Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Senin, 22 Agustus 2011 | No: 1965/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

andalas/hs poetra

UNTUK KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA SENIN, 22 RAMADAN 1432 H/22 AGUSTUS 2011 IMSAK : 04.55 WIB SUBUH : 05.05 WIB ZUHUR : 12.30 WIB

Pusat Perbelanjaan Disesaki Pengunjung Medan-andalas Jelang perayaan Idul Fitri 1432 H, pusatpusat perbelanjaan di Medan mulai penuh sesak dengan pengunjung yang hendak membeli berbagai kebutuhan dari pakaian, sepatu, perlengkapan dapur, aksesoris rumah tangga, hingga kue Lebaran.

ASHAR : 15.44 WIB MAGRIB : 18.36 WIB ISYA : 19.47 WIB

Bersambung ke Hal. 15

PENJUAL KUE–Toko kue kering di Pasar Petisah, Medan, dibanjiri konsumen, Minggu (21/8). Sudah menjadi tradisi dalam berlebaran masyarakat membeli atau membuat kue sebagai sajian di rumah

Pernak-pernik Ramadan

Geng Motor Tantang Polisi andalas/ika ramadhani

SIBUK–Menjelang sore, pedagang es krim puding di Jalan Karya dekat lampu merah Jalan Tengku Amir Hamzah, Medan sibuk melayani pembeli.

Sensasi Berbuka dengan Es Krim Puding SIAPA yang tidak suka dengan es krim? Mulai dari anak-anak, remaja sampai orang dewasa tentu menyukai jajanan satu ini. Dengan rasanya yang segar dan dingin di kerongkongan membuat pecinta es krim tidak bosanbosan untuk menyantapnya. Jajanan satu ini sangat mudah ditemukan. Tidak hanya saat di

bulan puasa, di hari-hari biasa pun gampang menemukannya. Es krim banyak macamnya. Namun salah satu jenis yang sangat populer adalah es krim puding. Mungkin yang sedikit membedakannya dengan es krim lainnya, es krim puding ada

Bersambung ke Hal. 15

• Pos Polisi dan Klinik Dirusak

Baru Lahir

Punya 2 Gigi Sempurna TANGISAN pertama bayi perempuan yang baru lahir, membuat kedua orang tuanya terkejut. Sebab, bayi lucu ini punya dua gigi. Normalnya, gigi pertama belum muncul sampai bayi berusia enam sampai satu tahun. Namun si kecil, Summer Whelan justru dilahirkan dalam kondisi mempunyai dua gigi di gusi bawahnya. Gigi seputih mutiara itu telah terbentuk sempurna.

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Medan-andalas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara akan mendalami dugaan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus korupsi APBD Langkat tahun 2000-2007 senilai Rp 102,7 miliar dengan tersangka mantan Bendara Pemkab Langkat Buyung Ritonga. "Mulai pekan ini kami bakal melakukan evaluasi tentang unsur yuridis penyaluran dana yang diduga dikorupsi," ujar

MINGGU, 6 FEB 2011 Geng motor RNR menyerang anggota geng mobil Nightmare dengan senjata tajam dan batu di Jalan Pattimura, Kecamatan Medan Baru. Tiga anggota geng mobil kritis dan dilarikan di rumah sakit. Sejumlah pelaku penyerangan ditangkap dan dijebloskan ke penjara.

Sekelompok pemuda bersepeda motor merampas sepeda motor milik warga Jalan Multatuli bernama Azra (27) di kawasan Jembatan Sudirman. Geng motor tersebut bahkan telah membuat keonaran sejak pukul 24.00 WIB dimulai dari kawasan Jalan AH Nasution. Beberapa warga yang sedang nongkrong di kawasan ini tiba-tiba diserang tanpa alasan yang jelas. Kepolisian yang

Kepala Seksi Penyidik (Kasidik) Kejatisu Jufri SH saat dikonfirmasi melalui telepon, Minggu, (21/8). Dalam kasus ini, katanya, memang belum ada penambahan tersangka baru. Kejatisu masih berupaya mengumpulkan bukti lain terkait kasus ini. "Jumlah saksi yang kita periksa sudah mencapai 50 orang, namun tidak

Bersambung ke Hal. 15

Cerita di Balik Pencalonan Abdullah Hehamahua

andalas/hs poetra

DIRUSAK–Sebuah pos pemantau lalu lintas milik Polsek Medan Baru di persimpangan Jalan Pattimura-Iskandar Muda, dirusak oleh gerombolan geng motor, Minggu (21/8) dinihari.

BEBERAPA KASUS KEBRUTALAN GENG MOTOR

SABTU, 24 JULI 2011

Belum lagi berusia sebulan, orang tuanya, Karen dan Andy,

Kejatisu Dalami Kemungkinan Adanya Tersangka Baru

Medan-andalas Kebrutalan geng motor di Kota Medan semakin berani dan menjadi-jadi. Bukan hanya ugal-ugalan dan berbuat onar di jalanan, mereka bahkan berani melakukan tindakan kriminal dari mulai mengganggu pengguna jalan hingga merusak berbagai fasilitas umum, bahkan milik kepolisian. Seperti yang terjadi pada Minggu (21//8) dinihari, sebuah pos polisi lalu lintas Polsek Medan Baru di persimpangan Jalan Pattimura-Iskandar Muda, dirusak belasan pengendara sepeda motor yang disebut-sebut dari salah satu kelompok geng motor. Tanpa sebab yang jelas, pos

ANEH tapi NYATA

Korupsi APBD Langkat

mendapat laporan korban kemudian mengejar para pelaku hingga hasilnya, enam anggota geng motor diringkus.

JUMAT, 5 AGUSTUS 2011 Warnet Lestari di kawasan Jalan Pertiwi, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung dilaporkan warga dilempari batu oleh sekelompok pemuda mengendarai sepeda motor. Namun laporan ini diduga tidak diteruskan ke kepolisian.

SENIN 8 AGUSTUS 2011 Sekelompok geng motor menyerang dan merusak Warung Internet (warnet) H2 Net di Jalan Pertiwi simpang Jalan Padang, Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung. Puluhan remaja mengendarai sepeda motor melempari H2 Net dengan batu hingga fasilitas warnet tersebut mengalami

kerusakan. Menurut pemilik warnet, Rahmad Zulkarnain, kejadian ini berawal saat puluhan anggota sebuah geng motor mendatangi warnet miliknya untuk mencari anggota geng motor lain. Penjaga warnet sempat diancam dengan senjata tajam. Karena yang dicari tidak ditemukan fasilitas warnet dirusak hingga pemiliknya mengalami kerugian jutaan rupiah.

MINGGU, 21 AGUST 2011 Pos Polantas di persimpangan Jalan PattimuraIskanda Muda dilempari batu oleh sekelompok remaja mengendarai sepeda motor hingga menyebabkan kaca-kaca pos polisi milik Polsekta Medan Baru itu pecah berantakan. Tidak cuma itu, Klinik Kesehatan Hayam Wuruk Center di Jalan Hayam Wuruk juga rusak dilempari oleh diduga kawanan geng motor yang sama.

“Indonesia Berperang Melawan Korupsi” PUBLIK tak banyak tahu tentang sepakterjang Abdullah Hehamahua dalam pemberantasan korupsi. Siapa dia, dan kenapa banyak politisi Senayan yang berupaya menjegalnya lolos dalam seleksi pimpinan KPK? Langkah Abdullah Hehamahua dalam pencalonan pandawa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terbilang mulus. Empat tahapan tes oleh Panita Seleksi (Pansel) KPK dapat dilaluinya dengan baik. Bahkan, hampir tak ada catatan buruk dalam hasil

Bersambung ke Hal. 15


Senin 22 Agustus 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

PPP tak Pernah Malu Sebagai Partai Islam

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting, Ika Ramadhani, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Jangan Salah Memilih Pimpinan KPK

S

EPERTI diketahui, 8 nama calon pimpinan KPK te lah lulus seleksi Pansel, dan kini tengah berada di tan gan Komisi III DPR. Ke-8 nama tersebut adalah, Abdullah Hehamahua (KPK), Abraham Samad, Adnan Pandupraja (Kompolnas), Aryanto Sutadi (Purnawirawan Polisi), Bambang Widjojanto (advokat), Handoyo Sudrajat (KPK), Yunus Husein (PPATK), dan Zulkarnain. Komisi III DPR akan memakai pertimbangan politik dalam memilih empat dari 8 calon pimpinan Komisi KPK tersebut. Langkah ini dinilai sama saja dengan menganggap rakyat bodoh serta tidak tahu apa-apa dengan sepak terjang calon pimpinan KPK itu. "Imbauan saya, jangan anggap rakyat bodoh dan jangan terlalu sakiti hati rakyat, ada balasannya nanti," ujar Ketua Dewan Pengurus Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI) Hamid Chalid, Minggu (21/8). Merupakan sebuah kewajaran jika DPR sebagai lembaga politik menggunakan pertimbangan politik untuk memilih dan/ atau melakukan tindakan apapun. Politik, adalah cara untuk mengelola negara, sehingga politik merupakan suatu akumulasi atau hasil dari apa yang diinginkan rakyat melalui saluransaluran politik itu dan kemudian membuatnya menjadi nyata. Akan tetapi, kalau yang dimaksud kekuatan politik itu berkenaan dengan kepentingan sekelompok atau segelintir orang, semisal para koruptor, serta mengabaikan fungsinya saluran aspirasi rakyat, dipastikan pilihan DPR akan sangat jauh menyimpang dari ekspektasi mayoritas masyarakat. Dengan kata lain, kita ingin mengingatkan di sini, agar DPR plus Presiden RI, tidak melakukan kekeliruan dalam memutuskan siapa saja yang layak memimpin KPK, dari 8 nama yang telah lulus seleksi tersebut. Dari track record (rekam jejak) ke-8 nama yang muncul di atas, kita menilai terdapat dua nama yang cukup menonjol dan sangat layak ditetapkan menjadi pimpinan KPK. Yakni Abdullah Hehamahua (kini Penasihat KPK) serta Bambang Widjojanto (advokat senior). Kedua nama ini, utamanya Abdullah Hehamahua selama ini dikenal sebagai figur yang tidak pernah mau kompromi, dalam hal menegakkan kebenaran dan memerangi kebathilan. Mantan Ketua Umum PB HMI juga diketahui sebagai sosok yang sangat sederhana serta tidak pernah mau menerima fasilitas apa pun dari pihak lain, terkait dengan tugasnya. Sementara Bambang Widjojanto juga sudah terbukti sebagai tokoh pembela rakyat kecil dan selama ini selalu vokal dalam memperjuangkan keadilan sesuai dengan aturan perundangan yang berlaku di negeri ini. Mempercayakan kedua nama ini mendukung kepemimpinan Busyro Muqoddas, diyakini KPK ke depan akan semakin 'bergigi' dan hampir dipastikan tidak akan pernah terlibat dengan aktivitas yang bertentangan dengan etika dan aturan hukum. Karenanya, diminta kepada Komisi III DPR-RI agar jangan sampai salah dalam memilih calon pimpinan KPK. Pertimbangan politis harus dikesampingkan, demi menghasilkan figur terbaik yang sejalan dengan aspirasi rakyat...!(**)

2

andalas/Hs poetra

BUKA PUASA - Ketua DPW Partai PPP Sumut, H Fadly Nurzal berbincang dengan anak panti asuhan Al Washliyah Pulo Brayan Medan, Minggu (21/8), saat acara buka puasa bersama.

Medan-andalas Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumatera Utara tidak akan pernah malu, grogi maupun tidak percaya diri mengatakan sebagai partai Islam kepada masyarakat, khususnya masyarakat Sumatera Utara. "Apalagi sekarang ini, Islam disudutkan dengan berbagai fitnah dan dituding teroris. Fitnah tersebut tidak perlu kita jawab. Fitnah dapat dihindari apabila diantara kita semua umat Islam tidak terpecah," kata Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Sumatera Utara, H Fadly Nurzal disela-sela acara buka bersama DPW PPP Sumatera Utara bersama anak yatim piatu di Panti Asuhan Al Washliyah Pulo Brayan Medan, Minggu (21/8). Menurut Fadly Nurzal, Islam sekarang ini sedang 'dikoyakkoyak', karena ada suatu kekha-

Reses Anggota DPRD Medan Dapil IV

Laskar Merah Putih Kota Medan

Warga Terbebani Mahalnya Biaya Pendidikan Medan-andalas Mahalnya biaya pendidikan di Kota Medan masih terus jadi keluhan masyarakat. Seperti yang disampaikan Nur Aini, yang meresa terkejut dan terbebani ketika cucunya diterima masuk di SMA Negeri 8 Medan. Pihak sekolah langsung meminta pelunasan biaya keperluan sekolah hingga mencapai jutaan rupiah. "Sepengetahuan saya masuk sekolah negeri itu gratis tidak ada biaya, tapi kenyataanya masuk di SMA Negeri 8 Medan dikenakan biaya yang sangat tinggi," kata Nur Aini, salah seorang warga kepada anggota DPRD Kota Medan yang melakukan reses ke II dari daerah pemilihan (Dapil) IV meliputi Kecamatan Medan Perjuangan, Medan Timur, dan Medan Tembung yang digelar di Gedung PWI Sumut, Medan, Jumat (19/8). Nur Aini menuturkan, saat penerimaan siswa baru tahun pelajaran 2011/2012 lalu, cucunya yang baru masuk di SMA Negeri 8 langsung dikenakan biaya Rp600 ribu untuk membayar sepasang sepatu, baju olah raga, dan seragam. Bukan itu saja, Nur Aini juga mengeluhkan harga buku sekolah yang wajib dibayar Rp 1 juta hanya untuk delapan buku. "Semua biaya ini diwajibkan dibayar sekaligus," katanya. Kondisi tersebut, sambung Nur Aini, tentu sangat memberatkan orangtua dan warga lain, khususnya masyarakat dari golongan menengah ke bawah. Karena itu, pihaknya meminta perhatian serius dari para wakil rakyat tersebut atas

Soal Sekdaprovsu Defenitif

mahalnya biaya pendidikan tersebut. "Kita berharap bapak-bapak angota dewan bisa memperhatikan kondisi ini. Salah satu alasan orang tua memasukkan anaknya ke sekolah negeri adalah karena biaya masuk dikatakan gratis, tapi kenyataanya tidak," ujarnya. Menjawab keluhan masyarakat itu, anggota DPRD Kota Medan Roma P Simaremare menjelaskan, bila ada biaya yang dibebankan ke siswa biasanya hal itu sudah melalui dan merupakan keputusan rapat komite sekolah yang merupakan orang tua siswa. "Sebelum siswa masuk sekolah, komite sudah wajib terbentuk. Bila ada biaya yang bukan berdasarkan rapat komite, itu salah," tegas Roma yang juga Ketua Komisi B DPRD Kota Medan yang membidangi pendidikan. Hadir dalam reses tersebut seluruh anggota DPRD Kota Medan Dapil IV di antaranya Ketua Tim Reses Jhonni Nadeak, Sekretaris Maratua Oloan Harahap, Bendahara Janlie, serta sejumlah anggota seperti Parlindungan Sipahutar, CP Nainggolan, Aripay Tambunan, dan Jumadi. Sedangkan dari pihak

watiran kalau Islam berkembang di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara . Terkait dengan kegiatan buka puasa bersama DPW PPP Sumatera Utara sekaligus peringatan Nuzulul Quran, sambung Fadly, kegiatan yang dilaksanakan di Panti Asuhan Al Washliyah Pulo Brayan ini adalah kegiatan untuk kedua kalinya dilaksanakan. "Apa yang dilakukan ini adalah untuk menjaga naluri PPP yang tidak ingin jauh dari ummat. PPP ingin bisa langsung bertemu dengan masyarakat, ingin mendapatkan keakraban bersama-sama masyarakat," ujar Fadly Nurzal. Dengan menjalin hubungan langsung kepada masyarakat ini, lanjut Fadly, PPP ingin mendapatkan koreksi dari masyarakat, apakah partai ini dekat dengan umat atau jauh dari umat. (HSP)

Pemko Medan hadir Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Medan Irawadi Iryadi, para Camat, Lurah, dan Kepling serta masyarakat dari Dapem IV. Keluhkan Banjir Sementara itu, HM Gusti warga Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan mengeluhkan daerah tempat tinggalnya yang selalu mengalami banjir akibat jeleknya drainase dan sejauh ini belum ada perbaikan yang dilakukan Dinas Bina Marga Kota Medan. Akibatnya, bila hujan turun sedikit saja, wilayah tersebut dipastikan tergenang air. Terkait masalah banjir dan buruknya infrastruktur, anggota dewan lainnya, CP Nainggolan menyebutkan, masalah banjir di sejumlah wilayah Dapim IV kerap mencuat dalam reses. Namun begitu, sebelumnya pihak dewan telah menyampaikan keluhan tersebut ke dinas-dinas terkait seperti Dinas Bina Marga dan Perkim Medan. Selain program rehabilitasi drainase dilakukan, CP Nainggolan juga meminta warga Dapil IV untuk bekerjasama dengan melakukan gotongroyong membersihkan sampah di wilayah tempat tinggal masingmasing. Karena, masalah banjir tidak terlepas dari keberadaan sampah yang dibuang sembarangan. Sedangkan Kadis Perkim Kota Medan, Iriadi Irawadi menjelaskan selama ini pihaknya hanya menangani drainase jenis tersier yang lebar atas maksimal 20-30 centi meter.(BEN)

Desak Taman Rekreasi Dibongkar Belawan-andalas Proyek pembangunan taman rekreasi di atas Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Deli yang tak memiliki izin rekomendasi dari Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II, mendapat kecaman dari Laskar Merah Putih Kota Medan. Mereka meminta taman rekreasi segera dibongkar karena berada di jalur hijau. Demikian disampaikan Ketua Laskar Merah Putih Kota Medan, Zulkifli Lubis SH kepada wartawan, Minggu (21/8). Menurutnya, pihak Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Distarukim) Provsu tidak mengetahui bila tanggul Sungai Deli jebol yang paling dirugikan adalah warga pinggiran Sungai Deli. Apalagi bangunan taman rekreasi itu lokasi berada persisnya sekitar Lingkungan II Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan yang banyak dihuni warga. ''Bila pihak Distarukim tidak membongkar bangunan taman rekreasi itu, pihaknya segera akan membongkarnya. Karena tidak wajar ada bangunan di atas DAS sebab dapat berakibat merugikan warga,'' tegas Zulkifli Lubis. Menurut Zulkifli, jika dana pembangunan taman rekreasi itu berasal dari uang rakyat dan juga merugikan rakyat, Laskar Merah Putih Medan sangat menyayangkannya. Terlebih lagi jika proyek pembangunan tersebut diduga dijadikan lahan korupsi oleh oknum pejabat Distarukim Provsu. Zulkifli menilai pelaksanaan bangunan taman rekreasi itu sangat dipaksakan karena tanah lokasinya gratis sementara dalam daftar isian proyek (DIP). Padahal lokasi taman rekreasi itu seharusnya dibeli dengan anggaran Rp 500 juta dan untuk bangunan fisik Rp 500 juta sehingga total dana proyek senilai Rp 1 milliar Menurut Zulkifli, keberadaan taman rekreasi yang 'memakan' DAS Sungai Deli secara tak langsung nantinya akan diikuti sebagian warga untuk mendirikan bangunan-bangunan liar. Ia mencontohkan seperti bangunan usaha serta rumah tempat tinggal (RTT). Untuk itu, Laskar Merah Putih meminta kepada Distarukim Provsu dapat membongkar bangunan taman rekreasi itu karena dapat membahayakan keamanan Sungai Deli. ''Distarukim Provsu tidak boleh memberikan contoh pelanggaran kepada masyarakat dengan mendirikan bangunan liar di atas DAS Sungai Deli,''tutur Zulkifli. (DP)

Pernyataan Gatot Dinilai Isapan Jempol

Medan-andalas Pernyataan Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Plt Gubsu), Gatot Pujo Nugroho di media cetak beberapa minggu lalu terkait akan segera ditetapkannya Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) defenitif, ternyata menuai persoalan. Pasalnya, ucapan Gatot hingga saat ini hanya isapan jempol. Pengamat politik dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU), Dr Warjio

MA menilai, Plt Gubsu terkesan tidak siap dalam memimpin Sumut, sehingga kebijakan-kebijakan serta komunikasi politik yang muncul ke permukaan terkesan kaku dan tersumbat. "Harusnya sebelum memberikan statement, Plt Gubsu harus hati-hati agar tidak terjadi blunder seperti masalah penetapan Sekda dan pengangkatan pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemprovsu," ujar doktor ilmu politik lulusan Universiti Sains Malaysia (USM) ini, Minggu (21/8) di Medan. Sebagai pemimpin, kata Warjio, harusnya Gatot tidak boleh gegabah dan 'petantang patenteng', sebab kultur politik di Sumut sangat berbeda dengan di daerah lain. Singkatnya Gatot harus

membuka komunikasi dengan seluruh pihak seluas-luasnya agar terjalin harmonisasi dalam menjalankan roda pemerintahan di Pemprovsu. Secara terpisah Ketua Komisi A DPRD Sumut, Hasbullah Hadi, mengatakan, sebenarnya masalah Sekdaprovsu adalah tanggung jawab pemerintah pusat, sehingga Plt Gubsu, tidak perlu mengeluarkan pernyataan yang bisa memperkeruh suasana apalagi memberikan statement yang tidak benar. "Komisi A sangat kecewa dan mengecam sikap Plt Gubsu yang telah berbohong, sebab hingga saat ini yang bersangkutan belum bisa menuntaskan persoalan Sekdaprovsu. Ini salah satu bukti bahwa Gatot tidak layak memimpin Sumut," ujarnya,

Minggu (21/8). Hasbullah mengaku kecewa dengan berlarutlarutnya proses penetapan Sekdaprovsu yang telah memakan waktu lebih dari setengah tahun. Menurutnya, lambannya penetapan Sekdaprovsu merupakan kegagalan Gatot sebagai Plt Gubsu. "Kemarin dia bilang dua hari ini. Tapi, mana buktinya?," tanya politisi Demokrat ini. Hasbullah menambahkan, penepatan Sekda ini sangat mendesak untuk kelancaran birokrasi di Pemprovsu. Dia mengaku banyak menerima keluhan dari rakyat soal mandeknya pelayanan terhadap rakyat akibat tidak adanya Sekdaprovsu definitif. "Gatot harus mengedepankan kepentingan Sumatera Utara daripada kepentingan pribadi maupun kelompok, sehingga dia harus segera mendesak pemerintah pusat untuk menetapkan Sekdaprovsu defenitif," tandasnya. Sementara itu, Direktur Sentral Masyarakat Informasi (SMI) Sumut, Abdul Thaib Siahaan menegaskan, Plt Gubsu telah mengibuli 12 juta lebih masyarakat Sumut terkait pernyataannya soal sekda defenitif. Ditegaskannya, dengan tidak dilantiknya Sekdaprovsu defentif hingga saat ini mengindikasikan bahwa

jaringan Gatot Pujo Nugroho di pemerintah pusat sangat lemah. Hal itu bisa dilihat, tiga calon Sekdaprovsu yang diajukan Gatot, yakni H Nurdin Lubis, H Salman Ginting, dan Mangasing Mungkur, belum juga ditetapkan oleh pemerintah pusat. Padahal, sebut Thaib, sebelumnya Gubsu H Syamsul Arifin SE (saat belum nonaktif) sudah mengirimkan tiga nama calon Sekdaprovsu, yakni H Sjafaruddin, Aspan Sopian Batubara, dan Syaiful Safri. "Nah dari informasi terbaru yang kita terima yakni hasil kunjungan pimpinan fraksi DPRD Sumut ke Mendagri ternyata keenam calon Sekdaprovsu yakni usulan versi Plt Gubsu Gatot Pujo Nughoro dan versi Gubsu Non Aktif H Syamsul Arifin sama sama masih diproses oleh Tim Penilaian Akhir (TPA) yang diketuai oleh Presiden RI, "terangnya. Di tempat terpisah, Dharma Indra Siregar (Dharmais) menyatakan pernyataan Gatot Pudjo Nugroho yang disampaikan melalui Kadis Infokom Sumut Asren Nasution bahwa Gatot menghormati H Syamsul Arifin, SE adalah tidak benar. Hal itu bisa dilihat atas kebijakannya mengusulkan kembali tiga nama calon Sekdaprovsu selain dari tiga nama yang sudah diusulkan oleh Gubsu H Syamsul Arifin SE ketika itu. (HAM)


MEDAN KITA

Senin 22 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

3

andalas/asril tanjung

Wali Kota Medan Diminta

Tertibkan Tempat Usaha di Badan Jalan Medan-andalas Warga Jalan Kapten Jumhana Gang III/Jalan Asia Raya (Kompleks Asia Mega Mas) meminta Wali Kota Medan, Drs Rahudman Harahap menertibkan tempat usaha yang menyita setengah badan jalan yang sangat menggangu aktivitas warga lain, terutama pengguna jalan. Setengah badan jalan tersebut sudah lama digunakan sebagai tempat usaha las, jual makanan dan tempat menyimpan mobil. Untuk itu, masyarakat berharap agar aparat terkait bisa menertibkan tempat usaha yang tepat berhadapan dengan Vihara Gunung Mas Jalan Kapten Jumhana tersebut. "Kita heran kenapa bisa dibiarkan begitu lama, padahal sudah jelas-jelas memakan setengah badan jalan. Kita tahu, kios di atas parit saja ditertibkan, tetapi yang ini jelas memakan badan jalan tidak ada penertiban. Terlebih lagi di depan Vihara Gunung Mas tersebut telah dibangun pos jaga, yang kita sudah mulai

tertutup akibat rimbunnya pepohonan," ujar Yamin, seorang warga yang sering melintas di jalan tersebut kepada wartawan, kemrin. Pantauan wartawan di lapangan, tempat usaha tersebut selain memakan badan jalan, juga menutup pos jaga yang berada tepat di bagian tengah ujung jalan. Selain itu, juga terlihat tumbuhan jenis bunga kertas tumbuh tidak terawat yang menjadi batas tempat usaha dengan sebagian badan jalan lainnya. Kembali ke Yamin, menurutnya jalan tersebut seharusnya dua arah, namun karena ditutup setengah kini menjadi sempit dan mengakibatkan sering terjadi tabrakan. Selain itu, masyarakat juga protes dengan aktivitas bengkel yang menimbulkan suara bising, apalagi tepat berada di depan sebuah vihara yang selalu ada masyarakat yang melakukan ibadah. Karena itu, masyarakat meminta instansi terkait untuk pro aktif menanggapi keluhan warga tersebut. (RIL)

TUTUP AKSES JALANJALAN-Sebuah truk sengaja diparkirkan hingga menutup akses Jalan Kapten Jumhana/Gang III menuju Jalan Asia Raya (Kompleks Asia Mega Mas). Keberadaan sejumlah usaha yang ada di badan jalan diprotes warga sekitar.

