Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Selasa, 1 November 2011 | No: 2019/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

SK Pengangkatan Puluhan PNS Diduga Palsu CPNS/PNS YANG SK-NYA DIDUGA PALSU

Medan-andalas Puluhan calon pegawai negeri sipil (CPNS) maupun pegawai negeri sipil (PNS) terancam dicoret dari daftar kepegawaian menyusul terbongkarnya kasus pemalsuan Surat Keputusan (SK) pengangkatan tenaga hononer menjadi CPNS formasi sisipan TA 2011 di lingkungan Pemprovsu, baru-baru ini. Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) telah menangkap

tersangka pemalsu SK pengangkatan CPNS tersebut, T Hasanul

Bolqiah warga Jalan Maharani I, Komplek PDK, No 17, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan. Tersangka ditangkap atas laporan pengaduan dari Kabid Pengadaan dan Pembinaan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut Kaiman Turnip ke Poldasu setelah menerima pengaduan salah satu korban yang mengaku mendapat SK pengangkatan sebagai CPNS Pemprovsu dari tersangka.

1 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) H Nurdin Lubis SH MM meminta Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Inspektur Jenderal Polisi Wisjnu Amat Sastro untuk mengusut tuntas kasus ini. “Sebab, selain mencemarkan nama saya dan Pemprovsu, tindakan tersangka T Hasanul Bolqiah

Andi Surya (Tarukim Sumut) Eko Wahyudi (Inpraswil Sumut) Shahib Ghafar (Disperindag Sumut) Dewan Hilgar (Disperindag Sumut) Dheni Oka Mahendra Nawar (Pertanian Sumut) Wiwinda Wati (Dispenda Sumut) Herawati Maharaja (Inpraswil Sumut) Suprapto Wibowo (Dinkes Sumut) M Eko Putra Satria (Pertanian Sumut) Taufiq Husin (Pertanian Sumut) Dwi Utami Putri (Inpraswil Sumut) Nanang Suryo Utomo (Disperindag Sumut) Yulia Helfi SPd (Disperindag Sumut) Sella Husniyanti (Pertanian Sumut) Selli Syafriyantika (Pertanian Sumut) Chandra Putra P (Dishub Sumut)

Bersambung ke Hal. 15 Bersambung ke Hal. 15

Tersangka pemalsu SK CPNS.

ARSENAL vs MARSEILLE

LAGA

MENENTUKAN ARSENAL akan menjamu Marseille dalam matchday 4 Liga Champions Eropa, di Emirates Stadium, Rabu (2/11) dini hari nanti. Pertandingan ini akan sangat menarik untuk ditonton mengingat, laga ini menjadi laga .L.I.V.E. yang sangat m e nentuRABU k a n 2 NOV 2011 posisi Pukul kedua tim 02.45 WIB untuk menatap babak 16 besar Liga Champions dari atas puncak grup. Bagi the gunners Arsenal, kemenangan akan memantapkan posisi mereka sebagai pemuncak sementara klasemen Grup F sekaligus mengunci satu tiket ke babak 16 besar Liga Champions musim ini. Arsenal telah mengoleksi 7 poin dari

foto-foto: andalas/hs poetra

BENTROKAN–Petugas dari Polresta Medan dan Polsek Medan Baru melakukan penjagaan di pintu III Kampus USU untuk mencegah kembali terjadinya bentrokan antara mahasiswa Fakultas Teknik dan Fakultas Pertanian, Senin (31/10).

Robin van Persie

Bersambung ke Hal. 15

Kurs dan Logam Mulia, Senin, 31 Oktober 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 9395 1404 12482 14233 1143

Beli 9300 1390 12355 14089 1131

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 11244 2902 7128 8879

Beli 11127 2871 7055 8791

Mahasiwa USU Tawuran, 2 Motor Dibakar • Belasan Mahasiswa Terluka, Wartawan Nyaris Dihakimi Medan-andalas Bentrok antarmahasiswa kembali terjadi di Medan. Setelah mahasiswa Universitas HKBP Nommensen (UHN), kini giliran ratusan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang terlibat tawuran. Dua kelompok mahasiswa dari Fakultas Teknik (FT) dan Fakultas Pertanian (FP) USU bentrok di dalam kampus, Senin (31/10) sekira pukul 10.00 WIB. Sedikitnya 12 orang mahasiswa dari dua kubu mengalami luka serius dan dua sepeda motor dibakar. Bentrokan kemudian berlanjut hingga malam hari. Puluhan pelaku tawuran berhasil diringkus petugas kepolisian yang berjaga-jaga di lokasi. Sebagian

Sebuah sepeda motor habis terbakar dalam peristiwa bentrokan antar mahasiswa di USU. pelaku tidak mengantongi Kartu Tanda Mahasiswa (KTM), membawa sajam, molotov dan balok.

Keterangan yang diperoleh andalas di Kampus USU, bentrokan itu bermula saat seorang

Monyet Dua ABG Merawat Bayi Manusia Diduga

kawannya dari FT dan menye-

Bersambung ke Hal. 15

Bocah Ingusan Cabuli 5 Balita

akan Dijual ke Malaysia durasi 1 menit 26 detik itu, tampak sang monyet mengeluselus kepala bayi, juga bahkan tidur mengeloni si bayi. Sungguh pemandangan yang amat aneh dan langka. Kejadian yang terjadi medio Desember 2007 ini menjadi pembicaraan di kota tersebut. Penduduk setempat juga heran, meskipun hal ini terbilang kasus yang langka. Mereka terheran-heran dengan aksi monyet yang merawat bayi itu. Kok bisa, ya?(NET)

mahasiswa FT dipukul mahasiswa FP. Korban pemukulan kemudian memanggil kawan-

Radja Nainggolan

ANEH tapi NYATA

SEEKOR monyet di Dhenkanal, India, melindungi dan merawat seorang bayi selama dua puluh empat hari ketika ibunya terlibat dalam pekerjaan rumah tangga. Monyet datang ke rumah di pagi hari dan menghabiskan sepanjang hari mengurus bayi dan bahkan kadang-kadang tidur di rumah dengan si kecil. Kisah monyet merawat dan menjaga sang bayi ini sempat terekam video yang dipublis ke youtube. Dalam rekaman video ber-

Seorang mahasiswa yang terluka di kepala akibat terkena lemparan batu, dilarikan temannya ke rumah sakit.

Medan-andalas Petugas keamanan Bandara Polonia Medan menyelamatkan dua gadis anak baru gede (ABG) asal Probolinggo, Jawa Timur yang diduga hendak diperdagangkan ke Malaysia, Senin (31/ 10) sekira pukul 11.30 WIB. Keduanya yakni Maulana Safitri (18) dan Siti Soleha (18). Keduanya warga Dusun Pesisir I, RT 018 RT 001 Parjurangan Gending, Probolinggo, Jawa Timur. Dari tangan kedua gadis ABG berparas manis itu juga ditemukan, dua paspor masing-masing

Seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun diamankan warga ke kantor polisi karena diduga telah mencabuli lima bocah tetangganya yang rata-rata masih balita atau berusia antara 3-5 tahun.

andalas/asril tanjung

DISELAMATKAN–Siti Soleha (kiri) dan Maulana Safitri (kanan) diselamatkan petugas ke Posko Sekuriti Bandara Polonia Terminal Keberangkatan Dalam Negeri, Senin (31/10). atas nama Maulana Safitri No Paspor A-1431673 dan Siti Soleha No Paspor A-1385276. Melihat tanggal pembuatan yang tertera di paspor diketahui

kalau kedua paspor tersebut baru selesai dibuat pada Senin, 31 Oktober 2011. Hingga berita

Bersambung ke Hal. 15

INFORMASI yang diperoleh menyebutkan, bocah ingusan berinisial N warga Jalan Air Bersih, Komplek Barita, Medan itu mencabuli kelima bocah dengan terlebih dahulu mengajak para korban bermain kawin-kawinan. Menurut Darmi, salah seorang warga setempat mengatakan, N dikenal sosok yang pendiam dan rajin membantu ayahnya berjualan

sate. "Dia orangnya pendiam dan rajin membantu ayahnya berjualan sate, dan awalnya wargapun tidak ada yang tahu dengan kejadian ini. Setelah ada yang melihat tersangka melakukan itu, langsung ditangkap warga," terangnya, Senin (31/10). Sementara itu salah satu paman dari korban M Sihombing SH, saat dijumpai di kantor polisi mengatakan, awalnya perbuatan tersangka terhadap salah seorang korban dilihat teman korban sekitar pukul 18.30 WIB. Kemudian teman korban itu yang melaporkan kepada warga. "Ada temannya yang mengintip tersangka melakukan pencabulan terhadap korban di rumahnya, di situlah

Bersambung ke Hal. 15


Selasa 1 November 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

andalas/hs poetra

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting, Ika Ramadhani, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

PKS Pole Position Pilgubsu 2013

D

I saat partai-partai lain masih 'santai' dengan rutinitas kepartaiannya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) justru semakin menunjukkan keseriusannya menghadapi Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) yang dijadwalkan digelar pada Maret 2013. Kendati terbilang masih lama, partai berbasiskan massa Islam tersebut telah melakukan berbagai persiapan, termasuk menjaring tokohtokoh yang nantinya bakal diputuskan untuk diusung menjadi calon Gubsu. Keseriusan PKS menghadapi Pilgubsu 2013 tercermin dari isu yang dibahas dalam forum Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sumatera Utara di Hotel Polonia Medan, 29-30 Oktober 2011, yang dihadiri Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq. Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sumut Muhammad Hafez di sela-sela Rakorwil mengakui, pihaknya telah menjaring tokoh-tokoh yang mungkin bakal diusung PKS menjadi calon Gubsu mendatang. Penjaringan itu sendiri, sejatinya bisa disebut hanya sekadar formalitas belaka. Sebab, hampir dapat dipastikan PKS tidak akan mungkin memilih nama lain, di luar nama Gatot Pujo Nugroho (Plt Gubsu saat ini). Mengajukan nama Gatot merupakan pilihan terbaik bagi PKS sejauh ini. Dengan posisinya sebagai calon incumbent, banyak keuntungan politis yang bisa diraih Gatot dan PKS sendiri. Statusnya sebagai orang nomor satu saat ini, dipastikan akan memudahkannya menggalang dukungan serta melakukan berbagai manuver politik pencitraan, sebagaimana dilakukan Presiden SBY misalnya, menjelang akhir jabatan periode pertamanya sebagai presiden. Dengan keberadaan Gatot Pujo Nugroho sebagai Pelaksana Tugas (Plt), PKS layak disebut berada pada pole position pada Pilgubsu 2013 mendatang. Artinya, tanpa harus mencuri start pun, PKS tetap akan menempati pole position sekaligus paling diunggulkan memenangkan Pilgubsu 2013. Apalagi, jika figur Gatot yang wong Jowo itu, kemudian dipasangkan dengan tokoh berpengaruh di Sumut, yang berasal dari etnis Mandailing atau etnis Batak lainnya, akan mengejawantah menjadi kandidat 'The Dream Team', yang sukar ditaklukkan para rivalnya. Sebagai parpol yang kini menjadi penguasa di daerah ini, PKS yang kini menempati pole position Pilgubsu 2013, tentu tidak boleh terlalu percaya diri serta mengabaikan kekuatan pesaingnya nanti. Dengan kata lain, masih banyak pekerjaan rumah (PR) bagi PKS dan TS Gatot, agar citranya sebagai Pelaksana Tugas Gubsu dinilai positif dan berhasil oleh masyarakat Sumatera Utara. Keberhasilan Gatot mengemban tugas sebagai Plt Gubsu, dapat dipastikan akan sangat memengaruhi keberhasilannya saat mencalonkan diri sebagai kandidat Gubsu pada 2013 nanti. Masih banyak waktu untuk berbenah. Semoga obsesi mempertahankan jabatan Gubsu pada periode berikutnya, tidak membuat Gatot lupa pada tugas utamanya, meningkatkan kinerja SKPD Provsu serta mewujudkan dan memelihara suasana kondusif di tengah heterogenitas masyarakat di daerah ini.(**)

TANAH ADA ADATT Ribuan massa yang tergabung dalam Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia (BPRPI) berunjuk rasa, di kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Senin (31/ 10). Mereka menuntut pemerintah membentuk tim khusus menyelesaikan masalah tanah seluas 9.085 hektar yang terletak di Kabupaten Langkat dan Deli Serdang.

Massa Tuntut Distribusi Tanah Adat Tetap Pertahankan,Walaupun Nyawa dan Darah Taruhannya Medan-andalas Seribuan masyarakat yang tergabung dalam Badan Perjuangan Rakyat Penunggu Indonesia (BPRPI) bersama Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) mendemo Kantor Gubsu, Senin (31/10). Massa menuntut pemerintah mendistribusikan 9.085 hektar tanah adat ke masyarakat seperti yang telah disepakati sebelumnya. Ketua Umum BPRPI Harun Nuh mengatakan, mestinya pemerintah membentuk tim khusus yang melibatkan masyarakat adat untuk mencari tanah yang pernah didistribusikan kepada masyarakat BPRPI sebanyak 9.085 hektar pada masa Pemerintahan Gubernur Sumut EWP Tambunan pada 24 Mei 1980 lalu. Tanah yang dijanjikan tersebut terletak di Kabupaten Langkat dan Deli Serdang. Harun menegaskan perjuangan BPRPI tidak akan pernah berhenti sampai pemerintah merealisasikan hak masyarakat adat. “Haram bagi kami mengakui yang bukan hak. Tapi kalau itu hak kami, wajib hukumnya untuk menuntut

dan mempertahankanya, walaupun nyawa dan darah taruhannya,� kata Harun dalam orasinya. Harun mengungkapkan perjuangan mereka menuntut hak atas tanah adat yang tertuang dalam Surat Gubernur EWP Tambunan Nomor 14233/3 pada tanggal 24 Mei 1980 tentang usaha penyelesaian kasus tanah adat yang diperjuangkan BPRPI secara tegas ditujukan kepada Bupati Langkat dan Bupati Deli Serdang. Lalu ditegaskan kembali surat Bupati Deli Serdang yang saat itu dijabat Teteng Ginting Nomor10675/3 pada 4 Agustus 1980 tentang pendaftaran petani yang dikategorikan sebagai rakyat penunggu yang ditujukan kepada 10 Camat di Kecamatan Deli

Serdang. Selain itu ada juga surat Asisten Bidang Pertanahan Tengku Putra Aziz, yang mengatasnamakan Gubernur TK I Sumut, No 593.7/ii889 tanggal 30 April 1982 tentang penyelesaian tanah jaluran BPRPI di tujukan kepada Bupati Langkat dan Deli Serdang. Isi surat tersebut menyatakan secara khusus pada Bupati Langkat untuk realisasikan penyediaan lahan 1000 hektar tanah untuk BPRPI. Atas dasar itu, Pemprov Sumut diminta serius untuk melindungi tanah-tanah adat yang telah dikelola secara mandiri oleh masyarakat adat BPRPI. Karena dengan melindungi tanah adat yang dikelola mandiri merupakan contoh nyata keberhasilan dalam mewujudkan ketahanan pangan seperti yang menjadi salah satu prioritas program pemerintah. Setelah berorasi sekitar sejam sejak pukul 10.00 WIB, perwakilan pengunjukrasa diterima Kepala Bagian Pertanahan Biro Pemerintahan Pemprov Sumut Darwin Hutahuruk. Darwin menyatakan akan menyampaikan aspirasi tersebut ke Plt Gubernur Sumut. Sebab gubernur sedang dinas di Kabupaten Karo. Darwin juga menyatakan per-

masalahan tanah sudah menjadi fokus perhatian Pemprov Sumut selama ini. Beberapa kali pertemuan dalam forum komunikasi daerah soal sengketa tanah selalu menjadi pembahasan. Sementara itu, pantauan wartawan sebagaian massa ini terlihat membawa sejumlah spanduk dan klipingan koran serta berjoget di hadapan petugas kepolisian. Selain menuntut penyelesaian segera kasus tanah di dua kabupaten itu, massa BPRPI Sumut bersama Anggota Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN), juga mendesak Plt Gubsu, untuk membuat Peraturan Daerah atau surat keputusan khusus pengakuan dan perlindungan masyarakat adat rakyat penunggu. Menurut Harun, penerbitan regulasi itu sangat penting artinya bagi masyarakat adat rakyat penunggu yang selama ini selalu dibenturkan dengan aparat keamanan ketika menuntut pengembalian tanah ulayat ke pihak PTNP II (eks PTP IX). “Kami menuntut regulasi itu segera diterbitkan, karena tanah ulayat yang seharusnya menjadi milik masyarakat adat, justru oleh oknum-oknum di PTPN II telah diperjualbelikan kepada pihak ke

tiga. Sehingga, dengan terbitnya regulasi itu, maka harapan dilakukannya pengusutan oleh pihak berwajib kepada oknum-oknum di PTPN II yang telah memperjualbelikan tanah ulayat bisa dilakukan,� kata Harun. Aksi massa yang diikuti kaum hawa dan anak-anak itu, hingga beberapa jam berlangsung, tak juga mendapat tanggapan dari Gubsu. Bahkan, ketika aspirasi massa ingin diterima oleh salah seorang asisten di Kantor Gubsu, massa dengan tegas menolak. “Kami ingin aspirasi ini ditanggapi langsung Plt Gubsu, Gatot Pujo Nugroho. Kalau bukan Plt Gubsu, kami tak mau. Biarlah kami menginap di sini (Kantor Gubsu), sampai Plt Gubsu sendiri yang datang menemui rakyatnya,� ucap salah seorang delegasi massa sesaat setelah turun dari lantai VIII Kantor Gubsu, tempat pertemuan berlangsung. Aksi massa yang dimulai sejak pukul 09.00, dan terus berlangsung hingga pukul 17.00 itu, memang mendapat pengawalan ekstra ketat dari aparat kepolisian. Namun kehadiran Plt Gubsu yang diharapkan menerima langsung aspirasi massa, tak juga terjadi hingga sore hari. (WAN) Andalas/dp

Pembentukan Pansus PSB Butuh Kepastian Medan-andalas Ketua DPRD Kota Medan Drs Amiruddin diminta memberikan kepastian waktu pembentukan Panitia Khusus (Pansus) pelanggaran Penerimaan Siswa Baru (PSB) tahun ajaran 2011/2012. Pasalnya, pembentukan pansus tersebut ini sangat urgen karena menyangkut kelangsungan pendidikan di Kota Medan. Hal tersebut disampaikan Penasehat Fraksi PKS DPRD Medan Surianda Lubis kepada wartawan di gedung DPRD Medan, Senin (31/ 10). Ia menilai persoalan ‘siswa siluman’ dan ‘kelas gelap’ di sejumlah SMA Negeri di Kota Medan dalam PSB tahun ajaran 2011/2012 terkesan diabaikan. “Padahal berdasarkan temuan dari Komisi B DPRD Medan diketahui telah terjadi penyimpangan PSB di sejumlah SMA Negeri di Medan seperti SMAN 2, SMAN 3, dan SMAN 4, dan SMAN5. "Karena itu, Fraksi PKS meminta kepada ketua untuk segera menindaklanjuti usulan pembentukan pansus itu,� kata Suri-

anda. Selain dari Fraksi PKS, menurut Surianda, sejumlah fraksi lain di DPRD Medan juga sudah mengusulkan pembentukan Pansus PSB ini di paripurna melalui tanggapan fraksi dan disampaikan secara tertulis kepada Ketua DPRD Kota Medan. “Untuk itu, kita meminta kepada Ketua DPRD Medan untuk tidak memperlama lagi pembentukan Pansus PSB ini, mengingat pansus ini sangat penting karena menyangkut persoalan pendidikan,� ujarnya. Ketua DPRD Kota Medan Amiruddin saat dikonfirmasi secara terpisah membantah bahwa pihaknya telah mengabaikan usulan pembentukan

Pasus PSB tersebut. Amiruddin menyebutkan, belum terealisasinya pembentukan Pansus PSB tersebut karena memang belum dijadwalkan di dalam rapat Badan Musyawarah (Bamus). “Jadwal paripurna pembentukan Pansus PSB itu belum ada dibahas di Banmus,� ujarnya. Menurut Amiruddin, sejauh ini usulan secara resmi pembentukan Pansus PSB tersebut baru datang dari PKS dan sejumlah anggota Dewan dari beberapa fraksi. Namun, ia berjanji akan membawa usulan pembentukan Pansus PSB itu ke rapat Bamus, sehingga tidak selalu dituding sebagai penghambat pembentukan pansus tersebut. “Saya akan membawa persoalan ini ke rapat Bamus sehingga ‘bola panas’ PSB itu tidak berhenti di saya. Namun semua hasilnya nanti diserahkan kepada anggota Bamus, kapan penjadwalan Paripurna pembentukan pansus siswa siluman ini digelar,� tandasnya. (BEN)

MOBIL TANGKIANGKI-Satu unit mobil tangki bermuatan BBM avtur BK 86xx BM Nomor Lambung JET AI 18xx diduga sedang mengoplos ratusan liter avtur di Jalan Yos Sudarso Km 16 Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan,Senin (31/10).

Mobil Tangki Bermuatan Avtur Diduga Lakukan Pengoplosan Belawan-andalas Perusahaan penerbangan harus lebih hati-hati meneliti kualitas bahan bakar minyak jenis Aviation Turbine Fuel (Avtur). Pantauan wartawan koran ini, Senin (31/10), mobil tangki pengangkut avtur di Jalan Yos Sudarso Km 16 Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan diduga melakukan praktik pengoplosan. Saat itu Mobil tangki BK 86xx BM dengan nomor lambung JET AI 18xx mengeluarkan seratusan liter diduga untuk dioplos dan kembali dijual untuk perusahaan penerbangan, Senin (31/10). Seperti diketahui avtur atau secara internasional lebih dikenal dengan nama Jet A-1 adalah bahan bakar untuk pesawat terbang jenis jet atau turbo jet. BBM avtur diproduksi di

kilang-kilang Pertamina Di samping sebagai sumber energi penggerak mesin pesawat terbang, bahan bakar penerbangan juga berfungsi sebagai cairan hidrolik di dalam sistem kontrol mesin dan sebagai pendingin bagi beberapa komponen sistem pembakaran. Hanya terdapat satu jenis bahan bakar jet-yakni tipe krosene (minyak tanah), yang digunakan untuk keperluan penerbangan sipil di seluruh dunia. Karena akan merugikan dan membahayakan perusahaan penerbangan, diharapkan perusahaan penerbangan dapat melayangkan komplain ke Pertaminan bila ada menemukan avtur yang dijual pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. (DP)

Program DOT’s Masuk Akreditasi, Rumah Sakit Dekati Dinkes Sumut Medan-andalas Beberapa rumah sakit di Sumut yang selama ini melayani penanggulan Tuber Colosis (TBC) mulai merapatkan diri ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumut untuk komit dalam penanggulan penyakit ini di Indonesia. Hal ini dilakukan rumah sakit sejak program Directly Obeserved Treatment Short Couse (DOT’s) atau pengobatan TB jangka pendek yang diawasi, masuk dalam Standar Pelayanan Minimum (SPM) Rumah Sakit dan menjadi salah satu syarat menjadi akreditasi.

“Sudah ada MoU, tapi sekarang sudah masuk ke dalam akreditasi standar pelayanan umum rumah sakit,� kata Kepala Seksi (Kasi) Pemberantasan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Sukarni di ruang kerjanya,Senin (31/10). Dikatakannya, selama ini, pelatihan kepada petugas kesehatan seperti bidan dan dokter untuk program DOT’s sudah dilakukan. Namun, tidak dijalankan dengan baik oleh rumah sakit. “Begitu dilatih, petugasnya pindah dan belum ada komitmen dari direktur rumah sakit atas layanan kesehatan ini,� ungkap-

nya. Namun, saat layanan ini masuk dan menjadi dalah satu syarat akreditasi rumah sakit, beberapa rumah sakit yang tadinya tidak komit, sudah mulai menjalankan program ini. “Setelah mereka kita latih, kita juga menyediakan obat TB ini, formulir untuk mendata pasien, reagensia (zat untuk memeriksa kuman TB), dan bahkan mikroskop juga kita sediakan, kami hanya butuh data saja,� ujarnya. Hingga triwulan ketiga 2011, jumlah penderitanya positif di Sumatera Utara berdasarkan data Dinkes Sumut sebanyak 1.165 jiwa, dan penderita anak-

anak sebanyak 265 jiwa. “Hingga saat ini, kita sudah melakukan pelatihan kepada seluruh petugas puskesmas yang terdiri dari 572 unit puskesmas yang ada. Setiap puskesmas kita melakukan pelatihan 1 petugas bidan dan 1 dokter. Kalau rumah sakit, kita baru melakukan pelatihan sebanyak 38 persen rumahsakit dari jumlah 179 unit,� katanya sembari menambahkan jumlah penderita terbanyak di Kota Medan, Deli Serdang dan Langkat atau tergantung jumlah penduduknya. Tetapi, ujar Sukarni lagi, strategi DOTs yang diawasi merupakan salah satu standar

pelayanan minimal rumah sakit. "Kalau tidak diakreditasi akan ditanyakan apa permasalahannya," ujar Sukarni. Untuk TB paru, sambung Sukarni, diobati apakah sesuai dengan strategi DOT's atau tidak dimonitor, tidak dicatat. Pengobatannya harus standar sampai selesai makan obat 6 atau 9 bulan, tergantung tipenya. Kedepannya, pihaknya mengimbau rumah sakit mengikuti strategis DOT's dan adanya komitmen dari owner atau pemilik rumah sakit. "Tujuannya sebagai salah satu upaya memutuskan mata rantai penularan TB dan TB yang resisten," pungkasnya. (YN)


MEDAN KITA

Selasa 1 November 2011

harian andalas | Hal.

3

Biaya Rapat Koordinasi dan Konsultasi Dewan Ditambah Rp 5,4 Miliar Medan-andalas DPRD Medan mendapatkan penambahan anggaran biaya rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah sebesar Rp 5,4 miliar pada P-APBD Kota Medan 2011. “Penambahan itu (anggaran, red) muncul karena ada program-program baru yang merupakan usulan dewan bersama Pemko Medan, makanya muncul penambahan anggaran. Itu wajar dan

sesuai usulan Perda yang berjalan,” kata Ketua DPRD Medan Amiruddin Kepada wartawan di Gedung DPRD Medan, Senin (31/10). Amiruddin memastikan pihaknya bisa mempertang-

gungjawabkan penggunaan anggaran rapat koordinasi dan anggaran kunjungan kerja para anggota dewan luar daerah selama ini. “Sesuai dengan tahapantahapan yang telah ditetapkan, setiap penggunaan anggaran oleh anggota dewan harus dipertanggungjawabkan secara tertulis,” kata Amiruddin. Lebih lanjut Amiruddin mengatakan, seluruh hasil

kunjungan kerja ke luar daerah yang dilakukan anggota dewan selalu di bahas kembali dengan unsur pimpinan. Hasilnya disampaikan dalam bentuk rekomendasi dari anggota dewan untuk kepentingan masyarakat. “Hasil kunjungan kerja itu ada tahapannya untuk kemudian dibahas lagi menyeluruh dengan seluruh pimpinan fraksi,” ujarnya. Dia memastikan, angga-

ran rapat koordinasi dan konsultasi ke luar daerah, program peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) aparatur, anggaran program peningkatan kapasitas lembaga DPRD tersebut diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat dengan peningkatan kapasitas DPRD sebagai fungsi legislasi, pengawasan, dan fungsi anggaran. “Setiap kunjungan,

bimbingan teknis, dan lainnya yang dilakukan dewan berdasarkan usulanusulan peraturan daerah (perda) diprioritaskan untuk rakyat. Seluruh anggaran dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat yang tertuang dalam bentuk peraturan perundang-undangan,” jelasnya. Hanya saja karena berbentuk peraturan, yang

tidak bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, lanjut Amiruddin, kinerja dewan seringkali dianggap tidak maksimal. Masyarakat dan berbagai pihak menilai setiap kunjungan yang dilakukan anggota dewan tidak bermanfaat. “Kinerja dewan tidak maksimal karena hasilnya tidak terlihat langsung,” tandasnya. (BEN)

Pemprovsu Akan Rubah Status RS Haji Medan

ILUSTRASI

PEMBU PEMBUAATAN e-KTP e-KTP- Seorang wanita sedang diambil sidik jarinya untuk kelengkapan proses pembuatan e-KTP baru-baru ini. Pelayanan e-KTP di sejumlah kecamatan di Kota Medan diharapkan lebih baik sehingga tak menyita waktu terlalu lama bagi masyarakat saat menunggu atrian.

