Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Kamis, 20 Oktober 2011 | No: 2009/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Heboh! Batu Beton Mengapung di Laut Perbaungan-andalas Sebuah batu beton berukuran besar muncul tiba-tiba di tengah laut kawasan sekitar objek wisata Pantai Klang, Dusun III, Desa Naga Lawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Tidak diketahui dari mana asal batu itu atau siapa yang meletakkannya di sana, namun

kemunculan batu beton berbentuk segi empat ini sempat membuat heboh para pengunjung Pantai Klang dan warga masyarakat setempat. Menurut warga, yang mengetahui pertama kali batu tersebut tiba-tiba muncul adalah sejumlah pengunjung objek wisata Pantai Klang pada Jumat pagi (14/10) lalu sekira pukul 07.00 WIB.

Posisi Hasan Basri Masih Aman Medan-andalas Posisi Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Hasan Basri untuk sementara ini sepertinya masih aman. Pasalnya hingga kemarin Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) belum ada menggodok dan mengusulkan nama calon pengganti Hasan Basri. Padahal Wali Kota Medan Rahudman Harahap belum lama ini mengatakan penggantian Hasan Basri sebentar lagi dan tinggal menunggu usulan dari Baperjakat. "Sebentar lagi diganti. Tunggulah dari Baperjakat," kata Rahudman menjawab wartawan usai menjadi pembicara pada seminar Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di Hotel Grand Aston Medan, Jumat (14/10) lalu. Hal ini ditegaskannya ketika ditanya wartawan soal banyaknya desakan berbagai pihak termasuk

MENGAPUNG–Inilah batu beton yang tiba-tiba muncul di tengah laut Pantai Klang, Kecamatan Perbaungan.

kalangan anggota DPRD Kota Medan agar wali kota segera mencopot dan mengganti Hasan Basri dengan pejabat baru terkait mencuatnya kasus 'kelas gelap' dan penerimaan ratusan siswa sisipan di sejumlah SMP dan SMA Negeri. "Sejauh ini Baperjakat belum ada membahas dan mengusulkan nama calon pengganti Kadisdik yang menjabat sekarang," kata Sekda Kota Medan Syaiful Bahri yang juga menjabat sebagai Ketua Baperjakat Pemko Medan kepada andalas, kemarin. Syaiful juga menegaskan soal mengangkat dan memberhentikan pejabat di Pemko Medan merupakan wewenang wali kota. Sementara pihaknya hanya sebatas mengusulkan nama-nama calon. “Baperjakat hanya tim penilai dan mengusulkan nama-nama, tapi yang menentukan adalah

andalas/supriyadi

Dalam sekejap, kabar kemunculan

batu tersebut tersebar luas hingga

membuat kawasan itu ramai didatangi masyarakat. Menurut keterangan sejumlah warga, selain dari ukurannya yang besar dan kemunculannya yang tibatiba, keunikan batu ini bisa mengapung saat air laut pasang. Padahal seperti kata Ramlan (62), salah seorang saksi mata, Rabu (19/ 10), berat batu tersebut ditaksir mencapai sekitar 5 ton dengan berukuran 2 x 3 meter dan ketebalannya 1,8 meter. “Pertama kali batu yang berada sekitar 50 meter dari bibir pantai ditemukan seperti batu lainya yang

tenggelam di air. Namun setelah diamati batu yang berukuran besar tersebut mengapung dan bergoyang kalau dihantam ombak," ungkap Ramlan. Sejumlah warga, sempat mencoba mengangkat dan memindahkan batu tersebut ke pantai. Tetapi karena sangat berat, batu itu tidak terangkat sehingga warga akhirnya membiarkan saja batu tersebut di sana "Hingga sekarang batu yang tidak bergerak dipindahkan oleh sekitar 30 orang itu belum diketahui asal dan namanya,” ungkap Ramlan.(RYAD)

Keluarga Akui Jasad Rony Memang Simon Medan-andalas Isak tangis histeris pecah di ruang Instalasi Jenazah Rumah Sakit Umum (RSU) Pirngadi Medan saat para anggota keluarga Bener Sitepu mendapat kepastian kalau jenazah Rony adalah Simon Petrus Sitepu. Kepastian itu diperoleh setelah tim forensik RSU Pirngadi mengotopsi jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang tewas akibat kecelakaan kerja di Malaysia itu, Rabu siang (19/10).

Bersambung ke Hal. 15

andalas/hs poetra

RE Siahaan

HISTERIS–Ibunda mendiang Simon Sitepu didampingi Anggota DPD RI Parlindungan Purba menangis histeris di Instalasi Jenazah RSU Pirngadi Medan, Rabu (19/10), saat melihat jenazah anaknya yang semula diduga tertukar di Malaysia.

KPK Limpahkan Berkas RE Siahaan Dahlan Warning Direksi BUMN ke Pengadilan Medna-andalas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melimpahkan berkas mantan Wali Kota Pematang Siantar Robert Edison Siahaan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Pengadilan Negeri Medan. "Baru tadi pagi dilimpahkan, dengan nomor berkas 037," ungkap Humas Pengadilan Negeri Medan Achmad Guntur, Rabu (19/10). Namun, PN Medan belum menetapkan siapa majelis hakim yang menangani dan kapan sidang kasus RE Siahaan akan mulai digelar. "Besok lah kita cari tahu sama hakim tipikornya ya, tapi itu pasti akan segera disidangkan," ucap Achmad Guntur. Seperti diketahui, RE Siahaan pada 7 Februari 2011 lalu ditetapkan menjadi tersangka kasus korupsi dana Bantuan Sosial dari APBD Kota Pematang Siantar

tahun 2007 sebesar Rp12,5 miliar. Dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dari jumlah tersebut telah ditemukan mark up sebesar Rp5,9 miliar. Berkaitan dengan pelimpahan berkas oleh KPK ini, RE Siahaan pun saat ini sudah dipindahkan dari tahanan KPK di Jakarta ke Lembaga Pemasyarakat Tanjung Gusta Medan. Wabup Batu Bara Sementara itu Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara memastikan belum menerima pelimpahan berkas acara pidana (BAP) Wakil Bupati Batu Bara Gong Matua Siregar yang terjerat kasus dugaan penipuan penjualan limbah PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) senilai Rp500 juta. "Saya belum menerima kabar penerimaan pelimpahan berkas

Jakarta-andalas Baru dilantik jadi Menteri ESDM, Dahlan Iskan langsung memberi warning kepada seluruh direksi BUMN agar siap menghadang semua bentuk intervensi dari pihak manapun baik intervensi politik maupun intervensi Kementerian BUMN. "Kalau ada direksi yang tidak sanggup menjaga dirinya dari intervensi, lebih baik mundur," tegas Dahlan menjawab wartawan usai dilantik di Kantor Presiden, Rabu (19/10). Menurutnya sudah tidak zamannya lagi ada intervensi korporasi. Direksi BUMN harus bekerja keras dan mampu menghadang intervensi itu. Dahlan Iskan juga melarang seluruh Kepala BUMN menghadiri banyak undangan di luar kantor. Pimpinan BUMN dilarang melakukan rapat terlalu banyak yang mengakibatkan pekerjaan BUMN terbengkalai. "Saya akan lebih memberikan banyak kerja dari pada rapat dan bikin undangan," kata Dahlan. Kegiatan BUMN dengan stakeholder-nya harus dikurangi hingga 50 persen, demi meningkatkan mutu BUMN. "Rapat terlalu banyak itu harus dikurangi 50 persen, undangan ke BUMN juga

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

ANEH tapi NYATA

Meramal Kiamat Lagi MASIH ingat dengan Harold Camping? Ya, si peramal kiamat asal California, Amerika Serikat itu kembali mengeluarkan pernyataan kontoversial yang bikin heboh masyarakat di negaranya. Dia memperingatkan umat manusia sejagat agar bersiap-siap menghadapi kiamat yang bakal datang pada Jumat, 21 Oktober 2011. Seperti dilaporkan the Washington Post, Rabu (18/10), lelaki uzur ini yang berusia 90 tahun

Bersambung ke Hal. 15

Jual 9117 1396 12250 13983 11144

Beli 9023 1382 12125 13842 1132

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Bersambung ke Hal. 15

Baru Tiba di Medan, Warga Asing Tewas Ditikam

Dahlan Iskan, Menteri BUMN.

Kurs dan Harga Logam Mulia, 19 Okt 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Keluarga Bener Sitepu sebelumnya menolak mengakui jenazah Rony adalah Simon. Selain karena namanya berbeda yakni Rony seperti yang tertulis di manifes, pihak keluarga juga melihat wajah jasad tersebut tidak mirip dengan Simon saat mereka membuka peti jenazah di kargo Bandara Polonia Medan, Selasa (18/10). Kedua orang tua Simon be-

Jual 11609 2853 7015 8899

Beli 11487 2822 6940 8811

Medan-andalas Seorang warga negara Amerika, tewas setelah menjadi korban penikaman disertai perampokan saat baru keluar dari pintu gerbang Bandara Polonia Medan, Rabu malam (19/10) sekira pukul 22.30 WIB. Akibat peristiwa tersebut, korban yang bernama Samuel Hyein (28) tewas setelah kehabisan darah akibat luka tikaman pada bagian kaki kirinya. Korban sempat dilarikan ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan, Jalan H Misbah Medan dan meninggal di rumah sakit tersebut. Informasi yang diperoleh Starberita di Rumah Sakit Elisabeth Medan, korban saat itu baru saja mendarat di Medan dari Kuala Lumpur Malaysia dengan

menumpang pesawat Air Asia nomor penerbangan AK456. Saat korban keluar dari gerbang Bandara Polonia Medan, korban menaiki becak bermotor yang mangkal di areal Bandara Polonia hendak menuju Hotel Swissbell yang berada di Jalan S Parman. Namun saat korban berada di atas becak bermotor yang dikendarai Frans Darnafia Pasaribu, korban dipepet dua orang yang mengendarai sepeda motor bebek jenis supra. Menurut salah seorang saksi mata Frans Darnafia Pasaribu, korban saat itu menaiki becak bermotor di Jalan Mustang tujuan Hotel Swissbell. "Saat berada di atas becak

Bersambung ke Hal. 15

Realiasi Anggaran SKPD Pemprovsu Dievaluasi

Dispora Terendah, Dishub Tertinggi KENDATI masa pelaksanaan anggaran tahun 2011 tinggal dua bulan lagi, ternyata hingga memasuki triwulan IV serapan anggaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) baru terealisasi 51,93 persen. Sejumlah pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) pun terancam dievaluasi. Banyak proyek pengerjaan fisik yang belum dibayarkan, menjadi salah satu penyebab minimnya serapan anggaran ini. Kepala Biro Keuangan Sekretariat Daerah (Setda)

Provinsi Sumut Mahmud Sagala melalui Kabag Perbendaharaan Ilyas mengatakan, hingga 18 Oktober 2011, dari 45 SKPD, anggaran yang baru terserap hanya sekitar Rp2,5

triliun dari Rp4,8 triliun total APBD Sumut tahun 2011. “Itu termasuk pembiayaan. Kalau belanja saja sudah 53,60 persen,” ujarnya, Rabu (19/10) kemarin. Ilyas menuturkan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) merupakan SKPD yang terendah penyerapan anggarannya yakni hanya 29,42 persen atau Rp19,7 miliar dari Rp67 miliar yang dialokasikan. Dua SKPD lainnya yang

Bersambung ke Hal. 15


Kamis 20 Oktober 2011

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting, Ika Ramadhani, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Koruptor Harus Dilengserkan

B

EBERAPA menteri yang disinyalir tidak bersih alias terindikasi korupsi, justru masih dipertahankan Presiden SBY. Sementara, Fadel Muhammad yang reputasinya sangat bagus dan salah satu anggota kabinet yang lumayan berhasil, justru dilengserkan. Contoh kurang bagus yang ditampilkan SBY itu, hendaknya tidak diikuti pejabat di daerah, termasuk Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho. Terkait dengan akan dilakukannya sejumlah mutasi pejabat eselon II di jajaran Pemprovsu, diharapkan pejabat koruptor segera dilengserkan. Dengan kata lain, sejumlah pimpinan SKPD yang terindikasi terlibat korupsi atau memanfaatkan jabatannya untuk memperkaya diri sendiri, keluarga dan kelompoknya, tidak layak dipertahankan menjadi pejabat eselon II. Sebagai pimpinan yang selama ini banyak mengamati sepak terjang bawahannya (para pimpinan SKPD) tersebut, kita meyakini Gatot sudah memiliki dan menyimpan track record (rekam jejak) para bawahannya itu. Dengan dilantiknya Nurdin Lubis sebagai Sekdaprovsu definitif, yang menyebabkan lowongnya jabatan Kepala Inspektorat, mengharuskan Plt Gubsu segera melakukan pengisian jabatan strategis yang kosong tersebut. Diyakini, momentum penetapan Kepala Inspektorat itu akan disertai dengan sejumlah pergeseran dan atau pelengseran sejumlah pimpinan SKPD lainnya. Momentum ini sudah seharusnya dijadikan Gatot sebagai starting point untuk melakukan ‘bersih-bersih’. Artinya, mereka yang selama ini ditengarai kurang optimal dalam menjalankan tugas sebagai pimpinan SKPD, serta lebih cenderung melakukan lobi-lobi politik yang memerlukan cost tidak sedikit yang menjurus pada high cost politics yang potensial menguras uang negara, sudah sepatutnya segera dilengserkan. Namun, lagi-lagi kita mengingatkan, selain keharusan mengutamakan promosi pejabat yang kredibel dan tidak korup, momentum mutasi tersebut, hendaknya tidak dijadikan sebagai ajang balas dendam. Tidak elok, jika jajaran pejabat Pemprovsu kemudian dibuat pengelompokan. Ada orang-nya Syamsul Arifin dan ada pula orang-nya Gatot. Semua pejabat dan PNS yang ada hendaknya diperlakukan sama. Tidak boleh ada diskriminasi dan perlakuan tidak adil. Mereka yang sudah terbukti tidak memiliki kinerja yang baik dan cenderung sebagai the wrong man in the wrong place, harus segera dievaluasi, tidak peduli apakah yang bersangkutan memiliki kedekatan dengan Syamsul atau Gatot sendiri. Acuan pertama dan utama dalam melakukan pejabat, haruslah didasari pertimbangan kompetensi serta keinginan menempatkan the right man in the right place. Namun, satu hal yang pasti tiada tempat bagi pejabat koruptor. Apa dan siapa pun dia harus dilengserkan.(**)

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

Hujan Disertai Angin Kencang, Tetap Mengancam Sumut Medan-andalas Sepekan ke depan, hujan lebat disertai angin kencang masih berpeluang terjadi di kawasan Kota Medan dan beberapa wilayah di Sumut. BMKG Wilayah I Stasiun Bandara Polonia Medan pun telah mengingatkan warga Medan untuk meningkatkan kewaspadaan karena akan terjadi angin kencang dan hujan lebat tersebut. "Kawasan Medan akan berawan, gerah akan diselingi hu-

jan lebat," kata Hartanto, Kepala data dan Informasi (Datin) BMKG Wilayah I Stasiun Bandara Polonia Medan, kemarin. Data pada BMKG menunjukkan, suhu udara pada akhir Oktober 2011 juga meningkat mencapai 33 derajat celcius hingga 34 derjat celcius pada siang hari, menyebabkan berpotensi munculnya hujan secara tiba-tiba (seporadis). Jika beberapa hari muncul panas pada siang hari, semen-

tara pada sore dan malam hari bakal terjadi hujan intensitas tinggi, dengan demikian Sungai Deli bahkan Sungai Babura bakal meluap. Menurut Hartanto, saat ini kawasan Sumatera Utara di pesisir timur seperti Medan, Deli Serdang, Langkat dan Asahan sedang memasuki musim penghujan. Demikian juga kawasan pesisir barat seperti Madina dan Sibolga. Potensi angin kencang,

sambung Hartanti, juga masih mengancam sebahagian besar wilayah di Sumatera Utara hingga akhir bulan Oktober. Angin kencang khususnya di wilayah pesisir timur seperti Medan, Langkat dan Deli Serdang masih sangat berpeluang terjadi selama musim penghujan ini. "Perlu diwaspadai karena kecepatan angin dapat mencapai 30 knot atau sekitar 50 Km/jam," ujarnya. Bahkan kata Hartanto, saat

ini kondisi perairan masih bergejolak hingga beberapa hari ke depan, sementara tinggi gelombang laut di kawasan Selat Malaka 1 hingga 1,5 meter, sedangkan di pesisir barat seperti perairan Nias dan Sibolga mencapai 2 meter. Kalau kondisi perairan di pesisir barat ini masih bergejolak, diperkirakan akan mengganggu aktivitas nelayan-nelayan kecil mencari ikan di laut lepas. (RIL)

andalas/hs poetra

TOLAK UANG PEMBANGUNAN Ratusan mahasiswa angkatan 2009/2010 Universitas HKBP Nomensen menggelar aksi unjuk rasa di depan Kampus HKBP Nomensen Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Rabu (19/10). Mahasiswa menuntut pihak rektorat menghapuskan uang pembangunan yang dikenakan kepada mahasiswa setiap tahunnya sebesar Rp2,5 juta.

3 Kelompok Massa 'Duduki' Kantor Gubsu Sampaikan Tuntutan Berbeda, Tapi Tak Ditemui Pejabat Medan-andalas Tiga kelompok massa bergiliran berunjuk rasa dan 'menduduki' halaman Kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Jalan Diponegoro Medan, Rabu (19/ 10). Kelompok massa tersebut masing-masing dari Gerakan Masyarakat Independen Indonesia (Gemini), Lembaga Penyalur Aspirasi Rakyat (Lempar) dan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Dalam aksinya, Gemini menyoroti indikasi korupsi di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang bersumber dari APBD 2010. Proyek yang terindikasi korupsi tersebut antara lain di Kabupaten Simalungun dan pembangunan kantor di sejumlah kabupaten/kota seperti Pematang Siantar, Padang Sidimpuan, Lubuk Pakam, Tebing Tinggi, Balige, Samosir, Sidikalang, Tar utung dan R antau Parapat. Massa Gemini meminta Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho mendukung penanganan kasus dugaan korupsi di Sumut. "Indikasi korupsi ini harus diselesaikan secara tuntas dan mengembalikan kerugian negara yang ditimbulkan dan memberikan hukuman bagi pejabat maupun oknum-oknum yang terlibat," kata MS Manurung, selaku koordinator aksi. Tak berselang lama massa Gemini meninggalkan Kantor Gubsu dan disusul dengan aksi kedua dari Lempar. Dalam pernyataan sikapnya, Lempar me-

Anggota Dewan Sikapi Raker DPRD Medan Medan-andalas Sejumlah anggota DPRD Medan menilai, Rapat Kerja (Raker) DPRD Medan tahun 2011 yang digelar sejak 17-19 Oktober 2011 di Hotel Madani, Jalan SM Raja Medan dinilai sia-sia karena pelaksanaannya tidak maksimal. Bahkan, Raker yang terkesan hanya menghambur-hamburkan uang rakyat itu dinilai

nyoroti berbagai polemik yang terjadi di Sumut mulai dari indikasi korupsi, kepemimpinan Pemprovsu yang dinilai belum mampu melaksanakan visi-misi gubernur yakni masyarakat tidak lapar, tidak sakit, tidak bodoh dan punya masa depan. Selain itu massa juga menyoroti kebijakan Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho yang melakukan mutasi besar-besaran di Pemprovsu. "Kami meminta Plt Gubsu melanjutkan kinerja Pemprovsu sesuai dengan visi misi yang disampaikan dalam kampanyekampanyenya beberapa tahun lalu. Sebab, kondusifitas akan tercapai jika kebijakan yang dijalankan merupakan sinergi dari penjabaran visi misi tersebut," tegas Syawaluddin, selaku koordinator aksi Lempar Sama dengan gelombang aksi sebelumnya, aksi Lempar ini juga tidak ditanggapi pejabat Pemprovsu. Itu ditandai dengan tidak ada seorang pun perwakilan Pemprovsu yang datang menemui massa. Aksi ketiga datang dari PMII Sumut. Dalam aksinya, PMII Sumut menyoroti kepemimpinan Pre-

siden dan Wakil Presiden SBYBoediono yang lebih sering menimbulkan wacana bahkan pengalihan isu-isu penting yang lebih diharapkan oleh rakyat Indonesia. Ahmad Riduan, koordinator aksi PMII Sumut dalam orasinya mengatakan, salah satu pengalihan isu tersebut adalah adanya reshuffle kabinet yang dilakukan oleh SBY-Boediono. "Terlepas dari banyaknya isu lain yang terus menerus dihembuskan, entah untuk mengalihkan perhatian atau memang isu itu benar-benar penting, kita harus menyoroti kinerja pemerintah demi kesejahteraan rakyat," tegasnya. Demo DPRDSU Selain menggelar aksi di kantor Gubsu, puluhan massa dari Gemini dan PMII Sumut juga menggelar demo ke gedung DPRD Sumut, Rabu (19/10). Massa Gemini minta Plt Gubsu dan DPRDSU mendukung penanganan kasus dugaan korupsi di Sumut, segera diambilalih KPK. "Koruptor tak layak menjabat sebagai kepala dinas," kata mereka. Sementara, aktivis PMII Sumut juga menggelar demo ke gedung dewan minta SBY-Boediono segera mundur dari jabatannya, jika tidak mampu melakukan pembenahan, pengawalan, dan penegakan supremasi hukum. Mereka juga minta agar mafia anggaran di DPR-RI dan DPRD Sumut segera ditangkap, karena mereka telah terbukti menyengsarakan rakyat. Demo ini diterima anggota DPRDSU H Syamsul Hilal, yang menyatakan setuju dan mendukung aspirasi pendemo. (UJ/WAN)

Pemko Medan Serius Realisasikan

Program Penghijauan Ruang Terbuka Hijau Medan-andalas Pemerintah Kota Medan makin serius untuk merealisasikan program penghijauan ruang terbuka hijau sebagai upaya menjadikan ibu kota Provinsi Sumut ini menjadi kota yang hijau, bersih dan asri "Untuk menjadikan kota ini hijau, bersih, dan asri sudah menjadi tanggungjawab kita bersama. Karena itu, program ini harus terus dikembangkan instansi dan lembaga lain, termasuk seluruh lapisan masyarakat," kata Wali Kota Medan, Rahudman Harahap didampingi Dandim 0201/BS, Letkol Inf Doni Hutabarat disela-sela meninjau lokasi Medan Go Green di bantaran Sungai Belawan, persisnya di belakang Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi, Jalan Palam I, Kelurahan Asam Kumbang, Kecamatan Medan Selayang, Rabu (19/ 10). Program Medan Go Green ini dicanangkan Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewijk F Paulus. Peninjauan Wali Kota Medan bersama Dandim tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung bagaimana persiapan penghijaukan bantaran su-

ngai tersebut. Pada peninjauan itu, sejumlah prajurit TNI tampak melakukan penggalian lubang yang akan digunakan untuk penanaman pohon. Rencananya, Medan Go Green ini akan dilaksanakan, Jumat (21/10). Kegiatan itu, rencananya akan segera dibuka Pangdam I/BB Mayjen TNI Lodewijk F Paulus dan dihadiri Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho. "Kunjungan ini dilakukan untuk melihat lokasi kegiatan penghijauan. Kita ingin melihat sejauh mana persiapan yang telah dilakukan. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI, khususnya Pangdam I/ BB akan perlunya penghijauan untuk melestarikan kawasan hijau di pinggiran Sungai Belawan," kata Rahudman. Dengan diresmikannya penghijauan ini nantinya, lanjut Rahudman, maka kawasan bantaran sungai diharapkan menjadi lebih hijau sehingga abrasi dan banjir di Kota Medan dengan sendirinya akan teratasi. Pada peninjauan itu turut dihadiri Askesmas Drs Musadad beserta sejumlah kepala SKPD di lingkungan Pemko Medan. (BEN)

Terkesan Hamburkan Uang Rakyat paling bobrok. Penilaian itu salah satunya disampaikan oleh anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Medan, CP Nainggolan kepada wartawan usai penutupan acara Raker DPRD Medan tersebut, Rabu (19/10). CP Nainggolan mengatakan, Raker DPRD Medan 2011 tidak berjalan sebagaimana mestinya rapat kerja

yang dilakukan suatu lembaga. Salah satu contoh, dalam rapat kerja itu harus ada evaluasi, apa yang dilakukan di tahun sebelumnya harusnya dibahas. “Lembaga ini adalah lembaga penyerap aspiraasi rakyat. Harusnya dalam Raker ini ada evaluasi, tapi inilah yang tidak ada dilakukan sehingga kita tidak tahu

apa-apa saja yang sudah terselesaikan dan apa yang belum,” kata CP Naiggolan. Bahkan, menurut CP Nainggolan, mekanisme pelaksanaan Raker DPRD Medan tahun 2011 yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 200 juta itu juga tidak jelas. Panitia pelaksana tidak ada membuat acuan, panduan rapat, dan tata tertib, akibatnya perseta tidak mengetahui sampai dimana ruang lingkup dan batasan Raker tersebut. “Saya melihat pelaksanaan Raker ini sia-sia, pemborosan, dan menghambur-hamburkan uang rakyat karena mekanisme dan sistimatika rapat tidak jelas. Kita hanya mendengarkan ceramah dari narasumber yang dihadirkan. Kalau hanya mendengarkan ceramah, itu sudah sering kita lakukan melalui bintek di berbagai daerah,” ujarnya. Dia menyebutkan, poinpoin yang dihasilkan oleh tim perumus dalam Raker

tersebut hanya program kerja komisi-komisi tahun 2012, sedangkan evaluasi kinerja tidak ada dilakukan. “Evaluasi kinerja ini harusnya lebih penting, sehingga masingmasing komisi bisa menetukan langkah-langkah apa yang harus diambil untuk memperbaiki kinerja,” kata Wakil Ketua Komisi D ini. Sementara itu, menurut Ketua DPRD Medan Amiruddin yang dikonfirmasi secara terpisah, Raker DPRD Medan tahun 2011 sudah berjalan sesuai mekanisme. Dia mengatakan, sejumlah program kerja alat kelengkapan dewan pada tahun 2012 sudah disusun dalam rangka melakukan pengawasan pihak eksekutif. “Kita berharap program kerja 2012 yang sudah disusun ini bisa membawa perubahan yang lebih baik kedepannya. Sedangkan untuk mengevaluasi kinerja 2011 akan dilakukan pada 2012 mendatang,” kata Amiruddin. (BEN)


MEDAN KITA

Kamis 20 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

3

Puluhan Guru Mengadu ke Fraksi Demokrat DPRDSU

Diburu Penilep Tunjangan Sertifikasi Guru Medan-andalas Fraksi Demokrat DPRDSU membentuk Tim Kerja guna menuntaskan tertahannya puluhan miliar dana tunjangan sertifikasi guru di Sumut. Oknum pejabat yang tega menilep hakhak pahlawan pendidikan itu akan diburu. "Fraksi Demokrat akan berteriak keras sampai ke pusat demi hak-hak guru. Kami akan kejar terus sampai jelas siapa oknum yang tega menggelapkan dana tunjangan sertifikasi tersebut”, kata Ketua Fraksi Demokrat DPRDSU, Drs Tahan M Panggabean MM usai menerima puluhan guru di gedung dewan, Rabu (19/10). Sebelumnya saat menerima puluhan guru yang me-

laporkan tersendatnya pembayaran tunjangan sertifikasi guru, selain Ketua Fraksi Tahan M Panggabean, hadir juga Sekretaris Fraksi M Yusuf Siregar, SH, Wakil Sekretaris Hj Meilizar Latif SE MM, anggota Enda Mora Lubis SH, Sopar Siburian SH MKn, Nurhasanah SSos dan Megalia Agustina. Menurut Tahan, kordinasi dengan instansi terkait di tingkat provinsi sampai pusat akan

dilakukan, sampai hak-hak guru tersebut dibayarkan. Guru jangan dizolimi dengan menggelapkan apa yang menjadi haknya, sebab pengabdian Mereka sudah sangat tulus. Apa yang dirasakan para guru yang belum mendapatkan haknya soal sertifikasi, akan menjadi perhatian penuh fraksi Demokrat. Sebab roh perjuangan Partai Demokrat adalah program kerakyatan dan tunjangan sertifikasi kepada guru tidak boleh dipermainkan para oknum. Karenanya, sebelum menjadi masalah lebih serius, fraksi Demokrat meminta Kanwil Kementerian Agama Sumut dan Dinas Pendidikan Nasional Provsu/Kota Medan segera menuntaskan Dana Serti-

fikasi Guru Umum dan Guru Agama. Begitu juga dengan dana Sertifikasi Guru SMU/ SMK sejak Oktober hingga Desember 2010 dan dana Tunjungan Sertifikasi Guru Agama sejak Juli hingga Desember 2010 segera dicairkan. Pihaknya juga berusaha untuk menarik urusan administrasi Sertifikasi Guru Agama di Kementerian agama ke Dinas Pendidikan khususnya yang NIP.1.3, rubah pola/sistim Pelayanan Publik. “Kanwil Kementerian Agama diharapkan melakukan trasnparasi informasi yang dibutuhkan guru/publik, dan Depag lebih luwes melayani guru-gurunya/publik, utamanya guru-guru agama yang berasal dari Diknas,

yang ditempatkan dijajaran tugas Kementerian Agama,” kata Tahan Manahan. Fraksi Demokrat, kata Tahan Manahan, akan menginventarisir masalah sesuai laporan para guru yang menjadi korban oknum pejabat. Selanjutnya akan dilakukan langkah-langkah taktis agar tunjangan sertifikasi guru ini segera dicairkan. “Dari dalam pertemuan dengan para guru sedikitnya ada 10 masalah yang dilaporkan. Ini akan kami pelajari dan tindaklanjuti”, ujarnya. Sementara dalam pertemuan dengan para guru di ruang Fraksi Demokrat DPRDSU, pihaknya dengan resmi mencatat dan menerima pengaduan puluhan guru terga-

bung dalam Forum Guru Sumut dan Forum Guru Agama Kota Medan. Perwakilan guru ini melaporkan tidak cairnya dana sertifikasi guru dari tahun 2010 hingga tahun 2011. Ketua Forum Guru Sumut, Marudut Siringoringo menuturkan, guru-guru selama ini sudah resah karena tidak ada kepastian tuntutan para guru dari institusi terkait. Baik di Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan, maupun di lembaga terkait di daerah soal pencairan dana itu. Dia menyebutkan, tunjangan sertifikasi guru SMA/ SMK mulai September-Desember 2011 belum dibayarkan. Kemudian tunjangan guru tingkat SD/SMP/SMA dan SMK selama Juli-Septem-

ber 2010 belum juga dibayarkan. Sementara itu, Ketua Forum Guru Agama Medan, Pangihutan Siregar menyebutkan, tunjangan sertifikasi guru agama se-Kota Medan mulai Juli-Desember 2010 belum dibayarkan. Selain itu, tunjangan guru agama mulai Januari-September 2011, belum juga dibayarkan. Seperti guru-guru agama, jelas Marudut, sudah beberapa kali koordinasi dengan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumut, namun tidak juga ada jawaban yang memuaskan. Disebutkan, Kanwil Kementerian Agama Sumut malah menyebutkan dana sertifikasi belum turun dari pusat. (UJ)

Dua Rumah Warga Medan Labuhan Ludes Terbakar

Andalas/Siong

DILANTIK - Ketua Harian SPS Pusat, M Ridlo Eisy melantik sejumlah pengurus Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Sumatera Utara periode 2011-2015 di Hotel Garuda Plaza, Jalan SM Raja Medan, Rabu (19/10).

