Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Selasa, 15 November 2011 | No: 2031/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

ANEH tapi NYATA

Hasnah Mohammed, gadis asal Lebanon dengan air mata kristal.(2009)

Fenonema Air Mata Darah • Gadis Lebanon Mengeluarkan Kristal, di Bengkulu Air Mata Kerikil

foto-foto: andalas/th sihombing

MAKAN KORBAN–Ratusan warga menyaksikan beton tiang pancang jembatan layang Aras Kabu-Bandara Kualanamu yang jatuh melintang ke badan jalan. BAWAH: Idris, korban yang selamat serta jasad Khaidir dan Erwin, korban yang tewas akibat tertimpa beton tiang pancang itu.

Jembatan Layang Kualanamu Makan Korban

Muhammad Raehan, bayi asal Tangerang yang mengeluarkan air mata darah. (2011)

MENANGIS air mata darah adalah salah satu fenomena yang cukup mengejutkan dunia medis. Fenomena menangis dengan air mata darah ini kerap menjadi pemberitaan media massa, dan salah satu yang pernah menggegerkan adalah kasus yang menimpa Muhamad Rehan, bayi mungil asal Kabupaten Tangerang. Bayi yang baru berusia tiga bulan tersebut mengejutkan orang tuanya, Siti Muamalah (22) dan Andri Rianto (25). Lima hari setelah kelahiran, setiap kali menangis keras, air mata yang keluar berupa cairan darah. Berita itu tentu saja menggemparkan warga di Jalan Gang Masjid III, Kam-

Bersambung ke Hal. 15

Calvino Inman, asal Tennessee Amerika Serikat. (2009)

• Crane Tumbang, 2 Nyawa Melayang Lubuk Pakam-andalas Pembangunan jalan layang (fly over) Aras Kabu-Bandara Kualanamu di Desa Sidourip, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang, makan korban jiwa, Senin (14/11) siang. Dua pekerja, Khaidir (53) warga Dusun Amal, Desa Aras Kabu dan Erwin (25) tewas akibat tertimpa paku bumi dan kabel listrik. Khaidir tewas di tempat kejadian, sedang Erwin meninggal di Rumah Sakit Grand Medistra Lubuk Pakam.

Empat Terdakwa Soda Api Dihukum 12 Bulan 15 Hari • Disorot Kamera, Azharuddin Ancam Wartawan

Bersambung ke Hal. 15

Polisi Harus Ungkap Kematian Abeng di Hotel Soechi Medan-andalas Kematian Buyung Siuan alias Abeng yang diduga akibat kesetrum di sauna Hotel Soechi, Jalan Cirebon, Medan, Rabu (9/11) lalu, terus menjadi sorotan berbagai kalangan. Menyikapi persoalan itu Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Medan mendesak aparat kepolisian mengungkap kasus kematian yang menimpa pemilik toko Raja Diesel di Jalan Pandu,

Jual 9265 9265 12386 14456 1157

Beli 9171 9171 12259 14307 1145

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 11662 2873 7015 9000

Beli 11542 2842 6939 8910

Medan itu. “Ini masih pengunjung lokal. Bagaimana pula nanti kalau yang ke sana wisatawan asing, tentu kita akan malu,” ujar Ketua Fraksi Partai Demokrat Herry Zulkarnain di Gedung DPRD Medan, Senin (14/11). Selain polisi, menurut Herry Pemko Medan melalui instansi terkait juga harus menyikapi

Bersambung ke Hal. 15

Borobudur Ternyata Dibangun dengan Ilmu Matematika Modern Candi Borobudur dibangun antara tahun 750 dan 842. Namun siapa sangka candi tersebut dibangun dengan menggunakan perhitungan matematika yang baru dikenal pada sekitar tahun 80-an.

bahwa candi-candi di Pulau Jawa dibangun secara algoritimik atau seperti proses pembuatan program komputer, dengan mengikuti prosedur otomata selular totalistik.

"Riset ini juga menunjukan arahan bahwa seluruh candi dibangun dengan rumus yang sama, namun memiliki kondisi inisial dan aturan pembangunan yang berbeda," imbuh Rolan.

siang. Muhammad SH MH, hakim yang mengetuai perkara dengan terdakwa Azharuddin Harahap dan Hermanto, anggota Sat Brimobdasu, sedangkan M Sabir SH, hakim yang mengetuai perkara terdakwa Hartawan Purba dan Abdi Harahap. Majelis hakim berpendapat keempat terdakwa yang dituntut dalam dakwaan alternatif itu, terbukti bersalah sesuai dakwaan primer yang diajukan Jaksa Penuntut Umum Herbeth P Hutapea SH, yaitu Pasal 170 ayat (2) KUHPidana. "Menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan, melakukan perbuatan tindak pidana penganiayaan secara ber-

Bersambung ke Hal. 15

Bangga, Atlet Sumut Harumkan Nama Bangsa

Hari Pahlawan

"CANDI Borobudur bersifat fraktal, sebuah struktur geometri kontemporer yang baru dikenal pada dekade 80-an di ilmu matematika modern," kata peneliti Bandung Fe Institute, Rolan MD, dalam perbincangan dengan detikcom, Senin (14/11). Penelitian tersebut berlangsung sejak 2008 hingga 2011. Dari penelitian itu diketahui

Medan-andalas Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan memvonis bersalah empat terdakwa penganiayaan terhadap Masfar Sikumbang dengan cara menyiramkan soda api ke wajah dan tubuh pegawai Bapemas Pemprovsu itu. Keempat terdakwa dijatuhi hukuman penjara selama 12 bulan 15 hari dengan rincian, tiga terdakwa yakni Azharuddin Harahap alias Azhar, Abdi Harahap, dan Hermanto dihukum 2 bulan 15 hari, sedang Hartawan Purba alias Harta dijatuhi hukuman 5 bulan penjara. Amar putusan terhadap keempat terdakwa yang dituntut dalam berkas terpisah, dibacakan dalam sidang yang digelar di Lantai III Gedung PN Medan secara bergantian, Senin (14/11)

Kurs dan Logam Mulia, Senin, 14 Nov 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Twinkle Dwivedi, India mengeluarkan darah dari mata kepala, tangan dan kaki. (2007)

Rashida Khatoon, India. (2007)

Suatu hal yang tidak terduga bahwa ilmu matematika moderen telah diadaptasi dalam pembangunan candi yang memiliki tinggi asli 42 meter ini. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa pada abad 8-9, peradaban Jawa telah membangun karya seni 3 dimensi yang sangat kompleks, seperti Candi Borobudur dan Prambanan. "Rumusnya sama tapi penyusunannya beda," ucap Rolan. Dibantu Jin? Laporan tentang adanya penemuan Candi Borobudur tercatat pada tahun 1814 ketika Sir Thomas Stanford Raffles, Gubernur Jenderal Inggris yang menjadi wali Negara

Bersambung ke Hal. 15

Medan-andalas Plt Gubernur Sumatera Utara H Gatot Pudjonugroho ST yakin atlet asal Sumut yang berlaga membela nama bangsa pada SEA Games XXVI di Jakarta-Palembang, bisa berprestasi pada kancah olah raga bergengsi tersebut. “Atlet asal Sumut pasti bisa berprestasi

Bersambung ke Hal. 15

Klasemen Medali Sementara SEA Games 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

Indonesia Thailand Vietnam Singapura Malaysia Philipina Laos Kamboja Myanmar Brunai Timor Leste

55 34 26 17 12 7 2 1 0 0 0

45 26 26 15 14 12 3 3 8 1 0

46 40 34 28 21 30 12 5 10 3 1

HINGGA PUKUL 22.00 WIB

Atlet renang asal Sumut Indra Gunawan yang menyumbangkan medali emas dari cabang renang di Jakabaring, Palembang.


Selasa 15 November 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

Minta Diperhatikan, Mantan andalas Penderita Kusta Demo Pemprovsu Lugas & Cerdas

PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting, Ika Ramadhani, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Hilangnya Kecerdasan Paripurna

A

GAKNYA GAKNYA, sudah terlalu lama kita silau dan terpukau oleh peradaban Barat, yang konon identik dengan logika dan kecerdasan. Padahal, logika dan kecerdasan saja ternyata tidak cukup. Ada banyak fenomena hidup yang tidak bisa didekati dengan logika dan kecerdasan otak semata. Kehidupan manusia paripurna konon memiliki banyak dimensi. Selain akal, manusia juga memiliki emosi, naluri, dan nurani. Itulah sebabnya, dunia pendidikan kita idealnya tidak hanya didesain untuk mencetak generasi yang cerdas otaknya saja, tetapi juga cerdas emosi, cerdas nurani, cerdas sosial, dan cerdas spiritualnya. Kecerdasan paripurna, jelas tidak bisa diwujudkan hanya dengan mengunggulkan satu dimensi kecerdasan saja dengan mengabaikan dan menindas dimensi kecerdasan yang lain. Harmoni dan keseimbangan tetap perlu dijaga. Alam, sebagaimana tersirat di balik pepatah Minang (alam takambang jadi guru), menyuguhkan berbagai model pembelajaran hidup berdimensi luas. Alam menginspirasi dan membangun kearifan hidup. Kematangan dan kedewasaan hidup juga bisa dipelajari dari fenomena alam, sebagai 'kurikulum kehidupan' sejati. Alam telah menumbuhkan spirit dan etos kerja para ulama, kyai, cerdik pandai, atau ilmuwan sejati, untuk menciptakan kemaslahatan kehidupan bagi sesama. Dalam konteks demikian, kita sungguh prihatin menyaksikan perilaku politik para petinggi dan kaum elite kita yang sudah abai terhadap makna luhur di balik pepatah Minang itu. Mereka sudah tak punya malu untuk 'berselingkuh' dengan Iblis, demi kekuasaan. Korupsi, manipulasi, persekongkolan jahat, dan berbagai ulah anomali sosial lainnya menggurita di dalam tubuh kekuasaan kaum elite. Apakah ini pertanda bahwa mereka sudah kehilangan kecerdasan paripurna ? Bisakah disebut memiliki kecerdasan nurani, ketika ketahuan boroknya melakukan korupsi, tapi masih saja bersilat lidah untuk mengelabui jutaan rakyat untuk menciptakan citra sebagai sosok yang bersih ? Apakah kita mesti bilang orang-orang terhormat itu memiliki kecerdasan sosial kalau dinding hatinya sudah ditimbun keserakahan nafsu keduniawian, sehingga tega menilap uang rakyat di tengah kemelaratan yang masih merajalela di negeri ini ? Sungguh, kita mungkin perlu banyak belajar tentang nilai kejujuran, kesederhanan, dan persaudaraan ala masyarakat Samin, yang begitu dekat dengan alam sehingga pantang menyakiti sesama makhluk ciptaan Tuhan dan merusak alam seisinya. Mereka telah menjadikan alam sebagai bagian dari kurikulum kehidupan. Sementara kalangan elite yang kehilangan kecerdasan paripurna, lebih suka mengumbar janji di atas mimbar kampanye dan bermain retorika untuk memutarbalikkan fakta. (**)

Mendan-andalas Puluhan mantan penderita kusta di Komplek Rumah Sakit Kusta (RSK) Pulau Sicanang mendemo kantor Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) di Jalan Diponogoro No 30 Medan. Dalam aksinya, mereka minta diperhatikan Pemprovsu dalam rangka perbaikan masa depan, khususnya pengentasan kemiskinan. “Jika pemerintah tidak peka mengambil solusi, tidak mustahil anak-anak yang lahir dari

keluarga penderita kusta akan mengisi daftar pengangguran yang berkepanjangan. Inilah

kekhawatiran kami,” kata seorang pengunjuk rasa, dalam orasinya. Dalam pernyataan sikapnya, para pengunjuk rasa yang menderita cacat fisik itu yang menggunakan kaki dan tangan palsu ini meminta Pemprovsu memberikan perhatian lebih. Pernyataan sikap mantan penderita kusta ini disepakati bersama pada rapat yang mereka lakukan 7 November 2011. “Kami juga sangat menyesalkan tingkah laku oknum tata usaha

UPT RSK P Sicanang karena menahan jatah yaitu nasi bungkus dan biaya hiburan 17 Agustus, gula, kopi, teh, pengajian bina mental penederita kusta dan daging kurban Idul Adha. Kiranya, Pak Plt Gubsu memindahkan segera memindahkan oknum LS dan tidak lagi bertugas di UPT RSK P Sicanang,” ujar massa. Selain itu mengharapkan Pemprovsu memberikan jatah hidup kepada mantan penderita kusta hingga bisa hidup mandiri

serta memberikan bantuan kepada anak-anak mereka yang masih ada di bangku sekolah. “Harapan lainnya yakni memberikan sebidang lahan untuk berusaha serta program pembinaan pelatihan keterampilan yang pernah kami terima dan saat ini sudah tidak pernah lagi diberikan,” ungkap massa. Setelah menyampaikan sikapnya, massa pun kemudian membubarkan diri dengan tertib sembari berharap segera direspon Plt Gubernur Sumut. (WAN)

ULAH OTK - Para pekerja mengganti kaca sebuah gerbong kereta api yang pecah akibat ulah orang yang tidak bertanggung jawab di Stasiun Besar Kereta Api di Jalan Stasiun, Medan, Senin (14/11). Ulah pelemparan terhadap gerbong kereta api masih saja terjadi disaat kereta api sedang melintas.

andalas/hs poetra

Air PDAM Tak Ngalir, Warga Mandi di Sungai Deli Belawan-andalas Distribusi air PDAM yang tak mengalir ke pemukiman warga meluas hingga di kawasan Jalan Young Panah Hijau Kelurahan Labuhan Deli Kecamatan Medan Marelan. Selama tiga hari ini, warga kesulitan mendapat air bersih. Padahal sebelumnya, warga Komplek Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Kelurahan Sungai Mati Kecamatan Medan Labuhan juga resah karena air tak mengalir selama 10 hari. Warga yang berstatus pelanggan PDAM di Jalan Young Panah Hijau dan Komplek TKBM pun berencana untuk medemo ke kantor PDAM

Tirtanadi Cabang Medan Labuhan dan kantor Pusat PDAM di Jalan Sisingamangaraja Medan, karena perusahaan itu dinilai telah mengabaikan hak-hak pelanggan. Informasi yang diperoleh wartawan koran ini, Senin (14/11) warga di dua lokasi tersebut sudah banyak yang tak mandi dan terpaksa mengunakan air hujan, maupun air sumur untuk keperluan sehari-hari. Bahkan sebagian warga memilih alternatif untuk membeli air botol kemasan meski harus mengeluarkan biaya besar. "Sejak ngadatnya air di rumah kami terpaksa mandi dan memasak. Untuk keperluan kebutuhan rumah

tangga, terpaksa kami membeli air kemasan meski tiap harinya mengeluarkan uang Rp5 ribu per hari. Kami berharap pihak Tirtanadi jangan hanya bisa mengenakan denda pembayaran bila pelanggan menunggak pembayaran air,’’ujar Hamjah Lubis, salah seorang warga kepada koran ini, kemarin. Hamjah pun meminta keadilan bagi rakyat dan mengharapkan PDAM segera mengaktifkan kembali aliran air di rumah warga.’’Sebab mereka (PDAM) matikan air tanpa alasan jelas, jangan perusahan itu mentingkan keuntungan saja sementara pelanggan menderita,"ujarnya. (DP)

Rp1,8 Triliun Dana PNPM Disalurkan Medan-andalas Alokasi dana yang telah disalurkan dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) sejak digulirkan 2008-2011 mencapai Rp1,8 triliun lebih. Dana yang bersumber dari APBN ini langsung disalurkan ke masing-masing kabupaten/kota. Demikian disampaikan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Provsu, Drs Rusli Abdullah, Senin (14/11) di selasela persiapan Jambore Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) dan Gelar karya Pemberdayaan Masyarakat Provsu 2011 di Tapian Daya (Kompleks PRSU) Jalan Gatot Subroto

Medan, 16-17 November 2011 yang akan dihadiri 400-an peserta dari 26 kabupaten se-Sumut. Menurutnya alokasi dana sebesar Rp1,8 triliun itu dengan perincian tahun 2008 Rp248,5 miliar, tahun 2009 senilai Rp417,7 miliar, tahun 2010 senilai Rp616,6 miliar dan tahun 2011 ini senilai Rp543 miliar. Terkait dengan pelaksanaan Jambore UPK PNPM-MPd dan gelar Karya Pemberdayaan Masyarakat, sambung Rusli bertujuan untuk meningkatkan motivasi kepada Pemda dan desa memberhasilkan program-program PNPM-MPd pada masa mendatang, peningkatan kapasistas SDM unit pengelola kegiatan PNPM-MPd dan badan kerjas-

Anggota DPRDSU Mustofawiyah Sitompul

PLN Sumut Bohongi Masyarakat Medan-andalas DPRD Sumut dari dapil IV (Asahan, Tanjungbalai dan Batubara) menuding, PLN Sumut selama ini telah membohongi masyarakat khususnya di Kabupaten Asahan. Terkait soal janji PLN tidak lagi terjadi pemadaman listrik, tapi kenyataannya listrik padam masih terus berlangsung setiap hari 2-8 jam. Tudingan ini dilontarkan anggota DPRD Sumut dapil IV Mustofawiyah Sitompul kepada wartawan, Senin (14/

Mustofawiyah Sitompul 11) di ruang kerjanya gedung dewan, sekembalinya melakukan kegiatan reses ke kabupaten tersebut sejak 9-12

ama antar desa (BKAD) serta tim pengelola kegiatan desa (TPKD). ‘’Dengan demikian diharapan terbangunnya komunikasi dalam rangka menguatkan rantai perekonomian di tingkat masyarakat bawah yang berorientasi pasar dan potensial memicu pertumbuhan ekonomi perdesaan dapat tercapai,’’ujarnya. Sedangkan ruang lingkup kegiatan jambore UPK PNPM-MPd, kata Rusli, meliputi ekspose foto dokumentasi hasil kegiatan sejak 2008 dan menunjukkan karya-karya mereka. Rusli Abdullah, menambahkan hari ini, Selasa (15/11) akan dilaksanakan dialog interaktif dengan nara sumber Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST didampingi Kepala Bapemas Provsu dan pejabat lainnya.(WAN)

Nopember 2011. Mustofawiyah mengakui, telah menerima keluhan maupun pengaduan masyarakat Asahan ketika melakukan kegiatan reses di kabupaten tersebut, terkait dengan masalah pemadaman listrik yang dilakukan PLN masih terjadi setiap harinya. “Terus terang, kita sangat terkejut dan menyesalkan tindakan PLN wilayah Sumut yang masih tega membohongi masyarakat bahwa pemadaman listrik tidak terjadi lagi, kecuali pada waktu-waktu tertentu,” ujarnya. Karena, dari laporan pihak PLN Sumut kepada komisi D DPRD Sumut saat melakukan rapat dengar pendapat bahwa kebutuhan energi listrik di Sumut cukup. Artinya, pemadaman listrik tidak terjadi lagi. “Janji itu pernah diucapkan pihak General Manager PLN Sumut, membuat masyarakat pelanggan sedikit lega,” katanya.

Buaya Mengganas, BKSDA Belum Terima Laporan Belawan-andalas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pelabuhan Belawan belum ada menerima laporan dari warga Kelurahan Nelyan Indah terkait keberadaan buaya liar yang mengganas dengan memakan ternak dan menerkam warga. ‘’Kalau ada buaya itu tentu akan dilakukan pencarian. Bila ditemukan tentu akan diambil langkah-langkah sesuai dengan wewenang kita (BKSDA),’’kata Kepala Resort BKSDA Pelabuhan Belawan Joni Pasaribu saat dikonfirmasi andalas, Senin (14/11) terkait keberadaan buaya liar yang menganggu ketenangan warga di Kelurahaan Nelayan Indah. Sebelumnya warga Lingkungan VI, Kelurahan Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan terusi setelah seekor buaya yang memakan hewan ternak dan menerkam seorang warga, Jumat kemarin. Informasi yang diperoleh wartawan koran ini, pihak kantor lurah setempat, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), kepolisian belum melakukan pemburuan terhadap buaya di Kelurahan Nelayan Indah itu. Padahal buaya itu sudah meresahkan warga karena memangsa ternak. Sebelumnya, Sofyan Hadi menuturkan penemuan buaya tersebut berawal dengan hilangnya ternam bebeknya sebanyak enam ekor pada Selasa (8/11) lalu. Lantas ia pun berusaha mencari kemana ternaknya tersebut menghilang. Persinya pada Jumat (11/11) lalu, Sofyan Hadi dibantu warga sekitar berusaha menangkap buaya ganas tersebut. Malam itu, buaya itu berhasil ditangkap dengan perangkap yang dipasang di tambak. Namun dengan kekuatannya, buaya tersebut berhasil lolos dari tangkapan warga kabur saat akan dibawa keluar tambak. Bahkan binatang buas itu menerkam bagian pundak kanan Sofyan Hadi hingga mengalami luka.(DP)

Nyatanya, tandas politisi Demokrat itu, janji tinggal janji, pemadaman masih terus terjadi, seperti di Kabupaten Asahan pemadaman listrik terjadi setiap hari antara 2-4 jam. “Kondisi ini juga dirasakan langsung anggota dewan yang sedang melakukan kegiatan reses di Asahan,” tandasnya. Lebih parah lagi, ujar Mustofawiyah dengan sedikit emosi, di Kecamatan Tanjung Tiram Kabupaten Asahan terjadi pemadaman listrik antara 4-8 jam setiap hari. Ini jelas ada pembohongan yang sudah dilakukan pihak PLN. “Ternyata janji tidak lagi padam listrik hanya berlaku untuk masyarakat di Medan, karena anggota dewan yang berdomisili di Medan, sedangkan di daerah-daerah termasuk Asahan janji PLN itu tidak berlaku,” tegasnya. Padahal, kata Mustofawiyah, wilayah kerja yang dijanjikan PLN berdasarkan

kebutuhan energi listrik yang dinyatakan cukup untuk wilayah Sumut, bukan Medan. “Jangan di depan anggota dewan membuat statemen angin sorga, ternyata puluhan kilometer dari gedung DPRD Sumut, kondisi kenyataannya berbeda dengan apa yang dijanjikan PLN,” tegasnya. Akibat pemadaman listrik setiap hari di Tanjung TiramAsahan selama 4-8 jam, tambah Mustofawiyah, nelayan di Tanjung Tiram mengalami kerugian cukup besar, karena alat pendingin maupun alat pengawet ikan yang digunakan para nelayan, maupun alat elektronik masyarakat menjadi rusak. “PLN dalam hal ini harus bertanggung jawab mengganti kerugian yang dialami masyarakat. Jangan kewajiban masyarakat pelanggan saja yang dituntut dan main putus ketika pelanggan nunggak, tapi hak masyarakat diabaikan,” tandasnya.(UJ)


MEDAN KITA

Selasa 15 November 2011

harian andalas | Hal.

3

Pedagang Warkop Samanhudi Terancam Digusur Demo ke DPRD Medan Bawa Gerobak Medan-andalas Pedagang warung kopi (warkop) di Jalan Samanhudi terancam tak bisa berjualan lagi karena terkena dampak dari rencana pembangunan Harapan Square oleh Pemko Medan. Pasalnya, pembangunan yang direncanakan untuk memperindah kawasan tersebut tidak pernah melibatkan pedagang yang telah lama berjualan di lokasi itu. Hal itu terungkap saat aksi unjukrasa sejumlah pedagang warkop dengan membawa tiga gerobak di depan gedung

DPRD Medan, Senin (14/11). Reza, salah seorang pedagang yang mengaku berjualan selama 12 tahun di kawasan

itu mengatakan, selama ini tidak pernah dilibatkan dalam proses rencana pembangunan Harapan Square. Sebelumnya, sambung Reza, Camat Medan Maimun memang ada minta kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP) untuk pendataan. Namun sampai sekarang tidak ada pemberitahuan lebih lanjut dari pihak kecamatan. “Sampai akhirnya ada informasi pembangunan akan di mulai dalam waktu dekat. Pertanyaannya, siapa yang akan mengisi Harapan Square itu karena kalau pedagang lama, kami tidak pernah dilibatkan sama sekali sampai sekarang.

Berarti kan pedagang baru, terus kami kemana?,” ujarnya di kantor DPRD Medan. Dikatakannya, pedagang sempat diinformasikan bisa tetap berjualan namun harus masuk menjadi anggota koperasi serba usaha (KSU) yang menjadi penanggungjawab pedagang. Untuk masuk menjadi anggota KSU itu, pedagang harus membayar iuran sebesar Rp 65.000 per hari. “Harus bayar iuran Rp 65.000 per hari. Kalau dalam tujuh hari tidak sanggup membayar maka pedagang akan di black list. Sementara sekarang kami tidak dibebankan biaya apapun,” ucapnya.

Selama ini, lanjut dia, pihaknya sudah mengikuti berbagai perintah camat untuk membuat kawasan warkop bersih dan terang. Karena perintah itu, pedagang sudah menambah lampu dan lainnya. Namun melihat kondisi seperti sekarang ini, pedagang menilai bahwa perintah tersebut dimanfaatkan pihak kecamatan untuk mempermudah proses pembangunan Harapan Square. “Ada indikasi, perintah itu untuk mempermudah realisasi rencana pembangunan terutama saat survei. Dengan kondisi yang sudah bagus begitu, lokasi tersebut dianggap representatif,” ujarnya.

Untuk saat ini, pedagang masih berjualan. Namun apabila Pemko Medan melakukan tindak kekerasan dengan menggusur pedagang, pihaknya akan berjualan di kantor dewan. “Sekarang kami dilarang berjualan, tapi karena kondisi ekonomi kami akan kembali berjualan pada malam ini (kemarin). Apabila ternyata di gusur, kami akan berjualan di rumah rakyat ini,” katanya disambut teriakan pedagang lain. Anggota Komisi C DPRD Medan Irwanto Tampubolon yang menemui sejumlah pedagang itu berjanji akan mempertanyakan pembangunan Harapan Square tersebut ke

pihak Pemko Medan. Begitu juga dengan pihak kecamatan akan dilakukan pemanggilan secepat mungkin. “Kami akan berkoordinasi dengan berbagai pihak. Komisi lain juga akan kami tanyakan karena berkaitan dengan pembangunan, jadi akan ditanyakan ke Komisi D juga,” katanya. Menurutnya, keberadaan Harapan Square seharusnya memberikan keuntungan kepada pedagang lama, bukannya malah tidak memperdulikannya. “Pedagang lama harus diutamakan, bukannya pedagang baru. Itu harus menjadi perhatian Pemko Medan,” ujarnya. (BEN)

TP PKK Diharapkan Lebih Harmonis Medan-andalas Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Medan diharapkan lebih harmonis, memiliki keikhlasan bekerja, dan motivasi lebih baik serta dapat melahirkan programprogram kerja yang bermanfaat untuk peningkatan kesejahteraan keluarga.

andalas/desrin pasaribu

andalas/desrin pasaribu

MINT ANMINTAA PERBAIK PERBAIKANAN-Kondisi Jalan Tangguk Sentosa I Blok IV Griya Matubung I, Perumnas Griya Martubung Kelurahan Besar Kecamatan Medan Labuhan amblas, Senin (14/11). Pemko diminta segera melakukan perbaikan jalan setapak itu dan drainase di sekitar rumah warga.

PARKIRARKIR-Mobil truk BK 934x BF sedang parkir di jalur jalan tol Belmera, Senin (14/11). Kondisi ini terus berlangsung karena tidak mendapat peringatan maupun teguran dari petugas jalan tol.

