Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Selasa, 19 Juli 2011 | No: 1937/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Berkas Putusan Adelin Lis ’Hilang’ Medan-andalas Setelah sekian lama tak terdengar kabarnya, Adelin Lis yang sejak November 2007 masuk daftar buronan interpol karena kasus pembalakan hutan di Mandailing Natal dan pencucian uang, kini kembali ‘diributi.’ Pasalnya, berkas salinan putusan terpidana Adelin Lis dalam perkara pembalakan hutan di Madina yang telah diputus di tingkat kasasi tahun 2009 hingga kini belum diteBersambung ke Hal. 15

Adelin Lis

ANEH tapi NYATA

Minum Bensin Selama 42 Tahun

Menko Kesra Dijadwalkan Hadiri Puncak HUT ke-6 Harian Andalas • Plt Gubsu Dukung Kegiatan Funbike dan Fundrawing Medan-andalas Plt Gubernur Sumatera Utara

(Gubsu) Gatot Pujo Nugroho menerima audiensi Panitia HUT ke-6 Harian Andalas yang dipimpin Wakil Pemimpin Redaksi I H Baharuddin, Jumat (15/7) di rumah dinasnya, Komplek Taman Setia Budi Indah. Dalam pertemuan itu, Plt Gubsu

andalas/dokumentasi

Menyoal Rubuhnya Masjid Al Ikhlas, Kedepankan Musyawarah

Medan-andalas Belum adanya titik terang atas kasus perubuhan Masjid Al Ikhlas di Jalan Timor, Medan menjadi perhatian tokoh nasional yang juga aktivis Islam, Dr Eggi Sudjana SH Msi. Selama tiga hari sejak Jumat – Minggu 15-17 Juli, advokat yang beracara di Jakarta itu mencoba mengetahui masalah yang terjadi. Setelah melakukan salat Jumat bersama, Eggi Sudjana juga mengikuti zikir akbar di areal reruntuh-

Jual 9120 1329 13834 13834 1103

Beli 9025 1316 13692 13692 1092

meminumnya untuk mengatasi batuk kurang lebih 42 tahun silam, tepatnya 1969. Awalnya, ia hanya mencoba resep tradiosional dengan meminum secangkir kerosin atau minyak tanah untuk mengobati batuknya. Resep itu Bersambung ke Hal. 15

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 108 2854 7049 8598

an masjid, Minggu (17/7) dan menggelar serangkaian pertemuan dengan jamaah Masjid Al Ikhlas maupun organisasi masyarakat Islam lainnya yang konsern terhadap kasus perubuhan masjid tersebut. Eggi dalam kesempatan tersebut menyayangkan sikap pihak pengembang maupun instansi pemerintah terkait, yang terkesan mengabaikan begitu saja dampak yang akan terjadi pascadirubuh-

kannya Masjid Al Ikhlas. “ Pihak pengembang atau instansi lain harusnya sudah memprediksi secara cermat apa dampak yang timbul, sehingga masalahnya tidak berlarut dan menjadi beban di kalangan masyarakat,” ujar Eggi. Karena itu, Eggi mengimbau pemerintah daerah, agar segera turun tangan mencari solusi agar masalahnya tidak berlarut. “ GuberBersambung ke Hal. 15

Pengurus PMI Sumut Dilantik

Medan-andalas Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla, mengungkapkan bahwa di Sumatera Utara terutama di Kota Medan banyak sekali calo darah. Bahkan, jumlah calo darah di daerah ini terbanyak di seluruh Indonesia. Hal ini diungkapkan Wakil Presiden RI periode 2004-2009 itu saat melantik Pengurus PMI Sumut periode 2011-2016 yang diketuai Dr H Rahmat Shah di Medan Club, Jalan Kartini, Medan, Senin (18/7). Kendati JK, panggilan akrab Jusuf Kalla, tidak menyebut jumlah

Beli 107 2822 6973 8512

Digerogoti Tumor, Nabila Berharap Uluran Tangan

“Mak, kok Gelap...” Nabila Syakila. Begitu nama yang diberikan orang tuanya. Nama yang bagus dan indah. Namun tak sebagus dan seindah hidup yang harus ia jalani sekarang. Dalam usianya baru 2 tahun lebih, bocah malang itu harus menanggung penderitaan yang bukan kepalang. Matanya digerogoti penyakit yang diduga merupakan tumor ganas.

ibu Nabila tak bisa mengupayakan pengobatan secara maksimal untuknya. Ayah dan ibu kandung Nabila, Agus Siswoyo (48) dan Siti Rohaya (40), sangat berharap ada uluran tangan pemerintah dan dermawan untuk membantu mengupayakan kesembuhan Nabila. "Tadi pagi dia (Nabila) bilang Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Kurs dan Harga Logam Mulia, 18 Juli 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Bersambung ke Hal. 15

KHUTBAH–Eggi Sudjana saat menyampaikan khutbah Salat Jumat di depan para jamaah Masjid Al Ikhlas, Jumat (15/7)

Di Sumut Banyak Calo Darah SEORANG kakek asal Kabupaten Chongqing, wilayah barat China bernama Chen Dejun yang kini berusia 71 tahun, mengaku telah 42 tahun menenggak bensin sebagai pengganti minuman sehari-harinya. Dejun candu meminum bensin sejak pertama kali

dinator Liputan Hamdani Nasution, Ketua Panitia Suwandi, Sekretaris Panitia Lia, dan Irwan Ginting (wartawan). Kepada Plt Gubsu, Baharuddin me-

didampingi Plt Kadis Kominfo Provsu M Ayub dan Kabiro Binsos Setdaprovsu Hasbullah Lubis serta Kasubbag Humas dan Kemitraan Pemprovsu Dian Tito SH. Sementara Baharuddin didampingi Wapemred II Dedi Ardiansyah, Koor-

Kalau orang tidak mampu, tentunya orang tersebut juga akan kekurangan gizi. Dengan sendirinya darah yang dijual, tidak berkualitas baik, bahkan mungkin mengandung penyakit.” JUSUF KALLA KETUA PMI

KINI segumpal daging berwarna merah telah menutup mata sebelah kirinya. Penglihatannya semakin hari semakin terganggu. Kalau tidak segera mendapat pertolongan medis, bukan tak mungkin bocah yang harusnya masih punya masa depan lebih baik ini bakal mengalami kebutaan. Apalagi seperti yang diakui orang tua Nabila, sejak tumor menggerogoti matanya, Nabila belum pernah ditangani petugas medis rumah sakit, apalagi dokter spesialis. Faktor ketiadaan biaya jugalah yang menyebabkan ayah dan

Nabila Syakila yang mata kirinya terlihat ada segumpal daging diduga tumor saat digendong ibunya, Siti Rohaya. andalas/istimewa


Selasa 19 Juli 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

andalas/Rony Muharrman

21 Ribu Penderita TB, Dua Persen Mengidap HIV

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Yang Kuat tak Selalu Menang

T

ERDAPA ERDAPAt fenomena aneh dan sangat mengejutkan pada perhelatan kejuaraan sepakbola paling bergengsi di Amerika Selatan, Copa Amerika, yang tengah berlangsung di Argentina. Dua raksasa sepak bola dunia dan juga kawasan Amerika Selatan (Conmebol), Tim Tango Argentina dan Tim Samba Brasil, harus menanggung rasa malu, karena hanya mampu melangkah hingga ke babak perempat final. Kedua negara raksasa sepak bola dunia itu, tersingkir lebih awal dan mengundang kekecewaaan ratusan penggemarnya di seluruh dunia. Lionel Messi dkk dipermalukan Diego Forlan dkk, kalah adu penalti 4-5. Sementara Brasil juga kalah adu penalti melawan Paraguay. Tim besutan pelatih anyar Mano Manezes ini bahkan lebih memalukan lagi. Sebab pada adu penalti itu, empat penendangnya gagal menceploskan bola ke gawang Paraguay. Tak cuma Brasil dan Argentina yang dipermalukan. Tim unggulan Chile, juga disingkirkan tim anak bawang, yang selalu menjadi bulanbulanan di zona Conmebol, yakni Venezuela. Chile disingkirkan Venezuela dengan skor 1-2. Sementara Tim Putri negeri sakura Jepang, yang sebelumnya dipandang sebelah mata, juga sukses membalikkan ramalan, dan membekuk tim unggulan Negeri Paman Sam, AS di final Piala Dunia sepak bola putri. Fenomena ini, kembali memberikan pelajaran kepada kita semua, bahwa yang kuat tidak selalu menang. Kekuasaan yang diback-up senjata canggih militer pun kerap tumbang oleh desakan massa rakyat (people power), yang hanya bersenjatakan semangat dan tekad kuat dan kebersamaan. Karenanya, ketika berada di puncak kekuasaan, janganlah pernah menganggap remeh kekuatan rakyat. Stabilitas politik yang terwujud lewat upaya merangkul kekuatan partai, tidak akan ada artinya, jika aspirasi dan kemauan rakyat selalu diabaikan. Sudah sangat banyak sekali contohnya, pihak yang merasa dirinya kuat dan tidak akan mungkin mengalami kekalahan, tiba-tiba menemui batu sandungan dan terpuruk dalam kegagalan, yang sangat mengenaskan dan menyakitkan. Dalam konteks demikian, siapa pun yang tengah berada di pucuk kekuasaan dan atau tengah memiliki kewenangan melakukan sesuatu, hendaknya tidak menjelma menjadi sosok arogan dan sewenang-wenang. Ingatlah, jabatan dan kedudukan, semuanya hanya temporer belaka. Jangan pernah merasa lebih hebat dan sok kuasa, sebab yang kuat tak selamanya menang....!(**)

TUNTUT - Ribuan massa berunjuk rasa di halaman Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro, Medan, Senin (18/7). Dalam orasinya massa meminta DPRD Sumut dan Gubsu untuk mendorong Dirut PTPN II agar segera mendistribusikan pertapakan rumah yang pernah dijanjikan seluas 558,35 hektare.

Gubsu Dukung Bebaskan Lahan Eks PTPN II Medan-andalas Ribuan massa dari Forum Rakyat Bersatu menuntut Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara dan DPRD Sumut untuk me– nyelesaikan penuntasan 5.837 hektare lahan eks HGU PTPN II yang saat ini berada dalam penguasaan masyarakat. Hal itu disampaikan saat menggelar aksi di DPRD Sumut dan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Senin (18/7). "Sampaikan kepada Kapoldasu, jangan rakyat yang ditangkap, tapi para pejabatlah yang harus ditangkap,"tegas anggota Komisi A DPRD Sumut, H Syamsul Hilal saat berorasi di hadapan ribuan massa Forum Rakyat Bersatu (FRB) Sumut, di luar gedung DPRDSU, Senin (18/7). Unjukrasa damai ribuan massa itu langsung mendapat pengawalan ekstra dari Kapolresta Medan, Kombes Pol Tagam Sinaga, dan jajaran perwira polisi lainnya. Syamsul Hilal menegaskan, masih ada petani dan rakyat ditangkap, seperti terjadi di Labuhan Batu, Binjai dan tempat lain. "Ini ada apa, pak polisi (Tag-

am Sinaga). Saya juga ingatkan kalau polisi tidak mendukung rakyat, lebih baik mundur saja,"ujar Syamsul Hilal, dalam orasi didampingi Wakil Ketua DPRD Sumut Kamaluddin Harahap, anggota Komisi A Irwansyah Damanik, R Purba, Tahan Manahan Panggabean dan Fuad. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumut Kamaluddin Harahap menegaskan, kasus tanah di Sumut akan terungkap karena dewan memiliki data lengkap. "Kalau kita lihat, data itu sekarang ada di Komisi A, dan jika diungkap, banyak pejabat yang akan terlibat. Kita pastikan akan diusut tuntas. Apalagi dalam waktu dekat Panitia Khusus (pansus) DPRD Sumut akan bekerja. Tata Ruang dan Wilayah segera dijalankan,"

ujarnya. Dari DPRDSU, massa berkonvoi mendemo kantor Gubsu. Pelaksana Tugas (Plt) Gubenur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho pun sigap dan langsung menemui massa. Gatot mengaku siap berjuang bersama masyarakat dan akan segera berkoordinasi dengan Badan Pertanahan (BPN) , Kejaksaan Tinggi Sumut, Kepolisian, DPRD Sumut dan PTPN II. "Atas nama masyarakat dan Pemprovsu, saya akan memperjuangkann ini bersama pihak-pihak terkait kepada pemerintah pusat, dalam hal ini Meneg BUMN," tegas Gatot di hadapan ribuan massa aksi di halaman Kantor Gubsu, Senin (18/7). Turut mendampingi Tagam Sinaga, Asisten Administrasi Umum dan Aset dan pejabat Pemprovsu lainnya. Massa dalam pernyataan sikapnya, mendesak Gatot, segera mendistribusikan lahan eks HGU PTPN II, yang berada di Kabupaten Langkat, Deli Serdang dan Binjai seluas 5.873,6 hektar, yang diperuntukkan kepada pensiunan dan karyawan PTPN II.

Gatot juga diminta mengembalikan tanah rakyat dikuasai BUMN, perusahaan asing dan swasta di Pemprovsu, seperti tanah kerapatan adat, hak ulayat yang dimasukkan dan diterbitkan HGU-nya atas nama PTPN II Tanjung Morawa. Massa berpendapat sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku, lahan eks HGU sepenuhnya menjadi milik negara dan harus dikembalikan kepada rakyat. Apalagi, sekitar 5.837 hektare tersebut selama ini sudah dikuasai rakyat, baik berupa eks perumahan karyawan PTPN II maupun sejumlah tanah yang sudah diserahkan kepada adat. "Kami ingin Plt Gubsu segera mengambil sikap dan mendistribusikan lahan tersebut kepada masyarakat. Sebab, itu menjadi kewenangan gubernur. Kami juga meminta agar tidak dilakukan lagi perpanjangan HGU dari lahan tersebut, karena rakyat sangat membutuhkannya," tegas Alimuddin Arbi, selaku Ketua Presidium Forum R akyat Bersatu. (UJ/WAN)

Medan-andalas Kepala Seksi Bimbingan dan Pengendalian (Bimdal) P2P Dinkes Sumut, Sukarni memperkirakaan penderita tuberclosis (TB) di Sumatera Utara berjumlah 21 ribu orang. Dari jumlah itu didapati satu sampai dua persen mengidap HIV. Perkiraan itu berdasarkan penemuan dan penelusuran riwayat penyakit TB Paru yang diderita pasien TB. "Setelah ditelusuri, 1-2 persen dari estimasi tadi yakni penderita HIV/AIDS. TB Paru ini merupakan infeksi oppurtunistik atau penyakit penyerta dari penderita HIV/AIDS tadi dan ini terjadi dikarenakan daya tahan tubuh si penderita HIV/AIDS melemah," ujar Sukarni kepada wartawan di ruang kerjannya, Senin (17/7). Sementara untuk TB Paru, sambung Sukarni, penderita dapat menginfeksi 10 hingga 15 orang yang berada di sekitarnya. Sedangkan tahun 2011 ini, pihaknya diberikan target dari pemerintah pusat harus mendapatkan 75 persen dari jumlah estimasi BTA Positif tersebut. Sukarni menambahkan, Dinas Kesehatan Sumut berusaha untuk serius menanggulangi permasalahan TB paru tersebut dengan program Directly Observed Threatment System (DOTS). Dalam pengobatan ini, sambung Sukarni harus ada Pengawas Menelan Obat (PMO). "Tingginya angka kesembuhan, dikarenakan adanya PMO ini. PMO bisa dari petugas kesehatan di Puskesmas ataupun dari keluarga," jelasnya Namun diakuinya, dari sekitar 190 rumah sakit di Sumut baru 50 yang sudah menjalani program DOTS tersebut. Untuk itu, Sukarni mengimbau kepada seluruh rumah sakit yang ada di Sumut melakukan strategi DOT's ini. "Dinas Kesehatan Sumut siap memfasilitasi rumah sakit dalam menjalani program DOT's termasuk memberikan pelatihan bagi tim medis rumahsakit yang menjalani sistem ini,''tuturnya, Menurut Sukarni, ada lima standart DOT's yaitu komitmen yang dimulai dari Direktur rumah sakit hingga jajarannya yang paling bawah, untuk menjalaninya. "Kita siap dalam memberikan obat-obatan dan melakukan pelatihan kepada petugas. Namun dengan catatan harus komitmen menjalani sistem DOT's ini," katanya. Komitmen lainnya, lanjut Sukarni, adalah penegakan diagnosa TB Paru harus melalui pemeriksaan mikroskopik, tersedianya obat standart hingga sembuh, adanya PMO di layanan tersebut. "Setelah menjalani ini, komitmen selanjutnya petugas juga harus melakukan pencatatan terhadap penderita sekaligus melaporkan jumlahnya," pungkasnya. (YN)

Mundur Sejak 1 Juni 2011

Amelia A Yani tak Lagi Ketua Umum PPRN Medan-andalas Amelia A Yani dalam rapat pleno dihadiri pengurus DPP dan Dewan Pertimbangan Pusat Partai (Deperpu), atas kemauan sendiri tanpa paksaan, menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum DPP Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN). Pengunduran diri itu diperkuat dengan adanya surat pernyataan pengunduran diri ditandatangani Amelia A Yani pada 1 Juni 2011. "Karena itu, keberadaan Amelia A Yani sejak surat pengunduran diri itu disampaikan, tidak lagi berstatus sebagai Ketua Umum DPP PPRN. Pengunduran diri yang bersangkutan mengacu pada AD/ ART PPRN Pasal 4 ayat 2 dan Pasal 5 ayat 1," kata Sekjen DPP PPRN Drs Maludin Sitorus MM MBA, kepada wartawan di Medan, Senin (18/7). Turut mendampingi Maludin Sitorus dalam keterangan pers itu, Bendahara Umum DPP PPRN Ir Washington Pane MSc, Ketua I Made Rahman Marasabessy, Ketua Deperpu Dr Thomas Ola Langoday, Ketua VII Rustam Effendi, Ketua IX Lie Henri, dan Wasekjen Daniel Rendy. Menurut Maludin, dengan

adanya surat pengunduran diri Amelia A Yani, karena dirinya pada Mei 2011 lalu bergabung dengan Partai Nasional Republik, maka sejak tanggal 1 Juni 2011, yang bersangkutan tidak lagi berhak bertindak untuk dan mengatasnamakan PPRN. "Pembatalan pengunduran dirinya tidak sah dan Amelia Yani tidak berhak lagi melakukan apa pun mengatasnamakan PPRN. Rencananya hendak menggelar Munaslub PPRN dengan melibatkan Tonin Singarimbun di Hotel Mercury Jakarta, merupakan tindakan ilegal dan sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya," ujarnya. Pasalnya, dalam surat keterangan No.06/KT-IV/2011 yang dikeluarkan notaris Nia Kurniasih SH tertanggal 9 Juni 2011, telah didirikan akta pendirian Partai Nasional Republik dengan susunan pengurus. Ketua Pembina Hutomo Mandala Putra, Ketua Umum Amelia A Yani, Sekretaris Jenderal Neneng A Tuty, Bendahara Umum Drs Hendra Gunawan. "Jangan karena ada konflik di tubuh Partai Nasional Republik, Amelia A Yani kemudian dengan seenaknya menyatakan kembali ke PPRN

dan menyatakan diri masih menjabat sebagai Ketua Umum. Padahal dia telah menyatakan mundur melalui rapat pleno resmi dihadiri pengurus DPP dan Deperpu," katanya. Bendahara Umum DPP Washington Pane menambahkan, berkenaan dengan pencabutan KTA yang dilakukan terhadap dirinya. Hal itu telah dilaporkannya ke Poldasu, karena Amelia Yani dan Jikson Manik, telah memalsukan tanda tangan Sekjen DPP Maludin Sitorus. "Lagi pula mengacu pada AD/ ART PPRN Pasal 32, pengurus DPP hanya bisa diganti melalui Munas/ Munaslub," katanya. Terkait dengan manuver dilakukan Amelia A Yani, yang masih mengaku sebagai Ketua Umum DPP PPRN dan berencana melakukan Munaslub, hal itu merupakan tindakan liar dan ilegal. Untuk itu, Maludin dan Washington mengimbau, seluruh kader dan pengurus PPRN agar tidak terprovokasi. "Siapapun yang terlibat dalam kegiatan Munaslub ilegal yang dilaksanakan Amelia Yani, mereka akan dikenai tindakan tegas," tandas Maludin Sitorus.(UJ)

andalas/DP

PENGASP AL AN JAL AN- Para pekerja menjalankan alat berat yang digunakan PENGASPAL ALAN JALANuntuk mengaspal badan Jalan Pancing Kelurahan Besar, Senin (18/7). Proyek pengaspalan tak dilengkapi plang proyek dan terindaksi dikerjakan asal jadi.

Proyek Pengaspalan Jalan Tanpa Plang Proyek Belawan-andalas Proses pengaspalan ruas Jalan Pancing Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan mendapat sorotan masyarakat. Pengerjaan yang dilakukan sejak Minggu (17/7) itu tidak dilengkapi dengan plang proyek untuk memberitahukan kepada masyarakat seputar pengerjaan pengaspalan yang dinilai terindikasi asal jadi. Menurut keterangan pengawas PU Kota Medan mengaku bermarga Siregar kepada wartawan mengatakan ketebalan aspal mencapai empat centimeter dengan panjang 1 kilometer lebih. Keterangan itu diperkuat dengan perkataan seseorang pekerja yang identitasnta tidak mau disebutkan yang menyebutkan pengaspalan itu sudah standar nasional sesuai bestek yang diberikan PU Kota Medan dan tidak ada dimanipulasi sedikitpun. Ironisnya, pantauan wartawan andalas di lokasi pengaspalan Jalan Pancing yang diduga didanai Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tahun Anggaran 2011 terkesan asal jadi saja, buktinya jalan itu sangat

beregelombang apalagi disambungan tidak sama rata. Pejabat Kota Medan dan masyarakat terkesan dibodohi pelaksana proyek. Indikasi itu terlihat jelas pengerjaan proyek pengaspalan itu tidak diterakan di plang proyek. Mulai dari jumlah volume yang dikerjakan, jumlah dana yang dialokasikan dan sumber dana yang terkesan dirahasiakan. Sekretaris LSM NGO Husein Hutagalung,SH ketika ditemui wartawan ini di lokasi pengaspalan dengan membawa alat ukur sederhana untuk membuktikan ketebalan aspal jalan tersebut merasa curiga tidak mencapai 4 cm ketebalannya ternyata betul hanya 23 cm itupun bergelombang. Salah seorang warga, Husin (52) mengatakan kalau pengaspalan jalan ini hanya membuat sakit hati. ''Lebih baik jalan ini dibiarkan rusak parah masyarakatpun tahu bahwa uang negara lagi tidak ada daripada dibangun, ''ujarnya, Menurut Husin, warga harus menyampaikan keberatan jika menemukan pekerjaan proyek tidak benar. (DP)


MEDAN KITA

Selasa 19 Juli 2011

harian andalas | Hal.

3

DPRD Medan Desak Pemko Medan

Lindungi Bangunan Cagar Budaya Medan-andalas DPRD Kota Medan meminta Pemerintah Kota Medan untuk melindungi bangunan cagar budaya yang ada di kota metropolis. Jika ada pihak-pihak yang melakukan pengerusakan, pemusnahan dan pemugaran cagar budaya tanpa izin harus diberikan sanksi tegas. Hal itu disampaikan Fraksi Demokrat DPRD Medan melalui juru bicaranya Dra Hj Srijati Pohan saat menyampaikan tanggapan Fraksi terhadap jawaban Walikota Medan, Drs Rahudman Harahap atas Ranperda kota Medan tentang pelestarian bangunan dan lingkungan cagar budaya dan penanggulangan HIV/AIDS melalui rapat paripurna dewan, Senin (18/7). Dalam tanggapan dewan tersebut, ditekankan agar salah satu pasal dalam Perda memberikan penugasan kepada Satuah Kerja Perangkat Daerah (SKPD) maupun Camat untuk melakukan pengawasan dan pemeliharaan cagar budaya yang ada didaerahnya. Sedangkan terkait Ranperda HIV/AIDS, sambung Srijati, DPRD Medan meminta Pemko melibatkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang peduli AIDS sebagai mitra kerja komisi penanggulangan AIDS Kota Medan. Sedangkan Pemko diharuskan sebagai penanggungjawab dan pelaku utama penanggulangan HIV/AIDS dan melibatkan peran serta masyarakat. Hal senada disampaikan Fraksi Medan bersatu yang dibacakan juru bicaranya Drs Irwanto Tampubolon menyoroti perkembangan penyakit HIV/AIDS yang semakin memprihatinkan dan perkembangan penularan cepat meluas. Untuk itu diharapkan pencegahan yang semaksimal mungkin.

