Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Sabtu, 8 Oktober 2011 | No: 1999/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

foto-foto: andalas/internet/dokumentasi

SABRINA TERTAHAN DI

Hasil Peserta Puteri Indonesia 2011

5 BESAR

• Pemenang: MARIA Selena (Jawa Tengah) • Runner-up I: Liza Elly Pudnamasari (Jawa Timur) (Puteri Lingkungan Hidup 2011) • Runner-up II: Andi Tenru Natassa (Sulawesi Selatan) (Putri Pariwisata) • Puteri Indonesia Persahabatan: Herllyn Paula Mambai (Papua) • Puteri Indonesia Berbakat: Sulawesi Selatan • Puteri Indonesia Favorit: Sulawesi Selatan

WAKIL JATENG PUTRI INDONESIA 2011

Puteri Kepulauan • Sumatera: Nur Rahma Umani (Babel) • Jawa: Rahajeng Sekar Putri (Banten) • Kalimantan: Ninggar Ayu Neswari (Kalimantan Selatan) • Sulawesi: Rizky Fitriyani Rustam (Sulawesi Tenggara) • Bali-NTT-NTB: AA Istri Karina Manik (Bali) • Indonesia Timur: Audry Gabrielle Marsha Tentua (Maluku)

PUTRI INDONESIA 2011– Putri Indonesia 2011 terpilih Maria Selena (kiri) berjalan bersama Miss Universe 2011 Leila Lopes usai dinobatkan sebagai Putri Indonesia 2011.

Medan–andalas Maria Selena terpilih sebagai Puteri Indonesia 2011. Wakil dari Jawa Tengah ini mengungguli Liza Elly Purnama Sari dari Jawa Timur yang menduduki peringkat kedua.

Selena yang tampil anggun nampak sumringah. Dia tersenyum lebar saat mahkota Putri Indonesia disematkan di rambutnya oleh Putri Indonesia 2010,

Bersambung ke Hal. 15

Geng Motor Bubar, Anggotanya Ramai-ramai Bertobat • Kini Jadi Anggota “Anak-anak Tagam” (AAPT) Medan-andalas Kerja keras aparat Kepolisian Resor Kota Medan di bawah pimpinan Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga dan Kasatreskrim Kompol Moch Yoris Marzuki SIK dalam rangka menekan kegiatan negatif para remaja yang disebut geng motor membuahkan hasil maksimal.

foto-foto: andalas/rony muharrman

HASIL TANGKAPAN–Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga memberikan keterangan kepada wartawan saat memaparkan hasil tangkapan jajaran Polresta Medan selama dua pekan terakhir, di halaman Mapolresta Medan, Jumat (7/10).

Bersambung ke Hal. 15

Waspadai 21 Obat Tradisional Berbahaya Medan-andalas Konsumen diimbau lebih teliti dan waspada dalam membeli atau mengonsumsi obat-obatan tradisional. Ini menyusul dirilisnya 21 daftar obat tradisional yang mengandung bahan kimia obat (BKO) oleh Badan Pengawasan Obat dan

Makanan Republik Indonesia (BPOM RI) berdasarkan pengawasan sejak Juli 2011. Di Medan Balai Besar POM telah menindaklanjutinya dengan melakukan penelusuran terhadap ke-21 jenis obat tradisional yang berbahaya bagi kesehatan bila dikonsumsi itu. "Jika kita temukan, langsung

Terjepit Kasur 4 Hari

Bersambung ke Hal. 15

kita sita agar tidak sampai beredar meluas," kata Kepala BBPOM Medan Agus Prabowo kepada wartawan, Jumat (7/9). Menurutnya, dari laporan BPOM RI, tercatat sejumlah obat tradisional telah dilarang dikonsumsi. Di antaranya kopi yang mengandung obat kuat, jamu

Bersambung ke Hal. 15

• Poten-Zhi kapsul TR042337421 produksi PT Daxen Indonesia-Bogor • Asam Urat Nyeri Tulang cap Gunung Krakatau serbuk produksi Citra Herbindo Utama–Jakarta • Buah Naga kapsul produksi Lebah Makasar • Dewa Dewi kapsul produksi PJ Kurnia-Jateng • Jamu Cap Putri Sakti penyehat badan produksi CV Putri Sakti Husada-Jatim • Jamu tradisional Jawa Asli Cap Putri Sakti produksi CV Putri Sakti Husada-Jatim. • Kapsul Telat Bulan (Tiauw Keng Poo Sae) produksi Tabib Jaya Sakti-Jateng

Kurs dan Harga Logam Mulia, 7 Okt 2011

ANEH tapi NYATA

SEORANG nenek di San Bernardino dilaporkan tiba-tiba menghilang. Keluarga yang tidak melihat wanita tua itu selama empat hari, sempat bingung. Mereka telah mencari dan menghubungi teman-temannya ke berbagai tempat. Tetapi tidak menemukan di mana keberadaan nenek yang tidak diketahui namanya itu. Kepolisian San Bernardino yang mendapat laporan hilangnya nenek itu pada Kamis (6/10) turut membantu pencarian. Akhirnya diketahui kalau ternyata sang nenek bukan

21 OBAT TRADISIONAL MENGANDUNG BKO

ilustrasi

Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 8806 1418 12101 13937 1158

Beli 8715 1404 11976 13795 1146

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 117 2849 6955 9013

• Kuat Tahan Lama Surabaya Madura serbuk produksi PJ Racikan-Madura • Lebah Mutiara Asam Urat kapsul produksi perusahaan Jamu Tradisional-Solo • Lebah Mutiara gatal-gatal kapsul produksi perusahaan Jamu Tradisional-Solo • Linu Rat kapsul produksi Pj Sido Mekar • MD dan SM obat asam urat nyeri tulang atau sendi Cicunguya kapsul produksi PJ Ramuan Dayak • Obat kuat dan tahan lama Powerman kapsul Bersambung ke produksi Indo Alam Perkasa-Denpasar • Obat kuat dan tahan lama X Kapsul produksi PJ Husodo Jaya • Pil anti sakit gigi plus Pak Tani tablet

produksi Sari Tani- Jateng • Prima Setia kapsul produksi CV Manshuba Indo Herba-Jakarta • Scorpion kapsul produksi PJ Sinar Makmur-Madura • Spider kapsul produksi PJ Sinar MakmurMadura • Tangkur Cobra Laut kapsul produksi PJ Bima Perkasa • Tiger Fit asam urat flu tulang kapsul produksi Akar Tiongkok Indonesia Hal. 15 • Power Up kapsul produksi Tibet Sheng Yang Bioengineering Ltd/PT Woo Tekh Indonesia. (SUMBER BPOM RI)

Olah TKP Kasus Penembakan Dua Tersangka Rampok di Pancur Batu Beli 116 2817 6883 8923

Warga Mendengar 3 Kali Suara Letusan Senjata PASCATERKUAKNYA pelaku penembakan terhadap Herman Basuki (48) warga Jalan Sunggal, Medan dan Sudiarto (32) warga Pasar 7, Martubung, Medan Labuhan yang diduga merupakan kawanan perampok, Tim Indentifikasi Polresta Medan bersama Polsek Pancur Batu melakukan olah tempat kajadian perkara (TKP) di kediaman sekaligus grosir milik anggota Polsek Pancur Batu

Aipda M Yasin Purba di Dusun II, Desa Sei Glugur, Pancur Batu, Jumat (7/10). Herman Basuki diketahui tewas setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Herna Tebing Tinggi, sedang Sudiarto masih dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Medan. Keduanya ditembak karena mencoba melakukan pencurian di rumah Aipda M Yasin Purba di Jalan Sei Glugur, Pancur Batu.

Dalam olah TKP tersebut, petugas berhasil mengambil sidik jari yang tertinggal di jerejak pintu depan grosir serta lampu teras yang sempat dimatikan dan dilepas pelaku. Namun petugas belum berhasil menemukan proyektil yang ditembakkan dari senjata api milik Aipda M Yasin Purba. Berdasarkan pengamatan

Bersambung ke Hal. 15


MEDAN KITA

Sabtu 8 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

Pesawat Batavia Air Delay Tiga Jam

Tiga Perusahaan Daerah Medan

andalas Keterlaluan, Ratusan Lugas & Cerdas

PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting, Ika Ramadhani, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

Jajaran Direksi Masih Kosong, Rawan Kebocoran Anggaran

Penumpang Mengamuk Medan-andalas Ratusan penumpang Batavia Air tujuan JakartaMedan, Jakarta-Surabaya, dan Jakarta-Pelangkaraya mengamuk di ruang tunggu C7 Bandara SoekarnoHatta (Soetta) Cengkareng, Jakarta, Jumat (7/10). Aksi tersebut dipicu keterlambatan (delay) hingga 3 jam lebih. HA Rony Simon, salah seorang penumpang asal Kota Medan yang juga Ahli Dewan Pers dalam pesan singkat yang diterima redaksi koran ini, kemarin menyebutkan, keterlambatan tersebut disebabkan pesawat yang membawa para calon penumpang tersebut belum masuk dari sejumlah penerban-

gan lainnya. Ronny Simon yang akan mengikuti pendidikan dan pelatihan tentang Ahli dari Dewan Pers di Lampung tersebut menambahkan, ratusan calon penumpang yang mengamuk dan marah itu dari sejumlah penerbangan tersebut , membuat manajemen Batavia Air “me-

nyerah”. Pihak manajemen air lines tersebut akhirnya memberikan konvensasi berupa makanan jenis nasi kotak, roti dan air minum. Akibat penundaan tersebut, sambung Ronny Simon, mempengaruhi penerbangan ke daerah lainnya. Seperti penerbangan Jakarta-Pelangkaraya seharusnya bertolak pukul 11.00 WIB, diberangkatkan pukul 16.00 WIB. “Begitu juga dengan penerbangan Jakarta-Medan yang seyogianya diberangkatkan pukul 13.00 WIB, akhirnya take off pukul 16.00 WIB. Ini sungguh keterlaluan,” papar Ronny Simon kesal. (RIL)

Prahara Demokrat Merembet ke Sumut

P

RAHARA mengguncang tubuh Partai Demokrat di pusat tampaknya berdampak terhadap roda kepemimpinan di daerah. Salah satunya kepengurusan di Kabupaten Deli Serdang, yang gagal menggelar pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-2, sejatinya dilaksanakan, Kamis di Aula Cadika Lubuk Pakam. Namun, hingga Jumat (7/10) sekitar pukul 16.30 WIB, perhelatan lima tahunan itu belum kunjung dilaksanakan. Lokasi tersebut kosong dari pengurus maupun kader partai pemenang pemilu yang berhasil mendudukkan 13 kadernya di kursi legislatif Deli Serdang. Kendati segala prasarana berupa bunga papan, spanduk dan atribut partai sudah terpasang di lokasi. Sekretaris Panitia, Syahrum ketika dikonfirmasi di arena Muscab menjelaskan, pihaknya sama sekali tidak mengetahui alasan belum dibukanya Muscab. "Hal itu bukan menjadi wewenang dirinya untuk menjawab," katanya. Disebutkan, panitia hanya menyediakan fasilitas sarana dan prasarana untuk Muscab. Sedangkan, untuk proses pelaksanaan pembukaan hingga teknisnya bukan ranah panitia. "No comment," katanya setiap kali pertanyaan mengarah pada kondisi teknis belum dibukanya Muscab. Sebenarnya, prahara Partai Demokrat di pusat itu, tidak hanya merembet ke Deli Serdang, melainkan juga ke tingkat DPD Demokrat Sumut. Di bawah kepemimpinan HT Milwan, di internal Demokrat Sumut juga mulai muncul faksi-faksi, seperti terjadi di DPP Demokrat. Indikasinya, bisa dilihat dari pergantian pimpinan fraksi partai itu di DPRD Sumut, yang sudah berlangsung dua kali, sementara anggota dewan belum genap dua tahun menjalankan tugas. Pertama, pergantian Sekretaris Fraksi, dari Mustofawiyah Sitompul kepada Jamaluddin Hasibuan. Kedua, pergantian Ketua dan Sekretaris Fraksi (dari Palar Nainggolan dan Jamaluddin Hasibuan kepada Tahan Manahan Panggabean dan Yusuf Siregar). Sekilas, sepertinya pergantian tersebut merupakan hal yang lumrah belaka. Namun, sebelum dilakukan pengumuman resmi pergantian, yang hendak dikukuhkan sebagai Ketua Fraksi adalah John Hugo Silalahi. Nama yang bersangkutan sudah santer disebut telah disetujui DPP menggantikan Palar. Tapi, ternyata dalam perkembangannya terjadi perubahan radikal. Yang ditetapkan DPP Demokrat justru Tahan Mahan Panggaben (yang juga Sekretaris DPD Demokrat Sumut) sebagai Ketua Fraksi menggantikan Palar Nainggolan. Sementara, Yusuf Siregar (adiknya Soetan Batoeghana tetap dipilih sebagai Sekretaris Fraksi). Hal ini tak urung telah menimbulkan suasana kurang sejuk di internal fraksi tersebut, kendati di luar tampak adem ayem. Kondisi serupa dipastikan akan merebak di Demokrat Deli Serdang. Dominannya intervensi DPP, hampir dapat dipastikan di antara kader partai penguasa itu di daerah, potensial terjadi gontok-gontokan. Pemilu 2014, memang masih lama. Kita berharap, prahara dan faksi-faksi Demokrat di pusat, tidak sampai semakin meluas penularannya di daerah ini.(**)

Medan-andalas Kekosongan direksi di tiga Perusahaan Daerah (PD) Kota Medan yakni, PD Pasar, PD Pembangunan, Rumah Potong Hewan (RPH) sangat rawan terjadinya kebocoran anggaran. Padahal anggaran yang ada sejatinya justru dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemko Medan. Acil Lubis ,selaku aktivis 98 kepada wartawan di Medan kemarin mengatakan, kekosongan sejumlah direksi ini semakin menjadi sorotan bagi berbagai kalangan elemen masyarakat di Medan. "Kita minta agar Wali Kota Medan, segera melantik secara defenitif orang yang dianggap berkompetensi sesuai dengan hasil tes yang dilakukan oleh pihak USU. Itu dilakukan agar segala pemasukan yang menyangkut

anggaran bisa berjalan dengan semestinya dan tidak ada oknum-oknum yang memanfaatkan situasi kekosongan pimpinan PD untuk memperkaya diri sendiri," ujarnya. Sebelumnya, Plt Direktur Operasional PD Pasar Medan, Irwan Ritonga, mengatakan 10 calon Direksi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Medan yang sampai saat ini masih mengambang akan segera dilantik Rahudman Harahap usai pesta pernikahan putranya di Padang Sidempuan. Padahal ke-40 nama calon Direksi BUMD yang sudah menjalani fit and propertes dan pelatihan kepemimpinan di Falkultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (FE USU) sudah diserahkan ke Pemko Medan. (REL/HAM)

Wisman Asal Malaysia Masih Terbanyak ke Sumut

andalas/sulaiman

RAWAN- Seorang pekerja duduk di atas tumpukkan karung beras yang diangkut mobil pick up saat melintas di Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat (7/10). Posisi pekerja ini sangats rawan jika terjadi kecelakaan lalu lintas.

EDITORIAL

2

Ketua Isarah Sumut, HM Daud Sagitaputra:

Ridho Loebis Berhasil Membina Moral dan Idealisme Pemuda Medan-andalas Ketua Umum Ikatan Sarjana Al Washliyah (Isarah) Sumatera Utara (Sumut), HM Daud Sagitaputra mengharapkan, Musyawarah Provinsi (Musprov) XII DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumut yang akan digelar 1014 Oktober mendatang di Parapat, tetap mengedepankan idealisme pemuda. Pola pandang pragmatisme dan materialisme jangan sampai menodai Musprov, terutama dalam pemilihan Ketua DPD KNPI Sumut periode 20112014. “Jangan sampai idealisme pemuda runtuh hanya garagara pola pandang pragmatis dan materialistik dalam pemilihan ketua di induk organisasi pemuda ini,” ucap Daud Sagita kepada andalas, di Medan, Jumat (7/10) sore. Wakil Sekretaris DPD AMII Sumut ini juga mengingatkan pemegang “saham” KNPI, agar tidak melakukan praktekpraktek kotor dalam Musprov, seperti menebar fitnah, hasut dan dengki yang sangat bertentangan dengan ajaran agama dan nilai nilai Pancasila. Para peserta, katanya, harus berpikir jernih dan rasional serta mengedepankan idealisme dalam memilih pemimpinnya.

Daud sendiri menilai, Ketua DPD KNPI Sumut periode 2008-2011, H Ahmad Yasyir Ridho Loebis, telah berhasil membawa induk organisasi pemuda ini ke jalur yang benar. Selain berhasil membangun kemandirian pemuda, Ridho Lubis juga sukses membina moral generasi muda. Ini bisa dibuktikan, kegiatan keagamaan KNPI Sumut di kalangan generasi muda berjalan dengan baik. “Keberhasilan Ridho Loebis membina moral generasi muda, karena dia juga mampu tampil sebagai teladan. Ridho adalah figur religus, tidak pernah cacat moral,” kata mantan Ketua Umum DPD Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kota Medan ini. Daud yang juga duduk Komisi Agama DPD KNPI Sumut periode 2008-2011 menilai, selama memimpin KNPI Sumut, Ridho Loebis tetap konsen membangun idealisme pemuda. “Setahu saya, Ridho tidak pernah terlibat narkoba, judi dan praktek-praktek yang bertentangan dengan agama. Sebagai orang yang dipercayakan duduk di Komisi Agama DPD KNPI Sumut, saya merasa bangga mampu

mengawal Ridho Loebis tetap mengedepankan idealisme dan moralitas. Karenanya, saya bersyukur jika Ridho Loebis bersedia memimpin kembali KNPI Sumut tiga tahun ke depan, agar pembinaan moralitas generasi muda di Sumut tetap langgeng,” ucap ustaz kondang Kota Medan ini. Di mata HM Daud Sagita, sosok Yasyir Ridho adalah seorang pemuda yang memahami jiwa pemuda. Ini terbukti, selama memimpin KNPI Sumut, belum pernah terjadi benturan dan bentrokan antarkelompok pemuda. Ini tidak terlepas dari keberhasilan Ridho Loebis membangun komunikasi yang intens dengan seluruh komponen pemuda dan mahasiswa di daerah ini. “Ridho diterima di kalangan pemuda karena sosoknya yang santun kepada senior, mengayomi yang junior, mau menghargai pendpat orang lain, dan religius yang nasionalis. Dan guna membangun kemandirian pemuda, Ridho juga berani tidak menerima bantuan APBD Tahun 2011 untuk KNPI. Jadi, yang dibutuhkan KNPI/pemuda saat ini adalah pemimpin yang mau berkorban,” tandas Daud Sagita. (HAM)

Medan-andalas Wisata mancanegara (wisman) asal Malaysia menjadi pengunjung terbanyak ke Sumatera Utara sepanjang Agustus 2011 lalu yang mencapai 8.482 orang. Disusul Singapura 810 orang, Belanda 517 orang, Jerman 328 orang, dan Australia sebanyak 323 orang. Secara keseluruhan, sepanjang Agustus 2011 pengunjung wisman ke Sumut mencapai 16.289 orang. Jumlah ini justru mengalami penurunan sebesar 18,19 persen dibanding yang datang pada bulan Juli 2011 sebanyak 19.911 orang. Kepala Seksi Diseminasi dan Layanan Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Pendi Dewanto pada wartawan, Jumat (7/10) mengatakan, jumlah wisman yang berkunjung di Sumut melalui tiga pintu masuk, yakni Badara Polonia, Pelabuhan Belawan, dan Pelabuhan Tanjung Balai. Dia menjelaskan, penu-

runan jumlah wisman pada Agustus 2011 dibanding bulan sebelumnya terjadi di pintu masuk Bandara Polonia dengan persentase sebesar 25,05 persen, sedangkan melalui Pelabuhan Tanjung Balai Asahan dan Pelabuhan Belawan mengalami peningkatan masing-masing sebesar 76,54 persen dan 12,30 persen. "Penurunan jumlah wisman di bulan Agustus 2011 dibanding bulan sebelumnya disebabkan oleh turunnya jumlah wisman dari Belanda sebesar 68,67 persen, Amerika Serikat dan Inggris masing-masing 67,82 persen dan 62,68 persen," jelasnya. Dia menyebutkan, untuk menarik wisatawan, infrastruktur di Sumut khususnya jalan menuju tempat objek wisata harus dibenahi. Promosi juga harus semakin ditingkatkan dan harus dilakukan bersama oleh pemerintah dan swasta. (BEN)

Pantai Timur Sumut Berpeluang Hujan Medan-Andalas Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan memperkirakan, sejumlah daerah di pantai timur Sumatera Utara berpeluang hujan pada sore hingga malam hari. Staf Pelayanan Data dan Informasi BMKG Wilayah I Medan Rika Karyani ketika dihubungi antara Medan, Jumat (7/10) mengatakan, daerah-daerah itu seperti Kota Medan, Kabupaten Deli Serang, Langkat, dan sejumlah daerah pegunungan. "Intensitasnya ringan hingga sedang," katanya. Rika menjelaskan, kondisi itu disebabkan adanya gangguan cuaca di Laut China Selatan serta masih menghangatnya suhu permukaan laut di pantai barat Sumut. Gangguan cuaca dan suhu permukaan laut itu menyebabkan besarnya peluang pembentukan awan konvektif atau awan pembawa hujan di Sumut.

Disebabkan sedang menerima tiupan angin barat, awan konvektif tersebut ditiup dan dibawa angin hingga pantai timur Sumut. Setelah tiba di pantai timur Sumut pada sore hari, awan konvektif itu berubah menjadi hujan, katanya. Menurut dia, curah hujan pada sore hingga malam hari tersebut juga berpeluang disertai guntur dan angin kencang yang diperkirakan sekitar 30 Km per jam. Potensi hujan yang disertai guntur dan angin kencang tersebut berpeluang terjadi jika sebelumnya suhu cuaca sangat terik. "Kalau siangnya panas, lalu sorenya hujan, masyarakat harus waspada," katanya. Dari kondisi temperatur, BMKG Wilayah I Medan memperkirakan suhu di daerah Sumut 24-34 derajat celsius dan pantai barat 21-31 derajat celsius. Sedangkan suhu di pegunungan 16-26 derajat celsius. (MA/ANT)

Sun Plaza Gelar Sensasi Kuliner Medan-andalas Untuk pertama kalinya, Sun Plaza menggelar program kuliner bertema 'Culinary Sensation'. Kegiatan yang 7-30 Oktober ini didukung oleh outlet Food & Beverage Sun Plaza yang akan memberikan diskon sebesar 50 persen. "Selama program Culinary Sensation berlangsung Sun Plaza telah mempersiapkan berbagai rangkaian acara untuk diikuti para pengunjung setia mal ini," kata Regional Marcomm Manager Sun Plaza, Ang Fu Shen, di kantornya, Jum'at (7/10). Sebagai acara pembuka, sebut Ang Fu Shen, program Culinary Sensation, Master Chef Sushi Tei akan membagi tips dan demo masak secara khusus untuk pengunjung. Selama program ini berlang-

sung, pihak sun Plaza menggelar acara demo masak, kelas memasak, hiburan dan acara menarik lainnya. "Culinary Sensation diharapkan dapat menjadi sarana berkumpul bersama keluarga, kerabat dan kolega, menjadi usaha dalam membantu pengusaha kuliner di Sun Plaza dalam mempertahankan esksistensi dunia kuliner Indonesia,"sebut Ang Fu Shen. Selain suguhan beberapa acara tersebut imbuhnya, selama program berlangsung, Sun Plaza juga menyediakan berbagai hadiah perlengkapan alat rumah tangga seperti microwave, blender, juicer, oven toaster, water heater serta hadiah menarik lainnya bagi para pengunjung yang berbelanja di outlet Food and Beverage. (SIONG)


MEDAN KITA

Sabtu 8 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

3

Pilkada Sumut Butuh Rp496 Miliar Medan-andalas Masyarakat Sumut harus kembali mengurut dada jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumut pada 2013 mendatang. Pasalnya, biaya untuk menyelenggarakan pesta demokrasi di Sumut tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut membutuhkan dana Rp496 miliar yang akan ditampung di APBD Sumut. Hal itu terungkap dalam pertemuan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut Irham Buana Nasution dengan Pelaksana Tugas Guber nur Sumut Gatot Pujo Nugroho di ruang kerjanya, di Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro Medan, Jumat (7/10). Menurut, Irham Buana Nasution perkiraan jumlah tersebut ditetapkan dengan asumsi pemilihan gubernur diselenggarakan dengan dua putaran. Karena itu, KPU Sumut tidak dapat memungkiri jika sebagian pihak ada yang beranggapan jika dana yang mencapai Rp496 miliar tersebut cukup besar. ''Jumlahnya meningkat dua kali lipat lebih dibandingkan anggaran pemili-

han gubernur atau Pilkada Sumut 2008 sekitar Rp224 miliar,'' katanya. Sebagai solusinya, KPU Sumut mengusulkan agar dana penyelenggaraan Pilgub itu ditampung dalam dua anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Menurut Irham, cukup banyak faktor yang menyebabkan terjadinya kenaikan anggaran Pilgub Sumut dibandingkan kegiatan serupa pada tahun 2008. Ia mencontohkan banyak pemekaran daerah, mulai dari desa dan kelurahan hingga kecamatan dan daerah tingkat dua di Sumut yang telah mencapai 33 kabupaten/kota. Selain itu, jumlah penduduk yang akan menjadi pemilih tetapi dalam Pilgub

Sumut juga akan bertambah sehingga memerlukan biaya cukup besar dalam pemutakhiran data. Lain lagi dengan honor petugas Pilgub yang akan membengkak, baik dari segi jumlah petugas mau pun besaran honor yang akan diterima. Pada Pilgub Sumut 2008, petugas yang tersebar di berbagai kabupaten/kota tersebut mendapatkan honor Rp400 ribu per orang. Namun jika dilihat honor petugas dalam Pemilu 2009 yang mencapai Rp1 juta, maka kemungkinan honor petugas Pilgub Sumut juga perlu ditingkatkan. Meski demikian, pihaknya beranggapan kebutuhan dana tersebut dapat dikurangi jika seluruh kabupaten/ kota di Sumut telah memberlakukan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP). ''Kalau e-KTP sudah efektif, KPU mudah melakukan pemutakhiran data,'' katanya. Menanggapi penjelasan itu, Gatot mengharapkan KPU dapat melakukan efisiensi dalam rancangan dana Pilgub yang mencapai Rp496 miliar tersebut. (MA)

andalas/ist

BIC ARA PILK ADASUBICARA PILKADASUADASU-Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho (kanan) berdiskusi dengan Ketua KPUD Sumut, Irham Buana Nasution terkait rencana penganggaran biaya Pilkada Sumut tahun 2013 di di Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro Medan, Jumat (7/10).

