakit diduga sudah mengetahui informasi tersebut, sebab

proses pembersihan lingkungan dan seluruh lorong di rumah sakit dimaksimalkan. Kabid Pemeliharaan RSU Pirngadi Medan, Khairuddin, tidak menampik kedatangan tim penilai Adipura tersebut. “Datangnya memang tibatiba, tapi kita kan sudah siap, karena sebelumnya Pak Wakil Wali Kota (Dzulmi Eldin) sudah meninjau kesiapan RSU Pirngadi. Jadi sejak itu kita sudah berbenah,” ujarnya. Soal penghijauan, lanjut Khairudin, sejak menerima kritikan dari wakil wali kota, pihaknya sudah menambah empat jenis

tanaman di sekitar TPA dan IPAL. “Sudah ada perubahan, namun ke depan akan ditingkatkan lagi,” imbuhnya. Meski dinilai banyak kekurangan terutama soal penggabungan sampah, ke depan, Khairudin mengatakan, pihaknya akan melakukan perbaikan, termasuk sosialisasi ke-

pada kepala ruangan, perawat dan pasien agar tidak membuang sampah medis dan non medis di wadah yang sama. Penilaian terhadap rumah sakit merupakan salah satu dari 114 titik penilaian tim penilai Adipura. Tim penilai juga meninjau pusat pasar, dan sejumlah saluran air. (YN)


MEDAN KITA

Jumat 22 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

Komunitas ODHA Bertemu dengan Stakeholder

KILAS

Pemko Segera Razia Makanan Kedaluwarsa Medan-andalas Dalam waktu dekat ini, tim Pemerintah Kota (Pemko) akan segera menggelar razia makanan dan minuman kedaluwarsa, daging ilegal dan daging berpengawet yang ada di pasaran. Target razia adalah plaza-plaza, mal, supermarket, swalayan dan pasar tradisional. Untuk itu sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di jajaran Pemko Medan menyatukan visi untuk menertibkan makanan dan minuman kedaluwarsa dan ilegal itu. “Dalam beberapa hari ini kita segera merazia tempat-tempat perbelanjaan di Kota Medan. Jika ditemukan makanan dan minuman kedaluwarsa, termasuk daging illegal langsung disita,” tandas Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Medan, Tengku Nasrul, kemarin. Sementara itu, anggota Pengawasan Makanan dan Minuman Kedaluwarsa Dinas Kesehatan Kota Medan, Sofian Ramli, berharap ketika melakukan razia nantinya, SKPD menggunakan alat, sehingga bisa mendetiksi daging illegal maupun makanan dan minuman kedaluwarsa. “Saat ini banyak beredar daging ilegal dari luar negeri dan daging pakai pengawet dijual di sejumlah pasar tradisional. Tentu ini sangat berbahaya jika dikonsumsi masyarakat,” ujarnya. Tetapi hal ini di tanggapi berbeda oleh Agus, seorang pedagang daging di Pusat Pasar. “Mereka salah kalau merazia daging ilegal atau daging berpengawet di pusat pasar, karena yang lebih bayak bermain di plaza-plaza, mall-mall dan swalayan. Sedangkan penjual daging di pusat pasar lebih banyak ambil di LPH,” ujarnya. (IKA)

PT KAI Harapkan Kesadaran Masyarakat Medan-andalas Kurangnya kesadaran masyarakat menjadi penyebab utama terjadinya kecelakaan kereta api (KA) di perlintasan. Masyarakat masih banyak yang mengabaikan pentingnya keselamatan diri saat melintasi rel kereta api. “Banyak jalur perlintasan liar yang telah kita tutup, tetapi dibuka lagi oleh masyarakat untuk menjadi jalur lintasan tanpa memikirkan bahaya yang akan terjadi,” kata Kepala Divre PT Kereta Api Indonesia (KAI) Sumut Totok Suryono, Kamis (21/ 10) di Medan. Dia menyebutkan, ada sekitar 150 perlintasan liar yang tersebar di sepanjang jalur kereta api dalam wilayah operasional Divre Sumut. Beberapa di antaranya sudah ditutup PT KAI, namun kembali dibuka masyarakat untuk dijadikan lintasan. Menurutnya, kalau masyarakat tidak hati-hati dan menyadari akan pentingnya keselamatan diri terhadap persoalan ini, peluang terjadinya kecelakaan di perlintasan kereta api masih akan ada. PT KAI, katanya, sudah melakukan langkahlangkah pengawasan, termasuk melakukan penutupan pada beberapa jalur perlintasan liar tersebut. Namun diakuinya, langkah pengawasan tersebut belum sepenuhnya sesuai harapan. “Makanya kita sangat mengharapkan adanya kesadaran dan kerja sama masyarakat untuk mendukung keamanan dari penyelenggaraan perkeretaapian di daerah ini,” ujarnya. PT KAI juga telah menjalin kerja sama dengan kepolisian untuk mendukung pelaksanaan UU No 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian dan menindak tegas masyarakat yang melanggar UU tersebut. (IKA)

3

andalas/ist

DILANTIK-Gubsu H Syamsul Arifin SE secara mendadak melantik empat pejabat eselon II di jajaran Pemprovsu. Masing-masing Drs Syaiful Syafri MM (sebelumnya Kadis Kesejahteraan dan Sosial Sumut) menjadi Kadis Pendidikan Sumut menggantikan Bahrumsyah, Rajali SSos menjadi Kadis Perhubungan Sumut menggantikan Naruddin Dalimunthe, Aguswan SH menjadi Pelaksana Harian Badan Narkotika dan Drs Robetson menjadi Kadis Kesejahteraan Sosial Provsu. Berita terkait di halaman I.

Gubsu Tugas Luar, Kantor Gubernur Sepi Pelaksana Kadis Pariwisata Jarang Masuk Kantor Medan-andalas Bila Gubsu H Syamsul Arifin mempunyai jadwal kegiatan ke luar daerah — seperti Rabu (20/10) yang mengikuti Rapimnas Partai Golkar di Jakarta — Kantor Gubsu Jalan Dipenogoro No 30 Medan, tampak sepi. Tingkat kehadiran para pejabat eselon II dan III di Kantor Gubsu pun sangat minim, sehingga acapkali membuat kecewa masyarakat yang hendak berurusan. “Kedatangan kami ke sini jadi siasia, padahal kampung kami jauh, bukan tinggal di Medan,” ujar warga bermarga Sitorus, Sijabat dan Karokaro, kepada andalas di Kantor Gubsu, Rabu (20/10) . Melihat tingkah laku pejabat ini, warga berharap kepada Gubsu dan Sekdaprovsu Dr RE Nainggolan MM untuk segera mengevaluasi pejabat eselon II dan III yang sering mangkir, dan memberi peringatan keras agar para PNS itu sungguh-sungguh bekerja dan berdisiplin, baik soal kedatangan pada pagi hari dan pulang kerja. “Penilaian kami, para pejabat di sini banyak yang tidak disipilin. Bila ditanya stafnya, jawaban mereka umumnya mengatakan pimpinan mereka sedang

ke luar ada urusan tugas. Alasan tersebut sepertinya melindungi pimpinan mereka,” tambah Sitorus. Menurutnya, bila Gubsu maupun Sekdaprovsu tidak memberikan teguran atau sanksi, dikhawatirkan akan menular kepada jajaran staf dan bila ini terjadi maka akan sulit memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. “Bila tidak ada alasan yang jelas, maka dipotong saja gaji tambahan TPP-nya. Sebab, kalau staf tidak hadir, seringkali pimpinan mereka memberi teguran. Tapi pimpinan absent, teguran kadang tidak ada dari Gubsu atau Sekdaprovsu,” ungkap mereka. Jarang Masuk Sementara itu, Pelaksana Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Sumut Su-

darno dikabarkan jarang terlihat masuk kantor semenjak diangkat menggantikan posisi Hj Nurlisa Ginting sekira tiga bulan yang lalu. Akibatnya, baik masyarakat maupun pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan dinas tersebut yang berurusan seringkali mengalami kendala. “Pak Darno jarang sekali masuk kantor, bahkan pernah selama dua minggu dia tidak pernah terlihat memasuki ruang kerjanya. Saya yang mempunyai urusan jadi terkendala dan tak kunjung selesai,” ungkap salah seorang PNS yang minta namanya jangan ditulis, Kamis (21/10). Terkait hal ini, PNS berharap kepada Gubsu H Syamsul Arifin SE segera mengganti posisi jabatan Sudarno, dengan melantik pejabat yang defenitif sehingga urusan yang ada di sana tidak terkendala dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. Ketika hal ini dikonfirmasi melalui telepon selularnya dengan nomor 081361752325, Plh Kadis Pariwisata Sudarno tidak mengangkatnya, padahal ada nada dering masuk. (WAN)

Medan-andalas Permasalahan HIV/AIDS saat ini sudah menjadi permasalahan global. Ini dikarenakan dampak yang ditimbulkannya mencakup seluruh aspek kehidupan seperti kesehatan, ekonomi, sosial, pekerjaan, budaya dan psikososial. Dengan permasalahan yang kompleks ini tentu dibutuhkan kerjasama semua pihak untuk bersamasama menanggulangi HIV/AIDS. Hal itu dikatakan Sekretaris Pelaksana Harian Komisi Perlindungan AIDS (KPA) Provinsi Sumut diwakili Asron Gultom pada pertemuan Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) dengan stakeholder (pemangku jabatan), Kamis (21/10) di RM Trans Minang, Medan. Menurutnya, hal yang paling merasakan dampak dari HIV/AIDS adalah ODHA itu sendiri. Diawali dari saat pertama sekali mengetahui status HIV sampai masamasa akhir hidup, sepertinya ODHA tidak pernah terpisah dari masalah. Menurut Asron, ada beberapa program yang selama ini untuk mendukung kehidupan ODHA. Namun yang menjadi permaslaahn penting yaitu kesinambungan program yang ada. Karenanya, sangat diharapkan peran dari semua stake holder untuk terlibat dalam program penanggulangan HIV/AIDS seperti pencegahan, pengobatan dan mitigasi. “Untuk itulah KPA mengadakan pertemuan stakeholder dengan ODHA,” katanya. Diharapkan, dari pertemuan ini ada peran aktif stakeholder dalam program HIV, komitmen terkait program HOV/AIDS di sektor terkait dan kerjasama antara stake holder dan komunitas ODHA. Memberikan informasi terkait mekanisme untuk akses informasi atau program yang dikembangkan stakeholder serta menghapus stigma dan diskriminasi dengan memberikan informasi kepada stakeholder. Hadir dalam pertemuan itu, komunitas ODHA dari Medan Plus, Andi Ilham Lubis dari Dineks Sumut, dr Irwan F Rangkuti dari pelayanan RS Pirngadi, Disnaker Sumut, Biro Pemberdayaan Perempuan (PP) Sumut. Fatimah dari Biro PP Provsu menyampaikan, dalam waktu dekat ini, Biro PP Propsu akan membuat modul masalah HIV bagi remaja. “Jadi kita bisa sharing mengenai HIV/AIDS,” ujarnya. Sedangkan Yusmaniah, Pengawas Tenaga Kerja Disnaker Provsu mengatakan, pihaknya tidak ada program keterampilan namun menyosialisasikan masalah HIV bagi tenaga kerja. Sementara Andi Ilham Lubis menyampaikan, tahun 2011 tiap kabupaten/kota harus punya SDM konselor dan sekarang sudah memberikan pelatihan. “Jadi tinggal kepedulian pemkab atau pemkonya,” katanya. dr Irwan F Rangkut mengatakan, tidak ada masalah dengan layanan ODHA di Pirngadi. “Bulan September lalu ada 13 ODHA yang datang, rata-rata usia produktif dan satu orang anak usia sekolah dasar,” sebutnya. Usai acara, Ardian dari Medan Plus menyampaikan keluhannya tentang perlunya kartu Jamkesmas bagi ODHA yang belum memiliki kartu. “Perlu ada kartu Jamkesmas kalau ada yang sakit tidak punya uang mau dibawa kemana,” katanya. (YN)

Jamuan Makan Malam PDT

BERJOGET-Wagubsu Gatot Pujo Nugroho dan Ketua Umum Pesta Danau Toba (PDT) 2010 Parlindungan Purba ikut berjoget berbaur dengan para undangan pada jamuan makan malam PDT 2010 di Hotel Niagara Parapat, Rabu (20/10) malam.

Pak Wagubsu pun Ikut Berjoget Tarian tradisional Simalungun, Mar Ilah dan Tortor menyemarakkan acara jamuan makan malam Pesta Danau Toba (PDT) 2010 yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara di Hotel Niagara, Parapat, Rabu (20/10) malam.

S

elain menyuguhkan kesenian tradisional, acara yang dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Konsulat Malaysia, Konjen Amerika Serikat, dan Dirjen Pemasaran Pariwisata Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI Sapta Nirwanda itu juga dimeriahkan penampilan grup musik Insdidental. Hadir juga pada acara malam itu Ketua Umum PDT 2010 Parlindungan Purba, Kepala Dinas Kebudayaan dan

Pariwisata (Disbudpar) Sumut Sudarno yang diwakili Kabid Pemasaran Muklis, dan Direktur Utama Trans Kreasindo Production Didit Mahadi Kadar. Para tamu udangan yang menikmati jamuan makam malam itu tampak begitu terhibur dan larut dalam suasana yang penuh keakraban. Saat usai menikmati makan malam, para tamu undangan turut bernyanyi dan menortor bersama dengan para penari. Bahkan tak ketinggalan, Wagubsu pun ikut berjoget berbaur dengan para tamu undangan. Pihak Disbudpar Sumut pun memberikan apreasiasi yang sangat tinggi atas kehadiran Wagubsu, Konsulat Malaysia, Konjen Amerika, dan tamu undangan PDT pada acara ini. Ketua Umum PDT 2010 Parlindungan Purba dalam sambutannya mengatakan, jamuan makan malam ini diharapkan mampu lebih memperkuat keakraban semua pihak setelah sukses mengkuti dan melaksanakan

andalas/ist

pembukaan PDT 2010 yang berlangsung di Open Stage Parapat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Gubsu, Konsulat Malaysia, Konsulat Amerika, tamu udangan dari Jakarta dan Sumut serta khususnya semua pihak yang telah bekerja keras bersama-sama dalam menyukseskan pelaksanaan pembukaan pagelaran PDT 2010,” ujarnya. Sebelumnya, Kepala Disbudpar Sumut Sudarno memberikan apreasiasi yang cukup tinggi kepada masyarakat Sumut dan wisatawan

yang antusias menyaksikan perhelatan PDT 2010. Beberapa kebudayaan yang ditampilkan dan parade kebudayaan yang disuguhkan mampu membangkitkan semangat masyarakat untuk tetap mencintai, melestarikan Danau Toba, dan menjaga lingkungan alam di kawasan Danau Toba. “Apa yang menjadi harapan semua pihak agar Danau Toba tetap menjadi destinasi wisatawan dunia dan masyarakat nasional pada umumnya dapat tetap dipertahankan,” katanya. (GUS)


HUKUM & KRIMINAL

Jumat 22 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

4

KILAS

Belasan Amunisi Aktif di Komplek BRI Medan-andalas Belasan amunisi aktif ditemukan di Komplek BRI Jalan Mongonsidi Medan, Kamis (21/10) sekira pukul 15.45 WIB. Temuan itu selanjutnya dilaporkan ke pihak kepolisian. Informasi diperoleh orang pertama yang menemukan belasan amunisi itu seorang penjaga rumah milik Emi di Komplek BRI Jalan Monginsidi Medan bernama Andi Syahputra (25) sedang melintas di belakang rumah. Pada saat melintas, dirinnya melihat belasan peluru. Kemudian Andi menghubungi warga setempat dan melaporkannya kepada pihak kepolisian. Tidak berselang lama pihak kepolisian turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengamanan. Setibanya di lokasi, petugas langsung mengamankan 12 butir amunisi yang masih aktif tersebut. Dalam pemeriksaan ternyata diketahui 8 butir peluru senjata api (senpi) jenis cis dan 4 peluru lagi jenis senjata besar kaliber 44.40 win. Setelah dilakukan penyelidikan serta penyisiran di tempat penemuan amunisi tersebut guna memastikan apakah masih ada lagi amunisi lainnya dan hasilnya tidak ada, maka petugas langsung beranjak kembali ke komando dengan membawa 12 amunisi aktif yang ditemukan tersebut guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut. (HER)

Kasatreskrim Polresta Medan, Kompol Fadillah Zulkarnaen SiK (Kanan) memberikan keterangan pers pengungkapan kasus perampokan disertai pembunuhan sopir mobil rental mobil, Syahrum Efendi. Dalam pengungkapan tersebut polisi berhasil meringksu tiga orang tersangka masingmasing FM alias O (31), M alias A (25) dan J alias J (26). Ketiga tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Medan.

Pelaku Jambret Dihajar Massa Medan-andalas Seorang pelaku jambret babak belur dihajar massa setelah kedapatan melakukan aksinya di depan SPBU Kawasan Jalan Denai Medan, Rabu (20/10) sekitar 23.00 WIB. Selanjutnya dalam kondisi babak belur, tersangka langsung diserahkan warga ke Mapolsek Medan Area. Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu J Banjarnaor kepada wartawan menyebutkan, sebelumnya kejadian korban Tuti (26) warga Jalan Panglima Denai Medan hendak pulang dengan mengendarai sepeda motor. Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), tersangka bernama Putra Nasution (27) warga Jalan Eka Rasmi Titi Kuning yang sudah membuntuti korban, langsung memepet dan menarik kalung emas yang dikenakan korban. Mendapat perlakuan tersebut, korban terkejut dan langsung berteriak minta tolong. Warga yang mendengar jeritan tersebut langsung berdatang dan mengejar tersangka. Karena gugup melihat banyak warga mengejar, akhirnya pelaku terjatuh. Kemudian warga menangkap dan tanpa ada yang mengkomandoi, puluhan warga yang sudah kesal dengan aksi jambret yang sering terjadi di daerah tersebut langsung menghajar pelaku hingga babak belur. (HER)

Keluarga Korban Pencabulan Ngadu ke DPRD Lubuk Pakam-andalas Jelita (nama samaran-red), warga Jalan Batako, Kelurahan Tandam Hulu, Kabupaten Deli Serdang, di dampingi ayahnya Ngatimin (56) dan puluhan anggota keluarganya mengadu ke DPRD Deli Serdang, Kamis (21/10). Kedatangan gadis berisia 19 tahun itu diterima Ketua Komisi A DPRD Deli Serdang, Mikail TP Purba SH beserta anggota komisi lainnya, untuk mengadukan nasib anaknya yang menjadi korban pencabulan. Yang lebih mendorong mereka untuk mengadu ke DPRD DS menyangkut tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap terdakwa yang nilai terlalu rendah. Terdakwa perkara pencabulan Asan alias San-San alias Lau Cek (38) bertempat tinggal di Pasar V Tandem Hulu Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten deli Serdang ini hanya dituntut oleh Jaksa selama 2,5 tahun kurungan penjara. Menurut ayah korban (Ngatimin) ,pencabulan terhadap anaknya dilakukan terdakwa Asan sekitar Agustus 2008 lalu sekira pukul 13.00 WIB di Hotel M Jalan Medan-Binjai KM 13, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang dan September 2008 sekira pukul 13.00 Wib di Hotel L terletak di Jalan SukarnoHatta KM 18, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur. “Saat itu saya berada di rumah teman, terdakwa mengajak saya jalan-jalan untuk makan. Saya menolak ajakan Asan tetapi terdakwa Asan akan membelikan rumah untuk saya. Sehingga saya menerima ajakan terdakwa yang sat itu menggunakan mobil Pick Up BK 8185 RA,” cerita korban. Selanjutnya korban bersama terdakwa makan di salah satu restoran Kota Binjai, dan pada saat itu terdakwa Asan memberikan pada korban sebotol air mineral yang sudah dibuka dan setelah korban meminumnya, korban merasa kepalanya pusing. Setelah sadar, ternyata korban dan terdakwa telah berada di kamar hotel M dalam keadaan tanpa busana dan korban merasa kesakitan pada kemaluannya. Masih menurut Ngatiman, perbuatan pencabulan itu kembali dilakukan terdakwa Asan kepada korban sekitar September 2008 di Hotel. Setelah puas melampiaskan hasratnya, terdakwa Asan malah mengancam melisa agar perbuatannya tidak diberitahukan kepada orang tuanya, dan jika diberitahukan maka terdakwa akan membunuh korban. Perbuatan terdakwa diperkuat dengan adanya bukti visum et revertum RSUD Dr Pirngadi Medan No 103/OBG/2010 yang dibuat dan ditandatangani oleh dr Syamsul Arifin Nasution, Sp.Og tanggal 23 Maret 2010, bahwa perbuatan terdakwa pada melisa telah menyebabkan selaput dara / hymen robek sampai ke dasar. “Jaksa Penuntut Umum (JPU) hanya menuntut terdakwa 2,5 tahun penjara. Padahal dalam surat dakwaan No. REG. PERK : PDM 335/BNJEI/Ep/07/ 2010, dalam dakwaan kesatu, terdakwa dijerat pasal 81 ayat (2) UU No 23 tahun 2003 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun dan paling singkat 3 tahun. Karena pada saat kejadian itu, anak saya masih berumur 17 tahun,” jelas Ngatimin. Sementara itu, JPU Sarona Silalahi SH saat dikonfirmasi via selularnya tidak mendapat jawaban, kendati nada panggilan handphone miliknya aktif. (TH).

andalas/rony muharrman

Oknum Guru MTs Aniaya Siswa Tanjung Pura-andalas Oknum guru Madrasah Tsanawiyah (MTS) Miftahul Ula, Desa Pematang Cegal, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat dilaporkan menganiaya siswa kelas VII, Joko Syahputra (13), Rabu (20/10) sekira pukul 11.00 WIB. Tidak tahu permasalahannya, putra Supangat (40) dan Samini (37) Warga Dusun Paluh Rengas, Desa P.Cengal tersebut tiba-tiba ditunjang sebanyak dua kali kemudian kepalanya dibenturkan ke dinding oleh sang guru bernama Fitriadi. Tak senang dengan perlakuan oknum pahlawan tanpa tanda jasa itu, keluarga korban langsung mengadu ke Polsek Tanjung Pura. Di kantor polisi, orang tua korban, mengaku awalnya tidak mengetahui anaknya dianiaya oleh oknum guru tadi. Kasus tersebut terkuak setelah anak tetangga bernama Melinda (14) yang merupakan kakak kelas Joko di sekolah yang sama mengadukan penganiayaan tersebut kepada samini sore harinya. Sebelumnya Samini juga merasa

curiga ketika anaknya saat pulang sekolah kondisinya kusam. Pada bagian mata anaknya bengkak seperti habis menangis. Namun ketika ditanya Joko tidak mau menjawab. “Saya taunya dari anak tetangga satu sekolahan sama anak saya. Kata melinda muka anak saya ditunjang dua kali sama gurunya sehingga anak saya menjerit dan terus menerus menangis. Sakit hati saya mendengarnya”, kata Samini. Kepada wartawan Joko menceritakan, penganiayaan tersebut hanya gara-gara pengapus papan tulis yang sepertinya sengaja dilontarkan dari kelas belakang. Penghapus papan tulis tersebut jatuh di meja belajar Joko, lalu Joko melemparkan penghapus tersebut kembali ke kelas belakang sambil terus mengikuti pelajaran IPA yang diberikan guru bernama Heni. Beberapa saat kemudian, Fitriadi datang ke kelas dan menanyakan siapa yang melempar penghapus ke belakang. Mendengar pertanyaan guru yang dikenal kejam terhadap siswa tersebut, Joko langsung menjawab, “ saya pak”. Guru tersebut kemudian berkata, “kenapa kamu lemparkan ke belakang ?”, dan Joko menjawab bahwa siswa kelas belakang yang duluan melemparkan penghapus tersebut ke mejanya.