H Teruna Jasa Said Pimpin SPS Sumut Medan-andalas H Teruna Jasa Said secara aklamasi terpilihmemimpin Serikat Perusahaan Pers (SPS) Provinsi Sumatera Utara periode 2011-2015 menggantikan M Zaki Abdullah dalam Musyawarah Cabang (Muscab) SPS Sumut di Hotel Garuda Plaza Jalan SM Raja Medan, Rabu (19/10). "Saya mengajukan usul, pemilihan dilakukan secara aklamasi nama H Teruna Jasa Said dari Waspada telah mendapat dukungan dari sembilan media (50% lebih) dan sudah ditandatangani sebagai Ketua SPS Sumut yang baru,"kata H Baharuddin (andalas) saat Muscab. "Disetujui?" kata Drs M Syahrir pimpinan sidang menawarkan kepada peserta Muscab, yang langsung dijawab setuju dan tangan pun diketok di meja sebanyak tiga kali tanda pengesahan. Kegiatan Muscab SPS Sumut yang dihadiri sebanyak 16 pimpinan perusahaan media, juga membentuk tim formatur untuk menyusun kepengurusan lengkap SPS Sumut masa bakti 2011-2015. Adapun susunan lengkap pengurus SPS periode 20112015 diantaranya, Komisaris:

Erwin Siregar (Waspada)dan Drs Arifin Butar-Butar (SIB), Penasehat: Supandi Kusuma (Analisa), HM Fauzi Lubis (Mimbar Umum), Dr Drs Ibrahim Sinik (Medan Pos ),Dr Hj Irsyafrin (Waspada),R Hutagalung (SIB), Ketua H Teruna Jasa Said (Waspada),Wakil Ketua I Porman Wilson Manalu (Sumut Pos),Wakil Ketua II Sujito Sukirman (Analisa),Wakil Ketua III H Baharuddin (Andalas),Wakil Ketua IV H Bakhtiar Tanjung (Berita Sore). Untuk Sekretaris SPS Sumut dijabat H Farianda Putra Sinik (Medan Pos),Wakil Sekretaris Drs Jumian Situmorang (Perjuangan) dan Zul Taufik Nasution (Realitas) serta Bendahara Dessy Fifi Septiany SH (Gebrak). Keseluruhan pengurus SPS Sumut periode 2011-2015

dilantik oleh Ketua Harian SPS Pusat M Ridlo Eisy. Ketua terpilih H Teruna Jasa Said dalam sambutannya mengatakan, dirinya menerima amanah tersebut dan akan menjalankan roda organisasi. Teruna Jasa Said bersama kepengurusan baru aka bekerja keras untuk empat tahun kedepan agar SPS Sumut bisa lebih berkembang, mandiri dan mendapatkan kepercayaan masyarakat. "Semua program SPS secara nasional yang dihasilkan kongres di Bali semoga bisa dihasilkan di daerah ini ,"kata H Teruna Jasa Said. Dikesempatan itu, Ketua Harian SPS Pusat, M Ridlo Eisy meminta SPS Sumut senantiasa menegakkan kemerdekaan pers dan membangun industri pers yang sehat dan bermartabat. "Kemerdekaan pers bukan hanya untuk kepentingan pers itu sendiri,melainkan juga demi kepentingan masyarakat secara luas, saya yakin SPS Sumut akan berkembang," ungkap M Ridlo Eisy. Selain agenda utama memilih ketua, peserta Muscab sebelumnya juga

mendapat pencerahan dari M Ridlo Eisy. Dia menyerukan kepada perusahaan pers agar para wartawan dan karyawan dapat memperoleh upah yang sesuai agar profesionalitas dan independensi dapat dijaga oleh para wartawan sendiri serta dapat memaksimalkan kerja Sementara M Zaki Abdullah melaporkan, SPS cabang Sumut periode 2007-2011 selama ini memiliki kas yang relatif memadai berkat kontribusi dari anggota yang setia.Hingga tahun 2009 SPS Sumut telah mendapatkan bantuan dana dari APBD Sumut. Namun kenyataannya, kata M Zaki Abdullah, masih banyak perusahaan pers yang telah mendapatkan nomor keanggotaan tapi belum membayar uang pangkal dan iuran. Mengacu pasal 3 PRT tentang hak dan kewajiban anggota serta Pasal 4 PRT tentang sanksi dan gugurnya keanggotaan, beberapa perusahaan tersebut telah digugurkan keanggotaannya oleh SPS Pusat dan tidak berhak mengikuti Muscab SPS Sumut 2011. (SIONG)

Pengaspalan Jalan Beri Keuntungan Warga

Baperjakat Belum Usulkan Pengganti Kadisdik Medan

Belawan-andalas Warga Medan Labuhan khususnya Kelurahan Tangkahan menikmati hasil pengaspalan Jalan Bakti ABRI dan pinggiran jalan tol Belmera yang selesai dibangun dengan kualitas cukup bagus. Kondisi badan jalan yang sebelumnya kupakkapik, namun setelah dilakukan pengaspalan jalan menjadi mulus. Hal itu disampaikan J Sinaga, salah seorang warga Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan kediamannya persis di pinggir Jalan Bakti ABRI, Rabu (19/10). Menurut J Sinaga, salah satu keuntungan semakin baiknya kondisi jalan di Jalan Bakti ABRI ini harga tanah warga semakin melonjak. Dimana harga dipasar sebelumnya Rp 60 ribu per meter menjadi Rp 100 ribu per meter Warga Kelurahan Tangkahan berterimakasih kepada Wali Kota Medan Rahudman Harahap karena memberikan perhatian untuk membangun wilayah di Kelurahan Tangkahan. Hasan, Pengawas Monitoring Dinas Bina Marga Kota Medan yang ditemui disela-sela lokasi pengaspalan mengatakan, proyek pelaksanaan pengaspalan jalan tetap diawasi. Hal ini dilakukan untuk tetap menjaga kualitas pekerja yang sesuai dengan petunjuk teknis dan terkesan tidak lagi asal jadi. (DP)

Medan-andalas Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) Pemerintah Kota Medan belum ada membahas dan mengusulkan nama calon Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Medan menggantikan Hasan Basri kepada Wali Kota Medan. “Mengangkat dan memberhentikan pejabat itu wewenang wali kota. Baperjakat juga belum ada membahas dan mengusulkan nama calon pergantian Kadisdik yang menjabat sekarang,” kata Sekda Kota Medan Syaiful Bahri yang juga sebagai Ketua Baperjakat Pemko Medan kepada andalas di Medan, Selasa (18/10) . Melakukan pergantian atau mutasi pejabat struktural setingkat eselon II, Syaiful Bahri mengakui, Baperjakat hanya berwenang sebatas mengusulkan nama-nama calon. ‘’Tapi yang menentukan adalah pimpinan,” ujarnya . Di tempat terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah

(BKD) Kota Medan Parluhutan Hasibuan mengaku juga belum ada diminta untuk mengusulkan nama calon pengganti Kadisdik Medan Hasan Basri. “Setahu saya, belum ada rencana itu,” kata Parluhutan. Namun ketika ditanya terkait isu adanya permintaan Pemko Medan kepada pihak Univertitas Negeri Medan (Unimed) agar mengirimkan nama-nama calon yang layak menduduki jabatan Kadisdik Medan, Parluhutan enggan berkomentar. “Maaf ya saya mau rapat,” tandasnya seraya bergegas meninggalkan wartawan. Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Hasan Basri duga terlibat dalam praktik kasus ‘kelas gelap’ di sejumlah SMA Negeri di Medan dalam Peneriman Siswa Baru tahun ajaran 2011/2012 lalu. Komisi B DPRD Medan bahkan telah mengeluarkan surat rekomendasi pengusulan pergantian Hasan Basri kepada Ketua DPRD Medan, Amiruddin. (BN)

Belawan-andalas Kecamatan Medan Labuhan kembali diselimuti asap tebal dari dua unit rumah warga yang terbakar di Jalan Yos Sudarso Km 15 Simpang Cingkuwan Lingkungan II Kelurahan Martubung, Rabu dinihari (19/10) pukul 03.30 WIB. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu dan asal api masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Informasi yang dihimpun andalas di lokasi kejadian menyebutkan, dua unit rumah warga yang ludes dilalap si jago merah itu milik Amran alias Uco (52) yang disewakan kepada Ahan (40). Ahan menuturkan, mengetahui kebakaran itu saat terbangun dari tidur akibat banyaknya asap yang telah mengepul di dalam rumah. Saat itu Ahan berusaha keluar dari rumah untuk menyelamatkan diri dan mencari tahu darimana asal api. Ahan pun mengaku terkejut ketika kobaran api marak sudah sampai ke atap rumah. Ia langsung berteriak kebakaran

dan meminta tolong kepada warga sekitar. Warga di sekitar lokasi pun langsung keluar dan beramai-ramai untuk memadamkan api dengan cara menyiramkan air dengan ember. Saat warga berjuang memadamkan api, enam mobil pemadam kebakaran Pemko Medan pun sampai ke lokasi dan langsung berusaha untuk menjinakan si jago merah. Menurut Kepling Lingkungan II, penyebab kebakaran tersebut diduga akibar arus pendek listrik (korsleting). "Api diduga berasal dari arus pendek listrik yang terjadi menjelang pagi. Saat itu penghuni rumah sedang tidur sehingga api baru ketahuan sudah marak," katanya. Sementara itu, Kanit Reskrim Polsekta Medan Labuhan AKP Oktavianus, Rabu (19/10) mengatakan masih melakukan penyelidikan terhadap kebakaran termasuk asal api. ''Yang terbakar hanya perabot rumah dan barang-barang lain milik penghuni rumah. Kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah,'' ucap Oktavianus. (DP)

Kondisi Yuliana, Korban Kebakaran Masih Kritis KONDISI kesehatan Yuliana Manurung (27), korban kebakaran yang selamat di kawasan Jalan Pancing III Gang Mesjid Lingkungan V,Kelurahan Besar Martubung, Kecamatan Medan Labuhan Minggu (16/10) lalu menujukkan kemajuan, meskipun masih kritis di RSU Marta Friska. Menurut Direktur RSU Martha Friska, Dr RPH Siahaan pada wartawan, Rabu kemarin, Yuliana yang menjalani perawatan intensif di ruang HDU lantai dua. ''Yuliana masih menjalani perawatan intensif. Perkembangan perawatannya mulai menunjukkan respon. Kondisinya masih kritis, tapi pasien sudah menunjukkan respon. Kalau dipanggil ia merespon panggilan itu," ujarnya. Tim medis, sambung Siahaan, akan melakukan pembersihan luka-luka yang dialami Yuliana. "Segera akan dilakukan kembali debrideman (pembersihan) yang

kedua kalinya," katanya. Penangganan korban kebakaran seperti yang dialami Yuliana, lanjut Siahaan, dibutuhkan obat cairan infus sekitar 6 botol albumin. "Satu botol albumin itu harganya Rp2 juta. Sedangkan pasien membutuhkan 6 botol dan sudah digunakan satu botol," jelasnya. Sedangkan mengenai biaya pengobatan Yuliana, kata Siahaan akan dibebaskan selama dalam perobatan karena sudah ditanggung Jaminan Sosial dan Tenaga Kerja (Jamsostek) Cabang Belawan. Di lokasi terpisah, Kepala Jamsostek Cabang Belawan Panji Wibisana menuturkan, penanggungan biaya perawatan Yuliana karena suaminya, Rudi Sinaga (40) yang meninggal dalam musibah kebakaran tersebut, merupakan peserta Jamsostek yang bekerja di PT Canang Indah Belawan. (YN)


HUKUM & KRIMINAL

Kamis 20 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

4

Empat Tersangka Judi dan Narkoba Dibekuk Medan-andalas Empat tersangka kasus judi dan narkoba dibekuk petugas Reskrim Polsek Percut Sei Tuan di dua lokasi berbeda di wilayah hukumnya, Rabu (19/10). Keempat tersangka tersebut masing-masing, Hendra Purnama Irawan (35) warga Jalan Pendidikan, Kelurahan Bandar Khalipah, Herman (31) warga Jalan Garuda, Irwansyah (28) warga Jalan Letda Sujono. Ketiga tersangka ini ditangkap dalam kasus narkoba. Mereka ditangkap di Jalan Pancing. Dari mereka polisi menyita barang bukti

satu amplop ganja kering yang siap pakai. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, bersama barang bukti diboyong ke Mapolsek Percut Sei Tuan. Sementara seorang lagi tersangka Ideng Siregar (45) ditangkap di Jalan Kolam dalam kasus judi togel. Menurut polisi tersangka sudah menjadi target. Dia ditangkap saat hendak keluar menyerahkan rekap atau hasil penjualan togel kepada sang Bandar. Darinya disita barang bukti, satu buah handphone berisi nomor tebakan. (ACO)

Agen Elpiji Dipukul Pekerja Belawan-andalas Akibat tak diberi uang bongkar, seorang agen elpiji, Sunari Bahari SH (31) warga Pukat Banting V, Kelurahan Tembung, Kecamatan Medan Denai dipukuli pekerjanya, Zulkifli, Rabu (19/10) di gudang tabung gas elpiji di Kelurahan Pekan Labuhan. Keterangan diperoleh, tersangka Zulkifli mendatangi korban untuk meminta uang bongkar tabung elpiji dari truk pengangkut tapi tidak diberi.

Karena burangkali diminta kepada korban tidak diindahkan, timbul emosi tersangka lalu dipukulnya korban sampai memar bagian wajah dan matanya bengkak. Tak senang perbuatan Zulkifli, korban Sunari membuat laporan pengaduan ke Polsek Medan Labuhan. Ketika dikonfirmasi kepada Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP Oktavianus, Rabu (19/10) membenarkan kejadian itu.(DP)

Pencuri Sepeda Motor Ditangkap Delitua-andalas Apes, mungkin nasib ini yang dirasakan Sahnan (28) warga Pasar 9 Desa Selamat, Kecamatan Biru-Biru ini. Bagaimana tidak, aksi pencurian sepeda motor Suzuki Spin BK 5133 AI yang dilakukannya di Simpang Kayu Besar Jalan Besar Tanjung Morawa, Rabu (19/10) sekira pukul 05.00 WIB, ternyata tidak semulus dengan apa yang dibayangkannya. Meski sudah sempat berhasil, namun niat untuk menikmati hasil dari aksinya tersebut gagal. Pasalnya, saat tersangka sedang asik jalan-jalan di Jalan Besar Delitua, Rabu (19/10) pukul 10.00 WIB, tersangka berpapasan dengan pemilik sepeda motor, Surya Darma (22) warga Jalan Binjai. Setelah bertemu, Darma langsung mengejar tersangka. Tepatnya di depan Jambur Taras, Jalan Delitua-Biru-Biru.

korban pun berhasil menghentikan laju tersangka. Namun, lagi-lagi tersangka mencoba melarikan diri dengan meninggalkan sepeda motor hasil curiannya itu. Korban yang sudah berang lantas berteriak sehingga mengundang perhatian warga yang langsung bergerak mengejar tersangka. Tepatnya di Jalan besar Delitua Gang Flamboyan, pelarian tersangka pun berakhir karena warga berhasil meringkusnya dan disambung dengan menghakimi tersangka hingga tersangka babak belur. Beruntung kemarahan warga tersebut tidak berlangsung lama. Saat tersangka digebuki massa, salah seorang anggota Polisi dari Polsek Talun Kenas, Aipda Rahmat Ginting mengamankan korban dan dilanjutkan dengan memboyong korban ke Polsek Delitua. (STP)

KASUS KORUPSI – Dua tersangka dugaan korupsi Migor bersubsidi, Din Marrudin Nasution Se (kanan) dan Shelly (kiri), sedang menjalani pemeriksaan di ruang penyidik Tipikor Polres Nias.

Polres Nias Tetapkan Dua Tersangka Korupsi Migor Nias-andalas Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Sat Reskrim Polres Nias akhirnya menetapkan dua tersangka kasus dugaan korupsi penyaluran subsidi minyak goreng (migor) Kabupaten Nias TA 2008 sebesar Rp.473.555.000. Kedua tersangka mesingmasing, Shelly, selaku Direktris PT Eka Perkasa dan Din Marrudin Nasution SE, sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi Kabupaten Nias TA 2008 selaku Ketua Tim Verifikasi penyaluran subsidi minyak goreng di Kabupaten Nias Tahun Anggaran 2008.

Kepala Polisi Resor Nias, AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK MHum kepada andalas tadi malam membenarkan penetapan status hukum tersangka dugaan korupsi migor tersebut. “Penyelidikan awal didasarkan pada laporan hasil audit investigatif BPKP Perwakilan Provinsi Sumatera Utara atas kegiatan penyaluran subsidi minyak

goreng di Kabupaten Nias Tahun Anggaran 2008 dengan Nomor : LHAI-2092/PW02/5/2010 tanggal 04 Mei 2010. Selanjutnya kita tingkatkan ke tahap penyidikan dan setelah dalam hasil pelaksanaan gelar perkara dapat dipastikan bahwa telah terjadi kerugian negara dalam penyaluran subsidi minyak goreng di Kabupaten Nias TA 2008,” papar Mardiaz. Kemudian, tambahnya, berdasarkan laporan hasil audit BPKP Provinsi Sumatera Utara dalam rangka perhitungan keuangan negara atas perkara dugaan penyimpangan penyaluran subsidi minyak goreng pada Dinas

Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi Kabupaten Nias TA. 2008 Dapat diketahui bahwa terjadi kerugian negara sebesar Rp.473.555.000 dari dana yang dianggarkan oleh Pemerintah sebesar Rp.690.565.055 untuk penyaluran migor bersubsidi di wilayah Kabupaten Nias pada tahun 2008. Selain Migor, lanjut AKBP Mardiaz SIK MHum pihaknya saat ini juga tengah melakukan penyelidikan 14 kasus dugaan korupsi lainnya di Kabupaten Nias. “Polres Nias tetap atensi mengenai kasus korupsi yang me-

Empat Tersangka Judi dan Narkoba Dibekuk

Satu Lagi Perampok di Sei Serapuh Ditangkap Medan-andalas Seorang lagi pelaku perampokan di rumah Netty Br Hutapea (57) Jalan Sei Serapuh Medan, ditangkap petugas Reskrim Polsek Medan Baru di rumah temannya di kawasan Jalan Pancing Medan, Rabu (19/10) siang sekitar pukul 15.00 WIB. Tersangka Jhon Purba (41) warga Pasar IX kawasan Percut Sei Tuan Deli Serdang itu ditangkap ketika sedang mandi. Guna dilakukan pemeriksaan, tersangka langsung diboyong ke Mapolsek Medan Baru. Informasi diperoleh, tersangka ditangkap dari hasil pengembangan tiga tersangka yang sudah ditangkap yakni Ardinal Lubis (26) warga Tembung, Togap Siagian (54) warga Medan Timur, dan Syariffudin alias Udin (51) warga Belawan. ”Habis merampok, besoknya aku kabur ke kawasan Tapsel,” kata Jhon kepada sejumlah wartawan di Mapolsek Medan Baru.

Merasa sudah aman, aku coba balik ke Medan untuk menemui keluarga. ”Namun naas, saat lagi mandi di rumah kawan. Aku disergap polisi,” tambahnya. Sumber didapat masih ada tiga pelaku yang buron masing-masing berinisial SR (34) warga Siantar, JP (32) warga Tembung, dan AP (30) penduduk belawan, dan S (35) penduduk Medan Petisah. Seperti diberitakan sebelumnya, perampokan ini terjadi Rabu, 17 Agustus lalu, sekitar pukul 15.30 Wib. Sore itu ketujuh pelaku masuk ke rumah korban mengendarai mobil Xenia dan memarkirkannya di teras samping rumah korban. Tidak berapa lama, Netty pulang dan memarkirkan mobilnya dibelakang mobil pelaku. Merasa curiga rumahnya di santroni perampok, Netty langsung berteriak, dan para pelaku berhamburan melarikan diri. Teriakan Netty didengar warga yang ada di kedai kopi tidak jauh dari rumahnya.

Tanpa menunggu waktu, warga terus mengejar pelaku, saat bersamaan petugas polisi yang sedang bertugas melintas juga ikut mengejar pelaku yang sudah dihakimi warga. Sedangkan empat pelaku lainnya melarikan diri. Dalam penangkapan itu, polisi menyita sejumlah barang bukti seperti klewang, tang potong, dan senjata tajam lainnya. Menyusul Netty yang merupakan adik Maja Hutapea, pengusaha Bus Makmur membuat pengaduan ke Polsek Medan Baru. Kapolsek Medan Baru, AKP Donny Alexander kepada wartawan Rabu (19/10) sore mengatakan, tersangka merupakan salah seorang pelaku perampokan di rumah Netty Br Hutapea. ”Dia (Jhon Purba) sudah lama menjadi target operasi (TO) pihak kita,” tutur kapolsek seraya menjelaskan kalau penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dan penyelidikan pihaknya. (HER)

Mayat Gosong Dites DNA

KASUS CURANMOR – Tersangka kasus pencurian kenderaan bermotor (curanmor) saat diamankan di Mapolsek Delitua. adalas/imanuel sitepu

Polisi Tangkap Warga Perambah Hutan Pakpak Bharat –andalas Pakpak Bharat yang tergolong masyarakatnya mayoritas petani, tetapi kawasan lokasi lahan di seputaran Pakpak Bharat di perkirakan mencapai sekitar 85% adalah hutan lindung,dan menurut masyarakat bahwa tapal watas yang dimaksud dengan hutan lindung ataupun hutan register masyarakat masih kurang mengetahui. Hal ini yang membuat masyarakat harus hati-hati dalam menjalankan aktifitas dalam bertani terlebih-lebih dalam membuka lahan pertanian yang baru harus ekstra hati-hati agar jangan seperti warga yang sudah masuk bui ini. Ketika hal mengenai warga yang di tangkap polisi beberapa sejumlah wartawan konfirmasi langsung kepada Kasat Reskrim Pakpak Bharat (Bonar Silalahi) beberapa hari yang

lalu diruangannya,ia mengatakan bahwa yang sudah merambah hutan lindung dan sekarang sudah ditanami dengan tanaman Kelapa sawit itu sudah kita tahan,dan luas hutan lindung yang sudah berhasil di Tanami dengan tanaman kelapa sawit sudah sekitar 20 Ha,ujar kasat. Tambah kasat lagi,bahwa menurut keterangan dari masyarakat yang kita tahan tersebut,bahwa lahan yang sudah di serahkan oleh masyarakat setempat yang mengaku pemilik lahan,itu diserahkan sudah mencapai 40 Ha kepadanya, tetapi yang di Tanami kelapa sawit baru 20 Ha, Dan keberhasilan kita mengungkap tentang perambahan hutan berkat laporan masyarakat dan kita terjun ke lapangan bersama dengan petugas Dinas Kehutanan Pakpak Bharat.(WES)

Jakarta-andalas Petugas Polsek Kembangan, Jakarta Barat memutuskan untuk melakukan tes DNA terhadap mayat gosong berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan di lapangan sepak bola Kompleks Perumahan Intercon, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (18/10). Kapolsek Kembangan, Kompol Sutoyo, di Jakarta, Rabu (19/10) mengatakan, tes DNA ini dilakukan sepanjang hari ini di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur. Hal ini, lanjut Sutoyo, berdasarkan pengakuan keluarga asal Jagakarsa yang menyatakan bahwa mayat tersebut besar kemungkinan bernama Sutarto (56). Salah satu anak korban, Liza Puspitasari (29) menyatakan bahwa ciri-ciri mayat tersebut mirip dengan ayah mereka. Pada mayat yang gosong itu, petugas menemukan jam tangan merek Alba di pergelangan tangan kiri, serta mengenakan celana panjang biru yang semula disebutkan berjenis jins. Sementara itu, Liza Puspitasari menga-

takan, keyakinan bila mayat naas tersebut adalah orangtuanya berasal dari jam tangan yang dikenakannya. "Kami mau cek apakah jam yang dipakai korban sama dengan yang dipakai bapak," kata Liza di Polsek Kembangan. Selain barang bukti berupa jam tangan merek Alba yang masih dipakai korban, menurut Liza Puspitasari, ada kesamaan bentuk pipi sang ayah, Sutarto, yang sejak Senin lalu (17/10) pagi menghilang dengan bentuk pipi korban. "Tapi mama tetap enggak percaya. Sebab rambut dan muka sudah lain. Jadi tidak yakin," ujar Liza. Keluarga terakhir melihat Sutarto mengenakan celana panjang biru, jam tangan Alba, dan menggunakan motor Supra X warna hijau. Keluarga berulang kali menghubungi telepon seluler Sutarto namun tidak pernah ada jawaban. Sementara itu, suami Liza, Andika (32) menambahkan, polisi akan mengambil sampel khas dari Liza dan Ratna, istri korban, untuk dicocokkan dengan jasad

yang diduga sebagai Sutarto itu. Andika mengatakan, berdasarkan temuan penyidik, pada jasad mayat gosong itu juga ditemukan adanya bekas pukulan benda keras di bagian wajah. "Saat ditemukan, masih terlihat ada sapu tangan yang menutupi bagian mulutnya," kata Andika. Informasi terakhir dari kepolisian menyebutkan bahwa Sutarto bekerja sebagai kurir pengantar dokumen surat dan barang di sebuah perusahaan batu bara di Jakarta. Hal ini dibenarkan oleh Ari, petugas keamanan perusahaan tersebut ketika dimintai keterangan oleh penyidik Polsek Kembangan hari ini. "Korban sudah 18 tahun bekerja sebagai kurir," kata Ari kepada wartawan. Ia menjelaskan, pada hari saat dinyatakan hilang oleh keluarga, korban juga tidak masuk kerja. Ari mengatakan, biasanya korban sudah berada di kantor pada pukul 10.30 WIB. "Tetapi saat dihubungi sampai pukul 19.00 WIB, telepon seluler korban tidak diangkat meski dalam kondisi aktif," kata Ari. (ANT)

Buronan Dugaan Korupsi Pemkab Batu Bara Ditangkap Kejagung Jakarta-andalas Kejaksaan Agung menangkap buronan pembobolan uang Pemerintah Kabupaten Batubara, Sumatera Utara sekitar Rp80 miliar, Helfizar Purba alis OK David Purba di Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (18/10) malam. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Noor Rachmad, di Jakarta, Rabu, membenarkan adanya penangkapan terhadap buron perkara dugaan korupsi pada Pemkab Batu Bara. "Helfizar Purba ditangkap di Rawasari Cempaka Putih tepatnya di dekat tempat pencucian mobil pada Selasa (18/10) pukul 22.30 WIB oleh tim antara lain Agustinus Baka," katanya.

