Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Senin, 9 Oktober 2011 | No: 2000/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

120 Ribu Jemaat HKBP Tumpah Ruah di Teladan Medan-andalas Sekitar 120 ribu umat kristiani tumpah ruah di Stadion Teladan Medan tempat berlangsungnya puncak perayaan Jubileum 150 Tahun Huria Batak Kristen Protestan (HKBP) Wilayah II, Minggu (9/10). Perayaan ini dihadiri Menko Kesra HR Agung Laksono, Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, Ketua DPRDSU Saleh Bangun, Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewijk, Kapoldasu Irjen Pol Wisju Amat Sastro, Kajatisu Basuni Syarif, Jenderal TNI (Purn) Luhut Panjaitan, Anggota DPD RI Drs Rudolf M Pardede, Wali Kota Medan Rahudman Harahap, dan sejumlah tokoh lainnya. Dalam sambutannya Agung

Laksono mengajak seluruh umat beragama merefleksikan kasih Tuhan kepada kaum papah melalui penanggulangan kemiskinan serta menanamkan rasa simpati dan empati sekaligus bertindak nyata dengan berpegang pada prinsip kerukunan, kemitraan, dialog, dan toleransi. “Pelayanan umat adalah esensi tugas gereja di manapun. Melayani, mencintai, memberi, sambil terus-menerus memberikan pelita kehidupan kepada semuanya adalah sebuah tugas mulia, yang menyirami kehidupan rohani umat, serta dengan sendirinya turut memberikan kontribusi positif bagi perkembangan dan

Bersambung ke Hal. 15

andalas/hs poetra

JUBILEUM–Choky Sihotang memandu acara puncak peraaan Jubileum 150 Tahun Huria Kristen Batak Protestan Wilayah II di Stadion Teladan Medan, Minggu (9/10) yang dihadiri sekitar 120 ribu jemaat.

andalas/gusliadi ritonga

DISKUSI–Sejumlah pimpinan LSM, praktisi hukum, dan akademisi hadir dalam diskusi publik membahas kebijakan PLN dan keberadaan P2TL, di Hotel Polonia, Medan, Sabtu (6/10).

Forum LSM Buka Posko Pengaduan Korban P2TL Medan-andalas Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Medan membuat gerakan bersama untuk mendesak PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Wilayah Sumatera Utara segera membubarkan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) yang dinilai telah meresahkan dan melanggar hak-hak konsumen. Selain dengan membuka posko untuk menampung pengaduan masyarakat korban P2TL, mereka juga akan melakukan upaya hukum dan menggalang massa untuk ‘menekan’ PLN agar mencabut kebijakan-kebijakannya yang merugikan konsumen. Hal ini menjadi butir-butir kesimpulan diskusi yang diadakan

Forum Dialog Publik LSM menyoroti berbagai kebijakan PLN Wilayah Sumut dan arogansi P2TL di Hotel Polonia, Medan, Sabtu (8/10). Diskusi ini dihadiri sejumlah pimpinan LSM antara lain M Joharis Lubis (Lembaga Kajian Pelayanan Publik/LKPP) Sumut, Abubakar Siddik (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia/YLKI) Medan, Sunaryo (Indonesia Corruption Watch/ICW) Sumut, Enrico Sihombing (Lingkari), Yunie Piliang (Forum Indonesia Muda/FIM). Kemudian Rismalinda (Lembaga Konsumen Kelistrikan Indonesia/LKKI) Sumut, Amran

Bersambung ke Hal. 15

ANEH tapi NYATA

Nenek Minta Hadiah

Penari Telanjang Pria BIASANYA wanita tua suka dengan musik klasik untuk mengiringi pesta ulang tahunnya. Tapi itu tidak berlaku bagi Clare Ormiston, yang tinggal di Glenfield Residential Home di Wythall, Birmingham, Inggris. Nenek yang pada 30 September lalu genap berusia 100 tahun itu meminta hadiah yang membuat keluarganya tercengang. Ia minta diberi hadiah penari telan-

Bersambung ke Hal. 15

ilustrasi

RS Bandung ‘Usir’ Pasien Jamkesmas Wilayah RI Dicaplok Malaysia Lagi

Medan-andalas Rumah Sakit (RS) Bandung di Jalan Mistar Medan diduga 'mengusir' pasien Jamkesmas pascamencuatnya masalah uang darah yang diminta pihak rumah sakit itu ke media. Supriyanto, warga Jalan Bukit Mas, Lingkungan VI Bahagia, Kelurahan Perdamaian, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat yang dihubungi pada Minggu (9/10) membenarkan dirinya telah membawa putrinya, Rizka Aprilia (14), yang menderita tumor di kaki kiri ke Rumah Sakit Haji Medan di Jalan Pancing, Medan Estate. "Anak saya, saya pindahkan ke Rumah Sakit Haji Medan," ujarnya yang saat itu mengaku sedang dalam perjalanan dengan mobil ambulans menuju RS Haji Medan. Supriyanto mengaku setelah wartawan mempertanyakan masalah uang darah pihak RSU Bandung, Joko, humas di rumah sakit itu langsung menghubunginya dan menyuruhnya supaya mencari rumah sakit lain. "Saya disuruh mencari rumah sakit lain. Dia (Joko) juga bilang akan mengganti semua uang saya," kata Supriyanto. Ditanya soal uang darah yang terlanjur dia bayar apakah sudah

dikembalikan pihak RSU Bandung, Supriyanto mengatakan dirinya akan mempertanyakan hal itu ke UDD PMI Medan. "Selasa besok saya akan tanya ke UDD PMI Medan, sekalian mau ambil darah," tuturnya. "Saya hanya berharap anak saya bisa sembuh. Saya juga bermohon ada dermawan yang mau

Jakarta-andalas Malaysia diduga kembali mencaplok wilayah Republik Indonesia. Kali ini areal seluas 1.400 hektare di Camar Bulan dan 80 ribu meter persegi di Pantai Tanjung Datu, Kalimantan Barat, yang dicaplok. Hal ini diungkap Wakil Ketua Komisi I DPR TB Hasanuddin. Dugaan pencaplokan wilayah Indonesia ditemukan Hasanuddin saat berkunjung ke sana, dua bulan lalu. Ada sejumlah warga yang diusir dari kedua wilayah ini oleh patroli Malaysia. "Malaysia bilang, itu kampung Malaysia." Dia mengaku sudah menyampaikan temuannya itu ke anggota Komisi I DPR yang lain. "Tanggapan mereka positif. Semoga dalam waktu dekat ada tindak lanjut, termasuk memanggil Menteri Luar Negeri untuk menjelaskan ini." Hasanuddin kemudian mengacu pada Traktat atau Perjanjian London, kesepakatan bersama antara Kerajaan Inggris dan Hindia Belanda terkait

Bersambung ke Hal. 15

MENEMANI – Supriyanto menemani putrinya Riska Aprilia yang menderita tumor di kaki kirinya saat di RSU Bandung, Jalan Mistar Medan, Sabtu (6/10)

Bersambung ke Hal. 15 internet

Penipuan Bermodus Kupon Undian Berhadiah Mobil

Untung Ditelepon Suami, Rp20 Juta Tak Jadi Lewong Penipuan bermodus kupon berhadiah kembali terjadi. Seorang ibu rumah tangga (IRT), Devin Srikandi (32), warga Jalan Jamin Ginting, Pencawan Medan, nyaris menjadi korbannya. Beruntung ia tidak sempat men-transfer uang Rp20 juta melalui bank ke penipunya. Ia sadar setelah tak sengaja ditelepon suaminya.

KEPADA andalas, Minggu (9/ 10), Devin mengaku seperti terhipnotis saat pelaku menyuruhnya mengirim uang yang diminta. “Aku nurut saja waktu diminta mentransfer uang Rp20 juta ke rekeningnya. Uang itu sudah kusiapkan dan aku sudah sampai di salah satu ATM di Pasar Pancur Batu,” ungkap Devin.

Dikatakan wanita berkulit putih ini, kejadiannya berawal saat dirinya tak sengaja menemukan bungkusan kecil produk Kopi ABC di pinggir jalan saat hendak bekerja, Sabtu (8/ 10) sekira pukul 10.00 WIB. Saat dibukanya bungkusan ia menemukan ada kupon berhadiah dari produk kopi ABC. Kupon itu bertuliskan

“Selamat kepada penemu surat ini!!! Anda Mendapatkan 1 unit Mobil Gand Livina.” Di kupon lainnya tertera mengenai “Syarat dan Ketentuan Penerimaan Hadiah” dengan kepala surat, PT SANTOS JAYA ABADI, Jalan Taman Jati Baru No 2 Jakarta Pusat. Karena mengira beruntung, dengan perasaan gembira, Devin langsung menghubungi nomor HP yang tertera di dalam kupon. Panggilannya langsung dijawab oleh seseorang bersuara pria

mengaku bernama Drs Dedy Irwan dan mengklaim sebagai Kabag Humas PT Santos Jaya Abadi. Devin mengonfirmasi soal kupon berhadiah satu unit mobil New Grand Livina yang dia temukan. Si pria tersebut membenarkannya dan meminta Devin segera menyetorkan uang administrasi Rp20 Juta melalui bank agar hadiah tersebut segera dikirim. “Saya diminta men-transfer

Bersambung ke Hal. 15


MEDAN KITA

Senin 10 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

9 Masjid di Sumut Digusur andalas Demi Kepentingan Bisnis Lugas & Cerdas

PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting, Ika Ramadhani, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

Medan-andalas Satu persatu masjid di Kota Medan tergusur dan telah pula dihancurkan. Paling menyakitkan, penghancuran rumah ibadah itu tak lain demi kepentingan bisnis. Meski demikian, umat Islam di Kota Medan dan Sumatera Utara, masih mampu menahan kemarahannya dan melakukan upaya perlawanan sesuai dengan peraturan dan hukum yang berlaku. Demikian diungkapkan Ketua Harian Forum Umat Islam (FUI) Sumut Al Mukarrom Al Ustadz Heriansyah, SAg kepada wartawan di sekretariat Jalan Gaharu Medan, Minggu (9/10). Ditegaskannya, apabila pemerintah dan instansi terkait terkesan tidak peduli, sampai kapan batas kesabaran itu bisa tertahan, jawabnya hanya Allah yang maha mengetahuinya. "Dalam catatan harian kita, sedikitnya ada sembilan masjid di Sumatera Utara yang telah tergusur dan dirusak oleh orang tidak bertangungjawab. Bahkan enam masjid di antaranya terdapat di Kota Medan yang merupakan ibuko-

ta provinsi Sumatera Utara yang memiliki 60 persen penduduknya memeluk agama Islam,’’katanya. Keenam masjid tersebut, masingmasing Masjid Al Hidayah di Gang Buntu Komplek PJKA Medan yang kini sedang dibangun perumahan elit. Kemudian, Masjid Ar Ridho di kawasan Polonia Medan, Masjid Jenderal Sudirman di Jalan Jamin Ginting Padang Bulan yang juga sudah dibangun perumahan elit. Selanjutnya, Masjid At Thyyiobah di Jalan Multatuli Medan yang tergusur karena perumahan Taman Multatuli. Baru-baru ini, Masjid Raudhatul

Islam di Jalan Paringatan/Jl Yos Sudarso Medan yang juga tergusur karena di lokasi itu direncanakan dibangun perumahan elit. Dan yang teranyar, Masjid Al Ikhlas di Jalan Timor di Kompleks Eks Hubdam I/BB di Jalan Timor Medan. Selain itu, masih ada lagi masjid yang berada di Kota Medan dan sekitarnya yang terancam digusur, yakni Masjid Ar Rahman di Brigjen Katamso Gang Pelita 2 Medan dan Masjid Nurul Hidayah di kawasan Medan Estate yang berada di dekat Komplek perumahaan MMTC Jalan Pancing. Masih ada, lahan masjid An Nur di kawasan Desa Helvetia Kecamatan Sunggal, Deli Serdang yang dicaplok pihak pemerintahan desa dan akan dibangun kantor Kepala Desa Helvetia. Sedangkan tiga masjid lain di luar Kota Medan yang dirusak dan dibakar, yakni Masjid Fi Sabilillah di Porsea Tapteng serta Masjid Nurul Hikmah dan Masjid Taqwa di Aek Loba di Kabupaten Asahan. (HAM)

EDITORIAL andalas/hs poetra

BUMD Jadi ATM Pejabat

B

UMN UMN, BUMD maupun lembaga-lembaga perizinan dicurigai rawan korupsi. Karena itu harus terus diawasi agar tidak kecolongan. Wakil Ketua KPK Bibit Samad Riyanto menengarai, badan usaha yang menjadi ‘ATM’ bagi pejabat. “BUMN, BUMD dan lembaga-lembaga perizinan rawan korupsi. Itu harus dipelototi, harus diawasi. Saya pernah iseng-iseng bertanya, apakah benar BUMN jadi ATM pejabat’. Pejabatnya bilang, ‘itu susah pertanyaannya pak’. Berarti benar kan?” kata Bibit dalam dikusi Lembaga Penegak Hukum dan Strategi Nasional (LPHSN). Diskusi bertajuk ‘Realistiskah KPK Dibubarkan’ digelar di RM Bumbu Desa Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (9/10). Hanya saja, Bibit tidak menyebut pejabat mana yang dimaksudkannya. Bibit juga menyebut, tempat pelaksanaan proyek sebagai tempat keluarnya uang juga rawan korupsi. Sebab, di tempat proyek tersebut sangat mungkin terjadi praktik tidak sesuai dengan kontrak atau instruksi yang telah dikeluarkan. Sinyalemen Bibit tersebut, agaknya tidak lagi sekadar bibit, melainkan sudah menjadi buah. Dengan kata lain, BMUN atau BUMD selama ini memang, cenderung seperti buah yang setiap saat hasilnya bisa dipetik oleh para pejabat. Karena bisa dijadikan sebagai ajang ATM itu pula, tidak mengherankan bila kalangan partai politik, utamanya partai penguasa, sering menempatkan orangnya sebagai Menteri BUMN, agar setorannya tidak ke mana-mana sekaligus untuk memudahkan ‘menekan’ para petinggi BUMN tersebut. Dalam konteks Sumatera Utara, keberadaan BUMD juga disinyalir sama seperti dikemukakan Bibit Samad Riyanto tersebut. Bahwa, para pejabat nakal di daerah ini berkolaborasi dengan kalangan politisi, sering menjadikan BUMD sebagai ATM berjalan. Tidak mengherankan pula, jika pengangkatan jajaran Direksi dan Badan Pengawas BUMD di Sumatera Utara, lebih sering didominasi faktor pendekatan/ kepentingan politis, ketimbang pertimbangan kompetensi dan profesionalitas. Akibatnya, bisa ditebak kinerja BUMD kemudian bak kerakap tumbuh di batu, hidup segan mati tak mau. Keberadaan BUMD di Sumatera Utara pada akhirnya, selain tidak mampu memberikan kontribusi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), malah menjadi beban keuangan daerah (APBD). Selama keberadaan BUMN dan BUMD itu masih dijadikan sebagai sasaran ‘pengurasan’ oleh para pejabat dan politisi, dapat dipastikan selama itu pula, kontribusi mereka tidak akan pernah signifikan dalam keikutserataan meningkatkan kesejahtaraan rakyat. Pada akhirnya, ketika BUMN atau BUMD tetap merelakan dirinya jadi ATM pejabat. Itu bermakna, institusi tersebut hanya berfungsi memperkaya jajaran direksi, komisaris, dan para pejabat koruptor, yang selanjutnya berimbas pada semakin terpuruknya kehidupan rakyat.(**)

OPERASI KATARAK GRA TIS GRATIS

Para penderita gangguan pada pengelihatan mengikuti operasi katarak gratis di Rumah Sakit Lions Medan, Sabtu (8/10). Operasi katarak gratis yang diselenggarakan sebuah bank swasta itu bekerja sama dengan Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) dilaksanakan serentak di lima kota di Indonesia, yang diikuti oleh warga kurang mampu dalam rangka memperingati Hari Penglihatan se-dunia (World Sight Day) 2011.

Mendagri Diminta Berhenti Gertak Plt Gubsu Medan-andalas Penasihat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut, H Eddi Rangkuti mengingatkan Mendagri untuk segera mengakhiri “gertak-menggertak” terhadap Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho ST, terkait dengan kebijakannya mengangkat 110 pejabat dan menonjobkan 26 pejabat eselon III di jajaran Pemprovsu. Sebab tindakan tersebut dinilai salah alamat serta mubazir. “Tindakan Mendagri yang terus “menggertak” atau “mengancam” Plt Gubsu terkait kebijakannya mengangkat dan menonjobkan pejabat Eselon III, merupakan tindakan salah alamat dan mubazir. Terus terang, kita sangat prihatin melihat Mendagri yang sudah capek “menggertak”, menasehati, bahkan mengingatkan Plt Gubsu tanpa ada hasil, “ ujar H Eddi Rangkuti kepada wartawan, Minggu (9/10) di Medan. Ditambahkan Ketua Komisi C ini, jika memang Mendagri tidak puas dengan penjelasan dan tindakan lanjutan yang telah dilakukan Plt Gubsu terhadap Mendagri, seharusnya tidak perlu lagi memain-

kan “jurus basa-basi” dengan “ribut-ribut”, menggertak dan mengingatkan, karena tidak akan mengubah sikap Plt Gubsu yang telah melakukan mutasi di jajaran Pemprovsu. “Apa yang telah diputuskan Plt Gubsu merupakan implementasi dari visi misi yang diembannya selaku pimpinan dan kader, sebab, sangat mustahil bagi seorang Plt Gubsu melakukan perombakan yang telah ditetapkannya, apalagi yang menjadi alasannya hanyalah nasehat, ajaran, peringatan atau gertakan dari seorang Mendagri,” ujar Rangkuti sembari menambahkan, sebenarnya rakyat Sumut sangat berharap akan ada perubahan dan pelurusan dari Gatot.

Diungkapkan Eddi Rangkuti, semua pihak hendaknya tidak lagi menyalahkan Plt Gubsu, jika dia tidak bersedia meluruskan atau melakukan perombakan pejabat yang telah ditetapkannya, walaupun keputusan itu telah melanggar UU. Tapi hendaknya Mendagri kembali mengevaluasi mekanisme penanganannya, agar persoalan ini tidak berlarut-larut, sebab ujungujungnya akan merugikan daerah ini. “Kita hanya bisa meminta tanduk kepada yang memiliki tanduk, hanya bisa meminta pengertian dari orang yang mengerti. Memangnya Plt Gubsu peduli terhadap peringatan Mendagri yang sudah berkali-kali meminta agar dibatalkan mutasi pejabat Eselon III. Kita berharap, jangan lagi ada gertak-menggertak. Kalau keputusan yang diambil Plt Gubsu salah, segera lakukan tindakan. Kalau tidak salah, segera bebaskan dari penyanderaan hukum dan politik,” ujarnya. (UJ)

2

Bentuk Segera Pansus Kelistrikan Sumut Medan-andalas DPRD Sumut sudah saatnya membentuk Panitia Khusus (Pansus) kelistrikan dan segera mungkin membubarkan Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PLN Sumbagut. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif LSM Sentral Monitoring Informasi (SMI) Sumut Abdul Thaib Siahaan kepada wartawan Minggu (9/10) di Medan. Menurutnya, keberadaan oknum-oknum PLN Wilayah Sumbagut yang menjalankan program P2TL malah menimbulkan keresahan di masyarakat, terutama masyarakat yang bekerja di perusahaan-perusahaan yang ada di Sumut. Termasuk juga, para pengusaha ekonomi lemah (Ekolem) yang cengap-cengap dalam menjalankan usaha home industrinya. "Hal ini semata-mata ulah dari para pelaksana program P2TL yang tidak tunduk dengan peraturan yang telah dibakukan, serta ditopang tabiat dan perangai oknum yang doyan korupsi yang terus masih tetap dipelihara.Akhirnya mereka menghalalkan segala cara demi untuk mendapatkan keuntungan pribadi memperkaya diri," ungkap Abdul Thaib Untuk itu, sambung Abdul Thaib, LSM SMI Sumut mendesak, membubarkan tim P2TL PLN wilayah Sumbagut dan juga mencabut SK Sekjen Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2010 tentang Program P2TL. Desakan ini sangat beralasan karena keberadaan P2TL dan SK pelaksanaanya tersebut diduga hanya menciptakan peluang bagi oknum untuk melakukan penyelewengan. Selain itu, Abdul Thaib meminta kepada apara penegak hukum untuk melakukan audit rekening siluman P2TL dan OPAL PLN Sumbagut dan mendesak Kapoldasu, Kejatisu menangkap manager P2TL dan OAPL PLN Sumbagut. Abdul Thalib menambahkan aspirasi tersebut sebelumnya telah disampaikan ke DPRD Sumut yang diterima anggota Komisi D DPRD Sumut, H Bahsan dan H Jamaluddin Hasibuan. "Komisi D DPRD Sumut berpihak dan sepakat dengan yang disampaikan oleh LSM SMI Sumut dan berjanji akan menindaklanjutinya untuk segera dibahas. Meskipun kita juga mengetahui terkait pembentukkan Pansus memiliki jalur mekanisme dan tidak secepat membalik telapak tangan namun kita yakin DPRD Sumut akan menindak lanjutinya dengan serius," jelas Abdul Thalib. (REL/MA)

Dinilai Lamban dan tak Inovatif

BLH Minim Realisasikan Anggaran APBD Medan-andalas Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Medan dinilai lamban dan tidak profesional. Bahkan, SKPD ini dituding tak memiliki program kerja yang inovatif, dan penyusunan program kerja tahunan sebagaimana yang tercantum di APBD Pemko Medan dituding hanya copy paste (jiplakan). Demikian disampaikan Ketua Komisi B DPRD Medan Drs Roma P Simaremare didampingi sekretasris Khairuddin, dan Remon Simatupang, Ainal Mardiah dan Srijati Pohan saat melakukan pertemuan dengan BLH di sekretariat Kantor Wali Kota Medan, Jumat (7/10). Buktinya, sambung Roma, banyak persoalan lingkungan dan limbah di kota Medan tidak terselesaikan. Penilaian wakil rakyat ini cukup beralasan, sebab banyak persoalan limbah pabrik, rumah sakit dan hotel di Medan yang sampai puluhan tahun belum memiliki izin. Begitu juga dengan limbah industri yang membuang limbah secara langsung ke sungai. Ditambah lagi menurut pengakuan Sekretaris BLH Ir Listiawati, pihaknya baru merealisasikan anggaran hingga September 2011 sekitar 29% yakni sekitar Rp 1,6 miliar dari Rp 5,9 miliar lebih. Dalam pertemuan ini, Listiawati mengaku dan pasrah tidak akan bisa merealisasikan anggaran yang tercantum di APBD 100% hingga akhir tahun. Mendengar pengakuan tersebut, Roma terkejut dan menyayangkan kinerja BLH yang terkesan tidak punya

inovatif dan gagasan masalah penyelesaian banyaknya perusahaan, rumah sakit dan hotel di Medan yang belum memiliki AMDAL maupun IPAL atau UKL/UPL. Menurut Listiawati, masih minimnya realisasi anggaran terkait kegiatan fisik pihaknya baru mulai direalisasikan pada triwulan IV. Dengan begitu diperkirakan realisasi hanya 70 persen. "Kalau fisik dilaksanakan, kemungkinan total realisasi anggaran bisa 70 persen . Kami tidak yakin bisa terealisasi 100 persen," ujarnya. Sementara itu Khairuddin meminta agar BLH Medan segera merealisasikan anggaran agar tidak menjadi sisa lebih penggunaan anggaran (silpa) 2011. "Dengan realisasi sebesar itu, kami benar-benar khawatir kalau anggaran BLH ini menjadi silpa. BLH harus bisa menggenjot pelaksanaan program agar anggaran terealisasi," ujarnya. Dia menyayangkan minimnya realisasi anggaran pada instansi ini. Pasalnya banyak persoalan lingkungan hidup yang harus ditangani BLH. Jadi apabila BLH tidak merealisasikan anggaran, berarti banyak program yang tidak terlaksana. Hal senada disampaikan Ainal Mardiah dan Remon Simatupang yang akan mendorong BLH tetap bekerja maksimal menjalankan anggaran. begitu juga masalah limbah, BLH didesak harus punya kebijakan dan arah kerja sehinga dapat terlaksana dengan baik. (REL/MA)


MEDAN KITA

Senin 10 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

3

Pedagang Kaki Lima Jualan di Badan Jalan Rawe

Rahudman Bohongi Publik, Penertiban Tebang Pilih Medan-andalas Komitmen Wali Kota Medan, Rahudman Harahap dalam menertibkan pedagang kaki yang berjualan di badan jalan di kawasan Kecamatan Medan Labuhan terkesan tebang pilih. Pasalnya, sampai saat ini pedagang kaki lima tetap berjualan di badan Jalan Rawe Raya Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan yang mengakibat kemacetan lalulintas. Pantauan wartawan koran ini, Minggu (10/10), ratusan pedagang kaki lima masih tetap eksis berjualan di tengah Jalan Rawe. Padahal keberadaan Jalan Rawe yang terbagi dalam dua jalur tersebut diperuntukan untuk lalulintas kendaraan. Parah-

nya lagi, satu jalur badan jalan tersebut justru penuh sesak dengan aktivitas pedagang. Sejumlah pedagang yang identitas tak mau disebutkan ditemui andalas mengatakan, oknum Camat Medan Labuhan Zein Noval melalui seke-

lompok oknum mengizinkan pedagang kali lima berjualan di badan jalan tersebut. Setiap pedagang yang jumlahnya ratusan setiap kiosnya diduga dikutip Rp1.000 per hari. Jika diperkirakaan iuran yang dikutip dari sejumlah pedagang kaki lima di badan jalan tersebut jumlah mencapai Rp250 ribu per hari. Tak hanya itu, pedagang juga diduga dikutip uang kebersihan sebesar Rp1.000 per hari. Bahkan informasi yang beredar, pedagang kaki lima yang ingin bergabung dan berjualan di lokasi tersebut harus disinyalir harus membayar Rp 200- Rp 300 ribu kepada oknum camat.