Begitu juga masalah penanganan bangunan cagar budaya harus dilindungi yang dinilai memiliki nilai sejarah dan ilmu pengetahuan yang memberikan identitas peradaban yang perlu dilindungi dan dilestarikan. Sedangkan Fraksi PKS menyebutkan penyakit HIV/ AIDS diharapkan antisivasi dan penanggulangan yang maksimal. Karena menurut Fraksi melalui juru bicaranya Juliandi Siregar penyebaran penyakit mematikan ini cukup cepat. Seperti data yang diterima dari Dinas Kesehatan Sumut, sampai Juni 2011 warga kota Medan terjangkit HIV/AIDS sebanyak 80 kasus Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA). Terkait masalah ranperda Cagar Budaya, Fraksi ini menilai kota Medan sedang membangun sejarah baru dimana setiap petak tanah kosong yang ada selalu dibangun rumah took (ruko). Sehingga kota Medan sudah mulai kehilangan suasana kebudayaan. Banyak bangunan bersejarah dirubuhkan dengan kurangnya perhatian Pemko Medan. Agar pelestarian bangunan dan cagar budaya efektif dan independen, Fraksi ini mengusulkan agar dibentuk badan tersendiri yang diberi wewenang lebih luas buka justru membentuk staf ahli seperti yang diusulkan Walikota Medan. Rapat paripurna ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Medan Ikrimah Hamidy, Augus Napitupulu, Sabar Surya Sitepu dan anggota dewan lainnya. Mewakili Wali Kota Medan dihadiri Wakil Wali Kota Medan Drs Dzulmi Eldin, Sekda Syaiful, dan sejumlah pimpinan SKPD jajaran Pemko Medan. Rapat ini diskor menunggu rapat selanjutnya dan sekaligus pembentukan pansus. (BEN)

Parit tak Dibangun Sebabkan Jalan Rusak Belawan-andalas Saluran parit di kawasan Komplek Perumahan Griya Martubung Kecamatan Medan Labuhan, sering tersumbat karena tidak ada pemeliharan dan perbaikan. Bila hujan turun, beberapa kawasan terkena banjir. Ironisnya, pembangunan parit baru tidak pernah dilakukan selama hampir 15 tahun sejak selesainya pembangunan perumahan Griya Mratubung pada 1996 lalu. Hendrik Sihombing (50), seorang warga setempat pada waratwan Senin (18/7) mengatakan kondisi parit yang sering tersumbat itu berimbas pada rusaknya jalan-jalan setapak. Mengingat air parit yang tidak terdistribusi dengan baik itu meluap ke badan jalan sehingga membuat kondisi jalan rusak karena tegerus air. ''Kalau hanya jalan setapak itu dibeton tidak akan lama usianya sebab salah satu penyebab cepatnya rusak bila jalan itu tergenang air hujan,'' ujar nya. Hal senada disampaikan Hendrik Sihombing yang didampingi Rasno Situmor-

ang. Hendrik menambahkan warga perumahan Griya Martubung mengharapkan perhatian Pemko Medan c/ q Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Medan dapat membangun atapun me lakukan perbaikan paritparit tersebut. Karena, jika jalan-jalan yang rusak diperbaiki tanpa mengikutsertakan perbaikan atapun pembangunan parit lainnya dikhawatirkan kondisi kerusakan terus terjadi. Rasno menambahkan, warga saat ini memang merasakan manfaat pembetonan jalan setapak dan mengucapkan terimakasih kepada Pemko Medan yang telah memperhatikan warga di lingkungan perumahan Griya Martubung ''Tetapi Jalan setapak itupun sudah sebagian kupakkapik sebab parit yang di kiri dan kanan tersumbat sehingga bila hujan turun tetap mengenangi badan jalan dan membuat jalan cepat rusak. Karena air tergenang dan mengerus kontruksi jalan diperparah lagi dengan aktivitas mobil yang melintas,'' ujarnya. (DP)

TRADISI Seorang ibu anggota Yayasan Vihara Gunung Timur, Medan, membuat uang berbentuk koin emas dan perak berbahan kertas di Kelenteng Tao tertua dan terbesar di Sumatera ini, Minggu (17/ 7). Uang koin ini akan dibakar saat upacara Sembahyang Bulan Tujuh, yakni pada tanggal 15 bulan 7 pada kalender china. Tujuannya untuk mengirimkan bekal kepada para leluhur untuk menghormati mereka yang sudah lebih dulu meninggalkan dunia. Pada acara ini nantinya turut dibakar barang barang berbentuk perahu, pakaian, sepatu dan perhiasan. andalas/Hs Poetra

Selama Ramadan, Tempat Hiburan Ditutup Sweeping Liar Ditindak Tegas Medan-andalas Mulai 30 Juli - 1 September 2011 yang bertepatan pelaksanaan bulan Suci Ramadan, seluruh tempat hiburan malam di Kota Medan harus tutup sementara. Penutupan itu merupakan bentuk penghormatan pemilik dan pengelola tempat hiburan terhadap masyarakat muslim yang menjalankan ibadah puasa. Selain itu juga, berbagai kelompok dan masyarakat dilarang melakukan sweeping liar yang nantinya dapat menganggu kenyamanan dan kondusifitas Kota Medan. Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi penutupan sementara tempat hiburan umum pada hari besar keagamaan bersama seluruh unsur Muspida Kota Medan yang dipimpinan Wali Kota Medan Rahudman Harahap di Ruang Rapat I Balai Kota Medan, Senin (18/7).

Rahudman menegaskan, penutupan sementara tempat hiburan malam tersebut tidak hanya berlaku saat bulan Suci Ramadan, tetapi juga berlaku pada perayaan hari-hari besar keagamaan lainya, seperti Idul Adha, Natal dan Tahun Baru. "Surat edaran tutup sementara tempat hiburan umum ini harus segera disampaikan kepada seluruh pengusaha dan pengelola tempat hiburan umum di Kota Medan dan pengusaha harus mentaati ini," tegas Rahudman. Rahudman menekankan, semakin dekatnya bulan Suci Ramadhan perlu dilakukan sejumlah persiapan agar Ramadan menjadi bulan yang tenang dan kondusif seperti tahun-tahun sebelumnya. Khususnya penertiban tempattempat hiburan, termasuk restoran, warung makan, dan ketertiban lalulintas agar mempermudah orang berbuka puasa. Terkait langkah-langkah penertiban, Rahudman menugaskan Sekretaris Daerah Kota Medan Syaiful Bahri untuk membentuk empat tim

pengawas yang melibatkan dan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait. Sejatinya, Pemko Medan akan bekerjasama dengan pihak keamanan untuk melakukan razia terjadap tempat-tempat hiburan malam yang melanggar. Dikesempatan itu, Wakapolresta Medan Heru Pranyoto mengatakan, ketentuan-ketentuan penertiban hiburan malam ini akan disesuaikan dengan surat edaran dari Pemko Medan dan akan dibentuk tim terpadu untuk mengawasinya. Heru juga menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir bila ada sweeping-sweeping liar, sebab akan langsung ditindak tegas. "Tidak boleh ada sweeping liar atau main hakim sendiri. Kita minta kerjasama masyarakat untuk melaporkan bila ada tindakan-tindakan seperti ini," katanya. Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Kota Medan Roma Simaremare menghimbau agar umat beragama harus saling menghormati, seperti yang diinstruksikan Wali Kota Medan. (BEN)

4.572 Peserta Ikuti PLPG Unimed

Peserta tidak Dikutip Bayaran

Medan-andalas Sebanyak 4.572 peserta akan mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) Gelombang I tahun 2011 di Universitas Negeri Medan (Unimed). Para peserta berasal dari guru SD yang ada di 11 kabupaten/kota di Sumut. "PLPG akan dilaksanakan pada 25 Juli sampai 3 Agustus 2011," kata Ketua Divisi Diklat PLPG Unimed, Prof Berlin Sibarani kepada wartawan di lantai II Biro Rektor Unimed, Senin (18/7). Jumlah tersebut, katanya, berasal dari 11 kabupaten/kota, yakni Deli Serdang, Labuhan Batu, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Utara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Toba Samosir, Medan, Tanjung Balai, Tebing Tinggi, dan Sumatera Utara khusus SLB. Sedangkan peserta terbanyak berasal dari Medan sebanyak 1.620 orang, kemudian Deli Serdang sebanyak 1.208 orang. "Pelakasanaan diklat akan dibagi ke dalam tiga lokasi (daerah) yakni Unimed, Dinas Pendidikan Kota Medan, dan Dinas Pendidikan

Kabupaten Deli Serdang," ucap Berlin Sibarani yang juga Pembantu Rektor (PR) IV Unimed. Sibarani mengatakan pelaksanaan PLPG kali ini terjadi beberapa perubahan. Dia menyebutkan salah satunya adalah ujian ulangan hanya dilakukan sekali, bukan lagi dua kali se[erti sebelumnya. "Jadi bagi peserta yang dinyatakan tidak lulus hanya boleh melakukan ulangan sekali saja," tandasnya. Selain itu, lanjutnya, diklat kali ini juga disertai dengan workshop. Melalui workshop tersebut, katanya, guru diharuskan menghasilkan produk karya nyata, seperti sebuah penelitian dengan diberi waktu 38 jam. Untuk itu, jelasnya, ada poin-poin yang harus dibawa peserta sebelum mengikuti pelaksanaan diklat. Poin tersebut, seperti pasfoto terbaru berukuran 3X4 cm sebanyak dua lembar, foto kopi tanda pengenal seperti KTP, SIM atau identitas diri lainnya. Kemudian fotokopi ijazah S-1 atau D-IV, serta ijazah S-2 dan atau S-3 bagi yang memiliki dan disahkan oleh perguruan tinggi yang mengeluarkan sebanyak satu rangkap. Selain itu fotokopi SK penga-

ngkatan dan SK terakhir yang disahkan oleh pejabat terkait sebanyak satu rangkap, fotokopi SK mengajar dari kepala sekolah yang disahkan oleh atasan sebanyak satu rangkap. Selain PLPG, Unimed juga juga melakukan program sertfikasi guru melalui portofolio. Namun dari 16 ribu kuota sertifikasi Unimed, baru 150 orang yang berhak disertifikasi lewat fortopolio. "Sertifikasi melalui portofolio tidak sampai 10 persen. Karenanya, para guru lebih memilih mengikuti PLPG," ucap Sibarani. Dia juga mengatakan, Unimed menampung 360 peserta PLPG yang merupakan limpahan perguruan tinggi mitra ertifikasi yang tidak memiliki program studi PGSD seperti Universitas HKBP Nomensen (UHN) dan Universitas Muslim Nuasantara (UMN) Al Washliyah. Dalam kesempatan itu, Ketua Divisi Diklat PLPG Unimed ini menyatakan, para peserta PLPG tidak dikutip bayaran, karena telah ditanggung oleh pemerintah. "Bahkan, para peserta memperoleh biaya Rp125.000 per hari untuk akomodasi, tranportasi dan konsumsi," tuturnya. (HAM)

Polri, Institusi Paling Pas Kawal Civil Society Medan-andalas Wakil Ketua DPRD Sumut Ir H Chaidir Ritonga MM mengatakan, Polri merupakan institusi paling pas untuk mengawal demokratisasi menuju terwujudnya civil society di Indonesia. TNI dan Polri jangan mau teradu domba dan harus merelakan posisi TNI sebagai the owner of the state negeri ini. Chaidir mengemukakan hal itu, saat menerima kunjungan dan silaturahmi Kepala Satuan Pengamanan Objek Vital (Kasat Pam-Obvit) Polresta Medan, Kompol J Calvin C Simanjuntak SIK MH didampingi Aipda Rahman, di ruang kerjanya, kemarin. Menurut Chaidir, yang bisa membuat aman dan kacau negeri ini adalah TNI dan Polri. Karena itu, jangan sampai muncul disharmoni serta dikotomi antara TNI dan Polri. Perasaan dikotomi, misalnya,

SIL SILAATURAHMITURAHMI-Wakil Ketua DPRD Sumut H Chaidir Ritonga saat menerima silaturahmi Kasat Pamobvit Kompol Calvin Simanjuntak. bisa dilihat dalam kasus penggusuran rumah mantan anggota TNI di sejumlah tempat, beberapa waktu lalu. Sementara di waktu yang hampir bersamaan mereka mendengar kabar

kepolisian mendapatkan dana ratusan miliar untuk pemberantasan terorisme. Chaidir berharap, agar pemerintah bisa mengambil kebijakan lebih komprehensif

untuk menghindarkan kecemburuan sosial di kalangan TNI. "Saya sepakat jika TNI harus ditempatkan sebagai the owner state disiapkan sebagai pasukan pembela negara di kesatuannya. Tapi untuk itu, pemerintah juga harus lebih memerhatikan kesejahteraan dan jaminan masa tua mereka,"kata politisi cendekia Golkar Sumut ini. Lebih jauh dikatakannya, masalah kronis Polri saat ini adalah statusnya ‘sebagai alat negara’ sangat rentan dimaknai ‘sebagai alat kekuasaan’ oleh anggotanya yang masih berorintasi kekuasaan dan materi. Tangis dan darah yang masih mengalir di kantor polisi seperti dirisaukan mantan Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno, menunjukkan betapa Polri sebagai alat penegak hukum belum mendarah-daging di seluruh anggotanya. Kultur lama yang meman-

dang kekuasaan sebagai power over, serta intervensi politik yang disebabkan nilai strategis dan pengaruhnya dalam politik ditengarai sebagai penyebab utama demoralisasi Polri. "Polisi masih sering dipersepsi sebagai aparat anti demokrasi,"kata Chaidir. Menanggapi pernyataan Chaidir, Kompol Calvin Simanjuntak menyatakan dirinya sepakat dengan apa yang dikemukakan politisi yang intelek tersebut. "Saat ini institusi Polri terus berupaya mewujudkan wajah Polri yang lebih bersahabat," ujarnya. Simanjuntak menambahkan, Polri berupaya menampilkan sosoknya yang lebih mengutamakan pendekatan yang lebih humanis dalam menangani permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat, ketimbang penerapan security approach (pendekatan keamanan).(UJ)

Praktik Pelonco Siswa Baru tak Diinginkan Medan-andalas Sekolah di Kota Medan diharapkan tidak menyelenggarakan praktik peloncoan maupun ospek kepada siswa baru dalam memulai tahun ajaran baru. Penyelenggara dan pengelola sekolah justru dimina melakukan cara-cara bijak dan santun yang membuat siswa baru bisa lebih mengenal lingkungan sekolah dan menghormatinya para seniornya. "Saya tidak mau mendengar ada sekolah melakukan hal-hal dengan menyelenggarakan pelonco atau ospek terhadap siswa baru. Saya ingin pihak sekolah memperlakukan siswa baru dengan bijak dan santun," tegas Wali Kota Medan, Drs Rahudman Harahap saat menjadi Pembina upacara dalam apel pagi di SMA Negeri 1 Medan jalan T Cik Ditiro Medan, Senin (18/7). Penegasan itu disampaikan Rahudman menyingkapi masih adanya sekolah-sekolah di luar Kota Medan seperti di Pulau Jawa yang masih menyelenggarakan ospek maupun pelonco kepada siswa baru. Bahkan kegiatan dan tindakan itu sampai merugikan siswa baru tersebut. "Saya yakin denagan kemampuan guru-guru yang biasa membina dan mengayomi siswanya selama ini, maka ospek maupun peloncoan tidak perlu dilakukan. Apalagi siswa-siswa sekarang, khsusnya yang masuk di SMAN 1 Medan ini tentunya siswa yang baik dan berprestasi," ujarnya. Rahudman mengaku telah memerintahkan Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Drs Hasan Basri agar dalam penerimaan siswa baru, sekolah-sekolah tidak diperkenankan melakukan hal-hal aneh dan tindakan-tindakan senior yang berlebihan. (BEN)

Pembuatan Paspor Haji tak Terkendala Belawan -andalas Proses pembuatan Paspor Hijau (Paspor Haji) di wilayah kerja Kantor Imigrasi Belawan berjalan lancar dan sesuai prosedur. Sejak dimulainya penanganan paspor hijau di Belawan tahun 2009 sampai sekarang, telah terdaftar 1388 nama, 161 nama yang memohon dan 83 orang lainnya pemohon pada gelombang II Hal ini disampaikan Mulyadi selaku Kasi Lalintuskim Kantor Imigrasi Belawan, pada pers Senin (15/7) di ruang kerjanya. Menurutnya, calon jemaah haji di kawasan Deli Serdang yang mengurus dokumen keberangkatan ke tanah suci melalui Imigrasi Belawan selama 3 tahun terakhir berjumlah 332 orang. Sedangkan tahun ini pendaftaran sudah dimulai dua pekan lalu. Mengatasi kendala teknis dalam pembuatan paspor hijau, sambung Mulyadi, Imigrasi Belawan sudah mengantisipasi dengan mengajukan blanko paspor yang mencukupi sebelum hari proses dan pendaftaran pembuatan paspor dimulai. Untuk itu, Mulyadi menghimbau pemohon paspor hijau mentaati syarat yang ditentukan Kementerian Agama Kanwil I Sumut dan pihak Kedutaan Besar Saudi Arabia. Syarat yang harus dipenuhi pemohon antara lain memberikan keterangan yang benar ketika mengisi formulir pendaftaran sehingga proses pembuatan paspor haji bisa berjalan lancar dan ditargetkan dapat rampung di pertengahan bulan Agustus 2011. Kepala Kantor Imigrasi Belawan, Sunardi,SH menambahkan sistem pembuatan paspor umum untuk warga masyarakat yang ingin bepergian ke luar negeri menggunakan jasa online, bisa menggunakan jasa email : imigrasibelawan@gmail.com dan menginput datanya lewat jaringan dunia maya. Selain proses pembuatannya lebih cepat, pemohon cukup datang sekali ke kantor imigrasi untuk di foto, ambil sidik jari, verifikasi data dan mengambil buku paspornya. (REL/SIONG)


HUKUM & KRIMINAL

Selasa 19 Juli 2011

harian andalas | Hal.

Tiga Pelaku Pengrusakan Rumah Divonis Berbeda

Panin Bank Petisah Dibobol Maling Medan-andalas Kantor Cabang Pembantu Panin Bank Jalan Nibung Utama Petisah, Medan, dibobol maling, Senin (18/ 7) sekira pukul 04.00 WIB, berdasarkan hasil rekaman CCTV yang terpasang di ruang dalam. Kendati pelaku pencurian telah berada di dalam ruangan, namun tidak berhasil membobol mesin ATM dan lemari brankas (berisi uang yang belum diketahui jumlahnya serta surat dokumen Bank) yang berada di ruang dalam lantai I Bank. Informasi di Polsek Medan Baru dan berdasarkan olah TKP serta petunjuk barang bukti hasil rekaman CCTV yang sempat sekilas merekam adegan pelaku pencurian beraksi di dalam ruangan, terlihat pelaku beraksi seorang diri dengan ciri-ciri berbadan tegap, mengenakan sebo (penutup wajah warna hitam), kaca mata dan membawa tas hitam berisi peralatan guna membobol mesin ATM dan lemari brandkas. Penyelidikan sementara di TKP, pelaku masuk ke dalam gedung dengan cara merusak jendela yang berada di lantai IV. Kemudian pelaku turun ke lantai I dengan menggunakan penerangan senter dan beraksi dengan peralatan perkakas. Tidak berhasil membobol mesin ATM, pelaku kemudian berusaha membobol lemari brandkas. Namun, usahanya tetap tidak berhasil, karena kondisi lemari brankas sangat kokoh dan diduga peralatan yang dipakai pelaku kurang memadai. Hal itu berdasarkan

barang bukti sejumlah 'mur brankas' yang ditemukan berserakan di lantai. Diduga kesal tidak berhasil membobol mesin ATM serta lemari brankas dan coba menghilangkan rekam jejak aksi pencurian, sebelum meninggalkan TKP, pelaku sempat memotong/ memutus jaringan kabel CCTV yang menempel di dinding gedung. Berikutnya, aksi pembobolan pertama kali diketahui, Mulyadi (sekuriti) dan Sandi Kristian (Office Boy) sekira pukul 07.00 WIB, kala kedua karyawan hendak masuk kerja. Mendapati kondisi ruang dalam gedung berantakan dan kabel CCTV putus serta sejumlah mur lemari brankas berserakan di lantai, kedua karyawan menghubungi, Bun Huat (Manager kantor cabang pembantu Panin Bank-red). Usai memeriksa kondisi gedung serta peralatan, Bun Huat melapor dan membuat pengaduan ke Polsekta Medan Baru. Kanit Reskrim Polsek Medan Baru, Iptu Endik S, membenarkan peristiwa pembobolan Panin Bank. "Ya, tadi pagi Panin Bank dimasuki maling. Hasil penyelidikan TKP serta CCTV, sementara pelaku diduga satu orang, masuk melalui jendela yang berada di lantai IV. Ciri-cirinya berbadan tegap memakai sebo. Tapi pelaku tidak berhasil mengambil uang yang tersimpan di dalam mesin ATM dan lemari brankas. Pelaku juga sempat memotong kabel CCTV. Untuk penyelidikan, tiga saksi kita periksa serta barang bukti CCTV kita amankan", ucap Endik. (HER)

Petani Jual Ganja Dihukum 15 Tahun Penjara Medan-andalas Chandra Putra Sembiring (38) terpaksa menghentikan pekerjaannya sebagai petani untuk waktu yang cukup panjang. Pasalnya, warga Jalan Beringin Kelurahan Beringin, Kecamatan Medan Selayang, itu harus mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta selama 15 tahun karena kasus kepemilikan daun ganja. Tak hanya penjara selama 15 tahun, tetapi majelis hakim yang diketuai M Sabir SH mengharuskan pria yang didakwa sebagai pengedar itu denda sebesar Rp1 miliar subsidair 3 bulan kurungan. Vonis majelis hakim yang dibacakan ri Ruang Cakra V Gedung Pengadilan Negeri Medan, pada Senin (18/7) tersebut lebih ringan 4 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Lamria Sianturi yang pada siding sebelumnya

menuntut terdakwa selama 19 tahun penjara denda Rp 1 Milliar subsidair 6 bulan kurungan. “Perbuatan terdakwa jelas melanggar program pemerintah dalam memberantas narkotika. Terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 111 ayat (2) UU RI No.35 Tahun 2009,” jelas Majelis Hakim. Sebelumnya, terdakwa ditangkap petugas pada 13 Desember 2010 lalu. Dari tangan terdakwa, didapati 43 bungkus paket ganja seberat 55.697.77 gram. Terdakwa ditangkap ketika akan menjual ganja kepada petugas yang menyamar sebagai pembeli. Kepada petugas, terdakwa mengaku bahwa barang tersebut dibelinya dari Odong (DPO). “Perkilonya dibayar seharga Rp650 ribu dan rencananya dijual seharga Rp700 ribu,” ujar terdakwa. (THA)

Jambret, Wisnu Babak Belur Dihajar Massa Medan-andalas Seorang pelaku jambret, Wisnu (23) warga Jalan Skip Medan, babak belur dihajar massa setelah kedapatan menjambret kalung emas Kawida (25) warga Jalan Bambu di kawasan Jalan Karya Lorong 21, Medan, Senin (18/7). Selanjutnya guna dilakukan pemeriksaan Wisnu langsung diserahkan ke Polsek Medan Baru. Informasi diperoleh, kejadiannya berawal, korban sedang mengendarai sepeda motor bebek melintas di kawasan Jalan Karya Lorong 21 Medan, tiba-tiba tersangka dengan mengenadrai sepeda motor bebek memepetnya. Kemudian dengan cepat pelaku langsung menyambar kalung emas yang dikenakan korban. Mendapat

andalas/rony muharrman

TUBRUK BAHU JALAN – Angkutan dalam kota menubruk bahu jalan di kawasan Jalan Diponegoro, Medan, Senin (18/7). Tidak ada korban dalam peristiwa ini, namun sempat membuat macet dikawasan tersebut.

