Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Selasa, 26 April 2011 | No: 1868/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Syamsul Sempat Berutang ke Menantu Elvie Sukaesih

Poldasu ’Bidik’ Kadis Pertamanan Medan Medan-andalas Direktorat Reserse Kriminal Polda Sumut tengah ‘membidik’ Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan Erwin Lubis sebagai tersangka dalam kasus perusakan papan reklame milik PT Star Indonesia. "Kita telah memeriksa Kadis Pertamanan Kota Medan Erwin Lubis dan tiga anggotanya. Namun, status mereka masih sebagai saksi," kata Direktur Reskrim Poldasu Kombes Drs Agus Andrianto SH melalui Kasat I/Tipidum AKBP Rudi Rifani SiK, Senin

(25/4). Menurut Rudi, pemeriksaan Kadis Pertamanan Kota Medan dilakukan pada Kamis (21/4). "Mereka datang memenuhi surat panggilan, tanpa didampingi pengacaranya," kata Rudi. Namun, pemeriksaan lanjutan kemungkinan akan dilakukan bersama saksi-saksi lainnya. Menurutnya, pihaknya masih mempelajari keterangan para saksi untuk menentukan bakal tersangka. ApaBersambung ke Hal. 15

Dinas TRTB Takut Stop J-City Medan-andalas Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Medan diduga takut menyetop pembangunan Perumahan Johor City (J-City) yang pengembangnya belum mengantongi Amdal dan IMB. Buktinya dari pantauan andalas, Senin (25/4) aktivitas pembangunan mega proyek yang berlokasi di Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Medan Johor itu masih berlangsung. Selain karena alasan pengembang J-City merupakan investor lokal, pejabat Dinas TRTB Medan takut menyetop pembangunan J-City kare-

na mega proyek itu diduga dibeking oknum yang punya pengaruh kuat di Balai Kota Medan. Sikap Dinas TRTB Medan yang terkesan penakut ini setidaknya bisa tergambar dari pengakuan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemanfaatan Dinas TRTB Medan Ahmad Basaruddin. Sewaktu dikonfirmasi barubaru ini di kantornya, dia sendiri mengakui pembangunan Perumahan J-City melanggar ketentuan sebagaiman diatur dalam Perda No 9 Tahun 2002.

Jakarta-andalas Mantan Bupati Langkat Syamsul Arifin yang menjadi terdakwa kasus korupsi penyalahgunaan APBD Langkat tahun 2000-2007 senilai Rp102,7 miliar, ternyata pernah meminjam uang Rp10 miliar kepada menantu ratu dangdut Elvie Sukaesih, Syekh Muhammad Al Hamid. Hal itu diungkap Syekh Muhammad Al Hamid saat bersaksi di persidangan lanjutan perkara Syamsul Arifin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (25/4). Menurut Hamid, Syamsul meminjam uang itu

tahun 2009 setelah menjabat Gubernur Sumut. Uang itu untuk mengembalikan kerugian negara saat perkara ini tengah disidik KPK. "7 Bulan, dia (Syamsul) bilang Syekh saya belum bisa. 9 bulan, sampai 2010 belum (dikembalikan)," jelas suami penyanyi dangdut Fitri Elvie Sukaesih itu. Karena belum juga bisa melunasi utang-nya, Syamsul menawarkan sebuah rumah di Jalan Siaga RaBersambung ke Hal. 15

Inkubator Tak Berfungsi Bayi Kembar Tewas andalas/asril tanjung

UN DI LAPAS– Pengawas mengawasi siswa yang melaksanakan Ujian Nasional (UN) di Lapas Kelas II A Anak Medan, Senin (25/4).

Medan-andalas Gara-gara alat inkubator bayi di RS Ibnu Saleh tidak berfungsi, bayi laki-laki kembar yang lahir prematur yang belum sempat diberi nama itu, terlambat mendapat penanganan medis di rumah sakit tersebut. Saat dirujuk ke RSU Pirngadi Medan, bayi dari pasangan Nurafni (36) dan Roy Tobing (38) ini meninggal dunia. Sang ayah, Roy Tobing, mengatakan istrinya melahirkan bayi laki-laki kembar melalui persalinan normal di Klinik Musdalifah kawasan Jalan Bromo, Senin (25/4). Lantas karena terlahir prematur kedua anaknya ini dilarikan ke RS Ibnu Saleh.

Sayangnya setiba di rumah sakit tersebut bayi kembar mengalami kendala dalam perawatan. Saat akan dimasukkan ke dalam inkubator bayi, alat tersebut tidak berfungsi. Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

ANEH tapi NYATA andalas/star berita

PERTOLONGAN–Petugas RSU Pirngadi Medan saat mencoba memberikan pertolongan medis terhadap bayi kembar lahir prematur yang kemudian meninggal dunia.

Model Disewa untuk Aksi Protes SEORANG jutawan di Taiwan menyewa delapan orang model untuk memprotes para hakim yang enggan menindaklanjuti kasus hukum penggigitan kaki seorang pembantu rumah tangga oleh seekor anjing peking. Hakim menolak menindaklanjuti kasus ini karena merasa telah jenuh. Pasalnya, kasus tersebut kini menjadi bahan tertawaan publik. Demikian lansir Orange, Senin (25/4). Wang Xuan, pemilik anjing tersebut, menyewa para model untuk melakukan aksi protes dengan memakai pakaian minim dengan meng-

usung isu “pembungkaman keadilan” di luar kantor pengadilan. Karena masalah kompensasi yang tidak sebanding dengan insiden penggigitan tersebut. Sekarang hakim sudah “mengacuhkan” kasus tersebut dari jadwal persidangan dan meminta Xuan dengan tetangganya Bai Lianping yang juga seorang jutawan mencapai kesepakatan bersama untuk mencapai penyelesaian kasus ini. "Ini telah menjadi lelucon dan pengadilan bukanlah tempat bermain bagi orang kaya," kata juru bicara pengadilan.(OKZ)

Lembaran Soal Kurang, LJK Rusak Medan-andalas Hari pertama pelaksanaan Ujian Nasional (UN) untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat di Sumut belum ada laporan tentang kebocoran soal atau kunci jawaban, Senin (25/4). Secara umum pelaksanaan UN berjalan lancer, termasuk di Kota Medan. Namun kurangnya lembaran

soal dan rusaknya naskah ujian lainnya seperti Lembar Jawaban Komputer (LJK) mewarnai pelaksanaan ujian di beberapa sekolah pelaksana UN, khususnya di Kota Medan. Kendati tidak sampai mengganggu pelaksanaan ujian, kekurangan lembaran soal maupun rusaknya LJK sempat sedikit mengganggu konsentrasi siswa peserta UN karena harus menunggu panitia melengkapi kekurangan. Kasus kekurangan lembaran soal ujian dan rusaknya LJK ini salah satunya terjadi di SMP Methodist 5, Jalan Sambu Baru, Medan. Pengawas ujian di sekolah itu menemukan LJK rusak. Lembaran soal juga tidak mencukupi sesuai jumlah peserta UN. "Tapi semuanya sudah diatasi tim Bersambung ke Hal. 15

Ahli Forensik Ungkap Bukti Baru Kasus Antasari Jakarta-andalas Ahli forensik Mun'im Idris mengungkapkan sejumlah kejanggalan dalam perkara pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnaen. Mun'im mengatakan, ada perbedaan antara jumlah peluru yang bersarang di tubuh Nasrudin. "Saya temukan di tubuh korban dua peluru. Di pengadilan, seharusnya dua, ini ditambah satu lagi menjadi tiga," kata Mun'im sebelum dimintai keterangan di Gedung Komisi Yudisial (KY), Jakarta, Senin (25/4). Hal tersebut disampaikan Mun'im usai dimintai keterangan oleh Komisi Yudisial (KY). Menurut Juru Bicara KY, Asep Rachmat Fajar, pemeriksaan dilakukan untuk meleng-

kapi data dalam rangka memastikan apakah ada atau tidaknya pelanggaran perilaku hakim dalam penanganan perkara pembunuhan itu. "KY ingin mendapatkan berbagai informasi berdasarkan keahliannya yang diharapkan bisa melengkapi data," kata Asep. Mun'im juga pernah mengungkapkan bahwa kondisi mayat korban sudah dimanipulasi saat tiba di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. "Saat diantar ke RSCM mayatnya sudah tidak terjaga keasliannya," kata Mun'im. Mun'im membenarkan memang pada saat itu ada permintaan dari penyidik untuk menghilangkan salah satu Bersambung ke Hal. 15

Kurs dan Harga Logam Mulia, 25 April 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 9305 1330 12611 14309 1115

Beli 9209 1317 12481 14164 1104

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 105 2896 7022 8671

Beli 104 2865 6946 8585

Pasien Anemia Berharap Dibantu Jamkesmas Hotimah (48) hanya bisa pasrah dan tabah menghadapi kondisi anaknya, Indah Sari (12) yang menjalani perawatan di ruang anak lantai III RSU Dr Pirngadi Medan (RSUPM). INDAH Sari, bungsu dari enam bersaudara ini masuk ke RSUPM sejak Kamis malam lalu dengan diagnosa anemia (kekurangan

JENGUK INDAH– Anggota Komisi B DPRD Medan Bahrumsyah dan M Yusuf saat menjenguk kondisi Indah, pengidap anemia yang dirawat di ruang anak lantai III RSU Dr Pirngadi, Medan, Senin (25/4).

darah). Bahkan, akibat penyakit yang dideritanya sejak 2 tahun lalu, Indah terpaksa meninggalkan bangku sekolahnya sejak di kelas IV Sekolah Dasar. "2 tahun lalu dia (Indah-red) didiagnosa anemia. Sejak itu dia tidak bersekolah lagi," ungkap ibundanya, Hotimah, Senin (25/4) di RSUPM. Ibu rumah tangga yang tinggal di Jalan Ketang Pajak Baru Belawan Bahagia itu mengaku Bersambung ke Hal. 15


Selasa 26 April 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

35 Pejabat Eselon III Dilantik

andalas Lugas & Cerdas

andalas/rony muharrman

PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

IKUTI UN– Sejumlah siswa yang juga warga binaan Lembaga Pemasyarakatan mengikuti Ujian Nasional (UN) di Lapas Anak kelas II A Tanjung Gusta, Medan, Senin (25/4). Sebanyak delapan siswa mengikuti UN di Lapas tersebut dengan pengawasan ketat.

Peringatan Hari Otda

Rekomendasikan Sumut Tetap Satu Medan-andalas Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu Gatot Pujo Nugroho tetap berkeinginan agar tidak ada lagi pemekaran Pemerintah Propinsi Sumatera Utara (Pempropsu) menjadi propinsi lain. Keinginan tersebut berdasarkan bahwa dia dan masyarakat Sumut tentu sangat ingin keberagaman Sumut tetap terpelihara dalam satu bingkai yang bernama Propinsi Sumatera Utara. “Saya ingin tetap Sumut satu, meskipun dari Kementerian Dalam Negeri mengatakan bahwa Sumut masih dimungkinkan untuk dimekarkan dengan penambahan satu propinsi. Namun, saya tetap menginginkan tidak ada yang dipisahkan di propinsi ini. Lagipula, dengan hanya satu yang boleh, kepada siapa ini akan diberikan, sementara ada tiga bakal propinsi bari dari propinsi Sumut,� kata Gatot, seusai upacara peringatan Hari Otda ke-15, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Senin (25/4). Dengan alasan tersebut , Gatot menghimbau agar masyarakat Sumut tetap ingin bernaung dalam satu

propinsi, agar Sumut sebagai miniature Indonesia dengan keberagaman suku, agama, etnis dan budaya bisa dipertahankan. Sebab, sangat indah kebersamaan yang sudah ada selama ini dalam keberagaman Sumut. “Kalau nanti harus ada rekomendasi dari saya, maka saya akan rekomendasikan Sumut tetap satu,� ujar Gatot, yang menyebutkan dalam waktu dekat akan ada paripurna pembahasan Propinsi Tapanuli dan Propinsi Sumatera Tenggara oleh DPRD Sumut. Dalam sambutannya, ketika menjadi insepketur upacara dalam peringatan hari Otda tersebut, Gatot Pujo Nugroho mengingatkan agar momentum peringatan Hari

Otonomi Daerah (Otda0 yang ke 15 dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sebab, penyelenggaran otonomi pada dasarnya adalah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Otda. Sementara itu, Mendagri Gamawan Fauzi dalam sambutannya yang dibacakan Plt Gubsu Gatot Pujo Nugoroho mengatakan, momentum peringatan ini hendaknya dijadikan sebagai momentum untuk mengevaluasi kinerja yang telah dicapai selama penyelenggaraan otda sejak 15 tahun yang lalu. Di kesempatan itu Plt Gubsu menyerahkan plakat kepada seluruh pemda tingkat II di Sumut yang memiliki prestasi yang baik dalam penyelenggaraan otda. Kesepuluh daerah tersebut mulai dari yang terbaik adalah Kota Tanjungbalai, Kabupaten Serdangbedagai, Tapanuli Utara, Kota Medan, Kabupaten Dairi, Kabupaten Deliserdang, Langkat, Binjai, Samosir dan terbaik kesepuluh adalah Kota Tebingtinggi. (WAN)

PELAKSANA Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho akan merekomendasikan tidak ada pemekaran agar keberagaman dan keunikan provinsi itu tidak hilang. "Itu didasarkan pada keinginan agar keberagaman Sumut tetap terpelihara dalam satu bingkai yang bernama Provinsi Sumatera Utara," katanya dalam peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-15 di Medan, Senin. Gatot mengatakan, Kementerian Dalam Negeri memang menyatakan jika Sumut dimungkinkan untuk dimekarkan menjadi satu provinsi lagi.Namun dalam kenyataannya, pembentukan provinsi baru tersebut ada tiga usulan yang sedang dibahas Panitia Khusus (Pansus) DPRD Sumut."Dengan hanya satu yang boleh, kepada siapa (rekomendasi pemekaran) ini akan diberikan," katanya. Kondisi itu juga semakin menguatkan keinginannya untuk mempertahankan Sumut sebagai satu provinsi saja sehingga keberagaman dengan multietnis dan budaya yang menyebabkan provinsi tersebut sebagai miniatur Indonesia tidak hilang."Kalau nanti harus ada rekomendasi dari saya, maka saya akan merekomendasikan Sumut tetap satu," kata Gatot. Tatkala mendapat kesempatan menjadi orang nomor satu di Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho kelihatannya ingin memunculkan motto pribadi: Sumatera Utara yes, pemekaran no. Sikap tegas yang dikedepankan Gatot itu, jelas merupakan sebuah pukulan telak bak palu godam bagi para penggagas pemekaran. Misalnya, pemekaran Provinsi Tapanuli (protap) dan Provinsi Sumatera Tenggara (Sumtra). Padahal, di tingkat legislatif (DPRD Sumut), proses pemekaran kedua provinsi ini tengah bersiap untuk diparipurnakan. Namun, realisasi pemekaran tersebut dipastikan tidak akan berjalan dengan mulus, jika Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho konsisten mempertahankan sikapnya, yang tidak menginginkan pemekaran Provinsi Sumatera Utara. Pasalnya, pihak Kementerian Dalam Negeri dipastikan akan lebih mendengar 'masukan' dari penguasa daerah, yang dianggap lebih memahami kondisi internal di daerahnya. Terlepas dari akan munculnya prokontra terhadap pemikirannya tersebut, namun apa yang dikemukakan Gatot itu, bisa dipahami. Bahwa selama ini keinginan memekarkan sebuah daerah memang sarat dengan kepentingan ekonomis dan politis. Dalam konteks demikian, kita sependapat pemekaran provinsi memang tidak perlu dipaksakan, jika Sumut sebagai sebuah provinsi masih kondusif dan layak dipertahankan. Justru yang perlu dilakukan adalah bagaimana agar semua pihak bisa bekerjasama dan sama-sama bekerja dan dalam memajukan provinsi tercinta ini, agar sejajar dengan provinsi maju lainnya di tanah air. So, sangat tepat jika diserukan jargon baru : Sumatera Utara yesss, pemekaran no...!(**)

USU Wisuda 1.971 Lulusan Chihargo Wisudawan Terbaik Medan-andalas Rektor Universitas Sumatera Utara Prof Syahril Pasaribu mengatakan, pemerintah telah mengeluarkan PP No 66 Tahun 2010 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan yang disusul dengan terbitnya Permendiknas No 34 tahun 2010 tentang pola penerimaan mahasisiwa baru program sarjana pada peguruan tinggi yang diselenggarakan oleh pemerintah. “Menurut ketentuan PP dan Permendiknas tersebut, porsi bagi daya tampung pada universitas negeri di seluruh Indonesia untuk jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sebesar 60 persen dari daya tampung keseluruhan,� ujar rektor dalam sambutannya pada wisuda 1.971 lulusan USU periode III tahun akademik 2010/2011 di auditorium kampus tersebut, Senin (25/4). USU sebagai lembaga pendidikan di bawah pemerintah, katanya, telah pula menyikapinya dengan melaksanakan SNMPTN itu. Seba-

gai panitia lokal, USU telah memberikan dukungan bagi terselenggaranya SNMPTN yang diawali dengan seleksi jalur undangan, dimana proses seleksinya sedang berlangsung saat ini. Ia mengatakan, panitia pusat telah menjadwalkan akan mengumumkan hasil seleksi jalur undangan tersebut pada tanggal 18 Mei mendatang. Sebagai program nasional, SNMPTN merupakan seleksi bagi calon mahasiswa baru untuk program reguler dengan biaya pendidikan bersubsidi. Bersamaan dengan SNMPTN jalur undangan itu, telah pula terintegrasi didalamnya Program Beasiswa Bidik Misi yang secara khusus diperuntukkan bagi siswa yang memiliki potensi akademik memadai namun kurang mampu secara ekonomi. Bagi mahasiswa yang akan diterima pada program ini, pemerintah melalui USU akan menyediakan bantuan biaya pendidikan sebesar Rp 12 juta per tahun per mahasiswa selama 8 semester.

Medan-andalas Plt Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho memenuhi janjinya untuk mengevaluasi pejabat Pemprovsu yang dinilai tidak bekerja secara maksimal dalam pelayanan maupun dalam percepatan kemajuan Sumut. Buktinya, sebanyak 35 pejabat eselon III di jajaran Pemprovsu dilantik Plt Gubsu di Aula Martabe, Senin (25/4). Ke-35 pejabat eselon III yang dilantik tersebut termasuk diantaranya mengisi jabatan kosong yang ditinggalkan pejabat sebelumnya dan memutasi beberapa pejabat eselon III antar lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Dalam arahan pelantikan, Gatot Pujo Nugroho menegaskan jabatan yang diemban para pejabat eselon III yang baru dilantik bukanlah suatu kehormatan. Dengan alasan tersebut, sambung Gatot agar tidak ada calon pejabat yang mencoba memberikan seusuatu ataupun untuk menda-

patkan jabatan di bawah kepemimpinannya. "Jabatan yang anda jabat adalah amanah, kalau ternyata nanti di kemudian hari, jabatan itu diketahui karena memberikan sesuatu atau karena seseorang, maka saya akan segera mencopotnya," tegas Plt Gubsu Gatot. Adapun pejabat eselon III yang dilantik antara lain, Padapotan SH sebagai Kabid Pengembangan dan Pemberdayaan pada BKD Provsu, Zakaria SE sebagai Kabag Humas Pimpinan, Keprotokolan dan Telekomunikasi di Biro Umum Setdaprovsu, Ahmad Feri Tanjung SH MM MKn sebagai Kabag Rumah Tangga di Biro Umum Setdaprovsu, Ilyas SSos MSi sebagai Kabag Perbendaharaan pada Biro Keuangan, Setdaprovsu, Gaharuman SH SSos sebagai Kabag Perawatan pada Biro Perlengkapan dan Pengelolaan Aset Setdaprovsu, Drs Rahalim sebagai Sekretaris pada Badan Diklat dan Pelatihan Provsu dan lainnya. (WAN)

Mei, Ranperda HIV AIDS Disahkan

EDITORIAL

Sumatera Utara Yes, Pemekaran No

2

"Untuk seleksi selanjutnya, USU akan melaksanakan SNMPTN jalur ujian tertulis yang pendaftarannya dilakukan secara online dimulai pada tangal 2 sampai dengan 24 Mei 2011 dengan ujian tulisnya dijadwalkan terlaksana pada 31 Mei dan 1 Juni 2011 mendatang," katanya. Adapun 1.971 lulusan yang diwisuda selama tiga hari (25-27 April) itu, terdiri dari 217 orang program pascasarjana, satu orang program magister dan pendidikan dokter spesialis, 32 orang program pendidikan spesialis, 22 orang program dokter jenjang magister, 271 orang pendidkkan profesi, 1.241 orang program sarjana dan 186 orang program diploma. Terpilih sebagai wisudawan terbaik, Chihargo, kelahiran Medan, 14 Nopember 1989, dari Fakultas Kedokteran Gigi program studi Dokter Gigi. Chihargo adalah anak dari Kho Tiong Beng, memperoleh IPK 3,50 (cum laude) dengan lama studi 3 tahun 6 bulan. (HAM)

Medan-andalas Rancangan Peraturan Daerah tentang HIV AIDS yang dibahas DPRD Kota Medan rencananya direncanakan akan disahkan menjadi Perda pada Mei mendatang. Pembahasan Rapernda tersebut sudah masuk dalam tahap finishing. Demikian disampaikan Anggota Komisi B DPRD Kota Medan, Bahrumsyah kepada wartawan di Rumah Sakit Umum Dr Pirngadi Medan, Senin (25/4). Menurut Bahrumsyah, saat ini sudah banyak temuan HIV AIDS. Banyaknya temuan berarti suatu bentuk keberhasilan karena banyak dilakukan sosialisasi. "Dari dulu memang sudah banyak temuan HIV/AIDS, tapi karena belum ada lembaga yang

melakukan sosialisasi, sehingga tidak terdekteksi. Apalagi masyarakatnya masih kurang kesadarannya untuk memeriksakan dirinya. Sekarang, banyak temuan mungkin karena masyarakatnya sudah sadar dan banyak juga lermbaga yang sosialisasi," katanya. Dalam pembahasan Ranperda itu, sambung Bahrumsyah, tidak ada kendala. Intinya, muatan yang diatur dalam Ranperda HIV AIDS mengenai pencegahan dan penanggulangannya. Berdasarkan data di Dinas Kesehatan Sumatera Utara sebelumnya, kota Medan merupakan daerah peringkat pertama Orang Dengan HIV/ AIDS (ODHA) di Sumatera Utara. Dari 2616 kasus, 1712 diantaranya ada di Medan.(YN)

Putra Mahkota Babussalam Hadiri HUL Syekh Wahab Rokan Medan-andalas Anggota DPD RI yang juga putra mahkota kehormatan Tariqat Naqsabandiah Babussalam, Besilam, Langkat, Dr H Rahmat Shah menyatakan keharuannya melihat kecintaan murid-murid Tuan Guru Syekh Wahab Rokan al Khalidy An Naqsabandy kepada sang pendiri tarekat tersebut. Kecintaan yang diwujudkan dengan kesetiaan menghadiri dan mengikuti ajaran sang guru termasuk ikut menghayati puncak peringatan HUL ke-87 Tuan Guru Syekh Wahab Rokan Al Khalidy An Naqsabandy. Hal tersebut dinyatakan Rahmat saat menghadiri puncak peringatan HUL ke-87 di komplek Babussalam, Besilam, Langkat, Senin (25/4). Rahmat merasa ketulusan dan keikhlasan almarhum Syekh Wahab Rokan Al Khalidy An Naqsabandy menghasilkan kebesaran dan keharuman namanya. Itu terlihat dari keha-

diran ribuan pengikutnya maupun tokoh-tokoh besar dari pemerintahan maupun swasta di acara HUl tersebut. Rahmat mengungkapkan bahwa misi Tuan Guru telah dapat diteruskan dengan baik oleh para mursyid, khalifah, dan murid-murid lainnya dalam menyebarluaskan nilai-nilai kebaikan kepada semua pihak tanpa pamrih, memberi pertolongan serta menjadi teladan bagi masyarakat di sekitar mereka. "Oleh karenanya adalah kewajiban bagi kita untuk turut mengembangkan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan dan mengemban dengan baik tugas dan amanah sebagai khalifah Tuhan di muka bumi ini," katanya. Puncak peringatan HUL ke87 Allah Yarham Syekh Abdul Wahab Rokan Al Khalidi An Naqsabandy merupakan penutup dari rangkaian kegiatan yang berlangsung pada hari-hari sebelumnya.(GUS)

Rahmat Shah bersalaman dengan Plt Gubsu Gatot Pudjo Nugroho di acara HUL ke-87 Tuan Guru Syekh Wahab Rokan. IST

Pelaksaan UN Susulan Setingkat SMA di Lapas Anak

Kurang Konsentrasi dan Gemetar Menjawab Soal Medan, andalas Pelaksanaan ujian nasional susulan tingkat SMA di Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) Anak Tanjung Gusta Medan menyisihkan cerita yang menarik, Senin (25/4). Siswa yang menjadi tahanan di lapas mengakui kurang konsentrasi mengerjakan soal meskipun akhirnya dapat menyelesaikan UN dengan lancar.

