Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Senin, 9 Mei 2011 | No: 1879/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Dipertemukan Polisi, Masfar Yakini Pelaku

Air PAM di Rumah Dinas Terhenti

Korban Masfar telah dipindahkan dari RS Columbia ke salah satu rumah sakit di Medan. Selain antisipasi dari hal tak diinginkan, keluarga juga terjepit masalah ekonomi. Biaya perobatan selama 10 hari mencapai ratusan juta rupiah. Bahkan pihak keluarga terpaksa menjual mobil untuk menutupi biaya perobatan, dimana Masfar harus menjalani 11 kali operasi lagi.

• Badan Pengawas Minta Fasilitas Bath-up

Medan-andalas Meskipun dalam kondisi dirawat, Ir Masfar Sikumbang yakin dua pria yang dipertemukan pihak kepolisian dengan dirinya adalah pelaku yang telah menyiramnya dengan air keras (soda api-red) pada 25 April lalu di dekat sebuah rumah makan Jalan Adam Malik, Medan. “Saat mereka (dua pelaku dan korban) dipertemukan petugas kepolisian di rumah sakit, korban yakin itulah pelakunya,” kata Anggota DPD RI asal Sumut, Rahmat Shah kepada wartawan di

Rahmat Galeri Jalan S Parman, Medan, Sabtu (8/5) sore. Dikatakannya, kendati dalam kondisi cacat kulit dan dirawat tim medis, pegawai negeri sipil (PNS) Pemprovsu tersebut masih sempat mengenali wajah pelaku, biarpun seorang di antaranya telah potong rambut (pangkas-red). Polisi melakukan penangkapan terhadap RS dan KH, berdasarkan sketsa wajah yang telah dikeluarkan pihak berwajib. Sketsa wajah tersebut menggambarkan pelaBersambung ke Hal. 15

ANEH tapi NYATA

Jarum

Nyelip di Paru-paru

SEPEKAN lamanya bekas Presiden Korea Selatan Roh Tae-woo batuk-batuk tak kunjung sembuh. Alhasil, Roh, 78 tahun, diangkut ke Rumah Sakit Universitas Nasional Seoul. Setelah Roh menjalani pemeriksaan toraks (roentgen) pada paru-parunya, dokter pun tertegun. "Bagaimana bisa sebuah jarum masuk ke dalam paru-parunya?" ujar Dr Sung Myung-hun, tertegun. Tim dokter pun akhirnya melakukan pembedahan dan membuang jarum yang diduga merupakan jarum akupunk-

tur itu dari tubuh bekas penguasa Korea Selatan pada 1988 hingga 1993 itu. "Terus terang ini masih misteri buat saya," kata dokter Sung. Maklum saja, sejumlah ahli akupunktur yang ditanya mengatakan tak ada prosedur memasukkan jarum ke paru-paru. Kemarin akhirnya Roh diizinkan pulang. Kondisi kesehatan Roh dikabarkan terus menurun sejak 2002. Terlebih setelah ia menjalani operasi kanker prostat. Jangan-jangan di Korea Selatan juga ada santet. Ada-ada saja.(TI)

Direksi Tirtanadi ‘Hina’ Plt Gubsu Manager Manchester United Alex Ferguson mengekspresikan kegembiraannya usai mengalahkan Chelsea di Old Trafford. Gelar Juara ke-19 selangkah lagi akan direngkuh.

Manchester–andalas Langkah MU merengkuh trofi juara Liga Primer kian dekat usai membekuk Chelsea 2-1 di markas mereka, stadion Old Traford Minggu (8/5). Dengan hasil ini MU hanya membutuhkan satu poin untuk memastikan diri sebagai juara. MU mencetak gol cepat melalui Javier 'Chicharito' Hernandez pada detik ke-37 serta Nemanja Vidic di menit ke-23. Sementara Chelsea meraih gol hiburan lewat Frank Lampard di pertengahan babak kedua. Dengan hasil ini 'Setan Merah' punya 76 poin dari 36 laga. Dengan dua laga tersisa maka mereka hanya butuh hasil seri, yaitu kontra Blackburn Rovers dan Blackpool. Bahkan bukan tidak mungkin, gelar

Insiden Merpati

juara ke-19 yang sekaligus mengalahkan rekor Liverpool akan terjadi saat menyambangi Blackburn Rovers, pekan depan. Sementara The Blues tertahan di posisi kedua dengan 70 poin. Peluang juara hampir pasti tertutup karena mereka harus berharap MU kalah di dua partai sisa sementara mereka memenangi dua laganya. Di pertandingan lain, Arsenal terpuruk saat bertandang ke markas Stoke City. Pada laga di Britannia Stadium hari Minggu, Arsenal tumbang 1-3. Dengan demikian jumlah poin Arsenal tetap 67 dengan dua pertandingan tersisa. Nilai maksimal The Gunners jika menang di dua pertandingan itu adalah 73. Sangat sulit untuk mengharapkan MU di puncak klasemen kalah di dua partai mereka yang belum dimainkan. Dengan dua partai sisa, MU punya Bersambung ke Hal. 15

Medan–andalas Terhentinya aliran air PDAM Tirtanadi ke rumah masyarakat pekan lalu membuat Plt Gubenur Sumatera Utara, Gatot Pudjo Nugroho kecewa. Ia menilai alasan pencucian reservoir Instalasi Pengolahan Air (IPA) Deli Tua dan perbaikan pipa instalasi sulit diterima. Gatot Pudjo Nugroho kian jengkel sebab aliran air ke rumah dinas Plt Gubernur di Kompleks Taman Setia Budi Indah I juga terputus. “Di rumah dinas saya saja, kondisi air tidak normal dalam beberapa hari ini. Bagaimana lagi di rumah warga sebagai pelang-

gan," ungkap Gatot di sela-sela acara Coffee Morning dengan para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemprovsu dan wartawan, Jumat (6/5). Sementara itu, Masyarakat PanBersambung ke Hal. 15

“Kenapa Gak Sekalian Saja Kita Minta Spa” AHMAD Gazali Syam, salah seorang anggota badan pengawas PDAM Tirtanadi membantah jika pihaknya meminta fasilitas bath-up di ruangan kerja masing-masing sebagaimana tuduhan yang dilontarkan DPP MPI. “Saya tidak tahu menahu soal permintaan bath-up itu. Di rumah awak pun tak ada. Saya termasuk orang yang agak kuno, dan gak ngerti soal bath-up ini. Cobalah tanya Rajamin Sirait,” ujar Gazali Syam tertawa saat dikonfirmasi Rajamin Sirait

Bersambung ke Hal. 15

JK: Pesawat MA 60 Memang Kontroversial

Musibah jatuhnya pesawat milik Merpati Airlines jenis Xian MA-60 yang jatuh di perairan Kaimana, Papua Barat, Sabtu (7/5) menyisakan duka mendalam bagi para keluarga yang ditinggal kerabat dekatnya.

A

DA di antara 25 penumpang dan awak pesawat yang tewas, Kabag Operasi Polres Kaimana AKP Tedy Effendi, istri, dan putranya. Setelah diidentifikasi, tiga jenazah dipulangkan ke Sorong. "Jenazah korban telah tiba di

Meski belum jelas jadwal kedatangannya, keluarga Sumayani, pramugari Merpati yang tewas dalam kecelakaan di Teluk Kaimana, Papua Barat, bersiap menyambut jenazah korban.

Bandara Sorong pukul 15.45 WIT, dilakukan upacara penghormatan pada jenazah," kata Juru Bicara Polda Papua, Komisaris Besar Wachyono, Minggu (8/5). Ditambahkan dia, setelah disemayamkan sekitar 15 menit di ruang VIP bandara, jenazah diberangkatkan ke Jakarta melalui upacara pelepasan. "Pukul 16.30 WIT jenazah terbang dengan menggunakan Pesawat Merpati tujuan Jakarta," tambah Wachyono. Jenazah nantinya akan disampaikan pada pihak keluarga oleh AKBP Parlindungan S mewakili Kapolda Papua. Bersambung ke Hal. 15


MEDAN KITA

Senin 9 Mei 2011

harian andalas | Hal.

Kawasan Pasar Delitua Ditertibkan

andalas

EDITORIAL

Kontroversi Seorang Rahudman SIAPA yang tak kenal dengan Rahudman Harahap saat ini? Ya, dialah Wali Kota Medan yang dinilai sebagian kalangan selalu tegas dalam mengambil berbagai kebijakan dalam menjalankan berbagai program yang menyangkut kehidupan masyarakat luas. Meskipun apa yang dilakukanya selalu saja menimbulkan kotroversi dari berbagai pihak. Taka bisa dipungkiri semenjak menjabat Wali Kota Medan, Rahudman selalu menggadang-gadangkan semangatnya untuk membangun Medan agar lebih baik. Itu ditegaskanya dalam setiap berbagai pertemuan dan acara seremonial dengan motto “Hari ini lebih baik dari hari kemarin dan hari esok lebih cerah dari hari iniâ€?. Membuktikan keseriusannya, Rahudman pun gencar melakukan penataan Kota Medan menuju Medan yang Bestari (Bersih, Indah dan Lestari). Meskipun dalam perjalanannya, ada beberapa SKPD yang dinilai tak mendukung program kerjannya terpaksa ‘dibongkar pasang’ dengan dalih tak bersinergi untuk mencapai tujuan programnya. Mantan Sekretaris Daerah Tapanuli Selatan ini bahkan mencopot sejumlah direksi PD Pasar Kota Medan yang dilanda konflik internal manajemen yang dikhawatirkan akan menggangu kelangsungan operasional perusahan daerah Kota Medan itu. Mekipun kebijakan Rahudman saat itu justru dinilai kontroversi oleh sejumlah kalangan karena dituding ada kepentingan-kepentingan tertentu. Soal kebijakan Rahudman memang dikenal tanpa kompromi dalam melakukan eksekusi. Didukung dengan pimpinan SKPD tegas dalam melaksanakan program penertiban. Mulai dari pedagang kaki lima yang berjualan di trotoar jalan, pedagang pasar yang merengsek di jalan raya sampai pada penertiban hewan berkaki empat khususnya ternak babi di kawasan Mandala dan Marelan. Walaupun apa yang diperbuatnya tetap juga menimbulkan kontroversi, dan penolakan dari masyarakat dan pedagang. Ya‌ Rahudman memang saat ini bisa dikatakan sebagai Wali Kota yang penuh kontroversi. Pandangan dan penilian miring selalu didapatkannya. Terkadang apa yang dilakukkanya sejujurnya adalah dengan tujuan baik. Tetapi itu pun tidak cukup bagi Rahudman untuk membuat masyarakat Medan percaya dengan tujuannya. Sudah cukup? Belum. Kontroversi Rahudman berlanjut tatkala muncul sejumlah pemberitaan di televisi, koran dan media onaline, terkait dugaan perselingkuhan istrinya dengan Ir Masfar yang merupakan PNS di Pemprovsu. Belakangan Masfar pun harus terbaring di Rumah Sakit Columbia Asia karena mengalami luka serius akibat siraman soda api oleh orang yang tak dikenal. Meskipun saat ini motif penganiayaan Masfar masih diselidiki polisi termasuk siapa pelaku dan dalang dari penganiayaan tersebut. Namun tuduhan miring mengarah kepada Rahudman sebagai aktor intelektual di balik kasus penganiayaan itu. Ini berdasarkan pengakuan korban yang menyebut Rahudman memukulinya sebelum terjadi penyiraman soda api. Kita sebagai masyarakat awam tentu hanya bisa berandai-andai dan menghubungkan berbagai cerita itu. Tetapi apa yang menimpa Masfar, biarkanlah polisi yang bekerja sampai pelaku dan otak penyiraman soda api terhadap Masfar terungkap. Dan kita tunggu profesionalisme polisi mengungkap kasus itu. Dan kasus terakhir ini makin melengkapi kontroversi Rahudman, yang sebelumnya sudah menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi saat menjabat sebagai Sekda Tapsel. (*)

andalas/hs poetra

Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

2

BEBAS POLUSI – Hari ini Car free day atau Hari bebas berkendara dipusatkan di jalan Sudirman, Medan, Minggu (8/5). Masyarakat memanfaatkan jalanan yang bebas dari lalu lalang kendaraan untuk berolah raga, selain itu juga ada penampilan tari tarian daerah dan pemeriksaan kesehatan gratis dari Fakultas Kedokteran USU.

Pembongkaran Masjid Al-Ikhlas Sesuai Hukum FUI Sesalkan Sikap Ormas Islam Terima Rp700 Juta Medan-andalas Ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) DPR RI, Hasrul Azwar menyatakan, pembongkaran Masjid Al-Ikhlas di Jalan Timor Medan, tidak perlu dibesar-besarkan, karena telah sesuai dengan ketentuan hukum. jid Al-Ikhlas itu bukan tanah wakaf, maka pembongkaran tersebut tidak perlu meminta persetujuan dari Menag,� tandas mantan Ketua DPW PPP Sumut ini. Karenanya, tambah anggota Komisi VIII DPR RI ini, pembongkaran masjid tak perlu dibesarbesarkan, seolah-olah Pangdam I/ BB membongkar masjid. Padahal, ruislag bekas kantor Hubdam yang di atasnya terdapat masjid, sudah dilakukan sejak tahun 2004, jauh sebelum Mayjen TNI Leonardus JP Siegers menjadi Pangdam I/BB. Apalagi jika dikaitkan dengan upaya Kodam I/BB yang telah mendirikan masjid di markas baru Denhubdam di kawasan Namurambe sebagai ganti Masjid Al-Ikhlas yang dibongkar itu. Bahkan, kata Ketua DPP PPP ini, Kodam I/BB juga telah memberikan bantuan sebesar Rp 700 juta sebagai upaya mengembangkan sejumlah masjid di Kota Medan. Asisten Intelijen Kasdam I/BB Kolonel Arh Andi Sumangeruka mengatakan, pihaknya telah memberikan bantuan sebesar Rp700 juta kepada sejumlah pengurus ormas Islam untuk pembangunan masjid di Kota Medan. Pemberian bantuan itu dilaksanakan di Masjid Al-Amin di Jalan HM Yamin Medan pada Jumat (6/5) yang disaksikan Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin dan sejumlah ulama di antaranya KH

Zulfikar Hajar. “Kita serahkan kepada ormas Islam dan ulama itu untuk mencari pertapakan dan membangunan masjid di atasnya dengan uang Rp 700 juta itu,� tambah Andi. Sesalkan Sikap Ormas Meskipun Kodam I Bukit Barisan memberi bantuan Rp700 juta kepada sejumlah ormas Islam, namun tidak menyurutkan jemaah dan massa FUI untuk memperjuangkan masjid tersebut. Mereka menyesalkan sikap sejumlah ormas Islam yang menerima dana tersebut. �Kami tentu menyesalkan ormas Islam yang menerima bantuan Rp700 juta itu.Apalagi ke masjid mana uang itu akan disalurkan sifatnya masih abstrak,� papar Ketua Harian FUI Sumatera Utara Indra Suheri, Sabtu (7/5). Indra Suheri menjelaskan, tidak ada data pasti uang senilai Rp700 juta itu diperuntukkan membantu masjid di Medan. Justru bantuan itu dapat membuka peluang untuk disalahgunakan. �Ini sungguh luar biasa. Kalau tak ada data pasti, ini membuka peluang uang Rp700 juta itu didominasi oleh ormas Islam yang menerima,� paparnya. Indra menegaskan, subtansi masalahnya bukanlah masalah uang ganti rugi dan bantuan Rp700 juta itu, tapi pembongkaran Masjid Al Iklas yang dilakukan secara sewenang- wenang. Sebab, masalah masjid Al Ikhlas saat ini sedang dalam proses gugatan di Pengadilan Negeri (PN) Medan.�Sebelum ada keputusan hukum tetap,mestinya tidak boleh ada aktivitas pembongkaran.Tapi nyatanya,masjid Al Ikhlas itu sudah dirobohkan,� ucap Indra. (HAM)

Tender di Kanwil Kemenkum HAM Sumut Diduga Sarat KKN Medan-andalas Penentuan pemenang tender pengadaan bahan pakaian dinas dan kelengkapan lainnya di jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera utara, diduga sarat dengan praktik KKN. Pasalnya, CV Hermon beralamat di Jalan Nusa Indah Raya No 61 Blok II Helvetia, Medan, selaku pemenang tender disebut-sebut merupakan CV yang yang diduga dipimpin JS, putra Kepala Kanwil Kemenkum HAM Sumut. Panitia pengadaan bahan pakaian dinas Kemenkum HAM Sumut yang diketuai H Johan Manurung SH MH, pada 6 April 2011 lalu mengumumkan CV Hermon sebagai pemenang tender bernilai Rp 1.254.629.000. Terkait dengan dugaan praktik KKN pengadaan bahan pakaian dinas di Kemenkum HAM Sumut itu,

jalan.Bila hal ini tidak diindahkan para pedagang akan ditindakan tegas dengan mengangkati seluruh dagangan mereka. Menurut pedagang, Pedagang wanita Boru Sembiring mengatakan, penertiban yang dilakukan Muspika kecamatan Delitua itu wajar saja�kami pedagang yang bandal�,ucapnya. Lebih lanjut Sembiring mengharapkan agar pembanguan pasar Delitua yang sudah dijanjikan berulang kali segera dibangun.Mengingat pedagang tradisionil di Delitua ini sudah terlalu banyak. Drs Edy Yusup kepada wartawan dilokasi penertiban mengatakan, penertiban ini akan terus lakukan. “Kita akan memonitoring setiap harinya. Sampai betul betul tertata ketertiban dan keindahannya,’’ujarnaya. (STP/WAN)

Nelayan Tetap Waspadai Gelombang Tinggi

Hasrul Azwar:

"Kita minta umat Islam di Kota Medan menyikapi pembongkaran masjid itu dengan arif. Jangan terpancing pada situasi provokatif dan agitatif yang melelahkan, karena masih banyak persoalan umat yang perlu segera diselesaikan, seperti soal Ahmadiyah, NII, dan pluralisme,� kata Hasrul kepada wartawan di Hotel Polonia Medan, Sabtu (7/5). Didampingi Asintel Kasdam I Bukit Barisan (BB) Kolonel Arh Andi Sumangeruka dan Waasintel Letkol Kav Hendrawan, Hasrul menegaskan, pihaknya telah meneliti alasan Kodam I/BB membongkar Masjid Al-Ikhlas yang merupakan bekas rumah ibadah milik Detasemen Perhubungan Kodam (Denhubdam) yang markasnya sudah dipindahkan ke kawasan Namurambe, Kabupaten Deli Serdang itu. Dari berbagai data yang didapatkan, diketahui bahwa lahan Masjid Al-Ikhlas itu bukan tanah wakaf sebagaimana informasi yang berkembang selama ini. Memang, kata Hasrul, berdasarkan ketentuan UU 46/2004 disebutkan pihak-pihak yang akan membongkar masjid di atas tanah wakaf harus mendapatkan persetujuan dari Menteri Agama (Menag) RI. Jika tidak memiliki persetujuan dari Menag, maka pihak yang membongkar masjid tersebut dapat dikenai sanksi pidana, dan hukumannya bisa lima tahun penjara. “Namun, disebabkan lahan Mas-

Delitua-andalas Unsur Muspika Delitua yang dipimpin Camat Delitua, Drs Edy Yusup melakukan penertiban tehadap sejumlah pedagang, becak bermotor dan angkutan kota di kawasan Pasar Delitua sejak Jumat (6/5) lalu. Penertiban itu dalam rangka meminilasir kesemrawutan dan kemacetan yang sering menganggu aktivitas lalu lintas di kawasan pasar tersebut. Edy Yusup didampingi Kapolsekta Delitua Kompol Drs SP Sinulingga,Dan Ramil Delitua Kapten T Hamdani, Kasi Trantib Irwan Darmawan dan seluruh personilnya melakukan penetiban untuk menata kembali kawasan Delitua agar lebih indah dan tertib. Dalam penertiban tersebut Edy Yusup memberikan arahan kepada seluruh pedagang agar tidak berjualan lagi dibadan

praktisi hukum H Abdi Nusa Tarigan SH menyatakan, jika benar demikian, hal itu jelas merupakan sebuah pelanggaran dan sangat tidak bisa ditolerir. "Apa pun dalihnya, tidak dibenarkan seorang putra pejabat ikut bermain di lingkungan instansi yang berada di bawah kepemimpinan orang tuanya," tegasnya, kepada wartawan, Minggu (8/5). Dikatakannya, dipandang dari segi persaingan ketentuan usaha maupun peraturan kepegawaian yang mengatur kedudukan pejabat, sama sekali tidak dibolehkan anggota keluarga pejabat terlibat dalam permainan proyek."Karenanya jika benar putra Kakanwil Kemenkum HAM Sumut ikut terlibat tender proyek, dipastikan akan terjadi KKN," ujarnya. Abdi Nusa Tarigan mengingatkan, mestinya Kepala Kanwil Kemenkum HAM Sumut Baldwin Simatupang, bisa memberikan

contoh seputar penyelenggaraan pemerintahan yang bersih (clean government) serta transparansi dalam menjalankan kebijakan. "Kantor Kemenkum HAM kan bergerak di bidang penegakan hukum. Jangan pula pimpinannya justru memberikan contoh yang buruk soal penegakan hukum tersebut," katanya. Ditambahkan, memberi kesempatan kepada keluarga pejabat mengikuti tender, jelas merupakan kebijakan yang tidak dapat dibenarkan. Itu sama artinya telah menafikan keharusan mewujudkan persaingan usaha yang sehat, termasuk di bidang tender proyek. "Jika putra pejabat dibolehkan ikut tender proyek, selain menumbuhsuburkan KKN. Praktik yang meresahkan sesama kalangan pengusaha itu juga harus diusut pihak aparat penegak hukum lainnya," tegas Tarigan.(UJ)

Medan-andalas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Belawan kembali mengeluarkan peringatan dini (early warning) untuk perairan Sumatera dan sekitarnya yakni terkait gelombang tinggi di laut sejak, Sabtu (7/5) sampai hari ini, Senin (9/5). Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Belawana, Budi Parasetyo kepada wartawan, kemarin mengatakan secara keseluruhan gelombang tinggi ini tidak berdampak dan berpengaruh sekali kepada nelayan yang ada di Medan khususnya para nelayan yang berada dibagian kepulauan Sumatera. Hal ini membuat sebahagian para nelayan ada yang melaut dan ada yang tidak bagi nelayan kecil dan berpengaruh pada kenaikan

harga ikan laut. Tetapi dengan tinggi gelombang 2,0 sampai 3,0 M berpeluang terjadi di Perairan Barat Sumatera Utara dan Lampung, Perairan Enggano, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Jawa, Perairan Kepulauan Tanimbar, Perairan Kepulauan Aru, Laut Arafuru. Sedangkan dengan tinggi gelombang 3,0 sampai 4,0 M berpeluang terjadi di Perairan Utara dan Barat Aceh, Samudera Pasifik sebelah Utara Halahera. Tidak menutup kemungkinan dengan tinggi gelombang 4,0 sampai 5,0 M berpeluang terjadi di Laut Andaman, Perairan Timur P. Samar Philipina. Budi Parasetyo menambahkan adanya awan gelap (cumulunimbus) dilokasi tersebut yang dapat menimbulkan angin kencang dan menambah tinggi gelombang. (IKA)

ist/andalas

SAP SAPAA MEDAN – Nidji menyapa para Nidjiholic dan kawula muda metropolis yang memadati Istana Maimun Medan dalam program road show NUomplok Baren, Rejeki NUomplok, NU Green Tea 2 Miliar, Minggu pagi (8/5).

Masyarakat Padati NUomplok Bareng, Rejeki NU Green Tea Medan-andalas Suasana lapangan Istana Maimon Medan dipadati ribuan nidjiholic-sebutan fans Nidji-untuk menyaksikan penampilan Grup Nidji yang digawangi Giring Ganesha (Giring) dalam acara 'NUomplok Baren, Rejeki NUomplok NU Green Tea 2 Miliar, Minggu pagi (8/5). Giring yang tampil dengan gaya khas mengenakan kacamata hitam, celana dan jacket jens warana hitam membawakan tembangtembang hitsnya untuk menyapa kawula muda metrpolis. Giring membawa lagu-lagu hitsnya diantaranya 'Sang Mantan' yang mampu memecahkan keheningan pagi di Istana Maimun. Penampilan Nidji dalam rangka roadshow yang diselenggarakan PT ABC President sebagai salah satu produsen yang fokus pada fast moving consumer goods (FMCG) yang terus mendidikasikan produk-produk terbaiknya kepada masyarakat Indonesia. Menurut Nurkori, Group Brand Cordintaor PT ABC President Indonesai program Nu Green Tea Rejeki NUomplok 2 Miliar dikemas dalam bentuk cosumer gathering dengan tema 'NUomplok Bareng' NU Green

Tea di Surabaya, Medan, Jakarta pada April tahun ini. Sebagai pelopor produk ready to drink (RTD) Green Tea, NU Green Tea sangat diterima masyarakat luas. Hal ini dapat dilihat dariu minat masyarakat akan produk tersebut. Produk ini menjadi tren minuman yang inovatif, praktios, modern di Indonesia. ‘’Sejak diluncurkan pada September 2005 lalu, NU Green Tea telah menguasai pasar teh hijau di Indonesia. Berdasarkan hal itu, PT ABC President Indonesia ingin memberikan apresiasi lebih kepada masyarakat,’’katanya. Selain memberikan apreasiasi acara ini terselenggara dengan tujuan meningkatkan loyalitas pada konsumen setia NU Green Tea di masa yang akan datang, serta mewujudkan komitmen NU Green Tea untuk terus mendukung gaya hidup sehat bagi masyarakat Indonesia. Melalui salah satu produknya NU Green Tea, yang merupakan pelopor produk minuman teh hijau di Indonesia, PT ABC President Indononesia menunjukkan kependuliannya terhadap gaya hidup yang sehat dan modern dari masyarakat Indonesia.(MA)

Puting Beliung, Penyakit ISPA Mengancam Medan-andalas Suhu panas yang melanda Kota Medan yang diprediksi sampai akhir 2011 mendatang diperkirakan mencapai 34 derjat celcius. Kondisi ini dapat berpotensi terjadinya hujan disertai angin puting beliung dan ancaman petir. Kondisi suhu panas dan adanya hujan ini juga dapat memicu penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), diare, penyakit kulit dan DBD Menurut Kepala Seksi (Kasi) Data dan Informasi Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah Sumatera

Utara/NAD, Hendra Swarta, suhu udara panas ini tidak hanya di Medan melainkan juga terjadi di wilayah pesisir timur. Lebih lanjut dikatakannya, suhu panas tersebut terjadi dari siang hari hingga malam. Namun, suhu tersebut naik turun dan puncak tertingginya 34 derjat celcius. Sementara itu, pengamat kesehatan dr Umar Zein SpPD (K) SPTI menyebutkan, kondisi suhu udara yang dan adanya hujan ini, dapat memicu, penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA), diare, penyakit kulit dan DBD karena adanya hujan.(YN)


Senin

MEDAN KITA

9 Mei 2011

harian andalas | Hal.