Kejatisu Dalami Dugaan Korupsi PU Samosir Medan-andalas Tim intelejen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), menemukan adanya unsur dugaan perbuatan melawan hukum terhadap kegiatan proyek pembangunan irigasi di PU Samosir tahun anggaran 2008 yang menelan biaya senilai Rp1 miliar. Unsur penyelewengan keuangan negara itu ditemukan berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan tim intelejen Kejatisu, berdasarkan barang bukti serta keterangan para pejabat maupun rekanan proyek yang diperiksa. “Kita akan segera lakukan gelar perkara (Ekspose) terhadap hasil penyelidikan yang telah kita lakukan selama ini, dan sekaligus untuk membuktikan adanya unsure dugaan korupsi dalam kegiatan yang dimaksud,” terang Asisten intelejen Kejatisu Andar Perdana , Senin (18/ 7), diruang kerjanya. Andar menuturkan, bahwa kasus tersebut masuk dalam skala prioritas

yang akan dituntaskan secepat mungkin, sesuai dengan arahan dari Kajatisu yang baru. Dan pihaknya juga telah melihat bahwa nuansa unsur tindak pidana korupsi sudah terlihat jelas. Dan setelah dilakukan gelar perkara, lanjut Andar, maka kasus tersebut akan langsung ditingkatkan ke penyidikan Pidsus, sekaligus menindak lanjuti perkara hingga ke Pengadilan. “Ya, unsurnya sudah terlihat jelas atau mengarah kepada perbuatan korupsi, makanya kita berani melakukan ekspose perkara, agar secepat mungkin dinaikkan ketingkat penyidikan pidsus,” terangnya. Didesak, tentang sudah adanya calon tersangka dalam penyelidikan itu, Andar menolak berkomentar dengan alasan bahwa hal itu belum dapat dipublikasikan, karena menyangkut hak azasi seseorang. Dalam penyelidikan yang telah dilakukan, terang Andar, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap Pelaksana tugas (Plt) kepala dinas PU Pemkab Samosir Asbel Parhusip. Selain itu, juga telah dilakukan pemeriksaan terhadap Melkior Nainggolan pimpinan CV Saroha

selaku rekanan proyek atau kontraktor serta Jusman Situmorang, Rianto Situmorang selaku peneliti kontrak/ tim addendum dan Serli Munte selaku bendahara proyek yang saat ini menjabat Kasubag Keuangan di PU Samosir. Kemudian Abdul Situmorang, Frans Boy dan Sumarlan Malau yang merupakan pejabat atau staf di PU Samosir. Ketiganya ketika proyek itu berlangsung masing-masing menjabat sebagai pengawas proyek dan tim PHO. Sekedar mengingatkan, penyimpangan itu terjadi pada saat pengerjaan proyek pembangunan bendungan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkab Samosir. Namun ketika pengerjaan fakta yang terjadi dilapangan terdapat beberapa item yang ada didalam kontrak tidak sesuai. Kemudian ditambah lagi adanya ketidaksesuaian fisik bangunan dengan kontrak yang sudah disetujui. Dari item tersebut seperti besi dan semen saja yang ada di lapangan sisanya banyak yang tidak ada dan diduga fiktif, dan ternyata setelah tim turun kelapangan untuk melakukan kroscek, ada beberapa item yang memang menyimpang,”pungkas Andar. (FEL)

Dua Hektar Ladang Ganja Dibakar

perlakuan tersebut, korban terkejut dan berteriak minta tolong. Warga sekitar yang mendengar jeritan itu langsung berdatangan dan mengejar pelaku. Karena banyaknya warga yang mengejar, pelaku gugup dan akhirnya terjatuh. Setelah berhasil mengamankan tersangka. Warga yang sudah geram dengan seringnya aksi perampokan, tanpa ada yang mengkomandoi langsung menghajarnya hingga babak belur. Setelah itu, warga langsung menyerahkan tersangka ke Polsek Medan Baru untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sedangkan korban menyusul membuat pengaduan. Kini tersangka masih menjalani pemeriksaan secara intensif. (HER)

Operasi Patuh, Polres Karo Tilang 374 Kenderaan Tanah Karo-andalas Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2011 Satlantas Polres Tanah Karo telah menggeluarkan sedikitnya 374 sanksi tilang kepada pengendara sepeda motor dan mobil yang melakukan pelanggaran lalulintas. Kapolres Tanah Karo, AKBP Ig Agung Prastyoko melalui Kasatlantas AKP JA Rangkuti kepada andalas, Senin (18/7) di ruang kerjanya mengatakan sebagian besar kendaraan roda dua dan empat yang ditilang itu karena tidak membawa STNK, SIM dan tidak memakai helm. “Operasi Patuh Toba 2011 dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran berlalulintas serta keamanan, ketertiban, keselamatan dan kelancaran lalulintas menjelang bulan Ramadan dan Idul Fitri,” kata Kasatlantas. Lanjutnya, operasi Patuh Toba 2011 bertujuan untuk merubah lalulintas yang tidak baik menjadi lebih baik. "Dengan lalulintas yang

4

baik, tentunya akan dapat meminimalisir angka kecelakan di jalan raya," ujarnya. Diharapkan, masyarakat khususnya pengendara roda dua dan empat dapat lebih meningkatkan kesadaran dalam mematuhi seluruh aturan berlalulintas karena bukan hanya menguntungkan diri sendiri namun juga keselamatan orang lain. (NT)

Bireuen-andalas Sekitar dua hektar ladang ganja di kawasan Perbukitan Gle Peulandok, Desa Tanjong Beuridi, Kecamatan Peusangan Selatan, Bireuen dibakar petugas gabungan dari Sat Res Narkoba Polres Bireuen dan Sub Sektor Peusangan, Kabupaten, Bireuen, Minggu (17/7). Kapolres Bireuen, AKBP H.R Dadik Junaedi SH dalam keterangannya kepada wartawan Senin (18/7) menyebutkan, operasi yang dipimpin Kasat Narkoba AKP Burhanuddin, Minggu (17/7) berhasil menemukan kisaran 20 hektar areal dan puluhan ribu dan langsung dimusnahkan di lokasi hanya 50 batang ganja diamankan ke komando, untuk dijadikan barang bukti. Menurut Dadik, Penemuan dua hektar ladang ganja tanpa pemilik di Gle Peulandok, kawasan desa pedalaman berjarak 20-an kilometer lebih dari pusat kabupaten itu. Ditanami, sekitar 13.500 batang ganja. Dan penemuan tanaman itu, tidak terlepas atas informasi masyarakat. Dijelaskan, Tim Sat Res Narkona Polres dan Sub Sektor Operasi dipimpin Kasat Narkoba melakukan pengembangan sehingga ditemukan dua hektar ladang ganja itu. "Sebagian besar batang ganja, langsung dimusnahkan dilokasi temuan hanya 50 batang diamankan ke Polres sebagai barang bukti,” Sebutnya. Sementara itu kata Kapolres Bireuen, hasil gelar operasi antik rencong 2011, dalam dua hari terakhir, berhasil menemukan dua hektar ladang ganja, diperbukitan, Keca-

andalas/ist

BAKAR GANJA – Petugas Polisi melakukan pembakaran ribuan batang ganja di di Perbukitan Gle Peulandok, Kabupaten Bireuen. matan Peulimbang. Sementara di Jangka, seorang tersangka dan 9 gram sabu-sabu dan barang bukti lainnya turut diamankan. Dua hektar ladang ganja diperkirakan ditanami sekitar 18 ribu batang ganja dengan ketinggian 2 meter hingga 3 meter itu. Ditemukan dikawasan perbukitan Desa Jeumpa Siekureng, Kecamatan Peulimbang, dan 200 batang ganja diantaranya, dibawa pulang dan diamankan di

Polsek Jeunib, sebagai barang bukti. Menyangkut seorang tersangka pemilik narkotika jenis Shabu-Shabu. Putehdi bin Daud warga Desa Bugak Punjor, Kecamatan Jangka itu, diringkus di kawasan desa Bugak. Jumat (15/7) sekira pukul 02.00 WIB, bersama satu paket barang bukti SS seberat 9 gram, jelasnya sekaligus menyita satu pirek kaca, tiga pipet, 9 plastik pembungkus shabu dan satu unit hand phone jenis nokia. (HERA)

Toko Elektronik Dibobol Maling andalas/nt

PELANGGARAN LALULINTAS – Anggota Satlantas Polres Tanah Karo menunjuk kendaraan roda dua hasil Operasi Patuh Toba 2011.

Delitua-andalas Toko elektronik milik Rusti Br Sagala (31) warga Helvetia Medan di kawasan Ruko Jalan Setia Budi, Simpang Selayang, Medan, Minggu (17/7) dibobol pencuri. Akibatnya, 12 unit DVD senilai Rp12 juta yang ada di tokonya tersebut raib digasak maling. Selanjutnya kejadian itu dilaporkan ke Polsek Delitua.

Menurut korban saat membuat laporan polisi, tokonya tersebut sudah dua kali dimasuki maling. Kejadian pertama pada, Selasa (12/ 7) dini hari. Saat itu korban menderita kerugian 12 unit DVD. Sedangkan kejadian kedua pada, Minggu (17/7) sekira pukul 05.00 WIB dan kehilangan 12 unit DVD. Kejadian tersebut pertama kali

diketahui oleh adik korban, Murti Br Sagala, Minggu (17/7) sekira pukul 08.00 WIB saat hendak membuka toko. Melihat barang dagangannya hilang, korban menduga, maling tersebut masuk dari pintu belakang tokonya, setelah terlebih dahulu masuk dari ruko kosong yang ada di sebelah tokonya tersebut. (STP)

Lubuk Pakam-andalas Amiruddin Harahap (59), Darmawi (52), dan Ramlan Sitanggang alias Rumsel (48) warga Desa Bandar Labuhan, Tanjung Morawa, terdakwa dalam perkara pengrusakan rumah divonis berbeda oleh Majelis Hakim diketuai Denny Lumbantobing SH pada sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam, Senin (18/7). Amiruddin Harahap divonis 2 tahun penjara, Darmawi divonis 1 tahun, 10 bulan penjara, dan Ramlan Sitanggang alias Rumsel divonis 1 tahun, 6 bulan penjara. Sedangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jhonwesli Sinaga SH menuntut ketiga terdakwa selama 2 tahun penjara. Menurut pertimbangan Majelis Hakim, unsur melanggar pasal 170 ayat 1 KUH-Pidana seperti yang tertulis pada dakwaan JPU sudah mencukupi, namun masing-masing terdakwa memiliki peran berbeda. Perbuatan ketiga terdakwa sebagaimana telah diuraikan dalam dakwaan JPU, bahwa pada Jumat 11 September 2009 sekitar pukul 21.00 WIB di Dusun V, Desa Bandar Labuhan, Tanjung Morawa, Deli Serdang. Para terdakwa secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dengan cara ketika saksi Parida (isteri Edward Sitompul) dan anaknya bernama Silvia Sari berada di ruang tidur lantai atas dan mendengar 2 kali suara ledakan mercon dekat kamar tidurnya. Sesuai pemberitahuan saksi Yuyun Parlina yang meledakan mercon adalah terdakwa Amiruddin Harahap. Selanjutnya hal itu dilaporkan Parida kepada Kepala Desa Bandar Labuhan Halidin dan kepada suaminya (Edward Sitompul) namun tidak ada pertemuan baik. Sehingga Parida pun pulang dan saat dijalan bertemu dengan terdakwa Amiruddin Harahap bersama isterinya, dan di situ terdakwa Darmawi bersama isterinya terjadi cekcok mulut dengan korban, dan terdakwa Amiruddin Harahap dengan suara keras menelefon seseorang dan mengatakan untuk mengerahkan 300 orang untuk membakar rumah korban. Setelah itu terdengar pelemparan batu kerumah korban dan terdakwa Amiruddin Harahap sambil mengacungkan tangan kanannya mengatakan bahwa dia provokatornya. Lalu kaca jendela rumah korban dipecahkan, serta 1 unit TV 14 inci di lempar keluar dari rumah korban dan kemudian barang milik korban lainnya yakni steling jualan di turut di keluarkan. Sedangkan terdakwa Darmawi dan Ramlan Sitanggang masuk kerumah kost milik saksi korban dengan menendang pintu dan memukul dinding kamar kost hingga rusak. Terdakwa Darmawi memukul sepeda motor Jupiter MX milik saksi korban hingga rusak. Selanjutnya terdakwa Amiruddin Harahap dan Ramlan Simatupang memukuli korban Edward Sitompul hingga jatuh ke tanah.(BOB)

Baru Sebulan Dibeli, Sepeda Motor Raib Biru Biru-andalas Apes, mungkin kondisi ini yang dialami Irma Yani (28). Bagaimana tidak, sepeda motor Yamaha Mio Soul yang bari dibelinya sebulan lalu raib ketika diparkir di rumahnya di Perumahan Deli Kencana Blok VII No 24 Desa Sidomulyo, Sabtu (16/7) sekira pukul 02.00 WIB. Didampingi suaminya, Senin (18/7) korban menceritakan sepeda motor warna merah maron tersebut setiap hari dipergunakan untuk bekerja di Jalan Gatot Subroto Medan. Pada hari naas itu, sepulang kerja sekira Pukul 12.30 WIB, Irma, memarkirkan sepeda motornya persis di depan rumah. Karena saat itu cuaca hujan rintik-rintik, korban dan keluarganya tidur siang. Sekira pukul 02.00 WIB, ketika terbangun dari tidurnya, Irma Yani tidak lagi mendapati sepeda motornya di depan rumahnya. Mengetahui sepeda motornya hilang, Irma bersama suaminya kemudian mempertanyakan kepada sejumlah tetangganya. Namun para tetangga mereka juga tidak mengetahui keberadaan sepeda motornya. Irma pun kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Biru Biru dengan nomor LP/47/VII/ SU/2011/Sek Biru Biru. Kapolsek Biru Biru, AKP Mulyadi melalui Kanit Reskrimnya, Ipda M sitepu SH membenarkan kejadian itu. Dan Menurutnya Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan atas kasus curanmor tersebut. (STP)

Nyabu,Teknisi dan Satpam PT KSO Ditangkap Lubuk Pakam-andalas Leo Krisyanto alias Leo (25) teknisi mesin panggilan dan Deni Harahap alias Deni (36) satpam PT KSO Waskita Yasa ditangkap petugas Sat Reserse Narkoba Polres Deli Serdang, Minggu (17/7). Kedua warga Jalan Besar Pantai Labu, Dusun Kauman, Desa Sidodadi Ramunia, Beringin, Deli Serdang itu ditangkap karena kedapatan mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu di rumah tersangka Deni Harahap. Dalam penangkapan itu petugas menyita barang bukti sisa sabu yang telah dipergunakan kedua tersangka seberat 0,3 gram, 1 set alat bong terbuat dari kemasan minuman kaleng, 1 pipa kaca, 1 gunting warna hijau, 1 alat sendok sabu terbuat dari pipet plastik, dan 1 mancis. Kepada andalas, kedua tersangka mengaku baru 3 kali mengkonsumsi sabu, dan sebelumnya hanya sekedar mencoba saja dengan tujuan menenangkan pikiran. Menurut pengakuan mereka lagi, sabu tersebut diperoleh dari seseorang berinisial J yang tinggal di Kampung Syamad, Lubuk Pakam. Akibat perbuatan tersebut, kedua tersangka di jerat UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara.(BOB)


Selasa 19 Juli 2011

HUKUM & KRIMINAL

harian andalas | Hal.

5

Ibu Rumah Tangga Dibunuh OTK di Kebun Pisang KASUS PEMBUNUHAN– Kapolres Nias, AKPB Mardiaz K Dwihananto SiK M.Hum (kiri) bersama sejumlah anggota saat turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) kasus pembunuhan di perkebunan pisang di Dusun I Desa Teolo, Kecamatan Tugalaoyo meminta keterangan warga. Foto (kanan) proses evakuasi jenazah korban. andalas/ist

Nias-andalas Seorang ibu rumah tangga, Nitinia Zebua alias Ina Sarika (45) ditemukan tewas dibunuh orang tak dikenal (OTK) di perkenunan pisang berjarak satu kilometer dari rumahnya di Dusun I Desa Teolo, Kecamatan Tugalaoyo, Kabupaten Nias, Minggu (17/7). Saat ditemukan posisi korban menyamping ke kanan dan pada bagian leher sebelah kirinya terdapat tiga bekas luka tusukan benda tajam.Belum diketahui pasti motif dari kasus pembunuhan itu. Petugas gabungan dari Satreskrim dan Sat Intelkam Polres Nias dipimpin langsung Kapolres Nias, AKBP Mardiaz K Dwihananto SiK M.Hum yang turun ke lokasi kejadian mengalami kendala karena Tempat Kejadian Perkara (TKP)-nya berada di perkebunan dan jauh dari keramaian.Selain itu, tak satu orang pun saksi yang melihat kejadian itu. Namun dari TKP, petugas telah menyita barang bukti diantaranya pakaian korban yang berlumuran darah. Selanjutnya guna dilakukan otopsi, jenazah korban langsung dievakuasi ke rumah sakit. Keterangan diperoleh, sebelumnya korban pergi dari rumah pada Sabtu, (16/7) sekira pukul 09.00 WIB untuk mengambil pisang di kebunnya. Namun hingga sore hari, korban tak kunjung pulang ke rumahnya. Kejadian itu membuat bingung suaminya. Selanjutnya bersama kerabat dekat dan warga, suami korban mencari keberadaan istrinya itu. Pencarian tak membuahkan hasil hingga malam hari. Dan keesokan harinya, Minggu (17/ 7) korban ditemukan tak bernyawa dengan kondisi bersimbah darah. Peristiwa itu langsung dilaporkan ke Polsek Alasa, Polres Nias sekira pukul 18.00 WIB. Sejumlah personel Satresrim Polsek Alasa dan Satreskrim Polres Nias yang menerima laporan itu langsung turun ke lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan. Setibanya di lokasi kejadian, petugas langsung melakukan Pengumpulan Bahan dan Keterangan (Pulbaket) dan mengevakuasi jenazah korban ke rumah sakit guna dilakukan otopsi. Keesokan harinya, Senin (18/7) pagi Kapolres Nias, AKBP Mardiaz K Dwihananto SiK M.Hum bersama sejumlah anggotanya dari Satreskrim dan Sat Intelkam kembali mendatangi TKP guna melakukan penyelidikan lanjutan. Bersama sejumlah tokoh masyarakat dan pendeta, petugas Polres Nias menginterogasi masyarakat kampung dengan harapan mereka mau mengatakan yang sesungguhnya terkait kasus pembunuhan itu. Dan hingga berita ini diturunkan, tim dari Polres Nias masih melakukan pengusutan. (HER)

Kapolres Beri Santunan Kepada Suami Korban DISELA-SELA pengusutan kasus pembunuhan ibu rumah tanga itu, Kapolres Nias, AKBP Mardiaz K Dwihananto SiK M.Hum didampingi Kapolsek Alasa juga menyempatkan diri mendatangi rumah duka untuk memberikan santunan uang duka kepada suami korban yang memiliki satu anak yang masih berusia 3 tahun itu. Ditanya wartawan di rumah duka, mantan Kasat I/Tindak Pidana Umum (Tipidum) Direktorat Reserse Kriminal Polda Sumut itu mengatakan, bahwa dalam rangka pelayanan prima Polri terhadap masyarakat diharapkan Polri dapat membantu meringankan korban-korban kejahatan yang dianggap kondisi kehidupannya sangat jauh dari standat minimal untuk memberikan rasa empaty terhadap keluarga yang ditinggal. Pada kesempatan itu, Kapolres Nias AKBP Mardiaz K Dwihananto SiK M.Hum juga berjanji semaksimal mungkin untuk melakukan penyelidikan secara intensif. “Dalam pengungkapan kasus ini, kami meminta bantuan masyarakat apabila mengetahui, mendengar dan melihat kejadian tersebut, cukup memberikan informasi melalui pesan singkat (SMS) kepada Kapolres. Tidak perlu masyarakat capek-capek yang datang ke kantor polisi,” kata AKBP Mardiaz. Kapolres juga menegaskan bahwa penyidik Reskrim Polres Nias dan Polsek Alasa akan pro aktif mendatangi rumah saksi kerena keberadaan tempat kejadian pembunuhan itu sangat jauh. “Kasihan masyarakat kalau harus bolak balik ke kantor polisi. Lokasinya sangat jauh,” tukas Mardiaz. (HER)

andalas/ist

BERI SANTUNAN–Kapolres Nias, AKBP Mardiaz K Dwihananto SiK M.Hum didampingi Kapolsek Alasa mendatangi rumah duka korban pembunuhan untuk memberikan santunan uang duka kepada suami korban dan anaknya yang masih berusia 3 tahun.


RAGAM

Selasa 19 Juli 2011

Curah Hujan Selama Ramadan Lebih Banyak Medan-andalas Sepanjang bulan suci Ramadan , kota Medan lebih banyak diguyur hujan dibandingkan Juli 2011. Hal itu dikatakan Mega Sirait staf bagian data dan informasi (Datin) BMKG Wilayah I stasiun Bandara Polonia Medan, Senin (18/7). Dibandingkan Ramadan tahun 2010, katanya, tahun ini curah hujan diperkirakan agak meningkat pada sore dan malam hari. Namun, curah hujan yang terjadi intensitasnya tidak terlalu tinggi. "Hujannya sering terjadi, namun intensitasnya tergolong sedang, bahkan lebih banyak terjadi hujan dibandingkan Juli," ujarnya. Sementara, kondisi cuaca saat ini di Sumatera Utara masih terjadi udara panas hingga akhir minggu depan. Yang terasa panas meningkat hanya di kawasan Medan pada siang, bahkan malam hari mencapai angka 33 hingga 35 derjat celcius. Kondisi panas tersebut sudah berlangsung lebih dari seminggu. Dengan demikian, kata Mega, peluang kebakaran di kawasan padat pemukiman penduduk perlu diwaspadai kalau kondisi panas terus belanjut hingga akhir Agustus. Sementara titik api kebakaran hutan hingga Minggu (17/7) muncul 18 titik api baik di kawasan Sumut, Aceh maupun Riau. Misalnya, titik api di Sumut terpantau melalui satelit National Oceanografi Atmosferik (NOA) muncul di kawasan Tapanuli Selatan dan Mandailing Natal (Madina). Titik api dimaksud sudah banyak berkurang dibandingkan seminggu sebelumnya mencapai lebih 100 titik api. Menyinggung kondisi perairan, staf BMKG Wilayah I menyatakan, hingga saat ini tidak ada gejolak cuaca baik di Selat Malaka maupun Lautan Hindia. Kondisi perairan tergolong normal, para nelayan dengan mudah turun ke laut menangkap ikan baik di Sumut maupun Aceh. Lebih kurang seminggu ini kondisi cuaca di kawasan laut Sumut tergolong normal. (RIL)

harian andalas | Hal.

APKI Minta Diskop Sumut Jangan Cuma Urus Proyek Medan-andalas Kalangan pengusaha kecil di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) mengeluhkan minimnya pembinaan dari pemerintah. Banyak kegiatan yang digagas, justru hanya lebih mengedepankan kegiatan seremonial belaka. Ketua Asosiasi Pengusaha Kecil Industri (APKI) Sumut Syafrizal Lubis menyampaikan keluhan itu, kemarin, kepada wartawan di Medan. Menurutnya, pelaku usaha kecil saat ini bagaikan ayam kehilangan induk. "Masih mendingan tiga tahun lalu, kami mendapatkan perhatian dan pembinaan yang lumayan baik, meskipun masih belum maksimal. Tapi sekarang kondisinya malah semakin memburuk," ucapnya didampingi sejumlah anggota APKI Sumut. Syafrizal yang juga pengusaha pakaian dalam di kawasan Jalan

Pelajar Medan itu menilai, apa yang menjadi visi dan misi Syampurno (Syamsul Arifin-Gato Pudjo Nugroho) agar rakyat tidak miskin hanyalah sebatas wacana dan iming-iming politik untuk menyenangkan pelaku usaha kecil. Ironisnya, meski pembinaan terhadap usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sangat minim, pejabat yang bertanggung jawab dalam pembinaan tersebut malah dengan bangga dan percaya diri berbicara di media mengklaim telah berhasil meningkatkan pemberdayaan koperasi dan UMKM. "Indikatornya apa sehingga pejabat itu mengklaim berhasil. Sampai saat ini, faktanya kami para pelaku usaha tidak mendapatkan pembinaan apapun. Kondisi sulit yang kami hadapi ini tidak pernah mendapat perhatian, apalagi solusi dari pemerintah," ucapnya. Menurut Syafrizal, seharusnya Dinas Koperasi dan UKM Sumut bisa berperan lebih aktif dalam melakukan pembinaan terhadap pelaku usaha kecil. "Jangan cuma ngurusin proyek-proyek saja, apalagi yang sifatnya hanya seremonial belaka," paparnya.

andalas/ist

Jika para pejabat di dinas tersebut hanya sibuk mengurusi proyek, katanya, maka sampai kapan pun pencapaian visi dan misi Syampurno agar rakyat tidak miskin tidak akan pernah terwujud. Syafrizal menerangkan, banyak anggotanya yang terpaksa banting stir menjadi buruh atau pekerja lainnya dan meninggalkan bisnis rumahan yang selama ini digeluti. "Boleh cek ke sentra-sentra usaha kecil, apakah mereka sudah lebih baik atau justru kembang kempis," tantangnya. Lebih lanjut dia mengatakan tentang ketidakpedulian pemerintah atas berbagai persoalan yang mereka hadapi. "Usaha saya, konveksi pakaian dalam pun sudah seperti mati suri. Tidak ada pertolongan dari pemeritah, bagaimana menyelamatkannya sehingga terpaksa saya juga harus terjun ke profesi lain untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari," akunya. Dia menambahkan, masih banyak lagi pelaku usaha kecil yang bangkrut dan gulung tikar. Banyak di antaranya masih tetap bertahan meskipun kondisi sudah sangat memprihatinkan karena tidak memiliki alternatif bisnis lain. (GUS)

Ratusan Pelajar SLTA Tamora Ikuti Seleksi Paskibra Tanjung Morawa-andalas Ratusan pelajar dari berbagai SMA, SMK seKecamatan Tanjung Morawa mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kecamatan Tanjung Morawa Tahun 2011, di Halaman Perguruan AL Washliyah Jalan Bandar Labuhan Desa Dagang Krawang Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Senin(18 /7). Seleksi anggota Paskibra Kecamatan Tanjung Morawa dilakukan setiap tahunnya oleh Panitia Penyelenggara HUT ke-66 RI Kecamatan Tanjung Morawa, dan untuk tahun 2011 dari ratusan pelajar yang mengikuti seleksi tersebut telah dipilih sebanyak 41 orang, dengan materi yang diseleksi antara lain PBB, wawasan (wawancara), mental idiologi. "Setelah dilakukan seleksi bagi pelajar yang telah terpilih akan mengikuti latihan yang dimulai pada Senin (18/7) di halaman Perguruan Al Washliyah Kecamatan Tanjung Morawa," kata Koordinator Pelatih Paskibra, Huma Sitepu didampingi Hardian Susilo, SH ketika ditemu andalas. Dikatakanya, sekitar 41 calon anggota Paskibra Kecamatan Tanjung Morawa tersebut nantinya akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada peringatan HUT ke-66 RI Kecamatan Tanjung Morawa, yang rencananya akan dilaksanakan di Lapangan Bola kaki Peston Desa Dagang Krawan Kecamatan Tanjung Morawa. Sebelumnya, mereka akan latihan pengibaran bendera dengan formasi tertentu selama 21 hari efektif, dan akan melakukan latihan pagi pada 4 hari - H di lapangan lokasi upacara, dan 41 calon anggota paskibra tersebut sudah mewakili sekolah yang mengikuti sekleksi, yang akhirnya pada tanggal 16 Agustus, mereka akan dikukuhkan oleh Muspika Kecamatan Tanjung Morawa, dengan Inspektur Upacara Camat Tanjung Morawa. "Diharapkan nantinya mereka dapat melaksanakan tugasnya dengan baik untuk mengibarkan bendera Merah Putih pada 17 Agustus 2011 mendatang," ucap Huma Sitepu didampingi pelatih lainnya, M Yura, M Ridho, Jhony Anwar Nasution dan Natan Katno. (STP)

6

AUDIENSI - Kaban Kesbang Polinmas Sumut Bukit Tambunan didampingi Thomson saat menerima audiensi pengurus Forwara, Senin (18/7).

Forwara Audiensi ke Kaban Kesbang Polinmas Sumut

Air Jangan Sampai Jadi Pemicu Konflik Medan-andalas Pengurus Forum Wartawan Peduli Air (Forwara) beraudiensi ke Kepala Badan Kebangsaan Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbang Polinmas) Sumut Bukit Tambunan di ruang kerjanya, Senin (18/7). Kepada Bukit Tambunan yang didampingi stafnya, Thomson, pengurus Forwara melalui Alian Nafiah Siregar dan Sahat Maruli Tua selaku ketua dan sekretaris memperkenal Forwara sebagai sebuah wadah berhimpun kalangan jurnalis yang memiliki kepedulian terhadap air. Kepada mantan Kabiro Otonomi Setdaprovsu tersebut, Alian dan Sahat juga menjelaskan tentang latar belakang terbentuknya Forwara dan program-program yang telah, sedang, dan akan dilakukan Forwara yang secara garis besar fokus pada dua bentuk kegiatan yakni edukasi dan advokasi. Dalam kesempatan itu Sahat Simatupang mengemukakan kekhawatiran Forwara atas enomena maraknya sekelompok orang atau pihak tertentu menguasai sumber-sumber air untuk keuntungan pribadi. Kondisi ini jika terus dibiarkan tanpa adanya regulasi yang jelas dan tegas ke depannya berpotensi menimbulkan konflik di tengah-tengah masyarakat, apalagi sejak beberapa tahun terakhir krisis air mulai semakin dirasakan masyarakat khususnya di Kota Medan . "Bahkan di Pulau Jawa, konflik ini sudah terjadi. Dan, kita tidak menginginkan konflik itu juga terjadi di Sumatera Utara," ungkapnya. Karena itu, katanya, Forwara hadir untuk melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang perlunya kearifan lokal dalam menjaga kelestarian sumber-sumber air. Sementara Bukit Tambunan menyambut baik keberadaan Forwara dan siap mendukung kegiatan yang dilakukan Forwara. (GUS)

Sanksi Hukum Rancu, UU Kesehatan Digugat andalas/ist

KERJA SAMA-Perwakilan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), Patria Susanto (kiri) disaksikan Rektor USU Prof Syahril Pasaribu (tengah) menandatangani naskah peresmian Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), di Biro Rektor USU, Senin (18/7).