Hari Ini Sejumlah LSM Gelar Diskusi

Tujuh Mahasiswa Nomensen Dipecat

Arogansi P2TL Kembali Disorot

Tak Terima, Mahasiswa Bakar Ban

Medan-andalas Sejumlah pimpinan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) hari ini, Sabtu (8/10) kembali bertemu di Hotel Polonia Medan. Pertemuan sekaligus diskusi rutin yang memasuki minggu ketiga itu masih menyoroti seputar Tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) yang telah meresahkan masyarakat di Sumatera Utara khususnya Medan. Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Medan Abubakar Siddik mengatakan, Operasi Penertiban Arus Listrik (OPAL) oleh tim P2TL yang merupakan outsourching PT PLN (Persero) saat ini sudah menjadi isu nasional. "Di mana-mana, pelaksanaan OPAL ini bermasalah. Tidak hanya di Medan, kita dapat laporan di Yogyakarta, kegiatan OPAL juga bermasalah," tegas Abubakar Siddik kepada wartawan, Jumat (7/10). Abubakar didampingi Direktur Lembaga Kajian Pelayanan Publik (LKPP) Sumut, M Joharis Lubis lebih lanjut menegaskan, pencurian, apapun bentuknya termasuk pencurian arus listrik tidak dapat

dibenarkan. Namun dalam konteks pelaksanaan OPAL yang dilakukan PLN lewat tim P2TL-nya saat ini khususnya di Medan, tidak bisa dibenarkan karena cenderung diskriminatif, arogan, bahkan tidak manusiawi. Pasalnya, yang menjadi sasaran dan korban dari tindakan arogan tim P2TL kebanyakan rakyat kecil yang awam hukum. Meteran listrik pelanggan yang dituduh mencuri arus, langsung diputus tanpa sedikitpun memberikan hak pembelaan kepada pelanggan. Tim P2TL tanpa menyertakan aparat pemerintahan setempat seperti kepling atau lurah dan aparat kepolisian, seenaknya masuk ke pekarangan rumah pelanggan tanpa izin untuk memeriksa meteran listrik pelanggan. "Kita minta PLN jangan arogannya cuma sama rakyat kecil, mereka harusnya arogan sama industriindustri besar di daerah ini yang kami curigai mencuri arus listrik," timpal M Joharis Lubis. Termasuk juga kediaman-kediaman pejabat pemerintahan hingga kediaman karyawan dan pimpi-

nan PLN di daerah ini, menurut pihaknya juga kuat dugaan mencuri arus listrik, tetapi tidak 'disentuh' oleh tim P2TL. "Kita (LSM) menantang mereka (PLN), ayo turun untuk memeriksanya sama-sama ke lapangan, untuk membuktikan kalau dugaan kami ini bukan hanya omong kosong," tegas Joharis lagi. Kembali ke Abubakar, ia menambahkan diskusi kali ini perwakilan dari Badan Sengketa Konsumen (BPSK) Medan juga dijadwalkan hadir menjadi pembicara. "Seorang anggota polisi yang kebetulan juga pelanggan PLN yang menjadi korban P2TL, juga akan hadir untuk berbicara. Korban bahkan berencana akan memidanakan PLN," ungkap Abubakar. Abubakar menyebutkan sejumlah pimpinan LSM yang diundang dan bakal hadiri di diskusi ini di antaranya FAMKARSU (Forum Anak Mantan Karyawan Sumatera Utara, ICW Sumut, Lembaga Investigasi dan Gerakan Anti Korupsi (Lingkari), LSM Suara Keadilan Masyarakat (Sukma), LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara), AMPP Sumut, dan LIPSU. (GUS)

Medan-andalas Asap hitam tebal dari pembakaran ban bekas, menjulang ke atas langit di depan Kampus HKBP Nomensen, Jumat (7/10) sekitar pukul 14.00 WIB. Hal itu terjadi saat puluhan mahasiwa dari berbagai fakultas dari kampus yang beralamat di Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan tersebut menggelar aksi dan orasi untuk memperjuangkan tujuh rekannya yang dipecat pihak rektorat. Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menuntut agar pihak rektorat Universitas HKBP Nomensen, mencabut surat keputusan pemecatan permanen terhadap tujuh orang mahasiswa pada 21 September 2011 lalu karena diduga memakai narkoba. Tujuh mahasiswa yang dipecat tersebut, masing-masing empat mahasiswa dari fakultas hukum, dua mahasiswa dari fakultas teknik dan satu dari fakultas ekonomi. Aksi pembakaran ban dan penyampaian orasi tersebut dilakukan mahasiswa sebagai bentuk solidaritas terhadap tujuh rekannya yang dipecat pihak rektorat. Mereka menganggap tindakan yang dilakukan pihak rektorat terlalu mengadaada melakukan pemecatan tanpa terlebih dahulu melakukan pemberitahuan atau surat peringatan sebelumnya.

Sabam Feryanto, salah seorang mahasiswa yang dipecat dari fakultas teknik, saat dikonfirmasi disela-sela mengatakan sama sekali tidak pernah telibat pemakaian narkoba. Bahkan ia megaku juga telah membawa surat hasil pemeriksaan laboratorium yang menunjukkan kalau dirinya tidak memakai narkoba. "Saya tidak memakai narkoba, ini surat hasil pemneriksaan laboratorium yang menunjukkan saya tidak memakai narkoba," ujar Sabam. Aksi puluhan mahasiswa ini mendapat pengawalan polisi dari Polsekta Medan Timur dan Polresta Medan. Saat aksi berlangsung nyaris terjadi kericuhan saat pihak pengamanan kampus yang telah berkoordinasi dengan pihak polisi mencoba memadamkan api. Melihat itu, mahasiswa menolak dan memerintahkan petugas keamanan kampus untuk kembali ke dalam kampus. Aksi itu berakhir setelah, Ijang Nainggolan selaku perwakilan mahasiswa melakukan negosiasi dengan Kasat intelkam Polresta Medan Kompol Ahyan dan Kapolsek Medan Timur Kompol Patar Silalahi. Selanjutnya mahasiswa pun bersedia membubarkan aksi saat api pembakaran ban tersebut padam. (MAN/STAR BERITA.COM)

Disiplin PNS Pemko Medan Kembali Menurun Medan-andalas Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemko Medan, dua hari belakangan ini semakin menurun. Indikasi itu dibuktiknya dengan tingkat kehadiran PNS saat apel pagi maupun sore di halaman Kantor Wali Kota Medan yang hanya diikuti puluhan PNS. Informasi yang berkembang di lapangan dan dihimpun wartawan koran ini di Kantor Walikota Medan, menurunnya disiplin PNS dijajaran Sekretariat Pemko Medan tersebut dikarenakan para pimpinan

Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), baik itu kepala bagian maupun para kepala dinas telah meninggalkan Kota Medan menuju Kota Padang Sidempuan, mulai Kamis pagi (6/10) kemarin. Kepergian beberapa pejabat eselon Pemko Medan itu ddiuga untuk menghadiri pesta adat perkawinan anak Wali Kota Medan, Drs Rahudman. Sehingga para PNS bermalas-malasan untuk mengikuti apel karena pimpinan mereka tidak berada ditempat. Menyikapi hal itu, Wakil Ketua DPRD Medan, Ikrimah Hamidi, sangat menyayangkan sikap para PNS di jajaran Pemko Medan . Seharusnya, sambung Ikrimah, meskipun pimpinan mereka (PNS-red) tidak berada ditempat, para PNS harus tetap melakukan kewajibannya melaksanakan apel. Baik itu apel pagi maupun apel sore. Karena itu sudah menjadi aturan yang harus dijalankan oleh seluruh PNS dijajaran Pemko Medan. Oleh karena itu, Ia meminta kepada Rahudman segera memanggil para pimpinan SKPD, agar bisa kembali menerapkan disiplin kepada para PNS. ''Kalau hanya Badan Kepegawaian saja yang melakukan. Tindakan tidak akan digubris oleh para PNS tersebut,"katanya.(MA)


HUKUM & KRIMINAL

Sabtu 8 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

4

Tabrak Truk

Tak Punya Uang Buat Main Biliard

Tiga Remaja Curi Bebek Ditangkap Perbaungan-andalas Berdalih tidak punya uang untuk modal main biliard, tiga remaja warga Perbaungan nekat melakukan aksi pencurian. Namun ketika melakukan aksinya, dua remaja, Wanda (21) dan Angga (18) warga Lingkungan Tempel, Kelurahan Simpang Tiga pekan, Kecamatan Perbaungan, Sergai, ketangkap warga ketika membawa hasil curiannya dengan mengendarai sepeda motor. Sementara itu, seorang rekan kedua tersngka, Zeni (20) warga Desa Malati II, Kecamatan Perbaunan, Sergai, berhasil meloloskan diri. Kapolsek Perbaungan, AKP Marluddin SAg membenarkan penangkapan tersebut. Warga menyerahkan kedua pelaku pencuri yang di-

tangkap penjaga malam ketika membawa 4 ekor bebek/entok hasil curiannya milik Antoni (35) warga Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (7/10) sekira pukul 00.03 WIB. “Keduanya diamankan di Mapolsek Perbaungan, guna penyelidikan lebih lanjut. Pelaku lainya masih kita buru,” tandas Kapolsek. Di Mapolsek Perbaungan kedua tersangka mengaku mencuri karena diajakan Zeni. “Dia yang punya ide bang, tak punya uang lagi untuk main bilard, makanya kami diajak mencuri,” ucap keduanya sembari mengaku ketangkap penjaga malam ketika melintas mengendarai sepeda motor membawa hasil curian.(RYAD)

Tiga Debt Colector Digiring Warga Ke Kantor Polisi STM Hilir-andalas Tiga Debt Colector Deli Indah Motor Lubuk Pakam nyaris menjadi bulan-bulanan warga Desa Negara Beringin, Kecamatan STM Hilir, Deli Serdang karena menarik paksa sepeda motor Yamaha Zufiter MX dari tangan Novela Br Barus (15) warga Dusun III Lau Gambir Desa Negara Beringin, Jumat (7/10) sore. Ketiga Debt Colector tersebut masing-masing Jonniara Sipayung (28) warga Negeri Dolok, Kecamatan Silau Buluh, Simalungun, Nelson Silalahi (28) Desa Lama Baru, Kecamatan Salapian Langkat, dan Lotjon Rahmat Tua Sormin (32) warga Medan. Mereka selanjutnya digiring ke Polsek Talunkenas. Informasi diperoleh dari lokasi menyebutkan, kejadiannya berawal, saat Novela sedang melintas di jalan Dusun Lau Gambir-Tanjung Morawa tepatnya depan kantor kepala Desa Negara Beringin dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Zufiter MX tanpa plat langsung dihadang oleh ketiga depkolektor itu yang mengendarai dua sepeda motor Yamaha Vixon BK 4558 IH dan BK 4556AAN. Mereka awalnya berpurapura sebagai anggota Buser Polres Deli Serdang. Mendengar ucapan itu, Novela

langsung menghetikan sepeda motor yang dikenderainya. Lantas, seorang diantaranya Jonniara Sipayung langsung menarik kerah baju Novela hingga terjatuh dari atas kendaraanya. Setelah menarik jatuh korban, warga berduyunduyun berdatangan ke lokasi itu, akhirnya ketiga pria itu mengaku sebagai Debt Colector showroom Deli Indah Motor Lubuk Pakam. Karena tidak mengenal ketiga pelaku, maka Novela mempertahankan sepeda motor miliknya. ”Kalau memang kalian dari depkolektor perusahan sepeda motor tidak ada hak kalian untuk menarik sepeda motor ini sebelum mendapat keputusan tetap dari pihak Pengadilan Negeri ” ungkap Laiman Sembiring,keluarga korban. Namun saat dikonfirmasi, ketiga Debt Colector tersebut membantah kalau pihaknya ada mengaku sebagai anggota tim buser Polres Deli Serdang. “Kami hanya mendapat tugas dari bosnya karena sepeda motor yang dipakai Novela sudah menungak beberapa bulan,” ucap Jonniara Sipayung. Kanit Reskrim Polsek Talunkenas, Aiptu A Gultom dikonfirmasi mengatakan pihaknya mengamankan tiga Debt Colector itu ke kantor untuk menghindari amukan warga.(STP)

Kanit Reskrim Polsek Talun Kenas Aiptu A Gultom sedang mengamankan tiga Debt Colector dari amukan masa. Ketiga depkolektor diamankan di SPK Polsek Talun Kenas dua unit sepeda motor milik depkolektor diamankan di Polsek Talun Kenas , Jumat (6/10).andalas/stp

Mobil Panther Warga Titipapan Dibakar OTK Labuhan Deli-andalas Satu unit mobil Isuzu Panther milik Akuang (40) warga Perumahan Titi Mas Permai Blok BB-1, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli dibakar orang tak dikenal (OTK), Kamis (6/10) malam. Informasi diperoleh, sebelum kejadian, korban sedang berada dalam rumah. Malam itu sedang turun hujan dan tiba-tiba korban mendengar suara kaca mobil pecah. Lalu, beberapa menit kemudian, terdengar suara ledakan sebanyak dua kali. Korban terus keluar dari dalam rumah. Saat berada di luar rumah pria itu melihat

mobilnya sudah terbakar. Api yang sempat membakar bagian badan mobil akhirnya dapat dipadamkan. Setelah memadamkan api, korban menemukan dua botol kaca. Diduga botol itu sengaja dilempar untuk membakar mobilnya. Korban menduga motif pengrusakan mobilnya tersebut adalah karena persaingan bisnis. Apalagi korban sering mendapatkan teror melalui pesan singkat dari orang yang tidak bertanggungjawab. Atas kejadian itu korban sudah membuat laporan pengaduan ke Polsek Medan Labuhan.(HER)

Pengendara Motor Tewas

KASUS PENCURIAN – Dua tersangka kasus pencurian bebek saat diamankan petugas. andalas/supryadi

Tujuh Kawanan Perampok Lintas Sumatera Diringkus Medan-andalas Tujuh anggota kawanan perampok yang kerap melakukan aksi kejahatannya di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) berhasil diringkus petugas Unit Jahtanras Subdit III Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kamis (6/ 10 malam. Ketujuh anggota kawanan perampok ini tergolong sadis. Karena tak segansegan melukai calon korbannya jika tidak menuruti kehendak mereka. Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut, Kombes Pol Drs Raden Heru Pra-

koso menjelaskan, aksi terakhir para anggota komplotan perampokan itu dilakukan pada Senin (26/9) pukul 23.00 WIB. “Aksi tersebut dilakukan di Jalinsum Medan-Tebing Tinggit Km 97-98, Desa Klembah Dolok Merawan. Dalam aksinya, ketujuh tersangka menaiki mobil sedan putih menghentikan truk Colt Diesel BK 8184 EC bermuatan semen, besi dan keramik,” jelas Heru. Diterangkannya, ketujuh tersangka yang berhasil diringkus adalah, Abdul Karim alias Karim (42) warga Desa Kuning II, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara), Kijang (29) warga Desa Kuta Lesung, Kecamatan Lawe Sumur, Agara, M Makruf (31) warga Desa Setia Baru/Kuta Lesung, Lawe Sumur, Agara.

Kemudian, Irza Alko Manurung alias Alko (20) warga Desa Sialang Buah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Hendro (31) penduduk Jalan Marelan Pasar 2, Kecamatan Medan Marelan, Sapri aliss Sap (47) penduduk Jalan Marelan Pasar 3, Kecamatan Medan Marelan dan Erwin alias Pak Wel (36) penduduk Jalan Martubung Pasar 3, Kecamatan Medan Labuhan. Untuk memuluskan aksinya, terang Heru, kawanan perampok ini mengikat dan melakban supir truk bernama Supriadi. Para tersangka berhasil diringkus di kawasan Kutacane, Agara setelah Polda Sumut menerima laporan. “Mereka ditangkap secara beruntun sejak Senin (26/9) hingga Kamis (6/10) malam,” tandas Heru. (HER)

Markas Judi Togel Simalungun Digerebek Medan-andalas Petugas Subdit III Reserse Kriminal Umum Polda Sumut menggerebek sebuah lokasi yang diduga dijadikan markas judi togel dan kim di Desa Negeri Dolok, Kecamatan Silokahean, Kabupaten Simalungun, Kamis (6/10) malam. Dalam penggerebekan itu, selain meringkus seorang lelaki yang ditengarai sebagai bandar, petugas juga menyita barang bukti ratusan kertas rekab. Guna dilakukan pemeriksaan, bersama barang bukti tersangka Lian Lubis (30) diboyong ke Mapoldasu. Informasi diperoleh, Jumat (7/10), penggerebekan markas judi tersebut dipimpin langsung Kanit VC Poldasu, Kompol Saptono, SIK serta Panit, Ipda Ramli Sembiring itu berawal dari dari informasi. Dari hasil penyelidikkan, petugas VC berhasil meringkus seorang tersangka diduga sebagai bandar saat asik menghitung rekaban togel di markas judi

daerah itu. Ketika ditemui wartawan di lantai dua ruang pemeriksaan Subdit III, Reskrimum Poldasu, Lian Lubis mengaku kalau bisnis judi togel siang dan malam itu dilakoni telah berlangsung selama satu tahun di daerah Kabupaten Simalungun. Untuk setiap harinya, omset yang dihasilkan dalam bisnis itu berkisar ratusan juta rupiah. "Sudah hampir setahun bang, Togel dan Kim. Omsetnya seratus sampai dua ratus juta rupiah setiap harinya," ucap Lian. Lebih lanjut Lian Lubis yang terlihat pasrah menanggung hukuman akibat dari perbuatannya tersebut juga mengatakan jika dalam melancarkan bisnis judi tersebut, ia tidak sendirian. Setiap harinya, ada mencapai sepuluh pekerja yang bekerja dalam bisnis tersebut. Lian juga mengaku kalau ia juga bekerja bersama seorang teman untuk mengelola bisnis ilegal itu.

"Setiap hari ada tujuh orang pegawai yang bekerja di tempat kami, saya menjalankan bisnis itu bersama teman bernama Bangun," tambah Lian mengakhiri pembicaraan dengan wartawan. Terkait keberhasilan tersebut, Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Raden Heru Prakoso didampingi Kompol Andry Setiawan kepada wartawan mengatakan, markas judi tersebut merupakan target pihak kepolisian. Dari markas judi itu, selain mengamankan seorang bandar, pihaknya juga menyita uang serta ratusan kertas rekab sebagai barang bukti. "Dari tempat itu kita amankan seorang pria diduga bandar berinisial LL. Ia kita amankan bersama uang mencapai jutaan rupiah serta ratusan kertas rekab judi, ratusan blok kupon togel dan perlatan pendukung lainnya, tersangka kita proses dan akan dijerat pasal 303 KUHPidana tentang perjudian," tegas Heru mengakhiri. (HER)

Polda Sumut Tetap Komit Ungkap Kasus Prioritas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) dan jajaran, terus komit mengungkap kasuskasus menonjol yang menjadi prioritas, seperti Narkoba, korupsi, judi, Illegal Fhising, Ilegal Mining, Ilegal Logging dan lainnya.

"P

oldasu beserta jajaran selalu komit terhadap kasus-kasus menonjol dan terus dibasmi," kata Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Raden Heru Prakoso didampingi Dir Ditkrimsus Kombes Sadono Budi Nugroho beserta Kasubdit III Tipikor Verdy Kalele, Kasubdit I Ditreskrimum Andry Setiawan kepada wartawan, dalam paparan keberhasilan periode Januari-awal Oktober 2011, Jumat (7/10) di Mapoldasu. Kasus prioritas pertama adalah narkoba. Jumlah kasus yang ditangani yakni 1788 kasus, berhasil diselesaikan (P21) sebanyak 1680 kasus dengan jumlah 2383 tersangka. Sementara barang bukti yang diamankan meliputi jenis Narkotika yakni

196 batang pohon ganja, 1.134.874,35 gram ganja, 1,51 gram putaw, 2,993 gram heroin, 65 butir biji ganja. Sedangkan jenis Psikotropika, 5935,25 butir ekstasy, 13.272,268 gram sabu-sabu. "Artinya dari barang bukti yang banyak ini telah menyelamatkan jutaan masyarakat dari penyalahgunaan narkoba," tambahnya. Kemudian kasus judi. Khusus Ditreskrimum Poldasu berhasil menangani sebanyak 142 kasus, P21 97 kasus dan sisanya masih dalam proses dengan jumlah tersangka 204 orang. Sedangkan barang bukti uang yang diamankan yakni Rp502.262.000 Juta. "Kasus judi yang ditangani meliputi jenis judi togel, bola, dadu dan game online. Total seluruhnya, sebanyak 2.948 kasus, "Jadi ada seluruh wilayah yakni sebanyak 26 Polres ikut menindaklanjuti kasus judi," kata Kasuibdit III AKBP Andry Setiawan. Dari semua kasus itu, yang berhasil diselesaikan sebanyak 3203 kasus, dengan jumlah 1897 tersangka. Kasus judi yang paling banyak ditangani terdapat di Polres Labuhan Batu dengan 359 kasus, kemudian disusul Polresta Medan dengan 324 kasus dan Polres Pakpak paling

sedikit dengan hanya 4 kasus. Selanjutnya, kasus Illegal Fishing yang berhasil ditangani Dit Polair selama periode Januari-September menangani sebanyak 5 kasus dengan 4 kasus yang telah P21, Lalu ada kasus Ilegal Minning (pertambangan) dari seluruh jajaran yang ditangani sebanyak 16 kasus dengan jumlah 24 tersangka. Dari 16 kasus tersebut, baru satu kasus yang sudah P21 yang ditangani Ditreskirum tentang pengungkapan batu timah illegal yang dilakukan CV. Benua Trans dengan seorang tersangka atas nama Arifin. Barang bukti yang diamankan dari kasus yang terjadi pada Februari 2011 lalu itu yakni 362 karung batu timah atau kurang lebih berat 1.688 kg dan selembar catatan pemuatan, "Kita kenakan Pasal 198 ayat 1 UU No.4 tahun 1999 tentang pertambagan mineral dan batubara," bebernya. Berikutnya kasus Ilegal Logging yang ditangani Poldasu dan jajaran periode Februari - September 2011 yakni sebanyak 60 kasus dengan jumlah 71 tersangka. "Yang paling banyak penebangan liar di Tapsel, Asahan dan Tapteng," sebutnya.(HER)

Pancur Batu-andalas Salimin (45) warga jalan KH Zainul Arifin, Kelurahan Stabat Baru, Kecamatan Stabat tewas setelah sepeda motor BK 3113 AAU yang dikendarainya bertabrakan dengan truk tanki air BK 9394 CF yang dikemudikan Rahmadani (28) warga Klambir V, Kecamatan Hamparan Perak, di Jalan Setia Budi, Simpang Selayang, Medan, kemarin. Informasi diperoleh, sebelum kejadian, korban dengan mengendarai sepeda motornya datang dari arah Simpang Pemda, Medan menuju Simpang Selayang. Sesampainya di TKP jalan menikung itu, tiba-tiba dari arah belakang muncul truk tanki air sehingga menyerempet sepeda motor korban hingga menyebabkan ia terjatuh ke badan jalan lalu tewas. Oleh petugas, korban kemudian dilarikan ke RSUP H Adam Malik Medan untuk divisum. Sementara, barang bukti berupa truk tanki air dan sepeda motor milik korban diamankan ke Mapolsek Pancur Batu. Kanit Lantas Polsek Pancur Batu, AKP Toni Simanjuntak SH saat dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian itu. (STP)

Dua Jurtul Togel Ditangkap Belawan-andalas Dua lelaki yang diduga juru tulis (jurtul) judi toto gelap (togel) ditangkap petugas Reskrim Polsek Medan Labuhan dari dua tempat berbeda, Kamis (6/10). Keduanya masing-masing, Suwito (48) warga Pasar 1 Medan Marelan, ditangkap di Gang Melati, Kelurahan Tanah Enamratus. Darinya disita barang bukti uang sebesar Rp390 ribu, alat tulis, handphone berisi tebakan angka togel, kalkulator dan buku bertuliskan rekapan angka pesanan pembeli. Kemudian, Mahyudi (34), ditangkap di rumahnya saat menjual togel di Jalan H Muthalib Lingkungan 9, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan. Darinya polisi menyita barang bukti handphone, alat tulis dan uang sebesar Rp50 ribu. Keterangan diperoleh, penangkapan itu merupakan merupakan tindaklnjut informasi dari masyarakat. Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP Oktavianus ketika dikonfirmasi andalas, Jumat (7/10) membenarkan penangkapan tersebut. (DP)

Miliki Sabu, Warga Labuhan Ditangkap di Sergai Sei Rampah-andalas Arjun (24) warga Jalan Bambu, Gang Bunga Raya, Dusun IV, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang ditangkap petugas Satlantas Polres Sergai di jalan Perkebunan Sawit PTPN Tanah Raja, Matapao, Sergai, Kamis (6/10) sekira pukul 23.00 WIB. Arjun ditangkap Karena kedapatan membuang barang bukti narkotika jenis sabu-sabu ketika mobil yang ditumpanginya masuk parit. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, bersama barang bukti tersangka diserahkan ke Sat Res Narkoba Polres Sergai. Keterangan diperoleh, Saat itu Arjun menumpang mobil Avanza BK 1567 JL yang dikemudikan Umar (40) warga jalan Zainal Arifin, Medan bersama penumpang lainnya, Mila (34) istri Umar, dan Amin (38) warga jalan Zainal Arifin, Medan menuju Tebing Tinggi. “Berawal dari Medan menuju Tebing, mobil yang ditumpangi Arjun melaju kencang nyaris menabrak mobil yang ada di belakangnya lalu masuk parit. Dari sinilah ketika Polantas mengevakuasi Umar dan Mila ke RSU Sultan Sulaiman. Arjun dan Umar yang duduk di belakang tidak mengalami luka, tapi membawa sabu yang disimpan dalam kaleng kecil, namun ketika hendak dibuang ketahuan, selanjutnya digelandang ke Sat Narkoba Polres Sergai”, jelas sumber. Kasat Narkoba Polres Sergai, AKP Nopiardi membenarkan kejadian itu. Tersangka Arjun ditangkap karena kedapatan membuang kaleng berisi sabu-sabu. (RYAD)


Sabtu 8 Oktober 2011

HUKUM & KRIMINAL andalas/ist

950 Personel Polisi Amankan Pesta Jubileum 150 Warga Diminta Hindari Jl SM Raja-HM Joni Medan-andalas Untuk terhindar dari kemacetan arus lalulintas karena Pesta Jubileum 150 yang akan digelar di Stadion Teladan, Medan, Minggu (9/10), kepada masyarakat pengguna kendaraan bermotor diimbau agar tidak melintasi Jalan SM Raja dan Jalan HM Joni Medan. “Masyarakat dihimbau untuk menghindari Jalan SM Raja dan Jalan HM Joni Medan, karena diyakini akan padat,� imbau Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Drs Raden Heru Prakoso, Jumat (7/10). Selain itu, Heru juga menghimbau kepada masyarakat pengguna jalan untuk tidak melintasi Jalan Gedung Arca, Jalan Asrama, Jalan Stadion dan Jalan Senayan, karena akan digunakan sebagai lahan/lokasi parker kendaraan peserta Jubileum. Kata Heru, sebelum perayaan itu digelar, pihak kepolisian terlebih dahulu akan melakukan sterilisasi kawasan Stadion Teladan pada Sabtu (8/10). Kepolisian akan mengantisipasi tindakan sabotase yang bisa mengganggu pelaksanaan Pesta Jubileum tersebut. “Aksi keributan seperti perebutan lahan parker, curanmor, jambret dan premanisme akan kita antisipasi. Pungutan liar (pungli) akan kita sikat,� tegasnya. Diterangkannya, untuk mengamankan Pesta Jubileum 150 pihak kepolisian akan mengerahkan 950 personil dari satuan lalu lintas, intel, samapta, pamobvit, brimob dan lainnya. 950 personil itu terdiri 252 Polda Sumut dan 698 Polresta Medan dan jajaran. Pengamanan akan dilakukan secara terbuka dan tertutup. “Kita juga menyiagakan kendaraan taktis (rantis) dan armada kebakaran. Pengamanan akan dimulai sejak pukul 09.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB,� terang Heru. (HER)

PERIKSA TAHANAN – Kapolres Nias, AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK MHum memeriksa tahanan Polsek Gido. Di RTP Polsek Gido ini, tiga tahanan kasus pembunuhan berencana terhadap seorang wanita ditahan. Pemeriksaan tahanan Polsek ini juga merupakan program kerja Kapolres berkantor di Polsek sesuai dengan instruksi Kapolda Sumut, Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro.

Taruna TNI Gadungan Ditangkap POM AU

Korupsi Pengadaan Alat Berat Rp2,1 M

Medan-andalas Seorang Taruna TNI-AU gadungan mengenakan seragam lengkap ditangkap petugas POM-AU ketika berbuat onar di seputaran Karangrejo, Medan Polonia, Jumat (7/10). Guna dilakukan pemeriksaan secara intensif, oleh petugas POM-AU, pemuda yang belakangan diketahui bernama Budi Herman Syahputra itu langsung diserahkan ke petugas Reskrim Unit I Jahtanras Polresta Medan. "Setelah diketahui bahwa yang bersangkutan tentara gadungan, maka oleh petugas POM-AU langsung diserahkan kepada kami,� kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan, AKP Moch Yoris Marzuki SIK kepada wartawan di Mapolresta Medan, kemarin. Keterangan diperoleh, penangkapan berawal dari keluhan warga kepada petugas piket Lanud Medan, yang terusik dengan tingkah laku seorang anggota TNI-AU. Menindaklanjuti keluhan itu, petugas langsung menelusuri keberadaan tersangka dan membekuknya. Yoris menyebutkan, saat ditangkap Budi mengenakan seragam TNI-AU lengkap dengan pistol mancis. Dari pemeriksaan selanjutnya, petugas turut menyita senapan angin, kartu anggota TNI dan sangkur. Hingga Jumat (7/10) petang, tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif di ruang penyidik Reskrim Unit I Jahtanras Polresta Medan. "Untuk sementara tersangka dikenakan UU Darurat karena membawa pisau. Kasus lain masih didalami, karena bisa saja dia manfaatkan seragam itu untuk berbuat kriminal," kata Yoris. (HER)

Pelajar SMK Mandiri Tewas Lakalantas Medan-andalas Warga di Jalan Mandala Bypas Medan dibuat heboh kejadian tertabraknya seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang tewas ditempat dengan kondisi mengenaskan, Jumat (7/10). Pelajar kemudian diketahui bernama Gunawan Manulang (17) seeorang pelajar di SMK Mandiri Medan. Korban tewas dengan kepala pecah dan otaknya berceceran di jalan. Akibat tabrakan ini jalan di lokasi sempat macet ratusan meter. Informasi di lokasi kejadian, korban tewas karena ugal-ugalan dan coba memotong satu unit truk pengangkut barang di depannya. Namun tiba-tiba dia terjatuh. Sementara truk yang berada di belakang tak lagi sempat mengerem langsung menghantamnya. “Dia itu (korban-red) yang coba menyalip truk, tapi kemudian terjatuh. Sementara truk itu tak sempat lagi ngerem langsung tabrak dia. Sempat ku dengar seperti suara botol pecah. Mungkin waktu kepalanya kena ban truk dan pecah,� tukas saksi mata warga setempat yang melihat kejadian tersebut namun enggan disebut namanya. Disebutkannya juga, waktu dia mendatangi lokasi, kondisi korban sangat mengenaskan. “Korban tewas ditempat. Karena ku lihat kepalanya pecah. Sempat juga ku lihat menggelepar, tapi sebentar. Sementara supir truk langsung minta diamankan. Supir itu tak salah karena memang tak sempat lagi mengerem,� tukas saksi mata. Kecelakaan tragis ini langsung menghebohkan warga setempat yang segera mengerubungi lokasi kejadian. Tak lama kemudian polisi datang mengamankan lokasi. Walau begitu kemacetan tak terhindarkan hingga kendaraan terhenti ratusan meter.(HER)

harian andalas | Hal.

