Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Kamis, 10 November 2011 | No: 2027/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Abeng, Owner Raksasa Diesel Tewas Kesetrum di Sauna Hotel Soechi Hari ini, Karyawan Telkomsel Mogok Kerja

• Dua Lagi Kritis Medan–andalas Buyung Siuan alias Abeng diduga tewas kesetrum di sauna room Hotel Soechi Medan, Rabu (9/11) sore. Abeng yang juga pemilik toko Raksasa Diesel di Jalan Pandu Medan itu tewas saat berendam di dalam sauna yang terletak di lantai V hotel tersebut. Selain Buyung Siuan, dua korban lainnya dikabarkan kritis dan saat ini tengah dirawat di salah satu rumah sakit di Medan. Akan tetapi, kabar tewasnya Abeng tersebut diterima andalas melalui broadcast Blackberry Messenger (BBM) sekitar pukul 22.00 WIB. Pesan tersebut

Medan–andalas Ribuan karyawan Telkomsel yang tergabung dalam Serikat Pekerja Telkomsel (Sepakat) melakukan aksi mogok nasional, pada hari ini Kamis (10/ 11). Serikat pekerja menilai, manajemen Telkomsel telah ingkar janji terkait Perjanjian Kerja Bersama (PKB). Ribuan karyawan Telkomsel akan memulai mogok kerja selama satu bulan mulai Kamis ini setelah keputusan pengadilan yang memberikan kemenangan

berbunyi : “Kejadian yang sangat tragis, owner Raksasa Diesel Jalan Pandu, Abeng, tewas dengan sangat mengenaskan, di fitness centre Hotel Soechi Medan. Abeng tewas karena terkena aliran listrik di sauna room pada

Bersambung ke Hal. 15

kepada serikat pekerja atas manajemen Telkomsel. Inti dari tuntutan aksi mogok ini seputar kesepakatan kompensasi kerja dengan pihak menajeman perusahaan. Sekertaris Jenderal Serikat Pekerja Telkomsel (Sepakat) Yogi R Bahar di program Apakabar Indonesia Malam TVONE mengatakan, demo dan mogok yang dilakukan karyawan Telkomsel bentuk kekecewaan karena pihak manajemen yang ingkar janji. Dikatakan, sebelumnya telah terjadi kesepakatan kerja dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) 2 antara karyawan dengan manajemen Telkomsel yang belum terpenuhi, khususnya 3 poin di

Bersambung ke Hal. 15

Plt Gubsu Evaluasi SKPD tak Berprestasi

foto-foto: andalas/internet

Hotel Soechi Medan di Jalan Pandu yang diduga menjadi lokasi tewasnya Abeng (atas). Menurut berbagai sumber lokasi persis tewasnya korban di Spa hotel tersebut (bawah)

andalas/siong

DISEMAYAMKAN–Buyung Siuan alias Abeng disemayamkan di Angsapura Medan Jalan Waja Medan Rabu (9/ 11) malam. Owner Raksasa Diesel tersebut diduga tewas kesetrum saat berada di sauna room Hotel Soechi Medan, Rabu (9/11) sore. Selain Abeng, dua korban lainnya dikabarkan kritis dan saat ini tengah dirawat di salah satu rumah sakit di Medan.

Kurs dan Logam Mulia, Rabu, 9 Nov 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 9,272 1,414 12,372 14,396 1,150

Beli 9,178 1,400 12,246 14,251 1,139

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 11,517 2,876 7,049 8,939

Beli 11,401 2,845 6,978 8,851

Perkebunan, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPPTS) Sumut. Kemudian Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat), Sekretariat DPRD Sumut dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut. Di sisi lain, anggota Badan Anggaran DPRD Sumut, Sopar Siburian menyebutkan, rendahnya serapan anggaran ini tidak sepenuhnya kesalahan SKPD. Namun, ini juga akibat mutasimutasi pejabat di jajaran Pemprovsu. "Sebetulnya rendahnya daya serap bukan sepenuhnya kesalahan SKPD, namun karena pertukaran jabatan. Akhirnya menjadi terbawa ke sini," kata politisi Demokrat ini. Menurutnya, Gubernur seharusnya membuat target bagi

Bersambung ke Hal. 15

Gelar Pahlawan Sultan Serdang Kandas, Warga Sumut Kecewa Medan-andalas Sultan Serdang Tuanku Sulaiman Shariful Alamsjah gagal menjadi Pahlawan Nasional. Sultan Serdang V ini hanya memperoleh tanda gelar berupa Bintang Mahaputra Utama. Kejadian ini mengingatkan peristiwa pada tahun silam, di mana Kroeng Raba Nasution atau lebih dikenal Mr SM Amin, tokoh di balik Sumpah Pemuda 1928, juga gagal mendapat gelar pahlawan nasional dan hanya mendapatkan Bintang Mahaputra Utama. Peristiwa yang sama juga dialami oleh

dua jenderal yang diusulkan menjadi pahlawan nasional yakni Maraden Panggabean dan Ahmad Tahir. Kedua nama yang disebut belakangan, gagal menjadi pahlawan nasional karena tidak mendapat rekomendasi dari Mabes TNI. Berbeda dengan Sultan Sulaiman dan SM Amin yang alasan penolakan menjadi pahlawan nasionalnya tidak diketahui. Oleh sebab itu, lembaga atau badan yang bertanggungjawab untuk pencalonan