H-7 Sampai H+7 Lebaran Idul Fitri

Puskesmas Siaga 24 Jam Medan-andalas Sebanyak 13 Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) rawat inap dan pos layanan kesehatan serta mobil kesehatan keliling Kota Medan disiagakan selama Lebaran Idul Fitri 2011. Hal ini bertujuan memberikan pelayanan kepada para pemudik yang membutuhkan layanan kesehatan. "Puskesmas dan pos layanan kesehatan akan siaga selama 24 jam pada H-7 hingga H+7 lebaran," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) kota Medan, dr H Edwin Efendi Msc di Medan, baru-baru ini. Disebutkannya, puskesmas di daerah rawan kecelakaan dan daerah wisata diminta buka 24 jam. Keberadaan Puskesmas itu dimaksudkan untuk membantu

pos layanan kesehatan di daerah rawan bencana, daerah wisata, stasiun, bandara, dan terminal. "Pos layanan kesehatan di daerah rawan kecelakaan dan bencana, stasiun, bandara, terminal, dan tempat wisata itu bekerja sama dengan pusat bantuan kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI), Jasa Raharja, dan kepolisian. Petugas kesehatan di tempatkan dengan cara aplusan," paparnya. Dikatakannya, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait dan disepakati ada 13 Puskesmas yang buka 24 jam di Medan. sedangkan di pos rawan kecelakaan Dinas Kesehatan hanya menempatkan petugas kesehatan. (YN)

Sejak Merdeka, Ada Jalan di Medan Belum Diaspal Medan-andalas Anggota DPRD Kota Medan dari daerah pemilihan (Dapil) II melakukan reses ke II (dua) tahun 2011 di Aula Kantor Camat Medan Selayang, Jumat (19/ 8), kemarin. Dari reses itu terungkap sejumlah fakta yang mengejutkan yang salah satunya, jalan setapak yang ada di lingkungan IX Kelurahan Asam Kumbang Kecamatan Medan Selayang sejak Indonesia merdeka sampai saat ini belum pernah diaspal. Kepala Lingkungan IX, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Supianto mengatakan sejumlah jalan seta-

Adnan Buyung Nasution Medan-andalas Advokat senior Prof Dr Adnan Buyung Nasution mengatakan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) perlu membuktikan kepada seluruh rakyat Indonesia bahwa ia tetap konsisten dan konsekuen dalam pemberantasan korupsi. Yakni dengan melakuan tindakan nyata yang bisa diawali dengan memecat dan memperoses secara hukum kader-kader partainya sendiri (Partai Demokrat) yang sudah menyalah. "Di akhir masa pemerintahannya ini, SBY sudah semestinya berani mengambil kebijakan yang tegas dan rasional. SBY tidak bisa terus menerus larut dalam permainan "dagang sapi" bersamasama para oligarki," kata Buyung saat menyampaikan orasi ilmiah pada upacara Dies Natalis ke-59 Universitas Sumatera Utara (USU) di gelanggang mahasiswa USU, Sabtu (20/8). Salah satu yang mendesak, kata Guru Besar Melbourne Law School, The University of Melbourne, Australia, ini adalah memperbaiki kinerja pemerintahan dengan melakukan perombakan kabinet secara total. Menurutnya, postur kabinet yang tambun

pak dan jalan protokol di kelurahan tersebut mengalami kerusakan cukup parah, lubang menganga dengan kondisi cukup memprihantinkan. Bahkan, sambung Supianto, salah satu ruas jalan setapak yang banyak dilalui warga di sekitar Lingkungan IX tidak pernah disentuh pembangunan. "Sejak Indonesia merdeka, jalan itu belum pernah dibangun. Padahal kita sudah berulangkali bermohon, bahkan pada reses sebelumnya persoalan itu juga sudah kita sampaikan, tetapi sampai hari ini tidak realisasinya," kata Supianto. (BEN)

Imigrasi Polonia, Pungli Wisatawan Asing Minta Uang Pelicin Rp500 Ribu/Grup Medan-Andalas Anggota DPRD Sumut Brilian Moktar SE mendesak Kepala Kantor Wilayah Hukum dan HAM Sumut untuk mencopot oknum petugas Imigrasi Bandara Polonia Medan yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) atau pemerasan terhadap wisatawan mancanegara (wisman) asal Malaysia dan Thailand. "Saya mendapat laporan dari salah seorang pemandu wisata asal Medan, setiap rombongan turis asal Malaysia dan Thailand yang masuk melalui Bandara Polonia Medan dimintai uang Rp300 sampai Rp500 ribu rupiah per grup. Jika tidak diberi, petugas Imigrasi mengancam akan dipersulit terkait masalah dokumen keimigrasiannya," beber Brilian kepada wartawan, Minggu (21/8). Menurut Brilian, sebagaimana informasi diperoleh, perilaku seperti ini sudah berlangsung lama dan semacam ada pembiaran dari pimpinan. "Saya khawatir, ada kerjasama antara petugas dengan atasan, sehingga pungli dan pemerasan seperti ini berjalan aman-aman saja . Atau mungkin ada setoran, sehingga petugas Imigrasi tersebut dengan leluasa melancarkan aksinya," kata mantan Ketua Komisi E ini. Politisi PDI Perjuangan ini menilai, tindakan pungli yang dilakukan oknum Imigrasi terhadap para rombongan turis

yang masuk ke Sumut, merupakan perbuatan tidak terpuji dan sangat memalukan Sumatera Utara. Disatu sisi pemerintah dengan berbagai kebijakannya berupaya menarik wisman agar berkunjung ke daerah ini. Namun di sisi lain, pelayanan diberikan oknum Imigrasi terhadap para wisatawan sungguh sangat mengecewakan. "Dengan model pelayanan oknum petugas seperti ini, bagaimana mungkin pariwisata kita akan mengalami pertumbuhan secara baik," kata Brilian. Adapun modus pungli dilakukan petugas Imigrasi tersebut, dengan melakukan pendekatan dan meminta sejumlah uang kepada pemandu rombongan wisatawan dengan mengancam akan mempermasalahkan dokumen keimigrasian mereka jika uang tidak diberikan. Lalu oleh pemandu, meminta rombongan turis mengumpulkan uang, untuk diberikan kepada petugas Imigrasi sebagai dana pengam-

anan. Anggota Komisi B DPRD Sumut ini menilai, selain masalah pungutan liar tersebut, masih banyak lagi penyimpangan dilakukan oknum Kantor Imigrasi, khususnya dalam hal pengurusan dokumen keimigrasian. Berbagai penyimpangan demi penyimpangan terus terjadi dan agaknya luput dari perhatian pemerintah, dalam hal ini Menteri Hukum dan HAM. "Banyak hal semestinya menjadi perhatian Menkumham terhadap kinerja aparatnya terutama di berbagai Kantor Imigrasi di Indonesia, utamannya di Sumut, yang dinilai sarat dengan KKN dengan melanggar prosedur, hanya untuk kepentingan segelintir oknum pejabat dan golongan masyarakat kelas atas," kata Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut ini. Brilian mendesak Menkumham Patrialis Akbar, segera melakukan evaluasi secara cepat terhadap seluruh oknum pejabat di Kantor Imigrasi Sumut. Kepada unsur pimpinan DPRD Sumut melalui Komisi A, diminta segera memanggil Kanwil Hukum dan HAM serta Kepala Kantor Imigrasi Polonia Sumut, mempertanyakan berbagai hal menyangkut dugaan pungli tersebut. (UJ)

SBY Mestinya Rombak Kabinet Secara Total

andalas/hamdani

CENDERAMA CENDERAMATTAA-Advokat senior Prof Adnan Buyung Nasution (kiri) menerima cenderamata dari Rektor USU Prof Syahril Pasaribu, seusai menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Tantangan bagi Perguruan Tinggi Melahirkan Pemimpin Bangsa yang Berilmu dan Berintegritas Kokoh� pada upacara Dies Natalis ke-59 USU, di Gelanggang Mahasiswa USU, Sabtu (20/8). perlu dirampingkan dan disegarkan dengan mengganti menteri-menteri titipan partai yang rapornya buruk dengan memasukkan menteri baru yang rekam jejaknya jelas, memiliki kemampuan dibidangnya dan yang paling penting mereka harus berintegrasi. "Sebagai catatan menterimenteri pengganti itu pun sebisa mungkin berasal dari berbagai latar belakang yang mewakili keragaman maupun

kemajemukan bangsa Indonesia," kata mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden SBY ini. Di depan civitas akademika USU, Buyung mengatakan, dewasa ini rakyat kian menyadari kebutuhan akan sosok pemimpin yang berintegritas. Hal ini yang semakin hari justru tidak tampak dalam sosok kepemimpinan SBY. "Langgam kepemimpinannya yang lamban dan kurang

responsif membuat banyak urusan menjadi tetap terbengkalai. Terkadang ia reaktif terhadap hal-hal sepele yang tidak semestinya menjadi fokus dan prioritas," papar Adnan Buyung. Pada bagian lainnya, Buyung mengatakan, keteladanan merupakan salah satu yang sangat penting dalam dunia pendidikan demi melahirkan lulusan yang berilmu dan berkualitas. "Saya percaya bahwa tidak ada cara mendidik yang lebih baik selain melalui keteladanan, apalagi para Guru Besar akan menjadi faktor penting dalam keberhasilan upaya mendidik para mahasiswa," katanya. Dalam keteladanan tersebut, ia merasa perlu memberikan pujian setingi-tingginya kepada dua orang teladan dari USU yang namanya tetap dikenang dan harum hingga kini." Kedua tokoh guru besar USU itu kebetulan saya kenal dengan baik yakni Prof Mahadi yang dikenal karena keluasan ilmu pengetahuannya dan Prof Ani Abbas Manoppo, cendikiawan yang aktif terlibat dalam aksiaksi perjuangan baik di masa Orde Lama maupun Orde Baru," ujarnya. Ia mengatakan, cara lain yang

perlu mendapat perhatian dalam dunia pendidikan adalah perlu dilakukan reorientasi kurikulum terutama pada perguruan tinggi. Menurutnya, kurikulum pendidikan di perguruan tinggi perlu disusun secara komprehensif dengan mempertimbangkan terpenuhinya muatanmuatan yang tidak hanya meningkatkan pemahaman konseptual dan keahlian, namun juga mengkaji mengenai etika, moral dan keadilan. Sementara Rektor USU Prof Dr dr Syahril Pasaribu mengharapkan agar pengembangan di USU dapat dilakukan dengan lebih pesat. Hal tersebut dimungkinan dengan kerjasama dan berdaya saing internasional dari semua pihak. Upaya yang telah dilakukan untuk menyusun sistem akuntansi keuangan yang akuntabel, perencanaan yang handal hasil dari tim Good University Governance hendaknya memperoleh dukungan dari semua satuan kerja. Hadir pada Dies Natalis ke59 USU di antaranya Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho ST, Ketua Majelis Wali Amanat USU, Joefly J Bahroeny, guru besar USU, unsur muspida dan para undangan. (HAM)

Warga Helvetia Keluhkan

Infrastruktur Buruk dan Lampu Jalan Mati Medan-andalas Kondisi infrastruktur jalan yang rusak dan lampu penerangan jalan umum yang sering mati menganggu kenyamanan dan keamanan warga kawasan Medan Helvetia Medan. Agar segera dilakukan perbaikan, warga pun menyampaikan persoalan itu kepada Anggota DPRD Kota Medan Ir Budiman Panjaitan saat mengelar reses di Dapil III, yang meliputi Medan Helvetia, Medan Barat, dan Medan Petisah, kemarin. "Lihatlah Pak (Budiman) saat ini bulan puasa tapi lampu jalan menuju Masjid Al Mujairin dibiarkan mati dan jalanya rusak. Jalan ini dulunya sudah diaspal tapi sekarang tidak lagi karena tidak pernah ada pemeliharaan," keluh M Asrin, Kepala Lingkungan 15, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia saat mendampingi Budiman meninjau kondisi jalan menuju Masjid Al Mujairin di Jalan Angsana V, Medan. Dalam peninjauan tersebut, Budiman juga menemukan sejumlah kondisi jalan setapak di kawasan tersebut dengan kondisi rusak parah karena tidak pernah dilakukan perbaikan. Termasuk juga sejumlah titik lampu penerangan jalan umum yang tak berfungsi. "Sudah sejak tahun 2010 lama lampu jalan ini dibiarkan mati, tidak pernah hidup lagi sampai sekarang. Kalau dulu semuanya memang hidup, sekarang hanya beberapa saja," kata Iyus, warga yang tinggal di Jalan Angsana Raya. Keluhan senada disampaikan B Panggabean yang tinggal di Jalan Flamboyan II, dimana lampu jalan di kawasan tersebut banyak yang mati. "Di depan rumah saya memang ada lampu jalan, tapi itu sudah mati total hanya tiang lampunya saja yang ada. Jalan pun rusak, belum lagi air sudah sekitar seminggu mati," ucapnya. Keluhan kerusakan jalan juga disampaikan warga yang tinggal di sekitar Jalan Aster Raya yang tidak jauh dari Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) serta warga di Jalan Flamboyan III yang tidak jauh dari Gereja HKBP. M Asrin, Kepala Lingkungan 15, Kelurahan Helvetia Tengah, Medan Helvetia mengaku sudah sering menerima keluhan warga atas kerusakan jalan tersebut. Pihaknya berharap agar Anggota DPRD Kota Medan Budiman dapat memperjuangkan keluhan warga tersebut guna segera diperbaiki. "Jalan-jalan di lingkungan ini sudah lama rusak tidak pernah diperbaiki sejaka dibangun," ujar M Asrin. Menanggapi keluhan warga tersebut, Budiman langsung berkoordinasi dengan pihak Dinas Pertamanan Kota Medan agar kiranya lampu penerangan jalan segera diperbaiki, khususnya menuju Masjid Al Mujairin. Sayangnya, tak satupun pihak Dinas Pertamanan tidak ada yang bisa dihubungi. Politikus PDS ini mengatakan, berbagai keluhan warga tersebut akan segera disampaikan dalam laporan reses, serta berharap agar pihak Pemkko Medan dapat memberikan perhatian serius. (BEN)

andalas/robenson

TINJAU- Anggota DPRD Kota Medan Ir Budiman Panjaitan (kiri) didampingi M Asrin, Kepala Lingkungan 15, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia meninjau kondisi lampu penerangan jalan menuju Masjid Al Mujairin di Jalan Angsana V, kemarin.


HUKUM & KRIMINAL

Senin 22 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

Penyidik Polsek Kuala Diperiksa Propam

Dua Kasus Dugaan Korupsi Jalan di Tempat Kisaran–andalas Kasus dugaan korupsi dana hibah di Dinas Sosial (Dinsos) Pemkab Asahan yang dilaporkan DPP LSM Laskar Garuda ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Kisaran, Pada April 2011 lalu penanganannya terkesan jalan di tempat. Hal ini membuat para oknum Kepala Desa yang duga terkait dengan bantuan hibah tersebut “besar kepala�. Mereka sudah dapat memastikan bahwa kasus yang sempat menghebohkan warga Pulo Bandring, Asahan ini tidak akan sampai ke pengadilan. Selain itu, kasus dugaan pungli yang disebut-sebut melibatkan Ka UPT Disdik Air Joman yang dilaporkan DPP LSM Radar pada Januari 2011 lalu hingga saat ini juga belum jelas arahnya. “Jika hal ini terus berlarutlarut dapat menimbulkan kecurigaan masyarakat terhadap kinerja Kejari Kisaran,� kata Ketua DPP LSM Radar Karsidi didampingi Sekjend DPP LSM

Laskar Garuda, Agus Sudarman kepada andalas, Minggu (21/8). Agus Sudarman dan Karsidi berharap setelah mendapat kabar selentingan di tengah masyarakat yang beredar terkait akan ada pergantian pucuk pimpinan Kejari Kisaran dalam waktu dekat ini semoga akan berdampak positif terhadap kinerja kejaksaan yang selama ini masyarakat menilai di bawah kendali Kepala Kejaksaan yang lama sangat diragukan kinerjanya dalam menuntaskan setiap laporan dugaan korupsi yang terjadi di instansi pemerintahan saat ini. Kepada Kasi Intel Kejari Kisaran, Rudi Parhusip, SH ketiaka ditanya andalas terkait hal itu mengatakan untuk dugaan korupsi dana hibah dinas sosial setelah dilakukan pemeriksaan secara administrasi tidak ditemukan penyelewengan. Sementara untuk dugaan pungli Dana Bos di Ka UPT Disdik Air Joman pihaknya kekurangan personil untuk memproses laporan dimaksud. (FAS)

Usut Penyelewengan Pupuk Bersubsidi Langkat-andalas Kepolisian Resor Langkat dan Kejaksaan Negeri Stabat, Sumatera Utara, diminta mengusut pelaku penyelewengan pupuk bersubsidi yang merugikan negara dan masyarakat. "Permainan penyimpangan pupuk bersubsidi yang semakin marak itu jangan terus dibiarkan merajalela," kata Sekretaris eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lantera Institute Langkat, Heri Widiyanto di Stabat, Minggu (21/8). Penyelewengan pupuk bersubsidi ini, menurut dia, sudah pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan, mengancam secara luas hasil pertanian di Kabupaten Langkat. "Jika praktik kotor seperti penyelewengan pupuk bersubsidi ini terus dibiarkan, dikhawatirkan akan merugikan perekonomian di Kabupaten Langkat," kata Heri. Dia mengatakan, dalam penyimpangan penyaluran pupuk bersubsidi ini, pihaknya menduga tidak hanya melibatkan distributor, agen, maupun kios pengecer, tetapi juga Unit Pelaksana Tehnis Dinas (KUPTD) pertanian, perikanan, peternakan maupun perkebunan.

Karena mereka juga turut mengetahui ketika pengajuan RDKK dilakukan oleh kelompok tani, termasuk juga pimpinan yang diatasnya. "Kelangkaan pupuk bersubsidi di Langkat sudah sangat mengganggu bagi petani kecil, sehingga produksi petani terancam turun," katanya. Heri mengatakan, bila permainan ini tidak segera ditindak, maka penyelewengan pupuk bersubsidi ini akan terus terjadi. "Terutama di wilayah Kecamatan Selesai, Binjai, Stabat, Wampu, Secanggang, Babalan, Kecamatan Sei Lepan," katanya. Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Langkat Basrah Pardomuan, mengakui adanya beberapa temuan tim pengawas pupuk ketika turun ke lapangan. Hasil temuan tersebut, menurut dia, tentang pembuatan Rencana Daftar Kebutuhan Kelompok (RDKK) yang tidak sesuai ketentuan yang ada, malah ada yang fiktif. Ketika pupuk bersubsidi dibeli oleh kelompok atau pun petani, kios pengecer tidak mengambil berkas tanda terima, sehingga ini dianggap tidak disalurkan.(ANT)

Polisi dan Perampok ATM Baku Tembak Jakarta-andalas Penggerebekan komplotan perampok ATM Bank Muamalat di Gang Haji Nawar, Kampung Mangga, Koja, Jakarta Utara sempat diwarnai aksi saling tembak antara polisi dan para pelaku. Polisi juga sempat menembakkan gas air mata saat penyergapan. "Saat kita menggerebek, pelaku menembak ke arah anggota, sehingga kita balas tembakan," kata Kasatreskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Irwan Anwar kepada wartawan, Minggu (21/8). Beruntung tembakan pelaku tidak mengenai petugas. Namun, salah satu tersangka berhasil dilumpuhkan dengan

senjata api saat hendak melarikan diri. "Tersangka berinisial Na (39) terluka tembak di bagian tangan kirinya," katanya. Kepungan petugas ternyata tidak membuat pelaku menyerah. Para pelaku justru membalas peringatan petugas dengan senjata api. "Saat kita datang, kita sudah memperingatkan mereka untuk keluar dan menyerahkan diri, tapi mereka malah menembaki kita," kata Irwan. Tidak hanya menembak dengan senjata peluru tajam, polisi juga membubarkan konsentrasi para pelaku dengan gas air mata. Jumlah pelaku yang banyak cukup menyulitkan petugas saat menggerebek.(DTC)

andalas/is

RAPAT KOORDINASI PENCEGAHAN TERORISME– Kapolres Nias, AKBP Masdiaz K Dwihananto, SIK, MHum saat menyampaikan paparan pencegahan dan penanggulangan kejahatan radikalisme dan terorisme pada rapat koordinasi dengan Muspida Plus Kabupaten Nias. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi antara Polri dengan Badan Nasional Penanggulangan Terosime (BNPT) di Jakarta belum lama ini.

Lebih dari 20 wanita pekerja seks komersial (PSK) dilaporkan kabur dari panti rehabilitasi Parawasa Berastagi, Tanah Karo, Sabtu (20/8) sekira pukul 17.00 Wib. Mereka kabur dari jendela saat hujan deras.

P

etugas pati yang melakukan pencarian puluhan PSK binaan itu akhirnya berhasil menemukan 13 orang. Sedangkan selebihnya belum diketahui keberadaannya. Mereka saat masih dalam pencarian petugas pati. Menurut sumber yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan jumlah PSK yang kabur mencapai 23 orang. Hujan deras membantu mereka memuluskan aksinya. Pantauan andalas di lapangan terlihat para petugas panti terus melakukan upaya pencarian untuk menangkap kembali mereka yang kabur. Sekitar lokasi kota Berastagi dan areal perladangan disisir. Beruntung, warga sekitar Parawasa

Stabat-andalas Penyidik Polsek Kuala, Bripka Aminullah diperiksa petugas Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Langkat terkait dugaan tangkap lepas dua penadah sepeda motor curian. Pantauan wartawan di Polres Langkat, sejak Kamis dan Jumat kemarin, pemeriksaan oknum penyidik itu dilakukan secara tertutup dan berlangsung beberapa jam. Menurut sumber andalas di Polres, penyidik, opsnal dan Kanit diperiksa karena diduga melepaskan dua penadah sepeda motor curian setelah menerima Rp15 juta. Setelah penyidik, Propam akan memeriksa Kapolsek Kuala, AKP E Turnip. Pemeriksaan orang nomor satu di Mapolsek Kuala itu rencananya akan dilaksanakan, hari ini (Senin, 22/8). “Rencananya hari Senin Kapolseknya diperiksa, kita lihat saja apakah yang bersangkutan datang,� kata sumber andalas. Sementara itu, Kapolres Langkat AKBP H Mardiyono, SIK, Msi yang ditanya wartawan, Minggu (21/8) melalui telepon seluler mengaku belum mendapat laporan akan hal tersebut. “Masalah itu belum sampai ke saya laporannya, kalau memang terbukti, akan kita lakukan tindakan sesuai prosedur, “ jawabnya.(BD)

Berkat SMS Center, Ratusan Bungkus Ganja Disita Polisi Dalami Dugaan Keterlibatan Istri Tersangka Medan-andalas Satuan Res Narkoba Polresta Medan menyita 184 bungkus narkotika jenis ganja seberat 327,52 gram dari seorang tersangka yang berperan sebagai pengedar. Ratusan bungkus ganja itu rencananya khusus diedarkan pada bulan Ramadan. Kapolresta Medan, Komisaris Besar Tagam Sinaga, SH melalui Kepala Satuan Res Narkoba, Kompol Juli Agung Pramono, SH, SIK, MHum, mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi SMS Center dari masyarakat yang resah. Dari SMS itu, Kasat Res Narkoba, Kompol Juli Agung Pramono, SH, SIK, MHum bersama anggotanya melakukan penyelidikan di TKP. “Setelah benar datanya, saya perintahkan anggota balik ke TKP dengan membawa SPT penangkapan dan penggeledahan serta penyitaan. Kemudian kami berhasil menangkap tersangka di rumah-

nya Jalan Pimpinan No 49 Gang Gelora, Kelurahan Sei Kera Hilir, Kecamatan Medan Perjuangan,� kata Agung. “Tersangka Ibrahim Siregar (53) disergap dalam satu penggerebekan, Kamis (18/8) sekira pukul 13.00 Wib,� tambahnya. Sementara Dewiana, istri tersangka yang

turut diamankan masih dimintai keterangannya sebagai saksi, sejauh mana keterlibatnya dalam bisnis ganja suaminya tersebut. “Istri tersangka patut diduga ikut “permufakatan jahat�/sekongkol/tahu kegiatan suaminya tapi diam saja serta menikmati hasil kejahatan narkoba itu. Selain itu di TKP yang bersangkutan

MUI: Razia Narkoba di Perbatasan Langkat Langkat-andalas Majelis Ulama Indonesia, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara mendukung kepolisian di daerah setempat merazia peredaran narkoba di perbatasan Besitang dengan Aceh Tamiang. "Razia narkoba berupa ganja, sabu-sabu dan lainya kita sambut baik, masyarakat diharapkan juga ikut membantu aparat kepolisian tersebut," kata Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Langkat, Haji Farhan Indra, di Stabat, Minggu (21/8). Dengan melakukan razia secara intensif, menurut dia, para pengedar maupun sindikat

narkoba tidak akan lolos memasukkan barang "haram" dari Aceh tujuan Langkat dan Medan. "Para pengedar narkoba tidak semudah itu melewati petugas yang tetap siaga di daerah perbatasan Sumatera dengan Aceh," kata Farhan. Dia mengatakan, dengan beredarnya dewasa ini secara luas ganja dan shabushabu membuat masyarakat semakin terancam dan memprihatinkan, karena takut terpengaruh. Untuk itulah, katanya, MUI Langkat dan masyarakat sangat mendukung razia yang dilakukan secara terus menerus

oleh Polres Langkat, terutama di perbatasan antara Besitang dan Aceh Tamiang. Dukungan yang sama juga disampaikan Ketua Pemuda Mitra Kamtibmas (PMK) Langkat Syahrizal berharap operasi rutin yang dilakukan kepolisian dapat lebih intensif. Terutama, menurut dia, selama bulan suci Ramadhan maupun Idul Fitri, karena diduga peredaran ganja dari Aceh semakin sering dibawa ke Langkat. "Razia narkoba terus dilakukan, terutama dengan memeriksa mobil, truk maupun bus dari Aceh yang memasuki wilayah hukum Polres Langkat," katanya. (ANT)

Puluhan PSK Kabur dari Panti Rehabilitasi Berastagi-andalas

4

yang melihat puluhan PSK saling beradu cepat, alias lomba lari dalam upaya keluar dari panti yang mereka anggap penjara tersebut, sempat bingung karena tidak menguasai daerah itu. Pasalnya mereka (PSK) sempat berteriak histeris, ketika berusaha menghentikan kenderaan milik warga yang melintas, mereka berharap mendapat tumpangan. Sebahagian mobil ada yang berhenti dan kemudian memberi tumpangan, namun ada pula yang menolak setelah mengetahui mereka sedang berupaya melarikan diri. Seorang PSK yang menderita tuna runggu bahkan sempat menangis dan memelas dengan bahasa isyarat kepada sopir angkot yang ditumpanginya, agar jangan berhenti ketika dikejar petugas panti. Kepala UPT Parawasa Berastagi, DrsHolomoan Samosir ketika dikonfirmasi via selulernya tak bersedia mengangkat HP nya, namun ketika di SMS Samosir mengatakan “ Ma’af saya masih dalam perjalanan ke Berastagi,“

jawabnya singkat. Sementara itu, mengetahui adanya pelarian warga Binaan Parawasa Kuta Gadung Berastagi, Sabtu (20/8) sekira pukul 17.00 WIB, 3 warga sekitar langsung ambil bagian untuk melakukan pengejaran terhadap puluhan warga Binaan Parawasa milik Pemprovsu tersebut. Akhirnya, mereka menemukan 3 orang. Ketiga warga binaan itu masingmasing bernama Husnul Hotimah (16) warga Lau Macem Pancur Batu, Rima Melati (23) warga jalan Setia Budi Medan, Juliana boru Harahap (26) warga Mandala Denai Medan meminta kepada mereka untuk tidak menyerahkan kembali ke Parawasa. al tersebut membuat Jeprakana Sembiring (41) warga Jalan Jamin Ginting Kuta Gadung dan Fernando Sihombing (32) warga jalan Jamin Ginting Desa Raya Berastagi itu membawa ketiga warga yang melarikan diri dari Parawasa itu ke sebuah hotel Melati A di Beratasgi. Sekitar pukul 20.00 Wib mereka memesan 3 kamar. “ Masing masing kamar tidur

berpasangan, dan melakukan hubungan badan sebagaimana layaknya suami isteri. Kami lakukan bergilir, dari kamar yang satu ke kamar yang lain,� ujar Jeprakana Sembiring yang mengaku telah mempunyai anak 7 ini. Sekira pukul 05.00 Wib, aparat dari Mapolres Tanah Karo setelah mendapat informasi tentang pelarian binaan Parawasa itu langsung menyisir keseluruh hotel Melati dan mendapati ketiga pasangan itu sedang tidur lelap. Selanjutnya mereka digelandang ke Mapolres Karo di Kabanjahe untuk dimintai keterangan. Kapolres Tanah Karo, AKBP Drs Ig Agung Prasetyoko, SH MH melalui Kasatreskrim AKP Harry Azhar, SIK membenarkan penangkapan itu. “Kini kedua pria tersebut sedang kita lakukan pemeriksaan. Sementara seorang warga binaan Parawasa yang masih berumur 16 tahun itu sedang membuat pengaduannya ke Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (UPPA) tentang persetubuhan yang dilakukan kedua warga tersebut,� tegas Harry Azhar disaat dikonfirmasi di ruang kerjanya. (RTA)

(istri tersangka) mencoba membuang barang bukti ganja itu ke luar jendela,� sambung Agung. Mantan Katim Negosiasi merangkap Kabubden Tindak Densus 88/AT Poldasu dan Kasatreskrim Polres Labuhan Batu itu memperkirakan, hasil penyitaan barang bukti berupa 184 bungkus ganja itu mencapai Rp 920.000 jika dikonversikan per bungkusnya Rp5000. “Sehingga keseluruhannya mencapai Rp920.000 dan bisa menyelamatkan ratusan jiwa,� kata Agung. Tersangka kini mendekam di tahanan Sat Narkoba Polresta Medan. Dia (tersangka) dipersangka dengan Pasal 114 Ayat (1) subsider Pasal 111 Ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pasal 114 paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun dan pasal 111 ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. “Pasal 114 denda paling sedikit Rp1 miliar paling banyak Rp10 miliar. Sedangkan pasal 111 denda paling sedikit Rp800 juta paling banyak Rp8 miliar,� jabar Agung. (HER)

IRT Nyaris Korban Penipuan Melalui Telepon Tebing Tinggi-andalas Seorang ibu rumah tangga (IRT), E Br Sinaga (72) warga Medan nyaris menjadi korban penipuan melalui telepon. Beruntung petugas bank mencegahnya mentransfer uang sebanyak Rp30 juta yang akan dikirim kepada pelaku. Br Sinaga kepada andalas menuturkan, sebelumnya seseorang menelepon ke rumahnya dan mengaku anggota Poldasu. Si penelepon memberitahukan bahwa anaknya ditangkap karena mengantongi sabu-sabu. Untuk meyakinkannya, penelepon memperdengarkan suara seseorang yang sedang menangis meminta tolong agar segera dilepaskan. Mendengar kabar itu, korban langsung panik karena memang benar ia memiliki seorang anak yang bekerja sebagai PNS. “Kalau memang benar, mana anak saya Badu (nama samaran – red),� ujar br Sinaga yang selanjutnya gagang telepon diberikan kepada seseorang yang sedang menangis meminta tolong. “Ma, tolong ma, bantu saya. Mereka menangkap saya, sekarang mau dibawa ke Poldasu,� ujar sesorang dari seberang telepon dengan suara menangis minta tolong. Selanjutnya, oknum yang mengaku anggota Poldasu itu meminta jika br Sinaga bersedia mentranfer Rp30 juta anaknya tidak jadi dibawa ke Poldasu. “Jika ibu bersedia ‘berdamai’ tolong transfer Rp30 juta secepatnya. Setelah ibu transfer nanti kami hubungi ke HP ibu untuk membawa anak ibu pulang,� ujar penelepon sembari memberitahukan nomor rekeningnya dan meminta nomor HP br Sinaga. Takut anaknya dipenjarakan, br Sinaga langsung menuju bank untuk melayani permintaan si penelepon. Namun beruntung, setelah berada di bank, satpam dan teller merasa curiga melihat gelagat nasabahnya yang sudah mereka kenal betul. Saat berada di bank, si penelepon kembali menghubunginya untuk menanyakan apakah sudah ditansfer atau tidak. Br Sinaga selanjutnya meminta pihak bank mentransfer uang ke rekening yang diminta si penelepon. Walaupun begitu, Satpam dan teller bank mencoba menyelidiki uang yang akan ditransfer itu untuk apa. Setelah didesak akhirnya br Sinaga menceritakan permasalahan yang sebenarnya sehingga pihak bank tidak jadi mentransfernya. Pihak bank mencoba menghubungi HP anak br Sinaga beberapa kali, tetapi tidak berhasil. Pihak bank yang merasa curiga kembali mencoba menenangkan br Sinaga dan tidak berapa lama anaknya menghubungi pihak bank karena dilihat di HP-nya ada panggilan tidak terjawab. Akhirnya terungkap bahwa si penelepon tadi ternyata penipu setelah br Sinaga berbicara langsung dengan anaknya. Kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian dan nomor rekening si penelepon telah diberitahukan. (MET)