3

Harian Orbit Tolak Damai  Ajak Semua Pihak Taati Proses Hukum

APRESIASI - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Drs Syaiful Safri MM memberikan apresiasi kepada stan terbaik di Pameran Pendidikan dan Ajang Kreativitas Siswa 2011 di Atrium Plaza, Minggu (8/5).

Fadly Nurzal Diminta Jadi Gubsu Medan-andalas Sejumlah elemen pemuda dan masyarakat Sumatera Utara menyatakan sikapnya mendukung Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Sumatera Utara H Fadly Nurzal, SAg menjadi Gubernur Sumatera Utara periode 20132018. Dukungan yang datang dari Ketua Generasi Muda (Gema) Mathlaul Anwar Kota Medan, Yuni Djamal Piliang, Wakil Ketua Gerakan Pemuda Alwasliyah (GPA) Sumatera Utara Syafruddin Ritonga, Wakil Ketua GPA Kota Medan Dedy Suheri, Wakil Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara M Sholeh Tanjung dan dari tokoh-tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Sumatera Utara diantaranya M Suheri Lubis, Habarol habibi, M Sulyan Pulungan dan Parulian Harahap. Dukungan kepada H Fadly Nurzal tersebut, Ketua Gema Mathlaul Anwar Kota Medan Yuni Djamal Piliang dan Wakil

Ketua Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara M Sholeh Tanjung, mengatakan sosok Fadly yang dinilai masih muda dan energik mampu memimpin dan membangun Provinsi Sumatera Utara untuk kesejahteraan masyarakat. “Untuk itulah diminta kepada H Fadly Nurzal SAg agar dapat maju sebagai Gubernur Sumatera Utara periode mendatang,” kata Yuni Djamal dan M Sholeh Tanjung kepada wartawan di Hotel Polonia Medan, Minggu (7/5). Selain sosok muda dan energik, kata Yuni dan M Sholeh, H Fadly Nurzal juga merupakan politisi muda yang saat ini menjabat sebagai Ketua Fraksi PPP DPRD Sumatera Utara. “Dalam aktifitasnya di lembaga legislatif, Fadly terlihat sangat vokal dan konsern terhadap pembangunan dan kesejahteraan rakyat,” ujar M Sholeh Tanjung. Mantan Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara ini, ungkap Yuni, memiliki wawasan yang luas

terhadap berbagai persoalan, itulah sebenarnya yang sangat dibutuhkan masyarakat Sumatera Utara. “Sikapnya yang arif dalam berpikir, santun dalam bertindak dan cerdas dalam mengambil keputusan mampu mengatasi berbagai peersoalan yang terjadi, sehingga keputusan yang diambilnya akan memuaskan semua pihak, tanpa ada yang dirugikan,” kata M Sholeh. Sementara itu, Wakil Ketua GPA Sumatera Utara, Syafruddin Ritonga menilai, Fadly Nurzal mampu memberi kesejukan bagi semua kelompok di Sumatera Utara, sehingga dapat dipastikan sosok Fadly Nurzal dapat diterima oleh semua kalangan. “Fadly yang matang dalam berpolitik sangat tepat menjadi Gubsu periode mendatang. Ini adalah keputusan yang tepat bagi PPP yang telah membuktikan keberhasilannya mengusung calonnya menjadi Gubsu pada Pilgubsu tahun 2008,” kata Syafruddin. Selain PPP berhasil mengusung calonnya pada Pilgubsu 2008, kata Syafruddin, PPP Sumut dibawah kepemimpinan Fadly Nurzal kembali menunjukkan suksesnya dengan memenangkan beberapa pilkada kabupaten/kota di Sumatera Utara. (FEL)

Medan-andalas Isu damai terus menggelinding, pasca insiden penyerangan Kantor Redaksi Harian Orbit di Jl T Amir Hamzah No 46 Medan, Sumatera Utara, 3 Mei 2011. Bergulirnya upaya penyelesaian dengan jalan damai dari pihak terlapor diakui Wakil Pemimpin Umum Harian Orbit Maruli Agus Salim, kepada wartawan, Minggu (8/5) di Medan. Didampingi Pemimpin Redaksi As Atmadi dan Pemimpin Perusahaan Kaya Hasibuan, Maruli mengatakan permintaan damai dari pihak terlapor mengaku mengatasnamakan utusan PT WDM adalah hal yang wajar. Namun, kata dia, pihaknya atas nama Keluarga Besar Harian Orbit belum dapat merespon permohonan itu. “Semua kita harus memetik pelajaran dari insiden penyerangan Kantor Redaksi Harian Orbit. Mari kita hargai proses penegakan hukum,” ujarnya. Dikatakan, menaati dan menghargai proses hukum merupakan kewajiban warga negera Indonesia dan merupakan bagian dari komitmen Harian Orbit dari tingkat pimpinan hingga wartawannya yang me-

nyebar di daerah. Salut dan Terimakasih Memberangus premanisme dan aksi anarkis tentunya menjadi kesepakatan seluruh warga Indonesia. Terlebih aksi itu telah melukai insan jurnalistik, sehingga membuat pihak kepolisian sigap dan cepat mengamankan grombolan pelaku penyerangan Kantor Redaksi Harian Orbit. "Salut dan bangga kepada Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro, Kapolres Medan Kombes Pol Tagam Sinaga dan jajarannya yang begitu sigap dan serius menangani kasus yang dialami Harian Orbit,” kata mereka. Termasuk respon membanggakan dari pihak Pangdam I/BB dan jajarannya ketika pertemuan, Rabu (4/5), di ruang kerja Kasdam I/BB dengan pimpinan Harian Orbit. “Dengan laporan resmi pihak Harian Orbit di Denpom I/5 Medan pihak Pangdam I BB berjanji segera menangani dan mengusut dugaan keterlibatan anggota berinisial IB, oknum Kapuskodal Ops Dam I/BB berpangkat Letkol Inf,” kata Maruli seraya menyebutkan laporan dan pemeriksaan saksi korban telah dimulai Kamis lalu.

Selama Masih ‘Banci’

PDAM Tirtanadi Mustahil Untung Medan-andalas Anggota Komisi-C DPRD Sumut, Dra Ristiawati mengatakan PDAM Tirtanadi Medan mustahil memberi keuntungan atau kontribusi PAD bagi Pemprop Sumut, selama statusnya masih “banci”, apakah melayani propinsi Sumatera Utara atau hanya wilayah Medan saja. “Sampai kiamat pun PDAM Tirtanadi tidak akan mampu memberi kontribusi PAD bagi Sumut, karena sesuai Kepmendagri No.23 tahun 2009, PDAM di Indonesia tidak diperkenankan memberikan kontribusi PAD bagi daerah yang cakupan pelayanannya belum mencapai 80 persen. Sementara PDAM Tirtanadi yang merupakan milik Pemprop Sumut bila harus melayani Sumatera Utara, yang terdiri dari 33 Kabupaten/Kota, cakupan pelayanannya baru mencapai 27 persen.” kata Ristiawati, Minggu (8/5), usai mengikuti kunjungan kerja Komisi-C ke PDAM Tirtanadi di Kota Brastagi.

Menurut anggota Fraksi Partai Demokrat yang juga Ketua Badan Kehormatan DPRD Sumut tersebut, PDAM Tirtanadi saat ini merupakan satu-satunya PDAM milik pemerintah Propinsi, sedangkan PDAM-PDAM yang ada di Indonesia umumnya merupakan milik pemerintah Kabupaten/ Kota. Karena itu terkait Kepmendagri No.23 seharusnya diberi penegasan apakah PDAM milik propinsi diwajibkan juga melayani seluruh wilayah propinsi, atau cukup beroperasi di Kota Medan saja. Dikatakan, kalau untuk wilayah Kota Medan saja sebenarnya PDAM Tirtanadi sudah mencapai cakupan 78 persen pelayanan, namun karena statusnya milik propinsi maka seolah PDAM ini juga harus memberi pelayanan di semua kabupaten/kota, setidaknya melalui kerjasama operasional (KSO) dengan PDAM-PDAM-nya. “Kalau harus melayani Kabupaten/ Kota melalui KSO, pelayanan PDAM Tirtanadi baru mencapai 27 persen, tapi untuk wilayah kota Medan saja sebenarnya sudah mencapai 78 persen, jadi tinggal 2 persen aja lagi PDAM Tirtanadi bisa memberi kontribusi PAD kepada PempRop Sumut. Karena itu perlu penegasan lagi dari Kepmendagri apakah cakupan pelayanan Tirtanadi untuk wilayah propinsi atau cukup kota Medan saja, sehingga PDAM Tirtanadi tidak bertindak seperti banci,” katanya. Kalau memang cakupan pelayanan PDAM Tirtanadi meliputi wilayah Sumatera Utara, menurut Wati, sampai “kiamat-pun” PDAM ini tidak akan mampu memberi kontribusi bagi PAD Sumut, karena Kabupaten/kota yang ada akan menuntut kerjasama KSO yang sama dengan Tirtanadi. “Jadi tidak cuma melakukan KSO dengan Deli Serdang, Simalungun, Sidempuan, Sibolga atau Berastagi saja, tapi yang lainnya juga berhak meminta KSO dengan Tirtanadi, termasuk Daerah Pemilihan saya Kabupaten Langkat dan Binjai yang belum disentuh PDAM Tirtanadi,” kata Wati. Sementara Dirut PDAM Tirtanadi, Ir Azam Rizal M.eng mengakui dengan diberlakukannya Kepmendagri No 23

Pemimpin Redaksi Harian Orbit, As Atmadi juga mengatakan, jajarannya hanya dapat mengungkapkan rasa salut dan terimakasih atas respon dan kesigapan itu, semoga menjadi pembelajaran bagi semua dan menimbulkan rasa aman bagi pekerja jurnalistik di daerah ini. Harian Orbit juga mengungkapkan terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh media cetak dan elektronik, organisasi kewartawanan, DPRD Sumut, DPRD Medan, Pemprovsu, ormas dan OKP, Dewan Pers RI, Komisi Penyiaran Indonesia, Menkominfo RI dan segenap pihak yang menaruh prihatin atas insiden yang dialami Harian Orbit. “Kami berharap penegakan hukum yang diambil bukan sekadar mengarah kepada pengrusakan dan penganiayaan. Peristiwa ini merupakan kriminalisasi terhadap pers yang harus menerapkan UU Pers No 40 Tahun 1999,” kata As Atmadi. Dia mengajak semua pihak tetap menjaga marwah dan perjuangan demokratisasi pers dengan melawan aksi anarkis dan gerakan yang mengarah penghadangan demokratisasi. (TIM) tersebut, sejak tahun 2010 Perusahaan Daerah ini tidak lagi memberi kontribusi PAD kepada Pemprop Sumut, sebaliknya kondisi PDAM ini jadi semakin “gemuk” dengan adanya KSO-KSO dengan PDAM-PDAM Kabupaten/ Kota, sehingga dibutuhkan pembiayaan yang tidak sedikit untuk pengembangan jaringan dan pelayanan. “Sebenarnya Pemprop Sumut masih memiliki kewajiban menyetor penyertaan modal ke PDAM Tirtanadi sebesar Rp200 miliar. Andaikan dari kewajiban tersebut saat ini penyertaan modal itu disetor Rp 100 miliar saja, sudah akan mampu memberikan pelayanan yang berarti kepada masyarakat Sumut,” kata Azam. Namun Komisi C berpendapat, sepanjang manajemen PDAM Tirtanadi masih “gemuk” dan tidak efisien maka DPRD Sumut tidak akan merekomendasi menambahan modal . “Untuk apa kita menghabiskan anggaran untuk kegiatan usaha yang jelas-jelas tidak memberi keuntungan. Saya menyarankan agar PDAM Tirtanadi melakukan audit secara menyeluruh supaya perusahaan lebih efisien, tanpa meninggalkan “core business-nya” mencari keuntungan, sekaligus menjalankan fungsi sosialnya,” kata Ristiawati. Wati yang juga Ketua Kaukus Perempuan Parlemen DPRD Sumut tersebut menilai kondisi Perusahaan Daerah di Sumatera Utara saat ini cendrung tidak sehat karena terlalu bayak dicampuri oleh politik, khususnya saat dilakukan pergantian Dewan Komisaris dan jajaran Direksi karena pemilihan dilakukan tidak berdasarkan “fit and proper test” yang benar. “Bukan rahasia lagi kalau yang terpilih menjadi Dewan Komisaris maupun jajaran Direksi PDAM Tirtanadi merupakan orang-orang titipan dari partai politik tertentu, bukan berdasarkan kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni. Jadi tidak heran kalau kondisi perusahaan daerah di Sumut begini-begini saja, tidak ada perubahan berarti,” kata Wati, seraya menambahkan dari semua perusahaan daerah saat ini cuma PD Perkebunan dan PT Bank Sumut yang kondisinya relatif cukup baik, sedangkan PDAM Tirtanadi mulai “goyah” dan perusahaan daerah lainnya seperti PD.Aneka Industri dan Jasa, PD Perhotelan sudah terseokseok. Wati yang juga mantan wartawan LKBN ANTARA ini mengatakan, PDAM Tirtanadi saat ini memiliki nilai asset cuma sekitar Rp 300 miliaran, sedangkan hutangnya mencapai Rp 230 milliar. Ini menunjukkan gambaran kondisi keuangan perusahaan ini sudah makin parah disebabkan menejemen perusahaan yang tidak efisien. (UJ)


Senin 9 Mei 2011

HUKUM & KRIMIAL

harian andalas | Hal.

4

Bus KUPJ Terbakar

andalas/selamat riadi kasidi

BUS TERBAKAR- Rongsokan Bus KUPJ dengan nomor dinding 345 yang terbakar di jalinsum Simpang Beo, Tebing Tinggi. menjadi tontonan warga yang melintas di lokasi kejadian perkara, Minggu (8/5).

Duh! Mantan Kiper PSMS Medan Jual Ekstasi Medan-andalas Mantan penjaga gayang (kiper) PSMS Medan, Sony Gunawan (36) warga Jalan Taruma Kampung Kubur, Medan, Jum'at (6/5) malam ditangkap petugas Reskrim Polsek Medan Baru karena kedapatan menjual narkoba jenis pil ekstasi di Lantai II Sun Plaza Jalan KH Zainul Arifin Medan. Saat ditangkap dari Sony disita barang bukti 45 butir pil ekstasi yang disimpan tersangka dalam tas sandang. Selain "pil geleng-geleng", polisi juga menyita alat isap sabu serta 9 butir pil multivitamin merk WR. Guna dilakukan pemeriksaan bersama barang bukti, tersangka langsung digelandang ke Mapolsek Medan Baru. Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Medan Baru ketika dikonfirmasi wartawan Sabtu (7/5) sore mengatakan selain mantan kiper PSMS Medan, tersangka juga merangkap pencari bibit pemain sepak bola yang akan dimasukkan ke klub-klub. Kanit menjelaskan, tersangka ditangkap setelah polisi mendapat kabar tersangka akan melakukan transaksi narkoba dengan seorang calon pembeli di lantai 2 Sun Plaza . "Begitu mendapat informasi, petugas polisi terus turun ke lokasi dan menyaru sebagai pembeli, sekaligus melakukan penangkapan," terang Andik. Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku kalau barang haram itu dibelinya dari rekannya bernama Rakes, "Sebutir aku beli seharga Rp130 ribu. Kalau ditolal harga mencapai Rp 6 juta," tutur Sony. Pantuan wartawan, tersangka sudah dimasukkan ke sel tahanan untuk pemeriksaan, dan pengembangan lebih lanjut. "Tersangka dapat dijerat pasal 114 ayat 1, subs pasal 112 ayat 2 UUNo 35 tahun 2009 dengan ancaman hukuman maksimal diatas 5 tahun pencara," terang kanit. (HER)

Pelaku Cabul Dibekuk Saat Hadiri Pernikahan Adik Medan-andalas Apes benar nasib yang dialami Parlindungan Silaen. Usahanya untuk lari dari tanggungjawabnya karena mencabuli seorang bocah perempuan sebut saja Bunga (17) warga Jalan Elang Ujung, Medan Denai, berakhir sia-sia. Bak pepatah sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga, hal itu pun dialami pria berusia 36 tahun itu. Warga Jalan Walet I, Kenanga Baru, Percut Sei Tuan itu dibekuk petugas Unit VC Polresta Medan saat menghadiri pesta pernikahan adiknya di sebuah Wisma di kawasan Jalan Air Hakim, Medan Area, Sabtu (7/5) sekira pukul 15.00 WIB. Informasi dikepolisian menyebutkan, tersangka ditangkap atas laporan pengaduan orang tua Bunga setahun lalu. Awalnya, pertemuan tersangka dengan korban terjadi pada tahun 200, di Lapo Tuak milik ayah korban. Ketika itu, korban masih duduk dibangku Sekolah Menengah Umum (SMU). Singkat cerita, keduanya pun memadu kasih hingga korban tamat dan melanjutkan pendidikan di bangku perkuliahan, sekira tahun 2009. Ketika itu, korban sering dijemput tersangka. Tak hanya diantar jemput, tersangka juga sering diajak jalan-jalan. Hingga akhir September 2009, korban diajak tersangka ke sebuah hotel di kawasan Padang Bulan. Disana, tersangka membujuk rayu korban untuk menyerahkan 'mahkota' keperawanannya kepada tersangka. Bujuk rayu itu berhasil, dan tersangka merenggut keperawan korban. Perbuatan layaknya suami istri itu dilakukan keduanya sebanyak empat kali, hingga akhirnya korban hamil dan melahirkan bayi hasil hubungan terlarang keduanya pada September 2010. Ketika korban masih hamil, kedua orang tua korban berusaha untuk meminta pertanggungjawaban tersangka namun tersangka menolaknya. Merasa kesal, orang tua korban melaporkan perbuatan tersangka kepada pihak kepolisian pada 7 Oktober 2010. Kanit VC Sat Reskrim Polresta Medan, AKP Hartono SH kepada wartawan, membenarkan penangkapan itu. "Tersangka ditangkap setelah setahun berhasil melarikan diri. Tersangka kita tangkap pada saat menghadiri pesta pernikahan adiknya," sebut Hartono. (THA)

Tebing Tinggi-andalas Satu unit bus Koperasi Usaha Pinggir Jalan (KUPJ) BK 1631 BR, Minggu (8/5) sekira pukul 12.00 WIB terbakar di Simpang Beo, Jalan KL Yos Sudarso, Kampung Keling, Tebing Tinggi. Tidak ada korban jiwa dalam peritiwa itu, para penumpang berhasil keluar menyelamatkan diri. Informasi diperoleh, sebelumnya mobil KUPJ datang dari arah Medan menuju Asahan sarat penumpang. Setiba di Jalansum Tebing Tinggi, sebelum bus terbakar terlebih dahulu terdengar suara letupan dan dari bagian belakang bus mengeluarkan asap tebal. Namun bus tetap melaju. Hingga sampai Simpang Beo, kepulan asap semakin tebal, salah seorang penumpang melihat api sudah menyala langsung memberitahu ke sopir dan supir memberhentikan bus tersebut. Spontan para penumpang berhamburan keluar dari dalam menyelamatkan diri, sebagian tidak sempat menyelamatkan barang-barang bawaanya hingga ludes terbakar, sedangkan sopir bus tidak diketahui keberadaanya setelah kejadian itu, diperkirakan langsung melarikan diri. Kasatlantas Polres Tebing Tinggi, AKP Juliani yang turun ke lokasi kejadian mengatakan, belum mengetahui asal api, kasusnya masih dalam lidik. Sejumlah penumpang tengah dimintai keterangan di Mapolres beserta mobil yang terbakar diamankan guna proses lebih lanjut. Sedangkan supir mobil itu belum diketahui keberadaannya. (MET)

Pergaulan Hakim Ad Hoc Tipikor Dibatasi Medan-andalas Pergaukan Hakim Ad Hoc Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di lingkungan Pengadilan Negeri (PN) Medan dibatasi. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari intervensi terhadap perkara yang sedang ditangani. "Mulai saat ini, pergaulan saudarasaudara tak bebas lagi. Bisa munculkan tafsiran macam-macam," kata Ketua pengadilan Negeri Medan, H Panusunan Harahap SH M Hum usai melantik Hakim Ad Hoc Tipikor di ruang sidang utama PN Medan, beberapa waktu lalu. Undangan dan kegiatan umum, juga adanya ajakan secara pribadi, misalkan ajakan makan oleh pengacara tidak harus dituruti. Pertemuan itu bisa munculkan tafsiran orang, apakah ada kaitanya dengan perkara yang sedang diperiksa. Dalam kesempatan itu, Panusunan juga mengingatkan, tatatertib sebagai hakim. Empat tatatertib, Disiplin waktu, masuk pukul 08.00 WIB, pulang pukul 17.00 Wib untuk hari umum, kecuali Jumat, tertib administrasi, tertib

perkantoran dan tertib dalam membina rumah tangga. "Jangan sampai masalah rumah tangga menggangu tugas pokok dan fungsi hakim. Makanya perlu menjaga rumahtangga masing-masing," katanya dan meminta peran istri dan suami para hakim berperan. Panusunan mengatakan menangani perkara, hakim jangan diintervensi. menegakkan hukuk banyak rintangan yang dihadapi, apakah intervensi dari penguasa, godaan uang, ancaman dari serat, sms, telepon bahkan sampai pada aksi demonstrasi. "Banyak intervensi, dari penguasa, uang, ancaman sampai-sampai aksi demo yang mencoba mempengaruhi. Tetap jaga integritas, jangan pemalukan lembaga ini," tegasnya. Disampaikanya, uang kehormatan yang diterima hakim Ad Hoc, sebulan total Rp13 juta harus bisa dimanfaatkan. Jangan karena jumlah yang kecil membuat hakim gelap mata, menerima tawaran yang merusak citra pengadilan. Sebelumnya, panusunan melantik Rodslowny L Tobing, Tirta Winata, Merry Purba dan Denny Iskandar sebagai haki Ad Hoc Pengadilan Tipikor di lingkungan Medan. Rodslowny L Tobing merupakan

pegawai negeri sipil di Badan Pertanahan Negara (BPN) Sumut, sedangkan 3 lainya berlatarbelakang sebagai praktisi hukum, pengacara. Dalam kesempatan itu, Humas PN Medan, Ahmad Guntur mengatakan, perkara korupsi untuk Sumut dan Nanggro Aceh Darusallam (NAD) akan digelar di Pengadilan Tipikor di lingkungan PN Medan, pasca diresmikan dan pelantikan hakim Ad Hoc. "Mulai sekarang, pelimpahan berkas, pemeriksaan dan mengadili perkara korupsi di sini (Pengadilan Tipikor,red)," kata Ahmad Guntur. Disebutkanya, jika selama ini kasus korupsi besar ditangani di Pengadilan Tipikor Jakarta, seluruh kasus korupsi di Sumut dan Aceh disidang di Medan. Sedangkan komposisi hakim yang menangani perkara, antara hakmi karir dengan hakim Ad Hoc, 2 banding satu untuk kasus di bawah Rp 50 miliar dan tiga banding dua jika korupsi besar di atas Rp50 miliar. Disebutkanya, saat ini kasus korupsi yang masih diperiksa di PN Medan tinggal 8 berkas dalam tiga kasus dugaan korupsi, pertama kasus dana di Dinas Pariwisata Medan, kasus pengalihan lahan kebun binatang Medan dan kasus korupsi dari Belawan. (FEL)

Setelah Ditahan 3 Hari, Camat Sei Suka Bebas Batu Bara-andalas Setelah ditahan tiga hari, akhirnya Camat Sei Suka Batu Bara, Sukandar yang diduga terlibat dalam kasus penipuan dan atau penggelapan akhirnya dibebaskan pihak Polsek Lima Puluh, Jumat (6/5). Kapolsek Lima Puluh, AKP Bambang Rubianto SH kepada wartawan mengatakan tersangka dibebaskan karena antara korban dan tersangka sudah berdamai. Uang yang digelapkan tersangka senilai Rp170 juta sudah dikembalikan kepada korban.

"Mereka sudah berdamai dan pelapor sudah mencabut pengaduannya. Dengan demikian, berkasnya tak diajukan dan otomatis gugur," kata Kapolsek Lima Puluh AKP Bambang Rubianto SH. Bambang juga menjelaskan, sebelumnya, Sukandar dan pegawai Kesbang Linmas Lameria Br Gultom dijadikan tersangka dalam kasus penipuan dan atau penggelapan dengan modus menjanjikan dapat meluluskan dua orang orang untuk menjadi CPNS tahun 2009 lalu.