Bersambung ke Hal. 15

11 Tahun Menderita Kelainan Selaput Otak CP bukan merupakan penyakit dan tidak bersifat progresif (semakin memburuk). Pada bayi dan bayi prematur, bagian otak yang mengendalikan pergerakan otot sangat rentan terhadap cedera. CP terjadi pada 1-2 dari 1.000 bayi, tetapi 10 kali lebih sering ditemukan pada bayi prematur dan lebih sering ditemukan pada bayi yang sangat kecil. CP bisa disebabkan oleh cedera otak yang terjadi pada saat, bayi masih berada dalam kandungan atau ketika proses persalinan berlangsung. Penyakit ini juga bisa terjadi saat bayi baru lahir atau anak berumur kurang dari 5 tahun. Tetapi kebanyakkan penyebab CP tidak diketahui. Sugiani menuturkan, dari keterangan dari ibunya, Rosmawati Siregar diketahui ada segumpal cairan yang keluar dari kepala saat Dimas lahir. “Kemungkinan itu yang menimbulkan komplikasi gangguan pada otak dan juga menyebabkan kepalanya kecil,” tuturnya. Untuk itu, tambahnya, masih dilakukan tindakan medis terhadap

Harapan Dimas Prawira yang mengalami Celebral Palcy Statis atau kelumpuhan otak besar untuk hidup normal, tampaknya sulit terwujud. Bocah berusia 11 tahun ini mengalami cacat permanen akibat kelainan yang diidapnya sejak lahir.

penyakit kelumpuhan otak besar, suatu keadaan yang ditandai dengan buruknya

Bersambung ke Hal. 15

ANEH tapi NYATA

Alami Kelumpuhan Otak Besar, Dimas Prawira Sulit Normal

DOKTER yang menangani Dimas, Dr Sugiani, SpA menuturkan, penyakit yang dialami Dimas, merupakan Celebral Palcy type statis atau kaku. Di mana, tubuhnya mengalami kekakuan dan sulit. “Dimas kemungkinan mengalami cacat permanen. Akan kita lakukan Scanning dan CT Scan untuk mengatahui kelemahan otak Dimas,” ujar dokter Spesialis Anak ini, Rabu (9/ 11) melalui telepon. Dari sejumlah referensi diketahui, Cerebral Palsy (CP) adalah jenis

Medan-andalas Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho berjanji akan mengevaluasi satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dijajaran Pemprovsu yang serapan anggarannya masih di bawah rata-rata. "Akan kita evaluasi. Siapa-siapa yang tidak berprestasi akan dievaluasi," kata Plt Gubsu kepada wartawan, Rabu (9/11) di kantor gubernur lantai IX Jalan Imam Bonjol. Untuk diketahui hingga kemarin, 7 November serapan sejumlah dinas di lingkungan Pemprov Sumut masih di bawah ratarata total serapan belanja APBD 2011 atau sekitar 59,36 persen dari Rp 4,6 triliun. Serapan anggaran ke delapan dinas tersebut masih di bawah rata-rata. Kedelapan SKPD itu yakni, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumut, Dinas Bina Marga, Dinas Pendapatan, Dinas

pengendalian otot, kekakuan, kelumpuhan dan gangguan fungsi saraf lainnya.

Bersambung ke Hal. 15

Nenek 85 Tahun Tangkap Ikan 333 Kg USIANYA sama dengan Ratu Elizabeth II, namun Connie Laurie tampak jauh lebih kuat karena dirinya berhasil memancing ikan Marlin yang bobotnya lebih dari 333 kilogram. Connie memang merupakan seorang yang gemar memancing, namun dirinya belum pernah mendapatkan tangkapan yang sangat besar seperti apa yang ditangkap di Queensland, Australia. Para nelayan yang profesional pun takjub saat melihat nenek ini memancing. "Saya terangkat dari kursi hingga dua kali, ketika menarik ikan itu. Tapi ikan itu akhirnya berhasil ditangkap," ujar Connie, seperti dikutip Daily Mail, Rabu (9/11). Nenek ini pun menyatakan

kegembiraannya saat dirinya

Bersambung ke Hal. 15

MEDAN KITA

Kamis 10 November 2011

harian andalas | Hal.