Truk Bebas Parkir dan Warga Sering Melintas

Tol Balmera Rawan Bagi Pengguna Jalan Belawan-andalas Keberadaan jalan tol Belawan - Medan Tanjung Morawa (Belmera) mulai kurang bersahabat bagi pengguna jalan. Pasalnya, masih ditemukan mobil truk bebas parkir di badan jalan serta masyarakat yang bebas menerobos pagar untuk menyebrang jalan tol tersebut. Pengamatan andalas saat melintas di Jalan Tol Belmera,Senin (14/11) puluhan mobil parkir di badan jalan sehingga kenderaan yang melintas sangat terganggu. Kondisi itu cukup rawan, jika ada pengguna jalan memacu kendaraannya melaju dengan kecepatan tinggi. Seperti mobil truk dengan nomor polisi BK 934x BF yang parkir sembarangan di badan jalan tol Belmera tetapi tidak juga mendapat teguran dari petugas. Bahkan supir truk terse-

but menyempatkan diri untuk minum dan singgah di rumahnya yang berdekatan dengan kawasan jalan tol tersebut. Mardiono, salah seorang supir mobil truk yang ditemui andalas mengatakan tidak pernah mendapat teguran dari petugas jalan tol. Maklum saja, ia mengaku sudah terbiasa memarkirkannya mobil truk itu badan jalan tol Belmera. Selain itu, jalan tol Balmera juga sering dilintasi masyarakat. Hal ini tentu sangat membahayakan pengguna jalan dan masyarakat tersebut jika terjadi kecelakaan. Jalan Setapak Amblas Di lokasi terpisah, jalan setapak yakni Jalan Tangguk Sentosa I Blok IV Griya Matubung I, Perumnas Griya Martubung Kelurahan Besar

Kecamatan Medan Labuhan. Hal itu diduga karena tak adanya perbaikan drainase di sekitar jalan tersebut sehingga air kerap mengenangi badan jalan. Camat Medan Labuhan Zein Noval ketika dikonfirmasi andalas, Senin (14/11) mengatakan sudah mengusulkan daerah Griya Martubung dibangun drainase, tapi hingga kini belum direalisasikan Warga Griya Martubung mengharapkan perhatian Pemko Medan khususnya Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Medan dapat merealisasikan permohonan warga untuk membangun drainase yang baik. Hal itu semata-mata untuk mengantisipasi banjir yang dapat mengenangi rumah warga dan jalan setapak tidak kembali rusak. (DP)

Bazda SU Diminta Profesional Mengelola Dana Umat lui Staf Ahli DPD RI Bechta PerMedan-andalas Badan Amil Zakat Daerah Su- kasa Asky yang menghadiri Diskusi Pengembangan Pomatera Utara (Bazda tensi Zakat di Sumut SU) diminta lebih profeyang diselenggarakan sional dan mengedeBazda SU di Hotel Mapankan aspek transdani, Medan, Sabtu (12/ paransi di dalam pe11) lalu. ngelolaan dana umat Rahmat mengakui yang dihimpun melalui potensi dana ZIS yang instrumen zakat, infak, dapat dihimpun dari dan sedekah (ZIS). umat Islam Indonesia, Profesionalisme ini termasuk di Sumut sadapat dimulai dengan ngat besar. Bukan hanya upaya membangun kekekayaan finansial sebapercayaan umat terhagian umat Islam, tetahadap Bazda SU termapi juga kekayaan alam suk dengan memperbaiki citra dan penamRahmat Shah yang dianugerakan Tuhan untuk Indonesia. pilan Kantor Bazda SU dan sentra pelayanan ZIS yang "Tinggal bagaimana kita mengelomudah diakses umat Islam Sumut. la karunia Tuhan yang ada," ujar"Bila zakat, infak, dan sedekah nya. Sebagai seorang penggiat kedapat dikelola dengan baik dan profesional, bukan tidak mungkin po- manusiaan dan lingkungan hidup, tensi zakat dapat dijadikan salah Rahmat yang juga Ketua Palang satu terobosan untuk mengentas- Merah Indonesia (PMI) Sumut, kan kemiskinan dan mengangkat dalam pesannya mengutarakan harkat dan martabat manusia Indo- keyakinannya, Untuk mengoptimalkan potensi nesia," kata Anggota DPD RI Dr H dana ZIS, menurutnya diperlukan Rahmat Shah. Hal itu dikemukakannya mela- kerja sama dan dukungan dari se-

genap pihak untuk menyosialisasikan kepedulian berzakat, berinfak, dan bersedekah di kalangan umat serta penguatan kelembagaan pengelola dana umat yang terhimpun nantinya. Sebagai seorang muzakki (pembayar zakat) melalui Bazda SU, Rahmat yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sumut meyakini bahwa ketulusan dan niat baik membayar zakat mendapat ganjaran kebaikan dari Tuhan. "Tidak ada pembayar zakat, infak ataupun sedekah yang jatuh miskin karena menyisihkan sebahagian harta yang mereka miliki untuk kepentingan sesama," cetusnya. Dalam diskusi ini, Ketua Bazda SU Drs H Armansyah Nasution MSP memaparkan dinamika perkembangan Bazda SU serta rencana program ke depan. Acara yang dimoderatori Drs H Edy Syofian MAP ini berhasilmenghimpun beberapa masukan dan saran dari berbagai pihak untuk dijadikan acuan peningkatan peran Bazda SU di masa mendatang. (GUS)

“Visi dan misi gerakan PKK ini saya harapkan bisa menjadi landasan moral bagi segenap jajaran pengurus PKK, sehingga mereka dapat berkarya lebih besar di tengahtengah masyarakat,” kata Wali Kota Medan, Drs Rahudman Harahap saat melantik pengurus TP PKK Medan periode 2011-2016 di Hotel Emerald Garden Medan, Senin (14/11). Selain itu, sambung Rahuman, persoalanpersoalan pembangunan seringkali berbasis individu, keluarga, dan lingkungan. Ada kalanya masalahmasalah itu tidak dapat sepenuhnya disentuh oleh kebijakan program kerja pemerintah yang dikelola di tingkat Satuan kerja Perangkat Daerah (SKPD). “Saya memandang solusisolusi pokok yang efektif justru bias lebih diperankan melalui program-program pokok PKK yang dilaksanakan. Hal ini menunjukkan kedudukan dan peranan TP PKK sangat strategis baik di tingkat kota, kecamatan maupun kelurahan guna melengkapi kebijakan pembangunan kota yang berbasis kesejahteraan keluarga,” ujarnya. Selain itu, kepada keluarga besar TP PKK di semua tingkatan juga diharapkan

agar memberikan perhatian khusus kepada beberapa isu dan program kerja pembangunan Kota Medan, seperti program revitalisasi Posyandu, pengembangan PAUD, kebersihan lingkungan, penanggulangan gizi kurang dan gizi buruk serta penataan lingkungan dengan pembuatan tamantaman PKK di setiap kelurahan. “Kedudukan TP PKK sesungguhnya tidak hanya sebatas mitra pemerintah saja, tapi juga sebagai ujung tombak mengefektifkan programprogram kerja pemerintah yang telah dicanangkan, khususnya melalui ibuibu TP PKK yang ada di tingkat kelurahan, kecamatan dan kota,” tandasnya. Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Medan Hj Yusra Rahudman Harahap mengatakan, melalui pelantikan ini maka kepada seluruh ibu-ibu yang tergabung dalam pengurus PKK diharapkan agar segera membuat program kerjanya dan bekerja untuk masyarakat. “Saya pun berharap agar pengurus yang baru dilantik ini lebih solid dan mau bekerja keras,” kata Yusra. Kemudian, Yusra juga tak lupa mengucapkan rasa terima kasih yang sebesarbesarnya kepada pengurus TP PKK Kota Medan periode 2007-2011 atas dharma bakti yang telah disumbangkan selama ini. Adapun susunan pengurus TP PKK Kota Medan periode 2011-2016 adalah Hj Yusraha Rahudman Harahap (ketua), Ny Rita Maharani (wakil ketua), Ny Suti Syaiful Bahri (wakil ketua), Damikrot SSos (wakil ketua), Ny Tuti Khairil Anwar (wakil ketua), Ny Bariah hasan basri (bendahara), dan Ny Fadillah Saleh (sekretaris). (BEN)

PLN Sumut Luncurkan Contact Center 123 Medan-andalas Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, PT PLN (Persero) Wilayah Sumut secara resmi meluncurkan contact center 123 dan Aplikasi Pelayanan Pelanggan Terpusat (AP2T) di ruangan Astakona Gedung PT PLN Sumut Jalan KL Yosudarso, Medan, Senin (14/11). Pelucuran contact center 123 dan AP2T dilakukan langsung M Herry Jaya Pahlawan selaku Direktur Operasional Indonesia Barat PT PLN bersama Direktur Perencanaan dan Manajemen Resiko PT PLN Murtaqi Syamsuddin dan General Manger PT PLN Wilayah Sumut Krisna Simbaputra. Herry Jaya mengatakan, PT PLN Wilyah Sumut memiliki wilayah kerja terbesar di luar Pulau Jawa dan sebelumnya selalu dihadapkan dengan persoalan minimnya pasokan listrik kepada pelanggan. Namun, sejak dua tahun terakhir masalah pasokan ini sudah mulai teratasi dengan terus berupaya melakukan perbaikan dan pembangunan pembangkit yang baru.

Dia mengungkapkan, peluncuran contact center 123 yang dilakukan PT PLN Wilayah Sumut tersebut merupakan yang pertama di seluruh wilayah Indonesia. Pihaknya berharap, pelayanan contact center 123 ini dapat ditingkatkan lebih luas lagi guna menigkatkan pelayanan kepada pelanggan. “Kalau sekarang masih sebatas layanan informasi tagihan rekening listrik, pengaduan gangguan, informasi pemadaman terencana, dan indormasi produk maka kedepan contact center 123 ini juga harus bisa melayani informasi tentang pemasangan baru dan penambahan daya secara langsung. Awal tahun 2012, hal ini harus bisa dilayani,” ujar Herry Jaya. Herry Jaya menambahkan, melalui AP2T ini proses bisnis atau arus kas pendapatan PT PLN sudah standar dan terpusat, sehingga efisiensi biaya operasional bisa dilakukan. Bahkan, pembayaran rekening listrik setiap pelanggan sudah dapat dilakukan di se-

luruh wilayah Indonesia. “Peluncuran AP2T ini sebelumnya sudah dilakukan di Jawa dan Bali, kita menargetkan pada tahun 2012 sudah rampung di seluruh Indonesia. Produk ini juga dapat mempercepat proses pembuatan laporan tata usaha langganan dan pengawasan proses bisnis yang lebih baik,” tandasnya. Sebelumnya, Krisna Simbaputra menjelaskan, layanan contact center 123 PT PLN Wilayah Sumut ini tidak hanya sebatas menerima pengaduan gangguan, informasi tagihan listrik melalui interaktif voice center (IVR), dan keluhan pelanggan tetapi dikembangkan untuk melayani pelanggan melakukan transaksi pendaftaran mengenai pemasangan baru/perubahan daya dan layanan yang lainnya. “Kami berharap dengan adanya layanan contact center 123 ini, PT PLN Wilayah Sumut melangkah ke depan dengan pelayanan PLN yang dapat dirasakan oleh masyarakat luas menjadi lebih baik lagi,” kata Krisna. (BEN)


HUKUM & KRIMINAL

Selasa 15 November 2011

ni turut panik karena rukonya terkena rembetan api. Peristiwa kebakaran ini mengundang kemacatan arus lalu lintas di kawasan jalan Sudirman dan jalan KH Wahid Hasim Binjai. Petugas pemadam kebakaran Kota Binjai kelihatan kewalahan untuk mengatasi kebakaran itu karena hanya mampu menurunkan 2 unit armadanya. Melihat petugas pemadam kebakaran dari Kota Binjai tidak sanggup mengatasi keadaan hingga terpaksa minta bantuan kepada petugas pemadam kebaran dari Kabupaten Langkat Stabat serta Medan. Petugas Identipakasi Polres Binjai terlihat turun ke tempat kejadian bersama petugas lainnya yang melakukan keamanan.(MKI)

KEBAKARAN – Petugas pemadam kebakaran ketika mencoba memadamkan api di Toko Saudara Jalan KH Wahid Hasim Binjai yang terbakar.

Bandar dan Agen Togel Diringkus Tebing Tinggi-andalas Seorang bandar judi toto gelap (togel) beromset jutaaan rupiah perhari dan agen juru tulis (jurtul) togel ditangkap petugas Reskrim Polres Tebing Tinggi saat melakukan aktifitasnya di lokasi berbeda di kota Tebing Tinggi. Kasat Reskrim Polres Tebing Tinggi, APK Lili Astono ketika dikonfirmasi Senin (14/ 11) mengatakan, tersangka bandar dan agen jurtul togel tersebut sudah sering dilaporkan warga hingga menjadi target petugas. Menurut Kasat Reskrim, tersangka agen jurtul togel sudah lama menjadi incaran, namun karena licin seperti belut, sering lolos dari sergapan petugas, namun kali ini tak berkutik hingga berhasil ditangkap pada, Minggu (13/11) Kemarin. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya tersangka bersama barang bukti diamankan di Mapolres Tebing Tinggi. Tersangka bandar togel, Sarmaudin Purba (39) ditangkap petugas bersama barang bukti

uang hasil judi sebanyak Rp500 ribu, kertas rekapan togel, tiga buah handphone serta sebuah buku tafsir mimpi. Tersangka ditangkap di warung miliknya di kawasan Jalan Sukarno-Hatta, Kelurahan Tambangan Kota Tebing Tinggi. Dalam pemeriksaan petugas, tersangka mengaku sebagai bandar dan main sendiri. Modus pelaku dengan cara membuka warung kopi dan seluruh aktifitasnya sebagai bandar togel dilakukannya di warung tersebut. Sementara itu, tersangka agen jurtul togel, Hendrik Simatupang (42) warga Jalan Letda Sujono ditangkap di Jalan Letda Sujono dikedai tuak milik Marpaung, Minggu (13/11) siang sekira pukul 12.00 Wib. Tersangka diringkus tim buru sergap judi sila Sat Reskrim Polres Tebing Tinggi. Saat ditangkap, dari tangan tersangka petugas menemukan barang bukti berupa pesanan nomor judi toto gelap di handphone tersangka, serta uang hasil penjualan judi togel sebanyak Rp165 ribu. (MET)

Teroris Jaringan Abu Omar Rencanakan Serang Polsek Jakarta-andalas Pihak Mabes Polri menemukan indikasi enam orang terduga jaringan teroris Abu Omar merencanakan penyerangan terhadap salah satu kantor kepolisian sektor (Polsek) di wilayah Jakarta Barat. "Sudah ada beberapa dokumen milik mereka (terduga teroris) akan menyerang kantor polisi," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar di Jakarta, Senin (14/11). Boy menuturkan terduga teroris juga akan menyerang para tokoh masyarakat yang memiliki pandangan berbeda dengan pelaku teror. Boy menyatakan petugas belum mendapatkan informasi terkait pelaku teror yang merencanakan penyerangan terhadap kedutaan besar maupun kegiatan SEA Games XXVI di Palembang, Sumatera Selatan maupun wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, serta pelaksa-

naan Konferensi Tingkat Tinggi ASEAN di Bali. Anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri telah menangkap enam orang terduga teroris di Tangerang, Banten, Jakarta Timur dan Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (12/ 11) dan Minggu (13/11). Keenam orang tersangka teroris. ditangkap petugas pada tiga lokasi terpisah sejak Sabtu pagi hingga Minggu. Mereka berinisial DAP (34), BHD (35) dan A (32) di Cipondoh dan Karawaci, Tangerang, Banten. Kemudian, tiga tersangka lainnya yakni D alias M ditangkap di Jakarta Timur, S alias S dicokok di Bekasi dan S di Tangerang. Polisi juga menyita berbagai dokumen rencana penyerangan empat senjata api dan sejumlah amunisi peluru dari para terduga teroris. Boy mengungkapkan petugas masih mencari beberapa senjata api yang diduga disembunyikan para pelaku di wilayah Depok, Jawa Barat. (ANT)

Terdakwa Bom Klaten Dituntut Tujuh Tahun Penjara Jakarta-andalas Terdakwa kasus terorisme Nugroho Budi Santoso dituntut tujuh tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum karena terlibat dalam serangkaian aksi teror bom di Klaten, Jawa Tengah. "Menuntut majelis hakim untuk menjatuh pidana kepada terdakwa selama tujuh tahun karena terbukti melakukan tindak pidana terorisme," ujar JPU Fathuri di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Senin (14/11). Bersama lima terdakwa lain yaitu, Roki Ap Risdianto (29), Agung Jati Santoso (21), Tri Budi Santoso (20), Yuda Anggoro (19), dan Joko Lelono (18), jaksa meyakini Nugroho telah melakukan pemufakatan jahat untuk melakukan aksi teror di Klaten, Jawa Tengah. "Terdakwa membuat bom

untuk diletakkan di Gua Maria di Sleman, Gereja Kristen di Klaten dan pos polisi di Klaten," ujarnya. Menurut Fathuri, perbuatan terdakwa telah menimbulkan ketakuan, kerusakan karena tempat penempatan bom di tempat umum. Selain itu aksi teror juga merampas kemerdekaan orang lain. "Aksi bermuara dengan tujuan tindak pidana terorime. Membuat bom sebagai sarana untuk teror terhadap orang kafir dapat memecah belah," jelasnya. Hal yang memberatkan aksi terdakwa tidak mendukung program pemberantasan tindak pidana terorisme menciptakan rasa takut dan trauma bagi masyarakat. Sedang hal meringankan karena terdakwa tidak pernah dihukum dan menyesali perbuatannya.(ANT)

4

andalas/kamil ismail

Toko Spare Part Mobil Milik Apo Terbakar Binjai-andalas Toko Saudara yang menjual spare part mobil milik Apo (54) di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim, Binjai, Senin (14/11) sekira pukul 07.00 WIB dilalap sijago merah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, korban mengalami kerugian ratusan juta rupiah. Api pertama kali diketahui pihak keluarga pemilik ruko yang saat itu bangun tidur. Dalam sekejap kobaran api langsung membakar ruko berlantai III ini dan merembet ke ruko lain yang ada di sebelahnya. Para pemilik ruko yang berdempetan dengan toko Saudara terletak di Jalan Sudirman, Binjai diantara toko Mas Cemerlang dan toko Mas Mur-

harian andalas | Hal.

Poldasu Buru 10 Bandar Judi Dadu Medan-andalas Direktorat Reserse Kriminal Umum Poldasu memburu 10 bandar judi dadu pasca penggerebekan lokasi judi dadu beromset ratusan juta rupiah di kawasan wisata pemandian Pulo Air Desa Tuntungan I, Dusun Namopencawir, Kecamatan Pancur Batu. “Kita sudah mengetahui identitas 10 bandar judi dadu itu dan sekarang terus kita lacak keberadaan mereka,” kata Kasubdit III/Umum, AKBP Andry Setiawan kepada wartawan, Senin (14/11). Dijelaskannya, mereka mengetahui identitas para bandar, selain atas penga-

kuan para pemain, juga adanya nama-nama 10 bandar yang ditulis dalam sebuah papan tulis. “Kita yakin, nama-nama yang tertera di papan tulis merupakan bandar ditambah lagi keterangan 8 pemain yang diamankan,” tambahnya. Terkait keberadaan seorang anggota Polsek Medan Baru, Aipda S Karo-karo yang berada di lokasi judi saat dilakukan penggerebekan, Andry mengatakan masih dalam penyelidikan. “Mereka masih kita periksa,” katanya. Sebagaimana diketahui, penggerebekan lokasi judi dadu/sam kwan dilakukan tim khusus judi Polda Sumut pada Sabtu (12/11) malam sekira pukul 22.30 WIB, dipimpin Kompol Yusuf. Dari lokasi itu, meringkus 8 pemain judi dadu, yang salah satunya merupakan

oknum polisi Aipda S Karo-karo yang bertugas di Polsek Medan Baru. Tim ini juga mengamankan barang bukti berupa peralatan permainan judi dadu serta uang tunai Rp.4.875.000. Berdasarkan laporan yang diterima polisi, perjudian itu dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 03.00 WIB. Ke delapan pemain adalah, Sehat Gurusinga (45) warga Desa Salamtani, Pancur Batu, Rarin Sembiring (47) warga Desa Lama, Pancur Batu, Anton Ginting (37) warga Kabanjahe, Firman Ginting (33) warga Simpang Pemda Medan, Boy (25) warga Kabanjahe, Sifat Ketaren (41) warga Desa Namobintang , Pancur Batu, Norman Ginting (45) warga Desa Salamtani dan S Karo-karo (46) warga Berastagi. Mereka dijerat pasal 303, dengan ancaman hukuman di atas 10 tahun penjara. (HER)

Bandar Judi Togel Langkat Ditangkap Medan-andalas Seorang bandar judi togel, di Dusun Tualang Seribu, Desa Aman Dame, Kecamatan Berandan, Kabupaten Langkat, Jumadi (45) ditangkap petugas Reskrimum Poldasu dari dekat rumahnya, Senin (14/11). Dari tersangka, polisi menyita satu buku tafsir mimpi, 3 unit handphone, dua lembar kertas bertuliskan bon omzet togel, lima pulpen dan 23 lembar kertas blok bertuliskan pasangan togel, sebagai barang bukti.

Kasubdit III/Umum Dit Reskrimum Poldasu, AKBP Andry Setiawan SH, kepada wartawan membenarkan penangkapan bandar togel tersebut. “Jumadi sudah dua bulan menjadi bandar judi togel, omzet perhari jutaan rupiah,” katanya. Penangkapan Bandar judi di Kabupaten Langkat itu, kata Andry atas informasi dari masyarakat. “Kita mendapat informasi bahwa Jumadi sebagai Bandar judi togel di kawasan Langkat, makanya kita turun kelokasi menyaru pembeli,” katanya.

Kata Andry, pihaknya sudah mengetahui para Bandar judi dikawasan Langkat dan kini terus diselidiki keberadaan mereka. “Salah satu atensi pimpinan Polri adalah judi. Kita akan terus basmi,” katanya. Andry tidak menampik kalau daerah Langkat banyak beredar judi togel. “Kita tidak pungkiri, disana banyak beredar judi togel dan kawasan Langkat sudah menjadi prioritas kita,” tambahnya dan Andry tidak mau berspekulan kenapa Polres Langkat kurang gregetan membasmi perjudian di daerah itu. (HER)

Ada Upaya Kacaukan Pilkada Aceh Barat Meulaboh-andalas Kapolres Aceh Barat, AKBP Artanto mensinyalir ada gerakan terorisme masuk ke wilayahnya guna mengacaukan pelaksanaan pilkada damai yang direncakanan serentak di Aceh pada Januari 2012. "Mengenai jumlahnya berapa, kita belum tahu pasti, namun informasi sudah kita terima bahwa para teroris sudah masuk ke Aceh dan keberaannya berpencar untuk membuat kacau suasana pilkada," katanya di Meulaboh, Senin (14/11). Kapolres Artanto yang didampinggi Dandim 0105 Let Kol Inf Andi Sirajuddin mengatakan, terindikasi keberadaan gerakan terorisme menyebar di seluruh wilayah Aceh dengan tujuan utama membuat kekacauan pesta demokrasi terbesar di Aceh itu. Karenanya, seluruh jajaran kepolisian dan TNI di Provinsi Aceh sudah diinstruksikan dan bekerjasama se-

maksimal mungkin mengantisipasi gerakan itu agar tidak berjalan di wilayah Aceh, terutama Aceh Barat. Kapolres Artanto menegaskan, masyarakat di wilayah itu diminta bekerjasama dalam menjaga kamtibmas dengan cara melaporkan setiap kedatangan tamu yang mencurigakan dan melakukan kros cek pada tamu-tamu yang masuk dari luar Aceh. Selebihnya, untuk kegiatan pengamanan aparat kepolisian akan disiagakan di seluruh pos keamanan kawasan pelosok, terutama menjadi kawasan khusus daerah perkotaan yang merupakan daerah keramaian teroris bisa saja menyelinap tanpa diketahui siapapun. "Kita mengharapkan kerjasama masyarakat dapat melapor apabila melihat tamu mencurigakan ataupun kedatangan tamu dari luar Aceh, selebih itu nanti kita amankan," imbuhnya. Lebih lanjut dikatakan, kedatangan para gerakan spraratisme dengan ideo-

logi berbahaya mengancam keutuhan NKRI di wilayah Aceh belum dipastikan bentuk teror apa yang hendak dilakukan, namun yang pasti akan membuat kekacauan disuasana pilkada. Untuk mengantisipasi masuk ke wilayah Aceh Barat, kepolisian melakukan razia rutin di setiap jalan nasional perbatasan dan perkotaan serangkaian dengan operasi Zebra yang digencarkan sejak 9 November 2011. Kawasan Aceh Barat, kata Artanto, masih terlihat kondusif belum nampak adanya gejolak yang muncul gerakan teroris terpantau, namun apabila pengamanan kepolisian dan masyarakat lengah, terorisme bisa saja masuk kapanpun. "Sasaran mereka adalah memprovokasi masyarakat, kepolisian bersama TNI akan mendeteksi keberadaan mereka, kita akan menggalang masyarakat agar bisa menjaga kamtibmas," ujarnya .(ANT)

Pencuri Kotak Infaq Babak Belur Dihajar Warga Medan-andalas Seorang pencuri kotak infaq pembangunan Mushola Al-Fajar Jalan Perhubungan, Dusun VIII Mawar, Desa Laut Dendang babak belur dihajar warga, Senin (14/11) siang. Tersangkanya, M Fadly (25) warga Jalan Keadilan, Cemara, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan. Dia diserahkan warga berikut barang buktinya uang Rp100 ribu. Kejadian ini berawal saat tersangka melintas di depan Mushola. Karena melihat situasi sepi, tersngka mengambil uang di dalam kotak infaq sebesar Rp100 ribu. Namun ketika hendak kabur, tersangka yang diduga pura-pura mengalami gangguan jiwa dipergoki warga yang datang ke lokasi kejadian. Karuan saja tersangka langsung ditangkap. Tanpa menunggu komando, tersangka dihajar hingga babak belur, lalu membawanya ke kantor desa. Di hadapan Kades Suwardi pelaku mengaku sering mengambil uang dari kotak infaq. Uang hasil pencurian itu dipergunakannya untuk membeli pakaian dan berfoya foya. Selanjutnya setelah diinterogasi di kantor desa, pelaku lalu diserahkan ke Polsek Percut Sei Tuan guna mempertanggung-jawabkan perbuatannya.(FT)

Polri Ciduk Dua Terduga Teroris Di Bekasi Jakarta-andalas Anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror (Densus 88 AT) Mabes Polri menangkap dua orang terduga teroris jaringan Abu Omar di sekitar Bekasi, Jawa Barat, Minggu (13/11). "Betul hasil kelanjutan penangkapan di Tangerang, Banten," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi M Taufik melalui pesan singkat di Jakarta, Senin (14/11) Brigjen Polisi Taufik menyebutkan kedua orang terduga teroris tersebut, yakni Darwoto berprofesi sebagai tukang sayur beralamat di Duren Sawit, Jakarta Timur dan seorang pedagang, Sugiharto beralamat di Bekasi. Sebelumnya, Anggota Densus 88 AT Mabes Polri menangkap tiga orang yang termasuk daftar pencarian orang (DPO) terduga teroris jaringan AO atau Abu Omar di Kota Tangerang, Banten, Sabtu (12/11). Ketiga orang terduga jaringan teroris berinisial DAP (34) berstatus pekerja swasta asal Cipondoh, Kota Tangerang, Banten, BH alias D (35) sebagai pekerja swasta, serta A (32) asal Karawaci, Tangerang. Petugas menembak kaki A karena terduga teroris tersebut, membawa senjata api jenis M-16. Petugas mendapatkan pengakuan dari BH alias D yang pernah menerima dua pucuk senjata api jenis "Jungle" dan FN, serta 20 butir peluru dari AO.(ANT)

Rekontruksi Pembunuhan di Hotel Ardina Medan

Janda Polisi Dicekik Saat Layani Pacar Kasus pembunuhan janda anggota polisi, Eliya Kartika Dewi di Hotel Ardina Jalan Krakatau, Medan, awal Oktober lalu, direkontruksi penyidik Reskrim Polresta Medan, Senin (14/11).