HUKUM & KRIMINAL

Senin 22 Agustus 2011

Kejatisu Diminta Bongkar Pungli Jembatan Timbang Kabanjahe-andalas Terkait himbauan Wakil Ketua DPRD Karo, Ferianta Purba, SE agar warga masyarakat, khususnya yang berada di Kabupaten Karo dan Deli Serdang mengawasi kinerja Unit Pelaksanaan Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB) Jembatan Timbang Sibolangit, Deli Serdang mendapat sambutan positif dari elemen masyarakat. “Bukan rahasia umum kalau selama ini, petugas lapangan jembatan timbang, diduga berkolusi dengan pemilik angkutan barang untuk melegalkan muatan berlebih dengan memberi “dana pelican” bagi petugas agar kenderaan yang bersangkutan dapat tetap berjalan,” ujar S Sembiring pemerhati lingkungan dan pembangunan kepada andalas, Minggu (21/8) di Berastagi. Dikatakannya lagi, tertangkapnya tiga pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut yang bertugas di Jembatan Timbang Sibolangit oleh Intel Kejatisu menerima uang dari sopir truk yang dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi. Harus dijadikan momentum pintu masuk bagi Kejatisu untuk mengusutnya sampai tuntas dan membenahi oknumoknum yang bermental pungli

di Dishub Sumut. Kejatisu diminta membongkar aliran dana pungli dari jembatan timbang. ”Penelusuran aliran dana ini penting karena suap di jembatan timbang telah berlangsung lama. Kita minta, Kejatisu mengusut secara transparan sampai tuntas ke mana saja aliran dananya. Sejauh ini, ketiga petugas lapangan yang notabenenya pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Sumut itu, hanya bertugas untuk mengutip dari para sopir truk,” katanya. Jika mengacu kepada Peraturan Daerah (Perda) Propsu No 14 tahun 2007 tentang Pengendalian Kelebihan Muatan Angkutan Barang kasus itu tidak akan pernah terjadi. Namun pada prakteknya petugas seperti terkoordinir melakukan pungutan, baik itu kepada angkutan barang yang kecil maupun besar. Kalau ini tidak terus diawasi bisa saja gaya pungli ini tetap berlangsung mulus di jembatan timbang Sibolangit. Sanksi lainnya, barang muatan yang dibawa harus diturunkan. ”Tetapi ini kan enggak pernah ada, parahnya lagi uang dendanya itu enggak pernah kita tahu kemana. Nah, ini masuk unsur korupsinya,” urainya. (RTA)

Sidang Gugatan Tanah Hadirkan Saksi Ahli Lubuk Pakam-andalas Sidang lanjutan perkara gugatan kepemilikan tanah antara pihak Rokani dan kawan-kawan (sebagai penggugat) melawan pihak PTPN II (sebagai tergugat) dengan objek perkara lahan seluas 470 Ha yang persis berada di areal HGU PTPN II Kebun Penara, di Desa Penara, Tanjung Morawa kembali digelar di PN Lubuk Pakam, Jumat (18/8). Sidang dengan agenda mendengarkan saksi itu menghadirkan saksi yakni, Sukarman (71) warga Desa Penara, Tanjung Morawa dan saksi ahli dari Fakultas Hukum USU Profesor DR Tan Kamelo SH (50) alamat Komplek Tasbih, Blok YY, Medan. Dalam kesaksiannya Tan Kamelo menuturkan bahwa surat keterangan pembagian tanah tersebut bukanlah surat keterangan memiliki hak atas tanah dan juga ada cacat hukum dalam surat keterangan pembagian tanah yang dikeluarkan pemerintah pada saat itu apabila merujuk kepada literatur hukum. “Mengacu kepada dalil gugatan apakah dengan adanya bukti surat keterangan pem-

bagian tanah berupa sawah ladang yang dikeluarkan pemerintah pada 1953 kepada 230 orang pemegang surat tersebut atas lahan seluas 470 Ha lantas menjadi hak milik mereka? Tentu tidak demikian. Karena surat keterangan pembagian tanah bukanlah surat keterangan memiliki hak atas tanah. Dan juga ada cacat hukum dalam surat keterangan pembagian tanah yang dikeluarkan pemerintah pada saat itu apabila merujuk kepada literatur hukum,” tukas Kamelo. Sementara itu saksi Sukarman, pensiunan karyawan PTPN II tahun 1954 hingga 1956 mengatakan tidak pernah melihat adanya 230 orang yang berladang atau bersawah di areal kebun afdeling III (yang saat itu disebut kebun Tanjong Garbus) yang kini disengketakan. “Yang saya tahu saat itu tidak orang lain yang menggarap lahan atau berladang di areal Kebun Tanjung Garbus atau Afdeling III, apalagi sebanyak 230 orang, dan yang berladang saat itu hanya karyawan kebun itupun hanya di jaluran,” ujar Sukarman.(BOB)

harian andalas | Hal.

5

andalas/hs poetra

MACET TOTAL – Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan dan harus “berjalan merayap” saat melintas di Jalan Gatot Subroto, Medan, Minggu (21/8). Kemacetan ini diduga disebabkan banyaknya masyarakat yang ingin berbelanja kebutuhan lebaran di Pusat perbelanjaan Plaza Medan Fair dan Pasar Petisah. Ironisnya tak tampak petugas kepolisian di lokasi.

PNS Kejatisu Babak Belur Dihajar Debt Collector Medan-andalas Seorang pegawai negeri sipil (PNS) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Taufik Hidayat (30) menjadi korban penganiayan dilakukan lima oknum debt collector (penagih utang) dari Yoga Finance cabang Marelan, Sabtu (20/8) sekira pukul 18.30 Wib. Akibatnya, warga Jalan Karya Bhakti Lingkungan VIII, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung itu menderita luka di tubuhnya. Sementara kasusnya sudah ke Polsek Medan Labuhan. Laporan pengaduan korban tertuang No Pol: LP/ 1106/ VIII/ 2011/ SU/ PEL BLW/ SEK-Medan Labuhan. Pemukulan itu sendiri terjadi karena korban belum membayar angsuran pinjaman uang sebesar Rp3 juta selama dua bulan dari rencana 6 bulan angsuran dari Yoga Finance tersebut. Akibatnya, pemilik usaha mengutus dua orang debt collector ke rumah korban. Kebetulan, kala itu, korban hendak membeli makanan untuk berbuka puasa. "Saat hendak membeli makanan, aku ditelepon sama adek ku yang bernama Rina. Kata dia, ada orang leasing datang ke rumah," jelas Taufik, Minggu (21/8). Mendengar hal itu, warga Jalan Karya Bhakti Lingkungan VIII, Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung ini langsung berbalik arah dan menemui kedua orang leasing yang sudah menunggu.

"Mereka mengajak saya untuk bertemu dengan Ginting (pemilik Yoga Finance) dan saya pun menyetujuinya," ujarnya lagi. Sesampainya di Auto Finance Jalan Veteran No 3 B, sudah menunggu pegawai Yoga Finance yang diketahui bernama Manda. "Disana saya disuruh masuk bersamaan dengan kereta spin (sepeda motor) saya. Manda terus mendorong aku dan kereta ku masuk ke sebuah ruko. Tapi aku tidak mau, soalnya Ginting tidak ada," timpalnya. Akhirnya, dua orang pria bertubuh tegap datang ke lokasi tersebut dan menyarankan agar kereta korban ditinggal di koperasi tersebut. Jika tidak, salah seorang dari dua pria tersebut mengancam akan menembak korban. "Terakhir, aku dikeroyok hingga babak belur dengan kelima orang itu termasuk Manda juga. Mereka juga menahan kereta spin warna biru milikku BK 6818 BQ. Di dalamnya ada suratsurat penting termasuk surat perjanjian pinjaman di Yoga Finance," tandasnya. Merasa jadi korban penganiayaan, Taufik tidak tinggal diam dan melaporkan peristiwa ini ke Polsek Medan Labuhan. Sesampainya disana, korban disuruh untuk melakukan visum untuk memperkuat bukti- bukti penganiayaan. Dirinya berharap agar pelaku penganiayaan ini ditangkap oleh pihak kepolisian dan diadili dengan seadiladilnya karena sudah melakukan tindak pidana kekerasan. "Dan juga memberikan ganti rugi atas apa yang saya alami," tuturnya. (HER)

6 JURUS SAKTI MENGHADAPI DEBT COLLECTOR 1. Sapalah dengan santun dan minta mereka menunjukkan identitas dan surat tugas. Tanyakan kepada mereka, siapa yang menyuruh mereka datang dan minta nomor telepon yang memberi tugas para penagih utang ini. Jika mereka tak bisa memenuhi permintaan Anda dan Anda ragu pada mereka, persilakan mereka pergi. Katakan, Anda mau istirahat atau sibuk dengan pekerjaan lain. 2. Jika para penagih utang bersikap santun, jelaskan bahwa Anda belum bisa membayar karena kondisi keuangan Anda belum memungkinkan. Sampaikan kepada penagih utang bahwa Anda akan menghubungi yang terkait langsung dengan perkara utang piutang Anda. Jangan berjanji apa-apa kepada para penagih utang. 3. Jika para penagih utang mulai berdebat meneror, persilakan mereka ke luar dari rumah Anda. Hubungi pengurus RT, RW, atau polisi. Sebab, ini pertanda buruk bagi para penagih utang yang mau merampas mobil, motor, atau barang lain yang sedang Anda cicil pembayarannya. 4. Jika para penagih utang berusaha merampas barang cicilan Anda, tolak dan pertahankan barang tetap di tangan Anda. Katakan kepada mereka, tindakan merampas yang mereka lakukan adalah kejahatan. Mereka bisa dijerat Pasal 368, Pasal 365 KUHP Ayat 2, 3, dan 4 junto Pasal 335. Dalam KUHP jelas disebutkan, yang berhak untuk melakukan eksekusi adalah pengadilan. Jadi, apabila mau mengambil jaminan, harus membawa surat penetapan eksekusi dari pengadilan negeri. Ingatkan kepada mereka, kendaraan cicilan Anda misalnya, adalah milik Anda, sesuai dengan STNK dan BPKB. Kasus ini adalah kasus perdata, bukan pidana. Kasus perdata diselesaikan lewat pengadilan perdata dan bukan lewat penagih utang. Itu sebabnya, polisi pun dilarang ikut campur dalam kasus perdata. Kasus ini menjadi kasus pidana kalau para penagih utang merampas barang cicilan Anda, meneror, atau menganiaya Anda. Untuk menjerat Anda ke ranah pidana, umumnya perusahaan leasing, bank, atau koperasi akan melaporkan Anda dengan tuduhan penggelapan. 5. Jika para penagih utang merampas barang Anda, segera ke kantor polisi dan laporkan kasusnya bersama sejumlah saksi Anda. Tindakan para penagih utang ini bisa dijerat Pasal 368 dan Pasal 365 KUHP Ayat 2, 3, dan 4 junto Pasal 335. 6. Jangan titipkan mobil atau barang jaminan lain kepada polisi. Tolak dengan santun tawaran polisi. Pertahankan mobil atau barang jaminan tetap di tangan Anda sampai Anda melunasi atau ada keputusan eksekusi dari pengadilan. Berkonsultasi hukumlah kepada Lembaga Perlindungan Konsumen, Komnas Perlindungan Konsumen dan Pelaku Usaha, atau Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen. (INT)

Oknum Polisi Ditangkap Karena Punya Senjata Rakitan Seorang oknum anggota polisi ditangkap petugas Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sulawesi Tengah karena memiliki senjata api rakitan, kata seorang pejabat kepolisian setempat.

O

knum polisi itu bernama Bripda Sr, anggota Sabhara yang bertugas di Polres Poso, Sulawesi Tengah, kata Pelaksana Harian Kepala Bidang Propam Polda Sulawesi Tengah Kompol R Bambang Surjadi kepada wartawan di Palu, Ahad. Ia mengatakan, penangkapan itu berawal adanya informasi dari warga Desa Sigega, Kecamatan Tinombo

Selatan, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (20/80 bahwa warga mendengar letusan senjata api yang dilakukan oleh Bripda Sr tanpa diketahui maksud tembakan itu. Beberapa personel dari Polsek Tinombo Selatan segera mendatangi lokasi kejadian namun oknum polisi itu sudah tidak ada. Tim dari Polsek lalu menangkap Bripda Sr tanpa perlawanan setelah beberapa jam mencari di sejumlah tempat di Tinombo Selatan. Oknum polisi itu lalu diserahkan ke Polda Sulawesi Tengah untuk menjalani pemeriksaan. Menurut Bambang, tim provos Polda Sulteng terus memeriksa oknum polisi itu untuk mengetahui motif melepaskan tembakan.

Bambang menuturkan, senjata yang digunakan oknum polisi tersebut adalah senjara api rakitan jenis revolver. Senjata api rakitan itu diperoleh Bripda Sr saat penggerebekan tersangka kasus kejahatan di Desa Tangkura, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah beberapa waktu lalu. "Pelakunya bersama barang buktinya sudah berada di Mapolda Sulteng setelah sempat diamankan di Polsek Tinombo Selatan, " kata dia. Kata dia, jika terbukti bersalah dan melanggar aturan, maka Bripda Sr akan mendapat sanksi karena melakukan pelanggaraan disiplin anggota Polri. Selain itu, Bripda Sr juga terancam akan diproses pidana umum atas kepemilikan dan penggunaan senjata api rakitan.(ANT)


RAGAM

Senin 22 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

Hasyim SE: Pembangunan Belum Pro-kerakyatan Andalas/Siong

Medan-andalas Sudah menjadi tradisi tahunan bagi Hasyim SE/Oei Kien Lim beserta keluarga, menjelang hari-hari besar keagamaan termasuk Idul Fitri 1432/2011 untuk membagikan bingkisan lebaran kepada keluarga kurang mampu. Kali ini, Hasyim SE dan keluarga membagikan bingkisan lebaran kepada 100 keluarga di Kecamatan Medan Petisah dan Kecamatan Medan Barat, Sabtu (20/8). Kegiatan ini, kata Hasyim, untuk berbagi kasih membantu sesama terutama dari keluargag prasejahtera agar bisa ikut merayakan Idul Fitri yang merupakan hari kemenangan dengan penuh sukacita "Ini bentuk partisipasi untuk berbagi kasih membantu sesama terutama dari keluargag pra sejahtera,"ungkap Wakil Ketua Komisi C DPRD Medan ini di sela-sela penyerahan paket lebaran di-

BINGKISANMenjelang Lebaran,Hasyim SE dan keluarga membagikan bingkisan kepada keluarga pra sejahtera di lingkungan di Kecamatan Medan Petisah dan Kecamatan Medan Barat, Sabtu sore (20/8). dampingi istri Lindawaty. Dia mengutarakan keprihatinannya terhadap masih lambannya kinerja pemerintah untuk meminimalisir angka kemiskinan. Di kota Medan menurut Hasyim angka kemiskinan pun masih cukup tinggi. "Kemiskinan masih terjadi, karena pembangunan yang dilakukan belum merata hingga ke pelosok," tegas Politisi Partai Demokrasi In-

donesia-Perjuangan ini. Menurut Wakil Ketua Fraksi Demokrasi IndonesiaPerjuangan ini, pembangunan belum sepenuhnya pro kerakyatan. Fenomena itulah yang menyebabkan masih stagnannya upaya pemerintah dapat meminimalisir angka kemiskinan. "Jika pemerintah belum memiliki formula yang tetap untuk meminimalisir angka kemiskinan, perlu peranser-

ta sekaligus partisipasi dari semua pihak untuk secara bersama-sama menaruh perhatian sekaligus kepedulian untuk membantu keluarga pra sejahtera tanpa membedakan suku, agama, maupun ras,"tegas Ketua Umum Majelis Kelenteng Konghucu Indonesia (MKKI) Kota Medan tersebut. Salah satu warga Kelurahan Sekip Kecamatan Medan Petisah,Tugirah me-

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

ngungkapkan kegembiraannya saat menerima paket lebaran yang dibagikan Hasyim SE dan keluarga. Apalagi keadaan hidup yang terbilang pas-pasan, Tugirah keseharian mengandalkan nafkah upah cucian mengaku merasa terbantu dengan terketuknya hari para dermawan untuk berbagi kasih membantu keluarga pra sejahtera menjelang Idul Fitri 1432 H ini.(SIONG)

6

Ikrap Jakarta Bantu Pengobatan Warga Labuhan Batu Jakarta-andalas Selama Ramadan, Ikatan Keluarga Rantauprapat (Ikrap) Jakarta melakukan road show buka puasa bersama dengan masyarakat Labuhan Batu se-Jabodatabek dan memberi bantuan pengobatan kepada warga Labuhan Batu di Jakarta. "Road show Ramadan tahun ini adalah kali kedua yang digelar Ikrab. Pada buka puasa pertama pekan lalu dihadiri para tokoh dan pemuda Labuhan Batu juga tiga anggota DPRD Labuhan Batu Selatan, Rustam Simbolon, Syamsul Bahri Hasibuan dan Hefrin Harahap," kata Ketua Ikrap Jakarta Ir Irianto Mangunsong dalam acara buka puasa bersama di Komplek Kostrad, Jakara, Sabtu (20/8).

"Selain itu, Wabup Labuhan Batu Suhari Pane menyampaikan peran dan harapan pada Ikrap langsung melalui sambungan telepon," kata Irianto didampingi Sekretaris Ikrap Hasriwal AS Hasibuan. Dalam road show ramadan, Ikrap juga memberikan bantuan langsung kepada M Nurdin, warga Labuhan Batu yang saat ini mengalami tumor otak. "Bantuan berupa uang yang berasal dari sumbangan masyarakat Labuhan Batu telah kita sampaikan langsung kepada saudara M Nurdin, warga Labuhan Batu yang tinggal di Bekasi," kata Irianto. Menurut Ketua Ikrap, road show ramadan ini ditutup dengan kegiatan halal bi halal pada 26 September mendatang. (DD/REL)

Andalas/ist

BANTUANBANTUAN-Ketua Ikrap Jakarta Irianto Mangunsong memberikan bantuan kepada warga Labuhan Batu M Nurdin yang menglami kanker otak. Sumbangan dari masyarakat Labuhan Batu langsung diterima istri Nurdin, Sally di kediaman mereka di Babelan, Kota Bekasi, Jawa Barat.


RAGAM

Senin 22 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

Plt Gubsu: IPK Jangan Terima Kader Kutu Loncat

Az Zikra Jadikan Buka Puasa Bersama Wadah Silaturahmi

 IPK Sumut Santuni 500 Anak Yatim Medan-andalas Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Plt Gubsu) Gatot Pujo Nugroho meminta Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (DPD IPK) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) untuk membina kader secara kesinambungan, dan menghindari serta tidak memakai kader kutu loncat. "IPK harus jadi organisasi kader pemimpin, dan jangan menerima kader kutu loncat yang hanya memanfaatkan organisasi untuk kepentingan pribadi," kata Plt Gubsu diwakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbang Polinmas) Sumut, Drs Bukit Tambunan MAP, pada acara buka puasa bersama dan pemberian santunan bagi 500 anak yatim, yang digelar DPD IPK Sumut, di halaman rumah pendiri IPK, Alm Olo Panggabean, di Jalan Sekip/Waru No.36 Medan, Sabtu (20/8). Hadir dalam acara itu, Kadispora Sumut Ristanto SH, SpN, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IPK, Budi Panggabean, fungsiona-

SANTUNANSANTUNAN-Ketua DPD IPK Sumut Nerson Diapari Simanjuntak SH (kedua dari kiri) bersama pengurus lainnya, menyerahkan bingkisan kepada anak yatim dari lima panti asuhan di Medan, di halaman rumah pendiri IPK Alm Olo Panggabean, di Jalan Sekip/ Waru Medan, Sabtu (20/8). ris DPP IPK di antaranya Fris, Syafaruddin SH, MHum, Ketua DPD IPK Sumut, Nerson Diapari Simanjuntak SH, Sekretaris Sutrisno SAg. Juga hadir fungsionaris DPD IPK Sumut di antaranya Didhin Mahidin, Benny Sipayung, Franky Simatupang, dr Arie Mahriza, Ketua DPC IPK Kota Medan, Basirun, Ketua DPC IPK Kabupaten/Kota seSumut, pimpinan PAC dan ribuan kader IPK Kota Medan. Plt Gubsu juga mengajak pengurus dan kader IPK,

agar menjadikan momen buka puasa bersama ini sebagai ajang silaturahmi sekaligus sebagai introspeksi, sejauh mana IPK dapat bermanfaat bagi kader, anggota dan masyarakat. Plt Gubsu memberikan apresiasi yang tinggi kepada IPK yang tetap konsisten sebagai organisasi kader yang peduli sosial. Dia berharap, kepedulian sosial IPK bukan hanya saat Ramadan dan menjelang Idul Fitri, tapi juga secara berkesinambungan. Ketua Umum DPP IPK

Budi Panggabean diwakili Syafaruddin SH, MHum mengatakan, IPK adalah organisasi yang punya kepedulian sosial sejak dulu, yakni sejak organisasi ini didirikan oleh Olo Panggabean dkk beberapa tahun silam. "Saya minta para anak yatim, agar mendoakan organisasi ini tetap besar, agar kepeduliannya terhadap rakyat kecil makin besar pula," kata mantan Dekan Fakultas Hukum Universita Medan Area ini. Sebelumnya, Sekretaris

7

DPD IPK Sumut Sutrisno SAg melaporkan, pada bulan puasa Ramadan kali ini, IPK Sumut menyalurkan santunan kepada 500 anak yatim piatu yang berasal dari lima panti asuhan di Kota Medan, yakni Panti Asuhan Al Washliyah Pulo Brayan, Bani Adam Kelurahan Mabar, Al Wasliyah Kampung L alang, anak yatim asuhan Bakopam Medan Denai, dan Panti Asuhan Al Ikhlas. "Santunan yang kami berikan berupa uang saku, kain sarung, dan sirup markisa," kata Sutrisno. Sedangka Ustaz H Syarifuddin Pasaribu dalam tausiyahnya memotivasi anak yatim agar tidak menjadi manusia yang cengeng, tapi harus menjadi manusia yang energik sebagai penerus masa depan bangsa. "Adik-adik dari panti asuhan tidak boleh cengeng, karena Nabi Muhammad SAW juga terlahir dan tumbuh sebagai anak yatim piatu, yang kemudian menjadi seorang pemimpin besar dunia," kata Syarifuddin. (HAM)

Medan-andalas Setelah Masjid Baitul Rahman, Sabtu (20/8) malam dan Yayasan Pendidikan Prambana di kawasan Medan Johor, Minggu (21/8) pagi, Safari Ramadan Majelis Zikir Az Zikra Sumatera Utara, Minggu (21/8) malam dilanjutkan di rumah kediaman Hj Ernawaty Lubis, salah seorang Pengurus Harian Az Zikra Sumut, di Jalan Suluh Medan. Sebelumnya, pada hari yang sama setelah salat ashar dilaksanakan program zikir minggu ketiga di Masjid Al Amin. Seperti biasa, Safari Ramadan di kediaman Hj Ernawaty diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Alquran. Kemudian, Safari Ramadan yang dihadiri Ketua Az Zikra Sumut H Rizal Mahaputra, Ketua Majelis Taklim Wanita Hj Maryam Lubis, Ketua Pertuni Khairul, Ustadz Norman Ritonga dan sejumlah Pengurus dan Anggota Az Zikra Sumut diantaranya H Warsidi, Ozi, Sumi, Ita dan Ratna tersebut dilanjutkan tausyiah yang disampaikan ustadz Muslim. Sementara, Hj Ernawaty Lubis menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada seluruh Keluarga Besar Majelis Zikir Az Zikra Sumut yang hadir melaksanakan zikir.

"Semoga amal ibadah yang kita lakukan selama di bulan suci Ramadan mendapat ganjalan pahala dari Allah SWT," papar Ernawaty. Sebelumnya, zikir akbar yang dilaksanakan di Yayasan Pendidikan Prambana dipimpin Ketua Majelis Zikir Az Zikra Sumut H Rizal Mahaputra. Sedangkan H Muda Wali SPDi mengumandangkan bacaan ayat-ayat suci Alquran. Ketua Panitia Abdul Halim Rangkuti SPDi mengaku, bahwa zikir akbar yang melibatkan siswa tingkat SMP dan SMA ini baru pertama kali dilaksanakan di lingkungan sekolah Prambana. Dia berharap kehadiran Majelis Zikir Az Zikra Sumut di lingkungan sekolah Prambana, mampu memberikan pembelajaran tersendiri bagi para guru terutama para siswa. "Ini awal yang baik dan positif untuk meningkatkan keimanan dan tali silaturahmi di lingkungan sekolah," tuturnya. Sementara, pelaksanaan program zikir minggu ketiga di Masjid Al Amin yang dilaksanakan usai shalat Ashar tersebut dipimpin Ustadz Muslim dan tausyiah disampaikan ustadz Norman Rangkuti yang dan kesempatan itu memilih topik tentang zikir. (RIL)

andalas/asril tanjung

BUKA BERSAMABERSAMA-Hj Ernawaty Lubis ketika menyampaikan sambutannya pada Safari Ramadan yang ditandai buka puasa bersama di kediamannya Jalan Suluh Medan, kemarin.


OLAHRAGA

Senin 22 Agustus 2011

Pemain Timnas Brasil U-20 bergembira sambil memboyong piala, setelah mengalahkan Portugal di partai final. IST

Murray Jejak Partai Puncak Mason-andalas Andy Murray mengatasi kebangkitan Mardy Fish di set kedua semifinal Cincinnati Masters dan akhirnya menang. Murray pun melaju ke pertandingan final ketiganya tahun ini. Bertarung di Lindner Family Tennis Center, Mason, Minggu (21/8) dinihari WIB, Murray yang merupakan unggulan keempat menyudahi Fish (unggulan tujuh) dengan 6-3, 7-6 (10-8). Setelah menang mudah 6- Andy Murray 3 di set pertama, Murray kemudian dipaksa menghadapi kebangkitan Fish di set kedua. Setelah lolos dari sejumlah break points, Murray bisa memaksakan tie break dan memenangi pertandingan dengan 7-6 (10-8). Kemenangan ini membuat Murray menyegel tiket partai puncak dan ia akan menghadapi pemenang duel semifinal lainnya yang mempertemukan Novak Djokovic dengan Tomas Berdych. Ini adalah final ketiga Murray sepanjang tahun ini. Di final pertama di Australia Terbuka, Murray kalah dari Djokovic. Petenis Skotlandia itu kemudian maju ke final AEGON Championship dan tampil sebagai juara usai mengalahkan Jo-Wilfried Tsonga. Keberhasilan maju ke final Cincinnati Masters juga memperlihatkan kemampuan Murray untuk bangkit setelah di turnamen Rogers Cup dua pekan lalu ia kalah di babak kedua.(OKZ)

Pesta Dua Dekade Schumi Spa Francorchamps-andalas GP Belgia yang akan berlangsung akhir pekan depan bukanlah balapan biasa buat Michael Schumacher. Di sana, akan diperingati tonggak 20 tahun karir Schumi. Ada pesta apa? Pada GP Belgia 28 Agustus mendatang, Schumi akan menginjak marka dua dekade itu. Sungguh suatu kebetulan karena debutnya ia lakukan di GP Belgia 1991 tanggal 25 Agustus 1991. Saat itu, Schumi tampil menggantikan Bertrand Gachot yang ditangkap polisi. Di sana, Schumi yang masih Michael berusia 22 tahun merebut Schumacher posisi tujuh di kualifikasi tetapi berhenti dari lomba di lap pertama akibat masalah dengan kopling. Untuk memperingati momen tersebut, Schumi akan mengenakan topi khusus berwarna hitam dengan bubuhan tanda tangan Schumi serta bentuk daun laurel berwarna emas. Tidak hanya itu, untuk merayakannya, Schumi berencana untuk menggelar pesta di paddock Sirkuit Spa-Francorchamps, sehari sebelum lomba, Sabtu (27/8). Semua orang di GP Belgia rencananya akan diundang. "Ini jadi momen yang hebat buat saya. Semuanya berawal dari Spa. Di sana, ada begitu banyak momen penting," cetus Schumi kepada Auto Motor und Sport yang dikutip Planet F1.(OKZ) Jenson Button

Jelang F1GP Belgia

Button Berharap Keberuntungan Woking-andalas Jelang balapan GP Belgia, akhir pekan ini, Jenson Button dihadapkan pada kenangan buruk. Untuk itu, pembalap McLaren ini pun berharap dewi fortuna sedikit menaunginya pada balapan di Sirkuit Spa-Francorchamps, Minggu (28/8) mendatang. Meski bakal turun balapan dengan menyandang predikat juara pada seri terakhir di Hungaria, namun Button mengaku tidak bisa melupakan begitu saja kenangan pahitnya di GP Belgia. Dalam dua tahun terakhir, Button diketahui selalu gagal menyelesaikan lomba. Kini, di percobaan ketiganya Button berharap “kutukannya� berubah menjadi berkah. “Saya senang balapan di Spa, tapi sayangnya, saya belum selalu gagal menyelesaikan balapan (GP Belgia) di sua musim terakhir, dan itu semua terjadi bukan karena kesalahan saya,� tutur Button, Minggu (21/8). “Jadi, saya sangat berharap balapan kali ini saya sedikit beruntung,� pungkas pembalap 31 tahun ini. Ya, kegagalan Button menyelesaikan balapan GP Belgia di dua tahun terakhir, memang bukan karena kecerobohannya, tapi pembalap lain. Di musim 2009, pembalap Renault Romain Grosjean memaksanya out di awal lap usai mobil keduanya bersenggolan. (OKZ)