2

Dua Kali Dipanggil Kantor Imigrasi Khusus Kelas I Medan

andalas CEO RS Columbia Asia Medan Mangkir PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting, Ika Ramadhani, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

Medan-andalas Chief Excecutive Officer (CEO) Rumah Sakit Columbia Asia Medan, Ravi Raj Sivaraj (47) sudah dua kali mendapat panggilan untuk menghadap ke Kantor Imigrasi Khusus Kelas I Medan. Namun warga negara Malaysia yang terancam akan dideportasi (dipulangkan) itu tetap membandel dengan tidak menghadiri panggilan tersebut. Kasi Pengawasan Keimigrasian, Romi kepada andalas melalui telepon selulernya, Rabu (9/11), membenarkan ketidakhadiran Ravi Raj Sivaraj. Romi tidak mengetahui pasti apa alasan Ravi mangkir dari panggilan kedua tersebut. "Iya, dari tadi pagi beliau tidak menghadiri panggilan. Padahal ini merupakan panggilan kedua. Beliau tidak ada memberitahu-

kan kepada kami alasannya tidak hadir,"ujarnya. Karena itu, sambung Romi, dalam minggu ini petugas Kanim Khusus Kelas I Medan akan kembali melayangkan panggilan ketiga. Disinggung apakah akan disertai penjemputan paksa? Romi menjawab belum bisa memastikannya. "Minggu ini akan dipanggil lagi. Mengenai apakah akan disertai penjemputan pak-

sa atau tidak tergantung pimpinan," ujarnya. Informasi yang diperoleh wartawan koran ini dari berbagai sumber, pria kelahiran Selangor, Malaysia yang telah melanggar izin tinggal itu, tidak hadir karena kesibukannya sebagai Chief Excecutive Officer (CEO) Rumah Sakit Columbia Asia Medan. Sebagaimana diketahui, pelanggaran yang dilakukan Ravi Raj Sivaraj terdapat pada izin tinggalnya yang dikeluarkan oleh kantor imigrasi adalah sebagai Chief Executive Advisor (CEA) di PT Nusa Utama Medicalindo. Namun setelah dilakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan dan saksi-saksi, ternyata Ravi Raj Sivaraj bekerja sebagai CEO di Rumah

D

ENGAN terbitnya Peraturan Gubernur Sumatera Utara No 48 Tahun 2011, akan menjadi pedoman dalam pengukuran pencapaian kinerja masingmasing SKPD di jajaran Pemprovsu. Mengingat hasil penilaian kinerja Pemprovsu, dan Kementerian Negara PAN, serta Reformasi Birokrasi RI terhadap penyusunan LAKIP (Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) dan penetapan kinerja Pemprovsu, masih berada pada nilai 'C'. Demikian diungkapkan Sekdaprovsu H Nurdin Lubis SH MM, saat membuka pembahasan indikator kinerja utama (IKU) dengan terbitnya Peraturan Gubsu No 48 Tahun 2011, tentang indikator kinerja utama di lingkungan Pemprovsu, Rabu (9/11). Dengan perolehan nilai 'C' tersebut, Kementerian Negara PAN menyoroti proses perencanaan kinerja Pemprovsu. Bahwa antara RPJMD dengan Renstra (Rencana Strategis), Renja (Rencana Kerja) hingga penyusunan RKA dan DPA-SKPD di Pemprovsu belum menunjukan keterkaitan (sinergitas). Kalau diibaratkan dengan nilai studi di lembaga pendidikan, nilai 'C' bukanlah nilai membanggakan. Nilai 'C' bisa disebut hanya sekadar lulus, alias pas-pasan. Dengan kata lain, perolehan nilai 'C', masih sangat jauh dari memuaskan (nilai B plus atau A). Belum memuaskannya kinerja Pemprovsu itu, agaknya masih dapat dimaklumi. Sebab, dalam beberapa tahun terakhir ini, Pemprovsu memang dihadapkan dengan gonjangganjing berkenaan dengan penahanan Gubernur Sumut H Syamsul Arifin, oleh KPK. Dengan terjadinya kekosongan kekuasaan selama Syamsul menjalani pemeriksaan, dan baru beberapa lama kemudian jabatan pelaksana tugas (Plt) Gubsu dipercayakan kepada Wagub Gatot Pujo Nugroho, bisa dipahami jika gairah kerja di kalangan SKPD Provsu, mengalami penurunan drastis. Hal ini kemudian diperparah dengan lamanya penantian (sekitar setahun) penetapan Sekdaprovsu definitif oleh Mendagri, ikut mempengaruhi terjadinya ketidakpastian serta lemahnya koordinasi antarlini di jajaran Pemprovsu. Dengan telah dilantiknya Sekdaprovsu definitif atas nama Nurdin Lubis SH MM, kita berharap kinerja pimpinan SKPD dan pejabat eselon II lainnya di Pemprovsu, bisa terus digenjot, sehingga raihan nilai 'C' itu bisa diperbaiki menjadi nilai 'B', atau kalau bisa menjadi nilai 'A'. Bagus tidaknya kinerja SKPD jajaran Pemprovsu, harus diakui menjadi salah satu faktor kunci (key factor) baik buruknya prestasi Pemprovsu secara keseluruhan. Jika para SKPD ini melempem, dipastikan akan berdampak pada minimnya serapan anggaran, sekaligus menimbulkan pembengkakan Sisa Lebih Penggunaan Anggaran(SiLPA). Untuk itu, kita berharap hendaknya duet Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho dan Sekdaprovsu Nurdin Lubis, tetap solid serta mampu memacu dan mendorong peningkatan vitalitas dan gairah kerja bawahannya. Dalam hal ini, harus senantiasa ditumbuhkan kebersamaan antara pimpinan dengan bawahan, sehingga tidak terjadi disharmoni, yang menyebabkan tidak memuaskannya kinerja jajaran pejabat Pemprovsu.(**)