USU Luncurkan Layanan Pengadaan Secara Elektronik Medan-andalas Universitas Sumatera Utara (USU), meluncurkan layanan pengadaan barang dan jasa secara elektronik dalam sebuah acara di ruang Sidang Senat, Lantai III Biro Rektor USU, Senin (18/7). Kehadiran Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) ini sebagai upaya meningkatkan transparansi dalam proses tender pengadaan barang dan jasa. Rektor USU Prof Syahril Pasaribu dalam sambutannya pada peluncuran program itu mengatakan, LPSE adalah proses pengadaan barang atau jasa pemerintah yang pelaksanaanya dilakukan secara elektronik. Pengadaan barang dan jasa secara elektronik yang berbasis web/internet tersebut dengan memanfaatkan fasilitas teknologi komunikasi dan informasi yang meliputi pelelangan umum secara elektronik. "Ini merupakan salah satu bentuk

komitmen USU dalam upaya memperkecil adanya upaya tindakan korupsi. LPSE ini sudah lama kita impikan-impikan, mengingat selama ini kita masih melakukan proses tender secara manual," katanya. Menurut rektor, pengadaan barang dan jasa secara elektronik memiliki banyak manfaat, di antaranya akan semakin meningkatkan transparansi, sehingga persaingan sehat antarpelaku usaha dapat lebih cepat terdorong. Dengan demikian, optimalisasi dan efisiensi belanja negara juga segera dapat diwujudkan. Kerena dengan sistem ini, akan banyak yang dapat dihemat seperti hemat kertas dan memperkecil adanya permainan antara panitia dengan peserta tender. "Ke depan tidak ada lagi anggapan macam-macan terhadap USU dalam hal pengadaan barang dan jasa. Kita juga telah menyiapkan tenaga-tenaga yang berkualitas di LPSE ini dan mereka sebelumnya

juga telah mendapat pelatihanpelatihan tentang pengadaan barang dan jasa melalui internet itu," tandasnya. Patria Susanto, perwakilan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) yang juga turut hadir dalam peresmian dan pembukaan LPSE USU tersebut mengatakan, banyak manfaat yang diperoleh dari LPSE tersebut. Misalnya dalam hal transparansi, efisiensi, serta meningkatkan daya saing dan dengan sistem tersebut dapat diketahui siapa yang telah masuk dalam daftar hitam dan memutus mata rantai adanya kolusi dalam proses tender. "Dalam tahun 2012, seluruh instansi wajib menerapkan dalam rangka membangun satu pasar pengadaan nasional yang sehat di samping regulasi pengadaan jasa nasional di masa datang berbasis elekronik," katanya. (HAM)

Jakarta-andalas Sebuah kata, bisa membuat celah hukum yang besar. Demikian pemikiran pemohon uji materiil pasal 114 dalam UU 36/2009 tentang Kesehatan. Mereka memohon agar Mahkamah Konstitusi (MK) mencabut kata 'dapat' yang dinilai membuat rancu sanksi hukum bagi para pelanggar keharusan mencantumkan peringatan bahaya rokok. Pemikiran tersebut dipaparkan kuasa hukum pemohon, Mustaqim dan Andri Oktavian, dalam sidang perdana kasus tersebut. Sidang berlangsung di Gedung MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (18/7). "Di dalam UU ini, pasal 114 bertentangan dengan 119 ayat 1," ujar Mustaqim. Di pasal 114 dinyatakan bahwa 'yang dimaksud dengan peringatan kesehatan dalam ketentuann ini adalah tulisan yang jelas dan mudah terbaca dan dapat disertai gambar atau bentuk lainnya'. Sementara ayat 1 pasal 119 menyatakan 'setiap orang yang dengan sengaja memproduksi atau memasukkan rokok ke dalam wilayah NKRI dengan tidak mencantumkan peringatan kesehatan berbentuk gambar sebagai mana dimaksud pasal 114, akan dipidana penjara paling lama 5 tahun dan denda sebesar-sebesarnya Rp 500 juta'. Penempatan kata 'dapat' di pasal 114, artinya peringatan berupa gambar adalah optional. Sementara pasal 119 ayat 1 menyebutkan bahwa yang dikenai sanksi penjara hingga lima tahun dan denda hingga Rp 500 juta hanya yang tidak mencantumkan peringatan dalam bentuk gambar. "Artinya yang tidak mencantumkan peringatan dalam bentuk tulisan, bisa lolos. Ini yang kemudian membuat rancu atas sanksinya. Maka kami minta agar kata 'dapat' di pasal 114 itu dihilangkan saja," papar Mustaqim. (DTC)


IKLAN

Selasa 19 Juli 2011

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Selasa 19 Juli 2011

Jelang GP Jerman

Vettel 'Pulang' dengan Motivasi Esktra Berlin-andalas Sembilan seri dijalani dengan enam di antaranya dimenangi Sebastian Vettel. Menghadapi seri ke-10, Vettel kini punya tekad menang yang ekstra karena itulah balapan kandang si pembalap Jerman. Usaha Vettel mempertahankan gelar juara F1 sejauh ini dijalani dengan luar biasa. Dari total 225 poin maksimal, driver Red Bull itu hanya kehilangan 21 poin dengan catatan enam kemenangan dan tiga lainnya dituntaskan di posisi runnerup. Bukan hanya itu, Vettel juga sudah memulai kesembilan balapan itu dari grid terdepan, tujuh di antaranya bahkan dilakukan dari posisi pole. Vettel sudah pasti bertekad untuk terus memperpanjang catatan positif tersebut. Ia semakin bersemangat karena seri nomor 10 akhir pekan ini akan dilangsungkan di negaranya, Jerman. "Salah satu tujuan yang

Massa Masih Optimis Maranello-andalas Formula One (F1) memasuki paruh kedua. Felipe Massa masih sangat optimistis Ferrari bisa bersaing dengan Red Bull Racing. Itu setelah meraih hasil positif di Sirkuit Silverstone, pekan kemarin. Tim Ferrari memang tengah sumringah. Bagaimana tidak, pembalap andalan Fernando Alonso berhasil mempersembahkan kemenangan perdana di ajang Grand Prix Inggris. Praktis, hasil ini memetik semangat semua punggawa Ferrari, tak terkecuali Massa. Kemajuan pesat memang dialami Ferrari. Tim Kuda Jingkrak, yang biasanya kesulitan pada saat babak kualifikasi

dengan menggunakan ban tipe keras, mobil pabrikan asal Italia itu tampil cukup gemilang pada sesi kualifikasi. "Dalam beberapa lomba terakhir kecepatan mobil kami lebih baik pada kualifikasi. Sedangkan di Silverstone, Ferrari tampil cukup cepat pada dua sesi tersebut," kata Massa, dalam sebuah perbincangan dengan fans Ferrari, Senin (18/7). "Pada babak kualifikasi, saya berhasil finis ketiga di Q1 dengan ban bertipe keras dan itu menunjukkan mobil kami sangat kompetitif. Saya yakin peningkatan ini cukup bagus buat menghadapi paruh kedua," tegas pembalap asal Brasil itu.(OKZ)

Pedrosa: Kemenangan Saya untuk Fans Sachsenring-andalas Setelah menepi tiga seri karena cedera tulang selangka, Dani Pedrosa kembali ke kancah MotoGP. Caranya kembali pun penuh dengan kejutan, karena dihiasi dengan pencapaiannya di podium pertama lewat balapan luar biasa di MotoGP Jerman. Balapan yang pada Minggu (17/7) kemarin itu berlangsung luar biasa bagi seorang Dani Pedrosa. Tidak ada tanda-tanda dia masih menderita cedera, dan walaupun sempat mendapat tekanan dari Casey Stoner, Andrea Dovizioso, serta Jorge Lorenzo, dia tetap tenang dan melaju untuk meraih kemenangan. “Ini perasaan luarbiasa untuk kembali dan menang di balapan begitu awal. Saya tidak mengiranya, tetapi sirkuit ini selalu sangat bagus untuk saya dan saya membuatnya terjadi. Kemarin saya terkejut karena mendapat posisi kedua di kualifikasi dan bisa menang dengan cara ini sangatlah luarbiasa, kelegaan besar buat saya setelah mengalami masa sulit dengan cedera,” tutur Pedrosa, Senin (18/7). “Saya sangat gembira dengan kemenangan ini, karena saya banyak menderita walaupun balapan di sirkuit ini tidak banyak menguras fisik, karena saya masih lemah,” pap a r n y a menguraikan perasaannya. Dengan kemenangan ini, Da-

ni Pedrosa telah mengumpulkan 94 poin dan berada di peringkat kelima klasemen sementara MotoGP. Tanpa jumawa, pembalap Spanyol ini pun mempersembahkan kemenangan dirinya

untuk orang-orang terdekatnya. “Terimakasih untuk keluarga dan dokter yang telah menolong saya kembali kesini karena mereka mengerti betapa beratnya hal itu (cedera). Juga untuk tim saya dan semua fans yang tidak pernah menyerah,” p u n g kasnya.

8

Paraguay Pulangkan

JUARA BERTAHAN La Plata-andalas Brasil gagal melaju ke babak semifinal Copa America 2011. Juara bertahan harus mengakui keunggulan Paraguay lewat drama adu penalti. Paraguay menang dengan skor 2-0.

dicanangkan oleh pembalap F1 adalah untuk memenangi balapan kandangnya," ujar Vettel. "Tentu saja, Anda selalu berusaha 100 persen tetapi di balapan kandang Anda jadi lebih termotivasi, hanya karena Anda merasa ada di rumah," lanjutnya.(DTC)

harian andalas | Hal.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Estadio Ciudad de La Plata, Senin (18/7), dinihari WIB, Brasil langsung tampil menyerang. Hasilnya, Neymar mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol pada menit delapan. Berawal dari tendangan tendangan Alexandre Pato yang membentur pemain belakang Paraguay, Neymar berusaha melepaskan sebuah sepakan keras. Sayang, tendangan penyerang muda Santos masih melambung dari mistar gawang Justo Villar. Pada menit 26, Neymar kembali mendapatkan kesempatan emas untuk membuat gol. Berawal dari umpan Paulo Ganso kepada Robinho, yang kemudian meneruskan bola ke arah Neymar, sayang tendangan penyerang berbakat ini melebar dari gawang Paraguay. Brasil terus menyerang pertahanan Paraguay. Empat menit menjelang pertandingan babak pertama berakhir, giliran Andre Santos yang mendapatkan peluang. Sial, tendangannya juga masih melambung dari gawang Villar. Skor tanpa gol bertahan hingga turun minum. Dominasi Brasil berlanjut pada babak kedua. Buruknya permainan Neymar memaksa pelatih Mano Menezes menggantinya dengan pemain cadangan Fred. Selanjutnya, giliran Alexandre Pato yang mendapatkan peluang untuk menjebol gawang Paraguay pada menit 72. Sayang penyerang andalan AC Milan itu tidak dapat menjebol gawang Paraguay. Pato yang tinggal berhadapan dengan kiper lawan, melepaskan sebuah tendangan voli sangat keras. Sayang, tendangannya masih dapat ditepis oleh Villar. Kesempatan emas kembali disia-siakan oleh Pato pada menit 82. Meski Villar sudah tidak berada dalam posisi yang benar, tapi tandukannya kembali masih menyamping dari gawang Paraguay. Peluang terakhir didapat oleh Fred. Meneruskan umpan tendangan pojok

Santos, Fred sebenarnya berhasil mengalahkan Villar. Meski bola terlihat akan menjebol gawang lawan, tapi salah seorang pemain Paraguay Barreto mampu menghalau bola keluar. Skor akhir tanpa gol dan dilanjutkan ke perpanjangan waktu. Pertandingan menjurus kasar pada perpanjangan waktu 2 x 15 menit. Hasilnya, pada menit 100 kedua negara harus bermain dengan 10 orang. Brasil kehilangan Lucas Leiva, sedangkan Paraguay kehilangan Antolin Alvarez. Skor tanpa gol tetap bertahan dan pemenang harus ditentukan melalui adu penalti. Paraguay memastikan tiket setelah empat penendang Tim Samba tidak ada yang masuk. Mereka adalah Elano, Thiago Silva, Santos dan Fred. Sedangkan dua gol Paraguay berhasil dilesakkan oleh Estigarribia dan Riveros. Venezuela Bekuk Cile Sementara itu, Venezuela melaju ke semifinal Copa America 2011 setelah mengalahkan Chile 2-1 di perempatfinal. La Vinotinto sudah ditunggu Paraguay di babak empat besar. Dalam pertandingan di Estadio del Bicentenario, Senin (18/7) pagi WIB, Venezuela unggul dulu pada menit ke-34. Tendangan bebas Juan Arango berhasil diteruskan Vizcarrondo dengan kepalanya untuk merobek gawang Chile. Chile punya peluang bagus pada menit ke45. Menyambut tendangan be-

bas Luis Jimenez, sundulan Pablo Contreras masih bisa dimentahkan Renny Vicente Vega. Hingga babak pertama berakhir, kedudukan tidak berubah. Venezuela masih unggul 1-0. Pada babak kedua, Chile terus menekan pertahanan Venezuela dan memburu gol penyama. Tembakan Humberto Suazo dari dalam kotak penalti pada menit ke-54 masih menerpa mistar. Tiga menit berselang, sepakan Jorge Valdivia juga masih digagalkan tiang gawang. Peluang yang didapat Gary Medel pada menit ke-68 belum membuahkan gol. Sundulannya meneruskan tendangan bebas Valdivia mengarah tepat ke pelukan Vega. Dua menit berselang, gawang Venezuela jebol juga. Vega kali ini tak kuasa membendung tembakan Suazo dari dalam kotak penalti. Venezuela kembali memimpin pada menit ke-81. Tendangan bebas

Arango memang masih bisa dihalau Claudio Bravo, tapi bola muntah langsung disambar oleh Gabriel Cíchero. Semenit kemudian, Chile harus bermain dengan sepuluh orang pemain usai Medel diusir wasit. Dia mendapat kartu kuning kedua setelah sengaja melakukan handsball. Pada masa injury time, Venezuela kehilangan satu pemain. Tomás Rincón diusir wasit karena menerima kartu kuning kedua.(OKZ-DTC)

Jepang Juara Piala Dunia Wanita Frankfurt-andalas Jepang menjadi kampiun Piala Dunia Wanita 2011 usai menaklukkan Amerika Serikat di final. Setelah bermain imbang 22 hingga babak extra time, Jepang akhirnya menang 3-1 di babak adu penalti. Dalam laga di Frankfurt FIFA WWC Stadium, Senin (18/7) dinihari WIB, AS unggul lebih dulu pada menit ke-69. Menerima umpan lambung dari lini belakang, Alex Morgan melewati satu bek Jepang sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang bersarang di gawang Ayumi Kaihori. Jepang sukses menyamakan kedudukan

sembilan menit jelang waktu normal berakhir. Memanfaatkan sebuah kemelut di kotak penalti, Aya Miyama menyontek bola melewati hadangan kiper AS, Hope Solo. Pada babak perpanjangan waktu, AS kembali memimpin pada menit ke-104. Memanfaatkan umpan silang dari sisi kiri, tandukan Abby Wambach memaksa Kaihori memungut bola dari gawangnya. Namun, mental pantang menyerah Jepang akhirnya berbuah manis. Mereka sukses menyamakan skor pada menit ke117 lewat sontekan Homare Sawa. Di babak tos-tosan (babak penambahan-

red), cuma satu eksekutor AS yang sukses menjaringkan bola, yakni Wambach. Eksekusi Shannon Boxx dan Tobin Heath digagalkan Kaihori, sementara tembakan Carli Lloyd melambung. Di kubu Jepang, Miyama, Mizuho Sakaguchi, dan Saki Kumagai berhasil menuntaskan tugasnya. Cuma Yuki Nagasato yang gagal. Ini adalah trofi Piala Dunia Wanita pertama buat Jepang. Tim berjuluk Nadeshiko ini juga jadi negara Asia pertama yang memenangi trofi tersebut. Sementara buat AS, kekalahan ini menggagalkan ambisi mereka menjadi juara untuk ketiga kalinya.(DTC)

(OKZ)

Kobe Bryant Siap Lanjutkan Karir Basket Los Angeles-andalas Bintang NBA dari tim Los Angeles Lakers, Kobe Bryant menyatakan kesiapannya untuk terus berkiprah sebagai pebasket. Bryant bahkan tidak menampik untuk menerima bila ada tawaran tur untuk tim All Star. Nasib NBA yang dianggap pusat kompetisi basket internasional memang sedang dalam ketidakjelasan. Hal ini dikarenakan adanya wacana perubahan kontrak yang

membutuhkan dana hingga 300 juta dollar untuk mengimbangi kerugian bersih dari pendapatan tim-tim di NBA. Pria yang telah lima kali meraih gelar juara NBA bersama LA Lakers ini ternyata tidak terlalu memusingkan akan bermain dimana bila kompetisi NBA akan vakum. Yang jelas, kini yang ada di pikirannya hanyalah tetap berlatih untuk terus menjaga kondisinya. “Satu hal mengenai bola basket

sekarang adalah basket sudah menjadi olahraga global. Jadi anda bisa bermain dimanapun yang anda inginkan. Sejauh ini untuk diri saya sendri, saya hanya berlatih. Saya hanya berlatih dan menyiapkan diri untuk siapapun yang akan memanggil saya,” papar Kobe, Senin (18/7). “Apakah (kompetisi) NBA akan dimulai kembali atau tim di Eropa atau di Cina memutuskan untuk memanggil, maka saya akan siap,” pungkasnya. (OKZ)


Selasa 19 Juli 2011

EKONOMI-BISNIS

harian andalas | Hal.

10

andalas/sulaiman

Polemik Deputi BP Migas Belum Tuntas

Meningkat

Bongkar Muat di Pelabuhan Belawan Belawan-andalas Menjelang puasa yang semakin dekat terhitung hanya kurang lebih dua pekan lagi, arus bongkar muat di Pelabuhan Belawan dan Belawan International Container Terminal (BICT) semakin meningkat. Salah satu perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang kepelabuhanan, Pelindo I melakukan kegiatan bongkar muat yang semakin sibuk sesui dengan kedatangan barang baik masuk maupun keluar. Demikian juga para Tenaa Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Belawan tidak hentinya melakukan bongkar muat barang dari kapal maupun ke kapal. Hal itu disampaikan General Manager BICT Syamsul Bahri Kuutjil SE melalui Asisten Manager Kehumasan dan Hukum BICT Gabion Suratman, dan Manager Unit Usaha Jasa Bongkar Muat (UUJBM) TKBM Pelabuhan Belawan Sabirin Ansar SSos, Senin (18/7) di sela-sela kesibukannya mengurusi dokumen serta surat keluar masuk di kantornya. Banyaknya permintaan barang jelang puasa ini melalui BICT dan Pelabuhan Belawan, tetap dilayani dengan baik tanpa ada yang tertahan baik bongkar dari kapal maupun distribusi transportasi darat. Data yang diterima dari Pusat Pelayanan Satu Atap (PPSA) di BCIT dan Pelindo I Cabang Belawan, semua alat di BICT ini yang dioperasikan 27 unit head truck, 30 unit chasis trailer, unit reachtaker, 5 unit forklip, unit HMC, dan unit side loader kemudian 10 unit transtainer serta 5 unit gantry crane untuk mengangkut barang dari kapal dan langsung didistribusikan. Januari 2011 kapal internastional yang singgah di BICT sudah mencapai 50 call dan kapal domestik 70 call mengangkut 118.896 teus continer international dan 124.728 teus container domestik. Hal itu kalau dibandingkan untuk Januari 2010 jauh lebih banyak tahun 2011. Menurut Ansar, ada peningkatan mencapai 20 persen lebih kedatangan barang jelang puasa ini. Sehingga perlu perhatian yang serius terkait distribusi barang ke luar pelabuhan. Semua jenis barang kebutuhan masyarakat tidk ada yang langka, kalaupun ada jenis barang yang harganya naik seperti gula. Hal itu hanya spekulasi pedagang saja kenyataannya gula melalui BICT dan Pelabuhan Belawan tetap stabil. (DP)

Penerbangan Indonesia Membaik Jakarta-andalas Presiden International Civil Aviation Organization (ICAO) Roberto Kobeh Gonzales menilai kondisi penerbangan Indonesia membaik. Indonesia telah memperlihatkan niat kuat untuk membenahi keselamatan penerbangan. "Langkah-langkah yang dikerjakan regulator penerbangan di Indonesia sudah tepat," kata Kobeh Gonzales, Senin (18/7) di Gedung Kementerian Perhubungan, Jalan Merdeka Barat, Jakarta. Berdasarkan hasil audit ICAO pada tahun 2007, terdapat 121 temuan yang menunjukkan tingkat kepatuhan Indonesia terhadap regulasi penerbangan Internasional hanya 54 persen. Namun, setelah serangkaian perbaikan maka pada Agustus 2009 menjadi 80,4 persen. Indonesia memang berbenah sebagaimana hasil dari Deklarasi antara Pemerintah Indonesia dan ICAO di Bali pada 2 Juli 2007. Tiga isu penting dari deklarasi itu adalah reformasi penerbangan sektor regulasi, birokrasi, dan sumber daya manusia. Senin siang ini, Presiden ICAO juga dijadwalkan berkunjung ke Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia di Curug, Tangerang. Ada juga serangkaian kunjungan lain ke PT Dirgantara Indonesia dan Garuda Indonesia Training Centre. (KCM)

Swasembada Gula di 2014

Diyakini Bisa Tercapai Jakarta-andalas Program swasembada gula yang ditargetkan oleh pemerintah akan tercapai pada 2014 mendatang apabila lahan tebu seluas 350 ribu hektare (ha) bisa dialokasikan bagi 16-20 investor yang ingin membangun pabrik gula baru. "Kalau 350 ribu ha dialokasikan oleh Menteri Kehutanan (Menhut) kepada 16-20 investor, maka swasembada gula 2014 akan tercapai," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat, di sela-sela Rapat Kerja Lanjutan Pengawasan mengenai program Swasembada Gula Nasional dengan Komisi VI DPR RI, di Jakarta, Senin (18/7). Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengaku, masalah ketersediaan lahan memang menghambat tercapainya program swasembada gula. Menurut Hatta, beberapa solusi untuk mengatasi masalah ketersediaan lahan itu di antaranya adalah memperbaiki tara ruang nasional yang hingga kini belum terjadi secara menyeluruh di seluruh daerah. Hatta menegaskan, tidak dibutuhkan payung hukum khusus untuk mendorong tercapainya program swasembada gula. "Untuk itu, kita akan melakukan rapat-rapat dengan setiap daerah. Jadi sinergitas tidak hanya antar kementerian saja, kita harus bisa melakukan pendekatan dengan Pemerintah Daerah. Kita harus all out," tutur Hatta. Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan mengatakan, pihaknya sudah menyediakan lahan seluas 350 ribu ha. Zulkifli mendesak agar lahan itu bisa digunakan untuk menanam tebu. "350 ribu sudah ada tinggal pabriknya saja yang belum," kata Zulkifli. (OKE)

PRODUK TERANYARSeorang model memperkenalkan Nissan Juke produk teranyar PT Nissan Motor Indonesia yang diperkenalkan kepada masyarakat di sela-sela test drive Nissa Juke di Merdeka Walk.

