Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Selasa, 6 September 2011 | No: 1971/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

LIV E SELA SA MBE P u R 2011 19.0 k u l 0

6 SE

PTE

WIB

KEMENANGAN menjadi harga mati bagi skuad Merah Putih untuk merajut kembali harapan bisa melaju ke babak selanjutnya di kualifikasi Piala Dunia 2014 Brasil Zona Asia saat menghadapi Bahrain, malam ini di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Kemenangan sangat berarti bagi Timnas Indonesia untuk membangkitkan kembali kepercayaan diri pemain setelah kalah telak

0-3 saat melakoni laga pembuka di Grup E di kandang Iran, 2 September lalu. Inilah saatnya membuktikan bahwa pasukan Garuda layak diperhitungkan tim-tim kelas dunia. Tambahan 3 poin tentu akan meringankan beban Bambang Pamungkas dkk di pertandingan berikutnya. Dengan kemenangan, pintu untuk mencicipi berlaga dengan timtim kelas dunia bakal terus terbuka

bagi pasukan Garuda. Peluang Indonesia untuk menang melawan Bahrain sangat terbuka. Sebab, dibanding Iran yang harus diakui kelasnya masih jauh di atas Indonesia, Bahrain terbilang lawan yang lebih ringan meski rankingnya masih di atas Indonesia. Bahrain saat ini memiliki rangking FIFA 101, sedangkan Indonesia di peringkat 131. Bermain di kandang sendiri dengan

Bersambung ke Hal. 15

Ratusan PNS Masih Bolos Medan-andalas Hari pertama masuk kerja, ratusan pegawai negeri sipil di berbagai kantor pemerintahan di Kota Medan masih bolos kerja. Padahal para pegawai telah diberikan masa libur yang cukup panjang untuk merayakan Lebaran, Senin (5/9). Di lingkungan Pemprovsu misalnya, sebanyak 143 PNS diketahui mangkir atau bolos kerja tanpa alasan yang jelas. Akibatnya mereka langsung dikenai sanksi pemotongan gaji dan penundaan kenaikan gaji bagi pejabat struktural. “Ke-143 PNS yang tercatat tidak hadir tersebut dikenakan sanksi pemotongan gaji sebesar 5

persen dari total jumlah tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) mereka,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut Suherman melalui Kepala Bidang Pengadaan dan Pembinaan Kaiman Turnip kepada wartawan. Sesuai dengan PP No 53/2010, sambung Kaiman, PNS yang membolos juga dikenakan sanksi berupa penundaan kenaikan gaji berkala selama setahun bagi PNS yang memiliki jabatan struktural, sedangkan bagi PNS non struktural dikenakan sanksi peringatan tertulis berupa pernyataan tidak

Kasus Kredit BNI Rp129 M Ditingkatkan ke Penyidikan

dibawa kabur oknum Anggota DPRD Serdang Bedagai dari Partai Hanura berinisial RY pada 15 November 2010 silam. Sejak itu, AZ tidak dapat dihubungi. "Masa depan anakku sudah hancur total, sekolahnya putus, semuanya sudah dirusak oknum anggota Dewan itu," ujarnya. Peristiwa itu sudah dilaporkan orang tuanya AZ ke Polres Sergai. RY dituduh telah melarikan anak perempuan mereka yang masih di bawah umur. Laporan

Medan-andalas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menaikkan status kasus penyaluran kredit bermasalah senilai Rp129 miliar di BNI Kantor Wilayah (Kanwil) Medan dari penyelidikan ke penyidikan. Peningkatan status tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap delapan orang petinggi di bank tersebut dan telah dilakukan ekspose. "Berdasarkan hasil ekspose, maka tim sepakat untuk menaikkan status kasus tersebut. Hal ini juga didukung dari keterangan saksisaksi," ujar Asisten Pidana Khusus Kejatisu Mansyur Zaini, Senin (5/ 9). Meski kasus sudah ke tingkat penyidikan, Kejatisu belum juga menetapkan nama tersangka, dengan alasan masih proses pendalaman. "Belum bisa kami sampaikan siapa yang bakal tersangka, berapa tersangka. Kami masih mendalaminya," katanya. Dijelaskan, selain tidak melengkapi syarat, dugaan penyimpangan pemberian kredit tersebut tidak melalui survei terhadap objek agunan sehingga perhitungan nilai kredit oleh appraisal (penaksir nilai). "Kita akan segera meminta perhitungan ke BPKP untuk menghitung nilai kerugiannya," jelasnya. Dia menambahkan, kasus ini berawal dari laporan masyarakat, ada penyimpangan dalam proses pemberian kredit di BNI Kanwil Medan. Direktur PT BDKL berinisial BH pada 8 November 2008 mengajukan kredit Rp133 miliar masa (jangka waktu) kredit 59 bulan. Kredit itu untuk pengembangan investasi sebuah lahan kelapa sawit yang sudah dibelinya dari PT AC seluas 3.400 hektare di daerah Aceh Timur. Kebun itu menjadi

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

ANEH tapi NYATA

andalas/rony muharrman

BANJIR–Sejumlah warga mendorong sepeda motor yang mogok akibat melintasi genangan air di kawasan Jalan Letda Sujono, Medan, Senin (5/9). Hujan deras selama beberapa jam dan buruknya drainase, menyebabkan sejumlah kawasan di Kota Medan terendam banjir. BERITA TERKAIT DI HAL 15.

Gigit Ular Piton Seorang Pria Ditahan MENGGIGIT manusia bukan berita, tapi jika manusia menggigit ular piton itu baru berita, dan hal ini berlaku untuk David Senk. David Senk (54), warga Kota Sacramento, California, Amerika Serikat menjadi buah bibir warga setempat setelah ia ditahan polisi setempat. Mengapa penahanan Senk begitu istimewa? Karena Senk ditahan setelah dua kali menggigit seekor ular piton peliharaannya hingga luka

OKNUM ANGGOTA DPRD LARIKAN ANAK DI BAWAH UMUR

parah. Polisi menangkap pria ini setelah mendapat panggilan dari kawasan utara kota tersebut. Saat tiba di lokasi, polisi menemukan Senk tergeletak dan seorang saksi mata menudingnya telah menggigit si ular sebanyak dua kali. Polisi kemudian membawa Senk dan mengirim si ular ke Layanan Perawatan Hewan karena kehilangan beberapa tulang rusuk.

Bersambung ke Hal. 15

Kurs, 5 September 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 9094 1342 12158 13891 1101

Beli 8995 1329 12033 13749 1090

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 111 2887 7117 8582

Beli 110 2855 7040 8496

Keluarga AZ Minta Perlindungan DPRD Sergai Syafaruddin (49) dan Sri Gema Wahyuni (49), warga Jalan Kabupaten No 45 Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai dalam waktu dekat akan mendatangi pimpinan DPRD Sergai meminta dukungan terhadap perkara yang dialami putrinya, AZ (18).

SEBELUM menjumpai pimpinan DPRD, pihaknya akan berembuk dengan keluarga dan pengacara yang mendampingi. Setelah ada kesepakatan dengan pihak keluarganya, langkah selanjutnya mendatangi pimpinan DPRD dan Komisi A DPRD setempat. ”Kami akan minta perlidungan hukum dari komisi yang membidangi hukum, soalnya keluarga kami sudah dizolimi oleh anggota DPRD," ungkap Sri Gema Wahyuni, Senin (5/8). AZ merupakan anak kelima dari enam bersaudara sempat menghilang karena


Selasa 6 September 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

Jangan Beri Ruang Bagi Geng Motor andalas Polisi Harus Mampu Bertindak Cepat Lugas & Cerdas

PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting, Ika Ramadhani, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

Medan-andalas Kejahatan jalanan yang mengarah tindakan kriminal yang dilakukan kelompok remaja seperti geng motor di Kota Medan harus segera dihentikan. Pihak kepolisian harus bertindak cepat dan jangan memberi ruang geng motor tumbuh di Kota Medan. "Polisi harus bertindak cepat dan tegas, jangan beri ruang geng motor tumbuh di Kota Medan dan membuat keresahan bagi warga," tegas Ketua Komisi A DPRD Kota Medan Ilhamsyah kepada wartawan di gedung DPRD Kota Medan, Senin (5/9). Menurutnya, bentrok antara warga dengan kelompok remaja bersepeda motor yang terjadi baru-baru ini merupakan benih akan tumbuhnya geng motor. Karenanya harus segera dihempang, karena keberadaannya sudah meresahkan masyarakat. Bentrok yang berujung kepada pembakaran sepeda motor tersebut, juga membuktikan lemahnya kinerja aparat kepolisian. Apalagi sebelumnya telah terjadi aksi pengerusakan pos polisi yang diduga dilakukan geng motor. Politikus Partai Golkar ini juga berpendapat, pencegahan pertumbuhan geng motor ini juga bukan hanya tugas

polisi. Namun peran orang tua dan masyarakat sangatlah menentukan. Karena keamanan adalah milik bersama. Peran orang tua, lanjut Ilhamsyah juga sangat menentukan karena kelompok yang bergabung kepada geng motor tersebut masih berusia belasan tahun yang sejatinya di bawah pengawasan orang tua. "Mereka umumnya masih pelajar berusia di bawah umur, tentunya belum mempunyai penghasilan yang cukup untuk membeli sepeda motor. Tentu peran orang tua sangat berpengaruh dalam membimbing dan mengarahkan anaknya," tambahnya Ilhamsyah. Hal senada juga diungkapkan Ketua Komisi B DPRD Kota Medan Drs Roma P Simaremare. Menurutnya, keberadaan geng motor sangat meresahkan masyarakat. "Keberadaan geng motor harus cepat diantisipasi dan jangan dibiarkan tumbuh subur. Jika dibiarkan berlarut-

larut maka kenyamanan masyarakat akan terusik seperti halnya terjadi di kota-kota lain luar Pulau Sumatera. Dia mengatakan, polisi adalah bagian terdepan untuk menindaknya, selanjutnya dibantu elemen masyarakat, orang tua, dan guru. Namun demikian Roma mengaku prihatin, karena lemahnya tindakan aparat kepolisian terhadap pengendara yang ugal-ugalan di jalan raya. Apalagi suara keras dari knalpot sepeda motor yang diblong sehingga mengganggu masyarakat. "Ini jelas-jelas melanggar Undang Undang lalu lintas, tapi kenapa tidak ditindak. Kalau ini tidak segera ditindak tegas, maka kenyamanan warga Kota Medan akan terusik," kata Roma. Sebelumnya, Rabu (31/8) dinihari lalu, lima orang anggota geng motor diringkus petugas di SPBU Petronas, Jalan Ringroad. Penangkapan melibatkan Brimob ini dipimpin langsung Kapolresta Medan, Kombes Pol Tagam Sinaga. Petugas juga menangkap seorang anggota geng motor di Jalan Setia Budi, simpang Pasar I, yang merupakan satu kelompok dengan kelima anggota geng motor tersebut. Mereka ditangkap karena menyerang warga yang sedang takbiran tanpa sebab yang jelas sewaktu melintas di Jalan Setia Budi, simpang Pasar VI, Tanjung Sari. (BEN)

andalas/HS Poetra

BANJIR - Sejumlah warga yang mengendarai sepeda motor, mobil dan sepeda melintasi genangan air di kawasan Jalan Letda Sujono, Medan, Senin (5/9). Hujan deras selama beberapa jam dan buruknya drainase, menyebabkan beberapa ruas jalan di Kota Medan terendam banjir.

EDITORIAL

Halal Bihalal

P

UASA Ramadan sudah berlalu, mudik dan arus balik Lebaran pun sudah hampir rampung. Kini, umat Islam Indonesia plus berbagai lapisan masyarakat lainnya memasuki tahapan selanjutnya, yakni menggelar halal bihalal. Hampir dapat dipastikan hari-hari ini serta beberapa minggu ke depan, akan sangat banyak sekali kegiatan halal bihalal dilakukan di kantor pemerintah, swasta, ormas, dan partai politik. Halal bihalal, erat kaitannya dengan perintah untuk membangun silaturahmi dan saling memaafkan terhadap sesama, meskipun kosakata halal-bihalal itu sendiri tidak ditemukan dalam idiom keagamaan. Dalam konteks ini, dapat dipahami kalau arus mudik akan terus mengalir dan menjadi 'ritual' tahunan meski harus sangat berisiko di perjalanan. Selain untuk berziarah ke makam orang tua yang sudah meninggal, para pemudik juga berkepentingan untuk berhalal-bihalal dengan saudara-saudaranya di kampung sebagai manifestasi sikap kekeluargaan dan persaudaraan. Agaknya mudik, Idul Fitri, dan halal-bihalal di negeri ini telah menjadi satu paket. Mudik dan halal bihalal telah menjadi bagian dari budaya yang menyertai setiap momen Idul Fitri. Tak heran jika gema Idul Fitri begitu nyaring terdengar jauh sebelum hari H dan sesudahnya. Sementara itu, halal bihalal agaknya telah dijadikan sebagai momentum untuk menggelar aktivitas rutin tahunan oleh bangsa ini untuk mempertautkan nilainilai kekeluargaan dan sosial, demi kokohnya nilai-nilai kekerabatan dan keguyuban. Dalam konteks demikian, halal bihalal tidak sematamata dimaknai sebagai penanda telah berlalunya Idul Fitri, tetapi juga telah menjadi semacam konvensi sosial untuk merajut nilai-nilai kekerabatan, kekeluargaan, dan persaudaraan. Kata halal memiliki dua makna. Pertama, memiliki arti 'diperkenankan'. Dalam pengertian pertama ini, kata halal adalah lawan dari kata haram. Kedua, berarti 'baik'. Dalam pengertian kedua, kata halal terkait dengan status kelayakan sebuah makanan. Dalam pengertian terakhir selalu dikaitkan dengan kata thayyib (baik). Akan tetapi, tidak semua yang halal selalu berarti baik. Jika kita cermati, tradisi halal bihalal yang marak dilakoni di tanah air selama ini, kelihatannya lebih kental dengan nuansa seremonial serta sarat dengan budaya basa-basi. Hal itu sekaligus bermakna, tujuan esensial di balik budaya halal bihalal itu tidak tercapai. Padahal, sejatinya dengan berhalal bihalal diharapkan akan memunculkan kesadaran di dalam diri kita, khususnya kalangan pemimpin negara (pejabat di daerah), perihal betapa pentingnya senantiasa mengonsumsi hal-hal yang tidak saja halal, tetapi juga baik (thayyib). Kita sudah barang tentu menyambut positif dengan maraknya perhelatan halal bihalal di berbagai tempat dan instansi pemerintah. Karenanya, kita pun layak berharap, kiranya halal bihalal tersebut, tidak berhenti sebatas rutinitas tahunan belaka, yang nihil makna.(**)

Tubuh Pekerja Melepuh Teruap Cairan Besi Belawan-andalas Armin Wiyaya (41), salah seorang pekerja pabrik peleburan besi di PT Putra Besi Deli (PBD) yang berlokasi di Seruwei Kelurahan Sei Mati Kecamatan Medan Labuhan teruap cairan besi panas dari tungku percetakan, Minggu (4/9). Akibatnya, sekujur tubuh warga Jalan Rumah Potong Hewan, Kelurahan Mabar Kecamatan Medan Deli itu melepuh. Saat dalam kondisi kesakitan, Armin sempat menjerit sehingga suaranya terdengar oleh rekan-rekan kerjanya. Lantas rekan Armin pun

Fadli Yasir Lolos Gunakan SK Palsu Medan-andalas Sejumlah Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor di Sumatera Utara menyesalkan keteledoran sikap Panitia Konferensi Wilayah (Konferwil) XV GP Ansor Sumut yang telah meloloskan H Fadli Yasir menjadi calon Ketua GP Ansor Sumut sehingga terpilih menjadi Ketua GP Ansor Sumut periode 2010-2014.

mendatangi Armin yang saat itu dalam kondisi kritis dengan luka bakar dan langsung membawanya ke RSU Ameta Sejahtera di Jalan Titi Pahlawan, Simpang Kantor Medan Labuhan untuk mendapat pertolongan medis. Informasi yang dirangkum wartawan di RSU Ameta Sejahtera, Senin (5/9) menyebutkan kronologis kejadian yang menimpa Armin diduga karena korban mengantuk saat berada di dalam pabrik. Armin tidak mengetahui jika cairan besi itu baru selesai dicetak dari tungku peleburan.

Saat berada di dekat tungku itulah, diduga Armin teruap cairan besi itu yang membuat sekujur tubuhnya melepuh. Bahkan bagian jari kaki sebelah kiri Armin yang juga salah seorang operator karyawan percetakan PT PBD tersebut lepas dari tungkai kaki. Kejadian yang menimpa Armin itu diduga juga karena faktor safety (alat pengamanan kerja) yang tersedia di PT PBD sangat minim. Sehingga kejadian tersebut dikhawatirkan sejumlah karyawan lainnya di perusahan itu. Rekan-rekan Armin mengaku tidak mengetahui se-

cara persis detail kejadian tersebut. Mereka hanya mendengarkan suara jeritan Armin yang mengerang kesakitan. Setelah didekati, kondisi Armin sudah mengenaskan dan sudah terbakar. Manajemen PT PBD yang berusaha dikonfirmasi wartawan terkait kejadian yang menimpa Armin, tidak ada yang mau memberi keterangan. ''Alasannya orang yang yang ditugaskan memberikan keterangan sedang tidak masuk kerja,'' ucap salah seorang karyawan yang identitasnya tak mau disebutkan. (DP)

Penundaan e-KTP Disebabkan Perangkat Belum Sampai Medan-andalas Wali Kota Medan Rahudman Harahap mengatakan, penundaan launching KTP Elektronik (e-KTP) di Medan, disebabkan perangkat yang dibutuhkan belum seluruhnya sampai di kantor kecamatan se Kota Medan. Padahal pelaksanaan e-KTP direncanakan diluncurkan pada 18 Agustus lalu, "Launching e-KTP itu tertunda karena alatnya dari pusat belum masuk. Tapi beradasarkan keterangan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, baru satu set alat yang masuk, itupun belum dirakit. Setelah itu selesai dirakit dalam dua hari akan kita launching," kata Rahudman Harahap usai melakukan sidak di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Spil Kota Medan di Jalan Iskandar Muda Medan, Senin (5/9) pagi. Kunjungan mendadak itu juga dilakukan untuk mengecek persiapan dinas itu untuk melaunching program e-KTP, sekaligus untuk melihat kehadiran pegawai setelah menjalani libur lebaran. Dalam sidak itu, Rahudman mengungkapkan, jumlah penduduk di Kota Medan saat ini sudah mencapai 2.838.815 jiwa. Jumlah ini mengalami perubahan sekitar 2 sampai 4 persen dari jumlah sebelumnya. Perubahan ini terkait kelahiran, meninggal dunia, dan terjadinya perpindahan penduduk. "Berdasarkan data terakhir yang dikeluarkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan, jumlah penduduk Kota Medan saat ini 2.838.815 jiwa. Jumlah inilah nantinya yang akan masuk dalam program eKTP dan kartu keluarga sebagai penduduk Kota Medan," ujarnya. Menurutnya, pendataan penduduk ini perlu dilakukan karena banyak penduduk yang tidak memiliki data kependudukan dan indentitas yang jelas. Untuk melakukan pendataan itu dilakukan kerjasama dengan aparat TNI dan Polri. "Hal ini kita lakukan untuk mencegah terjadinya urbanisasi dan penduduk yang tidak jelas," tandasnya. Di lokasi terpisah, Sekda Kota Medan Syaful Bahri menambahkan perlengkapan sarana yang dibutuhkan untuk menerapkan program e-KTP di Kota Medan sudah diterima hampir seluruh kecamatan se Kota Medan. Alat yang diterima itu berupa router, CPU, komputer, alat pemindai tanda tangan, dan pemindai sisik jari. "Dari 21 kecamatan di Kota Medan hampir seluruhnya sudah menerima alat itu. Tinggal Kecamatan Medan Tuntungan, Medan Belawan, dan Medan Labuhan yang belum menerima alat router dan CPU komputer. Sementara Kecamatan Medan Polonia belum menerima komputer, alat pemindai tanda tangan, dan pemindai sidik jari," jelas Syaiful. Namun, lanjut Syaiful, perangkat penerapan e-KTP yang sampai ke kecamatan melalui PT Sucofindo, sampai saat ini belum dirakit. Akibatnya, perangkat itu sampai saat ini sama sekali belum bisa dipergunakan. (BEN)

Sejumlah PC Ansor Sesalkan Panitia Konferwil XV "PC GP Ansor Deli Serdang meminta pertanggungjawaban panitia Konferwil XV GP Ansor Sumut khususnya kepada Ketua panitia saudara Zulkarnain, SE yang telah meloloskan H Fadli Yasir sebagai Calon Ketua GP Ansor Sumut ketika konferensi saat itu," 'ujar Ketua PC GP Ansor Deli Serdang Muhammad Haqqi Annazili kepada wartawan, Senin (5/9) menanggapi adanya pemalsuan SK GP Ansor Kota Tanjung Balai yang diduga dilakukan H Fadli Yasir sebagai syarat calon Ketua GP Ansor Sumut. Haqqi menegaskan, semestinya Panitia Konferwil

ketika itu harus jeli memeriksa administrasi syarat calon Ketua GP Ansor Sumut dengan meneliti satu persatu syarat administrasi yang dilampirkan oleh calon ketua ketika itu sehingga tidak ada ditemukan pemalsuan syarat di belakang hari. "Kami meminta agar Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor mengambil tindakan tegas terhadap panitia pelaksana Konferwil XV ketika itu dan terhadap H Fadli Yasir kalau ternyata memang terbukti memalsukan SK GP Ansor Tanjung Balai untuk memenuhi persyaratan dirinya sebagai calon Ketua GP Ansor ketika itu," ujar

Haqqi. Hal senada juga disampaikan Wakil Sekretaris PC GP Ansor Kabupaten Samosir Ayatullah yang menyebutkan dengan tidak selektifnya Panitia Konferwil XV GP Ansor Sumut saat itu maka Fadli Yasir lolos menjadi calon ketua dan terpilih menjadi Ketua GP Ansor Sumut. Padahal, sebut Ayatullah, sesuai dengan Peraturan Dasar (PD) dan Peraturan Rumah Tangga (PRT) GP Ansor, maka Fadli Yasir tidak bisa mencalonkan diri sebagai Ketua GP Ansor Sumut sebab tidak pernah menjadi pengurus GP Ansor atau menjadi pengurus di Banom dan Lajnah NU. "Kami meminta pertanggungjawaban panitia Konferwil XV GP Ansor Sumut dan meminta kepada PP GP Ansor untuk memberikan sanksi tegas kepada Panitia Konferwil XV GP Ansor Sumut ketika itu," ujar Ayatullah. Sebelumnya, disebutkan bahwa Ketua GP Ansor Sumut diduga memalsukan SK PC GP Ansor Kota Tanjung Balai periode 19921996. Fadli diduga memasukkan namanya dalam kepengurusan GP Ansor Kota Tanjung Balai pada periodesasi

tersebut pada Departemen Olahraga Seni dan Budaya. Pemalsuan ini diduga dilakukan untuk memenuhi persyaratan sebagai calon Ketua GP Ansor Sumut pada Konferwil XV yang berlangsung Januari 2010 lalu. Sebelumnya, Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor melalui Ketua Bidang Organisasi Achmad Gozali Harahap ternyata sudah mengetahui dugaan pemalsuan SK yang dikeluarkan oleh PP GP Ansor masa kepemimpinan H Selamet Effendi Yusuf (ketua umum) dan Syaifullah Maksum (Sekretaris Jenderal). "Kami sudah mengetahui dugaan pemalsuan tersebut dan sudah kita bandingkan antara SK yang tersimpan di arsip PP GP Ansor dengan SK yang diduga dipalsukan Fadli Yasir dan ternyata ada perbedaannya," ujar Gozali. Mantan Sekjen PB PMII tersebut menjelaskan, PP GP Ansor akan mengambil tindakan tegas kepada H Fadli Yasir jika terbukti memalsukan SK tersebut."Sesungguhnya dengan adanya SK Palsu ini maka gugurlah Fadli Yasir sebagai Ketua GP Ansor Sumut, sebab pencalonannya ketika itu tidak sesuai dengan PD/PRT," ujar Ghozali kembali. (IKA)


MEDAN KITA

Selasa 6 September 2011

harian andalas | Hal.

3

Realisasi APBD Sumut 2010 Sesuai Harapan Medan-andalas Kinerja Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu Gatot Pujo Nugroho di bidang kegiatan percepatan pembangunan serta realisasi APBD Sumut Tahun Anggaran 2010, telah memenuhi harapan DPRD Sumatera Utara. Penilaian positif ini dikemukakan anggota Fraksi Demokrat DPRD Sumut, Sopar Siburian SH, usai sidang paripurna Laporan Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2010 yang disam-

paikan Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, Senin (5/9). Seperti disampaikan Plt Gubsu pada paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun itu, bahwa poin-poin pendapatan asli daerah (PAD) Sumut mengalami surplus dan realisasi dari APBD TA 2010 itu juga sangat signifikan. "Sumber-sumber PAD tersebut meliputi empat aspek. Yakni dari pajak daerah, pajak kendaraan bermotor, pajak BBN dan pajak lain-lain," kata Sopar Siburian, yang juga anggota Komisi E DPRD Sumut. Menurut Sopar, walaupun keempat sumber PAD itu

mengakibatkan PAD Sumut mengalami surplus. Namun, keempat sumber PAD itu sangat riskan dijadikan sebagai patokan bahwa sumber PAD Sumut, sangat bagus. Pasalnya, kata politisi yang terkenal vokal ini, ketika terjadi penurunan pajak kendaraan bermotor, dengan sendirinaya PAD juga akan ikut turun, karena itulah dikatakan keempat sumber PAD ini sangat riskan. "Artinya, keempat sumber PAD belum bisa diandalkan di TERIMATERIMA-Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun (kiri) menerima berkas pi- Sumut, karena belum memdato Laporan Pertanggungjawaban APBD Sumut TA 2010, dari Plt Gub- berikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi di su H Gatot Pujo Nugroho di sidang paripurna di Gedung DPRD Sumut, Sumatera Utara," kata Sopar. Senin (5/9). Sementara, Plt Gubsu Gatot

Pujo Nugroho menyampaikan, struktur APBD Sumut TA 2010 terdiri dari pendapatan sebesar Rp3.434.511.793.568 dan Belanja sebesar Rp3.833.180.911.120. Dengan demikian terjadi defisit anggaran sebesar Rp398.669.117.552. Defisit ini, kata Gatot, ditutupi dengan pembiayaan yang bersumber dari penerimaan sebesar Rp 458.842.702.552, dikurangi dengan pengeluaran sebesar Rp 60.173.585.000, sehingga diperoleh pembiayaan netto sebesar Rp398.669.117.552. Berdasarkan P-APBD TA 2010, dilakukan perubahan APBD yang memuat kenaikan

pendapatan sebesar Rp 557.448.314.078 atau 16 persen menjadi Rp 3.992.000.107.646 dan diikuti dengan kenaikan belanja sebesar Rp 304.609.924.696 atau 8 persen menjadi Rp 4.137.790.835.816. Dengan demikian, papar Gatot, terjadi penurunan defisit anggaran sebesar 63 persen menjadi Rp 145.790.728.170. "Defisit ini ditutupi melalui pembiayaan yang bersumber dari penerimaan sebesar Rp 346.533.461.276 dikurangi pengeluaran sebesar Rp200.742.733.106, sehingga diperoleh pembiayaan netto sebesar Rp 145.790.728.170,"ujarnya.(UJ)

PNS Masih Ada yang Bolos Tingkat Kehadiran PNS Pemko Medan 92,44 Persen Medan-andalas Tingkat kehadiran Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan pada hari pertama masuk kerja usai libur Lebaran, Senin (5/9) mencapai sekitar 92,44 persen. Ketidakhadiran sekitar 7,56 persen dikarenakan berbagai alasan seperti sakit, cuti, tugas belajar, dan tidak hadir tanpa keterangan. Ini menujukkan masih ada juga PNS yang bolos kerja. Hal itu terungkap setelah delapan tim inspeksi mendadak (sidak) yang ditugaskan Wali Kota Medan, Drs Rahudman Harahap untuk meningkatkan disiplin PNS jajaran Pemko Medan turun ke seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemko Medan, Senin (5/9) pagi. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Syaiful Bahri mengatakan, bagi PNS yang sengaja tidak hadir tanpa keterangan akan diberikan sanksi sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil sebagai pengganti dari PP Nomor 30 Tahun 1980. "Bagi PNS yang tidak hadir tanpa keterangan akan diberi sanksi, ini sudah ada aturannya yaitu PP Nomor 53

akan kita kenakan kepada PNS yang sengaja tidak hadir pada hari ini," kata Syaiful Bahri usai melakukan sidak di Dinas Bina Marga Kota Medan dan di kantor Camat Medan Sunggal. Menurutnya, tingkat kehadiran PNS di jajaran Dinas Bina Marga Kota Medan mencapai 95 persen, sedangkan sisanya tidak hadir karena alasan sakit, izin, dan tanpa keterangan. Bahkan kehadiran PNS di kantor Camat Medan Sunggal mencapai 100 persen. Di tempat terpisah, menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan Parluhutan Hasibuan, sanksi yang dikenakan ada tingkatan dan dilihat dahulu kesalahannya. Untuk itu ada tim dari BKD untuk meneliti apa yang menjadi kesalahannya itu.