"Saya tidak konsen ujian di lapas (lembaga pemasyarakatan). Para pengawas di ruangan selalu bergerak-gerak sehingga memancing kami untuk melihatnya. Hal itu membuat konsentrasi buyar," ujar Kevin Sembiring (17), seorang tahanan ketika ditemui wartawan di lapas anak. Ketika itu, Kevin Sembiring hanya terlihat malu-malu saat rombongan pejabat pe-

merintah Provinsi Sumatera Utara dan Kota Medan, datang mendekati bangku tempat ia duduk melaksanakan UN susulan. Bola mata terus melihat ke bawah dan sesekali melirik ke kiri dan kanan. Namun ia tidak memperhatikan wajah Kadis Pendidikan Sumut Syaiful Safri dan Ketua Panitia UN Sumatera Utara yang mengajaknya bicara. Sembari tersenyum, Kevin berusaha menjelaskan ia berhasil menyelesaikan soal UN mata pelajaran Bahasa Indonesia yang diujikan. Ia pun berbangga, mengaku mampu menyelesaikan soal tadi hanya membutuhkan waktu satu jam. Dari 50 soal yang diujikan secara keseluruhan semuanya sudah pernah ia pelajari. Hanya saja, beberapa soal ada yang terasa menjebak, yang membuat waktunya untuk memilih jawaban memakan waktu be-

berapa detik. Ditanyai apakah puas melaksanaan UN susulan di lapas? Kevin menjawab, tidak puas bahkan menyesal. Tidak apa sebelumnya pikiran Kevin, melaksanakan UN di lapas anak. "Saya rindu suasana sekolah Bang (andalas, red). Tidak ada pikiran saya mengikuti UN di dalam lapas ini. Saya kecewa kenapa bisa mengikuti di sini dan tidak di sekolah saya," ujar Kevin yang bersekolah di St Thomas 3, Medan. Perasaan berbeda diutarakan M Andre Siregar (17). Tahanan kasus pencurian ini mengaku deg-degkan, saat menjawab soal UN pagi itu. Meskipun seluruh soal mampu ia selesaikan dalam waktu lebih dari satu jam, ia mengaku gemetar. Katanya, sudah lama ia tidak pernah memegang alat tulis dan merasakan suasana ujian. Itu pula yang membuat ketika melakukan ujian ia membawa sapu tangan yang diberikan ibunya untuk menyeka keringat. "Saya deg-degkan. Sudah lama tidak merasakan suasana sekolah soalnya. Tapi saya berhasil menyelesaikan 50 soal UN Bahasa Indonesia tadi," ujar Andre sembari tersenyum. (THA)

dib ditu kar ter aka pel pen Pem seh ma me ada


MEDAN KITA

Selasa 26 April 2011

DPRDSU 'Bedah' Sengketa Lahan Helvetia Medan-andalas DPRD Sumut dalam waktu dekat akan 'membedah' kasus 74 dari 106 hektare lahan yang disengketakan di Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. "Kita akan minta Komisi A bersama Komisi B mengkaji kasus ini. Kita tidak bisa menerima perlakuan yang diterima masyaraikat, padahal semua pihak tidak memiliki alas hak atas lahan itu," ujar Wakil Ketua DPRD Sumut Ir H Chaidir Ritonga MM didampingi anggota Komisi B Brilian Moktar SE, ketika menerima perwakilan warga di ruang kerjanya, Senin (25/4). Menurut Chaidir Ritonga, pihaknya telah berkonsultasi dengan Kapolda Sumut terkait persoalan sengketa lahan tersebut dan bersepakat untuk mendudukkan semua pihak yang bersengketa. "Kita sudah berkonsultasi dengan Kapolda dan tidak ada pihak mana pun yang berhak atas lahan milik negara itu. Karenanya kita juga heran, kenapa Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam bisa memenangkan pihak penggugat atas lahan milik negara," kata wakil ketua dewan dari Partai Golkar itu. Lahan seluas 74 hektare itu sendiri digugat pihak Titin Kurniawati Cs dan saat ini tengah dalam proses kasasi di Mahkamah Agung. Menurut perwakilan warga, Saipal Bahri, Titin Kurniawati Cs mengajukan gugatan dengan menggunakan 65 berkas hak kepemilikan lahan yang dapat dipastikan palsu. "Di belakang Titin ada mafia tanah pemilik modal berinisial TS. Bagaimana mungkin mereka bisa punya surat kepemi-

likan atas lahan milik negara," katanya. Ia juga mengaku sangat menyesalkan standar ganda aparat penegak hukum khususnya pihak kepolisian dalam memandang kasus sengketa lahan. "Kasus ini persis sama dengan yang terjadi di lahan PT KIM (Kawasan Industri Medan) yang sama-sama digugat dengan menggunakan surat palsu, tapi sikap aparat justru berbeda," ujar Syaipal Bahri seraya menambahkan PN Lubuk Pakam akhirnya tetap mengeksekusi lahan seluas 74 hektare itu. Menurut dia, warga menempati lahan eks HGU itu sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan mengatasnamakan Pemerintah Provinsi Sumut yang diputuskan melalui SK Gubernur No 593.4/065/K/2000 tanggal 11 Februari 2000 junto No 593.4/2060/K/2000 tanggal 17 Mei 2000 tentang Lahan Garapan Rakyat. Anggota Komisi B DPRD Sumut Brilian Moktar menilai, proses eksekusi yang dilakukan PN Lubuk Pakam yang dibantu aparat kepolisian sangat tidak manusiawi. "Eksekusi dilakukan dengan cara yang tidak benar," katanya. Bendahara Fraksi PDI Perjuangan itu mengaku sepakat Komisi A dan Komisi B memanggil pihak-pihak terkait untuk mencari titik terang bagi persoalan itu, termasuk menyangkut dugaan pemalsuan surat-surat kepemilikan yang digunakan untuk mengajukan gugatan. "Kita jadwalkan awal Mei nanti persoalan ini sudah dibahas di DPRD dan saya sebagai pimpinan Dewan akan menindaklanjuti persoalan ini,’’kata Chaidir Ritonga menambahkan.(UJ)

harian andalas | Hal.

3

PKS Fokus Soroti Sertifikasi Guru, JPKMS dan Banjir Medan-andalas Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Medan akan lebih meningkatkan intensitas pertemuan dengan masyarakat dan lebih fokus menyoroti sejumlah program kerja Pemko Medan 2011. Diantara belum berjalan sebagaimana diharapkan pelaksanaan program sertifikasi guru, program Jaminan Pengendalian Kesehatan Medan Sehat (JPKMS), dan penanggulangan banjir. Untuk mensinergikan kinerja, Fraksi PKS DPRD Kota Medan melakukan penggantian unsur pengurus fraksi. Ketua Fraksi PKS yang sebelumnya dijabat oleh H Muslim Maksum LC diganti oleh H Salman Alfarizi dan dibantu Zul Morado sebagai Wakil Ketua, Sekretaris Juliandi Siregar, dan Bendahara Jumadi, sedangkan Penasihat Fraksi diantaranya Muslim

Maksum LC, Ikrimah Hamidy, dan Surianda Lubis SAg. Ketua Fraksi PKS DPRD Medan H Salman Alfarizi mengatakan, pergantian komposisi pengurus Fraksi PKS ini dilakukan dalam untuk lebih mensinergikan kerja fraksi guna memaksimalkan peran kader PKS yang duduk di DPRD Medan. “Tidak ada kata lain, perubahan ini dilakukan sebagai upaya untuk

mengsinergikan kerja fraksi dan lebih memaksimalkan peran para kader dalam menjalankan tugas sehari-hari di DPRD Medan,� kata Salman Alfarizi kepada wartawan di ruang Fraksi PKS DPRD Kota Medan, Senin (25/4). Pada kesempatan itu, Salman juga mengatakan, ke depan Fraksinya akan lebih meningkatkan intensitas pertemuan dengan masyarakat dan dalam tahun 2011 ini akan lebih fokus menyoroti sejumlah program kerja Pemko Medan. Diantaranya, masalah sertifikasi guru, program Jaminan Pengendalian Kesehatan Medan Sehat (JPKMS), dan penanggulangan banjir. Dikatakan, seperti masalah setifikasi guru misalnya, pihaknya menerima sejumlah laporan adanya ketidak transparanan terhadap program itu.

Sedangkan terkait JPKSM, Fraksi PKS menyoroti soal permasalahan pendataan yang masih bermasalah dan masih banyaknya masyarakat miskin yang belum tercover dalam program tersebut. “Kita meminta kepada Pemko Medan dalam hal ini Wali Kota Medan untuk menambah kuota JPKMS sehingga masyarakat miskin bisa tercover semuanya,� katanya, Sementara masalah penanggulangan banjir, menurutnya Pemko Medan harus lebih konsen menangani masalah drainase dan infrastruktur lainya. “Selain permasalahan infrastruktur seperti drainase, kita juga mendesak Pemko Medan untuk membentuk tim rescue sehingga penanggulangan korban bencana seperti banjir bisa maksimal dilakukan,� kata Salman. (BEN)

Tinjau Ulang Izin Hermes Palace Medan-andalas Pemerintah Kota Medan diminta untuk segera meninjau ulang izin pembangunan Hermes Palace Polonia Medan di Jalan Mongonsidi, Medan . Pasalnya, pembangunan tersebut dinilai penuh dengan kejanggalan karena menutup bagian atas sungai yang ada di kawasan itu. �Sesuai informasi dari masyarakat, banjir yang terjadi di kawasan Mongonsidi pada awal bulan April lalu disebut-sebut karena pembangunan ini (Hermes Palace-red). Karena itu kita datang meninjau, dan hasilnya kita ada menemukan kejanggalan, sungai yang ada di kawasan ini bagian atasnya sudah ditutup oleh pengembang,� kata Zulmarado, Anggota DPRD Medan saat meninjau lokasi proyek tersebut dalam acara Reses I Dapil II tahun 2011, baru-baru ini. Kunjungan Anggota DPRD dari daerah pemilihan (Dapem) II yang meliputi Kecamatan Medan Maimun, Medan Baru, Medan Polonia, Medan Sunggal, Medan Selayang, Medan Johor, dan Medan Tuntungan ke lokasi proyek tersebut.(BEN)

andalas/ist

DIALOG – Anggota DPD RI asal Sumatera Utara Dr H Rahmat Shah berdialog dengan para kelompok masyarakat korban konflik dan sengketa tanah di Sumatera Utara.

DPD RI Prihatin Terhadap BPN Telah Menjadi Lembaga Berwatak Mafia Tanah Medan-andalas Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI banyak menerima masukan dan terus mengikuti perkembangan yang terjadi di tengah masyarakat yang menuntut pembubaran Badan Pertanahan Nasional (BPN). Hal itu diakui Anggota DPD RI asal Sumatera Utara Dr H Rahmat Shah saat bertatap muka dengan beberapa kelompok masyarakat korban konflik dan sengketa tanah dalam Menurut Rahmat, masyarakat merasakan bahwa BPN bukannya memberi solusi atas masalah pertanahan yang ada, namun lembaga tersebut justru telah menjadi bagian dari masalah. "DPD RI sangat prihatin dengan pandangan masyarakat yang menilai bahwa BPN telah menjadi lembaga yang berwatak mafia pertanahan," kata anggota Komite I DPD RI ini, kemarin. Terkait masalah BPN ini, Rahmat menegaskan komitmen komitenya untuk tetap mengawal masalah pertanahan sampai selesai dan terus mendukung upaya reformasi birokrasi dan peningkatan profesionalisme lembaga pengurus

masalah pertanahan. Bahkan dengan kepastian hukum yang ada, komitenya juga akan memperjuangkan upaya pembubaraan BPN. Dalam kesempatan itu Rahmat meminta agar seluruh kelompok dan perwakilan masyarakat yang berjuang membela hak atas tanah milik mereka tetap bersatu dan tetap bertindak di dalam koridor perundang-undangan dan peraturan yang berlaku. Untuk itu diperlukan upaya pendampingan secara hukum oleh para pejuang hukum pertanahan yang idealis dan tidak tercela. Sementara pihak perwakilan kelompok masyarakat menyerahkan proses pendampingan hukum kepada Lembaga Perjuangan Keadilan Pertanahan Indonesia (LEPKAPI) yang dipimpin HMK Aldian Pinem SH MH. Lembaga ini sendiri merupakan lembaga inisiatif masyarakat yang merasa perlu membantu perjuangan di jalur politik oleh DPD RI dengan perjuangan di jalur hukum guna membela kepentingan masyarakat korban konflik dan sengketa pertanahan di Sumut.(GUS)


HUKUM & KRIMINAL

Selasa 26 April 2011

Medan-andalas Seorang laki-laki yang tidak diketahui identitasnya (Mr-X) tewas setelah ditabrak Kereta Api (KA) di kawasan Jalan Bakaran Batu, Kecamatan Medan Area, Senin (25/4) sekitar pukul 03.30 WIB. Petugas yang mengetahui peristiwa tersebut selanjutnya turun ketempat kejadian dan mengevakuasi korban ke Instalasi Jenazah RSU Dr Pirngadi Medan (RSUPM). Keterangan di RSUPM menyebutkan, korban yang diperkirakan warga turunan suku tionghoa ini ditabrak KA jurusan Tanjung Balai-Medan. Sedangkan kondisinya saat ditemukan bagian wajah rusak tangan dan kaki patah. Korban yang diperkirakan berusia 25 tahun ini saat ditemukan memakai kaos warna putih serta celana jeans hitam. Ciriciri rambut pendek, berkulit putih. Hingga sore ini, belum ada orang yang mengaku keluarga korban datang ke RSUPM. Kasus ini masih dalam penyelidikan petugas Polsek Medan Area. (YN)

Belawan-andalas Tersangka pemilik sabu-sabu, FS (36) warga Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli ditangkap dan dibabakbelurkan warga karena kedapatan melakukan aksi pencurian di salah satu rumah warga, Senin (25/4). Setelah ditangkap dan dibabak belurkan, warga lalu memeriksa kantong pakaian tersangka. Di kantong pakaian tersangka warga menemukan sabu sabu. Selanjutnya bersama barang bukti tersangka FS langsung diserahkan ke petugas Polsek Medan Labuhan. Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Sugeng Riyadi ketika dikonfirmasi melalui Kanitreskrimnya, AKP M Oktavianus, Senin (25/4) membenarkan kejadian itu. “Tersangka sebelumnya ditangkap karena kepergok mencuri. Namun setelah digeledah warga, dari kantong pakaiannya ditemukan sabu sabu,” kata Oktavianus. (DP)

Pemilik 11 Bungkus Ganja Ditangkap Binjai-andalas Pemilik 11 bungkus narkotika jenis ganja, MJ alias Joni (36) ditangkap petugas Reserse Narkoba Polres Binjai tak jauh dari rumahnya di kawasan Jalan Anggrek, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Minggu (24/4) sekira pukul 16.00 WIB. Kapolres Binjai, AKBP Dra Rina Sari Ginting ketika dikonfirmasi andalas melalui Kasat Narkoba, AKP Achiruddin Hasibuan SH MH membenarkan penangkapan tersebut. “Kami masih mendalami dari mana tersangka memperoleh ganja tersebut,” kata Achiruddin. Lebih lanjut mantan Kanit Idik I Jahtanras Polresta Medan itu mengatakan, tersangka ditangkap atas informasi yang didapat petugas. Sebelumnya, petugas Reserse Narkoba Polres Binjai juga menangkap S alias Noto (41) warga Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Binjai Barat karena memilik dua paket sabu yang dibungkus plastik serta alat untuk nyabu beserta Rp150.000. “Para tersangka kini kami tahan. Mereka kita persangka Pasal 114 ayat (1) subs 112 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009, ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkasnya. (MKI )

 UN di Sumut Aman dan Lancar Medan-andalas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) sejak Senin, (25/4) kemarin telah mencabut status siaga 1 karena pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP dan perayaan Paskah di Sumut berjalan lancar dan aman Pengamanan dilakukan pihak kepolisian tidak menemukan kendala ataupun kecurangan dalam pelaksanaan UN tersebut. andalas/ist

KASUS CURANMOR - Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, AKP S Simaremare saat memaparkan pengungkapan kasus curanmor. Dalam pengungkapan kasus itu, pihaknya mendapat apresiasi dari para korban.

Berhasil Ungkap Kasus Curanmor

Anggota TNI Apresiasi Polsek Medan Kota Medan-andalas Seorang anggota TNI dan warga sipil korban curanmor, Senin (25/4) siang mendatangi Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Medan Kota untuk memberikan apresiasi kepada Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandy Sinurat SiK berserta anggota yang telah berhasil meringkus para pelaku lengkap dengan barang buktinya berupa dua unit sepeda motor. Kedua korban curanmor tersebut masing-masing, Kopka Hasan Siregar, anggota TNI dari Kodim 0201/BS dan Indra Harahap. Keduanya menyatakan simpatik dan memberikan apresiasi kepada polisi yang berhasil meringkus para pelaku dan barang bukti. "Kita sangat bersyukur, polisi berhasil meringkus empat pelaku dan menyita barang bukti dua unit sepeda motor Kawasaki Ninja dan Honda 125," sebut kedua korban, Senin (25/4) di Mapolsek Medan Kota.

Kopka Hasan Siregar kepada wartawan menerangkan, awalnya tak yakin sepeda motor jenis Honda 125 BK 6605 ZZ bisa ditemukan. "Saya sudah pasrah sepeda motor itu tidak akan kembali. Namun, karena kesiriusan petugas Polsek Medan Kota sepeda motor saya bisa ditemukan," kata Hasan (56) warga Asrama TNI Marindal Merak Meranti ini sembari mengucapkan terima kasih kepada Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandy Sinurat SiK. Sementara itu Indra Harahap (26) warga Jalan M Nawi Harahap Gang Pribadi Medan menyebutkan, bahwa Polsek Medan Kota telah berhasil menjalankan tugasnya. "Apresiasi yang diberikan adalah bukti laporan pengaduan masyarakat ditindaklanjuti," terang Indra yang kehilangan sepeda motor Kawasaki Ninja warna Hijau BK 3037 GB pada, 9 April 2011 dikediamannya. Kapolsek Medan Kota, Kompol

Senjata Api Personel Polsek Helvetia Ditarik Kapolres Medan-andalas Senjata api sejumlah personel Reskrim Polsek Helvetia ditarik Kapolresta Medan, Kombes Pol Tagam Sinaga karena dianggap tak mampu menangkap pelaku kejahatan di wilayah hukumnya. “Ditarik karena dianggap tak mampu menangkap pelaku kejahatan,” tegas Tagam kepada wartawan saat meninjau kamar biologis di sel tahanan Mapolresta Jalan HM Said No 1 Medan, Senin (25/4) sore. Menurut Tagam, penarikan senjata ini merupakan peringatan bagi Polsek lainnya di jajaran Polresta Medan, agar terus menangkap pelaku tindak kejahatan

di wilayah hukumnya. “Untuk apa memiliki senjata tapi pelaku kejahatan tidak ada yang ditangkap,” jelasnya. Menurutnya, penarikan senpi anggota Reskrim Polsek Helvetia merupakan kebijakannya. “Anggota kan kalau mau memiliki senpi harus mengajukan surat permohonan. Jadi kalau senjatanya kita tarik itu kebijakan saya sebagai pimpinan,” ujarnya. Saat ini lanjutnya, senpi yang disita dari Polsek Helvetia disita di Propam Polresta Medan. “Ada belasan unit

“Saya Nyaris tak Bisa Melihat”

S

aksi yang dihadiri oleh Jaksa Penuntut Umum adalah Hans Hutagalung dan Nataria Ong. Dihadapan majelis hakim, kedua saksi mengaku mereka diserang oleh hampir dua ratus anggota geng motor yang diketuai oleh Yosafat. Saat itu, terang mereka, para anggota motor tersebut menyerang mereka tanpa sebab. “Kami tidak tau apa penyebabnya pak hakim.

M Hari Sandy Sinurat SiK didampingi Kanitreskrimnya, AKP S Simare-mare menyebutkan, pihaknya telah menangkap empat tersangka curanmor dan menyita dua unit sepeda motor dari dua tempat kejadian berbeda. Dijelaskan, tersangka Romi Faisal (26) warga Jalan Garu III adalah pelaku pencurian sepeda motor milik Indra Harahap dan ditangkap pada, Jumat (22/4) di Jalan Garu III Medan. Sedangkan curanmor Honda milik HAsan Siregar, petugas meringkus tiga pelakunya yakni, Suryadi Sinaga (20), Hengki (26) dan Ade Ilham Tobing (22). Menyinggung apresiasi yang diberikan korban atas keberhasilan pihaknya, S Simare-mare menjelaskan pihaknya bersyukur. "Penangkapan para tersangka dan penyitaan barang bukti adalah tugas dan wajib dilakukan. Semua laporan pengaduan masyarakat akan kita tindak lanjuti secepat mungkin,” sebutnya. (HER)

Dianggap Tak Mampu Tangkap Pelaku Kejahatan

Korban Geng Motor:

UNTUK kesekian kalinya, ketua geng motor RNR (Realita Rock and Roll), Yosafat Simanjuntak dan Wilson, kembali didudukkan di kursi pesakitan, Senin (25/4) petang. Dalam sidang yang beragendakan mendengarkan keterangan saksi korban, kedua terdakwa didampingi tim penasehat hukumnya.

4

Poldasu Cabut Status Siaga 1

Mr-X Tewas Ditabrak KA

Kantongi Sabu Pencuri Dihajar Massa

harian andalas | Hal.

SIDANG GENG MOTOR Terdakwa geng motor, Yosafat Simanjuntak, ketua geng motor RNR hanya bisa terdiam ketika mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Medan bersama Wilson. andalas/thamrin

Saat itu kami baru saja merayakan ulang tahun teman kami Johab di kafe traides,” sebut Nataria. Usai merayakan ulang tahun Johab, lanjut Nataria, kami berkumpul di SPBU Petronas, Jalan Patimura. Tak lama berada di SPBU tersebut, secara tiba-tiba datang ratusan pengendara sepeda motor yang langsung melempari mobil yang mereka bawa. Alhasil, seluruh kaca mobil pun pecah dan body mobil penyok semuanya. “Kuping saya disabet pakai samurai pak hakim,” ujar Nataria seraya menunjukkan kondisi kupingnya

yang telah dioperasi. Sementara itu, Hans Hutagalung, dihadapan sidang mengatakan, akibat peristiwa itu, dirinya harus terbaring dirumah sakit selama sebulan lebih akibat luka penganiayaan yang cukup serius. “Batok kepala saya harus dibelah akibat hantaman kayu. Selain itu, mata saya sebelah kanan nyaris tidak bisa melihat karena dihantam menggunakan batu oleh para terdakwa,” sebutnya mengatakan hingga saat ini dirinya harus tetap melakukan kontrol perawatan akibat luka yang dialaminya belum sembuh total. (THA)

“Aman dan lancar, tidak ada gangguan ataupun bentuk kecurangan yang terjadi dalam pengamanan pelaksanaan UN SMP, baik di Medan maupun di wilayah seluruh jajaran,” kata Kasubbid Dokliput Bidang Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, kemarin. Menurut Nainggolan, kendati pelaksanaan UN berjalan lancer dan aman, pihak kepolisian tetap akan melakukan pengamanan hingga usai, yakni Kamis pecan ini. Penga-

manan tersebut dilakukan oleh masing-masing kepolisian satuan wilayah (satwil). Untuk wilayah Medan, Polresta Medan selaku koordinator pengamanan UN SMP. Namun, tak ada personil yang dikerahkan secara khusus, karena pengamanan merupakan tanggungjawab kepolisian hingga tingkat polsek. “Untuk pengamanan UN SMP setingkat yang dilaksanakan serentak selama empat hari, kita tidak ada mengerahkan personil secara khusus, melainkan hanya dilakukan oleh anggota kepolisian setempat (polsek-red),” jelas Nainggolan. Kepada wartawan, Nainggolan juga menjelaskan, sejak Senin (25/4) Polda Sumut dan jajaran mencabut status siaga I yang dimulai pada Kamis (21/ 4), menyusul berakhirnya perayaan Paskah bagi umat Kristiani, kemarin. Status siaga I tersebut ditetapkan dalam kaitan antisipasi aksi terorisme dan pengamanan perayaan paskah. “Mulai hari ini, status siaga I kita cabut. Status siaga I itu kita berlakukan untuk mengantisipasi aksi terror dan pengamanan perayaan paskah,” terang Nainggolan. (HER)

Wanita Paruh Baya Terkapar Dibacok Sei Rampah-andalas Rosmita Br Pandiangan (57), wanita paruh baya penduduk Dusun III, Desa Gempolan, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai terkapar dibacok seorang lelaki yang merupakan tetangganya sendiri, kemarin. Akibat kejadian itu, korban terpaksa dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Melati Kampung Pon karena menderita luka bacok di bagian pergelangan tangan kiri nyaris putus dan mengalami luka robek pada pelipis mata kiri, telinga kiri, kepala serta bahu kiri. Sedangkan pelaku yang

belakangan diketahui bernama Jamuda Sinaga (75) bersama barang bukti parang babat rumput yang digunakan pelaku untuk membacok korban diamankan petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Firdaus. Kasubag Humas Polres Sergai, AKP ZN Siregar ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya peristiwa tersebut hanya gara-gara pelaku membela istrinya yang sedang berkelahi dengan korban. “Mungkin melihat istrinya kalah, dia (pelaku-red) lalu nekad membacok korban,” kata Siregar. (RYAD)

Simpan Sabu di Jok Sepeda Motor

Pemuda Pengangguran Ditangkap

senpi yang diamankan di Propam Polresta Medan,” jelas Tagam tanpa menyebutkan berapa jumlahnya. Untuk memantau kinerja jajaran Polsek lanjutnya, Polresta Medan setiap seminggu sekali melakukan analisa dan evaluasi (Anev) dipimpin Kapolresta yang dihadiri para Kapolsek, Kasat, Kabag dan Waka Polresta Medan. Disinggung daerah paling rawan kejahatan, orang nomor satu di Polresta Medan itu mengatakan bahwa daerah yang paling rawan adalah wilayah hukum Polsek Medan Area. (HER)

Medan-andalas Seorang pemuda pengangguran yang terjaring dalam razia rutin yang digelar petugas Polsek Sunggal di kawasan Jalan Medan-Binjai KM 12, Senin (25/ 4) pagi ditangkap karena kedapatan menyimpan sabusabu di jok sepeda motornya. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, bersama barang bukti satu peket sabusabu dan sepeda motor Vario BK 6540 ABA, tersangka I alias Ipeng (18) warga jalan Bambu Runcing Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan diboyong ke Mapolsek Sunggal.

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Sonny Tampubolon SiK ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Dikatakan pihaknya masih melakukan pengembangan. "Kita masih mengejar teman tersangka," kata Sonny. Lebih lanjut Sony menjelaskan bahwa penangkapan tersangka pemilik sabu-sabu itu berawal dari hasil razia rutin. “Ketika kita sedang melakukan razia, tersangka melintas. Curiga, lalu kita lakukan penangkapan. Dan dari hasil pemeriksaan, kami temukan satu paket sabu di jok sepeda motornya,” jelas Sonny. (ZAL)

Tiga Kapal Ikan Malaysia Ditahan PSDKP Belawan Medan-andalas Sebanyak tiga unit kapal ikan asal Malaysia yang ditangkap petugas kapal patroli Kementerian Kelautan dan Perikanan karena melakukan penangkapan ikan ilegal di perairan Pulau Jemur, Riau, Jumat (22/4), kini ditahan oleh Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Belawan Medan. "Ketiga kapal tersebut berikut nakhodanya masing-masing saat ini masih kita tahan untuk proses penyidikan lebih lanjut," kata Kepala Stasiun Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Belawan, Mukhtar di Medan, Senin. Sebanyak tiga kapal "illegal fishing" asal Malaysia yang diamankan sementara di dermaga Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan tersebut, yaitu kapal motor (KM) KHF 1908 bertonase sekitar 60 Gross Ton (GT) dengan nakhoda Joo Heng, KM. SLFA 3884 bertonase 40 GT dengan nakhoda Ha Lee dan KM. SLFA 4768 bertonase 30 GT dengan nakhoda Herbort Jeffery. Dia membenarkan, ketiga kapal ikan Malaysia yang ditangkap itu juga mempekerjakan belasan anak buah kapal yang di antaranya terdiri dari warga negara Indonesia (WNI) dan Thailand. Disebutkannya, ketiga kapal ikan asing itu ditangkap petugas patroli kapal Hiu 003 dan Hiu 009 karena terbukti menangkap ikan tanpa dilengkapi dokumen resmi berupa Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) dan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI) dari peme-

andalas/hs poetra

ILLEGAL FISHING - Petugas KP3 Belawan menangkap dan menahan tiga unit kapal nelayan Malaysia, Senin (25/4). Tiga kapal ikan itu ditangkap diduga memasuki dan menangkap ikan (illegal fishing) didalam perairan Indonesia. rintah RI serta penggunaan alat tangkap terlarang trawl. Keberadaan ketiga kapal ikan Malaysia menangkap ikan secara ilegal di perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesai (ZEEI) Selat Malaka tersebut dipersangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf (b) Jo pasal 92 Jo pasal 93 ayat (2) Jo pasal 86 ayat (1) UU No. 45 Tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. "Direncanakan kapal-kapal tersebut akan diserahterimakan hari ini (Senin, 25/4) oleh Direktorat Jenderal Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perika-

nan kepada PSDKP Belawan untuk proses penyidikan dan pemberkasan lanjutan," ujar Mukhtar. Sementara itu, khawatir membusuk, ratusan ton ikan hasil tangkapan kapal Patroli Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan (P2SDKP) Stasiun Belawan dilelang yang diduga tanpa prosedur. "Kita telah melakukan pelelangan ikan dimenangkan dua pengusaha perikanan di Gabion Belawan dan posisi kapal berada di dua gudang yakni gudang Atlantik sebanyak dua kapal sedangkan gudang KUD alias Akui sebanyak 1 unit kapal," kata Muchtar. (DP/ANT)


Selasa 26 April 2011

HUKUM & KRIMINAL

harian andalas | Hal.