Indonesia Harus Berani Kurangi Subsidi BBM Medan-andalas Pejabat perwakilan Bank Dunia di Indonesia, Ashley Tylor, mengatakan, pemerintah Indonesia harus berani mengurangi subsidi bahan bakar minyak di tengah situasi harga minyak dunia yang hingga kini masih belum menunjukkan tanda-tanda bakal menurun. "Untuk menuju pertumbuhan ekonomi yang lebih global, Indonesia harus berani mengurangi subsidi bahan bakar minyak," katanya dalam acara diskusi ekonomi bertajuk "Indonesia Business Outlook" yang digelar Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (FE USU) di Grand SwissBelhotel Medan, Senin (18/7). Dia juga mengingatkan, lonjakan harga minyak dunia akan berimplikasi pada peningkatan anggaran subsidi energi dan dikuatirkan bisa menjadi pemicu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Kenaikan harga minyak dunia yang kini sudah berada di kisaran 125 dolar AS per barel, menurut dia, membuat Indonesia selama tahun 2011 harus menambah lagi anggaran

belanja untuk subsidi energi. Bagi Indonesia, lanjutnya, gejolak harga minyak mentah di pasar internasional tersebut ikut menaikkan biaya subsidi BBM, seperti premium bersubsidi yang saat ini masih dipasarkan rata-rata Rp4.500 per liter atau hampir setengah dari harga jual pertamax non subsidi Rp8.300 per liter. Bahkan, kata dia, peningkatan anggaran subsidi BBM juga dipengaruhi oleh kenaikan harga bahan bakar yang tidak disubsidi sehingga mendorong konsumen cenderung beralih kepada bahan bakar bersubsidi. Disebutkan, konsumsi bahan bakar bersubsidi di Indonesia selama Januari hingga Mei 2011 sudah mencapai 16,4 juta kilo liter (KL) atau 42 persen dari total kuota setahun. Bank Dunia mengasum-

sikan, kenaikan harga minyak mentah di pasar dunia membuat pemerintah Indonesia pada 2011 harus menaikkan proyeksi belanja untuk subsidi energi yang terdiri dari bahan bakar dan tenaga listrik menjadi Rp22,1 triliun, atau meningkat sebesar Rp47,9 triliun. Kenaikan harga minyak mentah di pasar dunia dewasa ini juga diprediksi turut menaikkan anggaran belanja negara yang dialokasikan pemerintah ke daerah, terutama untuk sektor pembangunan pendidikan yang jumlahnya telah diamanatkan di dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, yakni minimal 20 persen dari total Anggaran Pendapata dan Belanja Negara (APBN). Untuk mengurangi beban subsidi BBM terhadap APBN sekaligus mempertahankan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6,5 persen, menurut dia, pemerintah perlu merealisasikan kebijakan pengurangan subsidi BBM. Namun demikian, kata Ashley, kebijakan pengurangan subsidi BBM masih perlu dibarengi dengan

penerapan pemberian jaring pengaman kepada masyarakat kurang mampu. Ashley menilai, kebijakan subsidi BBM yang diterapkan pemerintah selama ini masih kurang tepat sasaran dan belum maksimal memperhatikan konektivitas negara, karena anggaran infrastruktur lebih banyak diarahkan untuk menunjang moda transportasi darat. Padahal, kata pejabat Bank Dunia yang baru sekitar tujuh bulan bertugas di Indonesia itu, letak geografis Indonesia yang terdiri dari belasan ribu pulau seharusnya lebih mengedepankan peningkatan pembangunan infrastruktur transportasi laut. Dekan FE USU Jhon Tafbu Ritonga mendukung pengurangan subsidi BBM. Menurutnyanya, manfaat penyaluran subsidi BBM tidak menyentuh masyarakat kecil. "Subsidi BBM hanya dinikmati masyarakat menengah ke atas. Oleh karenanya pemerintah perlu mengkaji kembali manfaat subsidi BBM dan lebih cepat dikurangi atau dihapuskan saja," tandasnya. (HAM/ANT)

Honda CBR150R akan Hadir di Medan Medan-andalas Honda semakin melebarkan sayapnya di pasar motor sport premium Indonesia, dengan kembali memperkenalkan motor sport terbaru Honda CBR150R guna memberikan beragam pilihan bagi konsumen, sekaligus melengkapi kesuksesan Honda CBR250R yang hadir sebelumnya. Untuk menjawab kebutuhan pecinta motor sport kota Medan, CV Indako Trading Co selaku main dealer Honda di Sumatera Utara segera menghadirkan Honda CBR150R lewat gelaran launching pada 24 Juli mendatang. Arifin Posmadi selaku General Manager CV Indako Trading Co mengungkapkan, pihaknya sangat memahami kebutuhan konsumen. Kehadiran Honda CBR150R pastinya akan menjawab

kebutuhan konsumen terhadap jenis motor sport yang memberikan kenyamanan saat berkendara, baik untuk posisi pengendara maupun untuk pembonceng sehingga dapat bermanuver dengan nyaman di jalan perkotaan. "Kami mengharapkan kehadiran Honda CBR150R bisa diterima dengan baik oleh masyarkat, dan mampu memberikan peluang bagi Honda untuk mendominasi pasar motor sport premium di Indonesia," ujar Arifin Posmadi, Senin (18/7) kepada sejumlah wartawan di kantornya. Sementara itu, Leo Wijaya, Marketing Manager CV Indako Trading Co mengungkapkan Honda CBR150R diyakini akan mampu memikat hati pecintanya. Karena Honda tidak hanya menghadirkan produk, namun juga menawarkan kualitas dan

teknologi yang dapat bermanfaat bagi penggunanya. Selain memperkenalkan Honda CBR150R, gelaran yang akan berlangsung di Merdeka Walk Medan ini dipastikan akan menyuguhkan beragam acara spektakuler, seperti grand final ajang bergengsi Bintang Radio Honda Idol 2011 yang akan diikuti puluhan finalis berbakat yang berasal dari beberapa daerah di Sumatera Utara, photo competition yang diikuti fotografer berbakat Kota Medan dan dance competition yang menampilkan para dancer dengan tarian yang dijamin akan penonton terpana. Dengan kehadiran Honda CBR150R, Honda berusaha memberikan pilihan produk yang lebih beragam melalui konsep motor sport full fairing yang terinspirasi dari model Honda VFR1200F & CBR-

1000RR. Konsep ini memungkinkan pencapaian aerodinamika yang jauh lebih efisien, kemudahan bermanuver, sekaligus menyuguhkan tampilan yang sporti dan mewah. Dari sisi dapur pacu, Honda CBR150R didukung dengan mesin 4-stroke, 150cc, DOHC, 4-valve, silinder tunggal, berpendingin cairan (liquidcooled) dengan Auto Fan, dan twin tube frame. Mesin ini menghasilkan performa dan respon tarikan yang optimal serta hemat bahan bakar dan ramah lingkungan karena telah menerapkan sistem suplai bahan bakar PGM-FI (Programmed Fuel Injection) dan memenuhi standar emisi gas buang Euro 2. Honda CBR150R hadir dengan tiga warna pilihan mewah masing-masing X Treme Red, Night Black & Sporty Red White Blue (RBW). (SIONG)

Jakarta-andalas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral bersikukuh mempertahankan keputusan terkait penetapan jajaran deputi Badan Pelaksana Minyak dan Gas Bumi. Oleh karena keputusan itu diklaim sudah sesuai aturan. Hal itu disampaikan Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, di sela-sela rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Senin (18/7), di Jakarta. "Saya menghindari polemik karena saya kira kita perlu konsentrasi pada substansi pekerjaan. Perilah pro kontra ini itu saya kira kita mengacu ke Undang Undang dan aturan," kata dia. Menurut Darwin, Kementerian ESDM melalui juru bicaranya beberapa waktu lalu telah menginformasikan mengenai keputusan itu. "Kita kembali ke situ," kata dia menegaskan. Sebelumnya juru bicara Kementerian ESDM Kardaya Warnika mengatakan, pergantian tiga pejabat deputi BP Migas sudah sah. Hal itu berlaku sejak surat keputusan (SK) Menteri ESDM ditandatangani awal Juni lalu. Dalam surat keputusan itu, Achmad Syahroza menjadi Deputi Keuangan. Sebelumnya, Syahroza menjadi Staf Ahli Menteri ESDM. Johanes Widjanarko yang sebelumnya merupakan pejabat di lingkungan Kementerian ESDM, diangkat menjadi Deputi Umum. Sedangkan Wibowo S. Wirjawan yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Keuangan BP Migas ditetapkan sebagai Deputi Operasi badan pelaksana itu. Namun Kepala BP Migas R Priyono sebelumnya menyatakan, pihaknya belum dapat menerima keputusan itu. Oleh karena, berdasarkan aturan yang ada, penetapan jajaran deputi badan pelaksana itu atas dasar usulan BP Migas. (KCM)

Industri Rotan Paling Terpuruk Jakarta-andalas Industri hasil hutan setiap tahun terus tumbuh negatif. Dari sekian sub sektor industri, rotan olahan yang paling terpuruk. Menteri Perindustrian MS Hidayat menyampaikan dari pertumbuhan industri dari kayu pada triwulan II2011, hanya kayu rotan saja yang mengalami penurunan. Hal tersebut diungkapkan Hidayat di Gedung DPR-RI, Jakarta, Senin (18/7). "Prduksi kayu meningkat, hanya kinerja produksi yang masih lambat itu adalah rotan," tanggapnya. Hidayat menyampaikan pihaknya akan melakukan kunjungan kerja ke sentra Industri Rotan di Cirebon hari ini, Selasa (19/7). "Produksi rotan memang pertumbuhannya belum normal kembali," akunya. Alasan turunnya produksi rotan tersebut juga diakibatkan karena kalah bersaing dari produk global. Sementara itu, terkait pertumbuhan sektor perindustrian, dirinya memperkirakan akan adanya pertumbuhan menjadi 5,6% pada triwulan II dari triwulan I yang mencapai 5,5%. (DTC)

Distribusi Air PDAM Tirtanadi Terganggu Medan-andalas Distribusi air ke pelanggan PDAM Tirtanadi di wilayah layanan Cabang Padang Bulan dan Deli Tua mengalami gangguan. Gangguan disebabkan adanya kebocoran pada pipa transmisi PDAM Tirtanadi di jalur pipa Sibolangit. Menurut Kepala Divisi Public Relations PDAM Tirtanadi Ir Amrun kepada pers di ruang kerjanya, Senin (18/7) titik lokasi kebocoran pipa

transmisi diameter 12" (300 mm) itu, berada di Desa Suka Mulia. Rencananya, kata Amrun, kebocoran pipa transmisi tersebut diperbaiki pada Rabu, tanggal 20 Juli 2011 mulai pukul 09.00 WIB dan diperkirakan selesai pada sore harinya. Disebutkan, wilayah yang mengalami gangguan air

akibat kebocoran pipa ini meliputi Jalan Pamah Deli Tua, Pajak Deli Tua sekitarnya, Pancur Batu sekitarnya, Perumnas Simalingkar, dan Medan Johor. Distribusi air baru akan normal kembali pada Jumat, tanggal 22 Juli 2011 setelah selesainya perbaikan

kebocoran pipa tersebut. Hal ini dikarenakan pengisian jalur pipa yang kosong pada saat perbaikan memerlukan waktu yang cukup lama. "Kami mohon maaf atas gangguan ini, keluhan gangguan air dapat disampaikan ke Kantor Cabang Padang Bulan dan Deli Tua atau melalui pesan singkat (SMS) ke nomor 08126021905," imbau Amrun mengakhiri penjelasannya. (GUS)


Selasa 19 Juli 2011

OLAHRAGA

harian andalas | Hal.

Tim Unimus Targetkan Juara di LPI

Sukses di Medan

Medan-andalas Usai even otomotif yang dinilai paling akbar di tahun yakni Medan Rally Championship 2011, ternyata mendapat support terbaik dari kalangan otomotif nasional. Seperti halnya manajer terkenal otomotif Helmi Sungkar sangat mendukung even tersebut dijadikan ajang internasional.

Seperti yang disampaikan Helmi Sungkar bersama dr Robert Siregar, Minggu (17/7) kemarin kepada wartawan, sudah selayaknya Sumatera Utara kembali lagi menggelar even reli bertaraf internasional. Menurut Helmi, setelah melihat jalannya perlombaan yang melintasi perkebunan dan Sirkuit Cemara Abadi dan dilakukannya balapan malam hari, sudah sepantasnya Pengprov IMI Sumut yang merupakan salah satu IMI terbaik di

Geburnur Aceh Kirim Juara Danone ke Luar Negeri Banda Aceh-andalas Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menyatakan, para pemain Sekolah Sepak Bola (SSB) Putra Banna yang baru saja menjadi juara dua nasional Piala Danone National Cup akan dididik untuk berlatih ke luar negeri, sehingga menjadi pemain handal. "Jadi, anak-anak ini nantinya akan masuk dalam daftar pengiriman untuk belajar sepak bola ke luar negeri," katanya ketika menyambut kedatangan tim SSB Putra Banna dari Jakarta di Banda Aceh, Senin (18/7). Meskipun meraih juara dua, setelah kalah difinal dari tim Makasar 0-1, tim Aceh yang diwakili oleh SSB Putra Banna dari Kabupaten Bireuen itu Irwandi menyampaikan kemenangan belum berpihak pada Aceh. "Terus berlatih. Juara pasti akan datang, sebab tiga kali Aceh ikut pada perebutan Piala Danone sudah masuk dalam jajaran tiga besar yaitu 2009 juara dua, 2010 juara tiga dan tahun ini juga masuk dua besar," kata Irwandi. Didampingi Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh Zulkifli Saidi ia mengatakan para anak-anak ini nantinya akan masuk dalam daftar pengiriman untuk belajar ke luar negeri untuk beberapa tahun, sehingga mereka nantinya menjadi pemaian andal Aceh. "Namun, semua itu tergantung tim seleksi yang saat ini sedang dalam mencari bakat," katanya. Ia mengatakan meskipun belum jelas negara mana tujuan belajar, apakah di Eropa atau Amerika latih, namun tim pencari bakat terus bekerja mencari bibit yang akan berguru ke luar. Irwandi juga memberi dana bantuan atas prestasi yang diraih anak-anak SSB Putra Banna itu yang langsung diterima Zul Namploh. Pemerintah Aceh pernah mengirim tim sepakbola remaja sebanyak 25 orang ke Paraguay, selama tiga tahun (2009-2011) dan sebagian dari mereka sudah kembali ke Tanah Air dan sebagian lagi masih di negara tersebut, karena bergabung dengan klub di sana. (ANT)

"Islamic Solidarity Games" Ditargetkan Diikuti 6.000 Atlet Jakarta-andalas Panitia pelaksana menargetkan kurang lebih 6.000 atlet putra dan putri akan turun pada "Islamic Solidarity Games" III di Pekanbaru, Juni 2013. Perwakilan panitia lokal Indra Kartasasmita di Jakarta, Senin mengatakan, target itu cukup realistis karena cabang olahraga yang dipertandingkan lebih banyak dibandingkan kejuaraan sebelumnya. "Saat di Saudi Arabia pesertanya menembus 4.000 atlet meski olahraga yang dipertandingkan cuma 10 cabang," katanya di sela-sela rapat supervisi di Senayan, Jakarta. Menurut dia, pada "Islamic Solidarity Games" III akan dipertandingkan 17 cabang olahraga. Jumlah cabang itu berpeluang bertambah jika usulan dari Indonesia sebagai tuan rumah disetujui oleh negara-negara peserta. Peserta yang dipastikan turun pada "Islamic Solidarity Games" III, kata dia, mencapai 57 negara yang merupakan anggota OKI. Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan diantaranya renang, atletik, basket, balap sepeda, sepak bola, judo, karate, tenis meja, bola voli dan taekwondo. (ANT)

9

Indonesia ini, untuk menggelar reli internasional yang telah vakum selama hampir 25 tahun tidak dilaksanakan di Sumatera Utara. "Saya melihat cara kerja dari Pengprov IMI dan animo peserta dan masyarakat serta dalam Medan Rally Championship ini, bukan ajang daerah melainkan even ini dinilai sudah menjadi even internasional," sebutnya. Helmi menambahkan, yang paling menarik dan berkesan di even ini dilakukannya balapan pada malam hari yang dilaksanakan di Sirkuit Cemara Abadi Medan. Apalagi, pada penutupannya dilakukan slalom test yang diramaikan oleh seluruh pereli yang ikut dalam kejuaraan itu. "Ini sangat luar biasa yang dilakukan oleh Pengprov IMI Sumut yang diketua Ijeck. Hal ini baru pertama kali ada di Indonesia. Saya akan membawakan informasi ini ke teman-teman di Jakarta," ucapnya. Untuk mendukung sepenuhnya pada seri tiga di rangakian perlombaan ini sebut Helmi, pihaknya bersama rekan-rekan lainnya yang ada di Kota Medan dan Jakarta akan membawakan kabar ini ke Federasi Intenational Automotive (FIA) di Jeneva, untuk seri ketiga nanti yang rencananya akan dilaksanakan pada bulan Nopember mendatang bisa menjadi even internasional. "Saya akan mengusulkan dan memperjuangkan di seri ketiga nanti ke FIA bisa menjadi even yang bertaraf internasional. Paling tidak diikuti perelipereli dari Negara terdekat dari Indonesia seperti halnya Australia, Malaysia, Singapura, Thailand dan lainnya, bahkan Jepang. Saya akan memperjuangkannya," ungkapnya. (YON)

Timnas Tanpa Irfan Bachdim Jakarta-andalas Tim Nasional Merah Putih yang akan turun pada pertandingan pertama Pra Piala Dunia (PPD) 2014 melawan Turkmenistan di Ashgabat, 23 Juli 2011, tanpa diperkuat Irfan Bachdim. Dari 19 nama yang diumumkan oleh asisten pelatih tim-

nas Rahmad Darmawan di Jakarta, Senin (18/7), posisi striker diisi Bambang Pamungkas, Christian Gonzales, dan Boaz Salossa. "Dalam memilih pemain kami mempertimbangkan beberapa hal. Jadi tidak asal tunjuk," kata Rahmad Darmawan di Hotel Kartika Chandra Jakarta. Ia menjelaskan, indikator dalam menentukan pemain di antaranya sesuai dengan kebutuhan tim dan persaingan di posisinya. "Yang jelas pemilihan pemain dilakukan secara 'fair'," katanya. Khusus untuk Irfan Bachdim, kata dia, salah satu indikator tidak diikutkan bersama 19 pemain yang dibawa ke Turkmenistan karena terlalu lama istirahat dan terjadi masalah di otot pangkal paha. "Yang jelas kami memilih betulbetul 'fair'. Yang jelas Irfan Bachdim telah tercatat pada 44 pemain yang diajukan oleh PSSI," kata Rahmad Darmawan yang juga pelatih Persija Jakarta itu. Ia menjelaskan, sesuai dengan hasil latihan, formasi yang akan digunakan pada

pertandingan pertama adalah 4-3-3. Hanya saja formasi itu bisa berubah sesuai dengan kebutuhan yaitu 4-2-3-1. Jika formasi 4-3-3 digunakan, katanya, tiga striker yaitu Bambang Pamungkas, Christian Gonzales, dan Boaz Salossa akan masuk "line up". Posisi kapten bisa dipegang oleh Bambang Pamungkas dan Firman Utina. Sebanyak 19 pemain yang akan dibawa ke Turkmenistan adalah Ferry Rotinsulu dan Markus Hari Maulana di posisi penjaga gawang. Sebelumnya akan dibawa juga Kurnia Meiga, tetapi berhubung dirina sakit, akhirnya ditinggal di Jakarta. Di posisi belakang akan diperkuat Supardi, Zukifly Syukur, M. Nasuha, M. Roby, Ricardo Salampessy, dan Wahyu Wijiasnanto. Pemain tengah, Ahmad Bustomi, Tony Sucipto, Eka Ramdani, Firman Utina, M. Ridwan, Arief Suyono, Oktovianus Maniani, dan M. Ilham. Lini depan tetap mengandalkan pemain terbaik Indonesia, Boaz Salossa dengan didukung Bambang Pamungkas dan Christian Gonzales. (ANT)

Rijsbergen Ungkap Kondisi Terakhir Timnas Jakarta-andalas Pelatih timnas Indonesia Wim Rijsbergen mengungkapkan kondisi terakhir anak-anak asuhnya menjelang lawatan ke Turkmenistan. Ia bicara soal cedera, pemilihan pemain dan kekuatan lawan. Ditemui wartawan usai bertemu Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin di Kantor PSSI, Jakarta, Senin (18/7), Rijsbergen mengaku terus berdiskusi dengan asistennya, Rahmad Darmawan, soal siapa pemain yang akan dibawa. "Tentu kami akan memilih pemain yang mampu tampil dengan baik. Coach Rahmad lebih tahu pemain, jadi saya dan dia akan mendiskusikan

siapa-siapa pemainnya," kata Rijsbergen. "Biar nanti pemain yang tahu lebih dulu baru kalian (wartawan)," tambah eks arsitek PSM Makassar di Liga Primer Indonesia itu. Rijsbergen mengaku mengalami sedikit masalah dengan kebugaran pemain karena Indonesia Super League (ISL) baru saja berakhir dan LPI juga baru saja menjalani jeda kompetisi. "Normalnya kami punya pemain yang sedang berkompetisi. Tapi di sini para pemain justru baru kembali dari liburannya. Jadi wajar mereka sedikit bermasalah dengan kondisi fisiknya," beber Risjbergen. "Kami mempunyai pemain yang

sedikit menderita cedera ringan dan kami akan melihat siapa saja yang akan berangkat," sambung pelatih berusia 59 tahun itu. Rijsbergen selanjutnya tidak mau mengungkapkan apa taktik dan strategi yang akan ia gelar di Turkmenistan, 23 Juli nanti. Mengenai kekuatan lawan, Rijsbergen sudah memantau lewat rekaman video. "Saya tidak mau membicarakan (taktik)," cetus Rijsbergen. "Kami memantau Turkmenistan dari video dan DVD rekaman pertandingan terakhir melawan U-23. Mudah-mudahan kami bisa meraih banyak informasi," tuntasnya.(DTC)

Andi Darussalam Sesalkan Alasan PSSI Pecat Riedl Makassar-andalas Mantan Manajer Timnas Andi Darussalam Tabusala menyesalkan keputusan PSSI memberhentikan pelatih timnas Alfred Riedl yang alasannya hanya karena persoalan kontrak. Andi Darussalam Tabusala usai melepas atlet Pra PON di Makassar, Senin, mengatakan bahwa pelatih asal Austria tersebut memiliki kontrak secara resmi dengan PSSI pada kepengurusan sebelumnya. "Kita harus hormati setiap keputusan yang diambil PSSI. Hanya saja saya menyesalkan mengenai alasan memecat Riedl (Alfred) akibat persoalan kontrak karena kontraknya memang ada," jelasnya.

Pria yang akrab disapa ADS itu juga menyatakan bahwa Alfred Riedl tidak mungkin menandatangani kontrak jika tidak melalui sistem resmi (PSSI). Maklum, Riedl merupakan pelatih yang sudah menangani sejumlah negara seperti Vietnam dan Laos. Namun menyangkut persoalan jika ada pelatih yang mengatakan tidak menyukai cara melatih Riedl, hal itu merupakan hal yang wajar dan sudah sebaiknya dihargai. "Riedl merupakan pelatih profesional sehingga tidak mungkin melakukan hal yang tidak sesuai prosedur. Ia (Riedl) seharusnya bisa lebih diperlakukan lebih baik," katanya. Mengenai keputusan PSSI yang

melakukan pergantian pelatih apakah akan berpengaruh kepada peluang timnas di babak kualifikasi Piala Dunia 2014, ADS mengatakan hal itu tergantung pelatih yang bersangkutan. Ia menambahkan, KONI telah memiliki target emas di SEA Games dan itu harus tercapai. Namun jika ternyata gagal juga tidak bisa menjadi alasan sehingga menyalahkan PSSI. "Wim kan pelatih hebat dia, kalo pelatih hebat tentu tidak terpengaruh dengan kondisi itu," ujarnya. (ANT)

Bireuen-andalas Tim Sepakbola Universitas Al Muslem ( Unimus ) Bireuen asuhan Mulya Saputra, sudah sudah siap bertempur, dan berusaha mampu meraih juara dalam turmanen Liga Pendidikan Indonesia (LPI) mahasiswa tingkat Provinsi Aceh di Banda Aceh, untuk memperebutkan piala Gubernur, yang dilaksanakan 20-28 Juli 2011, mendatang. Demikian dikatakan Kabag Humas Kemahasiswaan, Zulkifli, S.Kom kepada andalas Senin (18/7) ketika melepas tim ke ibu kota provinsi. Zulkifli menambahkan, target tersebut memang bukanlah hal yang gampang untuk di raih. Namun Zulkifli tetap yakin, bahwa tim Unimus akan mampu menampilkan permainan yang terbaik disetiap pertandingan yang dilakukan. " Kami yakin, rim sepakbola Unimus dapat menampilkan pertandingan yang terbaik, karena kami sudah mempersiapkan diri, dengan menjalani latihan rutin. Dan kami sangat yakin bahwa tim Unimus dapat menjuarai dan merebut Piala Gubernur Aceh," ungkapnya. Zulkifli S.Kom yang juga manajer tim menyebutkan, Tim Sepakbola unimus diharapkan mampu mengukir prestasi gemilang, selain dapat tampil maksimal dan berjuang dengan penuh semangat, juga akan mengukir prestasi . Para pemain yang dibawa Tim adalah 20 orang terdiri dari Syawaliah, Yuzain, M.Afrizal, Heri Fahrial, Syahram, Suherman, Darmadi, Rais Fikri, M.Ikbal, Ibnu Asyir, Martunis, Zainal Zikri, Zulfajri, Aulia Sani, Ridwan, Suheri, Rahmad Nur, Ismadi Saputra, Rahmat, Wahyu Ikbal, Faisal dan Zulfan, akhirnya. (HERA)

Sambut HUT ke-66 RI

PNS Atim Gelar Pertandingan Olahraga Aceh Timur-andalas Dalam rangka menyambut dan memeriahkan HUT ke-66 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tahun ini, Pemkab Aceh Timur melalui Bagian Kesra Setdakab Atim menggelar aneka pertandingan olahraga antara PNS dan tenaga honorer dilingkungan Setdakab dan Sekretariat Korpri Kabupaten Aceh Timur. Adapun pertandingan yang dimulai sejak, 15 Juli kemarin di Gedung Sekretariat Daerah Aceh Timur yang berada di Langsa, sebagaimana diutarakan Kasubbag Humas Setdakab Aceh Timur, Samsul Qamal antara lain mempertandingkan cabang olahraga catur, bulutangkis, tennis meja dan domino. Para pemenang dalam event ini akan diberikan trophy dan juga uang pembinaan, terang Samsul. Menurut Samsul Qamal yang ditemui Harian Andalas, Senin (18/7) mengatakan, event ini bertujuan untuk memupuk semangat olahraga, sekaligus solidaritas dan soliditas dikalangan PNS dan tenaga honorer di Pemkab Atim. " Saya mengharapkan dengan event olahraga yang juga turut diikuti oleh Wakil Bupati Aceh Timur, Sekda, Asisiten, Kabag serta Kasubbag dan staf serta honorer daerah ini akan semakin menambah motivasi dan semangat para abdi negara dan masyarakat ini untuk melaksanakan tanggungjawab mereka dengan baik dan bersahaja," ucapnya. (HRN)


SUMATERA UTARA

Selasa 19 Juli 2011

harian andalas | Hal.

11

Rampas Hak Rakyat

DPRD Desak Pertamina Tindak SPBU 14-221238 Polsek Biru Biru Gelar Penyuluhan Narkoba Biru Biru-andalas Polsek Biru Biru menggelar penyuluhan tentang bahaya barkoba di Jambur CU Desa Peria ria Kecamatan Biru Biru, Kabupaten Deli Serdang, kemarin. Bripka Iwan dan Bripka Heru di depan ratusan pelajar SDN 101814, SMP dan SMA Masehi Peria-Ria, orang tua siswa, para guru dan warga yang menghadiri penyuluhan tersebut menjelaskan, narkoba merupakan narkotika dan obat atau bahan berbahaya. Selain narkoba, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan disebut Napza (narkotika, psikotropika, dan zat adiktif). Baik narkoba maupun napza, mengacu pada kelompok senyawa yang umumnya memiliki risiko kecanduan bagi penggunanya. Narkoba sebenarnya senyawa psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioperasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini persepsi itu disalahartikan akibat pemakaian di luar peruntukan dan dosis semestinya.