Dikatakan, selanjutnya tersangka dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, Cabang Salemba. "Rabu (19/10) sedang dalam pemeriksaan intensif tahap penyidikan sesuai Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) tanggal 18 Oktober 2011 oleh tim Jaksa di Gedung Bundar (Pidsus Kejagung) dipimpin Amril Rigo," katanya. Noor Rachmad menambahkan yang bersngkutan sebentar lagi resmi menjadi tahanan Tim Penyidik Kejaksaan Agung sesuai dengan Sprindik penahanan tertanggal 19 Oktober 2011. Dalam kasus tersebut, Kejagung sudah menetapkan lima tersangka dalam kasus

nyengsarakan rakyat dan saat ini Polres Nias sedang melakukan penyelidikan terhadap 14 kasus dugaan tindak pidana korupsi lainnya. Diantara 14 kasus dugaan korupsi itu, terdapat dugaan korupsi dalam pekerjaan pematangan lahan kantor Bupati Nias TA.2007, dugaan korupsi dalam pemalsuan tandatangan Bendahara Umum Daerah (BUD) Kabupaten Nias Barat, dugaan tindak pidana korupsi penggunaan Dana BOS SMPN 1 Gido dan Terbuka 1 Gido TW. I dan TW. II TA. 2011, serta dugaan korupsi pada pembangunan garasi dan pos jaga pada rumah mantan Pj. Bupati Nias Utara TA 2010.(HER)

tersebut, antara lain, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Pemerintah Kabupaten Batu Bara, Yos Rauke dan bendahara Pemkab Batu Bara dan Fadil Kurniawan , dan Komisaris PT Pacific Fortune,Rahman. Kasus tersebut bermula pada September 2010 ketika tersangka Yos Rauke berkenalan dengan Itman Hari Basuki (Kepala Cabang Bank Mega Jababeka Cikarang) di sebuah kafe di daerah Jaksel. Dalam pertemuan tersebut, Itman menawarkan jasa perbankan dari Bank Mega berupa jasa bank yang lebih tinggi dari bank lainnya untuk deposito per tiga bulan. Selanjutnya tersangka menyetorkan uang tunai sejumlah Rp80 miliar sebanyak enam kali.(ANT)

Medan-andalas Empat tersangka kasus judi dan narkoba dibekuk petugas Reskrim Polsek Percut Sei Tuan di dua lokasi berbeda di wilayah hukumnya, Rabu (19/10). Keempat tersangka tersebut masing-masing, Hendra Purnama Irawan (35) warga Jalan Pendidikan, Kelurahan Bandar Khalipah, Herman (31) warga Jalan Garuda, Irwansyah (28) warga Jalan Letda Sujono. Ketiga tersangka ini ditangkap dalam kasus narkoba. Mereka ditangkap di Jalan Pancing. Dari mereke polisi menyita barang bukti satu ampolp ganja kering yang siap pakai. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, bersama barang bukti diboyong ke Mapolsek Percut Sei Tuan. Sementara seorang lagi tersangka Ideng Siregar (45) ditangkap di Jalan Kolam dalam kasus judi togel. Menurut polisi tersangka sudah menjadi target. Dia ditangkap saat hendak keluar menyerahkan rekap atau hasil penjualan togel kepada sang Bandar. Darinya disita barang bukti, satu buah handphone berisi nomor tebakan. (ACO)

Polisi Ringkus Pengedar Sabu Hamparan Perak- andalas Hendra Siregar (26) warga Dusun IV, Desa Klumpang Kampung, Kecamatan Hamparan Perak, Rabu (19/10) dini hari diringkus petugas Reskrim Polsek Hamparan Perak di kediamannya. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai mekanik tersebut diketahui petugas sebagai pengedar sabu-sabu. Dari tangan tersangka, petugas juga menyita 5 paket sabu-sabu sebagai barang bukti. Kapolsek Hamparan Perak, Kompol M Silaen kepada Andalas, Rabu (19/10) siang mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan setelah pihaknya menerima informasi dari masyarakat. Setelah pihaknya melakukan penyelidikan, langsung meringkus tersangka bersama sejumlah barang bukti untuk selanjutnya dibawa ke Mapolsek Hamparan Perak untuk diproses lebih lanjut. "Tersangka kita amankan berkat informasi dari masyarakat. Tidak ada perlawanan dari tersangka saat kita amankan, dan kini tersangka sudah kita jebloskan ke sel tahanan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya," tuturnya. (ACO)


HUKUM & KRIMINAL

Kamis 20 Oktober 2011

Dua Kasus Pembunuhan Direkonstruksi Medan-andalas Dua kasus pembunuhan direkonstruksi penyidik Reskrim Polresta Medan dan Polsek Patumbak, Rabu (19/ 10). Informasi diperoleh, kasus pembunuhan yang direkonstruksi penyidik Reskrim Polresta Medan adalah kasus pembunuhan terhadap korban Yuni Sari warga Jalan Denai Medan. Rekonstruksi dilakukan dengan 20 adegan yang diperagakan langsung kedua tersangka, Dedi Darmadi dan Fahri. Dalam adegan pertama hingga terakhir dijelaskan, bahwa kedua tersangka berkunjung ke rumah korban. Kemudian mereka mengajak korban untuk memakai narkoba di rumah tersangka Dedi di kawasan Jalan Menteng VII Medan. Setibanya di rumah tersangka Dedi, kedua tersangka mengajak korban memakai narkoba jenis sabusabu (SS) di salah satu rumah kosong yang letaknya tidak jauh dari kediaman tersangka Dedi. Setelah mengkonsumsi narkoba, kedua tersangka berencana merampok korban dan akhirnya membunuh korban. Setelah itu mengambil HP, uang dan sepeda motor korban. Sedangkan jenazah korban dibuang di semak-semak.

Cara membunuhnya diperagakan, tersangka Dedi sempat menikam korban dan temannya menutup mulut korban dengan kain dan menjerat lehernya hingga akhirnya korban tewas. Sedangkan rekonstruksi pembunuhan pengusaha jahit (Penjahit Dhimas), Khairul Lufti (78) yang tewas dibunuh di rumahnya di Jalan Selamat No 81 A, digelar penyidik Reskrim Polsek Patumbak di kediaman korban, Rabu (19/10) sekitar pukul 12.00 WIB. Dalam rekonstruksi tersebut menghadirkan satu orang tersangka yakni Imus alias Mus Muliadi dan seorang saksi yakni Nurhasmi. Sedangkan, tiga tersangka lainnya masih diburu polisi yakni RD alias K, NJ alias J dan MS alias I. Selain itu, dalam rekonstruksi tersebut digelar beberapa adegan mulai dari merencanakan pembunuhan hingga para pelaku kabur meninggalkan korbannya. "Ada 8 adegan yang digelar, mulai dari awal mereka merencanakan sampai kembali lagi setelah mereka selesai melakukan pembunuhan tersebut," kata Kapolsek Patumbak, Kompol Sonny W Siregar, Rabu (19/ 10). (HER)

Pengusaha Sawit Ignasius Sago DPO Poldasu Medan-andalas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut akhirnya menerbitkan DPO (daftar pencarian orang) untuk tersangka kasus penipuan jual beli lahan sawit seluas 515 Ha di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Ignasius Sago (67). Pengusaha sawit yang satu ini di DPO setelah penyidik dan penyelidik gagal membawa paksa tersangka dalam penyergapan di kediaman tersangka di Royal Sumatera dan di Jalan Kejaksaan bebera waktu lalu. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Bambang Heriyanto melalui Kasubdit II Unit Harta Benda/ Tanah Bangunan, AKBP Rudi

Hakim Ultimatum Jaksa Bacakan Tuntutan Pekan Depan 10) mendatang. "Rentutnya belum keluar itu masalah jaksa. Tapi, tuntutan harus dibacakan pada sidang minggu depan," tegas majelis hakim. Muhammad Nur juga menjelaskan kepada jaksa bahwa masa persidangan dalam peradilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) hanya empat bulan yakni 120 hari. Karenanya, penyiapan surat tuntutan jangan berlarut-larut. "Baca UU Tipikor itu, jaksanya kan Tipikor juga. Sidang Tipikor itu hanya 4 bulan. Ini kesempatan terakhir ya!" tegas Muhammad Nur lagi seraya menutup sidang. JPU Maya Sagala ketika ditemui usai persidangan, terlihat bungkam saat ditanya kenapa surat tuntutan pihaknya belum siap. Padahal majelis hakim sudah memberi waktu dua minggu. Maya hanya senyum-senyum sambil keluar ruang sidang.(THA)

Rifani kepada wartawan, Rabu (19/10) membenarkan tersangka Ignasius Sago sebagai tersangka dugaan kasus penipuan jual beli lahan sawit, dan kini telah masuk DPO Polda Sumut. "Daftar pencarian orang terhadap tersangka sudah dikeluarkan pimpinan," kata Rudi menyebutkan, pada Selasa (18/ 10), pihaknya sudah melakukan penggerebekan yang kedua kalinya di dua tempat, masing-ma-

sing di Kompleks Perumahan Royal Sumatera Jalan Djamin Ginting dan satu rumah di Jalan Kejaksaaan milik Sago. Tetapi yang bersangkutan tidak ditemukan. Kata Rudi Rifani, untuk mengejar tersangka, Subdit II berkoordinasi dengan Subdit III dan Subdit IV melakukan pencarian. "Karena personil Subdit II terbatas, maka pencariannya berkerjasama dengan personil Subdit III dan IV," kata dia, berharap tersangka segera ditangkap untuk proses pemeriksaan. Tersangka Ignasius Sago dilaporkan Ir Octo Bermand Simanjuntak ke Poldasu atas kasus tindak pidana penipuan, yang

M

utasi dalam rangka penyegaran sesuai dengan surat telegram rahasia (STR) Kapolri 2050/X/ 2011 tertanggal 19 Oktober 2011. Kasubbid Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Rabu (19/10) menyebutkan, mutasi

Octo membuat tiga kali perikatan perjanjian jual beli lahan tersebut. Pertama dengan dia sendiri, kemudian anaknya Evelin Sago, dan terakhir dengan PT Tri Brata Srikandi milik Sago, sehingga kemudan terjadi permasalahan, dan korban mengalami kerugian sebesar Rp250 juta. Personil Unit Harda/Tahbang Poldasu pada Jumat (30/9) lalu juga melakukan penggerebekan di kediaman Sago di Royal Sumatera, tetapi dia tidak ditemukan. Penggerebekan kedua kalinya dilakukan Selasa lalu, setelah diperoleh informasi Sago berada di kediamannya, namun saat dilakukan penggerebekan, yang bersangkutan juga tidak berada di tempat itu. (HER)

Kemenkumham Tunggu Hasil Pemeriksaan Polisi Medan-andalas Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Utara, Baldwin Simatupang berjanji akan menindak tegas anggotanya apabila melakukan tindak pidana yang dapat mencoreng citra Kemenkumham. Tetapi, tindakan tegas itu akan diambil setelah adanya putusan tetap dari institusi resmi yang berhak memutuskan bersalah atau tidaknya seseorang. Hal itu diungkapkan Ka Kanwil Kemenkumham Sumut, kepada andalas ketika dikonfirmasi terkait adanya tindakan perselingkuhan yang berbuntut penganiayaan terhadap istrinya (Kekerasaan Dalam Rumah Tangga/ KDRT), yang dilakukan oknum Kasubsi Bingkar Rutan Tanjung Gusta, Medan, berinisial OS. "Kita akan memberikan sanksi tegas kepada oknum tersebut apabila sudah ada putusan dari pengadilan," terang Baldwin. Sikap itu, kata Baldwin, dilakukan untuk menghormati aparat hukum untuk melakukan pemeriksaan dan penyelidikan. "Tahapan awal pemeriksaan berada di kepolisian, setelah itu baru di kejaksaan, dan kemudian disidangkan di pengadilan. Apabila memang anggota kita diputuskan bersalah, maka akan kita ambil tindakan. Kita tidak mau melangkahi proses pemeriksaan dan

penyidikan," sebutnya. Pun demikian, tambah Ka Kanwil, pihak akan tetap memperhatikan kasus perselingkuhan hingga berbuntut menjadi kekerasaan dalam rumah tangga yang dialami oleh AH, warga Helvetia, yang dilakukan oleh OS, Kasubsi Bingkar Rutan Tg Gusta Medan, dan telah dilaporkan ke Mapolsek Sunggal, dengan No LP: 3142/X/2011/SU/RESTA MDN/SEK SUNGGAL. "Kasusnya kan sudah ditangan polisi, ya mari kita tunggu hasil penyelidikan dari sana," ucap Baldwin. Disinggung apakah OS akan dinonaktifkan dari jabatannya sebagai Kasubsi Bingkar Rutan Tanjung Gusta Medan, Baldwin mengaku belum bisa mengambil tindakan tersebut. "Kita tidak bisa langsung memvonis beliau, kasusnya kan masih bergulir," ungkap Baldwin. Sebagaimana diketahui, kasus pertengkaran dalam rumah tangga hingga berbuntut penganiayaan itu berawal dari kecurigaan AH terhadap suaminya, OS, yang dituding telah melakukan perselingkuhan dengan wanita lain yang disebutsebut kerap keluar masuk rutan karena kasus narkoba. Karena merasa tak senang dituduh seperti itu, sang suami kerap ringan tangan dan selalu memukulnya ketika ditanya mengenai kebenaran perselingkuhan itu. (THA)

Termasuk Kapolres Binjai dan Tobasa

di lingkungan Polri merupakan hal yang biasa sebagai upaya penyegaran dalam lingkungan Polri. Sembilan Pamen Polda Sumut yang dimutasi masingmasing, Kombes Pol Morolop Manik Kepala Sekolah Polisi Negara (SPN) Sampali. Dia diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubditlat Satwa Baharkam Polri. Jabatan Marolop Manik akan diisi oleh AKBP Untung Sudarto yang sebelumnya sebagai Kabaglaggar Rorenbang

menyebabkan korban mengalami kerugian Rp250 juta. Laporan itu disampaikan 1 April 2011 dengan bukti laporan No. Pol: TBL/180/ IV/2011/SPK III. Dalam laporan tersebut dijelaskan, peristiwa penipuan terjadi di kediaman korban Jln. T Amir Hamzah Blok F, Medan Helvetia. Selain melaporkan Iganisus Sago, korban juga melaporkan Eveline Sago (anak Ignasius Sago) dan seorang lagi bernama Edisa, yang semuanya beralamat di Jln. Kejaksaan, Medan. Dikatakan, kasus berawal dari perjanjian jual beli lahan sawit seluas 515 Ha di Madina seharga Rp34 miliar. Octo sebagai penjual dan Sago pihak yang membeli. Tetapi Sago telah menyuruh

Kasus Penganiayaan Oknum Kasubsi Bingkar Tg Gusta Terhadap Istrinya

Sembilan Pamen Polda Sumut Dimutasi Mabes Polri memutasi sembilan Perwira Menengah (Pamen) Polda Sumut termasuk jabatan Kapolres Binjai dan Tobasa.

5

Terkait Penipuan Jual Beli Lahan

Tuntutan Pemerasan PP PN Medan tak Siap

Medan-andalas Eddi Suhairi, panitera pengganti yang bertugas di PN Medan, gagal dituntut atas perkara pemerasan yang dituduhkan kepadanya pada persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor yang bersidang di PN Medan, Rabu (19/10) kemarin. Sama seperti alasan penundaan sidang sebelumnya, penundaan kali ini juga karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) belum menyiapkan berkas tuntutan yang akan dibacakan. "Kami mohon waktu satu minggu lagi majelis, Rentutnya (rencana tuntutan) belum keluar," ucap JPU Maya Sagala kepada majelis hakim yang diketuai Muhammad Nur. Mendengar hal itu, majelis hakim diketuai Muhammad Nur langsung mengultimatum JPU. Kata Muhammad Nur, apapun masalahnya, tuntutan harus dibacakan pada sidang yang akan digelar Rabu (26/

harian andalas | Hal.

Polda Sumut. Sedangkan Kapolres Binjai, AKBP Dra Rina Sari Ginting diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabag RBP Rorena Polda Sumut. Jabatan polisi wanita (polwan) tersebut akan digantikan oleh Kapolres Toba Samosir (Tobasa) AKBP Musa Tampubolon. Sementara AKBP Budi Suherman yang sebelumnya sebagai Kasubbagevadasi Bagbindik Sespimmen Sespim Polri Lemdikpol, dipercaya untuk menggantikan posisi

Kapolres Tobasa. Kombes Pol Edi Hasiholan Napitupulu yang sebelumnya menjabat Kabid Propam Polda Sumut dimutasi sebagai Pamen Polda Sumut (dalam rangka pendidikan Sespimti 2011). Posisi Edi akan digantikan oleh Kombes Pol Iwan Prasodjo yang sebelumnya Kabid TI Polda Sulsel. Kombes Pol Rustam Effendi sebelumnya menjabat Karorena Polda Sumut diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabagrapkum Robankum Divkum Polri. Posisinya digantikan oleh Kombes Pol James Umboh. (HER)

andalas/ist

KASUS JUDI BOLA – Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandy Sinurat SIK menginterogasi tersangka kasus judi bola yang ditangkap pihaknya di kediamannya di Jalan Mahkamah, Kelurahan Masjid, Kecamatan Medan Kota, belum lama ini.

Terkait Meninggalnya Gindo

Tiga Petugas Piket Poldasu Diperiksa Propam Medan-andalas Tiga petugas piket diperiksa Propam Polda Sumut terkait meninggalnya tersangka dugaan korupsi, Gindo Marganti Hasibuan di sel Mapolda Sumut, Jumat (14/10) lalu. "Tiga petugas piket yang saat meninggalnya Gindo Maraganti Hasibuan di kamar mandi sel Mapolda Sumut telah diperiksa Propam Sumut," ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Drs Raden Heru Prakoso kepada wartawan, kemarin. Namun, Heru tidak bersedia menyebut identitas ketiga

personil Polri itu. Disebutkannya, sesuai dengan pemeriksaan di Propam para petugas piket tak diberikan sanksi karena mereka telah melaksanakan tugas sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan. Sekadar mengingatkan, mantan Kadis Bina Marga Medan tersebut jatuh di kamar mandi sel ketika akan mengambil air wudhu untuk sembahyang. Petugas mengetahui setelah ada informasi dari teman-temannya dalam satu sel. Begitu pintu kamar mandi didobrak, mantan

Kadis Bina Marga Medan yang disangka korupsi Rp2,1 miliar soal pengadaan alat berat, sudah tidak sadarkan diri. Selanjutnya, petugas membawa Gindo dengan ambulans Dokkes Polda Sumut menuju RS Bhayangkara. Namun, dalam perjalanan Gindo tewas. Untuk keperluan otopsi, mayat Gindo dibawa ke ruang instalasi RSU Dr Pirngadi Medan. Berdasarkan keterangan keluarga almarhum, selama ini Gindo Maraganti Hasibuan sudah mengidap penyakit jantung. (HER)

Panda Nababan Berencana Ajukan Kasasi Jakarta-andalas Kuasa Hukum politisi senior Panda Nababan, Patra M Zein, menyatakan pihaknya berencana mengajukan kasasi kasusnya ke Mahkamah Agung (MA). Hal ini diungkapkan Patra saat peluncuran buku "Panda Nababan Melawan peradilan Sesat" di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK) Jakarta, Selasa. Patra berharap dalam kasasinya ini Hakim di peradilan tingkat tertinggi itu mendengarkan dan mengedepankan hati nuraninya saat membuat keputusan. Pengacara Panda Nababan ini menilai bahwa hakim pada tingkat pertama dan tingkat banding telah mengesampingkan fakta bahwa Jaksa Penuntut Umum tak bisa membuktikan kliennya melanggar pasal 11 UU Tindak Pidana Korupsi, dengan menunjukkan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang sah dan meyakinkan. "Panda Nababan akan mengajukan kasasi. Kami berharap, pada saatnya, akan hadir Themis, Dewi Keadilan dan Kebajikan ke

Panda Nababan dalam jiwa dan semangat Majelis Hakim Mahkamah Agung yang memeriksa dan memutus perkaranya dengan adil dan berdasar hukum, yang akan memulihkan nama baik, harkat dan martabatnya,? katanya. Bahkan dia menggambarkan kasus Panda Nababan ini layaknya episode sinetron, karena sudah dikreasi sejak awal oleh pihak tertentu, bahkan jauh sebelum penyelidikan terhadap dirinya dilaksanakan. Patra menyebut episode pertama dimulai ketika seorang Pimpinan KPK sempat menyatakan di media massa bahwa anggota Komisi III berinisial 'PN'

diduga tersangkut masalah di KPK. Pernyataan itu dimuat pada 27 Agustus 2009 itu jauh sebelum proses penyidikan dilakukan. Panda sendiri ditetapkan sebagai tersangka pada Desember 2010. Pada episode ini, kata Patra, secara sistemik dan pasti, dibentuk konstruksi Panda Nababan terlibat bahkan menjadi 'dalang' kasus travel cek BII yang diterima politisi PDI Perjuangan. "Tujuannya, hanyalah untuk meyakinkan publik. Di persidangan, Penuntut Umum KPK tidak pernah membuktikan bahwa benar ada posisi Koordinator Pemenangan," ujar Patra. Episode kedua dilaksanakan ketika Panda ditangkap oleh penyidik justru di saat dirinya hendak berangkat ke Provinsi Riau menghadiri salah satu acara internal PDI Perjuangan pada 28 Januari 2011, di pintu masuk bandara Soekarno-Hatta. Anehnya, lanjut Patra, bahkan setelah mendekam dua bulan di Rutan Salemba Jakarta, sama sekali tidak ada pemeriksaan terhadapnya.(ANT)


RAGAM

Kamis 20 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

6

Jemaah Risti Dominasi Calhaj Sumut Medan-andalas Setiap musim haji, hampir rata di setiap kelompok terbang (kloter) Embarkasi Medan banyak calon haji (calhaj) yang berstatus penyakit risiko tinggi (risti). Terhadap calhaj ini, tim medis akan memberikan catatan khusus, begitu juga Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) menitipkan pendamping bagi jemaah risti di kloter masing-masing. Hal itu dikatakan Ketua PPIH Embarkasi Medan Drs Syariful Mahya Bandar MAP, usai melepas keberangkatan calhaj kloter 16 asal Labuhan Batu, Rabu (19/10) di Asrama Haji Medan (Ahmed). Mahya Bandar yang juga Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wilayah Sumut mengatakan, jemaah risti itu ada dua kategori, yaitu berdasarkan usia dan medis. Bagi calhaj risti yang berdasarkan usia, jelasnya, untuk mengatasinya telah diplot melalui regu masingmasing kloter dan PPIH menitipkan orang-orang di kloter tersebut. "Secara berjenjang selalu ada pendekatan kepada calhaj, karena dengan regunya itu dia setiap hari berkomunikasi dan berinteraksi, baik secara operasional maupun secara ibadah. Juga termasuk dengan pimpinan kloter," ujar Mahya. Sedangkan risti dalam konteks medis, sebutnya, petugas telah memberikan catatan-catatan khusus untuk memberikan perhatian sendiri

secara khusus dan bagaimana meng antisipasinya. Berdasarkan data di PPIH Embarkasi Medan, dari kloter 16 yang sudah dibe rangkatkan ke tanah suci, jemaah kloter 10 terbanyak yang masuk kategori risti. "Ada sebanyak 320 jemaah dari 449 calhaj kloter 10 (sekira 71,27 persen) yang masuk risti. Lalu diikuti kloter 15 sebesar 66,00 persen, kloter 11 61,10 persen. Sedangkan persentase calhaj yang risti dari kloter 01 sampai 16 antara 43,74 sampai 71,27 persen," ujar Kabid Kesehatan PPIH Embarkasi Medan, dr Syahril Aritonang MHA kepada wartawan di Ahmed, kemarin.. Berdasarkan kelompok penyakit, kata Aritonang, umumnya calhaj mengalami penyakit sistem sirkulasi dan endokrin seperti jantung dan stroke. "Setiap tahun penyakit yang dialami calhaj yaitu ISPA, jantung dan sistem sirkulasi," ujarnya. Terpisah Humas PPIH Embarkasi Medan Drs HM Sazli Nasution

menerangkan, ada 4 yang dapat menyebabkan calhaj tidak diizinkan berangkat haji. Yakni wanita hamil, diduga mendapat gangguan jiwa, punya penyakit menular langsung dan tidak divaksin meningitis. Dia juga mengatakan, seorang jemaah kloter 15, Melia Herriani Harahap binti Adanan Harahap (33) asal Padang L awas Utara (Paluta) gagal berangkat ke tanah suci, Selasa (18/10) karena terdeteksi hamil 13 minggu. Dan sesuai peraturan, hanya calhaj yang hamil 14 sampai 26 minggu yang diizinkan berangkat menunaikan ibadah haji. Mengenai calhaj yang menderita gangguan jiwa, tim medis Klinik Haji di Ahmed, dr Zaid Batubara mengatakan, belum ditemukan sejak kloter 01 sampai kloter 15 Embarkasi Medan. Sementara itu, 455 jemaah kloter 17 Embakrasi Medan yang terdiri dari jemaah Medan 125 orang dan Asahan 325 orang ditambah 5 petugas, dijadwalkan berangkat dari Bandara Polonia Medan menuju Jeddah, pagi ini (20/10) pukul 09.00 WIB. Adapun jemaah tertua dalam kloter 17 adalah Ali Akbar Ahmad Bin Ahmad (97), penduduk Air Teluk Hessa Dusun IV Air Batu, Kabupaten Asahan. Sedangkan jemaah termuda Putri Setika Binti Prayitno (21), warga Jalan Dodik no 2 Lk VII Cinta Damai Medan Helvetia. Para jemaah kloter 17 ini akan tinggal di wilayah Mahbis Jin dengan nomor maktab 8. (YN)

andalas/yunan siregar

TERMUDA TERMUDA-Jemaah termuda kloter 17 Embarkasi Medan, Putri Sentika (kedua dari kanan) bersama keluarganya, di Asrama Haji Medan, Rabu (19/10).