D

alam rekonstruksi, peran pelaku diperagakan langsung tersangka, Muhammad Ari Akbar, warga Jalan

Almunium I Gang Munir, dan rekontruksi berlangsung dengan 7 adengan. Dalam adengan pertama, terlihat tersangka membunuh korban dengan spontan. Dimana tersangka nekat membunuh korban karena tersinggung dengan perkataan korban yang menghina keluarganya dengan ucapan, "Memang orangtua dan keluarga mu tidak tahu diri,". Mendengar penghinaan itu, Ari yang saat itu berada “di atas perut”

korban, tanpa berpikir panjang langsung membunuh Eliya, dengan cara mencekik lehernya sampai korban terjatuh di lantai. Setelah korban terjatuh di lantai dan tak berdaya, tersangka langsung mengambil wayar charger, dan mengikatnya ke leher korban. Tidak hanya sampai di situ, setelah mengikat leher korban, tersangka juga mengikat leher korban pakai sarung bantal. Melihat korban tidak bernyawa

lagi. Tersangka mengumpulkan barang miliknya dan mengambil ponsel korban lalu melarikan diri meninggalkan hotel menuju rumahnya di Jalan Almunium dengan menumpangi becak bermotor (betor). Kejadian ini dengan cepat diketahui polisi. Dalam waktu beberapa hari, tersangka ditangkap di rumah neneknya di kawasan Batu Bara. Dalam penangkapan tersebut, tersangka tidak melakukan perlawanan dan langsung dibawa ke Polresta Medan. (HER)


HUKUM & KRIMINAL

Selasa 15 November 2011

andalas/acung

PAPARAN KASUS CURANMOR – Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Maringan Simanjuntak didampingi Kanit Reskrimnya, AKP Faidir Chan ketika memaparkan pengungkapan kasus curanmor dengan tujuh orang tersangka.

Dugaan Korupsi Panwas Pilkada Medan

Mantan Sekretaris Panwas Mangkir dari Panggilan Kejari Medan-andalas Penyidikan dana Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan pada Tahun 2010 lalu senilai Rp7,4 miliar, masih jalan di tempat. Dua saksi malah mangkir dari panggilan Kejari Medan. Jaksa masih memikirkan upaya penjemputan paksa. Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan, Dharmabella Tymbasz mengatakan, pemanggilan terhadap Sekretaris Panwas Pilkada Medan dan Penata Keuangan Sekretariat Pemko Medan sudah dipanggil untuk pemeriksaan.

Namun keduanya tidak datang pada Kamis dan Jumat sesuai jadwal pemeriksaan pekan lalu. "Satupun mereka tidak datang. Jadi belum diperiksa ditingkat penyidikan," kata Dharmabella kemarin. Disebutkannya, pemanggilan secara patut dan layak sudah dilayangkan sebanyak tiga kali. Ketidak hadiran mereka juga tidak disertai alasan jelas. Meskipun memenuhi syarat untuk menjemput paksa pihak-pihak itu, untuk memberi keterangan, guna mengungkap penggunaan dana penyelewengan dana negara, Dharmabella menegaskan pihaknya pasti akan melakukannya. Pemanggilan Sekretaris dan Penata Keuangan sesuai dengan jadwal untuk mendalami pertanggungjawaban dana hibah dari Pemko Medan sebesar Rp7,4 miliar untuk

Dianiaya, Pemuda Nias Lapor Polisi Pancur Batu-andalas Dianiaya dua karyawan bungalow di kawasan Bandar Baru, Hadi Zalukhu (32), seorang pemuda asal Nias yang berdomisili di Desa Bandar Baru mengadu ke Polsek Pancur Batu, Senin (14/11). Dalam laporannya korban mengaku mengalami lukaluka di bagian bibir mengeluarkan darah, serta sakit pada kepala dan punggung. Informasi diperoleh sebelum kejadian, korban mendengar saudaranya, Eko, dipukuli oleh D, seorang dari tersangka karena dituduh memaki orangtuanya. Merasa tidak senang, korban pun bermaksud menyampaikannya kepada majikan sang pelaku. Namun sebelum sampai di bungalow tersebut, korban dicegat oleh pelaku D dan R serta langsung memukulinya. Kapolsek Pancur Batu, AKP Ruruh Wicaksono SIK SH MH melalui Kanit Reskrim, Iptu Gunawan SH saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian itu.(STP)

penyelenggaraan Pilkada Medan. Pemeriksaan dilakukan karena adanya kecurigaan pengeluaran yang dianggap membengkak, dan tidak sesuai. Diantaranya, sewa kendaraan selama delapan bulan mencapai Rp553 juta, belum termasuk Rp164juta untuk bahan bakar minyak dan perawatan kendaran. Selain itu, adanya pengeluaran besar untuk konsumsi rapat dan berbagai pertemuan serta adanya pengeluaran yang dianggap mubazir, yakni menggunakan jasa konsultan hukum atau pengacara komersial. "Sebenarnya, Panwas bisa menggunakan jaksa pengacara negara, jadi tidak perlu mengeluarkan dana untuk itu," katanya. Terkait pengeluaran yang membengkak, rekanan atau pihak ketiga akan diperiksa juga. Pemeriksaan untuk mengetahui bagaimana pembiayaan dan bentuk

kerjasama dengan Panwas Medan. "Kita akan periksa juga rekanannya, untuk mengetahui bagaimana sistem kerjasama dengan Panwas. Misalkan, apakah perawatan kendaraan tidak termasuk dalam perjanjian sewa-menyewa kendaraan," katanya. Dia menambahkan pemeriksaan rekanan juga untuk mengetahui, apakah ada kesepakatan mark-up dalam kerjasamanya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya pengusutan dugaan korupsi pelaksanaan anggaran Panwas Pilkada Medan Rp 7,4 miliar sudah naik ke tingkat penyidikan. Namun hingga kini, penyidik belum menetapkan tersangka. Penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi-saksi untuk menemukan, siapa yang bertanggungjawab dalam perkara ini.(FEL)

K

edua dinyatakan terbukti bersalah melanggar pasal 170 ayat (1) KUHPidana, karena melakukan kekerasan berupa pengrusakan terhadap pos polisi dan kaca dinding sekolah di

Medan-andalas Dalam sepekan Kepolisian Sektor Percut Seituan berhasil meringkus tujuh tersangka curanmor dari berbagai modus dan satu tersangka diboyong dari daerah Sibolga. Tersangka yang berhasil ditangkap Edi Nusantara, warga Jalan Bersama Gang Musyawarah diamankan di Jalan Tuasan Medan. Deni Syahputra Chaniago warga Jalan Letda Sujono, Ilham Syahputra Harahap warga Jalan Gurilla Gang Mesjid Brayan, Raja Nanda Padang warga Jalan M Yakub Lubis Gang Jaya, Kelurahan Sei Kera Hilir. Bima Senta Surbakti diamankan pada Jumat (9/11) di kawasan Pasar V Dusun XII Desa Tembung, Muhammad Nazar warga Jalan Perhubungan Desa Lau Dendang dan Crismas Kristin warga Desa Simpang Raya, Kecamatan Pane, Kabupaten Simalungun. Selain mengamankan 7 orang tersangka

ini petugas juga menyita lima unit sepeda motor. Kapolsek Percut sei Tuan, Kompol Maringan Simanjuntak di dampingi Kanit Reskrimnya, AKP Faidir Chan, di Mapolsek Percut Sei Tuan, Senin (14/11) mengatakan para pelaku ini diamankan berdasarkan empat laporan masyarakat yang kehilangan sepeda motor. Kapolsek juga menambahkan modus para pelaku curanmor ini adalah mengambil sepeda motor korban saat sedang parkir di depan rumah atau di depan warnet. Disinggung apakah para pelaku curanmor ini adalah sindikat curanmor antar kota, dikarenakan satu orang tersangka diamankan di kawasan Kabupaten Simalungun, Kapolsek mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan para tersangka, tidak ditemukan bukti kalau para tersangka ini adalah sindikat antar daerah. (ACO)

Sidang Penipuan dan Penggelapan Ditunda Keluarga Korban Sempat Lihat Terdakwa Sehat Bugar Medan-andalas Keluarga Ngadirin, korban penipuan dan penggelapan yang dilakukan Gunawan, tampak kecewa saat akan mengikuti sidang yang seyogianya digelar Senin (14/11) kemarin. Pasalnya, pegelaran sidang kasus penipuan yang terjadi pada 2005 silam itu terpaksa tertunda karena terdakwa mengaku sedang sakit. Alhasil, majelis hakim diketuai ET Pasaribu memutuskan menggelar sidang selanjutnya pada Senin (21/11) pekan depan. Mengenai penundaan itu dibenarkan Parulian SH, jaksa penuntut umum yang menangani perkara yang dialami pria 59 tahun yang berprofesi sebagai petani itu. Menurut Parulian, terdakwa mengirimkan surat sakit langsung kepada majelis hakim. Sehingga, jaksa mengaku tidak tau penyakit apa yang tengah diderita terdakwa. “Kami tidak tau terdakwa sakit apa,

karena terdakwa kirim surat langsung ke majelis hakim,� ujarnya saat dikonfirmasi via telepon selulernya, Senin sore. Seyogianya, kata Parulian, agenda persidangan masih mendengarkan keterangan saksi-saksi untuk menguatkan dakwaan mereka. “Dua orang saksi sudah kami minta hadir untuk didengarkan keterangannya hari ini. Namun, mereka (kedua saksi, red) terpaksa pulang karena sidangnya ditunda,� terangnya. Sementara itu, Armen, salah seorang kerabat korban mengaku masih sempat melihat terdakwa, Gunawan, warga Jalan Pasar III, Medan itu sehat bugar. “Sabtu kemarin, saya sempat melihatnya. Dia tidak kenapa-kenapa kok. Sehatsehat ajanya dia. Alasannya aja itu, untuk menghindari persidangan,� terang Armen.(THA) andalas/ist

HANYUT – Tim Tagana Kota Tebing Tinggi terlihat melakukan pencarian menyusuri tepian Sungai Sibarau dengan perahu karet untuk mencari jasad korban hanyut seorang pelajar SMK Negeri 2 Tebing Tinggi.

Jenazah Nelayan Deli Serdang Tiba di Medan Medan-andalas Kelurga nelayan asal Deli Serdang (DS) yang meninggal di penjara Perak, Malaysia meneteskan airmata saat melihat peti jenazah turun dari pesawat MAS MH-860, diusung ke mobil ambulan dan dibawa ke kampung kelahirannya. Mereka menyeka air mata kesedihan terutama keluarga dekat yang ikut menyambut ke cargo NATS di Bandara Polonia Medan, Senin (14/11) pagi. Seal Bin Ramli (43) nelayan asal Desa Palosibaji Dusun 2, Kecamatan Pantai Labu, meninggal 8 November 2011 di penjara Tapuh Perak setelah beberapa lama ditahan. Yang bersangkutan ditangkap Polisi Diraja Malaysia saat terdampar di negara

itu sebulan lalu. Namun menurut Ratni, staf KJRI Penang melalui suratnya kepada keluarga korban menyatakan mengindap penyakit asma, Seal sakit asma berdasarkan hasil visum Rumah Sakit Raja Permaisuri Raiwan Ipoh Perak tercatat visum D786420. Ketua HNSI Deli Serdang, Rahmadsyah yang ikut membantu kedatangan jenazah membenarkan, yang bersangkutan meninggal akibat mengindap asma. "Saya prihatin atas musibah ini, mudah-mudahan keluarga menerima cobaan dengan tabah," ujarnya. Setelah proses kedatangan jenazah dari Kuala Lumpur, langsung dibawa ke kampung kelahirannya untuk dikebumikan. (RIL)

Jalan Patimura simpang Jalan Iskandar Muda. Vonis itu lebih ringan 1 bulan 15 hari dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Saut, yang sebelumnya menuntut kedua terdakwa dengan kurungan penjara selama empat bulan. "Terdakwa dijatuhkan hukuman 2 bulan 15 hari penjara potong masa tahanan," sebut majelis hakim diketuai Subiharta dalam persidangan, Senin (14/11) kemarin.

Subiharta mengaku ada beberapa poin yang menjadi pertimbangan hakim dalam meringankan hukuman kedua terdakwa. Yakni, kedua terdakwa masih di bawah umur ini (masih muda), masih mau meneruskan sekolah. "Orang tua kedua terdakwa yang hadir dalam persidangan juga berjanji akan membimbing anaknya," terang hakim. Menanggapi putusan majelis hakim, jaksa Saut mengaku menerimanya. "Terima Pak

Hakim," jawabnya kepada majelis hakim yang bertanya apakah terima atau tidak atas putusan itu. Sebagaimana diketahui, kedua terdakwa bersama-sama melakukan pengrusakan pos polisi dan kaca dinding sekolah di Jalan Patimura simpang Jalan Iskandar Muda. Selain itu, keduanya juga merusak sebuah kulkas dan meminum minuman yang ada di kulkas tersebut di Jalan Dr Mansjoer pada Minggu 21 Agustus 2011 silam. (THA)

5

Sepekan, Polsek Percut Ringkus 7 Tersangka Curanmor

Meninggal di Penjara Perak, Malaysia

Dua Anggota Geng Motor Dihukum 2 Bulan 15 Hari Dua Anak Baru Gede (ABG) yang tergabung dalam Geng Motor GSM 619, DP dan BAS dihukum 2 bulan 15 hari penjara.

harian andalas | Hal.

Pelajar SMK Hanyut di Sungai Sibarau Tebing Tinggi-andalas Seorang pelajar SMKN 2 Kota Tebing Tinggi dilaporkan hanyut di Sungai Sibarau, Minggu (13/11). Korban Ari Prayogi (16) warga Jalan Karya, Kelurahan Karya Jaya, Kecamatan Bajenis Kota Tebingtinggi itu tenggelam saat terjun ke sungai ketika air sedang meluap. Keterangan diperoleh dari berbagai sumber menyebutkan, korban yang diketahui tengggelam sekira pukul 12.00 Wib saat itu bersama lima temannya masing-masing Topan, Ratno, Ewin dan Ali Fasah sedang duduk-duduk di tepi Sungai Sibarau tepatnya di Lingkungan III Jalan Swadaya, Kecamatan Bajenis Tebing Tinggi. Hingga berita ditulis, Senin (14/11) Tim SAR dari Tagana (Taruna Siaga Bencana) Kota Tebing Tinggi bersama Brimobdasu Detasemen B Tebing Tinggi masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi di pinggiran Sungai Sibarau. Tingginya debit air Sungai Sibarau membuat tim SAR kewalahan untuk mendapatkan jasad korban yang diduga telah tewas

tenggelam. Menurut pengakuan Topan, salah seorang teman korban, mereka berniat mau mandi-mandi di Sungai Sibarau, namun karena air sungai sedang meluap mereka duduk-duduk saja di tepi sungai. Entah bagaimana, tiba-tiba korban melompat, setelah tiga kali muncul akhirnya raib ditelan sungai. Mengetahui salah seorang teman mereka hanyut, mereka lalu memberitahu warga sekitar, selanjutnya warga yang ingin mengetahui kejadian ramai-rami datang ke lokasi. Bahkan, Umi, orangtua korban yang ikut kelokasi langsung jatuh pingsan saat mengetahui anaknya sudah hanyut. Kapolsek Rambutan, AKP M Simarmata saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian itu. Dikatakan bahwa korban jatuh ke sungai diduga hendak mandi-mandi bersama temannya. “Saat ini pencarian masih dilakukan Tim Tagana bersama Brimob dan warga sekitar. Air sungai yang meluap menyulitkan pencarian,� ungkap Kapolsek. (MET)

Kasus Pencurian Lembu Simpangsiur Tanah Karo-andalas Warga di sejumlah desa di Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo mengaku resah dengan maraknya aksi pencurian hewan ternak lembu di wilayah kecamatan itu selama sepekan terakhir. “Kami masyarakat Desa Tajung Merawa sangat resah dengan aksi pencurian hewan ternak. Warga tidak merasa nyaman apabila hewan-hewan piaraan kami dibiarkan atau dilepas di padang ilalang,� ujar Andi Ginting warga setempat. Andi mengatakan salah satu kasus percobaan pencurian ternak lembu berhasil digagalkan masyarakat terjadi, Minggu (13/ 11) sekira pukul 02.00 WIB. Pelakunya diduga lebih dari satu orang. Satu pelaku babak belur dihakimi massa dan kini kasusnya telah diserahkan ke Mapolsek Tiganderket. Kapolsek Tiganderket, AKP E Situmorang membenarkan ada kejadian pencurian ternak lembu. “Kasusnya sudah kami serahkan ke Polres Tanah Karo, untuk

keterangan lebih lanjut ditanya saja ke Polres,� ujarnya singkat. Kasubbag Humas Polres Tanah Karo, AKP Sayuti Malik saat dikonfirmasi via selulernya mengatakan bahwa kejadian pencurian ternak lembu itu diketahui Minggu (13/11) sekira pukul 07.00 WIB. Tempat kejadian perkaranya di Perladangan Desa Tanjung Merawa Kecamatan Tiganderket dan nama pemilik ternak Imbran Sitepu (38) warga setempat,� ujarnya. Kasus pencurian itu, kata AKP Sayuti, saat ini sedang proses sidik dengan tersangka Berita Bangun (29) alias Edi Suranta dan barang bukti satu ekor lembu. Ketika dikonfirmasi andalas secara langsung kepada Kasat Reskrim Polres Tanah Karo AKP Harry Azhar Hasry sekira pukul 15.45 WIB di Mapolres Karo, membantah pihaknya ada menerima kasus pencurian ternak lembut dari Polsek Tiganderket. “Tidak benar itu. Kalau ada tindak pencurian ternak lembu, dimana barang buktinya,� ujar Kasat Reskrim. (NT)


RAGAM

Selasa 15 November 2011

Jemaah Kloter 3 Syujud Syukur  Komandan Keamanan Asrama Haji Usir Wartawan Medan-andalas Komandan Kemanan Panitia Penyelengara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan AKBP Mansyur meminta maaf kepada wartawan yang meliput pemulangan jemaah haji Sumut di Asrama Haji Medan. Pasalnya, saat kedatangan jemaah Kloter 3 asal Binjai dan Medan di aula Madinatul H|ujjaj Asrama Haji, Senin (14/11|) dinihari pukul 02.00 WIB, seksi penerimaan kedatangan PPIH Dr H Azhar Sitompul meminta keamanan menertibkan ruang kedatangan yang dipenuhi penjemput yang tidak memakai tanda pengenal. Permintaan Azhar Sitompul tersebut lalu ditanggapi AKBP Mansyur, dengan turun langsung menegur wartawan HM Janib (Mimar Umum|) agar beranjak dari ruang kedatangan. Janib menyatakan, ia wartawan yang sedang melaksanakan tugas sambil menunjukkan tanda pengenal. Namun Mansyur bersikeras meminta Janib keluar. Sementara ruangan masih dipenuhi penjemput yang tidak memiliki tanda masuk. Kondisi ini membuat wartawan lain bereaksi dengan mendatangi Sekterais PPIH Debarkasi Medan Drs Abd Rahman Harahap MA untuk melakukan protes. Merasa jawaban Rahman tidak memuaskan, wartawan mengambi tindakan mengumpulkan tanda pengenal, menyerahkan pada Rahman dengan sikap, komandan keamanan diganti, bila tidak wartawan akan menghentikan peliputan kegiatan PPIH Derbarkasi Medan. Rahman mengambil kebijakan mela-

kukan pertemuan wartawan dengan Mansyur. Pertemuan berlangsung pukul 02.30 WIB, Senin (14/12) di ruangan VIP Madinatul Hujjaj. Dalam kesempatan itu, Mansyur menyatakan mohan maaf. "Saya mohon maaf, karena saya menjalankan tugas atas permintaan panitia," katanya. Sementara itu, Ketua PWI Sumatera Utara Drs Muhammad Syahrir menyayangkan peristiwa pengusiran wartawan itu. "Sangat kami sayangkan tidakan petugas keamanan tersebut," tegas Syahril saat menerima delegasi wartawan peliput kekgiatan PPIH Debarkasi Medan di Sekretariat PWI Sumatera Utara, Senin (14/11). Menurut Syahrir tugas wartawan di asrama haji sesuai dengan ketentuan yang berlaku, untuk membangun kebersamaan, mewujudkan pembangunan, mengangkat harkat PPIH Embarkasi Medan yang selama ini mendapat penilain pelayanan terbaik. Pada kesempatan ini Syahril mengharapkan Kapoldasu dapat menurunkan perseonilnya yang proporsional dan profesional, mengingat peliputan kegiatan jemaah haji merupakan ibadah. "Wartawan juga menjalani tugasnya dengan landasan ibadah," kata Syahril. Sujud Syukur Sementara itu, sejumlah jemaah dari 455 Kloter 3 asal Medan dan Binjai, melakukan sujud syukur di tangga tengah pesawat Pullmantur Air asal Spanyol, saat mendarat dari tanah suci pukul 01.05 Senin (14/11) dinihari.

Mereka melakukan sujud syukur atas perjuangan berat lebih satu bulan di tanah suci Mekkah. "Perjuangan kami cukup berat, Alhamdulillah sudah berhasil dengan baik tanpa kendala yang berarti," ujar Hj Khaida Musni Hasibuan asal Binjai saat setelah melakukan sujud syukur di Bandara Polonia Medan. Bahkan H Rizal Nasution yang berangkat bersama keluarga juga, menyatakan syukur kepada Allah SWT atas suksesnya pelaksanaan ibadah haji di tanah suci. "Kami sangat terkesan semua berjalan sesuai rencana sebelumnya," kata Rizal dibenarkan Hj Fatimah. Sementara H Sudono maupun Hj Nilawati, menyatakan walaupun suasana di tanah suci terasa perjuangan berat, namun kalau Allah memberikan rezeki, dia akan mau berangkat lagi ke sana. "Saya kira nikmat perjalanan haji luar biasa," katanya. Sementara itu, anggota Komisi VIII DPR RI H Hasrul Azwar yang ikut menyambut kedatangan jemaah Kloter 3 bersama Wali Kota Binjai H Mohammad Idaham mengimbau klaim asuransi kematian jemaah haji cepat diselesaikan. "Kalau sudah ada data-data lengkap harus segera dibayar kepada keluarga jemaah, jangan sampai menunggu lama dan memakan waktu panjang," ujarnya. Wali Kota Binjai HM Idaham menyatakan, selaku wali kota, dia akan memberikan tali asih kepada keluarga jemaah yang meninggal setelah pelaksanaan rukun-rukun haji di tanah suci. (RIL/REL)

harian andalas | Hal.

6

AMIK MBP Minta Poldasu

Usut Tuntas Pemalsu Ijazah Medan-andalas Pembinan Yayasan Mandiri Bina Prestasi (MBP) Drs Tenang Malem (TM) Tarigan MSi, Ak menyatakan, Akademi Manajemen dan Informatika Komputer (AMIK) MBP tidak pernah dan tidak akan pernah menjual ijazah. Karenanya dia berharap, pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) mengusut tuntas kasus pemalsuan ijazah yang mencatut nama AMIK MBP. "AMIK MPB telah membuat laporan pengaduan ke Poldasu Jumat pekan lalu, terkait penggunaan ijazah palsu Diploma III AMIK MBP oleh HP, yang disebut-sebut anak Wakil Bupati Langkat. Harapan kita, pihak Poldasu membuka kasus ini lebar-lebar. Kita nggak mau lembaga kita jadi sorotan masyarakat, padahal kita tidak pernah dan tidak akan pernah menjual ijazah," ujar TM Tarigan kepada wartawan di selasela peresmian gedung baru Yanada Professional Training Center, di Jalan Pertahanan N0 19 Komplek Ruko Amplas Medan, Senin (14/11). Didampingi Ketua Yayasan MBP dr Anna Mari Ulina Bukit, Staf Ahli Yayasan MBP Dr Miduk Purba, Direktur Rumah Sakit Bina Asih dr Antonius Ginting, Manajer Cabang Yanada Professional Training Center Mangoloi Purba AMd, dan Humas AMIK MBP Romanus Sipayung, TM Tarigan mengungkapkan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kabupaten Langkat telah mengonfirmasi keabsahan ijazah atas nama HP ke AMIK MBP. "Setelah kami teliti, terdapat sejumlah kejanggalan pada

KETERANGAN KETERANGAN-Pembina Yayasan AMIK MBP Drs Tenang Malem Tarigan MSi (kedua dari kanan) didampingi Staf Ahli Yayasan Dr Miduk Purba (kiri), Direktur RS Bina Asih dr Antonius Ginting (kanan) dan Manajer Cabang Yanada Amplas Mangoloi Purba AMd saat memberikan keterangan kepada wartawan, Senin (14/11). ijzah atas nama HP. Karena, ijazah yang kami keluarkan dilengkapi 15 kunci rahasia. Sedangkan pada ijazah atas nama HP, tidak terpat 9 kunci rahasia seperti yang dimiliki ijazah yang dikeluarkan AMIK MBP. Karenanya, kami simpulkan, ijazah atas nama HP palsu, dan ijzah tersebut dibuat di luar kampus AMIK MBP," ucap TM Tarigan. Anehnya, kata TM Tarigan, yang menandatangi ijazah keluaran tahun 2010 itu tertulis Direktur AMIK MBP Drs Tenang Malem Tarigan MSi, Ak. Padahal, Direktur AMIK MBP bukan Tenang Malem Tarigan, melainkan Nursiah SE, MSi. "Pencantuman direktur saja sudah salah. Ini artinya, ijazah dibuat di luar kampus. Kalau dibuat di dalam kampus, si pembuat pasti tahu siapa Direktur AMIK MBP," tambah TM Tarigan. TM Tarigan juga menyatakan, Yayasan MBP yang mengelela AMIK MBP, Politkenik MBP, Akademi Pariwisata Taman Harapan (Tampan), Amikom, STikom Medan dan Politeknik Yanada, komit terhadap penyelenggaraan pendidikan yang mengutamakan kualitas dan skill. Artinya, pengeluaran ijazah bagi alumni MBP harus melewati proses akademik di kampus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. "Yang namanya kuliah, harus belajar di kampus. Harus ada dosen, ada abesensi dan sebagainya. MBP mengharamkan

segala jenis yang instan, apalagi ijazah palsu," tandas dosen senior Politeknik Negeri Medan (Polmed) ini. Bahkan, katanya, bagi mahasiswa kurang mampu secara ekonomi tetap diberikan kesempatan kuliah di MBP lewat program beasiswa. Ini merupakan komitmen Yayasan MBP dalam membangun pendidikan anak bangsa, bukan dengan cara-cara kotor dengan menjual ijazah. Resmikan Gedung Baru Sementara itu, Senin (14/ 11) siang, Pembinan Yayasan MBP Tenang Malem Tarigan didampingi Ketua Yayasan MBP dr Anna Mari Ulina Bukit dan Staf Ahli Yayasan Dr Miduk Purba, meresmikan gedung baru Yanada Professional Training Center (YPTC) Cabang Amplas, yang berlokasi di Jalan Pertahanan N0 19 Komplek Ruko Amplas Medan. TM Tarigan mengatakan, YPTC dibangun dengan konsep pendekatan materi dan sistem berbasis kompetensi, fungsional, dan pragmatis guna menghasilkan sumber daya manusia yang andal dan berdaya saing. "Untuk 100 pendaftar pertama di cabang baru Yanada ini, kata TM, akan diberikan beasiswa, yakni gratis biaya belajar selama setahun. Selain itu, Yanada siap memberangkatkan 300 mahasiswa untuk magang kerja di luar negeri," tambahnya. (HAM)

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540


Selasa 15 November 2011

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Selasa 15 November 2011

INGGRIS

Balotelli

vs

harian andalas | Hal.