Mendengar jawaban Joko, Fitriadi langsung menunjang wajah Joko sebanyak 2 kali. Kemudian Fitriadi sambil berteriak mengatakan “anak preman kau ya, udah jago ayahmu”, bentak Fitriadi sambil memegang kepala Joko lalu membenturkannya. Menerima perlakuan tersebut Joko hanya menjerit kesakitan sambil menangis. Sedangkan pelaku setelah menganiaya korban langsung meninggalkan kelas. Kepada Wartawan, Koordinator Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Langkat, Togar Lubis yang mendampingi orang tua Joko membuat laporan pengaduan di Polsek Tanjung Pura, menyatakan sangat menyesalkan kejadian itu. Sementara itu, Kapolsek Tanjung Pura AKP Marham SH melalui Kanit Reskrim, Aiptu Jamal MS ketika dikonfirmasi perihal pengaduan kasus penganiayaan itu membenarkan bahwa pihaknya sudah menerima laporan pengaduan dari orang tua korban. “Laporan pengaduannya sudah kita terima dan sedang diproses, sebagai langkah awal korban telah kita rujuk ke RSUD Tanjung Pura untuk mendapatkan perawatan sekaligus pemeriksaan Visum et Revertum,” katanya. (BD)

Ditangkap, Dua Pelajar Isap Ganja Tebing Tinggi-andalas Dua pemuda yang masih berstatus pelajar SMA Negeri 1 Dolok Merawan, Sergai masing- masing AR alias Nata (17) Warga Dusun II Desa Dolok Merawan Kecamatan Dolok Merawan, Sergai dan temanya AP alias Anggi (16) warga Dusun II Desa Dolok Merawan Kecamatan Dolok Merawan , Sergai. Di ciduk polisi tertangkap basah mengisap ganja di sebuah lokasi rekreasi, Kamis (21/10). Kenakalan dua pemuda ini ternyata bukan hanya bolos sekolah saja, parahnya lagi ternyata uang beli ganja adalah uang untuk membayar buku pelajaran di sekolah. Keduanya kedapatan petugas dari Kepolisian Polsek Dolok Merawansaat sedang asyik menghisap ganja di kawasan rekreasi Sampuran Widuri Desa Bangun Rejo, Kecamatan Dolok Merawan ,Sergai. Dari tangan tersangka diamankan 4 puntung rokok kretek yang telah dicampur daun ganja. Mengutip keterangan para tersangka bahwa mereka sering menghisap ganja dan juga sering bolos sekolah, uang pembayaran buku juga mereka habiskan untuk foya-foya dan ganja yang ada ditangan mereka diperoleh dari ES dan MI warga Dusun II Desa Dolok Merawan Sergai. (MET)

Pengusaha Rumah Makan Diciduk Serdang Bedagai-andalas Pengusaha rumah makan, Irianul Asril alias Bodong (49) warga Dusun Darul Aman, Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (20/ 10) sekitar pukul 20.30 WIB, diamankan petugas dari Sat Narkoba Polres Sergai. Pasalnya, ketika petugas Sat Nar-

koba melakukan pengembangan mendapatkan alat untuk menyabhu dan selinting daun ganja di rumah sekaligus tempat usahanya. Bodong usai diambil keterangannya di Mapolres Sergai, Kamis (21/ 10) mengaku, sudah lama tidak mengkonsumsi narkotika jenis sabu itu. “Saya pakai sabu seminggu yang lalu.

Separangkat alat sabu yang ditemukan petugas bekas dipakai kemarin,” katanya dengan mata sembab karena sedih. Kasat Narkoba Polres Sergai, AKP Nopiardi di dampingi Kasubag Humas Polres Sergai , Iptu Z Siregar, membenarkan penangkapan tersebut. “Kita sedang melakukan pemeriksaan,” terang Nopi. (RYAD)

andalas / Selamat Riadi

Tersangka AR alias Nata (kanan) dan AP alias Anggi (kiri) saat diperiksa di oleh satuan Narkoba Polres Tebing Tinggi, Kamis (21/10).

Polsek Delitua Bongkar Sindikat Pencuri Komputer Warnet Petugas Reskrim Polsek Delitua berhasil mengungkap sindikat pencurian komputer di warnet, Selasa (19/10) sekira pukul 11.30 WIB di Adi warnet, Jalan HR Hakim, Medan.

Ketiga tersangka masing masing AR, FR dan AG beserta barang bukti saat diamankan ke Mapolsek Delitua.Tampak dalam foto Kapolsek Delitua, Kompol SP Sinulingga (paling kanan) didampingi Kanit Reskrim Iptu Semion Sembiring (kanan/belakang) dan petugas polsek Delitua mengintrogasi ketiga tersangka, Kamis (21/10) sore.

T

iga tersangka masing-masing AR (23) warga Jalan Bakti No 206 E, Medan Denai, FR (18) warga Jalan Gotong Royong, Medan Denai dan AG (18) warga Jalan Brigjend Katamso, depan galon, Kampung Baru, Medan Maimun. Dari mereka polisi menyita barang bukti 37 unit komputer. Barang bukti tersebut merupakan hasil curian dari beberapa warnet diantaranya di Jalan Karya Wisata, Medan Johor, Jalan Brigjen Hamid, Titi Kuning, dan Jalan Kwala Bekala, Medan Johor. Informasi yang diperoleh wartawan, terungkapnya sindikat pencurian komputer di warnet tersebut berawal dari adanya laporan pengaduan korban, Hashfi Candra SH (29) warga Komplek Johor Indah Permai II Blok B No 26, Kelurahan Gedung Johor, Medan Johor yang melaporkan telah kehilangan 12 unit komputer di warnet miliknya yang berada di daerah Jalan Karya Wisata, Medan Johor, Senin (18/10) sekira pukul 08.10 WIB.

andalas/irwan ginting

Keesokan harinya, korban mendapat informasi dari Gunawan yang merupakan teknisi komputer di warnetnya tersebut yang membaca iklan penjualan 10 unit komputer disalah satu surat kabar harian terbitan Medan dengan harga sangat murah. Merasa curiga dengan spesifikasi komputer tersebut yang hampir mirip dengan komputer yang hilang diwarnetnya, korban pun menyuruh Gunawan untuk membeli seluruh komputer tersebut dengan membawa satu unit komputer terlebih dahulu dan kemudian memanjarnya Rp 2,2 Jt sesuai dengan yang tertera di iklan tersebut. Setelah membeli komputer tersebut, korban pun menyuruh me-

kaniknya untuk membuka bagian dalam komputer. Alangkah terkejutnya korban saat melihat segel perusahaan tempat korban membeli komputer tersebut tertera didalamnya. Merasa komputer tersebut miliknya, korbanpun kemudian melaporkannya ke petugas Polsek Delitua. Petugas pun langsung datang kelokasi dan langsung mengamankan tersangka AR yang merupakan penadah komputer tersebut. Dihadapan petugas tersangka AR mengaku bahwa barang barang tersebut adalah milik tersangka FR cs yang sebelumnya diantar ke kediamannya. Mendengar informasi tersebut,

petugas pun melakukan pengembangan dengan menyuruh tersangka AR menghubungi kedua tersangka melalui seluler dengan berpura-pura menyuruh mengambil sisa uang penjualan seluruh komputer. Tak lama kemudian, dengan mengendarai sepeda motor tersangka FR dan AG mendatangi warnet milik tersangka AR tersebut. Petugas yang sebelumnya sudah siaga di lokasi kejadian langsung membekuk kedua tersangka. Dihadapan petugas, tersangka FR dan AG mengakui perbuatannya. Kemudian petugas pun langsung mengamankan ketiga tersangka dan barang bukti ke Mapolsek Delitua. Saat ini berdasarkan pengakuan ketiga tersangka, petugas pun masih melakukan pengejaran terhadap tersangka lainnya. Kapolsek Delitua, Kompol SP Sinulingga didampingi Kanit Reskrim Iptu Semion Sembiring saat dikonfirmasi wartawan diruang kerjanya membenarkan penangkapan tersebut. “Berdasarkan laporan dari masyarakat, ketiga tersangka diantaranya dua pencuri dan satu penadah komputer sudah kita amankan beserta barang bukti. Saat ini kita sedang melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap tersangka lainnya. Kasus ini masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan guna diproses lebih lanjut, “ kata Kapolsek. (WAN)


Jumat

EKONOMI BISNIS

22 Oktober 2010

KILAS

Cegah Penipuan Telkomsel Buka Layanan SMS 1166 Medan-andalas Maraknya penipuan melalui SMS belakangan ini sangat mengganggu kenyamanan pelanggan dan masyarakat pengguna ponsel. Modus dan metode yang digunakan para pelaku penipuan selalu berganti-ganti. Banyaknya tindak penipuan yang menimbulkan keluhan dan kerugian material yang tidak sedikit jelas mengganggu kenyaman dan kepuasan pelanggan dalam menggunakan ponsel. Terdorong untuk memberikan layanan yang terbaik dan respon positif kepada pelanggan yang ingin mengadukan SMS penipuan, Telkomsel pun membuka layanan 1166. Corporate Communication Telkomsel Area Sumatera, Henny Purweni kepada wartawan, Kamis (21/ 10) di Medan menjelaskan, Layanan 1166 adalah nomor singkat yang disiapkan Telkomsel untuk menampung pengaduan SMS penipuan dan tindak penipuan melalui SMS yang telah terjadi. Layanan ini hanya diperuntukkan bagi pelanggan Telkomsel dan tidak berbayar. Dibukanya layanan ini bertujuan agar para pelanggan Telkomsel dapat dengan mudah dan cepat mengadukan penipuan SMS yang terjadi. Format yang harus diisi dalam SMS pengaduan tersebut adalah sebagai berikut: Penipuan#nomor pelaku penipuan#isi SMS penipuan. Seluruh data pengaduan yang berhasil ditanggung melalui layanan ini akan dimanfaatkan Telkomsel sebagai dasar tindak lanjut terhadap nomor yang dilaporkan. Dalam kesempatan itu Weni mengimbau para pelanggan agar tidak mudah tertipu dengan SMS semacam ini. Para pelanggan juga diharapkan tdak mudah percaya pada SMS yang mencurigakan. (GUS)

5

Pasar Tradisional di Medan Sepi Pembeli

Harga Sayur Mayur di Kisaran Anjlok Kisaran–andalas Membludaknya pasokan sayur mayur dari daerah Berastagi maupun Tanah Karo serta dari seputaran Kabupaten Asahan, membuat harga sayur mayur termasuk cabai merah anjlok. Pantauan andalas di beberapa pasar tradisional seperti Pajak Kartini, Pajak Bakti, dan Pajak Jalan H Misbah, harga cabai merah saat ini Rp10.000/kg dari sebelumnya Rp14.000/kg. Evi, seorang pedagang cabai merah di Pasar Kartini Kamis (21/10) mengatakan, rendahnya harga cabai merah maupun harga sayur mayur lainnya disebabkan melimpahnya pasokan dari para agen dan petani. Para agen maupun petani terkadang harus menanggung risiko merugi menjual sayur mayurnya ke pedagang karena dagangan yang mereka jual tidak bisa bertahan lama. NT Tarigan, pedagang cabai dan bawang di Pasar Kartini juga mengungkapkan hal yang sama. Namun ia juga menduga turunnya harga cabai merah tersebut dipicu cuaca ekstrim yang memengaruhi daya tahan komoditas dari daerah pegunungan. “Hanya saja yang membuat kami heran, kendati harga sayur mayur sedang turun, pembeli justru sepi. Padahal biasanya jika harga cabai sedang normal, masyarakat berbondong-bondong membelinya,” akunya. (FAS)

harian andalas | Hal.

andalas/ika ramadhani

MENGOBROL - Sejumlah pedagang di Pajak (Pasar) Pagi Kelurahan Durian terlihat asyik mengobrol di lapak dagangannya sambil menunggu pembeli yang belakangan ini semakin sepi.

Medan-andalas Pedagang di sejumlah pasar tradisional di Medan mengeluhkan sepinya pembeli belakangan ini. Omzet pedagang menurun drastis karena tak tak banyak pembeli yang datang untuk membeli dagangannya. Seperti dari pantauan dan pengakuan sejumlah pedagang yang sempat ditemui andalas pada Kamis (21/10) di Pusat Pasar Medan, Pajak (Pasar) Pagi Kelurahan Durian, dan Pasar Sikambing. Kebanyakan pedagang terlihat duduk santai di kios maupun lapak dagangannya. Sebagian pedagang lainnya asyik mengobrol dengan pedagang lainnya. Sementara koridor-koridor di dalam pasar-pasar tersebut terlihat agak lengang. “Kalau pembeli ya ada, tapi tidak seperti biasanya. Faktor demo kemarin kurasa, ditambah lagi ini kan bulan tua,” ujar salah seorang pedagang bermarga Saragih (27) sembari membenahi cabai-cabai

dagangannya. Ia mengakui naiknya harga bahan-bahan pokok belakangan ini juga memengaruhi sepinya pembeli. “Ditambah lagi mungkin karena lagi adanya perayaan pesta tahunan di Tanah Karo sana, jadi banyak petani yang tak pergi berladang, sehingga harga sayuran pun jadi mahal karena pasokan sedikit,” tambahnya. Dari keterangan pedagang, beberapa harga bahan pokok belakangan ini memang mengalami kenaikan. Seperti minyak goreng, saat ini harganya Rp9.600 per kg, gula pasir Rp11.000 per kg, beras IR64 Rp72 ribu per karung (10 Kg). Sementara cabai merah Rp12.000 per kg dari sebelumnya Rp8.000 per kg, bawang merah Rp14.000 per kg dari sebelumnya Rp10.000 per kg, kecuali tomat yang harganya masih stabil Rp2.500 per kg. Sedangkan harga daging sapi Rp65.000 per kg dan daging ayam Rp28.000 per kg. (IKA)

PDT 2010 tak Pengaruhi Hunian Hotel di Medan

PDAM Tirtanadi Optimalisasikan Pemerataan Distribusi Air

”Soal tarif, tetap dengan tarif normal tidak ada kenaikan. Bulan Oktober-November ini belum ada tarif spesial,” kata Fifin. Sementara Public Relations Officer JW Marriott Hotel Medan, Herry Wahyudi mengaku, tingkat hunian kamar di JW Marriot terisi penuh selama akhir pekan di bulan Oktober, namun dia tidak mengetahui secara pasti apakah peningkatan ini terkait dengan PDT. “Kamar di sini selalu terisi penuh di akhir pekan, namun saya tidak mengetahui secara pasti apakah ini terkait dengan PDT atau tidak,” kata Herry. Herry menjelaskan, meski dalam suasana PDT atau tidak, kamar Hotel JW Marriott tetap menerapkan tarif spesial promo di bulan Oktober ini.

Medan-andalas Dalam rangka mengoptimalkan pendistribusian air kepada pelanggan, PDAM Tirtanadi saat ini sedang melakukan Pengaturan Jaringan Perpipaan dan Sistem Perpompaan. Menurut Kepala Divisi Public Relation PDAM Tirtanadi Ir H Delviyandri MPsi dalam penjelasannya kepada pers pada Kamis (21/10) tujuan kegiatan ini adalah untuk pemerataan tekanan dan debit air di seluruh wilayah pelayanan PDAM Tirtanadi. “Pekerjaan ini telah dimulai sejak tanggal 19 Oktober 2010 dan akan berlangsung selama beberapa hari ke depan,” katanya. Pengaturan Jaringan Perpipaan dan Sistem Perpompaan ini merupakan instruksi langsung dari Pjs Direktur Utama & Direktur Operasi PDAM Tirtanadi Ir T Fahmi Johan MSi sebagai tanggapan atas keluhan pelanggan yang belum dapat dilayani secara optimal. Fahmi Johan mengharapkan dengan upaya Pengaturan Jaringan Perpipaan dan Sistem Perpompaan ini, pelayanan di seluruh wilayah layanan PDAM Tertanadi lebih baik lagi. Hanya saja selama pelaksanaan Pengaturan Jaringan Perpipaan dan Sistem Perpompaan ini diperkirakan akan berdampak pada pendistribusian air kepada pelanggan khususnya di Medan sekitarnya. Keluhan pelanggan, sambungnya, dapat disampaikan melalui pesan singkat (SMS) ke nomor 08126021905 atau telepon ke Kantor Cabang PDAM Tirtanadi terdekat. Untuk Cabang Medan Kota ke nomor telepon (061) 4571666, Cabang Sei Agul (061) 6617123–(061) 6623057, Cabang Medan Labuhan (061) 6851449–(061) 6855745, Cabang Medan Denai (061) 7366626–(061) 7320073, Cabang Padang Bulan (061) 8360432– (061) 8365339. Kemudian Cabang Tuasan (061) 6622120– (061) 6635477, Cabang Deli Tua (061) 7031670– (061) 7032377, Cabang Sunggal (061) 8218345– (061) 83858111, Cabang Diski (061) 8460984– (061) 8445941, Cabang Medan Amplas (061) 7851838 – (061) 7852327, Cabang HM Yamin (061) 4531036–(061) 4516794, Cabang Belawan Kota (061) 6940463–(061) 6940302, dan Cabang Cemara (061) 6638349–(061) 77237383. (GUS)

Medan-andalas Tingkat hunian hotel di Medan tak banyak terpengaruh meski hajatan Pesta Danau Toba (PDT) sedang digelar saat ini. Tingkat hunian hotel berbintang di Medan terbilang masih seperti biasa. Tidak ada lonjakan permintaan tamu menginap. Rata-rata tingkat hunian hotel di Medan masih sekitar 60-80 persen. ”Momen Pesta Danau Toba tidak ada pengaruh untuk tingkat hunian hotel di Medan. Kita punya pasar tersendiri dan tidak terlibat dalam

penambahan tamu untuk kegiatan pesta itu,” kata Assistant Director of Sales & Marketing Hotel Grand Angkasa International, Fifin Erdiany kepada andalas , Kamis (21/ 10). Menurut Fifin, tingkat hunian kamar sejumlah hotel di Medan pada awal bulan Oktober lalu mengalami peningkatan, namun tidak terkait PDT. Naiknya tingkat hunian hotel ini didorong adanya agenda rapat dan seminar sejumlah instansi pemerintah dan tamu reguler. “Bulan ini adalah musim menghabiskan budget tahunan bagi instansi pemerintah,” terang Fifin Dikatakannya, adanya aktifitas rapat dan seminar yang diselenggarakan sejumlah instansi pemerintah itu telah mendongkrak tingkat hunian sejumlah hotel di Medan.