Namun setelah hasil ujian CPNS diumumkan, ternyata dua nama yang diajukan tidak muncul. Setelah tidak lulus, uang yang telah diberikan kepada tersangka tidak dikembalikan. Bona Sijabat warga Kabupaten Simalungun yang menyerahkan uang kepada tersangka akhirnya membuat laporan ke Polsek Lima Puluh. Hari itu, Selasa (3/5) oknum Camat Sei Suka langsung ditahan dan dititipkan di Lapas labuhan Ruku. Sementara LG tidak ditahan karena sakit. (SUSI)

Bangunan PNPM Mandiri Rubuh Biru Biru-andalas Bangunan proyek Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) berupa MCK (Mandi Cuci Kakus) yang berada di Dusun IV Desa Namo Tualang, Kecamatan Biru Biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Jumat (6/5) sekira pukul 06.30 WIB rubuh. Belum diketahui secara pasti penyebab rubuhnya bangunan yang menghabiskan anggaran senilai ratusan juta tersebut. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa karena memang pada saat kejadian lokasi MCK tersebut masih lengang. Anggota BPD Desa Namo Tualang, Josep Sembiring ketika ditanya seputar kejadian itu menuturkan bahwa proyek PNPM-MP yang berada di Dusun IV Desa Namo Tualang, dari awal telah diragukan kekuatannya. Selain itu, proyek tersebut banyak keganjilan termasuk dana yang dianggarkan untuk pengerjaan proyek diduga tidak sesuai dengan mutu yang dikerjakan. "Pembangunan MCK dengan ukuran 3X7,5 meter tersebut terlihat sangat dilematis. Pasalnya, pembangunan yang dilakukan hingga mencapai tiga tahap ini, malah mampu menghabiskan total semen hingga 132 Sak dan 8500 buah batu bata. Dan pada setiap sudut bangunan seharusnya memakai besi beton sebagai pengikat sesuai dengan bestek. Namun pihak tim pengelola kegiatan (TPK) tidak melakukanya. Sehingga bangunan ini menjadi rubuh," jelas Josep. Lebih lanjut Josep mengatakan, sebelum bangunan rubuh, MCK yang

andalas/immanuel sitepu

RUBUH- Seorang warga menunjukan bangunan proyek PNPM-MP, MCK (Mandi Cuci Kakus) yang berada di Dusun IV Desa Namo Tualang, Kecamatan Biru Biru, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, rubuh. telah diserah terimakan tersebut tidak dapat dipungsikan secara maksimal oleh masyarakat. Karena air yang berasal dari sumur bor yang dibuat, selalu keruh. Kuat dugaan, pengeboran yang dilakukan juga tidak sampai ke titik debit air dalam tanah. Diduga hal tersebut sengaja dilakukan agar biaya oprasional dapat di tekan oleh TPK untuk mencari keuntungan. Dan dalam pelaksanaan proyek ini, bukan TPK saja yang diduga telah bermain. Dugaan leterlibatan Ketua UPK, PJOK, FK dan Kepala Desa Tukang

Ginting juga perlu di pertanyakan. Soalnya ada terdengar isu,jika pengurus PNPM yang ada di Kecamatanlah yang merancang, menyusun dan membuat laporan pertanggungjawaban anggaran. Sehingga,antara nilai biaya anggaran dengan biaya pelaksanaan menjadi klop 100%. Oleh Karena itu, diminta kepada pihak berwenang agar mengusut permasalahan tersebut. Karena Akibat ulah mereka, negara berpotensi menderita kerugian hingga mencapai ratusan juta rupiah. (STP)

andalas/supryadi

PENCURI LEMBU- Tersangka pencuri hewan ternak lembu, Misrun saat diperiksa polisi setelah dibabak belurkan warga.

Pencuri Hewan Ternak Dihajar Massa Teluk Mengkudu-andalas Misrun (46) warga Dusun III Sebrang, Desa Pekan Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (6/5) sekira pukul 02.00 WIB dihajar massa hingga babak belur ketika kepergok hendak mencuri hewan ternak kambing milik Sudarmin (55) warga Dusun Suka Makmur, Desa Sei Buluh, Kecamatan Perbaungan, Sergai. Selanjutnya dalam kondisi babak belur Misrun diboyong ke Markas Kepolisian (Polsek) Teluk Mengkudu. Di kantor polisi tersangka, Misrun mengaku, nekat melakukan perbuatan tersebut karena desakan ekonomi keluarga. "Awalnya saat hendak membukan pintu kandang kambing yang berada di belakang rumah. Lalu ketahuan sama yang punya kambing, dan ketika hendak kabur, pemilik meneriaki. Saat ketangkap warga yang turut mengejar dan menangkapku. Pukulan serta tendangan mendarat ke tubuh dan kemudian diserahkan kepihak berwajib," terang tersangka seraya mengatakan, bahwa pencurian tersebut, dilakukan bersama Ucok Monyet warga Tebing Tinggi. Kapolsek Teluk Mengkudu, AKP Maimum AR pihaknya membenarkan peristiwa tersebut. "Tersangka dijerat pasal 363 Yo 53 tentang percobaan pencurian," tandasnya. (RYAD)

Mayat MR-X di Sungai Kera Belawan-andalas Warga Dusun VI Desa Pematang Johar, Kecamata Labuhan Deli dihebohkan dengan ditemukannya mayat lelaki tanpa identitas dalam kondisi telungkup dan membusuk di pinggir Sungai Kera, Jalan Pematang Johar Labuhan Deli, Minggu (8/5) sekira pukul 10.00 WIB. Orang pertama yang menemukan mayat tersebut adalah warga pencari cacing. Menurutnya, saat ditemukan, mengenakan kaos bewarna putih dengan celana ponggol jeans coklat dan tangan kiri terdapat darah serta sebagian tubuh korban telah mengelembung mengeluarkan aroma busuk. Tak seorang pun warga sekitar mengenal mayat itu. "Orang sini tak satupun mengenalnya bang, mungkin mayat itu hanyut dari sungai parit busuk Jalan Cemara Medan," ungkap warga. Selanjutnya guna dilakukan otopsi, mayat pria tanpa identitas itu langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum (RSU) Pirngadi Medan. (DP)

Pemilik Warkop Nyambi Jual Togel Medan-andalas Porman Bonar Tua Pasaribu, pemilik sebuah warkop (warung kopi, red) di kawasan Jalan Pasar III Medan Timur terpaksa mencari pekerjaan lain sebagai penulis toto gelap (togel, red) untuk menambah biaya kebutuhan belanja warkop dan rumah tangganya. Sebab, menurut pria yang berusia 37 tahun itu, penghasilan dari usaha warkop miliknya tidak mencukupi kebutuhan dapurnya. Alhasil, akibat pekerjaan tambahannya, pria itu terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian dan membuat dirinya harus mendekam di sel tahanan Sat Reskrim Polresta Medan. Kanit VC Sat Reskrim Polresta Medan, AKP Hartono kepada wartawan, Minggu (8/5) siang, mengatakan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan setelah pihaknya mendapat informasi dari warga sekitar yang merasa resah dengan tindak tanduk tersangka, Sabtu (7/5) sore. Mendapat info berharga itu, tim pun dibentuk dan langsung terjun ke TKP. Disana, petugas menemukan info yang dimaksud. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka berikut barang bukti berupa 1 buah hp Nokia berisi nomor togel ,dan uang tunai sebesar Rp430 ribu. "Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mendapat upah sebesar 20% dari total penjualan. Perharinya, omset tersangka dapat mencapai Rp1,5 juta sekali main," ujar Hartono seraya mengatakan tersangka dikenakan Pasal 303 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara. (THA)


HUKUM & KRIMIAL

Senin 9 Mei 2011

harian andalas | Hal.

5

Klasifikasi Tindak Pidana Perpajakan Dalam Sistem Perundang-Undangan di Indonesia tulisan 3 i r a d 1 bagian

Oleh- Kompol Gidion Arif Setyawan SiK SH MH

A. Latar Belakang Pajak yang dikenakan bagi korporasi dipergunakan oleh pemerintah guna menyelenggarakan pembangunan nasional. Dalam hal untuk pembiayaan pembangunan negara yang salah satu pembiayaan diperoleh dari sektor perpajakan maka, pajak masih merupakan primadona bagi penerimaan negara pada sektor dalam negeri. Apalagi dalam Kebijakan Fiskal yang diambil pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2004 ditujukan guna melanjutkan dan memantapkan konsolidasi fiskal. Menurut Menteri Keuangan Boediono ada lima (5) lima langkah strategis yang dapat ditempuh untuk hal itu, yaitu:  Meningkatkan penerimaan negara dengan titik berat pada peningkatan penerimaan perpajakan.  Pengendalian dan penajaman prioritas alokasi belanja negara dengan tetap menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar dan alokasi belanja minimum.  Pengelolaan utang negara yang sehat guna menu-

tupi kesenjangan pembiayaan yang cukup besar sehubungan dengan International Monetary Fund (IMF).  Perbaikan struktur penerimaan dan alokasi belanja negara.  Pengelolaan keuangan negara yang lebih efektif. Berdasarkan lima (5) langkah kebijakan tersebut khususnya pada poin ke 1 maka, pemerintah dalam hal ini Direktorat Jenderal Pajak melalui Kantor Pelayanan Pajaknya berusaha untuk menggali potensi-potensi pajak yang ada. Karena begitu banyak sektor-sektor pajak yang ada dalam perpajakan maka sangatlah potensial bagi negara untuk mencapai penerimaan pajak yang lebih besar lagi. Untuk itu guna meningkatkan pendapatan negara di bidang perpajakan ada beberapa variabel perpajakan yang menjadi pendukung untuk peningkatan tersebut, misalnya petugas pajak (fiskus), perangkat perundang-undangan, dan wajib pajak sendiri. Dalam hal variabel petugas pajak (fiskus), dimana dalam meningkatkan pendapatan di sektor perpajakan petugas pajak (fiskus) diharapkan dapat memberikan pelayanan yang baik untuk memperoleh pajak bagi negara. Untuk itu para petugas pajak (fiskus) diharapkan dapat mencari dan menggali sumber-sumber penerimaan pajak yang menjadi objek pajak. Istilah Pajak pada umumnya sudah dikenal oleh masyarakat, adapun batasan yang sering digunakan adalah International Bureau of Fiscal Documentation, yang berbunyi sebagai berikut:

"Pajak adalah iuran kepada negara (yang dapat dipaksakan) yang terhutang oleh yang wajib membayarnya, menurut peraturan-peraturan dengan tidak mendapat prestasi kembali, yang langsung dapat ditunjuk, dan yang gunanya adalah untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran umum berhubung dengan tugas negara untuk menyelenggarakan pemerintahan". Dalam definisi ini titik berat diletakkan pada fungsi budgeter dari pajak, sedangkan pajak masih mempunyai fungsi lain yang tidak kalah pentingnya, yaitu fungsi mengatur. Sedangkan yang dimaksud dengan tidak mendapat prestasi-kembali dari negara ialah prestasi khusus yang erat huhungannya dengan pembayaran "iuran" itu. Prestasi dari negara, seperti hak untuk mempergunakan jalan-jalan umum, perlindungan dan penjagaan dari pihak polisi dan tentara, su dah tentu diperoleh oleh para pembayar pajak itu, tetapi diperolehnya itu tidak secara individual dan tidak ada hubungannya langsung dengan pembayaran ini. Buktinya, orang yang tidak membayar pajak pun dapat pula menikmatinya. Definisi lain diberikan oleh Edwin R.A. Seligman dalam Essays in Taxation (New York, 1925), berbunyi : "Tax is a compulsary contribution from the person, to the government to defray the expenses incurred in the common interest of all, without reference to special benefit conferred". Sedangkan N. J. Feldmann, dalam bukunya De overheidsmiddelen van Indonesia, Leiden, 1949 , memberikan definisi pajak adalah: "Belastingen zijn aan de

Overheid (volgens algemene, door haar vastgestelde normen) verschuldigde afdwingbare prestaties, waar geen tegen prestatie tegenover staat en uitsluitend dienen tot dekking van publieke uitgaven" (pajak adalah prestasi yang dipaksakan sepihak oleh dan terhutang kepada penguasa (menurut norma-norma yang ditetapkannya secara umum), tanpa adanya kontraprestasi, dan semata-mata digunakan untuk menutup pengeluaranpengeluaran umum). M. J. H. Smeets dalam bukunya De Ecomonrische Betekenis der Belastingen, 1951, memberikan definisi pajak , yaitu: "Belastingen zijn aan de overheid (volgens normen) verschuldigde, afdwingbare pretties, zonder dat hiertegenover, in het individuele geval, aamwijsbare tegenprestaties staan; zij strekken tot dekking van publieke uitgaven" (Pajak adalah prestasi kepada pemerintah yang terhutang melalui normanorma umum, dan yang dapat dipaksakan, tanpa adakalanya kontraprestasi yang dapat ditunjukkan dalam hal yang individual; maksudnya adalah untuk membiayai pengeluaran pemerintah). Soeparman Soemahamidjaja dalam disertasinya yang berjudul "Pajak Berdasarkan Asas Gotong Royong", me ngemukakan bahwa "Pajak ialah iuran wajib, berupa uang atau barang, yang dipungut oleh penguasa berdasarkan norma-norma hukum, guna menutup biaya produksi barang-barang dan jasa-jasa kolektif dalam mencapai kesejahteraan umum . Dengan mencantumkan istilah iuran wajib, ia mengharapkan terpenuhinya ciri,

bahwa pajak dipungut dengan bantuan dan kerjasama dengan wajib pajak, sehingga perlu pula dihindari penggunaan istilah "paksaan". Lebih-lebih bilamana suatu kewajiban harus dilaksanakan berdasarkan undangundang. Dalam hal kewajiban tersebut tidak dilaksanakan, maka undang-undang menunjukkan cara pelaksanaannya yang lain. Selanjutnya (menurut pendapatnya) berkelebihan kiranya, kalau khusus mengenai pajak, sekali lagi ditekankan pentingnya paksaan itu; seakanakan tidak ada kesadaran masyarakat untuk melakukan kewajibannya ia sudah menganggapnya cukup dengan menyatakan bahwa pajak adalah "iuran wajib". Adapun mengenai "kontraprestasi", Soeparman berpendirian, bahwa justru untuk menyelenggarakan kontra prestasi itulah perlu dipungut pajak; bukankah pengeluaran-pengeluaran pemerintah bagi penyelenggaraan bidang keamanan, kesejahteraan, kehakiman, pembangunan, dan hal-hal lainnya yang merupakan pemberian kontraprestasi bagi pembayar pajak selaku anggota masyarakat. Rochmat Soemitro memberikan definisi pajak, bahwa "Pajak adalah peralihan kekayaan dari pihak rakyat kepada kas negara untuk membiayai pengeluaran rutin dan "surplus"-nya digunakan untuk public saving yang merupakan sumber utama untuk membiayai public investment". Dari beberapa definisi tersebut terdapat beberapa ciri dari pemungutan pajak, yaitu: Pajak dipungut dari rakyat berdasarkan/dengan kekuatan undang-undang serta aturan pelaksanaannya.

Dalam pembayaran pajak tidak dapat ditunjukkan adanya kontraprestasi individual oleh pemerintah.  Pajak dipungut oleh negara baik oleh pemenintah pusat maupun daerah. Pajak diperuntukkan bagi pengeluaran-pengeluaran pemerintah, yang bila dari pemasukannya masih terdapat surplus, dipergunakan untuk membiayai public investment.  Pajak dapat pula mempunyai tujuan yang budgeter dan mengatur. Secara umum diketahui, bahwa pajak haruslah ditujukan bagi usaha pemerintah untuk menutupi biaya yang harus dikeluarkan dalam menunaikan tugasnya. Menurut literatur, pajak mempunyai dua fungsi. Dua fungsi pajak tersebut, yaitu fungsi budgeter dan fungsi mengatur . Fungsi budgeter adalah fungsi yang letaknya di sektor publik, dan pajak-pajak disini merupakan suatu alat (atau suatu sumber) untuk memasukkan uang sebanyakbanyaknya ke dalam kas negara yang pada waktunya akan digunakan untuk membiayai pengeluaran negara. Pajak-pajak ini terutama akan digunakan untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran rutin, dan apabila setelah itu masih ada sisa (yang lazimnya disebut surplus), maka surplus ini dapat digunakan untuk membiayai investasi pemerintah (public saving untuk public investment). Dengan fungsi mengaturnya, pajak digunakan sebagai alat untuk mencapai tujuantujuan tertentu yang letaknya di luar bidang keuangan dan fungsi mengatur ini banyak ditujukan terhadap sektor swasta. Dari dua fungsi pajak ter-

sebut, maka dapat dikatakan bahwa pajak merupakan sumber dana bagi pemerintah untuk membiayai pengeluaran-pengeluarannya, dan pajak sebagai alat untuk mengatur atau melaksanakan kebijaksanaan pemerintah dalam bidang ekonomi. B. Tindak Pidana Perpajakan di dalam Ketentuan KUH Pidana. Dalam bidang hukum, dikenal asas "Lex Specialis derogat Lex Generalis", yang artinya peraturan khusus lebih diutamakan dari pada peraturan umum atau jika sesuatu ketentuan belum atau tidak diatur dalam peraturan khusus, maka akan berlaku ketentuan yang, diatur dalam peraturan umum. Dalam hal ini peraturan khusus adalah hukum pajak, sedangkan peraturan umum adalah hukum publik atau hukum lain yang sudah ada sebelumnya. Hukum Pajak dalam hubungannya dengan KUHP disebutkan dalam Pasal 103 KUHP. Dalam pasal tersebut, ditetapkan: "Ketentuan-ketentuan dalam Bab I sampai dengan Bab VIII Buku ini, juga berlaku bagi perbuatan-perbuatan yang oleh ketentuan perundang-undangan lainnya diancam dengan pidana kecuali jika oleh undang-undang ditentukan lain". Menurut pasal itu ketentuan-ketentuan pidana dalam UU Perpajakan juga mengikuti aturan-aturan yang ditetapkan dalam Bab I sampai dengan Bab VIII Buku I KUHP, dengan beberapa pengecualian yang ditetapkan oleh UU Perpajakan. (BERSAMBUNG)

Penulis adalah Perwira Siswa Sespimmen Polri, Dikreg 51

Foto/ilustrasi

Densus Tangkap Tiga Tersangka Jaringan Bom Cirebon Jakarta-andalas Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri kembali menangkap tiga tersangka jaringan bom bunuh diri di Cirebon yang berinisial JH, Fd dan E alias Baim. "Ketiga ditangkap pada hari Jumat (6/5) dan Sabtu (7/5) pada tempat yang berbeda. Tersangka JH ditangkap di Boyolali, sedangkan Fd dan E ditangkap di Depok," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Minggu (8/5). Penangkapan tiga

tersangka merupakan hasil lanjutan investigasi dari kasus bom Cirebon, dari pemeriksaan tersangka Ishak Andriana alias Abu Sifa yang ditangkap di Cirebon, pada hari Jumat (6/5) pada pukul 14.00 WIB, ujar Kombes Boy Rafli Amar. "Penangkapan terhadap tersangka JH hari Jumat pukul 17.00 WIB di Boyolali terkait penjualan senjata api jenis FN, kemudian pada hari Sabtu pukul 19.00 WIB penangkapan terhadap tersangka Fd di Jalan Raya Raden Saleh Studio Alam, Depok terkait penjualan

senjata Api FN," kata Boy. Kemudian, pada hari yang sama Densus juga menangkap tersangka E di Kelurahan Mekar Jaya RT.06 Nomor. 022, Depok terkait dengan penjualan amunisi berbagai jenis senjata api, katanya. "Selanjutnya, d i l a k u k a n penggeledahan ditemukan 344 butir amunisi senjata AK 47 dan SS 1, delapan magazen AK.47 yang sebagian terisi penuh, hasil penggeledahan di rumah ZL seorang pembeli senjata api dari Fd juga di Depok, di temukan sepucuk senpi FN dan 34 butir peluru," kata Boy. Ishak ditangkap di Karang Kencana RT 03 RW 03 Pagongan Timur Kelurahan Panjunan, Kecamatan Lemah Wungkuk, Cirebon, karena bersama tersangka Musala menyembunyikan atau melindungi buronan Endut dan Irwan, serta dapat merakit bom. Musala ditangkap kemarin di Slawi, di kawasan Pasar Malam pada hari Senin (2/5), saat sedang berjualan di Pasar Malam di Slawi. "Ia ditangkap karena keterkaitan diduga

memiliki dan menguasai bahan peledak dan masih diselidiki keterkaitan dengan bom bunuh diri oleh Muchamad Syarif di Cirebon," kata Boy. "Polri masih melakukan pengejaran kepada beberapa orang di Jawa Tengah yang diduga terlibat bom di Cirebon," kata Boy. Muchamad Syarif adalah pelaku bom bunuh diri di Mesjid Al Dzikro Mapolres Cirebon pada hari Jumat (15/4). Saat itu, pelaku mendekat ke posisi Kapolresta Cirebon AKBP Herukoco yang saat shalat berdiri di baris nomor dua bagian depan. Pelaku saat melakukan aksinya menggunakan lima lapis celana yang terdiri satu celana dalam, dua celana pendek dan dua celana panjang. Bom ditaruh pelaku di sebelah kanan perut pelaku, maka saat meledak tersangka tewas yang hancur bagian perutnya. Sebelum kejadian, pelaku mengikat bomnya di daerah dada dan perut, kemudian dipindahkan ke sebelah kanan. Dalam p e n g e m b a n g a n penyidikan, Densus 88 juga menangkap Basuki, adik kandung Muhamad Syarif karena terbukti terlibat dalam aksi peledakan itu. (ANT)


RAGAM

Senin 9 Mei 2011

harian andalas | Hal.

6

UN SD/MI di Sumut Diikuti 279.710 Peserta Medan-andalas Ujian Nasional (UN) SD/MI sederajat yang akan berlangsung besok, Selasa (10-12 Mei) akan diikuti 279.710 di Sumatera Utara. Ketua Panitia UN Sumatera Utara Ilyas Sitorus, kemarin di Medan menyebutkan, dari 279.710 peserta ujian tingkat SD sederajat tersebut, sebanyak 266.853 orang dari SD, 13.034 MI dan 104 dari SD Luar Biasa. Untuk penyelenggaraan UN SD nantinya digelar di 18.449 ruang ujian dengan 8.913 pengawas. Selain itu, katanya, terdapat 758 sekolah yang akan bergabung untuk menggelar UN SD tersebut. Sedangkan

untuk pelaksanaan ujian susulan SD dilaksanakan pada 18-20 Mei dan pengumuman kelulusan dilakukan 20 Juni. Menurut Ilyas yang juga didampingi Kasi SD HM Nazib SE, persiapan naskah soal sesuai dengan jumlah peserta ditambah satu soal cadangan untuk satu lokal ujian. “Bila di sekolah itu ada dua puluh ruangan, maka soal cadangan yang kita persiapkan hanya 20 lembar,” ujar Ilyas. Ilyas mengemukakan, pihaknya akan melaksanakan kegiatan pelatihan scanning lembar jawaban ujian nasional (LJUN) tingkat SD/MI/SDLB bagi petugas scanning di kabupaten/ kota pada 5-7 Mei 2011. Pelatihan ini untuk memberikan pemantapan ataupun pemahaman kepada

petugas scanning agar pada saat pelaksanaan scanning LJUN tidak mengalami kendala. Disinggung UN pengumuman kelulusan tingkat SMA, dia menyebutkan digelar 16 Mei. Sedangkan untuk tingkat SMP digelar 4 Juni 2011. Untuk pemindaian Lembar Jawaban Komputer (LJK) untuk tingkat SMP, saat ini sudah hampir rampung berkisar 70%. “Pemindaian dilakukan di Jalan Bilal, Medan,” kata Ilyas. Tahun ini ada penambahan tiga unit scanning

ian terhadap LJK siswa yang akan diperiksa. Dengan demikian total mesin scanning peminda-

y a n g fungsinya untuk mendata atau melakukan pemindai a n sudah ada sembilan unit. Kemampuan alat itu memindai sebanyak 5.000 lem-

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

bar per jam dengan catatan tanpa ada hambatan. Dia menambahkan, mata pelajaran yang diujikan pada U N tingkat S D hari pertama adalah Bahasa Indonesia, h a r i kedua Matematika serta hari terakhir pelajaran IPA. (RIL)

Ilyas Sitorus


Senin 9 Mei 2011

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


Senin 9 Mei 2011

OLAHRAGA GP TURKI

Celtics Perkecil Ketinggalan Boston-andalas Boston Celtics berhasil menjaga peluang mereka di babak semifinal wilayah Timur. Di game ketiga, Celtics berhasil mengatasi Miami Heat dan memperkecil ketinggalan menjadi 1-2. Celtics mengalahkan Heat 97-81 dalam laga yang berlangsung di TD Garden, Boston, Minggu (8/5) pagi WIB. Kevin Garnett menjadi top performer dengan mencetak double, 28 poin, 18 rebounds, dan satu assists. Namun begitu penampilan Rajon Rondo juga layak mendapatkan apresiasi. Guard Celtics ini memang hanya mencetak enam poin. Namun itu dia lakukan dalam kondisi baru saja mengalami dislokasi pada siku. Alhasil 11 assists yang dia lancarkan turut membantu timnya memenangi pertandingan ini. Celtics tancap gas di kuarter pertama dengan keunggulan 27-21. Heat bangkit di kuarter berikutnya dengan mencetak 25 angka berbanding 17 milik Celtics. Alhasil secara agregat tim tamu unggul 46-44. Di kuarter ketiga Celtics kembali menggebrak. Duapuluh delapan poin berhasil dicetak oleh anak asuh Doc Rivers ini berbanding 15 milik Heat. Celtics berhasil mempertahankan posisi unggul dan menutup laga dengan kemenangan. Game keempat digelar di TD Bankroth Garden, Selasa (10/5) pagi WIB. (DTC)

Memang tidak ada insiden kecelakaan, tapi balapan yang berlangsung selama 58 lap itu, Minggu (8/5) berlangsung seru. Baik di barisan depan, tengah sampai belakang, ada saja aksi kejar-kejaran yang enak untuk dilihat penonton. Nico Rosberg memenuhi janjinya untuk mengalahkan Mark Webber saat start. Ia berhasil menyodok pembalap Australia itu, merangsek ke posisi dua di belakang Vettel yang berhasil mengamankan posisinya sebagai pemegang pole. Lewis Hamilton memulai balapan dengan kurang baik, melebar dan melorot ke peringkat enam, di belakang rekan setimnya Jenson Button dan Fernando Alonso. Start yang menarik. Sergio Perez sudah harus masuk pitstop di lap kedua untuk mengganti hidung depan mobil Sauber-nya yang rusak karena benturan. Hal serupa dialami Michael Schumacher yang dilabrak Vitali Petrov saat menikung. Schumi cukup "beruntung" karena insiden itu terjadi di depan jalur pitlane sehingga tak perlu menunggu untuk segera meng-

8

HASIL GP TURKI 2011

Vettel Raja Istanbul Istanbul-andalas Balapan GP Turki berlangsung menarik dengan ditandai maraknya aksi susulmenyusul antar pembalap. Sebastian Vettel akhirnya mampu menyudahi persaingan itu dengan menjuarai balapan.

harian andalas | Hal.

ganti bagian depan Mercedes-nya. Sementara itu Webber tampak bernafsu pada Rosberg dan memberi pressure pada rivalnya itu. Di lap keenam ia berhasil mengalahkan Rosberg di trek lurus. Rosberg malah dikalahkan pula oleh Fernando Alonso di lap berikutnya. Pertarungan antarpembalap top terjadi pula di kubu McLaren. Di lap kedelapan Jenson Button berhasil mencuri celah untuk menyalip Hamilton. Posisi terdepan sampat saat itu adalah Vettel, Webber, Alonso, Rosberg, Button, Lewis, dan Massa. Di lap 10 Massa dan Hamilton berbarengan masuk pitstop, Hamilton berhasil keluar lebih dulu dengan sangat tipis. Adu cepat pitstop juga terjadi antara Webber dan Alonso, tapi Webber menang dan tetap keluar lebih dulu. Vettel masuk pitlane di lap 12 dan hal itu membuat Button mengambil alih pimpinan lomba. Vettel keluar di posisi kedua, diikuti Webber dan Kamui Kobayashi. Dua pembalap Renault, Nick Heidfeld dan Petrov, terlibat senggolan wheel to wheel di tikungan. Button masuk pitstop di lap 13, Vettel memimpin lagi. Rosberg kembali dikalahkan, kali ini oleh Hamilton. Di lap 15 Schumacher terjebak di antara Kobayashi dan Adrian Sutil, dan harus turun satu peringkat. Sementara itu Webber terus melakukan percepatan dan tinggal berjarak tiga detik dengan Vettel. Massa dan Rosberg terlibat susulmenyusul di lap 22, dan Massa menang. Button mengikuti jejak Massa untuk mengambil posisi kelima. Rosberg “menyerah� dan masuk pitstop. (DTC)