Urusan e-KTP Jangan ‘Gadaikan’ Penghasilan Warga Medan-andalas Pemerintah Kota Medan diminta untuk tidak ‘menggadaikan’ pendapatan atau penghasilan warga hanya untuk pengurusan KTP elektronik (e-KTP). Kecuali ada bentuk kompensasi yang diberikan kepada warga yang harus seharian menunggu giliran dalam pengurusan e-KTP. Hal itu dikemukakan Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Medan Surianda Lubis kepada wartawan di gedung DPRD Medan, Senin (31/10) menanggapi antrian cukup lama saat menghadiri undangan pengurusan eKTP di kantor kecamatan yang membuat waktu warga banyak tersita. “Seharusnya Pemko Medan sudah bisa melakukan evaluasi agar warga tidak begitu lama menunggu untuk pendataan pembautan e-KTP karena program ini sudah berjalan lebih kurang satu bulan. Kasihan warga yang harus menggadaikan penghasilannya hanya untuk e-KTP, karena kita tahu banyak warga Medan yang berpenghasilan harian,” katanya. Menurut Surianda, jika Pemko Medan sudah memiliki pola yang rapi tentu telah menyiapkan jadwal atau time scedule sehingga tidak akan terjadi penumpukan massa dalam pengurusan e-KTP. Artinya, petugas jangan mengundang orang yang tidak bisa dilayanani sehingga tidak terjadi penumpukan. “Kita tidak ingin PNS ini kerja rodi demikian juga masyarakat jangan sampai stres hanya karena terlalu lama menunggu. Oleh karenanya diperlukan pola yang baik dalam pengurusan e-KTP sehingga efektifitas dan efisiensi waktu bisa dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya. Menanggapi pernyataan Wali Kota Medan atas pelaksanaan pengurusan e-KTP yang belum memuasakan, menurut Surianda, seharusnya wali kota tidak hanya sekadar menyampaikan rasa tidak puas tetapi sebaiknya memanggil Kadis Kependudukan dan Catatan Sipil serta Camat untuk mencarikan solusi. “Tidak cukup hanya mengatakan rasa tidak puas, tapi lakukan evaluasi agar program e-KTP ini memiliki formula. Jika memang petugas tidak mampu memberikan pelayanan yang baik dalam pengurusan e-KTP ini, ya diganti saja, jangan hanya mengatakan rasa tidak puas,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kota Medan Ilhamsyah menilai, semrautnya pengurusan eKTP di a Medan dikarenakan Kepa-

la Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) tidak memiliki program yang jelas dalam mensukseskan program e-KTP sehingga terjadi penumpukan massa, padahal petugas sudah bekerja hingga tengah malam. “Kita (Komisi A, red) pernah menyarankan kepada Disdukcapil melalui rapat dengar pendapat untuk membuat jadwal yang dilakukan secara rotasi di masing-masing

lingkungan, hal ini untuk menghindari terjadinya penumpukan warga,” ketusnya. Politisi Golkar ini malah menyebutkan, penyebab utama terjadinya penumpukan ini karena Disdukcapil dinilai belum siap untuk menjalankan program e-KTP ini. Bahkan Komisi A dari awal sudah mengingatkan kepada Kepala Disdukcapil agar jangan bermain-main dalam masalah ini, apalagi menyangkut pelayanan kepada masyarakat. “Jika hasilnya seperti ini sekarang ini berarti Kepala Disdukcapil terkesan sepele dan anggap enteng. Dalam masalah ini, kita tidak mau Camat dan Lurah yang disalahkan, kepala dinas yang tidak memiliki program dalam pelaksanaan e-KTP ini,” tegas Ilhamsyah. (BEN)

106 Unit Perangkat e-KTP Akan Didatangkan yang akan mengoUNTUK kelancaperasikan perangkat ran pelaksanaan eitu sesuai dengan KTP (Kartu Tanda wilayahnya,” kata Eldin. Penduduk Elektronik) Dijelaskannya, di Medan, Pemko sebelumnya telah diMedan melalui Dinas lakukan pelatihan yang Kependudukan dan sama untuk 84 tenaga Catatan Sipil (Disdukoperator pada 5 Aguscapil) melaksanakan tus lalu. Jumlah peserta pelatihan operator yang mengikuiti pelatipenerapan e-KTP han ketika itu disesuai2011 di Hotel Dharma kan dengan perangkat Deli Medan, Senin (31/ yang akan didistribusi10). Selain itu, pada 12 kan yakni berjumlah 42 November mendatang, Dzulmi Eldin set dan kini sudah be106 unit perangkat erada di 21 kecamatan, KTP pinjaman juga segera didropping (didatangkan) ke masing-masing kecamatan mendapatklan 2 set dan kini sudah dapat sejumlah kecamatan. Wakil Walikota Medan Dzulmi melayani e-KTP. Sementara itu Kadisdukcapil Eldin dalam sambutannya mengatakan, Pemko Medan dalam melak- Medan, Darusalam Pohan dalam sanakan penerapan e-KTP telah laporannya mengatakan, tanpa memenuhi persyaratan untuk pe- didukung tenaga operator yang terlayanan penerapan e-KTP di Me- ampil tentunya pelayanan e-KTP kedan seperti pemenuhan daya listrik pada masyarakat tidak akan terlaktiap kecamatan, tempat pelayanan, sana dengan baik. Atas dasar itulah tenaga pelayanan baik tenaga pe- dipandang perlu dilaksanakannya mindai sidik jari dan pemindai tan- pelatihan untuk tenaga operator ini. Adapun tujuan pelatihan ini, kada tangan serta petugas operator. Tenaga operator harus mempu- tanya, guna meningkatkan pengenyai ilmu pengetahuan tentang IT. tahuan dan ketrampilan para tena‘’Untuk itu saya minta kepada sau- ga operator. Disamping itu para pedara peserta pelatihan supaya disi- serta juga dapat memahami dan plin mengikuti kegiatan ini. Apalagi memberikan pelayanan dengan pada 12 November 2011 akan di- baik, disiplin dan penuh rasa tangdropping perangkat pinjamanan e- gung jawab. Serta, terlayaninya penKTP sebanyak 106 unit untuk ke- duduk dengan rasa aman dan nyabutuhan di kecamatan. Saudaralah man. (BEN)

Medan-andalas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) memilih untuk merubah status Rumah Sakit (RS) Haji Medan yang saat ini berbentuk yayasan untuk dijadikan aset daerah. Setelah itu baru melakukan pergantian manajemen. Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sumut, Nurdin Lubis mengatakan Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho sudah memerintahkannya untuk mengkaji status yayasan yang diperkirakan sudah tidak lagi sesuai dengan undang-undang. Diperkirakan statusnya akan dirubah seperti RS Haji yang ada di Ujung Pandang dan Surabaya menjadi aset Pemprov Sumut. “Kita rubah dulu karena tidak sesuai lagi dengan undang-undang yang baru. Seperti di Jatim (RS Haji Surabaya) dan Sulawesi Selatan (RS Haji Ujung Pandang) itu dikelola Pemprov,” kata Nurdin kepada wartawan di DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan Senin (31/10). Setelah itu, lanjut Nurdin Lubis, Pemprov Sumut akan membenahi manajemen RS Haji Medan termasuk di dalamnya mengevaluasi kepemimpinan sebelumnya. Dalam pergantiannya akan diundang stakeholder terkait dalam membahasnya. Ketika disinggung terkait permintaan pengunduran diri Direktur MP Siregar secara langsung ke Sekda Sumut,

Nurdin membantahnya. Dia mengaku tidak pernah mendengar secara langsung pernyataan mundur dari MP Siregar. Begitu juga dengan surat pengunduran dirinya. Nurdin hanya mengetahui keinginan mundur dari MP Siregar tersebut dari sejumlah media. “Saya tidak pernah berhadapan langsung (dengan MP Siregar). Tapi saya lihat di media dia berkata begitu. Dari yang bersangkutan langsung belum ada,” ungkap Nurdin. Ketua Umum Forum Karyawan RS Haji Medan Hasby Tanjung menyambut baik keinginan Pemprov Sumut yang akan merencanakan merubah status RS Haji Medan yang selama ini dikelola yayasan. Namun diharapkannya itu bisa direalisasikan secepatnya dan bukan sekedar wacana. Namun lanjut Hasby, pihaknya mendesak Pemprov Sumut untuk terlebih dulu mengganti Direktur RS Haji Medan, MP Siregar sebelum melakukan perubahan status yayasan. Sebab dikhawatirkan selama perubahan status akan memakan waktu lama dalam pengkajiannya sehingga jabatan tetap masih dipegang MP Siregar. “Kita mendukung untuk lebih dulu diganti Direktur RS Haji sesegera mungkin. Baru bicara perubahan status,” kata Hasby yang juga Kepala Personalia RS Haji Medan itu. Humas RS Haji Medan Fauzi juga mendukung upaya Pemprov Sumut untuk merubah sta-

tus RS Haji Medan dari yayasan. Sebab hal itu sudah dilakukan RS Haji Jakarta yang ditangani langsung Kementerian Kesehatan, serta RS Haji Ujung Pandang dan RS Haji Surabaya yang sudah diambil alih Pemprov. Apalagi selama ini Pemprov Sumut tidak memiliki rumah sakit umum yang dikelola. Jika masih berbentuk yayasan maka dikhawatirkan manajemennya tidak akan pernah jelas dan akan rentan penyelewengan seperti yang terjadi saat ini. Bahkan sepertinya beberapa pihak yayasan seperti Gubernur, Ketua DPRD serta Dinas Kesehatan Sumut tidak mengetahui selama ini punya posisi di dalamnya. Sehingga luput dari pengawasan terkait manajemen dan layanan RS Haji Medan. Selain itu lanjut Fauzi, Pemprov Sumut juga harus mengusut keberadaan STIKES RS Haji Medan yang saat ini diklaim sebagai milik pribadi MP Siregar. Padahal STIKES tersebut berada di atas lahan RS Haji Medan yang luasnya 6,9 hektar. “Pemprov Sumut harus mengusutnya. Karena itu sudah pernah diakui di depan DPRD milik pribadi MP Siregar,” kata Fauzi. Jika STIKES tersebut sudah milik pribadi maka sudah ada pelepasan asset di dalamnya saat mendirikan gedung. Sebab sebelumnya STIKES tersebut merupakan Akademi Keperawatan (Akper) RS Haji Medan. (WAN)

Terkait Pengadaan PDH Diduga Sarat KKN

Sekretaris Kesbangpolinmas Sumut Akui Ditawari Komisi Medan-andalas Kasus dugaan persekongkolan dalam proyek pengadaan Pakaian Dinas Harian (PDH) Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Povinsi Sumatera Utara (Povsu) tahun 2011 semakin menguap ke publik. Pasalnya, Sekretaris Kesatuan Bangsa, Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Sumut, Machmuddin yang dikonfirmasi, Senin (31/ 10) mengakui rekanan berinisial Co pernah menjanjikan akan memberikan komisi sebesar 25 persen dari harga pagu kepadanya. Namun dia tidak memastikan bisa proyek pengadaan PDH tersebut pada rekanan Co karena keputusan jadi atau tidaknya proyek tersebut tidak terletak di tangan Sekretaris Kesbangpolinmas. Karena masalah proek pengadaan PDH tersebut terletak di tangan panitia. “Memang pernah Co mendatangi saya dengan menjanjikan komisi sebesar 25 persen, namun saya katakan, kita usahakan. Saya tidak janji, karena keputusan masalah proyek ini tidak ditangan saya, tetapi ditangan panitia,” ujar Machmuddin. Kalau masalah janji-janji seperti itu, sambung Machmuddin, bukan saja rekanan Co yang mengatakan demikian, tetapi hampir semua rekanan yang datang berjanji untuk memberikan komisi dengan angka bervariasi. Jadi dalam preoyek pengadaan PDH tersebut sama sekali tidak ada persekongkolan. Pihaknya akan memberikan proyek PDH tersebut kepada rekanan yang dinilai memenuhi standar. Lagi pula, proyek pengadaan PDH tersebut belum terjadi pembayaran. Karena pertanggungjawabannya belum tuntas. Kalaupun terjadi pembayaran dimaksud, Kesbangpolinmas sama sekali tidak ber-

andalas/Dok

DISOROTDISOROT-Sejumlah PNS sedang mengenakan Pakaian Dinas Harian (PDH) disalah satu di satuan kerja perangkat dinas Provinsi Sumut. Pengadaan PDH yang ditanggani rekanan mendapat sorotan karena diduga ada praktik KKN. wenang membayarkannya. “Biro Keuangan Setdaprovsu yang berwenang membayar proyek tersebut. Karena uangnya berada di Biro Keuangan,” tegasnya. Informasi yang diperoleh andalas tentang pengadaan PDH tersebut sarat dengan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN), bahwa rekanan lain yang akan menangani proyek tersebut disebut-sebut berinisial Jh akan mengeluarkan komisi sebesar 35 persen pada petinggi Kesbangpolinmas. Sebab, proyek senilai Rp 107.625.000 yang semula diarahkan pada rekanan Co akhirnya berpindah ke tangan Jh setelah berhasil menimpa komisi hingga 35 persen. Akhirnya rekanan Co menjadi gigit jari dan penonton yang penuh kekesalan dan rasa jengkel terhadap sikap plintat-plintut petinggi Kesbangpolinmas tersebut. Mulusnya dugaan konspira-

si proyek itu, diduga sudah diarahkan pada salah seorang rekanan yang diduga menjadi peliharaan petinggi Kesabangpolinmas Provsu dengan tujuan meraup keuntungan yang lebih besar. Soalnya, pada awalnya proyek pengadaan pakaian dinas tersebut diduga sudah dikondisikan kepada seorang rekanan Co dengan perjanjian pihak rekanan harus mengeluarkan komisi sebesar 25 persen dari nilai proyek dimaksud. Dilokasi terpisah, Ketua LSM Tranparansi Anggaran Lintas Instansi Indonesia (Tralindo), Drs R Damanik kepada andalas, Senin (31/10), mengatakan tindakan petinggi Kesbangpolinmas Sumut benar-benar sangat disesalkan. Karena bila benar proyek tersebut diberikan kepada seseorang rekanan hanya karena kesediaan memberikan komisi yang cukup tinggi, ini suatu perbuiatan melawan hukum. Untuk itu, diminta Inspektorat Provinsi Sumatera Utara (Irprovsu) supaya melakukan pemeriksaan terhadap pejabat terkait di jajaran Kesbangpolinmas. ‘’Bila tudingan ini mengandung kebenaran, supaya secepatnya melakukan tindakan preventif terhadap oknum pejabat Polinmas yang terkait tersebut,’’ jelas Damanik. Menurut Damanik, penunjukan rekanan lain tanpa ada alasan yang jelas tentu patut diduga terjadi KKN. Dan tidak tertutup kemungkinan hasil pengadaan pakaian dinas harian sebanyak 105 pasang senilai Rp 36.750.00, pakaian hansip/ linmas Rp 36.750.000 dan pengadaan seragam KORPRI senilai Rp 34.125.000 mutu dan kwalitasnya dikurangi. ‘’Berat dugaan, dalam pengadaan pakaian tersebut terjadi penyelewengan. Patut dipertanyakan, kenapa proyek tersebut dialihkan dari Co kepada rekanan Jh tentu ada sesuatu target yang dikejar oleh petinggi Kesbangpolinmas,’’ ujarnya. (WAN)


HUKUM & KRIMINAL

Selasa 1 November 2011

BAP 19 Tersangka Geng Motor Diserahkan ke Jaksa Medan-andalas Penyidik Reskrim Polresta Medan menyerahkan BAP 19 terangka geng motor yang melakukan penyerangan ke kampus USU beberapa waktu lalu ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, Senin (31/10). Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan, AKP Moch Yoris MY Marzuki SIK ketika dikonfirmasi wartawan melalui Kepala Unit Kejahatan Disertai Kekerasan, AKP Yudi Frianto, Senin (31/10) siang membenarkan pelimpahan tersebut. "Benar sudah kita limpahkan BAP 19 tersangka geng motor, beserta tersangkanya ke Kejaksaan" ujar Yudi. Menurutnya, pelimpahan itu diserahkan setelah pihaknya melengkapi BAP. Adapun nama 11 anggota geng motor itu yakni A.M.A, A.S.L, Y.S.S, Y.B.T, P.M, P.I.B, E.M, E.N, AJU, MLG, YAS, DCS, BMS, JFT, BRC, OR, AN, OS, dan D.S yang semuanya berusia belia dibawah 20 tahun.

Dari tangan mereka petugas mengamankan barang bukti berupa dua batu, pukulan besi, rantai dengan gembok, 10 unit HP, dan satu unit borgol. Selain itu, ke sembilan belas anggota motor tersebut tergabung dalam lima kelompok geng motor yakni Simple Life (SL), Cara Anak Nakal Bikin Asyik (Canabis), Berani Mati Bro (BMB), Nilam Berdarah (NB) dan Zampak Semua (ZS). Kepada polisi, anggota geng motor yang ditahan mengungkapkan mereka telah merencanakan penyerangan itu sejak Sabtu, (1/10) pagi. Sejak pagi sudah mereka rencanakan, mereka bergerak dari Darusalam, dan pada sorenya mendapat info kalau target sasaran mereka yakni ketua geng motor Ezto yang berinisial N sedang berada di USU, Selanjutnya begitu sampai di depan pintu I USU, geng motor ini sudah melakukan pengerusakan mobil yang terparkir, dan melihat sekelompok orang juga menjadi sasaran mereka.(HER)

harian andalas | Hal.

Tabrak Mobil Kijang di Perbaungan

Masinis KA Bisnis Sri Bilah Bakal Diperiksa Polisi Sei Rampah-andalas Masinis dan kondektur kereta api (KA) bisnis U5 Sri Bilah jurusan Rantau Prapat - Medan nomor Log BB 303-7303 yang menabrak mobil Toyota Kijang Krista BK 1188 WS di rel perlintasan KA Desa Deli Muda Hilir, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai, bakal diperiksa petugas Satlantas Polres Sergai. Kepala Satuan Lalulintas Polres Sergai, AKP Gunadi SB saat ditanya wartawan, Senin (31/10) belum dapat memastikan jadwal pemanggilan kedua masinis dan kondektur itu. “Dalam waktu dekat ini akan kita panggil,” kata Gunadi. Sebelumnya, sambung Gunadi, pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi diantaranya Kepa-

la Stasiun Lidah Tanah Desa Deli Muda Hilir, Perbaungan, Zulkifli (53), Aryanti (25) korban selamat, warga Jalan Paku, Lingkungan III, Tanah 600, Medan Marelan dan Herman (45) warga Dusun I, Pasar IV, Desa Sei Sijenggi, Perbaungan, sudah dipanggil untuk dimintai keterangannya. Aryanti ketika dimintai kete-

rangannya mengaku sebelum kejadian dirinya mendengar suara klakson KA dan melihat sang sopir (Almarhum Joko Susilo) menggunakan handphone ketika akan melintasi rel perlintasan KA di Desa Deli Muda Hilir, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai, yang palang pintunya atau portalnya tidak diturunkan. “Kata korban (Aryanti, –red) sebelum ditabrak KA bisnis U5 Sri Bilah jurusan Rantau PrapatMedan nomor Log BB 303-7303, ia sempat mendengar bunyi klakson KA, bahkan melihat sopir mobil yang ditumpanginya memegang HP ketika akan melintasi rel. Selanjutnya, tersadar di RSU dalam kondisi luka hampir di sekujur tubuhnya,” kata

Kasat Lantas. Hal senada juga dikatakan saksi lainnya, Herman Herman (45) warga Dusun I, Pasar IV, Desa Sei Sijenggi, Perbaungan, saat kejadian itu Herman mengetahui pintu perlintasan KA tidak ditutup ketika sebuah mobil Kijang Krista BK 1188 WS yang naas tersebut akan lewat, bahkan setelah ditabrak KA melihat seorang korban terlempar dari pintu belakang mobil. “Di lokasi kejadian, saksi Herman melihat mobil jenis kijang ditabrak KA saat portalnya tidak diturunkan. Tidak hanya itu saja, bahkan ia menyaksikan seorang penumpang (almarhum Supiyatik,–red) keluar dari pintu belakang mobil yang terseret hingga sekitar 278 meter,” tanandalas/imanuel sitepu

Polda Belum Temukan Bukti Keterlibatan Zulkifli Lubis Medan-andalas Penyidik Subdit III Tipikor Direktorat Reskrimsus Polda Sumut, belum menemukan bukti-bukti tentang keterlibatan Direktur Politeknik Negeri Medan (Polmed), Zulkifli Lubis dalam kasus dugaan korupsi yang kini sedang ditangani. Karena itu, status Zulkifli Lubis masih sebagai saksi. Sebab, untuk menjadikan seorang tersangka, polisi harus memiliku bukti yang cukup didukung dengan keterangan saksi. "Statusnya masih sebagai saksi. Sebab, belum ada bukti kita temukan tentang keterlibatan Direktur Polmed," tegas Kasubbid PID Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Senin (31/10). Ditegaskan mantan Kapolres Nisel tersebut, dalam pe-

nyidikan kasus dugaan korupsi Polmed penyidik masih menetapkan empat tersangka masing-masing berinisial HT, SS, SS dan DK. “Masih empat, belum ada penambahan tersangka baru,” jelas Nainggolan. Dikatakannya, untuk menetapkan seseorang menjadi tersangka, penyidik harus memiliki bukti yang cukup dan keterangan saksi. Penyidik tidak dapat menetapkan tersangka hanya berdasarkan keterangan saksi. Dalam kasus ini, Tipikor Polda Sumut telah melakukan penyitaan barang bukti berupa satu paket alat peraga masingmasing, tiga item robot, mikrowelle, network analyzer (untuk menangkap sinyal) serta sejumlah dokumen yang berkaitan dengan kasus itu. (HER) DITANGKAP – Seorang anak baru gede (ABG) dibekuk petugas Sat Res Narkoba Polrers Tebing Tinggi karena tertangkap tangan sedang membawa sabu-sabu di Jalan Pulau Irian, Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi

kuan tersangka barang tersebut sudah 5-6 kali dikirim dari Medan ke Jakarta, yang semuanya dikirim melalui jasa pengangkutan udara. Lebih jauh Andjar menjelaskan, setelah dilakukan pengembangan ke Jakarta, ternyata barang tersebut dikirim kepada Syaiful (pengusaha Jasa pengiriman) yang tinggal dikawasanBendungan Hilir di Jakarta. Selanjutnya, oleh Syaiful menyuruh salah seorang pegawainya Yudi yang kemudian mengambil kiriman tersebut bersama dengan Ilham (tukang ojek). Berdasarkan keterangan Syaiful, selanjutnya dilakukan pengembangan dan Muharram pun ditangkap. "Dikarenakan penyidikan kasus ini melibatkan dua Polda, yakni Poldasu dan Polda Aceh, jadi kita serahkan ke Subdit IV Mabes Polri," jelas Andjar. (HER)

Polri Siap Diaudit Jakarta-andalas Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Pol Saut Usman Nasution menyatakan pihaknya siap diaudit dan transparan terkait dugaan adanya dana hingga 14 juta dolar AS untuk mengamankan asetaset PT Freeport Indonesia di Timika, Papua. "Untuk masalah uang 14 juta dolar AS, Polri konsekuen, kami siap diaudit dan transparan bila ada penyimpangan," kata Saut Usman di Jakarta, Senin (31/10). Menurut keterangan Saut Usman, ia belum mengetahui proses pemberian dana pengamanan yang diberikan Freeport kepada anggota Polri yang bertugas di wilayah tersebut. "Kita belum tahu dana itu persisnya dan belum tahu sampai kapan tahunnya. . Bisa dicek ke Freeport dan internal kita dan lihat perkembangannya," kata Saut Usman.

Hal ini terkait pernyataan anggota Komisi I DPR Lily Wahid yang mengaku mendapat informasi PT Freeport Indonesia telah mengalokasikan dana hingga 14 juta dolar AS untuk mengamankan asetaset mereka di Timika. Uang itu diduga diberikan untuk jasa pengamanan kepada aparat polisi dan TNI. "Jadi begini, semua operasi termasuk operasi pengamanan proyek itu, negara juga membiayai, kemudian kalau misalnya pihak yang diamankan itu memberikan uang makan maka langsung kepada anggota," kata Kepala Kepolisian Negara RI (Kapolri) Jenderal Timur Pradopo di Jakarta, Jumat (28/10). Apalagi dalam situasi yang sulit di dalam tugas dan medannya. Kapolri menyatakan pemberian dan pengamanan itu akuntabilitasnya bisa dipertanggungjawabkan.(ANT)

das Gunadi SB. Terpisah, Kepala Stasiun Kereta Api, Lidah Tanah, Zulkifli (53) ketika dikonfirmasi mengatakan, bahwa palang pintu perlintasan KA di Desa Deli Muda Hilir, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai, (TKP, red) difungsikan hingga pukul 18.00 WIB. Sebab, lokasinya jauh dari stasiun KA dan tidak ada penerangannya. “Mungkin karena tempatnya jauh dari stasiun dan tidak ada lampu, maka pintunya hanya dipungsingkan sampai jam 6 sore aja,” jelasnya sembari mengaku sempat menyaksikan proses memisahkan mobil yang lengket dengan KA dan evakuasi korban yangt memakan waktu sekitar 50 menit sebelum di bawa ke RSU.(RYAD)

ABG Dibekuk Terkait Kasus Narkoba Tebing Tinggi-andalas Seorang anak baru gede (ABG) dibekuk petugas Sat Res Narkoba Polrers Tebing Tinggi karena tertangkap tangan sedang membawa sabu-sabu di Jalan Pulau Irian, Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, Senin (31/10) sekira pukul 14.00 WIB. Saat ditangkap dari tersangka YG (17) warga Jalan Pulau Kalimantan, Kelurahan Persiakan, Kecamatan Padang Hulu, Kota Tebing Tinggi, polisi menyita dua paket kecil sabusabu dan satu unit sepeda motor. Informasi diperoleh, tersangka ditangkap atas informasi masyarakat. Ketika diintrogasi tersangka mengaku hanya sebagai kurir dan disuruh oleh ND (masih dalam pencarian petugas) untuk mengedarkannya di Kota Tebing Tinggi. Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya, tersangka bersama satu unit sepeda motor dan dua paket kecil sabu sabu itu diamankan di Sat Narkoba Polres Tebing Tinggi. (HER)

Pengirim 50 Kg Ganja ke Bandara Polonia Suami-Istri Ditemukan Tewas Terbunuh Ditangkap Medan-andalas Direktorat Res Narkoba Polda Sumut menangkap dua orang pemuda yang diduga terlibat dalam pengiriman 50 kilogram narkotika jenis ganja ke Bandara Polonia Medan beberapa waktu lalu. Kedua pemuda tersebut, Muharam (27) warga Muara II Lhoksumawe berperan sebagai pengirim dan Syaiful, warga Jakarta berperan sebagai penerima. Mereka akan diboyong ke Mabes Polri. Direktur Narkoba Poldasu, Kombes Pol Andjar Dewanto, saat dikonfirmasi menjelaskan, kedua tersangka yang ditangkap secara terpisah ini bermula saat ditemukan ganja sebanyak 50 kg yang terdeteksi sebelum diangkut ke Jakarta. "Tersangka belum mengakui dimana gudang ganja yang selalu mengirim ke Jakarta," jelas Andjar, seraya mengatakan bahwa menurut penga-

4

Bogor-andalas Pasangan suami istri ditemukan tewas dirumahnya di wilayah Pondok Tajur Indah, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin malam, namun aparat belum berani menyimpulkan motif penyebab tewasnya korban. "Korban bernama Syarif Ongkowijaya (56) dan istrinya Ely (53)," kata Kanit Reskrim Polsek Bogor Timur, AKP Suharto. Suharto menyebutkan, jenazah suamiistri itu ditemukan oleh pembantu korban Karmila (34). Kamila menemukan keduanya tewas di lokasi pengisian air mineral isi ulang milik korban. Saat ditemukan, Karmila baru pulang menutup toko dan hendak menemui kedua

korban. Korban dikenal sebagai pengusaha air mineral di lingkungannya dan hanya tinggal berdua saja. "Kamila tinggal di rumah itu, setelah menjaga toko isi ulang mineral milik koban. Anak tunggal korban sudah meninggal 10 tahun yang lalu. Jadi mereka hanya tinggal berdua," kata Suharto. Suharto menyebutkan, saat ditemukan jenazah Ongkowijaya tewas di kamar depan dengan bekas jeratan dan ada tali hitam di dekat korban. Sedangkan Ely istrinya, ditemukan tewas di kamar mandi dengan luka tusuk di perutnya. Berdasaarkan hasil Olah tempat kejadian perkara, tetangga korban mengaku tidak mendengar suara-suara aneh saat peristiwa terjadi.