(SIONG)

PT Asabri Medan Salurkan Rp580 Juta Dana PKBL Medan-andalas Kakancab PT Asabri (Persero) Medan Kolonel (Purn) Djamintan Simanjuntak mewakili Direktur SDM dan Umum PT Asabri (Persero) menyalurkan dana pinjaman Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) sebesar Rp580 juta kepada para mitra binaannya. Penyerahan dana PKBL berlangsung pada acara Penutupan Pendidikan dan Pelatihan Administrasi Calon Mitra Binaan PKBL di Komplek Griya Riatur Indah Jalan T Amir Hamzah Blok B/4 Medan, Kamis (21/10) Djamintan Simanjuntak yang membacakan amanat Direktur SDM dan Umum PT Asabri (Persero) HM Fahlevi SH Msc MM mengatakan penyaluran dana program kemitraan

ini adalah amanah dari Kementerian Negara BUMN yang tertuang dalam Peraturan Menteri Negara BUMN Nomor Per-05/MBU/2007 tanggal 27 April 2007 tentang Program Kemitraan dan Program Bina Lingkungan. Dana pinjaman program kemitraan yang diserahkan adalah hasil pengembangan atas iuran seluruh anggota TNI/Polri serta PNS Kemhan/TNI/Polri yang pengelolaannya dipercayakan kepada PT Asabri (Persero). Lebih lanjut disampaikan bahwa penyaluran dana kepada mitra binaan ini diperiksa oleh auditor BPK/Kantor Akuntan Publik. Untuk itu kepada mitra binaan ditekankan agar melaksanakan kegiatan usaha dan

pengelolaan dana dengan baik sesuai rencana yang diajukan. Menyelenggarakan pencatatan pembukuan dengan baik dan benar serta menyampaikan laporan perkembangan usaha setiap triwulan kepada Kancab PT Asabri (Persero) Medan seperti yang telah disampaikan saat pelatihan, membayar angsuran beserta imbalan jasa administrasi sesuai perjanjian, dan melengkapi bukti penggunaan pinjaman apabila sewaktu-waktu diperiksa oleh auditor. Djamintan Simanjuntak menyampaikan bahwa mitra binaan yang mendapat pinjaman PKBL tahun 2010 sebanyak tujuh unit koperasi sebesar Rp505 juta dan lima unit UKM sebesar Rp60 juta. (REL/GUS)


Jumat

IKLAN

22 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

6

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

DIBELIDENGANHARGATINGGI TV - PS - DVD - Sound System - Laptop - AC - Kulkas, Dll Hub. CV. GRIYA ELEKTRONIK/BABE

Jl. Gaperta B6 Tel. 8450085, FL. 76660300

AC

KARYA TEKNIK

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT

Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

Hub. 0813 7040 9999

PESANTREN MODERN

TA’DIB AL-SYAKIRIN MTsS & MAS

Jl. Brigjend Zein Hamid Km. 7,5 Titi Kuning Medan Johor Telp. 061 – 786 7215


Jumat 22 Oktober 2010

IKLAN

harian andalas | Hal.

7

Lindungi sepeda motor anda dari curanmor dengan memasang SMART ALARM ANTI MALING. Tidak ada efek samping terhadap mesin, CDI, AKKI, dll.

Harga Terjangkau

Hub. 061 - 76731964

RUMAH DIJUAL


OLAHRAGA

Jumat 22 Oktober 2010

KILAS

Rooney tak Termaafkan Manchester–andalas Desakan yang menuntut Wayne Rooney agar segera hengkang dari Old Trafford makin santer terdengar. Kali ini pendukung fanatik The Red Devils yang meminta Ronney pergi. Situasi sulit sedang menimpa striker internasional Inggris tersebut. Setelah mengalami kemandulan (baru mencetak gol dari titik putih), skandal seks Rooney dengan seorang wanita penghibur terkuak publik. Rumah tangga mantan striker Wayne Rooney Everton ini pun berantakan. Rentetan permasalahan pribadi Wazza –julukan Rooney, berpengaruh pada performanya di lapangan. Rooney pun kehilangan tempat di skuad utama dan dipinggirkan pelatih Sir Alex Ferguson. Seperti disitat The Guardian, Kamis (21/10/2010), fans United mulai membentuk grup anti-Rooney. Mereka membentangkan spanduk besar di Old Trafford yang isinya mengecam Rooney. "Coleen mungkin memaafkan, tapi kami tidak," tulis spanduk itu sambil menyebut nama istri Rooney, Coleen McLoughlin. Sinyal negatif itu menunjukan jika Rooney sudah tidak mendapat tempat lagi diOld Trafford. Sementara di spanduk lain menuliskan bahwa Rooney boleh pergi ke manapun termasuk Manchester City, rival sekota United. City dan Chelsea adalah dua klub Premier League yang dikabarkan dekat dengan Rooney. Sementara di luar Inggris, ada Real Madrid dan Barcelona yang sudah menanti peluang negosiasi dengan Setan Merah. (OKZ)

"Egois Kunci Juara Alonso" Seoul–andalas Fernando Alonso memiliki sikap egois. Gerhard Berger menanggap ini yang membuat bintang Ferrari paling berpeluang besar untuk merebut gelar juara Formula One (F1) 2010/ 2011. Pria yang juga teman dekat bos Red Bull Dietrich Mateschitz mengaku Mark Webber dan Sebastian Vettel memiliki mobil terbaik pada kompetisi tahun ini. Namun, hal itu belum cukup untuk mengalahkan Alonso dalam perebutan gelar juara. “Webber dan Vettel bisa menjadi Fernando Alonso juara, jika mereka mampu seegois seperti Alonso dalam kejuaraan tahun ini,” demikian kata Berger. “Buat saya, Alonso salah satu pembalap terbaik. Dia memiliki pengalaman, masih cukup muda dan tidak kenal takut.” Saat ini Webber masih memimpin klasemen dengan mengumpulkan 220 poin. Pembalap asal Australia masih unggul 14 poin atas Alonso dan Vettel. Sementara itu, Felipe Massa sudah tidak berpeluang menjadi juara musim ini. Tak heran, pembalap asal Spanyol tersebut berpeluang mendapatkan dukungan penuh dari Ferrari dalam kejuaraan jet darat super cepat tahun ini. Ini karena Alonso dan Ferrari saling mengisi satu sama lain. (OKZ)

Hagi Gantikan Rijkaard di Galatasaray Istanbul–andalas Masih ingat dengan nama legenda Rumania Gheorge Hagi? Ya bintang Rumania di dekade 90 ini menjadi pelatih Galatasaray. Nama Hagi mencuat setelah Frank Rijkaard dipecat, menyusul hasil buruk yang dialami Galatasaray di musim ini. Hagi sendiri bukan sosok yang asing buat klub Turki tersebut. Hagi pernah menjadi bagian dari Galatasaray pada musim 1996 hingga 2001, dan menjadi pelatih pada 2004/2005. Publik Galatasaray bisa Gheorge Hagi menerima kedatangannya, bila Hagi duduk di kursi pelatih. Rijkaard terpaksa dirumahkan awal pekan ini, setelah dianggap gagal mengangkat prestasi klub. Galatasaray gagal lolos ke Europa League, dan tertahan di papan tangah klasemen liga Turki. Awalnya, nama Fatih Terim muncul sebagai pengganti. Namun, wacana memanggil kembali Hagi muncul menggeser popularitas Terim. Hagi dan manajemen klub akan bertemu, Kamis (21/10), di Istanbul. Maradona dari Balkan ini, memberikan banyak gelar kepada Galatasaray semasa menjadi pemain. Yang paling prestisus adalah trofi UEFA Cup musim 1999/2000. Ketika menjadi pelatih, pria 45 tahun ini memberikan gelar Piala Turki. (OKZ)

8

Liga Champions

Inter Lebih Baik dari Spurs Milan-andalas Inter Milan dapat perlawanan sengit dari Tottenham Hotspur, yang bermain dengan 10 orang sejak awal pertandingan. Di akhir laga, sang juara bertahan memetik kemenangan dengan skor ketat 4-3. Bertanding di Giuseppe Meazza, Kamis (21/10) dinihari WIB, Inter sepertinya akan memetik kemenangan dengan mudah setelah mereka mampu unggul cepat dan dapat keuntungan menyusul dikartu merahnya Heurelho Gomes di menit tujuh. Namun keunggulan empat gol yang sempat diraih di babak pertama ternyata mampu diperkecil menjadi 43 oleh Spurs yang tampil luar biasa di paruh kedua. Keempat gol Inter dalam laga tersebut dibuat oleh Zavier Zanetti (2), Samuel Eto'o (10 dan 35) serta Dejan Stankovic (14). Sementara seluruh gol balasan The Lilywahites lahir di awal babak kedua melalui Garteh Bale yang mencetak hat-trick di menit 52,

90 dan masa injury time. Kemenangan ini mengokohkan posisi Inter di puncak klasemen Grup A dengan nilai tujuh hasil dari tiga laga. Sementara meski kalah Spurs masih berhak duduk di posisi dua dengan empat poin dikumpulkan. Hasil tersebut didapat Spurs karena pada laga antara FC Twente kontra Werder Bremen berkesudahan sama kuat 1-1. Messi Menangkan Barca Sementara itu, di grup D, Barcelona berhasil meraih kemenangan atas FC Kopenhagen di matchday ketiga. Tim asuhan Josep Guardiola itu menang 2-0 berkat dwi gol Lionel

Messi. Pemain Argentina membuka keunggulan bagi Barca menit ke-19 lewat tendangan yang dilepas dari luar kotak penalti. Gol kedua Messi diciptakan di menit akhir pertandingan melalui situasi sepak pojok. Kemenangan dalam laga yang digelar di Camp Nou, Kamis (21/10) dinihari WIB ini membawa juara Liga Champions tiga kali itu memuncaki klasemen sementara Grup D dengan poin tujuh, diikuti Kopenhagen dengan nilai enam Tekuk Benfica, Lyon Sempurna Dipertandingan lainnya di grup B, Olympique Lyon masih perkasa usai mengalahkan

"Bale tak Dilego" London-andalas Tottenham Hotspur yang bermain selama 82 menit lebih mampu mengejutkan Inter Milan yang sudah unggul 4-0 di babak pertama. Adalah Gareth Bale yang membuat pasukan Spurs tetap bangga meski pulang dengan kekalahan dari Milan, Italia. Bale menciptakan hat-trick sebelum skor berkesudahan 4-3 tetap untuk Nerazzurri. Bos Spurs Harry Redknapp sadar betul banyak mata-mata (scout) yang memantau pemainnya asal Wales tersebut. Karena itu sontak

setelah pertandingan Redknapp menyantumkan label ‘tidak dijual’ di dada Bale. “Gareth (Bale) tidak dijual. Kami sedang membangun tim dan tidak ada niat mendepak salah satu anggotanya (melepas pemain),” tukas Redknapp. Spurs bermain minus Heurelho Gomes yang menerima kartu merah langsung. Pelanggaran terhadap Jonathan Biabiany itu juga dihukum dengan tendangan penalti yang membuat Inter unggul dua gol dan menambah dua gol lainnya sebelum turun minum. Bale di babak kedua unjuk kemampuan dan

Nani Antar MU Menang

Bintang West Ham Ditangkap Polisi London-andalas Manuel Da Costa, salah satu defender West Ham United, ditangkap kepolisian Inggris dengan tuduhan menganiaya seorang wanita di sebuah klab malam. Surat kabar The Sun melaporkan pemain berusia 24 tahun itu menyerang si wanita saat sedang berdansa. Da Costa juga menyerang dua rekan wanita itu, setelah terlibat perang mulut. Usai menganiaya Da Costa meninggalkan klub di sebelah timur London itu. Seorang saksi mata mengatakan Da Costa berada di area VIP bersama pemain lain, dan kelihatan mabuk berat. Da Costa mencengkeram wanita itu. Ketika si wanita berusaha melepaskan diri dari cengkeraman, Da Costa tiba-tiba memukul. "Dua rekan wanita itu datang untuk melerai, dan Da Costa menyerangnya," kata saksi mata itu. Ini kali kedua pemain dari Liga Primer terlibat penganiayaan terhadap seorang wanita di sebuah klab malam. Sebelumnya striker Andy Carroll digelandang ke pengadilan atas ulahnya menyerang mantan pacar. (GLC)

harian andalas | Hal.

Nani

Manchester-andalas Dengan penampilan paspasan, Manchester United yang tidak diperkuat sejumlah bintangnya menang 1-0 (1-0) ketika menjamu Busaspor pada partai penyisihan Grup C Liga Champions, Kamis (21/ 10) dinihari WIB. Satu-satunya gol di Old Trafford dikemas Nani. Manajer Sir Alex Ferguson jelas cukup percaya diri menuai poin penuh. Selain tidak memainkan Rooney, Ferguson merotasi beberapa sektor. Chris Smalling dan Rafael da Silva dimainkan di sektor belakang. Anderson dan Park Ji-Sung diberi kepercayaan. Sedangkan di depan, Federico ‘Kiko’ Macheda bermain sebagai ujung tombak. Meski demikian MU tidak kalah garang. Baru berjalan empat menit MU menggebrak lewat tembakan Kiko Macheda yang bisa ditahan kiper Bursaspor Dimitar Ivankov. Pada menit ketujuh MU memimpin melalui gol Nani. Winger Portugal itu menusuk ke dalam dan setelah melewati tekel lawan, Nani melepaskan tembakan kaki kiri dari luar kotak penalti. Ivankov tak mampu menjangkau bola yang menyobek gawangnya. Gol cepat ini justru membuat tekanan MU

mengendur. Sementara Busaspor yang musim lalu menjuarai liga terelite di Turki juga bermain jelek. “Buaya Hijau”, julukan Bursaspor, banyak memeragakan salah umpan dan salah pengertian. Beruntung karena MU juga tidak bermain maksimal. Di babak kedua keadaannya tidak jauh berbeda. Mendominasi permainan, MU tak mampu mendobrak pertahanan lawan. Pun demikian setelah Ferguson menambahkan Javier Hernandez. Miskin kreativitas dan penyelesaian terburu-buru membuat serangan The Red Devils tidak ada yang berhasil menjebol gawang Bursaspor untuk kedua kalinya. Termasuk peluang emas yang dimiliki Hernandez di menit ke-87 ketika sudah berhadapan dengan kiper lawan. MU dengan demikian memimpin Grup C dengan tujuh poin dari tiga kali bermain. Sebaliknya, Bursaspor semakin terbenam di dasar dengan tiga kali menderita kekalahan. Posisi kedua ditempati Valencia yang bermain imbang 1-1 dengan Rengers di Ibrox Stadium, Glasgow. Maurice Edu menjadi pahlawan bagi Rangers ketika membawa timnya memimpin di menit ke-33, tapi satu menit babak kedua berjalan dia menjadi mau ketika mencetak gol bunuh diri. (LBC)

Benfica 2-0. Kemenangan tersebut membuat Lyon belum terkalahkan dan masih kokoh di puncak klasemen Grup B. Valencia Libas Glasgow Sempat tertinggal lebih dahulu, Valencia berhasil terhindar dari kekalahan usai ditolong gol bunuh diri pemain Glasgow Rangers. Skor imbang 1-1 menjadi hasil akhir pertandingan ini. Pertandingan penyisihan Grup C antara Rangers kontra Valencia dilangsungkan di Ibrox Stadium, Kamis (21/10) dinihari WIB. Tim tuan rumah berhasil memimpin di menit 33 lewat Maurice Edu yang mengoptimalkan tendangan bebas Vladimir Weiss. Keunggulan yang dipertahankan hingga babak pertama usai. Valencia akhirnya bisa menyamakan kedudukan semenit setelah babak kedua dimulai. Edu menjadi "pahlawan' Los Che karena membuat gol bunuh diri yang bikin skor laga berakhir 1-1. Satu angka yang diraih menempatkan wakil Spanyol itu di urutan ketiga klasemen dengan nilai empat. Sedangkan Rangers satu strip di atasnya dengan nilai lima. Raul Bawa Schalke Atasi Hapoel Schalke masih mencoba menghidupkan persaingannya dengan pimpinan klasemen Grup B, Lyon. Klub Bundesliga ini berhasil memetik tiga poin saat menjamu Hapoel di Auf Schalke Arena, Kamis (21/10) dinihari WIB. Pada laga tersebut Raul menjadi bintangnya. Striker veteran Spanyol ini mencetak dua gol dan sekaligus koleksi gol ke-68 di Liga Champions dimana gol terakhirnya di pentas Eropa ini dibuat setahun lalu bersama Real Madrid. Satu gol Schalke lagi dicetak oleh pemain Spanyol lainnya Jose Manuel Jurado. Kemenangan 3-1 tersebut membuat Schalke menempel Lyon di posisi kedua klasemen Grup dengan selisih tiga poin. (DTC) membukukan gol-gol yang spektakuler. “Saya hanya berusaha mempertahankan bola jika mampu dan menendang ke dalam gawang,” katanya merendah. “Sayang hasil pertandingannya mengecewakan. Kalau saja kami masih bermain dengan 11 pemain.” Bos Inter yang juga mantan bos Liverpool Rafael Benitez juga mengagumi Bale, 21 tahun. “Bale pemain yang bagus. Kami tahu sebelumnya dan kami semakin tahu sekarang,” katanya. Jadi, apakah tertarik meminang Bale, Benitez? (LBC)


OLAHRAGA

Jumat 22 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

9

KILAS Ranking FIFA

Indonesia Turun 10 Peringkat Jakarta-andalas Indonesia menempati peringkat ke-141 dari daftar peringkat FIFA yang dirilis Rabu (20/10). Posisi Indonesia turun 10 peringkat dari bulan sebelumnya. Dilansir dari situs resmi FIFA, Rabu (20/10) malam WIB, Indonesia memiliki poin 161. Indonesia turun 10 peringkat dibandingkan dengan daftar ranking FIFA bulan lalu. Di tingkat ASEAN misalnya, Merah Putih berada di bawah Singapura (peringkat 127) dan Vietnam (peringkat 139) namun masih unggul dari Malaysia (peringkat 149). Peringkat 141 ini merupakan posisi terendah yang diduduki Indonesia di sepanjang tahun 2010. Ada pun ranking paling rendah pernah yang diduduki Merah Putih sejauh ini adalah urutan ke153 pada Desember 2006. Sementara itu Kroasia dan Rusia berhasil menembus peringkat 10 besar berkat kemenangan yang mereka raih di kualifikasi Euro 2012. Sedangkan Spanyol dan Belanda masih bertahta di posisi 1-2. Italia turun tiga peringkat ke posisi 16. Sedangkan Prancis naik sembilan tingkat dan kini bercokol di tangga ke-18. (DTC) Peringkat FIFA per 20 Oktober 2010 Peringkat 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 . . . 141

Negara Spanyol Belanda Brasil Jerman Argentina Inggris Uruguay 1167 Portugal Kroasia Rusia Indonesia

Poin 1881 1683 1493 1481 1320 1205 1123 1086 1061 161

Pertina Asahan Kirim 2 Atlet Tinju Ikuti Kejurnas Aceh Kisaran-andalas Penurus Cabang Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Asahan mengirimkan dua pentinju terbaiknya untuk mengikuti Kejurnas Tinju di Banda Aceh yang dilaksanakan 22 hingga 31 Oktober 2010. Kedua Petinju yang akan berlaga tersebut yakni, Feriansyah di kelas 60 kg serta Putra Sandi Hutajulu di kelas 62 kg. Kedua atlet tinju Asahan ini dalam keberangkatannya ke Aceh dilepas oleh Ketua KONI Asahan H Zaharuddin Panjaitan, kemarin dan berharap pada kejurnas nantinya dapat menorehkan prestasi seperti pada event Kapolres Cup di Labuhan Batu. “Tipikal kedua atlet yang disertakan pada Kejurnas kali tampaknya tidak memiliki optimis yang besar untuk menhadapi lawan yang dihadapi, selain itu stamina yang prima akan menjadi modal utama bagi kedua petinju Asahan ini untuk meraih prestasi,” ungkap Ketua KONI Asahan, kemarin. Sementara itu Ketua Pertina Asahan Dr Donal Panjaitan menambahkan bahwa kedua atlet tinju Feriansyah dan Sandi Hutajulu merupakan petinju terbaik yang dimiliki Kabupaten Asahan saat ini. “ Saya sangat mengharapkan doa restu dari masyarakat Asahan terhadap kedua petinju terbaik ini, untuk dapat menorehkan prestasi terbaiknya pada ajang Kejurnas di Aceh, sehingga Kabupaten Asahan akan selalu diperhitungkan daerah lain dalam setiap event yang diikuti,” harapnya. (FAS)

Christian Gonzalez Seharusnya Sudah WNI Jakarta-andalas Ketua Badan Tim Nasional PSSI Iman Arif menegaskan, pemain Persib Bandung Christian Gonzalez seharusnya sudah disahkan menjadi Warga Negara Indonesia. Proses menjadi WNI bagi Gonzalez sebenarnya sudah berjalan lama yakni empat tahun dan seharusnya penetapan statusnya sebagai WNI oleh pemerintah tidaklah terlalu sulit, katanya di Jakarta, Rabu kemarin. "Dengan melihat bahwa dia sudah sembilan tahun tinggal di Indonesia dan sejak empat tahun lalu sudah meminta status kewarganegaraan, sebenarnya dia secara otomatis harus sudah diakui sebagai WNI," ujarnya. Iman Arif pun berharap sebelum 1 November 2010 pemain asal Uruguay bernama lengkap Christian Gerard Alvaro Gonzalez itu sudah bisa disahkan sebagai WNI, apalagi sesuai kabar terakhir yang diterima BTN seluruh berkas yang dibutuhkan sudah masuk ke pihak Imigrasi. "Dari kabar tadi malam (Selasa malam, red) prosesnya sudah masuk ke Imigrasi. Kalau pemerintah juga ikut memandang pewarganegaraan sosok Gonzalez sebagai hal yang urgen, maka penuntasannya harus disegerakan," harapnya. Mengenai kemungkinan Gonzalez memperkuat tim nasional yang akan diterjunkan ke Piala AFF pada Desember mendatang, Iman Arif menyerahkan sepenuhnya hal itu kepada pelatih timnas Alfred Riedl. Iman Arif sendiri memberikan peluang kepada Gonzalez untuk ikut bersaing dalam seleksi timnas yang akan menjaring 30 pemain dan akan didaftarkan ke Panpel Piala AFF. "Saya katakan kepada Gonzalez bahwa semua pemain yang dipanggil memiliki kesempatan yang sama untuk memperkuat timnas. Semuanya berpulang kepada kemampuan pemain sendiri," ujarnya. (ANT)

andalas/rony muharrman

Striker asing PSMS Medan Jose Sebastian sedang berusaha melewati salah satu pemain Pro Titan, dalam laga amal banjir bandang wasior. Pertandingan tersebut dimenangkan PSMS Medan dengan sor 1-0, Kamis (21/10).