8

SWEDIA

SWEDIA LEBIH SULIT DARI SPANYOL

 ZLATAN IBRAHIMOVIC

Italia Vs Uruguay

Italia Lebih Unggul Milan-andalas Dari pertemuan terakhir kedua tim, Italia memenangkan pertandingan, dan 1x seri. Italia memenangkan pertandingan terakhir mereka dengan skor 2–0. Dari 5 pertandingan terakhir Italia, Italia memenangkan 4 pertandingan, dan 1x seri. Pertandingan terakhir Italia, Italia memenangkan pertandingan dengan agen casino online skor 0–2 atas Polandia. Dari 5 pertandingan terakhir Uruguay, Uruguay memenangkan 4 pertandingan, dan 1x seri. Pertandingan terakhir Uruguay, Uruguay memenangkan pertandingan dengan skor 4–0. Italia dipastikan tidak akan diperkuat oleh Giuseppe Rossi dan Antonio Cassano, mereka mengalami cedera dan memaksa kedua pemain tidak dapat bermain hingga 6 bulan ke-depan. Setelah kalah dari Irlandia pada Juni 2011, Italia belum pernah kalah dari 6 pertandingan sesudahnya. Uruguay belum pernah kalah dari 5 pertandingan terakhirnya, dan pada Juli 2011 mereka menjuarai Copa America. Uruguay dipastikan akan tampil tanpa striker Diego Forlan dan gelandang Maxi Pereira. Forlan masih belum pulih dari cederanya, sementara Pereira menjalani hukuman kartu. Sebastian Fernandez dan Alvaro Fernandez dipanggil pelatih Oscar Tabarez untuk menggantikan keduanya. Uruguay saat ini berada di peringkat ke-4 Dunia, sedangkan Italia berada diperingkat-6 Dunia.(NET)

London-andalas Setelah dengan mengejutkan mampu menumbangkan juara Euro 2008 dan juara dunia Spanyol 1-0 di laga persahabatan yang berlangsung di Wembley Stadium, Sabtu (12/11) lalu, Timnas Inggris bakal kembali melakoni laga pemanasan menghadapi Swedia di Stadion Wembley, Rabu (16/11) dinihari WIB. Di mata publik, John Terry dkk ditengarai tidak akan mendapat banyak kesulitan menghadapi Svenska, julukan Swedia, yang mengandalkan striker AC Milan, Zlatan Ibrahimovic. Namun, tidak begitu halnya dengan opini Fabio Capello. Pelatih Tiga Singa asal Italia itu mewanti-wanti Terry dkk untuk tidak memandang remeh kekuatan skuad asuhan Erik Hamren tersebut.

Bahkan, di mata Capello, laga lawan Swedia bakal berlangsung Hotspur lebih sulit. Sebab, “Ketika Anda Kyle Warker dan menghadapi lawan yang lebih baik, striker Fulham Bobby seperti halnya melawan Spanyol, Zamora bakal turun sebagai maka Anda harus tampil dengan starter. performa terbaik. Konsentrasi dan Selain itu, besar kemungfokus harus tetap terjaga,� kinan Capello akan memberiujar Capello. FRIENDLY kan kesempatan kepada Namun, “Ketika Anda bomber muda Chelsea Daniel menghadapi lawan dimana Sturridge untuk memulai Anda merasa lebih baik LIVE debutnya bersama Timnas dibanding mereka, maka 16 NOV. Inggris. Di lapangan tengah, pertandingan bakal berjalan 03.00 WIB Jack Rodwell (Everton) pun lebih sulit. Melawan Swedia akan diberi kepercayaan. adalah titik penting dalam Demikian halnya dengan bek Bolton perkembangan tim ini. Kami harus Wanderers, Gary Cahill yang bisa memanfaatkannya jika kita ditugaskan mendampingi ingin terus memperbaiki diri kita Terry.(NET) sendiri,� tegas Capello. Melawan Ibrahimovic dkk, Capello ditengarai bakal melakukan minimal delapan pergantian pemain LIMA PERTANDINGAN TERAKHIR INGGRIS dari skuad starting line-up yang 13 Nov 2011 : Inggris 1-0 Spanyol (persahabatan) diturunkan saat 8 Okt 2011 : Montenegro 2-2 Inggris (kua. Euro 2012) menghadapi La Furia 7 Sept 2011 : Inggris 1-0 Wales (kua. Euro 2012) Roja. Selain Terry 3 Sept 2011 : Bulgaria 0-3 Inggris (kua. Euro 2012) kembali jadi kapten, 4 Jun 2011 : Inggris 2-2 Swiss (kua. Euro 2012) ful back Tottenham

2 – 0 Uruguay 0 – 0 Italia

(Piala Dunia 1990) (Piala Dunia 1970)

LIMA PERTANDINGAN TERAKHIR ITALIA 12 Nov 2011 : 12 Okt 2011 : 08 Okt 2011 : 07 Sep 2011 : 03 Sep 2011 :

Polandia Italia Serbia Italia Faroe Islands

0–2 3–0 1–1 1–0 0–1

Italia (Friendly Match) Irlandia Utara (Kualifikasi EURO 2012) Italia (Kualifikasi EURO 2012) Slovenia (Kualifikasi EURO 2012) Italia (Kualifikasi EURO 2012)

LIMA PERTANDINGAN TERAKHIR URUGUAY 12 Nov 2011 : 12 Okt 2011 : 08 Okt 2011 : 03 Sep 2011 : 25 Jul 2011 :

Uruguay Paraguay Uruguay Ukraina Uruguay

4–0 1–1 4–2 2–3 3–0

Chile (Kualifikasi Piala Dunia 2014) Uruguay (Kualifikasi Piala Dunia 2014) Bolivia (Kualifikasi Piala Dunia 2014) Uruguay (Friendly Match) Paraguay (Copa America)

HEAD TO HEAD INGGRIS VS SWEDIA 21 Jun 2006 : Swedia 31 Mar 2004 : Swedia

2-2 1-0

Inggris (Piala Dunia 2006) Inggris (persahabatan)

Klaas Jan Huntelaar

Setan Merah Bidik Eriksen London-andalas Manchester United mengintip kemungkinan menggaet talenta muda Christian Eriksen. Gelandang berkebangsaan Denmark itu dikontrak juara bertahan Eredivisie, Ajax Amsterdam. Eriksen merupakan salah satu pemain yang banyak menyita minat klub-klub besar Eropa. Setelah bermain apik untuk Ajax dan Denmark di musim lalu, Eriksen dinobatkan menyabet gelar Pemain Terbaik Denmark. Selain MU, Eriksen juga diincar Barcelona dan Manchester City. Akan tetapi, bos MU Sir Alex Ferguson sangat menginginkan merekrut gelandang serang berusia 19 tahun itu. Keinginan itu berkaitan untuk mengisi posisi Paul Scholes yang pensiun akhir musim lalu. “MU terbilang giat memantau dia (Eriksen). Percayalah, mereka menginginkannya dan 20 juta pound (Rp 280 miliar) merupakan bandrol yang dipatok,� katanya. Chelsea dan Tottenham Hotspur sejatinya juga tertarik tetapi ironisnya kedua klub asal London itu mencampakkannya karena dianggap terlalu kecil. Sejak saat itu Eriksen menjelma menjadi pemain kelas dunia. Eriksen meraih gelar Pemain Muda Terbaik Belanda pada 2011 yang dipilih tim panelis, termasuk legenda sepakbola Belanda Johan Cruyff. Pada Piala Dunia tahun lalu, Eriksen merupakan pemain termuka di turnamen tersebut. Dia pun turut bermain saat Denmark menghadapi Belanda dan Jepang. Namun dari indikasi yang diutarakan, Eriksen lebih tertarik mendarat di Nou Camp jika Barcelona benar-benar mengajukan lamaran konkret.(NET)

SQUAD JERMAN: Kiper: Manuel Neuer (Bayern Munich), Ron-Robert Zieler (Hannover), Tim Wiese (Werder Bremen). Bek: Dennis Aogo (Hamburg), Holger Badstuber (Bayern Munich), Jerome Boateng (Bayern Munich), Matt Hummels (Borussia Dortmund), Per Mertesacker (Arsenal), Benedikt Howedes (Schalke), Christian Trasch (Wolfsburg). Gelandang: Lars Bender (Bayer Leverkusen), Simon Rolfes (Bayer Leverkusen), Sami Khedira (Real Madrid), Mesut Ozil (Real Madrid), Toni Kroos (Bayern Munich), Thomas Muller (Bayern Munich), Mario Gotze (Borussia Dortmund), Marco Reus (Borussia Monchengladbach). Striker: Lukas Podolski (Cologne), Cacau (Stuttgart), Mario Gomez (Bayern Munich), Andre Schurrle (Bayer Leverkusen), Miroslav Klose (Lazio). SQUAD BELANDA: Kiper: Maarten Stekelenburg (AS Roma), Michel Vorm (Swansea City), Tim Krul (Newcastle United). Bek: Khalid Boulahrouz (VfB Stuttgart), Edson Braafheid (Hoffenheim), Joris Mathijsen (Malaga), Gregory van der Wiel (Ajax Amsterdam). Vurnon Anita (Ajax Amsterdam), John Heitinga (Everton), Ron Vlaar (Feyenoord). Gelandang: Mark van Bommel (Milan), Nigel de Jong (Manchester City), Stijn Schaars (Sporting), Kevin Strootman (PSV Eindhoven), Georginio Wijnaldum (PSV Eindhoven), Wesley Sneijder (Inter Milan). Striker: Derk Boerrigter (Ajax Amsterdam), Ryan Babel (Hoffenheim), Klaas Jan Huntelaar (Schalke 04), Luuk de Jong (Twente Enschede), Dirk Kuyt (Liverpool).

SQUAD SWEDIA: Kiper: Andreas Isaksson (PSV Eindhoven), Johan Wiland (FC Copenhagen), Par Hansson (Helsingborg). Bek: Olof Mellberg (Olympiakos Piraeus), Jonas Olsson (West Bromwich), Martin Olsson (Blackburn Rovers), Ozcar Wendt (Borussia Monchengladbach), Adam Johansson (IFK Goteborg), Andreas Granqvist (Genoa), Behrang Safari (Anderlecht), Daniel Majstorovic (Celtic), Niklas Backman (AIK), Mikael Lustig (Rosenborg), Michael Almeback (Club Brugge). Gelandang: Kim Kallstrom (O. Lyon), Anders Svensson (Elfsborg), Christian Wilhelmsson (Al-Ahli), Pierre Bengtsson (FC Copenhagen), Emir Bajrami (FC Twente), Samuel Holmen (Istanbul BB), Pontus Wernbloom (AZ Alkmaar), Viktor Elm (Heerenveen), Rasmus Elm (AZ Alkmaar), Guillermo Molins (Anderlecht), Albin Ekdal (Cagliari), Sebastian Larsson (Sunderland), Jiloan Hamad (Malmo FF), Nordin Gerzic (Orebro), Sebastian Eriksson (Cagliari), Jimmi Durmaz (Malmo FF). Striker: Zlatan Ibrahimovic (AC Milan), Johan Elmander (Galatasaray), Ola Toivonen (PSV Eindhoven), Marcus Berg (Hamburg), Tobias Hysen (IFK Goteborg), Daniel Larsson (Malmo FF), Alexander Gerndt (Utrecht), Rasmus Jonsson (Wolfsburg).

LIMA PERTANDINGAN TERAKHIR SWEDIA

HEAD TO HEAD ITALIA VS URUGUAY 25 Jun 1990 : Italia 06 Juni 1970 : Uruguay

SQUAD INGGRIS Kiper: Scott Carson (Bursapor), Joe Hart (Manchester City), David Stockdale (Ipswich Town). Bek: Leighton Baines (Everton), Gary Cahill (Bolton Wanderers), Ashley Cole (Chelsea), Glen Johnson (Liverpool), Phil Jones (Manchester United), Joleon Lescott (Manchester City), John Terry (Chelsea), Kyle Walker (Tottenham Hotspur). Gelandang: Gareth Barry (Manchester City), Stewart Downing (Liverpool), Adam Johnson (Manchester City), Frank Lampard (Chelsea), James Milner (Manchester City), Scott Parker (Tottenham Hotspur), Jack Rodwell (Everton), Theo Walcott (Arsenal). Striker: Gabby Agbonlahor (Aston Villa), Darren Bent (Aston Villa), Daniel Sturridge (Chelsea), Danny Welbeck (Manchester United), Bobby Zamora (Fulham).

12 Nov 2011 : Denmark 12 Okt 2011 : Swedia 7 Nov 2011 : Finlandia 7 Sept 2011 : San Marino 3 Sept 2011 : Hungaria

2-0 3-2 1-2 0-5 2-1

Swedia Belanda Swedia Swedia Swedia

(persahabatan) (kua. Euro 2012) (kua. Euro 2012) (kua. Euro 2012) (kua. Euro 2012)

JERMAN

vs

BELANDA

Bukan Duel Bersahabat Frankfurt-andalas Meski hanya berlabel laga uji coba namun dipastikan tidak kan mengurangi tensi dari pertandingan kali ini. Jerman dan Belanda dapat dibilang memiliki rivalitas klasik di dunia sepakbola. Maka partai persahabatan Jerman kontra Belanda bukanlah benarbenar duel yang “bersahabat�. Ditilik dari aspek sejarah nonsepakbola, ada nuansa dendam pasca Perang Dunia II di laga tersebut. Dendam lain, terkait sepakbola, juga terpelihara sejak tahun 1974. Ketika itu Belanda selaku favorit juara dengan Total Football di bawah komando Johan Cruijff takluk 1-2 dari Jerman Barat yang dipimpin Der Kaizer, Franz Beckenbauer. Laga persahabatan di kota Hamburg nantu akan menjadi pertemuan yang ke-38 antara kedua kesebelasan. Mark Van Bommel, kapten Belanda, menyebut partai itu bukan sekadar pertandingan uji coba atau persahabatan belaka. Sepanjang 37 pertemuan antara keduanya, Jerman unggul 13 kali dan Belanda menang 10 kali. Hasil seri mewarnai 14 partai lain. Diatas kertas untuk saat ini

bisa dikatakan kekuatan Jerman ataupun Belanda sama-sama merupakan salah satu yang terkuat di Eropa atau bahkan dunia. Jadi rasanya akan sulit untuk memprediksi siapa yang akan keluar sebagai pemenang dalam laga ini. Namun sekedar catatan saja, Bahwa Jerman terkenal dengan julukan tim turnamen dikarenakan mereka kerap tampil bagus saat menghadapi turnamen atau ajang tertentu, Namun sering jelek saat bertanding di partai persahabatan. Kami prediksi pertandingan Jerman vs Belanda kali ini akan berjalan ketat dan seimbang. Kuatas kedua tim yang yang cukup bagus di lini depan dimungkinkan untuk menciptakan banyak peluang dan gol dalam laga kali ini. (NET-YON)

HEAD TO HEAD JERMAN VS BELANDA 17 Agt 2005 : Belanda

2-2

Jerman (persahabatan)

LIMA PERTANDINGAN TERAKHIR JERMAN 12 Nov 2011 : Ukraina 12 Okt 2011 : Jerman 8 Okt 2011 : Turki 7 Sept 2011 : Polandia 3 Sept 2011 : Jerman

3-3 3-1 1-3 2-2 6-2

Jerman Belgia Jerman Jerman Austria

(persahabatan) (kua. Euro 2012) (kua. Euro 2012) (persahabatan) (kua. Euro 2012)

LIMA PERTANDINGAN TERAKHIR BELANDA 12 Nov 2011 : Belanda 12 Okt 2011 : Swedia 8 Okt 2011 : Belanda 7 Sept 2011 : Finlandia 3 Sept 2011 : Belanda

0-0 Swiss 3-2 Belanda 1-0 Moldova 0-2 Belanda 11-0 San Marino

(persahabatan) (kua. Euro 2012) (kua. Euro 2012) (kua. Euro 2012) (kua. Euro 2012)

 MARIO GOMEZ


Selasa 15 November 2011

Pengcab Percasi Tobasa Gelar Turnamen Catur Piala Bupati Balige-andalas Untuk meningkatkan minat dan bakat siswa, sekaligus menjaring pecatur andal di usia pelajar Pengcab Percasi Kabupaten Toba Samosir yang didukung Pemkab dan KONI Tobasa menggelar turnamen Catur Bupati Tobasa Tahun 2011 tingkat Pelajar SLTP/ SLTA/ SMK dan tingkat Umum Non-Master 10 hingga 12 November lalu di Aula AMK Negeri 1 Balige. Bupati Toba Samosir, Pandapotan Kasmin Simanjuntak yang diwakili Staf Ahli Bupati DR. CY Hasugian dihadapan 150 orang peserta dari seluruh kategori menyebutkan, turnamen ini sebagai kegiatan yang penting dalam upaya pengembangan olahraga catur, karena memberikan kesempatan bagi penggemar catur dalam mengasah kemampuan serta menimba pengalaman bertanding. Masih menurut Bupati, turnamen ini juga diharapkan akan menjadi wahana melahirkan bibit-bibit pecatur berbakat yang akan menjadi andalan Kabupaten Toba Samosir iven tingkat nasional dan regional bahkan tingkat internasional. "Potensi yang sudah ada di masyarakat agar didorong untuk tumbuh dan berkembang," kata Bupati. Pada kesempatan yang sama, Ketua KONI Toba Samosir Franky Hutauruk, berjanji akan senantiasa berupaya menggalakkan potensi olah raga catur seraya mengharapkan dukungan dari seluruh pihak khususnya dukungan dari pemerintah daerah. Atas terselenggaranya turnamen tersebut, Franky memberikan apresiasi atas upaya dan kerja keras Pengcab PERCASI Toba Samosir, yang telah mampu memaksimalkan seluruh potensi yang ada. Ketua Pengcab PERCASI Toba Samosir Drs. Alfaris Simanjuntak dalam laporannya menyampaikan, bahwa Toba Samosir memiliki potensi yang besar dalam pengembangan olah raga ini, karena itu menurutnya, olah raga catur sangat relevan untuk dapat dikembangkan di Toba Samosir. (HAR)

OLAHRAGA

9

INDONESIA vs IRAN

PANTANG MENYERAH Jakarta-andalas Memang peluang Timnas Indonesia untuk melaju ke babak selanjutnya di Pra Piala Dunia telah tertutup. Namun, dalam menghadapi Timnas Iran dalam pertandingan ini y a n g dilangsungkan hari ini, Selasa (15/11) di Stadon Gelora Bung Karno pukul 19.00 WIB yang disiarkan langsung oleh SCTV, Bambang Pamungkas cs telah bertekat untuk jangan berputus asa dan pantang menyerah meraih kemenangan.

ASSBI Sumut Harus Melindungi Anggotanya Medan-andalas Pada tahun 1987, Parlin Siagian dkk menggagas berdirinya sekolah sepak bola di Sumatera Utara lewat SSB Generasi. Ditenggarai SSB Generasi inilah yang menjadi cikal bakal marakanya SSB yang ada di Sumut sekarang ini. " Sekarang kondisinya berbeda dengan dahulu. Jika dahulu SSB bermain bukan mengejar kemenangan semata, tapi sekarang ini justru banyak SSB yang mengahalalkan segala cara untuk meraih kemenangan," tandas Parlin Siagian, saat sosialisasi terbentuknya Asosiasi Sekolah Sepak Bola Indonesia (ASSBI) Sumut yang berlangsung di Aula Paskhas TNI AU, Sabtu (12/11) lalu. Menurut Parlin itu bisa terjadi karena banyak pelatih SSB yang tidak mendapatkan penghasilan yang layak, dari upayanya melatih siswa SSB. "Ini harus menjadi PR (pekerjaan rumah, Red) bagi ASSBI Sumut untuk mencari jalan keluarnya," tambah Parlin lagi. Senada dengan Parlin, pengawas pertandingan nasional asal Sumut M Syarif pun menyampaikan persoalan yang sama. Bahkan menurutnya, jika sepak bola Sumut ingin maju dan berkembang maka ASSBI Sumut harus mampu menjadi asosiasi yang mampu mengayomi dan melindungi anggotanya. "Tak dapat dipungkiri sukses tidaknya sepak bola Sumut tidak terlepas dari sistem pembinaan dan materi latihan yang diberikan SSB kepada para siswanya," tandas Syarif. Menanggapi hal tersebut ketua ASSBI Sumut H Sumantraji SH lewat Wakilnya Drs Azzam Nasution MAP mengutarakan bahwa ASSBI berdiri di Sumatera Utara bukan sekadar mengurusi masalah pencurian umur lewat program smard cart. Labih dari itu, ASSBI Sumut diharapkan mampu memotivasi para anggotanya, yakni SSB yang ada di Sumut untuk berbuat banyak dan memberi kontribusi maksimal terhadap perkembangan dan kemajuan sepak bola Sumut ke arah yang labih baik. " Beberapa waktu lalu Sumut memastikan lolos pada PON XVIII di Riau. Perlu jelaskan bahwa seluruh pemain yang bergabung dalam tim Sumut merupakan mantan siswa SSB. Semoga ini menjadi momentum kebangkitan sepak bola Sumut yang sudah lama terbenam," harap Azzam. Telah diuraikan sebelumnya, jika di tingkat nasional, ASSBI telah menjalin kerjasama pembinaan pemain dengan Brazilian Soccer Schools (BSS). Salah satu bentuk kerjasama yang dilakukan antara ASSBI dan BSS adalah melakukan coaching programm untuk Sekolah Dasar dan pembinaan pemain sepakbola usia dini 5-12 tahun. Selain itu, kedua sekolah sepakbola ini juga mempunyai program bersama untuk membentuk elite team U-12, U-14 dan U-16. Elite team ini akan dibentuk dari para pemain pilihan yang akan terus dipantau dalam setiap kompetisi yang diselenggarakan ASSBI. (YON)

harian andalas | Hal.

"Yang penting adalah kita bisa mengakhiri laga kualifikasi dengan hasil yang lebih baik dengan meraih poin. Kami akan berusaha menjaga marwah sepakbola Indonesia dengan meraih kemenangan di pertandingan ini," Bambang Pamungkas, Senin (14/11). Asisten pelatih Liestiadi yang menggantikan Wim, yang tidak bisa hadir karena beralasan sakit, di konferensi pers itu juga bertekad membawa Indonesia tampil lebih baik. "Mengenai laga untuk besok (hari ini-red) kita sudah pelajari permainan Iran kala melawan Bahrain, laga besok adalah k e s e m - patan besar kita untuk mencuri poin di laga kandang terakhir kita.Entah menang atau kalah, kami akan mencoba yang terbaik untuk meraih kemenangan," Liestiadi menjelaskan. Indonesia sebelumnya disungkurkan Iran di Teheran 0-3, kemudian menelan kekalahan dari Bahrain 0-2 dan Qatar 2-3 dan 0-4. Menurut Bambang, kekalahan demi kekalahan ini terjadi karena banyak faktor di antaranya tim yang tidak bisa tampil solid. "Sekarang kita dalam situasi yang tidak baik, empat kekalahan adalah hal yang

menyedihkan dan memalukan, banyak hal yang menurut saya berpengaruh pada kinerja tim ini.Untuk bisa menghadapi tim seperti Qatar, Bahrain dan Iran kita butuh tim yang bermain seperti sebuah tim, hal ini yang belum kita tunjukan.Ini adalah kesalahan kita semua, semua harus bertanggung jawab, atas hasil ini.Semua komponen harus bertanggung jawab termasuk juga PSSI," Bambang panjang lebar. Sementara Liestiadi menjelaskan alasan kenapa Hendro Kartiko dipasang pelatih Wim Rijsbergen di Qatar. Menurutnya saat itu pemain yang paling siap adalah Hendro. "Menjelang pertandingan pemain yang paling siap adalah Hendro. Ferry mengalami cedera, dan kita hanya memiliki dua kiper, yakni Hendro dan Samsidar. Kita pilih Hendro yang lebih siap dari pengalaman," ujarnya. Dia juga menambahkan Cristian Gonzales tidak turun penuh karena cedera lutut. Jadi tidak bisa diturunkan full time sesuai saran dokter. Untuk pemain yang baru dinaturalisasi, Greg Nwokolo dan Victor Igbonefo ada syarat administrasi yang belum lengkap untuk diajukan ke FIFA, jadi tidak bisa diturunkan. Untuk laga besok, PSSI masih terus berupaya melengkapi syarat keterangan dari Federasi Sepakbola Nigeria bahwa keduanya tidak pernah membela Nigeria di timnas senior. (NET)

PERTANDINGAN INDONESIA VS IRAN Indonesia vs Iran, 1966: Indonesia vs Iran, 1970: Indonesia vs Iran, 1984: Indonesia vs Iran, 2009: Indonesia vs Iran, 2009:

Asian Games: Asian Games: Pra Piala Asia: Friendly Match: Friendly Match:

Indonesia Indonesia Indonesia Indonesia U23 Indonesia U23

0:1 2:2 0:1 0:5 1:2

Iran Iran Iran Iran

SUSUNAN PEMAIN INDONESIA VS IRAN PRA-PALA DUNIA 2014: Indonesia: Hendro Kartiko; Zulkifly Syukur, Benny Wahyudi, Muhammad Roby, Hamka Hamzah; Hariono, Firman Utina, Muhammad Ilham, Muhammad Ridwan; Cristian Gonzales, Bambang Pamungkas. Ir an: Mehdi Rahmati; Heydari, Aghily, Hosseini, Hajsafi; Ghasem, Javad Nekounam, Iran: Andranik, Zeneyedpour; Khalatbari, Farhad Majdi.

4 Atlet Sumut Raih Emas SEA Games Medan-andalas Satu lagi, atlet asal Sumatera Utara menambah pundi medali emas untuk kontingen Indonesia, yang mengikuti jejak rekannya Doni Darmawan, Jintar Simanjuntak dan Indra Gunawan. Kali ini medali emas dating dari cabang Gus Irawan taekwondo yakni Basuki Nugroho yang mengalahkan taekwondoin Filipina, Jose Anthony Soriano dengan skor cukup telak, 7-2 di Gelanggang Olahraga POPKI, Cibubur, Senin (14/11). Perjuangan Basuki tergolong berat. Sempat tertatih saat menghadapi taekwondoin asal Vietnam, Nguyen Trong Cuon, akhirnya Basuki bisa lolos ke babak final dengan skor akhir 7-6. Di final, Soriano sukses bikin

Basuki keteteran. Namun dengan dukungan penonton yang membahana, Basuki akhirnya menuntaskan final dengan skor 7-2. Dengan diraihnya medali emas ini, telah mencatatkan atlet Sumut sudah mengoleksi 4 medali emas dengan berkekuatan 19 atlet Sumut yang memperkuat Kontingen Indonesia di Sea Games tahun ini. Dengan hasil tersebut, Ketua Harian KONI Sumut Gus Irawan, Ketua Harian Jhon Ismadi Lubis dan Sekretaris Drs Chairul Azmi kepada wartawan, Senin (14/11) melalui telepon selular di Jakarta menuturkan, dengan berhasilnya atlet Sumut meraih empat medali emas ini semakin membuktikan kepada masyarakat Sumut bahkan

Indonesia, bahwa atlet Sumut bisa mengukir prestasi di pentas internasional seperti SEA Games ini. " Atlet kita mampu memberikan kontribusi terbaik dengan memperoleh medali emas. Berarti binaan olahraga di Sumut telah menunjukkan kemajuan yang sangat menggembirakan. Hal ini tentunya berkat kegigihan atlet itu sendiri untuk menunjukkan pretasi yang membanggakan bagi kita," ucapnya. Keampat atlet Sumut yang meraih medali emas di SEA Games XXVI 2011 ini masingmasing Doni Darmawan cabang karate dari Kabupaten Toba Samosir, Jintar Simanjuntak juga di cabang karate dari Kota Medan, Indra Gunawan dari Pematang Siantar di cabang renang gaya dada 50 meter dan Basuki Nugroho dari Kabupaten Deli Serdang di cabang taekwondo. YON

KONI Medan Beri Motivasi Atlet di SEAG Palembang-andalas KONI Medan memberikan dukungan kepada atlit asal Kota Medan yang ikut bertanding membela nama bangsa di arena SEA Games XXVI Jakarta-Palembang, 11-22 Nopember. Sekum KONI Medan, Khairil Basri mengatakan sebanyak 13 atlet asal Kota Medan, tampil dalam ajang SEAG XXVI dan hal ini merupakan kebanggaan bagi KONI Medan dan juga masyarakat Medan. " Dukungan yang kami berikan, sesuai instruksi Ketua Umum KONI Medan, Drs H Zulhifzi Lubis, agar atlit Medan mampu tampil maksimal untuk mengharumkan nama bangsa," sebut Khairil Basri yang meninjau atlet Kota Medan ke Palembang bersama anggota DPRD Medan, Chairudin Salim, SIP dan pengurus lain adalah Drs Budi Sahdewa, Syafarudin Lubis dan Faisal Pardede saat menemui atlet Medan Yogi Triono di arena atletik Jakabaring, Sabtu (12/11). Di Palembang, tiga atlet Medan tercatat di arena pertandingan cabang catur yakni Hamdani Rudin, Yogi Trioni dan atlit polo air Sylvester Golbert Manik. Yogi Triono menyatakan gembira dan berterima kasih dikunjungi pengurus KONI Medan. (YON-REL)


EKONOMI-BISNIS

Selasa 15 November 2011

harian andalas | Hal.

