Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Senin, 6 Juni 2011 | No: 1901/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500 andalas/hspoetra

CUACA BURUK– Langit Kota Medan tertutup awan tebal yang disertai angin kencang, Minggu (6/5) menjelang petang. Cuaca seperti ini harus diwaspadai masyarakat, Dalam cuaca seperti ini masyarakat sebaiknya tidak berkendara di bawah pepohonan tua dan waspada terhadap ancaman sambaran petir.

Mobil Rahudman Lebih Mewah dari Milik Anang Medan–andalas Instruksi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang melarang daerah menganggarkan mobil dinas (mobdin) mewah rupanya hanya isapan jempol. Wali Kota Medan misalnya, meskipun sudah memiliki mobil dinas jenis Toyota Prado dan Toyota Camry, tetap saja membeli mobil dinas baru. Mobil dinas Jeep Sport Wrangler Rubicon BK 1 D yang baru dibeli Wali Kota Medan menjadi pusat perhatian masyarakat. Mobil macho warna hitam keluaran terbaru itu tampak pertama kali digunakan orang nomor satu di Pemko Medan itu ke kantornya di Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, pada Rabu (1/6) pagi. Saat itu, Rahudman Harahap melantik sejumlah

Itikad BPKP Sumut Dipertanyakan

ITIKAD baik Badan Pemeriksa Keuangan Pemerintah (BPKP) Sumatera Utara dalam membantu penuntasan kasus dugaan korupsi melibatkan mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan yang kini menjabat Wali Kota Medan Rahudman Harahap, dipertanyakan.

Pasalnya, hingga kini pihak BPKP Sumut belum juga menyerahkan hasil audit penghitungan kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Pemkab Tapsel tahun 2005. Akibatnya, pihak Kejaksaan

Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) terkesan selalu mendalihkan belum diserahkannya hasil audit BPKP tersebut sebagai penyebab terkendalanya Kejatisu melengkapi berkas permohonan ke Presiden RI untuk izin memeriksa Rahudman. Menyikapi ini, Direktur Bersambung ke Hal. 15

Gatot tak Diizinkan Jenguk Syamsul Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjonugroho, Minggu (5/6) petang menjenguk Gubernur Sumatera Utara nonaktif Syamsul Arifin yang dirawat di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta.

N

AMUN Gatot tak berhasil melihat langsung kondisi

Syamsul Arifin di ruang perawatan, sebab pihak rumah sakit tidak meng-

LBH Tuding Poldasu tak Profesional Medan-andalas Profesionalisme kepolisian dalam penegakan hukum patut dipertanyakan. Pasalnya, Kepolisian Resor Mandailing Natal (Madina) membebaskan satu dari dua warga Madina yang sempat dijadikan tersangka. Bahkan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus penyerangan dan perusakan fasilitas milik perusahaan tambang PT Sorik Mas Mining di Kecamatan Siabu, Madina. Amdani Lubis, warga Desa Huta Godang Muda, Kecamatan Siabu dibebaskan kepo-

lisian pada Sabtu (4/6) malam. Sementara Sekdes Huta Godang Syarifuddin Lubis masih dalam pemeriksaan intensif di Ditreskrim Polda Sumut. Seperti diketahui, penangkapan Amdani dan Syarifuddin sempat berlangsung dramatis. Kedua jemput paksa kepolisian dari dalam Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan di Jalan Hindu setelah kantor tersebut dikepung dua hari oleh aparat kepolisian. Bersambung ke Hal. 15

ANEH tapi NYATA

Bersambung ke Hal. 15

Kasus Rahudman

Kerusuhan Madina

izinkannya. Praktis sejak kedatangannya sekitar pukul 17.45 WIB, Gatot hanya menunggu di ruang tunggu rumah sakit. Saat itu Gatot didampingi sejumlah pejabat Pemprovsu seperti Plt Sekda Rahmatsyah, Inspektorat Provinsi Nurdin Lubis, Plt Kepala Dinas Kominfo Sumut HM

Ayub, Asisten I Bidang Pemerintahan Hasiholan Silaen, Asisten IV Bidang Aset dan Administrasi Asrin Naim, serta seluruh Staf Ahli Gubernur. Gatot menunggu hingga sekitar pukul 18.55 WIB sampai akhirnya Duty Manager Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Uung

Unarsih, menemuinya di depan pintu lorong yang menuju kamar-kamar pasien. Uung menjelaskan kepada Gatot bahwa untuk menjenguk harus ada persetujuan dari dokter yang langsung menangani. Bersambung ke Hal. 15

Protes Korupsi Puasa Sampai Mati SALAH satu orang suci versi India, Baba Ramdev, mengarahkan pengikutnya untuk melakukan sesuatu yang disebut puasa sampai mati sebagai kampanye rakyat untuk melawan korupsi. Yogi atau orang suci yang acara televisi hariannya diikuti jutaan orang di India itu, mulai berpuasa walau para menteri mencoba membujuk agar membatalkan niatnya. Baba Ramdev menginginkan pemerintah agar menarik uang gelap— uang yang dicurigai sebagai uang sogokan dan disimpan di rekening-rekening asing. Ia juga menyerukan Bersambung ke Hal. 15


MEDAN KITA

Senin 6 Juni 2011

harian andalas | Hal.

Prioritaskan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Tradisi Sogok Sejak Dini TRADISi sogok-menyogok ternyata sudah mulai dibudayakan di negeri tercinta ini, sejak dini. Ketika anakanak baru duduk di sekolah dasar, tradisi sogok sudah mulai diperkenalkan kepada anak didik. Pasalnya, ketika anak-anak hendak memasuki bangku sekolah dasar, hingga perguruan tinggi, banyak di antaranya tidak bisa dilepaskan dari budaya sogok. Seorang anak yang baru tamat SD misalnya, kalau ingin memasuki sekolah negeri favorit, selain memerlukan lobi, tidak jarang mesti mengeluarkan dana. Hal serupa juga terjadi saat anak tersebut lulus SMP dan hendak melanjutkan studi ke SMA. Agar bisa memasuki SMA favorit di Medan misalnya, tidak jarang orang tua mesti kasak-kusuk menemui sejumlah pihak, agar anaknya bisa lolos dan diterima di sekolah favorit tersebut. Ketika seseorang meminta bantuan orang lain, sudah barang tentu, tidak bisa hanya bermodalkan omong doang. Yang hendak dimintai tolong mungkin saja tidak menyebutkan angka (rupiah) yang dibutuhkan. Tetapi, tanpa adanya 'pengertian', niscaya keinginan kita tidak akan diperjuangkan dengan serius. Para pimpinan institusi pendidikan memang bisa saja berdalih, tidak ada permainan dalam penerimaan murid baru di SD, SMP, SMA dan sederajat. Tapi, fakta di lapangan memberi bukti nyata, bahwa permainan sogok-menyogok itu memang ada dan nyata di depan mata. Karenanya, tidak jarang orang tua yang merasa anaknya kurang pintar, kemudian menggunakan kekuatan uang dan pengaruhnya untuk menambah NEM anaknya. Dengan NEM yang tinggi, sang anak kesayangan dipastikan bisa memilih sekolah favorit yang diinginkannya. Itu dilakukan lewat jalur penerimaan resmi. Masih banyak pula terjadi, rekrutmen siswa lewat jalur tidak resmi. Mereka yang NEM-nya tidak memenuhi syarat pun, masih banyak yang bisa lulus ke sekolah yang diinginkan. Tentu, semua itu bisa terjadi berkat sogokmenyogok. Terkait dengan maraknya budaya sogok-menyogok ini, orangtua tentu tidak bisa dituding sebagai pihak yang salah. Agaknya, sistem rekrutmen yang berlaku memang memungkinkan untuk menumbuhsuburkan budaya sogok ini. Namun, harus diingat pula praktik sogok saat hendak memasuki sekolah di tahun ajaran baru itu, sering pula diketahui dan disaksikan sendiri oleh anak-anak yang hendak melanjutkan sekolah tersebut. Hal inilah yang menimbulkan kekhawatiran bagi kita, bahwa tradisi sogok sejak dini itu akan memengaruhi sekaligus membentuk mentalitas generasi muda bangsa yang kelihatannya, tidak akan pernah terlepas dari mentalitas korup. Fenomena membahayakan ini patut dicermati dan dicarikan solusinya oleh pihak-pihak yang berkompeten di bidang pendidikan. Tidak sepatutnya generasi muda bangsa diracuni tradisi sogok sejak dini....!(**)

2

andalas/ist

KOORDINASI–Kepala Dinas Pendidikan Sumut Syaiful Syafri (dua dari kanan) mengadakan pertemuan/koordinasi dengan sejumlah komponen pada Musrenbang Provinsi Sumatera Utara di bidang pendidikan beberapa waktu lalu. Koordinasi ini mampu membawa peringkat UN Sumut menduduki dua nasional untuk SMP dan tiga nasional untuk SMA.

Sumut Peringkat II Nasional UN SMP

Bukti Pendidikan Sumut Alami Kemajuan Medan-andalas Sejumlah tokoh masyarakat menilai, keberhasilan Sumatera Utara meraih terbaik dua nasional hasil Ujian Nasional (UN) SMP/MTs merupakan bukti sumber daya manusia (SDM) daerah ini mengalami kemajuan. “Kita layak memberi apresiasi yang sangat luar biasa atas prestasi yang telah dicapai Dinas Pendidikan Sumatera Utara, yakni meraih peringkat kedua nasional UN SMP dan terbaik ketiga nasional UN SMA. Prestasi ini jauh lebih bagus dibanding tahun sebelumnya dan diharapkan tetap bertahan pada tahun-tahun berikutnya,� ujar Ketua Komisi E DPRD Sumut, Aduhot Simamora, kepada wartawan di Medan, Minggu (5/6). Menurutnya, prestasi ini tidak terlepas dari kemampuan Kadis Pendidikan Sumut Drs Syaiful Syafri, MM yang mampu membangun team work, dan koordinasi dengan semua pihak. “Keberhasilan ini berkat kemampuan Syaiful Syafri melakukan koordinasi dengan semua pihak, seperti lembaga dan pelaku pendidikan, dewan pendidikan, PGRI, Badan Musyawrah Pendidikan Swasta (BMPS), pendidik, murid, guru, pakar pendidikan dan guru besar,� kata politisi Partai Hanura ini. Sementara tokoh pendidikan dr Sofyan Tan yang juga pemilik sekolah mengatakan, prestasi nomor dua secara nasional sangat membanggakan bagi Sumatera Utara yang selama ini dinilai SDMnya sangat rendah. “Saya pikir ini sangat membanggakan,�katanya. Untuk itu, dia minta agar prestasi ini terus dijaga dan dipertahankan. Prestasi ini harus bisa mewujudkan hasil yang sesungguhnya dimana produk sekarang ini mau bersaing 5-10 tahun kemudian dan tentunya ada perubahan. Saat ditanya prestasi yang diraih kebanyakan sekolah swasta, Ketua Dewan Pembina Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YP SIM) ini mengatakan, hasil ini harusnya menjadi motivasi dan dorongan untuk sekolah-sekolah

negeri dan dia minta sekolah negeri harus dikelolah secara profesional. Disiplin guru yang sesuka hati masuk harus ditingkatkan dan gaji mereka harus dibayar sesuai seperti yang sudah disertifikasi. Di tempat terpisah, Ketua Program Studi S2/S3 Teknik USU, Dr Indra, mengatakan, kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara sebenarnya cukup bagus, terutama dari sisi koordinasi dengan 33 dinas pendidikan kabupaten/ kota se-Sumut. Menurutnya, sejak otonomi daerah, fungsi dari Dinas Provinsi Sumut hanya koordinasi. “Jadi, dengan adanya koordinasi yang digalakkan kepala dinas pendidikan Sumut dengan mensinergikan berbagai pihak seperti dinas pendidikan kabupaten/kota, guru, komite sekolah, dewan pendidikan, akan lebih bisa dilakukan peningkatan mutu,�katanya. Tokoh masyarakat lainnya, Dr dr Umar Zein menilai, prestasi ini menunjukkan pendidikan di Sumatera Utara sudah bagus, apalagi prestasi tahun ini banyak diraih sekolah-sekolah swasta. “Jadi ini menunjukkan, sekolah swasta ternyata mempunyai kualitas yang cukup baik,� katanya seraya berharap pemerintah sudah sewajarnya memberikan perhatian kepada sekolah-sekolah swasta dengan menyediakan fasilitasfasilitas, sehingga prestasinya bisa terus ditingkatkan. Di Atas Rata-rata Nasional Seperti diketahui, nilai rata-rata ujian nasional (UN) SMP di Sumatera Utara menempati peringkat kedua secara nasional yakni 8,04, di bawah Provinsi Bali yang nilai akhirnya rata-rata 8,11. Kelulusan UN SMP/MTs, SMP Terbuka dan Luar Biasa tahun 2010/2011 mencapai 99,88 persen. Itu artinya, ketidaklulusan UN SMP di Sumut hanya 0,12 persen, di atas rata-rata nasional

0,55 persen. Sumut mampu mengungguli Provinsi Jatim 7,86, Sumatera Selatan 7,84, Sulawesi Selatan 7,82 dan DKI Jakarta 7,19. Sebelumnya di tingkat SMA/SMK/MA, Provinsi Sumatera Utara meraiah peringkat tiga terbaik di Indonesia dalam pelaksanaan maupun hasil Ujian Nasional (UN) 2011 setelah Provinsi Bali dan Lampung. Tingkat kelulusan UN tingkat SMA/MA di Sumut mencapai 99,79 persen dari jumlah keseluruhan peserta 116.918 siswa. Sedangkan jumlah siswa yang tidak lulus sebanyak 242 siswa atau 0,21 persen. Kadis Pendidikan Sumatera Utara, Drs Syaiful Syafri, MM kepada wartawan menjelaskan, prestasi ini tidak terlepas dari upaya yang telah dilakukan dalam rangka peningkatan kualitas pendidikan dengan membangun sinegritas pendidikan di Sumut. Dinas pendidikan Sumut, katanya, telah melakukan rapat koordinasi dengan Komisi E DPRD Sumut, dan Komisi C DPRD kabupaten/kota se Sumut, melakukan koordinasi dengan Kakanwil Kementerian Agama, dan Kakan Kemenag kabupaten/kota, Dewan Pendidikan Provinsi dan kabupaten kota, BMPS Kabupaten/kota,PGRI, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), pimpinan universias negeri dan swasta serta sejumlah komponen pendidikan, termasuk Polri. “Semua elemen ini sudah kita ajak untuk membicarakan pendidikan ke depan agar lebih baik,� katanya. Saat ditanya masih mengapa sekolah swasta banyak yang berprestasi. Syaiful Syafri menegakan kondisi ini akan dicarikan solusinya. Dia menilai, motivasi sekolah swasta jauh lebih besar dan dalam pengelolaan pendidikan sangat professional. “Manajemen pendidikan berjalan dengan bagus, disiplin guru, dan karena uang sekolah swasta besar lebih besar sehingga anak-anak pun merasa terpacu. Belum lagi, guru-guru mata pelajaran di sekolah swasta selalu mengadakan sharing dan evaluasi untuk diri mereka sendiri dan anakanak,� ungkapnya. (HAM)

Medan-andalas Rencana Wali Kota Medan, Rahudman Harahap mereformasi manajemen di RSU Pirngadi Medan terus menjadi sorotan. Pimpinan rumah sakit milik Pemko Medan yang akan diangkat Rahudman tersebut, harus memprioritaskan figur yang mengerti dan paham pelayanan kesehatan masyarakat. Meskipun demikian, Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia (PERSI) Sumatera Utara, dr.Syahrial Anas berpendapat pergantian manajemen RSU Pirngadi merupakan kebijakan Wali Kota yang tujuannya untuk pembenahan dan perbaikan pelayanan. Menurut mantan Dirut Pirngadi ini, siapapun figure bisa saja memimpin rumah sakit, asal memiliki kemauan, kemampuan memimpin dan bekerja maksimal untuk meningkatkan pelayanan kepada pasien. "Tapi sebaiknya orang dalam saja, karena orang dalam lebih tahu masalah yang ada. Selain itu, orang dalam yang mengetahui apa-apa saja yang diprioritaskan. Tentunya, yang terpenting diprioritaskan adalah kepuasan masyarakat atas pelayanan," kata Anas saat dihubungi wartawan, Jumat (3/6). Di tempat terpisah, Pengamat Kesehatan dr Umar Zein menilai reformasi manajemen rumah sakit tersebut harusnya sudah sejak lama dilakukan. Apalagi layanan publik sangat penting dalam program kesehatan yang merupakan salah satu penunjang rumah sakit tersebut. Dia menilai pelayanan di RSU Pirngadi Medan selama ini me-

mang belum menunjukkan peningkatan pelayanan. ‘’Belum ada yang menonjol, apalagi tuntutan masyarakat semakin tinggi terhadap pelayanan. Sementara, pemberi layanan begitu-begitu saja," ujarnya. Untuk itu, lanjut Umar Zein, perbaikan manajemen sangat penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan, terutama pelayanan spesialis dan sub spesialis. Apalagi, rumah sakit harus memiliki unggulan yang tidak dipunyai rumah sakit lain di Sumut, bila perlu jadi unggulan di Indonesia. Adapaun unggulan yang bisa ditonjolkan, lanjut Umar Zein, seperti dibidang radio terapi, bedah tumor, anak, saraf, urologi, akupuntur. Tapi, itu tergantung dengan sumber daya manusia (SDM) dan kepemimpinan yang ada di RSU Pirngadi, Medan. "Keunggulan tidak harus canggih, tapi SDM yang handal baik dalam kualitas dan kuantitas. Pelayanan HIV AIDS juga bisa diunggulkan,"katanya. Siapa yang layak memimpin rumah sakit RSU Pirngadi Medan? Umar Zein menjawab tidak mempermasalahkan apakah orang dalam ataupun luar. Terpenting, kata Umar Zein, pemimpinnya harus mengerti tentang manajemen rumah sakit dan memiliki konsep peningkatkan layanan kesehatan. "Kalau tidak ya bakal sama saja. Soal BLU, itu hanya masalah perubahan pola keuangan.Yang terpenting, BLU ataupun tidak kualitas harus ditingkatkan. Sebab, itu salah satu komponen yang penting dalam pelayanan," imbuhnya. (YN)

Pencurian Ikan Makin Rawan Medan-andalas Stasiun Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Belawan Medan memperkirakan perairan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia di Selat Malaka tergolong masih rawan pencurian ikan oleh armada kapal nelayan asing. "Hasil pantauan kami dari udara banyak kapal asing beroperasi di sekitar Selat Malaka. Tidak tertutup kemungkinan kapal asing berbobot di atas 40 gross ton itu juga masuk secara ilegal ke ZEE Indonesia untuk mencuri ikan," kata Kepala Stasiun Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Belawan, Mukhtar di Medan, Minggu (5/6). Menurut dia, sumber daya Ikan sangat berlimpah di Selat Malaka sehingga banyak nelayan memanfaatkan kesuburan perairan tersebut untuk melakukan penangkapan ikan secara ilegal atau "illegal fishing" di perairan ZEEI Selat Malaka. Kawasan ZEE Selat Malaka, lanjut dia, termasuk salah satu perairan yang rawan dimasuki armada kapal ikan asing karena kawasan tersebut diperkirakan banyak terdapat beragam spesies ikan tropis yang bernilai ekonomi relatif tinggi, di antaranya tuna, cakalang, bawal, tenggiri, kerapu cumi, teri dan kakap. Disebutkannya, selama Desember 2010 hingga Mei 2011 ini

kapal patroli Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menangkap 15 unit kapal illegal fishing asal Malaysia. Dari 15 kapal yang disidik oleh PPNS Stasiun PSDKP Belawan, katanya, sebanyak lima kapal di antaranya telah dinyatakan P21 dan perkaranya segera disidangkan di Pengadilan Negeri Medan. Untuk meminimalisir aksi penangkapan ikan secara ilegal atau "illegal fishing" di ZEE Selat Malaka, katanya, mutlak diperlukan pengamanan dan pengawasan secara rutin dari instansi berwenang, termasuk PSDKP Belawan. "Upaya pengamanan dan pengawasan terhadap kemungkinan aksi illegal fishing harus lebih gencar dan rutin dilaksanakan agar laut Indonesia kelak tidak mengalami krisis ikan," ucapnya. Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan mengklaim Indonesia setiap tahun merugi sekitar Rp9,4 triliun akibat praktik pencurian ikan yang tertangkap pengawas perairan Indonesia. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Syahrin Abdurrahman di Jakarta baru-baru ini mengatakan, pihaknya selama thun 2010 telah menangkap 140 kapal ilegal asing yang masuk ke perairan Indonesia.(ANT)

Stakeholders Pariwisata Harus Perkuat Sinergiritas Medan Harus Siap Menuju 2015 Medan-andalas Sumatera Utara memiliki kekuatan besar untuk menjadi Bali kedua dengan kekayaan potensi pariwisatanya. Tinggal saat ini, bagaimana seluruh stakeholders yang pro (berpihak) pariwisata untuk mempertajam, mempertegas dan menyatukan tujuan bersama-sama dalam mempercepat kemajuan pariwisata Sumut. ‘’Hal ini harus didorong bersama-sama, mulai masyarakat pariwisatanya, pelaku pariwisata, seluruh stakeholder pariwisata, yang nantinya dapat meyakinkan pemerintah pusat dengan apa yang ingin dicapai terhadap kemajuan pariwisata itu. Barulah setelah itu ke pemerintah propinsi, kabupaten/kota untuk memberikan berbagai kemudahan terhadap sektor pariwisata itu,’’kata Chairman Bali Tourism Board, Ida Bagus Ngurah Wijaya didampingi Ketua SITF Hendry Hutabarat kepada wartawan disela-sela

pameran Sumatera Internasional Travel Fair di Tiara Convention Center Medan, Sabtu malam (4/6). Menurut Ngurah-sapaan akrab Ida Bagus Wijaya- dalam memajukan pariwisata Sumatera Utara dinilai sudah berusaha semaksimal mungkin. Bahkan sebelumnya Bali yang saat ini menjadi tujuan wisatan internasional dunia. ‘’Sumut ini memiliki potensi, itu diakui masyarakat internasional dan nasional. Bicara Sumut, kita pasti tahu Harimau Sumatera, Kopi Sumatera, Hutan Sumatera, Danau Toba Sumatera, bahkan Sumatera sudah popular sejak jaman VOC Belanda dulu,’’ ujarnya. Dengan potensi culture (budaya), keberagamaan etnis, objek wisata yang tersebar di Sumut, Ngurah yakin sektor pariwisata Sumut dari tahun ke tahun jika dikelola secara serius justru akan semakin lebih baik. Ngurah lebih lanjut mengatakan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Sumut juga harus memberikan perhatian serius

untuk memajukan pariwisata. Maksudnya, pemeritah daerah tidak menerbitkan berbagai peraturan yang tidak bisa diterapkan di sektor kepariwisataan. Harus Siap Hadapi Asean Community 2015 Di kesempatan itu, Dato Syed Mohammad menambahkan pemerintah Indonesia dan Sumatera Utara khususnya harus berusaha melakukan percepatan perbaikan infrastruktur yang ada sehingga memudahkan masyarakat internasional menuju berbagai objek pariwisata. Selain itu, sambung Syed, penerbagan berkelas internasional sudah dapat langsung menuju ke Sumatera ( Medan ). ‘’Ini perlu ditingkatkan lagi, sehingga turis internasional lebih banyak datang ke Medan tak lagi via (transit) ke Jakarta ’’ujarnya. Dan yang lebih terpenting lagi, lanjut Syed, Medan harus siap menyongsong tahun 2015 yang dikenal dengan Asean Community. Yang mana nantinya seluruh masyarakat

ASEAN sudah bebas dan bisa langsung untuk mengunjungi berbagai negara asia dengan berbagai fasilitas kemudahan yang diterapkan. ‘’Kita sesame masyarakat ASEAN harus sudah siap untuk menyongsong 2015, dan itu harus bisa dilakukan Indonesia dan Medan khususnya,’’katanya., Sebelumnya Pelaksana Tugas (PLt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho ST pelaksanaan SITF 2011 sangat tepat dijadikan momentum kebangkitan Sumatera, khususnya sektor pariwisata. Terlebih lagi Sumut menjadi tuan rumah promosi wisata tersebut. “Dengan adanya partisipasi swasta dan semua pihak terkait di dunia pariwisata tentu akan menjadi momentum membangkitkan pariwisata nasional, khususnya di Sumatera termasuk Sumut,� katanya. Gatot menambahkan Sumut memiliki potensi pariwisata dengan keunikan tersendiri yang mungkin tidak ditemukan di daerah lainnya. (WAN/MA)

andalas/ist

DISKUSI– Chairman Bali Tourism Board, Ida Bagus Ngurah Wijaya didampingi Ketua SITF Hendry Hutabarat dan Dato Syed Mohammad berdiskusi disela-sela pameran Sumatera Internasional Travel Fair di Tiara Convention Center Medan, Sabtu malam (4/6) .


MEDAN KITA

Senin 6 Juni 2011

harian andalas | Hal.