Jemaah Termuda Putri Sentika Binti Prayitno

Sudah Bikin Celengan Haji Sejak Balita PUTRI Sentika Binti Prayitno (21) adalah jemaah termuda di kelompok terbang (Kloter) 17 Embarkasi Medan. Lalu, dari mana mahasiswi semester III Fakultas Ekonomi sebuah perguruan tinggi di Medan ini memperoleh biaya haji? Ternyata, Putri bisa berangkat haji bersama keluarganya, berkat celengan haji yang sudah dimulainya sejak berusia bawah lima tahun (balita). "Saya telah diajari orang tua sejak balita agar menyisihkan uang di dalam celengan haji. Dan, alhamdulillah, saya dan seluruh keluarga diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk menunaikan ibadah haji pada tahun 2011 ini," kata Putri saat ditemui andalas, di Asrama Haji Medan (Ahmed), Rabu (19/10). Wanita kelahiran 8 Juni 1992 itu mengaku, keinginannya beribadah haji memang sudah tertanam sejak kecil. "Dari kecil lihat di TV orang yang naik haji, jadi minta ama orang tua untuk naik haji," kata wanita berwajah manis yang sudah memakai jilbab sejak sekolah dasar (SD) itu. Putri yang lahir dari pasangan Prayitno (ayah) dan Nurhamidah (ibu) mengatakan, setiap kali mendapatkan uang dari orangtua, langsung menyisihkan untuk celengan hajinya. Setelah tabungannya sudah mencukupi untuk biaya haji, lalu sang ayah, Prayitno yang juga getol menabung, pada 2008 mendaftarkan enam anggota keluarganya untuk berangkat haji.

"Tiga tahun setelah mendaftar haji, Allah memanggil kami sekeluarga serta nenek dan tante untuk menunaikan ibdah haji tahun ini," ujar putri bungsu dari dua bersaudara ini yang tinggal di Jalan Dodik No 2 Lingk VII Cinta Damai Medan Helvetia ini. Putri mengatakan, ingin sekali melihat segala kebesaran Allah di tanah suci nanti, seperti pusat kiblat umat Islam yakni kakbah, raudah, mengunjungi makam Rasul, dan tempat-tempat bersejarah lainnya. "Tetapi yang terutama beribadah dan menyerahkan diri secara penuh di 'rumah' Allah," ujarnya. Sementara Prayetno (48) sang ayah mengatakan, meraa bersyukur dapat menunaikan ibadah haji bersama istri, Nurhamidah (43), kedua anaknya Putri Sentika dan Teguh, abang ipar Muliadi (54), kakak ipar Nursiaty (50), dan ibu mertua Kasni (83). "Kami ada arisan keluarga. Jadi kami ingin menunaikan ibadah haji bersamasama," ujar Prayetno yang bekerja sebagai sekuriti di Bandara Polonia Medan. Prayitno mengaku sudah menabung bersama istrinya yang bekerja sebagai guru sejak 2005. "Kami menabung dari gaji yang didapat dan mendaftar tahun 2008. Alhamdulillah sekarang dapat menunaikan ibadah haji. Ini semua rezeki dan panggilan dari Allah SWT," tutur Prayitno. (YUNAN SIREGAR)

Kasdam Lepas 115 Calhaj Kodam I/BB Medan-andalas Pangdam I Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI Lodewijk F Paulus diwakili Kasdam Brigjen TNI I Gede Sumertha KY, PSC, MSc melepas keberangkatan jemaah calon haji (calhaj) yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Kodam l/BB, di Balai Prajurit Makodam I, Jalan Gatot Subroto km 7,5 Medan, Rabu (19/10). Dalam sambutannya, Pangdam yang diwakili Kasdam I/ BB Brigjen TNI I Gede Sumertha KY berpesan kepada calhaj KBIH Kodam agar mampu menyesuaikan diri selama melaksanakan ibadah haji di tanah suci. "Patuhi segala ketentuan yang berlaku di negeri tersebut, yang tentunya memiliki adat dan kebiasaan yang berbeda dengan Indonesia. Hindari permasalahan atau konflik yang tidak perlu antarsesama jemaah haji. Sebagai duta bangsa, jemaah harus dapat menjaga nama baik bangsa dan negara Indonesia. Oleh karena itu, penampilan calon haji selama di sana akan berdampak pada citra bangsa dan negara lndonesia," ujar Kasdam. Pangdam juga menekankan, agar jemaah memedomani tuntunan yang telah diperoleh pada saat manasik, menjaga kesehatan serta ketahanan fisik. "Siapkan ketahanan mental dan jasmani karena ibadah haji merupakan perpaduan antara ibadah rohani dan jasmani," tutur Kasdam. Sementara itu, Ketua KBIH Kodam I/BB Letnan Kolonel Caj Drs H Irwan Nuh Batubara, MSi yang juga Wakabintaldam I/BB dalam laporannya menyebutkan, jemaah KBIH Kodam I yang tergabung dalam kloter 17 Embarkasi Medan berjumlah 115 orang, terdiri dari 94 orang masyarakat, 6 orang wara-

kawuri, 2 orang Perip, 5 purnawirawan, 1 orang Bhayangkari, 1 orang Polri, 2 orang Persit dan 4 orang militer aktif. Dikatakan, para jemaah yang tergabung dalam KBIH Kodam I telah mendapat bimbingan/manasik haji berupa teori dan praktek selama 16 kali pertemuan di Makodam I/ BB. Jemaah dilepas dari Makodam diiringi kumandang ayatayat suci Al Quran yang dibawacakan Kasi Listra Pendam I/BB Mayor Caj Drs H Nazli

Siregar MSP. Hadir dalam acara ini Irdam I/BB Kolonel Inf Sakkan Tampubolon, Asrendam I/BB Kolonel Inf Zukhriadi, Sahli Pangdam I/BB Bidang Sosbud Kolonel Inf Budi Heriyanto, Sahli Bidang Ilpengtek Kolonel Inf Drs Muhamad Hafiz, para Kabalakdam I/BB, Waasintel Kasdam I/BB Letnan Kolonel Kav Hendrawan SIP, Waaslog Kasdam I/BB Letnan Kolonel Arh Dahyar Jampang, dan para Danyon se-wilayah Medan. (YN/REL)

andalas/ist

BENDERA BENDERA-Kasdam l/BB Brigjen TNI I Gede Sumertha KY memberikan bendera pimpinan jemaah calon haji yang tergabung dalam KBIH Kodam I/BB saat acara pelepasan di Balai Prajurit Makodam I, Jalan Gatot SubrotoMedan, Rabu (19/10).


Kamis 20 Oktober 2011

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Kamis 20 Oktober 2011

23:00 Lokomotiv Moscow vs AEK Athens 0 : 1 1/2 00:00 AEK Larnaca (N) vs Schalke 04 3/4 : 0 00:00 AZ Alkmaar vs Austria Wien 0 : 1 1/4 00:00 Club Brugge vs Birmingham 0 : 3/4 00:00 Maccabi Haifa vs Steaua Bucharest 0 : 1/4 00:00 Malmo vs Metallist Kharkiv 1/2 : 0 00:00 Maribor vs Braga 1/2 : 0 00:00 Odense vs Twente 1/4 : 0 00:00 Rennes vs Celtic 0 : 3/4 00:00 Sturm Graz vs Anderlecht 1/4 : 0 00:00 Udinese vs Atl. Madrid 0:0 00:00 Wisla Krakow vs Fulham 1/4 : 0 02:05 Ath. Bilbao vs Red Bull Salzburg 0 : 1 1/4 02:05 Dinamo Kiev vs Besiktas 0 : 3/4 02:05 FC Zurich vs Lazio 1/4 : 0 02:05 Hannover vs FC Copenhagen 0 : 3/4 02:05 Hapoel Tel Aviv vs PSV 1/2 : 0 02:05 PAOK vs Shamrock Rovers 0 : 1 3/4 02:05 Rapid Bucuresti (N) vs Legia Warszaw 0 : 1/2 02:05 Slovan Bratislava vs PSG 1:0 02:05 Sporting Lisbon vs Vaslui 0 : 1 1/2 02:05 Standard Liege vs Vorskla Poltava 0:1 02:05 Stoke vs Maccabi Tel Aviv 0 : 1 1/4 02:05 Tottenham vs Rubin Kazan 0 : 3/4

Falcao

LIVE

Manchester-andalas Striker dan bintang Manchester United Wayne Rooney menjadi pemain asal Inggris dengan jumlah gol terbanyak di kancah Liga Champions menyusul keberhasilannya menunaikan tugas sebagai algojo penalti ke gawang Otelul Galati di matchday penyisihan Grup C yang berlangsung di National Arena, Bucharest, Rabu (19/10) dinihari WIB. Dua gol yang dicetak Rooney dari titik putih penalti—mengantarkan kemenangan 2-0 bagi Setan Merah—membuat jumlah torehan golnya di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa mencapai 27 gol, atau tiga gol lebih banyak dibanding rekor yang diukur mantan rekannya di Old Trafford, Paul Scholes (24). Jumlah itu pun lebih baik ketimbang Frank Lampard (20 gol) dan Steven Gerrard (19 gol). Debut Rooney di kancah Liga Champions dimulai saat dirinya baru bergabung dengan Setan Merah di musim panas 2004. Saat itu Rooney mencetak hat-trick ketika MU menggulung Fenerbahce 6-2 di Old Trafford, 28 September 2004. Musim terbaik kiprah Rooney di kompetisi paling elite di Benua Biru terjadi di musim 20092010 dengan raihan lima gol dari tujuh pertandingan. Sayangnya, langkah MU terhenti di fase perempat final oleh Bayern Muenchen. Kini, meski tercatat sebagai pemain Inggris dengan jumlah gol terbanyak di Liga Champions, 27 gol dari 65 laga, rekor gol Rooney masih jauh terpaut dengan top skorer Raul Gonzalez yang mencetak 71 gol dari 144 partai. Pundi-pundi gol Rooney pun masih tertinggal dari perbendaharaan bintang Barcelona Lionel Messi yang tercatat mencetak 39 gol dari 59 pertandingan.(NET)

8

DI NATALE

MANFAATKAN KESEMPATAN

Wayne Rooney

Rooney Lampaui Rekor Scholes

vs ATLETICO MADRID

UDINESE

JADWAL PERTANDINGAN DAN PREDIKSI LIGA EROPA 20/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct 21/Oct

harian andalas | Hal.

21 OKTOBER, 00.00 WIB

Udine-andalas Pertandingan ini adalah pertemuan yang perdana bagi masing-masing- kedua tim. Udinese pernah sekali bertemu dengan klub asal Spanyol yakni Barcelona di fase grup Liga Champions 2005/06, waktu itu Udinese mengalami kekalahan 1-4 di Nou Camp, dan mengalami kekalahan 2-10 di kandang sendiri. Jadi, sedikit banyaknya Udinese telah mengenal karakter permainan yang akan disuguhkan Atletico Madrid dalam babak penyisihan Piala UEFA yang akan dilangsungkan, Jumat (21/10) dinihari WIB nanti di Stadion Communale Friuli. Udinese yang sekarang diarsiteki oleh Francesco Guidolin, seakan tidak mau mengambil resiko untuk dipermalukan dihadapan pendukungnya sendiri dan berusaha untuk memanfaatkan kesempatan memenangkan laga ini. Berbagai trik dan cara baik itu dalam penyerangan mendobrak pertahanan Atletico Madrid nanti. Mengandalkan trisula di depan Di Natale, Asamoah dan Torje tentunya bakalan merepotkan barisan bawah Atletico Madrid yang dihuni Dominguez dan Luis yang terkenal tak kenal kompromi dalam hal menghalau ataupun menghempang pergerakan lawan. Hal ini tentunya, kerja keras bagi Udinese yang sangat menginginkan untuk dapat melaju ke babak selanjutnya. Memang dalam liga domestic, Udinesei menempati

TOTTENHAM

vs

peringkat kedua di bawah Juventus sebagai pimpinan klasemen. Dengan modal itu, tentuya seluruh punggawa Udinese merasa yakin akan mampu mengambil poin penuh atas ATletico Madrid. Sementara itu, kedatanga Atletico Madrid ke kandang Udinese membawa sejuta harapan untuk dapat meraih angka. Bermodalkan peringkat 8 di klasemen sementara di LA Liga, Atletico Madrid justru akan membuktikan bahwa tim putih merah itu bakalan bisa bermain lepas, walaupun bertandingan di kadang lawan. Sang arsitek Atletico Madrid, Gregorio Manzano memang mengakui memiliki beban penuh ketika akan melakoni pertandingan di kandang Udinese. Namun, Atletico Madrid mePREDIKSI SUSUNAN DAN FORMASI PEMAIN UDINESE mil i k i pemain yang sangat siap tempur walaupun dimana bertandingan. Gregorio Manzano juga sangat yakin, bahwa pasukannya tidak akan tampil mengecewakan. Kedatangannya ke kandang Udinese itu, tentunya membawa misi untuk dapat memenangkan pertandingan. (YON)

RUBIN KAZAN

Handanovic, Basta, Danilo, Benatia, Domizzi, Isla, Neuton, Pinji, Torje, Asamoah, Di Natale ATLETICO MADRID Courtois, Miranda, Luis, Dominguez, Reyes, Tiago, Diego, Juanfran, Gabi, M Suarez, Falcao

Sergio Aguero

Miliki Modal

London-andalas Harry Redknapp mengklaim hanya akan menyediakan skuad "seadanya" untuk tampil di Liga Europa. Namun, sumber daya pemain yang terbatas kini membuat manajer Tottenham Hotspur ini ketar-ketir menjelang menghadapi klub asal Rusia Rubin Kazan, Jumat (21/10) di Stadion White Hart Lane, London. Redknapp telah menetapkan prioritas. Manajer berusia 64 tahun ini memilih Premier League sebagai fokus utama timnya pada musim 2011/12. Wajar jika sejak awal kompetisi Redknapp bertekad untuk lebih sering menurunkan pasukan lapis dua dalam duel Liga Europa. Tapi, banyaknya amunisi yang cedera memaksanya untuk berpikir ekstra keras menghadapi dua laga krusial pekan LIVE ini. Redknapp harus bisa mengoptimalkan pemain yang ada agar bisa meraup hasil maksimal dalam 21 OKTOBER, 02.05 WIB dua pertandingan mendatang. "Situasi ini seperti mimpi buruk. Saya tidak tahu tim seperti apa yang bisa tampil," ungkap Redknapp. "Saya akan menunggu untuk melihat siapa yang akan bermain. Mungkin akan ada kesempatan bagi para pemain cadangan untuk tampil. Tapi, sejujurnya, saya benar-benar tidak tahu siapa yang siap bermain lawan Rubin Kazan," lanjutnya. Melihat kondisi tim terkini, para penghuni bangku cadangan seperti Sebastien Bassong, Andros Townsend, Jake Livermore, dan striker Roman Pavyuchenko kemungkinan besar akan menjadi pilihan Redknapp saat menghadapi Rubin Kazan. Duel ini merupakan kali pertama bagi Tottenham mengha-

dapi wakil Rusia. Namun, dengan memiliki modal, karena sebagai tuan rumah dipertandingan ini. Apalagi dalam pertandingan di FA Tottenham bermain imbang dengan Newcastle. Namun, pertemuan perdana Spurs dengan Rubin Kazan ini patut diwaspadai. Klub yang tampil Liga Rusia, telah memiliki rekor pertandingan yang baik. Spurs hanya menang sekali dalam lima laga terakhir Eropa, yaitu melawan Heart of Midlothian 5-0 di fase play-off Liga Europa musim ini. Tottenham harus melakoni enam pertandingan Liga Europa sebelum pergantian tahun. Klub yang bermarkas di London ini berada di Grup A bersama PAOK, Shamrock Rovers, dan Rubin Kazan. " Kami harus berhati-hati dan mengambil resiko dengan menurunkan pemain muda. Disis lain, ini kesempatan bagi mereka untuk membuktikan kemampuan menyelesaikan tugas yang diberikan," ujar Redknapp.(YON-NET)

PREDIKSI SUSUNAN DAN FORMASI PEMAIN TOTTENHAM HOTSPURS Brad Friedel, Kyle Walker, Younes Kaboul, Ledley King, Benoit AssouEkotto, Gareth Bale, Rafael Van der Vaart, Scott Parker, Luka Modric, Roman Pavlyuchenko, Jermain Defoe RUBIN KAZAN Ryzhikov – Bocchetti, Kuzmin, Kaleshin, Sharonov, Kverkvelia, Karadeniz, Noboa, Natcho, Kasaev, Dyadyun.

Aguero Hidupkan Peluang City Manchester-andalas Peluang Manchester City meraih posisi dua terbaik grup mulai terbuka. Di matchday ketiga penyisihan Grup A Liga Champions yang berlangsung di Etihad Stadium, Rabu (19/10) dinihari WIB, berkat gol telat striker Argentina Sergio Aguero, The Citizens menang tipis 2-1 (1-1) dari tamunya Villarreal. Dengan kemenangan ini, City yang sebelumnya meraih hasil imbang lawan Napoli dan menelan kekalahan dari Bayern Muenchen, bertengger di peringkat ketiga klasemen sementara grup dengan jumlah empat poin atau terpaut satu angka dari Partenopei. Pimpinan klasemen masih diduduki Muenchen dengan jumlah 7 angka. Pada saat bersamaan, FC Hollywood bermain imbang 1-1 langsung dengan Napoli di Stadio San Paolo. City tertinggal lebih dulu 0-1 ketika babak pertama baru berjalan satu menit. David Silva gagal mengontrol bola dengan cermat. Bola pun mengalir ke arah Giuseppe Rossi yang kemudian melancarkan tendangan keras ke arah gawang. Kiper Joe Hart gagal mengantisipasi datangnya bola dengan sempurna. Walhasil, bola muntah disambar Ruben Cani. Tertinggal membuat City yang mengandalkan Edin Dzeko sebagai striker tunggal berupaya mencetak gol balasan. Bos City Roberto Mancini membuat kejutan dengan menarik keluar Adam Johnson dan memainkan gelandang bertahan Gareth Barry. Keputusan yang jitu. Di menit ke-39, City menyamakan kedudukan menjadi 11 lewat gol bunuh diri bek Carlos Marchena yang berusaha menghalau bola crossing Aleksandar Kolarov. Di babak kedua, City tak kenal lelah menggempur pertahanan skuad asuhan Juan Carlos Garrido. Tekanan City kian menjadi-jadi menyusul masuknya Sergio Aguero dan James Milner. Usaha anak-anak asuhan Mancini baru membuahkan hasil ketika pertandingan memasuki menit terakhir injury time. Adalah Pablo Zabaleta yang melakukan akselerasi di sektor sayap dan kemudian melontarkan umpan silang yang diteruskan Aguero ke dalam gawang Villarreal tanpa dapat diantisipasi kiper Diego Lopez. Skor 2-1 untuk City.(NET)


OLAHRAGA

Kamis 20 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

Porkot Medan 2011

Wali Kota Medan Bangga Daud Pecahkan Rekor Dunia Medan-andalas Dengan dipecahkannya rekor dunia angakat berat yang diukir atas nama Faebolo Dodo Gowasa di ajang Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan III 2011 ini, mendapatkan sambutan yang baik di seluruh kalangan insan olahraga di Kota Medan, terutama Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap. Seperti yang disampaikan Ketua Umum KONI Kota Medan Drs H Zulhifzi Lubis didampingi Wakil Ketua II KONI Medan Drs Eddy H Sibarani kepada wartawan, Rabu (19/10), Wali Kota Medan merasa bangga atas keberhasilan yang diukir Faebolo Dodo Gowasa yang biasa dipanggil Daud Gowasa dengan angkatan 300 kg, yang melampaui rekor dunia seberat 295

M Johan Goliong Raih Emas Klasik Medan-andalas Pecatur Medan Marelan, Muhammad Johan Goliong, berhasil meraih emas dari nomor catur klasik senior pada Pekan Olahrag Kota (Porkot) III tahun 2011 yang dilangsungkan di Aula Univ Amir hamzah Medan, Rabu (19/10) kemarin. Keberhasilan Johan Goliong meraih emas tersebut, tidak lain karena ia mampu mengumpulkan angka terbanyak yakni, tujuh setengah. Sementara medali perak, diraih pecatur Medan Denai, Roy Charles dengan nilai tujuh dan medali perunggu, dipegang pecatur Budi Setiawan dengan nilai akhir enam setengah. Ketiga terbaik ini nantinya akan masuk program pembinana KONI Medan yang dipersiapkan menghadapi PON XVI mendatang di Jabar. Sedangkan untuk nomor klasik senior dan junior putri, medali emas diraih Giovanni Chrestela (Medan Kota) dengan nilai 4.21 setengah. Perak diraih pecatur putri Medan Johor Yoseba Zega dengan nilai sama yakni 4.19 setengah setengah, namun karena perbedaan sedikit, maka solkofnya dimenangkan oleh Giovanni. Perunggu dipegang pecatur Medan KOta, Kheilene dengan nilai akhir tiga. Dan ketiga pecatur putri ini berhak masuk pembinaan KONI Medan nantinya. Sedangkan untuk nomor catur klasik junior putra yang diraih, Dedi Khosasih, Christoper dan Toni Wijaya, tak masuk dalam program KONI Medan dan hanya saja mendapat bantuan dari pengkot Percasi Medan. "Untuk nomor catur klasik junior putra yang tak mausk program KONI tetap akan kita perhatikan agar mereka lebih giat lagi berlatih," kata Koordinator catur Porkot III, H Syaharuddin Noor MN. Sementara untuk hari ini, Kamis (20/10) akan dilangsungkan catur cepat yang diikuti 1 sampai 35 senior putra dan 1 sampai lima pecatur putra-putri junior yang dimulai pada pukul 08.30 WIB. Danj apabila terlambat dari batas waktu yang ditentukan oleh panitia, maka pecatur yang bersangkutan tak dapat lagi mengikuti hingga event catur Porkot selesai. "Kita harus tegas terhadap waktu agar para pecatur disiplin. Selain itu besok, event ini harus sudah selesai sebelum sholat Jumat,"kata wasit nasional, Erhan Tarmizi mengakhiri. (YON)

kg. " Saya bangga, atlet yang berasal dari Kota Medan mampu memecahkan rekor dunia di Porkot Medan III 2011 ini. Hal ini merupakan kebangkitan olahraga di Kota Medan khususnya di cabang olahraga angkat berat di bawah naungan PABBSI Medan," sebutnya seperti yang disampaikan Ketua KONI Medan yang akrab disapa "Opunk Ladon". Lebih lanjut Rahutman juga menyampaikan, hendaknya seluruh atlet di cabang olahraga apapun itu yang sedang bertandingan di Porkot III ini, bisa mengikuti jejak yang diraih Daud Gowasa. Seperti yang diketahui, dengan digelarnya Porkot yang telah berjalan sebanyak 3 kali ini, terutama untuk mencari bakat ataupun potensi atlet yang akan memperkuat Kota Medan dan Sumatera Utara bahkan dikancah internasional. "Mudah-mudahan, dengan dipecahkannya rekor dunia yang diukir Daud Gowasa itu

bisa menjadi contoh atletatlet dicabor lainnya, agar serius melakukan latihan, sehingga mencapai prestasi yang membanggakan," ucapnya. Sementara itu, Opunk Ladon juga memberikan apresiasi yang besar kepada Daud Gowasa yang begitu optimis untuk dapat memecahkan rekor dunia. Seperti yang diketahui, bahwa Daud Gowasa kini merupakan atlet Kota Medan dari cabang olahraga angkat berat itu telah lolos ke PON XVIII, Pakanbaru, Ruai 2012 mendatang. " Saya mengharapkan Daud Gowasa bisa

Basket Medan Kota ke Final

menunjukkan prestasi yang diraih di Porkot ini di PON yang akan datang. Saya juga mengharapkan kepada seluruh atlet yang bertarung di Porkot ini dan seluruh cabor, agar serius melakukan pertandingan dan memantau atletnya. Agar apa yang telah kita inginkan bahwa Kota Medan menjadi Kota Atlet yang berprestasi bisa ter(YON) capai," ungkapnya.

Cabor Biliar Porkot

Pebiliar Putri Polonia Raih Emas Bola 9 Medan-andalas Pebiliar putri Kecamatan Medan Polonia Lionnie Amanda Wattimena berhasil meraih medali emas dari nomor 9-ball single putri setelah dipartai final mengalahkan Sandari (Medan Perjuangan) dengan skor 5-3, Rabu (19/10) di Puslat Biliar POBSI Sumut Medan. Medali perunggu di nomor ini masingmasing diraih Reneffah (Medan Tuntungan) dan Astri (Medan Denai). Pada partai final bola 9 putri kemarin Lionnie Amanda Wattimena yang akrab disapa Oni tersebut mampu menampilkan permainan terbaiknya. Meskipun kondisi kesehatan Oni kurang fit, namun dia mampu bermain tenang dan prima. Di

break pertama dan kedua Onie sempat tertinggal 0-2, namun 3 break berturutturut Oni mampu mengejar ketetinggalan dan memimpin menjadi 4-2. Sandari berusaha mengejar hingga skor 3-4. Pada break terakhir, Oni menghentikan permainan Sandari dengan kemenangan 5-3. Sementara itu di nomor bola 8 single putri 4 pebiliar melaju

ke babak semifinal.Mereka adalah Stella (Medan Selayang), Reneffah (Medan Tuntungan), Lionnie (Medan Polonia) dan Astri (Medan Denai).Partai semifinal akan digelar hari ini, Kamis (20/10). Menurut Tournament Director Ferry M Simanjuntak Porkot cabor biliar akan berakhir, Kamis (20/10) dengan tiga nomor pertandingan lagi yakni 8-ball single putri, 9-ball single putra dan english biliard putra. "Di hari terakhir akan dilakukan seremonial penyerahan medali kepada para pemenang dari 6 nomor yang dipertandingkan di cabor biliar," kata Ferry. (YON)

andalas/ist

Pebeliar putri dari Kecamatan Medan Polonia Lionnie Amanda Wattimena sedang beraksi, dan mempersembahkan medali emas bagi kontinegnnya.