1. Sebastian Vettel (Germany) 2. Mark Webber (Australia) 3. Fernando Alonso (Spain) 4. Lewis Hamilton (Britain) 5. Nico Rosberg (Germany) 6. Jenson Button (Britain) 7. Nick Heidfeld (Germany) 8. Vitaly Petrov (Russia) 9. Sebastien Buemi (Switzerland) 10.Kamui Kobayashi (Japan) 11.Felipe Massa (Brazil) 12.Michael Schumacher (Germany) 13.Adrian Sutil (Germany) 14.Sergio Perez (Mexico) 15.Rubens Barrichello (Brazil) 16.Jaime Alguersuari (Spain) 17.Pastor Maldonado (Venezuela) 18.Jarno Trulli (Italy) 19.Heikki Kovalainen (Finland) 20.Jerome d'Ambrosio (Belgium) 21.Narain Karthikeyan (India) 22.Vitantonio Liuzzi (Italy)

RedBull - Renault 1:30:17.558 RedBull - Renault +00:08.807 Ferrari 00:10.075 McLaren 00:40.232 Mercedes 00:47.539 McLaren 00:59.431 Renault 01:00.857 Renault 01:08.168 Toro Rosso-Ferrari 01:09.394 Sauber - Ferrari 01:18.021 Ferrari 01:19.823 Mercedes 01:25.444 Force India - Mercedes 1 lap Sauber - Ferrari 1 lap Williams - Cosworth 1 lap Toro Rosso - Ferrari 1 lap Williams - Cosworth 1 lap Lotus - Renault 1 lap Lotus - Renault 2 laps Virgin - Cosworth 2 laps HRT - Cosworth 3 laps HRT - Cosworth 5 laps

SEBASTIAN VETTEL

Pacquiao Jaga Gelar Las Vegas-andalas Manny Pacquaio akhirnya bisa menundukkan lawannya Sugar Shane Mosley untuk mempertahankan gelar sabuk juara kelar welter WBO. Petinju flamboyan asal Filipina itu menang angka atas Mosley, 119-108, 120108, 120-107. Bertarung di MGM Las Vegas, Minggu (8/5) siang WIB, Pacman mengedepankan strategi untuk bertahan di ronderonde pertama. Pacquiao lebih banyak bersabar untuk membuka pertahanan Mosley. Kedua petinju pun terlihat jelas masih mencari-cari irama pertarungan yang tepat untuk membongkar pertahan. Untuk mengatasi situasi ini, Pacquaio coba bermain lepas dan terbuka. Pacquiao mele-

paskan kombinasi pukulan untuk menumbangkan Mosley. Hasilnya pun sangat efektif untuk menjatuhkan Mosley di ronde ketiga. Sadar pertahanannya mulai lemah, Mosley memilih bermain aman. Bertahan menjadi strateginya untuk menguras enegi Pacquiao sambil menunggu kesempatan untuk melepaskan pukulan kepada Pacquaio. Sedikit insiden terjadi di ronde kesepuluh saat Pacquiao terjatuh. Wasit Kenny Bayless melihat Pacquaio terjatuh karena dihantam Mosley, namun Pacquaio berkilah dirinya jatuh akibat didorong Mosley. Pacquaio yang tersulut emosinya pun tidak tinggal diam . Dalam dua ronde sisa, petinju yang juga berkecimpung di bidang politik itu mengarahkan pukulan bertubitubi kebagian vital Mosley. Perlawanan Pacquaio pun terhenti setelah ring ronde 12 berbunyi. Kendati tidak menganvaskan Mosley, Pacquaio masih berhak menyandang gelar sabuk juara kelas welter WBO setelah menang angka 119-108, 120-108, 120-107. (OKZ)


OLAHRAGA

Senin 9 Mei 2011

harian andalas | Hal.

9

9 Atlet FPTI Asahan Ikuti Seleksi Pra PON

Tontowi/Liliyana Juara Malaysia Terbuka Jakarta-andalas Ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir meraih gelar kedua dalam dua pekan berturut-turut setelah menang atas unggulan keenam Chan Peng Soon/Goh Liu Ying 18-21, 21-15, 21-19 pada final Malaysia Terbuka Grand Prix Gold, Minggu. Pekan lalu, pasangan unggulan keempat itu juga menjuarai turnamen India Terbuka Super Series untuk membukukan gelar Super Series pertama mereka. "Tadi game pertama kami tertekan terus dan mengikuti permainan pasangan Malaysia. Sampai awal game kedua pun masih tertinggal terus, tetapi setelah mengubah pola permainan kami bisa mengejar dan menang," kata Liliyana mengenai kemenangan yang diraih dalam 57 menit di Alor Setar, Kedah itu. "Setelah itu, pada game ketiga kami sudah percaya diri," tambah Liliyana yang bersama Tontowi akan memperkuat tim Piala Sudirman itu. Liliyana yang dua kali menjadi juara dunia ketika berpasangan dengan Nova Widianto itu, berharap dapat memberikan yang terbaik dan menyumbang angka pada kejuaraan dunia beregu campuran Piala Sudiman di Qingdao, China, pada 23-29 Mei. "(Untuk Sudirman) harapannya bisa memberi yang terbaik bagi tim Merah Putih, khususnya sektor ganda campuran. Mudah-mudahan kami selalu menyumbang poin untuk tim Indonesia," katanya. Indonesia berpeluang

Ketua Umum KONI Sumut terpilih (tengah) foto bersama dengan Ketua SIWO PWI Sumut SR Hamonangan Panggabean serta seluruh wartawan olahraga. IST

meraih satu gelar lagi di Malaysia GP Gold, setelah ganda putra unggulan keempat Alvent Yulianto/Hendra Aprida Gunawan juga maju ke final bertemu unggulan teratas Koo Kien Keat/ Tan Boon Heong dari Malaysia yang bertanding pada partai terakhir, Minggu. Tim Sudirman Sementara itu, PB PBSI, Minggu, menyerahkan kepada Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) daftar nama-nama anggota tim untuk Piala Sudirman yang akan berlangsung di Qingdao, China, 23-29 Mei. Menurut Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto, tim Indonesia terdiri atas 18 pemain dengan masing-masing sembilan putra dan putri. Indonesia menjuarai kejuaraan dunia beregu campuran yang digelar setiap dua tahun sekali itu saat pertama kali diselenggarakan di Jakarta pada 1989 dan enam kali menjadi runner-up. China adalah negara yang paling sering mengangkat trofi dengan meraih gelar tujuh kali (1995-2001 dan 2005-2009) dari 11 kali turnamen. Berikut ini nama-nama anggota tim Indonesia untuk Piala Sudirman: Taufik Hidayat, Simon Santoso, Dionysius Hayom Rumbaka, Adriyanti Firdasari, Lindaweni Fanetri, Bona Septano, Mohammad Ahsan, Alvent Yulianto, Hendra Aprida Gunawan, Greysia Polii, Meiliana Jauhari, Nitya Krishinda, Anneke Feinya Aguntine, Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Fran Kurniawan, Pia Zebadiah, Debby Susanto.(ANT)

Gus Irawan Kembali Pimpin KONI Sumut

Kebersamaan Modal Utama Raih Prestasi Medan-andalas H Gus Irawan Pasaribu SE Ak kembali terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara priode 2011-2015 melalui Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Sumut yang digelar di Hotel Emerald Garden, 6-7 Mei 2011. Musorprov ini dihadiri 76 pemegang hak suara sah, yang terdiri dari 30 KONI kabupaten/kota dan 46 dari pengprov cabang induk olah raga/Badan Fungsional Olahraga. Gus Irawan yang juga menjabat sebagai Dirut Bank Sumut itu sebelumnya tampil sebagai calon tunggal ketua umum pada Musorprov KONI Sumut tersebut. Pimpinan sidang yang terdiri dari Parlindungan Purba (Percasi), Singgih Goenawan (PBI), Agussani (Bapomi), Zulhifzi Lubis (KONI Medan) dan Husni Hasibuan (KONI Madina), juga telah mengesahkan terpilihnya secara aklamasi Gus Irawan untuk kembali memimpin KONI Sumut periode mendatang. Gus Irawan merupakan Ketua Umum

KONI Sumut periode 2007-2011 lalu. Direktur Utama Bank Sumut ini mendaftar ke panitia penjaringan didukung oleh 65 suara dari 73 pemilik suara sah. Dukungan tersebut terdiri dari 35 suara Pengprov cabang induk olahraga dan 30 KONI kabupaten/kota di Sumut. Setelah terpilih, Gus Irawan mengatakan, akan membangun tiga pilar dalam memajukan olahraga Sumatera Utara yakni, pembinaan prestasi, pembinaan organisasi dan ketiga membangun sinergitas di atas pondasi kebersamaan. Selain itu, pihaknya juga bertekad untuk lebih meningkatkan presatasi olahraha Sumatera Utara dan tetap akan melanjutkan program-program kerja yang masih berjalan.

Untuk mencapai misi tersebut, Gus Irawan akan mengandalkan kebersamaan. “Kebersamaan merupakan modal utama untuk mengembangkan prestasi olahraga di Sumut baik saat ini maupun. Karena tanpa kebersamaan, seseorang tidak akan mampu menjalankan tugastugasnya dengan baik,” ungkap Gus. Gus pun berharap agar seluruh insan olahraga diharapkan bisa tetap menyatukan tekad hingga daerah itu dapat lebih banyak lagi melahirkan atlet-atlet handal di Sumatera Utara, terutama dala menghadapi Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) Sumatera yang bakal berlangsung pertengahan Juni mendatang. " Saya berharap kebersamaan yang selama ini telah terbina dapat terus berkesinambungan seterusnya demi pengembangan dan peningkatan prestasi olahraga di Sumut," katanya. Akhirnya, Gus Irawan memilih Iwan Kwok dari Pengprov Wushu Indonesia dan Erwin Pelos dari KONI Deli Serdang untuk mendampingi dirinya menyusun formasi kepengurusan KONI Sumut periode 2011-2016. (YON)

Tak Ikuti Selekda

Pengprov FPTI Sumut akan Beri Sanksi Pengcab Medan-andalas Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Sumut Ir Febri S Dalimunthe menegaskan, pihaknya akan melakukan teguran dan selanjutnya akan memberi sanksi tegas kepada pengurus cabang yang tidak mengirim atletnya pada seleksi daerah untuk pra PON mendatang.

andalas/ budi zulkifli

BERSAMA – Panitia saat berfoto bersama dengan salah satu tim peserta.

10 Tim Ikuti Open Turnamen Ridwan Ginting Padang Tualang-andalas Guna meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap sepakbola di Kabupaten Langkat, salah seorang tokoh pemuda di Kecamatan Padang Tualang. Oleh sebab itu. M Ridwan Ginting bersama masyarakat mengelar “ Open Tournament Sepakbola M Ridwan Ginting tahun 2011 di lapangan sepakbola RSU PTPN-2 Padang Tualang yang memperebutkan total hadiah mencapai Rp 40 juta rupiah. Even yang berlangsung selama sepuluh hari ini secara resmi dibuka oleh M Ridwan Ginting, Minggu (8/5) disaksikan, Kapolsek Padang Tualang, Danramil, Kepala Kecamatan, Tokoh agama, tokoh masyarakat, alim ulam serta sejumlah undangan dan masyarakat lainya. Dengan sangat antusias, masyarakat dari tiga Kecamatan yang saling berdekatakan ini datang berbondong-bondong untuk menyaksikan pertandingan sepakbola yang digelar selama sepuluh hari itu. Pembukaan Open Tournament Sepak Bola memperebutkan Piala M Ridwan Ginting tersebut ditandai dengan penendangan bola pertama oleh Ketua Panitia M Ridwan Ginting serta melepas burung merpati dan balon ke udara yang dilakukan oleh Muspika setempat. M Ridwan Ginting selaku Ketua Pelaksana dalam laporannya mengatakan, bahwa pertandingan ini baru pertama kali digelar di tempat itu. Oleh sebab itu, kegiatan seperti ini akan

dilakukan secara berkesinambungan nantinya. “Kegiatan ini sangatlah perlu dulaksanakan, karena masyarakat Padang Tualang sangat antusias untuk mengikuti pertandingan ini,” kata Ginting. Ridwan Ginting mengharapkan, agar kiranya ke depan dengan diselenggarakannya tournament ini, untuk meningkatkan kecintaan pemuda terhadap dunia olahraga. “Adapun tujuan diselenggarakannya even ini untuk meningkatkan efektifitas pemuda di Langkat khususnya Padang Tualang,” ujar Ginting. Lebih lanjut Ridwan Ginting menegaskan, beberapa waktu yang lalu ditempat ini sempat terjadi keributan yang membuat resah masyarakat, hal itu sangat disayangkan olehnya, apalagi aksi tersebut dilakukan oleh para pemuda, untuk itu bilang Ginting,dengan diadakannya Open Turnament sepak Bola seperti sekarang ini dapat mempersatukan para pemuda agar lebih terarah lagi. Selain itu, Ridwan Ginting juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Langkat tanggap atas kemajuan para pemuda di bidang olahraga yang mempunyai kemampuan berolahraga tapi kurang terperhatikan oleh pemerintah setempat. “ Kita berharap Pemkab Langkat juga segera tanggap dan memperhatikan pemuda-pemuda kita yang punya prestasi,” harap Ridwan Ginting. (BD)

" Dalam waktu dekat kita akan surati pengurus daerah yang tidak mengirimkan atletnya, dalam tempo 3 kali 24 jam harus ada pernyataan tertulis alasan kenapa tidak mengirimkan atlet atau minimal mengklarifikasinya," kata Febri Dalimunthe didampingi Ketua Harian FPTI Sumut Juned Iskandar usai penyelenggaraan seleksi daerah atlit Panjat Tebing untuk Pra PON di Medan, Minggu (8/5). Walau diakui Febri, jumlah daerah yang tidak mengirimkan atletnya hanya satu daerah saja. Namun Ketua FPTI yang baru saja terpilih itu mengakui tidak ingin daerah lain jadi ikut-ikutan. “ Intinya, kita ingin menegakkan displin, selain itu untuk memberi peluang kepada atlet yang ada disejumlah

daerah di Sumut menjadi atlet yang berprestasi atau melahirkan bintang seperti yang diinginkan Ketua KONI Sumut Gus Irawan usai terpilih secara aklamasi kemarin untuk periode kedua kepemimpinannya," tambah Febri yang juga Ketua Dewan Pendiri LSM Indonesia Bening itu. Seleksi daerah untuk atlet panjat tebing yang dilaksanakan selama dua hari itu, menurut Febri telah menghasilkan atlit yang unggul yang siap untuk ikuti Pra PON di Semarang Jateng Juni mendatang. "Melalui selekda ini, kita nyatakan siap untuk ikuti Pra PON di Semarang," tegas Febri. Dijelaskan, mata lomba selekda panjat tebing speed dan lead putra dan putri. Secara keseluruhan jumlah peserta yang

 Ir Febri S Dalimunthe ikuti selekda berjumlah 45 orang pengurus cabang, diantaranya Medan, Binjai, Langkat, Asahan, Siantar dan Tobasa. Dari hasil seleksi, juara speed putra Wahyu (emas) dari Langkat, Pamola (perak) Medan, Didi (perunggu) Medan. Untuk Juara Lead Putra Rahmadsyah (emas), Nova Ardiansyah (perak Langkat, Juliandi (perunggu) Medan. (RIL)

Kisaran-andalas Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Asahan, Bambang Siswanto menyatakan, sebanyak 9 atlet FPTI Asahan telah mengikuti latihan di Lapangan Merdeka Medan atas dasar surat Pengurus Provinsi (Pengprov) FPTI Sumut yang ditujukan kepihaknya dengan Nomor: 02/Selekda/FPTI –SU/2011. “ Sebanyak 9 atlet kita terdiri dari 6 putra dan 3 putri untuk kategori semua umur diberangkatkan ke Medan mengikuti latihan, sekaligus seleksi mengikuti Pra Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang. Artinya tidak ada klasifikasi umur,” ujar Mantan Ketua DPD KNPI Asahan 2 periode ini kepada andalas, Minggu (8/5). Menurut Wakil Ketua Bidang Pemuda DPD Partai Golkar Asahan ini, ia optimis bahwa dalam seleksi atletnya akan lolos Pra PON. Hanya saja jadwal dan tempat digelar pra PON belum bisa dipastikan. “ Saya nantinya akan berkoordinasi dengan Pengprov FPTI Sumut. Namun yang pasti, kami sudah menetapkan sebanyak 9 orang atlet guna mengikuti selekda,” terang Siswanto sembari menambahkan, pelatihan atlet dilakukan di lapangan berdekatan dengan kantor KONI Asahan Jalan Turi Kisaran. “ Saya melihat atlet kita akan bisa bersaing dengan atlet lainnya, sehingga atlet kita akan dapat mengungguli tiap lawan dalam seleksi sehingga nantinya akan dapat dijadikan duta Sumut. Perlu diketahui, sebelumnya atlet kita sering mengikuti kejuaraan ditingkat provinsi Sumut dan berada dalam 5 besar. Selama ini latihan dilakukan secara intensif dengan menanamkan semangat mental, tidak mengesampingkan sportivitas dan disiplin tinggi,” ungkapnya. (ESA)

Medan Chiefs Tahan Imbang Bandung FC Bandung-andalas Medan Chiefs menahan imbang tuan rumah Bandung FC pada pertandingan lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI) 2011 di Stadion Si Jalak Harupat Soreang Kabupaten Bandung, Minggu (8/5). Tuan rumah "Laskar Siliwangi" Bandung FC nyaris menelan kekalahan dari Medan Chiefs yang unggul lebih dulu melalui gol Ljakkad menit ke-34 setelah melakukan solo run dan menaklukan kiper Kurnia Sandy. Namun striker Perry N'Somah menyelamatkan muka tuan rumah dengan mencetak gol balasan pada menit ke-69 babak kedua. Gol penyelamatan tim Laskar Siliwangi itu tercipta hasil impan pemain belakang M Taufan yang langsung disongsong sundulan kepala N'Somah yang menjadi target penyerangan tuan rumah. Bandung FC yang dimotori mantan pemain Aston Villa, Lee Hendrie tampil menyerang pada babak pertama melalui gelandang agresif Kim Sang Duk dan Lee Hendrie, sedangna Perry NSomah dan Beny Kunkun sebagai tombak kembar. Namun dilain pihak, Medan Chiefs juga mengimbangi dengan permainan dari sektor sayap. Tempo permainan kedua tim berlangsung dalam tempo sedang dan cenderung monoton. Tuan rumah memiliki sejumlah peluang emas melalui Perry N'Somah dan Kim Sang Duk, namun gagal membuahkan gol. Sebaliknya menit ke-34, gawang Kurnia Sandy dibobol Ljakkard yang melakukan aksi brilian melalui solu run dari tengah lapangan setelah lepas jebakan offside. Setelah memperdaya Nuralim yang ketinggalan langkah dan kecepatan, pemain asing Medan Chiefs itu menaklukan Kurnia Sandi yang sudah berusaha mempersempit ruang tembak pemain bernomor sembilan itu. Ketinggalan 0-1 membuat pasukan Bandung itu nyaris patah arang, namun dalam kondisi tertekan Perry N'Somah membobol gawang tim Medan dan disambut suka cita seribu pendukung tuan rumah. Hingga akhir pertandingan, kedudukan tetap imbang 1-1. Bandung FC gagal memenuhi ambisinya meraih kemenangan di Stadion Si Jalak Harupat, yang untuk pertama kalinya digunakan oleh tim Bandung itu. (Ant)

Amura Indonesia Tingkat Kualitas Medan-andalas Untuk meningkatkan kualitas dalam meraih prestasi terbaik dan mempererat tali silaturrahmi, Perguruan Amura Karatedo Indonesia melaksakan latihan gabungan antar perguruan Amura yang ada di Kota Medan. Latihan gabungan yang di laksanakan di halaman Rumah Sakit Haji Medan, Minggu ( 8/5) diikuti sebanyak 400 peserta. Adapun perguruan yang mengikuti latihan gabungan ini antara lain, Dojo Dinsos, Dojo ASM Cendana, Dojo Marelan, Dojo Kosek Hanudnas 3, Dojo Yayasan Tri Sakti Lubukpakam, Dojo Open Stage Lubuk Pakam serta tuan rumah Dojo RS Haji Medan. “Selain meningkatkan kualitas silaturahmi antar dojo, juga meningkatkan kualitas fisik atlet serta tehnik karate terutama bagi tingkat pemula,” kata Ketua Majelis Sabuk Hitam, Mayor Teddy Pane didampingi pelatih senior, Ardiansyah Pohan, Mayor Restu, Briptu Jefri manurung Dedy Agustinus Situmorang, Rizaldi dan M Hasan kepada wartawan kemarin.

Menurut Teddy, latihan gabungan yang dilaksanakan sebulan sekali ini juga merupakan persiapan bagi atlet karatedo yang tergabung di dojo masing-masing untuk menghadapi kejurda memperebutkan Piala Ketua Umum Pengprov Forki Sumut, DR H Rahmad Shah dan Piala RS Imelda pada 28-29 Mei 2011

mendatang. “ Saya berterima kasih kepada adikadik yang sangat serius mengikuti latihan gabungan ini. Tapi kita tetap mencari yang terbaik untuk dipersiapkan menghadapi berbagai even nantinya,” tambahnya. Sementara Ardiansyah Pohan

mengatakan, latihan gabungan tersebut tidak lain ingin melahirkan bibit handal masa depan seperti Agita Putri yang saat ini berlatih di bawah naungan PPLP Sumut. “Mudah-mudahan apa yang kita harapkan dapat tercapai dengan baik nantinya lewat latihan yang lebih serius,” katanya mengakhiri. (YON)


Senin

EKONOMI-BISNIS

9 Mei 2011

Berbagi Ilmu di Ajang Pameran Medan-andalas Keberadaan Pekan Pameran Kreatifitas Mahasiswa (P2KM) 2011 USU yang diadakan di Pendopo USU oleh Biro Adiministrasi Kemahasiswaan USU ini yang digelar selama dua hari, yakni pada Jumat dan Sabtu (6-7/5), tidak saja sebagai ajang pameran tetapi bisa menbuat berbagi ilmu kepada pengunjung khususnya mahasiswa. Salah satu stand Fakultas Mipa Biologi USU yang menampilkan spesimen flora dan fauna seperti tumbuhan dan hewan micro biologi. Pantauan andalas, pada stand ini ramai di kunjungi dari pada stand yang lain, hal ini di karenakan stand Fakultas Mipa Biologi menarik perhatian mahasiswa dengan hewan-hewan yang diawetkan seperti kodok, ulae, lobster, kalong dan berbagai jenis tanaman. Affan Indrawan selaku Ketua Pameran Dies Natalis USU Biologi USU mengatakan, hal ini memang menarik bagi mahasiswa karena medianya yang nyata dengan menampilkan hewan-hewan dan tumbuhtumbuhan. “Ini merupakan suatu ilmu pengetahuan, jadi para pengunjung khususnya mahasiswa di luar dari jurusannya bisa yau dan menambah ilmu mereka dengan datang dan langsung melihat serta tanya jawab, dan selain itu ada juga stand-stand kewirausahaan jadi kuliah itu tidak hanya belajar tetapi juga bisa membuat lapangan pekerjaan,” ujarnya saat di sela-sela pameran. Pameran yang berlangsung selama dua hari itu mengambil tema Pameran Kreatifitas Mahasiswa Menjadikan Mahasiswa yang cerdas, Berkualitas dan Berkarakter yang diikuti oleh 54 stand, terdiri dari 20 stand IPTEK, 11 stand wirausaha, dan 20 stand bazaar, ditambah 24 pameran poster dan 21 pameran fotografi, serta beberapa PT diluar USU yaitu Politeknik Negeri Medan, Universitas Dharma Agung, Universitas Medan Area, dan Universitas Islam Sumatera Utara, dan beberapa sponsorship yang mendukung yaitu Bank Mandiri, Bank Sumut, dan Bank BNI. (IKA)

Medan-andalas Pelaku usaha kecil dan menengah di Sumatera Utara harus senantiasa mampu bersikap optimis menghadapi peluang dan tantangan di era pasar bebas. "Pelaku UKM (usaha kecil dan menengah) tidak boleh menyerah dan pesimis. Mereka harus senantiasa optimis menghadapi persaingan pasar yang semakin ketat di era pasar bebas dewasa ini," kata Dosen Fakultas ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, Lagut Sutandra, di Medan, Mingu. Iklim usaha di era pasar bebas, lanjut dia, mau tidak mau telah memacu para pelaku usaha di penjuru dunia untuk lebih jeli, kreatif, dan inovatif menghasilkan produk dan jasa berkualitas, efisien, dan sesuai dengan selera pasar. Untuk menjawab peluang dan tuntutan pasar global tersebut, menurut Lagut, bukan hal mudah bagi pelaku UKM Sumut di tengah serbuan produk UKM impor yang kian gencar membanjiri pasar dalam negeri sekarang ini. UKM Sumut hingga kini masih dihadapkan dengan permasalahan "klasik" yang cukup kompleks, antara lain menyangkut permodalan, kualitas sumber daya manusia yang relatif rendah di bidang manajerial usaha dan teknis, promosi yang minim dan keberpihakan pemerintah yang dinilai masih belum maksimal. (ANT)

RI Ajak Vietnam Genjot Produksi Beras Jakarta-andalas Pemerintah Indonesia bersama Vietnam sepakat meningkatkan produksi beras. Sebagai negara produsen beras di ASEAN, kedua negara ini juga bersama Thailand menjadi andalan produksi beras. "Terkait ketahanan pangan tentu karena Vietnam produsen beras dan kita produsen beras, presiden mengajak Vietnam untuk bisa meningkatkan produksi dan produktivitas bersama-sama dan investasi food production," kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di sela-sela acara KTT ASEAN ke18 di JCC, Jakarta, Minggu (8/5). Mari juga mengatakan selain dengan Vietnam, Indonesia bersama Thailand memberikan komitmen yang sama. Yaitu komitmen dalam ketahanan pangan ASEAN yang saat ini sudah dirintis dalam ASEAN plus 3 (Korea, Jepang dan China) dalam bentuk cadangan beras hingga 1 juta ton. "Presiden juga meminta dukungan untuk usul regional food security yang sedang dibahas oleh tingkat ASEAN, diluar itu tingkatkan perdagangan dan investasi," katanya. Menurut Mari, yang sekarang sedang dibahas ditingkat menteri ekonomi soal keamanan pangan terutama dalam memperbaiki mekanismenya. Cadangan beras bukan hanya untuk penggunaan pada keadaan darurat namun juga untuk stabilisasi harga beras di ASEAN. "Karena ASEAN untuk beras kita adalah eksportir dan importi terbesar itu adanya di ASEAN," katanya. Dikatakan Mari, masalah koordinasi antar negara ASEAN dalam menjaga ketahanan pangan sangat penting. Terutama dalam meningkatkan produksi beras dan penelitian dan investasi dibidang pangan khususnya untuk produksi beras. (DTC)

10

Penjualan Motor Honda Tembus Rekor Bulanan Medan-andalas Produsen motor Honda mencetak sejarah penjualan tertinggi di bulan April lalu. Di bulan tersebut perusahaan otomotif yang mengusung semangat ‘One HEART’ ini sanggup melepas 370.460 unit motor dan merupakan rekor penjualan bulanan tertinggi yang pernah dicetak Honda.

andalas/siong

UKM Sumut Harus Optimis Hadapi Pasar Bebas

harian andalas | Hal.