Salah seorang pedagang pakaian bekas di badan Jalan Rawe yang namanya tak mau disebutkan menambahkan, pedagang memang ada membayar kutipan Rp 2.000 per hari. Meskipun sejatinya, para pedagang tidak setuju atas pengutipan tersebut karena badan jalan itu bukanlah tempat jualan yang resmi. ‘’Ya, tetapi ini memang untuk mencari hidup terpaksa segala cara harus ditempuh. Seperti berjualan di badan jalan ini, kalau tidak disini punya lapak, jualan kita tidak laku,’’ujarnya. Sementara itu, Sekretaris LSM Indonseia Of Humanity NGO Husein Hutagalung

SH, Minggu (9/10) merasa prihatin dengan ‘dilegalkannya’ pedagang berjualan di badan Jalan Rawe. Terutama tindakan Camat Medan Labuhan yang dinilai masih bawahan Wali Kota Medan tetapi sudah melanggar aturan. Ia menegaskan, komitmen Rahudman dan Eldin sebelum jadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan dalam program untuk membersihkan pedagang kaki lima dari badan jalan menjadi pembohongan publik. Indikasi ini dapat dilihat masyarakat setelah dua tokoh publik fgiur tersebut setelah memimpin terkesan tutup mata terhadap berbagai pelanggaran yang dilakukan

bawahannya. ‘’Buktinya dia (Rahudman) yang melarang pedagang kaki lima berjualan di badan jalan, tetapi toh ada yang terkesan melegalkan pedagang kali lima berjualan di badan jalan. Komitmen apa itu, bohong-bohongan ini namanya,’’ tegasnya. Menurut Husein Hutagalung, pengutipan iuran pedagang kaki lima itu sama besarnya dengan retribusi yang dibayar pedagang di pasar resmi di Medan. ‘’Padahal tidak berapa jauh sekira satu kilometer ada pasar resmi yang sudah dibangun permanen bertahuntahun tidak digunakan sampai bangunannya rusak parah.

Pembangunan pasar itu dananya APBD Kota Medan Tahun 2004 sebasar Rp 3 milliar terbuang percuma bahkan pembelinya rugi besar uangnya sudah tertanam puluhan juta,’’ ungkapnya. Husein Hutagalung mempertanyakan kemana dana kutipan pedagang kaki lima tersebut. ‘’Kalau ke kas negara mana buktinya, jangan-jangan masuk ke kantong oknum tertentu untuk memperkaya diri sendiri. Diharapkan semua dana retribusi itu dipertanggungjawabkan. Terutama Camat Medan Labuhan sebagai pimpinan tertinggi di kecamatan Medan Labuhan ini,’’ ucap Husein. (DP)

LIRA Apresiasi Polresta Medan

Basmi Berbagai Kasus Kejahatan Medan-andalas Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kota Medan memberikan apresiasi kepada segenap jajaran Kepolisian Resor Kota Meda yang berhasil membasmi berbagai kasus kejahatan dalam waktu relatif singkat. "Kami memberi apresiasi dan bangga dengan gebrakan Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga beserta jajarannya yang dalam waktu sekitar satu minggu berhasil menangkap lebih dari 250 orang pelaku kejahatan di Medan," kata Wali Kota LIRA Medan Ganda Manurung ST MBA di Medan, Minggu (9/10). Jenis kasus kejahatan yang berhasil diungkap dan 250 orang pelakunya telah diamankan itu, antara lain kasus penyalah-

gunaan narkoba, judi, pencurian dengan pemberatan (Curat) serta pencurian dengan kekerasan (Curas). Penangkapan terhadap 254 tindak kejahatan ini dilakukan jajaran (Polresta) Medan hanya dalam satu minggu. Pada waktu yang bersamaan, pihak Polresta Medan juga berhasil mengamankan sejumlah anggota geng motor yang sejak beberapa bulan terakhir diduga terlibat dalam berbagai kasus kriminal dan tindakan meresahkan masyarakat.

Ganda Manurung Ganda juga memuji pola pendekatan bersifat edukatif yang diterapkan Polresta Medan dalam menangani kasus geng motor. Melalui pola pendekatan yang diterapkan Polresta Medan, katanya, kini sudah banyak anggota geng motor yang mayoritas pelajar dan mahasiswa menyadari kekeliruan mereka selama ini dan selanjutnya membubarkan diri. "Pendekatan yang diterapkan Polresta Medan dengan cara mengarahkan para anggota geng motor agar lebih fokus terlibat dalam berbagai kegiatan positif, seperti menekuni kegiatan olahraga merupakan salah satu langkah tepat," katanya. Ganda yang juga Wakil Sekretaris KNPI Medan menambahkan,

kerja keras dan kesigapan jajaran Polresta Medan mengamankan sejumlah pelaku kejahatan tersebut diharapkan mampu menambah rasa aman dan nyaman warga masyarakat di kota berpenduduk sekitar 2,7juta jiwa ini. Keberhasilan Polresta Medan mengungkap kasus kejahatan dalam waktu relatif singkat, menurut dia, relevan dengan tekad dan komitmen Kepolisian Daerah Sumatera Utara untuk menjamin kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di provinsi itu. Menurut dia, tekad dan komitmen Polda Sumut untuk senantiasa menciptakan situasi aman dan kondusif patut didukung oleh segenap komponen masyarakat. “Melalui peran aktif segenap komponen masyarakat, diharapkan daya cegah dan daya tangkal terhadap gangguan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat dapat segera diketahui dan diatasi," papar Ganda yang juga Wakil Ketua IPK Sumut. (GUS)

Andalas/Rony Muharrman

BANJIR

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan saat melintas di Jalan Letda Sujono akibat genangan air hujan yang memenuhi ruas jalan tersebut, Sabtu (8/10). Buruknya drainase dikawasan ini, membuat kawasan ini selalu banjir disaat hujan turun.

Percepat Pembangunan Fly Over Jamin Ginting Medan-andalas Rencana Pemerintah Kota Medan dalam mempercepat pembangunan fly over di kawasan Jalan Jamin Ginting Medan harus dibarengi dengan kesadaran masyarakat berpikir untuk maju dan sikap legowo (ikhlas) dengan sistem ganti rugi lahan yang ditawarkan. Meskipun dalam praktiknya ada masyarakat yang lahannya terkena jalur pembangunan fly

over tak setuju, Pemko Medan menyerahkan ke Pengadilan Negeri Medan untuk mengkonsiyasikan. Menurut Deni (30), salah seorang warga Simalingkar yang sering melintas di Jalan Jamin Ginting Medan kepada wartawan koran ini, Minggu (9/10), keberadaan fly over di Jalan Jamin Ginting Medan itu nantinya sebagai salah satu solusi untuk mengatasi kemacetan lalulintas.

Untuk itu, ia mengharapkan pengertian bagi masyarakat, khususnya bagi yang tanahnya terkena pembebasan lahan tersebut. Sebab, dengan dibangunya fly over di kawasan tersebut Jalan Jamin Ginting akan semakin maju. Mengingat sektor usaha perdagangan akan tercurah ke daerah tersebut, sehingga secara otomatis harga jual tanah juga akan mengalami kenaikan secara signifikan. (MA)


HUKUM & KRIMINAL

Senin 10 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

4

Karyawan PT SUT Dirampok Pria Ngaku Polisi Belawan-andalas Karyawan Sumber Utama Telekomunikasi (SUT) menjadi korban perampokan yang dilakukan empat pria ngaku polisi yang tengah menggelar razia narkoba di Jalan Yos Sudarso, Simpang Aloha, Kecamatan Medan Labuhan, Sabtu (8/10) malam. Akibat kejadian itu, korban Dimas (25) warga Jalan Sisingamangaraja, Kecamatan Medan Kota mengalami kerugian material berupa sepeda motor dan sejumlah uang dalam dompet. Sedangkan kasusnya telah dilaporkan korban ke Polsek Medan Labuhan. Menurut korban usai membuat laporan pengaduan, peristiwa itu terjadi sekira pukul 22.00 WIB malam itu Dimas baru saja pulang menjumpai pacarnya di kawasan Belawan. Ketika hendak pulang di kawasan Jalan Yos Sudarso Simpang Aloha, Kecamatan Medan Labuhan, empat pria dengan mengendarai tiga sepeda motor memepet Dimas mengaku polisi.

Kemudian pria yang diketahui berciri-ciri tegap, rambut cepak dan memakai jaket meminta agar Dimas memberhentikan sepeda motornya dan langsung menggeledah ke bagian pinggangnya sambil mengatakan bahwa korban mengantongi narkoba. Setelah digeledeh tidak ada narkoba, kawanan perampok itu mengajak Dimas ke Jalan Ileng, Kecamatan Medan Marelan. Di perkebunan pisang yang sepi sunyi, Dimas langsung diancam pisau, kemudian kawanan perampok mengambil dompet dan sepeda motornya langsung kabur ke arah Marelan. Dalam keadaan ketakutan malam itu juga korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Labuhan. "Saya kira mereka polisi, rupanya perampok," kata Dimas di kantor polisi. Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP Oktavianus ketika dikonfirmasi, Minggu (9/10) membenarkan kejadin itu. (DP)

Penarik Betor Temukan Mayat di bawah Kolong Jembatan Sei Rampah-andalas Seorang penarik becak bermotor (betor-red), Anto (44) warga Lingkungan Tempel, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (8/10) sekira pukul 06.30 WIB, menemukan sesosok mayat pria tanpa identitas (Mr-X) dalam posisi telungkup di bawah kolong jembatan Sungai Ular, Sabtu (8/10). Kapolres Sergai, AKBP Arif Budiman SIK MH melalui Kasubag Humas, AKP ZN Siregar, Sabtu (8/10) membenarkan penemuan mayat tersebut. “Mayat pertama kali ditemukan oleh seorang penarik becak ketika hendak buang air besar ke Sungai. Setelah itu diberitahukan ke warga, kemudian dilaporkan ke Mapolsek Perbaungan,” kata Siregar. Menindaklanjuti laporan warga, sambung Siregar, Kapolsek Perbaungan, AKP Marluddin SAg dan Kanit Reskrimnya, Ipda LB Sihombing

beserta anggota langsung turun ke TKP guna melakukan penangan awal, selanjutnya menyusul tim identifikasi dari Polres Sergai. “Dari hasil identifikasi sementara korban diduga sebelum tewas dieksekusi terlebih dahulu. Sebab, dibagian kepala korban sebelah kanan berlubang, kening luka robek di duga akibat benturan benda tajam dan tumpul dan ditemukan bercak darah segar serta ceceran otak yang menempel ditiang jembatan berjarak sekira 2 meter dari tubuh korban,” papar ZN Siregar. Ciri-ciri korban yang dibawa ke RS Pirngadi Medan itu, tambah ZN Siregar, memakai sepasang sepatu merk USP, celana Jeans biru merk Louis, ikat pinggang merk Crocodile, memiliki selembar undangan pernikahan atas nama Tika dan Riadi tertanggal 9 Oktober 2011 dan warna kulit sawo mateng, tinggi badan 153 CM, rambut pendek, badan tegap. (RYAD)

Polres Binjai Ringkus Tersangka Narkoba Binjai-andalas Petugas gabungan Satreskrim Polsek Selesai dan Sat Res Narkoba Polres Binjai di bawah pimpinan Kasat Res Narkoba AKP Achirudin Hasibuan SH MH berhasil mengungkap satu lagi kasus narkoba di wilayah hukumnya, kemari. Dalam pengungkapan tersebut selain berhasil menangkap tersangka Mariono alias No (48), petugas juga berhasil menyita barang bukti dua bungkus kecil sabu-sabu, satu unit sepeda motor RXKing BK 2308 RF, uang tunai sebesar Rp1.304.000, dua uit handphone, satu bungkus plastik, dan satu gulung plastik putih.

“Selain barang bukti tersebut, kami juga menyita barang bukti lainnya berupa satu senter, dua butir pil sin ce bertuliskan cina, satu pakaian security. Saat ini tersangka dibawa ke Poldasu untuk dilakukan tes urin,” kata Kapolres Binjai, AKBP Dra Rina Sari Ginting melalui Kasat Res Narkoba, AKP Achirudin Hasibuan SH MH kepada andalas. Mantan Kanit Idik Jahtanras dan Kanit Ekonomi Satreskrim Polresta Medan itu juga menyebutkan bahwa pengungkapan dan penangkapan tersangka kasus narkoba itu, selain hasil penyelidikan pihaknya juga merupakan hasil informasi dari masyarakat. (HER)

andalas/iwan

PERIKSA BARANG BUKTI - Kasat Res Narkoba Polresta Medan, Kompol Juli Agung Pramono SH SIK MH (kiri) bersama Kasat Reskrim Polresta Medan, AKP Moch Yoris Marzuki SIK (kanan) memeriksa barang bukti narkotika jenis ganja pada pemaparan kasus judi, curas, curat geng motor dan narkoba di halaman Markas Kepolisian Resor Kota Medan, Jumat (7/10) lalu. Diketahui, dalam pemaparan kasus tersebut di atas, Satreskrim Polresta Medan berhasil mengungkap 53 kasus judi dengan jumlah tersangka mencapai 106 orang. Empat kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) dengan jumlah tersangka sembilan orang. Serta menahan sedikitnya 20 anggota geng motor yang melakukan tindak pidana penganiayaan. Untuk kasus narkoba, selama dua pekan, Sat Res Narkoba Polresta Medan berhasil mengungkap 17 kasus dengan jumlah tersangka 16 orang terdiri dari 18 laki-laki dan satu orang perempuan. Barang bukti yang disita, ganja seberat 2.351.98 gram, sabu-sabu 12,471 gram, ekstasi 2 butir, timbangan, mancis, kertas tiktak, plastik kosong, dan uang sekitar Rp830 ribu.

Lakalantas di Sergai, 3 Tewas 2 Kritis Pantai Cermin-andalas Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) merenggut tiga korban jiwa di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sabtu (8/10) dan Minggu (9/10). Selain korban tewas, Lakalantas di dua TKP tersebut menyebabkan dua orang menderita luka serius (kritis). Korban tewas, M Syawal (25) warga Jalan Raya Rawa, Medan, pengemudi sepeda Supra X 125 BK 5529 ZD serta Hamid (23) warga Tanjung Sari Medan, pengendara sepeda motor Yamaha Zupiter NX BK 3949 UJ. Syawal tewas ketika menuju perjalanan ke RS Sawit Indah, sedangkan Hamid tewas di TKP. Dua pemuda ini korban lakalantas di Jalan HT Rizal Nurdin, Desa Ujung Rambung, Kecamatan Pantai Cermin, Sabtu (8/ 10 sekira pukul 14.00 WIB. Mereka tewas setelah sepeda motor yang mereka kendarai menabrak truk pengangkut Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit milik PTPN IV Adolina.

Sedangkan korban kritis yang membonceng, masing-masing, Boy Sandi (22) warga Jalan Utama Lingkungan I, Asahan dan Supian Silaban (23) warga Jalan Sekip Medan. Mereka dirawat di RS Sawit Indah, Perbaungan. Melihat dari posisi ketiga kendaraan dan pengakuan sejumlah saksi di lokasi kejadian, lakalantas itu terjadi ketika truk tanpa muatan yang akan mengangkut TBS kelapa sawit milik PTPN IV Adolina, melaju kencang dari arah Pantai Cermin menuju Perbaungan, tib-tiba membelok ke kanan. “Kalau dilihat dari kondisi bak truk dan bekas rem-an ban sepeda motor. Sangat jelas salah pengemudi truk membelok ke kanan sehingga para pengendara sepeda motor itu menghantam truk Colt Diesel BK 8668 MC,” ungkap Kulik diantara sejumlah saksi tersebut. Terpisah, Kasatlantas Polres Sergai, AKP Gunadi SB dihubungi membenarkan kejadian tersebut. Guna penyelidikan lebih lanjut, kedua sepeda motor beserta truk di Pos Lantas Sei Jenggi. Sementara itu, satu lagi korban tewas, Surtiasi Boru Pardede (17) warga Dusun I, Desa

Puluhan Perompak Berklewang Satroni PT ATP

Tali Air, Kecamatan Telukmengkudu, Sergai. Dia tewas setelah sepeda motor jenis Honda Revo BK 4062 IC yang dikemudikan Junior Tampubolon (19) warga yang sama menabrak bagian belakang mobil Toyota Avanza di Jalan kecamatan Dusun I, Desa Matapao, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai, Minggu (9/ 10) sekira pukul 11.00 WIB. Kasat Lantas Polres Sergai melalui Kasubag Humas Polres Sergai, AKP ZN Siregar mengatakan, sebelumnya korban dan temannya datang dari Matapao menuju Sialang Buah. Setibanya di TKP ketika hendak mendahului mobil Avanza, tiba-tiba Junior menabrak bagian belakang mobil. Diduga hilang kendali, Junior dan Surtiasi terjatuh ke jalur kanan jalan, bersamaan muncul dari arah berlawanan mobil Taft Rock BK 1896 LD dikemudikan Agus Edison (54) warga Jalan Sidodame, Komplek Minimakis, Keluarahan Glugur Darat Medan Timur, menabrak keduanya. Surtiasi tewas di TKP dalam kondisi mengenaskan, begitu dengan Junior mengalami luka parah, kini dirawat di RSU Sultan Sulaiman, Sei Rampah.

Perbaungan-andalas Lebih dari 30 anggota kawanan perompak mengendarai tiga Kapal Motor (KM) menyatroni PT ATP, perusahaan pembibitan udang ditepi perairan Selat Melaka atau Dusun II, Desa Sei Naga Lawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sabtu (8/10) sekira pukul 04.00 WIB. Salah seorang karyawan PT ATP, Ruslan (45) warga Gang Idris, Jalan Bilal, Medan Barat, ketika membuat laporan pengaduan di Mapolsek Perbaungan mengatakan, akibat kejadian itu, pihak PT ATP dan sejumlah karyawan mengalami kerugian jutaan rupiah. “Para pelaku masuk ke lokasi PT ATP ketika karyawan sedang tidur. Meraka (pelaku-red) membawa kabur barang milik PT ATP dan karyawan berupa satu unit kulkas, 7 unit TV, satu set computer, 3 unit HT, 16 buah handphone dan uang tunai Rp11 juta. Selanjutnya, para pelaku yang sempat mengancam dengan mengalungkan klewang ke leher karyawan tersebut, melarikan diri ke arah laut,” terang Ruslan. Kapolsek Perbaungan melalui Kasubag Humas Polres Sergai, AKP ZN Siregar membenarkan peristiwa tersebut. Pihak perusahaan dan karyawan yang menjadi korban perampokan itu sudah melaporkannya. “Korban sudah membuat pengaduan, kini kasusnya dalam penyelidikan pihak kepolisian,” tandas Kasubag.

(RYAD)

(RYAD)

Usai Nonton Kuda Kepang, Remaja Tewas Ditebas Parang

andalas/desrin pasaribu

DIJEBLOSKAN DALAM PENJARA – Khairul, 35, warga Klambir 5, Kecamatan Hamparan Perak (foto) pelaku perampokan yang babak belur dihajar warga dijebloskan ke dalam penjara Polsek Medan Labuhan. Khairul diamuk massa setelah kedatapan merampas kalung emas Sri Ramadani (26) warga Pasar 2 Lingkungan 15 Gang Martosari, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan. Dia mengaku merampok karena butuh uang.

USAI nonton kuda kepang, Diki Nirwansyah (16) warga Pasar Lori Kuala, Kabupaten Langkat ditebas parang oleh tetangga sendiri, Orladi (28) hingga tewas dengan kondisi mengenaskan. Leher korban nyaris putus.

B

elum diketahui motif dari kasus pembunuhan sadis yang terjadi di sekitar 22 KM dari Kota Binjai itu. Sementara itu, mayat korban ditemukan di lubang

sampah persis di belakang rumah warga. Keterangan diperoleh, sebelum kejadian korban bersama beberapa orang temannya pergi dari rumah menonton kuda kepang di kampungnya. Setelah larut malam, Diki dan temannya berniat pulang. Di tengah jalan, Diki Nirwansyah dihadang pelaku. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung menebas leher korban dengan parang. Beberapa teman korban yang melihat peristiwa itu spontan menjerit minta tolong apalagi saat itu terlihat oleh mereka kalau Diki Nirwansyah

menggelepar lehernya nyaris putus dan diseret oleh pelaku ke tempat yang sunyi menuju belakang rumah penduduk. Warga sekitarnya mendengar adanya jeritan minta tolong tanpa dikomandoi dalam waktu singkat berdatangan ke tempat kejadian pekara (TKP) serta kasus itu dilaporkan ke Polsek Kuala. Kapolsek Kuala, AKP Turnip didampingi Kanit Reskrimnya Iptu Misrianto datang ketempat kejadian (TKP) dan bersama warga mereka melakukan pencarian dimana korban dibawa oleh pelaku. Setelah diadakan

penelusuran di belakang rumah, ternyata Diki Nirwansyah berhasil ditemukan sudah tidak bernyawa dimasukkan oleh pelaku ke dalam lubang sampah milik penduduk. Korban oleh Polisi di bawa ke Puskesmas Kuala, untuk divisum sedang Orlandi berhasil ditangkap kemudian diboyong ke Mapolsek Kuala. Keluarga korban sangat terkejut dan terpukul menerima kabar bahwa Diki tewas digorok tetangganya sendiri. Tersangka yang kini diamanakan di Polsek Kuala menurut beberapa warga selama ini bertingkah laku agak kasar dan kata

pihak keluarganya tersangka ini kurang waras pernah masuk rumah sakit jiwa. Kanit Reskrim Polsek Kuala, Iptu Misrianto Ssos. Masrianto ketika dihubungi memberitahukan motif pembunuhan ini belum diketahui dan kasus ini masih masih dalam pemeriksaan. Peristiwa tewasnya Diki Nirwansyah akibat dibunuh oleh tetangganya sendiri itu sempat menimbulkan kemarahan warga dan satu sepeda motor dan satu becak bermotor milik keluarga tersangka dibakar warga. (MKI)


Senin

HUKUM & KRIMINAL

10 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

5

Kafe Penyedia PSK Dirazia

andalas/supryadi

TERJARING RAZIA - Puluhan PSK yang terjaring razia tim gabungan diamankan di kantor Camat Perbaungan.

Perbaungan-andalas Petugas gabungan dari Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Koperasi Kabupaten, aparat Pemerintahan Kecamatan Perbaungan dibantu personel Polisi, TNI-AD dan Satpol PP Sergai, merazia sejumlah kafe yang menyediakan pekerja seks komersial (PSK) di Kecamatan Perbaungan, Sergai, Jumat, (8/10 malam. Dalam razia yang merupakan tindaklanjut pengaduan warga itu, petugas gabungan sedikitnya mengamanan 12 wanita penghibur dan 6 lelaki pengunjung. Sebagian mereka yang terjaring itu diamankan ketika sedang asik berduaan di kamar sambil menenggak minuman keras (miras). Selanjutnya, mereka didata, dan bagi PSK yang

Sebelumnya, sesuai dengan putusan PN Medan No. 3721/Pid.B/2010/PN-Mdn, 27 April 2011, Aiptu DKS divonis 6 bulan karena telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana perzinaan. Dia juga dibebani untuk membayar biaya perkara Rp1000. Putusan itu lebih ringan 2 bulan dari 8 bulan tuntutan JPU, 23 Februari 2011 lalu. Dalam surat tuntutan pidana JPU menyatakan bahwa terdakwa Aiptu DKS terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam dalam pasal 284 ayat (1) ke-2e huruf a KUHP. Atas putusan PN Medan, pengacara terdakwa Aiptu DKS mengajukan banding ke PT Sumut pada 3 Mei 2011. di PT Sumut, pengadilan tingkat banding tidak sependapat dengan hukuman yang dijatuhkan kepada terdakwa Aiptu DKS karena dinilai kurang adil dan perlu dirubah. Pengadilan tingkat banding beralasan bahwa terdakwa seorang anggota polisi, tau hukum seharusnya memberi contoh yang baik bagi masyarakat sekitarnya, akan tetapi justru terdakwa melanggar

hukum, etika dan kesusilaan. Selain itu, perbuatan terdakwa mencemarkan citra polisi, yang seharusnya ikut serta menjaganya. Terdakwa juga sudah beristri dan punya anak, seharusnya terdakwa melindungi, menyayangi dan bertanggung jawab terhadap istri dan anak-anaknya sendiri. Terdakwa juga tahu teman zinanya, Aipda YK sudah bersuami dan punya anak, maka terdakwa tidak menjaga pergaulan yang baik antar sesama rekan. Dan perbuatan terdakwa adalah tercela, tidak seharusnya dilakukan oleh terdakwa dengan demikian terdakwa harus dihukum setimpal dengan kesalahannya. Berdasarkan alasan dan pertimbangan-pertimbangan tersebut di atas, maka hakim tinggi PT diketuai Djoko Sediono SH MH dan dua hakim tinggi anggota, H Maenong SH MH, H Mochamad Hatta SH MH menjatuhkan pidana penjara kepada Aiptu DKS 7 bulan, Kamis, 9 Juni 2011. Dengan demikian hukuman Aiptu DKS bertambah 1 bulan dari 6 bulan vonis hakim PN Medan. Namun sejak vonis PN Medan dan putusan banding PT, Aiptu DKS belum dilakukan penahanan. (HER)

Dakwaan Penuntut Umum SESUAI dengan surat dakwaan penuntut umum No Reg Perk: PDM-1758/Ep 1/Med/11/2011 tanggal 22 November 2010, kasus perzinahan dua oknum polisi itu terkuak setelah suami sah teman selingkuhan Aiptu DKS menerima informasi bahwa istrinya (Aipda YK) sering pergi keluar kantor berduaan dengan menggunakan mobil Aiptu DKS. Atas dasar laporan itu, saksi pelapor (suami Aipda YK, red) menanyakan hal tersebut kepada istrinya. Pada saat itu, istrinya, Aipda YK mengakui dengan terus terang bahwa benar Aipda YK ada menjalin hubungan dengan Aiptu DKS, bahkan antara Aipda YK dengan Aiptu DKS telah melakukan hubungan suami istri di Pardede Internasional Hotel, Jalan Ir Juanda, Medan. Pengakuan Aipda YK juga dikuatkan dengan adanya surat perjanjian antara saksi pelapor dengan Aipda YK yang isinya menyatakan bahwa, Aipda YK secara sadar telah melakukan perbutan perzinahan dengan Aiptu DKS secara berulang-ulang. Dan sesuai dengan catatan di buku tamu Hotel Pardede Medan, terdakwa menginap di kamar No 505 yang mana setiap kali menginap selalu mengendarai mobil kijang biru dongker milik Aiptu DKS. Pada saat tiba di hotel, terlebih dahulu Aiptu DKS dan Aipda YK terlebih dahulu berbincang-bincang layaknya orang yang sedang berpacaran. Setelah itu, Aiptu DKS dan Aipda YK bercumbu dan melakukan hubungan suami istri. Akibat perbuatan Aiptu DKS dengan Aipda YK, saksi pelapor atau suami Aipda YK, merasa malu dan tertekan baik secara psikis baik di lingkungan keluarga, pekerjaan dan yang paling utama dampak terhadap anak-anak saksi pelapor. Sehingga saksi pelapor mengadukan Aiptu DKS dan Aipda YK ke Satreskrim Polresta Medan. (HER)

Cegah Kejahatan Butuh Peran Serta Semua Elemen Kotarih-andalas Peran serta tokoh masyarakat, agama, adat, pemuda dan lainnya sangat dibutuhkan dalam mencegah aksi kejahatan. Selain itu juga dapat mendeteksi suatu situasi yang tidak kondusif melalui komunikasi yang telah dibangun ditengah lingkungan masyarakat. Maka tak heran, jika tugas aparat, khususnya kepolisian tidak akan berhasil tanpa adanya saling kerjasama diantara elemen. Demikian dikatakan Kapolres Sergai diwakili Kabag Ops, Kompol B Aritonang pada acara sosialisasi antisipasi aksi terorisme yang dihadiri Kabag Sumda, Kompol Des Ando,

Kasat Bimmas, AKP Syahril, Kasubbag Humas, AKP ZN Siregar, Muspika Kotarih, Silinda, Bintang Bayu, dan FKUB Sergai diwakili H Zubair Hamzah, Pdt H Gultom, Salom Siburian serta undangan digelar di Mapolsek Kotarih, Sabtu (8/10). Aksi kejahatan, dan penyakit masyarakat, kemudian aksi radikal serta terorisme yang meresahkan masyarakat, lanjut B Aritonang, dapat di antisipasi dengan saling kerjasama serta memberikan informasi kepada kepala dusun, desa dan kepolisian terdekat. “Sehingga informasi yang berasal dari masyarakat dapat ditindak lanjuti,dengan upaya pencegahan secara persuasif

(RYAD)

Penahanan Haris Harto Tunggu Izin Gubsu

Oknum Polisi Berzina Belum Ditahan

Belum diketahui pasti mengapa pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan belum melakukan eksekusi atau penahanan terhadap warga Jalan Cemara Pasar I Lorong II, Kelurahan Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan itu. Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara itu, Herbeth P Hutapea SH ketika coba dikonfirmasi andalas, Minggu (9/10) melalui telepon selulernya tak mau mengangkatnya. Demikian juga ketika ditanya melalui pesan singat (SMS) tak memberi jawaban.

yang dilakukan tim gabungan tersebut berdasarkan surat tugas 18.14/090/3663/2011 yang ditandatangai Sekda Sergai, Drs Haris Fadillah MSi tertanggal 6 Oktober 2011. Tujuannya menjadikan Kabupaten Sergai jadi kabupaten bersih dari kejahatan dan prostitusi. “Pemkab Sergai akan terus menggalakan razia, terutama tentang penyakit masyarakat. Sebab, kita menginginkan Kabupaten Sergai menjadi kabupaten bersih dari prostitusi. Razia ini juga merupakan upaya mengurangi kejahatan. Dan bagi PSK yang terjaring, kita serahkan kepada pihak pengelola rehabilitasi Berastagi,” ungkap Karno.

