Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Sabtu, 27 Agustus 2011 | No: 1969/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

UNTUK KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA JUMAT, 26 RAMADAN 1432 H/26 AGUSTUS 2011 IMSAK : 04.55 WIB SUBUH : 05.05 WIB ZUHUR : 12.29 WIB

ASHAR : 15.40 WIB MAGRIB : 18.34 WIB ISYA : 19.44 WIB

Pemudik Bersepeda Motor akan Ditilang Jalinsum Perbaungan Macet, Berastagi Rawan Longsor

Pernak-pernik Ramadan ANTON MEDAN:

“Saya Pilih Es Koteng dan Sayur Urap” "Bulan Ramadan ini juga BEDUG Magrib menjadi waktu memunculkan semayang selalu dinantikan ngat baru untuk beribabagi kaum muslim kedah, seperti tadarus dan tika menjalankan ibaSalat Tarawih yang didah puasa. Setelah melakukan setiap malam. nahan hawa nafsu, lapar, Ini salah satu kenikmadan dahaga sehari petannya," kata Anton nuh, seolah terbayar Medan kepada andalas dengan seteguk mimelalui ponselnya Junuman maupun sesuap mat (26/8). nasi saat berbuka. Salah satu tujuan Bagi tokoh muslim Anton Medan puasa kata pemilik PonTionghoa, Anton Medok Pesantren At-Taidan (Tan Hok Liang), ibadah puasa ini sangat nikmat, bin, Cibinong, Bogor ini untuk karena bisa semakin mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Bersambung ke Hal. 15

Kurs dan Harga Logam Mulia, 26 Agustus 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 9035 1348 12422 14053 1105

Beli 8943 1334 12296 13908 1094

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 111 2886 7141 8621

Beli 110 2855 7064 8535

MENYAMBUT Hari Raya Idul Fitri 1- 2 Syawal 1432 H, diperkirakan sejumlah ruas jalan di Sumatera Utara akan mengalami kemacetan seperti tahun-tahun sebelumnya. Untuk

Bersambung ke Hal. 15 andalas/riyadi

PADAT–Empat hari menjelang Lebaran sudah terlihat padatnya kendaraan yang melintas di Jalinsum Perbaungan-Tebing Tinggi hingga rawan menyebabkan timbulnya kemacetan, seperti yang terlihat di Jalan Jenderal Sudirman Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (26/8).

• Jika Tidak Patuhi Rambu Lalu Lintas • Jalinsum Perbaungan- T Tinggi Rawan Macet Medan–andalas Mudik Lebaran merupakan 'ritual' tahunan yang penuh suka cita. Jangan sampai berubah menjadi suasana duka cita akibat kelalaian pemudik di jalan raya. Untuk mengantisipasi risiko tingginya kematian pada saat mudik, para pemudik diimbau tidak mengendarai sepeda motor untuk sampai ke kampung halaman. Pasalnya, dari data Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut, korban kecelakaan lalu lintas dominan dialami pengemudi/pengendara sepeda motor. “Imbauan ini sebagai langkah antisipasi kecelakaan lalu lintas. Sebab, data yang kita

Bersambung ke Hal. 15

PEMBERITAHUAN Sehubungan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama dalam rangka perayaan Idul Fitri 1432 Hijriyah pada tanggal 30-31 Agustus 2011, Harian Andalas tidak terbit mulai Senin, 29 Agustus hingga Minggu, 4 September. Harian Andalas akan kembali hadir ke tangan pembaca setia pada Senin, 5 September 2011. Demikian harap maklum. REDAKSI

ANEH tapi NYATA

Pengemudi sepeda motor tidak akan bisa berbohong, karena petugas kita tempatkan di sejumlah titik mengawasi tujuan pemudik yang menggunakan sepeda motor.” AKBP R HERU PRAKOSO WADIRLANTAS POLDASU

Tawon Monster Sulawesi

Mendunia AHLI serangga dunia Lynn Kimsey dari University of California menemukan seekor tawon monster unik di kawasan pedalaman Sulawesi, Indonesia. "Garuda," begitu Kimsey menyebut serangga ganas yang diduga sebagai spesies baru ini. Laman Daily Mail, 25 Agustus 2011, menulis tawon monster ini

Idul Fitri Berbeda, Kedepankan Ukhuwah

banyak hidup di Gunung Mekongga, Sulawesi Tenggara. Masyarakat setempat biasa menyebutnya "naga komodo." Ukuran tawon monster ini termasuk jumbo atau tiga kali lebih besar dibanding tawon pada umumnya. Peneliti mencatat

Jakarta-andalas Majelis Ulama Indonesia (MUI) memprediksi kemungkinan besar Idul Fitri 1 Syawal 1432 H akan terjadi perbedaan. Rencana penetapan Hari Raya Idul Fitri oleh pemerintah melalui sidang isbat Badan Hisab dan Ru’yat Kemenag, Ormas Islam dan MUI akan dilaksanakan tanggal 29 Agustus 2011. “Idul Fitri akan terjadi perbedaan, oleh karena itu kondisi perbedaan ini harus diterima

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Dipatuk Ayam, Mata Herlina Buta Gara-gara memberi makan ayam tetangga, mata sebelah kanan Siti Herlina (13) warga Jalan Mesjid, Kelurahan Cinta Damai, Lingkungan IV, Kecamatan Medan Helvetia, buta akibat dipatuk seekor ayam. MENURUT ibunya, Supiah (32), saat asyik memberi makan, tiba-tiba mata sebelah kanan Herlina dipatuk seekor ayam jago sehingga korneanya terluka dan berdarah. Kejadian itu berlangsung di halaman rumahnya, Jumat (26/8) sekitar

andalas/oz

TERBARING–Siti Herlina dengan kondisi mata sebelah kanannya ditutup perban terbaring di ranjang RSU Pirngadi didampingi ibunya, Supiah.

pukul 07.00 WIB. "Saat itu saya lagi nonton tivi di dalam rumah. Dia (Herlina) lagi

memberi ayam tetangga kami

Bersambung ke Hal. 15


Sabtu 27 Agustus 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

Tak Masuk 5 September, PNS Diberi Sanksi

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting, Ika Ramadhani, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Marhaban Idul Fitri

B

ULAN Ramadan sudah memasuki pusingan akhir. Beberapa hari lagi, umat Islam seantero jagad akan merayakan hari kemenangan Idul Fitri 1432 Hijriyah. Pada hari kemenangan ini, umat Islam yang berpuasa akan kembali kepada fitrahnya (kesucian). Sebaliknya, umat Islam yang emoh menjalankan ibadah puasa, akan tetap bergelimang dengan dosa serta terperosok dalam lumpur kehinaan. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, yang hampir selalu ditandai dengan perbedaan hari 'H' Idul Fitri antara Muhammadiyah, NU dan Pemerintah. Pada tahun ini kelihatannya akan sama seperti permulaan Ramadan, yang ditandai dengan keseragaman. Indikasinya bisa dilihat dari keputusan PP Muhammadiyah yang telah menetapkan, bahwa tanggal 1 Syawal 1432 H, jatuh pada Selasa 30 Agustus 2011. Penetapan tersebut berdasarkan hasil hisab hakiki wujudul hilal, yang dipedomani Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah. "Dengan demikian, maka PP Muhammadiyah menetapkan hari raya Idul Fitri jatuh pada Selasa 30 Agustus 2011," ungkap KH Sun'an Miskan Lc, pengurus PP Muhammadiyah wilayah DKI Jakarta didampingi Wakil Sekretaris Agustri Sundami, Jumat (26/8). Terlepas dari kemungkinan masih terbukanya peluang, akan adanya perbedaan hari 'H' Idul Fitri di kalangan umat Islam di tanah air, sejatinya Idul Fitri harus dimaknai sebagai kepulangan seseorang kepada fitrah asalnya yang suci, seperti baru saja dilahirkan dari rahim ibu. Secara metafor, kelahiran kembali ini berarti seorang muslim selama sebulan melewati Ramadan dengan puasa, qiyam, dan segala ragam ibadahnya harus mampu kembali menjadi umat Islam yang terbebas dari rasa benci, iri, dengki, serta bersih dari segala dosa dan kemaksiatan. Idul Fitri berarti kembali kepada naluri kemanusiaan yang murni. Kembali kepada keberagamaan yang hanif (lurus), dan kembali dari segala kepentingan duniawi yang tidak Islami. Inilah makna Idul Fitri yang hakiki. Merupakan sebuah kekeliruan besar, jika Idul Fitri dimaknai dengan perayaan kembalinya kebebasan makan dan minum, sehingga tadinya dilarang makan di siang hari, setelah hadirnya Idul Fitri akan terjadi aksi balas dendam, atau dimaknai sebagai kembalinya kebebasan berbuat maksiat, yang sebelumnya dilarang di bulan Ramadan. Lazimnya, saat Ramadan usai, kemaksiatan kembali ramai-ramai digalakkan. Pada akhirnya, mispersepsi ini menimbulkan sebuah fenomena umat yang saleh musiman, bukan umat yang berupaya mempertahankan kefitrahan dan nilai ketaqwaannya. Karenanya, saat merayakan Idul Fitri seharusnya disertai dengan munculnya rasa penuh harap kepada Allah SWT, akan diampuni dosa-dosa yang telah berlalu, sebagai buah dari 'kerja keras' sebulan menahan hawa nafsu dengan berpuasa. Semoga kita, bisa merayakan Idul Fitri dengan penuh kesyukuran. Marhaban ya Idul Fitri. Minal 'Aidin wal Faizin. (**)

2

Medan-andalas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan memberikan sanksi bagi pegawai negeri sipil (PNS) yang tidak masuk pada 5 September yang merupakan hari pertama kerja pascaliburan Idul Fitri 1432 Hijriyah.