Pelajar dan Mahasiswa Warnai Cabang Menembak Medan-andalas Sebanyak 60 petembak di Kota Medan dipastikan bertarung di arena Pekan Olahraga Kota Medan III 2011. Pertandingan yang akan dimulai pada hari ini, Kamis (20/10) hingga Jumat (21/10), akan digelar di Lapangan Tembak Anugerah Kompleks Cemara Asri. Dari para peserta yang ikut bertanding tersebut, terdapat beberapa atlet tembak binaan KONI Medan, selain itu terdapat pula peserta pelajar dan mahasiswa, yakni Oki Tanuwijaya, Tommy Fadila, Hafiz Kibran, Clara Karim, dan Qintar Ra-

madhan. Kehadiran peserta pelajar dan mahasiswa ini menghadirkan warna tersendiri dalam pertandingan. Selain akan memperketat persaingan antar sesama petembak pemula, mereka juga memang menargetkan medali emas di pentas Porkot tahun ini. "Sudah beberapa bulan belakangan ini saya berlatih menembak. Dan ini untuk pertama kali saya bertanding. Mudah-mudahan bisa dapat medali," kata Hafis Kibran, usai mengikuti technical meeting di Lapangan Tembak Anugerah, Rabu (19/10) sore. (YON)

9

Medan-andalas Tim basket putra Medan Kota lolos ke final Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2011 setelah secara dramatis mengalahkan Medan Labuhan 74-71 di GOR Angkasapura Lanud Medan, Rabu (19/10). Di babak final, Medan Kota akan menantang Medan Timur. Pertandingan antara Medan Kota Medan Medan Labuhan ini berjalan sengit. Medan Kota yang dilatih Freddy Gorey menguasai kuarter pertama dengan skor 24-10. Begitu juga di kuarter kedua, Medan Kota masih mendominasi dengan skor 39-24. Namun, pada kuarter ketiga dan keempat, Medan Labuhan mulai bangkit untuk mengejar ketinggalan. Bahkan, dua menit jelang laga usai, Medan Labuhan mampu berbalik unggul 67-66, kemudian disamakan oleh Medan Kota menjadi 71-71. Ketika pertandingan tinggal delapan detik, Medan Labuhan memiliki keuntungan, karena mendapatkan dua lemparan bebas. Tapi, peluang tersebut gagal, sehingga bola direbut Medan Kota dan langsung memasukkan ke jaring Medan Labuhan. Pertandingan berakhir dengan skor 74-71 untuk Medan Kota. Di partai puncak yang akan digelar Kamis (20/10) hari ini, Medan Kota akan melawan Medan Timur yang sebelumnya mengalahkan Medan Area dengan skor 71-38. Untuk kelompok putri, Medan Timur akan menghadapi Medan Labuhan di babak final. Medan Timur lolos ke final setelah mengalahkan Medan Johor 46-16. Sedangkan, Medan Labuhan lolos final tanpa memeras keringat, setelah juara bertahan Medan Kota Walk Out (WO). Tim basket putri Medan Kota katanya tidak mengetahui tentang perubahan jadwal, sehingga terlambat dating ke lokasi pertandingan. (YON)

Medan Area Sabet 2 Emas Binaraga Medan-andalas Dua binaragawan Kecamatan Medan Area masingmasing Heru Syahputra yang turun dikelas 55 kg dan Rudi yang turun dikelas 60 kg berhasil merebut medali emas cabang Binaraga Porkot ke-III yang digelar di GOR PABBSI Medan jalan Mandala By Pass, Rabu (19/10) siang. Medan Area juga menambah pundi medali perak melalui atlet, Roni yang turun dikelas 55 kg. Sementara Kecamatan Medan Helvetia membukukan 1 emas dan 1 perak melalui atletnya Iwan yang turun dikelas 80 kg dan Andi. Sementara itu Medan Marelan menyabet 1 emas dan satu perak, masing-masing dipersembahkan Andi dikelas 80 plus kg dan Jefry di kelas 75 kg. Torehan satu emas berhasil dipersembahkan Hendri asal kecamatan Medan Amplas di kelas 70 kg. Seperti tidak mau ketinggalan dalam hal perburuan medali, Medan Denai sukses menambah pundit medalinya melalui Reno yang turun dikelas 75 kg dengan tampil sebagai juara pertama, tidak hanya itu tambahan dua perunggu juga diraih Medan Area melalui sumbangan Suhermanto dikelas 65 kg dan Nanang dikelas 55 kg. Medan Tembung yang menurunkan satu binaragawannya yakni Rimba yang merebut perak di kelas 60 kg. sedangkan empat kecamatan lain masing-masing Medan Kota, Medan Timur, Medan Timur dan Medan Barat harus puas berbagi medali perunggu. Medan Barat Dominasi Sementara dicabang angkat besi yang digelar sehari sebelumnya, Medan Barat tampil perkasa dengan merebut 4 emas dan 2 perak. Empat emas tersebut disumbangkan Okto dikelas 50 kg, Sahmi dikelas 56 kg putri, Zulfan dikelas 62 kg dan Razis dikelas 94 kg. sedangkan perak disumbangkan Febry dikelas 50 kg dan Usman dikelas 77 kg. (YON)

Medan Perjuangan Pertahankan Gelar Balap Sepada Medan-andalas Kecamatan Medan Perjuangan kembali mempertahankan gelar sebagai juara umum balap sepeda pada Pekan Olah Raga Kota (Porkot) Medan III/2011. Saat upacara penyerahan medali yang dilaksanakan di veledrome Jalan Willem Iskandar Medan, Selasa (18/10), Medan Perjuangan berhasil meraih 3 medali emas, 4 perak, dan 4 perunggu. Disusul Kecamatan Medan Johor dan Medan Deli, masing-masing 1 medali emas. Serta kecamatan Medan area, 1 medali perak dan 1 perunggu. Pada Porkot 2011 ini, dijelaskan koordinator lomba balap sepeda, Untung Hariono SH, diikuti 90 pembalap dari 6 kecamatan, antara lain Medan Perjuangan, Medan Polonia, Medan Johor, Medan Deli, Medan Area serta Medan Helvetia. Ditambahkan Untung, kegiatan lomba yang digelar ada lima kategori yakni, Open Road Race (jalan raya), MTB, 4000 m, BMX Cross dan BMX Race. Adapun pemenang pada masing-masing kategori, open road race atau balapan jalan raya, telah dilaksanakan, Minggu (16/10) , yang dimulai dari kota Medan hingga finis di Sibolangit dengan jarak tempuh 46 km, pemenangnya antara lain, Agung Prayogo (emas)

andalas/ist

Seluruh pemenang balap sepeda diabadikan bersama pengurus lomba balap sepeda PORKOT Medan III/2011. dengan catatan waktu (1 jam 6 menit 2 detik). Suwandi,perak,( 1 jam 6 menit 3 detik) serta Zainal Abidin,perunggu(1 jam 14 menit 2 detik). Ketiganya dari Kecamatan Medan Perjuangan. Kategori mountain bike (MTB), Yusuf Kibar, Kec Medan Perjuangan, medali emas (33.04.64), Munawar Sazali, Medan Perjuangan, perak (33.05.12), Ahmad Khairiza, Kec.Medan Area (34.04.69) medali perunggu. Pada Kategori 4000 meter, Suwandi, Medan Perjuangan (05.50,82) medali emas,Ahmad Khairiza, Medan Area, medali perak (06.24,58) dan Munawar Sazali (06.29,18), medali perunggu.

Sedang peraih medali pada kategori BMX Cross, Pasha Ariri, Kecamatan Medan Deli, memperoleh medali emas (03.37.28), Faris, Medan perjuangan (03.39.47) dan Bagas Febri, Medan Perjuangan (04.04.69). Sementara pada kategori BMX Race, medali emas diraih, Aguswanto, Kecamatan Medan Johor (03.38.28). Rozi , Medan Perjuangan (03.41.16) medali perak dan Dian, Medan Perjuangan (04.01.23). Hadir pada acara penyerahan medali tersebut, pengurus Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Medan, H Sutiono, Suhirwan, sedang petugas dari KONI Medan, Martin. (YON)


EKONOMI-BISNIS

Kamis 20 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

10

Jepang Bentuk Lembaga Keselamatan Nuklir Baru Medan-andalas Pemerintah Jepang mengumumkan membentuk Badan Keselamatan Nuklir baru pada April 2012, menyusul krisis di pembangkit listrik tenaga nuklir di Fukushima. Badan ini nantinya akan berada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup bukan lagi di bawah naungan Kementerian Perdagangan. Goshi Hosono, Menteri yang bertanggung jawab atas krisis nuklir dalam siaran pers yang diterima andalas, Rabu (19/10) menjelaskan, bahwa kepentingan nasional Jepang akan rusak parah jika gagal mereformasi regulasi nuklir di negaranya. Dia juga menyatakan, saat ini opini publik berbalik menyerang regulasi dan industri nuklir, menyusul gempa besar dan tsunami yang menghancurkan pembangkit energi listrik di Fukushima pada 11 Maret. "Sejak bencana terjadi, saya menghadapi masalah nuklir dengan segala cara di tengah krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya di Jepang dan negara lainnya di dunia. Saya yakin, bisa mengembalikan kepercayaan publik jika dapat mengatur tenaga nuklir dan memberi respon cepat untuk melewati masalah ini," kata Hosono. Menteri Hosono mengutip lima isu sebagai titik dasar dari peraturan keamanan baru nuklir, yakni : (1) pemisahan regulasi nuklir dan promosi, (2) penyatuan pekerjaan yang berkaitan dengan peraturan keselamatan nuklir, (3) dimasukkan ke dalam fungsi manajemen krisis baru organisasi, (4) pengembangan sumber daya manusia yang mendukung organisasi, dan (5) penguatan yang baik dan peraturan keselamatan. Badan Keamanan Nuklir dan Industri (NISA) sebelumnya banyak dikritik karena berada di bawah Kementrian Ekonomi, Perdagangan dan Industri. Konfigurasi ini dinilai memperlemah pengawasan dan lambat memberikan respon terhadap krisis di pabrik Fukushima. "Saya melihat demikian derasnya kritik yang dilemparkan masyarakat internasional, meski kami menerima dukungan juga. Mengingat situasi nasional dan internasional ini, saya piker bahwa organisasi baru harus disiapkan sesegera mungkin," jelas Hasono. Setelah berkonsultasi dengan Partai Demokrat Jepang, dan partai oposisi, akhirnya pada 12 Agustus lalu, Badan Keselamatan Nuklir tersebut mendapat persetujuan untuk dibentuk. Menteri Hosono yakin, badan keselamatan nuklir baru ini, sebagai pilar kunci kebijakan dasar untuk memperbaiki peraturan keamanan nuklir di Jepang. (DED)

Janji Gita Wirjawan

 Di Kementerian Perdagangan

Jakarta-andalas Walaupun perekonomian global sedang didera krisis berkepanjangan, tidak membuat hati Gita Wirjawan, yang baru diangkat menjadi Menteri Perdagangan, gundah gulana. Dia memandang, sejauh ini pasar domestik Indonesia masih sangat kuat jika dibandingkan dengan negara-negara lainnya, yang sangat tergantung dengan ekspor. "Indonesia ini kuat sekali pasar domestiknya, dan itu akan menginsulasi perekonomian kita dibanding dengan negara-negara lain yang sangat tergantung pada ekspor," ungkapnya seperti dikutip dari okezone.com usai Sertijab di Gedung Kemendag, Jakarta, Rabu (19/10). Selain itu, di tengah situasi ketidakpastian ekonomi global, dirinya akan melakukan segala upaya untuk memuluskan laju ekspor ke depannya. Tidak lupa Gita pun akan memprioritaskan pasar dalam negeri, karena dari situlah perekonomian Indonesia bisa tumbuh dan berkembang hingga seperti ini. Di sisi lain, demi bisa memasuki perdagangan internasional, Gita akan mencari celah agar antara perdagangan domestik dan internasional bisa berjalan seimbang. "Dari sisi perdagangan internasional, kita harus mencari celah untuk bisa membuahkan keseimbangan, dan keadilan dalam perdagangan internasional saat ini," pungkasnya. (AT)

Gita Wirjawan (kanan)

PLAZA 13.10-15.30-17.50-20.10 THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.0021.20

THAMRIN BINJAI 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

Perdagangan SumutPolandia Surplus Medan-andalas Sumatera Utara memiliki peluang besar untuk meningkatkan surplus perdagangannya dengan Polandia yang hingga Agustus pada tahun ini mencapai 37,373 juta dolar AS. "Peluang besar itu mengacu pada fakta bahwa Polandia masih membutuhkan lebih banyak berbagai komoditas hasil Sumut mulai dari CPO, karet dan kopi," kata Konsul Kehormatan Polandia di Medan, Jonner Napitupulu, di Medan, Rabu. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, nilai ekspor Sumut ke Polandia hingga Agustus 2011 sudah mencapai 42,778 juta dolar AS, sementara impor di periode sama masih 5,404 juta dolar AS. Pengusaha Polandia sendiri mengakui sudah mengenal dan bahkan mengimpor berbagai komoditas Sumut mulai CPO dan produk turunan lainnya, karet alam SIR20, kelapa, plywood dan termasuk teh hitam. Namun dibandingkan potensinya yang besar, ekspor Sumut itu dinilai masih kecil

sehingga harus ditingkatkan. "Bisa ditingkatkan apalagi selama ini ternyata sebagian besar transaksi perdagangan komoditas itu tidak langsung tetapi melalui negara lain," katanya. Sumut sendiri, kata Jonner yang Ketua Bidang Perdagangan Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut, mengimpor antara lain berupa gandum dan barang pecah belah. "Selain kerja sama perdagangan, Kadin Sumut juga sudah mengusulkan agar dibentuk kerja sama bisnis dalam pengelolaan sampah yang bisa menghasilkan briket dan energi listrik," katanya. Kerja sama itu diusulkan karena pengusaha Polandia menawarkan teknologi dalam pengelolaan sampah. Pejabat ekonomi di kedutaan besar RI di Warsawa, M.Aditya Kardin, mengatakan, pengusaha Polandia sangat berminat meningkatkan hubungan dagang termasuk berinvestasi di Sumut yang dinilai berpotensi besar dalam hasil perkebunan dan pertanian. (ANT)

ReshuffleKabinet BelumSelesaikanMasalahEkonomi andalas/asril tanjung

DEMO KULINER KULINER-Demo Kuliner yang dilaksanakan Overseas Exchange Association Provinsi Fujian dan Kota Fuzhou RRT di Medan awal pekan lalu, selain ingin mengenalkan kuliner RRT, juga bertujuan menarik sebanyak-banyaknya wisatawan Kota Medan untuk datang di kedua provinsi di RRT tersebut.

Deli Serdang Promosi Investasi ke Tiongkok Deli Serdang-andalas Delegasi Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara akan melakukan promosi investasi ke Kota Shanwei di Provinsi Ghuangdong, RRT mulai 20 hingga 26 Oktober 2011. "Selama sekitar satu minggu di Tiongkok, kami akan melakukan promosi dan pertemuan dengan kalangan pejabat dan pengusaha di Kota Shanwei," kata Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang Neken Ketaren di Lubuk Pakam, Rabu. Kunjungan delegasi investasi yang dipimpin langsung Bupati Deli Serdang Amri Tambunan tersebut merupakan tindak lanjut dari program kerja sama Kabupaten Deli Serdang dengan Pemerintah Kota Shanwei. Beberapa peluang investasi yang akan ditawarkan delegasi Deli Serdang kepada kalangan pejabat dan pelaku dunia usaha di Shanwei, antara lain pariwisata, perikanan laut, perdagangan dan termasuk rencana pembangunan waduk Lau Simeme. Khusus untuk pembangunan waduk Lau Simeme, kata dia, Pemkab Deli Serdang hingga kini terus berupaya mengajak para calon investor agar bersedia menanamkan modal di mega proyek itu.

SUN 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

"Kami juga akan menawarkan kepada para pengusaha di Kota Shanwei untuk mengembangkan bisnis dan investasi di sekitar kawasan Bandara Internasional Kuala Namu," ucap dia. Neken menyatakan optimistis kerja sama Deli Serdang-Shanwei akan mampu saling memberi kontribusi positif bagi kemajuan pembangunan dan perbaikan kesejahteraan bagi warga di masing-masing daerah itu. Sebelumnya, delegasi pemerintah dan pengusaha Shanwei saat berkunjung ke Deli Serdang sekitar awal Agustus 2011 berniat menanamkan modal di sub sektor perikanan laut. Bidang investasi itu, di antaranya pengembangan pelabuhan perikanan dan sentra produksi pengolahan hasil laut di Kecamatan Pantai Labu. Dari sisi geografis, menurut dia, kawasan pesisir Pantai

BINJAI 12.45-14.55-17.05-19.1521.25 PLAZA 12.45-14.55-17.05-19.1521.25

Labu potensial dikembangkan menjadi sentra pengembangan industri perikanan terbesar di pantai timur Provinsi Sumut. Wilayah Pantai Labu, lanjut Neken, bukan daerah yang asing bagi kalangan investor dari Shanwei. "Banyak leluhur warga dari Kota Shanwei berasal dari Pantai Labu, sehingga tidak heran bila warga dari dua daerah itu hingga kini masih sering menjalin komunikasi," paparnya. Dia menambahkan bahwa dewasa ini banyak pengusaha asal Shanwei yang sukses di sub sektor usaha perikanan dan industri manufaktur. "Jika melihat potensi sumber daya alam dan peluang investasi di Deli Serdang, kami optimistis kelak akan banyak pengusaha Shanwei ikut berkontribusi mengembangkan bisnis dan investasi di Deli Serdang," tambahnya. (ANT)

PLAZA 12.30-14.20-16.10-18.0019.50 BINJAI 12.30-14.20-16.10-18.0019.50-21.40

Jakarta-andalas Pengamat Ekonomi Fauzi Ichsan menilai perombakan kabinet yang dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terhadap menteri-menteri ekonomi sudah tepat. Namun, masih ada beberapa masalah yang tak bisa diselesaikan hanya dengan mengganti menteri. "Permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah saat ini adalah masalah yang sifatnya stuktural atau sistem di mana masalah tersebut tidak bisa diselesaikan dengan pergantian menteri semata," katanya seperti dikutip dari detikFinance, Rabu (19/10). Selain itu, Fauzi menambahkan, dari semua menteri ekonomi yang baru, hanya Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik yang dinilai harus belajar banyak mengenai bidang kementeriannya. "Diperlukan waktu 6 sampai 12 bulan untuk Jero Wacik belajar mengenai sektor minyak, sementara permasalahan paling parah terjadi di sektor migas. Turunnya produksi

minyak diakibatkan oleh rendahnya investasi eksploitasi minyak lepas pantai. Dalam waktu 3 tahun serta iklim inventasi yang tidak kondusif, akan sulit untuk meningkatkan produksi minyak." ujarnya. Berbeda jauh dengan Dahlan Iskan selaku Menteri BUMN. Kinerja Dahlan sebagai pengusaha sudah terbukti melalui kemampuannya dalam memperbesar Jawa Pos. Didukung juga dengan kemampuannya dalam mengatasi masalah kelistrikan nasional melalui PT PLN (Persero). Dari kedua prestasi tersebut, jelas di mata para investor dan pengusaha bahwa Dahlan adalah orang yang dapat dipercaya untuk memperbaiki dan mengembangkan BUMN. "Namun peningkatan kinerja BUMN tidak dapat terjadi bila hanya difokuskan pada Menteri BUMN semata, pimpinan-pimpinan BUMN juga memegang peranan penting. Selanjutnya pemilihan para pimpinan BUMN menjadi ajang partai politik untuk menempatkan orang-orangnya. (RIL)

Avtur Pertamina Naik 10 Persen Jakarta-andalas Musim haji 2011 penjualan avtur harian PT Pertamina (Persero) naik hampir 10 persen. Pertamina menargetkan menjual avtur hingga 3,3 juta KL pada tahun ini, naik dibandingkan penjualan 2010 yang hanya 3 jt KL. "Kalau di hari biasa hanya 9.000 KL maka musim haji ini bisa 9.700 KL," kata Wakil Presiden Komunikasi Korporat Pertamina, Mochamad Harun seperti dikutip dari vivanews.com di Jakarta, kemarin. Bahkan untuk hari-hari tertentu, lanjut Harun, penjualan avtur bisa menembus di atas 10.000 KL. Hari tertentu

PLAZA 12.00-14.10-16.25-18.3020.40 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

itu antara lain saat jadwal penerbangan haji padat. Penjualan avtur Pertamina didominasi oleh maskapaimaskapai domestik maupun asing yang terbang dari Indonesia. "Singapore Airlines kalau terbang dari Indonesia menggunakan avtur Pertamina, tapi kalau dari Singapura pakai Shell," katanya. Mengenai utang pembayaran avtur maskapai-maskapai, Harun menjelaskan saat ini sudah ada perjanjian restrukturisasi utang Pertamina kepada maskapai tersebut. Saat ini maskapai membeli avtur Pertamina dengan sistem cash basis. (AT)

SUN 12.45-14.55-17.00-19.1521.25 THAMRIN PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.3020.40

SUN 18.30-20.40


KOMUNITAS

Kamis 20 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

11 andalas/asril tanjung

ITM Miliki Peran Strategis dalam Pembangunan mudian jaringan jalan dibaMedan-andalas Sepuluh program studi ngun dengan memerhatikan yang dikelompokkan dalam tiga kondisi geologi agar tidak fakultas di Institut Teknolo- longsor dan menghindari pegi Medan (ITM) memiliki pe- manfaatan daerah pertanian ran strategis dalam pemba- subur. "Manusia akan terus mengunan. "ITM dengan disiplin ilmu lakukan kegiatan sehingga dan fasilitasnya, baik melalui kota juga akan terus berstaf pengajar maupun para kembang," ujarnya. Sedangkan untuk Fakultas alumninya yang tersebar di seluruh Indonesia memiliki Teknologi Industri, ITM telah peran besar dalam memba- membuka Jurusan Teknik Inngun negara," kata Rektor formatika. Rektor melihat juITM Prof Dr Ir Ilmi Abdulllah rusan ini sangat dibutuhkan MSc dalam pidatonya ketika pada era globalisasi yang memewisuda 229 sarjana teknik merlukan kemampuan teknologi komunikasi yang tingITM, Selasa pekan lalu. Dia menyebutkan, Fakul- gi. Perkembangan teknologi tas Teknologi Mineral terdiri juga membutuhkan tenagadari program studi teknik per- tenaga terampil dari Jurusan tambangan dan teknik geolo- Teknik Kimia, Teknik Indusgi berperan dalam pengelo- tri, Teknik Elektro dan Teknik laan sumber daya alam, khu- Mesin. "Saat ini ITM berusaha susnya sumber daya mineral serta pemahaman akan sifat mempersiapkan tenaga-tenaga handal yang sesuai kebubumi. "Indonesia sangat kaya tuhan industri berskala nasional mauakan sumber pun interdaya mineral nasional," dan pemanfaaungkapnya. tannya secara Upaya berkelanjutan yang dilakusangat membukan ITM tuhkan tenaga untuk perahli yang bersiapan terkualitas secara sebut, kata keilmuan serektor, melakaligus memililui jalinan ki kecerdasan kerjasama emosi dan spiridengan pitual," kata rekhak industri tor. Prof Ilmi Abdullah dan perguDengan demikian, menurutnya, sumber ruan tinggi, baik di Indonesia daya mineral tersebut dapat maupun di luar negeri. Rektor mengakui ITM tedimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masya- lah memiliki potensi yang berakat dan negara sekaligus sar sebagai modal dalam pengembangannya. Potensi itu tidak merusak alam. Begitu juga dengan Fakul- terletak pada sumber daya tas Teknik Sipil dan Peren- yang dimiliki, yakni staf pecanaan terdiri dari program ngajar dan prasarana yang studi teknik sipil, teknik ar- sudah cukup memadai. Untuk sitektur serta teknik peren- staf pengajar ITM sekarang ini canaan wilayah dan kota (pla- yang berklualifikasi S1 hanya nologi). Fakultas ini berandil tinggal 5 persen dan selebihbesar dalam mewujudkan ke- nya para staf pengajar ini tehidupan kota yang nyaman, lah berkualifikasi S2 dan S3. Sedangkan sarana prasaaman, manusiawi, tidak merusak lingkungan, dan menye- rana yang telah mengalami diakan penghidupan bahi penambahan dalam mendukupenduduknya dilengkapi de- ng proses perkuliahan dianngan fasilitas umum dan pra- taranya berupa penambahan sarana yang layak. Kondisi itu satu ruangan komputer untuk hanya dapat dicapai dengan praktek Jurusan Teknik Informelakukan perencanaan, pe- matika. laksanaan, dan pengawasan Peralatan laboratorium yang baik dari semua pihak dipergunakan untuk praktek yang berkepentingan. Misal- Jurusan Teknik Elektro, bukunya, bangunan didirikan de- buku untuk perpustaan, selain ngan mempertimbangkan ka- peralatan praktek untuk Jururakteristik budaya penduduk san Teknik Sipil berupa alat setempat dan tidak menim- survey seperti teodolit, water bulkan efek rumah kaca. Ke- pass dan lainnya. (HAM)

DIABADIKANDIABADIKAN-Usai jamuan makan malam, Muspida Plus dan jajaran Konjen RRT diabadikan bersama di Restoran Hee Laiton.

Makan Malam Bersama Konjen RRT

Muspida Plus Nikmati 'Biksu Lompat Dinding' Masakan Biksu Lompat Dinding tersebut, Selasa (18/ 10) malam disajikan kepada sejumlah Muspida Plus dalam satu acara Jamuan Makan Malam atau Chinese Cuisine Night, bersama jajaran Konsul Jenderal (Konjen) RRT dan rombongan China Overseas Exchange Association, Overseas Exchange Association Provinsi Fujian dan Overseas Exchange Association Kota Fuzhou di Hee Laiton Medan. Sejumlah Muspida Plus yang ikut pada jamuan makan malam tersebut, yakni Pangdam I/BB diwakili Kolonel Hafis, Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan ROB Siringoringo

Unimed Wisuda 2579 Lulusan  Terapkan Tes Standar Terhadap Calon Lulusan Medan-andalas Universitas Negeri Medan (Unimed) menerapkan tes standar terhadap calon lulusannya. Ini sebagai salah satu upaya Unimed untuk menciptakan lulusan yang siap pakai di lingkungan masyarakat. "Tes standar itu dilakukan dalam rangka penjaminan mutu calon lulusan Unimed, terutama terhadap penguasaan empat metode pembelajaran, kemampuan berbahasa Inggris, penguasaan statistik dasar dan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi informatika (TI) untuk pembelajaran," kata Rektor Unimed Prof Ibnu Hajar Damanik dalam pidatonya pada wisuda 2579 lulusan Unimed, di gedung Serbaguna kampus itu, Rabu (19/10). Rektor mengatakan, dalam tiga tahun terakhir, Unimed telah melakukan revolusi pembelajaran, implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) sistem blok, integrasi soft skill dalam pembelajaran dan penerapan tes standar bagi calon alumninya. Pada tahun 2011 ini, tambahnya, berbagai terobosan juga dilakukan Unimed, di antaranya fokus menggalakkan pengembangan pendidikan karakter guna menghasilkan generasi yang jujur, cerdas, tangguh dan peduli. "Terkait hal itu, saat ini Unimed terpilih menjadi salah

Rektor Unimed Prof Ibnu Hajar satu perguruan tinggi yang mendapat kepercayaan dari Kemendiknas untuk menyusun tentang model pengembangan pendidikan karakter," katanya. Menurutnya, dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, Unimed selalu berpedoman kepada UU No 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, UU no 14 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan Standar Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. Selain itu, 13 program terobosan Unimed juga tetap menjadi inspirasi dalam penyelenggaraan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh segenap sivitas akademika Unimed. Dalam rangka mengakselerasi pencapaian visi Unimed tahun 2011-2015 dan untuk mewujudkan indikator kinerja yang telah ditetapkan, Unimed melanjutkan kebijakan empat pilar utama program

Peduli Sosial dan Pendidikan (MITSU-PSP) dan Perkumpulan Warga Tionghoa Teo Chew Sumut itu, Wakil Ketua Overseas Exchange Association Provinsi Fujian Mr Zhen Huiwen, Anggota Penelitian Hubungan Masyarakat China Overseas Exchange Association Mr Chen Xiaoyi, Wakil Sekretaris Overseas Exchange Association Kota Fuzhou Mr Du Weiguang dan Direktur F & B Ju Chun Yuan Hotel China Master Chef Fujian Master Chef Mr Luo Shiwei. Cerita Menarik Menurut Wang Rui Jun, MC yang dipercayakan membawakan acara tersebut, masakan Fo Tiao Qiang yang terdiri dari Steamed Abalone, Sharks Fin dan Fish Maw itu berasal dari cerita menarik pada masa lalu. Diceritakan, seorang pejabat tinggi kerajaan pada masa lalu bosan dengan masakan-masakan enak. Lalu, dia meminta kepada juru masaknya untuk membuat masakan yang belum pernah dicoba.