Terkait Dugaan Korupsi KONI Binjai

Meski Sudah ada Putusan PN dan PT

Medan-andalas Oknum polisi, Aiptu DKS (47), pelaku tindak pidana perzinaan dengan oknum Polwan rekan sekantornya di Satlantas Polresta Medan, saat itu, hingga Minggu (9/10) dilaporkan belum dilakukan penahanan meski sudah divonis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan dan putusan banding Pengadilan Tinggi (PT) Sumut.

tidak memiliki identitas jelas dibawa ke Berastagi guna dilakukan rehabilitasi. Razia yang digelar di wilayah Kecamatan Perbaungan tersebut, menurut Camat Perbaungan, Drs Akmal, dilakukan karena sudah banyaknya pengaduan masyarakat yang resah dengan meningkatnya penyakit masyarakat di Perbaungan. “Ini dilakukan untuk mengurangi penyakit masyarakat yang mulai meresahkan warga. Hasilnya, tim gabungan menjaring puluhan wanita penghibur dan pria pengunjung dari warung remang-remang,” kata Camat. Terpisah, Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Koperasi, Sergai, H Karno SH MAP menjelaskan, razia

SOSIALISASI - Jajaran Polres Sergai ketika mensosialisasikan antisipasi aksi terorisme bersama Muspika Kotarih, Silinda dan Bintang Bayu dan undangan di aula Mapolsek Kotarih. maupun represif,” kata Kabag Ops Polres Sergai. Sebelumnya, Muspika diwakili Camat Kotarih, Fitriadi S Sos mengatakan, bahwa situasi dan kondisi ketiga kecamatan

dalam keadaan kondusif. ”Hubungan dan kerukunan muat beragama tetap terjalin dengan baik. Situasi itu berkat kerjasama dan saling toleransi diantara kelompok

masyarakat yang ada. Semoga situasi ini tetap terjaga sehingga roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat semakin meningkat,” pinta Fitriadi. (RYAD)

Medan-andalas Gubernur Sumatera Utara (Sumut), hingga kemarin belum memberikan surat izin permohonan penahanan tersangka dugaan korupsi KONI Binjai, Ir Haris Harto. Padahal, Direktorat Reskrimsus Polda Sumut selaku penyidik kasus tersebut, telah dua kali melayangkan surat izin permohonan penahanan tersangka. “Kita masih menunggu, sudah dua kali kita kirimkan surat izin penahanan tersangka kepada gubernur (Sumut), tapi belum dikabulkan,” kata Direktur Reskrimsus Kombes Pol Sadono Budi Nugroho kepada wartawan, kemarin. Ditegaskan Sadono, sampai saat ini pihaknya masih menetapkan seorang tersangka dugaan korupsi KONI Binjai, yakni Haris Harto yang kini menjabat Ketua DPRD Binjai. Sedangkan mantan Wali Kota Binjai, Ali Umri statusnya masih sebagai saksi. Namun, pihaknya belum dapat melakukan penahanan terhadap tersangka,

karena surat izin permohonan penahanan yang diajukan kepada Gubernur Sumut belum mendapat balasan, meski sudah dua kali diajukan. Sebelumnya, mantan Ketua I KONI Binjai, Haris Harto, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi KONI Kota Binjai TA 2007. Dugaan korupsi itu terkait pengadaan alat-alat olah raga dan operasional KONI Binjai. Modusnya, dalam pengadaan alat-alat kantor dan olah raga yang bersumber dari APBD Pemko Binjai TA 2007 sebesar Rp 1.775. 000.000, terjadi penggelembungan harga. Kasus dugaan korupsi itu melanggar pasal 2, Pasal 3, Pasal 9 UU No 31 Tahun 1999 jo UU No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. (HER)

Gara-gara Parit

Warga Medan Johor Aniaya Tetangga Deli Tua-andalas Siti Juli Aisyah alias Inong (25) warga Jalan Karya Sari Gang Damai, Kecamatan Medan Johor dianiaya tetangganya, Minggu (9/10) sekira pukul 09.00 WIB. Tak senang dianiaya, korban selanjutnya membuat laporan pengaduan ke Polsek Deli Tua. Kepada petugas SPK Polsek Deli Tua ibu anak satu ini mengaku dikeroyok sepuluh orang warga setempat (Indra cs) gara-gara dirinya komplain karena paritnya tersumbat. Korban saat ditemui wartawan di Polsek Deli Tua menceritakan, sebelumnya Sabtu (8/10) keluarga Indra cs mengadakan resepsi pernikahan di belakang rumah Inong. Diduga akibat acara pesta tersebut membuat parit milik Inong tersebut sumbat akibat sampah-sampah dari acara pesta pernikahan tersebut. Karena tidak senang paritnya tersumbat lantas Inong mendatangi rumah Indra cs dan mempertanyakan masalah parit tersebut. Namun

saat ibu beranak satu ini kembali ke rumahnya, tibatiba Indra cs mendatangi rumah Inong dan mengeroyok wanita bertubuh mungil ini hinga babak belur. Melihat kejadian tersebut, Mariani (50), ibu Inong datang lantas mencoba membantu anaknya. Namun apes bagi wanita tua tersebut, dirinya juga menjadi korban pengeroyokan Indra cs. Akibatnya, mata sebelah kirinya memar dipukul Indra cs. Kapolsek Delitua, Kompol SP Sinulingga melalui Kanit Reskrim AKP Semion Sembiring saat ditemui wartawan membenarkan pengaduan tersebut dan mengatakan bahwa korban harus visum terlebih dahulu agar menguatkan bukti-bukti laporannya ke pihak kepolisian. (STP)


RAGAM

Senin 10 oktober 2011

harian andalas | Hal.

6

andalas/hs poetra

BERKUNJUNG - Kendati mulai tahun 2011 sudah ditiadakan jam bertamu bagi para jemaah calon haji (calhaj) di Asrama Haji Medan, tapi tetap saja para sanak keluarga jemaah mendatangi asrama haji, terutama pada sore hari. Seperti pada Minggu (9/10) sore, para sanak keluarga jemaah menyempatkan diri melepas kerinduan, walau lewat celah-celah pagar asrama haji. Suasana haru mewarnai pertemuan ini mengingat keesokan harinya para jemaah akan berangkat ke Tanah Suci.

Cuaca di Arab Saudi Panas

Jemaah Diimbau Banyak Minum Air Putih Medan-andalas Diperkirakan, selama tiga hari ke depan, cuaca di Arab Saudi masih panas. Untuk itu para jemaah calon haji diharapkan lebih menjaga kesehatan selama berada di tanah suci. Demikian dikatakan Koordinator Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, Drs HM Sazli Nasution, melalui Kabid Kesehatan Jemaah, dr Syahril Aritonang, Minggu (9/10) di Asrama Haji Medan (Ahmed). Dijelaskannya, cuaca yang panas dapat menyebabkan dehidrasi atau berkurangnya cairan tubuh. Kondisi cuaca hari Senin (10/10) di Makkah diperkirakan antara 23-37 derajat celcius. Selasa (11/10) cuaca mencapai 24-36 derajat celcius dan Rabu (12/10) diprediksi cukup menurun hingga 29-34 derajat celcius. Untuk mengantisipasi cuaca panas itu, Syahril menganjurkan agar para jemaah memperbanyak minum air putih, sedikitnya 8 sampai 10 gelas air putih per hari. "Perbanyak minum air putih untuk mengganti cairan yang berkurang dalam tubuh akibat cuaca panas. Serta jangan lupa memakan buah-

buahan segar," imbaunya. Dia juga mengimbau para jemaah calon haji menggunakan uang living cost dengan baik. "Demi menjaga kesehatan selama berada di Makkah, jemaah calon haji jangan terlalu pelit dalam menggunakan uang living cost. Kalau bepergian gunakan penutup kepala, bila perlu, pakai handuk yang telah dibasahkan untuk menutupi kepala," jelasnya. Selain itu, lanjutnya, bagi jemaah dengan risiko tinggi (risti) jangan terlalu memaksakan diri dalam melaksanakan ibadah sunnat. Ini dilakukan untuk menghindari halhal yang tidak diinginkan. Para petugas haji, juga diharapkan untuk memantau jemaah calon haji selama di Madinah, jangan sampai jemaah tidak sempurna hajinya karena terkuras energinya menerjakan yang sunnat. "Kita berharap, tidak seorang pun jemaah calon haji yang tidak wukuf di arafah. Karenanya, kita imbau petugas memperhatikan para jemaah ini, jangan sampai kehabisa tenaga sebelum wukuf. Kalau sampai tidak wukuf, maka hajinya tidak sah dan harus mengulang kembali tahun depan," pungkasnya. (YN)

Ketua ICMI Medan:

Pelayanan di Ahmed Harus Ditingkatkan Medan-andalas Pelayanan bagi jemaah calon haji (calhaj) yang memasuki Asrama Haji Medan (Ahmed), masih banyak yang harus dibenahi. Baik pelayanan yang diberikan petugas, maupun sarana pemondokan. Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Medan, Indra Sakti Harahap, mengungkapkan hal tersebut saat meninjau Ahmed, Minggu (9/10). "Terutama penerimaan tamu atau jemaah di depan. Petugas polisi maunya lebih familiar dan ramah. Tidak boleh ada menyenggak jemaah," ujarnya. Begitu jemaah turun dari mobil, kata Indra, sebaiknya diatur, jangan seperti polisi yang mengatur lalu lintas. Sebaiknya diarahkan sehingga tidak ada antre, kalaupun antre agar dibuat sejuk dan nyaman, karena jemaah ratarata orang tua berusia 50 tahun ke atas. Tidak hanya itu, Indra juga menyoroti masalah tas para jemaah. Soalnya, tampak para jemaah terlalu berat mengangkat dan membawanya masuk asrama. Untuk itu, ia berharap panitia memperhatikan hal tersebut. "Sistemnya sudah baik, tapi pemberlakuannya yang kurang. Antrean kalau bisa jangan terlalu lama, maunya diatur, dan ditata sedemikian rupa agar lebih baik," kata Indra.

Tidak hanya itu. Satu hal yang fatal adalah di sarana pemeriksaan kesehatan, yaitu tempat para jemaah duduk, karena plafon dari tendanya terlalu rendah. "Tendanya (plafonnya) sangat dekat dengan kepala jemaah, kipas angin juga banyak yang mati. Tendanya juga banyak yang bocor," tukas Indra. Begitupun, sambungnya, ketika dirinya berkomunikasi dengan Kabid Haji Kemenag Wilayah Sumut Abdul Rahman Harahap dan Humas PPIH HM Sazli Nasution, mengatakan kalau soal plafon itu menyangkut anggaran. "Jadi, kita minta Pemko Medan atau Pemprovsu bisa mengambil inisiatif dalam penyediaan tenda," ujarnya. Indra juga menyinggung masalah toilet yang ada di penginapan para jemaah. Menurutnya, jumlah toilet tidak memadai bila dibandingkan dengan jumlah jemaah. "Toiletnya ada yang rusak dan memakai sistem jongkok. Bangunan ini sudah sejak tahun 1978. Maunya, toilet dijaga 24 jam, karena bisa saja jemaah yang tua

terjatuh. Spring bednya masih ada yang bertingkat, jemaah yang tua kan bisa jatuh," tukasnya lagi. Dengan evaluasi pertama ini, tambahnya, ICMI Medan akan melaporkan temuan itu ke ICMI Pusat, agar bisa mendorong anggaran yang besar dalam APBN. "Sehingga itu bisa dilaksanakan dengan baik. Kita siap bekerjasama untuk memberikan dukungan yang lebih konkrit lagi," kata Indra. Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPRD Kota Medan Ikrimah Hamidy menilai, pelayanan haji sejauh ini sudah bagus dan tertib. "Kita berharap tidak ada masalah," ujarnya yang masuk Ahmed karena akan berangkat bersama kloter 08 Embarkasi Medan. Disinggung mengenai porsi haji untuk Kota Medan, Ikrimah berharap adanya penambahan. "Waiting list yang adakan sudah sampai 5 tahun. Jadi kita berharap adanya penambahan porsi haji tahun depan," ujarnya. Sementara, Kloter 08 yang berasal dari Medan dengan jumlah calhaj 446 orang ditambah 4 dari Tobasa dan 5 petugas, hari ini (10/10) pukul 09.00 WIB dijadwalkan berangkat dari Bandara Poloni menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. Sedangkan yang masuk Ahmed pada hari Senin ini, adalah jemaah kloter 09 trdiri dari dari 221 jemaah Medan, Tapsel 202 calhaj, Nias 16 calhaj dan Taput 11 calhaj serta ditambah 5 petugas. (YN)

KPK Telusuri Rekening Mencurigakan Banggar DPR Jakarta-andalas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menerima laporan Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan (PPATK) tentang adanya 21 transaksi mencurigakan yang melibatkan sejumlah anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI. Laporan hasil analisa tersebut sedang dipelajari KPK. "Sudah diterima dan sedang dipelajari," ujar Wakil Ketua KPK Bibit Samad Riyanto usai diskusi LPHSN soal wacana pembubaran KPK di Rumah Makan Bumbu Desa, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat (9/10). Bibit enggan menjelaskan siapa anggota Banggar DPR yang namanya tercantum dalam laporan itu. Termasuk ketika ditanya apakah ada pimpinan Banggar DPR di dalamnya, Bibit bungkam. "Saya tidak hafal. PPATK itu kan macem-macem tidak hanya di Banggar," elaknya Sebelumnya Ketua KPK Busyro Muqoddas mengatakan, pihaknya akan meminta data mengenai 21

transaksi mencurigakan yang dilakukan Banggar DPR RI. Nilainya bervariasi antara Rp 500 juta hingga beberapa miliar rupiah. Laporan itu telah terlebih dahulu dilaporkan PPATK ke pimpinan DPR. Menurut Busyro, laporan itu akan dijadikan data penguat pengusutan kasus yang tengah ditangani KPK. "ATM" Pejabat Dalam diskusi itu, Bibit juga menengarai BUMN, BUMD maupun lembagalembaga perizinan rawan korupsi . Karena itu harus terus diawasi agar tidak kecolongan. "BUMN, BUMD dan lembaga-lembaga perizinan rawan korupsi. Itu harus dipelototi, harus diawasi. Saya pernah iseng-iseng bertanya, 'katanya benar BUMN jadi

ATM pejabat'. Pejabatnya bilang, 'itu susah pertanyaanya pak'. Berarti benar kan?" kata Bibit. Bibit juga menyebut, tempat pelaksanaan proyek sebagai tempat keluarnya uang juga rawan korupsi. Sebab di tempat proyek tersebut sangat mungkin terjadi praktik yang tidak sesuai dengan kontrak atau instruksi yang telah dikeluarkan. Mulai dari praktek markup nilai proyek hingga pertanggungjawaban fiktif atas hasil pelaksaannya. "Misalnya tebal jalan 10 cm, dibuat cuma 8 cm, bedanya 2 cm. Tapi kalau dikali ratusan kilometer, sudah gemuk itu. Ada pertanggungjawaban fiktif dan mark-up. Ini permainan korupsi semacam itu," beber Bibit. (DTC)


IKLAN

Senin 10 oktober 2011

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

harian andalas | Hal.

7


Senin 10 oktober 2011

OLAHRAGA

harian andalas | Hal.

8

Cedera Robben Buat BelandaBayern Berseteru Rotterdam-andalas Pelatih Timnas Belanda Bert van Marwijk menyerang balik Bayern Muenchen. Respon Van Marwijk keluar, setelah Bayern mengeluarkan kritik terlebih dahulu ke kubu Belanda terkait cedera terakhir yang menimpa Arjen Robben. Robben sudah lima minggu absen. Bintang Bayern asal Belanda ini divonis menjalani operasi tulang pubis pekan ini saat sempat dikembalikan ke skuat Belanda jelang babak kualifikasi Euro 2012 kontra Moldova dan Swedia. Bayern menganggap, cedera Robben meradang ketika berlatih dengan tim Oranje. Van Marwijk tidak terima. Berdasarkan pemeriksaan dari tim medis Belanda, Van Marwijk menduga Robben mengalami hernia dan mengirimnya ke spesialis untuk mendapatkan penanganan setelah hanya menjalani latihan ringan bersama Robin van Persie dan kawan-kawan. "Sekarang mereka berusaha masalah hernia yang dialami Robben merupakan tanggung jawab kami. Bukannya berterima kasih karena kami memastikan dia harus menjalani operasi lagi," kata Van Marwijk menggerutu. "Pernyataan seperti tidak baik dalam hubungan sosial." Van Marwijk ingat betul ketika Robben baru datang untuk menjalani pemusatan latihan intensif bersama negaranya, Robben sudah mengeluh ada yang tidak beres. Marwijk mengklaim, Robben mengalami nyeri setiap kali pemanasan di Bayern. Perseteruan antara Belanda, khususnya Van Marwijk, dan Bayern mengenai cedera yang terus merongrong Robben merupakan luka lama. Februari lalu, kedua belah pihak sepakat mengakhiri silang sengketa dengan ketentuan Belanda memainkan partai persahabatan melawan Bayern di Allianz Arena pada 22 Mei. Ini merupakan bentuk kompensasi untuk Bayern. Van Marwijk secara pribadi tidak setuju dengan laga persahabatan berbau memaksa itu. "Jika terserah saya, kami tidak akan bermain dengan Bayern lagi. Sudah cukup dengan Bayern. Sejauh keputusan ada padaku, kami tidak ingin bermain menghadapi mereka pada Mei," seru Van Marwijk. Namun, salah satu petinggi KNVB, Bert van Oosteveen menolak ide emosional Van Marwijk. Oostveen bisa mengerti emosi dari Van Marwijk. Hanya saja, " Kami memiliki kesepakatan yang jelas dengan bayern. Kami akan bertanding melawan Bayern," pungkas dia. (NET-YON)

Japan Open

Murray Luar Biasa Tokyo-andalas Secara mengejutkan Andy Murray berhasil membukukan sebagai petenis yang diperhitungkan disepanjang tahun ini. Di partai final menghadapi Rafael Nadal di Japan Open, Murray menaklukan Nadal dengan skor 3-6 62 6-0. Dalam pertandingan yang berlangsung di Tokyo, Minggu (9/10), Nadal sempat mengawali pertandingan baik. Mantan petenis nomor satu dunia itu mampu mendikte pertandingan. Hasilnya, Nadal berhasil merebut set pertama dengan kemenangan 6-3. Tapi Murray bangkit pada set kedua. Petenis asal Skotlandia itu berhasil membuat Nadal tidak berdaya, sehingga tidak dapat mengembalikan bola darinya. Bahkan, Murray sempat memimpin dengan skor 4-1 pada set kedua. Nadal berusaha mengembalikan performa terbaiknya. Sayang, petenis asal Spanyol tersebut hanya mampu merebut satu angka pada set kedua. Dengan demikian, Murray berhasil menyamakan kedudukan setelah menang 6-2. Kemenangan ini semakin menambah rasa percaya diri Murray. Sebaliknya, Nadal tidak mampu mengimbangi permainan Murray. Akhirnya, Murray memenangkan set ketiga dengan kemenangan telak 6-0. Dengan demikian, kemenangan ini membuat Murray berhasil menambah koleksi gelarnya menjadi 20 kali. Murray berpeluang menambah gelar juara, karena di nomor ganda dia akan bermain di final bersama saudara kandungnya.(NET-YON)

Suzuka-andalas Meski Jenson Button dapat menjuarai di Grand Prix F1 di Sirkuit Suzuka, Jepang, Minggu (9/10). Namun, pembalap Red Bull, Sebastian Vettel berhasil mengulangi kesuksesannya dengan menjuarai dan mempertahankan gelar di tahun 2011 sebagai juara dunia. Walaupun ajang lomba F1 di tahun ini masih ada 4 race lagi masingmasing di Korea, India, Abu Dhabi dan Brazil yang akan dilakoni Vettel. Perlombaan berlangsung seru sejak awal lomba dalam balapan. Vettel berhasil mempertahankan posisi terdepan saat lampu hijau bergulir, dengan memepet Button pada tikungan pertama. Keadaan ini membuat pembalap McLaren itu kesal. Kepada timnya melalui radio Button mengatakan: "Vettel seharusnya mendapatkan penalti akibat tindakannya itu." Kendati demikian, Vettel tetap memimpin perlombaan disusul Hamilton dan Button. Pada lap 9, Hamilton masuk ke pit stop, sehingga membuat Button merebut posisi kedua darinya. Sedangkan Fernando Alonso sempat menempati peringkat ketiga. Saat Button dan Alonso melakukan pit stop, Vettel kembali berada terdepan dalam lomba ini. Memasuki lap 13, Vettel bera-

da di tempat pertama. Disusul 2Button, 3-Alonso, 4-Hamilton, 5Massa, 6-Webber, 7-Petrov, 8Schumacher, 9-Perez, dan 10Sutil. Button terus berusaha keras mengejar Vettel, demi menunda pesta pembalap asal Jerman itu. Button sempat kembali memimpin lomba, ketika Vettel masuk ke pit stop untuk kedua kalinya pada lap 20. Tidak lama kemudian, giliran Button yang melakukan pit stop. Namun, pembalap asal Inggris itu berhasil keluar dari pit stop dengan berada di depan Vettel. Pada lap 22, insiden antara Hamilton dengan Massa kembali terjadi. Akibatnya, sayap mobil Massa copot, sehingga memaksa mobil safety car keluar. Saat ini, stewards masih menyelidiki siapa

yang bersalah atas insiden yang melibatkan Massa dan Hamilton ini. Sejak mobil safety car sudah tidak ada di lintasan pada lap 28, Button langsung menggeber mobil dengan maksimal. Sementara itu Vettel kembali masuk ke pit stop, keadaan ini tentu menguntungkan buat Button. Setelah keluar, Vettel berada di peringkat sembilan. Uniknya, ketika Button juga masuk ke pit stop pada lap 37, membuat Schumacher memimpin lomba untuk pertama kalinya. Pembalap Mercedes GP itu unggul atas Button dan Alonso, sedangkan Vettel ada di peringkat empat. Namun posisi kembali berubah ketika Schumacher masuk ke pit stop pada lap 43. Dengan demikian, maka Button kembali memimpin lomba. Sedangkan Alonso dan Vettel bertarung ketat memperebutkan tempat kedua. Akhirnya, Button berhasil memenangkan lomba ini. Pembalap McLaren ini unggul atas Alonso dan Vettel. Kendati demikian, Vettel dipastikan berhasil mempertahankan gelar juara dunia miliknya di Sirkuit Suzuka. (Net-YON)

KLASEMEN F1 Pos Pembalap 1 Sebastian Vettel 2 Jenson Button 3 Fernando Alonso 4 Mark Webber 5 Lewis Hamilton 6 Felipe Massa 7 Nico Rosberg 8 Michael Schumacher 9 Vitaly Petrov 10 Nick Heidfeld 11 Adrian Sutil 12 Kamui Kobayashi 13 Paul di Resta 14 Jaime Alguersuari 15 Sebastien Buemi 16 Sergio Perez 17 Rubens Barrichello 18 Bruno Senna 19 Pastor Maldonado

Tim Red Bull Racing McLaren Mercedes Ferarri Red Bull Racing McLaren Mercedes Ferarri Mercedes GP Mercedes GP Lotus Renault Lotus Renault Force India Sauber Force India Toro Rosso Toro Rosso Sauber AT&T Williams Lotus Renault AT&T Williams

Negara Poin Jerman 324 Inggris 210 Spanyol 202 Australia 194 Inggris 178 Brasil 90 Jerman 63 Jerman 60 Rusia 36 Jerman 34 Jerman 28 Jepang 27 Skotlandia 20 Spanyol 16 Swiss 13 Meksiko 13 Brasil 4 Brasil 2 Venezuela 1

"Gol Sangat Vital untuk Messi" Buenos Aires-andalas Argentina membuka peluangan di babak kualifikasi Piala Dunia 2014 dengan hasil memuaskan. Cile yang bertamu di Estadio Monumental, Buenos Aires, ditekuk 4-1, Sabtu (8/10). Pelatih Timnas Argentina Alejandro Sabella menyatakan, kemenangan itu sedikit banyak menyingkirkan tekanan bagi Lionel Messi. Superstar Barcelona itu bermain impresif yang penting untuk membangkitkan kepercayaan dirinya setelah dihujani kritik akibat penampilannya yang di bawah ratarata saat berbaju Albiceleste.