Andalas/hs poetra

PENT AS SA PENTAS SATT WA - Para pekerja sedang mempersiapkan arena pentas lumba-lumba dan aneka satwa di Lapangan Benteng Medan, Jumat (26/8). Satwa ini dibawa langsung dari Ancol Jakarta, untuk menghibur warga Kota Medan dari 27 Agustus-2 Oktober mendatang.

Tangkap Calo KA, Dapat Imbalan Rp500 Ribu Medan-andalas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara akan memberikan imbalan Rp500 ribu kepada masyarakat yang berhasil menangkap calo jelang Lebaran. Mengingat keberadaan calo sangat meresahkan warga yang ingin mudik Lebaran menggunakan jasa transportasi kereta api Menurut Manager Humas PT KAI Divisi Regional I Sumut, Irwan kepada antara di Medan, Jumat (26/8), sejak H7 hingga H+7 Lebaran 2011 pengamanan di seluruh stasiun KA di daerah berjalan ekstra ketat guna mengantisipasi berbagai bentuk kejahatan, termasuk praktik calo tiket. "Kami tidak akan mentolerir praktik percaloan tiket. Bahkan, jika ada oknum pegawai PT Kereta Api yang terbukti menjadi calo tiket bisa dikenakan sanksi berupa pemecatan," tambahnya. Khusus bagi warga masyarakat maupun penumpang yang berhasil menangkap calo, pihak PT KA Sumut akan diberikan imbalan uang sebesar Rp500 ribu. Sementara itu, Stasiun Besar Kereta Api Medan mulai menambah dua hingga tiga gerbong di sejumlah rangkaian kereta api guna melayani peningkatan jumlah penumpang arus mudik Lebaran 2011. "Untuk memenuhi permintaan penumpang yang jumlahnya cenderung meningkat, mulai hari ini (Jumat) ada penambahan sebanyak dua hingga tiga gerbong untuk setiap rangkaian kereta api," kata Irwan . Penambahan gerbong dilakukan pada KA kelas bisnis dan eksekutif masing-

masing untuk rute reguler Medan-Tanjung Balai dan Medan-Rantau Prapat. Pembinaan Masinis Dalam rangka meningkatkan pelayanan menyambut Idul Fitri 1432 H, SPKA (Serikat Pekerja Kereta Api) Divre I Sumut (Sumatera Utara) melakukan pembinaan dan pengarahan kepada Masinis sebelum melakukan perjalanan. "Kita melakukan pembinaan dan pengarahan kepada masinis dan asisten masinis sebelum berangkat untuk menjalankan kereta api. Ini bertujuan agar marsinis lebih berhati-hati dan harus melihat dimana titik - titik rawan. Termasuk kapan sang masinis harus mengurangi kecepatan kereta api," ujar DPD SPKA Supardi kepada wartawan di Stasiun Besar Kereta Api Medan, Jumat (26/8). Lebih lanjut Supardi yang didampingi Sabar Depari selaku Sekjen SPKA mengatakan masinis juga harus

membunyikan semboyan 35. "Bagi marsinis yang membawa kereta api mau melintasi pintu perlintasan, harus membunyikan semboyan 35 dalam hal ini secara umum bahasa umumnya klakson agar tidak terjadi satu kecelakaan di pintu perlintasan baik yang di jaga maun tidak dijaga," lanjut Supardi. Supardi menambahkan masinis yang akan pergi menjalankan tugasnya sebelum berangkat harus di periksa terlebih dahulu, "Kita menyampaikan kepada pihak sarana dalam hal ini yang mempunyai kewenangan kalau masinis ditugaskan harus di cek kesahatannya.Jadi ia (masinis) sehat baru boleh di perkenankan berangkat membawa kereta api,''ujarnya. Pantauan wartawan andalas di Stasiun Besar Kereta Api Medan, Jum'at (26/8), lonjakan penumpang sudah terlihat dari antrian panjang untuk semua jurusan. (IKA/ANT)

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho ketika melakukan dialog menyambut Lebaran di salah satu stasiun televisi di Medan, Jumat (26/8) Menurut Gatot, pihaknya memahami jika liburan Idul Fitri digunakan PNS untuk berbagai kegiatan, termasuk pulang ke kampung halaman. Malah pihaknya mengharapkan kegiatan pulang kampung itu menjadi momentum bagi PNS untuk mengambil energi baru. Dengan energi baru tersebut, pihaknya mengharapkan PNS di lingkungan Pemprov Sumut dapat lebih meningkatkan kinerja dan tugasnya dalam melayani masyarakat. Apalagi jangka waktu liburan hari besar keagamaan yang sering disebut Lebaran itu cukup lama yakni sembilan hari. "Libur selama sembilan hari itu cukup lama," katanya. Karena itu, kata Gatot, pihaknya mengharapkan PNS di lingkungan Pemprov Sumut tidak lagi terlambat masuk kerja pada 5 September sebagai awal hari kerja. Pihaknya akan menugaskan bagian Sekretariat Daerah Provinsi Sumut untuk membuat format sanksi bagi PNS yang terlambat masuk kerja pada hari yang ditentukan tersebut. "Format sanksinya akan dibuat bagi yang tidak masuk kerja pada 5 September," katanya. Sementara itu, kondisi dan aktivitas para pejabat di Kantor Gubernur Sumatera Utara menjelang akhir Ramadan cukup sepi. Plt Sekdaprovsu Rachmatsyah maupun para asisten Setdaprovsu sebagian sudah tidak berada di kantor, termasuk juga para pejabat eselon II serta eselon III. Pejabat yang tampak kebanyakan para eselon IV dan PNS dengan keperluan untuk mengambil gaji. Demikian dikatakan salah seorang tamu bermarga Saragih yang datang untuk mengurus surat-suratnya ke pejabat yang bersangkutan kepada wartawan di Kantor Gubsu, Jumat (16/8). Menurut Saragih, akibat sepi dan tidak masuk kantor

para pejabat di lingkungan sekretariat Kantor Gubsu itu, urusan untuk pengurusan surat menyurat menjadi terkendala. Parahnya lagi, hal itu akan berlangsung hingga melewati Idul Fitri. "Urusan untuk proposal terpaksa tertunda selepas lebaran karena pejabat eselon III di Biro Binsos tidak masuk kantor dengan alasan kurang sehat. Sementara surat itu harus ditandatanganinya," ujar Saragih. Ditambahkan Saragih, ketidakhadiran para pejabat eselon II dan III ini dinilainya sudah merupakan tradisi yang memang susah ditanggalkan sebagian oknum pejabat di Kantor Gubsu. Pada umumnya, mereka tidak datang ke kantor karena takut dimintai Tunjangan Hari Raya (THR) oleh stafnya dan mitra kerja. "Kantor Gubsu tampak cukup sepi hari ini. Kita berharap Plt Gubsu, Gatot Pujo Nugroho memberi peringatan keras terhadap para pejabat yang tidak hadir sebab hari ini bukan hari libur," ungkap Saragih. Pantauan wartawan koran ini, seluruh ruang para asisten mulai dari asisten I hingga IV Setdaprovsu tidak ada pejabat yang datang. Di masing-masing ruangan tampak para staf biasa yang hadir. "Bapak Plt Sekdaprovsu tidak ada di tempat, mulai tadi pagi tadi belum ada masuk kantor," ucap stafnya ketika ditanya keberadaan Rachmatsyah. Sementara itu, Ketua LSM Transparansi Anggaran Lintas Instansi Indonesia (Tralindo), Drs Redihman Damanik sangat menyayangkan sikap dan mental beberapa oknum pejabat eselon II dan III yang tidak hadir pada jam kerja. Artinya kebanyakan mereka hanya bisa memperlihatkan tanggung jawabnya ketika Plt Gubsu Gatot berada di kantor. "Kita berharap Plt Gubsu memberi sanksi yang tegas kepada pejabat yang bolos sebab hari ini bukan hari libur. Mestinya sebagai pimpinan memberi contoh kepada anak buahnya dalam hal memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang datang ke kantor Gubsu," ujar Damanik. (WAN/ANT)

Pemprovsu Buka Posko Lebaran Setiap Hari, Mulai 22 Agustus - 4 September

Andalas/Hs poetra

DEMO UNTUK PPALESTINA ALESTINA - Seorang bocah memegang bendera Palestina saat mengikuti unjuk rasa yang digelar Gerakan Internasional Anti Zionis, pada peringatan Hari Al-Quds, di depan Masjid Agung, Medan, Jumat (26/8).