dian kantor imigrasi meneliti, berdasarkan bukti-bukti. Berdasarkan hasil pemeriksaan, diketahui bahwa Ravi Raj Sivaraj lahir di Selangor pada 24 Juli 1964. Nomor paspor A19866403 dan berlaku hingga 27 Mei 2012. Diterbitkan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan. Gafur juga menambahkan, Ravi Raj Sivaraj dan pihak penjamin (PT Nusa Utama Medicalindo) sudah pernah dipanggil satu kali ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan untuk membawa paspor yang bersangkutan, tetapi tidak hadir. "Hari ini adalah panggilan kedua, kalau datang, paspornya akan langsung kita cap larangan masuk Indonesia dan langsung kita pulangkan ke negara asalnya," ujarnya.(THA)

Jembatan Darurat Rel KA di Desa Babussalam Bisa Dilewati Medan-andalas Jembatan darurat rel Kereta Api (KA) di Desa Babussalam, Kecamatan Marbau Kabupaten Labura kini sudah bisa dilalui kereta api, Rabu (9/11). Jembatan itu sebelumnya terpaksa ditutup karena amblas diterjang air pasang Sungai Milano beberapa pekan lalu. “Alhamdulillah,berkat kerja keras petugas di lapangan pengerjaan jembatan darurat Sei Milao Desa Babussalam, Marbau Labura selesai dikerjakan. Artinya itu bisa dilalui KA dengan kecepatan terbatas 5 km/jam,”kata Humas PT KAI Divre I Sumut dan NAD, Hasri ke sejumlah wartawan di kantornya, Rabu (9/11). Ia mengatakan, mulai Rabu (9/

11) pukul 13.00 WIB, pelayanan penumpang untu KA Sribilah Medan-Rantau Prapat sudah normal kembali.Karena itu, pihaknya akan kembali meningkatkan pelayanan kepada penumpang mulai hari ini,Kamis (10/11). Terutama pada rangkaian KA ekonomi Putri Deli ditambahkan 1 K2 (kereta kelas bisnis) relasi Medan-Tanjung Balai dengan jadwal berangkat dari Medan pada pukul 17.10 WIB dan jadwal berangkat dari Tanjung Balai mulai pukul 07.15 WIB. “Untuk harga tiket kereta api penumpang kita beri harga promo untuk kategori dewasa Rp.40 ribu dan anak-anak Rp.20 ribu,” kata Hasri.(SIONG)

Petugas Trantib Dituding Biarkan Bangunan Tanpa SIMB

EDITORIAL

Kinerja Pemprovsu Belum Memuaskan

Sakit Columbia Asia Medan. Kepala Divisi Imigrasi Kanwil Kemenkumham Sumut, Bambang Widodo, sebelumnya mengaku, akan menjatuhkan sanksi deportasi (dipulangkan) kepada Ravi Raj Sivaraj. "Berdasarkan bukti hasil pemeriksaan yang sudah disampaikan oleh Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan, Kantor Wilayah akan melakukan tindakan Keimigrasian berupa deportasi dari Wilayah Indonesia. Ravi melanggar administrasi keimigrasian sebagaimana diatur dalam pasal 75 ayat (2) huruf f UU No 6 Tahun 2011 tentang keimigrasian," tegasnya. Sementara itu, Plh Kanim Khusus Kelas I Medan, Gafur, mengatakan pemeriksaan terhadap Ravi Raj Sivaraj bermula dari laporan masyarakat. Kemu-

andalas/sulaiman

TIDAK PPAATUHI PERA TURAN --Angkutan Kota (Angkot) masih leluasa menaikkan dan menurunkan penumpang PERATURAN tidak sesuai dengan tempatnya. Polresta Medan dalam waktu dekat akan menertibkan dengan menilang langsung kepada angkot yang tidak mematuhi peraturan lalu lintas.

Medan-andalas Petugas Tim Penertiban Bangunan (Trantib) Kecamatan Medan Marelan dituding tutup mata dengan membiarkan puluhan bangunan jenis rumah toko (Ruko) dan rumah tempat tinggal (RTT) berdiri diduga tidak memiliki surat izin mendirikan bangunan (SIMB). Demikian disampaikan Ketua LSM Laskar Merah Putih Kota Medan Zulkifli Lubis SH kepada wartawan, Rabu (9/11) usai melakukan survei di Medan Marelan di sejumlah bangunan-bangunan di Kecamatan Medan Marelan. Zulkifli menjelaskan dari puluhan

bangunan itu, yang jelas ada empat unit rumah toko (ruko) lantai II di Jalan Marelan Yara Simpang Pasar II Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan yang sama sekali diduga tidak ada SIMB. Zulkifli lebih lanjut mengatakan petugas Trantib Camat Medan Marelan terkesan tutup mata meskipun mengetahui bahwa empat unit bangunan itu diduga tidak memiliki SIMB. Ia meyakini oknum petugas Trantib diduga menerima sesuatu sehingga tidak memberikan peringatan sehingga pembangunan bangunan tersebut jalan terus sampai selesai. (DP)