CBR250R - Produsen motor Honda mengukir pencapaian yang menggembirakan karena pada bulan April telah mendistribusikan sebanyak 1000 unit Honda CBR250R.

Demikian disampaikan Presiden Direktur PT Astra Honda Motor Yusuke Hori. Angka penjualan bulan April naik sekitar 9 persen dibanding penjualan mereka di bulan Maret yang tercatat 338.582 unit. "Di bulan April penjualan kita mencapai 370.460 unit ini merupakan rekor tertinggi yang pernah dicapai Honda," ungkapnya. Dari angka tersebut, motor bertransmisi otomatis menyumbang penjualan hingga sekitar 177 ribu unit naik 174 persen dibanding bulan yang sama tahun lalu. "Peningkatan segmen ini juga menjadi rekor," tegasnya. Selain itu, pihaknya juga mengukir pencapaian yang menggembirakan ketika Honda CBR250R terdistribusi lebih dari 1.000 unit. "Sangat spesial, kami mengirim lebih dari 1.000 unit CBR250R di April, jauh melebihi target kami," sebutnya. Arifin Posmadi, General Manager CV Indako Trading Co, Sabtu (7/5) mengungkapkan, dengan hasil tersebut maka dalam empat bulan pertama 2011,Honda tercatat telah membukukan penjualan hingga 1.360.982 unit. Angka tersebut dipastikan akan terus menanjak sebab pasar motor sedang bergairah. Apalagi kini Honda sudah memiliki Honda

Spacy Helm In yang ditargetkan bisa terjual sampai 25.000 unit perbulan. “Secara total, pasar motor Indonesia diperkirakan akan mencetak rekor baru dengan prediksi penjualan total sebesar 8,2 juta unit dari 7 merek motor yang tergabung dalam Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI). Naik dari 7,3 juta unit tahun lalu,”kata Arifin Posmadi di kantornya,Jalan Pemud Medan. Dengan hasil yang dicapai di bulan April lalu ini, produsen motor Honda makin mengukuhkan diri sebagai produsen motor paling produktif di Indonesia. Sebelumnya, Honda telah dianugerahi Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai produsen dan distributor motor terbanyak di Indonesia dengan membukukan angka produksi dan distribusi bulanan tertinggi dalam sejarah industri kendaraan bermotor roda dua di Indonesia pada bulan Agustus 2010 lalu. Di bulan itu AHM mencatat rekor sebagai produsen motor dengan jumlah produksi bulanan sepeda motor terbanyak yaitu 351.254 unit dan agen tunggal pemegang merek (ATPM) dengan angka distribusi bulanan sepeda motor terbanyak yakni 350.805 unit. (SIONG)

Komisi C Dukung Penyertaan Modal Pemprovsu ke Tirtanadi Berastagi-andalas Komisi C DPRD Sumut mendukung percepatan penyertaan modal Pemprovsu untuk membantu PDAM Tirtanadi dalam membiayai sarana dan prasarana guna meningkatkan pelayanan air bersih kepada pelanggan. Dengan adanya dukungan dari Komisi C DPRD Sumut menurut Dirut PDAM Tirtanadi Ir Azzam Rizal MEng, sangat diharapkan penyertaan modal dari Pemprovsu ini dapat segera terealisasi. Hal itu disampaikan Dirut PDAM Tirtanadi Ir Azzam Rizal MEng saat menerima kunjungan kerja Komisi C DPRD Sumut ke PDAM Tirtanadi Cabang Berastagi, Kamis (5/5). Dalam pertemuan itu, Azzam Rizal didampingi Direktur Perencanaan dan Produksi Ir H Tamsil Lubis, Kadiv Produksi, Ir Heri Batanghari MPsi, Kadiv Zona I Ir Yusmansyah MT, Kadiv PR Ir Amrun, Kabid Publikasi dan Komunikasi Jumirin SE, dan Kacab PDAM Berastagi Kasim Sebayang SKom. Sementara dari Komisi C hadir H Eddi Rangkuti (ketua), Mustofawiyah SE (wakil ketua), H Zulkarnain ST (sekretaris), dan para anggota Komisi C.

Pada pertemuan itu, Azzam Rizal juga memaparkan beberapa kendala yang dihadapi PDAM Tirtanadi Cabang Berastagi yang sejak tahun 1990 melakukan kerja sama dengan PDAM Tirtamalem Karo membangun sarana dan prasarana penyediaan air untuk kebutuhan Kota Berastagi dan Kota Kabanjahe pada lokasi mata air Lau Melas dengan produksi sebanyak sekitar 60 liter/detik dengan pembagian 50 persen untuk Kota Berastagi (PDAM Tirtanadi Pemprovsu) dan 50 persen untu Lota Kabanjahe (PDAM Tirtamalem). Kendala tersebut yakni tunggakan rekening air PDAM Tirtamalem selama tujuh bulan (November 2010-Mei 2011) sebesar Rp211.220.050, belum terealisasinya penyesuaian harga air yang disuplai ke PDAM Tirtamalem yang seharusnya PDAM Tirtamalem membayar ke PDAM Tirtanadi biaya produksi yang dialirkan sebesar 50 persen dari tarif dasar rumah tangga PDAM Tirtamalem (pemakaian 0-10 M3) sesuai dengan perjanjian kerja sama tahun 1992. Kendala lainnya yaitu kurangnya debit air untuk pengembangan pelayanan ke daerah utara Cabang Berastagi dan posisi

Kota Berastagi berada lebih tinggi dari sumber air. Dijelaskan, jumlah pelanggan PDAM Tirtanadi Cabang Berastagi hingga April 2011 sebanyak 6.387 pelanggan yang didominasi pelanggan Rumah Tangga 2 sebanyak 3.283 pelanggan dan Rumah Tangga 1 sebanyak 1.239 pelanggan, sedangkan niaga hanya 30 pelanggan. PDAM Tirtanadi meminta dukungan Komisi C DPRD Sumut untuk membantu menertibkan pesatnya pembangunan perumahan di kawasan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang yang dikhawatirkan akan mengganggu daerah resapan air sehingga memengaruhi produksi air. Melihat permasalahan yang dihadapi PDAM Tirtanadi Cabang Berastagi, Komisi C DPRD Sumut memberikan solusi, antara lain, Tirtanadi diminta menekan tingkat kerugian seperti menutup pompa yang tidak produktif, mencari sumber air baru untuk meningkatkan produksi, meninjau ulang kerja sama yang merugikan Tirtanadi. Selain itu perlu mengkaji ulang visi dan misi PDAM Tirtanadi untuk memperjelas apakah orientasinya bisnis atau publik

andalas/ist

PENJELASAN - Dirut PDAM Tirtanadi Ir Azzam Rizal M Eng memaparkan penjelasan kepada rombongan Komisi C DPRD Sumut yang kunker ke PDAM Tirtanadi Cabang Berastagi, Kamis (5/5). servis. Menurut Eddi, pihaknya akan mengundang pihak PDAM Tirtamalem dan Pemkab Karo untuk mengadakan pertemuan guna membahas kerjasama yang telah ditandatangani dengan PDAM Tirtanadi Berastagi. Selain itu juga akan mengun-

dang Pemkab Deli Serdang untuk membahas pesatnya pembangunan perumahan di kawasan Sibolangit yang merupakan kawasan hutan lindung. “Diperlukan sinkronisasi kebijakan Pemprovsu dengan kabupaten/kota soal ketersediaan air,” tegasnya. (GUS)

Dari Hobi Kelinci Sampai Jadi Enterpreneur Mandiri MENEKUNI peluang bisnis yang berawal dari hobi, kini menjadi trend di berbagai kalangan masyarakat. Tidak sedikit bisnis yang diawali dengan hobi kemudian coba-coba dan akhirnya bias menciptakan lapangan pekerjaan. Salah satu bisnis yang berawal dari kesenangan atau hobi tersebut adalah berbisnis kelinci.

U

saha peternakan yang ditekuninya ini memang tidak gampang, dibutuhkan ketelitian dan kesabaran dalam memberlakukan si hewan tersebut adalah Galih Ari Wirawan Siregar yang merupakan enterpreneur muda, yang sukses membudidayakan ternak kelinci sejak 2008. “Awalnya sih, memang suka dan hobi sama kelinci, terus banyak yang suka dan jadinya mengarah dan jujur dulu aku modal pribadi dari uang jajan. Terakhir aku nggak sanggup, kewalahan juga, biaya juga, banyak makan waktu juga, akhirnya aku ikut Student Entrepreneurship Center (SEC-USU) dari kampus dan alhamdulillah terbantu,” ujar Galih saat di jumpai di kediamannya Jalan Dr Hamzah No 5 USU Medan. Mahasiswa semester delapan ini

andalas/ika

BERCANDA - Galih saat bersama kelincinya di kandang dan bercanda dengan hewannya yang lucu. mengatakan, usaha yang dijalaninya ini bersama kelompoknya sudah menghasilkan banyak kelinci yang terdapat di Desa Perpaden Pancur Batu, tempat peternakan kelinci dengan muatan kandang kurang lebih 100 ekor kelinci. “Untuk peminat sendiri bervariasi nggak cuma anak kecil aja yang sukak kelinci, tetapi trend sekarang juga berubah mulai dari anak-anak, remaja, orang dewasa, pehobi, peternak,

mahasiswa yang biasanya untuk penelitian, ada juga orang-orang dari Dinas,” ujar Galih Mahasiswa Fakultas Pertanian Jurusan Peternakan itu. Tidak saja membudidayakan kelinci yang ternyata ada musimannya juga, dengan multiproduksi Galih juga memanfaatkan dengan tidak membuang kotoran dan air seni dari kelinci itu yang dapat di jadikan pupuk.

“Untuk pemasarannya sendiri kelinci ada musimannya, kalau bulan-bulan sekarang ini lagi sepi yang ramai itu sekitar bulan Juni ke atas, jadi kita mensurvivnya dengan salah satu caranya membuat kompos dari kotorannya dan urin juga dimafaatkan,” ujar anak ke tiga dari empat bersaudara ini. Lebih lanjut ia mengatakan, selama seminggu ia bisa menghasilkan 3 sampai 5 liter urin kelinci. “Urinnya kita tampung dengan botol plastik di tempat yang sudah kita sediakan dan dimasukan ke dalam jerigen,” papar Galih. Bagi yang berminat untuk memelihara atau memcoba bisnis ini, Galih memberi harga cukup terjangkau. Mulai dari Rp 30 ribu, Rp 50 ribu dan Rp 80 ribu dengan kondisi semua standart sehat ada juga garansi selama seminggu dengan syarat dan ketentuan berlaku, ditambah lagi gratis recording plus tips. “Kita nggak jual kelinci yang masih istilahnya belum lepas susu, itu nggak kita jual, karena semasa ia menyusui disitulah banyak sumber-sumber nutrisi dan imun yang tidak bisa didapatkan dari sekedar makanan yang ia makan. Kita juga ada pelayanan konsumen baik masa garansi atau pun tidak. Kami bersedia datang dan ada biaya perobatannya Rp 50 ribu dan harganya ini tergantung apa keluhan pelanggan terhadap kelincinya,” katanya promosi. (IKA)


KOMUNITAS

Senin 9 Mei 2011

harian andalas | Hal.

PAC PPP Medan Amplas Gelar Bakti Sosial

MMC Harapkan Dukungan

Medan-andalas Pengurus dan kader Pimpinan Anak Cabang Partai Persatuan Pembangunan (PAC PPP) Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan, menggelar bakti sosial berupa pembersihan makam (kuburan) di Kelurahan Harjosari II, Minggu (8/5). Bakti sosial dipimpin Ketua PAC PPP Medan Amplas Mansyur Daud Lubis SPdI, Koordinator Kecamatan (Korcam) DPC PPP Medan Zulkifli Lubis dan Tamrin Harahap SE. Tampak hadir dalam kegiatan itu Lurah Harjosari II Mukhtar SE. Di sela-sela membersihkan kuburan, Zulkifli Lubis mengatakan, bakti sosial ini merupakan program Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kota Medan. Selain amal, juga bertujuan untuk menampung aspirasi masyarakat secara langsung. “Kegiatan bakti sosial terus kita laksanakan setiap minggu. Minggu ini kita mulai dari Kelurahan Harjosari II dan untuk minggu depan akan kita lanjutkan ke Kelurahan Tembung,” kata Zulkifli. Dari kegiatan di Harjosari II ini, tambahnya, PPP telah menampung aspirasi masyarakat secara langsung. Di antaranya, ternyata kompleks pemakaman di Harjosari II sudah tidak mampu menampung jenazah lagi. Sebagai penggantinya, melalui swadana masyarakat membeli lahan pekuburan secara mencicil di daerah Marindal. “Persoalan pemakaman ini akan kita godok di internal partai,” ungkap Zulkifli yang juga ketua Lembaga Pelayanan Masyarakat (LPM) di kelurahan itu. Lurah Harjosari II Mukhtar SE dalam kesempatan itu menegaskan, sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah dan partisipasi masyarakat untuk membantu mencicil lahan seluas 4000 meter di Desa Marendal. “Kita telah bayar Rp200 juta untuk cicilan pembelian pekuburan di daerah Marendal. Sisanya sekira Rp200 juta masih sedang kita himpun dari swadana masyarakat,” ungkapnya. Menyikapi aspirasi masyarakat itu, Korcam DPC PPP Medan, Tamrin Harahap menegaskan, persoalan ini akan dibawa ke DPC untuk selanjutnya disampaikan kepada pemerintah daerah melalui anggota Fraksi PPP DPRD Medan. (REL)

Medan-andalas Sebuah rumah sakit dinilai baik jika memiliki kualitas, fasilitas dan pelayanan yang bagus dalam penanganan pasien. Penilaian itu juga bisa dilihat dari banyaknya pasien yang direkomendasikan oleh pihak lain.

andalas/ist

BAKTI SOSIALSOSIAL-Pengurus dan kader PAC PPP Medan Amplas serta Korcam DPC PPP Medan Zulkifli Lubis dan Tamrin Harahap, berpose seusai menggelar bakti sosial di pekuburan Kelurahan Harjosari II, Minggu (8/5).

11-13 Mei, Pertemuan Ahli Bedah se-Indonesia di Medan

Hal ini dikatakan, CEO of Mahkota Medical Centre (MMC), Timothy Chang kepada pers di kantornya, Kompleks Asia Mega Mas Medan, Minggu (8/5) malam. “Berkat dukungan dari pasien dari negara Malaysia, Indonesia, Singapura dan Kamboja, kini Rumah Sakit MMC telah menjadi sebuah rumah sakit swasta terbesar di Malaysia bagian selatan, serta menjadi rumah sakit pilihan untuk wisata kesehatan dan sekitarnya,” kata Timothy Chang didampingi Marketing Manager Rumah Sakit MMC, Sally Tan. Untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pasien, kata Timothy Chang, dukungan yang membangun sangat diharapkan dari berbagai organisasi kedaerahan dan

andalas/ist

JUARAJUARA-Pengurus PSMTI Sumut berfoto bersama usai perlombaan karaoke dengan para juara Mahkota Idol dan manajemen Mahkota Medical Centre di Hee Lai Town Jalan Gandi Medan, barubaru ini. beberapa asosiasi. Karena itu, pihaknya juga telah melakukan serangkaian kegiatan untuk membina hubungan antara komunitas pasien di Malaysia dan sekitarnya. Keputusan masyarakat yang telah menilai MMC sebagai rumah sakit pilihan yang mengedepankan kepedulian dan mengutamakan konsumen merupakan salah satu hal penting Karena itu kata dia, baru-baru ini pihaknya telah menggelar lomba

karaoke atau Mahkota Idol dengan tujuan untuk menghibur masyarakat di setiap daerah sekaligus mencari bibit penyanyi berbakat dari berbagai daerah yang selanjutnya akan dikirim ke Malaka, Malaysia untuk bersaing satu dengan lainnya. Lomba karaoke itu, kata Timothy, diadakan di tiga negara yaitu Malaysia, Indonesia dan Kamboja melibatkan sekira 100.000 peserta. Khusus di Indonesia pihaknya bekerjasama

dengan Panguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) di 12 daerah termasuk di Kota Medan. Menurutnya, acara lomba karaoke bekerjasama dengan yang digelar beberapa waktu lalu itu berhasil menjaring Wu Siau Yin sebagai juara pertama disusul Hariyandi juara kedua dan juara ketiga Si Hong Ik. Dalam jejuaran tersebut, kata Timothy, juga hadir penasehat dan pengurus PSMTI yaitu Teh Kia Tjoh, Kwik Sam Ho, Dayan Sutomo, Johan Tjongiran, Joko Dharmanadi, Hendra Prawira, Hally Luis Jocelie dan lainnya. “Juara pertama selanjutnya akan bertanding dengan para juara dari daerah lain dari Indonesia, Kamboja dan Malaysia. Pemenang akan diberangkatkan ke Malaka, Malaysia pada 20 Mei mendatang,”cetusnya. Sementara itu, Sally Tan, menjelaskan Rumah Sakit MMMC telah berkecimpung di industri keehatan selama dua dekade dan telah mampu mengembangkan, membina hubungan baik dengan berbagai asosiasi, yaitu Lions Club, Melaka Chinese Chamber of Commerce and Industry, Malaka Hainan Association, Melaka Tourism Association, Gan Clan Association, Melaka Autism Society and Tzu Chi Foundation dan PSMTI. (SIONG)

Kekuatan Terbesar JBMI Berada di Sumut Medan-andalas Jam’iyah Batak Muslim Indonesia (JBMI) sebagai organisasi kemasyaratan (Ormas) berbasis dakwah Islamiyah dengan mengutamakan kedekakatan emosional suku batak, akan mudah berkembang di Sumatera Utara, sebab populasi terbesar suku batak di Indonesia, berada di wilayah Sumut. “Kekuatan terbesar JBMI berada di Sumut. Karena itu pengurus DPW JBMI Sumut harus menjadi motor penggerak organisasi ini.Kalau pengurus Sumut ini tidak aktif, maka JBMI tidak akan menjadi sebuah organisasi besar dan disegani di Indonesia,” kata Ketua Dewan Pakar DPW JBMI Sumut, Dr H Amarullah Nasution MBA

dalam sambutannya pada silaturahmi pengurus DPW JBMI Sumut di Hotel Madani, Rabu malam (11/4). Pada pertemuan itu Amarullah yang juga mantan Sekjen DPP JBMI menceritakan pada awal berdirinya JBMI mendapat sambutan hangat dari para pejabat di pusat. Sehingga JBMI dengan mudah bisa berkembang di sejumlah wilayah di Indonesia, seperti Jawa Timur, Jawa Barat, Bali, Kalimantan dan Sulawesi. Sementara itu, Ketua Dewan Penasehat DPW JBMI Sumut, H Ganda Panggabean, mengajak pengur us JBMI jangan terpaku dengan pengurus DPP. “Saya berharap kepengurusan DPW JBMI Sumut yang baru

dibentuk bisa lebih aktif membina cabang-cabang di daerah kabupaten/ kota, khususnya daerah yang minoritas Islam,” pinta H Ganda Panggabean. Sedangkan Ketua DPW JBMI Sumut H Aidan Nazwir Panggabean dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kepada seluruh pengurus yang bergabung dalam JBMI. Dirinya juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang belum duduk dalam kepengurusan JBMI. “Saya sangat terharu antusias masyarakat bergabung di JBMI sangat tinggi, saya mohon maaf bila banyak yang belum terakomodasi duduk se-

Tato Halal Ala de’Twins

T

Medan-andalas Ahli Bedah se-Indonesia yang tergabung dalam Persatuan Ahli Bedah Indonesia (PABI) akan menggelar pertemuan nasional di Sumut 11-13 Mei 2011. Pertemuan regular tahunan ini diharapkan menghasilkan pemikiranpemikiran dan pengetahuan baru dalam bedah. Hal ini disampaikan Ketua Panitia Pertemuan Ahli Bedah yang juga Ketua PABI Sumut Yusril Leman, saat beraudiensi dengan Pelaksana Tugas (PLt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho, di ruang kerja Plt Gubsu, Lantai 9, Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro, Selasa (3/5). Yusril Leman mengatakan, kegiatan ini baru pertama kali dilakukan di Sumut. Hal ini setelah Sumut dinilai mampu menyelenggarakan even nasional untuk kawasan wilayah barat Indonesia. Dengan pertemuan ini, lanjutnya, maka akan memberi peluang peningkatan kualitas ahli bedah di Indonesia, khususnya di Sumut yang saat ini jumlahnya mencapai 90 orang. “Kesiapan panitia sendiri sudah mencapai 90%, peserta yang sudah mendaftar mencapai 910 orang hingga hari ini yang berasal dari seluruh Indonesia. Panitia menargetkan jumlah peserta mencapai seribu orang,” katanya. Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho dalam kesempatan tersebut mengatakan, dirinya akan hadir pada acara yang sangat baik tersebut. Untuk itu, dirinya menginstruksikan pihak protokol untuk segera menjadwal kegiatan tersebut. “Intinya saya atas nama masyarakat Sumut dan Pemprovsu menyambut baik kegiatan ini, sebab semakin banyak kegiatan nasioanal di Sumut akan semakin baik pula peran masyarakat Sumut dalam pembangunan. Lebih jauh lagi, akan mendorong partisipasi masyarakat dalam setiap kegiatan positif, sehingga bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” sebutnya. (WAN)

11

ATO merupakan bagian dari seni yang banyak digemari orang-orang masa kini di seluruh penjuru dunia. Lukisan tubuh atau yang lebih dikenal dengan tato ini, di beberapa negara merupakan seni budaya yang mengandung arti bagi sebagian pemakainya. Namun, sebagian masyarakat Indonesia masih banyak yang mempersepsikan tato sebagai sesuatu yang kurang baik, dipandang negatif karena kebanyakan pengguna tato yang selama ini dilihat adalah dari kalangan artis atau seniman luar negeri yang kadang terlihat agak menyeramkan. Selain itu, bahan pembuat tato juga berasal dari alkohol dan paduan cat-cat khusus yang diramu dan ditempel di bagian tubuh dengan menggunakan alat listrik. Dengan pandangan tersebut, sebagian kalangan yang kurang memahami seni tato kadang tidak menyukai pemakai tato tersebut. Tapi, pandangan itu tak selalu benar, karena ternyata ada juga tato yang berasal dari bahan-bahan “halal”, dan tidak bercorak atau bergambar

yang bertema menyeramkan atau menakutkan bagi orang yang melihat. Tato halal ini berbahan inai, sama sekali tidak mengandung alkohol dan diracik oleh si tukang tato itu sendiri. Rina & Rini atau biasa disebut de’Twins adalah dua gadis kembar yang mencintai tato sekaligus sang pembuat tato dengan bahan dasar yang halal. Tato buatan Rina & Rini ini ternyata sudah banyak yang menggemari dan tidak tertutup untuk berbagai kalangan yang

bagai pengurus DPD JBMI Sumut,” ucapnya. Kecam Perubuhan Masjid Pada kesempatan itu, H Aidan Nazwir Panggabean juga menegaskan, JBMI sangat mengecam tindakan perubuhan masjid yang terjadi di Sumut. Sebagai ormas Islam, JBMI tetap komit membela masjid dari segala bentuk upaya yang ingin mengganggu keberadaan masjid. “Kami sagat menyesalkan adanya selebaran yang mencatut nama JBMI. Saya menegaskan tidak ada seorang pengurus JBMI yang ikut dalam kesepakatan relokasi Masjid Al Ikhlas Jalan Timor Medan,” tegas H Aidan. (HAM)



Nama : Rina & Rini Tempat & Tanggal Lahir : Panei Tongah, 30 Juli 1990



Alamat : Jl Ampera VIII No 14 Glugur Darat II Medan (Krakatau- UMSU)



Status : Mahasiswi Manajemen (Rina) & Perpajakan FISIP (Rini) USU No Tel. : 085275423836



Prestasi : Juara 2 tk.Provinsi Sumut di Sibolga (2004) Juara 2 tk.Provinsi Sumut di Padang Sidempuan (2006) Juara 3 tk.Propinsi Sumut di Madina (2010) Juara 1 Kaligrafi antar mahasiswa se-Sumatera Utara (2009) Juara 1 Kaligrafi antar mahasiswa se-Sumatera Utara (2011) Juara 3 Lomba Kaligrafi diselenggarakan oleh PTPN II di Lampung (2006) Juara 3 Lomba Kaligrafi diselenggarakan oleh PTPN II Se-Sumut di Medan (2008). dll

menganggap tato itu tidak halal. Terbukti di berbagai even pameran atau pagelaran, Rina & Rini de’Twins ikut mengisi kegiatan dengan modal keahliannya dalam membuat tato halal. Tak jarang orangorang muda yang berjiwa seni banyak mencoba tato ala Rina & Rini. Sekilas tentang de”Twins de’Twins merupakan mahasiswi yang hobi dalam bidang kaligrafi dan hobi ini berubah menjadi keahlian. de’Twins beberapakali mendapat juara tingkat nasional dalam bidang kaligrafi. Beberapa tahun belakangan, de’Twins mulai tertarik mengembangkan ahli

menulis indah ini dengan menerapkannya di tubuh alias tatto. Mereka mencoba membuat tattoo sebagai sesuatu yang menyenangkan dan halal yaitu dengan cara membuat bahan racikan sendiri menggunakan inai, sehingga dengan kata lain mereka membuat tatto halal. Selain itu, de’Twins juga mampu membagikan ilmu kaligrafi yang mereka miliki, salah satu aktifitas mereka saat ini yaitu mengajar ekskul kaligrafi di Safiyatul Amalliyah International School. Dengan keahlian tersebut de”Twins dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Inilah figur mahasiswa mandiri. (REL)

BERITA DUKACITA

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

Nama

Umur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

Berangkat (Tgl/Jam)

Keterangan / Tempat

VIP-A

LIE KOK SENG

71

Jl. Mahkamah Dalam No. 5 DD Medan

07-05-11 09.45 WIB

10-05-11 09.00 WIb

Diperabukan

VIP-C

TJIOE TJOK HOEI

96

Jl. Tapanuli No. 2 D Medan

08-05-11 08.30 WIB

13-05-11 13.00 WIB

Dikebumikan

2

TAN BENG HOCK

72

Jl. Karya Komp. Karya Permai No. C-14 Medan

07-05-11 14.25 WIB

10-05-11 10.00 WIB

Diperabukan

3

THE KEN MEI

74

Jl. Prawang Pekanbaru

07-05-11 16.00 WIB

10-05-11 13.00 WIB

Dikebumikan

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

2

PHAN KOK LIANG

73

Jl. Garuda No. 1 B Medan

08-05-11 07.00 WIB

10-05-11 11.00 WIB

D i perabukan

3

ONG CEN HUAT

71

Jl. S erdang I No. 12 Medan

07-05-11 09.00 WIB

10-05-11 11.00 WIB

D i perabukan

4

HUANG HUA AN

79

Jl. B . K atamso Gg. B ari san No. 31 Medan

05-05-11 14.30 WIB

10-05-11 11.00 WIB

D i perabukan

6

LIE A MOI

66

Jl. S ei Musi No. 3 Medan

07-05-11 19.00 WIB

12-05-11 14.00 WIB

D i kebumi kan

7

TAN TIONG NAM

85

Jl. Logam No. 15 B Mean

07-05-11 04.00 WIB

10-05-11 11.00 WIB

D i kebumi kan

8

KHO CHENG LAI

58

Jl. Wi li s No. 1 C Medan

08-05-11 11.00 WIB

9

NG YEN HUA

52

K omp. Manggi s Indah No. D 3 T. K uni ng Medan

07-05-11 16.40 WIB

D i perabukan 10-05-11 15.00 WIB

D i perabukan


SUMATERA UTARA

Senin 9 Mei 2011

harian andalas | Hal.