"Tidak ada barang berharga yang hilang mobil dan sepeda motor utuh. Brankas, dompet korban, dan handycam juga utuh. Yang hilang hanya dua telepon genggam," katanya. Terkait hal itu, lanjut Suharto, pihaknya belum berani menyimpulkan motif pembunuhan. Namun, pelaku diduga mengenal korban karena polisi menemukan empat gelas minuman jenis kopi instan yang masih berada di ruang tamu. "Kita masih menyelidiki kasusnya dan mengejar pelaku. Kami masih mengembangkan motifnya," kata Suharto. Untuk proses penyelidikan lanjut, Suharto, saat ini jenazah korban berada di RS Palang Merah Indonesia Kota Bogor untuk di otopsi. (ANT)

Toke Butut Bu Hong Tewas Usai Bertengkar dengan Anaknya? Pengusaha barang bekas atau toke butut Bu Hong (40) tewas usai bertengkar dengan anak kandungnya sendiri di belakang rumahnya di kawasan Jalan Selam VI, Lingkungan XI, Kelurahan Tegal Sari Mandala II, Kecamatan Medan Area, Senin (31/10) sekira pukul 08.00 WIB.

K

eterangan diperoleh, Hong tewas diduga karena gantung diri. Orang pertama yang melihat Hong tewas adalas istrinya Alwi (38). Saat itu istrinya tengah mengantar anak bungsunya Fani (15) pergi ke sekolah. Setibanya di rumah, Alwi terkejut dan berteriak histeris, saat melihat Bu Hong tewas dengan posisi sudah tergantung di belakang rumahnya dengan memakai tali kabel. Melihat itu, Alwi lantas memanggil kedua orang anaknya, Imelda dan Rosa untuk menurunkan

dari tali gantungan dan mendudukan korban di kursi yang berada di ruang tamunya. Ternyata, teriakan histeris dari dalam rumah korban, membuat warga sekitar berhamburan keluar mendatangi rumah korban. Selanjutnya, secara terburu-buru, Bu Hong dibawa keluarganya ke RS Metodis yang berada di Jalan Tamrin Medan untuk dilakukan visum tanpa memberitahu kepling setempat. Setelah dilakukan visum, lantas korban dibawa kembali ke rumahnya. Sementara Hendra (55) warga sekitar kepada wartawan mengatakan korban tewas diduga strees karena himpitan ekonomi, ditambah lagi pertengkaran dengan anak bungsunya, Fani yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). "Kemungkinan dia stres, ditambah lagi tadi pagi ia bertengkar dengan anaknya yang bungsu, karena meminta uang sekolah yang belum

dibayar" ujar warga. Pantauan wartawan di lokasi kejadian, menyebutkan pihak keluarga korban terkesan menutupnutupi motif kematian korban. Pasalnya, pihak keluarga tidak memberikan kabar kematian kepada kepling setempat, dan pihak berwajib. Sementara itu Kepala Lingkungan IX, Said Bahri Pohan, menjelaskan pihaknya baru mengetahui kejadian tewasnya pengusaha botot ini, berdasarkan informasi dari warga sekitar. "Saat itu saya lagi rapat di kecamatan, saya mendengar ada kabar yang menyebutkan ada salah seorang warga meninggal, pas saya cek ternyata mayatnya sudah dibawa ke Rumah Sakit," ujarnya. Selanjutnya, Said mengatakan korban sudah berdomisli di tempat itu selama 15 tahun. "Dia orangnya bermasyarakat, selama ini setahu saya dia tidak mempunyai penyakit" terangnya lagi. (ACO/HER)

Pembunuh Perawat Diringkus Jakarta-andalas Anggota Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) meringkus pelaku pembunuhan, Sadiman alias obleh alias Jangkung alias Marto (29) terhadap seorang wanita yang berprofesi sebagai perawat Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Hermina, Roudlotul Jumroh (26). "Sementara ini, pelaku merasa sakit hati karena ucapan korban," kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Gatot Eddy Pramono yang didampingi Kepala Satuan Subdirektorat I Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Polisi Helmy Santika di Jakarta, Senin (31/10). Gatot mengatakan anggota menangkap Sadiman di tempat persembunyiannya di daerah Indramayu, Jawa Barat, Minggu (30/10) malam. Gatot menjelaskan kejadian berawal pelaku merasa tersinggung dengan perkataan korban di tempat kontrakannnya, Jalan Letjen Suprapto Gang Ajid RT 006/01 Kelurahan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat, Rabu (26/10) Korban yang menempati rumah kontrakkan sama dengan pelaku, hendak mandi di luar kamarnya. Kemudian pelaku yang merasa sakit hati, masuk ke kamar korban, menunggu Roudlotul selesai mandi. Usai mandi, korban masuk ke kamar dan menjumpai pelaku, kemudian korban berteriak yang membuat pelaku panik. Saat itu, tersangka langsung mencekik leher, membekap mulut dan membenturkan kepala korban. "Pelaku mengaku sempat mau memperkosa, namun tidak jadi," ujar Gatot. Selanjutnya, Sadiman melarikan diri menggunakan sepeda motor milik korban, serta membawa kabur telepon selular. Tersangka sempat membawa motor korban ke bengkel karena rusak dan menggadaikan untuk ongkos melarikan diri. Gatot menyatakan penyidik masih mendalami motif pembunuhan yang dilakukan Sadiman terhadap Raoulotul Jumroh. Tersangka dijerat Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan juncto Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun.(ANT)


Selasa 1 November 2011

Polisi Kembangkan Kasus Pencurian Kabel Percut Sei Tuan- andalas Kepolisian Sektor Percut Sei Tuan hingga kini masih mengembangan kasus pencurian kabel tower Protelindo di Dusun I Desa Lau Dendang. Sebelumnya, Polsek Percut Sei Tuan yang menangani kasus tersebut telah menangkap seorang tersangka, Supriadi alias Supri Kondor. “Tanpa diminta warga, kami, kepolisian tetap akan mengembangan kasus pencurian kabel tersebut,� kata Kepala Polisi Sektor Percut Sei Tuan, Kompol Maringan Simanjuntak. Dalam kaitan itu, Maringan meminta kepada agar bersedia membantu petugas, dengan cara memberikan temuan atau kesaksian maupun petunjuk untuk keterkaitan pelaku Supri dengan kasus pencurian lain atau tindak kejahatan lainnya. Sebelumnya puluhan warga Desa Laut Dendang meminta Polsek Percut agar mengembangkan kasusnya, karena disinyalir masih mempunyai komplotan yang lainnya. “Permintaan warga ini dinilai sangat wajar, mengingat belakangan ini di Desa Laut Dendang sering terjadi pencurian, seperti pencurian laptop dari rumah warga, sepeda motor, jemuran, pencurian ternak dan lainnya,� kata Kepala Dusun (Kadus) I, Ahwan Efendi kepada wartawan, Selasa (25/10) di kantor Desa Laut Dendang. Kasus pencurian kabel tersebut menurut Efendi terjadi pada Senin (24/10) sekira pukul 03.30 WIB. Kasus itu diketahui dari hasil ronda keliling dengan warga. (FT)

Pelaku Jambret Dihakimi Massa Delitua-andalas Satu dari dua pelaku jambret di Jambur Halilintar Jalan Jamin Ginting, Medan babak belur dihakimi massa setelah ditangkap korbannya, Minggu (30/10) sekira pukul 10.00 WIB. Selanjutnya guna dilakukan pemeriksaan, tersangka Reza (26) warga Pasar III Tanjung Sari, Medan diserahkan warga ke Polsek Delitua. Sedangkan rekan tersangka DPO. Informasi diperoleh, saat itu korban Menda Inawati Br Ginting (47) bersama anaknya, Rendi Syahputra Tarigan (13) warga Pancur Batu Gang Becek dengan mengendarai sepeda motor hendak pergi ke gereja. Di TKP, dua pria mengendarai sepeda motor jenis bebek menyambar kalung Menda Inawati Br Ginting. Mengetahui ibunya menjadi korban penjambretan, Rendy langsung mengejar pelaku. Persis di Jalan Ngumban Surbakti, Simpang Pemda Kecamatan Medan Tuntungan, Randy berhasil mendekati sepeda motor pelaku lalu menunjangnya hingga kedua pelaku terjatuh. Melihat kejadian tersebut, warga di lokasi kejadian, datang dan beramai-ramai meringkus dan membabak belurkan salah seorang tersangka, Reza. Sementara rekan Reza yang dikabarkan warga Jalan Sei Serayu berhasil melarikan diri bersama sepeda motor yang dipakai keduanya untuk menjambret serta kalung emas milik korban. (STP)

HUKUM & KRIMINAL

Sub Agen Togel Dibekuk Polisi Namorambe-andalas Sub agen judi toto gelap (togel), Jait Pinayungan (38) dibekuk petugas Reskrim Polsek Namorambe ketika merekap kupon judi di kediamannya di Pasar IV Gedung Johor, Kecamatan Namorambe, Minggu (30/10) dini hari. Saat ditangkap dari tersangka, petugas menyita barang bukti satu unit handphone berisikan nomor tebakan angka togel serta uang Rp54 ribu. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, bersama barang bukti tersangka diboyong ke Mapolsek Namorambe. Kanit Reskrim Polsek Namorambe, Ipda Suhardiman ketika dikonfirmasi mengatakan penangkapan tersangka merupakan hasil pengembangan dari tersangka B (jurtul) yang ditangkap sebelumnya. “Sesuai dengan keterangan B, dirinya menyetor kepada Jait Pinayungan. Oleh karena itu, kita lakukan pengembangan. Dari hasil pengembangan, kita berhasil menangkap jait yang disebut-sebut berperan sebagai sub agen, " ucap Suhardiman. (STP)

5

Lagi, Curat Pecah Kaca Mobil Terjadi di Medan Medan-andalas Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) atau penjarahan isi mobil dengan modus memecah kaca mobil kembali terjadi di wilayah hukum Polresta Medan. Setelah di Jalan Pasundan Simpang Jalan Bersama, Jalan Sei Bah-

bolon depan RS Accuplast, dan Jalan Sendok Simpang Jalan Ayahanda, aksi yang sama kembali terjadi di Jalan Sei Serayu No 47 Medan Sunggal, Senin (31/10) malam. Satu unit mobil Toyota Avanza BK 411 RE milik marketing bursa mobil harian andalas, Andre

dibobol. Modusnya sama pecah kaca pintu mobil lalu ambil barang-barang berharga yang disimpan korban dalam mobil. Menurut Andre, peristiwa itu terjadi sekira pukul 19.30 WIB. Saat itu korban baru pulang dan memarkirkan mobilnya di depan toko milik orangtuanya. Sesaat kemudian terdengar suara kaca

pecah lalu korban memeriksa mobilnya ternyata kaca pintu sebelah kanan dipecah pelaku. Barang berharga korban yang raib disikat pelaku berupa tas berisikan uang, handphone dan surat-srat penting lainnya. Setelah kejadian korban berencana membuat laporan pengaduan ke Polsek Sunggal. (HER)

1. Kamis, (13/10), kaca mobil Nissan Grand Livina BK 1376 JY milik Tjin Bi Tukiman (29) dipecah di Jalan Pasundan Simpang Jalan Bersama Medan Baru, 2. Jumat (21/10) Kaca Mobil Honda Jazz milik Redaktur hr andalas, Iwan Hermawan dipecah di depan Rumah Sakit Khusus Bedah (RSKB) Accuplast Jalan Sei Bahbolon, Medan Baru 3. Senin, (24/10) sekitar pukul 05.00 WIB, Kaca mobil Karimun milik Arman (29) dipecah di Jalan Sendok simpang Medan Baru, 4. Senin, (31/10) kaca mobil Toyota Avanza BK 411 RE milik marketing bursa mobil harian andalas, Andre dipecah di Jalan Sei Serayu Medan Sunggal.

Sembilan Pejabat Diperiksa Terkait Dugaan Korupsi IAIN Medan-andalas Kapolda Sumut, Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro menegaskan, pihaknya tetap serius menyelidiki laporan kasus dugaan korupsi yang terjadi di wilayah hukumnya. Karena itu, siapapun pelakunya, penyidik tidak akan ‘tebang pilih’. Salah satu kasus dugaan korupsi yang menjadi atensi adalah dugaan korupsi di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumut. Meski masih dalam tahap penyelidikan, namun penyidik telah melakukan peme-

riksaan terhadap Sembilan pejabat IAIN. Namun, penyidik belum menetapkan tersangkanya. “Masih terus kita selidiki. Dalam waktu dekat, kita akan memanggil beberapa saksi lagi,� ujar Kapolda Sumut melalui Kasubbid PID Humas, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Senin (31/10). Namun Nainggolan mengaku belum mengetahui jadwal pemanggilan dan oknum yang akan diperiksa. Mantan Waka Polres Tanah Karo tersebut hanya mengatakan, beberapa saksi yang telah dimintai keterangan tidak tertutup kemungkinan bisa menjadi tersangka, jika penyidik sudah andalas/imanuel sitepu

menemukan unsure tindak pidana korupsi. Namun, untuk mengungkap dugaan korupsi, tidak semudah membalikkan telapak tangan, banyak proses yang harus dilakukan seperti meminta bantuan kepada Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk melakukan audit guna mengetahui kerugian negara. “Hari ini saksi, besok bisa saja jadi tersangka, tergantung hasil penyidikan. Intinya, siapa saja bisa jadi tersangka kalau penyidik bisa membuktikan pelanggarannya,� terang Nainggolan. Sebelumnya, dalam penyelidikan kasus dugaan korupsi di IAIN sebesar Rp72 miliar,

sudah Sembilan pejabat berwewenang IAIN diperiksa. Mereka adalah, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Moraluddin Harahap, Armansyah Harahap selaku Sekretaris Panitia Anggaran, saat ini menjabat Kabag Perencanaan dan Drs Makmun Suaidi Harahap selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), saat ini menjabat Kabag Keuangan (Sekarang Kabag Rumah Tangga-red), kemudian Kepala Biro Rektor Dra Salmawaty Hasibuan, PR III, Saharudin dan seorang panitia lelang Awaludin Lubis. Dugaan korupsi itu terjadi dalam proyek yang dibagi sekitar 20 item. (HER)

Nenek dan Cucu Tewas Korban Lakalantas Belawan-andalas Seorang wanita paruh baya dan cucunya tewas setelah sepeda motor yang mereka kendarai bertabrakan dengan satu unit mobil Daihatsu Terios di Jalan Marelan Raya, Simpang Pasar II, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Senin (31/10) sekira pukul 04.00 WIB. Kedua korban, T Br Silaban (63) dan cucunya Tiurma br Silitonga (20) warga Komplek Yuka Blok D, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. Keterangan diperoleh, ketika itu Tiurma membonceng neneknya naik sepeda motor

Penarik Ojek Dirampok Pria Bersajam Belawan -andalas Aksi perampokan terjadi di Paya Bakung, Medan Labuhan, kemarin. Dalam aksinya, tiga pelaku menggasak sepeda motor Yamaha Jupiter Z BK 3281 HY milik penarik ojek, Apriadi Sinaga (22) warga Jalan Asam, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan. Keterangan diperoleh, saat itu Apriadi baru pulang mengantar sewa keluar dari kawasan Paya Bakung Cingwan dihadang tiga pria dengan mengendarai sepeda motor Yamaha RX King dan Force. Para pelaku yang diketahui memiliki ciri-ciri berbadan tegap dan kurus memakai jaket, helm hitam, kaca mata hitam langsung menodongkan pisau ke leher tukang ojek tersebut. Kemudian perampok itu mengambil sepeda motor milik Apriadi dan membawa kabur ke arah Simpang Kantor. Peristiwa yang dialami oleh tukang ojek itu dilaporkannya ke Polsek Medan Labuhan. Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP Oktavianus ketika dikonfiramsi membenarkan kejadian itu. (DP)

harian andalas | Hal.

Mio soul BK 3174 AAW menuju ke Simpang Pasar V Medan Marelan untuk belanja. Dalam perjalanan, di Persimpangan Pasar II Marelan, sepeda motor yang dikemudikan oleh Tiurma dihantam mobil Terios BK 1678 FU yang dikemudikan Ahmad yang datang dari arah berlawanan. Akibatnya, Tiurma dan neneknya jatuh kepala terbentur ke aspal. Masyarakat yang melihat kejadian itu langsung menghubungi polisi dan mengamankan sopir mobil tersebut. Petugas Satlantas yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi jenazah ke RSU dr Pirngadi Medan.(DP)

Kinerja Kejatisu Semakin Merosot Tangkap Lepas Jadi Budaya CATATAN FELIX SIDABUTAR BARANG BUKTI GANJA – Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu, Iptu Gunawan SH memperlihatkan barang bukti ganja dan sepeda motor yang disita dari arena judi leng.

Polisi Sita Puluhan Bungkus Ganja dari Arena Judi Pancur Batu-andalas Lebih dari 20 bungkus narkotika jenis ganja disita petugas Reskrim Polsek Pancur Batu dari dalam jok sepeda motor yang diparkir di salah satu tempat yang diduga dijadikan arena judi leng di Desa Namo Bintang, Kecamatan Pancur Batu, kemarin. Penemuan dan penyitaan barang bukti ganja itu berawal dari hasil penggerebekan lokasi yang disebut-sebut kerap dijadikan arena judi leng di Desa Namo Bintang. Dalam penggerebekan itu, polisi tak berhasil meringkus satu orangpun penjudi karena keburu kabur. Di TKP petugas hanya mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Vega R diduga milik salah seorang penjudi. Dari dalam jok sepeda motor itu,

polisi menemukan 23 amplop kecil ganja yang terbungkus dalam plastik. Selanjutnya ganja berikut sepeda motor disita sebagai barang bukti. Kapolsek Pancur Batu, AKP Ruruh Wicaksono SIK SH MH ketika dikonfirmasi melalui Kanit Reskrimnya, Iptu Gunawan SH membenarkan penyitaan tersebut. “Kita awalnya dapat info tentang permainan judi leng, kita grebek, pemain tiba-tiba kabur dan tak satu pun berhasil kita amankan. Namun di sekitar TKP kita berhasil menemukan sepeda motor yang di dalam jok tersebut kita temukan daun ganja kering siap edar. Kita saat ini masih melakukan pengembangan guna mengetahui siapa pemilik ganja tersebut,� kata Gunawan. (STP)

Warga Sumatera Utara sepertinya sudah jenuh terhadap janji-janji manis para pejabat di daerah ini. Tak hanya gubernur, walikota, bupati dan kapolresta/ Kapoldasu. Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara AK Basuni Masyarif pun selalu menebar janji untuk menuntaskan sejumlah kasus yang menumpuk di instansi yang dipimpinnya.

M

emang dari sederetan kasus panjang, masih banyak kasus-kasus terutama dugaan korupsi yang belum tuntas. Bahkan, kuat dugaan, sebagian kasus memang sudah atau �sengaja� diendapkan. Memang, masa kerja Basuni di daerah ini belum setahun namun tidak satupun kinerjanya yang melegakan hati masyarakat. Bahkan, yang tidak kalah membelalakka mata, Kejatisu dengan entengnya memberikan status tahanan kota kepada tersangka kasus dugaan korupsi. Pertama terhadap Irwansyah Nasution, tersangka korupsi pembangunan 7 SKPD di Pemkab Batu Bara dan terakhir terhadap tersangka kredit Bank BNI Medan. Mengecewakan Aparat penegak hukum di jajaran Kejatisu memang harus �dicambuk� agar segera menuntaskan kasuskasus yang tertinggal. Artinya, jika dibiarkan berlarutlarut, kuat dugaan tak akan ada kasus yang dituntaskan. Hal itu bakal menambah kekecewaan rakyat Sumatera Utara yang mendambakan kepastian hukum. Data yang disampaikan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan pecan lalu, Kejatisu menetapkan 16 tersangka dalam perkara dugaan

korupsi di Dinas PU Binjai. Sialnya, hingga Oktober 2011, belum ada kejelasan mengenai perkara yang menelan biaya Rp13,4 miliar itu. Begitupun dugaan korupsi di BUMN yang tidak muncul ke permukaan. Misalnya dugaan korupsi pengadaan sparepart mekanik PT PLN Kitsu tahun 2007, pelaksanaan kegiatan assesment Rp700 juta di PT PLN Kitsu Juni 2008, pengadaan alat berat Load Gear Box Type Flender PT PLN Kitsu tahun 2004, dugaan korupsi peralatan operasional Peti Kemas Rp80 miliar oleh PT Pelindo I tahun 2008 juga kasus tender proyek terminal peti kemas APBN di PT Pelindo I tahun 2007. Tidak itu saja, kasus lain yang hingga kini sepertinya �tenggelam� masih cukup banyak. Faktanya, penyimpangan dalam realisasi pelaksanaan anggaran bantuan dana bawahan Pemprovsu 2008-2010 yang dikelola Pemkab Samosir, Pembangunan sirkuit road race di Jalan Pancing Medan, dugaan penyimpangan dana program bantuan daerah bawahan (BDB) dari Pemerintah Sumatera Utara pada Tahun 2007 sebesar Rp4,9 miliar serta bantuan dana dari Pemko Binjai pada Tahun 2008 sebesar Rp 13,4 miliar, dugaan korupsi APBD Langkat 2000-2007 senilai Rp102,7 miliar, Dana Alokasi Khusus (DAK) dari tahun 2007-2009 di Dinas Pendidikan Medan mencapai Rp8.761.900.000 dan masih banyak kasus lainnya yang masih belum tuntas. Dengan banyaknya kasus yang tak tuntas itu, masyarakat kini menjadi memandang sebelah mata terhadap aparat di lembaga kejaksaan. Malah, mereka menganggap para pejabat atau oknum-oknum yang tersangkut kasus itu kini menjadi �mesin ATM berjalan� para penyidik kejaksaan. Benarkah begitu? Semua terpulang pada kinerja petugas kita. Janganlah cuma mampu mengumbar janji!


RAGAM 6 Pelayanan Kesehatan Jangan Berbeli-Belit Selasa

harian andalas | Hal.

1 November 2011

Limapuluh-andalas Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia (PDI-P) Perjuangan Provinsi Sumatera Utara, dr Sofyan Tan menyarankan, agar pelayanan kesehatan terhadap masyarakat tidak terlalu berbelit-belit. Mantan calon Wali Kota Medan ini menilai, birokrasi yang diterapkan untuk layanan kesehatan bagi masyarakat selama ini terlalu panjang, sehingga banyak pasien miskin yang kesulitan memanfaatkan layanan kesehatan dari pemerintah. “Birokrasinya harus dipangkas agar program layanan kesehatan seperti Jamkesmas dan Jamkesda bisa menjangkau lebih banyak lagi warga miskin,” kata dr Sofyan Tan, di sela-sela pengobatan gratis kepada kaum nelayan di Desa Gambus Laut, Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara, Minggu (30/10). Akibat birokrasi yang terlalu panjang itu, kata Sof yan Tan, menyebabkan sekira 500 kaum nelayan dari keluarga miskin di Desa Gambus Laut lebih banyak yang datang berobat di pelaksanaan pengobatan massal gratis yang digelar oleh DPD PDI-P Sumut itu. Seseungguhnya, kata Sofyan Tan, warga yang sehari-harinya hidup sebagai nelayan ini hendak memanfaatkan program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas), lantaran tidak memiliki kartu Jamkesmas mereka lebih senang mendatangi pengobatan gratis tanpa prosedur berbelitbelit. “Hal iini seharusnya tidak akan terjadi apabila mekanisme pelayanan kesehatan berjalan baik,” imbuh pria kelahiran 22

Pemulangan Jemaah Haji Melalui 2 Pintu

andalas/siong

MENY AKSIK ANMENYAKSIK AKSIKANAN-dr Sofyan Tan didampingi Sarma Hutajulu dan Ir Zahir sedang menyaksikan pengobatan gratis yang digelar DPD PDISumut untuk kaum nelayan di Desa Gambus Laut, Kecamatan Batubara, Minggu (30/10). September 1959 ini. Mekanisme yang ada saat ini, menurut dr Sof yan Tan, justru membuka kemungkinan terjadinya penyimpangan dan tidak tepat sasarannya Jamkesmas maupun Jamkesda. Dia mencontohkan, pemberlakukan kuota untuk program Jamkesmas tidak fleksibel. Sebab banyak sekali warga yang seharusnya layak menerima Jamkesmas, justru luput dari daftar. Di samping itu, banyak juga warga yang terdaftar sebagai penerima Jamkesmas tidak memanfaatkannya lantaran tidak mengalami sakit selama masa berlaku kartu Jamkesmas itu. Karena itu, kata Sofyan Tan, DPD PDI-Perjuangan meminta semua kadernya untuk memberikan perhatian yang konkrit dan nyata terhadap perbaikan nasib

rakyat. “Saya informasikan satu hal yang telah diperjuangkan PDIPerjuangan dan disetujui oleh pemerintah, yaitu Undang-Undang Jaminan Sosial telah disahkan pada 28 Oktober lalu. Ini salah satu keberhasilan bagi seluruh rakyat Indonesia yang telah diperjuangan PDI-P,” ungkap Sofyan Tan. Dengan disahkannya UndangUndang tersebut, kata Sofyan Tan, bagi masyarakat yang punya KTP maka bisa berobat gratis yang akan direalisasikan selambat-lambatnya pada tahun 2016. “Jika tahun 2013, Gubernur Sumatera Utara adalah orang PDI-P, maka hal itu sudah bisa segera dilaksanakan. Untuk kepentingan masyarakat kecil tidak ada tawar-menawar bagi

PDI-P,” tandasnya. Untuk ke depannya, lanjutnya, PDI-P sebagai salah satu partai besar yang prorakyat dan peduli wong cilik, akan melaksanakan road show pengabdian bidang kesehatan ke sejumlah daerah di Provinsi Sumatera Utara. Sasarannya, warga miskin yang belum memperoleh pelayanan kesehatan. Kegiatan pengobatan gratis ini dihadiri Ketua Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda, Finche Koemanto, Ketua Komisi A DPRD Sumut, Syamsul Hilal, Wakil Ketua DPD PDI-P Sumut, Sarma Hutajulu, Bendahara DPD PDI-P Sumut, Meinarty Rehulina BA, Wakil Bendahara DPD PDI-P Sumut, Suryani SPd, MAP, Ketua DPC PDI-P Kabupaten Batubara, Ir Zahir MAP dan lainnya. (SIONG)

