Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Senin, 23 Mei 2011 | No: 1890/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Tahjuddin: Perdamaian Terserah Masfar Medan-andalas Pengungkapan otak pelaku kasus penyiraman soda api terhadap Ir Masfar Sikumbang yang diduga melibatkan keluarga pejabat tinggi Kota Medan masih menyimpan teka-teki. Kabar teranyar perkembangan kasus ini, Masfar melalui pamannya, Tahjuddin Nur, telah disodori draf perjanjian perdamaian oleh seseorang dari keluarga pejabat tinggi

Kota Medan tersebut. Draf perjanjian perdamaian itu terdapat berbagai item yang intinya agar Masfar mau menerima tawaran perdamaian dari pelaku sehingga kasus penyiraman soda api tersebut tidak sampai kepada proses hukum. Adanya draf perjanjian perdamaian itu diakui Tahjuddin Nur yang disampaikan

Para model Honda berpose menjelang gelaran Honda Racing Championship (HRC) di Lanud TNI AU Medan pada 28-29 Mei 2011. Ajang balapan motor yang dinanti masyarakat Sumatera Utara itu selain gratis untuk umum, juga akan disemarakkan beberapa gelaran spektakuler dan hiburan.

Bersambung ke Hal. 15

andalas/istimewa

andalas/suherman amin

MACET–Terlihat Bus PMTOH yang menyebabkan terputusnya jalur darat Takengon-Bhireuen-Medan selama sepuluh jam.

Jalur Takengon-Medan Putus Total 10 Jam Bireuen-andalas Jalur transportasi darat menghubungkan Takengon– Bireuen–Medan Sabtu malam (21/5) sekira pukul 24.00 WIB terputus total akibat terperosoknya bus PMTOH bernomor polisi BL 7533 AA jurusan Takengon-Jakarta di Kilometer 43 kawasan Rerungka, Kabupaten Bener Meriah. Tidak ada korban jiwa atau luka-luka dalam peristiwa itu,

Kepala Biro Metro TV Medan Ditodong Pistol • OTK Pecahkan Kaca Mobil Wartawan Metro TV, Laptop dan Handycam Dicuri Medan–andalas Kepala Biro (Kabiro) Metro TV Medan, Yuda Panjaitan ditodong pistol oleh seseorang yang mengaku aparat. Sejauh ini belum diketahui pasti apakah motifnya karena pemberitaan atau persoalan sepele di jalan raya. Di waktu yang nyaris bersamaan, kaca mobil wartawan Metro TV Medan pecah, peralatan kerja jurnalistiknya dicuri.

namun ratusan kendaraan baik dari dan ke Medan-Takengon terjebak dalam kemacetan yang panjangnya diperkirakan mencapai 6 kilometer mulai dari kawasan Mini Qulus Bener Meriah hingga perbatasan Kabupaten Bireuen. Jalur tersebut kembali lancar pada Minggu pagi (22/5) pukul 10.15 WIB setelah satu

Dua kejadian dalam hari yang sama memang aneh, tapi aku sendiri belum berani berasumsi apapun dan berharap tidak ada hubungan atau kesengajaan dari siapapun dalam dua insiden yang menimpa kami. Besok (hari ini-red), aku buat laporan ke Poldasu, dan cuma bisa berharap bahwa hukum memang masih ada di negeri ini.’

Bersambung ke Hal. 15

ANEH tapi NYATA

Ramalan Dunia Kiamat Meleset GARA-gara ramalannya yang menghebohkan, Harold Camping dan para pengikutnya kini jadi bahan sindiran dan cemoohan di Amerika Serikat. Pensiunan berusia 89 tahun yang menjadi Penginjil Alkitab itu meramalkan dunia kiamat pada Sabtu (21/5). Tetapi ramalannya meleset. Ia dan para pengikutnya menyaksikan hari Sabtu (21/ 5) datang dan berlalu tanpa kejadian seperti yang mereka umumkan besar-besaran ke dunia bahwa kiamat pada hari itu menjadi Bersambung ke Hal. 15

YUDA PANJAITAN KABIRO METRO TV MEDAN

MU Berpesta

Manchester-andalas Kemenangan 4-2 atas Blackpool melengkapi pesta kemenangan Manchester United sebagai Juara Liga Primer musim ini. Hasil ini membuat Blackpool terdegradasi karena pada saat bersamaan, para pesaingnya, yaitu Blackburn Rovers dan

Hari Ini Disidangkan

Binahati Terdakwa ”Ise nama na Pertama di Pengadilan pature kamar opung?” Tipikor Medan

U

NTUK pertama kali sejak diresmikan, Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Medan akan menyidangkan perkara korupsi hasil penyidikan Komisi Pemberantasan

Korupsi (KPK) di Sumatera Utara, hari ini. Bupati Nias Binahati B Baeha menjadi terdakwa pertama yang Bersambung ke Hal. 15

Yuda Panjaitan yang dihubungi andalas tadi malam mengaku trauma atas kejadian tersebut. Pasalnya, si pelaku menodongkan pistol otomatisnya pada jarak 50 centimeter di kepalanya. Rencananya, Senin (23/5), hari ini, Yuda akan melaporkan peristiwa tersebut ke markas Polisi Daerah Suma-

Wigan Athletic, memetik kemenangan. Dengan nilai 39, Blackpool menemani West Ham United dan Birmingham City turun kasta ke Divisi Championship.

tera Utara (Poldasu). “Sungguh saya sangat shock ditodong pistol seperti itu, saya tahu itu senpi asli, dari jarak 50 cm saya bisa pastikan bahan logamnya,” kata Yuda. Dijelaskan Yuda, ancaman dengan todongan pistol tersebut bermula ketika mobil PanBersambung ke Hal. 15

Melakoni laga tutup musim, pelatih Manchester United Sir Alex Ferguson memberi kesempatan bagi pemain lapis keduanya turun sejak menit pertama. Meski demikian, daya gedor tim Setan Merah tak lantas berkurang. Bersambung ke Hal. 15


MEDAN KITA

Senin 23 Mei 2011

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Kelompok 78 Bukan ‘Bintang’ Sembarangan NASIB sepakbola Indonesia akan lewat rapat exco FIFA pada 30 Mei 2011 mendatang. Saat ini, Komite Normalisasi (KN) sedang menyusun laporan mengenai Kongres yang berakhir tanpa keputusan tersebut. KN juga sedang berupaya agar FIFA selaku otoritas sepakbola dunia tidak sampai menjatuhkan sanksi bagi Indonesia. Tak bisa dipungkiri Kongres PSSI yang dihelat pada Jumat, (20/5) di Hotel Sultan Jakarta diwarnai hujan interupsi. Masyarakat seantro dunia yang menyaksikan pelaksanaan Kongres PSSI yang disiarkan secara langsung stasiun televisi swasta nasional itu benar-benar disugguhkan tontonan kongres yang ‘memalukan’ dan membuat darah mania bola di tanah air ‘mendidih’. Maklum saja, peserta yang menjadi bagian kelompok 78 silih berganti melontarkan keinginan mereka agar George dan Arifin bisa dimasukkan dalam daftar calon ketua umum. Mereka bahkan menganggap keputusan FIFA melarang keduanya sebagai kesalahan. Suasana Kongres semakin panas, karena pimpinan sidang, Agum Gumelar tak ingin menuruti keinginan Kelompok 78. Melihat kondisi yang semakin tidak kondusif, Agum akhirnya memutuskan untuk mengetuk palu untuk membubarkan Kongres PSSI. Ya, kita akui Kelompok 78 malam itu memang menjadi 'bintang' pada Kongres PSSI. Selama sidang, berbagai manuver dilakukan para anggotanya untuk meloloskan pencalonan George Toisutta dan Arifin Panigoro. Tetapi yang jelas, Kelompok 78 bukanlah ‘bintang’ sebarangan bintang layaknya para ‘bintang’ reformasi yang melakukan aksi Mei 1998 menggulingkan mantan Presiden RI saat itu Soeharto. Dimana saat itulah benar-benar terjadi perubahan reformasi demokrasi di tanah air yang saat ini selalu dikenang dan digulirkan kalangan reformis. Apakah ‘bintang’ Kelompok 78 nantinya seperti itu? Tentu kita belum tahu jawabannya sampai drama ini berakhir dan PSSI benar-benar lagi dapat dipercaya di mata dunia. Untuk sementara ini, kalangan awan hanya menilai kelompok ini hanyalah sekelumit ‘bintang’ dalam pemaksaan kehendak semata. Jika kehendak Kelompok 78 itu dituruti belum tentu juga ada garansi yang mumpuni bawah prestasi sepakbola ditanah air akan lebih maju seperti gerakan reformasi yang dilakukan ‘bintang-bintang’ peristiwa 1998 lalu. Wajar saja di luar rapat, dua wakil FIFA Thierry Regenass dan Van Hatum mengaku kecewa dengan sikap peserta Kongres PSSI. Kegagalan pelaksanaan Kongres PSSI itu mendapatkan kecaman dari sebagian besar masyarakat Indonesia yang menyayangkan sikap ngotot Kelompok 78. Para pendukung George Toisutta dan Arifin Panigoro itu dianggap bertanggung jawab atas jalan buntu yang tercipta saat sidang. Kecaman terhadap kelompok 78 datang dari berbagai lapisan masyarakat. Mereka mengutarakan kekecewaannya lewat pesan singkat yang dikirim salah mantan anggota Komite Normalisasi, FX Hadi Rudyatmo. Sebagian pesan singkat bahkan bernada cukup keras. Sedangkan sebagian lagi berisi dukungan moril terhadap Komite Normalisasi.

harian andalas | Hal.

2

BKKBN Target 50 Persen Peserta KB Medan-andalas BKKBN Sumut menargetkan sebesar 50 persen peserta keluarga berencana (KB) baru di bulan Mei 2011 ini. Untuk mencepat pencapaian target tersebut BKKBN Sumut akan lebih agresif untuk melakukan sosilisasi program KB yang selama ini dinilai masih sangat kurang., Demikian disampaikan Humas BKKBN Sumut Anthony, Minggu (22/5). Menurut Athony, peran BKKBN Kabupaten/Kota kedepan diharapakn terus meningkatkan sosialisasi melalui momentum kegiatan di kelurahan masing-masing. “Kini Program Badan Koordinasi Keluarga Berencana (BKKBN) untuk mencapai perserta Keluarga Berencana (KB) baru masih terealisasi 30,51 % dari target yang ingin dicapai, sebenarnya BKKBN menargetnya 40% sampai April, tapi hanya 30,51 % yang tercapai,” katanya seraya menambahkan salah satu faktor belum tercapainya target sampai April dikarenakan lambannya laporan yang masuk sehingga ke-

mungkinan angka tersebut akan berubah. Dijelaskannya bahwa kontrak kinerja yang ditentukan oleh BKKBN Pusat sebanyak 372.401 persert a KB baru. “Namun sampai April 2011, hanya 113.608 perserta KB baru di Sumatera Utara. Kita berharap agar pemerintah kabupaten/ kota juga turun gencar dalam menyosialisasikan program KB,” ungkapnya. Selain itu, lanjut Anthony, KB sangat berperan penting untuk menjaga angka pertumbuhan penduduk. “Dengan adanya program KB, kita dapat menjaga dan mengendalikan jumlah anak dalam keluarga, serta program KB ini juga dapat mengurangi tingkat kematian ibu akibat melahirkan,” imbuhnya. Program KB tidak hanya dilaksanakan oleh ibu, namun dapat juga dilaksanakan oleh pria. “Saat ini kita sedang gencarnya melakukan program KB pada pria, mulai dari penggunaan kondom sampai Vasektomi,” terangnya. (YN)

andalas/hs poetra

SAMPAH – Tumpukan sampah menimbun di sebelah tong sampah yang disediakan Pemko Kota Medan di Lapangan Merdeka, Minggu (22/5). Tumpukan sampah itu menimbulkan bau yang dapat mengganggu kesehatan.

Wali Kota Diminta

Medan Kehilangan Ciri Khas Kota Kuliner

Serius Bangun Medan Utara Medan-andalas Wali Kota Medan Rahudman Harahap diminta benarbenar memberikan perhatian serius terhadap percepatan pembangunan di kawasan Medan utara sesuai janji-janji yang pernah disampaikan pada masa kampanye pemilihan kepala daerah tahun lalu. "Wali kota harus konsisten dan komitmen dengan janji-janji kampanyenya jika tidak ingin aspirasi untuk pemekaran semakin menguat dari masyarakat di Medan utara,"ujar anggota DPRD Sumut dari daerah pemilihan Kota Medan Brilian Moktar, Minggu (22/5). Ia menyebutkan, dari kegiatan reses anggota DPRD Sumut pada 9-14 Mei 2011 pihaknya banyak menerima keluhan dan aspirasi masyarakat di kawasan Medan utara perihal pembangunan di segala bidang, mulai dari bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan hingga tenaga kerja. Khusus di Kecamatan Medan Deli dan Medan Lahuban, ia mengaku menerima banyak aspirasi terkait tingginya tingkat abrasi di pinggiran Sungai Deli serta banjir yang sering terjadi. Kondisi ini membutuhkan penanganan serius dari pemerintah daerah dan Badan Wilayah Sungai (BWS). Ketika berdialog dengan

warga pada kesempatan reses di Kecamatan Medan Deli, Brilian Moktar mengaku mendapat beberapa masukan, seperti kondisi drainase yang sangat parah di Lingkungan II Kelurahan Titi Papan, khususnya di Jalan Platina A, B dan C. "Di kiri-kanan Jalan Yos Sudarso bahkan sama sekali tidak ada saluran drainase. Lampu-lampu jalan di kawasan itu juga banyak yang dibiarkan tidak nyala dan bola lampu yang putus tidak pernah diganti dalam setahun terakhir," ungkap anggota DPRD Sumut dari PDI Perjuangan itu. Sementara di Lingkungan VIII, X dan XI Kelurahan Titi Papan terjadi penyempitan saluran drainase yang menyebabkan air sering meluap ke badan jalan, sedangkan di Pasar 8 dan 9 Kelurahan Kotabangun terdapat jalan yang rusak berat. "Di Lingkungan I dan II parit juga tertutup di pinggiran rel yang sudah rusak, sedangkan jembatan di Jalan Sersan Usman di Lingkungan III dan

IV sangat sempit dan masyarakat minta dibuatkan jembatan yang lebar dan permenen," jelasnya. Di Kelurahan Mabar, menurut Brilian Moktar, masyarakat meminta agar dibangunkan balai latihan kerja untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membuka lapangan kerja. "Mereka juga berharap pemerintah daerah mendirikan SMK di sana, bukan SMU, karena mereka tinggal dekat kawasan industri," katanya. Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan bahkan dinilai perlu memikirkan pendirian politeknik di kawasan Medan utara. Brilian Moktar juga menyoroti kawasan Medan utara yang dinilainya gersang. Ia meminta Dinas Kehutanan dan Balai Lingkungan Hidup Kota Medan segera melakukan penghijauan. Pada kesempatan reses itu, Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut tersebut bersama para guru dan siswa SMAN 9 Medan dan pengurus rumah ibadah dibantu para Pengurus Anak Cabang PDI Perjuangan Kecamatan Medan Deli dan Medan Labuhan serta barisan Taruna Merah Putih melakukan penanaman pohon di Kecamatan Medan Deli dan Medan Labuhan. (UJ)

andalas/ist

SEMATKAN – Kepala Badan Kesbang Polinmas Sumut diwakili Kabid Pembinaan Kewaspadaan Nasional Kesbang, Zulkarnaen Rangkuti menyematkan tanda peserta kepada salah satu peserta Bimtek, yang digelar FPPP Sumut, di Balai Latihan Dinas Pertanian, Jalan Jenderal Besar AH Nasution Medan, Sabtu (21/5) malam. Panitia Rifki Ramadhan SPd I, unsur panitia di antaranya Sjahrizal Akino, Yeny Y Sinaga, Chendy Herawati, Sjahrizal Akino, Dedi Holden, dan Oda Kinata. Menurut Tambunan, saat ini sasaran perekrutan anggota baru jaringan teroris mulai bergeser dengan membidik para kaum berpendidikan tinggi dan relatif mapan ekonomi. Contohnya, tersangka pelaku bom serpong yang notabene alumni perguruan tinggi (berprofesi sebagai kameramen salah satu

sedangkan koperasi ada tercatat sebanyak 1964 namun yang aktif hanya 1075, data ini diperolah dari laporan yang masuk ke Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kota Medan,” kata Qamarul seraya mengatakan pihaknya akan turun untuk mendata kembali. Pada kesempatan itu, Qamarul Patah juga mengungkapkan bahwa Kota Medan saat ini sudah kehilangan ciri khas sebagai kota kuliner. Namun begitu, pihaknya berjaji akan terus berusaha membangkitkan semangat para pelaku UKM sehingga Kota Medan ini benar-benar mempunyai ciri khas. “Medan sudah kehilangan ciri khas, kalau dulu kota ini sangat dikenal dengan kota kuliner karena banyak terdapat aneka makanan, namun kini sebutan itu sepertinya sudah hilang,” kata Qamarul. Menyikapi hal tersebut Anggota Komisi C DPRD Medan Herry Zulkarnain meminta kepada Dinas KUMK Kota Medan untuk lebih giat lagi dalam melakuklan pembinaan terhadap pelaku Koperasi dan UMK yang ada di kota Medan. Sebab, pemerintah pusat melalui Kementerian Koperasi ada menyediakan bantuan berupa dana bergulir. “Dana bantuan ini harus dikejar untuk membantu para pelaku Koperasi dan UMK di Kota Medan, namun harus benar-benar dimanfaatkan dan disalurkan tetap sasaran,” kata Herry. (BEN)

Sumut Ranking Tiga Lulusan UN SLTA

Vulgaritas Kekerasan Perlu Jadi Perhatian Pemuda Medan-andalas Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan, Politik dan Perlindungan Masyarakata (Kesbang Pollinmas) Sumatera Utara Drs Bukit Tambunan diwakili Kabid Pembinaan Kewaspadaan Nasional Kesbang, Zulkarnaen Rangkuti, mengharapkan, pemuda tidak terlalu mudah menyimpulkan bahwa maraknya aksi teror belakangan ini merupakan fenomena radikalisme agama. Tapi, yang perlu menjadi perhatian pemuda adalah dalam memahami vulgaritas kekerasan di tanah air. "Memang ada kontradiksi faktual membentang di Indonesia. Di tengah usia reformasi menapak kedewasaan, kita justru dihadapkan dengan fenomena hilangnya keteraturan sosial," katanya saat membuka 'Bimbingan Teknik Pelatihan dan Seminar Pemberdayaan serta Peran Pemuda dalam Pertahanan Negara, yang digelar Forum Pemuda Penggerak Pembangunan (FPPP) Sumut, di Balai Latihan Dinas Pertanian, Jalan Jenderal Besar AH Nasution Medan, Sabtu (21/5) malam. Hadir dalam acara itu Ketua DPD KNPI Sumut diwakili Drs Jhoni Koto, Sekretaris BNNP Sumut Sugiharto SH, Kadisporasu, Danki Paskhas TNI-AU, Ketua Panitia Gorby Hutabarat, Wakil Ketua

Medan-andalas Total anggaran belanja langsung dan tidak langsung di Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUMK) Kota Medan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan tahun 2010 hanya mencapai Rp 7,9 Miliar. Jumlah itu masih minim dibandingkan dengan keberadaan 60 ribu usaha mikro kecil di kota metropolis yang perlu mendapat pembinaan. Apalagi saat ini Kota Medan yang memiliki ciri khas kota kuliner mulai hilang. Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas KUMK Kota Medan Ir Qmarul Fatah dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi C DPRD Kota Medan di ruang Komisi C DPRD setempat, Jumat (20/5). Hadir dalam rapat tersebut Ketua Komisi C Jumadi, Wali Kota Ketua Hasyim, Sekretaris Dianto MS, serta sejumlah anggota komisi, diantaranya Herry Zulkarnain Hutajulu, Kuat Surbakti, Irwanto Tampubolon, Jhoni Nadeak, sedangkan dari Dinas KUMK hadir Ir Qamarul Patah dan serta sejumlah Kepala Bidang (Kabid). Qamarul Patah mengatakan, anggaran Dinas KUMK Medan sekitar Rp 7,9 Miliar tersebut tergolong sangat minim jika dibandingkan dengan jumlah KUMK yang ada di Kota Medan sebanyak 60 ribu usaha. “Jumlah UMK di Kota Medan ada tercatat sebanyak 60 ribu,

televisi nasional) dan sutradara film. Sementara itu, Ketua FPPP Sumut Rotua Sibagariang SST menyebutkan, kegiatan ini melibatkan 50 pemuda dari berbagai kabupaten/kota. Kegiatan yang digelar tiga hari (20-22 Mei) ini diharapkan mampu membentuk pemuda yang memiliki pemikiran kekaryaan dan wawasan nusantara, sehingga nantinya pemuda benarbenar steril dari pemikiran-pemikiran yang berseberangan dengan dasar negara. (HAM)

Medan-andalas Visi Gubernur Sumatera Utara, yakni rakyat tidak bodoh, telah berhasil ditorehkan Dinas Pendidikan melalui prestasi ranking tiga nasional kelulusan siswa SLTA sederajat dalam kelulusan Ujian Nasional (UN) 2011. Prestasi kelulusan peserta UN SLTA Sumut 2011 sebesar 99,37 persen (nasional 99,23 persen) ini berada dua tingkat di bawah Bali, dan setingkat di bawah Lampung. Prestasi yang tak pernah mampu diraih dunia pendidikan Sumut dalam 15 tahun terakhir ini, tak pelak mendapat apresiasi dari banyak tokoh masyarakat, dan pejabat yang konsern terhadap kemajuan dunia pendidikan. Salah seorang yang memberikan apresiasi tersebut, adalah Ketua Dewan Pengurus Korpri Sumut, RE Nainggolan di Medan, Minggu (22/5). Menurut Nainggolan yang mantan Sekdaprovsu itu, keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh pihak di Dinas Pendidikan Sumut, bersama dinas pendidikan di kabupaten dan kota. Nainggolan menambahkan, keberhasilan ini juga tidak terlepas dari besarnya perhatian Gubsu terhadap perbaikan nasib guru dengan pemberian dana insentif dari semula Rp50.000 per orang (tahun 2010), menjadi Rp60.000 per orang (tahun 2011). “Disamping adanya dana insentif guru itu, keberhasilan ini juga tidak luput dari peningkatan alokasi dana pendidikan pada APBD yang terus didorong seluruh kepala daerah di Sumut, sehingga di tahun 2011 ini, alokasi dana pendidikan Sumut berhasil mencapai angka 20 persen dari total APBD,” beber Nainggolan. Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Sumut, Syaiful Syafri mengutarakan, selain apa yang sudah disebutkan di atas,

keberhasilan ini juga berkat kerja keras seluruh staf Disdik Sumut bersama kabupaten/kota dalam membangun komitmen memajukan dunia pendidikan Sumut. “Prestasi ini, juga karena dukungan nyata dari seluruh stakeholders dunia pendidikan Sumut, seperti dari PGRI, BMPS, PGSI, dewan pendidikan, para kepala sekolah, dan terutama dari anggota DPRD Sumut dari Komisi C dan E,” ucap Syaiful. Dijelaskannya, enam bulan sebelum UN tingkat SLTA sederajat tahun 2011 digelar, pihak bersama seluruh stakeholders dunia pendidikan Sumut sudah berkumpul untuk bersama-sama memberikan komitmen menjadikan UN tahun 2011 sebagai yang terbaik di Sumut. Dari 184.128 siswa tingkat SLTA sederajat Sumut yang mengikuti UN 2011, sebanyak 183.862 siswa (99,97 persen) dinyatakan lulus, dan sebanyak 266 orang (0,21 persen) tidak lulus. Untuk tingkat SMA/MA se Sumut, ranking pertama kelulusan UN tahun 2011 diraih Aldrich Tyto, siswa SMU Swasta I Sutomo Medan dengan nilai total 58,00, disusul M Isfan Rialdy, siswa SMAN 3 Rantau Utara (57,70), dan Indra Pehulisa Sitepu, siswa SMAN I Kuala (57,60). Di tingkat MA, ranking pertama di raih Fawzhiah Jambak, siswa MAN 2 Padang Sidimpuan dengan total nilai 57,10, disusul Ryan Sanjaya (57,00), dan Rohimah (56,90). Keduanya juga siswa MAN 2 Padang Sidimpuan. Untuk tingkat SMK, ranking pertama diraih Khairul Ikhsan, siswa SMK Swasta Melati, Perbaungan dengan total nilai 37,80, disusul Irvian Aulya, siswa SMK Swasta Bandung I (37,60), dan Julius Martin Harianja, siswa SMK Swasta Budi Luhur Medan (37,60). (WAN)


MEDAN KITA

Senin 23 Mei 2011

harian andalas | Hal.

Plt Gubsu Dorong Ulama NU Buat Rekomendasi

Anggota DPRDSU Hadiri Perpisahan SD 068474 Belawan-andalas Sekolah Dasar (SD) 068474 yang berlokasi di Blok III Perum Perumnas Griya Martubung Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan, menggelar acara perpisahan, Sabtu (21/5).Kegiatan itu dihadiri anggota DPRD Sumut Nurhasanah,S.Sos. Nurhasanah dalam kata sambutannya sangat menyambut baik aksi pentas seni dalam perpisahan kelas VI yang dilakukan sekolah yang menampilkan pagelaran seni. Dengan digelarnya pentas seni, sambung Nurhasanah, akan menimbulkan kreatifitas siswa dan menggali potensi siswa melalui seni. "Kita lihat saja kelakukan siswa saat ini sudah mengarah kepada hal-hal yang negatif akibat kecanggihan teknologi ini seperti bermain vidio game lupa belajar sebagai kewajibannya," jelas Nurhasanah seraya mengharapkan SD 068474 dapat menjadi contoh yang baik diantara sekolah yang ada di Medan Labuhan.