"Bagi PNS yang tidak masuk kerja hari ini (Senin, red) tanpa ada keterangan pasti kita berikan sanksi, minimal surat peringatan atau hukuman tertulis," kata Parluhutan. Parluhutan menjelaskan, sesuai data yang diperoleh dari delapan tim yang turun melakukan sidak ke seluruh SKPD Pemko Medan, kehadiran PNS Pemko Medan pada hari pertama masuk kerja usai libur lebaran mencapai sekitar 92,44 persen. "Dari 19.287 orang jumlah PNS di jajaran Pemko Medan hadir sekitar 92,44 persen. Sedangkan sisanya 7,56 persen lagi tidak hadir karena sakit, izin, dan tanpa keterangan. PNS yang tidak hadir tanpa ada keterangan akan kita berikan surat peringatan," ujar Parluhutan. Dia mencontohkan, di Dinas Pendapatan Kota Medan misalnya, dari sekitar 270 orang PNS di dinas tersebut hanya sekitar 243 orang yang hadir, sedangkan 27 orang lagi tidak hadir karena sakit sebanyak 12 orang, tanpa keterangan 10 orang, izin 3 orang, dan cuti 1 orang. Sementara itu dilokasi terpisah, pada apel pagi yang dilakukan di jajaran kesehatan,

persentase kehadiran PNS mencapai 99,8 persen. Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, dr Candra Syafei SpOG menyebutkan, dari 459 jumlah PNS di Dinas Kesehatan Sumut, 99,8 persen hadir mengikuti apel pagi. Sebanyak 6 orang tidak hadir terdiri dari, 1 alpa, 1 sakit, 2 izin, 1 cuti melahirkan dan 1 tugas belajar. "Yang tidak hadir, hanya kita berikan teguran. Saya imbau, besok yang tidak hadir tanpa alasan yang jelas diharapkan hadir," ujarnya. Sementara itu, Kepala Sub Bagian Tata Usaha BBPOM Sumut, Nina Refida menyebutkan, dari 130 pegawai BBPOM yang, ada 116 org (89.23 persen) dengan rincian yang tidak hadir karena cuti 7 orang, sakit 4 orang dan izin 3 orang. Di BKKBN Sumut sendiri, ada 20 persen pegawai yang tidak hadir pada hari pertama kerja. Sedangkan di RSU Pirngadi Medan, Humas rumah sakit pemerintah tersebut, Edison Perangin-angin mengatakan dari 1500-an pegawai termasuk dokter, hanya 8 orang tidak hadir tanpa alasan yang jelas. "Laporan absensinya kita kirim ke Pemko Medan," ujar Edison. (BEN/YN)

H Nazaruddin Sihombing:

KNPI Sumut Butuh Sosok Reformis dan Rela Berkorban Medan-andalas Sebagai wadah organisasi kepemudaaan, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) harus memiliki sosok seorang pemimpin yang reformis dan rela berkorban untuk membesarkan organisasi. "Kita masih membutuhkan sosok ketua yang reformasi dan rela berkorban tanpa pamrih untuk membesarkan KNPI. Kita masih butuh sosok seperti HA Yasyir Ridho Loebis untuk kembali memimpin DPD KNPI Sumut," ungkap Ketua Gerakan Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI - Polri (GM FKPPI) Sumatera Utara, Nazaruddin Sihombing, ketika ditemui wartawan di sela-sela acara dialog dan Buka Puasa Bersama DPD KNPI Sumut belum lama ini di Hotel Garuda Plaza Medan. Menurut tokoh pemuda Sumut yang akrab disapa Ucok Bauk ini, prestasi yang ditunjukkan kepengurusan DPD KNPI Sumut yang dinakhodai Yasyir Ridho Loebis

Dugaan Korupsi Bansos Provsu Sumut

H Nazaruddin Sihombing selama ini sangat membanggakan. KNPI Sumut di bawah pimpinan Yasyir Ridho Loebis telah berhasil mengantarkan sejumlah kader menduduki kursi sebagai kepala daerah, anggota legeslatif serta jabatan strategis di lembaga negara lainnya. Sejumlah Kader KNPI Sumut yang berhasil diantarkan menduduki kursi terhormat, antara lain, Wakil Bupati Nias Selatan Hukuasa Nduru, Wakil Bupati Tapanuli Tengah

Sukron Tanjung. Di samping itu KNPI Sumut juga berhasil menghantarkan kadernya menduduki kursi sebagai anggota DPRD di Sumut, seperti Isma Padli Pulungan, Muslim Simbolon, Suasana Dachi. Kemudian, Ikhrimah Hamidy sebagai anggota DPRD Medan serta Arsidin di DPRD Madina serta banyak lagi lainnya di kabupaten/kota di Sumut. KNPI Sumut juga berhasil mengantarkan kadernya sebagai anggota KPU, antara lain Amrizal di Tanjung Balai, Rahmat Kartolo di Medan, Atas Siregar di Padang Lawas. Bahkan DPD KNPI Sumut juga ikut andil secara langsung memperjuangkan seniornya Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Sumut Rolel Harahap sebagai Wali Kota Tanjung Balai. "Kita salut dengan kepengurusan KNPI selama ini. KNPI banyak berhasil mengembangkan kader dan wadah organisasi kepemudaan ini menjadi dihargai dan disegani," sebutnya.

Bahkan, tandas Nazaruddin, pada tahun 2011 ini, Ridho berani menolak alokasi anggaran dari Pemprovsu untuk KNPI, namun tetap bisa eksis melakukan banyak kegiatan. "Sebagai salah seorang ketua OKP di Sumut, saya bangga dengan prestasi Ridho selama memimpin KNPI. Ini merupakan prestasi gemilang dan pantas diacungi jempol," tandasnya. Pada kesempatan itu, Nazaruddin Sihombing juga mengingatkan kepada Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Sumut agar jangan terpecah belah menyikapi dualisme kepemimpinan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI di Jakarta saat ini. Terkait desakan pelaksanaan Musda DPD KNPI Sumut, Ucok Bauk mengimbau kepada seluruh pimpinan OKP agar bersabar menunggu bersatunya kepengurusan DPP KNPI. "Mari kita bersabar sampai adanya kepengurusan DPP yang sah dan tunggal, tidak dualisme seperti saat ini," pintanya. (HAM)

andalas/poetra

BERIKAN INSTRUKSIINSTRUKSI-Plt Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujo Nugroho ST sidak di kantor Dinas Pendidikan Provsu, Senin (5/9). Gatot menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provsu, Drs Syaiful Syafri untuk melaksanakan Jumat Bersih.

Plt Gubsu Sidak Disdiksu

Gatot Instruksikan Jumat Bersih Medan-andalas Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, Drs Syaiful Syafri MM untuk segera melaksanakan Jumat Bersih. Hal itu ditegaskan Gatot saat melakukan sidak inspeksi mendadak (sidak) di Dinas Pendidikan Sumatera Utara (Disdiksu). Maklum saja, dalam sidak tersebut Gatot masih menemukan beberapa ruangan yang berdebu dan kotor.

"Awal dari pembentukan karakter anak bangsa sebagai penerus harusnya tercermin pada dinas ini (Disdiksu), mengingat pendidikan menjadi kunci utama dalam melaksanakan hal tersebut. Namun, dari kondisi ruangan yang berdebu dan minimnya kehadiran jelas ini harus menjadi perhatian serius," kata Gatot. Melihat kondisi itu, Gatot pun menginstruksikan agar setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melaksanakan gotong royong sebagai Jumat bersih, seusai senam pagi bersama

Kehadiran Personil Kejatisu 98 Persen Medan-andalas Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, AK Basuni Masyarief memimpin langsung kroscek tingkat kehadiran di jajaran Kejatisu dan Kejari Medan, Senin(5/9). Bahkan saat kroscek, Kajatisu juga menelpon Kajari untuk memastikan tingkat kehadiran personilnya. "Dalam kroscek tersebut, tercatat jumlah kehadiran para personil pegawai dan jaksa yang bertugas dijajaran Kejatisu yang hadir 98 persen, sedangkan selebihnya permohonan izin,"ujar Kasi Penkum Kejatisu, Edy Irsan Kurniawan kepada wartawan, Senin (5/9). Menurutnya, Kajatisu langsung melakukan monitor terhadap personil jaksa, terkait kesiapan para personilnya dalam menjalankan tu-

gas perdana selesai libur lebaran dan cuti bersama nasional tersebut. Edy Irsan menambahkan untuk tingkat kehadiran di Kejatisu dan Kejari Medan, semua pegawai dan jaksa hadir. Namun ketika ditanyakan kenapa jadwal sidang tindak pidana di Pengadilan Negeri Medan tak digelar karena para penuntut umum tak datang, Edy menjawab dirinya tidak mengetahui hal tersebut. Karena, sambung Edy Irsan, saat pemeriksaan internal para jaksa hadir. Namun setelah dari kantor apakah menuju rumah atau pengadilan, pihaknya mengaku tidak mengetahuinya. "Mana mungkin semuanya bisa kita lihat dan awasi kemana para jaksa penuntut umum itu pergi, terpenting

Organisasi dan Pemohon Fiktif Diberi Bantuan

Medan-andalas Kasus dugaan penyelewengan dana bantuan sosial (Bansos) di Pemprovsu satu per satu mulai terkuak. Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menemukan adanya aliran dana ke sejumlah organisasi fiktif dan unit usaha fiktif. "Indikasinya ada yang permohonannya dikabulkan dan dananya diserahkan hanya sebagian, bahkan ada permohonan yang fiktif," ungkap Kepala Seksi Penyidikan Pidana Khusus Kejatisu, Jufri SH kepada andalas, Ilustrasi Senin (5/9). Jufri menuturkan, mantan SOROT- Kantor Gubernur Sumatera Utara mendapat sorotan dari Kejatisu Sumut terkait dugaan penyelewengan dana bantuan sosial yang diduga disalurkan ke Kepala Biro Keuangan M organisasi dan pemohon fiktif. Syafii telah berulangkali

diperiksa. Dugaan korupsi Bansos itu diduga terjadi pada tahun 2008-2011."Saat ini kita fokuskan untuk Bansos yang bersumber dari APBD 2011. Sedangkan untuk 2008-2010, kasus itu berkaitan langsung dengan perkara Syamsul Arifin dalam APBD Langkat 2000-2007 dan ditangani oleh KPK," jelasnya. Sebelumnya, beberapa waktu lalu Syafii juga diperiksa dalam kasus korupsi dana bansos senilai Rp 215,17 miliar pada pos dana bansos di Biro Bina Sosial (Binsos) TA 2010. Selain Syafii, dalam kasus yang sama juga diperiksa Asisten Ekonomi IV Asri Naim. Jufri mengungkapkan

di SKPD masing-masing. "Dinas Pendidikan, harus menjadi yang terdepan, mengingat sumber dan akar pengembangan karakter dan pendidikan tersebut berada di instansi ini,''kata Gatot dihadapan Kepala Disdiksu Syaiful Safri dan sejumlah staf di Disdiksu. Gatot pun sempat meninjau pengerjaan renovasi gedung Disdiksu di lokasi tersebut. Kepala Disdiksu Syaiful Syafri yang dimintai komentarnya terkait sidak tersebut tidak bersedia memberi komentar.(WAN)

bahwa jumlah anggaran yang diduga diselewengkan mencapai Rp 3,7 miliar, dengan total pemohon 16 koperasi dan lembaga usaha. "Ini masih klarifikasi, jika memang nantinya cukup bukti, maka akan ditindaklanjuti," terangnya. Ditanya apakah kasus tersebut sama dengan kasus yang ditangani sebelumnya dan melibatkan Syafii, Jufri mengaku belum bisa memastikan hal tersebut. Namun, sambung Jufri, kasus ini adalah baru, karena anggaran yang diduga diselewengkan berasal dari APBD 2011. "Ini pasti baru. Anggarannya saja tahun 2011," katanya.(FEL)

mereka hadir pada saat didata,"ucap Edy Irsan. Sebelumnya, Humas PN Medan Ahmad Guntur mengatakan PN Medan telah siap menggelar dan melaksanakan sidang pidana. Hanya saja yang digelar sidang perdata bukan pidana karena jaksa penuntut umumnya tak hadir. Ahmad mengatakan, mungkin saja ada jaksa penuntut umum yang mengambil cuti atau jadwal sidangnya dirubah. Namun kalau untuk kedatangan hakim, Ahmad mengakui semuanya datang. Apalagi Ketua PN Medan sudah menginstruksi para hakim dan staf PN medan untuk hadir tepat waktu. "Pada prinsipnya, kita siap melaksanakan sidang kapanpun kalau jaksanya siap maka kita melaksanakannya, "ucap Ahmad. (FEL)


HUKUM & KRIMINAL

Selasa 6 September 2011

Penangkapan Tersangka Narkoba di Denai Ricuh Medan-andalas Petugas Reskrim Polsek Medan Area terlibat bentrokan fisik dengan sejumlah warga Jalan Selam VII, Kelurahan Tegal Sari Mandala 1, Kecamatan Medan Denai ketika melakukan penangkapan tersangka narkoba di salah satu warung di daerah itu, Senin (5/9). Sejumlah warga melempari anggota polisi dengan batu. Sementara itu untuk menghalau kekisruan, polisi dilaporkan sempat meletuskan empat kali tembakan ke udara. Akibat kejadian itu, tangan salah seorang anggota Polsek Medan Area Briptu Ismayanto mengalami patah tangan kanan. Sedangkan tersangka narkoba, Feri Irawan Manulang (24) berhasil diboyong ke Mapolsek Medan Area bersama barang bukti 3 paket sabu-sabu siap edarkan, seperangkat alat hisap, paku tembak, uang tunai Rp55 ribu dan buku tabungan atas nama tersangka. Informasi di peroleh, sebelumnya anggota Reskrim Polsek Medan Area hendak melakukan penangkapan terhadap tersangka. Ketika penangkapan dilakukan, puluhan warga melakukan perlawanan kepada polisi hingga mengakibatkan saling lempar batu di lokasi kejadian.

"Saat polisi mau nangkap si Feri dengan cara membabi buta dan memukulinya. Padahal belum tentu terbukti karena kami minta untuk dibuka isi tasnya, polisi malah mengelak dan langsung membawa tersangka dengan memiting kepalanya," kata Iwan, warga Jalan Selam VII. "Kami gak terima karena kami minta untuk dibuka isi tasnya, gak dikasih lihat. Apalagi tidak ada surat penangkapan mereka," ungkapnya. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Area, AKP Jonser Banjarnahor mengatakan tersangka memang merupakan target operasi (TO) Polsek Medan Area. Dikatakan Banjar, orangtua tersangka sempat mengalihkan penggerebekan dengan berusaha membuang barang bukti sabu-sabu tersebut. "Karena tersangka melakukan perlawanan makanya digerebek," tambahnya. Sedangkan tersangka Feri mengaku tas yang berisi barang haram itu bukan miliknya. Namun, tas itu titipan dari salah seorang warga yang mencoba untuk menjebaknya. "Tas itu bukan punya ku bang, aku cuma dititipkan aja. Enggak tau aku apa isinya," ujarnya. (HER)

Penyetrum Ikan Tewas Terseret Arus Sungai Pancur Batu-andalas Supri (48) warga Desa Tuntungan I, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang tewas setelah terseret arus sungai Tuntungan tempatnya mencari ikan yang naik mencaiap 1 meter lebih, Minggu (4/9) sekira pukul 18.30 Wib. Informasi dihimpun dari lokasi kejadian menyebutkan, saat itu, Supri dan kedua kerabatnya pergi memancing ikan ke sungai Tuntungan. Namun karena umpan tak kunjung dimakan ikan di mata pancing, ketiganya lantas berupaya menangkap ikan dengan cara menyetrum dengan alat yang telah disediakan terlebih dahulu. Setelah mengumpulkan sejumlah ikan hasil tangkapannya, ketiganya pun berencana pulang ke rumah masingmasing. Dimana jalan menuju pulang harus menyeberang sungai. Saat hendak menyeberang sungai, arus air sungai pun naik hingga ketiganya harus menyelam melawan arus. Usaha salah seorang teman Supri pun berhasil, namun Supri dan salah seorang temannya gagal

hingga terbawa arus sungai. Melihat hal itu, kerabat korban yang sebelumnya telah berhasil menyeberangi sungai mencoba menyelamatkan keduanya dan berhasil menyelamatkan teman Supri dalam keadaan pingsan. Sedangkan Supri terbawa arus yang tinggi hingga tak dapat diselamatkan. Kejadian itu langsung dilaporkan kerabat korban ke warga sekitar dan keluarganya. Pencarian pun dilakukan hingga malam hari, sementara teman korban yang pingsan langsung dibawa ke RS terdekat guna pertolongan pertama. Hingga berselang lima jam lamanya, pencarian pun tak membuahkan hasil dan dilanjutkan keesokan harinya. Setelah sempat menurunkan empat para normal, jasad Supri akhirnya ditemukan sekitar 1 km dari lokasi kejadian. Para petugas dibantu warga sekitar pun langsung mengevakuasi mayat korban dari dalam sungai. Atas permintaan keluarga korban, jasad ayah dua anak ini langsung dibawa menuju kediamannya dengan menggunakan mobil jenazah.(STP)

harian andalas | Hal.

andalas/ist

nawarkan ada carteran. Ditawari carteran, langsung saja korban bersedia. Dari Brayan korban mengarahkan angkot masuk Jalan Tol menuju Belawan. Sampai di kawasan Jalan Tol Kampung Nelayan lokasi yang sepi, tibatiba pelaku menodongkan pisau ke arah korban. Karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan korban menuruti kemauan pelaku. Pelaku lantas mengambil alih kemudi membawa mobil angkot mitra itu kabur. Sementara korban ditinggal begitu saja di Jalan Tol dan akhirnya menumpang mobil yang melintas. Sampai di persimpangan Polsek Belawan korban langsung membuat laporan pengaduan atas kejadian tersebut. (DP)

Rumah Pedagang Mie Pasar Gambir Disatroni Maling Tebing Tinggi-andalas Rumah salah seorang pedagang mie kuah Pasar Gambir, Tebing Tinggi yang terletak di kawasan Jalan SM Raja Gang Rukun, Lingkungan IV Kota Tebing Tinggi, Minggu sekira pukul 22.30 WIB disatroni kawanan maling. Aksi tersebut dilakukan para pelaku saat rumah korban dalam keadaan kosong. Korban, Rizki Suradi (31) bersama keluarga saat kejadian pergi liburan di salah tempat rekreasi di kawasan Pancur Batu, Kabupeten Deli Serdang. Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian mencapai Rp10 juta dari beberapa perhiasan emas, diantaranya satu buah kalung dan mainannya

seberat 5 gram, dua buah cincin emas seberat 7 gram, cincin emas seberat 1 gram serta uang kontan yang disimpan dalam kotak uang senilai Rp7 juta. Korban Rizki Suradi ketika ditemui wartawan di rumahnya, Senin (5/9) mengatakan bahwa saat itu rumah sedang sepi tidak berpenghuni, karena satu keluarga sedang pergi berekreasi ke Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Para pelaku diketahui masuk lewat pintu belakang dengan merusak pintu dapur menggunakan besi panjang. Melihat rumah dan isi kamarnya di satroni maling, korban langsung membuat laporan ke Mapolsek Padang Hulu, Polres Tebing Tinggi. (MET)

106 Napi LP Tg.Pura Dapat Remisi Lebaran Langkat-andalas Sebanyak 106 narapidana Lembaga Pemasyarakatan Tanjungpura Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mendapat remisi khusus atau pengurangan masa hukuman dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriah. "Tercatat 106 narapidana yang mendapat pengurangan masa hukuman selama 15 hari sampai dengan dua bulan karena Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriah," kata Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Lembaga Pemasyarakatan Tanjungpura, Iriadi, di Tanjungpura, Senin (5/9). Narapidana yang mendapat pengurangan masa hukuman dalam tahanan tersebut berdasarkan keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, nomor : W2.3544.PK.01.01.02, tahun 2011, katanya. Pengurangan hukum diberikan kepada 106 orang narapidana di Lembaga Pemasyarakatan Tanjungpura dari 436 tahanan yang ada sekarang.(ANT)

Perampok di Perumahan The Crown Terindentifikasi KUNJUNGAN POSPAM– Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST saat mengunjungi Posko PAM Pengamanan Operasi Ketupat Toba 2011 di beberapa tempat di sekitar Kota Medan jelang Idul Fitri 1432 H lalu.

Tiga Pelajar Tewas Terseret Ombak Pantai Sirombu Nias-andalas Enam orang pengunjung Pantai Sirombu, Kabupaten Nias Barat, Minggu (4/9) sekira pukul 15.30 Wib dilaporkan tenggelam setelah terseret ombak pantai. Tiga dari enam korban bertatus pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tewas. Sedangkan tiga korban lainnya selamat. Kapolres Nias, AKBP Mardiaz K Dwihananto, SIK, MHum ketika dikonfirmasi andalas, Senin (5/9) malam membenarkan kejadian itu. “Dua korban meninggal dunia sudah ditemukan. Sedangkan seorang lagi masih dilakukan pencarian,” kata Mardiaz. Ketiga korban tewas masing-masing, Susanto Telaumbanua (14), Umsi Darni Harefa (13) dan Nabila Nur Laia (10) ketiganya warga Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Saombo, Kecamatan Gunungsitoli. Sementara itu korban selamat, Ainun

Telaumbanua (23), Azwar Zalukhu (20) dan Musdan Baeha (22) ketiganya juga warga Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Saombo, Kecamatan Gunungsitoli. Lebih lanjut AKBP Mardiaz menerangkan, sebelumnya, Minggu (4/9) para korban yang merupakan kerabat dekat itu datang dari Gunungsitoli untuk liburan dan rekreasi ke Pantai Sirombu, Kabupaten Nias Barat. Sesampainya di pantai, para korban bermain-main sambil mandi. Namun secara tiba-tiba, para korban terseret ombak ke dalam laut dan tenggelam. Kapolres Nias, AKBP Mardiaz K Dwihananto, SIK, MHum yang mendapat laporan dari masyarakat tentang peristiwa itu selanjutnya menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) beserta Kapolsek Sirombu dan Kasat Polair untuk melakukan pencarian terhadap para korban. Upaya pencarian korban yang dilakukan Tim SAR dari Polres Nias dan SARNAS dibantu masyarakat saat itu membuahkan hasil. Tiga korban selamat ditemukan hari itu juga.

Sedangkan dua korban tewas, Nabila Nur Laia dan Susanto Telaumbanua ditemukan pada Senin, (5/9) sekira pukul 18.30 Wib, kemarin. Sementara jenazah Azwar Zalukhu masih belum ditemukan. Menyikapi peristiwa tersebut Kapolres Nias, AKBP Mardiaz K Dwihananto, SIK, MHum disela-sela pencarian jenazah korban meminta kepada pemerintah daerah agar membentuk satuan tugas (satgas) penjaga pantai. “Satgas itu dapat direkrut dari Dinas/ SKPD maupun masyarakat setempat yang dilatih oleh BASARNAS. Penjaga pantai ini selanjutnya dibuatkan menara tiap-tiap jarak yang ditentukan/masih dapat dipantau disepanjang pantai kawasan wisata. Selain itu, dibuatkan zona aman renang maupun zona rawan dengan ditempatkan bendera-bendera ditiap zona tersebut dan dibuatkan papan pengumuman yang valid mengenai keadaan gelombang laut. Kiranya hal ini dapat dilakukan oleh masingmasing Pemda yang memiliki pantai kawasan wisata,” pinta Mardiaz.(HER)

Sopir Angkot Dirampok di Tol Kampung Nelayan Belawan-andalas Wilson Hutauruk alias Aseng (24) warga Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan yang kesehariannya bekerja sebagai sopir angkutan kota (Angkot) dirampok orang tak dikenal (OTK) di Jalan Tol Kampung Nelayan, Senin (5/9). Akibatnya korban mengalami kerugian 1 unit angkot mitra line 50, uang Rp200.000 dan surat tanda nomor kenderaan (STNK) serta handpone. Keterangan diperoleh di Mapolsek Belawan menyebutkan, korban saat itu membawa penumpang dari Amplas menuju Belawan. Saat melintas di Brayan bawah Jembatan Layang (Fly Over) dihentika oleh pelaku yang me-

4

Putra Pengusaha Spare Part Mobil Dibunuh Lubuk Pakam-andalas Putra pengusaha spare part mobil dan tambal ban “Gultom Oil”, Ridho Immanuel Gultom (12) warga Dusun V Desa Pagar Jati Lubuk Pakam, tewas dibunuh orang tak dikenal dipekarangan usaha dan tempat tinggalnya, Minggu (4/9) pukul 11.00 Wib.