5

Polres Nias Buru Satu Lagi DPO Pembunuh Nias-andalas Pasca penangkapan DPO kasus pembunuhan di Dusun II Hilizoma Desa Hilina'a Tafu'o, Kecamatan Idanogawo, Petugas Reskrim Polsek Idanogawo dan Satreskrim Polres Nias masih memburu satu orang lagi pelaku yang juga masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dalam kasus yang sama. DPO yang diketahui bernama Yanuari Halawa alias Ama Wida ini diduga turut serta bersama tersangka Bawonama Halawa alias Kabowo Halawa (26) warga Dusun II Hilizoma Desa Hilina'a Tafu'o, Kecamatan Idanogawo (tertangkap) membunuh Fa'atulo Lai alias Ama Tinu, Minggu, 24 Januari 2010 pukul 22.00 WIB lalu. Kepala Polisi Resor Nias, AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK MHum kepada andalas tadi malam mengungkapkan untuk memburu DPO tersebut pihaknya telah membentuk tim terdiri dari Satreskrim Polsek Idanogowo dan Satreskrim Polres Nis. Mantan Kasat I/Tipidum (Tindak Pidana Umum) Direktorat Reserse Kriminal Polda Sumut itu juga mengungkapkan DPO atas nama, Bawonama halawa

alias Kabowo Halawa sebelumnya ditangkap setelah Kapolsek Mandrehe beserta personil mendapat informasi dari masyarakat bahwa terjadi keributan di salah satu rumah warga di Desa Lologolu, Kecamatan Mandrehe. Inforamsi tersebut mengatakan, pelaku keributan tersebut diketahui telah memukul istri dan mertuanya sehingga menimbulkan keresahan masyarakat. Setelah dilakukan penyelidikan dan koordinasi dengan Kapolsek Idanogawo diketahui bahwa pelaku Bawonama Halawa alias Kabowo Halawa merupakan DPO Polsek Idanogawo terkait kasus pembunuhan, 24 Januari 2010 pukul 22.00 WIB di Dusun II Hilizoma Desa Hilina'a Tafu'o, Kecamatan Idanogawo dengan korbannya, Fa'atulo Lai alias Ama Tinu bersama temannya yang kini di DPO, Yanuari Halawa alias Ama Wida. Setelah memastikan keberadaan terssangka Bawonama Halawa alias Kabowo Halawa, Kapolsek Mandrehe beserta personil selanjutnya melakukan penangkapan terhadap tersangka untuk selanjutnya diproses oleh Polsek Idanogawo. (HER)

Mantan Kadis Bina Marga Medan Ditahan Medan-andalas Mantan Kepala Dinas (Kadis) Bina Marga Medan, Dr Ir Gindo Maraganti Hasibuan yang selama ini merasa ‘kebal’ hukum, akhirnya ditahan penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut. Penahanan dilakukan mulai Jumat (7/10) sore, setelah terlebih dahulu diperiksa dengan status tersangka. Sebelum dilakukan penahanan, Gindo Maraganti Hasibuan sudah tiga kali diperiksa sebagai tersangka. Kapoldasu, Irjen Pol Drs Wisjnu Amat Sastro SH melalui Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Drs Raden Heru Prakoso ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan,

mantan Kadis Bina Marga Medan, Dr Ir Gindo Maraganti Hasibuan, resmi ditahan dalam sangkaan korupsi pengadaan alat berat senilai Rp2,1 miliar, pada Tahun Anggaran 2009. “Mantan Kadis Bina Marga Medan, Gindo Maraganti Hasibuan, telah ditahan terhitung sejak Jumat (7/ 10), soal dugaan korupsi pengadaan alat berat,� kata Heru Prakoso, Jumat (7/10). Dalam proyek pengadaan alat berat itu, kata Heru, tersangka Gindo Maraganti Hasibuan menjabat sebagai Kepala Dinas Bina Marga Medan. “Yang bersangkutan saat itu menjabat Kadis Bina Marga Medan dan dalam proyek itu posisinya sebagai penanggung jawab,� terangnya. Sebelumnya, kata Heru, Poldasu telah

menahan empat orang anggota dari Gindo Hasibuan yakni, Ir Sudirman (Kuasa Pengguna Anggaran), Edy Zalman Syahputra ST MT (Ketua Panitia Lelang), Sangkot Siregar (Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan) dan Yursin Helmi Nasurtion (Sekretaris Panitia Lelang). “ Keempat tersangka itu sudah mendekam di RTP Dit Reskrim Poldasu sejak sebulan lalu,� kata Heru. Dugaan korupsi itu terjadi dalam proyek pengadaan alat berat seperti tiga unit backhoe loader, satu unit motor grader dan satu unit asphalt mixing plat yang bersumber dari APBD-PAPBD Pemko Medan TA 2009, dengan kerugian negara sebesar Rp2,1 miliar di Dinas Bina Marga Medan.

Juru bicara Poldasu itu menjelaskan, terkait dugaan korupsi alat berat itu, penyidik Tipikor Poldasu sudah menahan lima orang tersangka. Penyidik Tipikor saat ini tengah melakukan penyelidikan kasus dugaan korupsi yang lain di Dinas Bina Marga Medan, yaitu dugaan korupsi pengaspalan dengan kerugian negara Rp3,5 miliar dan proyek drainase senilai Rp38,8 miliar. Soal ketiga kasus dugaan korupsi itu, kelima tersangka diyakini menjadi tersangka. “Kelima tersangka diyakini menjadi tersangka dalam kasus proyek pengaspalan dan drainase karena merekalah panitianya dalam pelaksanaan ketiga proyek di Dinas Bina Marga Medan itu,� jelas Heru. Namun tambah Heru, tidak tertutup kemungkinan jumlah tersangka bertambah. (HER)

Januari s/d Oktober 2011

Polda Sumut Tetapkan 60 Tersangka Kasus Korupsi Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut menetapkan 60 tersangka dari 27 kasus dugaan korupsi yang ditangani sejak Januari s/d Oktober 2011.

D

ari 60 orang tersangka, diantaranya, sebanyak 20 orang tersangka sudah diserahkan ke kejaksaan (proses JPU), 14 tersangkanya sedang dilengkapi berkas (P-19) sedangkan 26 lagi masih proses penyidikan. Sementara dari 27 kasus/laporan polisi itu 13 kasus masih dalam proses sidik dan 14 kasus lagi antara lain, 8 kasus dengan 12 Berita Acara Pemeriksaan/tersangka (BAP) sudah dinyatakan lengkap, 5 kasus dengan 5 BAP masih dilengkapi (P-19) dan satu kasus dengan 2 BAP pengiriman berkas tahap I. “Dari satu laporan polisi/kasus, tersangkanya bisa dua atau tiga orang lebih karena dugaan korupsi dilakukan secara koorforasi/bersama-sama,� kata Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Drs Raden Heru Prakoso didampingi Direktur Reskrimsus Poldasu, Kombes Pol Drs Sadono Budi Nugroho SH dan Kasubdit Tipikor, AKBP Verdy Kalele, Jumat (7/10) kepada wartawan. Juru bicara Poldasu itu mengatakan, dari 27 kasus dugaan korupsi itu, sebanyak 18 kasus ditangani Tipikor

Ditreskrimsus, 3 kasus ditangani Polres Labuhanbatu, 1 kasus Asahan, 2 kasus Nias Selatan dan Polres Samosir, Tapanuli Selatan masing-masing 1 kasus. Dijelaskannya, dari 27 kasus korupsi itu, sesuai hasil audit BPKP (Badan Pemeriksa Keuangan Pembangunan) Perwakilan Sumatera Utara, kerugian Negara mencapai Rp.27.955.556.958,55. Sementara dari 18 kasus korupsi yang ditangani Tipikor Dit Reskrimsus Poldasu, ditemukan kerugian Negara Rp17,454 miliar. Direktur Ditreskrimum Kombes Pol Sadono Budi Nugroho menambahkan, selain 18 laporan polisi tersebut, masih banyak lagi laporan polisi terkait dugaan korupsi yang sampai ke Ditreskrimsus Poldasu. “Ke 18 kasus itu sudah ada tersangka dan sudah ada yang diserahkan ke jaksa tapi puluhan kasus laporan polisi lainnya ada yang penanganannya masih tahap klarifikasi, pengumpulan bukti-bukti dan tahap penyelidikan,� terang Sadono kepada wartawan. Kata Heru Prakoso, kasus korupsi adalah salah satu atensi pimpinan Polri, karenannya Dit Krimsus Poldasu akan tetap komit mengungkap kasus-kasus korupsi. “Setiap pengaduan yang sampai ke kita akan kita tindak lanjuti kalau bukti-buktinya lengkap,� tambahnya. Dugaan Korupsi Usu

Dalam kesempatan itu, Heru mengatakan, dugaan korupsi dana hibah Rp.4 milyar yang diberikan PT Pertamina ke USU masih dalam tahap penyelidikan. Empat orang pejabat dan panitia dalam proyek itu sudah diperiksa antara lain Pembantu Rektor II USU Prof Armansyah Ginting, Dekan Fakultas Ekonomi (FE) John Tafbu Ritonga, Ketua Pengadaan, Suhardi dan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen), Suranto ST,MT. “Kasus danah hibah Rp 4 Milyar ke USU masih dalam penyelidikan, empat orang sudah diperiksa,� kata Heru Prakoso. Pemeriksaan, kata Heru pasih berlanjut dan pihak-pihak yang dianggap perlu dimintai keterangannya akan dipanggil. Selain dari pihak USU, kata Heru, penyidik Tipikor Poldasu sudah memeriksa seorang pejabat PT Pertamina selaku pemberi hibah yaitu Koordinator BKBL (Badan Koordinasi Bina Lingkungan) Leo R Ricardo. Sebagaimana diketahuil, permintaan bantuan dana dari PT Pertamina dilakukan Tahun 2007 untuk pembangunan Fakultas Tekhnik yang saat itu dekan dijabat Armansyah Ginting dan Fakultas Ekonomi,(Dekan John Tafbu Ritonga) dan untuk Fakultas Keperawatan. Namun, Pertamina baru mencairkan permintaan dalam bentuk hibah Rp4

miliar tahun 2011, dimana Prof Armansyah Ginting sudah menjabat Pembantu Rektor II yang membidangi keuangan. Yang kemudian dana hibah itu ditanganinya. Dana hibah Rp4 miliar itu akan diberikan untuk FT Rp.1 Milyar, Fakultas Ekonomi Rp2 miliar dan untuk Fakultas Keperawatan Rp1 miliar. Namun diduga, bahwa dana Rp1 miliar untuk pembangunan Fakultas Tehknik dialihkan ke Biro Rektor USU. Bahkan, dana itu digunakan untuk pengadaan LPSE, pembelian computer, software, serta pengecetan ruangan dan meja yang diperkirakan tidak sampai Rp1 miliar. Kemudian, untuk pembangunan Fakultas Ekonomi yang semula ditetapkan Rp2 miliar hanya terealisasi Rp1,4 miliar, sehingga pembangunan aula yang dibawahi Jhon Tafbu Ritonga selaku Dekan Fakultas Ekonomi USU, terbengkalai. Kemudian, sisa anggaran Rp600 juta disebut-sebut digunakan untuk biaya konsultan dan untuk kepentingan pribadi. Selain itu, pembangunan Hospital mini di Fakultas Keperawatan USU dari Rp1 miliar hanya terealisasi Rp800 juta. Sisanya, Rp200 juta digunakan biaya konsultan. “Kasus dugaan korupsi itu diserahkan USU ke Poldasu untuk penyelidikan karena Rektor USU Prof Syahril Pasaribu tidak mau main-main dengan kasus tersebut. (HER)


RAGAM

Sabtu 8 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

6

Jemaah Palas Menurun 25 Persen

2.718 Jemaah Sumut Tiba di Arab Saudi Medan-andalas Jemaah haji Padang Lawas (Palas) pada musim haji 2011 menurun sekira 25 persen dibandingkan musim haji 2010. Hal itu dikatakan Sekda Kabupaten Palas H Guswar Hasibuan saat melepas jemaah Kloter 6 asal Palas, Sibolga dan Medan, di Embarkasi Polonia Medan, Jumat (7/10). Pada tahun 2010, jumlah jemaah Palas lebih kurang 500 jemaah, sementara musim haji 2011 mencapai 344 jemaah. Salah satu faktor penurunan jemaah, mereka terlambat mendaftar membayar Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH). "Mereka ada kendala membayar BPIH hanya masalah desakan waktu. Mungkin saja bank tempat menerima pembayaran BPIH agak jauh dari tempat tinggal Calhaj," kata Hasibuan yang pada kesempatan itu didampingi Ketua DPRD Palas, Muhammad Rido Harahap. Namun dia tidak membantah, akibat terlambat penyelasaian pembayaran ONH pada musim haji 2011, akan meningkat jemaah daftar tunggu (waiting list) pada musim haji 2007-2008 mendatang sudah mencapai 600 Calhaj, dari tahun ke tahun jumlah warga yang ingin pergi ke tanah suci minatnya cukup meningkat. Para Calhaj sudah bertahuntahun menyimpan uang bekal membayar ONH, sebagian besar dana yang akan mereka berangkat ke tanah suci berasal dari hasil penjualan pertanian seperti sawit. "Daerah Palas tersebar luas petani sawit dan mereka kebanyakan telah berhasil mengantar dirinya ke tanah suci setiap tahun," kata Sekda Kabupaten Padang Lawas Sumut. Kepada tamu-tamu Allah, dia berharap agar dapat melaksanakan ibadah haji dengan penuh kesabaran, saling membantu di antara para jemaah, karena mereka dalam Kloter 6, banyak jemaah berusia lanjut. Dengan demikian, dia yakin para jemaah Sumatera Utara menjadi jemaah yang penuh kesabaran dalam menghadapi berbagai masalah selama berada di tanah suci. Harapannya agar jemaah Palas menjadi jemaah mabrur yang manfaatnya dapat dirasakan untuk kepentingan umum. "Sementara jemaah yang ber-

tolak ke tanah suci terlihat ada juga jemaah berusia di atas 80 tahun dan juga berusia rata-rata 60 hingga 65 tahun, sedikit sekali jemaah berusia muda," kata Sekda Kabupaten Palas. Yang menggembirakan, jemaah asal Palas mendapat tali asih dari Bupati Palas H Basyrah Lubis masing-masing Rp 150.000, di samping bekal makan di perjalanan dan bus pariwisata. Pesawat haji Pullmantur Air chateran Garuda yang membawa 455 jemaah Palas, Sibolga dan Medan, bertolak ke Jeddah melalui Embarkasi Medan pukul 09.15 WIB. Tiba di Arab Saudi Sementara itu, hingga Jumat (7/ 10) pukul 00.00 waktu Arab Saudi atau pukul 04.00 WIB, sebanyak 28.894 jemaah atau 72 kloter jemaah Indonesia sudah tiba di

andalas/asril tanjung

PAKAI TONGKAT-Salah seorang jemaah Embarkasi Medan dibantu seorang petugas kesehatan, karena kesulitan berjalan menuju tangga pesawat dengan memakai tongkat. Arab Saudi. Dari jumlah itu, sebanyak 2.718 orang adalah jemaah

Sumatera Utara (Sumut). "Sudah 2.718 jemaah atau 31,98

persen jemaah Sumut berada di Arab Saudi. Sisanya 5.781 jemaah

atau 68,02 persen," kata Koordinator Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan Drs HM Sazli Nasution, Jumat (7/10) di Asrama Haji Medan (Ahmed). Namun, kata Sazli, jemaah yang belum berangkat bisa saja terjadi perubahan disebabkan berbagai hal, seperti sakit dan lainnya. "Tapi, kita harapkan dan doakan agar semuanya berangkat menunaikan ibadah haji," kata Sazli. Sazli juga menjelaskan, salah seorang calhaj Kloter 03 Embarkasi Medan yang sebelumnya gagal berangkat, akhirnya bergabung dengan kloter 07 yang akan berangkat pada hari ini (8/10). Calhaj itu bernama Morlan Japane Hasibuan (59), warga Jalan Andalan X Berngam, Binjai Kota. Morlan bisa berangkat bersama Kloter 07 karena seorang jemaah asal jemaah kloter tersebut bernama Sutikno Bin Notowinangun (40), warga Dusun VIII Sei Rotan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, menunda keberangkatannya karena menderita sakit. Sutikno yang masih RS Permata Bunda Medan sejak 23 September, hingga saat ini masih menjalani perawatan. (YN/RIL)

Di Sumut, 127 Orang Mendaftar Haji Per Hari Minggu, Tidak Ada Pemberangkatan Medan-andalas Diperkirakan, setiap harinya rata-rata 127 orang mendaftar untuk menunaikan ibadah haji di Sumatera Utara. Perkiraan itu, kata Koordinator Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Medan Drs HM Sazli Nasution, diperoleh berdasarkan jumlah calon haji (calhaj) yang waiting list (daftar tunggu) hingga tanggal 1 Oktober 2011 sebanyak 52.788 orang. "Pada hari Jumat (7/10) ini, data dari sistem komputerisasi haji terpadu (Siskohat) di Asrama Haji Medan (Ahmed) yaitu 53.824 dikurangi 52.788 menjadi 1.036. Ini penambahan pada tanggal 2- 7 Oktober 2011. Jadi kalau 1.036 dibagi 6 hari (2-7 Oktober) berjumlahj 172 orang per harinya yang mendaftar haji," jelasnya, Jumat (7/9) di Ahmed.

Sedangkan porsi haji Sumut, tambahnya, sebanyak 8.234 orang, sehingga pada tahun 2017 kuota untuk berangkat naik haji sudah penuh. Pada tahun 2018 yang bakal menunaikan ibadah haji 4420 orang. "Jadi dalam waktu tiga hari ke depan saja atau tidak sampai sebulan ini porsi tahun 2018 sudah penuh," terangnya. Sementara itu, Kepala Bidang Haji, Zakat dan Wakaf (Hazawa) Kemenag Wilayah Sumut Drs H Abd Rahman Harahap MA mengimbau warga yang ingin menunaikan ibadah haji untuk segera mendaftar. Sebab, apabila mendaftar lewat bulan Oktober ini, kemungkinan besar akan masuk dalam waiting list tahun 2019 atau 8 tahun lagi. "Minat masyarakat Sumut untuk menunaikan ibadah haji sangat tinggi," kata Sazli.

Disinggung mengenai jemaah haji khusus, Rahman mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dengan tawaran dari pihak penyelenggara, karena tidak menungggu waiting list walaupun memiliki porsi haji. "Masyarakat harus cerdas menanyakan porsi mereka di tempat mendaftar. Jangan sampai terlantar nantinya. Kemenag Sumut sendiri tetap memonitor dan mengawasi orang yang melaksanakan ibadah haji khusus yang bekerja ssama dengan Jakarta," ungkapnya. Untuk itu, kepada mereka yang ingin mendaftar, Sazli mengingatkan agar menanyakan berapa nomor kursi, apakah ada. "Kalau tidak ada nomor kursi berarti nonkuota," terangnya. (YN)

Medan-andalas Pada hari ini, Sabtu (8/10) tidak ada jemaah calon haji (Calhaj) yang masuk Asrama Haji Medan (Ahmed), sehingga tidak ada pemberangkatan pada Minggu besok (9/10). Namun, pada Sabtu, pemberangkatan jemaah tetap ada, yaitu kloter 07 asal Deli Serdang dan Medan yang masuk Ahmed pada Jumat (7/10). "Tidak ada pemberangkatan jemaah pada Minggu, untuk menyesuaikan dengan slot time atau pengaturan penerimaan penerbangan di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah," jelas Koordinator Humas PPIH Embarkasi Medan, Drs HM Sazli Nasution kepada wartawan di Ahmed, Jumat (7/10). Karena itu, ujarnya, akan dilaksanakan fogging di seluruh wilayah Ahmed pada hari ini (8/10). "Tapi, pada hari Minggu ada kloter 08 asal Medan dan Tobasa yang masuk Ahmed. Hari Senin (10/10) jadwal sudah kembali seperti biasa, kloter 08 berangkat dan

masuk kloter 09 asal Medan, Taput, Tapsel dan Asahan," ujar Sazli. Adapun kloter 07 berasal dari Deli Serdang 368 orang dan Medan 82 orang ditambah 5 petugas. Kloter 08 asal Medan 446 orang dan Tobasa 4 orang ditambah 5 petugas. Kloter 09 asal Medan 221 orang, Taput 11 orang, Tapsel 202 orang dan Nias 16 orang serta ditambah 5 orang petugas. Sementara itu, Kabid Kesehatan Jemaah dr H Syahril Aritonang mengatakan, sampai dengan kloter 06 tahun ini, kebanyakan jemaah mengalami sakit pembuluh darah dan jantung. "Tahun 2010 lalu, umumnya jemaah mengalami ISPA, sedangkan tahun ini kebanyakan penyakir jantung," ujarnya. Terjadinya peralihan penyakit tahun ini, kata Aritonang, mungkin pembinaan yang mulai bagus. "Tapi ini yang diperiksa dari daerah sampai di sini (Ahmed). Kita akan kaji ulang lagi," imbuhnya. Di samping itu, biasanya sejak dulu, tambahnya, 3 besar penyakit yaitu endokrin seperti Diabetes Mellitus (gula), hyperthiroid (gondok). (YN)

andalas/ist

BERBINCANG - Rahmat Shah bersama sejumlah Anggota DPD RI dan Pimpinan BPK RI saat berbincang usai mengikuti sidang Paripurna DPD RI di Senayan, Jakarta, Kamis (6/10) lalu.

DPD Rekomendasikan Hasil Telah Pemeriksaan BPK Medan-andalas Transparansi penting diterapkan dalam segala aspek kebijakan publik, termasuk di dalam pengelolaan keuangan yang bersumber dari APBN maupun APBD. Dengan manajemen yang baik dan transparan segala potensi kecurangan dapat diminimalisasi. Hal itu disampaikan Anggota DPD RI utusan Sumatera Utara Dr H Rahmat Shah menanggapi Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Semester I Tahun 2011 yang disampaikan dalam Sidang Paripurna DPD RI di Senayan, Jakarta, Kamis (6/10). Rahmat juga menyoroti permasalahan ketidaktertiban administrasi di pemerintahan. Sistem pengendalian intern, terutama administrasi dan masalah aset, menurutnya masih sangat lemah. "Sehingga saldo pada neraca tidak diyakini sebagai nilai yang wajar, pengelolaan dan penyajian aset tetap belum memadai dan pengungkapan pelaporan atas pengeluaran pada rekening belanja barang dan jasa, tidak tepat," kata Rahmat. Hal lain yang menjadi fokus perhatian Rahmat adalah ketidakpatuhan para pelaksana pemerintahan terhadap peraturan dan perundang-undangan. Hal ini dapat dicontohkan dari indikasi kerugian negara karena kemahalan harga pengadaaan paket lelang serta temuan pengadaan, kekurangan penerimaan (pajak daerah dan retribusi) sehingga mengurangi PAD, dan temuan yang berulang dari

waktu ke waktu. Lebih jauh Rahmat menjelaskan bahwa undang-undang mengatur tentang fungsi pengawasan yang diemban Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) terhadap jalannya pemerintahan. Termasuk di dalam tugas dan fungsi ini adalah upaya DPD untuk menindaklanjuti hasil pemeriksaan BPK dengan melakukan pembahasan sesuai kewenangannya. Sebagaimana hasil penelaahan terhadap pemeriksaan BPK semester ini, Rahmat menyatakan DPD RI merekomendasikan beberapa hal kepada pemerintah, di antaranya agar menggunakan hasil pemeriksaan BPK secara optimal dalam menetapkan kebijakan dan prioritas APBN. Kemudian agar pemerintah segera menindaklanjuti rekomendasi BPK yang berkaitan dengan hasil pemeriksaannya dan menerapkan sanksi bagi pejabat yang lalai menindaklanjuti rekomendasi BPK. Pemerintah juga harus terus menginventarisasi aset-aset tetap dan aset-aset lainnya untuk kemudian dievaluasi dengan akurat dan dipastikan keberadaannya agar neraca yang disajikan dalam laporan keuangan mencerminkan keadaan sebenarnya. "Bagi para pejabat yang lalai, baik dalam melaksanakan tugas pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara atau daerah maupun dalam melaksanakan tindak lanjut hasil pemeriksaan BPK, harus diberi sanksi tegas," urai Rahmat. (GUS)


IKLAN

Sabtu 8 Oktober 2011

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

harian andalas | Hal.

7


Sabtu 8 Oktober 2011

Fans Berulah, Barca Kena Getah Nyon-andalas Dua gol yang dicetak Lionel Messi dan Cesc Fabregas mengantarkan kemenangan 2-0 bagi Barcelona atas FC Porto di laga UEFA Super Cup, partai tradisi antara juara Liga Champions dan UEFA Europa League, yang berlangsung di Stade Louis II, Monaco, 26 Agustus lalu. Gelar UEFA Super Cup untuk keempat kalinya yang masuk almari Los Blaugrana. Keberhasilan skuad asuhan Pep Guardiola meraih gelar kedua di musim ini—gelar pertama di ajang Piala Super Spanyol mengalahkan Real Madrid— tak pelak disambut suka cita oleh para pendukungnya. Sayangnya, di laga tersebut fans Los Blaugrana melemparkan kembang api dan mercon. Tindakan yang mendapat ganjaran dari UEFA. Seperti yang dilansir di laman resminya, Komisi Kontrol dan Disiplin UEGA memutuskan menjatuhkan denda sebesar 110 ribu euro kepada Barcelona. Jumlah yang terbilang cukup tinggi untuk ukuran indisipliner klub dan para pendukungnya. Los Blaugrana diberikan waktu 10 hari untuk mengajukan upaya banding.(NET)

OLAHRAGA LUPAKAN HAYE, WLADIMIR DITANTANG MORMECK Duesseldorf-andalas Penguasa kelas berat versi IBF, IBO, WBO dan WBA, Wladimir Klitschko mengalihkan perhatiannya kepada David Haye yang sangat berkeinginan melakukan pertarungan. Namun, Wladimir, untuk saat ini memfokuskan untuk melakukan pertarungan dengan lawan barunya dengan menantang petinju asal Perancis Jean-Marc Mormeck. Belum lama ini, Wladimir berhasil menambah koleksi gelarnya dengan mengalahkan Haye, pada bulan Juli lalu. Gelar itu, melengkapi dominasi keluarga Klitschko di kelas berat. Yang mana sang adik, meraih sabuk juara WBC. Sebenarnya, petinju asal Inggris David Haye sangat berniat untuk melakuWLADIMIR KLITSCHKO kan tarung ulang melawan Wladimir. Akan tetapi, Wladimir sudah tidak tertarik lagi melawan Haye.

Ayah Rooney

(YONNET)

Veron Bersiap Pensiun

Ayah dan Paman Rooney Bantah Terlibat Judi Bola Liverpool-andalas Ayah dan sang paman striker Manchester United dan Timnas Inggris Wayne Rooney, menyangkal keterlibatannya penjudian sepakbola sebagaimana yang pemberitaan media Inggris, yang menyebutnya ditangkap polisi karena terlibat dalam skandal judi sepakbola. Melalui perwakilannya, Rooney Sr (48), mencoba membersihkan namanya. Dalam pemberitaan sebelumnya, Ayah Rooney beserta tujuh orang termasuk paman Rooney, Richie (54) dilaporkan ditangkap pihak kepolisian Liverpool di kediamannya. Mereka diduga terlibat dalam praktik pengaturan pertandingan di Liga Skotlandia antara Motherwell kontra Hearts, tahun lalu. Namun, kedelapan orang tersangka ini tidak langsung dijebloskan ke penjara. Setelah meminta keterangan, pihak kepolisian melepaskannya setelah mendapat uang jaminan Penangguhan penahanan ini berlaku hingga Januari tahun depan, di mana pihak kepolisian akan terus melakukan investigasi. Usai memberikan keterangan, Ayah Rooney melalui pengacaranya membantah pemberitaan yang menyebutnya ditangkap karena terlibat judi sepakbola. “(Ayah) Rooney membantah semua tuduhan. Kami sangat kooperatif dalam menjalani proses investigasi polisi. Tak ada komentar apa pun setelah ini," tutur Anthony Barnfather, pengacara Rooney Sr dari penasehat hukum Pannone, Jumat (7/10). Dalam skandal ini, salah satu pemain Motherwell, Steve Jennings juga ikut ditangkap karena diduga ikut terlibat. Jennings ditangkap di kediamannya di kawasan Glasgow, Skotlandia, pada waktu yang sama. Jennings diduga kuat ikut terlibat, karena dia juga bermain dalam laga tersebut. Jennings bahkan terkena kartu merah (dua kartu kuning) dalam laga tersebut, yang membuat timnya kalah 1-2. Parahnya, dia sebenarnya bisa saja menghindari kartu, karena pelanggaran-pelanggaran yang dilakukannya dirasa tidak perlu.(NET)

Petinju asal Ukraina itu memutuskan untuk menerima tantangan Mormeck. "Mormeck adalah salah satu petinju berpengalaman yang pernah saya hadapi. Dia pernah bertarung dalam memperebutkan gelar juara, memiliki kemampuan dan pintar. Sebuah hal fatal meremehkannya," demikian pernyataan Wladimir, Jumat (7/10). Sementara itu, Mormeck sendiri tidak gentar menghadapi Wladimir. Mantan jawara kelas cruiserweight itu menegaskan, siap mematahkan rekor milik Wladimir. "Dagu Wladimir seperti kaca dan saya akan memecahkannya," sesumbar Mormeck. "Saya akan berpikir dua kali mengenai kakak kandungnya, tapi melawan Wladimir saya memiliki peluang. Pada saat saya pulang ke Paris, 11 Desember mendatang, saya akan datang dengan banyak sabuk juara," tandas petinju 39 tahun itu.