Kepala Sekolah SD Khairul Arifin SPd kepada wartawan sangat berterima kasih kepada anggota DPRD Sumut Hasanah yang menghadiri acara perpisahan para siswa. Pentas seni yang terselenggara di sekolah, lanjut Arifin, merupakan kerja keras panitia sehingga kegiatan perpisahan dapat terselengara dengan baik. Samini, salah seorang siswa mengatakan dengan menyekolahkan anak di SD tersebut akan mampu menambah ilmu pengetahuan dan seni kepada anakanak. ‘’Kami orangtua siswa sangat mendukung kegiatan itu supaya dapat meningkatkan kreatifitas anak didik yang menimba ilmu di sekolah itu, jelasnya. Sementara itu, Pengawas TK/ SD UPT Medan Labuhan Hj. Elidawati,SPd didampingi Ketua Komite Sekolah Drs Kasintan Harahap menyambut positif acara yang dilakukan SDN itu dan mengharapkan kegiatan ini ke depan terus di tingkatkan. (DP)

Pemprovsu Tertibkan Pemakaian Mobil Dinas Medan-andalas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) akan melakukan inspeksi ke seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di jajaran Pemprovsu untuk melakukan penertiban pemakaian mobil dinas. Penertiban ini sesuai dengan Instruksi Gubernur Sumut (Gubsu) Nomor 188.54/01/ INST/2011 tertanggal 13 Mei 2011 tentang Pendataan dan Pelaporan Kendaraan Dinas Roda Empat dalam Rangka Inspeksi Terpadu Kendaraan Dinas Pempropsu Tahun 2011. Demikian dikatakan Kepala Bagian (Kabag) Analisis Kebutuhan (Lisbut) Biro Perlengkapan Pemprovsu Eriadi, di ruang kerjanya, kemarin. "Berdasarkan instruksi itu, maka seluruh SKPD di jajaran Pempropsu diberikan waktu seminggu setelah menerima instruksi tersebut untuk melakukan pendataan kendaraan dinas dan menyerahkannya kepada gubernur, dalam hal ini Biro Perlengkapan," katanya, seraya menyebutkan instruksi tersebut telah diedarkan kepada SKPD tanggal 19 Mei 2011. Eriadi melanjutkan, setelah data tersebut diterima oleh Biro Perlengkapan, maka tim yang nantinya akan dibentuk oleh gubernur segera akan melakukan

inspeksi ke SKPD. Inspeksi ini, katanya, untuk melakukan verifikasi dengan membandingkan data awal yang dimiliki Biro Perlengkapan, data yang dilaporkan dan kondisi ril di lapangan. Tim inspeksi yang akan dibentuk tersebut, terdiri dari Biro Umum, Biro Hukum, Biro Perlengkapan, Inspektorat, Satpol PP dan SKPD. "Ketika di lapangan ada ditemukan pelanggaran, misal ada pejabat eselon yang memiliki lebih dari satu mobil, maka kelebihannya akan ditarik. Begitu juga, jika terdapat pejabat, selain eselon III ke atas ada yang menggunakan mobil dinas," kata Eriadi. Namun demikian, Eriadi mengungkapkan, pihaknya sedang mempertimbangkan pengaturan pemakaian mobil dinas bagi PNS yang tugasnya memerlukan kendaraan. Misalnya, protokoler yang dalam tugasnya setiap saat harus mendampingi kepala daerah. Namun, lanjutnya, pemakaian tersebut bukan untuk dibawa pulang, tapi untuk di pool kan di Kantor Gubsu. "Kalau memang tugasnya menuntut seperti ini, tentu bisa memakai mobil dinas, sistemnya mobil yang dipakai tersebut adalah mobil yang dipoolkan, bukan mobil yang bisa di bawa pulang," jelasnya. (WAN)

2 Miliar Penduduk Dunia Terinfeksi Hepatitis Medan-andalas Sekitar 2 miliar penduduk dunia terinfeksi hepatitis B. Sebanyak 350 juta penduduk diantaranya mengalami infeksi kronik, dan 600 ribu jiwa di seluruh dunia meninggal setiap tahun. Hepatitis merupakan penyakit yang disebabkan beberapa jenis virus yang menyerang dan menyebabkan peradangan serta merusak sel-sel organ hati manusia. “Di Indonesia, estimasi penderita mencapai jutaan masyarakat ‘diserang’penyakit ini. Dengan rincian, 7 juta diserang hepatitis C dan 10-11 juta diserang hepatitis B,” kata Prof dr Lukman Hakim Zain Sp.PD-KGEH dalam tema Good Doctor for the Great Live’r seminar on managing hepatitis B & C, yang diselenggarakan klinik Prodia di Medan, kemarin. Menurutnya, penyebab penyakit hepatitis B dan C akibat darahnya terinfeksi virus atau ditularkan melalui darah. “Secara klinis penderita hepatitis ini dapat ditandai seperti mata kuning, terjadinya mual dan muntah. Sedangan kroIKLAN |

nik tidak ada gejala sama sekali dan untuk mengetahui lebih rinci dengan melalui proses pemeriksaan darah,” ujarnya. Beberapa hal yang menjadi pola penularan antara lain, penularan dari ibu ke bayi saat melahirkan, hubungan seksual, transfusi darah, jarum suntik, maupun penggunaan alat kebersihan diri (pisau cukur sikat gigi, handuk) secara bersama-sama. Hepatitis B dapat menyerang siapa saja, akan tetapi umumnya bagi mereka yang berusia produktif akan lebih beresiko terkena penyakit ini. Untuk langkah-langkah pencegahan agar terhindar dari penyakit Hepatitis B, sambung Lukman, dengan pemberian vaksin terutama pada orang-orang yang beresiko tinggi terkena virus ini. “Yang paling bahaya hepatitis yakni hepatitis B. terlebih pada ibu hamil yang tidak mengetahui penyakit yang dialaminya. Lambat laun akan berdampak kepada anak yang dilahirkan tersebut,” sebut Lukman Hakim didampingi Dekan FK USU dr Gontar Siregar. (YN)

3

andalas/siong

BAU SAMPAH –Sampah yang menimbulkan bau busuk dan genangan air sisa pencucian “MR XO Kopi Tiam” yang menimbulkan meresahkan warga Jalan Sikambing,Kecamatan Medan Petisah,Minggu (22/5).

Warga Jalan Sikambing

Keluhkan Bau Busuk Sampah Kopi Medan-andalas Warga, Jalan Sikambing,Kecamatan Medan Petisah , mengeluhkan bau busuk sampah di sekitar tempat tinggalnya. Bau busuk tersebut disebabkan sampah padat yang diletakan oknum pemilik warung kopi “MR XO Kopi Tiam”. “Sejak dua bulan lalu, pemilik warung kopi selalu meletakan sampah tepat berada di belakang rumahnya, sekitar 10 meter dari rumah saya. Padahal lokasi itu merupakan gang kebakaran bukan lokasi meletakan sampah,”keluh Dr Lie King Fuan, seorang warga kepada andalas, Minggu (22/5). Menurutnya, selama dua bulan belakangan ini , sampah yang dihasilkan ‘’MR XO Kopi Tiam’’ baunya sangat busuk. Sejumlah warga yang rumahnya berdekatan dengan wa-

rung kopi tersebut harus menderita gangguan pernapasan karena mencium bau busuk sampah yang menyengat dan banyaknya lalat masuk ke rumah warga. “Kemanakan saya telah beberapa kali telah mengadukan masalah tersebut ke pemilik MR XO Kopi Tiam namun pemilik warung kopi tersebut terkesan diam saja. Setiap hari, seenaknya tetap meletakan limbah sampah sisa pengolahan makanan ke belakang rumah yang juga merupakan gang kebakaran,”ungkap Dr Lie.

Dikatakannya, bau busuk itu terasa semakin menyengat pada malam hari meski pintu dan jendela telah ditutup. ''Kalau tidak percaya, lihat saja langsung ke belakang rumah. Sampaisampai, pintu belakang rumah di sini tak pernah kami buka lagi hanya garagara bau busuk dari sampah kopi yang sangat menyengat,''ungkap Dr Lie. Tidak hanya itu.kata Dr Lie, limbah tempat pencucian ‘’MR XO Kopi Tiam’’ tersebut mengakibatkan genangan air dan pencemaran di halaman belakang rumah warga. “Hampir setiap hari rembesan air sisa pencucian mengalir ke ruko-ruko sekitar sini walaupun tidak ada hujan,” tandas Dr Lie King Fuan seraya meminta agar pemilik warung kopi dapat membersihkan dan tidak meletakan sampah di belakang ruko sesuai dengan manfaatnya.(SIONG)

KPK RI Akan Ungkap Dugaan Korupsi di PRSU Medan-andalas Penyelenggaraan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-40 diduga kuat terindikasi KKN (Kolusi Korupsi dan Nepotisme). Komite Peduli Keadilan (KPK) Rakyat Indonesia (RI) Sumut akan ungkap dugaan korupsi itu. "Kita akan ungkap dugaan korupsi itu, untuk itu kita himbau agar Tipikor dan Kejatisu meninjau kasus itu, KPK RI sudah dapatkan data-data dugaan korupsi penyelenggaraan PRSU ke 40," tegas Ketua KPK RI Sumut Ferdinand Ghodang SE kepada wartawan di Medan, kemarin. Dijelaskan, kegiatan penyelenggaraan PRSU yang ke 40 terindikasi adanya KKN pada pelaksanaan malam pesona Bank Sumut yang menghadirkan 2 artis Ibukota. "Pada malam pesona ini, panitia menaikkan harga tiket hingga mencapai Rp 15.000, padahal setiap tahun pada event yang sama tarif tiket tidak pernah naik dan tetap tarif umum Rp 8.000, artinya ada kenaikan Rp 7.000 yang tak jelas kemana dananya," tegas Ghodang. Sementara dari data yang diperoleh, jumlah pengunjung pada 2 malam berturut-turut mencapai 11ribu lebih. "Tentu jika dihitung sudah mencapai ratusan juta keuntungan yang tidak jelas kemana dananya," tambahnya. Selain itu, penyelenggaraan PRSU ke 40 itu, sudah jelas sponsor tunggal dari Bank Sumut. "Artinya,

acara itu dananya sudah dikeluarkan dari anggaran promosi Bank Sumut selaku sponsor tunggal, tapi kenapa harus ada tambahan tarif masuk, tentu yang dirugikan publik, rakyat sumut pada khususnya," tambahnya. Dugaan KKN pada penyelenggaraan itu semakin kuat, dimana Ketua PRSU yang jelas-jelas abang kandung dari Dirut Bank Sumut, tentu pendekatannya bersifat kekeluargaan dan bukan profesional. Sehingga kata Ghodang, penunjukkan langsung tanpa tender atau presentase sebagai penyelenggara . "Jadi, untuk penyelenggaraan EO PRSU ke

40 ini tidak ada tender atau mengumpulkan beberapa EO untuk presentase, sementara anggaran diatas Rp 100 juta harus ada semacam tender, tapi ini langsung main tunjuk aja," kata Ghodang. Menurut Ghodang, pengawasan dari pihak Pempropsu juga dinilai sangat lemah. "Seharusnya, kinerja pengurus yayasan PRSU seharusnya diawasi oleh inspektorat Pempropsu. Perlu kita pertanyakan, apakah kenaikan harga tiket masuk PRSU sudah mendapat persetujuan dari Inspektorat ataupun Gubernur," tegas Ghodang. (RIL)

Medan-andalas Plt. Gubernur Sumatera Utara, H Gatot Pujo Nugroho ST mendorong seluruh ulama dari kalangan Nadhlatul Ulama di daerah itu, melakukan pencegahan degradasi (penurunan) nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kenegaraan pada generasi saat ini. Peran aktif para ulama diyakini bisa menyelematkan negeri ini tetap dalam bingkai NKRI, UUD 45 dan Pancasila. Gatot mengemukan harapan tersebut saat membuka Silaturrahim Alim Ulama dan Bahtsal Masail Diniyah Nahdlatul Ulama Sumut di Berastagi Cottage, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (21/5). Hadir saat pembukaan acara yang dilangsungkan 20-22 Mei itu, Ketua Pengurus Wilayah NU Sumut, Ashari Tambunan, Bupati Deli Serdang, Amri Tambunan, sejumlah tokoh masyarakat Sumut, dan para Nahdiyin dari berbagai daerah sebanyak 170 orang. Gatot berharap, silaturrahim seperti ini hendaknya lebih kerap digelar pada setiap kesempatan. Karena hal tersebut bisa semakin menumbuhkan rasa kecintaan terhadap sesama untuk saling menasihati dalam kemuliaan, dan mengingatkan dalam kebesaran tuhan. “Saat ini, generasi muda Indonesia tidak hanya mengalami penyimpangan akhlak, tetapi yang lebih mengkhawatirkan lagi, penyimpangan aqidah (paham agama) juga semakin menjadi-jadi. Karenanya, pencegahan agar masalah ini tidak terus berkembang, tidak akan mampu dilakukan sendiri oleh pemerintah, tanpa mendapat bantuan para alim ulama,” ungkap Gatot. Dicontohkan Gatot generasi muda Islam saat ini, mulai berkembang paham bahwa solat lima waktu tidak harus dicicil dua rakaat pada subuh, empat rakaat pada zuhur, empat rakaat pada ashar, tiga rakaat pada magrib, dan empat rakaat pada Isya. Tetapi bisa dilakukan sekaligus 17 rakaat, dan dikerjakan dalam satu kali solat. “Paham tentang aturan solat dalam Islam seperti ini, jelas menyimpang jauh dari Al-Quran dan Hadist. Karenanya, upaya meluruskan hal tersebut sangat membutuhkan peran para ulama,” ujar Gatot. Gatot juga meminta para ulama NU memberikan kontribusi aktif terhadap pendidikan akhlak kepada generasi penerus umat Islam yang kini jauh tertinggal dibandingkan kondisi yang ada pada generasi muda agama lain (non Islam). “Hal penting lainnya yang diharapkan menjadi perhatian ulama NU Sumut adalah pendidikan akhlak bersikap ramah terhadap lingkungan. Pendidikan ini bertujuan untuk menghindarkan manusia dari musibah bencana longsor, dan banjir, yang disebabkan manusia sudah tidak ramah terhadap lingkungan sekitarnya. “Kita mungkin pernah mendengar untuk tidak buang air kecil di atas tanah yang ada lubangnya. Karena, ada kemungkinan di dalam lubang itu hidup makhluk lain ciptaan Allah,” terang Gatot. Sebelumnya, Roissurya PW NU Sumut, Patar Hasibuan menyebutkan, salah satu agenda utama digelarnya silaturrahim tersebut, adalah membahas masalah-masalah keummatan yang terjadi saat ini. Seperti gerakan kelompok Negara Islam Indonesia (NII) yang ingin menggantikan NKRI, UUD 45, dan Pancasila yang telah menjalar dan merasuki banyak generasi muda. “Bagi NU, bingkai NKRI, UUD 45, dan Pancasila sudah final, dan tak mungkin diubah lagi. Sehingga setiap gerakan yang mencoba melakukan perubahan, tentulah bukan gerakan yang sepaham dan sealiran dengan NU,” tegas Patar. Hal senada juga ditekankan Ketua PW NU Sumut, Ashari Tambunan. Menurutnya, acara silaturrahim tersebut memang ditujukan untuk merefleksikan kembali perjuangan para ulama yang membentuk jemaah Nahdlatul Ulama. “Kami berharap, dari silaturrahim ini, upaya pemecahan berbagai persoalan dalam kehidupan berbangsa, dan bernegara saat ini, benar-benar bisa diwujudkan melalui merevitalisasi peran ulama terhadap umat,” katanya. (WAN)

Malaysia Butuh 160 Ribu TKI Medan-andalas Malaysia saat ini diperkirakan masih membutuhkan sekitar 160 ribu tenaga kerja yang akan dipekerjakan di perkebunan, industri, dan Pembantu Rumah Tangga (PRT). Dari jumlah tersebut, sekitar 80 persen berpeluang dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Sedangkan sampai saat ini, jumlah TKI di Malaysia ada sebanyak 926.110 orang, yakni 203.548 sebagai PRT atau menejer rumah tangga. Seiring tingginya minat TKI ke luar negeri harus diimbangi pelayanan dan perlindungan yang baik, para TKI harus dibekali keterampilan melalui pelatihan yang matang. Dan, seluruh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia

Swasta (PPTKIS) ke luar negeri ditekankan agar melakukan rekruitmen TKI dengan benar, sehingga penempatan para TKI berjalan baik dan benar. Hal ini disampaikan Atase tenaga kerja KBRI Kuala Lumur Agus Triyanto AS saat memberikan ceramah pada acara rapat koordinasi (Rakor) Penempatan dan Perlindungan TKI ke luar negeri di Sumatera Utara tahun 2011. Acara ini diselenggarakan Asosiasi Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI) Sumut dan difasilitasi Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI) Sumut, di Hotel Dharma Deli Medan, Sabtu (21/5). Selain dihadiri Atase KBRI Kuala Lumpur Agus Triyanto selaku nara sumber juga dihadiri Ketua APJATI

Sumut Drs Irwanto Tampubolon, Kepala BP3TKI Sumut Harris Nainggolan, dari Dinas Tenaga Kerja Sumut K Ginting, Kepala Seksi Penindakan Keimigrasian Sumut Anggiat Napitupulu, Direktris Operasional PT Mutiara Karya Mitra Dra Veronika Sitanggang dan para penyalur PPTKIS. Sementara itu Ketua APJATI Sumut Drs Irwanto Tampubolon menyebutkan dengan terlaksananya rakor Penempatan dan Perlindungan TKI ke luar negeri ini diharapkan, PPTKIS harus berbisnis dengan cara legal. PPTKIS harus mengutamakan perlindungan TKI, bahkan masalah penempatan yang layak merupakan tujuan PPTKIS. (BEN)


Senin 23 Mei 2011

HUKUM & KRIMINAL

harian andalas | Hal.

4

Diduga Dijadikan Lokasi Peredaran Narkoba dan Miras

Kafe Geranit Indah Dirazia, Pemilik Sabu Ditangkap Mobil Terbalik, Penumpang Luka-luka Tebing Tingggi-andalas Satu unit mobil Xenia BK 1783 KQ terbalik persis di depan Rumah Sakit (RS) Sri Pamela, Jalan Sudirman, Tebing Tinggi, Minggu (22/ 5) sekira pukul 05.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Hanya saja seorang dari enam penumpang menderita luka dibagian kepala dan dilarikan ke RSU Sri Pamela. Kecelakaan itu sendiri diduga disebabkan karena sang sopir bermain handphone ketika nyetir. Informasi diperoleh, ketika itu mobil carteran tersebut mengangkat enam orang penumpang pekerja bangunan yang hendak pulang ke Kota Binjai, dari Kota Sibolga. Keenam penumpang itu masing-masing, Ronal, Muhammad Eddy Setiawan, Muhammad Lili, Joko, Hendrik dan Siti (istri Joko) seluruhnya warga Runda, Jati Utomo, Binjai Utara, Kota Binjai. “Pagi itu kami semua tertidur pulas, ketika terbalik, aku tersentak bangun, kurasakan mobil itu terbalik dua kali, dan setelah posisi mobil terbalik, kami segera menyelamatkan diri keluar dari pintu samping mobil“. Ujar Joko. Sementara Muhammad Lili, penumpang lainnya sempat mengingatkan sopir agar beristirahat di Kota Pematang Siantar. Karena dilihatnya sang sopir sering menguap dan mengusap-usap matanya. Sedangkan Pengemudi mobil Maha Raja Aritonang, (35) warga Sibolga, mengakui kalau pada pagi itu ia sedang menelephon ibunya, sedangkan mobil yang dikemudikannya dalam posisi laju kencang. Saat tiba di Tebing Tinggi hendak menuju Medan, tepatnya di Jalan Sudirman tidak dilihatnya ada pembatas jalan. “Ketika itu mobil saya langsung menghantam median jalan sebelah kanan yang menyebabkan ban mobil pecah. Karena posisi kencang mobil tidak stabil hingga terbalik dua kali, kemudian terlempar sejauh hampir 10 meter dari lokasi kejadian,” Kata Raja. (MET)

Sindikat Togel Ditangkap saat Rekap Biru Biru-andalas Seorang remaja yang disebut-sebut anggota sindikat judi toto gelap (togel) ditangkap petuagas Reskrim Polsek BiruBiru ketika sedang merekap nomor togel di salah satu warung tak jauh dari stasiun angkutan umum di Desa Selamat, Kecamatan Biru Biru, Sabtu (21/5) sore. Saat ditangkap dari tersangka PS (18) warga Dusun III Desa Selamat, Kecamatan Biru Biru, Deli Serdang, polisi menyita barang bukti satu unit handphone nexian yang berisi nomor tebakan togel, satu lembar kertas berisikan rekapan nomor pasangan, serta pulpen dan uang tunai Rp95 ribu. tidak lagi melihat kehadiran tiga orang anggota Polsek Biru Biru yang mengenakan pakaian preman di hadapanya. Akibatnya,Pemuda ini harus meringkuk di sel Mapolsek Biru Biru untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya. Keterangan diperoleh, sore itu, Sabtu (21/ 5) sekira pukul 16.00 Wib, setelah selesai mengumpulkan seluruh pasangan nomor tebakan togel yang masuk ke hp-nya, tersangka berencana untuk merekap seluruh angka tebakan ke dalam sebuah kertas dan selanjutnya diserahkan kepada sang bandar. Pada saat tersangka sedang merekap, tiga anggota Polsek Biru Biru yang sedang melaksanakan tugas, curiga dengan kegiatan tersangka. Ketika di hampiri, tersangka tak dapat berbuat banyak karena barang bukti nomor tebakan ada dalam hp tersangka. Guna pemeriksaan lebih lanjut bersama barang bukti, tersangka langsung diboyong ke Mapolsek Biru-Biru. (STP)

STM Hilir-andalas Diduga dijadikan lokasi peredaran narkoba dan pesta minuman keras (miras) Kafe Geranit Indah di Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir dirazia aparat Kepolisian Talun Kenas, Minggu (22/5) sekira pukul 01.30 WIB. Dalam razia dengan sandi “Op Pekat” yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Talun Kenas, Iptu M Yunus Tarigan, selain berhasil menyita miras, petugas juga berhasil meringkus dua orang diduga pengedar sabu-sabu. Keduanya masing-masing, Seno (25) warga Dusun I Bangun Rejo Desa Dagang Kerawang, Kecamatan Tanjung Morawa dan Ima (40) warga Tanjung Morawa Kota. Darinya polisi menyita barang bukti satu paket sabu

yang terbungkus dengan tisu. Sebelumnya, pantauan andalas di lokasi razia, tampak Kafe Geranit Indah disesaki pengunjung yang datang dari berbagai tempat. Suara “house musik” memicu sejumlah pengunjung kaula muda mudi yang diduga telah mengkonsumsi narkoba “meliuk- liukkan” tubuh mereka. Namun di tengah-tengah asiknya para “pecinta dunia gemerlap (dugem) bergoyang, semua aksi harus di hentikan dengan kedatangan segerombolan aparat kepolisian yang melakukan razia. Sejumlah pengunjung diperiksa satu persatu. Dan dalam pemeriksaan pihak menejemen, tidak dapat memperlihatkan izin keramaian dan parawisata, dan

Bunuh Teman Karena Dituduh Curi Beras KASUS PEMBUNUHAN Korban kasus pembunuhan, Riamsi boru Situmeang (68) saat berada di ruang IGD RSU Kabanjahe. Sedangkan (kiri), tersangka, Santi Tri Maret Boru Sagala saat diperiksa penyidik polisi di Mapolres Karo. andalas/lamhot situmorang

Tanah Karo-andalas Kepolisian Resort Tanah Karo, Minggu (22/5) kemarin, akhirnya berhasil mengungkap “tabir misteri” kematian seorang wanita di Jalan Jamin Ginting Listrik Bawah, Berastagi, Kabupaten Tanah Karo, Sabtu (21/5) sekira pukul 19.00 WIB lalu. Wanita yang belakangan diketahui bernama, Riamsi Boru Situmeang alias Oppung Ija (68) itu tewas bukan karena korban kecalakaan lalulintas melainkan korban pembunuhan yang dilakukan teman serumahnya sendiri, Santi Tri Maret Boru Sagala (31) warga Listrik Bawah, Kelurahan Tambak lau Mulgab 2, Berastagi Kabupaten Karo. Namun yang menjadi pertanyaan, mengapa pelaku tega membunuh korban yang notabaennya wanita yang usianya

jauh di atasnya?. Pertanyaan tersebut terjawab setelah pihak Kepolisian Karo berhasil menangkap pelaku. Kata polisi, pelaku nekad membunuh korban karena sakit hati dituduh mencuri beras milik korban. “Pelaku membunuh korban dengan cara memukulkan batu batako ke kepala korban. Pembunuhan itu dilakukan pelaku pada, Sabtu (21/5) sekira pukul 19.00 WIB di Jalan Jamin Ginting Listrik Bawah Berastagi,” kata Kapolres Tanah Karo AKBP Drs

Ig Agung Prasetyoko SH MH kepada andalas melalui pesan singkat, Minggu (22/5) sekira pukul 11.23 WIB. Informasi lebih lanjut diperoleh andalas, sebelumnya korban yang kesehariannya bekerja sebagai buruh harian lepas di ladang warga saat itu bermaksud pulang. Sesampainya di rumah, pelaku memanggil dan membawa korban ke samping rumahnya. Korban dan pelaku tinggal satu rumah namun berlainan kamar. Setelah sampai di samping rumah, pelaku bertanya kepada korban perihal dirinya dituduh mencuri beras. Karena merasa dipermalukan dan difitnah, pelaku lalu mengambil batu batako dan memukulkan batu itu ke bagian kepala korban hingga tewas.

Bengkel Dilalap Api

Untuk mengelabuhi petugas, pelaku menunggu hari sampai pagi. Dan sekira pukul 05.30 WIB, tepatnya pada Minggu, (22/5) saat situasi dalam keadaan sepi, mayat korban diseret ke pinggir jalan oleh pelaku agar seolah-olah terjadi laka lantas tabrak lari. Kemudian untuk menghilangkan jejak, pelaku menyiram bercak darah di TKP serta mencuci pakainnya yang terkena darah korban. Terungkapnya kasus pembunuhan tersebut berkat kejelian pihak Polres Tanah Karo dan unit Identifikasi dibantu Kapolsek Berastagi yang tak langsung percaya bahwa korban tewas akibat lakalantas. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan di TKP, polisi menyakini kalau korban tewas akibat dibunuh. Hal tersebut

SEORANG pedagang sate keliling, Hendri Guci (31) asal Padang Pariaman, Sumatera Barat tewas dibunuh oleh seorang pria mabuk di Jalan Buku depan Gang Gereja Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah, Minggu (22/5) malam.