Medan-andalas Bagi masyarakat Sumatera Utara khususnya Kota Medan, sebelumnya mengetahui bahwa di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) tepatnya di Provinsi Fujian, ada jenis masakan yang paling terkenal. Masakan tersebut dikenal dengan sebutan 'Fo Tiao Qiang' atau 'Biksu Lompat Dinding'. SH, Sekda Kota Medan Ir Syaipul Bahri mewakili Wali Kota Medan, Ketua DPRD Medan Amiruddin. Juga hadir, Ketua STBA-PIA Prof Dr Berlin Sibarani MPd, Sekretaris MITSU-PSP Benny Mulyadi, Camat Medan Area Drs Aidal Fitra, Lurah Sei Rengas II Alex dan sejumlah undangan lainnya. Sementara tuan rumah yang menggelar Chinese Cuisine Ninght tersebut langsung dihadiri Konjen RRT di Medan Miss Yang Lingzhu dan jajarannya. Di samping itu juga hadir mewakili Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Sumut, Perhimpunan Masyarakat Indonesia Tionghoa Sumatera Utara

Selanjutnya, juru masaknya tersebut berusaha mengumpulkan bahan-bahan masakan terdiri dari Abalone, Sharks Fin, dan Fish Maw yang dimasak dengan cara spesial. Ketika masakan tersebut dihidangkan, semua tamu-tamu yang hadir setelah sebelumnya diundang oleh sang pejabat tinggi tersebut, terkejut dengan aromanya yang begitu menggugah selera. Bahkan, seorang Biksu berusaha menelusuri aroma masakan yang berasal dari rumah orang kaya tersebut dengan cara memanjat dinding. Makanya, Fo Tiao Qiang itu disebut juga masakan "Biksu Lompat Dinding". Konsulat Jenderal RRT di Medan Miss Yang Lingzhu dalam kesempatan itu menyampaikan ungkapan terima kasihnya, kepada seluruh Muspida Plus yang hadir pada Chinese Cuisine Night. Jamuan makan malam tersebut, katanya, dalam rangka merayakan HUT Ke-62 berdirinya RRT.

"Makanan merupakan kebutuhan kehidupan yang pertama bagi manusia. Budaya masakan Tiongkok bersejarah lama. Masakan Tiongkok terkenal di dunia dan disukai oleh rakyat dari berbagai dunia. Masakan Tiongkok terdiri dari 8 aliran, yakni Lu (daerah Shandong), Chuan (daerah Sichuan), Yue daerah Guangdong), Min (daerah Fujian), Su (daerah Suzhou), Zhe (daerah Zhejiang), Hui (daerah Anhu) dan Xiang (daerah Hunan)," ujar Yang Lingzhu. Sebelumnya, Sekda Kota Medan Syaiful Bahri menyambut baik jamuan makan malam yang diselenggarakan Konsulat Jenderal RRT di Medan. Menurutnya, jamuan makan malam tersebut selain mempererat hubungan silaturahmi dan hubungan bilateral antar kedua Negara Indonesia dan RRT, juga sebagai wahana saling tukar resep kuliner kedua provinsi, yaitu Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Fujian. (RIL)

Brilian Moktar Bagikan Pupuk Organik Gratis

dalam kegiatan akademik universitas. "Ketaatan dan konsistensi Unimed terhadap berbagai regulasi dan kebijakan tersebut berdampak positif terhadap citra dan reputasi Unimed menuju universitas kelas dunia," katanya. Menurut dia, dari hasil evaluasi implementasi sistem penjaminan mutu internal perguruan tinggi, Unimed menduduki peringkat 5 dari 63 perguruan tinggi yang dinilai melalui proses " verifikasi situs dan bantuan teknis". "Hasil penilaian Dirjen Dikti terkait potensi karya ilmiah yang mencakup kinerja perguruan tinggi di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, Unimed menempati peringkat 15 dari 143 perguruan tinggi yang ikut dalam proses evaluasi," katanya. Adapun sebanyak 2579 lulusan yang diwisuda terdiri dari 213 magister (S-2), 2084 sarjana pendidikan (SPd), 63l sarjana sastra (S Ss), 129 sarjana sains (S Si), 73 sarjana ekonomi (SE), 17 ahli madya (AMd). Dari jumlah tersebut, terpilih empat orang sebagai wisudawat terbaik, yakni Hendra dari S2 Teknologi Pendidikan dengan IPK 4,00, Dewi Sartika Sinaga (S1 PPKn) dengan IPK 3,78, Ricky Andi Syahputra (S1 Pendidikan Kimia) IPK 3,65, dan Elisabeth Nainggolan (S1 Pendidikan Tata Niaga) IPK 3,76. (HAM)

Medan-andalas Petani kecil di Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Medan Deli menerima pupuk organik gratis dari Brilian Moktar dan DPC Taruna Merah Putih Kota Medan, baru-baru ini. Pembagian pupuk organik gratis tersebut dilakukan Brilian Moktar secara mendadak di lahan pertanian sekaligus melihat dari dekat kehidupan petani kecil di wilayah Kota Bangun yang dikenal dengan sayur sawinya itu. Pembagian pupuk itu disambut sejumlah petani dengan antusias. "Pembagian pupuk organik gratis ini saya lakukan semata ingin meningkatkan tahap hidup masyarakat petani kecil dan juga menjalankan program yang dicanangkan pemerintah go organic," kata pendiri Sahabat Center Sumut itu. Brilian Moktar yang juga Bendahara Fraksi PDIP DPRD Sumut berharap, dengan adanya pembagian pupuk organik gratis ini dapat merangsang masyarakat petani kecil untuk beralih ke pupuk organik yang hasil tidak kalah dengan pupuk kimia yang selama ini digunakan. Sementara, Ameng, salah seorang petani di Kota Bangun yang menerima pupuk organik gratis itu menyambut gembira program go organic yang dilakukan Brilian Moktar bersama DPC Taruna Merah Putih Kota Medan itu.

andalas/ist

BA GI BAGI GIKK AN PUPUKPUPUK-Brilian Moktar bersama DPC Taruna Merah Putih Kota Medan membagikan pupuk organik gratis kepada petani kecil di Kelurahan Kota Bangun Kecamatan Medan Deli, baru-baru ini. Dia berharap, rekan-rekannya sesama petani di Kelurahan Kota Bangun bisa beralih ke pupuk organik untuk meningkatkan tarap hidup petani. "Dengan adanya pembagian pupuk organik gratis ini petani di Kota Bangun mencoba beralih ke pupuk organik untuk menggalakkan program pemerintah," ujar Ameng. Pria etnis Tionghoa ini mengakui, sebagian besar masyarakat Kelurahan Kota Bangun merupakan petani sayur mayur selama ini bercocoktanam menggunakan pupuk kimia.

"Kami sudah puluhan tahun bercocoktanam menggunakan pupuk kimia untuk meningkatkan hasil pertanian,"aku Ameng. Pada kesempatan itu, pakar pupuk organik Priyo Priyanto yang turut hadir sebagai penyuluh bersama pimpinan "Reksa Fine Compost" Mabar Yudhi Lesmana menjelaskan ke petani tentang manfaat dan keuntungan jika menggunakan pupuk organik. "Manfaat kegunaan pupuk organik bagi tanaman tidak merusak unsur tanah,"ucap Priyo. (SIONG)

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok 3

N ama LIE MING FA

U mur (Thn) 47

Alamat Jl. B .Zei n Hami d K omp. Laguna Indah B lok C No. 3 C T. K uni ng Medan

Meninggal (Tgl/Jam) 17-10-11 13.00 WIB

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat 20-10-11 13.00 WIB

D i perabukan


SUMATERA UTARA

Kamis 20 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

12

PKK Sumut Evaluasi Sejumlah Desa di Labuhan Batu

DIALOG - Ketua Tim Evaluasi PKK Sumut Ny Daudsyah saat melakukan dialog dengan pengurus PKK Desa Pondok Batu. Rantau Prapat-andalas Tim evaluasi desa/ kelurahan pelaksana 10 program pokok PKK, sepanjang jalan protokol menuju daerah wisata dan program terpadu peningkatan peranan wanita keluarga sehat sejahtera (PT-P2WKSS) tahun 2011, melakukan evaluasi terhadap Desa Pondok Batu, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhan Batu, Rabu (19/10). Di desa ini, tim evaluasi diketuai Ny Daudsyah Munthe melakukan

berbagai kegiatan, di antaranya evaluasi terhadap tertib administrasi, kelompok pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (UP2K-PKK), pemanfaatan halaman pekarangan, lingkungan bersih dan sehat. Plt Sekdakab Labuhan Batu H Ali Usman Harahap SH atas nama bupati mengatakan, penilaian dan evaluasi dilakukan hendaknya dapat

Hungaria Bantu PDAM Tirta Wampu

Rendah, Ketersediaan Air Bersih di Langkat

BINCANG-BINCANG - Direktur PDAM Tirta Wampu Jufrizal, saat berbincang dengan wartawan di ruang kerjanya. Stabat-andalas Kebutuhan air minum di Kabupaten Langkat masih cukup tinggi. Sebab, ketersediaan air bersih yang layak untuk diminum (air minum yang bersih dan sehat) masih masih cukup rendah. "Karena itu, pembangunan WTP (pengelolaan air bersih) akan terus dipacu," kata Direktur PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Tirtwa Wampu, Jufrizal SE kepada para wartawan saaat bincang- bincang di ruang kerjanya, Rabu (19/10). Disebutkan, sampai saat ini jumlah pelanggan PDAM Tirta Wampu cenderung meningkat. Untuk itu, pelayanan kepada masyarakat (pelanggan) harus terus ditingkatkan dan pembangunan WTP baru juga dilakukan demi memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat Kabupaten Langkat. Lalu, apakah PDAM mampu untuk mewujudkan semua itu ? "Kalau berharap kepada kemampuan sendiri dan bantuan dari APBD Kabupaten Langkat ternyata mustahil," katanya. Karena itu, Jufrizal kerap ‘menjolok’ anggaran sampai ke Pemerintah Pusat. Positifnya, usaha itu selalu berhasil, sehingga beberapa proyek dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi dilaksanakan di Kabupaten Langkat. Hanya saja, bantuan proyek itu sifatnya terima jadi. Artinya, yang mengerjakan secara fisik adalah Pemerintah Pusat atau Pemerintah Provinsi. Setelah selesai baru diserahkan kepada PDAM Tirta Wampu untuk dikelola. “Alhamdulillah, Kabupaten Langkat mendapat kepercayaan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi. Apalagi, bantuan itu sifatnya hibah, sehingga tidak menjadi beban utang bagi PDAM Tirta Wampu dan Pemkab Langkat. Bahkan, Jufrizal juga berhasil mendapatkan bantuan dari luar negeri. Misalnya dari pemerintah Jepang dan AS. Seperti yang akan datang, berhasil mendapatkan bantuan dari pemerintah Hungaria untuk pembangunan WTP di 6 kecamatan, yaitu di Kecamatan Batang Serangan dengan kapasitas IPA 20 liter/ detik, Kecamatan Sawit Seberang 20 liter/ detik, Kecamatan Binjai 30 liter/ detik, Selesai 20 liter/ detik. Kutambaru 20 liter/ detik dan Serapit dengan kapasitas IPA 20 liter/ detik. Untuk mencapai MDGs tahun 2015, yaitu meningkatkan pelayanan air minum kepada masyarakat, akan dibangun 6 WTP baru di 6 kecamatan dengan kapasitas IPA 20-30 liter/ detik. "Dengan pembangunan itu diharapkan akan dapat mengurangi tingkat kekurangan air minum, karena dalam waktu yang bersamaan telah dibangun jaringan dan WTP baru untuk wilayah Kecamatan Besitang-P Susu dan T Pura,” ujarnya. Karenanya, Jufrizal mengharapkan dukungan dari semua pihak agar pembangunan air minum (bersih) di Kabupaten Langkat, bisa berjalan dengan lancar dan optimal. (BD)

menggugah para pimpinan SKPD selaku dewan penyantun untuk dapat berbuat lebih nyata terhadap gerakan PKK.“Ibu-ibu PKK telah banyak berbuat, tapi kalau tidak mendapat dukungan dewan penyantun, percuma belaka,” katanya. Kepada para pengurus dan anggota PKK kecamatan dan desa/ kelurahan, Ali Usman minta agar dalam setiap dilakukan penilaian dan evaluasi jangan melakukan manipulasi, baik data maupun obyek yang

akan dievaluasi. “Ke depan yang namanya sulap-menyulap jangan lagi dilakukan, lakukan apa adanya,” katanya sembari minta seluruh pengurus dan anggota PKK, terus berupaya meningkatkan peran di tengah masyarakat. Sementara, Ketua TP-PKK Provsu, Ny Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho dalam sambutan tertulis dibacakan Ny Daudsyah mengatakan, setelah dilakukan seleksi dan penelitian berkas tim mengalami kesulitan dan cukup berat untuk mencari 6 besar untuk kabupaten dan 3 besar untuk kota. "Karena itu, TP-PKK Provsu tidak lagi menetapkan 6 dan 3 besar, melainkan 8 besar untuk kabupaten dan 4 besar untuk kota yang akan dievaluasi pada Oktober 2011 ini," katanya. Hadir pada acara tersebut, Kadis Kesehatan Dr H Alwi Mujahid Hasibuan MKes, Kadis Perindangkop Drs Borkat Pane MM, Kaban PMD/K Drs Syafruddin, Kaban Kesbang Linmas Hasnul Basri SSos, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Heli Fenida SKM MKes, Kadis Pertanian Ir Leo Saputra, Kakan Hanpang Syahbela Hasibuan SP dan para camat se-Kabupaten Labuhan Batu. (ONE)

DPRD DS Ancam SKPD Lewat Wacana Pansus Lubuk Pakam-andalas Keberadaan panitia khusus (Pansus) DPRD, seakan menjadi hal paling menakutkan bagi pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemkab DS. Sudah menjadi warna di pemerintahan pimpinan Bupati Amri Tambunan itu, Pansus merupakan momok yang harus cepat diantisipasi. Tak jarang, suara-suara sumbang dari kalangan wakil rakyat mengancam akan membentuk Pansus Audit Investigasi. Jika salah satu SKPD dinilai kurang perhatian atau tak loyal terhadap temuan dewan saat melaksanakan reses, maupun menyikapi adanya laporan masyarakat terkait dugaan penyimpangan kinerja SKPD dan laporan hasil pemeriksaan BPK. Termasuk saat bupati menyampaikan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) setiap tahun berjalan.

Tapi, tak sekalipun DPRD Deli Serdang, berhasil membentuk Pansus yang digadang-gadang itu, untuk mengungkap permasalah yang terjadi di SKPD. Beberapa waktu lalu dari kalangan pimpinan dewan menyatakan segera membentuk Pansus Investigasi, tentang penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Pemkab Deli Serdang, tahun anggaran 2007 hingga 2010. Guna menyikapi hasil temuan BPK yang dituangkan dalam laporan hasil pemeriksaan (LHP). Desakan segera dibentuknya Pansus juga dilontarkan Fraksi PDI-Perjuangan dan PAN. Kedua fraksi sepakat akan mengusung serta menindaklanjuti pembentukan Pansus Investigasi, terkait ditemukannya indikasi kerugian keuangan negara. Ketika itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan Apoan Simanungkalit menegaskan, pihaknya akan mendorong agar terwujudnya Pansus Invesigasi. Sehingga intruksi BPK-RI Perwakilan, untuk mengungkap ada-

nya indikasi kerugian negara dapat terungkapkan secara terbuka. Namun niat itu urung dilakukan dewan, setelah adanya 'pengondisian' dari SKPD dimaksud 'mengamankan' anggota dewan, agar wacana pembentukan Pansus DAK tidak mengkristal. Aroma kental pengondisian tersebut juga tercium sejumlah anggota dewan di sana dan sempat menjadi pembahasan alot antara sesama wakil rakyat. Bahkan, terdapat sejumlah anggota dewan yang mengaku tidak mau dikondisikan dan bercokol agar Pansus dibentuk. "Kami tidak mau dikondisikan, terserah teman-teman lainnya jika mereka mau,"ujar sumber. Namun, bak termakan oleh waktu, wacana tersebut menghilang dengan sendirinya ibarat embun menyingsing di pagi hari. Sehingga masyarakat menilai gaung pembentukan Pansus hanya sekadar shock therapy, untuk kepentingan sesuatu.” Usulan pembentukan Pansus DAK hanya gertak sambal saja, ujung-ujungnya lenyap juga," katanya. (TH)

Dikecam, Pemkab Dairi Tidak Anggarkan Dana Bencana Sidikalang-andalas Anggota DPRD Dairi Resoalon Lumban Gaol mengecam kebijakan Pemkab Dairi, yang tidak menganggarkan dana penanggulangan bencana alam pada PAPBD TA 2011. Sementara, Kabupaten Dairi dalam beberapa waktu belakangan ini kerap terkena bencana alam. "Ada apa dengan Pemkab Dairi ? Mengapa dana untuk kepentingan masyarakat itu, tidak ditanggulangi dengan mencantumkannya dalam PAPBD," tanya Resoalon, pada paripurna dewan penyampaian pembahasan Perubahan APBD Dairi 2011, kemarin. Ia mengingatkan, bahwa setiap pengeluaran kas daerah seharusnya dicantumkan di APBD atau di PAPBD, karena

semua menyangkut keuangan negara yang patut diketahui publik. Resoalon juga mempertanyakan target pendapatan asli daerah (PAD) Pemkab Dairi, yang belum optimal. Sementara potensi objek pajak dan retribusi selalu ada setiap tahun. Pada bahagian lain dia mengaku heran, dengan masih lemahnya komunikasi Pemkab Dairi dengan Pemprovsu. Padahal, komunikasi lancar akan menghasilkan peningkatan bantuan keuangan, yang berdampak pada percepatan pembangunan di seluruh kecamatan di Kabupaten Dairi. "Penurunan dana alokasi umum (DAU) pada PAPBD Sumut, dipastikan tidak akan pernah terjadi, jika komunikasi dengan Pemeritah Provinsi dan Pusat berjalan dengan lancar dan berkesinambungan," katanya. Sementara, Bupati Dairi KRA Johnny Sitohang Adinegoro melalui Sekda Arsenius Marbun pada

nota jawaban atas pemandangan umum anggota DPRD tentang PAPBD Kabupaten Dairi tahun anggaran 2011 menyebutkan, alokasi pencegahan dan penanggulangan bencana daerah yang tidak ditampung di PAPBD merupakan dana bantuan social berpola hibah dan nantinya akan diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah, yang berasal dari APBN yang pengelolaannya tidak melalui rekening kas umum daerah, tetapi langsung dimasukkan ke rekening Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana di Badan Penanggulangan Bencana Alam Daerah. "Sebagai wujud dari pelaksanaan azas otonomi daerah, maka penggunaan pos belanja tidak terduga dari APBD Kabupaten Dairi merupakan cost sharing dari APBD pada kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi Pemkab Dairi," katanya. (SS)

TERBAKAR - Betor Bk 6043 KA terbakar di Jalan Sudirman, depan Balai Kota Binjai, Rabu (19/10) pagi.

Betor Terbakar di Depan Balai Kota Binjai Binjai-andalas Beca bermotor (betor) Win BK 6043 KA, Rabu (19/10) sekitar pukul l0.l5 WIB, terbakar di Jalan Sudirman persis di depan Balai Kota Binjai. Yetno (27), pengemudi betor yang bermukim di Kampung Binjai, mengaku sangat terkejut dengan kejadian itu. Padahal, pagi itu dia bermaksud mencari sewa dari arah kota, menuju Lapangan Merdeka Binjai. Namun, setibanya di Jalan Sudirman depan Balai Kota Binjaim, tiba tiba betor yang dikemudikannya terbakar. Api dengan cepat berkobar itu membuat Yetno panik, dan melompat dari beca bermotor-

nya menghindari serbuan api. Yetno mencoba memadamkan si jago merah yang tengah mengamuk itu. Namun, gagal karena air di sekitar kejadian tidak ditemukannya. Untunglah, beberapa saat kemudian sejumlah petugas Satpol PP, yang bertugas di Kantor Wali Kota Binjai bersama warga, yang mengetahui kejadian dengan sigap langsung memberikan pertolongan. Berkat bantuan tersebut warga dan petugas Satpol PP, kobaran api berhasil dipadamkan. Tapi, betor yang disewa Yetno Rp 15 ribu per hari itu, sudah telanjur hangus terbakar dan tidak lagi bisa digunakan. (MKI )

Desember 2011, e-KTP di Deli Serdang Tuntas yarakat yang datang untuk Sunggal-andalas Seluruh wajib Kartu Tanda membuat e-KTP harus sabar Penduduk (KTP) harus men- dan antri menunggu giliran. Meskipun peralatan pemdukung pelaksanaan e-KTP (KTP Elektronik) di Deli Ser- buatan e-KTP masih minim hingga membuat wardang yang merupakan ga harus antri, tapi program nasional. Dekita tetap memngan demikian diberikan pelayaharapkan pembuanan yang tertan e-KTP bagi baik bagi warga. wajib KTP di dae"Apalagi, rah ini selesai warga cukup anhingga Desember tusias mendu2011. kung program Demikian dinasional untuk ungkapkan Wapembuatan ebup H Zainuddin KTP, " ujarnya. Mars saat meninUntuk menjau proses pembuacapai target dalam tan e-KTP di Kantor sehari petugas Camat Sunggal, didamH Zainuddin mampu melayani pingi Kadis Infokom Drs Mars sekitar 125 warga Neken Kataren, disaksidari jumlah wajib KTP kan ratusan warga yang ingin membuat e-KTP, kemarin. 182 ribu. "Jika seluruh perangkat Camat Sunggal Drs Sariguna Tanjung MSi menga- dan peralatan pembuat takan, karena perangkat dan identitas diri itu sudah tiba dari peralatan pembuatan e-KTP Jakarta, diyakini akan semakin belum seluruhnya lengkap banyak warga yang dapat diterima pihak kecamatan, dilayani," katanya. mengakibatkan warga mas(TH)

Dinkes Canangkan Penanggulangan DBD di Asahan Kisaran-andalas Dinas Kesehatan Sumatera Utara, menggelar pencanangan dan pencegahan demam berdarah di Kelurahan Gambir Baru, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, sebagai salah satu lokasi percontohan penanggulangan demam berdarah. Pencanangan dilakukan dengan memberikan sosialisasi kepada lapisan masyarakat di kelurahan tersebut, yang dirangkai dengan pemberian plank bertuliskan kelurahan tersebut sebagai kelurahan percontohan. "Kelurahan Gambir Baru ditunjuk sebagai kelurahan percontohan dalam mengatasi persoalan demam berdarah," kata Koordinator Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Supriadi, usai memaparkan tentang DBD, kemarin di kantor kelurahan tersebut. Teguh menjelaskan, pen-

canangan tersebut masih memasuki tahap awal. Yakni tahap perumusan menuju kelurahan atau desa percontohan DBD. Namun, untuk tahun depan tahapan akan memasuki tahapan pelaksanaan. Tujuan kegiatan tersebut, agar kelurhan Gambir Baru Kabupaten Asahan ini, menjadi tempat studi penanggulangan DBD berbasis masyarakat. Penunjukan desa atau kelurahan percontohan untuk Sumatera Utara terdiri dari empat daerah, Asahan, Samosir, Batu Bara dan Kota Medan. Kepala Dinas Kesehatan Asahan, Drg Habinsaran melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit (P2P), dr Azhardi Nasution menyebutkan, Pemkab Asahan melalui Dinas Kesehatan siap untuk memfasilitasi tahapan yang akan dilalui kelurahan percontohan DBD ini. (FAS)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean, Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa Sejahtera TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS. ACEH TAMIANG: Zul Herman.


Kamis 20 Oktober 2011

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

13

Antisipasi Banjir, Parit Ratusan Meter Dikeruk

LONGSOR - Parit jalan negara Kabanjahe-Merek tampak hancur diterjang derasnya buangan air hujan dari Kabanjahe menuju Laudah, yang berimbas longsornya tebing jalan.

Jalan Negara Kabanjahe-Merek Diterjang Longsor Kabanjahe-andalas Hujan deras selama sekitar dua jam di seputaran kota Kabanjahe, Rabu (19/10) sore, membuat badan jalan dan jembatan Laudah di jalan negara Kabanjahe-Merek kilometer 77-78 banjir dan longsoran tebing jalan kian parah, tepatnya 100 meter jelang jembatan. Pantauan andalas, banjir di badan jalan dan jembatan Laudah, mengakibatkan terjadinya kemacetan arus lalulintas yang cukup panjang selama beberapa jam, mulai pukul 16.30 WIB. Kemacetan arus lalulintas ke arah kota Kabanjahe sampai ke Simpang Enam. Atau sejauh sekitar satu kilometer dari pusat kemacetan disekitar jembatan Laudah, demikian juga sebaliknya ke arah Tigapanah. Banjir tersebut terjadi akibat drainase (parit jalan) yang sudah tidak layak lagi, tidak sanggup menampung aliran air hujan meluncur deras dari kota Kabanjahe menuju tempat pembuangan di sungai Laudah. Air yang meluncur deras bagaikan sungai itu, juga membuat kerusakan parit di sejumlah titik tertentu, kian parah. Bahkan longsoran tebing jalan menjelang jembatan Laudah semakin bertambah parah. Menurut warga setempat, longsoran tebing jalan sebelah kanan menjelang jembatan Laudah sudah lama terjadi namun ntah bagaimana pihak instansi terkait tidak berupaya memperbaikinya. Sehingga setiap hujan melanda kota ini, longsoran tersebut makin lebar dan sangat rawan bagi pengendara. Terlihat, tebing tersebut longsor akibat dinding parit di bawahnya hancur diterjang derasnya aliran limbah air hujan yang datang dari Kabanjahe. Tebing jalan yang mengalami longsor tersebut hanya menyisakan beberapa sentimeter lagi tidak mengenai bangunan rumah penduduk di pinggir tebing. Apabila, tidak segera ditanggulangi, dikhawatirkan bangunan rumah penduduk tersebut akan ikut terseret longsor. Sebelumnya, tidak jauh dari lokasi itu juga telah terjadi longsoran tebing jalan. Longsoran tersebut bahkan sudah menggantung bangunan rumah penduduk, tinggal menunggu ambruk. Belum lagi tekongan menjelang Jembatan Laudah yang sudah banyak menelan korban laka lantas, maupun mobil berbeban berat terguling ke beram jalan. Sementara, untuk menghindari terperosoknya kendaraan ke parit jalan yang sudah berantakan, pihak Balai Besar Pelaksana Jalan dan Jembatan (BBPJJ) Medan memasang tali/pita pembatas dengan warna hitam dan kuning di titik tertentu. Menurut warga tali/pita tersebut dipasang, Rabu siang, sebelum terjadi banjir. Agus Purba (53) salah seorang warga setempat mengatakan, drainase jalan negara di sekitar menuju jembatan Laudah sudah sangat tidak layak lagi. Tidak sanggup lagi menampung air limbah hujan ke sungai Lau Biang. Namun ntah bagimana, Pemprovsu atau institusi terkait selalu saja menutup mata. Kemacetan arus lalulintas akibat banjir di jembatan Laudah jalan negara Kabanjahe-Merek tersebut, secara berangsur-angsur dapat ditanggulangi, setelah sejumlah personil Polantas Polres Karo yang langsung dipimpin Kasatlantas, turun ke lokasi pukul 17.20 WIB. (RTA)

Pelanggan Tuduh Ranting PLN Perbaungan Penipu Pantai Cermin-andalas Pelanggan warga Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, yang menggunakan arus listrik milik PT PLN Persero, menuding pihak Kantor Ranting PT PLN Perbaungan sebagai penipu. Pasalnya, struk pem- METERAN Dari bukti inilah bayaran tagihan listrik jumlah uangnya dibayar pelanggan menuding pihak konsumen tidak sesuai Kantor Ranting PT PLN Perbaungan sebagai penipu. dengan pemakaian. Hampir setiap bulan PLN bisa dikatakan curang ketika menagih tagihan listrik. Contohnya, pada bulan Oktober 2011, dirinya harus membayar Rp 167.705 sesuai dengan angka yang tertera di stand meter 00766700-00799000. "Sementara, jumlahnya di stand meter belum mencapai 00799000 hanya sekitar 00795900,” kata Ryad Leandha (39), salah seorang pelanggan, warga Pantai Cermin Kiri, Pantai Cermin, Serdang Bedagai, kepada andalas, Rabu (19/10). Aksi Kantor Ranting PT PLN Perbaungan yang merugikan konsumen tersebut, menurut Leandha, sebagai langkah untuk memperoleh pendapatan guna menutupi kekurangan anggaran. “Beri tahu atau sosialisasikan ke pelanggan jika ingin menutupi kekurangan. Jangan seenak perutnya saja main tagih. Orang kaya yang pantas ditipu, orang miskin tidak bias karena tidak punya apa-apa,” tegas Ryad Leandha, sembari menambahkan, tudingan tersebut hendaknya menjadi catatan dan bahan introspeksi bagi pihak PLN. (RYAD)