3

Penderita Diabetes Dominasi Pasien RSU Pirngadi

PASCA LIBUR PANJANG – Stasiun Besar Kereta Api dipenuhi calon penumpang kereta api yang mengantri untuk mendapatkan tiket, Minggu (5/6). Jumlah penumpang mengalami kenaikan di akhir liburan, khususnya tujuan Medan-Kisaran dan tidak terpengaruh terhadap anjloknya KA Sri Lelawangsa di Tanjung Balai beberapa hari lalu. Berita terkait baca halaman 10. andalas/putra

Bocah 4 Tahun Terjangkit DBD ’’Di Tubuh Sani Muncul Bintikbintik Merah’’ Medan-andalas Memasuki awal Juni 2011, penyakit DBD mulai kembali menjangkiti warga Kota Medan. Sani, bocah berusia 4 tahun harus menjalani rawat inap di Rumah Sakit Umum Dr Pirngadi Medan (RSUPM) karena terjangkit DBD. Kondisi tubuh bungsu dari dua bersaudara yang berdomisili di Jalan Tembung Pasar III Medan muncul bintik-bintik merah. Ida (36), Ibu Sani yang ditemui wartawan di ruangan IGD RSUPM, kemarin mengatakan awalnya Sani hanya menderita demam panas pada Senin (30/5) lalu. Saat itu, Ida memperkirakaan anaknya tersebut hanya mengalami demam biasa. Tetapi sehari kemudian Ida melihat muncul bintik-bintik merah pada sekujur tubuh Sani "Saya pikir hanya demam biasa, tapi besoknya di sekujur tubuh anak saya muncul bintik-bintik merah. Saya pun sudah curiga kalau anak saya mengalami penyakit DBD akibat tertular nyamuk Aedes Agepty,’’ kata Ida yang langsung membawa Sani ke salah satu rumah sakit swasta. Setelah ditanggani tim medis, namun Sani belum juga sembuh. Tanpa mau mengambil resiko, lantas Ida pun membawa Sani ke RSUPM. Sesampainya di rumah sakit milik Pemko Medan tersebut, Sani langsung ditangani tim medis untuk mendapatkan perawatan secara intensif . "Saya berharap, anak saya ini bisa sembuh. Saya sangat menyayangi Sani. Yang terpenting buat saya, Sani dapat disembuhkan dan kami kbisa kembali pulang ke rumah,� kata Ida. riwulan Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, triwulan pertama 2011, tercatat 818 kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Medan. Dari jumlah tersebut, 11 di antaranya meninggal dunia. Kasus terbanyak terjadi sepanjang Januari, 308 kasus, 5 diantaranya meninggal dunia. Selanjutnya, Februari 294 kasus, 3 orang meninggal serta, Maret 216 kasus, 3 meninggal dunia. Dari banyaknya kasus, Kecamatan Medan Denai merupakan yang terbanyak, mencapai 87 kasus. Disusul Kecamatan Marelan 55 kasus, Amplas 52 kasus, Medan Labuhan 50 kasus, Medan Barat 49 kasus. Kemudian Kecamatan Belawan 48 kasus, Johor 46 kasus, Helvetia 42 kasus dan Medan Baru 40 kasus Meski demikian, berdasarkan data triwulan pertama yang cenderung mengalami penurunan, masyarakat diminta untuk tetap waspada. Sementara itu, informasi dari RSU Dr Pirngadi Medan menyebutkan untuk Januari dan Februari tercatat sebanyak 66 pasien DBD yang menjalani rawat inap. Dari jumlah tersebut, satu meninggal dunia. (YN) IKLAN |

Kadispora Sumut Dituding Pecah Belah Pemuda Medan-andalas Ketua Badan Koordinasi Daerah (Bakorda) Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan (Fokusmaker) Sumut, Sugiat Santoso menuding Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumut Ristanto, telah memecah belah elemen pemuda di Sumut. Ini terkait dengan kebijakan Ristanto yang tidak melibatkan pemuda/KNPI Sumut dalam pembangunan gedung pemuda yang sudah dianggarkan di APBD 2011 sebesar RP 10 miliar. "Kebijakan Ristanto yang tidak mengajak KNPI Sumut duduk bersama membicarakan rencana pembangunan gedung pemuda, merupakan bukti bahwa pejabat tersebut ingin menjauhi dan memusuhi pemuda. Kalau memang Kadispora meng-

inginkan situasi pemuda tidak kondusif, tidak apa-apa, kita tidak masalah," tegas Sugiat Santoso, kepada wartawan, di Medan, Minggu (5/6). Oleh karena itu, fungsionaris DPD KNPI Sumut ini mengingatkan tokoh-tokoh senior pemuda Sumut jangan mau dibodoh-bodohi oleh Kadispora Sumut Ristanto, demi kepentingan sesaat sang pejabat. Sebab, merujuk pernyataan Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Sumut Rolel Harahap, di Hotel Polonia Medan, belum lama ini, bahwa pembangunan gedung pemuda Sumut ini sudah diperjuangkan sejak masa KNPI Sumut dipimpin Syamsul Arifin SE, Ardjoni Munir, Manahan Nasution, Bahdin Nur Tanjung, Firdaus Nasution, Rolel Harahap hingga kepemimpinan Ir H Akhmad Yasyir Ridho Loebis saat ini. Dia menjelaskan, gedung pemuda murni hasil perjuangan pemuda. "Jadi tidak ada sedikitpun peran Kadispora Sumut Ristanto terhadap pembangunan gedung pemuda/ KNPI Sumut ini. Anehnya, setelah perjuangan pemuda itu membuahkan hasil, Ristanto meninggalkan pemuda.

Ini bukti bahwa pejabat tersebut ingin memecah pemuda Sumut," tandas mantan aktivis HMI Sumut ini. Sugiat juga menegaskan, sangat salah kaprah jika ada yang mengatakan bahwa 26 elemen pemuda yang berkumpul di Hotel Polonia yang juga dihadiri Ketua MPI Sumut Rolel Harahap, meminta agar pengerjaan proyek pembangunan gedung pemuda Sumut dikerjakan oleh Yasyir Ridho Loebis. "Yang benar, 26 pimpinan OKP berkumpul untuk menguatkan barisan agar pemuda/KNPI Sumut dilibatkan dalam pembangunan gedung pemuda Sumut itu, bukan untuk minta-minta proyek bagi Ketua KNPI. Karena 26 pimpinan OKP sangat tersingggung sikap Kadispora yang tidak melibatkan pemuda dalam pembangunan gedung pemuda,� tuturnya. Sedangkan tuntutan 26 pimpinan OKP agar Plt Gubsu mencopot Ristanto dari jabata Kadispora Sumut, hal itu dinilai karena Ristanto telah mengabaikan aspirasi pemuda. “Jika Ristanto tidak dapat menjalankan tupoksinya sebagai kadispora, maka sebaiknya Plt Gubsu mengganti oknum tersebut,� tambah Sugiat. (TIM)

Ketua MPD H Saleh Bangun

Konsolidasi Partai Demokrat Sumut Solid Medan-andalas Ketua Majelis Partai Daerah (MPD) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat (PD) Sumut H. Saleh Bangun mengatakan, Minggu (5/6) berkat konsolidasi yang terus dibina DPD Partai Demokrat Sumut, membuat partai itu solid dan program partai berjalan dengan baik. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya proses pelaksanaan kegiatan verifikasi partai politik yang telah dilakukan oleh DPD Partai Demokrat Sumut sejak bulan April 2011 lalu. H Saleh Bangun yang juga Ketua DPRD Sumut itu menyebutkan, kegiatan verifikasi partai politik yang melibatkan seluruh unsur pimpinan di tingkat kecamatan (DPAC), dewan pimpinan kabupaten/ kota (DPC), sesungguhnya telah dimanfaatkan jajaran DPD PD sumut untuk melakukan konsolidasi partai dengan baik dan solid. Terbukti proses verifikasi di internal DPD PD Sumut tidak mengalami kendala dan berjalan dengan sukses di bawah arahan, pembinaan dan pengawasan langsung Ketua DPD PD Sumut, HT Milwan dan Sekretaris DPD Tahan Manahan Panggabean. Disebutkan, Ketua DPD PD Sumut telah membentuk Tim Verifikasi Daerah

andalas/ist

DIABADIKAN–Dari kiri, H Saleh Bangun (Ketua MPD), HT Milwan (Ketua DPD), Anas Urbaningrum (Ketum DPP PD), Jhon Hugo Silalahi (Wakil Ketua DPD), Tahan Manahan Panggabean (Sekretaris DPD), diabadikan bersama di salah satu acara di Sumut. yang dibagi dalam sebelas kelompok. Tim seluruh kader PD Sumut menyongsong ini bertanggungjawab untuk menyelesai- pemilihan Gubernur Sumut tahun 2013 kan pelaksanaan verifikasi partai politik dan pemilu legislatif dan pilpres tahun sesuai amanat pemerintah dan Dewan 2014," kata Saleh Bangun seraya menamPimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. bahkan sebagai partai pemenang pemilu Selanjutnya Tim Verifikasi Daerah yang memiliki simpatisan dan kader yang dalam pelaksanaan tugasnya juga melaku- tersebar di seluruh daerah, Partai Demokkan konsolidasi untuk penguatan internal rat sudah memiliki mekanisme internal partai."Hal ini, dilakukan untuk kesiapan dalam setiap kegiatan konsolidasinya. (UJ)

Medan-andalas Penyakit diabetes mellitus (DM) atau biasa disebut penyakit gula mendominasi jumlah kunjungan pasien rawat jalan di Rumah Sakit Umum Dr Pirngadi Medan (RSUPM) pada April 2011. Berdasarkan data yang diperoleh dari Poli Klinik rumah sakit milik Pemko Medan ini jumlah kunjungan rawat jalan di rumah sakit milik Pemko Medan tersebut pada April 2011 mencapai 4730 orang. Namun, dari data tersebut jumlah penyakit yang mendominasi adalah Diabetes Mellitus (DM) yang mencapai 1404 kunjungan dan jumlah kasus baru DM yang ditemukan mencapai 134 orang. Humas RSU Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin kepada wartawan kemarin memaparkan setelah DM, jumlah penyakit lainnya yaitu Penyakit Jantung Koroner 134 kasus baru, TB Paru sebanyak 610 kasus baru, Hypertensi ada 376 kasus baru, Dyspepsia atau gangguan pencernaan 289 kasus baru, penyakit paru Obstruksi Kronis 24, penyakit nyeri pinggang 25, kanker payudara 30, ISPA sebanyak 13 kasus baru, dan penyakit radang tenggorokan yaitu 22 kasus baru. Menurutnya Diabetes Melitus (DM) adalah keadaan hyperglikemia (kadar-gula darah tinggi) yang kronik disertai berbagai kelainan metabolik akibat gangguan hormonal. "Akibat gangguan hormonal ter-

sebut dapat menimbulkan komplikasi pada mata seperti katarak, ginjal (nefropati), saraf dan pembuluh darah" ujarnya, kemarin. Jika dilihat dari golongan umur, sambung Edison, yang paling banyak menderita penyakit DM dan mendapat perawatan di RSU Pirngadi Medan adalah usia 45-64 tahun yaitu mencapai 82 kasus, usia 25-44 tahun sebanyak 43 kasus dan usia 65 tahun keatas ada 7 kasus. "Jika dilihat berdasarkan jumlah kasus baru, perempuan lebih dominan menderita DM yaitu 79 orang. Sedangkan untuk laki-laki sebanyak 55 orang dan ini hanya untuk bulan April 2011 saja," katanya. Teroisah, Pengamat Kesehatan dr Delyuzar, menjelaskan biasanya pada penderita DM ini, akan terdapat gejala banyak buang air kecil, terutama pada malam hari, sehingga penderita akan berulang kali bangun sebelum pagi hanya untuk ke kamar kecil. Selain itu juga akan merasa cepat lapar dan merasa haus walaupun belum lama makan dan minum. "Untuk pengobatannya, bila hasil laboratorium gula darah tidak terlalu jauh dari angka normal, maka dokter akan menganjurkan diet rendah kalori terlebih dahulu dan olah raga secara teratur. Tapi, jika telah melakukan diet dan olah raga kadar gula darah masih juga tinggi, maka biasanya dokter akan memberikan obat anti diabet atau OAD," sebutnya. (YN)

andalas/ist

DIBUKA–Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H. Gatot Pujo Nugroho ST membuka pertemuan marga Ritonga sedunia yang dikemas dalam Munas Parsadaan Ritonga Dohot Boruna yang diselenggarakan di Gedung Nasional Kota Padang Sidempuan pada Jumat (3/6) malam.

Nilai Parsadaan Ritonga

Bisa Ditingkatkan Secara Internasional Medan-andalas Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H. Gatot Pujo Nugroho ST diberikan seperangkat pakaian adat Batak Mandailing dan diulosi oleh tokoh masyarakat dan Panitia Parsadaan Ritonga Dohot Boruna (PRDB). Hal itu saat Gatot menghadiri pertemuan marga Ritonga sedunia yang diselenggarakan di Gedung Nasional Kota Padang Sidempuan pada Jumat (3/6) malam. Dalam sambutannya, Plt Gubsu mengatakan, musyawarah nasional Parsadaan Ritonga Dohot Boruna yang digelar itu bisa saja ditingkatkan menjadi pertemuan berskala internasional. Menurut Gatot , pertemuan bergengsi seperti itu bisa saja tercapai berkat kekompakan dan kegigihan PRDB tersebut.Ini dibuktikan dengan pelaksanaan Munas ke VII PRDB yang sedang berlangsung saat ini. "Sedang pelaksanaan Munas ke VII PRDB bisa diselanggarakan, kenapa kegiatan PRDB tingkat dunia tidak bisa. Ini juga perlu dipikirkan oleh tokohtokoh marga Ritonga yang telah banyak berhasil di berbagai

daerah di tanah air, bahkan yang ada di luar negeri," kata Gatot. Ia berharap pada Munas PRDB ini, perlu juga membahas masalah generasi muda saat ini yang sudah mulai melupakan dan meninggalkan nilai-nilai budaya dan melupakan sejarah adat istiadat yang perlu dijaga kesinambungannya. Sebab budaya adalah warisan leluhur yang tetap dijaga, jangan sampai hilang dan dilupakakan generasi muda. Selanjutnya Gatot menjelaskan, dia yakin dan percaya PRDB ini, bisa memilih ketuanya yang benar-benar berkualitas, memiliki integritas yang tinggi, serta membawa kemajuan bagi marga-marga Ritonga. Ketua Umum PB PRDB H Banuaran Ritonga dalam sambutannya mengatakan, mengharapkan pada munas ini mampu melahirkan pemimpin yang lebih baik dari dirinya. Sementara itu, Ketua Panitia Munas PRDB Tiasiah Ritonga, melaporkan bahwa kegiatan munas ini diikuti 600 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jabar, Jakarta, Jambi, Pekanbaru dan daerah lainnya. (WAN)


Sabtu 4 Juni 2011

Kasus Pembunuhan A Hok, Apa Kabar? Belawan-andalas Sebulan sudah kasus dugaan pembunuhan A Hok berlalu. Namun hingga, Minggu (5/6) pihak Kepolisian Resor Pelabuhan Belawan sepertinya belum mampu mengungkapnya. Warga Jalan Karya Dame Kompleks Perumahan Pondok Surya Medan ini sebelumnya dilaporkan dibunuh orang tak dikenal (OTK) dan mayatnya ditemukan di Jalan Tol Belmera KM 10 atau lebih kurang 300 meter dari pintu Tol Mabar, Jumat (6/5) lalu. Keterangan diperoleh, mayat A Hok pertama kali ditemukan warga yang hendak melintas di kawasan tempat kejadian perkara (TKP). Karena curiga, saksi mata lalu menghampiri peti tersebut. Setelah diamati, ternyata dari dalam peti tercium bau yang sangat menyengat. Setelah diperiksa peti tersebut berisi mayat A Hok. Korban diyakini tewas akibat dibunuh. Sebab, saat ditemukan pada tubuh korban berlumuran darah diduga akibat bekas luka tusuk. Selain itu, bagian kepala korban hancur diduga akibat pukulan benda keras. A Hok yang diperkirakan berusia 30-an tahun itu saat ditemukan masih dibungkus plastik hitam dan dipaking dengan peti kayu. Korban juga masih mengenakan pakaian lengkap celana panjang jeans, baju kaos hitam dan berjaket warna hitam. Korban diduga sudah dianiaya sejak tiga hari sebelum ditemukan, diduga setelah tewas jasadnya dimasukkan ke dalam karung plastik yang kemudian dipaking dengan peti kayu. Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Endro Kiswanto SH ketika ditanya melalui Kasatreskrimnya, AKP Hamam Minggu (5/6) melalui telepon selulernya membenarkan hingga kini tersangka pembunuh A Hok belum tertangkap. “Tersangkanya tetap diburu tapi belum ditemukan,” ujarnya. Dikatakannya, polisi mengaku kesulitan untuk menangkap pelaku sebab minimnya saksi dan alat bukti. “Pelaku pintar menghilangkan jejak dengan berbagai cara bahkan sebelum dibuang diduga lebih dulu pakaiannya diganti. Begitupun polisi tetap melakukan pemburuan sampai tersangka ditemukan,” ucap Hamam. (DP)

6 Tahanan Lapas Pemuda Kabur Jakarta-andalas Kisah kabur para tahanan dari lembaga pemasyarakatan seolah tak berhenti. Kejadian terkini terjadi di Lembaga Pemasyarakatan Pemuda Tangerang. Enam tahanan dilaporkan melarikan diri. “Benar, ada 6 penghuni lapas kabur hari ini,” kata Kalapas Pemuda Tangerang, Kunto Wiryanto, saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (5/6). Sayangnya, Kunto belum merilis nama-nama tahanan yang kabur. Hingga sore tadi, pihaknya masih mendata napi yang kabur. “Waktu kapan kaburnya dan siapa saja penghuni lapas yang melarikan diri masih dalam pendataan,” ujarnya. Menurut Kunto, pendataan ulang memang butuh waktu cukup lama karena jumlah napi yang ditahan tak sedikit. “Ini kan ada 2.000-an orang. Sabar saja nanti kalau sudah selesai kita kasih datanya,” imbuhnya. Hingga pukul 19.00 WIB, suasana Lapas masih terlihat sepi. Meski begitu, penjagaan terlihat diperketat. Wartawan pun masih berkumpul di depan gerbang Lapas. (DTC)

Pelaku Jambret Dibekuk Warga Medan-andalas Warga yang bermukim di kawasan Jalan Prof HM Yamin SH berhasil menangkap satu dari dua pelaku jambret sesaat setelah pelaku merampas tas sandang milik korbannya, Ami (40) warga Jalan Karya Kesuma, Medan Tembung di Jalan Prof HM Yamin SH, Minggu (5/6) sekira pukul 12.00 WIB. Setelah ditangkap tersangka, MS (20) warga Jalan Pancing, Medan Tembung, kemudian diserahkan ke Mapolresta Medan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Informasi di kepolisian menyebutkan, siang itu korban bersama anaknya, Fitrianisia (21), mengendarai sepeda motor hendak pergi menuju Pasar Olimpia untuk membeli perlengkapan rumah tangga. Ditengah perjalanan, persisnya di Jalan HM Yamin, sepeda motor yang mereka tumpangi dipepet oleh MS serta rekannya yang berhasil melarikan diri. Melihat kondisi jalan yang sepi, kedua jambret jalanan itu merampas tas yang dipegang korban yang berisi uang tunai serta suratsurat berharga milik korban. Aksi tarik-menarik antara korban dan pelaku sempat terjadi beberapa menit. Namun, karena korban kalah tenaga, MS berhasil menguasai tas korban dan berusaha melarikan diri. Tak rela tasnya diambil pelaku, korban berteriak minta tolong dan teriakannya didengar oleh warga sekitar. Lantas, warga pun mengejar para pelaku dan berhasil membekuk salah seorang pelaku, yakni MS. Dan seorang pelaku lainnya berhasil melarikan diri. (THA)

HUKUM & KRIMINAL

harian andalas | Hal.

4

Perampok Rp1,5 M Milik PT Pos Indonesia Belum Teridentifikasi Medan-andalas Kepolisian Daerah Sumatera Utara hingga Minggu, (5/6) kemarin mengaku belum dapat mengidentifikasi para pelaku perampokan Rp1,5 miliar milik PT Pos Indonesia yang digasak di Jalan Lintas Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Batu Bara, Jum’at (3/6) lalu. Tiga hari pasca kejadian, enam tim khusus yang dibentuk dari Polres Asahan dan Polda sumut belum menemukan titik terang. “Para pelaku belum ada teridentifikasi. Mereka diperkirakan masih berada di Sumut, ” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Poldasu, AKBP Raden Heru Prakoso kepada wartawan, Minggu (5/6). Kendati demikian, lanjut Raden, tim khusus yang diben-

tuk masih terus bekerja keras di lapangan. Sementara itu kesulitan polisi dalam pengungkap kasus itu karena dari tiga korban yang diperiksa tidak dapat tak mampu menggambarkan secara fisik pelaku dengan rinci. “Para pelaku masih lidik,” tukas Raden. Ketika disinggung dengan tindakan criminal perampokan, selama Kapoldasu Irjen Pol

Wisjnu Amat Sastro menjabat di Sumatera Utara belum ada yang terungkap. Heru hannya bisa mengatakan kalau polisi terus bekerja untuk mengungkap para pelaku. “Tim yang dibentuk masih mempelajari dengan melakukan penyelidikan seluruh peristiwa. Poldasu yang membeckup kasus-kasus yang menonjol, masih mendalami pe-

nyelidikan atas seluruh peristiwa di wilayah jajaran Polda Sumut yang jarak waktu kejadian tidak terlalu dekat, ” cetusnya. Dijelaskan Heru, Langkahlangkah awal dilakukan tim masih dalam proses penyelidikan. Petugas masih mengumpulkan keterangan dua pegawai PT Pos Indonesia, yakni Erwan Mulyana (40) Warga Jalan Arwana, Kelurahan Sido Mukti, Kisaran Barat, Asahan, Bahrum Rangkuti (50) Warga Jalan Ikan Sibaro, Kelurahan Sido Mukti, Kisaran Barat, Asahan dan supir, Daniel (45) Warga Jalan Puyuh Lingkungan I, Kelurahan Karang Anyar, Kisaran Asahan. Seperi diberitakan sebelumnya aksi perampokan bersenjata api dengan sasaran PT Pos Indonesia terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Sei Bejangkar, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara, sekitar 120 kilometer dari Medan, ibukota Sumut. Saat kejadian, mobil PT Pos Indonesia, sedang melintas di

Jual Kayu Tanpa Dokumen, Oknum Kades Ditangkap Polisi Rantau Prapat-andalas Diduga membawa dan menjual kayu tanpa dokumen, oknum Kepala Desa (Kades) di daerah Kabupaten Paluta, ASS (43) dan sopirnya, ES (43) ditangkap petugas Reskrim Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Polres Labuhan Batu ketika membongkar muatan kayu di salah panglong di Aek Paing, Kecamatan Rantau Utara, Labuhan Batu, Sabtu (4/6). Dalam penangkapan tersebut, petugas menyita barang bukti berupa satu unit mobil truk tronton BK 8221 YE, kayu olahan dalam bentuk papan dan broti masing-masing jenis rimba campuran 7x20x480 124 keping, rimba campuran 4x25x480 84 keping, meranti 3x25x480 117 keping, serta meranti 4x15x480 210 keping. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Labuhan Batu, AKP Tito Hutauruk SiK didampingi Kanit Tipiter, Ipda Dedi Kurniawan kepada wartawan, Minggu (5/6) membenarkan penangkapan

tersebut. Menurutnya, penangkapan kayu diduga ilegal itu merupakan hasil informasi dari masyarakat. Mendapat informasi tersebut, sejumlah personel Reskrim Polres Labuhan Batu langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, sekira pukul 18.00 WIB, petugas menemukan mobil truck tronton sedang membongkar muatan kayu olahan di panglong di Lingkungan Aek Paing. Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan dokumen dari kayu olahan tersebut. Dalam pemeriksaan, para pelaku hanya dapat menunjukan nota pembelian dari salah satu panglong di kawasan Gunungtua-Langgapayung, Hutaimbaru, yang dilampiri dengan fotokopi SKSKB-Cap KR, padahal sesuai peraturan kayu tersebut harus dilampiri dengan SKSKB -Cap KR yang asli. Seterusnya guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut berasama barang bukti para pembawa kayu itu digelan-

melakukan operasi pembedahan malam ini. Menurut Kepala Penerangan Kodam VII Wirabuana, Letnan Kolonel (Kav) Sulaiman Agusto, yang ditemui wartawan di RS Pelamonia, pada pukul 01.00 Wita dini hari tadi, korban terlibat cekcok dengan anggota Polres Pangkep Brigadir Suwitri. Cekcok bermula saat Wahyu mengadakan pesta bakar ikan dengan tiga rekannya, yakni Pratu Fajarianto, Prada Wiwin dan Prada Saad, di depan rumah keluarga Suwitri, di jalan Mentimun, Kec. Pangkajenne, Kabupaten. Pangkep. Saat berpesta, mereka menyetop se-

dang ke Mapolres Labuhan Batu. Mereka dapat dipersangka dengan Pasal 50 ayat (3) huruf h yang diancam dengan pidana sesuai dengan Pasal 78 ayat (7) UU No 41 tahun 1999 tentang Kehutanan yang sudah diubah dan ditambah dengan UU No 19 tahun 2004 tentang penetapan peraturan pengganti undang-undang No 1 tentang perubahan atas UU No 41 tahun 1999 tentang kehutanan yo Pasal 55 ayat (1) atau Pasal 56 ayat (1) e KUH-Pidana. (HER)

buah mobil. Tidak diterima dihadang oleh para prajurit ini, sang pengemudi melapor ke Polsek Pangkajenne, beberapa orang polisi, termasuk pelaku, kemudian mendatangi Pratu Wahyu dan rekannya. Karena terjadi kesalahpahaman, pelaku dan korban terlibat duel. Saat duel, pelaku terdesak dan akhirnya melepaskan tembakan. Saat ini pelaku sudah diamankan di Polres Pangkep. “Untuk meredam hal-hal yang tidak diinginkan, Kapolres Pangkep dan Komandan Kodim sudah melakukan pertemuan, sejumlah anggota TNI juga disiagakan di Polsek,” ujar Sulaiman. (IC)

Rumah Makan BPK Terbakar Deli Tua-andalas Rumah Makan BPK Teselonika yang terletak di Jalan Djamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan simpang Selayang Medan terbakar, Minggu (5/6) sekira pukul 15.30 WIB. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Polisi yang turun ke lokasi kejadian juga masih melakukan proses penyelidikan. Sejumlah alat bukti yang dapat dijadikan barang bukti disita. Menurut salah satu karyawan, api diduga berasal dari minyak babi yang panas dan menguap, sehingga menimbulkan percikan api dan membakar sebahagian dapur dan cerobong asap yang

terletak dibagian belakang BPK milik Hendrik Sembiring tersebut. “Pada saat itu salah satu karyawan yang bekerja dibagian dapur hendak memanggang babi. Namun saat memanggang babi karyawan tersebut meletakkan minyak babi terlalu banyak sehingga menimbulkan percikan api dan membakar cerobong dan sebahagian dapur tersebut,” jelasnya. Untuk memadamkan api, sekitar 6 unit mobil pemadam kebakaran dari Pemko Medan diturun ke lokasi. Sementara sejumlah personil kepolisian tampak sibuk mengatur lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan.

(HER)

Tiga Penembak Anggota Polri Masih Buron

Anggota TNI Tertembak Peluru Anggota Polisi Makassar-andalas Prajurit Satu (Pratu) Wahyu, anggota Kompi Angkutan Motor Bekangdam Kodam IX Tanjung Pura, Kalimantan Barat, tertembak peluru anggota Polres Pangkep, Sulawesi Selatan, pukul 01.00 Wita, Minggu dini hari tadi (5/6). Pelaku diidentifikasi bernama Brigadir Polisi Suwitri, anggota Polsek Pangkajenne, Polres Pangkep. Saat ini Pratu Wahyu sudah dirawat di RS TNI AD Pelamonia, di jalan Jenderal Sudirman, Makassar. Sebelumnya korban dirawat di RSUD Pangkep. Proyektil peluru masih bersarang di dada kanan korban. Pihak dokter RS Pelamonia baru berencana

Sei Bejangkar dengan tujuan Siajam. Mobil Kijang kapsul warna biru bernomor polisi B 7637 PL yang dikemudikan Daniel tersebut, membawa dua pegawai PT Pos Indonesia, Erwan Mulyana dan Bahrum Rangkuti. Ketika berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mendadak mobil tersebut dipepet tiga unit mobil jenis Toyota Avanza. Dengan ancaman senjata api Daniel dipaksa dipaksa menghentikan mobil. Seterusnya para pelaku yang juga menggunakan berbagai senjata tajam, mengikat kaki dan tangan para korban. Mata dan mulut juga ditutup dengan menggunakan plester. Berikutnya para korban dan mobil ditinggalkan di kawasan perkebunan karet di wilayah Kecamatan Limapuluh dan kemudian ditemukan pekerja kebun. Kawanan tersebut diketahui mengambil kantongan plastik yang berisi uang yang berjumlah sekitar Rp 1,5 miliar.