B

elum diketahui pasti motif dari pembunuhan itu. Sementara usai menikam korban yang masih pelajar kelas II SMP Khatolik, Kubuk Pakam itu 14 liang, pelaku diduga melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor. Tidak ada saksi mata yang melihat kejadian secara pasti, namun berdasarkan olah TKP, Ridho Immanuel Gultom ditikam dengan gunting yang biasa digunakan sebagai peralatan menambal ban setelah bagian kepalanya dipukul dengan martil. Informasi diperoleh, seorang pria bermarga S sebelumnya mendatangi usaha dagang penjual spare part mobil dan tambal ban itu, dengan mengunakan sepeda motor Yamaha Zupiter Z BK 3175 ABA. S memohon kepada orangtua korban agar

dipekerjakan di tempat usaha itu. Karena usaha tambal ban itu butuh tenaga, S diterima untuk bekerja. Kepada orangtua korban, dia mengaku bermarga S dan kediaman orangtuanya di Dusun Hapoltahan Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai. Menurut S, kediaman orangtuanya itu tidak jauh dari salah satu kilang padi yang ada di desa itu, dan merupakan anak yang putus sekolah. Saat mendatangi tempat majikannya itu, dia mengaku sepeda motor yang digunakan itu adalah milik abangnya. Sebelum kejadian, usaha tambal ban dan penjual spare part mobil itu sedang tutup karena hari libur, sehingga pemiliknya Samson Gultom (42) keluar dari rumah dengan maksud hendak memancing, sedang istrinya Boru Napitupulu sedang memasak di dapur. Namun sebelumnya Samson Gultom berpesan kepada S agar mengangkat tempat tidur dari dalam rumah ke kamar kosong yang berada di luar rumahnya, untuk digunakan sebagai tempat tidur S. Untuk mengangkat tempat tidur itu, korban menemani S. Diduga saat mengangkat tempat tidur itu, terjadi perdebatan diantara keduanya. Diduga emosi, S yang saat itu memegang martil dengan maksud untuk membetulkan kerusakan tempat tidur itu, langsung memukulkannya ke bagian

kepala korban. Korban terjatuh, namun saat terjatuh diduga dengan cara membabi buta, pelaku menikamkan gunting ke tubuh korban hingga 14 kali. Korban kritis bersimbah darah di dekat kamar mandi yang berada di luar rumah. Usai kejadian, S langsung pamit kepada ibu korban mengendarai sepeda motor ke arah Tebing Tinggi dengan alasan hendak membeli pulsa. Korban yang sudah kritis dilihat adiknya dan dilaporkan kepada ibunya. Melihat hal itu, ibu korban panik dan melarikan korban ke RSU Grand Medistra Lubuk Pakam. Naas bagi korban, beberapa saat mendapat perawatan, dia menghembuskan nafasnya yang terakhir. Kapolres Deli Serdang, AKBP Wawan Munawar, SIK didampingi Kasatreskrim AKP Anggoro Wicaksono SIK membantah terkait adanya informasi bahwa pelaku juga melakukan sodomi terhadap korban setelah membunuh korban. “Jangan memberitakan jika nara sumbernya tidak jelas atau bertanggungjawab. Jika rekan-rekan memberitakan hal itu, berarti kita “perang”. Kita telah mengantongi identitas pelaku dan saat ini kita terus melakukan penyelidikan,” kata Kasat Reskrim pada keterangan persnya kepada sejumlah wartawan, Senin (5/9) di aula Bag Ops Polres Deli Serdang. (BOB)

Medan-andalas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan dan Polsek Medan Baru yang mengusut kasus perampokan bersenjata api di perumahan mewah Komplek The Crown Blok A No 9 Jalan S Parman pada, Minggu (4/9) lalu telah mengidentifikasi para pelaku. “Pelaku sudah teridentifikasi. Tim khusus yang sudah dibentuk saat ini tengah memburunya,” kata Kepala Polisi Resor Kota Medan, Kombes Pol Tagam Sinaga SH kepada wartawan, kemarin. Disinggung modus operandi pelaku, Tagan mengakui bahwa modus para pelaku ada kemiripan dengan aksi-aksi perampokan sebelumnya yang terjadi di daerah lainnya seperti di wilayah hukum Polsek Medan Barat. Terpisah Kapolsek Medan Baru, AKP Dodi Alexander ketika dikonfirmasi wartawan menyebutkan bahwa pihaknya sejauh ini sudah memeriksa empat orang saksi. “Sudah empat saksi yang diperiksa dan masih dalam penyidikan,” kata Dodi. Keempat saksi yang telah dimintai keterangannya yakni dari keluarga korban dan satpam komplek perumahan The Crown tersebut. “Belum dapat pelaku, masih diselidiki lebih lanjut,” tambahnya. (HER)

Sopir Truk Aniaya Pengendara Sepeda Motor Pancur Batu-andalas Adven Cristian Sitepu (16) warga Desa Namorih, Kecamatan Pancur Batu, Senin (5/9) sekitar pukul 14.00 Wib menjadi korban penganiayaan dilakukan sopir dum truk, Etek di Jalan Medan Tanah Karo tepatnya di Desa Namorih, Kecamatan Pancur Batu. Kasus penganiayaan tersebut sudah dilaporkan korban ke Polsek Pancur Batu. Dalam pengaduannya korban mengaku, saat itu korban sedang mengendarai sepeda motor datang dari arah Jalan Letjen Jamin Ginting menuju Namorih. Sesampainya di TKP, korban berpapasan dengan tersangka yang saat itu sedang mengendarai dum truk. Tidak diketahui penyebabnya, pelaku mengeluarkan kata-kata kasar kepada korban. Korban yang terkejut dengan ucapan pelaku lalu melihat ke arah pelaku. Saat itu juga pelaku turun bersama kernetnya dan langsung menganiaya korban hingga babak belur. Kapolsek Pancur Batu, AKP Ruruh Wicaksono, SIK, SH, MH melalui Kanit Reskrimnya, AKP Simon R Kenddek, SH ketika dikonfrimasi wartawan membenarkan kejadian tersebut. (STP)

Lakalantas di Jl Yos Sudarso, Seorang Tewas Belawan-andalas Pengendara sepeda motor BK 2376 KU akhirnya tewas setelah sepeda motornya mengalami kecelakaan lalulintas (lakalantas) di Jalan Yos Sudarso, Medan, Senin (5/9) kemarin. Korban tewas Sugeng Raharjo (40) warga Jalan Baung Pajak Baru, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan. Informasi diperoleh, lakalantas itu terjadi ketika korban berusaha mendahului truk yang melaju searah dengan korban. “Ketika berusaha mendahului truk itu, dari arah berlawanan ada sepeda motor yang dikendarai seorang wanita. Mungkin karena gugup, korban lalu menyenggol truk itu lalu terjatuh,” kata saksi mata di TKP. Menurut keterangan, pada saat di TKP kondisi korban masih kritis. Namun setelah dirawat di salah satu rumah sakit, korban akhirnya tewas.(DP)


HUKUM & KRIMINAL

Selasa 6 September 2011

Jumlah Korban Lakalantas di Sumut Terus Bertambah

harian andalas | Hal.

5

andalas/hs poetra

Tiga Masuk RS Adam Malik dan Pirngadi Medan-andalas Memasuki hari ke-13 pelaksanaan Operasi (Ops) Ketupat Toba, 23 Agustus s/d 4 September 2011, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) telah mencatat 180 kasus kecelakaan lalulintas (lakalantas) terjadi di wilayah hukumnya dengan korban meninggal dunia mencapai 76 orang. Sebelumnya, hari ke-12 jumlah korban meninggal dunia 71 jiwa. Ini artinya jumlah korban meninggal dunia dalam kecelakaan lalulintas musim mudik dan balik lebaran tahun ini terus bertambah. “Sudah 76 orang meninggal dunia memasuki hari ke-13 pelaksanaan Ops Ketupat tahun ini. Selain merenggut korban jiwa, lakalantas itu juga menimbulkan kerugian materi yang mencapai Rp449.300.000. Angka ini jelas naik dibanding tahun sebelumnya tetapi kenaikannya berapa persen belum dihitung total sebab Ops Ketupat Toba akan berakhir Rabu (7/9),� jelas Kasubid Pengelola Informasi dan Data Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, Senin (5/9). Menurut Nainggolan, meningkatkan jumlah korban tewas akibat Lakalantas tentu disebabkan berbagai faktor, seperti kendaraan tidak layak jalan, pengemudi yang kurang waspada, tidak mematuhi aturan berlalulintas atau faktorfaktor lain. Dari angka tersebut, korban jiwa didominasi pengendara sepeda motor. “Kita bisa lihat di beberapa ruas jalan, pemudik yang menggunakan sepeda motor muatan orang berlebih. Bahkan, diantaranya membawa barang-barang di kendaraan roda duanya. Bahkan banyak di antaranya yang terpaksa ditilang, padahal jauh hari kita sudah mengimbau agar menaati aturan,� jabarnya. Untuk korban luka berat, sambungnya, tercatat 129 orang, luka ringan dan puluhan lainnya luka ringan. Sementara, jumlah pelanggaran lalulintas mencapai 852, tilang 231 dan teguran 621. “Pihak Kepolisian lebih mengedepankan teguran. Namun jika kesalahan sudah terlalu fatal, baru ditilang,� jelasnya. Khusus terminal keberangkatan, pada Minggu (4/9) lanjut Nainggolan, tercatat 13417 orang dan kedatangan 12432.

Di pelabuhan, keberangkatan sebanyak 371 orang dan kedatangan 255 jiwa sementara di Bandara keberangkatan mencapai 9272 dan kedatangan 8954. Kedatangan untuk terminal kereta api ada 6328 orang dan kedatangan 16737. Dengan melihat angkat kedatangan di terminal kereta api, sebut Nainggolan, terlihat masyarakat yang kembali ke Medan lebih banyak menggunakan angkutan massal tersebut. “Untuk kriminalitas, pembunuhan ada 2 kasus, penganiayaan berat (1 kasus), pencurian dengan pemberatan (1 kasus),� tambahnya. Masuk RS Adam Malik dan Pirngadi Sementara itu memasuki liburan hari raya Idul Fitri 1432 H, 29 Agustus s/d 2 September 2011 lalu tercatat tiga korban tewas akibat kecelakaan lalulintas (Lakalantas) masuk ke RSUP H Adam Malik dan RSUD dr Pirngadi Medan. “Untuk korban kecelakaan lalulintas yang masuk di RSUD dr Pirngadi Medan ada 20 orang. Yang menjalani perawatan ada 19 orang baik itu yang luka serius dan luka berat. Yang meninggal dunia 1 orang. Dari 20 orang korban, 13 diantaranya masuk pada 30 dan 31 Agustus," kata Kasubag Humas RSUD dr Pirngadi Medan, Edison Peranginangin, kemarin. Terpisah, Humas RSUP H Adam Malik, Sairi Saragih menyebutkan jumlah korban lakalantas yang masuk RSUP H Adam Malik ada 20 orang. "2 orang meninggal dunia, selebihaya mengalami luka berat ringan," terangnya. Keduanya, saat disinggung mengenai jumlah pasien yang berkunjung, mengatakan belum didata, dikarenakan pendataan dilakukan setiap akhir bulan. Sementara Kadis Kesehatan Sumut, dr Candra Syafei SpOG melalui Kasi Wabah Suhadi menyebutkan sebanyak 169 orang yang menjalani perawatan di wilayah Sumut. 110 orang luka ringan dan 118 luka berat. "Yang meninggal 71 orang," ujar Suhadi. Namun, tambahnya, pihaknya baru menerima laporan resmi dari 15 kab/kota, dan yang lainnya akan menyusul.(HER/YN)

BENTUK PENGAMANAN – Seorang Anggota Gegana Brimob Poldasu sedang memeriksa keamanan di dalam kereta api di Stasiun Besar, Medan, Kamis (25/8) menjelang keberangkatan ke Rantau Prapat. Hal itu merupakan bentuk pelayanan dan pengamanan pada arus mudik lebaran beberapa hari lalu. Dalam pengamanan tersebut, sedikitnya 90 personel Brimob disiagakan guna mengantisipasi tindak kejahatan di dalam kereta api yang membawa para pemudik pulang ke kampung halamannya masing masing.

BAP Kasus Dugaan Ilegal Logging P-21

Pecat Karyawan tanpa Alasan Jelas

Bank BRI Digugat Ganti Rugi Rp300 Juta Medan-andalas Dedi Ansari Harahap (36) warga Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru terpaksa mengajukan gugatan terhadap PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk cq Pimpinan Kantor Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Medan yang beralamat di Jalan Putri Hijau, Medan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) yang bersidang di Pengadilan Negeri Medan. Gugatan itu pun telah disidangkan di PHI Medan, dengan hakim ketua, Wahidin SH, Senin (5/9) kemarin. Namun, pihak tergugat tidak hadir sehingga sidang pun ditunda hingga Selasa (13/9) mendatang.

Penggugat yang diwakili kuasa hukumnya, Avrizal Hamdhi, SH, MH, menuturkan, gugatan itu dilayangkan karena pihak PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) melakukan pemecatan tanpa alasan yang jelas dan tidak memberikan pesangon. "Pemecatan penggugat bermula ketika penggugat tidak masuk kerja sejak 9 Agustus 2010 dan 25 Agustus 2010. Penggugat tidak masuk karena managemen kerja yang tidak baik atau membingungkannya yaitu dengan mutasi tanpa suatu surat keputusan yang mengakibatkan statusnya terombang-ambing. Penggugat memiliki jabatan rangkap dengan lokasi yang berjauhan," terangnya. Posisinya yang semula sebagai Associate Account Officer (AAO) Kantor Cabang BRI Tebingtinggi, katanya, telah digantikan, sedangkan posisinya yang seharusnya sebagai Associate Account Officer (AAO) Kantor Cabang BRI Putri Hijau tidak memiliki legalitas

apapun karena tidak memiliki surat keputusan. "Dan sebelumnya penggugat telah melayangkan surat untuk mengikuti Program Khusus Pengunduran Diri Sukarela (PKPDS), dengan NOKEP : S.192-DIR/SDM/11/2008, namun Pimpinan Kantor Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Medan tidak menggubris dengan tidak memberikan persetujuan ataupun menolak surat tersebut," sebutnya. Atas dasar itu, terangnya, penggugat melalui kuasa hukumnya mengajukan gugatan primair dan subsidair dengan tergugat Pimpinan Kantor Wilayah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Medan untuk membayar hak penggugat sebesar Rp188,820,230 dan menetapkan hubungan kerja antara penggugat dan tergugat putus karena pemutusan hubungan kerja akibat kesalahan tergugat serta membayar hak penggugat sebesar Rp205,435,060 (subsidair). (THA)

Tak Mau Tandatangani Surat Cerai

Suami Dilempar Istri Pakai Asbak Rokok Pancur Batu-andalas Gara-gara tidak mau menandatangani surat cerai yang diajukan istrinya, seorang lelaki berstatus suami di Dusun III Desa Tiang Layar, Kecamatan Pancur Batu, Senin (5/9) sekira pukul 13.00 Wib mendapatkan perlakuan kasar dari istrinya.

S

ang suami bernama Simon Ginting (44) dilempar istrinya pakai asbak rokok. Akibatnya, Simon menderita luka dibagian kening dan jari tangan kanannya. Tak terima atas perlakukan tersebut, Simon pun mengadukan istrinya, Lina Santi ke Polsek Pancur Batu. Informasi diperoleh, siang itu korban baru saja mandi dan hendak keluar rumah untuk mencari nafkah. Namun tiba-tiba istrinya, Lina Santi datang berasama IKLAN |

dengan salah seorang teman wanitanya dengan menggunakan sepeda motor. Menurut penuturan korban, kedatangan Lina tersebut ingin meminta surat cerai yang pernah diminta Lina terhadap korban. Korban yang tak mau bercerai dengan istrinya yang merupakan Bidan Desa di Perumnas Simalingkar, Kecamatan Pancur Batu tak memberikan tandatangannya. Akibat nya Lina pun berang dan masuk ke dalam rumah yang sudah lama telah ditinggalakannya Di dalam rumah tersebut Lina langsung menghancurkan sejumlah barang yang ada di dalam rumah mereka tersebut. Namun korban tetap saja tenang dan tidak melakukan perlawanan. Melihat korban yang tak melakukan perlawanan tersebut Lina lalu mengambil asbak rokok dan melemparkannya ke arah korban yang langsung mengenai kening korban. Tak hanya sampai disitu, diakui korban Lina juga sempat mengayunkan sebilah kayu yang mengenai jari kanan korban.

Usai melakukan aksinya tersebut pelaku lalu meninggalkan korban di TKP. "Dia sempat bilang mana lemari itu, terus aku jawab sudah aku bakar dan dia tanya lagi mana surat cerai itu dan aku jawab kau urus sendiri. Dia langsung mendekati aku dan ambil asbak yang ada di dinding rumah dia memukulkan ke aku kena kening dan dia ambil kayu dan memukul aku sehingga kena jari telunjuk,jari tengah sebelah kiri," ujar korban. Selain itu dikatakan korban, cekcok tersebut sudah berlangsung satu tahun belakangan ini. "Satu tahun belakangan ini kami cekcok yang dikarenakan saat ini kurang harmonis lagi. Tapi kemarin itu aku tak mau cerekan dia karena anak kami sudah empat orang, tapi kalau sudah kayak gini aku tak mau lagi sama dia. Coba bayangkan, waktu dia (Lina-red) masih Bidan PTT di desa kami dia masih baik-baik saja. Namun setelah dia jadi PNS dan kuliah

lagi, kejadian itu muncul. Yang luar biasa lagi, dia masuk PNS dan kuliah aku borohkan surat tanah orangtua aku Rp40 juta, tapi ini imbalan nya," tukas korban yang mengaku selama ini bekerja sebagai wiraswasta tersebut. "Ini lagi bang, dia malah mengurus surat perpindahannya ke Perumnas Simalingkar, Pancur Batu tanpa sepengetahuanku, sekarang dia kerja disana dan kami sudah beberapa lama tak serumah. Bukan hanya itu, dia juga pernah membakar pakaian saya waktu di rumah kemarin itu," ungkap korban lagi. Kapolsek Pancur Batu, AKP Ruruh Wicaksono, SIK, SH, MH melalui Kanit Reskrimnya, AKP Simon R Kendek, SH di ruang kerjanya membenarkan adanya pengaduan korban tersebut. "Kita sudah menerima pengaduan korban dan korban sudah mendapat kan visum di Puskesmas Pancur Batu dan kita masih melakukan penyidikan atas pengaduan tersebut," ujar Simon. (STP)

Mantan Plt Kadishut Humbahas Segera Diserahkan ke Jaksa Medan-andalas Mantan Plt Kadis Kehutanan (Kadishut) Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Onggung Silaban kembali akan dipanggil penyidik tindak pidana tertentu (Tipiter) Direktorat Reskrimsus Polda Sumut sebagai tersangka kasus dugaan ilegal logging di Desa Parsingguran I, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas. Pemanggilan Onggung Silaban oleh penyidik Polda Sumut untuk segera diserahkan kepada jaksa penuntut umum menyusul berita acara pemeriksaan (BAP) yang bersangkutan dinyatakan lengkap (P-21). “Kita sedang menyiapkan pemanggilan terhadap tersangka Onggung Silaban untuk kehadiran Kamis (8/ 9) untuk kemudian diserahkan ke jaksa penuntut, karena BAP yang bersangkutan sudah P-21,� kata Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Sadono Budi Nugroho melalui Kasubbid Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID), AKBP MP Nainggolan kepada wartawab, Senin (5/9). Kata Nainggolan, sampai saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan jaksa dalam kaitan penyerahan tersangka Onggung Silaban. Pihak kepolisian siap untuk segera melimpahkan tersangka, namun keputusan masih di tangan jaksa. “Kita sudah siap untuk menyerahkan tersangka pasca BAP yang bersangkutan dinyatakan lengkap, tapi waktunya tergantung jaksa,� imbuh Nainggolan. Sebelumnya, BAP tersangka Onggung Silaban sempat berulang kali dikembalikan jaksa ke penyidik kepolisian karena dianggap tidak lengkap. BAP tersangka terkait penerbitan Izin Pemanfaatan Kayu Tanah Milik (IPKTM) tersebut dinyatakan lengkap pada akhir Mei 2011 lalu.(HER)

Centeng Kebun PT NV Primex Tewas Ditikam Teman Lubuk Pakam-andalas Centeng kebun PT NV Primex Sukaluwe, Satiman alias Jenggot (57) warga Dusun I, Gang Keluarga, Desa Sukaluwe, Bangun Purba, Deli Serdang tewas setelah ditikam temannya sendiri, Juhana Saragih alias Juha (33) warga Dusun II Sikunca, Desa Damak Maliho di salah satu warung tak jauh dari rumah mereka, Jumat (2/9) sekira pukul 18.30 Wib. Empat jam setelah kejadian, tersangka berhasil diamankan petugas Reskrim Polres Deli Serdang. "Tersangka sudah kita tahan. Barang bukti yang kami sita berupa sepotong celana panjang hitam, sepotong baju kaos abu-abu, dan sepotong celana hijau muda yang ada bercak darah. Tersangka saat ini masih dalam proses penyidikan,� kata telah kita amankan, dan kini masih dilakukan penyidikan," Kasatreskrim Polres Deli Serdang, AKP Anggoro Wicaksono, SIK, SH kepada andalas, kemarin. Informasi diperoleh, motif dari pembunuhan itu hanya gara-gara tersangka tak terima atas sindiran korban. Sebelum kejadian, tersangka bersama temannya Gondrong dan Anto Toleng minum tuak di warung Dedi tak jauh dari rumahnya. Kemudian datang korban dan ikut gabung minum tuak. Saat itu korban mengatakan, “masak suasana lebaran minum air keruh,�. Lalu oleh tersangka, dijawab, “tinggal minum saja banyak kali ceritamu�. Ketika itu tersangka langsung menunjang paha korban yang saat itu duduk berhadapan dengannya hingga korban terjatuh. Lalu korban mengambil sepotong kayu bakar, dan melihat korban mengambil kayu bakar lantas pelaku melihat satu bilah pisau di dekat penggorengan pisang dan mengambilnya selanjutnya mendatangi korban yang hendak menyerang pelaku. Dalam posisi berhadapan, pelaku langsung menikam bagian perut korban, dan korban melakukan perlawanan sehingga pelaku kembali menikam tubuh korban secara berulang-ulang sehingga korban jatuh dan menggelupur di pinggir jalan umum dengan 7 liang tusukan, setelah itu pelaku melarikan diri. Korban kemudian dilarikan warga ke Klinik Sinuhaji di Bangun Purba, karena luka yang diderita korban terlalu banyak mengeluarkan darah selanjutnya dirujuk ke rumah sakit Grand Medistra Lubuk Pakam, namum dalam perjalanan korban menghembuskan nafas terakhir. Polisi yang mendapat informasi tentang adanya kejadian pembunuhan tersebut segera mengumpulkan keterangan dan bukti lalu mengejar Juhana dan berselang empat jam kemudian tersangka dapat diamankan Polres DS.(BOB/STP)


RAGAM

Selasa 6 September 2011

Kapal Ikan Asal Belawan Tenggelam Dihantam Badai Medan-andalas Kapal penangkap ikan berasal dari Belawan, Medan, KM Mutiara, Senin (5/9) subuh, tenggelam dihantam badai di sekitar perairan laut Pulau Berhala, Kabupaten Serdang Bedagai. "KM (Kapal Motor) Mutiara tenggelam setelah dihantam badai dan 20 orang penumpangnya selamat," kata Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Medan, Zulfahri Siagian, di Medan, Senin (5/9), setelah memperoleh informasi tentang kronologis peristiwa itu dari beberapa awak KM Mutiara. Selama sekitar satu jam sebelum tenggelam KM Mutiara milik PT SSS Medan itu, sejak pukul 01.00 WIB dihantam badai disertai ombak tinggi dan mengakibatkan sebagian dinding kapal pecah. Setelah sebagian dinding haluan kapal pecah, katanya, air laut seketika masuk ke lambung kapal sehingga membuat posisi kapal menjadi oleng dan akhirnya KM Mutiara tenggelam. Beberapa menit menjelang kapal naas itu mulai hilang keseimbangan, nakhoda dan 19 orang anak buah kapalnya segera melompat ke laut. "Seluruh penumpang KM Mutiara beberapa saat kemudian berhasil diselamatkan oleh kapal ikan yang ketika itu tidak jauh dari lokasi kejadian," katanya. Hingga saat ini belum diketahui secara rinci berapa total kerugian materi akibat tenggelamnya kapal berkapasitas sekitar 60 gross ton (GT) itu. Ia mengatakan, cuaca di sekitar perairan utara dan timur Sumatera Utara sejak beberapa pekan terakhir cenderung ekstrem yang ditandai dengan meningkatnya curah hujan dan angin kencang atau badai. Cuaca ekstrem disertai ombak tinggi hingga mencapai dua meter tersebut dinilai rawan menimbulkan kecelakaan laut bagi kapal dan perahu nelayan. Ia membenarkan selama musim badai dan ombak tinggi banyak nelayan di pesisir Medan enggan melaut, sehingga membuat pasokan ikan dan udang ke sentra produksi Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan relatif berkurang. "Pasokan ikan ke Belawan dan beberapa daerah lain di Sumatera Utara selama hampir tiga pekan terakhir memang berkurang, karena banyak nelayan khawatir melaut disebabkan cuaca buruk," katanya. (ANT)

harian andalas | Hal.

6

PK Eggi Ditolak, MA Dinilai Abaikan KUHP Jakarta-andalas Mahkamah Agung (MA) menolak Permohonan Kembali (PK) Eggi Sudjana atas kasus tindak pidana penghinaan terhadap presiden. Padahal pasal yang menjeratnya telah dihapus oleh Mahkamah Konstitusi (MK). "MA mengabaikan pasal 1 ayat 2 KUHP," kata ahli hukum pidana Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta, Mudzakir, Senin (5/9). Dalam pasal tersebut disebutkan, apabila dalam proses perkara pidana ada perubahan peraturan perundangan, maka yang dikenakan terhadap terdakwa adalah peraturan yang paling meringankan bagi terdakwa. "Per-

buatan pidana Eggi masih ada pasal penghinaan terhadap kepala negara. Namun, karena dalam proses hukum, pasal tersebut dicabut oleh MK dan tidak berlaku, maka hakim harus tunduk pada pasal 1 ayat 2. Yaitu peraturan perundangan yang diberlakukan adalah yang meringankan ter-

 Eggi Sudjana

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

dakwa yaitu keputusan MK yang mencabut pasal tersebut," beber Mudzakir. Menurut Mudzakir, seharusnya MA menerapkan penafsiran futuristik bahwa pasal tersebut sudah dicabut oleh MK. Sehingga MA berpikiran progres ke depan bahwa pasal tersebut diterapkan tidak hanya untuk kasus Eggi, tapi juga kasus lain. "Kalau seperti ini, maka MA telah membuat

yurisprudensi hukum. Ini membuat preseden hukum bagi hakim lain," terang tim perumus perubahan revisi KUHP/ KUHAP ini. Dengan diputuskannya PK ini, lanjut Mudzakir, maka MA telah melangkahi putusan MK. Sebab, yang berhak menafsirkan apakah pasal tersebut berlaku atau tidak adalah MK. "MA

te-

lah menafsirkan sendiri hukum dimana MK-lah yang berwenang menafsirkan pasal tersebut. Ada apa kok MA masih menggunakan pasal 134 dan 136 ini?" ujarnya. Kasus ini bermula ketika pengacara Eggi Sudjana pada Januari 2006 silam menyatakan rumor pemberian mobil Jaguar kepada sejumlah pejabat tinggi di kantor KPK. Eggy menyebut nama Presiden SBY ikut menerima mobil mewah tersebut. Gara-gara pernyataannya ini, Eggi harus merasakan kursi panas pengadilan. Dia dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah, melakukan tindak pidana penghinaan dengan sengaja terhadap presiden. Akhir bulan lalu, MA memutuskan menolak PK tersebut. "PK ditolak," kata amar putusan yang didapat detikcom dari situs resmi MA. Amar putusan ini dibuat oleh ketua majelis hakim agung Hakim Nyak Pha dengan anggota Suwardi dan Achmad Yamanie. Perkara nomor 153 PK/PID/ 2010 diputus dalam musyawarah hakim pada 3 Agustus 2011 lalu. Kasus ini masuk MA pada 16 September 2010. (DTC)


RAGAM

Selasa (DP)

6 September 2011

harian andalas | Hal.

7

37 Daerah yang Melakukaan Pengadaan Mobil Damkar

andalas/dtc

DISIDANGDISIDANG-Mantan Mendagri Hari Sabarno saat disidang di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, dalam kasus pengadaan mobil pemadam kebakaran, Senin (5/9).