Messi pun turut menyumbang satu gol, meski perhatian lebih banyak ke Gonzalo Higuain yang menciptakan hattrick. Itulah gol pertama Messi dalam 17 partai di panggung sepakbola internasional. Kini, menurut Sabella, Messi bisa mendapat ruang lebih besar untuk menyingkirkan tekanan yang selama ini hinggap di pundaknya. Lebih lanjut, Sabella mengklaim, Messi sudah nyetel dengan gaya bermain di tim Tango. "Gol itu sangat penting bagi Messi untuk menyingkirkan stres yang secara kolektif ditanggungnya akibat pe-

nampilan buruk bersama Argentina," kata Sabella yang menggantikan Sergio Batista seusai Copa America. "Tetapi, masalah gol ini sama sekali tidak menggangguku. Dia (Messi) selalu luar biasa dan kalaupun dia tidak mencetak gol pergerakannya akan membuat rekan yang lain mendapat keuntungan." Messi mencetak gol kedua setelah menerima umpan dari Higuain. Namun dia juga berperan sentral bagi terciptanya gol ketiga dari Higuain yang menutup kemenangan tersebut. Terlebih, Sabella memercayakan Messi mengenakan ban kapten.(NET)

Barca Siap Pertahankan Guardiola Barcelona-andalas Presiden Barcelona Sandro Rossell sangat merespon komentar Pep Guardiola menyangkut masa depannya di Nou Camp. Rossell menyatakan, akan melakukan apa saja untuk meyakinkan Guardiola dapat memperpanjang masa tugasnya sebagai pelatih di tim "Catalan" itu. Guardiola, walaupun gilang gemilang menghadirkan sukses sejak menangani Barca pada 2008, selalu menolak menandatangani kontrak jangka panjang. Guardiola, dengan kata lain, hanya mau memperbarui kontraknya per satu tahun. Ini membuat Barca terus dicecar spekulasi tentang masa depan sang entrenador. Guardiola dikatakan tidak lagi mau tetap di Barca untuk periode selanjutnya. Spekulasi yang berkembang, pelatih berusia 40 tahun itu ingin

menjajal mengarsiteki tim di Italia atau Qatar. Dua negara ini merupakan tempat dimana Guardiola pernah merasakan atmosfer persaingan ketika aktif bermain, selain Spanyol tentu saja. Komentar Guardiola pada Jumat kemarin menyiratkan alasan Guardiola. Kata dia, kontrak per tahun membuatnya lebih lepas dan menjaga hasratnya tetap tinggi menghadirkan kisah sukses buat Azulgrana. "Terikat kontrak jangka panjang membuatku gelisah dan hal itu bisa membuat Anda kehilangan hasrat," tuturnya. Guardiola menambahkan, jika Barca masih menginginkan dan demikian dengan perasaannya maka ia akan bertahan. Ia tahu pasti ada saat dimana merasa para pemainnya tak lagi bisa bersinergi dengannya, pun

sebaliknya. Karena itu ia selalu siap mencari klub baru yang dapat menyegarkan kembali determinasiya di balik layar. Rossell buru-buru merespon. Rossell siap berjuang semaksimal mungkin mempertahankan Guardiola di Nou Camp. "Guardiola merupakan sosok yang kami inginkan," ucap Rossell. "Ia merupakan salah satu pelatih terbaik ke klub ini. "Kami akan melakukan apa pun sehingga dia berkeputusan tak sampai hengkang (NET-YON)

Pep Guardiola


OLAHRAGA

Senin 10 oktober 2011

PSSI Siapkan 65.000 Lembar Tiket Jakarta-andalas Tiket pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2014 Indonesia versus Qatar mulai dijual besok, Minggu (9/10). PSSI, dalam hal ini panitia, menyiapkan 65.000 lembar tiket untuk laga yang akan dihelat di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (11/10). Tiket termahal seharga Rp500 ribu dan tiket termurah Rp50 ribu. Mekanisme penjualan juga tidak banyak berubah. Dibagi dalam dua tahap, tahap pertama yaitu penjualan dengan sistem pemesanan tiket yang dibuka 9 dan 10 Oktober. Untuk tahap ini panitia menyiapkan 35.000 lembar tiket. Pemesanan dapat melalui Rajakarcis di kantor pusatnya Manggarai, Ibu Dibyo Cikini, Ticket Station Meruya Ilir, atau informasi lebih lanjut bisa dilihat di www.rajakarcis.com. Loket pemesanan tiket juga tersedia di sekitar area SUGBK, Jakarta. Sementara untuk penjualan melalui loket yang tersedia di sekitar SUGBK pada hari pertandingan akan dibuka mulai pukul 10.00 WIB. Di tahap ini panitia menyiapkan sebanyak 30.000 lembar tiket untuk semua kategori. Berikut adalah lokasi pemesanan dan penjualan tiket langsung per kategori di area SUGBK:  Pintu III (Sektor 5 dan Sektor 6): Kategori III  Pintu IV (Sektor 7 dan Sektor 8): Kategori VVIP, VIP Barat dan Timur  Pintu V (Sektor 9 dan Sektor 10): Kategori III  Pintu VII (Sektor 13 dan Sektor 14): Kategori I  Pintu VIII (Sektor 15 dan Sektor 16): Kategori II Adapun syarat pembelian tiket dengan sistem pemasanan, pembeli harus menyertai fotokopi identitas diri dan hanya bisa membeli maksimal lima lembar tiket per identitas. Sedangkan pada saat penukaran kwitansi pembelian dengan tiket pada hari H pertandingan, Selasa (11/10), bisa dilakukan mulai pukul 10.00-15.00 WIB di tempat yang sama disertai identitas diri asli. Berikut daftar harga tiket dan alokasi jumlah tiket per kategori: 1. VVIP Rp500.000 (400 lembar) 2. VIP Barat Rp250.000 (400 lembar) 3. VIP Timur Rp150.000 (3.800 lembar) 4. Kategori I Rp100.000 (16.000 lembar) 5. Kategori II Rp75.000 (15.800 lembar) 6. Kategori III Rp50.000 (25.000 lembar) (NET)

Rita Soebowo Khawatir Pemberitaan Pengaruhi Mental Atlet Palembang-andalas Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Rita Soebowo, mengkhawatirkan pemberitaan yang gencar seputar venues SEA Games XXVI di Palembang, Sumtera Selatan dan DKI Jakarta yang belum siap, akan mempengaruhi mental atlet Indonesia. "Pemberitaan seputar venues SEA Games di beberapa media massa dan elektronik begitu mengkhawatirkan kami, karena secara tidak langsung akan mempengaruhi mental atlet. Para atlet tentu akan merasa tidak sepenuhnya didukung, karena tempat bertanding saja belum siap, padahal tidak demikian adanya," ujar Rita, di Palembang, Minggu (9/10). Menurut dia, venues yang dikabarkan belum siap itu diharapkan dapat digunakan pada SEA Games, 11-22 November 2011, mengingat pengerjaannya tinggal tahapan penyelesaian akhir (finishing). "Seluruh venues akan siap digunakan, jadi kami mengharapkan atlet tidak perlu cemas atas pemberitaan yang ada. Kami meminta atlet tetap fokus untuk menyiapkan diri dan tidak terpengaruh oleh kondisi itu, agar target juara umum dapat tercapai," kata dia lagi. Rita meminta dukungan dari segenap pihak terkait, termasuk dari kalangan pers. "Kami meminta agar pemberitaan yang disampaikan sifatnya menyejukkan dan membuat tenang atlet kita yang akan bertanding. Janganlah membuat suatu keadaan yang malah membuat atlet-atlet kita berkecil hati," ujar dia pula. Menurut dia, hal-hal sepele tidak perlu dibesar-besarkan, karena bagian terpenting yakni pembangunan venues SEA Games telah dilakukan secara maksimal. "Seperti masalah toilet jongkok di stadion tenis saja dipermasalahkan, padahal di balik itu ada sesuatu yang lebih besar yang sudah diupayakan Sumatera Selatan, yakni pembangunan sebuah stadion tenis bertaraf internasional," kata dia. Dia menjelaskan, pekerjaan venues SEA Games di Sumsel itu patut diapresiasi, karena telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu dengan melalui suatu proses yang cukup panjang. "Pembangunan venues ini bukan pekerjaan yang baru dilakukan kemarin, tapi sudah dilakukan berbulan-bulan lamanya. Lantas, jika ada yang salah langsung saja disalahkan, ya tidak boleh juga seperti itu. Kami harap semua pihak mau mengerti," ujar dia lagi. Senada dengan Rita, Gubernur Sumsel H Alex Noerdin juga meminta dukungan dari segenap lapisan masyarakat atas sukses ajang multievent negara-negara Asia Tenggara itu. "Marilah kita fokus pada pelaksanaan dan memilih bersikap optimistis dibandingkan pesimistis. Venues SEA Games akan selesai tepat waktu dan siap digunakan, dan semua pihak tidak perlu mengkhawartirkan hal itu. Bagi yang meragukan silakan datang langsung ke Jakabaring dan lihat sendiri," kata Alex lagi. (ANT)

harian andalas | Hal.

9

PSMS Tunggu Keputusan Legimin Medan-andalas Legimin Raharjo mantan PSMS yang terakhir berkostum Persik Kediri menjadi salah satu pemain yang paling diburu tim menjelang di musim kompetisi tahun ini. Bagi PSMS sendiri, masih menunggu jawaban Legimin Raharjo untuk bergabung memperkuat skuad Ayam Kinantan. Legimin Raharjo masuk dalam daftar buruan para tim sepakbola di Indonesia. Misalnya, Semarang United Football Club (SUFC). Dikabarkan meminta gelandang berusia 30 tahun tersebut untuk bergabung dengan timnya. Belum lagi, Arema Malang terus menambah kekuatan mereka untuk menyongsong kompetisi Superliga Indonesia musim 2011/2012 yang akan bergulir sebentar lagi. Setelah memastikan mengamankan jasa 22 pemain, kini Arema resmi telah memboyong Legimin Raharjo. Apalagi pemain asal Medan hampir dipastikan bergabung dengan skuad tim berjuluk Singo Edan tersebut Sementara itu, Legimin Raharjo dikabarkan merapat ke Persijap Jepara. Mantan pemain bertahan Persik Kediri itu direkomendasikan pelatih Agus Yuwono untuk direkrut menggenapi skuad Persijap musim 2011/2012.Proses negosiasi belum 100 persen, namun manajemen Persijap mengakui Legimin hampir pasti bergabung. Belum lagi, PSMS Medan terus melakukan persiapan menjelang bergulirnya Liga Indonesia musim 2011/2012. Proses pembentukan

tim PSMS terus berlangsung di bawah penanganan Suharto AD dan Roekinoy sebagai calon asisten pelatih. PSMS juga berburu pemain untuk memperkuat skuad, salah satunya Legimin Raharjo. Nama Lagimin terus mencuat di kubu PSMS. Tapi, santer kabar ini meredup dan baru muncul lagi isu terbaru Legimin Raharjo akan melakukan kontrak dengan Persija Jakarta. Jika, Persija berhasil meminang Legimin, maka impian untuk bergabungnya Legimin harus dikubur dalam-dalam. "PSMS masih menunggu kehadiran Legimin Raharjo untuk menambah amunisi. Pihak manajemen telah menghubungi dan beliau bersedia untuk bergabung dengan pasukan Ayam Kinantan" ujar asisten pelatih PSMS Suharto AD kepada wartawan, Minggu (9/ 10). Dikatakannya, kehadiran Legimin tergantung negoisasi yang dilakukan pihak manajemen dalam masalah kontrak. Jika kontrak telah sepakat maka dipastikan Legimin segera bergabung dengan tim.

Sementara itu, Ketua PSMS Fans Club Rahmat Nur Lubis mengatakan PSMS jangan terlalu mengharapkan kehadiran Legimin Raharjo. Tanpa Legimin pun PSMS dapat berjuang untuk memenangkan tim dalam pertanding-

an. Seharusnya, pihak manaj e m e n memberdayakan skuad yang telah terpilih untuk menjadi tim handalan dan berkualitas. "Buat apa pihak manajemen mengharapkan pemain anak Medan, sementara pemain tersebut tak ingin bergabung dengan PSMS alasan kontrak yang tak disepakati. Sudah dipastikan mantan PSMS yang memiliki kualitas permainan enggan bergabung dengan PSMS dengan alasan klasik masalah kontrak yang terlalu rendah" pungkasnya. (YON)

SIWO PWI Sumut Kembali Gelar Liga Futsal Antar Media „ Memperebutkan Piala Gubsu III/2011 Medan-andalas Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Sumut akan kembali menggelar Liga Futsal antara Media memperebutkan Piala Gubsu III tahun 2011.Liga Futsal yang ketiga ini direncanakan dilaksanakan pada 26 Nopember-4 Desember 2011 di Lapangan QS Fusal Jl Bunga Asoka Medan. Ketua SIWO PWI Sumut Hamonangan Panggabean S.Sos dalam rapat pengurus,Minggu (9/10) yang dihadiri Wakil Ketua SIWO Jonny R Silalahi,Sekretaris M Syamsir, Wakil Sekretaris Halomoan Samosir dan bagian umum Ayub Kesuma, Yonan Febrian mengatakan Liga Futsal antara Media yang sudah menjadi agenda tahunan SIWO Sumut akan tetap digelar setiap tahun. Rapat pengurus SIWO PWI Sumut telah memutuskan susunan personalia Panitia Futsal yang

diketuai Halomoan Samosir dan Sekretaris M Syamsir. Liga Futsal antar media yang ketiga ini diharapkan akan kembali mengulang sukses seperti tahun 2010 lalu. Liga Futsal tahun ini akan diproyeksikan sebagai ajang seleksi atau mencari pemain futsal untuk dipersiapkan pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) pada 2013 di Surabaya Jawa Timur,kata Monang. Sementara itu Ketua Panitia Halomoan Samosir mengatakan, sesuai dengan hasil rapat SIWO PWI Sumut, Futsal tahun 2011 ini sedikit berbeda dengan tahun sebelumnya khususnya mengenai komposisi pemain. Panitia telah menetapkan bahwa setiap media berhak mendaftarkan 10 pemain dengan rincian 6 wartawan anggota PWI dan 4 Wartawan non anggota PWI tanpa karyawan.

Komposisi yang boleh main di dalam lapangan 3 anggota PWI dan 2 non anggota PWI. Menyangkut syarat-syarat mengikuti Liga Futsal antar Media yang ketiga ini, Panitia akan menyampaikan surat pemberitahuan secepatnya kepada seluruh media yang ada di Medan.Pendaftaran akan dimulai pada 10-19 Nopember 2011 di Gedung PWI Jl Adinegoro Medan,kata Halomoan. Selain sebagai ajang seleksi untuk Porwanas, panitia juga menyediakan uang hadiah dengan total Rp 11,5 juta.Juara I memperoleh Rp 5 juta, juara II Rp 3 juta, juara III Rp 2 juta, juara IV Rp 1 juta dan pemain terbaik Rp 500 ribu. SIWO PWI Sumut bersama seluruh panitia mengharapkan kepada seluruh media agar mempersiapkan timnya untuk mengikuti Liga Futsal antar Media tersebut. (YON)

andalas/ist

Ketua Umum KONI Medan Drs H Zulhifzi Lubis (tengah) bersama Sekretaris Umum Drs Chairil Basri serta Ketua Panitia Porkit III Syafaruddin Lubis, sedang memberikan keterangan mengenai pelaksanaan Porkot yang dimulai 15 Oktober mendatang.

Pembukaan Porkot 2011 Bakal Disemarakkan Artis Ibukota Medan-andalas KONI Medan siap menggelar pembukaan Pekan Olahraga Kota (Porkot) 2011 pada 15 Oktober di Stadion Teladan Medan dengan semarak dengan dimeriahkan tarian massal yang diikuti 2.000 penari dan penampilan artis ibukota. Hal tersebut diputuskan panpel Porkot 2011 dalam rapat yang dipimpin langsung Ketua Umum Drs H Zulhifzi Lubis dan Sekum Khairil Basri di kantor KONI Medan di Stadion Teladan Medan, Sabtu (8/ 10). Pembukaan Porkot Medan 2011 yang rencananya dibuka langsung Walikota Medan Drs H Rahudman

Harahap, MM juga akan diisi dengan defile peserta dari 21 kontingen atlet kecamatan se Kota Medan yang akan bertanding dalam 32 cabang olahraga (cabor). Bagi juara umum Porkot 2011 seperti juga juara tahun 2010 lalu yang direbut kecamatan Medan Kota akan berhak atas hadiah satu unit sepeda motor. Panpel juga menyediakan satu unit sepeda motor Honda bagi kontingen terbaik. "Penilaian kontingen terbaik akan dimulai dari ketertiban pada acara pembukaan dan menyangkut berbagai aspek lain, KONI Medan telah membentuk tim sebagai penilainya. Sebab itu, kita minta agar

peserta kontingen tertib mulai defile dan ketika Walikota Medan membuka Porkot," ujar Ketua Umum KONI Medan Drs H Zulhifzi didampingi Sekum Khairil Basri dan Ketua Panitia Porkot 2011 Syarifudin Lubis. Sementara Ketua Porkot Syarifudin Lubis menyatakan pembukaan Porkot nantinya diperkirakan akan dihadiri sekitar 9 sampai 11 ribu massa dari kalangan pelajar dan dari kecamatan. "Kami yakin pembukaan bakal berlangsung semarak karena sudah melakukan koordinasi dengan Kordinator KONI Kecamatan, pihak Kecamatan dan Pemko Medan," sebut Syarifudin Lubis. (YON)

Johan Ferzy Simangunsong Pimpin Kampak FC Medan-andalas Supporter PSMS yang tergabung Kesatuan Anak Medan Pecinta Ayam Kinantan (Kampak) FC mengadakan kongres Ke VI untuk memilih Presiden Kampak periode 2011-2014 di jalan Pelajar Medan, Minggu (9/10). Kongres tersebut memilih Johan Ferzy Simangsunsong sebagai Presiden Kampak FC dengan calon tunggal dan terpilih secara aklamasi. Johan Ferzy Simangunsong terpilih secara aklamasi oleh peserta Kongres yang hadir. Kongres ini dihadiri Koordinator Wilayah (Kowil) Medan Maimun, Medan Denai, Medan Tembung, Medan Kota, Medan Timur dan Medan Perjuangan. Presidium menetapkan Johan Ferdy Siamangunsong sebagai Presiden Kampak FC periode 2011-2014 agar menyusun kepengurusan dalam tempo 30 hari. Ketua Pantia Ardianto mengatakan pemilihan Presiden Kampak FC berjalan dengan sukses dan lancar. Kongres ini dilaksanakan atas permintaan Korwil Kampak FC yang ada di Medan. Soalnya, keberadaan Kampak FC untuk membela PSMS tidak berjalan sebagaimana mestinya alias vakum. "Untuk itu, dengan terpilihnya Presiden Kampak FC akan membuat kembali bangkit supporter PSMS untuk membela tim kesayangan kota Medan saat laga kandang maupun tandang" paparnya. Sementara itu, Presiden Kampak FC terpilih Johan Ferzy Simangunsong mengatakan segera melaksanakan koordinasi pelaksaan tugas serta pembinaan dan pemberian dukungan administrasi serta pembinaan maupun pelaksanaan sistem informasi dan teknologi Kampak FC Disebutkannya, misi yang diemban melakukan penyiapan penyusunan rencana, pengolahan, penelahaan, dan koordinasi perumusan program dan kebijakan yang berhubungan dengan kegiatan Kampak FC. Selain itu, sebut Simangunsong, melakukan pengelohan dan pembinaan kepegwaian di lingkungan Kampak FC, pembinaan administrasi dan pengelolaan perlengkapan atau kekayaan Kampak FC. Selanjutnya, melakukan pembinaan dan penataan organisasi dan tata laksana pada semua satuan organisasi di Kampak FC. "Untuk ke depan Korwil yang selama ini vakum akan dilakukan konsolidasi sehingga dapat melakukan kegiatan lagi jelang PSMS melakoni Liga Super" terangnya. Diharapkan pria yang menggunakan kaca mata itu, dengan kehadiran Kampak FC sebagai salah satu wadah supporter akan membaur bersama dengan wadah supporter lainnya seperti Smeck Hooligan dan PSMS Fans Club untuk saling berbagi informasi dan satu tujuan tetap mendukung PSMS sampai mati. (YON)


EKONOMI-BISNIS

Senin 10 oktober 2011

Pengusaha Sumut Siap Ikut Proyek MP3EI Medan-andalas Pengusaha Sumatera Utara mendukung dan siap ikut dalam proyek Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia di Koridor Sumatera bahkan di lima koridor lainnya. "Sepanjang ada peluang, pengusaha anggota DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Apindo (Asosiasi Pengusaha Indonesia) Sumut pasti ikut dalam proyek MP3EI (Masterplan Percepatan dan Peluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia)," kata Sekretaris DPP Apindo Sumut Laksamana Adiyaksa di Medan, Minggu. Kesiapan Apindo Sumut itu juga sejalan dengan komitmen Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Apindo yang dipertegas pada Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) Apindo ke-23 di Medan, 26-28 September yang dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Hatta Rajasa. Menurut dia, pengusaha anggota Apindo Sumut siap berinvestasi di bidang apa saja karena perusahaan di Sumut juga sudah memiliki kinerja yang sudah diakui. Program MP3EI, kata Laksamana, memang diharapkan bisa menekan dampak negatif krisis Eropa dan Amerika Serikat yang dewasa ini mulai dirasakan pengusaha khususnya ekspor komoditas dan produk hasil industri. Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (USU), Jhon Tafbu Ritonga menyebutkan, fakultasnya siap memberikan masukan ke pengusaha maupun pemerintah dalam kaitan MP3EI itu. "Pengusaha maupun pemerintah kota dan provinsi harus memanfaatkan peluang itu. Proyek MP3EI yang sebanyak 21 proyek senilai Rp33,9 triliun harus dimanfaatkan," katanya. Bukan hanya untuk kepentingan pembangunan di daerah itu, tetapi keikutsertaan pengusaha/pemerintah Sumut juga untuk menggerakkan sektor ril di daerah itu. Sebanyak 21 proyek di Sumut itu diakui terdiri dari 12 proyek yang merupakan tanggungan pemerintah, tujuh oleh swasta dan dua proyek akan ditangani secara campuran oleh pemerintah dan swasta. (ANT)

Pertambangan Waspadai Kontrak 2012 Jakarta-andalas Pengusaha pertambangan Indonesia mewaspadai krisis ekonomi yang menerpa Eropa dan Amerika Serikat. Pengaruh krisis akan mulai terasa pada dua tiga bulan ke depan terutama untuk kontrak-kontrak pembelian 2012. Memang, kata Ketua Asosiasi Pengusaha Batu Bara Indonesia (APBI) Bob Kamandanu, saat ini belum ada pengaruh krisis terhadap penjualan batu bara, sebab penjualannya masih mengacu pada kontrak-kontrak lama. "Sampai hari ini kontrak-kontrak penjualan batu bara masih dipenuhi," kata Bob di Jakarta, seperti dikutip dari vivanews.com akhir pekan lalu. Bob menjelaskan, sampai saat ini pengaruh hanya di pasar spot. Namun ia menilai perekonomian global ke depan akan semakin memburuk. Pengaruh buruknya ekonomi global ini akan dirasakan sektor batu bara untuk kontrak-kontrak 2012 yang akan dinegosiasikan pada pertengahan November. "Nanti setelah dua tiga bulan ke depan akan terlihat indikasinya," katanya. Untungnya, lanjut dia, ekspor batu bara Indonesia ditujukan untuk konsumsi rumah tangga, bukan industri sehingga ia berharap krisis ekonomi global hanya sedikit mempengaruhi sektor batubara. Wakil Ketua Indonesia Mining Asociation, Tony Wenas mengatakan, saat ini harga-harga mineral sudah mengalami volatilitas dan cenderung menurun drastis, salah satu diantaranya harga nikel yang mengalami penurunan dari US$22 ribu menjadi US$18 ribu per ton. (RIL)

SUN 12.30-14.40-16.50-19.0021.10

harian andalas | Hal.

10

Nilai Tukar Petani Permintaan Ban di SumutNaik Turun di Sumut 0,10% Krisis Ekonomi

Medan-andalas Pada September 2011, nilai tukar petani (NTP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) tercatat sebesar 103,03 atau mengalami kenaikan sebesar 0,10 persen dibanding NTP pada Agustus 2011 sebesar sebesar 102,93.

andalas/hs poetra

PANEN PADI-Kelompok tani di kawasan Simalingkar B, Kecamatan Medan Tuntungan sedang memanen Padi, Minggu (9/10), mereka melakukannya secara berkelompok dan hasil panen ini nantinya akan dibagi rata, sebagian untuk dikonsumsi sendiri dan jika hasil panen melimpah sisanya akan dijual kepada penampung beras lokal.

