Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Selasa, 14 Juni 2011 | No: 1908/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Pipa Gas Pertamina Terbakar Pangkalan Susu-andalas Pipa gas milik Pertamina EP Field Pangkalan Susu di Pipa Dua, Pasir Putih Kelurahan Pangkalan Batu, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, tadi malam meledak dan terbakar. Kobaran api yang membubung tinggi ke udara menimbulkan suara deruan yang membuat masyarakat setempat panik dan ketakutan. Sedikitnya empat rumah milik warga yang berdekatan dengan pipa gas yang terbakar ikut tersambar kobaran api

Kajari se-Sumut Ditenggat Satu Bulan • Tuntaskan Kasus Korupsi Atau Dimutasi Medan-andalas Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) AK Basuni Masyarif memberi tenggat waktu satu bulan kepada seluruh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di jajarannya untuk menuntaskan kasuskasus dugaan korupsi yang mengendap. “Di kejaksaan tidak boleh ada kasus yang tidak diselesaikan, apalagi kasus lama. Semuanya harus dituntaskan secara transparan. Kalau itu terjadi, saya akan usulkan ke Kejagung agar Kajari yang tidak mampu untuk segera dimutasi ke tempat Bersambung ke Hal. 15

Medan-andalas Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) menyerahkan berkas penyidikan tunggakan pembayaran retribusi pajak papan reklame Kota Medan yang diduga merugikan keuangan negara selama 2006-2009 senilai puluhan miliar, kepada penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) kantor dinas pajak. Pengalihan penyelidikan itu berdasarkan ekspose yang dilakukan tim penyidik pidsus dengan hasil bahwa dalam kasus tersebut tidak ditemukan

foto-foto: andalas/hs poetra

UNJUK RASA–Massa dari Forum Anti Korupsi (FORAK) Sumatera Utara, berunjuk rasa di halaman Kantor Gubsu di Jalan Diponegoro, Medan, Senin (13/6). Mereka menuntut agar pemerintah segera mengusut dugaan korupsi Marapinta yang kini mejabat sebagai Kadis Bina Marga Sumatera Utara dan kasus dugaan korupsi Bupati Deli Serdang H Amri Tambunan, sebesar Rp800 miliar lebih hasil temuan BPK RI tahun 2006-2009.

adanya unsur pidana melawan hukum yang dilakukan pengusaha papan reklame. “Kejaksaan tidak berwenang melakukan pemeriksaan, karena hal itu merupakan perbuatan tidak membayar retribusi atau semacam tunggakan saja. Hal itu merupakan kewenangan dari Dinas Pendapatan (Dispenda) untuk melakukan penagihan,” kata Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) AK Basuni Masyarif di gedung Kejatisu Jalan AH Nasution Medan, Senin (13/5). Dikatakan Basuni, temuan itu berdasarkan hasil ekspose yang dilakukan tim penyidik pidsus bahwa tidak ditemukan unsur perbuatan pidana yang dilakukan pengusaha papan reklame atas penunggakan pembayaran retri-

ANEH tapi NYATA

Ada Anjing Suka Menyapu

SEEKOR anjing jenis golden retriever di Changchun, Jilin, China sangat suka bersihbersih. Bahkan, ketika dia diajak jalan-jalan oleh pemiliknya, dia menggigit sapu lalu membersihkan jalanan yang dia lewati. Anjing ini pun tenar. Dia menjadi bintang di Internet setelah foto-fotonya yang sedang menggigit sapu beredar. "Dia memang sangat pintar. Saya melatihnya untuk melakukan hal yang istime-

Bersambung ke Hal. 15

Sakit, Syamsul Tetap Diperiksa

Penyidikan Kasus Pajak Reklame Dihentikan • Kejatisu Tak Temukan Unsur Pidana

hingga ludes terbakar. Untuk mengantisipasi halhal tak diinginkan, masyarakat sekitar langsung diungsikan ke lokasi yang aman. Menurut seorang saksi mata, Jeinn Saragih kepada andalas di lokasi kejadian, kebakaran terjadi sekitar pukul

19.20 WIB. Sumber api diduga berasal dari percikan yang menyambar kebocoran pipa gas di lokasi tersebut. Ratusan masyarakat terlihat menyaksikan kebakaran tersebut. Sementara aparat keamanan dari kepolisian, TNI, Pertamina dan PT Salamander berjaga-jaga mengamankan lokasi. Sementara itu Kapolsek Pangkalan Brandan AKP HM Kosim Sihombing yang dihubungi wartawan mengatakan

wa," kata Xu Ming, pemilik anjing. Namun, kata Xu Ming, dirinya terkejut ketika menyadari si anjing ternyata suka sekali menyapu. "Ke mana pun dia pergi, pasti sapu itu dia gigit dan dia bawa," kata Xu Ming. Lewat instruksi Xu Ming, anjing ini bisa membuat pola zig-zag di jalanan sambil menyapu. Setelah dia menyapu, dia beberapa kali menatap bosnya seolah-olah bertanya apakah sudah bersih.(TI)

busi pajak. Dalam temuan BPK RI diperoleh adanya penunggakan pembayaran pajak yang dilakukan para pengusaha papan reklame dan pihak BPK mengeluarkan instruksi agar penunggakan itu untuk ditertibkan. Sejatinya, lanjut Basuni, dalam kasus ini, lebih melekat adanya ingkar janji yang dilakukan wajib pajak dalam hal ini perusahaan papan reklame atas penagihan yang dilakukan oleh Dinas Pendapatan sebagai lembaga resmi. “Secara mekanisme, kalau wajib pajak menunggak pembayaran pajak itu dianggap utang atau tunggakan pajak, maka harus segera ditagih oleh petugas sehingga lebih melekat unsur perdatanya, tanpa adanya unsur pida-

Izin Berobat Diperpanjang MAJELIS hakim perkara dugaan korupsi Syamsul Arifin yang diketuai Tjokorda Rae Sumba mengizinkan pembantaran untuk pengobatan di rumah sakit atas Gubernur Sumatera Utara nonaktif yang kini menderita sakit jantung itu diperpanjang. Perpanjangan masa pembantaran selama seminggu ke depan ini disampaikan kuasa hukum Syamsul Rudy Alonso setelah mengajukan permohonan izin perpanjangan kepada majelis hakim, Senin

Medan-andalas Mantan Bupati Langkat Syamsul Arifin tetap akan dimintai keterangan terkait dugaan korupsi APBD Langkat tahun 2000-2007 senilai Rp102,7 miliar oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu). Hal itu dilakukan guna melengkapi berkas tersangka mantan Bendahara Pemkab L angkat Buyung Ritonga. "Saat ini, Pak Syamsul memang lagi sakit, tapi hal tersebut tidak mempengaruhi tim penyidik untuk mencoret namanya dari daftar orang untuk diperiksa," ujar Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasipenkum)/Humas Kejatisu Edi Irsan Tarigan di kantornya, Jalan AH Nasution, Medan, Senin (13/6). Dikatakannya, seyogianya

Syamsul diperiksa Tim Penyidik Kejatisu pada 9 Juni lalu. Namun hal tersebut batal dilakukan dengan alasan kondisi kesehatan Syamsul yang tidak memungkinkan untuk diperiksa. "Jadwal pemeriksaan memang belum ditentukan, penyidik masih melihat perkembangan kondisi kesehatannya dengan alasan faktor kemanusiaan," kata Edi. Dikatakannya, berkas Buyung Ritonga hanya membutuhkan sedikit keterangan lagi dari beberapa saksi agar berkas tersebut bisa dilimpahkan ke pengadilan. "Tinggal beberapa saksi lagi dan pada bulan Juli mendatang berkas tersebut mungkin sudah dilimpahkan," ungkapnya. Bersambung ke Hal. 15

Kurs dan Harga Logam Mulia, 13 Juni 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 9047 1321 12301 13922 1101

Beli 8948 1308 12174 13780 1090

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 106 2827 6933 8574

Beli 105 2796 6858 8488

Bersambung ke Hal. 15 Bersambung ke Hal. 15

Duka Korban Kebakaran di Jalan AR Hakim

”Rumah dan Hartaku Kini Musnah tak Tersisa” Kebakaran yang menghanguskan sedikitnya 15 unit rumah di Jalan AR Hakim, Gang Dahlia, Kelurahan Tegal I, Kecamatan Medan Area, Minggu dinihari lalu menyisakan duka nestapa bagi para warga korban kebakaran. MEREKA tidak hanya kehilangan harta bendanya, tetapi juga kini bingung hendak ke mana akan berteduh sebab rumah tempat tinggal mereka hanya menyisakan puing-puing setelah dilalap kobaran api. Hingga Senin (13/6) siang, sejumlah warga korban kebakaran masih tampak mencari sisa-sisa barang yang masih bisa digunakan di antara puing-puing rumahnya yang telah dipasang garis polisi (police line). Salah seorang korban kebakaran,

Chang Achuan, 56 tahun, mengaku tidak menyangka rumah yang ditempatinya sejak puluhan itu musnah terbakar. Wanita yang cuma berpendidikan rendah ini terlihat duduk termangu menatap puing-puing rumahnya. Baju tidur warna orange masih

melekat di badannya. "Waktu kebakaran, saya lagi tertidur lelap, mendadak listrik padam. Saya keluar kamar mencoba melihat keluar dan ternyata api dari samping rumah tetangga sudah membubung tinggi,” ungkap Achuan.

Wanita yang tinggal hidup sendirian itu menuturkan, dirinya kini hidup menumpang di rumah tetangga karena rumah dan harta benda miliknya tidak bisa diselamatkan, termasuk sertifikat rumah, dan uang tunai Rp70.000.000 yang disimpannya di dalam rumah. “Aku masih bingung karena rumah sekaligus tempat usaha kelontongku kini tak bersisa. Kini rumah saya yang terbakar itu malah dituding sebagai sumber asal api penyebab kebakaran ini,” katanya sedih. Menurut Chang Achuan, kejadian yang menghebohkan ini memang tak menelan korban jiwa, namun kedua tangannya ikut terbakar dan melepuh saat ia mencoba menyelamatkana harta bendanya saat kebakaran terjadi. “Kedua tangan ini terbakar akibat mencoba menyelamatkan barangbarang saya,” kata Achuan terbataBersambung ke Hal. 15


Selasa 14 Juni 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

Gatot Terpilih Ketua Kwarda Pramuka Sumut

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Kewenangan Jangan Sewenang-wenang KALANGAN DPRD Sumut mengancam menggunakan hak interpelasi (hak bertanya) terhadap Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST, yang melantik 110 pejabat Eselon III di jajaran Pempropsu secara mendadak tanpa melibatkan Tim Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) lazimnya pengangkatan pejabat selama ini, sehingga produk dihasilkan sangat tidak kapabel dan tidak menguasai bidangnya. Ancaman tersebut dilontarkan Sekretaris FP Golkar DPRD Sumut Mulkan Ritonga dan anggota FP Demokrat, Hj Melizar Latif SE MM kepada wartawan, Senin (13/6) di DPRD Sumut menanggapi pelantikan 110 pejabat Eselon III secara mendadak di jajaran Pempropsu tanpa melibatkan Tim Baperjakat. “DPRD Sumut tidak tertutup kemungkinan akan menggunakan hak interpelasi terhadap Plt Gubsu atas kebijakan-kebijakannya yang dianggap tidak kapabel, termasuk soal pengangkatan 110 pejabat Eselon III yang tidak melibatkan Tim Baperjakat, sehingga mengundang reaksi dan keresahan di jajaran pejabat Pempropsu,” ujar Mulkan dan Meilizar. Lembaga legislatif, kata Meilizar dan Mulkan, ingin mengetahui secara langsung dari Plt Gubsu, apakah pengangkatan pejabat itu telah sesuai mekanisme atau tidak, sebab banyak pejabat yang diangkat tidak kapabel, di antaranya ada yang bertitel dokter ditempatkan di Perpustakaan dan ada juga sejumlah pejabat yang baru diangkat beberapa bulan lalu, justru diganti. Ancaman yang dilontarkan kedua anggota dewan tersebut, hampir dapat dipastikan belum tentu merupakan representasi pendapat DPRD Sumut sebagai sebuah institusi perwakilan rakyat Sumatera Utara. Sebab, bisa jadi pendapat keduanya sarat dengan muatan politis. Namun, sejatinya kita sependapat dengan mind-set dan perspektif yang dikemukakan itu. Bahwa, setiap melakukan rekrutmen pejabat di instansi manapun, yang harus dijadikan pertimbangan utama adalah berkaitan dengan kapasitas dan kredibilitasnya. Dengan kata lain, sama sekali tidak dibenarkan, jika motivasi promosi yang dilakukan lebih didasari oleh adanya muatan kepentingan kelompok, pertimbangan like or dislike serta adanya 'dendam politik' di masa lalu. Tetapi, apa hendak dikata, kecenderungan yang lazim terjadi di negara kita, seseorang yang memiliki kewenangan memang hampir selalu lupa diri, dan berubah menjadi pribadi yang suka sewenang-wenang. Karenanya, bukanlah hal mengejutkan, jika seorang pejabat baru hampir selalu melakukan 'penggusuran-penggusuran'. Dalam kapasitasnya selaku Plt Gubsu, Gatot Pujo Nugroho memang memiliki kewenangan untuk mengangkat dan mengganti para pejabat di jajaran Pemprovsu. Namun, tidak sepatutnya pergantian pejabat itu dilakukan dengan mengabaikan asas kepatutan dan kelayakan. Memiliki kewenangan sebagai seorang pimpinan harus senantiasa disyukuri. Untuk itu, kita berharap saat kewenangan sudah berada di dalam genggaman, tidak sepatutnya diimplementasikan dengan sewenang-wenang. Jika Gatot melakukan praktik seperti itu, berarti dia tidak ada bedanya dengan pejabat sebelumnya.(**)

2

andalas/ist

TERPILIH–Gatot Pujo Nugroho terpilih menjadi Ketua Kwartir Daerah (Ka-Kwarda) Pramuka Sumut dalam pemungutan suara yang dilaksanakan di Wisma Menteng Medan, Senin (13/6).

DPRDSU Ancam Interpelasi Plt Gubsu Medan-andalas Kalangan DPRD Sumut 'mengancam' menggunakan hak interpelasi (hak bertanya) terhadap Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho, yang melantik 110 pejabat Eselon III di jajaran Pempropsu secara mendadak, tanpa melibatkan Tim Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) lazimnya pengangkatan pejabat selama ini, sehingga produk dihasilkan sangat tidak kapabel dan tidak menguasai bidangnya. Ancaman tersebut dilontarkan Sekretaris FP Golkar DPRD Sumut Mulkan Ritonga dan anggota FP Demokrat, Hj Meilizar Latif SE MM kepada wartawan, Senin (13/ 6) di DPRD Sumut menanggapi pelantikan 110 pejabat Eselon III secara mendadak di jajaran Pempropsu tanpa melibatkan tim Baperjakat. “DPRD Sumut tidak tertutup kemungkinan akan menggunakan hak interpelasi terhadap Plt Gubsu atas kebijakan-kebijakannya dianggap tidak kapabel, termasuk soal pengangkatan 110 pejabat Eselon III yang tidak melibatkan Tim Baperjakat, sehingga mengundang reaksi dan keresahan di jajaran pejabat Pempropsu,” ujar Mulkan dan Meilizar. Lembaga legislatif, ujar Mulkan dan Meilizar, ingin mengetahui

secara langsung dari Plt Gubsu, apakah pengangkatan pejabat itu telah sesuai mekanisme atau tidak, sebab banyak pejabat diangkat tidak kapabel, di antaranya ada yang bertitel dokter ditempatkan di Perpustakaan dan ada juga sejumlah pejabat baru diangkat beberapa bulan lalu, justru diganti. Diakui Mulkan dan Meilizar, pelantikan dan pengangkatan pejabat di jajaran Pempropsu merupakan hak dan kewenangan penuh Plt Gubsu, tapi hendaknya kewenangan itu jangan dilakukan secara sewenangwenang, tanpa memperhatikan kebutuhan prioritas, sehingga dikhawatirkan akan memperlambat proses serapan APBD Sumut TA 2011. “Dengan pergantian secara mendadak itu, dipastikan para pejabat di jajaran Pempropsu tidak lagi maksimal bekerja, bahkan lebih

berbahaya lagi, akan terjadi perpecahan dan keresahan, saling curigamencurigai maupun tuding-menuding yang secara atomatis program kerja TA 2011 akan terhambat dan banyak tender proyek tidak berjalan secara maksimal,” tegas Meilizar. Berkaitan dengan itu, Meilizar pesimis program kerja TA 2011 tidak akan terlaksana, sebab banyak pejabat kuasa pengguna anggaran, pejabat panitia tender pengadaan barang yang tertunda kinerjanya, padahal anggaran sudah berjalan pada triwulan ketiga, tapi serapan APBD Sumut baru mencapai 20 persen. Tidak mungkin terkejar 70 persen lagi selama 5 bulan ke depan. Menurut kedua politisi yang duduk di Komisi C ini, seharusnya Plt Gubsu bukan melakukan “bongkar pasang” pejabat di jajaran Pempropsu, tapi mendesak Mendagri (Menteri Dalam Negeri) segera menetapkan Sekdapropsu definitif yang sangat prioritas dan fundamental dalam menjalankan program-program Pempropsu. “Penetapan Sekdapropsu sangat fundamental dan harus didahulukan demi terlaksananya program-program kerja Pempropsu, bukan malah melakukan pergantian para pejabat yang tidak melalui mekanisme Baperjakat,” tegas Mulkan.(UJ)

Bulog Bantah Suap Anggota DPRD Sumut Medan-andalas Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional Sumatera Utara membantah dugaan korupsi dalam pelaksanaan "handling" (pengadaan dan distribusi) beras impor sebesar Rp24 miliar dan dugaan menyuap anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumut sebesar Rp7 miliar. Bantahan itu disampaikan Kepala Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik Divisi Regional (Perum Bulog Divre) Sumut HM Muchtar Saad pada rapat dengar pendapat Komisi B di ruang komisi, Senin (13/6). "Tidak benar pelaksanaan ‘handling’ beras impor tidak dilakukan tender. Dugaan praktik KKN di tubuh Perum Bulog Divre Sumut tidaklah benar dan merupakan fitnah," ujarnya. Bantahan yang sama sebelumnya juga disampaikan Komisi B DPRD Sumut melalui ketuanya Bustami HS. Dalam sebuah jumpa pers yang digelar akhir bulan lalu, ia menyatakan, secara kelembagaan

Komisi B bidang tidak pernah menerima suap dari Bulog Sumut. "Secara institusi (Komisi B) kita ‘clear’ (bersih dari suap, red)," katanya pada jumpa pers yang dihadiri sembilan dari 18 anggota Komisi B DPRD Sumut itu. Dugaan suap itu sendiri bermula ketika dua anggota Komisi B DPRD Sumut, Tengku Dirkhansyah Abu Subhan Ali dan Washington Pane, mengungkap dugaan KKN di Bulog Sumut dalam proses bongkar muat, pengangkutan, serta distribusi sekitar 300 ribu ton beras impor komersil serta beras untuk masyarakat miskin (raskin), dan beras operasi pasar (OP). Sesuai aturan, setiap proses penanganan beras harus ditenderkan, namun Kepala Bulog Sumut disebut-sebut melakukan penunjukan langsung (PL) untuk proyek senilai Rp24 miliar kepada seorang temannya yang memiliki tiga perusahaan pengangkutan. Oknum anggota Komisi B disebut-sebut menerima suap

ratusan juta rupiah dari total Rp7 miliar yang dikeluarkan Bulog Sumut dan rekanannya untuk "mengamankan" proses PL menyalahi aturan itu. Menurut Muchtar Saad, proses pembongkaran beras dari kapal sampai ke gudang dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku di lingkungan Perum Bulog yang berpedoman pada SK Kabulog Nomor Kep-72/KA/02/1997 tanggal 27 Februari 1997 tentang Tatalaksana Penerimaan Barang Milik Bulog dari Luar Negeri. Ia menjelaskan, pembiayaan dan pelaksanaan impor yang dilakukan Perum Bulog mulai dari pembelian barang, pengangkutan sampai ke gudang-gudang seluruhnya dilakukan dengan cara tender yang diikuti mitra kerja yang sudah terdaftar di Perum Bulog Sumut. "Jadi tidak ada PL. Juga tidak benar terdapat korupsi `handling` di Divre Sumut sebesar Rp24 miliar dan tidak benar kita menyuap anggota DPRD Sumut," tegasnya.(UJ)

Medan-andalas Gatot Pujo Nugroho terpilih sebagai Ketua Kwartir Daerah (Ka-Kwarda) Pramuka Sumut dengan unggul mutlak dalam pemungutan suara yang mengungguli kandidat lainnya HM Syafi'i yang saat ini menjabat sebagai Kepala Biro Keuangan Pempropsu di Wisma Menteng Medan, Senin (13/6). Gatot yang juga Plt Gubsu unggul dengan perolehan 27 suara berbanding tiga suara. Pengambilan keputusan itu berlangsung dalam Musyawarah Daerah (Musda) Gerakan Pramuka Sumut lanjutan,. Musda yang dipimpin lima presidium yang diketuai Zaky Abdullah. Sementara peserta berasal dari 29 kwartir cabang (kwarcab) seSumut ditambah satu dari Kwarda Sumut. Kwarcab Labuhan Batu Utara (Labura) tidak hadir pada Musda tersebut. Seusai pelantikan, Gatot Pujo Nugroho, selaku Ka-Kwarda Gerakan Sumut periode 20112016 dalam sambutannya mengatakan, akan memberdayakan pramuka hingga tingkat gugus depan (gudep) di sekolah-sekolah. Program yang disebutnya sebagai revitalisasi gerakan pramukan ini diharapkan memberikan pendidikan karakter bagi generasi muda sebagai generasi penerus. Dia berharap dengan amanah yang diberikan tersebut dan bisa mengajak semua pihak untuk bekerjasama memasyarakatkan kembali gerakan pramuka. Sebab,

lanjut Gatot, melalui gerakan pramuka dapat membentuk insan berkarakter dan memiliki jati diri, sehingga potensi ini bisa membangkitkan semangat dan memberi kontribusi besar bagi perkembangan bangsa di masa-masa yang akan datang. "Dalam visi-misi saya, juga saya sudah tegaskan akan memperjuangkan kejayaan pramuka Sumut termasuk memberdayakan bumi perkemahan Sibolangit. Sebab, bumi perkemahan Sibolangit adalah aset yang sangat penting dalam mendukung gerakan pramuka di Sumut, bahkan sebagai modal untuk menjadi tuan rumah untuk kegiatan-kegiatan nasional, sepertihalnya jambore nasional," katanya. Selain pemilihan ketua, pada Musda tersebut juga dipilih dua formatur yang mewakii kwarcab, untuk formatur terpilih Kwarcab Medan dan Kwarcab Dairi. Sementara lima kwarcab yang terpilih untuk Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) masing-masing Kwarcab Medan, Nias Selatan, Simalungun Dairi dan Tanjungbalai. Ketua Presidium Musda Zaky Abdullah, saat membacakan keputusan penetapan formatur, yang terdiri dari Ka-Kwardasu Gatot Pujo Nugroho, mantan Ketua Kwardasu Amansyah Nasuiton dan seorang mewakila Kwardasu dan dua orang mewakili kwarcab masing-masing Kota Medan dan Kabupaten Dairi diberi waktu sebulan untuk menyusun kepengurusan. (WAN)

Massa Forak Desak Plt Gubsu Copot Kadis PU Bina Marga Medan-andalas Puluhan massa yang mengatasnamakan kelompok dari Forum Anti Korupsi (Forak) melakukan aksi demo di Kantor Gubsu, Senin (13/6). Dalam aksinya, massa mendesak Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho segera mencopot jabatan Ir Marapinta Harahap dari Kadis PU Bina Marga Provsu karena terindikasi dugaan korupsi Rp 10 miliar dana GDSM saat menjabat Kadis Kimbagwil Deli Serdang. “Kami minta Gubernur untuk segera mencopot jabatan Marapinta Harahap karena terindikasi korupsi dimana kasusnya merupakan titipan KPK yang sampai sekarang dipetieskan di Poldasu. Pak Gatot jangan melindungi koruptor. Tangkap Ir Marapinta Harahap,” ujar Eko Sopianto selaku koordinator aksi. Dalam aksinya, massa ini juga melakukan orasi-orasi dan membawa sejumlah poster serta spanduk yang isinya mengecam tindakan aparat penegak hukum di Sumut karena kasus dugaan korupsi di Pemkab Deli Serdang penanganannya terkesan lamban. Sehingga dalam hal ini massa juga mendesak Ketua DPRD Deli Serdang untuk segera membentuk Pansus Investigasi dugaan korupsi. “Usut dugaan korupsi Bupati Deli Serdang H Amri Tambunan sebesar Rp 883,273,668,529,02 milyar hasil temuan BPK RI tahun

2006-2009 yang disampaikan oleh akuntabilitas public (PAP),” tegas mereka. Selain itu, dalam orasinya massa juga meminta kepada penegak hukum untuk mengusut dugaan korupsi mark-up 7 SKPD yang mana modus mark-up yang dilakukan dengan menambah anggaran dari jumlah yang tercantum dalam anggaran APBD yang sudah disahkan oleh DPRD Deli Serdang. Selain itu juga dugaan korupsi yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum sebesar Rp 81.497.183.237 yang tidak disetujui oleh DPRD Deli Serdang karena melanggar UU dan PP No 58 tahun 2005 serta Mendagri No 59 tahun 2007, Permendagri No 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah. “Usut dugaan korupsi proyek rehabilitasi berat gedung DPRD Deli Serdang senilai Rp 1,042 M yang sempat ditangani Kajari Deli Serdang. Dan kami minta dicopot Kajari Lubuk Pakam yang diduga menerima suap dari dinas pendidikan pemuda dan olahraga Deli Serdang yang terindikasi korupsi Rp 93 miliar,” teriak massa. Dalam pernyatan sikapnya mereka juga meminta, pimpinan dan anggota DPRD Deli Serdang periode 2004-2009 yang menyetujui P-APBD tahun 2009 untuk menjadi peraturan daerah karena APBD tahun 2009 melanggar UU, PP dan Kepmendagri. (WAN)