Percut Sei Tuan-andalas Tingginya curah hujan belakangan ini yang mengguyur Percut Sei Tuan sekitarnya, menyebabkan genangan air serta banjir, membuat para pengguna jalan merasa terganggu. Genangan air tinggi telah menyebabkan sebahagian badan jalan menjadi rusak berlubang. Ini salah satu permasalahan yang harus diperhatikan. Seperti dilakukan Kepala Desa Sampali, Sri Astuti dibantu Trantib Kecamatan Percut Sei Tuan, melakukan pengerukan parit sepanjang 500 meter, kemarin. Sri Astuti, saat ditemui di lokasi pengerukan parit Jalan Meteorologi yang langsung berbatasan dengan wilayah Kota Medan mengatakan, pengerukan parit untuk mengantisipasi terjadinya banjir. "Untuk itu, pihak desa melakukan pengerukan parit sepanjang 500 meter. Hal ini untuk mengantisipasi banjir dan menjaga kondisi aspal agar tidak cepat rusak,"katanya. Disebutkan, pengerjaan pengerukan parit memang sudah direncanakan sejak beberapa bulan lalu. Dan juga sudah dikoordinasikan kepada pihak kecamatan. "Setelah mendapat persetujuan dan dukungan camat, kita menyewa alat berat untuk mengeruk tanah di pinggir Jalan Meteorologi. Mudahmudahan berguna dan bermanfaat bagi masyarakat," harapnya. Sementara, Plt Kepala Trantib Kecamatan Percut Sei Tuan, H Irsam menjelaskan, pihaknya mendukung penuh wacana dan program Desa Sampali. "Pprogram Desa Sampali kita dukung sepenuhnya. Kalaupun ada anggota Trantib Kecamatan ikut turun ke lokasi

PENGERUKAN - Alat berat berupa beko sedang melakukan pengerukan parit sepanjang 500 meter di kawasan Jalan Meteorologi pengerukan parit, itu untuk pengamanan," katanya. Dijelaskan, dahulu sepanjang kawasan Jalan Meteorologi memiliki parit. Tapi karena masyarakat tidak peduli terhadap kegunaan dan manfaatnya, parit tersebut ditutup, dan didirikan

bangunan dan lainnya."Bangunan warga bisa saja terkena pengerukan parit. Karenanya, petugas Trantib dan aparat keamanan ada di lokasi melakukan pengawasan agar tidak terjadi hal tak diinginkan," terangnya. Camat Percut Sei Tuan, Darwin Zein

Terkait 798 Ha Lahan Eks HGU PTPN II Binjai Timur

Pemko Binjai dan PTPN II Dituding Sengsarakan Petani Binjai-andalas Kelompok Petani Pasar 4,5 dan 6 Binjai Timur, menuding Pemko Binjai dan PTPN II, 'berkoalisi' menyengsarakan masyarakat petani. “Pemko Binjai bukan lagi memperjuangkan kepentingan rakyatnya, tetapi sudah bersekongkol dengan PTPN II untuk kepentingan pengusaha,” kata Kelompok Petani Pasar 4,5 dan 6 Binjai Timur melalui Ketuanya, Mahmud Karim, kepada wartawan, Rabu (19/10). Dasar tudingan persekongkolan, kata Mahmud Karim, karena Pemko Binjai tidak pernah melakukan pembelaan terhadap perjuangan petani, khususnya ketika PTPN II menyewa 300 hektar lahan eks HGU kepada PT Ratna Prima sebesar Rp1,5 juta per hektar pertahun. Lahan seluas 300 hektar itu kini dijadikan perkebunan tebu. “Berdasarkan PP No 40 Tahun 1996, eks HGU PTPN II harus dikembalikan kepada negara. Dalam hal ini pemerintah setempat, dan selanjutnya diatur untuk kepentingan masyarakatnya. "Tetapi, hal itu tidak dilakukan Pemko Binjai, bahkan menyewa eks HGU itu kepada PT Ratna Prima dan selalu menghambat perjuangan para petani mendapatkan haknya,” katanya. Menurut Mahmud Karim, lahan yang akan diperjuangkan untuk pertanian rakyat adalah seluas 798 hektar yang terletak di Desa Tenggrono dan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, Kota Binjai. “Lahan 798 Ha itu sudah di luar

HGU diperkuat dengan munculnya SK No 42/HGU/BPN/2002, tanggal 29 November 2002, 560 ha di Sungai Semayang dahulu Kelurahan Sunggal Deli Serdang dan sekarang masuk Kecamatan Binjai Timur dikeluarkan dari HGU. Kemudian, SK No 44/HGU/BPN/ 2002 tanggal 20 November 2002, 238 ha di Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur dikeluarkan dari HGU. "Artinya, 798 ha itu harus dikembalikan kepada rakyat,” terang Mahmud Karim. Perjuangan para petani sudah dilakukan sejak tahun 1956 oleh atoknya bernama M Idris, dari Serikat Tani Islam Indonesia (STII). Namun, perjuangan atoknya itu hanya sampai tahun 1980 kemudian sejak tahun 1980 sampai sekarang, digantikan Mahmud Karim. Perjuangan petani selalu mendapat hambatan dari preman dan karyawan SPBUN suruhan PTPN II dan PT Ratna Prima. “Lahan seluas 798 hektar itu harus menjadi milik Kelompok Petani Pasar 4,5 dan 6 yang terdiri 16 kelompok berjumlah sekitar 1000 orang,” kata Karim. Dijelaskan, perjuangan kelompok petani Pasar 4,5 dan 6 itu, mendapat dukungan dari Ketua DPRD Binjai, Haris Harto, hingga akhirnya pemerintah pusat menyerahkan permasalahan itu kepada Pempropsu yang kemudian munculnya Pokja (Kelompok Kerja) Sumut. Pokja Sumut yang terdiri, Pemprovsu, BPN, Kejatisu dan lain-lain telah memutuskan dalam waktu dua bulan, terhitung sejak 7 September sampai 7 Nopember 2011, sengketa ini harus diselesaikan. “Lahan itu

harus menjadi milik para petani,” tegasnya. Adanya tudingan bahwa Ketua DPRD Binjai, Haris Harto mensponsori perjuangan Kelompok Petani Pasar 4,5 dan 6, Mahmud Karim membantah. “Haris Harto tidak pernah memberikan uang untuk dana perjuangan para petani. Hanya saja, dukungan moril selalu diberikan untuk kemakmuran rakyat,” ujarnya. Kelompok Petani Pasar 4,5 dan 6 melalui salah seorang ketuanya, Mahmud Karim minta agar tidak mengambinghitamkan Ketua DPRD Binjai, Haris Harto untuk maksudmaksud tertentu. “Sudah selayaknya wakil rakyat bertindak seperti Haris Harto, untuk kepentingan dan kemakmuran rakyat,” imbuhnya. Selain Ketua DPRD Binjai, sambung Mahmud Karim, perjuangan kelompok petani mendapat bantuan dari sebuah LSM Gaplamtra, yang menggugat pemerintah, untuk mengembalikan 5.873 ha eks HGU termasuk 798 ha berada di Medan, Binjai, Deli Serdang dan Langkat. “Sidangnya sudah 3 kali bergulir dan hari ini (Kamis, 20/10) sidang mediasi di PN Binjai,” kata Karim. Sementara, Ketua DPRD Binjai, Haris Harto, ditanya soal tudingan menjadi sponsor para kelompok petani, ketika dihubungi melalui handphone, Rabu (19/10) membantah. “Dukungan untuk kepentingan rakyat bukan hanya uang, tapi dapat dilakukan dengan beberapa cara. Yang pasti, sebagai Ketua DPRD dan wakil rakyat, saya akan bela rakyat untuk menuju kehidupan lebih baik,” katanya. (IWAN)

mengapresiasi Kades Sampali Sri Astuti, yang tanggap dan peka terhadap keluhan masyarakat, khususnya para pengguna jalan. "Diharapkan pengerjaannya berjalan lancar tanpa ada kendala di lapangan," imbuhnya. (FT)

Dana Insentif Tersendat, Guru Swasta DS Resah Lubuk Pakam-andalas Sejumlah guru swasta di Kabupaten Deli Serdang mengeluh dan merasa dianaktirikan Disdik. Pasalnya, sudah 7 bulan dana bantuan insentif guru swasta tahun 2011 dengan besaran Rp 60 ribu perbulan,hingga kini belum juga cair. Sehingga mereka terpaksa mengadukan nasibnya ke DPRD. “Pak dewan tolong bantu kami guru-guru swasta ini. Sudah tujuh bulan insentif kami belum dicairkan,"ungkap para guru saat menemui anggota Komisi D DPRD Deli Serdang, Ricky F Nasution untuk membantu membicarakan dengan Dinas Pendidikan Deli Serdang. Para guru mayoritas kaum ibu itu menitikkan air mata, karena menilai pihak dinas kurang memperhatikan nasib mereka. Padahal, dalam melaksanakan tugas, mereka tidak memperhitungkan jam mengajar. Namun, Kadisdikpora kurang peduli akan kondisi mereka. ”Mungkin bagi pejabat dinas uang sebesar Rp 60 ribu tidak berarti apa-apa, tapi bagi ibu rumah tangga sangat besar manfaatnya," kata mereka. Ricky Prandana menyatakan, dirinya merasa prihatin terhadap guru-guru swasta yang belum juga mendapatkan dana tersebut hingga saat ini. "Seharusnya pihak pemerintah peduli terhadap nasib guru di swasta berpenghasilan terbatas," harapnya. Untuk itu, diharapkan Pemkab Deli Serdang segera memfasilitasi pencairan dana bantuan insentif guru swasta itu secepat mungkin. "Bagi para guru swasta itu, dana yang sedikit itu bisa membantu mereka guna memenuhi kebutuhan hidup," ujarnya. Sementara,Disdikpora Deli Serdang melalui Pardo Sihite MPd saat dikonfirmasi,Rabu (19/ 10) menyatakan, urusan itu ada pada Bina Program. Sebenarnya dana bantuan intensif itu tidak ada kendala, karena berasal dari dana APBD Provinsi dan Deli Serdang. "Dana untuk tahun 2011 ini, setiap guru swasta yang namanya sudah sampai ke Dinas Dikpora mendapatkan Rp 75 ribu perbulan," katanya. Pencairan dana tersebut juga dilaksanakan langsung ke rekening masing-masing guru. Jadi tidak ada permasalahan. Namun kendalanya, nomor rekening dikirimkan pihak sekolah ke Disdikpora, banyak yang salah. "Mungkin salah ketik atau salah nomor sehingga tidak bisa dicairkan," sebutnya. Kasi Bina Progam dan stafnya sedang mengecek ulang satu persatu nomor rekening itu, agar tak keliru. Selain itu, sudah dirancang, agar dana tersebut dikirim sekaligus kepada yang bersangkutan. "Tidak perlu dua kali dalam setahun. Yang penting para guru swasta bersabar saja," imbaunya. (TH)

Bendungan Bandar Sidoras Makin Parah

Ribuan Hektar Lahan Pertanian Percut Terancam Percut Sei Tuan- andalas Bendungan irigasi Bandar Sidoras, Kecamatan Percut Sei Tuan, berdiri di kawasan seluas 3.017 hektar dan berada pada 13 meter DPL itu. Kondisinya kini seperti bangunan tua, lusuh dan tak berguna karena pecah beberapa bulan silam dan pinggirannya tergerus abrasi sungai Percut. Padahal, fungsinya sangat vital untuk mengaliri 4000 hektar sawah warga 7 desa, Pematang Lalang, Cinta Damai, Percut, Cinta Rakyat, Saentis dan Tanjung Rejo di Kecamatan Percut Sei Tuan, serta Desa Sei Tuan di Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang. Sepintas, jika dilihat irigasi yang dibangun tahun 2003 dengan system box culvert atau kanalisasi menggunakan balon

karet sebagai alat penahan debit air, sungguh luar biasa. Teknologi buatan Jepang itu pada dasarnya sangat menakjubkan. Bendungan Bandar Sidoras sangat membanggakan warga Percut. Kepala Desa Pematang Lalang, Anjur Silitonga sempat menyebutnya sebagai bendungan kebanggaan warganya itu ‘dewa penolong’ untuk ribuan hektar sawah di lima desa yang mengharapkan pasokan air dari irigasi Bandar Sidoras ini. Tetapi kebanggaan itu kini sirna, entah siapa dan apa sebabnya. Karet atau balon raksasa yang membendung air itu akhirnya jebol, sekitar 50 centi meter badan balon karet itu koyak, sehingga air sungai tidak lagi dapat terbendung untuk mengaliri sawah petani. Belum lagi curah hujan deras

andalas/firdaus tanjung

PARAH - Kondisi bendungan Sidoras semakin parah. yang terus mengikis daerah pinggiran sungai di kawasan itu. Akibatnya, tanggul yang

dulu kokoh, hancur berantakan karena intensitas hujan, khususnya selama musim peng-

hujan dua tahun belakangan ini cukup besar. Ancaman gagal panen pun mulai terasa bagi petani di 7 desa itu, entah sudah berapa kali dilakukan gotong royong massal dengan melibatkan aparat pemerintah Kecamatan Percut Sei Tuan, Dinas PU Pengairan Sumut, Dinas PU Deli Serdang dengan ribuan warga, hasilnya belum maksimal. Tanggul tetap saja jebol. Kemarin pagi, seratusan warga Desa Pematang Lalang, dipimpin Kepala Desa Anjur Silitonga kembali bergerak membuat tanggul tanggab darurat dengan bahan dasar batu koral. Kepala Dinas PU Deli Serdang Ir Faisal sangat responsife membantu dengan mengirimkan bantuan alat berat, truk dan batu koral. (FT)


Kamis

ACEH MEMBANGUN

20 Oktober 2011

Mantan Karyawan AAF Masih Tempati Rumah Dinas

andalas/usman cut raja

MASIH DITEMP DITEMPAATI - Rumah Dinas PT AAF masih ditempati mantan karyawan.

KOMPLEKS perumahan PT Asean Aceh Fertilezer (AAF) Krueng Geukueh, Aceh Utara masih saja ditempati mantan karyawan. Padahal, hubungan karyawan dengan perusahaan sudah tidak ada lagi setelah seluruh hak-hak karyawan telah dibayar perusahaan menyusul PHK yang dilakukan pada Desember 2006 lalu. eberapa mantan karyawan PT AAF yang masih menempati rumah dinas tersebut kepada andalas, Rabu (19/ 10) mengatakan, diantara mantan karyawan yang masih menempati rumah dinas PT AAF itu tidak akan keluar, karena masing-masing sudah membeli secara resmi ketika Tim Likuidator melakukan pelelangan pada September 2010 tahun lalu. “Kami belum mau keluar dari kompleks karena rumah tersebut sudah kami beli secara resmi,” kata Hanafiah SH salah seorang mantan staf PT AAF. Dijelaskan, Tim Likuidator PT AAF sekitar bulan Juli 2010 telah mengedarkan surat pelelangan rumah PT AAF yang diperioritaskan kepada mantan karyawan. Kepada siapa saja yang berminat agar menyetor DP (dana panjar) melalui sebuah Bank. Dengan penyetoran yang dilakukan mantan karyawan sesuai surat edaran yang dikeluarkan Tim Likuidator, berarti proses jual beli sudah sah. “Terhadap kaitan dengan surat edaran kemudian yang dikeluarkan Tim Likuidator dengan menyebutkan pembatalan dan setoran yang telah dilakukan supaya diambil kembali, tidak semudah itu,” ucap Hanafiah. Senada juga disampaikan Jafaruddin Abdullah SH mantan staf bidang hukum PT AAF. “Kami tidak bisa terima pembatalan sepihak begitu karena sebelum proses pelelangan dilakukan telah berlangsung sosialisasi dan pertemuan antara Tim Likuidator dengan calon pembeli yang semuanya mantan karyawan PT AAF,” sebut Jafaruddin. Keterangan lain yang diperoleh andalas menyebutkan, pembatalan penjualan rumah dinas PT AAF oleh Tim Likuidator menyusul telah terjadi gugatan dari warga mantan pemilik tanah yang meminta pemerintah agar aset PT AAF tidak dijual. “Aset AAF tidak boleh dijual dan AAF harus dihidupkan kembali oleh pemerintah Republik Indonesia,” tegas H Hamzah Abbas, salah seorang mantan pemilik tanah kompleks perumahan PT AAF. (UCR)

Pasalnya, bingkai pintu dan jendela pada gedung Polindes yang berasal dari dana Otsus itu, diduga memakai kayu sembarangan alias tak berkualitas. “Proyek gedung Polindes itu telah rampung dikerjakan 100 persen. Namun, bingkai pintu dan jendela diduga memakai kayu sembarangan, atau tidak termasuk dalam kategori kayu sembarangan keras nomor satu atau nomor dua. Jadi, kami selaku warga setempat meminta agar

penegak hukum mengusut dugaan tersebut,” kata warga setempat yang enggan disebut namanya kepada andalas Rabu (19/10). Warga menambahkan, bila bingkai pintu dan jendela yang dipasang pada Polindes tersebut diduga menggunakan kayu sembarangan, tentu gratifikasi korupsi sudah terjadi pada pelaksanaan proyek tersebut. Karena material yang ditetapkan pada Rancangan Anggaran Biaya (RAB) proyek, sudah diselewengkan oleh pihak pelaksana. “Bila dugaan tersebut benar adanya, tentu warga di daerah ini merasa keberatan. Karena untuk membangun infrastruktur masyarakat yang menggunakan uang rakyat itu, sudah diselewengkan oleh pelaksana. Dan kami meminta penegak hukum menindaklanjuti dugaan tersebut,” ujar warga. (SNO/HARTO)

andalas/suharto

TAK BERKU ALIT AS - Polindes di Desa Lengkong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, senilai ratusan juta rupiah, sudah lama BERKUALIT ALITAS rampung. Namun, diduga daun pintu dan jendela memakai kayu tak berkualitas.

Pedagang Kecewa Pembangunan Pasar Tradisional Langsa- andalas Sejumlah pedagang sayur, ayam dan kelontong yang berada di lokasi pasar tradisioanal di sekitar terminal lama kecewa. Pasalanya, akibat kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Langsa yang akan membangun, lokasi yang baru untuk para pedagang tersebut dinilai tidak layak untuk berjualan karena jauh dari pusat pasar. “Ada sebagian pedagang berjualan di tengah-tengah pusat pasar ada yang di tempat lain. Bukan kami tidak mau pindah, tapi pemerintah harus berbuat adil kepada semua pedagang, jangan hanya sebagian saja yang dipindahkan,” kata Susiana, salah seorang pedagang sayur di terminal lama, kemarin. Menurutnya, lokasi baru yang akan ditempati saat ini jauh dari

pedagang terkait pemindahan lapak berjualan. “Sekitar 29 April 2011 lalu, kami sudah menyurati pedagang. Bahkan, lokasi yang akan mereka tempati juga sudah kita sampaikan,” sebutnya. Sementara itu, Kepala Bidang Pasar Hanafiah Darwin mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan lokasi pemindahan untuk pedagang sayur ke belakang Pos Polisi lalu Lintas di Gampong Blang. Sementara untuk pedagang kelontong di samping wihara. Lebih lanjut dikatakannya, dalam hal pemindahan pedagang ini, pemerintah hanya menyediakan lahan saja. Sementara untuk pembangunan kios dilakukan sendiri oleh para pedagang. “Pemerintah hanya sebatas menunjuk lahan saja,” jelas Darwin. (LAN)

pusat pasar, sehingga nantinya akan berimbas pada dagangan mereka. Jika semua pedagang di pasar ini ditempatkan pada satu lokasi, maka tidak jadi persoalan. “Coba abang lihat, sebagian pedagang sayur ada yang berjualan di pusat pasar, sedangkan kami harus berjualan ditempat yang jauh,” katanya lagi sembari menambahkan bahwa pastinya masyarakat nantinya akan membeli dengan lokasi yang dekat dengan pusat pasar. Kepala Dinas Koperindag Kota Langsa, Syahril Hasballah, ketika mendampingi tim dari Dinas Kopreindag Provinsi Aceh, saat mengunjungi lokasi pembangunan pasar tradisional, kepada wartawan, mengakui bahwa pihaknya telah memberitahukan kepada para

Polisi Belum Tetapkan Tersangka Gula Ilegal Langsa-andalas Kepolisian Kota Langsa akan memeriksa ulang saksi-saksi, terkait gula ilegal yang ditangkap Bea Cukai yang masuk melalui Pelabuhan Kuala Langsa Agustus lalu. Sejauh ini, polisi belum tetapkan seorangpun tersangka terkait kasus barang manis tersebut. Kapolres L angsa Drs AKBP Yosi Muharmatha melalui Kasat Reskrim AKP Warosidi SH Sik saat dikonfirmasi via seluler, kemarin mengatakan, pihaknya masih perlu memeriksa ulang para saksi termasuk yang diduga importir atau pemilik gula tersebut. Menurutnya, gula sebanyak 800 sak itu memiliki dokumen dengan tujuan Sabang-Aceh dan belum jelas mengapa masuk melalui Pelabuhan Kuala Langsa.

Sementara, kapal yang mengangkut gula tersebut sudah lama meninggalkan Aceh. Dia menambahkan, kalau ada waktu, pihaknya akan ke Pulau Sabang, karena gula itu memiliki surat tujuan Sabang. Di singgung jumlah orang yang menjadi tersangka dalam kasus gula tersebut, Kasat mengaku belum mengetahuinya. Karena pihaknya masih melakukan pemeriksaan ulang para saksi, termasuk Somat satu dari 18 orang saksi yang akan dimintai keterangan. Warosidi juga menjelaskan, saat ini gula tersebut dititipkan di gudang milik Leman Sira salah satu pengusaha yang ada di Kota Langsa, di Jalan Elak MedanBanda Aceh. Tepatnya di depan terminal baru kota Langsa. (HRN)

tidak bengis saat berhadapan dengan siswa atau sesama guru,” kata M Kasem yang mengaku tidak ingin sekolah yang dipimpinnya bermasalah atau dilecehkan masyarakat. Sementara, penerapan disiplin kepada siswa menurut M Kasem, setiap hari semua siswa begitu masuk ruang kelas pukul 07.30 WIB, baca Al Qur’an dulu selama 15 menit. Siswa dilarang bawa handphone ke sekolah. Begitu juga terhadap narkoba dan buku bacaan yang berbau porno. “Semua siswa harus patuh kepada 10 dosa yang diterapkan di SMA 1 Dewantara,” ujar M Kasem. Dijelaskan, dengan penerapan di-

siplin ini, kondisi sekolah selama dua tahun terakhir terasa aman tidak ada yang namanya kenakalan siswa yang berurusan dengan polisi. Begitu juga terhadap komunikasi dengan orang tua siswa terjalin bagus, saling membantu dan menghargai. Hingga tidak ada keluhan yang mengharuskan kalangan orang tua siswa melakukan protes. Terkait dengan keberhasilan yang dicapai baik tingkat mutu maupun keterampilan lainnya sangat memuaskan. Contoh, banyak lulusan SMAN 1 Dewantara yang diterima di berbagai perguruan tinggi baik di Aceh maupun

Tamiang. Dalam operasi penemuan kayu itu, Dinas Kehutanan, Polhut langsung berkoodinasi dengan Polsek setempat, guna meminta izin serta pengamanan akan mengangkut kayu tersebut keluar dari lokasi. Kadis Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Aceh Timur Ir Saifuddin MP melalui Kasat Polhut, Said Abdullah SE saat dikonfirmasi kemarin, mengatakan, berdasarkan patroli yang digelar pada saat itu, ditemukan tumpukan kayu yang diletakkan di bibir sungai Sekumur dan sebuah rakit di Desa Melidi, Kecamatan Simpang Jernih, yang diduga milik para pelaku pembalak liar. Sementara dalam proses pelansiran kayu untuk dikeluarkan dari lokasi, Abdullah menjelaskan, Dinas Kehutanan, khususnya para anggota Polhut Aceh Timur, mengaku kesulitan mengingat medan jalan. (HRN)

Langsa-andalas Memasuki Kwarta empat, pemasukan PAD Kota Langsa baru mencapai 40 persen dari yang di targetkan Rp 24 miliar pada tahun 20011. Namun, sampai September dana PAD yang terkumpul baru mencapai Rp 9.849.344.249 atau mencapai 40 persen. Tidak tercapainya target PAD tersebut sangat disayangkan oleh para anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Langsa. Menurut Ir Joni, politisi dari Partai Demokrat yang juga Ketua Komisi D, ini merupakan pekerjaan rumah wali kota yang seharusnya diselesaikan sejak awal tahun anggaran lalu. “Bila wali kota mau serius mengatasi persoalan macetnya pemasukan PAD ini, sejak awal tahun telah menekan para kepala dinas penghasil PAD untuk bekerja lebih optimal. Bila tidak mampu, kepala dinas tersebut memenuhinya bisa diganti,” katanya. Terkait Wali Kota Langsa Zulkifli Zainon dalam waktu dekat ini akan melakukan perombakan Kepala Dinas, menurut Ir Joni sudah terlambat. Karena masa anggaran tahun 2011 tinggal beberapa bulan saja. “Diganti kepala dinas sekarang percuma saja, karena tidak akan mungkin target PAD terkejar kalau hanya kerja tinggal dua bulan lagi. Seharusnya mutasi ini dilakukan beberapa bulan lalu,” ungkapnya. Dia mengharapkan, di akhir tahun seperti ini untuk lebih memperkecil devisit anggaran yang diperkirakan telah mencapai Rp 40 miliar lebih tersebut. (LAN)

luar Aceh tanpa testing. Saat ditanyakan berkembang isu terhadap mutasi Kepsek di Aceh Utara, M Kasem mengaku, pihaknya yang meminta duluan dimutasi. Terhadap fasilitas sekolah yang memiliki 32 ruang kelas dengan tenaga guru 95 orang dan memiliki sebuah lab IPA Kimia ditambah 60 unit computer sudah sangat mendukung. Kendati masih ada empat ruang kelas yang memerlukan rehab, namun belum direhab. “Saya belum tahu kenapa belum di rehab. Padahal dananya melalui APBA 2011 sudah turun,” ucap M Kasem.

Langsa-andalas Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pecinta Alam Juempa, Fakultas Ekonomi Universitas Samudra Langsa (Unsam) mengelar seminar sehari bertajuk Peduli Lingkugan Kampus. Seminar yang dilakukan tersebut, karena melihat lingkungan kampus yang kusam dan kotor dalam penataan lingkungan. Menurut Ketua Panitia Safruddin SE, kegiatan seminar yang akan dilaksanakan hari ini, Kamis (20/10) di Aula Fakultas Ekonomi tersebut akan lebih memfokuskan pembahasan penataan lingkungan, terutama di areal kampus. “Dia berharap dari seminar nanti akan keluar rekomendasi soal penataan lingkungan yang ideal dan bagus untuk kampus. Sehingga ini menjadi pilot projek untuk menata kawasan yang lain, termasuk kawasan perkantoran dan pembelanjaan di Kota Langsa yang berwawasan lingkungan,” ungkapnya. Disebutkan, seminar tersebut akan diikuti seluruh organisasi pencita alam yang ada di Kota Langsa, para mahasiswa, dosen dan penggiat lingkungan hidup. Sementara, nara sumber berasal dari Dinas Kehutanan Kota Langsa, pengurus Walhi Aceh serta akademis dari Unsam.