Kepala Seksi Diseminasi dan Layanan Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Pendi Dewanto mengatakan, NTP per subsektor masing-masing tercatat sebesar 98,77 untuk subsektor padi dan palawija (NTPP), 110,31 untuk subsektor hortikultura (NTPH), 106,47 untuk subsektor tanaman perkebunan rakyat (NTPR), 104,82 untuk subsektor peternakan (NTPT), dan 100,36 untuk subsektor perikanan (NTN). "Indeks harga yang diterima petani dari kelima subsektor ini menunjukkan fluktuasi harga beragam komoditas pertanian yang dihasilkan petani," kata Pendi Dewanti kepada wartawan di kantornya, akhir pekan kemarin. Pada September 2011, sebutnya, indeks harga yang diterima petani (It) mengalami kenaikan sebesar 0,40 persen dibandingkan It pada Agustrus 2011, yaitu dari 137,77 meningkat menjadi 138,32. Kenaikan It terjadi pada tiga subsektor, yaitu subsektor holtikultura sebesar 1,45 persen, subsektor tanaman perkebunan rakyat sebesar 0,64 persen, dan subsektor peternakan sebesar 0,02 persen. "Melihat kondisi ini berarti para petani di Provinsi Sumut yang berusaha pada ketiga subsektor tersebut telah memiliki pendapatan lebih dari hasil pertaniannya," kata Pendi. Sedangkan untuk subsektor tanaman pangan (padi dan palawija) dan subsektor perikanan, lanjutnya, masing-masing turun

Jaringan AXIS untuk Semua Smartphones andalas/ist

GUNA menegaskan kembali komitmennya menyediakan layanan berkualitas dan sesuai bagi pelanggannya, AXIS operator GSM dengan pertumbuhan cepat di Indonesia, telah melakukan berbagai usaha untuk lebih meningkatkan kualitas jaringan telekomunikasinya. Perusahaan akan melanjutkan implementasi rencana ekspansi agresif untuk jaringan mobile broadband dengan membangun lebih dari 5.000 BTS, 4.000 di antaranya merupakan BTS 3G berteknologi HSPA. Untuk menghadirkan layanan data terkini dan layanan mobile broadband, serta memastikan jaringan telekomunikasi AXIS, dapat mendukung secara nyata semua jenis telepon seluler, termasuk rangkaian smartphone popular, seperti BlackBerry, Android, iPhone, Windows phone, dan lainnya. "Smartphone telah mendominasi semua kegiatan online dan pelanggan mengharapkan dapat online dengan kecepatan tinggi dan tanpa hambatan. Smartphone juga menawarkan keleluasaan untuk terus terhubung dengan kerabat dan keluarga," kata Syakieb A Sungkar, Director Sales AXIS, Minggu (9/10). AXIS, katanya, menjadikan ini lebih mudah bagi siapa saja untuk memilih smartphone favorit mereka dan dapat terus terhubung, dengan

PALLADIUM 12.30-14.40-16.50-19.0021.10 SUN 12.45-14.55-17.05-19.1521.25

DIABADIKANDirector Sales AXIS, Syakieb A Sungkar (tengah) diabadikan ketika menyampaikan sambutannya dalam satu acara peningkatan layanan AXIS di Medan. keluarga dan kerabat mereka pada jaringan telekomunikasi AXIS yang berkualitas. Dikatakannya, menghadirkan yang dijanjikan oleh brandnya menyediakan produk dan layanan yang sesuai bagi pelanggannya dan meningkatkan fokus perusahaan pada layanan data di layar kecil. AXIS baru saja memperkenalkan paket bundling Android terjangkaunya yang pertama, Sony Ericsson Xperia™ Ray, sebuah smartphone baru berbasis Android (Gingerbread 2.3). Paket bundling Android baru ini sudah termasuk satu bulan layanan data unlimited dari AXIS. Paket ini kini tersedia di semua AXIS Shop di seluruh Indonesia. "Karena Android semakin populer, kami yakin platform ini akan memberikan kesempatan

THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.0021.20 PLAZA 31.10-15.30-17.50-20.10 BINJAI 12.30-14.20-16.10-18.0019.50-21.40

bagi kami untuk meningkatkan pendapatan dari layanan data," kata Syakieb. Sebelumnya, AXIS telah menawarkan layanan AXIS Worry-Free BlackBerry sejak Juni 2009. Hasil dari riset indipenden yang dilakukan pada layanan BlackBerry AXIS menunjukkan bahwa kepuasan pelanggan layanan BlackBerry AXIS pada layanan ini terutama didorong oleh kualitas jaringan telekomunikasi yang sangat baik dan tarif terjangkau serta menarik. Memastikan untuk terus memberi lebih bagi pelanggannya, AXIS menyempurnakan paket layanan BlackBerry unlimited mingguan dan bulanan dengan gratis menit bicara tanpa ada biaya tambahan. Pelanggan paket layanan BlackBerry AXIS unlimited bulanan

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 SUN 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

THAMRIN 13.00-16.10-17.20-19.3021.40-23.50 SUN 12.00-14.10-16.20

mendapatkan GRATIS 5.000 menit telepon ke semua nomor AXIS. Sementara pelanggan paket layanan BlackBerry AXIS unlimited mingguan juga dapat menikmati GRATIS 1.000 menit telepon ke sesama AXIS. Lebih dari 140.000 pelanggan telah mempercayai layanan BlackBerry-nya kepada AXIS dan perusahaan masih melihat peluang untuk meningkatkan angka pelanggan BlackBerry ini. Dengan tarif terjangkau untuk telepon, SMS, dan data, AXIS memberikan pelanggannya untuk terus terhubung melalui layanan telekomunikasi pilihanpilihan yang memberi keuntungan dari handset terkini. Informasi lebih jauh mengenai AXIS dan penawaran-penawaran terbaiknya dapat diakses melalui www.axisworld.co.id.(SIONG)

SUN 18.30-21.15 THAMRIN 12.00-14.45-17.30-20.15 PLAZA 16.20-19.05

sebesar 0,02 persen dan sebesar 0,06 persen. Namun, pada September 2011, jelas Pendi, indeks harga yang dibayar petani (Ib) di Sumut terjadi fluktuasi harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh masyarakat di pedesaan, khususnya petani yang merupakan bagian terbesar, serta fluktuasi harga barang dan jasa yang diperlukan untuk memproduksi hasil pertanian. "Pada September 2011, Ib Provinsi Sumut naik sebesar 0,30 persen disbanding Ib pada Agustus 2011, yaitu dari 133,85 naik menjadi 134,25. Kenaikan Ib terjadi pada keseluruhan subsektor, masingmasing di bawah 0,34 persen," jelasnya. Harga Gabah Pendi menambahkan, pihaknya juga melakukan survei harga produsen gabah selama September 2011 dilakukan di 13 kabupaten terhadap 100 observasi. Berdasarkan komposisinya, jumlah observasi harga gabah masih didominasi Gabah Kering Panen (GKP) sebanyak 76 observasi (76,00 persen) diikuti Gabah Kering Giling (GKG) sebanyak 13 observasi (13,00 persen), dan gabah kualitas rendah sebanyak 11 observasi (11,00 persen). Di tingkat petani, harga tertinggi senilai Rp 4.200 per kg berasal dari gabah kualitas GKG varietas Tolas di Kabupaten Labuhan Batu dan varietas Ciherang di Kabupaten Batubara. Sedangkan harga terendah senilai Rp 2.800 per kg berasal dari gabah kualitas GKP dan gabah kualitas rendah varietas Ciherang, Bondowoso, Mikonga, dan IR 64 di Kabupaten Simalungun. Di tingkat penggilingan, harga tertinggi senilai Rp 4.250 per kg juga berasal dari gabah kualitas GKG varietas Tolas di Kabupaten Labuhan Batu. Sedangkan harga terendah senilai Rp 2.840 per kg berasal dari gabah kualitas GKP dan gabah kualitas rendah varietas Ciherang, Bondowoso, Mikonga, dan IR 64 di Kabupaten Simalungun. (BEN)

Agustus 2011

Nilai Ekspor Sumut Meningkat 27,26 Persen Medan-andalas Kepala Seksi Diseminasi dan Layanan Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara (Sumut) Pendi Dewanto mengatakan, nilai ekspor melalui pelabuhan muat di Sumut pada Agustus 2011 mengalami peningkatan sebesar 27,26 persen disbanding pencapaian pada Juli 2011. "Nilai ekspor Sumut meningkat dari US$ 934,56 juta pada bulan Juli ke angka US$ 1,19 miliar pada bulan Agustus 2011 atau meningkat sekitar 27,26 persen," kata Pendi Dewanto kepada wartawan di kantornya, akhir pekan lalu. Jika dibandingkan dengan nilai ekspor bulan yang sama tahun 2010, jelas Pendi, nilai ekspor di bulan Agustus 2011 juga mengalami peningkatan hingga 25,46 persen. Nilainya, dari US$ 947,97 juta pada Agustus 2010 meningkat menjadi US$ 1,19 miliar pada Agustus 2011. Selain itu, katanya, nilai ekspor Sumut secara kumulatif selama Januari-Agusrus 2011 mencapai US$ 7,93 miliar atau naik 42,71 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2010 yakni sebesar US$ 5,55 miliar. Dikatakan, peningkatan kinerja ekspor Sumut selama Januari-Agustus 2011 merupakan dampak dari pemulihan ekonomi global. Menurut sektor, produk yang mengalami peningkatan nilai ekspor paling tinggi adalah produk pertanian, industri, serta produk pertambangan dan penggalian. "Nilai ekspor produk pertanian meningkat sebesar 65,89 persen, yaitu dari US$ 1,66 miliar meningkat menjadi US$ 2,76 miliar. Nilai ekspor produk industri meningkat sebesar 32,63 persen, yakni dari US$ 3,89 miliar menjadi US$ 5,16 miliar. Sedangkan produk pertambangan dan penggalian meningkat hingga 14 kali lipat," ujarnya. Selain itu, katanya, golongan barang yang memberikan andil besar terhadap peningkatan nilai ekspor Sumut pada Agustus 2011 terjadi pada golongan barang lemak dan minyak hewani/nabati, produk kimia, dan aluminium. "Jika dilihat dari distribusi ke berbagai wilayah perdagangan dunia, sekitar 36,11 persen barang ekspor Sumut dipasarkan ke kawasan Asia, seperti India, Jepang, China, dan Korea Selatan. Sedangkan lainnya dipasarkan ke kawasan Uni Eropa dan Asean seperti Singapura dan Malaysia," katanya. (BEN)

PALLADIUM 12.15-14.05-15.55-17.4519.35-21.25 BINJAI THAMRIN 12.00-13.50-15.40-17.3019.20-21.10

BINJAI 12.15-14.05-15.55-17.4519.35-21.25


KOMUNITAS

Senin 10 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

11

Kebun Binatang dan Museum Media Hiburan Mendidik Medan-andalas Ketua Umum Perhimpunan Kebun Binatang Seluruh Indonesia (PKBSI) Dr H Rahmat Shah mengharapkan museum dan kebun binatang dapat menjadi media hiburan alternatif yang layak, mendidik, dan terjangkau bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Selain museum dan kebun binatang, taman-taman kota juga perlu dikembangkan sebagai tempat hiburan yang gratis bagi masyarakat sekaligus untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Harapan itu dikemukakan Rahmat Shah yang juga Anggota DPD RI utusan Sumatera Utara melalui Staf Ahli DPD RI Bechta Perkasa Asky MA saat mendampingi rombongan Pengurus Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) DKI Jakarta yang berkunjung ke Rahmat International Wildlife & Gallery di Jalan S Parman, Medan, baru-baru ini. Menurut Rahmat, kesejahteraan yang hendak dicapai dengan pembangunan,

hendaknya bukan sekadar kesejahteraan fisik dan material saja, namun juga kesejahteraan mental, spiritual, dan rohani. "Masyarakat yang sejahtera, hidup dengan rasa bahagia, tanpa ada tekanan dan tanpa ada stres yang berlebihan. Hal tersebut akan terlihat dari raut muka masyarakat dalam menjalani kehidupan mereka sehari-hari," kata Asky mengutip pesan Rahmat. Kepada ibu-ibu pengurus dari berbagai organisasi wanita itu, Asky juga menjelaskan tentang berbagai fasilitas dan koleksi museum satwa terbesar di Asia yang menyimpan 1.000 lebih jumlah koleksi tersebut. Menurutnya pembangunan museum ini diilhami oleh kecintaan Rahmat sebagai anak desa pada alam serta kesungguhan Rahmat dalam mencegah kepunahan hutan dan satwa langka. Hingga kini museum "Rahmat" diakui sebagai karya monumental seorang putra bangsa Indonesia yang

andalas/ist

FOTO BERSAMABERSAMA-Rombongan Pengurus Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) DKI Jakarta foto bersama di dekat sejumah satwa yang diawetkan koleksi Rahmat International Wildlife & Gallery, Jalan S Parman, Medan.

bertaraf internasional dan telah memberi citra baru pada museum Indonesia. Museum ini difungsikan untuk menjadi media pendidikan dan kegiatan lingkungan dari berbagai kalangan serta menjadi objek wisata yang layak, mendidik, dan terjangkau. Selain itu, tujuan pembangunan Rahmat International Wildlife & Gallery juga untuk mengenalkan kepada masyarakat dari berbagai kalangan mengenai keanekaragaman satwa liar yang ada di dunia. "Dengan demikian, diharapkan mereka akan terpanggil untuk lebih menyayangi dan menjaga kelestarian lingkungan hidup dan satwa liar anugerah yang tak ternilai dari Tuhan Yang Maha Kuasa, warisan anak cucu kita," katanya. Ketua Umum BKOW DKI Jakarta Widyastuti Endang Susilowati Prijanto yang juga istri Wakil Gubernur DKI Jakarta sebagai ketua rombongan mengungkapkan rasa bangganya atas keberadaan "Rahmat International Wildlife & Gallery. Endang berharap museum ini dapat lebih dikembangkan lagi dengan menambah koleksi yang ada. Kunjungan rombongan BKOW DKI ke Sumut selain untuk meningkatkan silaturahmi, juga untuk saling menukar informasi dan komunikasi demi menyukseskan program-program BKOW ke depan baik di bidang sosial, lingkungan hidup, mengantisipasi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) serta angka kematian ibu dan lainnya.

andalas/hs poetra

BUDA BUDAYYA - Para penari tradisional menunjukkan tarian ekspresi Batak saat mengikuti “Karnaval Budaya Sumatera Utara� yang dipromotori seniman Merdi Sihombing di Jalan Kesawan Medan, Minggu (9/10). Karnaval budaya yang menampilkan berbagai seni dan budaya komunitas masyarakat Sumatera Utara seperti Melayu, Batak, Karo, Mandailing, Jawa, India dan Tionghoa itu diikuti ratusan peserta sebagai upaya pelestarian komunitas budaya khususnya di Sumatera Utara.

Menanamkan Multikulturalisme Lewat Pohon Bisbul Medan-andalas Praktik multikulturalisme di Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda (YP SIM) diaplikasikan guna memberikan pemahaman dan kegiatan konkrit kepada siswa sejak masuk sekolah. Salah satu contoh konkrit pemahaman multikulturalisme adalah berdirinya pohon bisbul dan tiga tempat ibadah di lingkungan sekolah tersebut.

(GUS)

Dilantik, Pengurus Pemuda Budhis Tamil Kota Medan Medan-andalas Ketua Umum Dewan Pengurus Forum Komunikasi Pemuda/i Buddhis Tamil Indonesia (DP-FKPBTI) Upa. Panir Selwen, SE melantik Dewan Pengurus Cabang (DPC) FKPBTI Kota Medan Periode 20112013 di Vihara Loka Shanti Medan, kemarin. Acara pelantikan dihadiri Anggota DPD RI utusan Sumut, Parlindungan Purba, Anggota DPRD Kota Medan, Janlie SE, Ak, Ketua Wali Umat Buddha Indonesia (Walubi) Medan Ir Sutopo dan Ketua MBI Kota Medan Wasudewen. Sebelumnya, acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) DP FKPBTI tentang pengangkatan DPC FKPBTI Kota Medan oleh Sekretaris Umum FKPBTI Rawi Warma, SE. Pengurus DPC FKPBTI Kota Medan yang diangkat dan dilantik, yaitu Rames Kana, ST (Ketua), Sita Rani (Sekretaris), Asogen (Bendahara), Molina, SAg (Kabid Spritual), Manogren Sangker (Kabid Pengebangan SDM), Wisnu Wardana (Kabid Kesenian & Olah Raga). Ketua DPC FKPBTI Medan, Rames Kana, ST

dalam sambutannya mengatakan, akan berusaha semaksimal mungkin menjalankan tugas dan kewajibannya sebagai pengurus untuk mengamankan dan mencapai tujuan organisasi serta ikut memberikan kontribusi memajukan Buddha Dharma. Juga ikut berperan aktif untuk kepentingan bangsa dan negara, seperti turut serta dalam hal penanggulangan bahaya narkoba dan penyakit masyarakat lainnya. "Kami merasa berterima kasih dan bahagia atas kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk memimpin organisasi ini. Dan kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan tugas dan kewajiban kami sebagai pengurus untuk mengam-

akan bekerjasama dengan Unimed dan ahli-ahli kurikulum,"sebutnya. Seminar juga diisi pemateri lain di antaranya Rektor IAIN Sumut Prof Dr Nur Ahmad Fadhil Lubis MA, sosiolog Prof Usman Pelly, psikolog Dr Asih Menanti, MS, Spi, dan hadir sejarawan Prof Dr Ichwan Azhari. Peningkatan Wawasan Rektor IAIN Sumut, Prof Nur Ahmad Fadhil Lubis mengatakan, soal penerapan multikultural sebenarnya tidak bisa mengambil contoh di Amerika Serikat, karena AS sendiri yang sudah menerapkan multikultural dua abad juga pernah mengalami kerusuhan akibat multikutural. Artinya, AS juga rapuh soal hal ini. "Pada waktu itu, seminggu saya tidak bisa keluar rumah, saat terjadi kerusuhan sosial. Kerusuhan ini dipicu seorang pria mabuk naik mobil dengan kencang dan diberhentikan oleh polisi. Selanjutnya diinterogasi dan dipukuli. Aksi polisi ini direkam pemilik perumahan yang tidak jauh dari kejadian dan disiarkan di televisi lokal dan televisi lainnya sehingga membuat warga kulit hitam mengamuk melawan kulit putih,"katanya. Fadhil lebih menyarankan, soal multikultural lebih didekatkan pada peningkatan wawasan seseorang. Seseorang hendaknya ditingkatkan ke arah lebih baik dan ketika terjadi perbedaan tidak menjadi pemicu tapi pemersatu atau menjadi mozaik yang wajib dihargai. "Kita harusnya meningkatkan wawasan dan beranggapan semua yang bergama ada saudara, musuhnya

"Manusia belajar daripada pohon, sekalipun pohon yang ketiga dari makhluk ciptaan Tuhan, tapi dia memberikan oksigen. Sedangkan rumah ibadah yang dibangun agar anak-anak terbiasa melihat ibadah orang lain, sehingga mereka bisa memahami," kata dr Sofyan Tan pada Seminar Pendidikan Karakter Berbasis Multikulturalisme yang diselenggarkan Program Studi Antropologi Sosial (Ansos) Sekolah Pascasarjana Unimed Medan, di Aula Fakultas Ilmu Sosial (FIS), Jalan Willem Iskandar Medan Estate, Sabtu (8/10). Sofyan Tan yang juga Ketua Dewan Pembina YP SIM menjelaskan, multikulturalisme sudah diterapkandi sekolah YP SIM sejak 25 tahun lalu. Praktek multikultural di sekolahnya tidak direkayasa dan dipaksakan. "Konsep YP SIM, kita untuk semua dimana orang miskin bisa sekolah, orang yang kurang mampu bisa sekolah, orang yang kaya juga bisa karena yang dipentingkan kualitas dan tidak membedabedakan sejak awal," jelas Sofyan Tan. Sambil mengenalkan konsep multikultural yang berjalan di YP SIM, suami Elinar ini juga berencana membuat kurikulum karakter berbasis multikultural. Kurikulum itu akan dilaksanakan oleh anaknya yang baru pulang dari Cambridge University, sehingga ketika orang belajar sekolah multikultural tidak lagi hanya ngomong dan melihat tapi sudah bisa belajar dari kurikulum yang dibuat. "Ada dokumen yang bisa mereka bawa dan terapkan. Ini sudah harus dilakukan kita

ankan dan mencapai tujuan organisasi serta ikut memberikan kontribusi untuk memajukan Buddha Dharma, serta ikut berperan aktif untuk kepentingan bangsa dan negara, seperti turut serta hal penangulangan bahaya narkoba dan penyakit masyarakat lainnya," ucapnya. Sementara Sekum DP FKPBTI, Rawi Warma usai pelantikan menjelaskan, FKPBTI dilahirkan pada 01 Februari 1997 di Vihara Bodhi Gaya, merupakan organisasi pemuda Buddhis yang bergerak dibidang keagamaan dan sosial". "DPC FKPBTI Medan ini merupakan cabang kedua untuk tingkat kota/kabupaten di Sumatera Utara setelah FKPBTI Kabupaten Deli Serdang," ujar Rawi. (SIONG)

andalas/siong

DIABADIKANDIABADIKAN-Usai dilantik segenap Dewan Pengurus Cabang FKPBTI Medan periode 2011-2013 diabadikan bersama di Vihara Loka Shanti Medan, kemarin.

andalas/siong

MEMBA MEMBACC AA-Tokoh Al Washliyah, Aziddin, SE didampingi dr Sofyan Tan sedang membaca sebuah pesan prasasti di bawah pohon bisbul di lingkungan Sekolah YP SIM. Di prasasti itu tertulis, anak-anak bangsa yang berbudi, belajar hidup pada pohon. Menghormati langit tinggi-tinggi cinta bumi setinggi-tingginya. Pohon ini tidak membedakan siapa boleh menghirup oksigen, menikmati teduh dan buahnya. Hidup atau mati inspirasi dunia. adalah kebodohan, kemiskinan," kata alumni University California, Los Angeles, Amerika Serikat ini. Selain itu, peningkatan wawasan bisa dilakukan dengan saling kenal. Dalam bahasa agama, ada toleransi aktif dan pasif. Artinya, toleransi pasif diajarkan tidak peduli dengan orang lain, tapi toleransi aktif kita mau tahu. Dengan demikian, ketika mengajarkan multikulturalisme di sekolah bisa dilakukan dengan samasama belajar. Seperti soal menangani mayat bisa guru agama dari masing-masing menerangkan bersama-sama sehingga ketika siswa bertanya bagaimana dirinya datang jika saudarannya meninggal tapi berbeda agama. Apa yang harus dilakukan? Dengan pertanyaan tersebut bisa dijelaskan oleh masing-masing guru agama dan diberi pemahaman sehingga bisa diketahui apa yang hendak diperbuat. Sedangkan Guru Besar Antropologi Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof Dr Usman Pelly mengatakan, sekolah apapun dan diasuh siapapun harus menerapkan pendidikan multikultural. "Saya melihat Kementerian Pendidikan Nasional belum

membangun kurikulum ini, tidak tahu apa masalah, mungkin mereka merasa tidak perlu, tapi kita harus mengimbau pemerintah agar membuat. Mengapa Malaysia, Australia dan Singapura sudah mempunyai pendidikan berbasis kurikulum, kita sendiri yang multietnis belum memilikinya," kata Usman Pelly. Usman menceritakan, sekolah pembauran yang dicanangkan pemerintah 50 persen penduduk pribumi ketika itu dan 50 persen non pribumi tidak berjalan mulus. Meski sudah disatukan di satu kelas tapi ada garis pemisah sehingga ketika ada inspektur atau pengawas turun guru kelabakan mengatur siswa untuk berbaur dan saat inspektur pergi merekapun berpisah lagi. Akhirnya, beberapa sekolah yang menganut multikultural sempat tutup dan siswa-siswa yang disebut nonpribumi memilih ke sekolah yang lebih banyak mereka. Tapi, ada juga sekolah yang tetap bertahan dengan berpegang teguh multikultural seperti yang berada di Jalan Meranti. Bertahannya sekolah ini, lanjut Usman Pelly, karena lokasi di daerah sekitar Jalan Meranti juga merata ada nonpribumi dan pribumi. (SIONG)

BERITA DUKACITA

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

VIP-C

Nama

TIO YIU CHUAN

Umur (Thn)

79

Alamat

Jl. Sabaruddin No. 57 Medan

Meninggal (Tgl/Jam) 07-10-11 09.30 WIB

Berangkat (Tgl/Jam)

10-10-11 10.00 WIB

Keterangan / Tempat

Diperabukan

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

KWEK BOON SU

96

Muara K arang Jakarta

08-10-11 03.30 WIB

11-10-11 12.10 WIB

D i kebumi kan

2

FU MIN HUA

53

Jl. Industri Gg. B ahagi a No. 12 Medan

09-10-11 10.00 WIB

11-10-11 13.00 WIB

D i perabukan

3

LIM AI YIN

55

K p. Lalang P sr. V Gg. Lapangan No. 11 D Medan

09-10-11 12.20 WIB

12-10-11 10.00 WIB

D i kebumi kan

8

TE N G C U I C E N

58

Jl. P asundan Gg. S entosa No. 54 C Medan

08-10-11 08.00 WIB

11-10-11 13.00 WIB

D i perabukan

9

YAP IE MEI / LINA

69

Jl. Gatot S ubroto No. 55 Medan

09-10-11 12.00 WIB

VIP-C

D i perabukan


SUMATERA UTARA

Senin 10 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

12

Di Kebun Bandar Selamat Asahan

Manajemen PTPN III Dituding Selewengkan Dana Perawatan AMURADUL - Proyek pembangunan drainase di Desa Kuto Mulyo, Kecamatan Biru Biru, Kabupaten Deli Serdang, dikerjakan amburadul alias asal jadi.