La Plata-andalas Bintang kawakan Argentina Juan Sebastian Veron mengungkapkan rencana gantung sepatu dalam waktu dekat. Kata pemain kelahiran 9 Maret 1975, membela Estudiantes menghadapi Racing pada 31 Oktober merupakan laga terakhirnya sebagai pemain. Gelandang internasional Argentina itu sudah 17 tahun berkarier. Memulai karier di Estudiantes pada 1994, Veron pindah ke Boca Juniors. Tidak lama kemudian Veron sudah mendarat di Eropa, tepatnya di Italia, bergabung dengan Sampdoria pada 1996.

Lima tahun Veron menghabiskan kariernya di Italia, bermain untuk Sampdoria, Parma, dan Lazio. Mulai 2001, Manchester United menggandengnya. Dua tahun kemudian Veron menyeberang ke Chelsea. Dia kembali ke Italia di 2004 dan bermain dua tahun dengan Inter Milan. Memasuki 2006, pemain yang identik dengan kepala plontos itu kembali ke tanah kelahirannya untuk bergabung kembali dengan Estudiantes. Meski sudah tidak muda, Veron mampu membawa Estudiantes dua kali juara Apertura. Dia merupakan sedikit pemain yang begitu disegani di Italia dan Inggris.

harian andalas | Hal.

8

Sebastian Vettel

Vettel Alami Tabrakan Suzuka-andalas Sang calon juara dunia F1 tahun ini, Sebastian Vettel mengalami insiden tabrakan pada free practice I di Suzuka, Jepang. Kajadian ini merupakan peringatan agar dirinya tidak lengah dalam menjalani sisa race. Vettel memang sukses mencatat waktu tercepat ketiga di sesi latihan bebas pembuka yang dilangsungkan, Jumat (7/10). Namun, Vettel bernasib naas ketika mobilnya menabrak pembatas, sehingga tergelincir keluar lintasan dan tidak bisa melanjutkan latihan bebasnya . Pembalap asal Jerman yang membela panji Red Bull itu menegaskan, bahwa insiden tersebut sebagai peringatan, agar dirinya tidak memikirkan gelar juara yang besar kemungkinan didapatnya di GP Jepang, Minggu (9/11) besok. Kendati tidak melakukan latihan dengan sempurna, Vettel mengaku kecelakaan yang dialami bukan sebuah masalah besar. Dia pun mengklaim kejadian itu akibat kesalahan yang dibuatnya sendiri karena tidak fokus di free practice. “Tidak berimbas besar, tapi mobil cukup rusak. Ini tidak sempurna dan berimbas pada rencana kami, tapi saya pikir kami lebih solid di siang hari,� lanjutnya, Jumat (7/10). Meski di sesi latihan kedua kembali tertinggal dari Jenson Button dan Fernando Alonso, Vettel tetap diprediksi akan merebut pole position pada kualifikasi besok.(YON-NET)

Rafael Nadal

(NET)

Eto'o Tak Mau Munafik Makhachkala-andalas Pada 23 Agustus lalu, Inter Milan dan Anzhi Makhachkala mencapai kesepakatan terkait transfer stri-

ker asal Kamerun, Samuel Eto’o. Setelah melalui proses tes medis, keesokan harinya Eto’o resmi dilego

JUAN SEBASTIAN VERON

dengan fee transfer yang ditaksir mencapai 27 juta euro. Yang membuat publik terhenyak adalah besarnya gaji yang ditawarkan Anzhi yang mencapai 20 juta euro per musim. Dengan jumlah bayaran sebanyak itu Eto’o menjadi pesepakbola profesional dengan gaji tertinggi di muka bumi

melebihi salary yang diterima dua bintang Cristiano Ronaldo (Real Madrid) dan Lionel Messi (Barcelona). Karenanya, sebagian kalangan menilai keputusan mantan bomber Barcelona berusia 30 tahun itu semaatmata hanya disebabkan besarnya gaji yang ditawarkan. Penilaian yang disanggah pemain yang bersangkutan. “Saya menerima tawaran yang sangat menarik dan memutuskan menerimanya. Kami (pemain) semua bekerja demi mencari uang. Jadi, siapapun yang mengatakan sebaliknya, ia orang munafik,� tegas Eto’o seperti yang dikutip harian AS. Terlepas dari soal fulus dan munafik, Eto’o menunjuk “Si Bijak�, pelatih sepuh Luis Aragones yang menanganinya selama dua kali saat memperkuat Real Mallorca di musim 20002001 dan 2003-2004, sebagai pelatih terbaik di sepanjang kariernya. “Pelatih terbaik sepanjang masa adalah Luis Aragones. Saat ini, Jose Mourinho. Saya belajar banyak dari Aragones, baik sebagai pelatih maupun personal,� tandas Eto’o. Meski dibayar dengan gaji tertinggi, Eto’o belum mampu mengangkat performa Anzhi yang kini ditangani duet Andrei Gordeyev dan Roberto Carlos. (NET)

Collina: Teknologi Bukan Solusi Nyon-andalas Mantan wasit terbaik dunia asal Italia yang juga anggota Komite Wasit UEFA, Pierluigi Collina menegaskan penggunaan teknologi garis gawang (goalline) tidaklah dibutuhkan dalam dunia sepakbola. Dalam pandangan Collina, 51 tahun, pemakaian teknologi tersebut bukanlah solusi terbaik dalam mengatasi permasalahan yang berkembang di lapangan hijau. Collina pun tetap mendukung diberlakukannya dua asisten tambahan di garis gawang. Collina yang resmi mengundurkan diri dari jajaran wasit aktif enam tahun yang lalu, mengklaim jika dari hasil eksperimen selama dua tahun terakhir, penggunaan tambahan dua asisten di garis gawang selama kurun dua tahun terakhir berjalan sangat memuaskan dan tidak pernah melakukan kesalahan satu kali pun! Ide penambahan asisten wasit di garis gawang mulanya dirintis Presiden UEFA Michel Platini yang sejak semula menentang ide pemakaian teknologi yang kini sedang terus dibahas dan diuji coba oleh International Football Association Board (IFAB).

“Hasil dari eksperimen menggunakan teknologi (garis gawang) tidak membuahkan soluasi. Sementara, pemakaian tambahan dua asisten menghasilkan sebaliknya. Saya pikir, (kejadian di seputar) garis gawang dapat dengan mudah diawasi dan dikendalikan oleh dua asisten wasit,� tegas Collina dalam pernyataannya dalam konferensi Leaders in Football yang digelar di London, kemarin. Collina mengakui jika dalam beberapa laga terjadi kesalahan atau error yang dilakukan pengadil pertandingan. Namun, Collina mengklaim jika kesalahan itu justru berasal dari wasit, bukan dari asisten wasit tambahan. “Kami melakukan kesalahan besar di tahun lalu. Tapi, itu bukan disebabkan asisten wasit luput membantu wasit utama. Yang terjadi, sang asisten memberi saran namun tetap tak dipedulikan oleh wasit,� tandasnya. (NET) PIERLUIGI COLLINA

Japan Open

Nadal Ketemu Mardy Fish di Semifinal Tokyo-andalas Rafael Nadal membukukan dirinya sebagai petenis pertama yang meraih ke babak semifinal turnamen tenis Japan Open. Tiket yang diraih Nadal itu, setelah memenangkan pertandingan dari Santiago Giraldo dengan skor 7-6 6-3. Namun, Nadal tidak begitu mudah mengatasi perlawanan Giraldo. Mantan petenis nomor satu dunia itu, harus dipaksa bermain hingga tiebreak. Tapi, Nadal tetap memperlihatkan ketangguhannya dengan merebut set pertama dengan skor 7-6. Dominasi Nadal berlanjut pada set kedua. Petenis asal Spanyol itu langsung memimpin dengan skor 3-1 atas Giraldo. Akhirnya, Nadal menutup set kedua dengan kemenangan cukup meyakinkan 6-3. Pada babak semifinal, Nadal akan berhadapan dengan Mardy Fish. Petenis asal Amerika Serikat tersebut berhasil lolos, setelah mengalahkan Bernard Tomic. Dalam pertandingan ini, Fish menang lewat pertarungan tiga set 6-7 64 6-1. Sementara itu, masih ada dua tempat lagi pada babak semifinal lainnya. Tempat itu akan diperebutkan oleh Andy Murray yang berhadapan dengan David Nalbandian, serta Radek Stepanek melawan David Ferrer.(NET)


Sabtu 8 Oktober 2011

OLAHRAGA

harian andalas | Hal.

Tak Diterima di PSMS, Gurning Berlabuh ke Arema Malang Medan-andalas Desas-desus kursi pelatih PSMS Medan yang selama ini, kini terjawab sudah. Pelatih yang berlisensi Asia itu Abdul Rahman Gurning telah berlabuh ke Arema Malang. Kepergian Gurning ke Arema Malang itu, karena pihak manajemen PSMS Medan tak menerima pelatih yang asli anak Medan itu.

Harapan Gurning untuk menjadi pelatih PSMS harus kandas dan diterima dengan lapangan dada disebakan pihak manajemen kurang konsisten terhadap kehadiran Gurning ditubuh PSMS. Secara lisan memang pihak telah menghubungi Gurning untuk menjadi pelatih kepala. Namun, Gurning yang bersikap profesional enggan untuk terlibat dalam penyeleksian pemain disebabkab belum jelasnya kontrak dari pihak manajemen. "Sejujurnya saya berkeinginan untuk menjadi pelatih di PSMS sehingga dekat dengan keluarga di Medan. Selama ini selalu menjadi pelatih klub yang ada di luar Medan, sehingga merasa jauh dengan keluarga" ujar Abdul Rahman

Gurning, Jumat (7/10). Disebutkannya, ternyata anak Medan untuk menjadi pelatih di PSMS sangat ribet dan sulit dengan berbagai masalah yang ada. Ingin menjadi pelatih saja ternyata menjadi bahan keributan sehingga sukar rasanya untuk menjadi pelatih di Medan. Dari pada ribut terus, maka pihak manajemen Arema Malang menghubungi untuk meminta jadi asisten pelatih. "Saya hanya tinggal menunggu waktu saja, masalah kontrak dengan pihak Arema Malang sudah dibicarakan. Jika kontrak sesuai, maka saya akan terbang ke Malang. Harapan untuk menjadi pelatih PSMS harus dikubur dalam-dalam. Mungkin ada sosok yang lebih baik lagi untuk menangani PSMS" tandasnya. (YON-REL)

Namun, dengan kepergian Gurning ke Arema Malang itu sedikit memiliki harapan, karena Gurning akan menjadi assisten pelatih di tim yang terkenal dengan julukan "Macam Putih" itu.. Tak profesional pihak manajemen PSMS dalam menentukan sikap untuk mencari sosok pelatih kepala membuat Gurning merasa kecewa. Padahal Gurning berkeinginan untuk melatih PSMS, tempat namanya mencuat saat membawa PSMS menjadi tim paling disegani lawan dikancah sepakbola Indonesia.

Abdul Rahman Gurning

Atlet Aceh Perkuat Tim Sea Games Banda Aceh-andalas Dua atlet asal Provinsi Aceh ikut memperkuat skuad tim Indonesia pada pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara (Sea Games) XXVI pada 11-22 November 2011. "Atlet Aceh yang ikut mewakili Indonesia di Sea Games yakni Cut Risna Arita pada cabang olahraga anggar dan Afdan Bactila untuk tinju," kata Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh Nuzuli di Banda Aceh, Jumat (7/10). Ia menyebutkan, atlet anggar Cut Risna Arita saat ini sedang digodok di Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Sea Games di Jakarta, sementara Afdan Bactila mengikuti seleksi Pra-Olimpiade 2012 di Turbekistan. Dijelaskan, kedua putra dan putri Aceh sebagai atlet Sea Games mewakili Indonesia di kejuaraan olahraga tingkat Asia Tenggara itu merupakan atlet berprestasi binaan Dispora di provinsi ujung paling barat Indonesia tersebut. "Sejumlah prestasi telah mereka raih di tingkat nasional dan regional dan kami berharap keduanya mampu mempersembahkan medali emas di Sea Games nanti. Doa dan harapan masyarakat Aceh agar mereka bisa berprestasi membela 'merah putih' di event olahraga di Palembang nanti," kata dia. Nuzuli menjelaskan, masuknya Afdan Bactila dalam seleksi Pra-Olimpiade 2012 itu merupakan sebuah prestasi gemilang bagi Aceh karena belum ada dalam sejarah petinju daerah ini yang mengikuti seleksi hingga tingkat internasional. "Kita harus bersyukur atas prestasi yang diraih Afdan Bactila dengan harapan kedepan lebih banyak atlet Aceh, khususnya petinju daerah ini yang mampu mengukir prestasi tidak hanya tingkat lokal, nasional tapi juga internasional," kata dia menambahkan. Selain Afdan yang akan turun di kelas welter ringan 64 kilogram seleksi PraOlimpiade, juga terdapat petinju Mathias Mandiangan (60 kilogram), Rafli Langi (56 kilogram), Julio Berrya (52 kilogram) dan Deni Hutarium (49 kilogram). Dipihak lain, Nuzuli menjelaskan Pemerintah Aceh terus berupaya meningkatkan prestasi berbagai cabang olahraga, terutama sepak bola dengan harapan kedepan mampu mengharumkan nama baik daerah ini ditingkat nasional dan internasional. (ANT)

Indonesia Tahan Arab Saudi Kuala Lumpur-andalas Hasil relatif positif dipetik Timnas Indonesia jelang laga kualifikasi Piala Dunia 2014 melawan Qatar. Indonesia menahan imbang Arab Saudi 0-0 pada pertandingan persahabatan di Stadion Shah Alam, Selangor, Malaysia, Jumat (7/10). Sesuai janjinya, pelatih Wim Rijsbergen menurunkan tiga penyerang sekaligus. Ferdinand Sinaga dan Irfan Bachdim mendampingi Cristian Gonzales. Sedangkan di lini tengah, Rijsbergen menetapkan Hamka Hamzah sebagai gelandang bertahan di belakang Ahmad Bustomi dan M Ilham. Di posisi penjaga gawang, I Made Wirawan menggeser dua kiper senior Markus Haris Maulana dan Ferry Rotinsulu. Bek tinggi kekar asal Persiba Bantul Wahyu Wijiastanto dipercayakan memulai debutnya di level senior. Dan Supardi menempati posisi bek kiri. Arab Saudi yang memiliki

keunggulan rata-rata menguasai jalannya permainan di awal babak pertama. Pelatih Frank Rijkaard pun memanfaatkan partai ini sebagai persiapan jelang laga kualifikasi PD 2014 dengan maksimal. Misal, langsung menurunkan striker senior sekaligus kapten Yasser Al-Qahtani. Hingga menit ke-20, Made Wirawan tercatat dua kali melakukan penyelamatan. Sedangkan di menit ke-31, Ahmed AlFraidi membuang peluang ketika berada pada situasi menjanjikan di dalam kotak penalti Timnas. Timnas beberapa kali melancarkan serangan yang bersifat sporadis, namun tidak ada yang benarbenar mengancam gawang yang dijaga Waleed Abdullah. Made Wirawan pun cukup tenang menghalau serangan demi serangan dari Elang Hijau, julukan Timnas Arab Saudi. Salah satunya saat mengantisipasi tendangan

jarak jauh Al-Fraidi di menit ke-40. Keberadaan Wahyu Wijiastanto yang bertinggi 193 sentimeter sepanjang babak pertama juga cukup efektif menghalau crossing lawan. Memasuki injury time, Indonesia memiliki peluang baik ketika Irfan Bachdim hanya terlambat dalam hitungan detik guna menyambut umpan silang tajam dari Ferdinand Sinaga. Tim asuhan Frank Rijkaard juga terlihat beberapa kali terburu-buru dalam penyelesaian akhir. Di babak kedua performa Timnas jauh lebih baik. Rotasi antarpemain tampak berjalan, terutama di lini tengah dan barisan serang. Beberapa kali Indonesia memberi ancaman, di antaranya dari Hamka dan M Ilham. Melihat kondisi itu Rijkaard menarik dua pemain pilarnya Abdullaziz Al-Dosari dan Al-Qathani. Pertengahan paruh kedua, Rijsbergen menjajal Yongki

Aribowo yang menggantikan "El Loco" Gonzales. Sementara itu, Hamka yang mengalami cedera ditarik keluar untuk digantikan Hariono. Ketika memasuki menit ke-78, Indonesia mendapat peluang emas akibat salah pengertian kiper dengan salah satu pemain belakang Arab Saudi. Sayang tembakan Irfan Bachdim bisa dipotong pemain lawan tepat di depan gawang. Permainan lebih menarik di akhir permainan. Arab Saudi merespon. Mereka mengancam melalui tembakan keras Nasser Al-Shamrani dari dalam kotak penalti yang menerpa mistar di menit ke-80. Tiga menit berselang, Made Wirawan melakukan penyelamatan penting ketika mematahkan tembakan mendatar Taisir AlJassim. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan usai skor 0-0 tetap tidak bisa dipecahkan kedua kesebelasan.(YON-NET)

Nata: PSMS Harus Dipegang Pelatih Lokal Medan-andalas Belum ditentukannya pelatih kepala yang menukangi PSMS Medan, membuat kerangka hingga saat ini menjelang kompetisi bergulir belum juga dibentuk. Dengan adanya kabar bahwa tim kesayangan masyarakat Kota Medan itu dilatih oleh dari negara lain membuat SMECK Hooligan gerah. Supporter PSMS ini meminta pelatih yang menangani PSMS berasal dari lokal. Pemain PSMS yang lolos seleksi terus melakukan latihan berupa game yang didikomandoi oleh asisten pelatih PSMS Suharto AD. "Sebaiknya pelatih kepala berasal dari lokal,

sehingga komunikasi dengan pemain dapat berjalan dengan baik. Jika pelatih berasal dari asing sangat dikhawatirkan komunikasi tak akan berjalan dengan lancar karena perbedaan bahasa" ujar Ketua SMECK Hooligan Nata Simangunsong, Jumat (7/10). Disebutkannya, pelatih asing yang menangani PSMS, nantinya tentu akan berbeda jauh dengan pelatih lokal. Seperti kita ketahui banyak klub-klub yang dilatih pelatih asing ternyata prestasinya kurang memuaskan. Sementara itu, manatan asisten Manager PSMS Benny Tomoasa mengatakan pelatih yang datang menangani PSMS tidak bisa

Nata

melakukan intervensi terhadap pemain. Waktu kompetisi sudah menjepit, pemain yang ada harus diperdayakan bukan untuk dibuang karena tak sesuai dengan karakter pelatih. Dia menambahkan pemainpemain yang lolos seleksi merupakan penilaian Suharto AD yang lebih banyak mengetahui karakter pemain untuk dapat menjadi tim inti. Pelatih kepala yang terpilih nantinya harus menyesuaikan diri dengan pemain yang terpilih. "Pelatih kepala tinggal hanya memoles saja dan dapat mengetahui mana pemain berkualitas dan berpengalaman dari asisten pelatihnya" pungkasnya. (YON-REL)

Boaz dan Ricardo Siap Perkuat Timnas Jakarta-andalas Pemain depan tim nasional Boaz Salossa dan rekannya sesama pemain Persipura Ricardo Salampessy menyatakan siap memperkuat Timnas Senior dalam lanjutan Pra Piala Dunia 2014. Hal itu ditegaskan Boaz setelah dia bersama Ricardo dan Asisten Manajer Persipura, Anton Imbenay melakukan dialog dengan Ketua Komite Disiplin PSSI Bernard Limbong di Sekretariat PSSI Senayan Jakarta, Jumat (7/10). "Kalau memang diminta, saya siap memperkuat Timnas. Jika selama ini saya belum bergabung ke Pelatnas, karena

kami mempunyai alasan dan hal itu dapat dimengerti oleh Pak Limbong," ujar Boaz Salossa. Boaz mengungkapkan, bahwa dirinya dan juga Ricardo Salampessy bukanlah melakukan aksi "mbalelo" dengan tidak mengindahkan pemanggilan yang dilakukan pelatih kepala Wim Rijsbergen pada 30 September lalu. Namun sebagai pemain Persipura, mereka harus ikut memperkuat klubnya di ajang Liga Champion Asia saat tandang ke Arbil FC dan baru kembali ke Tanah Air pada tanggal 29 September. "Kami baru tiba di Jakarta pada tanggal 29 September dan malamnya langsung

kembali ke Jayapura. Kami butuh istrihat dan sudah meminta izin kepada Pak Limbong selaku Penanggungjawab Timnas," ujar Boaz Salossa. Termasuk apakah ia siap memperkuat Tim Merah Putih ketika berlaga melawan Qatar pada 11 Oktober mendatang, Boaz menyatakan siap 100 persen jika masih diberikan kepercayaan oleh pelatih Wim Rijsbergen. Hal senada juga dikatakan oleh Ricardo Salampessy yang merupakan pemain belakang Persipura dan juga menempati posisi itu di Timnas. "Saya tetap siap memperkuat Timnas, dan tidak ada maksud menolak atau tidak

disiplin," ujar Ricardo Salampessy. Sementara Bernard Limbong menegaskan, pihaknya selaku Komite Disiplin tak mesti buru-buru menjatuhkan sanksi kepada pemain yang dianggap mangkir dipanggil Timnas. "Kami sudah melakukan pembicaraan dengan Boaz, Ricardo dan juga Anton. Komdis juga berfungsi sebagai pembinaan, jadi kami tidak harus menjatuhkan sanksi. Mereka tetap akan kami serahkan kepada pelatih Timnas apakah dalam pertandingan nanti akan diturunkan atau tidak. Wewenang itu sepenuhnya kami serahkan kepada pelatih Timnas," kata Bernard Limbong. (ANT)

9

Tak Lagi ISL, Tapi IPL Makassar-andalas Chief Executif Officer (CEO) PT Liga Prima Indonesia Widjajanto selaku pemegang mandat PSSI menegaskan, bahwa nama kompetisi tertinggi di Indonesia untuk musim mendatang bukan lagi bernama Indonesia Super League (ISL). Namun, telah diputuskan nama liga untuk musim ini adalah Indonesia Primer League (IPL) Dalam kunjungannya ke Kota Makassar untuk menyaksikan penandatangan MoU kerjasama sponsorship antara PT Paggolo Na Sulawesi Mandiri selaku pengelola klub PSM dan PT Semen Bosowa Indonesia, Widja membocorkan nama kompetisi tersebut. "Namanya yakni Indonesia Primer League atau disingkat IPL. Ini sekedar bocoran saja. Nama ini sudah disetujui oleh PSSI dan tinggal menunggu surat keputusan (SK) saja dalam waktu dekat ini," ujar Widja dihadapan pengurus dan manajemen PSM, manajemen Bosowa serta sejumlawan wartawan yang hadir. Dia menjelaskan, awalnya akan menggunakan nama Liga Prima. Akan tetapi karena harus membawa nama Negara, maka berubah menjadi Indonesia Primer League (IPL). Selain itu, nama IPL juga atas permintaan dan keinginan sejumlah sponsor utama dari beberapa perusahan besar seperti Coca Cola, Big Cola dan Unilever. "Nama IPL itu juga karena kami ingin membawa branding kompetisi ke tingkat global atau internasional," tambahnya. Soal jadwal kompetisi, Widja mengajukan draftnya ke Komite Kompetisi PSSI untuk ditetapkan. Namun, ada beberapa opsi draft yang ditawarkan. Pertama, dalam sepekan akan digelar dua kali (hari Sabtu-Minggu) dan akan selesai pada September 2012. Untuk draf kedua, dijadwalkan bermain empat kali dalam satu pekan (Rabu-Kamis dan Sabtu-Minggu) dan berakhir pada Mei 2012. "Yang jelas, jadwal kompetisi akan tetap disesuaikan dengan standar FIFA dan melihat kemampuan masing-masing klub. Saat ini masih ditunggu tanggapan dari 24 klub," tandasnya.(YON-NET)

Sony tak Masuk Tim SEA Games Jakarta-andalas Pebulu tangkis peringkat 70 dunia Sony Dwi Kuncoro tidak masuk tim Indonesia untuk SEA Games ke-26 di Palembang dan Jakarta bulan depan. Nama Sony, yang semula masuk dalam tim bayangan, dicoret dan juara Taiwan Terbuka Grand Prix Gold, Tommy Sugiarto, dipastikan masuk tim inti yang terdiri atas 20 pemain tersebut. Sekjen PB PBSI Yacob Rusdianto, Jumat (7/10) mengaku percaya sepenuhnya bahwa tim nama-nama yang terpilih adalah hasil keputusan terbaik. "Saya percaya pada tim yang memutuskan, pelatih maupun bidang pembinaan prestasi," kata Yacob. Pada tunggal putra, Indonesia memasukkan empat pemain yang mempunyai peringkat dunia tertinggi, yakni Taufik Hidayat (peringkat 5), Simon Santoso (15), Tommy Sugiarto (18) dan Dionysius Hayom Rumbaka (25). Namun pada tunggal putri, tim penentu nama semifinalis Indonesia Terbuka Grand Prix Gold Bellaetrix Manuputty masuk ke dalam tim mendampingi Adriyanti Firdasari, Lindaweni Fanetri dan Maria Febe Kusumastuti. Sedangkan pasangan Alvent Yulianto-Hendra Aprida Gunawan yang semula masuk tim bayangan juga dicoret. Menurut Yacob, penentuan nama-nama tersebut tidak semata-mata berdasarkan peringkat namun juga dengan pertimbangan strategi untuk menghadapi lawanlawan pada parhelatan olahraga Asia Tenggara tersebut. Bulu tangkis ditargetkan meraih empat medali emas dari tujuh yang diperebutkan pada SEA Games 2011. Target tersebut sama dengan jumlah medali emas yang diraih Indonesia pada SEA Games 2009 di Laos, yang diperoleh tim beregu putra, Simon Santoso (tunggal putra), Markis Kido-Hendra Setiawan (ganda putra) dan Nova Widianto-Liliyana Natsir (ganda campuran). Berikut ini nama-nama anggota tim bulu tangkis SEA Games Indonesia: Tunggal putra: Taufik Hidayat, Simon Santoso, Dionysius Hayom Rumbaka, Tommy Sugiarto. Tunggal putri: Adriyanti Firdasari, Lindaweni Fanetri, Maria Febe Kusumastuti, Bellaetrix Manuputty Ganda putra: Markis Kido-Hendra Setiawan, Bona Septano-Mohammad Ahsan Ganda putri: Greysia PoliiMeiliana Jauhari, Vita Marissa-Nadya Melati Ganda campuran: Tontowi Ahmad-Liliyana Natsir, Frans Kurniawan-Pia Zebadiah. (ANT)


EKONOMI-BISNIS

Sabtu 8 Oktober 2011

6 Pegawai Kemenkeu Diperiksa Internal Jakarta-andalas Enam orang pegawai yang diduga membocorkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (DPPID) tengah diperiksa oleh Inspektorat Bidang Investigasi Kementerian Keuangan. Menurut Staf Ahli yang juga merangkap Plt Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan, Kiagus Ahmad Badaruddin seperti yang dikutip dari vivanews.com, kemarin, keenam orang itu jika terbukti bersalah maka akan dikenakan sanksi. Namun jika hasil pemeriksaan menyatakan tidak bermasalah, maka dapat bekerja kembali. "Tentunya kami tidak mau menghukum orang yang tidak bersalah. Oleh karena itu menteri memerintahkan mereka diperiksa terlebih dahulu," ujarnya di kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat 7 Oktober 2011. Pihaknya mensinyalir kasus pembocoran draf PMK soal DPPID yang melibatkan internal instansi karena upaya pihak luar yang ingin mencari keuntungan. Pasalnya, secara substansi dokumen DPPID sudah dijabarkan dalam rapat badan anggaran. Yang dibocorkan adalah PMK yang sudah diteken, namun berupa kopian. "Untuk (pihak luar) membuktikan sebagai privilege," imbuhnya. PMK itu berfungsi sebagai dasar bagi Dirjen Perbendaharaan untuk membuat daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA). DIPA itu menjadi dokumen dalam pelaksanaan pencairan anggaran. Sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan bocornya dokumen PMK ini terjadi sebelum peraturan ini selesai diproses Kementerian Hukum dan HAM. Sesudah ditandatangani menteri, PMK diundangkan terlebih dahulu di Kementerian Hukum dan HAM. "Jika sudah ditandatangani Menkumham, baru dimasukkan Berita Negara," kata Agus. Saat ini keenam pegawai kemenkeu itu dinonaktifkan sementara untuk memperlancar jalannya pemeriksaan. (AT)

Bisnis Apple Pasca Steve Meninggal Jakarta-andalas Pasca kematian salah satu pendiri Apple Inc, Steve Jobs, bisnis perusahaan teknologi informasi kini dianggap berada di perempatan jalan. Pihak perusahaan dituntut memutuskan untuk tetap menjalankan bisnis seperti biasa atau waktunya untuk membuat perubahan besar. Satu pertanda mengenai masa depan Apple tersebut salah satunya akan ditentukan dengan kebijakan perusahaan apakah akan memilih pemimpin perusahaan yang independen dan menambah jumlah direksi. "Pesan lama dulu berbunyi 'percaya Steve'. Pesan baru nanti harus berbunyi 'percaya pada tim'. Kini bukan lagi saatnya mengkultuskan pribadi," kata Profesor Corporate Governance dari Boston University School of Management Jim POst seperti dikutip dari vivanews.com, Jumat (7/10). Post menyatakan jumlah direksi Apple ke depan harus ditambah lebih banyak. Apple juga harus menambah pekerja berbakat yang lebih independen. "Orang yang tidak hidup dibawah bayang-bayang Steve," katanya. Jadwal Apple untuk mencari pimpinan yang baru hingga kini memang tidak jelas. Juru bicara Apple juga menolak untuk memberikan komentar. Sebelumnya, Apple tidak memiliki seroang chairman dan hanya dipimpin oleh co-lead directors. Apple sejak lama telah banyak dikritik karena dianggap tidak terbuka, terutama mengenai penerus pimpinan perusahaan setelah Steve Jobs sebelumnya positif mengidap kanker pankreas. Jobs juga dilaporkan telah membuat direksi Apple berada dalam ketertutupan dalam jangka waktu cukup lama. Bahkan, pimpinan Google eric Schmidt dan mantan direktur Apple mengungkapkan betapa rumitnya bekerja bersama Jobs. CEO Apple saat ini, Tim Cook, yang kabarnya akan digadang untuk menjadi pimpinan CEO, juga dipertanyakan kemampuannya untuk saat ini. "Terlalu banyak yang harus dia kerjakan saat ini," kata Analis dari Jefferies & Co Peter Misek. Direksi Apple yang kini diisi oleh tujuh orang, merupakan salah satu yang terkecil di industri sejenis. Sebagian besar perusahaan sejenis Apple memiliki paling tidak 10 orang direksi. (RIL)

harian andalas | Hal.