Akibat peristiwa itu, Rumah makan BPK Tesalonika yang sudah berdiri selama 10 tahun tersebut mengalami kerugian sekitar puluhan juta rupiah. Hendrik Sembiring selaku pemilik BPK Tesalonika saat dikonfirmasi wartawan mengaku stress dengan peristiwa kebakaran itu. “Jangan ditanya dululah bang, stress aku, biarkan saja masuk koran besok, mengertilah bang keadaanku masih sulit,” ujar Hendrik. Sementara itu Kapolsek Deli Tua. Kompol SP Sinulingga melalui Kanit Reskrim AKP Semion Sembiring yang berada dilokasi kejadian mengatakan hal yang sama.(STP)

Jakarta-andalas Tiga pelaku penembakan tiga anggota Kepolisian Negara RI di Palu, Sulawesi Tengah pada hari Rabu (25/5) masih buron. “Ketiga pelaku yang masih buron masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) yakni S alias AW, NM alias PE dan B alias O,” kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Minggu (5/6). Dari tiga orang yang masih DPO tersebut yang paling berbahaya adalah S karena ia adalah otak intelektual yang terlibat langsung dalam pendanaan dan perencanaan penembakan, ujarnya. “Kepada mereka yang DPO, kami mengimbau untuk menyerahkan diri selain melakukan upaya penyidikan,” kata Boy. Selain itu, Kabag Penum menyampaikan agar masyarakat di Palu dan Poso khususnya, serta Sulteng jangan terprovokasi untuk ajakan melakukan aksi teroris maupun konflik antar masyarakat. “Kita berharap tidak ada aksi teror ini di kemudian hari,” kata Boy. Sementara itu, dua tersangka penembakan tiga anggota polisi yakni Fauzan dan Andi Passau alias Gufron tewas tertembak saat terjadi kontak senjata dengan tim dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror dan Polda Sulteng pada hari Sabtu (4/6) sekitar pukul 11.15 WITA di wilayah Poso. Sedangkan tiga pelaku penembakan lain yakni Ariyanto, Furqon dan Ahmad Ridwan sudah ditangkap saat polisi sedang melakukan razia. Akibat penyerangan tersebut dua anggota polisi tewas yakni Bripda Prawira dan Bripda Gustiar Yudhistira, sedangkan Bripda Deddy Edwar mengalami luka akibat diberondong tembakan di depan Bank Central Asia (BCA), Palu, Rabu (25/5) di Jalan Emy Saelan jam 11.30 Wita. Dua polisi tewas di tempat kejadian, mereka anggota yang sedang bertugas menjaga bank dan sentra ekonomi. Pelaku menembak menggunakan senjata laras panjang dan merebut senjata laras panjang milik anggota yang ditembak dengan mengendarai sepeda motor langsung melarikan diri, katanya. (ANT)

Ingin Cantik Tak Punya Uang, Dua Wanita Curi Kosmetik

A

DA-ada saja perbuatan dua orang wanita ini. Ingin cantik, namun tak memiliki uang. Walhasil, dua wanita asal Makassar inipun nekad mencuri alat kosmetik di toko the body shop Mall Panakukang, Sabtu (4/6) malam. Aksi keduanya pun digagalkan oleh security di tempat itu.

Kejadiannya berawal ketika Irma yang beralamat di Jalan Sungai Saddang Baru Lr 11 Makassar dan Andi Deppung tinggal di kompleks Bumi Palangga Mas Blok C 6, Sungguminasa, Gowa ini masuk ke toko The Body Shop untuk berbelanja. Setelah itu keduanya keluar. Akan tetapi, baru di depan pintu, security di tempat itu Nikolaus Sefen menghalangi langkah mereka. Karena sebelumnya, Nikolaus merasa

curiga dengan tingkah kedua pengunjung ini, maka kedua wanita inipun digeledah. Alhasil dari kedua tangan pelaku ditemukan masingmasing Irma kedapatan mengambil satu body shop merek wild cherry lip butter dan satu born lippy strobery yang ditaruh di dalam saku tas, sementara Andi Deppung mengambil satu kemasan body lotion merek sweet lemeon body butter, dengan total harga Rp183.000.

Karena tertangkap tangan, kedua wanita ini pun digelandang ke Polsek Panakukang setelah sebelumnya kedua tersangka diminta untuk membayar ganti rugi sejumlah harga barang yang diambilnya, akan tetapi keduanya tak memenuhi keinginan pemilik toko dengan alasan keduanya tak punya uang. Andi Deppung yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga mengaku tidak sadar melakukan perbuatan tersebut. “ Saya

habis minum obat penenang jadi tidak sadar, kemudian jalanjalan ke mall dengan Irma dan masuk ke toko itu. Saya tidak sengaja habis bertengkar dengan mantan suami,” katanya di kantor Polisi, Minggu (5/6) dini hari. Keduanya kini terancam dikenakan pasal 362 KUHP yaitu dengan sengaja mengambil sebagian atau seluruhnya barang milik orang lain tanpa seizin pemilik, dengan ancaman kurungan lima tahun. (IC)


HUKUM & KRIMINAL

Senin 6 Juni 2011

10 Unit Sepeda Motor Tanpa Dokumen Terjaring Razia Simpatik Medan-andalas Puluhan petugas Polsek Medan Barat menggelar operasi simpatik di seputaran Jalan Cilincing guna meminimalisir angka kejahatan pencurian sepeda motor di wilayah hukumnya, Jumat (3/6) kemarin. Operasi rutin itu dipimpin langsung Kapolsek, Kompol Arkhe F Ambat. Kepada andalas, Ambat mengaku operasi rutin tersebut digelar sesuai atensi Kapolresta Medan, Kombes Pol Tagam Sinaga. "Operasi ini kita gelar sesuai atensi Kapolresta Medan, Kombes Pol Tagam Sinaga untuk meminimalisir angka curanmor di wilayah hukum kita," terang Ambat. Razia yang digelar dari pukul 19.00 WIB hingga 23.00 WIB itu berhasil menjaring sepuluh sepeda motor yang dikendarai pemilik tanpa kelengkapan dokumen resmi. "Sepuluh sepeda motor kita boyong ke komando, karena pengendaranya tidak dapat memperlihatkan surat-surat kelengkapan

sepeda motor. Si pemilik dapat mengambil ke Mapolsek Medan Barat jika sudah melengkapi suratsuratnya," tambah Ambat. Ambat juga menyebutkan, operasi tersebut tidak hanya digelar disatu titik, tetapi tidak menutup kemungkinan digelar dititik lainnya yang dianggap rawan kejahatan curanmor. "Setiap malamnya ada empat Polsek yang menggelar razia. Hari ini, salah satunya Polsek Medan Barat. Razia ini tidak hanya kita lakukan di jalan Cilincing saja, tetapi wilayah-wilayah yang dianggap juga akan kita razia di waktu-waktu tertentu," papar Ambat seraya menyebutkan razia tersebut digelar hingga 21 Juni mendatang. Pantauan andalas, banyak pengendara sepeda motor terpaksa memutar arah karena mengetahui razia tersebut. Sementara itu, pengendara sepeda motor yang sepeda motor terjaring terpaksa pulang dengan menumpang angkutan umum. (THA)

Tak Bayar Sewa, ATM Disegel Jakarta-andalas Karena tidak membayar uang sewa lahan, sebuah mesin Automatic Machine teller (ATM) di stasiun Kereta Api Jatinegara, Jakarta Timur disegel pihak stasiun Jatinegara. Akibatnya, puluhan penumpang Kereta Api (KA) yang akan menggunakan mesin ATM tersebut harus mengurungkan niatnya untuk menarik uang tunai pada mesin tersebut. Penyegelan tersebut, diterangkan Kepala Stasiun Jatinegara, Sumarna, disebabkan oleh tidak adanya pembayaran uang sewa yang dilakukan pengelola mesin ATM yang bersangkutan sejak 14 April 2011 lalu. Bahkan dijelaskan Sumar-

na, pihak stasiun telah menegur pihak pengelola ATM ini, namun tidak pernah direspon. "Akhirnya, hingga batas waktu yang kami berikan tidak direspon, maka mesin ATM tersebut kita segel,” kata Sumarna, tanpa mau menyebutkan nama bank pada mesin ATM tersebut. Dari keterangan yang dihimpun, mesin ATM tersebut berada dalam ruangan tertutup dengan lebar 5x2,5 meter. Dalam ruangan tersebut, terisi tiga mesin ATM. ATM ini biasanya dimanfaatkan penumpang mengambil uang tunai, tapi sejak ATM tersebut disegel pada Minggu (5/6/2011), calon penumpang pun, tak dapat lagi memanfaatkan mesin tersebut. (IC)

Hakim Syarifuddin Harus Dijerat UU Pencucian Uang Jakarta–andalas Indonesia Corruption Watch (ICW) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggunakan undang-undang pencucian uang guna menjerat hakim Syarifuddin. "Kami merekomendasikan untuk menggunakan UU pencucian uang," kata Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan, Febry Diansyah di kantor ICW, Jakarta, Minggu (5/6). Undang-undang pencucian itu layak digunakan karena biasanya bukti-bukti berupa uang yang didapat oleh KPK selalu dibantah bukan sebagai uang korupsi atau suap. Dengan menggunakan UU ini, para terdakwa wajib membuktikan hasil kekayaannya. Tapi, untuk menggunakan UU ini KPK harus berkerja sama

dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). "Para terdakwa wajib membuktikan dari mana hasil uang atau kekayaan yang mereka dapat. Jika tidak bisa dibuktikan maka harta kekayaan tersebut berhak dirampas oleh negara," ujarnya. Sebagaimana diberitakan, KPK menangkap Syarifudin di kediamannya di kawasan Sunter, Jakarta Utara pada Rabu malam (1/ 6). Dia diduga menerima suap senilai Rp250 juta dari kurator PT Skycamping Indonesia (PT SCI), Puguh Wirawan. Puguh pun ditangkap tidak lama setelah penangkapan Syarifuddin, di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Suap tersebut dimaksudkan untuk menganulir keputusan penyertaan kepailitan atau budel pailit terhadap aset PT SCI. (IC)

harian andalas | Hal.

5

Kasus Penembakan A Wie dan Istrinya Dorra

Hari Ini, Polisi Kembali Kirim BAP Sun An dan Ang Ho ke Jaksa Medan-andalas Penyidik Unit 4 Ranmor Satreskrim Polresta Medan akan mengirim kembali Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Sun An dan Ang Ho, dua tersangka kasus penembakan pasangan suami istri (pasutri) Kho Wie To alias A Wie alias Suwito dan isterinya Dorra ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan hari ini, Senin (6/6). Sebelumnya BAP Sun An dan Ang Ho dikembalikan pihak kejaksaan karena dinilai belum lengkap penyidikan (P-19). “BAP nya sudah kita lengkapi sesuai petunjuk jaksa. Rencananya hari ini, Senin (6/6) kita kirim lagi BAP-nya ke Jaksa,”

kata Kepala Unit (Kanit) Idik 4 Ranmor Satreskrim Polresta Medan, AKP Ronald Sipayung kepada wartawan, Minggu (5/6). Pengiriman BAP kedua tersangka ke jaksa pertama kali dilakukan pada, Selasa (10/5). Pengiriman dilakukan setelah polisi melakukan rekonsturksi yang disaksikan jaksa dan pengacara tersangka. Namun setelah 14 hari BAP tersebut dikirim, pihak Kejaksaan belum menyatakan BAP tersebut lengkap (P-21) dan dikembalikan lagi ke penyidik dengan catatan harus melengkapi petunjuk dari Kejaksaan. Dijelaskan Ronald, setelah BAP dinyatakan belum lengkap (P19), penyidik terus melengkapi kekurangan sesuai petunjuk Jaksa. “Setelah memenuhi semua kekurangan itu, rencananya hari ini kita kirim ke Jaksa lagi. Mudah-mudahan BAP dinyatakan lengkap (P21). Kalau

andalas/int

PAPARAN KASUS PENEMBAKAN – Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro (tengah) didampingi Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga (dua dari kanan), Direktur Ditreskrim Poldasu, Kombes Pol Agus Andrianto SH (paling kanan) ketika memberikan keterangan kasus penembakan , A wie dan istrinya Dorra Halim .

Alm. Dorra Halim belum lengkap, akan kita lengkapi lagi,” jelasnya. Sedangkan Kapolresta Medan Kombes Tagam Sinaga beberapa waktu lalu mengatakan, penyidik akan memenuhi semua petunjuk yang diberikan Jaksa. “Harapan saya, jangan sampai setelah kita penuhi petunjuk dari Jaksa, BAP belum juga P21 dengan alasan masih ada petunjuk lagi,” jelas Tagam. Masih di buron Sementara itu, Polresta Medan sampai saat ini masih memburu tujuh orang pelaku termasuk empat eksekutor penembak A Wie dan Dora Halim, walaupun telah membuat dua sketsa wajah pelaku penembakan dan telah disebarkan ke seluruh jajaran kepolisian. Sketsa wajah dibuat seorang illustrator setelah mendengarkan cerita dari tersangka Sun An dan Ang Ho tentang ciri-ciri pelaku penembakan yang sempat satu mobil dengan kedua tersangka saat dalam perjalanan dari Medan ke Kisaran

Polri: Penembak Polisi di Palu Kelompok JAT Jakarta-andalas Para pelaku penembakan anggota Kepolisian Negara RI di Palu, Sulawesi Tengah, adalah anggota kelompok Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), kata pimpinan Polri. "Para pelaku penembakan adalah anggota JAT pimpinan Abu Tholut yang sempat dilatih Abu Tholut hampir setahun lalu di Aceh," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Minggu (5/6). Abu Tholut alias Pranata Yudha bukan orang baru dalam aksi teror di Indonesia. Ia pernah divonis delapan tahun penjara dalam kasus aksi teror di Atrium Senen, Jakarta, pada awal Mei 2004 dan saat ini kembali ditangkap pada 10 Desember 2010 di Kudus. JAT didirikan ustad Abu Bakar Ba'asyir yang juga telah ditangkap di Banjar, Jawa Barat, Senin, 9 Agustus 2010 sekitar pukul 08.15

WIB, karena diduga menerima laporan rutin terkait rencana peledakan bom di Indonesia. "Tersangka Fauzan dan Dayat tewas tertembak saat terjadi kontak senjata dengan tim dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror dan Polda Sulteng, Sabtu (4/6) sekitar pukul 11.15 WITA di wilayah Poso," kata Boy. Sedangkan tiga pelaku lain penembakan itu, yakni Ariyanto, Furqon dan Ahmad Ridwan sudah ditangkap saat polisi sedang melakukan razia dan pengembangan informasi. "Ketiga pelaku yang masih buron masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), yakni S alias AW, NM alias PE dan B alias O," kata Kabag Penum. Boy mengatakan, para pelaku sudah pernah melakukan perampokan, di antaranya perampasan sepeda motor pada 10 Agustus 2010, Oktober 2010, Januari 2011 dan perampasan telepon seluler dengan membawa golok. "Motifnya pertama penyerangan dengan menggunakan senjata

Alm. Awie

laras panjang, ingin melakukan upaya yang dikatakan jihad, termasuk ke depan berencana mencuri senjata dari kompi Brimob dan perencanaan perampokan Bank BRI dan kampung-kampung," katanya. Boy mengatakan, langkah yang dilakukan para pelaku adalah mengumpulkan semacam sumber daya. Akibat penyerangan dari teroris tersebut dua anggota polisi tewas yakni Bripda Prawira dan Bripda Gustiar Yudhistira, sedangkan Bripda Deddy Edwar mengalami luka akibat diberondong tembakan di depan Bank Central Asia (BCA), Palu, Rabu (25/5) di Jalan Emy Saelan jam 11.30 Wita. Dua polisi tewas di tempat kejadian, mereka anggota yang sedang bertugas menjaga bank dan sentra ekonomi. Pelaku menembak menggunakan senjata laras panjang dan merebut senjata laras panjang milik anggota yang ditembak dengan mengendarai sepeda motor langsung melarikan diri, katanya. Dua anggota Polri dari obyek vital yang tewas, setelah peluru tembakan itu mengenai dada dan bagian leher para korban. (ANT)

dan Bagan Siapi-api. Kedua tersangka sempat berdialog dengan eksekutor selama dalam perjalanan dari Medan sampai menuju ke pelarian para eksekutor sampai ke Bagan Siapi-api, kemudian menuju ke Pulau Sinaboi dan diseberangkan ke laut. Dari hasil illustrator tersebut, diketahui ciri-ciri pelaku dan namanya yakni Apui als Topui dengan tinggi, 168 cm, muka agak bulat, rambut lurus, bibir tebal sedikit maju, badan gemuk. Kemudian pelaku satu lagi bernama Awi, tinggi 170 cm, muka agak lonjong, rambut pendek lurus, gigi menonjol ke depan, badan kurus dan tulang pipi menonjol. Sementara itu sumber di Polresta Medan menyebutkan kalau eksekutor penembak A Wie dan Dora Halim diduga sudah berada di negeri jiran. “Dugaan kita ekesekutor berada di salah satu pulau di negeri jiran yang dihuni banyak mafianya,” jelasnya. (HER)

“Tangkap Pelaku Togel Jangan Hanya Pemainnya Saja” Belawan-andalas Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Medan Labuhan, Ustad Norman mengharapkan ketegasan polisi dalam memberantas praktik perjudian toto gelap (togel) khususnya di Medan Utara. Menurutnya, polisi jangan hanya menangkap pemainnya saja. Melainkan harus berani menangkap bandarnya. agar pergerakan togel bisa diberantas hingga ke akar-akarnya. “Togel pasti punya bandar,” katanya. Ustad Norman juga mengatakan saat ini, sudah banyak ibu-ibu yang mengeluhkan permainan judi togel tersebut. Hal ini dikhawatirkan akan berdampak kepada kenyamanan rumah tangga. “Bisa saja uangnya dibelikan suaminya untuk togel, sehingga uang belanja tidak dikasih,” katanya. Selain itu, Norman juga mengkhawatir kalau togel tersebut akan membuat masyarakat menjadi pemalas dan tukang khayal untuk kaya mendadak dari hadiah yang ditawarkan bandar togel. Sehingga produktifitas kerja warga berkurang sebab lebih banyak duduk dan memikirkan sesuatu hal yang tidak pasti dan dilarang negara dan agama. Sementara itu, Baginda Rijal Effendi Tanjung, anggota Pemuka Mitra Kantibmas (PMK) Polres Pelabuhan Belawan, Minggu (5/6) mengharapkan polisi membasmi seluruh permainan togel yang belakangan ini aktif lagi di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan. Dikatakannya, togel sudah merusak sendi ekonomi masyarakat terutama masyarakat kalangan bawah. “Kita iri dengan Polres lain yang bisa memberantas togel di wilayah hukumnya,” kata Rija. Keseriusan penegak hukum dalam memberantas tuntas togel sangat dibutuhkan. Seperti yang terjadi pada zaman kepimimpinan Kapolri, Jendral Sutanto. Ketika itu seluruh permainan judi di Indonesia diberantas. Hal itu terjadi karena semua penegak hukum mau bekerja sama memberantasnya. “Artinya togel bisa diberantas jika penegak hukum mau dan serius menanganinya,” ucapnya. (DP)


RAGAM

Senin 6 Juni 2011

harian andalas | Hal.

6

Ustadz Muzakkir :

Az Zikra Majelis Zikir Terbaik di Sumut Medan-andalas Kita merasa bangga dan bersyukur kehadirat Allah SWT, bahwa keberadaan majelis zikir seperti Az Zikra Sumatera Utara adalah salah satu media yang terbaik. Pertama bisa kita jadikan sebagai wadah silaturahim umat, sebab kalau umat itu bersilaturahim maka potensi kekuatan umat Islam itu akan lebih kuat. andalas/asril tanjung

KETERANGAN PERS-Permadi didampingi Koordinator PMPHI Drs Gandi Parapat (kanan) dan Drs Dahlan Simanjuntak, memberikan keterangan pers sesaat sebelum bertolak ke Jakarta, kemarin.

Permadi: SBY Jatuh Awal 2012 Medan-andalas SBY akan jatuh tahun ini atau paling lama awal tahun 2012. Karena sudah tidak bisa bekerja dan menteri-menteri juga sudah enak-enak sendiri. Sudah korupsi dan lain-lainnya. Bahkan, kasus korupsi di tubuh demokrat tidak pernah ditangani. Prediksi itu dikemukakan Politisi Partai Gerindra Permadi menyikapi kepemimpinan SBY selaku Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dinilai lamban dalam menyelesaikan kasus Nazaruddin, kemarin sesaat sebelum bertolak ke Jakarta melalui Terminal Keberangkatan Dalam Negeri Bandara Polonia.

Menurut Permadi yang juga didampingi Koordinator Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara Drs Gandi Parapat dan Drs Dahlan Simanjuntak, SBY juga dinilai telah melakukakan penyalahgunaan kekuasaan. Sebagai Ketua Pembina PD, tetapi SBY menggunakan fasilitas presiden untuk mengemukakan hal-hal yang berhubungan dengan Partai Demokrat. "Begitu juga ketika SBY minta BIN dan lain sebagainya, itu menyalahgunakan kekuasaan sebagai presiden. Tidak bisa, ini internal partai. Karenanya, saat ini SBY dalam keadaan super panik sehingga mau menyelematkan diri

dengan berbagai hal-hal seperti ada Mr A, dan lainnya," tegas Permadi. Di bagian lain, Permadi juga menyebutkan bahwa Nazaruddin tidak pernah dipecat. Nazaruddin itu, katanya diberhentikan untuk memuaskan masyarakat, bahwa Partai Demokrat telah memberhentikan Nazaruddin. Padahal, dia tidak pernah diganti sebagai Bendahara PD. Begitu juga sebagai Anggota Partai Demokrat tidak pernah diberhentikan, serta sebagai anggota DPR-RI tidak pernah di PAW (Pergantian Antar Waktu). "Dasar Nazaruddin itu brutal, begitu diumumkan keputusan memberi sangsi kepada dia, langsung Amir Syamsudin terlibat BLBI. Sekarang, Nazaruddin ada di Singapura, SBY katanya mau menjeput. Sudah dijeput, tidak ketemu. Jadi, ini permainan belaka dan memang Nazaruddin memang sudak mbalelo," papar Permadi. Disinggung harapan masyarakat terhadap kekisruhan tersebut, Permadi menegaskan bahwa SBY segera berhenti. (RIL)

"Yang kedua, majelis zikir itu juga kita harapkan mampu mengembangkan potensi-potensi insaniah, terutama bagaimana kemampuan kita untuk mengembangkan kehidupan rohani, dan kehidupan spiritual di tengah-tengah kedupan masyarakat yang sudah sangat maju saat ini," ujar Ustadz Dr H Muzakkir MA dalam tausyiahnya di hadapan seribuan jamaah Az Zikra yang melakukan zikir bersama di Masjid Agung, kemarin. Zikir bersama pada minggu pertama di masjid Agung tersebut dipimpin Ketua Majelis Zikir Az Zikra Sumut H Rizal Mahaputra, yang sebelumnya juga memimpin shalat tasbih berjamaah. Selain seribuan jamaah, zikir tersebut juga dihadiri sejumlah pengurus Az Zikra Sumut, diantaranya H Warsidi, Hj Maryam Lubis, Ozi, Sumi, dan Ratna serta sejumlah anggota dan pengurus lainnya. Lebih lanjut, ustadz Muzakkir mengemukakan, sesungguhnya masyarakat sangat membutuhkan adanya keseimbangan dalam kehidupan ini, antara kehidupan duniawi dan kehidupan ukrawi. Serta adanya keseimbangan antara berpikir dan berzikir, serta keseimbangan antara intelektual dan hati nurani. "Sebab, tanpa adanya keseimbangan-keseimbangan itu, kita khawatir masyarakat akan kehilangan jati dirinya dan kehilangan karakternya. Bahkan, satu bencana besar bagi masyarakat

andalas/asril tanjung

ZIKIR-Ketua Majelis Zikir Az Zikra Sumut H Rizal Mahaputra ketika memimpin pelaksanaan zikir di Masjid Agung, kemarin. kita," tegas ustadz Muzakkir. Dibagian lain, ustadz Muzakkir juga menegaskan bahwa zikir selain kewajiban kita sebagai hamba Allah, sebab Allah menanamkan pada diri kita potensi qolbu. Qolbu merupakan sentral ruh bagi kita, kekuatan utama yang menghubungkan diri kita dengan Allah. Maka, hubungan salah satu yang kita lakukan adalah melalui media zikir. Orang-orang yang tidak pernah berzikir kepada Allah, dalam

berbagai naz Alquran dan hadist mereka akan banyak mendapat duka dan nestapa dalam kehidupannya. "Duka dan nestapa yang dihadapi itu, seperti kehidupannya akan sempit di dunia dan akhirat, mereka akan dibangkitkan dalam keadaan buta, hidup mereka akan banyak bersekutu dengan setan serta orang yang tidak berzikir itu disebut nabi sebagai mayat atau seperti bangkai," ujar Ustadz Muzakkir. (RIL)

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540


Senin 6 Juni 2011

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Senin 6 Juni 2011

harian andalas | Hal.

8

Brasil Kontra Belanda Tanpa Gol Goiania-andalas Brasil mengakhiri laga dengan 10 pemain saat bermain imbang tanpa gol menghadapi runner-up Piala Dunia, Belanda, pada partai persahabatan di Goiania, Ahad (5/6) dini hari WIB. Brasil minus satu pemain setelah diusirnya Ramires 11 menit sebelum pertandingan berakhir. Pertandingan yang merupakan ulangan partai perempat final Piala Dunia tahun lalu, dengan Belanda keluar sebagai pemenang, ini berlangsung kurang menarik di babak pertama. Belanda yang bermain menunggu membuat Brasil jadi serba salah. Minim serangan berbahaya, walau Ramires memiliki peluang ketika tendangan gelandang Chelsea itu melambung di atas sasaran. Belanda yang mengadopsi serangan balik cepat memiliki peluang lewat Ibrahim Afellay dan Robin van Persie sebelum babak pertama ditutup dengan kekecewaan dari

fans tuan rumah. Brasil hampir memecahkan kebuntuan melalui Neymar. Namun aksi penyerang muda yang tengah meroket itu berhasil dimentahkan kiper Belanda Tim Krul. Sedangkan upaya Van Persie digagalkan Thiago Silva tepat di depan garis gawang. Pergantian sejumlah pemain yang dilekukan Mano Menezes tidak mampu mengubah arus permainan Selecao. Apalagi setelah di menit ke-79 Ramires memperoleh kartu kuning kedua akibat melanggar bintang Belanda Arjen Robben. Hasil ini tidak banyak membantu mengangkat moral bertanding skuat Selecao dalam persiapan jelang Copa America. Brasil masih memiliki satu pertandingan pemanasan lainnya melawan Rumania di Sao Paulo, Selasa (7/6). Belanda sendiri masih menghelat laga persahabatan melawan Uruguay di Montevideo, Rabu (8/ 6), sebelum pulang ke Eropa.(LBC)

MOTOGP CATALUNYA 2011

Stoner Taklukkan Catalunya Li Na, Wanita Asia Pertama Juara Grand Slam Paris-andalas Li Na membuat sejarah baru. Dia menjadi petenis Asia pertama yang menyabet gelar Grand Slam di Prancis Open, Sabtu (4/6) kemarin. Petenis China secara mengejutkan membekuk juara bertahan Francesca Schiavone. Empat bulan lalu, Li Na mencatat sejarah menjadi petenis Asia pertama yang mampu lolos ke semifinal Grand Slam. Tapi kali ini di Roland Garos, dia tampil lebih baik dengan membekuk Schiavone, 6-4 7-6. Tampil sebagai underdog, Li Na justru lepas saat menghadapi Schiavone. Di set pertama Li Na hanya butuh waktu 39 menit untuk membungkus kemenangan. Memanfaatkan momentum kemenangan di set pertama, Li Na kembali on fire di set berikutnya. Dia unggul cepat untuk mendapat skor 20, 3-1 dan 4-2. Namun,

Schiavone tak mau dipermalukan Li Na. Petenis asal Italia itu mencoba memberikan perlawanan. Akhirnya, Schiavone memperkecil gap dengan Li Na dengan mendapatkan tiga game beruntun untuk mengubah poin menjadi 5-4 sekaligus memaksakan tie-break. Tapi, Li Na akhirnya bersorak gembira setelah sukses memanfaatkan kesalahan Schoavone. “Francesca (Schiavone) adalah andalan di lapangan tanah liat, jadi saya hanya berusaha memainkan gaya sendiri dan membuatnya berlari,” kata Li Na selepas pertandingan. “Dia petenis hebat dan Anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi dan kapan dia kembali ke pertandingan, tapi ketika kami mendapat tie-break saya kat a k a n kepada diri sendiri ‘ini kesempatan saya untuk memenangi pertandingan’” pungkasnya. (OKZ)

BARCELONA-andalas Pembalap Repsol Honda Casey Stoner merajai seri kelima MotoGP musim 2011, usai menjadi yang tercepat di Sirkuit Catalunya, Minggu (5/6) malam WIB. Atmosfer balapan seri kelima musim ini tak begitu kental terasa rivalitasnya. Seperti diketahui, pembalap tuan rumah Dani Pedrosa terpaksa absen lantaran mengalami cedera serius pada bahu kanannya. Pada GP Prancis 15 Mei lalu, pembalap Repsol Honda mengalami insiden dengan andalan Honda Gresini Marco Simoncelli. Menjadi tercepat di sesi kualifikasi, Simoncelli berhak memulai balapan di Sirkuit Catalunya dari posisi terdepan. Namun begitu bendera start dikibarkan, pembalap Yamaha Jorge Lorenzo yang start di urutan tiga, langsung menyodok dan memimpin saat melewati tikungan pertama.