5

Razia Polisi Libatkan Denpom Medan-andalas Kepolisian Resort Kota (Polresta) Medan dan Polsek Sunggal yang menggelar razia rutin di kawasan Jalan Ring Road Simpang Pondok Kelapa Medan, Senin (25/4) melibatkan petugas Detasement Polisi Militer (Denpom). Razia rutin tersebut digelar untuk menekan gangguan kamtibmas seperti pencurian sepeda motor, narkoba dan handak (bahan peledak) serta kejahatan jalanan lainnya. Pantauan andalas dalam razia ini terlihat petugas dari Satuan Polisi Lalulintas (Sat Lantas) Medan, Polsek Medan Sunggal dan Polsek Medan Helvetia dan personel Denpom. Dalam razia tersebut, sedikitnya puluhan pengendara sepeda motor terjaring. Namun setelah dilakukan pemeriksaan, jika pengendara memiliki suratsurat lengkap dipersilahkan melanjutkan perjalanan. Namun sebaliknya jika tidak memiliki kelengkapan surat-surat diberi sanksi tilang atau dibawa ke kantor polisi. Dalam operasi razia ini, petugas tidak hanya menghentikan kendaraan bermotor melainkan mobil pribadi, truk dan mobil box. Razia dipimpin langsung Kapoltabes Medan, Kombes Tagam Sinaga. Orang nomor satu di Polresta Medan itu juga ikut memeriksa kelengkapan dan menggeledah pemilik maupun kendaraan bermotor yang terjaring razia. "Razia ini rutin dilakukan untuk mengantisipasi dan menekan tindakan-tindakan kriminal dan akan terus dilakukan sampai batas waktu yang tidak memungkinkan" ujar Tagam. Hingga sekira pukul 15.45 WIB, dalam razia petugas belum menemukan hal-hal yang mencurigakan. Hanya sejumlah pengendara sepeda motor terjaring dalam razia ini karena tidak memakai helm dan kendaraannya tak dilengkapi surat yang lengkap. (ZAL)

Kejatisu Selidiki Sejumlah Dugaan Korupsi  Termasuk PU Tapsel, Dinkes Langkat dan Biro Otda pemprovsu Medan-andalas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara tengah melakukan penyelidikan adanya dugaan korupsi di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Tapanuli Selatan dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Langkat. Dan untuk dua kasus tersebut, pihak kejaksaan telah melakukan gelar perkara atau ekspose, untuk menentukan ada atau tidaknya dugaan korupsi tersebut. "Kita sudah mengekspos (gelar perkara,red) dua kasus dugsaan korupsi pekan ini," kata Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) AK Basuni Masyarif kepada wartawan, Senin (25/4). Modusnya, lanjut Basuni, bahwa dana yang diperuntukkan untuk kegiatan di dua instansi yang berbeda itu yang berasal dari dana kas daerah, justru ditransfer ke rekening pribadi bendahara. Asisten Pidana Khusus Kejatisu, Erbindo Saragih, menimpali, penyelidikan dugaan korupsi di Dinas PU Tapsel yang bersumber dari dana APBD tahun 2009, yang dilakukan pihaknya, berdasarkan temuan Pusat Penelitian Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dimana ada proses transfer uang, dari kas daerah ke Rekening pribadi sekitar Rp2 miliar. Sama halnya kasus di Dinkes Langkat, ujar Erbindo, pihak PPATK menemukan adanya transfer dana dari kas daerah di Dinkes Langkat ke rekening pribadi bendahara, sebesar Rp 100 juta lebih, pada tahun 2009. Dan hasil gelar perkara itu, Kasi Penyelidikan Pidsus Kejatisu M Jufri yang dikonfirmasi, menambahkan, pihaknya telah menemukan adanya dugaan korupsi pada kegiatan di dinas PU Tapsel, dan untuk dugaan tersebut, pihaknya telah mengantongi dua tersangka yang melibatkan kepala dinas dan bendahara PU Tapsel. “Kita belum bisa memberikan nama calon tersangka, nanti melanggar hak azasi mereka,” elak Jufri, seraya menyatakan untuk penyelidikan dugaan korupsi di Dinkes Langkat, masih dalam tahap pengintensifan penyelidikan. (FEL)

andalas/rizaldi.

RAZIA RUTIN - Kapolresta Medan, Kombes Pol Tagam Sinaga yang memimpin langsung razia rutin tengah memeriksa surat-surat kelengkapan sepeda motor salah seorang pengendara. Razia dengan sasaran bahan peledak, narkoba dan lain sebagainya itu melibatkan petugas Denpom.

Kapolresta dan Kasatlantas Digugat Rp2 M Medan-andalas Kapolresta Medan, Kombes Pol Drs Tagam Sinaga SH MH dan Kasatlantas, Kompol I Made Ari Pradana SH SiK digugat pengusaha Dedy SH sebesar Rp2 miliar lebih atas ketidak profesionalan dalam menjalankan tugas, fungsi, dan wewenangnya menangani perkara hukum. “Gugatan ini dilakukan untuk memberikan pelajaran kepada aparat kepolisian agar bekerja lebih profesional sehingga masyarakat tidak dirugikan dalam proses penegakan hukum,” kata Dedy kepada wartawan di PN Medan, Senin (25/4).

Dedy mengatakan, gugatan resmi telah didaftarkan ke Pengadilan Negeri (PN) Medan dengan nomor registrasi 145/Pdt.G/2011/PN.Mdn tertanggal 21 Maret 2011. Adapun yang digugat yaitu Kanit Laka Satlantas Polresta Medan (tergugat I), Kasatlantas Polresta Medan (tergugat II) dan Kapolresta Medan sebagai tergugat III. Dalam gugatannya, Dedy meminta para tergugat tersebut mengganti kerugian yang dialaminya, materi dan immateri sebesar Rp2 miliar lebih. Gugatan terpaksa dilakukan Dedy karena pihak Satlantas Polresta Medan telah melakukan penyitaan satu unit truk miliknya berdasarkan berita acara penyitaan No. Pol SP-Sita/771/XII/2010 tanggal 29 Desember 2010. Penyitaan tersebut menurut Dedy tanpa alasan hukum yang jelas, sehingga

Philip Jong Terancam 5 Tahun Penjara Medan-andalas Philip Jong (38) warga Jalan Abdul Rivai No 30 Kelurahan Jati Timur Medan Maimun terancam 5 tahun penjara karena diduga menggelapkan cukai sebesar Rp514 juta. Dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri Medan, Senin (25/ 4), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad P Hasibuan mendakwa Pimpinan PT Pheparin Ria beralamat di Jalan H Adam Malik No 68 Medan itu, melanggar pasal 54 Undang-Undang No 11 Tahun 1995 tentang Cukai, sebagaimana diubah dengan Undang-Undang no 39 Tahun 2007 Jo Pasal 64 KUHPidana. Dalam uraian dakwaannya, di hadapan majelis hakim yang diketua Erwin Mangatas Malau, Akhmad menyebutkan perusahaan milik terdakwa memproduksi atau pembuatan minuman mengandung Etil Alkohol (MMEA) dengan jenis anggur merek vigour dan minuman vodka atau whisky merek Asoka. Dan perusahaan milik terdakwa selama kurun waktu 2010 hingga 2011, selaku distributor penyalur minuman keras berlabel MMEA kepada supliersuplier yang ada di Kota Medan. Dalam kegiatan tersebut, terdakwa selaku pimpinan perusahaan memberikan kuasa kepada Tjin Lai alias Alai

dengan jabatan kepala produksi( berdasarkan berita acara anggaran perseroan pasal 15), untuk memproduksi minuman MMEA dalam dua jenis. Dan dalam produksi tersebut, terdakwa memberikan perintah kepada Tjin Lai alias Alai untuk tidak merekatkan pita cukai sebagai mana mestinya, dan menyimpan minuman tanpa cukai tersebut, kedalam gudang penyimpanan sebelum disalurkan ke pasaran melalui PD Jasatama yang merupakan anak perusahaan milik terdakwa. Sebagai Upaya menutupi perbuatan dengan tidak menempelkan pita cukai pada setiap produk MMEA, Tjin Lai alias Alai, tidak melengkapi kedua produk tersebut dengan dokumen CK5 yaitu pemberitahuan mutasi barang kena cukai (PMBKC) yang ditandatangni oleh pejabat bea cukai sebelum disalurkan kepada suplier. Akhmad menuturkan, dari penggeledahan yang dilakukan pihak tim penyidik Bea Cukai terhadap tiga suplier produk minuman tanpa pita cukai diantaranya toko Asiong yang beralamat di Jalan Deli Tua, took Asan Jaya di Jalan Sungai Muka Batubara dan toko Dearma di jalan kapt Bangsi Barus Kebanjahe, ditemukan ratusan minuman keras tanpa pita cukai. "Atas perbuatan yang dilakukan terdakwa,negara dirugikan sebesar Rp514 juta," terang Akhmad. (FEL)

dirinya mengalami kerugian cukup besar. Dikatakannya, kejadian berawal dari peristiwa kecelakaan di Jalan Panglima Denai/Menteng VII Medan antara sepeda motor BK 6639 AAG menabrak sepeda motor yang sedang berhenti, sementara truk miliknya berada di depan tempat kejadian. Selanjutnya petugas Satlantas yang menangani peristiwa tersebut menahan dan menyita truk miliknya tanpa alasan yang jelas. “Perbuatan petugas Satlantas Polresta Medan ini jelas-jelas telah melanggar pasal 1365 KUH Perdata hingga menimbulkan kerugian bagi saya selaku pemilik truk. Oleh sebab itu saya menggugat para tergugat karena tidak mampu menjalan tugas, fungsi dan wewenangnya,”ujar Dedy. Ditunda Sementara dalam sidang gugatan

Dedy terhadap pejabat Satlantas dan Kapolresta Medan, Senin (25/4), majelis hakim PN Medan menunda sidang sesuai surat Kasatlantas Polresta Medan Kompol I Made Ari Pradana SH SiK yang meminta sidang ditunda hingga 4 Mei 2011 dengan alasan belum menunjuk kuasa hukum. Atas penundaan sidang ini, Dedy SH yang juga Ketua Harian III Forum Bersama Laskar Merah Putih Sumut menyebut pejabat Polresta Medan tidak profesional menghadapi perkara tersebut. “Para tergugat yang merupakan pejabat Polresta Medan tidak profesional menghadapi gugatan ini, pada sidang pertama salah dalam memberikan kuasa gugatan, sekarang belum menunjuk kuasa,” ucapnya dengan nada kesal. (REL/GUS)

Kantongi 295 Butir Ekstasi

Pengusaha Butik Terancam Hukuman Seumur Hidup Medan-andalas Kedapatan mengantongi 295 butir pil ekstasi, membuat Elita Havni (40), harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Medan, Senin (25/ 4). Pengusaha butik di kawasan Jalan Tritura Medan itu ditangkap petugas Polresta Medan di sebuah rumah makan di kompleks Tomang Elok, Jalan Gatot Subroto. Dalam sidang mendengarkan keterangan para saksi dan pembacaan dakwaan itu, ia dituduh oleh JPU sebagai kurir narkoba. Wanita paruh baya itu dalam dakwaan JPU Teddy, dikatakan tertangkap tangan membawa narkotika jenis ekstasi pada tanggal 2 Januari 2011 lalu. Teddy juga menjelaskan, terdakwa didakwa melanggar pasal 114 jo 132 UU No 35 tentang Narkotika dan obat-obatan terlarang dengan ancaman penjara seumur hidup. Sementara itu usai persidangan, Elita yang dimintai komentarnya di sel tahanan PN Medan, mengatakan sidang sore itu sudah direkayasa. Ia mengaku aneh, pada saat penangkapan diketahui ada sebanyak 295 butir pil ekstasi, tetapi pada saat persidangan JPU menyatakan bahwa barang bukti hanya berjumlah 250 butir. "Saya juga heran terhadap keterangan saksi pihak kepolisian bernama Syamsul Rijal, yang mengaku menemukan barang bukti di badan saya. Padahal, saat penggerebekan barang bukti ada di tangan Raja Siregar dan itu ada saksinya," ujarnya. Dijelaskan Elita, pada saat penangkapan polisi langsung menangkapnya.

Sementara Raja yang membawa barang bukti pil ekstasi malah dibiarkan lari. "Polisi membawa keliling-keliling saya dan menanyakan berapa uang yang saya punya. Mereka pihak polisi menyuruh saya membayar Rp 50 juta saat itu untuk berdame," ujarnya. Elita juga mengaku, mengenal Amin, Aman, dan Yola yang menyuruhnya membawa pil ekstasi ke Rumah Makan baru sekitar dua hari. Saat itu, mereka datang ke butiknya dan meminta tolong untuk mengantar barang kepada Raja Siregar. Saat itu, ketiga orang tadi menawarkannya sejumlah uang dan ditolak. "Itulah naas namanya Dek. Saya tidak ada meminta uang kepada mereka dan malah saya tolak. Keinginan saya cuma membantu saja, tetapi saya malah ditangkap," ujarnya lagi. Sementara itu, persidangan yang dipimpin oleh hakim Wahidin sore itu ditunda, untuk mendengarkan pendapat saksi lainnya pada Senin mendatang. Sementara itu, terdakwa mengaku akan mengajukan bantahan dan berencana akan memakai pengacara. Ditempat sama, JPU Teddy yang ditanyai kenapa barang bukti ektasi 295 butir yang diakui terdakwa, namun dalam BAP hanya berjumlah 250 butir, itu menjadi wewenang penyidik polisi menjelaskannya. Pihaknya hanya menuliskan sesuai keterangan para saksi dalam hal ini polisi yang menangkap terdakwa. (THA)


RAGAM

Selasa 26 April 2011

harian andalas | Hal.

6

Wagub Aceh Minta

Menhut Tambah Dana Atasi Hama Gajah Teunom-andalas Wakil Gubernur Aceh H Muhammad Nazar SAg, meminta Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, dapat menambah anggaran secukupnya kepada Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh, yang bersumber dari Angaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2011 ini. Dana itu, digunakan untuk mengatasi hama gajah yang akhir-akhir ini meresahkan masyarakat seperti disejumlah permukiman di Kabupaten Aceh Jaya. Hal itu diungkapkan Wagub Nazar, pada peringatan maulid akbar dimesjid desa Alue Punti, Kecamatan Teunom, Aceh Jaya, Senin (25/4). Pada kesempatan tersebut hadir sejumlah rombongan Wagub, Wakil Bupati

Aceh Jaya, Tgk Zamzami, A Rani, dan unsur muspida setempat. Kata wagub, informasi yang diterima pihaknya dari BKSDA Provinsi Aceh, penyebab belum maksimalnya penanggulangan hama gajah yang selama ini mengancam rumah penduduk, perkebunan, dan sektor lainnya diakibatkan terkendala sumberdana yang masih minim. "Karena itu, kita meminta pak Menteri Kehutanan untuk menambah pengalokasian dana terhadap BKSDA Provinsi Aceh secukupnya. Apalagi, lembaga ini kan masih tanggungjawab penuh pemerintah pusat, dan Pemerintah Daerah, hanya ikut merekomendasikannya saja," ujarnya. Terkait masih belum teraspalnya jalan sekitar 25 km dipe-

dalaman Kecamatan Teunom itu, pihaknya merencanakan akan membangun pada tahun 2011 ini dengan dana yang tersedia melalui anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) sebesar Rp 4,5 Miliar. "Untuk membangun 25 km jalan tersebut, memang tidak mencukupi anggaran APBK, akan tetapi pembangunan tersebut dibantu melalui APBA. Artinya, sesuai anggaran yang tersedia itu kita bangun dulu," kata Wagub Aceh. Sepanjang perjalanan orang nomor dua di Aceh ini, Ia langsung mengetahui sejumlah desa di kecamatan Teunom itu masih diurung kegelapan akibat belum masuknya aliran listrik kerumah penduduk di sana. "Kita juga menyayangkan

kondisi yang dialami oleh masyarakat ini, namun kita harapkan dengan beroperasinya nanti PLTU Nagan Raya, akan menjadi andalan bagi warga pantai di Barat-Selatan, termasuk masyarakat Kabupaten Aceh Jaya," paparnya. Menurut Wagub Nazar, ke depan yaitu setelah PLTU tersebut beroperasi, maka arus listrik didaerah itu akan menjadi lebih baik daripada pantai TimurUtara yang masih tergantung dengan pembangkit listrik dari Medan, Sumatera utara, imbuh Wagub Nazar. Lebih lanjut Ia juga meminta, agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Jaya, dalam hal ini melalui Wakil Bupati setempat, untuk segera melakukan pendataan masyarakat untuk

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

diberikan pemberdayaan ekonomi, tentunya harus dipersiapkan lahan-lahannya. "Kami sangat menginkan seluruh masyarakat Aceh Jaya terbebas dari angka kemiskinan. Karena itu, kami juga menunggu data yang akan disampaikan oleh Pemkab setempat," lanjut dia. Ia menambahkan, pihaknya juga menghimbau kiranya seluruh komponen bangsa untuk terbebas dari penyalagunaan narkoba, pengaruh aliran sesat yang akhir-akhir ini kerab menjadi keresahan masyarakat. "Kita harapkan, para ulama dan orang tua memperbanyak pengajian-pengajian dibalai-balai pengajian digampong-gampong. Sehingga, pengaruh yang dapat merugikan generasi bangsa tidak menjadi rusak," tambahnya. (AFRIZAL)


Selasa 26 April 2011

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Selasa 26 April 2011

Sixers Tunda Tiket Heat Philadelphia-andalas Miami Heat gagal menyapu bersih Philadelphia 76ers 4-0. Menyambangi markas Sixers, secara tak terduga LeBron James dkk takluk 86-82. Hasil ini membuat skor menjadi 3-1. Sixers sempat mendominasi pertandingan kuarter pertama. Namun, Heat tidak tinggal diam. Hasilnya, James dkk berhasil menutup kuarter kedua dengan membalikan kedudukan menjadi 47-46 untuk keunggulan tim tamu. Kemenangan seperti akan menjadi milik Heat, setelah memimpin dengan skor 82-76. Namun, James, Dwyane Wade dan Chris Bosh seperti mati kutu menghadapi pertahanan alot Sixers. Keadaan ini mampu dimanfaatkan oleh tim tuan rumah. Lewat sumbangan tiga angka Jrue Holiday, Sixers berhasil memangkas ketinggalan menjadi 82-79. Beberapa saat kemudian, giliran Lou Williams yang berhasil melepaskan tembakan tiga angka untuk menyamakan kedudukan menjadi 82-82. Bahkan, para pendukung

Sixers di Wells Fargo Center, Senin (25/4) dini hari WIB semakin bersorak-sorai, ketika Williams mencetak poin saat delapan detik, sekaligus mengubah kedudukan menjadi 84-82, sebelum Sixers akhirnya menang 86-82. Dua pemain cadangan, Williams dan Evan Turner mengemas angka terbanyak buat Sixers dengan menghasilkan masing-masing 17 poin. Sedangkan Andre Igoudala menambah lewat 16 poin, lalu Brand 15 poin dan 11 rebounds. "Kami adalah sebuah tim yang sabar, dan percaya diri sepanjang tahun ini. Kami sadar kalah kelas dengan tiga super stars milik Heat, namun kami bermain dengan hati hingga laga usai," kata Williams dilansir Reuters. James menjadi pengumpul angka terbanyak dengan mengemas 31 poin dan tujuh rebounds. Sedangkan Wade, menambah lewat torehan 22 poin, serta Bosh menghasilkan 12 poin bagi tim tamu. Heat berpeluang menghabisi Sixers pada game kelima, yang akan bermain di kandang.(OKZ)

pertandingan 46-37. Pada kuarter ketiga dan keempat Orlando balik menekan dan membalas keadaan. Total dalam dua kuarter ini, Orlando mampu menjaringkan 48 poin, sementara Hawks hanya memasukan 42 poin. Hanya Hawks masih unggul secara keseluruhan dengan memimpin satu setengah bola 88-85. Total rata-rata tembakan Magic hanya 39 persen. Dwight Howard menjadi penyumbang angka terbanyak dengan raihan 29 poin dan 17 rebounds. Gilbert Arenas yang absen di laga ketiga, bermain cukup baik dengan menghasilkan 20 poin. (OKZ)

Nadal Berjaya di Barcelona Barcelona-andalas Untuk kali kedua dalam dua pekan terakhir Rafael Nadal berhadapan dengan David Ferrer di babak final. Pertemuan keduanya di final Barcelona Terbuka memunculkan sang nomor satu dunia sebagai juara. Nadal memetik kemenangan dua set langsung 6-2 64 atas Ferrer dalam laga yang berlangsung Minggu (24/4) waktu setempat. Bertarung di hadapan penonton yang memadati Real Club de Tenis, Nadal butuh waktu satu jam dan 49 menit untuk menuntaskan perlawanan Ferrer, yang dua minggu lalu dia kalahkan di Monte Carlo. "Ini tak bisa dipercaya. Saya sangat gembira bisa kembali dan menang di sini setelah absen tahun lalu (cedera lutut). Itu keputusan yang sulit, selalu menjadi mimpi buat saya main di turnamen ini," sahut Nadal pada AFP. Keberhasilan jadi juara di

edisi 2011 ini membuat Nadal tercatat sudah enam kali jadi kampiun di Barcelona Terbuka. Total ini menjadi trofi ATP-nya yang ke-45 di sepanjang karir tenis yang sudah dijalani. Nadal langsung mampu unggul cepat di set pertama atas rekan senegaranya itu. Namun di set kedua Ferrer menunjukkan perlawanan yang lebih baik setelah berhasil mematahkan servis Nadal dan memimpin 4-2. Namun Nadal kemudian mampu balik mematahkan servis lawan dan menuntaskan perlawanan Ferrer di game kesembilan. "Saya pikir set pertama saya hari ini adalah yang terbaik sepanjang musim. Forehand saya juga lebih baik hari ini. Pekan lalu saya merasa saya mampu menciptakan serangan yang cukup untuk lawan saya dengan forehand, tapi hari ini saya bisa mengubah arahnya dan mengirimnya dari baseline," lanjut Nadal. (DTC)

8

SCHALKE 04 vs MANC. UNITED

Semifinal Mengejutkan Duel Schalke 04 dan Manchester United ini menjadikan semifinal yang paling mengejutkan di Liga Champions 2011 di laga pertama ini, Rabu (27/4) pukul 02.45 dinihari WIB. Kehadiran MU di semifinal memang menjadi hal yang wajar, tapi hadirnya Schalke yang menjadi lawan MU di semifinal adalah sebuah kejutan musim ini.

LIVE 27 APRIL, 01.45 WIB

Schalke yang sebelumnya dianggap tim kuda hitam berhasil mengalahkan Inter Milan di babak perempatfinal, dengan skor yang mencolok, mereka mengalahkan juara bertahan Inter Milan dengan agregrat 7-3. Fantastis! Sedangkan MU lolos setelah menang dengan agregrat 3-1 atas Chelsea melalui 2 pertandingan

sive untuk mengantisipasi setiap serangan yang dilakukan Schalke yang terkenal dengan sporadis tiba-tiba datang dan menyerang. Tugas berat Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic sebagai palang pintu pertahanan MU, sudah tahu dan mengerti karakter permainan yang akan dilakukan tim dari Jerman itu. Apalagi, dalam pertandingan ini seluruh punggawa MU sudah bias dipastikan akan sipa tampil. Di kubu Schalke 04 yang secara mukjijat mampu menerobos partai semifinal, setelah mengalahkan tim-tim raksasa yang juga diprediksikan akan menjuarai musim ini. Harus menjadikan pertandingan ini yang paling terpenting. Dihadapan pendukungnya sendiri, Raul Gonzales dan kawan-kawan akan berusaha semaksimal mungkin untuk dapat memenangka pertandingan ini, agar dalam laga kedua nantinya bisa lebih santai untuk menjaga pertahanan. Serangan dan taktik bertahan tentunya akan diterapkan dalam laga ini. Terutama tigas berat bagi Schalke untuk menjaga gelandang serang MU yang memiliki kecepatan dan akurasi yang baik dari Nani. Bukan hanya itu saja, Schalke juga akan terus mewaspasi pergerakan Rooney yang setiap saat mengamvam gawang lawannya. Sudah dapat dipastikan pertandingan akan berjalan alot dan menarik. (YON-NET)

yang ketat. Menarik untuk disimak, apakah kejuatan Schalke di Liga Champion musim ini akan terus berlanjut? Apakah tuah Raul Gonzales sebagai salah satu pemain bersejarah di Liga Champions terus berlanjut? Apakah MU akan menjadi korban berikutnya? Menarik untuk disimak dalam RAUL 2 laga semifinal nanti, leg 1 dan leg 2. Namun yang pasti, MU adalah tim GONZALES yang matang dan memiliki track record stabil PERKIRAAN SUSUNAN PEMAI STARTING XI di Liga Champions dalam 10 tahun terakhir. Schalke 04 : Neuer, Sarpei, Papadopoulus, Howedes, Uchida, Seluruh pemain MU Baumjohann, Jurado, Matip, Raul, Edu, Farfan. telah memiliki mental juara ini, tentunya akan Manchester United : Van der Sar, Evra, Vidic, Ferdinand, menerapkan permainan O’Shea, Ji-Sung, Giggs, Carrick, Nani, Hernandez, Rooney. menyerang dan defen-

LIMA PERTANDINGAN TERAKHIR SCHALKE 04 23 Apr 2011 16 Apr 2011 13 Apr 2011 09 Apr 2011 05 Apr 2011

Schalke 04 Werder Bremen Schalke 04 Schalke 04 Inter Milan

0-1 1-1 2-1 1-0 2-5

Kaiserslautern (Bundesliga) Schalke 04 (Bundesliga) Inter Milan (Liga Champions) VfL Wolfsburg (Bundesliga) Schalke 04 (Liga Champions)

LIMA PERTANDINGAN TERAKHIR MANCHESTER United 23 Apr 2011 Manc. United 19 Apr 2011 Newcastle 16 Apr 2011 Manchester City 12 Apr 2011 Manc. United 09 Apr 2011 Manc. United

Sevilla Menang Tipis

Hawks Ungguli Magic 3-1 Atlanta-andalas Atalanta Hawks mengantongi hasil gemilang pada lanjutan laga play-off wilayah timur melawan Orlando Magic. Hakws untuk sementara unggul 31 atas Magic, usai menang 88-85, Senin (25/4). Joe Johnson menjadi bintang kemenangan Hawks dengan mencetak empat lemparan dalam sisa waktu 20 detik. Selain Johnson, Jamal Crawford juga menjadi bintang dengan menjaringkan 25 poin. Atlanta Hawks langsung menggebrak di kuarter pertama dengan menutup kuarter pembuka ini 25-17. Di kuarter kedua Hawks makin tak terkejar dengan memimpin

harian andalas | Hal.