Medan-andalas Tahun ini, pemulangan jemaah haji Indonesia direncanakan melalui dua pintu (gate) di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi. Rencana itu, sebut Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan Drs HM Sazli Nasution, setelah Menteri Agama RI Suryadharma Ali meninjau persiapan pemulangan jemaah haji di Bandara King Abdul Aziz. "Selama ini, pemulangan jemaah haji hanya melalui satu pintu, yakni pintu 22 khusus untuk Garuda Indonesia. Tahun ini, Menteri Agama meminta agar pemulangan jemaah haji melalui dua pintu," ujar Sazli kepada andalas melalui telepon, Senin (31/10). Menag berharap, satu pintu lagi di terminal barat yang dekat dengan parkir pesawat. "Jadi diharapkan dengan adanya dua pintu ini, dapat mengatasi keterlambatan pemulangan jemaah yang selama ini bisa 4 sampai 7 jam," ujar Sazli. Sementara itu, Garuda menargetkan ketepatan waktu pemulangan mencapai 70 persen pada tahun ini. Target ini diharapkan tercapai dengan pengunaan terminal barat Bandara King Abdul Aziz, Jeddah. "Biasanya setiap pemulangan untuk mencapai 60 persen saja sangat sulit sekali. Berbeda dengan kedatangan yang bisa mencapai 97 persen setiap tahunnya,” ujar Vice Presiden Garuda Indonesia untuk urusan haji dan umrah, Hadi Syarean, kemarin. Menurutnya target Garuda

hanya 70 persen, karena ada faktor lain penyebab keterlambatan. Yaitu bus pengentar jamaah ke pesawat, biasanya jika sudah boarding menunggu bus bisa mencapai setengah hingga satu jam. Belum lama ditambah kedisiplinan jamaah dalam membawa barang. Seringkali masih banyak yan membawa barang yang dilarang sehingga terhambat dalam pemeriksaan x-ray. Untuk itu, Garuda akan melakukan pemeriksaan x-ray untuk jamaah haji sebelum boarding. Pihaknya sudah membeli alat x-ray hingga 10 unit yang didatangkan dari Jakarta. Pemeriksaan akan dilakukan setibanya jamaah haji di terminal barat agar saat boarding tidak lagi terlambat. Jemaah Wafat Sementara itu, seorang jemaah haji kloter 12 Embarkasi Medan, atas nama Jumadi bin Saimin (72) warga Desa Baja Ronggi Dolok Masihul, Sergei, wafat di rumah sakit (RS) di Mekkah pada 29 Oktober pukul 12.50 waktu setempat. Almarhum wafat disebabkan sistem sirkulasi dan dimakamkan di Syara. “Sampai saat ini jemaah Sumut yang wafat di Tanah Suci berjumlah 10 orang," ujar Sazli. Disebutkannya, seluruh jemaah haji Indonesia yang wafat berjumlah 81 orang, yaitu 79 jemaah haji reguler dan 2 jemaah haji khusus. Perinciannya, dari embarkasi Surabaya 15 orang, Solo 13 orang, Medan, DKI Jakarta dan Jabar masing-masing 10 orang serta Makassar 8 orang. (YN/OZ)

Calhaj Berangkat Sesuai Nomor Porsi Medan-andalas Gagalnya 35 orang calon haji (Calhaj) BPIH Khsus atau ONH Plus dari PT Holyland Abadi berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun 2011 ini, karena mereka belum memiliki porsi pada musim haji tahun ini. “Sebanyak 35 calhaj ONH Plus itu gagal berangkat karena porsi mereka untuk 2012. Kita sudah jumpa dengan pengelolanya, jadi tidak ada masalah. Sama saja dengan jemaah reguler," terang Kepala Bidang Haji Zakat dan Wakaf (Hazawa) Kanwil Kemenag Sumut H Abdul Rahman Harahap saat dihubungi melalui telepon, Senin (31/10). Dikatakannya, dari 65 orang yang mendaftar melalui PT Holyland Abadi, baru 29 jemaah yang memiliki porsi tahun 2011. “Rencananya 11 orang membatalkan porsinya, dua batal karena mengurus sendiri ke pusat. Sisanya tahun 2012 bersedia berangkat. Jadi tidak ada je-

maah non kuota," ujar Rahman. Begitupun, Rahman meminta kepada pengelola penyelenggara haji yang resmi harus menjelaskan kepada jemaah, kalau waiting list, ya harus disebutkan. Artinya bisa berangkat sesuai nomor porsinya," sebutnya. Kepada masyarakat yang ingin berangkat melalui pengelola penyelenggara haji, dirinya menyarankan agar waspada terhadap pendaftaran ibadah haji khusus yang tidak memilki nomor porsi. "Nomor porsi itu dari kemenag pusat," katanya. Sebelumnya diberitakan, lebih dari 35 orang calon jemaah haji yang mengikuti bimbingan manasik Haji/Umrah Humairah gagal berangkat melalui PT Holyland Abadi. Pasalnya, seluruh calon jemaah tak juga diberangkatkan dari PT Holyland Abadi yang memiliki izin dari Depag Nomor D/593 tahun 2008 selaku pengelola penyelenggara haji.(YN)

Agus Condro Bebas pembebasan bersyarat itu tetap Jakarta-andalas Wakil Menteri Hukum dan memberikan kewenangan terhadap Menkumham. HAM Denny Indrayana Saat ini yang sedang menegaskan, terpidana menjadi fokus perkorupsi Paskah Suzetta hatian adalah soal kritidak akan mendapatteria. kan remisi atau pembe"Selama dilakukan basan bersyarat. Hal pemberian remisi buitu, sekali lagi adalah kan tidak ada, tapi lebkomitmen kebijakan ih ke moratorium atau yang sudah diambil oleh penghentian sementakementeriannya terkait ra," kata mantan Staf moratorium remisi koKhusus Presiden ruptor. "Yang jelas dalam Agus Condro Bidang Hukum ini. Denny menjelasmasa bakti kami, dimulai sejak 19 Oktober 2011. Kami kan, syarat pemberian remisi hanya pernah memberikan pem- atau pembebasan bersyarat bebasan bersyarat pada satu or- tetap berkelakuan baik, namun ang yaitu Agus Condro. Di luar tidak hanya berhenti sampai di itu tidak memberikan," kata Den- sana saja. Sekarang, lanjutnya, ny Indrayana dalam keterangan akan lebih dipastikan penjelasanpers bersama Menkumham Amir nya yaitu misalnya mereka yang Syamsuddin di Gedung KPK, termasuk justice collaborator atau whistleblower. Jakarta, Senin (31/10). "Salah satu ukurannya adalah Agus Condro merupakan salah satu terpidana suap pemilihan dia saksi yang dilindungi LPSK," Deputi Gubernur Senior Bank In- ujarnya. Denny menuturkan donesia. Politisi PDI Perjuangan itu langkah itu adalah kebijakan divonis 15 bulan. Agus mendapat Menkumham. Hal itu juga dalam keringanan karena dinilai menye- rangka menegaskan kembali sali dan menyerahkan cek pelawat tentang komitmen anti korupsi ke penegak hukum. Agus juga te- mereka. "Supaya menemukan lah membantu mengungkap kasus. Indonesia yang lebih bersih dan Menur ut Denny, peraturan baik lagi," jelasnya. (VN)


Selasa 1 November 2011

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Selasa 1 November 2011

harian andalas | Hal.

8

GENK VS CHELSEA

�THE BLUES� DALAM TEKANAN London-andalas Chelsea membidik poin penuh saat bertandang ke Kristal Arena kandang Genk. Dengan hitunghitungan poin Chelsea saat ini mereka juga punya peluang besar untuk memastikan satu tiket lolos kefase knockout, Dengan catatan mereka dapat memenangkan laga ini yang dilangsungkan, Rabu (2/11) dinihari WIB. Di atas kertas sebenarnya The Blus punya kemampuan untuk unggul di laga ini, Namun mental Torres dan kawankawan yang sedang dalam tekanan akibat hasil buruk di beberapa laga terakhi bisa jadi akan mempengaruhi cara bermain mereka. Lampard yang pekan kemarin bermain bagus saat Chelsea ditundukan Arsenal, kemungkinan besar akan dimainkan sejak menit awal bersama Juan Mata untuk mengisi pos tengah The blues. Sedang Drogba

HEAD TO HEAD RACING GENK VS CHELSEA 19 Okt ‘ 11: Chelsea vs Genk

5-0 (Liga Champions)

yang pekan lalu absen juga kemungkinan akan berduet dilini depan. Yang cukup menarik disimak adalah, apakah Vilas Boaz tetap akan memasang Terry yang pekan lalu menjadi biang kekalahan Chelsea atas Arsenal, Menarik untuk dinanti. Walau mengalami pekan yang buruk, di atas kertas Chelsea nampaknya tak terlalu kesulitan membungkam Genk. Chelsea yang berada di peringkat pertama klasemen Grup E dengan torehan 7 poin mempunyai modal di Liga Champions. Usai meraih kemenangan atas Genk dan Leverkusen dan imbang di

JADWAL PERTANDINGAN DAN PREDIKSI LIGA CHAMPIONS 02/Nov 02/Nov 02/Nov 02/Nov 02/Nov 02/Nov 02/Nov 02/Nov

00:00 00:00 02:45 02:45 02:45 02:45 02:45 02:45

BATE Borisov vs AC Milan Zenit St. Petersburg vs Shaktar Donetsk APOEL Nicosia vs Porto Arsenal vs Marseille Dortmund vs Olympiakos Racing Genk vs Chelsea Valencia vs Leverkusen Viktoria Plzen (N) vs Barcelona

3/4 : 0 0 : 1/2 1/2 : 0 0 : 3/4 0 : 1 1/4 1 3/4 : 0 0 : 3/4 2 1/2 : 0

GRUP A Bayern Munich Napoli Manchester City Villarreal

2 2 2 2

2 1 0 0

0 1 1 0

0 0 1 2

4-0 3-1 1-3 0-4

6 4 1 0

2 2 2 2

1 1 0 0

1 0 2 1

0 1 0 1

2-1 3-2 3-3 4-5

4 3 2 1

GRUP B Trabzonspor Internazionale Lille CSKA Moscow GRUP C FC Basel Benfica Manchester United Otelul Galati

2 2 2 2

1 1 0 0

1 1 2 0

0 0 0 2

5-4 2-1 4-4 1-3

4 4 2 0

2 2 2 2

2 1 0 0

0 1 1 0

0 0 1 2

4-0 2-0 0-3 0-3

6 4 1 0

3 3 3 3

2 2 0 0

1 0 2 1

0 1 1 2

8-1 4-3 2-3 0-7

7 6 2 1

3 3 3 3

2 2 1 0

1 0 0 1

0 1 2 2

4-2 4-1 4-4 2-7

7 6 3 1

GRUP D Real Madrid Lyon Ajax Amsterdam Dinamo Zagreb

kandang Valencia pada matchday sebelumnya. Chelsea kali akan bisa jadi batu pijakan untuk bangkit dari masa-masa sulit. Meski Lampard dan kawan-kawan akan bermain tandang, namun perbedaan kualitas pemain kedua klub jelas menjadi alasan yang rasional untuk mengunggulkan Chelsea. Selain itu rekor buruk tuan rumah selama keikutsertaanya di Liga Champions membuat yakin The Blues akan berjaya kali ini. (NET-YON)

PREDIKSI SUSUNAN DAN FORMASI PEMAIN GENK Koteles,Tozser, Borre, Masuero, Ngcongca, Pudil, Bruyne, Vossen, Hyland, Buffel, Barda

LIMA PERTANDINGAN TERAKHIR CHELSEA

LIMA PERTANDINGAN TERAKHIR RACING GENK 29 Okt’11 : Club Brugge vs Genk 27 Okt’11 : Genk vs Lierse 23 Okt ‘11 : Genk vs Mons 20 Okt’11 : Chelsea vs Genk 15 Okt ‘11 : Lokeren vs Genk

4-5 (Liga Belgia) 0-2 (Piala Belgia) 2-0 (Liga Belgia) 5-0 (Liga Champions) 3-1 (Liga Belgia)

29 Okt’11 : 26 Okt ‘11 : 23 Okt’11 : 19 Okt’11 : 15 Okt ‘11 :

VIKTORIA PLZEN vs

Chelsea vs Arsenal Everton vs Chelsea QPR vs Chelsea Chelsea vs Genk Chelsea vs Everton

Praha-andalas Barcelona berhasil mengalahkan Viktoria Plzen di Camp Nou bulan lalu dengan skor 2-0, berkat gol Andres Iniesta dan David Villa. Saat bertandang ke Praha pertengahan, Rabu (2/11) dinihari WIB, Barcelona mungkin akan sedikit kesulitan mengingat Plzen sangat sulit dikalahkan di kandang sendiri. Musim ini Plzen hanya menderita satu kekalahan kandang di semua kompetisi. Dua pertandingan kandang terakhir Plzen di liga domestik berakhir dengan pesta gol. Plzen mengalahkan Viktoria Zizkov 41 dan Hradec Kralove 5-0. Rekor tandang Barcelona melawan tim-tim asal Rep. Ceko adalah menang dua kali, imbang sekali, dan

3 3 3 3

1 1 1 0

2 1 1 2

0 1 4 1

4-3 6-5 4-5 4-5

5 4 4 2

kalah dua kali. Barcelona dan Milan adalah pemuncak klasemen sementara Grup H dengan masing-masing tujuh poin, unggul enam poin atas Plzen dan BATE yang baru mengoleksi masing-masing satu poin. Barcelona dan Milan hanya butuh sekali hasil imbang untuk memastikan lolos ke babak berikutnya. Sejauh ini Barcelona adalah tim tersubur di fase grup Liga Champions dengan 9 gol dari tiga pertandingan. Lima diantaranya dicetak David Villa dan Lionel Messi. Kabar baik untuk Barcelona, bintang Alexis Sanchez, Carles Puyol, dan Gerard Pique telah pulih dari cederanya dan siap tampil. Namun pelatih Pep Guardiola tampaknya tidak akan terburu-buru menurunkan ketiganya. Puyol dan Pique sempat tampil selama 30 menit lebih saat Barcelona membantai Mallorca 5-0 akhir pekan kemarin. Kemenangan atas Mallorca akhir pekan kemarin sekaligus menjadi clean sheet yang ke-8 bagi Barcelona secara beruntun. (NET-YON)

PREDIKSI SUSUNAN DAN FORMASI PEMAIN

BARCELONA Victor Valdes, Eric Abidal, Javier Mascherano, Adriano, Dani Alves, Sergio Busquets, Andres Iniesta, Xavi Hernandez, Lionel Messi, Pedro Rodriguez, David Villa

HEAD TO HEAD VIKTORIA PLZEN VS BARCELONA 20 Okt’11 :

3 3 3 3

2 2 0 0

1 1 1 1

0 0 2 2

6-2 9-2 1-8 1-5

7 7 1 1

Barcelona vs Vik. Plzen

2-0 (Liga Champ.)

LIMA PERTANDINGAN TERAKHIR VIKTORIA PLZEN

GRUP H AC Milan Barcelona Viktoria Plzen BATE Borisov

Saldado

VIKTORIA PLZEN Marek Cech, David Bystron, Marian Cisovsky, David Limbersky, Frantisek Rajtoral, Pavel Horvath, Petr Jiracek, Vaclar Pilar, Milan Petrzela, Marek Bakos, Daniel Kolar

GRUP G Apoel Nicosia Zenit St Petersburg FC Porto Shakhtar Donetsk

Cech, Cole, Terry, Ivanovic, Bosingwa, Mata, Lampard, Meireless, Ramires, Drogba, Torres

Barca Alami Kesulitan

GRUP F Arsenal Marseille Olympiakos Borussia Dortmund

CHELSEA

3-5 (EPL) 1-2 (Piala Carling) 1-0 (EPL) 5-0 (Liga Champions) 3-1 (EPL)

BARCELONA

GRUP E Chelsea Bayer Leverkusen Valencia KRC Genk

FRANK LAMPARD

DAVID VILLA

29 Okt ‘11 : Viktoria Plzen vs Hradec Kralove 5-0 (Czech Liga) 23 Okt’11 : Viktoria Plzenvs Viktoria Zlzkov 4-1 (Czech Liga) 20 Okt’11 : Barcelona 2-0 Viktoria Plzen 2-0 (Liga Champ.) 15 Okt ‘11 : Slovacko vs Viktoria Plzen 1-3 (Czech Liga) 02 Okt’11 : Viktoria Plzen vs Banik Ostrava 1-1 (Czech Liga) LIMA PERTANDINGAN TERAKHIR BARCELONA 30 Okt 2011 : Barcelona vs Mallorca 5-0 (La Liga) 26 Okt 2011 : Granada vs Barcelona 0-1 (La Liga) 23 Okt 2011 : Barcelona vs Sevilla 0-0 (La Liga) 20 Okt 2011 : Barcelona vs Viktoria Plzen 2-0 (Liga Champ.) 16 Okt 2011 : Barcelona vs Rac.Santander 3-0 (La Liga)

Valencia vs Bayer Leverkusen

Balas Kegagalan Velencia-andalas Leverkusen berhasil mengalahkan Valencia 2-1 di Bay Arena bulan lalu. Saat itu Valencia unggul lebih dulu melalui gol Jonas di babak pertama, namun di babak kedua Leverkusen mampu bangkit dan membalikkan kedudukan berkat gol Andre Schurrle dan Sidney Sam. Padahal saat itu Valencia lebih mendominasi penguasaan bola 60 : 40. Rekor Valencia melawan timtim Jerman adalah menang empat kali, imbang 10 kali, dan kalah 10 kali, dengan rekor kandang menang tiga kali, imbang tujuh kali, dan kalah sekali. Kali ini, Valencia akan berusaha untuk membalas kekalahan atas Leverkusen yang dilangsungkan, Rabu (2/11) dinihari WIB. Rekor Leverkusen melawan tim-tim Spanyol adalah menang tujuh kali, imbang lima kali, dan kalah 12 kali. Leverkusen hanya mampu meraih dua kemenangan tandang. Terakhir kali Leverkusen meraih kemenangan di tanah Spanyol saat melawan Deportivo La Coruna di fase grup Liga Champions 2001/02 dengan skor 3-1. Michael Ballack mencetak salah satu gol pada laga tersebut. Valencia belum pernah menang di Liga Champions musim ini, duduk di peringkat-3 Grup E dengan dua poin dari tiga pertandingan, terpaut empat poin dari Leverkusen di atasnya. Valencia wajib mengalahkan Leverkusen jika ingin melaju ke babak berikutnya. Hasil imbang atau kalah akan semakin memberatkan perjalanan Valencia. Baik di Liga Champions maupun liga domestik, performa Valencia musim ini memang kurang konsisten. Meskipun demikian, Valencia tak terkalahkan di Mestalla sejak bulan Mei 2011. Laga tandang tidak pernah mudah bagi Leverkusen. Dari total tujuh laga tandang di kompetisi resmi musim ini, Leverkusen hanya mampu meraih tiga kemenangan. (NET-YON)


Selasa

OLAH RAGA 9 Emas PON XVIII Target Utama Sepakbola Sumut harian andalas | Hal.

1 November 2011

andalas/istimewa

‘Sang Flamboyan’ di Rambung Sialang

Aksi Ketua Pengprov IMI Sumut Ijeck yang menaklukkan perkebunan Lonsum di Rambong Sialang yang memiliki litasan yang cukup menantang.

Pembuktian

Medan-andalas Sempat meraih hasil kurang memuaskan di Seri Pertama dan Kedua North Sumatera Rally Championship (NSRC) 2011, Pereli nasional H Musa Rajeksah atau akrab disapa Ijeck membuktikan diri tampil dengan performa terbaiknya di Seri III yang berlangsung di Rambung Sialang Serdang Begadai dan di Sirkuit Cemara Asri, kemarin. Pereli yang dijuluki ‘Sang Flamboyan’ tersebut memberikan tekanan kepada pereli juara nasional asal Sulawesi Selatan Subhan Aksa yang berpasangan dengan navigator asal Australia Webb Bernie. Ijeck yang membela tim Bla Bla Bla Motorsport dengan pasangan Uche ini pun bersaing ketat dengan pereli ternama tersebut. Subhan Aksa/Webb Bernie yang mengendarai Mitsubishi Evo IX langsung menunjukkaan kelasnya sebagai pereli nasional dengan memimpin di seluruh SS yang diperlombakan. Namun, hasil tersebut tidak diperoleh dengan

mudah, karena Ijeck/Uche yang mengendarai Subaru terus memberikan perlawanan ketat sepanjang 6 SS hingga SS 7 dan 8. Ijeck sebenaranya sempat memiliki masalah pada power steering kendaraannya, khususnya pada SS1 dan SS2. Namun, berkat keahliannya, Ijeck terus melaju. Apalagi, hujan sempat turun pada SS 6, Ijeck yang memang dikenal sebagai “King of Rain” tersebut memperlihatkan aksinya. Sliding-sliding mulus pun diperagakan Ijeck untuk menaklukkan tikungan tajam. Dari aksi tersebut membuat Ijeck menempati posisi kedua dengan meraih total waktu 1:46:50, sedangkan Subhan Aksa/Web Bernie memiliki total waktu 1:41:50. Ijeck sendiri mengaku puas dengan hasil yang diperolehnya tersebut, karena merupakan yang terbaik dari dua seri sebelumnya. “ Saya cukup puas, karena inilah hasil terbaik dari dua seri sebelumnya,” ujar Ijeck.

Ketua Pengprov IMI Sumut tersebut menambahkan, dirinya sebenarnya sempat keteteran pada SS1 dan SS2, karena power steering kendaraannya sedikit bermasalah. Namun, Ijeck mengejar ketinggalannya, berkat hujan turun pada SS6. “Saya terbantu karena pada SS6 hujan turun mengguyur lintasan,” ungkapnya. Pereli yang mendapat julukan “Raja Hujan” tersebut pun menilai lintasan di Rambong Sialang cukup menantang dan layak dijadikan lintasan reli dunia. “Lintasan di Rambong Sialang cukup menantang dan layak dijadikan lintasan reli dunia,” jelas Ijeck. Berkat aksinya di Rambong Sialang tersebut, Ijeck pun berhak menempati posisi kedua klasemen umum, setelah menjadi juara pertama untuk seri ketiga ini. Ijeck mengumpulkan 33 poin. Sementara, juara umum untuk keseluruhan seri diraih oleh pasangan Dian AP/Edwin Nasution. (YON)

Wapres Optimis Indonesia Juara Umum Sea Games

Sriwijaya FC dan PSPS Ikuti ICC Palembang-andalas Sriwijaya Football Club (SFC) siap mengikuti Turnamen Inter Island Cup (IIC) di tiga kota, pada 4-8 November 2011, untuk mematangkan kesiapan tim itu sebelum menjalani kompetisi musim 2011-2012. "Semula tim akan mengikuti SCTV Cup, tapi karena waktu persiapan sedikit sekali sehingga beralih ke ajang IIC saja," kata pelatih SFC Kas Hartadi di Palembang, Senin (31/10). Dia menerangkan, kejuaraan pramusim itu akan diikuti oleh tim-tim papan atas Indonesia di antaranya Persib Bandung, Persiba Balikpapan, Persisam Samarinda, dan PSPS Pekanbaru. "Informasi yang saya peroleh akan dimulai pada 4 November, tapi hingga kini belum ada tanggal pastinya," ujar dia. Menurut dia, turnamen IIC sangat baik untuk mengukur dan menguji hasil latihan tim selama masa persiapan. Apalagi, kata dia, para peserta merupakan klub-klub papan atas yang bakal menjadi saingan pada kompetisi mendatang. Dia mengatakan, hasil positif pada Bangka Belitung Cup akhir September 2011 dapat dijadikan modal untuk mengikuti IIC. Persiapan mengikuti IIC itu, katanya, tidak dapat berjalan maksimal karena kesulitan mendapatkan lapangan untuk

berlatih. "Persiapan hanya seadanya karena sejak dua bulan lalu Stadion Jakabaring Palembang tidak bisa dipakai, akan digunakan untuk upacara pembukaan SEA Games. Jadi latihan terpaksa menggunakan lapangan seadanya, bahkan beberapa kali latihan di lapangan futsal," ujar dia. PSPS Juga ke IIC Klub kebanggan Masyarakat Negeri Melayu PSPS Pekanbaru siap tampil dalam Turnamen "Inter Island Cup (IIC)" sebagai ajang pemanasan menjelang bergulirnya Liga yang digelar PT Liga Indonesia. "Kompetisi pra-musim ini sebagai ajang pemanasan kami dalam mempersiapkan tim. IIC ini juga menguntungkan bagi kami dalam hal uji coba karena selama ini kami belum mendapatkan lawan tanding yang kuat. Inilah kesempatan kami," kata Afrizal Asisten, pelatih PSPS Pekanbaru, Senin (31/10). Ia mengakui bahwa pihaknya siap tampil di ajang tersebut. Apalagi, Turnamen IIC ini akan menjadi ajang untuk melihat kesiapan pemain PSPS sebelum terjun di ISL. "Kami siap tampil, karena kondisi tim sekarang sudah komplit meski masih ada yang perlu dibenahi, namun dalam turnamen itu, kami lebih mendewasakan diri lagi, dan belajar lebih banyak lagi tentang kesiapan mental," ujarnya.(ANT)

Jakarta-andalas Wakil Presiden Boediono mengatakan optimistis Indonesia meraih juara umum pada SEA Games ke 26 di Jakarta dan Palembang. "Saya sangat yakin dengan persiapan yang baik yang saya ikuti selama ini, para atlet kita akan mencapai yang terbaik kali ini, saya kira sebagai tuan rumah, kita harus tunjukan, Insya Allah kita akan menjadi juara umum," kata Wakil Presiden dihadapan para atlet di Tenis Indoor Senayan, Jakarta, Senin (31/10). Wapres mengatakan hal itu setelah mengecek kesiapan para atlet dan juga venue yang akan digunakan pesta olahraga negara-negara ASEAN ke-26 di Jakarta, Senin (31/10). Wapres meminta kepada semua atlet untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuhnya sehingga tampil prima saat kompetisi dan bisa mempersembahkan prestasi terbaik. Selain itu, juga mempersiapkan mentalnya. Wapres mengatakan, perhelatan SEA Games merupakan kompetisi bergengsi antar negara-negara ASEAN. Para atlet akan mewakili negara masing-masing. Sementara itu, dalam peninjauan kesiapan venue dan atlet bela diri, Wapres disuguhi dengan atraksi dari beberapa karate, taekwondo, wu shu dan Povinam. beberapa atlet cabang olahraga selain bela diri juga tampak di Tenis Indoor tersebut seperti atletik dan juga angkat besi. Sebelumnya, Wapres, juga mengecek kesiapan venue dan atlet panahan di Gelora Bung Karno. Saat meninjau venue panahan, Wapres juga mencoba olah raga panahan. Wapres mencoba dua tembakan, namun masih meleset.(ANT)

Medan-andalas Prestasi yang diraih tim sepak bola Sumut dengan lolos pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII tahun 2012 mendatang, mendapat apresiasi yang tinggi dari Plt Gubsu Gatot Pujonogroho. Hal itu diungkapkannya pada acara jamuan makan bersama tim sepak bola Sumut yang berlangsung, Senin (31/10). “Ini adalah prestasi yang luar biasa, karena pada PON sebelumnya Sumut tidak lolos. Ini pantas dihargai. Begitupun, saya berharap agar para pemain tidak berpuas diri, karena target sesungguhnya adalah meraih medali emas pada PON XVIII mendatang,” harap Gatot. Selanjutnya Gatot berpesan kepada para pemain untuk tetap fokus, meskipun Gatot menyadari jika beberapa pemain telah dilirik oleh klub-klub besar tanah air. “Semoga pemain tidak tergiur dengan pinangan klub-klub profesional. Yakinlah, usai tampil pada PON XVIII nanti, tawaran lebih dari klub yang lebih besar, tentunya dengan gaji yang lebih besar pula, pasti menghampiri,” bilang Gatot saat mengetahui jika kapten tim Sumut, Hardiyantono telah dilirik oleh kubu Persija. Pada kesempatan itu Gatot juga berjanji akan membantu segala kebutuhan tim sepak bola Sumut dalam menjalani pemusatan latihan. “Semoga ini membuat sepak bola Sumatera Utara di bawah kepemimpinan Kamaluddin Harahap semakin berprestasi, baik di tingkat nasional, maupun di kancah internasional,” harap Gatot. Menanggapi hal tersebut Ketua Pengprov PSSI Sumut yang dipilih oleh

andalas/istimewa

KOTAK HITAM–Plt Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pujonugroho, Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun, serta Ketua Pengprov PSSI Sumut dan Ketua Harian KONI Sumut JhonIsmadi Lubis, foto bersama dengan pelatih, pemain dan offisial tim Pra PON Sumut yang lolos ke PON XVIII Riau 2012. 23 Pengcab/Klub Ir H Kamaluddin Harahap MSi menyatakan tekadnya untuk terus memajukan sepak bola di Sumatera Utara. “ Tim ini telah lolos dari berbagai cobaan, dari mulai tidur berdesakan di mes yang ada di Stadion Teladan Medan, kemudian menigkat saat pindah ke mes Unimed, hingga terakhir menjalani pemusatan latihan di PTPN 4 Bahjambi. Intinya mental para pemain benar-benar sudah teruji,” ucap Kamaluddin yang berencana membawa tim sepak bola Sumut melakukan try out hingga ke luar negeri. Sementara itu, Ketua KONI Sumut Gus Irawan mengatakan bahwa pihaknya akan tetap mendukung semua program pembinaan yang dilakukan PSSI kepada tim PON Sumut. “ Jika Ketua DPRD Sumut serta Plt Gubernur sudah berjanji membantu pembiayaan tim PON Sumut, maka KONI Sumut dapat berkonsentrasi

penuh terhadap 37 cabor lain yang juga sedang menjalani pemusatan latihan menatap PON XVIII mendatang,” sebut Gus. Karenanya, Gus berkeyakinan jika kerinduan untuk meraih medali emas pada PON XVIII akan dapat dipenuhi. “Sudah cukup lama Sumut tidak mendapatkan medali emas di ajang PON. Tapi, berkat kerjasama dan soliditas yang terjalin dengan semua pihak, maka medali yang telah kita rindukan selama 21 tahun (terakhir meraih medali emas pada tahun 1990) akan dapat tercapai,” yakin Gus. Turut hadir pada acara temu ramah itu Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun, Wakil Ketua M Affan, Sekwan Drs Radiman Tarigan, Ketua Harian KONI Sumut Jhon Ismadi Lubis, serta duet Manejer Tim Dr M Nur Rasyid Lubis dan Drs Azzam Nasution serta para pengurus PSSI dan offisial tim lainnya.(YON)

andalas/istimewa

DIBADIKAN–Ketua Umum Pengurus Besar Perguruan Karate Kala Hitam H.A. Ronny Simon (baju hitam) didampingi Ketua Pengprovsu Ristanto,SH, SpN yang juga Kadisporasu (kiri), diabadikan dengan Ketua pelatih di Bank Mandiri Imam Syafei, H. Yanto Syahputra (anggota tahun 70-an), Yap Kim Thai, Mercu Efendi dan anggota lainnya di Dojo Jalan Zainul Arifin Medan, Sabtu (29/10).