10

PDRB Sumut Capai Rp 82,00 Triliun Medan-andalas Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Sumatera Utara pada triwulan III tahun 2011 atas dasar harga berlaku mencapai Rp.82,00 triliun. Sedangkan berdasar atas dasar harga konstan 2000 mencapai sebesar Rp 32,07 triliun. Kepala Seksi Diseminasi dan Layanan Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Pendi Dewanto kemarin mengatakan, atas dasar harga berlaku, sektor ekonomi yang menunjukan nilai tambah harga bruto yang terbesar pada triwulan III tahun 2011 adalah sektor industri pengolahan sebesar Rp 18.86 triliun, disusul sektor pertanian sebesar Rp 18,74 trilin, sektor perdagangan, hotel dan restoran sebesar Rp 15,98, sek-

tor jasa-jasa sebesar Rp 9,04 triliun, sektor pengangkutan dan komunikasi sebesar Rp 7,62 triliun, sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan sebesar Rp 5,61 triliun, sektor bangunan sebesar Rp 5,25 triliun dan sektor pertambangan serta penggalian sebesar Rp 1,13 triliun. "Sektor ekonomi lainnya yaitu sektor listrik, gas dan air bersih menghasilkan nilai tambah bruto sebesar Rp 768,26 miliar," kata Pendi

Dewanto. Sementara kinerja perekonomian Sumut pada triwulan III tahun 2011 bila dibanding dengn triwulan II tahun 2011 (quartal to Quartal), yang digambarkan oleh PDRB atas dasar harga konstan 2000, meningkat sebesar 3,55 persen. Pertumbuhan ini terjadi pada semua sektor ekonomi dengan pertumbuhan tertinggi dicapai oleh sektor bangunan 5,73 persen, disusul oleh sektor pertanian 4,49 persen, sektor perdagangan, hotel dan rsetoran 4,18 persen, sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan 3,82 persen dan sektor pengangkutan dan komunikasi 3,58 persen. Keempat sektor perekonomian lainnya ma-

sing-masing tumbuh dibawah 3 persen. Pendy Dewanto menjelaskan, PDRB triwulan III tahun 2011 bila dibanding triwulan yang sama tahun 2010 (year on year), berdasar PDRB atas dasar harga konstan 2000 mencapai pertumbuhan 6,76 persen. Pertumbuhan ini didukung oleh semua sektor ekonomi dengan pertumbuhan tertinggi dicapai oleh sektor keuangan persewaan, dan jasa perusahaan 13,93 persen disusul oleh sektor listrik, gas dan air bersih 9,01 persen, sektor pengangkutan dan komunikasi 8,67 persen, sektor perdagangan, hotel dan restoran 7,95 persen, sektor bangunan 7,92 persen dan

sektor petambangan dan penggalian 7,23 persen. Sedangkan ketiga sektor perekonomian lainnya masingmasing tumbuh di bawah 7 persen. Dia merinci, terhadap besarnya sumbangan masingmasing sektor dalam menciptakan laju pertumbuhan ekonomi Sumut pada tiwulan III tahun 2011 dibanding dengan triwulan III tahun 2010, sektor perdagangan, hotel dan restoran memberikan sumbangan 1,47 persen, sektor pertanian sebesar 1,32 persen dan sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan sebesar 1,01 persen. Sedangkan keenam sektor perekonomian lainnya memberi kontribusi masing-masing di bawah 1 persen. (SIONG)

Rempah dan Pasir Gallery

Terobosan Perdana Pelaku UMKM andalas/irwan ginting

DIDEKLARASIKAN DIDEKLARASIKAN-Asiosiasi Pengusaha Pertambangan Sumatera Utara (APPSU) dideklarasikan di Kompleks Perumahan Mutiara Residences, Kecamatan Percut Sei Tuan.

APP Sumatera Utara Dideklarasikan Medan-andalas Asiosiasi Pengusaha Pertambangan Sumatera Utara (APPSU) berdiri. Deklarasi APPSU dilakukan di Kompleks Perumahan Mutiara Residences, Kecamatan Percut Sei Tuan Kab Deli Serdang (depan Rumah Sakit Haji Medan Jalan Pancing), Minggu (13/11). Asosiasi APPSU ini diketuai Abady Nainggolan. Ketua Panitia Pelaksana Deklarasi APPSU Andarias Barus dalam sambutannya mengatakan, APPSU dideklarasikan bukanlah sebagai organisasi tandingan, tapi untuk memberi advokasi kepada pengusaha pertambangan di Sumatera Utara yang ikut menjadi anggota dalam asosiasi ini. "Saat ini sudah ada 300 pengusaha pertambangan dari berbagai kabupaten/kota di Sumut yang masuk dalam APPSU ini. Hal ini tentunya sangat mengembirakan, APPSU akan menjadi mitra pemerintah dan masyarakat. Sehingga kehadirannya ikut membangun bangsa ini, khususnya di Sumut," ujar Andarias Barus. Sementara itu, Prof H Syamsul Arifin SH MH menyambut baik atas terbentuknya APPSU yang baru pertama kali didirikan di Sumut. Diharapkan kehadiran APPSU ini tidak hanya sebatas konsep, tapi bagaimana sebenarnya aksi pertambangan ini jangan sampai merusak atau mencemarkan lingkungan. Sebab, setiap terjadi penambangan tentunya membawa dampak positif dan negative terhadap alam dan lingkungan. Sedangkan Anggota DPRD Deli Serdang Supardi berharap asosiasi ini tidak hanya memberikan advokasi kepada para pengusaha pertambangan, tapi juga terhadap buruh atau pekerja pertambangan terkait hak-hak normative mereka. Pendiri dalam asosiasi ini antara lain : Prof H Syamsul Arifin SH MH, Abdi Nusa Tarigan SH, Andarias Barus, Abady Nainggolan, Jimbo Saroy Tarigan, Ir Muhammad Kotibin dan Kasianto. Turut hadir dalam acara ini, Camat Percut Sei Tuan Darwin Zein dan Prof Dr Hj SriSulistyawati SH MSi mantan Rektor UMN Al-Washliyah. (WAN)

andalas/sulaiman

DIL UNCURK AN DILUNCURK UNCURKAN AN-All New Xenia diluncurkan untuk pasar Sumatera Utara di Plaza Medan Fair, Senin (14/11). Jajaran PT Astra International Tbk-Daihatsu diabadikan bersama All New Xenia yang baru diluncurkan.

All New Xenia Diluncurkan Medan-andalas PT Astra International Tbk-Daihatsu secara resmi meluncurkan All New Xenia di Plaza Medan Fair, Senin (14/11). Kehadiran produk teranyar ini diharapkan dapat mendorong penjualan mobil MPV tersebut mencapai 350 unit per bulan di Sumatera Utara. After Sales Service & Logistik Division Head PT Astra International TbkDaihatsu, Lili Herman didampingi Branch Manager PT Astra International TbkDaihatsu Cabang Medan Edy Susanto, Head Regional Operation Sumatera PT Astra Internasional TbkDaihatsu Tunjung Pramusinto, Marketing Departemen Head, Iwan Panji Wibowo kepada wartawan saat press conference di Restoran Taipan Medan mengatakan, sejak diluncurkan pertama kali pada 2004, mobil ini

mendapatkan respon yang bagus dari konsumen di Tanah Air. "Terbukti dengan catatan penjualan yang cukup membanggakan. Dengan adanya spesifikasi baru, penjualan yang dulunya ratarata 6.000 unit per bulan, diharapkan dapat menjadi lebih dari 7.000 unit per bulan," kata Lili Herman. Tunjung Pramusinto menambahkan, bagi Daihatsu sendiri Xenia telah mendongkrak volume penjualan unit secara signifikan. Market share yang dibukukan Daihatsu sebelum tahun 2004 berada di level 6,1 persen terhadap pasar otomotif nasional. Dan kini pada Oktober 2011, Daihatsu dapat membukukan market share sebesar 15,9 persen. "Seiring dengan pencapaian ini penjualan Daihatsu pun melejit dari peringkat lima menjadi peringkat dua produsen

otomotif di Indonesia," katanya. Sementara itu, Edy Susanto menjelaskan, khusus untuk Sumatera Utara ditargetkan dapat memasarkan 350 unit per bulan. Hal ini tak terlepas dari respon positif dari masyarakat Sumut terhadap produk Xenia, yang mana sebelumnya mampu diserap pasar mencapai 250 unit per bulan. "Permintaan kami yakini tentu akan tinggi, karena All New Xenia ini memiliki berbagai kelebihan dan keunggulan yang sesuai dengan keinginan masyarakat. Soal harga tentu ini tentu sangat terjangkau karena di pasarkan mulai dari Rp 138,6 juta per unit," ujarnya. MPV ini akan ditawarkan dalam bentuk transmisi manual dan automatic. Selain itu tersedia delapan pilihan warna bagi konsumen, yang terdiri dari tiga pilihan warna lama dan lima pilihan warna baru.(MAN)

Medan-andalas Berbagai inovasi dan kreativitas pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menegah (UMKM) terus dilakukan guna mencari peluang pasar baru. Salah satunya yang dilakukan Rempah Galery dan Pasir Galery yang meramaikan pameran Promosi Produk UMKM Medan 2011 di Pusat Industri Kecil (PIK) di kawasan Jalan Menteng Medan. Sesuai dengan namanya, Rempah Galery merupakan kerajinan tangan khusus yang terbuah dari rempahrempah. Setelah ditata dengan apik dan membentuk nilai seni dengan sentuhan tangan pelaku UMKM, kerajinan ini pun dipasarkan kepada masyarakat dengan harga sangat terjangkau dari ratusan ribu sampai jutaan rupiah. Distan tersebut juga dipamerkan pasir gallery yang merupakan kerajinan tangan khusus terbuat dari pasir. Pasir-pasir itu ditempelkan dengan perekat lem lalu dibentuk gambar (objek) tertentu dengan nilai seni tinggi lainnya layaknya sebuah lukisan. "Ini ada perdana yang kami buat. Memang nampaknya sulit tetapi ternyata mudah untuk dikerjakan dan memiliki nilai seni serta layak jual. Proses pembuatannya tidak terlalu hanya seminggu. Harga jualnya pun terjangkau mulai dari 200 ribu sampai 800 ribu per satu bidang," ujar Marah Rusli, pelaku usaha Pasir Galery pada wartawan, akhir pekan lalu. Ia mengaku tertarik untuk menjalani usahanya ini karena belum ada pelaku usaha lainnya yang memulainya. Untuk itulah, ia tertantang dan membuat terbosan memadukan pasir-pasir itu menjadi objek yang memiliki nilai jual dan bisa dimanfaatkan banyak orang. (MA)

andalas/ist

TERIMA KERAJINAN KERAJINAN-Wali Kota Medan Drs Rahudman didampingi Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin menerima kerajinan Rempah Galery dan Pasir Galery di Pameran Promosi Produk UMKM di Pusat Industri Kecil Jalan Menteng VII Medan.

Melukis Sepatu, Bisnis Apriani

andalas/siong

MEL UKIS SEP MELUKIS SEPAATU TU-Dengan keahlian dan imajinasinya di bidang seni, Apriani sedang melukis sepatu pelanggan.

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 SUN 13.00-15.10-17.20-19.3021.40 THAMRIN 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

THAMRIN 16.20-18.40-21.00 SUN 12.15-14.35-16.55-19.1521.35 PALLADIUM 12.00-14.20-16.40-19.0021.20

Medan-andalas Seni lukis tidak hanya sekedar hobi, tetapi sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam hidupnya. Tidak akan pernah mati dan imajinasi akan terus tertuang ke sepasang sepatu dengan gambar-gambar yang baru. Berlatarbelakang lulusan seni rupa Unimed stambuk 1995, Apriani Spd (27) memanfaatkan keahliannya di bidang seni untuk berbisnis melukis sepatu. Darah sang ayah dan saudara laki-laki yang mengalir ke dalam dirinya menjadi dasar yang kokoh

THAMRIN 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 SUN 12.30-14.40-16..50-19.0021.10 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

dalam seni lukis yang ia geluti sekarang. "Seni lukis bukan hanya sekadar hobi buat saya, tapi sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di hidup dan tidak akan pernah mati, imajinasi akan terus tertuang ke sepasang sepatu dengan gambar-gambar yang baru," kata Apriani Spd di tokonya Jalan Tuba I Perjuangan Medan, Senin (14/11). Di sela-sela kesibukannya sebagai pelukis sepatu, Apriani mengaku, ingin lukisannya bisa dinikmati seluruh kalangan. Bukan hanya bagi me-

THAMRIN 12.15-14.25-15.35-18.4520.55 SUN BINJAI 12.45-14.55-17.05-19.1521.25

reka yang memiliki banyak uang. Seiring berkembangnya zaman, sebuah lukisan tidak lagi di kanvas tetapi bisa juga di sepatu. Membaca peluang bisnis yang ada di Medan serta banyaknya minat, dia memberanikan diri membuka usaha yang bergerak di bidang melukis sepatu. "Seiring berkembangnya zaman, sebuah lukisan tidak lagi di kanvas, tetapi bisa juga di sepatu. Ini peluang bisnis yang ada di Medan serta banyak peminatnya," ungkap istri Budi Dermawan ini. Bersama sang suami yang

PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

berusia sekira 33 tahun, Apriani dibantu lima karyawan menjalankan bisnis ini sejak tiga tahun lalu. Sejumlah hambatan pun ia hadapi, mulai dari memilih cat yang cocok hingga pemilihan kain sepatu. "Banyak percobaan kami lakukan, mulai dari percobaan cat hingga pemilihan sepatu yang bisa kami lukis dengan baik," imbuh pemilik Toko Matahari Art ini. Seiring berjalan waktu, kini usaha sepasang suami istri yang taat beragama ini berbuah manis. Berbagai karya mereka mulai dari sepatu lukis, tas

THAMRIN 12.00-14.10

PLAZA 17.45-19.55

lukis, kaos lukis dan topi lukis menghiasi toko yang berdiri sejak Mei 2010 ini. Mereka pun kini menerima banyak order dari para pelanggan. Untuk harga sepasang sepatu lukis, wanita ramah berjilbab ini mengaku, disesuaikan ukuran sepatu dan tingkat kesulitan yang dikerjakan. "Harganya berbeda-beda untuk setiap pasang sepatu lukis, mulai dari Rp 100.000 hingga Rp 200.000 sesuai ukuran dan tingkat kesulitan lukisan yang kami kerjakkan," ucapnya. (SIONG)

BINJAI 12.15-14.25-16.35-18.4520.55


KOMUNITAS

Selasa 15 November 2011

harian andalas | Hal.

11

Program Pascasarjana UMSU Telah Diakreditasi Medan-andalas Dua anggota Tim Asesor Badan Akreditasi Perguruan Tinggi (BAN-PT) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI), Prof Dr Augusty Ferdinand MBA dan Dr Jhon Suprihanto MM, pada 13-15 November lalu telah melaksanakan proses akreditasi pada Program Studi Magister Manajemen (MM) Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (PPs UMSU), Kampus I Jalan Gedung Arca no 53 Medan. Tim Asesor BAN-pT disambut Wakil Rektor II UMSU H Suhrawardi K Lubis, SH, SpN, MH, Ketua Program Studi MM Drs HM Efendi Pakpahan MM, dan Sekretaris Program Studi MM H Muis Fauzi Rambe SE, MM. Rektor UMSU Drs Agussani MAP melalui Humas UMSU Anwar Bakti menyatakan optimis Program MM

UMSU dengan kosentrasi Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Pemasaran dan Manajemen Keuangan, akan memproleh apresiasi yang baik dari Tim Asesor BAN-PT. “Karena sejak jauh hari, kita telah mempersiapkanya secara matang. Di antaranya telah dilakukan semacam lokakarya persiapan akreditasi di Pascasarjana UMSU," ujar Anwar. Anwar Bakti menambahkan, selanjutnya Tim Asesor BAN-PT akan melaksanakan akreditasi pada Program Studi Magister Komunikasi (Mikom) dan berikutnyanya pada program Studi Magister Kenotariatan. "Insya Allah akhir bulan November ini, semua program studi di Pascasarjana UMSU telah diakreditasi," ujar Anwar Bakti. Anwar mengatakan, khusus untuk Program Studi Magister Ilmu Hukum UMSU yang ketua program

studinya Dr H Triono Eddy SH, MHum dan Sekretaris Zainuddin SH, MH, telah memperoleh akreditasi B dari BAN-PT. Hal ini sesuai dengan keputusan BAN-PT No.002/BAN-PT/Ak-VII/ 2009 Tanggal 20 Pebruari 2009. Adapun kosentrasi yang ada di Program Studi Magister Ilmu Hukum, adalah Hukum Pidana, Hukum Administrasi Negara, Hukum Ekonomi dan Hukum Islam. Sementara itu, untuk akreditasi Program Studi Magister Akutansi akan menyusul, sesuai dengan waktu yang telah ditentukan oleh BAN-PT. “Dengan terakreditasinya sejumlah Program Studi di Pascasarjana UMSU, kata Anwar, menunjukkan UMSU sebagai perguruan tinggi yang berkualitas dan diakui secara nasional oleh Kemendikbud,” ujar Anwar Bakti. (HAM)

andalas/asril tanjung

TARI PIRINGPIRING-Muda mudi dari Tim Kesenian Kota Medan ketika membawakan Tari Piring dari Sumatera Barat, pada Malam Kesenian Yun Nan, Minggu (13/11) malam di Kampus STBA-PIA.

Warga Sumut Terkesima Saksikan Tim Kesenian Yun Nan Stabat- andalas Lebih dari 1500 warga Sumatera Utara yang memadati aula Sekolah Tinggi Bahasa Asing Persahabatan Internasional Asia (STBA-PIA), Minggu (13/11) malam, terkesima oleh penampilan Tim Kesenian Yun Nan, salah satu Provinsi di Republik Rakyat Tiongkok (RRT), pada pagelaran Malam Kesenian Yun Nan. Tidak hanya itu, warga Sumut yang umumnya masyarakat Tionghoa yang berdatangan dari sejumlah kawasan seperti Medan, Binjai, Langkat, Lubuk Pakam, Tebing Tinggi dan lainnya itu juga disuguhi penampilan lagu dan tari-tarian Tim Kesenian Kota Medan serta Tim Paduan Suara Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut. Malam Kesenian Yun Nanyang berlangsung semarak dan penuh keakraban tersebut diawali dengan penampilan siswa taman kanak-kanak, dan selanjutnya secara berurutan Tim Kesenian Yun Nandan Tim Kesenian Kota Medan saling bergantian menampilkan lagu-lagu dan tari-

Andalas/ist

BANTUANBANTUAN-Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho (tengah), didampingi dr Suci Hati MKes (kedua dari kiri) dan dr Kustina MKes (kiri) menyerahkan bantuan kepada Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Desa Namo Rambe, Kecamatan Namo Rambe, Kabupaten Deli Serdang, Senin (14/11).

Hj Sutias Handayani Gatot:

Berkumpul dengan Anak-anak Melahirkan Pengetahuan Baru Medan-andalas Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho mengunjungi Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Hidayah Desa Namo Rambe, Kecamatan Namo Rambe, Kabupaten Deli Serdang, Senin (14/11). Bertemu dan berkumpul dengan anak-anak baginya melahirkan banyak pengetahuan baru. "Kepolosannya, manisnya, dan lugunya menyembunyikan banyak pengetahuan," kata Sutias, saat berada bersama siswa MI. Siswa MI dan para guru merasa bahagia dan antusias atas kehadiran istri Plt Gubsu Gatot Pujo Nogroho itu di sekolahnya. Walaupun kondisi cuaca yang mendung dan mengandung gerimis kecil, namun kondisi ini menambah khidmatnya pertemuan. Dalam acara yang dihadiri dr Suci Hati MKes (istri Kadis Kesehatan Provinsi Sumut dr Chandra Syafei) dan dr Kustina MKes (Kabid Kesehatan Dinkes Sumut) itu, juga diadakan penyuluhan tentang Ambulans Center 118, yakni ambulans yang disiagakan untuk penanganan jika terjadi kecelakaan lalulintas. "Ambulans ini akan melayani masyarakat yang mengalami kecelakaan di lapangan. Bisa dihubungi dengan cepat," kata Sutias.

Disampaikannya, pelayanan yang diberikan adalah gratis. Tim ambulans yang dibekali keahlian medis, akan memberikan pertolongan pertama pada korban kecelakaan. Dan akan dilakukan sampai kepada tindakan operasi lain yang diperlukan saat menolong korban. Kustina yang menjadi penggerak Tim Ambulans juga mengatakan, tujuan pertemuan tersebut adalah untuk bersilaturahmi dengan Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho. "Kali ini kita lakukan bersamaan dengan kegiatan sosial penyuluhan ambulans 118," kata Kustina seraya mengatakan kegiatan sosisalisasi ini dilakukan rutin setipa bulannya dengan tempat yang berbeda-beda. Kustina juga berharap, setelah sosialisasi ini, masyarakat bisa dan mengerti tentang ambulans 118. “Dengan melakukan kontak, dan menjelaskan kondisi tempat kejadian kecelakaan serta identitas pelapor akan segera ditindaklanjuti,” katanya. Di sela-sela acara silaturahmi, pihak MI Alhidayah menyuguhkan tor-tor khas batak, dan mengajak seluruh undangan manortor (menari) bersama. “Hal ini merupakan ungkapan terimakasih MI atas kunjungan rombongan Sutias ke sekolah kami," kata Kepala MI Alhidayah Mulyono.

Ia berharap, kunjungan Hj Sutias dan rombongan membawa berkah bagi madrasah tersebut. Sebab, saat ini MI Alhidayah membutuhkan ruang kelas baru karena tak mampu lagi menampung siswa yang ada, sehingga harus diadakan kelas dua sift. "Pertambahan ruang kelas ke samping sudah tidak mungkin, karena lahan sudah habis. Harapan kami, bisa ditambah ke atas," harap Mulyono. Cika Radezky, seorang dokter cilik yang juga anak Kadis Kesehatan Provsu, turut dalam rombongan Dinas Kesehatan Sumut dan tim ambulans 118, melakukan penyuluhan hidup sehat kepada siswa MI. Cika, bersama tim dokter cilik, mengajari bagaimana cara meng-gosok gigi yang benar dan mencuci tangan yang bersih. Di kesempatan yang sama, ibu Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho juga memberikan kenang-kenangan berupa dua drum tempat air bersih yang bisa dimanfaatkan sebagai wadah mencuci tangan bagi siswa MI. Sutias juga menyerahkan bingkisan berupa tas, buku, sabun, sikat gigi dan odol kepada para siswa. "Semoga ini bisa bermanfaat, dan digunakan sebaikn-baiknya di sekolah ini," harap Sutias. (WAN)

an daerah masing-masing kedua Provinsi Bersaudara tersebut. Tim Kesenian Kota Medan pada malam itu menyuguhkan Tari Piring dari Sumatera Barat, Tari Aceh, Sigale-gale dari Sumut, Tari Kesenian Jawa, serta sejumlah lagu dan tarian kebudayaan Indonesialainnya. Sementara, Tim Kesenian Yun Nan juga tak kalah heboh dengan menampilkan lagu dan tari-tarian yang berasal dari Provinsi Yun Nan yang gerak dan budaya yang hampir mirip dengan yang dimiliki Indonesia, khususnya Sumatera Utara. Promosi Pariwisata Ketua Panitia, Ardjan Leo mengemukakan, pertunjukan

Malam Kesenian Yun Nan dan penampilan Tim Kesenian Kota Medan itu terlaksana berkat kerjasama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemko Medan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut serta Perhimpunan Masyarakat Indonesia Tionghoa Sumatera Utara Peduli Sosial dan Pendidikan (PITSUPSP). “Pagelaran malam kesenian tersebut selain saling mengenal dan saling tukar-menukar kebudayaan Provinsi Yun Nan dan Sumatera Utara yang lebih dikenal sebagai “Provinsi Bersaudara” sekaligus juga saling mempromosikan pariwisata masing-masing provinsi,” ujar Ardjan Leo yang juga didampingi staf MITSU-PSP Irwan Y Arifin. Menurut Ardjan Leo, dalam 12 tahun terakhir, Pemerintah dan Tim Kesenian Yun Nan sudah 6 kali datang ke Sumut.. Mereka sangat terkesan dengan objek wisata yang ada di Sumut. Bahkan, mereka sangat berminat untuk

memperkenalkan objek-objek wisata yang ada di Sumut, kepada warga masyarakat di Yun Nan. “Tim Kesenian Sumut juga telah beberapa kali melakukan kunjungan balasan ke Kun Ming Ibukota Provinsi Yun Nan. Tidak jauh dari Kota Kun Ming, ada Kabupaten Cin Ming tepatnya Kota Kelahiran Cheng Ho. Di sana masih terdapat kuburan orangtua Cheng Ho dan museum Cheng Ho,” papar Ardjan Leo. Sebelumnya, Kepala Rombongan Tim Kesenian Yun Nan, Wei Lolo dalam kesempatan itu mengaku sangat kerkesan dengan seni dan budaya yang ada di Sumut. Bahkan, dia juga sangat kagum dengan objek-objek pariwisata yang ada di Sumut, seperti Danau Toba, Samosir dan Berastagi. Dia juga menambahkan, ingin mempromosikan seluruh kekayaan objek wisata yang ada di Sumut, kepada warga masyarakat di Yun Nan, khususnya warga KotaKun Ming. (RIL)

Bantu PMI

Vihara Borobudur Hadirkan 400 Pendonor Medan-andalas Pemuda-pemudi Vihara Borobudur dan Palang Merah Indonesia menggelar donor darah di Vihara Borobudur, Jalan Imam Bonjol Medan, Minggu (13/11). Mengambil tema “Give Blood Give Life” sekira 400 pendonor menyumbangkan darahnya. Jony Wijaya selaku Ketua Bidang Sosial Persaudaraan Muda-Mudi Vihara Borobudur mengatakan, donor darah untuk ketiga kalinya dalam 2011ini merupakan kegiatan rutin tahunan. "Donor darah untuk membantu sesama sekaligus memberikan kehidupan bagi orang lain, sesuai dengan tema "Give Blood Give Life," katanya. Dalam ajaran Buddha, kata dia, diajarkan untuk selalu berbuat kebajikan, namun tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan kesadaran kepada masyarakat umum membantu kepada sesama. "Donor darah ini sifatnya umum, kami

andalas/siong

DONOR DARAHDARAH-Dokter dari PMI sedang mengambil darah dari para pendonor di halaman belakang Vihara Borobudur Jalan Imam Bonjol Medan, Minggu (13/11). mengimbau siapapun yang datang, dari kalangan apapun dia tentunya boleh menyumbangkan darahnya," imbuhnya. Selain itu, sebutnya, manfaat donor darah juga baik bagi kesehatan jika dilakukan se-

cara tiga bulan sekali. ”Manfaatnya baik bagi pendonor karena sel-sel darah lama akan berganti dengan yang baru," tuturnya. Masih kata Joni, selain donor darah rutin, ada juga donor darah insidental, dalam

arti sewaktu-waktu jika ada yang membutuhkan darah maka bidang sosial mereka akan membantu. "Terkadang saat kami membuat acara sosial seperti ini ada pendonor yang tidak bisa hadir dikarenakan alasan tertentu, jika ada pihak PMI yang membantu kami siap menjadi media pembantu untuk mencarikan pendonor," ucapnya. Mengingat di Sumatera Utara masih kekurangan darah, lanjut Joni, tentunya pihak Palang Merah Indonesia (PMI) lebih tahu disalurkan ke daerah mana saja darah tersebut. “Antusias masyarakat hari ini cukup tinggi, buktinya sebelum pukul delapan, sudah banyak masyarakat yang hadir," ungkapnya. Salah satu pendonor Frans Chahyadi mengaku senang bisa berpartisipasi di acara tersebut. "Saya diajak istri kemari, meski baru pertama kali tapi aku tak takut ," ujarnya.(SIONG)

BERITA DUKACITA

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

Nama

Umur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

Berangkat (Tgl/Jam)