1-0 0-0 1-0 2-1 2-1

Everton (EPL) Manc. United (EPL) Manc. United (FA Cup) Chelsea (Liga Champions) Fulham (EPL)

Villa Dukung Barca Raih Double Winners

Sevilla-andalas Sevilla meraih kemenangan tipis ketika berhadapan Villarreal di kandang sendiri. Meski didominasi tim tamu, Sevilla akhirnya mampu meraih kemenangan 3-2. Laga di Ramon Sanchez Pizjuan ini, Senin (25/4) dinihari WIB, sebenarnya lebih condong ke arah Villarreal jika melihat catatan statistik. Tim tamu memenangi penguasaan bola dengan perbandingan 52:48 dan melepaskan lebih banyak tembakan. Villarreal menorehkan 19 tembakan (7 on target) sepanjang pertandingan. Jumlah tersebut melebihi catatan Sevilla yang hanya 9 tembakan (3 on taerget). Kendati demikian, Sevilla lebih dulu unggul di menit sembilan ketika sepakan kaki kanan Ivan Rakitic mengarah tepat ke pojok atas gawang Villarreal. Alvaro Negredo kemudian memperbesar ke-

unggulan menjadi 2-0 di menit 14lewat sebuah sepakan yang memanfaatkan umpan terobosan Diego Perotti. Villarreal sempat mempertipis ketertinggalan menjadi 1-2 di menit 56. Gol tim berjuluk ' Si Kapal Selam Kuning' ini diciptakan oleh Carlos Marchena usai memanfaatkan umpan dari Jose Manuel Catala. Tapi, Sevilla langsung menjauh lagi enam menit setelah gol Marchena. Kali ini, sundulan Negerdo dilanjutkan Ndri Romaric dengan sebuah tendangan kaki kiri terarah. Diego Lopez

Atletico Jaga Tiket Eropa MADRID-andalas Atletico Madrid terus menjaga tiket main di Eropa tahun depan. Sergio Aguero dkk baru saja mengalahkan Levante 4-1 di Vicente Calderon, Senin (25/4) dini hari WIB. Kemenangan ini, Atletico tetap menempati peringkat enam klasemen sementara La Liga dengan mengumpulkan 49 poin. Hasil ini belum cukup. Los Rojiblancos harus berharap Sevilla minimal meraih hasil imbang

dengan Villarreal. Bermain dihadapan fans sendiri, Atletico tidak mau membuang peluang meraih poin penuh. Hasilnya, tendangan bebas pada menit 18, berhasil merobek gawang Gustavo Munua. Skor 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah.

pun kembali memungut bola dari dalam gawangnya. Giuseppe Rossi akhirnya hanya mampu membuat kedudukan menjadi tipis 2-3 di menit 73. Sampai akhir pertandingan, skor untuk kemenangan Sevilla tersewbut tetap tak berubah, Akibat kekalahan ini, posisi Villarreal tetap belum eranjak dari urutan empat klasemen dengan nilai 57. Sedangkan Sevilla memperbaiki posisi dengan naik ke posisi enam dengan koleksi nilai 49. (DTC)

Tapi Levante tidak pantang menyerah. Buktinya, tim tamu berhasil mendapatkan sebuah tendangan penalti setelah Felipe Caicedo dilanggar oleh Mario Suarez di kotak terlarang. Caicedo dengan tenang mengecoh David de Gea. Skor berubah 1-1. Atletico tampil lebih garang pada babak kedua. Pada menit 50, Aguero berhasil membawa tim tuan rumah kembali memimpin. Tendangan keras pemain asal Argentina itu tidak mampu dibendung Munua. 2-1 Atletico memimpin. Menit 70, giliran tim tuan rumah yang mendapatkan tendangan penalti. Berawal dari diving yang dilakukan Diego Costa. Meski diprotes pemain Levante, namun dengan tenang Aguero mengeksekusi bola. 4-1 tim tuan rumah unggul. (OKZ)

Barcelona-andalas Sukses David Villa mengakhiri packelik gol menambah kepercayaan dirinya jelang duel krusial kontra Real Madrid di semifinal Liga Champions, Kamis (28/4). Ketika banyak pihak fokus pada sukses Lionel Messi menjadi pemain pertama yang mencetak gol ke-50 selama semusim, Villa juga ikut merayakan kemenangan 2-0 Barcelona atas Osasuna akhir pekan kemarin. Bukan sekadar lantaran Barca mempertahankan keunggulan delapan angka atas Real Madrid, tapi juga karena dirinya mencetak gol pertama setelah gagal dalam 11 laga terakhir. Pascakemenangan tersebut, rivalitas kedua tim kembali memanas. Duel El Clasico kembali terjadi di empat besar Liga Champions. Barca akan melakoni laga tandang pertama di Santiago Bernabeu. Madrid diyakini memiliki keuntungan moril usai membekuk Barca di final Copa del Rey, tengah pekan kemarin. Belum lagi kemenangan telak 6-3 atas Valencia, Sabtu (23/4). Kendati demikian, El Guaje -julukan Villa- tetap optimis jelang pertandingan di kompetisi Eropa. “Akan ada pertandingan sangat berbeda di Liga Champuions dan kami sangat yakin dengan diri sendiri,” tegas Villa. “Kami hanya selangkah lagi menuju final dan berharap bisa mencapai ke sana,” lanjutnya, Senin (25/4). (OKZ)

DAVID VILLA

Wenger Siap Disalahkan

ARSENE WENGER

Bolton-andalas Arsene Wenger menolak pendapat yang mengatakan bahwa caranya menangani Arsenal salah. Namun, ia tak mengelak jika disalahkan atas performa turun-naik The Gunners. Kekalahan dari Bolton Wanderers 1-2, Minggu (24/4) malam WIB, membuat peluang Arsenal menjuarai Premier League musim ini nyaris pasti habis. Arsenal kalah karena sebuah sepak pojok yang dilanjutkan dengan sundulan Tamir

Cohen di menit terakhir laga. Kekalahan dari Bolton itu juga membuat Arsenal hanya sekali menang dalam enam pertandingan terakhir di Premier League. Imbasnya, kritikan pun muncul. Wenger dinilai salah melakukan pendekatan terhadap timnya. Terlalu banyak pemain muda, tapi minim pemain bintang, menjadi salah satu kritikan yang kembali diapungkan. manajer asal Prancis itu juga dinilai kelewat memanjakan pemainnya sehingga jadilah Arsenal yang seperti sekarang. Ingat, andai benar-benar gagal menjadi juara musim ini, 'Tim Gudang Peluru' bakal memperpanjang masa tanpa trofi menjadi enam tahun. Tapi, Wenger menolak dikatakan

bahwa dirinya telah salah menangani tim. "Jika Anda bisa membuktikan bahwa prinsip saya salah, maka saya siap mengubahnya. Kebobolan gol dari sepak pojok di menit terakhir tak cukup meyakinkan saya," ujarnya kepada BBC. Sebaliknya, Wenger tetap optimistis jika timnya bakal mendapatkan trofi di masa depan. Hanya saja, ia juga siap disalahkan atas penampilan Arsenal musim ini dan menolak untuk menyalahkan para pemain. "Akan ada (trofi). Anda lihat saja nanti, tak diragukan lagi." "Jika ada seseorang yang patut disalahkan, itu adalah saya. Para pemain telah bermain luar biasa sepanjang musim," tegasnya. (DTC)


OLAH RAGA

Selasa 26 April 2011

harian andalas | Hal.

9

Hasil Drawing Babak 6 Besar LSI U-21

Kresna Bayu Siap Kembali Masuk Pelatnas Semarang-andalas Pejudo nasional asal Jawa Tengah, Kresna Bayu, siap kembali masuk pelatnas yang dipersiapkan tampil pada SEA Games XXVI di Sumatera Selatan dan DKI Jakarta, November 2011. Kresna Bayu ketika dihubungi dari Semarang, Senin, mengatakan demi kepentingan bangsa dan negara, dirinya siap untuk bersaing dengan pejudo lainnya tampil pada kejurnas judo Kartika Cup di Malang, 13-14 Mei 2011. Ajang Kartika Cup ini, menurut peraih medali emas SEA Games 2009 Laos, merupakan ajang seleksi pejudo yang masuk pelatnas Program Indonesia Emas (Prima) untuk SEA Games mendatang. Ia mengatakan, sebenarnya dirinya adalah atlet pelatnas Prima tetapi sempat dikeluarkan karena ketidakcocokan dengan manajemen Pengurus Besar Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PB PJSI). "Sekarang ini saya siap kembali ke pelatnas dan akan menunjukkan bahwa saya masih layak masuk tim nasional," kata putra pelatih judo Jawa Tengah, Amin Pambudi tersebut. Menurut pejudo yang berstatus sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kantor Kementrian Pemuda dan Olahraga di Jakarta tersebut, pada Kartika Cup mendatang dirinya akan turun pada kelas spesialisnya yaitu -100 kilogram. Ketika ditanya soal pesaing beratnya, dia mengatakan, kalau soal lawan beratnya kemungkinan tidak ada, tetapi justru lawan beratnya adalah dirinya sendiri. "Saya harus melawan rasa percaya diri saya sendiri karena program latihan selama ini tidak teratur," kata pejudo yang sudah tiga kali membela Indonesia pada Olimpiade (dimulai pada Olimpiade 1992 Barcelona). Ia menjelaskan, selama berlatih di Sasana Satria Kabupaten Semarang, dirinya hanya berlatih dua hingga tiga kali dalam sehari. (ANT)

Medan-andalas PSMS memiliki motivasi tinggi dalam lawatan ke markas Persitara di Stadion Tugu Jakarta Utara, (26/4) sore ini. Ayam Kinantan bersiap meraih tiga angka untuk mengamankan peluang melaju ke babak delapan besar. Dalam laga yang rencananya akan disiarkan langsung oleh ANTV pukul 15.30 WIB itu, tuan rumah tampaknya akan tinggal diam dan mengalah. Arsitek Laskar si Pitung-julukan PersitaraSyamsul Bahri telah m e n a b u h genderang

diragukan karena dia kena hamstring. Tapi pada latihan terakhir, saya lihat dia sudah bisa main," kata Syamsul. Sementara di pihak PSMS, motivasi masih saja tinggi. Tidak ada masalah main di kandang lawan. Suharto selaku orang yang bertanggung jawab di balik strategi PSMS tampaknya tidak akan mengubah formasi. Skuad yang diturunkan di tiga kemenangan kandang masih akan menghiasi line up. Pola yang akan dimainkan juga tak banyak berubah. Di bawah mistar gawang Andy Setiawan tampaknya masih akan jadi pilihan utama. Di belakang ada Novi dan Vagner Luis yang ditopang Rahmat dan Ari. Sedangkan di lini tengah nama seperti Affan Lubis,

Donny Siregar Faisal dan Alfian juga tampaknya belum tergantikan. Di depan, Gaston masih mungkin berduet dengan Mahadi Rais atau Rinaldo. "Kita bersyukur semua pemain bisa turun. Semoga tidak ada hambatan dan kita bisa meraih kemenangan di kandang lawan. Kami harapkan doa dan dukungan masyarakat Medan," harap Suharto. Kalau PSMS bisa menang maka jalan ke delapan besar akan semakin dekat. Apalagi pesaing terdekat, Persipasi tidak dapat angka dari lawatan ke Persih dan Persires. "Hanya butuh empat angka maka kita akan aman. Semoga kita bisa mewujudkannya," harap Benny Tomasoa, Asisten Manajer PSMS.(YON)

perang. Dihubungi kemarin pagi, Syamsul menyatakan kesiapannya membalas dendam kepada PSMS. Ya, Persitara memang sempat ditundukkan PSMS di kandang sendiri pada putaran pertama lalu. " Kami akan menuntut balas. Kami punya kesempatan karena akan bermain di kandang sendiri. Tidak ada istilah mengalah sebelum bertanding. Kami akan membuat PSMS kesulitan," beber Syamsul. Tapi, langkah Persitara tampaknya juga tak akan mudah. Pasalnya nyaris seluruh pemain inti mereka bakal absen lantaran akumulasi kartu. Salah satunya adalah Imran Nahumaruri. Keunggulan tuan rumah adalah tiga pemain asingnya tidak ada yang absen. " Beberapa pemain inti memang bakal absen karena kartu. Tapi pemain asing semua bisa turun, kecuali Pepito yang masih sedikit

Jakarta-andalas Akhirnya babak penyisihan kompetisi LSI U-21 2010/2011 telah berakhir. Enam tim kuat berisi para talenta muda akan diselenggarakan di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. Keenam tim yang lolos adalah Pelita Jaya Karawang, Semen Padang, Persib Bandung, Persela Lamongan, Persisam Samarinda, dan Persiwa Wamena. Persib sendiri merupakan juara bertahan musim kompetisi 2009/2010 lalu. Drawing babak enam besar disertai konferensi pers dilakukan di kantor Badan Liga Indonesia, Kuningan, Jakarta. Hal ini dikarenakan PT. Liga Indonesia sebagai penyelenggara kompetisi untuk para bibit unggul sepakbola Indonesia ini. Kompetisi ini sendiri akan memperebutkan hadiah utama sebesar 150 juta rupiah untuk juara pertama. Bagi runner up berhak memperoleh 75 juta rupiah dan 50 juta rupiah untuk juara ketiga. "Kami mengapresiasi performa baik para pemain sehingga untuk pemain terbaik dan top skor akan mendapat 12,5 juta rupiah," tutur panitia penyelenggara kepada wartawan, Senin (25/4). Adapun Persib Bandung dan Pelita Jaya Karawang menjadi tim yang selalu lolos babak 6 besar sejak kompetisi pertama kali digulirkan. Hal ini menjadi kedua tim ini unggulan kuat untuk memenangkan gelar juara musim ini (OKZ)

JADWAL PERTANDINGAN GRUP A Selasa 26/4: 15.30 WIB PERSIB VS PERSELA Kamis 28/4: 19.00 WIB PERSELA VS PERSISAM Sabtu 30/4: 15.30 WIB PERSISAM VS PERSIB

JADWAL PERTANDINGAN GRUP B Selasa 26/4: 19.00 WIB SEMEN PADANG VS PERSIWA Kamis 28/4: 15.30 WIB PERSIWA VS PELITA JAYA Sabtu 30/4: 19.00 WIB PELITA JAYA VS SEMEN PADANG

Musorprov KONI Sumut Digelar di Medan

Klub Profesional Harus Bebas APBD Jakarta-andalas Nasib kompetisi sepakbola di Indonesia benar-benar sangat bergantung dengan sumber dana dari negara. Upaya-upaya untuk membuat industri sepakbola yang lebih mandiri dan profesional pun menemui banyak kendala besar. Beberapa klub sudah menjajal untuk melepaskan diri dari bana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Arema Indonesia adalah yang pertama mengklaim sebagai klub profesional dengan melepaskan diri dari APBD. Tapi, apa lacur, kondisi keuangan juara bertahan Liga Super Indonesia tersebut di musim ini morat-marit. Ini berimbas kepada pembayaran gaji pemain yang sering terlambat dan tentu saja berefek dengan permainan di lapangan. Melihat fenomena ini, Bernhard Limbong tetap menyatakan bahwa sebuah klub profesional harus bisa mengelola keuangan serta kebutuhan lainnya sendiri. Limbong menginginkan kedepannya, industri sepakbola nasional bisa hidup tanpa harus memakan uang negara. "Musim 2012 tidak ada APBD buat klub sepakbola. Untuk tingkat professional memang harus demikian bila ingin persepakbolaan termasuk kompetisi bisa maju dan berkembang," jelas Limbong dalam pertemuannya dengan wartawan di Jakarta, Senin (25/4). (OKZ)

Belum Ada Calon Ketum Mendaftar Medan-andalas Musyawarah Olahraga Provinsi Komite Olahraga Nasional Indonesia Sumatera Utara (Musorprov KONI Sumut) ditetapkan digelar di Medan tepatnya Hotel Emerald Garden mulai 6 hingga 8 Mei 2011. Ketua Panitia Musorprov Drs Chairul Azmi Hutasuhut MPd ketka ditemui di Sekretariat KONI Sumut Jalan Pancing (Williem Iskandar) Medan Estate, Senin (25/4) membenarkan, semula pihaknya memang berencana menggelar musyawarah tertinggi olahraga Sumut ini di Berastagi. Namun rencana ini terkendala faktor akomodasi, karena setelah disurvey, pada tanggal yang sama, kamar hotel-hotel di Berastagi juga banyak yang telah dibooking. Dengan kata lain, untuk 6 hingga 8 Mei 2011, tidak ada hotel di Berastagi yang mampu menyediakan jumlah kamar seperti diingikan panitia," jelas Chairul. Berkenaan hal tersebut tambahnya, pihaknya membatalkan rencana pelaksanaan Musorprov di Berastagi, dan menetapkan digelar di Medan tepatnya di Hotel

Emerald Garden. Chairul yang juga Pembantu Rektor (PR) II Universitas Negeri Medan ini membenarkan, seluruh peserta Musorprov (perwakilan Pengprov dan Badan Fungsionaris serta KONI Kota Kabupaten), tetap ditanggung biaya akomodasinya. Penetapan tempat pelaksanaan Musorprov ini telah diinformasi kankepada seluruh peserta, baik Pengprob/Badan Fungsionaris maupun KONI Kota Kabupten. Belum Ada Mendaftar Secara terpisah, Ketua Tim Penjaringan Prof Irianto ketika dikomfirmasi menjelaskan, hingga Senin kemarin belum ada bakal calon (balon) yang mendaftar untuk dicalonkan pada Musorprov KONI Sumut. Namun, kata Prof Irianto usai rapat tim penjaringan bersama Sekretaris Mesnan M Kes dan anggota Drs Zulhifzi Lubis, Edi Sibarani dan SR Hamonangan Panggabean, pihaknya telah menerima 47 surat dukungan dari Pengprov dan Badan Fungsionaris maupun KONI Kota Kabu-

patenya yang seluruhnya memberi dukungan kepada H Gus Irawan SE Ak MM. "Semua surat dukungan saat ini ada pada kami, dan kami kini sedang mengecek keabsahannya," kata Irianto seraya menyebutkan, surat dukungan tersebut 26 dari Pengprov/Badan Fungsionaris dan 21 dari KONI Kota Kabupaten. Dikatakan, sesuai ketentuan yang telah ditetapkan, pihaknya masih membuka masa pengembalian surat dukungan dan pendaftaran calon ketua umum hingga Jumat 29 April pukul 16.00 WIB. "Setelah masa pendaftaran ditutup, kami akan memberi penjelasan atau pengumuman secara resmi kepada publik melalui media massa, baik mengenai total surat dukungan yang masuk maupun tentang jumlah calon ketua umum yang mendaftarkan diri," jelas Irianto. Sesuai ketentuan yang telah disepakati, setiap Pengprov / Badan Fungsionaris maupun KONI Kota Kabupaten yang belum habis masa bhaktinya, boleh memberi dukungan kepada satu bakal calon (balon) ketua umum. Dan bagi "balon" ketua umum, baru bisa mendaftarkan diri menjadi calon ketua umum apabila minimalmengantongi surat dukungan dari 15 pengprov /badan fungsionaris maupun KONI Kota Kabupaten. (YON)

Warga Medan Area Perjuangkan Lapangan Barasokai MASYARAKAT Kecamatan Medan Area dan sekitarnya bertekad akan berjuang matimatian untuk menjadikan Lapangan Barasokai yang terletak di Jalan Rahmadsyah (Japaris-red), Kelurahan Kotamatsum I, Kecamatan Medan Area, untuk tetap sebagai fasilitas umum, yang selama ini digunakan masyarakat maupun pihak pemerintah melaksanakan berbagai kegiatan olahraga, seni, dan budaya. Kebulatan tekad ini terungkap saat digelar pertemuan akbar Forum Masyarakat Peduli Barasokai Bersatu (FMPBB) dengan unsur Muspika Medan Area, tokoh masyarakat setempat, tokoh agama, tokoh pemuda dan segenap elemen masyarakat Medan Area dan sekitarnya, Jumat (22/4) kemarin di gedung serbaguna Kelurahan Kotamatsum I. Hadir dalam pertemuan itu Camat Medan Area, sejumlah

Dewan Pembina FMBB seperti Farianda Putra Sinik, SE, H Ridho Williem yang juga mantan Lurah Kotamatsum I Hj Neng Zaenab, Darwin Hamonangan Lubis, Tajuddin Nur, Rizaldi Mavi, dan lainnya. Ketua FMPBB Rizaldi Tanjung kepada wartawan mengungkapkan bahwa upaya yang dilakukan pihaknya serta masyarakat Medan Area, semata-mata demi kepentingan umum masyarakat, dalam memanfaatkan dan melakukan aktifitas di lapangan tersebut, yang selama ini memang dikenal masyarakat sebagai fasilitas umum. " Segenap elemen masyarakat Medan Area khususnya dan Kota Medan umumnya, sudah menganggap lapangan Barasokai ini sebagai fasilitas umum," ujar Rizaldi didampingi pengurus FMPBB seperti Hasan Saleh, Amrisyah, Rifki Warisan, Hadi Syahputra, Suyono, Nur Azwarsyah, M Hidayat.

Dalam pertemuan itu, lanjut Rizaldi yang akrab disapa Ujang, segenap elemen masyarakat Medan Area sekitarnya satu suara untuk mengupayakan semaksimal mungkin agar lapangan tersebut tetap menjadi fasilitas umum, sehingga dapat digunakan seluruh masyarakat dengan berbagai akfititasnya. "Apalagi saat ini kita sangat menyayangkan semakin minimnya lapangan di Kota Medan, yang dapat digunakan masyarakat untuk beraktifitas seperti sarana olahraga, seni dan budaya. Makanya sangat ironis jika lapangan Barasokai ini juga akan 'dihilangkan' dan diganti dengan bangunan milik individu tertentu," ujar Ujang. Untuk itu, pihaknya sangat berharap Wali Kota Medan Rahudman Harahap bersikap arif dan bijaksana menyikapi persoalan ini. "Artinya, kita berharap Pemko Medan mencari jalan agar lapangan tersebut menjadi milik Pemko Medan, misalnya dengan cara

melakukan ganti rugi," tegasnya. Ujang juga berharap DPRD Medan menyerap dan merealisasikan aspirasi masyarakat tersebut. "Apalagi saat ini kita mendengar ada Pansus (Panitia Khusus) Aset DPRD Medan, yang tengah melakukan pendataan aset Pemko. Kita berharap lapangan ini juga dimasukan menjadi salah satu agenda pembahasan," ujarnya. Lurah Kotamatsum I, Kecamatan Medan Area di tahun 1980-1989, H Ridho Williem dengan tegas mengatakan lapangan Barasokai tersebut milik Pemerintah Kota Medan. Ini dibuktikan pada saat pembangunan kantor lurah melalui izin Wali Kota Medan saat itu, AS Rangkuti, dan berdasarkan surat-surat yang ada di Pemko Medan. " Memang pada saat itu banyak orang yang mengakungaku kalau lapangan Barasokai miliknya dan akan membangun sebuah rumah sakit. Namun

saya tidak begitu saja yakin dengan pengakuan tersebut. Dan saya pernah bertanya pada Wali Kota saat itu AS Rangkuti, dan beliau mengatakan lapangan Barasokai adalah milik Pemko Medan," katanya. Menurut dia, penegasan tersebut juga diperkuat dengan surat Direktorat Jenderal Agraria tertanggal 8 April 1980, ditujukan kepada Gubernur Sumatera Utara melalui Direktorat Agraria Pemprovsu tentang Hak Guna Bangunan (GBU) No I Kota Matsum II terletak di Jalan Rahmadsyah Medan. Isi surat tersebut menjelaskan tentang surat Gubernur Sumut No DA/III/ 7786/1980, yang menolak permohonan perpanjangan HGB No I. "Dan surat tersebut intinya mengembalikan fungsi dari lapangan untuk digunakan sebagai lapangan terbuka tempat sarana olahraga anakanak dan masyarakat, serta sebagai tempat ibadah sholat Ied bagi kaum muslim," jelasnya. (BEN)

Nirwan Legowo,Agum Berterimakasih Jakarta-andalas Nirwan Dermawan Bakrie, yang sudah tak lagi bisa masuk bursa pencalonan ketua umum, menemui Ketua Komite Normalisasi (KN) Agum Gumelar. Di sana Nirwan dan Agum saling melontarkan ucapan terima kasih. Nama Nirwan merupakan satu dari empat nama yang dulu tidak lolos dari Komisi Banding Tjipta Lesmana. Keputusan itu sendiri sudah ditegaskan FIFA, membuat Nirwan dan tiga nama lain bukan hanya tidak bisa masuk ke bursa pencalonan ketua umum dan wakil ketua umum tapi juga anggota Exco. Keputusan FIFA itu sendiri diterima Nirwan, yang sebelumnya menjabat sebagai waketum PSSI, dengan lapang dada. Ia bahkan mengucapkan terima kasih kepada Agum yang sudah berusaha memperjuangkan nasibnya saat menyambangi markas FIFA pekan lalu. "Saya inisiatif datang sendiri ke sini, untuk bilang terima kasih kepada bapak Agum karena telah memperjuangkan nasib saya dan kawan lain ke FIFA untuk bisa mencalonkan diri lagi," ujar Nirwan yang bersama Agum menggelar konperensi pers di Kantor PSSI, di Kompleks GBK, Senayan, Senin (25/4). "Saya tidak merasa sakit hati dan sudah legowo akan keputusan FIFA. Masih banyak yang bisa memegang PSSI. Kami mensupport siapa saja yang terpilih nanti dan kami akan tetap menghormati keputusan FIFA," lanjutnya. Jika pun pada periode berikutnya tak lagi berkecimpung di kepengurusan PSSI, Nirwan menegaskan bakal tetap memberikan uluran tangan. "Sepakbola bagian dari hidup saya sejak lama. Siapa pun ketua umumnya saya akan terus membantu dari dalam dan luar karena sepakbola adalah sebuah kebanggaan," tegas Nirwan. (ANT)


Selasa

EKONOMI-BISNIS

26 April 2011

Harga Cabai Naik Turun Medan-andalas Harga cabai, kini mendekati titik terendahnya setelah beberapa bulan yang lalu jelang perayaan hari-hari besar Rp 60.000 per kg. Saat ini harga cabai di pasaran sempat turun dengan harga Rp 8000 per kg kini naik kembali, Senin (25/ 4) menjadi Rp 10.000 per kg. Di Pasar Tradisional Pusat Pasar Medan, pasaran untuk kebutuhan dapur normal, ada yang naik dan ada yang turun, tetapi kenaikan yang terjadi tidak membuat ibu rumah tangga kelabakan seperti jelang harihari besar. Salah seorang pedagang, Rosma (46) mengaku penjualan cabainya saat ini lumayan meningkat terlihat dari stok cabai yang ia punya banyak. “Kita nggak bisa pastikan, sekarang ini lagi turun bisa saja naik lagi dia, mau juga lebih turun lagi harganya tergantung sama kiriman dari daerah,” ujarnya. Sedangkan untuk kebutuhan dapur yang lain seperti bawang merah yang sempat beberapa hari lalu Rp 12.000 per kg, kini naik menjadi Rp 14.000 per kg, kenaikan juga sama dialami oleh cabai rawit yang biasa Rp 12.000 per kg kini naik juga menjadi Rp 14.000 per kg. Berbeda dengan tomat untuk harga bervariasi mulai dari Rp 3500 per kg sampai Rp 5000 per kg tergantung dari besar kecilnya ukuran buah tomatnya. (IKA)

Pemerintah Investasi Rp 20 T

Kembangkan Pertanian di Aceh Banda Aceh-andalas Pemerintah pusat akan menginvestasikan Rp 20 triliun guna membangun berbagai fasiltas pertanian, serta menjadikan Aceh pusat riset terbesar bidang pertanian sebagai upaya mempercepat proses Propinsi Aceh sebagai lumbung pangan Nasional. Selain itu mengaktifkan kembali seluruh areal pertanian di Aceh seluas 700.000 hektar dengan asumsi produksi gabah mencapai 2 juta ton pertahun. Untuk itu pemerintah pusat menjadikan Aceh propinsi ke-5 yang masuk dalam Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) setelah sebelumnya hanya 4 propinsi di koridor Sumatera yaitu Sumatera Utara, Palembang, Riau serta kepulauan Riau. Hal itu dikemukakan Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar, Minggu (24/4) malam di rumah Dinas Wagub di Banda Aceh. Menurut Muhammad Nazar, sebelumnya Aceh tidak masuk dalam koridor ekonomi Indonesia kawasan Sumatera, Aceh. Bahkan, dimasukan ke kawasan Sumut, sebab seluruh hasil pertanian dari Aceh biasanya menggunakan fasilitas teknologi pertanian yang ada di Sumut. Termasuk produksi beras karena hingga saat ini Aceh belum memiliki fasilitas pendukung dalam pengembangan sektor industri pertanian. Sehingga, dengan adanya investasi dari BUMN dan pemerintah pusat untuk Aceh sebesar 20 triliun rupiah hingga tahun 2015, diharapkan sektor pertanian akan lebih mandiri di Aceh. “Itu komitmen pemerintah pusat dalam rapat MP3EI di Jakarta Minggu lalu yang dibuka oleh Presiden dan dihadiri Menteri Ekonomi serta Pemerintah propinsi dari seluruh Indonesia,” katanya. Muhammad Nazar juga mengatakan, guna mempercepat pertumbuhan sektor pertanian dirinya telah ditunjuk sebagai Ketua Ketahanan Pangan Propinsi Aceh, dan dalam waktu dekat ini dirinya akan segera mengadakan rapat dengan seluruh Bupati, dinas teknis dan juga stakeholder lainnya di Aceh serta juga melibatkan para pengusaha yang fokus pada bidang pertanian. Selain itu juga, kata wagub, fokus riset pertanian akan melibatkan Fakultas Pertanian dari Unsyiah dan Universitas lainnya yang ada di Aceh guna melakukan berbagai riset pengembangan pertanian, dalam meretas bibit unggul seperti yang dilakukan pada masa pemerintahan Profesor Ibrahim Hasan era tahun 1984 yang membawa harum nama pertanian di Aceh dengan mengalami surplus gabah mencapai 800 ribu ton pertahun. (AZH)

harian andalas | Hal.