10

Kenaikan Tarif Harus Diimbangi Permintaan Ban di Sumut Turun Peningkatan Pelayanan Krisis Ekonomi

Medan-andalas Kenaikan tarif tol BelawanMedan-Tanjung Morawa (Belmera) berkisar antara 525 persen yang berlaku mulai, Jumat (7/10) harus diimbangi dengan peningkatan pelayanan yang lebih baik oleh pihak pengelola. Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Sumatera Utara Dr Haposan Siallagan SH mengatakan, pihak Jasa Marga Tol Belmera harus meningkatkan pelayanan pada masyarakat dan memenuhi standar pelayanan minimum. "Pada prinsipnya kita tidak keberatan atas kenaikan tarif itu, tapi kenaikan tarif tersebut harus diimbangi dengan pelayanan. Pengelola, dalam hal ini Jasa Marga Tol Belmera harus memenuhi tanggug jawabnya untuk memenuhi standar pelayanan minimum," kata Haposan saat ditemui di Kampus Universitas HKBP Nomensen (UHN) Medan, Jumat (7/10). Menurut Haposan, selama ini masyarakat pengguna jalan tol masih banyak mengeluhkan pelayanan di ruas tol Belmera. Di antaranya, masalah keamanan, penerangan di sepanjang jalan tol, patroli, dan penyeberangan jalan untuk masyarakat yang masih minim. "Kita tidak keberatan, tapi mereka harus bisa membuat pelayanan yang bagus, palig tidak keluhan masyarakat itu harus bisa diminimalisir. Kalau kenaikan tarif tidak diimbangi dengan peningkatan pelayanan kita akan keberatan," ujarnya. Haposan yang juga Dekan Fakultas Hukum UHN ini mangatakan, selama ini masyarakat pengguna tol banyak yang mengeluh karena terjadinya pelemparan kenderaan saat melintas di ruas tol Belmera dan kalau malam gelapnya luar biasa. "Di Organda sendiri, kita banyak menerima keluhan para supir atas terjadinya pelemparan kendaraan saat melintas di tol Belmera. Bahkan aksi perampokan sangat menghantui para supir saat melintas malam hari, ini karena penerangan ruas tol Belmera itu tidak sesuai standar," tandasnya. Dia menambhakan, implementasi kebijakan pemerintah meniakkan tarif tol tersebut harus bisa mengujudkan pelayanan lebih maksimal, seperti pembangunan penambahan ruas jalan tol harusnya juga bisa direalisasikan. "Sejak Belmera diresmikan, tidak ada

andalas/hs poetra

TARIF JAL AN TOL NAIK JALAN NAIK-Kendaraan roda empat tampak memasuki pintu Tol Amplas, Medan, kemarin. Pemerintah menaikkan tarif Jalan Tol mulai Jumat (7/ 10), sesuai dengan Permen PU soal kenaikan tarif tol tanggal 27 September 2011 yang sudah ditandatangani oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto. Sebanyak 14 Ruas Tol akan menaikkan tarif termasuk Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (42,70 km). penambahan 1 km pun panjang jalan tol. Harusnya, jangan tarif saja yang dinaikkan, tapi panjang jalannya juga ditambah," kata Haposan. Sementara itu, Humas Jasa Marga Cabang Belmera Syueb mengatakan, kenaikan tarif tol tersebut sesuai Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 277/KPPS/M/2011 tentang penyesuaian tarif ruas tol tanggal 27 September 2011, yang berlaku mulai 7 Oktober 2011. Selain itu, juga mengacu pada UU No 38 Tahun 2004 tentang Jalan yang mengatur bahwa setiap dua tahun sekali tarif tol akan naik. Syueb menjelaskan, besaran tarif yang berlaku mulai, Jumat (7/10) adalah dari Belawan dengan tujuan Tanjung Morawa sebelumnya Rp 5.000 untuk golongan I menjadi Rp 5.500, golongan II Rp 8.500 menjadi Rp 9.500, golongan III Rp 9.000 menjadi Rp 10.500, golongan IV Rp 11.500 menjadi Rp 13.000, dan golongan V Rp 14.000 menjadi Rp 15.500. Menurutnya, kenaikan tarif tol Jasa Marga merupakan bagian dalam memberikan standar pelayanan minimum

kepada pengguna jasa tol. Dimana, penghitungan penetapannnya dilakukan Departemen Pekerjaan Umum melalui Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT). "Penyesuaian tarif tol ini dilakukan dalam upaya memerbaiki iklim investasi di bidang infrastruktur," katanya. Selain itu, katanya, kenaikan tarif tol juga untuk menutupi biaya operasional yang selama ini belum tertutupi oleh pendapatan pertahun. Biaya operasional yang dimaksud meliputi, pemeliharaan kontruksi, fisik jalan dan jembatan, dan sumber daya manusia (SDM). "Kenaikan tarif dibarengi dengan peningkatan pelayanan diantaranya akan memasang CCTV untuk mengidentifikasi lalu lintas, menambah jembatan penyebrang untuk masyarakat, pelapisan ulang disepanjang jalan, meningkatkan keamanan, menyediakan derek gratis, dan pelebaran jalan dari Tanjung Morawa yang awalnya hanya dua lajur menjadi 4 lajur," ujarnya. Tol Belmera Sementara, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Pekerjaan Umum Nomor:277/KPTS/M/2011 maka tarif tol

Harga Ekspor Karet Alam Indonesia Menguat Medan-andalas Harga ekspor karet alam Indonesia menguat lagi menjadi 4,185 dolar AS perkilogram sehingga mendorong harga bahan olahan karet di pabrikan Sumatera Utara ikut bergerak naik menjadi Rp32.100 Rp34.100 perkilogram. "Harga karet alam sebesar 4,185 dolar AS per kg pada 6 Oktober itu naik dari harga di bursa Singapura 5 Oktober yang ditutup seharga 4,103 dolar AS/kg untuk pengapalan November," kata Sekretarsi Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut Edy Irwansyah di Medan, Jumat. Sementara pada 5 Oktober, harga bahan olah karet (bokar) masih Rp31.500-Rp33.500 perkilogram. Meski bergerak naik, kata dia, harga ekspor karet jenis SIR20 itu diperkirakan masih tetap berfluktuasi. Bahkan ada tren menurun lagi yang ditandai harga di pasar bursa 6 oktober yang untuk pengapalan Desember ditutup seharga 4,150 dolar AS

ilustrasi

per kg dan Januari 2012 sebesar 4,135 dolar AS per kg. Menurut dia, berfluktuasinya harga ekspor karet itu merupakan dampak dari krisis ekonomi di Amerika Serikat dan Eropa dimana permintaan melemah. "Lihat saja harga ekspor karet pada 20 September sempat mencapai 4,604 dolar AS per kg," katanya. Gapkindo sendiri, kata Edy, siap melakukan pengurangan ekspor karet perusahaan anggotanya menyusul adanya sinyal International Rubber Consortium Limited (IRCo)

akan melakukan tindakan kalau harga ekspor di bawah 4 dolar AS per kg. IRCo yang merupakan perusahaan patungan karet alam yang dibentuk negara produsen utama Thailand, Malaysia dan Indonesia untuk mengatasi harga karet alam memang berfungsi sebagai pelengkap dari skema penyetabil harga dalam skema produksi dan skema ekspor. "Pengaruh Malaysia, Thailand dan Indonesia memang cukup besar karena 70 persen kebutuhan pasar karet alam dunia dipasok oleh tiga negara tersebut," katanya. Pedagang karet di Sumut, M.Harahap, menyebutkan, pasokan getah petani dewasa ini masih berlangsung ketat yang dipicu musim hujan di beberapa daerah sentra produksi seperti Tapanuli Selatan. "Perdagangan semakin sulit karena ditengah ketatnya pasokan, harga jual berfluktuasi terus sehingga payah menetapkan harga jual-beli," katanya. (ANT)

baru jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) naik rata-rata Rp 500 hingga Rp 1000 sesuai golongan kendaraan berlaku mulai tanggal 7 Oktober 2011 pukul : 00.00 WIB. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Operasi Cabang Belmera Ir Agung Widodo melalui Kepala Sip Gerbang Tol Mabar Yantonius, Jumat (7/10) di kantor Gerbang Tol Mabar Medan. Menurut Yantonius, pendapatan khusus Gerbang Tol Mabar rata-rata setiap hari Rp 33 juta (dalam tarif lama) dari kemasukan rata-rata 11.000 unit kendaraan berbagai golongan. Untuk yang perdana kenaikan tarif tol baru di Gerbang To Mabar sip pertama, Jumat (7/10) selama 12 jam mulai pukul 00.00 WIB terkumpul dana masuk ke kas Rp 19.812.000 dan untuk perhitungan per hari harusnya 24 jam. Jadi, Sabtu pagi ini baru bisa ditemukan hasil keselurahan. Tapi, melihat jumlah uang selama 12 jam pertama sudah ada peningkatan pendapatan Gerbang Tol Mabar ini karena sebelumnya pada waktu tarif lama selama 12 jam rata-rata pendapatannya Rp 16,5 juta. (BEN/DP)

Kenaikan TDL Bebani Sektor Industri Jakarta-andalas Ketua Umum Golkar, Aburizal Bakrie menilai langkah pemerintah menaikkan tarif dasar listrik pada 2012 tidak tepat, karena bisa membebankan sektor industri sehingga tidak dapat berkompetisi di kancah global. "Golkar menilai tidak waktunya menaikkan harga listrik. Kalau listrik berakibat ke industri kita, yang makin tidak bisa berkompetisi," kata Ical dalam dalam 'Diskusi Publik Pengelolaan Sektor Minerba dan Kelistrikan Nasional, Antara Harapan dan Realita' di Jakarta, Jumat (7/10). Seperti dikutip dari vivanews.com, Ical menuturkan, dari pada menaikkan TDL, lebih baik menyesuaikan harga bahan bakar minyak subsidi. Menurutnya, 72 persen penikmat subsidi BBM adalah masyarakat kelas atas dan hanya 28 persennya dinikmati masyarakat miskin. "Lebih baik

yang 28 persen kita balikkan ke rakyat dalam pendidikan, kesehatan, dan macam-macam yang bisa kita berikan ke masyarakat," katanya. Ia mengungkapkan, saat dirinya menjadi Menteri Koordinator Perekonomian pada 2005 lalu, dirinya menaikkan harga BBM subsidi mencapai 114 persen tapi tidak ada gejolak. Sebab, waktu itu dirinya mengembalikan subsidi secara langsung untuk mengurangi beban biaya hidup masyarakat miskin. Untuk menurunkan subsidi listrik tanpa menaikkan tarif listrik, Ical mengusulkan agar pembangkit istrik mesin diesel digantikan pembangkit hemat energi. Ia juga menyarankan agar pemerintah terus melakukan diversifikasi energi seperti kincir angin dan tenaga surya. "Daerah timur, Sumba, Kupang dengan mudah kita laksanakan pembangkit listrik angin. Untuk Jawa, pada umumnya angin tidak cukup tapi kita punya ristek yang bisa diketahui apa yang harus dilakukan," ujarnya. (AT)

BINJAI 23.00

SUN 12.30-14.40-16.50-19.0021.10

PALLADIUM 12.30-14.40-16.50-19.0021.10-23.20 SUN 12.45-14.55-17.05-19.1521.25-23.35

THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.0021.20 PLAZA 31.10-15.30-17.50-20.10 BINJAI 12.30-14.20-16.10-18.0019.50-21.40

PALLADIUM 12.15-14.05-15.55-17.4519.35-21.25 BINJAI THAMRIN 12.00-13.50-15.40-17.3019.20-21.10-23.00

THAMRIN 13.00-16.10-17.20-19.3021.40-23.50 SUN 12.00-14.10-16.20 BINJAI 23.30

SUN 18.30-21.15 THAMRIN 12.00-14.45-17.30-20.15 PLAZA 16.20-19.05

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 SUN 13.00-15.10-17.20-19.3021.40 SUN 23.50

PLAZA 13.00-14.10


KOMUNITAS

Sabtu 8 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

11

Diasuh oleh : MATAKIN Komda - Sumut Ditulis oleh : Ws. Ir. Djohan Adjuan

MENGENANG HARI K ELAHIRAN NABI KHONGCU

P

ADA 24 September 2011 (tanggal 27 bulan 8 Imlek) , adalah hari ulang tahun kelahiran Nabi Khongcu yang ke-2562 tahun. Karyanya bagi dunia pendidikan, etika moral, tata kenegaraan dan tata hubungan serta kesusilaan antar sesama manusia, juga manusia dengan Tuhan Sang Pencipta, demikian besar pengaruhnya pada bangsa Asia pada umumnya. Sehingga dunia mengakuiNya sebagai seorang Nabi, Guru Agung Sepanjang Masa. Dalam mengenang hari kelahiran Nya, kita ajak para pembaca untuk membuka kembali lembaran kehidupan Beliau yang telah meninggalkan kita 2490 tahun lamanya (wafat tahun 479 SM). Sebuah peristiwa yang telah lampau sekali, bahkan banyak hal telah dilupakan orang, namun dikarenakan kebajikan mulia Beliau yang disumbangkan kepada umat manusia, maka karyaNya dibukukan oleh murid-murid serta pengikutnya, dan dilestarikan secara turun temurun sampai saat sekarang. AjaranNya disebut agama Ru (Ru-jiao) atau di Indonesia disebut agama Khonghucu. Nabi Khongcu, sewaktu lahir diberi nama kecil Kong Qiu alias Zhong Ni. Merupakan putera kedua dari ayah yang bernama Kong Shu Liang He dan Ibu bernama Yan Zheng Zai. Ia mempunyai kakak perempuan 9 orang dan 1 abang dari lain ibu. Dikisahkan Ibunda Yan Zeng Zai yang sering mendaki bukit Ni memanjat doa memohon ke hadirat Tuhan agar dikaruniai seorang putra. Selang tidak berapa lama pada suatu malam diberi penglihatan : Datang Malaikat Bintang Utara berkata ,"Terimalah karunia Tuhan Yang Maha Esa seorang putra agung nan suci, seorang Nabi. Engkau akan melahirkannya di lembah Kong Sang." Sejak kejadian itu Ibu Yan mulai mengandung, dan diberi penglihatan lain; datang seekor Qi-lin (hewan suci bertubuh kijang, bertanduk tunggal, bersisik seperti naga, berekor seperti lembu) dari mulutnya menyembur keluar sebuah kitab kumala (Yu Shu) yang bertuliskan :"Putra sari air suci akan datang untuk menggantikan Dinasti Zhou yang sudah lemah, dan akan menjadi Raja tanpa mahkota". Setelah itu Ibu Yan mengikatkan pita merah pada tanduk hewan suci tersebut. Setelah hamil selama 11 bulan, lahirlah seorang bayi pada tanggal 27 bulan 8 tahun 551 SM (jaman Chun Qiu), di negeri Lu, kota Zou Yi, desa Chang Ping, lembah Kong Sang (sekarang kota Qufu propinsi Shandong, Tiongkok) Sewaktu kelahiran Kong Qiu tampak tanda-tanda menakjubkan, yaitu : Muncul 2 ekor naga berjaga mengitari tempat kelahiran; Datang 5 Malaikat Tua menyambut; Malam itu bintang utara bersinar terang, langit jernih, bumi damai; terdengar musik nan merdu mengalun di angkasa; Angin bertiup sepoi-sepoi dan keesokan harinya matahari bersinar hangat; Sungai Kuning yang biasa airnya keruh bergolak, menjadi jernih dan tenang alirannya; Dari Langit terdengar suara "Tuhan telah berkenan menurunkan seorang putra yang Nabi"; Muncul sumber air hangat untuk memandikan sang bayi di lantai gua Kong Sang; Pada tubuh sang bayi tampak 49 tanda-tanda luar biasa yang bermakna : Yang akan menetapkan hukum abadi dan membawa damai bagi dunia. Usia 3 tahun Kong Qiu telah kehilangan ayah, sejak itu Ia ikut Ibunda Yan berpindah di dekat rumah nenek. Ia dibesarkan Ibunda Yan dan juga mendapat bimbingan dari Nenek luarnya. Ketika usia 7 tahun, meski dalam kemiskinan, Ibunda Yan menyekolahkan Kong Qiu di perguruan Yan Ping Zhong; seorang cendekiawan dari Negeri Qi. Di sekolah para murid diajarkan cara menyiram, membersihkan lantai, bertanya jawab dengan guru, juga pendidikan budi pekerti, musik, menunggang kuda, memanah, sastra dan berhitung. Pada usia 15 tahun, Kong Qiu telah menetapkan hati untuk teguh dalam belajar. Masa kecil Kong Qiu bukanlah masa yang bahagia, Ia terbiasa mengerjakan banyak pekerjaan kasar. Dalam kitab Lun Yu tertulis, Nabi bersabda :"Aku bukanlah pandai sejak lahir, Aku hanya suka belajar hingga lupa makan dan minum, di dalam mengajar juga tidak merasa lelah‌. Waktu kecil banyak pekerjaan kasar pernah kulakukan, maka banyaklah pengetahuan dan keterampilan saya." Beliau juga pandai dalam hal memanah dan mengendarai kereta kuda. Ketika Kong Qiu berusia 17 tahun, Ibunda tercinta yang banyak bekerja keras membesarkan anaknya, sehingga kurang terawatlah kesehatannya, akhirnya meninggal dunia dalam usia 35 tahun. Kong Qiu bersedih dan menyemayamkan peti jenazahnya di tepi jalan kota , berharap ada orang yang mengetahui letak makam ayahnya, agar dapat dimakamkan bersama. Tiga hari kemudian datanglah seorang nenek mengaku tetangga ibunda Yan memberi petunjuk pada Kong Qiu tentang letak makam ayahnya. Maka terkabullah niat Nya untuk menyatukan kedua orang tua Nya di makam yang berdampingan. Dari kisah masa kecil Nabi Khongcu (Kongzi), dapatlah kita petik beberapa kesuri- tauladan; Pertama adalah semangat juang seorang Ibu membesarkan anaknya seorang diri, meski miskin tetapi mengutamakan pendidikan anaknya. Kedua adalah kesadaran seorang anak yang telah kehilangan ayah sejak kecil, untuk tidak mengecewakan harapan sang ibu, menjadi anak yang patuh, berbakti, teguh dalam semangat belajar, rajin membantu Ibunya. Tidaklah dapat disangkal bahwa dibalik kebesaran nama Nabi Khongcu terdapat jerih payah ibunda Yan yang tidak ternilai harganya. Maka berbanggalah wahai para ibu-ibu yang bekerja keras mendidik dan mendorong anak-anaknya untuk maju. Karena kabahagiaan yang diperoleh ketika melihat anak berhasil adalah kebahagiaan yang tidak dapat dibeli dengan uang berapa pun juga.

andalas/ist

AUDIENSIAUDIENSI-Ketua DPRDSU H Saleh Bangun didampingi anggota dewan Guntur Manurung, Washinton Pane, Aduhot Simamora, dan Biller Pasaribu, diabadikan bersama PGI Sumut usai audiensi.

Ketua DPRDSU H Saleh Bangun:

PGI Sumut Harus Beri Pencerahan pada Umat Medan-andalas Pengurus Persatuan Gereja Indonesia Wilayah Sumatera Utara (PGI WSU) periode 2011-2016, yang baru saja terpilih dalam Sidang Wilayah PGI WSU pada 12-15 Juli 2011 lalu, melakukan audiensi dengan Ketua DPRD Sumut, H Saleh Bangun, Jumat (7/10), meminta dukungan moril dalam pelaksanaan tugas harian para pengurus PGI Sumut. Audiensi PGI Sumut langsung dipimpin Ketua Umum Pdt Dr Jamilin Sirait, Ketua Jansen Ricardo Sitanggang SH dan Bishop DR JH Manurung, Bendahara Umum Pdt Lucas Timotheus, Wakil Sekretaris Umum Pdt Hotman Hutasoit, anggota PGI Pdt Nettina Samosir dan Sihar Cibro. Hadir dalam audiensi itu, Ketua Komisi E DPRD Sumut, Aduhot Simamora, Wakil Ketua Komisi B Guntur Manurung SE, anggota dewan

Drs Biller Pasaribu, Ir Washington Pane MSc, yang juga didampingi Kabag Persidangan dan Risalah DPRD Sumut, Drs Toman Nababan MSP dan Kasubbag Protokol Evelyn Sitanggang SE MSP. Pada pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu, Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun menyatakan kekagumannya terhadap kerukunan dan suasana kondusif di antara umat beragama di Sumatera

Utara selama ini. "Padahal banyak sekali perbedaan di tengah masyarakat, baik dari segi agama, suku, bahasa dan etnis. Namun, kerukunan dan kebersamaan tetap terjalin dengan baik di daerah ini," kata Saleh Bangun. Karenanya, Saleh Bangun tidak lupa berpesan agar segenap pemuka agama di Sumut, utamanya PGI terus memberikan pencerahan kepada umat, sekaligus saling menghormati antarsesama umat beragama, agar persatuan dan kesatuan tetap terjaga di daerah ini. Sementara, PGI Sumut dalam kesempatan itu, mengharapkan komitmen DPRD Sumut dalam memberikan perhatian kepada PGI Sumut, yang didukung 31 gereja, di antaranya HKBP, BNKP, GBKP, GMI, GKPS, HKI, GPIB, GKPI, GKPA,

AMIN, ONKP, GPP, GKPPD, GSJA, GTDI, dan GKLI. "Visi PGI adalah menjadikan gereja yang merefleksikan kebaikan Allah di tengah masyarakat majemuk Indonesia," kata Pdt Jamilin Sirait. Sedangkan misi PGI antara lain, makin menguatkan persekutuan di antara gereja-gereja di Indonesia sebagai basis pelayanan dan kesaksian, makin lebih terbuka kepada lingkungan di dalamnya mereka hidup, menggiatkan pelayanan komprehensif di tengah masyarakat Indonesia sebagai wujud pemberitaan kabar baik, ikut mewujudkan masyarakat majemuk Sumut yang berkeadaban dengan memelopori terciptanya hubungan baik dengan komponen masyarakat serta memberikan kontribusi berharga bagi terjadinya proses demokratisasi substansial di Indonesia.(UJ)

LCM Stallion Kunjungi YP Tuna Netra Sumatera Medan-andalas President Leo Club Medan (LCM) Stallion, Leo Vincent Steward, merasa prihatin dan terharu melihat kondisi keterbatasan yang dimiliki anak-anak Yayasan Pendidikan Tuna Netra Sumatera. Leo Vincent berharap, melalui kunjungan kasih Leo Club Medan Stallion, bisa menjadi pendorong semangat anak-anak tuna netra untuk terus meningkatkan ilmu pengetahuan dan bakat yang mereka miliki guna menghadapi tantangan ke depan serta menjadi generasi yang berguna bagi nusa dan bangsa. "Saya mengajak pengurus dan anggota Leo Club dimana saja untuk selalu peka terhadap keadaan masyarakat di lingkungannya. Kami sangat kagum dapat berkumpul dengan anak-anak yang memiliki keistimewaan tersendiri. Meski mereka memiliki kekurangan dari segi indera penglihatan, tapi ternyata pada hari ini mereka mampu menunjukkan bakat dan kreatifitas yang patut dibanggakan untuk menghibur kita," kata Leo Vincent saat melakukan kunjungan kasih ke YP Tuna Netra Sumatera, Jalan Tanjung Morawa Km 21,5 Medan, baru-baru ini. Turut dalam kunjungan kasih itu, sejumlah pengu-

andalas/siong

DIABADIKANDIABADIKAN-Sebelum membagikan paket sembako, sejumlah pengurus dan anggota Leo Club Medan Stallion diabadikan bersama-sama di Yayasan Pendidikan Tuna Netra Sumatera, Jalan Tanjung Morawa km 21,5 Medan. dibagikan bantuan sembako berupa beras 50 kg, mi instan 2 kotak, roti kering 12 kaleng dan parsel berisi makanan sebanyak 33 paket. Di sela-sela pembagian bantuan,L Lisdyana Adiwibowo menjelaskan, kunjungan berbagi kasih untuk untuk kesekian

rus dan anggota Leo Club Medan Stallion yang terdiri kalangan remaja, Advisor Leo Club, L Lisdyana Adiwibowo dan President Lions Club Medan Angsapura, L Bennur Yusuf, Sekretaris Leo Club Medan Stallion, Leo Wendhelin Muryono dan Leo Hastomo. Di lokasi ini turut

kalinya ini diharapkan mampu menjalin ikatan batin antara anak tuna netra dengan para remaja Leo Club Medan Angsapura. "Semoga remaja Leo Club bisa peka dan ikut merasakan bagaimana seorang anak menjalani kehidupannya dalam segala keterbatasan yang ada," jelas L

Lisdyana. Tak hanya itu, L Lisdiyana mengingatkan para pengurus dan anggota Leo Club Medan Stallion untuk selalu menyukuri setiap karunia yang dimiliki oleh Tuhan. Dengan begitu di zaman yang serba modern ini, remaja tidak akan lupa dengan pencipta-Nya. "Kita harus bersyukur dengan apa yang sudah diberikan oleh Tuhan dan harus melakukan perbuatan yang baik di mataNya," ingat L Lisdyana. Terkait kunjungan ini, Direktur YP Tuna Netra Sumatera, Abdul mengucapkan terimakasih atas perhatian Leo Club Medan Stallion yang memberikan bantuan paket sembako dan parsel makanan untuk dikonsumsi anak-anak. Menurut Abdul, keberadaan YP Tuna Netra memang dikhususkan bagi anak-anak penyandang cacat tuna netra. Meskipun anak-anak tersebut mengalami cacat penglihatan tetapi mereka dilatih keterampilan seperti kesenian. "Banyak hal yang patut dibanggakan bagi anak-anak yang rata-rata cacat penglihatan.Mereka tak pernah menyerah dengan keadaan serta berjuang untuk sejajar dengan anakanak lainnya," imbuh Abdul.(SIONG)

BERITA DUKACITA

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

VIP-C

Nama

TIO YIU CHUAN

Umur (Thn)

79

Alamat

Jl. Sabaruddin No. 57 Medan

Meninggal (Tgl/Jam)

Berangkat (Tgl/Jam)

07-10-11 09.30 WIB

Keterangan / Tempat

Diperabukan

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

VIP-B

TENG SIOE TJOEN

VIP-C

TJIU FUK SIANG

4

CUA MAN SENG

6 9

U mur (Thn) 74

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

Jl. D arat No. 2 Medan

04-10-11 02.00 WIB

08-10-11 09.00 WIB

D i kebumi kan

Jl. K elud No. 3 Medan

06-10-11 15.30 WIB

11-10-11 11.00 WIB

D i perabukan

70

Jl. Li ndung No. 6 Medan

04-10-11 08.45 WIB

08-10-11 13.00 WIB

D i kebumi kan

LIE TJIEK

54

Jl. S ambu No. 20/40 Medan

05-10-11 14.00 WIB

08-10-11 13.00 WIB

D i perabukan

KHO CHAI HONG

76

Jl. S i bolangi t No. 177 Medan

06-10-11 01.15 WIB

08-10-11 14.00 WIB

D i perabukan


SUMATERA UTARA

Sabtu 8 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

Proyek PNPM Kecamatan Biru Biru Amburadul

Hanya Berlangsung 15 Menit

Paripurna DPRD Karo Berhentikan Siti Aminah

nginangin sebagai Ketua DPRD Karo periode 2009-2014 dari Partai PDIP. Mengumumkan, usul calon pengganti Ketua DPRD Karo Efendy Sinukaban, SE, serta penetapan tersebut ditetapkan dengan keputusan DPRD Karo, langsung disambut setuju seluruh anggota DPRD yang hadir, sehingga akhirnya Ferianta Purba selaku pimpinan sidang mengakhiri rapat paripurna dengan mengetuk palu tiga kali. Sesuai dengan Peraturan DPRD Karo No 11 Tahun 2011 tentang Tatib DPRD Kabupaten Karo, Pasal 39 ayat 4, menetapkan Ferianta Purba (Wakil Ketua) melaksanakan tugastugas Ketua DPRD, hingga ditetapkannya Ketua DPRD Karo definitif.