Partai Buruh Desak Reimon di-PAW Medan-andalas Puluhan pengurus dan anggota Partai Buruh yang diwakili penasehat hukum, Liboin Rumpapoea SH berdelegasi ke Pengadilan Negeri (PN) Medan untuk menyampaikan ‘memori kasasi yang diterima staf bagian kasasi PN Medan, Senin (13/6). Sebelumnya mereka berkumpul di kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Buruh Kota Medan di Jalan Iskandar Muda Medan terkait rencana yang ditempuh terhadap Reimon Simatupang yang telah melanggar Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Partai Buruh. Usai menyampaikan memori kasasi di PN Medan, delegasi Parati Buruh itu menuju DPRD Kota Medan yang diterima Wakil Ketua DPRD Kota Medan Ikrimah Hamidy,ST,MSi. Dalam pertemuan itu para delegasi menyampaikan keinginan dan penegasan dari ketua DPP Partai Buruh, agar Reimon Simatupang dilakukan Penggantian Antar Waktu (PAW). Hal itu ditegaskan Ketua DPD Partai Buruh Sumatera Utara Ir Harman Manurung didampingi Ketua DPC Kota Medan Fernando Lumbantobing, Sekretaris Ir Juliaman Damanik dan sejumlah pengurus lainnya kepada andalas usai menyampaikan memori kasasi ke PN Medan. Harman Manurung mene-

gaskan tindakan Reimon Simatupang merupakan komplain dari ranting, PAC Parati Buruh di Kota Medan karena dinilai tidak pro buruh dan loyal kepada partai serta melawan kebijakan partai. Harman menjelaskan DPP Partai Buruh telah mencabut Kartu Tanda Anggota (KTA) Reimo sehingga tak lagi memiliki hak sebagai anggota dewan. Sebelumnya Reimon sudah mengadukan hal tersebut ke PN Medan, lanjut Herman, sangat prihatin banyak kejanggalan karena pengurus tidak dilibatkan sebagai saksi bahkan saksi itu direkayasa. Tanpa diteliti penasehat hukumnya nya juga tidak sebagai anggota Peradi maka hakim diadukan juga ke Komisi Yudisial (KY) RI karena ada kejanggalan atas amar putusan pengadilan dengan memenanghkan Reimon. Dengan dicabutnya hak sebagai anggota berarti tidak ada lagi hak sebagai anggota dewan mewakili Partai Bubuh maka tidak boleh lagi mengakomodasi fasilitas dari negara dan gaji di DPRD Kota Medan. Partai Buruh berharap ada keadilan di negara ini untuk memberhentikan Reimon dari DPRD Kota Medan selanjutkan digantikan kader yang loyal kepada partai karena selama ini Reimon Simatupang tidak loyal kepada partai dan kewajiban ke partai tidak sesuai dengan AD/ ART partai. (DP)


Selasa 14 Juni 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

Direktur PD AIJ Segera Ditetapkan Medan-andalas Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho segera memilih dan menetapkan Direktur Perusahaan Daerah Aneka Industri dan Jasa (PD AIJ). Hal ini dilakukan pascapengunduran diri Direktur PD AIJ Manihar Sitanggang menyusul kemunduran kinerja perusahaan yang sampai tidak sanggup membayar gaji 116 karyawan selama tujuh bulan. “Langkah efektifnya adalah kita merespon pengunduran diri dari direktur untuk segera kita gantikan. Dengan begitu mudah-mudahan akan ada aktifitas bisnis,” ujar Gatot di Medan, Senin (13/6). Gatot sudah mendapat laporan dari Badan Pengawas PD AIJ yang menyatakan kalau perusahaan saat ini memang praktis tidak beraktifitas. Berdasarkan informasi yang dia dapat dari badan pengawas, di antaranya di sebabkan tidak adanya kepercayaan dari pemangku kepentingan kepada PD AIJ. Sehingga pihak-pihak pemangku kepetingan enggan memesan barang cetakan kepada PD AIJ. “Kalau pengunduran diri direkturnya diapresiasi dan digantikan yang baru, maka hampir dipastikan akan ada order-order baru. Order-order baru ini kemudian akan bisa secepatnya membayar gaji karyawan,” ujar Gatot. Untuk diketahui, percetakan merupakan satusatunya unit usaha PD AIJ yang sebelumnya masih berjalan. Belakangan, percetakan pun tidak beroperasi lagi karena tidak ada pesanan barang cetakan. Meskipun sudah ada Peraturan Daerah (Perda) Sumut yang mengatur agar barang cetakan pemerintah daerah diserahkan ke PD AIJ, tetapi tidak dilaksanakan oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumut. Mereka memilih memesan barang cetakan ke perusahaan percetakan swasta. Sebelumnya, perusahaan ini memiliki banyak unit usaha seperti gedung bioskop, pabrik es, toko buku dan pembuatan batu bata, namun kini tidak beroperasi. Aset perusahaan ini juga banyak dan tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Sumut, namun tidak dikelola dengan baik. Mengenai pembayaran gaji karyawan, Gatot kembali menegaskan bahwa perusahaan akan membayarnya. Dia mengaku menerima pesan pendek elektronik atau SMS dari karyawan PD AIJ hampir setiap hari. Jika direktur baru sudah ditetapkan dan perusahaan kembali beraktifitas, Gatot yakin gaji karyawan yang belum dibayar sejak Desember 2010 hingga saat ini nantinya bisa dirapelkan. (WAN)

PSB Harus Sesuai Nilai SKHUN Murni Medan-andalas Komisi B DPRD Medan merekomendasikan kepada Dinas Pendidikan Kota Medan agar sistem Penerimaan Siswa Baru (PSB) Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA/ SMK) Negeri untuk Tahun Ajaran 2011/2012 di Kota Medan dilakukan berdasarkan hasil Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) murni siswa. Hal ini ditegaskan Ketua Komisi B DPRD Medan Roma P Simaremare didampingi Wakil Ketua Remon Simatupang, sekretaris Khairuddin Salim, anggota Srijati Pohan, Syamsul Bahri, Salman Alfarisi, Ainal Mardiah, Bahrumsyah, Paulus Sinulingga, dan M Yusuf kepada wartawan usai melakukan rapat terkait sistem PSB sekolah negeri di Kota Medan, Senin (13/6) di Gedung DPRD Medan. Menurut Roma, sistem penerimaan dengan berdasarkan hasil SKHUN murni dinilai sangat tepat. Begitu juga tentang jumlah siswa yang akan diterima disuatu sekolah harus transparan sesuai daya tampung sekolah. Roma juga menekankan, agar kepada seluruh pihak sekolah supaya memberikan data base tentang jumlah daya tampung siswa yang akan diterima. “Kita harapkan jumlah daya tampung masing-masing sekolah harus transparan. Jika terbukti jumlah daya tampung dimanipulasi sekolah akan kita laporkan kepada pihak yang berwajib,” kata Roma. Dengan menggunakan sistem penilaian atas hasil SKHUN murni 100 persen, lanjut Roma tentu akan menjamin terciptanya prinsip objektivitas dan transparan yang selama ini terkesan ada diskriminasi. “Ini akan menghindari penerimaan jalur ‘belakang’ atau titipan-titipan dan penzoliman kepada calon siswa,” jelas Roma. Sebagaimana diketahui, sistem PSB tingkat SMP dan SMA/SMK Negeri di Kota Medan dalam beberap tahun terakhir ini dilakukan dengan berdasarkan melaui rangking SKHUN sebanyak 70 persen dan melaui testing sebanyak 30 persen, dinilai kurang trasparan. Bahkan, jumlah siswa yang diterima disuatu sekolah tidak transparan sesuai daya tampung sebenarnya. Sehingga pihak sekolah melalui oknumoknum banyak menerima siswa lewat “jalur belakang”. Roma juga mengharapkan, kepada seluruh masayarakat khususnya kepada orang tua murid agar dapat tenang dan bersama-sama dengan dewan melakukan pengawasan terhadap sekolah tentang jumlah daya tampung. (BEN) IKLAN |

3

6,5 Juta Penduduk Sumut Belum Miliki Jaminan Kesehatan

andalas/rony muharrman

MEMBAHAYAKAN - Sejumlah warga menyeberang jalan di tengah kendaraan yang melaju di kawasan Jalan Pemudam, Medan, Senin (13/6). Kurangnya kesadaran warga untuk menggunakan jembatan penyeberangan dapat membahayakan diri maupun pengguna jalan raya lainnya.

Wali Kota Diminta Umumkan Direktur Perusahaan Daerah Medan-andalas Wali Kota Medan Rahudman Harahap diminta segera mengeumumkan siapa yang dipilih menjadi Direktur Perusahaan Daerah. Permintaan ini disampaikan Ketua Komisi C DPRD Medan, Jumadi, saat diwawancarai Starnews (grup andalas), Senin (13/6) menyikapi terlalu lamanya Wali Kota Medan mengumumkan hasil seleksi terhadap para calon direksi. Menurut Jumadi, jika pengumuman untuk Direktur PD semakin lama, ditakutkan akan mengurangi kinerja PD yang semakin lama semakin menurun padahal fungsi PD yang diharapkan menjadi penyumbang PAD bagi Pemko Medan. "Kita harapkan wali kota bisa secepatnya mengumumkan hasil seleksi Direksi PD. Jika ini diundur-undur terus akan berakibat pada buruknya kinerja

PD," jelas Jumadi. Jumadi juga beranggapan, lamanya pengumuman Direktur PD ini diindikasikan ada tarik menarik antara wali kota dengan para calon Direktur PD, sehingga walikota enggan segera mengumumkannya. Jumadi juga meminta agar sesegera mungkin untuk mengumumkan hasil fit dan proper test yang dilakukan oleh Universitas Sumatera Utara terhadap para calon Direksi PD di Pemko Medan sehingga pikiran masyarakat terhadap indikasi adanya tarik menarik ini bisa ditepis. "Kalau tidak mau dikatakan begitu, segera umumkan siapa yang menjadi atau lulus sebagai direktur pada masingmasing PD. Kalau dibiarkan begini, pasti masyarakat akan terus berpikir ada permainan," tutur Jumadi. Seperti diketahui proses penjaringan calon direksi tiga perusahaan daerah (PD) di Pemko Medan meliputi PD Pasar, PD

PD Pembangunan, dan PD Rumah Potong Hewan (RPH) diikuti sebanyak 59 orang dari 65 orang pendaftar untuk tahap fit and proper test. Dari jumlah itu akan dipilih 10 orang yang layak memimpin tiga PD milik Pemerintah Kota (Pemko) Medan tersebut, setelah memaparkan persentase pembangunan PD dan test psikologis kepada tim seleksi dari USU. Asisten Ekbang Pemko Medan Arief Nugraha beberapa waktu lalu menyebutkan, dari 54 orang itu, untuk PD Pasar sebanyak 34 nama mendaftar menjadi direksi PD Pasar. Selanjutnya, 16 orang mendaftarkan diri untuk Direksi PD Pembangunan, dan 9 orang di PD RPH. Anggaran yang dihabiskan untuk proses penjaringan dan memberikan uang fee kepada Tim USU selama proses fit and profer test calon direksi itu, menuruf Arief tidak sekitar Rp250-an juta.(STARBERITA/GUS)

Tanamkan Budaya Indonesia Sejak Usia Dini Medan-andalas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara selaku penyelenggara even Food and Fashion Festival 2011 di Merdeka Walk menggelar festival bucana cilik tingkat Taman Kanak-kanak (TK), Minggu (12/6) kemarin. Puluhan siswa TK menampilkan aneka busana daerah yang dinantinya diharapkan mampu sebagai sarana edukasi dan menanamkan rasa cinta terhadap kebudayaan Indonesia. “Dengan festival busana cilik daerah seperti ini diharapkan para siswa TK tersebut dapat lebih mencintai budaya yang ada di Indonesia,” ujar Kasubdis Pemasaran dan Promosi Disbudpar Sumut Mukhlis saat menyaksikan para peserta bergaya di atas catwalk. Selain itu, lanjut Mukhlis, festival ini merupakan wadah bagi para siswa TK untuk dapat berkreasi sembari meraih prestasi. Bagi yang mendapat prestasi tentunya mereka akan merasa bangga sehingga dapat membuat dirinya lebih berkembang di masa mendatang. “Atas kemenangan itu mereka akan lebih mencintai budaya yang ada di daerahnya,” kata Mukhlis.

andas/ist

PEMENANG – Kasubdis Pemasaran dan Promosi Disbudpar Sumut Mukhlis didampingi para dewan juri diabadikan bersama dengan pemenang Busana Cilik Tingkat Taman Kanak-Kanak pada Food And Fashion Festival 2011, Minggu (12/6). Dalam lomba tersebut, dewan juri Dra yakni, aspek busana dan gaya, kerapian Maimanah Ketua Grup Bina Kreatif Seni dan keindahan busana, make up, penamAnak Kota Medan didampingi Nuning pilan serta harmonisasi. Dari festival tersebut, Wawa yang Putriani SSn SPd Kepsek Commont Wealth International Academy/Tumble mengenakan busana Jawa meraih juara TOTS dan Dina Maifitri SPd mengung- pertama, sementara Tita yang mengenakapkan, kriteria penilaian yang ditetapkan kan baju adat Padang tampil di posisi kedua kepada puluhan peserta dari berbagai dan Leoni Riski Pratiwi yang mengenakan taman kanak-kanan yang ada di daerah ini, baju adat Bali merebut juara ketiga.(MA)

Medan-andalas Hasil survei Lembaga Gabungan Gerakan Anti Kemiskinan Rakyat Indonesia yang mengacu pada data UNDP dan penelitian FKM UI, disebutkan 134 juta dari 237 juta jiwa penduduk Indonesia belum memiliki asuransi atau jaminan kesehatan. di Indonesia. Sedangkan untuk Sumut sendiri dari 13 juta penduduk sekitar 6,5 juta jiwa belum memiliki jaminan kesehatan. “Kalau sekarang kondisinya masih sama, ada sekitar 134 Juta yang tidak tercover jaminan kesehatan, sebagiannya pekerja formal mendapat Jamostek, jamkesmas, jamkesda," kata Presdium Komite Aksi Jaminan Sosial (KAJS), Surya Tjandra saat menyampaikan materi pada seminar jaminan sosial tentang UU SJSN nomor 40 tahun 2004 diruang sidang Fisip Universitas Sumatera Utara, Senin (13/6). Meski belum semua bisa tercover, lanjut Surya, dengan adanya UU SJSN bisa menjadi pintu awal untuk menuju jaminan sosial bagi seluruh masyarakat, yakni jaminan kesehatan dan pensiun. Namun, hingga kini SJSN selalu terhambat karena belum adanya UU BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial). "Tapi sebenarnya pemerintah daerah bisa melaksanakan dengan versi masing-masing, hanya bagaimana kemauan politiknya. Beberapa daerah seperti, Aceh, Jembrana sudah melaksanakan. Harusnya ini juga jadi prioritas pemerintah dan kita mendorong untuk hal itu. SJSN memang tidak mengatur tugas pemerintah, tapi mengatur tentang jaminan sosial. Jadi, tinggal kemauannya saja,” ujarnya. Sedangkan mengenai UU BPJS itu sendiri, lanjut Surya, saat ini sedang tahap pembahasan RUU BPJS dan masa sidang ketiga (terakhir) dengan batas waktu 15 Juli mendatang. Ini merupakan suatu kemajuan .Ia mencontohkan misalkan pemerintah akhirnya sudah menyepakati bahwa RUU BPJS bersifat mengatur dan menetapkan. BPJS akan dibentuk dengan fokus program jangka pendek dan panjang. Sementara di Sumut yang berpenduduk sekitar 13 Juta jiwa, sekitar 6,5 Juta jiwa belum memiliki jaminan kesehatan.“Sisanya, sudah mendapat jaminan kesehatan dari berbagai asuransi sosial dan komersial serta Jamkesmas,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Utara, dr Candra Syafei SpOG dalam ekspos program triwulanan beberapa waktu lalu. Dikatakan Candra, sesuai perhitungan, jika 6,5 juta warga yang belum tercover tersebut diberikan jaminan kesehatan, maka akan membutuhkan biaya sekitar Rp 400 milyar. “Dari provinsi siap mengalokasikan Rp100 miliar. Sisanya, Rp300 miliar lagi sharing dari seluruh kabupaten/kota,” ujarnya. Candra berharap, seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara tahun 2012 mendatang membuat program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) masing-masing sebagai pendamping Jamkesmas yang merupakan program pemerintah pusat.(YN)

DPRD Medan Rekomendasikan

Delta Hotel, Spa dan Karaoke Ditutup Medan-andalas Komisi C DPRD Kota Medan merekomendaksi kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan untuk menghentikan sementara operasional Delta Hotel, Spa dan Karaoke. Hal itu karena manajemen perusahaan hotel dan hiburan tersebut terkesan menutup-nutupi data-data perusahaan yang berhubungan dengan besaran nilai pajak yang dibayarkan ke Pemerintah Kota Medan. Hal itu terungkap dalam saat Komisi C DPRD Kota Medan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan pihak manajemen Delta, Dinas Pendapatan, dan Dinas Kebudayaan dan Prawisata Kota Medan di ruang Komisi C DPRD Kota Medan, Senin (13/6). Dalam pertemuan itu, manajemen Delta Hotel, Spa dan Karaoke dinilai telah melakukan upaya untuk menghempang tingginya nilai pajak usaha tersebut yang harus disetorkan ke Dinas Pendapatan Kota Medan. Pasalnya, setelah hampir tiga tahun beroperasi, manajemen Delta tidak mau memberikan data-data kepada instansi terkait guna menentukan besaran nilai pajak Dalam RDP tersebut, Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Pajak Dinas Pendapatan Kota Medan Drs Ahmad Empani Lubis mengatakan, selama ini jenis usaha yang wajib pajak di Delta tersebut adalah pajak hotel dan pajak hiburan. Penetapan nilai pajak dilakukan secara jabatan atau ditetapkan berdasarkan jumlah kamar yang tersedia. “Penetapan nilai pajak dengan cara seperti memang kurang tepat,Delta tidak pernah mau memberikan data-data yang kita butuhkan untuk menentukan nilai pajak hotel dan pajak hiburan di Delta itu,” kata Empani Lubis. Dari hasil verifikasi yang dilakukan, kata Empani Lubis, nilai pajak hotel yang sebelumnya hanya Rp 37 juta sudah meningkat menjadi Rp 81 juta per bulan, dan pajak hiburan yang sebelumnya Rp 7 juta naik menjadi Rp 16 juta per bulan. “Penetapan ini masih berdasarkan jumlah kamar dan sewa kamar yang berlaku, bukan berdasarkan data-data dari jumlah tamu dan hasil penjualan setiap harinya,” tegasnya. Ketua Komisi C DPRD Medan Jumadi tersebut merekomendasikan kepada Dinas Kebudayaan dan Prawisata agar menghentikan sementara seluruh oprasional Delta, berkoordinasi dengan Dinas Pendapatan Kota Medan. Jumadi menegaskan, selain persolan pajak, rekomendasi yang dikeluarkan tersebut juga terkait Delta diketahui menyediakan ‘nona-nona’ menemani dan melayani tamu yang menggunakan pasilitas karaoke. Wakil Ketua Komisi C Hasyim, SE dan anggota Komisi C Herry Zulkarnain menambahkan sikap manajemen Delta Hotel, Spa, dan Karaoke yang tidak mau memberikan data-data terkait pajak tersebut kemungkinan ada upaya pemanipulasian pajak, bahkan pengelapan pajak. “Disini kita melihat kemungkinan ada upaya untuk menipulasi pajak. Karena itu, selama data-data itu belum bisa diberikan maka kita minta agar oprasional Delta di Jalan Juanda Medan itu ditutup dan izin-izinnya tidak diperpanjang.” kata Hasyim.(BEN)


HUKUM & KRIMINAL

Selasa 14 Juni 2011

harian andalas | Hal.

4

Lelaki Paruh Baya Tewas Usai Kencan di Hotel Abadi Medan-andalas Diduga usai kencan dengan wanita penghibur, seorang lelaki paruh baya, Chaidir (57) warga Jalan Bilal Ujung Gang Ihklas Medan Barat tewas di kamar 313 Hotel Abadi Jalan Yos Sudarso, Medan, Senin (13/6) sekira pukul 16.10 WIB. Saat ditemukan, jenazah Chaidir dalam posisi telentang tanpa mengenakan busana (bugil-red). Petugas Kepolisian Resor Kota Medan yang turun ke lokasi kejadian tidak menemukan tanda-tanda bekas

kekerasan di tubuh Chaidir. “Dia tewas diduga akibat penyakit,” kata petugas di TKP. Selanjutnya setelah dilakukan proses identifikasi, saat itu juga jenazah Chaidir dievakuasi ke Rumah Sakit Umum (RSU) Pirngadi Medan untuk dilakukan otopsi. Sebelumnya, Chaidir datang ke Hotel Abadi bersama teman wanitanya dengan mengendarai sepeda motor. Setibanya di hotel, Chaidir langsung memesan satu kamar. Oleh petugas hotel, Chaidir

Polres Karo Geledah Rumah Bandar Togel  13 Paket Ganja Ditemukan Tanah Karo-andalas Kepolisian Resor Tanah Karo menggeledah rumah bandar togel, Kasman Ginting di Jalan Jamin Ginting, Simpang Ujung Aji, Berastagi, Minggu (12/6) sekira pukul 22.30 WIB. Dalam penggeledahan tersebut, polisi menemukan 438 blok togel, 299 rekap togel, 13 paket ganja kecil siap pakai dan 13 plastik menyerupai pembungkus sabu sabu. “Penggeledahan itu disaksikan aparatur desa setempat. Barang buktinya sudah kita amankan. Selanjutnya kami menunggu petunjuk Direskrim Polda Sumut yang masih menangani penyidikan kasus Kasman Ginting dan kawan kawan,” kata Kapolres Tanah Karo, AKBP Ig Agung Prasetyoko SH MH, Senin (13/6). Untuk temuan barang bukti baru, Polres Karo masih menanti penyidikan lanjutan, hal ini dikarenakan Kasman Ginting masih disidik aparat Polda

diberi kamar 313. Keterangan diperoleh, orang pertama yang menemukan Chaidir tewas, petugas roomboy hotel, Heriando. Saat itu dirinya bermaksud membersihkan kamar hotel yang ditempati Chaidir bersama teman wanitanya. Heriando bergegas ke kamar hotel 313 karena melihat teman wanita Chaidir keluar dari kamar. Heriandi menduga kedua pasangan itu selesai menggunakan kamar 313 itu. Selanjutnya, seperti

biasa, setelah tamu keluar, Heriando langsung membersihkan kamar. Namun setelah pintu kamar dibuka, dirinya terkejut melihat pasangan laki-laki masih berada di dalam kamar dalam posisi telentang dan tidak memakai baju. Setelah diamati, tamunya itu sudah tidak bernyawa. Selanjutnya penemuan itu dilaporkan kepada atasannya. Oleh pimpinan hotel, penemuan mayat itu langsung dilaporkan ke polisi. Setelah menerima laporan itu,

sejumlah personel Reskrim Polsek Medan Barat dan Polresta Medan langsung turun ke lokasi kejadian. Setelah melakukan proses identifikasi dan penyelidikan di lokasi kejadian, polisi langsung mengevakuasi jenazah Chaidir ke RSU Pirngadi Medan untuk dilakukan otopsi. Sedangkan sejumlah saksi termasuk petugas roomboy diboyong ke Mapolsek Medan Barat untuk dimintai keterangannya.

Mantan Kapolsek Kutalimbaru Tewas Lakalantas Pancur Batu-andalas Mantan Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Kutalimbaru, AKP Thamrin Simanjuntak (53) warga Perumahan Sri Gunting, Sunggal meninggal dunia setelah terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya di Jalan Jamin Ginting KM 1920, Desa Pertampilen, Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (12/ 6) malam.

Sumut, setelah itu barulah Polres Tanah Karo akan mempertanyakan kembali soal penemuan paket ganja yang kemarin didapat. “Barang bukti narkoba itu akan kita pertanyakan setelah ini, kita tidak tinggal diam, setelah bekerjasama dalam penangkapan kemarin, sekarang kita amankan bukti bukti baru dalam penggeledahan kemarin, setiap hari saya tegaskan kita terus lakukan koordinasi dengan Dit Reskrim Polda Sumut “ ujar Agung. (LAMS)

Informasi diperoleh menyebutkan, sebelum kejadian, seusai menjalankan tugas mengatur lalu lintas, perwira yang saat ini menjabat Kanit Turjawali Sat Sabhara Polresta Medan ini dengan mengendarai sepeda motor dinasnya jenis Yamaha RX-King berwarna abu-abu, dari arah Tanah

Pembunuh Mahasiswa ITM Pernah Sembunyi di Madina Medan-andalas Tersangka MH (32) warga Medan diduga pembunuh mahasiswa Intitut Teknologi Medan, Agus Widya Lubis (21) pernah bersembunyi di Kabupaten Mandailing Natal dan Pangkalan Berandan, Kabupaten Langkat,Sumatera Utara (Sumut). Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandy Sinurat SiK ketika dihubungi di Medan, Senin (13/6) mengatakan tersangka tersebut ditangkap petugas di salah satu klinik bersalin di Deli Serdang, Senin (6/6) saat menjemput isterinya yang baru melahirkan. Sebelumnya, Widya Lubis mahasiswa Institut Teknologi Medan (ITM) Jalan Air Bersih Kelurahan Sudirejo I ditemukan tewas di rumah kostnya, Senin (24/1) sekitar pukul 08.00 WIB, dalam keadaan telungkup di kamarnya, di dada korban ditemukan lukaluka. Bahkan, dalam peristiwa itu mahasiswa tersebut kehilangan satu unit sepeda motor, satu laptop dan telepon genggam. Widya Lubis ditemukan tewas oleh pacarnya, Nita Aditya Ningsih mahasiswi salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Medan, yang saat itu sedang berkunjung ke rumah kost korban.

Sandy mengatakan, tersangka itu, saat ini masih terus dimintai keterangan oleh penyidik untuk mengetahui apakah ada pelaku lainnya yang ikut terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut. Selain itu, jelasnya, petugas masih terus menyelidiki siapa orangnya yang menadah barang milik korban berupa satu unit sepeda motor dan laptop yang dijual oleh tersangka tersebut. "Sampai saat ini, pelaku pembunuhan terhadap mahasiswa itu baru satu orang yang diamankan di Mapolsekta Medan Kota," katanya. Dia mengatakan, dalam penangkapan terhadap tersangka itu, pihak berwajib juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa pisau, balok, chasing telepon dan tiga baju kaos milik korban. "Barang bukti (BB) tersebut diamankan dari rumah tersangka," ujarya. Ketika ditanya jumlah pelaku pembunuhan terhadap mahasiswa itu, Sandy mengatakan, belum bisa dipastikan satu atau lebih, karena petugas masih terus mengembangkan kasus tersebut. "Polsek Medan Kota masih terus bekerja di lapangan untuk mengusut kasus pembunuhan itu," kata Sandy. (ANT)

(HER)

Karo bermaksud hendak kembali pulang. Namun setahu bagaimana, sesampainya di TKP tiba-tiba korban terjatuh hingga terpental. Belum diketahui pasti penyebab terjatuhnya korban. Namun kuat dugaan dikarenakan kondisi jalan yang masih dalam perbaikan dinas PU yang kupak kapik bekas digarendel sehingga saat melintas di TKP korban diduga kehilangan kendali dan akhirnya terjatuh dan terpental ke badan jalan hingga tewas ditempat. Petugas yang mengetahui kejadian tersebut kemudian mengevakuasi korban dan membawanya ke RSUP H Adam Malik Medan guna divisum. Saat ini petugas Polantas masih melakukan penyelidikan terkait kematian korban. Kapolsek Pancur Batu, AKP M Budi Hendrawan ketika dikonfirmasi melalui Kanit Lantas, AKP Toni Simanjuntak SH membenarkan kejadian tersebut. (STP)

Advent Bangun Tewas Ditikam Temannya andalas/imanuel sitepu

KASUS CURANMOR - Kedua tersangka kasus curanmor ketika akan diserahkan ke Polres Pematang Siantar.