Andalan lain Repsol Honda Casey Stoner dan rekan tim Lorenzo, Ben Spies membuntuti sang juara bertahan di posisi dua dan tiga. Namun tak berlangsung lama, Stoner langsung mengambil alih balapan dan memimpin setidaknya hingga lap sembilan. Lorenzo harus tergeser ke urutan dua dan Spies tak beranjak dari posisi tiga. Sementara itu, Simoncelli justru melorot ke urutan enam, di belakang Andrea Dovizioso (4) dan Valentino Rossi (3). Susunan pembalap urung berubah hingga balapan tersisa dua lap. Di lap pamungkas, Stoner masih memimpin jauh meninggalkan Lorenzo dan pembalap lain. Memasuki tikungan terakhir, juara dunia 2007 sempat menengok ke belangan sebelum memastikan dirinya merajai Sirkuit Catalunya. Ya, kemenangan Stoner tentunya merupakan pengobat kekecewaan Repsol Honda lantaran absennya Pedrosa. Dengan tambahan 25 poin (91), pembalap asal Australia tak beranjak dari

peringkat dua klasemen pembalap sementara. Urutan teratas masih dihuni Lorenzo dengan 98 poin, sedangkan Dovizioso yang finis keempat, menggeser Pedrosa di peringkat tiga. (OKZ) BERIKUT HASIL LENGKAP MOTOGP CATALUNYA 1. Casey Stoner 2. Jorge Lorenzo 3. Ben Spies 4. Andrea Dov. 5. Valentino Rossi 6. Marco Simon. 7. Cal Crutchlow 8. Nicky Hayden 9. Loris Capirossi 10. Karel Abra. 11. Hector Bar. 12. Alvaro B. Rizla 13. Toni Elias ESP

Repsol Honda Team Yamaha Factory Racing Yamaha Factory Racing Repsol Honda Team Ducati Marlboro Team San Carlo Honda Gresini Monster Yamaha Tech Ducati Marlboro Team Pramac Racing Team Cardion AB Motoracing Mapfre Aspar Team Suzuki MotoGP Honda MotoGP

43m 19.779s 43m 22.182s 43m 24.070s 43m 25.034s 43m 27.150s 43m 31.610s 43m 46.262s 43m 53.022s 44m 2.871s 44m 2.892s 44m 4.003s 44m 5.018s 44m 18.047s

Inggris Ditahan Swiss London-andalas Tembakan Ashley Young menghasilkan gol yang menyelamatkan Inggris terhindar dari kekalahan memalukan dalam lanjutan kualifikasi Euro 2012 di Wembley Stadium. Inggris yang tertinggal dua gol terlebih dahulu menuai satu poin setelah ditahan imbang Swiss 2-2, Minggu (5/6) dinihari WIB. Swiss justru mampu mendikte jalannya permainan. Tim asuhan Ottmar Hitzfeld ini menghadirkan ancaman dua kali ke gawang Inggris yang membuat kiper Joe Hart berjibaku mengamankan tembakan dari Eren Derdiyok dan Gokhan Inler. Sedangkan ancaman dari Tinga Singa baru hadir di menit ke-26 melalui sundulan Rio Ferdinand yang arahnya melayang di atas sasaran. Bek kiri Inggris Ashley Cole mengalami cedera dan digantikan Leighton Baines ketika permainan? berjalan setengah jam. Menit ke-32, gawang Inggris dikoyak Tranquillo Barnetta melalui tendangan bebas. Kurang rapihnya komunikasi antara Hart dan Ferdinand membuat menjadi salah satu faktor penyebab gol tersebut. Belum lama berselang, menit ke-35, Inggris kembali terhenyak. Hart gagal mengantisipasi tendangan bebas Barnetta yang mengarah ke pojok tiang dekat. Swiss memimpin 2-0. Inggris merespon cepat memperkecil ketinggalan di menit ke-37 melalui penalti dari Frank Lampard. Penalti dihadiahi ke Inggris menyusul pelanggaran Johan Djourou terhadap rekannya di Arsenal, Jack Wilshere. Hingga turun minum Inggris tertinggal 1-2. Masuknya Ashley Young dsaat dimulainya babak kedua membuat permainan Inggris lebih menggigit. Terbukti benar, Young sukses mencetak gol di menit ke-51 lewat tendangan voli yang menyamakan kedudukan jadi 2-2. Gol tersebut diawali kerja sama apik James Milner dan Baines. Tambahan satu poin membuat Inggris bermain lebih berani terbuka. Tercatat tim yang diarsiteki Fabio Capello memiliki peluang emas di menit ke-

71 ketika Darren Bent menerima bola muntah tembakan Jack Wishere yang diblok kiper Swiss Diego Benaglio. Inggris yang bermain lima kali mengumpulkan 11 poin. Di belakang mereka, Montenegro menguntit dengan hanya berjarak satu poin. Spanyol Terlalu Kuat buat AS Santi Cazorla mencetak dua gol yang membantu juara Piala Dunia Spanyol melumat Amerika Serikat empat gol tanpa balas pada laga persahabatan di Faxborough, Ahad (5/6) dini hari WIB. Kemenangan ini merupakan bentuk balas dendam Spanyol yang pada pertemuan terakhir dikalahkan AS. Pada semifinal Piala Konfederasi di 2009, Spanyol secara mengejutkan dibenamkan The Yankees 0-2 di Afrika Selatan. Kekalahan saat itu menghentikan laju kemenangan beruntun 35 kali La Furia Roja, julukan Timnas Spanyol. Tetapi kali ini tim besutan Vicente del Bosque menunjukkan kelasnya. Spanyol memecah kebuntuan di menit ke-28 melalui Cazorla. Alvaro Negredo menggandakan

keunggulan di menit ke-32, sebelum Cazorla memastikan keunggulan 3-0 tim Matador empat menit sebelum turun minum. Fernando Torres yang mandul di Chelsea juga tidak mau ketinggalan. Torres menutup kemenangan Spanyol melalui golnya pada menit ke-73. Portugal Pimpin Klasemen Dipertandingan lainnya, gol tunggal yang diciptakan striker Portugal Helder Postiga memastikan timnya meraup poin penuh usai mengalahkan Norwegia dengan skor 1-0, dalam partai lanjutan kualifikasi Euro 2012 di Lisbon, Minggu (5/6) dinihari WIB. Hasil ini mengangkat Portugal ke posisi pertama di Grup H. Pertahanan Norwegia yang kokoh mampu membendung serangan Portugal sepanjang babak pertama. Tetapi sebuah serangan Portugal delapan menit selepas istirahat berhasil membuahkan gol tunggal yang berarti tiga poin. Tepat di menit ke53 umpan kiriman Nani dengan dingin dituntaskan Postiga untuk mememangkan Portugal 1-0. (LBC)


OLAHRAGA

Senin 6 Juni 2011

harian andalas | Hal.

9

Piala SPECS U-15 2011

Tunas Muda Labura dan Patriot Medan ke Delapan Besar Medan-andalas Sekolah sepakbola (SSB) Tunas Muda Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) dan Patriot Medan lolos ke babak delapan besar, setelah pada pertandingan lanjutan turnamen Piala Specs U-15 tahun 2011, Minggu (5/6), mengalahkan lawan-lawannya. Tunas Muda tercatat tim yang tergabung dalam pool A lolos pertama menyusul kemenangan 3-0 atas Kebun Bunga Medan, di stadion Kebun Bunga. Menyusul Patriot unggul 2-1 dari Mabar Putra di pool B. Ketiga kemenangan tim yang dikapteni Rocky Triwibowo ini dipersembahkan Dicky Hidayat di menit 25, Rahmat Kurniawan menit 38 dan M Reza menit 48. Sedangkan Patriot Medan bunuh diri pemain Mabar Ogi Sanjaya sehingga menyamakan kedudukan 1-1 menyusul keunggulan di menit 5 melalui Nurdin Syahputra. Fikri penentu kemenangan Patriot Medan. Hujan deras yang turun di Kota Medan kemarin mempengaruhi permainan antara Mabar Putra dan Patriot Medan. Soalnya, lapangan stadion Kebun Bunga tergenang air dan menyulitkan pemain pemula itu mengembangkan permainan. Untuk diketahui, Tunas Muda menyelesaikan babak penyisihan dengan raihan 7 poin. Menang dari Patriot Aceh dan Kebun Bunga serta ditahan imbang Putra Melati. Sedangkan Patriot Medan meraih 6 poin hasil dua kali menang atas Al Batros dan Mabar Putra. Meski masih menyisakan satu Sebagian pemain SSB Tunas Muda Labura mengepalkan tangan sebagai bentuk kegembiraan lolos ke babak delapan turnamen pertandingan dipastikan tim asuhan Hendra DS Piala Specs U-15. ini lolos ke babak berikutnya. (YON)

Rahmad Darmawan:

Kongres Harus Sesuai Aturan FIFA Jakarta-andalas FIFA memberi kesempatan pada PSSI untuk menggelar kembali kongres pemilihan ketua umum. Pelatih Persija Jakarta Rahmad Darmawan mengimbau agar semua pihak mematuhi aturan yang berlaku, demi eksistensi Merah Putih di kancah internasional. Ketua Komite Normalisasi (KN) Agum Gumelar, yang bertindak sebagai pimpinan sidang, terpaksa menutup kongres 20 Mei yang berlangsung hampir tujuh jam tanpa menghasilkan satupun keputusan. Agenda pemilihan ketua umum, wakil ketua, serta anggota komite eksekutif PSSI periode 20112015, tidak terlaksana. Sejumlah peserta, yang mengusung dua nama bakal calon ketua umum yang dicekal FIFA, George Toisutta dan Arifin Panigoro, tak hentinya mengalirkan interupsi sepanjang kongres. Alhasil, kongres dihentikan atas rekomendasi utusan FIFA yang hadir langsung saat itu, Thierry Ragenass. Beruntung, FIFA masih memberi kesempatan pada PSSI untuk menggelar kongres kembali, sebelum 30 Juni. Sebagai salah satu pelaku persepakbolaan nasional, Rahmad 'RD' Darmawan mengimbau agar semua pihak mematuhi aturan yang berlaku, jika masih menginginkan Garuda Merah Putih berkiprah di kancah internasional. "Kita kembalikan saja pada aturan. Jika tetap ingin menjadi anggota FIFA, maka aturan harus dijalankan," cetus RD, dikutip melalui perbincangan dengan Radio Elshinta, Minggu (5/6). (OKZ)

Sean Lolos ke Final WSK Master Sienna Jakarta-andalas Pereli Sean Gelael dari Indonesia dan Nicolaj Moller Madsen asal Denmark dari Tim Sean GP maju ke putaran final Kejuaraan Karting WSK Master putaran keempat, Sabtu. Kejuaraan itu diselenggarakan di Sirkuit Internasional Sienna, Castelnuovo Berardenga, sekitar 253 km dari Roma, Italia, kata ofisial Tim Sean GP Jeffrey JP, Minggu (5/6). Kejuaraan seri WSK Master merupakan event bergengsi di kawasan Eropa dan diikuti 54 peserta (hanya untuk kelas KF2) dari Inggris, Rusia, Italia, Polandia, Irlandia, Austria, Swedia, Belanda, Denmark, Ceko, Belgia, Finlandia, Spanyol, Perancis, Portugal, Singapura, Amerika, Kanada, Malaysia dan Indonesia. "Sean Gelael bergabung dengan juara P i a l a Eropa 2010 Nikolaj

Moller pada perlombaan kali ini dan mereka maju ke putaran final masing-masing pada uturan ke-17 dan ke-14," kata Jeffrey JP. Jeffrey mengatakan, latihan penyesuaian dan pemilihan chassis dan mesin gokart yang akan digunakan berlomba dilakukan sejak Rabu 1 Juni (75 lap) dan Kamis pada latihan resmi 1 (73 lap) serta Jumat (43 lap). Kemudian dilaksanakan "timing practice" untuk menentukan posisi Grup, di mana Sean Gelael menempati urutan ke18 dan Nicolaj Moller Madsen berada pada posisi kedelapan secara keseluruhan dari 39 peserta, sehingga Sean Gelael berada di Grup B dan Nicolaj di Grup D. Pada Jumat, cuaca di lokasi cerah serta panas dengan suhu sekitar maksimum 35 derajat Celcius namun turun hujan di sore hari. Pada Sabtu, kata Jeffrey, cuaca di lokasi cerah dan cukup panas dengan suhu sekitar 37 derajat Celcius dan Sean Gelael yang didukung Telkomsel Indonesia, CocaCola Amatil Indonesia (CCAI) dan Kentucky

Fried Chicken (KFC), kembali melanjutkan perlombaan melalui babak penyisihan yang diikuti secara bersilang oleh peserta di keempat grup. Total poin yang diperoleh dari tiga kali perlombaan antargrup (A - B - C - D), Sean berhasil masuk ke Final WSK Master ini dengan posisi keseluruhan berada di urutan 17 dari total peserta 34 yang berhak masuk ke Final dan Nicolaj Moller Madsen berada pada posisi ke-14 Pada perlombaan Minggu Sean Gelael dan Nicolaj akan menyelesaikan Pre Final pada jam 13.00 dan Final pada jam 14.25 waktu setempat, kata Jeffrey. Berdasar data dari laman (wsk.it.com), data 2010 menunjukkan, perlombaan itu sudah diikuti 1.136 peserta dan maksimum peserta setiap lomba sebanyak 228 orang mewakili 35 negara dan juga didukung 26 merek pabrik chassis serta 13 merek pabrik mesin. Ayah Sean, Ricardo Gelael, pada awal musim ini mengatakan, Sean yang masih berusia 14 tahun, membutuhkan jam terbang untuk menambah pengalaman sebelum terjun pada perlombaan Formula pada tahun mendatang. (ANT)

Jelang SEA Games 2011

Siapapun Pelatihnya, Garuda Muda Harus Juara! Jakarta-andalas Polemik tengah menghinggapi kursi kepelatihan Timnas Indonesia untuk SEA Games 2011. Menurut pelatih Persija Jakarta Rahmad Darmawan, siapapun pelatih yang ditunjuk, pasukan Garuda Muda harus menjadi jawara di rumah sendiri. Seperti diketahui, Indonesia dipercaya sebagai tuan rumah pesta olahraga negara-negara ASEAN, yang akan digelar di Jakarta dan Palembang pada November mendatang. Alih-alih sibuk mempersiapkan skuad, permasalahan justru datang dari kursi kepelatihan. Beberapa waktu lalu, Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) dan Badan Tim Nasional (BTN) menunjuk Rahmad 'RD' Darmawan sebagai pelatih kepala timnas SEA Games. Keputusan ini cukup mengejutkan Alfred Riedl, yang sebelumnya menjabat sebagai pelatih kepala. Sukses menggiring timnas senior ke final Piala AFF, pada Desember 2010, Riedl masih menyisakan masa kontrak dengan PSSI hingga satu tahun kedepan. Penunjukkan RD berujung pada pengangkatan Riedl sebagai direktur teknik, namun pelatih asal Austria enggan menerimanya. (OKZ)

Runner Benua Hitam Dominasi Podium JI10K Jakarta-andalas Milo Jakarta International 10-K 2011 (JI10K) sukses digelar pada Minggu (5/6) pagi. Lomba lari marathon yang diawali dari Silang Monas-Barat Daya dan finis di lokasi yang sama. Diikuti 35 ribu peserta plus 36 atlet elit nasional dan luar negeri, namun podium kemenangan masih di kuasai pelari-pelari dari benua Afrika. Dilepas oleh Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, tepat pukul 06.30 WIB, para pelari yang berkostum hijau melintasi rute Jl. M.H. Thamrin kemudian memutar di kampus Unika Atmajaya, Semanggi. Ajang ini merupakan yang kedelapan kalinya digelar Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta (Disorda), sekaligus kedua kalinya Disorda menggandeng Milo sebagai sponsor utama. "Nestle Milo bangga dan merasa terhormat dapat menjadi sponsor ajang ini untuk mendukung gaya hidup masyarakat Indonesia di Jakarta dan sekitarnya. Kami berkomitmen untuk mendukung olahraga dan gaya hidup sehat yang sesuai dengan misi Nestle Indonesia untuk turut mewujudkan masyarakat yang lebih sehata," tutur Presiden Direktur PT.Nestle Indonesia, Arshad Chaudry, kepada para

Telan Pelita, Persija Duduki Runner-up Solo-andalas Lanjutan Indonesia Super League (ISL), Minggu (5/6) sore, yang mempertemukan Persija Jakarta dengan Pelita Jaya Karawang berakhir dengan kemenangan 1-0 Persija. Gol tunggal di Stadion Manahan Solo, dicetak Greg Nwokolo. Tempo jalannya laga babak pertama cukup tinggi. Bermain jauh dari kandang, tak membuat Persija kehilangan agresifitas. Tekanan diupayakan anak-anak asuh Rahmad Darmawan untuk secepatnya mencetak gol pertama. Namun belum ada serangan yang berjalan efektif dan kerap kandas karena kedisiplinan lini belakang Pelita Jaya Peluang emas sempat didapat Agu Cashmir di menit 17, saat menerima umpan datar dari skipper Bambang Pamungkas, namun gagal dikonversi menjadi sebuah gol. Gerg Nwokolo pun gagal memanfaatkan peluangnya sendiri melesakkan bola ke gawang Pelita yang kali ini dikawal I Made Kadek Wardhana. Sesekali juga para pemain Pelita dapat keluar dari tekanan dan memberi ancaman lewat serangan balik, yang diluncurkan Englebert Sani maupun Joko Sasongko. Bahkan, bek tengah Christopher Doig hampir menjebol gawang Macan Kemayoran, namun sayang sundulannya masih

Christo Rebut Gelar Kedua Beruntun PETENIS Pelatnas Christopher Rungkat merebut gelar keduanya secara beruntun di ajang turnamen internasional "PGN Men's Future and Women's Circuit 2011" seri kedua di Lapangan Tenis Kodam V Brawijaya Surabaya, Minggu (5/6). Pada pertandingan final tunggal putra, petenis yang akrab disapa Christo itu menundukkan unggulan kedua asal Jepang, Arata Onozawa, dengan skor ketat 7-6 (5), 7-6 (5). Ini merupakan gelar kedua beruntun bagi Christo, setelah pada turnamen seri pertama di Jakarta pekan lalu, juga tampil sebagai jawara dengan mengalahkan petenis Jerman, Richard Becker. "Puas rasanya bisa kembali meraih juara dan saya mengincar gelar ketiga pekan depan di Jakarta," kata Christo usai menjalani pertandingan selama sekitar dua

jam. Dengan kemenangan ini, petenis berusia 21 tahun itu berhak mengantongi hadiah uang 1.300 dolar AS atau sekitar Rp11 juta, sementara Onozawa kebagian 900 dolar AS (sekitar Rp7,6 juta). Setelah berlaga di Surabaya, hampir sebagian besar petenis akan kembali bertarung pada turnamen serupa seri ketiga di Jakarta, 6-12 Juni 2011. Pertemuan Christo melawan Onozawa kali ini lebih ketat dibanding saat pertama keduanya bertemu pada semifinal di Jakarta. Saat itu, Christo mengungguli Onozawa dengan skor 6-3, 7-6. "Dia punya servis dan 'groundstroke' yang bagus. Kalau sudah sama-sama tahu kekuatan masing-masing, tinggal mental yang bicara di lapangan," ujar Christo. Ketatnya, pertemuan kedua petenis

wartawan sebelum melepas para pelari. Jalannya lomba didominasi para pelari internasional, tepatnya pelari-pelari Afrika yang memang kerap menjuarai kompetisi dunia. Diikuti pelari-pelari Kenya, Ethiopia, Australia, Vietnam dan Jepang, para runner dari benua hitam, pelari nasional pun tak mau kalah unjuk kemampuan. Namun pelari nasional Triyaningsih hanya mampu finis di urutan keempat di nomor elit internasional. Di garis akhir, para pemenang didominasi atlet Afrika, yaitu pelari asal Kenya, Henry Kipsigei Chirchir menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 29 menit pada nomor elit Internasional putra. Sedangkan Aberu Kepede Shewaye asal Ethiopia, pada nomor Elit Internasional putri yang membukukan catatan waktu 31 menit. Sementara di nomor nasional, pelari langganan PASI, Agus Prayogo menjadi yang terbaik di nomor putra dan di nomor nasional putri dimenangkan Triyaningsih. Para pemenang masing-masing mendapatkan hadiah berupa uang sebesar 5000 dolar AS, bagi juara satu nomor elit international dan 25 juta rupiah bagi masing-masing juara pertama di nomor nasional. (OKZ)

unggulan itu, terlihat dari kejar-mengejar angka sejak set pertama hingga kedua. Namun, Christo lebih beruntung karena Onozawa melakukan kesalahan ketika terjadi "tie break". "Sebenarnya permainan kedua petenis cukup seimbang, tapi Christo lebih bisa menguasai keadaan dan tidak melakukan kesalahan di poin-poin kritis. Secara mental, Christo juga lebih baik," kata Pelatih Pelatnas Tenis Bonit Wiryawan. Mantan petenis nasional itu berharap salah satu andalan tim SEA Games 2011 itu mampu menjaga kebugaran fisiknya, untuk menghadapi turnamen seri berikutnya di Jakarta. "Kalau Christo bisa menjaga cara mainnya seperti dua pekan terakhir, saya optimis dia bisa cetak hatrik juara di Jakarta nanti," tambah Bonit. (ANT)

dapat diamankan Hendro Kartiko, sang penjaga mistar. Di babak kedua, arsitek Pelita Jaya mencoba memasukkan Safee Sali menggantikan Englebert Sani untuk memperkuat daya dobrak tim Pendekar Gunung Parang. Namun, lini pertahanan Pelita akhirnya robek juga. Di menit 70, Greg Nwokolo berhasil memaksimalkan umpan Bambang Pamungkas yang kemudian disambut heading Greg mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan Macan Kemayoran. Arsitek Pelita Mischa Radovic melakukan usaha terakhir dengan memasukkan Mustopa Aji menggantikan Maqdis Fariz yang kurang maksimal. Juan Ramirez sempat mendapat peluang emas di menit 79 melalui sepakan first time-nya, namun berhasil diselamatkan Hendro Kartiko. Sampai berakhirnya babak kedua, The Young Guns gagal samakan kedudukan. Kemenangan ini membuat Persija bertengger di peringkat kedua klasemen sementara, menggeser Semen Padang dan Arema Indonesia. Kemenagan tipis ini juga menjadi modal positif bagi Muhammad Nasuha dkk yang akan bertandang ke Stadion Surajaya, markas Persela Lamongan dalam lanjutan ISL pada 9 Juni mendatang. (OKZ)


EKONOMI-BISNIS

Senin 6 Juni 2011

Lagi, KA Alami Lonjakan Penumpang Medan-andalas Lonjakan penumpang tidak saja terjadi di stasiun bus, tetapi stasiun Besar Kereta Api mengalami lonjakan juga. Sama seperti menghadapi hari libur sebelumnya, pihak KAI akan melakukan penambahan kereta kelas bisnis yang hari biasanya enam kereta menjadi delapan kereta. Humas PT KAI Divre I Sumut, Irwan mengatakan, peningkatan jumlah penumpang sama seperti libur sebelumnya terjadi di Stasiun Besar Kereta Api. Pantauan andalas, Minggu (5/6) tampak antrian dan panjang di loket pembelian tiket. Dimulai pada hari Rabu (1/ 6) lonjakan sudah mulai tampak dengan jumlah 2977 terus mengalami peningkatan sampai dengan pada hari Kamis (2/6) 3718, Jum’at (3/ 6) 3282, sampai dengan data terakhir yang di terima andalas pada hari Sabtu (4/6) 2394 dengan jumlah keseluruhan 12.371. Irwan mengatakan, dengan rata-rata perhari situasi normal jumlah penumpang mak 2400 orang, pihaknya telah melakukan perawatan rutin terhadap kondisi rel kereta demi keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api. “Kita ada pemantauan rutin dengan melakukan Lokrit atau pemantauan dari atas kereta api melihat adanya guncangan,” jelas Irwan. Irwan juga menambahkan, banyak penumpang kereta api mendoninasi dengan tujuan Tanjung Balai dan Rantau Prapat. Dikatakan Irwan, sejauh ini pihaknya masih dapat mengantisipasi lonjakan penumpang dan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada penumpang. “Sampai saat ini perjalanan mudah-mudahan aman, kita menginginkan semua berjalan dengan lancar aman dan terkendali, kita juga ada penambahan gerbong seperti Sribilah untuk pukul 15.00 wib dan yang jam malam,” tambah Irwan. (IKA)

Honda Spacy dengan Bagasi Super Lega

 Diantaranya Mendorong Penurunan Tarif Roaming Internasional

Medan-andalas Setelah sekian lama dinanti-nantikan, akhirnya Honda Spacy Helm In hadir di Kota Medan lewat Launching yang digelar, Minggu (5/6) di Plaza Medan Fair. Kehadiran matik yang memiliki bagasi super lega ini merupakan bentuk upaya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan motor dengan bagasi yang luas, nyaman, irit bahan bakar dan modis. Sehingga bermanfaat untuk mendukung aktivitas seharihari.