Piala Dunia U-20

BRAVO BRASIL! Bogota-andalas Brasil tampil sebagai juara Piala Dunia U-20 setelah di final hari ini, Minggu (21/8) pagi WIB, mengalahkan Portugal 3-2 lewat perpanjangan waktu. Bintang mereka adalah Oscar yang mencetak hat-trick. Brasil sudah memimpin saat pertandingan berjalan lima menit. Oscar menembus pertahanan Portugal melalui tendangan bebasnya dari luar kotak penalti, sekaligus menodai gawang Portugal yang selalu clean sheet dalam enam laga sebelumnya. Keunggulan Brasil hanya bertahan empat menit ketika gawang mereka pun bisa dijebol lawan. Serbuan Oliveira disempurnakan oleh Alex dengan menyundul masuk bola umpan silang rekannya itu. Skor 1-1 bertahan sampai turun minum. Di babak kedua Brasil tampil lebih berbahaya, namun kerap kesulitan menembus solidnya lini belakang Portugal. Tim "Samba" muda itu bahkan yang kebobolan lagi setelah Oliveira mengalahkan bek Juan dan tendangan kerasnya juga menaklukkan kiper Gabriel. Oscar menjadi pahlawan Brasil lewat gol keduanya di menit 78, untuk sekaligus membuat kedudukan imbang lagi. Skor menjadi 2-2 dan tidak berubah sampai

babak kedua berakhir. Di masa perpanjangan waktu Brasil memastikan kemenangannya, kembali melalui aksi hebat Oscar. Gelandang klub Internacional itu melepaskan tendangan lob di menit 111, yang walaupun masih bisa ditip kiper Mika, namun bola pantulan dari tiang gawang tetap bersarang masuk ke jala. Bagi Brasil ini adalah kali kelima mereka menjuarai Piala Dunia U-20 setelah meraihnya di tahun 1983, 1985, 19993, dan 2003. Dua tahun lalu mereka juga masuk final tapi kalah dari Ghana. Adapun Portugal, mereka gagal menambah koleksinya menjadi tiga trofi di level U-20, setelah memenanginya di tahun 1989 dan 1991. Di kali terakhir menjuarai turnamen ini, mereka menundukkan Brasil lewat adu penalti. Meksiko Rebut Tempat Ketiga Meksiko berhasil mengakhiri kiprahnya di turnamen Piala Dunia U-20 dengan manis. Meski sempat tertinggal lebih dahulu, tim berjuluk El Tri ini sukses mengalahkan Prancis untuk merebut tempat ketiga. Bertanding di Nemesio Camacho Estadio, Minggu (21/8) pagi WIB, Meksiko menumbangkan Prancis dengan skor 3-1. Ini adalah prestasi tertinggi Meksiko dalam 11 kali keikutsertaannya di turnamen ini. Prancis mengejutkan Meksiko dengan

memimpin 1-0 di menit kedelapan melalui Alexandre Lacazette usai memanfaatkan umpan silang Timotee Kolodziejczak. Ini adalah gol kelima Lacazette di turnamen ini dan membuat dia menjadi pencetak gol terbanyak bersama dengan Henrique (Brasil) dan Alvaro Vazquez (Spanyol). Keunggulan Prancis hanya berumur empat menit saja setelah Meksiko menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Ulises Davila. Ia melepas sepakan mendatar dari luar kotak penalti yang tidak mampu ditangkap sempurna oleh kiper lawan, Jonathan Ligali. Les Bleus mencoba mengambil alih kendali permainan dengan sederet upaya dari Kolodziejczak dan upaya dari Antoine Griezmann. Akan tetapi kedudukan 1-1 tidak berubah hingga jeda. Lima menit setelah restart, Meksiko justru berbalik memimpin. Berawal dari sebuah sepak pojok, Jorge Enrique yang berada di dalam kotak tanpa kawalan berhasil menceploskan bola ke gawang. Meksiko 2, Prancis 1. Mimpi buruk Prancis terjadi di menit 71 kembali melalui sepak pojok. Kali ini Edson Rivera yang menjaringkan bola ke gawang Prancis usai menyambut crossing Davila.(DTC)

Aguero: Jangan Panggil Saya Maradona! Manchester-andalas Striker Manchester City Sergio Aguero mengatakan bahwa dirinya tidak ingin dibandingkan dengan Diego Maradona. Maradona yang juga merupakan ayah mertua Aguero adalah idolanya, meski begitu, Aguero menghargai kesamaan antara keduanya dalam aspek permainan mereka, hanya ia tidak nyaman bila dibandingkan dengan legenda Argentina karena hanya ada satu Maradona. "Saya merasa malu ketika orang membandingkan saya dengan Maradona. Bagaimana mereka bisa? Itu tidak sopan. Hanya ada satu Maradona, " kata Aguero, Minggu (21/8). "Orang yang mengatakan ini hanya tidak tahu, mereka tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Dan Anda tidak akan menemukan saya pernah memicu perbandingan dengan dia (Maradona),� tukas pemain yang diboyong dari Atletico Madrid ini. Bagi Aguero, Maradona adalah sosok tak tergantikan dan siapapun tidak akan memiliki hal yang sama di dalam lapangan. "Diego punya prestasi lengkap dalam kariernya," ia melanjutkan, "Semua waktu

Jelang Trofeo Berlusconi

Del Piero Menanti Milan Milan-andalas Striker veteran Juventus Alessandro Del Piero menanti pertandingan malam ini menghadapi Milan di ajang Trofeo Berlusconi. Menurutnya, laga ini penting sebelum memulai kompetisi Serie A bergulir. Pemain berusia 36 tahun ini juga mengaku sudah tak sabar untuk memulai Serie A musim baru

harian andalas | Hal.

dengan Juventus di tangan Antonio Conte. "Ada sepekan untuk pergi sebelum mengawali musim ini,� sebut Del Piero, Minggu (21/8). Sebelumnya, Bianconeri baru keluar dari San Siro setelah saling berhadapan pada turnamen Trofeo TIM bersama Inter Milan dan AC Milan Kamis lalu. Turnamen itu sendiri dimenangi oleh Nerazzurri.

yang melahirkan pemain hebat yang tidak pernah bisa cocok dan tidak akan pernah memiliki hal yang sama di lapangan sepakbola,� papar pemain internasional Argentina ini. "Saya tahu saya bisa bermain, tetapi Anda tidak akan pernah menemukan saya mengatakan bahwa saya Maradona baru. Dia adalah seorang jenius dengan bola di kakinya, pemimpin dan inspirasi total untuk rekan satu timnya,� tuturnya. "Tidak ada, saya ulangi tidak ada yang bisa mengubah tim seperti yang ia lakukan bertahuntahun lalu. Seperti banyak orang melakukannya, saya hanya menghormati apa yang dicapainya," tegasnya. Namun, sementara Aguero tidak menerima bahwa ada beberapa kesamaan dalam gaya sepakbola mereka, ia ingin menempatkan hal itu lebih ke alasan budaya daripada apapun yang menyangkut sifat-sifat pribadi yang melekat di antara keduanya. "Ini adil untuk mengatakan kami memiliki pendekatan yang mirip dalam bermain," tambahnya. Kami selalu mencari untuk

"Selama saya berada di Juventus, fase ini telah ditandai dengan pertandingan yang secara tradisional telah bergulir sebelum musim itu sendiri berjalan, bahkan itu bukan laga yang ramah,� ucapnya. "Saya berbicara tentang Trofeo Berlusconi, yang kami akan bermain di San Siro melawan Milan,� tambahnya. "Kami melakukan dengan baik di pra-musim, berlatih keras dan membangun skuad baru dengan keinginan besar. Pada hari Minggu 21 Agustus akan ada tes lain yang penting, sebelum kita mulai musim ini," pungkasnya.(OKZ)

Alessandro Del Piero

menemukan, mengambil risiko dan membuat sesuatu terjadi saat menyerang di lapangan,� ujarnya. "Kami berdua suka menggiring bola, bermain cepat dan bereaksi cepat ketika di lapangan. Ada hal-hal lain juga, karena setiap dari kita bermain dengan emosi natural, masing-masing dari kita didorong oleh keinginan membara untuk menang,� jelasnya. "Kemudian lagi, semua pemain profesional Argentina sangat termotivasi dan kompetitif,� kata pemain berusia 24 tahun ini. "Pada akhirnya, Maradona adalah seorang jenius, pemain terbesar di dunia dan legenda, sementara saya masih mencoba meraihnya," ucap mantan pemain Independiente ini. Manchester City menghadapi Bolton Wanderers pada pertandingan Premier League kedua mereka, malam ini, dan Aguero berencana akan melanjutkan permainan cemerlangnya seperti saat mencetak dua gol dalam debutnya. (OKZ)

8

Wolves Pimpin Klasemen Sementara Wolverhampton-andalas Wolverhampton Wanderers memetik kemenangan kedua musim ini usai menundukkan Fulham 2-0. Puncak klasemen untuk sementara pun dipijak Wolves. Bermain di Molineux Stadium, Minggu (21/8) malam WIB, tuan rumah Wolves sudah memimpin dua gol atas tamunya di paruh pertama laga. Kevin Doyle membuka kemenangan lewat gol pada menit 41 sebelum Matthew Jarvis menggandakan skor pada menit injury time. Dengan hasil tersebut, Wolves sejauh ini menjadi satu-satunya tim yang sudah melakoni dua laga Liga Primer dan memetik poin penuh. Wolves pun menghuni tangga teratas dengan poin enam, meski bisa segera turun posisi jika Manchester City mampu menundukkan Bolton, atau sebaliknya. Saat berita ini diturunkan, City baru akan mulai bertanding versus Bolton. Di pertandingan sebelumnya, Norwich City harus puas berbagi skor imbang 1-1 lawan tamunya Stoke City. Norwich unggul duluan lewat Ritchie De Laet pada menit 36 sebelum Kenwyne Jones menyelamatkan Stoke lewat gol telatnya menjelang laga habis. Di laga ini Norwich bermain minus satu pemain setelah Leon Barnett dikartu merah pada menit 62, dengan Jonathan Walters dari Stoke kemudian gagal mengeksekusi penalti semenit berselang. Hingga pertandingan usai, kedudukan tetap 2-0 untuk kemenangan Wolverhampton.(DTC)

SERGIO AGUERO


OLAHRAGA

Senin 22 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

9

Setiap Klub Harus Ada Dana Rp15 Miliar

GM Cerdas Barus Juara Ramadhan Cup 2011 Jakarta-andalas Pecatur kawakan GM Cerdas Barus memenangi turnamen Catur Cepat So Nice Ramadhan Cup, setelah memimpin dengan mengumpulkan 8 poin. Pecatur yang memperkuat Jawa Timur dan dikenal tunawicara itu, mengungguli FM Irawan Sadikin (DKI), IM Tirto (Kaltim) dan IM Salor Sitanggang (Jatim) yang ketiganya juga mengemas 8 poin, namun Cerdas Barus unggul "solkov" (perhitungan poin pertemuan, ranking) di banding tiga pesaingnya. "Ini menunjukkan bahwa pecatur tua masih mampu menunjukkan kekuatannya," kata Wakil Ketua PB Percasi

GM Utut Adianto pada penutupan turnamen catur cepat dua hari itu di Jakarta, Minggu (21/8). "Selain itu, dengan kemenangan Cerdas Barus sekaligus menunjukkan bahwa para pecatur muda belum mampu berkembang dengan baik" tambah Utut. Atas hasil kemenangannya itu, Cerdas Barus yang sudah sangat memiliki jam terbang tinggi di banding para lawannya di Ramadhan Cup ini, mengantongi hadiah utama Rp5 juta dari Rp38 juta total hadiah yang diperebutkan. Turnamen catur cepat So Nice Ramadhan Cup 2011 ditutup oleh GM Utut Adianto. (ANT)

Indonesia vs Palestina Tidak Diberi Poin oleh FIFA Solo-andalas Pertandingan ujicoba internasional antara tuan rumah Indonesia melawan Palestina hampir dipastikan tidak dihitung oleh FIFA karena kedua tim bersepakat untuk melakukan pergantian pemain sampai sembilan kali. Hal itu tertuang dalam siaran pers PSSI, Minggu (21/8), terkait pertandingan tersebut yang akan digelar di Stadion Manahan, Solo, hari Senin besok pukul 20.30 WIB. Dari hasil pertemuan manajer hari ini, dipimpin Match Commissioner Hanizam Aris (Singapura) di Hotel Novotel, Solo,disepakati bahwa kedua tim boleh melakukan pergantian pemain hingga sembilan kali. Konsekuensinya, hasil pertandingan ini tidak akan masuk dalam perhitungan rangking FIFA. "Laga uji coba ini baru bisa dihitung sebagai sebuah pertandingan FIFA (dihitung untuk rangking FIFA), apabila kedua tim maksimum melakukan pergantian pemain sebanyak enam kali. Karena kali ini mereka minta sembilan pe-

main, jadi sifatnya hanya persahabatan saja, tidak akan mendapat poin untuk rangking FIFA," kata Setiono, wasit cadangan asal Indonesia, menjelaskan hasil team managers meeting tersebut. Kesepakatan lainnya adalah, Indonesia sebagai tuan rumah akan mengenakan kostum berwarna merah-putihputih, sedangkan Palestina hijau-hijau-merah. Wasit yang akan memimpin pertandingan ini adalah Pechsri Mongkolchai, dibantu dua asisten Kangram Preecha dan Kundiloksirodom Surasak. Semuanya dari Thailand. Untuk pelaksanaan di lapangan, panitia menyiapkan 800 personel keamanan, plus match steward sebanyak 30 orang. Penampilan skuad "Garuda" kali ini, walaupun hanya bersifat ujicoba, akan diintip langsung oleh perwakilan dari Qatar dan Iran, yang sudah memastikan akan berada di Solo besok. Qatar dan Iran tergabung bersama Indonesia dan Bahrain di Grup E babak kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia.(DTC)

Djohar: Stadion Teladan Harus Segera Dibenahi Medan-andalas Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin mengatakan, pembenahan terhadap Stadion Teladan Medan harus secepatnya dilakukan jika tidak ingin PSMS Medan gagal berlaga di liga profesional akibat terkendala infrastruktur. "Jangan sampai PSMS Medan yang sudah merger dengan Bintang Medan gagal berlaga di liga profesional musim depan hanya gara-gara aspek infrastruktur yakni soal Stadion Teladan yang tidak layak," katanya di Medan, Minggu (21/8). Ia berharap pengelola Stadion Teladan Medan secepatnya melakukan pembenahan sesuai dengan syarat yang telah ditentukan Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) mengenai kelayakan stadion untuk menggelar liga profesional, baik di dalam maupun luar lapangan. Mengingat liga profesional tersebut akan mulai bergulir oktober 2011, pihaknya berharap pembenahan Stadion teladan sudah dilakukan sebelum tim verifikasi dari AFC turun ke Medan untuk meneliti stadion kebanggaan masyarakat Medan itu. "Saya harap Stadion Teladan ini segera dibenahi sebelum tim verifikasi turun ke Medan. Jangan sampai semua kerja yang sudah dilakukan selama ini menjadi sia-sia karena stadionnya dinilai tidak layak. Kalau ini sampai terjadi yang rugi kita juga. Jadi bagi siapa saja yang mengurus Stadion Teladan ini segera lah bekerja mempersiapkan segala sesuatunya se-

suai ketentuan," katanya. Dalam kesempatan itu ia kembali menegaskan bahwa tim yang dapat menjadi peserta liga profesional 2011-2012 adalah tim yang benar-benar profesional sesuai dengan lima aspek yang telah ditentukan sebelumnya oleh PSSI. Kelima aspek tersebut meliputi legalitas, administrasi, finansial, supporting, dan infrastruktur. PSSI juga telah memberikan tenggat waktu bagi klub-klub untuk melengkapi dokumennya sebelum dilakukan verifikasi terhadap masing-masing klub yang telah mendaftar. (ANT)

Pelatih Timnas Wim Wim Rijsbergen sedang fokus melatih timnas Indonesia senior menjelang menghadapi Palestina malam ini, Senin (22/8). IST

Indonesia vs Palestina

LIVE 22 M 19.30

EI

Ujian Hadapi Iran di Pra Piala Dunia 2014 Solo-andalas Timnas senior Indonesia menjamu Palestina dalam laga uji coba di Stadion Manahan Solo, Senin (22/8) malam, untuk bahan evaluasi pembentukan tim yang tangguh sebagai persiapan menghadapi Iran pada laga perdana grup E Pra Piala Dunia 2014. "Kami akan menurunkan pemain kondisinya fit siap tanding sesuai strategi yang akan ditrapkan oleh pelatih saat menghadapi Paletina," kata Asisten Pelatih Timnas Senior Indonesia Liestiadi di Solo, Minggu (21/8). Menurut dia, pertandingan melawan Palestina ini, untuk mematangkan Timnas, jika masih ada kekurangan masih bisa dibenahi, dan sekalian menyusun strategi setelah mempelajari karakter permainannya hanya sama dengan tim Iran. "Jumlah pemain Timnas saat ini, sebanyak 29 orang setelah ditinggalkan Ian Kabes, dan setelah melakukan uji coba melawan Palestina akan ada perampingan hingga 23 pemain untuk dibawa ke Tehe-

ran Iran," katanya. Menurut dia, setelah uji coba menghadapi Paletina, timnas akan bertanding melawan Yordania, kemudian melawan ke Iran. Timnas dalam pertandingan tandang ke Iran diharapkan dapat mencuri poin. "Kita paling tidak harus mempertahankan gawangnya agar tidak kemasukan gol, saat main tanding. Namun, sebagai tuan rumah kita harus menang," katanya. Diperlukan banyak uji coba timnas tersebut, kata dia, sangat penting bagi pelatih, melakukan evaluasi untuk membentuk kesebelasan yang tangguh memiliki karakter. "Target Timnas lawan Iran tidak mau kehilangan poin," katanya. Sementara Pelatih Timnas Palestina Abdalnasser S.H. Barakat, mengatakan, pertandingan persahabatan dengan Timnas Indonesia ini, merupakan bahan evaluasi untuk membangun tim baru Palestina ke depan. Menurut dia, setelah timnya tidak lolos karena kalah agregat dengan Tim Thailand 4-6 maka Palestina membangun tim baru yang yang banyak didiperkuat pemain muda U-23 di negaranya. "Pertandingan ini, selain ajang silaturahmi dengan Bangsa Indonesia yang ikut mendukung kemerdekaan negaranya, juga sebagai bahan untuk evaluasi membangun

tim baru Palestina ke depan," kata Abdalnasser. Menurut dia, persiapan timnya sangat singkat dan banyak menghadapai kesulitan, tetapi berjanji akan menampilkan permainan terbaiknya saat melawan tuan rumah. Timnya tidak akan mengecewakan pendukung di Palestina. "Kami bisa tampil penyerang atau bertahan, tetapi melihat perkembangan di lapangan nanti," katanya. Mengenai dua pemain andalan Timnas Palestina yakni Omar jarun dan Abdellatif Bahdawi, kata dia, dua pemain itu, tidak bisa ikut ke Indonesia, karena harus membela Klubnya mengikuti liga di Palestina. Namun, timnya yang dibawa ke Indonesia untuk melakukan pertandingan persahabatan ini diperkuat enam pemain muda potensial untuk Palestina ke depan. Kapten Tim Palestina Fahed Al Fattal mengatakan, Tim Indonesia sangat bagus dan tidak mudah dikalahkan, setelah melihat video pertandingan Indonesia melawan Turkmenistan. "Timnas Indonesia lebih bagus dibanding Filipina dan Thailand. Saya baru kali ini datang bertanding melawan Indonesia. Saya akan bermain lepas," kata Fahed Al Fattal. (ANT)

Jaya Hartono Pilih Tetap di Persik Bandung-andalas Pupus sudah harapan Maung Bandung – julukan Persib – untuk mendatangkan Jaya Hartono. Pelatih kelahiran Medan itu memilih untuk tidak meninggalkan klubnya, Persik Kediri. Keinginan manajemen Persik Kediri untuk mempertahankan Jaya disampaikan kepada Manajer Persib Umuh Muchtar. Kepada wartawan, Umuh mengirimkan pesan singkat tentang pernyataan Jaya, Minggu (21/8). Berikut isi pesan tersebut: Dengan hormat, saya mohon maaf, saya menunggu-nunggu sampai tadi sore belum ada keputusan dari Persib. Maka baru saja, saya mengambil keputusan deal dengan Persik Kediri. Semoga di lain waktu kita bisa bekerjsama lagi. Saya ucapkan terimakasih, kepada pak haji (Umuh) atas kebaikannya selama ini kepada saya dan keluarga.

Jaya Hartono Saat dikonfirmasi, Umuh langsung membenarkan hal itu. “Mau bagaimana lagi, itu sudah keputusannya (Jaya). Kita sudah bisa menerima,� kata Umuh. Jaya selama ini memang disebut sebagai calon

pelatih Persib. Namun keputusan untuk menerima tawaran Macan Putih – julukan Persik – lebih diprioritaskan Jaya. Apalagi klub tersebut sudah mendapat dana segar setelah melakukan merger dengan klub Liga Primer Indonesia (LPI), Minangkabau FC. Menurut Umuh, manajemen akan membahas kelanjutan perekrutan pelatih bersama tim kecil yang dibentuk PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB). “Selanjunya akan kita bahas lagi dalam waktu dekat,� sambungnya. Jaya merupakan mantan pelatih Persib. Di musim 2008/2009 serta 2009/2010 pelatih berusia 47 tahun pernah menangani Pangeran Biru. Dengan dikontraknya Jaya bersama klub yang pernah dibawanya menjadi juara Liga Indonesia musim 2003 itu, praktis nominasi pelatih Persib menjadi berkurang. (OKZ)

Banda Aceh-andalas Ketua Umum PSSI Djohar Arifin mengemukakan setiap klub harus memiliki dana sebanyak Rp 15 miliar untuk mengikuti kompetisi yang mulai digelar 8 Oktober 2011. "Dana itu sangat penting, karena kita tidak mau baru setengah jalan kompetisi klub berjalan berhenti karena kekurangan dana," katanya di Banda Aceh, Minggu. Menurut dia, penekanan pada dana klub ini penting dilakukan mengingat kompetisi yang akan dijalankan full profesional bukan semi profesional. Pihak federasi sepak bola asia (AFC) dan federasi sepak bla dunia (FIFA) tegas menyatakan bahwa kompetisi profesional hanya diikuti oleh klub profesional, ujar Djohar. "Berbicara profesional semua harus profesional, mulai pemain, pelatih dan standar stadion," kata dia. Djohar menjelaskan, untuk mendapatkan klub profesional itu harus ada lima syarat yakni adanya legalitas dari Menkumham, modal untuk klub minimal Rp 15 miliar untuk satu musim, infrakstruktur stadion, pembinaan usia muda dari setiap klub (sporting )dan manajemen organisasi yang sesuai dengan aturan AFC dan FIFA. "Bila ini telah dilengkapi baru klub tersebut dinyatakan profesional, kara dia. Djohar menambahkan sebanyak 60 persen angka yang dialokasikan ke setiap klub untuk membeli pemain, pelatih dan ofisial. "Setiap klub maksimal harus memiliki pemain asing empat orang, satu dari Asia tiga dari luar Asia," jelas ketua PSSI ini Djohar mengingatkan agar setiap klub tidak dibenarkan memakai dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) karena itu melenceng dengan peraturan pemerintah. Di peraturan jelas menyatakan bahwa tidak boleh ada dana APBD untuk klub peserta kompetisi profesional.(ANT)

Tidak Ada Merger PSIS-SU Semarang-andalas Ketua Umum PSIS yang juga Wali Kota Semarang Soemarmo Hadi Saputro memastikan tidak ada merger antara PSIS dengan Semarang United (SU). "Jangan katakan merger. Tidak ada merger karena akan dibentuk skuad baru, tetapi namanya tetap sama yakni PSIS," kata Soemarmo di Semarang, Minggu (21/8) malam. Soemarmo juga mengatakan tidak ada penunjukan manajemen PSIS yang baru, karena akan melewati verifikasi sehingga sangat terbuka berasal dari orang lama serta orang baru. "Bukan ditunjuk, sehingga yang mengurusi nanti bisa manajemen yang lama, tetapi juga bisa orang baru," katanya. Begitu juga dengan pemainnya, Soemarmo menambahkan bahwa sebelum dilakukan kontrak pemain akan dilakukan verifikasi, sehingga dapat tetap menggunakan pemain lama dan ada peluang juga untuk pemain yang berasal dari klub amatir. Ia menambahkan bahwa persyaratan berupa deposito kepesertaan Rp5 miliar, nama PT, dan lapangan serta persyaratan lainnya telah siap. "Untuk nama PT ya nanti menyusul, yang pasti semuanya sudah siap dan kami akan menggunakan nama PSIS," ujar Soemarmo.(ANT)

RD Kecewa Berat, Timnas U-23 Kalah dari MU

RAHMAD DARMAWAN

Solo-andalas Setelah menuai pujian lantaran sukses menahan seniornya di timnas Indonesia di laga uji coba, Kamis (18/ 8) lalu, Timnas U-23 kini justru menuai malu lantaran dikalahkan Makassar United (MU) 1-2 pada laga uji coba, semalam. Memainkan laga di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (20/8) malam, pelatih Rahmad Darmawan menurunkan skuad terbaiknya dengan memainkan Irfan Raditya, Andik Vermansyah dan pemain naturalisasi, Kim Jeffrey Kurniawan sejak awal. Sayang, penampilan tim justru tidak karuan. Beberapa kali para punggawa U-23 gagal melepaskan umpan dengan baik dan kerap kehilangan bola. Meski tampil buruk, namun skuad Garuda Muda sempat membuka gol lebih dulu melalui eksekusi penalti Johan Juansyah di akhir babak pertama. Penalti diberikan wasit usai Johan dijatuhkan Joko Sidik di area terlarang. Tanpa kesulitan, Johan sukses membawa U23 unggul 1-0 di babak pertama. Memasuki babak kedua, RD melakukan sejumlah perubahan. Duet pilar A r e m a Indonesia D e n d y Santoso dan striker Yongki A r i b o w o dimasukkan guna

menambah daya dobrak tim. Namun, alih-alih mencetak gol kedua, timnas justru harus rela melihatnya gawangnya bobol oleh eksekusi cantik, Aditya Putra Dewa yang membawa Makassar United menyamakan kedudukan 1-1 di menit 47. Dalam keadaan imbang, para pemain U-23 berupaya keras melakukan tekanan. Namun, bukannya menampilkan performa cemerlang, mereka justru tampil seperti terburuburu. Alhasil, setiap peluang yang didapat pun gagal membuahkan gol. Petaka bagi Garuda Muda akhirnya datang pada menit 69, Aditya Putra kembali memaksa Rifki Mokodompit untuk memungut bola dari gawangnya untuk kali kedua. Kali ini, gol dicetak striker muda Makassar United tersebut melalui tendangan bebas. Makassar United kini berbalik unggul 2-1. Timnas U-23 sebenarnya berpeluang besar mengakhiri laga dengan hasil imbang, setelah wasit menunjuk titik putih menyusul handball pemain belakang Makassar United di kotak terlarang. Apes bagi Garuda Muda, eksekusi Yongki masih mampu digagalkan kiper AM Guntur. Alhasil skor 2-1 bertahan hingga laga usai. Hasil minor ini praktis membuat pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan kecewa berat, karena dia menilai sejumlah pemain tidak mengikuti instruksi yang diberikannya sehingga koordinasi antar pemain buruk. Pelatih yang sebelumnya menukangi Sriwiya FC dan Persija Jakarta ini pun berencana mendepak beberapa pemain.. RD diketahui hanya memiliki waktu sekira dua bulan untuk bisa mengasah permainan skuad Timnas U-23, sebelum mereka berjuang di SEA Games XXVI, Palembang, Sumatera Selatan, November mendatang. Timnas sendiri ditargetkan mendapat emas di even olahraga se-Asia Tenggara ini. (OKZ)


Senin

EKONOMI-BISNIS

22 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

10

Terminal Pipa Terpadu Pelindo Dioperasikan Belawan-andalas PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I Cabang Belawan menambah satu unit lagi fasilitas yang dapat mempercepat arus bongkar Crude Palm Oil (CPO) ke kapal berupa pipa terpadu dengan nilai investasi Rp 17 miliar dioperasikan untuk dapat memaksimalkan ekspor melalui Pelabuhan Belawan ke luar negeri, Sabtu (20/8). General Manager (GM) PT Pelindo I Cabang Belawan, Ir Syahputra Sembiring dalam sambutannya mengatakan, pengoperasian fasilitas pipa terpadu berupa dua unit loading point dan pipanisasi sepanjang 1,3 kilometer dilengkapi dengan 14 unit outlet setiap loading point serta dermaga sepanjang kurang lebih 125 meter merupakan penambahan terhadap fasilitas yang telah ada selama ini. Dikatakannya, dioperasikannnya fasilitas pipa terpadu yang baru maka saat ini panjang dermaga untuk handling CPO dari tangki timbun ke kapal menjadi 475 meter dilengakpi dengan 6 unit loading point. Fasilitasi terminal curah cair yang telah mendapat penambahan tersebut kini sangat memungkin untuk disandari 3 unit kapal tanker untuk melakukan bongkar muat CPO. Sehingga waktu tunggu (waiting time) kapal khususnya kapal tanker minyak sawit mentah akan dapat dipersingkat, sehingga menguntungkan pengguna jasa kepelabuhanan. Pengoperasian fasiltas pipa terpadu ditandai dengan pemompaan 9.000 ton CPO milik PT Smart Tbk dari tangki timbun ke kapal MT Feng Hai tujuan Tiongkok dengan kapasitas lima juta ton per tahun maka dapat diyakini tercapai target dengan pemompaan CPO dari tangki timbun ke kapal sebanyak 250 ton per jam," ungkapnya. Salah seorang Pimpinan PT Smark Tbk, Hari H yang ditanyai wartawan di sela-sela acara pengoperasian fasilitas pipa terpadu tersebut mengatakan, penambahan fasitas pipa terpadu merupakan bentuk pelayanan PT Pelindo I Cabang Belawan terhadap pengguna jasa kepelabuhanan sehingga waktu tunggu kapal di pelabuhan dapat dipersingkat. Harapan Pelabuban Belawan menjadi Hub Port akan menjadi kenyataan, bila fasilitas bertaraf internasional semakin dilengkapi dengan baik. Sehingga dunia pelayaran tambah percaya pelayanan yang diberikan Pelindo I Cabang Belawan. (DP)

TDL Naik Apindo Ajak Pemerintah Bernegosiasi Jakarta-andalas Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk melakukan negosiasi dengan pemerintah terkait rencana kenaikan TDL tersebut. Pengusaha nasional, kata Sofjan, meminta agar kenaikan TDL tidak hanya berlaku bagi sektor usaha atau industri saja. Sofjan Wanandi "Dengan menaikkan TDL hanya kepada sektor usaha, maka pelaku usaha akan menanggung beban subsidi sebesar 35 juta rakyat kecil. Hal ini karena pemerintah berencana tidak akan menaikkan TDL bagi rakyat miskin dan pelaku usaha harus terbebani dengan biaya listrik bagi masyarakat,” tegas Sofjan, Minggu (21/8). Menurut Sofjan, pihaknya akan menegosiasikan beberapa opsi seperti kenaikan TDL lebih ringan bagi sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM). "Salah satu yang paling mengkhawatirkan dari kenaikan TDL 10 persen ini adalah sektor UKM dan industri padat karya. Keduanya bisa bangkrut, padahal paling banyak menyerap tenaga kerja,” tutur Sofjan. Sofjan menambahkan, pemerintah bisa menghemat subsisdi lebih besar jika TDL konsumen rumah tangga yang berlangganan listrik berdaya di bawah 900 VA juga dinaikkan. Jika tarif listrik pelanggan golongan 450 VA sampai dengan 900 VA juga dinaikkan, maka TDL hanya naik sekira tiga persen. "Jika ingin tekan kenaikan TDL, 35 juta pelanggan rumah tangga juga harus dinaikkan. Jadi dampak pemotongan subsidi sebetulnya bisa dikurangi dan kami tidak keberatan TDL naik kalau kenaikannya merata untuk semua konsumen,” tandas Sofjan. (OKE)

SUN 12.00-13.50-16.40-18.20-21.10 THAMRIN 12.30-14.20-18.10-18.00-19.50-21.40 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 PLAZA 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40

SUN 12.45-15.30-18.15-21.00 THAMRIN 12.00-14.45-17.30-20.15 PALLADIUM 13.00-15.45-18.30-21.15

PENGELOLAAN ASET PLN dan PPA jalin kerjasama pengelolaan asset. Kerjasama antar BUMN itu, ditandai dengan telah ditandatanganinya Nota Kesepahaman oleh Direktur Utama PLN Dahlan Iskan dan Direktur Utama PPA Boyke Wibowo Mukiyat, akhir pekan lalu di Kantor PLN Pusat, Jakarta. andalas/dtc

Pemudik Kereta Api 'Hijrah' ke Pesawat Terbang Kebutuhan Dapur Masih Jakarta-andalas Perusahaan penerbangan mengaku kebanjiran pemudik pada lebaran tahun 2011 ini. Hal ini dikarenakan pendapatan masyarakat yang meningkat sehingga terjadi migrasi pemudik yang menggunakan kereta api ke pesawat terbang.