Manjakan Pelanggan

MAS Tawarkan Harga Menarik Lebih dari 30 Negara Medan-andalas Kabar gembira bagi warga Kota Medan dan kota-kota besar lainnya di Sumatera Utara, khususnya para pelanggan yang akan mempersiapkan liburan tujuan negaranegara Asean, termasuk Eropa, India, China, dan Selandia Baru, Malaysia Airlines (MAS) memberikan penawaran menarik di lebih dari 30 destinasi. Promosi besar-besaran yang dilakukan maskapai Malaysia Airlines yang dikenal dengan “Global Deals, Dream Getaway” tersebut mulai diberlakukan 25 April-24 Mei 2011 (untuk periode pemesanan) dan untuk periode perjalanannya dimulai 25 April 2011 sampai 31 Maret 2012. District Manager Malaysia Airlines Medan Foo Ie Nee dalam siaran persnya, Senin (25/ 4) di kantornya Jalan Imam Bonjol Medan mengemukakan, promosi kali ini pihaknya memberikan harga diskon hingga 80 persen dari harga normal. Promosi tersebut berlaku untuk semua perjalanan, baik di kelas bisnis maupun di kelas ekonomi. Ini juga merupakan kesempatan yang baik untuk para pelanggan, dalam mempersiapkan liburan dengan harga yang menarik, sekaligus menikmati keramahtamahan Malaysia. Foo menambahkan, untuk para penumpang kelas bisnis bisa mendapatkan harga mulai dari USD 30 ke Kuala Lumpur, USD 202 ke wilayah Asean seperti Hanoi, Ho Chi Min City, Manila, Yangon, Phnom Penh, Siam Reap, Bangkok dan Phuket. USD 417 ke Asia Selatan seperti Delhi, Mumbai, Banga-

Maret

Aktifitas Ekspor CPO Merosot

andalas/andalas/asril tanjung

HARGA MENARIK - District Manager Malaysia Airlines Medan Foo Ie Nee (kanan) diabadikan bersama Muhammad Dahlan dengan latar belakang spanduk bertuliskan harga menarik. lore, Dhaka dan Hyderabad, USD 417 ke wilayah Orient seperti Hongkong, Beijing, Shanghai, Guangzhou, Xiamen dan Seoul. USD 417 ke Australia dan Selandia Baru antara lain Sydney, Melbourne, Brisbane dan Auckland dan check juga harga ke Eropa USD 955 ke London, Paris, Amsterdam, Frankfurt dan Roma. “Bagi yang ingin melakukan perjalanan di kelas ekonomi, bisa mendapatkan harga tujuan Kuala Lumpur mulai dari USD 2 dan USD 19 ke destinasi Asean seperti Hanoi, Ho Chi Min City, Manila, Yangon, Phnom Penh, Siam Reap, Bangkok dan Phuket. USD 94 ke Asia Selatan seperti Delhi, Mumbai, Bangalore, Dhaka dan Hyderabad,” ujar Foo yang juga didampingi Muhammad Dahlan Sales Representative. Di bagian lain, Foo menjelaskan, USD 94 juga ke wilayah Orient seperti Hongkong, Beijing, Shanghai, Guangzhou, Xiamen

dan Seoul. USD 148 ke Australia dan Selandia Baru seperti Sydney, Melbourne, Brisbane dan Aucland. Dapatkan juga harga tujuan Asia Utara seperti Tokyo dan Osaka USD 94. “Penawaran tersebut juga telah didistribusikan di beberapa chanel Malaysia Airlines, antara lain di website www.malaysiaairlines.com, kantor penjualan tiket Malaysia Airlines Medan, dan di agen-agen perjalanan yang ditunjuk,” tambah Foo. Disebabkan periode perjalanan yang cukup panjang sampai Maret 2012, ini adalah saat yang tepat untuk mempersiapkan rencana liburan anda jauh hari sebelumnya. Harga tersebut untuk sekali jalan, baik kelas ekonomi maupun kelas bisnis. Harga tidak termasuk fuel surcharge, asuransi, biaya administrasi dan airport tax. “Harga promosi tersebut tidak berlaku pada musim penuh dan berdasarkan tempat duduk yang tersedia,” papar Foo. (RIL)

Medan-andalas Pajak ekspor atau Bea Keluar (BK) produk minyak sawit mentah (CPO) sebesar 25% pada Maret 2011 diketahui telah memukul aktivitas ekspor komoditas andal Sumatera Utara (Sumut) melalui Pelabuhan Belawan. Asisten Manager Hukum dan Humas Pelindo I Cabang Belawan M Azmi Jauhari didampingi stafnya Rica Agnas Girsang mengatakan, bulan Februari 2011 atau bulan pertama BK sebesar 25% diterapkan terhadap CPO, ekspor komoditas ini hanya turun sekitar 19,21%, yakni dari 223.515 ton selama Januari menjadi 180.576 ton. Namun, ketika memasuki bulan kedua atau Maret, aktivitas ekspor CPO Sumut yang dikapalkan melalui terminal curah cair Pelabuhan Belawan semakin terpuruk. Selama Maret 2010 aktivitas ekspornya 185.002 ton sementara periode serupa 2011 hanya 92.268 ton atau merosot hingga 50,12%. “Biasanya selama ini ekspor CPO pada bulan Maret selalu berada di atas bulan Februari,” katanya, seraya menambahkan tahun ini, hal itu menjadi kebalikannya dan menjadi bukti bahwa dampak BK progresif sangat memukul ekspor CPO Sumut melalui Pelabuhan Belawan. “Selama bulan Februari 2011 aktivitas ekspor CPO Sumut yang dikapalkan melalui Pelabuhan Belawan mencapai 180.576 ton. Sementara Maret jumlahnya hanya 92.268 ton atau anjlok sekitar 48,90%,” ucapnya. Terpisah, Kepala Statistik Produksi BPS Sumut, Erwin Said mengatakan, nilai ekspor ke Jepang untuk periode Ja-

B

erawal dari cobacoba untuk membuat miniatur sebuah kapal layar, Darwis (58) warga Jalan Jala X Lingkungan XIV, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, mencoba tantangan baru sebagai pengrajin. Dengan perjalanan yang

nuari-Februari 2011 sebesar US$ 7,160 juta, India sebesar US$ 156,884 juta, China sebesar US$ 18,223 juta dan Malaysia sebesar US$ 47,866 juta serta Afrika Selatan US$ 40,198 juta. “Lemak dan minyak hewan/nabati masih menjadi unggulan Sumut. Untuk negara, permintaannya masih berasal dari Jepang, India, China dan lainnya,” ucapnya, Senin (25/4) di Medan. Sedangkan permintaan pasar luar negeri untuk komoditas buah-buahan asal Sumatera Utara (Sumut) mengalami lonjakan sekitar 23,16% pada periode Januari hingga Februari 2011, dibanding tahun lalu diperiode yang sama. Ekspor buah-buahan kata dia mencapai nilai US$16.562 juta pada periode Januari hingga Februari 2011 atau naik dari tahun lalu dengan nilai US$ 13.448 juta. Pengiriman terbesar ke negara Rusia dengan nilai US$1 149 juta dan volume 518 ton dari sebelumnya US$58 juta dan volume 65 ton. “Permintaan buah juga banyak dari Brazil dengan nilai US$639 juta dengan volume 327 ton atau naik dari sebelumnya US$ 226 juta dan volume 254 ton,” ucapnya. Untuk impor buah-buahan ke Sumut pada periode tersebut tahun 2011 ini mencapai US$ 10.146 juta dan mengalami kenaikan 133,46% dari tahun lalu dengan nilai US$ 4.346 juta. Negara asal impor masih mendominasi China dengan nilai US$ 7.514 juta dan volume 9.318 ton. Impor buah dari China mengalami kenaikan 122,24% dibandingkan periode yang sama ditahun lalu yakni dengan nilai US$ 3.381 juta dan volume 4.131 ton. (SIONG)

Rp 1,031 T Realisasi Pendapatan Sumut Triwulan I Medan-andalas Pendapatan daerah Propinsi Sumatera Utara (Sumut) pada triwulan I tahun 2011, tercatat sebesar Rp 1,031 triliun atau 23,02%. Sayang, jumlah ini masih belum mencapai target 25% dari Rp 4,480 triliun target pendapatan tahun 2011. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pendapatan Propinsi Sumut Sjafaruddin pada rapat dengar pendapat dengan Komisi C DPRD Sumut di Gedung Dewan, Senin (25/4). Rapat itu dipimpin Wakil Ketua Mustofawiyah dihadiri hampir seluruh anggota komisi. Sjafaruddin merinci, pendapatan dari penerimaan jenis Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 680,337 miliar, yang terdirid dari pajak daerah Rp 638,324 miliar, retribusi daerah Rp 5,310 miliar, hasil perusahaan milik daerah Rp 5,482 miliar dan dari lain-lain PAD yang sah Rp 30,886 miliar. Dari penerimaan jenis Dana Perimbangan, lanjut Sjafaruddin, tercatat sebesar Rp 349,864 miliar, yang terdiri dari bagi hasil pajak Rp 32,240 miliar, bagi hasil bukan pajak Rp 1,335 miliar dan dari dana alokasi umum (DAU) Rp 316,289 miliar. "Sementara dari jenis penerimaan Lain-lain

pendapatan daerah yang sah, baru hanya dari sumbangan pihak ketiga sebesar Rp 1,494 miliar yang diterima," jelasnya. Pajak daerah di 2011, ditargetkan menjadi Rp 2,889 triliun atau meningkat Rp 618 miliar dari realisasi 2010 sebesar Rp 2,271 miliar. Antara lain, jelasnya, Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang terealisasi Rp 218,013 miliar di triwulan I, ditarget terealisasi Rp 971,799 miliar hingga akhir tahun. Sementara Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) (Rp 289,486 miliar) ditarget menjadi Rp 1,207 miliar, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) (Rp 125,993 miliar) ditarget menjadi Rp 697,500 miliar dan Air Permukaan Umum (APU) (Rp 4,832 miliar) ditarget menjadi Rp 12,6 miliar. Sjafaruddin mengatakan, pendapatan daerah dari pajak daerah masih menjadi primadona. Dia mengakui kontribusi dari pajak daerah belum sesuai target yang diharapkan 25%. Namun di triwulan berikutnya, lanjutnya, pendapatan daerah dari pajak daerah akan meningkat. Pasalnya, peraturan daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2011 tentang Pajak

Daerah akan berlaku efektif sejak 1 Mei 2011. Sebagaimana dengan pemberlakuannya nanti, Pajak Daerah yang semula ditargetkan Rp 2,889 triliun di tahun 2011, berubah menjadi Rp 2,981 triliun atau meningkat Rp 91,664 miliar. Perinciannya, PKB dari target Rp 971,799 miliar, menjadi 1,027 triliun atau meningkat Rp 45,597 miliar, BBNKB dari target Rp 1,207 triliun menjadi 1,447 triliun atau meningjkat Rp 239,592 miliar dan PBBKB dari target Rp 697,500 miliar menjadi Rp 503,974 miliar atau menurun Rp 193,525 miliar. Sedangkan Pajak APU tetap yaitu Rp 12,6 miliar. "Jadi prediksi penerimaan adalah sebesar perubahan target itu. Untuk itu, kami mohon dukungan dari para wakil rakyat yang terhormat," ujar Sjafaruddin yang pada kesempatan rapat itu didampingi para kepala bidang dan staf. Selain pajak daerah, pendapatan daerah, lanjut Sjafaruddin, juga diandalkan dari dana perimbangan. Tahun 2011, dana perimbangan ditargetkan Rp 1,271 triliun atau meningkat Rp 23,339 miliar dari realisasi tahun 2010 sebesar Rp 1,247 triliun.

Darwis dan Miniatur Kapalnya BERBICARA masalah bahari, tentu tidak terlepas dari alat transportasi laut yang disebut dengan perahu atau kapal. Indonesia merupakan negara yang amat kaya akan budaya dan seni. Salah satu diantaranya yaitu seni kerajinan tangan. Kerajinan tangan di Indonesia pun banyak sekali, salah satunya yaitu miniatur kapal yang begitu indah.

10

cukup panjang Darwis mengawali karirnya yang dahulunya ia seorang nelayan dan terinspirasi dari orang tuanya yang seorang nelayan juga. “Waktu dulu penghasilan pas-pasan, tidak ada perubahan, kalau begini terus sampai tua aku ya nelayan terus. Begitulah kira-kira sambil berpikir saat saya melaut banyak sekali sampah bambu yang mengotori sungai Deli. Sehingga, nggak ada salahnya jika bambu tersebut aku manfaatkan untuk membuat sebuah miniatur kapal layar,” ungkap Darwis bercerita. Lambat laun secara otodidak ia pun belajar tanpa berguru dan hasil karya seninya yang pertama ditawar orang seharga Rp 50.000,- dengan keadaan belum sempurna. “Belum siap saja sudah ditawar, bagaimana kalau miniatur kapal ini disempurnakan, jadi saya tolak tawaran itu untuk aku jadikan contoh awal membuat miniatur kapal-kapal yang lain,” Ujar Darwis dengan satu cucu ini. Dengan bahan dasar bam-

boo, Darwis merasa tidak kesulitan untuk membuat miniatur perahu layarnya. Hasil karya seninya banyak dikenal orang dan tidak lokal dari Medan saja pelanggannya pun sudah sampai luar kota, bahkan negara tetangga. “Yang sudah tau bisa langsung datang ke kios saya untuk memesan atau langsung beli, pernah juga kita kontrak dengan Malaysia, tetapi tidak memenuhi target jadi tidak diteruskan. Selain itu saya ada juga pasarkan ke Carefour ya begitu juga karena tidak sesuai dan menurut saya itu bersifat kapitalis, jadi saya hentikan,” kata Darwis bapak dua anak itu. Tidak saja merasa puas dan bangga dengan hasil karya seninya, Darwis pun terus belajar dengan dan dari masukan teman dan orang-orang di sekelilingnya. Bahkan, dirinya juga pernah menyinggahi berbagai kota seperti Sumatera Barat, Dumai, Riau, Pekan Baru, dan Indragiri Hulu untuk memperluas pemasaran hasil karyanya. Dari beberapa kota yang

Antara lain sebutnya, Bagi Hasil Pajak yang terealisasi Rp 32,240 miliar di triwulan I, ditarget terealisasi Rp 338,977 miliar hingga akhir tahun. Bagi Hasil Bukan Pajak (Rp 1,335 miliar) ditarget menjadi Rp 8,454 miliar dan Dana Alokasi Umum (DAU) (Rp 316,289 miliar) ditarget menjadi Rp 894,556 miliar. Komisi C DPRD Sumut, kata Wakil Ketua Mustofawiyah, mengharapkan pendapatan daerah di sepanjang tahun 2011 bisa terealisasi sesuai target. Bahkan pihaknya mengharapkan agar digenjot hingga bisa melebihi jumlah yang ditargetkan. "Kami berharap ini menjadi perhatian serius Dinas Pendapatan, agar semakin banyak anggaran untuk pembangunan," sebutnya. Dia juga mengharapkan dilakukannya sosialisasi menyeluruh soal Perda Nomor 1 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah yang akan berlaku efektif per 1 Mei 2011. "Seperti yang Bapak sebutkan tadi bahwa akan ada peningkatan pendapatan daerah atas diberlakukannya nanti Perda Nomor 1 ini, oleh karena itu kami harapkan sosialisasi gencar dilakukan dan pada praktiknya nanti, kami minta dipungut semaksimal mungkin,"jelasnya. (UJ)

KERAJINAN KKAP AP AL - Darwis, APAL perajin miniatur kapal. pernah disinggahinya, Kota Padang merupakan kota yang sangat antusias menghargai sebuah hasil karya seni. Begitu juga di Medan, berbagai pameran dan dirinya juga pernah di minta memberikan pelatihan di berbagai seminar. “Baru-baru ini saya ikut pameran di PRSU dan kerajinan seni saya ini, alhamdulillah banyak di minati,” ujar Darwis yang suka membaca buku sejarah dan suka menonton film kolosal. Sehingga, dalam pameran tersebut ia pun mendapat apresiasi yang baik oleh salah seorang pejabat dan ingin membantu dari segi modal. “Jangan memberi harapan kalau kita pemimpin berkatalah sebagai seorang pemimpin, jangan berikan kata bohong pada bawahan kita. Kapan sih Medan kita ini mau jadi metropolis yang kita inginkan kalau pemimpinnya masih begitu?,” ujarnya kesal. Dalam sebulan, Darwis mampu mengerjakan dua puluh buah perahu layar untuk ukuran yang sedang, banyak

ukuran jenis dan ingkat kesullitan harga mulai di bandrol dari Rp 150.000 sampai Rp 250.000. Bahkan, ada juga harganya yang sampai Rp 650.000 per kapal. Terlalu banyak bentuk dan jenis yang telah dibuatnya, diantaranya adalah miniatur kapal layar Thailand, China, Melayu, serta miniatur kapal Feri, yang sering dilihatnya saat masih sebagai nelayan. Berbeda dengan kota lain, Drwis mengatakan daya beli dan antusias masyarakat yang sangat kuat ada di kota lain. “Saya sesalkan kepada pemerintah karena jiwa pemimpinnya tidak ada seninya, karena jiwa seni ini maunya aman damai, mereka tidak mau belajar dari kesalahan,” ujarnya sesal sembari mengatakan ia juga membuka kios pembuatan kapal layarnya di Jalan Titi Pahlawan. Semua usaha yang dijalani ini tidak terlepas dukungan dari isrinya Hariati (59) dan anak-anaknya yang selalu memberinya semangat dan doa. (IKA)

andalas/ika


KOMUNITAS

Selasa 26 April 2011

harian andalas | Hal.

Hari Ini, Sertijab Kabid Humas Poldasu

PT Fin@Net Edukasi TI di SMAN7

Medan-andalas Hari ini, Selasa (26/4) Kepala Polisi Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro melantik sejumlah pejabat baru di Lingkungan Polda Sumatera Utara. Di antara pejabat yang dilantik terdapat nama AKBP Raden Heru Prakoso. Mantan Wadirlantas Poldasu itu dilantik menjadi Kepala Bidang (Kabid) Humas menggantikan Kombes Pol Baharudin Djafar yang kini menduduki jabatan Kabid Humas Polda Metro Jaya. Proses pelantikan akan dilakukan dalam upacara serah terima jabatan (sertijab) di Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapoldasu), hari ini. “Kapolda langsung yang akan memimpin upacara sertijab,” kata Kasubid Dokliput AKBP MP Nainggolan kepada wartawan,” Senin (25/4). Selain Kabid Humas, beberapa Pamen yang turut Sertijab untuk perwira berpangkat Kombes, Direktur Reserse dan Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus), Direktur Pengamanan Obyek Vital (Dir Pamobvit), Kepala Bidang Keuangan (Kabidkeu), Direktur Narkotika dan Obat-obatan Terlarang (Dir Narkoba), serta Kepala Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Kabid Dokkes), Kepala Rumah Sakit (Ka Rumkit). “Sementara untuk jabatan berpangkat AKBP, dilakukan Sertijab Kapolres Deli Serdang, Kapolres Asahan, Kapolres Simalungun, Kapolres Serdang Bedagai (Sergai) dan Kapolres Nias,” jelas Nainggolan. (HER)

BBKBN Bentuk Koalisi Kependudukan

11

PT Finnet Indonesia (Fin@Net) melakukan edukasi teknologi informasi (TI) terkait dengan electronic payment (E-payment) atau transaksi lewat elektronik di aula SMA Negeri 7, Jalan Timor Medan, Senin (25/4). Acara yang dipandu oleh Kepala PT Fin@Net Divisi Area I Jakarta Barat dan Sumatera Ir Hadi Purnomo MM bersama ahli IT PT Fin@Net Bramantio SM ini disambut antusias sekira 900-an siwa-siswi sekolah tersebut. Hadir dalam acara ini Kepala SMAN 7 Drs Muhammad Daud MM, Wakil Kepala Sekolah Tabong, Humas Ida Jane, Bidang Kurikulum Abdul Khalid dan Ketua OSIS Alwin. Juga hadir Andika Sitepu dari Koalisi Masyarakat Pendidikan Indonesia (KMPI) sekaligus memberikan piagam penghargaan kepada Kepala SMAN 7 atas peran serta sekolah tersebut dalam edukasi TI kepada siswanya. Dalam gambar, tampak Bramantio SM dari PT Fin@Net sedang menjelaskan sistem E-paymen kepada para siswa SMAN 7 Medan. andalas/hamdani

Medan-andalas Badan Koordinasi dan Kependudukan Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Utara, membentuk koalisi kependudukan dan pembangunan, Senin (25/4) di Hotel Inna Dharma Deli Medan. Koalisi ini bertujuan meningkatkan kualitas penduduk dan memperkuat koordinasi serta keterpaduan berbagai kegiatan. Kepala BKKBN Sumut, Nofrizal SP MA melalui Kepala Seksi (Kasi) Advokasi dan Komunikasi Informasi Edukasi (KIE) Drs Anthony SSos menjelaskan, koalisi ini sendiri di Indonesia sudah berdiri sejak 4 Agustus 2003 lalu. Pendirinya merupakan tokoh-tokoh masyarakat di Jakarta. Dijelaskannya, visi koalisi ini untuk menjadikan penduduk sebagai pelaku sasaran pembangunan sehingga diperoleh pembangunan oleh, dari, dengan dan untuk penduduk itu sendiri. “Sedangkan misinya yakni menggalang kemitraan di dalam dan luar negeri dengan semua unsur, baik pemerintah, dan masyarakat dalam pembangunan kependudukan,” katanya. Sedangkan fungsinya, membangun aliansi dari berbagai pihak dan organisasi yang mempunyai visi misi yang sama. Dalam koalisi ini dilakukan bersama unsur pemerintah, LSM, organisasi profesi, media, tokoh masyarakat dan tokoh agama. Dalam pertemuan ini sendiri dihadiri oleh pakar-pakar akademisi dan tokoh masyarakat serta Juang Kencana dan diikuti sebanyak 60 orang. (YN)

24 Organisasi Kependidikan Bentuk KPN Medan-andalas Sebanyak 24 organisasi kependidikan formal dan informal di Sumatera Utara bergabung membentuk Komite Pendidikan Nasional (KPN). Sesuai visinya, KPN diharapkan mampu mewujudkan organisasi kependidikan yang dinamis profesional, mandiri, dipercaya serta diakui keberadaannya oleh masyarakat. “Hampir seluruh organisasi kependidikan bergabung di KPN ini, terkecuali PGRI yang belum bergabung. Kita berharap dengan kekuatan ini KPN bisa melakukan advokasi terhadap seluruh persoalan pendidikan, baik di kalangan praktisi pendidikan maupun masyarakat lainnya,” ujar Pendiri KPN, H Ahmad Hosen Hutagalung SAg, didampingi Ketua KPN Syahril Aidi, Sekretaris Drs

Isahuddin Sitorus MM, Wakil Ketua Drs Gunawan Ginting, Djonny SPd, dan Wakil Sekretaris Andy Rabby SE kepada wartawan di Hotel Garuda Citra Medan, Senin (25/4). Menurut Hosen Hutagalung yang juga Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Sumut ini, kehadiran KPN bukanlah untuk bersaing dengan organisasi kependidikan yang telah ada. Namun KPN akan bersanding dengan organisasi lain memajukan dunia pendidikan di Indonesia. “Rencana berdirinya KPN ini sudah setahun lalu yang diprakarsai enam organisasi kependidikan yang telah mendapat perhatian dari pemerintah. Kami dari keenam organisasi itu merasa prihatin melihat organisasi kependidikan lainnya yang belum diperhatikan pemerintah. Karena itu, kami merangkul organisasi kependidikan lainnya untuk bersama-sama membangun dunia pendidikan ini. Semua organiasasi kependidikan memiliki hak dan kewajiban sama berpartisipasi dalam membangun dunia

pendidikan di Indonesia,” tegas Hosen yang juga anggota DPRD Sumut ini seraya menyatakan, pengurus DPP PKN akan dikukuhkan Wakil Ketua MPR RI Farhan Hamid pada 12 atau 13 Mei mendatang di Hotel Madani Medan.. Sementara itu, Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) KPN, Syahril Aidi, mengatakan KPN ini sebagai wadah dari organisasi kependidikan ini merupakan pertama di Indonesia. Sesuai misinya, KPN sebagai wadah organisasi kependidikan akan mengayomi serta mentarnspormasikan berbagai kepentingan pendidikan secara makro kepada seluruh pendidik, tenaga kependidikan serta pemerhati pendidikan. Di samping itu, papar Syahril yang juga Ketua Umum DPP Perhimpunan Guru Madrasah Diniyah Awaliyah (PGMDA) ini, KPN akan berperan aktif menyukseskan pendidikan nasional sebagai bagian pembangunan manusia Indonesia seutuhnya melalui berbagai program pendidikan, keterampilan, keahlian serta kecakapan. KPN juga

akan berpartisipasi aktif meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di berbagai program dan layanan pendidikan. Sedangkan Sekretaris KPN, Drs Isahuddin Sitorus MM yang juga Ketua Umum Persatuan Guru Swasta Indonesia (PGSI), menambahkan KPN juga akan mengakomodir serta hak seluruh peserta dan pelaksana pendidikan, termasuk masyarakat luas. Kita juga akan menyerap dan menyalurkan aspirasi berbagai pihak demi terciptanya pendidikan bermakna dan bermartabat. Wakil Ketua KPN, Drs Gunawan Ginting yang juga Ketua Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Sumut, mengatakan, di Indonesia cukup banyak organisasi kependidikan, namun masingmasing organisasi membawa visi dan misi sendiri. “Kita belajar dari negara lain, dimana organisasi-organisasi kependidikan, bergabung dalam sebuah wadah dan menyalurkan visi dan misinya dalam wadah tersebut. Makanya kita membentuk KPN ini,” tambahnya. (HAM)

Khidmat, Jumat Agung di Medan Utara

PERIP Optimalkan Peran Ibu Medan-andalas Persatuan Istri Purnawirawan (PERIP) sebagai salah satu pilar perjuangan perempuan, tengah mengoptimalkan peran ibu, khususnya dalam soliditas kesatuan dan persatuan. Demikian dikatakan Ketua Umum PERIP Ny Linda Agum Gumelar dalam sambutannya yang dibacakan Ketua PERIP Sumut Ny Emy Sidik Raup pada syukuran HUT ke-47 PERIP, di Gedung Persit PD I/BB Jalan Gatot Subroto km 7,5 Medan, Rabu(20/4). Hadir dalam acara tersebut Aspers Kasdam I/BB, Pepabri diwakili Djuandi Mansyur, Wakil Pepabri Ny Murdjito, Ny Sofian Chandra, Ketua Panitia Ny Dra Yoanita Asdom, ibu Purnawirawan Bayangkari, Jalasenatri serta undangan lainnya. Linda Agum Gumelar menegaskan, PERIP memperkuat tetap tegaknya NKRI yang berdasar pada empat pilar, yaitu Pancasila, UUD RI 1945, NKRI, Bhinneka Tunggal Ika. Ini sesuai dengan tema peringatan HUT kali ini, yaitu Kesatuan dan Persatuan PERIP Memperkuat Tetap Tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. (REL)