(UCR)

(LAN)

Polisi Hutan Aceh Timur Amankan Balok Ilegal Aceh Timur-andalas Dari desa Melidi Kecamatan Simpang Jernih, polisi kehutanan (Polhut) wilayah kabupaten Aceh Timur berhasil mengamankan sedikitnya 17 glebek/balok kayu jenis Meranti, kruing dan Rimba campuran di kawasan produksi hutan lindung Kabupaten Aceh Timur, yang diduga ditinggal kabur pelakunya. Penangkapan dan temuan tersebut berawal dari para anggota polhut sedang mengadakan patroli di daerah setempat, kecamatan Simpang Jernih-red. Ternyata hasil patroli pun membuahkan hasil, Polhut dengan dibantu beberapa warga berhasil menggagalkan aksi pembalakan liar dengan mendapatkan barang bukti satu alat penyeberangan (rakit) dan 17 balok siap jual. Diperkirakan kayu tersebut akan dibawa melalui jalur sungai menuju kota Kuala Simpang, Aceh

PAD Langsa tak Capai Target

Seminar Sehari di Fakultas Ekonomi Unsam

Disiplin di SMA 1 Dewantara Patut Dicontoh Lhokseumawe-andalas Penerapan disiplin di SMA Negeri 1 Dewantara, Aceh Utara patut dicontoh oleh sekolah lain. Tidak saja untuk siswa, untuk kalangan guru penerapannya bahkan lebih ketat. Hal ini untuk memberi contoh kepada siswa sebagai anak didik sekalian untuk memperlihatkan wibawa seorang guru. Demikian M Kasem, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Dewantara saat ditemui andalas di sekolahnya, Rabu (19/10). Misalnya, semua guru diingatkan duluan tiba di sekolah sebelum siswa datang dan jangan ada di antara guru yang berpenampilan menakutkan. “Guru harus sopan, berwibawa dan

14

Usut Proyek Polindes Desa Lengkong Langsa-andalas Penegak hukum di Kota Langsa diminta untuk mengusut proyek pembangunan gedung Pondok Bersalin Desa (Polindes) di Desa Lengkong, Kecamatan Langsa Baro, Kota Langsa, senilai ratusan juta rupiah.

B

harian andalas | Hal.

Wawasan Kebangsaan Dinilai Penting Bagi Aceh

andalas/dd harison

BONGKAR - Belasan anggota Polisi Kehutanan (Polhut) Aceh Timur melakukan pembongkaran balok hasil tangkapan pembalakan liar yang terjadi di desa Melidi Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur.

Banda Aceh-andalas Ketua DPD I Partai Golkar Aceh Sulaiman Abda menilai wawasan kebangsaan penting bagi masyarakat di Provinsi Aceh dalam menghadapi perkembangan provinsi ini menuju pergaulan global dunia. "Aceh yang diberi kesempatan untuk menjalin kerja sama dengan dunia luar sangat membutuhkan modalitas kebangsaan sehingga jati diri sebagai bangsa Indonesia tidak tergadaikan," katanya di Banda Aceh, Rabu. Hal itu disampaikan terkait akan diselenggarakannya diskusi publik bertema "Gerakan memperkokoh wawasan kebangsaan menyongsong perubahan dan perkembangan Aceh". Diskusi publik yang akan dihadiri tokoh senior Partai Golkar Akbar Tanjung itu sebagai rangkaian peringatan hari jadi partai berlambang pohon beringin yang lahir pada 20 Oktober 1964. Sulaiman Abda yang juga Wakil Ketua DPRA menambahkan, soal wawasan kebangsaan menjadi penting untuk diangkat ke permukaan mengingat semakin melenturnya wawasan kebangsaan, terutama di kalangan generasi muda daerah ini. (ANT)


Kamis

SAMBUNGAN

20 Oktober 2011

Tuding SBY Berkhianat, PKS Akan Jadi Oposisi Jakarta-andalas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak terima dengan pengurangan pos menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II. PKS menyatakan kesiapannya untuk tetap berada di koalisi maupun di oposisi. Kapoksi Fraksi PKS M Nasir Djamil menyatakan, partainya siap menjadi oposisi bagi pemerintahan SBY-Boediono. "Kaderkader PKS berharap majelis syuro mengambil sikap yang paling tepat. PKS siap tetap bekerja untuk Indonesia, baik sebagai koalisi ataupun opisisi," kata Nasir melalui pesan singkatnya kepada Inilah.com, Jakarta, Rabu (19/10). Seluruh pengurus PKS, jelas Nasir, menyerahkan sepenuhnya kepada majelis syuro soal posisi

PKS di pemerintahan. Ia berharap agar posisi tawar partainya dapat diperhitungkan oleh pemerintah. "Seluruh kader PKS dari Sabang sampai Merauke sedang menanti keputusan Majelis Syuro, yang sangat menentukan posisi tawar partai, dan menjadi pilihan bagi PKS, maunya diperlakukan seperti apa dimasa yang akan datang," jelasnya. Nasir Jamil menuding Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) telah melanggar kontrak koalisi. Menurut Nasir, pelanggaran yang dilakukan SBY yakni pengurangan jatah menteri PKS di kabinet. Menteri Riset dan Teknologi yang sebelumnya dijabat Suharna Surapranata, digantikan Gusti Muhammad Hatta.(INC)

Posisi Hasan Basri Masih Aman

harian andalas | Hal.

15

Keluarga Akui Jasad Rony Memang Simon .........(Dari Halaman 1) serta para kerabatnya bahkan sempat mendatangi Kantor Konsulat Jenderal (Konjen) Malaysia di Jalan Diponegoro Medan. Keluarga memprotes dan menuntut agar jasad Simon segera dipulangkan ke Tanah Air. Kedua orang tua Simon, Bener Sitepu (43) dan Nurlela Tarigan (42) yang menyaksikan langsung proses otopsi, dapat mengenali wajah dan tanda-tanda khusus di tubuh Simon, termasuk bentuk bibir dan mata. Kedua orang tua Simon beserta para kerabatnya sempat mendatangi Kantor Konsulat Jenderal (Konjen) Malaysia di

Jalan Diponegoro Medan. Keluarga mengamuk menuntut agar jasad Simon segera dipulangkan ke Tanah Air. “Mungkin karena posisi wajah anak saya tidak terlihat semua di dalam peti jenazah. Sekarang setelah dibuka, baru kami yakin itu anak kami Simon,” kata Bener didampingi istrinya, Nurlela. Saat ditanyakan apakah ada tanda-tanda khusus yang ditemukan di tubuh jenazah seperti tahi lalat di tangan kanan, Bener mengaku tidak menemukannya. “Tapi kami tidak ada lihat tahi lalat di tangannya. Walau begitu, kami yakin sudah kalau itu memang anak kami Simon,” terang Bener. Petrus tewas karena kece-

lakaan kerja di perkebunan Kampung Bukit Hijau, Kupang Baling, Kedah, Malaysia pada 14 Oktober lalu. Menurut Nurlela, sebelum meninggal, korban sempat menghubunginya dan akan mengirimkan uang untuk mereka. "Tapi pas tanggal 14 Oktober lalu, kami dihubungi temannya dengan menggunakan HP milik korban. Saya sempat nanya tentang apakah Simon jadi mengirimkan uang yang dijanjikannya. Tapi jawaban yang kami terima dari teman anakku yang bermarga Manulang, Simon sudah meninggal. Katanya saat itu Simon meninggal karena tertimpa buldozer di proyek," jelasnya.

Jenazah saat di Instalasi Jenazah RSUD Pirngadi Medan mengenakan celana jeans warna biru dan kaos warna putih. Di bagian kening korban ada bekas memar, bibir terjepit, dan leher diduga bekas jeratan. Namun jenazah korban tidak dilakukan otopsi atau visum et revertum. Pantauan wartawan, Nurlela sempat terkulai lemas dan histeris begitu mengetahui ciri-ciri korban. Jenazah selanjutnya disemayamkan di rumah duka di Desa Lau Mulgap, Mardingding, Tanah Karo. Anggota DPD RI asal Sumatera Utara (Sumut) Parlindungan Purba yang datang melayat jenazah korban di Instalasi Jenazah RSUD Pirngadi Medan menga-

takan, Konsulat Malaysia di Medan tidak ada kaitannya dengan masalah ini. "Kita segera menyurati BP3TKI untuk menyelesaikan hak korban yang belum diselesaikan oleh pihak perusahaan di mana korban bekerja," katanya. Dikatakan, korban merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang keluar dari perusahaan penyalur tenaga kerja yang sebelumnya membawa korban. "Setelah keluar dari perusahaan yang membawanya, TKI dianggap menjadi ilegal, sedangkan biodata korban pada saat pengiriman jenazah merupakan identitas pemutihan dari kedutaan di Malaysia," ujarnya. (YN)

.........(Dari Halaman 1) Kadisdik Medan, Parluhutan pimpinan,” ujarnya seraya mengatakan bahwa proses pengangkatan pejabat setingkat eselon II, III, dan IV di jajaran Pemko Medan dilakukan atas dasar pertimbangan Baperjakat. Hal sama juga dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan Parluhutan Hasibuan. Sejauh ini, pihaknya juga belum ada diminta mengusulkan nama calon pengganti Kadisdik Medan Hasan Basri. “Setahu saya, belum ada rencana itu,” kata Parluhutan. Namun ketika ditanya terkait isu adanya permintaan Pemko Medan kepada pihak Universitas Negeri Medan (Unimed) agar mengirimkan nama-nama calon yang layak menduduki jabatan

enggan berkomentar. “Maaf ya saya mau rapat,” elaknya seraya bergegas meninggalkan wartawan. Sebelumnya, Komisi B DPRD Kota Medan dalam rekomendasinya mendesak Wali Kota Medan Rahudman Harahap agar segera mengganti Hasan Basri sebagai Kadisdik Kota Medan karena dianggap paling bertanggung jawab atas terjadinya ‘kelas gelap’ dalam PSB tahun ajaran 2011/2012. “Inti dari surat rekomendasi yang kita keluarkan itu adalah medesak wali kota agar segera mengganti Kadisdik Medan Hasan Basri dan penggantinya harus profesional serta memiliki kapabilitas yang tinggi di bidang pendidikan,” kata Sekretaris Komisi B Khairuddin Salim.(BEN)

KPK Limpahkan Berkas RE Siahaan ke Pengadilan .........(Dari Halaman 1) nyidik Subdit II Reskrimum Polkasus itu (Gong Matua Siregar). Tapi saya akan cek ke bagian yang bersangkutan," tegas Kasi Penkum Kejatisu Edi Irsan Tarigan kepada wartawan di kantornya Jalan AH Nasution Medan. Menurut Edi Irsan, kalau pun berkas pelimpahan sudah sampai dari penyidik (kepolisian), maka berkas itu akan dipelajari dan dilihat kesempurnaannya. "Kalau memang sempurna maka berkas itu bisa langsung P21. Namun kalau masih ada yang kurang, maka berkas itu akan kita kembalikan," tegas Tarigan. Kasus Gong Matua Siregar sendiri sebelumnya telah dilakukan penyidikan oleh tim pe-

dasu. Wakil Bupati Batu Bara itu telah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Poldasu. Dalam perkara itu Gong Matua sebagai wakil bupati merasa punya wewenang menjual limbah tersebut. Padahal, yang memiliki hak untuk menjual limbah Inalum adalah pemegang otorita Inalum. Mencuatnya kasus ini, setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintahkan polisi menyelidiki kasus tersebut. Perintah tertuang dalam surat bernomor R-32/Pres/06/2011 ditujukan kepada Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo dan ditembuskan kepada Mendagri Gamawan Fauzi, Jaksa Agung Basrief Arief, dan Gubsu.(FEL)

BELANJA KEBUTUHAN– Sejumlah jamaah calon haji berbelanja untuk kebutuhan sehari hari di kawasan Jarwal, Mekkah, Arab Saudi, Rabu (19/10). Jamaah calon haji selama di Mekkah harus memasak sendiri karena Panitia Penyelenggara Haji tidak menyediakan makanan.

Baru Tiba di Medan, Warga Asing Tewas Ditikam .........(Dari Halaman 1)

Meramal Kiamat Lagi

bermotor, saya lihat tiba-tiba korban sudah berkelahi dengan

.........(Dari Halaman 1) sesnya sudah dimulai sejak itu memperkirakan para pembangkang Tuhan tidak akan merasakan kesakitan saat Hari Akhir itu datang. “Kami menjadi lebih dan lebih yakin mereka akan mati dengan tenang,” kata Camping dalam khotbah yang disiarkan jaringan Family Radio miliknya. Camping sangat yakin dengan perkiraannya tersebut, kendati pendeta dari aliran Kristen Evangelis ini sudah dua kali salah memprediksi datangnya kiamat. Pada tahun 1994, Camping memperkirakan Hari Kehancuran terjadi. Kemudian pada 21 Mei lalu. Namun kedua ramalannya itu juga tidak terbukti. Namun ia beralasan, kiamat terjadi baru lima bulan lagi dan pro-

tanggal itu. Ia mengatakan Tuhan telah memilih sekitar 200 juta orang yang dipandang sebagai hamba yang saleh untuk diselamatkan dari kehancuran alam semesta. Untuk menyebarluaskan ramalannya tentang datangnya kiamat, para pengikut Camping memasang sedikitnya 2.000 papan dan membagi-bagikan selebaran di seantero Amerika. Family Radio miliknya yang mempunyai 65 stasiun di seluruh negara itu juga terus menerus menyiarkan ramalan Camping. Setelah salah prediksi Mei lalu, bulan depannya Camping terkena stroke ringan saat berkhotbah. Ia tidak bisa bicara. Sejumlah tokoh Nasrani menilai itu merupakan azab dari Tuhan.(NET)

salah seorang pelaku. Dan salah seorang pelaku lagi stand by di atas sepeda motornya," kata Darnafia.

Salah seorang pelaku, kata Darnafia, memakai helm dan seorang lagi yang standby di atas sepeda motor tidak memakai

helm. Lokasi kejadian berada di Jalan Mustang, depan Apotek Century. Hingga berita ini dikirimkan ke

meja redaksi, belum diketahui apa saja barang korban yang dirampok. (HRK/HER)

Dahlan Warning Direksi BUMN .........(Dari Halaman 1) harus dikurangi 50 persen," kata Dahlan. Dahlan menginginkan seluruh Kepala BUMN melakukan rapat direksi setiap hari di internalnya masing-masing. "Proses lebih penting daripada hasil," tandasnya. Karena itu, lanjut Dahlan, yang prioritas dibenahi saat ini adalah pengurangan hingga 50 persen kegiatan surat-menyurat pembuatan laporan dan rapatrapat yang tidak penting. Saat ini surat-menyurat, laporan dan dari BUMN ke Kementerian BUMN terlalu banyak sehingga kerja perusahaan BU-

MN tidak berlangsung efektif. "Percuma membuat laporan terlalu banyak tapi tidak pernah dibaca, rapat terlalu sering tetapi belum tentu ada hasilnya," tandasnya. Dia menambahkan tanggung jawab sebagai Menteri BUMN cukup besar, karena itu harus terus berupaya membenahi kinerja BUMN karena banyak yang masih merugi. "Untuk itu diperlukan kebersamaan baik dengan Wakil Menteri BUMN Mahmudin Yasin dan para deputi dalam merumuskan kebijakan yang intinya membenahi semua sektor BUMN." Ditegaskan, Kementerian

BUMN harus memberikan keleluasaan yang lebih besar kepada masing-masing BUMN untuk melakukan aksi korporasi. Aksi korporasi adalah nafas dari sebuah perusahaan, karena kalau terlalu dikekang itu namanya bukan korporasi tetapi sebuah instansi. Keleluasaan melakukan aksi korporasi harus diberikan kepada BUMN, karena aksi korporasi merupakan nafas sebuah perusahaan. Setelah diberi keleluasaan dalam menjalankan aksi korporasi, maka dapat dimintai pertanggungjawaban dari aksi korporasi yang sudah dilakukan. "Tanggung jawab itu ibarat racun.

Kami minta tanggung jawab itu. Jadi jangan hanya minum madunya, racunnya juga harus ada." Dia menandaskan tugas korporasi adalah keharusan mencari laba. Tanggung jawabnya adalah bahwa perusahaan harus menciptakan nilai korporasi agar dapat mencari laba yang lebih besar sehingga perusahaan harus lebih efisien. Siap Diganti Dahlan Iskan juga menuturkan, dirinya akan siap diganti apabila Mustafa Abubakar sehat 100 persen. "Pak Mus segera sehat 100 persen, saya siap berhenti kapan saja," ujarnya. Ucapan Dahlan Iskan itu pun

disambut tawa dari tamu dan hadirin yang hadir pada serah terima jabatan. Dahlan mengharapkan kondisi kesehatan Mustafa Abubakar jauh lebih sehat. Ia menilai kondisi Mustafa Abubakar bicara lancar dan jalan pikirannya terstruktur. "Keadaan Pak Mustafa jauh lebih sehat, bicara lancar, dan jalannya sangat cepat ketika mencari istri, ini jauh seperti apa yang dibicarakan orang lain," kata Mustafa. Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Gresik Tbk Dwi Soetjipto menilai, Dahlan Iskan dapat memimpin BUMN cukup baik. Sebab Dahlan Iskan pernah berada di korporasi.(NET)

tahun ini yaitu pembangunan gedung KNPI senilai Rp10 miliar dan pembangunan kampung atlet di kawasan Deli Serdang sebesar Rp25 miliar karena tersedianya lahan. Begitu pun, ujarnya, anggota Dewan tetap mendorong agar program tersebut bisa diakomodasi di tahun 2012. Ristanto juga mengaku pasrah jika nantinya dirinya dievaluasi Plt Gubsu. “Mau bagaimana lagi. Kalau dievaluasi, saya pasrah saja. Soalnya itu anggaran dari yang lalu, kalau memang begitu, nasiblah,” tandasnya. Kepala Dinas Perkebunan

Sumut, Aspan Sofyan Batubara ketika dikonfirmasi terpisah mengaku adanya pergantian struktur organisasi dan pejabat pengelola keuangan menjadi penyebab terkendala penyerapan anggaran di SKPD-nya. Namun sekarang pekerjaan sudah mulai selesai dan dia optimis sampai akhir tahun, realisasi dapat dicapai di atas 90 persen. Disinggung mengenai evaluasi, Aspan mengaku tidak mengetahui informasi itu. Namun dia sebagai staf, mengatakan wajar jika pimpinan melakukan evaluasi.(WAN)

Dispora Terendah, Dishub Tertinggi .........(Dari Halaman 1) penyerapan anggarannya sangat rendah adalah Dinas Bina Marga, sekitar 37,55 persen atau Rp305,1 miliar dari anggaran Rp812 miliar dan Dinas Pekebunan, sekitar 45,45 persen atau Rp30,1 miliar dari anggaran Rp66,4 miliar. Dinas Pendidikan Sumut juga baru merealisasikan anggaran sekitar 51,54 persen atau Rp148,4 miliar dari Rp287,9 miliar. Sementara SKPD tertinggi penyerapan anggarannya adalah Dinas Perhubungan yang telah

mencapai 88,60 persen atau Rp42 miliar dari Rp47,4 miliar yang dialokasikan. SKPD lainnya yang realisasi serapan anggarannya sudah di atas 80 persen adalah Rumah Sakit Jiwa Provinsi (85,21 persen atau setara dengan Rp16,6 miliar dari Rp19,4 miliar), Badan Penanaman Modal dan Investasi (84,65 persen atau Rp9,8 miliar dari anggaran Rp11,6 miliar), dan Dinas Kesehatan (84,12 persen atau Rp112,6 miliar dari Rp133,9 miliar). Ilyas menjelaskan, jika untuk belanja, serapan anggaran di

Pemprovsu sudah teralisasi 53,60 persen. Untuk belanja langsung (BL) sebesar Rp1,151 triliun dan belanja tidak langsung (BTL) Rp1,356 triliun. Meski serapan anggaran baru setengah lebih dari total anggaran, pihaknya optimis serapan anggaran dapat dimaksimalkan hingga akhir masa pelaksanaan anggaran pada Desember mendatang. “Sejak 2009 trennya begitu. Dia kecil dulu, baru kemudian besar menjelang akhir. Karena banyak proyek

fisik yang pembayarannya belum dilakukan sepenuhnya. Tapi nanti peningkatannya akan signifikan begitu sudah dibayarkan,” bebernya. Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumut Nurdin Lubis mengatakan, kondisi ini sudah cukup bagus bila dibandingkan dengan tahun lalu. Dia mengharapkan, pada November mendatang realisasi bisa naik signifikan karena pembayaran sudah ada yang 90 persen, bahkan 100 persen. Disinggung mengenai akan dilakukannya evaluasi terhadap

pimpinan SKPD yang serapannya rendah, Nurdin tidak dapat mengatakannya karena hal itu akan diakumulasi dengan faktor-faktor lain. “Kita belum bisa katakan, karena ada faktor-faktor lain. Dan kita juga tidak bisa bilang ini yang rendah atau tinggi, di akhir tahun nanti baru kita ketahui. Jadi belum bisa kita katakan sekarang,” bebernya. Terpisah, Kadispora Sumut Ristanto mengatakan, rendahnya serapan anggaran di SKPD yang dia pimpin salah satunya dikarenakan ada dua program yang gagal dilaksanakan pada


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Kamis, 20 Oktober 2011 | No: 2009/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Michael Villareal: Sophia Latjuba Selingkuh KESEPAKATAN cerai dianggap sebagai jalan tengah antara artis model Sophia Latjuba dan suaminya Michael Villareal. Mereka telah berdiskusi untuk menempuh jalan perpisahan sejak Agustus lalu. "Kami sudah menyepakati perpisahan ini pada Agustus silam dan saya sudah melakukan apapun yang saya bisa untuk memperbaiki dan menyelamatkan pernikahan kami," tulis MichaelVillarealdiakun twitternya, @JustMichaelv. Pemicu perceraian mereka adalah perselingkuhan, sebagaimana disampaikan secara nyata oleh Michael. Mantan istri Indra Lesmana itu telah menemukan pria lain, di tengah rumah tangga yang memang sedang goyah. "Beberapa minggu sebelum kami sepakat berpisah, saya baru tahu bahwa Sophie bertemu dan melakukan perselingkuhan dengan seorang pria," tegas Michael yang mengaku ber-

usaha keras mempertahankan rumah tangganya. Sebagai seorang suami, Michael akhirnya memilih langkah tegas untuk berpisah. Dia memberi kebebasan kepada sang istri untuk hidup bersama dengan pasangan barunya. Proses perceraian pun baru akan dimulai. "Walaupun saya tidak memaafkan maupun membenarkan tindakannya, saya menghargai keputusannya untuk melanjutkan hidupnya dengan kekasih barunya. Saya tidak akan mencampuri hidup dan kebahagiaan barunya," ungkapnya. Michael menikahi Sophia pada 30 April 2005, di Gereja Anglican All Saints, Jakarta. Pernikahan mereka didahuli dengan upacara pertunangan pada 17 Desember 2004. Sophie menikah dalam kondisi hamil lima bulan, di mana kemudian terlahir bayi perempuan, Manuella.(NET)

IAM-diam Ayu Ting Ting memendam keinginan kelak mendapatkan pendamping seorang ustaz. "Aku mau sama ustad deh, hehehe... Enggak, aku sama siapa saja," canda Ayu, Rabu (19/10). Sejatinya, penembang Alamat Palsu itu tidak mematok latar belakang calon pendampingnya kelak. Begitu juga orangtuanya yang membebaskan pilihan di tangan Ayu. "Alhamdulillah, ayah ibu enggak pernah melarang pacaran dengan siapapun," ungkapnya. Tak mematok harus dari kalangan selebriti, namun Ayu sangat berharap tidak akan pernah dipoligami oleh suami. "Jangan sampai aku dipoligami. Cinta buat saya satu saja seorang. Mana ada wanita yang cintanya mau dibagi," ungkapnya. Dara berusia 19 tahun itu kini masih betah menjomblo. Alasannya, ingin fokus berkarier musik. Tidak ada larangan dari orangtua untuk menjalin kasih dengan lawan jenis. Dia juga tipikal perempuan yang sangat berhati-hati memilih pasangan. Di puncak popularitas sekarang, Ayu khawatir ada lelaki yang sengaja cuma ingin mendompleng ketenarannya Ayu Ting Ting siap menikah. Ayu akan menikah dengan mengadopsi budaya Betawi. "Saya dari Betawi, ada budaya Palang Pintu saat menikah. Saya pakai palang pintu seperti itu. Saya kan, orang biasa, jadi pakai tradisi Betawi yang biasa juga," ucap Ayu Ting Ting di Studio RCTI, Jakarta Barat, Rabu (19/10). Ayu ingin menikah dengan adat Betawi, karena terinspirasi pernikahan GRAj Nurastuti Wijareni dengan Achmad Ubaidillah yang penuh tradisi Keraton Jogyakarta. "Harus ikuti budaya mereka, harus diwariskan turun temurun. Bisa menarik pariwisata juga," paparnya.(NET)

D Liku-liku Perjalanan Cinta Sophia Latjuba & Michael Villareal SETELAH bercerai dengan musisi Indra Lesmana, Sophia Latjuba sempat menjalin cinta dengan beberapa pria. Namun, Sophia akhirnya menjatuhkan pilihannya kepada pria bule bernama Michael Villareal. Hubungan Sophia dan Michael menjadi sorotan media. Hal itu disebabkan karena pria warga negara Amerika Serikat tersebut ternyata sudah beristri. Tak lama setelah hubungannya dengan Sophia mencuat ke permukaan, Michael menggugat cerai Louisa Ibbotson. Diam-diam, Sophia dan Michael ternyata sudah bertunangan sejak 17 Desember 2004. Sempat menghindar dari sorotan publik beberapa saat, Sophia kembali menuai kontroversi. Sophia ternyata hamil anak dari Michael, padahal saat itu Michael belum

resmi bercerai dari sang istri. Keduanya akhirnya bisa melenggang ke pelaminan setelah Michael resmi bercerai dengan Lousia pada 26 April 2005. Michael dan Sophia pun kemudian menikah 4 hari kemudian, pada 30 April 2005 di Gereja Anglican All Saints, Jakarta. Pada 15 September 2005, Sophia melahirkan anak keduanya di Rumah Sakit Pondok Indah, Jakarta. Mereka memberi nama anak perempuannya itu Imanuella Aziza. Setelah Imanuella, Sophia lebih sering menghabiskan waktunya di Los Angeles, Amerika Serikat. Hingga akhirnya Selasa (18/10) kemarin Michael membuat pernyataan mengejutkan lewat akun Twitter-nya. Ia menggugat cerai Sophia setelah tujuh tahun pernikahan mereka.(NET)

Model Paling Legendaris di Dunia AWALNYA supermodel pertama dunia,Twiggy sempat dikira mengidap anorexia, namun berjalannya waktu terbukti bahwa badan kurusnya merupakan bawaan asli. Twiggy adalah supermodel pertama di dunia, yang mempopulerkan model berbadan kurus. Pada tahun 1966 dimana para model diwajibkan untuk mempunyai berat proporsianal atau plus size, namun, Twiggy berani tampil berbeda. Perempuan 62 tahun itu, memiliki boyish hair cut dan bulu mata panjang dan tajam yang menjadi image Twiggy selama bertahun-tahun. Pemilik nama lengkap Leslie Hornby itu menjadi idola bagi jutaan gadis remaja pada masa revolusi tahun 60an. Pada usia 17, Twiggy adalah salah satu wajah paling terkenal di

vin Sokolsky, Richard dan Bert Stern Avendon yang akan membuat tiga film tentang perjalanan karirnya di Amerika Serikat pada tahun 1967. Meskipun Twiggy resmi pensiun dari dunia model pada tahun 1970, ia tetap terlibat dalam berbagai hal yang masih berhubungan dengan planet ini, fotonya bahkan terbungkus dalam kapsul waktu dan dikirim ke ruang angkasa. Seorang ikon yang wajahnya menghiasi sampul majalah Vogue, Tatler dan bahkan di Mod Teen World. Selama bertahun-tahun berkarya sebagai model, Twiggy berpose untuk beberapa fotografer papan atas seperti Barry Lategan, Mel-

dunia modeling seperti menjadi cover album Ups Pin David Bowie. Kemudian pada tahun 2005, Twiggy telah bertindak sebagai wajah Marks And Spencer. Selain itu ia juga pernah menjadi juri dalam acara reality fashion America's next top model.(NET)

Harian Andalas 20 Oktober 2011  

lugas dan cerdas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you