Biru Biru-andalas Reccraserring Indonesia (RI) Wilayah Sumut, menemukan sejumlah penyimpangan proyek Program Pemberdayaan Nasional Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MP) di Kecamatan Biru Biru, terutama pada tahun anggaran 2010. "Rencananya, dalam waktu dekat ini, Recclassering Indonesia akan melaporkan temuan tersebut kepada instansi berwenang, " kata Pjs Departemen Humas RI, Tahan Sembiring kepada wartawan, usai meninjau proyek PNPM Mandiri di Desa Namo Tualang, kemarin. Dikatakan, proyek PNPM Mandiri bermasalah di Kecamatan Biru Biru seperti pembuatan rabat beton di Desa Mardingding Jahe. Proyek pipanisasi Desa Sarilaba, pembuatan MCK dan pembuatan saluran irigasi di Desa Namo Tualang. “Semua proyek-proyek tersebut amburadul, bahkan yang tidak berfungsi sampai sekarang," bebernya. Paling mencolok terindikasi KKN, kata Sembiring, adalah proyek pembuatan MCK dan pembuatan saluran irigasi di Desa Namo Tualang. Pasalnya, proyek berukuran 3x7,5 M di Dusun Namo Pinang ini, pernah ambruk karena pengerjaannya tidak menggunakan besi pengikat. Begitu juga dengan biaya pembuatan sumur bor MCK yang memakan biaya Rp 30 juta lebih. Ironisnya, pengeboran dilakukan tidak maksimal. Soalnya, air MCK yang muncul dari dalam tanah sering keruh seperti air pencucian beras, sehingga masyarakat enggan menggunakannya. Sementara, pembuatan saluran irigasi sepanjang 500 meter di Dusun Ujung Beringin, proyek tersebut terkesan sangat dipaksakan. Pasalnya, anggaran memakan biaya ratusan juta tersebut, hingga kini tidak berfungsi sama sekali alias terbengkalai. Parahnya, bangunan irigasi dikerjakan hanya puluhan meter saja. Ketika dipertanyakan kenapa proyek PNPM Mandiri paling bermasalah terdapat di Desa Namu Tualang, Sembiring mengatakan, hal itu disebabkan sejumlah petugas PNPM Mandiri seperti fasilitator teknik (FT), PJOK dan UPK sangat gampang melakukan KKN karena Bendahara UPK Kecamatan Rusni Br Sitepu berdomisili di desa tersebut.

(RTA)

(STP/JL)

Kabanjahe-andalas Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Karo dalam rangka pergantian Ketua Dewan, Jumat (7/10) akhirnya berhasil menetapkan, pemberhentian Siti Aminah Br Peranginangin SE sebagai Ketua DPRD Karo periode 2009-2014 dari PDI Perjuangan dan menetapkan Efendy Sinukaban SE sebagai calon penggantinya. Paripurna yang dihadiri 24 dari 35 anggota DPRD Karo dimulai pukul 12.00 WIB, dan berakhir pukul 12.15 WIB, sempat menggelinding lobi-lobi di antara anggota dewan, yang terkesan berupaya membatalkan rapat paripurna tersebut. Bahkan, anggota DPRD Martin Luther Sinulingga dari Fraksi PDIP sempat tidak mau menandatangani absensi, hingga tidak korum karena berjumlah 23 anggota dewan yang hadir. Sesuai dengan tata tertib dewan dalam sidang paripurna 2/3 dari anggota dewan yang hadir minimal 24 anggota dewan. Namun berkat lobi-lobi dilakukan, termasuk dari Plh Ketua DPC PDIP Kabupaten Karo, Taufan Agung Ginting yang juga anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDIP langsung turun ke ruang paripurna, akhirnya Martin Luther bersedia menandatangani sehingga pekikan merdeka bergema di ruang sidang. Hal menarik dalam persidangan itu, Siti Aminah datang ke gedung DPRD Karo. Namun tidak menandatangani daftar hadir termasuk tidak memimpin

andalas/robert tarigan

LOBI - Pimpinan fraksi terlihat melakukan lobi ke pimpinan DPRD Karo sebelum rapat paripurna DPRD Kabupaten Karo dalam rangka pergantian Ketua DPRD Karo. SAL AMI - Martin Luther Sinulingga (membelakangi lensa) setelah bersedia menandatangani daftar hadir, langsung disalami rekan-rekannya. (Foto kanan) SALAMI persidangan sebagaimana biasanya sehingga paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD Karo Ferianta Purba SE dan Onasis Sitepu ST. Dua hari sebelum rapat paripurna pergantian Ketua DPRD Karo beredar kabar kalau pada hari itu, sebagian anggota dewan bersama Bupati Karo berangkat studi banding ke Sukabumi, Jawa Barat. Paripurna tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Karo Ferianta Purba SE, didampingi Onasis Sitepu ST dihadiri Sekdakab Ir Makmur Ginting MSi mewakili Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti. Ferianta Purba mengatakan, agenda rapat merupakan tindak lanjut atas surat dari DPP dan DPC PDIP, yakni No.073/KPTS/DPP/ IV/2011 tanggal 7 April 2011 tentang pembebastugasan Siti Aminah dari jabatannya sebagai

Ketua DPRD Karo, surat DPC PDIP Kabupaten Karo No 28/INT/ DPC 23.21/V/2011 tanggal 25 Mei 2011 perihal, usul pergantian Ketua DPRD Karo, Surat Keputusan DPP PDIP No 102/KPTS/ DPP/VIII/2011 tanggal 11 Agustus 2011 tentang pemberhentian Siti Aminah Br Perangin angin SE sebagai ketua DPC PDI-P sekaligus penunjukan dan pengangkatan pelaksana harian ketua DPC PDIP Karo dan surat PDIP Karo No 37/Ex/DPC23.21/VIII/2011 tertanggal 14 Agustus 2011 perihal usul pergantian Ketua DPRD Karo dari partai PDIP. Berkaitan hal tersebut, lanjut Ferianta, DPRD Karo telah mengadakan rapat baik internal maupun paripurna dimulai pada, rapat paripurna 28 Juni dan 18 Juli 2011, rapat badan musyawarah 25 Juli, rapat paripurna 25 Juli, rapat

12

pimpinan 21 September, rapat internal 26 September dilanjutkan rapat pimpinan diperluas dengan ketua fraksi, komisi, badan legislasi dan badan kehormatan DPRD 26 September 2011. Berpedoman kepada Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2010 pasal 42 ayat 2 poin (d), ayat 3 poin (b) dan ayat 4, serta pasal 43 ayat 1,2 dan 3 serta Peraturan DPRD Karo Nomor 11/2011 tentang tata tertib DPRD Karo pasal 39 ayat 2 poin (d), ayat 3 poin (b) dan ayat 4 serta pasal 40 ayat 1,2 dan 3 serta berdasarkan PP Nomor 16 Tahun 2010 pasal 42 ayat (2) dan pasal 42 ayat 3 maka untuk melegitimasi surat DPP dan DPC PDIP telah sesuai dengan pasal 43 ayat (2) dan PP Nomor 16 Tahun 2010, ditetapkan dengan Keputusan DPRD Karo, menetapkan pemberhentian Siti Aminah Br Pera-

Wabup Tepungtawari Jamaah Calon Haji Pakpak Bharat Pakpak Bharat-andalas Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dipimpin Bupati RemigoYolando Berutu MBA, pada tahun 2011 ini memberangkatkan lima jamaah calon haji ke tanah suci, berasal dari berbagai desa. Pelepasan pemberangkatan calon tamu-tamu Allah itu, berlangsung di Gedung Serbaguna Salak, Kamis(6/ 10). Acara ditandai dengan penepungtawaran dan pemberian santunan sebesar Rp 1 juta per orang. Pemkab juga menyediakan sarana

pengangkutan gratis dari Salak menuju Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan. Bupati melalui Wakil Bupati (Wabup) Pakpak Bharat Ir H Maju Ilyas Padang mengatakan, bantuan yang diberikan hendaknya tidak dilihat dari jumlahnya, melainkan dipandang dari sisi positifnya. "Pemkab cukup respek dalam memberikan perhatian kepada para jamaah calon haji Pakpak Bharat, sesuai dengan motto Pemkab, "bekerja keras cerdas, bersama rakyat menuju

kininduma (sejahtera)," katanya. Wakil Bupati Maju Ilyas Padang juga mengimbau, seluruh jamaah calon haji Pemkab Pakpak Bharat hendaknya selalu disiplin serta senantiasa mematuhi semua petunjuk dan arahan dari pimpinan kloter. "Perlu diketahui, menunaikan ibadah haji ke Baitullah Makkatul Mukarramah merupakan salah satu rukun Islam kelima yang membutuhkan pengorbanan ganda serta memenuhi syarat istitha'ah," katanya. Hal senada dikemukakan anggota

Kapolres Langkat Bantu Pembangunan Masjid Asy-Syuhada LANSIA - Bupati Ngogesa Sitepu, dengan ramah menjabat tangan Ketua Lansia Desa Sambirejo, Kanceng usai menyaksikan Senam Lansia di Desa Sambirejo.

Sambirejo Nominasi Desa Terbaik Sumatera Utara Stabat-andalas Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH, menyatakan kesiapan masyarakat Langkat, khususnya Desa Sambirejo untuk menerima amanah dari hasil penilaian Tim Evaluasi Desa Terbaik 10 Program Pokok PKK Propinsi Sumatera Utara pada tahun ini. ”Sebagai Ketua Dewan Penyantun saya tegaskan bahwa desa ini benar-benar telah kami persiapkan dengan segenap kemampuan, yang kesemuanya berkat dukungan antusias warga setempat,” kata Ngogesa, pada kunjungan Tim Evaluasi Desa Terbaik 10 Program Pokok PKK tingkat Propinsi Sumatera Utara di Balai Desa Sambirejo Kecamatan Binjai, Kamis (6/10). Bupati yang hadir bersama Wakil Bupati Budiono, memberikan apresiasi kepada perangkat desa dan masyarakat Sambirejo terhadap kesiapan yang dilakukan, serta berharap agar tetap memberikan perhatian dan kepedulian bagi

kenyamanan wajah desa. Sedangkan Ketua TP-PKK Hj Nuraida Ngogesa mengungkapkan, keberhasilan Desa Sambirejo mewakili Kabupaten Langkat pada nominasi desa terbaik Propsu adalah berkat dukungan dan dorongan Ketua Dewan Penyantun dalam hal ini Bupati Langkat melalui SKPD terkait, untuk terus menerus melakukan pembinaan. ” Kami tidak mencari kemenangan, namun kami berharap meraih kesuksesan,” ujar istri Bupati Langkat dalam syair pantun yang dipidatokannya, sehingga mendapat applaus dari tim penilai. Tim Evaluasi yang terdiri dari unsur PKK Propinsi dan Bapemas diketuai Ny Aziz dengan unsur anggota Ruhyat, Ny Thamrin dan Ny Daud yang sebelumnya meninjau 4 rumah percontohan Perilaku Hidup Bersih Sehat masing-masing rumah Karnoto, Ribut, Haryanto, Syafril dan Thamrin warga Dusun IV Sambirejo. (BD)

Stabat-andalas Kapolres Langkat AKBP H Mardiyono SIK, bantu pembangunan kamar mandi dan tempat wudhuk Masjid Asy-Syuhada, Kelurahan Kwala Bingei, Stabat. Bantuan berupa pemberian bahan-bahan bangunan seperti batu- bata, pasir, kerikil, semen, besi dan upah para tukang. Bantuan diserahkan Kapolres Langkat AKBP H Mardiyono secara simbolis kepada Ketua PMK (Pemuda Mitra Kamtibmas) Drs Syahrizal, MZ dan selanjutnya diserahkan kepada Ketua BKM (Badan Kemakmuran Masjid) Asy-Syuhada Drs H Legimun MPd, Jumat (7/10). Masjid Asy-Syuhada sebenarnya sudah memiliki kamar mandi (WC) dan tempat wudhu. Namun kondisinya sudah sangat buruk, sehingga perlu untuk dibangun kamar mandi dan tempat wudhuk yang baru yang lebih bersih, rapi dan baik. Pada kesempatan itu, Ketua PMK Langkat Syahrizal MZ mengatakan, pembangunan kamar mandi dan tempat wudhuk itu diperkirakan akan menelan biaya sebesar Rp. 60 juta. Karena itu, Syahrizal menyampaikan terima kasih kepada Kapolres. “Bagaimana kami tidak sayang dan bangga dengan Ka-

Jumlah Kubik Kayu

PT Gruti Diduga Tidak Transparan

H Mardiyono menegaskan, sebenarnya dia hanya membantu untuk menyalurkan dan mengoordinir, sebab pada dasarnya semua bantuan itu berasal dari para pengusaha. “Ah, saya hanya mengoordinir saja. Bantuan ini kan dari rekan-rekan pengusaha juga. Ya, selagi saya masih bertugas di sini," ujarnya. Hadir dalam acara tersebut, Kapolsek Stabat Iptu Zulkarnaen dan Ketua SIAN (Seniman Indonesia Anti Narkoba) Selamat SPd.

Nias Selatan-andalas Kegiatan loading PT Gunung Raya Utama Timber Industri (PT Gruti) diduga tidak transparan, soal jumlah kubikasi kayu yang diangkut dari Tanah Bala, Kecamatan Hibala Kabupaten Nias Selatan. Pasalnya, penjelasan Kepala Tata Usaha Kayu perusahaan itu, Aster Sihombing kepada wartawan, berbeda dari hasil notulen pertemuan dengan pengurus Himpunan Pemuda Hibala (HPH) 2 September 2011 lalu. Aster menyebutkan, kayu yang dibawa hanya 9 ribu ton. Bukan 11 ribu ton, sebagaimana tercatat dalam notulen rapat bersama pengurus HPH. Keterangan Aster dalam notulen rapat bersama HPH 2 September 2011 menjelaskan, dua unit ponton milik perusahaan pengangkut kayu tersebut, masing-masing memuat 9 ribu ton dan satunya 2 ribu ton. Dengan demikian jumlah muatan dua ponton tersebut dipastikan berjumlah 11 ribu ton. Dari perbedaan jumlah kubikasi kayu tersebut diduga PT Gruti, tidak transparan kepada masyarakat, terkait dengan jumlah kubikasi kayu yang diangkut dari Kecamatan Hibala. Menyikapi hal itu, Ketua LPM Gransi Nias Selatan, Yunarius Duha SE mendesak pihak penegak hukum agar melakukan pengawasan terhadap PT Gruti. "Sebab, kalau hal itu benar dilakukan maka negara (Pemkab) telah dirugikan," tegasnya, kepada andalas, Jumat (7/10). Karenanya, dia minta masyarakat agar melakukan pengawasan dengan ketat. Sebab,diyakini tidak ada lagi pihak yang mengawasi kegiatan PT Gruti dan PT Teluk Nauli di Hibala, karena diduga semua pihak telah terkontaminasi 'upeti' dari perusahaan tersebut, tanpa memikirkan masa depan masyarakat yang berada di sekitar hutan tersebut.

(BD)

(EZ)

TINJAU - Kapolres Langkat AKBP Mardiyono SIK, saat meninjau pembangunan kamar mandi dan tempat wudhuk di Masjid Asy-Syuhada, Jumat (7/10). polres. Sebab sampai saat ini, merupakan Kapolres yang dekat dan peduli dengan masyarakat. Lihat saja, inilah buktinya,” ujarnya didampingi Wakil Ketua Hery Widianto. Hal yang sama dikatakan Penasihat PMK Langkat, H Fachruddin Rao. Ditegaskan, pihaknya pantas salut dan bangga dengan sosok Kapolres. "Angkat topi dan salut untuk Kapolres Langkat AKBP H Mardiyono SIK," katanya. Sementara, sambil merendah Kapolres Langkat AKBP

DPRD Pakpak Bharat, Rajiun Lembeng. "Semoga jamaah calon haji dari Kabupaten Pakpak Bharat diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menjalankan kewajiban ibadah. Mudahmudahan akan mendapatkan predikat haji mabrur," harapnya. Jamaah calon haji Pakpak Bharat di antaranya Cinta Solin (84), Abdul Wahid Tinendung (65), Rolia Sinamo (63), Abdul Majid Bancin (83), Jornah Manik (75). Mereka didampingi Kepala Kantor Kementerian Agama Pakpak Bharat, Drs Saidup Kudadiri. (WES)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean, Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa Sejahtera TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS. ACEH TAMIANG: Zul Herman.


SUMATERA UTARA

Sabtu 8 Oktober 2011

Deli Serdang Juara Lomba Masak Ikan Sumut Lubuk Pakam-andalas Kabupaten Deli Serdang juara I lomba memasak gemar makan ikan Sumatera Utara, yang berlangsung di Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumut sekaligus mewakili Sumut untuk mengikuti lomba masak ikan tingkat nasional di Jakarta, 20 Oktober mendatang. Keberhasilan itu diharapkan makin memotivasi kaum ibu di setiap kecamatan, untuk terus berkreasi mengolah menu masakan ikan. Sebab, manfaat makan ikan sangat banyak antara lain menurunkan kadar kolesterol darah, kadar trigliserida darah, meningkatkan kecerdasan anak dan meningkatkan kemampuan akademik. "Bahkan, menurunkan risiko kematian karena penyakit jantung, mengurangi gejala rematik, dan menurunkan aktivitas pertumbuhan sel kanker, ” kata Ketua TP PKK Deli Serdang Ny H Anita Amri Tambunan, Jumat (7/10). Mereka juga sudah bisa

membuat sop dari sisik ikan, yang ternyata memiliki kalsium lebih tinggi. "Itu sebabnya, PKK Kabupaten Deli Serdang telah membuat menu sejumlah masakan, termasuk masakan serba ikan yang akan disosialisasikan kepada masyarakat," kata Anita. Pihaknya juga terus menggalakkan makan nonberas bergizi dan berimbang. "Apalagi di Deli Serdang cukup banyak bahan baku yang dapat dibuat makanan bergizi, seperti pisang, ubi jalar, jagung dan lainnya. Malah kita juga sudah membuat pisang goreng terbuat dari ikan," ungkapnya. Memang saat ini beras dan tepung masih menjadi bahan pangan sumber energi utama paling banyak dikonsumsi di Indonesia. Kecuali di beberapa daerah, sebab masyarakat belum terbiasa dengan pangan nonberas dan nontepung. Padahal banyak bahan pangan nonberas dan nontepung yang tak kalah nilai gizi dan cita rasanya jika diolah secara kreatif. (TH)

Dua Rumah di Barus Jahe Terbakar Tanah Karo-andalas Dua rumah semi permanen milik Dedi Saragih (32) dan Abadito Tarigan (25) di Dusun Tambunen Desa Rumamis Kecamatan Barus Jahe, ludes dilalap sijago merah, Jumat (7/10) sekitar pukul 12.30 WIB. Kendati tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mengenaskan tersebut. Namun, kerugian diperkirakan mencapai Rp 150 juta. Api diduga berasal dari arus pendek (korsleting) dan baru bisa dipadamkan setelah tiga unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran milik Pemkab Karo, meluncur ke lokasi kejadian. Diperoleh keterangan, saat terjadinya kebakaran tersebut, satu rumah dalam keadaan kosong. Pemilik rumah sedang

berada di ladang. "Namun, kami juga tidak tahu persis penyebab kebakaran tersebut, apakah disebabkan hubungan arus pendek (korsleting) atau disebabkan kelalaian pemilik rumah,” ujar Budiman Sembiring, salah seorang warga sekitar. Sementara, Kepala Dinas Kesbang Pol Linmas Pemkab Karo, Suang Karo Karo saat dikonfirmasi andalas, mengatakan penyebab kebakaran, masih dilakukan penyelidikan pihak kepolisian. “Bagi masyarakat yang mengalami musibah mengenaskan itu, diharapkan tetap bersabar, tabah serta senantiasa berserah diri hanya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” pungkasnya. (NT)

Pengelola Lestari Indah Implementasikan Sapta Pesona

PENGHIJAUAN - Pantai Lestari Indah telah melaksanakan penghijauan dengan menanam sekitar 3000 batang pohon dari berbagai jenis Pantai Cermin-andalas Sejak diresmikan Bupati Serdang Bedagai, Ir HT Erry Nuradi MSi Februari lalu, pengelola obyek wisata bahari Pantai Lestari Indah Pantai Cermin mengimplementasikan Sapta Pesona untuk menarik minat pengunjung yang umumnya ‘Raja dan Ratu’ etnis Tionghoa. “Sebelum dan atau sesudah diresmikan sekitar sembilan bulan lalu, kami terus berupaya memajukannya dengan mengedepankan Sapta Pesona untuk menciptakan suasana aman dan nyaman bagi wisatawan yang mengunjungi obyek wisata Pantai Lestari Indah,” kata pengelola Pantai Lestari Indah, A Lay alias Sulaiman, Jumat (7/10). Untuk menciptakan suasana aman dan nyaman bagi pengunjung, kata A Lay, Pantai Lestari Indah yang luasnya sekitar 11 hektar berada di Dusun I, Desa Pantai Cermin Kanan, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai, menyediakan fasilitas yang luas, puluhan sarana Mandi Cuci Kakus (MCK), 200 unit pondokan, tempat bermain anak-anak, aula terbuka atau rumah makan dengan kafasitas 700 buah kursi, musala dan lainnya. “Obyek wisata pantai yang

memanfaatkan laut Selat Malaka ini berjarak sekitar 65 kmr dari pusat Kota Medan. Untuk menciptakan suasana aman dan nyaman bagi pengunjung, pembangunan berbagai fasilitas yang dibutuhkan terus ditambah. Contohnya, pondokan di tepi pantai,” ujarnya. Paling utama, tambah A Lay, untuk meningkatkan jumlah wisatawan, Pantai Lestari Indah mengimplementasikan ’Sapta Pesona’ yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan. Sekarang Pantai Lestari Indah agar menjadi tujuan wisata mencerminkan keadaan sejuk dan teduh, yang akan memberikan perasaan nyaman bagi wisatawan dalam melakukan kunjungan telah melaksanakan penghijauan dengan menanam sekitar 3000 batang pohon dari berbagai jenis. Di lahan seluas 11 Hektar tersebut, hampir seluruhnya dengan jarak tanam 4 x 5 Meter ditanami pohon penghijaun bekisar 3 tahun, dari mulai pohon jenis Cemara, Waru, hinga pohon langkah. "Tujuannya masih menanam sekitar ribuan batang pohon untuk menciptakan obyek wisata Pantai Lestari Indah, kedepanya sebagai tujuan wisata paling asri,” katanya. (RYAD)

harian andalas | Hal.

13

Lagi, Dua Tower Tanpa IMB Dibongkar Biru Biru-andalas Dua unit tower yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), kembali dibongkar di Kecamatan Biru Biru, Deli Serdang, Jumat (7/10). Pembongkaran dua tower di Desa Periaria dan Desa Sidomulyo dilakukan tim terpadu dari Satpol PP, Dinas Cipta Karya, Kimbagwil, Dishub, dan Kodim. Camat Biru-Biru Bronsyah Girsang SE mengatakan, pembongkaran dilakukan terhadap kedua tower tidak memiliki IMB tersebut, sudah memenuhi prosedur. Pasalnya, hal itu telah sesuai dengan Perda Deli Serdang No.14 tahun 2006 tentang izin mendirikan bangunan. Pada pasal 15 disebutkan, setiap pribadi atau badan dilarang mendirikan bangunan tanpa izin. Untuk menjalankan Perda tersebut, tim terpadu juga mengacu pada SK Bupati Deli Serdang No 475 tahun 2011, 1 Juni 2011 tentang penertiban bangunan tidak memiliki SIMB. "Berpedoman pada aturan itu, kita melakukan pembongkaran bangunan yang menyalah tersebut," tegasnya. Sementara, P Tarigan (43) salah seorang warga Periaria, justru merasa kesal dengan pembongkaran tower itu. "Dengan adanya pembongkaran, jaringan di sini akan terputus, sehingga kami tidak dapat lagi ber-

TER TIBK AN - Petugas Tim Terpadu Kabupaten Deli Serdang tengah menertibkan tower tak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di Kecamatan TERTIBK TIBKAN Biru-Biru. komunikasi dengan keluarga maupun rekan bisnis," keluhnya. Pembongkaran dilakukan terhadap satu unit tower di Desa Sidomulyo, disinyalir dilakukan salah sasaran. Soalnya, penertiban tertuju

pada sebuah tower yang telah lama tidak berfungsi, karena kabel groundingnya dicuri. Ironisnya, pada bangunan tower tersebut tertera menara besi milik PT Natrindo.