Medan-andalas Suasana ibadah Jumat Agung di gerejagereja wilayah Medan Utara terbilang khidmat, Jumat (22/4). Umat kristiani berbondong-bondong ke gereja mayoritas berpakian hitam-hitam pertanda mengenang Jesus Kristus disalibkan. USAI ibadah pagi masih dilanjutkan dengan mengenang kronologis penyaliban Jesus Kristus di kayu salib mebuat suasana semakin hening, bahkan para ibu banyak yang meneteskan airmata. Seorang jemaat HKBP Belawan, Margareth mengatakan, apa yang disampaikan pengkotbah tetang kronologis penyaliban Jesus Kristus untuk menebus dosa manusia, sangat mengharukan tanpa disadari meneteskan airmata. Pendeta Resot Khusus GKPI Griya Martubung Pdt Sahala Sitompul M.Div menyampaikan, Jumat Agung punya makna yang dalam. Dikatakannya, peristiwa penyaliban menunjukkan bahwa dosa itu sangat tidak dikenhendaki Jesus Kristus. Selanjutnya, Minggu (24/4) subuh umat Kristiani kembali mendatangi gereja untuk merayakan paskah, yaitu hari kemenangan bangkitnya Jesus

Kristus dari antara orang mati. Umat Kristen tampak bergembira menikmati perayaan hari kemenangan tersebut. Sementara itu, tak ketinggalan anak-anak bergembira dengan mencari telur paskah berwarna merah yang disembunyikan di seputaran gereja. Sungguh sangat mengasyikkan. Mencari telur paskah menurut Rita (10), warga Griya Martubng, Kelurahan Besar, Medan Labuhan merupakan perwujudan rasa suka cita pada hari paskah, karena yang merayakan bukan hanya orang dewasa tapi juga anak-anak. “Dengan senang hati anak-anak mencari telur paskah walau kadangkala harus berebutan, namun mereka belajar mencari kebenaran Tuhan dengan bersusah payah,” ucap salah seorang guru anak-anak (guru sekolah minggu-red) bernama H Hutabarat di GKPI Griya Martubung. Sementara itu, peziarah paskah berbondongbondong mendatangi Pekuburan Umum (TPU) Simalingkar B dan TPU Pasar III Kecamtan Medan Perjuangan, Sabtu dan Minggu. Duma Simatupang didampingi suaminya B Harianja, warga Jalan Sukaria Kelurahan Tembung Kecamatan Medan Tembung, saat ditemui di TPU Simalingkar B, Sabtu (23/4) mengatakan, ziarah paskah merupakan tradisi untuk mengenang

andalas/desrin pasaribu

ZIARAH PPASK ASK AH ASKAH AH-Keluarga B Harianja dan Duma Simatupang saat ziarah di TPU Simalingkar B, Sabtu (23/4). kemenangan Tuhan Jesus Kristus bangkit dari antara orang mati untuk menebus dosa manusia. TPU Simalingkar B yang dikelola Samson Tarigan, sudah dikuburkan 4000 orang sesuai kapasitas lokasi yang disediakan. (DP)

BERITA DUKACITA

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

VIP-C

Nama

ONG BIE TIN

Umur (Thn)

70

Alamat

Jl. Kediri No. 42 Medan

Meninggal (Tgl/Jam) 25-04-11 08.50 WIB

Berangkat (Tgl/Jam)

27-04-11 12.00 WIB

Keterangan / Tempat

Dikebumikan

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-A

CU HUA LONG

53

Jl. Grand P oloni a No. 3Q Medan

18-04-11 12.50 WIB

27-04-11 10.00 WIB

A bu

VIP-B

LIE SIU CHEN

79

Jl. P abri k Tenun K omp. Tenun Indah B lok C No. 14 Medan

23-04-11 17.00 WIB

26-04-11 13.00 WIB

D i perabukan

VIP-C

LIM SIU GIOK

95

Jl. S eki p No. 7 B B Medan

24-04-11 16.00 WIB

27-04-11 13.00 WIB

D i kebumi kan

KHOE TJE TING

56

Rusun S ukaramai B lok A 7 No. 50 Medan

23-04-11 10.20 WIB

26-04-11 13.00 WIB

D i kebumi kan

4

OEI KIM HONG

83

Jl. Gi o Ti mur No. 55 B elawan

25-04-11 11.45 WIB

28-04-11 11.00 WIB

D i perabukan

5

TAN KOK BENG

55

Jl. P rapat No. 29 Medan

25-04-11 10.15 WIB

27-04-11 14.00 WIB

D i perabukan

6

N G C H U N SEN G

57

Jl. K arti ni No. 45 P kl. B randan

23-04-11 21.40 WIB

27-04-11 13.00 WIB

D i kebumi kan

8

LIM CHUN FUI

83

Jl. Madong Lubi s No. 113 A Medan

24-04-11 14.30 WIB

27-04-11 13.00 WIB

D i perabukan

9

NG KOK KIONG / ALEX WIJAYA

74

Jl. Mojopahi t No. 60 Medan

25-04-11 11.30 WIB

3A

D i perabukan


SUMATERA UTARA

Selasa 26 April 2011

harian andalas | Hal.

12

Penyelesaian Kasus Tanah Mentok di BPN Wakil Ketua Kaderisasi dan Keanggotaan Partai Golkar Sumut, Amru Daulay SH didampingi Ketua Golkar Sergai Ir HT Erry Nuradi, memukul Gong pembukaan diklat Golkar.

Kader Golkar Sergai Ikuti Outbound Sei Rampah-andalas Sebanyak 89 peserta terdiri dari unsur pendiri, pengurus DPD, Kecamatan dan Desa dari Partai Golkar Kabupaten Serdang Bedagai, Kamis– Sabtu (21/23-4) mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan kader Outbound di aula PTPN III Gunung Pamela, Kecamatan Sipispis, Sergai. Acara yang kali pertama digelar itu, dibuka secara resmi ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan Partai Golkar Sumut, Amru Daulay SH disaksikan Ketua Partai Golkar Sergai, Ir HT Erry Nuradi, Wakil Ketua HM Fuadi Pasaribu dan Sekretaris Zulkarnaen Herman. Amru Daulay mengatakan, kegiatan kali pertama di Sumatera Utara ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dalam pengenalan diri dan orang lain. Misalnya, melatih ketahanan mental dan pengendalian diri, menumbuhkan empati, melahirkan semangat kompetisi yang sehat, meningkatkan jiwa kepemimpinan, melihat kelemahan orang lain bukan sebagai kendala. Tidak hanya itu saja, masih kata Amru Daulay SH, Outward Bound juga sangat ampuh dalam hal meningkatkan kemampuan mengambil keputusan dalam situasi sulit secara cepat dan akurat. "Dan mampu membangun rasa percaya diri dan dengan sendirinya kita bisa meningkatkan rasa kebutuhan akan pentingnya kerja tim untuk mencapai sasaran secara optimal," tegasnya. Untuk itu, agar semua kader lebih meningkatkan kebersamaan dan tetap kompak dalam memajukan partai Golkar, terutama untuk meraih suara lebih banyak pada tahun 2014 dan menambah kursi di lembaga legislatif kabupaten Sergai. “Kader Partai Golkar jangan mudah menyerah. Mulai sekarang harus membuang jauh sifat materialistis,” ujarnya seraya mengakui jika semua kader Partai Golkar Sergai dibawah pimpinan Ir HT Erry Nuradi mampu meningkatkan kebersamaan dan kekompakan, maka tahun depan suara Golkar, maka akan lebih baik dari tahun lalu. Sementara itu, Ketua Partai Golkar Sergai, Ir HT Erry Nuradi sebelumnya menyampaikan bahwa pelatihan Outbound untuk upaya terapi kejiwaan dan sebagai metode terapi yang dilakukan dialam bebas (diluar ruangan. Kegiatan tersebut mampu mengembangkan otak kiri dan kanan. Bukan hanya kecerdasan intelektual, moral, spiritual, serta karakter merupakan output yang lebih penting lagi dari pendidikan, kata Ir HT Erry Nuradi. Acara kegiatan itu, sebagai narasumber dari kepolisian Sergai dan intstruktur dari North True Training sebanyak 11 orang. Pendidikan dan pelatihan itu ditutup secara resmi oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Sergai Zulkarnaen Herman, di lapangan PTPN III Gunung Pamela, yang dihadiri oleh Wakil Ketua Partai golkar Sergai HM. Fuadi Pasaribu dan Bendahara Darma Wijaya (Wiwik). (RYAD)

Stabat-andalas Pemerintah Kabupaten Langkat Sumatera Utara terus pro aktif, untuk menyelesaikan masalah tanah, yang terjadi baik antara masyarakat dengan perkebunan negara maupun masyarakat dengan perkebunan swasta. "Kita terus pro aktif menyelesaikan masalah sengketa tanah," kata Wakil Bupati Langkat Budiono, di hadapan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara dari Komisi A, di Stabat, Senin (25/4). Namun usaha penyelesaian yang

dilakukan pemerintah Kabupaten Langkat, selalu saja mentok di Badan Pertanahan Nasional (BPN), di pihak PTPNII, maupun juga di pihak perusahaan swasta, katanya. Yang dikhawatirkan pihaknya, bila masalah pertanahan ini terus menerus tidak selesai, rakyat akan bertindak dengan bahasanya sendiri, itu tidak kita inginkan. Untuk itulah pihaknya sangat berharap agar komisi A DPRD Sumatera Utara, juga dapat membantu, memberikan masukan, agar masalah tanah ini cepat diselesaikan di Langkat. Sementara itu Sekretaris Pansus sengketa tanah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Langkat, Sugiono, menjelaskan bahwa sudah tujuh bulan ini pansusnya berusa-

ha untuk menyelesaikan masalah sengketa tanah di Langkat. Adapun yang ditangani pansusnya menyangkut sengketa tanah antara masyarakat dengan pihak PT Jaya Baru Pratama di Pangkalan Susu, sengketa tanah antara masyarakat dengan pihak PTPN II Perkebunan Tanjung Keliling. Juga masalah sengketa tanah antara masyarakat Wampu dengan pihak PTPN II Perkebunan Gohor Lama, dan sengketa tanah antara masyarakat dengan pihak PT Mitra Kencana Puspita atau dulunya PT Bukit Asam, katanya. Sugiono menjelaskan, dari berbagai langkah yang sudah dilakukan pihaknya, ada juga terbersit sikap yang kurang mendukung dari pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Langkat.

Bedah Rumah Angkat Martabat Rakyat Miskin

Wakil Bupati Suhari Pane SIP saat melakukan peletakan batu pertama pembuatan pagar TPU Muslim Sumber Beji, Kelurahan Padang Bulan.

Wabup Labuhan Batu Perhatikan Tanah Kelahiran Rantau Prapat-andalas Wakil Bupati Suhari Pane SIP melakukan peletakan batu pertama pembangunan pagar pembatas tempat pemakaman umum (TPU) Muslim Sumber Beji, Kelurahan Padang Bulan, Kabupaten Labuhan Batu, kemarin. Suhari mengatakan, TPU Muslim Sumber Beji yang didanai sepenuhnya oleh masyarakat Sumber Beji Kelurahan Padang Bulan tersebut mendapat perhatian karena Kelurahan Padang Bulan merupakan tanah kelahirannya. “Jadi sudah sepantasnya saya memberikan perhatian kepada masyarakat di tanah kelahiran saya,”ujarnya. Tekait dengan semakin sem-

pitnya lahan di lokasi TPU sekarang, Suhari meminta kepada tokoh masyarakat, pemuka agama dan lurah untuk memikirkan pelebaran lahan atau penambahan lokasi TPU baru. “Saya melihat lahan yang ada sekarang sudah padat. Jadi, perlu dipikirkan pelebaran atau pemindahan ke lokasi baru,” katanya. TPU Muslim Sumber Beji yang berlokasi di Jalan Adam Malik Rantau Prapat itu terletak di atas lahan seluas lebih kurang 3 rante, saat ini terlihat penuh dan perlu mendapatkan penambahan lahan. Menanggapi hal itu, Kepala Kelurahan Padang Bulan Ahmad Syaif SH mengatakan, masyarakat bersama wakil bupati telah

melakukan pembelian lahan TPU baru tidak jauh dari TPU sekarang. Pembelian lahan baru yang luasnya sekitar 6 rante itu, kata Ahmad Syarif, menelan biaya tidak kurang dari Rp 210 juta. Dana sebesar itu selain diperoleh dari swadaya masyarakat, juga dibantu sepenuhnya oleh wakil bupati. Sementara pembiayaan pemagaran TPU Muslim Sumber Beji tersebut, menurut Ahmad Syarif, juga dibantu wakil Bupati Suhari Pane. “Berkaitan dengan itu, saya atas nama masyarakat Padang Bulan menyampaikan terima kasih kepada Suhari Pane, kiranya bantuan tersebut mendapat berkah dan hidayah dari Allah SWT,"ujar Ahmad Syarif. (ONE)

Pelaksanaan UN SMP/MTS di Deli Serdang Lancar Lubuk Pakam-andalas Hari pertama Ujian Nasional (UN) Tahun ajaran 2010/2011 tingkat SMP/MTS sederajat di Deli Serdang berjalan lancar. Hal itu terlihat di sejumlah sekolah di Lubuk Pakam yang dikunjungi Wakil Bupati H Zainuddin Mars didampingi Kadisdikpora Hj Saadah Lubis Spd MPd, Kepala Kementerian Agama Deli Serdang Drs H Dur Berutu MAP, Kabid Dikmenjur H Zul Syahrial, Senin (25/4). Informasi diperoleh dari Kadisdikpora Hj Saadah Lubis,

Bermula dari Lawatan ke Toraja Oleh- Sondang Silalahi

S

IDIKALANG, ibu kota kabupaten Dairi identik dengan kopi. Bukan hanya masa kini, tapi sejak jauh sebelum Indonesia merdeka, 1945. Daerah dingin di punggung Bukit Barisan ini memang menjadi salah satu area tumbuh terbaik bagi tanaman kopi, baik jenis Arabika (buah beras-besar, jarang, produksi rendah) maupun Robusta (buah bulat telur, berbiji dua, produksi tinggi, daunnya rimbun). Satu daerah lain yang dikenal sama baiknya

andalas

Terbukti dari berbagai kunjungan di lapangan, maupun juga meminta data ke BPN Langkat, baik juga sewaktu di undang ke Komisi I maupun juga ke pansus jarang pimpinanya hadir, sehingga proses masih berjalan di tempat. Sementara, pimpinan DPRD Sumatera Utara Hasbullah Hadi, berharap agar ada sinergi penyelesaian masalah sengketa tanah antara DPRD Sumatera Utara dengan Pemkab Langkat, maupun juga pansus tanah DPRD Langkat. Selain Hasbullah Hadi, hadir juga anggota komisi I DPRD Sumatera Utara lainya yang hadir seperti H Yan Syahrin, Nurul Azhar Lubis, Isma Fadli Pulungan, Hardi Mulyono, Irwansyah Damanik, Soni Firdaus, Syamsul Hilal, Alamsyah Hamdani, dan beberapa anggota DPR lainnya. (B)

peserta UN tingkat SMP/MTS di Deli Serdang tahun ini berjumlah 25.871 siswa, masingmasing untuk MTS 5650, SMP 20.100 dan untuk SDMP terbuka sejumlah 121 siswa. Mata pelajaran untuk hari pertama senin Bahasa Indonesia, hari selasa Matematika, hari Rabu Bahasa Inggis dan hari Kamis IPA sedangkan naskah ujian seluruhnya terpenuhi. Dalam peninjauan, Wabup Zainuddin Mars menyempatkan diri bersilaturahmi dengan para guru seraya mem-

berikan motivasi guna peningkatan dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Deli Serdang. "Sebagai guru sesungguhnya pengabdian yang tugasnya cukup berat tetapi sangat mulia karena di tangannyalah ditempa generasi berkualitas, yang pada gilirannya nanti punya keahlian tertentu sehingga tidak hanya menjadi generasi yang cuma mengandalkan otot," katanya. Sebagai guru, harus mampu menanamkan rasa cinta terhadap tanah air melalui pen-

didikan kebudayaan maupun menanamkan rasa mencintai lingkungan, sehingga generasi mendatang punya cita-cita untuk membangun bangsa. "Tekad ini diharapkan dapat tertanam di hati sanubari kita bersama,"pesan wabup. Sebelumnya Kepala MTSN Lubuk Pakam menjelaskan, delapan siswanya yang sedang mengikuti UN telah dipromosikan untuk melanjutkan ke sekolah unggulan CT Fundation yayasan Chairul Tanjung di kompleks Rumah Anak Madani di Desa Manunggal

Kecamatn Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang, yang dikhususkan bagi anak-anak kurang mampu tetapi berprestasi. Sementara di SMP Negeri I Lubuk Pakam, wabup menyempatkan diri bertemu dengan siswa/siswi yang telah selesai mengikuti mata ujian dan melakukan bincangbincang seputar ujian UN. Pada umumnya para siswa menyatakan dapat menjawab seluruh pertanyaan dan tidak menunjukkan adanya keluhan. (TH)

Percut Sei Tuan-andalas Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) sangat tersentuh dengan program bedah 10 ribu rumah yang dicanangkan Bupati Amri Tambunan, karena program itu sesuai dengan sabda Rasulullah untuk membantu kesulitan orang miskin. Hal ini tentu dalam kaitan rumah layak huni. Program yang ditunggutunggu masyarakat itu telah mulai berjalan hampir di setiap kecamatan di Kabupaten Deli Serdang. “Jangankan untuk mendukung program bedah 10 ribu rumah, Program GDSM dan Konsep CERDAS terdahulu saja kita dukung. Apalagi program bedah rumah yang sangat menyentuh ke rakyat kecil ini pasti kita dari LDII Deli Serdang dan Percut Sei Tuan mendukung sepenuhnya, karena program bedah rumah mengangkat martabat rakyat kecil,”ungkap Ketua LDII Deli Serdang H Surya Abdul Azis, kemarin. Saat pendeklarasian kebulatan tekad empat lembaga masyarakat, yakni LDII, Sentra Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Deli Serdang, Gerakan Masyarakat Peduli Pembangunan (GMPP) Deli Serdang dan Lembaga Pemantau Pemilu dan Pemerintahan Sumut (LP3 SU), mendukung Program Bupati Amri Tambunan bedah 10 ribu rumah dan kelanjutan Konsep Cerdas, di Lapangan TK Baitul Azis, Dusun 16, Desa Bandar Klippa. Acara bertema tegakah kita melihat saudara kita menempati rumah tidak layak huni, Ketua GMPP Deli Serdang Sulaiman Nasution mengimbau kepada masyarakat dengan kebersamaan menegakkan kepedulian terhadap rakyat miskin. “Kita berharap izin Tuhan Yang Maha Kuasa semoga program Amri Tambunan untuk bedah 10 ribu rumah dan kelanjutan konsep CERDAS yang berdasarkan 3 pilar, masyarakat, pengusaha dan pemerintah tersebut dapat terlaksana dengan baik,”kata Sulaiman Nasution. Sementara Ketua SOKSI Deli Serdang, Drs H Edy Azwar menyatakan bangga terhadap masyarakat yang mendukung program bupati tersebut. Bahkan dengan adanya ikrar kebulatan tekad dari empat unsur elemen masyarakat diyakini program bedah 10 ribu rumah dan kelanjutan konsep Cerdas akan berhasil. Pada ikrar kebulatan tekad difasilitasi LDII Deli Serdang dan Percut Sei Tuan tersebut, tahap pertama secara spontanitas Ketua SOKSI Deli Serdang, memberikan 10 sak semen untuk program bedah rumah. Sementara Ketua GMPP Deli serdang 5 zak semen untuk program bedah rumah dan 1 damtruck pasir untuk kelanjutan konsep Cerdas. (FT)

andalas/ firdaus tanjung

DEKLARASI-Ketua GMPP Sulaiman Nasution, Ketua LDII H Surya Abdul Azis, Ketua SOKSI Deli Serdang Drs H Eddy Azwar, saat mendeklarasikan kebulatan tekad mendukung program Bupati DS.

n1 bagia

Pohon Uru Primadona Baru Kabupaten Dairi sebagai hamparan kopi ialah Takengon di Aceh Tengah. Produksinya menembus pasar ekspor. Ada romantisme mengenai kopi. Konon, Bung Karno (BK)–pemimpin Indonesia yang flamboyan— adalah penikmat kopi Sidikalang. Tetapi BK tidak meminum sembarang kopi, melainkan kopi yang oleh para pecandu dikenal kopi musang atau kopi luwak. Musang adalah hewan malam dan memiliki instink kuat untuk menyeleksi biji kopi terbaik sebagai asupan. Pasti hanya kopi kelas super yang dia cari.

Dan, si musang pun ternyata hanya memakan kulit dan “daging” kopi. Sedangkan bijinya dibuang sebagai limbah. Biji limbah musang itulah yang kemudian dikutip dan dibersihkan sebagai kopi dengan rasa istimewa dan harga mahal. Dalam beberapa riwayat, Bung Karno selalu membanggakan kopi luwak kepada para pemimpin dunia yang berkunjung ke Indonesia. Salah satunya pemimpin Uni Soviet, Leonid Brezhnev. Dengan dicampur madu hutan asli Indonesia, secangkir kopi luwak mampu membangkitkan

kecerdasan dan bahkan adrenalin! Kopi hingga kini masih menjadi primadona pertanian Dairi. Di hotel bintang lima di Jakarta secangkir kopi Dairi bisa bernilai Rp250 ribu. “Gila” juga! Itulah primadona lama Sidikalang. Tetapi, sejak 2005 Dairi mulai mengembangkan pohon yang sebelumnya sama sekali asing. Itulah uru yang sebenarnya tidak lain dari salah satu sub-jenis kayu cempaka (ermerillia spp). Cempaka, secara umum dikenal kayu yang bunganya berbau harum, berwarna putih kekuning-

kuningan atau bahkan kuning. Ada banyak jenis cempaka seperti cempaka ambon (michelia figo), cempaka dadu atau kuning (michelia champaca), cempaka gading atau putih (michelia alba), cempaka gunung (talauma rumphii), cempaka mulia atau kamboja (plumeira acuminata), serta uru yakni cempaka yang tumbuh subur di Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Berbagai referensi menyebutkan, uru yang berdaun lebar dengan warna hijau pekat dapat tumbuh hingga mencapai tinggi 45 meter dengan garis tengah antara 100 hingga 200 cm.

Pohon ini tumbuh pada lahan berketinggian diatas 700 meter dpl (diatas permukaan laut). Kabupaten Dairi berada diatas 1.100 dpl dan berhawa sejuk. Terdapat dua kegunaan uru, yakni untuk konservasi karena setiap batang mampu menyerap 8 drum air. Dengan demikian berfungsi sebagai pengatur tata air, mencegah banjir dan erosi, serta mengembalikan kesuburan tanah melalui guguran daunnya. Tanaman ini 'bersahabat baik' dengan tanaman lain yang sifatnya semusim atau tahunan sehingga pemanfaatan lahan menjadi optimal. (BERSAMBUNG)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: Lugas & Cerdas M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal, Azhari LHOKSEUMAWE: Sopyan, Reza Gunawan. BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


SUMATERA UTARA

Selasa 26 April 2011

harian andalas | Hal.

Empat Kandidat Bersaing Pimpin KNPI Tebing Tinggi

9 Kepala KUA Padang Lawas Dilantik Palas-andalas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Lawas Drs H Dahman Hasibuan MA, melantik sembilan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA). Mereka yang dilantik, Ka KUA Kecamatan Barumun Wahid Siregar SAg, Ka KUA Kecamatan Ulu Barumun Bustanul Fauzi Hasibuan SAg. Ka KUA Kecamatan Lubuk Barumun Drs Hilal Basri Hasibuan, Ka KUA Kecamatan Sosa, Drs Mara Saib Harahap, Ka. KUA Kecamatan Huta Raja Tinggi Drs H Harisuddin Nasution, Ka KUA Kecamatan Batang Lobu Sutam Hamzah Hasibuan, Ka KUA Kecamatan Barumun Tengah Drs Akmaluddin MAg, Ka KUA Kecamatan Huristak Drs H Sulaiman Siregar, dan KUA Kecamatan Sosopan Drs Badarun Hasibuan Selanjutnya, Dahman Hasibuan juga melantik dua Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Padang Lawas. Yakni, Kepala MTsN Sibuhuan Abror SPd dan Kepala MTsN Binanga Muslihuddin Hasibuan SAg.”Kepada semua yang dilantik, hendaknya bekerja lebih maksimal demi meningkatkan pelayanan keagamaan kepada masyarakat serta peningkatan kualitas pendidikan di Padang Lawas,” kata Dahman Hasibuan. (MEP)

UN di SMPN 1 Siempat Rube Lancar Pakpak Bharat-andalas Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari pertama di SMPN 1 Siempat Rube berjalan dengan tertib dan lancar. UN diikuti 73 siswa dengan tingkat kehadiran 100 persen Untuk menunjang pengamanan berlangsungnya ujian nasional, pihak sekolah dibantu petugas kepolisian serta tim monitoring dari Dinas Pendidikan, pengawas serta guru di SMP tersebut. Mengenai target kelulusan siswa dalam mengikuti ujian nasional, Kepala SMPN 1 Siempat Rube, Purnama SPd kepada andalas, Senin (25/4) mengatakan, pihaknya memasang target kelulusan 100 persen, yang diharapkan bisa tercapai. “Untuk mencapai kelulusan 100 persen tersebut, sejak jauh hari sebelumya kita telah mempersiapkan siswa dengan mengadakan les tambahan untuk mata pelajaran yang akan diujikan pada ujian nasional serta melakukan try out selama dua hari, sejak tanggal 18 s/d 19 April lalu. “Pelaksanaan les tambahan dan try out ini, kita menjalin kerjasama dengan bimbingan belajar BIMA dari Medan. Selanjutnya dari hasil try out tersebut untuk semua siswa yang mengikutinya cukup memuaskan. Karenanya kita cukup optimis, kalau siswa SMPN 1 akan berhasil seluruhnya dalam mengikuti ujian nasional ini,” kata Purnama. (WES)

OPTIMIS- Kepala SMPN 1 Siempat Rube Purnama SPd optimis siswanya akan lulus UN 100 %.

13

AKTE GRA TISGRATISTIS-Bupati Amri Tambunan menyerahkan 70 Akte kelahiran gratis bagi masyarakat miskin.