Proyek Pembangunan Drainase di DS Amburadul Biru Biru-andalas Diduga untuk meraup keuntungan besar, kontraktor yang mengerjakan pembangunan drainase di jalan kabupaten. Tepatnya, di Dusun Simpang Ranting Desa Namo Tualang dan Desa Sidomulyo Kecamatan Biru Biru, Kabupaten Deli Serdang, dikerjakan asal jadi alias amburadul. Parahnya, proyek menggunakan uang rakyat dari APBD Deli Serdang, yang menghabiskan ratusan juta tersebut, dalam pelaksanaannya pihak terkait diduga 'main mata'. Mulai dari kontraktor pelaksana, pengawas lapangan dan pengelola proyek. Pasalnya, pada proyek pengerjaan drainase di Desa Namo Tualang itu, sama sekali tidak tampak plank proyek. Alhasil, tidak diketahui berapa anggaran, volume dan siapa yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan proyek tersebut. Parahnya lagi, pengerjaan kedua proyek drainase tersebut dikerjakan dengan menggunakan pasir bercampur tanah. Hal tersebut juga terlihat pada pengerjaan proyek drai-

nase di Desa Kutomulyo. Di sini memang ditemukan plank proyek. Namun tidak disebutkan volume, dan panjang saluran drainase yang akan dikerjakan. Tapi dalam pengerjaannya, terlihat hampir sama. Karena kedua proyek ini menggunakan pasir bercampur tanah. “Kami kecewa dengan hasil pengerjaan proyek drainase ini. Sebab, dikhawatirkan tidak akan dapat bertahan lama. Soalnya, pasir yang digunakan seperti bercampur tanah," ungkap S Sembiring (34), salah satu warga kepada andalas, Minggu (9/10). Dikatakan Sembiring, pasir yang digunakan sengaja dipilih pemborong dengan mutu terendah demi meraih keuntungan melimpah. "Pemborong sengaja melakukan tanpa mempertimbangkan kualitas drainase. Lihat saja ketika pekerja mengaduk, pasti akan terlihat seperti mengaduk lumpur. Sepengetahuan saya biasanya pasir itu berwarna hitam bercampur putih. Namun yang terlihat adalah berwarna coklat seperti tanah," sebutnya. (STP)

Pramuka Perlihatkan Prestasi Menggembirakan

Asahan-andalas PTPN III yang bergerak di bidang perkebunan sawit dan karet, saat ini sedang giatgiatnya mengejar taksasi pencapaian produksi terhadap sejumlah hasil kebun yang dikelola. Namun, hal tersebut tampaknya kurang didukung sejumlah kebun unit yang bernaung di bawah PTPN III. Pantauan andalas di PTPN III Kebun Bandar Selamat, Kecamatan Bandar Pulo Asahan dari Afdeling I, hingga Afdeling VI, terlihat baik tanaman muda maupun tanaman tua, hampir di setiap titik kebun tersebut ditumbuhi semak. Celakanya lagi tanaman tua yang ada di Afdeling VI kebun dimaksud banyak ditumbuhi evivit (benalu). Padahal, diketahui PTPN III telah mengantongi sertifikat ISO dan sudah menganggarkan dana perawatan untuk tanaman sawit seperti buka piringan, perawatan menurunkan kacangan, pemupukan dan dongkel anak kayu (dak).

SEMAK - Salah satu Afdeling PTPN III di Kebun Bandar Selamat Asahan, ditumbuhi semak karena tidak terawat. Melihat semak maupun adanya tanaman sawit ditumbuhi evivit tersebut di setiap Afdeling. Hal ini merupakan indikasi, pihak manajemen PPTN III Kebun Bandar Selamat, kurang peduli terhadap salah satu tanaman yang telah menghasilkan devisa terbesar bagi negara tersebut. Mencermati keadaan kebun tersebut, memunculkan dugaan bahwa manajemen PPTN III Kebun Bandar

Selamat telah mengorupsi dana perawatan untuk tanaman penghasil devisa ini. Sementara menurut sumber di Kebun tersebut, untuk tanaman muda maupun tanaman tua di Kebun Bandar Selamat, mendapat perawatan sesuai rotasi, ada yang sebulan sekali atau triwulan. "Namun, melihat kondisi tanaman yang ada saat ini, pihak-pihak terkait

DPRD Setujui Perubahan APBD Asahan 2011

Baleg DPRD Deli Serdang Gagas Tiga Ranperda Lubuk Pakam-andalas Pertama kali terjadi di Deli Serdang dan layak menjadi catatan sejarah. Kalau selama ini Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) merupakan inisiatif dari pihak eksekutif. Kali ini Badan Legislasi (Baleg) DPRD menjadi inisiator, pengusulan tiga Ranperda untuk dibahas dan disahkan di sidang paripurna dewan. Ketiga Ranperda yang tengah dibahas dan dijajaki itu adalah Ranperda Pendidikan, Pariwisata dan Jamkesda. Saat ini Baleg sedang melakukan public hearing dengan para stakeholder untuk memantapkan Ranperda tersebut. Ketua Baleg, Alisman Saragih SH kepada andalas, Minggu (9/ 10) menyatakan, pihaknya memiliki inisiatif untuk mengajukan Ranperda 3 bidang yang diharapkan nantinya dapat membantu bidang-bidang tersebut dalam tugasnya sekaligus meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah). Disebutkan, pihaknya sudah mengelar public hearing dengan stakeholder pendidikan, di antaranya pihak sekolah, komite seko-

lah, MUI dan lainnya. Banyak masukan didapat dalam hearing tersebut untuk penyempurnaan Ranperda. "Dalam pertemuan itu juga bisa dilihat bagaimana banyaknya hal yang bisa mendukung majunya pendidikan di Deli Serdang," ujarnya. Beberapa pemikiran yang timbul di bidang pendidikan, di antaranya masalah menjamurnya warung internet (Warnet), yang sering digunakan para pelajar untuk bermain game atau lainnya. Hal itu bisa menganggu pendidikan yang sedang dijalani. Pihaknya sudah sampai memikirkan bagaimana kalau warnet diberi ketegasan dengan payung hukum Perda untuk tidak menerima anak sekolah pada jam belajar dan pada malam hari diberi waktu hanya sampai pukul 22.00 WIB, kecuali ada tugas sekolah yang dikerjakan. "Petugas akan merazia para pelajar yang bermain warnet pada jam belajar," kata Alisman. Begitu juga dengan Ranperda Pariwisata, Baleg sudah memikirkan bagaimana menggali potensi wisata yang ada di Deli Serdang.

Sebenarnya banyak potensi wisata di Deli Serdang, namun masih belum bisa dikelola dengan baik akibat sarana dan prasarana belum memadai. Padahal, kalau bisa dikelola dengan baik, akan mendatangkan wisatawan dan menambah PAD Deli Serdang. Begitu juga dengan Dinas Kehutanan banyak potensi alam wisata yang belum tersentuh, sementara Deli Serdang merupakan salah satu icon nya sektor pariwitasa untuk mendatangkan devisa. “Untuk Ranperda Pariwisata dan Jamkesda akan dilaksanakan public hearing pada hari ini (Senin,10/10) guna menampung aspirasi dan pemikiran para stakeholder," katanya. Terkait Ranperda Jamkesda, Alisman menegaskan, pihaknya membuat rancangan bagaimana mempermudah pelaksanaan Jamkesda hingga semua warga Deli Serdang bisa berobat dengan kriteria kelas yang ditetapkan. "Diharapkan dengan adanya Ranperda ini, bisa membantu warga Deli Serdang dalam bidang kesehatan," katanya. (TH)

Deli Serdang 8 Besar Desa Percontohan Program PKK HARI PRAMUKA - Wakil Bupati Asahan Surya, pimpin peringatan Hari Pramuka ke-50 di Kisaran. Kisaran-andalas Hari Pramuka ke-50 diperingati di Kabupaten Asahan, ditandai dengan upacara bendera, parade, aktraksi marching band, pemberian penghargaan serta penampilan estafet tunas kelapa di halaman hockey Kisaran, kemarin. Wakil Bupati Asahan, H Surya BSc selaku pembina upacara menyampaikan sambutan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Prof DR dr H Azrul Azwar MPH, yang menyatakan, revitalisasi gerakan Pramuka yang telah berjalan selama lima tahun. Tujuan utamanya untuk memantapkan eksistensi gerakan Pramuka serta untuk meningkatkan fungsi gerakan Pramuka. "Dalam lima tahun terakhir ini, Pramuka telah memperlihatkan kemajuan prestasi cukup menggembirakan," katanya. Namun demikian, harus diakui pula bahwa tantangan yang dihadapi gerakan Pramuka semakin bertambah be-

rat. Pramuka yang merupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda di Indonesia, dituntut agar dapat lebih berkontribusi secara nyata dalam hidup berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda. Dikatakan, dari peringatan hari Pramuka tersebut, diharapkan kiranya para orang tua, melalui komite sekolah dapat berperan aktif mendukung gugus depan gerakan Pramuka berbasis sekolah. “Diharapkan semua lapisan baik sekolah maupun masyarakat dapat mendukung gerakan Pramuka ke depan," katanya. Gerakan Pramuka berdasarkan UU Nomor 12 tahun 2010 menyebutkan, pemerintah bertugas membantu ketersediaan tenaga, dana dan fasilitas yang diperlukan untuk pendidikan kepramukaan. "Semoga peringatan HUT ini dapat memacu kita untuk lebih memajukan gerakan Pramuka," katanya. (FAS)

Beringin-andalas Desa Pasar V Kebun Kelapa Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang, masuk 8 besar dari 28 kabupaten/kota se-Sumatera Utara sebagai Desa Percontohan pelaksanaan 10 program PKK. Hal itu diungkapkan Wakil Sekretaris TP PKK Sumatera Utara Ny Ery Hariati Daudsyah, usai melakukan evaluasi bersama tim, di antaranya Ny Teja Syarifuddin, Ny Nazaria Ridwan Batu Bara, Ny Ramlah dan R Hutagaol dari Badan Pemberdayaan Masyarakat Propinsi Sumut, kemarin. Keberhasilan desa ini masuk 8 besar merupakan bukti dari kerja keras pihak warga desa dengan didukung pihak Kecamatan Beringin, Pemkab dan masyarakatnya. Dijelaskan, kedatangan tim evaluasi untuk melakukan penilaian dan evaluasi untuk menetapkan pemenang pertama dan sekaligus menjadi duta Sumut ke kancah nasional pada Desember mendatang. Desa Pasar V Kebun Kelapa, yang mewakili Deli Serdang ini akan mengikuti laga 8 besar bersama kabupaten lain, di antaranya Kabupaten Batu Bara, Asahan, Labuhan Batu, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Utara. Sementara, Ketua TP PKK Deli Serdang Ny Hj Anita Amri Tambunan berharap, Desa Pasar

Kisaran-andalas Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Kabupaten Asahan, tahun anggaran 2011 disetujui delapan Fraksi DPRD Asahan. Persetujuan perubahan anggaran tersebut dinyatakan melalui pandangan akhir masingmasing fraksi pada sidang paripurna DPRD Asahan, kemarin. Di antaranya Fraksi Nurani Keadilan menyatakan dapat menerima perubahan APBD Asahan 2011. "Kami dapat menerima perubahan APBD Asahan 2011," kata juru bicara Fraksi Nurani Keadilan, Sumarwan. Begitu juga dengan Fraksi Golkar, Demokrat, PAN, PBR, PDI-P, PPP dan Fraksi Bersatu disampaikan masingmasing juru bicaranya menyatakan dapat menerima dan meyetujui P-APBD Asahan 2011 untuk ditindaklanjuti menjadi peraturan daerah (Perda). Wakil Bupati Asahan, H Surya BSc menyampaikan terima kasih dan penghargan tulus kepada DPRD Asahan. Secara khusus Badan Anggaran legislatif yang telah membahas nota perubahan APBD Kabupaten Asahan, tahun anggaran 2011. Akhirnya melalui pendapat akhir fraksi DPRD serta pengambilan keputusan telah menyetujui Ranperda perubahan APBD 2011. Sebagai tindak lanjut proses P-APBD Asahan 2011, untuk tahap selanjutnya akan mengajukan kepada Gubernur Sumatera Utara, untuk dievaluasi agar Ranperda yang disepakati bersama tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan berlaku. (FAS)

Pengurus PGPI Samosir 2011-2016 Dilantik

KUNJUNGI - Wakil Sekretaris TP-PKK Sumut Ny Ery Hariati Daudsyah didampingi Ketua TP PKK Deli Serdang Ny Hj Anita Amri Tambunan saat mengunjungi Desa Pasar V Kebun Kelapa, Kecamatan Beringin. V tetap masuk dalam nominasi sekaligus menjadi andalan serta bisa menjadi duta provinsi ke tingkat nasional. Istri Bupati Amri Tambunan ini mengingatkan, hendaknya PKK

menyangkut tentang perawatan tidak melaksanakannya dengan baik, sehingga kebun milik BUMN ini dijadikan ajang memperkaya diri," kata sumber. Terkait dengan hasil investigasi di lapangan itu, Manajer maupun APK Kebun setempat, ketika hendak dikonfirmasi, tidak bisa ditemui. Dihubungi via ponsel juga sedang tidak aktif. (FAS)

harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Kalau mereka sudah merasakan manfaatnya, mudah-mudahan tugas kita akan berhasil,” ujarnya. (TH)

Samosir-andalas Ketua PGPI (Persekutuan GerejaGereja Pentakosta Indonesia) Sumut– NAD Pdt F Paul Wakkary, melantik Pengurus PGPI Kabupaten Samosir periode 2011-2016 di Balai Seraphim, Pangururan Kabupaten Samosir, kemarin. Dalam sambutannya, Wakkary berharap, PGPI Kabupaten Samosir harus mampu menjadi garam dan mulai memberkati seluruh komunitas Samosir dan ikut serta memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan tetap mendoakan Pemerintah Kabupaten agar tetap takut akan Tuhan dan fokus pada program menyejahterakan rakyat Samosir. “Saya minta supaya seluruh pengurus dapat melayani guna memberkati Pulau Samosir dan memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan melakukan program-program KKR, pengobatan gratis dan juga selalu mendoakan pemerintah agar selalu fokus pada program menyejahterakan rakyat Samosir dengan penuh roh takut akan Tuhan,” kata Paul Wakkary. Pada pelantikan kepungurusan PGPI Kabupaten Samosir periode 2011-2015 tersebut, terpilih sebagai Ketua Pdt J Molta Sinaga dari Gereja GPI Pangururan dan Sekretaris Pdt Sabdi Gultom dari GPdI Onan Runggu serta Pdt Manihar Nadeak dari GBI Pangururan. Ketua terpilih PGPI Kabupaten Samosir mengatakan, kebersamaan untuk saling melayani adalah dasar dari kepemimpinan untuk seluruh jemaat PGPI Samosir. (FS)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean, Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa Sejahtera TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS. ACEH TAMIANG: Zul Herman.


Senin 10 Oktober 2011

GARAM RAKY RAKYAAT - Potensi garam rakyat di Kabupaten Langkat cukup menjanjikan. Pemkab diminta berperan serta memperhatikan dan membantu pemasaran garam tersebut.

Koperasi Langkat Siap Produksi Garam Rakyat Langkat-andalas Koperasi Abdi Negeri di Desa Lubuk Kertang, Kecamatan Brandan Barat Kabupaten Langkat, siap memproduksi garam rakyat, yang dikembangkan oleh para anggotanya. "Ada sekitar 70 orang anggota koperasi Abdi Negeri yang siap memproduksi garam rakyat," kata Ketua Koperasi Abdi Negeri, Muhammad Yusuf di Pangkalan Brandan, Minggu (9/10). Produksi garam yang akan dihasilkan dari koperasi tersebut, sekitar 150 ton per bulannya, dan sekarang sudah mulai dilakukan proses produksinya. Direncanakan, produksi garam tersebut, akan dikelola oleh koperasi, di atas lahan seluas 10 hektar "Yang sedang kita ajukan kepada pemerintah Kabupaten Langkat yang terletak di Paluh Nipah, agar lahan tersebut dapat dipinjam pakaikan," katanya. Muhammad Yusuf menjelaskan, potensi garam rakyat tersebut sangat menjanjikan, dan hasilnya pun sudah ada, dan masih dalam pengujian. “Namun demikian masyarakat yang tergabung dalam koperasinya, akan segera mungkin memproduksi garam rakyat tersebut," katanya. Muhammad Yusuf menyebutkan, hasil garam tersebut, diharapkan nantinya akan memberikan peningkatan pendapatan buat para anggotanya yang mencapai 70 orang. "Namun saat ini, kami sangat mengharapkan perhatian dari Pemkab Langkat, untuk pengembangan produksi garam rakyat tersebut, terutama pemakaian lahan seluas 10 hektar tersebut," ujarnya. Selain itu, lokasi yang dimohonkan tersebut, akan digunakan untuk tapak mendirikan dapur garam, gudang penyimpinan garam serta gudang material. "Langkat akan muncul menjadi salah satu podusen garam, terutama buat kepentingan masyarakat lokal sendiri," katanya. Sementara itu koordinator kelompok industri garam rakyat Abdi Negeri Surya Arfian alias Wak Yan menjelaskan bahwa, untuk mencapai lokasi pengembangan garam rakyat ini, dari dusun dua Paluh Tambuan harus melalui jalan sepanjang delapan kilometer. (ANT)

Pemkab Pakpak Bharat Minta Register 44 Direvisi Medan-andalas Peraturan Daerah (Perda) Rancangan Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Sumatera Utara periode 2010-2030, ditargetkan sudah rampung pada Desember 2011. Panitia khusus (Pansus) RTRW sendiri sangat mengharapkan demikian menyusul pentingnya RTRW tersebut diketahui investor, pelaku usaha dan masyarakat umum. "Sudah harus rampung Desember ini, ketentuan juga meminta demikian," kata Ketua Pansus RTRW DPRD Sumut Jhon Hugo Silalahi kepada wartawan di Gedung Dewan, kemarin. Jhon mengatakan, tinggal melakukan dengar pendapat (hearing) dengan beberapa kabupaten/ kota, seperti Kota Medan. Menurutnya tidak ada kendala teknis karena kajian dan pembahasanpembahasan sebelumnya, sudah dilakukan. Semisal, Pemkab Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan dan beberapa daerah lainnya, sudah dilakukan pembahasan bersama. Pakpak Bharat mengusulkan revisi Register 44, karena kebanyakan wilayah dari daerah itu, masuk dalam Register 44 sehingga menyulitkan untuk pelaksanaan rencana pembangunan daerah. Belum lagi daerah Kepulauan Nias yang baru saja terbentuk beberapa daerah menjadi kabupaten. Bisa saja ada perbedaan pendapat antara masing-masing daerah yang baru terbentuk, terutama dalam proses pembangunan jalan yang notabene saat ini belum tidak jelas. "Jadi, masih banyak yang harus dirumuskan sehingga tidak menjadi bertentangan dengan RTRW provinsi. Artinya, faktor-faktor inilah yang membuat kita tidak bisa segera menetapkan RTRW," tukasnya. Tujuan dari semua ini, tambah Jhon, selain untuk menyelaraskan arah pembangunan nasional dimulai dari kabupatan/kota dan provinsi, juga agar ada kepastian bagi para investor. Dengan demikian, investor tidak lagi ragu menanamkan modalnya di Sumut. Kota Medan sendiri, lanjutnya, sudah menetapkan RTRW. Namun menurut Jhon, masih ada pembahasan sebelum RTRW yang sudah diperdakan Medan itu dilaksanakan. Menurutnya, RTRW Kota Medan harus sesuai dengan RTRW Provinsi. "Hal ini penting sehingga tidak terjadi tumpang tindih dan kekeliruan dalam penetapan Perda RTRW Sumut. Demikian juga dengan daerah lainnya, RTRW-nya harus sesuai dengan provinsi," politisi Partai Demokrat yang juga mantan Bupati Simalungun ini. Memang dalam ketentuan UU Nomor 26 tahun 2007 tentang Penyelenggaraan Penataan Ulang RTRW Suatu Wilayah, daerah berhak menetapkan RTRW. Namun dalam ketentuan itu juga diatur agar daerah bisa menyesuaikan dengan provinsi. Demikian juga provinsi, tidak bisa langsung mengetuk RTRW, sebab juga harus memperhatikan semisal kawasan- kawasan khusus di daerah. Antara lain, sebutnya, kawasan Sei Simangke, kawasan Danau Toba dan kawasan ekonomi khusus (KEK), provinsi tidak boleh sembarangan mengaturnya dalam RTRW sebab sudah ada ketentuan nasional yang mengaturnya. "Memang juga ada evaluasi setiap tahun pada pelaksanaannya setelah Perda RTRW disahkan. Namun sebelum ke sana, kita ingin pastikan agar dari awal semaksimal mungkin, ada kesesuaian antara kabupaten/kota dan provinsi," jelasnya. (LIM)

SUMATERA UTARA 13 Anggota DPRD Deli Serdang Kecanduan Membolos harian andalas | Hal.

Lubuk Pakam-andalas Sikap anggota DPRD Deli Serdang yang kecanduan bolos menghadiri rapat paripurna dan rapat-rapat alat kelengkapan dewan, selain bentuk pembangkangan terhadap undang-undang juga mencoreng wibawa Badan Kehormatan Dewan (BKD). Aturan perundang-undangan yang dijabarkan dalam tatib (tata tertib) dewan telah diatur, setiap anggota dewan wajib menghadiri semua rapat paripurna maupun rapat digelar alat kelengkapan dewan. Namun tatib yang merupakan produk dewan daerah itu terkesan hanya sebagai tulisan buram atau buku 'sele-sele' yang digunakan untuk sementara saja. Dalam pengertian, tatib atau kode etik dewan tidak permanen dan tidak merupakan hal mengikat bagi anggota dewan. Sehingga anggota dewan boleh semaunya dalam melaksanakan tugas sebagai wakil rakyat yang telah terpilih dalam Pemilu. Gambaran ini cukup kental dan sangat dinikmati sebahagian besar oknum DPRD Deli Serdang mengatasnamakan wakil rakyat daerah itu. Padahal, dalam peraturan DPRD Deli Serdang No 17/P/Tahun 2010 tentang kode etik DPRD BAB VI, perihal ketentuan dalam rapat. Pasal 9 menegaskan, anggota DPRD harus mengutamakan tugas dengan cara menghadiri secara fisik setiap rapat menjadi kewajibannya.

BOLOS - Mayoritas kursi anggota DPRD Deli Serdang dalam keadaan kosong, karena anggotanya suka membolos. Harus Rapi Kemudian anggota dewan harus berpakaian rapi, sopan, pantas serta memakai pin DPRD. Bagi anggota dewan berhalangan hadir secara fisik harus memberitahukan kepada pimpinan rapat. Pelanggaran terhadap ketentuan ini dikenakan sanksi atas pertimbangan dan kajian Badan Kehormatan. Bila dicermati, rambu-rambu yang mengatur tentang dewan ini cukup jelas, tetapi mengapa malah mayoritas anggota dewan tidak mengindahkan aturan tersebut. Masyarakat menilai perilaku dewan telah 'meludah ke atas

dan kena muka sendiri'. Selain itu masih banyak yang tidak paham tentang tatib dan kode etik. “Kalau melihat predikat anggota DPRD periode 2009-2014 ini hampir seluruhnya sarjana, tapi tidak paham dengan tanggung jawabnya yang diatur dalam tatib dan kode etik,� kata Susmono. Menurutnya, tingkah laku memalukan ditunjukkan angota dewan, PR buat BKD. Seharusnya BKD tidak berdiam diri selaku pemengang mandat penegakan etika dan moral dewan. "Tapi yang terjadi Badan Kehormatan terkesan membiarkan perilaku me-

Kasus Bom Molotov Mengendap di Polres Deli Serdang nya. Memasuki hampir dua tahun pasca tragedi pilu korban pelemparan bom molotov menimpa keluarga Ketua Pengurus Anak Cabang Pemuda Pancasila (PAC PP) Kecamatan Batang Kuis, Warsito yang akrab dipanggil Anto Lembu, oleh OTK tepatnya setahun delapan bulan lalu, di rumahnya Dusun V, Desa Sena, Kec Batang Kuis, persisi di belakang kantor Desa Sena. Tragedi setahun delapan bulan yang lalu tersebut mencuat ke seantero jagad. Aparat kepolisian Sektor Batang Kuis dan Polresta Deli Serdang pun menjadi sibuk. Pagi, siang dan malam aparat hukum berseliweran di Batang Kuis, seakan akan memperlihatkan kepada masyarakat keseriusan mengungkap kasus kematian Salsabila. Namun, itu hanya fatamorgana dan isapan jempol belaka. Kini jasad kaku almarhumah

(TH)

Pencalonan Rahman Jadi Kades Dipertanyakan

Ratapan Pilu Keluarga Salsabila

Batang Kuis-andalas Seperti raib ditelan masa, begitulah tampaknya kasus bom molotov yang menewaskan Salsabila Anggunningtyas, putri Ketua PAC PP Batang Kuis, Warsito alias Anto Lembu (38), yang diserang OTK 19 Februari 2010 silam di rumahnya Dusun V, Desa Sena, Batang Kuis. Kasus tersebut, hingga kini masih mengendap di Polres Deli Serdang. Padahal korbannya, Salsabila (10) telah meninggal dunia, karena luka bakar di sekujur tubuh saat dirawat intensif di RSU Pirngadi Medan dan dua anaknya yang lain menderita luka bakar ringan. Tapi, hingga saat ini, polisi seperti kehilangan akal untuk membuktikan dugaan keterlibatan Eko, yang dicurigai karena malam itu sempat dipergoki Suprawati (35) ibu korban, saat melempar bom molotov lewat kaca jendela rumah-

malukan tersebut," katanya. Seperti terjadi saat paripurna rencana pergantian Wakil Ketua DPRD dari Fraksi PKS, Dwiandi Syahputra Lubis, kepada Saiful Tanjung, Kamis lalu sepertinya dewan tidak mempunyai beban moral. Sidang dipimpin Wakil Ketua H Wagirin Arman didampingi Wakil Ketua Ruben Tarigan dan Dwi Andi Lubis, yang digelar sejak pukul 10.00 WIB hingga 14.30 WIB berlangsung alot dan banjir interupsi itu, terpaksa dibatalkan setelah sempat diskors hingga tiga kali, akibat tidak korum.