Joki Tong Setan Ditangkap Bawa Sepeda Motor Curian Deli Tua-andalas Dua pemuda yang berprofesi sebagai joki tong setan ditangkap petugas Reskrim Polsek Deli Tua yang tengah menggelar razia rutin di Simpang Selayang Padang Bulan Medan, Minggu (12/6) sekira pukul 22.00 WIB. Keduanya ditangkap karena diduga membawa sepeda motor curian. Kedua pemuda tersebut masingmasing, Andi Sahputra alias Bagong (21) warga Haji Ulakma Sinaga Pematang Siantar dan Usman (26) warga Jalan Mawar Pematang Siantar. “Mereka ditangkap ketika mencoba menerobos barisan petugas yang sedang menggelar razia,” kata Kanit Reskrim Polsek Deli Tua, AKP S Sembiring, kemarin. Lebih lanjut Sembiring menjelaskan, sebelumnya pihaknya merasa curiga ketika melihat kedua pelaku yang

mengendarai sepeda Motor Satria F tanpa Plat. Ketika ditangkap, Andi dan Usman tak dapat menunjukan kelengkapan dokumen sepeda motor yang mereka dikendarai. Selanjutnya, guna dilakukan pemeriksaan, kedua pemuda berikut sepeda motornya diboyong ke Mapolsek Deli Tua. Dalam pemeriksaan, dengan berpedoman kepada nomor mesin dan nomor rangka, diketahui bahwa sepeda motor tersebut milik Gunawan Simbolon, seorang mahasiswa warga Siantar yang hilang. “Dalam pemeriksaan kedua pemuda itu juga mengakui mencuri sepeda motor itu ketika pemiliknya memarkirnya disebuah internet. Untuk selanjutnya kedua tersangka berikut barang buktinya akan kita serahkan ke Polres Pematang Siantar,” tukas Sembiring. (STP)

Medan-andalas Diduga salah paham, Advent Bangun Nadapdap, warga Jalan Turi Gang Keris Medan, Minggu (12/6) sekira pukul 23.00 WIB tewas ditikam temannya sendiri di kawasan Jalan Panglima Denai Medan. Korban tewas dengan dua tusukan dibagian dada. Berdasarkan informasi yang didapat wartawan di lokasi kejadian, peristiwa ini terjadi ketika korban bersama tiga orang rekannya mendatangi sebuah kedai tuak di kawasan Jalan Panglima Denai, untuk menyelesaikan masalah yang terjadi antara korban dan rekan-rekannya dengan pemuda di kawasan Jalan Panglima Denai, pada Sabtu (11/6) malam. Kedatangan korban bersama dengan tiga orang rekannya tersebut di salah artikan oleh sekelompok pemuda yang sedang berada di kedai tuak di Jalan Panglima Denai tepatnya di simpang Jalan Jermal XI, yang

mengira korban bersama rekan-rekannya akan melakukan penyerangan. Akibatnya, terjadi bentrok dan korban terkena tusukan senjata tajam, didadanya sebanyak dua liang dan mengenai ulu hati korban. Melihat Advent terkena tikaman, ketiga rekannya berusaha menyelamatkan nyawa korban, dengan membawa korban ke Rumah Sakit Muhammadiyah di Jalan Mandala By Pass. Namun karena diduga terlalu banyak mengeluarkan darah, korban akhirnya tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit. Selanjutnya oleh pihak Polsek Medan Area, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan untuk diotopsi. Kanit Reskrim Polsek Medan Area, AKP Jonser Banjarnahor, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Dalam kasus ini pihaknya masih memburu pelaku. (HER)

Pedagang Obat Dibunuh, Mayatnya Dibuang ke Sungai  Dua Pelaku Ditangkap Polres Binjai TERUNGKAP sudah “misteri” kematian Deni Taruna alias Tuna (26), warga Dusun I Desa Sukatani, Kecamatan Kuala Langkat yang satu ini. Pemuda yang kesehariannya berprofesi sebagai pedagang obat itu ternyata tewas dibunuh dan mayatnya dibuang ke sungai.

H

al tersebut diketahui setelah dua pelakunya berhasil ditangkap petugas Reskrim Polres Binjai sesaat setelah mayat korban ditemukan warga mengapung di Sungai Remban kawasan Tanjung Jati, Kecamatan Binjai Barat dalam kodisi sudah membusuk, Sabtu (11/6). Kedua pelaku, JB (30) warga Padang Cermin Desa Padang Brahrang, Langkat dan AS (23) warga Desa Tanjung Keriahan, Kecamatan Serapit, Langkat ini mengaku membunuh korban, Rabu (8/6) lalu. Setelah membunuh, pelaku membawa kabur sepeda

motor korban. Terungkapnya kasus pembunuhan tergolong sadis ini berawal dengan ditemukan mayat. Penemuan itu langsung dilaporkan warga ke Polres Binjai. Menerima laporan warga, sejumlah personel Reskrim Polres Binjai langsung turun ke lokasi kejadian. Polisi yang ketika itu turun di TKP menerima informasi bahwa selain korban pembunuhan, korban juga merupakan korban perampokan. Pasalnya sepeda motor korban jenis Suzuki Shogun BK 4120 HK diambil pelaku. Mendapat informasi itu, petugas yang turun ke lapangan dibawa pimpinan Kasatreskrim Polres Binjai, AKP Ronni Bonic langsung melakukan penyelidikan para tersangka. Sore harinya, Sabtu (11/6 ) di kawasan Jalan Rukam Brahrang polisi menerima informasi ada seorang lelaki berinisial JB hendak menjual sepeda motor korban dengan harga Rp3 juta. Tanpa membuang waktu lagi, polisi langsung menangkap JB di Persimpangan Tanjung Jati Binjai. Ketika diinterograsi JB mengakui kalau sepeda motor yang hendak dijualnya itu adalah milik Deni Taruna.

Kapolres Binjai, AKBP Rina Sari Ginting Senin (13/6) dalam keterangannya menjelaskan bahwa Deni Taruna dibunuh oleh kedua tersangka JB dan AS gara gara jual beli obat. Dijelaskannya, Deni Taruna, Rabu (8/ 6) menawarkan obat pegal pegal kepada tersangka, JS ketika itu tertarik ingin membeli jenis obat kloropil yang harganya Rp170.000 dan bedak dengan harga Rp80. 000. Tapi obat yang diingini itu ternyata tidak ada dan harus dipesan terlebih dahulu selama satu hari. Mendapat penjelasan itu, tersangka JS percaya dan menyerahkan uang panjar Rp l50.000 kepada Deni . Namun sampai Sabtu (ll/6 ) pesanan itu tidak juga diantar oleh Deni hingga pada hari Sabtu JS ketika berboncengan naik sepeda motor bersama AS dijalan Selayang Pulo Kecamatan Selesai Langkat ketemu dengan Deni yang ketika itu menaiki sepeda Motor Suzuki Shogun BK 4120 HK langsung distop. JS menagih pesanan obat tersebut tapi Dani si penjual obat itu tidak memenuhinya. Pertangkaran pun terjadi Dani ketika itu mengambil pisau yang disimpan dibawah tempat duduk sepeda motornya dan coba menikam JB tapi bisa

Tersangka pembunuh pedagang obat JB dan AS di amankan di Polres Binjai dielakkan. Teman JB yakni AS kebetulan membawa martil kemudian memukulnya ke tubuh serta leher Dani hingga korban jatuh sepoyongan . Mengetahui Dani terjatuh kemudian JB mengambil kayu dan memukul Dani hingga korban tidak berkutik. Korban sudah tidak berdaya kemudian oleh JB dan AS tubuh korban dibuang kedalam parit yang airnya tidak jauh dari sungai . Mayat Deni Taruna

akhirnya ditemukan terapung di sungai kawasan Sei Remban Tanjung Jati . Kedua tersangka JB dan AS berhasil ditangkap kini diamankan di Polres Binjai . Sedang l unit HP Soni Erikson dan sepeda motor Suzuki Shogun BK 4120 HK milik korban disita sebagai barang bukti. Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Ronni Bonic memberitahukan bahwa kasus ini masih dalam proses. (MKI )


Selasa 14 Juni 2011

HUKUM & KRIMINAL

harian andalas | Hal.

5

10 Kasus Korupsi Menjadi Prioritas Utama

Lima Pemalsu KTP Dihukum 2 Tahun Penjara

Medan-andalas Sebanyak 10 kasus dugaan korupsi yang sedang berjalan ditangani Dit Reskrimsus Poldasu sudah meningkatkan penyelidikannya ke tingkat penyidikan. “10 kasus tersebut menjadi prioritas dan sudah berjalan dengan meningkatkan penyelidikannya ke penyidikan, ” ujar Kabid Humas Poldasu AKBP Raden Heru Prakoso melalui Kasubbid III Tipikor AKBP Verdi Kalele, Senin (13/6). Dijelaskan, Verdi ke sepuluh kasus tersebut diantaranya, Dugaan Kasus Migor Batu Bara dan Langkat. Dimana hasil penyidikannya Langkat sudah P21 dan Batu Bara sudah menahan dua tersangka. Ketekoran Kas di Pemko Siantar APBD tahun 2001 ditemukan kerugian negara mencapai 1,6 miliar. Dan kasus dugaan Korupsi di Dinas Bina Marga yang menangani kasus Pengadaan aspal, alat berat dan Drainase. Lanjut, Pengadaan alat peraga laboratorium di Polmed Medan yang memakai APBN 2010 ditemukan kerugian negara mencapai 2,1 miliar. Dugaan korupsi Dispora Propinsi yang menggunakan dana APBD 2008 ditemukan dugaan penyimpangan pelaksanaan 11 paket pekerjaan dalam kegiatan pemeliharaan rutin mencapai Rp404 juta. Kemudian, dugaan korupsi pembuatan jalan ke Komplek Stain di Kabupaten Madinah tahun 2002 dengan kerugian negara mencapai Rp38 juta, Namun, ada keganjilan adanya kelebihan dana pekerjaan senilai Rp5 juta. Sedangkan untuk Kasus Master Plan, penyidik sudah P21 dengan empat tersangka yang akan menjalani persidangan. Dan dilanjutkan dengan kasus pemerasan Panitera PN Medan terhadap tersangka kasus Narkoba yang ditangani Polresta Medan yang berkasnya sudah P21 dan akan dilimpahkan Ke Kejaksaan. (HER)

Medan-andalas Lima terdakwa yang dituding melakukan pemalsuan Kartu Tanda Penduduk divonis masingmasing dua tahun penjara oleh Ketua Majelis Hakim ET Pasaribu SH, dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (13/06). "Para terdakwa telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur pada pasal 96 UU RI No 23 tahun 2006 tentang adminitrasi Kependudukan jo pasal 55 ayat 1 Ke-1 KUHPidana,” terang Majelis Hakim. Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Richard Sihombing SH menuntut terdakwa 2,5 tahun. Kelima terdakwa yang divonis masing-masing dua tahun penjara diantaranya Edi Rusaman (31) warga Pasar XIX Pinang Baris Medan, Bambang (42) warga Jalan AR Hakim Medan, Hamrila (26) warga Jalan Utama Medan, Nurmalawati Delima als Mala (42) warga Jalan Gaharu Medan, dan Fenny Arcius (31) warga Jalan Pukat. Dalam persidangan sebelumnya, menurut penuntut umum kelima terdakwa pada tanggal 8 Maret 2010 sekitar pukul 17.00 WIB di sebuah Toko Ponsel di warga Jalan AR Hakim telah melakukan tindak pidana sebagai orang yang menyuruh melakukan atau turut melakukan perbuatan setiap orang atau badan hukum yang tanpa hak mencetak, menerbitkan dan mendistribusikan blanko dokumen kependudukan. “Blanko dokumen kependudukan itu, digunakan untuk pengajuan kredit fiktif ke Bank, pembuatan Surat Izin Usaha Perusahaan (SIUP) dan KTP,” ujar Jaksa. (THA)

Pemanggilan Paksa M Nazaruddin Memungkinkan Dilakukan Jakarta-andalas Terbuka kemungkinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pemanggilan paksa terhadap M Nazaruddin berkaitan dengan kasus dugaan penerimaan suap Sesmenpora Wafid Muharam. "Kalau kasusnya di penyidikan, seorang saksi bisa dipanggil paksa kalau tiga kali tidak mengindahkan atau tidak ada keterangan yang dibenarkan secara hukum," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, di Jakarta, Senin (13/6). Apa yang mungkin akan dilakukan KPK terhadap kader Partai Demokrat yang mangkir dipanggil sebagai saksi tersebut, menurut Johan, sesuai dengan undangundang yang berlaku. "Jadi kami tentu melaksanakan kewenangan berdasarkan undang undang yang ada. Termasuk prosedur pemanggilan yang kita lakukan juga berdasarkan aturan perundang-undangan," tegas dia. Secara normatif di undang-undang, lanjutnya, jika seorang saksi yang dipanggil dalam proses penyidikan sampai dua kali tanpa memberi alasan yang dibenarkan secara hukum, tentu ada mekanisme penjemputan paksa dalam pemanggilan yang ketiga. Seperti diketahui KPK telah melakukan dua kali pemanggilan kepada mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin terkait dua kasus yang berbeda. Jika pada hari Jumat (10/6), KPK memanggil Nazaruddin terkait kasus dugaan korupsi di Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) yang masih dalam proses penyelidikan, maka pada hari Senin (13/6), KPK memanggil kader partai pemenang Pemilu tahun 2009 tersebut sebagai saksi terkait dugaan penerimaan suap yang menimpa Sesmenpora Wafid Muharam yang telah memasuki proses penyidikan. Terhadap kedua pemanggilan tersebut Nazaruddin mangkir dan menurut Johan, tidak ada kabar apa pun dari yang bersangkutan terkait dengan ketidakhadirannya. Seperti diketahui mantan anggota Komisi III DPR RI ini telah berada di Singapura sebelum KPK mengajukan pencegahan kepada Ditjen Imigrasi pada 24 Mei 2011 lalu. Pemanggilan sebagai saksi tidak hanya dilakukan terhadap Nazaruddin, tetapi juga terhadap istrinya, Neneng, yang dimintai keterangan untuk kasus dugaan korupsi pada pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans). (ANT)

andalas/suherman amin

KORBAN LLAK AK AL ANT AS - Korban lakalantas yang terjadi di Jalan Raya Takengon–Bireuen kawasan Juli menderita luka-luka tengah AKAL ALANT ANTAS menjalani perawatan dipraktek dokter Muammar Hamidy tak jauh dari lokasi tabrakan.

Densus 88 Tangkap 14 Tersangka Diduga Teroris Jakarta-andalas Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri menangkap 14 tersangka diduga teroris di beberapa wilayah Indonesia. "Sejak Kamis (9/6) sampai dengan Minggu (12/6) telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka yang diduga teroris, jumlah seluruhnya 14 orang," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Senin (13/6). Belasan orang yang diduga teroris itu ditangkap di Pekalongan dua orang, dua orang di Kalimantan Timur (Kaltim), tujuh orang di Jakarta, dua orang di Sulawesi Tengah (Sulteng) dan satu orang di Bandung. Sebanyak dua terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Polri di Jalan Mulawarman, RT 09 RW 4 Desa Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kaltim, Senin dibawa ke Jakarta. Dilaporkan dari Kutai Kartanegara, kedua terduga teroris, Faisal dan Yuardi dengan pe-

ngawalan ketat Densus 88 Polri terlihat keluar dari Polsek Loa Janan, Senin pagi sekitar pukul 06. 09 WITA. Faisal yang mengenakan baju kaos berkerah dengan corak bergaris putih dan celana berwarna hitam terlebih dahulu keluar dari Kantor Polsek Loa Janan. Dengan kedua tangan diborgol, terduga teroris tersebut langsung dimasukkan ke mobil. Berselang dua menit kemudian, Yuardi yang mengenakan kaos berkerah bermotif garis putih dan biru juga keluar dari Polsek Loa Janan dan langsung dimasukkan ke mobil. Kedua mobil yang mengangkut kedua terduga teroris dan Densus 88 Polri tersebut langsung meninggalkan Polsek Loa Janan menuju Bandara Sepinggan Balikpapan selanjutnya akan langsung diterbangkan menuju Jakarta. Dua terduga teroris, Yuardi dan Fasial ditangkap Densus 88 Polri pada Sabtu (11/ 6) siang. Tiba di Polda Sementara itu, sebanyak empat terduga teroris yang ditangkap di Poso, Sulawesi Tengah, tiba di Rumah Tahanan Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta

Raya (Rutan Ditreskrimum Polda Metro Jaya), Senin (13/6). Pantauan wartawan, keempat terduga jaringan teroris itu, tiba di Polda Metro Jaya menggunakan bus kepolisian bernomor polisi 10006-VI, Senin (13/6) sekitar pukul 12.55 WIB. Anggota Polri yang diperkirakan dari Detasemen Khusus 88 Anti Teror Mabes Polri membawa para terduga teroris yang menggunakan penutup kepala dengan tangan dan kaksi diborgol rantai. Hingga saat ini, pejabat Polda Metro Jaya belum memberikan keterangan resmi terkait status penahanan para terduga teroris tersebut. Sebanyak dua terduga teroris itu, mengenakan baju tahanan Polda Sulawesi Tengah, satu orang memakai baju koko warna abu dan satu orang menggunakan kemeja coklat garis abu. Selain itu, petugas juga membawa dua ransel dan satu termos warna merah bertuliskan "Awas Bahaya Handak". Belasan orang yang diduga teroris itu ditangkap di Pekalongan dua orang, dua orang di Kalimantan Timur (Kaltim), tujuh orang di Jakarta, dua orang di Sulawesi Tengah (Sulteng) dan satu orang di Bandung. (ANT)

Duh! Oknum Aparat Jadi Bandar Togel  Perhari Beromset Puluhan Juta Medan-andalas Tim buser Polres Nias mengamankan oknum aparat berinisial MM yang disebut-sebut menjadi bandar togel di Nias. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, oknum tersebut telah diserahkan ke pihak Subdenpom Nias. Kapolres Nias, AKBP Mardiaz Kusin kepada andalas via telepon selulernya, Senin (13/6) mengatakan MM diamankan setelah petugas melakukan penangkapan terhadap sub agennya masingmasing Ferdinan Ndaha (33), warga Desa Sisobaluru, Kecamatan Hiliduho, Edward Ndaha (25) warga Desa Sisobaluru, Kecamatan Hiliduho. Keduanya merupakan anggota LSM Perlahan. Yudisman Halawa (30), warga Desa Sogaeadu, Kecamatan Gido, Minggu (12/6) sekira pukul 22.00 WIB. Penangkapan terhadap ketiga sub agen MM merupakan tindak lanjut dari informasi yang diperoleh petugas buser. Ketika itu, petugas berhasil menangkapnya dari kawasan Jalan Supomo, Desa Mudik Gusit, Nias. Dari para tersangka, petugas berhasil mengamankan satu unit Laptop, uang tunai Rp26 juta lebih, 9 unit Hp, 3 buah kalkulator, serta lembaran kertas yang berisi nomor tebakan. “Awalnya anggota Buser yang dipimpin Aiptu Situmeang berhasil menangkap tiga orang sub agen jurtul togel. Kepada penyidik, ketiganya mengaku nomor serta uang taruhan yang mereka dapatkan disetor kepada MM, oknum TNI. Lantas, MM pun kita panggil sebagai saksi dan saat ini sudah diserahkan ke pihak Subdenpom Nias,” terang mantan Kasat I Dit Narkoba Poldasu itu. Ia juga menerangkan, sejak Mei kemarin, Polres Nias sudah berhasil mengungkap 15 kasus judi dengan 37 tersangka. “Yang paling menonjol merupakan kasus judi yang melibatkan anggota DPRD Nias,” terangnya seraya mengatakan tidak akan pandang bulu melakukan penindakan terhadap kegiatankegiatan ilegal termasuk judi karena merupakan atensi Kapolda Sumut, Irjen Pol Wisnu Amat. (THA)

Belawan Prioritaskan Perburuan Pembajak CPO  Pemodal dan Penadah Jadi Sasaran Medan-andalas Kapolda Sumut, Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro menegaskan, wilayah Belawan merupakan salah satu prioritas untuk Operasi Sawit Toba 2011. Pasalnya, berdasarkan hasil penyelidikan, aksi pembajakan dan perampokan crude palm oil (CPO), kian marak di kawasan pelabuhan tersebut. Karena itu, sebanyak 60 personil kepolisian dibantu unsur TNI disiagakan di wilayah Belawan untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya aksi pembajakan dan perampokan truk pengangkut CPO. Sebab, dalam upaya menjaga situasi kamtibmas tersebut, bukan hanya penegakan hukum yang dilakukan tapi juga pencegahan. “Belawan merupakan salah satu wilayah prioritas untuk pencegahan dan penegakan hukum terhadap pelaku pembajakan dan perampokan CPO. Kita tempatkan 60 personil di sana (Belawan),” kata Kapolda Sumut melalui Kabid Humas AKBP Raden

Heru Prakoso, Senin (13/6). Heru menjelaskan, selain Belawan, Labuhan Batu, Asahan dan Binjai juga termasuk daerah prioritas perburuan pelaku pembajakan dan perampokan truk CPO. Untuk Asahan, juga ditempatkan 60 personil untuk mencegah aksi kejahatan tersebut. Tak hanya personil Brimob, Shabara dan Intel, Propam dan POM juga dilibatkan dalam Operasi Sawit Toba 2011. Tujuannya, untuk melakukan tindakan langsung terhadap oknum TNI/Polri jika terbukti terlibat dalam praktik illegal CPO. “Kalau memang ada oknum petugas yang terbukti membekingi kejahatan itu, kita sudah siapkan Propam dan POM yang ikut dalam operasi tersebut untuk melakukan tindakan tegas,” tukas Heru. Sementara Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro ketika melepas 366 personil kepolisian yang terlibat dalam Operasi Sawit Toba 2011, Senin

(13/6) pagi mengatakan, kasus pencurian, perampokan, penggelapan dan penadahan CPO kian meningkat, sehingga berdampak keresahan pada masyarakat. “Ini menunjukkan masih lemahnya upaya kita dalam penegakan hukum. Karena itu, kita harus bisa mencegah dan menanggulangi pencurian dengan kekerasan terhadap supir-supir truk CPO dengan mengedepankan pencegahan serta fungsi intelijen didukung fungsi penegakan hukum,” kata jenderal bintang dua tersebut. Sasaran operasi tersebut adalah, orang sebagai pelaku, pengemudi, penggerak, pemodal, penampung/ penadah. Sedangkan benda yang menjadi sasaran, truk sebagai alat transportasi, CPO hasil kejahatan dan barang bukti lain yang terkait dengan kejahatan pencurian, perampokan, penggelapan dan penadahan CPO. Sementara lokasi menjadi sasaran adalah, areal pabrik kelapa sawit milik

PTPN, swasta maupun perorangan di Sumut, tempat penampungan hasil kejahatan pencurian, perampokan, penggelapan dan penadahan CPO dan route/ jalur yang dilalui truk pengangkut CPO. “Kami percaya, dengan kemauan yang kuat, komitmen dan dukungan semua pihak, Operasi Sawit Toba 2011 akan berjalan dengan hasil yang optimal,” kata Wisjnu. Kesan rawannya wilayah Belawan dari aksi pembajakan dan perampokan CPO dapat dikuatkan dengan peristiwa yang terjadi di Tol Belawan, Kamis (12/5) dinihari. Sopir tangki, R Situmorang saat membuat laporan di Mapolsek Medan Labuhan menjelaskan, pembajakan itu dilakukan enam pria bersenjata api. Dalam aksinya, pelaku menyekap korban, kemudian diturunkan di kawasan Terminal Amplas, sedangkan tangki berisi 31 ton CPO dibawa pelaku. Kerugian dialami senilai Rp310 juta, uang tunai dan surat berharga lainnya. (HER)


RAGAM

Selasa 14 Juni 2011

Penyaluran BOS Berubah

Dari APBN Menjadi Dana Perimbangan Transfer Daerah Medan-andalas Pemerintah wajib memberikan layanan pendidikan bagi bagi seluruh peserta didik, pada tingkat pendidikan dasar dan sederajat. Untuk itu pemerintah tetap komit dalam program pemantapan penuntasan wajib belajar pendidikan dasar yang bermutu, dengan mengalokasikan dana yang cukup besar dalam pelaksanaan pola-polanya di seluruh Indonesia. Dalam Upaya peningkatan mutu, sebagai program utama berupa pemberian bantuan operasional sekolah (BOS). Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara melalui Sekretaris Disdik Provsu Drs H Bahauddin Manik, ketika membuka Rapat Koordinasi BOS Transfer Daerah di Hotel Inna Dharma Deli Medan, Senin (13/6) malam. Rakor tersebut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Kepala Bidang dan Kasi di Jajaran Disdik Provsu, Pejabat Pembuat Komitmen, Penanggungjawab dan Bendahara Pengeluaran Pembantu Kegiatan, Penjaminan Kepastian Layanan Pendidikan SMP/SMPLB dan peserta Rakor se-Kabupaten/Kota lainnya. Menurut Kadis, khusus alokasi BOS Buku yang disalurkan melalui APBN Dekonsentrasi pada jenjang SMP, pada tahun anggaran 2011 untuk Sumut tersedia sebesar Rp 12.267.182.000, untuk 632.329 siswa. "Dana bantuan BOS mengalami perobahan mekanisme penyaluran dana, yang semula dari skema APBN menjadi Dana Perimbangan yang dilakukan melalui mekanisme transfer daerah dalam bentuk dana penyesuaian untuk BOS sesuai UU No 10 Tahun 2010 tentang APBN 2011," ujar Kadis. Untuk itu, Kadis berharap BOS Buku mencapai target yang telah ditetapkan sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang ada. Maka, pengelola di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota dan sekolah harus mengikuti petunjuk teknis yang diterbitkan oleh Dirjen Pendidikan Dasar Kementeriaan Pendidikan Nasional. Sebelumnya, Ketua Panitia Drs Basrin Siregar MPd dalam laporannya menjelaskan, tujuan rakor tersebut selain meningkatkan koordinasi, singkronisasi dan mekanisme kerja pelaksanaan program-program kegiatan, baik yang ditangani pusat, provinsi maupun kabupaten/kota dan sekolah, juga mengembangkan upaya-upaya yang strategis untuk mencapai target penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 Tahun yang bermutu, dengan APK yang lebih merata di semua daerah kecamatan dan desa. (RIL)

harian andalas | Hal.