PMMU Demo, Tuding BPPP Medan Korupsi Belawan-andalas Puluhan massa LSM Presidium Masyarakat Medan Utara (PMMU) mendemo Kantor Balai Pendidikan Pelatihan Perikanan (BPPP) Kota Medan di Kelurahan Nelayan Indah Kecamatan Medan Labuhan, Rabu siang (9/11). Aksi itu untuk mendesak diusutnya dugaan konspirasi dan kecurangan pengadaan barang dan jasa Basic Safety Training (BST) senilai Rp 1,9 miliar berasal dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 201. Massa membawa

Brilian Moktar Gelar Reses

sejumlah spanduk dan tulisan yang intinya meminta untuk penutasan kasus tersebut secara hukum. Menurut Ketua LSM PMMU, Syaharuddin informasi dugaan korupsi itu berawal dari informasi yang diterimanya dari salah seorang yang mengaku karyawati BPPP Medan berinisial NT melalui pesan SMS yang menyebutkan dugaan korupsi sedang berlangsung di BPPP Medan dan rata-rata 30 persen dari dana

diklat sebesar Rp 4 miliar telah raib. Selanjutnya PMMU menelusuri dugaan konspirasi dan kecurangan dalam proses tender pengadaan barang dan jasa di BPPP Medan, salah satunya berdasarkan pengumuman pasca kualifikasi nomor: B.14/BPPPMDN /PL.420/x/2011 tanggal 3 oktober 2011 dengan pekerjaan pengadaan sarana peralatan BST dengan nilai sekitar Rp1,9 miliar. Dugaan konpirasi dan ke-

curangan dimaksud misalnya, sambung Syaharuddin, adanya upaya dari oknum pejabat tertentu atau panitia lelang memenangkan salah satu peserta lelang yang sesungguhnya itu telah dipersiapkan. Untuk itu, PMMU mendesak KPK dan Kejari Belawan segera memanggil dan memeriksa kepala BPPP Medan, panitia pengadaan barang dan jasa, CV CIG sebagai pemenang dan CV TP sebagai pemenang pendamping dan seluruh peserta lelang. Kepala BPPP Medan, Tiku melalui Ketua Panitia Lelang

Satrio didampingi Marianus dan Dedi selaku anggota panitia yang dikonfirmasi wartawan menyangkal semua tudingan pihak LSM PMMU yang menggelar aksi demo. Menurut Satrio, setelah dilakukan pengecekan ternyata nomor HP atas nama NT yang mengaku sebagai karyawati BPPP tersebut tidak ada. Bahkan nomor handphone NT saat dihubungi tak aktif. Terkait dengan 30 persen dana diklat sebesar Rp 4 miliar raib, lanjut Starion merupakan informasi tak benar. (DP)

Warga Minta Pasar Sei Sikambing Segera Ditata

Medan-andalas Anggota DPRD Sumut diminta memperjuangkan penataan Pasar Sei Sikambing, perbaikan infrastruktur jalan, drainase dan pengadaan air bersih, yang selama ini masih menjadi keluhan utama masyarakat di Kota Medan. Hal ini terungkap dalam kegiatan reses Anggota DPRD Sumut Dapil Medan Brilian Moktar SE MM di Kecamatan Medan Helvetia, Rabu (9/11). Camat Medan Helvetia M Reza yang hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan, selain masalah perbaikan jalan dan drainase, ada beberapa sarana umum penting lainnnya yang patut menjadi perhatian Pemerintah Kota Medan dan Pemprovsu. Sarana tersebut antara lain, pembangunan pasar tradisional yang lebih modern dan tertata. Pasar Sei Sikambing yang ada saat ini kelihatannya sudah sangat tidak memadai

lagi. Terkadang, kata Reza, akibat keberadaan para pedagang kaki lima yang sudah tidak tertampung lagi di dalam pasar, mengakibatkan kemacatan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Kapten Muslim. Aspirasi ini sebelumnnya sudah pernah diajukan ke Dinas Pasar Kota Medan, tetapi sampai saat ini belum ada realisasinya. “Kita berharap dengan kehadiran anggota DPRD Sumut Brilian Moktar dalam kegiatan reses di Kecamatan Medan Helvetia, berbagai aspirasi disampaikan

masyarakat dapat segera terealisasi, utamanya menyangkut perbaikan jalan dan drainase serta pembenahan Pasar Sei Sikambing”, kata Reza. Sementara, Lurah Tanjung Gusta Drs Aminullah Batubara menyebutkan, masalah pengaspalan jalan di kelurahan tersebut juga telah disampaikan ke Dinas PU Kota Medan."Kami berharap, Brilian Moktar sebagai anggota DPRD Sumut Dapil Medan dapat mendorong PU Kota Medan untuk segera merealisasikan harapan masyarakat tersebut," katanya. Menanggapi berbagai aspirasi disampaikan masyarakat di Kelurahan Tanjung Gusta tersebut, Brilian berjanji akan segera menyampaikan ke Pemko Medan dan Pemprovsu, utamanya menya-

ngkut usulan Camat Helvetia untuk melakukan pembenahan Pasar Sei Sikambing. Menurut politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini, aspirasi masyarakat agar pemerintah melakukan perbaikan badan jalan sangat wajar dan perlu mendapat

respon positif dari wali kota. “Sebagai anggota DPRD Sumut asal Pemilihan Kota Medan, saya memiliki tanggungjawab moral kepada masyarakat di daerah ini. Untuk itu saya akan berupaya, agar aspirasi masyarakat tersebut dapat segera terealisasikan. Saya akan sampaikan langsung masalah ini kepada wali kota maupun gubernur”, kata Brilian. (UJ)

andalas/ujung

Lugas & Cerdas

Brilian Moktar

MEDAN KITA

Kamis 10 November 2011

harian andalas | Hal.