Salsabila terbaring damai di pusara pekuburan muslim Batang Kuis. Namun, pengungkapan tabir kasus yang merenggut dirinya belum juga terkuak. Polsek Batang Kuis dan Polresta Deli Serdang diyakini keluarga korban sengaja memendam dan mempetieskan kasus tersebut. Saatnya kreadibilitas Kapoldasu dan Kapolresta Deli Serdang yang baru, dipertaruhkan. Bisakah terketuk pintu hati nurani hamba hukum, orang nomor satu di Sumut dan Deli Serdang untuk menuntaskan kasus tersebut ? Wallahu A'lam. Kendati berbagai cara sudah dilakukan Anto Lembu untuk membantu aparat hukum mengusut kasus tersebut, hasilnya tetap nihil belaka. Ratapan pilu keluarga Almarhumah Salsabila dan harapan, agar kasus bom molotov itu segera diungkap, seakan hanya berhenti sebatas wacana. (FT)

Pancur Batu-andalas Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di sejumlah desa di Kabupaten Deli Serdang segera digelar, karena sejumlah kepala desa masa jabatannya sudah berakhir. Tapi dari sekian desa yang akan melaksanakan Pilkades itu, bursa calon kades di Desa Namo Bintang paling ramai. Sekitar 7 bakal calon kepala desa berpeluang mengikuti Pilkades karena telah mendaftarkan diri kepada Panitia Pemilihan Kepala Desa (P2K). Dari 7 bakal calon itu, seorang di antaranya mantan kepala desa periode sebelumnya, Rahman. Sebagian warga mempertanyakan dan menyesalkan keikutsertaan yang bersangkutan sebagai bakal calon kepala desa. "Kenapa P2K masih menerimanya sebagai bakal calon Kades, sementara dia tersangkut kasus dana bantuan langsung tunai (BLT) dan raskin," kata warga. Kasus Rahman bersama menantunya SU br P yang juga sebagai Sekretaris Desa Namo Bintang, hingga kini masih bergulir di pengadilan dan terancam dijerat Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi. Selain itu, Rahman belakangan ini diketahui, kesehatannya sudah tidak mendukung lagi. Tapi, kabarnya dia berhasil memperoleh surat keterangan sehat dari salah satu rumah sakit pemerintah, yang diduga karena adanya indikasi permainan. (STP)

Kinerja Pelayanan IMB Harus Ditingkatkan Lubuk Pakam-andalas Kalangan anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang menyatakan, kinerja pelayanan administrasi izin harus ditingkatkan dan kualitasnya diharapkan mampu mengungguli daerah lain. "Kami berharap kinerja pelayanan IMB (izin mendirikan bangunan-red) di Deli Serdang semakin baik dan kualitas pelayanannya bisa lebih unggul dibanding daerah lain," kata anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Deli Serdang Syarifuddin Rosha di Lubuk Pakam, Minggu (9/10). Dia menyatakan hal itu berkaitan dengan keputusan DPRD Deli Serdang barubaru ini menetapkan Peraturan Daerah (Perda) yang baru tentang Izin Mendirikan Bangunan, Izin Peruntukan dan Izin Keterangan Tempat Usaha. Pelayanan administrasi pengurusan IMB, menurut dia, harus senantiasa mengedepankan asas transparansi dan tepat waktu agar masyarakat tidak merasa kecewa dan dirugikan. Asas transparansi dalam pengurusan IMB mutlak senantiasa dijunjung tinggi segenap aparat instansi terkait, termasuk dalam menerapkan mekanisme, pro-

sedur dan termasuk biaya retribusi penerbitan izin tersebut. Melalui penerapan sikap transparansi, lanjut dia, dipastikan proses penerbitan IMB akan berjalan lancar, tepat waktu dan biaya yang dikeluarkan pemohon izin sesuai dengan retribusi yang ditetapkan di dalam Perda. Syarifuddin juga mengingatkan Bupati Deli Serdang agar tidak mentolerir pemberian sanksi terhadap setiap oknum pejabat yang terbukti mempersulit maupun menaikkan biaya pengurusan IMB di luar tarif resmi. "Peningkatan kualitas pelayanan administrasi perizinan harus konsisten dilaksanakan, seiring dengan upaya merealisasikan target pendapatan asli daerah," tambahnya. Pemkab Deli Serdang menetapkan target sementara pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor retribusi IMB selama tahun 2011 minimal sebesar Rp11 miliar. "Target PAD Deli Serdang tahun 2011 sebesar Rp11 miliar dari retribusi pelayanan IMB cukup realistis bila dibarengi dengan peningkatan kualitas pelayanan dan transparansi," ujarnya. (ANT)

andalas/imanuel sitepu

TANP TANPAA IMB - Perumahan ini disinyalir dibangun tanpa menggunakan IMB, karena pihak berkompeten terlambat mengeluarkannya.


Senin

ACEH MEMBANGUN

10 Oktober 2011

Bupati Aceh Tamiang Diminta Selesaikan Kasus Jalan Dua Jalur Aceh Tamiang-andalas Kasus pelebaran dua jalur di Aceh Tamiang sampai saat ini belum juga terselesaikan. Sementara, Bupati Aceh Tamiang telah berjanji akan menyelesaikan kasus ganti rugi tanah masyarakat yang terkena pelebaran jalan dua jalur di Kecamatan Karang Baru dalam tahun 2011 ini. Tetapi, sampai saat penutupan sidang paripurna Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Bupati, akhir pekan lalu, belum juga bisa dipertanggungjawabkan oleh Bupati. Sehingga anggota dewan dari fraksi Muda Sedia, Mustafa MY dalam pandangan fraksinya memberi ultimatum kepada Bupati untuk dapat mempertanggungjawabkan segala permasalahan dalam tahun ini, mengingat masa jabatan Bupati tinggal setahun lagi. Masih dalam pandangan fraksi, Muda Sedia yang menekan pihak eksekutif untuk segera menyelesaikan ganti rugi tanah yang terkena jalan dua jalur kepada masyarakat dalam tahun ini. “Apabila tidak dapat diselesaikan dalam tahun ini, maka pihak legislatif akan menggunakan hak-hak dewan dalam menekan eksekutif, agar permasalahan ganti rugi dapat diselesaikan secepatnya,” tegas Mustafa. Sementara itu, fraksi Partai Aceh, Fadlon yang menyampaikan pandangan fraksinya terkait kesejahteraan masyarakat, perlu peningkatan lagi dari pihak eksekutif. Pada kesempatan tersebut Fadlon mengingatkan, pemakaian kendaraan dinas, baik roda dua dan empat untuk dipergunakan hanya dalam waktu dinas dan bukan untuk perorangan. Fraksi Demokrat yang disampaikan Saiful Sofyan terkait masalah tapal batas, antar Kecamatan dan Kabupaten agar segera diselesaikan. Hal ini dituangkan ketiga fraksi dalam sidang paripurna LKPJ Bupati Aceh Tamiang di ruang sidang utama DPRK. (ZHM)

SIM Diharapkan Jadi Bandara Transit Pesawat Dunia

Banda Aceh-andalas Pemerintah Aceh mengharapkan Bandara internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, menjadi tempat transit pesawat dunia di masa mendatang. "Kita berharap Bandara SIM menjadi tempat mendaratnya pesawat dari Timur Tengah khususnya untuk mengisi bahan bakar sebelum melanjutkan perjalanannya," kata Sekretaris daerah Provinsi Aceh T Setia Budi di Banda Aceh, Minggu. Ia menyampaikan hal tersebut di selasela menghadiri acara syukuran pendaratan perdana Boeing 747-400 kapasitas 455 yang membawa calon jamaah haji (calhaj) Embarkasi Banda Aceh melalui Bandara SIM menuju Arab Saudi. Dijelaskannya, Bandara SIM yang dibangun Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias pasca tsunami 26 Desember 2004 memiliki panjang landasan 3.000 meter dan lahan parkir yang mampu menampung pesawat berbadan besar. "Artinya, sarana dan prasara yang tersedia saat ini sangat memadai untuk mendaratkan pesawat berbadan besar yang akan singgah dan menggunakan jasa Bandara SIM sebelum bertolak ke negara tujuan," katanya. Ia mengatakan, dengan berhasilnya pendaratan dan pemberangkatan perdana pesawat Boeing 747-400 kapasitas 455 penumpang yang lepas landas sekitar pukul 09.00 WIB itu dapat menjadi sebuah pertimbangan positif bagi seluruh maskapai penerbangan. "Kita berharap tidak hanya pesawat carteran milik maskapai Penerbangan Garuda Indonesia yang mendarat di Aceh tetapi akan ada pesawat berbadan besar lainnya mendarat di masa mendatang," katanya. Hal yang sama juga dikatakan Wakil Ketua DPR Aceh Sulaiman Abda. Ia mengatakan kehadiran pesawat berbadan besar merupakan sebuah tanda syukur bagi masyarakat Aceh. "Ini merupakan sebuah penghargaan yang sangat besar yang patut disyukuri dan kami sangat mendukung upaya menjadikan Bandara SIM sebagai tempat transit di masa mendatang," katanya. Ia menambahkan, berbagai fasilitas yang tersedia sudah sangat memadai untuk melayani pesawat berbadan besar yang akan mendarat di Bandara provinsi berpenduduk sekitar 4,6 juta jiwa itu. "Bandara SIM sangat layak untuk melayani pesawat berbadan besar hal ini ditandai dengan berhasilnya pendaratan perdana pesawat berbadan besar milik Garuda Indonesia," katanya. Sementara itu, General manager PT Angkasa Pura II Bandara SIM, HM Wasfan W Widodo mengatakan pihaknya siap untuk melengkapi berbagai sarana pendukung dalam menghantarkan SIM sebagai bandara transit internasional. (ANT)

harian andalas | Hal.

14

Proyek Abudmen Diduga Mark-Up Langsa-andalas Proyek pembuatan abudmen jembatan di Kampung Merande, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, senilai Rp 2,1 miliar berasal dari APBN tahun 2010 diduga dimark up 50 persen dari nilai anggaran. Bahkan, proyek tersebut menurut masyarakat setempat, dikerjakan asal jadi, karena ujung jalan pada abudmen (tanggul penahan jembatan-red) tersebut dibuat berbelok tajam. Sehingga tidak selaras dengan badan jalan utama yang akan dilalui pengguna jalan. Salah seorang konsultan yang tidak bersedia disebut namanya kepada andalas, kemarin mengatakan, dari fisik pembangunan proyek yang dikerjakan tersebut, tidak sewajarnya menelan biaya senilai Rp 2, 1 miliar. Sebab, lanjut sumber itu, dengan nilai anggaran sebesar itu, seharusnya sudah menjadi jembatan. “Kalau saya lihat hasil fisiknya, tidak wajar nilai Rp 2,1 miliar hanya untuk membuat abudmen saja. Seharusnya dengan nilai itu, sudah rampung secara keseluruhan menjadi jembatan. Saya sudah presentasikan, kalau proyek tersebut diduga dimark up 50 persen dari nilai anggaran,” ungkap sumber itu. Lain halnya dengan Saniyem,

andalas/sno

PROYEK ABUDMEN - Inilah proyek pembuatan abudmen jembatan, di Kampung Merande, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, senilai Rp 2, 1 M berasal dari APBN tahun 2010, diduga dimark up 50 persen dari nilai anggaran. (41), warga setempat. Wanita paru baya itu mengatakan, proyek tersebut terkesan dikerjakan asal jadi oleh pihak pelaksana. Sebab, lanjut Saniyem, pada ujung jalan pada abudmen jembatan tersebut dibuat terlalu

menekong, sehingga bisa berdampak pada rawan kecelakaan. “Coba lihat, ujung jembatan dibuat terlalu menekong seperti itu, kan nanti bisa membahayakan bagi pengguna jalan. Kalau itu tidak dirombak, tekongan itu

Partai Aceh tak Jadi Daftarkan Calonnya Langsa-andalas Sampai batas akhir penerimaan pendaftaran, Jumat (7/10) pukul 00.00 WIB, dua belas pasangan calon wali kota/wakil wali kota telah mendaftar ke Komisi Independen Pemilihan Kota Langsa. Delapan pasangan dari jalur perseorangan, empat diusung partai politik. Ketua KIP Kota Langsa Agusni AH saat ditemui andalas, Sabtu (8/10), menyebutkan, delapan pasangan, calon jalur perseorangan yang mendaftar yaitu empat pasangan calon dari partai politik yang mendaftar yaitu Zulkifli Zainon-Syaifullah diusung Partai Golkar, PDI-P, Hanura dan Gerindra. Setelah itu Jauhari-Razali Yusuf diusung Partai PAN, PPP dan Sira. Kemudian, Zulham-Zauni Gading di usung Partai Demokrat. Dan Aksari Usmanuddin-Cut Gade diusung 20 Partai Gurem/non kursi di DPR Kota Langsa. Kemudian delapan pasangan calon dari jalur perseorangan yang mendaftar yaitu, Ilyas M Ali-Ir Azhan Hamid, SyaifuddinTgk Bahagia, Tgk Syech Muhazir-Tgk Kamarullah, Fadli Zainal-TM Yusuf, Soraya Hasbi-Bachtiar Harun, Saifuddin Razali-T Arbani, Mulia Sarjana-Ibnu Sina dan Abdul Wahab-Arbia Adeh. Dua puluh parpol non kursi, menurut Agusni, karena sesuai ketentuan yang berlaku mereka bisa mengusung pasangan calon untuk maju dalam Pilkada 2011. Sedangkan dari Partai Aceh, menurut Agusni, sampai batas akhir penerimaan pendaftaran, ternyata partai politik lokal yang memiliki 6 kursi di DPR Kota Langsa itu tidak mendaftarkan pasangan calon wali kota-wakil wali kota. “Sekarang pendaftaran

calon sudah kita tutup sampai pukul 00.15 WIB,” kata Agusni. “KIP kabupaten dan kota hanya menjalankan amanah dan perintah KIP Aceh yang tertuang dalam keputusan KIP Aceh tentang tahapan dan jadwal Pilkada,” tambahnya. Sesuai tahapan yang sudah ditetapkan, menurut Agusni, politik dan partai politik lokal atau gabungan partai politik yang memiliki 15 persen suara sah hasil Pemilihan Umum Legislatif tahun 2009 diberi kesempatan pada tanggal 1 sampai 7 Oktober 2011 untuk mendaftar sebagai calon wali kota-wakil wali kota Langsa. “Sampai batas akhir masa pendaftaran, delapan pasangan calon perseorangan dan empat pasangan calon dari partai politik sudah mendaftar,” katanya. KIP kabupetan dan kota bukan pengambil kebijakan, hanya bertugas melaksanakan seluruh perintah KIP Aceh sesuai ketentuan undang-undang,” kata Agusni. “KIP Aceh menyatakan cooling down atau jeda sementara, maka kita jeda. Kemudian ada rapat-rapat yang akhirnya menyatakan pilkada harus dilanjutkan maka keluar keputusan KIP Aceh,” katanya. Keputusan KIP Aceh itu bernomor 17 tahun 2011 tentang perubahan ke tiga atas keputusan KIP Aceh nomor 1 tahun 2011 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan pemilihan umum gubernur-wakil gubernur, bupati-wakil bupati dan wali kota-wakil wali kota dalam Provinsi Aceh. “Sejauh tidak ada keputusan baru tentang hal ini, kita tetap jalankan tahapan,” kata Agusni. (HARTO)

rawan kecelakaan. Katanya mau dirombak, tapi hingga kini belum juga dirombak,” terangnya. Pejabat Pembuat Tehnik Komitmen (PPTK) pada Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Langsa Ir Ayahdin yang dikonfirmasi via

selular belum lama ini membatah keras kalau pelaksanaan pada proyek tersebut dimark-up 50 persen. “Tidak benar itu. Kami mengerjakan sesuai dengan Rancangan Anggaran Belanja (RAB),” tegasnya. (SNO)

KIP Acut-Lhokseumawe Terima Pendaftaran Peserta Pilkada Lhokseumawe-andalas Di tengah kisruh Pilkada Aceh yang mempertentangkan pasal UUPA dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan calon perseorangan, sejumlah calon baik yang diusung partai politik maupun perseorangan terus berdatangan ke kantor Komisi Independen Pemilihan (KIP) untuk mendaftarkan diri. Misalnya menjelang dead lock (batas akhir) pencalonan yang ditetapkan KIP Aceh pada pukul 00.00 Jum’at (7/10) lalu, untuk kabupaten Aceh Utara (Acut) telah mendaftar diri sebanyak 15 pasang. Untuk Kota Lhokseumawe yang telah mendaftar sepuluh pasang. Sementara Partai Aceh (PA) dari dua daerah tersebut tidak mendaftar sampai batas terakhir yang ditetapkan KIP. Ketua KIP Aceh Utara, Muhammad Manan kepada andalas, Sabtu (8/10) menjelaskan, sampai batas akhir jumlahnya mencapai 15 pasang. Semua mereka merupakan calon dari perseorangan termasuk mantan Bupati Aceh Utara Ilyas A Hamid yang juga ikut mendaftarkan melalui jalur independen. Sementara pasangan dukungan partai politik (Parpol), untuk calon Bupati Aceh Utara hanya satu pasangan yaitu Sulaiman yang berpasangan dengan Syarifuddin. “Sejauh ini untuk calon bupati Aceh Utara yang diusung partai politik baru satu pasang. Dan semua calon baik perseorangan maupun yang dari dukungan partai politik akan diteliti sesui persyaratan yang

ditetapkan KIP,” ucap Muhammad. Ketua KIP Aceh Utara juga menyebutkan, di antara pasangan tersebut masih ada yang belum selesai administrasi. Seperti KTP pendukung dan persyaratan lainnya. KIP mengharapkan seluruh persyatan administrasi segera diselesaikan, karena KIP harus segera melakukan verifikasi. Batas verifikasi telah ditetapkan tanggal 21 Oktober 2011. Selain itu tambahnya, masih ada persyaratan administrasi pribadi para balon yang belum sempurna. Di antaranya, data harta kekayaan. Persyaratan tersebut juga harus segera diselesaikan karena batasnya tanggal 4 November 2011. “Semua yang berkaitan dengan persyaratan harus sudah selesai dan dilengkapi sampai batas yang telah ditetapkan,” pungkas Muhammad. Untuk calon peserta Pemilukada yang mendaftar di KIP Kota Lhokseumawe sebanyak 10 pasangan. Menurut Ketua KIP Kota Lhokseumawe Abdul Hadi, tujuh pasangan dari perseorangan dan tiga dari Parpol. Termasuk Rachmadsyah, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Sumatera Utara yang diusung Partai Demokrat berpasangan dengan Mursyid. Selain itu juga pasangan dukungan PAN, Golkar dan Partai SIRA yaitu Munir Usman-Suriadi. Pasangan Fuadi-Helmi diusung oleh PKS dan beberapa partai lainnya. Sedangkan PA Kota Lhokseumawe juga tidak mendaftar sampai batas akhir yang ditetapkan KIP Aceh. (UCR)

Terkait Kuala Bungkah

Masyarakat Dewantara dan Muara Batu Temui Anggota DPRA TERKAIT usaha mempercepat pengerukan kembali Kuala Bungkah, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara yang tertimbun pasir selama tujuh tahun, Imum Mukim bersama Geusyik dan tokoh masyarakat lainnya di dua kecamatan, Dewantara dan Muara Batu, Aceh Utara akan menemui anggota DPRA, Asdar.

M

ereka ingin dukungan anggota DPRA asal Krueng Geukueh itu dalam mempercepat pembangunan kuala Bungkah, yang menurut mareka akibat mulut kuala tertimbun pasir. Tidak saja telah menghancurkan puluhan hektar tambak ikan di sekitar, juga kerap mendatangkan banjir sepanjang aliran Krueng Ajo. Selain itu kesengsaraan ratusan nelayan karena kesulitan melaut. Hal ini disampaikan, Tgk Adnan, Imum Mukim Bungkah saat dilakukan pengerukan darurat atas bantuan PT Pupuk Iskandar Muda, Minggu (9/10). Adnan yang didampingi Imum Mukim Cot Murong Kecamatan Dewantara, Tarmizi Adam bersama sejumlah geusyik dan tokoh masyarakat lainnya

andalas/usman cut raja

TINJAU PENGERUKAN - Sejumlah Geusyik dan Imum Mukim serta tokoh masyarakat Kecamatan Dewantara dan Muara Batu bersama Kepala Biro Humas PIM, Mustafa Thaher saat meninjau pengerukan kuala Bungkah yang dilakukan atas bantuan PT PIM. menceritakan, awal kejadian mulut kuala tertimbun pasir akibat dihantam tsunami pada 2004, tujuh tahun lalu. Dijelaskan, akibat mulut kuala yang luasnya sekitar 200 meter tertimbun pasir, banyak tambak ikan milik warga disekitarnya hancur dan sampai

sekarang masih belum bisa dimanfaatkan. Selain itu, lanjutnya, sering terjadi banjir yang menyapu puluhan desa sepanjang aliran Krueng Ajo yang bercabang ke Dewantara dan Sawang. “Kesengsaraan warga akibat banjir tentu dapat dipahami sendiri,” papar

Adnan kepada Kepala Menajer Humas PT PIM, Mustafa Thaer yang ikut hadir di lokasi pengerukan. Dia menjelaskan, ada memang bantuan pengerukan darurat yang dilakukan Pemda Aceh Utara, tapi tidak bertahan lama, setelah dua bulan tertimbun kembali. “Akibat timbunan pasir di mulut kuala itulah yang sangat menyulitkan boat-boat para nelayan keluar masuk, mareka terpaksa menunggu air pasang baru bisa boat didorong keluar atau masuk,” ujar Adnan. Sementara Abu, salah seorang tokoh masyarakat Bungkah yang mengaku sudah sangat lelah mengurus untuk dibangun kembali Kuala Bungkah sampai ke kantor Gubernur Aceh kecewa berat, ketika informasi yang diterima dari Dinas Pengairan dan Kelautan Provinsi Aceh anggaran sudah tersedia melalui APBA tahun 2011 namun belum bisa terealisasi, karena tersandung Peraturan Gubernur (Pergub) yang belum keluar. “Kami mengharapkan dukungan anggota DPRA asal pemilihan Aceh Utara yang berdomisili di Krueng Geukueh mau menjembatani dan mendesak Pemerintah Aceh segera membangun kembali kuala Bungkah,” harap Abu. (UCR)


Senin

SAMBUNGAN

10 Oktober 2011

Hamil, Seorang Calhaj Gagal ke Tanah Suci Medan-andalas Seorang jemaah calon haji asal Medan, Wilda Sarah Pohan Binti Abdul Karim Pohan (45), tergabung di kelompok terbang 07 Embarkasi Medan yang dalam keadaan hamil, gagal berangkat ke Tanah Suci, Mekkah. Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, HM Sazli Nasution, Minggu (9/10) mengatakan, calon jemaah haji (calhaj) yang tidak jadi berangkat itu sedang hamil 5 hingga 6 minggu. Karena itu, katanya, tim poliklinik Asrama Haji Medan menyarankan kepada Wilda Sarah Pohan yang beralamat Jalan Denai Gang III Nomor 16 Tegal Sari Medan Kota, tidak usah berangkat haji tahun ini. "Kalau dipaksakan juga berangkat naik haji, maka dikhawatirkan janin yang ada dalam kandungan calhaj itu akan mengalami keguguran, mengingat

tantangan yang akan dihadapi di Tanah Suci itu," kata Sazli. Dia mengatakan, diketahuinya Wilda Sarah dalam keadaan berbadan dua, berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan petugas kesehatan haji di Asrama Haji Medan, Jumat (7/10). Petugas kesehatan yang sedang memeriksa kesehatan calhaj asal Medan itu, menemukan adanya kelainan di bagian perut wanita tersebut. Ternyata Wilda Sarah Pohan, setelah diperiksa beberapa kali, memang benar positif hamil. Maka Calhaj itu tidak dibenarkan berangkat ke Tanah Suci. Sementara itu seorang calhaj asal Kota Binjai, Morlan Japane Hasibuan Binti Japane Hasibuan (59) yang tertinggal rombongan, akhirnya dapat diberangkatkan dan bergabung dengan Kloter 07 Embarkasi Medan, Sabtu, menuju ke Tanah Suci. (ANT)

Wilayah RI Dicaplok Malaysia Lagi .........(Dari Halaman 1) pembagian wilayah administrasi tanah jajahan kedua negara. Traktat ini memasukkan Camar Bulan ke wilayah Indonesia. Namun, Wakil Kepala Penerangan Kodam Tanjungpura, Letkol Inf Totok, me m b e r i k a n fakta sebaliknya. Menurutnya, Camar Bulan masuk wilayah Malaysia. "Hal ini berdasarkan pertemuan antara Indonesia-Malaysia di Semarang tahun 1978 yang memutuskan wilayah Camar Bulan masuk ke wilayah Malaysia," kata Totok. Meski demikian, Totok mengakui, jika Traktat London memasukkan Camar Bulan ke wilayah Indonesia. Meski ada Traktat London, kata Totok, TNI bertugas menjaga perbatasan berdasarkan keputusan tahun 1978 di Semarang. "Untuk Kalbar ada 966 km, 30 pos penjagaan termasuk di wilayah Tanjung Datuk dan Camar Bulan," ujarnya seperti dilansir vivanews. Wilayah yang menurutnya bermasalah adalah Pantai Tanjung

Datu (berada di Dusun Camar Bulan), Sungai Buan, Titik D 400, Gunung Raya, dan Sungai Aum. "Kami sedang mempermasalahkan lima kawasan perbatasan itu," kata Totok. Staf Khusus Kepresidenan Bidang Hubungan Internasional Teuku Faizasyah mengaku belum melaporkan hal ini ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ia mengaku belum membahas dan melaporkan persoalan ini langsung dengan presiden. "Yang pasti saya belum laporkan berita (pencaplokan) di media online tersebut ke beliau (presiden). Saya tidak tahu kalau ada pihak lain yang infokan beliau berita tersebut,"kata dia lagi seperti dikutip republika. Ia tegaskan, untuk beritaberita, seperti ini yang terpenting adalah melakukan verifikasi terlebih dahulu benar tidak-nya ada pencaplokan. Menurut dia, batas-batas wilayah darat di pedalaman hutan belantara, rentan perubahan karena berbagai faktor. Termasuk faktor alam atau kerusakan patok-patok karena usia.(NET)

120 Ribu Jemaat HKBP Tumpah Ruah di Teladan .........(Dari Halaman 1) gama dapat lebih taat demi perakedamaian bangsa," katanya. Semoga perayaan Jubileum 150 Tahun ini, lanjut Menko Kesra, menjadi momentum untuk merefleksikan kembali akan peran dan fungsi HKBP di tengah-tengah masyarakat dan gereja. Sementara, Luhut Panjaitan mengatakan, 4,1 juta jemaat HKBP harus dapat mengisi pembangunan di Indonesia. HKBP itu merupakan aset yang harus dijaga dengan baik karena perannya sangat besar dalam mengisi kemerdekaan. “Kita melihat makam-makam pahlawan begitu banyak jemaat yang menjadi pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan. Jadi Anda tidak perlu berkecil hati,dan Anda harus sebagai jemaat HKBP. Mungkin inilah kali terakhir saya menghadiri jubileum HKBP. Jubileum 200 tahun mendatang mungkin hanya bisa dilihat oleh anak-anak saya," katanya. Sebelumnya, Wali Kota Medan Rahudman Harahap mengatakan, melalui pesta Jubileum 150 tahun HKBP ini umat bera-

daban. Dapat meningkatkan kualitas umat yang lebih baik dan toleran. Ketua Umum Panitia Jubileum 150 Tahun HKBP Wilayah II Dr RE Nainggolan MM melaporkan, menyambut perayaan jubileum tahun ini panitia telah melakukan berbagai kegiatan sosial, berupa berobat gratis kepada 80 ribu lebih masyarakat kurang mampu, tanpa harus memandang agama, suku, dan status lainnya, juga gerakan pelestarian lingkungan melalui penghijauan di berbagai tempat. Perayaan yang berlangsung meriah ini diwarnai pemberian penghargaan kepada pemenang paduan suara, penyerahan piagam penghargaan kepada Yayasan Surya Kebenaran Internasional (YSKI) dan daftar Bank Donor Darah HKBP kepada Ketua PMI Sumut oleh Ephorus HKBP didampingi Ketua Umum Panitia Wilayah II dan Ketua Bidang Kesehatan, serta diakhiri dengan koor massal oleh Naposobulung HKBP (N HKBP) dengan konduktor Marudut Tambunan.(RIL)

Nenek Minta Hadiah

Penari Telanjang Pria .........(Dari Halaman 1) annya," kata Marguerite seperti jang (stipper) pria untuk menghiburnya sebagai ganti musik klasik. Keluarga awalnya memberi beberapa masukan tentang hadiah apa yang akan diberikan. "Kami bertanya pada ibu pada bulan Juni apa yang dia inginkan untuk pestanya," kata Marguerite, salah seorang putri Clare. Menurut Marguerite, yang pertama ibunynya sebenarnya adalah 'kursi di bulan', tetapi karena itu sesuatu yang tidak mungkin, mereka menawarkan yang lain. Tetapi ibunya malah meminta penari telanjang pria. "Saya tidak bisa percaya. Dia punya rasa humor yang aneh, saya hampir terjatuh dari kursi karena mendengar perminta-

dilansir Orange, Jumat (5/10). Meski pemintaan itu tergolong konyol, kerabatnya menyetujuinya. Maka Scorpion, seorang penari telanjang pria dipanggil di hari ulang tahunnya. Penari telanjang yang memiliki nama asli John Green itu sempat memberikan tarian eksotis meski tidak benar-benar telanjang. "Saya menikmati itu. Saya bahkan selalu menebar senyum di wajah saya," ujar Clare. Sementara Scorpian mengaku senang bisa menghibur seorang nenek yang sangat ingin melihat penari telanjang. "Claire sudah lama menunggu itu. Tapi ini adalah hari yang sangat istimewa dan dia benarbenar menikmatinya," kata Scorpion.(NET)

harian andalas | Hal.