6

Gebyar SMK Sukses, SMK Sumut Luar Biasa Medan-andalas Gebyar SMK 2011 yang berlangsung di Lapangan Benteng Medan yang digelar 9-13 Juni 2011 di Lapangan Benteng Medan berlangsung sukses dan meriah. Event kebanggaan pelajar SMK dan masyarakat Sumut ini mampu menjadi momen kebangkitan SMK dalam menjawab tantangan dunia industri. Menurut Kepala Dinas Provinsi Sumatera Utara, Drs Syaiful Syafri mewakil Plt Gubernur Sumatera Utara yang menutup resmi Gebyar SMK 2011, kegiatan ini diharapkan mampu memacu kreativitas, inovasi dan penciptaan karya-karya terbaik siswa SMK yang nantinya dapat bermafaat bagi Sumatera Utara. Apalagi, sambung Syaiful Syafri, dalam pembukaan Gebyar SMK 2011 lalu Plt Gubsu berpesan kepada para siswa SMK dapat untuk menjawab tantangan penciptaan sumber daya listerik yang saat ini dibutuhkan. "Ini merupakan tantangan yang diharapkan dapat memacu kreativitas siswa SMK. Saya yakin SMK Bisa dalam memajukan Sumut yang luar biasa ini," katanya seraya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Komisi E DPRD Sumut Aduhot Simamora, Bupati/Walikota se-Sumut, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Kepala Sekolag SMK se-Sumut yang mendukung pelaksanaan Gebyar SMK 2011. Dra Latifa Hanum Daulay, Ketua Pelaksana Gebyar SMK 2011 menambahkan pelajar SMK se-Sumatera Utara telah menunjukkan kemampuan, kreativitas, inovasi dan hasil karya terbaiknya selama even berlangsung. Kegiatan ini, lanjut Latifa Hanum diharapkan dapat

andalas/sulaiman

SERAHKAN TROPI-Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, Drs Syaiful Syafri didampingi Ketua Komisi E DPRD Sumut Aduhot Simamora menyerahkan tropi pemenang festival perlombaan di Gebyar SMK 2011 di Lapangan Benteng Medan, Senin (13/6). menjadi sarana bagi pelajar SMK lebih berkarya dan berprtestasi di tingkat nasional dan internasional. Di kesempatan itu juga Dinas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mengumumkan berbagai pemenang perlombaan dan festival dengan total hadiah Rp89 juta. Ada delapan perlombaan yang berlangsung selama acara Gebyar SMK 2011. Diantaranya adalah Festival aransemen music, festival tat arias wajah, festival film pendek, festival tari multi etnis, festival rancang busana, festival inovasi teknologi, festival desain web, dan festival

tune up sepeda motor. Untuk juara festival tata rias wajah, untuk juara I NPP 02 dari SMK Sri Langkat Tanjung Pura, juara II SMKN 10 Medan, dan juara III diraih oleh NPP 07 SMKN 3 Padang Sidempuan. Pemenang festival film pendek juara I dimenangkan NPP 15 dari SMKN 1 Lubuk Pakam, juara II NPP 16 SMK Persiapan Binjai, dan juara III NPP14 dari SMK PAB 1 Helvetia Medan. Sementara itu pemenang festival tari multi etnis, juara I dimenangkan oleh NPP 05 dari SMK GM Raksana Medan, juara II NPP 22 SMK Kartini Utama Sergai, dan juara III

diraih oleh NPP 29 dari SMKN 8 Medan. Untuk festival rancang busana juara I diraih oleh NPP 03 dari SMKN 10 Medan, juara II diraih NPP 02 dari SMK Pencawan 2 Medan, dan juara III NPP 13 dari SMKN 8 Medan. Selain itu perlombaan di acara Gebyar SMK 2011 ini menampilkan festival inovasi tenologi. Dalam perlombaan ini keluar sebagai juara I adalah NPP 07 dari SMK Raksana Medan, juara II NPP 01 SMK Raksana Medan, dan juara III diraih oleh NPP 18 dari SMK Budhi Darma Indrapura. Untuk festival desain web,

KPK RI Minta Kejatisu Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Untuk PTS KOMITE Peduli Keadilan (KPK) Republik Indonesia (RI) desak Kejatisu untuk mengusut dugaan korupsi atau penyelewengan dana hibah di salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dan dana Hibah Dikti, yang diduga melibatkan oknum-oknum pejabat di Kopertis Wilayah I Sumut-NAD. "Kita minta Kejatisu untuk

mengusut tuntas dugaan korupsi Dana Hibah itu, yang jumlahnya mencapai Miliaran Rupiah," kata Ketua KPK RI Sumut Ferdinand Ghodang SE menjawab wartawan saat ditemui di Bandara Polonia Medan, kemarin. Menurut Ghodang, dugaan korupsi itu dilakukan dengan rapi bekerjasama dengan Perguruan Tinggi Swasta dan

pihak Yayasan perguruan yang bersangkutan. "Bahkan, dari informasi yang kita peroleh, dugaan korupsi ini sudah berlangsung lama dan ter-organisir," tegasnya. Untuk itu kata Ghodang, Kajatisu diminta pro-aktif atas kasus ini, karena jika dibiarkan akan merusak citra dan tunas bangsa. "Sudah pasti jika ada korupsi ditubuh Perguruan

Tinggi, akan berdampak kepada mahasiswa," tambah Ghodang. Dijelaskan, LSM KPK RI saat ini tengah menindaklanjuti data yang diperoleh dari masyarakat. Selain itu, KPK RI telah berkoordinasi dengan lembaga hukum lainnya, termasuk Tipikor untuk menindaklanjuti dugaan

juara I diraih oleh NPP 31 dari SMKN 1 Meranti Asahan, juara II NPP 25 SMKN 9 Medan, dan juara III NPP 36 dari SMKN 1 Sei Putih Batubara. Pemenang lomba terakhir adalah festival tune up sepeda motor. Juara I NPP 133 dari SMK 1 Medan Putri, juara II NPP 90 SMKN 1 Lubuk Pakam, dan juara III NPP 87 dari SMK swasta Sri Langkat. Untuk pemenang festival aransemen musik, juara I adalah NPP 08, juara II NPP 01, dan juara III NPP 06 SMKN 11 Medan. Ketiga peserta yang berhasil menjadi juara di festival aransemen musik ini berasal dari SMKN 11 Medan. (MA/RIL)

korupsi tersebut. "Sebelumnya, pihak Kejatisu telah beberapa kali memanggil untuk penyelidikan pejabat terkait oknum di Kopertis Wilayah 1, namun sampai saat ini mandek. Tapi kita akan tindaklanjuti lagi, data yang kita miliki cukup akurat yakni, Dana Hibah tahun 2010 serta sejumlah bukti surat-surat penting terkait dugaan korupsi itu sudah ada di KPK RI," kata Ghodang. (RIL)

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540


Selasa 14 Juni 2011

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Selasa 14 Juni 2011

harian andalas | Hal.

8

CR7 Pindah ke City Minta Rp 2,24 Triliun

Casey Stoner

MotoGP Inggris 2011

Stoner Geser Lorenzo Silverstone-andalas Casey Stoner keluar sebagai juara di seri GP Inggris 2011. Kemenangan itu sekaligus membuatnya bercokol sebagai pemuncak klasemen sementara pembalap menggantikan Jorge Lorenzo, Minggu (12/6). Stoner memulai balapan dengan kurang mulus. Pada saat start posisinya berhasil dicuri oleh Jorge Lorenzo. Bahkan dia kemudian harus bersaing ketat dengan rekan satu timnya di Honda Andrea Dovizioso untuk memperebutkan tempat di belakangan sang juara dunia. Pergantian posisi terus terjadi di awal balapan. Lorenzo gagal mempertahankan tempatnya di lap pertama setelah disalip oleh tiga pembalap sekaligus, yaitu Dovizioso, Stoner serta Marco Simoncelli. Pada lap keempat, Stoner menunjukan kemapanannya dengan berhasil mencuri pimpinan balapan dari Dovizioso. Setelah itu mantan pembalap Ducati tampil cukup konstan sehingga tidak dapat lagi dikejar oleh pesaingnya sampai garis akhir. Ini merupakan kemenangan ketiga secara beruntun yang diperoleh Stoner musim ini. Sementara Stoner tampil gemilang, dua pembalap Yamaha Lorenzo dan Ben Spies serta Simoncelli malah harus menyudahi balapan lebih awal. Ketiga terjatuh karena kondisi trek yang sangat licin. Spies jatuh di lap kedelapan, lalu disusul oleh Lorenzo hanya tidak lama berselang. Sedangkan Simoncelli tergelincir di lap ke-10 ketika sedang berduel dengan Dovizioso memperebutkan tempat kedua. Kesialan yang menimpa Super Sic rupanya tidak disia-siakan oleh Colin Edwards. Pembalap Monster Yamaha Tech 3 yang tadinya membuntuti pembalap berambut gimbal itu mempertahankan posisi ketiga sampai garis finis. (OKZ)

KLASEMEN MOTOGP No

Pembalap

Tim

Poin

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18.

Casey Stoner Jorge Lorenzo Andrea Dovizioso Valentino Rossi Dani Pedrosa Nicky Hayden Hiroshi Aoyama Colin Edwards Ben Spies Karel Abraham Marco Simoncelli Hector Barbera Cal Crutchlow Toni Elias Alvaro Bautista Loris Capirossi Randy de Puniet John Hopkins

Honda Yamaha Honda Ducati Honda Ducati Honda Yamaha Yamaha Ducati Honda Ducati Yamaha Honda Suzuki Ducati Honda Suzuki

116 98 83 68 61 60 43 37 36 33 32 31 30 28 22 22 10 6

KLASEMEN F1 No Pembalap

Tim

Poin

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23.

Red Bull Racing McLaren Red Bull Racing McLaren Ferrari Ferrari Renault Renault Mercedes GP Mercedes GP Sauber Toro Rosso Force India Toro Rosso AT&T Williams Force India Sauber Marussia Virgin Racing Lotus Team Lotus Team Karthikeyan Marussia Virgin Racing Liuzzi

161 101 94 85 69 32 31 29 26 26 25 8 8 4 4 2 2 0 0 0 0 0 0

Sebastian Vettel Jenson Button Mark Webber Lewis Hamilton Fernando Alonso Felipe Massa Vitaly Petrov Nick Heidfeld Michael Schumacher Nico Rosberg Kamui Kobayashi Sebastien Buemi Adrian Sutil Jaime Alguersuari Rubens Barrichello Paul Di Resta Sergio Perez Jarome D'Ambrosio Heikki Kovalainen Jarno Trulli Narain Timo Glock Vitantonio

Akhirnya, Mavericks Juara NBA

Miami-andalas Penantian Dallas Mavericks meraih gelar juara NBA berakhir sudah. Dirk Nowitzki dkk memastikan gelar perdana, setelah mengalahkan Miami Heat pada partai pamungkas. Mavericks unggul 4-2.

Kali ini, pemain cadangan Jason Terry yang menjadi bintang dengan mengemas angka tertinggi 27 poin. Sedangkan Nowitzki menambah dengan torehan 21 poin dan 11 rebounds. Dalam laga ini, Mavericks menang 105-95. Dominasi Mavericks sudah terlihat dalam pertandingan di American Airlines Arena, Senin (13/6) pagi WIB. Terbukti, Mavericks berhasil memimpin lima angka pada kuarter pertama dengan skor 32-27. Heat berusaha bangkit pada kuarter kedua. Hasilnya, LeBron James dkk memang berhasil memperkecil ketinggalan. Meski demikian, keunggulan masih menjadi milik tim Mavericks

dengan keunggulan 53-51. Dominasi Mavericks terus berlangsung hingga kuarter terakhir. Bahkan, kecemerlangan Nowitzki dkk semakin tidak mampu dihentikan Heat. Akhirnya, tim tamu semakin menjauh dengan keunggulan 81-72. Heat berusaha keras untuk bangkit pada kuarter terakhir. Meski mendapatkan dukungan penuh dari penonton yang memadati American Airlines Arena, namun James dkk gagal membalikkan keadaan. Mavericks menang 105-95. Dari kubu lawan, James menjadi penyumbang angka terbanyak dengan menghasilkan 21 poin. Disusul Chris Bosh dengan torehan 19 poin dan delapan rebounds, serta Dwyane Wade 17 poin dan delapan rebounds.(OKZ)

Madrid-andalas Namanya juga isu, entah benar entah bualan belaka. Bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo mengklaim dirinya mendapat kontrak informal dari seseorang yang merepresentasikan Sheikh Mansour bin Zayed Al Nahyan. Guna menjadikan Manchester City klub elite di muka bumi, taipan Abu Dhabi dan owner The Citizens itu disebut-sebut berminat membawa kembali CR7 ke kancah Liga Premier Inggris. Kepada sang sumber, Ronaldo memberikan sejumlah syarat andaikata dia hijrah ke City of Manchester City Stadium. Ada tiga syarat yang dituntut mantan winger Manchester United. Salah satunya, dapat dbilang edan, yaitu gaji sebesar 400 ribu pound atau sekitar Rp 5,6 miliar per minggunya! Selain itu, Ronaldo meminta garansi jika ia bakal memakai kostum bernomor punggung 7, memegang jabatan ban kapten, dan selalu menjadi pemain dengan gaji tertinggi. Yang mengherankan, Ronaldo juga mengklaim jika City tidak akan keberatan untuk membelinya dari Los Merengues dengan bandrol dua kali lipat ketimbang harga yang dipatok The Red Devils. Artinya, City mampu menggelontorkan dana sekitar 160 juta pound atau senilai Rp 2,24 triliun sebagai fee transfer CR7. “Cristiano mengatakan ia telah dihubungi pihak ketiga (dari Manchester City). Ia merasa sangat tersanjung dengan lirikan City. Ia mengklaim jika City bakal melakukan apa saya demi membuatnya menjadi pemain City. Ia pun mengatakan, dengan tingginya pajak penghasilan di Inggris, ia meminta dibayar 400 ribu pound,� ujar sang sumber. Sampai sejauh ini, City membantah tegas jika dikatakan pihaknya tertarik untuk meminang Ronaldo yang kontrak kerjanya di Santiago Bernabeu masih tersisa empat tahun atau baru akan berakhir pada 30 Juni 2015. Di lain pihak, menyusul perselisihannya dengan Jose Mourinho terkait strategi Madrid di laga El Clasico, masa depan Ronaldo pun mulai dipertanyakan. Namun, Madrid pun juga membantah jika klub mulai menimbang penjual a n CR7. (LBC)

Button Bayangi Vettel Montreal-andalas Pembalap dari tim McLaren Jenson Button tampil sempurna dengan menjuarai Formula 1 Kanada, dengan keberhasilan itu Button sekaligus membayangi pimpinan klasemen sementara Sebastian Vettel dengan perbedaan 60 poin. Sebelumnya, balapan di sirkuit Gilles Villeneuve, Senin (13/6) dinihari WIB, setempat sempat dihentikan di pertengahan balapan akibat hujan deras yang tak kunjung reda. Sebelum balapan dihentikan, safety car juga kerap beberapa kali memimpin balapan, termasuk saat start. Dalam balapan pertama yang hanya berlangsung sekira 25 lap, pembalap McLaren Lewis Hamilton menjadi satu-satunya pembalap yang harus berhanti balapan karena bersenggolan dengan rekan setimnya Jenson Button, lalu

kemudian menabrak dinding pembatas sehingga tidak bisa melanjutkan balapan di lap kedelapan. Tak hanya Hamilton, Button sendiri juga bukan tanpa masalah di balapan kali ini. Juara dunia 2009 ini sempat mendapat hukuman drive trough penalty dari stewards lantaran melanggar batasan kecepatan maksimal saat balapan dipimpin safety car. Akibat pelanggaran ini, posisi Button sempat melorot ke urutan 16, sebelum akhirnya berhasil masuk ke sepuluh besar sesaat sebelum bendera merah, tanda balapan dihentikan dikibarkan. Saat balapan dihentikan, pembalap Red Bull Racing, Sebastian Vettel berada di urutan terdepan. Setelah sempat menunggu hujan reda hingga dua jam, balapan pun akhirnya kembali dilanjutkan hingga selesai. (OKZ)

Jenson Button

Cristiano Ronaldo

Wenger Takkan Jual Fabregas & Nasri London-andalas Arsenal kini tengah cemas saat Cesc Fabregas dan Samir Nasri terus diusik masa depannya di klub itu. Tapi Arsene Wenger tak mau menyerah dan akan terus mempertahankan kedua bintangnya itu musim depan. Soal Fabregas, mungkin para pecinta sepakbola sudah mulai bosanmendengar kapten Arsenal itu terus diisukan akan meninggalkan Arsenal sejak lama. Namun hingga kini belum ada realisasi dari Barcelona atau klub lainnya memboyong pesepakbola 24 tahun itu. Sementara itu untuk Nasri, mentoknya pembicaraan kontrak baru dengan pihak manajemen membuat dirinya ingin hengkang. Bahkan belakanganya pemuda asal Prancis itu sudah mengultimatum pihak klub agar segera menyelesaikan masalah kontraknya.

Tak ayal isu itu bisa merusak keharmonisan di tubuh tim dan misi Wenger membawa Arsenal berjaya lagi musim depan bisa kembali sirna. Untuk itulah Wenger menegaskan jika dirinya tak akan pernah menjual Fabregas maupun Nasri. "Kami akan melakukan apapun untuk tetap mempertahankan di sini. Harapanku adalah dia akan tak akan pergi," tukas Wenger. "Jika dia kembali melihat ke belakang, dia akan menyadari jika ia sudah lama bersama kami dan aku pikir masih ada hal yang harus dilakukan. Klub lah yang membesarkan kariernya," sambungnya. "Aku akan jelaskan semua soal ini (Fabregas). Bagiku Fabregas sudah lama ada di klub ini dan dia akan tetap bersama Arsenal. Kadang rumor bisa membuat transfer itu terjadi," tandasnya. (DTC)


OLAHRAGA

Selasa 14 Juni 2011

Plt Gubsu Bermain Bola dengan Wartawan Syukuri HUT

harian andalas | Hal.

9

Jelang Lake Toba Eco Tourism Sport 2010

Filosofi Olahraga 200 Petinju dari 24 Provinsi Strategis Perkuat Ikut Bersaing Pembangunan Sumut Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST bermain sepak bola dengan wartawan dalam mensyukuri ulang tahunnya yang ke-49, Sabtu (11/6) sore di Lapangan Bola PPLP Sunggal Medan . Dan Gatot yang langsung memimpin kesebelasan eksekutif terdiri dari para pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemprovsu tampak bermain bagus ibarat pemain bola professional sehingga mengalahkan kesebelasan wartawan unit Pemprovsu dengan skor telak 9-3. "Luar biasa, Pak Gatot rupanya jago bermain sepakbola. Sudah kayak main bola betul-betul ni, wajar mereka menang. Namanya juga tim wartawan, nggak sempat latihan sudah bertanding, ha ha ha," ujar M Yusuf, salah seorang wartawan yang sore itu memperkuat kesebelasan wartawan unit Pemprovsu. Pertandingan sepak bola ini meski serius namun memang terkesan lebih menonjol suasana gembira dan silaturrahmi. Kesebalasan wartawan yang bercampur dengan beberapa aparat humas dan Dinas Kominfo yang diperkuat langsung oleh Plt Kadis Kominfo Sumut H M Ayub dan Kepala Biro Umum Setdaprovsu H Azhari Siregar akhirnya harus m e n g a k u i keunggulan Tim Eksekutif Pemprovsu. " Wa j a r lah mereka menang. T i m Pemprovs u ini kan sering latihan dan mengikuti pertandingan antar Muspida Plus Sumut dalam beberapa even. Sementara tim wartawan Pemprovsu memang sudah lama pasif. Itulah sebabnya kami gembira tim ini kembali dibangkitkan Pak Gatot," ujar beberapa wartawan.

Bagi Gatot sendiri, kemenangan ini bukan menjadi tujuan. Dia mengaku tidak menghitung persis jumlah golnya melainkan suasana kekerabatan dan silaturrahmi yang disyukurinya, apalagi momentum ini dihubungkan dengan saat dirinya mensyukuri ulang tahun ke-49 saat itu. "Dengan bermain bola kita benarbenar menghayati pentingnya kerja tim yang solid, kompak, disiplin, sportif dan jujur. Hakekat ini kita harapkan terimbas dalam memperkuat komitmen para pimpinan SKPD dan wartawan dalam melaksanakan tugas sehari-hari," ujarnya. Selain itu, suasana kekerabatan dan harmonisasi dalam kegembiraan merupakan hal yang kita idamkan. "Filosofi olahraga yang mengutamakan kebersamaan strategis untuk modal pembangunan Sumut," ujarnya didampingi Kabag Humas dan Protokol Drs Zakaria, Kasubbag Humas Pimpinan Dian Tito dan Kasubdis Sarana dan Prasarana Dispora Sumut Sujamrat Amro. Kesebelasan Plt Gubsu diperkuat antara lain Assisten Administrasi H M Asrin Naim, Inspektur Wilayah Provsu H M Nurdin Lubis, Kepala Bappeda Sumut H Riadil A Lubis, Kadis Perikanan dan Kelautan OK Zulkarnaen, Kadispora Sumut, Kadis Perkebunan Sumut, Kadis Pertamben, H Ardjoni Munir (staf ahli), Kadis Koperasi dan UKM Jhoni Pasaribu, Kadis Perhubungan H Rajali, Kadis Pertanian M Roem, Kadis Pendidikan H M Syaiful Syafri, Kasat Pol PP Anggiat Hutagalung, Kepala Biro Pemerintahan H Nouval dan lainnya. Juga tampak hadir Kadis Sumberdaya Air H M Ruslan. Usai pertandingan secara surprise para wartawan menyerahkan kado ulang tahun kepada Plt Gubsu berupa lukisan kartun karya kartunis Denny Adil Lubis SH yang menggambarkan profil Plt Gubsu mengakomodir potensi keberagaman Sumut bersatu membangun Sumut, kemudian pihak PPLP menyediakan kue ulang tahun untuk Plt Gubsu yang kemudian setelah dipotongnya disulangkannya antara lain kepada staf humas Wempy. Gatot sempat merasa terharu ketika semua yang hadir menyanyikan lagu ulang tahun. Pada kesempatan ini Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST juga menyatakan sangat yakin bahwa PPLP Sumut akan melahirkan atletatlet berprestasi di masa mendatang. Gatot mengingatkan para atlet yang berada di PPLP Sumut untuk lebih giat berlatih, penuh semangat dan percaya diri. (WAN)

Persipura Mania Siap "Merahkan" Jayapura Jayapura-andalas Pendukung Persipura yang dikenal dengan sebutan Persipura Mania siap "merahkan" Kota Jayapura, dengan berbagai atribut kebesaran berwarna Merah-Hitam saat penjemputan Boaz Solossa dan kawan-kawan, Selasa (14/6). Koordinator Persipura Mania, Wilson, di Jayapura, Senin, mengatakan sebanyak 2500 Persipura Mania siap meriahkan acara penyambutan tim kebanggaan masyarakat Papua, Persipura yang telah berhasil untuk ketiga kalinya menjuarai kompetisi Indonesia Super Liga. "Kami punya kurang lebih 2500 anggota, namun yang hanya sekitar 200 anggota yang akan kami gerakkan menjemput tim di Bandara Sentani dengan menggunakan kendaraan roda dua dan empat, Sementara sisanya menunggu di sepanjang jalan yang akan dilalui tim," katanya. Dia menegaskan, bagi anggota Persipura Mania yang ingin ikut dalam penjemputan sekaligus mengarak tim "Mutiara Hitam" harus menggunakan kostum kebesaran Persipura, yakni Merah-Hitam. Selain itu, lanjutnya, koordinator akan membagikan 100 bendera Persipura kepada Persipura Mania untuk dikibarkan pada saat penjemputan dan pengarakan tim. "Anggota resmi Persipura Mania yang menjemput dan mengarak tim

akan kami diberi tanda khusus agar muda di kordinir," tegasnya. Agar proses penjembutan berjalan dengan baik, ujarnya, selaku koordinator ia menghimbau kepada semua anggota yang tergabung dalam Persipura Mania agar tertib dalam penjemputan nanti. Dimana para pendukung fanatik Persipura tidak diijinkan untuk mengkonsumsi minuman keras (miras) saat penjemputan dan pengarakan, serta tidak mengganggu pengguna jalan lainnya. "Mari kita tunjukkan kalau "fair play" tidak hanya ada di lapangan saja, namun juga di luar lapangan," ajak Wilson. Menurut dia, pada saat penyerahan piala Indonesia Super Liga (ISL) 2010/2011, yakni Minggu (26/6) mendatang, dimana usai laga perang bintang di Stadion Mandala Jayapura, barulah pihaknya akan menggerakkan seluruh anggota Persipura Mania untuk mengarak Boaz Solossa dan kawan-kawan menuju "home basenya" di Hotel Relat Argapura. "Pada 26 Juni 2011 mendatang, adalah puncak selebrasi juara. Jadi kami akan menggarahkan semua anggota Persipura Mania untuk turun ke jalan dan mengarak pasukan "Mutiara Hitam" usai penyerahan piala," kata Wilson. (ANT)

Medan-andalas Untuk memeriahkan Lake Toba Eco Tourism Sport Tahun 2011, Kejuaraan Nasional (kejurnas) Tinju kategori Junior dan Youth Tabun 2011 akan dilaksanakan pada tanggal 21-27 Juni 2011 d Open Stage Parapat-Kabupaten Simalungun-Sumatera Utara.