Mantan Mendagri Hari Sabarno Disidang

Pengadaan Mobil Damkar di 37 Daerah Rugikan Negara Rp 88 M Jakarta-andalas Berbekal radiogram No 027/1496/OTDA tanggal 13 Desember 2002, 37 daerah melakukan pengadaan mobil pemadam kebakaran (Damkar). Seluruh pengadaan di daerah-daerah itu ternyata merugikan negara hingga Rp 88 miliar. Hal ini terungkap dalam pembacaan surat dakwaan mantan Menteri Dalam Negeri, Hari Sabarno di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Senin (5/9). Jaksa yang membacakan secara bergantian adalah Ketut Sumedana dan Hadiyanto. Radiogram tersebut diterbitkan oleh Hari Sabarno. Radiogram inilah yang dijadikan dasar oleh Direktur PT Istana Sarana Raya dan PT Satal Nusantara, Hengky

Samuel Daud untuk melakukan penawaran pengadaan mobil damkar dengan mesin Type V 80 ASM kepada beberapa Kepala Daerah. "Radiogram tersebut dijadikan dasar dan sebagai lampiran oleh Samuel Hengky Daud," ujar Ketut Sumedana. Dalam dakwaan jaksa juga diuungkapkan, mantan Mendagri Hari Sabarno mendapat imbalan dalam pengadaan ini yang digunakan untuk membeli mebel. "Bahwa terdakwa pada tangga 17 Februari 2003 mendapatkan imbalan uang sebesar Rp 396 juta," kata Ketut. Uang itu didapatkan Hari dari istri Direktur PT Istana Sarana Raya, Hengky Samuel Daud, Cheny Kolondam. Uang itu kemudian digunakan Hari untuk biaya pengerjaan mebel di kediaman pribadinya. "Pengerjaan mebel di r umah terdakwa yang beralamat

d i Pe r u m a h a n Ko t a W i s a t a Cluster Virginia," jelas Ketut lagi. Pada 8 November 2004, Hari kembali mendapat jatah. Kali ini sebuah mobil merk Volvo Nomor polisi B 448 HR tahun 2005 seharga Rp 808 juta. Kembali istri Hengky, Cheny Kolondam yang memberikan mobil itu. Hari didakwa telah mengarahkan supaya gubernur, bupati atau walikota melaksanakan pengadaan mobil damkar milik Hengky dengan Type 80 ASM dan Morita. Ia juga didakwa telah menerbitkan radiogram No 0271/1496/ OTDA tanggal 13 Desember sambil mencantumkan tipe yang dimaksud. Hari dijerat dengan pasal pasal 2 ayat (1) atau pasal 3 dan pasal 2 ayat 1 jo pasal 55 UU Pemberantasan Korupsi dengan ancaman 20 tahun penjara. Senin depan, Hari akan mengajukan nota keberatan atas dakwaan jaksa. (DTC)

1. Jawa Tengah, 3 unit mobil, kerugian Rp 813 juta. 2. Bali, 3 unit mobil, kerugian negara Rp 1,45 miliar. 3. Kota Kendari, 1 unit mobil, kerugian negara Rp 248 juta. 4. Sulawesi Utara, pengadaan 1 Agustus 2003, 1 unit mobil, kerugian negara Rp 264 juta. 5. Sulawesi Utara, pengadaan 29 September 2003, 1 unit, kerugian Rp 264 juta. 6. Sulawesi Utara, dibayar tahun 2004, 1 unit mobil, kerugian Rp 343,6 juta. 7. Sulawesi Utara, pengadaan 4 Maret 2005, 2 unit, kerugian 908,2 juta. 8. Kabupaten Minahasa, 5 unit mobil, kerugian Rp 1,30 miliarm 9. Kabupaten Bollang Mangondow, 1 unit, Rp 368 juta. 10. Kabupaten Talaud, 3 unit mobil, kerugian Rp 1,31 miliar. 11. Maluku Utara, pengadaan 21 Juli 2003, 5 unit mobil, kerugian Rp 1,26 miliar. 12. Maluku Utara, pengadaan 10 April 2004, 5 unit, kerugian Rp 2,23 miliar. 13. Maluku Utara, pengadaan 10 Maret 2005, 3 unit, Kerugian Rp 1,316 miliar. 14. Maluku Utara, pengadaan 25 Mei, 2 unit mobil, kerugian negara Rp 892,9 miliar. 15. Lampung Tengah, 1 unit, kerugian Rp 485 miliar. 16. Kabupaten Tanggamus, 1 unit, Rp 473 juta. 17. Kabupaten Batang Hari, 1 unit, kerugian Rp 651 juta. 18. Kabupaten Tebo, pengadaan 26

April 2004, 1 unit, kerugian Rp 472 juta. 19. Kabupaten Tebo, pengadaan 27 April 2005, 1 unit, kerugian Rp 472 juta. 20. Kabupaten Tanjung Jabung Timur, 1 unit, kerugian negara Rp 651 juta. 21. Jambi, 2 unit mobil, kerugian Rp 1,29 miliar. 22. Bengkulu, 5 unit mobil, kerugian Rp 2,53 miliar. 23. Sumut, pengadaan 7 Maret 2003, 14 unit, kerugian Rp 3,766 miliar. 24. Sumut, pengadaan 19 November 2003, 1 unit, Rp 1,07 miliar. 25. Sumut, pengadaan 26 Februari 2004, 12 unit mobil, kerugian Rp 5,56 miliar. 26. Sumut, pengadaan 15 Oktober 2004, 4 unit mobil, kerugian Rp 1,85 miliar. 27. Sumut, 83 unit, kerugian Rp 32,31 miliar. 28. Sumut dengan PT Satal, 1 unit, kerugian Rp 1,19 miliar. 29. Otorita Batam, 1 unit mobil, kerugian negara Rp 2,08 miliar. 30. Makassar, kerugian negara Rp 4,3 miliar. 31. Riau, kerugian negara Rp 4,7 miliar. 32. Medan, kerugian negara Rp 3,68 miliar. 33. Kaltim dengan kerugian negara Rp 7,13 miliar. 34. Kalim tanggal 13 Desember 2005 dengan kerugian negara Rp 7,37 miliar. 35. Jawa Barat tanggal 31 Maret 2003 dengan kerugian negara Rp 13,97 miliar. 36. Jawa Barat tanggal 21 April 2004 dengan kerugian negara Rp 2,81 miliar. 37. Jawa Barat lewat PT Satal dengan kerugian negara Rp 6,44 miliar. "Nilai kerugian negara atau daerah yang menjadi keutungan PT Istana Sarana Raya dan PT Satal sebesar Rp 86,07 miliar," tegas Ketut. (DTC)

Ribuan Orang Kunjungi Pantai Wisata Binasi Tapteng-andalas Pada hari kedua Idul Fitri (Lebaran), Kamis (1/9), Pantai Wisata Binasi, pantai yang membentang dari Kecamatan Sorkam hingga Kecamatan Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dipenuhi ribuan pengunjung. Laut di Pantai Barat Sumut yang dikenal dengan Lautan Hindia itu memang sangat landai dan ombaknya mengayun berupa

pecahan kecil, karena berada di antara Pulau Mursala dan Pantai Pulau Bilalang. Inilah yang membuat pantai ini menjadi salah satu pilihan wisata bahari. Ahmad (35), warga Kecamatan Sorkam dan Sardin Sihombing (30), warga Kecamatan Barus ketika ditemui andalas, Kamis (1/ 9) di Pantai Binasi mengatakan, jauh sebelumnya dia bersama keluarganya sudah merencanakan untuk mengisi libur Lebaran

di Pantai Wisata Binasi. "Pantai ini menjadi pilihan keluarga kami, karena sangat cocok buat mandi di pinggiran laut yang ombaknya kecil saja," kata Ahmad. Apalagi, kata Sardin pula, berkunjung ke Pantai Wisata Binasi tidak perlu mengeluarkan uang banyak, karena hanya menempuh 30 menit perjalanan dari Barus sudah sampai di daerah wisata itu. (DP)


OLAHRAGA

Selasa 6 September 2011

harian andalas | Hal.

8

Kenang Masa Jaya, Holyfield Sanjung Qawi & Tyson Fayette County-andalas Nyaris berusia setengah abad, belum membuat Evander Holyfield gantung sarung tinju. Bahkan dia masih akan naik ring, akhir tahun ini. Tapi sebelumnya, Holyfield mengenang masa emasnya di era 8090an. Selain itu, petinju berjuluk ‘The Real Deal’ itu juga menyanjung dua lawan yang paling berpengaruh terhadap kariernya, Dwight Muhammad Qawi dan Mike Tyson. Baginya, Qawi merupakan lawan terberatnya dan Tyson takkan dilupakannya atas insiden ‘gigit telinga’ yang hampir membuat daun telinganya putus. Dengan Qawi, The Warrior mengalami pertarungan terberatnya, karena saat itulah pertama kalinya laga kejuaraannya. Holyfield harus menjalani 15 ronde, sampai akhirnya Holyfield memenangkan sabuk juara pertamanya, kelas jelajah versi WBA, pada 25 tahun silam. “Pertarungan terberat saya adalah saat memperbutkan gelar kelas jelajah melawan Dwight Qawi. Saya menang, tapi setelah pertarungan saya menghabiskan sepekan penuh terbaring di rumah sakit dan saya sempat berpikir, tak ingin kembali naik ring,� ucapnya, Senin (5/9). Tak hanya Qawi, Holyfield juga mengenang perseteruannya dengan Tyson. Tentu para pembaca ingat akan peristiwa ‘gigit telinga’ yang dilakukan Tyson kepada Holyfield, pada pertarungan mereka, 14 tahun silam.

“Tentu saya sudah memaafkannya. Mengapa saya harus terus marah padanya? Lagipula, saya berhutang padanya. Saya dapat banyak pelajaran darinya,� tambah Holyfield. “Posturnya tidak tinggi, tapi dia memecahkan semua rekor. Dia gesit, agresif dan serangannya sulit ditebak. Sementara, saya tak pernah menjadi yang tercepat, terhebat, terkuat atau yang terbesar, tapi dengan pendekatan pertarungan saya, saya mampu mengalahkan semuanya,� pungkas pemegang catatan 29 KO ini. Sampai sekarang, Holyfield belum gantung sarung tinju. Bahkan, pada 17 Desember nanti, dia akan melakukan laga ke-58 selama kariernya, menghadapi petinju Rusia, Aleksander Povetkin, di Zurich dalam perebutan gelar WBA.(OKZ)

NADAL TERLALU TANGGUH New York-andalas Rafael Nadal ternyata masih terlalu tangguh buat David Nalbandian. Nadal menyisihkan petenis asal Argentina itu dengan skor 7-6 6-1 7-5 untuk lolos ke babak empat turnamen AS Open 2011. Dalam pertandingan yang berlangsung di New York, Senin (5/9) dini hari WIB, Nadal dan Nalbandian memperlihatkan sebuah pertandingan yang menarik sejak awal set. Nalbandian tak mau memberikan kemenangan mudah kepada Nadal pada set pertama. Nadal mengakhiri set pertama dengan kemenangan lewat babak tie break 7-6, setelah Nalbandian melakukan double fault saat sedang servis. Dominasi mantan petenis nomor wahid dunia itu berlanjut pada set kedua. Tanpa memberikan kesempatan kepada Nalbandian untuk bangkit, Nadal hanya memberikan Nalbandian satu angka pada set kedua, sebelum menang dengan skor 6-1. Nalbandian mencoba bangkit pada set ketiga. Sayang, hal itu sudah terlambat karena Nalbandian terlihat mengalami kelelahan menghadapi permainan Nadal. Dua kali pukulan forehand petenis asal Spanyol itu tidak mampu dikembalikan oleh Nalbandian dengan sempurna. Akhirnya, Nadal menang lewat skor 7-5. Pada babak keempat turnamen AS Open, Nadal akan berhadapan dengan Gilles Muller. Petenis asal Luksemburg ini berhasil lolos, setelah menyingkirkan lawannya Igor Kunitsyn lewat kemenangan mudah 61 6-4 6-4. Di pertandingan lainnya, David Ferrer juga berhasil melangkah ke babak empat turnamen AS Open 2011. Tiket dieraih petenis asal Spanyol itu, setelah mengalahkan Meyer lewat kemenangan 6-1 6-2 7-6.(OKZ)

Evander Holyfield

Finis Ketujuh, Rossi Puas Misano Adriatico-andalas Valentino Rossi merasa puas dengan posisi ketujuh yang diraihnya dalam balapan MotoGP San Marino. Menurut The Doctor, ini adalah hasil maksimal yang bisa didapat Ducati. Start dari posisi ke-11, Rossi langsung melesat pada awal balapan, Minggu (4/9). Dia merangsek ke posisi kelima pada akhir lap pertama dan bertarung dengan Andrea Dovizioso dan Marco Simoncelli untuk memperebutkan posisi keempat. Namun, Rossi menurun pada pertengahan balapan. Dia tak mampu lagi berduel dengan Dovizioso dan Simoncelli, dan bahkan harus rela disalip Ben Spies. "Ini adalah balapan yang bagus buat kami, karena kami tak berharap bisa secepat ini,"

jelas Rossi, Senin (5/9). "Pagi ini kami membuat modifikasi posisi ban depan, dan ini membuat saya merasa lebih baik sehingga saya bisa berjuang lebih keras," tambah juara dunia tujuh kali kelas primer ini. "Saya membuat start bagus, juga tampil baik pada lap pertama dan kedua. Setelah itu saya juga masih bisa bersaing hingga pertengahan balapan. Setelah 18 lap, saya punya masalah dengan ban. Tapi, saya senang karena saya membalap dengan baik," ujarnya. "Sayangnya, sekarang inilah potensi kami. Tapi, ini lebih baik daripada balapan-balapan lainnya," kata Rossi. "Sekarang, kami menunggu menemukan sesuatu yang baru, sesuatu yang lebih baik untuk memperbaiki penampilan," tuntasnya.(DTC)

RAFAEL NADAL

Mayweather Sr Sr.Mampu MampuJadikan JadikanPacquiao PacquiaoLebih LebihBaik Baik Manila-andalas Floyd Mayweather Sr kembali menghangatkan isu rivalitas antara putranya, Floyd Mayweather Jr dan Manny Pacquiao. Menurutnya, meski dirinya mampu membuat Pacquiao lebih baik, tetap takkan cukup untuk dapat menumbangkan putranya. Ya, Floyd Sr mau saja melatih Pacman menjadi petarung yang lebih baik dari sekarang, tapi hal itu bukan jaminan dapat mengalahkan Mayweather Jr, jika perta-

rungan mereka jadi digelar. “Saya dapat membuat Pacquiao berkembang lagi. Tapi membuatnya lebih baik, belum tentu membuatnya dapat mengalahkan Floyd (Mayweather Jr), karena dia tak memiliki kelincahan untuk dapat mengalahkan Floyd,� tandas Mayweather Sr, Senin (5/9). Menurut Mayweather Sr lagi, Pacquiao bukanlah tipe petinju yang dapat mengalahkan putranya dan meski dia diizinkan melatih ikon tinju Filipina

tersebut, dia takkan mau melatihnya sekarang, apalagi mendekati pertarungan putranya dan Pacquiao yang masih ditengah jalan negosiasi. “Bukan petinju macam Pacquiao yang dapat mengalahkan Floyd. Dia hanya akan melemparkan pukulan layaknya wanita,� sambung mantan petinju berjuluk ‘The Joy’. “Jika saya melatih-

nya, saya akan membuatnya banyak melontarkan pukulan jab dan saya dapat menggerakkan kepalanya saat menghindar. Tapi saya tidak akan melatihnya sekarang, jadi takkan ada bedanya,� pungkas legenda hidup tersebut.(OKZ)

Manny Pacquiao saat latihan.ist

KLASEMEN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

Casey Stoner Jorge Lorenzo Andrea Dovizioso Dani Pedrosa Ben Spies Valentino Rossi Nicky Hayden Marco Simoncelli Colin Edwards Hiroshi Aoyama Hector Barbera Alvaro Bautista Karel Abraham Toni EliasLCR Cal Crutchlow Loris Capirossi Randy De Puniet John Hopkins Kousuke Akiyoshi

Repsol Honda Yamaha Factory Racing Repsol Honda Repsol Honda Yamaha Factory Racing Ducati Marlboro Team Ducati Marlboro Team San Carlo Honda Gresini Yamaha Tech 3 San Carlo Honda Gresini Mapfre Aspar Team Rizla Suzuki Cardion AB Motoracing Honda Yamaha Tech 3 Pramac Racing Team Pramac Racing Team Rizla Suzuki San Carlo Honda Gresini

Australia Spanyol Italia Spanyol Amerika Serikat Italia Amerika Serikat Italia Amerika Serikat Jepang Spanyol Spanyol Republik Ceska Spanyol Amerika Serikat Italia Prancis Amerika Serikat Jepang

259 224 185 150 135 133 105 93 87 82 69 57 50 47 45 29 29 6 3

Jerman Australia Spanyol Inggris Inggris Brasil Jerman Jerman Jerman Rusia Jepang Jerman Swiss Spanyol Meksiko Skotlandia Brasil Venezuela Italia Belgia India Jerman Finlandia Italia

259 167 157 149 146 74 56 42 34 32 27 24 12 10 8 8 4 1 0 0 0 0 0 0

KLASEMEN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24

Sebastian Vettel Red Bull Racing Mark Webber Red Bull Racing Fernando Alonso Ferrari Jenson Button McLaren Lewis Hamilton McLaren Felipe Massa Ferrari Nico Rosberg Mercedes GP Michael Schumacher Mercedes GP Nick Heidfeld Renault Vitaly Petrov Renault Kamui Kobayashi Sauber Adrian Sutil Force India Sebastien Buemi Toro Rosso Jaime Alguersuari Force India Sergio Perez Sauber Paul Di Resta Toro Rosso Rubens Barrichello AT&T Williams Pastor Maldonado AT&T Williams Jarno Trulli Lotus/Renault Jarome D'Ambrosio Marussia Virgin Racing Narain Karthikeyan Hispania Timo Glock Marussia Virgin Racing Heikki Kovalainen Lotus/Renault Vitantonio Liuzzi Hispania

Hulk Nyaris Ukir Sejarah Porto-andalas Bomber andalan FC Porto asal Brasil, Givanildo Vieira de Souza atau yang lebih dikenal dengan panggilan Hulk, nyaris mengukir sejarah sebagai pemain dengan transfer fee termahal kedua di seantero jagat setelah bintang Portugal Cristiano Ronaldo yang diboyong Real Madrid dari Manchester United di musim panas 2009 dengan fee 94 juta euro. Sayangnya, deal senilai 87 juta euro antara Dragons, julukan Porto, dengan klub ambisius Rusia Anzhi Makhachkala kandas di detik-detik akhir hari pamungkas bursa transfer musim panas, 31 Agustus lalu. Adalah agen Hulk, Jose Aparecido Miguel, yang melansir adanya pendekatan dan tawaran yang disodorkan Anzhi di hari terakhir bursa. “Klub Rusia resmi menyodorkan tawaran di atas meja perundingan. Porto pun menerimanya dengan baik,� ujar Aprecido Miguel, salah satu agen Hulk. Kesepakatan tersebut bermula dari negosiasi yang dilakukan petinggi Anzhi terhadap ofisial Porto di akhir pekan lalu. Di meja perundingan kedua klub akhirnya menyepakati angka 87 juta euro sebagai fee transfer. Hulk sendiri telah setuju untuk

mendapatkan gaji bersih sebesar 10,5 juta euro per musim. Namun, dua jam setelah kesepakatan itu disetujui kedua perwakilan klub pada Rabu (31/8) malam, Presiden Porto Pinto da Costa berubah pikiran dan meminta Anzhi untuk menaikkan besaran tawarannya menjadi 90 juta euro. Tak dinyana, tuntutan yang sejatinya hanya bernilai 3 juta euro itu kontak membuat kubu Anzhi patah arang dan langsung meninggalkan meja perundingan. Deal pun gugur di tengah jalan. Munculnya kabar deal Anzhi dan Porto terkait transfer Hulk tersebut terungkap menyusul kegagalan klub Prancis Saint-Etienne meminjam striker Porto lainnya, Walter Henrique da Silva. Semula, Porto setuju meminjamkan Walter semusim dengan opsi permanen di akhir masa sewa.

HULK N a mun, di hari terakhir bursa, Porto mencabut kesepakatan semula. Pasalnya, Dragons khawatir skuad Vitor Pereira bakal kekurangan stok di lini depan andaikata Hulk jadi hengkang. Sebelumnya, guna meluluskan transfer Walter, Porto mencoret namanya dari skuad Pereira yang didaftarkan ke UEFA dalam rangka babak penyisihan grup Liga Champions. Diyakini, Anzhi belum kapok untuk memburu Hulk di bursa transfer musim dingin Januari mendatang. Kubu Anzhi sendiri menolak mengomentari kabar tersebut. (LBC)


OLAHRAGA

Selasa 6 September 2011

harian andalas | Hal.

9

Susilo Bambang Yudhoyono

SBY Saksikan Laga Timnas Jakarta-andalas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berencana menonton pertandingan sepak bola antara Tim Nasional Indonesia melawan Bahrain pada laga babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014 zona Asia. "Memang rencananya pukul 19.00 WIB Bapak Presiden berkenan menonton, tapi saya belum bisa memastikan seratus persen," kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Jakarta, Senin (5/9). Apabila Presiden Yudhoyono jadi menonton, menurut Julian, hanya akan membawa rombongan terbatas mengikuti prosedur Federasi Sepakbola Internasional (FIFA). Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Bahrain pada Selasa di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, pukul

19.00 WIB. Sebelumnya, Indonesia dikalahkan oleh Iran 0-3 pada matchday pertama yang berlangsung di Teheran pada 29 Agustus 2011. Dalam babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014, Indonesia berada satu grup dengan Iran, Bahrain, dan Qatar. Pada pertemuan terakhir dengan Bahrain, Indonesia memetik kemenangan 2-0. Dari lima kali pertemuan, pasukan Garuda mencatat dua kemenangan, dua kali kalah, dan satu kali imbang. Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menyediakan 70 ribu tiket yang terbagi atas enam kategori dan harga berbeda yang dijual melalui dua mekanisme yaitu pemesanan dan penjualan langsung di loket yang disediakan.(LBC)

Rijsbergen: Bahrain Berbeda dari Iran Jakarta-andalas Wim Rijsbergen menyuarakan optimismenya jelang laga Indonesia vs Bahrain. Laga melawan Bahrain disebutnya bakal berbeda dari Iran, yang memberi Indonesia kekalahan di laga pertama. 'Tim Merah-Putih' mengawali laga pertama di putaran ketiga kualifikasi piala dunia 2014 zona Asia di Teheran, dengan menghadapi tuan rumah Iran. Indonesia kalah 0-3 di sana, pada pertandingan yang lebih didominasi oleh tuan rumah. "Saya rasa semuanya sudah lihat game saat melawan Iran. Kami sudah mencoba semampu kami, namun seperti yang saya katakan Iran adalah tim yang levelnya lebih tinggi dari kami," ujar Rijsbergen dalam konferensi pers di depan wartawan, Selasa (5/9). "Jadi ini bisa jadi pembelajaran bagi para pemain kami untuk meningkatkan kemampuan. Ini adalah pengalaman berharga," lanjutnya. Faktor bermain di kandang, Stadion Utama Gelora Bung Karno, disebut Rijsbergen akan menjadi keuntungan besar. Hal inilah yang dikatakannya bakal menghadirkan perbedaan dari laga melawan Iran. "Ini pertandingan yang berbeda dan kami bermain di

Wim Rijsbergen kandang dengan dukungan suporter," lugasnya. "Kami mencoba mendapatkan poin dan dalam 2 hari ini kami mencoba melupakan hasil di Teheran kemarin. Saya dan para pemain melakukan pertemuan untuk membahas evaluasi dari laga Iran kemarin dan mencoba meraih kemenangan di laga kandang ini." Indonesia tidak akan bisa menurunkan Muhammad Ilham dan Zulkifli Syukur pada laga melawan Bahrain nanti. Keduanya terkena akumulasi kartu kuning. Sementara itu, Boaz Solossa dan Ahmad Bustomi siap bergabung kembali ke timnas. Selain Boaz dan Bustomi, Muhammad Nasuha juga sudah bisa diturunkan. Nasuha sebelumnya absen karena akumulasi kartu kuning.(DTC)

PERSAHABATAN– Keluarga Besar Pengurus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sumut, melakukan pertandingan persahabatan sepakbola dengan para Jurnalis di Lapangan STM Ujung, Medan, Senin (5/ 9). Dalam pertandingan itu PPP berhasil mengalahkan Jurnalis dengan skor 6-1.

Gus Irawan:

Timnas Indonesia Harus Menyerang Medan-andalas Setelah menelan kekalahan pada pertandingan pertama dari Iran dengan skor 0-3, Timnas Indonesia sangat membutuhkan kemenangan guna tetap menjaga peluang saat menghadapi Bahrain pada pertandingan Grup E putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (6/9) malam ini. Untuk meraih kemangan tersebut, Timnas Indonesia pun diminta untuk tampil menyerang, sehingga bisa mencetak gol. “Untuk pertandingan ini, Indonesia harus tampil menyerang sejak awal, karena serangan merupakan pertahanan yang terbaik,� ujar Ketua Umum KONI Sumut H Gus Irawan Pasaribu SE Ak ketika dimintai komentarnya tentang pertandingan antara Indonesia melawan Bahrain di Medan, Senin (5/9). Gus Irawan menilai, Indonesia berpeluang untuk mengalahkan Bahrain, karena semangat juang para pemain Merah Putih saat ini sedang di puncak. Apalagi, mereka tampil di kandang sendiri, sehingga

Gus Irawan memberikan motivasi tersendiri. “Saya kira, semangat para pemain kita saat ini berada di puncak, itu harus dimanfaatkan,� jelasnya. Namun, Dirut Bank Sumut ini menghimbau agar para pemain Indonesia tetap menjaga stamina dalam 90 menit pertandingan. Pasalnya, pada saat melawan Iran, stamina para pemain Garuda menurun

drastis pada babak kedua. “Stamina para pemain kita juga harus tetap dijaga, karena ketika melawan Iran, kita kedodoran pada babak kedua,� jelasnya. Selain itu, Gus juga menilai bahwa pemain Bahrain memiliki postur yang lebih tinggi seperti pemain Iran. Menurutnya, Indonesia harus meminimalisir bola-bola atas dengan menerapkan umpanumpan pendek dari kaki ke kaki. “Timnas kita harus menerapkan umpan-umpan pendek, seperti permainan Barcelona dan Timnas Spanyol, sehingga sulit untuk kehilangan bola,� ungkapnya. Gus juga menilai, untuk penjaga gawang, Markus Harison harus kembali dipercayakan untuk mengawal lini terakhir timnas. Meskipun kebobolan tiga gol pada laga pertama, Markus dinilai masih menjadi yang terbaik di Indonesia. Selain itu, masuknya Boaz Solossa akan menambah daya serang “Merah Putih�. “Absennya Boaz Solossa pada laga pertama sangat berpengaruh, jadi kita dia bermain pada laga ini, tentunya akan memberikan nilai plus, karena pemain asal Persipura Jayapura itu memiliki skill yang cukup baik,� paparnya. Gus Irawan berharap agar timnas dapat tampil baik dan meraih kemenangan pada laga ini, sehingga peluang lolos masih tetap terjaga. (YON)

El Loco dan Daniel Rukito Hampir Pasti ke Persisam Samarinda-andalas Penyerang Christian 'El Loco' Gonzales dan pelatih Daniel Rukito, yang musim lalu bekerja di Persib Bandung, hampir dipastikan bergabung ke Persisam Putra Samarinda. Kontrak keduanya akan dilakukan dalam waktu dekat. "Gonzales dan Daniel, 99 persen bersedia ke Persisam. Tinggal kita lakukan kontrak," kata Presiden Direktur PT Putra Samarinda Indonesia, Harbiansyah Hanafiah, Senin (5/9). Harbiansyah mengatakan, manajemen masih menyesuaikan dengan jadwal El Loco yang saat ini masih berkonsentrasi memperkuat timnas Indonesia di ajang prakualifikasi Piala Dunia 2014 di Grup E. "Nanti setelah di timnas, dia (Christian Gonzales) teken kontrak dengan kita. Begitu juga dengan Daniel," ujar Harbiansyah. Sejauh ini, sambung Harbiansyah, rencana kontrak yang dilakukan dalam waktu sesegera mungkin kepada keduanya, tidak menemui hambatan. Tiga hingga enam bulan sebelum kontrak klub 2010/2011 berakhir, pemain berhak melakukan lobi maupun negosiasi dengan klub lain. "Itu standar kontrak PSSI. Harus dimengerti oleh pemain dan klub," imbuh Harbiansyah.(DTC) Christian Gonzales

Anggota Exco: PSSI Belum Tetapkan Format Kompetisi Samarinda-andalas Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Erwin D Budiawan mengatakan PSSI belum memutuskan format kompetisi musim depan, dengan masih berjalannya tahapan verifikasi klub yang berhak mengikuti liga profesional mendatang. "Kami masih menunggu hasil penilaian dari AFC terkait verifikasi klub yang

berhak mengikuti liga profesional musim depan, karena dengan hasil penilaian itu baru kita baru tahu berapa klub yang bisa ikut kompetisi dan sekaligus bisa menentukan format yang terbaik,," terang Erwin dihubungi di Samarinda, Senin (5/9). Pernyataan Erwin itu sekaligus meluruskan wacana yang telah berkembang bahwa komite kompetisi yang ditunjuk

oleh exco PSSI telah mengeluarkan keputusan terkait format kompetisi mendatang, yang salah satunya terkait klub yang telah lolos verifikasi dan rencana pembagian kompetisi menjadi dua wilayah.6