Pertandingan Amal Banjir Bandang Wasior

Gol Tunggal Ary Bungkam Pro Titan Medan-andalas PSMS Medan unggul tipis atas Pro Titan dengan skor 1-0 pada pertandingan amal untuk korban banjir bandang Wasior di Stadion Teladan Medan , Kamis (21/10). Gol tunggal Ayam Kinantan dicetak oleh Ary Yuganda pada meni ke-31.

Meskipun berstatus sebagai pertandingan persahabatan, kedua tim menampilkan permainan yang ngotot. Pro Titan yang diperkuat pemain muda, mengandalkan kecepatan. Namun, mampu diimbangi PSMS dengan skill dan pengalaman.

Berkali-kali kedua tim memperoleh peluang, tapi selalu kandas. Barisan pertahanan kedua tim disiplin dalam menjaga daerahnya. Bola pun banyak bergerak dilapangan tengah saja. Publik Stadion Teladan yang

dipenuhi pendukung PSMS, akhirnya bersorak, setelah Ary Yuganda mampu memecah kebuntuan pada menit ke-31. Gol ini sedikit berbau keberuntungan, karena Ary Yuganda melepaskan tendangan dari sebelah kiri luar kotak penalti Pro Titan, sehingga kiper Pro Titan tidak menyangka bola masuk kegawangnya. Pada babak kedua, PSMS Medan dan Pro Titan melakukan pergantian pemain untuk menambah daya dobrak, gol tidak ada yang tercipta. Skor 10 untuk PSMS bertahan hingga laga usai.

Sekretaris Umum PSMS Idris SE memuji penampilan yang diperlihatkan para pemainnya. Menurutnya, kemenangan ini menunjukkan Ayam Kinantan sudah siap untuk berkompetisi. “Kemenangan ini sangat memuaskan, karena lawan juga cukup tangguh,” ujarnya. Sementara, asisten pelatih Pro Titan Danur Dara menilai pertandingan ini adalah ujicoba bagi timnya untuk mencari kelemahan yang perlu diperbaiki. “Pro Titan belum ideal, jadi ujicoba ini adalah ajang bagi pemain untuk merasakan amosfir Teladan ini,” ungkapnya.

Lake Toba Ecotourism Dinilai Kurang Sosialisasi Medan-andalas Pelaksanaan "Lake Toba Eko Tourism Sport" yang saat ini sedang digelar sebagai rangkaian kegiatan Pesta Danau Toba di Parapat terkesan kurang sosialisasi. Padahal kegiatan tersebut merupakan partisipasi dalam gebyar menggeliatkan iklim pariwisata di Danau Toba tersebut. Sayangnya akibat kurang sosialisasi dan publikasi banyak masyarakat yang sama sekali tidak mengetahui saat ini sedang berlangsung Pesta Danau Toba yang sekaligus merupakan gebyar kegiatan tahunan yang banyak menyedot anggaran, baik dari APBD daerah maupun APBD provinsi. "Kegiatan tahunan ini masih sepi dari geliat pariwisata," kata anggota DPRD

Sumut Rooslinda Marpaung saat memaparkan laporan hasil pembicaraan Badan Anggaran DPRD Sumut tentang Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Dearah (APBD) Sumut, pada sidang paripurna yang dihadiri Gubernur Sumut H Syamsul Arifin SE, Kamis (21/10) di Gedung DPRD Sumut. Politisi PPRN ini menyebutkan bahasan panitia anggaran DPRD SU yang menyatakan Danau Toba sebagai ikon pariwisata Sumut, namun pesta danau toba yang dirangkai ragam perlombaan cabang olahraga itupun kurang dapat diandalkan untuk menggiatkan iklim pariwisata. "Masyarakat banyak yang tidak tahu karena kurang sosialisai dan publikasi," ujar Rooslinda pada paripurna yang dipimpin Ketua DPRD SU Saleh Bangun.

Sebagaimana diketahui, anggaran untuk menyemarakkan pesta Danau Toba berjumlah miliaran yang diambil dari APBD Kabupaten /Kota. Selain itu, untuk rangkaian Eko tourism sport VI 2010 ini, pemerintah juga mengucurkan dana berupa partisipasi bersumber dari APBD Sumut yang diposkan melalui instansi Dinas Pemuda dan Olahraga Pemprovsu senilai Rp 375.000.000. Angka tersebut meliputi biaya transfortasi dan akomodasi senilai Rp127.250.000, belanja bahan material Rp82 juta, pegawai honorer Rp37 juta, honorarium PNS 22.125,000, sewa saranan mobilitas Rp21 juta, sewa sarana mobilitas darat Rp21 juta, cendramata Rp60 juta serta anggaran publikasi dan dokumentasi Rp 6.500.000. (YON)

Timnas U-16 Mulai Adaptasi Cuaca Jakarta-andalas Timnas U-16 Indonesia mulai beradaptasi cuaca sejak tiba di Kota Tashkent, Uzbekistan, Selasa (19/10) untuk tampil di ajang Piala AFC U-16 pada 24 Oktober-7 November 2010. "Kondisi suhu dan cuaca di sini memang cukup ekstrem dan udaranya pun tipis. Kami perlu adaptasi," kata pelatih timnas Indonesia Mundari Karya seperti dilaporkan Humas PSSI, Kamis (21/10). Menurut dia, pada Kamis pagi Timnas U-16 hanya melakukan latihan ringan di taman depan hotel The Park Turon. Sedangkan latihan sore, akan digelar di Stadion Kibray Low. Ia mengatakan, satu pemain absen dalam latihan perdana yang digelar Timnas U-16 di Stadion Yakkasaroy, Tashkent, Rabu (20/10) lalu. Pemain yang absen dalam latihan perdana sejak tiba di Uzbekistan itu adalah bek andalan, Wanda Syahputra. "Sejak pagi tadi Wanda mulai menderita demam. Namun ia sudah mendapatkan penanganan medis dari dokter tim. Semoga badannya kembali fit sebelum pertandingan nanti," kata Mundari Karya. Timnas berkekuatan 22 pemain dan sembilan ofisial dengan dipimpin mana-

jer tim Taufik Dwi Cahyono. Indonesia masuk grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Tajikistan dan Yordania. Skuad Timnas Indonesia terdiri atas Ahmad Rizky Kurniawan, Nursanjaya, Jupriyanto (kiper). Hendriko Kiko Masko, Purwa Putra, Haniel Pagawak, Wanda Syahputra, Dwi Yusuf, Firmansyah Priyatna, Arief Gangsar. Kemudian Antoni Putro Nugroho,

Ricky Bardes, Robin Bagus, Maldini, Dhomas, Reynaldi Junior, Fakhri, Abdul Mutolib. Hadi Wibowo, Angga Febriyanto, Ricky Alfian, Muhammad Toyib Ofisial Timnas U-16 terdiri atas Manajer Taufik Dwi Cahyono, Asisten Manajer Roni Iswandi, Pelatih Kepala Mundari Karya, Asisten Pelatih Bambang Sukowiyono, Irwansyah, Gatot Prasetyo. (ANT)

Mantan asisten pelatih Persema Malang ini mengakui, bahwa skuad Pro Titan beru terbentuk 3 minggu, jadi pertandingan ini adalah pengalaman berharga. “Para pemain bisa mengambil pelajaran saat melawan PSMS yang kualitasnya cukup baik,” pungkasnya. Pertandingan ini juga menjadi pembuktian bagi pemain asing PSMS Jose Sebastian dan Vegner Luis. Kedua pemain ini bermain cukyup baik. Jose Sebastian yang bertindak sebegai gelandang serang, berkali-kali mampu membahayakan pertahanan lawan. (YON)

Lari Gembira Bank Sumut Meriahkan Danau Toba Medan-andalas Sekitar seribuan peserta diperkirakan akan mengikuti Lomba Lari Gembira Bank Sumatera Utara yang menempuh jarak tiga kilometer dalam rangkaian memeriahkan Pesta Danau Toba (PDT), Minggu (24/10) lusa. Ketua Umum Pengprov PASI Sumatera Utara Drs. HM. Yahya didampingi Sekretaris Umum Irwan Pulungan, S.Sos ketika ditemui di Kantor PT Bank Sumut, Kamis (21/ 10), mengatakan bahwa hingga kini sudah seribu lebih peserta yang telah mendaftar ke panitia pelaksana. Pengprov PASI Sumut sebagai panitia pelaksana mengharapkan peserta yang mencapai seribuan, baik dari kalangan pelajar mahasiswa, masyarakat umum dan wisatawan manca negara, karena sasaran lomba lari ini untuk meningkatkan animo wisatawan mengunjungi Danau Toba. Ketua Umum KONI Sumut Drs. Gus Irawan, MM yang juga Direktur Utama PT Bank Sumut mengakui, lomba lari gembira kali ini tidak mengutamakan prestasi, melainkan untuk meramaikan kegiatan Pesta Danau Toba yang dipusatkan di Pantai Bebas Parapat, namun disediakan hadiah cukup banyak dan menarik. Panitia telah menyiapkan banyak hadiah yang akan diundi melalui "lucky draw" seperti lemari es, televisi, kompor gas, rice cooker, "juicer mix" dan masih banyak lagi hadiah barang untuk peserta yang datang dari berbagai daerah. Bank Sumut bekerja sama dengan PASI Sumut dalam rangkaian Pesta Danau Toba sebelumnya menggelar lomba lari 10-K yang diikuti para pelari nasional dan manca negara. Namun, kali ini, menurut Gus Irawan dengan nuansa berbeda mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berolah raga. “ Peserta diharapkan tidak hanya dari lokal, tetapi wisatawan manca negara,” kata Gus Irawan. (YON))


Jumat

KOMUNITAS

22 Oktober 2010

Character Building Bagi Mahasiswa Baru Unpab Medan-andalas Wali Kota Medan diwakili Kepala Dinas Pendidikan Hasan Basri menghadiri kegiatan Character Building bagi mahasiswa baru Unpab yang dibuka pada Kamis (21/10) dan berlangsung hingga 23 Oktober ini. Selain dihadiri mewakili Wali Kota Medan, hadir pula Ketua APTISI Wilayah I A Sumatera Utara Bahdinur Tanjung, Rektor Unpab, dan segenap Civitas Akademika Unpab. Wali Kota Medan dalam salah satu bagian dari sambutan tertulisnya yang dibacakan Hasan Basri mendorong agar program pemberian beasiswa terhadap mahasiswa kurang mampu dapat terus berjalan dan ditingkatkan. Sementara Bahdinur Tanjung selaku Ketua APTISI Wilayah I A Sumut dalam sambutannya mengatakan, Aptisi telah berhasil meyakinkan pemerintah untuk mengubah pandangan masyarakat, bahwa sekarang tidak adalagi perbedaan antara alumni PTN dengan alumni PTS. "Kalau dulu lulusan PTN apabila hendak diterima di satu peluang pekerjaan, maka harus memiliki nilai IPK minimal 2,75, sedang alumni PTS harus 3,00. Tetapi saat ini nilai IPK alumni PTS atau PTN sama saja, tidak ada lagi yang dibeda-bedakan," tegasnya. Menurutnya saat ini yang menentukan suatu peluang pekerjaan bisa diperoleh atau tidak ditentukan oleh kemampuan si alumni masing-masing. "Inilah salah satu dari keberhasilan APTISI dalam memperjuangkan perubahan," katanya.

Rektor Unpab Isa Indrawan dalam sambutannya mengemukakan, Character Building adalah sebuah upaya membentuk membentuk karakter mahasiswa Unpab agar dapat kelak diharapkan menjadi generasi bangsa yang religius, beriman, berilmu, dan berkarya, sesuai dengan slogan Panca Budi; Beriman, Berilmu dan Berkarya, Isa menjelaskan Unpab berdiri tahun 1959 dan kini telah menjadi salah satu universitas yang membanggakan di Sumatera Utara. Mahasiswa Unpab menurutnya penting untuk mengetahui sejarah lahirnya Unpab hingga berkembang seperti sekarang termasuk luas areal Kampus Unpab yang saat ini mencapai enam hektare lebih. Selain terdapat gedung untuk ruang belajar, ruang untuk kegiatan kemahasiswaan, dan fasilitas lainnya yang cukup lengkap, di dalam areal kampus ini juga Yayasan Unpab berkantor. Melalui kegiatan Character Building ini juga, katanya, diharapkan dapat menjadi wahana bagi mahasiswa untuk dapat saling mengenal dan mengetahui berbagai hal seputar civitas akademika Unpab. Kegiatan Character Building ini juga diisi dengan atraksi pencak silat dari Mahasiswa Unpab yang telah berprestasi di kompetisi nasional dan internasional serta diakhiri dengan atraksi mahasiswa dengan menurunkan spanduk almamater dari lantai IV gedung perkulian Unpab. (DI)

harian andalas | Hal.

10

Dubes Brunai Darusalam Kagumi Sumut Medan-andalas Duta Besar Brunai Darussalam Dato' Paduka Mahmud Haji Saidin melakukan kunjungan selama empat hari ke Sumatera Utara untuk melihat berbagai potensi usaha di provinsi itu. Usai bertemu dengan Gubernur Sumut Syamsul Arifin di Medan, Kamis (21/10), Duta Besar (Dubes) Dato' Paduka Mahmud Haji Saidin mengatakan, pihaknya merasa kagum dengan perkembangan provinsi itu. Duta Besar Brunai Darussalam itu mengaku pernah ke Sumut pada tahun 2005 usai memberikan bantuan terhadap warga Aceh yang menjadi korban tsunami. Dalam jangka waktu lima tahun, pihaknya melihat perkembangan pembangunan yang luar biasa di Sumut, khususnya Kota Medan dengan berbagai potensi usahanya. Kemudian, kata Dato' Paduka Mahmud, pihaknya juga telah melakukan kunjungan ke sejumlah perusahaan di Medan, khususnya di Kawasan Industri Medan (KIM) di daerah Mabar dan berbagai pusat industri agriculture dan kelauatan. Dalam kinjungan itu, pihaknya mengetahui bahwa Sumut memiliki berbagai jenis industri yang menarik dan potensial untuk diajak kerja sama, khususnya ekspor produk agriculture dan kelauatan. Ketika dipertanyakan tentang kemungkinan kerja sama bisnis

andalas/ist

CENDERAMATA - Dubes Brunai Darussalam Dato' Paduka Mahmud Haji Saidin (kiri) memberikan cenderamata kepada Gubsu Syamsul Arifin di Medan, Kamis (21/10). Dato' merasa kagum dengan perkembangan provinsi ini. antara pengusaha Sumut dan Brunai Darussalam, Dato' Paduka Mahmud Haji Saidin menyatakan akan menurunkan tim untuk mempelajari hal itu. Pihaknya akan menyampaikan kajian tim tersebut ke pemerintah Brunai Darussalam guna dipelajari untuk dibukanya jalinan kerja sama di berbagai bidang usaha. Namun untuk sementara waktu, pihaknya akan mengupayakan untuk

mengadakan pertukaran kunjungan pengusaha antar kedua negara. "Kita akan upaya pertukaran pengusaha," katanya. Gubernur Sumut Syamsul Arifin mengatakan, pihaknya menyambut baik kunjungan Dubes Brunai Darussalam itu guna terbukanya peluang kerja sama dengan berbagai industri di provinsi tersebut. Dengan keberadaan potensi usaha

yang sangat besar di Sumut dan keberadaan Brunai Darussalam sebagai negara yang memiliki finansial yang sangat baik, pihaknya memperkirakan peluang kerja sama itu akan memberikan manfaat untuk kedua pihak. Pihaknya berkeyakinan Brunai Darussalam bersedia menjalin kerja sama usaha itu. "Apalagi kita bersaudara, sama-sama rumpun melayu," katanya. (WAN)

Elizza: "Cukup Dua Kali Pengobatan, Kanker Payudaraku Sembuh"

MESKIPUN dalam beberapa tahun kemajuan besar dalam ilmu biologi dan ilmu biokimia kanker, masih banyak pertanyaan yang belum bisa dijawab. Kanker tetap merupakan penyebab kematian kedua setelah kardiovaskuler.

E

tiologi dan fotogenesis penyakit kanker masih belum jelas. Faktor-faktor yang mungkin menyebabkan penyakit ini adalah faktor genetik. Faktor lingkungan seperti radiasi, berbagai bahan kimia, virus, asap rokok, polusi udara, obat-obatan atau hormon tertentu dan lain-lain. Terdapat banyak bukti bahwa stres dapat merupakan predisposisi timbulnya penyakit

kanker. Suatu teori berpostulasi bahwa stres dapat menyebabkan penurunan fungsi imun. Sebaliknya pembentukan sikap positif dapat menghindari penyakit kanker. Pilihan terapi disesuaikan dengan keadaan klinis dan keinginan tiap pasien. Rencana dan tujuan terapi tergantung pada diagnosis patologi histologis dan penetuan stadium. Prinsip terapi kanker adalah pembedahan radiasi hematerapi, sistemik, terapi endokrin, dan terapi biologis, rasio risiko dibandingkan manfaat setiap pilihan terapi harus dipertimbangkan dengan seksama. Menurut pandangan Phozan Harun Riseh yang membuka pengobatan Secret Yin Yang di Jalan SM Raja/Yuki Simpang Raya masuk Jalan Amaliun No 42 Medan, penyakit kanker

disebabkan oleh faktor patogen dari lingkungan luar, pola hidup, dan makanan yang tidak sehat pada individu berkondisi tubuh lemah. Stres emosional berperan penting dalam perkembangan penyakit kanker. Tekanan emosi yang berlebihan dapat menyebabkan stagnasi Qi-hati dan panas-hati yang dapat mengganggu keseimbangan YinYang dan keseimbangan dalam syarag psikovegetatif. Kondisi ini dapat menekan imunitas tubuh dan menimbulkan penyakit kanker pada individu yang berdisposisi. Dasar pengobatan Extract herbal sendiri adalah untuk menguatkan kondisi dan imunitas tubuh, menenangkan emosi dan Qi-hati dan memulihkan keseimbangan Yin-Yang tubuh. "Pada umumnya pasien tidak menyadari bahwa dirinya berada dalam situasi konflik," ucap Phozan yang bisa dihubungi di nomor Hp 0811613004. Beberapa ramuan yang sering digunakan untuk mengobati penyakit kanker di antarnya Radex ginseng berfungsi menguatkan kondisi dan imunitas tubuh, menambah Qi-limpa, Qi-jantung, dan Q-paru. Dosis 5-10 g/hari. Ryzhoma Atractylodis macrocephalae menambah Qlimpa, melancarkan urine, dosis 515 g/hari. Radix, kejang dan nyeri serta menetralkan efek samping

obat-obatan. Dosis 3-10 g/hari. Juga ditambah ramuan lainnya yang berkhasiat untuk darah dan Yin serta mengembalikan kondisi tubuh yang lemah. Seperti Radix Angelicae sinensis, Paeoniae albae, radiz Rhamannieae praeparatae, radix ligustici chuanxiong, radix Codonopsis pilosulae, Radix Astragali dan ramulus Taxilli. Untuk menekan dan menjaga agar kanker tak terlalu berkembang, ramuan yang biasa digunakan berupa Herba Oldenlandlae, Sculellarriae barbate dan Rhizoma Pardis Sinensis. Khasiat dari pengobatan ini sudah dibuktikan banyak penderita kanker payudara baik di Medan

maupun di luar daerah. Salah satu pasien yang setelah merasakan kehebatan pengobatan extract herbal dan telah sembuh dari kanker payudara adalah Elizza (29) warga Jalan Kupang, Surabaya. Cewek cantik ini sebelumnya telah menderita kanker payudara selama lebih kurang 2 tahun. Kondisinya cukup parah saat ia pertama kali datang dari Surabaya ke Medan dan langsung menuju ke pengobatan Secret Yin Yang pada Jumat (9/4) lalu. Dua hari kemudia Elizza

kanker payudara yang hampir merenggut nyawa Elizza sembuh total dan kini ia sudah bisa kembali beraktivitas seperti dulu lagi. Banyaknya pasien yang berobat membuat pengobatan Secret Yin Yang mulai tanggal 01 Agustus 2010 membuka praktik tiap hari di Medan, mulai pukul 09.00 WIB sampai 19.00 WIB. Pengobatan Secret Yin Yang selain terbukti menyembuhkan penyakit kanker payudara juga dapat mengobati penyakit lain seperti stroke/kelumpuhan,

kembali melakukan chek up. Hasilnya, kanker payudara mengalami kemajuan pesat menuju kesembuhan dan ia pun diperbolehkan Bapak Phozan pulang ke Surabaya. Akhirnya setelah menjalani pengobatan selama 45 hari,

tekanan darah tinggi, pembuluh darah, rematik, tulang-tendong, penyakit hati/liver, penyakit jantung, limpa, penyakit paru, ginjal, penyakit kewanitaan, diabetes, gondok, insomia, dan lain-lain. Telepon 061-7576 4356 atau 7366292.(**)