andalas/siong

DILUNCURKANDILUNCURKAN-Honda Spacy Helm In Menawarkan kelapangan dengan fitur Helm In pada bagasi lega berkapasitas total 18 liter, Honda Spacy Helm In resmi diluncurkan pada Minggu (5/6) di Plaza Medan Fair. Sementara itu, Leo Wijaya, Marketing Manager CV Indako Trading Co mengungkapkan pihaknya ingin memperkenalkan inovasi terbaru Honda pada Honda Spacy Helm In secara langsung ke masyarakat dengan memberi kesempatan mereka melakukan test ride. Sehingga, masyarakat melihat dan membuktikan sendiri fitur-fitur dan kehandalan Honda Spacy Helm In ini. “Honda selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat, tidak hanya dalam hal produk, namun juga hiburan berkualitas. Kami berharap gelaran ini dapat menghibur, dan menciptakan ribuan senyum kepuasan, serta mempererat ikatan hati antara Honda dan konsumennya, salam One HEART,” ujar Leo Wijaya. Pantauan andalas, dalam peluncuran tersebut, Honda Spacy Helm In menawarkan kenyamanan berkendara baik untuk posisi berkendara sendiri ataupun berboncengan. Kenyamanan ini di-

10

INTUG Summit Sepakati Sejumlah Agenda IDTUG

Diluncurkan

Arifin Posmadi, General Manager CV Indako Trading Co selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengungkapkan, pihaknya sangat berbahagia dapat menghadirkan Spacy di Kota Medan, karena setelah Launching di Jakarta beberapa waktu yang lalu, banyak sekali konsumen yang menanyakan tentang Spacy dan jadwal launchingnya. “Kami optimis Spacy dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, karena selain memiliki kelapangan dengan fitur Helm In pada bagasi super lega, Spacy juga menawarkan kenyamanan berkendara baik untuk posisi berkendara sendiri ataupun berboncengan, sehingga sangat cocok untuk para pasangan muda dan keluarga,” ujar Arifin Posmadi. Honda Spacy Helm In sendiri merupakan skutik pertama Honda yang menawarkan kelapangan dengan fitur Helm In pada bagasi lega berkapasitas total 18 liter, yang dapat digunakan untuk menyimpan barang-barang hingga seukuran helm full face. Model ini dikembangkan dengan melihat kecenderungan pengendara sepeda motor saat ini yang suka membawa barang untuk aktivitasnya sehari-hari.

harian andalas | Hal.

peroleh dari ruang lantai tempat kaki yang lega serta desain tempat duduk yang ergonomis. Motor skutik terbaru Honda ini juga dilengkapi dengan kapasitas tangki bahan bakar sebesar 5 liter, terbesar di kelasnya, sehingga mampu membawa pengendara untuk berkendara lebih jauh tanpa harus mengisi bahan bakar lebih sering. Honda Spacy Helm In juga dilengkapi dengan mesin berkapasitas 110 cc berpendingin udara serta beberapa fitur keselamatan yang hanya dimiliki Honda yakni seperti standar samping otomatis (Side Stand Switch) mesin tidak dapat dinyalakan apabila dalam posisi turun dan Brake Lock yang berfungsi untuk mencegah motor loncat saat dinyalakan. Selain itu juga dilengkapi beberapa fitur unggulan seperti pengaman kunci bermagnet otomatis (Auto Secure Key Shutter) dan Autochoke untuk memudahkan menghidupkan mesin tanpa harus menggeser tuas secara manual. (SIONG)

Medan-andalas Delegasi Indonesia yang diwakili Indonesia Telecommunications Users Group (IDTUG) berhasil meloloskan sejumlah agenda penting untuk dibahas dan disepakati dalam “INTUG Summit” di Hong Kong pada 25-27 Mei 2011 lalu. “Alhamdulillah, pertemuannya berjalan lancar dan misi IDTUG yang membawa beberapa agenda, direspons positif dan mendapat dukungan dari seluruh delegasi yang hadir,” kata Ketua Umum IDTUG Nurul Yakin Setiabudi didampingi Sekretaris Jenderal Muhammad Jumadi kepada pers, Minggu (5/6). Di antara usulan IDTUG yang akhirnya menjadi butir kesepakatan “INTUG Summit” di Hong Kong, yakni IDTUG bersama INTUG mendorong penurunan tarif roaming internasional hingga ke level yang kompetitif baik untuk layanan data maupun panggilan di seluruh negara. IDTUG memandang saat ini international roaming charges sangat mahal bila dibandingkan dengan pengguna lokal baik untuk voice call ataupun data. Di Indonesia, tarif roaming internasional flat sudah mulai diperkenalkan beberapa operator telekomunikasi, seperti tarif roaming pada layanan data BlackBerry. IDTUG mengharapkan tarif roaming international secara flat juga hadir pada layanan suara atau voice. Menurut IDTUG, tarif roaming ini memang perlu dicermati. Selain masih tinggi, para operator juga masih tidak transparan dan konsisten. Ada yang rendah, ada yang masih tinggi. Secara prinsip, semestinya tarif roaming yang dikenakan operator terhadap konsumen tren terus menurun. Sebab, tarif roaming sejatinya dikenakan operator untuk menutupi pinjaman dan biaya investasi infrastruktur jaringan yang sudah mereka keluarkan. “Jika biaya investasi ini sudah tertutupi atau mencapai titik impas, semestinya biaya roaming ikut turun. Artinya, biaya roaming yang dikenakan ke konsumen menjadi sekadar untuk menanggung biaya operasional infrastruktur jaringan, bukan lagi ditambah marjin keuntungan,” beber Nurul Yakin. Selain mempersoalkan tarif roaming internasional, IDTUG bersama

INTUG juga mendukung prinsip-prinsip teknologi netral (OFTA Hongkong) yang memberikan best value ke customer/user. Termasuk, di antaranya teknologi broadband, di mana IDTUG terus mendorong percepatan pengembangannya di Indonesia . Definisi broadband yang masih sangat beragam menyulitkan membuat benchmark capaian di antara para negara, sehingga kondisi yang ada di Indonesia sulit dibandingkan dengan negara lain. TUG Asean Dalam “INTUG Summit” juga disetujui usulan IDTUG agar di kawasan Asean dibentuk Telecommunications Users Group (TUG). INTUG akan berperan aktif dalam pembentukannya melalui berbagai agenda kegiatan dan menyetujui IDTUG mengambil peranan lebih dalam pembentukan TUG di kawasan Asean. Isu lainnya yang dibawa IDTUG dan dibahas dalam “INTUG Summit” yakni soal Quality of Service (QoS) yang merupakan tolok ukur penilaian kinerja layanan dasar telekomunikasi. Beberapa parameter QoS saat ini harus direvisi dan ditingkatkan. Kemudian Modern Licensing (Lisensi Modern) yang merupakan lisensi kepada operator dengan komitmen pembangunan jaringan secara nasional, dengan ancaman denda atau sampai pencabutan lisensi bila komitmen tidak dilaksanakan. Terkait Broadband Wireless Access (BWA), IDTUG ingin mencari solusi yang aplikatif agar layanan jaringan BWA dapat digelar dengan harga perangkat, tarif layanan yang terjangkau dan berkualitas. Sebenarnya dengan teknologi yang ada, seperti Mesh WiFi (Standar IEEE 802.11n), perluasan akses broadband dapat dicapai secara efektif dan dengan biaya cukup terjangkau masyarakat, sebab tidak diperlukan modem khusus, seperti 3G maupun WiMAX. Hampir di tiap laptop, HP, PDA, smartphone, netbookm dan iPad atau sejenisnya sudah tersedia akses WiFi. “Semua isu tersebut di atas direspons positif oleh semua delegasi yang hadir dan mendapat dukungan 100 persen dari semua delegasi dan setuju dengan langkah-langkah IDTUG,” pungkas Nurul Yakin.(GUS)

Medan-Melaka Bakal Dibuka Seminggu Tiga Kali MENUTUP akhir Mei 2011, Wali Kota Medan, Drs Rahudman Harahap, MM mengadakan lawatan ke luar negeri. Kali ini, perjalanan dilakukan ke Negeri Melaka-Malaysia. Lawatan terkait penerimaan penghargaan di bidang Pengakap (Kepramukaanred) dari Malaysia yang disebut “Pingat Anugerah Gemilang Presiden” dan diserahkan Ketua Menteri Melaka yang juga Presiden Persekutuan Pengakap Malaysia, Negeri Malaka, Y.A,B Datuk Seri Haji Mohd Ali Bin Mohd Rustam disaksikan Ketua Pengakap Negara, Y BHG Dato Seri Paduka Dr Haji Shafie Bin Haji Mohd Salleh. Lawatan ini juga diikuti Kadis Pendidikan, Drs Hasan Basri, MM, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan, Drs Parluhutan Hasibuan, Staf Ahli, Drs Chairil Anwar, Kepala Bagian Umum, Drs

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 THAMRIN 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

Muslim Harahap, dan Camat Medan Johor, Drs Azwarlin dan Ketua Kadin Medan diwakili Wakil Ketua, Ir Rudi Zulham Hasibuan. Selama perjalanan, Wali Kota begitu terkesan dengan kemajuan yang dicapai pemerintah Malaysia, mulai dari penataan taman, penataan kota dan penataan kendaraan. Semua benar-benar memiliki karakter. Rakyatnya memiliki kesadaran yang tinggi sehingga semuanya tidak serta merta harus diatur. Memasuki daerah Melaka, sudut kota dengan lampu hias yang menawan membuat wali kota terpesona. “Ada kalian lihat tadi lampu taman memasuki Kota Melaka. Aku mau buat di Polonia,” ucapnya kepada wartawan setibanya di Mahkota Medical Centre. Kesan lain, tentunya saat memasuki kota Melaka. Bagi tamu maupun turis akan terkesan karena saat memasuki Melaka langsung disambut dengan tulisan “Welcome to Melaka World Heritage City”. Kawasan bangunan tua yang terpeli-

PLAZA 13.10-15.20-17.50-20.10 THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.00-21.20 BINJAI 13.15-15.05-16.55-18.45-20.35

hara dicat dengan warna merah bata dan merupakan daerah yang mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai pusat peninggalan sejarah. Di daerah ini, ada benteng, gereja dan bangunan pemerintah lainnya serta dua perahu layar peninggalan Portugis dan perahu yang pertama kali dimiliki rakyat Melaka. Turis di kawasan ini sungguh menikmati karena tempat bagi pejalan kaki tersedia luas dan tentunya kawasanii sejuk dan asri. Saat itu, spontan Walikota juga menegaskan daerah yang berkarakter ini juga akan disediakan di kota Medan seperti di daerah Kesawan. “Kita juga akan buat daerah yang benarbenar berkarakter contohnya daerah kesawan. Trotoarnya akan kembali difungsikan,” katanya sembari meminta dukungan warga Medan karena yang dibutuhkan benar-benar kesadaran masyarakat. Sebelum tiba di hotel, Walikota Medan dan rombongan juga mendapat penyambutan dari Rumah

SUN 13.30-15.45-18.00-20.15

Sakit Mahkota di Melaka. General manager, Sally Tan didampingi sejumlah pimpinan rumah sakit Dr Tan Cheng Hock dan lainnya. Wali Kota didampingi general manager menyempatkan melihat fasilitas rumah sakit yang kini menjadi tempat primadona berobat bagi masyarakat Indonesia. Kunjungan Walikota merupakan lawatan balasan karena sebelumnya pimpinan rumah Sakit Mahkota Melaka sudah berkunjung ke Medan. Dalam pertemuan itu, walikota akan menindaklanjuti dengan menjalin Memorandum of understanding (MoU) di bidang kesehatan, pelayanan rumah sakit, dan penempatan tenaga kesehatan Pemko Medan ke Rumah Sakit Mahkota Melaka. MoU diharapkan ditandatangani di Medan pada Juni 2011. Dalam kerjasama, warga Medan akan memperoleh kemudahan-kemudahan selama berobat ke Melaka dan mendapat keringanan penginapan. Tawaran ini disambut

PLAZA 11.40-14.00-16.20-18.40-21.00 THAMRIN 12.50-15.40-17.30-19.50 BINJAI 13.00-14.50-16.40-19.30-20.20

andalas/ist

PENJELASANPENJELASAN-Walikota Medan Drs Rahudman Harahap MM didampingi Kadis Pendidikan, Drs Hasan Basri, MM, Kepala BKD, Drs Parluhutan Hasibuan, Staf Ahli Chairil Anwar, dan Camat Medan Timur, Drs Azwarlin memberi penjelasan kepada General Manager RS Mahkota Malaka, Sally Tan saat lawatan ke Malaka. General Manager, Sally Tan. Dia berharap ada penerbangan khusus dari Medan ke Melaka sehingga kunjungan warga Indonesia ke Melaka semakin ramai. Apalagi, di Melaka saat ini pelayanan kesehatan sudah menjadi prioritas pemerintah selain di bidang pariwisata dan kebudayaan serta heritage. Rute Baru Pendapat Sally ternyata selaras dengan keinginan pemerintah Malaysia. Ketua

PALLADIUM 12.45-15.00-17.15 PLAZA 13.45-16.00

PLAZA 18.10-20.20

Menteri Melaka Y.A.B Datuk Seri Haji Mohd Ali Bin Mohd Rustam mengatakan saat ini Melaka merupakan daerah kunjungan wisata dan kunjungan di bidang kesehatan selain pulo Penang. Di Melaka, katanya sudah banyak masyarakat Indonesia yang dating untuk berwisata maupun berobat karena harganya yang jauh lebih murah, ½ atau ¼ lebih murah dibandingkan di Penang.

THAMRIN 18.00-20.15 SUN 13.00-15.15-17.30-19.45

Untuk menunjang jumlah kunjungan, Ketua Menteri Melaka ini menambahkan sudah dibuka rute-rute penerbangan dari Indonesia langsung ke Melaka. Seperti dari Padang-Melaka, Pekan Baru-Melaka dan direncanakan akan dibuka rute di tempat-tempat lain. Sedangkan Medan-Melaka bakal dibuka rute yang direncananya seminggu tiga kali mengenakan fesawat Firefly .(BEN)

SUN 12.45-14.45-16.45-18.45-20.45 PALLADIUM 13.00-15.00-17.00-19.00-21.00


KOMUNITAS

6 Juni 2011

andalas/ist

SERAHK AN PPAATAK ASERAHKAN AKAA-Ketua PWI Sumut Drs Muhammad Syahrir didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Cabang Sumut Drs. Khairul Muslim mengukuhkan Pengurus PWI Perwakilan Bonapasogit masa bakti 2011-2014 ditandai penyerahan Pataka PWI kepada Ketua Terpilih Marudut Nainggolan.

Dikukuhkan, Pengurus PWI Perwakilan Bonapasogit 2011-2014 Tarutung-andalas Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sumut Drs Muhammad Syahrir mengukuhkan Pengurus PWI Perwakilan Bonapasogit masa bakti 20112014. Pengukuhan dilakukan, Jumat (3/6) pada Konferensi PWI Perwakilan Bonapasogit yang digelar di aula Sopopartungkoan, Tarutung, Kabupatan Tapanuli Utara (Taput). Pengurus PWI Perwakilan Bonapasogit masa bakti 2011-2014 yang dikukuhkan masing-masing Ketua Marudut Nainggolan (Realitas), Wakil Ketua Maruahal Napitupulu (SIB), Sekretaris Charles Simanungkalit (SIB), Wakil Sekretaris Jani Amal Sitompul (Mandiri), dan Bendahara Oloan Pardede (Mimbar Umum). Pengukuhan ditandai penyerahan Pataka PWI diserahkan Ketua PWI Cabang Sumut Drs Muhammad Syahrir didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Cabang Sumut Drs. Khairul Muslim kepada Ketua PWI Perwakilan Bonapasogit terpilih Marudut Nainggolan. Ketua PWI Sumut Drs Muhammad Syahrir dalam sambutannya mengharapkan agar Pengurus PWI Perwakilan Bonapasogit dapat melakukan sinergi dengan pemerintah daerah baik itu Tapanuli Utara, Toba Samosir, Humbang Hasundutan maupun Kabupaten Samosir, juga dengan segenap komponen masyarakat di wilayah tugas PWI Perwakilan Bonapasogit. “Dengan sinergi yang terbangun, cita-cita bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat akan dapat diperjuangkan,” harapnya. Khusus kepada Anggota PWI, dipesankan Syahrir agar menjaga citra diri dan organisasi sebagai wartawan profesional. Ciri wartawan profesional yakni menjunjung tinggi dan mengedepankan kode etik jurnalistik (KEJ), taat pada UU No.40 tahun 1999 tentang Pers maupun aturan hukum lainnya. “Selagi taat ketentuan itu tidak akan ada masalah di lapangan,” tegas Syahrir. Sebelumnya pada saat pembukaan, Bupati Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) diwakili Asisten III Setdakab Drs. Martogi Sitorus mengajak PWI Perwakilan Bonapasogit menjadi salah satu pendorong bagi perubahan menuju kemajuan pembangunan masyarakat di segala bidang. Karena peran wartawan yang tergabung dalam PWI Perwakilan Bonapasogit diyakini memiliki kemampuan profesional yang dapat menggerakkan potensi yang dimiliki masyarakat dan daerah. (REL)

Kades se-Kecamatan Bahorok Belajar ke Bali Langkat-andalas Kepala desa se-Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, belajar partisipasi pembangunan masyarakat yang sudah dikenal luas, di Kabupaten Badung Provinsi Bali. “Kami menimba pengalaman dan belajar soal pertisipasi pembangunan ke Kabupaten Badung Propinsi Bali,” ujar Kepala desa Musam Pembangunan Kecamatan Bahorok, Zulkarnaen, ketika dihubungi di Bahorok, Minggu (5/6). Dikatakannya, bahwa kunjungan mereka ke Kabupaten Badung, Bali, ingin menimba pengalaman dan pembelajaran dari daerah lain, untuk perubahan kinerja aparatur ke arah yang lebih baik. Terlebih kunjungan ini dilakukan atas kesadaran dan biaya perjalanannya kami tanggung secara pribadi para kepala desa, dan tidak membebankan ke uang negara. Zulkarnain juga menjelaskan bahwa di antara para kades yang berangkat ke Kabupaten Badung tersebut, ada yang belum pernah naik pesawat, sehingga menambah pengalaman. Setiap desa maupun pedukuhan yang menjadi sasaran objek di sana selama tiga hari, banyak hal yang dapat dicontoh, terutama terhadap tingginya partisipasi warga untuk membenahi wajah desanya. (ANT)

harian andalas | Hal.

11

Ribuan Balita Larut dalam Dunia Presinutri Medan-andalas Untuk pertama kalinya, Dunia Presinutri diadakan di Kota Medan. Ribuan balita bersama orangtua mereka, Minggu (5/6) bergembira dan larut dalam aneka permainan edukatif di acara Dunia Presinutri, di Atrium Plaza Medan Fair.

Dunia Presinutri, persembahan SGM Eksplor dan SGM Aktif dari produsen Sari Husada, dirancang sebagai wahana edutainment yang menyediakan berbagai permainan edukatif secara interaktif bagi anak dan sarana edukasi bagi keluarga. “Program ini mengetengahkan pengetahuan mengenai nutrisi yang presisi (Presinutri) dan juga stimulasi yang tepat (Presi Stimulasi) untuk memaksimalkan prestasi di

andalas/ika

FOTO BERSAMABERSAMA-Mira Lesmana sebagai Brand Ambassador SGM, George Yudistira selaku Brand Director dari SGM GUM, psikolog pendidikan anak Novita Tandry, dan Yeni Fatmawati selaku Corporate Affairs & Legal Director PT Sari Husada, foto bersama dengan pemenang kompetisi membuat kostum dengan bahan daur ulang kertas kardus SGM. setiap proses tumbuh kembang anak,” kata Yeni Fatmawati, selaku Corporate Affairs & Legal Director PT Sari Husada didampingi psikolog anak Novita Tandry, Brand Director SGM GUM George Yudistira dan Brand Ambassador SGM, Mira Lesmana kepada wartawan di sela-sela acara tersebut. Program Dunia Presinutri, tambah Yeni, untuk memberikan edukasi mengenai pentingnya dukungan nutrisi dan stimulasi presisi anak serta keluarga. “Program ini adalah bagian dari komitmen nyata Sari Husada untuk mewujudkan misi kami, “Nutrisi Untuk Bangsa” yaitu menyediakan produk bernutrisi dengan kualitas terbaik dan juga edukasi nutrisi tepat bagi keluarga Indonesia terutama

para ibu,” jelas Yeni Fatmawati. Tidak saja anak yang bisa bermain dalam acara ini, orangtua juga dapat berpartisipasi di acara talkshow dan berkonsultasi langsung dengan ahli nutrisi dan ahli psikologi pendidikan anak. Psikolog anak Novita Tandry mengatakan, pola asuh stimulasi yang tepat disertai nutrisi yang presisi akan membantu memaksimalkan prestasi anak sesuai dengan tahap pertumbuhannya agar mereka tumbuh dengan sehat, kuat, ceria, cerdas dan aman. Yudistira selaku Brand Director dari SGM GUM menjelaskan, Dunia Presinutri adalah program untuk menjawab berbagai kebutuhan dan panduan tumbuh kembang serta prestasi anak. “Selagi orang

tua berkonsultasi langsung dengan para ahli di bidang nutrisi dan psikologi pendidikan anak, si kecil dapat bersenangsenang di dalam petualangan SGM Eksplor 3 dan SGM Aktif 4 yang akan menstimulir kemampuan belajar dan prestasi sesuai dengan tahap usia mereka,” jelasnya. Brand Ambassador SGM Mira Lesmana, wanita penuh inspirasi ini merupakan salah satu contoh “Anak SGM” yang memiliki prestasi optimal di sepanjang tumbuh kembangnya hingga sekarang. “Saya sangat percaya bahwa peran ibu tidak dapat terlepas dari tahapan proses tumbuh kembang seorang anak. Menurut cerita ibu saya dulu saya adalah anak aktif yang memiliki rasa ingin tahu yang besar,” ceritanya. (IKA)

Wali Kota Medan Terima Pingat Anugerah Gemilang Presiden di Melaka Melaka-andalas Wali Kota Medan, Drs Rahudman Harahap, MM menerima penghargaan tertinggi di bidang Pengakap (Kepramukaan-red) di Malaysia. Penghargaan dinamakan “Pingat Anugerah Gemilang Presiden” diserahkan langsung Ketua Menteri Melaka yang juga Presiden Persekutuan Pengakap Malaysia, Negeri Malaka, YA,B Datuk Seri Haji Mohd Ali Bin Mohd Rustam disaksikan Ketua Pengakap Negara, Y BHG Dato Seri Paduka Dr Haji Shafie Bin Haji Mohd Salleh pada Jambori Pengakap Melaka Bandaraya Warisan Dunia Kali ke-8 di Bukit Katil, Melaka, Selasa (31/5). Pingat Anugerah Gemilang Presiden diberikan kepada 16 orang, sedangkan Pingat Anugera Presiden diberikan kepada 24 orang. Anugerah ini diberikan kepada individu yang dinilai telah banyak berjasa memajukan Pramuka di daerah masing-masing khususnya di Melaka. Sedangkan Jambore digelar Senin-Jumat (30 Mei3 Juni 2011). Perwakilan Pramuka di Medan diikuti utusan dari SMP Al Azhar Medan. Penghargaan tertinggi yang diberikan kepada Wali Kota Medan juga diberikan kepada Presiden Pengakap Negeri Brunei Darussalam,

andalas/ist

Senin

ANUGERAHANUGERAH-Wali Kota Medan, Drs Rahudman Harahap, MM menerima “Pingat Anugerah Gemilang Presiden” yang diserahkan Ketua Menteri Melaka yang juga Presiden Persekutuan Pengakap Malaysia, Negeri Malaka, Y.A,B Datuk Seri Haji Mohd Ali Bin Mohd Rustam disaksikan Ketua Pengakap Negara, Y BHG Dato Seri Paduka Dr Haji Shafie Bin Haji Mohd Salleh pada Jambori Pengakap Melaka Bandaraya Warisan Dunia Kali ke-8 di Bukit Katil, Melaka, Selasa (31/5). Dato Paduka AR HJ Idris Bin Hj Abbas, Gubernur Sumatera Barat, Prof Dr H Irwan Prayitno, Gubernur Lampung, Drs Sacroedin, Gubernur Jambi, Drs H Hasan Basri Agus, Ketua Kwarda Nusa Tenggara Timur, Wali Kota Dumai, Wali Kota Kampar, Bupati Padang Pariaman dan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Turut mendampingi Wali Kota Medan, Kadis Pendidikan, Drs Hasan Basri, MM, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan,

Drs Parluhutan Hasibuan, Staf Ahli, Drs Chairil Anwar, Kepala Bagian Umum, Drs Muslim Harahap, dan Camat Medan Johor, Drs Azwarlin dan Ketua Kadin Medan diwakili Wakil Ketua, Ir Rudi Zulham Hasibuan. Dalam sambutannya, Presiden Persekutuan Pengakap Malaysia, Negeri Malaka, YA, B Datuk Seri Haji Mohd Ali Bin Mohd Rustam mengatakan, anugerah ini diberikan kepada tokoh-tokoh masyarakat maupun pejabat

pemerintah dari Malaysia, Indonesia dan Brunei Darussalam yang memberi sumbangsih besar terhadap pengembangan kepramukaan. Menurutnya, pemerintah Malaysia memberi perhatian yang sangat serius terhadap perkembangan kepramukaan karena pemerintah akan mengadakan perteman “Satu juta pengakap, Satu Malaysia” . Pertemuan ini merupakan tindaklanjut dari “Satu Juta Belia, Satu Malaysia” di Putrajaya belum lama ini.

Jambore Antarbangsa Usai menerima “Pingat Anugerah Gemilang Presiden”, Wali Kota Medan, Rahudman Harahap, mengatakan sangat bangga karena penghargaan ini merupakan kehormatan bagi Pemko Medan khususnya Gerakan Pramuka di Kota Medan. “Kita sangat menghargai pemberian penghargaan “Pingat Anugerah Gemilang Presiden” yang diserahkan Ketua Menteri Melaka yang juga Presiden Persekutuan Pengakap Malaysia, Negeri Malaka, Y.A,B Datuk Seri Haji Mohd Ali Bin Mohd Rustam,” kata Rahudman. Menurutnya, Kota Medan akhir tahun 2011 akan meminta rekomendasi dari Kwarnas di Jakarta untuk diberi kesempatan menyelenggarakan Jambore dunia. Untuk tahap awal khusus daerah ASEAN. “Saya akan meminta rekomendasi Kwarnas, sehingga bisa menyelenggarakan jambore tingkat dunia karena Pemko Medan telah memiliki lahan seluas 25 hektar lebih dan refresentatif di lahan Pramuka Cadika di kawasan Medan Johor,” ucap Rahudman. Usai mendapat Walikota Medan bersama rombongan menyempatkan menemui peserta Jambori Pengakap Melaka Bandaraya Warisan Dunia Kali ke-8 yang diikuti utusan dari SMP Al Azhar. Dalam kesempatan itu, wali kota berdialog dengan para penggalang dan Pembina. (BEN)

BERITA DUKACITA

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

Nama

Umur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

Berangkat (Tgl/Jam)

Keterangan / Tempat

VIP-A

LIE KENG LAN

83

Jl. B. Zein Hamid No. 19 F T. Kuning Medan

04-06-11 23.45 WIB

07-06-11 14.00 WIB

Dikebumikan

VIP-B

CHIU LIE MOY

84

Komp. Asia Mega Mas Blok K-17 Medan

03-06-11 23.15 WIB

07-06-11 11.00 WIB

Dikebumikan

VIP-C

COH CUN KIET

77

Jl. Besar Tembung Psr. Gambir No. 15-L Medan

04-06-11 16.00 WIB

07-06-11 13.00 WIB

Diperabukan

1

THE BUN TIONG / A KAU

56

Jl. A.R. Hakim Gg. Aman No. 41 Medan

04-06-11 10.35 WIB

07-06-11 12.00 WIB

Diperabukan

2

LIC FAK SHU

67

Jl. Sei Wampu No. 107 Medan

03-06-11 17.30 WIB

07-06-11 14.00 WIB

Diperabukan

3

TAN GAN FUNG

80

Jl. Aksara Gg. Baru No. 80 D Medan

04-06-11 16.40 WIB

08-06-11 11.00 WIB

Dikebumikan

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

GAN SOEI TIN

97

Jl. S ambas No. 24 Medan

04-06-11 03.30 WIB

07-06-11 10.00 WIB

D i perabukan

5

LO MEI HAN

51

Jl. A si a Raya B lok D No. 4 K omp. Mega Mas Medan

03-06-11 11.30 WIB

08-06-11 13.00 WIB

D i perabukan

8

SIOE JIN

72

Jl. A ki k No. 47 C Medan

03-06-11 15.25 WIB

08-06-11 11.00 WIB

D i perabukan

9

LIE KIM TJONG

54

Jl. S uasa S elatan P sr. III No. 271 Mabar Medan

04-06-11 17.30 WIB

08-06-11 11.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-B


SUMATERA UTARA

Senin 6 Juni 2011

Hakim dan Panitera PN Stabat Terancam Dicopot ?