15

RS Bandung ‘Usir’ Pasien Jamkesmas .........(Dari Halaman 1) membantu meringankan beban saya, bang," timpalnya dengan suara parau. Sekadar diketahui, sejak Kamis (6/10), Rizka Aprilia menjalani perawatan di Ruang Ester 4 RSU Bandung. Namun pihak RSU Bandung mengharuskan Supriyanto membayar Rp2 juta untuk pembelian 8 kantung darah. Padahal, Rizka tercatat sebagai peserta Jamkesmas dengan nomor 0000332544003. Supriyanto mempertanyakan alasan pembayaran uang darah itu ke petugas kasir. "Saya tanya kenapa darah dibayar, kan sudah ditanggung Jamkesmas. Petugas kasir itu bilang, darah di luar tanggungan Jamkesmas dan harus dibayar pasien. Itu saya bayar hari

pertama dirawat," ucapnya. Karena bingung dengan jawaban petugas dan hanya berpikir anaknya bisa cepat sembuh, mau tak mau Supriyanto yang keseharian hanya berdagang es keliling itu membayar juga uang darah tersebut. "Awalnya saya bayar Rp1 juta dulu, yang Rp1 juta lagi menyusul bayarnya," ujarnya, Sabtu (8/10) seraya menunjukkan bukti kwitansi pembayaran darah sebanyak empat kantong golongan B, senilai Rp1 juta diterima dari M Syaiin tertanggal 6 Oktober 2011 yang ditandatangani petugas RSU Bandung, Mar Bangun. Supriyanto mengaku sudah menghabiskan sekitar Rp10 juta untuk membiayai perobatan putrinya yang masih duduk di bangku kelas IX SMPN 2 Stabat

itu. Uang itu diperolehnya dari hasil menjual sepeda motor dan televisi serta pinjaman kepada teman dan keluarganya. "Sepeda motor yang saya gunakan untuk jualan es pun sudah saya jual. Begitu juga televisi," ungkapnya dengan raut wajah sedih. Mengenai derita yang dialami Rizka, Supriyanto (41) mengisahkan, anak pertamanya dari tiga bersaudara itu diketahui menderita tumor sejak Maret 2011. Itu setelah Rizka jatuh dari sepeda dan dibawa ke tukang urut. Namun, karena tidak ada perubahan, Rizka dibawa ke RSU Imelda Pekerja Indonesia, Jalan Bilal. Hasilnya, dokter menyarankan agar kaki Rizka diamputasi. Namun karena tak mau kehi-

langan satu kaki anaknya, Suprianto mencoba pengobatan alternatif. Setelah tak juga menunjukkan perkembangan, lalu Riska dibawa ke Rumah Sakit Adam Malik. "Tapi, karena harus berobat jalan dan tidak ada uang, pengobatan sempat berhenti. Hingga, kami berobat ke RSU Bandung atas saran teman saya," jelasnya. Sementara itu, Kepala Bidang Jaminan Sarana Kesehatan Dinkes Sumut Agustama menegaskan, tindakan petugas RSU Bandung telah melanggar ketentuan. Seharusnya peserta tidak dibebankan untuk pembelian darah. "Pasien tidak dikenakan biaya apa pun yang dilayani dalam Jamkesmas," tegasnya. Ketua Unit Donor Darah PMI Medan Delyuzar menuturkan hal

yang sama. Peserta Jamkesmas tidak dibebankan biaya untuk pembelian darah. Jika pasien atau keluarga datang ke PMI membawa surat rujukan dari rumah sakit dengan kartu Jamkesmas, maka tidak ada pembayaran kantong darah. "Kita tidak tahu apa rumah sakit (RSU Banding) itu meminta darah untuk pasien Jamkesmas atau tidak," katanya. Humas RSU Bandung Joko yang dikonfirmasi wartawan Sabtu (6/10) mengatakan pasien Jamkesmas yang berobat di rumah sakit swasta tidak ditanggung biaya darahnya. “Kita sudah sampaikan hal ini ke pihak keluarga, namun mereka tidak mau. Rumah sakit swasta tidak menanggung biaya darah,” terang Joko.(YN)

RESHUFFLE KABINET

Menteri Selingkuh Jadi Bahan Gosip di SIKIB Jakarta-andalas Wacana perombakan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II dikabarkan membuat beberapa menteri ketar-ketir, terutama menteri yang sedang terkena isu perselingkuhan. Dikabarkan, isu perselingkuhan menjadi bahan obrolan di Serikat Istri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKIB) II dan sampai ke telinga Ibu Negara Ani Yudhoyono. Ada yang mendesak menteri bersangkutan dicopot dari kursi jabatannya. Menteri yang tersangkut kasus perselingkuhan dianggap dapat memperburuk citra pemerintahan karena tidak patut dicontoh. Setidaknya, ada dua menteri yang diterpa isu perselingkuhan yakni Menteri Perhubungan Freddy Numberi dan Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa. Freddy dikabarkan memiliki 'affair' dengan seorang wanita muda, sedangkan Suharso disebut-sebut memiliki wanita idaman lain (WIL). Keduanya sudah membantah tuduhan miring soal perselingkuhan. Namun, desakan agar menteri yang diterpa isu

perselingkuhan layak diganti, berdatangan. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok mengatakan menteri yang tersangkut kasus perselingkuhan semestinya layak dievaluasi. Namun, pihaknya tetap menyerahkan reshuffle kabinet kepada Presiden SBY.

"Belum mendengar kabar itu (desakan SIKIB). Kalau soal reshuffle kita serahkan ke pak presiden, kan itu hak preogatif dari Presiden," kata Mubarok ketika dihubungi Inilah.com, Sabtu (8/10). Sampai saat ini, Demokrat masih enggan menyebutkan menteri mana saja yang akan

ditendang dari KIB II. "Sampai saat ini belum ada bocoran menteri-menteri mana yang akan dicopot," ucapnya. Dipanggil Sementara itu tahap komunikasi politik intensif antara Presiden SBY dengan para pimpinan parpol koalisi pendukung pemerintahannya dimulai. Malam

tadi sejumlah menteri dari parpol diterima di kediaman pribadi SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. "Termasuk menteri dari PKS," kata Jubir Kepresidenan, Julian Aldrin Pasha, melalui telepon seperti dilansir detik.com, Minggu (9/10). Pembicaraan antara Presiden SBY dengan para menteri tersebut tak lain mengenai rencana merombak susunan Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II. Tidak diketahui apakah para menteri yang malam ini dipanggil adalah mereka yang akan dicopot, digeser atau malah dipertahankan. Ada empat orang kader PKS yang duduk dalam KIB II. Namun baru Menkominfo Tifatul Sembiring dan Mentan Suswono yang dikabarkan telah hadir di Cikeas. Sesuai prosedur reshuffle sebelum ini, pemanggilan terhadap menteri merupakan 'babak pembuka' buat pembicaraan lebih intensif. Di dalam tahapan ini, para menteri berperan sebagai mediator antara Presiden SBY dengan petinggi parpol masingmasing (NET)

Forum LSM Buka Posko Pengaduan Korban P2TL .........(Dari Halaman 1) Pulungan (AMPP Sumut), Elvirahmi Tanjung (Sukma), Azhari Sinik (Lipsu), dan Mangatas Siagian (Laskar Merah Putih/LMP) Medan serta Jaya Arjuna dari kalangan akademisi, praktisi hukum Ahmanuddin SH, dan Pramono dari masyarakat pelanggan listrik. Pemrakarsa Forum Dialog Publik LSM yang sekaligus memoderatori diskusi, M Joharis Lubis menyebutkan Posko Pengaduan Pelanggan Listrik Sumatera Utara (P3LSU) ini disepakati berada di Jalan Thamrin Medan yang merupakan Kantor Sekretariat LKKI Sumut. "Ini juga dalam rangka menyambut momentum Hari Listrik Nasional. Bagi masyarakat yang menjadi korban P2TL atau ingin menyampaikan pengaduan soal PLN, silakan datang ke posko atau menghubungi ke nomor 081260853311 dengan Ibu Rismalinda (Wakil Ketua LKKI–– red)," kata Joharis yang mem-

bacakan butir-butir kesimpulan hasil diskusi. Munculnya ide pembentukan posko pengaduan itu juga dimaksudkan sebagai bagian dari upaya mengumpulkan data maupun bukti otentik yang bisa dijadikan alat bukti untuk melakukan upaya hukum terhadap kebijakan PLN maupun tindakan P2TL yang melanggar hukum maupun undang-undang. Butir lain yang menjadi kesimpulan yakni PLN harus meninjau kembali pajak Penerangan Jalan umum (PJU). Pasalnya, pajak yang dipungut dari pelanggan sebesar 10 persen dari besaran tagihan listrik setiap bulannya, dinilai tidak jelas penggunaannya dan diduga menjadi 'ladang' korupsi oknum-oknum pimpinan PLN dan pejabat pemerintah daerah (Pemda). Buktinya, banyak masyarakat yang tidak menikmati penerangan lampu jalan, meski setiap bulan harus membayar pajak PJU. Begitu juga terhadap pengutipan biaya administrasi Rp1.600 per

bulan kepada pelanggan, dituntut dihapus karena dinilai sarat dengan kepentingan pihak PLN dengan bank-bank semata yang membuka loket pembayaran tagihan listrik. Di samping itu Forum Dialog Publik LSM juga mendesak pembubaran Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) karena dinilai tidak pernah membela kepentingan konsumen terutama pelanggan listrik yang banyak dirugikan PLN. Sebelumnya, dalam diskusi terungkap berbagai persoalan terkait kebijakan PLN dan keberadaan P2TL yang akhir-akhir ini semakin menjadi sorotan karena dinilai arogan terhadap para pelanggan listrik terutama masyarakat awam. Salah satunya seperti yang dikemukakan Pramono, warga Jalan Menteng, Medan. Ia mengungkapkan pengalaman kerabatnya yang tinggal di Jalan Setia Luhur, Medan, menjadi korban kesewenang-wenangan tim P2TL. Belum lama ini ada tiga orang

dari P2TL membawa anggota CPM (Polisi Militer) datang dan langsung main putus arus listrik di rumah kerabatnya. Setelah diputus, meteran dibawa. Besoknya ia mendatangi kantor PLN. Di sana pihak PLN mengatakan kerabatnya mencuri arus listrik dengan bukti segel meteran sudah rusak. Padahal meteran diputus tanpa izin pemilik dan dibawa menginap satu malam di kantor PLN. "Mereka mendenda 6 juta lebih. Katanya bisa dibayar cicil. Tapi kami tidak mau. Karena kami menduga ini hanya permainan pihak PLN dengan P2TL. Kami bilang kami siap untuk dilaporkan ke polisi. Kami juga akan melaporkan tindakan PLN," kata Pramono yang mengaku listrik di rumah kerabatnya kini mereka sambung sendiri. Harusnya, sambung Pramono, penertiban itu seperti dulu, OPAL, menyertakan LSM dan aparat kepolisian. "Saya setuju P2TL harus segera dibubarkan karena mereka itu tidak benar

dan arogan," tegasnya. Perjanjian sepihak atau klausula baku yang dibuat PLN selama ini dengan pelanggan juga menjadi sorotan yang mencuat dalam diskusi. Menurut Abubakar Siddik, klausula baku boleh-boleh saja sepanjang tidak melanggar hakhak konsumen seperti yang diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Jaya Arjuna juga menyayangkan pengabaian hak-hak konsumen yang dilakukan pihak PLN. Menurutnya, apa yang menjadi hak-hak konsumen harus dikembalikan PLN. Praktisi hukum Ahmanudin menegaskan, semua tindakan yg tidak prosedural, bisa dituntut secara hukum. Namun ia mendorong dalam konteks keluhan pelanggan PLN, agar melengkapi berbagai bukti yang kuat sebelum melakukan gugatan hukum. Pembentukan posko pengaduan bisa menjadi salah satu cara untuk mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan untuk menggugat PLN.(GUS)

Untung Ditelepon Suami, Rp20 Juta Tak Jadi Lewong .........(Dari Halaman 1) uang Rp20 juta, tapi caranya kek maksa gitu. Karena kepingin hadiah ya saya mau saja tanpa curiga,” ucap ibu beranak dua ini. Korban yang sudah terpengaruh kemudian pergi menuju salah satu ATM di Jalan Jamin Ginting Pancur Batu. Di kartu ATM-nya berisi saldo tabungannya sebesar Rp34.500.000. Tiba di ATM yang dituju, dirinya harus mengantre karena banyak orang yang sedang meggunakan ATM tersebut. Saat menunggu itu tiba-tiba HP-nya kembali dihubungi pelaku. Dengan nada tinggi pelaku bertanya, "Gimananya

Bukti kupon undian palsu.

buk, jadi ditransfer gak? Kalau gak biar dialihkan saja mobil ini ke orang lain," ujar Devin meniru ucapan pelaku. Mendengar ucapan itu, korban jadi bingung. Dirinya pun meminta orang yang menggunakan ATM tersebut cepat keluar. Tak lama berselang, korban masuk ke kamar ATM. Saat hendak mengeluarkan kartu ATM-nya dari dalam dompet, HP-nya kembali dihubungi. Tetapi yang menghubunginya ternyata suaminya yang menanyakan keberadaannya. Devin kemudian menjelaskan keberadaannya dan tujuannya ke ATM itu. Beruntung, suami korban

bermarga Sembiring yang curiga dengan kupon undian itu langsung meminta korban menunggunya. Saat keduanya bertemu, Sembiring kembali menghubungi ke nomor HP pelaku. Namun, bukan jawaban yang mengenakkan diterimanya, pelaku malah minta Sembiring tidak ikut campur dalam pengiriman uang itu. Dia minta korban bicara kepadanya dan harus mengirim uang tersebut saat itu juga. Sembiring pun naik darah. Aksi saling maki antara pelaku dan suami korban sempat terjadi. Hingga kedua pasutri ini memilih membatalkan niatnya men-transfer uang itu dan kembali ke rumah.(STP)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Senin, 9 Oktober 2011 | No: 2000/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Syahrini Lagi Tembem MENJAGA tubuh adalah kewajiban utama seorang selebriti. Untuk mendapat kesan baik di mata penonton, tak jarang seorang penyanyi rela diet agar bentuk tubuhnya enak dilihat. Selain memanjakan telinga, penyanyi juga harus bisa memanjakan mata yang melihatnya. "Aku punya perancang langganan. Dia bilang kalau badan aku itu seperti dolar, naik turun. Nah sekarang lagi naik," ungkap Syahrini saat dijumpai dalam acara ulang tahun Global TV di Istora Senayan, pada hari sabtu (8/10) kemarin. Syahrini mengaku suka cemberut jika timbangannya mulai naik dan susah mencari baju. Biasanya, Syahrini harus membuat lagi baju yang bisa pas dengan ukuran tubuhnya yang membesar. "Tapi aku memang lagi ngegemukin. Sekarang lagi tembem banget, dan bagian tubuh (menunjuk pantat dan dada) jadi membesar," ujarnya.(NET)

Nirina Disuruh Suami Panjangkan Rambut

CHARLY ST12

BANTAH HENGKANG Karena Proyek Lain

MENJADI brand ambassador sebuah produk shampoo, Nirina harus menjaga kesehatan dan tatanan rambutnya. Tak seperti yang sudah-sudah, kini Nirina juga terlihat memanjangkan rambutnya. Saat disinggung soal mengurus rambut panjangnya, Nirina mengaku tidak kesulitan. "Kalau udah cocok sama shampoonya ya nggak masalah," ujar ibu satu anak ini saat dijumpai di Gandaria City, Kebayoran, beberapa waktu lalu. Nirina mengaku tidak suka melakukan hair ekstensi. Dirinya lebih nyaman dengan rambut panjangnya sendiri. Ernest, sang suami juga mendukung Nirina memanjangkan rambut. "Suami malah support banget, katanya pengen liat cewek cantik di rumah. Dasar cowo kali ya, liat cewe cantik identik dengan rambut panjang. Selama ini aku kan cewe sexy," ujarnya sambil tertawa. (NET)

M

KIM KARDASHIAN

Ingin Jual Masa Kehamilannya KIM Kardashian sepertinya tahu betul potensi bisnis dalam dirinya. Wanita yang baru menikah dengan Kris Humphries ini dikabarkan berniat menjual masa-masa kehamilannya nanti kepada stasiun televisi. Menurut sebuah laporan dari majalah Inggris, Kim sedang sibuk bernegosiasi untuk serial masa-masa kehamilannya dengan harga hampir Rp90 miliar. "Dia benar-benar pebisnis," ujar seorang sumber, Minggu (9/10). "Pernikahannya dengan Kris Humpries Agustus lalu membuatnya meriah Rp153 miliar. Jadi dia tahu kehamilan, kelahiran hingga penurunan berat badan bisa membuatnya lebih besar lagi," tandasnya.(NET)

Kenali Makanan Bikin Sulit Tidur MEMILIKI waktu tidur yang cukup akan membuat badan segar dan sehat. Namun banyak hal yang bisa membuat Anda sulit tidur, salah satunya konsumsi makanan yang salah. Berdasarkan sejumlah penelitian, berikut ini beberapa makanan yang sebaiknya Anda hindari jika ingin memiliki waktu tidur yang cukup. Apa saja? Cokelat Secangkir minuman cokelat hangat di malam hari mungkin akan terasa nikmat. Tapi efeknya, Anda bisa sulit tidur semalaman. Walaupun hanya sekeping cokelat, kafein yang terdapat di dalamnya bisa membuat Anda sulit tidur. Terlebih lagi jika usia Anda yang sudah di atas 30 tahun. Seiring bertambahnya usia, orang akan semakin sensitif terhadap kafein seminimal apapun kadarnya. Selain itu, cokelat juga mengandung tyrosine, asam amino yang membentuk neutrotransmiter cathecolamine, yang berfungsi membuat seseorang dalam keadaan terjaga. Minuman Energi Minuman energi tinggi akan kafein, serta meningkatkan adrenalin dan kewaspadaan. Studi terbaru menunjukkan, bahkan ketika Anda meminumnya di siang hari, jika dikombinasikan dengan minuman lain yang berkafein tinggi seperti

kopi atau teh, Anda akan sulit memejamkan mata hingga malamnya. Pizza dan Makanan Pedas Selain sistem pencernaan yang akan terganggu di malam hari, makanan asam dan pedas juga bisa menyebabkan efek refluks dan heartburn yang bisa mengganggu kenyamanan Anda tidur. Refluks adalah aliran urin yang abnormal dari kandung kemih kembali ke tabung (ureter) yang menghubungkan ginjal dengan kandung kemih. Normalnya, urin hanya mengalir turun dari ginjal ke kandung kemih. Sedangkan heartburn adalah sensasi terbakar yang menyakitkan tepat di bawah atau di belakang tulang dada yang biasanya berasal dari kerongkongan. Rasa sakit ini sering naik ke dada dan menyebar ke leher atau tenggorokan, sehingga menimbulkan

ketidaknyamanan dan sangat mengganggu. Minuman Beralkohol Segelas-dua gelas wine setelah makan malam, mungkin akan membuat Anda lebih rileks. Tapi beberapa jam kemudian, Anda akan sulit dapatkan tidur yang berkualitas. Hal ini karena minuman beralkohol meningkatkan produksi urin sehingga membuat kita sering bolak balik kamar mandi di malam hari. Akibatnya, tubuh pun bisa mengalami

dehidrasi. Daging Olahan Daging-daging olahan seperti daging asap, burger atau sosis mengandung asam amino tyramine yang cukup tinggi. Zat ini akan memicu otak untuk melepas norepinephrine, yang membuat Anda selalu terjaga semalaman suntuk. Pilihlah daging ikan, ayam atau daging sapi segar untuk makan malam, bukan yang sudah mengalami proses pengawetan.(NET)

Thalita Latief Resmi Jadi Nyonya Dennis Rizky ARTIS cantik Thalita Latief resmi jadi nyonya Dennis Rizky. Dengan mas kawin berupa emas logam murni dan dan uang sebesar 9 Rupiah, 10 Holden, 2011 Rupiah bassist Lyla band ini mengikat gadis kelahiran Jakarta 6 Desember 1988 itu dalam jalinan pernikahan.

ENGEJUTKAN, Charly sang vokalis ST12 mengumumkan bahwa dirinya keluar dari band tersebut. Spekulasi mengenai penyebab mundurnya Charly terhadap band yang turut ia besarkan tersebut pun menyeruak ke permukaan. Salah satunya adalah tentang banyaknya proyek lain yang ia kerjakan di luar ST12. Charly saat ini juga seorang produser dari Swara Pangeran Cinta (SPC) yang berada di bawah naungan Nagaswara, dan kita tahu bersama bandnya, sebelumnya ia bernaung di Trinity. Namun demikian, Charly membantah anggapan bahwa ia keluar karena proyek lain di luar ST12. "Nggak ada (proyek lain), ya pokoknya nanti dibereskan, lagi obrolkan dengan matang," ucap Charly ST12, ditemui di acara ulang tahun Global TV yang ke- 9, di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (8/10) malam. Namun ketika ditanya apakah ia mau mengumumkan keluar? Charly tampaknya lebih memilih menyerahkan pengumuman tersebut kepada ST12. Menurutnya keputusannya ia buat demi kebaikan ST12. "Aku si bukan mengumumkan, saya manusia biasa, ST12 bukan yang besar? Apapun yang terbaik ini yang terbaik untuk ST12," pungkasnya. Syahrini Sayangkan Sementara itu, penyanyi pop Syahrini sangat menyayangkan

Suasana khidmat pun menyelimuti janji suci mereka. Akad nikah dilangsungkan di Ballroom Hotel Kartika Chandra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Ijab Kabul yang diucapkan Dennis dimulai tepat pukul 15.00. Sebagai penghulu Drs. H. Udin Raffiudin dan saksi dari calon mempelai pria, Ikhwan Jaelanin

keputusan Charlie hengkang dari ST 12, band yang telah membesarkan namanya. Terlebih band tersebut cukup solid selama ini. "Waduh kalau aku sih sangat menyayangkan, satu band besar ya sudah solid pula, prosesnya bertahun-tahun jadi sayang aja," terang Syahrini saat ditemui di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (8/10). Sebagai sahabat dan sesama musisi, Syahrini berharap kebaikan untuk kelanjutan karir musik ST 12 meski ditinggalkan sang vokalis. "Ya, mudah-mudahan menemukan solusi yang terbaik, mungkin tidak ada satu visi dan misi dalam musik," urainya. Seperti diberitakan sebelumnya, Charlie menilai keputusan keluar dari ST 12 merupakan jalan terbaik baginya. "Minta doanya saja, apapun yang terjadi dengan ST 12 ini yang terbaik," tandasnya.(NET)

dan saksi dari calon mempelai wanita, Asfi Gamal. Dengan mengenakan kebaya putih keemasan Thalita terlihat cantik ketika disandingkan dengan Dennis yang menggunakan beskap berwarna putih. Wajah bahagia terpancar dari kedua mempelai saat mereka resmi menjadi suami istri.(NET)

Harian Andalas 10 Oktober 2011  

Lugas Dan Cerdas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you