3

Demo Berlanjut, Dekan FK UMSU Dituntut Mundur Medan-andalas Puluhan mahasiswa tergabung dalam Badan Aspiratif Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) kembali menggelar aksi demo, Rabu (9/ 11) di kampus I UMSU, Jalan Gedung Arca Medan. Mengawali aksinya, massa BAM FK UMSU meneriakkan yel-yel dan melambailambaikan poster berisikan desakan agar dekan FK turun dari jabatannya dan perbaikan signifikan fasilitas penunjang perkuliah. Orasi mahasiswa sedikit

memanas ketika mereka melakukan aksi bakar ban bekas di badan Jalan Gedung Arca Medan. Akibatnya, arus lalulintas di kawasan itu sempat terganggu. Namun, bisa dikendalikan aparat kepolisian yang turun ke lokasi. Pantauan wartawan, orasi

massa BAM FK UMSU menuntut Dekan FK UMSU dr Ade Taufiq SpOG meletakkan jabatannya. Mahasiswa menilai selama kepemimpinan Ade Taufiq tidak ada perubahan di kampus itu. “Gimana mau profesional, jika datang ke kampus hanya sebentar, terus pergi dan itu dilakukan setiap hari. Dekan harus tentukan sikap, pilih dekan atau Direktur Rumah Sakit Muhammadiyah. Kami tidak ingin ada rangkap jabatan," ujar salah seorang mahasiswa diikuti puluhan rekannya. Di samping itu, BAM FK

UMSU dalam pernyataan sikapnya juga menuntut perbaikan fasilitas, sarana, dan prasarana kampus, di antaranya fasilitas praktikum, fasilitas skill lab, fasilitas ruang kuliah, fasilitas perpustakaan, fasilitas masjid, fasilitas ruang istirahat, dan tenaga pengajar. ”Kami juga sesalkan adanya sikap seorang dosen yang tidak memiliki latar belakang dokter, bahkan bersikap seperti seorang dokter,” teriakkan mahasiswa silih berganti. Mahasiswa menginginkan seluruh fasilitas penunjang perkuliahan di kampus FK

UMSU sesuai dengan tingginya biaya kuliah. Seperti kelengkapan ruang kuliah, perpustakaan, keamanan kampus yang kerap terjadi kehilangan dengan peralatan mahasiswa. ”Uang kuliah kami antara Rp20 juta sampai Rp30 juta per tahun, dengan tingginya uang kuliah tentu wajar kami dapatkan fasilitas memadai. Jika tidak gimana kami bisa pintar, “ teriak mahasiswa. Menyikapi tuntutan dan aspirasi massa BAM FK, Pj Wakil Rektor III UMSU, Arifin Gultom SH MHum mengatakan, akan menyahuti semua

aspirasi mahasiswa. Namun, tentu semua ada mekanismenya. “Aksi ini bisa terjadi hanya karena kurang lancarnya komunikasi. “Intinya jika ini bisa disikapi secara arif maka akan ada solusi, “ tegasnya. Sementara Dekan FK UMSU, dr Ade Taufiq, SpOG mengatakan, mengenai desakan mahasiswa agar dirinya turun dari jabatannya, itu tidak menjadi masalah. Begitupun, tentu ada mekanismenya. Pada kesempatan itu, Ade juga mengakui kalau dirinya tidak bisa hadir penuh di UMSU karena memang masih

menjabat Direktur RSU Muhammdiyah.”Saya memang tidak bisa dari pagi hingga sore bersama mahasiswa,“ tegasnya. Ade Taufiq juga mempersoalan tidak adanya wakil dekan di FK UMSU yang bisa membantu ketika dia tidak berada di kampus. Begitu juga soal harta, kata Ade Taufiq, dia bersumpah tidak pernah korupsi uang UMSU. "Tolong adik-adik mahasiswa tidak menyebar fitnah. Saya bisa tuntut suadara, kalau fitnah,“ tegas Ade Taufiq. (HAM/ACO)