Medan-andalas Dalam rangka menyambut Idul Fitri 1432 H, Gubernur Sumatera Utara melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sumatera Utara, Dr H Asren Nasution MA, mengatakan Pemprovsu membuka posko lebaran dimulai 22 Agustus - 4 September 2011, bertempat di Kantor Gubernur Sumatera Utara. Posko Lebaran itu buka setiap hari dimulai pukul 09.00 WIB -23.00 WIB atau masyarakat bisa menghubungi telepon 061-4568239. "Posko lebaran ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahanpermasalahan yang terjadi di daerah-daerah sebelum, saat lebaran, dan sesudah lebaran seperti bidang transportasi darat, laut, udara dan bencana alam lainnya. Upaya ini merupakan bagian dari apresiasi Pemprovsu untuk seoptimal mungkin memberikan yang terbaik kepada masyarakat," kata Kadis Kominfo ketika memberikan pengarahan pada pelaksanaan apel pagi kepada seluruh jsajaran

Diskominfo Provsu di halaman Kantor Dinas Kominfo Provsu, Jalan H M Said No 27 Medan, Jumat (26/8). Bersamaan dengan itu, Plt. Gubsu juga mengimbau kepada masyarakat Sumatera Utara agar memanfaatkan posko tersebut untuk mendapatkan informasi tentang pelayanan publik, sehingga masyarakat dapat dengan tenang dan nyaman dalam merayakan Idul Fitri tahun ini. Plt Gubsu juga mengingatkan agar umat Islam yang akan merayakan Idul Fitri agar menunggu pengumuman resmi dari pemerintah melalui Kementerian Agama. Apabila terjadi perbedaan penetapan 1 Syawal umat Islam diharapkan tetap menjaga Ukhuwah Islamiyah. "Umat Islam dalam merayakan Idul Fitri hendaknya tetap mengutamakan kesederhanaan dan memperbanyak silaturahim dengan saling mengunjungi untuk saling bermaafaan. Jangan lupa mengutamakan aspek keamanan, baik di rumah dan di luar rumah,''katanya. (WAN)


MEDAN KITA

Sabtu 27 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

3

Arus Lalu Lintas di Medan Makin Padat Medan- andalas Aktivitas arus lalu lintas di sejumlah jalan-jalan di Kota Medan memasuki H4 Lebaran semakin padat dari hari biasanya . Hal ini membuat sejumlah kendaraan yang melintas harus berjalan merayap.

Andalas/Rony Muharrman

PADA ADATT KENDARAAN- Sejumlah kendaraan roda empat maupun roda dua melintas dengan kecepatan rendah di Jalan Gatot Subroto Medan, Jumat (26/8). Menjelang H-4 Idul Fitri jalanan di Kota Medan mulai dipenuhi kendaraan dengan plat luar kota.

Idul Fitri, 126 Napi Bebas Medan-andalas Kementerian Hukum dan HAM Kantor Wilayah Sumatera Utara memberikan remisi khusus Idul Fitri 1432 H, tahun 2011 kepada 4.508 narapidana (napi) se-Sumatera Utara. Remisi itu diberikan khusus kepada napi yang beragama Islam. Demikian disampaikan Kepala Kemenkumham Kanwil Sumut, Baldwin Simatupang BcIP, SH, MH kepada wartawan di kantornya, Jumat (26/ 8) kemarin. Jumlah tersebut dengan rin-

cian remisi khusus sebagian terdiri dari remisi 15 hari sebanyak 995 orang. 30 hari sebanyak 2.664 orang. 45 hari sebanyak 622 orang dan 60 hari sebanyak 101 orang. Kemudian remisi khusus bebas sebany-

ak 126 orang. "Dari jumlah remisi yang diberikan itu, negara dapat menghemat anggaran sebesar Rp1,6 miliar," terangnya. Dijelaskan Simatupang, landasan pemberian remisi itu berdasarkan UU No. 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, Peraturan Pemerintah RI No. 32 Tahun 1995 tentang Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan dan landasan lainnya. "Napi yang diberikan remisi itu harus berkelakuan baik dan telah menjalani pidana dihi-

tung sejak tanggal penahanan sampai dengan tanggal 30 Agustus 2011, paling sedikit enam bulan," tambahnya. Ia juga menambahkan, napi yang berhak mendapat remisi 15 hari harus menjalani hukuman selama 6 bulan, remisi 30 hari diberikan kepada napi yang menjalani hukuman 1 tahun sampai 3 tahun. Remisi 45 hari diperoleh setelah napi menjalani hukuman 4 tahun hingga 5 tahun. Sedangkan remisi 60 hari diberikan setelah napi menjalani hukuman selama 6 tahun. (THA)

1.500 Warga Miskin Terima ZIS

PILIHAN WISA WISATTAA-Masyarakat menumpangi boat menuju Kampung Nelayan Seberang Belawan, Jumat (26/8). Lokasi wisata bahari, Pantai Pasir Putih dan Pulau Siba Island akan menjadi pilihan wisata masyarakat yang memanfaatkan waktu libur panjang selama Lebaran.

Lebaran, Wisata Bahari akan Dipadati Masyarakat Nikmati Keindahan Pantai Pasir Putih Belawan Belawan-andalas Pantai Pasir Putih dan Pulau Siba Island diperkirakan tetap akan menjadi pilihan wisata bahari masyarakat yang akan memanfaatkan waktu libur panjang selama Lebaran tahun ini. Di lokasi pariwisata tersebut, wisatawan bisa mengelilingi Pelabuhan Belawan dengan menggunakan boat (perahu) bermesin. Menurut, salah seorang nahkoda boat wisata, Bukit Hutapea kepada wartawan di tangkahan boat wisata Sundari Belawan, Jumat (26/8), aktivitas masyakarat untuk menyewa boat untuk menikmati wisata bahari diperkirakaan akan tinggi. Terutama pada saat H+1 hingga H+3 Idul Fitri. Berdasarkan pengalaman, sambung Bukit Hutapea, setiap tahunnya persisnya saat Lebaran jumlah warga yang menikmati wisata bahari cukup ramai. Bahkan trennya terus menunjukkan grafik peningkatan. ''Banyaknya wisatawan lokal melakukan wisata bahari kemungkinan dipengaruhi faktor ekonomi masyarakat yang membaik. Selain itu juga berkaitan dengan libur panjang di Lebaran tahun ini,''ujarnya. Pantauan wartawan koran ini di tangkahan pemberangkatan boat

Sundari Belawan sejumlah boat yang membawa penumpang tujuan Desa Kampung Nelayan Seberang sudah melengkapi pengamanan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Mengenai pendapatan, lanjut Bukit Hutapea jumlah yang diperolehnya hanya sesuai dengan jumlah penumpang. Semakin ramai penumpang yang naik boat, tentu pendapatan akan bertambah. ''Penumpangnya kebanyakan kalangan keluarga yang membawa anak-anak. Penghasilan yang diperoleh dari penumpang itu, sebagian ditabung untuk membiayai kebutuhan rumah tangga dan membiayai sekolah anak,''tuturnya. Sementara itu, Kabid Keamanan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP) Syahbandar Pelabuhan Belawan, Bambang mengatakan aktivitas wisatawan lokal yang menikmati wisata bahari di Pantai Pasir Putih dan Pulau Siba Island tetap akan mendapat pengawasan. Mengingat kapal boat yang mengangkut wisatawan itu berlayar dekat dengan kapal besar dan bersentuhan dengan ombak di Perairan Pelabuhan Belawan. ''Pantai Pasir Putih masih salah satu pilihan warga untuk berwisata pada Idul Fitri. Selain menikmati indahnya laut, masyarakat bisa istirahat untuk menenangkan pikiran,''ujarnya.(DP)

Medan-andalas Badan Amil Zakat Kota Medan menyalurkan hasil pengumpulan Zakat Infak dan Sedekah (ZIS) kepada 1.500 warga miskin yang tersebar di 21 kecamatan se-Kota Medan. Penyerahan sebanyak 1.500 paket berupa 10 kg beras ditambah uang tali asih kepada warga miskin dilaksanakan di halaman kantor Kementerian Agama Kota Medan, Jumat kemarin. Wali Kota Medan Rahudman Harahap mengatakan, Badan Amil Zakat (BAZ) merupakan badan resmi sebagai pengelola zakat di daerah ini yang terus melakukan pembenahan dalam rangka membantu dan memberdayakan masyarakat miskin Hal ini sejalan dengan program Pemerintah Kota Medan yang terus berupaya untuk mengentaskan kemiskinan. "Penyerahan bantuan kepada 1.500 mustahiq merupakan salah satu bentuk program BAZ yang telah dilaksanakan dan dirasakan manfaatnya oleh warga miskin," katanya. Dia menjelaskan, Pemerintah Kota Medan telah berupaya dengan berbagai program pengentasan kemiskinan, namun disadari apa yang dilaksanakan belum berjalan maksimal.Namun kedepan diharapkan angka kemiskinan diupayakan dapat ditekan lewat program pemberdayaan dan bantuan guna mengurangi beban hidup masyarakat. "Upaya Pemko Medan membantu meringankan beban masyarakat khususnya dalam menghadapi lebaran, selain hari ini disalurkan BAZ, juga telah menggelar pasar murah," katanya. (ANT)