K

andalas/selamat riadi

KEBAKARAN - Nurlela Br Sitorus mengalami luka bakar di bagian depan tubuhnya saat bengkel sepeda terbakar dirawat di RSU Dr Kumpulan Pane Tebing Tinggi. Tebing Tinggi-andalas Ibu dan anak menderita luka bakar setelah bengkel sepeda merangkap tempat menambal ban dan penjualan minyak bensin milik mereka di Jalan Ir H Juanda, Kelurahan Tanjung Marulak, Tebing Tinggi, Minggu (22/5) sekira pukul 12.00 WIB dilalap api. Nurlela Br Sitorus menderita luka bakar di bagian depan tubuhnya, sedangkan putranya, Saddam Husain (20) menderita luka bakar dikedua kakinya. Kedua ibu dan anak itu kini dirawat Ke RSU Dr Kumpulan Pane Tebing Tinggi. Kepada petugas korban mengaku, kejadian naas yang menimpa dirinya dan anakanya bermula saat korban Nurlela, menuangkan bensin ke dalam botol bekas kemasan air mineral yang diambilnya dari dalam jerigen persisi di dekat anaknya yang sedang menambal ban sepeda motor. Bensin tersebut diisi ulang ke dalam botol bekas air mineral karena hendak dijual secara eceran. “Tiba-tiba api pembakar tambal ban menyambar botol bensin, “ kata Nurlela.

diperkuat dengan bekas luka pada bagian kepala korban dan alat bukti lain. Polisi yang melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) di TKP akhirnya berhasil mengidentifikasi identitas orang yang diduga pelaku. Dan dalam tempo satu jam, pelaku dapat ditangkap. Dalam pemeriksaan pelaku sempat menyangkal telah membunuh korban. Dia tetap bersikuku bahwa korban tewas akibat korban lakalantas. Namun setelah ditunjukan alat bukti dan saksi, pelaku akhirnya mengakui perbuatannya. Kini tersangka dan barang bukti beruapa sebongkah buah batu, ember serta baju tersangka yang terkena darah korban telah diamankan di Mapolres Karo guna proses hukum selanjutnya. (LAMS)

Pedagang Sate Dibunuh Pria Mabuk

Ibu dan Anak Terbakar

Tukang Pikul Bandara Polonia Ditangkap Jual Sabu Medan-andalas Polisi menangkap seorang tukang pikul barang di Bandara Polonia Medan yang diketahui bernama Edi Syahputra (34) warga Jalan Tanjung VI Blok IV kawasan Perumnas Helvetia, Sabtu (20/5). Edi ditangkap polisi dari Jalan Kamboja, karena terbukti memiliki narkoba jenis sabusabu. Hingga berita ini dbuat tersangka masih menjalani pemeriksaan di Mapolsek Helvetia. Informasi diperoleh, Minggu (21/5) menjelaskan, penangkapan itu berawal saat petugas polisi mendapat laporan dari warga. Setelah diselidik, akhirnya polisi yang menyaru sebagai warga sipil berhasil menangkap tersangka. Hasil pemeriksaan, polisi menyita sebagai barang bukti berupa 5 paket sabu yang disimpan di plastik berwarna putih dalam kotak rokok. Saat ditanya polisi, tersangka mengaku dirinya membeli barang haram itu dari temannya yang bernama Batara. Dihadapan polisi tersangka mengaku nekat menjual sabu itu dikarenakan terlilit utang. “Satu paket sabu itu saya jual Rp80 ribu,” katanya sembari menambahkan dia membeli barang tersebut seberat 1/4 gram dengan harga Rp250 ribu. ”Sabu seperampat gram itu saya racik menjadi 5 paket,” jelas tersangka. (HER)

andalas/immanuel sitepu

RAZIA KAFE - Seno, Pengunjung Kafe Geranit Indah dan rekannya, Ima saat diperiksa petugas di lokasi razia.

izin minuman keras juga diduga tidak jelas. Sehingga Kanit Reskrim Polsek Talun Kenas menghentikan “hiruk pikuk” di kafe serta menyita puluhan botol miras dari berbagai merk. Sementara Seno dan Ima yang sebelumnya diamankan karena kedapatan memiliki sabu-sabu turut dibawa ke Mapolsek Talun Kenas bersama barang buktinya. Kanit Reskrim Polsek Talun Kenas, Iptu M Yunus Tarigan dalam kesempatan itu mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan kasus narkoba tersebut. Dalam penyidikan, Yunus mengatkan bahwa pihaknya telah melepaskan Ima karena tidak terbukti memiliki narkoba. (STP)

Dengan cepat api membakar tangan Nurlela. Upaya pemadaman coba dilakukan korban. Namun api sulit dikendalikan sehingga membakar tubuh Nurlela. Api yang kian membesar selain melukai korban juga menghanguskan seluruh bengkel merangkap tempat tinggal itu. Sementara itu, Saddam Husain mengaku tidak mengetahui kalau ibunya menuangkan bensin di dekatnya yang saat itu sedang menempel ban sepeda motor yang bocor. “Seketika api menyambar, kucoba hendak mematikan api yang membakar ibuku, namum kedua kakiku ikut terbakar,” ujar Husain. Pemilik bengkel, Hendrik (30) yang juga menantu korban mengaku tidak mengetahui kalau bengkelnya terbakar, karena pada saat itu dirinya bersama istri sedang pergi ke Siantar. Kapolsek Rambutan, AKP M Simarmata ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa api berasal api tambal ban yang menyambar bensin yang dituangkan ke dalam botol air mineral. (MET)

orban tewas setelah punggungnya ditikam pelaku pakai pisau sate milik korban. Ada dugaan, setelah dibunuh korban dirampok, karena dompet milik korban ikut hilang, hanya ditemukan uang Rp11 ribu di dalam laci gerobak sate. Korban sempat dilarikan warga ke Rumah Sakit Bandung di Jalan Mistar, namun nyawa korban yang tinggal di kawasan Jalan Ayahanda ini tidak tertolongkan karena mengalami pendarahan cukup serius. Selang beberapa jam, Minggu (22/ 5) paginya sekitar pukul 10.00 WIB, pelaku yang belakangan diketahui bernama Agus Rahman (32) ditangkap polisi dari warung tuak tidak jauh dari rumahnya di Jalan Buku Gang Johar kawasan Sei Putih Barat. Keterangan diperoleh, malam itu sekitar pukul 23.00 WIB, korban menjajakan dagangannya. Saat melintas di lokasi kejadian tepatnya di depan Gang Gereja, pelaku dengan kondisi mabuk memanggil, dan memesan sate korban. Namun saat ditagih, pelaku menolak membayarnya sambil mengancam korban. Dan keduanya sempat terjadi perang mulut. Setahu bagaimana, pelaku terus mengambil pisau yang terselip di gerobak korban. Tanpa pikir panjang pelaku langsung menikam punggung korban. Sekali tikam, korban langsung jatuh ke aspal bersimbah darah. Melihat korban sekarat, kuli bangunan ini terus melarikan diri.

Warga yang mendengar korban mengerang kesakitan, berdatangan ke lokasi, dan korban terlihat sekarat. Dengan kondisi berlumuran darah korban dilarikan warga ke RS Bandung Jalan Mistar, tidak jauh dari lokasi kejadian.Namun, nyawa korban tidak tertolongkan, karena mengalami luka serius. “Saya sempat mendengar keduanya adu mulut. Masalahnya yang saya dengar karena pelaku tidak mau bayar sate. Namun tiba-tiba saja korban jatuh bersimbah darah akan tetapi korban masih bisa minta tolong. Jadi, kami larikan dia (korban) ke RS Bandung,” ujar warga yang enggan menyebutkan namanya. Tidak berapa lama petugas Polsek Medan Baru turun ke lokasi melakukan penyelidikan, dan mengumpulkan keterangan saksi, dan bukti-bukti. Paman korban, H Sutan Alamsyah Guci saat dihubungi wartawan, Minggu (21/ 5) sore via ponsel mengatakan, dirinya baru mengetahui korban berada di rumah sakit sekitar pukul 02.00 Wib dinihari. “Ada yang menghubungi saya yang mengatakan korban di rumah sakit,” ujar Sutan. Mendapat kabar tersebut lanjut Sutan, dirinya bersama keluarga meluncur ke rumah sakit tersebut, dan mengetahui korban sudah meninggal dunia karena ditikam. Lalu, mayat korban dibawa ke RSU Pirngadi Medan untuk diotopsi. ”Rencananya, jenazah korban akan dibawa ke kampung halamannya di Desa Taluak Kabupaten Padang Paraiaman, Sumatera Barat, untuk dikebumikan,” terang Sutan. Pelaku saat ditanya wartawan di Mapolsek Medan Baru mengaku telah membunuh korban. Malam itu kata pelaku, dia baru pulang dari tempat pesta habis menegak minuman keras. Saat melintas di depan Gang Gereja, aku memanggil, dan memesan satenya. Malam itu aku hanya memberikan uang Rp2 ribu, namun korban menolaknya sebab harga satenya Rp5 ribu. (HER)


Senin

HUKUM & KRIMINAL Polisi Gerebek Markas Judi Samkwan di Villa Manchaster

harian andalas | Hal.

23 Mei 2011

5

 21 Penjudi asal Singapura, Jakarta, Jateng dan Medan Diamankan Tanah Karo-andalas Petugas Reskrim Polres Tanah Karo dipimpin langsung Kapolres Karo, AKBP Drs Ig Agung Prasetyoko SH MH berhasil membongkar praktik judi samkwan bertaraf internasional di Villa Manchaster, Berastagi, Tanah Karo, Sabtu (12/5) sekira pukul 22.00 WIB. Dalam penggerebekan tersebut, selain berhasil menyita barang bukti berupa sebuah papan rekapan angka, enam buah dadu kecil, sebuah mangkok kecil dan uang tunai senilai Rp25 juta, aparat Kepolisian Resort Tanah Karo juga berhasil menggulung 21 peserta judi berasal dari Singapura, Jakarta Medan dan TegalJawa Tengah. “Dari 21 orang yang kita amankan

menurut klasifikasi usia mereka terdapat 11 laki-laki dewasa, 9 orang perempuan dewasa dan seorang wanita tergolong remaja,” kata Kepala Polisi Resort Tanah Karo, Ajun Komisaris Besar Polisi, Drs Ig Agung Prasetyoko SH MH kepada andalas, kemarin. Lebih lanjut, orang nomor satu di Mapolres Tanah Karo itu mengatakan, bahwa untuk penanganan proses penyidikan lebih lanjut, baik itu para tersangka maupun barang buktinya akan diserahkan pihak Polres Karo kepada petugas Direktorat Reskrim Polda Sumut. “Mengingat sebagian pemainnya orang luar negeri dan luar provinsi, maka untuk penanganannya akan kita serahkan ke Ditreskrim Polda Sumut,” tambah Agung. Dalam kesempatan itu Agung juga menjelaskan bahwa pengungkapan praktik judi samkwan bertaraf internasional itu merupakan hasil perpaduan antara informasi dari masyarakat dan penyelidikan yang dilakukan pihaknya. Sebelumnya pihaknya menerima informasi bahwa Villa Manchaster, Berastagi, Tanah Karo kerap dijadikan markas judi samkwan yang pemainnya merupakan

warga pendatang dari luar negeri dan luar provinsi. Mendapat informasi salah satu kegiatan illegal di wilayah hukumnya itu, Kapolres Tanah Karo bersama sejumlah anggota langsung melakukan penyelidikan seputar informasi tersebut. Setelah beberapa hari melakukan penyelidikan, akhirnya polisi meyakini bahwa villa tersebut dijadikan arena judi samkwan. Tanpa membuang waktu lagi segerombolan polisi dari Polres Tanah Karo itu langsung menggerebek villa tersebut. Hasilnya, 21 pria dan wanita penjudi asal Singapura, Jakarta, Jawa Tengah, dan Medan berhasil ditangkap lengkap dengan barang buktinya. “Kami tidak akan tolelir segala bentuk pejudian di daerah Tanah Karo. Jika ada, pasti kami sikat,” tegas Agung. (LAMS)

KASUS JUDI - Kapolres karo AKBP IG Agung Prasetyoko menginterogasi para penjudi samkwan yang ditangkap pihaknya di Villa Manchaster Berastagi, Tanah Karo, Sabtu (21/5).

Danton Kebun Batang Serangan Terkapar Ditikam Penderes Liar Tanjung Morawa-andalas Riawanto (43) warga Beteng Teladan, Kecamatan Batang Serangan, Langkat, yang merupakan karyawan Kebun Batang Serangan PTPN II dan menjabat Danton (Komandan Pleton) keamanan di kebun tersebut, Kamis (19/5) sekira pukul 11.00 WIB ditikam dengan sebilah parang panjang oleh penderes liar. Informasi yang diperoleh, sebelum kejadian penikaman itu, korban Riawanto bersama tim gabungan yang terdiri dari aparat TNI dan Polri serta pihak keamanan kebun melakukan patroli rutin di areal kebun. Dan ketika tiba di Afdeling V dekat kuburan, mereka memergoki orang yang ditaksir sebanyak 30 orang sedang menderes pohan karet tanpa izin dari pihak kebun. Melihat ada orang menderes pohon karet tanpa izin, petugas gabungan segera mengejar dan berusaha menangkap para penderes liar itu. Sewaktu dilakukan pengejaran, ternyata para penderes liar itu melakukan perlawanan, dan bahkan salah seorang dari mereka memberi aba-aba, “Serang, Kejar…!”. Saat terjadi bentrok antara tim gabungan yang berjumlah 13 orang dengan pihak penderes yang ditaksir berjumlah 30 orang, di situlah Riawanto di tikam dari arah belakang oleh salah seorang dari penderes liar dan mengenai ping-

andalas/lamhot situmorang

Nelayan Belawan Waspadai Aksi Perompakan Belawan-andalas Para nelayan yang berpangkalan di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi perompakan yang dinilai marak terjadi di tengah laut. Kepada andalas, Minggu (22/ 5) para nelayan mengungkapkan bahwa meningkatkan kewaspadaan sangat penting dilakukan karena sebulan terakhir, aksi perompakan di laut semakin merajalela. “Mereka umumnya meminta sejumlah uang dan kalau tidak ada

uang hasil tangkapan serta peralatan kapal ikan kami habis dirompak,” kata mereka sembari menyebutkan jika melaut mereka terpaksa membawa uang jika akan disandera dan disakiti. Aksi para perompak ini tentunya membuat para nelayan resah dan takut untuk mencari ikan. “Mencari ikan di perairan yang lebih aman ikannya tidak ada. Mau tak mau harus diberanikan ke perairan yang rawan perompak. Padahal aparat sudah berusaha untuk menjaga perairan Indonesia. namun tetap juga para perompak

itu ada untuk melakukan aksinya,” ucapnya. Derita nelayan ini tidak putusputusnya walau banyak organisasi yang melindunginya bahkan menterinya ada di negara ini tapi tidak pernah mampu menyelesaikan permasalahan tetap nelayan yang menjadi korban baik harga dirinya dan kehidupan mereka. Wakil Sekretaris HNSI Awal Yatim, Minggu (22/5) mengatakan terkait seringnya terjadi perompakan di laut terhadap nelayan sudah dikoordinasikan dengan aparat keamanan laut. (DP)

Kasus Pelecehan Seks andalas/bobby lusaka purba

DITIK AM - Riawanto (43) korban penikaman, saat berada di ruang ICU RS Tembakau Deli, DITIKAM Jalan Putri Hijau, Medan, Jumat (20/5). gang korban. Mengetahui Riawanto kena tikam, tim gabungan segera mengevakuasi korban dan membawanya ke RS Tembakau Deli PTPN II. Karena terjadi pendarahan di dalam rongga perut, Riawanto dirujuk ke RS Colombia untuk di scanning dan dioperasi untuk mengeluarkan darah yang membeku di dalam rongga perutnya. Kemudian Riawanto di kembalikan ke RS Tembakau Deli. Menurut keterangan Kepala RS Tembakau Deli, dr Lili Syarief Hidayatsyah SPd, kepada andalas, Jumat (20/5) di RS Tembakau Deli, korban Riawanto menderita luka tusukan selebar 1,5 cm dan

mengenai selaput ginjal serta mengalami memar di lever akibat pendarahan. Usai dioperasi kondisi korban telah stabil. Sedangkan pihak PTPN II yang dimintai tanggapannya atas kejadian ini, melalui Kaur Humasnya Rachmudin SH kepada andalas Jumat (20/5) di ruang kerjanya mengatakan, keluarga korban dan manajemen Kebun Batang Serangan PTPN II telah melaporkan kejadian penikaman tersebut ke pihak berwajib. “Kita telah melaporkan kejadian penikaman dengan korban Riawanto ke pihak berwajib dan diharapkan Polisi tanggap atas kejadian ini,” ujar Rachmudin. (BOB)

Oknum Anggota DPRDSU Terancam 2 Tahun 8 Bulan OKNUM anggota DPRDSU, Zulkifli Siregar (56) penduduk Jalan Sei Besitang, Medan terancam hukuman 2 tahun 8 bulan atas dugaan perbuatan pelecehan seksual terhadap Ade Trianingsih alias Osin Rahmawati boru Sinaga (19).

P

enyidik Ditreskrim Polda Sumut menjerat tersangka dengan pasal 281 ayat (1), (2) KUH-Pidana. “Ancaman hukumannya dua tahun delapan bulan. Tersangka dijerat Pasal 281 ayat (1), (2),” jelas Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Raden Heru Prakoso,

Minggu (22/5). Heru menambahkan, dalam penyidikan kasus pelecehan seksual ini, penyidik telah memintai keterangan sejumlah saksi yakni, Zuwita Tampubolon, Citra Alesti Silalahi, Pesta Natal Manurung, Aspar Nainggolan, Riski Purnamasari, Lilin Pakpahan alias Miras, Eva Yanti Damanik, Amelia Siregar, Alan Sanjak Ginting dan Emsal Lubis. Sebelumnya, warga Sumut sempat dihebohkan dengan perbuatan dugaan pelecehan seks yang disebut-sebut dilakukan Zulkifli Siregar terhadap Osin. Anggota DPRD Sumut yang juga Ketua Partai Hanura Sumut itu dilaporkan ke Polres Pematang Siantar, Sabtu (5/3) dengan tuduhan melakukan perbuatan

cabul terhadap Ade Tria Ningsih. Peristiwa cabul yang diduga dilakukan Zulkifli Siregar terjadi Sabtu (26/2), di salah satu tempat hiburan di Kota Pematang Siantar, usai melakukan pertemuan dengan DPC Partai Hanura Pematang Siantar. Selesai acara tersebut, Zulkifli Siregar bersama pengurus DPD masuk ke tempat hiburan dan bernyanyi serta berjoget bersama korban. Di sinilah korban dipeluk dan terjadi pelecehan seksual dihadapan lebih 40 anggota rombongan DPD, DPC Kabupaten Simalungun dan Kota Pematang Siantar. Korban lantas membuat pengaduan ke Polres Pematang Siantar sesuai STPL/ 67/III/2011/SU/STR ditandatangani Kanit I SPK Aipda M Manurung SH. (HER)


RAGAM

Senin 23 Mei 2011

harian andalas | Hal.

6

Pengurus Az Zikra Desa Pujimulyo Dikukuhkan andalas/asril tanjung

K

ETUA Majelis Zikir Az Zikra Sumatera Utara H Rizal Mahaputra mengukuhkan kepengurusan Majelis Zikir Az Zikra Dusun III Desa Pujimulyo, Deli Serdang di Masjid Al Ikhlas, kemarin. Pengukuhan tersebut dirangkai pelaksanaan zikir yang dihadiri kurang lebih 500 jamaah Az Zikra di kawasan Pujimuliyo dan sekitarnya. Susunan Pengurus Majelis Zikir Az Zikra Desa Pujimulyo, yaitu Ketua Elisa Kharuniastun dan Hj Nurwasiah, Sekretaris Siti Aminah dan Erni Fiarni, Bendahara Seniwati dan Sabariah, Humas Nur Lubis dan Mariati. Selain dihadiri sejumlah Pengurus Majelis Zikir Az Zikra Sumut diantaranya Ozi, Ita dan Ratna, zikir yang diawali pembacaan Ayat Suci Alquran dan shalat tasbih serta tausiah oleh Dahlan Yusda serta zikir yang langsung dipimpin H Rizal Mahaputra tersebut juga dihadiri Kepala Dusun III Desa Pujimulyo Ngatijo serta sejumlah Pelindung dan Penasehat Az Zikra Desa

SUSUNAN PENGURUSKetua Az Zikra Sumut H Rizal Mahaputra menyerahkan susunan pengurus kepada ketua Az Zikra Desa Pujimulyo, Elisa Kharuniastun. Pujimulyo lainnya. Dalam kesempatan tersebut, H Rizal Mahaputra yang baru saja kembali dari Yogyakarta melakukan pelatihan manasik haji, ziarah ke Imogiri makam Sultan Agung dan

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

berkunjung ke Solo yang mendapat penghargaan dari Kesultanan Surakarta bergelar Kanjeng Raden Aryo Tumenggung Hadiningrat tersebut berharap agar para pengurus yang baru bisa melakukan pembinaan umat melalui zikir. Disinggung gelar yang baru didapat tersebut, Ketua Mejelis Zikir Az Zikra Sumut yang ditemui di selasela zikir, mengaku pemberian gelar tersebut merupakan salah satu penghargaan Kesultanan Surakarta yang menilai selama kurang lebih 3 tahun mengikuti kegiatan Az Zikra Sumut, dinilai telah membawa kebai-

kan-kebaikan dan keindahan-keindahan bagi umat Islam. Dari Solo, H Rizal Mahaputra Astana Giri Bangun berziarah ke makam almarhum mantan Presiden H Muhammad Soeharto dan ibu Tien. Kemudian bertolak ke Semarang mengajar manasik sekaligus menghadiri training ESQ Parenting pertama di Hotel Patra Jasa. Penghargaan yang diberikan kepada Ketua Majelis Zikir Az Zikra Sumut bukan diminta, tapi diberikan oleh KPH Raditya Kanjeng Raden Aryo Tumenggung Sukarno Puspo Negoro. (RIL)


Senin 23 Mei 2011

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Senin 23 Mei 2011

harian andalas | Hal.

8

Lagi-Lagi Vettel Barcelona-andalas Lagi-lagi, pembalap andalan dari tim Red Bull, Sebastian Vettel mengukuhkan diri sebagai favorit juara. Di sirkuit Catalunya, Minggu (22/5) pembalap Red Bull itu menjadi yang tercepat dan menempati podium utama di ajang balapan bergengsi itu. Setelah sukses naik ke podium utama di tiga race sebelumnya, Turki, Malaysia dan Australia, kini giliran Barcelona menjadi ajang pembuktian diri Vettel. Pembalap Jerman ini kembali naik ke podium utama. Posisi kedua ditempati pembalap McLaren Lewis Hamilton. Rekan satu timnya Jenson Button menguntit di posisi tiga. Sementara posisi empat kembali ditempati pembalap Red Bull Mark Webber. Diawal start, Vettel yang start dari posisi kedua sempat melorot ke posisi sembilan saat

balapan dipegang Fernando Alonso. Namun pada lap ke-25 Vettel berhasil mengambil alih pimpinan dan sejak itu Hamilton dengan ketat menempelnya. Sampai pada akhirnya setelah 66 lap dihabisi, Vettel bisa finis di urutan pertama. Menyusul di belakang Hamilton adalah rekan setimnya di McLaren Mercedes Jenson Button dan driver Red Bull Racing lainnya Mark Webber. Sementara itu Alonso yang di awal lomba berada di urutan pertama harus puas finis di urutan kelima. Kesalahan strategi pit stop Ferrari ditenggarai sebagai penyebabnya. Melengkapi posisi sepuluh besar adalah duo Mercedes GP Michael Schumacher dan Nico Rosberg, Nick Heidfeld, Sergio Perez dan Kamui Kobayashi. Dengan kemenangan ini Vettel tetap memimpin klasemen pembalap dengan 118 poin. Diikuti Hamilton (77 poin), Webber (67 poin), Button (61 poin) dan Alonso (51 poin). (OKZ-DTC)

Mavs Ungguli Thunder

HASIL LENGKAP GP SPANYOL 1. Vettel 2. Hamilton 3. Button 4. Webber 5. Alonso 6. Schumacher 7. Rosberg 8. Heidfeld 9. Perez 10. Kobayashi 11. Petrov 12. Di Resta 13. Sutil 14. Buemi Toro 15. Maldonado 16. Alguersuari 17. Barrichello 18. Trulli 19. Glock 20. D'Ambrosio 21. Karthikeyan

Red Bull-Renault 1:39:03.301 McLaren-Mercedes + 0.630 McLaren-Mercedes + 35.697 Red Bull-Renault + 47.966 Ferrari + 1 lap Mercedes + 1 lap Mercedes + 1 lap Renault + 1 lap Sauber-Ferrari + 1 lap Sauber-Ferrari + 1 lap Renault + 1 lap Force India-Mercedes + 1 lap Force India-Mercedes + 1 lap Rosso-Ferrari + 1 lap Williams-Cosworth + 1 lap Toro Rosso-Ferrari + 2 laps Williams-Cosworth + 2 laps Lotus-Renault + 2 laps Virgin-Cosworth + 3 laps Virgin-Cosworth + 3 laps HRT-Cosworth + 4 laps

Tidak Finis Massa Kovalainen Liuzzi

Hopkins Pecahkan Rekor Foreman Montreal-andalas Bernard Hopkins mencetak sejarah baru dengan menobatkan dirinya menjadi pemegang gelar juara dunia tertua dengan menundukkan petinju asal Kanada, Jean Pascal dengan kemenangan angka mutlak. Dari 12 ronde yang digelar di Montreal, Kanada, Minggu (22/5), ketiga juri memberikan kemenangan mutlak 115-113, 116-112, 115-114 untuk Hopkins. Dengan kemenangan ini Hopkins memecahkan rekor George Foreman yang memegang gelar dalam usia 45 tahun. Hopkins melakukannya saat menginjak usia 46 tahun. Hopkins mendominasi jalannya pertarungan sejak awal. Hopkins mencoba bermain cerdas, mengingat dia menang pengalaman setelah mengecap 23 tahun karir professionalnya. Pertarunag berjalan normal di ronde

pertama sampai ketiga. Kedua petarung masih meraba kekuatan lawannya masingmasing dan mencoba bertarung hati-hati. Namun pertarungan mulai memanas di ronde keempat dan kelima dimana terjadi jual beli serangan Hopkins mencoba bertarung agresif dengan banyak melakukan kombinasi kearah Jean Pascal. Sementara petinju asal Kanada tersebut mencoba terus mengelak dan berupaya menhgabiskan stamina Hopkins yang 18 athun lebih muda darinya. Saling melakukan clinch pada ronde keenam dan tujuh, membuat naik emosi Pascal, sejak saat itu Pascal yang selalu mencoba melancarkan serangan-serangan kearah Hopkins, sementara Hopkins yang kerap tersudut berupaya menghindar dan melakukan counter jab dan hook untuk redam agresifitas Pascal yang sudah emosi. (OKZ)