Rakernas Perguruan Karate Kala Hitam Digelar di Medan Medan-andalas Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I tahun 2011 Perguruan Karate Kala Hitam beraliran Full Contact akan dilaksanakan di Hotel Candi Jalan Darusalam Sabtu dan Minggu 12-13 Nopember 2011, sekaligus Pelantikan Pengprov Sumatera Utara dan Aceh. Adapun peserta yang hadir pada Rakernas tersebut, selain tuan rumah Sumut, juga diikuti Aceh, Riau, Kepulauan Riau, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Timur dan daerah lainnya. Hal ini diungkapkan Ketua Umum

Pengurus Besar Perguruan Karate Kala Hitam H. A. Ronny Simon didampingi Ketua Panitia Tri Agus Jaya kepada wartawan di Dojo Pusat Jalan H. Zainal Arifin Medan, Sabtu (29/10) kemarin. Menurut H.A. Ronny Simon, ratusan pemegang sabuk hitam tahun 1972 sampai 2011 akan hadir untuk memilih Ketua Dewan Pelatih dan Ikatan Sabuk Hitam. Perguruan Kala Hitam didirikannya tanggal 20 Januari 1972 bersama almarhum Winta Karna, semula khusus untuk wartawan bahkan dipertandingkan setiap

tahun, namun Olahraga bela diri ini terus semakin berkembang di Indonesia. “Sehingga anggota sudah mencapai lebih dari 20.000 karateka yang banyak bertugas di TNI, POLRI, Dokter, Pengusaha bahkan menjadi Pejabat,” ujar Ronny Simon. Lintas Generasi Sementara, Ketua Panitia Rakernas Tri Agus Jaya mengharapkan, Rakernas ini dapat memberikan kontribusi yang maksimal untuk kemajuan organisasi, peningkatan prestasi atlit dalam event Karate Full Body Contact baik Nasional maupun Internasional. Karena itu perlu dilakukan konsolidasi dalam upaya melanjutkan tongkat estafet yang telah dibina secara baik sebelumnya. “ Lintas generasi 40 tahun Perguruan Karate Kala Hitam siap menyukseskan Rakernas, guna membentuk sosok generasi yang tangguh dan disiplin namun tetap menjunjung tinggi sportifitas dan persaudaraan,” ujarnya.(RIL-REL)


Selasa

EKONOMI-BISNIS

1 November 2011

Tambak di Medan Tercemar Limbah bak bangkrut, tetapi juga ikut mengakibatkan banyak pekerja tambak kehilangan pekerjaan," paparnya. Dia mensinyalir limbah yang mencemari DAS Pegatalan berasal dari dominan dari beberapa pabrik cat dan perusahaan industri peleburan baja. Lokasi pabrik tersebut diperkirakan di sekitar Kelurahan Sungai Mati, Kecamatan Medan Labuhan atau sekitar dua kilo meter dari Kampung Nelayan Indah. Pada saat terjadi pembuangan limbah, menurut dia, air di permukaan DAS Pegatalan berwarna hitam pekat dan banyak ikan maupun udang yang mati. Selain limbah pabrik, DAS Pegatalan selama ini juga sering dicemari sampah anorganik yang dihasilkan oleh sejumlah rumah tangga di kawasan inti Kota Medan.

andalas/ist

JEL AJAH - Peserta touring Tantangan Jelajah 3 Provinsi menggunakan motor JELAJAH Honda Supra X Helm In.

SUN 12.15-14.35-16.55-18.1521.35 PALLADIUM 12.00-14.20-16.40-19.0021.20

Medan-andalas Penjualan hewan kurban di kawasan Sei Wampu Medan Baru masih sepi pembeli, meski perayaan Idul Adha tinggal sepekan. Penjual hewan kurban berupa sapi di lokasi ini, Iryanto, Senin (31/ 10) mengatakan pembeli masih sedikit. Sepekan Idul Adha masih 2 sapi yang terjual. Padahal tahun lalu, dia bisa menjual sapi sekitar 20 ekor. “Tahun lalu seminggu sebelum Idul Adha bisa 20 ekor, sekarang baru 2 ekor yang terjual,” katanya. Dia beralasan, merosotnya penjualan disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya yaitu kebutuhan sehari-hari yang harus dipenuhi masyarakat. “Yang datang tanya-tanya sudah banyak, tetapi itu belum positif beli karena panjar belum kita terima,” keluhnya. Untuk harga hewan kurban per ekornya kata dia, tidak berbeda dari tahun yang lalu bahkan harga relatif stabil. Harga satu ekor sapi dengan berat 60-80 kilogram andalas/siong berkisar Rp 8 juta sampai MASIH SEPI - Salah seorang pekerja sedang memberi makan hewan kurban di kawasan Jalan H Adam Malik Medan. Pantauan andalas sepekan menjelang Rp 9 juta. Sedangkan harga Idul Adha, pembeli hewan kurban khususnya kambing di tempat ini masih sepi. kambing juga bervariasi, Iryanto mengaku, tahun mungkin akan dijual perukuran sedang Rp 1.500. kesehatan. Sementara untuk laku banyak,” ujarnya. Dia menambahkan, Idul lalu bisa mendapatkan keun- kilo,” katanya. 000/ekor dan ukuran lebih harga disesuaikan, mau yang Sementara, pantauan anAdha tahun ini, pihaknya tungan bersih sekitar Rp 5 besar harganya Rp 1.600. besar apa kecil,” jelasnya. Dikatakannya, untuk biaya hanya menyetok 20 sapi dan juta lebih tetapi ia pesimis dalas di Jalan H Adam Malik 000/ekor. ”Untuk kambing, kami operasi rumput, mereka harus 30 kambing. Padahal, tahun- untuk mendapatkannya Medan, penjualan hewan menyediakan dua jenis, kam- mengeluarkan biaya Rp 150. tahun sebelumnya, stok men- kembali. “Lima juta itu sudah kurban dengan lapak jualan bing kampung dan kambing 000 perhari dan ditambah capai 40 sapi dan 60 kambing. keuntungan bersih, sudah di atas trotoar jalan juga mulai biri-biri. Kambing dan sapinya untuk keperluan para pekerja. “Tahun kemarin lebih banyak bayar 4 pekerja. Seandainya marak. Pembeli hewan kurdidatangkan dari daerah Lu- “Sudah seminggu ini kami dan sebelum hari H sudah hewan-hewan ini tidak habis ban khususnya kambing di buk Pakam. Dijamin keseha- harus mengeluarkan biaya habis terjual semuanya, kalau akan dikembalikan di kan- tempat ini juga masih sepi tannya, karena sebelumnya rumput, seharinya Rp 150 ribu. sekarang belum tahu akan dangnya di Lubuk Pakam dari pembeli. sudah diperiksa oleh bagian Dan mudah-mudahan bisa habis atau tidak,” imbuhnya. dan dipelihara kembali dan (SIONG)

Isi Ulang simPATI, Gratis 100 Menit Nelpon

(ANT)

Jelajah 3 Provinsi AHM Sukses

Medan-andalas Setelah resmi meluncurkan produk teranyar Honda Supra X Helm In bagasi super luas pada pertengahan September lalu, PT Astra Honda Motor (AHM) melanjutkan dengan menggelar touring bertema “Tantangan Jelajah 3 Provinsi” yakni melakukan perjalanan dimulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah dan DKI Jakarta dengan tujuan membuktikan jarak tempuh yang dapat dilakukan Honda Supra X Helm In yang memiliki kapasitas tangki terbesar di segmen bebek yaitu 5.6 liter. Touring berjarak lebih dari 300 kilometer yang diikuti oleh jurnalis berbagai media massa dan anggota komunitas sepeda motor Honda ini terbilang sukses. Terbukti dengan keberhasilan Marco, anggota klub Honda Astra Supra Team (HAST) yang mencatat rekor dengan memperoleh konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) teririt yaitu 1 liter/83,66 kilometer. Hasil ini dicapai setelah menempuh perjalanan sekitar 310 kilometer dengan sekali isi tangki BBM Honda Supra X Helm In yang dimulai dari Jalan Mayjen Sungkono Tegal, kemudian menuju ke Cirebon dan menyusuri Jalur Pantura sebelum akhirnya finish di ITC Cempaka Mas, Cempaka Putih, Jakarta Utara.

10

Pembeli Hewan Kurban Masih Sepi

Medan-andalas Ratusan hektar tambak udang dan ikan di kawasan Kampung Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, sejak sepekan terakhir kerap tercemar limbah pabrik cat, besi baja dan sampah anorganik. "Akibat pembuangan limbah ke daerah aliran Sungai Pegatalan, lebih dari 400 hektar tambak di kawasan Kampung Nelayan Indah Medan tercemar limbah," kata tokoh masyarakat Kampung Nelayan Indah Amir Parinduri di Medan, Senin. Lahan tambak yang tersebar di kawasan perkampungan nelayan itu kerap terjadi saat air di daerah aliran Sungai (DAS) Pegatalan meluap. Air DAS Pegatalan yang masuk ke lahan tambak mengakibatkan ikan dan udang di dalamnya tidak mampu hidup bertahan lama dan akhirnya mati. Banyak tambak yang menjadi sasaran pencemaran limbah di wilayah utara Kota Medan itu, kini sudah tidak difungsikan lagi oleh pemiliknya karena kerap merugi. "Kasus pencemaran yang melanda Sungai Pegatalan bukan hanya membuat usaha tam-

harian andalas | Hal.

Tidak hanya itu, bebek yang dikendarai bikers Supra ini juga masih menyisakan bensin yang cukup banyak Bahkan, dengan sisa bensin yang ada, diperkirakan dapat menempuh perjalanan hingga 468 kilometer jika digunakan kembali dengan kondisi jalan dan cara mengemudi yang sama. Leo Wijaya, Marketing Manager CV Indako Trading Co selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara mengungkapkan, menyambut baik gelaran ini, karena memberikan kesempatan bagi konsumen untuk membuktikan secara langsung bahwa keiritan motor Honda bukan cuma isapan jempol. Melalui Honda Supra X Helm In, Honda juga mengajak masyarakat untuk lebih menyadari pentingnya penghematan BBM dan kelestarian lingkungan hidup. “Untuk mengulang sukses Tantangan Jelajah 3 Provinsi, maka dalam waktu dekat kami juga akan menggelar kegiatan yang tidak kalah hebohnya, yakni “Tantangan Jelajah Supra X Helm In Membelah Sumatera Utara”, para peserta nantinya akan ditantang untuk menaklukkan jalan lintas Tarutung-Medan dengan konsumsi BBM teririt,” ujar Leo Wijaya, di kantor CV Indako Trading Co, akhir pekan lalu. (SIONG)

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 THAMRIN 13.00-15.10-17.20-19.3021.40 BINJAI 12.00-14.10-16.20-18.3020.40

Medan-andalas Pelanggan simPATI kini dapat menikmati Bonus Surprise berupa gratis 100 menit nelpon ke lebih dari 105 juta pelanggan Telkomsel dan bonus internetan sebesar 100 MB. Caranya, dengan mengisi ulang pulsa minimal Rp10.000. "Tidak perlu mendaftar untuk mendapatkan Bonus Surprise ini. Cukup isi ulang pulsa simPATI, selanjutnya pelanggan akan mendapatkan bonus sesuai dengan denominasi dan frekuensi isi ulang," kata Vice President Area Telkomsel Sumatera, Mirza Budiwan, Senin (31/10). Menurut Mirza, melalui promo ini

Telkomsel ingin mengapresiasi para pelanggan setia simPATI dengan menyajikan kejutan bonus saat melakukan isi ulang pulsa. Selain gratis 100 menit nelpon ke

sesama pelanggan Telkomsel, pelanggan simPATI juga dapat menikmati asyiknya chatting, browsing, social networking, email, upload, dan download di ponsel sepuasnya secara gratis dengan kuota 100 MB.

Pelanggan yang melakukan satu kali isi ulang pulsa dengan denominasi Rp10.000 dalam 1 hari, maka Bonus Surprise simPATI dapat berlaku keesokan harinya pukul 00:00 hingga 06:00 selama satu hari. Sedangkan pelanggan yang mengisi ulang pulsa denominasi Rp20.000 akan mendapatkan bonus selama 2 hari, Rp50.000 mendapat bonus selama 4 hari, dan Rp100.000 mendapat bonus selama 14 hari. Bila frekuensi pengisian ulang pulsa pada denominasi yang sama dalam satu hari dilakukan lebih dari satu kali, maka Bonus Surprise dapat digunakan setiap harinya pada

pukul 00:00 hingga 09:00. Untuk mengecek sisa bonus maupun bonus lainnya, pelanggan dapat mengakses menu *889# langsung dari ponsel. Pelanggan simPATI juga berkesempatan untuk menyaksikan film favorit pilihannya sendiri di bioskop 21 dan XXI di 11 kota melalui program simPATIzone Friday Movie Mania. "Program ini merupakan rangkaian acara nonton gratis film blockbuster bagi pelanggan setia simPATI yang dilangsungkan setiap hari Jumat setiap bulannya. Cukup dengan menukarkan 100 TELKOMSELpoin dengan mengetik SMS: simPATIZONE, lalu kirim ke 777," terangnya. (GUS)

Xenia Family Gathering Wujud Apresiasi Bagi Pelanggan PENJUALAN produk Daihatsu di wilayah Sumatera Utara pada posisi tiga bulan terakhir berada pada posisi tertinggi kedua setelah Toyota. Penjualan terbanyak masih didominasi Daihatsu Xenia yang merupakan home back dari produk Daihatsu. “Memang terjadi peningkatan penjualan dibandingkan pada tahun lalu yang hanya mencapai 13.51 persen atau 4077 unit. Pencapaian penjualan sampai September 2011 mencapai 3892 unit dengan market share 15.76 persen, sampai akhir tahun diperkirakan akan terjual sekitar 5800 unit Daihatsu baru, meningkat 40 persen dibandingkan dengan 2010,” kata Kepala Cabang PT Astra International Tbk Daihatsu Cabang Medan, Edy Susanto usai melepas peserta konvoi Xenia Family Gathering goes to Beach pukul 08.00 WIB di Komplek MMTC, Jalan Williem Iskandar, Medan, kemarin. Menurut Susanto, sejak diluncurkan pertama kali pada tahun 2004, Daihatsu Xenia telah menjadi produk yang sangat fenomenal dan

PLAZA 12.10-15.30-17.50-20.10 THAMRIN 12.10-14.20-16.40-19.0021.20 BINJAI 12.15-14.25-16.35-18.4520.55

THAMRIN 12.15-14.35-16.45-18.5520.05 SUN 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

andalas/sulaiman

LEP AS - Peserta konvoi Xenia Family Gathering goes to Beach dilepas di Komplek MMTC, Jalan LEPAS Williem Iskandar Medan. di terima dengan sangat baik oleh masyarakat. Ini dibuktikan dengan dengan penjualan Xenia yang inden terus selama 6 tahun sampai pada akhir tahun 2010. Berdasarkan peningkatan angka penjualan produk itulah, PT Astra International Tbk-Daihatsu bersama Main Dealer PT Capella Medan memberikan apresiasi kepada pelanggannya dengan menggelar Xenia Family Gathering goes to Beach,

PALLADIUM THAMRIN 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 SUN 12.45-14.55-17.05-19.1521.25

Pantai Cermin Theme Park, Minggu (30/10). Menurut Susanto, Family Gathering Xenia goes to Beach ini tidak hanya digelar di Kota Medan namun juga di tujuh kota besar di Indonesia lainnya seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Bali, Makasar dan Manado. “Acara ini digelar secara nasional dengan tujuan sebagai bentuk apresiasi PT Astra International Tbk-

SUN 12.30-14.40-16.50-19.0021.10 PALLADIUM 19.30-21.40

Daihatsu kepada para pelanggan setianya,” paparnya. Edy Susanto menambahkan, konsep acara yang digelar hanya untuk berbagi kesenangan dengan para pelanggan setia Daihatsu, khususnya pelanggan Daihatsu Xenia. Hanya membayar 100 ribu, para peserta juga mendapatkan satu unit ponsel dengan mereferensikan teman dan keluarga yang ingin memiliki Daihatsu Xenia baru. Family Gathering Xenia goes to beach menggelar lucky draw dengan banyak hadiah seperti televisi LCD, Blackberry dan hadiah menarik lainnya. Selain itu juga berbagai perlombaan yang digelar selama acara family gathering berlangsung seperti Xenia Kids Competition dan Xenia Customer Game. Yang tak kalah menariknya, Family Gathering Xenia goes to Beach juga diramaikan oleh berbagai hiburan seperti Xenia Convoi, magician performance dan accoustic live band. Sementara itu, Head CS Department PT Astra Daihatsu Motor, Indra Setiawan mengungkapkan, dalam acara tersebut, PT Astra International Tbk-Daihatsu selaku distributor produk Daihatsu juga melakukan promo produk Daihatsu Xenia terbaru.

PLAZA 12.00-14.10 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20

(MA)

PLAZA 12.15-14.05-15.55-17.4519.35


KOMUNITAS

Selasa 1 November 2011

harian andalas | Hal.

11

Perayaan Kathina Nasional

Berdana Bisa Dilakukan dengan Berbagai Bentuk Medan-andalas Esensi perayaan Kathina Nasional adalah memberikan kesempatan bagi umat Buddha untuk berdana. Berdana bukan hanya melalui pemberian materi akan tetapi bisa dilakukan dengan berbagai bentuk. Hal ini dilakukan agar manusia dapat mengendalikan keserakahan yang ada di dalam diri karena keserakahan merupakan musuh utama manusia. Demikian komentar Ketua Dewan Pusat Majelis Buddhayanan Indonesia, Sudhamek AWS saat diwawancarai sejumlah media pada perayaan Kathina Nasional di Yang Lim Plaza Medan, Crystal Ballrom, lantai 5 Jalan Emas Medan, Minggu (30/10). “Buddha pernah berkata, berdana pada bulan Khatina lebih tinggi dari pada bulan yang lain. Diharapkan dengan berlangsungnya acara ini umat Buddha di seluruh Indonesia mengembangkan rasa cinta kasih dengan memberi. Semoga kegiatan ini membawa getaran-getaran positif bagi makhluk hidup di Indonesia, sehingga bebagai bencana bisa dihindari,” kata Sudhamek AWS

andalas/asril tanjung

DIABADIKANDIABADIKAN-Usai penyerahan hadiah, para juri, pemenang dan jajaran panitia diabadikan bersama di atas panggung.

English Speech dan Writing Contest

Jessica dan Alvin Juara Medan-andalas Jessica, mahasiswa Semester 3 Jurusan Bahasa Inggris Sekolah Tinggi Bahasa Asing Persahabatan Internasional Asia (STBAPIA), tampil sebagai juara pertama English Speech Contest STBAPIA, akhir pekan lalu di kampus tersebut. Sementara juara II dan III masing-masing diraih Dewi Kartika Sari dan Rosiana Tandean. Juara harapan I, II

dan III yaitu, Jessica (semester 5), Merriwaty dan Alfin. Juara favorit I, II, III dan IV masing-masing diraih Venny (semester 3), Steven, Rosdiana Sembiring dan Agus Wando. Sedangkan di ajang English Writing Contest untuk juara I dengan nilai 279 diraih Alvin Maraja, juara II Rosiana Tandean nilai 275, juara III Dewi Kartika Sari dengan nilai 240. Sedangkan juara harapan I diraih Hendy Luis dengan nilai 240, juara harapan II Steven nilai 237, dan juara harapan III Jessica dengan nilai 236.

kan, kontes yang dilaksanakan merupakan upaya sekolah untuk melatih dan meningkatkan kualitas berbicara para mahasiswa. Masih banyak para mahasiswa yang kurang percaya diri untuk berbicara dengan menggunakan Bahasa Inggris. "Untuk itu, kepada para peserta yang mengikuti kontes tersebut, diharapkan ajang itu bukan hanya sekedar untuk mencari hadiah semata. Tapi, lebih dari itu sebagai upaya melatih dan memberanikan diri meningkatkan kepercayaan diri untuk bisa berbahasa yang baik dan benar," ujar Berlin. (RIL)

Sementara, prospective pertama diraih Rafael dengan mengumpulkan 233 poin, prospective kedua diraih Nurmala Sari dengan nilai 229, prospective ketiga diraih Alvendo dengan nilai 224 dan prospective keempat diraih Agus Wando dengan mengumpulkan poin 223. Penjurian untuk dua lomba itu dipercayakan kepada Anna RS Tambunan S S MHum, Drs William Saragih MPd, Michael, dan Isli Iriani Pane SPd MHum. Ketua STBA-PIA Prof Dr Berlin Sibarani MPd dalam kesempatan itu mengata-

Hasil pantauan andalas, perayaan Kahtina ini dihadiri ribuan umat Buddha. Mereka secara khusuk mengikuti prosesi demi prosesi perayaan yang diselenggarakan oleh Sangha Agung Indonesia (Sagin) dan Majelis Buddhayana Indonesia (MBI) ini. Ketua MBI Sumut Ony Hindra Kusuma mengatakan, terpilihnya Medan sebagai tuan rumah perayaaan Kathina Nasional merupakan amanat dari Sagin Pusat saat Musyawarah Kerja Nasional MBI yang berlangsung pada April lalu. Selain itu, kota Medan dinilai merupakan basis yang kuat dalam kegiatan berdana. “Perayaan hari Kathina merupakan salah satu momen yang paling ditunggutunggu oleh umat Buddha di seluruh dunia, bahkan dianggap sebagai bulan yang penuh dengan berkah. Ini merupakan perayaan Khatina Nasional yang pertama dan bulan ini adalah waktu yang terbaik untuk umat Buddha untuk berdana. Membuktikan bakti umat Budda kepada para Bikkhuni,”ucap Ony Dikatakannya, Kathina adalah bulan di mana anggo-

ta Sangha selama tiga bulan masa vassa tidak melakukan perjalanan dan menetap di vihara akan kembali melakukan perjalanan. Masa vassa adalah masa musim penghujan, dimana banyak sekali binatang-binatang atau spada masa itu dan para petani juga memasuki musim bertanam. Agar serangga dan sawah petani tidak terinjak oleh para samana maka Sang Buddha mewajibkan para bhikkhu untuk tidak ke mana-mana selama tiga bulan sekaligus untuk membina diri, belajar Dharma, meditasi di wihara. Umat Buddha akan merayakan momen baik ini sebagai hari Sangha atau Kathina dengan memberikan persembahan kepada anggota Sangha. Ketua Umum Sangha Agung Indonesia MahaThera Nyana Suryanadi mengungkapkan, perayaan Kathina merupakan wujud kebersamaan antara bhikkhu dengan umat Buddha. “Pada perayaan ini untuk meningkatkan kualitas spiritual bersama dan juga menerapkan bagaimana pentingnya memberikan kewajiban antara umat Buddha dengan para Sangha,”ucapnya. (SIONG)

IKA DPRD Sumut Gelar Pengajian Medan-andalas Ikatan Keluarga Anggota (IKA) DPRD Sumut kembali menggelar pengajian di rumah dinas Ketua DPRDSU H Saleh Bangun Jalan AH Nasution Medan, kemarin. Pengajian rutin IKA DPRDSU tersebut mengundang penceramah Al- Ustaz Salim Pane, yang memaparkan tentang pentingnya menjaga hati bagi umat manusia. Sebab, Salim Pane menilai, manusia yang senantiasa menjaga hatinya tetap bersih dan berpikiran positif akan selalu mampu menjadi orang yang sehat jasmani dan rohani. Hadir pada pengajian tersebut, Ketua DPRDSU H Saleh Bangun, anggota DPRDSU Raudin Purba dan Kabag Inpro Sekreteriat DPRDSU Drs Satudin Wade MSP, juga istri-istri anggota dewan yang tergabung dalam IKA DPRDSU. Ustaz Salim Pane, dalam ceramahnya mengatakan, cara agar rasa rasa ikhlas timbul dalam melaksanakan segala kewajiban sehari-hari seperti shalat, mengeluarkan zakat maupun membantu orang

andalas/siong

PROSESIPROSESI-Umat Buddha secara khusuk mengikuti prosesi perayaan Kathina Nasional di Yang Lim Plaza Medan, Crystal Ballrom, lantai 5 Jalan Emas Medan, Minggu (30/10). SAMBUT ANSAMBUTANAN-Ketua DPRDSU H Saleh Bangun saat memberikan sambutan pada pengajian IKA DPRD Sumut di rumah dinas ketua dewan, kemarin

Kelurahan Terjun Diminta Pertahankan Predikat Percontohan Medan-andalas Kelurahan Terjun salah satu kelurahan percontohan di Kota Medan, hendaknya dapat terus mempertahankan predikat tersebut, dan benar-benar menjadi contoh kepada kelurahan lainnya,khususnya untuk pelaksanaan sepuluh program PKK. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Esldin, MSi pada saat pembukaan evaluasi akhir kelurahan percontohan tingkat Provinsi Sumatera Uatar yang akan dinilai oleh ketua TP PKK Provinsi Sumut Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho bersama tim, yang didampingi wakil ketua TP

andalas/ist

dengan menginfakkan sebagian harta kekayaan, hendaknya orang tersebut harus menanamkan dalam dirinya bahwa hal yang dilakukannya semata-mata karena Allah SWT. "Hal ini penting agar segala aktivitas yang dilakukan manusia tersebut, sematamata bertujuan karena Allah SWT," katanya. Untuk itu, Salim Pane mengajak para peserta pengajian untuk selalu menjaga hati dan tidak mudah berbangga dan

sakit jadi hati yang baik,"katanya. Sementara, Ketua DPRDSU Saleh Bangun pada kesempatan itu menyatakan, pengajian IKA DPRDSU ini senantiasa dilakukan ibu-ibu anggota dewan, demi menjalin hubungan antara sesama keluarga. "Pengajian ini penting, agar segala tugas dilakukan para anggota dewan senantiasa mendapat dorongan dan perhatian dari keluarga," ujarnya. (UJ)

berpuas diri dengan segala apa yang dilaksanakannya. Sebab, menurut dia, jika hati sesorang telah dicemari oleh kesombongan, maka orang tersebut akan rusak hatinya dan tidak mendapat nilai pahala dari Allah SWT. "Hati bersih, hati sakit dan hati yang mati, obatilah dengan melakukan salat malam, baca Al Quran, zikir, puasa sunnah dan berkumpul dengan orang yang baik. Mudah-mudah hati yang