Cuaca Ekstrim

Waspadai Penyakit Batuk, Pilek dan Demam Medan-andalas Cuaca ekstrim yang melanda sebagian wilayah Sumut dan Kota Medan khususnya harus diwaspadai serius oleh masyarakat. Terutama yang terkait dengan berbagai jenis penyakit yang sewaktu-waktu bisa menyerang warga, seperti batuk, pilek dan demam. Demikian disampaikan Pengamat Kesehatan Medan, dr Umar Zein DTM&H KPTI kepada wartawan di Medan Rabu (9/11). Menurut Umar Zein, selain penyakit dominan itu (batuk, pilek dan demam) di saat cuaca ekstrim tersebut, masyarakat juga harus mewaspadai jenis penyakit lainnya. Dikesempatan itu, Umar Zein juga menyinggung jenis penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) yang merupakan penyakit terbanyak dan paling cepat didiagnosa. Dikatakannya, ada empat kelompok yang mudah terserang ISPA. "Keempatnya yaitu bayi/balita, ibu hamil, pengidap penyakti kronik seperti jantung, paru dan stroke serta usia lanjut 60 tahun keatas," kata dokter yang juga konsultan penyakti tropik dan infeksi ini.

Namun, kata Umar Zein, dapat atau tidaknya seseorang terkena ISPA tergantung daya tahan tubuh seseorang. Begitupun, Umar Zein mengimbau agar keempat kelompok tersebut dapat menghindari kontak langsung dengan cuaca yang panas atau dingin dan terhadap perubahan cuaca. "Bagi orang tertentu, minuman dingin seperti minum es meyebabkan mudah alergi yang dapat menyebabkan infeksi sekunder. Juga dari segi bahan membuatnya apakah dari air yang dimasak atau tidak," ujarnya. Menurutnya, ada dua bagian tubuh yang mudah terekspos dengan kondisi lingkungan yaitu kulit tubuh dan pernafasan. Untuk itu, dokter spesialis penyakit dalam ini juga mengimbau agar mengkonsumsi buahbuahan seperti tomat atau wortel sebagai anti oksidan atau zat yang menetralisir racun. Sementara Kasubag Hukum RSU Dr Pirngadi Medan Edison P SH mengatkan jumlah penderita ISPA yang rawat jalan bulan September sebanyak 218 orang dan rawat inap 7 orang. (YN)

Perda Pajak Penerangan Jalan Disahkan Medan-andalas DPRD Medan akhirnya menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kota Medan tentang Pajak Penerangan Jalan (PPJ) untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Medan. Persetujuan ini disampaikan delapan fraksi di DPRD Medan melalui juru bicara masing-masing fraksi dalam rapat paripurna dewan, Rabu (9/11). Seperti yang disampaikan juru bicara Fraksi Partai Demokrat Parlaungan Simangunsong, Fraksi Partai Demokrat sangat sependapat dengan penetapan tarif pajak penerangan jalan, yakni golongan industri pertambangan, minyak bumi dan gas alam sebesar 3 persen, rumah tangga 7,5 persen, bisnis 10 persen, penggunaan tenaga listrik yang dihasilkan sendiri sebesar 1,5 persen, serta sosial dan pemerintah 0 (nol) persen. “Kami sepakat dan berketetapan hati menerima dan menyetujui rancangan peraturan daerah Medan tentang pajak daerah penerangan jalan, sekaligus mengusulkan untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah Kota Medan,” ujar Parlau-

ngan. Fraksi Partai Demokrat berharap agar Pemko Medan harus tetap memperhatikan ruas jalan yang masih belum mendapatkan penerangan jalan, termasuk memperhatikan lampu-lampu jalan yang sudah rusak/ mati. “Tidaklah wajar bagi wajib pajak yang telah membayar pajak penerangan jalan tidak menikmati penerangan jalan, terutama di sekitar lingkungannya,” tegas Parlaungan yang juga Ketua Komisi D ini. Di sisi lain, meskipun target PAD bersumber dari pajak penerangan jalan pada tahun 2010 dapat mencapai 102,14 persen atau Rp 158. 789.100.162, Fraksi Partai Demokrat berharap target tahun 2012 mendatang sebesar Rp. 158.400.000.000 dapat terpenuhi, bahkan bisa terpenuhi lebih dari yang sudah ditargetkan. “Yang harus menjadi perhatian serius adalah wajib pajak yang ada benar-benar telah didasarkan potensi riil. Wajib pajak dimaksud adalah kalangan pengguna tenaga listrik industri besar dan kelompok industri lainnya,” tegas Parlaungan. (BEN)

andalas/Irwan

DIABADIK ANDIABADIKANAN-Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho diabadikan bersama dengan Ketua SPS Sumut H Teruna Jasa Said (tujuh dari kiri), Wakil Ketua H Baharuddin (empat dari kiri) dan pengurus SPS Sumut lainnya di kantor Gubsu, Rabu (9/11).