BE RI T A DU K ACI T A

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

Nama

Umur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

Berangkat (Tgl/Jam)

Keterangan / Tempat

2

KOK PEK CHIEN

73

Jl. B. Zein Hamid Gg. Chandra No. 60 Medan

18-10-10 17.00 WIB

22-10-10 14.00 WIB

Diperabukan

5

YANG SIU YONG

70

Jl. Selam No. 15 E Medan

19-10-10 22.10 WIB

22-10-10 15.00 WIB

Diperabukan

BE RI T A DU K ACI T A

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-B

LAW LANG TJU

85

Jl. B ambu Runci ng No. 6 K abanjahe

18-10-10 23.30 WIB

23-10-10 11.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-C

TJEN SAU SIONG

73

Jl. P i sang No. 4 / 8 Medan

20-10-10 11.20 WIB

23-10-10 14.00 WIB

D i kebumi kan

1

LIE A NIE

80

Jl. Rencong No. 40 C Medan

21-10-10 11.35 WIB

24-10-10 11.00 WIB

D i perabukan

3

TAI TEK SAI

98

Jl. P ekong I No. 23 / 26 E P oloni a Medan

20-10-10 12.05 WIB

23-10-10 11.00 WIB

D i perabukan

5

TJOA KIM HIOK

74

Jl. Mojopahi t No. 160 B Medan

19-10-10 13.10 WIB

23-10-10 11.00 WIB

D i kebumi kan

7

KHU KUI KIONG

70

Jl. Rengas No. 6 K omp. C emara A sri Medan

21-10-10 13.50 WIB

23-10-10 14.00 WIB

D i perabukan

8

LIU SIN SING / THOMAS J

68

Jl. Hi ndu No. 15 Medan

20-10-10 16.10 WIB

23-10-10 12.00 WIB

D i perabukan

9

TEH GUAN TIONG

76

Jl. Veteran No. 105 / 29 B Medan

21-10-10 11.00 WIB

25-10-10 11.00 WIB

D i kebumi kan


POLITIK

Jumat 22 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

11

KILAS

Golkar Tetap Bertahan karena Militansi Kader Medan-andalas Ketua DPD Partai Golkar Sumut H Syamsul Arifin SE yang juga Gubernur Sumut optimis partai berlambang pohon beringin ini tetap eksis dan menjadi partai harapan masa depan karena partai ini memiliki kekuatan kaderisasi yang militan sehungga membuatnya tahan berbagai terpaan dan relevan dengan perkembangan zaman. “Kaderisasi merupakan pilar utama Partai Golkar yang terus diperkuat sampai saat ini dan tergambar jelas dalam pidato politik Pak Ical (Ketua Umum DPP Ir H Aburizal Bakrie – red) dalam Rapimnas 2010 ini,” tegas Syamsul menjawab wartawan di kantor Gubsu Kamis, (21/10) sekembali mengikuti Rapimnas Partai Golkar yang berakhir Rabu dirangkai HUT ke-46 Partai Golkar di PRJ Jakarta dihadiri Presiden RI H Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Syamsul yang sejak pembukaan aktif mengikuti Rapimnas itu bersama Sekjen DPP Golkar Sumut H Hardi Mulyono dan sejumlah fungsionaris Sumut diantaranya Riza Fakhrumi Tahir menyampaikan apresiasi tinggi atas Pidato Politik Aburizal Bakrie yang memberi spirit kuat bahwa Partai Golkar bukan mengandalkan atau mengkultuskan figur melainkan program dan visi misi yang dilandasi kekuatan kaderisasi. “Pidato Politik Pak Ical yang intinya memaparkan Golkar harus berada di tempat terang dan menghindari tempat gelap karena di tempat gelap bayangan akan hilang secara tegas menggambarkna bahwa Golkar memiliki pola, sistem, program dan schedule (jadwal pencapaian visi) yang jelas. Oleh sebab itu kami optimis Partai Golkar akan terus berkembang dan semakin eksis ke depan,” ujarnya. Berulang Syamsul mengapresiasi penekanan kaderisasi yang tergambar jelas dalam Pidato Politik Ketua Umum DPP Golkar yang memfokuskan kebesaran Gokar tidak bertumpu pada nama figur apalagi sampai mengkultuskan seseorang. “Partai Golkar bertumpu pada visi strategis yang akan siap dimainkan oleh siapapun yang mau bersungguh-sungguh berjuang bersama Partai Golkar dalam mewujudkan visi tersebut yang intinya adalah menyejahterakan rakyat secara adil, demokratis dan bermartabat,” ujarnya. Jadi cukup jelas, lanjutnya, pola kaderisasi yang menjadi penekanan Ketua Umum harus diberhasilkan terus oleh seluruh jajaran Partai Golkar hingga ke bawah karena apa pun program dan rencana akan berhasil jika kaderisasi ini kuat. “Apa pun kebijakan partai saat ini maupun ke depan tidak boleh terputus dari kaderisasi,” tuturnya.(WAN)

Hari ini, Puan Maharani Kampanye di Karo Tanah Karo-andalas Hari ini, Jumat (22/10) mantan presiden RI, yang juga sebagai Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri dan Puan Maharani serta sejumlah pengurus DPP-PDIP dari Jakarta direnanakan akan menghadiri kampanye akbar pasangan calon Bupati Karo, Siti Aminah Br Perangin-angin SE-Sumihar Sagala SE di Jambur Lige, Kabanjahe. Direncanakan, sejumlah pengurus DPP PDIP dan anggota DPR RI hadir, di antaranya Puan Maharani, Panda Nababan, Efendi Simbolon, Erico Sotarduga, Maruarar Sirait, Juliari Batubara, Tri Tamtomo, Ribka Tjiptaning, Chandra Adi Irawan, termasuk GMI, Utut Adianto. Dari DPD PDI P Sumut akan hadir Muhamad Afan, Taufan Agung Ginting, Budiman Nadapdap, Zakaria Bangun, Menarty Br Bangun, Alamsyah Hamdani, Soetarto, dan Jantoguh Damanik. Hal ini dikatakan Ketua DPC PDI P Tanah Karo, Siti Aminah Br Perangin-angin, SE didampingi Ketua Pelaksana, Malem Jenda Singarimbun, Zakaria Bangun, Taufan Agung Ginting dan Menarty Br Bangun, kepada andalas, Kamis di kantor DPC PDI P, Jalan Jamin Ginting Kabanjahe. Sebenarnya, Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri berkeinginan sekali hadir dalam kampanye tersebut, karena Tanah Karo bagi keluarga Bung Karno ini merupakan “kampung halamannya”. "Namun karena sesuatu kesibukan di Jakarta, tidak bisa hadir dan diwakilkan kepada Puan Maharani, putri Megawati Seokarnoputri," katanya. Diperkirakan, sekitar sepuluh ribu masyarakat, simpatisan dan pengurus PDI P akan hadir dalam kampanye tersebut. Termasuk para artis Kota Medan, Tanah Karo, termasuk artis Trio Si-Sura dan lainnya," ujar Siti Aminah Br Perangin-angin, SE, yang juga calon bupati Karo nomor 1 mengakhiri. "Di sela-sela kampanye tersebut, GMI Utut Adianto akan menggelar perlombaan catur secara simultan melawan 100 pecatur," tambah Taufan menambahkan. (LAMS)

Elit Politik Harus Hargai Demokrasi Jakarta-andalas Sekjen Dewan Pimpinan Pusat Angkatan Muda Demokrat (DPP AMD) Boyke Novrizon meminta seluruh elit politik menghargai proses demokrasi yang sedang berkembang saat ini dan menghindari caracara inkonstitusional saat berpolitik. "Kami mengimbau kepada para elit politik, cendekia dan intelektual untuk tidak menerapkan cara-cara berpolitik yang inkonstitusional. Kami menyerukan kepada segenap komponen masyarakat untuk tidak terpancing oleh manuver elit politik," kata Boyke, Kamis (21/10). Boyke juga mengharapkan kepada segenap elemen masyarakat dan mahasiswa, saat melakukan unjuk rasa mengkritik pemerintah, tidak melakukan aksiaksi anarkis. Ia mengharapkan seluruh komponen bangsa tetap mendukung Pemerintahan SBYBoediono hingga akhir pemerintahan, di 2014 nanti. "Menyerukan untuk tetap mendukung pemerintahan yang sah Susilo Bambang YudhoyonoBoediono hasil Pemilu 2009," katanya. Dijelaskan, Indonesia sebagai negara berkembang, saat ini sedang menjalankan sebuah era baru dalam berpolitik dan berdemokrasi. Nilai-nilai demokrasi, katanya, dirasakan dalam kehidupan berpolitik, kebebasan berpendapat, berpartai dan lahirnya lembaga-lembaga baru negara baik KPK, KPU, Satgas Anti Korupsi dan lainnya di era reformasi ini. (ANT)

Sidang Paripurna-Presiden SBY memimpin sidang paripurna Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. Tak seperti biasanya, rapat yang biasanya rutin dilakukan tiap minggu ini berlangsung di Istana Bogor, Kamis (21/10).

Reshuffle Kabinet Jangan karena Desakan Politik Medan-andalas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diharapkan tidak terjebak dalam desakan dan manuver politik dari kelompok tertentu untuk melakukan "reshuffle" terhadap Kabinet Indonesia Bersatu II, kata pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara Drs M Ridwan Rangkuti. "Reshuffle (perombakan) bukan sebuah keharusan. Bisa dilakukan, bisa juga tidak," katanya di Medan, Kamis (21/ 10). Memang, kata Ridwan, Presiden Yudhoyono harus melakukan evaluasi secara maksimal terhadap kinerja menteri dalam kabinet. Hal itu diperlukan untuk menyahuti amanat dan kepercayaan rakyat yang memi-

lihnya menjadi pemimpin negara melalui proses yang demokratis. Namun evaluasi itu se-baiknya dimaksudkan untuk perbaikan kinerja kabinet, bukan mencari kekurangan semata guna dijadikan alasan untuk melakukan `reshuffle`. Menurut dia, cukup banyak faktor yang menentukan keberhasilan atau kegagalan seorang menteri dalam me-

mimpin sebuah kementerian, bukan semata kemampuan manajerial atau penguasaan bidang tugas. Ia mencontohkan, faktor birokrasi dan keberadaan sumber daya manusia (SDM) yang bertugas di kementerian yang membantu menteri yang bersangkutan. "Jadi, lebih baik dievaluasi untuk memperbaiki mana yang kurang, bukan untuk reshuffle semata," katanya. Namun, kata M Ridwan, jika harus melakukan "reshuffle", diharapkan Presiden Yudhoyono menetapkan kebijakan itu bukan disebabkan adanya desakan atau manuver politik dari pihak-pihak tertentu. Kemungkinan adanya manuver politik itu cukup terbuka

karena jabatan menteri tersebut sangat strategis dan cukup banyak yang menginginkannya. Apalagi jika dikaitkan dengan kepentingan untuk menghadapi proses demokrasi tahun 2014. "Karena itu, Presiden diharapkan tidak terjebak dengan desakan untuk melakukan `reshuffle`," kata Dosen Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik USU tersebut. Sebelumnya, sejumlah pihak mendesak pemerintah untuk melakukan "reshuffle" terhadap KIB II karena dinilai tidak memberikan kinerja yang maksimal. Namun Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi mengatakan, Presiden Yudhoyono belum pernah membicarakan

Anggota DPRDSU Mulyani SE

Pemprovsu Harus Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Medan-andalas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diminta mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat Sumut, antara lain dengan cara memperhatikan dengan sungguh-sungguh pertumbuhan sektor perdagangan, hotel dan restoran, yang perkembangannya sangat meningkat dan berhasil mencapai pertumbuhan sebesar 1,25 persen, dibanding dengan sektor perekonomian lainnya. Anggota Fraksi Gerindra Bulan Bintang Reformasi, Mulyani SE kepada wartawan, menanggapi pandangan akhir fraksinya, yang dibacakan dalam rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Sumut, H Saleh Bangun SE didampingi Wakil Ketua DPRDSU Ir Chaidir Ritonga, Sigit Pramono Asri, Kamaluddin Harahap dan Muhammad Afan, Kamis (21/10). Rapat dihadiri Gubsu H Syamsul Arifin SE, Sekda Provsu RE Nainggolan, Kepala Inspektorat Provsu H Nurdin Lubis, Ketua Fraksi Gerindra DPRDSU H Yan Syahrin, serta sejumlah kepala dinas dan kepala badan di jajaran Pemprovsu. “Kita minta agar sektor pariwisata ini

dapat dikelola Pemprovsu dengan baik dan memperhatikannya dengan sungguh-sungguh sehingga ke depan pertumbuhan pada sektor ini bisa lebih meningkat lagi,” tutur politisi Partai Gerindra tersebut. Pada bahagian lain, Mulyani juga memberi apresiasi pada kinerja ekspor komoditas utama di Sumut yang meningkat sebesar 24,75 persen, dan nilai ekspor Sumut sudah mencapai 5,55 persen bila dibandingkan dengan tahun 2009. “Artinya kami menilai bahwa perekonomian secara umum di Sumut bergerak positif, hal ini merupakan indikator pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara berjalan dengan baik. Untuk itu kami sampaikan bahwa Gubernur Sumatera Utara berhasil dan berkomitmen meningkatkan perekonomian kerakyatan di Sumut,” kata Mulyani. Selain itu, kesejahteraan petani yang diukur dengan tingkat nilai tukar petani mengalami peningkatan pada bulan September 2010 mencapai 101,72 bila dibandingkan pada Agustus 2010 hanya mencapai 11,87.

“Menurut kami hal ini merupakan hasil pembangunan yang positif di Sumatera Utara, karena masyarakat Sumut lebih kurang 54 persen adalah petani dan nelayan,” kata Mulyani. Lebih jauh dikatakannya, perkembangan perekonomian Provinsi Sumatera Utara yang digambarkan oleh Pemprovsu adalah semakin membaik. Menurut Mulyani, masih ada tantangan Pemprovsu yang sangat berat ke depan yaitu peningkatan sarana prasarana infrastruktur yang masih belum mendukung percepatan pembangunan. Di antaranya akses kebutuhan dasar yaitu pendidikan, kesehatan, masih kurang menyentuh masyarakat miskin atau berpenghasilan rendah, masih tingginya angka pengangguran dan kemiskinan yang dipengaruhi berbagai faktor yaklni rendahya mendapatkan kesempatan kerja dan berusaha. “Demikian juga peningkatan usaa dan kewirausahaan dalam kemampuan pengelolaan/manajemen usaha, peningkatan penyediaan layanan informasi dan konsultasi usaha juga perlu ditingkatkan,” ujar Mulyani.(UJ)

KNPI Desak KPUD Gelar Pemilukada Ulang Tebing Tinggi-andalas Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Tebing Tinggi, H Herlin Hendrik Pulungan kembali mendesak agar Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), agar secepatnya menggelar pemungutan suara ulang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tebing Tinggi. “Kami sangat mengharapkan adanya Wali Kota dan Wakil Wali Kota TebingTinggi definitif, sehingga pemerintahan dapat berjalan normal dan tidak adanya rasa khawatir di kalangan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam melaksanakan tugas sehubungan hingga saat ini, belum ada kepastian, kapan KPU melakukan pemungutan suara ulang,” kata Hendrik kepada wartawan, Kamis (21/10) . Hendrik, yang juga Ketua Partai Gerindra Tebing Tinggi ini menilai,

belum adanya wali kota dan wakil wali kota definitif, berdampak terhadap etos kerja para pimpinan SKPD. “Saat ini muncul isu mutasi di kalangan pejabat Pemko Tebing Tinggi,yang membuat para SKPD kurang bergairah bekerja,” katanya. Sesuai putusan MK terkait Pilkada Kota Tebing Tinggi pada Juni lalu, dalam amar putusannya, KPUD Tebing Tinggi diperintahkan harus melaksanakan pemungutan suara ulang dalam tempo 6 bulan sejak putusan tersebut. Namun ironisnya, hingga saat ini belum ada tanda-tanda KPUD Tebing Tinggi akan melakukan pemungutan suara ulang. Oleh sebab itu, ia mendesak KPUD untuk mengajukan anggaran pelaksanaan pemungutan suara ulang Pilkada agar dapat ditampung dalam P-APBD 2010. Sebab, hingga kini P-APBD 2010 belum dibahas DPRD. "Jika anggaran

pemungutan suara ulang Pilkada Tebing Tinggi sudah ditampung di P-APBD 2010, maka dalam bulan Desember KPUD sudah dapat menggelar pemungutan suara ulang," jelasnya. Sementara, Ketua KPUD Tebing Tinggi Hatta Ridho SSos MSp, yang dikonfirmasi dengan tegas mengatakan pada hakekatnya KPUD sangat mengharapkan pemungutan suara ulang dapat terlaksana secepatnya. Namun, hal itu belum dapat dilaksanakan, mengingat masih harus menunggu petunjuk pelaksanaan teknis pemungutan suara ulang Pemilukada dari KPU Pusat dan MK. “Kita masih menunggu petunjuk pelaksanaan teknis dari KPU Pusat terkait jadwal pelaksanaan dan tahapan serta dari MK terkait berapa peserta yang mengikuti pemungutan suara ulang. Apakah hanya empat peserta atau lima peserta,” sebut Hatta Ridho. (MET)

rencana perombakan kabinet itu meski proses evaluasi terus dilakukan. Sementera itu, Sekretaris Jenderal Partai Keadilan Sejahtera Anis Matta meminta agar jangan ada pihak yang memprovokasi pemerintah untuk melakukan "reshuffle" karena sama sekali tidak membantu pemerintah menyelesaikan masalah. Anis Matta juga mengingatkan pemerintah untuk tidak perlu melakukan hal itu karena akan membuat pemerintahan menjadi tidak stabil. "Jangan desak pemerintah untuk lakukan `reshuffle` karena tidak akan efektif dan tidak akan membantu menyelesaikan persoalan bangsa ini," katanya. (ant)

UU Pelayanan Publik belum Maksimal Jakarta-andalas Pengamat dari Universitas Indonesia (UI) Andrinof Chaniago menilai penerapan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik belum maksimal karena masih lemahnya komitmen penyelenggara dan pelaksana pelayanan publik. "Kalau melihat dari praktek di lapangan, saya perkirakan hanya sekitar 20 persen dari isi UU 25/ 2009 yang sudah diterapkan," katanya, Kamis (21/10), dalam diskusi yang membahas tentang komitmen pemerintah untuk mewujudkan pelayanan publik yang adil dan berkualitas. Menurut dia, fakta menunjukkan upaya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pelayanan belum mengacu pada UU 25/2009. Peningkatan pelayanan publik di suatu daerah, katanya, masih dipengaruhi oleh komitmen kepala daerah dan bukan kesadaran dari penyelenggara dan pelaksana pelayanan publik di daerah untuk menerapkan UU ini. "Saya pesimis undang-undang ini menjadi instrumen untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik, bukan karena aturannya yang tidak lengkap, tetapi karena tidak adanya penjiwaan untuk melaksanakan reformasi birokrasi dan memperbaiki pelayanan publik," katanya. Ia mengatakan sistem pelayanan publik dan perilaku pelaksana yang ada saat ini, membuka peluang untuk pelayanan publik yang buruk dan korup. "Sistem sengaja dibuat lama, sehingga ada kebutuhan dari orangorang untuk mendapatkan pelayanan yang cepat dan kondisi ini dijadikan sebagai `bisnis`," kata Andrinof. Untuk itu, ia mengharapkan agar pemerintah bertindak tegas sehingga UU ini diterapkan secara maksimal. Demikian pula DPR, agar mengawasi pelaksanaan pelayanan publik. "Pemerintah yang mempunyai kewenangan menegakkan aturan. DPR juga mempunyai kewenangan untuk mengawasi, DPR juga harus bertanggung jawab terkait pengawasan pelaksanaan pelayanan publik," katanya.(ANT)


SUMATERA UTARA

Jumat 22 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

Labuhan Batu Rawan Kebakaran Hutan

KILAS

Bupati Madina Tindak Jajarannya

Rantau Prapat-andalas Kabupaten Labuhan Batu berpotensi terjadi bencana seperti kebakaran hutan dan lahan, kebakaran perumahan dan bencana banjir. Demikian Wakil Bupati Labuhan Batu Suhari Pane SIP membacakan sambutan Bupati dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD didampingi Kepala Badan Kesbang, Politik dan Linmas Labuhan Batu saat membuka Pelatihan Pemantauan dan Penyebarluasan Informasi dan Potensi Bencana Alam di Rantau Prapat Hotel, Rabu (20/10). Wabup menyampaikan, dengan penanggulangan bencana dilakukan dengan salah satu cara tanggap darurat dan pra bencana. Hal itu dapat dilakukan melalui pelatihan pemantauan dan penyebarluasan informasi dan potensi bencana alam seperti saat ini. Melalui pelatihan pemantauan dan penyebarluasan informasi dan potensi bencana alam ini, nantinya dapat mengetahui tahapan-tahapan dalam penanggulangan bencana alam, baik bencana yang terjadi pada diri sendiri maupun di lingkungan sehari-hari. (ONE)

Panyabungan-andalas Bupati Mandailing Natal Ir Aspan Sopian MM akan melakukan tindakan kepada kepala Dinas Pendidikan Madina Drs Musaddat Daulay, dan jajarannnya jika terbukti menyalahgunakan wewenangnya kepada guru-guru di Mandina. Rencana penindakan tersebut menurut Aspan, menyusul banyak protes baik melalui sms maupun secara langsung berkomunikasi, telah terjadi indikasi pemotongan dengan alasan "sumbangan" dengan berbagai cara dalam jumlah bervariasi. "Untuk itu saya tegaskan, saya tidak ada membuat perintah seperti terjadinya hal yang kurang baik tersebut dilakukan pada guru-guru. Saya juga bertekad akan menindak mereka," tegas Aspan. Tindakan tersebut, katanya berlaku kepada yang lainnya seperti KUPT dan Kabid di jajaran Dinas Pendidikan Madina, termasuk dana sertifikasi. (OI)

Tim Wasev Mabes TNI Tinjau TMMD Pantai Labu-andalas Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) Mabes TNI melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-85 dan TNI Manunggal Sosial Sejahtera (TMSS) TA 2010 di Kecamatan Beringin dan Pantai Labu Kabupaten Deli Serdang, Kamis (21/10). Kunjungan Tim Wasev TMMD dipimpin Mayjen TNI Agung Repulton beserta anggota tim dari Departemen pertahanan, Kementerian Pendidikan RI dan Aster Kodam I/BB Letkol Inf Sofyan Candra ini disambut Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan bersama Ketua DPRD Hj Fatmawati Takrim, Dandim 0204 DS Letkol Inf Herianto Sahputra, Kapolres AKBP Pranyoto Sik dan unsur Muspida lainnya, Sekdakab Drs H Azwar S Msi, SKPD se-jajaran Pemkab Deli Serdang dan para Camat di kantor Desa Durian Kecamatan Pantai Labu. Dalam peninjauan, Mayjen TNI Agung Repulton menyempatkan diri bertatap muka dengan masyarakat Desa Durian Kecamatan Pantai Labu sekaligus menyampaikan rasa terimakasih, haru dan bangga melihat tingginya partisipasi masyarakat membangun daerahnya melalui kegiatan TMMD. Bupati Drs H Amri Tambunan menjelaskan, pola yang diterapkan melalui TMMD ini sangat efektif dan efisien dalam menggerakkan percepatan pembangunan di pedesaan. Pola seperti ini sudah diterapkan di Kabupaten Deli Serdang dengan melibatkan tiga pilar kekuatan yaitu pemerintah, swasta bersama masayarakat yang disebut Gerakan Deli Serdang Membangun (GDSM) yang hasilnya sangat memuaskan. Sementara Dandim 0204 DS Letkol Inf Herianto Sahputra dalam paparannya di depan Tim Wasev TMMD yang berlangsung di Aula Kantor Desa Durian Kecamartan Pantai Labu menjelaskan, urutan kegiatan mulai dari Pra TMMD tanggal 14 Juli yang lalu dan pembukaan TMMD pada 13 Oktober hingga 2 Nopember mendatang. (TH)

Bantuan Disalahgunakan andalas/th sihombing

DIHENTIKAN-Komisi D DPRD Deli Serdang minta agar pengerjaan renovasi gedung DPRD Deli Serdang dihentikan.