Hal itu dikatakan, kata Sekjen Pertina Sumut, Drs Eddy Sibarani didampingi Ketua Pengab Pertina Simalungun, Ir Jan Waner Saragih , MM, Ketua Harian Pertina Simalungun Yasir, Sekretaris Panitia Pelaksana Moris kepada wartawan ketika selesai mengadakan pertemuan dengan Bupati Simalungun DR. JR Saragih, SH , MM di Kantor Bupati Simalungun di Raya baru baru ini. Eddy menambahkan, kegiatan ini merupakan rangkaian dari Lake Toba Eco Tourism Sport Tahun 2011 yang mempertandingkan beberapa cabang olah raga di kawasan Danau Toba. Pada even ini akan diperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara untuk Juara Umum kategory Youth dan Piala Bupati Simalungun untuk Juara Umum kategory Junior. " Kejurnas Junior dan Youth yang rencananya akan diikuti 33 Provinsi yang ada di Indonesia, hingga saat ini sudah ada sekitar 24 provinsi yang menyatakan keikutsertaannya, diperkirakan sekitar 200 peserta akan mengikuti even bergengsi ini," ucap Edy Sibarani yang juga dipercaya sebagai Ketua Panitia Pelaksana Pada even ini . " Kegiatan ini akan mempertandingkan kategori junior dan youth putra dan putri, dengan 35 nomor lomba kelas, untuk kelompok junior berusia 15-16 tahun, sedangkan Youth 17-18 tahun diikuti petinju berprestasi nasional dan terbaik yang ada di Indonesia," ucap Pengurus Pusat PP. Pertina yang juga tokoh tinju

andalas/ist

Dari kiri ke kanan, Sekretaris Panpel Kejurnas Moris , Ketua Pengkab PETINA Simalungun Ir Jan Waner Saragih , MM , Bupati Simalungun DR JR Saragih , SH , MM , Sekjen PERTINA Sumut Drs. Eddy H. Sibarani , Ketua Harian PERTINA Simalungun Yasir Arafat berfoto bersama di Kantor Bupati Simalungun. Sumut yang telah banyak melaksanakan even tinju daerah maupun nasional ini. Sementara itu, Bupati Simalungun DR JR Saragih, SH, MM ketika menerima panitia dan Pengurus Pertina Sumut dan Simalungun menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan even ini, dan berharap kiranya dapat terselenggara dengan sukses dan lancar. "Dengan pelaksanaan kegiatan ini dapat dijadikan sebagai sarana pencarian bibit-bibit petinju, yang nantinya dapat dijadikan sebagai atlet nasional maupun internasional. Even ini juga diharapkan juga dapat dijadikan sebagai promosi pariwisata kawasan danau toba- khusnya Kabupaten Simalungun," sebut Bupati. "Kepada masyarakat Kabupaten Simalungun kami mengajak untuk dapat bersamasama mensukseskan kegiatan ini. Mari kita sambut tamu-tamu kita

yang datang dari seluruh Indonesia dengan baik dan keramah tamahan," ajak Bupati. " Saya sangat mendukung kegiatan ini dan pembinaan olahraga tinju khususnya di Kabupaten Simalungun. Saya cinta olahraga tinju, karena nilainilai sportifitas sangat tinggi di olahraga ini, saya mantan Ketua Pertina Kabupaten Purwakarta provinsi Jawa Barat, jadi saya juga termasuk keluarga Besar Olahraga Tinju," kata DR. JR Saragih, SH , MM sembari berharap Pertina Simalungun bisa melahirkan atlet-atlet handal nantinya. Sementara itu. Ketua Pengkab PERTINA Simalungun Ir Jan Saragih , MM didampingi Ketua Harian Pertina Simalungun Yasir menyampaikan, bahwa insan tinju Kabupaten Simalungun sangat menyambut baik diadakannya kegiatan ini di Parapat Kabupaten Simalungn. Apalagi Pengprov

PSSI Wajib Jalankan Instruksi FIFA Jakarta-andalas FIFA melarang empat calon untuk maju dalam Kongres PSSI. Dali Taher meminta kepada PSSI untuk menjalankan instruksi dari Badan Sepakbola Dunia itu. Anggota Komite Etik FIFA, Dali Taher menjelaskan bahwa FIFA tidak akan memberikan tolrensi apapun kepada PSSI, seandainya dalam kongres nanti induk sepakbola di Tanah Air tersebut gagal menghasilkan keputusan. "FIFA memiliki zero tolerance apalagi Sepp Blatter kembali terpilih lagi, dia tidak akan mau

lagi bermain-main," kata Dali Taher kepada wartawan di kantor PSSI, Senin (13/6). Mengenai keputusan FIFA yang melarang ke empat bakal calon Ketum, maju dalam Kongres nanti, Dali menjelasakan, itu keputusan FIFA. "Sudah jelas, ini keputusan FIFA jadi apa gunanya melarangmelarang tugas KN jadi bukan keputusan Indonesia," jelas Dali. "Semua data yang diterima FIFA baik dari AFC maupun AFF bukan dari Indonesia," sambung Dali seraya menegaskan FIFA hanya menerima surat dari orangorang olahraga, bukan pengacara

seperti yang dilakukan K78 beberapa waktu lalu. "Kalau pengacara itu mewakili siapa dan mengatasnamakan siapa. Permintaan mereka (K 78) pernah ditolak FIFA. Jadi jangan permalukan diri sndiri dengan mengusung calon yang ditolak FIFA,"lanjut Dali. "Sekali lagi, bukan Agum atau KN yang melarang ke empat kandidat calon tersebut. Mereka hanya melaksanakan mandat. Harusnya Agum memberikan batasan 'Ini loh batasannya' yang mau ikut silahkan yang tidak mau juga silahkan," tuntas Taher. (OKZ)

"Yoi" Beri Asuransi Pada Mantan Atlet Berprestasi YAYASAN Olahragawan Indonesia (YOI) berencana memberi asuransi kepada mantan-mantan atlet Tanah Air yang pernah berprestasi baik tingkat nasional maupun internasional. Dewan Pengawas YOI Rudy Hartono di Jakarta, Senin (13/6) mengatakan, pemberian asuransi kepada mantan atlet nasional adalah salah satu bentuk perhatian yang diberikan secara langsung oleh YOI sebagai salah satu lembaga pemerhati kondisi mantan atlet. "Asuransi kesehatan itu sangat penting. Asuransi akan memberi jaminan bagi mantan atlet yang saat ini kondisi berbeda dengan saat masih berada di puncak karier," katanya di sela diskusi "Apa Yang Salah Dengan Dunia Olahraga di Indonesia" di Jakarta. Menurut dia, saat ini banyak mantan atlet yang pernah mengharumkan nama bangsa dalam kondisi terpuruk sehingga butuh uluran tangan dari masyarakat, mantan atlet yang lain, pengusaha bahkan pemerintah. Mereka (mantan atlet), kata dia, kondisinya jauh berbeda saat berada dipuncak. Setelah

pensiun mereka tidak bisa melanjutkan tradisi dipuncak sehingga sangat membutuhkan bantuan guna melanjutkan kelangsungan hidupnya. "Asuransi sudah kami siapkan. Tapi kami tidak bisa memberikan keterangan asuransi mana yang akan memberikan jaminan. Yang jelas YOI berusaha semaksimal mungkin dalam memperjuangkan mantanmantan atlet nasional," kata juara All England delapan kali itu. Ia menjelaskan, saat ini YOI terus melakukan pendataan mantan atlet yang berhak mendapatkan asuransi. Pihaknya berharap banyak pihak memberikan dukungan pada program yang akan segera dicanangkan itu. Mantan atlet nasional yang kondisi berbeda saat masa masih dipuncak diantaranya adalah Ellyas Pical (juara dunia pertama cabang tinju), Tati Sumirah (bulutangkis), Sukarnah (lempar lembing) dan Martha Kase (atletik). Sementara itu, mantan atlet nasional Ade Rai mengaku cukup prihatin dengan kondisi beberapa mantan atlet nasional saat ini. Menurut dia, YOI

maupun lembaga yang lain harus bahu membahu dalam mencari solusi guna mengentaskan mantan atlet yang hidupnya saat ini kurang layak. "Perlu dilakukan pembinaan kepada atlet maupun mantan atlet agar nantinya bisa hidup mandiri. Itu sangat perlu dilakukan," katanya saat dikonfirmasi. Ia menjelaskan, bagi atlet ataupun mantan atlet yang mendapatkan bantuan ataupun bonus dari pemerintah/sponsor setelah meraih kemenangan diharapkan bisa memanaje dengan baik hadiah yang ada (uang tunai). "Lebih baik hadiah atau bonus berupa hal-hal yang bisa mendukungnya setelah tidak lagi menjadi atlet. Misalnya sasana tinju ataupun tepat yang bisa digunakan untuk melakukan pembinaan sekaligus mendapat masukkan," katanya menambahkan. Perhatian kepada mantan atlet tidak hanya dilakukan oleh YOI, beberapa lembaga maupun pemerintah juga telah memberi bantuan. Salah satu bantuan yang diberikan pemerintah kepada mantan atlet berprestasi rumah tempat tinggal.(ANT)

Pertina Sumut memberi kepercayaan kepada Pertina Simalungun sebagai tuan rumah even nasional ini sebagai Tim Manager untuk membawakan tim tinju Sumut pada kejurnas ini nantinya . " Kita sekarang sedang menggodok 27 petinju yang dipimpin 5 orang pelatih yang merupakan atlet atlet dari hasil Kejurda Junior dan Youth Sumut beberapa waktu yang lalu di Pematang Siantar," ungkapnya. " Mohon doa restu dari masyarakat Sumatera Utara secara umum dan masyarakat Kabupaten Simalungun secara khusus, agar kiranya tim tinju Sumut dapat memperoleh prestasi yang terbaik pada, Kejurnas Tinju Junior dan Youth Tahun 2011 ini nantinya," harap Ir Jan Waner, MM yang sehari harinya menjabat sebagai Kadis Kehutanan Kabupaten Simalungun. (YON)

Jelang Kongres Luar Biasa PSSI di Solo

Wapres FIFA BertemuMenpora dan KONI Jakarta-andalas Wakil Presiden FIFA, Pangeran Ali Bin Al Hussein, dijadwalkan bertemu Menpora Andi Alifian Mallarangeng dan Ketua KONI Rita Subowo di Jakarta, Selasa (14/6) membahas persiapan Kongres Luar Biasa PSSI di Solo, 9 Juli 2011. Humas KONI Yongki di Jakarta, Senin, menyatakan, pertemuan Wapres FIFA dengan Menpora dan didampingi Ketua KONI itu berlangsung di kantor Menpora Jakarta. Menurut dia, Wapres FIFA juga akan bertemu Wakil Presiden RI Budiono. Sebelumnya, Indonesia akan meyakinkan Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) bahwa pelaksanaan KLB PSSI di Solo, akan berjalan sukses. Menteri Pemuda dan Olah Raga Andi Mallarangeng di sela-sela mendampingi kunjungan kerja Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Nusa Dua, Bali, mengatakan, pada kunjungan Wakil Presiden FIFA untuk Asia Pangeran Ali Bin Al Hussein ke Jakarta, Senin ini, ia akan meminta bantuan agar Indonesia tidak mendapat sanksi dari FIFA. Untuk itu, lanjut Andi, Indonesia akan memastikan semua pihak bisa memberikan sumbangan positif demi kepentingan sepak bola nasional dan membangun suasana kondusif menjelang Kongres PSSI itu. Pangeran Ali dari Yordania berkunjung ke Indonesia pada 13-14 Juni 2011. Wakil Presiden FIFA untuk Asia itu semula berencana melakukan kunjungan kehormatan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (ANT)


Selasa

EKONOMI-BISNIS

14 Juni 2011

harian andalas | Hal.

Indosat Luncurkan Program IM3 Nonstop

Penipuan Gunakan Logo Telkom Marak Lagi Medan-andalas Penipuan yang dilakukan oknum terhadap pelanggan Telkom dengan menggunakan kop dan logo Telkom dan Telkomsel kini marak lagi. Peristiwa terakhir terjadi di Kota Pematang Siantar dan Padangsidempuan (Sumatera Utara). Oknum mengirimkan sepucuk surat berlogo Telkom kepada pelanggan yang menyebutkan sebagai pemenang sebuah mobil. Kemudian minta menghubungi nomor tertentu serta meminta transfer sejumlah uang. Manager Komunikasi Telkom Regional 1 Sumatra, Syaiful Hadi, Senin (13/6) menjelaskan kepada wartawan membenarkan telah menerima laporan kopi surat penipuan itu dari Sitanggang, Spv Plasa Telkom di Padang Sidimpuan. Penipuan itu nyaris mengambil korban, bila tidak lebih dahulu berkonsultasi kepada petugas Telkom di daerah itu. “Modus penipuan dilakukan dengan memberi iming-iming hadiah mobil, akibatnya masyarakat mudah terpengaruh,” jelas Syaiful. Untuk itu, ia meminta kepada semua pelanggan Telkom yang mendapatkan informasi dengan modus sebagai pemenang dan minta menghubungi seseorang, untuk dapat berkonsultasi ke kantor Telkom terdekat lebih dahulu sebelum mengambil kesimpulan,” jelasnya. Di Padang Sidimpuan, pelanggan Telkom Toga Sinaga dihubungi dengan surat pos tercatat. Ia diminta menghubungi Agus Wijaya pada nomor HP 081237331133 dan ke-

mudian minta transfer Rp 7.000.000 untuk pengiriman mobil sebagai pemenang. “Alhamdulillah, pak Toga Sinaga, masih melakukan konsultasi kepada petugas Telkom Padang Sidimpuan,” jelas Syaiful, bila tidak, mungkin pak Sinaga sudah mentrasnfer uangnya. Kasus yang sama juga terjadi di Pematang Siantar. Di sini calon korbannya dimintai uang yang lebih besar. Modus kali ini dilakukan dengan menggunakan kop surat berlogo Telkom dan Telkomsel. Tapi sayangnya, logo yang digunakan adalah logo Telkom lama. Kemudian pada surat itu, oknum menulis berbagai peraturan dan mencantumkan nama Kepala Bagian Umum dan Humas PT Telekomunikasi Indonesia, Gatot S Dewa Broto. Padahal, Telkom tidak memiliki struktur organisasi Bagian Umum dan Humas dan Gatot S Dewa Broto, bukan pula nama seorang pejabat di Telkom, kata Syaiful. Surat penipuan itu juga ditembuskan ke Menteri Telekomunikasi Nasional, Komisi Telkom RI dan Sekjen Telkom RI. Modus yang dilakukan terasa sangat kasar, tapi bagi masyarakat awam sering tdak begitu peduli apalagi diimingi dengan hadiah besar. “Semoga ini menjadi pelajaran dan masyarakat tidak mudah untuk percaya,” jelas Manager Komunikasi Telkom itu. Kini kopi surat penipuan berlogo Telkom dan Telkomsel itu dipajang dibeberapa plasa Telkom di Sumatera Utara untuk menjadi perhatian warga. (RIL)

Bank Mestika Launching Visi, Misi & Value

andalas/siong

DIABDIKAN - Pemenang AJIR 2011 diabadikan di atas panggung usai menerima hadiah. Gelaran AJIR 2011 yang berlangsung di Medan, Sumatera Utara Minggu di Carrefour Jamin Ginting.

Jagoan Irit Revo 2011 78.084 Km/Liter Medan-andalas Adu Jagoan Irit Revo (AJIR) 2011 yang berlangsung di Medan, kemarin di Carrefour Jamin Ginting berhasil mencapai 78.084 km/Liter. Jagoan yang berhasil membawa Honda Absoolute Revo 110 cc sehemat ini adalah Abdi Dermawan. Meski harus melalui rute yang cukup sulit dengan 12 lampu merah, tingkat kemacetan yang cukup tinggi, harus berhenti di 2 pusat perbelanjaan, serta harus berboncengan, namun Honda Revo yang ditunggangi Abdi dermawan tetap bisa sangat irit. Leo Wijaya, Marketing Manager CV Indako Trading Co selaku main dealer Honda di Sumatera Utara mengungkapkan, pihaknya menyambut baik dan bangga atas suksesnya acara Adu Jagoan Irit Revo

2011 di Kota Medan. ”Selain masyarakat bisa membuktikan sendiri keiiritan Absolute Revo, kita juga mengajak masyarakat untuk bergaya hidup hemat,” kata Leo Wijaya, Senin (13/6) di Medan. Dia menuturkan, pihaknya sengaja mempersiapkan rute dengan kondisi real yang sering ditemui pengendara, sehingga mencerminkan suasana sehari-hari pengguna sepeda motor. Sementara, sang pemenang, Abdi mengaku senang telah berhasil juara Jagoan Irit Revo 2011 Medan. Senang rasanya dan sangat tidak menyangka bisa menjadi juara di ajang ini. Terima kasih buat Honda, dan harapannya sih AJIR akan diadakan kembali di Medan,” ujarnya. Selain Abdi Dermawan yang menduduki posisi pertama, di posisi kedua berhasil diraih oleh Febri Andri Syahputra dengan hasil 73.959 Km/Liter, sedangkan posisi ketiga diraih oleh Ilham Syahputra dengan hasil 73.411 Km/Liter. Arifin Posmadi, General Manager CV Indako Trading Co berharap

gelaran ini memberikan manfaat dan pengaruh positif bagi masyarakat, karena menjadikan penghematan sebagai gaya hidup. ”Berarti kita telah ikut menyelamatkan masa depan anak cucu kita,” ucap Arifin Posmadi. Adu Jagoan Irit Revo 2011 Medan sendiri memiliki rute yang cukup menantang, yakni diawali dari Carrefour Jamin Ginting, kemudian peserta akan melalui Jalan Mongonsidi, Jalan Juanda, melewati Istana Maimun di Jalan Brigjend Katamso, yang dilanjutkan dengan melewati Mesjid Raya Medan hingga akhirnya melalui Jalan Sisingamangaraja. Kemudian peserta akan sampai di simpang tritura yang dilanjutkan dengan melalui Jalan Karya Jaya hingga akhirnya akan kembali ke Jalan Jamin Ginting. Untuk memeriahkan acara, di setiap kota juga akan digelar kegiatan lain seperti Pameran unit dan penjualan suku cadang, kompetisi safety riding, Calculator Absolute Revo, Hiburan, Games, dan Bazar. (SIONG)

Anggota DPRDSU Hj Meilizar Latif SE MM

Kontribusi PAD Kolam Renang Selayang tak Jelas andalas/ist

DILUNCURKAN - Wakil pemimpin BI cab Medan, Ahmad Fauzi didampingi segenap jajaran Komisaris, direksi Bank Mestika foto bersama seusai peluncuran visi, misi dan value terbaru. Medan-andalas PT Bank Mestika Dharma meluncurkan visi, misi & value di Wisma Benteng Medan, Minggu (12/6). Acara tersebut dihadiri Wakil Pemimpin Bank Indonesia cabang Medan, Ahmad Fauzi, Jajaran manajemen Bank Mestika, pemegang saham, dan karyawan-karyawati Bank Mestika. Visi terbaru Bank Mestika ialah menjadi bank terkemuka yang sehat serta tumbuh secara wajar, dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Nasional dengan berlandaskan prinsip profesionalisme perbankan dan nilai tambah kepada nasabah. Sedangkan misi terbaru ialah 1. Mengembangkan sinergi dan nilai tambah dengan para pemangku kepentingan (stake holders) khususnya di wilayah Sumatera Utara dan Indonesia pada umumnya, 2. Memberikan pelayanan jasa

PLAZA 12.45-15.00-17.15-19.30 PALLADIUM 13.45-15.00-18.15-20.30 BINJAI 13.00-15.15-17.30-19.45

Perbankan yang profesional dengan prinsip penerapan Manajemen Risiko yang baik, penuh kehati-hatian dan sesuai prinsip GCG (Good Corporate Governance). 3. Memperkuat serta mengembangkan citra Bank, Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan berintegritas tinggi, serta kapasitas layanan Bank demi mendukung upaya pengembangan usaha. Sementara, Core Corporate Values : Komitmen (Commitment), Kompetensi (Competency), Kerjasama (Team Work). Shared Corporate Values : Keterbukaan (Openess), Kejujuran (Honesty). Acara diselingi dengan persembahan paduan suara karyawan/ti membawakan lagu mars Bank Mestika, hiburn dan makan siang bersama. (REL/SIONG)

THAMRIN 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50

10

ANGGOTA Komisi C DPRD Sumut Hj Meilizar Latif SE MM, berang dengan ketidakjelasan pendapatan asli daerah (PAD) dari pengelolaan Kolam Renang Selayang Jalan Dr Mansyur Medan. Bahkan politisi Partai Demokrat ini menduga ada sesuatu yang ditutup-tutupi yang kesannya mengarah pada praktik-praktik penggelapan uang. Hal tersebut ditegaskannya kepada wartawan usai rapat dengar pendapat Komisi C DPRD Sumut dengan Manajer Kolam Renang Selayang Edy Minthes Kaban, Manager Tata Usaha Walid Zam Lubis dan Kepala Humas di Gedung Dewan, Senin (13/6). Meilizar berang karena pada rapat yang dipimpin Ketua Komisi C Eddi Rangkuti yang juga diikuti Kepala Biro Perlengkapan dan Aset Setdaprosu Bondaharo Siregar ini, Manager Edy Minthes tidak bersedia menjawab pertanyaan anggota de-

PALLADIUM 12.45-15.00-17.15-19.30 THAMRIN 12.50-15.10-17.30-19.50 BINJAI 12.45-14.35-16.25

PLAZA 11.40-14.00-16.20-18.40-21.00 THAMRIN 12.50-15.40-17.30-19.50 BINJAI 12.45-14.35-16.25

wan seputar kondisi keuangan, terutama soal berapa kontribusi pemasukan ke kas daerah Pempropsu. "Kami mohon maaf tidak bisa menjawab seputar kondisi keuangan. Hal ini bukan pada kapasitas kami, melainkan kapasitas Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Sumut selaku pengelola kolam. Sementara kami adalah hanya pelaksana operasional," ujar Edy. Meilizar menyatakan, tidak puas dengan jawaban tersebut. Anggota Dewan dari daerah pemilihan (Dapil) Kota Medan ini menyebutkan bahwa jika pun tidak sebagai pengelola tunggal, akan tetapi manajer sebagai pelaksana operasional harus tahu soal kondisi keuangan dan yang menjadi kontribusi PAD ke Pempropsu. Bahkan yang membuatnya semakin berang, adalah pernyataan Edy Minthes soal penjualan tiket masuk, namun tidak dijelaskan berapa hasil penjualan atau targettarget. Menurut Meilizar, jika ada penjualan, berarti ada pelaporan keuangan. Rapat itu diskor karena dipandang belum layak mengeluarkan rekomendasi. Namun disepakati akan mengundang pihak PRSI Sumut untuk mengetahui soal berapa yang

PLAZA 13.10-15.20-17.50-20.10 THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.00-21.20 BINJAI 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50

disetorkan PAD ke Pempropsu dan bagaimana hak pengelolaan atas aset milik Pempropsu tersebut. Meilizar menyebutkan, berdasarkan keterangan Kepala Biro Perlengkapan dan Aset, Bondaharo Siregar yang meyebutkan bahwa kolam renang adalah aset berada di bawah pengendalian Dinas Pemuda dan Olahraga, maka sudah seharusnya dikelola oleh SKPD tersebut. Tujuannya agar dapat digenjot PAD. "Apalagi nantinya terbukti tidak ada PAD yang disetorkan, untuk apa mempertahankan PRSI. Sebaiknya diserahkan pada pengelolaan Dispora saja," ujarnya. Sebelumnya Ketua Komisi C Eddy Rangkuti sepakat akan menjadwal ulang rapat dan berharap rapat dapat terlaksana secepat mungkin. Manajer Kolam Renang Selayang Edy Minthes menjawab pertanyaan wartawan usai rapat, mengaku hanya bisa menjawab soal operasional, bukan soal kondisi keuangan. Bahwa seluruhnya soal keuangan, seperti penjualan tiket dan lainnya, menurutnya diserahkan ke PRSI Sumut. "Kamu hanya mendapat perintah operasional kolam sehari-hari," tukasnya.

SUN 13.00-15.15-17.30-19.45

(UJ)

Medan-andalas Indosat meluncurkan program terbaru untuk segmen youth, yaitu IM3 Nonstop, sebuah program yang memberikan nonstop nelpon, nonstop SMS, nonstop social network dan backstage (musik) yang menjadi tren anak muda saat ini. Head of Medan Branch Indosat Idil Darwan di Medan, akhir pekan lalu menjelaskan, peluncuran program terbaru ini didasri survei bahwa kelompok pelanggan anak muda memiliki habit sering SMS, sering browsing internet lewat ponsel, selalu buka social network, selalu ingin mendengar musik dari ponsel, dan menginginkan tarif telepon yang murah. Nonstop nelpon dikemas dalam dua timeband, yaitu pukul 00.00-17.00, mendapatkan benefit nonstop nelpon 30 kali dengan durasi 30 detik sekali nelpon ke seluruh operator, dan nonstop SMS 500 kali, hanya setelah kirim 2 SMS. Sementara untuk pukul 17. 00-24.00, pelanggan mendapatkan benefit nonstop SMS 150 kali setelah kirim 4 SMS. Untuk penggunaan nonstop social network, juga dikemas dalam dua timeband, yaitu pukul 00.00-17.00, pelanggan mendapatkan benefit nonstop social network setelah pakai data senilai Rp1.000, sedangkan pukul 17. 00-24.00 nonstop social network setelah pakai data Rp2.000. Untuk layanan Indosat backstage (musik) yakni mengunduh musik nonstop sepuasnya, pelanggan mendapatkan benefit berupa gratis berlangganan 1 bulan pertama. Dengan program ini pelanggan gratis akses GPRS/ data untuk download musik hingga 150.000 lagu. "Layanan ini tidak hanya tersedia pada ponsel, tetapi juga pada PC pelanggan. Untuk mendapatkan aplikasi Indosat Backstage ini, pelangggan melakukan registrasi melalui menu *888* 2#, atau SMS dengan cara ketik BSTAGE dan dikirim melalui SMS ke 909," ujarnya. (GUS/REL)

Otorita Pelabuhan Benahi Pelabuhan Belawan Belawan-andalas Sejak diberlakukannya UU No.17 Tahun 2008 tentang Pelayaran, maka Pelabuhan Belawan memiliki Otorita Pelabuhan (OP) sejak Januari 2011 sehingga sebelumnya yang mengelola Pelabuhan Belawan dari sisi Administrasi adalah Administrator Pelabuhan yang disebut (Adpel). Tapi, saat ini sudah dua instansi yang mengelola Pelabuhan Belawan yakni Syahbandar dan OP. Secara operasional Pelabuhan Belawan dikelola Syahbandar dan secara administrasi dikelola OP sehingga dua instansi ini berlomba dalam pelayanan terkait urusan di Departemen Perhubungan Laut RI. Sebagai instansi baru di Pelabuhan Belawan petugas OP Belawan membenahi pelayanan administrasi sehingga para pengguna jasa kepelabuhanan dapat terakomodir secara cepat dalam pengurusan dokumen. Baik operasional dan administrasi di Pelabuhan Belawan semakin meningkat setelah diberlakukannya UU No.17 Tahun 2011 dengan tujuan supaya menjadi Hub Port di Indonesia dan diakui dunia pelayaran. Batasan-batasan dermaga dengan dibuatnya pagar-pagar membatasi keamanan pelabuhan sudah semakin rapi jadi tidak boleh lagi sembarangan masuk ke dermaga tanpa seizin petugas. Penataan diberbagai pintu masuk Pelabuhan Belawan sudah ditertibkan, pedagang asongan tidak lagi diperbolehkan masuk ke area pelabuhan, bahkan angkutan kota sudah ditertibkan tidak boleh masuk sembarangan. (DP)

PALLADIUM 13.00-14.50-16.40-18.30-20.20

PALLADIUM 12.30-14.30-16.30


KOMUNITAS

Selasa 14 Juni 2011

harian andalas | Hal.

11

dr H Sjahrial R Anas MHA

Alumni SMAN 4 Jangan Lupakan Almamater S andalas/Hs Poetra

DIRESMIKAN - Pangdam I BB, Mayjen TNI Leo Siegers didampingi Wali Kota Medan H Rahudman Harahap, Komandan Batalyon Yonzipur I/DD Letnan Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdani S.Sos, meresmikan Jembatan Gantung Titi Rantai yang menjadi salah satu penghubung antara Kecamatan Medan Polonia dan Medan Selayang, Senin (16/3). Jembatan ini hancur akibat diterjang banjir beberapa waktu yang lalu.

Pangdam Resmikan Titi Rantai Medan-andalas Pangdam I Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI Leo Siegers SIP didampingi Wali Kota Medan H Rahudman Harahap meresmikan jembatan gantung Titi Rantai yang dibangun di atas Sungai Babura Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Senin (13/6). Jembatan itu menghubungkan Kecamatan Medan Polonia Kelurahan Beringin Kecamatan Medan Selayang. Pangdam I/BB Mayjen TNI Leo Siegers dalam sambutannya mengatakan, jembatan yang dibangun memiliki panjang 30 meterdan lebar 3,5 meter, menggunakan bailey 1x1 10 petak dengan tonase 10 ton. “Dengan pembangunan jembatan ini, arus lalulintas menghubungkan Kelurahan Sari Rejo Kecamatan

Medan Polonia dan Kelurahan Beringin Kecamatan Selayang kembali lancar,” kata Pangdam. Wali Kota Medan Rahudman Harahap dalam kesempatan itu mengatakan, peresmian jembatan bailey yang dipinjamkan Kodam I/ BB kepada masyarakat merupakan jembatan pengganti yang hanyut akibat banjir beberapa waktu lalu. Hadir dalam peresmian itu Ketua DPRD Medan H Amiruddin, Wakil Walikota Medan Dzulmi Eldin, Komandan Batalyon Yonzipur I/DD Letnan Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdani S.Sos, Asintel Kasdam I/ BB, Asops Kasdam I/BB, Kapendam I/BB, Muspida Kota Medan, Dan Marinir P Brandan, perwakilan Dan Lanud Medan dan Kosekhanudnas Medan. (REL)

ENIN (13/6) siang, dr H Sjahri al R Anas MHA, tampak sedang duduk santai di beranda belakang rumahnya, di bilangan Jalan Karya Sei Agul Medan.