Hingga kini penyebaran penyalahgunaan narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Tentu saja hal ini bisa membuat orang tua, organisasi masyarakat, dan pemerintah khawatir. Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan. Namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun orang dewasa."Bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba," kata Bripka Iwan. Sementara, Ketua Yayasan SMP dan SMA Masehi Periaria Pst Em Mr Simarmata dan Kepala SMA Masehi Jakobus menyampaikan terima kasih kepada Polsek Biru Biru, yang peduli terhadap bahaya narkoba bagi kalangan pelajar. Mereka berharap, agar Polsek Biru Biru, dapat melakukan penyuluhan bahaya narkoba secara berkesinambungan. (STP)

Produksi Kebun TGPM PTPN II di Atas RKAP Pagar Merbau-andalas Produksi tandan buah sawit (TBS) di Kebun Tanjung Garbus Pagar Merbau (TGPM) PTPN II pada semester pertama terhitung dari Januari hingga Juni 2011 naik di atas rencana kerja anggaran perusahaan (RKAP) yang dianggarkan atau ditargetkan sebelumnya. Demikian dikatakan Manager Distrik Rayon Selatan PTPN II, Ir H Jamal Abdul Nasser MBA didampingi Manager Kebun TGPM Ir Marken Silalahi, dan Kepala Dinas Tanaman (Kadistan) Ir Said Sitompul, Asisten Afdeling I Tamba Tua Siahaan, KTU Irvan A dan Asisten Umum (Asum) Fahcri di Kantor Kebun TGPM PTPN II Pagar Merbau kepada andalas, kemarin. Menurut Jamal, hasil produksi TBS yang terkumpul dari 7 Afdeling di Kebun TGPM PTPN II pada semester I dengan jumlah 21.981. 910 Kg. Seharusnya pada RKAP tersebut berjumlah 17.725.660 Kg, dan terjadi kenaikan produksi TBS sebesar 4.256.250 Kg atau naik sekira 24,01 persen. Kemudian, pada bulan berjalan awal semester II (Juli-Desember) hingga 13 Juli 2011 hasil produksi sebesar 206.020 Kg atau sekira 10,94 persen.

Disinggung mengenai kondisi tanaman sawit pada semester I di Kebun TGPM, Ir Marken Silalahi selaku Manager Kebun TGPM menjelaskan, pekerjaan pemeliharaan tanaman sawit telah selesai dikerjakan sesuai rencana yang ditetapkan, dan hama ulat yang menyerang tanaman saat ini sampai Juni 2011 telah menurun drastis. Dijelaskan Marken, tanaman sawit yang berada di lokasi penggalian atau pembersihan sungai Kenang masih dalam kondisi kurang menguntungkan karena selain adanya penggalian yang kadang-kadang menumbangkan beberapa pohon sawit yang masih produktif, juga ditambah aksi pencurian brondolan sawit oleh para ninja sawit. Guna mengatasi hal tersebut, galian C sungai Kenang akhirnya disetop, dan guna menekan adanya aksi pencurian buah sawit, pihak Kebun TGPM telah berkordinasi dengan aparat terkait. Kemudian, terkait adanya isu bahwa buah sawit mentah ikut juga digiling di PKS Pagar Merbau PTPN II, dengan jelas dibantah Marken dan Jamal. “Mana mungkin sawit mentah digiling, tak ada minyaknya,” jelas Jamal. (BOB)

Plt Gubsu Kunjungi Bangdesmadu di Asahan Kisaran-andalas Pelaksana Tugas (Plt) Gubsu Gatot Pujo Nugroho ST berharap Bangun Desa Mandiri Terpadu (Bagdesmadu) dapat melahirkan berbagai potensi, baik dari sumberdaya manusia maupun sumberdaya alamnya. Harapan itu dikemukakan Plt Gubsu saat meninjau Bangdesmadu di Desa Tanjung Asri Kecamatan Sei Dadap, Kabupaten Asahan yang merupakan binaan Tim Pengerak PKK Provinsi Sumatera Utara, kemarin. Dalam kunjungan itu, Plt Gubsu meminta Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP untuk terus membina Bangdesmadu. Begitu juga kepala Desa dan Camat untuk dapat menggali potensi Desa Tanjung Asri yang nantinya akan bermanfat kepada desa tersebut. Untuk menggerakkan potensi desa, peran wanita harus dilibatkan di segala sektor. Apalagi di bidang Usaha Kecil Menegah (UKM) Asahan, telah

andalas

melibatkan wanita, namun selain itu, wanita juga dilibatkan di bidang lingkungan. “Kalau bekerja wanita sangat teliti, dengan ketelitian segala pekerjaan berhasil ditangani. Mari kita libatkan kaum wanita untuk menyukseskan Bangdesmadu ini,“ kata Plt Gubsu. Selain itu kepada masyarakat kabupaten Asahan, khususnya Desa Tanjung Asri diminta, untuk melaksanakan program Magrib Mengaji. “Mari hidupkan kembali program Magrib Mengaji, agar putra putri kita mendapatkan pendidikan agama maupun pendidikan umum, karena dari kelurgalah dimulai pendidikan anak,“kata Gatot. Sementara, Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP mengatakan kehadiran Bangdesmadu merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah dalam rangka mempercepat proses pengentasan kemiskinan melalui desa-desa binaan terpadu. (FAS)

SPBU 14 - 221238 Jalan Kota Cane Kelurahan Lau Cimba Kecamatan Kabanjahe, diduga melakukan penimbunan BBM.

Tanah Karo-andalas DPRD Karo mendesak Pertamina segera menindak tegas terhadap SPBU 14-221238, Jalan Kota Cane Kelurahan Lau Cimba, Kecamatan Kabanjahe, terkait dugaan penimbunan BBM yang disita Polres Karo sebanyak 153 jerigen berisi BBM jenis premium dan solar, Senin lalu. Desakan itu disampaikan Ketua Komisi A DPRD Karo, Sudarto Sitepu kepada wartawan, kemarin, menanggapi dugaan penyimpangan penyaluran BBM bersubidi dilakukan SPBU tersebut. “Pertamina harus mengawasi setiap SPBU yang mela-

kukan praktik penimbunan BBM karena BUMN itu telah memiliki satuan pemantau serapan konsumsi BBM di lapangan,”ujarnya. Menurut politisi muda Fraksi PDIP itu, Pertamina dapat menindak tegas pelakunya dengan memutus hubungan usaha dengan SPBU tersebut. Sebab, ada bukti awal dugaan penyimpangan penyaluran BBM tersebut sehingga memberikan efek jera kepada pengusahanya agar jangan mencari keuntungan pribadi saja tanpa memikirkan masyarakat kesulitan memperoleh BBM. Apalagi sesuai pemberitaan me-

dia massa, SPBU itu juga diduga menyalurkan BBM kepada para pengusaha industri yang bergerak dalam bidang galian C dan dolomit di daerah itu. Sementara pihak industri tidak boleh membeli BBM dari SPBU melainkan langsung dari Pertamina. Di sisi lain Polres Karo diminta mengusut tuntas dugaan penimbunan BBM dilakukan SPBU itu, apalagi pengawas SPBU itu, TG (45) warga Kabanjahe sempat menghilangkan barang bukti yang disita aparat kepolisian selama tujuh jam dan posisi police line tidak pada posisi semula. “Jika benar seebagaimana dibe-

ritakan sejumlah media massa, bahwa barang bukti itu sempat raib selama 7 jam lebih, apalagi wartawan sempat melapor ke polisi, penyidik dapat memrosesnya,”ungkapnya. Di samping itu, Sitepu minta kepolisian setempat mengusut dan menindak tegas dugaan praktik mafia penimbunan yang telah menimbulkan kelangkaan BBM di daerah itu. “Polres Karo diminta turun tangan mengusut dan menindak tegas dugaan praktik mafia penimbunan BBM yang telah menimbulkan kelangkaan di daerah itu,”ujarnya. (LAMS)

PSB Tebing Tinggi Terindikasi Permainan Uang Tebing Tinggi-andalas Anggota DPRD Kota Tebing Tinggi dari Fraksi PDI-Perjuangan, Parlindungan Rajagukguk SE, mengindikasikan adanya permainan sejumlah oknum di Dinas Pendidikan setempat, seputar maraknya penerimaan 'siswa sisipan' di beberapa sekolah negeri di kota tersebut. “Sebagai anggota DPRD saya meminta agar penerimaan siswa baru (PSB) terutama siswa titipan, agar ditinjau kembali. Diminta agar pihak berwenang memeriksa ok-

num-oknum terlibat dalam 'pemainan uang' oleh Tipikor dan Kejaksaan," tegas Parlindungan, kepada wartawan, Senin (18/7). Dijelaskan, saat ini di Kota Tebing Tinggi ditemukan sejumlah siswa tidak lulus dalam seleksi penerimaan siswa baru beberapa waktu lalu, saat ini sudah bersekolah dan menduduki bangku di sekolah negeri. Hal ini didapati di beberpa sekolah negeri. Bahkan terindikasi para orang tua siswa diduga telah berkolusi dengan sejumlah oknum tertentu di Dinas Pendidikan setempat. Parlindungan menegaskan, setiap siswa sisipan ada yang membayar oknum-oknum tertentu untuk membantu meloloskan siswa yang tidak lulus PSB, untuk dapat diterima di sekolah lain asal sekolah negeri. Mulai di tingkat lanjutan pertama

hingga lanjutan atas/ sederajat. “Selain banyaknya siswa sisipan, kami sudah menerima laporan dari masyarakat tentang adanya pengutipan di sekolah. Sebagai contoh, di SMA II siswa diharuskan membayar uang bangku dan mobiler sebesar Rp 520 ribu. Sedangkan di sekolah negeri lainnya ada juga memungut dana lebih besar hingga mencapai jutaan rupiah per siswa,"bebernya. Sepertinya sejumlah oknum tertentu dengan sengaja telah mengangkangi peraturan pemerintah, apakah itu keputusan Menteri Pendidikan ataupun peraturan lainnya, terkait sistem penerimaan siswa baru. “Buat apa diadakan seleksi penerimaan siswa baru seperti diatur dalam Kepmendiknas No 51/U/2002, kalau siswa tidak lulus bisa juga masuk di sekolah negeri. Hal ini jelas

merusak moral generasi muda," tegasnya. Sementara pihak Dinas Pendidikan yang dihubungi wartawan via pesan singkat, hanya menjawab melalui pesan singkat juga, bahwa terdapat SK Wali Kota mengatur berdasarkan Kepmendiknas baru, yang diterima setelah SK Wali Kota tentang PSB terbit. Jadi kita berpedoman pada peraturan bersama antara Mendiknas dan Menag RI Nomor 04/VI.PB 2011 dan Nomor MA / 111 / 2011 tentang PPDB. "Perubahan SK Wali Kota Nomor 420/525 tahun 2011, berpedoman pada Kepmen bersama. Silahkan lihat di internet yang intinya tentang daya tampung," kata pesan SMS yang diduga berasal dari HP Kadis Pendidikan Kota Tebing Tinggi, Drs H Pardamean Siregar. (MET)

Drs H Amri Tambunan Dipercaya Pimpin DPP IKAPTK Sumut Drs H Amri Tambunan dipercaya memimpin DPP IKAPTK (Dewan Pengurus Propinsi Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan) Sumatera Utara periode 2011-2016. Pelantikannya sebagai Ketua DPP IKAPTK dilakukan Ketua Umum DP Nasional IKAPTK Prof DR H Djohermansyah Djohan MA di Hotel Emirald Garden Medan, kemarin.

P

elantikan dilanjutkan pengukuhan oleh Plt Gubsu H Gatot Pujonugroho ST ditandai dengan penyerahan bendera dihadiri Muspida Sumatera Utara, bupati/ wali kota seSumatera Utara dan ratusan alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan. Prof Djohermansyah Djohan minta agar organisasi tersebut dikembangkan, sehingga memberi arti bagi lingkungannya, memberi kontribusi bagi almamater terutama bagi anggotanya.Kedekatan alumni dengan lingkungan masyarakat tentu harus bertanggung jawab memajukan daerahnya mencerdaskan dan memperbaiki kehidupan masyarakat. Sebagai alumni pendidikan tinggi Kepamongprajaan yang memang dijamin loyalitas, kesetiaan, kompetensi dan pengalamannya membantu menjalankan dan melaksanakan kebijaksanaan pemerintah serta

Terbentuk, Panitia Musda KNPI Nisel

SERAHK AN PA SERAHKAN PATTAK AKAA - Plt Gubsu H Gatot Pujonugroho ST menyerahkan pataka kepada Ketua DPP IKAPTK Sumut Drs H Amri Tambunan. memajukan otonomi daerah. Karenanya diharapkan mampu meberi rekomendasi, saran demi kemajuan penyelenggaraan pemerintah di daerahnya. "Lakukan diskusi-diskusi baik dalam forum reuni, mengingat era otonomi daerah maupun era globalisasi saat ini banyak hal-hal dan dinamika kehidupan yang perlu didiskusikan,karena keadaan sekarang tidak ada di dalam krikulum pendidikan kita," ujarnya. Sementara Plt Gubsu Gatot Pujonugroho mengharapkan agar alumni tergabung dalam IKAPTK dapat melakukan pertemuan-pertemuan di tingkat provinsi, sebagai forum untuk menimba ilmu dan pengalaman dari senior maupun yang sudah purna bhakti selama meniti karir sehingga meberi motivasi menghadapi tugas-tugas yang diemban ke depan. Drs H Amri Tambunan yang dipercaya memimpin DPP

IKAPTK Sumatera Utara, mengajak seluruh alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan, khususnya di Sumatera Utara sebagai Abdi Praja Dharmasatya Nagara Bhakti untuk mengabdikan diri bagi kemajuan bangsa. Dikatakan, kalau pendahulu berjuang dalam semangat kebersamaan dan persatuan bangsa, telah menghasilkan sebuah kemerdekaan yang kini telah dinikmati bersama, maka sekarang dalam semangat yang sama tentu harus mampu pula mewujudkan sesuatu yang besar bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Komposisi kepengurusan DPP IKAPTK, Ketua Drs H Amri Tambunan, Wakil Ketua I Drs H Rahudman Harahap MM, Wakil Ketua II Drs Arsyad Lubis MM, Sekretaris Drs H Asrin Naim MSi, Drs Andi Syukur Harahap, Bendahara H Safrullah SSos MAP dibantu wakil dan bidang bidang lainnya.

Nias Selatan-andalas Panitia penyelenggara Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kabupaten Nias Selatan, telah dibentuk, Selasa lalu. Demikian diungkapkan Sekretaris Caretaker KNPI Nias Selatan Ismail Dachi SE, kepada wartawan Minggu (17/7) di kantornya. Dijelaskan, panitia diberi tugas menyiapkan apa saja yang harus dilaksanakan pada penyelenggara Musda itu nanti. Kemudian masing-masing seksi kepengurusan dapat lebih mudah melakukan koordinasi satu sama lain. Sebab, suksesnya acara yang akan dilaksanakan tidak terlepas dari kerja sama seluruh panitia. Ketua Caretaker KNPI Nias Selatan, Drs Hukuasa Ndruru yang saat ini menjabat Wakil Bupati Nias Selatan. Sedangkan, Sekretaris Ismail Dachi, sekaligus sebagai ketua panitia pada Musda II KNPI, yang direncanakan 23-23 Juli 2011 mendatang. "Musda II KNPI Kabupaten Nias Selatan harus dilaksanakan, sebab pengurus lama sudah habis masa periodenya,"kata Dachi. Dalam pertemuan pengurus itu, selaina Ismail Dachi, hadir Ketua Pemuda Pancasila Nias Selatan Kariyawan Bago, Kabag Humas Pemkab Nisel Erwinus Laia SSos, Bendahara Panitia Fansolis Darma Dachi, anggota DPRD Siotarai Gaho, Ketua KBP3 Nias Selatan Magdalena Duha, dan mantan Wakil Ketua DPRD Nisel dan segenap pengurus lainya turut hadir membahas persiapan Musda II KNPI Nisel. (EZ)

(TH)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean, Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa Sejahtera BATUBARA: Zulkifli Nasution Lugas & Cerdas LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BANDA ACEH: Salman, Afrizal, Azhari, Reza Gunawan LHOKSEUMAWE: Sopyan BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


KOMUNITAS

Selasa 19 Juli 2011

harian andalas | Hal.

12

Generasi Muda Etnis Tionghoa Harus Menjiwai Seni

andalas/asiong

Medan-andalas Generasi muda etnis Tionghoa di Medan diharapkan untuk mampu menjiwai seni dan budaya yang merupakan bagian dari upaya melestarikannya. “Generasi muda ke depannya diharapkan tidak hanya mampu mengekspresikan seni, tetapi harus menjiwainya,” kata pengamat muda etnis Tionghoa, Susanto Chen, usai menyaksikan pementasan alat musik tradisional Tio Ciu di Klenteng Hati Suci di Jalan KL Yos Sudarso Medan, Sabtu (16/7). Hal itu dikemukakannya sehubungan adanya kekhawatiran seni dan budaya etnis Tio Ciu tersebut hilang digilas kemajuan zaman akibat generasi

muda tidak mampu melestarikan dan mengembangkannya. Salah satu upaya untuk mempertahankan seni dan budaya daerah agar tetap lestari, kata dia, adalah dengan menjiwainya. “Seni dan budaya itu akan lengket dan terus menjadi ciri dan jati diri etnis tertentu , jika sudah menjiwainya. Jadi, tidak hanya sebatas berkreasi saja,” ujarnya. Di samping itu, kata dia, seni dan budaya daerah harus terus dipromosikan agar masyarakat luar mengetahuinya bahwa alat musik tersebut berasal dari etnis tertentu. “Dengan demikian, maka kesenian tradisional ini tidak dengan mudah terlupakan di masa mendatang,” ujarnya. Ke depan, kata dia, alat musik tradisional Tio Ciu yang mengandung seni dan budaya ini harus diwariskan dengan baik kepada generasi muda yang merupakan komponen terpenting dalam menjaga dan melestarikan kesenian dan budaya. “Medan memiliki banyak kesenian dan budaya, ini harus dilestarikan. Selama ini generasi muda sudah mampu mengkreasikan seni dan budaya itu dengan baik melalui berbagai pertunjukan, namun lebih jauh harus menjiwai,” ujarnya sembari menambahkan untuk mewariskan nilai-nilai seni dan budaya kepada generasi muda tidak semudah membalikkan telapak tangan tetapi butuh waktu dan proses yang panjang.(SIONG)

 S U S A N T O Chen

andalas/ist

KUNJUNGAN KEHORMA KEHORMATTAN-Pangdam I Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI Leo Siegers SIP menyerahkan cenderamata berupa plakat pedang kepada Panglima Kapal Perang Turki (Commander Of Task Force And Commander Of Turkey Warship) TCG Gemilk F – 492, Admiral Sinan Ertugul, pada saat kunjungan kehormatan dalam meningkatkan kerjasama antara Angkatan Laut Turky dan Indonesia khususnya TNI wilayah Kodam I/BB, di Ruang Tamu Pangdam I/BB Lantai IV Makodam I/BB, Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan, Senin (18/7).

Komandan Kapal Turki Kagumi Keunikan Sumut Medan-andalas Komandan Kapal Perang Turki TCG Admiral Sinan Etfugrul mengaku kagum dengan keunikan yang dimiliki Indonesia, Sumut yang menjadi daerah pertama yang dikunjunginya di Indoensia. Dengan keunikan dan potensi Sumber Daya Alam serta kelautan tersebut, katanya, Sumut dan Indonesia akan menjadi prioritas kerjasama Turki dengan Asia Tenggara. “Saya memang belum berkunjung ke Jakarta, selepas dari Sumut saya akan berkunjung ke Kualalumpur. Namun, dari beberapa tempat yang saya kunjungin, saya harus katakan Sumut unik dan potensial. Bahkan, apa yang ada di Sumut tidak ditemukan di India ataupun negara lainnya yang pernah saya kunjungi,” kata Sinan Etfugrul, saat beraudiensi de-

ngan Pelaksana Tugas (PLt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho, di Kantor Gubsu, Senin (18/7). Etfugrul juga menyatakan keinginannya, agar Indonesia, khususnya Sumut bersedia menerima tawaran kerjasama pemerintah Turki, baik itu di sektor militer, ekonomi, pendidikan dan seni budaya. Sebab, katanya, keunikan ini akan menjadi

modal untuk membangkitkan kemakmuran bersama masyarakat antar negara di masamasa yang akan datang. “Saya harus ungkapkan, saat ini Turki sangat terbuka dengan siapapun, khususnya dengan negara yang memiliki kedekatan budaya dengan Turki, seperti Sumut dan saya yakin juga Indonesia. Saya kagum dengan Sumut dan saya janji akan menyampaikan seluruh potensi ini kepada pemerintah Turki,” lanjutnya, yang saat itu didampingi Danlantamal I Bambang Soelistiyo dan sejumlah angkatan perang Turki dan jajaran Danlantamal I. Menanggapi hal tersebut, PLt Gubsu Gatot Pujo Nugroho menyambut baik tawaran kerjasama tersebut dan berharap kunjungan tersebut bukan yang pertama dan terakhir, sehing-

ga terjalin silaturahim yang baik antara Indonesia dan Turki. “Memang banyak potensi yang ada di Sumut, semua itu butuh penanganan yang baik, sehingga dengan kunjungan ini nantinya tercipta kerjasama yang baik untuk memanfaatkan potensi yang ada,” sebutnya. Gatot memaparkan, Indonesia yang 2/3 wilayahnya berupa laut memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan. “Sumut sendiri dengan beragam budaya dan etnik memiliki keunggulan yang menjadi pemersatu bangsa. Ditambah potensi perkebunan, yang saat ini sudah mulai dilakukan pengembangan kluster Industri sawit di Sei Mangkei, sebagai salah satu prioritas percepatan pembangunan ekonomi Indonesia untuk wilayah Sumatera,” jelasnya. (WAN)


Selasa 19 Juli 2011

Dipertanyakan, Luas Areal HGU dan Izin PT Bahruny Stabat-andalas Luas areal Hak Guna Usaha (HGU) dan izin PT Bahruny, khususnya di kawasan kebun Kwala Pesilam, Kecamatan Padang Tualang dan Kebun Balai Gajah, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat dipertanyakan. Pasalnya, di plank PT Bahruny tidak tercantum berapa luas areal HGU dan nomor dari izin perusahaan tersebut. Pertanyaan ini dilontarkan beberapa kepala desa, yang desanya berada tepat di perbatasan dengan di areal perusahaan perkabunan swasta tersebut. Salah satunya Satimin, Kepala Desa Padang Tualang, Kecamatan Padang Tualang. Ditemui kemarin, dia mengatakan pihaknya meminta agar pihak PT Bahruny transparan mengenai berapa luas areal HGU yang diusahai dan izin dimiliki. Bukan seperti plank tidak mencantumkan luas areal HGU maupun izin dimiliki. Hal senada diungkapkan beberapa tokoh masyarakat dan pemuda Padang Tualang. Mereka memersoalkan hak guna usaha PT Bahruny di atas lahan desa itu. Bahkan warga akan mempertanyakan luas HGU perkebunan itu ke kantor BPN, DPRD dan Pemkab Langkat. “Kita akan pertanyakan luas HGU itu,” ungkap Ketua Karang Taruna Desa Padang Tualang, Ismail. Menurut Ismail, pihaknya telah berkordinasi dengan Ketua Badan Kontak Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) dan beberapa tokoh desa untuk mendatangi pihak terkait guna mempertanyakan luas HGU milik PT Bahruny. Tindakan itu, ungkap Ismail yang didampingi beberapa pengurus BKPRMI dilakukan karena kecewa atas keberadaan perusahaan yang telah berdiri puluhan tahun namun tidak perduli dengan masyarakat sekitar kebun."Negara punya kewajiban mencabut HGU, ketika perusahaan tak bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya. Untuk apa pemerintah memberi hak kelola, jika tidak bisa berpikir untuk masyarakat,"ujar Ismail. Sementara, Ketua LSM Pemberdayaan Masyarakat Langkat (PML) T Said Safii, minta Pemkab Langkat mengukur ulang luas lahan perkebunan PT Bahruny. Sebab, diduga perusahaan perkebunan yang menjalankan bisnisnya di Kecamatan Padang Tualang dan Kecamatan Gebang ini terkesan banyak melebihi luasan lahan sesuai hak guna usaha (HGU) dimiliki. Dalam hal ini, PML menduga terdapat lebih kurang 20% areal perkebunan kelebihan luas lahan dari HGU dimiliki. Dia berpendapat pengukuran ulang lahan itu akan membawa dampak positif bagi pemkab dan masyarakat. Misalnya, keuntungan bagi Pemkab dengan pengukuran ulang tersebut, akan meningkatkan perolehan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan pajak-pajak lainnya dari perkebunan."Hal itu tentu akan dapat meningkatkan perolehan PAD dari pajak dan pendapatan lainnya,"ujarnya. (BD)

Ramadan Masih Lama, Mercon Sudah Menggema Langkat-andalas Bulan Ramadan akan tiba sekitar lebih dua minggu lagi. Namun kebiasaan yang selalu terdengar selain suara merdu umat Islam yang menggema melaksanakan tadarus di masjid atau musala di saat Ramadan, juga selalu terdengar suara ledakan mercon atau bunyi petasan yang keras. Hanya saja suara ledakan mercon tersebut kini sudah mulai terdengar dan membuat warga ketakutan dan cemas. Hal tersebut terjadi, kemarin malam sekitar pukul 22.00 WIB di Kompleks perumahan As-ABRI Desa Air Hitam Kecamatan Gebang, Langkat. Bunyi ledakan keras membuat warga komplek terkejut, sehingga warga keluar rumah untuk mengetahui suara apa gerangan. Ternyata setelah diselidiki suara tersebut berasal dari ledakan mercon atau petasan. Lini Diana (37), warga Perumnas As-ABRI yang saat itu keluar rumah bersama anaknya Tiara, karena terkejut mendengar suara ledakan itu pada tetangganya dan didengar andalas, mengatakan, hendaknya ditangkap saja walaupun anak-anak yang main petasan."Akibat mendengar suara ledakan itu kita jadi terkejut dan jantungan. Anak saya jadi terbangun dari tidurnya," kata Lini. Belum lagi masuk bulan Suci Ramadan suara ledakan mercon sudah mulai terdengar. Hendaknya pihak berwajib dalam hal ini polisi dan aparat lainnya dapat merazia semua penjual mercon dan petasan, dikhawatirkan, jika hal ini tidak dilakukan dapat membuat dan mengganggu suasana umat Islam yang melaksanakan ibadah Ramadan nantinya. Kabag Humas Pemkab Langkat H Syahrizal Ssos, kepada andalas mengatakan, untuk mengantisipasi suara ledakan mercon yang bisa mengganggu ketenteraman umat dalam melaksanakan ibadah wajib di bulan Suci Ramadan, Polres Langkat diminta dapat menertibkan dan merazia penjual mercon dan petasan. (DN)