Bestek tak Jelas

Komisi D Minta Renovasi Gedung DPRD DS Dihentikan Lubuk Pakam-andalas Komisi D DPRD Deli Serdang minta agar pengerjaan renovasi gedung DPRD Deli Serdang dihentikan dan dilakukan tender ulang. Hal itu ditengarai adanya dugaan penyimpangan kontruksi (bestek) oleh pelaksana kerja yang dinilai tidak profesional. Dewan tidak mau "rumah rakyat" yang merupakan sentralnya pengawasan kinerja pemerintahan dijadikan ajang percobaan oleh rekanan dan pelaksana kerja belum memenuhi syarat. "Jika sudah

ditemui adanya penyimpangan bestek, Sekretaris dewan selaku pengguna anggaran wajib menghentikan pembangunan itu dan menenderkan ulang proyek tersebut," ujar Ketua Komisi D Abdul Latif Khan, Kamis (21/10) saat dihubungi lewat selulernya. Desakan penghentian pelaksanaan renovasi itu, selain dugaan penyimpangan bestek, pelaksanaan terdernya juga dinilai tidak transparan dan sarat kepentingan oknum tertentu bentuk dan peruntukan bangunan juga tidak jelas. "Saya melihat tidak transparannya tender plus berubah-ubah. Sehingga mengharuskan ada penjelasan resmi seperti apa gedung mau dibuat. Seharusnya dilakukan penghentian sementara pembanguan sebelum jelas besteknya,"

tambahnya. Bila hal ini tidak direspon, tidak tertutup kemungkinan dugaan penyimpangan bestek serta tidak transparannya pelaksaan tender akan bermuara ke pihak berwajib. "Komisi B akan dalami masalah ini, jika memang menyimpang akan kita teruskan ke jalur hokum," kata Latif Khan. Politisi PKS ini juga menyatakan keheranannya mengapa muncul ide untuk membanguan ruangan istirahat untuk pimpinan dewan. Karena kantor dewan adalah untuk tempat bekerja, bukan untuk tempat istirahat. Lagi pula belum ada tugas di kantor rakyat itu, yang sampai menguras energi pimpinan hingga harus perlu ruangan khusu istirahat. Ini sudah merupakan bentuk pembodohan dan menghamburhamburkan uang rakyat. (TH)

Penyerahan Asset Dibarengi Political Will

andalas/ist

TINJAU TMMD-Jajaran Muspika di Deli Serdang melakukan peninjauan TNI Manunggal Membangun Desa.

andalas Lugas & Cerdas

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Suprapto, Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Rasum TEBINGTINGGI: Riady Kasidi SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma SAMOSIR: Marihot Simbolon, Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP SIBOLGA/TAPTENG: Parlin Gultom NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison LHOKSUKON: Usman Cut Raja.

12

Serdang Bedagai-andalas Asset Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang seperti, rumah dinas camat, kantor camat dan pendidikan yang berada di Kabupaten Serdang Bedagai, akhir pekan lalu dikunjungi Panitia Asset DPRD Deli Serdang dipimpin Drs H Hasaidin Daulay. Kunjungan itu berkaitan dengan asset yang digunakan oleh Pemkab Sergai, dan dinilai tidak tepatnya wacana hibah ke Pemerintahan Kota (Pemko) Tebing Tinggi. Menanggapi hal itu, Ketua DPC PDI-P, Khairi A Zulmi SH, Rabu (20/ 10) di kantornya mengatakan, bahwa penyerahan ketiga aset tersebut bisa diselesaikan dengan Political Will (niat baik) dari pemerintah kabupaten induk untuk

mewujudkan UU No 36 Tahun 2003, Pasal 15 ayat 1 yang mengatur penyerahan asset tersebut. "Bupati Deli Serdang menginventaris, mengatur dan melaksanakan penyerahan sesuai dengan peraturan kepada Pemkab Sergai sesuai dengan yang dimaksud ayat 1 b," tegasnya. Selain mengacu dengan UU No 36 Tahun 2003, penyerahan asset itu juga dikuatkan dengan surat edaran Mentri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 588/BAKD/Tanggal 1 Mei 2006 tentang penyerahan barang, utang piutang, mengenai kantor camat, rumah dinas camat Tebing Tinggi, kantor cabang dinas pendidikan dan pengajaran yang sejak dulu dimanfaatkan/digunakan untuk kepentingan kegiatan peme-

rintahan Kecamatan Tebing Tinggi. "Penyerahan itu, selain sudah diatur di dalam UU No 36 Tahun 2003 dan dikuatkan dengan surat edaran Mendagri juga didukung oleh surat Mendagri Nomor 030/ 2196/SJ/Tanggal 19 September 2008 yang isinya, penyerahan kantor camat, rumah dinas camat Tebing Tinggi, kantor cabang dinas pendidikan yang berada di Kota Tebing Tinggi diserahkan oleh Pemkab Deli Serdang kepada Pemkab Sergai melalui hibah sesuai pasal 58 Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 tahun 2006 tentang pengelolaan barang milik negara/daerah," jelas Khairi A Zulmi SH, yang juga ketua DPD SPI (Serikat Pengacara Indonesia) Sumut. (RYAD)

Batu Bara-andalas Kepala Dinas Sosial Propinsi Sumatera Utara menyesalkan oknum yang berniat menyalahgunakan wewenangnya terhadap penyaluran Bantuan Kelompok Usaha Bersama Fakir Miskin (KUBE-FM) sebesar Rp 1,2 miliar di Kabupaten Batu Bara. "Sangat disesalkan, ada oknum yang berniat menyalahgunakan wewenang dalam penyaluran bantuan KUBE-FM untuk wilayah Kabupaten Batu Bara," ujar Kadis Sosial Propinsi Sumatera Utara Syaiful Safri, di Restoran Jimbaran, Senin (18/10) malam. Dia menjelaskan, bantuan yang disalurkan ke kelompok KUBE-FM tidak boleh diberikan dalam bentuk barang, dan harus disalurkan dalam bentuk uang tunai langsung ke KUBE. "Belakangan saya dapat kabar dari pegawai saya, bantuan yang diberikan bermasalah. Begitu saya tahu, saya langsung panggil kabid saya. Saya minta turun ke Batu Bara untuk dilakukan pengecekan, dan cari tahu siapa orangnya yang berani menyalahi aturan," tegas Syaiful. (ZN)

Dinkes Tebing Tinggi Lakukan Foging Tebing Tinggi-andalas Mengantisipasi merebaknya wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) di Tebing Tinggi, Dinas Kesehatan setempat melakukan foging (pengasapan-red) Di sejumlah kawasan yang dianggap rawan. Hingga saat ini tercatat seorang warga telah meninggal dunia diserang penyakit DBD. "Adanya laporan kasus DBD dari warga, petugas langsung di instruksikan melakukan foging khususnya di lokasi temuan kasus. Sudah 5 kelurahan yang difoging," ujar Kadis Kesehatan Kota Tebing Tinggi dr H Syawaluddin Nasution M Kes, Rabu (20/10). Menanggapi adanya warga yang meninggal dunia akibat terjangkit DBD, Kadis kesehatan ini mengatakan dari hasil pemeriksaan warga yang meninggal dunia itu tidak positif diserang DBD. "Memang ada gejala panas, namun hasil diagnosa korban belum positif DBD," jelasnya. Walaupun begitu lanjut Syawaluddin, Dinas Kesehatan telah melakukan foging di titik temuan kasus DBD serta kelurahan yang diduga menjadi tempat penularan DBD. Selain di dalam rumah, foging juga dilakukan di lokasi yang dianggap rawan menjadi sarang dan berkembang biaknya nyamuk berbahaya itu. Selain itu, Dinas Kesehatan juga melakukan sosialisasi, dengan cara menempelkan stikerstiker di rumah-rumah warga tentang cara pencegahan wabah demam berdarah serta membagikan bubuk abate secara gratis kepada warga. "Mencegah demam berdarah tidak hanya dengan membunuh nyamuk Aedes Aegypti sebagai pembawa virus demam berdarah, belum cukup dengan melakukan foging, bila jentikjentiknya dibiarkan hidup. (MET)

Tahun 2011

Tiga Daerah Irigasi di Sergai Ditutup Seiring rampungnya proses pembangunan proyek raksasa bendungan Sei Ular, awal tahun 2011 tiga jaringan irigasi di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) masing-masing Daerah Irigasi (DI) Buluh, DI Perbaungan dan DI Bendang akan ditutup untuk dilakukan rehabilitasi total.

H

AL itu dikatakan, Wakil Bupati Sergai H Soekirman dan Ir Saudara Rajaguguk dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera II Ditjen Sumber Daya Air Kementerian PU dihadapan Kepala Bappeda Sergai Ir H Safaruddin, Pejabat Dinas PSDA Sergai, Camat, Muspika, pengurus Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan P3A dan Induk P3A Kabupaten Sergai pada acara sosialisasi rehabilitasi Daerah Irigasi Sungai Ular (Paket 7A) di aula kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Rabu (20/10). Rehabilitasi itu menurut Wabup Soekirman yakni memperbaiki total ketiga jaringan irigasi yang sudah ada selama ini ditambah

pembangunan 317 buah pintu air baru dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat petani pemakai air. Dengan selesainya rehabilitasi jaringan irigasi dan pembangunan ratusan pintu air itu, maka penyediaan air bagi kebutuhan pertanaman padi sawah yang sangat dibutuhkan petani dari ketiga DI tersebut akan meningkat dari sekitar 11.320 hektar menjadi 18.500 hektar lebih. Sementara itu Ir Saudara Rajaguguk selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Revilitasi Daerah Irigasi Sei Ular dalam kesempatan itu menjelaskan, pelaksanaan rehabilitasi total dan pembangunan ratusan pintu air ketiga DI di

DITUTUPSebagian jaringan irigasi di Kabupaten Sergai yang rusak dan akan ditutup untuk dilakukan rehabilitasi dan perbaikan total. andalas/ryad

Kabupaten Sergai memakan waktu beberapa bulan yakni persiapan mulai Oktober 2010, pekerjaan fisik Januari 2011 hingga September 2011, dan pada Oktober 2011 air sudah dapat dimanfaatkan secara golongan. Selama proses rehabilitasi dan pembangunan pintu-pintu air itu menurut Rajaguguk,

maka DI akan ditutup sementara waktu, penyaluran air irigasi akan mengalami gangguan dan akses jalan yang berada di sekitar kegiatan proyek akan dipakai untuk angkutan material. "Penutupannya diupayakan seminimal mungkin agar tidak mengganggu hasil tani rakyat," ujar Saudara

Rajaguguk. Lingkup pekerjaan rehabilitasi jaringan irigasi di DI Buluh, DI Perbaungan dan DI Bendang meliputi perbaikan total saluran induk dan sekunder, perbaikan bangunan air yang selama ini sudah rusak serta penggantian pintu yang rusak dan pembangunan pintu air baru sebanyak 317 buah. (RYAD)


SUMATERA UTARA

Jumat 22 Oktober 2010

KILAS

DPRD Sergai Panggil SKPD

Listrik di Asahan 4 Hari Padam

Tanah Karo-andalas Dana Sertifikasi Guru yang sampai saat ini belum diterima, memotivasi ratusan guru SMP, SMA dan SMK se Tanah Karo baik dari negeri maupun guru swasta mendatangi kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, Rabu (20/10) di Jalan Veteran Kabanjahe. Ratusan guru yang tiba di kantor Disdik diterima Sekeretaris Disdik Drs Amir Pinem didampingi Kabid Dikmen Drs Sugianta Ginting dan Kabid TK/SD Drs Sinar Ginting. Dalam pertemuan itu, para guru melalui tiga orang perwakilannya, Simon Ginting, Iman serta Caranta Perangin-angin mengutarakan keluhannya menyangkut belum terealisasinya dana dari pusat dan dari provinsi, meliputi bantuan sertifikasi guru dan bantuan kepada guru yang belum tersertifikasi, bantuan kesejahteraan dari gubsu, gaji 13, rapel beras serta tunjangan kinerja. Kadis Diknas Drs Seruan Sembiring melalui Sekretaris Disdik, atas adanya beberapa item pertanyaan dari para guru, menerangkan, dana Sertifikasi guru dan dana guru yang belum tersertifikasi serta tunjangan kesejahteraan yang dituntut para guru, sudah ditransfer oleh pusat ke Kas Daerah yang ditampung di PAPBD TA 2010. Namun, hingga saat ini PAPBD Karo belum disahkan. Maka uang tersebut belum dapat dicairkan kepada guru-guru. Masih penjelasan Amir Pinem, bahwa lambatnya pencairan dana sertifikasi guru yang berjumlah 694 ini diakibatkan adanya perubahan peraturan. Padahal daftar tanda terima sertifikasi telah dilengkapi. Dari Tahun 2007-2008 pihak dari pusat mentransfer dana sertifikasi itu ke rekening guru. Namun, guru yang masuk sertifikasi tahun 2009, dananya ditransfer pusat ke Kas Daerah yang ditampung di PAPBD. Pinem menambahkan, rapel beras, hingga saat ini belum ada peraturan kenaikan beras, maka belum diketahui kejelasannya. Ternyata, penjelasan yang dipaparkan Amir kepada para guru bukannya membuat guru menerima begitu saja. Malahan para guru mengancam akan melakukan aksi mogok belajar dan turun kejalan apabila nantinya hingga batas tanggal 25 Oktober, dana tersebut belum juga direalisasikan. Merasa kurang puas atas jawaban yang didapat dari Disdik, rombongan guru bergerak ke Kantor Bupati Karo. Pihak kantor Bupati yang disampaikan pegawai Dispenda selaku pemegang Kas Daerah, mengakui kepada para guru bahwa dana seretifikasi sudah ada di Kas daerah. Namun, data-data si penerima dana sertifikasi belum ada disampaikan Disdik, maka dana tersebut belum diketahui kepada siapa disalurkan. (LAMS)

Kisaran-andalas Kabupaten Asahan akan mengalami pemadaman aliran listrik bergilir selama 8 jam setiap harinya dalam waktu empat hari sejak Kamis (21/10) pukul 08.0016.00 wib. Pemadaman tersebut dilakukan PLN Ranting Kisaran disebabkan Pemeliharaan Gardu Induk (TD-2) serta jaringan distribusi. Demikian diungkapkan Manager PT PLN Ranting Kisaran M Marpaung di ruang kerjanya jalan Dr Sutomo Kisaran kepada wartawan kemarin. Dikatakannya, pemadaman bergilir tersebut di hari pertama meliputi, Kelurahan Sentang, Mutiara, Siumbut-Umbut, Gambir Baru, Kecamatan Air Joman, Bunut, Sei Renggas, Kecamatan Tinggi Raja, Buntu Pane serta Silau Jawa. Sedangkan dihari kedua Jum'at (22/10) berpindah ke wilayah Jalan Jenderal Gatot Subroto/A Yani, M Yamin, Imam Bonjol, SM Raja, Kartini, Dr Sutomo, Diponegoro dan

Sudah Cair

Dana Sertifikasi tak Kunjung Diterima

13

Pemeliharaan andalas/fas

Sergai-andalas DPRD Serdang Bedagai memanggil sejumlah SKPD untuk mendengarkan upaya yang telah dilakukan Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) untuk meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) Serdang Bedagai (Sergai), Kamis (21/10) di Ruang Komisi A. Ketua Tim Pansus PAD berasal dari Partai Demokrat Hartoyo usai dengar pendapat dengan sejumlah Satuan Kerja Pemerintah Daerah mengatakan, pemanggilan sejumlah SKPD itu dilakukan sebagai upaya untuk mendorong setiap SKPD dalam meningkatkan PAD Sergai. Sejauh ini hal paling mendasar yang ditekankan mengenai pajak dan retribusi, terutama untuk melihat validitas akurasi data objek pajak danretribusi. Untuk bidang kesehatan hal yang belum tersentuh, guna menarik pajak dan retribusi itu di rumah sakit swasta, dan rumah sakit kebun. Kendala yang dihadapi belum ada perda yang mengatur untuk menarik pajak dan retribusi pelayanan dasar rumah sakit tersebut. Menurut Hartoyo, untuk Dinas Tarukim, Pertamanan dan kebersihan lebih kepada retribusi sampah. Karena armada yang dimiliki hanya lima unit yang digunakan untuk mengangkut sampah. Semetara itu jarak menuju lokasi pembuangan sampah cukup jauh. Untuk dapat menjangkau semua lokasi tentunya dibutuhkan armada, petugas, dan fasilitas lain yang menunjang. Lokasi yang ingin dijangkau meliputi Perbaungan, Sei Rampah, Sei Bamban, Dolok Masihul, Pantai Cermin khususnya Theme Park, Teluk Mengkudu, dan Tanjung Beringin. Turut hadir Rapat Ketua Tim Pansus PAD Hartoyo bersama H Syahlan Siregar, Longway Pakpahan, Ferryanto, Dahrizul, Armin Lubis, Mahyudin Purba, Hotnauli Br Sinurat, Pangeran Hutajulu, Kadis Kesehatan Drg Zaniyar, dan Kadis Pariwisata H Ikrom Helmi Nasution.(RSM)

harian andalas | Hal.

GARDU INDUK-Travo Daya II Gardu Induk Sentang Kecamatan Kisaran Timur Asahan.

Kantor Bupati Memprihatinkan Pematang Siantar-andalas Bupati Simalungun terpilih periode 20l0-20l5, Dr JR Saragih SH MH mengaku sejak meninjau Sekretariat Kantor Bupati Simalungun, dia merasa prihatin. Hal itu dikemukakannya kepada wartawan, ketika meninjau Sekretariat Kantor Bupati Simalungun yang terletak di Sondi Raya Kecamatan Raya Simalungun, Selasa (l9/l0) usai di-

perkenalkan Bupati Simalungun Drs Zulkarnain Damanik MM pada apel bersama di kompleks tersebut. "Saya sungguh terkejut begitu Bupati Simalungun, Drs Zulkarnain Damanik menunjukkan kepada saya bahwa konstruksi bangunan berlantai dua tersebut sudah pada retak-retak," ujar JR Saragih. Lalu, saya berpikir kalau suatu ketika runtuh, bagaimana

nasib para pegawai yang bertugas di lantai satu. Dengan menyaksikan beberapa ruangan kondisinya telah retak-retak nampak di sana sini, membuat saya makin menakutkan," ujar JR Saragih. Saragih menambahkan tidak menyalahkan siapa-siapa, karena sebagai putra daerah yang lahir dan dibesarkan di Sondi Raya, dia tahu persis kondisi dan

struktur tanah di daerah itu. Jadi, tak perlu heran jika ada longsor di sekitar perkantoran Bupati Simalungun ini, itu karena struktur tanahnya labil. "Dulu semasa saya kecil, di jurang itulah saya mengambil air minum dan di atas jurang itulah lahan atau areal tanaman kopi nenek saya," ujar JR Saragih mengenang masa kecilnya. (LS)

Bupati Ingatkan

Jaga Disiplin dan Loyalitas Kepada Pimpinan Bupati Simalungun Drs T Zulkarnain Damanik MM mengingatkan kepada seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun untuk menjaga dan meningkatkan disiplin dan loyalitas kapada pimpinan, siapapun yang menjadi pemimpin di daerah ini.