12

LSM BIM Adakan Diklat Pertanian andalas/hasrizal

PRAKTIK - Para peserta kursus tampak serius mengikuti latihan praktik.

Perawat RS Pertamina Ikut Pelatihan Pangkalan Brandan-andalas Sebanyak 29 perawat Rumah Sakit Pertamina Pangkalan Brandan, Langkat mengikuti kursus dan pelatihan pada 3-7 Mei 2011. Kepala RS Pertamina Pangkalan Brandan dr Nasrullah Nasution sebagai penyelenggara kursus dan pelatihan itu didampingi dr Arman Bey selaku ketua panitia, Kamis (5/5) menjelaskan kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kompetensi perawat agar setaraf dengan standar internasional. Lewat kegiatan ini para perawat mendapatkan bekal pengetahuan dan ketrampilan yang nantinya diharapkan sangat berguna untuk menolong atau menangani korban kecelakaan. Menurut Nasrullah, selain 29 perawat RS Pertamina Pangkalan Brandan, kursus dan pelatihan ini juga diikuti peserta utusan RS Pertamina Rantau Kwala Simpang sebanyak 4 orang dan, Langsa 2 orang, dan pribadi 3 orang. Menurutnya kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan berkesinambungan demi meningkatkan mutu dan pelayanan RS kepada masyarakat dan bagi perawat diharapkan dapat melaksanakan tugasnya secara profesional dan proposional. (HAS)

Bupati Deli Serdang Minta Maaf Lubuk Pakam-andalas Bupati Deli Serdang Drs Amri Tambunan memohon maaf kepada seluruh masyarakat dan DPRD Deli Serdang atas kekurangannya dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah sepanjang tahun 2010. Permohonan maaf itu dituangkan dalam pidato bupati yang disampaikan melalui Wakil Bupati Zainuddin Mars pada sidang paripurna dewan dengan agenda penyampaian Laporan keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tahun 2010 di ruang sidang DPRD setempat, Jumat (6/5). Menurut bupati, pihaknya telah berupaya berbuat sebaik mungkin dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan rakyat. Walau tidak dipungkiri di sanasini ditemui masih banyak kekurangan. “Dengan segala kekurangan yang dimiliki, kami telah berupaya dan berbuat sebaik mungkin untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan rakyat,” kata Amri. Dia menyadari apa yang telah diraih saat ini belum cukup untuk mewujudkan harapan masyarkat. Meski demikian, pemerintah daerah tetap semangat terus memperbaiki dan meningkatkan kinerja serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. ”Insya Allah memberikan pelayanan terbaik senantiasa akan menjadi komitmen abadi yang kita pegang teguh untuk dilaksanakan dengan sebaik-baiknya,” kata bupati. Permohonan maaf orang nomor satu di Pemerintahan Deli Serdang ini mendapat respon dari sejumlah anggota legislatif khususnya panitia khusus (pansus) LKPj. Hal itu merupakan salah satu upaya komunikasi politis untuk pendekatan agar LKPj itu nantinya dapat berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan argumen yang bisa mengganggu kelancaran pertanggungjawaban. "Pengakuan bupati atas kekurangannya dalam menyelenggarakan pemerintahan patut dihormati dan itu suatu sikap kesatria karena fakta di lapangan seperti itu," ungkap anggota pansus LKPj yang tidak mau disebut identitasnya.(TH)

Sosialisasikan SKB 3 Menteri Soal Ahmadiyah Tebing Tinggi-andalas Pemko Tebing Tinggi melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbang Linmas) bekerja sama dengan Kantor Kementerian Agama dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tebing Tinggi melakukan Sosialisasi Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI) dan Kompilasi Hukum Islam, Sabtu (7/5) di Gedung Hj Sawiyah Nasution, Jalan Sutomo, Tebing Tinggi. Kegiatan itu dibuka Pj Wali Kota Tebing Tinggi Drs H Eddy Syofian diwakili Kaban Kesbang Linmas Zulkifli B Siregar dan dihadiri Ketua MUI Tebing Tinggi H Ahmad Dalil Harahap, Pl Sekdako H Hadi Winarno, Kabag Humasy Ahdi Sucipto, Kakan Kemenag Kota Tebing Tinggi H Hasful Khuznain, para tokoh agama dan masyarakat, menghadirkan narasumber Prof Dr H Ramli Abdul Wahid MA, pakar aliran sesat dari MUI Sumut. Pj Wali Kota Tebing Tinggi melalui Zulkifli B Siregar mengatakan, dalam memantau dan mewaspadai gerakan jamaah-jamaah mencurigakan atau yang sifatnya eksklusif di negara ini, pemerintah telah mengeluarkan SKB 3 Menteri yakni Menteri Agama No 3 Tahun 2008, Jaksa Agung No KEP-033/A/JA/6/2008, dan Menteri Dalam Negeri No 199 Tahun 2008 tentang Peringatan dan Perintah Kepada Penganut, Anggota, dan atau Anggota pengurus JAI dan Warga Masyarakat. “Melalui kegiatan ini kita mengajak warga yang telah bergabung dengan gerakan JAI untuk kembali kepada ajaran Islam yang sebenarnya dan diharapkan kebersamaan masyarakat untuk terus memantau dan mewaspadai gerakan jamaah yang mencurigakan serta menjaga kondusifitas Kota Tebing Tinggi, apalagi menjelang pemungutan suara ulang pilkada yang sebentar lagi dilaksanakan di kota ini,” imbuh Zulkifli Siregar. Ramli Abdul Wahid mengatakan, baik MUI, Nahdlatul Ulama (NU) maupun Muhammadiyah telah sepakat bahwa Ahmadiyah adalah organisasi sesat dan menyesatkan. “Masyarakat harus mengetahui kesesatan Ahmadiyah dan doktrin-doktrin yang diajarkan mereka agar tidak tertipu oleh kebohongan jemaah Ahmadiyah,” katanya. Meski pemerintah telah menetapkan bahwa Ahmadiyah adalah ajaran sesat dan telah menyimpang jauh dari ajaran Islam, Ramli Abdul Wahid mengimbau warga untuk tidak melakukan tindakan-tindakan anarkis (kekerasan–red) sebab semua itu adalah kewenangan penegak hukum. (MET)

andalas

Percut Sei Tuan- andalas Pemerintah tampaknya kurang memperhatikan sektor pertanian. Kendati negara kita mempunyai tingkat kesuburan tanah yang tinggi, sayangnya masih mengimpor komoditas pertanian dari luar negeri. Seperti Kecamatan Percut Sei Tuan, 100 persen masyarakatnya petani, namun 60 persen di antaranya hanya KTP-nya saja yang petani. Sementara pekerjaannya bukan petani, melainkan nelayan, buruh bangunan, dan lainnya. Salah satu faktor penyebabnya, kurangnya pembinaan pemerintah terhadap petani, seperti pendidikan, pelatihan, dan penyuluhan. Hal tersebut dikatakan Ke-

tua Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat Badan Informasi Masyarakat (LSM BIM) Kecamatan Percut Sei Tuan, Benny Wijaya dalam kegiatan Pendidikan Pelatihan (Diklat) Pertanian di Gedung Serbaguna Kantor Camat Percut Sei Tuan, Sabtu (7/5). “Keberadaan LSM BIM di Kecamatan Percut Sei Tuan untuk memotivasi kinerja para petani demi meningkatkan hasil pertanian. Kita berharap Dinas Pertanian Pemkab Deli Serdang agar lebih memperhatikan sektor pertanian,” ujar Benny Wijaya. Dikatakannya, sangat ironis para petani kita sekarang. Untuk makan sehari-hari saja seperti beras, daun ubi, dan cabai terpaksa membeli. Pada-

andalas/firdaus tanjung

FO FOTTO BERSAMA - Pengurus LSM BIM Percut Sei Tuan foto bersama dengan Anggota DPRD DS Rahmatsyah SH, Camat Darwin Zein SSos, dan lainnya usai acara Pendidikan dan Pelatihan Pertanian. hal seharusnya petani sendiri yang memproduksi hasil pertanian tersebut. Ketua pelaksana kegiatan, Abd Rahman Harahap didampingi Sekretaris LSM BIM Sumut Zulkifli menambahkan, kegiatan ini sebagai wujud nyata kepedulian mereka terhadap masyarakat petani yang selama ini seperti ter-

pinggirkan. “Kecamatan Percut Sei Tuan dahulunya sempat terkenal sebagai lumbungnya hasil pertanian di Kabupaten Deli Serdang. Kini nama itu akan kita angkat kembali sebagai penghasil terbesar sektor pertanian,” ungkap Zulkifli dan Abd Rahman Harahap. Kegiatan yang dihadiri ratu-

san undangan dan sejumlah kepala desa se-Percut Sei Tuan itu mendapat sambutan positif Camat Darwin Zein SSos. Anggota DPRD Deli Serdang dari PKB, Rahmatsyah SH mengatakan kegiatan ini sangat menyentuh kepentingan masyarakat. Ia berharap LSM BIM terus berbuat untuk membantu petani. (FT)

Bandara Kuala Namu Gunakan Pasir Sungai Ular Pantai Labu-andalas Sekalipun belum memiliki izin galian C, aktivitas penggalian (tambang-red) pasir di sepanjang alur Sungai Ular Desa Denai Kuala dan Desa Binjai Bakung, Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang, tetap berlanjut. Disebut-sebut galian itu dilakukan warga sekitar dan dijual ke PT WK untuk memenuhi kebutuhan material pembangunan Bandara Kuala Namu. Informasi diperoleh, kadar pasir laut untuk kebutuhan penimbunan pembangunan

Bandara Kuala Namu kurang sesuai. Oleh pihak pelaksana, konsesi pasir laut diganti dengan pasir sungai. Diduga dengan kebutuhan itu, warga sekitar melakukan penggalian di sepanjang alur Sungai Ular untuk dijual kepada PT WK.

Penggalian pasir sungai itu disebutkan sudah berlangsung sekira 2 bulan berjalan. Salah seorang pekerja galian pasir di Desa Binjai Bakung yang ditemui sejumlah wartawan, Senin (2/5) mengatakan hasil galian itu dijual ke PT WK untuk memenuhi kebutuhan material pembangunan Bandara Kuala Namu. Menurutnya, mereka sudah mempunyai izin galian dari tingkat I Sumut, namun dari Pemkab Deli Serdang sedang dalam proses pengurusan.

Sementara itu, Tego selaku Humas PT WK ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan, Kamis (5/5) membenarkan galian pasir sungai itu ditampung PT WK. Mereka mengaku serba salah bila menolak hasil kegiatan warga sekitar karena penggalian pasir itu belum memiliki izin. “Jika ditolak, mereka pasti protes, padahal kita berupaya memberdayakan warga sekitar turut berpartisipasi dalam pembangunan,” jelasnya. Disebutkan, untuk kebutu-

andalas/budi zulkifli

SAMBUT AN - Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Selesai Adian Daulay saat SAMBUTAN memberikan sambutan. agar apa yang disampaikan para penyuluh dari Dinas Pertanian bisa dilaksanakan dengan baik. Sedangkan Kepala UPTD Pertanian Kecamatan Selesei Adian Daulay mengatakan memanfaatkan lahan kosong memang bagus sebagai nilai tambah bagi ibu-ibu. Berbagai jenis tanaman bisa ditanam, namun yang lebih baik adalah tanaman yang memiliki nilai ekonomis, seperti ubi, cabai dan sayur-

(BOB)

Bupati Langkat Diminta Utamakan Sarana Jalan

TP PKK Padang Brahrang Manfaatkan Lahan Kosong Padang Brahrang-andalas Untuk mengurangi biaya dan memenuhi kebutuhan hidup sehari- hari, TP PKK Desa Padang Brahrang memanfaatkan lahan kosong dengan menanam sayur-sayuran dan buah-buahan. Hal itu terungkap dalam pertemuan bulanan TP PKK Desa Padang Brahrang yang dipimpin ketuanya Suhaini Suwanto di Kantor Desa Padang Brahrang, Rabu (4/5). Untuk membantu program tersebut, TP PKK Desa Padang Brahrang menggandeng UPTD Pertanian Kecamatan Selesai. Suhaini Suwanto dalam sambutannya mengatakan kaum ibu harus aktif dan peka terhadap lingkungannya. Kaum ibu harus bisa memanfaatkan waktu luang untuk menambah penghasilan keluarga tanpa meninggalkan tugas-tugasnya sebagai istri dan ibu rumah tangga. Sementara Ketua TP PKK Kecamatan Selesai Ny Budi Asprianto menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap

han penimbunan dengan pasir sungai, PT WK telah menunjuk PT AMP sebagai pelaksana. Namun hingga kini izin galian pasir yang diajukan PT AMP dari Pemkab Deli Serdang belum keluar. Pihaknya berharap Pemkab Deli Serdang bijaksana menyikapi permasalahan itu dengan mempermudah masyarakat mengurus izin galian sehingga warga dapat diberdayakan dan pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Deli Serdang meningkat.

sayuran seperti terong, kol, buncis, kacang panjang, bayam, dan lain-lain. Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Wazirdin dalam arahannya menegaskan beberapa komoditas bisa dicoba, namun yang terpenting adalah pemeliharaan dan pemupukannya. Untuk itu harus diingat 3 T, yaitu Tepat Waktu, Tepat Jenis, dan Tepat Ukuran dan Takarannya. (BD)

Pangkalan Brandan-andalas Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu diminta lebih peka dan peduli meningkatkan sarana maupun prasarana yang dibutuhkan masyarakat demi menunjang dan meningkatkan perekonomian masyarakat terutama di pedesaan. Dalam APBD Langkat 2011 sarana penunjang yang dianggarkan hanya Rp66 miliar yang dialokasikan untuk jalan dan jembatan. Jelas hal ini sangat tidak sesuai dibanding jalan dan jembatan yang hancur dan rusak di wilayah kabupaten Langkat terutama di wilayah Teluk Aru yang meliputi tujuh kecamatan. Hal tersebut dikatakan Ketua Biro Litbang LSM Gempar Ismail Hasibuan dan Kepala Desa Lama Baru Jumin, kemarin. Menurut keduanya, sesuai buku petunjuk APBD 2011 dari alokasi Rp66 miliar APBD Langkat 2011 untuk perbaikan jalan dan jembatan dibagi untuk 23 kecamatan se-Kabupaten Langkat jelas nilainya sangat kecil. Hal itu menunjukkan seakan-akan Bupati dan Dinas PU Langkat tidak prorakyat dan pro pembangunan. Sementara biaya untuk memperbaiki 1 kilometer jalan biayanya mencapai Rp1 miliar. Sementara beberapa kepala desa dan lurah yang tidak mau disebutkan namanya ketika ditemui andalas mengakui jalan dan jembatan banyak yang kondisinya memprihatinkan sehingga mengganggu aktivitas perekomian masyarakat. "Padahal perbaikan maupun peningkatan sarana jalan maupun jembatan sudah sering kita usulkan dalam Musrenbang desa maupun kecamatan, namun realisasinya tidak ada. Kami sangat mengharapkan Bupati dan DPRD Langkat membuka mata lebar-lebar untuk membantu dan memberi jalan keluar bagi masyarakat," kata seorang kepala desa. (HAS)

18 Pejabat Eselon II Sergai Dilantik BUPATI Serdang Bedagai Ir HT Erry Nuradi melantik 18 pejabat eselon II Pemkab Sergai di aula Sultan Serdang kompleks kantor bupati di Sei Rampah, Jumat (6/5).

H

adir dalam pelantikan itu Sekdakab Sergai Drs H Haris Fadillah MSi, Ketua TP PKK Sergai Hj Evi Diana Erry Nuradi, Ketua GOPTKI Hj Marliah Soekirman, Ketua DWP Hj Imas Haris Fadillah, dan lainnya. Ke-18 pejabat yang dilantik yakni Rudy Sitorus SH sebagai Asisten Pemerintahan Umum, Drs Amirullah Damanik sebagai Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Sosial, H Rapotan Siregar SH MAP sebagai Asisten Administrasi Umum, Drs Indra Syahrin MSi sebagai Kadis Perindustrian, Perdagangan dan Pasar, Drs Herlan Panggabean sebagai Kadis Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga. Ir Jalaluddin sebagai Kadis Pengelolaan Sumber Daya Air, Drs H OK Henry MSi sebagai Kadis

andalas/ist

LANTIK - Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi MSi melantik pejabat eselon II-b Pemkab Sergai. Perhubungan, Ir Megahadi Kristanto sebagai Kadis Kehutanan dan Perkebunan, Setyarno SP sebagai Kadis Pertanian dan Peternakan, H

Herman Sitorus SH sebagai Kadis Tarukim, Kebersihan dan Pertamanan, H Karno SH MAP sebagai Kadis Tenaga Kerja dan Koperasi.

H Gustian SE Ak MM sebagai Pj Inspektur Kabupaten Sergai, Ir H Safaruddin sebagai Kaban Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan, Ir HM Taufik Batubara sebagai Kaban Perencanaan Pembangunan Daerah, Drs Joni Walker Manik sebagai Kaban Penanggulangan Bencana Daerah. Drs HM Aladin Berutu sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Drs Mangadar Marpaung MAP sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, dan Drs H Djamal Agustar sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan. Dalam sambutannya, bupati mengatakan bagi pejabat yang baru dilantik harus merancang sasaran kegiatan dalam bentuk master plan pembangunan dan pemerintahan melalui empat langkah yaitu pro poor yang berorientasi pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat miskin, pro job yang berupaya membuka lapangan pekerjaan, pro growth yang bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dan pro environment yang mengedepankan aspek keseimbangan dan kelestarian lingkungan. (RYAD)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean, Larham Simare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: Lugas & Cerdas M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal, Azhari LHOKSEUMAWE: Sopyan, Reza Gunawan. BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


SUMATERA UTARA

Senin 9 Mei 2011

harian andalas | Hal.

13

Bupati Harus Tegas Sikapi Proyek Bermasalah Kisaran–andalas Keberadaan sejumlah proyek dari APBD Asahan tahun 2010 diduga banyak yang bermasalah. Ada yang ditinggal lari rekanan, ada juga yang sudah dikerjakan dengan menelan dana miliaran rupiah, namun tidak sesuai dengan bestek. Demikian dikatakan Anggota DPRD Asahan Rudi Hartono kepada andalas Minggu (8/5). Menurutnya, Bupati Asahan Taufan Gama diminta segera menegur pimpinan Dinas PU Asahan. “Kita menduga banyak proyek fisik di Asahan kualitas mutunya diragukan, bahkan tidak sesuai yang diharapkan,” kata politikus Partai Gerindra ini.

Rudi juga mengungkapkan, seperti pembangunan Gedung Akper Tahap I (bertingkat) di Jalan Tusam, Kecamatan Kisaran Barat yang dikerjakan CV. Harida Jaya dengan nilai kontrak Rp1.930.300.000, diduga nilai pekerjaan dengan bangunan fisik tidak sesuai dan diduga terjadi penyelewengan. “Untuk itu kita selaku wakil rakyat meminta Bupati Asahan untuk tegas menyikapi berbagai persoalan pemba– ngunan yang menggunakan uang rakyat. Jika hal semacam ini terus berlanjut, maka visi dan misi menjadikan Asahan yang Religius, Sehat, Cerdas dan Mandiri hanyalah isapan jempol belaka,” imbuh Rudi. (FAS)

Bupati Kunjungi Korban Kebakaran di Tinada Pakpak Bharat-andalas Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu MBA, Sabtu (7/5) melihat langsung lokasi rumah warga yang terbakar di Kecamatan Tinada, tepatnya di depan simpang menuju Desa Natam. Usai dari lokasi kejadian, bupati langsung mengunjungi warga yang rumahnya hangus terbakar di tenda penampungan Dinas Sosial. Di sana bupati menyampaikan turut prihatin kepada warganya yang terkena musibah dan meminta mereka tetap tabah karena di balik semua kejadian ini menurutnya pasti ada hikmahnya. Dalam kesempatan itu bupati memberi instruksi kepada para bawahannya untuk tanggap dan siaga selama 24 jam hingga batas waktu yang tidak ditentukan untuk membantu warga di tenda penampungan seperti menyediakan bantuan makanan, air bersih, obat-obatan serta susu dan makanan balita. Kebakaran yang menghanguskan 19 rumah penduduk itu terjadi pada Jumat (6/5) sekitar pukul 18.10 WIB. Rumah yang hangus terbakar umumnya berdinding papan dan berusia puluhan tahun. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.(WES)

Ikut Pilkada, Eddy Syofian Harus Mundur Tebing Tinggi-andalas Pemungutan suara ulang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Tebing Tinggi yang akan dilaksanakan pada 28 Juni 2011 mendatang, harus sesuai dengan surat Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) RI Nomor 131.12-593 Tahun 2010. Isinya memutuskan dan menetapkan pada Azhari Marpaung diktum Kedua mengangkat Drs H Eddy Syofian MAP dan Diktum Keempat Pejabat sebagaimana dalam Diktum Kedua mempunyai tugas melaksanakan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Pemda) di Kota Tebing Tinggi dan memfasilitasi pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota definitif. Hal itu dikemukakan Ketua Himpunan Masyarakat Peduli Pilkada (HMPP) Sumatera Utara (Sumut) Azhari Marpaung di kediamannya, Minggu (8/5). Menurut Azhari, Eddy Syofian selaku pejabat pemerintah yang mendapat tugas dan amanah, berdasarkan Kemendagri tersebut tidak boleh tampil pada pemungutan suara ulang untuk Pilkada Tebing Tinggi. Jika tetap dipaksakan ikut, Eddi Syofian harus legowo mundur dari jabatan Wali Kota Tebing Tinggi. Ketua Himpunan Masyarakat Peduli Pilkada (HMPP) Sumut ini juga mengatakan KPUD Kota Tebing Tinggi harus memahami secara utuh surat Kemendagri tahun 2010 yang merupakan bahagian tak terpisahkan dari amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 12/PHPU.VIII/2010, tanggal 9 Juni 2010. Dalam amar putusannya antara lain memerintahkan KPUD (Komisi Pemilihan Umum Dearah) Tebing Tinggi menyelenggarakan pemungutan suara ulang Pilkada Tebing Tinggi. Berbagai cara yang dilakukan Eddy Syofian untuk tampil pada Pilkada mendatang, lanjutnya, jelas menyalahi wewenang yang dipercayakan kepadanya dan melanggar hukum perdata dalam penegakan demokrasi dan pembelajaran politik. (RYAD)

andalas/FAS

DIBANGUNDIBANGUN-Gedung Akper Tahap I Bertingkat yang dibangun dengan dana APBD tahun 2010 diduga terjadi penyelewengan.

4 Kades Diduga Mengorupsi Dana Kube Kisaran-andalas Empat kepala desa di Kecamatan Pulo Bandring, Kabupaten Asahan diduga mengorupsi dana hibah bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) sebesar Rp400 juta. Kasus ini menyeruak menyusul pernyataan Kasi Intelijen Kejari Kisaran Rudi Parhusip SH yang menegaskan pihaknya sedang menangani kasus yang belum lama ini diadukan sebuah LSM tersebut.