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Emirsyah Satar menyatakan untuk musim mudik lebaran tahun ini, pihaknya kebanjiran penumpang. Terjadi peningkatan pemudik sekitar 25 persen jika dibandingkan tahun lalu. Pada H-7 tahun lalu, terdapat 715 kursi, sementara tahun ini meningkat menjadi 891 kursi. "Kita 25 persen kalau dibanding-

kan tahun lalu H-7 715 kursi, sekarang 891 kursi," ujarnya dalam jumpa pers di Kediaman Menteri BUMN Mustafa Abubakar, Jalan Denpasar, Jakarta, Minggu (21/8). Oleh karena itu, pihaknya menyediakan 99 penerbangan ekstra ke Singapura, Bali, Padang, Jogjakarta, dan Surabaya untuk H-7 hingga H+7. "Kita ada 99 ekstra flight, penerbangan kita sehari 350 flight jadi 14 hari dikali 350 dan ditambah 99 untuk lebaran ini," ujarnya. Namun, hal berbeda terjadi bagi penumpang kereta api. Direktur Utama PT KAI, Ignasius Jonan menyatakan penumpang kereta api mengalami penurunan hingga 20 persen untuk kelas eksekutif dari 90 ribu penumpang menjadi sekitar 74 ribu penumpang. "Untuk kelas eksekutif penurunan 20 persen, penyebabnya pola yang tumbuh. Tahun lalu 90 ribu sekarang 74 ribu untuk masa lebaran ini,"

ujarnya. Namun, pihaknya masih menyediakan tambahan gerbong untuk penumpang ekonomi. Tidak tanggung-tanggung, sekitar 28 gerbong tambahan disediakan pada Lebaran ini. "Kita tidak ada tambahan lokomotif tapi ada tambahan gerbong, ada 28 rangkaian, biasanya 198 selama ini, kebanyakan 65 persen dari rangkaian untuk ekonomi," jelasnya. Menteri BUMN Mustafa Abubakar menyatakan ada perubahan pola pemudik tahun ini. Hal itu disebabkan meningkatnya pendapatan masyarakat. "Jadi di sini ada perpindahan dari penumpangnya Pak Jonan menjadi penumpangnya Pak Emir. Ini karena pendapatan masyarakat yang baik," kata Mustafa. Dengan adanya penurunan penumpang Kereta Api, sambung Mustafa sehingga tingkat keamanan bisa lebih baik. (DTC)

Pemerintah Putihkan KUT Rp 5,7 Triliun MENTERI Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Hatta Rajasa menyatakan pemerintah akan melakukan pemutihan Kredit Usaha Tani (KUT) bermasalah, yang jumlahnya sekitar Rp 5,7 triliun. "Itu (pemutihan) akan dilakukan tahun ini juga, pemerintah tinggal melaksanakan saja karena sudah mendapat dukungan DPR," kata Hatta di sela kunjungan kerja Monitoring Implementasi Kebijakan Ekonomi Kerakyatan di Karawang, Jawa Barat, Sabtu (20/8) malam. Menurut Hatta, dalam melakukan pemutihan atas KUT yang gagal bayar, pemerintah memiliki dua mekanisme yang akan ditempuh. Pertama, membayar kewajiban para debitur KUT yang bermasalah ke perbankan sebagai kompensasi atas KUT yang diputihkan. Kedua, menggunakan mekanisme administrasi antara pembukuan pemerintah dan perbankan, sehingga

SUN 12.30-15.30-18.30-21.30 PLAZA 11.45-14.45-17.45-20.45 THAMRIN 12.00-15.00-18.00-21.00 PALLADIUM 13.15-18.15-19.15-21.45

kredit petani itu dihapuskan. Hatta mengungkapkan, saat ini banyak petani yang mengalami kendala dalam mendapatkan pembiayaan baru. Di antara mereka ternyata ada yang masuk dalam daftar Sistem Informasi Debitur (SID) di Bank Indonesia (BI). "Dengan demikian, pemutihan atas KUT terhadap para petani yang mengalami gagal bayar diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada petani untuk mendapatkan pembiayaan baru dari perbankan nasional," jelasnya. Ia memberikan contoh, pemerintah beberapa tahun lalu sempat mengucurkan apa yang dinamakan dengan Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE). Para petani diharapkan dapat menyerap kucuran KKPE ini. Tetapi, karena permasalahan gagal bayar pada KUT yang dialami oleh beberapa petani, maka mereka yang tersangkut masalah gagal bayar tersebut tidak dapat menerima pembiayaan KKPE. "Akibatnya, realisasi KKPE tidak maksimal, padahal dalam KKPE tersebut pemerintah memberikan

bunga rendah, karenanya pemerintah akan memutihkan itu (KUT). Ini tinggal masalah surat menyurat saja sehingga petani bisa meminjam lagi dan tahun ini juga saya rasa pemutihan bisa dilakukan," ujarnya. Deputi Menko Perekonomian Bidang Ekonomi Moneter dan Keuangan, Erlangga Mantik, menambahkan bahwa besaran pemutihan tersebut saat ini sedang diproses oleh Kementerian Keuangan. Menurut Erlangga, banyaknya gagal bayar KUT yang dialami oleh para petani tidak lain karena permasalahan konsepsi. Sejak awal KUT diberikan, banyak petani yang mengira itu adalah sebuah bantuan, sehingga ketika mereka diminta untuk mengembalikan uang yang diterima, mereka malah terkena masalah. Oleh karena itu, dalam mengucurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) pemerintah tentunya akan melakukan sosialisasi lebih intensif sehingga tidak ada lagi gagal bayar dalam penyaluran KUR.

PALLADIUM 12.00-14.30-17.00-19.30-23.00 BINJAI 12.15-14.45-17.15-19.40-22.15 PLAZA 13.00-15.30-18.00-20.30 THAMRIN 12.45-15.15-17.45-20.15-22.45

Belum Stabil Medan-andalas Sepekan menjelang Lebaran kebutuhan dapur masih belum bisa diprediksi, apakah bakalan naik atau turun bahkan standart atau biasa saja. Pasalnya sejumlah pedagang di Pasar Tradisional Pusat Pasar Medan, Minggu (21/8) mengatakan, kebutuhan dapur ini dikatakan sudah jauh menurun dari harga biasanya. “Kita juga nggak tau nanti bakalan naik apa turun harga, kalau sekarang sudah turun ini harganya, besok tak tau kita makin turun apa naik,” ujar pedagang sayur Adi (27) di lapaknya. Pantauan andalas, untuk harga kebutuhan dapur, Minggu (21/8) di Pasar Tradisional Pusat Pasar Medan untuk harga cabai merah tergolong mahal dengan harga Rp 12.000,- per kg yang sebelumnya hanya Rp 7.000,- per kg. Begitu juga dengan harga cabai rawit yang mulai merangkak naik dengan harga Rp 20.000,- per kg, sedangkan harga cabai hijau sama seperti cabai merah dengan harga Rp 12.000,- per kg. Untuk harga bawang merah sedikit bervariasi dan para ibu rumah tangga juga bisa memilih harga dengan kualitas bawang yang ada, mulai dari harga Rp 10.000,Rp 12.000,- sampai dengan Rp 14.000,-per kg. Berbeda dengan harga bawang putih yang biasanya lebih mahal dibandingkan dengan bawang merah kini hanya Rp 8000,- per kg, begitu juga dengan harga tomat yang bervariasi mulai dari Rp 3500,- sampai Rp 4000,- per kg. Pedagang sayur lain juga mengatakan, naik turun tidak saja dirasakan oleh bumbu dapur tetapi juga pada sayuran. “Sayur pun sekarang lagi mahal banyak yang kosong kita, kayak ini sawi manis aja sekilo udah Rp 4000,-, wortel juga mahal ini Rp 8000,- per kg, brokoli Rp 5000,- per kg,” keluh Br Saragih. (IKA)

(KCM)

PLAZA 12.30-14.20-16.10-18.0019.50

BINJAI 13.00-15.15-17.30-19.4522.00


KOMUNITAS

Senin 22 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

11

Tim Safari PPP Sumut Disambut Antusias di Dairi Medan-andalas Tim Safari Ramadan DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP ) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengunjungi mengunjungi jemaah Masjid Al-Ikhlas Desa Sikerbo Julu, Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, Sabtu (20/8). Tim Safari Ramadan DPW PPP-Sumut yang terdiri dari Aminullah Berutu, Jonson Sihaloho, M Sholeh Tanjung dan Ustaz Dai Paidi, SAg itu disambut antusias oleh umat Islam Desa Sikerbo Julu. Tim kemudian melaksanakan salat isya, tarawih dan witir berjamaah dengan jemaah yang membanjiri Masjid AlIkhlas. Dalam kunjungan itu, selain diisi tausiyah oleh Ustaz Dai Paidi, tim juga menyerahkan titipan infaq Ketua DPW PPP Sumut, H Fadly Nurzal, kepada Badan Kemakmuran Masjid Al- Ikhlas Desa Sikerbo Julu yang diterima langsung Ketua BKM H Sabda Sagala. Aminullah Berutu mewakili DPW PPP Sumut, menyampaikan titip salam Ketua DPW PPP Sumut, H Fadly Nurzal, yang pada saat bersamaan juga melaksanakan kegiatan serupa di kabupaten lain. Aminullah yang juga anggota DPRD Dairi menjelaskan, tim Safari Ramadan DPW PPP Sumut selama satu bulan penuh melaksanakan kegiatan safari ke 33 kabupaten/kota yang ada di Sumatera Utara. "Kita ingin melaksanakan syiar sekaligus agar bisa melihat secara langsung dari dekat kondisi saudara-saudara kita di daerah," ujar Wakil Ketua DPW PPP Sumut ini. Dalam paparannya,

Aminullah menegaskan bahwa kegiatan ini bukan kampanye, melainkan sebagai manifestasi dari keberadaan PPP sebagai partai berasas Islam yang harus mendengar dan menyerap persoalan umat. "Sebagai satu-satunya partai yang konsisten dengan asas Islam, PPP tetap berada di garda terdepan dalam melakukan pembelaan terhadap isu-isu yang merusak agama Islam, karena manifestasi dari Islam itu sendiri adalah, keselamatan, perdamaian dan kasih sayang," ujar Berutu. Dalam kesempatan itu, Ustaz Dai Paidi dalam tausiayahnya mengajak jemaah untuk meningkatkan aktifitas ibadah di bulan suci Ramadan. Menurutnya ada tiga sebab mengapa manusia dimasukkan ke neraka Jahannam, yaitu mereka memiliki hati tapi tak bisa merasakan penderitaan sesama. Kemu-

dian, mereka punya mata tapi tak bisa melihat tanda-tanda kebesaran Allah dan mereka punya telinga tapi tidak digunakan untuk mendengar kalam Allah. "Tiga golongan ini akan digolongkan kepada penghuni neraka jahannam. Karenanya, mari kita merasa dengan hati, baca dan lihat kebesaran Allah dan kita dengarkan perintah dan jauhi larangan Allah," ujarnya. Hadir dalam acara itu, Ketua DPC PPP Kabupaten Dairi, Awal Hoddi Sagala, Sekretaris Faisal Banurea, pimpinan PAC se Kabupaten Dairi, tokoh masyarakat dan pemuda di antaranya Ketua Al-Washliyah Dairi, Waslin Munthe, SH,MM, dan Sekretaris Khoirisan Angkat, SS, MM, Ketua Gerakan Pemuda Al-Washliyah, Raja Aidil Angkat, S.Ag, dan mewakili Kakan Kementerian Agama Dairi, Drs Azan Sagala. (REL/IKA)

andalas/siong

MEMO TIV ASIMEMOTIV TIVASIASI-Anggota Kehormatan Lions Club Medan (LCM) Kesawan, dr Sofyan Tan, memberikan sambutan sekaligus memotivasi 1200 anak yatim piatu pada acara buka puasa dan pembagian paket Lebaran yang digelar Lions Club di Daerah 3A,Distrik 307 A2 di halaman RS Martha Friska, Jalan Multatuli Medan, Sabtu (20/8).

Lions Club Salurkan 1200 Paket Lebaran untuk Yatim Piatu Medan-andalas Menjelang Lebaran 1432 Hijriah, Lions Club di Daerah 3A, Distrik 307 A2 yang didukung oleh Rumah Sakit Martha Friska, memberikan bantuan paket lebaran terhadap 1.200 yatim piatu yang berada di sejumlah Panti Asuhan Kota Medan, Sabtu (20/8).

andalas/ist

BANTUANBANTUAN-Tim Safari Ramadan DPW PPP Sumut diwakili Aminullah Berutu didampingi anggota tim Jonson Sihaloho, M Sholeh Tanjung dan lainnya, menyerahkan bantuan Ketua DPW PPP Sumut, H Fadly Nurzal, S.Ag kepada Ketua BKM Al-Ikhlas Desa Sikerbo Julu Kecamatan Siempat Nempu Hulu, Kabupaten Dairi, Sabda Sagala, Sabtu (20/8).

Kelenteng Chi Thien Kung Salurkan 300 Paket Sembako Medan-andalas Warga kurang mampu Kota Medan mendapat berkah dari Kelenteng Chi Thien Kung yang bekerjasama dengan Majelis Kelenteng Khonghucu Indonesia (MKKI), Lembaga Sahabat Center Kota Medan dan Direktorat Pembinaan Masyarakat (Dit Binmas) Polda Sumut. Sebab, bersamaan dengan memperingati hari sembahyang besar bulan ke-7 tanggal 15 Imlek (Chit gue pua) atau sembahyang kepada arwah leluhur, Klenteng Chi Thien Kung yang merupakan salah satu tempat peribadatan terbesar umat Konghucu di Medan membagikan 300 paket Sembako kepada warga Kota Medan, di Jalan KLYos Sudarso Kompleks Taman Cilincing Indah, Minggu (21/8). ''Kegiatan ini sudah rutin kita lakukan tiap tahunnya dan sudah berlangsung selama beberapa tahun, bahkan yang hadir ada juga yang berasal dari luar Kota Medan,'' tutur Pengurus Klenteng Chi Thien Kung,

Tan Poh An. Menurutnya, pembagian paket sembako itu bertepatan dengan tanggal 15 bulan 7 tahun Imlek. Saat ini di Negara Tiongkok sedang ada panen besar, sehingga umat Konghucu berbagi dengan sesama. ''Dalam penanggalan etnis Tionghoa, saat ini merupakan era Zhong Yuan yang merupakan musim panen setelah musim bercocok tanam selesai dilakukan,'' ujarnya. Acara pembagian sembako dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Medan, H Abdul Rahim, Kasub Bid Kerma, AKBP RB Damanik dari Dit Binmas Polda Sumut, Sekretaris Pemuka Agama Mitra Kamtibmas (PAMK) Poldasu, Azhari Musa Purba, Anggota DPRD Sumut dan Medan, Brilian Moktar,Hasyim SE, Ketua Bidang Usaha PAMK Poldasu, Drs Chairul Adenan, Ketua Sahabat Center Medan, Jasmin Chandra, Komisaris Daerah Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) Sumut, Ws Ir

tahun sudah dilakukan oleh Lions Club sebagai salah satu pengabdian dan agenda rutin kepada anak yatim piatu dalam menyambut hari besar keagamaan khususnya umat Muslim. "Untuk bantuan paket Lebaran sebanyak 1200 ini memang dikhususkan untuk dilaksanakan Lions Club di Daerah 3A, Distrik 307 A2 di antaranya LCM Medan Kesawan, Medan Lestari, Medan Priority, Medan Fine Art, Medan Kartini, Leo Tunas Kesawan dan Leo Fine Art Junior," ujar Finche. Adapun panti asuhan yang

Kegiatan pemberian paket lebaran yang dirangkai buka puasa bersama itu dihadiri oleh Anggota Kehormatan Lions Club Medan (LCM) Kesawan, dr Sofyan Tan, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut, Brilian Moktar SE, Perwakilan RS Martha Friska, dr Melman, Ketua Daerah 3A, L Hasan Gunawan, VDG1, L Dr Ferry Yonawan. Mengambil lokasi di halaman RS Martha Friska, Jalan Multatuli Medan, Ketua Panitia L Finche Koesmanto melaporkan, acara bantuan untuk anak yatim di Kota Medan tiap

Djohan Adjuan, Ketua MKKI Sumut, Andy Wiranata dan sejumlah tamu undangan lainnya. Adapun paket sembako yang diberikan berupa minyak goreng, biskuit, gula pasir, bubuk teh, mi instan, beras dan lainnya. Ketua MKKI Sumut, Andy Wiranata menjelaskan, ada tiga makna dari hari sembahyang tersebut yaitu merupakan sembahyang penghormatan arwah dan pengenangan kembali atas kebajikan semasa hidup para leluhur, berdoa kepada Tuhan untuk berkenan memberikan tempat yang tenteram damai dalam cahaya kemuliaan nan suci dalam Kebajikan Tuhan dan merupakan perwujudan dari perilaku berbakti. Pada kesempatan itu, Kakandepag Medan, A Abdul Rahim mengatakan, kegiatan pembagian paket sembako ini diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi kepentingan masyarakat luas terutama warga kurang mampu di Kota Medan. (SIONG)

Tiga Pelajar SMA Wiyata Dharma Medan-andalas Rasa bangga, gembira terlihat jelas di raut wajah ketiga pelajar SMA Wiyata Dharma ini. Tanpa sungkan mereka, Sabtu (20/8) menceritakan pengalamannya sebagai pengerek bendera pada upacara bendera Hari Ulang Tahun (HUT) ke 66 Republik Indonesia (RI) yang digelar Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kota Medan dan Sumut, di Jalan Cirebon Medan, Rabu (17/8) lalu. Ketiga pelajar SMA itu adalah Benny Ngadiman/Wu Jio Shen, siswa kelas III, Venny (Hong Yie Thing) siswa kelas I dan Sherly (Chen Pao Yong) siswi kelas II SMA. Ketiga merupakan pelajar SMA Yayasan Perguruan Wiyata Dharma, Jalan Wahidin Medan. Didampingi Kepala SMA Wiyata Dharma ,Ir Yanno, ketiganya bercerita tak menyangka dipilih sebagai pengerek bendera dari 27 orang yang ikut tim Paskibra HUT ke - 66 RI yang digelar PSMTI Medan dan Sumut di Jalan Cirebon Medan. Tapi, kata Benny, dengan latihan dan kedisiplinan yang diterapkan saat latihan, kepercayaan itu muncul sehingga di saat penarikan bendera 17 Agustus 2011, dirinya bersama dua rekan-rekannya sukses menjalankan tugas. "Ini pengalaman yang sangat berarti bagi saya karena berhasil tampil di muka umum, di hadapan banyak orang bahkan diliput media cetak dan elektronik," kata Benny seraya mengatakan mereka hanya berlatih sekitar tiga minggu. Lain halnya dengan Venny

andalas/siong

SIMBOLISSIMBOLIS-Kepala Kantor Kemenag Medan, H Abdul Rahim secara simbolis memberikan bantuan paket sembako kepada salah satu keluarga kurang mampu di halam Kelenteng Chi Thien Kung, Minggu (21/8).

mendapatkan bantuan paket lebaran itu, Panti Asuhan Puteri Aisyiah, Muhammadiyah, Al-Washliyah Jalan Karya Jaya dan KL Yos Sudarso, Zending Islam, Pendidikan Didikan Islam, Putera Muhammadiyah Al Ridho, Forum Ustaz-Ustazah, Anak-anak Asuh YP Sultan Iskandar Muda, Anak Yatim Kelurahan Hamdan dan Kelurahan Aur. Ketua Daerah, L Hasan Gunawan mengatakan, keberhasilan mengumpulkan 1200 paket bantuan lebaran berakat kerja keras pihak panitia, yaitu L Finche Koesmanto dan seluruh Lios Club yang tergabung di Daerah 3A, Distrik 307 A2. "Bagi masyarakat yang hidup berkecukupan marilah kita bersama-sama mengulurkan tangan membantu mereka yang kurang beruntung," ajak L Hasan Gunawan. Dalam kesempatan itu,

tokoh masyarakat Sumut, dr Sofyan yang juga salah seorang aktifis kemanusiaan, memotivasi anak-anak panti asuhan agar jangan merasa berkecil hati apalagi sampai berputus asa, harus bersabar dan tabah dalam menjalani hidup ini. "Adik-adik di panti asuhan agar rajin belajar, karena sebagai penerus bangsa, adikadik adalah para calon pemimpin di masa depan. Siapa tahu kelak di antara adik-adik ada yang menjadi wali kota bahkan seorang presiden. Semua itu bisa saja terjadi. Maka dari itu, adik-adik jangan merasa minder dengan kondisi saat ini," kata dr Sofyan Tan. Dalam kegiatan ini turut memberikan sambutan, Anggota DPRD Sumut Brilian Moktar, dr Melman dan diakhiri dengan siraman rohani oleh Ustaz H Agus Rizal Koto. (SIONG)

Bangga Jadi Pengibar Bendera

andalas/hamdani

BANGGABANGGA-Venny, Benny dan Sherly foto bersama dengan Kepala SMA Wiyata Dharma, Ir Yanno (kiri) dan seorang guru, di halaman Perguruan SMA Wiyata Dharma, Jalan Wahidin Medan, Sabtu (20/8). Ketiganya menyatakan bangga menjadi tim pengibar bendera pada upacara peringatan HUT ke 66 RI yang digelar PSMTI Medan dan Sumut pada 17 Agustus 2011 di Jalan Cirebon Medan. dan Sherly. Awalnya kedua remaja berwajah manis ini merasa kesulitan saat latihan untuk menjadi pengibar bendera merah putih karena derap langkah harus sama, tarikan tali bendera harus seirama dengan lagu Indonesia Raya. Tapi karena termotivasi menjadi pasukan pengibar bendera (Paskibra) dan senang melihat tim Paskibra, kesulitan itu dapat diatasi "Tim Paskibra itu unik karena tidak semua orang mampu menjalankannya. Dan sebagai penarik bendera merah putih menjadi sebuah pengalamam tersendiri karena tampil di hadapan para pengurus PSMTI Medan Sumut dan para tokoh etnis Tionghoa di Medan dan Sumut," ungkap Sherly. Pengalaman yang berhar-

ga itu merupakan prestasi yang tak terlupakan, tambah Benny, Venny dan Sherly, juga berkat dukungan dan kekompakan rekan-rekan dalam satu tim Paskibra. Pengalaman itu akan ditelurkan kepada rekan-rekannya serta adikadik kelas di SMA Wiyata Dharma. Mereka juga menyatakan penampilan yang mereka tunjukkan tak terlepas dari dukungan penuh pihak sekolah, orangtua dan juga para pengurus PSMTI serta keseriusan pelatih Bripka Ardi yang membimbing dan melatih untuk tampil prima pada upacara bendera HUT ke 66 RI. Pada kesempatan itu, Benny mewakili kedua rekannya, menilai sikap nasionalisme dan semangat kebangsaan pada generasi muda khusus-

nya generai muda etnis Tionghoa harus terus ditumbuhkembangkan, karena para pahlawan dan pejuang kemerdekaan RI ada juga yang berasal dari etnis Tionghoa. Ketua PSMTI Kota Medan Halim Loe didampingi Wakil Ketua yang juga Humas PSMTI Medan, Leo Pratama, juga bangga melihat penampilan Paskibra Wiyata Dharma yang tampil penuh semangat dan prima ketika peringatan detik-detik HUT ke 66 RI yang digelar PSMTI Medan dan Sumut. "Kami memberikan apresiasi kepada mereka, semoga pengalaman menjadi Paskibra bisa diwariskan kepada caloncalon Paskriba di sekolah mereka dan di tengah tengah masyarakat," ungkap Halim Loe. (HAM)

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

NG BUN PIN / RIPIN WIDJAJA

52

Jl. A dam Mali k V i lla Menera Mas B lok B No. 11 Medan

20-08-11 16.20 WIB

24-08-11 11.00 WIB

D i perabukan

2

UH CUI PHING

97

Jl. S erdang No. 224 B C Medan

19-08-11 18.00 WIB

23-08-11 13.00 WIB

D i kebumi kan

6

CANG CHING YEK / ANI

64

Jl. Rotan No. 80 Medan

18-08-11 10.50 WIB

22-08-11 11.00 WIB

D i perabukan

8

KI KIM KIE

68

Jl. Wahi di n Lama No. 26 Medan

20-08-11

24-08-11 12.00 WIB

D i perabukan

VIP-C


SUMATERA UTARA

Senin 22 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

12

Sukses, Operasi Teritorial Terpadu Kodam I/BB di Sergai

SA ANA - Dandim 0204/ DS Letkol Arh Wawik Dwinanto SSos SATT YA LENC LENCANA menyematkan Satya Lencana Karya Satya 20 tahun kepada Agus MSi.