Mantan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Pirngadi Medan (20002009) tetap terlihat energik, namun lebih rileks karena tak lagi dicekoki tugas-tugas birokrasi yang melelahkan. Kendati sudah pensiun sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), bukan berarti Sjahrial bisa berleha-leha atau duduk manis di rumah. Seabrek tugas-tugas sosial kemasyarakatan dan mengajar, tetap dilakoninya. Hingga saat ini, Sjahrial masih menjabat sebagai Ketua Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) Sumut, kemudian dosen luar biasa di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (FK USU) sekaligus sebagai ketua alumni fakultas tersebut. Sjahrial juga memimpin Radio Most FM Medan. Dalam pertemuan yang santai dan akrab ini, Sjahrial menceritakan sebelum menjadi Direktur RSUD Pirngadi, dia terlebih dahulu menapak karir sebagai dokter di Puskesmas Sipiongot Tapanuli

 dr H Sjahrial R Anas bersama istri Selatan. Setelah 10 tahun bertugas di tempat yang dulu terkenal sebagai daerah terisolir itu, Sjahrial kemudian pindah ke Medan. Tak lama bertugas di Medan, Sjahrial mendapatkan kepercayaan menjadi Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan. Dia melakoni jabatan kadis kesehatan selama 9 tahun, 1993 hingga 2002. Lalu, Sjahrial diberi kepercayaan memimpin RSUD Pirngadi hingga pensiun tahun 2009. Kendati sudah malang melintang memegang sejumlah

CENDERAMA CENDERAMATTAA-Rektor UISU Dr Ir Mhd Asaad M,Si didampingi Pembantu Rektor (PR) I Syofyan,SE,M.Si, PR II Drs Yanhar Djamaluddin, PR IV Drs H Syarifuddin El Hayat MA menyerahkan cendramata kepada Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap, MM usai melakukan kunjungan silaturahmi, kemarin. untuk menghasilkan sarjanasarjana yang siap pakai di lapangan kerja. Selain itu, wali kota juga menyampaikan kepada pimpinan UISU bahwa untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kota Medan, pihak UISU dan Pemko Medan harus melakukan MoU (kerjasama) untuk program rencana bantuan pedagangpedagang kecil Kota Medan. Pada pertemuan singkat itu dikemukakan pula obsesi Walikota Medan, meskipun dia bukan orang Melayu, tapi Medan ini akan dibikin kuning warnanya (simbol Melayu). Sedangkan infrastruktur menjadi perhatian serius, seperti mengubah kompleks perkuburan yang semrawut

menjabat Menkokesra, dijadwalkan akan menghadiri perayaan HUT ke-50 SMA Negeri 4 pada September medatang. “Saya satu angkatan dengan Agung Laksono. Kami angkatan 1967,” ungkapnya. Disinggung mengenai dunia pendidikan di masa dirinya menjadi siswa dibandingkan dengan masa sekarang, Sjahrial menilai sama-sama bagus. Namun, hal yang perlu diperhatikan sekarang ini, menurutnya budi pekerti. “Saya khawatir mundurnya moralitas dan etika bangsa pada anak-anak. Dulu zaman kami, persaudaraan dan persatuan itu kuat. Sekarang dengan adanya internet, rasa persaudaran dan persatuan itu kurang. Waktu kami sekolah dulu, ekstra kurikuler dilaksanakan sore hari, jadi bisa bergabung dengan kawankawan dari jurusan lain,” sebutnya. Untuk itu, ia berharap kepada pelajar khususnya siswa SMAN 4 agar selalu menjaga nama baik almamater dan jangan berhenti untuk berpretasi demi almamater dan negara. “Jadi apaun kita, itu karena SMAN 4. Jadi jangan lupakan almamater. Para alumni hendaknya tetap mendukung pengemb a n g a n almamatern y a , ” ujarny a . (YN)

 dr H Sjahrial R Anas MHA

Empat Kepala Daerah di Kepulauan Nias Pimpin Demokrat

Wali Kota Medan Terima Kunjungan Rektor UISU

Medan-andalas Wali Kota Medan Drs Rahudman Harahap MM menerima kunjungan Rektor Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) Kampus Al Manar, Dr Ir Mhd Asaad MSi, di Balai Kota Medan, kemarin. Pada pertemuan itu, Rektor UISU Mhd Asaad didampingi Pembantu Rektor (PR) I Sofyan SE MSi, PR II Drs Yanhar Djamaluddin MAP, dan PR IV Drs Syarifuddin Elhayat MA, memperkenalkan pimpinan UISU yang baru periode 20112015 kepada wali kota. Di kesempatan itu, Wali Kota Medan menyampaikan keyakinannya terhadap kinerja “kabinet” baru rektor dalam meningkatkan kualitas UISU,

jabatan penting di Kota Medan, Sjahrial R Anas ternyata tidak pernah lupa terhadap almamaternya, yakni SMA Negeri 4 Medan. “Saya tetap cinta, rindu dan peduli terhadap almamater saya, SMA Negeri 4. Saya memulai menata hidup saya dari SMA Negeri 4. Saya tamat dari SMA Negeri 4 tahun 1967, dan setelah itu melanjutkan pendidikan di FK USU,” ujar Sjahrial yang menamatkan sekolah dasar di SDN 38 dan SMPN 1 Medan. Bahkan, Sjahrial pernah

menjadi Ketua Ikatan Alumni SMAN 4 sejak 1993 sampai 1998. Di kepemimpinannya, dia bersama alumni lainnya memelopori pembangunan gedung perpustakaan sekolah yang berlokasi di Jalan Gelas Medan itu. Meski SMA Negeri 4 kini sudah jauh lebih baik dibanding saat dia masih menjadi siswa, namun Sjahrial mengajak alumni tidak melupakan almamaternya. Dia melihat, sekarang ini, SMA Negeri 4 masih mengharapkan perhatian dan kepedulian alumni. “SMA Negeri 4 masih membutuhkan laboratorium, dan sarana dan prasarana lainnya. Kita harapkan, ini menjadi fokus kita pada perayaan HUT ke-50 SMA Negeri 4 nanti,” kata Sjahrial yang juga dikenal sebagai dokter yang lihai menyanyi ini. Sedangkan jumlah alumni SMAN saat ini, menurut Sjahrial, saat ini tercatat sekira 17.000 o r a n g , tersebar di Indonesia, baik yang bekerja di pemerintahan, legislatif maupun swasta. Bahkan salah satu alumni SMAN 4 , Agung L a k sono yang sekarang

menjadi lingkungan hijau yang diterangi lampu-lampu. Dalam kaitan merealisasikan obsesinya itu, Wali Kota Medan menggunakan motto ‘Sedikit Bicara Banyak Bekerja’. Dan Wali Kota Medan juga memiliki selogan ‘Mari jadikan Medan hari ini lebih baik dari kemarin dan esok lebih cerah dari hari ini’. Sementara itu, Rektor UISU Dr Ir Mhd Asaad mengatakan, dalam memajukan UISU pihaknya menggunakan selogan mirip wali kota, yakni “mari jadikan UISU hari ini lebih baik dari kemarin dan esok lebih cerah dari hari ini’. “Selogan ini juga pas untuk kita terapkan di UISU,” ungkap Asaad meyakinkan. (HAM)

Gunung Sitoli-andalas Empat kepala daerah di Kepulauan Nias, terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat masa bakti 2011-2016 melalui Musyawarah Cabang (Muscab) II yang berlangsung di Auditorium STT Gunung Sitoli, Senin (13/6). Wali Kota Gunung Sitoli Martinus Lase terpilih menjadi Ketua DPC PD Kota Gunung Sitoli, Bupati Nias Induk Sochi Autolo Laoli sebagai Ketua DPC PD Nias Induk, Bupati Nias Barat AA Gulo sebagai Ketua DPC PD Nias Barat, dan Bupati Nias Utara Edward sebagai Ketua DPC PD Nias Utara. Sedang Ketua DPC PD Nias Selatan dijabat Effendi yang juga terpilih secara aklamasi dan saat ini menjabat Ketua DPRD Nias Selatan. Muscab II PD ini berlangsung demokratis dan berjalan lancar yang pelaksanaannya dibuka Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PD Sumut HT Milwan. Milwan hadir bersama pengurus Dewan Pimpinan Pusat yakni Samsul Bahara, M Sanib, dan Joni Sianipar serta pengurus DPD Sumut lainnya seperti Tahan M Panggabean, Jhon Hugo Silalahi, Borkat Hasibuan, Hj Adelina HT Milwan, HM Dahril Siregar, KH Samin Pane,

Togar Manurung, Robert Limbong, Zulkifli, Jamilah, Mermin Harefa, Himisar Tobing, Sudiarto Naibaho, Jesayas Tarigan, Maju Manalu, Arief Suroso, dan Ramli. Dalam sambutannya sewaktu membuka pelaksanaan Muscab, Milwan mengajak seluruh kader PD se-Kepulauan Nias agar mengasah kepekaan terhadap berbagai kepentingan masyarakat. “Kader Partai Demokrat di seluruh Kepulauan Nias ini harus turun ke desa, kampung-kampung melihat dan mendengar apa yang diinginkan dan yang berguna bagi kemajuan masyarakat,” pintanya. Milwan menyebutkan, setelah mengetahui dan melihat apa keinginan masyarakat di desa-desa, maka kader PD mengoordinasikannya kepada kader PD yang duduk di DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, dan DPR asal pemilihan daerah itu untuk ditindaklanjuti kepada pemerintah. “Tujuan Partai Demokrat dan pemerintah sama-sama untuk menyejahterakan masyarakat. Dan kita (PD-red) sebagai partai pemerintah harus sejalan dengan pemerintah, bahkan berkoordinasi de ngan partai lainnya untuk bersamasama bekerja bagi kepentingan masyarakat,” jelas Milwan.

Dirinya berkeyakinan jika setiap kader PD peduli dan bisa menyinergikan program partai dengan program pemerintah, maka apa yang diharapkan PD di Pemilu 2014 akan tercapai bahkan lebih besar dari apa yang didapatkan PD saat ini. Ketua DPC PD Kota Gunung Sitoli terpilih Drs Martinus Lase menyebutkan, sebagai partai pemenang Pemilu 2009, kader PD harus bangga dengan yang didapat saat ini. Namun ia mengingatkan agar setiap kader PD juga harus introspeksi diri untuk terus berbuat yang terbaik untuk rakyat sehingga kebesaran PD tetap terjaga. Saat ini, kata Wali Kota Gunung Sitoli itu, banyak terpaan yang dihadapi PD. Tetapi hal itu harus diambil hikmahnya untuk menjadikan PD semakin kuat. “Untuk tetap membuat jadi kita kuat mari kita bersatu, jangan mau dipecah-belah,” ajak Martinus. Hal sama dikemukakan EFfendi, Ketua DPC PD Kabupaten Nias Selatan terpilih. Ketua DPRD Nias Selatan ini berjanji akan membesarkan PD di daerahnya dan untuk itu dia berharap kerja sama serta dukungan dari pengurus PD termasuk DPD dan DPP. (REL/GUS)

andalas/ist

MUSCAB - Ketua DPD PD Sumut HT Milwan didampingi Sekretaris Tahan M Panggabean (kiri), Wakil Ketua Jhon Hugo Silalahi dan para Ketua DPC PD seKepulaian Nias saat memukul gong dibukanya Muscab II PD se-Kepulauan Nias di Gunung Sitoli.

BERITA DUKACITA

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

2

Nama

TAN KIM SIE

Umur (Thn)

92

Alamat

Jl. Marelan Psr. X Medan

Meninggal (Tgl/Jam) 12-06-11 09.30 WIB

Berangkat (Tgl/Jam)

15-06-11 11.00 WIB

Keterangan / Tempat

Dikebumikan

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

TJIU YOEK LIEN

84

Jl. Intan No. 61 A / 28 A Medan

12-06-11 07.10 WIB

16-06-11 14.00 WIB

D i perabukan

1

LIE WIE YEN

45

Jl. Rahayu No. 77 A Medan

11-06-11 18.30 WIB

15-06-11 11.00 WIB

D i perabukan

2

LIE CEN YUNG

72

Jl. Murai II No. 107 K omp. Tomang E lok Medan

12-06-11 05.50 WIB

15-06-11 10.00 WIB

D i perabukan

VIP-C


Selasa 14 Juni 2011

Sosialisasi Cinta Museum di Karo

SUMATERA UTARA

Stabat-andalas Pemkab Langkat medio Januari hingga Juni 2011 merupakan daerah yang berhasil dalam kategori terbaik dalam pendistribusian raskin. Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Raskin Sub Divre Medan, H Pangadilan Lubis SH saat menghadiri rapat evaluasi raskin 2011 bertempat di rumah dinas bupati, kemarin. “Dalam penilaian kami hingga Juni Kabupaten Langkat telah mampu mendistribusikan raskin secara baik dan sesuai ketentuan,” kata Pangadilan. Penilaian tersebut didasarkan pada tidak adanya tunggakan raskin serta mampu tepat waktu dalam menyalurkan raskin ke rumah tangga sasaran (RTS) sesuai jadwal. Sebelumnya Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu, yang memimpin langsung rapat dimaksud kembali mewanti-wanti para Camat untuk tidak bermain-main dengan program raskin sekaligus secara sadar melaksanakan dan menyukseskan tugas tersebut sebagai bagian dari mendukung kebijakan program pemerintah dalam pengentasan kemiskinan. “Bekerjalah secara transparan termasuk bila ada biaya yang memang harus menjadi tanggungan bersama karena tidak termasuk dalam komponen anggaran pemerintah,”kata Ngogesa mensupport jajarannya. Kabag Perekonomian Basrah Pardomuan, melaporkan rapat evaluasi raskin dilakukan setelah sebelumnya dilakukan monitoring ke masing-masing kecamatan untuk memperoleh informasi secara utuh terhadap program dimaksud. Terhadap masih adanya keluhan terkait penambahan harga raskin di lapangan, disebutkannya karena wilayah topografi Langkat yang berbeda satu dengan lain sehingga perlu dituangkan dalam kesepakatan bersama sepanjang tidak memberatkan masyarakat penerima. (BD)

Camat Kisbar Takut dengan Pengusaha Kisaran-andalas Camat Kisaran Barat dituding warga Lingkungan I, Kelurahan Sendang Sari Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan, takut dengan pemilik CV Adiputra yang bergudang di Jalan Sisingamangaraja. Pasalnya, CV Adiputra yang beralamat di Jalan dimaksud, sudah 8 tahun tidak memiliki izin HO, hingga saat ini belum juga ditindak. Bahkan camat tersebut terkesan takut dengan pemilik perusahaan dimaksud. Demikian dikatakan Ani warga Lingkungan I, Kelurahan Sendang Sari Kecamatan Kisaran Barat Asahan kepada andalas di Gedung Perizinan, Senin (13/6). Menurutnya, salah seorang perwakilan dari masyarakat setempat Minggu lalu telah diundang Lurah Sendang Sari bersama pemilik CV Adiputra dan dihadiri Camat Kisaran Barat. Dalam pertemuan berlangsung singkat tersebut, warga sepakat menolak untuk memberikan izin kepada CV tersebut untuk beroperasi atau bergudang di lokasi padat penduduk tersebut. Hal ini disebabkan setelah 8 tahun beroperasi perusahaan ini tidak memberikan dampak yang positif terhadap warga lingkungan dimaksud. Selain itu, perusahaan yang bergerak di bidang unilever ini dengan sesuka hatinya bongkar muat di badan jalan sehingga masyarakat pengguna jalan di wilayah tersebut selalu terganggu. Bahkan sering berakibat terjadi kecelakaan di wilayah tersebut. (FAS)

andalas

12

Jalan Berlubang Menuju Dolmas Makan Korban Sei Rampah-andalas Akibat kondisi jalan berlubang di sepanjang jalan menuju Kecamatan Dolok Masihul (Dolmas), Kabupaten Serdang Bedagai, tepatnya Dusun XI, Desa Simpang Empat, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai. Seorang pengendara Sepeda Motor Yamaha Jupiter BK 2726 XK bernama Supriadi (30), warga Dusun III, Desa Sei Rejo, Sei Rampah, Sergai, berboncengan dengan Rasmadani (25), warga yang sama, tewas digilas roda (banred) dump truk, Senin (13/6) sekitar pukul 07.30 WIB. Kasubag Humas Polres Sergai, AKP ZN Siregar membenarkan peristiwa tersebut. Korban tewas, Supriadi, penggemudi sepeda motor berboncengan dengan Rasmadani yang mengalami luka ringan datang dari arah Simpang Belidaan menuju Dolmas. Sebelum tewas, korban menabrak lubang saat hendak mendahului dump truk BK 8128 LO, dikemudikan Jarianto (30) warga Dusun VII, Kampung Pala, Desa Sei Rampah, Sei Rampah, Sergai, kemudian tergilas roda belakang truk. Kasusnya kini ditangani unit Laka Lantas Polres Sergai. (RYAD)

Tanah Karo-andalas Museum Negeri Sumatera Utara bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Karo, menggelar Sosialisasi Gerakan Nasional Cinta Museum yang diperuntukkan bagi pelajar, di Hotel Mutiara Peceren Kecamatan Berastagi, Senin (13/6). Sosialisasi dihadiri Kepala Museum Negeri Sumatera Utara Dra Sri Hartini MSi, Kepala Disdik Karo diwakili Kabid Pendidikan Menengah (Dikmen) Drs Sugianta Ginting, dan para nara sumber terdiri dari Direktorat Permuseuman di antaranya Kasubbid pemeliharaan dan perawatan Budiarjo MM, Kepala Seksi Pemeliharaan Dra Rita Siregar dan Koordinator Bimbingan Martina Silaban SH dari Museum Negeri Sumatera Utara. Kepala Museum Negeri Sumut Sri Hartini mengatakan, sosialisasi Gerakan Nasional Cinta Museum terhadap pelajar SMP yang telah dilaksanakan dua kali di Kabupaten Karo (20102011), merupakan realisasi dari program Gerakan Nasional Museum (GNCM) 20102014, yang telah dicanangkan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata di Jakarta 30 Desember 2009 lalu. Sementara, Kepala Disdik Kabupaten Karo melalui Kabid Dimen Drs Sugianta Ginting mengatakan, Sosialisasi Gerakan Nasional Cinta Museum untuk tingkat SLTP, sangat bermanfaat untuk sarana belajar bagi siswa, karena museum mempunyai nilai pendidikan serta punya manfaat signifikan. (LAMS)

Langkat Terbaik Raskin se Sumut 2011

harian andalas | Hal.

Petugas Satlantas Polres Sergai menunjukkan jalan berlubang yang mengakibatkan seorang pengendara sepeda Motor Yamaha Jupiter BK 2726 XK, Supriadi (30), tewas digilas dump truk.

Ketua TPH Diduga Terima Suap PT Teluk Nauli Nias Selatan-andalas Ketua Tim Peduli Hibala (TPH) Timos Manao, diduga menerima suap sebesar Rp 250 juta dari perusahaan pemilik HPH PT Teluk Nauli (TN), yang beroperasi di Tanah Bala Kecamatan Hibala Kabupaten Nias Selatan. Uang tersebut diduga ditransfer PT TN melalui rekening bendahara TPH di Bank BRI Teluk Dalam, senilai Rp 100 juta dan Rp 150 juta lagi akan ditransfer kemudian,”ungkap salah satu anggota TPH kepada andalas, Senin (13/6). Dijelaskan, sebelumnya Ketua Tim Peduli Hibala (TPH) Timos Manao, menghimpun ratusan masyarakat bergabung dalam TPH, melakukan aksi menolak PT TN dengan alasan Hibala akan terancam bencana alam. Selain itu PT TN tidak memenuhi kewajibannya kepada masyarakat Hibala (desa sekitar hutan). Akhirnya, usaha tersebut terlaksana sekitar Maret lalu, Timos memfasilitasi masyarakat untuk turun ke lokasi

kegiatan PT TN, menggelar demo mendesak perusahaan itu ditutup. Pada aksi tersebut sempat terjadi bentrokan antara massa TPH pimpinan Timos dengan pihak keamanan (polisi ) yang berjaga jaga di sekitar lokasi HPH PT TN. Menurut keterangan, dalam aksi itu satu unit telepon genggam milik petugas keamanan dirusak massa, karena takut difoto petugas, bentrokan tersebut tidak berlanjut. Sebab, beberapa warga TPH berusaha meredakan kedua belah pihak, aksi tersebut berakhir dengan jaminan Direktur Produksi Perusahaan PT Teluk Nauli, Ismet digiring massa TPH ke Kecamatan Hibala untuk melakukan negosiasi, tuntutan masyarakat, di antaranya pembukaan badan jalan dari Desa Tebolo menuju Desa Lumbui, membayar honor guru, kenaikan upah buruh, tuntutan tersebut dibuat dalam kesepakatan sebanyak sebelas item. Terkait dugaan suap Rp 250 juta rupiah yang ditransfer pihak direksi PT TN ke rekening bendahara TPH, Ketua Tim Peduli Hibala Timos Manao, saat dikonfirmasi andalas, melalui selulernya mengakui, pihaknya menerima uang sebesar Rp 250 juta diberikan Direksi PT TN kepada TPH, dengan pembayaran dibagi dalam empat tahap, Rp 100 juta

pertama sudah diterima melalui transfer di rekening Bendahara TPH di BRI Teluk Dalam. Sedangkan Rp 150 juta lagi akan ditransfer tiga kali lagi. “Uang tersebut, uang lelah massa TPH, yang ikut demo,”beber Timos. Sumber dihimpun andalas di Hibala mengatakan, Rp 100 juta yang ditransfer pihak Direksi PT TN kepada Ketua Tim Peduli Hibala (TPH) Timos Manao melalui rekening bendahara TPH, memicu perpecahan para pengurus inti TPH. Dan sejumlah masyarakat yang tergabung dalam TPH kecewa terhadap tindakan Ketua Timos Manao, terkait pembagian dana tersebut. Sebab, diduga jadi ajang bisnis para oknum pengurus inti. Sementara, Direktur Produksi PT TN Ismet yang dikonfirmasi andalas melalui selulernya, enggan menjawab dan terkesan hendak menutup-nutupi. Sekertaris LSM Laskar Merah Putih Nias Selatan Gunawan Zebua, didampingi Ketua KBPPP Resort Nias Selatan Yunarius Duha SE, menanggapi hal tersebut mengatakan, jika PT TN terbukti telah melakukan suap, terkait kegiatan penebangan hutan di Tanah Bala Kecamatan Hibala, hal ini jelas sudah melanggar UU No 20 tahun 2001 dan UU No 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi. (EZ)

Antisipasi Banjir, Sungai Asahan Dikeruk BUPATI Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) meninjau lokasi perdana pengerukan Sungai Asahan di Desa Teluk Dalam Kecamatan Teluk Dalam, Kabupaten Asahan. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan, kapal keruk yang bernama Syech Silau I telah beroperasi di daerah rawan banjir. “Hingga kini hasil kerukan dari Sungai Asahan tersebut telah mencapai 1 meter lebih. Artinya daerah rawan banjir yang dituju kini telah lebih tinggi dari sungai, “ kata Bupati Asahan. Dari kehadiran kapal keruk yang merupakan bantuan otorita Asahan tersebut, diharapkan mampu mengatasi bajir yang selama ini dialami daerah rendahan Kabupaten Asahan. Dan pengerukan yang dilakukan saat ini merupakan uji coba. Jika hal ini berhasil untuk mengantisipasi sendimentasi yang berpengaruh terhadap

Batu Bara-andalas Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan Tanjung Tiram Abdullatif Tanjung mengatakan, kepemimpinan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Batu Bara Nurjannah dinilai amburadul. Pasalnya, yang bersangkutan dinilai tidak pernah memikirkan kepentingan partai, dan tidak pernah membuat evaluasi dimasa kepemimpinannya. Kepemimpinan Nurjanah amburadul, kegiatannya di Partai Demokrat tidak pernah menyentuh arus bawah, dan terkesan membiarkan partai terpuruk. "Karenanya diminta kepada pengurus DPD Partai Demokrat Propinsi Sumatera Utara dapat mengevaluasi kepemimpinan Nurjannah,"'tegas Ketua PAC Partai Demokrat Tanjung

Tiram, Abdul Latif Tanjung kepada andalas, di Tanjung Tiram, Senin (13/6). Menurut Abdul Latif, kepemimpinan Nurjannah sebagai Ketua DPC Partai Demokrat, dapat diibaratkan bagai 'anak ayam kehilangan induk'. Terbukti, kantor DPC tidak punya plank dan hanya sebagai simbol. ''Bagaimana mau membesarkan partai sedangkan kantor saja tidak punya, ini kan amburadul namanya,"ujarnya. Selama ini, tambah, Nurjannah tidak pernah mengundang pengurus PAC Partai Demokrat di kecamatan, serta tidak pernah pula meminta aspirasi arus bawah perihal upaya membesarkan partai. "Ini kan namanya tidak peduli. Jadi, buat apa dia dijadikan ketua, sedangkan pengurus partai saja dia tidak peduli," katanya. (ZN)

MUSDA-Wabup Zainuddin Mars, DPD LVRI Sumut Letkol Purn M Rizan, Dandim 0204 Deli Serdang Letkol ARH Wawik Dwinanto SSos serta Danbrigif 7/RR Letkol Inf Safaruddin menghadiri Muscab LVRI Deli Serdang.

LVRI Deli Serdang Gelar Muscab IX

andalas/fas

Bupati Asahan meninjau lokasi perdana pengerukan Sungai Asahan di Desa Teluk Dalam bencana banjir, pihak Otorita Asahan telah berjanji akan memberikan satu lagi kapal keruk dengan kekuatan dua kali lipat. Bupati Asahan juga menjelaskan dengan pengerukan selain dapat mengimbangi sendimentasi yang terus terjadi di aliran sungai, juga akan membantu

Kepemimpinan Demokrat Batu Bara Amburadul

penimbunan lahan masyarakat yang selama ini digenangi air. “Dengan pengerukan dan pasirnya dibuang ke daratan akan memperindah lahan masyarakat itu sendiri. Mungkin selama ini lahan tersebut tidak berfungsi, dengan adanya penimbunan pasir, saya yakin ini akan ada manfaatnya, ”ujar Taufan Gama. (FAS)

Lubuk Pakam-andalas Legiun Veteran RI (LVRI) Kabupaten Deli Serdang, menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) IX, dibuka resmi Ketua DPD LVRI Sumatera Utara diwakili Letkol Purnawirawan M Rizan, di Balairung Pemkab Deli Serdang, Lubuk Pakam, Senin(13/6). Turut hadir Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars, Dandim 0204 DS Letkol ARH Wawik Dwinanto SSos, Danbrigif 7/RR Letkol Inf Safaruddin beserta unsur Muspida, Kanminvetcad DAM I/ 13 Deli Serdang Mayor U Saragih, Kaban Kesbang Drs H Edy Azwar, dan Kadis Infokom Drs Neken Ketaren . Pimpinan DPD LVRI Sumut melalui Letkol Purn M Rizan menyatakan terima kasih kepada Pemkab Deli Serdang, yang telah banyak mendukung LVRI di daerah ini termasuk Muscab LVRI ini. Muscab diharapkan terpilih pimpinan terbaik, sehingga apa yang diprogramkan dan telah direncanakan dapat terlaksana sebagaimana mestinya.