Dari pantauan andalas, terdapat dua perkara menghebohkan masyarakat patut dijadikan sebagai alasan untuk pemecatan tersebut, di antaranya adalah perkara tindak pidana korupsi yang dilakukan mantan Kepala SDN 053990 Desa Paluh Manis, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Wisnawati. Seperti terungkap di persidangan, perkara itu berkembang tidak lebih karena ‘perseteruan’ antara terdakwa dengan oknum Kadis Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Langkat saat itu, Drs H Sulistiyanto MSi dan oknum Kacabjari P Brandan Mukharom SH.Hal itu terbukti dari pengakuan terdakwa yang menegaskan Sulis-

tiyanto telah meminta kepada Wisnawati melalui ‘orang- orang suruhannya’ agar menyerahkan proyek swakelola rehab sekolah itu kepadanya untuk dikerjakan Dinas Pendidikan dan Pengajaran Kabupaten Langkat, namun Wisnawati menolak. Selain itu, Mukharom pernah meminta kepada Wisnawati untuk menyerahkan uang sebesar Rp 85 juta untuk ‘menutup’ kasus itu, namun Wisnawati juga menolaknya. Ironisnya, walaupun tidak sama seperti tuntutan JPU yang menuntut hukuman penjara 3 tahun 6 bulan penjara dan membayar kerugian negara sebesar Rp 85 juta, Majelis Hakim yang terdiri dari Elviyanti Putri SH, Darminto SH dan Ida Satriani SH/ Fitra Dewi Nasution SH menegaskan terdakwa Wisnawati tetap terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi, sehingga mennjatuhkan vonis 1 tahun 6 bulan penjara dan mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp 85 juta. Karena itu, patut diduga bahwa para hakim dan panitera pengganti yang terancam di pecat itu adalah Elviyanti Putri, SH, Darminto SH, Ida Satriani SH/ Fitra Dewi Na-

sution SH dan Murni SH. Menanggapi hal itu, putri terdakwa, yang sejak awal terus mendampingi ibunya, Reni (32) menegaskan, perkara itu memang menjadi perhatian serius Mahkamah Agung, karena banyaknya kejanggalan dan rekayasa di dalamnya. Bayangkan saja, dalam persidangan antara lain terungkap bahwa saksi ahli dari BPKP Sumut, Ahmad Balatif SE menegaskan, terdakwa patut diduga melakukan korupsi sehingga merugikan keuangan negara sebesar Rp 85 juta. Namun, penegasan itu bukan berdasarkan temuan atau audit BPKP tapi berdasarkan laporan dan audit tim penyidik dari Cabjari P Brandan.“Aneh kan, seharusnya dugaan korupsi itu muncul setelah adanya temuan dan audit dari BPKP. Bahkan, kalau pun ada temuan dari Kejaksaan seharusnya dicek lagi kebenarannya oleh BPKP,” ujarnya kepada andalas di Stabat, Minggu (5/6). Aneh memang, apalagi saksi ahli dari BPKAD Kabupaten Langkat, H Taufik sebelumnya sudah menjelaska, dari pemeriksaannya tidak ada ditemukan penye-

lewengan dan korupsi atas proyek rehab SDN 053990 DAK TA 2009 tersebut.Selain itu, pada kenyataan di lapangan hasil rehab sekolah itu termasuk ‘yang terbaik’ di Kabupaten Langkat. “Ya, jika dibandingkan dengan hasil rehab dari sekolah-sekolah lain di Kabupaten Langkat, hasil rehab dari sekolah tersebut jelas jauh lebih baik.Buktinya, begitulah kata saksi ahli dari Dinas PU Langkat dan masyarakat di sana,” ujar Reni. Lalu, bagaimana harapan Reni dengan mencuatnya kembali perkara tersebut ke permukaan ? Reni menegaskan, kalau bisa dan memang terbukti ‘bersalah dan keliru’ para hakim dan panitera itu harus ‘dihukum’ dengan hukuman yang setimpal. “Bagaimana pun juga, keputusan hakim memang tidak dapat diganggu-gugat dan harus dihormati. Namun, jika memang ada ditemukan ‘kesalahan dan kekeliruan’ ya harus ditindak sesuai dengan ketentuan berlaku,”ujar Reni lagi.Sulistiyanto dan Mukharom sendiri sudah dicopot dari jabatannya. Namun, tidak jelas apakah karena perkara tersebut atau bukan. (BD)

Generasi Muda Harus Hayati Pancasila

PEMBINA K3 NASIONALBupati Sergai diwakili H Soekirman menerima ucapan selamat dari Menakertrans RI Drs HA Muhaimin Iskandar MSi usai menerima penghargaan Pembina K3 2011.

Sidikalang-andalas Untuk menghindari terjadinya perpecahan di antara sesama warga masyarakat, momentum 1 Juni kemarin sebaiknya dijadikan sebagai tanda pengingat kalau Pancasila yang digali Bung Karno harus terus digali, dihayati dan diamalkan oleh bangsa Indonesia sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa, terlebih untuk menghadapi arus globalisasi. Demikian dikemukakan Wakil Ketua DPD PDIP Sumut Ir Taufan Agung Ginting MSp, ketika berbincang lewat telepon selular dengan andalas, mengenang 1 Juni setiap tahunnya. Taufan yang juga Sekretaris Komisi E DPRD Sumut menerangkan, sudah seharusnya seluruh masyarakat bangsa ini, terlebih generasi muda harus berupaya menjaga tujuan Bung Karno mewujudkan NKRI yang bebas dari terorisme, bebas dari pertikaian antar masyarakat dan terhindar dari demokrasi ekstra parlementer (liberal), jauh dari ketidakadilan baik dikarenakan budaya, politik dan ekonomi. Taufan juga dengan tegas meminta pemerintah harus mampu menginplementasikan ke5 sila dalam program pembangunan termasuk pembangunan karakter bangsa. Seluruh generasi muda untuk mengembalikan roh bangsa ini, menjadi roh Indonesia, yang tetap saling bergotong royong membangun NKRI menuju tujuan maju bersama dalam satu kesatuan bangsa menjunjung makna dari setiap butir Pancasila," harapnya. Sementara itu, salah seorang pengurus Pemuda Pancasila Dairi menjelaskan kepada andalas, kalau pada dasarnya generasi muda sekarang masih tetap cinta NKRI. Hanya pengaruh Barat seakan lebih mendominasi perkembangan karakter keseharian pemuda, akan tetapi dengan tetap kita mengenang momen-momen sejarah, maka rasa patriotisme bangsa ini, diyakini masih tetap terjaga di hati sanubari setiap generasi muda. Mata pelajaran,sejarah,dan politik budaya di jenjang sekolahan, sangatlah menjadikan setiap generasi muda bangsa ini, mengenal pahlawannya dan siap berkarya membangun NKRI. (SS)

2011 kepada 15 perusahaan pada peringatan Bulan K3 tahun 2011 tingkat Kabupaten Sergai beberapa waktu lalu. Keberhasilan ini, kata Indah Dwi Kumala, merupakan wujud dari kepedulian Pemkab Sergai terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), yang setiap tahunnya Pemkab Sergai menyelenggarakan upacara peringatan Bulan K3 di perusahaan-perusahaan secara bergantian bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada insan pekerja agar dapat bekerja secara efisien, nyaman, aman dan efektif sehingga terhindar dari Penyakit Akibat Kerja (PAK), kecelakaan kerja, bahaya peledakan dan lainnya. Pelaksanaan penerapan K3 diawasi Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan. Demikian juga mengenai Alat Perlindungan Diri (APD) yang merupakan kewajiban para pengusaha untuk menyediakannya secara cuma-Cuma dan para pekerja wajib menggunakan APD sesuai dengan sifat dan kondisi pekerjaannya.

Terdapat beberapa indikator dalam menilai suatu perusahaan yang berhak menerima penghargaan Zero Accident yakni terbentuknya lembaga Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) di lingkungan perusahaan serta Jam Kerja Orang (JKO) tang terakumulatif sepanjang tahun. Lembaga P2K3 ini merupakan perpanjangan tangan dari pemerintah dalam upaya pengendalian terhadap faktorfaktor penyebab kecelakaan kerja. Bupati Sergai, kata Kabag Humas Sergai, mengharapkan kepada para pengusaha di Kabupaten Sergai untuk lebih memerhatikan penerapan K3 di perusahaannya masingmasing dan bagi perusahaan yang telah mendapatkan penghargaan Zero Accident agar dapat mempertahankan dan meningkatkannya sampai ke taraf penerapan SMK3 dengan harapan angka kecelakaan kerja dapat ditekan seminimal mungkin. (RYAD)

Lubuk Pakam-andalas Anggota DPRD Deli Serdang diharapkan 'jemput bola' dan proaktif menindaklanjuti perkembangan penyelidikan dan penyidikan dilakukan aparat hukum, termasuk temuan BPK-RI terkait arus kas dan laporan keuangan Pemkab Deli Serdang tahun 2006-2009 yang dinilai 'error'. Pasalnya, sejauh ini terdapat sejumlah kasus dugaan korupsi APBD miliaran rupiah di Pemkab Deli Serdang, yang sedang dalam penangangan aparat kejaksaan dan kepolisian. Bahkan di antara kasus tersebut sudah ditetapkan para tersangkanya, namun belum diketahui sejauh mana penanganannya. Kemudian berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) secara sampel, adanya ketidakpatuhan pemkab Deli Serdang terhadap perundang-undangan. Sehingga BPKRI dalam opininya 'tidak menyatakan pendapat'. Hasil paling buruk diperoleh pemkab ini, sudah berulangulang dan terus mewarnai sejak tiga tahun terakhir. Ini menunjukkan ketidakberesan pemkab setempat dalam pengelolaan keuangan daerah yang sangat berpotensi terjadinya kerugian negara di dalamnya. “Anggota dewan jangan tinggal diam, harus jemput bola, karena ini tanggung jawab dewan selaku lembaga pengawasan yang dipercaya rakyat,"ujar pemerhati kinerja dewan, Maruddin Nababan di Lubuk Pakam, Minggu (5/6). Selama ini wakil rakyat terlihat berbicara dalam forum resmi rapat paripurna, dengan melakukan interupsi-interupsi mempertanyakan transparansi pengunaan keuangan daerah. Bahkan membuat sejumlah anggota DPRD setempat sewot. Namun tidak ada tindak lanjutnya. Masyarakat menunggu ada action dari dewan, jangan hanya manis di bibir saja dengan menjual

suara di hadapan perserta rapat. Rakyat jangan lagi dibodohbodohi, sudah waktunya segala bentuk korupsi di negeri ini harus diberangus dan itu dipikul para anggota dewan mengatasnamakan wakil rakyat, jika memang ingin negeri ini lebih maju berdaulat dan bermartabat. Perlu disadari, masyarakat sudah cukup jenuh menanti reaksi wakil rakyat untuk melakukan perubahan-perubahan untuk memperbaiki nasib negeri ini demi menyejahterakan rakyat banyak. Kejenuhan itu dibuktikan dan tampak jelas dengan maraknya aksi demo dari berbagai elemen masyarakat ke berbagai lembaga penegak hukum di daerah maupun pusat termasuk kepada wakil rakyat, mendesak agar dugaan korupsi di pemerintahan Deli Serdang segera ditindaklanjuti. Masyarakat sangat berharap agar dewan membentuk Panitia Khusus (Pansus) Audit Investigasi bekerjasama dengan BPK terkait penggunaa keuangan daerah. Terlebih pansus itu sudah sejak lama digaungkan dewan dan diketahui masyarakat. ”Bila hal ini tidak dilakukan, sama artinya dewan meludah ke langit dan kena muka sendiri,” tegasnya. Seperti disuarakan para pendemo beberapa waktu terakhir agar aparat penegak hukum mengusut dugaan korupsi di antaranya Rp 883 miliar lebih APBD tahun 2006-2009. Kemudian dugaan korupsi mark-up di 7 SKPD (satuan kerja perangkat daerah) dengan menambah anggaran dari jumlah tercantum dalam APBD yang sudah disahkan DPRD Deli Serdang. Dana Gerakan Deli Serdang Membangun (GDSM) di Kimbangwil yang berganti nama menjadi Dinas Cipta karya, sebesar Rp 10 Miliar yang hinga kini kasusnya masih mengendap di Poldasu, serta dugaan korupsi pengadan obat tahun 2006 di Dinas Kesehatan Deli Serdang sebesar Rp 3 miliar yang sempat ditangani Kejatisu. (TH)

TNI-AL dan PTPN II Kerjasama Pengamanan

Bupati Sergai Terima Penghargaan Pembina K3 Nasional Sei Rampah-andalas Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia (Menakertrans RI), Drs HA Muhaimin Iskandar MSi secara langsung menyerahkan penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) tingkat nasional tahun 2011 kepada 11 Gubernur dan 22 bupati/walikota seIndonesia termasuk Bupati Serdang Bedagai Ir HT Erry Nuradi MSi, yang diwakili Wabup Ir H Soekirman didampingi Kadis Sosial, Tenaga Kerja dan Koperasi Sergai, H Karno SH MAP di Hotel Mercure Taman Impian Jaya Ancol Jakarta, kemarin. Bupati melalui Kabag Humas Pemkab Sergai, Dra Indah Dwi Kumala mengatakan, penghargaan diterima tidak terlepas dari kerjasama berbagai pihak antara lain Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Koperasi dengan perusahaanperusahaan di wilayah Kabupaten Sergai. Hal ini dibuktikan dengan diberikannya penghargaan Zero Accident (Nihil Kecelakaan Kerja) tahun

12

Soal Dugaan Korupsi APBD, DPRD DS Diminta Proaktif

Terkait Perkara Korupsi Rehab SD Paluh Manis

Stabat-andalas Berita tentang bakal dipecatnya para hakim dan panitera pengganti dari PN Stabat, menghebohkan masyarakat Kabupaten Langkat. Ada apa dengan para hakim di PN Stabat, apakah ada masalah dan kesalahan yang telah mereka lakukan ?

harian andalas | Hal.

STM Hilir-andalas Sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maka keberadaan aset dan produksi PT Perkebunan Nusantara II, wajib dilindungi semua pihak termasuk di dalamnya jajaran TNI-AL Lantamal I Belawan. Hal ini dinyatakan Ir Mahdin Tri Wahyudi menejer PTPN II kebun Limau Mungkur kepada andalas, Sabtu (4/6) di Limau Mungkur. Menurutnya penandatanganan kerjasama pengamanan aset dan produksi PTPN II Kebun Limau Mungkur, sebenarnya sudah berlangsung sejak beberapa waktu lalu. Saat itu Dan Lantamal I Belawan, Laksamana Pertama Amri Husein menginstruksikan kepada seluruh jajaran TNI-AL dari Lantamal I Belawan untuk mendukung secara penuh upaya terciptanya keamanan di Kebun Limau Mungkur yang merupakan unit produksi PTPN II. Sehingga dengan adanya jaminan rasa aman, diharapkan kinerja Kebun Limau Mungkur dalam menghasilkan produksi bagi PTPN II akan semakin membaik. Terkait adanya kerjasama pengamanan aset tersebut, Manajer Distrik Rayon Selatan

Ir H Jamal Abdul Nasser MM MHA, mewakili Dirut PTPN II Bhatara Moeda Nasution mengatakan,penandatanganan kerjasama ini wujud konsistensi PTPN II dalam mengamankan seluruh aset dan produksi dari gangguan penggarapan areal dan penjarahan produksi. Kebun Limau Mungkur yang menjadi objek perjanjian merupakan salah satu Kebun di wilayah Distrik Rayon Selatan, hingga kini sering mengalami gangguan keamanan sehingga berdampak menurunnya capaian produksi.Karena itu dengan kehadiran personel TNI-AL dari Lantamal I Belawan, nantinya dapat bersinergi dengan personil keamanan yang sudah ada untuk menciptakan keamanan lebih baik di Kebun Limau Mungkur. Menyikapi hal tersebut Ketua SP BUN PTPN II Ir M Idris Nasution MSi dan Sekretaris Umum Toni Nixon SE MSi dan unsur pimpinan Distrik Rayon Selatan serta Pengurus IKBI Kebun Limau Mungkur menyambut secara positif adanya kerja sama ini, dan ini merupakan momen bersejarah yang harus mendapat apresiasi dari seluruh komponen PTPN II dalam upaya mengamankan seluruh aset dan produksi.(BOB)

Pramuka Deli Serdang Peduli Bedah Rumah Tidak Layak Huni Perwakilan adikadik Pramuka Deli Serdang menyerahkan secara simbolis bantuan 120 zak semen untuk program 'bedah rumah' kepada Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan.

andalas

Pembina Kwartir Cabang dan adik-adik Pramuka Deli Serdang menggelar aksi bumbung pramuka peduli program bedah 10.000 rumah tidak layak huni bagi masyarakat kurang mampu yang telah dicanangkan Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan bersama Wakilnya H Zainuddin Mars. Melalui bumbung pramuka peduli ini Pramuka menyumbangkan 120 zak semen diterima secara

simbolis oleh Bupati H Amri Tambunan di acara pembukaan Scouting Basic Skill Camp Perkemahan bagi penggalang pramuka yang berpangkalan di seluruh SD se-Kabupaten Deli Serdang. Acara sekaligus dirangkaikan dengan pelantikan Wakil Ka Mabicab Gerakan Pramuka Deli Serdang masing-masing Dandim 0204 DS Letkol ARH Wawik Dwinanto, Kapolres AKBP Wawan

Munawar SIK Msi, dan Kamabiran serta Ka Kwarran 22 Kecamatan di Deli Serdang, di Bumi Perkemahan Pramuka Sibolangit, kemarin. Bupati menyampaikan terimakasih rasa haru dan bangga kepada adik-adik dan kakak pembina pramuka yang terbetik di hatinya ikut bersama pemerintah peduli terhadap masyarakat, saudara-saudara kita yang kurang mampu untuk

menata dan membedah rumah sehingga layak huni. "Dukungan dan semangat kebersamaan dalam ikatan persaudaraan ini menjadi pengikat silaturahmi antara sesama sebagai sebuah keluarga sehingga pelaksanaannya nanti akan berjalan lebih sukses," kata bupati. Ditegaskan, pembinaan kepramukaan ini juga merupakan langkah maju, sebuah pembinanaan dan

ketrampilan yang menjadi bekal tambahan kekuatan bagi mereka untuk belajar hidup mandiri dan ikut berjuang di tengah-tengah kehidupan. Karenanya kegiatan pembinaan kepramukaan sebagai penggodokan mental dalam pengenalan jati diri sebagai anak bangsa, cinta kepada tanah air yang merupakan tumpuan harapan pejuang bangsa sebagai penerima tongkat

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: Lugas & Cerdas M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal, Azhari LHOKSEUMAWE: Sopyan, Reza Gunawan. BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


SUMATERA UTARA

Senin 6 Juni 2011

harian andalas | Hal.

13

Konversi Minah Masih Bermasalah

Pertamina Diminta Tindak Tegas Agen Gas 3 Kg Camat Sei Lepan Drs Sugito saat hendak pulang terpaksa turun dari mobil dinasnya, melihat lubang di atas jembatan yang sudah sangat memperihatinkan.

PP Ranting Desa Tani Maju Dilantik Sei Lepan-andalas Meski cuaca panas cukup menyengat, namun tak mengendurkan semangat ratusan anggota Pemuda Pancasila dalam memeriahkan pelantikan Pimpinan Ranting (PR) PP Desa Tani Maju, Kecamatan Sei Lepan, Langkat, Sabtu (4/ 6) berjalan dengan sukses. Pengurus Ranting PP terpilih yang dilantik Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PP Kecamatan Sei Lepan, Rudi Sembring didampingi Sekretaris Safril, yakni Ketua Jhosua Saragih, Sekretaris Hendra Ginting, Bendahara Tambar Perangin Rangin, dan pengurus lainnya. Camat Sei Lepan Drs Sugito memberikan apresiasi kepada pengurus ranting Pemuda Pancasila yang baru dilantik."Diharapkan dapat menjaga nama baik organisasi dan turut membantu menciptakan ketertiban kedamayan dan keamanan agar daerah kita tetap kondusif," katanya. Lakukanlah koordinasi yang baik kepada kepala desa, segenap perangkat desa, TNI/Polri, dan terutama kepada masyarakat. Berikan masukan dan informasi yang positif. "Dengan demikian daerah kita akan senantiasa damai dan dapat beraktivitas dengan tenang jangan malah justru sebaliknya," imbau camat yang dikenal sangat dekat dengan masyarakat ini. Ketua MPC Pemuda Pancasila Langakat, melalui Wakil Ketua Adah Sitepu SSos mengingatkan, pengurus ranting yang baru dilantik hendaknya dapat melaksanakan apa yang disampaikan camat dan tokoh agama setempat. (SA)

Kelulusan UN SMP DS 99,81 Persen Lubuk Pakam-andalas Sebanyak 25.330 siswa dari 25.377 siswa SMP/MTS/SMPT negeri dan swasta tersebar di Deli Serdang Tahun Pendidikan (TP) 2010/2011 peserta ujian Nasional (UN) dinyatakan lulus. Tingkat kelulusan siswa untuk tahun ini meningkat, hanya 47 siswa yang tidak lulus (0,19 persen) dan kelulusan mencapai 99,81 persen. Terjadi kenaikan di banding dengan tahun lalu. Demikian diungkapkan Kadisdikpora Deli Serdang Sa’adah MPd menjawab andalas melalui telepon selular, Minggu (5/6). Menurut Sa’adah, pihaknya mengetahui masih seputar jumlah kelulusan siswa, jika peringkat mutu pendidikan untuk tingkat Provinsi Sumatera Utara, hingga kini belum diketahui.“Yang pasti masih tingkat kelulusannya saja, kalau peringkatnya belum,”ujarnya. Dia juga optimis untuk kelulusan SD, yang akan diumumkan pada 24 Juni mendatang juga terjadi peningkatan. Prestasi itu, tentunya tidak terlepas dari guru yang melaksanakan tugas sesuai ketentuan telah digariskan khususnya dalam membina, mendidik dan mencetak siswa untuk menjadi generasi muda bangsa yang andal. (TH)

Sidikalang-andalas Anggota DPRD Sumut Richard Eddy M Lingga SE mendesak Pertamina segera menindak tegas agen gas 3 kg. Pasalnya, konversi minyak tanah (minah) ke gas hingga kini masih banyak menuai masalah. Seperti dialami warga Dairi, Pakpak Bharat, dan Karo yang saat ini sedang giatgiatnya melakukan sosialisasi konversi tersebut. "Sangat menyedihkan dan kasihan sekali kita melihat masyarakat di sana. Mereka membeli gas tiga kilo, ternyata isinya cuma dua kilo. Pihak Pertamina harus segera turun tangan menindak para pelaku kecurangan itu,"tegas politisi Partai Golkar ini kepada andalas, Minggu (5/6). Menurut Richard, kesalahan tidak berada di pihak Pertamina, melainkan pada agen yang bersangkutan. "Banyak agen yang kita duga melakukan permainan, sehingga terjadi

Richard Eddy M Lingga permasalahan seperti dialami masyarakat di tiga kabupaten tersebut," katanya. Sebagai wakil rakyat, Richard menyatakan kecewa dan prihatin, sebab permasalahan yang nyaris sama ditemukannya di tiga kabupaten yang menjadi daerah pemilihannya tersebut. Untuk itu, Pertamina diminta dapat melakukan pengawasan intens terhadap kinerja para agen di semua daerah di Sumut umumnya, khususnya di Karo, Dairi dan Pakpak Bharat. Dengan masih ditemukannya

berbagai permasalahan terkait dengan konversi minah ke gas itu, masyarakat yang seharusnya menerima subsidi justru dirugikan. "Dalam hal ini Pertamina sebaiknya memasang pita segel pada tabung gas elpiji tiga kg," ujarnya. Dengan adanya pemberian pita segel ini kepada semua agen, diharapkan akan dapat menambah tanggung jawab para agen. "Pertamina sebaiknya melakukan rayonisasi seperti pernah dilakukan saat penyaluran minyak tanah bersubsidi dulu. Dengan begitu para agen, tidak akan sembarangan masuk ke wilayah yang bukan rayonnya," kata politisi yang dikenal vokal dan merakyat ini. Hal itu perlu dilakukan, dengan tujuan untuk menertibkan para agen supaya dapat memenuhi areal penyalurannya, tanpa harus memasuki areal lainnya."Hal ini juga akan dapat menjamin pemerataan penyaluran gas bersubsidi,"sebutnya. Termasuk sosialisasi harga gas bersubsidi, masyarakat sebaiknya lebih tahu soal penetapan harga." Dengan begitu, jika terjadi saling silang perbedaan harga, masyarakat tidak lagi berada di pihak yang dirugikan," kata Richard Lingga. (LIM)