PKK Kota Medan Rita Dzulmi Eldin bersama pengurus lainnya, Senin (31/10), di Kantor Kelurahan Terjun Kecamatan Medan Marelan. Sebelumnya, Hj Sutias bersama rombongan didampingi wakil wali kota dan Pengurus TP PKK Kota Medan meninjau mobil pintar, ibu-ibu lansia, gosok gigi yang diperankan oleh dokter-dokter kecil, gerakan cuci tangan oleh anak-anak SD, kemudian meninjau masyarakat yang akan ber-KB, meninjau hasil hasil produk TP PKK seperti sayur-sayuran tanpa pestisida, peninjauan makanan dan minuman hasik karya TP PKK Kelurhan Terjun dan karya kapal layar, yang sudah dipasar-

kan ke Malaysia. Sedangkan Ketua PKK Kelurahan Terjun Ny Andi Azwar mengatakan, Tim Penggerak PKK Kelurahan Terjun telah menjalankan 10 program PKK hingga ke lingkungan serta rumah tangga, di antaranya memberikan penyuluhan baik kesehatan, pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), penyuluhan pencegahan demam berdarah dengue (DBD), penyuluhan dan pemberian keterampilan jahit-menjahit, masak memasak, serta membina keterampilan miniatur kapal hias yang produksinya sudah diekspor ke mancanegara. (DP)

BERITA DUKACITA

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

Nama

Umur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

Berangkat (Tgl/Jam)

Keterangan / Tempat

1

CANG SOU PI / HARRY

25

Jl. Karya No.. 158 Medan

30-10-11 00.55 WIB

01-11-11 11.00 WIB

Diperabukan

2

NIU HONG CAN

53

Jl. Lubuk Kuda Gg. Selamat No. 14 Medan

30-10-11 02.45 WIB

02-11-11 11.00 WIB

Dikebumikan

3

OEI HOCK LAI

56

Jl. Serdang Gg. India No. 9 E Medan

30-10-11 07.45 WIB

01-11-11 10.00 WIB

Diperabukan

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

TEAH KING CHUAN

82

Jl Veteran No. 168 / Jl. S umatera No. 81 B elawan

29-10-11 22.15 WIB

04-11-11 11.00 WIB

D i perabukan

1

CONG FUK LIE

33

Jl. K awi No. 2 B Medan

30-10-11 12.10 WIB

01-11-11 14.00 WIB

D i perabukan

2

LIE A NOI

80

Jl. Mangkubumi Gg. A ceh Medan

29-10-11 20.00 WIB

02-11-11 11.00 WIB

D i perabukan

3

LIE KOK SOE

83

Jl. B ambu No. 86 C Medan

30-10-11 07.30 WIB

01-11-11 1400 WIB

D i perabukan

4

TAN LIONG HIN

75

Jl. S urabaya Gg. Meri am Tomong P. S i antar

29-10-11 18.45 WIB

01-11-11 14.00 WIB

D i perabukan

5

TIO SIONG PONG

86

Jl./Thamri n No. 105/25 Medan

29-10-11 11.10 WIB

01-11-11 13.00 WIB

D i perabukan

6

TAN YU CHUAN

64

Jl. S i dorukun Lkm. 50 dalam No. 6 Medan

29-10-11 07.30 WIB

01-11-11 13.00 WIB

D i perabukan

7

SHE THU HAU SIANG

77

Jl. B . Zei n Hami d K omp. Mega Mas No. 8 C C T. K uni ng Medan

29-10-11 11.55 WIB

02-11-11 11.00 WIB

D i kebumi kan

8

THE TIANG SENG

71

Jl. B i lal K omp. K rakatau V i sta No. A 5 Medan

29-10-11 17.30 WIB

01-11-11 11.00 WIB

D i kebumi akn

9

LIM A KIOK

87

K omp. C emara A sri Jl. D ahli a No. 23 Medan

30-10-11 02.10 WIB

02-11-11 09.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-A


Selasa 1 November 2011

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

12

Di Kecamatan Lubuk Pakam

Baru Selesai, Bangunan SMPN IV Sudah Retak PALU - Pelaksana Ketua DPRD Karo, Ferianta Purba menyerahkan palu sidang kepada Ketua DPRD Karo, Effendy Sinukaban.

Effendy Sinukaban Dilantik Jadi Ketua DPRD Karo Kabanjahe-andalas Effendy Sinukaban SE resmi dilantik menjadi Ketua DPRD Karo terhitung, Senin (31/ 10) setelah pengambilan sumpah dan janji jabatan di hadapan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Kabanjahe, Lince Anna Br Purba SH MH dalam sidang paripurna istimewa DPRD Karo di gedung DPRD Karo. Paripurna itu dipimpin Pelaksana Ketua DPRD Karo Ferianta Purba SE didampingi Wakil Ketua DPRD Karo Onasis Sitepu ST dan dihadiri 25 dari 35 anggota DPRD Karo. Hadir dalam paripurna itu Bupati Karo, DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, Wakil Bupati Terkelin Brahmana SH, Dandim 0205/ TK Letkol Kav Prince Meyer Putong, Kapolres Karo AKBP Drs Ignatius Agung Prasetyoko SH, Sekdakab, Ir Makmur Ginting MSc dan sejumlah Kadis di jajaran Pemkab Karo. Sebelum acara pokok pelantikan, Pelaksana Ketua DPRD Karo, Ferianta Purba SE membacakan Surat Keputusan Plt Gubernur Sumatera Utara, H Gatot Pujo Nugroho ST dengan Nomor 188.44/919/KPTS/Tahun 2011 pada tanggal 14 Oktober 2011 tentang peresmian pemberhentian dan pengangkatan Ketua DPRD Karo. Pada keputusan itu memberhentikan dengan hormat Siti Aminah Br Perangin-angin SE dari kedudukannya sebagai Ketua DPRD Karo dan mengangkat Effendy Sinukaban SE sebagai Ketua DPRD Karo. Selanjutnya dalam acara itu dilakukan serah terima palu sidang dari pelaksana Ketua DPRD Karo Ferinta Purba SE kepada Ketua DPRD Karo yang baru Effendy Sinukaban SE untuk memimpin persidangan selanjutnya. (RTA)

Lubuk Pakam-andalas Kondisi SMPN IV di Jalan Pantai Labu Desa Sekip Kecamatan Lubuk Pakam, sangat mengkhawatirkan. Pasalnya, baru empat bulan digunakan, dinding bangunan sudah retakretak, kosen pintu dan jendela lapuk dimakan rayap. Dikhawatirkan bangunan tersebut tidak bertahan lama dan ambruk seketika bila ada getaran. "Sudah tidak benar pengerjaan bangunan gedung ini. Asal jadi saja dan tidak sesuai kontruksi," tegas anggota DPRD Deli Serdang, Benhur Silitonga saat meninjau kondisi sekolah tersebut dalam rangka reses, Senin (31/10). Peninjauan dilakukan anggota dewan daerah pemilihan (Dapil) IV meliputi Kecamatan Lubuk Pakam, Pagar Merbau, Pantai Labu dan Beringin. Terdiri dari Rusmani Manurung, Benhur Silitonga, Aliasman Saragih SH, Chairul Anwar, Dwi Andi Syahputra, Rosmawati Sitanggang SH dan Suryani SPd. Kunjungan ke sekolah itu dilakukan, setelah mendapat laporan dari masyarakat dan wali murid di desa itu. Para orang tua murid mengaku khawatir, jika sewaktu-waktu bangunan sebanyak 5 lokal yang dikerjakan pada 2010 lalu itu, ambruk saat proses belajar mengajar sedang berlangsung. Kekhawatiran terhadap kekuatan bangunan itu juga dilontarkan sejumlah guru dan kepala sekolah, di sana. Pasalnya, baru digunakan sejak tahun ajaran baru pada Juli 2011, ternyata dinding beton di lima ruang kelas sudah retak-

RET AK - Anggota DPRD DS Rusmani Manurung, Benhur Silitonga, Aliasman Saragih SH, Chairul Anwar, Dwi Andi Syahputra, Rosmawati Sitanggang dan Suryani, RETAK saat meninjau bangunan SMPN IV Lubuk Pakam, yang sudah retak-retak. retak. Bahkan, kusen pintu tampak menurun dan renggang dari beton. "Baru tahun ajaran 2011 gedung ini digunakan, tapi kondisinya sudah retak. Kami juga khawatir terhadap ketahanannya," ujar Kepala Sekolah T Silaban, kepada

anggota dewan. Menyikapi hal itu, dewan meminta agar bangunan dibongkar dan Pemkab DS, dalam hal ini Kadisdikpora Deli Serdang harus bertanggung jawab dengan kondisi bangunan tersebut. Diminta agar bangunan sekolah ini

PTPN III Sei Dadap Asahan Dibanjiri Buah Restan

Pedagang Pantai Perjuangan Batu Bara Digusur

Warga Desa Kebayakan Tolak Proyek PNPM Tanah Karo-andalas Warga Desa Kebayakan, Kecamatan Naman Teran, menolak menerima proyek dikerjakan Lembaga Kerja Desa (LKD) setempat, yang dananya berasal dari Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) PISEW TA 2011. Pasalnya, warga setempat mensinyalir pelebaran dan pengerasan juma mesjid sepanjang 288,5 meter dengan anggaran sebesar Rp 50 juta tersebut sarat dengan dugaan penyimpangan. Masyarakat menduga, telah terjadi mark-up biaya dalam proyek itu. Alhasil, bahan-bahan dibelikan tidak sesuai dengan Rancangan Anggaran dan Biaya (RAB) yang sudah ditetapkan. "Untuk proyek jalan usaha tani itu jelas melanggar bestek, termasuk pemasangan batu besar dan batu kecil tanpa menggunakan mesin gilas,” beber Bokti Tarigan, warga setempat, Senin (31/10). Menurut Tarigan, dalam masa pengerjaan sejumlah warga sudah melakukan protes. Tetapi, panitia LKD dan kepala desa tetap melanjutkan pengerjaan tersebut, sementara pelaporan pertanggungjawaban kepada masyarakat tidak pernah ada. “Jika proyek itu sudah selesai, panitia wajib memperlihatkan berita acaranya secara tertulis kepada masyarakat. Jika tidak ada berita acaranya, hal itu sama saja dengan korupsi. Pemerintah dan aparat penegak hukum harus bertindak dan melakukan pengawasan. Jangan masyarakat saja,” tandasnya. Warga dengan kompak meminta perbaikan proyek sesuai RAB. Jika tidak masyarakat akan mengadukan masalah ini ke pihak berwajib. Ketua LKD Aslim Tarigan dan Kepala Desa Kebayakan Timbas Tarigan, tak berhasil saat hendak dikonfirmasi. (NT)

REST AN - Puluhan ton buah restan di PTPN III Kebun Sei Dadap, tidak terangkut ke pabrik. RESTAN Kisaran-andalas Banjir buah restan (buah sawit yang habis dipanen tidak diangkut ke pabrik), mungkin kedengarannya sangat aneh. Lazimnya, di tengah masyarakat banjir sering diidentikkan dengan intensitas curah hujan meningkat menimbulkan luapan air tidak tertampung sungai, sehingga membanjiri pemukiman warga. Namun banjir kali ini terjadi di salah satu perusahaan milik negara, yakni PTPN III Kebun Unit Sei Dadap Asahan. Pantauan andalas di PTPN III Kebun Sei Dadap, sekitar 1 km dari inti kota Kisaran, kemarin, banjir buah restan terjadi di Afdeling 1 yang luas tanaman sawitnya sekitar ratusan hektar. Namun, setiap hari terdapat puluhan ton buah restan yang dihasilkan Afdeling 1 tersebut. Buah restan

dimaksud terdapat di Blok 31 TM 1993 luas 26 ha, Blok 32 TM 1993 luas 6.50 ha, Blok 41 TM 1993 luas 25.70 ha, dan Blok 51 TM 1993 luas 25.70 ha. Setiap tempat pengumpulan hasil (TPH) di setiap blok yang disebutkan di atas, terdapat buah restan yang komidelnya mencapai 35 hingga 50 per tandan. Jika dikalkulasikan buah restan setiap TPH mencapai 1 hingga 1,50 ton, dengan puluhan TPH yang terdapat di blok-blok tersebut sudah mencapai ratusan ton buah restan di Afdeling 1 tersebut. Itu baru dari blok yang berhasil dipantau. Sedangkan, dari blok lainnya di Afdeling 1 yang tidak terpantau kemungkinan bisa lebih banyak lagi. APK Kebun Sei Dadap, Suparman saat dikonfirmasi andalas melalui telepon selular, kemarin, kembali me-

segera dibongkar, karena keretakan diduga akibat fondasi tidak kokoh. Selain itu, kosen pintu dan jendela disinyalir menggunakan bahan bekas, dan harus cepat diganti. "Jangan setelah ada korban baru disikapi," tandas Alisman Saragih diamini Rusmani manurung. (TH)

ngedepankan alasan klasik, yang menjadi kendalanya seperti faktor cuaca dan minimnya transportasi dari pihak pemborong menjadi penyebab banjirnya buah restan. Sementara, menurut kerani PTPN III Kebun Sei Dadap Asahan, yang tidak mau disebutkan jatidirinya mengatakan, alasan dikemukakan APK tersebut hanya sekadar modus, untuk melindungi kebun tersebut dari perhatian lembaga pemerhati yang saat ini kerap memantau kebun itu. Padahal, diketahui faktor cuaca bukan menjadi penyebab dominan, karena jalan-jalan di sekitar areal kebun tersebut tetap mendapatkan perawatan. "Minimnya angkutan buah hanyalah faktor kecil, sebab kontraktor truk angkut buah saat ini mengantri untuk bisa menjadi rekanan di kebun tersebut," bebernya. (FAS)

Batu Bara-andalas Komisi A DPRD Batu Bara, menggelar rapat kerja dengan Disbudparpora dan Satpol PP serta perwakilan pedagang, Senin (31/10) membahas aksi penggusuran yang dilakukan Disbudparpora terhadap puluhan pedagang di pinggiran Pantai Perjuangan Kecamatan Medangderas. Aksi penggusuran dibantu Satpol PP bekerja sama dengan pihak kepolisian, Kamis lalu, berjalan lancar, kendati mendapat reaksi keras dari para pedagang. Sekretaris Disbudparpora Iwan Zuhri Lubis menjelaskan, penggusuran dilakukan setelah para pedagang disurati tiga kali dengan tembusan kepala desa dan Ketua DPRD Batu Bara. Dari pertemuan itu terungkap, bahwa Disbudpora tidak mengetahui siapa yang mengelola kawasan Pantai Perjuangan tersebut. Padahal, Pantai Perjuangan merupakan milik Pemkab Batu Bara. Menurut ketua Komisi A, Al-As'ari, karena tidak diketahui siapa pengelola Pantai Perjuangan dan izin pengelolaannya juga tidak pernah dikeluarkan Disbudparpora. Alhasil, pengutipan dengan dalih apa pun ketika berkunjung ke Pantai Perjuangan merupakan tindakan ilegal. Perwakilan pedagang, Ramli minta Disbudparpora hendaknya tidak pilih kasih dalam penertiban pedagang."Kami minta agar mulai hari ini, jangan ada lagi yang melakukan pengutipan di Pantai Perjuangan, sebelum ada penetapan dari Pemkab Batu Bara, siapa yang ditunjuk mengelola pantai tersebut,"ujarnya. Dari pertemuan tersebut, Komisi A dan pihak terkait menyimpulkan, perlu segera ditetapkan pihak yang berkompeten mengelola Pantai Perjuangan. Hal ini bertujuan, untuk mencegah terjadinya praktik prostitusi di lokasi tersebut. (SUSI)

Keberhasilan Organisasi Ditentukan Kiprah Kader

SANTUNAN - Ketua DPD Partai Golkar Sergai, Erry Nuradi MSi ketika memberikan santunan KTA Berasuransi Partai Golkar kepada Nuriyah (42) istri almarhum Taufan.

Sei Rampah-andalas Besarnya organisasi ditentukan para kader yang memiliki semangat kecintaan, pengabdian dan langkah strategis. Selanjutnya, dijalankan di tengah masyarakat tanpa mengandalkan materi semata, sehingga organisasi tersebut bisa menjadi pengayom dan panutan sebagai tempat berteduh. “Kebesaran organisasi tentunya ditentukan kiprah para kadernya dengan upaya telah dilakukan di tengah masyarakat, sehingga sosoknya bisa menjadi pengayom dan panutan. Dan akhirnya masyarakat

dapat berteduh di bawah rindangnya pohon beringin,” kata Ketua DPD Partai Golkar Sergai, Ir HT Erry Nuradi MSi pada perayaan HUT Partai Golkar ke- 47 di Sekretariat partai itu, kemarin. Di usianya ke-47, katanya, Golkar termasuk partai tertua, walaupun menghadapi berbagai hambatan dan rintangan, namun tetap masih berkiprah dan eksis mengepakkan sayapnya di seluruh pelosok tanah air. “Sebagai simpatisan, kader dan anggota patut bersyukur. Sebab, partai memiliki struktur organisasi terlengkap ini

mempunyai massa hingga ke pelosok dusun yang siap menjadi mesin partai dan hanya menunggu digerakkan saja,” katanya. Acara yang dihadiri Sekdakab Drs H Haris Fadilah MSi, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Sergai, MY Basyrun, Pengurus DPD Partai Golkar Sergai, Ketua dan Sekretaris PK Partai Golkar seKabupaten Sergai, organisasi yang didirikan seperti AMPG, HWK, MDI Al-Hidayah dan organisasi sayap serta organisasi pendiri antara lain, MKGR, SOKSI dan Kosgoro 1957 itu, diwarnai penyerahan san-

tunan Kartu Tanda Anggota (KTA) Berasuransi Partai Golkar kepada ahli waris dari Almarhum Taufan, warga Dusun VII, Desa Sei Rampah diterima istrinya Nuriyah (42). Dan, dimeriahkan pemotongan nasi tumpeng dan kue oleh Ketua DPD Partai Golkar Sergai, diberikan kepada Ketua Wantim Partai Golkar Sergai, MY Basyrun disaksikan Ketua Majelis Dakwah Indonesia Sergai, Drs H Irfan El Fuadi Lubis serta peluncuran website DPD Partai Golkar Sergai (www.dpdgolkarsergai.wordpress.com). (RYAD)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean, Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa Sejahtera TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS. ACEH TAMIANG: Zul Herman.


SUMATERA UTARA

Selasa 1 November 2011

harian andalas | Hal.

DPRD Langkat Setujui Ranperda P-APBD 2011

Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho

Revitalisasi Pertanian Butuh Teknologi Informasi Kabanjahe-andalas Revitalisasi pertanian sangat strategis dilaksanakan guna memacu pembangunan pedesaan dengan pengembangan kawasan agropolitan yaitu mengubah kawasan pedesaan menjadi kota pertaniaan yang berkembang dan mampu meningkatkan pembangunan wilayah sekitarnya. Kabupaten Karo, Dairi, Pakpak Bharat, Samosir, Toba Samosir, Taput, Simalungun, Pematang Siantar dan Humbang Hasundutan adalah kabupaten/kota yang masuk dalam pengembangan kawasan agropolitan di Sumut, sehingga untuk mendukung program pengembangan kawasan agropolitan tersebut diperlukan adanya teknologi informasi yang dapat menjangkau seluruh pelosok desa, karena dengan kemudahan akses oleh masyarakat secara cepat dan berbiaya murah dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Demikian dikatakan Plt Gubsu, H Gatot Pujo Nugrho mengawali sambutannya pada serah terima operasional mobil pusat layanan internet kecamatan sebanyak 15 unit untuk lima kabupaten yang dipusatkan di Kabanjahe, Senin (31/10). Rincian penerima bantuan tersebut, Kabupaten Karo empat unit, Dairi tiga, Pakpak Bharat tiga, Humbahas tiga dan Samosir dua unit. Di Kabupaten Karo, merupakan tahap ketiga kepada lima kabupaten/ kota se-Sumut, dari

KUNCI - Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho menyerahkan kunci Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (M-PLIK) secara simbolis kepada Bupati Karo, Kena Ukur Karo Jambi Surbakti di halaman kantor bupati, Kabanjahe. 96 unit Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (M-PLIK) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) yang diberikan kepada Provsu, untuk mengurangi kesenjangan sarana dan pemerataan akses telekomunikasi bagi masyarakat Sumut guna mendukung pembangunan pedesaan dengan pengembangan kawasan agropolitan. Pemberian M-PLIK ini merupakan upaya pemerintah untuk menopang program pengembangan kawasan agropolitan Sumut, sehingga dapat di-

jadikan sebagai media kontak langsung pemerintah kepada masyarakat melalui proses penyebaran informasi yang dapat mendukung percepatan pembangunan bidang komunikasi dan informatika. Dengan demikian diharapkan tidak ada lagi kesenjangan informasi yang dihadapi masyarakat di Sumut karena kondisi geografis sesuai dengan motto pemberian mobil ini “Jangan biarkan yang terpencil kian terkucil,” katanya. Plt Gubsu berharap, bantuan M-PLIK agar dirawat dan dioperasionalkan semaksimal mung-

kin sesuai dengan fungsinya sehingga tercipta masyarakat Sumut berbasis teknologi informasi dan 'melek informasi' serta daerah-daerah di pedesaan yang masih “blankspot” atau sulit berkomunikasi dapat terjangkau dan bisa mengakses informasi sehingga mereka dapat menyampaikan aspirasi mereka kepada pemerintah terutama tentang pertanian. Lebih jauh Gatot memujia Kabupaten Karo, sebab berdasarkan informasi diperolehnya, ketika Indonesia mengalami krisis ekonomi pada tahun 1998,

Kabupaten Karo tidak terkena dampak dan tidak mengalami krisis ekonomi. Kelima Kabupaten penerima mobil layanan internet kecamatan tersebut, Kabupaten Karo diterima langsung Bupati Dr (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, Wakil Bupati Pakpak Bharat Ir Maju Ilyas Padang, Wakil Bupati Humbahas Drs Maraganti Manullang, Kadishub dan Kominfo Dairi Drs Wesly P Manullang dan Kabid Kominfo Dinas Perhubungan dan Kominfo Samosir, Hotman Sagala. (RTA)

RSUD DS Diduga Manipulasi Biaya Perobatan Pasien

BA TU PER BATU PERTTAMA - Kapolresta Medan diwakili Kompol Iskandar didampingi Kapolsekta Kompol Maringan Simanjuntak SH, Camat Percut Darwin Zein, meletakkan batu pertama bangunan rumah Briptu Petrus Sitanggang.

Polresta Medan Dukung Program Bedah Rumah di Percut Percut Sei Tuan-andalas Polresta Medan mendukung sepenuhnya program bedah rumah, dari tidak layak huni menjadi layak huni di Kecamatan Percut Sei Tuan. Namun, semua itu tak terlepas dari peran serta seluruh masyarakat terutama panitia sendiri, yang telah bekerja keras mewujudkan keinginan masyarakat memenuhi kebutuhan sekunder di samping kebutuhan pokok. Hal itu dikemukakan Kapolresta Medan melalui Kabag Sumber Daya, Kompol Iskandar didampingi Kapolsekta Percut Sei Tuan, Kompol Maringan Simanjuntak SH, Wakapolsek AKP Azwar, Camat Percut Sei Tuan Darwin Zein SSos, Kades Bandar Khalipah Misno, Kadus VXVII Suparyo dan Humas Bedah Rumah Akhmad, ketika dikonfirmasi usai meletakkan batu pertama pembangunan rumah bantuan Polresta Medan kepada salah seorang anggota Polri, yang tengah sakit, Bripka Petrus Sitanggang di Dusun XVII Desa Bandar Khalipah, kemarin. Sebenarnya bantuan ini akan direalisasi pada HUT Bhayangkara 1 Juli. Tapi, karena perlu koordinasi dengan Muspika Kecamatan Percut Sei Tuan, baru saat ini bisa dilakukan. "Kami salut sekaligus memberikan apresiasi setinggitingginya kepada Camat Percut Sei Tuan Darwin Zein, yang telah berupaya dan merespons, sehingga berkat koordinasi antara kepolisian khususnya Polsekta Percut Sei Tuan, hal ini bisa terwujud," kata Kompol Iskandar. Ke depan bukan kegiatan bedah rumah saja yang akan dilakukan, tetapi juga kegiatan sosial lainnya. "Polri akan terus berupaya membuat yang terbaik untuk masyarakat. Tak hanya di daerah ini juga di daerah lain,"katanya. Sementara, Camat Darwin Zein atas nama Muspika berterima kasih kepada Polri, dalam hal ini Polresta Medan yang sangat mendukung dan merespons program bedah rumah. "Diharapkan, kerjasama ini terus berlanjut. Sebab, sampai saat ini berdasarkan laporan panitia, sudah 42 rumah selesai dibedah," ungkapnya. Panitia bedah rumah Kecamatan Percut Sei Tuan, menargetkan dalam satu tahun ini akan selesai mengerjakan bedah rumah 124 unit. "Tahun 2013 target yang dicapai sebanyak 400 unit," kata Darwin Zein. (FT)

Lubuk Pakam-andalas Manipulasi data pembayaran perobatan pasien diduga terjadi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deli Serdang. Terbukti, dokter di rumah sakit milik Pemkab Deli Serdang itu mengeluarkan kuitansi pembayaran perobatan pasien atas nama pribadi. Terungkapnya hal itu, tatkala seorang pasien bernama Margaretha Nainggolan, warga Desa Pasar Melintang Kecamatan Lubuk Pakam, berobat rawat inap di rumah sakit tersebut selama tiga hari, karena menjalani operasi kecil. Operasi tersebut dilakukan karena kaki kiri Margaretha terkena jarum tangan hingga patah dan tinggal di dalam telapak kaki kirinya. Untuk mengeluarkan patahan jarum, Margaretha harus menjalani operasi dan dirawat inap selama 3 hari di RSUD Deli Serdang. Lukanya hanya 2 cm dengan hanya 3 jahitan heti-

ngan saja, sehingga dengan kondisi luka seperti itu dikategorikan hanya operasi kecil dengan waktu lebih kurang 30 menit saja. Saat keluar dari rumah sakit, Margaretha dikenakan biaya sebesar Rp 4 juta. Namun anehnya, kuitansi diberikan kepada pasien bukan kuitansi resmi dari RSUD Deli Serdang, melainkan kuitansi biasa yang ditandatangani dr Ch Hr, SpB dengan stempel pribadi dan tidak tertera perincian perobatan. Menurut pihak keluarga pasien, biaya dikenakan pihak rumah sakit dinilai mencekik leher. Padahal, luka diderita Margaretha hanya 2 cm, dan 3 jahitan hetingan saja. Luka seperti itu dikategorikan hanya operasi kecil dengan waktu lebih kurang 30 menit. Kemudian kuitansi pembayaran perobatan tidak jelas rinciannya. Padahal, saat ini RSUD Deli Serdang sedang proses akreditas 16

pelayanan seperti sosialisasi dilakukan melalui sejumlah spanduk di samping UGD di sana. Salah satu pelayanan akreditas pelayanan, setiap pembayaran pasien tetap dilakukan di loket pembayaran, pasien mendapatkan kuitansi resmi dari rumah sakit. Ternyata, sosialisasi itu hanya slogan belaka. Sementara, dr Ch Hr, selaku penerima uang terkesan anggap enteng ketika dikonfirmasi wartawan, berdalih kuitansi tersebut merupakan sementara saja. Anggota Komisi D DPRD Deli Serdang Ricky Prandana Nasution, minta agar dokter yang memberikan kuitansi tidak resmi sebagai bukti pembayaran perobatan pasien di RSUD Lubuk Pakam diberi tindakan tegas. "Soalnya, kuitansi tidak resmi tersebut tidak sesuai dengan aturan berlaku," tegasnya. (TH)