Pertarungan Chris John Belum Jelas

Peter John Taylor

Bahrain Optimistis Curi Poin Penuh Jakarta-andalas Pelatih Bahrain Peter John Taylor, yakin akan mencuri poin penuh pada laga kedua babak ketiga kualifikasi Pra Piala Dunia 2014 zona Asia Grup E melawan Timnas Indonesia, besok di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Nada optimistis itu diutarakannya pada konferensi pers jelang pertandingan Indonesia melawan Bahrain di Hotel Atlet Century siang ini. Menurutnya, hal itu penting terjadi, karena mereka (Bahrain) telah kehilangan poin penuh saat ditahan imbang 0-0 oleh Qatar di kandang. Peter mengakui para pemainnya tidak dalam kondisi

andalas/hs poetra

yang fit saat itu. Sehingga pemainnya kurang berkonsentrasi dan kedepan dia sangat mengincar kemenangan saat dijamu Timnas Garuda. Meski begitu, Peter menilai saat Timnas Indonesia sangat bagus saat melakukan ujicoba melawan Yordania, akhir Agustus lalu. "Saya sempat menonton Pertandingan Indonesia saat melawan Yordania, dan menurut saya mereka bermain bagus," ujar Peter. Indonesia sebelumnya ditundukan Iran di Teheran dengan skor 3-0.Hasil ini membuat Merah-Putih menempati posisi juru kunci.(OKZ)

Semarang-andalas Pertarungan yang dijalani pemegang gelar Super Champions kelas bulu WBA, Chris John, untuk mempertahankan gelar ke-15 kali tersebut hingga kini belum ada kepastiannya. "Sampai kini saya belum mendapat pemberitahuan soal rencana pertarungan mendatang, bahkan jadwal latihan di Australia juga belum ada kepastian," kata Chris John ketika dihubungi di Semarang, Senin (5/9). Petinju yang sudah 14 kali mempertahankan gelar juara dunia tersebut mengakui beberapa waktu lalu sempat berangkat ke Australia tetapi tidak untuk latihan seperti saatsaat menjelang pertarungan. "Saya di sana hanya tiga hingga empat hari tetapi tidak untuk berlatih. Saya juga belum diberitahu kapan mulai berlatih secara intensif di Sasana Herry's Gym di Perth, Australia, lagi," katanya. Ketika ditanya apakah ada perkembangan positif berkaitan dengan pertarungan mendatang, petinju dengan rekor bertarung 45 kali menang (22 di antaranya dengan KO) dan dua kali seri tersebut, mengatakan sampai kini belum ada kepastiannya. "Belum ada kepastian pertarungan yang harus saya jalani berikutnya," kata petinju yang terakhir kali mempertahankan gelarnya dengan menang angka atas petinju Kalimantan Barat, Daud Yordan, di Jakarta, 17 April 2011. Jika pertarungan ke-15 tersebut dilaksanakan tahun ini maka selama setahun ini, petinju asal Kabupaten Banjarne-

gara, Jateng, tersebut naik ring dua kali. Yang pertama saat menang atas Daud Yordan. Suami mantan atlet wushu Jawa Tengah, Anna Maria Megawati tersebut sudah 14 kali mempertahankan gelar sejak merebutnya dari tangan petinju Kolombia, Oscar Leon di Bali 2003, melalui pertarungan ad-interim. Setelah itu, petinju dengan julukan The Dragon tersebut berhasil mempertahankan gelar juara dunia sebanyak 14 kali bahkan yang bersangkutan berhasil meraih gelar Super Champions kelas bulu WBA setelah berhasil mempertahankan gelarnya sebanyak 10 kali. Pertarungan ke-10 yang dijalani Chris John hingga mendapat gelar Super Champions adalah saat menang dengan angka atas petinju tuan rumah, Hiroyuki Enoki di Tokyo, Jepang, 24 Oktober 2008. Pertarungan melawan Enoki tersebut adalah pertarungan wajib atau "mandatory fight" (sebelumnya juga menang atas Jose Cheo Rojas/Venezuela, Juan Manuel Marquez/ Meksiko, Derrick Gainner/Amerika Serikat, kemudian Roinet Caballero/ Panama).(ANT)

CHRIS JOHN


Selasa

EKONOMI-BISNIS

6 September 2011

Ketakutan Krisis, Bursa Eropa 'Memerah' Jakarta-andalas Saham-saham di bursa Eropa jatuh pada perdagangan hari ini, dengan penurunan tertinggi pada bursa Paris sebesar 4%. Penurunan terjadi karena tekanan krisis utang dan risiko krisis yang makin besar. Harga surat utang yang diterbitkan Yunani dan Italia jatuh tajam yang mengakibatkan suku bunga surat utang menjadi tinggi. Nilai tukar euro juga jatuh terhadap dolar AS karena investor mengalihkan investasinya dari Eropa yang diselimuti sentimen krisis utang. Sementara harga emas naik di atas US$ 1.900 per ounce. Gubernur Bank sentral Eropa Jean-Claude Trichet mengingatkan perlunya sebuah kebijakan penyelamatan tahap dua bagi Yunani sehingga terhindar krisis utang. Sementara Direktur IMF Christine Lagarde kembali mengingatkan bankbank di Eropa perlu modal ekstra untuk bisa bertahan dari krisis utang yang terjadi. "Saat ini saham bank masih di dalam tekanan karena kondisi di Eropa. Kesempatan untuk perbaikan keadaan makin tipis karena utang yang makin besar, jelas Analis Manoj Ladwa, kemarin. Pada awal perdagangan, bursa Paris jatuh 4%, bursa London jatuh 2,45%, dan Frankfurt turun 3,85%. Bursa Madrid turun 3,63%, dan bursa Milan turun 3,67%. Bursa Asia juga jatuh tajam dipimpin penurunan bursa Tokyo 1,86%. Seperti diketahui, pemerintah AS menuntut ganti rugi senilai US$ 200 miliar kepada perbankan karena kerugian krisis subprime mortgage di 2008 lalu. Bahkan pihak berwenang AS menuntut 17 bank besar senilai miliaran dolar AS karena kerugian subprime mortgage tersebut. Hal ini menyebabkan saham-saham perbankan di Eropa berada di 'zona merah' pada perdagangan hari ini. Saham Royal Bank of Scotland terjun 10,39%, saham Barclays turun 6,6%, saham Deutsche Bank jatuh 8,92%, dan saham Societe Generale turun 8,84%. (DTC)

Medan-andalas Tradisi mudik Hari Raya Idul Fitri sudah melekat erat, dan menjadi budaya di masyarakat Indonesia. Kerinduan pulang ke kampung halaman mampu menghilangkan segala kerepotan saat mudik. Bahkan, menjadikannya pemanis di hari kemenangan. Menyikapi hal tersebut, CV Indako Trading Co selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara kembali menambah manis moment mudik konsumennya dengan menggelar kegiatan bertajuk “Mudik Makin Irit Bersama Honda 2011” yang terlaksana dengan sukses. Kegiatan yang berlangsung pada 27 Agustus lalu ini tentu saja mendapat sambutan luar biasa dari konsumen motor Honda yang sedang dalam perjalanan mudik. Karena tanpa disangka-sangka mereka mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) gratis dari Honda ketika melalui beberapa SPBU untuk wilayah Kota Medan, Perbaungan dan Langkat. Ratusan sepeda motor mengantre de-

andalas/siong

BBM GRA TIS - Main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara kembali menambah manis moment mudik konsumennya dengan GRATIS BBM gratis. ngan tertibnya menunggu giliran pembagian BBM. Arifin Posmadi, General Manager CV Indako Trading Co, Senin (5/9) mengungkapkan

andalas/hs poetra

THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.00-21.20 PLAZA 13.10-15.30-17.50-20.10 BINJAI 12.15-14.05-15.55-17.45-19.3521.25

Sidimpuan 1,81 persen. Sementara itu, laju inflasi kumulatif untuk Sumatera Utara selama bulan JanuariAgustus 2011 sebesar 2,43 persen. “Terjadinya inflasi pada bulan agustus 2011 menyebabkan laju inflasi year on year (bulan Agustus 2011 terhadap bulan Agustus 2010) masing-masing kota yaitu: Medan 5,14 persen, Pematang Siantar 6,89 persen, Sibolga 6,83 persen dan Padang Sidimpuan 5,85 persen. Sementara itu , laju inflasi year on year untuk Sumatera Utara sebesar 5,40 persen. Terjadinya inflasi di Medan pada bulan Agustus 2011 kata Suharno, dipengaruhi oleh adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti : emas perhiasan, daging sapi, cabai merah, SLTA, ikan tongkol, angkutan udara dan kentang. Suharno merinci, dari 16 kota IHK di Pulau Sumatera, selutuhnya mengalami inflasi, dimana inflasi tertinggi terjadi di Pangkal Pinang sebesar 3,05 persen dan inflasi terendah terjadi di Batam sebesar 0,53 persen. Di Indonesia, dari 66 kota IHK seluruh kota mengalami inflasi, inflasi

SUN 12.15-14.30-16.45-19.00-21.15 PALLADIUM THAMRIN BINJAI PLAZA 12.00-14.15-16.30-18.45-21.00

tertinggi terjadi di Pangkal Pinang sebesar 3,05 persen dan inflasi terendah terjadi di Denpasar sebesar 0,02 persen. Di sisi lain, untuk nilai ekspor melalui pelabuhan muat di wilayah Sumatera Utara pada bulan Agustus 2011 sebesar US$934,49 juta, mengalami penurunan dibanding bulan Juni 2011 sebesar 10,81 persen, yakni dari nilai sebesar US$1,047miliar. Jika dibanding dengan nilai ekspor bulan yang sama tahun 2010, nilai ekspor di bulan Juli 2011 mengalami peningkatan hingga 23,03 persen. Secara kumulatif selama Januari-Juli 2011 kata dia, nilai ekspor Sumatera Utara mencapai US$6,74 miliar atau naik 46,25 persen dibanding periode yang sama tahun 2010. Ekspor produk pertanian mengalami peningkatan sebesar 68,74 persen yaitu dari US$1,46 miliar menjadi US$2,46 miliar. Nilai ekspor untuk produk industri juga mengalami peningkatan sebesar 35,71 persen, yaitu dari US$3,15 miliar menjadi US$4,27 miliar, dan produk pertambangan dan penggalian mengalami peningkatan hingga 11 kali lipat. (SIONG)

PLAZA 13.00-15.10-17.20-19.30 PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 THAMRIN 12.15-14.05-15.55-17.45-19.3521.25

kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan wujud terima kasih Honda kepada konsumennya. Lebaran merupakan moment istimewa, dan Honda

ingin mengiringi perjalanan mudik Lebaran ini dengan memberikan kenangan manis yang akan terus melekat di hati konsumennya.

Pertamina Kerahkan 184 Mobil Tangki Kapasitas 3.502

PICU INFLASI Seorang pedagang daging membenahi dagangannya di salah satu pasar di Medan. Daging sapi merupakan salah satu komoditas pemicu inflasi di Sumut.

“Sumatera Utara pada bulan Agustus 2011 mengalami inflasi sebesar 1,12 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Utara Drs Suharno MSc saat menggelar siaran pers di kantornya, Jalan Kapten Muslim Medan, Senin (5/9). Suharno mengatakan, kondisi ini menyebabkan laju inflasi kumulatif selama bulan Januari-Agustus 2011 masingmasing kota sebagai berikut: Medan 2,51 persen, Pematang Siantar 2,28 persen, Sibolga 1,69 persen, dan Padang

10

Mudik Makin Irit Bersama Honda

Sejumlah Komoditas Naik, Picu Inflasi di Sumut

PADA bulan Agustus 2011, seluruh kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumatera Utara mengalami inflasi yaitu Medan sebesar 1,19 persen, Pematang Siantar 0,68 persen, Sibolga sebesar 0,79 persen, dan Padang Sidimpuan sebesar 1,12 persen. Dengan demikian, Sumatera Utara pada bulan Agustus 2011 mengalami inflasi sebesar 1,12 persen.

harian andalas | Hal.

PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 PLAZA 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 BINJAI 12.45-14.55-17.05-19.15-21.25

Medan-andalas PT Pertamina (Persero) Marketing dan Trading Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) akhirnya mengerahkan 184 mobil tangki, dengan kapasitas 3.502 kl untuk penyaluran bahan bakar minyak (BBM) sejak arus mudik dan balik di wilayah Sumatera Utara untuk melayani 300 SPBU. Perusahaan plat merah ini juga menambah armada mobil tangki dan menambah kantung-kantung minyak di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Kantung-kantung SPBU itu telah disediakan di beberapa lokasi SPBU antara lain Tanjung Pura, Tebing Tinggi, Perbaungan, Padang Sidimpuan dan Cikampak. Sementara itu perusahaan yang berslogan “semangat terbarukan” itu juga mengerahkan sedikitnya tiga unit mobil tanki berisi BBM menyusul lonjakan konsumsi BBM pada puncak arus balik Lebaran di jalur wisata Berastagi, Minggu (4/9). “Tiga unit mobil tangki yang dikawal petugas kepolisian dan dinas perhubungan tersebut untuk melayani SPBU di wilayah Berastagi, Sidikalang dan Kabanjahe,” jelas Assistant Manager External Relation Pertamina Region I, Fitri Erika. Tidak itu saja, pelayanan di empat suplai point buka lebih lama seperti di terminal Medan group Sibolga Siantar Kisaran. Sebelumnya, berdasarkan data PT Pertamina (Persero) Marketing dan Trading Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) total stok bahan bakar minyak (BBM) jenis premium sebesar 95.556 kiloliter sedangkan solar tercatat 130.959 kiloliter. (IKA)

Pedagang Resah Pasca Penjualan iPad Jakarta-andalas Setelah Randy dan Dian diseret ke pengadilan karena menjual komputer tablet merek iPad tanpa buku manual berbahasa Indonesia, seorang penjual lain, Charlie juga sedang menemui masalah serupa. Sebelumnya, seorang penjual iPad juga telah divonis bersalah. Selain itu, masih ada 60-an penjual yang dijadikan tersangka dengan kasus serupa. Menurut Ketua Bidang UKM Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Rudi Rusdiah, tindakan polisi dan kejaksaan yang mengkriminalkan penjual iPad tanpa buku manual berbahasa Indonesia membuat pedagang resah. "Para pedagang dan toko-toko kecil, pengecer menjadi resah. Sebab, kok bisa dipidana? Kita kan nggak tahu apa-apa. Kalau sebelumnya diberi sosialisasi terlebih dahulu, kita pasti memahami dan mematuhi. Sekarang tanpa pemberitahuan, langsung main tangkap," kata Rudi Rusdian saat menghadiri persidangan penjual iPad, Charlie Sianipar di PN Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Senin (5/9). Rudi juga menyatakan bingung mengenai alasan polisi yang hanya merazia produk iPad saja. Sementara untuk barang lain seperti Macbook Pro, iMac, iPod, iPhone maupun gadget lain tidak turut dijadikan barang bukti. (DTC)

PALLADIUM 14.25-15.00-17.15-19.30-21.45 THAMRIN 11.45-14.00-16.15-18.30-20.45 BINJAI 12.30-14.45-17.00-19.15-21.30

SUN 12.45-15.30-18.15-21.00

Mudik Makin Irit Bersama Honda sendiri merupakan program tahunan yang rutin digelar Honda khusus untuk pecintanya dengan memberikan sedikit kegembiraan di hari Lebaran. Karenanya tidak heran jika banyak dari pengguna motor Honda yang beruntung terus mengungkapkan kegembiraannya, karena berkesempatan mendapat BBM geratis dari Honda. “Terima kasih banget buat Honda, perjalanan mudik saya jadi makin menyenangkan, karena bagi kami pemudik, hadiah BBM gratis ini pastinya sangat bermanfaat untuk memperlancar perjalanan pulang ke kampung, Honda memang paling mengerti kebutuhan konsumennya,“ ujar Joko, salah seorang pemudik. Sementara itu, Gunarko Hartoyo, Promotion Manager CV Indako Trading Co mengungkapkan, mudik menjadi moment penting bagi masyarakat yang merayakan Hari Lebaran, berkumpul bersama keluarga dan sanak saudara menjadi saat yang paling dirindukan, dan pihaknya dengan niat baik berupaya mengurangi beban masyarakat dengan memberikan BBM gratis kepada pemudik Honda. (SIONG)

Gula Ilegal Rusak Relugasi Harga

Ilustrasi Langsa-andalas Peredaraan gula ilegal tidak saja merusak relugasi kesetabilan nilai jual gula di pasaran, namun juga berdampak pada pendapatan daerah, karena gula- gula ilegal tersebut masuk tidak mengantongi izin resmi, apalagi membayar pajak pada daerah. “Gula ilegal beredar di pasaran jelas merusak relugasi pada kestabilan harga jual di pasaran. Termasuk terhadap pendapatan daerah, karena orang memasukkan gula ilegal tersebut tidak membayar pajak pada daerah,” kata Kepala Dinas (Kadis) Perindustrian, Perdagangan, Koprasi dan UKM (Perindag) Kota Langsa Drs Syahril Hasballah SH MM, Senin (5/9) di ruang kerjanya, menanggapi adanya gula ilegal yang masuk di Kota Langsa. Ditambahkan Syahril, pihaknya sejauh ini tidak mengetahui adanya gula ilegal yang masuk untuk diperjual belikan di pasaran. “Terus terang kami tidak pernah tau adanya gula ilegal masuk di Kota Langsa. Dari operasi pasar yang kami gelar selama ini, kami tidak pernah menemukan adanya gula ilegal tersebut, karena memang sulit untuk medeteksinya,” kata Syahril. Ketidak tahuan pihak

Disperindag masuknya gula ilegal tersebut, lanjut Syahril, dikarenakan pihak Bea dan Cukai Kota Langsa tidak pernah melibatkan personil Disperindag setempat untuk ditempatkan di lokasi Pelabuhan Langsa. Sehingga barang-barang yang masuk melalui Pelabuhan Langsa tidak dapat diketahui legal atau tidaknya. “Kami tidak pernah dilibatkan oleh pihak Bea dan Cukai setempat dalam memantau atau mendata barang-barang yang masuk di Pelabuhan. Dan selama ini pihaknya hanya menerima hasil laporan Bea dan Cukai yang legal-legal saja. “Kalau yang ilegal kami belum pernah dilaporkan oleh mereka,” terang Syahril. Untuk mengantisipasi agar gula ilegal tersebut tidak masuk dan beredar di pasaran lagi, sambung Syahril, pihaknya akan bekerjasama kepada pihak yang terkait (sentral sektoral) dalam melakukan operasi pasar di Kota Langsa. “Yang jelas, bila kami menemukan adanya peredaran gula ilegal di pasaran, tentu akan ditindak dengan tegas, sebab yang ilegal tidak ada izin atau pun rekomendasi yang dikeluarkan oleh Disperindag,” kata Syahril. (SNO)

SUN (3D) 12.00-13.50-17.30-19.20-21.10

SUN (3D) 12.30-15.30-18.30-21.30


KOMUNITAS

Selasa 6 September 2011

harian andalas | Hal.

11

KB HIMMI Berhalal Bihalal Medan-andalas Keluarga Besar Himpunan Muda Mudi Islam (HIMMI) Aljamiatul Fitri, Minggu (3/9) melaksanakan halal bi halal di Lapangan Futsal, Jalan Denai Medan. Acara halal bi halal yang dirangkai dengan temu kangen para alumni Himpunan Muda Mudi Islam itu berlangsung penuh kekeluargaan. Bahkan banyak di antara alumni yang sudah tidak saling mengenal, karena

sudah 20 tahun berpisah. Menurut ketua panitia Hasnul Amar, reuni akbar Keluarga Besar HIMMI ini dilakukan untuk menumbuhkan ukhuwah Islamiyah di antara sesama alumni HIMMI yang selama ini terpisah oleh jarak dan kesibukan masing-masing. "Kita ingin membangun tali silaturahmi kembali di antara kita yang selama ini telah terputus," ungkap Hasnul didampingi sekretaris

panitia Zulham Efendi. Banyak di antara alumni HIMMI yang kini berada di luar Kota Medan, bahkan ada yang di luar negeri. "Dalam rangka menjalin tali silaturahmi itulah, reuni akbar Keluarga Besar HIMMI Aljamiatul Fitri ini dilaksanakan. Dengan harapan bisa memberi pencerahan kepada rekan-rekan HIMMI yang lain untuk bisa saling berbagi pengalaman," timpal Zulham.(GUS)

Keluarga Prioritas Kaum Perempuan Medan-andalas Kaum perempuan memiliki hak dan kesempatan yang sama dengan pria untuk maju dan berkiprah dalam pembangunan. Karenanya kaum perempuan harus giat mengambil kesempatan yang ada untuk maju. "Apa yang menjadi kesempatan bagi kaum laki-laki, merupakan kesempatan yang juga sama untuk kaum perempuan. Undang-undang kita menjamin hal itu dan tidak mengenal perbedaan gender," kata Anggota DPD RI utusan Sumatera Utara, Dr H Rahmat Shah. Hal tersebut disampaikan Rahmat dalam Pertemuan Silaturahmi Tokoh Masyarakat dengan Ketua-ketua Perwiritan dan Tokoh-tokoh Perempuan se-Kabupaten Deli Serdang di Ramadhan Expo di Lapangan Garuda PTPN II

Tanjung Morawa, baru-baru ini. Ramadhan Expo tahun ini merupakan kegiatan yang digagas Kader Perempuan Demokrat Deli Serdang dan telah berjalan untuk yang kedua kalinya. Rahmat lebih lanjut mengaku sangat mengapresiasi kedudukan dan peran penting yang telah dilakukan kaum perempuan selama ini. Menurutnya sekecil apapun kebaikan yang dilakukan kaum perempuan jelas merupakan perbuatan mulia yang kecil tapi ada, nyata, dan berharga. "Agama menyebutnya sebagai amal soleh," ujarnya. Namun, Rahmat mengingatkan bahwa kaum perempuan juga mempunyai tugas yang tidak kalah mulianya, yakni menjaga keharmonisan rumah tangga. Karenanya Rahmat me-

ngimbau agar kaum perempuan tetap mempunyai prinsip bahwa keluarga adalah segalanya dan menjadi prioritas. Dengan demikian karier dan kegiatan yang dilakukan kaum perempuan diharapkan tidak mengurangi kemampuan perempuan untuk tetap melakukan pendampingan di keluarga, khususnya kepada putraputrinya. Acara ini juga dihadiri Anggota DPR RI dan Ketua Pemberdayaan Perempuan di Parlemen Hj Andi Timo Pangerang MSc, Staf Ahli Menteri Koperasi Purnomo, Ketua DPC Partai Demokrat Deli Serdang HT M Rizal BSc, Ketua DPRD Deli Serdang Hj Fatmawaty Takrim, sejumlah Anggota DPRD Deli Serdang, dan tokohtokoh perempuan se-Deli Serdang.(GUS)

andalas/hamdani nasution

HADIAHHADIAH-Kadisdiksu Syaiful Syafri (kiri) didampingi Kacab Penerbit Erlangga Medan Asrel Marpaung (ketiga dari kiri) dan Dahyar Husein dari Kanwil Kemenag Sumut menyerahkan hadiah kepada dua siswa utusan Erlangga Cabang Medan, Vinston Fungsi dan Darling Febriani yang berhasil meraih juara pada Lomba Pidato Bahasa Inggris SMA Tingkat Nasional, di sela acara pembukaan Erlangga Family Fair 2011, di Supermarket Brastagi, Jalan Brigjen Katamso Medan, Senin (5/9).

Kadisdiksu Buka Erlangga Family Fair 2011

Penerbit Diimbau Turunkan Harga Buku Medan-andalas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Kadisdiksu) Drs Syaiful Syafri MM mengatakan, buku akan sangat digemari, disayangi dan menjadi bahagian dari kehidupan masyarakat, jika harganya terjangkau. Karenanya, dia mengimbau para penerbit menurunkan harga buku, dan membuat pameran-pameran atau bazar guna merangsang minat masyarakat mencintai buku. "Selama ini, masyarakat belum bersahabat dengan buku, karena harganya yang masih mahal. Padahal, buku memegang peranan penting dalam meningkatkan keterampilan anak," katanya saat membuka Erlangga Family Fair 2011, di Supermarket Brastagi, Jalan Jenderal Gatot Subroto Medan, Senin (5/9). Kadisdiksu menyampaikan apresiasi kepada Penerbit Erlangga yang menggelar kegiatan yang mampu mendekatkan anak dan keluarga dengan buku. Mantan Kepala Perpustakaan, Arsip dan Do-

andalas/ist

TALI ASIH - Rahmat Shah memberikan tali asih kepada kaum perempuan marginal di Deli Serdang.