H

AL itu disampaikannya dalam bimbingan dan arahan di hadapan PNS jajaran Pemkab Simalungun saat bertindak menjadi pimpinan umum apel gabungan yang dipusatkan di

andalas/edi pangaribuan

APEL GABUNGAN-Bupati Simalungun Drs T Zulkarnain Damanik MM di dampingi Bupati dan Wakil Bupati terpilih, ketika memberikan arahan, usai apel gabungan. halaman kantor Bupati Simalungun Pamatang Raya, Selasa, (19/10). Dia juga mengharapkan agar seluruh PNS di jajaran Pemkab Simalungun juga harus meningkatkan kemampuan kinerja dan mendukung kebijakan pimpinan. Namun harus tetap

dalam koridor hukum yang berlaku, karena setiap pimpinan tidak menginginkan kegagalan dalam tugasnya. "Bekerjalah dengan sungguhsungguh dan disiplin, siapapun dia yang menjadi pimpinan di daerah ini, mari kita dukung bersama-sama," katanya menambahkan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, PLT Sekda, para staf ahli Bupati, asisten, pimpinan SKPD, Direksi PDAM Tirta Lihou, Direksi PD Agro Madear dan para Camat se-Kabupaten Simalungun. Usai apel gabungan itu, DR JR Saragih SH MM bersama Hj Nuriaty Damanik SH (Bupati dan Wakil Bupati Simalungun terpilih periode 2010-2015) hadir dan langsung menyapa seluruh pegawai. Kehadiran merekapun disambut aplus oleh para pegawai yang mengikuti apel tersebut. DR JR Saragih SH MM bersama Hj Nuriaty Damanik SH dan didampingi Bupati Simalungun, Plt Sekda dan beberapa pimpinan SKPD meninjau ruangan kerja di Kantor Sekretariat dan beberapa kantor SKPD Kabupaten Simalungun.(EP)

Polres Asahan. Sementara di hari ketiga, Sabtu (23-30/10) Jalan Jenderal Gatot Subroto, A Yani/ Sudirman, Suka Damai, Kantor Bupati Asahan, Sei Renggas, Bunut, Tinggi Raja, Buntu Pane dan Silau Jawa. M Marpaung atas nama PT PLN memohon maaf sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan para konsumen terkait pemadaman yang terjadi. "Hal ini harus kami lakukan guna memelihara gardu induk serta jaringan disepanjang jalinsum," kata Marpaung. Pihaknya juga mengaharapkan pemadaman yang terjadi dapat dimaklumi. (FAS)

SD Bonan Dolok Butuh 40 Set Mobiler Doloksanggul-andalas Di era pemerintahan sekarang ini anggaran pendidikan diwajibkan 20 persen dari APBN dan APBD, ternyata di Humbang Hasundutan masih ditemui sekolah dasar yang kekurangan mobiler. Bahkan, masih menggunakan mobiler usang buatan tahun 1975 serta siswanya menggunakan kursi panjang tanpa sandaran. Sekolah Dasar (SD) Induk Nomor 174549 Bonan Dolok, Kecamatan Sijama Polang luput dari perhatian Dinas Pendidikan Kabupaten Humbang Hasundutan. Buktinya, SD tersebut masih menggunakan mobiler tahun 1975. Sekolah dasar tertua di Kecamatan Sijama Polang itu juga menjadi SD terbesar di kecamatan tersebut. "Saya selalu minder terhadap teman-teman sejawat dari SD lain, karena setiap bulannya kita mengadakan kelompok kerja guru se-Kecamatan Sijama Polang yang di pusatkan di SD 174549, kata S Lumban Gaol selaku kepala sekolah. Menurut Gaol, pihaknya telah melayangkan proposal kepada Dinas Pendidikan Humbahas, namun hingga saat ini belum ada tanggapan. Sekolah yang dipimpinnya hanya butuh 40 set mobiler untuk memenuhi kebutuhan proses belajar mengajar di sekolah. (MPL)


ACEH MEMBANGUN

Jumat 22 Oktober 2010

KILAS

PDAM Tirta Agara Tingkatkan Pelayanan Kutacane-andalas PDAM Tirta Agara saat ini tengah berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat untuk mendapatkan air minum yang memuaskan. "Saat ini jumlah pelanggan mencapai 8700 di Kabupaten Aceh Tenggara. Meski berbagai kendala tengah dihadapi, namun kita tetap berupaya memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat," ujar Direktur Utama PDAM Tirta Agara, Taufik Mahmud SE MBA kepada andalas di ruang kerjanya, Kamis (21/10). Dijelaskan Taufik, saat ini ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian Pemerintah Daerah (Pemda) diantaranya permasalahan water meter yang rusak. "Saat ini, kita perkirakan 80 persen water meter dan intake lawe kondisinya sudah sangat mengkhawatirkan di perkirakan bisa bertahan hanya beberapa bulan lagi saja. Sedangkan intake buah pala dan Lawe dua sumber air sudah tidak layak dan tidak mencukupi. Rencananya itu akan dipindahkan ke Lawe kinga, begitu juga hal nya intake lawe sigala-gala, dan babul makmur," tambah taufik. Pun demikian, sambung Taufik, pihaknya akan melakukan berbagai upaya untuk memuaskan pelanggan. Untuk memuaskan para pelanggan, pihaknya melakukan disiplin internal. "Pelayan terus kita tingkatkan, gaji karyawan tetap kita bayarkan tepat pada waktu nya walaupun terkadang harus meminjam kepada pihak ke III, ini akan saya lakukan guna meningkatkan pelayanan yang terbaik buat pelanggan kita," pungkasnya. Sementara itu menyikapi hal tersebut diatas, anggota Komisi B DPRK Aceh Tenggara, Bukhari mengatakan, jika ingin mendapatkan PAD, tentu Pemda setempat harus serius melakukan pembinaan baik terhadap karyawan juga fasilitas lain termasuk penyertaan modal. "Saya selaku wakil rakyat, sudah pasti mendukung untuk peningkatan pelayanan kepada pelanggan dari PDAM Tirta Agara, apalagi ini kan salah satu Asset Daerah kita juga," sebutnya. Dalam kesempatan itu, Bukhari menambahkan, bahwa selaku wakil rakyat bukan hanya di PDAM saja yang menjadi perhatian pemerintah setempat, tapi demi kemajuan daerah dan kepentingan rakyat banyak semuanya pasti di dukung. "Diharapkan, semua yang menduduki jabatan harus betul-betul dapat melayani kepentingan masyarakat banyak," tutup Bukhari yang juga Ketua Partai Hanura Aceh Tenggara itu. (JS)

harian andalas | Hal.

Kendati Ditolak DPR-RI

Upaya Penjualan Asset PT AAF Tetap Berlanjut Lhokseumawe-andalas Kendati delapan fraksi di Komisi VI DPR RI menolak upaya pemerintah menjual asset pabrik pupuk PT Aceh Asean Fertilizer (PT AAF), namun upaya penjualan perumahan karyawan yang dilakukan tim likuidator dilaporkan tetap jalan terus. Surat edaran tim likuidator tentang persyaratan penjualan yang ditujukan kepada mantan karyawan yang mendapat prioritas pertama, limit waktu penyetoran dana panjar (DP) sampai, 25 Agustus 2010. Bila dalam limit waktu tersebut belum dilakukan penye-

toran DP, 10 persen dari harga penawaran, maka prioritas hak untuk membeli rumah tersebut gugur. Begitu juga kepada yang telah menyetor DP bila dalam waktu satu bulan setelah penyetoran DP atau saat penandatanganan akte jual beli belum dilunasi, maka DP yang telah distor tidak dapat dikembalikan dan menjadi hak likuidator. Keterangan yang diperoleh andalas dari beberapa mantan karyawan PT AAF yang mengaku telah menyetor DP, Kamis (21/10) menyebutkan, sudah hampir 200 orang yang telah menyetor. "Bagaimana kami tidak setor, kalau tidak menyetor hak kami untuk mendapatkan rumah hilang", ujarnya. Sementara dari Jakarta dilaporkan, Komisi VI DPR RI yang membidangi BUMN minta agar aktivitas penjualan aset PT

AAF oleh Tim Likuidasi dihentikan karena dinilai ilegal. PT AAF disarankan agar dihidupkan kembali oleh Pemerintah. Demikian Ir. H. Azzam Azman Natawijaya dan Ir Muhammad Azhari, SH yang dihubungi andalas, Kamis (21/10). Menurut Azzam, hasil rapat dengar pendapat Komisi VI dengan Deputi Industri primer BUMN, Selasa malam, (19/10) di Gedung DPR Senayan, Jakarta, PT AAF merupakan perusahaan BUMN karenanya semua persoalan harus tunduk kepada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. "Semua asset BUMN yang hendak dijual harus mendapat persetujuan DPR dan siapa saja yang telah melakukan pelanggaran terhadap ketentuan undang-undang harus bertanggungjawab", tegas Azzam. Terkait dengan asset yang

telah dijual, lanjut Azzam, siapa saja secara pribadi nantinya akan berhadapan dengan hukum, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk mengusut tuntas karena dalam penjualan ini terindikasi telah terjadi korupsi. "Kita minta KPK harus secepatnya mengusut tehadap asset negara yang telah diperjual belikan itu. Saya sudah ingatkan terhadap masalah AAF ini dari tahun 2008", ungkapnya. Nada yang sama juga disampaikan Ir Muhammad Azhari, SH keberadaan Tim Likuidator yang melakukan penjualan asset PT AAF itu menyalahi dan harus dihentikan. Komisi VI DPR RI, kata Azhari apa yang telah dilakukan tim likuidator selama ini bertentangan dengan UU No. 17 tahun 2003 tentang Keuangan Negara, UU No. 19 tahun 2003

PLAZA-1 11.30-13.50-16.10-18.30-20.50 THAMRIN-2 12.40-15.00-17.20-19.40-22.00 BINJAI ST-3 12.30-14.20-16.10-18.00-19.5021.40

tentang BUMN, dan UU No. 1 tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara. Bahkan menurut M Azhari, dasar pendirian AAF berdasarkan PP No. 6 tahun 1979 tentang Penyertaan Modal Negara (PMN) bidang pengesahan dan pengembangan industri pupuk urea di Daerah Istimewa Aceh bersama dengan negara negara Asean lainnya. Sesuai UU tersebut maka penggabungan, peleburan, pengambilalihan serta pembubaran BUMN harus ditetapkan berdasarkan peraturan pemerintah (PP). Untuk hal ini, lanjut M. Azhari, Menneg BUMN telah melakukan pelanggaran atas pembubaran atau likuidasi AAF yang tidak mengacu kepada ketentuan UU. "Status AAF serta penjualan asset jangan diputarbalikkan", ujar M Azhari. (UCR)

Mecari Persamaan Persepsi Sinerjik

Pemkab Nagan Raya Rapar Koordinasi denganPMDN

Bulog Aceh Impor 30 Ribu Ton Beras Banda Aceh-andalas Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Aceh akan mengimpor 30 ribu ton beras dari Vietnam pada 2010 untuk memenuhi kebutuhan pengadaan stok pangan di daerah itu sebanyak 90 ribu ton. "Kami terpaksa impor beras, karena Bulog nggak mampu beli beras lokal yang harganya di atas harga pembelian pemerintah (HPP) yakni Rp5.800/Kg," kata Kepala Divisi Regional Bulog Aceh Fachriani di Banda Aceh, Kamis. Menurut Facriani, Bulog Aceh telah berupaya maksimal yakni menambah insentif sebesar Rp400/ Kg dari harga HPP menjadi Rp5.460/Kg, namun penambahan tersebut belum mampu meningkatkan pengadaan beras di gudang Bulog Aceh. Disebutkannya, pengadaan beras dalam negeri hingga Oktober 2010 sebanyak 35.183 ton terdiri dari 32.398 ton dengan harga HPP dan 2.600 ton harga insentif. Sementara kebutuhan beras pertahun sebanyak 90 ribu ton masing-masing untuk keluarga miskin dan siaga bencana. "Artinya jumlah yang ada saat ini belum mampu mencukupi kebutuhan beras di Aceh, sehingga Bulog melakukan pengadaan beras dari luar negeri," katanya. Pada 2010, Bulog Aceh akan mengimpor sebanyak 30 ribu ton masing-masing 6.750 ton pada akhir Oktober dan 6.500 ton awal November 2010 melalui pelabuhan Krueng Geukueh, Aceh Utara. Ia menambahkan, menipisnya hasil produksi pada musim panen gadu di Aceh juga menjadi faktor tidak terserapnya pengadaan beras dalam negeri yang ditargetkan sebesar 60 ribu ton di daerah itu. "Pengadaan beras dari luar negeri bukan terjadi di Aceh saja, tetapi juga dilakukan secara nasional," katanya. Meski Bulog mengimpor beras, pihaknya masih akan menampung sekitar 16 ribu ton beras dengan harga intensif yang diberikan untuk Aceh oleh Pemerintah pusat sekitar Agustus 2010. Ia mengatakan, pengadaan beras yang direncanakan dari luar negeri dan dalam negeri tersebut dipastikan dapat mencukupi kebutuhan hingga Februari 2011. (ANT)

14

andalas/antara

BAKAR GANJA-Polisi bersama TNI dan masyarakat membakar ganja hasil operasi anti narkotika di gampong Pulo, kemukiman Lamteba, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Kamis (21/10). Sebanyak 4,5 ton ganja kering yang sudah dipaketkan dan 72.520 batang ganja serta 2 kg biji ganja yang dimusnahkan dengan cara dibakar itu merupakan hasil operasi selama Oktober 2010.

72.500 Batang Ganja Dimusnakan Sebanyak 72.520 batang ganja dan 4,5 ton tanaman terlarang yang sudah dipaketi tersebut hasil operasi antinarkotika Polda Aceh dimusnahkan di lapangan terbuka di Gampong (desa) Pulot Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (21/10).

P

EMUSNAHAN dilakukan secara simbolis oleh Kapolda Aceh Irjen Pol Fajar Prihantoro, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf serta Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh Halili Toha. Kapolda Fajar Prihantoro mengatakan ribuan batang ganja

PLAZA-4 12.30-14.30-16.30-18.30-20.30 PALLADIUM-2 11.30-13.30-15.30-17.30-19.3021.30

tersebut diamankan dari ladang dengan total luas 71,5 hektare yang tersebar di 16 titik di Provinsi Aceh. "Ribuan batang ganja tersebut ditemukan sepanjang operasi antinarkotika Polda Aceh yang digelar 8 Januari hingga Oktober 2010," katanya. Dari 16 ladang tersebut, 51 hektare di antaranya ditemukan di Kemukiman Lamteuba, Kecamatan Seulimeum, Kabupaten Aceh Besar, selebihnya di Kecamatan Indrapuri, kabupaten yang sama. Kapolda mengatakan pemusnahan ganja tersebut tidak terlepas dari peran masyarakat yang mau melaporkan keberadaan ladang-ladang tanam terlarang tersebut. "Masyarakat sebagai pagar hidup,

artinya telah memberi informasi kepada kepolisian. Dari laporan itu, personel polisi langsung menuju lokasi yang disebutkan," ungkap dia. Masalah ganja, kata dia, bukanlah hal baru bagi masyarakat Aceh. Apalagi Aceh dikenal dengan lumbung ganja. Karena itu, masalah ini harus segera diantisipasi demi menyelamatkan generasi bangsa. Menyangkut kasus narkotika, kata dia, Polda Aceh sudah menangani 290 perkara sepanjang 2010 dengan jumlah tersangka sebanyak 433 orang. "Tersangka usia potensial cukup banyak. Ini semua menjadi tanggung jawab bersama bagaimana memberantas tanaman ganja dan narkotika jenis lainnya," kata Irjen Pol Fajar Prihantoro. (ANT)

Medan-andalas Untuk mencari kesamaan persepsi yang sinerjik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya dan Penanam Modal Dalam Negeri (PMDN) serta Penanaman Modal Asing (PMA) menggelar rapat koordinasi Pengendalian Penanaman Modal, Selasa (19/10). Rapat yang menghadirkan fisilisator dari propinsi aceh masing-masing, Kabid Pengembangan Investasi, H Fuadri SE, Kabid Program Baimprom, Syarifah Zulfa SE, dan Kabis Koordinasi PMD. PUB, Samsul Bahri SH, selain mencari kesamaan persepsi, juga mencari solusi terbaik dalam menwujudkan pengelolaan dan pemberdayaan Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam Kabupaten Nagan Raya. Sedangkan materi rapat mencakup tiga item antara lain mencari peluang investasi dalam Kabupaten Nagan Raya, kebijakan penanaman modal, serta sosialisasi peningkatan promosi dengan tehnis rapat, presentasi, ceramah dan diskusi tanya jawab. Dalam laporannya, ketua panitia mengatakan, rapat berorientasi kepada UU RI No 25 tahun 2007 tentang penanaman modal dan keputusan Bupati Nagan Raya No. 415.21/188/ SK/2009 tentang pembentukan tim pengendalian pelaksanaan penanaman modal. Selain itu, menyangkut keputusan kepala BPM-PUD Kabupaten Nagan Raya No. 415.21/ 087/SK/2010 tentang pembentukan tim pelaksana kegiatan rapat koordinasi pengendalian pelaksana investasi. "Maksud dan tujuan rapat koordinasi pengendalian penanaman modal ini bertujuan untuk menyamakan persepsi sinerjik antara pemerintah dan pengusaha serta member pemahaman-pemahaman terkait instansi terkait dalam mencari solusi terbaik dalam mewujudkan pengelolaan dan pemberdayaan SDA dan SDM dalam Kabupaten Nagan Raya yang saling menguntungkan," kata ketua panitia dalam laporannya. (IM)

PRESIDENT 13.00-15.15-17.30-19.45 PALLADIUM-1 SUN-1 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 THAMRIN-4 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

PLAZA-3 11.30-13.50-15.10-18.30-20.50 THAMRIN-1 12.40-15.00-17.20-19.40-22.00 BINJAI ST-4 12.15-14.05-15.55-17.45-19.3521.25

PLAZA-2 12.00-14.10-16.20 THAMRIN-3 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40

PLAZA-2 18.30-20.20

SUN-3 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40

PALLADIUM-4 19.30-21.20

SUN-4 13.00-15.45-18.30-21.15

PALLADIUM-4 13.00-15.10-17.20

PALLADIUM-3 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 SUN-2 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40


Jumat

SAMBUNGAN

22 Oktober 2010

harian andalas | Hal.

15

Topan Landa China, 150.000 Dievakuasi Beijing-andalas Ratusan ribu orang telah dievakuasi dari kawasan pesisir pantai yang dihantam Topan Megi di China selatan, kata Dinas Tanggap Darurat Bencana China, Kamis (21/10). Lebih dari 150.000 orang di Provinsi Fujian telah dievakuasi dan 53.100 perahu nelayan telah dipanggil pulang ke pelabuhan, kata Dinas Penanggulangan Banjir provinsi tersebut. Topan Megi diramalkan akan menimbulkan hujan deras di pesisir timur Provinsi Guangdong sekitar Sabtu, menurut Badan Meteorologi Provinsi Fujian. Pihak berwenang telah mengeluarkan tanda siaga merah, peringatan siaga tertinggi. Topan itu akan menimbulkan gelombang tinggi yang akan menghantam kawasan-kawasan pesisir termasuk Guangdong, Fujian dan Selat Taiwan. Siaga merah itu memberi waktu enam jam untuk evakuasi penduduk. Tempat-tempat penting seperti bandar udara, sekolah dan toko diperintahkan untuk ditutup dan semua kapal laut dipanggil ke pelabuhan.