32 PNS Deli Serdang Terima Tanda Kehormatan Lubuk Pakam-andalas Sebanyak 32 pegawai negeri sipil (PNS) di jajaran Pemkab Deli Serdang menerima tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya dari Presiden RI DR H Susilo Bambang Yudhoyono, serta piagam dan piala kepada desa/kelurahan terbaik tahun 2011. Penyerahan penghargaan tersebut dihadiri Bupati H Amri Tambunan, Wabup Zainudin Mars, Dandim 0204 pejabat Musdipa Plus lainnya. Satya Lencana Karya masingmasing diberikan bagi PNS yang telah mengabdi 30 tahun, H Irham Dinni Nasution SSos, Drs Muhammad Iqbal Nasution, H Syafrullah SSos MAP, Drs Josia Gurusinga, Drs H Susmono MAP, Drs Aler Simarmata, Drs Rustam Efendi Siregar, dan Agusnal. Kemudian Satya Lencana Karya Satya 20 Tahun dari Presiden RI diberikan kepada 13 orang PNS di antaranya Drs Agus MSi, Asisten II Adm Pembangunan Ekonomi, Poltak Lumbantobing SH Inspektur Kabupaten Deli Serdang, dan Ir Anda Subrata MSi, Kabag

Adm Pembangunan Setdakab. Sedangkan pemberian penghargaan tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya 10 tahun dari Presiden RI diberikan kepada 11 PNS di antaranya, M Yusuf SKom, H Mut’im SSos MM, Azrai Rizal SSos, Ir Sahat Naibaho MKes, Saiful Azmi SE. Penyerahan piagam dan piala kepada desa/ kelurahan terbaik tahun 2011 masingmasing terbaik I Desa Sunggal Kanan Kecamatan Sunggal, terbaik II Desa Sabirejo Timur Kecamatan Percut Seituan, terbaik III Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli, Desa Sidoarjo I Pasar Miring Kecamatan Pagar Merbau harapan I, Desa Lama Kecamatan Hamparan Perak, harapan II, dan Desa Sawit Rejo Kecamatan Kutalimbaru harapan III. Untuk kelurahan terbaik masing-masing, terbaik I Kelurahan Tanjung Morawa Kecamatan Tanjung Morawa, terbaik II Kelurahan Lubuk Pakam Pekan Kecamatan Lubuk Pakam, dan Kelurahan Deli Tua Kecamatan Deli Tua terbaik III. (TH)

Karang Taruna T Tinggi Safari Ramadan Tebing Tinggi-andalas Safari Ramadan sekaligus berbuka puasa bersama Keluarga Besar Karang Taruna Kota Tebing Tinggi pertama kali digelar, di kediaman Pengurus Kecamatan Rambutan, Asnawi Mangkualam SHI di Jalan Taman Bahagia diwarnai dengan pemberian santunan kepada puluhan anak yatim, kemarin. Ketua Karang Taruna Kota Tebing Tinggi, H Azhar Efendi Lubis SE mengatakan, kegiatan berbagi kasih di bulan Ramadan kepada anak yatim dan kaum duafa sangat perlu ditingkatkan. Sebab bulan Ramadan merupakan bulan penuh berkah. “Selain menjalankan ibadah puasa, juga harus berbagi kepada orang kurang mampu untuk lebih meningkatkan ketakwaan,” katanya. Dikatakan, di balik harta yang dimiliki di dalamnya terdapat hak anak yatim. “Di bulan Ramadan ini, jangan terlalu pelit dengan harta yang dimiliki. Dengan membantu orang mis-

kin atau anak yatim bukan membuat menjadi miskin. Bahkan Allah akan menambah rezeki kita,” kata Azhar Efendi, juga Kepala Dinas Pemuda Olahraga Tebing Tinggi. Usai berbuka puasa dan Salat Magrib berjamaah dilanjutkan dengan tausiyah agama disampaikan salah seorang pengurus Karang Taruna, Al-Ustaz Abdul Yasin Deprasong asal Timor Leste, yang sudah menetap lama di Kota Tebing Tinggi. Abdul Yasin menyampaikan, takwa sebenarnya datang dari diri sendiri. Pengertian takwa berhubungan erat dengan silaturahim, Maksudnya dengan bersilaturahim dengan jamaah masjid dan anak yatim, kita bisa masuk dalam barisan orang bertakwa. “La’allakum taqtaquun, maksudnya jadilah kamu orang bertakwa. Bertakwa bukan saja dengan melaksanakan salat, puasa, salat tarawih, tetapi juga dengan mengunjungi masjidmasjid serta menyantuni anak yatim,” katanya. (MET)

Rp 42 M, Sisa Anggaran Pemkab Dairi Sidikalang-andalas Realisasi penerimaan Pemkab Dairi dari sektor pajak daerah tahun 2010 sebesar Rp 2.961.801.937,00 dari target Rp 2.000.000.000,00 atau sebesar 148,09 persen. Dengan demikian telah terjadi peningkatan penerimaan pajak daerah. Namun juga terdapat Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SiLPA) tahun 2010 sebesar Rp 42. 087.825.183,23. Bupati Dairi KRA Johnny Sitohang Adinegoro mengungkapkan hal itu, dalam penyampaian nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggunggungjawaban (LKPj) APBD 2010 di ruang sidang DPRD Dairi, kemarin. Johnny juga menyampaikan pendapatan asli daerah (PAD) yang diterima antara lain berasal dari pajak daerah, retribusi daerah meliputi

andalas

pajak bumi dan bangunan, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan. Realisasi penerimaan daerah dari bagi hasil, bukan pajak seperti SDA Pertambangan, SDA Minyak Bumi, SDA Kehutanan, SDA Perikanan, mengalami kenaikan dari target yang ditetapkan. Lampiran dari seluruh pendapatan, belanja dan pembiayaan diserahkan untuk diteliti seluruh anggota DPRD Dairi, yang selanjutnya akan direspon melalui pemandangan umum direncanakan pada hari ini (Senin 22 Agustus), dan akan diparipurnakan pada sidang LKPJ yang dijadwalkan pada 24 Agustus mendatang. Sidang penyampaian nota pengantar Bupati Dairi dipimpin langsung Ketua DPRD Dairi, Delphi Masdiana Ujung SH, serta dihadiri seluruh anggota dewan. (SS)

Perbaungan-andalas Operasi Teritorial Terpadu tahun 2011 di wilayah Kodim 0204/Deli Serdang dilaksanakan di Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai, secara resmi ditutup Danrem 022/Pantai Timur Kolonel Inf Karsiyanto dalam suatu upacara khusus di lapangan terbuka Desa Cinta Air Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai, kemarin. Kegiatan manunggal terpadu TNI dan masyarakat yang dilakukan dalam operasi teritorial terpadu, berlangsung selama 30 hari sejak 21 Juli s/d 19 Agustus 2011 tersebut merupakan wujud pengabdian masyarakat TNI bersama komponen bangsa dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik dan non fisik dalam menciptakan suasana kondusif guna terwujudnya stabilitas pertahanan darat di wilayah. Hal itu dikatakan Pangdam I/BB Mayjen TNI Leo Siegers melalui sambutan tertulis dibacakan Danrem 022/PT Kol Inf Karsiyanto pada upacara penutupan Operasi Teritorial Terpadu tahun 2011 di hadapan jajaran personil TNI pelaksana opster terpadu, Paskibra Kecamatan Perbaungan dan warga masyarakat sekitar. Operasi teritorial terpadu TNI manunggal masyarakat yang telah terlaksana, lanjut Pangdam, agar dilanjutkan masyarakat untuk terus mengembangkan daerahnya baik dari sisi pembangunan fisik maupun pembangunan sumber daya manusianya.

PERESMIAN - Pangdam I/BB diwakili Danrem 022/PT Kolonel Inf Karsiyanto didampingi Aster Kasdam I/BB Kolonel Inf Sofian Chandra, Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi MSi, Wabup Ir H Soekirman, Danramil Perbaungan Kapt Inf Hidayat Syahputra dan Camat Perbaungan Drs Akmal menggunting pita pertanda diresmikannya jalan baru menghubungkan Desa Cinta Air ke Desa Pematang Sijonam. "Dan hasil yang sudah dicapai dipelihara sehingga usia pakai dan manfaatnya dapat dinikmati masyarakat dalam kurun waktu panjang," pinta Leo Siegers. Sementara itu, Bupati Sergai menyampaikan terima kasih kepada Pangdam I/BB dan jajarannya yang telah melaksanakan kegiatan opster terpadu tahun 2011 TNI Angkatan Darat Tahun 2011 di daerah ini dan diharapkan melalui kegiatan TNI

manunggal masyarakat ini mendorong terpeliharanya suasana kondusif ditengah masyarakat serta akan mendorong roda perekonomian masyarakat di daerah. Sebelumnya dilaporkan Dandim 0204/DS Letkol Arh Wawik Dwinanto SSos melalui operasi teritorial terpadu tahun 2011 yang dikerjakan 205 personil ini telah diselesaikan pembangunan berupa pembukaan jalan sepanjang 1.500 m di Desa Cinta Air,

peningkatan klasifikasi jalan 150 m di Desa Bengkel, pembuatan 2 (dua) unit pos kamling di Desa Cinta Air dan Desa Kesatuan, Pembuatan sumur bor 1 (satu) unit di Desa Lubuk Rotan dan rehab rumah tidak layak huni di Dusun I Desa Bengkel bantuan dari Pemkab Sergai serta kegiatan penyuluhan kebangsaan, pertahanan, kesehatan dan penghijauan kepada masyarakat. (RYAD)

Di Kabupaten Batu Bara

Rp 1,5 M Dianggarkan Bangun Kantor Camat Siluman Batu Bara-andalas Sejak dimekarkan dari kabupaten induk Asahan, Kabupaten Batu Bara terdiri dari 7 kecamatan yakni Kecamatan Sei Suka, Medang Deras, Air Putih, Limapuluh, Talawi, Tanjung Tiram dan Sei Balai. Selain pemekaran desa/kelurahan hingga saat ini belum pernah ada proses pemekaran kecamatan di Batu Bara. Namun, belakangan ini muncul isu menyebutkan, Batu Bara kini telah menjadi 8 kecamatan yakni munculnya Kecamatan Tanah Datar hasil pemekaran dari Kecamatan Talawi. Sejumlah anggota DPRD Batu Bara yang ditanya warga seputar telah berdirinya Kecamatan Tanah Datar,

tentu saja jadi terheran-heran mengingat masalah Kecamatan Tanah Datar, belum pernah dibahas apalagi diparipurnakan di DPRD Batu Bara. Perihal informasi akan dibangunnya kantor Camat Tanah Datar alias kantor camat siluman, dengan dana Rp 1,5 miliar ternyata mengandung kebenaran. Hal ini terungkap dalam rapat dengar pendapat Komisi A DPRD Batu Bara dengan Dinas PU & Pertambangan Batu Bara di ruang rapat Komisi A, kemarin. Ketua Komisi A, Al As'ari bersama anggota H Simatupang, Surianto Damanik, Syarial Guci, Rezki Ariyeta, H Sutan Sitompul, B Sianturi, Amat Muktas dan Usman, mempertanyakan seputar rencana pembangunan kantor camat siluman tersebut, padahal kecamatan tersebut belum pernah disetujui pemekarannya. Menjawab pertanyaan itu, Staf Dinas PU Batu Bara, Ridwan me-

ngakui memang benar gedung kantor camat Tanah Datar akan dibangun dengan dana Rp 1,5 miliar, kendati Kecamatan Tanah Datar belum berdiri. "Proyek itu sudah ditenderkan dan pemenangnya sudah diumumkan. Bahkan kontrak kerja sudah ditandatangani," jelasnya. Padahal pada saat pembahasan tahap akhir antara Badan Anggaran Eksekutif dengan Banggar Legislatif, pembangunan kantor camat Tanah Datar itu, sama sekali tidak pernah dibahas. Menurut Ridwan, Pemkab Batu Bara mendapat bantuan DAK (APBN Pusat TA 2011) Rp 10,98 miliar."Rp 1,5 miliar dari DAK itu selanjutnya diperuntukkan bagi pembangunan kantor camat Tanah Datar," katanya. Ketika Komisi A mempertanyakan apa yang menjadi 'payung hukum' pembangunan kantor Camat Tanah Datar, sementara statusnya masih

Solidaritas Rakyat Inginkan Perubahan di Dairi

Berikan Zakat Kepada yang Berhak DALAM rangka bulan suci Ramadan 1432 Hijriah, kantor Direksi (Kandir) PTPN II melalui LAZIS (Lembaga Amal, Zakat, Infak, Sedekah) perusahaan tersebut membagikan dan menyerahkan Zakat, Infaq, dan Sedekah berupa beras 10 kg, uang 200 ribu dan 1 sarung kepada 325 orang yang terdiri dari pensiunan karyawan dan kaum dhuafa/fakir miskin yang ada di sekitar lingkungan kantor, di Puri Triadiguna, Tanjung Morawa, kemarin.

D

irut PTPN II, Bhatara Moeda Nasution dalam sambutan sebelum penyerahan zakat mengingatkan agar zakat diberikan kepada yang berhak menerima, agar pelayanan mulia ini sesuai dengan tujuannya. “Berikanlah zakat ini kepada yang berhak menerima, dan pelaksanaan pemberian zakat adalah

Z AK AKAAT - Dir SDM/Umum PTPN II, Ir Tamba Karo Karo menyerahkan bantuan zakat kepada salah seorang penerima zakat, di Puri Triadiguna, Kandir PTPN II Tanjung Morawa, kemarin. suatu perbuatan mulia sesuai tujuannya. Karena itu, teruskanlah kebiasaan yang baik ini dan membudaya di perusahaan dan menjadi amal ibadah,” ujar Bhatara di hadapan kaum dhuafa dan pensiunan karyawan penerima zakat. Drs H Amhar Nasution MA dalam ceramah mengingatkan, Ramadan adalah bulan keberkahan bagi kaum dhuafa dan orang kaya. “Ramadan bulan keberkahan karena kaum dhuafa mendapat sedekah

siluman ? Bukankah kebijakan itu telah menyalahi prosedur ? Ridwan tentu saja tidak bisa memberikan jawaban. Kabid anggaran Dinas PU, Munain juga tidak mampu memberi jawaban terkait pembangunan kantor camat siluman tersebut. Yang mengetahui hal itu, kata Munain, hanya Kadispenda lama (Yos Roake) yang sudah ditahan Kejagung, terkait raibnya dana Pemkab Batu Bara sebesar Rp 80 miliar yang didepositokan di Bank Mega Jababeka. Untuk mendapatkan kejelasan status pembangunan kantor camat siluman tersebut, Komisi A menjadwalkan akan memanggil Bappeda, Kadis PU dan Pertambangan serta Kadispenda. Kadis PU & Pertambangan Irwansyah, dipastikan tidak akan hadir, karena telah ditahan Kejaksaan Tinggi Sumut, terkait pembanguan 7 gedung SKPD di Desa Perupuk Kecamatan Limapuluh. (SUSI)

dan orang kaya berinfak dan bersedekah. Orang kaya yang bersedakah dan berinfak untuk menghindari jilatan api neraka dan membersihkan harta. Berinfak dan bersedekah itulah yang dirindukan surga,” ujar Amhar dalam ceramahnya di hadapan penerima zakat dan hadirin. Acara penyerahan zakat, infak, dan sedekah ini juga dihadiri para Direksi, dan Kabag di lingkungan kandir PTPN II. (BOB)

Sidikalang-andalas Untuk mengawasi, mengawal dan memberi masukan kepada eksekutif juga legislatif, puluhan warga Dairi resmi membentuk Solidaritas Rakyat Dairi untuk Perubahan (SRDuP), di Pertanian Petrasa di Huta Tikka Sitinjo, Minggu (21/8). Inisiator pembentukan Feriyanto menjelaskan, pendirian SRuDP dilandasi kepedulian terhadap laju pembangunan yang saat ini dirasakan belum sesuai harapan masyarakat. "Pembangunan masih belum merata dan masih dilaksanakan di kantungkantung, yang bila diteliti masih dikerjakan berdasarkan permintaan oknumoknum memiliki kepentingan di lokasi pembangunan tersebut," katanya. Feri menyebutkan, pendiri kelompok antara lain sejumlah aktivis, yang akhirnya membuka pintu bagi warga Dairi yang komit untuk solid mengawasi, mengawal dan memberi masukan bagi pemerataan pembangunan untuk rakyat di Kabupaten Dairi. SRDuP terdiri dari kalangan NGO, pemuda, tokoh

agama, tokoh masyarakat, organisasi rakyat, pendidik, kepala desa, pemerhati masyarakat, pers, perempuan serta pemerintah. Inisiator lainnya, Jenni menambahkan, yang menjadi tujuan utama SRDuP saat ini, di antaranya terkait dengan kasus Martalena Sebayang, seorang kepala sekolah yang dimutasi tanpa mengoreksi layak tidaknya yang bersangkutan dimutasi, serta mengawal LKPJ Bupati Dairi. Sementara Ketu SRuDP, Pdt Samuel Nababan mengatakan, pemerintah dan wakil rakyat saat ini saling berlomba untuk 'buang badan' jika terdapat kasus penyalahgunaan wewenang. "SRDuP bertekad akan mewujudkan perubahan bagi rakyat Dairi," katanya. Ditambahkan, keprihatinan rakyat dengan situasi perekonomian sekarang harus ditindaklanjuti SRDuP, dengan turut membedah APBD sekaligus mengawal legislatif untuk menyuarakan kepentingan rakyat pada sidang paripurna yang melibatkan eksekutif.

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean, Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa Sejahtera TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Lugas & Cerdas Nst BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BANDA ACEH: Salman, Afrizal, Azhari, Reza Gunawan LHOKSEUMAWE: Sopyan BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.

(SS)


SUMATERA UTARA

Senin 22 Agustus 2011

Tangkap, Distributor dan PPK Pusri Stabat- andalas Kasus penyelewengan pupuk bersubsidi di Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat terus merebak. Beberapa orang ketua kelompok tani sudah diperiksa bersama dengan para pemilik kios pengecer oleh Kejari Stabat. Namun, dari hasil investigasi andalas di lapangan, penyelewengan pupuk bersubsidi di Kecamatan Selesai terjadi karena adanya pungutan liar (pungli) dari oknum distributor dan PPK PT. Pusri untuk wilayah BinjaiLangkat. Bahkan, walaupun sudah mencuat dan merebak hingga jadi pergunjingan masyarakat. Namun oknum distributor dari CV Serasi Citra Selaras dan PPK PT. Pusri Binjai-Langkat, Renaldi tidak bergeming dan tetap melakukan pungli sebagaimana biasanya, yaitu Rp. 40 per kg (Rp. 2.000,- per zak) untuk distributor dan Rp. 60 per kg (Rp. 3.000,- per zak) untuk PPK PT. Pusri Binjai-Langkat, Renaldi. Seperti yang dikatakan beberapa pemilik kios pengecer kepada andalas, walaupun sudah merebak, pungli tetap berjalan. Modusnya, distributor langsung main potong di atas meja, sedangkan PPK PT. Pusri, Renaldi mengutip setelah pupuk tersebut disalurkan dengan cara mendatangi kios- kios pengecer satu-persatu. Seharusnya PPK PT Pusri dan distributor aktif mengawasi dan membina para kios, bukan malah menjadikan mereka sebagai ‘sapi perahan’ saja, sehingga karena itu kios pengecer pun ‘terpaksa’ menjual pupuk bersubsidi dengan harga di atas HET. Bahkan, kios pengecer pun ‘terpaksa’ menjual pupuk bersubsidi kepada pihak lain. Sehingga para petani (kelompok tani) tidak ubahnya seperti objek yang bisa dipermainkan dengan sesuka hati mereka. Akibatnya lagi, pupuk bersubsidi di Kabupaten Langkat itu tidak dinikmati oleh para petani miskin, tapi malah jadi ‘santapan empuk’ para distributor dan Renaldi selaku PPK PT. Pusri Binjai-Langkat. Namun begitu bermasalah semua saling buang badan dan menyalahkan para petani dengan berbagai macam alasan, di antaranya karena RDKK-nya (Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok) yang dibuat para petani banyak yang salah. (BD)

Jangan Jauhkan Diri dari Al-Quran

NUZUL UL QURAN - Bupati DS Amri Tambunan bersama Wabup NUZULUL Zainuddin Mars, saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran di Perguruan Sinar Husni Labuhan Deli. Labuhan Deli-andalas Peringatan Nuzulul Qur’an di Kompleks Yayasan Perguruan Sinar Husni Kecamatan Labuhan Deli, kemarin, dihadiri Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan, Wakil Bupati H Zainuddin Mars, Ketua DPRD Hj Fatmawati Takrim, Asisten I H Syafrullah SSos MAP, Ka Kemenag, Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Deli Serdang, tokoh agama dan undangan lainnya. Al Ustaz AlHafizh Hasanul Shauty SHi dalam tausiyahnya mengatakan, sesungguhnya Al Quran itu ucapan Allah, perkataan Allah yang mesti dibaca, dipedomani, diamalkan dan dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Kalau tidak alangkah kecewanya DIA kepada umatNya. Umat Islam diperintahkan agar tidak jauh dari Al Quran. Sebab, barang siapa yang berpaling dari Al Quran, sungguh hidupnya akan penuh dengan problematika. Hatinya sempit, jiwanya sempit ke mana-mana dan tidak akan mendapat jalan. "Di akhirat pun akan mengalami kebutaan," katanya. Sedangkan Bupati Amri Tambunan mengatakan, peringatan Nuzulul Quran harus dijadikan momentum evaluasi diri, apa yang telah kita lakukan selama ini. Apakah sudah sesuai dengan tuntunan agama atau malah sebaliknya. Budaya asing yang mengarahkan kita berbuat pelanggaran moral, telah menghawatirkan bangsa ini. ”Mari bersama-sama memperbaiki diri, sebab ke depan masih panjang perjalanan yang harus ditempuh untuk mewujudkan keadaan bangsa yang lebih baik,” kata bupati. (TH)

Masyarakat Asahan Terima Bantuan Ternak Kisaran-andalas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menyerahkan bantuan ternak sapi sebanyak 93 ekor kepada masyarakat Asahan. Bantuan yang disalurkan berasal dari Badan Otorita Asahan. Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP dalam sambutan dibacakan Sekretaris Daerah, Drs H Sofyan MM mengatakan, bantuan ternak yang diberikan merupakan bantuan hibah dikucurkan Badan Otorita Asahan. Pemkab mengharapkan bantuan diberikan dimanfaatkan dengan baik. “Apalagi bantuan tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat,“ kata Sekda. Sementara Ketua Badan Otorita Asahan, Effendi Sirait mengatakan, penyerahan bantuan ternak kepada masyarakat bertujuan untuk membantu peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya di bidang ternak. Tentunya bantuan diberikan kepada masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Masyarakat (Pokmas) Penyerahan bantuan ternak tersebut diterima Pokmas peternak hewan sapi di antaranya Pokmas Subur Jaya Dusun I Desa Batu Anam Kecamatan Rahuning, Pokmas Sido Makmur Dusun VI Desa Aek Songsongan Kecamatan Aek Songsongan, Pokmas Sukses Pasar V Dusun III, Desa Perbangunan Kecamatan Sei Kepayang. Pada kesempatan tersebut, Effendi Sirait mengatakan pada tahun 2011/2012 Otorita Asahan membantu pembuatan joglo di Sungai Asahan Desa Sijawi-jawi. Pengadaan kapal dengan kapasitas 5 GT sebanyak 4 unit serta jaring mata 500 untuk nelayan. Selain bantuan tersebut otorita juga meneruskan dan meningkatkan program batuan bea siswa di Kabupaten Asahan. (FAS)

harian andalas | Hal.

13

600 Hektar Hutan Karo 'Dirampok' Pengusaha Kabanjahe-andalas Sedikitnya 600 hektar areal hutan Sembahbala (register 6k), diduga 'dirampok' pengusaha yang menyulapnya menjadi lahan perkebunan kelapa sawit, antara lain dikuasai PT IP dan AR. Untuk itu, pihak Polres Karo diminta segera melakukan penyelidikan. Demikian juga Bupati Karo tidak boleh diam saja.

PUPUK BERSUBSIDI - Pupuk bersubsidi menjadi sasaran penyelewengan di Kabupaten Langkat.

Pencemaran Udara di Sumut Makin Mengkhawatirkan Binjai-andalas Ketua Tim Pansus Lingkungan Hidup Sumut, Muhammad Nasir mengatakan pertumbuhan perekonomian di Sumatera Utara semakin meningkat. Banyak warga masyarakat memiliki sepeda motor yang tanpa disadari berdampak terjadinya pencemaran udara. Ia menyebutkan, saat ini tidak kurang 3 juta sepeda motor tercatat di Sumatera Utara telah berperan sebagai penyumbang utama terjadinya polusi udara. Selain itu, masyarakat yang memiliki kendaraan roda empat semakin meningkat setiap tahun yang menyebabkan pencemaran udara semakin mengkhawatirkan. Karena itu, kata Nasir, perlu dilakukan langkah-langkah nyata sebelum udara di Sumatera Utara semakin tercemar,

yang akjan menyebabkan kerugian bagi masyarakat maupun lingkungan. Nasir mengemukakan hal itu pada Sosialisasi Pentingnya Mencegah Pencemaran Udara digelar di Pemko Binjai, kemarin, oleh Panitia Khusus (Pansus) terdiri dari DPRD Sumut, Badan lingkungan Hidup Provsu, Dinas Perhubungan dan Biro Hukum Sekretariat Daerah Provsu, yang bertujuan untuk mendapatkan masukan terkait penyusunan Ranperda Pengendalian Pencemaran Udara. Muhammad Nasir mengatakan, Rencana Peraturan Daerah (Ranperda) Pengendalian Pencemaran Udara penting untuk disahkan dan Kota Binjai dipilih sebagai tempat sosialisasi dan diskusi, karena lokasi Kota Binjai dinilai strategis

Bupati Asahan Salurkan Bantuan Modal UKM Kisaran-andalas Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP menyalurkan dana pinjaman bergulir bagi para pelaku UKM Kabupaten Asahan. Penyaluran dilakukan di kantor Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Asahan,

kemarin. Dana pinjaman bergulir ini diberikan Pemerintah Kabupaten Asahan untuk membantu modal usaha produktif bagi UKM yang sesuai dengan visi dan misi Pemkab Asahan terwujudnya masyarakat mandiri.

untuk jalur perlintasan dan letaknya berdekatan dengan semua daerah. Terkait dengan hal itu, Wali Kota Binjai Muhammad Idaham menyatakan mendukung sepenuhnya keberadaan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Utara yang mengatur pengendalian pencemaran udara. Menurut Idaham, peraturan daerah yang masih berbentuk rancangan harus segera disahkan menjadi Perda, sehingga dapat menjadi acuan bagi pemerintah kabupaten/kota di Sumatera Utara dalam mengendalikan pencemaran udara di daerah masing-masing. "Pada prinsipnya pembangunan fisik harus senantiasa memperhatikan aspek pelestarian lingkungan hidup," katanya. (MKI) Bupati Asahan mengatakan, penyaluran dana bantuan modal untuk pengembangan usaha masyarakat Kabupaten Asahan dinyatakan tidak ada komisi atau pemotongan. "Artinya dana yang diterima oleh UKM utuh dari Pemkab Asahan," katanya. Selain itu, jika ada anggota yang meminta komisi atau jasa atas penyaluran dana UKM tersebut, maka dana yang diterima tidak perlu dikembalikan kepada Pemkab. “Kalau uang tersebut dipotong, jangan kembalikan uang itu, agar saya dapat mengetahui siapa yang berani

"Kalau benar 600 hektar kawasan hutan beralih fungsi menjadi perkebunan itu namanya 'perampokan' milik negara dan harus ditindak tegas," kata Ketua Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) Kabupaten Karo, Karia Tarigan, Minggu (21/8) di Kabanjahe. Dikatakannya, aparat penegak hukum harus bertindak proporsional dan profesional, mengusut pengalihan fungsi hutan menjadi areal perkebunan yang diduga tanpa prosedur sesuai dengan tatanan perundang-undangan berlaku. Dia mempertanyakan, mengapa di Kabupaten Karo ketentuan peraturan perundangundangan tentang kawasan hutan tidak konsisten dilaksanakan hingga 20 tahun lebih PT IP dan AR sudah beroperasi tapi luput dari perhatian intitusi terkait. Parahnya lagi, banyak kejanggalan proses pengalihan maupun dari sisi UKL/UPK-nya diduga hingga kini belum ada. Sepertinya tidak menjadi perhatian serius pihak eksekutif dan legislatif di daerah ini. Sementara kita tahu di daerah-daerah lain, dengan permasalahan yang sama. "Sudah banyak oknum-oknum dipenjarakan akibat penguasaan hutan tanpa prosedur hukum berlaku," ujarnya. Tarigan menegaskan, kalau dalam penyelidikan, PT IP dan AR berlokasi di Kecamatan Lau Baleng dan Mardinding Kabupaten Karo berbatasan dengan Aceh Tenggara (NAD), terbukti melakukan penyimpangan peramemotong bantuan tersebut,“ tegas Taufan Gama, sembari menambahkan akan menerima laporan tersebut dalam acara coffee morning. Selanjutnya penyaluran dana UKM tanpa agunan tersebut, kata bupati, merupakan hak masyarakat Asahan untuk mendapatkannya dalam mengembangkan usaha serta menambah modal. Dengan demikian, usahanya terus berkembang dan bermanfaat bagi daerah Asahan, sehingga diharapkan bantuan dapat dikembangkan dengan baik dan dapat menambah pendapatan para

turan, pihak Polres Karo harus melakukan penindakan dengan tegas sesuai hukum berlaku. Terkait dengan 'perampokan hutan itu', anggota DPRD Karo Sentosa Sinulingga mengatakan, Bupati Karo harus bertindak tegas. Karena, kedua perusahaan tersebut sudah lama berproduksi. Bahkan diperoleh informasi, luas areal PT IP sebenarnya hampir mencapai 1000 hektar. "Saya menduga, pihak Dinas Kehutanan Karo sepertinya ada yang ditutup-tutupi terkait keberadaan PT IP. Ini harus diusut sampai tuntas," ujarnya. Yang menjadi pertanyaan, berapa hektar sebenarnya luas areal tersebut, dan berapa hektar masuk kawasan register 6k. Dan apakah sudah memenuhi ketentuan dan perundangundangan berlaku, terkait dengan Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL/UPK)-nya. Bagaimana pula kontribusi PT IP dan AR selama ini terhadap Pendapatan Asli Daerah dari hasil bumi. Sementara, Plt Kadis Kehutanan Karo, Sucipto SH melalui Kabid Perencanaan Ramlan Barus didampingi Kasi perencanaan Ramlan Siregar, saat dikonfirmasi andalas di ruang kerjanya, menyangkut keberadaan kedua areal perkebunan sawit yang kini sudah berproduksi di dua kecamatan berbatasan dengan Aceh Tenggara itu, membenarkan luas real perkebunan sawit tersebut 600 Ha lebih milik PT IP dan AR. (RTA) pelaku UKM di Asahan. Sementara, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Asahan, Sabar Sembiring mengatakan, hingga saat ini bantuan modal yang diberikan kepada pemohon sebanyak 259 UKM dengan total dana sebesar Rp 846 juta lebih. "Rata-rata dana yang disalurkan dari Rp 1 juta hingga Rp 5 juta, dengan biaya pembinaan 0,3 persen perbulan atau 3,6 persen pertahun dan kini masih ada pemohon sekitar 300 an UKM sedang diproses penyaluranya," sebutnya. (FAS/ESA)

Program Baruyakin Pemkab DS Menyentuh Rakyat PROGRAM Pemkab Deli Serdang, bedah rumah rakyat miskin (Bayurakin) yang telah digelontorkan Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan dinilai sangat menyentuh rakyat miskin yang rumahnya tidak layak huni.

B

ahkan masyarakat yang mendapatkan jatah Baruyakin ini tidak segan-segan turut turun ke lapangan bahu membahu bersama warga lainnya. Mereka bersyukur dan merasa terharu dengan program Bupati Deli Serdang tersebut Penilaian ini antara lain dikemukakan Kepala Desa Laut Dendang Suwardi kepada wartawan, kemarin, saat meninjau rumah pasangan suami istri Rusli dan Lasmi, warga Dusun VIII yang mendapat bantuan bedah rumah, kini hampir rampung. Menurut Suwardi, peleta-

BEDAH RUMAH - Kepala Desa Laut Dendang, Suwardi bersama pasangan Rusli dan Lasmi di depan rumah mereka, yang tersentuh program bedah rumah Baruyakin. andalas/ft

kan batu pertama program Baruyakin di Desa Laut Dendang dimulai di Dusun V, rumah almarhum Ustaz Wagiran, tanggal 3 Juli lalu, oleh Camat Percut Sei Tuan, Darwin Zein SSos. Pada 30 Juli di Dusun VIII,

rumah pasanagan RusliLasmini, peletakan batu pertama dilakukan Sekcam Ezwir N Pelos. Selanjutnya 10 Agustus lalu di Dusun IX, rumah Supriyati, oleh Kades Suwardi beserta perangkat desa.