Wali Kota: Kepala Sekolah Harus Mampu Membuat Terobosan Medan-andalas Seluruh kepala sekolah harus mampu membuat terobosan-terobosan dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kota Medan. Salah satunya dengan menggelar kompetisi akademik antar sekolah secara rutin sehingga dapat menghasilkan anak didik yang berprestasi dan berkualitas. Permintaan itu disampaikan langsung Wali Kota Medan Rahudman Harahap ketika bertindak sebagai pembina upacara dalam apel bendera pada hari pertama masuk kerja usai libur Idul Fitri 1432 H di SMA Negeri 3 Medan, Jalan Budi Kemasyarakatan, Kelurahan Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Barat, Senin (5/8). "Masalah pendidikan menjadi program prioritas utama Pemko Medan. Itu kita lakukan agar pendidikan di Kota Medan bisa berdaya saing dan kompetitif. Untuk itu seluruh kepala sekolah harus mampu membuat terobosan-terobosan, salah sa-

kumentasi (BPAD) Sumut ini berharap, dengan adanya even-even seperti Erlangga Family Fair, minat masyarakat membeli dan membaca buku akan semakin tinggi, dan pada gilirannya kualitas masyarakat Sumut akan semakin baik ke depan. Sedangkan Kepala Cabang (Kacab) Penerbit Erlangga Medan, Asrel Marpaung melaporkan, Erlangga Family Fair 2011 digelar dari 5-11 September 2011. Selain memperkenalkan buku-buku terbitan Erlangga dengan harga terjangkau, dalam even ini

digelar berbagai lomba yang melibatkan anak dan keluarga. Dan event serupa juga digelar di seluruh cabang Penerbit Erlangga di Indonesia. "Lomba-lomba yang digelar umumnya membantu anak supaya tumbuh menjadi seorang yang cerdas dengan tema: Best Book for Children & Family," katanya. Lomba digelar setiap hari (5-11 September). Pada Senin (5/9) digelar lomba menyusun Puzzle dengan peserta ibu, bapak dan anak. Lalu, Selasa (6/9) launching "On Camera". Esoknya (7/9), digelar Talk Show Ensiklopedia Islam. Kemudian, Kamis (8/9) lomba Fashion Show. Selanjutnya, Jumat (9/9) digelar Speech Contest Junior High Shcool dan Speech Contest Senior High Shcool. Lalu, Sabtu (10/9) lomba menggambar tingkat SD, dan lomba mewarnai tingkat TK. Terakhir, Minggu (11/9), lomba mewarnai kaligrafi dan foto bareng kungfu panda. "Kepada para pemenang

perlombaan akan mendapatkan hadiah uang dan tropi," ucap Asrel Marpaung. Pemenang Nasional Dalam acara pembukaan Erlangga Family 2011 itu, pihak Penerbit Erlangga Cabang Medan menyerahkan hadiah kepada dua utusan Erlangga Cabang Medan yang berhasil menjuarai Lomba Pidato Berbahasa Inggris (Speect Contest) SMA Tingkat Nasional di Jakarta, belum lama ini. Dua utusan Medan itu, Darling Febriani (sisiwi SMA Methodist 2 Medan) yang berhasil meraih juara I Tingkat Nasaional, memperoleh hadiah Rp 5 juta, dan Vinston Fungsi (siswa SMA WR Supratman Medan) yang meraih juara III Lomba Pidato Bahasa Inggris SMA Tingkat Nasional menerima hadiah uang Rp3 juta. Hadir dalam acara itu, Kakanwil Kementerian Agama Sumut diwakili Dahyar Husein SAg, MPd, dan Manajer Erlangga Cabang Medan, Lamtorang Tobing. (HAM)

Muslim Tionghoa Rayakan Lebaran dalam Keberagaman

tunya melaksanakan kompetisi akademik antar sekolah," kata Rahudman. Dijelaskannya, kompetisi akademik itu harus dilakukan secara rutin minimal tiga bulan sekali. Kompetisi akademik yang digelar itu, menurut Rahudman, bisa meliputi bidang IT, Matematika, IPA, dan IPS. Dengan adanya kompetisi akademik ini tentunya akan memotivasi anak didik untuk bersaing menjadi yang terbaik. Di samping itu, lanjutnya, Pemko Medan akan terus melakukan apa saja yang bisa mendorong untuk meningkatkan prestasi sehingga menghasilkan siswa yang berprestasi dan berkualitas. Karenanya, tahun ini segera dilakukan pemerataan guru sehingga tidak ditemukan lagi sekolah-sekolah tertentu mendominasi guru-guru berkualitas. "Program pemerataan guru ini sedang kita susun," ujarnya. Wali Kota Medan juga mengungkapkan, pihaknya kini tengah menjalin kerjasama dengan sejumlah stakeholder. (BEN)

Medan-andalas Momen Idul Fitri menjadi hari istimewa bagi semua umat Islam dunia, tidak terkecuali Muslim Tionghoa di Medan. Dalam rangka menyemarakkan perayaan Idul Fitri, mereka juga memiliki beragam kegiatan dibanding umat muslim lainnya. Mereka merayakannya dalam keberagaman bersama sanak keluarga beragama lainnya yang merupakan salah satu letak kebahagiaan di dalam merayakan Idul Fitri. "Meski berbeda keyakinan, namun dalam keluarga kami tetap tercipta silaturahmi dalam halal bi halal, makan-makan dan tamasya bersama," kata salah satu umat Muslim Tionghoa, Hj Lilie S alias Goh Beng Lie, di rumahnya, Jalan Brigjend Katamso, Gang Kampung Aur No.22 Medan, kepada andalas, Rabu pekan lalu. Hj Lilie S juga mengakui, awalawal ia memilih menjadi seorang muslimah, memang cukup sulit bagi keluarga besarnya untuk menerimanya. Namun, seiring berjalannya waktu, perbedaan itu tidak ada lagi dalam keluarga besarnya. "Awalnya aku memeluk agama Islam sempat dijauhkan oleh sanak keluarga. Tapi, lambat laun setelah menikah dan melahirkan anak,

andalas/siong

BERPOSEBERPOSE-Hj Lie-Lie dan sanak keluarga diabadikan bersama-sama dengan sanak keluarga lainnya sama merayakan Idul Fitri, di Jalan Brigjend Katamso, Gang Kampung Aur No.22 Medan, Rabu pekan lalu. silaturahmi kembali terjalin, apalagi saat Lebaran tiba," ungkap Hj Lilie S seraya menambahkan setiap Idul Fitri, keluarga besarnya selalu datang ke rumah. Begitupun saat Imlek, dirinya juga selalu berkunjung ke rumah kerabat dan sahabat. "Intinya, hubungan antara saya dan keluarga besar tetap terjalin baik dan harmonis, walaupun terdapat perbedaan," katanya. Bercerita tentang salat Id, Lilie mengatakan dirinya tidak mengada-

kan salat Id secara khusus dengan komunitas Perhimpunan Islam Tionghoa Indonesia (PITI). Dia malah memilih salah Id di masjid sekitar rumahnya di Kampung Aur Medan Deli. Tapi ada yang berbeda dari rangkaian aktivitas Idul Fitri bagi Muslim Tionghoa, terutama ketika ada muallaf baru. "Biasanya kalau ada muallaf Tionghoa Muslim yang belum pernah beribadah, belum pernah salat Id, kita bersama-sama

datang ke tempat dia dan keluarga, untuk diajak berangkat bersamasama," katanya. Dia juga menyatakan, selain mengunjungi keluarga yang lebih tua saat Lebaran, saling kunjung mengunjungi juga dilakukan sesama warga Muslim Tionghoa lainnya. Bahkan, kunjungan ini menurutnya sama hangatnya dengan mengunjungi sanak keluarga, meski pada dasarnya, tidak ada hubungan kekeluargaan sesama mereka. "Seperti saya, selain berkunjung ke rumah keluarga, saya juga mengunjungi warga Muslim Tionghoa lainnya, terutama yang lebih tua. Begitu juga dengan Muslim Tionghoa yang lebih muda, mereka juga datang bersilaturahmi ke rumah saya,"ucapnya. Sementara itu, terkait perbedaan hari Lebaran, Ketua PITI Sumut, Anwarsyah Nur mengatakan, perbedaan itu merupakan rahmat dari Allah SWT dan bukan kesalahan umat. Perbedaan ini menunjukan kebesaran Allah SWT yang mengajari umatnya untuk menyadari bahwa setiap manusia juga lahir berbeda wajah, agama, ras dan lainnya. "Ini tandanya kita harus saling hormat menghormati, baik di kalangan agama sendiri maupun agama orang lain," ujarnya .(SIONG)

BERITA DUKACITA

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

VIP-C

Nama

ONG BUN HO

Umur (Thn)

64

Alamat

Jl. A.R. Hakim No. 160 Medan

Meninggal (Tgl/Jam) 02-09-11 19.50 WIB

Berangkat (Tgl/Jam)

07-09-11 15.00 WIB

Keterangan / Tempat

Dikebumikan

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

1

LIAN LO MENG

65

Jl. S eki p Gg. P enghulu No. 18 Medan

03-09-11 06.00 WIB

07-09-11 15.00 WIB

D i perabukan

5

LIM CHING HUA

62

Jl.S utri sno Gg. E ka Tekni k No. 183 C Medan

04-09-11 11.00 WIB

07-09-11 14.00 WIB

D i perabukan

9

TAN YU HOCK

55

Jl. P erguruan Gg. Gereja No. 11 Medan

04-09-11 04.00 WIB

07-09-11 15.00 WIB

D i perabukan


Selasa 6 September 2011

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

12

Terminal Kabanjahe Dipadati Penumpang

OPEN HOUSE - Bupati Asahan didampingi Wakil Bupati, Sekdakab beserta unsur pimpinan SKPD hadiri open house Plt Gubsu dan Kapoldasu.

Bupati Asahan Hadiri Open House Plt Gubsu Kisaran-andalas Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP menghadiri open house Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho dan Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro. Kedatangan bupati dalam rangka open house Idul Fitri tersebut didampingi Wakil Bupati Asahan, H Surya BSc, Sekda Drs Sofyan MM dan beberapa pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) serta Ketua Tim Penggerak PKK Asahan, Hj Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang dan pengurus PKK lainya. Kepada wartawan Bupati Asahan mengatakan, kehadiran pejabat Pemkab Asahan di open house kediaman Plt Gubsu, Gatot Pujo Nugroho ST, di Kompleks Taman Setia Budi (Tasbi) Medan dan Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro di Jalan Sudirman Medan, bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi serta menjalin ukhuwah Islamiyah. Selain itu, silaturahmi yang dilakukan pada Idul Fitri tersebut juga digunakan untuk saling bermaaf-maafan, sekaligus untuk mendekatkan Pemkab Asahan dengan Provinsi dalam mensinergikan program pemerintahan. Bupati Asahan beserta rombongan langsung diterima Plt Gubsu, Gatot Pujo Nugroho berserta istri. Acara itu, tampak dihadiri beberapa kepala daerah di Sumatera Utara, di antaranya, Wali Kota Tanjung Balai Thamrin Munthe, Bupati Labura Kharuddin Syah Sitorus dan lainnya. Sementara, saat menghadiri open house Kapoldasu, Bupati Asahan juga diterima langsung Kapoldasu berserta istri. (FAS)

Bupati Puji Keberhasilan Ops Ketupat Polres Asahan Kisaran-andalas Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam Operasi Ketupat Toba 2011, yang telah mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1432 H, khususnya kepada Polres Asahan. Ucapan terima kasih yang disampaikan Bupati Asahan tersebut, dinilai karena selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri pihak Polres dan pihak terkait lainya telah mengamankan Asahan dari ancaman kejahatan sehingga perayaan Hari Raya aman di Asahan. “Kita bangga dengan pak polisi yang telah pengamankan Lebaran di Asahan, sehingga lebaran di Asahan berjalan lancar. Apalagi pihak Polres memiliki program ‘kepung’ Kota Kisaran sehingga para pelaku kejahatan tidak bisa berbuat banyak, “kata Bupati Asahan saat berada di Pos Pengamanan Ops Ketupat Toba 2011 Simpang Katarina Kisaran,kemarin. Bupati Asahan yang juga didampingi Wakil Bupati dan seluruh unsur Muspida mengatakan, pengamanan Ops Ketupat Toba 2011 di Asahan cukup baik, sehingga masyarakat Asahan dapat menjalankan lebaran dengan rasa gembira dan arus mudik yang terkendali. Sebagai ucapan terima kasih, Bupati Asahan menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada Pos PAM Simpang Katarina, begitu juga para Muspida Asahan yang juga turut memberi bingkisan. (FAS)

Ratusan Pemudik Menuju Medan Telantar Batu Bara-andalas Memasuki H+5 Lebaran Idul Fitri 1432 Hijriah, jumlah pemudik menuju Medan, mulai mengalami lonjakan. Minimnya armada membuat ratusan penumpang terlantar di Jalinsum Kabupaten Batu Bara. Ani (35) dan Dewi (33) warga Medan, mengaku, batal kembali pulang ke Medan. Pasalnya, bus yang akan ditumpanginya, sudah penuh, bahkan para penumpangnya berdesakan dan berdiri. “Sejak pukul 05.00 WIB, kami sudah berdiri dipersimpangan menunggu bus menuju bus, namun tak satupun bus yang akan kami tumpangi kosong. Alhasil, dua jam kemudian kami kembali lagi kerumah nenek membatalkan pulang ke Medan,” katanya, kemarin. Minimnya bus menuju Medan, keduanya menyatakan sangat kecewa terhadap Dinas Perhubungan Sumut. Seharusnya hal ini menjadi perhatian serius dan diantisipasi jauh sebelumnya, terutama ketika menjelang atau saat lebaran. “Gara-gara bus, kami terlantar dan terlambat masuk kerja. Sekali-kali pikiri pemudik yang akan menumpang bus menungggu di persimpangan perkampungan, jangan yang di terminal aja,” ketus kedua ibu muda yang jumlah anaknya hamper setengah lusin tersebut. (RYAD)

Kabanjahe-andalas Terminal terpadu Kabanjahe, dipadati calon penumpang menuju Medan, kemarin. Mereka dengan sabar menunggu armada yang masih berada dalam perjalanan dari Medan menuju Kabanjahe, yang dijanjikan mandor angkutan tersebut. Menurut salah satu mandor angkutan Po Sinabung Jaya Raya, calon penumpang tersebut datang dari berbagai desa di Tanah Karo dan dari Pematang Siantar menuju Medan. “Asal penumpang bermacammacam. Ada yang dari kampungkampung Tanah Karo, banyak juga dari Pematang Siantar. Sudah disiapkan tempat duduk mereka dan armada kita sekarang dalam perjalanan menuju Kabanjahe. Yang jelas, kita tetap upayakan pelayanan yang maksimal,” ujarnya ketika ditanya persiapan perusahaan angkutannya menangani para pemudik. Sebelumnya, Kapolres Karo AKBP Drs Ign Agung Prasetyoko SH MH mengadakan halal bihalal di Mapolres Karo, yang melibatkan seluruh personel Polres, Dandim o2o5/ TK Letkol Kav Prince Meyer Putong SH, tokoh masyarakat,

PADA PADATT - Suasana terminal terpadu Kabanjahe yang dipadati penumpang yang hendak bertolak ke Medan, kemarin. tokoh agama, tokoh pemuda serta masyarakat lainnya. Selanjutnya, rombongan Polres bersama Dandim bertolak

menuju kediaman (rumah dinas) Komandan Yonif (Danyon) 125/ Simbisa yang mengadakan open house pada hari yang sama.

Pada silaturahmi tersebut, terlihat keakraban antara TNIPolri. Sangat kental suasana kekeluargaan dan penuh keba-

Kehadiran PNS di Karo dan T Tinggi Normal

Hujan Lebat Hentikan Apel PNS di Langkat Stabat-andalas Hari pertama kerja usai menjalani cuti lebaran, jajaran PNS Pemkab Langkat yang seyogyanya melaksanakan apel gabungan. Namun karena kondisi cuaca dan curah hujan cukup lebat, pelaksanaan apel dihentikan dan diganti dengan ramah tamah di ruang lobi utama Kantor Bupati Langkat, Senin (5/9). ”Kami maklumi kondisi hujan, jadi apel terpaksa ditiadakan. Namun demikian absensi kehadiran tetap kita berlakukan,” kata Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH, di sela perbincangan dan ramah tamah dengan para kepala SKPD dan PNS sembari mengecek kehadiran PNS melalui absensi di meja piket. Selanjutnya, Bupati bersama Wakilnya Budiono, SE meninjau beberapa ruangan sekretariat dan menyalami satu-persatu PNS yang hadir sembari mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan bathin. Sementara, berdasarkan info dari Sekretaris BKD Langkat Musti SE MSi untuk rekab jumlah kehadiran PNS pada hari pertama kerja mencapai 99,5%. Menjelang tengah hari, para PNS

menuju kediaman rumah dinas Wakil Bupati Budiono karena saat itu open house Idul Fitri dilaksanakan. Di kesempatan tersebut, selain Bupati juga hadir sejumlah unsur Muspida di antaranya Kapolres Langkat AKBP H Mardiyono SIK MSi, Ketua PN Stabat Hj Diah S Dewi SH MH, Ketua PA Stabat Drs H Syaifuddin SH MHum. Karo Pasca Lebaran hari pertama kerja, Senin (5/9), tingkat kehadiran PNS di lingkungan Pemkab Karo berjalan normal. Begitu juga kehadiran kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di setiap dinas dan badan tidak ada yang absen, adapun pegawai tidak hadir, karena yang bersangkutan masih dalam keadaan cuti. Demikian diungkapkan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Karo, Drs Kawar Sembiring, MM menjawab andalas, Senin (5/9) di lobi kantor Bupati Karo Kabanjahe. Menurut Sembiring, berdasarkan daftar hadir PNS ditandatangani, tingkat kehadiran pegawai di lingkungan Pemkab Karo mencapai 99 persen. Hal ini tidak telepas dari imbauan Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti sebelumnya. “Bupati menegaskan sebelum Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1432 H kemarin, bahwa sejak Senin 5 September 2011 setiap PNS jajaran Pemkab Karo harus hadir seperti biasa. Mulai

hari pertama kerja setelah Lebaran, pelayanan publik tidak boleh terganggu karena ketidakhadiran pegawai. Kepada PNS yang tidak hadir akan dikenakan sanksi disiplin PNS sesuai dengan PP Nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS,” ujarnya. Tebing Tinggi Sementara, kehadiran PNS di jajaran Pemerintah Kota Tebing Tinggi tercatat sekitar 98 persen PNS mengikuti apel gabungan, di halaman Kantor Wali Kota Jalan Sutomo. Apel gabungan dipimpin Asisten I Pemko Tebing Tinggi Drs H Agus Salim Purba mewakili Wali Kota Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM, yang terlambat hadir akibat terjebak macet di kawasan Sei Rampah Sergai. Tingginya angka PNS yang mengikuti apel tersebut kemungkinan karena takut akan sanksi yang bakal dijatuhkan wali kota. Wali Kota Umar Hasibuan yang tidak sempat memimpin apel gabungan dengan alasan terjebak macet, saat ditemui sejumlah wartawan pada halal bihalal di jajaran Dinas Kesehatan mengatakan, tingkat kehadiran PNS 98 persen, usai libur Lebaran sudah cukup bagus. Namun kepada yang tidak hadir tanpa alasan yang jelas, pihaknya akan melakukan evaluasi, mulai dari sanksi teguran tertulis hingga penundaan kenaikan pangkat serta pengurangan uang kinerja. (BD/RTA/MET)

hagiaan, yang merujuk pada kesatuan dan persatuan sesama aparat pemerintahan. (LAMS)

Usai Terima Gaji, Guru TK Dipecat Kisaran-andalas Yayasan pengelola TK Gracia English Studies, Jalan Sutomo Kisaran dinilai sewenang-wenang terhadap guru. Terbukti, guru TK Sofia Astuti Sitorus Pane, dipecat tanpa alasan yang jelas. ''Usai menerima gaji bulan Agustus, tiba-tiba pihak yayasan memberitahu kalau saya tidak dibolehkan lagi mengajar. Saya diberhentikan tanpa diberi surat pemecatan," kata Sofia kepada wartawan, Senin (5/9). Menurut putri ketiga pasangan Achyar Sitorus Pane dan Farida Chairani Nasution ini, selama ini dirinya merasa tidak ada melakukan kesalahan apa pun. “Selama bekerja saya tidak ada berbuat salah. Karenanya, sangat aneh kok tibatiba dipecat,” tandas mahasiswi semester akhir, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Asahan ini. Sementara mantan rekan kerjanya, Dewi Hartika Jambak dan Ummi Salamah Lubis membenarkan, Sofia Astuti Sitorus Pane telah dipecat. “Ya, benar dia telah dipecat tanpa alasan jelas. Sepengetahuan kami dia berkelakuan baik dan menyayangi anak-anak muridnya," katanya. Bahkan, beberapa orang tua murid ada memberikan paket parcel lebaran kepada Sofia. Mungkin karena anak orang tua murid itu bersimpati kepadanya. "Sofia memang dikenal ramah dan dikenal mudah dekat dengan anak-anak,” papar keduanya kompak. Ditambahkan, ketika mereka melakukan rapat, diketahui ada beberapa guru guru TK lama diduga iri dengan keberadaan Sofia yang dikenal dekat dengan anak-anak. Guru-guru yang merasa iri tersebut diduga melakukan teori pembusukan untuk memojokkan Sofia agar segera dipecat pihak yayasan. "Kasihan Sofia diberhentikan tanpa alasan jelas. Dipastikan anak-anak murid TK akan merasa kehilangan dengan sosok Sofia yang penyayang terhadap anak-anak,'' pungkas keduanya. (ESA)

Pengunjung Obyek Wisata Sergai Menurun 40 Persen PENGUNJUNG obyek wisata bahari maupun alam di Kabupaten Serdang Bedagai, saat masa libur Lebaran 1432 H, cenderung mengalami penurunan mencapai 40 persen dibandingkan dengan masa libur Idul Fitri dua tahun lalu. “Sejak tahun 2010 hingga sekarang, jumlah pengunjung mengunjungi obyek wisata Sergai masa Lebaran memang turun dibandingkan dengan tingkat kunjungan pada tahun 2009,” kata Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Parbudpora) Kabupaten Sergai, Drs Herlan Panggabean, kemarin. Data sementara seperti, Pantai Pondok Permai, sejak dua tahun jumlah pengunjung terus menurun hingga 20 persen. “Jumlah pengunjung dari setiap obyek wisata, besok baru bisa diketahui jumlahnya setelah personil Disparbudpora Sergai dan pihak pengelola melaporkannya,”

katanya. Menurutnya, menurunnya jumlah pengunjung saat Lebaran tahun ini disebabkan menjamurnya objek wisata lain di luar Sergai, hingga pengunjung yang akan berwisata menjadi terbagi. Begitu juga dengan faktor ekonomi. “Walaupun terbagi dan faktor keuangan, namun jumlah pengunjung yang mengunjungi obyek wisata Sergai masih lumayan banyak dibandingkan wisata lain,” ungkapnya. Diakuinya, penurunan jumlah pengunjung tidak mempengaruhi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diperoleh dari obyek wisata. Dari hasil perubahan pola pengutipan retribusi yang sebelumnya pengelola, kini diambilalih langsung Disparbudpora Sergai, dari tahun 2010 hingga 2011mengalami peningkatan hingga 80 persen. “Penurunan jumlah pengunjung saat ini belum mempengaruhi PAD, bahkan semakin meningkat,”ucapnya. Ke depan, untuk mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan, pihaknya bersama para pengelola tak henti mengedepankan Sapta Pesona. ”Di setiap obyek

ONA SUTRA - Penyanyi dangdut asal Sumut yang sudah lumayan beken di ibukota, H Ona Sutra bersama istri Hj Dahlia, menghibur pengunjung di Pantai Lestari.

wisata khususnya wisata bahari di sepanjang pantai Selat Malaka yang berada Pantai Cermin dan Perbaungan yang menjadi tujuan wisata, bersama pihak terkait terus menerus melakukan penghijauan dan penataan, paparnya. Terpisah, pemimpin Pondok Permai, A Som mengaku pengunjung yang merayakan lebaran dua tahun belakangan ini menurun hampir 25 persen. “Pengunjung yang merayakan Lebaran di Pantai Pondok Permai menurun setiap tahun, dibandingkan dengan tahun 2009,” ujarnya. Pantauan andalas, walaupun sejumlah obyek wisata bahari di Kecamatan Pantai Cermin, Sergai berupaya menarik minat pengunjung dengan menyuguhkan sejumlah artis lokal asal ibukota dan Medan. Di antaranya Pantai Lestari Indah Pantai Cermin pengunjung dimanjakan dengan kehadiran artis dangdut H Ona Sutra bersama istrinya Hj Dahlia dan putra bungsunya Doly Kamasutra, diiringi group band 'Sutra Dangdut,' namun pengunjungnya sepi. (RYAD)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean, Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa Sejahtera TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BANDA ACEH: Salman, Afrizal, Azhari, Reza Gunawan LHOKSEUMAWE: Sopyan BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


SUMATERA UTARA

Selasa 6 September 2011

Terdakwa 303 Jadi Lahan Garapan Jaksa Nakal Kabanjahe-andalas Penderitaan yang dialami para terdakwa kasus judi (Pasal 303 KUHP), seperti tidak ada habisnya. Mereka seolah dijadikan 'lahan garapan' para jaksa nakal. Pasalnya, terdakwa yang diberikan janji manis oknum jaksa dengan iming-iming percepatan berkas, dan sidang, terpaksa mengurut dada. Bahkan, hukuman yang akan dijatuhkan kepada terdakwa yang sudah dibicarakan terlebih dahulu, pada akhirnya telah menjadi urusan yang sangat rumit. Hal ini terjadi di Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabanjahe, Tanah Karo, Senin (5/9). Keluarga yang mendatangi Kejari tersebut, sengaja diredam salah seorang oknum pegawai di Kejaksaan tersebut, sehingga keluarga terdakwa menutup diri terhadap wartawan. Informasi dihimpun, terdakwa Heremia Sembiring yang ditahan pihak kepolisian pada 9 Juni lalu, seharusnya sudah sidang dakwaan pada 8 Agustus lalu. Namun, sidang dilaksanakan kemarin, Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak dapat menunjukkan barang bukti. Berkas terdakwa tersebut tertuang dengan No 335/ Pid.B/ 2011/ PN-Kbj, de-

ngan dakwaan pasal 303 ayat 1 ke (2) KUHPidana. Pantauan wartawan di ruangan Kasi Pidum kemarin, pegawai Kejaksaan tersebut seolah memancing wartawan dengan kata-katanya. “Saya tidak mau lagi terulang bapak (Kajari) masuk koran. Apalagi sekarang naik pula tensinya,” ujarnya. Sementara Kasi Pidum R Aritonang SH tidak mampu berbuat banyak, karena tidak menguasai persoalan tersebut sepenuhnya. Sehingga dia meminta keluarga terdakwa tersebut berhubungan langsung dengan JPU-nya. Ketika hal tersebut ditanyakan kepada Kajari Muda Hutasuhut SH, Kajari meminta wartawan konfirmasi kepada JPU-nya. “Saya tidak mengetahui itu, tadi saya sedang di rumah. Tanyakan saja langsung ke JPU,” ujarnya via telepon. Sementara, JPU M Jecky Kaban SH yang dihubungi wartawan tidak berhasil. Namun, Kaban menggunakan telepon seluler rekannya JPU di Kejari Kabanjahe mengatakan, inti permasalahan itu adalah sidang. “Itu hanya permasalahan sidang bos. Masya' begitu aja harus melalui telepon,” ujarnya singkat. (LAMS)

Rumah Dinas Camat STM Hilir Telantar STM HILIR-andalas Rumah dinas Camat STM Hilir di Desa Talun Kenas, dibiarkan telantar dan sejak enam bulan terakhir ini kerap dijadikan kawula muda dari berbagai daerah di Kecamatan STM Hilir sebagai lokasi pacaran. Pantauan wartawan baru-baru ini, saat pe- TEL ANT AR - Rumah dinas Camat STM Hilir TELANT ANTAR lantikan pengurus sa- terlihat suram dan dibiarkan telantar. lah satu organisasi di Kecamatan STM Hilir, rumah pah berserakan. Ketua DPC Hanura Kecadinas ini cukup aman dijadikan untuk pacaran, karena matan STM Hilir, Sadanioga camat tidak pernah menem- Tambun mengakui, sudah patinya. "Apalagi kamar menjadi rahasia umum rumah mandi rumah dinas ini berada dinas yang telantar itu, kerap di luar," ungkap pasangan dijadikan sebagai tempat persejoli, yang mengaku ber- temuan kaum muda-mudi. Kalau memang ada niat nama Adi (16) dan Nita (16). Sementara sejumlah war- Camat Marakali Hasibuan, ga Desa Talun Kenas saat untuk menjaga dan merawat ditemui andalas mengata- rumah dinas yang dibangun kan, sebenarnya uang rak- melalui uang rakyat ini, tidak yat melalui APBD Deli Ser- selayaknya dia membiarkan dang yang dikucurkan un- pekarangan rumah tersebut tuk keperluan rehab rumah ditumbuhi berbagai jenis dinas ini mencapai puluhan rumput, sehingga tidak elok dipandang mata. juta pertahun. Menyikapi tudingan tak Bahkan fasilitas yang diberikan pemerintah seperti sedap itu, Marakali Hasibuan AC, listrik, air dan kursi, lu- saat dikonfirmasi wartawan di mayan mewah. Namun, ca- ruang kerjanya, membantah mat sepertinya tidak suka kalau rumah dinas itu kerap dijadikan sebagai tempat bermukim di daerah ini. Karenanya, tidak meng- pacaran. "Isu apalagi ini, hal herankan di sekitar rumah itu sama sekali tidak benar," dinas tersebut banyak sam- katanya. (STP/JL)

SRDuP Pertanyakan Konsistensi DPRD Dairi Sidikalang-andalas Berulangkali kecewa pada keputusan wakil rakyat berkaitan dengan jawaban terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Dairi. Beberapa aktivis yang tergabung dalam kelompok diskusi Solidaritas Rakyat Dairi untuk Perubahan (SRDuP) mempertanyakan konsistensi serta tujuan di balik penolakan dua fraksi DPRD, yang beberapa waktu lalu sepakat menolak LKPJ Bupati Dairi tahun 2010. Aktivis SRDuP Jenni Solin mempertanyakan, pahamkah mereka makna dari penolakan itu, serta akan ke mana akhir dari penolakan tersebut. Jujurkah mereka menolak atau hanya sebuah skenario ? Penolakan yang disampaikan dua fraksi memang sangat diharapkan SRDuP. "Namun berdasarkan pengalaman sebelumnya, SRDuP menilai penolakan yang dilakukan hanya sandiwara yang akhirnya berujung pada tidak adanya perubahan lebih baik bagi masyarakat Dairi," kata Jenni Solin, kepada andalas, kemarin.