Keterangan / Tempat

VIP-A

NG DJUN POH / LINDA

60

Jl. Kapten Muslim No. 17 Medan

13-11-11 14.27 WIB

16-11-11 14.00 WIB

Dikebumikan

VIP-B

TJIA TEK LIE

43

Jl. Puri Gg. Kemala I No. 63 G / 43 Medan

13-11-11 20.00 WIB

15-11-11 15.00 WIB

Diperabukan

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

1

TEOH PO HWA

87

Jl. P ertahanan No, 1 O P ulo B rayan Medan

11-11-11 23.45 WIB

15-11-11 14.00 WIB

D i perabukan

3

LU MIN LIE

42

Jl. P ukat I No. 5 C Medan

14-11-11 07.45 WIB

16-11-11 14.00 WIB

D i perabukan

5

TAN HOCK SUN

46

Jl. K ampung P adang D olok Masi hul

14-11-11 03.50 WIB

16-11-11 13.00 WIB

D i perabukan

6

ONG GEK TJOE

87

Jl. Mayang No. 4 C Medan

12-11-11 19.00 WIB

16-11-11 12.00 WIB

D i perabukan

8

CHAI CHANG HO / RUSLI

72

Rumah S usun S ukaramai B lok A 14 Lt. III No. 2 Medan

12-11-11 22.10 WIB

16-11-11 10.00 WIB

D i perabukan

9

MA PIT IK

64

Jl. K apt. Maulana Lubi s No. 14 A Medan

14-11-11 10.30 WIB

16-11-11 13.00 WIB

D i perabukan


Selasa 15 November 2011

Paripurna LKPj Bupati Batu Bara 'Dihujani' Interupsi Batu Bara-andalas Paripurna penyampaian pendapat akhir fraksiFraksi DPRD Batu Bara, terhadap Laporan Keterangan Petanggungjawaban (LKPj) Bupati tahun 2010, Senin (14/11) 'dihujani' sejumlah interupsi. Sejumlah anggota dewan meminta dilakukan penundaan paripurna, sembari menunggu hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)-RI terhadap keuangan Pemkab Batu Bara. Hadir pada rapat paripurna tersebut, unsur Muspida Asahan/Batu Bara, Sekdakab Erwin SE, para pimpinan SKPD, camat, puluhan kepala desa dan lurah serta undangan lainnya. Ketua DPRD Batu Bara Selamat Arifin SE, sesaat setelah membuka sidang, langsung diinterupsi Al-As'ari dari Fraksi PPP, yang akhirnya lebih memilih walk out (WO), karena usulannya tidak digubris pimpinan dewan. Sidang paripurna kemudian dilanjutkan setelah diskor selama 10 menit. Sementara, Fraksi Golkar dalam pendapat akhir disampaikan Nafiar, setuju terhadap LKPj Bupati Batu Bara tahun 2010. Dengan ketentuan semuanya harus dilaksanakan sesuai aturan perundang-undangan yang berlaku. Fraksi Andil melalui, Ketuanya Amad Muktas, tidak menyetujui LKPj Bupati Batu Bara. Sedangkan Fraksi PDI Perjuangan melalui Effendi Tanjung menegaskan, jika paripurna LKPj dilanjutkan dengan penandatanganan Ranperda LKPD menjadi Perda, fraksinya tidak ikut bertanggungjawab, terkait dengan terjadinya pelanggaran hukum. Sementara Fraksi Demokrat dengan tegas menolak, karena LKPj Bupati Batu Bara TA 2010 tidak dilampiri hasil audit BPK. Namun demikian, Ketua DPRD Selamat Arifin tetap menandatangani LKPj Bupati Batu Bara TA 2010. (SUSI)

Salah Kelola Penyebab Kerusakan Lingkungan

DIAL OG - Fellow Lions Club Tanah Karo Simalem terlihat serius DIALOG berdialog tentang kerusakan lingkungan hidup. Kabanjahe-andalas Kerusakan lingkungan yang berdampak terhadap pemanasan global, mengharuskan semua elemen bangsa bertanggungjawab melakukan berbagai upaya nyata, seperti penanaman pohon sekaligus mencegah kerusakan lingkungan lebih parah lagi. Bumi kita, lingkungan kita, tanggungjawab kita. Isu lingkungan hidup telah menjadi inti pemikiran sosial, politik dan ekonomi karena degradasi seringkali menyebabkan penderitaan bagi masyarakat. Risiko akibat perubahan iklim dan bertambahnya bencana alam mendorong untuk mempersoalkan kembali keyakinan masyarakat modern. Hal itu terungkap pada silaturahmi dan diskusi Lions Club Tanah Karo Simalem tentang kerusakan lingkungan di Kabanjahe, kemarin. Global warming disebabkan kebijakan pemerintah yang tidak tepat. Pengelolaan hutan yang salah dan menyebabkan hutan tropis hancur serta tidak memberikan manfaat signifikan, baik bagi pemerintah maupun bagi penduduk di sekitarnya. "Yang mengeruk keuntungan adalah pengusaha secara semena-mena menghancurkan hutan yang menjadi tempat menyimpan air dan penghasil oksigen bagi makhluk hidup dan tempat hidup flora dan fauna,” ujar Presiden Lions Club Tanah Karo Simalem, Alex Candra. Dikatakan, pengelolaan yang salah menyebabkan bencana banjir dan dampak lingkungan lain. Justru, paling merasakan dampak tersebut, masyarakat sekitar. Bertambahnya suhu global tidak dapat dicegah lagi dan perubahan iklim mungkin sudah terjadi sekarang. Sejalan dengan program Lions Club Internasional, semua elemen anak bangsa, tidak terkecuali Lions Club Tanah Karo Simalem harus peduli menjaga kelestarian lingkungan hidup. Pasalnya, beberapa tahun belakangan dampak kerusakan lingkungan hidup makin terasa. "20 tahun yang lalu Kota Berastagi dan Kabanjahe, saat siang hari masih banyak ditemukan orang memakai jeket, menandakan betapa dinginnya kala itu. Sekarang panasnya bukan main,” tegas Candra didampingi Sekretaris L Antoni SE. Hal senada dikemukakan Camat Kabanjahe, L Lesta Karo-Karo. Upaya-upaya yang dapat dilakukan antara lain membuat sebanyak mungkin sumur resapan air yang dapat menampung air hujan, membenahi kebijakan pengelolaan hutan berpihak kepada rakyat dengan melibatkan masyarakat untuk menjaga hutan di daerahnya masing-masing, menanam pohon yang tepat bertujuan reintroduksi dan konservasi. Sementara L Benyamin Sukatendel SE MM mengatakan, kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungan. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernafas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. "Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan," ujarnya. Turut hadir pada diskusi, L Ir Baskita Kaban, L Deni Sinatra Ginting, L Antonius Purba SE, L Robert Tarigan SH (Directur I), L Risno, L Sulaiman, L Robinson, L Agus Candra, L Julieta, SE, dan L Lukman Tara. (RTA)

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

12

Kelompok Tani Tapian Nauli Duduki Lahan 88 Hektar Rantau Prapat-andalas Kelompok Tani (Koptan) Bersama, Dusun Danau Biale/ Tapian Nauli, Desa Tebing Linggahara, Kecamatan Bilah Barat, Kabupaten Labuhan Batu, menduduki lahan sekitar 88 hektar, Senin (14/11). Sebelumnya, lahan yang juga masuk ke Data Nauli, ditanami tanaman pangan itu dikuasai pengusaha dengan mengubahnya menjadi perkebunan kelapa sawit. Ratusan warga yang tergabung di Koptan Bersama, membangun jembatan dari bambu dan batang pinang, membuat pondok beratap tepas berukuran sekira 5 x 5 meter. Sementara kaum ibu melakukan pembersihan semak belukar yang kini semakin meninggi karena perkebunan itu tidak terawat. Ketua Koptan Bersama Sater Simamora didampingi Wakil Ketua Tohir Purba, Sekretaris Kris Aderton, Wakil Sekretaris T Ritonga, Bendahara Lirat Simamora dan puluhan warga lainnya mengungkapkan, sejak tahun 1968 lahan itu sudah ditanami masyarakat. Namun karena banjir, warga meninggalkannya untuk sementara. “Tapi kalau musim kemarau, kami kembali menanam padi, jagung atau palawija. Hingga tahun 1974 tanah ini ditingkatkan statusnya sejalan dengan SK Gubsu, bahkan kalau banjir pun kami bercocok tanam di sini,” ujarnya. Lebih jauh dijelaskan Simamora, tahun 1982 masyarakat Data Nauli menyurati Bupati dan Ketua DPRD

KU ASAI - Kelompok Tani Bersama menguasai 88 hektar lahan di Kecamatan Bilah Barat KUASAI Labuhan Batu, meminta pembangunan irigasi. Sejalan dengan permintaan itu, bupati mengeluarkan instruksi penertiban dan pendayagunaan tanah rawa menjadi lahan persawahan. Namun, pada November 1991 perusahaan swasta hadir di lokasi dan langsung memarit pembatas perkebunan kelapa sawit, yang sebahagian

terkena tanah warga setempat ,tanpa memberikan ganti rugi walau dengan alasan awal untuk membuat saluran air. Setelah dirampas dengan kekerasan, entah bagaimana lahan itu akhirnya diduga dijual kepada seorang pengusaha asal Rantau Prapat. Permasalahan terus berlanjut, hingga terjadi pertemuan antara masyarakat, pengu-

saha, Kepala Desa Tebing Linggahara dan Camat Bilah Barat di kantor camat setempat pada April 2001. “Pertemuan tidak dicapai kesepakatan, hingga akhirnya kini warga kembali mengambil haknya dengan menduduki lahan. Kita punya bukti surat-surat sah terhadap tanah ini," kata mereka. (ONE)

Pemkab Nisel Didesak Segera Tutup PT Gruti Nias Selatan-andalas Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Nias Selatan, Elisati Halawa ST mendesak Pemkab Nisel segera menutup operasional PT Gunung Raya Utama Timber Industry (PT Gruti), dan PT Teluk Nauli. Pasalnya, selama perusahaan pemilik IUPHHK tersebut beroperasi di Kecamatan Hibala dan Pulau Tanah Masa, Kecamatan Pulau Pulau Batu, Kabupaten Nias Selatan, sama sekali tidak memberi keuntungan bagi Kabupaten Nias Selatan. "Bahkan, kehadiran dua perusahaan itu dikhawatirkan akan mendatangkan bencana bagi masyarakat Nias Selatan, sebagai konsekuensi logis perambahan hutan dilakukan PT Gruti dan PT Teluk Nauli," tegas Halawa kepada sejumlah wartawan di gedung dewan, kemarin. Menurut politisi muda yang juga mantan pengurus LSM

LPAM dan LSM BARANI tahun 2001, dan saat itu juga sangat getol mendengungkan penutupan PT Gruti. Akhirnya, perusahaan tersebut ditutup pada tahun 2002. Karenanya, Elisati Halawa mempertanyakan, mengapa perusahaan yang sudah diblacklist itu, bisa beroperasi kembali ? "Seharusnya Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat tidak lagi memberikan izin untuk PT Gruti, beroperasi di Hibala,” ujarnya sembari menambahkan, setiap perusahaan yang terkena black-list berarti sudah terbukti melakukan pelanggaran. Dia juga mengimbau agar DPRD Nisel segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat, sebagaimana pernah disuarakan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nias Selatan (GM Nisel). Sebab, sudah terang-benderang, PT Gruti dan PT Teluk Nauli bisa ditutup berdasarkan usulan dari Pemkab, sebagaimana hasil konsultasi anggota DPRD Nisel ke Kementerian Kehutanan RI, belum lama ini. "Izin usaha pengelolaan hasil

hutan dimiliki PT Gruti dicabut atau tidak, merupakan kewenangan pemerintah daerah,” sebutnya. Katakanlah yang benar jika benar dan katakan yang salah jika salah. Tidak sepatutnya masyarakat dijadikan bola pimpong. "Ada apa, kok Pemkab Nisel terkesan sungkan menutup perusahaan tersebut ? Padahal, Pemkab tidak akan memiliki kerugian apa pun, kalau hutan tersebut tidak dikelola perusahaan itu. Hal senada dikemukakan anggota Komisi B DPRD Nisel, Rindu H Halawa. Dia mendesak, Ketua DPRD segera mengeluarkan disposisi kepada anggota dewan, untuk melakukan cross check ke lapangan. Terkait bukti laporan masyarakat, yang menyebut terdapat banyak pelanggaran dilakukan kedua perusahaan itu. "Hal ini sejalan dengan ketentuan sebagaimana diatur dalam SK Menhut, No 32/ Menhut-II/ 2007 dan Perubahan SK No 362/Menhut–II/2005, tentang perpanjangan IUPHHK," katanya. (EZ)

Warga Diintimidasi, DPRD DS Panggil Developer Sunggal-andalas DPRD Deli Serdang akan memanggil developer Graha Helvetia, Dinas Cipta Karya dan Pertambangan, BPN, KP3 Belawan serta PTPN II, terkait berdirinya puluhan bangunan ruko di Dusun VI Pasar 2 Pondok Seji, Desa Helvetia Kecamatan Sunggal. Wakil Ketua DPRD DS, Wagirin Arman didampingi Ketua Fraksi Partai Golkar Siswo Adisuwito dan Wakil Sekretaris Golkar Sumut M Hanafi Harahap, di Desa Helvetia Sunggal, menegaskan hal itu saat menerima aspirasi warga desa setempat dalam rangka reses, kemarin. Warga di sana, menyampaikan dulunya mereka bermukim di lokasi perumahan eks perkebunan PTPN 2. Namun, entah bagaimana, pihak developer mengklaim lahan sekitar 17 hektar merupakan miliknya. Bahkan di sana telah berdiri sekitar puluhan bangunan. Bahkan bangunannya telah memiliki IMB. Namun, sertifikat lahan diterbitkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Deli Serdang, menyebutkan lokasinya di Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli. Padahal, lokasi tersebut adalah di Kecamatan Sunggal. ”Bukan di Kecamatan Labuhan Deli,” beber

SERIUS - Wagirin Amran serius menyimak laporan tertulis yang disampaikan warga saat menggelar reses. Wagirin. Karena itu, dewan akan memanggil pihak pihak yang ditengarai telah menerbitkan perizinan atas lahan tersebut. Pasalnya, selain dicurigai lahan itu masih di lahan eks HGU. Penerbitan sertifikat oleh BPN pun dicurigai tidak taat dengan aturan. Perlu dilakukan pemeriksaan, ke Menteri BUMN. Apakah aset tersebut telah dilepaskan atau belum. Kemudian penerbitan IMB-nya juga perlu diteliti. Soalnya permasalahan ini pernah dilaporkan ke komisi A DPRD. Tapi anehnya, mengapa Dinas Cipta Karya dan Pertamba-

ngan Pemkab Deli Serdang menerbitkan IMB. Padahal di sana masih ada sengketa, terkait adminitrasi bangunan serta lahan eks HGU PTPN II itu. Kemudian warga yang selama ini bermukim di sana kerap menerima intimidasi dari sejumlah oknum yang diduga suruhan pihak developer. Intimidasi ini sudah pernah dilaporkan ke KP3 Belawan. Namun, sampai saat ini tidak pernah ditindaklanjuti. ”Kami kerap mendapat sms serta telepon bernada intimidasi dari seseorang. Tapi, kami tidak pernah dilindungi aparat,” ungkap warga perumahan eks PTPN II. (TH)

BANJIR - Banjir kiriman melanda ratusan rumah penduduk di Desa Sei Mati, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan.

Ratusan Rumah Warga Sei Mati Terendam Banjir Asahan-andalas Desa Sei Mati, Kecamatan Buntu Pane Asahan, dilanda banjir kiriman. Ratusan rumah warga yang berada di desa tersebut, terendam banjir. Dan, banjir yang merendam pemukiman warga di desa itu, bukan kali pertama terjadi. Pantauan andalas saat melintasi Desa Sei Mati, kemarin, awalnya banjir kiriman datang dari hulu Sungai Silau, sejak pukul 10.15 WIB. Debit air sungai yang sejak pagi hari mulai tampak meningkat, ditandai parit yang berada di depan rumah warga. Tepatnya di depan jalan lintas mulai dipenuhi air. Namun, perlahan-lahan parit tersebut tidak dapat menampung air, yang datangnya terus bertambah, sehingga luapan air menggenangi rumah warga. Tono (48), warga Sei Silau kepada andalas mengatakan, masyarakat Desa Sei Mati maupun yang bermukim di seputar Kecamatan Buntu Pane, sudah tidak terkejut lagi dengan terjangan banjir yang melanda tempat tinggal mereka. Pasalnya, hal serupa mereka alami dalam

setahun bisa terjadi satu maupun dua kali. Sebelumnya, pada awal Oktober 2011 lalu juga mengalami hal sama. "Banjir kiriman yang melanda perumahan sudah menjadi menu setiap tahunnya bagi kami. Hingga saat ini pemerintah setempat tidak dapat berbuat maksimal dalam mengatasi banjir,” ungkapnya. Hal senada diungkapkan Marto (50), karyawan Kebun PTPN. Bahwa banjir kiriman yang kerap terjadi di Kecamatan Buntu Pane, disebabkan terjadinya pendangkalan sedimentasi di sepanjang aliran Sungai Silau. "Jika intensitas curah hujan meningkat di hulu Sungai Silau dipastikan daerah ini akan terendam banjir," bebernya. Marto menambahkan, yang mengherankan dengan keadaan seperti ini sudah sering terjadi setiap tahun. Namun, pemerintah setempat tidak dapat berbuat banyak. Padahal, Pemkab Asahan telah memiliki kapal keruk yang dapat mengatasi pendangkalan sungai. "Cilakanya, Pemkab hanya menonton banjir yang sering terjadi tersebut," katanya. (FAS)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean, Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa Sejahtera TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS. ACEH TAMIANG: Zul Herman.


SUMATERA UTARA

Selasa 15 November 2011

harian andalas | Hal.

13

Tahan Panggabean : Pemprovsu Harus Turun Tangan

Bendungan Jebol, Ribuan Hektar Sawah Kekeringan Percut-andalas Ketua Fraksi Demokrat DPRD Sumut Drs Tahan Manahan Panggabean MM menegaskan, akibat jebolnya bendungan 'raksasa' di Bandar Sidoras Desa Cinta Rayat Kabupaten Deli Serdang, ribuan hektar areal persawahan di 7 desa sekitar (Desa Cinta Rayat, Tanjung Rejo, Tanjung Slamat, Percut, Seantis, Cinta Damai dan Pematang Lalang) mengalami kekeringan. “Bahkan yang paling menyedihkan, semenjak tanggul yang tadinya mengaliri areal persawahan hancurlebur akibat diterjang banjir arus sungai. Para petani padi sudah dua kali mengalami gagal panen dan diperkirakan masyarakat petani di 7 desa mengalami kerugian mencapai miliaran rupiah,” ujar Tahan Panggabean kepada wartawan, Senin (14/ 11), usai melakukan reses ke Dapil II Kabupaten Deli Serdang. Berdasarkan penuturan masyarakat kepada Tahan Panggabean, sebelum ambruk dan jebolnya bendungan raksasa tersebut, setiap sekali panen, para petani memperoleh hasil panen gabah mencapai 6 ton/ hektar. Tapi sejak bendungan tersebut jebol awal tahun lalu, para petani mengalami kerugian sangat besar, bahkan sudah dua kali gagal panen. “Betapa menderitanya masyarakat petani, jika bendungan tersebut tidak segera diperbaiki. Apalagi dalam tahun ini saja, petani sudah dua kali mengalami gagal panen diperkirakan nilai kerugiannya mencapai miliaran rupiah,” tegas Sekre-

KOMP AK - Bupati Ngogesa Sitepu tampak kompak dengan Wakilnya, Budiono. KOMPAK

Sinergi Bupati dan Wabup

Kunci Sukses Pembangunan di Langkat

JEBOL - Anggota Tim Reses DPRDSU Dapil Deli Serdang, Tahan Manahan Panggabean bersama tokoh masyarakat Kecamatan Percut Sei Tuan, meninjau bendungan Bandar Sidoras yang jebol dihantam arus sungai. taris DPD Partai Demokrat Sumut itu, sembari mendesak instansi terkait secepatnya turun tangan melakukan perbaikan. Ditambahkan Tahan, baru-baru ini masyarakat dari 7 Desa sekitar sudah melakukan perbaikan bendungan bergotong royong massal selama 4 hari secara tradisional, dengan memasang gorong-gorong terbuat dari pasir, tanah dan goni. Tapi, beberapa hari kemudian, jebol lagi dan dengan sendirinya irigasi tidak dapat difungsikan, secara atomatis areal persawahan kembali kering-kerontang.

Berkaitan dengan itu, Tahan Panggabean mendesak Pemprovsu Cq Dinas Pengairan Sumut segera turun tangan membantu Pemkab Deli Serdang, melakukan perbaikan terhadap bendungan yang hancur-lebur tersebut, mengantisipasi bertambah besarnya kerugian petani. Memang di lokasi bendungan raksasa (pusat irigasi) itu, telah ditumpukkan bahan-bahan material berupa batu dan jaring kawat untuk pemasangan gorong-gorong, tapi pengerjaannya belum dilaksanakan, bahkan terkesan lamban.

"Padahal, petani sudah sangat mendesak agar tanggul irigasi dapat segera diperbaiki, supaya areal persawahan dapat segera difungsikan kembali,” ujar Tahan. Menurut Tahan, jika Pemprovsu tidak segera ikut ambil bagian menanggulangi sekaligus membantu anggaran perbaikannya di APBD Sumut, dikuatirkan pengerjaannya tidak akan selesai-selesai, sehingga kehidupan petani akan semakin terpuruk. Bahkan Deli Serdang yang selama ini sebagai daerah lumbung beras, terancam jadi tinggal kenangan. (LIM)

Ratusan PNS Pemkab Sergai Ajukan Eksodus

Deli Serdang Kekurangan Guru Agama Kristen

Sei Rampah-andalas Sedikitnya 135 Pegawai Negei Sipil (PNS) di jajaran Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) mengajukan permohonan eksodus (Perpindahan besar-besaran) pindah tugas di wilayah lain. “Mereka mengajukan pindah tugas dengan alasan pengembangan karir, ikut suami dan lainnya. Hal itu sah-sah saja menurut peraturan,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sergai, Ahmad Zaki MAP, Senin (14/11). Dari ratusan PNS yang mengajukan permohonan pindah, 90 orang sudah disetujui, sambung Zaki, umumnya memiliki golongan III B, ada yang bertugas ke Pemprovsu, Medan, Deli Serdang dan Batubara. "Sebaliknya yang masuk ke Sergai juga ada, jumlahnya sekitar 30 orang," jelas Zaki. Terpisah, fenomena ini, menurut sejumlah PNS di jajaran Pemkab Sergai, karena banyaknya pos pendapatan di luar gaji untuk PNS yang dikurangi. Seperti, dana kelancaran tugas, uang makan, dan kesejahteraan pegawai. Kendati dibayar, tetapi dalam praktiknya sering terlambat dari jadwal biasanya. “Apalagi, jika oknum PNS tidak punya kedekatan dengan lingkaran kekuasaan, alamat karirnya tak semulus dengan harapannya. Lebih baik hijrah dari pada bertahan menunggu sesuatu yang tak pasti,”kata sumber tersebut. (RYAD)

Lubuk Pakam-andalas Kabupaten Deli Serdang kekurangan ratusan guru Agama Kristen. Banyak sekolah khususnya SD hingga kini belum memliki guru Agama Kristen definitif. Kondisi ini terungkap saat anggota DPRD Deli Serdang melakukan reses baru-baru ini. Informasi dihimpun menyebutkan, kekurangan guru agama itu sudah sejak lama terjadi. Hal ini sudah berulangkali dilaporkan masyarakat kepada Dinas Pendidikan, namun hingga kini belum dapat terealisasi. Seperti SDN 106447 di Desa Durian Kecamatan Pantai Labu, sekolah ini sudah 20 tahun lebih tidak memiliki tenaga pengajar tetap bidang pelajaran Agama Kristen. Padahal, sekolah ini 100 persen muridnya beragama Kristen. Kini di sekolah itu hanya ada tenaga honor yang digaji dari swadaya masyarakat.

Stabat Kuatkan Komitmen Pertahankan WTN Stabat-andalas Kota Stabat yang merupakan ibukota Kabupaten Langkat, dinilai masih layak mendapatkan anugerah piala Wahana Tata Nugraha (WTN) dengan terus membenahi sejumlah median jalan dan membangun kesadaran masyarakat untuk taat terhadap ketentuan berlalu lintas. “ Secara umum Kota Stabat layak mendapatkan penghargaan, namun tetap harus diupayakan agar kesadaran para pengguna jalan maupun pengusaha angkutan terus ditingkatkan”, kata Ketua Tim Penilai WTN 2011, Ir Jujun Endah Wayuningrum, saat menyampaikan ekspos atas observasi lapangan dilakukan pihaknya Oktober lalu, saat berlangsungnya pertemuan di Aula PKK Stabat, kemarin. Bupati Langkat menyambut kedatangan Tim Penilai Penghargaan Wahana Tata Nugraha dari Kementerian Perhubungan Jakarta, terlebih memberikan masukan atas hasil observasi. Hal tersebut tentu akan menjadi perhatian yang serius bagi Pemkab Langkat. Sebagaimana diketahui, sejak tahun 2003 kota Stabat mengikuti lomba tertib lalu lintas dan angkutan kota. Akhirnya tahun 2005 berhasil mendapatkan Piala WTN untuk yang pertama kalinya hingga berturut-turut sampai dengan tahun 2010 lalu. Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres Langkat AKBP H Mardiyono SIK MSi, Asisten Adm Ekbangsos Indra Salahuddin, Ketua TPPKK Langkat Hj Nuraida Ngogesa, Plt Kepala Dinas Perhubungan Drs Dalkotsyah, Kabag Tapem Rajanami YS, Kabag Umpel Binawan, Kasubbag Humas Sukiman, dan para pengemudi angkot dan betor. (BD)

Menurut Kepala Desa Durian Hulman Manurung, pihaknya bersama masyarakat sudah berulangkali bermohon kepada Disdikpora maupun Kementerian Agama Deli Serdang, agar menugaskan guru tetap. Namun, kedua instansi itu kurang tanggap. "Aneh, sekolah negeri siswanya mayoritas beragama Kristen, tapi gurunya tidak ada, terpaksa masyarakat mencari dengan dana swadaya," ungkap kades seraya mengimbau Disdik maupun Bupati Deli Serdang tanggap dengan kebutuhan masyarakat setempat. Kondisi itu dibenarkan Kepala Sekolah Sri Suharni SPd. Kekosongan guru PNS Agama Kristen sudah 20 tahun lebih. Yang ada saat ini adalah guru honor yang mendapat upah dari swadaya masyarakat ditambah dari dana BOS. Sementara, Kepala Disdikpora

Deli Serdang Saadah MPd, melalui Sekretaris Dinas Jaswar MPd, saat dikonfirmasi andalas, Senin (14/11) di ruang kerjanya menjelaskan, jumlah guru agama sebenarnya cukup. “Bahkan berlebih, namun kekurangan," katanya. Setelah dilakukan pendataan ulang, tenaga guru Agama Islam berlebih mencapai 200-an orang. Namun, untuk guru Agama Kristen ada kekurangan sebanyak 148 guru. “Inilah yang namanya berlebih tetapi kekurangan," ujarnya. Menurut mantan Kepala SMK I Percut Sei Tuan ini, kelebihan guru Agama Islam tersebut ditengarai akibat banyaknya perpindahan ke Deli Serdang, mengikut suami. Untuk itu, pihaknya telah melakukan pendataan valid, sehingga untuk penerimaan CPNS ke depan akan diutamakan tenaga guru Agama Kristen, agar sekolahsekolah kekurangan guru dapat diatasi. (TH)