Sementara itu, Dinas Kelautan China telah mengeluarkan peringatan kuning, yang memberi waktu 12 jam bagi warga untuk bersiap-siap menghadapi badai hebat tersebut. Dilaporkan bahwa perairan di Dongshang, Chongwu dan beberapa kawasan lain di Provinsi Fujian akan diberi peringatan pada tingkat tertentu. "Topan tersebut dapat merusak gedung-gedung, pelabuhan, desa dan kota-kota yang dilaluinya," kata Direktur Pusat Ramalan Cuaca Laut China Selatan, Bai Yiping. Dinas Kelautan China dan lembaga-lembaga pemerintahan terkait telah memerintahkan untuk memperkuat tembok penahan gelombang laut dan melindungi fasilitasfasilitas nelayan, dan melancarkan patroli di kawasankawasan berisiko terkena dampak topan. Megi merupakan topan ke-13 dan kemungkinan paling hebat menghantam China tahun ini. Provinsi-provinsi di China selatan mencakup Hainan, Guangdong, dan Fujian akan dilanda hujan lebat dan diselimuti kabut tebal.(ANT)

Jangan Asal Ganti...(Dari Halaman 1) dengan baik. Sementara soal pergantian Kepala Dinas Perhubungan Naruddin Dalimunthe, menurut Mustofawiyah, dirinya tidak dapat berkomentar lebih jauh. Apalagi saat disinggung soal penggantinya Rajali SSos, dia menyatakan kurang mengenal yang bersangkutan. Rajali sendiri sebelumnya

menjabat sebagai Kepala Biro Umum Pemprovsu. Nah, latar belakang ini dinilai kurang kapabel dalam memimpin Dinas Perhubungan, yang dianggap sebagai salah satu dinas potensial dan strategis. "Mestinya yang memimpin Dinas Perhubungan, mereka yang sudah senior dan punya 'jam terbang' tinggi," katanya.(UJ)

Tiga Anggota DPRDSU Terancam Lengser...(Dari Halaman 1) yang tergabung di dalam fraksi gabungan PPRN," kata Amelia A Yani kepada andalas, Kamis (21/10) malam. Seperti diketahui, Fraksi Gabungan PPRN DPRD Sumut selama ini dipimpin Ir Washington Pane MSc sebagai Ketua. Namun sejak Kamis kemarin, melalui rapat yang tidak dihadiri Washington Pane, anggota fraksi kemudian memutuskan Rinawati Sianturi sebagai Ketua menggantikan Washington Pane, dengan acuan tatib dewan. Tetapi, menurut Amelia Yani, fraksi di dewan merupakan perpanjangan partai. Dengan demikian, seluruh keputusan yang dihasilkan fraksi haruslah mengacu pada keputusan dan restu dari pimpinan partai. "Siapa pun yang melanggar kebijakan partai, tentu akan ada konsekuensinya. Karena mereka bertiga sudah melanggar dan tidak mematuhi surat yang kita layangkan ke fraksi,"tegas putri Pahlawan Revolusi Ahmad Yani ini. Terkait dengan hal itu, Amelia Yani menekankan, pihaknya tidak akan segansegan menindak tegas siapa pun kader dan anggota partai yang tidak taat pada garis

kebijakan DPP. "Dalam berpartai, kita tidak boleh menjalankan kebijakan sesuai dengan selera dan hasrat politis semata," ujarnya. Rinawati Sianturi sendiri, sebelum sebelumnya merupakan Sekretaris Fraksi PPRN. Selama ini kiprahnya sebagai anggota dewan dari dapem Siantar-Simalungun, tidak terlalu menonjol. Beberapa waktu belakangan ini di internal DPRD Sumut, terdapat sejumlah pergantian pimpinan fraksi, di antaranya Ketua Fraksi Hanura,yang sebelumnya dijabat Musdalifah, selanjutnya diduduki Hamamisul Bahsan. Sementara Jamaluddin Hasibuan menempati posisi Sekretaris Fraksi Demokrat menggantikan Mustofawiyah Sitompul. Sebelumnya, Ketua Fraksi PKS yang ditempati Timbas Tarigan digantikan Hidayatullah. Fraksi Golkar sebelumnya dipimpin Biller Pasaribu kemudian digantikan Syahrul Pasaribu, lalu diserahkan kepada Hardi Mulyono. Diperoleh keterangan, beberapa fraksi lainnya juga akan mengalami pergeseran pimpinan. (TIM)

Usut, Dugaan Korupsi Pemko Medan...(Dari Halaman 1) ini tidak lebih baik dari sebelumnya. Bahkan, praktik KKN semakin membudaya, khususnya dalam pengangkatan sejumlah pejabat,” ucap Asril, Koordinator Aksi. Forum Mahasiswa Anti Korupsi ini pun lantas menyebut kasus korupsi Rahudman, adanya kerugian keuangan Negara di Pemkab Tapsel saat Rahudman sebagai Kadis Pendapatan dan Sekda yang mencapai puluhan miliar rupiah. Kelompok mahasiswa ini juga menyoroti berbgaai korupsi di sejumlah SKPD di Pemko Medan, antara lain, di Dinas Pendidikan Medan , Dinas Pendapatan, Dinas Kesehatan dan Diinas PU. Korusi di Dinas Pendidikan, mereka menyebut kadisnya Hasan Basri kerap menyelewengkan jabatan untuk memperkaya diri dengan beragama modus, khususnya dalam

pengerjaan proyek-proyek di dinas tersebut. Lembaga Kajian Mahasiswa Untuk Perubahan menyoroti dugaan korupsi di Dinas Tarukim Sumut, antara lain soal proyek Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Terjun. Kemudian, proyek peningkatan jalan permukiman di sejumlah desa di Kabupaten Tapanuli Utara, Tobasa dan daerah lainnya yang mencapai puluhan miliar rupiah. Menanggapi aspirasi mahasiswa tersebut, Kasi Penkum Kejatisu Edi Irsan menjanjikan akan menyampaikan aspirasi mahasiswa itu ke pimpinan Kejatisu. Menjawab penuntasan laporan-laporan yang selama ini disampaikan ke Kejatisu, Edi Irsan menegaskan bahwa Kejatisu komitmen mengusut berbagai laporan tersebut. (FEL)

BELI PERLENGKAPAN HIDUP–Seorang jemaah haji Indonesia membeli sebuah ember untuk kebutuhan sehari-hari di Mahbez Jin, Mekkah, Kamis (21/10). Para jemaah yang telah menempati pemodokan mulai membeli perlengkapan sehari-hari untuk keperluan hidupnya selama di tempat tersebut.

Diganggu Kuntilanak 17 Siswa Kesurupan...(Dari Halaman 1) pun mendatangkan ‘orang pintar’ untuk menolong para siswa tersebut. Dari pantauan andalas, Tria Lola (14), siswa kelas II, yang paling lama kesurupan. Bahkan, sampai

saat dibawa pulang ke rumahnya, Lola masih kesurupan. Menurut orang pintar itu, mereka kemasukan arwaharwah gentayangan yang

terdapat di sekolah tersebut Indikasinya, mereka minta disyarati. Apalagi, seperti yang diakui oleh para guru, syarat (kenduri) memang sudah lama tidak dibuat.

“Ya, sudah lama memang, ada sekitar 4- 5 tahun tidak disyarati. Jadi, maunya ya disyarati lagi lah,”ujarnya. Ketika ditanya tentang arwah- arwah gentayangan

Mendadak, Syamsul Copot Naruddin & Bahrumsyah mimpinan saya, sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemprovsu belum memberikan hasil yang optimal sehingga dilakukan evaluasi. Saya juga mengingatkan agar para pejabat tidak berpuas diri dengan predikat,” ujar Gubsu, di Aula Martabe Kantor Gubsu, Kamis petang, saat melantik empat pejabat eselon II di lingkungan Pemprovsu yang dihadiri Sekdaprovsu

DR RE Nainggolan MM dan sejumlah pimpinan SKPD. Dikatakan Syamsul Arifin, mutasi seperti ini merupakan hal yang biasa dalam rangka pembinaan karir dan hal ini juga merupakan proses reposisi untuk berbuat yang lebih baik lagi kepada nusa dan bangsa dan Provinsi Sumatera Utara. “Saat ini merupakan waktu yang tepat untuk melakukan

pergantian setelah dilakukan evaluasi. Selain itu, pejabat tidak hanya dituntut untuk berprestasi tapi juga keberhasilan dapat dirasakan masyarakat. Namun demikian, semua pihak harus bersatu dalam suasana keberagaman untuk meraih masa depan Sumut yang lebih baik,” ujar Gubsu. Lebih jauh Gubernur mengatakan, proses mutasi yang dilakukan itu tidak perlu

itu, dia pun mengakuinya sebagai kuntilanak. Ironisnya, jumlahnya pun banyak sekali. “ Ya, boleh percaya boleh tidak, itu memang kuntilanak,” ujarnya.(BD)

...(Dari Halaman 1)

dianggap menakutkan, melainkan sebagai proses untuk memberikan kesempatan guna berbuat yang lebih baik. "Karena itu, mutasi jangan dianggap sebagai sesuatu yang menakutkan," katanya. Ketika dikonfirmasi ada kesan pelantikan tersebut mendadak, Gubsu H Syamsul Arifin menolak anggapan tersebut kalau pelantikan itu terkesan mendadak. Sebab

jauh hari sudah dipersiapkan sesuai hasil evaluasi. Bahkan, pelantikan akan terus bergulir baik mengisi kekosongan dan pensiun serta mutasi. “Pelantikan ini tidak mendadak, sudah dipersiapkan setelah dilakukan evaluasi. Hal yang sama juga akan terus digulirkan dan ini juga bukan yang luar biasa,”ujar Gubsu Syamsul Arifin, kepada para wartawan.(WAN)

Penduduk Sumut Terbesar Keempat...(Dari Halaman 1) dan workshop Statistik untuk wartawan dalam rangka Hari Statistik Nasional dan Hari Statistik sedunia di Emerald Garden Medan, Kamis (21/10). Dalam acara seminar dan workshop tersebut, hadir sebagai pembicara adalah pengamat ekonomi di Sumut Polin Pospos PhD, Kepala Bidang Pengembangan dan Pelatihan BKKBN Sumut Drs Temajaro Zega, MKes, dan Kabid Statistik Sosial BPS Sumut Ir Sukardi, MSi dengan moderator Panusunan Siregar. Alimuddin menjelaskan, jumlah penduduk Sumut sebesar 12.985.075 jiwa itu terdiri dari 6.479.051 laki-laki

dan 6.506.024 perempuan. Dengan demikian sex ratio penduduk Sumut mencapai 99,59 persen. “Sedangkan daerah kabupaten/kota paling banyak penduduknya terdapat di Kota Medan mencapai 2,1 juta lebih, sementara paling sedikit penduduknya adalah Kabupaten Pakpak Bharat yakni sebanyak 40.481 jiwa,” jelasnya. Ia menambahkan, sensus penduduk di Indonesia dilaksanakan tiap sepuluh tahun sekali atau setiap tahun berahiran 0 dan terakhir dilakukan Mei 2010 lalu. Secara nasional jumlah penduduk Indonesia

dalam sepuluh tahun terakhir ini bertambah sekitar 32 juta dari perbandingan tahun 2000 ke tahun 2010. Di Sumut, lanjutnya, pertumbuhan terbesar tetap berada di Medan, pada tahun 2000 sebanyak 1.905.587 jiwa dan tahun 2010 tumbuh 1,03 persen menjadi 2.109. 339 jiwa. Kemudian menyusul penduduk di Deliserdang tahun 2000 sebanyak 1.382. 050 jiwa, tumbuh 2,64 persen pada tahun 2010 menjadi 1.709.243 jiwa. Dikatakan, hasil SP 2010 tidak semata-mata hanya untuk kepentingan statistik tetapi berguna untuk penyusun-

an basis data kependudukan yang lengkap dengan nama dan alamat (by name and by address) dari setiap penduduk yang berdomisili di wilayah Indonesia. “Basis data seperti itu sangat penting dan starategis untuk berbagai perencanaan program-program sasar pembangunan yang berbasis pada individu ataupun rumah tangga. Selain itu, informasi tentang perumahan dari hasil SP 2010 juga dapat menjadi basis data strategis untuk perencanaan pembangunan di bidang perumahan,” tandasnya. Sementara pada kesempatan itu, Kepala Bidang Pe-

ngembangan dan Pelatihan BKKBN Sumut Drs Temajaro Zega, MKes mengatakan, strategi BKKBN menekan pertumbuhan penduduk secara nasional khususnya di Sumut akan dilakukan revitalisasi program KB. Revitalisasi program KB ini akan dilakukan dengan pembinaan dan peningkatan kemandirian KB. “BKKBN bertekad mewujudkan pembangunan yang berwawasan kependudukan dan mengujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera. Untuk itu, sosialisasi program KB perlu kita galakan kembali secara bersama-sama,” tandas Zega. (BEN)

Berkas Dilimpahkan, Ramli Segera Disidang...(Dari Halaman 1) gedung PN Medan dan mendaftarkan berkasnya ke panitera PN Medan. Ada beberapa bundelan berkas yang diserahkan Kejari Medan saat itu. Terpisah, Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Medan, Dharma Bellatymbasz membenarkan pihaknya akhirnya melimpahkan berkas perkara korupsi ruislagh Kebun Binatang Medan ke PN Medan guna dimulainya persidangan atas perkara tersebut. “Dengan kita limpahkan berkas ini termasuk para tersangkanya,Ramli Lubis dan mantan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (KP PBB) Medan II Tarmizi dan

Direktur Utama PT Gemilang Kreasi Utama Haryono. maka kita berharap agar PN Medan segera menjadwalkan persidangan perkara itu,” kata Dharmabella, kemarin secara terpisah kepada andalas. Kasi Pidsus ini berharap, PN Medan di persidangan kelak benar-benar mampu mengungkap keteribatan para tersangka yang mereka tetapkan sebelumnya. Sehingga, amar putusan atas keterlibatan para tersangka itu, majelis hakim yang menyidangkan mampu memberi hukuman seberat-beratnya terhadap para tersangka. Kasi Pidsus ini menegas-

kan bahwa pihaknya tidak ingin terpengaruh dengan beragam alibi yang disampaikan Ramli Lubis didalam pemeriksaan-pemeriksaan yang mereka lakukan. Kejari Medan dan Kejatisu ingin kasus yang mereka tangani itu sesuai dengan keterangan, maupun klarifikasi yang sesuai dengan data, fakta dan, ketentuan perundangan-undangan yang berlaku yang ada di dalam persoalan ruislagh Kebun Binatang Medan tersebut. “Di persidangan nanti kan jelas akan terungkap seperti apa sebenarnya prosedur maupun proses ruislagh Kebun Binatang Medan

tersebut,” tandasnya. Kasus ini berawal dari nilai objek KBM lama di Jalan Brigjen Katamso, Medan, diasumsikan mencapai Rp 47 M. Namun setelah dilakukan penghitungan, menurun menjadi Rp 26 M. Dari sinilah timbul asumsi nilai kerugian negara. Sedangkan nilai pembelian lahan baru KBM di Simalingkar, total pembeliannya Rp 28 M. Tim penyidik saat ini masih melakukan penyidikan karena disinyalir adanya kerugian negara atau indikasi mark-up dalam pembelian lahan baru KBM. Dharmabella juga menuturkan adanya keanehan da-

lam pembelian lahan baru KBM di Simalingkar. Salah satunya, apakah mungkin harga tanah di kawasan Simalingkar sama dengan lahan KBM lama, walaupun dari segi luas KBM yang baru lebih luas dari KBM yang lama. Sebab ketika dilakukan pemeriksaan terhadap pemilik lahan yang dibeli Pemko Medan untuk kebun binatang tersebut, mengaku harga yang mereka terima tidak sesuai dengan harga yang tertera pada pembebasan lahan. Sesuai data yang tertera, untuk ganti rugi pembebasan lahan berkisar Rp 60 ribu hingga Rp 100 ribu per meternya. (FEL)

Sudah 17 Hari Mayat Belum Dikubur...(Dari Halaman 1) maraknya aksi terorisme di tanah air, masyarakat kota Stabat dihebohkan dengan penyergapan pasukan Densus 88 Anti teror terhadap anaknya, Acep Gunawan di rumahnya di Gang Damai, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat. Polisi (Densus 88) menuduh Acep sebagai teroris berbahaya. Karena itu, ayah empat orang anak itu pun diburu. Beruntung, Acep berhasil lolos. Dia pun kemudian pergi melarikan diri, meninggalkan istri dan 4

orang anaknya. Namun, beberapa saat kemudian, Acep malah diburu dan ditemukan tewas setelah terlibat aksi saling tembak di Serdang Bedagai. Kepastian itu diperoleh setelah pihak keluarga dating untuk menjenguk mayat Acep di RSU H Adam Malik, Medan. Ironisnya, tidak ada yang boleh meilhat mayatnya, apalagi membawanya pulang. Pihak keluarga hanya diperlihatkan fotonya. “Karena itu saya pun yakin bahwa itu memang

Acep anak saya,”ujar Hidayat. Namun, Hidayat pun mengaku kecewa, mayat anaknya itu ternyata tidak dibolehkan untuk dibawa pulang. Nanti setelah selesai proses otopsi baru boleh dibawa pulang. “Ya, kami pantas kecewa, orang sudah mati kok masih ditahan-tahan. Itu sama dengan pelanggaran HAM,”tegasnya. Lebih lanjut, Hidayat pun bercerita bahwa anaknya itu sebenarnya hanya seorang penarik becak bermotor

(betor) di Kota Stabat. Jadi, dia sangat tidak percaya jika anaknya itu dituding sebagai seorang teroris. Apalagi jika disebut- sebut sebagai Gubernur Militer di Sumatera Utara. “Bukan sekadar menjadi anggota teroris biasa, Acep malah dituding sebagai Gubernur Militer Sumatera Utara. Ah .. saya tidak percaya, itu hanya fitnah,” ujarnya. Lalu, mengapa mayatnya tidak boleh diambil ? Itulah yang membingungkan pihak keluarga. “Katanya sih masih

diperiksa darahnya (test DNA). Untuk apakami juga tidak tahu. Lihatlah anakanaknya, masih kecil- kecil, kasihan sekali kan …,” ujarnya sambil memeluk Askar Anshori Sabilillah (5), anak kedua Acep. Terakhir, kata polisi mayatnya bisa dibawa pulang, Rabu (20/10), namun sampai sekarang belum juga. “Pokoknya, asal jangan disakiti saja. Artinya, jangan sampai ‘dibredel’ organ- organ tubuhnya untuk kepentingan medis dan yang lain,”ujar Hidayat lagi.(BD/SBR)


HARIAN

andalas LUGAS DAN CERDAS

Jumat, 22 Oktober 2010 | No: 1721/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Ridho Rhoma Cari Isti yang Seiman PENYANYI Ridho Rhoma menempatkan agama sebagai pertimbangan utama saat menjalin hubungan dengan perempuan. Karena baginya, kehidupan akan berlanjut setelah mati, sehingga agama menjadi sesuatu yang harus diperjuangkannya. "Saya melihatnya, iman itu sangat perlu dan penting karena kita hidup bukan hanya di dunia ini saja, orang yang kecilnya beragama atau jebolan pesantren nggak jaminan dewasanya bisa taat. Yang pasti saya ingin yang seiman," terang Ridho Rhoma di acara launching single Goliath, Tinggal Seribu' di Cilandak Town Square, Kamis. Tidak hanya dirinya,

sang ayah Rhoma Irama menginginkan calon istri yang seiman, kalaupun nanti mendapatkan yang beda keyakinan dirinya harus membicarakan dengan sang calon istri. "Orang tua pasti menginginkan yang beriman, tapi kalau suatu saat nanti saya kepentok dengan yang non muslim, itu akan ada pembicaraan yang lebih lanjut. Tapi yang pasti saya akan berusaha sekuat mungkinlah karena itu fatal juga akibatnya," terangnya. Ridho pun mengaku tidak mau main-main menjalani hubungan

dengan perempuan yang berbeda keyakinan. Dia tak mau meniru para artis yang menjalani hubungan begitu saja, sementara soal agama akan ditentukan kemudian. Dia memilih langkah aman, agar tidak ada persoalan di kemudian hari. "Saya tidak ingin agama menjadi duri di kemudian hari, oke mungkin saat ini finefine saja tapi ketika berumah tangga agama itu malah mempertajam duri tadi. Saya nggak mau seperti itu, jadi saya masih mencari yang kira-kira aman," terangnya.

Jadi, menurut Ridho, lebih baik tidak untuk menjalin hubungan dengan yang non muslim. Karena yang diketahuinya, Islam pernah memperbolehkan menikah beda agama, namun pada masa tertentu. "Saya pernah dengar diperbolehkan di satu zaman, namun ada yang bilang di zaman sekarang sudah tidak diperbolehkan, tapi saya sebisa mungkin mencari yang seiman, kalau tidak seiman akan saya usahakan agar jadi seiman," ujarnya. "Karena kita hidup itukan nggak hanya makan bareng, tidur bareng tapi nggak lucu saja saya sholat istri nggak ikut atau istri ke gereja saya di rumah. Itu nggak enak dan nggak nyaman," pungkasnya. (NET)

Sepi Job

Luna Bangkrut SEJAK kasus video pornonya diusut pihak berwajib, Luna Maya jarang tampil di layar kaca. Beberapa kontrak kerjanya pun dibatalkan. Bahkan, ia mengundurkan diri menjadi bintang iklan Lux. Hal itu membuat artis ini tertimpa kabar tak sedap. Luna dikabarkan bangkrut. Benarkah? "Kata siapa? Nggak ah," kata Olga, Kamis. Olga yang memang memiliki hubungan yang akrab dengan kekasih Ariel tersebut mengatakan sampai saat ini Luna baik-baik saja termasuk juga masalah keuangannya. Menurut Olga, walaupun Luna jarang tampil di televisi, artis tersebut masih memiliki

beberapa bisnis. "Bisnisnya masih jalan kok. Dia mah, walau nggak sibuk juga tetap kaya raya," ucapnya. Olga mengaku sampai saat ini ia dan Luna masih sering bertemu. Presenter bergaya kemayu ini sering bertemu dengan wanita berwajah indo itu di restoran miliknya di Kemang, Jakarta Selatan. Namun, Olga menambahkan saat bertemu dengan Luna, Olga tak pernah menanyakan masalah pribadi. Ia tak mau menambah beban sahabatnya tersebut. "Kalau ketemu, aku kan orangnya nggak mau nanya-nanya. Tapi, dia itu orangnya tegar dan penuh semangat," ujarnya lagi.(NET)

Harian Andalas  

Harian Andalas

Advertisement