Ia menyebutkan, sikap kritis yang disuarakan para wakil rakyat sepertinya tidak pernah menjadi acuan Pemkab Dairi, untuk melakukan pembenahan ke arah lebih baik sesuai dengan harapan masyarakat. Hal senada dikemukakan Ketua SRuDP Samuel Sihombing. "DPRD Dairi hingga kini tidak ada berbuat nyata bagi masyarakat. Yang terjadi selama ini, DPRD hanya menyuarakan hal-hal yang berkaitan dengan kepentingannya sendiri atau kepentingan partai masing-masing," sindirnya. Atas dasar itu pula, menduga mayoritas anggota DPRD Dairi belum paham tata tertib, tugas pokok dan fungsi (tupoksinya) sebagai wakil rakyat. Anggota SRDuP Ridwan Samosir juga membenarkan, dari beberapa kali sharing dengan beberapa anggota DPRD Dairi, sangat terlihat jelas bahwa wakil rakyat Dairi masih kurang memahami, bahwa jika sudah menyatakan menolak, maka sikap itu harus dipertahankan. (SS)

harian andalas | Hal.

13

Pembalakan Liar UD Bima tak Tersentuh Hukum STM Hilir-andalas LSM TRALI (Transparansi Lintas Instansi) minta Kepala Kepolisian Sumatera Utara Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro, yang berjanji akan menumpas pembalakan liar (illegal logging), dan memberikan tindakan tegas terhadap oknum polisi yang berani membackup usaha yang sifatnya ilegal, konsisten dengan janjinya tersebut. Buktinya, sudah berulang kali disorot terkait pengolahan kayu gelondongan dan balok UD Bima, yang memilik tiga unit mesin shawmill, hingga kini belum tersentuh hukum baik dari jajaran Poldasu, Polres DS dan Dishut," kata Sekjen Irwan LSM TRALI, Irwan Ginting SH kepada andalas, Senin (5/9). Dikatakan,sebenarnya dasar pihak kepolisian untuk menindak UD Bima yang dikomandoi Gopal, cukup beralasan. Sebab, Menteri Kehutanan RI semasa dijabat MS Kaban, sudah melayangkan surat edaran nomor SE.04/Menhut-VII/2005 kepada seluruh Gubernur dan Dinas Kehutanan agar tidak memroses segala bentuk permohonan izin shawmill. Sementara di tempat terpisah, kabar yang diperoleh andalas belum lama ini dari sejumlah masyarakat, jika dalam pembalakan dilakukan UD Bima, terindikasi keterlibatatn oknum kepolisian yang bertugas di Polres, Dishut Deli Serdang dan oknum

LOK ASI - Inilah lokasi shawmill kayu milik Gopal yang berada di Dusun II Tungkusan Desa Tadukan Raga, Kecamatan STM Hilir. LOKASI Camat STM Hilir, Marakali Hasibuan. "Mereka disinyalir ada menerima upeti dari Gopal yang merupakan pimpinan UD Bima yang berlokasi di Dusun II Desa Tadukan Raga. Sehingga pembalakan yang dilakukan tidak pernah tersentuh hukum,"ujar J Ginting. Diberitakan, sebelumnya upaya pemerintah pusat untuk memberantas kasus penebangan kayu secara ilegal, yang saat ini sedang marak di berbagai daerah. Salah satunya di Kecamatan STM Hulu dan STM Hilir terkesan diabaikan pihak pene-

gak hukum Sumut, khususnya Deli Serdang. Maraknya penebangan kayu liar yang dikabarkan ditampung Gopal, selaku pimpinan UD Bima dikabarkan mendapat perlindungan dari sejumlah oknum. Hal itu dapat dilihat hasil investigasi dilakukan sejumlah LSM ke Dusun II Lau Gerat ,Desa Bahbah Buntu Kecamatan STM Hulu. Modus dilakukan cukong kayu dengan oknum penegak hukum di Deli Serdang ini sangat rapi dan tidak membutuhkan waktu terlalu lama.

Sebab oknum pegawai Dishut Deli Serdang sudah menyiapkan dokumen Izin Pengusahaan Hutan di atas Tanah Milik (IPHTM) untuk memuluskan aksi dilakoni pengusaha kayu, dengan meraup keuntungan pribadi. Sementara, terkait tudingan warga tentang penerimaan upeti, yang dikabarkan dilakoni oknum Camat STM Hilir. Ketika dipertanyakan, Marakali membantah. “Mana mungkin saya membekingi UD Bima karena sebelum saya menjabat di kecamatan ini, shawmill itu sudah ada," katanya berdalih. (WAN)

Taufan Gama Berbagi dengan Kaum Duafa

BINGKISAN - Bupati Taufan Gama menyerahkan bingkisan dan bantuan tali asih pada kaum duafa di setiap kecamatan di Kabupaten Asahan.

Kisaran-andalas Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP berbagi kasih dengan ribuan kaum duafa yang berada di sejumlah kecamatan di Asahan, dengan memberikan bingkisan dan bantuan tali asih. Berbagi kasih dengan kaum duafa yang dilakukan Taufan Gama Simatupang bersama keluarga tersebut bertujuan untuk mempererat dan meningkatkan silaturahmi serta secara bersamasama merasakan kegembiraan pada Hari Raya Idul Fitri. “Kita harus berbagi dengan yang lain, apalagi pada Hari Raya. Sebab, di dalam harta yang dimiliki sebahagian milik orang lain, maka harta itu harus disalurkan kepada yang membutuhkan,” kata Taufan Gama, kemarin. Di setiap kunjungannya,

Taufan Gama Simatupang mengundang seluruh warga Kabupaten Asahan tanpa kecuali untuk menghadiri open house di rumah dinas Bupati Asahan pada perayaan Lebaran kali ini. “Silahkan bawa anak, cucu, mertua, menantu, istri, suami, tetangga, sanak saudara untuk bersilaturahmi ke rumah bupati,”kata Taufan Gama. Sementara itu, Kepala Bagian Humas Setdakab Asahan, Rahman Halim AP mengatakan, kegiatan berbagi dengan kaun duafa tersebut dilakukan di beberapa titik di sejumlah kecamatan yang langsung dihadiri keluarga Taufan Gama Simatupang, di antaranya di Kecamatan Air Joman, Sei Renggas, Simpang Empat, Kisaran Barat, Buntu Pane, Meranti, Air Batu dan beberapa daerah lainya. (FAS)

Air Terjun Betala, Panorama Wisata Baru di Biru Biru BILA kita berbicara tentang obyek wisata di Kecamatan Biru Biru, yang terlintas di benak hanyalah pemandian alam Cassanova dan Pantai Sarilaba Biru Indah.

N

amun tahukah Anda, saat ini di Kecamatan Biru Biru, Kabupaten Deli Serdang, juga telah memiliki sebuah lokasi wisata baru, yang tidak kalah menarik. Dan, untuk berkunjung ke sini, tidak perlu merogoh isi kocek dalam-dalam. Lokasi wisata baru itu diberi nama 'Air Terjun Betala'. Setelah ditata apik Daduk Ginting, lokasi wisata yang mengandalkan kejernihan dan kesejukan airnya ini kemudian diberi nama 'Pantai Frans'. Bila dilihat dari prospeknya, pemandian alam Air Terjun Betala, potensial menjadi salah satu ikon wisata di Kabupaten Deli Serdang. Lokasi obyek wisata ini, tidak terlalu jauh dari inti Kota Medan alias hanya berjarak sekitar 25 km saja. Sementara, dari lokasi pemandian Pantai Sarilaba Biru Indah, hanya berjarak

AIR TERJUN - Lokasi wisata Air Terjun Betala, obyek wisata baru di Kecamatan Biru-Biru, yang mulai ramai dikunjungi wisatawan lokal. sekitar 2 km saja ke arah Barat Daya. Dalam arti, hanya butuh menambah waktu tempuh sekitar 10 Menit, dari Pantai Sarilaba Biru Indah. Melalui sentuhan tangan dingin sang pengelola Daduk Ginting, yang konon juga sebagai pengelola Pantai Sarilaba Biru Indah, yang turut didukung infrastruktur jalan yang

mulus menuju lokasi, Air Terjun Betala mulai diminati para pengunjung, terutama saat hari libur. Keunikan tersendiri dijadikan sebagai andalan, karena air nan jernih yang menjadikan Air Terjun Betala, yang semula mengalir biasa menjadi terlihat sangat luar biasa. Sebab, selain masih ditutupi pepohonan yang rindang, di sepanjang aliran

sungai, juga telah didirikan pondok-pondok tempat berteduh. Bahkan, beningnya air sungai telah dibendung sedemikian rupa, sehinga memunculkan keindahan dan kenyamanan bagi setiap pengunjung. Hasrizal (41), salah satu pengunjung, yang membawa seluruh keluarganya ke lokasi Air Terjun Betala ini, mengaku sangat puas

menikmati keindahannya."Kami sekeluarga amat menikmati. Selain udara di sekitar lokasi terasa sejuk, kita juga tidak begitu khawatir terhadap anak-anak yang sedang berenang, karena arus air tidak begitu deras. Sangat cocoklah bila kita datang bersama anak-anak," kata warga Tembung ini. (STP)


Selasa 6 September 2011

Lima Persen PNS Aceh tak Masuk Kantor Banda Aceh-andalas Sekitar lima persen dari 9.900 Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Pemerintah Aceh tidak masuk kantor pada hari pertama kerja, setelah berakhirnya cuti bersama Idul Fitri 1432 Hijriyah, kata Sekda Aceh Teuku Setia Budi. "Alhamdulillah, kehadiran PNS pada hari pertama kerja setelah cuti bersama tahun ini (2011) meningkat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya dan kedepan saya berharapa lebih baik lagi," katanya di Banda Aceh, Senin. Kecuali, Teuku Setia Budi menyebutkan dua instansi pemerintah yakni Dinas Bina Marga dan Cipta Karya serta Dinas Pengairan Provinsi Aceh, kehadiran pegawainya masih rendah. "Dua instansi ini menjadi pertanyaan besar bagi saya, apalagi rendahnya kehadiran pegawainya juga terjadi pada hari-hari biasa. Saya menilai banyak masalah intern yang mengakibatkan tingkat kedisplinan pegawai di dua instansi itu rendah," katanya menjelaskan. Sekda Aceh Teuku Setia Budi dan Wakil gubernur Aceh Muhammad Nazar melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah instansi pemerintah untuk mencek kehadiran pegawai pada hari pertama kerja setelah libur panjang hari raya puasa 2011. (ANT)

Badan Legislasi DPRA Belum Rampungkan Telaah Qanun Pilkada Banda Aceh-andalas Badan legislasi DPRA yang diwakili Abdullah Saleh, telah menyampaikan secara lisan tentang permasalahan pihak Badan Legislasi dalam mengkaji dan melakukan telaah draf rancangan qanun pilkada. “Pada tanggal 25 Agustus lalu, kita juga sudah sampaikan melalui surat kepada pimpinan, tentang waktu dan akan kita panggil tim pakar untuk meminta masukan dalam tela’ah qanun tersebut,” ujar Abdullah Saleh, Sekretaris Badan Legislasi DPRA, di ruang kerjanya, Senin (5/9). Abdullah Saleh menjelaskan, Badan Legislasi belum mampu menghasilkan telaah qanun pilkada baru yang diminta oleh pihak pimpinan DPRA. “Banleg masih memerlukan perpanjangan waktu untuk mengakaji kelengkapan persyaratan formal dan materil, tentang pembahasan ulang qanun tersebut,” ujarnya. Untuk itu, Badan Legislasi akan melanjutkan telaah qanun, Selasa (6/9), dengan meminta masukan pakar hukum dan tim ahli. Para pakar dan tim ahli yang akan dilibatkan diantaranya, Azhari Abubakar (mantan anggota DPRA yang banyak terlibat dalam perumusan UUPA dan perancangan Qanun Pilkada lama), Mukhlis Mukhtar (anggota Tim Ahli DPRA), Burhanuddin (Mantan Anggota DPRA), serta Iskanda A. Gani, akademisi Universitas Syiah Kuala, yang juga mantan Sekretaris Dewan. (AP)

Jembatan Teupin Reudep Butuh Perbaikan Bireuen-andalas Leger dan lantai jembatan gantung di desa Teupin Reudeup, Kecamatan Peusangan Selatan yang menghubungkan ke Desa Meunasah Paya, Awe Geutah Peusangan Siblah Krueng, Bireuen sudah lapuk sejak tiga tahun terakhir. Masyarakat mengharapkan jembatan itu diganti dengan jembatan permanen. Leger dari kayu banyak yang sudah lapuk, lantai juga demikian. “Kalau becak dayung melintasi jembatan itu harus membawa papan sendiri agar bisa lewat. Tiga tahun lalu, satu unit kendaraan pengangkut kopra jatuh ke sungai karena leger patah,” kata Amiruddin, warga setempat, kemarin. Pengendara roda dua juga harus hati-hati, sedikit ban terpeseleset kendaraan dan pengendara jatuh ke sungai, tambah Munir, seorang warga lainnya. Masyarakat mengharapkan jembatan yang dibangun semasih Bireuen bagian dari Aceh Utara penanganan sementara menggantikan leher dan sebagian papan lantai jembatan. “Perbaikan untuk sementara ganti leger dan ganti papan, perbaikan permanen menggantikan jembatan itu dengan jembatan beton,” kata Munir. (SI)

ACEH MEMBANGUN

harian andalas | Hal.

14

Sweeping Pengunjung, Santri Dihadang Pemuda Lhokseumawe-andalas Jalan menuju objek wisata air terjun Blang Kulam, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, nyaris menjadi ajang tawuran massal, kemarin. Pasalnya, di jalan itu ratusan santri dari Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, dihadang para pemuda dari kawasan Blang Kulam, karena para santri nekat men-sweeping warga yang hendak bertamasya ke air terjun tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, para santri yang berasal dari sejumlah kecamatan di wilayah barat Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe mendatangi kawasan wisata air terjun di Desa Blang Kulam. Mereka berasal dari Kecamatan Sawang, Muara Batu, Dewantara, Nisam, Nisam Antara, Kuta Makmur, dan Blang Mangat, Lhokseumawe. Mereka datang naik sejumlah mobil dan puluhan sepeda motor (sepmor) dengan tujuan ingin menghadang pengunjung tertentu ke tempat wisata Blang Kulam. Alasan santri, lokasi wisata itu letaknya di kawasan hutan dan sepanjang jalan menuju lokasi tersebut tanpa rumah penduduk. Kondisi ini dinilai para santri rentan terhadap perbuatan yang menjurus pada maksiat. Itu sebab, ratusan santri setelah berdoa di Masjid Desa Panton Rayeuk Sa, Kecamatan Kuta Makmur, langsung berdiri melakukan blokade di ruas jalan menuju Blang Kulam sekitar pukul 11.00 WIB. Dalam praktiknya, para pengunjung yang memakai pakaian islami diperbolehkan para santri menuju Blang Kulam, sedangkan pasangan nonmuhrim atau yang berpakaian ketat, diminta

andalas/si

SANTRI - Para santri berdiri di jalan menuju wisata blang Kulam, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara untuk menertibkan supaya pasangan nonmuhrim tidak memasuki kawasan. segera pulang. Namun, sweeping ala santri itu mengundang protes dari para pemuda Kemukiman Beureughang, Kecamatan Kuta Makmur. Mereka datang ramai-ramai ke tempat sweeping, lalu mengusir para santri. Karena diusir saat menjalankan misi “sucinya”, para santri pun protes. Sontak suasana jadi ricuh, sehingga sejumlah pasa-

ngan yang hendak ke Blang Kulam langsung pulang. Untungnya, ada polisi yang melintas di lokasi tersebut, sehingga cepat dilerai dan tak sampai terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Lalu, para santri memutuskan untuk pulang. Namun, berdasarkan keterangan tambahan dari Tgk Jalaluddin, Pimpinan Dayah Sirajul Huda, Kecamatan Sawang, Aceh

Utara, di antara pemuda yang menghadang para santri itu ada yang bertato dan membawa pisau. “Karena kami tak ingin ribut, kemudian kami pulang,” ujarnya. Ia juga menyebutkan bahwa tindakan mereka semata-mata untuk mencegah maksiat. Sedangkan dasar mereka bertindak adalah hasil kesepakatan yang diteken semua unsur Muspika Kuta Makmur tahun 2009 me-

ngenai penghentian sementara beroperasinya objek wisata Blang Kulam. Alasan penghentian saat itu, antara lain, jalan menuju Blang Kulam rawan kecelakaan karena akses jalan masih buruk, masih banyak belukar di pinggir jalan yang berpotensi menjadi tempat maksiat, di samping belum adanya Qanun tentang Wisata Islami di Aceh Utara. (SI)

Permohonan Cerai PNS Pemko Lhokseumawe Meningkat Lhokseumawe-andalas Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintahan Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, yang mengusulkan perceraian meningkat selama tahun 2011. Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Lhokseumawe Sabaruddin melalui Kasubbid Kesejahteraan dan Kedudukan Hukum Furqan Husaini di Lhokseumawe, Senin mengatakan, pada tahun 2011 jumlah permohonan cerai yang masuk ke BKPP sebanyak delapan kasus, sementara pada tahun 2010 jumlahnya hanya lima kasus saja. Namun, tidak semua usulan perceraian yang dipintakan oleh PNS yang bersangkutan diizinkan untuk melanjutkan proses perceraiannya. Dimana, sebanyak empat kasus masih dalam proses permohonan izin cerai dan dua kasus ditolak karena tidak cukup syarat serta dua kasus lagi sedang dalam proses. Disebutkan Furqan, jumlah PNS yang meminta cerai dari pasangannya lebih banyak

wanita yang berstatus PNS memohon izin cerai talak terhadap suaminya. Sementara yang laki-laki yang berstatus PNS dan memohon izin cerai terhadap istrinya tidak terlalu dominan, katanya. Berdasarkan hasil permohonan dari PNS yang mengusulkan izin cerai tersebut, alasannya sangat bervariasi, diantaranya, karena salah satu pihak menganggap tidak ada kecocokan lagi dalam rumah tangganya, sering ditinggal pergi, serta ada pihak ketiga yang ikut terlibat dan memicu keretakan dalam rumah tangga. "Selain faktor di atas, juga ada faktor lain, seperti tidak adanya keturunan," katanya. Namun, disebutkan, setiap permohonan cerai yang masuk, tidak serta merta akan direkomendasi pihaknya untuk dilanjutkan ke proses cerai. Tapi, terlebih dahulu diupayakan proses mediasi di antara dua pihak untuk tidak bercerai. "Apabila keinginan bercerai dari pihak yang bertikai semakin kuat serta ada bukti

dan syarat yang cukup, baru kami akan merekomendasikan ke wali kota terhadap permohonan dari PNS yang bersangkutan untuk melanjutkan proses cerainya. Namun, jika tidak cukup syarat dan bukti untuk bercerai, tidak akan rekomendasikan," terang Furqan. Sebagai contoh, bagi PNS yang mengajukan permohonan bercerai karena faktor tidak ada keturunan. Apabila belum cukup usia perkawinan selama 10 tahun, maka pemberian izin bercerai tidak akan diberikan. Apabila permohonan izin cerai tidak dikeluarkan surat keputusan, namun PNS yang bersangkutan tetap ingin melanjutkan proses cerainya ke pengadilan agama, maka oleh Pengadilan Agama, kasus tersebut tetap ditampung serta akan menandatangani surat sanggup menanggung segala resiko. Serta kepada PNS tersebut, secara kedinasan akan dikenakan hukum kedesiplinan tingkat berat sesuai dengan PP Nomor 53 tahun 2010 tentang Displin PNS, kata Furqan. (ANT)

andalas/ap

OPEN HOUSE - Armen Desky ketika memberikan sambutan, pada open house di kediamannya.

Keluar Dari Bui Armen Desky Gelar Open House Kutacane-andalas Tak lama usai keluar dari rumah tahanan Cipinang, Jakarta, Armen Desky menggelar open house atau halal bi halal di rumahnya, Desa Pulonas, Babussalam, Aceh Tenggara, Senin (05/09). Warga pun berdatangan ke rumah bekas bupati 'bumi sepakat segenap' itu. Hadir pula Bupati Aceh Tenggara Hasanuddin B dan beberapa legislator Aceh. Armen Desky sebelumnya divonis empat tahun penjara karena mengorupsi dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2004-2006, senilai Rp 26,29 miliar. Selain dibui, Armen juga harus membayar denda Rp 200 juta subsider empat bulan kurungan dan mengganti kerugian negara

Rp 2,195 miliar. Pada 17 Agustus 2011, Armen Desky divonis bebas. Ikhwal korupsi itu diakui lagi oleh Armen ketika memberi sambutan berisi permintaan maaf dia kepada khalayak yang hadir di rumahnya. Armen berharap Pilkada Aceh terlaksana tanpa pertumpahan darah. Tanpa menjelaskan siapa orangnya, kala di dalam bui, Armen mengaku pernah didatangi beberapa calon gubernur Aceh meminta dukungan kepadanya. Sambil tertawa, Armen menjelaskan kala itu ia hanya menjawab, "kalau bisa biarkanlah saya menjadi imam mesjid sajalah." Mungkin karena itulah, selama di penjara, Armen mengatakan tak menderita penyakit apa pun. (AP)

Open House ala Pegawai Setko Langsa

Penyandang Cacat Diseret dari Toko

Langsa-andalas Hari pertama kerja usai libur bersama Idul Fitri 1423 Hijriah, di Sekretariat Pemerintah Kota Langsa hanya dipenuhi pemandangan pegawai-pegawai yang berhalal bi halal dari ruang ke ruang alias open house lokal. Selebihnya meriung di beberapa pojok kantor. Pantauan, Senin (05/09), pegawai negeri di Sekretariat Pemerintah Kota Langsa tidak melaksanakan apel pagi karena gerimis mengguyur kota usai subuh hingga siang hari. Pegawai yang hadir pun hanya beberapa. Setelah gerimis reda barulah mereka berbondong-bondong ke kantor. Selain itu, nyaris tak ada aktivitas lain yang dilakukan para pegawai di kantor tersebut. Kondisi ini menurut Doles, warga kota, karena pemerintah setempat tak menerapkan secara tegas mekanisme hukuman dan penghargaan untuk pegawai negeri. “Jika saja mekanisme tersebut berjalan, saya pikir pegawai negeri sipil akan lebih giat bekerja. Mereka juga manusia yang butuh pengakuan dan penghargaan,” ujar Doles. (AP)

PENYANDANG cacat (lumpuh-red) Said Ishaq (32), warga Keudee Kota Beuereunuen, Kecamatan Mutiara, Pidie, Minggu (4/9) dini hari, sekira pukul 02.30 WIB mengaku dianianya oleh istrinya, Misnawati yang dibantu beberapa orang kerabat wanita itu. Said yang tak berdaya diseret paksa keluar dari tempat usaha toko onderdil kendaraan.

TERBARING - Said Ishaq (32) kanan terbaring lemah di ruang bedah pria Rumah Sakit Umum (RSU) Sigli.

M

enurut Said, kasus yang menurutnya sebagai penganiayaan itu telah dilaporkannya ke polisi. Said mengaku mengalami pendarahan serta luka memar di bagian lengan kanannya. Malahan dalam insiden yang sama, kedua orang tuanya, Said Ahmad (60) dan Cut Nyak Aja Khatijah, juga diakui turut menjadi sasaran amuk Misnawati dan kerabatnya yang berjumlah lima orang. “Sebelumnya, Sabtu (3/ 9) siang saya ditolak oleh istri saat sedang duduk di kursi roda bersama anak Said Darkasyi (3) sehingga kamipun telungkup ke

bawah. Dan kala itu saya tak mampu melawan karena fisik saya telah lumpuh sejak beberapa tahun terakhir akibat terjatuh dari lantai dua bangunan,” sebut Said Ishaq. Tak puas dengan aksi penganiayaan tersebut, lanjutnya, malamnya Misnawati kembali melakukan pengusiran terhadap Said Ishaq yang mengaku masih menjadi suami Misnawati. Tapi pada saat ‘eksekusi’ tersebut kedua orang tuanya masih bersamanya mengunjungi putra kedua dari tujuh bersaudara itu. Said Ishaq mengaku kenal dengan konco

istrinya, saat melakukan tindak kekerasan pada dirinya. Bahkan lelaki itu secara gamblang menyebutkan nama-nama mereka. “Semua saya kenal, dan akibat penganiayaan berencana ini selain telah melukai diri saya, juga kedua orang tua saya yaitu Said Ahmad dengan luka di bagian jari kiri dan luka memar di punggung akibat tendangan. Sedangkan ibu saya luka memar di bagian lengan, kepala dan wajah,” jelasnya. Diakui kasus penganiayaan tersebut dilatarbelakangi pada percecokan rumah tangga yang telah berlangsung selama tiga tahun terakhir. (SI)


Selasa

SAMBUNGAN

6 September 2011

harian andalas | Hal.