Koperasi Salah Satu Soko Guru Perekonomian Bangsa

Balige-andalas Bupati Toba Samosir, Pandapotan Kasmin Simanjuntak melalui Wakil Bupati Liberty Pasaribu SH MSi, melantik dan mengambil sumpah 72 pejabat struktural eselon II, III dan IV di jajaran Pemerintah Kabupaten Toba Samosir. Pelantikan digelar di Balai Data Kantor Bupati Toba Samosir, di Balige, kemarin. Bupati Tobasa dalam sambutan tertulis mengatakan, mutasi dan promosi merupakan hal yang lazim dan wajar dari dinamika organisasi demi pencapaian tujuan sesuai dengan kebutuhan. Para pejabat yang dilantik diminta agar dapat mengemban dan menjalankan dengan baik kepercayaan atas jabatannya demi kemajuan Toba Samosir. "Untuk itu, saya akan mengamati kinerja, etos kerja dan disiplin para pejabat," kata bupati. Bupati menyandarkan harapan kepada para pejabat yang baru dilantik, agar senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin, komitmen terhadap tugas dan

tanggung jawab. Di samping itu, para pejabat juga harus memiliki wawasan jauh ke depan serta didukung pemikiran kreatif dengan melakukan berbagai terobosan positif khususnya dalam mewujudkan Kabupaten Toba Samosir yang dilandasi kasih, peduli dan bermartabat. Pelantikan sebagai ajang promosi dan mutasi para pejabat tersebut, juga mencerminkan adanya upaya peningkatan pelayanan terhadap masyarakat Toba Samosir. Mengingat hampir 75 persen para pejabat dilantik merupakan pejabat yang bertugas untuk mengisi kekosongan jabatan di tingkat kecamatan dan kelurahan. Pejabat yang dilantik sebagaimana tertuang dalam Keputusan Bupati Toba Samosir Nomor 245 Tahun 2011. Di antaranya, pejabat eselon II/b Drs Audi Murphy O Sitorus SH MSi sebagai Sekretaris DPRD. Hormat Panjaitan SIP sebagai Asisten Ekonomi Pembangunan. Ir Alden Napitupulu menjadi Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan. (HAR)

Tambang Dolomit Ancam Konflik Horizontal

SEL AMA SELAMA AMATT - Ketua PKPRI, Zainuddin Mars bersama Wakil Ketua TP PKK, Hj Asdiana Zainuddin memberi ucapan selamat HUT kepada pengurus KPRI Ampera Batang Kuis. lebih kuat dan kokoh. Termasuk para pengurus dan anggota KPRI Ampera, yang telah berjalan selama 36 tahun. Kesemua ini, merupakan hal luar biasa, karena tidak banyak KPRI di Deli Serdang melakukan kegiatan seperti ini. Namun

masuk dengan para tokoh adat, agama dan pemuda. "Apalagi dia juga dikenal sebagai tokoh dermawan, karena suka menyisihkan uang pribadi membantu warga miskin ditimpa musibah atau membantu warga miskin kekurangan biaya berobat,” ujarnya. Bahkan, beberapa kali Ngogesa juga menyisihkan uang pribadi untuk membantu menyukseskan program percepatan pembangunan di daerah terpencil. Seperti membantu pembangunan jalan di Langkat Hulu, antara lain untuk perbaikan jalan di Kecamatan Kutambaru. Hal senada dikemukakan Ketua Keluarga Besar PutraPutri Polri (KBPP Polri), M Jen Edward Hutabarat. Hal itu tentu tidak terlepas dari baiknya sinergi dari pasangan Bupati dan Wakil Bupati ‘pilihan rakyat’ Ngogesa Sitepu-Budiono. "Ya, kunci dari keberhasilan itu tentu tidak terlepas baiknya sinergi dari pasangan Bupati dan Wakil Bupati ‘pilihan rakyat’ Ngogesa Sitepu-Budiono. Karena itu, mari kita jaga keduanya dari terjangan isu perpecahan,” ujarnya. (BD)

Bupati Tobasa Lantik Pejabat Eselon II, III dan IV

Ketua PKPRI H Zainuddin Mars

Batang Kuis-andalas Koperasi merupakan salah satu soko guru perekonomian bangsa, memiliki sejarah perjalanan cukup panjang, seiring dengan perjalanan bangsa ini, koperasi juga mengalami pasang surut, perubahan dan pembaharuan. Namun, hal ini pula menyebabkan perjalanan kehidupan koperasi dinamis. Secara perlahan terus bergerak dengan landasan demokrasi, menjadi ciri khas koperasi mampu berbuat dan memberi kontribusi berarti, terutama bagi peningkatan kesejahteraan anggotanya. Demikian dikemukakan Ketua Pusat Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) H Zainuddin Mars yang juga Wakil Bupati Deli Serdang, pada peringatan HUT ke-36 KPRI Ampera Batang Kuis, kemarin. Karena itu, PKPRI akan terus memberi apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh pelaku koperasi, baik sebagai pengurus maupun anggota. Pasalnya, PKPRI memang ingin membangun landasan perekonomian bangsa dengan

Stabat- andalas Kepemimpinan Bupati Langkat, H Ngogesa Sitepu mulai teruji dan menunjukkan hasil positif. Buktinya, selain berhasil merebut berbagai prestasi membanggakan, suami Hj Nuraida itu pun berhasil meneruskan laju roda pembangunan di Langkat. "Bukan hanya pembangunan di bidang pertanian saja, juga pembangunan di segala bidang, termasuk pembangunan di bidang pendidikan, kesehatan dan sosial kemasyarakatan," kata Ketua Forum Komunikasi Pekerja Sosial Masyarakat (FK PSM) Kabupaten Langkat, Nata Syahputra, SE kepada andalas di Stabat, baru-baru ini. Karena itu, Nata berharap kepemimpinan Ngogesa bisa bertahan sampai akhir. Bahkan, dia berharap agar Ngogesa bisa kembali dicalonkan atau mencalonkan diri sebagai Bupati Langkat pada Pilkada Langkat mendatang. Sampai saat ini dia layak dan pantas memimpin Kabupaten Langkat. Hal itu tidak terlepas dari kedekatannya dengan semua kalangan masyarakat, ter-

ada hal yang harus diingat, penyelenggaraannya jangan sekadar merayakan saja. "Tapi, perlu dimaknai dengan memberi arti, sebagai sebuah tantangan untuk berbuat lebih baik ke depan," tandasnya. (TH)

Kabanjahe-andalas Masyarakat petani, pengusaha transportasi dan penambang dolomit dari Desa Susuk, Desa Kuta Kepar Kecamatan Tiganderket dan di Kecamatan Kutabuluh diharapkan menjaga situasi kondusif dan menghindari bentrok fisik antar warga. Demikian dikatakan Plt Kadis Pertambangan dan Energi, Robert Peranginangin SPd MSi, didampingi Kasubag Pemberitaan Kominfo dan PDE Pemkab Karo, Drs Jhonson Tarigan kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (15/11) menyikapi permasalahan dolomit yang bisa mengancam konflik horizontal. Menyinggung, adanya oknum masyarakat di desa Payung Kecamatan Payung yang mengatas namakan suruhan Dinas Tamben Pemkab Karo melakukan sweeping terhadap truk dolomit, mantan Humas Pemkab Karo itu mengatakan, hal itu tidak benar. “Yang benar, sejak 14 November, Tuah Pandia (mantan Kepala Desa Payung) diberikan surat

penugasan oleh Dinas Tamben, dengan No 540/284/Tamben/ 2011 untuk melakukan pengontrolan dan pengecekan armada pengangkut bahan galian golongan C (dolomit) berasal dari dua kecamatan, yakni Kutabuluh dan Tiganderket,” ungkapnya. Surat penugasan tersebut berakhir 31 Desember nanti. Sesuai dengan isi dan maksud surat penugasan tersebut, nantinya akan dicek ulang di Simpang Empat, tempat pengutipan resmi retribusi dolomit. Tentang pengutipan Rp8, per kg, Robert mengatakan, hal itu berdasarkan surat pernyataan dan kesepakatan ditandatangani lima pemilik izin pertambangan dolomit. Yakni Sehati Peranginangin (lokasi desa Kutabuluh Gugung Kecamatan Kutabuluh), Ngumput Peranginangin (esa Kutabuluh Gugung Kecamatan Kutabuluh), Ngantar Bangun (desa Penampen Kecamatan Tiganderket), Makmur Barus (desa Kuta Kepar Kecamatan Tiganderket), dan Maha Sembiring (desa Penampen Kecamatan Tiganderket). (RTA)


Selasa

ACEH MEMBANGUN

15 November 2011

harian andalas | Hal.

14

DPRK Banda Aceh Setujui Lima Qanun Banda Aceh-andalas Lima Fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh menyetujui pengesahan lima rancangan qanun untuk ditetapkan sebagai peraturan daerah. Persetujuan tersebut disampaikan dalam sidang paripurna, Senin (14/11) yang dipimpin Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Basyaruddin dan dihadiri Wali Kota Banda Aceh Mawardy Nurdin. Kelima fraksi tersebut, yakni Fraksi Partai Demokrat, Fraksi Partai Aceh, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Fraksi Daulat Aceh Independen, dan Fraksi Karya Bulan Bintang. Adapun kelima rancangan qanun yang disetujui untuk disahkan tersebut, yakni rancangan qanun pajak, rancangan qanun retribusi, dan rancangan qanun aqidah dan akhlak. Kemudian, rancangan qanun Badan Penanggulang Bencana Daerah serta rancangan qanun protokoler dan keuangan bagi pimpinan dan anggota DPRK Banda Aceh. Sementara, pada sidang paripurna tersebut, pelapor Fraksi Partai Demokrat, Marlinadia mengatakan, fraksinya menyetujui pengesahan tersebut karena kelima qanun itu dinilai penting sebagai dasar hukum membangun daerah. "Khusus untuk qanun pajak dan retribusi, ini bisa meningkatkan pendapatan asli daerah. Kami berharap kelima qanun ini segera disahkan agar bisa diterapkan secepatnya," kata Marlinadia. Pernyataan senada juga disampaikan pelapor Fraksi Karya Bulan Bintang Usman M Adam. Ia mengatakan qanun pajak dan retribusi disahkan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah. "Peraturan daerah sebelumnya yang mengatur retribusi tidak sesuai lagi dengan kondisi sekarang. Aspek yang diatur dalam qanun pajak dan retribusi mengatur sumber-sumber pendapatan kekinian," katanya. (ANT)

Dua Jemaah Aceh Meninggal

andalas/acehkita.com

BERDUET - Kapolda Aceh Irjen Iskandar Hasan berduet dengan istrinya menyanyikan ‘Selamat Tinggal’ dalam dangdut ria pada peringatan HUT Brigade Mobil (Brimob) ke-66 di Markas Gegana Aceh, Senin (14/11).

Masyarakat Bireuen Krisis Kepercayaan andalas/suharto

BANJIR - Banjir masih menggenangi pagar pohon yang dilanda banjir berkepanjangan.

Banda Aceh-andalas Dua jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 12 asal Aceh (BTJ), meninggal dunia di Arab Saudi. Mereka adalah Hj Salamah binti Ajad Adam (86), asal Temas Mumanang, Kecamatan Bandar, Bener Meriah, dan Hj Halimah Hasan binti Hasan Sani (81), asal Desa Keude Krueng Sabee, Kabupaten Aceh Jaya. Keduanya meninggal setelah menderita sakit pada saluran pernapasan. Menurut Kepala Bagian Humas Haji Aceh, Juniazi SAg, berdasarkan laporan yang ia terima, kedua jemaah haji itu meninggal kemarin di rumah sakit Arab Saudi. Hingga kemarin, katanya, sudah empat orang jemaah haji asal Aceh yang meninggal di Arab Saudi pada musim haji kali ini. Ia menambahkan, jemaah haji kloter 13 saat diberangkatkan ke Mekkah pada 15 Oktober lalu berjumlah 446 orang plus petugas. Jemaah ini termasuk dalam kategori jemaah usia lanjut. Berasal dari Aceh Besar, Aceh Utara, Bener Meriah, Aceh Selatan, Bireuen, Aceh Tenggara, Abdya, Nagan Raya, Banda Aceh, Lhokseumawe, dan Aceh Jaya. Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh, Drs H Ibnu Sa’dan MPd berharap, keluarga seorang jemaah haji kloter 2 yang tinggal di Mekkah karena sakit (H Ruslan bin Hasyim) tak perlu resah. Soalnya, kondisi kesehatan yang bersangkutan terus dipantau. Apabila nanti kondisinya membaik, maka akan dipulangkan bersama jemaah haji dari kloter lain. Sementara itu, dua kloter jemaah haji Aceh sudah tiba di daerah mereka masing-masing. Sedangkan Senin (14/11) mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh Besar jemaah haji kloter 3 dari Kabupaten Aceh Utara, sekitar pukul 03.00 WIB. (SI)

Kepala Sekolah Wajib Pahami Pengelolaan BOS Banda Aceh-andalas Setiap kepala sekolah di Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, wajib mengetahui dan memahami pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS), sehingga bantuan tersebut benarbenar bermanfaat. Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tengah Nasaruddin pada acara pelatihan pengelolaan dana BOS di Takengon, Senin mengatakan, pemahaman tersebut perlu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya deviasi dalam pengelolaan dana BOS. "Daerah rugi dua kali bila dana BOS tidak dimanfaatkan semestinya, pertama uangnya hilang dan kedua nilai kemanfaatan yang tidak optimal," katanya. Pelatihan yang dibuka oleh Sekda Aceh Tengah Khairul Asmara itu diikuti 797 orang yang terdiri dari kepala sekolah, bendahara dan perwakilan komite sekolah dari tingkat SD/MI dan SMP/MTS sederajat dalam Kabupaten Aceh Tengah. BOS yang dimulai sejak bulan Juli 2005 merupakan program nasional untuk membantu percepatan penuntasan program wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun yang bertujuan meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan, dan meringankan biaya sekolah bagi siswa dari keluarga mampu. Bagi kebanyakan sekolah dan madrasah di Indonesia, dana BOS merupakan komponen terbesar pemasukan dana yang diterima sekolah sekaligus. Sekda Khairul Asmara mengungkapkan pentingnya dilakukan peningkatan keterampilan BOS, khususnya dalam menyusun perencanaan dan penganggaran di tingkat sekolah/madrasah guna memaksimalkan, efisiensi dan efektivitas pemanfaatan dana. Dengan demikian, menurut Khairul, program BOS harus menjadi sarana penting untuk peningkatan pemberdayaan sekolah dalam rangka peningkatan akses mutu dan manajemen sekolah. (ANT)

Pohon Mahoni Hanyut Dibawa Banjir Langsa-andalas Akibat selalu banjir, tanaman petani di sejumlah kawasan di Langsa gagal panen. Bahkan, jalan umum juga banyak yang rusak terkena banjir. Di wilayah bantaran Sungai Kruwueng Langsa antara Gampong Seulalah dan Gampong Pondok Pabrik Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, pohon Mahoni dan pohon Cemara yang baru ditanam sebanyak 110 batang hilang dihantam banjir. Bencana banjir di wilayah Pemerintah Kota Langsa dalam tahun 2011 terakhir ini sudah berulangkali terjadi. Banjir Sungai Kruweung Langsa

mengakibatkan rumah warga juga terendam hingga 100-150 cm. Menurut Mahadi SH salah seorang warga Gampong Pondok Pabrik Langsa, kemarin, akibat banjir berkepanjangan, bantaran Sungai Kruwueng Langsa jebol. Pemerintah Kota Langsa telah memberi bantuan kepada Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Langsa, menyerahkan bantuan DAK 2011 sebesar Rp 200 juta. Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Langsa, Umar SH menyebutkan, pohon-pohon yang baru ditanam semuanya hanyut dibawa arus sungai. (HARTO)

KIP Aceh Siapkan Pengacara Hadapi Gugatan Banda Aceh-andalas Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh menyiapkan pengacara guna menghadapi persidangan akhir gugatan tahapan pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK). "Kami akan mempersiapkan pengacara yang akan memberikan jawaban akhir dari KIP terhadap gugatan tahapan pilkada," kata Ketua Divisi Hukum KIP Aceh Zainal Abidin di Banda Aceh, Senin (14/11). Sidang akhir tersebut digelar 18 November 2011. Sidang tersebut digelar berdasarkan permohonan gugatan yang TA Khalid dan Fadhullah. Keduanya menggugat karena belum ada kepastian hukum yang jelas terhadap landasan hukum pelaksanaan pilkada Aceh. "Saat ini, kami masih mempertimbangkan siapa pengacara yang akan digandeng untuk menghadapi persidangan tersebut. Selain, pengacara ini juga dipersiapkan menghadapi gugatan dari DPR Aceh yang diajukan di MK," katanya.

Zainal menyebutkan, pengacara ini diperlukan untuk mewakili KIP dan memberikan pertimbangan hukum terkait gugatan dua pemohon tersebut terhadap SK KIP Nomor 17/2011 tentang tahapan pilkada Aceh. Selain itu, kata dia, berdasarkan gugatan tersebut MK telah mengeluarkan keputusan sela yang memerintahkan KIP Aceh dan KIP kabupaten/kota membuka pendaftaran kembali pasangan bakal calon. Atas keputusan sela tersebut, kata dia, KIP Aceh dan KIP kabupaten/kota telah melaksanakannya, di mana ada enam pasangan bakal calon gubernur, bupati, dan wali kota sudah mendaftarkan diri. "Berdasarkan keputusan sela tersebut, KIP Aceh juga telah menyesuaikan tahapan penyesuaian dengan menjadwalkan pemungutan suara pada 16 Februari 2012. Jadwal ini bergeser dari semula, yakni 24 Desember 2011," ujar dia. (ANT)

Bireuen-andalas Dengan terjadinya perombakan kabinet di lingkungan Pemkab Bireuen, akhir pekan lalu, ternyata menimbulkan krisis kepercayaan masyarakat terhadap Baperjakat dan Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman kian bertambah. Sehingga, hal itu ramai dibicarakan di berbagai tempat termasuk di warung-warung kopi. Ekses itu terjadi karena Pemkab Bireuen mengembalikan Muslem Syamaun menduduki posisi semula di bagian Keuangan. Ia melakukan penyelewengan, bahkan merupakan tersangka utama kasus korupsi pajak Bireuen yang masih ditangani di Polda Aceh. Muslem Syamaun, mantan kuasa BUD Pemkab Bireuen Muslem Syamaun terjerat kasus dugaan korupsi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) Rp 15 miliar tahun 2007 dan 2008 sesuai temuan BPK. Belakangan terungkap uang pajak dipinjamkan ke sejumlah orang dengan jumlah bervariasi. Hasil perhitungan dan pemeriksaan tim dari Kanwil DJP Aceh dan telah diterbitkan Surat Ketetapan Pajak Kurang Bayar (SKPKB) dengan total pajak sebesar Rp 51,3 miliar yaitu Rp 27,5 miliar untuk tahun 2007 dan Rp 23,8 miliar untuk tahun 2008. Perhitungan itu termasuk denda dan bunga. Sementara, hasil audit BPKP di kala itu kerugian negara Rp 28 miliar. Muslem Syamaun akhirnya ditahan polisi sejak Sabtu 8 Januari 2011 lalu. Penahanan itu atas perintah Kapolda Aceh. Namun, penahanan Muslem kemudian ditangguhkan 25 Januari 2011. Sementara berkasnya dilimpahkan ke Kejati Aceh Jumat 18 Februari

2011. Setelah dilimpahkan Polda Aceh ke Kejati Aceh, kasus dugaan korupsi Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Pemkab Bireuen tahun 2007-2009 dengan tersangka Muslem Syamaun, mantan BUD Pemkab Bireuen, namun saat ini belum ada kejelasan. Entah atas evaluasi kenerja kebijakan Pemkab Bireuen, ternyata 11 November 2011 lalu Muslem Syamaun diberikan kedudukan dan posisi basah kembali. Sehingga banyak masyarakat yang heran Gayus Bireuen mendapat posisi jabatan yang basah, sehingga berekses dengan krisis kepercayaan terhadap Pemkab Bireuen. Sementara itu, dua bulan lalu Koordinator Badan Pekerja Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian menilai, ada upaya pembelokan substansi kasus korupsi pajak Bireuen yang dilakukan beberapa pihak. Masyarakat Aceh diharapkan terus mengawasi proses penyidikan yang dilakukan Polda dan Kejati Aceh terhadap kasus pengemplangan pajak Bireuen senilai Rp28 miliar, tahun 2007-2008 itu. “Pernyataan Kajati Aceh yang terakhir terindikasi kuat ada upaya pembelokan substansi, ini diduga dilakukan untuk meringankan tersangka Muslem Syamaun yang sekarang tak ditahan,” ujar Alfian oleh wartawan. Alfian menduga, selain untuk meringankan tersangka Muslem Syamaun, pembelokan substansi kasus korupsi pajak Bireuen terindikasi untuk melindungi aktor-aktor intelektual lainnya yang mengakibatkan bobolnya PPN dan PPh Bireuen, yang seharusnya disetor ke kas negara oleh Muslem. “Kasus ini sama dengan kasus Gayus Tambunan, lihat saja Gayus sudah divonis atas kesalahannya. Karenanya, menjadi pertanyaan mengapa kasus Muslem malah dibelokkan, inilah salah satu yang harus disikapi oleh para praktisi hukum guna menghindari peradilan sesat,” katanya. (HERA)

Iskandar-Nasrul Layak Pimpin Disdikbudpora PEDULI kelangsungan hidup pendidikan berkualitas dan berkembang ke depan dengan pendidikan berkarakter di wilayah Kabupaten Bireuen.

S

ejumlah masyarakat sangat berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen dalam mutasi ke depan yang diisukan Desember mendatang, atau awal tahun depan memberikan peluang dan kesempatan kepada Drs Iskandar Yusuf MM atau Drs Nasrul Yuliansyah MPd menjadi kepala dinasnya. Alasan sejumlah peduli pendidikan meminta dua sosok itu, untuk menjadi Kepala Dinas Disdikbudpora karena di wilayah Bireuen, mereka sudah teruji kelayakan dan kepatutan dalam memimpin dan membawa pendidikan ke arah yang berkualitas. Saat ini di Bireuen, manajemen di lingkungan pendidikan tingkat kepala bidang ke bawah masih amburadul dan pejabatnya masih diujicoba. Hal itu tampak dari 4 bulan lalu dimutasikan, lalu digeser kembali dan digantikan lagi. Sehingga terkesan pejabat eselon III dan IV di lingkungan

Iskandar Yusuf pendidikan gonta-ganti. Sehingga berdampak menurunnya kualitas pendidikan yang terkesan amburadul dalam kinerja pejabat tersebut. Iskandar Yusuf yang beberapa waktu lalu pernah menjadi Kepala Dinas Pendidikan, lalu dilengserkan dan dinonjobkan. Lalu dilantik lagi dalam kapasitas Kepala Dinas

Nasrul Olahraga dan dinas tersebut dileburkan. Lalu Iskandar dinonjobkan lagi, kemudian dijadikan asisten bidang pembangunan dan digeser lagi ke staf ahli bupati. Kemudian dilengserkan lagi ke Kepala Disperindagkop, dan terakhir, Jumat 11 November lalu didepak lagi tanpa job. Padahal beliau sangat layak untuk diberikan jabatan

sebagai Kepala Disdiukbudpora. Bila Iskandar Yusuf MM diberikan tugas sebagai pejabat eselon II sebagai Kepala Disdikbudpora, tentunya dia ahlinya dan sudah teruji kelayakan dan kepatutan dan masyarakat. Di sisi lain, ada sosok kharismatik bidang pendidikan dan memang ahlinya yang patut dan layak menduduki jabatan Kepala Disdikbudpora. Bahkan, diperkirakan mampu meningkatkan kualitas pendidikan ke depan, yakni Nasrul Yuliansyah. Nasrul Yuliansyah yang saat ini Sekretaris di Disdikbudpora juga layak dan patut untuk menduduki jabatan tersebut. Bahkan, menurut masyarakat dan peduli pendidikan Bireuen ia sebagai dokter spesialis bidang pendidikan yang ada di Bireuen. Terkait masalah itu, masyarakat Bireuen dan sejumlah peduli pendidikan di Bireuen mengharapkan Bupati Bireuen Nurdin Abdurrahman, Baperjakat memberikan kesempatan dan peluang untuk mereka demi adanya peningkatan kualitas pendidikan yang selama ini masih berjalan di tempat. (HERA)


Selasa

SAMBUNGAN

15 November 2011

harian andalas | Hal.

15

Bangga, Atlet Jembatan Layang Kualanamu Makan Korban Sumut Harumkan Nama Bangsa .........(Dari Halaman 1)

.........(Dari Halaman 1) mengharumkan nama bangsa dan Sumatera Utara,” ujarnya saat menyempatkan hadir di Jakabaring Sport City, Palembang, untuk memberi semangat kepada para atlet asal Sumut. Gatot mengatakan prestasi yang berhasil diraih para pemuda asal Sumut dalam SEA Games XXVI merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi daerah. “Performa para atlet asal Sumut sejauh ini sangat membanggakan saya. Kebanggaan yang diraih tentunya berkat kerja keras dan kesungguhan para atlet. Saya yakin bahwa kebanggaan tersebut bukan hanya milik para atlet dan pelatih semata, namun juga merupakan kebanggaan warga Sumatera Utara,” ujarnya. Dirinya juga sangat menyambut gembira prestasi yang berhasil diraih perenang asal Sumut Indra Gunawan dan dua karateka asal Sumut Donny Dharmawan dan Jintar Simanjuntak serta taekwondoin Basuki Nugroho yang masing-masing telah mempersembahkan medali emas bagi kontingen Indonesia di pentas SEA Games XXVI Tahun 2011.