"Tampaknya kita harus lebih sabar melintas di jalanan Kota Medan karena memang jumlah kendaraan cukup padat hampir di semua kawasan," kata Arifin, warga perumahan di kawasan Petumbak, Deliserdang kepada antara di Medan, Jumat (26/8). Menurut Arifin yang bekerja di Medan, menjelang Lebaran suasana jalanan Kota Medan jauh lebih padat dari hari biasanya sehingga kendaraan harus berjalan lambat. Khususnya di kawasan pusat perbelanjaan kerap terjadi kemacetan yang memaksa pengendara antri. Suasana di pusatpusat perbelanjaan Kota Medan tampak jauh lebih ramai, bahkan malam hari karena pengelola mengadakan "midnight sale" untuk menggaet pembeli. "Malam hari pun

kalau lewat di pusat perbelanjaan macet karena ada "midnight sale,"kata Arifin. Para pengendara yang melintas di sepanjang Jalan HM Yamin, Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WIB juga harus memperlambat kendaraan karena padatnya kendaraan. Kendaraan juga tampak berjalan merayap saat melintas di Jalan Stasiun. Para petugas di Pos Pengamanan Lebaran yang terletak di depan Stasiun Besar Kereta Api Medan berusaha keras mengatur kendaraan yang melintas untuk mencegah kemacetan. Padatnya aktivitas masyarakat yang ingin menggunakan jasa angkutan kereta api membuat arus kendaraan yang melintas di ruas jalan di kawasan itu menjadi sedikit tersendat. Sementara itu, pasar tumpah yang berada di kawasan Tembung mengakibatkan kemacetan panjang di ruas jalan yang menghubungkan Kota Medan dengan Kabupaten Deliserdang. Para pedagang kaki lima yang mengambil lahan trotoar di depan Pasar Gambir untuk menggelar dagangan membuat kelancaran lalu lintas terganggu. Arus kendaraan kian

tersendat karena para pengendara yang melintas berusaha untuk saling mendahului ketika memasuki Simpang Jodoh yang berada hanya beberapa puluh meter dari Pasar Gambir. Kemacetan tampak semakin parah karena banyaknya jumlah kendaraan yang melintas sementara badan jalan relatif kecil. Ketiadaan petugas pengatur lalu lintas di lokasi kemacetan membuat antrian kendaraan yang terjebak kemacetan makin panjang. Kondisi ini membuat para pengendara sepeda motor memaksa mengambil jalur-jalur alternatif yang justeru semakin menambah parah kemacetan. Kemacetan yang terjadi di kawasan Pasar Gambir dan seputar Simpang Jodoh, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang sudah menjadi langganan bagi para pengendara yang melintas khususnya pada pagi dan sore hari. "Bagi warga Tembung dan sekitarnya kemacetan hal biasa, apalagi menjelang Lebaran karena pedagang kaki lima menggelar dagangan di trotoar, juga badan jalan relatif sempit," kata Adi, salah seorang warga Tembung. (ANT)


HUKUM & KRIMINAL

Sabtu 27 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

Polres Nias Bongkar Kasus Curat Peralatan Sound System

4

andalas/ist

Razia Pekat, 3 PSK Ditangkap, 35 Liter Tuak Suling disita Nias-andalas Kepolisian Resor Nias, Kamis (25/8) berhasil membongkar kasus pencurian dengan pemberatan

(curat) peralatan sound system yang terjadi di Ordo Kapusin/ Gereja Katholik Laverna, Kota Gunungsitoli, Rabu 25 Agustus

andalas/ist

Ketiga PSK yang terjaring operasi pekat dimintai keterangan di ruang penyidik Satreskrim Polres Nisel.

Pura-pura Razia Film Porno

Polisi Gadungan Sikat Handpnone Pelajar SMP Delitua-andalas Masyarakat khususnya para pelajar yang memegang telepon genggem (handphone) diminta untuk lebih berhatihati. Terlebih-lebih jelang hari raya Idul Fitri seperti sekarang ini. Para pelaku kejahatan yang kerap mencatut nama institusi polisi sepertinya mulai mengalihkan modus operandi kejahatannya. Jika selama ini para pelaku kejahatan mengaku polisi berpura-pura melakukan razia kelengkapan dokumen sepeda motor dan narkoba, kali ini mereka “bersandiwara� merazia film porno, judi togel di handpone. Jika kita lengah, maka handphone kita akan berpindah tangan alias raib dibawa kabur pelaku. Seperti yang dialami salah seorang pelajar SMP kelas II YP Singosari, Delitua yang satu ini. Karena terlalu percaya dengan orang yang mengaku polisi hendak melakukan razia film porno, handphone BlackBary nya raib disikat polisi gadungan. Sadar handphone berpindah tangan, korban Rivaldo (15) warga JaLan Besar Delitua, Kecamatan Delitua, didanpingi orangtuanya, korban akhirnya membuat pengaduan ke Polsekta Delitua, Jumat (26/8)

sekira pukul 15.00 Wib. Dihadapan polisi Rivaldo tidak mengenali wajah pelaku karena wajahnya ditutup dengan helm. Menurut Rivaldo, siang itu dirinya hendak ke rumah temannya. Namun di perjalanan, korban dihadang seorang pemuda berbadan tegap. Selanjutnya pelaku meminta korban untuk memperlihatkan handphonenya untuk dirazia. Karena pelaku mengaku polisi, maka korban mengeluarkan dan menyerahkan handphonenya kepada pelaku. Setelah itu, korban disuruh naik ke atas sepeda motor pelaku dan membawanya korban ke Jalan Besar Delitua Gang Ladang. Disebuah lokasi, korban ditinggal pelaku. “Kalau mau ambil handphonemu, silahkan ambil di Polsek,� kata korban menirukan ucapan pelaku. Saat itu pelaku tak dapat berbuat banyak ketika melihat pelaku membawa handphonenya. Kapolsek Delitua, Kompol SP Sinulingga ketika dikonfirmasi melalui Kanit Reskrimnya AKP Semion Sembiring mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyidikan terkait adanya laporan tersebut. (STP)

Boru Sitepu Diancam Bunuh Tetangga Deli serdang-andalas Rohana Br Sitepu (52) warga Dusun II Desa Sarilaba, Kecamatan Biru Biru, Deli Serdang, Jumat (26/8) mengadukan tetangganya, Nginget Br Ginting (60) ke Polsek Biru-Biru. Pengaduan diperbuat karena dirinya diancam bunuh oleh terlapor dengan menggunakan sebilah parang. Informasi diperoleh, sebelumnya sekira pukul 13.00 Wib, Rohana Br Sitepu melihat batas areal perladanganya dipindahkan orang lain. Kemudian korban menancapkan kembali tanda pembatas di tempat semula. Namun, salah satu tetangganya, Nginget Br Ginting (60) dengan membawa parang tibatiba datang dari arah gubuknya,

sambil berteriak "kubunuh kau". Karena merasa tidak bersalah, Rohana tetap menunggu, tetapi, Nginget Br Ginting tetap mengancam akan membunuhnya. Bahkan menurut Rohana, parang tetangganya itu, hampir mengenai lehernya. "Saya sangat ketakutan, makanya saya datang kemari minta perlindungan," ujar Rohana yang saat datang ke kantor polisi tanpa mengenakan alas Kaki. Menanggapi keluhan Rohana Br Sitepu, polisi kemudian memanggil pemerintahan desa dan menyarankan agar persoalan tersebut sebaiknya diselesaikan dulu secara kekeluargaan,dengan melibatkan pemerintahan Desa Sari laba, Polmas dan pihak Babinkamtibmas Desa. (STP)

Lagi, Copet Beraksi Jelang Lebaran Deli tua-andalas Aksi copet jelang lebaran kembali terjadi. Setelah di Medan Deli, aksi kejahatan ini kembali terjadi di Delitua, Kamis (25/8). Korbannya juga sama, seorang wanita, Sri Julianti (38) warga Desa Pamah Delitua Gang Bunga, Kelurahan Delitua Barat. Kejadian tersebut diketahuinya setelah tas sandang korban disayat dengan benda tajam oleh pelaku. Akibat, Sri Julianti mengaku menderita kerugian Rp2 juta berikut dua unit handphone yang disimpan di dalam tas. Sri Junianti langsung melaporkan kejadian tersebut Ke Mapolsek Delitua. Di depan petugas, Sri Julianti yang merupakan janda mengaku saat

itu dirinya hendak belanja kebutuhan usahanya di Pasar Delitua. Saat itu korban menaruh dompetnya berisi uang kontan dan dua unit handphone yang berisi pulsa untuk didagangkan di dalam tas sandangnya. Di tengah keramaian pasar tradisional Delitua yang dipadati pengunjung menjelang lebaran, tiba-tiba tas sandangnya telah koyak. Keadaan tersebut diketahui korban setelah seorang pedagang langganannya memberitahukan keanehan tas yang disandangnya. Setelah korban mengecek tas sandangnya ternyata dompet yang berisi uang untuk belanja barang dagangannya beserta benda berharga lainnya telah lenyap. (STP)

2011 pukul 05.00 Wib. Dalam pengungkapan tersebut, selain berhasil meringkus tersangka Arisman Lase Eman (18) warga Desa Orahua Dusun III, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, petuagas juga menyita barang bukti peralatan sound system berupa loudspeaker dan 1 unit mixer amplifier. Kapolres Nias AKBP Mardiaz K Dwihananto, SIK, MHum kepada andalas, Jumat (26/8) mengatakan tersangka ditangkap atas laporan pengaduan pengurus gereja terkait kasus pencurian perangkat sound system berupa 2 unit loudspeaker dan 1 unit mixer amplifier pada Rabu (24/8). Petugas Reskrim Polres Nias yang menerima laporan korban langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, polisi

berhasil mengidentifikasi identitas pelaku lalu menangkapnya. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, bersama barang bukti tersangka langsung diboyong ke Mapolres Nias. Razia Pekat Jelang Lebaran Sementara itu di tempat terpisah, Kepolisian Resor Nias yang menggelar razia penyakit masyarakat (pekat) dalam bulan Ramadan dan menjelang hari raya Idul Fitri 1432 H, sedikitnya berhasil menangkap pekerja seks komersial (PSK) dan menyita 35 liter tuak suling atau nifaro. Razia miras tersebut dilakukan di Jalan Lagundri Komplek TPI, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, tepatnya di warung milik Fasazatulo Zebua alias Ama Soni (35) warga Jalan Tirta,

KASUS CURAT DAN PSK– Kapolres Nias, AKBP Mardiaz K Dwihananto, SIK, MHum (kanan) menginterogasi tersangka pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) peralatan sound system sembari memperlihatkan barang bukti mixer. Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Kamis (25/8) sekira pukul 17.30 Wib. Puluhan liter tuak yang dikemas dalam 12 jeregen tersebut berikut pemiliknya dibawa ke Mapolres Nias guna penyidikan lebih lanjut. Sedangkan tiga PSK masingmasing, Rasiani Mendrofa (17)

Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro

Takbiran Harus Tertib Medan-andalas Kepala Polisi Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro mengimbau kepada masyarakat kaum Muslim yang ingin melakukan takbir keliling pada malam takbiran hari raya Idul Fitri 1432 mendatang diminta supaya tertib. “Bagi masyarakat khususnya umat Muslim yang ingin melakukan takbir keliling, diimbau melakukannya dengan tertib,� imbuh Kapolda didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Raden Heru Prakoso, usai buka puasa bersama penyapu jalan di rumah dinasnya, Jalan Walikota, Medan, Jumat (26/8). Ditegaskan, bagi yang tidak menaatinya, polisi akan melakukan tindakan. Misalnya menggunakan bak terbuka memang tak dilarang, tetapi harus menaati aturan seperti penumpangnya jangan sampai berlebihan sebab dapat menimbulkan hal tak diinginkan. Konvoi takbiran keliling, sebut Kapolda, nanti akan dipandu pihak kepolisian baik di bagian depan maupun belakang demi menjaga keamanan masyarakat. Selain itu, juga dijelaskan berdasarkan rapat Muspida, diputuskan setiap

andalas/ist

BINGKISAN LEBARAN- Kapolda Sumut, Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro memberikan bingkisan lebaran kepada penyapu jalanan pada acara buka puasa bersama di rumah dinasnya di Jalan Sudirman, Medan, Jumat (26/8). kabupaten/kota melakukan takbir di Poldasu, Kombes Pol Drs Raden Hru Prakoso pada kesempatan itu mengadaerah masing-masing. “Contohnya, kabupaten Binjai mela- takan bahwa buka puasa bersama itu kukannya di daerah mereka dan jangan dirangkai pemberian 400 paket Lebaran masuk ke Medan. Penerapannya nanti kepada para penyapu jalan sebagai dikoordinasikan Muspida setempat,� bentuk perhatian dan kepedulian. “Para penyapu jalan ini memiliki andil terang Kapolda. Dia juga menegaskan, pihaknya siap penting untuk kebersihan kota Medan. memberi rasa aman dan nyaman bagi Dengan kebersihan yang terjaga, maka masyarakat yang merayakan Lebaran wisatawan akan datang ke Kota ini,� Idul Fitri. Sementara itu, Kabid Humas tukas Heru. (HER)

Tiga Tersangka Suap Kemenakertrans Ditahan Jakarta-andalas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tiga tersangka kasus dugaan korupsi di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans). Dua tersangka pejabat Kemenakertrans akan dipisahkan tempat penahanannya. Sekretaris Direktorat Jenderal P2KT Kemnakertrans, Nyoman Suisanaya, akan ditempatkan di

Rumah Tahanan (Rutan) Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat. Sedangkan Kepala Bagian Program Evaluasi dan Pelaporan Kemenakertrans, Dadong Irbarelawan akan dititipkan di rutan Lapas Cipinang, Jakarta Timur. Seoranga lagi, Dharnawati, pengusaha yang diduga memberikan uang suap sebesar Rp1,5 miliar akan dimasukkan

ke rutan khusus wanita Pondok Bambu, Jakarta Timur. Dadong yang menjabat Kabag Perencanaan dan Evaluasi di Kemenakertrans ditangkap di tempat terpisah dengan pejabat lainnya yaitu Sesditjen Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (P2KT) Kemenakertrans, I Nyoman Suisanaya yang tidak lain adalah atasan Dadong.(IC)

warga Sibuluan Nalambok Kabupaten Tapanuli Tengah, Desi Wulandari Br Regar (22) warga Sibuluan Nalambok, Kabupaten Tapanuli Tengah dan Yanawati Injar Agustin Laia (22) warga Desa Lawa-lawa Luo Fondrahio, Kecamatan Lolomatua, Kabupaten Nias Selatan. (HER)

Otak Perampokan ATM Dibekuk Jakarta-andalas Aparat Subdit Umum Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah membekuk otak perampok ATM Bank Muamalat Cikeas, Gunungputri, Bogor, dibekuk. Tersangka bernama Yoris Togar (45) dikenal sebagai kapten komplotan perampok spesialis ATM. "Tersangka adalah otak dari perampokan ATM Bank Muamalat Cikeas," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Baharudin Djafar di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (25/8). Tersangka Yoris ditangkap di Terminal 1 B Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (23/8/2011). Dari tersangka, polisi menyita sepucuk senjata api jenis revolver dan uang tunai Rp 1 juta. "Tersangka saat itu hendak ke Bengkulu untuk melarikan diri," katanya. Selain Yoris, polisi juga menangkap dua pelaku lainnya yakni MI alias Suk (25) dan MYE (41). Sebelumnya, Polres Jakarta Utara menangkap tiga pelaku lainnya berinisial NN alias AN (39), MUL (38) dan FDL (49) dalam penggerebekan pada Minggu (21/8) dini hari lalu. Baharudin mengatakan, perampokan itu direncanakan oleh Yoris dan seorang pelaku bernama Ramses (DPO). Tersangka Yoris dan Ramses dijemput di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara. "Para pelaku kemudian melaksanakan aksinya pada Minggu (21/8)," katanya. Dari para tersangka, polisi menyita 3 unit mobil jenis Toyota Avanza R 888 MN, Toyota Avanza B 1915 UKI dan Suzuki APV F 108 BM, satu unit motor Yamaha Mio, sepucuk senpi jenis revolver kaliber 38 berikut 3 butir peluru, 5 unit handphone, uang tunai Rp154 juta dalam mesin ATM. (DTC)

Mustika Akbar Gugat Wali Kota Medan

PN Medan Sita Lahan Eks Candika Medan-andalas Pengadilan Negeri (PN) Medan menyita jamin lahan Eks Candika di Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Jumat (26/8) siang.

andalas/ist

PENJELASANMasyarakat yang menggarap lahan Eks Candika tengah mendengarkan penjelasan dari petugas sita PN Medan, Jumat (26/8) siang.

P

etugas Juru Sita PN Medan, Rahman Sulaiman, SH, kepada wartawan menyebutkan, dasar penyitaan adalah Surat Penetapan Ketua PN Medan tanggal 31 Mei 2011, No 260/ Pdt.G/2011/PN Mdn. Kemudian Surat Penetapan Hakim Ketua Majelis Pengadilan PN. Medan tertanggal 14 Juni 2011, dalam berkas perkara gugatan perdata atas nama Mustika Akbar, S Sos. “Lahan yang disita seluas 250.272 M2 di Jalan Karya Wisata Medan, yang merupakan satu hamparan tanah dan terdiri atas dua bidang, yakni seluas 150.275 M2 dengan batas utara: Poltak Tampubolon 700 M2, Selatan: Panti Asuhan Yayasan Katholik 710 M2, Timur: Jalan Karya Wisata 217,4 M, dan Barat: Sungai Babura 207 M2. Kemudian; seluas 100.000 M2 dengan batas, Utara: Perkampungan 700 M2, Selatan: Jamuda Tampubolon 700 M2, Timur: Karya Wisata 142, 86 M2 dan Barat: Sungai Babura 141,86 M2. Untuk sita jamin yang sedang dilakukan tersebut, ujar Rahman Sulaiman, dilakukan penyitaan terhadap lahan seluas 100.000 M2. Mustika Akbar menggugat Pemerintah RI cq Mendagri, cq Gubsu, cq Wali Kota Medan beralamat Jalan

Kapten Maulana Lubis No 2 Medan, sebagai tergugat I, Kepala Satpol PP Kota Medan sebagai tergugat II, dan ahli waris Jamuda Tampubolon, yakni Ny Rulya Nurhayati Br Siahaan(istri), Holong GD Tampubolon, Hendra M Tampubolon, Natalia Br Tampubolon, Julenta Br Tampubolon (putra dan putri), kesemuanya beralamat Jalan Setiabudi Pasar 1 Gang Palapa Medan. Selain melakukan sita jaminan, Mustika Akbar juga menuntut ganti sebesar Rp 187,70 miliar kepada tergugat I dan II, dan telah mengajukan permohonan sita jaminan terhadap kantor Balaikota Medan Jalan Kapten Maulana Lubis. Kuasa Hukum Mustika Akbar, yakni Pilian Tampubolon SH, Fachruddin Rifai, SH MHum dan Suhardi SH, menyebutkan, awalnya lahan tersebut adalah milik Jamuda Tampubolon dan Poltak Tampubolon, sesuai SKT Bupati Deliserdang No. 21062/A/III/7, dan