Ferrari Lotus-Renault HRT-Cosworth

60 49 29

Oklahoma City-andalas Dallas Mavericks berhasil mencuri kemenangan 93-87 atas tuan rumah Oklahoma City Thunder pada game ketiga final wilayah Barat NBA, Minggu (22/5). Kemenangan ini praktis mengantar Mavs kembali mengungguli perolehan poin menjadi 2-1 dalam sistem best of seven. Dalam pertarungan di markas Thunder di Oklahoma City Arena, Sabtu malam waktu setempat, Mavs langsung tampil menggebrak di kuarter pertama dan berhasil unggul jauh 27-12. Di kuarter kedua, Mavs kembali mengungguli perolehan poin Thunder, kendati kali ini mereka hanya unggul tipis 25-24. Memasuki paruh kedua, Mavs yang sudah unggul 23 poin, mulai tampil inkonsisten. Sejumlah percobaan tembakan yang dilepaskan Dirk Nowitzki dkk jarang yang berhasil menembus jaring Thunder. Kondisi ini pun langsung dimanfaatkan Kevin Durant dkk untuk balik menekan dan mulai mengikis defisit poin. Poin demi poin pun terus diraih Thunder hingga akhirnya mereka sukses mendekati perolehan poin Mavs hingga hanya tertinggal enam angka di sisa 5:37 detik. Mavs yang tidak ingin kembali kalah seperti di game kedua, berupaya keras kembali menampilkan permainan terbaiknya. Meski tak kunjung membaik, beruntung, keunggulan Mavericks tetap bertahan hingga laga berakhir. Bintang andalan Mavs, Dirk Nowitzki menjadi salah satu pemain yang tampil buruk di pertandingan kali ini. Big Man asal Jerman ini hanya mampu memasukkan

empat dari total 14 lemparan pertama yang dilepaskannya. Beruntung, permainan buruk Nowitzki mampu ditutupi Shawn Marion yang tampil sebagai pemain terbaik Mavs dengan 18 poin. Sementara itu, Kevin Durant tampil sebagai top performer Thunder dengan 24 poin dan 12 rebound. “Dia adalah andalan kami. Di kuarter keempat, dia mencoba memanfaatkan bola yang kami berikan kepadanya. Jika gagal di beberapa tembakan, dia tidak akan frustrasi dan putus asa,� bela pelatih Mavericks Rick Carlisle membela Nowitzki. Di sisi lain, Jason Terry yang turun dari bench sangat mensyukuri kemenangan yang diraih timnya. Menurut Guard yang menyumbang 13 poin di pertandingan kali ini, kemenangan kali ini merupakan faktor penting untuk kembali membangkitkan motivasi seluruh punggawa Mavericks untuk terus melanjutkan dominasi di game-game berikutnya. “Di pertandingan seperti ini, di kandang lawan dan datang dengan modal kekalahan, Anda harus bermain dengan kemarahan dan intensitas tinggi. Dan inilah yang kami lakukan,� tutur Terry, Minggu (22/5). Sementara itu dari kubu Thunder, Kevin Durant mengaku kecewa dengan kekalahan timnya kali ini. Durant menilai penampilan buruk timnya di paruh pertama laga menjadi faktor utama kekalahan kali ini. Durant pun berharap timnya bisa bangkit dan merebut kemenangan di game keempat yang kebetulan masih dimainkan di markas mereka. (OKZ)

CR7 Catat Sejarah Madrid-andalas Superstar Real Madrid Cristiano Ronaldo mencatatkan namanya dalam sejarah La Liga. Pada jornada pamungkas La Liga 2010-2011, Ronaldo memecahkan rekor jumlah gol La Liga dalam satu musim. Tak hanya satu, dua gol dipersembahkan pemain termahal dunia ini untuk membantu Los Merengues meluluhlantakkan Almeria 8-1 di Stadio Santiago Bermabeu, Minggu (22/5) dini hari WIB. Dengan demikian, Ronaldo memecahkan rekor gol milik penyerang legendaris

Madrid Hugo Sanchez di musim 1989-1990 dan striker legendaris Athletic Bilbao Telmo Zarra yang membukukannya di musim 19591960. Gol pertama Ronaldo menjadi pembuka kemenangan Madrid ketika babak pertama baru bergulir empat menit yang dengan mudah menuntaskan umpan sundulan Sergio Ramos. Ronaldo mencetak gol keduanya di menit ke-77 yang diciptakan lewat aksi individu sebelum dituntaskan dengan tendangan mendatar tanpa bisa ditepis kiper Madrid Suarez Esteban. (LBC)


OLAHRAGA

Senin 23 Mei 2011

Djoko Santoso Lantik Pengurus PBSI Sumut Empat Harapan Tingkatkan Prestasi Bulutangkis Sumut Medan-andalas Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso menyampaikan empat harapan dalam meningkatkan prestasi bulutangkis di Sumatera Utara (Sumut) di kancah nasional dan internasional. Bahkan Jenderal berbintang empat itu memberikan harapan besar bulutangkis Sumut dapat meningkatkan prestasi di kancah nasional dan internasional. "Sumut sangat berpotensi dengan fasilitas Gedung PBSI Sumut yang mendukung. Untuk itulah PB PBSI memberikan harapan untuk kemajuan bulutangkis Sumatera Utara untuk berkiprah di tingkat nasional maupun internasional," kata Djoko Santoso pada pelantikan kepengurusan PBSI Sumut periode 2010-2014 di Halaman Gedung PBSI Sumut, Jumat (20/5) malam. Pada peresmian yang turut dihadiri Ketua Umum KONI Sumut H Gus Irawan SE Ak MM, Kasdam I/BB Brigjen TNI Murdjito dan unsur Muspida Tk I Sumut menambahkan, harapan pertama adalah meningkatkan keterpaduan tritunggal, yakni pengurus, pelatih dan atlet sehingga visi dan misi PBSI dapat dicapai secara optimis. Kedua meningkatkan pemantauan dan pemanduan bakat atlet-atlet junior yang potensial guna menjamin kesinambungan kaderisasi dan prestasi. Dengan begitu tidak terjadi lagi "kevakuman" prestasi sebagaimana yang dialami dewasa ini. Harapan ketiga, Jenderal berbintang empat itu mengajak insan bulutangkis duduk bersama menyamakan persepsi guna menyempurnakan berbagai kebijakan, strategi dan metoda pembinaan organisasi, sehingga setiap langkah yang ditempuh menjadi momentum yang kuat untuk mencapai tujuan organisasi. Harapan keempat, kiranya setiap

Pengprov dapat menjalin kerjasama dengan berbagai pihak yang kompeten dan peduli dalam rangka pembinaan klub di daerah serta menyusun dan melaksanakan kalender turnamen secara terencana dan berkelanjutan. " Saya optimis kepengurusan PBSI Sumut yang baru dilantik dapat bekerja optimal dalam meningkatkan prestasi atlet bulutangkis Sumut," kata Djoko Santoso yang turut didampingi Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto. Selanjutnya Djoko meminta dukungan dan doa kepada atlet, pelatih dan ofisial supaya tim bulutangkis Indonesia merebut kembali Piala Sudirman di Qing Dao, China, 22 sampai 29 Mei ini. Seremonial pelantikan kepengurusan PBSI Sumut yang bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional ditandai dengan peresmian dan penandatanganan mushallah PBSI Sumut oleh Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso dan Ketua Umum KONI Sumut H Gus Irawan SE AK MM. Selanjutnya Djoko Santoso dan undangan melaksanakan shalat Maghrib berjamaah. Sebelumnya Djoko Santoso meninjau Gedung PBSI Sumut dan Asrama atlet yang sudah direnovasi. Dalam kesempatan itu Djoko Santoso memberikan pujian. Pengurus harian PBSI Sumut: Ketua Ir Johannes IW, Wakil Ketua Umum: H Muchtar Aritonang, Hansen Laurence, H Ahmad Thamrin SE MPsi, Kasim Wijaya. Sekretaris Umum: H Syari Arwansyah. Wakil Sekretaris Umum: M Adlin SE, Ahmad Rivai Parinduri SAg. Bendahara Umum: Hermansyur SE MSi. Wakil Bendahara Umum:E Elidawaty P SE. Humas: T Deddy Bustamam dan Setia Budi Siregar SSos. Kepengurusan juga dilengkapi dengan bidang-bidang.(YON-REL)

harian andalas | Hal.

Bank Sumut Akui Keunggulan Tim Futsal JFC

HRC Dikemas Dengan Nuansa Hiburan Medan-andalas Honda Racing Championship (HRC) dipersiapkan menjadi ajang yang bakal dinanti masyarakat Sumatera Utara khususnya pecinta dunia balap motor, karena selain gratis untuk umum, acara yang akan berlangsung di Lanud TNI AU Medan pada 28-29 Mei itu dipastikan menyajikan beberapa gelaran spektakuler. Mengambil tema “ Where The Champion Are Born�, HRC tidak hanya menampilkan kepiawaian pembalappembalap muda Sumut, namun dipenuhi dengan beragam hiburan, games, dan hadiah menarik yang dipersembahkan khusus untuk pengunjung yang datang. Selain itu, hiburan yang akan diberikan bagi pengunjung adalah Dance Competition, Cheerleader Competition, dan Model Competition. Arifin Posmadi, General Manager

CV. Indako Trading Co selaku main dealer Honda di Sumatera Utara,Sabtu (21/5) mengungkapkan gelaran tersebut pertama kali digelar di Kota Medan dan pihaknya telah melakukan berbagai persiapan guna menjadikan HRC sebagai even berstandar kejurnas. “ Selain sebagai ajang pencarian bibitbibit pembalap baru andalan Sumut, kami juga mengharapkan acara ini dapat sebagai hiburan bagi penggemar otomotif, “ ujar Arifin Posmadi di kantornya,Jalan Pemuda Medan. Dikatakannya, antusias luar biasa menyambut ajang HRC juga dirasakan oleh para pembalap beserta timnya untuk berlaga di kelas MP1 dan MP2 yang bersifat terbuka.�Artinya kelas tersebut dapat diikuti oleh pemula,�tandas Arifin Posmadi. Sementara itu Leo Wijaya, Marketing Manager CV. Indako Trading Co mengungkapkan gelaran ini diharapkan mampu melahirkan bakat-bakat baru untuk masa depan dunia balap motor, karena Sumut tidak sedikit menyimpan pembalap-pembalap muda berbakat dengan kemampuan luar biasa. Pihaknya meyakini ajang ini akan membawa dampak positif bagi per-

kembangan dunia balap motor di Sumatera Utara. “ HRC tidak hanya sebagai ajang uji kepiawaian para pembalap, namun Honda juga akan memberi kesempatan pada para mekaniknya untuk dapat berlomba membuktikan kemampuannya, karena akan ada hadiah untuk The Best Mechanic. Jadi, persiapkan diri untuk jadi yang terbaik bersama Honda�, ujar Leo Wijaya. Kota Medan menjadi seri ke-3 penyelenggaraan HRC disembilan kota besar Indonesia setelah sebelumnya digelar di Jakarta dan Bandung, setelahnya HRC akan hadir di Jepara, Yogyakarta, Banjarmasin, Bali, Makasar dan Surabaya. HRC 2011 Medan akan memperlombakan tujuh kelas balap yaitu, MP1 bebek tune-up 125cc 4-tak terbuka, MP2 bebek tune-up 110cc 4-tak terbuka, MP3 bebek tune-up 125cc 4-tak pemula, serta MP4 atau bebek tune-up 110cc 4-tak pemula. Tiga kelas lainnya adalah MP5 yaitu bebek standar 125cc 4-tak pemula, MP6 atau bebek standar 110cc 4-tak pemula dan MP7 yaitu motor matic bermesin standar sampai dengan 130cc terbuka. (SIONG)

pada menit terakhir babak pertama melalui tendangan kaki Patrik Wanggai, sehingga skor berubah 3-2. Namun, Persiba mampu menambah satu gol beberapa detik sisa waktu babak pertama berakhir melalui sundulan yang dilakukan oleh Ugik Sugiyanto yang lolos dan berhadapan dengan kiper I Putu Dian, sehingga skor menjadi 42. Memasuki babak kedua, Persidafon yang ketinggalan dua gol dari Persiba langsung melakukan serangan baik melalui sayap kiri maupun kanannya, tetapi serangan tim asal Papua itu selalu mampu digagalkan pemain belakang Persiba. Namun, Persiba yang dikapteni Wahyu Wiji selalu bermain taktis, sehingga setiap serangan lawan selalu mampu diredam dengan baik. Bahkan, Persiba justru mampu menambah gol melalui serangan balik yang dibangun oleh Fortune Udo. Bola sundulan yang dilakukan Udo ke depan kepada Ugik yang bermain cemerlang, langsung sekali sotekan merobek gawang Persidafon, sehingga skor menjadi 5-2. (ANT)

Persiraja Banda Aceh

Medan-andalas Memulai debutnya di sepakbola, tim Jurnalis Football Club Sumatera Utara (JFC Sumut) menghadapi tim futsal Bank Sumut, binaan Gus Irawan Pasaribu, Sabtu, ( 21/5) malam, di lapangan futsal QS Jalan Bunga Asoka, Medan. Dalam pertandingan persahabatan tersebut, di menit awal, tim Bank Sumut yang tampil dengan performa apik, mengandalkan duet penyerang mereka, Gus Irawan Pasaribu, juga Dirut Bank Sumut, duet dengan Ramadhan Pohan, Wakil Sekretaris Jenderal DPP Demokrat. Upaya menciptakan gol dari kedua striker ini dikandaskan kiper utama JFC Sumut, Dedy Ardiansyah yang juga Wakil Pimpinan Redaksi andalas. Tak mau kalah dalam menyerang, tim JFC Sumut membangun serangan dari pemain pertahanan yang dipercayakan kepada Agus Khaidir. Memasuki menit ke3, striker JFC Sumut, Hendra Syamhari menyarangkan bola ke gawang tim Bank Sumut yang dikawal T. Ade Maulanja (Kacab Sei Rampah). Ketinggalan 0-1, tim Bank Sumut terus meningkatkan serangan. Dengan kelincahan yang dimiliki skuad JFC Sumut, terus menambah gol. Menjelang injury time, babak pertama Gus Irawan memperkecil ketinggalan timnya. Hingga akhir babak awal, JFC Sumut unggul sementara 5-2 dari tim Bank Sumut. Memasuki babak kedua, JFC Sumut terus mengoptimalkan jumlah pemain, terus menambah gol. Gol tambahan masingmasing diciptakan, Hendra, Budi, Irwansyah Nasution dan Arifin Siregar. Peluang gol dari kotak pinalti yang diberikan tim Bank Sumut berhasil dihalau kiper JFC Sumut. Sampai peluit panjang babak kedua, kedudukan 7-12 bagi JFC Sumut. Kemenangan JFC Sumut, diakui Ramadhan Pohan "Bah, hebat kali permainan wartawan Medan ini. Mantap," kata Ramadhan. Keunggulan JFC Sumut, diapresiasi Gus Irawan. "Tak dikasih sper sedikitpun," ujar Gus tersenyum. Manajer JFC Sumut, Apriadi Gunawan menyebutkan, pertandingan ini dalam rangka ekspedisi atas terbentuknya tim JFC Sumut. "Ekspedisi akan terus dilakukan baik di Medan dan kota lain," katanya. (REL/DD)

George: Serahkan Kepada Komite Normalisasi

Persiba Jumpa Persiraja di Final Solo-andalas Tim Persiba Bantul berhasil menundukan Persidafon Dafonsoro, Papua, dengan skor 5-2 pada pertandingan semifinal Liga TiPhone Divisi Utama 2011 di Stadion Manahan Solo, Minggu (22/5). Sementara itu, Persiraja Banda Aceh juga lolos ke final, setelah mengalahkan Mitra Kukar dengan skor tipis 1-0. Arad kemenangan itu Persiraja menantang Persiba Bantul di final yang dilangsungkan, Rabu (25/5) mendatang di Stadion Manahan, Solo. Pertandingan antara Persiba Bantul melawan Persidafon Dafonsoro yang disaksikan sekitar 15 ribu penonton berjalan seru dan menarik, karena kedua kesebelasan saling melakukan serangan ke daerah pertahanan lawan. Persiba yang berhasil lolos ke semifinal saat babak pertama langsung melakukan inisiatif serangan baik melalui pemain depan Fortune Uda, Ugik Sugiyanto, dan Ezequeil Gonzalez sering merepotkan lawan. Persiba kembali menambah gol melalui sundulan kepala Ezequeil setelah memanfaatkan umpan silang dari Fortune Ido, sehingga skor menjadi 3-1. Gol balasan Persidafon terjadi

9

andalas/ist

DAN KEHORMATAN– Ketua Harian Pengprov Amura Karatedo Indonesia Sumut, Drs Syaiful Syafri MM dan Dan Yon Kav 6/Serbu, Letkol Kav Rayen Obersyl, Ketua Bidang Dana, Latifah Hanum, SE dan pengurus lainnya menyaksikan Sekretaris Amura, Fahrur Rozi, SH MH menyematkan sabuk DAN Kehormatan kepada Letkol Kav Sutrisno Wibowo di Lapangan Batalyon Kav 6/Serbu Jalan Bunga Raya Asam Kumbang Medan, Sabtu (21/5).

Amura Sumut Sematkan Sabuk Hitam kepada Letkol Kav Sutrisno Wibowo Medan-andalas Pengurus Provinsi (Pengprov) Amura Karatedo Indonesia Sumatera Utara menyematkan sabuk hitam (DAN Kehormatan) kepada Komandan Kaveleri 6/Serbu Kodam I/BB, Letkol Kav Sutrisno Wibowo di Lapangan Yon Kav 6/Serbu, Jalan Bunga Raya Asam Kumbang, Sabtu (21/5). Sabuk DAN Kehormatan disematkan langsung Ketua Harian Amura Karate Do Indonesia Sumut, Drs Syaiful Syafri, MM didampingi Wakil Ketua Harian, Letkol Kav Rayen Obersyl, Sekretaris Fahrur Rozi,SH, MH, Ketua Bidang Dana Amura Sumut, Latifah Hanum, SE, dan Wakil Ketua Bidang Dana Ir Faisal, Wakil Ketua yang juga

Kepala Dinas Kesejahteraan dan Sosial Sumut, Drs Robertson, Bendahara Ahmad Sofyan, Ketua Bidang Organisasi, Drs Chandra Silalahi, MSi, bidang pembinaan Ir Syaiful Harry, pengurus lain dan para majelis sabuk hitam. Sebelum penyematan dilakukan penyerahan penghargaan kepada atlet berprestasi dan penyerahan piagam kenaikan tingkat. Dalam amanatnya, Syaful Syafri meminta agar atlet terus berlatih dengan keras dan menjaga kekompakan sehingga ke depan karateka-karateka Amura bisa lebih baik dan meraih prestasi. Menurutnya, dalam belajar karate medali bukan tujuan utama, tapi bagaimana karateka mampu mengaplikasikan “Janji Karate� dalam kehidupan seharihari sehingga terbentuk karakter karateka-karateka yang mampu membangun bangsa ke depan. Syaiful mengaku, Pengprov Amura Sumatera Utara mengalami kemajuan

yang pesat sejak berdiri dan kini sejumlah dojo terus mengalami perkembangan pesat. Makanya, Pengprov Amura Sumut berupaya menyediakan sarana yang representatif untuk latihan. “Semua terwujud karena antara pengurus yang satu dengan yang lainnya selalu menjaga kekompakan,�kata Syaiful yang juga Kepala Dinas Pendidikan Sumut. Sementara Sekretaris Amura Sumut, Fahrur Rozi, SH MH mengatakan penyematan sabuk hitam (DAN Kehormatan) sesuai dengan SK No 7/SK/AMR-SU/v/2011. Penyerahan ini juga dilaporkan kepada PP Amura. Usai penyematan pengurus melakukan peninjauan tempat pemusatan latihan (TC) di perumahan Setia Budi yang akan digunakan karateka-karateka Amura untuk menghadapi Kejuraan Daerah Junior Forki Sumatera Utara Piala Dr Rahmat Shah dan Ketua Yayasan Imelda II Tahun 2011 pada 4-05 Juni 2011 di Gedung Serba Guna Unimed. (HAM)

Jakarta-andalas Jenderal TNI George Toisutta yang kini menjabat Kepala Staf Angkatan Darat menyerahkan sepenuhnya kepada Komite Normalisasi untuk penyelesaian kisruh di tubuh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) dan pencalonannya sebagai salah satu ketua umum PSSI. "Semua tergantung pada Komite Normalisasi, biar diselesaikan oleh yang berwenang," katanya di sela-sela penyambutan satuan tugas pembebasan kapal MV Sinar Kudus oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Jakarta, Minggu (22/5). Ia mengatakan penyelesaian kisruh di tubuh PSSI hingga berujung "deadlock" saat pelaksanaan kongres pada 20 Mei lalu, sangat tergantung pada keputusan Komite Normalisasi yang diketuai Jenderal (purn) Agum Gumelar. "Semua tergantung pemimpinnya," katanya singkat. Tentang Kelompok 78 yang bersikukuh mencalonkan dirinya sebagai ketua umum PSSI, George tidak memberikan jawaban pasti dan hanya berseloroh, "Saya ini lulusan Akmil 76, kalau Letjen Budiman baru lulusan 78." Ia menegaskan "saya ini orang luar PSSI. Soal ini biarlah Komite Normalisasi yang menyelesaikan,". Kongres PSSI dengan agenda memilih ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota Komite Eksekutif PSSI 2011-2015, Jumat (20/5) di Jakarta, buntu. Kondisi itu terjadi setelah Ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar menyatakan kongres ditutup karena "situasi tidak kondusif". Kongres PSSI ini digelar atas instruksi FIFA, menyusul gagalnya kepengurusan PSSI di bawah Nurdin Halid menggelar kongres untuk memilih anggota Komite Pemilihan dan Komite Banding di Pekanbaru, Riau, Maret lalu. (ANT)

Perbakin Sumut Tingkatkan Pembinaan Atlet Medan-andalas Ketua Harian Persatuan Olahraga Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) Sumut, Musa Idishah menekankan sangat pentingnya peningkatan pembinaan atlet menembak di daerah-daerah untuk meningkatkan prestasi olahraga menembak itu sendiri. Pria yang akrab disapa dengan Doddi itu menegaskan, salah satu pembinaan atlet dengan pola lima atlet menghasilkan satu atlet, harus tetap dijalankan dan ditingkatkan lagi. Hal tersebut diungkapkan Doddi dalam gelaran silaturahmi dan ramah tamah Perbakin Sumut yang dihadiri oleh sesepuh, pembina, dan pelatih olahraga menembak di Sumut, diantaranya THD Panggabean, seluruh Pengprov Perbakin Sumut, dan pengurus-pengurus cabang, seperti Pengcab Perbakin Medan, Perbakin Labuhan Batu, Perbakin Madina, dan Perbakin Dairi, serta klub-klub anggota Perbakin di pelataran kolam renang Peru-

mahan Cemara Asri, akhir pekan kemarin. Program pembinaan lima atlet menghasilkan satu atlet itu sendiri adalah program pembinaan yang dilakukan oleh lima atlet berburu, yang melakukan pembinaan terhadap bibit-bibit potensial yang ada di daerah. Pola ini sendiri sudah berjalan sejak beberapa tahun lalu. Meski perkembangannya sejauh ini cukup baik, namun demi peningkatan prestasi, program ini harus ditingkatkan lagi. “Pola pembinaan lima atlet menghasilkan satu atlet potensial harus ditingkatkan lagi. Para pengurus-pengurus Perbakin di daerah harus memahami program pembinaan ini untuk menghasilkan atlet yang nantinya akan mengharumkan nama Sumatera Utara di pentas nasional maupun internasional,� terang Doddi, sambila menambahkan saat ini seorang atlet tembak Perbakin Sumut asal Medan sedang menjalani proses latihan intensif dalam persiapana menghadapi Sea Games.

Pada kesempatan tersebut, Doddi juga memaparkan beberapa agenda kegiatan yang merupakan bagian dari program kerja Perbakin Sumut, yakni kejuaraan menembak target pada 24 hingga 26 Juni mendatang. Kemudian dilanjutkan dengan even safari berburu pada 20 hingga 25 Juli yang akan digelar di kawasan hutan Palas. Selain itu, untuk memeriahkan HUT Bhayangkara, direncanakan akan digelar bakti sosial dengan membagi sembako ke polsek-polsek yang ada di ranah Sumatera Utara. “Selain beberapa kegiatan dan kejuaraan, juga akan digelar kegiatan dalam bentuk penataran maupun penyuluhan bagi para pengurus dan atlet. Saya harap, kita sama-sama bisa bergandengan tangan untuk memajukan olahraga menembak di Sumatera Utara,� tambah Doddi. Terkait penggunaan senjata api yang digunakan para atlet dalam kegiatan olahraga,

Ketua Harian Pengprov Perbakin Sumut Musa Idishah berbincang dengan pengurus Perbakin lainnya di gelaran silaturahmi Pengprov Perbakin Sumut, Jumat (20/5) malam WIB. IST Doddi menegaskan, semua atlet harus mentaati aturan yang telah ditetapkan. Doddi sendiri menginstruksikan agar semua atlet

melakukan pendataan ulang kepemilikan senjata api yang digunakan dalam kegiatan olahraga berburu. (YON)


Senin

EKONOMI-BISNIS

23 Mei 2011

harian andalas | Hal.