“Saya atas nama masyarakat Provinsi Sumatera Utara mengucapkan terima kasih kepada para atlet asal Sumut yang telah bekerja keras selama ini dan berhasil membuktikan prestasinya di kancah internasional,” ujarnya. Saat itu Plt Gubsu juga sempat menyaksikan Indra Gunawan yang perenang kelahiran Pematang Siantar, berlaga dan berhasil meraih emas pada nomor 50 meter gaya dada di Stadion Renang Akuatik, Palembang. Dengan semangat Plt Gubsu meneriakkan “Ayo... ayo... Sumut Bisa!” saat perlombaan berlangsung. Gatot juga menyempatkan diri mengunjungi Indra Gunawan di ruang atlet untuk berbincang dan memberikan motivasi. Dirinya berharap prestasi yang diraih putra putri asal Sumut juga dapat diikuti oleh atlet lainnya yang akan berlaga. Dia juga berharap pretasi di bidang olah raga ini dapat dijadikan inspirasi dan motivasi bagi para generasi muda untuk dapat maengikuti jejak para atlet, sehingga dapat menjadi kebanggaan dan mengharumkan nama Sumut pada masa yang akan datang.(WAN)

Empat Terdakwa Soda Api Dihukum 12 Bulan 15 Hari .........(Dari Halaman 1) sama-sama hingga mengakibatkan saksi korban mengalami luka berat," terang Muhammad dalam sidang dengan terdakwa Azharuddin Harahap. Menurut majelis hakim hal yang memberatkan perbuatan keempat terdakwa, yakni menyebabkan saksi korban luka berat dan perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat. Sementara hal yang meringankan, terdakwa menyesali perbuatannya dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya. “Dan, sudah ada perdamaian antara korban dengan terdakwa,” tambah majelis hakim. Usai membacakan amar putusannya, majelis hakim bertanya kepada penuntut umum maupun terdakwa dan penasihat hukumnya, apakah menerima putusan tersebut. Namun, jaksa menyatakan masih pikir-pikir, sedang terdakwa mengaku menerima putusan itu. Ancam Wartawan Insiden kecil terjadi usai persidangan. Azharuddin yang

kesal disorot handycam wartawan mengancam beberapa wartawan yang berada di luar ruang persidangan. “Apa kalian sorot-sorot, kubenam kalian nanti. Jangan kalian kira aku takut mentang ini di Medan,” ancamnya sembari meninggalkan para wartawan. Sebelumnya, Herbeth P Hutapea menuntut terdakwa Hartawan Purba satu tahun penjara, dalam persidangan, Selasa (25/ 10) lalu. Sementara itu, terhadap tiga terdakwa lainnya, Azharuddin Harahap, Abdi Harahap, dan Hermanto, masing-masing dituntut 5 bulan penjara. Jaksa menjerat para terdakwa dengan Pasal 170 Ayat (2) KUHP, yakni bermufakat dan secara terang-terangan menganiaya orang. Kekerasan itu dilakukan Hartawan dan Malem Pagi Sitepu, atas perintah Azharuddin Harahap. Mereka dibantu Abdi Harahap dan Hermanto. Malem dan Hartawan menyiram soda api ke wajah Masfar pada 25 April 2011 di Jalan Adam Malik Medan.(THA)

Polisi Harus Ungkap Kematian Abeng di Hotel Soechi .........(Dari Halaman 1) kasus ini agar jangan sampai menjadi preseden buruk bagi Kota Medan. Apalagi tahun 2012 mendatang Kota Medan mencanangkan Visit Medan Years (tahun kunjungan wisata Medan). “Kalau memang sauna itu tidak ada izinnya, itu sudah menyalahi aturan. Dalam hal ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bukan hanya perlu menindak izin sauna itu saja, bila perlu izin hotel juga perlu diteliti ulang,” ujar Anggota Komisi C ini. Herry juga menaruh curiga atas kejadian itu, sebab hingga kini pihak manajemen Hotel Soechi masih bermasalah dengan karyawannya. “Jangan sampai kejadian itu membuat imej jelek, sehingga Kota Medan di-blacklist oleh wisatawan asing,” katanya. Herry juga menyayangkan tidak adanya tindakan awal atas kejadian itu. Sebab, setiap hotel bintang IV harus memiliki poliklinik. “Artinya, kejadian awal dapat ditangani oleh poliklinik. Dan kalau kejadiannya agak berat, baru dirujuk ke rumah sakit. Ini ada aturannya,” tegas Herry. Disinggung tentang aparat kepolisian yang belum mengungkap kasus kematian itu, karena pihak keluarga korban tidak ada yang melapor, menurut Herry, kejadian itu bukan delik aduan melainkan delik umum. Artinya, tambah Herry, tidak ada alasan polisi tidak turun untuk

mengungkap kasusnya. “Ini kasus pidana, jadi perlu pembuktian materil. Makanya, tidak ada alasan polisi tidak turun karena undang-undang sudah mengamanahkan itu,” ujarnya. Seperti diketahui, Buyung Siuan alias Abeng diduga tewas kesetrum di sauna Hotel Soechi, Rabu (9/11) sore. Namun, hingga kini aparat kepolisian belum mengungkap peristiwa itu secara jelas. Selain Buyung, dua korban lainnya dikabarkan kritis dan tengah dirawat di salah satu rumah sakit di Medan. Akan Turun Terkait kematian Abeng, pihak Polda Sumut mengaku belum menerima laporan dari Kapolsek Medan Kota Kompol Sandy Sinurat. Untuk itu, Polda Sumut akan turun tangan melakukan pengecekan langsung ke hotel tersebut. "Hingga saat ini, kita belum menerima laporannya. Jangankan laporan kejadiannya, Kapolsek Medan Kota juga tidak memberikan laporan perkembangan sejauh mana penanganan kasus tersebut," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Raden Heru Prakoso kepada wartawan, Senin (14/11). "Oleh karenanya, Polda Sumut, akan turun ke lapangan untuk memastikannya langsung," cetusnya. Saat ditanya mengenai berapa saksi yang sudah diperiksa, Heru belum bisa memastikannya. "Nanti ya saya cek dulu," tandasnya.(BEN/MUI)

Paku bumi jatuh karena crane yang menahannya tumbang akibat tak kuat menahan bobot beton tiang pancang untuk jembatan layang yang tengah dikerjakan PT Hutama Karya itu. Kecelakaan kerja yang terjadi sekitar pukul 11.30 WIB itu langsung mengundang perhatian ratusan warga. Jalur lalu lintas Lubuk Pakam-Batang Kuis juga sempat terputus karena paku bumi jatuh melintang ke badan jalan setelah terlebih dahulu menimpa kabel listrik. Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, saat pemasangan paku bumi, seperti biasanya Khaidir sesuai tugasnya, meng-

atur lalu lintas kendaraan di jalur tersebut. Sementara Erwin mengawasi proses pemasangan paku bumi. Saat crane hendak memancangkan ke tanah, tiba-tiba crane miring diduga karena crane tak kuat menahan beban. Paku bumi sepanjang 12 meter itu jatuh menimpa kabel listrik PLN. Kabel listrik kemudian tertarik, sehingga cross arm (tiang penyangga kabel listrik-red) ikut jatuh dan menimpa kepala Khaidir yang saat itu berdiri di bawah tiang listrik. Korban tewas di tempat kejadian dengan kondisi kepalanya mengalami luka robek dan diduga terkena arus listrik. Sementara besi penyangga

crane jatuh beserta beton paku bumi dan menimpa Erwin yang sedang berdiri di badan jalan. Saat itu Erwin kritis dengan kondisi kepala mengalami luka robek dan luka di pinggang. Sejumlah pekerja kemudian langsung memboyong Erwin dan Khaidir ke RSU Patar Asih di Desa Tumpatan Kecamatan Beringin sekira 1 Km dari lokasi kejadian. Tiba di RSU Patar Asih, Khaidir dipastikan sudah meninggal, sedang Erwin selanjutnya dirujuk ke RSU Grand Medistra karena luka yang dideritanya cukup parah. Nahas, nyawa pemuda lajang itu tak tertolong meski sempat mendapat perawatan medis di rumah sakit.

Selamat Sementara itu Idris (35) warga Desa Aras Kabu dan putrinya, Dela Puspita (7) selamat dalam kecelakaan maut itu. Saat paku bumi itu tumbang, Idris yang membonceng putrinya dengan sepeda motor melintas di lokasi kejadian. Keduanya nyaris tertimpa paku bumi tersebut. Namun mereka terjatuh dari sepeda motor akibat mengelakkan tiang paku bumi yang tumbang. Idris dan anaknya hanya mengalami luka ringan, namun keduanya mengaku sangat trauma akibat kejadian itu. “Saya baru menjemput anak saya dari sekolah dan hendak pulang ke rumah. Saat melintas dari proyek itu tiba-tiba saja tiang beton tumbang,” kata Idris saat

diberi pertolongan oleh warga. Selain mengakibatkan dua nyawa melayang peristiwa ini membuat jalur Lubuk PakamBatang Kuis sempat tidak bisa dilalui kendaraan umum dan aliran listrik terputus di beberapa desa di kecamatan itu. “Kami bertanggung jawab atas kejadian tersebut, dengan memberi santunan dan asuransi kepada keluarga kedua korban,” kata Penanggung Jawab PT Hutama Karya Berlin Tampubolon didampingi Camat Beringin Batara kepada wartawan. Hingga berita ini dikirim ke redaksi, pihak kepolisian masih melakukan penyidikan penyebab dari kecelakaan di proyek fly over tersebut.(TH)

ANGGOTA DPR PUNYA BENTLEY RP7 M

KPK Cek Harta Kekayaan Bamsoet dan Herman Hery Jakarta-andalas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengecek Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Bambang Soesatyo dan Herman Hery terkait kepemilikan mobil supermewah Bentley. "Tim saya akan cek dulu ya, nanti Pak Ardy yang akan menghubungi," terang Direktur LHKPN KPK Cahya Harefa, saat dihubungi Inilah.com, Senin (14/11) Staf Ardy Aulia saat dihubungi mengaku tengah mencari dan mempelajari LHKPN milik kedua Anggota Komisi III DPR tersebut. Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi, jabatan-jabatan penting yang rawan KKN diwajibkan untuk menyampaikan LHKPN kepada KPK. LHKPN tersebut dapat diakses publik sebagai bentuk pengawasan sekaligus kontrol bagi penyelenggara negara. Bambang Soesatyo dan Herman Hery mengaku telah mela-

porkan harta kekayaannya kepada KPK. Termasuk di dalamnya kepemilikan mobil Bentley yang harganya ditaksir mencapai Rp7 miliar. Mengakui Sementara itu Bambang Soesatyo mengakui memiliki sejumlah mobil mewah di garasi rumahnya. Namun dia memastikan mobil-mobil tersebut dibeli dengan uang halal bukan hasil korupsi. "Mobil (Bentley) itu saya peroleh Januari 2008. Lalu bulan Oktober 2009 saya dilantik jadi anggota DPR. Tahun 2009 itu juga saya masukan dalam Laporan Harta Kekayaan di KPK, termasuk mobil lainnya Hummer," kata Bambang kepada okezone, Senin (14/11). Dia mengakui jarang memakai dua mobil mewahnya ke DPR. "Saya lebih sering pakai Jeep. Bahkan mungkin, temanteman wartawan di DPR lebih sering lihat saya pakai Terano," ujarnya. Wakil Bendahara Umum Par-

tai Golkar ini menegaskan, mobil mewah tidak dapat menjadi indikator lupanya politikus terhadap rakyat kecil. Karena meski politikus menaiki mobil sederhana pun bukan jaminan memiliki kinerja baik. "Biarlah publik yang menilai, apakah menjadi patokan punya mobil seperti itu lantas anggota DPR tersebut malas atau tidak peduli pada perjuangan kepentingan publik dan kinerjanya menjadi tidak jelas (buruk). Apakah anggota DPR yang pakai Kijang otomatis menjadi pahlawan publik?" sambungnya. Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Herman Hery juga mengakui memiliki mobil mewah Bentley senilai Rp7 miliar. "Saya pengusaha properti dan industri, saya beli Bentley 2004 awal. Oktober 2004 saya jadi anggota DPR dan itu saya sudah disampaikan laporan kekayaan ke KPK," ungkapnya saat dihubungi, Senin (14/11). Herman menganggap wajar

Herman Hery

bisa membeli Bentley, sebab Herman mengaku memiliki kekayaan sebesar Rp28 miliar sejak sebelum menjadi anggota DPR. "Rp28 miliar (kekayaannya), kalau tidak salah segitu yang saya laporkan ke KPK, jadi kalau punya satu mobil mewah ya wajar lah, kan sudah saya laporkan ke KPK," pungkasnya. Herman justru mempertanyakan jika ada anggota DPR

Bambang Soesatyo

yang bukan berlatar belakang pengusaha namun mampu membeli mobil mewah yang kabarnya antipeluru. "Kalau ada anggota DPR yang pakai mobil mewah, sebetulnya harus dilihat asal-usulnya. Kalau dari aktivis sebelum jadi DPR, bisa dipertanyakan, bisa dicek harta kekayaan ke KPK. Tapi kalau dari pengusaha tidak masalah," jelasnya.(NET)

Fenonema Air Mata Darah .........(Dari Halaman 1) pung Kadu Sabrang RT 03 RW 02 Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten Minggu (13/11) kemarin."Sejak Rehan lahir, 26 Oktober lalu, hingga saat ini sudah empat kali menangis dan mengeluarkan darah," kata Siti, sang ibu. Cairan darah dari dua matanya, kata Siti, hanya keluar kalau Rehan menangis kencang. "Kalau menangis biasa, enggak keluar darah, termasuk air matanya sama sekali tidak ada," jelas Siti. Siti pertama kali mengetahui kejadian aneh itu ketika putra keduanya berusia lima hari. Saat itu, Rehan sedang tidur bersama ayahnya di dalam kamar. Saat Rehan menangis kencang, ayah tertidur nyenyak. "Saat menghampiri Rehan, betapa terkejutnya saya karena dari dua bola matanya keluar darah. Waktu itu cairan darah sudah membasahi sebagian baju Rehan," jelas Siti. Saat itu Siti membangunkan suami dan ibunya (mereka tinggal di rumah orangtua Siti). Menurut Siti, cairan darah tak mengalir secara terus-menerus dari mata Rehan, tetapi cairan darah dalam jumlah yang banyak akan sekali keluar setiap kali Rehan menangis kencang. "Kami hanya sekali memeriksakan Rehan ke dokter karena enggak punya biaya," kata Andri, ayah Rehan yang keseharian adalah staf di salah satu kontraktor untuk penggalian kabel telepon rumah. Sesungguhnya fenomena air mata darah ini kian mengejutkan setelah akhir-akhir ini banyak kasus penderita penyakit menangis

darah yang ditemukan di berbagai belahan dunia. Sebelumnya dialami oleh Calvino Inman, seorang remaja lelaki berusia lima belas tahun asal Tennessee Amerika Serikat. Calvino mulai merasa aneh pada dirinya ketika suatu sore setelah mandi, saat menatap wajahnya di depan kaca, matanya tiba-tiba berlereran air mata. Bukan sembarang air mata namun air mata darah! Warna merah darah begitu jelas membasahi pipinya. Nampak begitu mengerikan. Pipinya pun menjadi merah menyala. Fenomena aneh ini tidak mampu diungkap oleh dokter. Apa yang dialami oleh Calvino tidak bisa diterangkan secara medis. Calvino diperiksa menggunaka MRI, CT scan, dan ultrasound. Namun hasil tes tidak menununjukkan gejala-gejala ketidaknormalan. Inilah yang membuat para dokter semakin penasaran. "Kami tidak tahu bagaimana menghentikan air mata darah ini," ujar sang ibu mengingat perkataan dokter. Beberapa tahun sebelum kasus Calvino mencuat dan menjadi perhatian dalam dunia kedokteran, di sudut dunia lain, di India, ada kasus serupa terjadi. Seorang remaja putri bernama Rashida Khatoon, gadis yang berasal dari bagian utara India ini juga mengeluarkan air mata darah. Jika Calvino terkadang merasakan sensasi panas jika sedang mengeluarkan air mata darah, hal ini tidak terjadi pada Rashida. Menurut gadis ini, dia tidak merasakan apapun. Hanya, setiap kali darah keluar dari matanya, dia merasa shock dan ketakutan.

Selain Rashida dan Calvino, ada juga seorang gadis cilik yang kini berusia sekitar 16-17 tahun. Dia bernama Twinkle Dwivendi yang ternyata juga mengalami hal serupa. Bahkan, bisa dikata jauh lebih mengerikan daripada Calvino maupun Rashida yang hanya mengeluarkan darah dari matanya. Twinkle mengeluarkan darah selain dari sepasang matanya juga dari kepala, tangan, kaki, dan beberapa pori-pori di sekujur tubuhnya, sehingga nampak mengerikan. Tubuhnya pun seperti mandi darah. Twinkle mengeluarkan darah beberapa kali dalam sehari, bahkan kadang-kadang sampai lima puluh kali dalam sehari. Darah akan menetes dari segenap pori-pori tubuhnya sehingga membuat Twinkle nampak seperti habis mandi darah segar. Pendarahan ini bermula pada bulan Juli 2007. Ketika itu, gadis ini tiba-tiba mengeluarkan darah melalui mulutnya. Semenjak itu, kejadian aneh ini terus terjadi dan sampai saat ini Twinkle pun menerima donor darah beberapa kali sebagai ganti darah yang hilang. Tidak heran jika dalam kesehariannya, wajah Twinkle selalu pucat dan tubuhnya nampak lemah karena kehilangan darah sangat banyak. Seperti dikutip dari Daily Telegraph, Twinkle sering mengalami pendarahan yang sangat hebat sehingga menimbulkan ketakutan yang luar biasa. Saat bangun tidur, tidak jarang dia sudah dalam keadaan mandi darah segar. Berbagai media mulai ramai memberitakan fenomena ini. Bahkan, fenomena Twinkle disi-

arkan oleh National Geographic Channel pada tahun 2008 lalu. Kristal dan Krikil Selain fenoma air mata darah, sang Kuasa juga menunjukkan kembali kebesarannya. Dunia kedokteran kembali terkejut setelah seorang gadis cantik bernama Hasnah Mohammed asal Lebanon, mengeluarkan air mata kristal. Mata Hasnah Mohammed benar benar mengeluarkan kristal dan sama sekali tidak merusak mata sekalipun kristal yang terkumpulkan banyak sekali. Sementara di Indonesia, tepatnya di Desa Batu Bandung, Kecamatan Muara Kemumu, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu mengalami kejadian aneh, kedua kelopak matanya mengeluarkan butir-butir kerikil. Lesi Ratnasari (16) mengaku keanehan bermula dua bulan silam. Anak kedua dari tiga bersaudara itu mendadak bisu tanpa sebab. Seorang pembimbing spiritual setempat lalu menyembuhkannya. Suaranya yang hilang pun kembali lagi hanya dalam tempo 24 jam. Sebulan kemudian, ia tiba-tiba tak dapat melihat. Padahal ia tak pernah mengalami penyakit aneh pada mata sejak lahir. Oleh pembimbing spiritual, Lesi diminta memperbanyak zikir dan ibadah. Hingga pada 11 April 2011, 15 butir kerikil keluar dari kedua kelopak matanya. Meski penglihatannya berangsur-angsur pulih, butiran kerikil terus keluar hingga kini. Ukuran butir-butiran itu tidak sama. Mulai dari butiran kecil hingga sebesar jempol tangan

orang dewasa. Gadis kelas tiga SMP itu mengaku merasakan denyutan kecil di matanya saat kerikil-kerikil keluar. Kejadian tersebut baru kali pertama terjadi di Desa Batu Bandung dan pernah disiarkan Metro TV pada 17 Mei 2011 lalu. Tak mengherankan bila banyak warga setempat maupun sekitarnya mendatangi rumah keluarga Lesi. Medis vs Klenik Sampai berita ini diturunkan, para dokter belum berhasil mendiagnosa secara medis fenomena kejadian air mata darah, kristal dan kerikil tersebut. Fenomena ini tentu saja menimbulkan berbagai macam reaksi masyarakat. Ada yang percaya bahwa kejadian ini berhubungan dengan agama (baca: kutukan yang berpangkal dari kepercayaan). Ada pula yang percaya bahwa kejadian air mata darah hanya merupakan kelainan medis belaka. Berbagai teori berkembang di masyarakat. Di Amerika, kelainan pada Calvino lebih dilihat dari segi medis. Reaksi secara agama tidak begitu gencar di sana. Tidak demikian yang terjadi di India dimana masyarakatnya masih percaya klenik dan tahayul. Para orang suci lokal di mana Rashida tinggal serta merta mengumumkan keajaiban yang menimpa Rashida. Mereka melihat fenomena ini sebagai pertanda suci. Tidak heran, penyakit Rashida dianggap keramat dan mulia oleh warga sekitar (penganut Hindu). Terkadang, banyak warga yang datang ke rumahnya untuk memberikan bingkisan kepada Rashida dan keluarganya. (BERBAGAI SUMBER)

Borobudur Ternyata Dibangun dengan Ilmu Matematika Modern .........(Dari Halaman 1) Indonesia mengadakan kunjungan ke Semarang. Raffles mendapatkan informasi bahwa di daerah Kedu telah ditemukan susunan batu bergambar. Raffles mengutus Cornelius seorang Belanda untuk mengadakan penelitian. Pekerjaan tersebut dilanjutkan oleh Residen Kedu bernama Hartman pada tahun 1835. Pendokumentasian bangunan dan relief berupa gambar dilakukan oleh Wilsen selama 4 tahun sejak tahun 1849. Sedangkan pendokumentasian berupa dokumen foto dilakukan oleh Van Kinsbergen tahun

1873. Menurut sejarah Candi Borobudur yang mempunyai 1.460 relie, dibangun oleh Raja Smaratungga salah satu raja kerajaan Mataram kuno dari Dinasti Syailendra pada abad VIII. Dalam prasasti Sri Kahulunan (842 M) candi Borobudur dibangun untuk memuliakan agama Budha Mahayana. Tahun 1930-an WOJ Nieuwenkamp pernah memberikan khayalan ilmiah terhadap Candi Borobudur. Didukung penelitian geologi, Nieuwenkamp mengatakan bahwa Candi Borobudur bukannya dimaksud sebagai bangunan stupa, melainkan

sebagai bunga teratai yang mengapung di atas danau. Danau yang sekarang sudah kering sama sekali, dulu meliputi sebagian dari daerah dataran Kedu yang terhampar di sekitar bukit Borobudur. Foto udara daerah Kedu memang memberi kesan adanya danau yang amat luas di sekeliling Candi Borobudur. Menurut kitab-kitab kuno, sebuah candi didirikan di sekitar tempat bercengkeramanya para dewa. Puncak dan lereng bukit, daerah kegiatan gunung berapi, dataran tinggi, tepian sungai dan danau, dan pertemuan dua sungai dianggap menjadi lokasi yang baik untuk pendirian

sebuah candi. Candi Borobudur didirikan dekat pertemuan Sungai Eto dan Progo di dataran Kedu. Tanpa bantuan peta sulit bagi kita sekarang untuk mengenali kedua sungai itu. Untuk menentukan lokasi candi mutlak diperlukan pengetahuan geografi dan topografi yang benar-benar andal. Sungguh mengagumkan nenek moyang kita sudah memiliki pengetahuan seperti itu. Bangunan Candi Borobudur dianggap benar-benar luar biasa. Bahan dasarnya adalah batuan yang mencapai ribuan meter kubik jumlahnya. Sebuah batu beratnya ratusan kilogram. Hebatnya, untuk merekatkan

batu tidak digunakan semen. Antarbatu hanya saling dikaitkan, yakni batu atasbawah, kiri-kanan, dan belakang-depan. Yang mengagumkan, bila dilihat dari udara, maka bentuk Candi Borobudur dan arcaarcanya relatif simetris. Kehebatan lain, di dekat Candi Borobudur terdapat Candi Mendut dan Candi Pawon. Ternyata Borobudur, Mendut, dan Pawon jika ditarik garis khayat, berada dalam satu garis lurus. Maka kemudian orang mereka-reka bahwa pembangunan Candi Borobudur juga dibantu para jin, dewa, dan ”orang pintar” lainnya.(BBS/GUS)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Selasa, 15 November 2011 | No: 2031/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Gaet

D

6

vina PANDUWINATA

Cowok

IVA pop Indonesia Vina Panduwinata akan tampil membawakan sekitar 40 sampai 43 ju]dul lagu dan beberapa dibawakan secara medley dalam konsernya bertajuk The Emerald Voice of Vina Panduwinata Conert. Konser akan berlangsung di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta pada 30 November yang ditangani oleh Hedi Yunus, dengan menggandeng 6 penyanyi cowok Indonesia. "Konsepnya itu kita bikin minimalis, yang pertama grand, kedua simple, kita nggak pakai orkestra tapi big band, sekarang dengan beberapa bintang tamu, laki-laki 6, Yuke, Baron, Ovy, Andi Rif, Marcell, Yudika, Candil, Once," ungkap Vina Panduwinata. Mama Ina, demikian biasa dipanggil, Senin (14/11) mengungkapkan alasannya memilih konsep minimalis dalam konsernya kali ini. Menurutnya konsep minimalis justru sulit, selain juga beda dengan kebanyakan artis yang belakangan ini kerap tampil dengan segala kemegahannya. "Konser kan pesta musik, yang diadakan untuk banyak orang. Konser itu nggak harus dengan format yang sama, megah, format simple itu lebih susah buat aku. Simple itu lebih susah, riweh buat akunya, banyak aksesoris yang ada di kita, duet dengan 6 penyanyi. Komunikasi harus difokuskan," ungkapnya. Soal pilihannya menggandeng 6 penyanyi cowok, Vina mengaku tidak banyak tahu. Semua konsep digarap oleh Hedi Yunus yang tidak banyak diketahuinya. Hedi dan tim datang dengan konsep, akunya yang harus mengisi. Aku nggak terlalu kasih masukan. Konsep secara global nggak ikut campur, bahkan busana saja," pungkasnya. (NET)

PEDANGDUT Saipul Jamil akan menjadi salah satu bintang dalam film ARWAH KUNTILANAK DUYUNG yang diproduseri oleh KK Dheraj, yang memang terkenal memproduksi film bergenre horor. Uniknya film ini dipromosikan sebagai film Tragedi KM 97 Tol Cipularang, tempat di mana Ipul pernah mengalami kecelakaan bersama keluarganya, yang menyebabkan sang istri, Virgiana Anggraeni meninggal di tempat kejadian. Banner film yang juga dibintangi oleh mantan istrinya, Dewi Perssik itu telah terpampang di gedung bioskop dan menjadi pembahasan di sejumlah forum di internet. Trailernya pun juga sudah diputar di bioskop. Di bannernya yang menampilkan pose Dewi Perssik itu juga tertulis, "Tepat di Kilometer Sembilan Puluh Tujuh, Jalan Tol Cipularang,

PARA selebriti ternyata juga manusia yang penampilannya terkadang tidak selalu sempurna, khususnya dalam hal tatanan rambut. Nah, seperti dikutip CelebBuzz, berikut beberapa selebriti yang pernah mengalami tampilan rambut terburuknya : Drew Barrymore Entah apa yang dilakukan Drew Barrymore hingga rambutnya acakacakan seperti itu dan lipstiknya berantakan. Pada saat itu, bintang film '50 First Dates' tersebut berjalan dengan mengenakan kemeja kebesaran, rambutnya sangat berantakan dan dengan make-up yang

J-Lo Pacari Penari Latar SETELAH sebelumnya dikabarkan dekat dengan Bradley Cooper, kini muncul berita baru terkait kehidupan asmaranya Jennifer Lopez. Kini, penyanyi berusia 42 tahun ini dikabarkan tengah menjalin hubungan dengan Casper Smart, yang tak lain adalah penari latarnya sendiri. Menurut Us Weekly, ibu dua anak tersebut dilaporkan telah beberapa kali berkencan dengan pria yang diperkirakan baru berusia 20an. Casper sendiri ternyata memang memiliki pengalaman yang cukup matang menjadi penari latar para musisi besar seperti Beyonce dan Michael Jackson. Selain itu, dia juga pernah muncul dalam beberapa

Saipul Jamil Bantah Manfaatkan Kematian Istri

film seperti HONEY 2 dan STEP UP 3D. "Dia biasa menari di Club Boulevard, LA. Dia memang populer di antara para gadis karena sering menari dengan bertelanjang dada, ungkap salah satu sumber, dilansir dari dailymail. Namun demikian, ada

sumber yang mengatakan bahwa hubungan antara keduanya hanya berlangsung singkat dan tidak serius. Sebagaimana dilaporkan oleh New York, keduanya tampak bersama sekitar beberapa minggu lalu, namun saat ini sudah tidak berlanjut.(NET)

Diselimuti Ratapan Pilu. Tepat di Tempat Haus Darah itu, Arwah Kuntilanak Duyung Menunggumu" Sementara saat dikonfirmasi, Ipul menegaskan kalau dirinya telah merampungkan syuting film tersebut sebelum bulan puasa lalu. Jadi sebelum kecelakaan yang merenggut nyawa istrinya terjadi. Kata 'Tragedi KM 97 Tol Cipularang' itu tidak ada hubungan dengan cerita film itu.

sudah tidak rapi lagi. Meg Ryan Rambut pendek memang terkadang sulit diatur. Seperti rambut Meg Ryan pada satu kesempatan yang sangat tidak jelas bentuknya. Bintang film 'You've Got Mail' itu tampil dengan rambut yang tidak diatur dan dibiarkan ke depan, hingga menutupi matanya. Penampakkan Meg Ryan pada saat itu terlihat seperti anak laki-laki. Pamela Anderson Bintang serial TV 'Baywatch' itu terlihat berjalan di sebuah gedung dengan rambut yang tidak teratur. Selain rambut kusut, penampilan

"Itu ngaco, nggak ada hubungannya," tegasnya melalui telepon Senin (14/11). Hal ini sekaligus membantah kalau kalau pihak Saipul Jamil telah memanfaatkan kematian istrinya untuk promo film. Film ARWAH KUNTILANAK DUYUNG sendiri rencana tayang pada 8 Desember mendatang dan turut membintangi film tersebut, bintang komedian Sule.(NET)

busananya juga sangat kacau. Pamela menggunakan atasan dari pakaian tidurnya dipadukan dengan celana jins. Tampaknya, aktris berpayudara besar itu langsung keluar rumah setelah bangun tidur, tanpa mandi dan menata rambutnya. Jennifer Aniston Jennifer Aniston termasuk aktris yang terkenal memiliki rambut indah dan selalu tertata rapi, walau begitu penampilannya juga pernah tidak sempurna. Pada satu acara, mantan istri Brad Pitt itu tampil dengan rambut seperti sehabis terkena sengatan listrik.

Rambut bagian atas aktris 42 tahun itu berdiri ke atas. Diana Ross Penyanyi legendaris Diana Ross memiliki tipe rambut yang ikal. Rambut tipe tersebut jika tidak tertata dengan rapi bisa menjadi sangat mengembang. Itulah yang dialami pelantun 'When You Tell Me That You Love Me' itu. Pada satu waktu, Diana terlihat sedang berjalang dengan menggunakan pakaian tidur, tanpa riasan. Rambutnya pun sangat kusut dan dibiarkan terurai. Penampakkannya pada saat itu sangat jauh dari gelar diva yang disandangnya.(NET)

harian Andalas 15 November 2011  

lugas dan cerdas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you