Puskesmas Mazino Dirusak dan Dilempar Kotoran Nias Selatan-andalas Perusakan dan pelemparan kotoran ternak di Puskesmas Kecamatan Mazino Kabupaten Nias Selatan, kembali terjadi Selasa lalu. Hal serupa sebelumnya sudah dua kali terjadi. “Hal itu sudah dilaporkan kepada Kadis Kesehatan,”terang kapuskesmas Mazino Berkatman Laia SKp Ns, kepada andalas, kemarin, di sela kunjungan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan, Foluaha Lazirz SKM, terkait kejadian itu, Kapuskesmas mengatakan pada kejadian itu, sejumlah dokumen rusak dan obat-obatan tidak bisa digunakan. Selanjutnya Kadiskes Nias Selatan Foluaha Lazira SKM beserta stafnya, didampingi Sekretaris Camat Mazino Itolosokhi Hulu, turun langsung melihat kejadian tersebut serta mengajak tokoh masyarakat Mazino, beberapa kepala desa dan para tokoh masyarakat melakukan musyawarah membahas permasalahan tersebut. Pertemuan difasilitasi Sekretaris Camat Mazino Itolosokhi Hulu. Dalam kesempatan itu, Kadiskes menyatakan kecewa terhadap masyarakat setempat. “Sudah tiga kali saya membohongi bupati terkait masalah Puskesmas Mazino,”ungkapnya di depan para tokoh adat, tokoh masyarakat, kepala desa dan staf kantor camat setempat. Dia berharap, hendaknya peristiwa serupa tidak terulang lagi. Para tokoh masyarakat dan kepala desa setempat diminta membersihkan dan memperbaiki kerusakan gedung Puskesmas. “Saya tidak memaksa, tapi hendaknya kita jaga bersama Puskesmas ini. Sebab, ini merupakan milik masyarakat Mazino, bukan milik pribadi Kepala Puskesmas,”ujarnya. Seketika, Kades Hizalootano Larono, Yaro zamili mengatakan, siap membersihkan dan memperbaiki semua kerusakan Puskesmas hari itu juga, sekaligus para tokoh masyarakat membuat pernyataan akan menjaga keamanan Puskesmas itu secara bersama-sama. (EZ)

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

13

Tidak Paham Baca Quran Penyebab Kemerosotan Iman AL-QUR’AN sebagai sumber ilmu pengetahuan mengandung nilai-nilai luhur dan akhlak mulia dalam kehidupan manusia. Kini, kerap diabaikan dan dikesampingkan pada era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi. Hal ini dapat menimbulkan dampak negatif terhadap generasi muda Islam yang tidak paham membaca Al-Qur’an, sehingga tidak mampu memahami isi dan kandungan di dalamnya. Cepat atau lambat dapat menyebabkan kemerosotan iman dan akhlak generasi muda Islam, khususnya di Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat. Untuk itu, pemerintah bersama-sama masyarakat dapat mencari solusi untuk mengatasi permasalahan yang menjadi tanggungjawab bersama. Salah satunya dengan mendukung terlaksananya program Gemmar secara berkelanjutan. Kegiatan ini jangan sekadar seremonial belaka, tapi benar-benar menjadi budaya di tengah masyarakat. Hal itu dikatakan Bupati Serdang Bedagai, Ir HT Erry Nuradi MSi dalam sambutan tertulis dibacakan Kasat Bimas Polres Sergai AKP Syahril,

Kasat Bimas Polres Sergai, AKP Syahril memukul bedug tanda dicanangkannya Gerakan Masyarakat Maghrib Mengaji (GEMMAR) sekaligus mewakili unsur Muspida Kabupaten Sergai, pada pencanangan Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji (GEMMAR), digelar Pemkab Sergai melalui Kantor Kementerian Agama Sergai di halaman Mesjid Agung Jami’ Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, kemarin.

Hadir dalam acara itu, Wakil Ketua DPRD Sergai Drs H Sayuti Nur MPd, Ketua MUI H Luckman Yahya, Ketua BKPRMI Labuhan Hasibuan, Kepala BKM Agung Jami’ Sei Rampah H Bahrum Abbas, Kacab Bank Sumut Sei Rampah T Ade Maulanza, pengurus Muhammadiyah, Al-Washliyah, Nahdlatul

Ulama, para Kepala KUA dan Nazir Masjid seluruh Kecamatan se-Kabupaten Sergai, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta seribuan warga masyarakat se-Kecamatan Sei Rampah lainnya. Sementara, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sergai Drs H M Hasbi MA menya-

DPRD DS: Manajemen PDAM Tirta Deli Gagal Lubuk Pakam-andalas DPRD Deli Serdang menilai Manajemen Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Deli, gagal. Karenanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang, diminta melakukan restruktrurisasi pengelolaan perusahaan air pipa tersebut. Menurut Wakil Ketua DPRD Deli Serdang Wagirin Arman, langkah itu merupakan solusi tepat yang harus segera diambil agar pemanfaatan aset tersebut bisa berkontribusi terhadap masyarakat serta penambahan pemasukan kas daerah. “Tak ada gunanya, tidak ada peningkatan pelayanan yang signifikan,”tandas politisi senior Fraksi Golongan Karya (Golkar) ini, kepada wartawan di Lubuk Pakam, Senin (18/7). Mirisnya kondisi perusahaan itu seolah menjadi tumpuan harapan warga Deli Serdang, ketika Pemkab merestrukturisasi perusahaan tersebut dari manajemen lama kepada yang menjabat saat ini, pada Agustus 2009 silam. Upaya penyehatan atas aset Pemkab tersebut juga disikapi dengan penyertaan modal pada tahun anggaran 2009 sebesar Rp 5,2 miliar. Faktanya,

berbagai gebrakan dilakukan tak juga membuat perusahaan air pipa ini bergerak seperti diinginkan banyak pihak. Hal senada dikemukakan Ketua Fraksi PDIP Apoan Simanungkalit. Selain tak mampu memberikan fasilitas untuk memudahkan warga mengakses air pipa. Seperti warga yang berdomisili di Kecamatan Hamparan Perak, dalam neraca keuangan yang diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) per tanggal 31 Desember 2010 lalu, ditemukan kondisi keuangan perusahaan ini minus hingga Rp 1,5 miliar. Karenanya, kedua politisi ini mendesak Bupati Drs H Amri Tambunan untuk mengevaluasi kinerja pejabat PDAM Tirta Deli. Bahkan bila perlu didaur ulang agar tidak menjadi beban daerah yang muaranya merugikan rakyat sendiri. Di tempat terpisah, Direktur PDAM Tirta Deli, Fauzan menyangkal jika perusahaan dike-

lolanya dalam kondisi buruk. Sebaliknya, pria berkacamata minus ini justru menyakinkan, bahwa kondisi perusahaan ini dari hari ke hari semakin membaik dari sebelumnya. Bahkan perusahaan daerah ini siap menjadi salah satu penyumbang pundi-pundi kas daerah yang signifikan. Ditambahkan, saat ini operasional pengelolaan PDAM Tirta Deli masih mengutamakan pelanggan rumah tangga, belum kepada memasok kebutuhan perusahaan yang ada di Deli Serdang. Hal itu terjadi karena terganjal minimnya fasilitas. Saat ini, PDAM Tirta Deli memiliki pelanggan tetap sekitar 3.200 rumah tangga. "Namun pengembangan usaha terus dilakukan, terlebih seiring dengan hadirnya Bandara Kuala Namu, di Kecamatan Beringin," ujarnya. (TH)

Wakil Ketua DPRD Deli Serdang Wagirin Arman

Rakyat Harus Ikut Antisipasi Kerugian Negara DINAS Perindustrian Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar) Kabupaten Serdang Bedagai sosialisasikan tentang cukai Undang-undang Nomor 10 tahun 1995 tentang kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan undangundang nomor 17 tahun 2006 Undang-undang Nomor 11 tahun 1995 tentang cukai sebagaimana telah diubah dengan Undang-undang Nomor 39 tahun 2007.

T

ampil sebagai nara sumber, Tommi Tumpal Sianipar (Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Utara), Dra Serdarita Apt (Balai POM), Idayani Pane MT (Dinas Perindag Sumut), dan Johannes (PT STTC), acara dilaksanakan di Aula Pantai Cermin Resort Hotel Theme Park, dengan diikuti peserta dari

pengusaha dan pedagang eceran serta tokoh masyarakat Serdang Bedagai, Senin (18/7). Kadis Perindagsar, Drs Indra Syahrin MSi mengatakan sasarannya adalah supaya masyarakat memahami peraturan tentang UU Bea dan Cukai sehingga pada gilirannya ikut berpartisipasi dalam hal kerugian Negara akibat penggelapan pajak dari rokok dan produk lainnya. “Agar masyarakat ikut mengantisipasi kerugian Negara,” ucap Indra Syahrin Sementara itu, Kanwil Bea cukai Sumut, Tommi memaparkan bahwa berdasarkan pasal 1 angka 1 Undang-undang Nomor 39 tahun 2007 tentang perubahan atas UU No.11 tahun 1995 tentang cukai : cukai adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakteristik yang ditetapkan dalam UU. Peraturan Menteri Keuangan No.33/PMK.07/2011 tentang

takan, GEMMAR merupakan program nasional Kementerian Agama Republik Indonesia, yang mendapat respon positif dari Pemkab Sergai sebagai upaya untuk membekali dan menyelamatkan masyarakat, terutama para generasi muda Islam Sergai dari pendangkalan aqidah yang mungkin saja terjadi melalui kebutaan aksara. Puncak acara diisi dengan tausiyah agama disampaikan AlUstadz DR H Azhar Sitompul MA, tentang peranan Al-Qur’an dalam kehidupan manusia. Disebutkan, terdapat dua kelemahan ditakuti manusia dan paling dibenci Allah SWT yakni, lemah fisik dan lemah iman. Orang yang lemah fisik akan cenderung malas untuk berusaha dan pada akhirnya menjadikan kelemahan sebagai alasan untuk mengharapkan belas kasihan orang lain. "Sedangkan orang lemah iman, semua dilakukan tidak akan membawa manfaat bagi lingkungannya karena sesempurna apapun fisik dianugerahkan Allah SWT, tapi tidak diimbangi dengan iman dan akhlak yang baik, tetap akan menjadi sampah di masyarakat,"ujar AlUstadz H Azhar. (RYAD)

Tak Benar, Bupati Asahan Lakukan Pencucian Uang Kisaran-andalas Kabag Humas Pemkab Asahan Rahman Halim AP membantah, tudingan miring Government Watch (GOWA) Sumut ke KPK terkait dugaan Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP, melakukan praktik pencucian uang dan memakan bunga APBD Asahan Tahun 2011. Bupati tidak ada melakukan pencucian uang dan tidak ada memakan bunga bank. GOWA juga dalam laporannya menuding, setiap LKPj Bupati Asahan tidak pernah disampaikan secara rinci, mengenai pendapatan diperoleh dari bunga bank sehingga disinyalir tindakan pencucian uangsengaja ditutup-tutupi. "Karenanya saya meluruskan, LKPj Bupati senantiasa disampaikan sesuai dengan mekanisme yang ada lewat Rapat Paripurna DPRD Asahan,” ujar Rahman kepada sejumlah wartawan, di kediamannya, kemarin, sembari menilai GOWA tidak memahami arti pencucian uang, sementara penerimaan jasa giro adalah lain-lain PAD sah yang termaktub dalam laporan nota keuangan. Menurutnya, laporan GOWA ke KPK tanggal 6 Juli lalu disebutkan dana-dana Pemkah Asahan ditempatkan di Bank Sumut, Mestika dan BRI. “Saya selaku Kabag Humas meluruskan, bahwa tidak ada dana milik Pemkab Asahan di BANK Mestika. Ironisnya, GOWA juga mengatakan anggaran 2011 dan APBD sekitar Rp 297.285. 460.670, dan sampai pada bulan Juli 2011 belum dibelanjakan. Saya luruskan lagi, APBD Asahan Tahun 2011 tidak ada yang terpendam, melainkan telah disalurkan sesuai mekanisme," ujarnya. Perlu digarisbawahi, APBD Asahan Tahun 2011 sebesar Rp 813.126.790.071,89 bukan Rp 297.285. 460.670,” terang Rahman sembari mengakui, gara-gara pemberitaan di salah satu harian terbitan Medan, penulis berita itu telah menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Asahan lewat Kabag Humas, karenakan menerima informasi salah dan sepihak dari GOWA. Sebelumnya diberitakan, GOWA Sumut pada 6 Juli 2011 mengadukan keberadaan atau posisi bunga bank bersumber dari dana tabungan, deposito dan dalam bentuk simpanan lainnya, milik dan atau atas nama Pemkab Asahan ke KPK, PPATK, BPK RI cq BPK RI Perwakilan Sumut, BPKP Pusat c/q BPKP Perwakilan Sumut dengan tembusan Ketua DPR RI, Menkeu, Mendagri, Gubernur Bank Indonesia, Gubsu, Ketua DPRD Propsu, BPK RI, BPKP Perwakilan Sumut, Ketua DPRD Asahan, Bupati Asahan c/q Kepala DPPKA. “Alasan pengaduan, agar semua pejabat tinggi negara didesak pro-aktif guna menelusuri keberadaan dana milik Pemkab Asahan. Kami wajib memberikan informasi dan petunjuk sehubungan penempatan atau penyimpanan dana Pemkab Asahan di sejumlah Bank khususnya Bank yang ada di Kisaran,“ terang Ketua Umum DPP GOWA Sumut Satriawan Guntur Zass SH, sembari menuding bupati dan Kepala DPPKA Asahan merupakan orang paling bertanggungjawab. (ESA)

Pengurus PS Komen 42 Stabat Dilantik

alokasi sementara dana bagi hasil cukai hasil tembakau tahun anggaran 2011.Dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBH CHT) merupakan bagian dari anggaran transfer ke daerah dalam bentuk dana bagi hasil tahun anggaran 2011. DBH CHT untuk tahun anggaran 2011 dialokasikan sebesar Rp 1.201.357.960.000 (satu triliun dua ratus satu miliar tiga ratus lima puluh tujuh juta sembilan ratus enam puluh ribu rupiah) atau 2% dari penerimaan cukai hasil tembakau tahun 2010. Alokasi DBH CHT dibagikan dengan komposisi 30% untuk provinsi, 40% untuk kabupaten/ kota daerah penghasil,dan 30% untuk kabupaten/kota lainnya. Sementara itu, target cukai tahun anggaran 2011 nasional sebesar: Rp 62,76 triliun, Kanwil Sumut sebesar Rp.304.629.320.000 dan realisasi penerimaan Kanwil Sumatera Utara dari Januari s/d Juni Rp 165.606.860.000,(64,36% ). (RYAD)

Langkat-andalas Pelantikan PS Komen 42 Stabat (Pemuda Setempat Kilo Meter 42 Stabat) periode tahun 20112015, kemarin malam. Terpilih sebagai Ketua PS Komen 42 Stabat, Hairi Susila ST, Wakil Ketua Ponidi, Sekretaris I Deny Amrizal, Sekretaris II Kiki Ramadani, Bendahara I Misbah, Bendahara II Mujiono dan Seksi Kesekretariatan, Koordinator Randy Renaldy, dan penggerak massa Zulkarnaen (Kanen). Hairi Susila dalam kesempatan menyampaikan terima kasih atas kepercayaan menjadi pimpinan. "Saya berjanji akan melaksanakan tugas saya emban ini dengan sebaik-baiknya terutama menjaga Kamtibmas di lingkungan yang saya pimpin meneruskan program PS Komen 42, terutama mendukung program pembangunan di Pemkab Langkat,"katanya. Berdirinya PS Komen 42 Stabat pada tahun 2005 dipimpin Sukyar Muliaman, berjalan dengan baik terutama dalam menjaga Kamtibmas bermitra dengan Pemkab Langkat dan Muspika Stabat. "Diharapkan ke depan PS Komen 42 Stabat, akan lebih baik dalam menjalankan tugasnya," ujar H Surianto, sesepuh PS Komen 42 Stabat. Surianto, yang juga Ketua DPD PKB Pujakesuma Kabupaten Langkat mengisahkan sejarah PS Komen 42 Stabat, yang dikenal dengan prestasi kesenian dan olah raga Voli, cukup disegani lawan saat itu. "Selamat kepada pengurus PS Komen 42 Stabat, agar dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya mendukung program membangun Pemkab Langkat," ujarnya. (SBR)


Selasa 19 Juli 2011

Sekda Atim Tutup Bhakti Sosial TNI Aceh Timur-andalas Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Timur Syaifannur SH MM menutup Bhakti TNI Kodim 0104 Aceh Timur 2011 di Dusun Sarah Gala Desa Blang Seunong Kecamatan Pante Bidari Aceh Timur, dalam sebuah upacara yang dipusatkan di lapangan di Dusun Sarah Gala, Senin (18/7). Sekda Atim dalam sambutanya, mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada TNI Kodim 0104 Aceh Timur, yang telah bekerjasama dengan instansi terkait (Pemda), dan masyarakat setempat, yang telah ikut berpatisipasi aktif dalam rangka bhakti TNI. Sehingga, dapat selesai sesuai dengan rencana. “Dengan selesainya kegiatan tersebut, saya minta kepada pihak penyelenggara agar segera melakukan evaluasi terhadap seluruh rangkaian kegiatan Bhakti TNI ini. Sebagai upaya untuk menyempurnakan penyelenggaraan Bhakti TNI berikutnya, dan saya berharap segala kendala dan permasalahan yang ada selama pelaksanaan bhakti TNI kali ini dapat diselesaikan dengan baik,” ujar Syaifannur. Lebih lanjut Sekda mengatakan, dari sasaran fisik yang telah dicapai diharapkan telah terbangun infrastruktur dan sarana/prasarana yang diperluan masyarakat di daerah ini, terutama membantu isolasi daerah-daerah terpencil. Serta meningkatkan roda perekonomian masyarakat dan membuka akses-akses yang lebih luas untuk pemasaran hasil bumi dari daerah perdesaan. Sedangkan dari sasaran non fisik yang telah dicapai, juga diharapkan masyarakat telah mendapat pencerahan mengenai wawasan hukum, sehingga mempunyai kesadaran terhadap bela negara dan pemahaman tentang hokum. “Dengan capaian dua sasaran tersebut akan kita dapatkan ketahanan wilayah yang tangguh menghadapi setiap permasalahan dan persoalan, untuk mewujudkan kondisi sosial masyarakat yang kondusif bagi kesinambungan pembangunan nasional,” imbuh Sekda. Dalam Bhakti TNI Kodim 0104 Aceh Timur 2011 ini, telah melaksanakan pengerasan jalan sepanjang 4x530 meter dan sudah siap 100 persen, diantaranya pembukaan jalan baru 8x4500 meter juga siap 100 persen dan pembangunan sebuah tugu perbatasan Aceh Timur, persisnya di depan pasar Dusun Sarah Gala, serta pelaksanaan non fisik seperti penyuluhan pertanian, hukum, dan kesehatan kepada masyarakat. (HRN)

STAIN Usulkan Izin Buka Prodi Baru Lhokseumawe-andalas Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malikussaleh Lhokseumawe sejak beberapa waktu lalu, telah mengusulkan izin pembukaan sejumlah jurusan baru di Kementerian Agama. Karena itu, pimpinan sekolah tinggi tersebut berharap izin itu segera ke luar. Sehingga, tahun depan sudah bisa menerima mahasiswa baru. “Upaya ini dilakukan dalam rangka pengembangan kampus dan diharapkan akan lebih banyak mahasiswa baru yang tertampung. Karena selama ini, mahasiswa yang tertampung masih minim. Padahal, minat masuk ke STAIN Malikussaleh dari tahun ke tahun terus meningkat,” ujar Pembantu Ketua IV STAIN Malikussaleh, Darmadi Sulaiman di Kampus setempat, kemarin. Prodi baru yang diusulkan itu, sebut Darmadi, antara lain Fisika, Bahasa Arab di Jurusan Tarbiyah, Hukum Bisnis Syariah di Jurusan Syariah, dan Prodi Kehumasan di jurusan Dakwa. “Kita sekarang sedang menunggu proses seleksi administrasi untuk izin pembukaan Prodi baru di Kementerian Agama,” jelasnya. Dikatakan, tahun ini STAIN Malikussaleh hanya mampu menampung 1.042 calon mahasiswa baru dari 2.201 pendaftar. “Mahasiswa baru yang diterima masing-masing 611 orang melalui jalur SPMB Nasional, 340 orang melalui jalur mandiri, dan 91 orang melalui jalur undangan,” rinci Darmadi. Ditambahkan, STAIN kini memiliki enam program Studi (prodi) yaitu Pendidikan Agama Islam, Bahasa Inggris, Matematika, Ahwal Al Syaksyiyah, Ekonomi Islam, dan Komunikasi Islam. “Kami memohon maaf tak mampu menampung semua pendaftar yang berminat menjadi mahasiswa STAIN tahun ini. Hal ini karena terbatasnya dosen dan sarana di STAIN,” pungkasnya. (SN)

Tak Ada Alasan Pilkada Aceh Ditunda Banda Aceh-andalas Mantan anggota MPR RI Ghazali Abbas Adan mengatakan tidak ada alasan menunda pilkada di Provinsi Aceh yang dijadwalkan, 14 November 2011. "Tidak ada alasan menunda pilkada seperti yang diminta sejumlah partai politik. Menunda pilkada sama saja melanggar konstitusi," kata dia di Banda Aceh, Senin. Ghazali Abbas Adan merupakan anggota MPR periode 1992-1997 dan 1999-2004 serta anggota DPR periode 1997-1999 dari Fraksi PPP asal pemilihan Aceh. Ia mengatakan, Presiden jangan mengabulkan permintaan sekelompok pihak yang berkeinginan menunda pilkada. Pengabulan permintaan tersebut sama saja melanggar undang-undang. "Negara kita negara demokratis dan berdasarkan hukum. Semua ada aturan mainnya. Saya berharap aturan negara jangan dikalahkan karena keinginan segelintir orang," ketusnya. Ia menegaskan, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Provinsi Aceh maupun kabupaten/kota sebagai penyelenggara harus melaksanakan pilkada tepat waktu. "Tahapan pilkada yang sudah dijalankan harus dijalankan tepat waktu. Tidak boleh ada penundaan maupun pergeseran jadwal yang telah ditetapkan," ungkap Ghazali Abbas. Sebelumnya, sejumlah pimpinan partai politik nasional dan lokal menyurati Presiden agar menunda pilkada karena masih terjadi konflik regulasi terkait pesta demokrasi tersebut. Konflik regulasi terjadi Gubernur Aceh tidak mengesahkan rancangan qanun pilkada menjadi qanun yang akan menggantikan Qanun Nomor 7 Tahun 2006 tentang pemilihan kepala daerah di Provinsi Aceh. (ANT)

ACEH MEMBANGUN Masyarakat Lega, Jalan Makmur Diperbaiki

harian andalas | Hal.

14

Bireuen-andalas Masyarakat pengguna jalan utama, dari Simpang Leubu Kecamatan Gandapura ke Desa Ule Gle, Kecamatan Makmur merasa lega dan berterima kasih kepada Pemkab Bireuen yang telah mau mendengarkan suara hati mereka.

andalas/suherman amin

DIPERBAIKI - Alat berat disiagakan untuk memperbaiki Jalan Simpang Leubu hingga ke Ulee Glee Makmur.

Baik melalui media cetak maupun usulan masyarakat melalui geuchiek gampoeng dan camat yang diteruskan ke Bupati Bireuen. “Kami ucapkan terima kasih kepada para wartawan yang sudah menyuarakan hati kami, sehingga pihak Pemkab Bireuen pun tersentuh nalurinya untuk memperhatikan nasib rakyatnya,” ungkap Muhammad Harus warga Leubu Cot, kemarin di Bireuen. Mereka mengatakan, sudah bisa bernafas lega, jalur transportasi sepanjang 7 kilometer lebih yang kini masih sulit dilalui, dalam beberapa bulan ke depan sudah lancar, karena yang rusak parah akan terselesaikan. Menurut M Harun, dan Muhammad warga Leubu Cot itu, dalam perkiraannya sesuai transportasi secara keseluruhan, panjang jalan menuju kecamatan pedalaman Bireuenitu 7295 meter, dan 625 meter di antaranya, rusak parah dari Simpang Leubu ke patok perbatasan, dua wilayah. “Dari Simpang Leubu ke Ule Gle, rencana diaspal lagi,” ujar petugas lapangan, sebgaimana dikonfirmasi andalas. Perbaikan ruas jalan di kawasan persawahan Gandapura itu, sudah dimulai sejak dua hari lalu. Alat berat jenis exavator dan buldozer, terlihat membersihkan birem jalan. (HERA)

Pemindahan Kegiatan

Warga Wilayah Barat Minta Gabung ke Lhokseumawe Lhokseumawe-andalas Rencana pemindahan kegiatan pemerintahan Kabupaten Aceh Utara dari Lhokseumawe ke Lhoksukon, mendapat reaksi dari masyarakat wilayah barat Aceh Utara. Warga sembilan kecamatan wilayah barat kabupaten Aceh Utara dipastikan akan segera bergabung dengan Pemerintah Kota Lhokseumawe, bila pemindahan tersebut dilakukan. “Masyarakat wilayah barat dalam berbagai pertemuan sudah menyampaikan kebulatan tekad untuk bergabung dengan Pemko Lhokseumawe,” ujar Asnawi Ali mantan Mukim Banda Baro, Kecamatan Banda Baro yang dihubungi andalas, Senin (18/7). Menurut Asnawi yang juga Wakil Ketua Gapensi Aceh Utara, wacana untuk bergabung dengan Pemko Lhokseumawe sudah dipaparkan dalam lokakarya Pemekaran Kabupaten Aceh Utara Wilayah Barat yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masya-

rakat (LPPM) Universitas Malikussaleh tahun 2010 lalu di Aula Kampus Unima. Lalu, dilanjutkan dengan pertemuan pembentukan panitia yang dihadiri seluruh Geuchik, Mukim dan tokoh masyarakat lainnya di mesjid Al Huda Paloh Gadeng Kecamatan Dewantara. Baik saat berlangsung Lokakarya maupun pertemuan pembentuakan panitia, tambah Asnawi, selain bergabung dengan Kota Lhokseumawe dan Lhokseumawe sendiri diusulkan untuk ditingkatkan status menjadi kabupaten. Asnawi menjelaskan, usulan tersebut mengemuka setelah mempelajari sejarah lahirnya kabupaten Aceh Utara yang terbagi atas tiga kewedanaan yaitu Kewedanaan Lhokseumawe, Bireuen dan Lhoksukon. Sejarah kabupaten Aceh Utara yang terdiri dari tiga kewedanaan, kata Asnawi, tidak bisa dihilangkan. Kabupaten Bireuen sebelumnya

merupakan kewedaan Bireuen. Begitu juga dengan kewedanaan Lhoksukon yang sekarang menjadi ibukota Aceh Utara. “Lantas kenapa Lhokseumawe tidak dijadikan kabupaten yang mencakup 15 kecamatan mulai Gedong sampai Sawang,” tanya Asnawi dengan mengutip paparan dari salah seorang finalis Lokakarya, DR Muklir S Sos SH MAP yang menguraikan dasar hukum, tujuan, persoalan dan esensi kepentingan dalam rencana penggabungan wilayah barat Aceh Utara dengan Pemko Lhokseumawe. Namun yang penting diingat, lanjut Asnawi, rencana penggabungan ini murni suara rakyat yang didasarkan kepada jarak tempuh menuju ibukota Lhoksukon yang mencapai 60 km dari kecamatan Sawang. “Penggabungan ini bukan tujuan politik atau kepentingan mendapat kedudukan,” cetus Asnawi. (UCR)

Provinsi Aceh Promosikan Objek Wisata di Denmark KEPALA Badan Investasi dan Promosi Aceh Ir Anwar Muhammad, yang memimpin rombongan Aceh menyebutkan, delegasi Provinsi Aceh yang ikut pameran di Denmark mempromosikan kawasan wisata Aceh kepada dunia, sekaligus mencari investor.