10

IDTUG Dorong Pembentukan Telecomm User Group di ASEAN Medan-andalas Indonesia Telecommunications Users Group (IDTUG) akan hadir dalam pertemuan tahunan International Telecommunications Users Group (INTUG) di Hongkong pada tanggal 25-27 Mei 2011 mendatang. IDTUG akan membawa berbagai isu strategis khususnya yang berkait misi IDTUG yakni terpenuhinya hak para pengguna jasa dan sarana telekomunikasi berupa layanan berkualitas dengan harga terjangkau dan mendorong persaingan yang riil dan efektif. Hal itu dikemukakan Ketua Umum IDTUG Nurul Yakin Setyabudi didampingi Sekretaris Jenderal Muhamad Jumadi di Jakarta dalam siaran persnya, Jumat, 20 Mei 2011, yang diterima andalas di Medan, kemarin. Disebutkan, agenda yang akan dibawa IDTUG dalam pertemuan itu antara lain dengan semangat dan momentum ASEAN Leadership, yang Indonesia saat ini menjadi Ketua Komunitas ASEAN, maka IDTUG mendorong terbentuknya Telecomm User Group di seluruh negara ASEAN dalam 5 tahun mendatang. Tahun 2006, IDTUG secara khusus diundang untuk memelopori pembentukan Telecomm User Group di Thailand. Hal ini sebagai upaya penguatan Civil Society ASEAN di bidang telekomunikasi. Dijelaskan Setyabudi, Quality of Service (QoS), merupakan tolak ukur penilaian kinerja layanan dasar telekomunikasi. Beberapa parameter QoS saat ini harus direvisi

dan ditingkatkan. IDTUG akan mempelajari Best Practises parameter penilaian QoS di negara lain. IDTUG saat ini terlibat dalam revisi Permen Kominfo tentang QoS Layanan Dasar Telekomunikasi. Modern Licensing (Lisensi Modern), sambungnya, merupakan lisensi yang diberikan kepada operator dengan komitmen pembangunan jaringan secara nasional, dengan ancaman denda atau sampai pencabutan lisensi bila komitmen tidak dilaksanakan. Lemahnya koordinasi dan law enforcement Pemerintah/KOMINFO/BRTI terhadap modern licensing, mengakibatkan banyak operator cenderung fokus terhadap komersialisasi industri telekomunikasi dengan mengabaikan pemerataan dan kualitas layanan. “Perang tarif semu” persoalan tarif telekomunikasi menjadi hal yang krusial bagi pengguna maupun industri. Beberapa operator banyak menawarkan tarif promosi yang menjebak, tidak jelasnya tarif riil juga gejala predatori pricing yang bisa menghancurkan industri telekomunikasi dan persaingan tidak sehat. Broadband Wireless Access (BWA) sangat strategis untuk memacu pertumbuhan GDP, karena setiap kenaikan 10 persen penetrasi jaringan broadband akan dapat memacu pertumbuhan GDP sebesar 1,36 persen per tahun. Namun pertumbuhan BWA di Indonesia terkesan deadlock berkait lisensi, teknologi, dan ketersediaan spektrum. "IDTUG ingin mencari solusi yang aplikatif agar layanan jaringan BWA dapat digelar dengan harga perangkat, tarif layanan yang terjangkau, dan berkualitas," pungkasnya. (GUS)

Peluang Berinvestasi di Langkat Sangat Besar Langkat-andalas Peluang investasi di Kabupaten Langkat Sumatera Utara (Sumut) sangat besar, karena berbagai faktor pendukung yang ada, dan merupakan daya tarik tersendiri bagi pihak yang berminat menanam modalnya di daerah tersebut. "Langkat memiliki aksebelitas relatif tinggi, dan memiliki perekonomian relatif baik, sebagai pendukung iklim investasi," ujar Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Penanaman Modal Daerah, Zulkifli, di Stabat, Minggu. Peluang yang besar bagi iklim investasi di Langkat dimungkinkan karena posisi daerah tersebut sangat strategis dalam pengembangan wilayah di propinsi Sumatera Utara, katanya. Sebabnya kabupaten ini, menghubungkan pusat-pusat pengembangan wilayah seperti Deli Serdang, Kota Medan, kota Binjai dan kabupaten lainnya. Kabupaten Langkat berdekatan dengan kota Medan, sebagai ibukota propinsi, se-

hingga memperoleh keuntungan dalam perencanaan distribusi hasil-hasil kegiatan ekonomi dan keterkaitannya dengan pasar yang lebih luas, katanya. Besarnya penduduk kota Medan dan wilayah sekitarnya, merupakan pasar yang sangat potensial bagi produk-produk yang berasal dari Langkat. Langkat juga sangat menarik untuk dijadikan dan dimamfaatkan sebagai peluang bisnis pada sektor perdagangan, jasa, pariwisata, dan aktifitas lainnya. Zulkifli menjelaskan bahwa Langkat memiliki wilayah pantai, dan pulau-pulau yang mendukung bisnis di bidang kelautan dan perikanan dari hulu hingga hilir, seperti bisnis tambak, keramba apung, budidaya kepiting, pengolahan kerupuk udang, dan pengolahan terasi. Selain itu pula, Langkat memiliki jaringan jalan yang relatif ckup baik, dan memadai, dan Langkat dekat dengan pelabuhan Belawan, yang berskala internasional. (ANT)

Dipercaya Bisa Naikkan Libido

Salak RI Laris di China Jakarta-andalas Permintaan ekspor salak Indonesia terus naik ke Negeri Tirai Bambu China. Ekspor salak ke China per minggunya mencapai 8 ton bahkan diperkirakan akan menembus 12 ton per minggu. Ketua Umum Asosiasi Sayur dan Buah Indonesia Hasan Johnny Widjaja mengatakan selain dianggap eksotis, buah salak Indonesia dipercaya memiliki khasiat dalam meningkatkan libido pria oleh masyarakat China. Hingga kini China belum mampu memproduksi salak, suplai salak di Asia lebih banyak disumbang dari Indonesia, Thailand dan Malaysia. "Salak itu dirangsang bagus buat laki-laki dari sisi libido. Importir-importir nya juga memberikan peran dalam memasarkan salak di China," kata Hasan, Minggu (22/5). Ia mengatakan dari sekian produk buah tropis Indonesia yang sudah menembus

PLAZA 12.00-14.20-16.40-19.00 THAMRIN 13.10-15.30-17.50-20.10

pasar ekspor, buah salak mengalami peningkatan paling signifikan. Selain diekspor ke China, buah salak lokal juga mampu menembus pasar Singapura yang terkenal ketat. "Khusus untuk Singapura mencapai 34 ton per minggu," katanya. Hasan mengakui produksi salak Indonesia sempat mengalami penurunan karena terganggu erupsi Gunung Merapi, khususnya di wilayah Sleman Yogyakarta yang merupakan sentra produksi salak. Saat ini, lanjut Hasan, harga salak di tingkat petani relatif masih bagus dengan harga jual Rp 6000 per kg, sementara setelah diekspor ke pasar China harganya mencapai US$ 2-3 per Kg. Ia optimis pada tahun 2011 ekspor salak Indonesia bisa menembus 500 ton per tahun. Geliat ekspor salak begitu signifikan sejak 2009 lalu. "Salak baru bagus lagi sejak tahun itu," katanya. (DTC)

SUN 13.00-14.50-16.40-18.30-20.20

PLAZA 13.45-16.00-18.15-20.30 THAMRIN 12.30-14.45-17.00-19.15 SUN 13.30-15.45-18.00-20.15 PALLADIUM 12.45-15.00-17.15-19.30

andalas/hs poetra

SUPERMARKET - Semakin meningkat dan beragam keinginan konsumen memicu pertumbuhan Supermarket di berbagai kawasan di Kota Medan, Kamis (19/5). Hal ini lambat laun akan menyebabkan sepinya pasar pasar tradisional.

Bakso Krenyeus Resep Kuno Disambut Antusias Medan-andalas Depot Bakso Krenyeus Resep Kuno disambut antusias masyarakat Kota Medan dan sekitarnya. Dalam grand opening (peresmian) yang digelar, Sabtu (21/5) di Kompek Ruko MMTC Blok N No 12 A Jalan Williem Iskandar/Pancing Medan itu, sejak dibuka pada pukul 10.00 WIB, tak henti-henti konsumen dan tamu undangan terus berdatangan untuk merasakan sensasi bakso seafood yang rasanya berbeda dari bakso kebanyakan. Depot Bakso Krenyeus Resep Kuno yang berpusat di Surabaya Jawa Timur ini diresmikan Ketua Umum Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan Prof H Mohd Hatta. Tampak hadir dalam peresmian itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Sumut Drs H Syariful Mahya Bandar MAP, Kepala Tata Usaha Kanwil Kemenag Drs HM Idrus Hasibuan MA, Guru Besar Institut Seni Bela Diri Silat (ISBDS) Cipta Sejati dari Jember Jawa Timur, Ir Santoso, pimpinan mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi yang berlokasi di kawasan Jalan Williem Iskandar dan ratusan undangan lainnya. Prof H Mohd Hatta dalam sambutan singkatnya mengatakan, kehadiran Bakso Krenyeus Resep Kuno di Medan, memiliki prospek yang bagus. Ini karena, selain memiliki label “halal” dari MUI, Bakso Krenyeus juga memiliki rasa unik. “Bumbu-bumbu kuno yang dimilikinya membuat Bakso Krenyeus sangat khas, dan sangat cocok bagi lidah masyarakat Sumut. Apalagi Bakso Krenyeus lebih higienis karena menghindari bahan penyedap, pengawet dan zat kimia lainnya,” ucap Guru Besar IAIN Sumut ini. General Manager (GM) Bakso Krenyeus Resep Kuno MH Teguh W Wijaya didampingi GM Area Sumut-Aceh H Hanafiah Sufi kepada wartawan mengatakan, yang mem-

buat Bakso Krenyeus khas dan nikmat, antara lain karena bumbunya merupakan racikan dari rempahrempah alami khas Nusantara yang dipadukan dengan cacahan daging seafood seperti ikan kakap, salmon, kepiting, udang lobster, dan cumi. Bakso tersebut juga sangat lembut di lidah dan tiap gigitannya terasa krenyes.Selain itu, di depot ini juga tersedia mi ayam dan nasi goreng dengan bumbu kuno. “Kita menggunakan resep kuno. Bakso dan kuahnya tidak menggunakan penyedap rasa (MSG). Bumbu yang digunakan cukup khas dan kaldu asli. Sementara baksobakso yang disajikan juga didatangkan langsung dari Surabaya sehingga rasanya "makkres" dan "maknyus". Sedangkan soal harga, kita punya motto: Selera Ningrat Harga Rayat. Artinya, selera tinggi harga terjangkau” ucap Teguh seraya menyatakan harga yang dipasang hanya Rp8000 hingga Rp12.000 per porsi. Dia menyatakan, Depot Bakso Krenyeus yang baru diresmikan di Medan merupakan cabang ke-83 di Indonesia, dan pertama di Sumut. Sebelumnya, Bakso Krenyeus sudah ada di Surabaya, Jakarta, Lombok, Bali, Makassar, Lampung dan kotakota lainnya. GM Bakso Krenyeus Resep Kuno Area Sumut-Aceh, H Hanafiah Sufi menambahkan, depot Bakso Krenyeus yang dikelolanya menempati ruko berlantai tiga dan menyediakan fasilitas meeting room bagi pengunjung. Untuk tahap pertama, depot yang dikelolanya mempekerjakan tujuh karyawan/karyawati. Hanafiah juga mengatakan, pihaknya tetap memberikan kesempatan kepada pihak lain untuk membuka cabang di kabupaten/kota di Sumut – Aceh. “Kita siap bekerjasama jika ada pihak yang ingin buka cabang,” ucap Hanafiah. (HAM)

MAKNYUS - GM Bakso Krenyeus Resep Kuno MH Teguh W Wijaya (kedua dari kanan) didampingi GM Area Sumut-Aceh H Hanafiah Sufi (ketiga dari kanan) mengangkat jempol seraya meneriakkan "maknyus" di sela-sela grand opening depot Bakso Krenyeus, di Kompek Ruko MMTC Blok N No 12 A Jalan Williem Iskandar/ Pancing Medan, Sabtu (21/5).

SUN 13.00-15.00-17.00-19.00-21.00 THAMRIN 12.00-14.10-16.20-18.30-20.4022.50 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 THAMRIN 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 BINJAI 12.30-14.30-16.30-18.30-20.30

andalas/ist

PLAZA 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 BINJAI 12.45-14.35-16.25-18.15-20.05

Kualitas Buruk Harga Kakao Turun Aceh Utara-andalas Harga kakao di tingkat pembeli dan pengumpul di beberapa Kecamatan di Kabupaten Aceh Utara seperti Kecamatan Paya Bakong, Kuta Makmur, Sawang dan Nisam turun sejak tiga hari terakhir. Diduga curah hujan menjadi penyebab turunnya harga kakao di daerah tersebut. Akibat musim hujan, kualitas kakao sangat buruk, banyak yang berjamur dan membusuk, hal ini juga yang menyebabkan turunnya harga kakao. Salah seorang pembeli Yunus(43) di Keude Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Minggu (22/5), mengatakan, dalam tiga hari terakhir harga kakao basah dari Rp 13.500 turun menjadi Rp 13.000 per kilogram. Sedangkan untuk kakao kering dari harga Rp 17.500 turun menjadi Rp 16.500 per kilogram. Harga pinang juga mengalami penurunan, yaitu Rp 3.700 turun menjadi Rp 3.500 per kilogram. “Biasanya untuk kakao dalam sehari petani dapat menjual sekitar 500 Kilogram, tapi untuk saat ini para petani hanya dapat menjual 200 kilogram, ini semua sangat dipengaruhi musim hujan yang mengakibatkan kurangnya panen dari masyarakat,” jelas Yunus. Sedangkan untuk pinang, biasanya petani di desa itu mampu menjual 150– 300 kilogram per hari pinang kering. Saat ini, musim panen pinang belum mencapai puncaknya di Sawang dan nisam. “Namun, petani tidak bisa menikmati panen pinang dengan harga tinggi. (BT/UCR)

Pembatasan Premium Ditunda

Konsumsi Minyak Tanah Bakal Dikurangi Jakarta-andalas Pasca mundurnya pengaturan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi atau yang marak disebut sebagai pembatasan BBM bersubsidi, pemerintah berencana mengurangi konsumsi minyak tanah dengan mengalihkan ke Liquified Petroleum Gas (LPG). Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo mengungkapkan kebijakan pengaturan BBM bersubsidi yang sedianya dilaksanakan pada 1 April 2011, saat ini masih ditunda. Penundaan tersebut meningkatkan beban subsidi yang harus ditanggung pemerintah dalam APBN. Karenanya, untuk mengendalikan besaran subsidi pemerintah melakukan beberapa langkah. "Beberapa langkah yang akan dilaksanakan untuk mengendalikan subsidi adalah melanjutkan konversi minyak tanah ke LPG," ungkap Agus Marto lewat paparan 'Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal 2012, di Jakarta, Minggu (22/5). Selain itu, tulis Agus, masih terdapat empat langkah lainnya, yakni meningkatkan pengawasan terhadap penyalahgunaan BBM bersubsidi, melakukan sosialisasi dan kampanye hemat BBM, memperbanyak jumlah dispenser dan pasokan BBM nonsubsidi. (OKE)

SUN 13.15-15.05-16.55-18.45-20.35

PLAZA 12.30-14.20-16.10


KOMUNITAS

Senin 23 Mei 2011

AP3KSU Latih 100 Warga Jadi Bilal Mait Medan-andalas Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Peduli Pemerhati Pendidikan dan Kesehatan Sumatera Utara (AP3KSU) menggelar pelatihan bilal mait terhadap 100 warga Kota Medan. Pelatihan yang berlangsung selama dua hari (20-21 Mei) itu digelar di sekretariat AP3KSU, di kawasan Bandar Selamat Medan. Ketua AP3KSU Kali Ahmad Harahap SAg menjelaskan, pelatihan bilal mait yang diikuti utusan masyarakat dari sejumlah kecamatan di Kota Medan itu, dipandang sudah mendesak. Ini mengigat sekarang ini, banyak anak muda bahkan kalangan orang tua yang tidak memahami tata cara mengurus dan melaksanakan fardhu kifayah bagi umat Islam yang meninggal dunia. “Kita sangat sedih melihat seorang anak tidak mengerti mengurus tentang fardhu kifayah orangtuanya yang meninggal. Tidak jarang seorang anak mengupahkan pengurusan fardhu kifayah orangtuanya pada orang lain karena ketidakmengertianya. Padahal, mengurus fardhu kifayah bagi orang meninggal itu merupakan pekerjaan mulia,” ujar Kali Ahmad seraya berharap, lewat pelatihan ini, akan semakin banyak warga yang

mampu sebagai bilal mait. Kepada peserta dia berharap, pelatihan ini dijadikan bekal dalam melaksanakan tugas-tugas sosial khususnya dalam peran sebagai bilal mait. “Pelatihan ini sangat berguna, karena para instruktur langsung memperagakan tata cara melaksanakan fardhu kifayah bagi mait,” ucap KaliAhmad. Ketua Panitia Habib Muhammad Yusuf Siregar kepada wartawan di sela-sela pelatihan, Sabtu (21/5) mengatakan, pelatihan ini sebagai bentuk kepedulian AP3KSU membantu tugas-tugas pemerintah termasuk di bidang sosial. ”Ini bentuk kepedulian kita sebagai anak bangsa. Kegiatan seperti ini sudah beberapa kali dilakukan AP3KSU, termasuk berbagai kegiatan laianya yang bersifat sosial, seperti pelatihan kewirausahaan, dan pelatihan kepemimpinan bagi masyarakat,” ujar Habib. Habib yang juga Sekretaris LSM AP3KSU ini, kegiatan pelatihan bilal mait ini diharapkan para peserta bisa memahami tentang pelaksanaan fardhu kifayah bagi mait. Ia mengucapkan terima kasih pada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) khususnya Kesbang Polinmas dan pihak-pihak terkait yang mendukung acara tersebut. (HAM)

Terdaftar di Kemenaker RI

PUK-F.SPTI-K.SPSI Medan Timur Siap Jaga Mutu Kerja SPSI, Kelurahan GluMedan-andalas gur Darat I, Kecamatan Setelah disahkan Medan Timur, Wahyudan terdaftar di Kedi baru-baru ini di Memenaker RI dengan dan . No. 01. 11/ op/ BW/ Menurut pemilik BHI/ XIII/ 1993 dan SK nomor anggota, 02. 01. Menaker RI No. Kep. 003. 563 PUK - F. SPSI 366/ Men/ 1993, pen- K. SPSI yang dipimpgurus dan anggota in Conrad P NainggoPUK - F. SPSI - K. SPSI, lan SE MAP, selaku Kelurahan Glugur Daketua dan Ramlan Purrat I, Kecamatan Meba SH, selaku sekretardan Timur menyais itu menjelaskan bahtakan siap menjaga wa surat keputusan mutu kerja agar tidak (Skep) F. SPSI - K. SPSI mengecewakan para telah dibuatkan tembupengusaha terkait. sannya ke Muspika Selain menjaga muKecamatan Medan Titu kerja, PUK - F. SPSI Wahyudi mur dan Kelurahan - K. SPSI, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Glugur Darat I. “Kami telah buat surat tembusan Timur juga senantiasa akan selalu bekerja dan bekerjasama dengan para ke muspika dan kelurahan. Oleh karepengusaha di ruang kerjanya sesuai na itu kami harap jajaran kelurahan dan muspika untuk bisa memberi madengan peraturan yang berlaku. “Setelah pengukuhan ini, saya ber- sukan kepada kami. Dan untuk tidak harap kepada para pengusaha untuk mengecewakan pada pengusaha yang bisa bekerjasama dalam bidang buruh ada di ruang lingkup kami, Saya sekerja disektor bongkat muat dan trans- laku ketua, siap menjaga mutu kerja fortasi,” Kata Ketua PUK F. SPTI-K. kami,” tandas Wahyudi. (HER)

Bupati Nisel: KB Harus Didukung Nias Selatan-andalas Bupati Nisel Drs Idealisman Dachi berharap semua pihak mendukung program KB-KES. Sebab, Keluarga Berencana (KB) merupakan program kemanusiaan untuk masa depan bangsa yang harus dilaksanakan untuk mengendalikan ledakan penduduk di masa mendatang. Hal ini dikemukakan bupati pada pencanangan KB-KES di Lolowau, kemarin. Dikatakan, pembangunan kependudukan dan keluarga berencana nasional bertujuan untuk mewujudkan pertumbuhan penduduk yang seimbang dengan keluarga kecil dan berkualitas. Pasalnya, besarnya laju pertumbuhan penduduk di Indonesia yang terus meningkat hingga mencapai 1,3 persen atau 3.2 juta jiwa per tahun. Hal ini sudah menjadi potensi ancaman nasional bila tidak diimbangi dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Bupati Idealisman mengatakan, angka pertumbuhan tersebut sudah mengancam kita dan dapat mengakibatkan terjadinya berbagai krisis di tengah masyarakat seperti, meningkatnya kemiskinan, pembiayaan kesehatan, buta aksara, daya dukung dan daya tampung lingkungan juga tidak seimbang. Selanjutnya masalah sampah, banjir, kemacetan, kesulitan kemacetan akses air bersih serta isu perubahan iklim yang tidak menentu serta meningkatnya beban pemerintah, terutama masyarakat dalam pembiayaan pendidikan, kesehatan, perumahan, dan ketenagakerjaan. Sehingga dari gambaran tersebut, Idealisman Dachi mengharapkan, semua pihak mendukung program KB mulai dari pemerintah daerah dengan melibatkan pihak swasta, LSM, organisasi masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan seluruh tokoh masyarakat.(EZ)

harian andalas | Hal.

11

400 Anak Ikuti Khitan Massal IPK Sumut Medan-andalas Sebanyak 400 anak dari keluarga kurang mampu yang berasal dari 21 kecamatan di Kota Medan, mengikuti khitan massal yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (DPD IPK) Sumatera Utara bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (FK UISU) Kampus Almanar, Sabtu (21/5). Acara yang dipusatkan di kantor DPD IPK Sumut, Jalan Burjamhal No. B 31 Medan Petisah itu, digelar dari pagi hingga sore hari. Ketua DPD IPK Sumut Nerson Diapari Simanjuntak SH alias Econ, kepada wartawan di sela-sela pelaksanaan khitan massal mengatakan, kegiatan ini merupakan bakti sosial yang digelar secara rutin oleh DPD IPK Sumut dan jajarannya. Diakuinya, perserta khitan tahun ini, yakni sebanyak 400 anak, meningkat pesat dibanding kegiatan serupa yang digelar DPC IPK Medan tahun lalu yang diikuti 100 anak. Panitia dan 50 tim medis dari FK UISU bekerja keras dari pagi hingga sore menjelang magrib untuk menangani peserta khitan yang mencapai 400 anak dari target 300 anak. “Bakti sosial ini bukan untuk mencari perhatian, tetapi semata-mata untuk membantu masyarakat, sesuai dengan motto IPK ‘Jangan Karya Kata, tapi Karya Nyata’. Tahun depan, Insya Allah kita siap mengkhitan seribu anak-anak dari keluarga kurang mampu seperti yang diharapkan Dekan FK UISU dr H Aswin Soefi Lubis,” kata Econ yang didampingi Sekretaris DPD IPK Sumut Sutrisno SAg, Bendahara Maruhum Silalahi, Ketua DPC IPK Kota Medan Basyirun, pengurus DPD IPK Sumut lainnya di antaranya dr Arie Mahriza, John Kennedy Tamba, Hotman Marbun SE, Hendri S Simorangkir, Dhidin Mahidin, Supin Soei, Franky Simatupang, T Ziral, dr Tiren dan Ganda Manurung. Econ juga menyatakan, untuk penyelenggaraan bakti sosial ini, pihaknya tidak ada minta-minta pada orang lain, tapi murni swadaya

andalas/ist

FOTO BERSAMA- Ketua DPD IPK Sumut Nerson Diapari Simanjuntak SH (kiri), Kadispora Sumut Ristanto (kedua dari kiri), Dekan FK UISU dr Aswin Soefi Lubis (kedua dari kanan), Sekretaris DPD IPK Sumut Sutrisno SAg (kanan) dan pengurus lainnya, foto bersama dengan anak-anak peserta khitan massal, di halaman kantor DPD IPK Sumut, Jalan Burjamhal Medan, Sabtu (21/5). dari IPK Sumut. Untuk kegiatan ini, katanya, seluruh pengurus dan kader IPK mulai dari ranting, anak cabang, DPC hingga DPD dilibatkan. Bahkan, setelah tiga hari pelaksanaan khitan, kepada pengurus IPK di tingkat ranting dan kecamatan diimbau untuk mendampingi anak-anak peserta khitan ke puskemas terdekat untuk membuka perban. Econ mengucapkan terimakasih kepada FK UISU Kampus Almanar yang telah bekerjasama dengan DPD IPK Sumut menyelenggarakan bakti sosial ini dengan baik. Dekan FK UISU dr Aswin Soefi Lubis menyatakan sangat bergembira atas kegiatan ini, karena pesertanya tergolong banyak, yakni 400 anak. “Kami harapkan, kegiatan seperti ini secara rutin digelar IPK Sumut karena sangat membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu. Tahun depan kami harapkan, pesertanya seribu orang. Dan, tim

medis FK UISU Kampus Almanar siap bekerjasama dengan IPK untuk menanganinya,” ucap Aswin. Sedangkan Plt Gubsu diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumut Ristanto menyatakan, Pemprovsu sangat respek terhadap kegiatan sosial yang digelar DPD IPK Sumut. Dia berharap, kegiatan seperti ini dilanjutkan pada masa-masa mendatang. Di samping itu, Kadispora mengimbau IPK agar peka terhadap kebutuhan masyarakat, dan aktif melakukan kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan upaya menciptakan kesejahteraan masyarakat. Kemudian, sama-sama menjaga suasana kondusif Sumut. Dia juga mengharapkan, IPK tetap menjalankan perannya sebagai pencetak kader bangsa guna mengharumkan nama daerah Sumut. (HAM)

Camat Delitua Hidupkan Kembali Semangat Gotong Royong Delitua-andalas Camat Delitua Edi Yusuf SIP MSi mengimbau seluruh staf camat, lurah dan kepala desa untuk mengajak warganya membangun kembali semangat gotong royong yang saat ini semakin hilang ditengah-tengah masyarakat. ”Semangat kegotongroyongan saat ini mulai hilang karena tergerus zaman dan materialisme. Padahal, gotong-royong merupakan nilai luhur nenek moyang kita yang mestinya kita jaga dan lestarikan,” ujar Camat Delitua Edi Yusuf, saat bergotong royong dengan jajaran Muspika Kecamatan Delitua beserta masyarakat, Sabtu (21/5) di Batu 10 Desa Mekar Sari, membersihkan rumput yang semak dan sampah yang berserakan di sepanjang jalan. Untuk menumbuhkan semangat gotong-royong itu, sambung Edi Yusuf, pihaknya akan tetap melakukan gotong royong secara kesinambungan agar Kecamatan Delitua tetap terlihat indah dan asri. Semangat kegotongroyongan tersebut akan diawalinya di jajarannya yakni pihak PNS di kecamatan dan para Lurah serta Kepala Desa. “Pemerintah Kecamatan De-

andalas/irwan ginting

GOTONG ROYONGROYONG-Camat Delitua Edi Yusuf bersama Muspika Delitua dan Lurah/Kepala Desa seta warga bergotong royong membersihan rumput dan sampah, Sabtu (21/ 5) di Batu 10 Desa Mekar Sari. litua akan kembali mengedukasi masyarakat tentang nilai-nilai luhur gotong-royong. Sebab semangat gotong royong saat ini terkikis. Artinya, masyarakat lebih menilai sesuatunya secara materi, dimana keinginan untuk membantu oranglain kalau ada uangnya. Inilah yang mengkhawatirkan,” ujar Edi Yusuf. Tampak ikut gotong royong, selain jajaran Muspika Kec Deli-

tua jug hadir Lurah Delitua Induk Supranoto, Lurah Delitua Barat Wahyu, Lurah Delitua Timur Syahril, Kepala desa Mekar Sari, Kedai Durian dan Suka Makmur. Ditambahkan Edi, melalui gotong-royong ini sangat terbuka pintu setiap orang untuk mendapat pahala. Gotong-royong bisa menggambarkan tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah. “Memberi tidak harus

materi. Memberi itu bisa dalam bentuk tenaga, pikiran, ide, atau apapun. Tidak harus materi atau uang. Jadi, siapapun bisa beramal di gotong royong ini,” katanya. Jadi, kata Edi, untuk menumbuhkan kembali gotong-royong itu, ada beberapa langkah yang diambil. Seperti jumat bersih dan lainnya yang pada dasarnya perlu membangun semangat kebersamaan, dan kebersahajaan. “Terkait hal itu, kita berharap kepada warga Delitua untuk tetap membuang sampah pada tempatnya agar kebersihan dan keindahan Kecamatan Delitua tetap terjaga,” ujarnya. Lepas Kontigen Delitua Sebelumnya, Camat Delitua Edi Yusuf SIP Msi mengukuhkan pengurus Pekan Olahraga Pelajar (POP) Kab Deli Serdang Kec Delitua yang diketuai oleh R Ginting, guru olahraga SMP Negeri Delitua, di Aula Kantor Camat Delitua. Hadir dalam pengukuhan tersebut, jajaran Muspika Delitua. Dan selanjutnya melepas para atlit POP kontigen Kec Delitua sebanyak 46 orang (atlet SD 24 orang, SMP 6 orang dan SMA/ SMK 16 orang serta pelatih 20 orang) yang akan bertanding di Lubuk Pakam. (WAN)

Ribuan Pelayat Lepas Jenazah Boediman

andalas/ist

SEL AMA ANSELAMA AMATT JAL JALANAN-Salah satu perhatian warga terhadap meninggalnya pengusaha Medan Boediman ditandai pemasangan spanduk betuliskan “Selamat Jalan” di kawasan Kampung Baru.