Pemkab DS Sahuti Kebutuhan Warga Miskin Lubuk Pakam-andalas Pemkab Deli Serdang tetap terbuka menyahuti tuntutan kebutuhan masyarakat, khususnya keluarga kurang mampu. Dengan tangan terbuka Pemkab, siap menerima segala masukan positif dari masyarakat demi terwujudnya pemerataan pembangunan di segala bidang untuk peningkatan kesejahteraan rakyat. “Dengan tangan terbuka Pemkab berkenan menerima berbagai tuntutan dari masyarakat, apa yang harus diperbuat membangun daerah ini,”ungkap Bupati Deli Serdang Amri Tambunan, pada pengajian akbar kaum ibu, Kabupaten Deli Serdang di Masjid Al-Abror, Desa Tandem Hilir, Kecamatan Hamparan Perak, kemarin. Menurut bupati, masyarakat dipersilahkan menyampaikan aspirasinya melalui camat di daerahnya masing-masing, untuk

ditangani para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), sesuai dengan bidangnya masing-masing. Perlu diketahui bersama, kata bupati, saat ini banyak kelompok yang tidak senang dan berusaha memecah-belah persatuan dan kesatuan yang selama ini sudah terbina, dengan melakukan tindakan anarkis. Namun, kokohnya kebersamaan pemerintah dengan masyarakat serta kuatnya sandaran agama, semua ancaman itu dapat dicegah. “Kita tidak gentar menghadapi segala tantangan dalam meniti kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara,”tegas bupati. Bupati juga mengingatkan serta mengajak jamaah pengajian akbar, dalam setiap pengajian maupun tabligh akbar diharapkan tidak sekadar silaturahmi semata. “Tapi, yang lebih penting bagaimana kegiatan itu dapat meningkatkan pendekatan diri kepada Allah SWT untuk mengharap ridhoNya serta meningkatkan kepedulian antarsesama seperti memberi bantuan kepada masyarakat kurang mampu,” kata Amri Tambunan. (TH)

Tebing Tinggi-andalas Pelaksaanaan Musyawarah Kota (Muskot) XI Pemuda/KNPI Kota Tebing Tinggi tahun 2011 ini, dipastikan akan digelar Sabtu (7/5).Hal ini dikemukakan Ketua Caretaker DPD KNPI Tebing Tinggi Drs Joni Koto, usai rapat carateker dengan panitia pelaksana (OC) dan Panitia Pengarah (SC), yang difasilitasi Disporabudpar, kemarin. “Terdapat tiga agenda pokok diemban caretaker, sebagaimana arahan Pj wali kota. Pertama telah dilaksanakan silaturrahmi pemuda dan dialog interaktif. Dua agenda lain debat candidat dan pelaksanaan musyawarah kota, yang dalam waktu dekat ini akan segera dilaksanakan,”ujar Joni Koto. Ditambahkan, sesuai hasil rapat panitia, dengan sejumlah unsure terkait, direncanakan dilakukan debat kandidat yang pelaksanaannya seminggu sebelum Muskot, karena Panpel Muskot terlebih dahulu membuka pendaftaran bagi yang ingin mencalonkan diri untuk menjadi ketua KNPI pada Muskot nanti.“Untuk calon ketua yang ingin ikut dalam debat candidat, agar segera mendaftar ke panitia di Sekretariat Jalan Iman Bonjol, dengan mengisi formulir isian,”ujarnya. Joni Koto, didampingi Ketua SC Wempy Saragih, Wakil Ketua OC Muhammad Hatta SAg, Sekretaris OC Drs Zulfan Kurniawan, Bendahara OC Asnawi Mangkualam, Kadisporabudpar H Azhar Effendi Lubis SE, mengisyaratkan kepada seluruh pengurus OKP, agar menyerahkan foto copy SK terbaru dari pimpinan OKP di atasnya kepada panitia, yang maksudnya hanya untuk pendataan. “Selain itu, juga perlu disampaikan kepada seluruh aktivis pemuda yang tergabung dalam OKP juga diharapkan partisipasi dari OKP, untuk suksesnya Muskot ini, setiap pimpinan OKP di Kota Tebing Tinggi dapat menyumbangkan spanduk atas nama OKP-nya yang dipasang di tempat-tempat umum,”katanya. Menjelang pelaksanaan Musyawarah Kota (Muskot) KNPI/ Pemuda XI Kota Tebing Tinggi, mencuat empat nama kandidat antara lain, Frans Sinaga, Ahmad Adlan, Khairil ‘Oyon’ Amri dan M Hafril Fadly, akan memperebutkan kursi ketua KNPI, yang merupakan wadah bergengsi tempat berkumpulnya OKP di Tebing Tinggi. (MET)

UN SLTP di Sergai Dipantau 1.152 Pengawas Sergai-andalas Jumlah sekolah tingkat SLTP yang mengikuti Ujian Nasional (UN) di Kabupaten Serdang Bedagai, sebanyak 137 sekolah. Dari 137 sekolah peserta yang mengikuti ujian jumlah 10.326 orang ter-

diri dari tingkat SMP, MTs, dan SMP Terbuka, diawasi dua orang pengawas setiap kelasnya dengan jumlah yang cukup banyak, yakni mencapai 1152 orang. “Ruang kelas yang digunakan sebanyak 576 dan sampai saat ini belum ditemukan kerusakan naskah ujian ataupun kecurangan yang dilakukan peserta,” kata Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Arianto SPd, Senin (25/ 4) usai memantau UN di sejumlah sekolah. Pantaun andalas, di lokasi UN di SMPN 1 Teluk Mengkudu, tampak sejumlah pejabat Dinas Pendidikan Nasional Kabupaten Sergai memantau

Pelajar dengan serius mengikuti UN di salah satu ruang kelas SMPN 1 Teluk Mengkudu. jalannya ujian dan dihadiri Kadis Diknas Sergai Drs H Rifa’i Bakri Tanjung MAP, Sekretaris Dinas Edi Syahputra SPd, Kabid Dikdas Arianto SPd, KCD Teluk

Mengkudu Drs Syahrial, Camat Teluk Mengkudu Zulfikar SSos, dan sejumlah kepala desa serta tokoh masyarakat. (RYAD)

Pasangan Ibu dan Anak di Sergai Lomba Masak Nonberas

S

EMARAK hari Kartini ke- 132 Kabupaten Serdang Bedagai diisi dengan berbagai perlombaan antara lain Lomba masak dari bahan makanan nonberas, untuk pasangan ibu dan anak. Penilaian spontan berbusana kebaya bagi perempuan lanjut usia dan ceramah tentang pengembangan kepribadian dalam membina karir dan keluarga yang dilaksanakan di Aula Pangeran Bedagai dan Sultan Serdang kompleks Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, kemarin. Hadir dalam acara itu, Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi, Kapolres Sergai AKBP Drs Eri Safari MSi, Wabup Ir H Soekirman, Wakil Ketua DPRD Sergai Drs H Abdul Rahim dan Drs H Sayuti Nur MPd, Sekdakab Drs H Haris Fadillah Msi, Ketua TP PKK Hj Evi Diana, Ketua IKA DPRD Sergai Hj Susi Azmi Yuli, Ketua DPC GOPTKI Hj Marliah Soekirman, Ketua DWP Hj Imas Haris Fadillah, Ketua Bhayangkari Polres Sergai Ny Eri Safari, Ketua Bhayangkari Polres Tebing Tinggi Robert H Watratan, dan pengurus TP PKK Kecamatan. Bupati HT Erry Nuradi mengatakan, kaum wanita saat ini sudah semakin maju dan banyak menduduki posisi penting, baik dalam bidang politik, pemerintahan maupun lembaga legislatif. Hal ini terinspirasi dari perjuangan RA Kartini yang dengan keberanian dan pengorbanan tulus mampu menggugah kaumnya dari belenggu diskriminasi.” Demikian halnya Pemkab Sergai juga akan terus mendorong dan memacu perjuangan kaum perempuan untuk terus mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender,”ungkapnya. Sementara itu, Penasihat Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sergai, Hj Evi

Diana Erry mengemukakan, kaum wanita harus menemukan jati dirinya sehingga dapat menempatkan diri dan mengembangkan potensi diri seluas-luasnya, karena aktualisasi pemikiran dan perjuangan RA Kartini adalah suatu keharusan bagi setiap wanita sebagai penerus estafet perjuangan demi kemajuan wanita Indonesia. Sedangkan, Kepala LAN Regional Kalimantan, DR Meiliana SE MM menyatakan, wanita harus memiliki braind, be healthy dan behavior. Yang dimaksud dengan braind adalah agar para wanita memiliki pengetahuan yang luas dengan banyak membaca, diskusi atau mengikuti pertemuan-pertemuan maupun seminar. Be healthy artinya para wanita agar menjaga penampilan yang baik, hal ini didapat dengan menjaga kesehatan, kerapian dan menunjukkan ekspresi

suara, wajah dan tubuh yang baik. “Selain itu wanita juga diminta untuk menjaga behaviornya, yakni perilaku yang pantas dengan sikap yang positif, proaktif dan mengenali kekuatan dan kelemahan diri sendiri serta memiliki kepekaan etika,”tegasnya. Untuk perlombaan masak dari bahan non beras dengan gizi berimbang dengan kriteria penilaian cita rasa, kreativitas ragam campuran dan kandungan gizi dimenangkan oleh kontestan ibu dan anak dari Kecamatan Perbaungan sebagai juara I, Kecamatan Sei Bamban sebagai Juara ke II, Kodim 0204/DS sebagai juara ke III, Kecamatan Tebing Tinggi sebagai Juara Harapan I. Sementara Juara Harapan II dari Kecamatan Teluk Mengkudu dan harapan III adalah kontestan dari Kecamatan Serba Jadi. (RYAD)

LOMBALOMBA-Bupati Sergai, Ir H T Erry Nuradi MSi didampingi Wabup Ir H Soekirman, Unsur Muspida Sergai dan Istri, Ketua TP PKK Sergai Hj Evi Diana Erry, Ketua DPC GOPTKI Sergai Hj Marliah Soekirman, Ketua DWP Sergai Hj Imas Haris Fadillah foto bersama dengan para juara lomba memasak dari bahan nonberas.


ACEH MEMBANGUN

Selasa 26 April 2011

harian andalas | Hal.

14

Belum Maksimal

Kualitas Infrastruktur Jalan dan Jembatan Banda Aceh-andalas Kualitas pekerjaan bidang infrastruktur terutama bidang Bina Marga pelaksanaan jalan jembatan yang dilaksanakan di Indonesia, pada umumnya dan khususnya di Aceh belum memuaskan. Hal itu ditinjau dari kekuatan, kelayakan dan durabilitasi dalam memikul beban tetap maupun beban tidak tetap. Selain itu, disebabkan pengawasan tidak profesional. Hal itu disampaikan Kepala Perencanaan dan Pembangunan Jalan Nasional (SNVT P2JN) Aceh Soeryadi, dalam Bimbingan Tehnik Konsultansi Quality Control pekerjaan Jalan dan Jembatan (P2JN), Senin (25/4) di Regina Hotel, selama 3 hari yang dibuka oleh sekteris Bina Marga Dan Cipta Karya (BMCK) mewakili kepala dinas, dengan jumlah 300 peserta dari Konsultan Supervesi dan konsulten fisik. Untuk memperbaiki kelemahan pengawasan jaminan kualitas infrastruktur, Soeryadi mengtakan, pihaknya akan merencanakan pelatihan dengan pusat Litbang dan jembatan serta perusahaan konsultan supervise untuk mengikuti pelatihan tentang Bimbingan Teknis Quality Control Pelaksanaan Jalan dan Jembatan (P2JN). Bagi para Site Engineer, Chief Inspector, Quality Engineer, lab teknisi dan Inpektorat konsultan supervisi. “Para peserta yang akan dilatih untuk memiliki dan memperoleh kemampuan mengendalikan mutu proyek-proyek yang ditanganinya,” katanya. Soeryadi menambahkan, tujuan dan sasaran dari pelatihan Bimbingan Teknis Quality Control Pelaksanaan Jalan dan Jembatan (P2JN), agar para peserta yang bertugas mengawasi pekerjaan jalan dan jembatan dapat lebih memahami bidangnya. Untuk meningkatkan kinerja dan kualitas para peserta pelatihan, khususnya dibidang pekerjaan jalan dan jembatan serta mengembangkan pengetahuan dan keterampilan bagi para pengawas lapangan bidang dan jalan di lingkungan Dinas Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Aceh. (SALMAN)

Anak Aceh Jauh dari Patron Agama Bireuen-andalas Saat ini sebagian anak-anak di Aceh sudah agak menjauh dari patron agama Islam dan sifat keacehan. Salah satu penyebab terjadinya hal itu adalah mereka makin mudah mengakses informasi yang tak sesuai dengan norma agama dari berbagai media seperti internet dan televisi. “Untuk mengembalikan mereka ke prilaku yang sesuai ajaran Islam dan sifat keacehan, semua pihak mulai dari orang tua, pemerintah, dan elemen masyarakat lain harus bertanggung jawab dengan memberi pendidikan agama dan umum kepada mereka,” kata Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf dalam sambutannya pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 1432 Hijriyah di Masjid Besar Kutablang, Bireuen, beberapa waktu lalu. Kini, kata Irwandi Yusuf, di Aceh beberapa waktu lalu telah timbul lagi kelompok geng motor dan anak punk. “Mereka adalah anak-anak kita yang telah menjauh dari patron agama dan sifat keacehan. Mereka berasal dari keluarga yang mampu secara ekonomi, tapi sudah bebas seperti anak yang tak punya ayah dan ibu lagi,“ sebut Gubernur Aceh. “Atas nama Pemerintah Aceh, baru-baru ini saya bersama Kapolda Aceh telah meminta polisi dan Satpol PP untuk mengamankan mereka. Namun, niat baik itu ada yang memprotesnya dengan alasan itu melanggar HAM,” jelas Irwandi. Temu ramah dengan ulama se-Kabupaten Bireuen di sela-sela acara itu, Gubernur menyampaikan pentingnya partisipasi ulama dalam pembangunan Aceh. “Bersama ulama kita doakan semoga Aceh ke depan lebih baik lagi,” harap Gubernur seraya mengajak masyarakat Aceh agar mempertahankan tradisi peringatam Maulid karena kegiatan itu merupakan bagian dari budaya masyarakat Aceh dalam upaya mendekatkan diri dengan Rasulullah. Maulid yang dihadiri sejumlah ulama kharismatik Aceh turut dihadiri Pangdam Iskandar Muda yang diwakili perwira ahli Kodam IM Kolonel (Inf) Zulkarnen Usman, Muspida Bireuen Plus serta undangan. Selain itu pada kesempatan itu, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf bersama sejumlah ulama Aceh juga melakukan peletakan batu pertama pembangunan menara Masjid Besar Kutablang. Nama Masjid Besar Kutablang pada kesempatan itu juga diganti nama dengan penobatan menjadi Masjid Jamik Al-Ikhlas Kutablang. Prosesi penggantian nama itu dipimpin Abuya Prof Dr Muhibuddin Wali sekaligus memimpin doa dan zikir bersama untuk keselamatan masyarakat Aceh. Dalam kesempatan yang sama, Abuya juga memimpin pembacaan Surat Al-Fatihah serta doa lainnya yang ditujukan kepada almarhum H Bustanil Arifin, tokoh Aceh yang meninggal pada dua bulan lalu tepatnya Minggu 13 Febuari 2011 di Los Angeles, Amerika Serikat.(JND)

andalas/salman

KEINDAHAN BAHARI-Banda Aceh Fishing Tournament merupakan kegiatan nyata dari Kota Banda Aceh dalam rangka memperkenalkan sekaligus memamerkan keindahan dan keanekaragaman bahari di Aceh.

Korban Kebakaran Ditampung di Tenda Lhokseumawe-andalas Kebakaran yang menghanguskan puluhan rumah di Gampong Pusong Lama, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, yang terjadi Minggu (24/4) malam selain menyisakan kepedihan yang mendalam diantara warga yang rumahnya ikut terbakar, juga hilangnya mata pencarian dari bermacam usaha yang dilakukan warga. Hal ini diutarakan, Geusyik Gampong Pusong Lama, Muhammad kepada andalas, Senin (25/4) saat warga sedang mengumpulkan apa saja yang masih bisa digunakan diantara puing puing sisa kebakaran. “Nyaris tidak ada barang yang tersisa kecuali beberapa tiang kayu yang tidak sempat terbakar,” kata Muhammad yang didampingi beberapa perangkat gampong lainnya. Menurut Muhammad, dari hasil pen-

dataan sementara, terdapat sekitar 33 Kepala Keluarga (KK) yang rumah mareka telah rata dengan tanah akibat kebarakan yang sudah tiga kali terjadi selama 2010 dan 2011 di kawasan gampong Pusong Lama yang tergolong padat penduduk di kota Lhokseumawe ini. “Semua warga saat ini terpaksa ditampung di bawah tenda yang dipasang di lapangan bola kaki,” sebutnya. Dia menambahkan, syukur tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 1 miliar lebih. Sedih, memang, lanjut Geusyik, dalam kebakaran yang sempat mengundang kepanikan luar biasa warga kota Lhokseumawe karena kebakaran terjadi masuk dalam kawasan pusat kota. “Yang terlihat saat ini, wajah wajah sedih, selain rumah, harta benda juga sumber mata pencarian semua sudah musnah kalangan mareka yang menjadi korban,” ungkap Muhammad. Data sementara, 33 KK yang rumahnya terbakar masing masing, Muslem, Sudirman A Latif, Bilat, Hadijah A Gani, Razali, M Nur, A Mutaleb, Nurdin A Taleb, Kamaruddin, Nawi, Ayi, Haima-

13.633 Siswa SMP Sederajat

Ikuti UN di LhokseumaweAceh Utara

mah, Bakri, Jafar, Aisyah Lidan, Hamdani, Aisyah, Ismail, Hendra, Nurdinur, Muslim , Nasir Aiyub, Faisal, Wahab, Zulkarnaini, Muhammad, Aminah, Yusnidar, Muzakir Yahya, Yuswar, Rosalina, Taharuddin, dan Ramli P. “Semua mareka korban kebakaran ini sangat membutuhkan bantuan termasuk pakaian seragam anak anak yang sekolah dan perlengkapan lainnya,” kata Muhammad yang juga ikut menjelaskan terhadap sumber api yang diperkirakan berasal dari sebuah rumah akibat terjadi ledakan tabung gas elpiji. Namun, kepastiannya masih dalam pelacakan polisi. Kapolres Lhokseumawe, AKBP Kukuh Santoso melalui Kapolsek Banda Sakti, Iptu Ibrahim Prades menyebutkan, polisi masih melakukan penyelidikan. Informasi sementara, akibat adanya ledakan yang bersumber dari tabung gas di sebuah rumah warga. “Informasi ini bukan untuk proses hukum, karena ledakan tabung gas terjadi di seluruh Indonesia. Penyebab sementara adanya ledakan tabung gas,” ujar Kapolsek. (UCR)

Kelautan dan Perikanan Abdya Memuaskan Blangpidie-andalas Potensi kelautan dan perikanan di sepanjang lintasan pesisir Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) mulai dikembangkan dengan digelarnya lokakarya menggali potensi pesisir dan kelautan yang dimiliki di tujuh kecamatan. Lokakarya yang digelar, akhir pekan lalu menghadirkan Dr Ir H Rokhmin Dahuri MS, guru besar IPB Bogor dan Ir Agus A Budiman MAg Direktur SDI kementrain Kelautan dan Perikanan RI di Hotel Lauser Blangpidie. Acara tersebut juga dihadiri Bupati Abdya Akmal Ibrahim SH, Ketua DPRK M Yusuf, Kapolres Abdya AKBP Drs Subakti, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Ir Zuriat dan Ketua Percepatan Pembangunan Wilayah Pesisir dan Pengelolaan Lahan Telantar Lukman SE dan Wakil Ketua Muslizar MT SP. Rokhmin dalam materinya menyatakan, Abdya memiliki potensi kelautan dan perikanan cukup besar yang terse-

bar di tujuh kecamatan masing-masing Kecamatan Susoh, Setia, Tangan-Tangan, Manggeng, Lembah Sabil, Kuala Batee dan Babahrot. ”Bila potensi yang ada bisa dikelola dengan baik akan menjadi sumber kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat,” kata Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan itu. Untuk mengwujudkan itu, perlu ada kerjasama antara kepala dinas yang terkait termasuk komunikasi yang lancar. Bukan itu saja, tetapi semua kemampuan harus dikerahkan agar tidak ada yang bekerja setengah-setengah. Kepada pemerintah Abdya, dia mengharapkan agar dalam mengembangkan potensi kelautan dan perikanan perlu dipertimbangkan tiga hal yaitu pertumbuhan ekonomi, menyerap tenaga kerja dan ramah lingkungan. Sebelum menggelar lokakarya, panitia melakukan kunjungan kewilayah pesisir (fleld trip) di lima kecamatan mulai dari Susoh hingga ke Lembah Sabil.

Rombongan yang dipimpin Wakil Bupati Abdya Ir Syamsurizal MSi dan didampingi Ketua panitia Muazam SE ST MM melihat sejumlah potensi pesisir baik kelautan, air payau maupun air tawar. Selain itu tim juga menijau belasan intrasuktur penunjang yang harus segera dibangun. Sementara itu, Bupati Abdya Akmal Ibrahim SH mengatakan, sumber daya pesisir dan perikanan merupakan salah satu modal dasar pembangunan nasional dan pembangunan daerah. Potensi kekayaan sumber daya pesisir dana jasa-jasa lingkunagn mempunyai nilai ekonomis dan ekologis yang tinggi sehingga perlu dimanfaatkan secara lestari. Lukman SE Ketua Percepatan Pembangunan Wilayah Pesisir dan Pengelolaan Lahan Telantar menjelaskan, acara lokakarya terlaksana atas prakarsa tim percepatan pembanguan wilayah pesisir dengan pemkab setempat. (YAN)

Lhokseumawe-andalas Hari pertama Ujian Nasional (UN) tingkat SMP sederajat, Senin (25/ 4) diikuti sebanyak 13.633 siswa dari 165 sekolah di wilayah Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara. Abdul Jaban Spd MPd Kasi Kurikulum dan Tenaga Teknis Pemuda dan Olah Raga kabupaten Aceh utara di ruang kerjanya mengatakan, siswa yang mengkuti UN di Aceh Utara untuk tingkat SMP/MTS berjumlah 10.086 siswa yang terdiri dari 7.919 siswa SMP dan 2.167 siswa MTS. Siswa-siwa tersebut berasal dari 135 sekolah yang terdiri dari 92 sekolah SLTP dan 43 sekolah MTS. Abdul menambahkan, kondisi UN untuk tingkat SMP di Aceh Utara berjalan dengan baik tanpa ada kendala apapun. Segala kebutuhan UN di lapangan telah disalurkan. Untuk lembar jawaban juga mencukupi tidak ada kekurangan. “Maka kita harapkan nantinya UN di Aceh Utara dapat lebih baik dari sebelumnya,” kata Abdul Jaban. Sementara itu, Drs Tarmizi MPd yang merupakan Sekretaris Panitia UN 2011 Kota Lhokseumawe mengatakan, jumlah siswa untuk tingkat SMP berjumlah 2.503 yang berasal dari 18 sekolah dan untuk siswa MTS berjumlah 1.044 yang berasal dari 12 sekolah, tuntuk total keseluruhannya berjumlah 3.547 siswa yangt berasal dari 30 sekolah. UN tingkat SMP di Kota Lhokseumawe juga berjalan dengan baik, namun di lapangan terdapat kesalahan amplop yang tertukar. Pada paket soal yang bertulis soal paket susulan tetapi isinya cadangan, sedangkan untuk amplop paket cadangan berisikan soal paket susulan. Hal itu disebabkan kesalahan percetakan yang membuat pengawas bingung dan agak terganggu dalam membagikan soal ke para peserta UN. Tarmizi menghimbau kepada pihak percetakan agar lebih berhatihati dalam mencetak naskah soal. Sehingga, tidak tertukar seperti yang terjadi saat ini, amplop dan isinya berbeda. Untuk ke depan diharapkan agar melakukan pemerikasaan sebelum dikirimkan ke daerahdaerah. (RZ/SYN)

Hari Pertama UN di Bireuen Aman dan Terkendali Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) hari pertama, Senin (25/4) di wilayah Rayon Kabupaten Bireuen yang meliputi tiga subrayon yakni wilayah Barat, Tengah dan Timur aman dan terkendali.

andalas/suherman amin

TEKUN-Peserta UN siswa SMP Negeri 1 Bireuen tekun menjawab soal ujian nasional di hari pertama.

PANTAUAN andalas di beberapa sekolah baik dalam subrayon Tengah, Timur dan Barat dilaporkan tidak ada masalah secara umum dan terkendali. Bahkan, apa yang diisukan menyangkut kunci jawaban yang dipersiapkan sebelumnya oleh siswa juga tidak ada. Kabid Dikmenjur Disdikbudpora Bireuen Drs M Nasir usai monitoring di wilayah tengah menyebutkan, jumlah peserta yang terdaftar sesuai dengan data peserta UN

SLTP sederajat yang sudah dikirimkan ke Jakarta sebanyak 7.240 peserta dan sudah termasuk siswa Rintisan Sekolah Berstandar Irternasional (RSBI) di SMP Negeri 1 Bireuen. Nasir menyebutkan, dari 7,240 peserta ternyata ada yang tidak menguikutinya namun belum jelas jumlahnya karena belum seluruhnya ada laporan dari subrayon masingmasing. Sementara Kepala SMP Negeri 1 Bireuen Halim SPd didampingi Jufri guru senior dan Panitia di sekolah tersebut dan Ka Tunya Nurjani mengatakan, di SMPN 1 Bireuen peserta UN sebanyak 346 peserta Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2010/2011 dan siswa SBI sebanyak 48 orang. Menurut Halim, ke-346 siswa yang mengikuti ujian nasional di hari

pertama mata pelajaran Bahasa Indonesia terdiri atas siswa regular sebanyak 298 dan SBI 48 orang. Dijelaskan, mereka semua memang siap menghadapi pertarungan mengahadapi UN, apalagi sudah sejak lama dilakukan pembinaan serta sosialisasi menyangkut tehnis dan tata cara kerja. Sehingga, mereka tidak membingungkan dalam proses jawaban yang menggunakan lembar jawab komputer. “Tak ada yang perlu ditakutkan, karena UN itu merupakan tolok ukur prestasi siswa demi pemetaan kualitas pendidikan, dan hal itupun sudah bertahun-tahun dilaksanakan,jadi bukanlah hal yang baru,” ungkap Halim sembari menyebutkan peserta didiknya memang sudah benar-benar siap menghadapi UN walaupun UN kali ini sedikit berbeda dengan tahun lalu.