SKT No. 23472/A/III/7 tertanggal 1 Februari 1974. Sekitar tahun 1994, ternyata di atas tanah diterbitkan HPL No.1 oleh Mendagri an Wali Kota Medan tanpa alas hak yang jelas. Karena Jamuda Tampubolon menggugat Wali Kota Medan di PTUN dengan putusan No. 35/G/2000/PTUNMdn tanggal 28 Agustus 2000 jo 01/ BDG-G MD/PT-TUN MDN/2001 tanggal 31 Januari 2001, jo 283-K/TUN/ 2001 tanggal 15 April 2003, jo 42 PK/ TUN/TUN/2004 tanggal 15 Juli 2005, yang memutuskan HPL No. 1 a/n Pemko Medan dibatalkan. Dan untuk putusan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap ini pihaknya tengah memproses pembatalan HPL di BPN Pusat. “Karena Pemko Medan coba menguasai lahan ini kembali, mau tidak mau klien kami melakukan gugatan, dan kita minta agar tidak ada lagi yang terlibat pengalihan ataupun pembelian

lahan ini bila tidak ingin terlibat dengan hukum�, tegas Pilian Tampubolon, SH. Pilian Tampubolon mengakui kliennya, Mustika Akbar, memperoleh lahan tersebut dari Jamuda Tampubolon beserta anak-anaknya dan Poltak Tampubolon lewat akta No. 2350/Leg/ 2004 tertanggal 26 Juli 2004, dengan membayar Rp10 miliar. Selain akte di atas Jamuda Tampubolon juga memperoleh biaya tambahan dari Mustika Akbar sebesar Rp 1,9 M dan diterima oleh Rulya Br Siahaan selaku istri Alm Jamuda Tampubolon. Ternyata sebelum melepas lahan kepada Mustika Akbar, pihak Jamuda telah melego lahan tadi kepada Manaor Silitonga, namun pengikatan jual beli tersebut telah dibatalkan oleh PN. Medan Vid. Putusan No. 322/Pdt.G/2004/PNMDN tanggal 13 Juni 2005, jo 06/Pdt.G/ 2006/PT-MDN tanggal 11 Oktober 206. Demikian pula pengikatan jual beli antara Poltak Tampubolon dengan Rory Marpaung dibatalkan PN Medan Vid. No. 323/Pdt.G/2004/PN-MDN tanggal 13 Juni 2005 jo. 08/Pdt.G/2006/PTMDN tanggal 10 Mei 2006, yang kedua perkaranya juga telah mempunyai hukum tetap. Bahkan pihak Jamuda, tandas Pilian Tampubolon, masih juga melepas lahan kepada pihak lain, seperti Hj Supinah Br Sinaga lewat Akta No. 09/2004 tanggal 12 Agustus 2004 dan akte No. 10/2004 tanggal 13 Agustus 2004. Agar lahan tidak lagi melibatkan pihak-pihak lain, karenanya Mustika Akbar lewat kuasa hukumnya melakukan sita jaminan terhadap lahan Eks Candika tersebut. (HAM)


HUKUM & KRIMINAL

Sabtu 27 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

Pekerja Bangunan Tewas Terpentok Mesin Pengaduk Semen Jakarta-andalas Seorang pekerja bangunan tewas akibat terpentok mesin pengaduk semen di Gereja Stella Maris, Penjaringan, Jakarta Utara. Korban diketahui bernama Sucipto (30) warga Rembang, Jawa Tengah. "Korban tewas setelah terpentok mesin pengaduk semen saat sedang bekerja," ujar Kanit Reskrim Jakarta Utara AKP Aris Supriyono saat dihubungi wartawan, Jumat ( 27/8). Menurut keterangan saksi

andalas/ist

dilapangan, korban saat itu hendak mengisi air ke dalam mesin pengaduk semen. Saat itu, korban melongok ke dalam mesin dan tanpa sadar mengangkat kepalanya dan terkena besi mesin pengaduk mesin. "Korban tewas ditempat dengan luka dibagian kepala," terangnya. Korban saat ini berada RSCM, rencananya, korban akan dipulangkan ke kampungnya di Rembang, Jawa Tengah. "Semua prosedur pekerjaan sudah dilaksanakan," kata Aris. (DTC)

TINJAU RUANG SPN SAMPALI–Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdikpo), Komjen Pol Oegroseno meninjau salah satu ruang Sekolah Polisi Negara (SPN) di Sampali, Medan, Jumat (26/8) kemarin.

Usai Lebaran, Perkara Penipuan Rp3,5 M Digelar Medan-andalas Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut akan menggelar perkara penipuan dan atau penggelapan Rp3,5 miliar milik pengusaha wanita, OK Elvindri usai lebaran. Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Raden Heru Prakoso ketika dikonfirmasi wartawan, kemarin mengatakan, bahwa penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi dari BRI Jalan SM Raja Medan, (Kamis, 25/8). "Satu orang dari pihak BRI

sudah kita mintai keterangannya. Kemudian, penyidik akan menggelar perkaranya setelah lebaran. Kalau ada unsur pidananya maka kasus ini akan terus berlanjut," ungkap Heru, Jumat (26/8). Lanjut Heru, sebelumnya penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi lainnya yakni Boka Putri dari pihak Pertamina dan David (sahabat pelapor dan terlapor). Penyidik juga sudah memeriksa terlapor Brigadir Irwansyah Putra Hasibuan.(STARBERITA)

Kepolisian Imbau Membagi Sedekah Hindari Kericuhan Jakarta-andalas Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) mengimbau masyarakat yang akan membagikan sedekah dalam jumlah banyak, melapor kegiatannya kepada kepolisian guna menghindari potensi kericuhan. "Petugas akan mengamankan kegiatan, jika masyarakat memberitahukan kepada kepolisian," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Baharudin Djafar di Jakarta, Jumat (26/8). Mantan Kabid Humas Polda Sumut itu mengatakan masyarakat juga dapat menyalurkan amalan sedekah melalui lembaga resmi yang menangani zakat. Baharudin juga menyarankan masyarakat yang memiliki kekayaan berlebih tidak membagikan zakat hartanya secara terbuka di depan umum. Perwira menengah kepolisian itu, menyebutkan pihak kepolisian sudah memiliki prosedur untuk mengamankan pembagian zakat yang kerap melibatkan banyak orang. Pimpinan Polda Metro Jaya telah menginstruksikan petugas kepolisian sektor (polsek) dan badan pembinaan keaman-

IKLAN |

Kalemdikpol, Komjen Pol Drs Oegroseno

SPN Langkat tak Layak untuk Pendidikan Calon Bintara Polri Medan-andalas Kepala Lembaga Pendidikan Polri (Kalemdikpo), Komjen Oegroseno mengatakan, SPN (Sekolah Kepolisian Negara) di Hinai, Kabupaten Langkat, tidak layak untuk lokasi pendidikan calon Bintara Polri.

Baharudin Djafar an ketertiban masyarakat mendata perusahaan/lembaga maupun masyarakat yang akan membagikan sedekah. Baharudin menegaskan pihaknya akan memproses secara hukum terhadap penyelenggara pembagian zakat tanpa pemberitahuan kepada polisi dan terjadi kericuhan hingga menimbulkan korban tewas. Baharudin menyatakan petugas kepolisian dapat menjerat penyelenggara pembagian sedekah yang menimbulkan korban jiwa. Sebelumnya, masyarakat maupun lembaga dan perusahaan kerap mengadakan kegiatan pembagian sedekah berupa bahan pokok dan materi kepada orang tidak mampu menjelang perayaan lebaran. (ANT)

Berkas Perkara Malinda Dee Lengkap Jakarta-andalas Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri, Brigjen Pol Ketut Untung Yoga Ana menyatakan bahwa berkas perkara dugaan penggelapan uang nasabah Citibank dengan tersangka Inong Malinda Dee dinyatakan lengkap oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). "Berkas Perkara Malinda Dee untuk kasus Citibank sudah dinyatakan P 21 (lengkap, red) oleh JPU," kata Yoga di Jakarta, Jumat (26/8). Selesai Hari Raya Idul Fitri, tersangka beserta barang bukti akan diserahkan ke JPU, ujarnya. Malinda yang menjabat sebagai "Senior Relationship Manager" di Citibank sudah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Bareskrim Polri. Modus operandi yang dilakukan pelaku sebagai

5

karyawan bank dengan sengaja telah melakukan pengaburan transaksi dan pencatatan tidak benar terhadap beberapa "slip transfer". Slip transfer penarikan dana pada rekening nasabah untuk memindahkan sejumlah dana milik nasabah, tanpa seizin nasabah ke beberapa rekening yang dikuasai oleh pelaku. Malinda Dee langsung mengalirkan dananya ke 30 rekening dari berbagai bank. Salah satu rekening atas nama tersangka saat ini sudah dibuka dengan total nilai sebesar Rp11 miliar. Penyidik telah menyita barang bukti di antaranya 29 formulir transfer yang disalurkan kepada beberapa rekening. Saat ini, baru tiga nasabah yang melapor ke Citibank karena merasa dirugikan dengan total nilai Rp16,6 miliar. (ANT)