Medan-andalas Pelepasan jenazah pengusaha Kota Medan, Boediman, dari rumah duka di Jalan Sudirman berlangsung khidmat dan dihadiri ribuan pelayat, Minggu (22/5). Sekira pukul 12.00 WIB jenazah dibawa menuju Crematorium Di Zang Dian Vihara Budhi Murni Tanjung Morawa. Dalam perjalanan, rombongan besar ini mendapat perhatian masyarakat Kota Medan. Keberangkatan mobil yang membawa jenazah pengusaha yang dikenal baik dan dermawan ini juga didampingi puluhan mobil dan

beberapa bus pariwisata yang dipenuhi para pelayat. Selain itu, puluhan sepeda motor juga ikut meramaikan rombongan menuju crematorium Di Zang Dian. Ketika dalam perjalanan, masyarakat juga terlihat antusias memperhatikan rombongan jenazah dan pengantarnya yang dikawal dengan mobil polisi. Bahkan, di persimpangan Kampung Baru juga terlihat sepanduk bertuliskan “Selamat Jalan Pengusaha Kota Medan Boediman”. Setibanya di Crematorium Si Zang

Dian, selanjutnya kembali dilakukan ritual yang dipimpin para biksu sebelum jenazah dikremasi. Anakanak almarhum serta para sanak famili terlihat khidmat mengikuti prosesi dan doa. Kesedihan sanak keluarga terlihat sangat kuat ketika jenazah akan dikremasi, bahkan banyak para pelayat yang juga ikut menangis ketika-detik-detik terakhir memasuki prosesi kremasi. “Kita kenal Boediman sebagai pengusaha yang dermawan dan baik. Karena itu, walaupun tidak terlalu dekat tapi kita sangat kehilangan.

Apalagi teman-teman dekat Pak Boediman, seperti Alun, tentu dia sangat kehilangan karena selama ini selalu bersama, termasuk dalam berbagai kegiatan sosial,” sebut Edi yang terlihat beberapa kali menyeka air matanya. Beberapa pelayat lain juga mengaku sangat terpukul dengan kepergian pengusaha yang juga dikenal sebagai pemilik Hotel Polonia Medan itu. Mereka berharap anakanak dan keluarga yang ditinggalkan dapat tabah dan sabar menerima cobaan. (RIL)

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

1

HUANG MEI LAN

76

Jl. Ternak I No. 8 K p. A nggrung Medan

22-05-11 02.28 WIB

2

ANG BIE TIN

80

Jl. D enai Gg. P i nang No. 25 Medan

22-05-11 14.30 WIB

3

KIE KHENG HUAT

67

Jl. Mawar B lok F No. 28 K omp. Taman Hako Medan

21-05-11 12.00 WIB

25-05-11 11.00 WIB

D i perabukan

4

WONG SOEK HUN

68

Jl. B awal No. 7 Medan

21-05-11 16.00 WIB

25-05-11 14.00 WIB

D i perabukan

25-05-11 12.00 WIB

D i perabukan D i kebumi kan


SUMATERA UTARA

Senin 23 Mei 2011

Batu Bara-andalas Pihak PT Inti Atlantik (IA) di Tanjung Tiram Batu Bara, tidak memenuhi panggilan DPRD Batu Bara melalui Komisi A. Ketua Komisi A, Al-Assari mengaku kecewa dengan tidak hadirnya PT IA, yang dinilai melecehkan legislatif, selaku representasi masyarakat. Permasalahan melilit PT IA di Tanjung Tiram Batu Bara, yang bergerak di bidang pengolahan ikan untuk pakan ternak dan produksi es batangan itu. Ternyata tidak memiliki izin dan tidak memiliki pengolahan limbah disusul melakukan pengalihan fungsi hutan, menjadi perkebunan kelapa sawit juga tanpa izin. Kemudian pengambilan pasir kuarsa secara ilegal dari bibir pantai Desa Bogak Kecamatan Tanjung Tiram. Agenda pemanggilan PT IA oleh Komisi A dimaksudkan untuk menindaklanjuti operasional pengambilan pasir kuarsa. Penjelasan terhadap pengolahan limba PT IA dan penegasan batas lahan yang dikuasi Herizon (pimpinan PT IA). Masalah lain, janji dari PT IA untuk mengeluarkan alat berat dari lokasi PT IA tidak direalisasi. Bahkan Dinas Kehutanan Batu Bara, yang meminta bantuan Polres Asahan untuk mengeluarkan alat berat beko saja dari kawasan hutan lindung, yang dikuasai pemilik PT IA berinisial H, masih belum dapat dilaksanakan. Ketika petugas Polres bersama Dishut Batu Bara ingin melakukan eksekusi terhadap beko sejumlah warga setempat melakukan protes. Sebelumnya sejumlah LSM di Batu Bara meminta kepada Pemkab dan DPRD, PT IA yang beroperasi tanpa izin segera ditutup. Mereka minta kepada Polres Asahan agar Pemkab Batu Bara menyiagakan satu unit beko di kawasan itu barulah beko milik PT IA itu dikeluarkan. Alasannya, beko harus disiagakan untuk digunakan membersihkan badan jalan dari timbunan pasir kuarsa bila pasang besar menerjang. Selama ini beko milik PT IA yang bertugas menyingkirkan pasir dari badan jalan hingga jalan dapat dilalui kendaraan bermotor. PT IA selama ini, dinilai lebih cenderung menggunakan tenaga lain (beking) dengan mengeluarkn banyak uang, untuk melindungi usaha ilegalnya, ketimbang mengurus izin dan persyaratan lainnya agar usahanya dapat beroperasi sesuai undang-undang dan peraturan berlaku. “Sangat disayangkan, masih ada saja oknum yang menjadi beking usaha ilegal,” kata Al-Assari. (SUSI)

Pembangunan RSU Djoelham Binjai Telan Rp 31 M Binjai-andalas Pembangunan gedung baru RSUD Djoelham Binjai berlantai 4 menelan biaya mencapai Rp 31 miliar, dan direncanakan rampung pada akhir tahun 20ll mendatang. Wali Kota Binjai M Idaham didampingi Ketua DPRD Binjai H Haris Harto mengatakan hal itu, usai menyaksikan khitan massal berlangsung di RSU Djoelham Binjai, kemarin. Dijelaskan, biaya pembangunan RSU Dr Djulham Binjai semuanya berasal dari dana APBN. Mudah mudahan dengan dibangunnya RSU ini pada masa datang pelayanan di rumah sakit semakin baik. Acara khitan massal diadakan RSU DR Djulham Binjai bekerja sama dengan Dinas Kesehatan serta Fakultas Kedokteran UISU, dalam rangka memperingati hari jadi Kota Binjai ke-139. Sekitar 200 anak dari keluarga kurang mampu warga Kota Binjai dikhitan mendapat sambutan simpati dari warga setempat. Direktur RSUD Dr RM Djoelham, Drg Susianto didampingi Wadir Pelayanan Medis Drg Effendi menyebutkan, khitan massal akan diadakan secara berkelanjutan. “Kalau ada warga kurang mampu akan mengkhitankan putranya, dipersilahkan datang ke sini,” imbaunya. (MKI)

Reses Anggota DPRDSU Nurhasanah SSos MASYARAKAT Kelurahan Mabar, Mabar Hulu, dan Mabar Hilir, menjadi warga yang cukup sengsara dan serba salah. Karena sedikit saja datang hujan pemukiman mereka sudah dilanda banjir. Kalau musim kemarau mereka mandi debu, bila malam hari kawasan menjadi gelap karena kurangnya penerangan jalan. Hal itu diungkapkan tokoh masyarakat Syaidun, warga Jalan Manggaan Lingkungan 16 Lorong Jaya Kelurahan Mabar, dan Tiurnasari Harahap warga Lingkungan 12 Mabar Hilir, kepada anggota DPRD SUMUT Nurhasanah SSos, saat melakukan kunjungan reses ke daerah pemilihannya, 13 Mei lalu.

andalas

Kadis Perhubungan DS tak Paham Tupoksi Lubuk Pakam-andalas Dinas Perhubungan Deli Serdang, dituding tidak peduli dengan kondisi kios layang di Terminal Bus Lubuk Pakam, yang sangat memprihatinkan dan mengancam keselamatan masyarakat pengunjung maupun pedagang yang ada di sana. Ketidakpedulian itu, terbukti dengan tidak adanya respon dari Kepala Dinas Abdul Malik Dalimunthe. Saat ditemui andalas, kemarin, sang kadis tampak kurang paham tugas, pokok dan fungsi (tupoksi)-nya. Pejabat eselon II, terlihat tidak nyambung saat ditanya soal upaya yang mesti dilakukan untuk penanganan kios layang yang hampir rubuh tersebut.

“Ya...,tanyakan saja sama sekretaris dinas, dia yang tahu soal kios itu,” kata Abdul Malik enteng, menjawab pertanyaan andalas. Padahal sebelumnya sekretaris dinas sudah mengelak untuk dikonfirmasi dan mengarahkan kepada sang kadis. Kurang pedulinya kadis yang gemar meludah itu, diperkuat dengan penjelasan Kadis Infokom Deli Serdang Neken Ketaren, menjawab pertanyaan andalas, mantan camat itu menyatakan bahwa pihaknya telah menyurati Dinas Perhubungan, untuk memberi penjelesan terkait kios dimaksud. Namun surat resmi juru bicara Pemkab itu, hingga kemarin, belum memperoleh jawaban. “Sudah kita pertanyakan secara tertulis, tetapi hingga kini belum ada jawaban,”ungkap Neken Ketaren. Sebagaimana diketahui, terminal bus Lubuk Pakam merupakan wajah pelayanan transportasi angkutan darat

Dishub Deli Serdang dan menjadi titik penilaian Piala Adipura tahun 2011. Namun, jika melihat kondisi kios layang yang menjadi fasilitas pendukung dalam persyaratan sebuah terminal, tidak layak untuk meraih nilai baik.”Salah besar bila Terminal Lubuk Pakam memperoleh nilai baik dalam penilaian Piala Adipura,”ungkap warga di sana. Masyarakat dan para pedagang yang berjualan di Terminal Bis Lubuk Pakam sejak lama dibayangi rasa ketakutan, bila sewaktu-waktu kios Layang yang ada di sana ambruk dan mengakibatkan jatuhnya korban jiwa. Kondisi kios yang dibangun tahun 90an itu, selain tiang penyanggga yang sudah lapuk, posisi kios sudah miring sekitar 70 derajat. Warga minta pemerintah daerah segera memperbaikainya. Namun Dinas Perhubungan Deli Serdang, terkesan tidak peduli terhadap kekhawatiran warga tersebut. (TH)

SERAHKAN KUNCIH Aburizal Bakrie didampingi Ketua Depinas SOKSI Ade Komaruddin, Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi saat menyerahkan duplikat kunci mobil ambulance kepada Sekretaris Depicab Soksi Sumut.

HUT ke-51 SOKSI

H Aburizal Bakrie Serahkan 5 Unit Mobil Ambulance Perbaungan-andalas Peringatan HUT SOKSI (Sentral Organisasi Swadiri Indonesia) ke-51, yang digelar di Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai Sumut, kemarin, diwarnai dengan penyerahan 5 unit mobil ambulance, pengobatan gratis, bantuan bibit Mangrove kepada warga 5 kecamatan di Sergai. Bantuan alat olah raga kepada Sekolah Sepak Bola (SSB) Aftagana Perbaungan serta pelantikan Depicab Soksi, Hipensi dan Bhaladikakarya Sergai. 5 unit mobil ambulance yang diberikan kepada Depicab Soksi Sergai, Siantar, Simalungun, Tanjung Balai dan Depidar Soksi Sumut itu, secara simbolis diserahkan kunci duplikatnya oleh Ketua Dewan Pembina Depinas Soksi, H Aburizal Bakrie didampingi Ketua Depinas Soksi Ade Komaruddin, Bupati Sergai Ir H T Erry Nuradi kepada Sekretaris Depicab Soksi Sumut Indra Alamsyah. Aburizal Bakrie mengatakan, SOKSI terbukti merupakan tulang punggung

dari partai Golkar sebagai organisasi yang terus setia dan loyal pada cita-cita pendirian Partai Golkar. “Saat ini jauh lebih baik dari pada kondisi pada awal atau pertengahan abad ke 20, tetapi tidak boleh berhenti merangkak, masih begitu banyak hal yang perlu dilakukan, masih banyak mimpi yang belum terwujud untuk menjadi sebuah negeri lebih maju,” ucap Ketua Dewan Pembina Depinas Soksi tersebut. Momen di hari Kebangkitan Nasional yang bertepatan hari kelahiran SOKSI, sudah seharusnya menyadarkan dan menyegarkan kembali bahwa Indonesia harus melangkah maju, mengikuti perubahan sejarah dan terus memepertahankan dan memperkuat nilai-nilai dasar serta jatidiri kebangsaan dengan semangat kekeluargaan dan gotong royong, saling menghargai dan sikap loyal terhadap Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Sementara itu, H Ade Komaruddin

12

Pemkab Pakpak Bharat Peringati Harkitnas

andalas/ryad

PT IA Dituding Lecehkan DPRD Batu Bara

harian andalas | Hal.

mengatakan, Hut ke-51 Soksi dirangkai dengan Rapimnas Soksi I yang memutuskan, di antaranya di bidang organisasi akan melakukan revitalisasi kepengurusan dari pusat hingga daerah baik secara vertikal maupun horizontal dengan melakukan konsolidasi total agar dapat dan mampu memenangkan partai Golkar pada Pemilu 2014 dan Pilpres. “Soksi akan mencalonkan H Aburizal Bakrie selaku putra terbaik maju sebagai calon Presiden RI pada Pemilu mendatang,” ujarnya. Sedangkan, Bupati Sergai menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Kabupaten Sergai sebagai lokasi peringatan nasional HUT ke- 51 Soksi. “Berterimakasih Sergai dijadikan tempat HUT ke-51 SOKSI yang diwarnai dengan pengobatan gratis kepada ribuan warga Sergai, penyerahan 5 unit mobil ambulance dan Depidar Soksi Sumut, serta bentaun bibit Mangrove, batuan alat olah raga serta pelantikan Depicab Soksi, Hipensi dan Bhaladikakarya Sergai,” ungkapnya. (RYAD)

Pakpak Bharat-andalas Jajaran pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke103, di lapangan Napa Sengkut Salak, dihadiri Bupati Pakpak Bharat Remigo Y Berutu MBA, Wabup Ir H Maju Ilyas Padang, Ketua DPRD, para kepala SKPD, Wakapolres Pakpak Bharat, Kepala Kemeneg, segenap pegawai jajaran Pemekab, Muspida plus, dan siswa/i SMA Negeri I Salak. Sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Tifatul Sembiring, dibacakan Bupati Remigo Y Berutu MBA. Bahwa dalam memperingati Harkitnas ke103 bertema mewujudkan kebangsaan yang berkarakter, bersatu, dan berdaya saing menuju masyarakat sejahtera. Suatu hal perlu direnungkan melalui Harkitnas berhubungan dengan banyaknya dinamika berkembang akhir-akhir ini di seluruh penjuru tanah air. Rentang waktu 103 tahun kebangkitan nasional, bangsa Indonesia telah banyak mengalami perubahan dan perkembangan seiring dengan perubahan zaman dan tuntunan masyarakat. Selain itu dalam perjuangan bangsa Indonesia untuk selalu menjaga nilai-nilai dan jati diri bangsa Indonesia dengan perjalanan sejak 1908 telah banyak menghadapi berbagai masalah baik dari pihak luar maupun bangsa itu sendiri sebagaimana banyaknya permasalahan dihadapi. ”Karenanya, dengan memperingati Harkitnas, mari kita songsong Indonesia yang semakin adil, berdemokrasi dan sejahtera,”paparnya. Pantuan wartawan, peringatan Harkitnas dilaksanakan Pemerintah Pakpak Bharat sedikit canggung, karena tidak ikut sertanya para pemuda dan ormas kepemudaan daerah tersebut. Padahal, Harkitnas tersebut tidak terlepas dari hasil perjuangan para pemuda pemudi bangsa Indonesia di masa lalu. (WES)

Dikjar Langkat Jangan Berpuas Diri Stabat-andalas Angka kelulusan pelajar SMA / MA di Kabupaten Langkat mencapai angka 99,95 % dan untuk tingkatan SMK 99,90 %. Hal itu tentu menunjukkan peningkatan yang signifikan jika dibandingkan dengan tahuntahun sebelumnya. Namun, peningkatan ini diharapkan tidak membuat jajaran Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) Kabupaten Langkat langsung berpuas diri. “ Untuk itu, lakukan terus evaluasi berbagai kelemahan belajar mengajar siswa termasuk faktor dukungan perhatian orang tua,” kata Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu di ruang kerjanya, kemarin. Lebih jauh bupati menginstruksikan, para guru untuk tidak cepat merasa puas atas pencapaian tersebut, sebab kelulusan 100 % pun tidak memiliki arti jika pelajar Langkat minim moralitas. “Hal itu yang harus menjadi perhatian kita pada setiap proses belajar mengajar berlangsung,” ujarnya. (BD)

Warga Mabar: Hujan Kebanjiran, Kemarau ‘Mandi Debu’ MEMBERIKAN ARAHAN Anggota DPRD Sumut Nurhasanah SSos, terlihat serius memberikan arahan kepada warga Kelurahan Mabar. Syaidun menjelaskan, lingkungan 16 Lorong Jaya, salah satu dari 19 Lingkungan di Kelurahan Mabar. Kondisi buruk ini sudah berlangsung sejak 25 tahun, tidak ada perubahan. Jalan rusak, drainase tidak ada. “Kalau hujan kami kebanjiran kalau panas mandi debu. Lingkungan ini sangat dianaktirikan,”katanya di hadapan sekitar 300 orang lebih warga Kelurahan Mabar, dihadiri Lurah Anshori Hasibuan serta

seluruh Kepala Lingkungan. Tiurnasari Harahap menambahkan, kondisi daerah seperti ‘kuali’ yang menampung air dari kelurahan sekitarnya sejak gorong besar d bawah jalan tol di Lingkungan 19 Mabar tumpat air langsung melimpah ke pemukiman warga jika hujan turun. Drainase sebagai saluran yang sudah ada sejak zaman nenek moyang di Lingkungan 12 ini ditutup habis PT KIM II Deli Serdang. Pihak

KIM sama sekali tidak peduli dengan kondisi masyarakat di sekitarnya. Saluran air ke parit besar itu mati total setelah ditembok PT KIM. “Kami sudah letih mengadu tidak ada yang mendengar,” kata Tiur. Mencari air minum saja mereka sulit, air sumur berwarna hitam dan berbau busuk, meski disaring tidak mengubah warna dan baunya. Sedangkan air PDAM belum masuk ke kawasan kami.”Cukup

sengsara nasib kami,”kata warga. Lurah Kelurahan Mabar Anshori Hsb mengatakan, mereka senantiasa melakukan gotong royong, namun untuk menggali goronggorong itu, tidak bisa dengan tangan atau alat sederhana, melainkan harus menggunakan alat berat. Sedangkan kondisi lingkungan 16 Lorong Jaya, sudah diusulkan melalui Musrenbang Kecamatan. Namun Anshori beserta seluruh warganya memohon bantuan anggota DPRDSU ini untuk membantu memperjuangkan usul mereka. Warga lingkungan 12 ini mengemukakan, PT KIM II merupakan penjajah di zaman merdeka. Selain menjajah wilayah pemukiman, PT KIM juga menjajah warga secara zahir dan batin.“Debu yang timbul dari jalan rusak membuat warga batuk, bau busuk dari pabrik menyesakkan nafas. Air limbah yang menggenang akibat banjir menimbulkan

gatal-gatal, lengkap sekali penderitaan kami,”beber Wardi, salah seorang warga. Penjajah zaman merdeka ini lebih kejam dari penjajah zaman perang. Waktu zaman perang udara masih segar, tapi di zaman merdeka warga menghirup racun. Pemerintah memelihara dengan baik sumber racun tersebut. Kesempatan kerja pun masyarakat sekeliling PT KIM tidak diberi kesempatan.”PT KIM malah mengambil tenaga kerja dari luar daerah ini,“sebut Wardi. Sementara, Warga blok 1 Griya Martubung menyampaikan keluhan tentang drainase di daerah itu yang tidak dapat lagi menampung air. Akibatnya jalan yang sudah diaspal mulai rusak tergerus air. Namun kondisi yang sangat memprihatinkan warga blok 1, di daerah mereka banyak sekali anjing berkeliaran, sangat meresahkan warga. Sampai saat ini situasi pemukiman padat rumah dan padat penduduk itu sudah seperti lokalisasi

peternakan anjing. Warga yang memilihara anjing tidak mengamankan peliharaannya, sehingga warga resah karena setiap pagi di depan pintu rumah dipenuhi kotoran anjing. Anjing-anjing tersebut tidak segan-segan mengejar siapa saja melintas di depannya termasuk salah seorang anggota rombongan reses nyaris digigit anjing. Ibu-ibu yang tergabung perwiridan dalam Blok 1 tetangga mereka yang memelihara anjing tidak segan-segan beternak anjing dan melakukan transaksi jaul beli anjing di lokasi itu. Kepala lingkungan setempat Eddy Makmur sepertinya tidak mampu mengatasi hal tersebut, meski di lingkungan pemukiman dilarang memelihara hewan ternak/membahayakan, namun tidak diindahkan warganya. “Lurah dan camat sampai saat ini belum juga merespon,”ujar mereka kepada anggota Komisi E DPRD SUMUT ini. (Habis)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: Lugas & Cerdas M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal, Azhari LHOKSEUMAWE: Sopyan, Reza Gunawan. BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


SUMATERA UTARA

Senin 23 Mei 2011

harian andalas | Hal.

13

Membangun Pertanian Harus Libatkan Banyak Pihak Perbaungan-andalas Membangun dunia pertanian tidak terlepas dari kerjasama dan berbagai pihak, baik itu tokoh masyarakat, tokoh agama, instansi terkait, BUMN dan pihak swasta. Untuk pihak Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, mengharapkan lembaga Sentra Informasi Masyarakat dan Petani (Simpati) dapat bekerjasama dengan Pemkab dalam hal menyampaikan Informasi ke petani secara luas, dapat meningkatkan tarap hidup masyarakat tani dan dapat merefleksikan kembali apa-apa yang telah diraih dan memperbaiki apa yang menjadi kekurangan. Hal itu dikemukakan Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi MSi pada acara HUT Simpati ke II Kabupaten Sergai, yang digelar dilapangan sepak bola Simpang Tiga Perbaungan, Sabtu (21/5). Turut hadir Pembina Simpati Sergai Drs OK Chaidar Aswar, Ketua Simpati Safrul Hayadi, Kaban BP4K Ir Safaruddin, Kabag Humas Sergai Dra Hj Indah Dwi Kumala, Camat Perbaungan Drs Akmal, Kopalsek Perbaungan Maraludin SAg, Danramil Perbaungan Kapten Inf Dayat, dan ribuan massa Simpati. Keberadaan Simpati di Sergai, menurut bupati, layak mendapatkan apresiasi dari Pemkab Sergai. Sebab, sudah membantu kegiatan di pemerintahan dalam memberikan informasi. “Simpati patut diberikan apresasi, karena cukup baik dalam membantu Pemkab Sergai, dalam memberikan informasi ditengah-tengah masyarakat.

Eddy Syofian Ditetapkan Jadi Calon Wali Kota Tebing Tinggi-andalas Hasil rapat pleno Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Tebing Tinggi, kemarin, akhirnya menetapkan Drs H Eddy Sopian MAP sebagai calon wali kota menggantikan HM Syahri Chap dalam pemungutan suara ulang Pilkada Kota Tebing Tinggi, yang dijadwalkan 28 Juni 2011 mendatang. Dengan demikian PSU Pilkada di kota itu dipastikan akan diikuti 5 pasangan calon wali kota dan wakil wali kota. “Setelah diteliti dan diverifikasi kelengkapan berkas persyaratan calon, ditetapkan pengganti HM Syafri Chap dari Partai Golkar dan Partai Patriot adalah Drs H Eddy Sofyan MAP, karena telah memenuhi persyaratan sesuai peraturan dan perundang-undangan berlaku yakni UU No.32 junto 12 tahun 2004 dan Peraturan KPU No 13 tahun 2010 pengganti 68,”kata Ketua KPUD Tebing Tinggi, Wal Asri didampingi Ketua Pokja Pilkada, Abdul Khoir kepada sejumlah wartawan usai rapat pleno. Pada rapat pleno dihadiri seluruh anggota KPUD Tebing Tinggi berlangsung sejak pukul 14.30 WIB hingga pukul 16.30 WIB itu, Wal Ashri kembali menegaskan pihaknya membantah adanya tudingan indikasi konspirasi antara KPUD dengan H Eddy Syofian sebagai calon Wali kota terkait penundaan jadwal penetapan calon wali kota yang seyogianya dilaksanakan 18 Mei 2011. “Kembali kami tegaskan, kita tidak punya niat apapun, pengunduran jadwal terkait administrasi karena adanya hari libur, ”tegasnya. Terkait penetapan dirinya sebagai pengganti HM Syafri Chap pada PSU Pilkada di kota itu, Eddy Syofian secara terpisah saat ditemui wartawan di kediamannya, didampingi H Hafaz Fadillah dan Tim Pemenangan Ir Pahala Sitorus mengaku, bersyukur kepada Allah karena niatnya yang tulus untuk membangun kota kelahirannya mengalami kemajuan satu langkah ke depan. “Dengan modal penetapan KPUD ini, persiapan saya kedepan adalah memperbanyak doa dan mengharap dukungan dari partai pendukung berikut organisasi bawahan partai dan yang terpenting masyarakat Kota Tebing Tinggi,”katanya. Sebagai salah satu kompetitor yang akan berpasangan dengan H Hafaz Fadillah, Eddy Syofian juga mengaku akan memaksimalkan perannya sebagai putra daerah Tebing Tinggi untuk mendengar dan menyerap aspirasi serta berdialog dengan masyarakat. “Saya bersama Hafaz Fadillah sebagai calon peserta Pilkada Ulang ini akan menjadi kompetitor santun dengan menghargai dan menjunjung tinggi perbedaan, dan akan menjalankan pencitraan ini tanpa mencederai dan melukai perasaan orang lain,”ujarnya. (MET)

Misalnya, dalam bidang ekonomi, sosial, olahraga dan keagamaan,”kata HT Erry Nuradi seraya menekankan, bahwa untuk membangun dunia pertanian, Pemkab Sergai terus berusaha membangun sarana dan prasarana pertanian, seperti, membangun saluran irigasi tertier Oktober mendatang. Sementara, Ketua Simpati Sergai mengatakan, Simpati Sergai berdiri sejak 20 Mei 2009, banyak memiliki program untuk mengentaskan kemiskinan. Tahap I, Simpati Sergai, dengan konsep berpola bisnis yakni, dengan memerangi kemiskinan yang ditakuti masyarakat dan petani. Tahap II dengan konsep kerjasama, yakni, bergandengan tangan dengan sejumlah pengusaha, seperti, pihak rumah sakit dan lainnya. Tahap III, dengan didukung pihak PT Dirgantara dalam bidang seluler, Simpati Sergai mengajak masyarakat dan petani yang tergabung dalam Simpati memiliki usaha sendiri. Misalnya, membuka kios menjual kartu seluler. Sedangkan Pembina Simpati Sergai, mengatakan, Simpati harus bersatu dan menjaga persatuan untuk membesarkan organisasi menjadi yang lebih baik. Di tahun ke III ini, Simpati harus memiliki Rumah Sakit sendiri dan membuka usaha lebar-lebar agar bangkit dari keterpurukan. “Simpati harus bersatu membesarkan organisasi menuju yang lebih baik. Bangkit dan bersatu menjaga persatuan dari keterpurukkan,”kata OK Chaidar Aswar. (RYAD)

BERIK AN TROPYBERIKAN TROPY-Bupati HT Erry Nuradi MSi didampingi Pembina Simpati Sergai Drs OK Chaidar Aswar, menyerahkan tropy bergilir HUT Simpati Sergai.