Penyelewengan Pupuk Bersubsidi Libatkan Banyak Pihak Stabat- andalas Menanggapi maraknya penyelewengan pupuk bersubsidi di Kabupaten Langkat, Ketua Dewan Pimpinan Kabupaten (DPK) Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) Langkat, Misno Adi berharap agar Pemkab segera bergerak dan bertindak untuk menindaklanjuti permasalahan tersebut dengan menggandeng aparat penegak hukum guna menyeret pihak-pihak terlibat ke meja hijau. Harapan itu disampaikan Misno kepada andalas di Stabat, kemarin. Ditegaskannya, penyelewengan pupuk bersubsidi itu pada dasarnya sudah lama terjadi, tapi mengapa dibiarkan saja. Karena itu, timbul indikasi ‘menguntungkan’ semua pihak, kecuali petani. “Begitulah, semua ikut bermain, jadi sulit untuk diberantas. Seharusnya, baik Tim Pengawas Pupuk Bersubsidi maupun aparat penegak hukum langsung bergerak dan bertindak begitu mendengar ada terjadi ‘kecurangan dan penyelewengan’ di lapangan,” ujarnya. Hal sama dikatakan Ketua Forum Karya Putra, T Firmansyah kepada andalas, Minggu (5/6). Ditegaskannya, berita- berita yang muncul di koran bisa dijadikan sebagai dasar

bagi Tim Pengawas Pupuk Bersubsidi dan aparat penegak hukum untuk bertindak. Jadi, jangan diam saja. “Menanggapi langkanya pupuk bersubsidi di lapangan dan tingginya harga sehingga melampaui HET dan melanggar Peraturan Bupati Langkat, itu tentu menjadi tanggungjawab pihak produsen dan distributor. Karena itu, panggil dan periksa produsen dan distributornya,” ujarnya sambil menunjukkan Peraturan Bupati Langkat Nomor 08 Tahun 2011 dan Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor : 03/M-DAG/PER/ 2/2006. Menurut ketentuan Peraturan Bupati Langkat Nomor : 08 Tahun 2011 itu, Pupuk Bersubsidi itu adalah pupuk yang pengadaan dan penyalurannya ditata- niagakan dengan HET (Harga Eceran Tertinggi). Sedangkan menurut ketentuan Pasal 3 Peraturan Menteri tersebut, produsen wajib melaksanakan pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi di wilayah tanggung jawabnya sesuai dengan rencana kebutuhan yang telah ditetapkan. Selain itu, produsen, distributor dan kios pengecer bertanggungjawab atas pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi sesuai

dengan prinsip 6 Tepat, yaitu Tepat Jenis, Tepat Jumlah, Tepat Harga, Tepat Tempat, Tepat Waktu dan Tepat Mutu sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya masing- masing dengan pengaturan tanggung jawab yang berjenjang. Selanjutnya, menurut pasal 12, kios pengecer menjual pupuk bersubsidi kepada petani dan atau kelompok tani dengan harga yang tidak melampaui HET. Sedangkan menurut pasal 14, distributor dan kios pengecer dilarang untuk memperjual belikan pupuk bersubsidi di luar wilayah tugas dan tanggung jawabnya. Kemudian, kios pengecer melanggar ketentuan berlaku dikenakan sanksi administratif berupa peringatan tertulis dan pembekuan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP). Bahkan, distributor yang dengan sengaja melanggar ketentuan berlaku tersebut bersama- sama dengan kios pengecer yang ‘nakal’ dan pihakpihak lain yang dengan sengaja ikut melakukan perbuatan yang melawan hukum sehingga menyebabkan terjadinya kelangkaan pupuk bisa dikenakan sanksi sebagaimana yang diatur dalam UU Darurat Nomor : 7 Tahun 1955 tentang Pengusutan, Penuntutan dan Peradilan Tindak Pidana Ekonomi. (BD)

Bupati H Ngogesa Sitepu Realisasi Janjinya di Kutambaru UNTUK membuktikan realisasi terhadap janji yang diucapkan dihadapan masyarakat saat peresmian Kantor Camat Kutambaru pada 26 Mei 2011 lalu, Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu meninjau langsung pengerjaan perawatan jalan yang telah dilakukan, dan merupakan akses satu-satunya menuju pusat ibukota Kecamatan Kutambaru. ”Harapan kita masyarakat disini bisa lebih meningkatkan taraf perekonomiannya dengan perbaikan badan jalan,”kata bupati didampingi Kabag Humas Syahrizal dan Camat Kutambaru Rasmi F Sitepu, kemarin. Pengerjaan perawatan jalan yang dilaksanakan ± 5,5 km mulai Simpang Tanjung Kasih merupakan gerbang pintu masuk Kecamatan Kutambaru hingga Kantor Camat setempat telah dilakukan seminggu yang lalu dan diharapkan selesai pada 5 hari ke depan. Selanjutnya pada tahun 2012 nanti jalan tersebut seluruhnya akan diaspal hotmix. Ngogesa Sitepu mengingatkan untuk terpeliharanya jalan telah baik, hendaknya masyarakat bersama-sama memelihara termasuk memperhatikan tonase lalu lintas yang melintas. Selain itu, kebersamaan dan kepedulian masyarakat lewat gotong royong minggu bersih dengan memfungsikan parit di sisi kiri dan kanan jalan sehingga tidak ada air yang menggenangi badan jalan karena hal tersebut justru akan mempercepat kerusakan badan jalan kembali. Pada kesempatan yang sama, Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu juga meninjau langsung suasana pasar Pekan Marike, yang lazim digunakan pada setiap hari Rabu. Dilokasi tersebut bupati memberikan perhatian

Puskesmas Pariwisata Pantai Cermin, Jalan HT Rizal Nurdin atau di Desa Pantai Cermin Kanan, Kecamatan Pantai Cermin, Serdang Bedagai.

Puskesmas Pariwisata Pantai Cermin Kecewakan Pengunjung Pantai Cermin-andalas Pelayanan kesehatan khususnya di Puskesmas Pariwisata Pantai Cermin, jalan HT Rizal Nurdin atau di Desa Pantai Cermin Kanan, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, telah mengecewakan pengunjung obyek wisata bahari. Sebab, Puskesmas Pariwisata itu tak mampu memberikan pertolongan optimal ketika seorang pengunjung salah satu obyek wisata bahari yang mengalami luka membutuhkannya. Peristiwa itu terjadi, Sabtu (4/6) sekitar pukul 17.30 WIB, ketika seorang bocah berumur 8 tahun, bernama Budi, warga Medan. Begitu tiba di Puskesmas Pariwisata Pantai Cermin guna mendapatkan perawatan medis, usai mengalami luka tusuk sedalam 1 Cm di bagian tangan kanan ketika mandi di laut, tak satupun pegawai atau tenaga medis berada di Puskesmas untuk menanganinya. Keterangan dari salah seorang pekerja di obyek wisata bahari yang membawa korban, mengaku bernama A Han (24) warga Pantai Cermin menjelaskan, bersama keluarga koban yang mengalami luka tusuk dibagian tangan kanan dibawa ke Puskesmas Pariwisata, menumpangi mobil pribadi. Namun setibanya di Puskesmas, karena tak satupun pegawai atau tenaga medis berada ditempat, alhasil korban dievakuasi oleh pihak keluarga ke klinik Dr Putra, yang berada di Kota Pantai Cermin, berjarak sekitar 200 meter dari Puskesmas, guna mendapatkan perawatan medis. Terpisah, pemerhati kesehatan, Endang (35) warga Pantai Cermin menegaskan, pelayanan kesehatan Puskesmas Pariwisata Pantai Cermin ini jelas sangat mengecewakan. "Pihak Puskesmas seolah tidak siap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Selain pertolongan medisnya, juga kedisiplinan pegawainya,"ujarnya. Menurutnya, pertolongan pertama yang diberikan kepada pasien sangat menentukan nasib pasien selanjutnya.Pada saat itulah pasien harusnya mendapatkan pelayanan medis seoptimal mungkin. ”Kalau pertolongan pertamanya sudah kurang beres, gimana lagi pelayanan berikutnya, jangan setengah hati melayani pasien. Masalah kesehatan menyangkut kelangsungan hidup seseorang," tegasnya. Hal senada dikatakan Ariyanto SH. Puskesmas Pariwisata Pantai Cermin di Jalan HT Rizal Nurdin, Desa Pantai Cermin Kanan, Kabupaten Serdang Bedagai yang dibanggakan dan bisa menjadi ‘ikon’ di Sumatera Utara karena memiliki nilai unggul sebagai unit kesehatan yang memberikan pelayanan terbaik hanya isapan jempol belaka. Buktinya, ketika warga membutuhkan pelayanan, tak satupun pegawai Puskemas Pariwisata Pantai cermin hadir dan terkesan makan gaji buta. “Mana bisa jadi ikonnya Sumut, buktinya tidak memberikan pelayanan terbaik, ketika dibutuhkan. Wajarlah kalau Bupati Sergai, Ir HT Erry Nuradi memberikan teguran keras terhadap Kadis Kesehatan Sergai, biar perlu pindahkan pegawai kesehatan dan tenaga medis Puskesmas Pariwiasata Pantai Cermin, yang tidak mendukung program Bupati Sergai,”tegasnya. Sekadar mengingatkan, Pelayanan kesehatan kepada masyarakat (Yankesmas) di Kabupaten Sergai sejak tahun 2005 hingga 2010 mengalami peningkatan yang cukup signifikan dan pelayanan tersebut akan terus ditingkatkan. Hal itu dikatakan, Bupati Serdang Bedagai HT Erry Nuradi di depan tim Kementerian Kesehatan RI dalam rangka verifikasi usulan penghargaan Manggala Karya Bhakti Husada tahun 2010 kepada Pemkab Sergai, beberapa waktu lalu. (RYAD)

Gudang Penampungan CPO Mendadak Tutup

Tinjau Jalan-Bupati H Ngogesa Sitepu meninjau kondisi badan jalan Simpang Tanjung Kasih–Marike, yang sedang dalam proses pengerjaan pada kunjungan kerjanya di luar jam dinas. keberadaan loods berjualan pedagang dan yang utama induk bangunan pasar yang kondisinya membutuhkan perhatian. "Saya akan instruksikan instansi terkait untuk mengambil langkah segera terhadap masalah ini,”kata Ngogesa sembari meminta Kabag Humas memberikan catatan khusus terhadap bagian pasar yang perlu mendapat perhatian Dinas Perindag dan PUD Langkat, termasuk fasilitas MCK. Sementara, Ternalem PA dan Mujuri

Surbakti yang merupakan tokoh masyarakat setempat beserta Rimbun Jaya Bangun Ketua Karang Taruna Kecamatan Kutambaru, Parman S Kaur Desa Kutambaru atas nama warga menyampaikan terima kasih tanggapnya bupati dan merealisasikan janjinya lebih cepat dari waktu diperkirakan. ”Terima kasih pak bupati, dulu kami jika keluar daerah harus menempuh waktu tidak kurang dari 30 menit karena kondisi jalan sangat parah, kini hanya dalam waktu 10 menit kami

sudah sampai,” kata Ternalem PA mewakili rekan-rekannya. Sekadar diketahui Kecamatan Kutambaru memiliki aset wisata yang menarik diantaranya wisata arung jeram Desa Kaperas, Air Terjun Marike Halaban, Air Panas Simolap dan Air Tangga-tangga Kinangkong Desa Kuta Gajah. Selain itu daerah ini dikenal dengan hasil bumi sangat baik di antaranya karet, kelapa sawit serta hasil kebun berupa buah Durian Marike yang sudah dikenal kekhasan rasanya. (BD)

Batu Bara-andalas Gudang penampungan CPO yang menjamur di sepanjang Jalinsum Batu Bara mendadak tutup sejak Jumat (3/6), hingga kini. Pengamatan di lapangan, Minggu (5/6) tidak terlihat adanya aktivitas menurunkan CPO dari mobil tangki meski sejumlah mobil tangki parkir bejejer di beram jalan di dekat gudang. Namun sampai sekarang, belum didapat informasi yang jelas terkait dengan ditutupnya gudang penampungan CPO tersebut. Sebuah sumber menyebutkan, ada perintah dari Medan agar gudang tutup untuk sementara. Namun sumber itu enggan menyebutkan, siapa yang memerintahkan gudang penampungan itu harus ditutup sementara. Keterangan diperoleh andalas menyebutkan, tutupnya gudang CPO tersebut karena pihak pengusaha penampungan CPO ilegal itu, sudah mendapat informasi akan menjadi target operasi (TO) tim dari Poldasu. Karenanya, begitu petugas turun ke Batu Bara tidak ada target operasi yang berhasil diringkus. Sebab, saat ini semua gudang penampungan CPO telah ditutup. Kalau benar demikian berarti rencana tim untuk melakukan penertiban dan penindakan, sudah bocor duluan kepada pengusaha penampung CPO tersebut. (SUSI)


ACEH MEMBANGUN

Senin 6 Juni 2011

Temuan Pansus Bidang Keuangan

harian andalas | Hal.

14

TAK MEL MELAAUTUT-Para nelayan yang menggunakan Boat pancing tuna kini sudah ditarik dan ditambat ke darat karena tidak melakukan kegiatan, karena was-was situasi yang tidak bersahabat di musim barat ini dengan angin kencang dan ombak besar.

Bireuen-andalas Tim Pansus Bidang Keuangan DPRK Bireuen menemukan sebanyak Rp 19,3 miliar perbedaan angka pendapatan antara Lembaran Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI dengan Raqan Qanun Bupati Bireuen. Hasil temuan Tim Pansus DPRK Bireuen itu disampaikan ketuanya Efendi menjawab andalas, kemarin setelah mereka turun ke lapangan. Efendi menyebutkan, dalam LHP BPK RI pendapatan Bireuen tahun 2008 sebesar Rp 596 miliar lebih, sementara dalam raqan qanun Bupati Bireuen pandapatan dituliskan Rp 577,5 miliar. Dengan demikian adanya selisih sebesar Rp 19, 3 miliar lebih, namun untuk tahun 2009 tidak ada selisih dank lop sebesar Rp 549 miliar sesuai print out rekening Pemkab Bireuen. Tim Pansus DPRK Bireuen yang telah bekerja semaksimal sesuai dengan tugasnya dalam beberapa hari belakangan, menemukan sejumlah kejanggalan dalam bidang keuangan. Kejanggalan seperti adanya perbedaan angka pemasukan, realisasi fisik berbagai proyek di lapangan. Dan hasil temuan itu akan dibawa dalam sidang pleno DPRK untuk dibahas serta akan melakukan audit agar jelas mengetahui kenapa terjadi perbedaan dan kemana uang yang selisih tersebut digunakan. (HUS)

Pengurus IGRA Aceh Utara Dilantik Lhokseumawe-andalas Pengurus IGRA (Ikatan Guru Raudhatul Athfal) Aceh Utara periode 2011-2016 dilantik, akhir pekan lalu oleh Ketua IGRA Provinsi Hj Murhammah SAg di gedung Raudhatul Al-Ahyar, Gampong Bangka Jaya Kecamatan Dewantara Aceh Utara. Hadir pada kesempatan itu Bupati Aceh Utara, Kepala Kankemenag Aceh Utara, Camat Dewantara dan Tokoh Masyarakat Dewantara. Dalam acara Titian Muhibah atau silaturrahmi yang digelar oleh sekitar 300 Guru RA se-Kabupaten Aceh Utara, kembali menunjuk Hasliah A MPd sebagai Ketua IGRA periode 2011-2016, Hasliah A MPd telah menjabat sebagai Ketua IGRA Aceh Utara sebelumnya. Bupati Aceh Utara, Ilyas Hamid dalam sambutannya mengaku sangat terkejut dan tidak percaya dengan dibentuknya IGRA. Mengingat pihaknya tidak pernah diberitahukan tentang keberadaan IGRA oleh Kankemenag Aceh Utara. Bupati juga mengungkapkan betapa kagum pada kesungguhan guru guru RA dengan semangat tinggi dan perjuangan berat bisa bersatu dalam satu wadah membentuk IGRA kendati tidak pernah mendapatkan bantuan dari Pemda Aceh Utara. Hal yang sama juga diungkapkan oleh Kepala Kankemeneg Aceh Utara Drs H Zulkifli Idris MPd. “Kami sangat bangga dengan hal luar biasa yang dilakukan oleh guru-guru RA se Kabupaten Aceh Utara, dan berharap IGRA tetap bersatu dan saling mendukung, karena dengan persatuan IGRA akan semakin kuat dan terus berkembang sehingga menjadi contoh bagi IGRA lainnya,” ungkap Zulkifli Idris. (UCR)

andalas/usman cut raja

DIABADIKANDIABADIKAN-Usai dilantik, Pengurus IGRA Aceh Utara, diabadikan bersama.

andalas /suherman amin

Angin Kencang

Boat Nelayan Ditambat di Darat Bireuen-andalas Sejumlah Boat Pancing Ikan Tuna ditambatkan di pesisir laut Kuala Raja kawasan Bireuen, karena para nelayan enggan melaut akibat ekses dari angin kencang yang dikabarkan masih melanda Aceh. Menurut Usman Abu Laoet warga Kuala Raj, akhir pekan lalu, para nelayan khususnya yang melaut untuk memancing sudah beberapa hari tidak melaut sebab kondisi cuaca dipertengahan musim barat. Selain angin kencang, ombak dilaut lepas sekitar 120 milpun sangat besar.

“Mereka tidak melaut dan itukan boatnya mereka dan merekapun untuk memenuhi kebutuhan keluarga yah..kalau ada toke Boat yang meminta membuat jaring akan mereka kerjakan,” kata Usman Abu Laoet. Sejumlah Boat para nelayan yang sebelumnya digunakan untuk mencari Ikan Tuna di laut lepas sudah ditarik ke darat dan ditambat dipinggiran pantai. Boat pancing tuna itu seperti biasanya dan setiap harinya, mencari ikan tuna ke laut lepas jaraknya sekitar 120 mil atau tujuh jam perjalanan dari bibir pantai Desa Ujong Blang Kuala Raja dan biasanya sekali melaut bisa mendapatkan satu, dua sampai lima ekor ikan tuna dengan berat sekitar 60 -70 kilogram dengan harga per-kilogram, harganya mencapai Rp 20 ribu.

Dijelaskan, untuk mencapai tujuan, para nelayan berangkat pukul 00.00 WIB dan pulangnya pagi atau siang. Namun sekali sekali pergi melaut, membutuhkan modal sekitar Rp 300 ribu, untuk keperluan melaut sehingga kalau ada rezeki agak sulit dalam menggantikan uang dikeluarkan itu. Safwadi dan M Amin menambahkan, karena tidak punya pekerjaan sampingan dan mengandalkan pendapatan dari hasil melaut. Selama empat hari tidak melaut, mereka sangat kesulitan memenuhi kebutuhan hari-hari. Musim barat baru teduh dan berganti musim timur diperkirakan bulan September mendatang sebab, dalam perubahan musim berlangsung dua kali, selama enam bulan sekali. (HERA)

Warga Resah, Minah Rp 10.000 Per Liter Lhokseumawe-andalas Sejumlah warga Kota Lhokseumawe mulai resah akibat harga Minyak Tanah (Minah) yang dijual kioskios terlalu tinggi bahkan mencapai Rp 9.000-Rp 10.000 per liter. Sementara, pangkalan–pangkalan yang resmi di seluruh Kota Lhokseumawe tidak dibuka sebagaimana biasanya. Salah seorang warga gampong Mesjid Mur (27) kepada andalas, kemarin menyebutkan, akibat langkanya minyak tanah dipangkalan resmi Kota Lhokseumawe, banyak pedagang lainnya yang berceceran di jalan berkesempatan menjual minah itu dengan harga terlalu tinggi dan tidak sesuai. ”Saya beli minyak tanah di salah satu kios dengan harga Rp 9000 per liter dan ini sangat memberatkan bagi saya yang ekonomi lemah,” ujarnya. Senada juga diungkapkan Husnan

(37). Menurut dia, harga minah terlalu melambung dengan harga Rp 10.000. “Seminggu lalu saya beli hanya Rp 3.100 per liter sesuai harga eceran Tertinggi (HET) di pangkalan resmi Rp 3100 dan tempat kios–kios, hanya Rp 4000-4500. Namun, dalam dua hari ini harganya selangit,” ujarnya dengan nada kesal. Menurut Husnan, minyak tanah satu-satunya solusi untuk memasak yang menggunakan kompor. Tapi, dengan langkanya minah tersebut harus juga solusinya bagi kami warga miskin. Sementara, gas pernah digunakan sebelumnya, namun takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Dia berharap kepada pemerintah agar menyediakan minyak tanah sebanyak-banyaknya untuk kebutuhan masyarakat. Meski ada juga yang banyak memakai kompor gas, sehingga kebutuhan tetap teratasi secara

menyuluruh bagi masyarakat. Sementara sebelumnya, Lembaga Perlindungan Konsumen Muslim (LPKM) Kota Lhokseumawe Syahrial MS SH meminta kepada Gubernur Aceh Irwandi Yusuf agar menunda dulu pencabutan minyak tanah yang bersubsidi di Aceh. Pasalnya, minah yang bersubsidi hingga saat ini masih dibutuhkan masyarakat. Akibat yang memakai kompor gas tabung 3 kilogram dari bantuan pemerintah pusat belum efektif. “Minyak tanah yang bersubsidi dari pemerintah Aceh secara umum dilanjutkan dan bila ada imbaun dari pemerintah pusat, agar dicabut minah yang bersubsidi agar ditunda. Bagi Pemerintah Aceh jangan terburuburu mengambil sikap terhadap hal itu, karena itu hak hidup orang banyak untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya. (BT/UCR)

Sosok Sekdakab Harus Berkualitas Bireuen-andalas Sejumlah pemuka masyarakat Bireuen mengharapkan Bupati Bireuen Drs Nurdin Abdul Rahman dan Badan Pertimbangan Jabatan Kepangkatan (Baperjakat) menyeleksi sosok Sekdakab Bireuen, dalam usulannya ke Banda Aceh agar jangan salah kaprah. Sosok Sekdakab Bireuen yang akan menggantikan posisi Sekdakab Bireuen Ir Nasrullah MSi yang akan pindah ke Banda Aceh, harus benar-benar sosok yang berkualitas, mengerti manajemen, tegas, dan bijaksana. Menurut mereka, sosok pejabat sekretaris daerah (Sekda) ke depan harus sosok yang lebih tegas dan punya karakter seorang pimpinan. Sehingga, tidak hanya menjadi lambang bagi bawahannya serta yang benar-benar hebat dan mampu mengatasi permasalahan menyangkut manajemen dan kinerja aparatur pemerintahan di jajaran Setdakab. “Kita mengharapkan ke depan seluruh PNS menyadari akan tugasnya sekaligus ada bimbingan dari Sekda, sehingga tugas yang diembannya merupakan amanah mampu dilaksanakan dengan tidak adanya beban,” ungkap Drs Rusli A Manaf seraya menyebutkan Sekdakab ke depan memang sosok yang berani menentang hal-hal yang menurut aturan tidak boleh dilaksanakan. “Kita tidak mengharapkan Sekda terperangkap dalam kepentingan elit, sebab jika itu terjadi maka kabupaten Bireuen selamanya menghadapi berbagai masalah,” tambahnya. Selain itu berbagai tokoh Bireuen lainnya juga mengungkapkan hal senada. Mereka mengharapkan Sekda ke depan harus yang tahu seluk beluk persoalan yang ada dan tidak menambah daftar masalah,makanya Sekda harus benar-benar dari kalangan yang bersih dan berkarakter dan mampu membangun Bireuen.(HUS)

Laporan : Usman Cut Raja

NIAN Nio Lian Khi, wanita asal negeri Tiongkok yang kemudian bergelar Putrou Neng datang ke Aceh bersama 2000 pasukan sempat menaklukkan kerajaan Indrapuri, Aceh Besar pada tahun 1205. Setelah kerajaan Indrapuri dikalahkan pasukan yang dipimpin jenderal perempuan ini lalu mareka membuka perkebunan lada di daerah Maprai atau Sibreh sekarang. Nah, apa saja peninggalan kerajaan Indrapuri atau Lamuri yang dikawal Jendral Nian Nio Lian Khi sebelum dikalahkan pasukan Meurah Johan asal kerajaan Lingge, Aceh Tengah yang bergabung dengan Abdullah Kan’an alias Tengku Abdullah

Lampeuneuen dari Kerajaan Peureulak, Aceh Timur. Selain nama daerah bernuansa Hindu Budha seperti Indra Purba juga terdapat beberapa bangunan kuil. Adalah mesjid Indrapuri, konon merupakan bagian dari sejarah Hindu Budha di Aceh. Dahulunya, bangunan masjid itu merupakan candi. Jaraknya sekitar 25 kilometer arah tenggara Banda Aceh. Terdapat dua pagar yang mengelilingi masjid. Pagar pertama adalah pagar tempat tugu yang melingkari seluruh kompleks. Sementara pagar kedua adalah pagar dari batu kali yang hanya mengelilingi masjid. Ruangan mesjid dicapai setelah menaiki 11 anak tangga yang terbuat dari batu. Tapi itu bukan satusatunya tangga. Setelah melewati dua tingkat tangga terdapat bak tempat membasuh kaki, lantas didapati lagi tangga batu kedua yang langsung menuju pintu utama

masjid. Secara total ada tiga pintu masuk ke dalam mesjid yang semuanya hanya selebar sekitar satu meter. Dua pintu lainnya, di kiri dan kanan masjid. Bangunan di dalamnya berupa bujur sangkar yang berukuran sekitar 100 meter persegi. Dinding utama mesjid hanya setinggi sekitar satu meter beratap joglo yang rendah sekaligus menjadi dinding masjid. Kayu-kayu bulat yang menyangga atap diperkirakan sudah berusia ratusan tahun. Kendati sudah dipugar dan beberapa bagian sudah diganti namun jejak sejarah yang melekat pada bangunan masjid ini adalah konstruksi dasar termasuk tembok tebal yang mengelilingi mesjid yang dulunya berfungsi sebagai benteng. Ciri utamanya adalah tembok tebal yang mengelilingi kompleks bangunan candi terbuat dari batu hitam, atau batuan tuff yang biasa juga dibuat untuk arca. Sebagaimana umumnya

candi candi di Jawa Tengah, batu-batu itu dibuat saling bertautan yang direkatkan dengan putih telur. Dari beberapa catatan menunjukkan, bangunan masjid ini dulunya merupakan sebuah candi Hindu yang dibangun sekitar abad ke12 Masehi, sezaman dengan pembangunan Candi Bahal di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, atau Candi Muara Takus di Kampar, Riau. Konon, Candi Indrapuri yang diyakini sebagai candi khusus untuk kaum perempuan masa itu merupakan bagian dari peninggalan Kerajaan Lamuri, yang semula merupakan kerajaan Hindu. Selain Candi Indrapuri, sebenarnya Kerajaan Lamori juga membangun candi lain, seperti Indrapatra dan Indrapurwa. Namun situsnya kini sudah tidak terlihat lagi. Diceritakan, berubahnya fungsi Candi Indrapuri menjadi masjid diawali

dengan takluknya kerajaan Lamuri dibawah pimpinan Nian Nio Lian Khi oleh pasukan Abdullah Kan’an bersama Meurah Johan. Lalu Abdullah Kan’an dan Meurah Johan mengajak Kerajaan Lamori memeluk agama Islam. Setelah semuan penduduk memeluk Islam, maka candi candi itu pun tidak dipergunakan lagi. Bahkan Candi Indrapatra dan Candi Indrapurwa dibiarkan runtuh secara begitu saja. Candi Indrapuri yang masih kokoh lantas dijadikan mesjid. Pada masa inilah bangunan itu mulai mendapat tambahan material berupa konstruksi kayu-kayu dan atap. Di samping kanan bangunan induk masjid, dibuat pula bangunan tambahan yang terlihat seperti bertingkat dua. Bangunan itu merupakan tempat beduk. Ada anak tangga untuk naik ke atas. Dari tempat beduk ini dapat terlihat alam sekitar, kebun kelapa dan sungai Indrapuri yang mengalir

andalas/usman cut raja

Jejak Hindu di Indrapuri Aceh Besar

KERAJAAN LAMURIMasjid Indrapuri peninggalan kerajaan Lamuri abat ke 12 Masehi. deras. Catatan lain menyebutkan, karena bentuk mesjid ini masih asli, pada tahun 1986, Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala sempat mengusulkan agar bangunan ini dikembalikan fungsinya sebagai candi. Namun reaksi keras warga Serambi Mekkah telah membatalkan rencana tersebut.

Diceritakan, sebelum Mesjid Jamik Indrapuri selesai dibangun, dulunya ratusan penduduk melaksanakan shalat Jumat di mesjid peninggalan kerajaan Lamuri. Sekarang sudah jarang. Warga lebih senang shalat ke masjid baru yang berada di seberang sungai, sekitar 400 meter dari Mesjid Indrapuri lama.