Selain daerahnya yang sangat jauh dari Kota Medan, juga fasilitas tidak memadai, seperti sarana air, listrik dan lokasinya yang tidak mendukung. Karena itu, SPN Sampali akan tetap dipertahankan. Bahkan, SPN Sampali akan diupayakan untuk tempat pendidikan jarak jauh bagi para perwira Polri, seperti Sekolah Untuk Perwira (Stukpa) yang meliputi PTIK, Sespim, Suslapa, Sespati dan lainnya. Hal itu dikatakan Kalemdikpol Komjen Pol Drs Oegroseno disela-sela kunjungannya ke SPN Sampali, Jumat (26/8) kepada wartawan. Mantan Kapoldasu itu setelah melihat beberapa ruangan SPN Sampali, lalu memberikan arahan kepada para perwira dan bintara atau para tenaga

pendidik (Gadik) di ruang Tribrata Dodiklat SPN Sampali, dengan didampingi Kepala SPN Sampali, Kombes Pol Drs Marolop Manik. “Ada rencana, SPN Sampali menjadi tempat pendidikan jarak jauh bagi para Stukpa, jadi tidak lagi harus sekolah di Sukabumi Jawab Barat,� kata Oegroseno. Sekolah jarak jauh itu menurut Oegroseno, sangat efisien baik dari segi tugas maupun dari segi biaya,� katanya. Jenderal bintang tiga itu mengatakan, jika Setukpa di SPN Sampali, para peserta tidak lagi jauh dari keluarga, kemudian pelaksanaan tugas tidak terganggu, disamping biaya tergolong hemat. Demikian juga, biaya tenaga pendidik ditanggung Negara. “Intinya, kita melakukan efisiensi, demi menciptakan Polri yang humanis dan profesional dengan konsep berdasarkan kemanusiaan yang adil dan beradap, sesuai Pancasila,� terangnya. Komjen Oegroseno juga sedikit menyindir proyek SPN Hinai, Kab Langkat, yang akan dijadikan pengganti SPN Sampali. “Saya tidak ngerti, kok SPN begitu jauh. Proyek siapa itu yah,� katanya

dengan nada bertanya. Menjawab pertanyaan, adanya dugaan permainan dalam tender proyek pembangunan SPN Hinai, yang baru dibangun dan belum ditempati sudah banyak yang rusak, Oegroseno mengatakan, itu akibat jauh dari pantauan. “Hal seperti ini harus dihindari, pihak yang berkompeten untuk itu di Poldasu harus mengusutnya. Seharusnya, tempat pendidikan itu harus dibangun sedemikian rupa tanpa ada permainan, sehingga yang dididikpun bagus, namun kalau demikian, bisa-bisa yang dididik semakin parah,� ketusnya. Andai SPN Hinai digunakan, sambung Komjen Oegroseno, cukup untuk Out Bound dan latihan menembak atau semacam olahraga lainnya. Tapi, untuk pendidikan lainnya akan tetap berada di SPN Sampali. “Bayangkan, para tenaga pendidiknya hampir semua tinggal di Medan , kalau pindah tugas kesana, tentu memakan waktu dalam perjalanan dan capek. Bisabisa mereka pisah dengan keluarga. Hal seperti itulah yang kita hindari makanya kita upayakan diberlakukannya pendidi-

Jelang Lebaran Sudah 58 Jiwa Tewas Jakarta-andalas Sebanyak 58 jiwa tewas dalam kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama arus mudik hingga empat hari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1432 Hijriah (H-4). "Jumlah yang meninggal kemarin 48 orang hingga hari ini 58 orang meninggal," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Anton Bachrul Alam, di Jakarta, Jumat (26/8). Kasus laka lantas yang terjadi selama arus mudik hingga H-4 mencapai 426 kasus, sementara pada H-5 terjadi 288 kasus, ujarnya. "Jumlah korban luka berat selama operasi ketupat 2011 sampai hari ini ada 92 orang, kemudian luka ringan 192 orang," kata Anton. Anton mengimbau masyarakat untuk memberi peringatan kepada mereka apabila menggunakan jalan tol untuk menjaga jarak amannya antara sesama mobil harus dipertimbangkan dengan kecepatannya.

Anton Bachrul Alam "Kalau kecepatan 80 Kilometer perjam, maka jaraknya minimal enam meter, jangan terlalu mepet. Hal ini terjadi karena mengejar waktu dan sebagainya, sehingga saat rem mendadak, yang lain tidak sempat ngerem maka terjadi kecelakaan," kata Anton. Operasi kepolisian terpusat "Ketupat - 2011" dalam rangka pengamanan hari raya Idul Fitri 1432 H di lapangan Monas di Jakarta,

Senin (22/8) dipimpin oleh Kapolri, Jenderal Pol Timur Pradopo. Operasi ini dilaksanakan selama 16 hari dengan mengutamakan keterpaduan dengan mengisi pos keamanan dan pelayanan kepada masyarakat. Operasi Ketupat - 2011 dilaksanakan serentak di seluruh wilayah tanah air , di setiap satuan wilayah kepolisian dan bekerja sama dengan instansi terkait. Polri pada Operasi Ketupat 2011 mengerahkan sebanyak 96.393 personel terdiri atas Mabes Polri sebanyak 769 personel yang berasal dari berbagai Ditpolair Polri, Ditsatwa Polri, Bareskrim Polri, Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes )Polri dan Divhumas Polri. Sedangkan polda-polda mengerahkan 95.624 personel dengan pembagian polda prioritas I sebanyak 65.893 personel dan polda prioritas II sebanyak 29.731 personel. (ANT)

kan jarak jauh bagi Stukpa,� tambahnya. Polisi yang Benar Kalemdikpol, Komjen Pol Drs Oegroseno mengatakan, pihaknya masih mencari masukan dari berbagai lapisan masyarakat, bagaimana polisi yang sesungguhnya sesuai harapan masyarakat. “Kita terus mencari masukan dari masyarakat, bagaimana polisi yang sesungguhnya.Ini, menjadi bahasan kita, agar kedepan, Polri semakin dicintai masyarakat,� katanya. Namun menurutnya, Polisi yang sebenarnya, harus bekerja tanpa pamrih, menjalankan tugas secara sungguh-sungguh sebagai pelayan, pengayom dan pelindung. Untuk menciptakan polisi yang demikian, semua tergantung di lembaga pendidikan. “Mau dibawa kemana Polri kedepan, semua ditentukan di pendidikan. Makanya, saya berharap, para tenaga pendidik mampu menciptakan Polri yang profesional dan humanis, yang disukai masyarakat,� imbuhnya. Oegro juga berusaha mencari jalan keluar (Grand Desain Pendidikan) agar anggota Polri mencintai pekerjaannya, demi bangsa dan Negara Indonesia. (HER)

Dugaan Korupsi Dana Pembangunan Gedung Sekolah

Korupsi Rp58 Juta, Kepala Sekolah Diadili Medan-andalas Ali Imron Siregar, mantan Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 101730 uara Upu, Kecamatan Muara Batangtoru, Padangsidempuan, hanya bisa tertunduk lesu dalam sidang perdananya di Pengadilan Tipikor yang bersidang di Gedung Cakra I PN Medan, Jumat (26/8) kemarin.

A

li Imron, dalam sidang beragendakan pembacaan dakwaan yang dipimpin majelis hakim diketuai Ahmad Guntur itu, terlihat hanya seorang diri. Ia memilih tidak didampingi pengacara. Padahal, perbuatannya yang melakukan korupsi dana pembangunan ruang kelas dan sarana mandi cuci kakus (MCK) di sekolah itu Rp58 juta yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan tahun 2009, pria berusia 44 tahun itu terancam penjara selama 20 tahun. Ketika disinggung Majelis Hakim di persidangan usai pembacaan dakwaan mengapa tidak didampingi pengacara, Ali Imron mengaku tidak sanggup membayar honornya. "Saya hanya pegawai pak, tidak sanggup bayar pengacara," sebut Ali Imron lemah. Sementara itu, tim JPU dalam dakwaannya menyebutkan, terdakwa selaku penanggungjawab pelaksanaan program di tingkat sekolah mencairkan uang DAK Pendidikan 2009 melalui tiga tahap sebanyak Rp240 juta untuk pembangunan dua ruang kelas dan satu unit MCK yang bersumber dari APBN dan APBD Kabupaten Tapanuli Selatan. Tahap I sebesar Rp72 juta, tahap II Rp108 juta dan tahap III Rp60 juta. Pembangunan tahap I belum selesai namun terdakwa tetap membuat laporan pertanggungjawaban penggunaan DAK tahap I telah selesai. Begitu juga dengan pelaksanaan tahap II sedangkan tahap III terdakwa menandatangani laporan yang dibuat pegawai tanpa memeriksanya. "Sampai akhir Desember 2009 pelaksanaan DAK 2009 di SDN 101730 belum selesai dikerjakan," terang Jaksa. Pekerjaan pembangunan ruang kelas dan MCK juga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan. Hal ini berdasarkan pemeriksaan terhadap fisik bangunan ruang kelas dan MCK oleh Dinas Penataan Ruang dan Permukiman Padangsidempun. Hasil pemeriksaan tersebut sejalan dengan hasil audit oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut yang menemukan kerugian keuangan negara sebesar Rp58 juta. Karena perbuatannya itu, JPU menjerat Ali Imron dengan Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 tahun 2001, subsider Pasal 3 jo Pasal 18 UU No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 tahun 2001, dengan ancaman pidana penjara 20 tahun. (THA)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Sabtu, 27 Agustus 2011 | No: 1969/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Ira Wibowo Lebaran Bareng Katon di Inggris

PADA Lebaran kali ini Ira Wibowo akan berlebaran di London, Inggris, untuk menemani suaminya, Katon Bagaskara, mengisi acara halal bihalal di KBRI Inggris. "Kayaknya tahun ini di London. Katon diundang untuk acara halal bihalal dan 17 Agustus di KBRI. Acara 17-an diundur karena pas puasa," ungkap Ira yang ditemui di acara preview film

Ultah ke-28 Luna KAPOK Maya Dapat Kejutan FOTO

Get Married 3, di Planet Hollywood, Jakarta Pusat, Kamis (25/8) malam. Ini pertama kali Ira dan Katon merayakan Lebaran di luar negeri. Mereka berada di sana tanpa ditemani anak-anak. "Baru kali ini salat Ied di sana. Berdua saja, jalannya 29, pulang tanggal 7 September. Anak-anak enggak ikut, tapi sebenarnya mereka ingin banget," tuturnya. Selain menghadiri halal bihalal, Ira mempunyai rencana lain yaitu liburan bersama Katon ke kota asal grup band fenomenal, The Beatles, kota Liverpool karena kecintaan Katon terhadap band tersebut. "Liburan mau ke Liverpool. Katon suka banget The Beatles, jadi ingin ikut Beatles Festival. Terus naik sepeda karena Katon suka banget naik sepeda. Kayak city tour gitu," bebernya.(OKZ)