Umat Katolik Diminta Peduli terhadap Sesama

Warga Desak Lurah dan Kepling Dicopot Kisaran-andalas Warga Kelurahan Bunut Barat Kecamatan Kisaran Barat Asahan meminta kepada Camat Kisaran Barat untuk segera mencopot Lurah Bunut Barat dan Kepala Lingkungan (Kepling) I yang dinilai masyarakat kedua pejabat dikeluharan tersebut selalu mempersulit warga dalam setiap pengurusan surat-surat. Demikian ditegaskan Zulpendri didampingi Rusdan Nasution di kediamannya kepada andalas, Minggu (22/5). Dikatakan, kedua pejabat kelurahan ini tak layak diperpanjang masa tugasnya di kelurahan dimaksud, karena segala urusan seperti mengurus surat Askeskin untuk warga kurang mampu tetap dikenakan biaya minimal uang minum kepada pejabat kelurahan yang

mengeluarkan surat dimaksud. Mereka tidak memandang bulu bahwa yang meminta surat Asuransi Keterangan Surat Miskin (Askeskin) adalah warga kurang mampu. “Berdalih bila dikeluarkan surat Askeskin mereka akan terbebas dari biaya ratusan ribu bahkan jutaan rupiah jika dirujuk ke rumah sakit milik pemerintah, ”kata Rusdan menirukan ucapan staf di Kelurahan Bunut Barat. Sementara Rusdan Nasution, salah satu tokoh masyarakat di kelurahan ini menyikapi peristiwa dipersulitnya Zulpendri dalam mengurus surat Askeskin, menyebabkan anak kedua dari pasangan tersebut tidak dapat diselamatkan karena terlambatnya pertolongan terhadap Dini Apriani. Menurutnya lagi hal tersebut bukan saja terjadi kepada Zulpendri melainkan kepada warga kurang mampu lainnya yang berdomisili di kelurahan Bunut Barat. Lebih jauh Rusdan menuturkan, jika hal seperti kejadian yang menimpa Zulpendri maupun warga lainnya yang berada di ke-

lurahan Bunut Barat tidak direspon camat setempat, hal ini akan memberikan dampak kurang baik terhadap hubungan masyarakat dengan pejabat di kelurahan setempat. Warga akan enggan dan jenuh melihat tingkah pola staf maupun lurahnya yang dituding selalu mata duitan dalam mengurus segala bentuk surat menyurat bagi warga kurang mampu. Sebelumnya warga Bunut Barat Zulpendri, merasa kecewa terhadap kinerja para pejabat dikelurahan Bunut Barat dimulai dari lurah, staf dan kepling yang dinilai segala urusan mengedepankan uang sebagai tolok ukur dalam segala hal terkait dengan kelurahan. “Jika lurah dan jajarannya tetap mengedepankan hubungan timbal balik dengan masyarakat setempat, selalu menciptakan rasa aman dan harmonis seraya menambahkan derita masyarakat adalah penderitaan sesama umat manusia, niscaya bayi dalam kandungan Dini Apriani dapat tertolong,” imbuh Zulpendri. (FAS)

Ikan Arwana Dempet di Akuarium Batu Bara-andalas Dua ikan Arwana dalam kondisi dempet pada bagian perut kini hidup dipelihara dalam akuarium milik Tunggul Marhuraja warga Huta Bayu Pekan kecamatan Huta Bayu Raja-Simalungun. Tunggul kepada andalas, Minggu (22/5) mengatakan, ikan arwana itu adalah pemberian seseorang. “Ikan ini bagus kau pelihara, ambillah,” ujarnya menirukan ucapan orang yang memberinya dan mengaku selama 6 bulan memelihara ikan itu kondisi kesehatannya semakin baik. Sebelumnya Tunggul sering masuk rumah sakit, rezekinya juga makin baik.Kini ikan yang besar berukuran 16 cm dan yang DEMPETDEMPET-Ini dia ikan Arwana yang dempet di akuarium. kecil 15 cm.Tunggul mengatakan selama memelihara ikan Arwana itu tersebut. “Saya merasakan ada aura rezekinya semakin baik pula. magis dari ikan Arwana dempet ini,” tamKarena dirasakan membawa rezeki se- bahnya. benarnya ingin terus memelihara ikan unik “Saya khawatir kalau terus memeliha-

ra ikan Arwana dempet ini.Pasalnya, selama memelihara ikan ini saya sudah tiga kali bermimpi didatangi kakek-kakek mengatakan kalau ikan Arwana yang sekarang saya pelihara hanya buat sementara dititipkan kepada saya,” ujarnya sembari menambahkan ikan Arwana dempet itu kelak bakal ada pemilik baru yang akan memelihara dan merawatnya. “Kalau ada yang berminat ikan Arwana ini akan saya tukar dengan benda bergerak (mahar), mobil misalnya dan tidak dengan uang seperti disampaikan kakek dalam mimpi saya itu dan sebahagian dari nilai mahar itu nantinya akan diserahkan kepada anak yatim,”ujarnya menawarkan. (SUSI)

Lubuk Pakam-andalas Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan mengajak, seluruh umat Katolik di wilayah itu agar memupuk rasa kebersamaan, kepedulian antarsesama, termasuk perhatian terhadap masyarakat yang kurang mampu yang masih menempati rumah tidak layak huni. Sehingga ke depan seluruh masyarakat di daerah ini akan menikmati rumah yang aman dan nyaman, bila menggambarkan bahwa dihati sanubari kita telah tertanam rasa saling menyayangi dan hidup dalam suasana kebersamaan. Hal itu ditegaskan bupati saat menerima audiensi panitia perayaan Paskah Gereja Katolik seParoki Delitua, Drs Johannes Sembiring MPd didampingi Pastor Antonius Siswido SWY OFM Conv di rumah dinas bupati, kemarin. Bupati menyambut baik rencana kegiatan dimaksud, untuk itu perlu dijalin koordinasi dengan berbagai pihak. Begitu juga kepada Camat Namorambe Hendra Wijaya, diingatkan untuk terus berkoordinasi dengan muspika setempat demi kesuksesan kegiatan tersebut. Ketua Panitia perayaan paskah Gereja Katolik se Paroki Deli Tua Drs Johannes Sembiring MPd menjelaskan, kedatangan mereka menemui bupati serangkaian pelaksanaan Festival Paduan Suara Gerejan dan Perayaan Paskah gereja Katolik seParoki Delitua tahun 2011sekaligus pelantikan pengurus Pastoral paroki periode 2011-2016 dan pengurus rayon. Panitia mengharapkan kehadiran Bupati Deli Serdang untuk berkenan memberikan bimbingan dan arahan di hadapan ribuan umat Katolik termasuk 70 kelompok Stasi, di kompleks Gereja Katolik Pasar III, Minggu. Johannes Sembiring juga menyatakan, terpanggil dengan program kemanusiaan digulirkan bupati berupa bedah rumah tidak layak huni di Deli Serdang. (TH)

Dipertanyakan, Renovasi Kantor Imigrasi Kelas I Polonia RENOVASI dan perbaikan ruangan di Kantor Imigrasi Kelas I Polonia, Jalan Mangkubumi Medan mengundang tanda tanya dan dinilai pelaksanaan proyek tersebut, terkesan ‘misterius’ karena tidak jelas nama dan plank proyeknya. Pantauan wartawan di gedung, yang antara lain mengurusi pembuatan paspor itu, kemarin, pengadaan atau pengerjaan proyek tersebut disebut-sebut dilaksanakan CV Hermon, beralamat di Jalan Nusa Indah Raya No 61 Blok II Helvetia, Medan. CV ini, menurut keterangan dipimpin JS, putra Kepala Kanwil Kemenkum HAM Sumut. Pemerhati sosial dan hukum, Benekditus Sinaga SH mengatakan, sesuai Keppres No 80 Tahun 2003, setiap pelaksanaan proyek harus dilakukan secara transparan. “Artinya harus ada plank pemberitahuan perihal proyek tersebut untuk diketahui masyarakat,”tegasnya. Sinaga menegaskan, sesuai dengan

PERBAIKANPERBAIKAN-Dipertanyakan, perbaikan ruangan di Kantor Imigrasi Kelas I Polonia, Jalan Mangkubumi Medan. UU No 15 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi, maka masyarakat berhak menanyakan dan mengetahui perihal suatu proyek yang tengah dikerjakan. Namun persoalannya, kenyataan di lapangan enggannya pemborong membuat plank proyek akibat banyaknya kutipan liar oknum-oknum tertentu. “Makanya semua pihak, terutama

kepolisian, juga harus intensif melakukan pengawasan terhadap kutipan liar ini,”ujarnya. Sementara, terkait dengan dugaan keterlibatan putra pejabat Kemenkum HAM Sumut, terlibat dalam pengadaan sejumlah proyek, praktisi hukum H Abdi Nusa Tarigan SH menyatakan, jika benar demikian, hal itu jelas merupakan sebuah

pelanggaran dan sangat tidak bisa ditolerir. “Apa pun dalihnya, tidak dibenarkan seorang putra pejabat ikut bermain proyek,”tegasnya, kepada wartawan, Minggu. Dikatakannya, dipandang dari segi persaingan ketentuan usaha maupun peraturan kepegawaian yang mengatur kedudukan pejabat, sama sekali tidak

dibolehkan anggota keluarga pejabat terlibat dalam permainan proyek.”Karenanya jika benar putra Kakanwil Kemenkum HAM Sumut ikut terlibat tender proyek, dipastikan akan terjadi KKN,” ujarnya. Tarigan mengingatkan, mestinya Kepala Kanwil Kemenkum HAM Sumut Baldwin Simatupang, bisa memberikan contoh seputar penyelenggaraan pemerintahan yang bersih (clean government) serta transparansi dalam menjalankan kebijakan. “Kantor Kemenkum HAM kan bergerak di bidang penegakan hukum. Jangan pula pimpinannya justru memberikan contoh yang buruk soal penegakan hukum tersebut,” katanya. Ditambahkan, memberi kesempatan kepada keluarga pejabat mengikuti tender, jelas merupakan kebijakan yang tidak dapat dibenarkan. Itu sama artinya telah menafikan keharusan mewujudkan persaingan usaha yang sehat, termasuk di bidang tender proyek. “Jika putra pejabat dibolehkan ikut tender proyek, selain menumbuhsuburkan KKN. Praktik yang meresahkan sesama kalangan pengusaha itu juga harus diusut pihak aparat penegak hukum lainnya,” tegas Tarigan. (R)


Senin 23 Mei 2011

ACEH MEMBANGUN

harian andalas | Hal.

Masyarakat Dewantara Bentuk FMMD Lhokseumawe-andalas Menyikapi perkembangan ke depan, tokoh masyarakat Dewantara Aceh Utara, akhir pekan lalu (21/5) di Balai Desa Kecamatan Dewantara menggelar pertemuan. Pertemuan dengan agenda pembentukan sebuah wadah yang mewakili semua unsur dalam masyarakat diberi nama Forum Musyawarah Masyarakat Dewantara (FMMD). Selain dihadiri Muspika Dewantara, berbagai unsur masyarakat juga kalangan intelektual, mahasiswa, pemuda dan organisasi perempuan berhasil membentuk tim ad hock yang beranggota 11 orang. Tim ad hock ini diberi waktu seminggu untuk melakukan sosialisasi dan menjaring pendapat dalam masyarakat sebelum dideklarasikan lahirnya FMMD. Sekretaris Panitia Pembentukan FMMD, Asnawi Ali yang membacakan maksud dan tujuan wadah yang akan lahir ini, tugas utama menampung semua aspirasi dalam masyarakat dan menjembatan aspirasi tersebut untuk disampaikan kepada pihak pihak terkait, baik Pemda maupun PT PIM. “FMMD ini lahir untuk menyahuti berbagai keprihatinan terutama terhadap sikap Manajemen PT PIM yang dirasakan kurang peduli kepada lingkungan,” ujar Asnawi. Setelah terbentuk nantinya, lanjut Asnawi, FMMD ini akan merumuskan beberapa konsep dasar bagi pembangunan Dewantara. Diantaranya pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, sosial budaya, agama dan tenaga kerja. “Nantinya warga Dewantara tidak lagi menjadi penonton di daerah sendiri,” urai Asnawi seraya menambahkan, beroperasi kembali PT AAF, kegiatan di pelabuhan Krueng Geuykueh dan PT PIM 1 dan 2. Sementara Camat Dewantara, HM Yunus SE dalam pertemuan ini, mendukung penuh pembentukan wadah persatuan masayarakat Dewantara. “Kami mengharapkan, wadah ini nanti menjadi jembatan baik dalam kegiatan di pelabuhan Krueng Geukueh, PT AAF dan PT PIM. Masyarakat Dewantara harus ikut bermain, bukan menjadi penonton,” pungkas Camat. (UCR)

Minat Masyarakat Rendah Tanam Jarak Aceh Utara-andalas Minat masyarakat dalam membudidayakan tanaman jarak atau jathropha curcas di sejumlah kecamatan yang tersebar di Kabupaten Aceh Utara dan Bireuen, rendah. Pasalnya, harga jual yang murah dan akses informasi transaksi yang minim menyulitkan masyarakat untuk memasarkannya. Pengakuan sejumlah warga di Kecamatan Kuta Makmur, Sawang, Peusangan Selatan dan Plimbang, tanaman jarak pagar yang sempat menjadi isu daerah pada tahun-tahun sebelumnya, mulai sirna. Akibatnya, sebagian masyarakat pemilik kebun enggan untuk menggiatkannya kembali. Di samping itu, harga jual yang rendah yakni berkisar Rp 700-Rp 1000 per kilogram dan informasi yang minim tentang penjualan. Menyebabkan, para petani semakin malas untuk mengembangkan tanaman jarak. “Kalau dulu sering ada imbauan maupun informasi yang kami dengar tentang penjualan biji jarak tersebut, tapi saat ini mulai sepi,” kata Ikhsan, seorang petani di Kecamatan sawang, Ibrahim kepada andalas, Sabtu (21/5). Disebutkannya, harga murah yang dipatok oleh Pemda juga menyurutkan keinginan warga untuk memasarkan hasil panen yang tidak seberapa dari jarak pagar yang dibiarkan tumbuh maupun diupayakan di kebun warga. “Maunya untuk pemasaran yang memudahkan warga, harus juga diupayakan pemerintah, salah satunya akses jalan. Jika hal tersebut dilakukan, pasti banyak warga di pedesaan yang berminat,” terang Ikhsan lagi. Sementara itu, Tarmizi warga Kecamatan Plimbang, mengatakan, meskipun warga kurang merespon upaya pemerintah untuk membudidayakan jarak untuk menjadi biodiesel. “Namun, pemerintah daerah harus tetap melakukan sosialisasi kepada masyarakat, terkait tanaman jarak,” katanya. Ia berharap, ke depan Pemda Bireun dan Kabupaten Aceh Utara lebih memprioritaskan ekonomi rakyat berbasis pertanian maupun perkebunan, mengingat mayoritas profesi warga kedua daerah tersebut adalah petani. (BT/UCR)

Hukuman Cambuk Tidak Melanggar HAM Banda Aceh-andalas Tokoh ulama Aceh Tgk H. Imam Suja’ menegaskan, hukuman cambuk yang diterapkan di Provinsi Aceh tidak melanggar hak azasi manusia (HAM), karena peraturan tersebut sudah diatur dalam syariat Islam. ”Hukuman cambuk itu sudah diatur dalam syariat Islam yang kini sudah diterapkan di Aceh. Jadi, tidak melanggar HAM,” katanya di Banda Aceh, Minggu. Imam Suja’ yang juga Penasehat DPW Muhammadiyah Aceh itu menyatakan hal tersebut menanggapi desakan Organisasi Amnesty International minta Indonesia menghentikan penggunaan cambuk sebagai bentuk hukuman dan mencabut peraturan yang menerapkannya di Provinsi Aceh. Direktur Asia Pasifik Amnesty International, Sam Zarifi dalam keterangannya yang diterima Antara London, Minggu menyebutkan di Kota Langsa, 14 pria dicambuk di luar Masjid Darul Falah pada 19 Mei menyusul eksekusi cambuk tujuh pria seminggu sebelumnya. Ke- 21 orang tersebut ditemukan melanggar hukum syariah (qanun) Aceh yang melarang perjudian dan dijatuhi hukuman masing-masing enam cambukan sementara ratusan orang menontonnya. Amnesty International menyerukan pada pemerintah pusat Indonesia untuk mengkaji semua hukum dan peraturan lokal untuk menjamin keselarasan mereka dengan hukum dan standar hak asasi manusia internasional, juga dengan ketentuan-ketentuan hak asasi manusia dalam undang-undang domestik. (ANT)

14

Butuh Perbaikan

Akses Jalan Wisata Blang Kulam

andalas/suherman amin

SERAHKAN TROPHYTROPHY-Wakil Bupati Bireuen Tgk Busmadar Ismail menyerahkan trophy juara umum kepada juara umum yang diterima Camat Peusangan Amiruddin.

Kecamatan Peusangan Juara Umum MTQN XXX Bireuen-andalas Wakil Bupati Bireuen Tgk Busmadar Ismail menutup Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke XXX yang dilaksanakan selama seminggu (14-21/5) di empat titik dalam kawasan Bireuen, dengan pentas utama di Halaman Masjid Agung Bireuen Sabtu (21/5) malam. “Peserta yang berhasil meraih juara dalam MTQ Nasional ini, saya ucapkan selamat, dan bagi peserta yang belum berhasil meraih predikat juara tidak perlu kecil hati dan merasa kecewa. Sebab, masih ada kesempatan di waktu yang lain untuk meraih juara,” harap Tgk Busmadar. Selain itu tambah Tgk Busmadar, tujuan mengikuti musabaqah, bukanlah

sekadar menjadi juara, tetapi lebih dari itu yakni tujuan utama yang terpenting adalah mempelajari dan mengamalkan serta mampu menghayati pesan dan nilai-nilai yang terkandung dalam AlQuran. Sedangkan hasil akhir pelaksanaan MTQN dalam wilayah Bireuen menyangkut kejuaraan sebagaimana yang dibacakan oleh Dewan juri yakni Ketua Umumnya Drs Umar Budiman menyangkut lima besar wilayah kecamatan masing-masing juara umumnya Kecamatan Peusangan diikuti Kecamatan Kota Juang, Kecamatan Jangka, Kecamatan Kuta Blang dan Kecamatan Peudada. Sementara ketua umum panitia pelaksana Ir Nasrullah Muhammad MT dalam laporannya menyebutkan, pelaksanaan MTQN Ke-30 Tingkat Kabupaten Bireuen yang diikuti 401 peserta selama seminggu memperoleh berkah dari Allah, sehingga pelaksanaannya sesuai jadwal walaupun hujan terus mengguyur arena MTQN. Namun, pa-

nitia telah mempersiapkan arena teduh sehingga tidak terkendala. Ir Nasrullah Muhammad yang juga Sekdakab Bireuen berterima kasih kepada masyarakat yang dengan antusias menghadiri acara MTQN dan panitia serta semua pihak yang mendukung kelangsungan acara sehingga sukses, Nasrullah juga memberikan apresiasi. Terkait Peusangan juara Umum, Camat Peusangan Amiruddin BA usai menerima piala juara umum yang diserahkan Wakil Bupati Bireuen Tgk Busmadar kepada andalas menyebutkan, pihaknya terharu dan merasa bangga atas keberhasilan offisialnya. “Saya merasa bahagia bercampur haru atas prestasi yang diraih kontingennya dalam persaingan berbagai cabang lomba MTQN Tingkat Kabupaten Bireuen. Namun saya merasa hal itu harus merupakan suatu kepercayaan yang perlu dipertahankan untuk masa mendatang,” ungkap Amiruddin. (HERA/HUS)

Enam Negara Hadiri Konferensi Perawat Internasional Banda Aceh-andalas Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Provinsi Aceh, telah mengundang sedikitnya enam negara, untuk menghadiri pagelaran konferensi perawat internasional yang dijadwal akan berlangsung pada 15-20 Juni mendatang. Keenam Negara tersebut meliputi, Norwegia, Denmark, Canada, Swedia, Malaysia dan Thailand. Kegiatan itu merupakan yang perdana diselenggarakan di Provinsi Aceh, dengan membicarakan tentang riset keperawatan. Hal itu disampaikan Ketua PPNI Provinsi Aceh, Drs Saifuddin AR SMPH MKes, yang juga kepala Badan Pelayanan Kesehatan Jiwa Banda Aceh, didampingi Ketua PPNI Sabang, Hj Suwarni SKM MPH, kepada wartawan, akhir pekan lalu.

Darni Daud Komit

“Dalam pertemuan ini nantinya, juga akan ikut membicarakan tentang keperawatan klinik dimasa mendatang, dan sejumlah hal-hal lainnya yang berhubungan dengan dunia keperawatan,” kata Saifuddin. Kata dia, kegiatan tersebut membutuhkan dana sekitar Rp. 750 juta, dan dari angka itu sebesar Rp. 150 juta merupakan kontribusi dari para peserta, yang tiap peserta masing-masing Rp. 1 juta. Sedangkan sisanya akan diupayakan oleh panitia melalui proposal yang diajukan kepada pemerintah. “Minat peserta dari manca negara sangat besar yaitu sudah ada sekitar 36 orang. Sedangkan dari tanah air sejauh ini sudah ada 120 peserta yang menyatakan hadir dan telah melakukan registrasi,” katanya menyebutkan. Dijelaskan Saifuddin, kegiatan kon-

ferensi itu akan menghadirkan para pemateri yaitu guru-guru beDrs Saifuddin sar keperawatan dari sejumlah Universitas terkemuka dari masing-masing Negara, diantaranya meliputi, Universitas Kebangsaan Malaysia, maupun Universitas Indonesia, terangnya. Menurut dia, pada sesi pembukaan, Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, dijadwalkan bakal membuka konferensi perawat internasional tersebut. Kegiatan itu, lanjut Saifuddin, direncanakan akan berlangsung selama lima hari “Rincian kegiatannya yaitu, tiga hari di Banda Aceh, selebihnya diadakan study tour ke Pulau Sabang, yang sekaligus sekalianuntuk memperkenalkan wisata di Aceh kepada warga asing,” paparnya. (AFRIZAL)

Aceh Utara-andalas Akses jalan menuju tempat wisata Blang Kulam, Aceh Utara membutuhkan perbaikan infrastruktur. Pasalnya, kondisi jalan sangat buruk terutama menuju daerah tersebut, Kecamatan Kuta Makmur. Jalan sepanjang 700 meter menuju lokasi yang dimaksud, rusak berat. Bahkan, sebagian jalan berlubang dengan diameter yang lumayan besar. “Jalan ini secara rutinitas digunakan para petani. Jumlah warga setempat kurang lebih terdiri dari 150 KK atau 675 jiwa, yang sebagian besar mata pencahariannya bertani dan sebagiannya berprofesi sawit dan hasil perkebunan lainnya,” kata tokoh masyarakat setempat, Abdullah (54) kepada andalas, Minggu (22/5). Abdullah mengaku, dari beberapa kilometer jalan di lokasi tersebut, sepanjang 700 meter poros jalan menuju lokasi Wisata Blang Kulam tingkat kerusakannya sangat memprihatinkan. Menuirut Abdullah, seharusnya Pemkab Aceh Utara, sudah harus mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten Perubahan(APBK-P) untuk membangun ruas jalan ini. Namun, pihak Dinas Bina Marga kabupaten ini belum pernah melakukan perbaikan dan pengaspalan jalan menuju wisata Blang kulam itu. Manfaat lain dari jalan ini, digunakan oleh ratusan warga dibeberapa kecamatan di wilayah Kabupaten Aceh Utara, karena di sini terdapat lokasi wisata alam Blang Kulam yang terkenal dengan air terjun dan panoramanya yang masih alami. (BT/UCR)

Demokrat Survei Tahap Kedua Cagub Aceh Banda Aceh-andalas Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat Aceh akan melakukan survei tahap kedua untuk kandidat Gubernur Aceh pada pemilihan kepala daerah (pilkada) 2011. ”Kami akan melakukan survei tahap kedua sebagai upaya melihat kandidat yang unggul pada survei pertama yakni Irwandi Yusuf apakah masih menempati urutan pertama,” kata Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Aceh Mawardy Nurdin di Aceh Besar, Minggu. Ia menyampaikan hal tersebut terkait persiapan partai tersebut untuk mengusung dan memenangkan kandidat Gubernur Aceh pada Pilkada 2011 pada 14 November 2011. Pada survei pertama yang dilakukan partai tersebut, Irwandi Yusuf, Gubernur Aceh sekarang, yang menyatakan dirinya kembali maju sebagai kepala daerah periode mendatang itu unggul dari calon lainnya. Dijelaskannya, survei yang akan dilakukan terhadap kandidat Gubernur Aceh itu akan dilakukan oleh lembaga survei independen pada bulan Mei. ”Kami ingin melihat sejauh mana potensi kandidat yang diusung tersebut dapat menang dibanding calon lainnya,” katanya. (ANT)