Halim menambahkan, jumlah peserta UN tahun 2010/2011 ini, sekolah yang dipimpinnya terbanyak dari 73 total sekolah tingkat SLTP yang bernaung di Rayon 09 Kabupaten Bireuen yang berjumlah 60 sekolah status Negeri dan 13 sekolah berstatus Swasta yang ada dalam wilayah Kabupaten Bireuen termasuk MTs N dan Swasta. Lebih jauh Baharuddin menyebutkan, tahun ini peserta UN dari SMP Negeri 1 Bireuen di hari pertama 2 orang peserta tidak ikut, namun ia belum jelas mengetahui karena belum menerima laporan secara resmi di pihaknya. Menyangkut siswa RSBI di sekolah yang dipimpinnya itu hanya dua ruang dengan jumlahnya sebanyak 48 orang dan itu memang siswa pilihan dari hasil tes terbaik yang dilakukan para guru ketika ia memasukinya. (HERA)


Selasa

SAMBUNGAN

26 April 2011

.........(Dari Halaman 1) terlebih dahulu kepada PT Star Indonesia. Bahkan, saat merubuhkan papan reklame itu, antara Erwin Lubis dengan Iskandar sempat terjadi keributan karena PT Star Indonesia tidak diberi kesempatan memperbaikinya. Saat papan reklame itu miring, tim PT Star Indonesia lengkap dengan peralatan sudah siap untuk memperbaikinya namun dilarang oleh Kadis Pertamanan. "Padahal hanya perlu setengah jam untuk memperbaikinya. Namun dilarang Erwin Lubis dengan alasan perintah Wali Kota Medan,” kata kuasa hukum PT Star Indonesia, Syaril SH SpN, kemarin. Lebih lanjut Syaril mengatakan bahwa dirinya selaku kuasa hukum PT Star Indonesia akan terus mengawal dan mengikuti kasus tersebut hingga tuntas. “Kita akan terus kawal kasus hingga tuntas,” tegas Syaril. Sebelumnya Direktur Ditreskrim Poldasu Kombes Pol Agus Andrianto SH juga pernah menegaskan pihaknya akan memproses kasus hingga tuntas sesuai dengan koridor hukum yang berlaku. “Kita akan proses kasus ini hingga tuntas tanpa memandang siapa terlapornya. Jika terbukti bersalah, pasti akan kita tindak. Jika sudah ada izin dan membayar mengapa harus dirusak,” tegas Agus beberapa waktu lalu.(HER)

Dinas TRTB Takut Stop J-City .........(Dari Halaman 1) Namun karena berbagai pertimbangan, seperti investornya merupakan warga Kota Medan dan pembangunan tersebut dianggap dapat menyerap banyak tenaga kerja, pihaknya membiarkan pembangunan J-City berlangsung meski tanpa IMB. “Pembangunan itu (J-City) kita akui sudah melanggar ketentuan dan melanggar Perda. Secara pribadi dan kedinasan kita akui kita sudah salah karena tetap membiarkan pembangunan itu. Tetapi kita juga tidak mau dianggap penghambat investor yang sudah mau berinvestasi di kota ini, karena bagaimana pun pembangunan itu juga untuk kemajuan Kota Medan,” kata Basaruddin. Ketika ditanya siapa nama investor J-City tersebut, Basaruddin mengaku lupa karena alasan pihaknya tidak terkait dalam proses penerbitan izin, kecuali hanya sebagai pengendali dan penertiban bangunan-bangunan yang berdiri tanpa ketentuan. “Saya tidak tau persis siapa nama investornya, tetapi kabarnya memang warga Kota Medan,” pungkasnya Dia mengatakan, secara administrasi pengembang JCity sudah mengajukan permohonan IMB. Namun karena lahan yang digunakan belum ditentukan peruntukannya, maka proses penerbitan IMB menjadi terkendala dan butuh waktu cukup lama. Sementara itu Kepala Di-

nas TRTB Medan Sampurno Pohan yang pada Senin (18/ 4) lalu usai meninjau lokasi JCity, sempat berjanji memberi toleransi seminggu kepada pengembang J-City untuk tetap melakukan aktivitas pembangunan. Menurut Sampurno pengembang J-City sendiri sudah ada niat baik untuk mengurus izin perumahan itu, maka diberikan toleransi. "Seminggu ini kita berikan tolerasi karena mereka sudah ada niat. Kalau dalam minggu ini tidak siap izinnya tidak selesai maka akan kita stop dululah," katanya. Menyikapi kasus J-City ini, Direktur Lembaga Bantuan Hukum Medan Nuriono mendesak Wali Kota Medan Rahudman Harahap mengambil sikap atas mega proyek J-City yang dianggap dapat menjadi salah satu penyumbang banjir di Medan di kemudian hari. Pasalnya, J-City dibangun berada di daerah greenland (jalur hijau) Sungai Babura yang dahulunya merupakan kawasan resapan air di Medan Selatan (Medan Johor). “Ada dugaan Rahudman Harahap justru yang ikut meloloskan dimulainya pekerjaan pembangunan J City. Hal itu terlihat dengan tidak adanya sikap yang diambil Rahudman Harahap dalam persoalan J-City. Dengan demikian, kita beranggapan bila di kemudian hari Medan kembali dilanda banjir, maka Rahudman dapat dianggap sebagai dalang banjir itu,” cetus Nuriono.(BEN/FEL)

15

Inkubator Tak Berfungsi Bayi Kembar Tewas

Poldasu ’Bidik’ Kadis Pertamanan Medan kah kemungkinan Kadis Pertamanan Kota Medan bakal tersangka? AKBP Rudi Rifani mengatakan, tergantung hasil gelar perkara yang akan dilakukan dalam waktu dekat. "Kita masih terus melakukan penyelidikan dan untuk mengetahui bakal tersangka, tergantung hasil gelar perkara yang dilakukan dalam waktu dekat ini. Pokoknya, kasus itu terus ditindaklanjuti,” ujarnya. Dia menambahkan, pihaknya sudah memeriksa pelapor, pemilik PT Star Indonesia Iskandar ST sekaligus menyerahkan izin papan reklame yang dirubuhkan di Jalan S Parman simpang Jalan Glugur Medan sekaligus bukti pembayaran pajak. Dalam dokumen yang diserahkan dan kini disita sebagai barang bukti untuk bahan penyelidikan, pihak PT Star Indonesia memiliki izin yang masih berlaku. "Soal izin reklame, memang wewenang Dinas Pertamanan, namun kita wajib mengetahuinya sebagai bahan penyelidikan," terangnya. Sebagaimana diketahui, papan reklame itu dirubuhkan pihak Dinas Pertamanan yang dipimpin Kadis Pertamanan Erwin Lubis, tiga pekan lalu, dengan alasan miring. Namun, pihak Dinas Pertamanan tidak memberitahukan

harian andalas | Hal.

.........(Dari Halaman 1)

Lembaran Soal Kurang, LJK Rusak .....(Dari Halaman 1) benahi masalah ini,” kata didampingi Sekretaris UN pengawas," ujar Alfon PS salah satu tenaga pengajar di sekolah tersebut kepada andalas usai memberi pengarahan kepada peserta UN di halaman sekolah itu, Senin (25/4). Saat ditanya berapa lembar materi soal ujian yang kurang maupun LJK yang rusak, Alfon mengaku belum mengetahuinya secara pasti karena sesuai aturan guru tidak diperkenankan masuk ke dalam kelas ujian. "Saya tadi hanya ditugaskan mengambil LJK sebanyak lima lembar dari rayon untuk mengganti lembar jawaban yang rusak. LJK yang rusak masih disimpan kepala sekolah dan akan dikembalikan jika sewaktu-waktu diminta pihak rayon maupun Dinas Pendidikan,” ujar Alfon didampingi Kepala SMA Methodist 5 Jusna SE. Kasus serupa juga ditemukan Komisi B DPRD Medan usai meninjau pelaksanaan UN di SMP Negeri 7 Medan. Menurut Sekretaris Komisi B Khairuddin Salim, masalah kekurangan lembaran soal ujian masih ditemukan di beberapa sekolah. “Sejauh ini tidak ada temuan penyelewengan dan hanya masalah kekurangan soal ujian yang bisa ditutupi dengan menggunakan cadangan soal. Ini bukan tergolong temuan kecurangan, tapi ke depan Dinas Pendidikan Medan harus mem-

Khairuddin. UN di Lapas Sementara itu seorang peserta UN tingkat SMP sederajat dan tujuh orang peserta UN tingkat SMA sederajat yang mengikuti ujian susulan di Lembaga Pemasyarakatan (L apas) Kelas II A Anak Tanjung Gusta tidak mendapat perlakuan khusus dari panitia ujian. "Para peserta tetap diperlakukan sama dengan peserta lainnya yang mengikuti ujian di sekolahsekolah. Mereka tetap diawasi pengawas ruangan, begitu juga waktunya tidak ada perbedaan," ujar Ketua Panitia UN di Sumut, Ilyas Sitorus saat meninjau pelaksanaan UN di Lapas Anak Tanjung Gusta, Senin (25/4). Seorang peserta UN Utama tingkat SMP sederajat yang mengikuti ujian yakni AP dari SMP Pahlawan Nasional. Sementara tujuh peserta UN SMA sederajat yang mengikuti ujian susulan yaitu KS, NP, OKP (SMA Santo Thomas), BCA (SMA Kalam Kudus), dan RP, MAS, AS (SMK Dwi Warna). "Ujian susulan tingkat SMA juga diikuti oleh seorang siswa yang menderita sakit patah tulang atas nama Reynold Julianto Simanjuntak. Siswa SMK Indonesia Membangun 1 Medan ini mengikuti UN susulan di tempat dia dirawat di Pengobatan Khusus Patah Tulang," tambah Ilyas

Sumut Yusri SH. Sementara itu Wali Kota Medan Rahudman Harahap menegaskan bakal ada sanksi hukum bagi siapa saja yang terbukti melakukan kecurangan dalam pelaksanaan UN. “Tindakan hukum pasti akan dilakukan apabila ada temuan kecurangan dalam pelaksanaan UN, termasuk kebocoran soal. Namun sejauh ini, kita belum ada terima laporan atau menemukan terjadinya kecurangan UN tingkat SMP ini,” kata Rahudman usai meninjau pelaksanaan UN di SMP Negeri 1 Medan. Rahudman didampingi Sekda Medan Syaiful Bahri mengharapkan agar pelaksanaan UN tingkat SMP yang berlangsung hingga 28 April 2011 berjalan lancar seperti pelaksanaan UN tingkat SMA pekan lalu. Berbeda dengan pelaksanaan UN tingkat SMA yang setiap harinya mengujikan dua mata pelajaran serta diawasi petugas dari lembaga independen, maka UN tingkat SMP sederajat setiap harinya hanya mengujikan satu mata pelajaran. Pengawasannya juga tidak melibatkan lembaga independen. Pada hari pertama, mata pelajaran yang diujikan yakni Bahasa Indonesia. Hari kedua matematika, hari ketiga Bahasa Inggris, dan hari terakhir pada 28 Maret 2011, mata pelajaran IPA. (SIONG/RIL/BEN)

Inkubator bayi yang berfungsi untuk menjaga suhu sebuah ruangan supaya suhu tetap konstan dan sekaligus membantu pernafasan bayi itu, tidak dapat digunakan karena rusak. "Perawatnya bilang oksigennya sudah habis. Tapi mereka nggak ada inisiatif dan malah kebingungan. Hingga bayi saya megap-megap mereka malah bengong. Karena tetap nggak ada penanganan, saya ngamuk di sana. Ini menyangkut hidup bayi kembar saya, tapi mereka malah nggak peduli," ujar Roy. Selanjutnya, Roy dengan menaiki taksi membawa bayi kembarnya ke RSU Pirngadi Medan sekitar pukul 11.30 WIB. Sayangnya, sekujur tubuh bayi kembarnya sudah

membiru. Saat di Ruang IGD kedua bayi laki-laki kembar ini diberikan oksigen dan alat pemanas guna menghangatkan tubuhnya. Dua dokter spesialis anak sempat melakukan pompa pernafasan detak jantungnya. Naas, penanganan yang diberikan pihak rumah sakit tidak membawa dampak berarti karena kedua bayi kembar tersebut sudah meninggal. "Saat mau dibawa ke Pirngadi, saya sampai mecahkan kaca spion orang karena mau cepat. Tapi, ternyata anak saya nggak bisa diselamatkan karena sudah kritis. Saya sangat sedih dengan meninggalnya bayi kami. Sementara ibunya masih dirawat di klinik dan belum tahu kalau bayinya meninggal," ujarnya sambil menangis.(STARBERITA)

Ahli Forensik Ungkap Bukti Baru Kasus Antasari .........(Dari Halaman 1) bagian dalam hasil visum, yakni pada bagian data-data, seperti diameter peluru. "Sejak saya menjadi dokter ahli forensik, tahun 1979, baru kali ini saya diminta menghilangkan data," tegasnya. Selain itu, Mun'im pun membantah telah mengganti keterangan saat menjadi saksi dalam persidangan. Dia menegaskan tetap memberikan keterangan sesuai hasil pemeriksaan. "Dia (penyidik) meminta apakah tulisan ini bisa dihilangkan, saya katakan, ini wewenang saya," katanya. Mun'im membantah ada pihak-pihak yang mengintervensi dirinya untuk tidak mengungkapkan fakta yang sebenarnya. "Kata-kata soal diameter peluru, mereka minta dihilangkan. Karena mereka itu tidak mengerti. Saya tidak diintervensi, tapi mereka tidak mengerti," tegasnya. Menurut Mun'im, dia menduga hal itu merupakan kesa-

lahan Jaksa Penuntut Umum perkara Antasari Azhar. "Saya rasa itu kesalahan Pak Cirus," ucapnya. Meski begitu, Munim menyerahkan sepenuhnya keterangan yang telah diberikan pada Majelis Hakim. Dia pun tidak mempersalahkan jika keterangannya tak dipertimbangkan Majelis Hakim dalam kasus Antasari. "Itu urusan hakim, dipakai atau tidak itu wewenang hakim," ujar Munim. Seperti diketahui, KY mengungkapkan adanya indikasi pelanggaran profesionalisme dari majelis hakim perkara Antasari dari tingkat pertama sampai kasasi dengan mengabaikan beberapa bukti-bukti kunci dalam perkara tersebut. Bukti-bukti kuat yang dimaksud adalah adanya pengabaian keterangan ahli balistik dan forensik. Selain itu, juga pengabaian atas bukti berupa baju korban yakni Nasrudin Zulkarnain, yang tidak pernah dihadirkan dalam persidangan. (VN)

Syamsul Sempat Berutang ke Menantu Elvie Sukaesih .........(Dari Halaman 1) mudahan majelis hakim bisa ya, Pasar Minggu untuk diambil Hamid. "Itu (rumah) juga masih kurang," ucapnya. Rumah inilah yang akhirnya disita KPK. Penyidik menilai rumah ini ada kaitanya dengan tindak pidana korupsi Syamsul. Di hadapan majelis hakim pimpinan Tjokorda Rai Samba, suami penyanyi dangdut Fitria Elvie Sukaesih itu menyayangkan rumahnya ikut disita KPK untuk jadi barang bukti kasus Syamsul Arifin. "Uang Rp10 miliar kan sudah dikembalikan ke KPK, mestinya rumah juga dikembalikan kepada saya. Mudah-

memutuskan ini," pinta Hamid. Bayarkan Utang Saksi lain yang memberikan keterangan adalah I Gede Made Kapita Jaya. Menurut Made, Syamsul ternyata pernah membayarkan utang Rizal Malik, pengusaha angkutan batubara sebesar Rp300 juta kepadanya. Menurut Made, awal perkenalannya dengan Syamsul dan Rizal terjadi secara tak sengaja di sebuah restoran sebuah hotel di Jakarta. Dari pertemuan itu Made tertarik dengan bisnis Rizal. Diapun mengiventasikan uang Rp 300 juta kepada Rizal. Dua bulan berjalan, Rizal

Malik meninggal dunia. Made pun panik karena Rp300 juta uang miliknya belum kembali. Sementara saat itu Made berencana membeli sebuah rumah di Perumahan Raffles Cibubur. Made kemudian menceritakan masalahnya ke Syamsul. "Saat itu beliau (Syamsul) bilang nantilah," ungkapnya. Setelah menunggu satu tahun dalam ketidakpastian, Made dihubungi Syamsul. "Saat itu hari ulang tahun TNI, dia (Syamsul) nelepon, nanya, "Di mana kau?" Saya bilang saya lagi nyari rumah. Dia tanya "Ini uang kau dicicil boleh nggak?" Saya bilang boleh, dia transfer," tuturnya. Menurut Made, Syamsul

awalnya berniat menransfer uang itu ke rekening pribadinya. Tapi Made minta langsung di transfer ke rekening developernya hingga kemudian rumah itu jadi dia beli. Belakangan rumah yang dibelinya itu disita KPK karena diduga terkait kasus korupsi Syamsul. Made sendiri mengaku tak tahu darimana Syamsul mendapatkan uang untuk membayarkan utang Rizal Malik itu. "Rumah itu tidak terkait dengan kasus korupsi ini," katanya. Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Chatarina Muliana, dalam persidangan Syamsul kali ini seyogianya ada 20 orang saksi yang dihadirkan

tim penuntut umum, termasuk pedangdut Fitria Elvie Sukaesih. Namun yang hadir di persidangan hanya 12 orang. Mereka diperiksa perihal kasus dugaan korupsi APBD Langkat periode 2000-2007 yang dilakukan politisi Partai Golkar tersebut. Orang nomor satu di Sumut didakwa menggunakan Pasal 2 ayat 1 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Fitria Elvie Sukaesih, tidak menghadiri persidangan dengan alasan sakit. "Istri saya tidak bisa hadir karena sakit maag," kata Syekh Muhammad Bin Al Hamid, suami Fitria, kepada majelis hakim di Pengadilan Tipikor.(BBS/GUS)

Indah tidak juga sembuh. "Waktu diperiksa di laboratorium tahun 2009 lalu dikatakan anemia dan HBnya 3,5. Sekarang HB 3 dan berat badannya 18 kg, lahirnya normal. Dia memang tidak mau makan sayur," ujar Elita (27), kakak Indah dengan mata berkaca-kaca. Elita berharap agar kartu Jamkesmas adiknya dapat segera keluar. "Uang untuk pengobatan adik kami sudah Rp5 juta lebih," katanya seraya menambahkan RSUPM tidak ada mengutip biaya. Terpisah, pengamat kesehatan dr Delyuzar

mengatakan masalah anemia harus diketahui dahulu apa penyebabnya. "Bisa karena kanker darah, bisa karena gangguan pembentukan darah. Jadi harus diketahui penyebabnya dan diobati," katanya. Kasi Kepesertaan Jamkesmas Kemenkes RI Kamaruzzaman yang dihubungi terkait masalah Jamkesmas menjelaskan baru 200 kab/kota yang sudah meng up dating data dari 497 kab/kota. "Kita masih menunggu sampai akhir Mei semua sudah siap pemutakhirannya," ujarnya.(YN)

Pasien Anemia Berharap Dibantu Jamkesmas .........(Dari Halaman 1) merasa kebingungan dengan biaya yang dikeluarkan untuk anaknya yang membutuhkan darah. Suaminya, Sutiman (57) bekerja sebagai karyawan harian sebuah pabrik berpenghasilan sekitar Rp2 juta per bulan. Sementara biaya yang dibutuhkan untuk pengobatan anaknya sangat besar. "Selama di sini kami sudah mengeluarkan biaya Rp600 ribu, hanya untuk mendapatkan darah. Saya dan suami punya kartu JPKMS, anak saya terdaftar

dalam peserta Jamkesmas, tapi kartunya belum keluar," akunya seraya menyebutkan mereka mendapatkan darah di RS Elisabeth dan PMI Jalan Kayu Putih. Menanggapi keluhan Hotimah, Anggota Komisi B DPRD Medan Bahrumsyah yang saat itu berkunjung ke RSUPM dan menjenguk kondisi Indah Sari, meminta Dinkes Medan untuk mendorong agar segera mengirimkan pemutakhiran data Jamkesmas sehingga kartunya bisa segera dikeluarkan. "Dia terdaftar sebagai peserta Jamkesmas, maka-

nya tidak bisa masuk JPKMS. Kalau seperti ini pasienkan jadi terlantar. inilah persoalannya. Mereka sempat membeli darah," kata Bahrumsyah didampingi Anggota Komisi B M Yusuf di RSUPM. Menurut Bahrumsyah, masih banyak pasien yang mengalami hal seperti ini, masuk dalam peserta pemutkahiran data Jamkesmas namun kartunya belum keluar. "Jadi apa artinya jaminan kesehatan yang ada kalau tidak dapat digunakan seperti pasien Indah ini," kata Bahrumsyah. Kedua anggota dewan ini

juga meminta pihak rumah sakit untuk mencari solusi dan mendorong Dinkes Medan agar cepat mengeluarkan kartu Jamkesmas secepatnya. Saat dikonfirmasikan ke pihak RSUPM, Yenetti mengatakan pasien tidak ada disuruh membeli darah. "Pasien butuh darah, kebetulan di tempat kita tidak ada dan stok PMI juga kosong. Makanya mereka mendapatkan darah di RS Elisabeth. Ini tidak bisa diklaim karena tidak ada kerja samanya," terang Yenetti. Menurutnya, istilah

membeli darah juga tidak ada. Hanya saja kalau di PMI, ada uang pengganti bed dan pengolahan darah sebesar Rp120 ribu per kantong yang harus dibayar warga. "Ini pun bisa dikembalikan kalau berkasnya lengkap," ujar Yenetti. Sementara, Elita (27) kakak korban menuturkan awalnya adiknya mengalami demam dan pening. Namun, hasil pemeriksaan di laboratorium disebutkan kalau adiknya mengalami anemia. Bahkan, demi kesembuhan adiknya, mereka tidak hanya membawa ke klinik tapi juga ke pengobatan alternatif, tapi


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Selasa, 26 April 2011 | No: 1868/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Aniaya Istri, Ki Joko Bodo Resmi Tersangka

AGNES Monica hipnotis remaja Medan. Teriakan histeris remaja Medan menggema saat Agnes muncul dari belakang panggung. Agnes yang tampil bersahaja mengenakan kemeja putih di halaman KFC Titi Kuning Medan, Senin (25/4) pukul 17.00 WIB, dengan suara emasnya mampu memukau ratusan penggemarnya yang memadati areal parkir KFC Store Titi Kuning dan di sepanjang Jalan Tritura Medan. Ditanya sejumlah fans dan pengunjung lainnya, tentang kapan akan merilis lagu di luar negeri, ia optimis sekaligus minta doa dari seluruh penggemar, kiranya obsesinya tersebut bisa terwujud dengan baik. "Kalau kita berani bermimpi besar, disertai mental besar, mudahmudahan apa yang kita cita-citakan, apa yang saya harapkan bisa diwujudkan Tuhan. Saya akan komit memberikan yang terbaik buat musik Indonesia dan dunia,"ujarnya sambil mengumbar senyum kepada penggemarnya. Tak jengah dicecar sejumlah pertanyaan, baik oleh media maupun penggemar, Agnes banyak memberikan motivasi supaya bisa sukses. Ditanya soal tuduhan meniru penampilan artis lainnya, Agnes dengan rendah hati mengatakan tidak terlalu memikirkan hal tersebut. "Kita doakan saja orang-orang seperti itu, kan memang tidak mungkin semua orang senang dan puas sama kita. Saya selalu berusaha memberikan yang terbaik yang aku punya. Dulu saya mengenakan serba pink tahun 2007. Ketika Lady Gaga mengenakan pakaian yang sama tahun 2011, tidak ada yang bilang bahwa Lady Gaga meniru Agnes Monica. Jadi enjoy saja,"tuturnya. Dalam setiap melantunkan lagu, termasuk dari album terbarunya yang sudah go internasional, Paralyzed, yang dirilis Sony/ATV, perusahaan milik Michael Jackson, penggemarnya terus berteriak memuji dan memanggil nama Agnes. Agnes Monica yang baru-baru ini memenangi 7 JPOPS Music awards 2011 di Jerpang, tetap senyum, mengucapkan pujian dan apresiasinya kepada fansnya di Medan , dan menyumbangkan suara emasnya, membuat pejalan kaki, pengendara dan penonton tentunya terpukau dan memberikan aplaus meriah.

Branch Manager KFC Indonesia , Novrizal mengatakan, dalam tempo dua bulan saja, sebanyak 750.000 copy CD Agnes laku terjual lewat outlet KFC di Indonesia, dan bahkan tidak tertutup kemungkinan dalam waktu yang tidak lama akan menembus angka satu juta copy. "Agnes Mopnica punya daya jual tinggi. KFC adalag agen penjualan CD Agnes terbesar di Indonesia , jadi wajar saja kita menghadirkannya ke Medan . Banyaknya pengunjung hari ini diluar perkiraan kita. Trimakasih untuk Medan , terimakasih untuk pelanggan KFC dan fansnya Agnes,"ujarnya. Sementara itu, Dirut PT Aquarius, dimana Agnes bernaung, IIn, mengatakan pihaknya bekerjasama dengan KFC karena KFC sudah punya nama, punya reputasi. Terbukti mampu menjual ratusan ribu copy lagu Agnes hanya dalam tempo dua bulan. "Jumlah penggemarnya di Medan ini diluar dugaan kami. Menggandeng KFC juga salah satu strategi Agnes untuk bisa dekat dengan fansnya,"ujarnya.(MA)

KI Joko Bodo ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan KDRT (kekerasan dalam rumah tangga) yang dilaporkan sang istri, Ni Kadek Leli Mariati. "Benar, dia sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan tuduhan telah malakukan tindak kekerasan terhadap istrinya," kata Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Bali, AKBP Sri Harmiti, ditemui wartawan di Mapolda Bali, Senin (25/4). Setelah polisi meminta keterangan terlapor dan Ki Joko Bodo serta satu orang saksi yang melihat kejadian, akhirnya polisi menetapkan pria nyentrik itu sebagai tersangka.

Pria berambut gondrong itu dilaporkan wanita asal Kabupaten Buleleng, dengan tuduhan memukul. Peristiwa terjadi di seputar Perumahan Monang Maning, Denpasar, 30 Maret. Baru pada 31 Maret, ibu satu anak itu melaporkan Ki Joko Bodo ke Dit Reskrim Polda Bali. Laporan Mariati diterima bagian PPA dan tercatat dengan nomor laporan LP/145/III/2011/Bali/Dit Reskrim. Dalam laporannya, wanita kelahiran kelahiran 28 Agustus 1984 ini mengalami luka sobek pada pipinya di bagian bawah mata. Dari hasil penyidikan, Ki Joko Bodo dijerat pasal 44 UU RI No 23 tahun 2004 dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.(OKZ)

Putri Indonesia Dilarang Masuk Istana CARA berbusana Puteri Indonesia 2010, Nadine Alexandra Dewi Ames, dipersoalkan. Garagara memakai busana mini, Nadine dilarang menginjakkan kaki ke Istana Wapres. Nadine rencananya akan menghadiri acara pembukaan Munas VI Gabungan Pengusaha Jamu dan Obat Tradisional yang diselenggarakan di Gedung II Istana Wapres, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (25/4). Acara digelar mulai pukul 14.00 WIB. Nadine mengenakan baju terusan batik yang panjangnya di atas lutut. Saat hendak masuk ke ruang acara yang dijaga Paspampres dan petugas Protokol, Nadine dilarang masuk karena pakaiannya tidak sesuai dengan tata busana di Istana Wapres. Nadine sempat masuk ke ruangan pressroom. Perempuan yang kurang lancar berbahasa Indonesia ini

berusaha mengakali pakaiannya agar dapat masuk ke dalam ruangan. "Dia mengakali pakai kain tambahan. Tetapi ya tetap saja nggak sampai (tertutup). Dia masuk ke sini sama asistennya. Terus tanya-tanya, memang tidak ada ruangan lain ya Mas," kata seorang wartawan. Juru Bicara Wapres, Yopie Hidayat, mengatakan Nadine sudah disarankan untuk ganti kostum. Busana Nadine dinilai tidak sesuai dengan kode dan tata cara berbuasana atau dress code yang ditentukan di Istana Wapres. "Tadi karena kurang pantas disarankan buat ganti atau ditambahi. Sebenarnya bukan tidak boleh sih tetapi bajunya terlalu pendek," kata Yopie.(DTC)

Mayangsari

Belum Urus Surat Menikah MAYANGSARI dikabarkan telah mendaftarkan pernikahan resmi dengan Bambang Trihatdmojo. Saat ditelusuri, Mayang tak tercatat mendaftarkan pernikahan. Ibu Ai, ketua RT 02/08 Kelurahan Grogol Selatan, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, saat ditemui di kediamannya, mengatakan bahwa pihaknya tak tahu menahu soal kabar tersebut karena dari awal perpindahan Mayang, pihaknya tak pernah dikabari. "Oh, kalo dia (Mayangsari) enggak pernah mengurus ke sini dari awal," katanya, Senin (25/4). Diakui Ibu Ai, pelantun

lagu Tiada Lagi itu memang rumahnya masuk ke dalam lingkup wilayah RT 02 di bawah Ibu Ai. Namun, tidak pernah satu kali pun mengurus surat-surat melalui Ibu Ai. "Dia memang masuk wilayah RT 02, tapi kalau mengurus apa-apa selalu di RT 01," imbuhnya. Perempuan paruh baya ini menjelaskan, semua data kartu keluarga milik perempuan berdarah Purwokerto juga tidak ada padanya. "Di sini juga enggak ada data konkrit kartu keluarganya. Seharusnya kalau menurut aturan, dia (Mayang) masuk dalam wilayah sini," tutupnya.(OKZ)


Harian Andalas 26 April 2011