ARTIS cantik Luna Maya kini memasuki usia 28. Jumat (26/8) dini hari, tepat pada pukul 00.00, Luna mendapat sebuah kejutan. Di saat dirinya sedang melakukan kegiatan shooting di Bogor, Jawa Barat, gadis cantik bernama lengkap Luna Maya Sugeng ini berkesempatan menikmati kue ulang tahun dari dan rekan rekannya. “Aku beneran nggak nyangka ya bakalan dikasih surprise gini. Soalnya kan lokasi shooting aku ini

Dorce Punya Calon Suami Baru

SAAT menggelar buka puasa bersama anak yatim, Dorce Gamalama nampak menggandeng seorang pria yang dipanggilnya 'Ayah'. Apakah pria itu calon suami baru Dorce? Dorce tampak ceria dan salah tingkah ketika berada di dekat pria bernama Ananta itu. Beberapa sahabat yang menggodanya pun membuat wajahnya merah merona. "Ayah, ke sini dong," ujarnya di Masjid Al-Hayyu, Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (25/8) malam. Begitulah panggilan sayang Dorce ketika memanggil pria itu. Ketika dikonfirmasi, Dorce mengaku belakangan memang sedang dekat dengan pria berprofesi sebagai model itu. Semenjak ia dirundung masalah dengan mantan suaminya Asep Maskar, pria itu dikatakannya selalu memberi perhatian.

"Gimana ya, kita memang sedang dekat sih. Pas aku menghadapi kasus yang belakangan ini menimpa, dia memang selalu kasih semangat. Sebulan ini kita sering BBM-an dan teleponteleponan,” ujarnya antusias. "Aku sama dia kenalnya udah lama, dia model dan sekarang juga kerja. Dia kebetulan habis putus sama ceweknya. Ya udah kita kenalan aja," sambungnya lagi menambahkan. Dorce mengaku sudah lama kenal dengan Ananta juga orangtuanya. Bahkan lebaran nanti, mereka berdua akan mudik bersama ke Surabaya. "Rencananya sih lebaran nanti kita mau mudik bareng ke Surabaya. Cuma kan barengnya di pesawat aja, nantinya setelah sampai di bandara Juanda nggak tahu deh gimana. Bisa aja kan misah di situ. Hahaha," katanya. Meskipun sedang dekat, Dorce belum mengiyakan betul hubungan mereka. Ia mengaku tak tahu apa yang akan terjadi ke depan. Baginya, segala kemungkinan bisa saja terjadi karena keduanya sama-sama berstatus jomblo. "Aku lagi deket sama dia bukan berarti aku ada hubungan spesial. Tapi nggak menutup kemungkinan, disaat aku lagi kosong begini, tibatiba dia juga kosong, bisa aja terjadi," tandasnya seraya tersenyum. (OKZ)

jauh banget di Bogor, jadi aku mikirnya pada males dateng ke sini. Makanya aku surprise banget begitu ngeliat temen temen dateng,” ujar Luna di sela sela shooting, di Bogor, Jawa Barat, Jumat (26/8). Luna yang pada pagi hari itu tetap terlihat segar meski waktu sudah menunjukkan pukul 02.00 dini hari, mengatakan bahwa di usia 28 ini, adalah angka yang patut disyukuri.

Nadine Jalani Karantina Miss Universe GUNA mencapai hasil terbaik, duta Indonesia di Miss Universe harus memanfaatkan ajang karantina yang menyimpan potensi besar bagi penilaian terhadap kemenangan kontestan. Zivanna Letisha Siregar

pun memberikan pesan itu pada Nadine Alexandra Dewi Ames yang berlaga di Miss Universe 2011. Sebelum mengikuti malam final

Cegah Dehidrasi Saat Berpuasa CUACA yang panas, membuat Anda mengeluarkan banyak keringat. Tetapi, saat berpuasa tak mungkin segera mengganti cairan tubuh yang banyak keluar dengan minum atau mengonsumsi buah. Salah satu gangguan kesehatan yang muncul saat berpuasa karena situasi ini adalah dehidrasi. Tanda-tandanya antara lain mulut dan mata terasa kering, pusing dan tubuh terasa panas. Hal ini tentu bisa menggangu ibadah puasa Anda. Untuk menghindarinya, ikuti saja tips dari Sarah Queen, seorang ahli nutrisi, dilansir dari gulfnews.com Penuhi cairan "Pastikan Anda minum

dua liter air dalam sehari. Jika telah memenuhi asupan ini, Anda bisa menambahnya dengan minum dua hingga empat gelas lagi per hari untuk mengatasi dehidrasi," kata Sarah. Saat berbuka puasa, sebaiknya tidak terlalu

SYUR

“Sebetulnya buat aku, ulang tahun kali ini sih sama aja ya dengan tahun-tahun kemarin, Cuma masalah angka aja kok. Tapi yang wajib disyukuri adalah apa yang sudah dikasih sama Tuhan ke aku sampai sekarang, apa yang sudah aku jalani, baik suka maupun duka, apapun itu, itulah yang sepatutnya disyukuri,” tambah wanita keturunan Austria ini. Luna memang wanita yang mandiri. Di usia yang sudah melewati seperempat abad ini, Luna masih ingin tetap berjuang untuk kehidupannya. “Aku nggak pernah memiliki keinginan yang muluk muluk kok. Aku hanya ingin terus menjadi lebih baik lagi selama hidup, karena kan dengan bertambahnya usia kita, justru semakin berkurang jatah hidupnya. Kita kan nggak boleh berhenti do something selama kita masih hidup, we have to do the best for our self and for the other people,” lanjutnya sambil tersenyum. Lantas, sedihkah Luna tak bisa merayakan ulang tahunnya bersama sang kekasih? “Well, kan memang situasi yang tidak memungkinkan untuk dirayain bareng, ya mau gimana lagi. Kita harus bisa menyesuaikan dengan keadaan tentunya. Lagipula kan masih ada temen temen aku yang lain, jadi bisa ngerayain bareng mereka juga, sama aja kok,” tuturnya. Satu hal lagi yang mungkin masih menjadi pertanyaan banyak orang, adalah apakah di usianya yang ke 28 ini, Luna masih betah melajang? “Pertanyaan itu selalu ya ditanyakan setiap aku ultah. Menikah itu kan sesuatu yang pastinya ingin dilakukan semua orang ya, termasuk aku. Sebagai manusia aku juga pengen dong punya rumah tangga, masa mau sendiri terus. Ada sih keinginan menikah, itu pasti. Tapi mungkin memang kan waktunya belum tiba, gitu. Jadi, ditunggu aja deh, one day pasti lah,” ucapnya. Saat tiup lilin pun, Luna sempat make a wish. “Aku hanya ingin yang terbaik untuk kehidupanku, baik itu karir, keluarga, kesehatan, pokoknya semuanya aku serahkan sama Tuhan aja. Let it flow aja, apa yang harus terjadi, ya terjadilah. Oh iya, aku juga mau ucapin terima kasih buat Kapanlagi.com, thank you buat kue nya, thank you juga udah mau hadir di surprise ulang tahun aku, walaupun harus subuh subuh dateng ke sini, thank you banget ya,” ucap Luna menutup pembicaraan.(KPL/BEN/DEW)

banyak mengonsumsi minuman manis. Perbanyak saja minum air putih hangat, begitu juga saat sahur. Sayur dan buah "Buah dan sayur selalu bisa menghidrasi tubuh. Saat berpuasa, perbanyaklah konsumsinya," kata Sarah. Sebaiknya sayur dan buah yang dikonsumsi lebih dari lima porsi. Anda bisa mengonsumsi buah yang banyak mengandung air seperti melon, semangka, jeruk, mentimun atau tomat. Tanda pada tubuh Jika asupan cairan pada tubuh terpenuhi dengan baik, urin akan berwarna pucat seperti jerami. Tetapi, jika warnanya pekat, artinya Anda kurang cairan dan

harus memperbanyak minum. Sediakan minum Agar air putih selalu tersedia, selalu bawa botol air minum di tas Anda. Terutama jika Anda banyak beraktifitas malam hari di bulan Ramadan. Sediakan juga air minum di kamar. Jika Anda terbangun dan haus, bisa segera minum. Jus buah Anda juga bisa memenuhi asupan cairan dengan membuat jus dari campuran empat sampai lima buah. Tapi, sebaiknya jangan terlalu banyak menambahkan gula atau kalau perlu jangan memakai gula sama sekali.(vn)

Miss Universe pada 12 September 2011, Nadine Alexandra Dewi Ames selaku perwakilan Indonesia di ajang tersebut harus menjalani masa

karantina sekira tiga pekan. Di sana, Nadine diharapkan memberikan hal terbaik darinya demi menciptakan penilaian tertinggi dan dapat mewujudkan prestasi membanggakan bagi Indonesia. Ya, meskipun masa karantina tidaklah ringan untuk dijalani, namun kontestan yang bersangkutan diharapkan tetap dapat melewati semua itu dengan sebaik mungkin. "Saya juga mengalami aktivitas yang sama saat menjalani masa karantina tersebut," ujar Zivanna Letisha Siregar di Jakarta, belum lama ini. Zizi, panggilan akrab Puteri Indonesia 2008 ini menuturkan, meski tingkat aktivitas cukup padat dan tinggi, Nadine mesti sanggup menjalani serangkaian agenda tersebut dengan maksimal.(OKZ)

Harian Andalas 27 Agustus 2011  

Lugas dan Cerdas