Sementara data pada petugas penertiban, bangunan akan ditertibkan di Desa Sidomulyo milik PT Protelindo. Kesimpangsiuran data ini memicu kebingungan petugas. (STP)

DPP dan DPD tak Hadir

Muscab Demokrat Deli Serdang Gagal Total Lubuk Pakam-andalas Prahara mengguncang tubuh Partai Demokrat di pusat tampaknya berdampak terhadap roda kepemimpinan di daerah. Salah satunya kepengurusan di Kabupaten Deli Serdang, yang gagal menggelar pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-2, sejatinya dilaksanakan, Kamis (6/10) di Aula Cadika Lubuk Pakam. Bahkan hingga Jumat (7/10) sekitar pukul 16.30 WIB, perhelatan lima tahunan itu belum kunjung dilaksanakan. Lokasi tersebut kosong dari pengurus maupun kader partai pemenang Pemilu yang berhasil mendudukkan 13 kadernya di kursi legislatif Deli Serdang. Kendati segala prasarana berupa bunga papan, spanduk dan atribut partai sudah terpasang di lokasi. Sekretaris Panitia, Syahrum ketika dikonfirmasi di arena Muscab menjelaskan, pihaknya sama sekali tidak mengetahui alasan belum dibukanya Muscab. "Hal itu bukan menjadi wewenang dirinya untuk menjawab," katanya. Disebutkan, panitia hanya menyediakan fasilitas sarana dan prasarana untuk Muscab. Sedangkan, untuk proses pelaksanaan pembukaan hingga teknisnya bukan ranah panitia. "No comment," katanya setiap kali

SEPI - Muscab gagal digelar, namun lokasi pelaksanaan Muscab Demokrat Deli Serdang di Cadika Lubuk Pakam masih terpasang papan bunga dan atribut partai, namun sepi aktivitas. pertanyaan mengarah pada kondisi teknis belum dibukanya Muscab. Informasi dihimpun menyebutkan, tidak pastinya pembukaan Muscab ke-2 Demokrat Deli Serdang disebabkan adanya tarik-menarik kepentingan antara kepengurusan DPD Demokrat Sumut dengan DPP, yang masing-masing merekomendasikan calonnya. Isu santer menjadi ‘buah bibir’, DPP hanya merestui nama Hj Fatmawaty Takrim yang saat ini menjabat Ketua DPRD Deli Serdang, untuk menggantikan posisi suaminya HT Mufrizal sebagai orang nomor satu partai pemenang pemilu tersebut. Sementara DPD Demokrat Sumut diisukan merekomendasikan calon lainnya M Dahril Siregar, yang tidak

Jembatan Dirusak, Pemakaman Nyaris Gagal Pakpak Bharat-andalas Warga yang meninggal dunia di Sidikalang, b/r Banurea yang juga istri mantan Kepala Desa Majanggut Dua, Arifin Solin nyaris gagal dikebumikan kemarin, karena salah seorang warga merusak jembatan Lae Kuta Tengah Desa Majanggut Dua Kuta Liang, Kecamatan Kerajaan. Akibatnya, saat mobil ambulance berangkat dari Sidikalang membawa jenazah ke daerah tersebut dan hendak dimakamkan di bona pasogit, melewati jembatan Lae Kuta Tengah, supir ambulance terkejut melihat jembatan rusak dan tidak bisa dilalui. Antrian selama lima jam beserta masyarakat dan rombongan berjumlah 50 orang, tak urung membuat mereka merasa sangat kecewa dengan ulah orang yang tidak bertanggung jawab dan tega melakukan perusakan jembatan. Menurut pengakuan saksi mata, Makmur Maharaja dan Logan Solin yang berada di lokasi, ketika terjadi perusakan jembatan yang terbuat dari papan itu, pelaku perusakan diduga bermarga Nainggolan, yang konon atas perintah seseorang. Terjadinya perusakan jembatan ini telah dilaporkan pihak keluarga Arifin Solin, ke Polsek Salak dan personel Polsek langsung turun ke lokasi kejadian tersebut. Mereka minta aparat penegak hukum, agar mengusut tuntas pelaku dan dalang di balik aksi perusakan jembatan tersebut. Mereka harus segera ditindak tegas agar jera dan tidak lagi melakukan perbuatan serupa di kemudian hari. Pemerintah Desa Majanggut (kepala desa) juga harus bertanggung jawab dengan peristiwa memprihatinkan itu. (WES)

mendapat restu DPP sehingga menjadi salah satu pertimbangan gagalnya Muscab ke-2 tersebut digelar. Informasi lain menyebutkan, DPP memiliki skenario politik lain untuk ‘menggolkan’ istri bupati Hj Anita Amri Tambunan atau Wakil Bupati Zainuddin Mars untuk menduduki posisi Ketua Demokrat Deli Serdang. Namun terganjal karena tidak mendapat restu dari bupati. Isu ini terus merebak tidak saja di arena Muscab, tapi sampai ke DPRD dan menjadi pembicaraan hangat di kalangan politisi dari partai lain yang menilai ragam pendapat. Sejak Kamis sore sekitar pukul 17.30 WIB, tak satupun pengurus DPC Demokrat Deli Serdang, termasuk panitia bersedia menjelaskan gagalnya

pelaksanaan Muscab tersebut. Padahal, sejumlah undangan dari Muspida dan unsur Pemkab beserta beberapa politisi dan pimpinan partai lain sudah terlihat di lokasi kegiatan. Di antaranya, Ketua PBR Drs Suprantiardi Pangat, Ketua PAN Imran Obos dan Sekretarisnya Supardi, Wakil Ketua DPRD Ruben Tarigan, anggota dewan Rakhmatsyah SH dari PKB dan lainnya. Akhirnya seluruh undangan yang sempat hadir harus balik kanan dengan penuh heran bercampur kecewa. Sementara Ketua DPC Demokrat DS HT Mufrizal SE ketika dikonfirmasi andalas melalui telepon selulernya, Jumat mengatakan, Muscab bukan gagal atau batal dilaksanakan, melainkan hanya ditunda. Pasalnya, ada benturan jadwal antara DPP dengan hari pelaksanaan penentu kepemimpinan Demokrat di daerah tersebut. “Bukan gagal atau batal, tapi ditunda sampai minggu ini. Pasti dilaksanakan. Atributnya kan masih ada di tempat acara,” jelasnya sembari menegaskan, penundaan dikarenakan kesalahan administrasi DPD Demokrat Deli Serdang memasukkan surat ke DPP. Menurutnya, penundaan tersebut juga dikarenakan pembukaan serta pemimpin sidang Muscab Demokrat Deli Serdang dilakukan Ketua DPP Johny Allen Marbun, yang kebetulan sedang rapat Banggar di DPR dan tidak bisa ditinggalkan “Jadi, bukan gagal atau batal, tapi ditunda. Sabtu-Minggu ini akan digelar lagi,” tandasnya. (TH)

Bupati Lepas Jamaah Calhaj DS Lubuk Pakam-andalas Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan bersama Wabup H Zainuddin Mars, melepas 419 calon jamaah haji (calhaj) asal daerah itu, dari Masjid Al-Ikhlas Lubuk Pakam untuk masuk karantina Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan, Jumat (7/10). Dalam sambutannya Bupati Drs H Amri Tambunan mengingatkan, seluruh jamaah calhaj agar berangkat dengan rasa penuh keikhlasan dan keyakinan tanpa keraguan meninggalkan sanak keluarga di tanah air. "Karena pemerintah bersama masyarakat akan tetap memantau dan menjaga keluarga yang ditinggalkan selama jamaah melaksanakan ibadah haji," katanya. Selaku Koordinator Penyelenggara Haji Kabupaten Deli Serdang, Amri mengimbau, seluruh jamaah calhaj untuk memupuk rasa kebersamaan dalam ikatan kekeluargaan sesama warga kabupaten Deli Serdang serta menjaga kesehatan masing-masing. "Atas nama warga masyarakat Deli Serdang mendoakan seluruh jamaah dalam menunaikan ibadah haji hendaknya dapat terlaksana dengan baik serta kembali di tanah air de-

MELEP AS - Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan bersama Wabup H Zainuddin MELEPAS Mars melepas 419 jamaah calon haji asal Deli Serdang di Masjid Al-Ikhlas Lubuk Pakam. ngan selamat dan menjadi haji yang mabrur," harap bupati. Kepala Kementerian Agama Kabupaten Deli Serdang Drs H Dur Berutu MA dalam laporannya menjelaskan, jamaah calhaj asal Deli Serdang tahun 2011/ 1432 H sebanyak 419 orang terdiri dari 167 laki-laki dan 252 perempuan tergabung dalam Kloter 7 Embarkasi Polonia

Medan. Dijadwalkan akan tiba kembali di tanah air 18 November 2011. Pelepasan jamaah calon haji turut dihadiri unsur Muspida, Wakil Ketua DPRD H Dwi Andi Syahputra Lc, Sekdakab Drs H Azwar S MSi, Ketua TP PKK Hj Anita Amri Tambunan, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan. (TH)


Sabtu

ACEH MEMBANGUN

8 Oktober 2011

Tak Ada Alasan Tunda Pilkada Aceh Banda Aceh-andalas Tahapan pemilihan kepala daerah Aceh 2011 akhirnya tetap dilanjutkan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memutuskan untuk tak mengintervensi, dengan memutuskan penundaan. Dalam keterangannya kepada pers, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, mengatakan, dari hasil pertemuan dengan Presiden, Jumat (7/10), Presiden mengatakan tak berhak mencampuri pilkada di Aceh, karena hal itu urusan Komisi Pemilihan Umum dan Komisi Independen Aceh (KIP). "Sementara KPU dan KIP melapor kepada Presiden bahwa pilkada Aceh tak dapat ditunda, karena tak ada alasan yang dibenarkan secara hukum," ujar Irwandi. Kelanjutan pelaksanaan pilkada Aceh 2011 sempat menjadi polemik, menyusul penolakan DPR Aceh yang di dalamnya didominasi Partai Aceh, partai lokal mayoritas. Pada hari Rabu (5/10) lalu diadakan pertemuan antarelit politik di Aceh, meliputi Gubernur Aceh, DPR Aceh, pimpinan Gerakan Aceh Merdeka, dan KIP di Kementerian Dalam Negeri. Pertemuan itu tak membuahkan hasil dan diserahkan putusan kepada presiden. "Oleh karena itu, tahapan yang telah diatur oleh KIP adalah sah menurut hukum," kata Irwandi. Penegasan yang sama juga disampaikan KIP Aceh. "Kami sudah menerima berita dari KPU Pusat dan kami akan tetap melanjutkan tahapan pilkada," kata Wakil Ketua KIP, Ilham Saputra, pada konferensi pers di Banda Aceh. (KCM)

Honor Guru tak Dianggarkan Singkil-andalas Puluhan guru honorer atau tidak tetap (GTT), Jumat (7/10) siang mendatangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil. Mereka mempertanyakan, honor mereka yang tidak masuk dalam KUA-PPAS APBK Perubahan 2011. Kehadiran para "cek gu" bersamaan acara sidang paripurna pengesahan KUAPPAS DPRK Aceh Singkil itu disambut Wakil Ketua I DPRK H Amirul M Bahar, Kadis Pendidikan Ridwan, dan sejumlah anggota dewan. Helmi guru SD Negeri 2 Singkil, selaku mewakili guru, minta legislatif Aceh Singkil untuk memasukan anggaran honor GTT, dalam APBK perubahan. Hal yang sama diungkapkan Kepala Dinas Pendidkan Ridwan, yang menurutnya dalam KUA dan PPAS, ternyata honor guru GTT tidak dimasukan. "Berdasarkan pembicaraan dengan dewan dan perwakilan akan diupayakan suapaya masuk dalam rapat pembahasan anggaran di tingkat komisi," kata Ridwan. Sementara dalam rapat paripurna yang membahas KUA-PPAS Perubahan Aceh Singkil, Jumat (7/10). antara eksekutif diwakili Sekda HM Yakub KS, dan pihak legislatif diltandatangani Wakil Ketua I DPRK Aceh Singkil H Amirul M Bahar, menandatangi pengesahan perubahan KUA dan PPAS APBK, yaitu dari pendapatan Rp 421.750.270.685, naik Rp 12.560.384.034 dari APBK 2011. "Anggaran setelah perubahan dalam keadaan berimbang. APBK 2011 pendapatan Rp 409.189.886.651 meningkat Rp 12.560.384.034, sehingga setelah perubahan menjadi Rp 421.750.270.685," papar Asbaruddin, Juru Bicara Badan Anggaran DPRK Aceh Singkil. (SI)

Pelanggan Bisa Gugat PDAM Banda Aceh-andalas Para pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Daroy Banda Aceh, bisa menggungat perusahaan tersebut jika merasa tidak mendapatkan pelayanan yang baik apalagi dirugikan oleh kebijakan yang diambil oleh perusahaan tersebut. Hal itu dikatakan Ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Aceh, Fahmiwati, menanggapi kasus kesalahan pencatatan meteran air di rumah pelanggan bernama Raden, di Jalan Bahagia Nomor 2 Kampung Laksana, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, kemarin. Kesalahan pencatatan meteran tersebut, berujung pada pembongkaran meteran di rumah Raden, karena Raden tak mau membayar tagihan yang dinilainya terlalu besar dan mengada-ada. “Penyelesaian sengketa bisa dilakukan secara managerial di PDAM. Pihak PDAM dan pelanggan mencari kesepakatan. Jika tak ada kesepakatan, pelanggan bisa menggugat ke pengadilan,” kata Fahmiwati. Menurut dia, kasus seperti ini bukan yang pertama kali terjadi. Pihaknya sudah sering menerima pegaduan masyarakat, baik pelanggan PDAM maupun konsumenkonsumen umum lainnya. Fahmiwati mengaku pihaknya siap menerima pengaduan dan akan mendampingi konsumen jika persoalan itu dibawa ke jalur hukum. “Kami menerima pengaduan melalui SMS ke nomor HP 08126930212 atau surat yang dikirim ke alamat Jalan Gunung Paro 15 Blower, Banda Aceh. Di dalam surat maupun SMS ditulis persoalan yang sedang dihadapi,” ujar Ketua YLPK Aceh, Fahmiwati. (SI)

harian andalas | Hal.

14

Partai Aceh Ancam tak Ikut Pilkada Banda Aceh-andalas Partai Aceh, salah satu partai lokal di wilayah itu mengancam tidak mengusung kandidat gubernur-wakil gubernur dan 17 bupati dan wali kota dan para wakilnya jika pemilihan kepala daerah (pilkada) tersebut dilanjutkan tanpa qanun baru. "Kami tidak berpartisipasi dalam pilkada jika tahapannya dilanjutkan tanpa adanya qanun baru sesuai dengan keputusan atau kesepakatan dari legislatif (DPR Aceh)," kata Ketua Umum DPP Partai Aceh Muzakir Manaf di Banda Aceh, Jumat. Hal itu disampaikan menanggapi perkembangan situasi dari pertemuan antar lembaga terkait pelaksanaan Pilkada Aceh yang difasilitasi Kementerian Dalam Negeri di Jakarta pada 6 Oktober 2011. "Kami tidak memiliki ambisi untuk menjadi eksekutif jika persoalan pilkada tidak diselesaikan dan itu adalah tugas

andalas/akc

MENOL AK - Ketua Umum Partai Aceh (PA) Muzakkir Manaf ketika menggelar jumpa pers di kantor partai tersebut, Jumat (7/10). MENOLAK Partai bentukan pentolan Gerakan Aceh Merdeka ini menolak mendaftar calon kepala daerah ke KIP bila pikada tetap dilanjutkan. utama Partai Aceh. Pilkada adalah masalah kecil yang tidak perlu diributkan karena semuanya diatur sesuai mekanismenya," katanya menjelaskan. Muzakir Manaf menilai ada upaya sistematis dari kelompok tertentu untuk mengurangi ke-

wenangan Aceh sesuai Undangundang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA). "Upaya itu dilakukan dengan cara membenturkan perundangundangan yang berlaku yakni mekanisme Mahkamah Konsti-

tusi dengan UUPA untuk secara perlahan mengutak-atik kewenangan yang dimiliki Aceh tanpa persetujuan DPRA sebagai perwujudan rakyat Aceh," katanya menjelaskan. Partai Aceh menilai keputusan Mahkamah Konstitusi terkait

Mahasiswa Dukung Komisi Independen

Mantan Direktur Bank Aceh Calon Wali Kota Banda Aceh-andalas Mantan Direktur PT Bank Aceh Aminullah Usman ikut meramaikan bursa calon Wali Kota Banda Aceh. Aminullah Usman yang berpasangan dengan Tgk Muhibban, politisi partai lokal, secara resmi mendaftarkan diri ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Banda Aceh, Jumat. Pasangan ini didukung empat partai pemilik kursi di DPRK Banda Aceh dan 12 partai kecilnya lainnya. Keempat partai tersebut adalah PKS (lima kursi), Golkar (tiga kursi), PDA (tiga kursi), dan PBB (satu kursi). Sebelum menyerahkan berkas, pasangan Aminullah dan Tgk Muhibban serta pendukungnya berkonvoi dengan kendaraan melintasi jalan protokol di Banda Aceh.

Ketua KIP Kota Banda Aceh Aidil Azhari mengatakan, secara administratif pasangan Aminullah dan Tgk Muhibban sudah memenuhi syarat dukungan pencalonan. "Syarat pencalonan untuk partai politik yakni 15 persen dari jumlah kursi DPRK Banda Aceh. Jika kursi DPRK Banda Aceh sebanyak 30, maka syarat minimal harus lima kursi," katanya. Sementara, Ketua Partai Golkar Kota Banda Aceh Muntasir Hamid mengatakan, pihaknya mencalonkan pasangan Aminullah dan Tgk Muhibban karena dianggap mampu memimpin ibu kota Provinsi Aceh tersebut. "Bukan kami tidak ada kader se-

hingga kami mengusung calon dari luar partai. Tapi, kami menilai sosok pasangan ini mampu membawa perubahan bagi masyarakat Kota Banda Aceh," katanya. Selain itu, sebut dia, pencalonan pasangan itu juga mendapat dukungan dari Ketua DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie dan Ketua Dewan Pembina Partai Golkar Akbar Tanjung. Hal senada juga disampaikan Ketua PKS Kota Banda Aceh Subhan M Isa. Ia mengatakan, pihaknya mengusung pasangan ini karena memiliki visi dan misi yang sama.

Banda Aceh-andalas Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Aceh (GMA) melakukukan aksi damai mendukung tahapan Pilkada yang dilakukan KIP Aceh dan menolak pelaksana tugas pemerintahan. Dalam aksi yang berlangsung di depan kantor KIP Aceh, Jumat (7/10), mereka mengusung spanduk bewarna merah yang bertuliskan “Tolak Plt, Dukung KIP Aceh.” Koordinator Aksi Sopian, di depan Ketua Kelompok Kerja Pencalonan KIP Nurjani Abdullah yang menemui mereka di depan pintu kantor KIP Aceh, menyatakan, Gerakan Mahasiswa Aceh mendukung lembaga itu agar konsisten dan berkomitmen melaksanakan tahapan pilkada sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Menurut dia, konflik pilkada Aceh yang berlarut-larut selama ini berdampak merugikan rakyat Aceh terutama dari aspek perdamaian yang sedang dirasakan oleh rakyat. “Ini disebabkan para elite politik Aceh yang terlalu memaksakan kehendak demi memenuhi hasrat politik untuk mencapai kekuasaan yang pada akhirnya rakyat lah yang dikorbankan,” kata dia. Untuk itu, Sopian mengajak semua pihak yang berkepentingan untuk kekuasaan di Aceh agar bersama-sama berpikir positif demi menjaga perdamaian yang sedang dinikmati oleh rakyat. Lebih lanjut, Gerakan Mahasiswa Aceh itu juga meminta kepada Pemerintah Indonesia agar tidak memperkeruh suasana perdamaian Aceh dengan mengeluarkan kebijakan baru terkait Pilkada Aceh yang bersifat tidak solutif. Karena menurut mereka bisa berdampak negatif bagi Aceh. Ketua Kelompok Kerja Pencalonan KIP Nurjani Abdullah menegaskan bahwa lembaganya akan tetap berpegang pada tahapan yang telah mereka jadwalkan pada 26 September lalu. “KIP Aceh akan tetap berkomitmen dalam melaksanakan tahapan selama belum ada keputusan yang lebih tinggi yang menentukan penundaan pilkada,” kata dia. (AKC)

(ANT)

TNI-Polri Pendonor Darah Tertinggi di Aceh Banda Aceh-andalas Prajurit TNI dan Polri masih tercatat sebagai pendonor darah tertinggi untuk kebutuhan darah bagi masyarakat di Provinsi Aceh, kata Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Banda Aceh Kamaruzzaman Haqni. "Untuk mencukupi kebutuhan darah bagi masyarakat Aceh, terutama pasien darurat akibat kecelakaan dan wanita melahirkan saat ini terbanyak didonor oleh prajurit TNI dan Polri," katanya di Banda Aceh, Jumat. Hal itu disampaikan di sela-sela penandatanganan MoU antara PT Asuransi Jiwa Bumiputera (AJB) 1912 dengan PMI Banda Aceh, bidang proteksi asuransi untuk para pendonor darah di wilayah tersebut. "Selama ini, kita mengakui jarang orang memberikan penghargaan kepada para pendonor. Karenanya, program kerja sama PMI dan AJB 1912 ini maka sesuatu yang positif untuk sebuah penghargaan kepada para pendonor," katanya. Ia menyebutkan, setiap harinya, PMI Banda Aceh membutuhkan darah

berkisar antara 50 sampai 60 kantong, sementara yang tersedia hanya 20 kantong. "Rumah Sakit Umum Daerah dokter Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh merupakan rumah sakit rujukan tingkat provinsi. Karenanya, tidak heran jika setiap hari ada pasien darurat dari berbagai daerah datang kesini, membutuhkan darah," katanya menjelaskan. Kerja sama PMI Banda Aceh dan AJB 1912 itu, kata dia, merupakan pertama kali dilaksanakan di Indonesia. Sementara itu, Kepala Wilayah AJB 1912 MedanAceh Masnawi Saleh, menyebutkan bahwa proteksi ini dimaksudkan setiap pendonor di PMI akan disisihkan Rp2.000, kemudian disalurkan sebagai jaminan asuransi di Bumipetera. "Jika pendonor tidak terputus dan mendonorkan sebanyak 100 kali maka akan memperoleh asuransi meninggal dunia, dengan besarnya klaim yang

pencabutan pasal 256 UUPA adalah "peristiwa buruk" yang berkemungkinan berulang kembali. "Itu adalah sebuah wujud nyata bahwa tak ada jaminan UUPA yang merupakan dasar perdamaian Aceh akan berlanjut," kata dia. Pencabutan pasal 256 UUPA yang mengatur tentang keikutsertaan calon independen dalam Pilkada Aceh itu, Muzakir Manaf menilai sebuah bentuk pelecehan terhadap martabat DPRA. "Kami juga menyesalkan adanya pihak-pihak tertentu yang menghalalkan segala cara untuk dapat berkuasa di Aceh meski mengorbankan kepentingan masyarakat lebih besar," katanya menjelaskan. Muzakir Manaf juga mengatakan, berkemungkinan Partai Aceh akan melibatkan kembali pihak ketiga yaitu Uni Eropa. "Jika Pilkada dilanjutkan maka perdamaian seperti termaktub dalam MoU Helsinki akan dirundingkan kembali," katanya menambahkan. Namun, mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) itu menyatakan keyakinannya bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mengeluarkan kebijakan terbaik bagi pelaksanaan Pilkada Aceh, dengan mengedepankan komitmen perdamaian. (ANT)

akan dibayar AJB senilai Rp5.000/ pendonor," kata dia menjelaskan. Wali Kota Banda Aceh Mawardy Nurdin juga mengimbau masyarakat di daerahnya untuk berpartisipasi aktif sebagai pendonor, karena itu adalah tugas mulia membantu setiap orang ketika menghadapi kesusahan. "Membantu setetes darah itu berarti kita telah berperan menyelamatkan nyawa orang lain. Saya mengimbau warga setiap ada kesempatan berikan darah (donor) melalui PMI karena selain untuk menjaga kesehatan juga baik mendeteksi penyakit," kata dia. Pemkot Banda Aceh terus berupaya mencapai target MDGs pada 2015, dengan upaya pengurangan angka kematian ibu melahirkan dan bayi, melalui peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, tambah wali kota Mawardy Nurdin. (ANT)

Keluarga Gayo Medan Canangkan Bangun Rumah Baca KELUARGA Gayo Sumatera Utara (KGSU) mencanangkan pendirian Rumah Baca Gayo di Medan. Pendirian Rumah Baca itu diharapkan akan menjadi ’Pustaka Gayo’ yang akan mengumpulkan berbagai buku dan catatan sejarah Gayo yang selama ini menyebar di banyak tempat.

B

ila Rumah Baca ini dapat direalisasikan diharapkan dapat membantu warga Gayo Aceh, memahami dan mempelajari sejarah dan kebudayaan Gayo. Demikian dijelaskan Ketua KGSU Dr Sukiman UR MSi dan Sekretaris Syaiful Hadi JL kepada wartawan di Medan, Jumat (7/10). Katanya, pencanangan yang dilakukan bersamaan dengan silaturrahim Keluarga Gayo yang ada di Medan dan sekitarnya pada akhir Sepetember lalu merupakan program kerja KGSU periode 2011-2015. Dr Sukiman berharap rencana ini akan kendapat dukungan penuh dari warga Gayo di Medan mau pun yang ada di perantauan. Beberapa tokoh Gayo yang

andalas/ist

DIABADIKAN - Pengurus Gayo Sumatera Utara (KGSU) diabadikan, usai mencanangkan pendirian Rumah Baca Gayo di Medan. ada di Medan secara simbolis menginfaqkan buku koleksinya untuk menjadi investaris Rumah Baca Gayo. Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar menyambut baik rencana pendirian Rumah Baca Gayo itu. Pihak pemerintah Bener Meriah akan memberikan dukungan agar upaya

pendokumentasi serta upaya menumbuhkan minat baca warga Gayo menjadi lebih baik. Silaturrahim masyarakat Gayo Sumatera Utara di Medan itu dihadiri oleh Bupati Aceh Tengah Tagore Abubakar dan Sekda Bener Meriah T Islah Bardan, Mantan Rektor Unimed

(d/h IKIP) Prof Yoenoes Alim, serta beberapa tokoh-tokoh Gayo yang ada di Medan. Selain pencanangan Rumah Baca Gayo juga dilakukan dua kegiatan budaya, yakni orasi budaya yang disampaikan oleh Dr Fikarwin Zuska serta pemutaran film dokumentar ”RADIO RIMBA RAYA”. Dua kegiatan kebudayaan itu, memberi warna yang berbeda dengan kegiatan silaturrahim yang biasa dilakukan. Orasi budaya yang sangat menarik, diharapkan dapat dijadikan tradisi, sehingga masyakat Gayo di Medan dapat memahami lebih dalam akar budaya Gayo serta perubahaan yang terjadi. Demikian juga dengan pemutaran film dokumenter ”Radio Rimba Raya” karya cineas muda Gayo, Ikmal Gopi, telah memberikan pemahaman yang lebih dalam terhadap peran Gayo dalam proses kemerdekaan negeri Republik Indonesia. Dua kegiatan lainnya adalah trasyakuran atas dilantiknya Dr Sukiman UR MSi menjadi Dekan Fakultas Usuluddin, IAIN Sumatera Utara serta pelepas dan doa atas berangkatnya beberapa warga Gayo di Medan dalan menunaikan ibadah haji. (RIL)


Sabtu

SAMBUNGAN

8 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

15

Geng Motor Bubar, Anggotanya Ramai-ramai Bertobat .........(Dari Halaman 1)

Mantan Mensesneg Moerdiono Meninggal Dunia Jakarta-andalas Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) era Presiden Soeharto, Moerdiono, meninggal dunia di Rumah Sakit Gleneagles, Singapura pada Jumat pukul 19.40 waktu Singapura atau pukul 18.40 WIB. Moerdiono tutup usia di umur 77 tahun setelah hampir dua bulan dirawat di Rumah Sakit Gleneagles Singapura, karena sakit. Menurut putri Moerdiono, Ninuk Pambudi, setelah disemayamkan di Kedutaan Besar RI Singapura, Sabtu pagi (8/10) jenazah ayahnya akan diterbangkan ke Jakarta untuk selanjutnya akan di makamkan di Taman Makam Kalibata, Jakarta. Pria kelahiran Banyuwangi, 19 Agustus 1934 itu sejak awal Orde Baru meniti karier di Sekretariat Negara. Ia adalah pendamping setia Soedharmono, yang kemudian menjadi Mensesneg dan Wakil Presiden. Setelah mengenyam pendidikan di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Malang pada 1957 dan Lembaga Administrasi Negara pada 1967, ia memulai karier menjadi Staf Sekretariat Negara (1966), Asisten Menteri Sekretaris Negara Urusan Khusus (1972), dan Sekretaris Kabinet (1981-1983). Ia menjabat Mensesneg selama dua periode yakni pada Kabinet Pembangunan V (21 Maret 1988-17 Maret 1993) dan Kabinet Pembangunan VI (17 Maret 1993-16 Maret 1998). Ia juga aktif sebagai Ketua PB Persatuan Tenis Lapangan Indonesia (PB Pelti) dan Ketua Panitia Koordinasi Kerja Sama Teknik

Luar Negeri. Moerdiono menerima penghargaan Bintang Yudha Dharma Nararya (1986), Bintang Mahaputera Adipradana (1987), dan Doktor Honoris Causa dari Universitas Airlangga (Unair) Surabaya 1994. Almarhum meninggalkan istri, Marijati dan empat anak, Ninuk Mardiana Pambudy, Indrawan Budi Prasetyo, Novianto Prakoso, dan Baroto Joko Nugroho. Ia juga tercatat sebagai Ketua Dewan Penasihat Partai Gerindra. Partai yang didirikan Prabowo Subianto itu pun merasa kehilangan besar atas kepergian Moerdiono. "Memang kemarin-kemarin itu dalam kondisi kritis. Maka itu dibawa ke Singapura," kata Ketua Umum Partai Gerindra, Suhardi, dalam perbincangan dengan VIVAnews.com, Jumat (7/10). Selama menjalani perawatan di Singapura, kata Suhardi, Moerdiono tidak bisa dijenguk. Bagi Suhardi, Moerdiono merupakan tokoh panutan yang sangat perfeksionis. Banyak kritik dan masukan yang diberikan Moerdiono kepada Gerindra. Dari mulai prosedur, etika, tata bahasa, sampai jadwal rapat. "Itu disiplin yang sangat luar biasa," kata Suhardi yang mengenal Moerdiono sejak di Gerindra. Satu hal yang diingat Suhardi, dirinya tidak boleh berbicara dan berkata salah. "Kalau saya salah, itu langsung dimarahi Pak Moer," kata Suhardi. Moerdiono menjabat Ketua Dewan Penasiha sejak Gerindra, yang juga didirikan Prabowo Subianto itu, berdiri.(NET)