Mantan Ketua DPRD Deli Serdang ini juga mengharapkan, ke depan LVRI harus dapat lebih proaktif untuk mendukung percepatan pembangunan daerah secara bersama-sama berintegrasi dengan rakyat yang merupakan tugas dan fungsinya. Sementara, Wakil Bupati H Zainuddin Mars menyatakan untuk mewariskan nilai-nilai semangat perjuangan para pahlawan dahulu harus terus dilakukan, utamanya, bagi kita para pemegang amanah rakyat. Begitu juga kepada generasi muda, putra-putri bangsa diharapkan kelak menjadi calon-calon pemimpin masa depan untuk mewujudkan harapan dan cita-cita kemerdekaan bangsa. “Pemkab Deli Serdang telah berupaya mewujudkan harapan dan cita-cita itu yang merupakan tuntuan dasar dari warga yang hidup dalam alam kemerdekaan ini, Pemkab Deli Serdang lewat visi misi pembangunannya ingin mewujudkan Deli Serdang yang maju," kata wabup. (TH)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: Lugas & Cerdas M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal, Azhari LHOKSEUMAWE: Sopyan, Reza Gunawan. BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


SUMATERA UTARA

Selasa 14 Juni 2011

harian andalas | Hal.

13

DPRD DS Segera Tinjau Perkebunan PT SH LubukPakam-andalas Komisi A DPRD Deli Serdang akan meninjau keberadaan lahan perkebunan Kelapa sawit PT Serdang Hulu (PTSH) yang berada di Desa Suka Makmur, Kecamatan Kutalimbaru. Peninjauan akan mengikutsertakan Kantor Pelayanan Pajak Pratama(KP3)Lubuk Pakam, pihak Polresta Medan,unsur BPN Deli Serdang, Dinas Pertanian, Camat Kecamatan Kutalimbaru. Pasalnya, perusahaan ini disinyalir telah memanipulasi pajak diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Soalnya, sejak keberadaan perusahaan kebun kelapa sawit itu sejak tahun 1977 hingga kini pihak KP3 Lubuk Pakam belum pernah mengetahui pasti berapa luas termasuk usaha di lahan tersebut. Hal ini terungkap dalan Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar komis A DPRD Deli Serdang dengan Kepala Kantor pajak pratama Lubuk Pakam, Senin(13/6). Kepala KP3 Lubuk Pakam melalui fungsional penilai pajak Sabran Sianturi dan Subechan menjelaskan, data yang disampaikan pihak PT SH sebagai objek pajak luas lahan di Desa Suka Makmur seluas 64 hektare, dan di Desa Perpanden kecamatan Kutalimbaru seluas 131 hektar. Kemudian data objek pajak yang dilaporkan berupa pajak perdesaan sehubungan belum memiliki HGU. ”KP3 Lubuk Pakam belum pernah menagih dan menerima pajak dari PT Serdang Hulu berupa pajak perkebunan,dan hingga kini belum diketahui berapa luas sebenarnya yang diusahai dan besaran pajak yang dibayarkan.”ungkap Sabran Sianturi. Sabran menambahkan, pihaknya akan mengikutsertakan Dirjen Pajak Pusat dan Kanwil Perpajakan Sumut dalam peninjauan lapangan untuk mengukur dan penghitungan pajak terhutang. Penjelasan pihak KP3 tersebut membuat Ketua Komisi Benhur Silitonga beserta anggota komisi A lainnya TP Mikael Purba, M Syahrul, Berngab Sembiring, Rahmadsyah, dan Alinatar Siregar, terheran-heran. Karena data di Komisi A, lahan Sawit PT SH di Desa Suka Makmur, seluas 371 ha. “Mengapa data disampaikan ke KP3 hanya 64 ha ?,” tanya Benhur. (TH)

Ilustrasi

TANP ANPAA PLNPLN-Sudah 66 tahun Indonesia merdeka, namun warga Kampung Ulen, Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai, belum juga menikmati listrik PLN.

Ratusan Warga Sergai Belum Nikmati Listrik Teluk Mengkudu-andalas Sejak dimekarkan dari kabupaten induk, Kabupaten Deli Serdang menjadi Serdang Bedagai, ratusan warga atau tepatnya 26 Kepala Keluarga (KK) di wilayah Kabupaten Sergai, di Dusun Ulen, Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, belum tersentuh penerangan listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kalau didilihat secara kasat mata, jalan lintas Sumatera (Jalinsum) masih tampak jelas, kendaraan melintas yang hanya berjarak sekitar 1,5 kilometer dari desa tersebut. Permasalahan listrik yang sangat diharapkan masyarakat sejak lama tersebut, kata Udin (55) warga Dusun

Ulen, Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Sergai, ditemui Senin (13/6). Ia sudah lelah memohon melalui kepala desa maupun PLN. “Sudah terlalu lama kami memohonnya, tapi tak pernah digubris,”katanya. Padahal, jarak kampung dengan jalan raya hanya beberapa kilometer. Bahkan dengan dusun tetangga hanya berjarak 500 meter. Tetapi, sampai saat ini, anak anak kami yang bersekolah kalau malam menggunakan lampu teplok yang diisi minyak solar untuk belajar,” ungkap Udin. Di kampung kami, lanjut Udin, bagi sejumlah warga yang mampu, mereka bisa membeli generator (Genset) seharga Rp 1.5 juta. Sedangkan warga yang tidak mampu cukup senang bisa menikmati siaran televisi ke rumah tetangga yang punya perasaan untuk berbagi nonton bareng ‘nobar’. “Biasanya, warga mulai menyalakan generator sejak lepas Maghrib sampai tengah malam, dengan meng-

gunakan satu lampu neon dan satu unit televisi warna, dibutuhkan minyak bensin sebanyak 2 liter setiap harinya,” ungkapnya. Hal senada, Suwardi (45) warga Dusun Ulen, Desa Sei Buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Sergai, mengatakan untuk menikmati siaran televise terpaksa menggunakan tenaga baterai (aki) 12 Volt. “Kami menggunakan tenaga baterai untuk menyalakan televisi hitam putih 14 inchi, setiap tiga hari sekali melakukan isi ulang dengan biaya Rp 5 ribu per aki ke lokasi yang menyediakan usaha cas aki,”ujarnya. Uniknya, bagi warga yang sangat kurang mampu, artinya tidak memiliki sarana tenaga listrik apapun. Mereka menikmati siaran televisi pergi ke rumah sanak saudara yang berada di dusun sebelah berjarak sekitar 500 meter. ”Kami nggak punya apa apa bang, nonton televisi pun terpaksa pergi ke rumah kerabat,”tutur Sumiati (35) ibu tiga anak tersebut. (RYAD)

Aparat Satlinmas Harus Siap Tanggulangi Bencana Rantau Prapat-andalas Aparat Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) harus siap membantu masyarakat dan menanggulangi daerah bencana banjir serta tanah longsor, agar korban bencana sedapat mungkin diminimalisir. Demikian dikatakan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi, yang dibacakan Bupati Labuhan Batu Dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD, pada peringatan hari ulang tahun ke-45 Satuan Perlindungan Masyarakat di halaman kantor bupati, Senin (13/2). Mendagri menambahkan, guna menunjang tugas-tugas Satlinmas perlu dibentuk dan ditingkatkan

peran Satlinmas di berbagai event yang penyelenggaraannya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan berkembang di tengah masyarakat. Dalam pelaksanaannya Satlinmas di tingkat desa/ kelurahan, anggotanya terbentuk dari pengorganisasian masyarakat. Hal ini dimaksudkan untuk membangun masyarakat dalam bentuk kesadaran bela negara yang bersifat kemanusiaan, sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945 Pasal 27 ayat (3), bahwa semua warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Satlinmas sebagai suatu lembaga masyarakat dengan pembinaan-

nya yang berjenjang dengan Menteri Dalam Negeri sebagai Pembina Umum dan Gubernur, Bupati/ Wali Kota sebagai pembina teknis operasioal di daerah serta satuan pelaksana kecamatan, desa dan kelurahan. Peringatan hari ulang tahun Satlinmas itu, dihadiri Kapolres AKBD Hirbak Wahyu Setiawan SIK, Ketua DPRD Hj Ellya Rossa Siregar SPd, Dandim 0209/LB Letkol Inf Abdi Iman Zebua, Ketua Pengadilan Negeri Rantauprapat Sabar Ulina Ginting SH MH, Ketua TP PKK Dr Hj Fitra Laila Tigor Panusunan SPTHT, dan PNS di jajaran Pemkab Labuhan Batu.(ONE)

Karena itu, pendidikan harus dilakukan secara terusmenerus kepada seluruh komponen bangsa yang merupakan motor penggerak, sekaligus tujuan dari pembangunan itu sendiri. Demikian disampaikan Ketua MPR RI, H Taufik Kiemas dalam sambutan tertulis dibacakan H TB Soenmandjaja SD, pada pembukaan sosialisasi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Repulik Indonesia (NKRI), Bhineka Tunggal Ika dan Ketetapan MPR RI di aula Dinas Pendidikan Serdang

CENDERAMA CENDERAMATTAA-Bupati HT Erry Nuradi saling tukar cenderamata dengan Anggota MPR-RI, H TB Soenmandjaja SD, pada sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Bedagai di Sei Rampah, Senin (13/6). Hadir dalam acara itu, Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi MSi, Wabup Ir H Soekirman, rombongan anggota MPR RI, Erik Satrya Wardhana SE, H Dani Anwar, Dr Yasonna

H Laoly SH MSc dan Ir Sumanggar Milton Pakpahan MM, Ketua DPRD Sergai H Azmi Yuli Sitorus SH MSP, Ketua PGRI Sumut Dra Hj Yustini Amnah Lubis MHum, Kadis Kesehatan Sergai drg Zaniyar, dan Kabag Humas

Tanah Karo-andalas Selama empat bulan rapel gaji guru di Kabupaten Karo, sebesar 10 persen dari gaji pokok belum juga bisa diterima. Membuat para guru geram kepada Kadis Pendidikan, yang dinilai tidak bertanggung jawab terhadap nasib mereka. Demikian diungkapkan Wakil Ketua Forum Komunikasi Solidaritas Guru (FKSG) Yusnan Delpina br Tarigan, didampingi Bendahara Farida Hariyani br Sembiring kepada andalas, Senin (13/6). Disebutkan, sampai sekarang rapel dari Januari, Februari, Maret dan April belum diterima. “Malahan saat kami tanyakan ke Bagian Keuangan di Dinas Pendidikan kepada Hetiani br Barus. Ia mengatakan, rapel tidak bisa diambil karena APBD di Kabupaten Karo belum disahkan,” terang Yusnan, yang juga guru di SMPN 2 Kabanjahe. Dikatakan, rapel yang belum diterima para guru se Kabupaten Karo, sebenarnya sudah cair dari pusat dan sengaja ditahan pihak Diknas Kabupaten Karo. Sebab, rapel pada bulan Mei sudah diterima bersamaan dengan gaji pokok pada 1 Mei lalu. Guru juga tidak dibenarkan mengirim SKPD ke kantor dinas, terkait pengambilan rapel oleh Hetiani. “Jika begini nasib guru untuk mengambil hak saja dilarang, bagaimana pendidikan di Karo akan maju pesat. Sementara Kadis Pendidikan tidak pernah mau mengerti terhadap jeritan para guru,” terangnya. Sementara, Kadis Pendidikan Karo Suruan Sembiring, saat hendak dikonfirmasi di kantornya tidak berada di tempat. Ketika dihubungi melalui telepon selulernya tidak aktif. (NT/LAMS)

Oknum Guru Tipu Rekan Sekerja

PERIKSA BARISANBARISAN-Bupati Dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD selaku inspektur upacara, tengah memeriksa barisan pada HUT ke-49 Satlinmas, Senin (13/6).

Pendidikan Faktor Utama Wujudkan Manusia Berkualitas PENDIDIKAN merupakan faktor utama dalam mewujudkan dan membangun manusia Indonesia berkualitas, maju, unggul dan berdaya saing tinggi dalam mewujudkan citacita bangsa.

Rapel Gaji Guru Empat Bulan Tidak Cair

Pemkab Sergai Dra Indah Dwi Kumala serta ratusan kepala sekolah dan guru se-Kabupaten Sergai. Indonesia, kata Ketua MPR RI, sedang dihadapkan pada multidimensi persoalan bangsa, baik dalam bidang politik, ekonomi, sosial, budaya dan hukum sehingga penting bagi kita untuk merenungkan kembali nilai-nilai kebangsaan, persatuan dan kesatuan bangsa agar persoalanpersoalan tersebut dapat diselesaikan bersama. Sementara, HT Erry Nuradi mengatakan, meskipun Kabupaten Sergai berada dalam situasi kondusif, jauh dari konflik yang mengarah pada perpecahan namun kita harus tetap waspada terhadap segala ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan dan salah satu upayanya yaitu dengan adanya sosialisasi empat pilar utama tersebut. Sasaran utama dari sosialisasi ini adalah para guru dengan

harapan agar nantinya dapat meneruskannya kepada seluruh siswa-siswi yang diharapkan dapat memahami, mempedomani, menghayati serta mengamalkannya.”Secara umum tujuan sosialisasi tersebut untuk memajukan pengetahuan dan pemahaman masyarakat terhadap Pancasila, UUD tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,”kata HT Erry Nuradi. Sebelumnya, Kadis Pendidikan Sergai Drs H Rifai Bakri Tanjung MAP, selaku ketua panitia melaporkan kegiatan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara tersebut merupakan tindak lanjut dari nota kesepakatan bersama (MoU) antara MPR-RI dengan pengurus besar PGRI dan bertujuan untuk lebih memasyarakatkan serta membudayakan pentingnya penyelenggaraan kehidupan berkonstitusi melalui pemahaman aturan dasar.(RYAD)

Lubuk Pakam-andalas Berdalih akan mendirikan koperasi, terdakwa D boru T (51) yang beralamat di Jalan Gerilya, Pasar Inpres, Dusun IV Desa Tanjung Morawa Kiri, Kecamatan Tanjung Morawa, yang juga seorang PNS (Guru) di SMPN 1 Tanjung Morawa, berhasil menipu sejumlah rekan gurunya sekitar Rp 800 juta, antara tanggal 16 Maret 2006 hingga 3 Agustus 2010. Perbuatan terdakwa itu dilakukannya diruangan guru SMPN 1 Tanjung Morawa, rumah makan Hagai milik terdakwa dan dijalan Gerilya Pasar Inpres Lorong II Tanjung Morawa Kiri. Hal tersebut terungkap pada persidangan digelar di Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam, Senin (13/6). Didepan majelis hakim diketuai Immanuel Tarigan SH dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ricky Maliki Sinaga SH, dengan saksi korban Mardiana Ginting, Cirem boru Tarigan, Relingse boru Nainggolan, Duena Marita, Flora Naibaho, R boru Ginting, L boru Sipayung, yang seluruhnya PNS (guru) di SMPN 1 Tanjung Morawa, terdakwa D boru T mengajak mereka (rekan sekerjanya) untuk memberikan uang tunai kepadanya yang akan digunakan mendirikan koperasi yang bergerak dibidang sembako (kebutuhan sehari-hari). Sedangkan keuntungan dari koperasi tersebut akan dibagikan kepada pemberi modal sebagai jasa sebesar 4 persen dari uang tunai yang diterima terdakwa, akan tetapi jasa sebesar 4 persen tidak diberikan tunai melainkan dimasukkan dalam arisan (jula-jula) sistem PIO (tawaran tertinggi). Untuk meyakinkan rekan-rekan guru, terdakwa menyebutkan asset miliknya berupa rumah makan didekat SMPN 1 Tanjung Morawa, 12 unit rumah di Tanjung Morawa, Lubuk Pakam, Tebing Tinggi serta lahan. Akibat perbuatan terdakwa, saksi korban seperti Mardiana boru Ginting mengalami kerugian sebesar Rp 200 juta, Cirem boru Tarigan sebesar 21 juta, Relingse boru Nainggolan sebesar Rp 100 juta, kemudian Duena Marita sebesar Rp 51 juta, lalu Flora boru Naibaho sebesar Rp 61 Juta, R boru Ginting Rp 31 juta dan L boru Sipayung Rp 31 juta. Seluruh keterangan saksi korban menguatkan dakwaan JPU yang menjerat terdakwa D boru T melanggar pasal 378 KUH Pidana tentang penipuan. (BOB)


ACEH MEMBANGUN

Selasa 14 Juni 2011

harian andalas | Hal.

14

andalas/suheman amin

Warga Nagan Raya

Resah Dengan Asap Tebal Banda Aceh-andalas Warga di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, mengaku resah dengan adanya asap tebal yang menyelimuti wilayah mereka akibat kebakaran hutan yang terjadi sejak tiga hari terakhir. ”Tadi malam, ratusan warga saya resah karena asap tebal. Semula, kami mengira asap beracun, tetapi ternyata asap kebakaran hutan,” kata Geuchik (kepala desa) Sumber Bakti, Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Ibdu yang dihubungi dari Banda Aceh, Senin. Kabupaten Nagan Raya berjarak sekitar 500 Km arah selatan , Banda Aceh, ibu kota Provinsi Aceh. Di daerah itu banyak perkebunan sawit yang dikelola perusahaan swasta. Berdasarkan amatan di lapangan, kata dia, titik api sumber asap tebal tersebut diperkirakan lebih dari 1.000. Kebanyakan titik api berasal di sejumlah lahan sawit milik perusahaan swasta. Sementara, Zakaria, koordinator lapangan Yayasan Ekosistem Sigom Aceh, memperkirakan luas lahan yang terbakar tersebut mencapai ribuan hektare. ”Dari pantauan lapangan, asap terlihat dari Alue Bili hingga Meulaboh, yang jaraknya sekitar 30 kilometer. Asap lebih ke arah utara karena angin berhembus dari selatan,” ujarnya. Menurut dia, kebakaran hutan tersebut lebih besar dari tahun lalu. Sebelumnya, kawasan hutan di Nagan Raya dan Aceh Barat, pernah terbakar, bahkan apinya baru padam tiga bulan kemudian. ”Saya menduga, kebakaran ini bukan terbakar dengan sendirinya, tetapi dibakar untuk perluasan lahan perkebunan sawit. Saya perkirakan api akan padam lama karena sekarang ini sedang kemarau,” ujar Zakaria. Secara terpisah, mantan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI periode 2004-2009 asal Aceh Adnan NS melaporkan wilayah Nagan Raya dan Aceh Barat tidak tampak dari udara karena asap tebal. ”Saya dari Medan, Sumut, ke Jeram, ibu kota Nagan Raya. Yang terlihat cuma asap tebal. Pesawat terpaksa mengambil jalur lewat laut karena asap tebal mengarah ke pegunungan,” ujarnya. Selain itu, sebutnya, di sepanjang jalur darat dari Nagan Raya dan Aceh Barat terlihat ratusan titik kebakaran. Bahkan rawa gambut di perbatasan Aceh Barat dan Aceh Jaya juga sudah terbakar. ”Saya harapkan pemerintah daerah segera turun tangan mengatasi kebakaran ini. Kalau tidak, titik api meluas yang akan menyebabkan keresahan masyarakat,” pinta Adnan NS. (ANT)

Masih Ada Warga

TINGGAL PUINGPUING-Rumah Idris Zainon di Desa Ara Lipeh yang musnah terbakar hingga rata dengan tanah dan tinggal puing-ping. Kini Idris Zainon dan keluarganya terpaksa tinggal di tenda darurat yang dibangun masyarakat.

Korban Kebakaran Tinggal di Tenda Darurat Bireuen-andalas Idris Zainon (50) dan isterinya Sapiah (45) bersama anak-anaknya kini terpaksa tinggal di tenda darurat, menyusul rumah papan sederhana beratapkan daun rumbia itu rata dengan tanah akibat dilalap si jago merah, Minggu (12/6) sore. Menurut informasi, Idris Zainun sekeluarga Warga Desa Ara Lipeh, Kecamatan Makmur Bireuen terpaksa menetap sementara ditenda darurat yang dibangun atas partisipasi masyarakat. Dijelaskan, akibat kebakaran, Idris sekeluarga sudah pasrah, karena

hal itu memang merupakan musibah. Bahkan, ketika rumah mereka terbakar mereka lagi di rumah warga yang sedang melakukan kenduri, sehingga isi rumah tidak satupun dapat diselamatkan dan mereka menderita kerigan puluhan juta rupiah akibat kebakaran itu. Idris Zainun didampingi sanak keluarga dan sejumlah warga Desa Ara Lipeh menyebutkan, sebelum musibah terjadi, ia sedang pergi ke kebun. Sedangkan isteri dan anakanaknya pergi menghadiri kenduri di kawasan Peusangan dan belum jelas penyebab terbakarnya rumahnya itu. Akibat kebakaran itu tambah Idris, ia bersama anak-anaknya termasuk tiga diantaranya balita masih berusia sekitar tiga bulan dan 10 bulan, terpaksa tinggal ditenda darurat yang dibangun atas partisipasi masyarakat.

Wagub Aceh Buka Kongres I PWA

Di Simpang Mulia Pakai Lampu Teplok

Bireuen-andalas Sudah hampir 66 tahun negara Indonesia merdeka, namun masih ada warga yang belum menikmati kemeredekaan dan masih terbelunggu dengan keterbelakangan. Sebagai contoh di Bireuen masih ada warga yang masih mengandalkan lampu teplok sebagai alat penerang dan itu, tentunya sangat sulit bagi anak-anak mereka meraih prestasi dalam kemajuan. Sebab, belajarpun tidak bisa konon lagi kegiatan lain yang sudah tergolong arus tehnologi dan informasi secara global. Akibat belum masuknya jarin-

gan listrik secara normal, tiga dusun di Gampong, Simpang Mulia, Kecamatan Juli, Bireuen hingga kini masih mengandalkan lampu teplok sebagai alat penerangan di rumah. ”Meskipun ada, tapi jaringan itu dicangkokan dari rumah warga lain. Tentu ini sangat membayakan bagi warga, karena kabel jaringannya sering tertimpa dahan serta pelepah daun kelapa kering,” kata Ketua Dusun Geut Jeue, Gampong Simpang Mulia, Mahdi Ismail kepada andalas, kemarin. Geuchik Gampong (Kepala Desa) Simpang Mulia, Tajaddin mengatakan, dari 57 kepala ke-

luarga (KK), pada tahun 2009. “Bahkan, sebelum saya menjabat Geuchik, pernah diusulkan kepada pihak PLN Bireuen agar membangun instalasi jaringan listrik. Namun, herannya hingga saat ini belum terealisasi,” katanya. Sementara, pihak PLN terus menambah tenaga KWD ke masyarakat dari 4 ampere menjadi 6 dan 10 ampere sementara warga kami 2 amperepun tidak ada jaringan. ”Kebutuhan lampu penerang listrik sangat mendesak. Apalagi bagi warga pedalaman seperti kawasan gampong kami menurut mereka tidak perlu,” tanya Tajaddin. ( HUS)

Siswa SMA di Bireuen Ikuti Pelatihan SMT Bireiuen-andalas Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia LPSDM Aceh Development Consult (ADC) melaksanakan pelatihan terhadap warga SMA/sederajat di Kecamatan Gandapura, Bireuen Minggu (12/6). Mereka melaksanakan pelatihan Student Motivation Training (SMT) yang digelar di gedung MAN Gandapura itu, menghadirkan Arief Rahman dari Kota Lhok-

seumawe sebagai narasumber. “Kegiatan ini kita harapkan dapat menjadi salah satu solusi dalam mencegah kebobrokan moral kalangan remaja. Acara itu dikemas dalam bentuk diskusi dan permainan,” jelas Syahrizal Sp, pengurus LPSDM ADC. Menurut Syahrizal, peserta sangat antusias mengikuti acara tersebut. “Saya dapat belajar banyak hal dari pelatihan ini,” ujar Syahrizal mengutip seorang peserta.

Junaidi (23) anak kandung korban mengakui sejumlah barang-barang dibeli untuk persiapan pesta perkawinan dalam pengantaran pengantin dirinya ke Desa Blang Dalam sudah habis terbakar. Begitupun acara sudah direncanakan sejak awal itu, tetap dilanjutkan meskipun berjalan apa adanya. Koordinator Tagana Bireuen, Zulfikar AMd yang dikonfirmasi, Senin (13/6) via telpon selulernya menyebutkan, ia sedang dalam perjalanan menuju ke Desa Ara Lipeh, untuk menyerahkan bantuan tanggap darurat bagi korban kebakaran tersebut. “Bantuan sembako, sandang dan lainnya itu, bentuk kepedulian Pemkab Bireuen terhadap korban. Semoga mereka tabah dan sabar dalam menghadapi musibah itu,” ungkapnya. (HERA)

Ditambahkan, kegiatan lain yang digelar lembaga itu antara lain writing club bagi siswa yang punya bakat di dunia jurnalis, kreativitas club yakni berkreasi dengan aneka rupa kerajinan, sport club bagi mereka yang gemar olahraga, dan Alquran club untuk bidang pengembangan mempelajari Alquran dan juga bimbingan belajar bahasa Inggris bagi siswa-siswa SMA/sederajat,” jelasnya.(HUS)

Lhokseumawe–andalas Wagub Aceh Muhammad Nazar SAg akan membuka Kongres Ke-I Persatuan Wartawan Aceh (DPP-PWA) di Hotel Lido Graha, Lhokseumawe hari ini, Selasa (14/6). Kongres tersebut dalam rangka memilih pengurus baru organisasi lokal yang pertama lahir di provinsi paling barat Indonesia ini. Kongres yang diikuti 67 peserta DPP-PWA dan DPW-PWA kota/kabupaten di Provinsi Aceh berlangsung di Kota Lhokseumawe mulai 14 Juni 2011,” kata Ketua Pangres Armiadi AM didampingi Wakil Pangres Erwin J kepada andalas, Senin (13/6). Menurut Armiadi, kongres pertama kali ini cukup luar biasa dari peserta kongres. Pasalya, setiap kabupaten/kota yang ikut hanya pengurus DPP-PWA dan DPW-PWA saja. Bahkan, juga mereka yang akan menentukan Ketum dan Ketua Harian periode 2011-2014. Ia menambahkan, untuk memilih pengurus baru karena masa kepengurusan DPP-PWA dan DPW-PWA selama tiga tahun sesuai AD-ART Dewan Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Aceh (DPP-PWA). Bahkan, kongres merupakan keputusan tertinggi organisasi profesi yang dilaksanakan tiga tahun sekali. Dua Kandidat Terkait kandidat yang akan menduduki sebagai Ketum dan Ketua Harian DPP-PWA menurut Armiadi, dua hari lalu telah diusung antara lain Paket A. Drs H Muhammad AH (Aceh Voice) berpasangan dengan Armiadi AM (Rakyat Aceh-Metro Aceh) dan Paket B. Rahmad YD (LKBN Antara) berpasangan dengan Irmansyah SSos (Harian Aceh ). “Siapapun diantara pengurus yang akan memimpin payung organisasi kewartawanan itu kedepan diharapkan mampu melakukan perubahan dan memecahkan kebuntuan serta dapat mendorong lahirnya wartawan produktif yang merakyat dalam tatanan pers yang professional dan sehat,” ungkapnya. Pantauan andalas di Lhokseumawe menjelang hari H, kondisinya memanas, kedua kubu itu saling mulai melobi para peserta kongres tersebut. Sehingga, mereka (para kandidatred) dapat memimpin Organisasi Kewartwanan Dewan Pengurus Pusat Persatuan Wartawan (DPP-PWA) Aceh periode tahun 2011-2014 itu. Bahkan, mereka saling berjanji akan mensejahteraan para pengurus baik di DPP-PWA dan DPWPWA.(BT)

Petugas WH

Setiap Hari Bersihkan Air WC Beraroma tak Sedap PETUGAS Wilayatul Hisbah (WH) atau Polisi Syariat Islam Bireuen setiap harinya melaksanakan tugas tambahan dengan menyapu lantai digenangi air berbau, diduga dari lantai di atasnya. MENY APUMENYAPUAPU-Petugas WH Bireuen menyapu genangan air berbau dari rembesan kamar mandi dan WC yang rusak sekaligus menambah tugas Piket pihak Polisi Syariat Islam.

andalas/suherman amin

“Selain melaksanakan tugas piket dan mengamankan serta memeriksa para pelanggar Syariat Islam, di ruangan terbuka dilantai satu, ujung barat kantor Setdakab baru, ternyata kami juga

menghirup aroma tak sedap dari WC yang rusak sekaligus menyapu lantai akibat digenangi air berbau,” ungkap sejumlah anggota WH, kemarin. Menurut mereka, kurang lebih sudah tiga bulan WC itu rusak, tetapi sampai sekarang belum juga ditanggulangi sehingga sama sekali tidak bisa digunakan lagi. Bahkan, kondisi lantainya sudah tergenang air. Di samping tidak tahan mencium bau, setiap hari rembesan air diduga dari lantai atas, membanjiri lantai sekitar lokasi piket dan otomatis mereka ditambah dengan tugas tambahan sebagai penyapu air berbau.