Senin

SAMBUNGAN

6 Juni 2011

harian andalas | Hal.

LSM Australia Mengada-ngada Soal Pembantaian Sapi di RPH ANCAMAN sanksi yang dijatuhkan Kementerian Pertanian terhadap tiga Rumah Potong Hewan (RPH) di Indonesia termasuk RPH Mabar di Medan, diprotes keras Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Sumut Parlindungan Purba. Menurutnya, Kementerian Pertanian tidak punya alasan kuat untuk menjatuhkan sanksi tersebut karena hanya berdasarkan tudingan dari LSM atau NGO Autralia. Dua RPH lainnya yang mendapat ancaman sanksi serupa, RPH Bayur Tangerang dan RPH Herman Lampung Parlindungan juga menilai tuduhan LSM Australia t yang menyebutkan terjadi pembantaian pada proses pemotongan sapi di empat RPH di Indonesia mengada-ngada dan lebih kental bermotifkan persaingan dagang. “Saya protes keras tudingan tersebut, karena tidak terbukti sama sekali. Seluruhnya dilakukan sesuai de-

ngan prosedur yang telah ditetapkan, tidak ada terjadi pencongkelan mata atau pencabutan kuku,” katanya seusai sidak ke RPH Medan di Mabar, dini hari, kemarin. Menurut dia, tudingan tersebut tidak beralasan, karena dari hasil pengamatannya langsung ke lapangan, tidak ada tindakan seperti yang dituduhkan NGO Australia tersebut. Dia menilai tudingan tersebut hanya sebagai bentuk persaingan dagang antara Indonesia dan Australia. Hasil pengamatannya tersebut akan disampaikan langsung ke Menteri Pertanian (Mentan) untuk segera ditindaklanjuti dan segera dicari jalan keluarnya. Jadi pemerintah harus segera mengantisipasinya, jangan sampai merugikan Indonesia. “Apa alasan Australia tidak bisa diketahui pasti. Yang jelas ini karena persaingan dagang,” ujarnya. Meski begitu, kata Parlindungan, tudingan NGO Australia tersebut dapat

diambil hikmahnya, yaitu Indonesia harus bisa swasembada daging, sehingga tidak terlalu bergantung terhadap sapi impor. Rencana swasembada daging pada 2014 harus terealisasi. Saat ini, kebutuhan konsumsi daging nasional sebesar 2,2 juta ton baru bisa dipenuhi kurang dari 25 persen. Khusus Sumatera, sebelumnya produksi ditopang tiga provinsi, yaitu Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Sumut, dan Sumbar. NAD dan Sumut tidak bisa memasok untuk daerah lain.

Sementara itu, Sumbar hanya mampu memenuhi kebutuhan lokal. “Dalam setahun kita kekurangan 40.000 ekor sapi.Untuk memenuhinya dibantu impor, namun tetap dibatasi 10.000 ekor per tahun,” sebut Parlindungan. Direktur Utama PT RPH Medan Adios Gusri mengatakan, pemotongan sapi di RPH sudah sangat berkurang, karena adanya pemotongan liar di luar RPH. Dia menduga, pembantaian tersebut bisa saja terjadi di RPH liar tersebut. “Sekarang

saja, RPH sudah sangat jarang memotong sapi, karena importir melarang memotong ke sini karena berbagai isu negatif dituduhkan, sehingga ada RPH lain yang tidak tahu bagaimana standarnya. Jadi bagaimana mungkin kami melakukan pembantaian karena pemotongan saja sedikit,” ucapnya. Saat ini,jumlah sapi yang dipotong dalam sehari hanya berkisar 10 ekor. Dari total itu, hanya 3-5 ekor sapi impor. Di waktu lalu, sapi yang dipotong di RPH berkisar 35-40 ekor.(BBS/GUS)

LBH Tuding Poldasu tak Profesional .........(Dari Halaman 1) Kepastian bebasnya Amdani diperoleh dari keterangan Muslim Muis, Wakil Direktur LBH Medan yang mendampingi Amdani Lubis dan Syarifuddin Lubis ke Polres Madina untuk menjalani pemeriksaan. "Amdani Lubis dinyatakan tidak terlibat dalam segala aksi pembakaran PT SMM, sehingga tadi malam jam 11.00 dapat pulang ke rumahnya dengan tenang, sedangkan Syarifuddin Lubis masih diperiksa dan tadi malam nginap di Polres Madina," kata Muslim Muis, Minggu (5/6) siang melalui telepon seluler. Menurutnya dengan dilepaskannya Amdani Lubis, membuktikan kurang profesionalnya kepolisian dalam melakukan penyelidikan. “Ini menunjukkan betapa gegabahnya kepolisian dalam bertindak dan memutuskan hidup seseorang. Harus ada bukti kuat sebelum seseorang itu dijadikan tersangka apalagi sampai masuk DPO,” kritik Muslim. Mengenai nasib Syarifuddin, pihak LBH masih menunggu perkembangan dan berharap segera dibebaskan juga. “Bila hingga besok (hari ini, red), tak juga dibebaskan kita akan layangkan Prapid. Seharusnya dalam 1 X 24 jam telah bisa ditentukan tersangka tidaknya seseorang,

bila tak bisa buktikan segera bebaskan,” tandasnya. Pada kesempatan tersebut dia juga menyampaikan keanehan dalam pengusutan kasus tersebut. Kasus ini menurutnya terlalu dipaksakan dengan bukti tindakan represif terhadap warga yang melakukan aksi, juga pengejaran orang-orang yang disangkakan sebagai tersangka. Sementara itu sebelumnya Kapoldasu Irjen Wisjnu Amat Sastro membantah berpihak kepada PT Sorik Mas Mining (SMM) terkait insiden pembakaran barak pekerja PT SMM, beberapa hari lalu. "Kita tidak pernah berpihak kepada siapapun dalam menegakkan hukum. Katanya polisi kan harus profesional. Jadi, apakah polisi harus diam atas insiden itu?" tanya Wisjnu. Menurut Wisjnu pihaknya masih tetap profesional dalam menangani kasus pembakaran barak PT SMM. Wisjnu juga meminta agar tidak lagi mempersoalkan jajarannya yang sempat dituding "mengepung" Kantor LBH Medan di Jalan Hindu. "Kalau ada tersangka judi masuk ke LBH (Lembaga Bantuan Hukum), apakah polisi tidak boleh menangkapnya? Kemudian kalau ada orang yang membunuh, lalu berlindung di LBH, apa polisi juga tidak boleh menangkapnya," ujarnya.(HER/THA)

Protes Korupsi Puasa Sampai Mati .........(Dari Halaman 1) hukuman mati kepada pegawai pemerintah yang korup. "Ada kemarahan yang sangat mendalam di kalangan penduduk negeri ini. Mereka menginginkan tindakan segera,'' katanya sebagaimana dilansir kantor berita BBC, Sabtu (4/6). Kalau uang gelap berhasil diselamatkan, kata Baba Ramdev, tak akan ada orang yang kelaparan, tak berpendidikan, tak bekerja. Kepada para pendukungnya di Delhi, ia mengatakan akan mulai berpuasa yang disebutnya hingga kematian. Baba Ramdev memulai puasanya di depan ribuan pendukungnya di New

Delhi, Sabtu (4/6). Berbagai kritik menuduh Ramdev terikat dengan kelompok sayap kanan Hindu dan mempertanyakan ketulusannya, memperlihatkan dia hidup mewah dengan uang dari usaha bisnis jutaan dolar. Awal Sabtu, Perdana Menteri Manmohan Singh mengirim empat menteri untuk bertemu dengan Ramdev dalam rangka mencoba menghentikan protesnya. Namun Ramdev menolaknya. Pendukung Ramdev bergabung dalam puasa besar-besaran hari Sabtu di Mumbai dan negara-negara bagian lain di seluruh India.(INT)

andalas/hs poetra

TERANCAM SANKSI– Terlihat aktivas pekerja di Rumah Potong Hewan (RPH) Mabar, Medan. Kementerian Pertanian mengancam memberikan sanksi RPH Mabar dan dua RPH lainnya di Indonesia yang diduga melakukan proses pemotongan sapi tidak berbasis kesejahteraan hewan dan kehalalan.

15

Mata Pelajaran Pancasila Kembali Masuk Kurikulum Denpasar-andalas Nilai-nilai Pancasila dibutuhkan untuk membangun karakter bangsa. Mata pelajaran Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) yang sebelumnya diubah menjadi Pendidikan Kewarganegaraan (PKN) akan kembali masuk dalam mata pelajaran di sekolah. Menteri Pendidikan Nasional M Nuh menjelaskan mata pelajaran PPKN diubah menjadi PKN sesuai amanat UndangUndang Sisdiknas tahun 2003. PKN diterapkan hingga saat ini. "Kini mata pelajaran yang masih berkaitan dengan nilai Pancasila adalah PKN sesuai dengan kurikulum 2006," ujar M Nuh usai membuka acara "System Assesment and Benchmarking for Education Results (SABER)" di Nusa Dua, Bali, Minggu (5/6). Nuh menjelaskan mata pelajaran Pancasila akan kembali diterapkan dalam kurikulum. Namun, untuk mengakomodasi Pancasila ke dalam mata pelajaran membutuhkan waktu lama. Perubahan PKN ke mata pelajaran yang mengandung nilai-nilai Pancasila perlu disiapkan secara matang termasuk pengadaan buku

baru yang sesuai dengan kurikulum baru. "Minimal butuh waktu satu tahun untuk mengganti mata pelajaran PKN menjadi mata pelajaran yang berisikan nilai-nilai Pancasila," katanya. Saat ini, Kementerian Pendidikan Nasional sedang merumuskan mata pelajaran Pancasila melibatkan pusatpusat studi Pancasila dan Budaya di universitas. "Pergantian nama mata pelajaran PKN tidak mungkin pada tahun ajaran 2011/2012 . Cara yang bisa ditempuh menyelipkan Pancasila dalam PKN," terangnya. Nuh menjelaskan perumusan pendidikan Pancasila ke dalam kurikulum penting untuk membentuk karakter siswa. Untuk membentuk dan menumbuhkan pendidikan karakter ada 3 tahapan. Pertama, menumbuhkan kesadaran peserta didik bahwa semua manusia itu sama derajatnya sebagai ciptaan Tuhan. Kedua, menanamkan rasa cinta terhadap tanah air. Ketiga, menumbuhkan kecintaan itu dengan membangun kebanggaan generasi muda melalui prestasi yang membanggakan.(DTC)

Mobil Rahudman Lebih Mewah dari Milik Anang .........(Dari Halaman 1) pejabat struktural setingkat eselon III dan IV di jajaran Pemerintah Kota Medan yang berlangsung di Lantai IV, Balai Kota Medan. Sejumlah tamu yang hadir temasuk para wartawan pun ramai memperbincangkan mobil mewah wali kota buatan Amerika itu. Bahkan tak sedikit warga kota yang membandingkan mobil jeep tersebut dengan mobil yang biasa dipakai musisi, pencipta lagu, penyanyi sekaligus produser terkenal, Anang Hermansyah. Tapi rupanya mobil milik pelantun “Jangan Memilih Aku” itu masih kalah mewah dibandingkan mobil dinas yang ditunggangi Rahudman Harahap. Sebab, mobil ayah dua anak yang bercerai karena istrinya Kris Dayanti, berselingkuh itu

adalah jenis Jeep JK Wrangler warna hijau keluaran 2008. Ketika itu dibeli Anang dengan harga Rp 400 jutaan. Dikutip dari sebuah situs berita selebritis, alasan Anang memilih mobil jenis Jeep itu untuk menjalani kesibukannya sebagai artis dan tidak pernah menggunakan supir. “ Beli mobil untuk jadi kaki bukan gaya, makanya musti cari yang benar-benar cocok,” jelasnya. Lantas apa alasan Wali Kota Medan memiliki mobil dinas yang kemewahannya mengalahkan milik artis terkenal? Tidak diketahui pasti. Namun kepada wartawan, Kabag Aset dan Keuangan Pemko Medan mengaku, memiliki mobil seperti Wrangler dinilai wajar dan bergengsi mengingat Medan kota terbesar ketiga di Indonesia. Rahudman Harahap sen-

diri menilai harga yang dianggarkan untuk mobil dinasnya itu tidak masuk dalam kategori mahal. “Itu kan bukan Hummer, tapi Jeep Wrangler. Harga nggak mahal dan lebih murah,” kata mantan Sekdakab Tapanuli Selatan itu. Tidak jelas, seberapa besar uang Rakyat di APBD yang dipakai untuk membeli mobil tersebut. Namun disebutsebut harga mobil baru itu nilainya Rp1,1 miliar. Jika memang benar, berarti jumlah ini jauh lebih besar dari harga resmi yang ditawarkan Chrysler Indonesia, perusahaan resmi yang menjual mobil jenis Wrangler. Saat peluncuran perdana awal Mei lalu, harga yang dipatok Chrysler Indonesia untuk Jeep Wrangler Unlimited Rubicon (4 pintu) adalah Rp 875 juta. Abaikan Etika Tak sedikit yang meng-

kritik pembelian mobil dinas untuk Wali Kota Medan tersebut. Pembelian mobil dinas baru tersebut dinilai pemborosan. Apalagi dari catatan andalas, sebelum membeli kedua mobil mewah ini, sudah ada beberapa mobil dinas selalu dipakai Rahudman untuk menunjang tugas-tugasnya sebagai wali kota. Mobil-mobil tersebut juga tak kalah mewahnya dan masih sangat layak. Mobil tersebut antara lain jenis Toyota Prado dan Toyota Camry. “Pembelian mobil dinas baru itu hanya untuk gagahgagahan. Wali Kota Medan terkesan menggambarkan kemewahan pada rakyatnya. Ini berbeda saat ia mencalonkan diri jadi Wali Kota, yang mencitrakan dirinya jauh dari kemewahan,” ujar Sekretaris Forum Indonesia Untuk

Transparansi Anggaran (Fitra), Elfenda Ananda. Pembelian mobil dinas itu juga ditengarai mendahului Keputusan Presiden (Keppres) tentang pengaturan mobil dinas dan luas kantor untuk aparatur pemerintahan yang tengah digodok pemerintah. Menurut Mendagri Gamawan Fauzi, Keppres tersebut tak lama lagi akan segera diterbitkan. Karena itu pemerintah daerah diminta tidak membeli kendaraan dinas baru sebelum ada Kepres itu. "Pemerintah daerah yang ingin membeli kendaraan dinas untuk ditunda dulu, agar tidak terkena Keppres baru yang akan diterbitkan," kata Mendagri saat pemberian arahan rapat koordinasi (Rakor) kepala daerah se-Sumbar April lalu. (DD/BEN)

Itikad BPKP Sumut Dipertanyakan .........(Dari Halaman 1) Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan Nuriono meminta BPKP Sumut untuk menunjukkan itikad baiknya mendukung langkah Kejatisu menuntaskan kasus dugaan korupsi melibatkan Rahudman tersebut. Dari pemberitaan di berbagai media, kata Nuriono, Kajatisu AK Basuni Masyarief mengakui hasil audit BPKP itu yang menjadi kendala sehingga izin

pemeriksaan terhadap Rahudman Harahap belum direspon Sekretaris Kabinet untuk diteruskan ke Presiden RI. "Oleh sebab itu, saya mendesak BPKP Sumut untuk beritikad baik mendukung langkah Kejatisu dalam menuntaskan kasus korupsi yang melibatkan Rahudman Harahap tersebut,” tegas Nuriono. Di pihak lain, Nuriono mengeritik Kejatisu yang terkesan berlindung di balik alasan belum diserahkannya

hasil audit BPKP Sumut sehingga pemeriksaan terhadap Rahudman menjadi terkendala. Padahal hasil audit bukan hambatan untuk memanggil dan memeriksa Rahudman. “Audit BPKP itu hanya kelengkapan saja. Buktibukti korupsi kan sudah ada di tangan penyidik kejaksaan,” tandas Nuriono. Seperti dikemukakan Kasi Pidsus Kejatisu Jufri Nasution, hingga saat ini pihak Kejatisu masih

menunggu turunnya izin pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Rahudman dari Presiden RI. Kejatisu telah empat kali mengirim surat ke Kejagung mempertanyakan izin pemeriksaan terhadap Rahudman dan sudah dua kali melakukan gelar perkara kasus tersebut. Untuk perkara Rahudman, Kejatisu menemukan dua kasus dugaan korupsi yang terjadi pada tahun 2005. Pertama, kasus dana

TPAPD dengan kerugian negara sekitar Rp1,59 miliar dari Rp5,9 miliar. Untuk kasus ini Kejatisu telah melakukan ekspos di Kejagung dan telah melampirkan hasil audit BPKP. Kasus kedua, penyidik kejaksaan kembali menemukan adanya kerugian negara yang ternyata bukan hanya Rp1,5 miliar, tetapi Rp13,8 miliar karena dana ini belum ada pertanggungjawabannya dari Rahudman selaku Sekda Tapsel saat itu.(FEL)

dengan Syamsul Arifin, Gatot menjelaskan dirinya sudah pernah berkomunikasi dengan Syamsul sejak ditahan di Salemba. Berapa kali pertemuan maupun komunikasi dengan Syamsul, Gatot mengaku tidak ingat. "Saya dengar sejak Ahad (29/5/2011) lalu Pak Gubernur dirawat. Kedatangan ini sebagai bentuk support moral, agar memberikan semangat pada keluarga. Saya juga minta kepada masyarakat Sumut

agar terus berdoa sesuai agamanya masing-masing agar abangda kita segera diberi kesembuhan," kata Gatot. Saat ditanya apakah selama ini mengikuti perkembangan kasus Syamsul Arifin, Gatot mengatakan dirinya tidak terlalu mengikuti kasus tersebut. Seperti diketahui, Syamsul Arifin ditangkap KPK karena kasus dugaan korupsi APBD saat dirinya menjabat Bupati Langkat.

Gatot tak Diizinkan Jenguk Syamsul .........(Dari Halaman 1) Menurutnya kondisi Syamsul saat ini belum stabil dan disarankan tidak ada yang membesuk terlebih dulu. "Kalau mau besuk sesuai jam besuk yakni pukul 17.00 WIB sampai pukul 18.30 WIB. Dari segi kesehatan sebaiknya tidak dibesuk, kalau mau saat jam besuk dan berhubungan lebih dulu dengan pihak keluarga," ujar Uung, Minggu (5/6) di Rumah Sakit Jantung

Harapan Kita, Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat. Gatot yang saat itu mengenakan baju batik berwarna coklat tetap mendesak agar diperbolehkan melihat kondisi Syamsul Arifin. Akhirnya Uung memperbolehkan Gatot masuk menuju lorong namun harus menunggu dokter yang menangani langsung Syamsul untuk mendapat persetujuan. Tidak lama menunggu, hanya sekitar satu menit

Gatot sudah keluar dari lorong tanpa mengetahui bagaimana kondisi Syamsul saat ini. "Boleh menjenguk kalau ada persetujuan dokter yang menangani. Sekarang dokternya sedang tidak ada, karena tidak ada dokternya saya tidak bisa gambarkan kondisi beliau saat ini. Kalau saya ngomong nanti takutnya salah," ujar Gatot. Penantian sia-sia itu akhirnya berakhir pukul 19.00 WIB dan Gatot pun meninggalkan rumah sakit.

Sekadar informasi, dokter yang menangani Syamsul Arifin bernama dr Sunarya SpiP. Syamsul sudah masuk rumah sakit karena sakit jantung sejak tanggal 28 Mei 2011. Gatot mengaku dirinya baru menjenguk terdakwa kasus korupsi Syamsul Arifin yang dirawat akibat sakit jantung karena saran dari Ondim, adik Syamsul Arifin. Menurutnya hasil dari konsultasi antara dokter dengan Ondim

menyimpulkan bahwa Syamsul Arifin baru diperbolehkan dijenguk setelah dua sampai empat hari pascaoperasi. "Beberapa hari ini saya cukup sibuk. Saya baru menjenguk karena ada acara di Pontianak dan setelah itu menuju Padang Sidimpuan. Setelah itu dilanjutkan teleconference dengan Presiden, kemudian menghadiri wisuda anak saya di Kuningan Jawa Barat," ujar Gatot. Mengenai komunikasinya

(BBS/GUS)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Senin, 6 Juni 2011 | No: 1901/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

dorce GAMALAMA Ganti Nama KECINTAANNYA terhadap orangtuanya yang sudah tiada, artis senior Dorce Gamalama rela mengganti namanya menjadi Dorce Ahmad Ketjepet Gamalama. "Aku sudah lama pengen pakai nama itu, Saya bangga pakai nama ayah saya dan saya akan mengubah nama saya Dorce Gamalama menjadi Dorce Ahmad Ketjepet Gamalama," ulas Dorce saat di Yayasan Dorce Halimatussa'diyah di Jatibening, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (5/6) Sebagai anak, diakui Dorce, dia sangat merindukan belaian kasih sayang kedua orangtuanya maklum saja ia tak mendapatkan hal tersebut sejak usia 3 bulan. "Sebagai anak, saya merindukan kehangatan orangtua, klo saya ada masalah saya mau mengadu kemana, dari kecil saya nggak dapat kasih sayang dari orangtua terlebih dari saya berusia 3 bulan karena kedua orangtua saya sudah tiada," lugasnya Saking sayangnya pada orangtuanya pun selain mengganti nama, Dorce mengaku akan menggunakan nama orangtuanya di batu nisan ketika ia dipanggil Sang Khalik "Inilah ungkapan buat orangtua saya dan saya mau menuliskan nama saya di batu nisan ada Ketjepetnya," paparnya.(OKZ)

daniel MANANTA Remas Dada Pretty Asmara

ASTRID Ellena Indriana Yunadi rupanya sempat mengalami sakit saat mengikuti sejumlah kegiatan dalam perjalanannya di ajang Miss Indonesia 2011. Makanya, ia nyaris tak percaya jika dirinya dinobatkan sebagai Miss Indonesia 2011. "Luar biasa. Saya sempat sakit dan tidak bisa mengikuti beberapa kegiatan, karena mata saya sedang sakit. Saya tidak percaya, tapi bersyukur banget," ujarnya, Sabtu, (4/6), usai acara Malam Puncak Miss Indonesia, di Central Park, Tanjung Duren, Jakarta Barat. Dalam kompetisi tersebut, ia menyingkirkan 32 finalis lainnya. Bahkan, di ajang yang sama, gadis yang akrab disapa Ellen itu juga mendapatkan Miss Favorit dan Miss Kulit Cantik. Sebuah prestasi luar biasa. Namun, Ellen tidak besar kepala. Baginya, prestasi tersebut bisa diraihnya karena peran dari teman-temannya sesama finalis Miss Indonesia 2011. "Saya bersyukur berada di sini. Ketika saya sakit, mereka suport," ucapnya.

Berkat prestasinya itu, ia berhak mewakili Indonesia dalam ajang Miss World yang akan diadakan di London, Britania Raya. ia pun optimis bisa berbicara banyak diajang tersebut. Apalagi, ia menguasai tiga bahasa asing: Inggris, Spanyol, dan Mandarin. Di tengah kebahagiaannya, Astrid juga sudah dihadapkan dengan tantangan baru. Meski begitu, wanita kelahiran 8 Juni 1990 yang mewakili Provinsi Jawa Timur, sangat bersemangat melaju ke ajang Miss World. "Untuk beberapa bulan saya akan fokus ke Miss World di London, membawa nama Indonesia. Saya akan belajar lagi public speaking dan mendalami manner," terang Astrid usai merengkuh juara Miss World. "Saya akan berkonsultasi dengan para Miss Indonesia sebelumnya. Meminta pengalamanpengalaman di ajang Miss World. Ini pertama kali saya ikut di ajang nasional, dan saya percaya bisa belajar lebih lagi," ujar pemilik tinggi badan 169 cm ini.(BBS)

PRESENTER Daniel Mananta sepertinya tidak belajar dari kejadian saat foto nakalnya bersama Syahrini tersebar di internet. Kini, Daniel kembali berpose nakal. Namun kali ini bersama komedian Pretty Asmara. Pada Minggu (5/6) Daniel mem-posting foto tersebut melalui akun Twitter-nya. Dalam foto nakalnya Daniel memakai kaos merah dan menutup mukanya dengan gelas berisi minuman. Host Indonesian Idol itu berpose seolah meremas bagian dada Petty. Sementara pria berbaju hitam adalah VJ Utt yang berpose nakal sambil menjulurkan lidahnya. "@vjdaniel: Wanna see how CRAZY @uttsada and I last night?! +_+ http:// twitpic.com/5773mb," tulis Daniel. Namun tweet beserta foto tersebut segera dihapus oleh Daniel setelah diprotes beberapa orang lewat Twitter. Hingga saat ini, Daniel belum bisa dikonfirmasi.(DTC)

Astaga! Minuman Energi Ternyata Berbahaya MINUMAN energi kini bertebaran dimana-mana. Padahal, kuat dugaan, minuman semacam itu bisa menghadirkan bahaya, bahkan hingga mengancam kematian. Sebuah studi yang dirilis di jurnal kesehatan Pediatrics, minuman energi yang mengandung kafein tinggi serta taurine, guarana dan ginseng bisa menyebabkan stroke dan kematian mendadak. Dalam penelitian sebuah kelompok dokter Amerika mendorong anak-anak dan remaja menghindari minuman berenergi dan hanya diperkenankan mengkonsumsi minuman olahraga dalam jumlah yang terbatas.

"Anak-anak tidak perlu minuman energi, karena banyak mengandung zat stimulan kafein dan lainnya yang tidak bergizi dan dibutuhkan untuk anak-anak," kata Dr Holly Benjamin, dari American Academy of Pediatrics. "Anak-anak mungkin akan lebih rentan terhadap isi minuman energi daripada orang dewasa," katanya. Minuman energi mengandung kafein tiga kali lebih banyak dari satu kaleng minuman cola. Bahkan beberapa ditemukan yang mengandung lima kali lebih besar. Biasanya, konsumen yang kebanyakan orang muda ini minum lebih dari satu kaleng minuman energi,

beberapa juga mencampurnya dengan alkohol. Benjamin menambahkan, meskipun tidak ada kasus

yang banyak terkait bahaya langsung terkait dengan minuman, stimulan dapat mengganggu irama jantung dan dapat menyebabkan kejang pada kasus yang sangat jarang terjadi. Lebih lanjut, Benjamin menjelaskan baru-baru ini, ia melihat seorang anak laki-laki berusaha 15 tahun dengan gangguan attention deficit hyperactivity yang datang ke rumah sakit dengan kejang setelah minum dua botol Mountain Dew, minuman ringan mengandung kafein. "Tragis! Dan mungkin Anda tidak pernah tahu efeknya sampai sejauh itu. Ini jelas sebuah kekhawatiran yang terjadi saat ini," lanjut

Benjamin. Minuman energi, terutama di Inggris dan Amerika, lekat dengan orang muda. Menurut sebuah penelitian lain, tujuh dari 10 remaja secara reguler minum minuman energi. Sejumlah perusahaan yang memproduksi memang membidik pasar orang muda, caranya rajin beriklan di berbagai ajang olahraga. Sejumlah dokter dari Departemen Anak di University of Miami yang melakukan penelitian ini menyatakan, minum minuman energi secara teratur bisa memicu diabetes, jantung yang abnormal, membuat mood jadi jelek dan perilaku menyimpang.(BBS)


Harian Andalas 06 Juni 2011  

Lugas dan Cerdas

Advertisement
Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you