Bedah rumah hampir rampung diselesaikan di Dusun V dan Dusun VIII. Sedangkan yang lainnya sedang tahap pembangunan. Sistem pelaksanaannya sesuai azas GDSM secara gotong royong dengan 3 pilar, oleh

masyarakat, donator (pengusaha) dan pemerintah. Sedangkan rencana dalam tahun 2011 ini di Desa Laut Dendang sebanyak 10 rumah warga yang akan dibedah dan dibangun. Karena ini hasil swadaya masyarakat maka pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Suwardi mengimbau kepada pengusaha pengusaha yang berada di desanya agar turut menyisihkan sebahagian rezekinya untuk membantu masyarakat miskin dalam pelaksanaan bedah rumah tersebut. “Apalagi masih suasana dalam bulan suci Ramadan, mari kita perbanyak beramal dan bersedekah zariyah serta berinfak untuk membantu rakyat miskin, termasuk dalam bedah rumah,”kata Kades Suwardi. Sementara, Rusli (52) dan Lasmi (50), pasangan suami istri, di sela peninjauan Kades Laut Dendang, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan. (FT)


Senin

ACEH MEMBANGUN

22 Agustus 2011

Soal Gula Ilegal

Langsa-andalas Pasca diamankannya satu unit truk tronton bermuatan puluhan ton gula ilegal di Titi Kembar, Desa Sungai Loeung Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, oleh tim Polres setempat, Jumat lalu (19/8), berdampak pada Kepala Bea dan Cukai Langsa Amri. Sebab, yang bersangkutan bakal diperiksa pihak penyidik Polresta Kota Langsa. via selular, Minggu (21/8), menyatakan ranah untuk melakukan penahanan terhadap Kepala Bea dan Cukai tersebut belum ada. Pihaknya memanggil Amri hanya untuk dimintai keterangan terkait gula ilegal yang berhasil bersandar di Pelabuhan Kuala Langsa, dan kemudian dilangsir sejumlah truk untuk dibawa ke Sumut. “Tidak ada penahanan. Kami hanya memanggil yang bersangkutan untuk dimintai keterangan menyangkut hal– hal yang terkait lolosnya gula ilegal tersebut dari Pelabuhan Kuala Langsa. Hanya itu saja, jadi tidak ada penahanan terhadap beliau,” tegas Kapolresta Langsa. Kepala Bea dan Cukai Langsa Amri yang dikonfirmasi via selular, Minggu (21/ 8), mengatakan personil ditempatkan di Pelabuhan Kuala Langsa, bila ada kegiatan saja. Namun, menyangkut lolosnya gula ilegal tersebut, lanjut Amri, dirinya hanya mengibaratkan seperti kehilangan televisi di dalam rumah. “Kalau menyangkut lolosnya gula ilegal tersebut, ya ibaratkan saja seperti kita kehilangan televisi di rumah. Kalau TV kita bisa diambil pencuri, apa itu bisa dibilang kelalian. Jadi, untuk semua itu, biar pihak penyidik saja yang akan memprosesnya. Gitu saja, tolong jangan dipelintir bahasa saya,” ujarnya mengakhiri. (SNO)

Nagan Raya Krisis Minah Jeuram-andalas Masyarakat di Kabupaten Nagan Raya makin mengeluh atas krisis minyak tanah (minah). Saat ini harga eceran sudah mencapai Rp 12.000/bambu atau Rp 6000 per liter. Padahal Pemerintah sudah menetapkan harga eceran Rp 2.500 per liter. Meskipun pasokan mitan dari Pertamina Depo Meulaboh, lancar tapi minah harga subsidi tidak diterapkan di tingkat pedagang. Mereka berdalih selalu kehabisan stok. “Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari saja susah, apalagi menjelang hari raya ini, minyak tanah sulit di dapat dan harganya mahal,” kata Nur-

hayati, warga Kecamatan Seunagan Timur, Minggu (21/8). Kepala Disperindagkop Kabupaten Nagan Raya, Drs H Said Buchari yang dikonfirmasi, mengaku belum tahu dan belum mendapat laporan. Dia berdalih, tingginya harga jual minyak tanah di pasaran bukan tanggungjawab Pemerintah Nagan Raya, tapi pihak agen penyalur yang mempunyai wilayah tugas di kabupaten setempat terhadap penyaluran minyak tanah bersubsidi pemerintah. Seharusnya harga minyak tanah yang dijual oleh pedagang ini tak boleh melebih harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. (SI)

Golkar Belum Tetapkan Calon Gubernur Aceh Banda Aceh-andalas Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar menyatakan belum menetapkan calon Gubernur Aceh yang akan diusung partai tersebut pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2011. "DPP masih melakukan penjajakan dan menerima masukan-masukan terhadap namanama calon gubernur yang diajukan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Aceh," kata Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) DPP Partai Golkar, Akbar Tanjung di Banda Aceh, kemarin. Ia menyampaikan hal tersebut usai melakukan silaturrhaim dengan Ketua DPD Partai Golkar Aceh, Sulaiman Abda dan pengurus partai di kantor partai berlambang pohon beringin tersebut. Dijelaskannya, DPP Partai Golkar menunggu momentum yang tepat untuk mengumumkan nama calon Gubernur Aceh periode 2012-2017 yang akan diusung untuk bertarung di Pilkada 2011. "Jika waktunya sudah tepat

andalas/sutrisno

SIDAK - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1432 H, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Propinsi Aceh, kemarin, inspeksi mendadak (Sidak) ke Kota Langsa, dan melakukan pengawasan terhadap peredaraan makanan dan minuman kadaluarsa yang dijajakan pedagang di daerah tersebut. Kegiatan BPOM tersebut turut didampingi pihak Dinkes Kota Langsa, serta Kabid Perdagangan pada Dinas Koperindag Kota Langsa Drs Muhammad.

Banda Aceh-andalas Para elit politik dan pemerintah di Aceh diminta menempuh jalan kompromi atau musyawarah jika agenda pembahasan rancangan Qanun (Perda) tentang pemilihan kepala daerah (pilkada) tidak menemukan kesepakatan dalam pembahasan di tingkat legislatif (DPRA). "Semua pihak harus menempuh jalan kompromi dan musyawarah bila nanti ditemukan kendala dalam pembahasan rancangan Qanun itu," kata anggota DPR RI asal daerah pemilihan (dapil) Aceh Teuku Riefky Harsha di Banda Aceh, Ahad. Politisi Partai Demokrat itu mengatakan hal tersebut terkait agenda pembahasan ulang rancangan Qanun tentang pilkada oleh Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) yang dijadwalkan pada 5 September 2011. Sementara rancangan Qanun pilkada yang sebelumnya telah disetujui DPRA, namun tidak ditandatangani Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Sementara jadwal tahapan pilkada Aceh bergeser dari rencana sebelumnya. Sedangkan pemilihan dijadwalkan pada Nopember 2011. "Yang paling penting, semua

M Diah Sulaiman:

Pemindahan Kantor Pemerintahan Segera Dilakukan Aceh Utara-andalas Tokoh masyarakat Aceh Utara M Diah Sulaiman mengatakan, belum berpindahnya Kantor Pemerintahan secara permanen ke ibu Kota Aceh Utara di Lhoksukon, maka dikhawatirkan pelayanan kepada masyarakat kurang maksimal sebagaimana diharapkan. Bahkan pemindahan seluruh kantor pemerintahan Aceh Utara ke Kota Lhoksukon agar mudah dijangkau masyarakat. Pada awalnya pemindahan ibu Kota Aceh Utara, obsesi Tarmizi A Karim, bahwa pemindahan Ibukota Aceh Utara dan Pemerintahan segera dilakukan di Lhoksukon sesuai penandatanganan prasasti oleh Mendagri beberapa tahun lalu. Namun, Tarmizi A Karim pada saat itu telah habis masa jabatannya dan beberapa saat lagi dilanjutkan dengan Pjs Bupati Aceh Utara, tidak bisa dilanjutkan sesuai komitmennya. Hal itu dikatakan M Diah Sulaiman kepada andalas, Minggu (21/8) di Lhokseumawe. "Kemudian dari beberapa Pjs Bupati Aceh Utara lainnya juga tidak bisa berbuat banyak, karena saling tarik menarik antara pihak legislatif dari wilayah barat dan timur hingga saat itu tidak

jadi pemindahannya. Namun, dilanjutkan oleh Tgk Ilyas A Hamid, meski lokasinya berbeda yaitu di landing milik EMOI yang telah dihibahkan oleh pihakl EMOI ke Pemkab Aceh Utara, itu juga tidak semuanya kantor Pemerintahan dipindah kecuali Dinas Cipta Karya, Bina Marga dan Kebersihan,” jelas Diah yang juga mantan anggota DPRK Aceh Utara dari Partai Golkar itu. Diah berharap pemindahan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara lebih cepat lebih baik dan harus dilakukan secara permanent. Jangan hanya jadi wacana saja yang menimbulkan prokontra, tapi harus dilihat sebagai cara berpikir positif bahwa pemindahan pemerintahan Aceh Utara secara permanen adalah sebuah kebutuhan masyarakat. "Kalau pemerintahan Aceh Utara tetap dipaksakan beroperasi di wilayah Kota Lhokseumawe, bukan hanya kerugian pajak semata-mata, tapi tidak memenuhi kategori sebagai pusat pelayanan publik dan pusat simbol Aceh Utara di Lhokseumawe. Karena telah ada tempat sendiri sebagaimana kita harapkan," katanya. Sebelumnya pernah diung-

kapkan pihak legislatif dan pihak eksekutif dalam kunjungan lapangan. Kunjungan itu sendiri diikuti kalangan DPRK Aceh Utara dari politisi Partai Aceh (PA), diantaranya Ketua Komisi D Ismail A Jalil, Wakil Ketua Komisi D Bidang Pertanian Tgk Abdul Hadi, Ketua Komisi C Tgk Khaidir, Sekretaris Komisi E Aburizal, dan sejumlah anggota DPRK lainnya. Hadir juga kepala Bappeda Aceh Utara, kepala Dinas Cipta Karya Arifin dan perwakilan dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) Aceh Utara. Awal Januari tahun 2012, Kantor DPRK dan Kantor Bupati Aceh Utara yang selama ini berada di Kota Lhokseumawe ditargetkan pindah ke Lhoksukon. Hal itu sebagai upaya mempermudah pelayanan publik. Sementara untuk pembangunan gedung DPRK yang baru di Base Camp Landing dibutuhkan dana minimal Rp 10 miliar dari dana APBD Aceh Utara. Bahkan, sesuai ketentuan PP No. 11 tahun 2003, pihaknya akan berupaya untuk memindahkan seluruh kantor pemerintahan Aceh Utara ke Kota Lhoksukon, agar mudah dijangkau masyarakat. (BT)

Getirnya Nasib Tukang Sumur Bor

maka DPP akan segera mengumumkan kandidat yang terpilih dan diyakni mewakili suara masyarakat Aceh sesuai dengan masukan dari DPD," katanya. Ia mengatakan, meski kewenangan penetapan kandidat tersebut berada di DPP, pihaknya tetap akan menerima berbagai masukan dari pimpinan partai di tingkat satu dan dua sebagai pertimbangan untuk menetapkan calon orang nomor satu di provinsi paling ujung barat Indonesia itu. "Kami juga menjadikan beberapa aspek tingkat keterpilihannya di masyarakat, komitmen dalam melaksanakan visi dan misi partai serta komitmen untuk membangun Aceh secara keseluruhan sebagai barometer penentuan kandidat," katanya. Ia menambahkan, penentuan kandidat orang nomor satu di provinsi berpenduduk sekitar 4,6 juta jiwa itu dari DPP Partai Golkar akan disesuakan dengan dinamika politik yang terjdi di provinsi itu. (ANT)

14

Elit Aceh Diminta Tempuh Jalur Musyawarah

Polres Periksa Kepala BC Langsa

“Infonya, sebelum beliau mengambil cuti Lebaran, tim penyidik Polresta Kota Langsa, dikabarkan bakal menahan Kepala Bea dan Cukai tersebut untuk dimintai keterangan, pasca tertangkapnya satu truk tronton bermuatan gula ilegal di daerah Sungai Loeung,” kata sumber kepada andalas, akhir pekan lalu di Langsa. Menurut sumber itu, tindakan Polresta L angsa memanggil Kepala Bea dan Cukai setempat (Amri, red), untuk dimintai keterangan terkait hal tersebut, merupakan tindakan yang tepat. Sebab, tambah sumber, mustahil pihak Bea dan Cukai tidak mengetahui segala jenis barang dibawa kapal yang bersandar di Pelabuhan Kuala Langsa tersebut. “Kalau orang yang tidak bernafas lagi boleh untuk dikibuli (bohongi, red). Kami jangan…, kami yang lahir di Kota Langsa ini pula mau dikelabui. Saya tidak menuding adanya main mata antara pihak Bea dan Cukai dengan penyeludup gulai ilegal itu. Tapi, segala barang yang masuk di Pelabuhan Kuala Langsa itu kan merupakan ranah pihak Bea dan Cukai setempat untuk memantaunya. Jadi, aneh saja kalau mereka tidak tau,” ujar sumber bernada kesal. Menyangkut adanya kabar Kepala Bea dan Cukai Langsa Amri, bakal ditahan sebelum bersangkutan mengambil cuti Lebaran, Kapolresta Langsa AKBP Drs Yosi dikonfirmasi

harian andalas | Hal.

LELAKI itu bernama Duledi bin Ibrahim (28), anak ke delapan dari sepuluh bersaudara kelahiran Gampong Asan, Kecamatan Mamplam, Kabupaten Bireuen. Harihari Edi panggilan singkat Duledi menunggu permintaan warga dalam pembuatan sumur bor.

P

ekerjaan yang ditekuni sejak sembilan tahun lalu itu berawal dari kerja magang pada seorang ahli pengeboran sumur asal Cot Keu-eung, Kecamatan Kuta Baro, Aceh Besar. Selama masa magang tersebut, Edi terus memperkaya pengetahuannya dalam bidang sumur bor. Pasca bencana alam gempa dan tsunami menerjang Aceh pada 24 Desember 2004 lalu, Edi terpaksa pulang kampung halamannya di Bireuen. Dengan berbekal pengalaman selama dua tahun magang pada salah seorang pengusaha sumur bor, Edi meminta izin pada orang tuanya, Ibrahim untuk menjual tanah keluarga

untuk modal usaha. Dengan modal sebesar Rp 65 juta, Edi telah memiliki perlengkapan pendukung, seperti mesin bor, compresor, travo las, stank bor, mata bor plus alat pendukung kunci lengkap. Sejak bergelut dengan usaha sumur bor keras itu, Edi telah mampu mengebor ratusan sumur bor milik masyarakat, baik MENGAMA TI - Dueldi (28) mengamati kejernihan air MENGAMATI masyarakat kelas bawah, menengah dan usai merampungkan pengeboran pada salah satu kelas atas di Bireuen, sumur bor di Gampong Baroh. Lhokseumawe, Pidie, terdeksi terutama saat Pidie Jaya, Aceh Besar, serta menghadapi lapisan batu dan Aceh Barat. Untuk satu unit sumur bor jenis lobang 63 (pipa karang, sehingga saat gagal pengeboran terpaksa kita 6 inci) kedalaman 100 meter harus kembali dari nol lebih ditetapkan tarif Rp 45 melakukan pengeboran pada juta dan jenis lobang 42 (pipa 4 lokasi lain yang tentunya akan inci) kedalaman 80 meter lebih menambah modal kerja dan itu tarifnya Rp 50 juta sedang harus ditanggung. untuk tipe sumur manual Bahkan, kadangakala juga dengan pipa 2 inci (kedalam bisa rugi, karena mengebor 30-40 meter) sekitar Rp 2 juta. sampai pada dua lokasi hanya Sebagai pekerja tangguh, untuk mencari mata air tanah suami Dahlia ini juga sering yang sesuai dengan keinginan menemui tantangan berat pemesan. (SI) apalagi sifat alam, tak mampu

pihak harus mengutamakan kepentingan masyarakat banyak bukan menduhului rasa ego kelompok atau partainya. Rakyat Aceh sangat berharap situasi damai bisa terus bertahan di daerah ini," katanya menambahkan. Rancangan Qanun pilkada Aceh tersebut tidak ditandatangani gubernur karena tidak memasukkan klausul tentang calon dari perseorangan/independen. Dipihak lain, ia menyatakan bahwa sikap Partai Demokrat terkait dengan rancangan Qanun pilkada Aceh tetap menerima hasil putusan Mahkamah Konstitusi yang memperbolehkan calon maju lewat jalur independen atau perseorangan. "Sikap kita fleksibel saja soal itu. Sebab MK telah memutuskan, dan keputusan tersebut sudah final dan bersifat mengikat," katanya. Ketika ditanya apakah Partai Demokrat mengusung bakal calon gubernur/wakil gubernur Aceh dari internal partai, Riefky mengatakan dipastikan partainya siap mengajukan kader terbaik untuk memimpin provinsi ini dimasa mendatang. (ANT)

Gempa 5,4 SR Landa Banda Aceh Banda Aceh-andalas Gempa berkekuatan 5,4 skala rigter (SR), Minggu (21/8) sekitar pukul 15.18 Wib ikut terasa di Meulaboh (Aceh Barat) dan Calang (Aceh Jaya). Namun tidak ada laporan kerusakan dan kepanikan warga dan aktivitas di dua kabupaten bertetangga itu. Badan Meteologi Kimatologi dan Geofisa (BMKG) menjelaskan, lokasi gempa terjadi di : 4.68 Lintang Utara (LU), 94.80 Bujur Timur (BT) (112 Km barat daya Banda Aceh, dengan kedalaman 10 km. Kecuali itu, informasi gempa juga bisa diakses via/ melalui pesan singkat (SMS) yakni dengan cara ketik GA kirim ke 2303 dan akan dijawab secara otomatis oleh BMKG. Sejumlah warga Meulaboh dan Calang mengaku adanya hentakan beberapa menit saja “Terasa gempa itu cuma sesaat saja,” ujar Subhan, penduduk Meulaboh dan Malik, penduduk Calang secara terpisah. (SI)

Aceh Jadi Pelopor Program Eco-Pesantren Banda Aceh-andalas Provinsi Aceh menjadi pelopor program Eco-Pesantren yang diharapkan dapat mengampanyekan pengelolaan lingkungan sehat dan bersih serta upaya pelestarian kawasan hutan guna mengurangi risiko bencana alam dimasa mendatang. "Bersama Kementerian Lingkungan Hidup RI, maka kami mencoba memulainya dari Aceh dan jika program ini baik maka dapat kita usulkan berjalan di seluruh tanah air," kata Ketua Komisi VII DPR RI Teuku Riefky Harsa di Banda Aceh, Minggu. Tahap awal sebanyak 90 santri dari enam pondok pesantren di Aceh, mendapat pelatihan pemanfaatan limbah atau sampah organik menjadi produk yang memiliki nilai manfaat dan ekonomis. "Pelatihan ini merupakan implementasi dari program EcoPesantren," katanya. Program Eco-Pesantren itu dilaksanakan Yayasan Pusat Persatuan Kebudayaan Islam Indonesia Aceh bekerja sama dengan Yayasan KUMALA Jakarta dan Kementerian Lingkungan Hidup. "Yang menjadi harapan kita agar mereka yang telah memperoleh pelatihan pemanfaatan limbah itu dapat menularkan ilmunya kepada santri di ponpes lain di Aceh," katanya menyebutkan. Enam ponpes (dayah) mendapat kesempatan pertama dalam program Eco-Pesantren, masing-masing Ruhul Fatayat Seulimum dan Asrama Siswa UICCI di Aceh Besar, Ponpes Fhatimah Lampoh Saka, LPI Dayah Hidayatul Ummah Al-Aziziyah, LPI Irsadul Al-Aziziyah di Pidie, dan Yayasan Pendidikan Islam Darul Munawarah di Pidie Jaya. "Pemerintah juga memberikan mesin atau alat pendukung pemanfaatan limbah kepada ponpes selain pelatihan bagi santrinya. Kami akan terus memonitor agar alat yang diberikan tidak jadi rongsokan tapi terus difungsikan," kata Teuku Riefky. Program Eco-Pesantren itu secara simbolis diresmikan Menteri Lingkungan Hidup Gusti Muhammad Hatta di Ponpes Ruhul Fatayat Seulimum, Aceh Besar. "Kita berharap kedepan ponpes tersebut akan lebih mandiri dan menjadi contoh bagi ponpes lainnya dengan program EcoPesantren. Kita berharap program itu bisa terus berlanjut mulai 2012," kata dia menjelaskan. (ANT)


Senin

SAMBUNGAN

22 Agustus 2011

Presiden SBY Balas Surat Nazaruddin Jakarta–andalas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membalas surat yang dilayangkan oleh tersangka kasus suap wisma atlet SEA Games, M Nazaruddin. Surat tersebut dikirim Minggu (21/8) siang kemarin. Sebelumnya, pada 18 Agustus 2011, Nazaruddin mengirim surat yang berisi pernyataan bersedia dihukum berat asalkan istri dan anakanaknya tidak diganggu karena mereka tidak tahu apa-apa. Ia juga berjanji tidak akan mengaitkan kasus ini dengan Partai Demokrat. Staf Khusus Kepresidenan Bidang Hukum, Denny Indrayana, membacakan surat tersebut kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Minggu (21/8). Berikut isi surat tersebut. Nazaruddin Senang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah membalas surat Muhammad Nazaruddin. Apa tanggapan tersangka kasus dugaan suap wisma atlet tersebut? Senang pastinya.

"Pak Nazar bilang, menghormati Presiden karena membalas suratnya. Beliau senang ada tanggapan," kata salah satu pengacara Nazaruddin Dhea Tungga Esti, Minggu (21/8) malam. Namun menurut Dhea, Nazaruddin belum menanggapi materi surat yang dikirimkan oleh Presiden. "Mengenai materi surat, beliau (Nazaruddin) belum menanggapi," ujarnya. Pihak pengacara, menurut Dhea belum melihat secara langsung isi surat tersebut. Namun tim pengacara telah membacanya. Sementara surat tersebut saat ini sudah berada di tangan Nazaruddin. "Surat masih ada di Pak Nazar. Menurut kami, kami senang sekali Pak Presiden memberi atensi dengan membalas surat tersebut," kata Dhea. Soal isi surat SBY yang meminta agar Nazaruddin menjalani proses hukum yang sedang berjalan, tim pengacara memang juga menginginkan hal tersebut.(INC/DTC)

Sensasi Berbuka dengan Es Krim Puding .........(Dari Halaman 1) campuran buah-buahan. Rasanya yang dingin, manis, dan segar memberikan sensasi tersendiri ketika menyantap jajanan ini saat berbuka puasa. Apalagi pada buah di es krim puding mengandung nutrisi yang bisa membantu mengembalikan kebugaran tubuh setelah seharian berpuasa. Di Medan, cukup mudah mencari es krim puding. Hampir setiap sudut kota, ada pedagang yang menjualnya. Salah satunya di Jalan Karya tidak jauh dari perempatan lampu merah Jalan T Amir Hamzah. Di tempat itu ada gerobak jajanan es krim pruding milik Sutarno (45) yang sudah berjualan delapan tahun lebih. Saat bulan

puasa seperti sekarang, es krim puding dagangannya laris manis seperti kacang goreng. “Hari biasa kita juga jualan, selalu ramai, apalagi ini bulan puasa banyak yang beli untuk menu buka puasa," ujar Sutarno sumringah. Es krim puding yang disediakannya ada berbagai macam campuran buah seperti melon, kolang kaling, jagung manis, alpukat, dan kuini, ditambah lagi mata ikan dan agar-agar. Dengan penyajian yang sederhana semua buah yang telah diiris-iris dimasukkan ke dalam mangkuk lalu dicampurkan vanilla dan es krim di atasnya dan terakhir ditaburi susu krimmer putih dan coklat. Sutarno menjual es krim pudingnya Rp5.000 per porsi. (IKA)

Baru Lahir

Punya 2 Gigi Sempurna .........(Dari Halaman 1) yang berasal dari Wallsend, Newcastle, Inggris telah membuat janji periksa ke dokter gigi. Summer Whelan lahir di rumah sakit bersalin, Newcastle Royal Victoria Infimary 20 Juli 2011 lalu. Meski unik, dalam sejarah keluarga besarnya, ini bukan kali pertamanya terjadi. Neneknya, Shirley Burnit (76) juga lahir dengan dua gigi. Sang ibu, Karen (31) mengatakan, sebelum melahirkan, suaminya bercerita tentang ibunya yang terlahir dengan dua gigi depan. "Saat itu kami menertawakannya, namun segera setelah Summer lahir, ia menangis dan aku melihat, dia juga punya dua gigi depan." Bidan di rumah sakit awalnya tak terlalu mengkhawatirkan soal

itu. Namun 12 jam kemudian, mereka menyarankan untuk membawa Summer ke rumah sakit. Mendengar kabar unik ini, rekan dan kerabat berduyunduyun datang untuk melihat senyuman unik bayi dengan dua gigi. Beberapa di antara mereka membawa kado yang dibutuhkan Summer: sikat gigi. Peristiwa serupa terjadi awal Januari 2011 lalu di Inggris. Oliver James Jones juga lahir dengan dua gigi susu yang tumbuh sempurna. Menurut dokter, gigi bayi memang mulai berkembang sebelum mereka lahir. Namun, biasanya tidak nampak sampai mereka berusia antara enam bulan dan satu tahun. Kasus seperti ini hanya terjadi 1:2000 bayi. (VN)

harian andalas | Hal.