MOERDIONO DAN KESAKSIAN SUPERSEMAR ALMARHUM Moerdiono, termasuk saksi dari teka-teki Surat Perintah 11 Maret (Supersemar) 1966. Ketika itu, Pak Mur, panggilan akrab almarhum Moerdiono, merupakan staf Gabungan V KOTI dengan pangkat Letnan Satu. Pak Mur, begitu yakin bahwa Supersemar bukan atas desakan mantan Presiden Soeharto, yang ketika itu Soeharto masih menjadi Panglima Angkatan Darat menggantikan Letnan Jendral Ahmad Yani yang gugur dalam peristiwa G-30-S/PKI. Bagi Pak Mur, Supersemar ada dan memang dikeluarkan oleh Presiden Soekarno. Ketika itu, Pak Mur termasuk dekat dengan tiga sosok Jenderal yaitu Jenderal M Jusuf, Jenderal Amir Machmud, dan Jenderal Basuki Rahmat. Pak Mur menceritakan bahwa ketiga jenderal ini yang membawa Supersemar ke Soeharto. "Mereka spontan bercerita sama," ujar Pak Mur beberapa waktu silam. Pak Mur juga yakin bahwa Supersemar keluar bukan atas desakan dari para jenderal tersebut. Dia dekat dengan mereka, sehingga Pak Mur yakin bahwa para Jenderal itu tidak seperti yang dipikirkan. Kini, sosok Pak Mur telah tiada. Beliau wafat di RS Gleneagles Singapura, Jumat (7/10) pukul 18.40 WIB. Beliau adalah sosok yang dikenal dekat dengan keluarga Cendana. (INC)

Waspadai 21 Obat Tradisional Berbahaya .........(Dari Halaman 1) makanan yang berbahaya bagi mengandung obat kuat, dan kaplet obat kuat (pil biru). "Barang bukti produk bermasalah telah disita dari produsen dan distributor," jelasnya. Untuk mencegah peredaran obat-obatan tradisional yang tidak aman dikonsumsi, bahkan ilegal itu pihaknya telah berkoordinasi dengan lintas struktural dan instansi. Sebagai penyidik pihaknya akan melakukan tindakan penyitaan atas obat dan makanan berbahaya yang beredar di masyarakat. Terkait perizinan pengusaha yang didapati menjual obat dan

kesehatan, katanya, hal tersebut menjadi wewenang Dinas Kesehatan untuk menindaklanjutinya. "Toko obat perizinannya ada di Dinas Kesehatan, BBPOM sudah meminta untuk ditertibkan," ujarnya. Dalam kesempatan itu, Agus mengharapkan peran aktif masyarakat untuk lebih teliti dalam membeli produk-produk makanan dan obat-obatan yang beredar di pasaran. "Teliti dulu sebelum dibeli. Kalau ada info temuan, tolong segera sampaikan kepada kami agar masyarakat dapat terlindungi secara optimal," imbaunya.(YN)

Terjepit Kasur 4 Hari .........(Dari Halaman 1) Press, Jumat (7/10), kini nenek hilang, tetapi terperangkap di antara kasur dan tembok rumahnya. Seperti dilansir Associated

malang tersebut harus dirawat di rumah sakit karena dehidrasi dan cidera yang dialami di kepalanya.(NET)

Selain melakukan tindakan tegas terhadap puluhan anggota geng motor yang terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan dan pengrusakan, petugas Polresta Medan juga berhasil menyadarkan puluhan anggota geng motor lainnya. Terbukti, lebih dari 70 remaja yang tergabung dalam kelompok geng motor “esto” di Medan dengan mengenakan pakaian hitamhitam datang ke Mapolresta Medan. Mereka dengan penuh kesadaran menyatakan membubarkan diri dari perkumpulan motor. Mereka tobat dan berjanji tidak akan lagi mengulangi kegiatan yang dapat meresahkan masyarakat apalagi sampai melakukan tindak pidana. “Mereka ini sekarang, anggota AAPT. Anak-Anak Pak Tagam,” kelakar Kepala Polisi

Resor Kota Medan Kombes Pol Tagam Sinaga, Jumat (7/10) sore. Dalam kesempatan itu, Tagam juga memaparkan pihaknya selama sebulan terakhir, September - Oktober sedikitnya menahan 20 anggota geng motor yang terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama. “Ke-20 anggota geng motor itu kita persangka dengan pasal 170-351-353 jo 55, 56 KUHP,” tambah Tagam. Selain menindak tegas 20 anggota geng motor yang terbukti melakukan tindak pidana, jajaran Satreskrim Polresta Medan di bawah pimpinan AKP Moch Yoris Marzuki SIK juga telah mengungkap 53 kasus judi dengan jumlah tersangka mencapai 106 orang. “Barang bukti judi kita sita di antaranya uang tunai sebesar Rp5.700.200, 3 unit komputer, 3 unit televisi, 1 unit playstation, 2

unit stik playstation, 36 unit handphone, 1 buku tafsir mimpi, kertas rekapan togel, dan 14 pulpen,” terang Tagam. Selain judi dan geng motor, sambung Tagam, selama sebulan terakhir pihaknya juga telah mengungkap empat kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) dengan jumlah tersangka sembilan orang. “Barang bukti dari kasus ini berupa uang tunai sebesar Rp30 ribu, 3 keping papan, 12 mur panjang, 1 kunci inggris, 1 unit becak BK 1669 BU, dan 1 celana panjang,” papar Tagam. Tagam menyebutkan pengungkapan tiga jenis kasus kejahatan tersebut di atas merupakan bukti bahwa pihaknya tidak mainmain dalam melakukan tindakan dan tidak ada beking membeking terlebih dalam kasus perjudian. “Semua bentuk judi kita libas

dan tidak ada istilah penangguhan penahanan. Semua kasus yang kita tangani, kita proses JPU,” tegas mantan Kasat Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Polda Sumut itu. Tersangka Narkoba Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga didampingi Kasat Res Narkoba Kompol Juli Agung Pramono SH SIK MHum dan Wakasat Res Narkoba AKP B Marpaung SH SSos MHum juga memaparkan hasil tangkapan jajaran Sat Res Narkoba Polresta Medan selama dua pecan terakhir. Disebutkan, 17 kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di Medan berhasil diungkap. “Dari 17 kasus narkoba yang kita ungkap selama dua pekan terakhir, jumlah tersangka 16 orang terdiri dari 18 laki-laki dan satu orang perempuan,” kata Kombes Pol Tagam Sinaga. Sementara itu Juli Agung

Pramono yang ditanya jumlah barang bukti yang disita dari 17 kasus itu menerangkan, untuk narkotika jenis ganja disita seberat 2.351.98 gram atau mencapai 2,3 kilogram. “Untuk narkoba jenis sabusabu, kita sita 12,471 gram. Jumlah ini dari pengungkapan 17 kasus dengan 19 orang tersangka. Menyusul ekstasi 2 butir, timbangan, mancis, kertas tiktak, plastik kosong, dan uang sekitar Rp830 ribu,” ucap Agung. Pasal yang dilanggar para tersangka secara umum, 111, 112, 114, 127 Undang Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang tanpa hak memiliki, menyimpan, mengedarkan, menjual dan atau menggunakan narkoba dengan ancaman pidana penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun atau denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp10 miliar.(HER)

Diusung PPP-Demokrat, Nazar Maju ke Pilkada Aceh Banda Aceh-andalas Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) resmi mendaftarkan Muhammad Nazar-Nova Iriansyah sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh yang akan bertarung dalam Pilkada 2011 ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh. Nazar tiba di Kantor KIP Aceh tadi malam, sekitar pukul 23.10 WIB atau satu jam menjelang pendaftaran ditutup. Rombongan Nazar diiringi sekitar 50-an pendukung. Ketua Demokrat Mawardy Nurdin, Wakil Ketua Amir Helmi, dan sejumlah pengurus partai pengusungnya ikut mengantar. Sedangkan Nova Iriansyah tidak terlihat dalam rombongan karena masih berada di Jakarta. Kedatangan Nazar dan rombongan disambut Ketua KIP Abdul Salam Poroh dan langsung menuju ruang pendaftaran. Tak lama, Nazar menyerahkan dokumen yang diterima Abdul Salam Poroh. Menurut Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, keputusan mencalonkan Nazar-Nova baru diputuskan Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sekitar pukul 20.00 WIB malam tadi.

Nova Iriansyah adalah mantan Ketua Partai Demokrat Aceh. Pada 2009, pria kelahiran 22 November 1963 ini maju ke Senayan dan duduk di Komisi V DPR-RI yang mengurusi bidang perhubungan, telekomunikasi, pekerjaan umum, perumahan rakyat, dan pembangunan pedesaan dan kawasan tertinggal. KIP Aceh memastikan melanjutkan tahapan Pilkada 2011 yang sedah ditetapkan dalam keputusan KIP No 17 Tahun 2011. Keputusan KIP itu berdasarkan instruksi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). ”KPU sudah memastikan itu. Hasil pertemuan presiden dengan beberapa pihak, sampai saat ini tidak ada penundaan,” kata Wakil Ketua KIP Ilham Saputra didampingi Ketua KIP Abdul Salam Poroh dan sejumlah komisioner dalam konferensi pers Jumat (7/10) sore di Media Center KIP Aceh. Ilham menjelaskan, sekitar jam 2 siang usai Jumat, KIP Aceh mendapat pemberitahuan untuk tetap melanjutkan tahapan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan. “Kami diperintahkan untuk melanjutkan tanpa berpikir halhal yang akan terjadi," ujar Ilham. "Pihak KPU sudah

menerima berita itu langsung dari istana, jadi tidak diperlukan pernyataan secara tertulis, karena ini bukan penundaan.” Komisioner KIP Akmal Abzal menambahkan, hal itu dilakukan untuk menegaskan dan menjawab keragu-raguan beberapa pihak tentang langkah yang ditempuh KIP. “Ini menjawab keragu-raguan dari kontestan dan masyarakat,” kata Akmal. Ilham menambahkan, KIP akan menunggu kontestan calon kepala daerah dari partai politik mendaftarkan diri hingga waktu pukul 00.00 wib malam ini. “Kalau dari perseorangan tidak (diterima) lagi karena sudah masuk verifikasi,”kata Ilham. Ilham menambahkan, seandainya hingga batas waktu yang ditetapkan berakhir hanya dua calon yang mendaftar, maka KIP Aceh tetap melanjutkan Pilkada dengan dua calon yang ada. “Jika nantinya tidak lulus verifikasi itu lain cerita. Saat ini KIP akan tetap melanjutkan tahapan,”katanya. Hingga kemarin, baru dua calon gubernur yang mendaftar dari jalur perseorangan yaitu gubernur incumbent Irwandi Yusuf yang berpasangan dengan Muhyan Yunan, dan Ahmad Tajuddin (Abi Lampisang) yang berpasangan dengan Suriansyah. (AP)

4 Menteri Dicopot Jakarta-andalas Menjelang petangkemarin, peta reshuffle kabinet semakin dinamis. Jika semula hanya tiga menteri yang akandicopot,kaliinibertambahsatukursi jadi empat menteri. Empat menteri yang dikabarkan dicopot adalah Menteri Perhubungan Freddy Numberi, Menteri Perumahan Rakyat Suharso Monoarfa, Menteri BUMN Mustafa Abubakar, dan Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh. "Awalnya tiga sekarang jadi empat yang sudah pasti akan dicopot dari kabinet,"ujarsumberINILAH.COM yangdekatdenganPresidenSBY,Jumat (7/10). Meskisudah memutuskan untuk mencopot, Presiden SBY belum memutuskan siapa yang akan mengisi empatkursimenteritersebut."Penggantinya sudah ada beberapa nama, tapi masihdifinalisasikan,jadikitatunggu saja," terang politisi senior itu. Saat ini, Presiden SBY dan Wakil Presiden Boediono masih membahas mengenai posisi Menteri Keuangan Agus Martowardojo. SBY lebih cenderung ingin mengganti, se-

dangkan Boediono mempertahankan. Anas Dipanggil Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dipanggil mendadak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kekediaman SBY di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Anas dipanggi mendadak untuk membahas mengenai beberapa persoalan politik yang terjadi belakangan ini. "Mungkin bahas soal reshuffle juga karena ini memang sudah waktunya," ujar orang dekat Anas kepada INILAH.COM, Jumat (7/10). Selain membahas reshuffle kabinet dan koalisi pemerintahan, rapat mendadak di Cikeas juga untuk membahas Pemilukada Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). "Inikanmau PilgubdiAceh,jadisekaliandibahasjuga siapa calon dari Demokrat," terangnya. Menurut info yang beredar, tadi malam SBY meminta kepada Anas untuk menjelaskan kepada para kader Demokrat tentang pencopotan sejumlah kader Demokrat di kabinet.(INC)

SABRINA TERTAHAN DI 5 BESAR .........(Dari Halaman 1) Nadine Alexandra. Mengikuti jejak Nadine Alexandra, Maria Selena juga akan menjadi wakil Indonesia dalam ajang Miss Universe 2011. Malam grand final Pemilihan Putri Indonesia sendiri diselenggarakan di Jakarta Convention Center, Jakarta Jumat (7/10). Dara berusia 21 tahun itu terlihat tegang saat mahkota disematkan oleh Nadine Alexandra. Ia juga mendapat karangan bunga dari Miss Universe, Leila Lopes. Sementara itu, Wakil Sumatera Utara Sabrina Chairunnisa

memberi kejutan karena berhasil melaju hingga 5 besar bersaing dengan 38 perempuan cantik utusan dari 33 provinsi di Indonesia. Meski pencapaian ini masih belum memenuhi harapan masyarakat Sumatera Utara, penampilan Sabrina membuat kagum para dewan juri PPI 2011. Di 5 besar ia bersaing dengan Maria Selena (Jawa Tengah), Andi Tenru Gusti Hanum Utari Natassa (Sulawesi Selatan), Dinda Rizki Hutari (D.I Yogyakarta), dan Liza Elly Purnamasari (Jawa Timur). Mereka yang terpilih sebe-

lumnya menjawab pertanyaan yang telah disediakan dalam “fish bowl”. Dalam waktu sekira 30 detik, mereka pun harus menyelesaikan jawaban dengan baik dan benar. Di sesi ini, Sabrina Chairunnisa mendapat pertanyaan dari Bernada Sukma Harahap, Ketua Umum DPP ASITA tentang fenomena penderita AIDS dan kiat menghadapinya. Mengutip pakar Unesco, menurut Sabrina dalam menghadapi penderita AIDS jangan sampai ada diskriminasi, menolak keberadaan mereka, namun eksistensi mereka harus dirangkul agar dapat berbaur dengan mas-

yarakat. Menurut pemandu acara, Choki Sitohang jawaban Sabrina tersebut lugas dan cerdas. Sayang langkahnya terhenti di babak lima besar. Meski demikian, langkah Sabrina di ajang PPI kali ini patut diapresiasi. Sebab prestasinya menyamai Putri Sumut 2008, Raline Rahmat Shah. Diketahui, PPI 2011 diikuti 38 finalis yang merupakan representasi dari 33 provinsi di Indonesia, di mana mereka sebelumnya telah meraih gelar juara dalam ajang PPI Tingkat Daerah masing-masing. Para finalis men-

jalani masa karantina yang berlangsung 28 September-7 Oktober 2011. Beberapa aktivitas yang sudah dilewati, seperti audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, pembekalan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, dan sebagainya. Selain Selena, ajang PPI 2011 juga menobatkan Andi Tenri Natassa (Sulawesi Selatan) sebagai Puteri Indonesia Pariwisata 2011 (Runner Up II) dan Liza Elly P (Jawa Timur) sebagai Puteri Indonesia Lingkungan 2011 (Runner Up I). (DED)

Warga Mendengar 3 Kali Suara Letusan Senjata .........(Dari Halaman 1) wartawan, keadaan grosir seperti jerejak besi, pelat seng. dan gembok terlihat mengalami kerusakan. Namun Informasi yang berhasil diperoleh wartawan di lapangan menyebutkan, Rabu (5/10) dini hari, Aipda M Yasin Purba bersama keluarganya sedang tertidur lelap di dalam rumahnya. Namun tiba-tiba istrinya tersentak hingga terbangun mendengar adaa suara mencurigakan. Aipda M Yasin Purba yang ikut terbangun kemudian melakukan pengintaian hingga menemukan sekitar empat orang diduga pelaku perampokan berada di grosir miliknya. Aipda M Yasin Purba yang kesal dengan ulah para pelaku yang diduga sering mencoba merampok grosirnya, langsung melepaskan tembakan. Mendengar suara tembakan

itu, para pelaku langsung kabur dengan menggunakan satu unit mobil jenis kijang Inova warna hitam menuju arah Diski dengan kecepatan tinggi. Martina, tetangga Aipda M Yasin Purba mengaku mendengar ada tiga kali suara tembakan. “Saya saat itu kan sudah bangun karena akan berjualan. Tiba-tiba saya mendengar suara letusan keras sekali. Saya langsung menggendong anak saya dari dalam kamar. Saya takut kayak di berita-berita sering terjadi tembak-tembakan dan salah sasaran,” ujar Martina. Usai mendengar suara letusan tembakan itu, dirinya kemudian membangunkan ibunya yang sedang tidur di dalam kamar belakang dan langsung keluar rumah untuk melihat apa yang terjadi. "Saat hendak membuka pagar halaman, saya dengar lagi satu kali suara letusan dan suara

mobil kencang sekali namun tak tahu jenis dan BK-nya karena suasana masih gelap. Kemudian saya melihat Pak Yasin dan istrinya sudah ada di luar. Waktu kejadian itu baru saya dan Pak Yasin dan istrinya yang keluar rumah serta seorang bapak tetangga kami juga. Saat itu juga saya dengar adanya suara jeritan rampok,” ujar Martina yang mengaku bertetangga baik dengan Aipda M Yasin Purba dan keluarganya tersebut. Dari keterangan sejumlah warga lainnya yang melihat petugas melakukan Olah TKP, mengatakan jika kejadian perampokan grosir di wilayah tersebut sudah beberapa kali terjadi. Warga berharap agar pihak kepolisian lebih meningkatkan patrolinya di kawasan yang rawan kejahatan tersebut. Kapolsek Pancur Batu AKP Ruruh Wicaksono SIK SH MH saat dikonfirmasi wartawan

melalui telepon seluler membenarkan dilakukannya olah TKP di kediaman merangkap grosir milik Aipda M Yasin Purba itu. “Petugas Polsek Pancur Batu bersama Polresta Medan melakukan olah TKP untuk mengambil sidik jari yang berada di TKP. Kita juga melakukan pencarian proyektil dari letusan tembakan tersebut, namun belum berhasil ditemukan,” ujar Ruruh. Bukan Warga Martubung Sementara itu pihak Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan membantah Herman Basuki dan Sudiarto merupakan warga Martubung seperti yang diberitakan sejumlah media. "Keduanya bukan warga Martubung. Di Martubung tidak ada nama Jalan Pasar VI. Pasar VI ada di Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan, sekarang disebut Jalan

Rawe IV," kata Lurah Tangkahan Nirmaluddin Hasibuan SH melalui stafnya, Bangun Siregar, di kantornya, Jalan Pasar VII, Medan Labuhan, Jumat (7/10). Pernyataan pihak Kelurahan Tangkahan juga diperkuat dengan keterangan Kepala Lingkungan VI atau Jalan Rawe IV, Rahmad Hidayat. Rahmat mengaku telah didatangi pihak kepolisian dan wartawan yang menanyakan alamat kedua pria yang ditembak karena disangka pelaku kejahatan itu. Pihaknya juga sudah mencoba mencari data-data tentang kedua warga tersebut tetapi tidak ada nama Herman Basuki dan Sudiarto yang tercatat sebagai warganya. Camat Medan Labuhan Zein Noval yang dikonfirmasi tentang hal itu juga membenarkan di Kelurahan Martubung tidak ada nama jalan Pasar IV dan VI.(STP/DP)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Sabtu, 8 Oktober 2011 | No: 1999/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Lagu Britney Spears Christina Aguilera Mirip?

Tata Mahadewi Mendadak Punya Bayi

BUBAR

JADI BAND NOSTALGIA

BOS Republik Cinta Management (RCM) yang juga pentolan Dewa 19, Ahmad Dhani akhirnya bertemu dengan vokalisnya, Once yang belakang memilih mengundurkan. Pertemuan itu pun menentukan nasib Dewa 19 ke depan, yang akan memilih menjadi band nostalgia saja. "Saya tadi baru ketemu Once, baru hari ini juga, dia belum mau melakukan apapun dengan Dewa 19. Cuma Kita sepakat sama Once akan membuat band Dewa ini sebagai band nostalgia," ungkap Ahmad Dhani di PPHUI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (6/10) malam. "Saya memutuskan band Dewa itu adalah band nostalgia. Jadi kalau main itu dalam konteks reuni. Kalau pun membuat album lagi adalah dalam bentuk Dewa 19 band nostalgia," sambungnya. Dhani menegaskan bahwa band yang digawanginya

bersama Andra Junaidi, Yuke Sampurna, Agung Yudha resmi bubar setelah Elfonda Mekel atau Once mengundurkan diri. "Iya (bubar), vakum, bubar atau apalah sebutannya. Dan saya nggak bubarin, memang Once-nya mengundurkan diri kan," tegasnya. Puasa Selama ini, Ahmad Dhani terkenal dengan komentarkomentarnya yang nyeleneh dan cenderung memicu kontroversi. Namun, dalam waktu dekat ini, Anda sepertinya tak akan lagi mendengar komentar Dhani yang seperti itu. Baru-baru ini, Dhani menandatangi kontrak dengan Kentucky Fried Chicken untuk memproduksi album-albumnya. Lucunya, dalam kontrak tersebut, Dhani dilarang untuk mengomentari hal-hal di luar musiknya. Kontrak itu harus dipatuhi Dhani selama setahun. "Gara-garanya kemarin saya

komentar soal MUI. Saya seolah-seolah berstatement yang dikutip malah membuat suasana jadi panas. 'Misalnya rezeki kan datangnya dari Allah bukan MUI'," jelas Dhani. Dhani mengakui komentarkomentar yang keluar mulutnya selama ini memang cukup nyeleneh. Ia pun sadar kalau komentarnya itu bisa merugikan rekan bisnisnya. "Pokoknya saya dilarang yang tidak ada hubungannya dengan saya. Saya hanya mengomentari yang ada hubungannya tentang saya. Kalau soal keluarga saya masih boleh," tuturnya. Dikabarkan, anggota Dhani, Dewi Persik terbaring di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) karena demam tinggi. Sebagai bosnya di Republik Cinta Management, Ahmad Dhani pun berencana mengenguk Depe. "Besok saya akan jenguk ke rumah sakit, karena hari ini saya sibuk sekali."(BBS)

MUNCUL pemandangan menarik di acara Dahsyat, di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (7/10). Penyanyi Mulan Jameela pulang terlebih dulu dari personel Mahadewi, Tata yang juga tampil di sana. Dengan mengenakan pakaian serba hitam, Mulan tidak mau berkomentar apapun ketika diminta wawancara oleh wartawan yang sudah menunggunya. Usai mengisi acara Dahsyat, Tata terlihat membawa bayi perempuan dengan kereta bayi berwarna pink. Menurut sebuah sumber bayi itu adalah anak Mulan. Karena saat berada di dalam studio, Mulan bercengkerama dengan sang bayi. "Maaf, nunggunya lama ya," ujar sumber menirukan Mulan yang saat itu bicara dengan bayinya. Ketika ditanya ke Tata siapa bayi perempuan tersebut, teman duet Puri di Mahadewi itu mengaku kalau itu anaknya yang baru berusia 3 minggu. "Umurnya baru tiga mingguan nih. Dia cewek. Namanya Janetta," akunya. Seperti diketahui, Tata selama ini tidak pernah terlihat hamil, bahkan dia bersama sang suami Efran Fitrianto sedang berusaha untuk menghilangkan virus tokso yang dideritanya. Semua bertanya-tanya, Tata kok mendadak punya bayi. Seperti diketahui Mulan dikabarkan melahirkan dari hasil buah cintanya dengan Bos Republik Cinta Management (RCM) Ahmad Dhani. Namun hinggakinibelumpernah terjawab kebenarannya.(KPL)

BELUM juga sempat dirilis secara resmi, salah satu single Britney Spears sudah bikin heboh. Single berjudul Everyday tersebut tak hanya membuat heboh penggemar Britney yang kegirangan, tapi juga heboh lantaran liriknya yang sangat mirip dengan salah satu single Christina Aguilera. Single Everyday tersebut memang belum dirilis oleh Britney. Namun entah bagaimana, lagu balada yang sangat 'powerful' tersebut telah bocor di internet sejak Kamis (6/10) kemarin. Sesaat kemudian, kehebohan penggemar pun terhenti karena adanya klaim bahwa lagu tersebut sangat mirip dengan single Beautiful milik Christina. "Footsteps in the rain, memories wash away/ Beyond the headlight glare, it's kinda dark out there. God knows I have seen it's a twisting,

winding road/ And everyday the sun comes up again/ a little hope begins/ And it starts with you 'cause you get me through it," demikian salah satu penggalan lagu Britney. Namun demikian, belum tentu Britney bisa terkena tuduhan penjiplakan. Pasalnya, tidak ada sumber yang jelas terkait kapan lagu tersebut dibuat dan direkam. Bisa saja lagu tersebut malah dibuat sebelum lagu Christina

dirilis. Beautiful sendiri diambil dari album STRIPPED yang dirilis tahun 2002. Namun sempat beredar kabar yang masih simpang siur bahwa single Everyday tersebut dirilis sebelum album FEMME FATALE dirilis pada tahun 2002. Jika memang demikian, berarti single tersebut mungkin memang sengaja tidak dirilis dengan alasan terlalu mirip dengan lagu Tina.(NET)

Novita Angie Utamakan Sekolah Anak IKUT jejak ibunya menjadi artis, boleh-boleh saja asalkan pendidikan tetap nomor satu. Begitu aturan artis presenter Novita Angie kepada anakanaknya jika ingin terjun ke dunia entertainment. "Anak-anak boleh jadi public figur, saya nggak larang. Main juga boleh tetapi sekolah nomer satu," tegas Novita Angie, Jumat (7/10). Pendidikan, menurut Angie, dalam era sekarang ini sangat dibutuhkan daripada yang lain. Bekal pendidikan dapat mengantarkan anak survive sesuai keinginannya dan tidak akan habis-habisnya. Karenanya Angie ingin sang anak menyelesaikan pendidikan lebih dahulu sebelum masuk ke dunia hiburan. "Boleh aja terjun di entertainmen. Syarat harus ada gelar sarjana, ikuti proses yang ada," lanjutnya lagi. Angie pun punya tips agar sang anak bisa tekun dalam belajarnya. Biasanya dalam bentuk janji hadiah, sebagai stimulus agar belajar keras. "Gak memaksakan juga, tapi dibujuk supaya dapat rangking. Kalau pun dapat rangking akan dapat hadiah spesial dari saya," pungkas ibu dua anak ini saat ditemui di Coaching Clinic Indovision: Memanfaatkan Program TV untuk Kegiatan Home Schooling di Kidzania Pasific Place, Jakarta.(NET)

Misteri di Balik Kenikmatan Coklat BERIBU-ribu tahun yang lalu, coklat berperan lebih pada kehidupan sosial dan religius bangsa-bangsa yang tinggal di wilayah Mesoamerika. Bangsa Mayalah yang pertama kali mengetahui rahasia di balik kenikmatan coklat. Para nenek moyang mereka menebangi pohon-pohon coklat yang ada di hutan, untuk kemudian

menanamnya kembali di tanah pertanian mereka. Pada waktu itu, coklat lebih banyak hadir pada upacaraupacara keagamaan. Nah, ibarat pepatah mengatakan 'tak kenal maka tak sayang', yuk, kenali lebih dalam 'si manis' ini sebelum disantap. Coklat itu buah Biji coklat ditemukan di dalam buah yang menggelantung di pohon coklat. Paling tidak dibutuhkan 500 biji coklat untuk menghasilkan satu pon coklat manis. Dibutuhkan dua orang pria untuk menyiapkan coklat secukupnya guna menghasilan 120 pon coklat gelap. Sebuah pekerjaan yang intensif, tetapi dengan hasil mengesankan. Seperti anggur Setiap varietas coklat memiliki rasa tersendiri tergantung

proses perawatan, teknik fermentasi dan pengeringan biji coklat serta pengaruh lingkungan di kawasan tempat coklat itu bertumbuh. Misalnya, coklat dari negara bagian Para, Brasil rasanya seperti buah pir dan apel

hijau serta anggur putih. Rasa terbaik Setiap tipe coklat memiliki rasa yang unik, tetapi ada coklat yang memiliki rasa coklat yang sempurna pada seluruh biji coklat dari ujung ke ujung.

Misalnya, biji coklat asal Madagaskar bercita rasa jeruk dan beranek rasa buah-buahan lalu pada bagian ekornya rasanya lebih kompleks. Sedangkan biji coklat asal Ghana baru terasa coklatnya

pada bagian tengah. Sementara biji coklat dari Trinidad memiliki rasa tembakau dan lebih keras pada bagian ujungnya. Nah, kalau Anda menggabungkan tiga rasa coklat seperti itu, lalu cobalah merasakan sensasi barunya dengan mengemutnya agak lama di mulut Anda. Lalu lukiskan rasa yang Anda nikmati itu. Cocoa vs Cacao Kadang-kadang logat bahasa itu mengecohkan. Tetapi coklat tidak. Apa pun bentuk, rasa, dan sebutannya, dia tetaplah coklat. Kata Latin untuk cocoa adalah Cacao. Hampir semua negara Eropa menggunakan istilah Cacao untuk coklat. Sementara negara-negara Berbahasa Inggris menggunakan kata "Cocoa". Tetapi kata ini lebih berarti bubuk coklat.(INC)


Harian Andalas 08 Oktober 2011