Maju Sebagai Calon Gubernur Aceh 2012-2017 andalas/suherman amin

P

rof DR Darni Daud menyatakan dirinya tetap komitmen dan benar-benar maju, bukan hanya sekadar benar untuk maju sebagai kandidat calon Gubernur Aceh, masa bakti 20122017 dan akan bersaing dengan kandidat lainnya seperti Tarmizi Karim, Irwandi Yusuf (Gubernur sekarang) dan lainnya. Tetapi Darni tidak menyebutkan partai apa yang menjadi kendaraannya maju. “Saya benar-benar dan tetap komitmen dengan penuh semangat akan maju sebagai calon gubernur Aceh tahun ini. Saya akan maju melalui partai,” kata Darni dalam acara silaturrahmi dengan sejumlah pemuka masyarakat Bireuen di Aula Hotel Graha Buana Bireuen akhir pekan lalu. Menurut Rektor Unsyiah Banda Aceh itu, ia bersemangat maju sebagai Gubernur Aceh pada Pilkada tahun ini, karena didukung oleh beberapa partai sekaligus rekan-rekannya dan sejumlah mahasiswa Unsyiah. Darni menyebutkan, dia tetap akan maju walaupun partai yang sekarang menyatakan mendukungnya dan suatu saat partai–partai tersebut menyatakan dukungan terhadap dirinya berbelok arah tidak lagi mendukungnya, ia tetap maju melalui jalur independen. “Saya tetap akan maju sebagai gubernur, meskipun suatu saat partai-partai yang saat ini menyatakan dukungan kepada saya tidak lagi mendukung dan saya akan maju melalui jalur independen,” tegasnya menjawab Ahmad B Namploh tokoh masyarakat Samalanaga yang juga

CAGUBCAGUB-Calon Gubernur Aceh Prof DR Darni Daud yang kini Rektor Unsyiah Banda Aceh (Kanan) didampingi Drs Abdullah Amien MM tokoh Pendidikan Aceh, mantan Kadis Pendidikan Nasional Kalimantan Selatan. mantan anggota DPRK Bireuen dan wartawan Waspada Medan di Bireuen. Menjawab sejumlah pemuka masyarakat menyangkut konsep majunya dia, Darni menyebutkan konsepnya antara lain mengupayakan secara bersama dan padu mengangkat harkat martabat rakyat Aceh sekaligus berakhlak mulia sebagaimana yang diharapkan oleh agama yakni “Akhlakul Qarimah“ serta akan mengutamakan pembangunan Aceh dengan perbaikan sistem tata kelola pemerintahan. “Saya akan mewujudkan good governance dan

hal-hal yang terpenting adalah melakukan pembangunan sentra-sentra ekonomi di Aceh dengan menekankan pada aspek pembangunan ekonomi pertanian dengan menitikberatkan kepada beberapa program unggulan,” pungkas sang Rektor Unsyiah itu. Demi membangun Aceh, mengangkat harkat martabat itulah desakan prioritas niatnya dalam maju sebagai kandidat. Untuk itu akan mendedikasikan seluruh potensi keilmuan dalam membangun Aceh dan membawa kemajuan Aceh ke depan sekaligus mengharapkana dukungan semua pihak. (HERA)


Senin

SAMBUNGAN

23 Mei 2011

Tahjuddin: Kepala Perdamaian Terserah Masfar Medan .........(Dari Halaman 1)

seseorang yang juga kenal dengannya. "Tetapi saya tak etis menyampaikan siapa namanya. Ia membawa draf perjanjian perdamaian itu. Saya lihat ada beberapa item kesepakatan di dalamnya, tetapi itu belum disetujui. Karena perjanjian itu kami nilai masih sepihak saja, belum mengakomodir semua keinginan dari korban, Masfar," ujar Tahjuddin Nur kepada andalas di sela-sela peluncuran buku Oegroseno "Pengabdian Polisi Tanpa Kenal Lelah" di Auditorium UMSU, Sabtu (21/5). Tahjuddin Nur menegaskan sampai saat ini tidak ada niat dirinya untuk mendorongdorong Masfar mau berdamai terkait kasus penyiraman soda api yang dialaminya itu. "Anda (wartawan andalas––red) kan sudah tahu jiwa saya. Tidak ada terbersit sedikit pun menyuruh-nyuruh Masfar berdamai, ingat itu. Yang, iyanya, ada orang datang ke saya membawa draf

perdamaian, setelah dipelajari itu masih sepihak saja. Ini merugikan sekali, saya maunya kasus ini tetap jalan terus hingga otak pelakunya terungkap dalam proses hukum," tegas Tahjuddin dengan suara yang mulai meninggi. Meskipun demikian, sambung Tahjuddin Nur, semua itu tergantung dari Masfar sendiri selaku korban. Pada dasarnya, Tahjuddin Nur justru tetap berupaya agar kasus yang menimpa Masfar diungkap petugas kepolisian dan sampai ke proses hukum yang dibuka secara terang benderang kepada publik. "Tidak ada saya menginginkan ataupun mengajukan perdamaian itu. Justru saya tetap bersikukuh, bagaimana kasus ini harus terus diungkap. Memang ada berbagai pihak yang datang dan mendekati baik langsung maupun telepon agar berdamai, tetapi itu semua tidak lantas saya iyakan, karena memang itu tergantung dari Masfar, bukan saya," kata Tahjuddin Nur.(TIM)

Jalur Takengon-Medan Putus Total 10 Jam .........(Dari Halaman 1) alat berat milik PT Gasni Halem dibantu aparat TNI dari Yonif 113/Jaya Sakti Pos Bener Meriah dan masyarakat menarik keluar bus tersebut. Ridwan, salah seorang masyarakat Rerungka yang ditanyai andalas menyebutkan, bus PMTOH itu berangkat dari Takengon menuju Medan saat cuaca hujan yang tidak begitu deras. Setibanya di kawasan Rerungka, hujan sangat lebat. Tiba-tiba bus terperosok ke beram jalan yang tengah dikeruk untuk pelebaran jalan oleh pihak PT Gasni Halem. Sebagian badan bus menutup jalur tersebut sehingga tidak bisa dilalui kendaraan lain dan menyebabkan kemacetan total. Informasi lainnya yang didapat andalas menyebutkan,

kemungkinan sopir bus PMTOH BL 7533 AA itu terlalu lelah ditambah lagi cuaca hujan deras. Sementara itu ratusan penumpang maupun awak kendaraan yang terjebak dalam kemacetan selama sepuluh jam tersebut sempat mengeluhkan kelaparan sebab warung-warung makanan yang ada di kawasan Rerungka kehabisan stok dagangan karena diserbu pembeli. “Kami menyadari itu musibah jadi tidak mempersoalkannya, cuma yang kami sedihkan anak-anak kami ini, tidak bisa makan karena tak ada lagi yang menjual makanan, jadi agak rewel anak-anak ini,” ungkap Ny Siti Rahadiah yang saat itu bermaksud ke Medan dengan menumpang minibus jenis L300. (HERA)

Ramalan Dunia Kiamat Meleset .........(Dari Halaman 1) kenyataan. Truk-truk, berbagai baliho, dan selebaran menyatakan pesan Harold Camping, seorang pesiunan insinyur berusia 89 tahun, yang memberitahu pada pendengarnya di jaringan Radio Keluarga bahwa hari kiamat akan dimulai hari Sabtu. Situsnya memiliki jam yang menghitung mundur ke waktu yang ditentukan. Namun, perkiraan bahwa 'Hari Kiamat' dimulai pukul 6:00 sore waktu setempat, datang dan berlalu di seluruh dunia tanpa peristiwa bencana kiamat terjadi. Pesan hari kiamatnya mendapat sorotan media yang luas dan juga menjadi banyak sindiran dengan lelucon. Harold Camping mengatakan perhitungannya berda-

sarkan pada referensi numerik dalam Alkitab. Ia mengatakan perkiraan sebelumnya bahwa dunia kiamat tahun 1994 adalah perhitungan yang salah. Pengikutnya menghabiskan uang mereka dalam jumlah besar untuk menyebarkan pesan itu, dengan sebagian melakukan perjalanan ribuan kilometer dengan sejumlah kendaraan ke seluruh Amerika untuk memperingatkan apa yang mereka katakan sebagai hari kiamat. Belum ada komentar apapun yang dari Harold Camping hingga sekarang. Bagi Anda yang ingin mengetahui, bangsa suku Maya kuno meramalkan bahwa akhir peradaban akan terjadi tahun depan - tanggal 21 Desember 2012 – di mana bencana-bencana astronomi akan terjadi.(VO)

.........(Dari Halaman 1) ther B 8137 N yang dikendarainya diserempet oleh mobil Kijang Kapsul warna gold BK 1810 BP di Jalan Sei Wampu Medan, Minggu (22/5), petang sekitar pukul 15.50 WIB. “Saat itu kami sama-sama mengambil lajur kanan menuju Jalan Gajah Mada. Ketika mobil pelaku berhenti di depan Bakery Papa Bunz Jalan Gajah Mada, saya kemudian menyalakan klakson panjang. Tiba-tiba saja pengendara kijang kapsul tersebut keluar. Pria cepak dengan tinggi sekitar 165 itu langsung memaki-maki saya, “ beber Yudha. Diungkapkan Yuda, sambil menodongkan pistol , pria

harian andalas | Hal.

15

Biro Metro TV Ditodong Pistol

tersebut berteriak mengaku dirinya orang Polda Sumut. “Kau mau ini, aku anggota Polda. Lalu saya jawab, kenapa? Pelaku lalu arahkan pistol ke kepala saya dan berteriak kepada saya urusan tersebut mau panjang apa tidak. Dan saya jawab, kasilah sebutir, biar urusan kita panjang," sambung Yuda. Lantaran aksi koboinya tak ditanggapi, kemudian pelaku berlalu sambil memaki. Sesaat kemudian Yuda juga langsung meninggalkan TKP. Atas kejadian tersebut, Yuda langsung berkordinasi degan Dirbinmas Kombes Heri Subiansauri. Dan rencananya hari ini, ia juga akan melakukan pelaporan secara resmi ke Polda

Sumut. Kabid Humas Polda AKBP Raden Heru yang dikonfirmasi wartawan mengaku sudah mengecek kebenaran informasi tersebut. “ Kalau benar pelakunya oknum Polda akan kita beri sanksi tegas. Tapi kan belum tentu pelakunya oknum Polda," sebutnya. Sementara itu, di hari dan waktu yang nyaris bersamaan, wartawan Metro TV biro Medan, Hendrik Setiawan juga mengalami nasib sial. Kaca mobilnya dipecahkan orang tak dikenal saat parkir di Jalan Cendrawasih, Medan. Penuturan Hendrik, kronologis kejadian tersebut berawal saat ia menjenguk neneknya yang sakit di Jalan

Cendrawasih No 159 pukul 17.00 WIB. Ketika berada di dalam rumah, tiba-tiba seorang tetangganya berteriak karena mengetahui kaca pintu belakang mobil Panther hijau tua BK 1160 FS milik Hendrik pecah. Atas kejadian tersebut, pelaku menyikat 1 unit tas warna hitam yang berisi laptop merek Ion warna hitam, handycam merek Sony, carget laptop dan handpone, celana jeans warna hitam serta 2 unit kaset handycam. Total kerugian yang diderita Hendrik berkisar sekitar Rp 30 juta. Atas kejadian tersebut, Hendrik telah membuat laporan ke Polresta Medan. Hendrik mengaku belum mengetahui motif pelaku memecahkan kaca mobil dan

mencuri peralatan kerja jurnalistiknya. Namun ia juga tidak buru-buru setuju kalau kejadian tersebut lantaran pemberitaan di Metro TV. “ Saya kira tidak ada hubungannya dengan pemberitaan. Karena setahu saya, sepekan ini tidak ada pemberitaan yang berpotensi untuk mendatangkan ancaman,” ujarnya. “Dua kejadian dalam hari yang sama memang aneh, tapi aku sendiri belum berani berasumsi apapun dan berharap tidak ada hubungan atau kesengajaan dari siapapun dalam dua insiden yang menimpa kami. Besok (hari ini-red), aku buat laporan ke Poldasu, dan cuma bisa berharap bahwa hukum memang masih ada di negeri ini,” pungkas Yuda.

Menkumham Batalkan 4.000 Perda

MU Berpesta .........(Dari Halaman 1) Mengandalkan Dimitar berbatov di lini depan, MU membuka peluang lebih dulu lewat aksi Dimitar Berbatov. Umpan terobosan Darren Fletcher di area penalti langsung disambar dengan tendangan kaki kanan Berba, sayang bola masih membentur tubuh kiper Blackpool. Tak ingin terus menerus ditekan, Blackpool balik menebar ancaman ke jantung pertahanan MU. Serangan demi serangan terus dilancarkan pasukan Blackpool demi mencari gol pembuka. Kiper The Red Devils Edwin Van der Sar terpaksa berjibaku menyelamatkan gawangnya dari gempuran Blackpool. Alih-alih mencetak gol, gawang Blackpool justru kebobolan lebih dulu. Berawal dari serangan balik, umpan jauh pemain bertahan MU langsung disambut dengan satu sentuhan oleh Dimitar Berbatov. Berba yang melihat Park Ji Sung berdiri bebas di kotak terlarang langsung mengirim umpan dan diselesaikan dengan baik oleh Park, MU unggul 1-0. Tertinggal satu gol, Blackpool tak lantas patah arang. Tim penghuni papan bawah itu justru tampil kian menyengat dengan melesakkan gol penyeimbang di menit ke40. Adalah Charlie Adam, gelandang Blackpool yang mampu mengoyak jala kiper utama MU melalui tendangan bebas, skor imbang 1-1. Memasuki menit-menit akhir babak pertama, kedua tim kian rajin bertukar serangan. Namun hingga peluit panjang ditiup skor imbang 1-1 tetap bertahan. Memasuki interval kedua, kejutan Blackpool masih tetap berlanjut ketika mereka membalikkan keadaan menjadi 12 lewat gol yang diukir G Taylor. Tampil deteriminasi tinggi, Blackpool mampu membalikkan keadaan dari MU setelah G Taylor mencetak gol kedua bagi timnya, Blackpool unggul 1-2. Tertinggal satu gol di hadapan pendukungnya The Red Devils tampak tak ingin dipermalukan di Old Trafford. Alhasil dua gol diborong tim Setan Merah di menit ke-63 dan 74.

Gol kedua MU dicetak oleh Anderson di menit ke-63, selang sepuluh menit kemudian giliran MU yang membalikkaan keadaan melalui gol bunuh diri Ian Evatt ke dalam gawangnya sendiri. 10 menit menjelang pertandingan berakhir, MU kembali mempertegas statusnya sebagai tim raksasa Liga Primer dengan menambah pundi-pundi golnya melalui sontekan penyerang gaek Michael Owen. Gol Owen sekaligus menjadi penutup pada pertandingan ini, karena hingga peluit panjang ditiup wasit kedudukan 42 bagi keunggulan MU tetap bertahan. Hasil ini membuat Blackpool terdegradasi karena pada saat bersamaan, para pesaingnya, yaitu Blackburn Rovers dan Wigan Athletic, memetik kemenangan. Dengan nilai 39, Blackpool menemani West Ham United dan Birmingham City turun kasta ke Divisi Championship. Susunan pemain MU: Van der Sar, Rafael, Vidic, Evans, Evra, Park, Anderson, Scholes, Fletcher, Berbatov, Nani Blackpool: Gilks, Eardley, Evatt, Baptiste, Crainey, Southern, Adam, Vaughan, Taylor-Fletcher, Campbell, Puncheon.(INC/DTC)

Mamuju-andalas Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Patrialis Akbar, telah membatalkan 4.000 peraturan daerah dari 13.000 peraturan daerah di seluruh Indonesia. Pembatalan itu dilakukan karena peraturan daerah tersebut tidak memenuhi kualifikasi untuk diterapkan di masyarakat. "Ada sekitar 4.000 peraturan daerah terpaksa dibatalkan oleh Kementerian Hukum dan HAM, karena tidak cocok untuk diterapkan di masyarakat," kata Patrialis Akbar saat berada di Mamuju, Sabtu (21/5). Menurutnya, perangkat daerah termasuk para anggota DPRD baik provinsi maupun kabupaten agar lebih profesional dalam menggodok setiap pembahasan ranperda untuk dijadikan perda. "Para politisi di DPRD hendaknya berhati-hati menerapkan perda dengan melihat berbagai aspek tanpa harus merugikan masyarakat," katanya. Dia mengemukakan, Kementerian Hukum dan HAM telah memiliki orang-orang profesional yang memiliki kemanpuan melakukan penyusunan perda-perda tersebut. "Pemerintah di daerah bisa memanfaatkan orang-orang di Kementerian Hukum dan HAM untuk melakukan kon-

sultasi dalam menyusun draf ranperda itu sendiri," jelasnya. Lebih lanjut Patrialis mengemukakan, adanya pembatalan sebanyak 4.000 perda yang diterbitkan sejak tahun 2001 hingga 2009 telah menyedot dana yang tidak sedikit dan bahkan jumlahnya mencapai triliunan. "Memang sangat disayangkan pembatalan perda tersebut namun itu tidak bisa dipaksakan untuk diterapkan karena tidak menguntungkan rakyat. Makanya, dalam pembahasan perda oleh para anggota DPRD agar dilakukan secara profesional," terangnya. Ia mengemukakan, kerugian atas pembatalan perda tersebut dapat dikalkulasi kebutuhan anggaran saat dilakukan pembahasan yang jumlahnya tak kurang Rp300 juta setiap perda. Makanya, kerugian ini mencapai triliunan dari 4.000 perda yang batal," ucap politisi senior Partai Amanat Nasional ini. Patrialis menerangkan, perda yang dibatalkan ini umumnya melanggar undangundang berkaitan dengan retribusi dan pajak. Makanya, kata Menkumham, untuk menghindari terjadinya pembatalan perda maka perlu dilakukan sinkronisasi dengan pihak-pihak terkait sebelum ranperda disahkan menjadi perda.(ANT)

SBY Sengaja Rahasiakan Misi Bebaskan Sinar Kudus Jakarta–andalas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membuka rahasia mengapa ia bertahan tidak mengungkap ke publik mengenai operasi militer untuk membebaskan sandera warga Indonesia di kapal MV Sinar Kudus yang disandera perompak Somalia, beberapa waktu lalu. Menurutnya, ia sengaja memendam informasi itu karena operasi militer memang tidak boleh diungkap ke publik sebelum operasi itu terlaksana. “Kalau dibocorkan itu sama saja setor nyowo,” ujar Presiden di hadapan personel TNI yang mengikuti misi penyelamatan Kapal MV Sinar Kudus di Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu

(22/5). Menurutnya, sejak mendapatkan informasi mengenai pembajakan itu, pemerintah langsung bekerja tanpa diketahui oleh publik. Pemerintah melakukan rapat mengenai berbagai opsi penyelamatan. Sebagaimana diberitakan, sandera itu akhirnya selamat setelah pemilik kapal membayar tebusan. Namun, saat itu terjadi juga baku tembak dengan perompak dan aparat TNI yang menewaskan empat perompak. Baku tembak antara pasukan khusus TNI AL Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) dengan perompak Somalia terjadi dalam jarak jauh. Dari penjelasan TNI, mengaku menembak mati 4 orang perompak Somalia ini. (DTC)

Binahati Terdakwa Pertama di Pengadilan Tipikor Medan .........(Dari Halaman 1) akan disidang di Pengadilan Tipikor Medan yang 'menumpang' di Gedung Pengadilan Negeri (PN) Medan tersebut. Binahati sebelumnya ditangkap KPK karena terjerat kasus dugaan korupsi pengelolaan dana bantuan pascabencana alam tsunami dari Menko Kesra. Kepala Kejaksaan Tinggi

Sumatera Utara (Kajatisu) AK Basuni Masyarif SH yang dikonfirmasi wartawan akhir pekan lalu membenarkan adanya informasi tentang rencana pelimpahan perkara Bupati Nias Binahati Baeha dari KPK itu untuk disidangkan di Pengadilan Tipikor Medan, Senin (23/5). “Benar, ada informasi dari KPK, perkara tersangka Bupati Nias akan disidangkan di Medan, Senin. Untuk

itu ada koordinasi dengan Kejaksaan di Sumut. Soal teknis itu tetap wewenang KPK,” kata Basuni. Sementara Kasi Penkum Kejatisu Edi Irsan K Tarigan dan Kepala Seksi Penyidikan pada Aspidsus Kejatisu Jufri menambahkan, dari informasi yang didapat bahwa untuk rencana persidangan perkara Bupati Nias itu di Medan, tim KPK antara lain Ade Raharja SH

(Deputi Penuntutan) dan Chaidir Ramli SH (Kabiro Hukum dan Plt Direktur Penuntutan) turun ke Medan. Dari berbagai informasi yang dihimpun andalas menyebutkan, berkas perkara dugaan korupsi Binahati sudah diserahkan KPK ke Pengadilan Tipikor Medan, pada Jumat, 6 Mei 2011. Binahati yang sempat

ditahan KPK di Jakarta sejak 11 Januari 2011, sudah dipindahkan ke Rumah Tahanan Tanjung Gusta Medan untuk memudahkan proses persidangan di Pengadilan Tipikor Medan. Sekadar mengingatkan, Bupati Nias Binahati B Baeha ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada 16 November 2010. Berdasarkan hasil penyidikan, ditemukan bahwa dalam

pengelolaan dana bantuan pascabencana alam tsunami yang digunakan untuk membeli barang dan jasa, terdapat sisa dana yang penggunaannya tidak sesuai peruntukan dan tidak bisa dipertanggungjawabkan tersangka. Dugaan kerugian negara yang ditimbulkan akibat perbuatannya sekitar Rp3,3 miliar. Atas perbuatannya, Binahati disangkakan

melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) huruf ke-1 KUHP.(FEL)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Senin, 23 Mei 2011 | No: 1890/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

nadila ernesta Berpose Nakal BARU-baru ini beredar foto-foto nakal artis Nadila Ernesta di forum internet. Di salah satu fotonya, Nadila berpose nakal dengan mengenakan atribut kepolisian. Bintang film horor 'Hantu Rumah Ampera' itu terlihat berpose cukup seksi. Nadila terlihat mengenakan bikini berwarna hitam dan topi polisi. Sementara, di foto lainnya, Nadila masih dengan mengenakan bikini dan topi polisi, berpose dengan seorang pria berkaus hitam. Perempuan berusia 23 tahun itu pun terlihat merangkul sang pria. Di forum tersebut, terdapat foto-foto Nadila yang lain. Foto-foto tersebut di-upload pada April 2011 lalu. Sayangnya, sampai saat ini, pihak Nadila belum dapat dikonfirmasi mengenai beredarnya foto-foto tersebut.(DTC)

foto-foto:andalas/hs poetra

OTOMOTIF KONTES

daniel mananta Unggah Video Syahrini

Seorang Model berpose di mobil yang ikut berkompetisi dalam classmild Accelera Auto di Pekan Raya Sumatera Utara, Medan, Minggu (22/5). Sebanyak 75 mobil modifikasi ikut bersaing memperebutkan Juara dalam kegiatan tersebut.

VIDEO klarifikasi berjudul Heboh! Video Daniel Syahrini yang dibuat Daniel Mananta mengundang gelak tawa. Mantan VJ MTv itu memang sengaja mengunggahnya ke You Tube. "Iya mas Daniel sendiri yang buat, kan ada di prolog awal sama akhirnya ada dia. Ya kita sengaja uploadnya setelah preskon sebagai bentuk permintaan maaf kepada syahrini," aku Heru, manajer Daniel belum lama ini. Menurut Heru, awalnya mantan kekasih Marissa Nasution itu berniat mengunggah video terlebih dulu sebelum menggelar jumpa pers terkait foto-foto syur Syahrini. Namun, setelah dipikir-pikir, rencana itu berubah dengan mengunggah video setelah jumpa pers. "Awalnya dibuat untuk permintaan maafnya. Tadinya mau lewat youtube dulu, tapi manajemen sarankan lebih baik preskon dulu," paparnya. Seperti diketahui, Daniel membuat video klarifikasi karena namanya ikut terseret dalam foto-foto Syahrini. Video berdurasi 4 menit 16 detik itu diunggah ke situs Youtube oleh seseorang dengan akun MrMananta. Di bagian pembuka, terdapat judul Daniel/Syahrini, Daniel's Apology.(OKZ) GENAP 17 tahun sudah usia Arumi Bachsin saat ini. Maria dan Rudi Bachsin juga telah memberikan lampu hijau untuk Arumi berpacaran. Namun, tentu saja ada syarat yang harus dipatuhi sang buah hati. Apa itu? "Boleh pacaran asalkan pacarnya yang baik, akhlaknya juga baik dan punya sopan santun," ungkap Maria di Resto Rempah-Rempah, Senopati, Jakarta Selatan, Minggu (22/5/2011). Pemain film 'Not For Sale' itu nampaknya enggan mengingat kembali masa lalu yang pernah dilaluinya. Terbukti saat beberapa salah seorang wartawan mengatakan inisial 'M' Arumi hanya tersenyum. "Masih banyak 'M' yang lain, nggak harus yang punya nama depan 'M' juga kan," celetuk Maria. Bagi Arumi, apapun yang telah terjadi dapat dijadikan penggalan cerita untuk masa depan. Dan kini, Arumi mengaku siap menata kehidupannya kembali. "Saya tetap tidak lepas dari dunia entertainment karena itu pilihan saya. Tapi pendidikan tetap nomor satu," ungkap Arumi.

Dengan kembalinya sang buah hati, Maria juga berharap jika Arumi sudah sadar atas perbuatannya selama ini. "Sebagai orangtua mengurus dampak itu sudah biasa itulah gunanya orangtua," tutup Maria. Maaf Pada Orangtua Ada yang belum dilakukan Arumi Bachsin usai kembali ke pelukan orangtuanya. Apa itu? Pemain film '18+' itu belum meminta maaf yang sebesar-besarnya dengan kedua orangtuanya, Maria dan Rudi Bachsin. "Maaf sebanyak-banyaknya dan terimakasih sudah bisa menerima saya kembali," ucap Arumi seraya memeluk kedua orangtuanya, di kediaman Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Linda Gumelar, Panglima Polim, Jakarta Selatan, Minggu (22/5). Hari ini, dara berusia 17 tahun itu beserta kedua orangtuanya sengaja berkunjung ke kediaman Linda Gumelar. Mereka mengaku kedatangannya sebagai salah satu bentuk ucapan terimakasih karena

Linda Gumelar sudah membantu proses kepulangan Arumi. "Tentunya Saya sangat lega sekali dan senang. Terimakasih yang luar biasa kepada ibu Linda Gumelar yang telah membantu kami sehingga masalah ini bisa diselesaikan secara baik," ucap Maria. Sebelumnya, Maria dan Rudi memang sempat meminta bantuan kepada Linda Gumelar agar membantu proses kepulangan sang buah hati. "Saya juga dibantu dengan Eros Djarot dan beberapa teman untuk melancarkan pertemuan Arumi dan keluarganya dan Alhamdulillah bisa terlaksana dengan baik," kata mertua pebulutangkis, Taufik Hidayat itu.(DTC)

Harian Andalas 23 Mei 201  

Lugas dan Cerdas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you