SOSIALISASI - Para ibu rumah tangga di Tangse, Pidie sedang mencoba memasang regulator pada tabung gas 3 kilogram.

Sosialisasi Penggunaan Tabung Gas 3 Kg Pidie-anadalas Sosialisasi penggunaan tabung gas 3 kilogram terus digalakkan di Kabupaten Pidie. Edukasi pemakaian gas yang benar di kalangan masyarakat perlu terus dilakukan untuk menghindari terjadi ledakan yang pada gilirannya menimbulkan petaka. “Kami harus terjun langsung dan mempraktekkan penggunaannya,” kata Koordinator Sosialisasi Konversi minyak tanah ke Liguified Petrolium Gas (LPG), Ali Lukman Ardiansyah kepada andalas di Tangse, Pidie, akhir pekan lalu. Dijelaskan, kegiatan penggunaan tabung gas oleh masyarakat di Aceh sudah dilakukan sejak tahun 2007, termasuk beberapa wilayah lain di Indonesia. Para ibu rumah tangga coba diberi pemahaman terutama ketika pemasangan regulator yang menghubungkan tabung gas dengan kompor. Menurut Ali Lukman, sosialisasi yang dilakukan di Tangse merupakan bagian dari kegiatan sosialisasi tabung gas 3 kilogram untuk Provinsi Aceh. Program serupa juga sudah dilakukan di 25 kabupaten/kota di 8 propinsi lainnya pada tahun 2007. Dilanjutkan tahun 2008 mencakup 81 kabupaten kota di 8 propinsi. Tahun 2009 berlanjut ke 166 kabupaten/ kota di 15 propinsi. Sedangkan tahun 2010 ke 189 kabupaten/kota di 16 propinsi. (UCR)

20 Dara Aceh ke Final PPI

D

emikian laporan yang diterima, andalas Sabtu akhir pekan lalu dikirimkan koordinator WAA Denmark, Tarmizi Age menyangkut kegiatan yang dilakukan delegasi Provinsi Aceh dalam pelaksanaan pameran wisata Aceh di Denmark. "Kepada bangsa-bangsa di dunia kami sangat berterima kasih, karena telah membantu kami selama tsunami. Dan ini mungkin salah satu daripada misi investasi khususnya di Eropa," Kata Anwar Muhammad. Delegasi Provinsi Aceh tambah Tarmizi Age, kreatif mempromosikan kawasan wisata Aceh terutama Sabang yang masih memiliki alam yang indah dan alami sekaligus potensinya tidak kalah dibanding Bali. Menurut Ir Anwar Muhammad, pihaknya selain mempromosikan kawasan wisata alami yang indah. Delegasi Aceh juga menyelenggarakan berbagai pertemuan untuk menggalakkan investasi di

andalas/usman cut raja

andalas/ist

SERAHK AN PL AK SERAHKAN PLAK AKAAT - Kepala Badan Investasi dan Promosi Aceh Ir Anwar Muhammad, yang memimpin rombongan Aceh menyerahkan pelakat kepada Koordinator WAA di Aalborg Denmark. kawasan ujung Barat-Utara Sumatra itu. “Investasi yang perlu digalakkan di Aceh meliputi bidang perikanan, pertanian dan agrobisnis. Sebab, ketiga hal tersebut sangat menguntungkan dalam upaya perberdayaan ekonomi rakyat,” tambah Anwar Muhammad. Bidang lainnya juga tidak luput dari promosi, seperti masalah pengelola air minum dan juga pengelola sampah, dan hal itu juga

sudah dilakukan pertemuan. Bahkan, pihak delegasi Aceh sekaligus mempresentasikan peluang-peluang investasi yang ada di Aceh. Terkait masalah lainnya, Anwar Muhammad bertekad kunjungannya ke Denmark berhasil untuk memasarkan produk-produk Aceh. Dengan bangga ia mengatakan, bahwa kopi Aceh sudah menjadi bahan baku kopi Starbucks. (HERA)

Lhokseumawe-andalas Panitia Pemilihan Puteri Indonesia (PPI) Wilayah Aceh memastikan memilih 20 finalis untuk mengikuti babak final di Hotel Lido Graha, Lhokseumawe pada 23 Juli 2011. Dari 20 orang itu, hingga kemarin baru hasil audisi Langsa dan Lhokseumawe yang diumumkan nama-nama finalisnya, sedangkan Banda Aceh dijadwalkan, Senin (18/7). Ketua Panitia PPI Wilayah Aceh, Rini Novita kemarin menjelaskan, audisi di Langsa diikuti 16 orang. Dari jumlah itu, enam diantaranya masuk final. Sedangkan di Kota Lhokseumawe, dari 21 peserta audisi, ditetapkan tujuh orang finalis. Sedangkan untuk Kota Banda Aceh juga akan dijaring tujuh finalis. Rini yang merupakan mantan Putri Citra Aceh 2000 menjelaskan, ketika tahap audisi, peserta mengikuti sejumlah sesi. Diantaranya sesi pemotretan, interview visi misi seandainya terpilih mewakili Aceh ke tingkat nasional, serta apa yang menurut mereka harus dilakukan untuk Aceh. Juga sesi tes pengetahuan umum, parawista, kebudayaan Aceh, dan bahasa Inggris. Pada tahap audisi juga dilakukan pengukuran tinggi dan berat badan. Selain itu juga diuji pengetahuan tentang produk sponsor yakni dari Bank Aceh dan Yamaha. “Nama-nama yang dinyatakan lolos ke babak final sudah melewati berbagai tahapan ujian tersebut,” kata Rini didampingi koordinator kegiatan, Rivani Rizky. Dijelaskan Rini, seleksi PPI di Aceh merupakan yang pertama kali dilakukan. Tahun 2010 dilakukan secara online menjaring 800 peserta asal Aceh. Sedangkan tahun ini tidak mencapai 100 peserta. “Kami rasa bukan minat yang kurang tetapi karena sistem seleksi yang beda membuat peserta menjadi minim,” jelasnya. (SN)


Selasa

SAMBUNGAN

19 Juli 2011

Berkas Putusan Adelin Lis ’Hilang’

harian andalas | Hal.

15

Syamsul Menangis Saat Kembali Menjalani Sidang Jakarta-andalas Gubernur Sumatera Utara nonaktif Syamsul Arifin kembali dihadirkan di persidangan pasca-mulai pulih dari sakit yang dialaminya, Senin (18/7). Dengan mengenakan kemeja batik lengan pendek berwarna kuning keemasan, Syamsul terlihat duduk di kursi roda. Kondisinya yang belum pulih benar diawasi dokter RS Abdi Waluyo yang dalam persidangan, duduk di kursi pengunjung. Syamsul juga didampingi kuasa hukumnya. Persidangannya berlangsung singkat, dimulai pukul 09.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 09.45 WIB. Di awal persidangan, ketika Syamsul hendak berjalan turun majelis hakim yang dipimpin Tjokorda Ray Suamba

sempat memerintahkan agar Syamsul tetap duduk di kursi roda. Persidangan pun langsung dimulai dengan pemeriksaan terdakwa dengan pertanyaan dari jaksa penuntut umum. Saat menguraikan kronologis kejadian yang membuatnya terjerat dalam perkara korupsi dana ABPD Langkat senilai Rp102,7 miliar tahun 2000-2007 itu, Syamsul sempat menangis sesegukan. Syamsul menuturkan, sewaktu dirinya sudah menjabat sebagai Gubsu, datang tim investigasi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Bermaksud mengonfirmasi temuan BPK, Syamsul mengaku menemui Ketua BPK Medan Widodo. Oleh Widodo, disebutkan ada ketekoran kas Pemkab

Langkat yang belakangan diketahui senilai Rp102,7 miliar. Belum puas, Syamsul lantas menemui Ketua BPK, saat itu dijabat Anwar Nasution. Oleh Anwar, Syamsul disarankan untuk mengembalikan uang sebesar temuan BPK itu. Syamsul juga cerita, dirinya sempat dipanggil Jusuf Kalla, yang saat itu masih Wapres, terkait masalah ini. JK juga menyarankan agar Syamsul membayar saja uang sejumlah temuan BPK itu. Syamsul pun kemudian mengembalikan uang Rp67 miliar ke kas Pemkab Langkat. "Tapi tiba-tiba saya dipanggil KPK, diperiksa. Tak masalah, saya pulang. Tapi tahu-tahu saya jadi tersangka," ujar Syamsul, dengan suara tersengal.

Persidangan baru berjalan sekitar 15 menit, Syamsul langsung meminta izin untuk minum. Ketika sidang dilanjutkan dan Syamsul menangis, Ketua majelis hakim, Tjokorda Rae Suamba, buru-buru menghentikan persidangan dengan agenda pemeriksaan Syamsul sebagai terdakwa. Persidangan akan dilanjutkan dengan mendengarkan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU). Sebelum persidangan ditutup, dokter Syamsul, Sutrisno memohon agar pasiennya tidak dibiarkan menunggu sidang putusan terlalu lama. Menanggapi hal tersebut, majelis hakim pun akhirnya memutuskan untuk menunda persidangan selama 10 hari hingga pembacaan tuntutan.(BBS/GUS)

.........(Dari Halaman 1) berlalu meninggalkan warrima Kejaksaan Negeri Medan dari Pengadilan Negeri Medan. Rumor yang berkembang, berkas salinan putusan PK perkara terpidana Adelin Lis hilang di PN Medan, sehingga Kejari Medan terkendala untuk mengeksekusi putusan tersebut. "Kita tidak bisa mengambil sikap secara hukum, apakah Adelin Lis dibebaskan atau tidak karena kita tidak tahu apa hasil putusan PK perkaranya," ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Medan Raja Nofrizal kepada wartawan, Senin (18/7). Raja Nafrizal mengaku sudah memerintahkan Kasi Pidsus Kejari Medan Darmabela Timbaz menyurati PN Medan untuk mempertanyakan salinan putusan tersebut. "Tapi sampai sekarang belum ada jawaban," katanya. Menurutnya, Kejari Medan masih terus melakukan pendataan harta kekayaan Adelin Lis karena dalam putusan kasasi di MA, Adelin Lis dinyatakan bersalah. Adelin Lis dihukum penjara selama 10 tahun dan harus membayar denda Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara. Majelis hakim kasasi juga memutuskan Adelin harus membayar uang pengganti Rp119,8 miliar dan US$2,938 juta. Jika tidak membayar uang pengganti kerugian negara, hukuman Adelin akan ditambah lima tahun penjara. Namun benarkah berkas Adelin Lis hilang di PN Medan? Ketua PN Medan Panusunan Harahap yang dikonfirmasi wartawan mengaku tidak mengetahuinya dan akan mencari tahu kebenaran kabar soal hilangnya berkas salinan PK tersebut. "Saat itu kan bukan saya Ketua PN Medan. Nanti saya cari," ujarnya singkat sambil

tawan. Sejumlah pegawai bidang Pidana PN Medan, juga terkejut yang ditanya kabar hilangnya berkas Adelin Lis buru-buru mengelak dan menolak memberikan komentar. "Aduh jangan sama kamilah. Sama bos-bos itu aja. Kami cuma anak buah, tolonglah," ujar seorang pegawai PN Medan, saat ditanya. Sekadar menyegarkan ingatan, pada 5 Januari 2007, Adelin Lis divonis bebas oleh majelis hakim PN Medan yang ketuai Arwan Birin, yang juga Ketua PN Medan saat itu. Usai divonis bebas dalam perkara pembalakan hutan di Madina, Adelin Lis hari itu juga langsung dibebaskan dari Rumah Tahanan (Rutan) Tanjung Gusta Medan. Ketika itu Kasi Pidsus Kejari Medan adalah Harli Siregar, dan Kepala Kejari Medan adalah Mangihut Sinaga. Majelis hakim menilai Adelin hanya terbukti bersalah secara administrasi dalam perkara itu. Jaksa kemudian mengajukan kasasi atas putusan tersebut pada 15 November 2007. Majelis Kasasi Mahkamah Agung (MA) yang diketuai Bagir Manan pada 31 Juli 2008 memvonis Adelin Lis dengan hukuman 10 tahun penjara. Adelin Lis terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam kasus perambahan hutan di Madina juga harus membayar denda Rp1 miliar subsider 6 bulan penjara serta membayar uang pengganti Rp119,8 miliar dan US$ 2,938 juta. Jika tidak membayar uang pengganti kerugian negara, hukuman Adelin akan ditambah lima tahun penjara. Namun sebelum kejaksaan mengeksekusi, Adelin Lis terlebih dahulu kabur.(FEL)

Minum Bensin Selama 42 Tahun .........(Dari Halaman 1) bensin, namun ia tetap tidak berhasil meredakan batuk dan menyembuhkan nyeri dada yang dialaminya. Namun celakanya, pria berbadan kurus dan bekerja sebagai pemecah batu ini jadi kecanduan. Lama-lama badan Chen merasa tidak enak meski sudah minum kerosin, sehingga mulai beralih ke bensin. Sejak itu, rata-rata ia menghabiskan bensin 3 hingga 3,5 kg/bulan. Kebiasaan aneh Chen sampai juga ke telinga para dokter di Honglou Hospital di pusat kota Chongqing yang kemudian berkunjung untuk memeriksanya. Chen dinyatakan dalam kondisi sehat, namun ada indikasi mengalami gangguan paru-paru (emphysema). “Tubuh Chen sepertinya memiliki kekebalan terhadap

boleh seperti ini terus. Mungkin bensin bisa mengatasi nyeri untuk sesaat, tetapi tidak mengobati penyakit sesungguhnya,” ungkap Prof Fen Hu, Minggu (17/7). Istri Chen, Yuan Huibi dan ketiga anaknya sudah berkalikali mengingatkan untuk berhenti minum bensin. Chen justru marah-marah lalu pergi dari rumah dan menyendiri di rumahnya yang lain sejak 8 tahun lalu. Berapa banyak bensin yang sudah diminumnya? Chen mengaku tidak ingat persis karena memang tidak pernah menghitungnya. Namun berdasarkan ratarata bensin yang dikonsumsinya tiap hari selama 42 tahun, Chen diperkirakan sudah menghabiskan tak kurang dari 1,5 ton bensin! (INT)

andalas/rony muharrman

AUDIENSI–Plt Gubsu Gatot Pudjo Nugroho menyambut hangat Wapemred I Harian Andalas H Baharuddin yang memimpin Panitia HUT ke-6 Harian Andalas beraudiensi di rumah dinas Wagubsu di Komplek Tasbi, Medan, Jumat (15/7).

Menko Kesra Dijadwalkan Hadiri Puncak HUT ke-6 Harian Andalas .........(Dari Halaman 1)

“Kegiatan olahraga sepeda santai ini akan diikuti 20 komunitas sepeda di Sumut, sedang lomba mewarnai ini tidak saja melibatkan anakanak sebagai pesertanya, tetapi para ibu juga diikutkan untuk mengetahui sejauhmana tingkat pengetahuan para ibu dalam hal mewarnai," jelas Baharuddin. Kegiatan ini diperkirakan diikuti ribuan peserta. Funbike atau sepeda santai akan mengambil titik start dan finish di halaman Kantor Redaksi Star Media Group di Jalan T Amir Hamzah. Demikian juga lomba mewarnai.

Puncak kegiatan HUT ke6 Harian Andalas ini juga dirangkai dengan perayaan Hari Keluarga ke-18 di Sumut. Dijadwalkan dalam kegiatan ini akan hadir Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono yang juga selaku alumnus SMA Negeri 4 Medan. “Kami sangat berharap Pemprovsu mendukung kegiatan ini dan Bapak Plt Gubsu bersedia hadir sekaligus membuka kegiatan tersebut,” harap Baharuddin seraya mengatakan di bulan Desember 2011 nanti, Harian

Andalas juga akan menggelar “Andalas Fair” yang penyelenggaraannya berskala Provinsi Sumut dan juga diikuti peserta dari luar negeri. Dalam kesempatan itu Baharuddin menyampaikan, selain Funbike dan Fundrawing, Harian Andalas juga menyerahkan santunan kepada anak-anak dari sejumlah panti asuhan di Medan sebagai wujud kepedulian Harian Andalas maupun Star Media Group terhadap anak-anak yang kurang beruntung. Sementara itu, Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho sangat menyambut baik rencana

Harian Andalas yang akan menggelar Funbike dan Fundrawing serta menyantuni anak yatim. Termasuk, rencana mengelar “Andalas Fair” bulan Desember mendatang. “Pemprovsu sangat mendukung kegiatan ini. Dan, saya sangat tertarik terhadap kegiatan lomba mewarnai untuk ibu dan anak. Kiranya kegiatan ini dapat memacu peran ibu terhadap anak dalam keluarga,” ujarnya seraya berjanji akan mengatur jadwalnya agar dapat hadir pada puncak acara HUT ke-6 Harian Andalas tersebut.(WAN)

Soal Masjid Al Ikhlas, Kedepankan Musyawarah

jadikan keruntuhan mesjid awal perpecahan tapi jadikan sebagai ikatan persaudaraan umat Islam,” tegasnya. Pernyataan Eggi Sudjana juga disampaikannya kepada jamaah masjid Al Ikhlas saat melakukan salat Jumat di areal reruntuhan masjid, Jumat pekan lalu. Umat Islam menurutnya, harus bersatu menghadapi kasus perubuhan masjid di areal Komplek Hubdam I/BB yang telah diruislagh kepada pengembang itu. Kehadirannya di sana sekaligus untuk memberikan dukungan atas perjuangan umat Islam untuk dibangunnya kembali Masjid Al Ikhlas. "Kalau umat Islam bersatu,

maka segala permasalahan bisa diselesaikan dengan damai," kata pengacara senior yang dikenal vokal itu. Selain harus kompak, ia juga meminta umat Islam menghindari penyelesaian masalah dengan cara-cara anarkis. Sekadar diketahui, seusai melakukan salat Jumat, puluhan jamaah melakukan aksi ke Pemko Medan untuk meminta agar Pemko Medan membantu menyelesaikan kasus perubuhan Masjid Al Ikhlas. Dalam aksi yang diprakarsai Forum Umat Islam (FUI) tersebut, seratusan massa membawa kain kafan sepanjang 40 meter berisi tanda tangan para jamaah

sebagai wujud protes sekaligus keprihatinan atas sikap Pemko Medan yang dinilai tak mampu menyelesaikan permasalahan Masjid Al Ikhlas. Tolak IMB Di depan Kantor Wali Kota Medan Jalan Maulana Lubis, massa dari sekitar 30 organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam di Kota Medan itu juga datang dengan membawa sejumlah spanduk dan berbagai poster. Mereka meminta agar Pemko Medan tidak mengeluarkan izin mendirikan bangunan (IMB) di lahan eks Masjid Al Ikhlas Jalan Timor dan tembok yang didirikan di sekeling areal itu segera dibongkar.(BEN)

nyampaikan bahwa pada tanggal 14 Juli 2011, Harian Andalas genap berusia 6 tahun. Harian Andalas merupakan salah satu media dari Star Media Group, di samping KPKPos (surat kabar mingguan), Starberita.com (media online), dan Starnews (radio berita). Dalam rangka memeriahkan HUT ke-6 Harian Andalas tersebut, Star Media Group yang dipimpin Iskandar ST selaku pemilik (owner) akan mengadakan event Funbike dan Fundrawing pada tanggal 24 Juli 2011.

.........(Dari Halaman 1) soalan tersebut dapat diselenur, wali kota, semua disumpah atas nama Tuhan di atas kepalanya, jadi sepantasnya mereka juga membantu agar permasalahan Masjid Al Ikhlas ini segera diselesaikan," tegas Eggi. Eggy Sudjana, menilai per-

saikan dengan bermusyawarah, yaitu ormas Islam yang ingin didirikannya masjid itu kembali bersama Kodam sebagai pemilik lahan dan pemerintah. “Dengan musyawarah tidak ada yang tidak bisa diselesaikan, sehingga seluruh pihak merasa puas. Jangan

Di Sumut Banyak Calo Darah .........(Dari Halaman 1) pasti calo darah di Sumut, ia meminta agar fenomena yang tidak baik ini harus bisa ditekan. "Ini sangat tidak baik dan harus ditekan jumlahnya," ujarnya. JK menjelaskan calo darah yang dia maksud adalah masyarakat yang menjual darah untuk mendapatkan sejumlah uang. Para penjual darah tersebut biasanya dari kalangan masyarakat kurang mampu yang tentunya sangat

berpotensi mengidap penyakit atau darahnya tidak sehat. "Kalau orang tidak mampu, tentunya orang tersebut juga akan kekurangan gizi. Dengan sendirinya darah yang dijual, tidak berkualitas baik, bahkan mungkin mengandung penyakit. Yang memberi darah tidak sehat, yang menerima darah juga bakal tidak sehat,” jelasnya. Karena itu PMI secara nasional, kata JK, sudah memprogramkan untuk meningkatkan jumlah pendonor dan

menekan jumlah calo darah. "Saya berharap jumlah pendonor sukarela lebih banyak dari donor pengganti, targetnya 95 persen donor sukarela dan 5 persen pengganti, sehingga tidak ada lagi calo maupun darah berkualitas rendah," bebernya. Dari laporan yang diterimanya, Sumut membutuhkan sedikitnya 100 kantong darah setiap harinya untuk memenuhi stok darah. Untuk itu JK juga mengajak masyarakat menjadikan donor darah seba-

gai gaya hidup atau lifestyle demi memenuhi kebutuhan darah tersebut dan menutup peluang bagi praktik percaloan darah. “Kita mengajak masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai lifestyle,” kata JK seraya menyebutkan bahwa sebenarnya tidak ada kendala berarti yang dihadapi PMI untuk memenuhi stok darah, kecuali hanya masih minimnya jumlah pendonor sukarela. Ia berharap target PMI di Sumut di bawah kepemim-

pinan Rahmat Shah dapat meningkatkan target sumbangan darah pendonor sukarela dari 100 kantong per hari menjadi 200 kantong dapat direalisasikan. “Untuk seluruh Indonesia, kita (PMI) menargetkan dapat menghimpun sekira 4,5 juta kantong darah per tahunnya," sebutnya. Kepengurusan PMI Sumut periode 2011-2016 yang dilantik berjumlah 13 orang di antaranya, Ketua Rahmat Shah, Sekretaris Zulkifli, dan Bendahara Salim.GUS)

anak keempat dari pasangan Agus Siswoyo dan Siti Rohaya itu menjadi korban tabrak lari yang membuat mata bagian kiri Nabila terbentur batu. "Itu berawal dari bulan lima lalu. sejak ditabrak lari itu,

matanya semakin membengkak dan terus menyembul ke luar," ungkap Agus. Agus mengaku masih terus berupaya untuk menyembuhkan penyakit yang diderita Nabila. Namun, karena kondisi ekonomi

keluarganya yang sulit, ia dan istrinya hanya mampu membawa Nabila berobat secara tradisional. "Kami tidak punya biaya, ini saja saya sudah tiga hari tak kerja. Kami tak berani membawanya ke rumah

sakit, karena tak punya Jamkesmas ataupun Jamkesda. Saya sudah bingung, apalagi dia (Nabila) bilang kalau mata kanannya sudah nggak bisa melihat," takutnya menjalar," tutur Agus.(YN)

“Mak, kok Gelap...” .........(Dari Halaman 1) gelap. Biasanya mata kanannya masih bisa melihat, tapi tadi udah nggak lagi. Bahkan dia udah meraba-raba dan tak tahu siapa yang datang," tutur

Agus Siswoyo, ayah Nabila kepada wartawan yang menjenguk Nabila di kediamannya, Jalan Pertahanan, Gang Pribadi, Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Senin (18/7).

Menurut agus, penyakit tumor yang diderita Nabila berawal dari infeksi akibat masuknya debu ke dalam mata yang menyebabkan mata Nabila terus memerah. Malangnya, belum lagi sembuh dari infeksi mata,


Selasa 19 Juli 2011

UCAPAN SELAMAT

harian andalas | Hal.

16

HA pem keb Har me Ram

Harian Andalas 19 Juli 2011  

Lugas dan Cerdas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you