“Sudah berulang kali dilaporkan, tapi tidak ada respon. Kami berharap WC rusak itu segera diperbaiki,” ujar petugas Wilayatul Hisbah. Mereka dengan nada mengeluh dan kesal menyebutkan, selain lantainya digenangi air, kalau pintunya dibuka baunya apalagi lantainya digenangi air. Memang diakui jika kita melihat dari luar pembangunan Kantor Bupati Bireuen, megah tetapi di dalam nyaris seluruh WC rusak dan airnyapun agak mandeg. Ini perlu dilakukan perbaikan agar nyaman dalam bekerja. (HERA)

Ratusan Peserta Ikut Audisi Lagu Aceh Lhokseumawe-andalas Ratusan peserta dari Aceh Utara dan Lhokseumawe, mengikuti audisi menyanyi lagu Aceh yang digelar Asha Enterprise Lhokseumawe bekerja sama dengan Pemko Sabang di Lhokseumawe. Panitia Pelaksana, Wahab Abdullah kemarin menyebutkan, dari seratusan peserta tersebut akan dipilih enam orang untuk mewakili Lhokseumawe dan Aceh Utara mengikuti final audisi di Sabang Juli mendatang. Menurutnya, kegiatan itu digelar untuk mencari bibit baru penyanyi lagu Aceh untuk dibina dan menggalakkan lagu Aceh di kalangan masyarakat Aceh. “Peserta yang tampil sebagai juara, selain mendapat uang tunai dan tropi juga akan dipanggil untuk masuk dapur rekaman serta akan mewakili Aceh mengikuti audisi ke tingkat nasional,” katanya. Karena itu, ia berharap peserta mengikuti seleksi itu dengan serius. Sehingga bisa lolos ke final dan dapat bersaing dengan peserta lain diseluruh Aceh. Audisi tersebut juga ikut dihadiri anggota Dewan Kesenian Lhokseumawe.(SN)

Flu Burung Landa Kota Banda Aceh B a n d a Acehandalas P e n duduk Kota Banda Aceh resah dengan diteIlustrasi m u k a n dua kasus flu burung sepanjang 2011, dan warga mengharapkan Pemerintah segera menangani virus mematikan yang dapat menular kepada manusia tersebut. ”Saya membaca di media tentang flu burung yang ditemukan di Kampung Mulia dan Lhong Cut. Virus itu sangat berbahaya dan dapat menular kepada manusia,” kata seorang warga Beurawe Kecamatan Kuta Alam, Azhar di Banda Aceh, Senin. Ia meminta Pemerintah Kota Banda Aceh untuk melakukan penanganan agar virus flu burung tersebut tidak menyebar ke gamponggampong atau kecamatan lainnya. Keresahan warga itu terjadi sejak ditemukannya kasus flu burung di rumah Dwi (49) warga Gampong (Desa) Kampung Mulia Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh pada 11 Juni 2011. Sebanyak 50 lebih ayam lokal milik warga itu terpaksa dimusnahkan tim Partisipatory Disease Surveilance and Respons (PDSR) kota Banda Aceh dengan cara dibakar dan ditanam. Roni Hidayat, seorang anggota tim gerak cepat untuk antisipasi flu burung kota Banda Aceh mengatakan semua ayam milik warga itu posisitif terjangkit virus flu burung setelah diteliti dengan menggunakan alat “Rapid Test AIV Kit”. Didampingi anggota tim lainnya, Zulfadhly, dokter hewan itu juga mengatakan kasus flu burung di Kampung Mulia tersebut merupakan kasus kedua sepanjang 2011. Sebelumnya tim gerak cepat antisipasi flu burung kota Banda Aceh itu juga memusnahkan ratusan ayam potong di Gampong Lhong Cut Kecamatan Banda Raya. ”Dengan ditemukan dua kasus itu, Banda Aceh termasuk daerah rawan flu burung. Kami berharap warga segera melapor jika menemukan ayam mati mendadak,” kata staf pada Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan kota Banda Aceh itu. Menurutnya daerah yang berpeluang penyebaran virus flu burung itu terutama di daerah-daerah yang ditemukan kasus tersebut. (ANT)


Selasa

SAMBUNGAN

14 Juni 2011

harian andalas | Hal.

15

andalas/hs poetra

PAMERAN JEPANG– Pengunjung sedang melihat deretan sejumlah foto pada Pameran Kumamoto Artpolis di Museum Negeri, Medan, Sumatera Utara,Senin (13/ 06). Pameran yang menampilkan 70 buah foto tentang arsitektur kontemporer Jepang kerja sama Konsulat Jenderal Jepang di Medan dengan Museum Negeri Provinsi Sumatera Utara tersebut akan berlangsung hingga 1 Juli 2011.

Izin Berobat Diperpanjang .........(Dari Halaman 1) (13/6). Menurut Rudy perpanjangan pembantaran juga dilakukan karena izin untuk berobat kliennya ke Singapura hingga kini belum dikabulkan majelis hakim Kepada wartawan Rudy mengatakan Pengadilan Tindak Pidanan Korupsi (Tipikor) hingga kini belum menggelar sidang untuk meminta keterangan dokter pembanding dari Penuntut Umum KPK terkait hasil pemeriksaan kondisi Syamsul. Majelis hakim seyogianya kemarin akan menentukan apakah Syamsul perlu dirujuk ke rumah sakit di Singapura seperti permintaan keluarga Syamsul sebelumnya. Ia mengemukakan kondisi kesehatan kliennya saat ini mulai membaik dan sudah dipindahkan perawatannya dari RS Jantung Harapan Kita ke RS Abdi Waluyo pada Jumat (10/6) pekan lalu. "Syamsul dipindahkan ke RS Abdi Waluyo karena penyakitnya komplikasi, yaitu jantung, ginjal, diabetes, dan infeksi paru-paru. Tetapi, sejak dipindahkan, kondisinya membaik," ujarnya. Rudy menuturkan, meski masa kritisnya telah terlewati, namun karena tekanan darahnya naik, Syamsul sering merasakan kesakitan sehingga perlu diberikan obat penenang. Kliennya hingga kini juga masih menggunakan alat bantu pernapasan dan selang. Seperti diketahui, persidangan Syamsul Arifin telah tertunda hingga tiga pekan karena yang bersangkutan tengah sakit. Pihak kuasa hukum telah mengajukan permohonan berobat jantung ke Singapura. Namun, izin terdakwa kasus dugaan korupsi APBD Langkat itu masih terganjal adanya second opinion dari dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo yang dirujuk Jaksa KPK. Minta SBY Sementara itu Korwil

Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indonesia (PMPHI) Sumatera Utara Drs Gandi Parapat berharap Presiden SBY menyelamatkan nyawa Gubsu nonaktif H Syamsul Arifin SE. Gandi menilai, sebagai pemimpin yang bijaksana, apapun risikonya harus mendahulukan keselamatan nyawa Syamsul Arifin yang saat ini masih kritis. "Sebagai warga Sumut kita prihatin dengan kondisi Gubsu, apalagi saat ini dokter yang menanganinya menganjurkan untuk merujuk pengobatan di Singapura yang dinilai lebih baik," ujar Gandi kepada wartawan di Bandara Polonia Medan, Senin (13/6). Menurut Gandi, kalau benar dokter menyatakan sudah maksimal menangani Gubsu dan masih ada rumah sakit di Singapura yang menurut perhitungan, mampu mengatasi penyakit Syamsul yang kurang lebih 2 minggu tidak sadar, hal itu harusnya direspon secara bijaksana. "Kita tidak ingin masyarakat menilai SBY tidak mempunyai hati, masalah penegakan hukum memang menjadi prioritas, tapi masalah nyawa harus yang pertama diselamatkan," kata Gandi. Di bagian lain, Gandi juga berharap Aburizal Bakrie harus maksimal membantu proses pengobatan penyakit yang membelenggu Syamsul. Demikian juga para hakim atau KPK bisa melihat mana prioritas yang lebih penting. "Kalau Syamsul Arifin nantinya dipanggil Tuhan Yang Maha Esa semua kita harus tabah, tapi kita tidak bisa pasrah dengan keadaan, kita harus berupaya melakukan pengobatan yang maksimal," jelasnya. Bagaimana pun nantinya dengan kasus yang menimpa Syamsul Arifin, Gandi menilai akhirnya juga harus menunggu hingga dia sehat dulu. "Untuk itu, kepada para pemegang keputusan, kita berharap bijaksana menghadapi masalah yang menimpa Syamsul Arifin," harap Gandi.(BBS/RIL)

Penyidikan Kasus Pajak Reklame Dihentikan .........(Dari Halaman 1) na,” terang Basuni. Nah, yang menjadi pertanyaan, hingga saat ini, kas negara masih kosong dalam penerimaaan dari sektor pajak reklame, sehingga hal itu yang menjadi acuan dari adanya temuan BPK. Jika kesalahan itu akibat petugas atau instansi berwenang yang sengaja tidak menyetorkan pajak kepada kas negara, maka jelas ada unsur pidananya dan kejaksaan berwenang melakukan penyelidikan. Untuk itu, sambung Basuni, pihaknya akan melakukan penyelidikan lebih jauh untuk melihat apakah adanya permainan yang dilakukan para pejabat baik Dinas Pertamanan atau Dinas Pendapatan sebagai instansi yang bersentuhan langsung dengan kegiatan dimaksud. Dalam penyelidikan yang dilakukan, sambung Basuni,

pihaknya telah memeriksa tiga mantan Kepala Dinas Pertamanan Medan dan stafnya. Sedangkan para pengusaha reklame, sudah lebih dari lima orang yang dipanggil untuk dimintai keterangan di antaranya Albert Kang dari PT Multigrafindo. Sementara itu, dari data yang diperoleh, tiga mantan Kadis Pertamanan Kota Medan yang menjabat tahun 2006 sampai 2009 yang diperiksa di antaranya Randiman Tarigan menjabat sejak tahun 2006, Chairulsyah sejak tahun 2008, dan Idaham pada tahun 2009. Seperti diketahui, kasus ini bermula adanya temuan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Dalam hasil laporannya ditemukan ada sekitar 121 perusahaan yang tidak membayar retribusi pajak reklame kepada Pemerintah Kota Medan, khususnya Dinas Pertamanan.(FEL)

Nazaruddin Kembali Mangkir dari Panggilan KPK Jakarta-andalas Untuk kedua kalinya, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin tidak memenuhi panggilan KPK. Tanpa alasan yang jelas, Nazaruddin kembali mangkir dari pemeriksaan. "Sampai jam ini tidak ada informasi dan konfirmasi," kata juru bicara KPK, Johan Budi saat dihubungi, Senin (13/6). Menurut jadwal KPK, Nazaruddin akan mulai menjalani pemeriksaan pukul 10.00 WIB. Namun hingga batas akhir pemeriksaan pukul 17.00 WIB, Nazaruddin belum juga hadir di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. "Berarti dia tidak hadir dan tanpa memberi keterangan," lanjut Johan.

Nazaruddin seharusnya akan diperiksa menjadi saksi dalam posisinya sebagai mantan Komisaris PT Anak Negeri untuk tersangka kasus suap ini, Mindo Rosa Manulang. Sebelumnya, KPK telah memanggil Nazaruddin sebagai saksi terkait dugaan korupsi pengadaan barang di Ditjen PMPTK Kemendiknas pada 2007 senilai Rp142 miliar, untuk pemeriksaan pada Jumat (10/6) lalu. Namun Nazaruddin mangkir. Dan untuk kali ini juga, Nazaruddin lagi-lagi tidak memenuhi panggilan KPK. Surat Sakit Tim internal Partai Demokrat (PD) yang menengok M Nazaruddin di Singapura tidak menjamin apakah mantan Bendahara Umum PD ini

benar-benar sakit. Sebab, saat tim internal datang ke Singapura, Nazaruddin tidak pernah memperlihatkan surat sakit dan menyebutkan siapa dokternya. "Tidak ada yang bisa (jamin) apapun tentang dia, termasuk soal itu (sakit). Partai tidak punya wewenang untuk itu, sekarang ini KPK yang bisa mengecek masalah itu," ujar Ketua FPD DPR, M Jafar Hafsah kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (13/6). Jafar mengatakan, Nazaruddin pernah menjanjikan akan memberikan catatan kesehatannya. Namun hingga kini janji itu tinggallah janji. Nazaruddin juga tidak mau memberitahukan siapa dokternya.(DTC)

Pipa Gas Pertamina Terbakar .........(Dari Halaman 1) sumber api diduga berasal dari percikan yang timbul saat berlangsungnya pekerjaan perbaikan pipa gas di lokasi tersebut. "Tanpa diketahui, api dari percikan perbaikan pipa gas menyambar saluran pipa dan menyebabkan semburan api," ungkapnya. Informasi lain yang diperoleh dari warga, pada malam itu beberapa warga sedang duduk-duduk di rumah usai Salat Isya. Tiba-tiba mereka dikejutkan dengan suara ledakan cukup keras yang diikuti dengan munculnya kobaran api yang berasal dari pipa di samping rumah mereka. Ramli alias Agam, 42, salah satu korban yang rumahnya hangus terbakar kepada andalas mengatakan, saat peristiwa itu terjadi dia dan istrinya baru saja sampai di halaman rumahnya dari pulang kerja. "Saya lemas melihat rumah saya sedang dilalap api. Saya gak bisa berbuat apa-apa karena semua barang-barang saya yang ada di dalam rumah habis semua terbakar. Tinggal baju yang saya pakai inilah yang tersisa," tutur Agam yang terlihat sedih. Saksi mata lainnya, Hendro yang tinggal tidak jauh dari lokasi kebakaran mengaku melihat ada dua orang yang sedang bekerja memperbaiki valve pipa yang lepas. Saat bekerja mereka menghidup-

kan mesin genset. Diduga dari mesin genset itu mengeluarkan percikan api yang menyambar ke pipa yang diperbaiki. Kepala LO PT Pertamina EP Field Pangkalan Susu Daniel Munthe ketika dikonfirmasi melalaui telepon seluler mengatakan pihaknya belum bisa memberi keterangan apa penyebab kebakaran ini termasuk berapa jumlah kerugian yang ditimbulkan dengan alasan masih fokus memadamkan api. Empat rumah warga yang hangus dilalap sijago merah itu yakni milik Ramli alias Agam, Lilik alias Badau, Indra, dan Said. Seluruh harta benda korban tidak satupun berhasil diselamatkan. Saat ini mereka terpaksa menumpang di rumah familinya. Hingga berita dikirim ke redaksi pukul 23.30 WIB upaya pemadaman masih dilakukan. Sejumlah mobil pemadam kebakaran dari Pertamina dan Pemkab L angkat dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan kobaran api. Kepala Wilayah Kecamatan Brandan Barat Achyar yang dihubungi di lokasi kebakaran menjelaskan bahwa pihak Pertamina dan masyarakat setempat masih bahumembahu memadamkan api. "Kami sedang berusaha untuk memadamkan api. Namun, api belum juga dapat dipadamkan," katanya.(SA/HAS)

Kapolri Isyaratkan Kabareskrim Seorang Kapolda Jakarta-andalas Kepala Kepolisian RI (Kapolri) Jenderal Timur Pradopo mengisyaratkan pengganti Komjen Ito Sumardi sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, seorang Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) saat ini. Timur mengatakan sejumlah nama perwira tinggi polisi saat ini tengah dibahas di Dewan Jabatan dan Kepangkatan Tinggi Polri yang memiliki kapabilitas dan kredibilitas tinggi dalam bidang reserse. "Saya kira pastilah itu ada

yang dari Kapolda, yang punya arsip kapabilitas dan kredibilitas," kata Timur di sela rapat dengar pendapat Polri dengan DPR, di DPR, Jakarta, Senin (13/6). Timur mengatakan, masa jabatan Kabareskrim akan berakhir bulan ini dan nama pengganti Komisaris Jenderal Ito Sumardi sebagai Kabareskrim akan ditentukan akhir bulan ini. "Menunggulah, kan berakhirnya masih akhir bulan," ujar Timur. Sebagaimana diberitakan, sejumlah Kapoldas menghangatkan bursa calon Kepala

Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Kabareskrim Mabes Polri) untuk menggantikan Komjen Pol Ito Sumardi yang pensiun pada akhir Juni ini. Di antara nama yang mencuat adalah Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro. Nama lainnya yang juga digadang-gadang menjadi Kabareskrim adalah Kapolda Kaltim Irjen Pol Bambang Widayarmo, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Sutarman, Kapolda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan, dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Hasyim.(BBS)

andalas/syaiful amri

TERBAKAR–Pipa PT Pertamina EP Field Pangkalan Susu yang meledak dan terbakar menyemburkan api yang cukup besar, tadi malam.

Kajari se-Sumut Ditenggat Satu Bulan .........(Dari Halaman 1) yang rendah,” tegas Basuni kepada wartawan, Senin (13/6). Basuni mengatakan, pihaknya akan memprioritaskan penyelesaian kasus-kasus yang mengendap termasuk di seluruh Kejari di jajarannya. Untuk itu ia akan memanggil para Kajari di Sumut untuk dimintai laporan tentang kasus-kasus lama yang mengendap agar segera dituntaskan. Menurut Basuni institusi yang dipimpinnya akan memonitoring kinerja para Kajari di daerah dalam mengungkap

serta menyelidiki kasus-kasus korupsi baik yang dilaporkan maupun hasil temuan di lapangan, terutama kasuskasus lama atau mengendap. Monitoring tersebut, lanjut Basuni, dengan mekanisme pemanggilan terhadap pimpinan Kejari di daerah disertai dengan permintaan laporan hasil kerja yang telah dilakukan. "Ini bertujuan agar tidak ada penyelidikan maupun penyidikan terhadap kasuskasus dugaan korupsi yang saling timpang tindih, dalam artian jangan kasus yang baru dikerjakan, namun kasus lama

ditinggalkan begitu saja," cetusnya. Sementara itu saat ditanya wartawan soal mengambangnya penyelidikan Tim Intelijen Kejatisu terhadap dugaan korupsi kegiatan Assement pada PT PLN yang terindikasi merugikan keuangan negara sebesar Rp700 juta pada tahun 2008, Basuni sempat terkejut. “Apa ada kasus tahun 2008 yang belum diselesaikan, kok saya tidak tahu,“ ucap Basuni sembari memanggil Asisten Intelejen Kejatisu Andar Perdana. Andar pun tampak sedikit

gelagapan saat dikonfrontir Basuni tentang kasus yang sudah tiga tahun tidak tuntas tersebut. “Saya tidak tahu pak, nanti saya akan lihat berkasnya dulu dan akan saya laporkan langsung,” ujar Andar. Saat itu Andar juga memanggil Kasipenkum Kejatisu Edi Irsan untuk membuka berkas kasus tersebut. Melihat adanya kesan saling tuding antaranak buahnya, Basuni kemudian berjanji kasus tersebut menjadi 'utang' institusinya untuk dibuka kembali dan dijelaskan ke publik melalui media.

“Sabar ya, berkasnya akan saya pelajari dulu dan akan saya bukakan hasilnya, itu janji saya,” tuturnya sembari mengucapkan terima kasih kepada wartawan atas laporan yang diberikan kepadanya. Dalam hal ini, lanjut Basuni, pihaknya akan meminta klarifikasi secara langsung atas kasus-kasus dugaan korupsi yang masuk dengan konsekuensi bila kasus tersebut memenuhi unsur pidana, ia akan perintahkan untuk dilanjutkan. Sebaliknya, kalau tidak memenuhi unsur pidana, pihaknya juga segera memublikasikannya.(FEL)

Sakit, Syamsul Arifin Tetap Diperiksa .........(Dari Halaman 1) Dijelaskan, jika masa tahanan tersangka Buyung Ritonga berakhir, namun pihaknya belum juga memintai keterangan dari Syamsul Arifin maka perkara tersebut terus berlanjut. "Terus jalan lah, meski tanpa keterangan Syamsul," ujarnya.

Sebelumnya, Kejatisu menjadwalkan pemanggilan Syamsul pada 9 Juni lalu guna melengkapi berkas-berkas dugaan korupsi yang melibatkan Buyung Ritonga. Namun, pemeriksaan tersebut batal dilakukan karena kondisi kesehatan Syamsul Arifin yang masih kritis dalam perawatan rumah sakit di Jakarta

akibat sakit jantung. Syamsul juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama, namun penanganannya dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan telah beberapa kali menjalani persidangan di pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Jakarta. Buyung Ritonga juga per-

nah memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan dugaan korupsi dengan terdakwa Syamsul Arifin di Pengadilan Tipikor Jakarta tersebut. Kejatisu telah melakukan penahanan terhadap Buyung Ritonga terkait keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi APBD Langkat tahun 20002007 senilai Rp102,7 miliar.

Tim Penyidik Kejatisu menjerat Buyung dengan pasal 2 dan 3 UU No 31/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke i KUHP. Kasus ini ditangani Kejatisu atas laporan dari Ketua BPK RI Anwar Nasution kepada KPK dengan surat pengaduan Nomor 26/ R/S/I-XXV/03/2009 bertanggal 16 Maret 2009.(FEL)

”Rumah dan Hartaku Kini Musnah tak Tersisa” .........(Dari Halaman 1) bata seraya menunjukkan kedua belah tangannya yang melepuh.

Butuh Bantuan Chang Achuan dan warga korban kebakaran lainnya juga berharap agar pemerintah mengulurkan tangan.

Selain minta kemudahan mengurus dokumen penting, mereka juga butuh bantuan agar bisa membangun kembali huniannya.

“Bantuan yang saat ini sangat diharapkan adalah bantuan dalam bentuk bahan bangunan agar kami bisa kembali membangun rumah.

Sebab, untuk membeli sendiri bahan bangunan sangat tidak mungkin mengingat harta benda kami umumnya sudah ludes,” harap Achuan.(SIONG)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Selasa, 14 Juni 2011 | No: 1908/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Armada Sempurnakan Gebyar SMK 2011 PENUTUPAN Gebyar SMK 2011 semakin meriah di Lapangan Benteng Medan , Senin (13/6) sore dengan kehadiran Armada Band. Band papan atas ibu kota yang naik daun lewat lagu Buka Hatimu berhasil ‘menghipnotis’ puluhan ribu pelajar SMK, lulusan SMK dan masyarakat luas yang memadati Lapangan Benteng Medan. Band yang digawangi Rizal sang vokalis disambut histeri para fans Armada yang sejak siang sampai petang sangat antusias untuk menyaksikan band kesayangannya itu tampil. Rizal dalam sambutannya sebelum perform di panggung utama Gebyar SMK mengatakan, anak-anak siswa SMK Sumut luar biasa. “Kita bangga bisa tampil di acara ini, dan anak SMK pasti lebih unggul,” ucap Rizal yang juga tamatan SMKN 1 Palembang. Armada dalam performancenya membawakan 10 lagu teranyarnya. Diantaranya buka hatimu, mau dibawa kemana,

Olla Ramlan Kesepian MENJADI orangtua tunggal terkadang membuat artis cantik Olla Ramlan merasa kesepian. Ia pun mengaku kesepiannya itu membuatnya ingin kembali bisa menemukan seorang kekasih. Hal itu disampaikan ibu satu anak itu usai mengisi acara DahSyat RCTI di Studio 1 RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (13/6). "Jadi masih kalang kabut nih otaknya sama hati, kadang masih nggak sinkron. Saya kadang kesepian, pengen ada pasangan," ujarnya. Namun untuk saat ini, mantan istri Alex Tian itu lebih memprioritaskan

ANTUSIAS–Pelajar SMK dan masyarakat luas antusias menyaksikan penampilan Armada di acara pentutupan Gebyar SMK 2011 di Lapangan Benteng Medan, Senin (13/6). kekasih tak dianggap, dan pemilik hati. Walaupun dalam terik matahari, para siswa SMK tak beranjak dari Lapangan Benteng, untuk menyaksikan Armada tampil. Rizal memberikan apresiasi kepada siswa SMK. “Kalian harus bangga menjadi anak SMK, karena

anak SMK punya kemampuan untuk menjawab tantangan kerja di era globalisasi ini,” tuturnya. Selain itu Armada juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan Sumatera Utara, yang telah berhasil melaksanakan acara ini. “Kita salut dengan Disdik

Sumut, yang memberikan kepada anak SMK untuk berkreasi dan berinovasi, kepada Muspida Sumut juga kita sampaikan terima kasih. Mudah-mudahan event ini akan terus berlanjut ke depannya,” pungkas seluruh personil Armada.(MA)

tugasnya sebagai ibu daripada harus mencari pasangan baru. Baginya, anak lebih penting dibanding kehidupan asmaranya. Meski telah bercerai sejak Oktober 2010, perempuan kelahiran 15 Februari 1980 itu mengaku masih berhubungan baik dengan Alex. Tapi ia membantah hubungan yang terjalin dengan baik itu sebagai tanda dirinya akan rujuk dengan sang mantan suami. "Ya kembali lagi ke hati, kalau saya atau dia belum pengen ya belum bisa yang penting saya dan dia menjaga hubugan baik," pungkasnya.(OKZ)

Harian Andalas 14 Juni 2011  

Lugas dan Cerdas

Advertisement