Ratusan PNS Masih Bolos .........(Dari Halaman 1) puas terhadap kinerja yang bersangkutan. Selain 143 orang pegawai tersebut, masih ada ratusan pegawai lainnya di lingkungan Pemprovsu yang tak masuk kantor di hari pertama kerja ini. Dari data yang disampaikan Kaiman, 133 orang pegawai tidak masuk dengan alasan izin resmi, 84 orang cuti, 53 orang sakit, 50 orang tugas luar, dan 54 orang tugas belajar. “Memang ada pejabat struktural yang tidak hadir namun sayangnya kita tidak memiliki data lebih rinci sebab kita hanya menerima data berdasarkan laporan tabulasi absensi PNS hadir,” jelasnya. Dari laporan tabulasi absensi, PNS yang paling banyak absen ada di Dinas Pariwisata Provsu yaitu 15 orang dari 423 PNS yang dimiliki, menyusul Dinas Tata Ruang dan Pemukiman (Tarukim) Provsu 12 orang, dan Dinas Pendidikan 12 orang. DPRD Sepi Libur panjang selama hampir sepekan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriah kemarin, sepertinya juga belum cukup bagi para Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan. Buktinya, pada hari pertama masuk kerja, Senin (5/9) banyak Dewan yang belum kelihatan batang hidungnya. Suasana gedung Dewan masih terlihat lengang dan belum ada aktivitas. Dari pantauan hingga pukul 15.00 WIB, dari 50 anggota Dewan, hanya sekitar 20-25 orang yang terlihat hadir--itupun tidak lama di gedung Dewan--selebihnya masih bolos. Terlihat ruangan-ruangan di gedung tersebut seperti 8 ruangan

fraksi dan 4 ruangan komisi nyaris kosong. Kondisi ini tidak berbeda jauh pada beberapa hari sebelum dimulainya cuti bersama. Sebagian besar para wakil rakyat tersebut sudah mengambil kebijakan sendiri untuk libur. Anggota Badan Kehormatan DPRD Kota Medan Zul Morado Slawat Siregar mengaku pihaknya tidak bisa berbuat apa-apa menyikapi kondisi ini dengan alasan kode etik DPRD Kota Medan belum disahkan. “Jadi penerapan kedisiplinan masih di tiap fraksi,” ujarnya. Saling Tuding Sementara itu pihak PN Medan dan Kejari Medan saling tuding atas tidak adanya aktivitas persidangan di Pengadilan Negeri Medan pada hari pertama masuk kerja. Menurut Humas PN Medan Achmad Guntur tidak adanya persidangan hari itu, bukan karena ketiadaan hakim. "Hakim kita sudah siap. Kalau memang ada jadwalnya hari ini dan terdakwanya dibawa jaksa, pasti sidang. Buktinya itu perdata ada," sebutnya. Namun pernyataan Guntur ini dibantah Kepala Kejaksaan Negeri Medan Raja Nafrizal. Kajari mengaku hampir seluruh jaksa bawahannya hadir. Kajari menegaskan, ketiadaan persidangan di PN Medan tidak mutlak karena tanggung jawab jaksa penuntut umum. Ada faktor lainnya seperti tidak adanya agenda sidang, saksi tidak berada di tempat, atau terdakwanya sakit. "Jadi, bukan gara-gara jaksanya masih libur. Pak Kajati dan saya tadi cek untuk Kejari Medan dan Belawan seluruhnya hadir. Hanya satu dua orang saja yang absen," terang Raja. (WAN/BEN/THA)

LATIHAN– Sejumlah pemain Tim Nasional Bahrain berlatih di Lapangan PSSI, Senayan, Jakarta, Minggu (4/9). Timnas Indonesia akan menjamu Timnas Bahrain pada laga kualifikasi putaran ketiga Piala Dunia 2014, Selasa (6/9) di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

BUKTIKAN GARUDA .........(Dari Halaman 1) dukungan jutaan pecinta sepak bola Indonesia baik yang memadati SUGBK maupun yang menyaksikan pertandingan ini melalui layar kaca SCTV live mulai pukul 19.00 WIB, diharapkan memberikan spirit dan kepercayaan diri yang lebih bagi Christian Gonzales dkk untuk bisa melumat Bahrain. Indonesia memiliki catatan cukup bagus dari beberapa kali laga kontra Bahrain. Indonesia mampu merebut dua kemenangan dan dua kali bermain imbang, sedang Bahrain hanya pernah sekali menang 3-1 pada Piala Asia 2004. Kemenangan terakhir Indonesia atas Bahrain saat Piala Asia 2007 lalu di Jakarta. Saat itu Indonesia mengalahkan Bahrain 2-1 lewat penampilan memikat di depan sekitar 65.000 pasang mata di SUGBK. Budi Sudarsono dan

Bambang Pamungkas sukses menjebol gawang Bahrain yang dijaga Ahmed Abdul Rahman. Berdasarkan catatan itulah rasanya Indonesia tidak hanya bisa bermimpi tampil di kancah sepak bola dunia dengan catatan perbaikan fisik dan koordinasi pemain di setiap lini. Apalagi ditunjang dengan kembalinya para pemain yang selama ini dianggap mampu mengangkat performa pasukan Garuda. Pelatih Timnas Indonesia Wim Rijsbergen telah memanggil Boaz Salossa, Ahmad Bustomi, dan Richardo Salampessy untuk bergabung. Menghadapi Bahrain kali ini Indonesia bakal diperkuat Boaz sebagai pendobrak pertahanan lawan, Bustomi yang sangat mobile membantu penyerangan dan pertahanan tim, dan Salampessy palang pintu pertahanan yang tangguh. Dengan kehadiran ketiga pe-

main tersebut, Indonesia berharap menemukan kembali permainannya yang pada dua laga terakhir hal itu tak nampak, pertama saat dikalahkan Jordania 0-1 pada laga persahabatan dan kalah 0-3 dari Iran akhir pekan lalu. Dalam dua laga terakhir tersebut, di depan Bambang Pamungkas tidak mampu men-support Gonzales, di tengah Firman Utina tidak mampu berbuat banyak karena karakter Hariyono yang cenderung bertahan, dan Hamka kesulitan berduel atas karena Robby yang lambat bergerak. Berbekal bermain di kandang dengan dukungan seluruh publik sepak bola Indonesia ditambah tiga pemain kuncinya yang telah kembali bergabung, diharapkan Timnas Indonesia mampu meraih poin penuh dari Bahrain. Namun demikian menghadapi Bahrain tidaklah mudah. Bahrain bisa dibilang kekuatan baru sepak

Kasus Kredit BNI Rp129 M Arus Balik di Stasiun KA Masih Padat Ditingkatkan ke Penyidikan .........(Dari Halaman 1) agunan untuk mengajukan kredit ke Bank BNI Kanwil Medan senilai Rp129 miliar. Persyaratan-persyaratan yang diajukan BH ke BNI ternyata tidak lengkap. "Namun tetap saja pihak BNI Kanwil Medan menyatakan permohonan tersebut layak untuk dikabulkan dan diteruskan ke BNI Pusat," katanya. BNI Pusat meminta agar persyaratan-persyaratan tersebut dilengkapi, baru kemudian permohonannya dikabulkan. Permasalahannya, persyaratan yang harus dilengkapi itu juga tidak dipenuhi oleh debitur, yakni BH, namun BNI Kanwil Medan tetap mengabulkan permohonan tersebut senilai Rp129 miliar. "Selain tidak dipenuhinya persyaratan sehingga dinilai melanggar Standar Operasional Prosedur (SOP), PT BDKL juga diduga memalsukan dokumen untuk pengajuan kredit tersebut," paparnya.

Setelah BNI Kanwil Medan khususnya bagian Sentra Kredit Menengah (SKM) menyepakati permohonan BH, maka pencairan kredit dilakukan pada Desember 2010 dengan nilai Rp118 miliar, sedangkan sisanya Rp11 miliar belum dicairkan. Pihak Kejatisu telah melayangkan panggilan kepada BH dan Ir JSL selaku Komisaris PT BDKL, namun, kedua orang tersebut tidak pernah memenuhi panggilan. Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, termasuk Direktur PT AC, ternyata BH belum membeli lahan itu. Akibatnya, pengajuan kredit itu dianggap menyalahi prosedur. Pemohon kredit memalsukan kepemilikan objek agunan kepada pihak bank. Ditanya kemungkinan adanya keterlibatan oknum-oknum di BNI sehingga kredit bermasalah itu lolos, "Ya, kita curigai ada keterlibatan pihak bank yang meloloskan kredit ini. Tapi masih sedang kita teliti," ujarnya.(FEL)

Gigit Ular Piton Seorang Pria Ditahan .........(Dari Halaman 1) Polisi kemudian menahan Senk dengan tuduhan memotong atau memutilasi seekor reptil. Ketika ditemui wartawan media lokal di tahanan, Senk mengaku lupa atas kejadian itu. "Saya melakukan apa?" tanya Senk terkejut saat ditanya alasannya menggigit ular piton yang malang itu. "Jika Anda menemukan pemiliknya, sampaikan permintaan maaf saya. Saya akan membantunya membayar biaya pengobatan peliharaannya," lanjut Senk. Dalam wawancara itu terkuak bahwa Senk tengah mabuk di malam ketika insiden itu terjadi.

Lalu bagaimana dengan kondisi ular piton korban gigitan Senk? Menurut petugas Layanan Perawatan Hewan, kondisi ular piton itu sudah membaik. "Ular itu sudah membaik. Kami melakukan pembedahan dan saya pikir kami telah menyelamatkan nyawanya," kata manajer Layanan Perawatan Hewan, Gina Knepp. Sebelum pembedahan dilakukan, Knepp menjelaskan, gigitan Senk membuat luka yang cukup lebar di tubuh ular sepanjang satu meter itu. "Lukanya cukup lebar sehingga kami bisa melihat hati si ular," papar Knepp. Sayangnya, hingga kini belum ada satu orang pun yang mengaku menjadi pemilik ular tersebut. (NET)

15

Medan-andalas Arus balik di Stasiun Besar Kereta Api Medan masih dipadati penumpang baik yang datang maupun yang berangkat, Senin (5/ 9). Ratusan penumpang masih antre di loket untuk membeli tiket. Sementara penumpang lain keluar dari stasiun. Tetapi arus balik mulai berangsur-angsur kembali normal. Sampai saat ini data yang terhimpun dari Stasiun Besar Kereta Api jumlah penumpang terbanyak pada tanggal 3 September dengan jumlah 6.406 penumpang. Dibandingkan dengan Minggu (4/9) jumlah penumpang sudah mulai berkurang menjadi 6.128 penumpang. “Kalau kita lihat dari data yang ada jumlah penumpang yang membludak itu di hari Sabtu kemarin, kalau sekarang sudah mulai menurun, karena sebahagian pemudik sudah mulai ada yang bekerja dan ada juga anak sekolah yang sudah masuk,” kata Kepala Stasiun Besar Kereta Api Medan Sutekno kepada andalas. Pantauan andalas di Stasiun Besar Kereta Api Medan, tampak antrean panjang para calon penumpang untuk membeli tiket di semua kelas baik itu Putri Deli Kelas Ekonomi, Sri Bilah kelas Ekse-

andalas/ika ramadhani

PADAT– Terlihat suasana di loket pembelian tiket Stasiun Besar Kereta Api Medan masih dipadati calon penumpang arus balik, Senin (5/9). kutif, Sri Bilah kelas Bisnis, dan KRDI Sri Lelawangsa. Diberitakan sebelumnya meningkatnya jumlah penumpang Kereta Api (KA) sudah terlihat dari H-4 dengan jumlah 4.225 dan terus meningkat sampai dengan H-2 dengan jumlah 4.525 penumpang,

sedangkan di H-1 tanggal 29 Agustus jumlah penumpang turun dengan jumlah 3.363. Sedangkan sampai dengan H+2 jumlah penumpang terus meningkat dari 4.850 melonjak menjadi 6.331 penumpang pada H+2.(IKA)

Hanya 3 Partai Baru Lolos Verifikasi Jakarta-andalas Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia masih melakukan verifikasi terhadap 14 partai politik baru yang mendaftar. Dari 14 partai itu, Kementerian menyatakan hanya tiga partai yang kemungkinan lolos verifikasi. "Dari partai baru itu kemungkinan yang lolos paling banter tiga. Tidak lebih dari tiga dari 14 itu," ujar Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum, Aidir Amin Daud, di kantornya, Jakarta, Senin 5 September 2011. "Kita lihat ada tiga parpol yang punya setitik harapan."

Aidir menjelaskan, kebanyakan partai yang mendaftar gagal melengkapi administrasi yang diperlukan bisa lolos untuk berbadan hukum. Aidir mengungkapkan, kesulitan parpol baru dalam melengkapi administrasi yakni, penyebaran kepengurusan di seluruh provinsi di 75 persen kabupaten di setiap propinsi dan 50 persen di kecamatan di setiap kabupaten. "Itu yang susah. Rata-rata penyebarannya sudah lumayan bagus, tapi kan belum mencukupi persyaratan. Kalau tidak komplit ya tidak bisa," tuturnya.

Walau begitu, Aidir mengatakan, pihaknya memberikan kesempatan untuk parpol yang belum melengkapi kelengkapan administrasi selama satu bulan. Hasil verifikasinya itu sendiri akan diumumkan pada Oktober 2011 nanti. "Kalau dalam satu bulan tidak sempurna, ya otomatis gugur," katanya. Terkait tiga parpol yang hampir memenuhi syarat administrasi, Aidir belum bisa mengatakannya. "Sudah ada. Tapi tidak boleh mendahului keputusan tim, keputusan menteri dan pengumuman menteri," ucapnya.(VN)

bola Timur Tengah. Bahkan pada 2004 Bahrain lolos semifinal Piala Asia. Dua tahun kemudian, mereka nyaris saja lolos ke Piala Dunia 2006 kalau saja tidak kalah di play-off dari Trinidad & Tobacco. Bahrain juga hampir lolos ke Piala Dunia 2010, namun lagi-lagi mereka tersingkir di play-off yang kala itu mereka ditundukkan Selandia Baru. Bahrain kini dilatih Peter Taylor yang pernah menukangi Timnas U21 Inggris. Pada Kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia ini, Bahrain menurunkan skuad muda dengan rata-rata usia 23-26 tahun. Anak-anak asuh Peter Taylor ini akan bermain ngotot dengan karakter khas sepak bola Timur Tengah. Keunggulan postur tubuh menjadi senjata andalan bola-bola atas. Berkaca di pertandingan pertama Indonesia, 2 gol dilesakkan Iran dari sundulan. Striker Timnas

Bahrain, Ismaeel Latif menjadi tumpuan untuk menjadi finishing. Kapten Bahrain Mohammed Salmeen pun menyadari kualitas skuad Garuda kini tidak bisa dipandang sebelah mata. Lolos ke putaran 3 Pra Piala Dunia 2014 fase grup Zona Asia membuktikan kalau Timnas Indonesia bukan tim ‘anak bawang’ yang bisa dipandang remeh. Semangat dan tekad pasukan Merah Putih untuk menorehkan sejarah lolos ke putaran berikurnya bisa memunculkan hal yang tak terduga. Meski Bahrain dianggap sebagai tim kuda hitam di grup E, Timnas Indonesia tetap diwaspadai sebagai lawan yang berat. "Saya pikir kami berada di grup yang sulit. Setiap lawan yang akan kami hadapi patut kami waspadai. Kami pantang meremehkan lawan," ujar Salmeen di situs resmi AFC, awal Agustus lalu.

Ribuan Rumah Terendam Banjir Medan-andalas Hujan deras yang mengguyur Kota Medan selama beberapa jam pada Senin (5/9) subuh mengakibatkan ribuan rumah penduduk terendam banjir. Sejumlah ruas jalan protokol juga terendam air hingga sempat menimbulkan kemacetan. Di kawasan Kampung Aur, Kecamatan Medan Maimun ratusan rumah penduduk terendam air mencapai pinggang orang dewasa. Kawasan ini terendam akibat meningginya debit permukaan air Sungai Deli kiriman dari hulu. Pemandangan serupa juga terlihat di kawasan Medan Sunggal. Ratusan rumah terendam banjir kiriman akibat meluapnya Sungai Sikambing. Banjir juga menggenangi ratusan rumah di beberapa lingkungan di Kelurahan Rengas Pulau dan Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. Ketinggian air juga nyaris merendam dan merusak puluhan hektare tanaman padi milik warga yang beberapa pekan lagi siap dipanen. Air yang merendam kawasan permukiman di kecamatan ini diperkirakan akibat tidak berfungsinya drainase dan semakin habisnya daerah-daerah resapan air karena telah banyak ditimbun untuk dijadikan pertokoan, perumahan, dan sekolah. Sementara itu banjir juga merendam permukiman warga di Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli. Bangunan madrasah tsanawiyah dan Masjid At Taqwa di kelurahan itu juga ikut terendam. Tidak ada laporan adanya korban jiwa atau kerugian akibat peristiwa ini. Namun hingga Senin siang, air terlihat masih merendam permukiman warga, meski sudah surut. Sementara sebagian warga terlihat sibuk membersihkan rumahnya yang kotor akibat lumpur yang terbawa banjir.

Selain permukiman, banjir merendam sejumlah ruas jalan protokol di Kota Medan. Seperti di kawasan Sei Sikambing, sejumlah ruas jalan sempat diblokir warga untuk mengurangi penumpukan kendaraan yang terjebak kemacetan. Air juga menggenangi ruas Jalan Alumunium I di Pulo Brayan dan Jalan Marelan Raya depan SPBU Pasar II dan Jalan Kapten Rahmad Budin, Marelan. Kondisi terparah juga terlihat di ruas Jalan Letda Sujono dekat jembatan tol, Medan Tembung. Banyak sepeda motor dan mobil mogok saat melintasi genangan air yang cukup tinggi di ruas-ruas jalan yang terendam tersebut sehingga kerap menimbulkan kemacetan. Batangkuis Banjir juga merendam puluhan rumah warga di Desa Batangkuis Pekan, Bintang Meriah dan Tanjungsari, Kecamatan Batangkuis, Kabupaten Deli Serdang. Drainase maupun parit yang ada tidak mampu menampung debit air hujan yang turun sangat deras sejak pukul 04.30 WIB. Air menggenangi pekarangan rumah penduduk hingga masuk ke dalam rumah dengan ketinggian mencapai 10-15 Cm. Meski tidak sampai mengungsi, warga terpaksa bekerja keras pada pagi itu untuk menyelamatkan harta benda dari genangan air yang masuk ke dalam rumah. Beberapa jam kemudian, air surut dan warga kembali mengangkati barang-barang ke tempatnya semula sekaligus membersihkan rumah yang kotor akibat genangan air. Pantauan andalas, umumnya parit maupun drainase di seputaran Desa Batangkuis Pekan maupun Bintang Meriah banyak yang tumpat dan tertimbun sampah sehingga mengakibatkan tersendatnya air mengalir. Sebentar saja hujan deras, air langsung meluap dan menggenangi pekarangan dan masuk ke rumah-rumah warga.(TH/GUS)

bantuan satpam supermarket, Sri menghubungi aparat kepolisian, namun RY bersama temannya kabur meninggalkan AZ sebelum polisi tiba. Menurut pengakuan AZ, selama ini dirinya disekap di rumah Nurbaini, kakak kandung

RY di Jalan Ikhlas, Kelurahan Bagelen, Kota Tebing Tinggi. Namun RY hingga kini belum berhasil dikonfirmasi. Selain tidak dapat dihubungi, RY juga tidak kelihatan di Gedung DPRD Sergai, Senin (5/ 9).(TH)

Keluarga AZ Minta Perlindungan DPRD Sergai .........(Dari Halaman 1) mereka bernomor LP /32/I/2010 SERBAGI tertanggal 22 Januari 2010 diterima KA. SPK “B” AIPDA Ismaya. Syafaruddin menjelaskan putrinya masih di bawah umur saat dilarikan RY.

Diduga karena RY yang beralamat di Simpang Fortuna, Desa Pematang Sejonam, Kecamatan Perbaungan itu anggota legislatif, sehingga belum diperiksa oleh pihak kepolisian. Mengetahui kisah asmara RY

dan putrinya bakal berujung ke proses hukum, sekitar bulan November 2010, AZ menghilang. Keluarga sudah berusaha mencari namun tidak membuahkan hasil. Selanjutnya Syafaruddin dan Sri kembali membuat laporan ke

Poldasu. “Usianya (AZ) saat itu 17 tahun dan pergi bersama laki-laki yang usianya jauh di atasnya, sudah punya istri dan beranak dua," sebut Syafaruddin. Hingga tanpa di sengaja, Sri bertemu anaknya AG sedang bersama RY sedang berbelanja di

Supermarket Berastagi, Jalan Gatot Subroto, Medan, belum lama ini. RY sempat memaksa AG masuk ke mobil untuk kabur namun digagalkan Sri dengan berteriak minta tolong kepada satpam supermarket. Atas


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Selasa, 6 September 2011 | No: 1971/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Berani Sumpah Disambar Geledek SAIPUL Jamil membantah tudingan dirinya mengantuk dan lalai saat mengemudikan mobil sewaan yang akhirnya merenggut nyawa istrinya Virginia Anggraeni dalam kecelakaan di Tol Cipularang. Bahkan artis yang akrab disapa Ipul itu berani bersumpah disambar geledek bila berbohong peristiwa kecelakaan itu karena kelalaiannya. "Sebenarnya kita mau pulang itu sudah tiga kali di-cancel. Malam itu saya sudah feeling mau pulang, tapi Virginia minta jangan pulang dulu. Saya melihat istri seperti itu, ngikut deh. Akhirnya pagi-pagi, cuma melihat masih pada tidur jadi batal. Kita baru jalan jam 09.00," tutur Ipul saat ditemui di Gedung MNC, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (5/9). Masih kata Ipul, dia sudah merasakan ada yang tak beres dengan kendaraan Toyota Avanza

yang disewa keponakannya itu. "Kalau dibilang kendaraannya bermasalah, ya bermasalah. Saya bilang sama keponakan saya kalau remnya enggak enak. Terus saya bilang, kasih tahu orang rentalnya. Ditelepon enggak diangkat, akhirnya di-SMS tidak dibalas," tegasnya. Tes Kehamilan Saipul Jamil mengaku tidak mengetahui apakah benar sang istri Virginia sedang mengandung. Saipul pun berniat mengajak Virginia melakukan tes kehamilan di dokter setelah lebaran. Saipul mengungkapkan, sang istri sudah melakukan tes kehamilan dengan menggunakan test pack. Namun, hasil test pack menunjukkan negatif. "Makanya, memang nunggu dokter langganan, setelah lebaran aku rencananya mau tes," ujar Saipul saat dihubungi lewat telepon, Senin (5/9).(OKZ-DTC)

“Foto Penampakan Wanita Jilbab Hoax� FOTO penampakan wanita berjilbab di dalam mobil setelah kecelakaan yang menewaskan istri Saipul Jamil tersebar di internet. Menurut pakar telematika, Abimanyu 'Abah' Wachjoewidajat, foto tersebut bohong belaka alias hoax. "Saya pastikan bahwa isu adanya penampakan pada foto mobil Saipul Jamil tersebut adalah hoax," papar

Abah, Senin (5/9). Meski menyanggah adanya bentuk penampakan, Abah memastikan foto yang diduga terdapat penampakan merupakan foto asli. Bukan hasil rekayasa. "Hasil pemeriksaan lebih lanjut tidak terbukti adanya rekayasa digital pada bagian tersebut. Pembentukan seperti kepala orang

adalah murni karena sudut pengambilan gambar sehingga menjadi seperti kepala. Apabila ada pengakuan bahwa gambar direkayasa, maka pasti itu atas gambar yang dibuat sebagai hasil reproduksi dari sumber yang telah saya lihat," urainya. Asumsi yang muncul di masyarakat tentang penampakan tersebut tak lain hanyalah pandangan sesaat yang menyerupai wanita. Namun jika diperhatikan lebih jelas, foto tersebut tidak menunjukkan penampakan gaib sama sekali. "Memang sepintas seperti gambar kepala wanita. Bisa dianggap berkerudung ataupun wanita berambut panjang. Tetapi itu hanya kesan sepintas. Setelah ditelaah lebih dekat, maka semua dugaan tersebut gugur dan citra yang terbentuk sama sekali bukan unsur wajah," bebernya. Adapun gambar yang disebut sebagai penampakan tersebut letaknya bukan di tengah, melainkan di jok depan dan gambar tersebut sebenarnya jendela penumpang depan, yang berhubungan dengan pengambilan dari sudut tersebut, maka yang terlihat adalah lekukan

seperti kepala orang. "Lalu gambar yang mirip rambut atau kerudung itu adalah windows deflector. Setelah menganalisa gambar yang ada, saya pastikan bahwa kendaraan tersebut menggunakan alat ini dan pada sisi tersebut windows deflectornya tidak hancur. Fungsi alat itu adalah agar bila kaca dibuka sedikit, maka angin tidak langsung masuk ke dalam melainkan akan tetap tertahan oleh Windows deflector," sebutnya. Foto penampakan itu beredar melalui BlackBerry Messenger (BBM), memperlihatkan kondisi mobil Toyota Avanza berwarna cokelat bernopol B 1843 UFU ringsek sisi pintu kanannya. Pada bagian tengah mobil di belakang jok depan, terlihat sosok yang jika gambar diperbesar sepintas tampak siluet wajah perempuan berjilbab. Foto ini seperti hendak menambah suasana mistis yang melingkupi kecelakaan mobil tersebut. Pasalnya, Tol Cipularang terutama di KM97 kerap terjadi kecelakaan yang merenggut nyawa. Banyak cerita yang beredar di kalangan masyarakat bahwa jalan tol yang membelah bukit itu agak angker.(OKZ)

Tragisnya Kisah Cinta Saipul Jamil SETELAH jalinan rumah tangganya dengan Dewi Persik kandas, Saipul Jamil sempat beberapa kali dikabarkan dekat dengan perempuan. Namun, pilihan itu akhirnya jatuh kepada Virginia Anggareni. Sebelum pilihan itu jatuh, Bang Ipul, sapaan akrab penyanyi dangdut itu, pernah mengaku telah bertunangan dengan perempuan bernama Melly. Namun, itu hanya sebatas kabar belaka. Hubungan mereka kandas, Ipul pun kembali mencari cinta. Setelah itu, Ipul juga sempat dekat dengan Dewi Amanda. Bahkan, di hadapan awak media Ipul memamerkan kemesraannya. Ipul pun mengaku sangat serius menjalani hubungannya dengan perempuan yang diketahui bergelar S2 tersebut. Ia kembali menggembar-nggemborkan Dewi adalah calon istrinya. Keduanya juga sudah menemukan tanggal untuk menikah pada pertengahan 2010 lalu. Namun, hari bahagianya itu tak kunjung tiba, hingga akhirnya terpaksa diundur sampai awal 2011. Sayang, awal tahun itu pun tak ada pernikahan. Janji sehidup semati itu pun tampaknya tinggal cerita. Ipul juga sempat dikabarkan dekat dengan pedangdut Melinda. Namun hubungannya dengan pelantun 'Cinta Satu Malam' itu

juga berakhir mengecewakan. Sampai akhirnya pada 10 Maret 2011 Ipul menikah dengan Virginia Anggraeni, gadis asal Kota Kembang. Pernikahan mereka yang digelar di Bandung itu berlangsung sangat meriah. Dalam resepsi pernikahan, keduanya diarak dengan kereta kuda. Pasangan itu pun bak seorang pangeran dan putrinya. Beberapa bulan setelah pernikahan, Virginia yang juga akrab disapa Egi dikabarkan tengah mengandung. Namun sayang, saat itu ia mengalami keguguran. Keduanya pun mulai kembali mencanangkan program untuk punya momongan. Tak hanya itu, Ipul juga ternyata sudah mempersiapkan rumah di Kelapa Gading, Jakarta Utara sebagai hadiah untuk sang istri. Pada 28 Agustus 2011, Ipul dan Egi pulang kampung ke Bandung. Mereka pun menghabiskan waktu Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga besarnya. Saat hendak nyekar ke makam orang tuanya di Banten, Jawa Barat, insiden terjadi. Mobil yang dikendarainya hilang keseimbangan saat melintasi Tol Purbaleunyi KM 97. Avanza merah marun itu menabrak pembatas jalan sampai akhirnya terguling-guling sepanjang 35 meter. Kecelakaan itu juga menewaskan Virginia, istri Saipul Jamil.(BBS)

Saipul Jamil Terancam 6 Tahun Penjara MABES Polri menilai Saipul Jamil menjadi orang yang paling bertanggung jawab dalam kecelakaan yang menewaskan istrinya, Virginia Anggraeni. "Buat Saipul, dia harus tanggung jawab karena dia yang bawa mobil," tegas Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Pol Anton Bachrul Alam di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (5/9). Menurut Anton, mantan suami

Anang Lamar Ashanty 28 September? USAI bersilaturahmi ke kampung halamannya di Jember, Anang Hermansyah dikabarkan segera melamar Ashanty dalam waktu dekat. Hal tersebut diutarakan langsung oleh H Arum Sabil yang merupakan guru spiritiual Anang belum lama ini. "Anang memang mau melakukan prosesi lamaran dengan Ashanti nanti tanggal 28 September 2011. Dia datang ke Tanggul juga bersama keluarganya dan keluarga Ashanty dari Jakarta," ujar H Arum Sabil Hadir. Namun saat dikonfirmasi kepada

manajer Anang, Yuni, kabar tersebut ditampik. Justru Yuni sendiri belum mengetahui Anang akan melamar Ashanty di penghujung bulan ini. "Saya belum dengar kabarnya mas," papar Yuni ketika dikonfirmasi melalui

telepon, Senin (5/9). Menurutnya, Anang dan Ashanty bertandang ke Jember dalam rangka bersilaturahmi dengan keluarga. Tidak ada pembicaraan soal lamaran. Anang memang sudah memantapkan hati akan

meminang mantan ikon Chat & Date yang sekaligus rekan duetnya itu. Oleh guru spiritual Anang yang lain, KH Mahmud Nahrowi, Anang pernah disarankan segera menikahi Ashanty karena mereka cocok dan berjodoh. Ashanty dinilai Mahmud lebih baik dari beberapa wanita yang pernah dekat dengan Anang. Anang disarankan menikah selambatnya pada September 2011. Namun, Anang belum jua menentukan bulan dan tanggal pernikahan. Anang cuma memastikan bakal melepas masa duda tahun ini.(OKZ)

Dewi Persik itu melanggar UndangUndang Lalu Lintas Nomor 22 tahun 2009 pasal 310 ancaman hukumannya ada di pasal 306 ayat 1 dan 2. Dalam pasal tersebut dijelaskan, jika ditemukan kelalaian yang menyebabkan hilangnya nyawa orang lain dalam berkendara dapat terancam enam tahun penjara. Saat ini, lanjutnya, Polres Purwakarta telah memeriksa

sedikitnya empat orang saksi dari petugas ambulans, anggota polisi dan petugas derek yang menemukan kejadian pertama kali. Polisi akan memeriksa Saipul Jamil sebagai tersangka tujuh hari pasca kejadian maut di tol Cipularang tersebut. Sabtu 3 September, mobil yang dikendarai Saipul Jamil mengalami kecelakaan di Tol Cipularang di Km 97. Dari 10 penumpang, satu di

antaranya tewas di tempat dan dia adalah istri Saipul Jamil, Virginia Anggraeni. Menurut Jasa Marga, Saipul Jamil diduga mengantuk sehingga terjadilah kejadian nahas tersebut. Namun, Saipul membantahnya. Dia mengaku, saat itu mobilnya disalip bus besar sehingga 'angin' bus tersebut membuat mobil oleng, menabrak pembatas, dan terguling 3 kali.(BBS)

Harian Andalas 06 Agustus 2011  

Lugas dan Cerdas

Advertisement