Demi Kebaikan, Mahasiswa Boleh Kritik Pemerintah Stabat-andalas Anggota Himpunan Mahasiswa Langkat Sumatera Utara (HimalaSU) adalah merupakan insan intelektual yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta mempunyai rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan. Karenanya, jangan mau ikut-ikutan berunjuk rasa karena dibayar orang yang tidak ingin melihat Langkat aman dan kondusif. Sebaliknya, sampaikan saran dan kritik melalui audensi dengan Bupati Langkat. "Boleh melontarkan kritik sepanjang untuk kebaikan”, kata Bupati Langkat, H Ngogesa Sitepu SH pada pelantikan dan Raker Pengurus Besar Himala-SU periode 2011-2013 di Jentera Malay rumah dinas bupati, Stabat, kemarin. Lebih jauh dikatakannya, muncul dan tumbuhkembangnya kelompok masyarakat bernaung dalam wadah organisasi, harus diapresiasi secara positif sebagai salah satu unsur kekuatan pembangunan. Selain itu, lahirnya organisasi kemasyarakatan harus didukung dengan pembentukan karakter SDM memiliki wawasan dan pengetahuan berkualitas. Dengan dilantiknya kepengurusan ini, Himala-SU harus mampu meningkatkan kualitas manusia Indonesia, khususnya di Kabupaten Langkat. Yakni, manusia beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang

BERSAMA - Bupati Ngogesa Sitepu didampingi Kapolres AKBP H Mardiyono SIK M.Si diabadikan bersama sejumlah siswa SLTA berprestasi pada pelantikan Himala-SU periode 2011-2013. Maha Esa, berbudi pekerti luhur, berkepribadian mandiri, terampil, disiplin ,beretos kerja, profesional dan produktif. Rasa cinta tanah air yang melandasi kesadaran kebangsaan, semangat pengabdian dan tekad untuk membangun masa depan bangsa lebih baik, harus terus dibangkitkan dan dipelihara. "Selanjutnya sehingga berkembang menjadi sikap mental dan sikap hidup masyarakat mampu mendorong percepatan proses pem-

13

bangunan," kata Ngogesa. PB Himala-SU yang dilantik, di antaranya Ketua Ahmad Senang, Sekretaris Maulana Malik Ibrahim dan Bendahara Nila Lestari. Dilengkapi 6 departemen, Departemen Organisasi dan Kaderisasi, Departemen Agama dan Pendidikan, Departemen Sosial dan Lingkungan Hidup, Departemen Pengembangan SDM dan SDA, Departemen Olahraga Seni dan Budaya, serta Departemen Pemberdayaan dan Peranan Perempuan. (BD)

Stabat- andalas Setelah melalui mekanisme pembahasan, akhirnya delapan fraksi sepakat menyetujui dan mengesahkan Ranperda P-APBD 2011 untuk ditetapkan menjadi Perda P-APBD dengan nilai Rp. 1.109.891.517.351,-, Sesudah adanya penambahan sebesar Rp. 28.456. 460.778,-. Persetujuan tersebut dituangkan dalam keputusan Dewan Nomor 50 Tahun 2011, ditandatangani bupati bersama Ketua DPRD H Rudi Hartono Bangun, dalam sidang paripurna, kemarin. Bupati H Ngogesa Sitepu SH, menyampaikan terima kasih atas berbagai tanggapan dan masukan dari anggota dewan menyangkut upaya yang telah dan akan dilakukan dalam rangka meningkatkan pendapatan asli daerah. Hal ini menunjukkan besarnya rasa tanggung jawab moral kita semua untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Langkat. Bupati juga menyatakan bahwa pandangan dan masukan dari legislatif, merupakan masukan yang berarti bagi Pemerintah dalam penyempurnaan perencanaan dan teknis pelaksanaan program di masa mendatang “Kami yakin tanggapan disampaikan adalah dalam rangka upaya kita mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan lebih baik ke depan,” kata bupati, seraya mengingatkan SKPD agar kegiatan program ini benar-benar dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan peraturan berlaku, mengingat waktu sangat terbatas. Khusus kepada dinas dan instansi terkait pengelolaan PAD diharapkan agar terus meningkatkan kinerja agar target penerimaan PAD dapat tercapai dalam sisa waktu yang sedikit. Adapun rincian P-APBD 2011 yang disetujui setelah perubahan terdiri dari pendapatan Rp. 1.109.891.517351,-, belanja Rp. 1.121.148.442.766,-, sehingga terjadi defisit anggaran sebesar Rp. 11.256.925.415,-. Hadir dalam acara tersebut, Wabup Budiono SE, Sekdakab Drs H Surya Djahisa, Kapolres Langkat AKBP H Mardiyono SIK MSi, Dandim 0203 Langkat Letkol Arh YP Girsang, Ketua PA Drs H Syafruddin SH MH, Kasi Intel Kajari Zulfahmi SH, dan lainnya. (BD)

Dinsos Pakpak Bharat Bantu Korban Gempa Pakpak Bharat-andalas Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Pakpak Bharat, menyalurkan bantuan sosial, kepada 96 kepala keluarga (KK) masyarakat Tinada, yang menjadi korban gempa bumi berpusat di Aceh Singkil pada 6 September 2011 lalu. Korban gempa berjumlah 588 KK di Kabupaten Pakpak Bharat. Pemberian bantuan kepada masyarakat Kecamatan Tinada, kemarin, dipusatkan di Aula Kantor Camat. Bantuan diserahkan langsung Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pakpak Bharat, Manurung Naiborhu, disaksikan Camat Tinada Saslian Sinamo. Bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat korban gempa. Di antaranya berupa sembako, peralatan dapur, perlengkapan ibu dan balita serta kotak P3K beserta peralatannya. Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanggulangan Bencana, Hulmen Tinambunan kepada andalas, mengatakan, bantuan disalurkan kepada masyarakat korban gempa, antara lain merupakan bantuan dari anggota DPRD Sumut, Dinsos Pronsu dan bantuan dari Jasa Raharja yang telah diserahkan beberapa waktu lalu. Hulmen menambahkan, usai penyerahan bantuan dari berbagai kalangan itu, pihaknya langsung menyalurkan kepada masyarakat Tinada. "Kita juga akan memberikan bantuan kepada masyarakat korban gempa di Kecamatan Kerajaan yang berjumlah 45 kepala keluarga. Dilanjutkan ke Kecamatan Sitelutali Urang Jehe," katanya. (WES)

Rumah Dinas Camat Tanjung Pura Diduga Tempat Mesum Tanjung Pura-andalas Rumah dinas Camat Kecamatan Tanjung Pura Langkat, menjadi pergunjingan masyarakat. Hal ini terkait dengan tertangkap basahnya pembantu rumah dinas camat, yang menyembunyikan lelaki bukan muhrimnya di rumah dinas tersebut hingga menjelang subuh. Demikian diungkapkan beberapa warga kepada andalas, Senin (31/10). Menurut Alfian Arif, warga Jalan Chairil Anwar Tanjung Pura, dirinya merasa heran melihat rumah dinas Camat Tanjung Pura, yang biasanya lampu teras dan garasi di rumah tersebut selalu hidup terang-benderang. Namun, pada malam minggu tersebut, rumah dinas tersebut gelap gulita padahal ada penghuninya. Kecurigaan itu terbukti, sekitar pukul 05.00 WIB, seorang pemuda mengendarai sepeda motor warna hitam, keluar diam-diam dari garasi mobil rumah dinas tersebut. Sementara sang pembantu terlihat mengintip dari balik gorden jendela. Merasa curiga dengan gelagat pemuda tersebut, Alfian kemudian memanggil pemuda itu dan mengejarnya. Takut belangnya ketahuan, pemuda tersebut seketika melarikan diri ke arah Pekan Tanjung Pura menggunakan sepeda motornya. Setelah kejadian tersebut, dia menemui Kepala Lingkungan melaporkan temuanya. Bersama Kepling, mereka mendatangi rumah dinas camat itu, mempertanyakan siapa gerangan pemuda yang melarikan diri dari garasi mobil tersebut. Setelah diinterogasi, pembantu rumah dinas tersebut mengaku, bahwa pemuda itu tunangannya dan benar menginap di rumah itu. "Karena sudah kemalaman, takut untuk pulang," kilahnya sembari berjanji, tidak mengulangi perbuatannya. (DN)


Selasa

ACEH MEMBANGUN

1 November 2011

harian andalas | Hal.

14

Truk Pengangkut Dedak Terperosok

Tim Penertiban Terpadu Periksa Izin Usaha Toko Bireuen-andalas Tim Penertiban Terpadu dan Satpol PP Bireuen, Senin (31/10) melakukan pemeriksaan terhadap pelaku usaha toko di wilayah Kota Bireuen, terutama yang terkait perizinan operasional toko. Menurut Dansatpol PP Bireuen, Chairullah Abed SE di sela-sela pelaksanaan penertiban, pihaknya melaksanakan tugas sesuai surat perintah bupati nomor 300/ 532 tentang penertiban. Untuk melaksanakan tugas mereka, maka semua pelaku usaha yang ada dalam kota Bireuen dilakukan pemeriksaan. Pemeriksaan yang mereka lakukan terutama menyangkut legalitas dan izin usaha yang selama ini tak diurus atau dilakukan perpanjangan izin operasionalnya. Selain toko, pihak tim penertiban terpadu melihat langsung izin pelaku usaha lainnya, seperti : pedagang kelontong, rempah-rempah, pedagang pakan ternak, dan toko emas. “Dalam penertiban serta pemeriksaan, kita melibatkan semua unsur, termasuk dinas yang berhubungan dengan pelaku usaha tersebut, sehingga memudahkan saat pengurusan nantinya,” terang Chairulah. (HERA)

Langsa-andalas Gara-gara supir mengantuk, truk pengangkut puluhan ton dedak/sekam padi BL 8603 PB dari daerah Panton Labu Aceh Utara tujuan Medan, terperosok ke parit dan nyaris terbalik, Senin (31/10) sekira pukul 05.30 WIB di daerah Gampong Belang Kecamatan Langsa Kota, Langsa. Menurut supir truk tersebut, Anwar (35) penduduk Desa Lhuk Nibung Aceh Timur, sebenarnya sudah berniat, bila sampai di Langsa akan istirahat sebentar agar mengantuknya hilang. Namun, belum sampai di Langsa, truk yang dikemudikannya terlebih dahulu terperosok ke dalam parit. Begitu truk terperosok ke dalam parit, sejumlah warga sekitar yang melihat peristiwa tersebut, langsung memberikan pertolongan. Tak lama kemudian, Pos Lantas Kota Langsa di Simpang Tiga Tugu, juga memberikan bantuannya. Tidak ada korban jiwa ataupun luka dalam peristiwa tersebut, namun muatan dedak berserakan di badan jalan. (HARTO)

TERPEROSOK - Truk pengangkut puluhan ton dedak yang terperosok di parit, jadi tontonan warga sekitar Gampong Belang. andalas/suharto

Camat Diminta Tingkatkan Kinerja

TKPRT Somasi Gubernur Aceh Terkait Izin IUPB

Pemuda Matang Seulimeng Baksos

Ir Razuardi Ibrahim MT Bireuen-andalas Bupati Bireuen melalui Kabag Pemerintahan Setdakab Bireuen Mulyadi SH, mengharapkan agar seluruh camat di wilayah Bireuen mampu meningkatkan kerjanya di wilayah kerjanya masing-masing, terutama dalam hal menangani permasalahan masyarakat. Harapan tersebut disampaikan Mulyadi terkait pengiriman 17 camat yang ada dalam wilayah Kabupaten Bireuen untuk mengikuti rapat koordinasi penyelenggaraan Pemerintah Umum Bidang Ketertiban yang diselenggarakan Pemerintah Aceh di Banda Aceh, kemarin. “Keikutsertaan para Camat di Bireuen diharapakan mampu meningkatkan kerjanya di wilayah kerjanya masing-masing, terutama dalam hal menangani permasalahan masyarakat,” tegasnya. Menurut Mulyadi, sepulangnya mereka dari rapat kordinasi di Banda Aceh, maka semua camat dapat berupaya meningkatkan kerjanya terutama dalam menangani persoalan-persoalan masyarakat yang selama ini disinyalir belum maksimal. Diharapkan, kinerja para Camat di Kabupaten Bireuen nantinya juga akan dilakukan evaluasi sesuai dengan ketentuan yang ada. Rapat koordinasi penyelenggaraan Pemerintah Umum Bidang Ketertiban itu juga diikuti Camat se-Aceh dan berlangsung selama tiga hari. Sementara itu, Sekdakab Bireuen Ir Razuardi Ibrahim MT mengatakan, pihaknya sedang melakukan evaluasi atas kinerja para camat di Kabupaten Bireuen, akan tetapi buklan mutlak untuk melakukan pemutasian. “Sejauh ini belum ada mutasi, kecuali mengevaluasi kinerja para camat yang dianggap masih jalan di tempat. Tetapi mutasi tetap ada, kerena itu memang suatu kebutuhan dalam pemerintahan guna peningkatan pelayanan dan penyegaran organisasi,” tambah Razuardi. Memang, sebut Razuardi, selama ini pihaknya menerima laporan kalau ada camat yang masih kurang produktif bekerja di tengah-tengah masyarakat. “Mereka inilah yang kita evaluasi, sehingga memiliki tanggungjawab terhadap kemajuan wilayahnya,” ungkapnya. (HERA)

Banda Aceh-andalas Tim Koalisi Penyelamatan Rawa Tripa (TKPRT) dan Forum Tata Ruang Sumatera mengirim surat somasi kepada Gubernur Aceh terkait Izin Usaha Perkebunan Budidaya (IUPB) di kawasan hutan rawa gambut tripa dalam Kawasan Ekosistem Leuser. "Somasi itu sudah kami sampaikan untuk tegaknya supremasi dan kapastian hukum serta kemaslahatan lingkungan di Aceh di masa kini dan mendatang," kata Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Provinsi Aceh T Muhammad Zulfikar di Banda Aceh, Senin. Surat somasi yang ditujukan kepada Gubernur Aceh dengan nomor istimewa tertanggal 24 Oktober 2011 itu ditandatangani aktivis LSM diantaranya Walhi Aceh, Transparency International Indonesia, Yayasan Leuser Internasional, Yayasan Eko-

sistem Lestari dan LBH Banda Aceh. Kemudian koalisi NGO HAM, PeNA Foundation, Uno-Itam, Jaringan Komunitas Masyarakat Adat Aceh (JKMAA), Koordinator Jaringan Kuala, Forum Orangutan Aceh dan Green Journalist. Menurut aktivis itu, Gubernur Aceh telah memberikan kepada perusahaan untuk ditanami kelapa sawit di Gampong (desa) Pulo Kruet Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, seluas 1.605 hektar. Karena, IUPB nomor 525/BP2T/ 5322/2011 tanggal 25 Agustus 2011 yang diberikan kepada PT Kalista Alam berada di dalam KEL. Selain itu, IUPB juga bertentangan dengan UU nomor 11/2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA) yang mengamanatkan KEL menjadi kawasan yang dilindungi dan pemanfaatannya mengacu pada aturan-aturan yang ditentukan berdasarkan pasal 150 dan pasal 147 tentang pedoman pada prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, pelestarian fungsi lingkungan hidup, kemanfaatan, dan keadilan. "Surat izin dari Gubernur Aceh itu juga bertentangan dengan UU Nomor 26/2007 tentang penataan ruang dan

Intruksi Presiden Nomor 10/2011 tentang penundaan pemberian izin baru dan penyempurnaan tata Kelola hutan alam primer dan lahan gambut serta peraturan lainnya yang mengatur tentang kawasan rawa gambut," kata T Muhammad Zulfikar. Dalam surat somasi yang ditembuskan kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Pertanian, Kepala Bappenas, Kepala Satgas Mafia Hukum, Kapolri, Ketua KPK, Jaksa Agung dan belasan lembaga lainnya itu, para aktivis lingkungan dan LSM itu meminta Gubernur Aceh segera mencabut IUPB yang telah diberikan kepada PT Kalista Alam. "Jika Gubernur Aceh tidak mencabut izin tersebut selama 7 x 24 jam maka kami akan melakukan upaya hukum sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," katanya. Ia juga mengharapkan Gubernur Aceh untuk meneliti kembali keputusannya, sehingga tidak menjadi preseden buruk dalam pelaksanaan berbagai peraturan dan komitmen Pemerintah Aceh yang ingin mewujudkan "Green Aceh Vision". (ANT)

Bupati Aceh Timur Dapat Anugerah P2BN Langsa-andalas Bupati Aceh Timur Muslim Hasballlah mendapat Piagam Penghargaan dari Pesiden Susilo Bambang Yudhoyono, atas prestasinya sebagai kepala daerah yang mampu mengkondisikan P2BN (Program Peningkatan Beras Nasional) di daerahnya. Penghargaan tersebut didapatnya karena keuletan dan kerja keras para bawahannya, Ir Marwi Umar yang juga mendapat restu dari Yang Maha Kuasa. Sehingga, dalam waktu singkat, Kabupaten Aceh Timur bisa kembali menggeliat di sektor pertanian dan menjadi daerah surplus beras. “Ke depan kita harapkan beras untuk fakir miskin (raskin) dapat disuplai oleh daerah kita,” harap Kabid Usaha Tani dan Pengembangan Lahan Ir H Anas Johan, MM ketika ditemui di Stand Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura pada Pameran Pembangunan di Pereulak, akhir pekan lalu. Menurut Marwi Umar, selain padi

yang kini mulai diterapkan jenis padi paling unggul yaitu padi GOGO, jagung, kedelai dan semangka juga berhasil dikembangluaskan para petani. “Kita juga berhasil secara memuaskan dengan mengembangkan tanaman Jeruk Bali di daerah Lhok Nibung dan akan kita beri nama Jeruk Lhok Nibung dan bukan Jeruk Bali,” tutur Marwi Umar yang akan mendampingi Bupati Muslim Hasballlah sebagai Wakil Bupati pada Pemilukada yang akan digelar pada 24 Desember 2011 mendatang. Lebih lanjut dikatakannya, bertolak dari hancurnya sebagian besar sektor pertanian terutama sawahsawah masyarakat, pihaknya melakukan Optimasi terhadap sawahsawah terlantar akibat konflik seluas 1957 hektar. “Kami mulai melakukan Optimasi sejak tahun 2005 hingga 2010 dan hasilnya kini menjadi sawahsawah yang produktif,” katanya. Langkah selanjutnya, tambah Marwi

Umar, adalah melakukan indek penanaman hingga 3 kali tanam setahun bagi sawah sawah yang punya irigasi teknis, setengah teknis dan pompanisasi bagi sawah-sawah yang berada di daerah aliran sungai dengan menyalurkan bantuan berupa pompa air 183 unit. Selain itu, membangun infra struktur pertanian antara lain pembuatan saluran tertir sepanjang 120 kilometer, membangun jalan untuk memudahkan pengangkutan hasil produksi pertanian sepanjang 19.464 meter, menciptakan dan melakukan cetak sawah seluas 1178 hektar. ”Ini mulai laksanakan pada tahun 2009 sampai 2011 di 4 kecamatan yaitu, Kecamatan Indra Makmur, Pante Bidari, Pereulak Barat dan Ranto Perlak,” tambahnya. Di samping itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan benih padi sebanyak 300 ton pertahun berasal dari APBN dengan program SLPTT, bagi para petani di 23 kecamatan lainnya untuk lahan seluas 12.000 hektar. (LAN)

Bireuen Jalin Kerjasama dengan Seluruh Perbankan DALAM upaya meningkatkan sektor perekonomian masyarakat sekaligus kelangsungan hidup masyarakat yang tergabung dalam Usaha Kecil menengah (UKM), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen berupaya berbagai cara dan salah satunya menjalin kerjasama dengan dunia perbankan yang ada di Bireuen. Terkait upaya itu, akhir pekan lalu Pemkab Bireuen diwakili Sekdakab Bireuen Ir Razuardi Ibrahim MT melakukan pertemuan dengan seluruh pimpinan bank yang ada di Bireuen di ruang kerjanya. Pertemuan yang dilaksanakan itu dihadiri Asisten II serta delapan kepala Bank yang ada di Bireuen, yakni, Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA, Bank

Aceh, BPRS Kota Juang, BPR Mustaqim dan Bank Syariah Mandiri. Sekda Bireuen, Ir Razuardi Ibrahim MT dalam penjelasannya menyebutkan, bank jangan ada keraguan sebab, Pemkab Bireuen menjaminkan keberlangsungan Bank di Bireuen. Terlebih dengan kondisi masyarakat Bireuen yang saat ini memiliki empat sektor kegiatan. Seperti pertanian/perkebunan, perikanan, UKM dan peternakan. Razuardi menambahkan, di samping usaha rakyat, Bireuen juga pernah memiliki usaha industri karoseri menengah ke atas, dan pembuatan kerangka bus. “Melalui kerjasama ini, kita berharap pihak perbankan dapat membantu memberikan kredit bagi masyarakat

yang bekerja di sektor pertanian/ perkebunan serta sektor-sektor lainnya,” pintanya. Sementara, apa yang diungkapkan Sekdakab Bireuen itu ternyata mendapat sambutan baik dari berbagai bank dan mereka umumnya mendukung progam Pemkab Bireuen. Di sisi lain, Kepala Cabang Bank Aceh Bireuen, Jasrin SE menyambut baik serta memberi apresiasi terhadap pertemuan dan kerjasama tersebut. “Kami dari Bank Aceh sangat mendukung program kerjasama yang ditawarkan oleh Pememerintah Kabupaten Bireuen terutama menyangkut bantuan kredit terhadap masyarakat usaha kecil menengah. (HERA)

andalas/suherman amin

UNDANG - Pemkab Bireuen diwakili Sekdakab Bireuen, Ir Razuardi Ibrahim mengundang seluruh Pimpinan Bank yang ada di wilayah Bireuen.

Langsa-andalas Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda ke-83, puluhan pemuda Gampoeng Matang Seulimeng, Langsa Barat menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) dengan mengecat dan membersihkan lingkungan Tempat Pemakaman Umum (TPU) atau kuburan umum gampoeng dimaksud, Sabtu (29/10). Menurut T Raja Syahrul pemuda gampong selaku ketua pelaksana kegiatan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk apresiasi pemuda Matang Seulimeng, khususnya Dusun-I Jeumpa dalam memperingati hari Sumpah Pemuda ke-83. “Bila sebelumnya KNPI memperingati hari Sumpah Pemuda dengan upacara bendera di Lapangan Merdeka Langsa, kami pemuda gampoeng memperingati momentum tersebut dengan melakukan kegiatan bakti sosial berupa gotong-royong,” ungkap Raja. Dijelaskannya, tujuan baksos yang dilakukannya itu adalah selain dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda, juga untuk menumbuhkan kepedulian pemuda terhadap sesama. Serta untuk membangkitkan nilai nasionalisme pemuda gampoeng dan meningkatkan ukhuwah silaturahmi yang telah terjalin selama ini. “Artinya, dengan baksos ini, pemuda dapat menyatukan barisan untuk sebuah perubahan yang baik, memiliki tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakatnya. Sehingga, hakikat pemuda sebagai agen pembaharuan dapat terwujud dalam diri pemuda tingkat gampoeng,” terang Raja lagi. Disebutkan, selain menggelar baksos, dalam rangka peringatan Sumpah Pemuda tersebut, pihaknya juga akan menggelar berbagai perlombaan tingkat dusun Jeumpa itu sendiri. Adapun jenis perlombaan yang akan diadakan sebagai hiburan rakyat yaitu lomba panjat pinang, tarik tambang dan pagelaran pentas seni aneuk gampoeng. (LAN)

Pameran Pembangunan di Aceh Timur Aceh Timur-andalas Pemerintah Kabupaten Aceh Timur mengadakan pameran pembangunan dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke83 yang diselenggarakan di Terminal Bus Kecamatan Peureulak Kota. Pameran yang akan berlangsung selama 5 hari ini, 28 Oktober-1 Nopember diikuti 34 peserta. Terdiri dari unsur SKPK dan instansi vertikal dalam Kabupaten Aceh Timur, BUMN, BUMD dan swasta. Dalam laporannya, Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur Syaifannur SH MM, selaku Ketua Panitia Pameran Pembangunan mengatakan, pelaksanaan pameran pembangunan yang bersumber dari APBK Aceh Timur Tahun 2011 yang tersedia pada Bagian Humas dan Protokol Setdakab Aceh Timur ini, bertujuan sebagai media informasi pembangunan yang telah dicapai pemerintah Kabupaten Aceh Timur kepada masyarakat. Selain itu, seperti tahun-tahun sebelumnya panitia penyelenggara pameran juga akan memberikan hadiah kepada stand terbaik dan di Stand Setdakab Aceh Timur menyediakan hadiah bagi para pengunjung, bila mampu menjawab dengan benar lembaran kuis selama penyelenggaraan pameran berlangsung. Sementara itu Bupati aceh timur dalam sambutannya mengatakan, pelaksanaan pameran pembangunan kali ini bertepatan dengan peringatan hari Sumpah Pemuda ke 83. ”Dengan semangat Sumpah Pemuda ini, mari kita membulatkan tekad untuk mensukseskan pameran yang sebaik-baiknya, menyajikan kreativitas, sehingga memberikan kesan yang berbeda kepada masyarakat dari tahuntahun sebelumnya,” katanya. (LAN)


Selasa

SAMBUNGAN

1 November 2011

CPNS/PNS YANG SK-NYA DIDUGA PALSU .........(Dari Halaman 1) 17. Surya Darma Jaya (Disperindag Sumut) 18. Hambali (Infokom Sumut) 19. Suhadi Syaputra (Tarukim Sumut) 20. Vira Rahmadani (Deprikla Sumut) 21. Ilham Suprayugo (BPKD Sumut) 22. Ummul Huda (BPKD Sumut) 23. Rudi Ardian (Bina Marga Sumut) 24. Nelly Sukmawati (Koperasi Sumut) 25. Suhendrawan (Tarukim Sumut) 26. M Taufik (BPP Kota Medan) 27. Sukma Affandi (PD Pasar Medan) 28. Rismawati (SMAN 3 Medan) 29. Erni Yusnita (SMAN 3 Medan) 30. Elfi Syahara (BKKBN Sumut) 31. M Arif Amd (BPKD Sumut) 32. Sri Hartati Lubis (BKKBN Sumut) 33. Charmansyah (Pertamanan Medan) 34. Zulkarnaen L (Bina Marga Sumut) 35. Wandi Firmansyah SP (Pertanian Sumut). ========================================== 1. Ibnu Syaputra (Dipserindagsu) 2. Ronald Sitorus (Diperindagsu) 3. Bebi Dalimunte (Diperindagsu) 4. Nelly Sukmawati (Koperasi Daerah) 5. Ummul Huda (BPKD Sumut) 6. Rudi Ardian (Bina Marga Sumut) 7. Suhendrawan (Tarukim Sumut) 8. Ilham Suprayugo (BPKD Sumut) 10. Hambali (Infokom Sumut) 11. Nanang Suryo Utomo (Disperindag Sumut) 12. M Agustina (Dinas Kebersihan) 13. Vira Rahmadani (Balitbang Sumut) 14. Dwi Utami Putri (Inpraswilsu) 15. Surya Darma Jaya (Inpraswilsu) 16. Eko Wahyudi (Inpraswilsu) 17. Suhadi Syaputra (Disperindagsu) 18. Shahib Gaffar (Disperindagsu) 19. Dewan Hilgar (Disperindagsu) 20. Chandra Putra Pratama (Dishub Sumut)

harian andalas | Hal.