Dalam laporannya, letak persoalan dugaan korupsi dana bantuan bersumber dari pemerintah pusat ini adalah pada mekanisme penyaluran kepada anggota Kube yang dinilai tidak tepat sasaran dan sarat manipulasi. Kepala desa seyogianya hanya sebagai pengamat, justru mengambil alih penyaluran dana dengan meminta dana bantuan kepada para ketua Kube yang pecairannya langsung ke rekening bank milik para ketua Kube. Selain itu, besaran dana diterima anggota Kube dinilai menyalah. Sejumlah anggota Kube mengaku mereka hanya menerima antara

Rp300-800 ribu. Padahal sesuai aturan, anggota Kube berhak menerima bantuan sebesar Rp2 juta per anggota. “Dalam satu desa, ada empat Kube yang masing-masing Kube beranggotakan 10 orang. Berdasarkan aturan, seharusnya tiap anggota memperoleh Rp2 juta karena per Kube dialokasikan sebesar Rp20 juta untuk 10 orang anggota,” ujar Parhusip kepada andalas, Jumat (6/5). Parhusip juga mengatakan sesuai pengaduan, LSM meminta Kejari menyelidiki kejanggalan kasus tersebut karena diduga dana hibah disunat oknum tertentu. (ESA)

Sosialisasikan Dana BOS Sibuhuan-andalas Sebanyak 200 peserta mengikuti sosialisasi tentang pelaksanaan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang diadakan di Gedung Nasional Sibuhuan, Selasa, (3/5). Para peserta merupakan pengawas, asisten tiga khusus yang membidangi pendidikan, inspektorat, para kepala sekolah se-Kabupaten Padang Lawas. Manager BOS Kabupaten Padang Lawas, Pardamean Hasibuan

mengatakan salah satu yang menunjang kesuksesan belajar dan meningkatkan kelancaran mengajar di bidang kependidikan adalah BOS. Untuk itu dia mengharapkan kepada semua lapisan masyarakat menjadi pengawas berjalan-tidaknya dana BOS sesuai yang diperuntukkan. Kepada pers dan LSM sebagai sosial kontrol juga diharapkan ikut berperan serta dalam pengawasan

penggunaan dana BOS. Pardamean Hasibuan yang telah dilantik menjadi Kabid Infokom Pemkab Padang Lawas itu juga meminta kepada semua lapisan masyarakat, pers, dan LSM, kalau ada temuan penyelewengan dana BOS di lapangan supaya melaporkannya ke Manager BOS Padang Lawas. “Jika tidak ada tanggapan, silakan adukan kepada polisi atau kejaksaan,” imbaunya.(MEP)

Agung Laksono Pimpin Apel Akbar Golkar di Palas Sibuhuan-andalas Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Hr Agung Laksono memimpin apel akbar Partai Golkar di Kabupaten Padang Lawas (Palas) yang diadakan di Lapangan Merdeka Sibuhuan, Sabtu (23/4) lalu. Kegiatan apel akbar ini juga dirangkai dengan pelatikan pengurus DPD Partai Golkar Padang Lawas (Palas) serta Pimpinan Kecamatan dan Pimpinan Desa Partai Golkar se-Palas. Agung Laksono yang datang bersama rombongan dari dari Jakarta dan Medan dijemput dari Bandara Aek Godang dan melanjutkan perjalanan ke Sibuhuan lewat Gunungtua. Ikut dalam rombongan Agung Laksono di antaranya Korprov Sumut DPP Partai Golkar Ir Leo Nababan, Anggota FPG DPR RI Chairuman Harahap, Ketua Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Sumut Muchyan Tambusai, Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut H Hardi Mulyono SE MAP, Ketua Korda Partai Golkar Tapsel, Palas, Paluta, dan Padang Sidempuan H Sahrul M Pasaribu. Acara pelantikan diisi dengan pembacaan doa oleh Ketua MUI Palas KH Arjun Akbar Nasution, laporan panitia pelaksana oleh H Amir

Buka Pendaftaran Calon Praja IPDN Kisaran-andalas Pemkab Asahan membuka pendaftaran calon praja Institut Pendidikan Dalam Negeri (IPDN) untuk tahun ajaran 2011-2012 pada 2-15 Mei 2011 di Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Pembukaan pendaftaran IPDN berdasarkan surat Menteri Dalam Negeri RI Nomor 892.1/1245/ SJ, tanggal 6 April 2011, tentang Penerimaan Calon Praja (IPDN). Kepala BKD Asahan Jhon Hardi Nasution mengatakan, persyaratan mendaftar selain memenuhi kretria usia dan tinggi badan, pendaftar tidak bertato atau ada bekas tato. Untuk pria tidak bertindik di telinga, tidak mengunakan kacamata atau lensa kontak minus, berkelakukan baik, belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan. Pendaftar harus melalui tahapan seleksi, di antaranya lulus administrasi, lulus tes psikologi, lulus kesehatan, dan seleksi lainnya. Tata cara pendaftaran, surat permohonan ditujukan kepada Mendagri, melampirkan fotokopi STTB SMA/MA dengan nilai rata-rata 7,00, surat keterangan catatan kepolisian, surat keterangan berbadan sehat, dan surat keterangan lainya. Jadwal dan tempat ujian calon praja diadakan di Medan. “Untuk putra-putri Asahan yang berminat, informasi lengkap dapat menghubungi atau mendatangi Kantor BKD Asahan,“ kata Jhon. (FAS)

Lomba OSN SLTP se-Batu Bara Batu Bara-andalas Lomba Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat SLTP se-Kabupaten Batu Bara diadakan di Gedung SMPN 1 Limapuluh Batu Bara diikuti 120 siswa mewakili 30 Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dan swasta/sederajat, Sabtu (7/5). “Lomba ONS tahun 2011 ini hanya diikuti 30 dari 46 SMP negeri dan swasta di Batu Bara. Setiap sekolah mengirimkan empat orang siswa. Setiap siswa mengikuti lomba satu mata pelajaran. Ada empat mata pelajaran yang diperlombakan, yakni Matematika, Fisika, Biologi, dan IPS,” ujar Surya Darma SPd, Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Batu Bara kepada andalas. Pemenang lomba OSN tingkat Kabupaten Batu Bara, menurutnya akan mewakili Kabupaten Batu Bara pada Lomba OSNProvinsi Sumut di Medan.(susi)

PLTMH Pagindar Diresmikan

APEL AKBAR - Hr Agung Laksono saat menjadi inspektur upacara dalam apel akbar Partai Golkar di Lapangan Merdeka Sibuhuan. Safiruddin Nasution, pembacaan SK DPD Partai Golkar Palas oleh Wakil Sekretaris Bidang organisasi Partai Golkar Sumut Syamsul Komar, pembacaan SK Pimpinan Kecamatan (PK) dan Pimpinan Desa (PD) Partai Golkar se-Palas oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Palas H Syahwil Nasution. Acara pelantikan dan pengukuhan DPD Partai Golkar Palas serta PK dan PD Partai Golkar se-Palas juga ditandai dengan penyerahan

pataka Partai Golkar. Agung Laksono usai menyampaikan pidato politiknya memberikan bantuan dari DPP Partai Golkar berupa bibit jagung kepada kelompok tani serta menyerahan tali asih kepada Majelis Taklim Pondok Pesantren Hasbullah Sibuhuan Julu, Pengajian Al Hidayah Palas, Pengajian Amalia Akbar Barumun Raya, Panti Jompo Padang Hasior Barumun Tengah, siswa Hafiz Alquran Ponpes Al Muklisin.(MEP)

Pakpak Bharat-andalas Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolando Berutu meresmikan Pembangkit Listrik Mikro Hidro di Kecamatan Pagindar, Jumat (6/5) di Desa Napatalun. PLTMH itu menghasilkan daya 20 KW yang dibangun dengan menggunakan dana PNPM, sedang listrik yang dihasilkan digunakan untuk masyarakat Desa Sibagindar. Dalam sambutannya bupati mengharapkan Kecamatan Pagindar dapat dijadikan contoh untuk kecamatan lainnya dan masyarakat Desa Sibagindar menghemat listrik serta tetap menjaga lingkungan dan kelestarian alam. Untuk tiga desa lagi di Kecamatan Pagindar diimbau bersabar karena juga akan merasakan hal yang sama seperti Desa Sibagindar mengingat PLTMH untuk ketiga desa masih tahap pekerjaan. Remigo menyebutkan untuk TA 2011 akan ada Rp35 M untuk pembangunan Jalan LaganPagindar sehingga tahun depan diharapkan jalan tersebut sudah dapat dilalui kendaraan. Peresmian PLTMH Kecamatan Pagindar ditandai dengan penandatanganan prasasti serta penekanan tombol listrik pertanda PLTMH telah dapat difungsikan. Hadir dalam acara tersebut anggota DPRD Sony Berutu, Camat Pagindar, pimpinan SKPD, tokoh masyarakat serta rohaniawan Eson Manik.(WES)

Warga yang Tak Mau Bergaul Patut Dicurigai Tebing Tinggi-andalas Penjabat Wali Kota Tebing Tinggi Drs H Eddy Syofian mengajak warga membangun kembali semangat kegotongroyongan yang saat ini semakin hilang di tengah-tengah masyarakat.

andalas/Selamat Riadi Kasidi

TINJA U - Pj Wali Kota Tebing Tinggi Drs H Eddy Syofian saat meninjau gotong royong masyarakat Kelurahan TINJAU Satria, Padang Hilir, Minggu (8/5).

“Semangat kegotong-royongan saat ini mulai hilang, semua selalu kita ukur dengan uang. Terkadang kita lupa untuk bertetangga dengan baik, padahal ketika kita sakit, meninggal tentunya tetangga yang pertama kali datang,” kata Eddy Syofian saat meninjau gotong royong warga masyarakat di Kelurahan Satria, Kecamatan Padang Hilir, Minggu (8/5).

Menurtnya apapun yang dilakukan warga masyarakat di Kelurahan Satria, merupakan kegiatan yang sangat positif untuk terus dilaksanakan. “Dengan gotong royong, pagi hari kita bisa saling bercerita dengan tetangga yang lain. Saling memberi tahu kalau ada warga yang tidak kita kenal, tidak mau bergaul, kita patut curigai,” imbuhnya. Saat ini bermacam-macam kegiatan negatif berkembang di tengah-tengah masyarakat. Ada teroris, kejahatan, dan aliaran aliran sesat. Hal itu karena seseorang tidak mau bergaul. “Kalau ada warga yang tidak mau bergaul dan diajak berbagai kegiatan seperti gotong-royong, ini patut kita curigai dan laporkan kepada kepala lingkungan, kenapa tidak mau mengikuti kegiatan sosial,” katanya.

Eddy juga menyampaikan, saat ini banyak anak-anak kecil dan masih remaja hilang, anak gadis tiba-tiba hilang dan dididik untuk didoktrin atau dicuci otaknya supaya mengikut aliran-aliran tertentu. “Ibu dan bapak harus mewaspadai perkembangan anaknya, kalau sudah aneh-aneh kegiatannya kita patut bertanya. Jangan dibiarkan di dalam kamar saja, walau di dalam kamar sendirian tapi temannya ada facebook dan SMS. Dengan alat komunikasi ini, dia bisa berhubungan dengan temantemannya di tempat lain bahkan di luar negeri,” imbau Eddy Syofian. Usai meninjau kerja bakti, Eddy Syofian menyempatkan diri sekaligus memberikan bantuan berupa dana untuk pembelian tiang listrik salah satu musala di Kelurahan Tebing Tinggi, Kecamatan Padang Hilir. (MET)


ACEH MEMBANGUN

Senin 9 Mei 2011

harian andalas | Hal.

14

SMAN 2 Dewantara Memprihatinkan Aceh Utara-andalas Kondisi SMA Negeri 2 Dewantara, Aceh Utara sangat memprihatinkan. Selain kekurangan suang belajar juga sumber daya manusia (SDM) masih jauh dibawah standar. Tokoh masyarakat Dewantara, meminta Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara untuk segera menanggulangi kondisi SMA Negeri 2 Dewantara yang baru dinegerikan tujuh bulan lalu itu. H Abdullah Haitami (65) yang ikut menghibahkan tanah untuk lokasi pembangunan SMA ini kepada andalas, Sabtu (7/5) prihatin terhadap kondisi sekolah tersebut yang masih serba kekurangan. “Saya melihat akibat terbatas ruang belajar siswa terpaksa ditempatkan diruang Lab dan kantor guru dalam keadaan berdesakan karena ruangan sempit,” ujarnya. Menurut Abdullah, kondisi ini sudah sangat mendesak terutama penambahan ruang belajar. “Sebentar lagi penerimaan siswa baru kemana mau ditempatkan, apa harus ditempatkan dibawah tenda,” tanyanya seraya menambahkan, pemerintah jangan hanya terfokus kepada sekolah sekolah dikota, didaerah terpencilpun harus diperhatikan. Sementara Kepala SMA Negeri 2 Dewantara, Ishak Daud, Spd yang dihubungi membenarkan kalau kondisi sekolah yang dipimpinnya masih serba kekurangan. “Kita belum memilki peralatan Lab dan diruangan Lab kita jadikan ruang belajar karena terbatas ruang,” jelasnya. Ishak menambahkan, ketika statusnya menjadi negeri, sekolah ini memiliki siswa berjumlah 242 orang dengan guru, 55 orang, tujuh orang guru negeri dan 48 guru honor. Dari jumlah guru honor yang berlatar belakang minus ilmu mendidik menyebabkan SDM disekolah menjadi di bawah standar. “Inilah kendala besar yang kami hadapi di SMA Negeri Dewantara,” akunya. Dijelaskan juga pihaknya belum bisa mempredeksikan berapa jumlah siswa yang akan tertampung dalam penerimaan siswa baru nanti. Kecuali berpedoman kepada jumlah siswa kelas III yang baru dilepas setelah selesai mengikuti UN belum lama ini. “Jumlah siswa kelas III yang mengikuti UN ada 92 siswa, kemungkinan sebanyak itu yang bisa tertampung,” sebut Ishak. Itupun, lanjutnya bila ruang Lab belum hendak difungsikan. Sekolah ini memilki dua ruang Lab masing masing biologi dan fisika, belum ada peralatan sama sekali. Begitu juga terhadap ruang guru yang telah dijadikan sebagai ruang belajar. “Memang problem, namun kegiatan belajar tidak terganggu. Bahkan SMAN 2 Dewantara berhasil menulang prestasi dalam try out dan les rayon,” papar Ishak bangga. (UCR)

andalas/suherman amin

MUL AI DILIRIK-Bangunan Pasar Grosir Nuansa Islami dan Berqubah yang dibangun beberapa tahun lalu di areal tanah Eks Kantor Camat Bireuen sempat terlantar, kini mulai dilirik. MULAI

Lulusan Baru PIM Diprotes Warga Lhokseumawe-andalas Lulusan testing penerimaan karyawan baru PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) tahun 2010/2011 yang diumumkan, akhir pekan lalu mendapat reaksi keras dari tokoh masyarakat lingkungan. Pasalnya, dari 117 orang yang dinyatakan lulus hanya 11 orang dari anak anak lingkungan. “Ini patut disesalkan,” ujar Anwar Sanusi, Wakil Ketua Komisi B DPRK Aceh Utara, Minggu, (8/5). Bahkan, menurut anggota dewan daerah pemilihan Dewantara, Manajemen PT PIM telah mengingkari komit-

mennya kepada masyarakat Dewantara. Mareka, kata Anwar telah lupa dan mengesampingkan posisi dan keberadaan PT PIM, seolah olah tidak berada di Dewantara. “Adakah mareka sadar, selama puluhan tahun PIM telah mengiploitasi hasil bumi Bujang Salem,” tanya Anwar dalam nada tinggi. Dia menambahkan, PT PIM boleh bangga berdiri di bumi Dewantara selanjutnya menjadikan anak cucu Bujang Salem menjadi penonton terhadap pekerja luar dengan mengeruk keuntungan di tengah kefakiran masyarakat Dewantara. Terkait masalah ini pihaknya mengaku, DPRK Aceh Utara akan memanggil Manajemen PIM untuk diminta penjelasan. Sementara Geusyik (Kades) Gampong Tambon Tunong Ir Aguseha, setelah mendengar anak Tambon Tunong cuma dua orang lulus dengan nada berang menuding manajemen baru PIM

tidak lebih baik. Bahkan, kian memperjarak hubungan masyarakat lingkungan dengan PIM. “Kita akan segera kirim surat protes dan meminta Menneg BUMN dan Pemegang Saham untuk meninjau ulang komposisi direksi baru PT PIM,” sebut Aguseha. Dijelaskan, warga lingkungan tidak bisa menerima perlakukan pelecehan demikian, yang terkesan kalau anak anak lingkungan diterima, pabrik akan rusak. Terkait masalah ini pula, lanjut Geusyik Agus, tokoh masyarakat lingkungan dan Dewantara akan meminta penjelasan resmi dari Direktur Utama, Drs Mashudianto. “Sejauh ini belum terlihat manajemen baru PIM menaruh perhatian terhadap pembinaan lingkungan,” cetusnya. Pernyataan senada juga diungkapkan beberapa tokoh pemuda Dewantara. “Kita tidak bisa diam dengan kenyataan ini. Senin besok (hari ini, red)

Puluhan Ribu Warga Bireuen Buta Aksara andalas/suherman amin

BA TU AKIKBATU AKIK-Inilah salah satu contoh batu akik koleksi Aciba Bireuen.

Aciba Semarakkan Aceh Fair 2011 Bireuen-andalas Asosiasi Pencinta Batu Akik Bireuen (Aciba) ikut serta untuk menyemarakkan pameran Aceh Fair Aceh 2011 yang diselenggarakan di Banda Aceh, 8 -12 Mei 2011. Ketua Aciba Bireuen Djalaluddin dalam keterangannya kepada andalas, kemarin menyebutkan, pihaknya turut berpartisipasi dalam menyemarakkan Aceh Fair 2011. Menurut Djalaluddin, Aceh Fair 2011 merupakan ajang promosi potensi investasi dan produk unggulan dari seluruh wilayah Aceh dan ajang tersebut dibuka Gubernur Aceh, drh Irwandi Yusuf. Disebutkan, keikutsertaaan pihak Aciba Bireuen selaku perajin dan pecinta batu akik guna mempromosi benda yang dianggap memiliki nilai historis daerah. “Kami akan mempromosikan berbagai jenis batu akik, serta sejumlah batu aneh yang ditemukan dan dikumpulkan oleh para pecinta batu akik Bireuen,” ujarnya sekaligus disebutkan batu akik Bireuen kualitasnya lebih baik dari kualitas batu yang lain. (HERA)

Bupati Minta

Bidan Kunjungi Masyarakat Banda Aceh-andalas Bupati Aceh Tengah Nasaruddin meminta bidan desa (bides) di daerahnya rajin mengunjungi masyarakat sebagai upaya mengoptimalkan dan mendekatkan pelayanan kesehatan kepada penduduk. ”Saya berharap bides tidak hanya menunggu pasien di puskesmas atau pos kesehatan desa, tapi rajinlah mengunjungi masyarakat apalagi letak rumah warga dipedalaman terpencar-pencar,” katanya di Takengon, Minggu. Dalam pertemuan koordinasi dan evaluasi kegiatan Praktik Belajar Lapangan (PBL) klinik dan komunitas akademi kebidanan Pemkab Aceh Tengah, bupati didampingi Kabag Humas Windi Darsa mengharapkan janji pengabdian kepada masyarakat harus direalisasikan. ”Artinya, janji siap mengabdi kepada masyarakat itu tidak sekedar diucapkan tapi diimplementasikan di lapangan,” katanya menambahkan. Meski peran bidan secara khusus memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak namun tidak tertutup kemungkinan juga memberi pelayanan bagi masyarakat secara luas, kata Bupati. ”Kedepan perekonomian masyarakat semakin bagus, sehingga dibutuhkan kepuasan dalam menerima pelayanan, termasuk bidang kesehatan di desa,” ujar dia mengharapan. (ANT)

Bireuen-andalas Puluhan ribu warga dalam wilayah Kabupaten Bireuen yang meliputi 17 kecamatan ternyata masih buta aksara. Data yang diperoleh andalas melalui bagian pendataan, Fitri di bidang Pendidikan Luar Biasa Luar Sekolah ( PLB-LS) Bireuen Kecamatan Makmur rangking teratas dan disusul Kecamatan Jangka dan Pandrah masing-masing urutan kedua dan ketiga. Nona Fitri, kemarin menyebutkan, jumlah warga buta aksara tersebut tersebar di 609 desa meliputi 17 kecamatan. Dalam wilayah Kabupaten Bireuen jumlah keseluruhan sebanyak 10.728 orang. Dari jumlah data tersebut, wilayah kecamatan yang terbanyak terdapat warga buta aksara dari usia 15– 44 tahun adalah kecamatan Makmur mencapai 1116 warga disusul warga kecamatan Jangka 1067 orang dan kecamatan Pandrah 857 warga. Rincian lengkap masing-masing kecamatan yang masih buta aksara adalah kecamatan Peusangan sebanayak 840 warga, kecamatan Simpang Mamplam

797 warga dan kecamatan Kutablang 703 warga. Sementara dari 17 Kecamatan yang ada di Wilayah Bireuen para warga yang minim buta aksara masing-masing kecamatan kuala yang hanya 313 warga, Kecamatan Peudada 318 warga dan kecamatan Plimbang 340 warga. Kadisdikbudpora Bireuen, Asnawi MPd melalui Kabid PLB-LS Iskandar Is Spd yang dikonfirmasi, akhir pekan lalu mengakui pihaknya bekerjasama dengan semua pihak di Kabupaten Bireuen berupaya menanggulangi dengan berbagai upaya penuntasan buta asara secara bertahap dan terus berkesimbungan Langkah awal yang sudah dilakukan sebut Iskandar adalah memberikan penyuluhan dan menyarankan mereka untuk mengikuti program pendidikan luar sekolah. Sesuai data tambah Iskandar, warga yang masih buta aksara dari usia 15-25 tahun mencapai 4.711 orang, terdiri dari 2.238 laki-laki dan 2.473 perempuan, sedangkan usia 26–44 tahun sebanyak 6.017 jiwa, laki-laki 3.206 jiwa, perempuan 2.811 orang,

dengan jumlah total semuanya mencapai 10.728 jiwa. Selain itu jumlah warga usia sekolah yang putus sekolah mulai dari tingkat Sekolah dasar (SD), SMP, dan SMA, juga masih sangat tinggi. Untuk tingkat SMA jumlah penduduk putus sekolah mencapai 12.250 orang, terdiri dari usia 16-18 tahun sebanyak 1.463 orang laki-laki dan 1.288 jiwa perempuan. Dan usia 18 tahun adalah 5.152 orang laki-laki dan 4.347 orang perempuan. Untuk tingkat SMP, penduduk yang putus sekolah mencapai 7.850 jiwa, terdiri dari usia 13-15 tahun sebanyak 2.134 laki-laki dan 2.149 orang perempuan. Selanjutnya usia 15 tahun, laki-laki 1.714 orang dan perempuan 1.853 jiwa. Sedangkan tingkat SD, jumlah warga putus sekolah sama dengan SMP, yaitu mulai dari usia 712 tahun, laki-lakinya sebanyak 2.134, perempuan 2.149, usia 12 tahun laki-laki 1.714, perempuan 1.853 Jiwa, sebut Iskandar seraya menyebutkan ke depan paket cepat tuntas karena ditampung oleh Pendidikan Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). (HERA)

kita sudah sepakat duduk untuk mempersatukan persepsi, langkah langkah apa yang akan kita lakukan,” ujar Alwi Husein yang didamping sejumlah pemuda lainnya. Kepala Biro Humas PT PIM, Mustafa Taher yang ditanyakan andalas mengaku, belum mengetahui persis tentang pengumuman kelulusan testing karyawan baru PIM. “Saya juga menerima telpon orang orang yang menanyakan, mengapa anaknya tidak lulus. Saya mau jawab apa, karena testing itu sendiri dilakukan di Unsyiah Banda Aceh,” kata Mustafa. Sementara beberapa sumber di kalangan karyawan PIM menyebutkan, rekrutmen karyawan baru PIM harus hati hati, karena mareka nantinya ditempatkan pada bidang bidang tertentu yang memerlukan pengetahuan tentang teknologi. “Pabrik PIM dirancang dengan teknologi tinggi,” sebutnya. (UCR)

Ulama Aceh :

Ganja Tetap Haram Hukumnya Banda Aceh-andalas Tokoh ulama dan masyarakat Aceh Tgk H. Imam Suja’ menegaskan, menurut agama Islam mengonsumsi ganja hukumnya haram, karena bisa merusak organ tubuh manusia, sehingga tidak mungkin salah satu barang yang digolongkan narkotika itu dilegalkan di Indonesia ini. ”Apa kata dunia, kalau sampai ganja dilegalkan di Indonesia, karena barang tersebut jelas sudah diatur dalam undang-undang dilarang dan secara Islam hukumnya haram,” katanya di Banda Aceh, Minggu, menanggapi adanya kelompok yang menginginkan ganja dilegalkan. Sekelompok orang yang tergabung dalam Lingkar Ganja Nusantara (LGN) menyuarakan legalisasi tanaman ganja di Indonesia. Kelompok ini menilai, ganja memiliki lebih banyak manfaat dibandingkan kerugian antara lain untuk keperluan medis dan industri. Menurut Dewan Penasehat DPW Muhammadiyah Aceh itu, Islam sangat melarang mengkonsumsi ganja, karena mudharatnya lebih banyak ketimbang manfaatnya, disamping itu negara juga melarang keras. ”Pemerintah membuat UU melarang ganja, karena memang manfaatnya tidak ada, justru mudharatnya lebih banyak, yakni bisa merusak generasi penerus bangsa ini. Apa jadinya bangsa ini 20 tahun kedepan kalau sampai ganja dilegalkan,” kata mantan anggota DPR RI itu. Kalau ada keinginan kelompok tertentu melegalkan ganja, menurut Imam Suja’, itu karena ada kaitan dengan bisnis yang sangat menggiurkan. (ANT)

Tarian Aceh Pukau Peminat Musik Sufi Festival Internasional Penampilan tim kesenian Aceh yang diwakili Sanggar Seni Seulaweuet (S3) IAIN ArRaniry berhasil menarik perhatian peminat musik sufi pada acara festival tasawuf musik internasional yang berlansung di Eskisehir Osman Gazi University Culture Center Music Hall, Turki, akhir pekan lalu waktu Turki. RIBUAN penonton menyaksikan pertunjukan itu dengan bersemangat seraya meberikan tepuk tangan dan berteriak histeris, dan penonton sama sekali tidak beranjak sebelum pentas usai. Farid Wajdi, Rektor IAIN Ar-Raniry yang turut hadir menyaksikan pertunjukan itu merasa bangga dengan penampilan yang disajikan oleh anak-anak Sanggar Seni Seulaweuet. “Pertunjukan selalu dibanjiri tepuk tangan dan para penonton yang

andalas/sn

minta foto bersama anak-anak Sanggar Seni Seulaweuet,” katanya. Sementara itu, Presiden CIOFF Indonesia, Said Rachmat, selaku koordinator acara, mengharapkan agar IAIN Ar-Raniry bisa belajar sekaligus mendapatkan banyak pengalaman dari acara ini. “Ke depan kita juga mengharapkan agar IAIN bisa melanjutkan kerjasama dengan pihak manapun dan juga bisa membu-

TARI SEUDA TISEUDATISanggar Seni Seulaweuet IAIN ArRaniry Banda Aceh, menampilkan tari Seudati pada acara festival musik tasawuf internasional sedunia di Eskisehir Osman Gazi University Culture Center Music Hall.

ka jalur-jalur kerjasama yang baru,” ujarnya. Dikatakannya, pihak Kementrian Agama, pada 18-21 Juli 2011 akan mengadakan Festival Musik Sufi pertama di Indonesia. Dia mengharapkan agar grup Sanggar Senin Seulaweuet dari IAIN Ar-Raniry bisa ambil bagian dalam pagelaran tersebut. Elmira, perwakilan dari kontingen

Iran yang juga ikut menyaksikan pertunjukan Aceh pada malam itu, mengaku sangat tertarik dengan penampilan rapai geleng, yang menurut mereka sangat bernuansa islami. Mereka mengakui bahwa di Iran ada juga rapai, tapi dalam penggunaannya belum mencerminkan karakteristik sufi. Sementara itu, Imam Juwaini, pembina Sanggar Seni Seulaweuet sekaligus koreografer, menjelaskan bahwa di ajang internasional ini pihaknya menampilkan Seudati, Saman Gayo, dan Rapai. “Dalam Festival Musik Sufi ini, Aceh ditunjuk mewakili Indonesia. Negara lain yang ambil bagian adalah Marocco, Mayotte, Pakistan, Iran Dan Turkey,” katanya. Keikutsertaan Aceh dalam festilval tersebut direkomendasikan oleh Conseil International des Organisation de Festival de Folklore et d’Art Traditionnels (CIOFF), organisasi yang berada di bawah Unesco, badan PBB yang bergerak dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. (SN)


Senin

SAMBUNGAN

9 Mei 2011

harian andalas | Hal.