15

Geng Motor Tantang Polisi .........(Dari Halaman 1) Polantas tersebut dilempari batu oleh kawanan geng motor tersebut hingga mengakibatkan pos itu rusak dan kaca-kacanya pecah. Salah seorang warga, Jali mengatakan, para pelaku diperkirakan mengendarai 15 sepeda motor. Mereka berhenti di persimpangan itu, kemudian beberapa di antaranya turun dan melempari pos itu dengan batu. Usai merusak pos, gerombolan geng motor itu bergerak ke arah Jalan Pattimura. “Sebagian dari mereka bonceng tiga. Sedang yang lainnya bonceng dua. Di perjalanan, mereka juga menggeber gas kuat-kuat,” kata Jali. Sebelumnya, geng motor tersebut diketahui bergerak secara konvoi dari arah Jalan Setia Budi. Beberapa rumah makan yang sedang tutup, juga menjadi korban kebrutalan mereka, termasuk merusak lemari pendingin salah satu produk minuman di kawasan Jalan Mansyur. Kanit Reskrim Polsek Medan

Baru Iptu Andik Eko Siswanto, saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, awalnya memang pihaknya mendapat kabar bahwa kantor pos polisi di simpang Jalan Patimura-Jalan Iskandar Muda diserang geng motor. Namun saat pihaknya melakukan pengecekan ternyata pos polisi tersebut tidak ada mengalami kerusakan dan terlihat biasa saja. Sekarang ini pihaknya masih belum bisa memastikan apakah kabar perusakan tersebut benar atau tidak. Sementara itu Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga ketika dikonfirmasi wartawan, Minggu (21/8) sore membenarkan kejadian itu. Menurut Tagam, sesuai dengan keterangan saksi pihaknya telah mengidentifikasi sejumlah pelaku. “Ada saksi yang mengenali mereka. Oleh karena itu, saya perintahkan Kapolsek Medan Baru segera menangkap pelakunya dan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlalu,” tegas Tagam. Rusak Klinik Di hari yang sama, sebuah

klinik di Jalan Hayam Wuruk, masih di wilayah Kecamatan Medan Baru juga menjadi sasaran perusakan kawasanan geng motor. Klinik Kesehatan Hayam Wuruk Center (HWC) dirusak oleh sedikitnya 40 orang remaja dengan mengendarai sepeda motor. Belum diketahui apakah pelaku perusakan klinik yang terjadi pada sekitar pukul 02.00 WIB itu dilakukan oleh kelompok yang merusak pos polisi di persimpangan Jalan Pattimura-Iskandar Muda. Akibat tindakan brutal kelompok geng motor itu, kaca depan ruangan Klinik Kesehatan HWC pecah sepanjang 40 Cm, diduga akibat terkena lemparan batu. Kapolsekta Medan Baru AKP Donni Alexander ketika dihubungi di Medanmengatakan, pihaknya masih terus memburu kelompok geng motor yang membuat keonaran tersebut. "Kita harus teliti untuk menyelidiki nama kelompok geng motor itu dan siapa pimpinan kelompoknya. Karena kelompok geng motor di Kota Medan ini

cukup banyak jumlahnya, perlu hati-hati," kata mantan Kasatreskrim Polres Langkat itu. Dia mengatakan, saat terjadinya keributan di Jalan Hayam Wuruk itu, petugas Polsekta Medan Baru langsung turun ke lokasi kejadian, namun kelompok geng motor itu menghilang. "Sampai saat ini Petugas Polsekta Medan Baru masih melacak kelompok geng motor yang nakal dan selalu meresahkan masyarakat," kata Donni. Salah seorang pedagang di Jalan Hayam Wuruk, Muhammad Iqbal (45) mengaku, ia mengetahui mengenai keributan kelompok geng motor itu setelah dikasih tahu Nasir penjaga malam di Klinik Kesehatan Hayam Wuruk yang dirusak tersebut. Saat terjadinya perusakan itu, kata Iqbal, penjaga malam tersebut (Nasir,red) sedang berada di dalam dan takut keluar, karena kelompok geng motor itu berjumlah lebih kurang 50 orang. "Anggota kelompok geng motor itu juga kelihatan brutal dengan cara menggas knalpot sepeda motor mereka sekuat-

kuatnya sehingga menimbulkan suara hingar-bingar memekakkan telinga," ujarnya. Bahkan, kelompok geng motor cukup ganas dan tidak segansegan menabrak masyarakat yang mencoba menghalangi aksi mereka. "Masyarakat takut dan resah dengan kelompok geng motor itu. Aksi kelompok geng motor itu menurut informasinya diduga ada yang merusak pos polisi lalu lintas dan sekolah," kata Iqbal. Sementara itu pada Minggu (14/8) dinihari lalu, petugas gabungan Polresta Medan menggerebek markas atau tempat kumpul anggota geng motor di Jalan Sei Serayu dan mengamankan 13 remaja membawa senjata tajam dan double stick. Remaja yang diduga komplotan geng motor ini selalu membuat keributan di Kota Medan. Petugas langsung menggeledah kelompok geng motor tersebut dan menemukan seorang pemuda membawa double stick dan sebilah golok yang sudah berkarat di dalam tasnya.(HER)

Keluarga Minta Kemenlu Bantu Bebaskan Husein Sitorus Lima Puluh-andalas Keluarga Husein Sitorus menyayangkan belum adanya perhatian Pemerintah Pusat melalui Kementerian Luar Negeri untuk membantu Husein Sitorus agar terbebas dari jeratan hukuman gantung di negeri jiran, Malaysia. Hingga saat ini baru Pemerintah Kabupaten Batu Bara yang telah turun tangan untuk membantu warga Dusun IX, Desa Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram yang pada 28 Juli 2009 itu divonis hukuman gantung oleh Pengadilan Tinggi Selangor atas tuduhan memasukkan ganja seberat 143 kilogram ke negara itu. "Hingga kini ayah saya belum mendapatkan perlindungan hukum dari Pemerintah Indonesia khususnya Kementerian Luar Negeri," ungkap Siti Aisyah Sitorus, anak tertua Husein Sitorus kepada andalas, kemarin. Menurutnya, ayahnya dengan dibantu pengacara di Malaysia, Sebastia Cha sedang berjuang menempuh upaya banding ke Pengadilan Diraja Malaysia yang pada 25 Agustus ini kasusnya

disidangkan. Sebagaimana diberitakan, Husein diminta Nurdin alias Sidin membawa temannya bernama Asarnawi dan dua pria asal Aceh yang salah satunya disebut bernama Ahmad ke Malaysia sekaligus memberikan nomor telepon genggam seorang warga Malaysia bernama Wonder. Husein tidak menyadari kalau ketiga orang tersebut menyertakan barang bawaan berupa kotak mi instan yang belakangan diketahui berisi ganja untuk dibawa ke Malaysia melalui Port Klang. Setiba di Port Klang, mereka menghubungi Wonder ke nomor yang diberikan Sidin sebelumnya. Namun karena tak bisa dihubungi, Husein memutuskan untuk kembali ke Tanjung Tiram. Di perjalanan mereka ditangkap oleh petugas keamanan laut, Malaysia, 22 Oktober 2004. Husein dikenakan dua pelanggaran, yakni masuk ke Malaysia tanpa memiliki dokumen dan sebagai pemilik ganja seberat 148 kg. Atas pelanggaran masuk ke

Husein Sitorus

Malaysia secara ilegal, Husein dihukum delapan bulan penjara hingga akhir tahun 2005. Namun sehabis menjalani hukuman, pada Juli 2009 Nurdin divonis hukuman mati atas tuduhan sebagai pemilik ganja tersebut. Keluarga Husein tidak bisa menerima hukuman berat itu sehingga berupaya memohon

bantuan ke berbagai pihak agar Husein bisa dibebaskan dari vonis hukuman mati. Untuk menempuh upaya banding ke Pengadilan Diraja Malaysia, keluarga Husein harus menyediakan dana sekitar 35 ribu ringgit untuk menyewa pengacara lokal dan biaya lainnya. Karena tidak punya uang sebanyak itu, keluarga Husein mencoba meminta bantuan ke Pemkab Batu Bara. Untungnya Pemkab Batu Bara berkenan membantu keluarga Husein dengan menyediakan dana yang dibutuhkan sebesar Rp100 juta. Tidak sampai di situ, Pemkab Batu Bara secara khusus khusus juga mengutus tim beranggotakan tiga orang pejabat ke Malaysia untuk membantu proses hukum Husein dengan berkoordinasi ke pengacara dan Kedubes RI di Malaysia. Dalam hal ini pihak keluarga sangat berharap Kedubes RI di Malaysia ikut turun tangan membela Husein Sitorus dengan memberikan perlindungan hukum, mengingat Husein Sitorus masih

warga kenegaraan Indonesia yang sepatutnya negara memberikan jaminan perlindungan sesuai amanah Undang-Undang NRI 1945. "Kami sangat berharap Pemerintah Indonesia khususnya Kementerian Luar Negeri memberikan perlindungan hukum kepada ayah kami, karena kami yakin ayah kami tidak bersalah. Ayah kami hanyalah korban dari sindikat narkoba antarnegara dan tidak tahu apa-apa soal 143 kiligram ganja yang ditemukan Polisi Diraja Malaysia di kapalnya," tutur Aisyah sedih. Aisyah mengaku pihaknya telah membuat surat permohonan ke Bupati Batu Bara agar membantu upaya hukum untuk membebaskan ayahnya tersebut. "Surat permohonan juga sudah kami sampaikan ke Presiden RI, Ketua DPR-RI, Ketua DPD-RI, Menteri Luar Negeri RI, Menteri Tenaga Kerja RI, Menteri Hukum dan HAM RI, Gubernur Sumatera Utara, Ketua DPRD Sumatera Utara. Namun sepertinya tidak ada tanggapan. Jadi, ke mana lagi kami mau mengadu," tuturnya.(ZN)

Pusat Perbelanjaan Disesaki Pengunjung .........(Dari Halaman 1) Seperti pantauan andalas di Medan Mall dan Pusat Pasar Medan yang lokasinya berada dalam satu kawasan, Minggu (21/ 8). Di sana terlihat para pengunjung sangat antusias untuk mencari dan membeli berbagai barang yang dibutuhkan untuk merayakan Lebaran. Hampir di semua sudut pusat perbelanjaan tersebut baik di luar hingga di dalam dipadati pengunjung. Para pedagang, karyawan penjaga kios atau toko, hingga buruh angkut barang juga terlihat sangat sibuk.

Begitu juga di Plaza Medan Fair di Jalan Gatot Subroto, pengunjung juga membludak. Bahkan areal parkir pusat perbelanjaan modern terbesar di Medan ini nyaris tak mampu menampung banyaknya kendaraan pengunjung baik sepeda motor maupun mobil. Antrean panjang kendaraan sampai ke Jalan Gatot Subroto terlihat sejak dari pos pengambilan tiket parkir masuk Plaza Medan Fair. Matahari Departmen Store dan Carrefour di pusat perbelanjaan itu merupakan tempat yang paling ramai dipenuhi peng-

unjung. Selain menyediakan barang kebutuhan rumah tangga yang sangat lengkap, banyaknya tawaran potongan harga, menjadi daya tarik tersendiri sehingga tempat ini ramai dikunjungi masyarakat. Begitu juga di atrium dan pertokoan dari mulai lantai I hingga IV plaza tersebut yang juga menawarkan potongan harga terlihat ramai dikunjungi pembeli. Salah seorang pengunjung, Elly (38), mengaku datang ke plaza ini untuk membeli pakaian kebutuhan Lebaran anak-anaknya. Ia datang bersama teman-teman-

nya dan sengaja tak mengikutsertakan anak-anak mereka. “Pengalaman tahun sebelumnya, kasihan kalau bawa anakanak, ramai begini desak-desakan, belum lagi rewelnya, biarpun di plaza tetap aja kasihan kita lihatnya. Capek (bawa anakanak), jadi bagus ditinggal aja di rumah sama nenek atau papanya,” ujar ibu dua anak itu. Sementara itu keramaian pengunjung yang cukup luar biasa juga terlihat di Pasar Petisah Medan. Hampir semua koridor di Pasar Petisah Lama hingga Pasar Petisah Tahap II penuh sesak dengan pengunjung.

Namun kawasan di seputaran pasar ini terlihat semrawut dengan tidak tertatanya kendaraan yang parkir ditambah lagi dengan banyaknya becak bermotor mangkal sembarangan. Keramaian di pusat-pusat perbelanjaan di Kota Medan ini diperkirakan mencapai puncaknya pada sehari sebelum Lebaran yang diperkirakan jatuh pada 30 Agustus atau 1 September mendatang. Apalagi para pengunjung tak cuma warga masyarakat Kota Medan, tetapi banyak juga dari luar kota, bahkan luar provinsi seperti Aceh, Sumatera Barat, dan Riau.(IKA)

Kejatisu Dalami Kemungkinan Adanya Tersangka Baru .........(Dari Halaman 1) menutup kemungkinan bakal ada penambahan lagi," tegas Jufri. Dikatakannya, evaluasi yuridis itu sendiri dilakukan guna menyelidiki dan melakukan pendalaman kasus tersebut, apakah

dana yang dikucurkan memang sudah sesuai dengan unsur yuridis atau belum. Selain itu untuk menelaah lebih jauh adanya dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini. "Kita tunggu saja hasil evaluasi yuridisnya," katanya ketika dita-

nya tentang kemungkinan adanya tersangka baru. Sebelumnya, Kejatisu telah menahan Buyung Ritonga terkait keterlibatannnya dalam kasus dugaan korupsi APBD Langkat tahun 20002007 senilai Rp102,7 miliar. Dalam kasus ini, mantan Bu-

pati Langkat yang juga Gubernur Sumatera Utara Non Aktif Syamsul Arifin telah divonis hukuman penjara 2,5 tahun oleh Majelis Hakim Pengadilan Tipikor. Dalam kasus tersebut, tim penyidik Kejatisu menjerat Buyung dengan pasal 2 dan 3 UU

No 31/1999 tentang tindak pidana tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke i KUHP. Kasus ini ditangani Kejatisu atas laporan dari Ketua BPK RI Anwar Nasution kepada KPK dengan surat pengaduan Nomor 26/R/S/I-XXV/03/2009 tertanggal 16 Maret 2009.(FEL)

lama merantau ke Malaysia diuber pemerintah Orde Baru. Seorang muslim yang saleh, meski dari Sekolah Dasar hingga SMA rampung di sekolah Kristen. Diajari hakekat agama Kristen dan Injil. “Kalau sekolah di Madrasah, nanti gedenya cuma rebutan Masjid,” kata Abdullah menirukan alasan sang ayah mengirimnya ke sekolah Kristen. Di Jakarta, Abdullah memiliki rumah yang jauh di Rawa Denok, Depok. Itu pun baru dilunasinya setelah belasan tahun kemudian. Demi menunjang aktivitasnya bekerja sebagai komisi etik KPK, kini dia memilih kos di sekitar Manggarai. Sementara anak dan istrinya di Malaysia, bersekolah. Mencalonkan diri menjadi komisioner KPK pada periode yang ketiga ini, menurut Abdullah bukan tanpa tantangan. Karena saat ini banyak pihak yang berusaha untuk melemahkan KPK.

"Gerakan koruptor melawan balik KPK itu luar biasa besar. Salahsatunya upaya judicial review UU KPK. Ini satusatunya undang-undang yang paling banyak mendapat judicial review. Dari 2004 sampai sekarang sudah 11 kali. Itu jelas menunjukan bahwa gerakan koruptor fight back luar biasa besar,” ujarnya. Di sisi lain, ungkapnya, masyarakat melihat korupsi berdasarkan kepentingan mereka sendiri. Misalnya ada koruptor, tapi karena dia seorang dermawan oleh masyarakat kemudian dibela mati-matian. Ilustrasi yang paling kongkrit adalah bahwa tahun lalu KPK menahan Bupati Boven Digul, tapi dalam Pilkada di sana dia menang. Walikota Tomohon juga begitu. Ditahan KPK, menang di sana. Kemudian Bupati Kendal sudah incrakht sudah jalani hukuman, di Pilkada istrinya yang menang. Bupati Kutai ditahan

di Jakarta sudah incrakht sudah jalani hukuman, di Pilkada anaknya yang menang. “Masyarakat kita tidak memahami dampak dari korupsi. Bagaimana akibat dari tindakan itu. Hanya karena mereka dikasih 100 ribu rupiah, beberapa kilogram beras, baju kaos atau apalah, terus kemudian seperti itu. Kalau sudah begitu, bagaimana KPK bisa mencapai target sesuai dengan rencana,” jelasnya. Menurut Abdullah, untuk melawan korupsi tak hanya urusan perangkat hukum, tapi peran masyarakat juga dibutuhkan. Seperti memberlakukan hukum adat. Ia mencontohkan, ketika koruptor sakit, banyak orang yang kemudian menjenguknya. “Bahkan menurut saya, jika koruptor itu meninggal, masyarakat jangan datang dan mengantarkan jenazahnya ke liang lahat,” pungkas Abdullah Hehamahua. Pendapat anda? (DD/BBS)

“Indonesia Berperang Melawan Korupsi” .........(Dari Halaman 1) penelusuran rekam jejaknya. Alhasil, Abdullah masuk dalam jajaran delapan besar nama usulan Pansel KPK untuk menjalani uji kepatutan dan kelayakan di DPR. Nama Abdullah Hehamahua masuk dalam delapan nama calon pimpinan selain Bambang Widjojanto, Yunus Husein, Handoyo Sudrajat, Abraham Samad, Zulkarnaen, Adnan Pandu Praja serta Aryanto Sutadi. Namun, keputusannya melaju dalam bursa pemilihan pimpinan KPK ini diakuinya bukan keputusan mudah. ”Kurang 5 hari batas pendaftaran calon pimpinan KPK, banyak pihak mendorong saya, tapi saya butuh fatwa yang mampu mematahkan keyakinan saya waktu itu, sampai akhirnya saya memutuskan untuk maju,” tutur Abdullah Hehamahua dalam dialog Pemberantasan Korupsi di Indonesia yang

digagas Majelis Pakar & PKMW Kahmi Sumut, Sabtu (20/8) di Kompleks Tasbih, Medan. Di depan tamu undangan, dia lalu berkisah, di zaman Rasulullah SAW, tepatnya di masa perang Badar, datang seorang laki-laki tua renta dan cacat kaki kepada Rasul. Lalu, disampaikan niatan hatinya untuk turut serta dalam peran. Melihat kondisi sang umat, Rasul menolaknya dengan mengatakan tiada kewajiban baginya ikut perang. Namun, rupanya tekad lelaki itu sudah bulat. Didatanginya kembali Rasulullah saat akan melakukan perang Uhud. Terakhir dia bertanya pada Rasul, ”Apakah orang tua dan cacat tidak berhak ikut berjihad dan mati sahid?” ”Dari kisah itu saya jadi sadar, saya harus ikut berperang,” tegasnya. Dijegal Sosok Abdullah Hehamahua yang dikenal bersih dan memiliki komitmen antikorupsi

rupanya membuat sejumlah parpol ketar-ketir. Sikap tegas dan jujur yang dimiliki Hehamahua inilah yang dilihat sejumlah politisi ketar-ketir. Sejumlah parpol besar dikabarkan akan mengandaskan langkah Hehamahua saat pemilihan pimpinan KPK di Komisi III DPR. Sejatinya, Abdullah sosok yang bersahaja, bukan saja katakatanya, tapi juga hidup keseharian. Penampilannya khas. Baju batik lengan panjang. Songkok di kepala. Jenggot beruban yang dibiarkan menjuntai. Saat diundang menjadi pembicara tersebut, Abdullah sama sekali tak bergantung pada fasilitas yang disiapkan panitia. Menurut Ketua Majelis Pakar & PKMW Sumut, Awaluddin Thaib, kesediaan Abdullah Hehamahua hadir dalam acara tersebut jika syarat-syaratnya dipenuhi panitia. Apa itu?

“ Tidak ada penjemputan dan pengantaran dari dan menuju Bandara. Tidak ada fasilitas akomodasi dan konsumsi yang ia terima. Apalagi yang namanya honor pembicara. Jadi, untuk makan dan minum saat berbuka puasa, dia bawa sendiri. Sementara penginapan, dia lebih memilih tidur di masjid kompleks Setia Budi. Alasan beliau itu lebih baik, karena malam ini, (Sabtu –red) adalah malam Lailatul Qadar,” ujar Awaluddin. Padahal, jelas Awaluddin, sosok Abdullah Hehamahua adalah sahabatnya sendiri. “ Saya kenal Abdullah Hehamahua sejak beliau menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pusat, sementara saya ketika itu Ketua HMI Medan. Tapi karena pertemanan itu pula, saya tau bagaimana integritasnya,” ujar Awaluddin. Untuk diketahui, Abdullah Hehamahua lahir di Saparua, Ambon, 18 Agustus 1948. Dia


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Senin, 22 Agustus 2011 | No: 1965/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Aishwarya Rai

Ferry Maryadi

TERNYATA SANGAT TERTUTUP

RAGU NIKAHI DESWITA

WALAUPUN sosoknya sudah mendunia, namun artis cantik Aishwarya Rai ternyata memilih tertutup dalam banyak hal, termasuk kehamilannya. Tidak seperti kebanyakan artis lain yang dengan senang hati menunjukkan kehamilannya kepada publik, Aishwarya justru seolah bersikap anti untuk menunjukkan perut buncitnya kepada publik. "Dia tidak mau jadi pusat perhatian ketika dirinya sedang hamil. Terlalu banyak sorotan menurutnya akan berakibat kurang baik," ungkap salah satu sumber sebagaimana dikutip dari apunkachoice. "Dia memutuskan untuk 'istirahat' dulu (dari sorotan publik) sebanyak yang dia bisa. Karenanya dia memilih meninggalkan Mumbay untuk sementara waktu," lanjut sumber tersebut. Hingga saat ini memang belum ada media yang berhasil meyakinkan Aishwarya Rai untuk bersedia menampilkan sosoknya dalam keadaan hamil. Bahkan sempat dikabarkan bahwa istri Abhishek Bachchan menolak tawaran dari majalah kaliber internasional begitu saja. Dia lebih memilih menghabiskan waktu di London bersama sang suami. Namun demikian, Aishwarya sempat diberitakan menghadiri syuting sebuah iklan sabun beberapa hari lalu. Sehubungan dengan kesediaannya tersebut, pihak terkait menjelaskan bahwa iklan tersebut adalah perjanjian yang telah disepakati Aishwarya sebelum dirinya

hamil. Karenanya dia tetap harus menjalankan kontrak yang telah disepakati. Sumbing Sebelumnya tersiar kabar jika wanita paling cantik di dunia tiba-tiba terlihat memiliki bibir sumbing. Hal tersebutlah yang terjadi pada Aishwarya Rai. Mantan Miss World 1994 tersebut tiba-tiba muncul dan berbicara di depan umum dengan bibir sumbing! Namun bibir sumbing Aishwarya tersebut hanya sekedar tuntutan tugasnya sebagai duta yayasan Smile Train. Dalam rangka melakukan kampanye pemulihan bibir sumbing melalui operasi, Aishwarya harus tampil dalam sebuah iklan dengan bibir yang dimodifikasi oleh efek kamera sehingga terlihat sumbing.(KPL)

FERRY Maryadi siap menikahi kekasihnya, Deswita Maharani. Namun, Ferry mengaku belum tahu kapan mempersunting wanita yang pernah disebut sebagai orang ketiga dalam pernikahannya terdahulu. "Insya Allah ada. Enak enggak enak hidup sendiri. Lebih enak kalau berdua," ucap Ferry belum lama ini. Diungkapkan mantan suami Risma Nilawaty ini, keinginan menikah sudah terbersit sejak lama. Namun kemantapan hati untuk meminang Deswita hingga kini tersirat. "Trauma sih enggak yah. Kasihan saja kalau hidup ada traumanya," tuturnya. Sampai saat ini, baik dirinya dan mantan kekasih pebulutangkis Taufik Hidayat itu masih menunggu waktu yang untuk meresmikan hubungan mereka ke jenjang pernikahaan. "Yang ditunggu apa ya, enggak ada sih. Kalau sudah sama-sama klik

Tina Toon Bentuk Girlband Baru, Tina with D'Girls MENJAMURNYA K-Pop di tanah air tak bisa dipungkiri membuat banyak orang terinspirasi membentuk boyband dan girlband serupa. Salah satunya adalah Tina Toon, yang baru saja membentuk sebuah girlband bersama Tina with D'Girls. "Ini sebenarnya proyek film untuk sebuah soundtrack. Jadi persiapannya sudah dua bulanan ini. Namanya Tina with D'girls. Susah menyatukan ada konflik, gak nentu ini itu. Management, utamakan. Aku menerima tawaran ini berani aja karena modalnya optimis. Untuk pemilihan teman-temannya pun dilakukan penyaringan temanteman dekat. Kalau audisinya memang lebih ke teman dan yang memiliki background dancer," jelas

Tina saat ditemui dalam perayaan syukuran ulang tahunnya yang ke-18 di Atrium Senen, Sabtu (20/8). D'Girls pun tak akan berlamalama menganggur, karena single

yang akan dijadikan soundtrack akan segera dirilis. Walau begitu, Tina mengaku masih akan ada perubahan untuk nama sementara yang mereka gunakan.

"Ini semua satu manajemen yang atur. Ini proyek pendek untuk single yang berjudul Cinta Buta. Pokoknya lihat respon masyarakat aja deh. Kalau bagus ya diterusin. Makanya kenapa namanya Tina with D'Girls, ke depannya akan ada perubahan," lanjut gadis yang baru saja menginjak umur 18 tahun ini. Tina pun mengaku optimis, meski mungkin ada resiko girlsband yang dibentuknya tak laku. Karena ini, mereka berencana merilis single sebagai awalan. Selain itu, akan ada proses yang cukup panjang, termasuk syuting, promo media dan radio. "Untuk melihat responnya tunggu ada waktu, will see lah," ungkapnya yakin.(KPL)

Bahaya Tidur Berlebihan KITA tahu bahwa sulit tidur atau yang biasa disebut insomnia tidak baik untuk kesehatan. Begitu juga dengan "lawannya", yakni oversleeping (kelebihan tidur) atau hipersomnia, ternyata juga tak kalah buruk untuk tubuh. Meskipun tidur merupakan kegiatan yang harus terpenuhi untuk membantu proses peremajaan tubuh, jika dilakukan berlebihan, hal itu akan memberikan dampak negatif untuk kesehatan. Para pakar pun menganjurkan untuk tidak tidur lebih dari sembilan jam tiap malam. Apa saja yang memungkinkan menjadi penyebab oversleeping atau hipersomnia? •Sleep apnea, jenis gangguan tidur di mana orang berhenti bernapas untuk sesaat ketika tidur dan dapat menyebabkan meningkatnya kebutuhan tidur karena membuat siklus tidur normal terganggu. Penderita akan merasa lelah dan lemas meski telah tidur selama 10 jam. Gangguan pernapasan mulai terjadi

karena dinding tenggorokan cenderung berhenti beraktivitas, sementara individu sedang dalam kondisi bersantai (tidur). Akibatnya, aliran udara di dalam tubuh berhenti dan seketika individu tersebut terbangun untuk bernapas. •Narcolepsy, masalah neurologis yang menyebabkan tidur berlebihan. Narcolepsy memengaruhi bagian otak yang mengontrol dan mengatur tidur. Penderita (narcolepsy) gagal untuk mengidentifikasi dan membedakan waktu tidur dengan waktu untuk tetap terjaga. Penderita dapat tertidur di mana saja dan kapan saja. •Stres dan depresi. Dua hal ini memang harus dihindari karena dapat menyebabkan banyak gangguan kesehatan jiwa, juga mental, tak terkecuali oversleeping. •Kelelahan. Kelelahan akibat bekerja terlalu keras, gangguan tidur, kehamilan, atau kekurangan tidur merupakan salah satu penyebab utama oversleeping. Ketika merasa lelah, Anda cenderung memutuskan tidur lebih lama,

bahkan lebih dari sembilan jam, untuk mencoba agar segar kembali. Dampak oversleeping bagi kesehatan •Diabetes. Penelitian menunjukkan, orang yang tidur lebih dari sembilan jam tiap malam berisiko 50 persen lebih besar terkena diabetes dibandingkan dengan mereka yang tidur tujuh jam per malam. Penelitian juga menemukan, oversleeping dapat mengindikasikan gangguan medis yang meningkatkan kemungkinan pengaruh diabetes. •Obesitas. Penelitian

menunjukkan, mereka yang tidur selama 9-10 jam tiap malam 21 persen lebih mungkin mengalami obesitas daripada mereka yang hanya tidur selama 7-8 jam. •Sakit jantung. Sebuah penelitian menunjukkan, wanita yang tidur selama 9-11 jam tiap malam 38 persen lebih mungkin terkena penyakit jantung koroner. •Sakit kepala. Para peneliti meyakini, sakit kepala bisa merupakan efek dari oversleeping. Mereka yang tidur terlalu lama pada siang hari sering

ya tinggal langkah saja. Cuma kan belum klik," tuturnya. Tak Buru-Buru Sementara itu, artis cantik Nadia Vega tampak hadir sendiri tanpa ditemani seorang kekasih di konser Paramore. Nadia mengungkapkan jika dirinya tak mempunyai kekasih dan baru saja putus. "Lagi nggak ada pacar, baru putus," ujarnya singkat saat dijumpai di Pantai Karnaval, Ancol, Jakarta Utara, Jumat (19/8). Ketika ditanya bagaimana mengatasi rasa jenuh tanpa seorang pacar, Nadia mengaku jika dia lebih menyibukkan diri dengan aktivitasnya seperti syuting dan nyanyi. Melihat konser bagi Nadia juga salah satu obat pengusir jenuhnya. "Jarang libur, pas ada konser nyempetin buat datang," papar Nadia yang tengah mempersiapkan album terbarunya. Lebih lanjut Nadia menambahkan bahwa dia tak ingin buru-buru untuk mencari seorang kekasih. Dia juga tak menargetkan kapan harus berpacaran lagi. "Seketemu jodohnya aja," tukasnya singkat.(KPL)

Mayangsari Sumbang Panti Rp10 Juta MELALUI Gerakan Bersih (Geber) Ramadan, Mayangsari menyumbang Rp10 juta untuk panti sosial. "Mayangsari menyumbang dana Rp10 juta untuk acara ini. Dana yang disalurkan cash tanpa ditransfer, disampaikan kepada Cut Keke," kata panitia Rommy Ramadhan saat ditemui di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 4 Margaguna, Jalan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Sabtu (20/8) malam. Keikutsertaan istri Bambang Trihatmodjo itu tak lepas dari ajakan Cut Keke. Namun sayangnya penyanyi asal Purwokerto tersebut berhalangan hadir di hari H. "Mbak Mayangsari terlibat di acara ini berkat mbak Keke yang menyarankan supaya mau ikut serta di Geber Ramadan," papar Teuku Zacky selaku pemilik Friendsvaganza (panitia Geber Ramadan). Awalnya, kegiatan itu disampaikan hanya dari mulut ke mulut melalui broadcast message. Kemudian langsung disambut positif oleh para artis seperti Olla Ramlan, Cut Keke, Titi Kamal, serta tak ketinggalan Mayangsari. Bentuk sumbangan ada yang berupa barang dan uang tunai. Hasil sumbangan diserahkan untuk panti jompo, serta sebagian yang dirawat di rumah sakit. "Semua sumbangan diberikan untuk 146 oma dan opa di panti. Sisanya sedang sakit dan dirujuk ke RS Budi Asih, Ciledug, Tangerang," urainya.(OKZ)

mengalami gangguan ketika hendak tidur pada malam harinya sehingga menyebabkan timbulnya sakit kepala pada keesokan hari. •Nyeri punggung. Ketika Anda berbaring di tempat tidur selama berjam-jam, sering kali timbul nyeri pada punggung. Orang yang menderita sakit punggung atau rentan terhadap sakit punggung pun dianjurkan dokter untuk tetap aktif bergerak, tidak sering berbaring atau tiduran. •Kematian. Beberapa penelitian menemukan, orang yang tidur sembilan jam atau lebih tiap malam memiliki tingkat kematian lebih tinggi daripada mereka yang tidur tujuh hingga delapan jam per malam. Para peneliti berspekulasi, depresi dan rendahnya status sosial ekonomi (juga dikaitkan dengan tidur lebih lama) dapat dihubungkan dengan meningkatnya mortalitas (kematian). Mengatasi oversleeping Tidur yang lama biasanya tidak membutuhkan pengobatan, kecuali jika gejala yang muncul menandakan adanya gangguan yang lebih serius. Pada kasus-kasus tersebut, penyebabnya harus diketahui terlebih dahulu. Masalah terbesar mereka yang punya kebiasaan tidur lama adalah menyesuaikan jadwal

harian untuk waktu tidur. Jika tidak memenuhi kuantitas tidur yang dibutuhkan, mereka biasanya akan merasa kesal dan mengalami kelelahan pada keesokan harinya. Mereka juga menghadapi masalah dalam hubungan sosial. •Pilih nada atau suara alarm yang tepat. Memilih suara yang tepat penting artinya untuk mengembalikan Anda ke realitas, bahkan dari tidur Anda yang paling dalam. •Jangan tergoda untuk tidur ringan atau snooze setelah Anda terbangun. Hindarilah penggunaan tombol snooze pada alarm karena hanya akan mengacaukan jadwal alarm Anda. •Pertahankan jadwal tidur secara teratur. Buatlah kebiasaan yang membuat tubuh Anda teratur untuk beristirahat dan kembali siap untuk beraktivitas pada hari berikutnya. Rencanakan program aktivitas hingga larut hanya pada saat Anda bebas dari tenggat pada keesokan harinya. •Berkonsultasi dengan dokter. Temuilah dokter jika Anda mengalami gejala oversleeping kronis. Hal itu penting untuk mengetahui gangguan atau penyakit yang menyebabkan Anda mengalami oversleeping.(KS)


Harian Andalas 22 Agustus 2011