15

SK Pengangkatan Puluhan PNS Diduga Palsu .........(Dari Halaman 1) juga sudah merugikan dan menipu masyarakat,” jelas Kaiman Turnip kepada wartawan di Kantor Gubsu, Senin (31/10). Dikatakan Kaiman, sebagaimana arahan Sekdaprovsu maka BKD Provsu dalam waktu dekat akan menyurati seluruh SKPD di jajaran Pemprovsu agar lebih hati-hati dan meneliti setiap surat yang masuk sebab tidak tertutup kemungkinan surat tersebut juga palsu, sehingga perlu dikroscek kebenarannya ke pejabat yang membuat surat itu. “Kepada masyarakat, bila merasa dirugikan atau tertipu

oleh tindakan T Hasanul Bolqiah hendaknya segera membuat pengaduan ke Poldasu, sebab baru 5 orang yang mengadu, sementara dari daftar yang disita Poldasu dari tersangka ada 49 nama yang tertulis,” ujar Kaiman. Menurut Kaiman, hasil penyelidikan pihak Poldasu sampai sejauh ini belum ada tersangka lain dan keterlibatan oknum PNS Pemprovsu dalam pembuatan SK palsu tersebut. Namun, saat memberi keterangan di Poldasu, tersangka T Hasanul Bolqiah yang alumnus SMA Negeri 3 Medan mengaku kenal dekat dengan Ridwan Panjaitan (ajudan Plt Gubsu Gatot

Pujo Nugroho-red) dan Rudi (ajudan alm HT Rizal Nurdin, mantan Gubsu-red). “Pak Sekdaprovsu sudah mengisyaratkan bila ada keterlibatan oknum PNS Pemprovsu dalam kasus ini ataupun turut serta membantu tersangka maka tindakan tegas akan diberikan kepadanya. Bisa saja dia diberhentikan tidak hormat dari PNS,” tegas Kaiman. Ditambahkannya, tanda tangan, stempel, kop surat Pemprovsu, dan NIP yang dibuat dan dipalsukan tersangka T Hasanul Bolqiah bila diamati dengan seksama sangat berbeda dengan aslinya, termasuk tanda tangan

dan NIP yang dibuat. “Menurut hemat saya, tersangka T Hasanul Bolqiah pemain tunggal dalam kasus ini. Namun demikian, proses penyelidikan dan perkembangan kasus ini kita serahkan saja kepada Poldasu untuk mengusutnya hingga tuntas,” ujar Kaiman. Dijelaskan Turnip, tersangka T Hasanul Bolqiah ditangkap Poldasu Kamis malam (27/10) di Jalan T Amir Hamzah, Medan Barat. Begitu tersangka ditangkap, dia langsung membuat laporan ke Poldasu. Tidak lama berselang, Arif, salah seorang korban penipuan tersangka juga membuat pengaduan.

Korban diiming-imingi tersangka bisa diangkat jadi CPNS lewat jalur penyisipan TA 2011. Korban sudah menyetor uang Rp10 juta kepada tersangka. Kekurangannya Rp25 juta lagi akan disetor kepada tersangka begitu SK pengangkatan CPNS diperbaiki. “Terungkapnya kasus ini karena di SK pengangkatan Arif tahun kelahirannya berbeda dengan sesungguhnya. Di SK tertulis tahun 1990, sementara Arif lahir tahun 1980. Janji tersangka SK tersebut akan diperbaikinya. Nah, di sinilah awal timbulnya kecurigaan SK tersebut palsu,” ujar Kaiman.(WAN)

SUMBER PEMPROVSU

LAGA

MENENTUKAN .........(Dari Halaman 1) Terlebih mental dan kepercayaan dua kemenangan dan satu kali seri, sedang Marseille membayangi di posisi kedua dengan raihan 6 poin dari dua kemenangan dan satu kali kalah. Selain ingin menjaga rekor tidak terkalahkan dalam beberapa laga terakhir, baik di Liga Premier Inggris maupun Piala Carling, tim berjuluk The Gunners itu juga berambisi menjadi tim yang tidak terkalahkan di Grup F Liga Champions. Sementara Marseille datang dengan ambisi mencuri poin sekaligus membalaskan dendam mereka karena telah dipermalukan di pertandingan sebelumnya di kandang Marseille, Stade Velodrome dengan kekalahan 01 atas Arsenal. Kemenangan di kandang Arsenal juga sangat penting untuk mengamankan posisi mereka dari ancaman Olympiakos Pireus yang saat bersamaan kontra Borussia Dortmund di Signal Iduna Park, Dortmund, Jerman. Jika Marseille kalah dan Olympiakos menang, maka keduanya sama-sama memiliki poin 6 dan akan bertarung 'hidup-mati' untuk merebut satu tiket tersisa agar lolos ke babak 16 besar. Tetapi jika Dortmund menang, langkah Marseille mungkin akan lebih ringan untuk menapaki pertandingan-pertandingan berikutnya dan peluang merebut tiket tersisa semakin terbuka karena selisih poin dengan Olympiakos akan semakin jauh. Di atas kertas The Gunners memang lebih diunggulkan atas Marseille. Terbukti pada pertemuan sebelumnya di kandang Marseille, Stade Velodrome, Arsenal mampu membuat malu anak-anak asuh pelatih Didier Deschamps itu meski dengan angka tipis 1-0. Apalagi kali ini Arsenal bermain di depan eforia pendukungnya di Emirates Stadium.

diri Van Persie dan kawan-kawan sedang dalam kondisi bagus usai memecundangi Chelsea 5-3 di Liga Premier Inggis, akhir pekan lalu. Di laga nanti Walcott dan Van Persie kemungkinan besar masih akan menjadi andalan Arsene Wenger di lini depan. Terutama Van Versie, sangat berpotensi menciptakan mimpi buruk bagi Marseille jika lini pertahanan pasukan Deschamp tidak mampu mematikan pergerakannya dengan penjagaan yang ekstra. Dari sejumlah laga terakhir menunjukkan grafik ketajaman striker internasional asal Belanda itu semakin meningkat pesat. Terbukti di hampir semua laga terakhir, Van Versie nyaris selalu menyumbang gol. Bahkan saat Arsenal mempermalukan Chelsea di Stadion Stamford Bridge akhir pekan lalu, Van Versie membuat hattrik. Tetapi tentu saja kubu Marseille juga telah memperhitungkan kekuatan Arsenal. Kesiapan mental dan kepercayaan diri anak-anak Marseille menghadapi Arsenal tercermin dari berbagai pernyataan Didier Deschamps di beberapa kesempatan. Descham menegaskan tak ada rasa takut bagi mereka untuk datang ke kandang Arsenal. Bahkan dengan optimisme, mereka akan membalas rasa malu mereka di kandang The Gunners. Deschamps melihat performa timnya juga tak kalah ciamik dengan Arsenal. Tiga kemenangan terakhirnya di liga domestik Prancis menjadi modal kesiapan usaha mereka untuk merebut puncak klasemen Grup F dari Arsenal. Hasil imbang 1-1 yang diraih Arsenal saat laga pertama melawan Borussia Dortmund yang kini berada di posisi bontot di Grup F, menjadi catatan bagi Marseille kalau Arsenal juga punya banyak sisi kelemahan.(NET-GUS)

Dua ABG Diduga Akan Dijual ke Malaysia .........(Dari Halaman 1) dikirim ke redaksi Senin petang, keduanya masih diamankan di Pos Polisi Bandara Polonia. Informasi yang diperoleh andalas menyebutkan, diamankannya kedua gadis ABG tersebut berawal saat M Abdul Basir, petugas keamanan di Terminal Kedatangan Dalam Negeri Bandara Polonia dihampiri kedua wanita muda itu. Keduanya mempertanyakan letak Terminal Keberangkatan Internasional. Namun, ketika Basir balik menginterogasi, kedua wanita tersebut gugup dan terlihat bingung. “Saya menanyakan keluarga yang menjemput mereka di Terminal Kedatangan Dalam Negeri. Mereka mengaku akan dijemput seorang pria bernama Syakur. Namun, hingga pukul 15.00 WIB, pria yang akan mem-

bawa mereka tidak kelihatan batang hidungnya. Saya memutuskan untuk membawa mereka ke posko sekuriti di Terminal Keberangkatan Dalam Negeri,” papar Abdul Basir. Kepada petugas polisi, keduanya mengaku baru datang dari Surabaya dan akan melanjutkan perjalanan tujuan Batam-Medan dengan penerbangan Lion Air JT971 dan selanjutnya akan bertolak ke Malaysia. “Uang kami hanya tinggal Rp10 ribu, kami tidak tahu lagi harus berbuat apa. Kami juga dijanjikan akan dibawa ke Malaysia untuk sesuatu pekerjaan,” ujar Siti Soleha berurai air mata. Selanjutnya, petugas keamanan Bandara Polonia berkoordinasi dengan Kapospol Unit Bandara Polonia Aiptu S Sihombing untuk penanganan selanjutnya terhadap kedua gadis ABG tersebut.(RIL)

andalas/rony muharrman

KUNKER KOMISI III–Ketua Komisi Benny K Harman (tengah) melemparkan sejumlah pertanyaan kepada pihak KEJATISU pada saat Kunjungan Kerja ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Senin (31/10). Kunjungan Kerja ini membahas tentang sejumlah kasus yang terjadi di Provinsi Sumatera Utara.

Komisi III DPR Minta Kasus Rahudman SP3 Medan-andalas Komisi III DPR RI meminta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menghentikan penanganan kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Kabupaten Tapsel TA 2005 yang menyeret nama Wali Kota Medan Rahudman Harahap. Kejatisu diminta segera menerbitkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) bila proses penanganan kasus itu tidak ada unsur merugikan negara maupun tidak menemukan adanya keterlibatan Rahudman

Harahap. Hal itu disampaikan Komisi III DPR yang dipimpin Benny K Harman saat melakukan pertemuan dengan pimpinan Kejatisu, Senin (31/10). Dalam pertemuan itu mayoritas anggota Dewan mempertanyakan proses penanganan kasus Rahudman tersebut. Ketua Komisi III, Benny K Harman meminta Kejatisu tegas dalam penanganan kasus itu. Dia mengusulkan bila memang layak untuk diteruskan, Kejatisu diimbau untuk konsisten. Namun Benny mengingatkan, bila memang dalam penanga-

Satu Rumah Terbakar di Jalan GB Josua Medan-andalas Satu unit rumah permanen di Jalan GB Josua, Kelurahan Pandau Hilir, Kecamatan Medan Timur, hangus

nannya tidak ditemukan unsur kerugian negara maupun tidak adanya keterlibatan Rahudman, Kejatisu harus menerbitkan SP3 kasus itu. “Saya minta adanya kepastian hukum dalam perkara itu. Sama halnya terhadap perkara-perkara lainnya, Kejatisu saya minta untuk tidak tebang pilih dan benar-benar mampu mewujudkan penegakan hukum yang seadiladilnya di Sumut ini,” kata Benny. Sementara Trimedya Panjaitan mengkritik rendahnya penanganan kasus-kasus korupsi yang dilakukan Kejatisu, khususnya di kabupaten/kota di Sumut. Politisi PDI Perjuangan ini menilai dengan 33 kabupaten/ kota yang ada, masih ada Kejari yang tidak satu pun menuntaskan kasus-kasus dugaan korupsi sesuai dengan paparan Kajatisu AK Basuni Masyarif. Trimedya Panjaitan mengaku melihat kejanggalan dalam pro-

terbakar tadi malam. Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan, api terlihat pertama kali melalap rumah milik Maria Elisabet (43) yang menjual makanan ringan itu sekira pukul 19.20 WIB. Saksi mata, Putra (21) warga setempat menduga kebakaran disebabkan arus pendek listrik di lantai satu kemudian menjalar ke atas.

ses penanganan dugaan korupsi Rahudman, yang sejak Oktober 2010, telah ditetapkan sebagai tersangka. Tetapi selama satu tahun proses hukum, pemeriksaan Rahudman belum dilakukan. “Ini janggal,” kata Trimedya. Dia membandingkan kasus korupsi yang melibatkan kader PDIP di Tegal. “Bupati Tegal dalam tiga-empat bulan sudah diperiksa dan ditahan,” ujarnya. Dalam pertemuan itu, terungkap, Kejati Sumut belum mengirimkan surat izin permintaan pemeriksaan Rahudman kepada Presiden. Mengenai surat itu, Komisi III mengingatkan kejaksaan agar tidak berlindung di balik aturan itu. Kajatisu Abdul Karim Basyuni Masyarif berdalih surat izin pemeriksaan telah dikirimkan, periode Oktober dan November 2010. Namun, kata Basuni, surat tersebut dikembalikan Kejaksaan Agung dengan catatan meleng-

Api berhasil dipadamkan setelah 10 unit mobil pemadam kebaran dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Medan dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran ini, namun kerugian yang ditanggung pemilik rumah diperkirakan mencapai jutaan rupiah. Saat pemadaman berlangsung,

kapi dengan kerugian negara. Di sinilah, Kejatisu bingung, lantaran kata Basuni, Rahudman yang dijadikan tersangka dalam kasus itu, tetapi kerugian negara telah dikembalikan oleh terpidana Amrin Tambunan. “Kerugian negara, Rp1,5 miliar sudah dikembalikan Amrin dalam persidangan. Dan, jaksa tidak menyita itu sebagai barang bukti untuk Rahudman,” ujarnya. Kepada Komisi III, Basuni menyebutkan dirinya dalam dilema menangani kasus itu. “Ini pekerjaan teman lama (mantan Kajati Sution Usman Adji). Saya serba salah, maju kena, mundur kena,” akunya. Mendapatkan pengakuan itu, Komisi III menyarankan Kejatisu menyerahkan kasus itu kepada KPK. Menanggapi saran itu, Basuni menyilakan KPK mengambil alih kasus Rahudman. “Monggo KPK diambilalih kasus itu,” katanya.(FEL)

kabel listrik milik PLN mengeluarkan percikan api. Ratusan warga yang melihat peristiwa tersebut sempat berhamburan karena takut terkena percikan api. Kapolsek Medan Timur Kompol Patar Silalahi SiK mengatakan pihaknya masih menyelidiki penyebab kebakaran. Namun dugaan sementara pihaknya kebakaran karena dipicu arus pendek Listrik.(ACO)

Bocah Ingusan Cabuli 5 Balita .........(Dari Halaman 1) awal ketahuannya," jelas Sihombing kepada starberita.

Menurutnya, modus N melakukan perbuatan cabul tersebut dengan cara mengajak korban bermain kawin-

kawinan. "Dia merayu keponakan saya dengan cara mengajaknya bermain kawinkawinan," tambahnya.

N yang sedang asik bermain bola voli langsung diamankan warga dan membawanya ke Polsek Medan Kota.

Hingga saat ini, N masih diamankan di Polsek Medan Kota untuk diperiksa lebih lanjut.(SAT)

Mahasiwa USU Tawuran, 2 Motor Dibakar .........(Dari Halaman 1) rang mahasiswa FP yang sedang berkumpul di halaman kampus. Kampus pun kemudian seolah menjadi arena perang. Mereka saling menyerang dengan senjata tajam, kayu, dan batu. Wartawan yang meliput aksi tawuran tersebut dihadang, tidak diizinkan masuk ke lokasi tawuran. Bahkan ada mahasiswa yang mengejar wartawan dan nyaris menghakiminya karena berhasil mengabadikan momen tawuran tersebut. Aksi tak terpuji para mahasiwa tersebut, menyebabkan sedikitnya 12 mahasiswa terluka. Empat mahasiswa di antaranya, yakni Lambot (20) warga Jalan Kampung Susuk 3 No 16, Adven (20), warga Jalan Jamin Ginting Gg Bunga Kantil, Ardi (19)

warga Jalan Karya Kasih terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Siti Hajar, sedangkan Samarpal (19) warga Jalan P Bunga Rampai 5 No 273 dirawat di Klinik Mata 77 Jalan Sei Mencirim. Tak cuma itu, dua sepeda motor juga gosong dibakar mahasiswa. Untuk menghentikan perkelahian massal itu, rektorat USU meminta bantuan Polresta Medan. Tak lama kemudian, Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga bersama ratusan personil dari Polresta dan Brimob tiba di lokasi bentrok. Bentrokan pun mereda setelah petugas berhasil menghalau mahasiswa dari kedua kubu agar kembali ke fakultas masingmasing. Selanjutnya, Pembantu Rektor III USU Prof Eddy Marlianto, dekan FT, dekan FP, pembantu dekan III kedua fakul-

tas bersama Kapolsekta Medan Baru AKP Doni Alexander SIK memediasi perdamaian mahasiswa yang terlibat bentrok. Hasilnya, kedua kubu sepakat berdamai dengan membuat perjanjian. Jika perjanjian dilanggar, pihak rektorat akan menjatuhkan sanksi mulai dari skorsing hingga pemecatan. "Kedua kubu sudah dimediasi dan sepakat damai dengan membuat perjanjian hitam di atas putih untuk tidak melakukan bentrok lanjutan," ujar Kabag Humas USU, Bisru Hafi di Kampus USU, Senin sore (31/10). Mengenai korban luka dan dua unit sepeda motor milik mahasiswa yang terbakar juga masuk dalam materi mediasi. Untuk korban luka, kata Bisru, biayanya akan ditanggung pihak rektorat dengan menunjukkan bukti pem-

bayaran biaya perobatan. Namun mengenai dua unit sepeda motor, menurutnya masih dalam tahap perundingan. "Mengenai sepeda motor yang terbakar, masih dibicarakanlah," tambah Bisru. Rektor Sesalkan Sementara itu, Rektor USU Prof Syahril Pasaribu menyesalkan terjadinya tawuran itu, karena tidak mencerminkan sebagai orang yang berpendidikan. "Kalau ada kesalahpahaman di antara kedua kelompok bisa kita selesaikan bersama-sama dengan kepala dingin. Tidak harus diselesaikan dengan kekerasan seperti ini. Tugas mahasiswa adalah belajar dengan baik bukan untuk berkelahi," katanya. Seorang mahasiswi USU, Fitri (21), mengaku sangat terganggu atas tawuran antarmaha-

siswa itu. Soalnya, saat peristiwa itu, mahasiswa tengah mengikut ujian mid semester. Sementara itu, pascabentrokan, pihak Polresta Medan masih menempatkan puluhan personil untuk berjaga-jaga di dalam Kampus USU. Tawuran antarmahasiswa Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik USU bukan yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, 10 September 2011 lalu, juga terjadi bentrokan hanya gara-gara saling mengejek saat berlangsungnya acara penyambutan mahasiswa baru. Pada tahun 1999, juga pernah terjadi bentrok mahasiswa Fakultas Teknik USU dan Politeknik Negeri Medan (Polmed), yang mengakibatkan kerugian kampus mencapai ratusan juta rupiah akibat terjadinya aksi pembakaran dan penjarahan.(ACO/HAM)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Selasa, 1 November 2011 | No: 2019/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Makna 12 Tahun Bagi Wali Band BAGI Wali Band di ulang tahunnya yang ke-12 mempunyai makna spesial. Selain tetap eksis dengan mengeluarkan karya, Wali juga merasa terhormat dengan senior-senior mereka di belantika musik di Indonesia. "12 tahun ini spesialnya kami dengan segala kehormatan kami dengan senior-senior kami. Apalagi bisa bareng dengan tim-tim yang sangat membantiu. Pokoknya tersanjung banget," ujarnya. Lebih lanjut Apoy menambahkan jika selain peranan, fans, media juga

VICKY SHU

Punya Batasan Seksi SETIAP penampilan, penyanyi Vicky Shu selalu didukung dengan kostum yang serba unik. Bahkan tidak jarang kostum itu didesainnya sendiri, agar lebih memuaskan selera fashionnya. Maklum Vicky sendiri memang pecinta fashion, khususnya kostum dan sepatu. "Kalau untuk acara-acara tertentu, pasti aku desainer khusus. Biasanya sih kostum sudah disesuaikan dengan karakter aku. Sebagai seorang performer harus bisa dilihat dan dinikmati. Pemirsa nggak boleh nunggu, penampilan apa lagi yang akan ditunjukkan oleh Vicky Shu," ungkapnya. Vicky Shu memiliki pandangan sendiri tentang seksi. Menurutnya seksi harus diikuti dengan kepintaran dan kecerdasan, sehingga aura dari dalam diri seseorang bisa keluar. "Kalau aku dari dulu berpandangan seseorang yang seksi, seorang yang pintar. Aku sangat memandang sebagai contoh Angelina Jolie. Dia seseorang yang sangat seksi, dengan aura dari dalamnya, tindakan-tindakan amalnya, dan kepintarannya," ungkapnya. "Jadi kalau orang melihat aku seksi, orang melihatnya juga berpikiran hal yang sama. Aku pribadi karena aku pecinta fashion, jadi aku menyesuaikan dengan fashion aku. Jadi bukan pengin menjadi ikon seksi atau dianggap seksi," sambungnya. Namun demikian, Vicky Shu tetap berpedoman bahwa keseksian memiliki batasan-batasan. Segalanya jika dilakukan secara berlebihan tentu akibatnya tidak baik. Meski sebagai pecinta fashion, seksi tidak harus terbuka, menampakkan sisi sensitif perempuan. "Aku mengerti batasan-batasan. Aku nggak gimana-gimana banget. Walaupun pecinta fashion tapi tahu batasan. Orang TV juga memberikan warning jangan pakai ini, jangan pakai ini. Pasti sudah disesuaikan," pungkasnya.(NET)

Makna 12 Tahun Bagi Wali Band

Raffi Tetap Serius dengan Yuni Calon Istri Tuduh

Anji Selingkuh JIKA tidak ada halangan, sebenarnya pernikahan mantan vokalis Drive, Anji dengan Wina Natalia tinggal sekitar satu bulan lagi. Namun sepertinya mereka berat untuk melanjutkan pernikahan yang persiapannya sudah setengah jalan itu. Hal tersebut didasarkan dari 'perang' mereka melalui jejaring sosial twitter. Baik Anji maupun Wina saling menyerang, bahkan mengungkap banyak sisi kesalahan yang pernah dilakukan oleh mantan kekasih Rini Wulandari itu. Mantan istri Wisnutama itu menuding calon suaminya, Anji telah berselingkuh dan menghamili perempuan lain, dan disebutnya sebagai hal biasa bagi seorang Anji. Dia dituduh berse-

lingkuh dengan model video klipnya, Raline. Anji sendiri sebelumnya pernah membuat pengakuan mengejutkan, yaknimenghamiliSheilaMarcia yang saat itu sedang dirundung persoalan narkoba dan kehamilan tanpa ayah. Dia tiba-tiba muncul dengan berbagai argumen keterlambatannya mengakui perbuatannya itu. ‘Temperamental' Fenomena pertengkaran Anji dan calon istrinya Wina Natalia di Twitter semakin melebar. Selain dituduh selingkuh, Anji juga diklaim suka memukul dan mencekik Wina. Wina mengaku tak jarang mendapat perlakuan kasar dari Anji. Bahkan, hal tersebut dilakukannya di depan anak-anak

Tienuk Riefki Rias Pernikahan Ibas KABAR pernikahan Edhie Baskoro Yudhoyono dan Siti Ruby Aliya Rajasa telah santer terdengar yakni 24 November 2011. Namun, siapa perias pengantin yang dipercaya untuk acara resepsi tersebut? Sama seperti pernikahan putra sulung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Agus Harimurti Yudhoyono dan Annisa Pohan pada 2005 lalu, perias langganan Keraton Tienuk Riefki kembali dipercaya merias putra kedua Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas dengan Aliya yang tidak lain putri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Radjasa pada saat resepsi pernikahan pada 24 November mendatang. Selain bangga, kepercayaan yang didapat Tinuk dari Presiden SBY dan Ibu Ani

ikut serta berperan dalam kelangsungan Wali. Mereka mempunyai andil yang besar di perjalanan band ini. "Banyak media dan masyarakat yang support kita dalam 12 tahun Wali," paparnya, Minggu (30/10) malam. Dan di hari yang monumental ini, Wali ingin terus memberikan karya yang bisa bermanfaat bagi orang banyak. "Wali ingin memberikan manfaat ke semua orang. Semoga lagu-lagu ini bisa mewakili perasaan semua orang," pungkas Faank.(NET)

Yudhoyono juga merupakan kepuasan tersendiri yang sekaligus menjadi beban bagi dirinya. “Saya sangat bangga mendapatkan kepercayaan ini,” kata Tienuk. “Jadi beban, karena saya masih dipercaya untuk merias pernikahan putra beliau. " Namun dengan kepercayaan yang masih diamanatkan pada saya dengan sendirinya menjadi semangat untuk mempersembahkan yang terbaik. "Saya harus lebih hati-hati. Mudah-mudahan kali ini kembali memenuhi kriteria beliau,” harapnya. Perias kondang tersebut memastikan bahwa mendapat kepercayaan untuk merias ketika prosesi siraman dan resepsi pada 26 November 2011 yang menggunakan adat Yogyakarta.(NET)

Wina. "Dia bbrp kali banting aku dan cekik aku, bahkan bisa memecah kaca di dpn 2 anakku :(," tulis Wina di akun @winatalia. Anji memang terkenal aktif berkicau di Twitter bahkan tak jarang kicauannya di re-tweet oleh @fiksimini. Ia juga sering tampil di acara-acara budaya yang bertabur seniman. Dengan latar seperti itu, benarkah Anji tega melakukan kekerasan terhadap pacarnya, seperti dituduhkan Wina? Robert, mantan manajer Anji saat menjadi vokalis band Drive mengakui, Anji memang seorang yang temperamental. Tapi, sikapnya itu selalu dituangkan ke dalam karya-karya seninya.(BBS)

RAFFI Ahmad telah mengklarifikasi pemberitaan yang menyebutkan jalinan asmaranya dengan Yuni shara kandas di tengah jalan. Presenter Dahsyat itu justru mengungkapkan dirinya membina hubungan serius dengan Yuni. Raffi mengaku tidak main-main menjalin hubungan dengan kakak Krisdayanti itu. Menurutnya sangat wajar terjadi perselisihan, terlebih mereka telah membina asmara selama tiga tahun. "Enggak mungkin saya main-main sama Yuni. Kalau main-main, mana mungkin sampai tiga tahun. Saya banyak perbedaan sama Yuni. Usia aja sampai 15 tahun bedanya," kata Raffi, Senin (31/10). Raffi juga mengungkapkan, bahwa dirinya pria bertanggung jawab yang memegang teguh komitmen. "Katanya susah diatur, kekanak-kanakan. Enggaklah, sudah tiga

tahun lho. Kenapa bisa bertahan tiga tahun kalau kekanak-kanakan. Entah kenapa kondisinya jadi begini. Saya ini bisa pegang komitmen, ada rencana ke depan juga yang sudah saya omongkan sama Yuni," pungkasnya.(NET)

Hanung Bramantyo

Siap Dicurigai UNTUK kali pertama sutradara Hanung Bramantyo menerima tawaran menjadi sutradara film yang pendanaannya berasal dari uang rakyat Sumatera Selatan. Hanung pun merasa terharu karena dirinya dapat dipercaya. "Ini pertama kali bersinggungan dengan pemerintah daerah dalam pembuatan film. Saya merasa terharu sekali diajak kerjasama. Pertemuan berawal saat film SANG PENCERAH dimana saya diminta mengonsepkan untuk membuat film soal Sumatera Selatan. Akhirnya ada film PENGEJAR ANGIN," ujar Hanung ditemui usai premier film PENGEJAR ANGIN di Gandaria City XXI, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Senin (31/ 10). Berbekal dana dari pemerintah daerah membuat Hanung siap untuk dicurigai. Maklum, biasanya Hanung memang selalu dibiayai oleh PH. "Dengan membuat film ini saya siap untuk dicurigai. Ada yang bilang kalau ini proyek menghabiskan sisa anggaran. Saya menghadapi ini itu dengan sikap wajar. Buat saya film ini amanah dan saya sudah memberikan yang terbaik," ujar Hanung. Film PENGEJAR ANGIN memang khusus bercerita soal Sumatera Selatan dan dibuat untuk menyambut Sea Games yang akan digelar di Sumatera Selatan dan Jakarta. (NET)

Harian Andalas 01 November 2011  

Lugas dan Cerdas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you