15

Direksi Tirtanadi ‘Hina’ Plt Gubsu .........(Dari Halaman 1) casila Indonesia (MPI) menilai, terputusnya aliran PDAM ke rumah dinas Plt Gubernur dinilai tidak wajar dan dianggap sebuah bentuk penghinaan terhadap orang nomor satu di Sumatera Utara itu. Dari catatan media, kondisi ini tidak pernah terjadi pada

era sebelumnya. Sehingga MPI mencium nuansa politis yang kental dalam peristiwa tersebut. “Ini sebagai bentuk penghinaan terhadap Plt Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pudjo Nugroho. Saya kira Plt Gubsu pantas mengevaluasi kinerja direksi dan badan pengawas PDAM Tirtanadi,” ujar Irawan HR kepada wartawan, Ming-

Dipertemukan Polisi, Masfar Yakini Pelaku .........(Dari Halaman 1)

ku berambut lurus gondong dengan wajah lonjong. Sketsa wajah itu dibuat berdasarkan keterangan sembilan orang saksi yang dimintai keterangan oleh penyidik. “Korban sangat yakin, itu pelakunya walaupun rambutnya telah dipotong,” tambah Rahmat. Namun, biarpun hasil penyelidikan polisi mulai memperlihatkan titik terang, Rahmat tetap mengimbau semua pihak untuk mengedepankan azas praduga tak bersalah. Artinya, tidak patut memvonis seseorang bersalah sebelum adanya keputusan pihak pengadilan. “Kita harus tetap mengedepankan azas praduga tak bersalah,” imbuhnya. Sebagai Anggota DPD RI, Rahmat berjanji akan terus mengikuti dan mengawal pengusutan kasus penyiraman air keras yang diduga dilakukan ‘orang bayaran’ tersebut hingga tuntas. Bahkan, dia meminta pihak kepolisian dapat mengungkap kasusnya sampai akarnya. Apalagi dia menilai kasus itu tidak memiliki muatan politik. “Ini pelanggaran hukum sehingga harus diungkap sampai ke akarnya, supaya ada efek jera. Sesuai tugasnya, polisi harus menanyakan siapa yang menyuruh pelaku (penyiram air keras),” tukas Rahmat. Ditegaskannya, sesuai keterangan korban Masfar Sikumbang saat ditemuinya di rumah sakit, PNS pemprovsu tersebut mengaku tidak memiliki hubungan khusus/pribadi dengan istri Wali Kota Medan, Rahudman Harahap, terlebih berselingkuh seperti yang dituduhkan kepadanya. “Sepulang dari luar negeri

tadi (Jumat 6/5) malam, saya langsung menemui korban. Saya pancing dia (Masfar), secara tegas dia membantah, tidak ada perselingkuhan katanya,” ungkap Rahmat. Pindah RS Dalam kesempatan itu Rahmat juga mengungkapkan, saat ini kondisi Masfar sudah semakin membaik setelah beberapa menjalani operasi. Namun kendati Masfar terbaring dalam kondisi lemah di RS Columbia Asia Jalan Listrik, Medan, oknumoknum yang dicurigai sebagai pelaku penyiraman air keras itu seperti belum merasa puas. Buktinya, beber Rahmat, korban masih diancam keselamatannya. Karena itu, untuk keselamatan jiwanya, Masfar Sikumbang telah dipindahkan ke rumah sakit lain yang lebih sederhana. Korban juga meminta pengamanan dari petugas untuk berjaga demi keselamatannya. “Rumah sakitnya masih kita rahasiakan demi keselamatan korban. Karena dia terus diancam,” tutur Rahmat tanpa merinci bentuk ancaman yang diterima korban. Selain itu, korban Masfar juga tengah terjepit masalah ekonomi. Biaya perobatan selama 10 hari di RS Columbia Asia mencapai ratusan juta rupiah. Bahkan pihak keluarga terpaksa menjual mobil untuk menutupi biaya perobatan, dimana Masfar harus menjalani 11 kali operasi lagi. Sebelumnya, pihak kepolisian telah mengamankan dua pria berinisial RS dan KH yang diduga sebagai pelaku penyiraman air keras terhadap Masfar Sikumbang. Kedua pria tersebut diamankan setelah polisi mengeluarkan sketsa wajah pelaku.(TIM)

gu (8/5) di Medan. Menurut Agam, sapaan akrab Irawan HR, jajaran direksi dan pengawas PDAM Tirtanadi dinilai gagal meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat. “Patut diduga, saat ini mereka hanya berpikir mengembalikan modal untuk membayar miliaran rupiah untuk jabatan mereka,“ tuding Agam. Selain itu, jelas Agam, dari hasil penelusuran MPI, ada tiga anggota badan pengawas Tirtanadi yang terlalu jauh mengintervensi direksi. “Ada tiga anggota badan pengawas yang patut dievaluasi kinerjanya. Mereka antara lain, Gazali Syam, Rajamin Sirait dan Abu Hanifa karena terlalu mengintervensi direksi untuk kepentingan pribadi bahkan ikut rebutan proyek.” “ Hebatnya, jajaran badan pengawas meminta fasilitas bath-up, lengkap dengan air panas dingin di ruang kerja masing-masing. Apakah pejabat seperti ini yang diinginkan Plt Gubsu,” sambung Agam. Karena itu, MPI meminta Plt Gubsu mengevaluasi jejak rekam badan pengawas agar integritas moral mereka bisa diukur masyarakat. “Apalagi, salah satu anggota badan pengawas, Ahmad Gazali Syam merupakan mantan anggota DPRD Langkat

.........(Dari Halaman 1)

andalas/hs poetra

TIRTANADI–Kantor PDAM Tirtanadi Jalan Sisimangaraja, Medan. Terputusnya aliran air PDAM Tirtanadi ke rumah masyarakat pekan lalu membuat Plt Gubenur Sumatera Utara, Gatot Pudjo Nugroho kecewa. yang masih tersangkut kasus Panther Gate di era Syamsul Arifin,” papar Agam. Pemilihan direksi dan badan pengawas PDAM Tirtanadi sebelumnya mendapat sorotan tajam Lembaga Advokasi dan Perlindungan Konsumen (LAPK). LAPK menilai, proses seleksi dewan pengawas dan direksi PDAM Tirtanadi cacat hukum. Menurut Direktur LAPK, Farid Wajdi, ada beberapa masalah pada saat penjaringan calon direksi Tirtanadi. Khususnya berkaitan dengan

legitimasi Gubernur Sumatera Utara yang tersandung hukum saat mengeluarkan Surat Keputusan (SK) terhadap direksi PDAM Tirtanadi yang dipilih. “Ekses yang timbul yakni PDAM Tirtanadi tersandera di bawah bayang-bayang dampak transaksi posisi direksi. Proses reformasi sistem birokrasi keuangan dan pelayanan dipastikan terhambat. Perusahaan akan rapuh dan bakal jadi ‘sapi perahan’ kepentingan politik dan kekuasaan,” tegas Farid ketika itu.(DA)

76 poin dengan selisih gol yang jauh lebih baik. Artinya kini misi Arsenal adalah mengamankan tiket otomatis ke Liga Champions. Saingan terdekat Arsenal, yang ada di peringkat tiga, adalah Manchester City yang punya 62 poin dengan tiga partai sisa. Suka Cita Atas kemenangan tersebut, para pemain dan fans setan merah seolah telah merayakan pesta kemenangan di Old Trafod. Rooney, 'Chicharito' Hernandez dan pemain lainnya mengekpresikan kegembiraan dengan saling berangkulan. Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson pun tak luput dalam suka. Juru taktik yang fantastistak ini tak mampu menutupi kegembiraan usai Howard Webb, wasit yang memimpin jalannya pertandingan meniup pluit akhir. Ferguson memberikan aplaus kepada penonton de-

ngan cara membungkukkan tubuhnya tiga kali ke arah penonton. Aksi tak biasa Ferguson ini disambut meriah fans setan merah . Sebelum pertandingan, Fergi mengatakan kemenangan atas Chelsea penting artinya jika ingin menjadi juara Liga Primer Inggris. Sebab, dengan mengalahkan Chelsea maka praktis MU hanya membutuhkan satu poin lagi untuk membawa mahkota juara yang ke-19 ke Old Trafford. “Kami semakin dekat ke trofi juara. Ini pertandingan yang ditunggu-tunggu. Betapa pentingnya pertandingan ini,” kata Sir Alex Ferguson seperti dilansir Goal.com Dikatakan, setelah mengalahkan Chelsea maka timnya akan melakoni laga yang lebih mudah pada pekan-pekan terakhir Liga Primer Inggris. Sebab, dua laga tersebut hanya mempertemukan dengan tim yang berada di papan bawah yaitu Blackburn Rovers dan Blackpool. (DA/BBS)

“Kenapa Gak Sekalian Saja Kita Minta Spa” .........(Dari Halaman 1) sekali, tapi setelah kita andalas, Minggu (8/5) malam. Senada dengan Gazali, Rajamin Sirait juga membantah keras. “ Apa itu bath-up? Kenapa kita gak minta spa saja di sana. Buktikan saja tuduhan itu. Jangan mengada-ada,” ujarnya di ujung telepon. Menurut Rajamin lagi, putusnya aliran air ke rumah dinas Plt Gubernur jangan terlalu dipolitisasi. Tuduhan tersebut terkesan tendenseius. Pihak yang menuding harus mengerti aturan karena badan pengawas bekerja berdasarkan Perda. “Segala sesuatu itu harus ada hubungan dan relevansinya. Terlalu jauh itu. Nanti Osama Bin Laden mati di sana, dikaitkan dengan kinerja PDAM,” tuturnya. Menurutnya, pencucian reservoir dan Instalasi Pengelolaan Air Deli Tua itu sudah mendesak, karena sejak lima tahun terakhir belum pernah dilakukan pencucian. “ Seharusnya pencucian dilakukan 1 tahun

evaluasi, dalam 5 tahun belum terakhir, belum pernah samasekali. Ini dilakukan untuk peningkatan mutu dan kualitas air dan kesehatan untuk menghilangkan benihbenih penyakit,” jelas Rajamin. Di sisi lain, Rajamin juga membantah, intervensi yang dilakukan pihaknya terhadap kinerja direksi. “Kami bekerja bukan berdasarkan perasaan, tapi berdasarkan tugas pokok dan fungsi yang ada di Perda. Bagaimana membagibagi proyek, karena jajaran direksi adalah orang-orang yang ahli di bidangnya,” ujar Rajamin lagi. Sedangkan Gazali Syam, yang juga mantan anggota DPRD Langkat mengaku, tuduhan MPI soal kinerja anggota badan pengawas PDAM Tirtanadi tersebut terlalu mengada-ada dan dipolitisir. “ Saya mantan politisi yang 25 tahun berkecimpung di dunia politik. Saya sudah terbiasa dengan hal-hal beginian,” ujarnya lagi.

Sebagai badan pengawas, Gazali menilai kinerja PDAM Tirtanadi relatif baik sejak di bawah kepemimpinan Direktur Utama Ir Azam Rizal M.Eng. “Masa kerja Direksi Tirtanadi baru bekerja 2 bulan pada 11 Mei besok, tapi sejauh ini saya melihat ada peningkatan kinerja dibawah pimpinan Azam Rizal sebagai Dirut. Azam Rizal sangat gesit mengevaluasi kinerja stafstafnya. Saya yakin beliau bisa melakukan perbaikanperbaikan, apalagi dia lulusan dari Belanda,” ujar Gazali Syam. Soal ketersinggungan Plt Gubsu karena aliran air ke rumah dinas, Gazali Syam enggan memberikan komentar. Ia mengarahkan andalas untuk menghubungi Kadiv Public Relations PDAM Tirtanadi, Amrun dan mengirimkan nomor teleponnya. Amrun yang dikonfirmasi juga enggan memberikan komentar mengenai kekecewaan Plt Gubsu. “ Saya no comment soal ketersinggungan Plt Gubsu. Saya cuma bawahan yang

baru 1 bulan menjabat sebagai Humas. Jadi tak pantas memberikan statemen tentang ketersinggungan beliau,” ujarnya. Menurut Amrun, tentang terhentinya aliran air PDAM ke rumah dinas dan enam cabang PDAM di Medan sudah sesuai dengan prosedur. Dijelaskan, pencucian reservoir IPA memang sudah wajib dilakukan. “ Yang kita jual ke pelanggan adalah air berkualitas. Kalau airnya kotor, nanti kita juga yang dikomplain. Jadi tidak ada sentimen pribadi soal terhentinya aliran air ke enam cabang PDAM itu,” bebernya. Selain itu, jelas Amrun, pihaknya juga sudah menginformasikan pencucian reservoir Instalasi Pengolahan Air (IPA) Deli Tua. “ Pengumuman ini kita sampaikan sejak Rabu-Jumat tanggal 3-6 Mei (RabuJumat) ke-25 media cetak dan elektronik di Medan,” jelas Amrun. “ Tapi kalau setelahnya menilai kami

salah, mohon dimaafkan, namanya juga manusia,” sambungnya. Menurut Amrun, PDAM Tirtanadi telah melakukan upaya percepatan agar perbaikan tersebut tidak membuat masyarakat merasa resah. Ia bahkan sampai terjun langsung memantau perbaikan tersebut. “ Posisi saya sekarang saja masih diopname karena saya sampai tidak tidur 2 hari 2 malam. Jangankan masyarakat, di rumah saya saja air PAM juga mati. Saya juga banyak terima komplain, termasuk anak dan istri saya,” jelas Amrun yang mengaku telah bekerja 30 tahun di Tirtanadi. Terkait permintaan fasilitas bath-up di ruangan badan pengawas, Amrun juga membantah. Menurutnya, badan pengawas hanya meminta perpindahan empat ruang kerja yang semula berada di lantai satu ke lantai empat. “Gak ada itu. Mereka hanya minta pindah ruangan ke lantai empat dengan fasilitas ruangan biasa saja,” pungkasnya. (DA)

pramugari dan dua mekanik itu, sempat berputar-putar sebelum memutuskan turun dan akhirnya jatuh. Kontroversi Sementara itu, mantan Wapres Jusuf Kalla menyebut sejak awal kehadiran pesawat berjenis MA 60 buatan Xian Aircraft, China itu ke Indonesia, memang kontroversial. "Kalau Anda tanya sejarahnya, dulu memang penuh perdebatan," kata Jusuf Kalla usai menghadiri resepsi pernikahan anak Wakil Ketua DPRD Jateng Bambang Sadono di Balai Merapi, PRPP, Kawasan Marina, Semarang, Minggu (8/5). Kalla menyatakan, sejak awal, dia menolak rencana pembelian pesawat asal Cina itu, karena tak bersertifikat FAA AS. Selain itu, pesawat tersebut tak punya track record. Kalau pun pesawat jadi dihadirkan, lanjut Kalla, mekanismenya harus sewa, bukan beli. Dengan demi-

kian, urusan maintenance dan lain-lain masih menjadi urusan sang produsen. "Kalau pada akhirnya dibeli, ya saya tidak tahu," jelasnya. Mantan Ketum DPP Partai Golkar ini mengaku pernah ke Beijing untuk urusan pesawat itu. Di sana, ia menyatakan produsen harus bertanggung jawab jika ada masalah dengan pesawat tersebut. Salah satu caranya, produsen diharuskan membangun pabrik dan menyiapkan teknisi dari China. Kalau begitu, siapa yang paling bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat Merpati seri MA 60? "Ya, saya tidak tahu. Yang jelas, kecelakaan itu bisa disebabkan macam-macam. Mulai cuaca, human error, atau teknis mesin," jawab Kalla. Untuk itu, lanjut Kalla, kecelakaan pesawat Merpati harus segera diselidiki secepatnya. Dengan demikian segera bisa diketahui penyebab jatuhnya pesawat tersebut.

JK: Pesawat MA 60 Memang Kontroversial .........(Dari Halaman 1) Sementara itu, korban lainnya adalah pramugari Merpati, Sumayani, korban tewas musibah di Teluk Kaimana, Papua Barat, sebetulnya berencana cuti. Tapi sebelum itu terlaksana, Tuhan memanggilnya. "Nggak ada firasat apa pun. Dia hanya bilang mau cuti," kata ibunda Sumayani, Suratmi, ketika ditemui di rumahnya, Kampung Bustaman, Semarang, Minggu (8/5). Rencana cuti disampaikan saat Sumayani mengunjungi ibunya di Semarang, 23 Maret lalu. Cuti 4 hari itu seharusnya diambil 15 Mei pekan depan. Tak diketahui, kenapa dia mengambil cuti. Mungkin, dia ingin mengantar keluarga suaminya yang hendak umroh," katanya. Dengan mata berkacakaca, Suratmi menceritakan, tiap kali mau ikut penerbangan, anaknya selalu memberi kabar. Sehari

sebelum bertugas ke Papua, Selasa (3/5) lalu, Sumayani menelepon ibunya. "Dia cuma bilang besok mau terbang. Katanya 6 hari, Senin (9/5) sudah pulang," ungkapnya. Sebelum musibah, Sumayani juga sempat menghubungi ibunya. "Pagi pukul 5, dia telepon dan bilang sudah di NTB. Pukul 10, ngontak lagi, katanya mau berangkat ke Papua," lanjutnya. Suratmi mengaku shock saat mendengar kabar pesawat Merpati jatuh. Dia tahu Sumayani ikut jadi korban, setelah diberitahu adik Sumayani yang menonton berita di televisi. Sumayani merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Sejak bertugas sebagai pramugari dan menikah empat tahun silam, ia lebih sering tinggal sendiri di Pondok Candra, Sidoarjo. Sementara, suaminya bekerja di Semarang. Pasangan 'jarak jauh' itu

Warga berkerumun di sekitar lokasi jatuhnya pesawat. Mereka melihat proses evakuasi yang dilakukan tim SAR bersama TNI/ Polri. Pesawat Merpati MA 60 rute SorongKaimana-Nabire jatuh di Teluk Kaimana, Papua Barat. belum dikarunia anak. Hingga saat ini sudah ada 21 jasad korban yang ditemukan. Menurut Direktur Utama Merpati Sardjono Jhony, masih ada empat lagi yang belum ditemukan yaitu pilot Kapten Purwandi Wahyu dan Kopilot Paul Nap dan dua

teknisi Joko dan Dadi Tarsidik. Sementara dua pramugari Sumaryani dan Indriyana Puspasari sudah ditemukan. Kecelakaan pesawat Merpati tipe MA60 terjadi pada Sabtu, pukul 14.05 WIT di perairan Kaimana, 500 meter dari sisi runway

Bandar Udara Kaimana. Dari data yang dimiliki Kementerian Perhubungan pesawat membawa 25 orang, terdiri empat kru dan 18 penumpang dewasa, satu bayi, dan dua anak-anak. Pesawat yang dipiloti Capt. Purwadi Wahyu, didampingi kopilot, dua


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Senin, 9 Mei 2011 | No: 1879/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Nikah, Nindy Undang 10 Mantan Pacar Angelina Jolie Digosipkan Biseksual AKTRIS Angelina Jolie diterpa isu miring. Bintang 'Wanted' yang saat ini membesarkan 6 orang anak dengan Brad Pitt itu digosipkan biseksual. Dilansir majalah In Touch Weekly, Minggu (8/5), Jolie dikabarkan sering kencan dengan beberapa wanita berbeda. Hal tersebut dilakukannya tanpa sepengetahuan Brad Pitt. "Angelina memiliki hasrat biseksual yang kuat. Ia memiliki teman kencan lain di belakang Brad," ucap sumber. "Dalam benaknya hanya ada seks. Dan karena ia tidak kencan dengan pria lain, ia tidak menganggap itu selingkuh," tambahnya. Gosip tersebut tentu saja mengejutkan banyak pihak. Namun sejak isu tak sedap itu berhembus, belum ada pernyataan dari Jolie.(DTC)

NINDY akan menikah pada tanggal 11 November 2011 dengan seorang pengusaha bernama Askara Parasady. Nindy berjanji mengundang semua mantan pacarnya, termasuk Qibil 'The Changcuters'. "Insya Allah diundang. Dia (Askara) mengundang sepuluh mantannya, aku juga. Semakin banyak doa, semakin banyak berkah untuk kami berdua. Semua diundang kok, karena acara ini bahagia," janji Nindy usai acara lamaran di kediamannya di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Minggu (8/5). Pelantun Untuk Sahabat ini mengaku bahagia akhirnya bisa melepas masa lajangnya dengan Aska. Sebelumnya memutuskan menikah, Nindy dan Aska pernah berpacaran beberapa tahun lalu. Namun, hubungan mereka kandas hingga kembali merajut kisah asmara sejak 7 bulan lalu dan memutuskan menikah. "Pacarannya sudah lama dulu. Sempat putus sekitar dua-tiga tahunan yang lalu. Akhir tahun lalu ketemu lagi dan awalnya enggak ada niat untuk pacaran. Eh, pas diajakin pacaran berapa bulan kemudian, dia ngajakin menikah," ungkapnya. Artis bernama lengkap Anindia Yandirest Ayunda ini hanya bisa berharap, semua proses lamaran hingga menuju pernikahannya berjalan lancar. Apalagi, ini akan menjadi pernikahan yang pertama bagi kedua calon mempelai. "Diharapkan lancar, menghormati dan menghargai sampai nanti menikah. Mudahmudahan semua dilancarkan," harapnya. (OKZ)

Tak Punya Duit Mike Muliadro Edarkan Narkoba KERASNYA kehidupan ibukota membuat Mike Muliadro tak punya uang. Mantan VJ MTv itupun memutuskan alih profesi sebagai pengedar narkoba kelas teri. Tapi jangan salah sangka dulu. Karena itu karakter yang diperankan Mike di film 'X The Last Moment'. Bintang film Skandal itu memerankan tokoh bernama Ipang yang menjadi ketua bandar narkoba. "Gue disini sebagai Ipang, dia adalah ketua genk dan gue pengedar narkoba karena nggak punya duit. Cukup menjual narkoba dan lumayan banyak duitnya," ujar Mike saat

ditemui di kawasan Jatiwaringin, Jakarta, Minggu (8/5). Lewat film, artis bernama asli Mike Lucock itu ingin mengkampanyekan tentang bahaya peredaran dan pemakaian narkoba, khususnya di kalangan remaja. Tak heran, film ini mendapat dukungan langsung dari Badan Narkotika Nasional dan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya. "Pesan di film ini adalah ingin kampanye tentang narkoba. Kalau yang gue lihat, orang Indonesia itu masih salahkan pengguna, bukan pengedarnya. Makanya misi film ini penting banget untuk kasih tahu bahaya narkoba," jelasnya.(OKZ)

SANDRA Dewi tak mau blak-blakan bicara tentang kisah asmaranya. Alasannya, artis berwajah oriental ini takut mendapat imej jelek jika sering terlihat berganti pasangan. "Aku bukan enggak mau kasih tahu masalah pribadi aku, tapi aku sering lihat di infotainment, artis ini sering kenalin pacarnya. Terus mereka putus, ibu-ibu yang nonton langsung bilang, 'ih artis apaan sih, gonta-ganti pacar terus'," jelas Sandra saat ditemui di kawasan Kebagusan, Jakarta, belum lama ini. Apalagi, lanjut Sandra, dirinya bukan tipe wanita yang suka bergonta-ganti pasangan. Karena itulah, bintang film Tarzan ke Kota ini berjanji akan memperkenalkan pria beruntung yang menjadi suaminya kelak.

"Aku bukan cewek yang suka gonta-ganti pacar. Bukannya aku mau nutupin siapa, takutnya nanti nggak jadi terus dibilang ganti-ganti pacar terus. Jadi aku akan umumin masalah pacar aku siapa kalau nanti sudah mau nikah," janjinya. Sikap Sandra itu diambil bukan hanya karena untuk menjaga citra baiknya sebagai publik figur. Melainkan menjalankan pesan ibunya untuk menjaga sikap dan berkelakuan baik. "Aku diajarin sama Mama aku supaya kalau jadi cewek tuh yang baik, enggak boleh centil, kalau punya pacar enggak boleh gontaganti. Mama juga ngajarin kalau bisa kita setia sama pasangan kita. Bukan masalah jaga imej juga. Kalau pasangan bisa satu sampai nanti nikah kenapa enggak," pungkasnya. Tak Masalah Sandra Dewi mengaku, kesulitan mencari pria yang tepat dijadikan pendamping. Dalam urusan asmara,

artis cantik ini tak mempersoalkan jika tak seiman dengan sang kekasih. "Buat aku, beda atau tidak seiman dengan aku, tidak masalah. Yang penting orangnya baik dan cocok," kata Sandra. Mengaku masih sendiri, artis yang melejit lewat film Quickie Express itu termasuk wanita yang pilih-pilih. "Kendalanya banyak banget. Aku itu memang susah mencari pacar yang cocok sama aku," paparnya. Setelah didesak, pemilik nama Monica Nicholle Sandra Dewi Gunawan Basri ini menuturkan dirinya mudah menjadi tidak suka ketika melihat seorang pria melakukan sesuatu hal yang kurang sreg dengannya. "Aku itu orangnya gampang ilfil. Setiap dekat sama cowok, selalu ada saja masalahnya. Tapi aku percaya kalau suatu hari nanti pasti ada jodoh buat aku," ucapnya optimistis.(OKZ)

Harian Andalas 09 Mei 2011  

Lugas dan Cerdas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you