Pelantikan SPS Sumut akan Dihadiri Menteri BUMN Medan-andalas Pelantikan pengurus Serikat Penerbit Surat Kabar (SPS) Sumatera Utara periode 2011-2015 akan dihadiri Menteri BUMN Dahlan Iskan yang merupakan Ketua Umum Pusat SPS. Demikian disampaikan Ketua SPS Sumut H Teruna Jasa Said ketika beraudiensi dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumut (Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho, ST di Medan, Rabu (9/11). Dalam pertemuan, Teruna Jasa Said memperkenalkan seluruh pengurus yang hadir seperti Farianda Putra Sinik (Sekretaris/Medan Pos), Porman Wilson Manalu (Wakil Ketua/Sumut Pos), Sujito Sukirman (Wakil Ketua/Analisa), H Baharuddin (Wakil Ketua/ Andalas), dan H Bahtiar Tanjung (Wakil Ketua/Waspada). Kemudian, Jumian Situmorang (Wakil Sekretaris/Perjuangan), Zultaufik (Wakil Sekretaris/Realitas), Dessy

Fifi Septiani (Bendahara/Gebrak), M Erwin Siregar (Komisaris 1 /Berita Sore), Arifin Butar-butar (Komisaris 2/SIB), dan Zaki Abdullah (Direktur Eksekutif). Menurut Teruna, pihaknya sedang menyiapkan secara matang pelantikan yang akan dilaksanakan pada 23 November 2011 tersebut, apalagi akan menghadirkan Ketua Umum SPS Pusat Dahlan Iskan yang juga Menteri BUMN. Untuk itu, pihaknya mengundang Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho untuk berhadir dalam pelantikan tersebut. Dalam pertemuan itu, Wakil Ketua SPS Sumut H Baharuddin mengatakan, dalam penilaian selama ini, media di Sumut bukan hanya menyoroti kinerja, tetapi juga sangat sering menyoroti pribadi Plt Gubsu. Sebagai organisasi yang ingin mencerdaskan masyarakat, pihaknya selalu beru-

paya untuk mendukung Plt Gubsu dengan berbagai kebijakan dan program pembangunannya. Karena itu, pihaknya mempertanyakan peranan yang perlu dilakukan SPS Sumut untuk mendukung Pemprovsu. "Kira-kira, apa yang perlu kami lakukan agar Sumut kondusif," kata Wapemred Andalas itu. Media cetak penting Direktur Eksekutif SPS Sumut Zaki Abdullah mengatakan, media cetak atau surat kabar selalu memiliki peranan penting dalam dunia informasi meski teknologi informasi selalu mengalami kemajuan dan terobosan setiap tahunnya. Awalnya, pendiri perusahaan microsoft Bill Gates sempat mengatakan bahwa media cetak akan "gulung tikar" pada tahun 1990 karena kemajuan teknologi informasi tersebut. Itu disebabkan masyarakat akan beralih menggunakan

Kinerja Pemprovsu Masih Berada Dinilai C Medan-andalas Terbitnya Peraturan Gubernur Sumatera Utara No. 48 Tahun 2011, akan menjadi pedoman dalam pengukuran atas pencapaian kinerja masing-masing SKPD di lingkungan Pe m p r o v s u . Ferlin H Mengingat Nainggolan hasil penilaian kinerja Pemprovsu, dan Kementerian Negara PAN, serta Reformasi Birokrasi RI terhadap penyusunan LAKIP (Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah) dan penetapan kinerja Pemprovsu masih berada pada nilai C.

Demikian dikatakan Sekdaprovsu H Nurdin Lubis SH MM melalui Kabiro Organisasi Sekdaprovsu Ferlin H Nainggolan SH saat membuka pembahasan indikator kinerja utama (IKU) dengan terbitnya peraturan Gubsu No. 48 Tahun 2011 tentang indikator kinerja utama di lingkungan Pemprovsu di Hotel Madani, Medan, Rabu (9/11) Hadir sebagai narasumber Hendro Wicaksono (Assisten Deputy Kementerian PAN) dan Rudi Sinaga SE, serta Ketua Panitia Drs M Sigalingging. Sedangkan moderator Theo Simanjuntak SE MM (Kabag Analis Biro Organisasi Sekdaprovsu). Dengan perolehan nilai C tersebut, lanjutnya, Kemente-

rian Negara PAN menyoroti proses perencanaan kinerja di lingkungan Pemprovsu dimana Kementerian Negara PAN dan Reformasi RI melihat bahwa antara RPJMD dengan Renstra (Rencana Strategis), Renja (Rencana Kerja) sampai penyusunan RKA dan DPASKPD di lingkungan Pemprovsu belum menunjukan keterkaitan (Sinerjitas). Sementara itu pada dokumen penganggaran yaitu pada DPA SKPD yang kemudian dituangkan dalam LAKIP SKPD belum menunjukan indikator yang jelas. Bahkan setelah ditelusuri ternyata ada kegiatan SKPD yang tidak tercantum dalam Renstra dan Renja SKPD yang bersangkutan.(WAN)

Anak Bangsa Harus Teladani Nilai-nilai Kepahlawanan Rabu (9/11). Menurutnya, ketika memperingati Hari Pahlawan seluruh anak bangsa harus tahu apa itu arti pahlawan. "Pahlawan itu berarti melampaui diri sendiri karena rela berkorban tanpa memikirkan kepentingan pribadi," kata Jasmin. Dikatakannya, dalam konteks saat ini para pemimpin harus seperti itu (pahlawan) yaitu rela berkorban, jangan mengelola negara untuk kepentingan sendiri karena tindakan tersebut berarti antipahlawan. "Seperti anggota DPRD dan para pejabat, jangan hanya memikirkan berkunjung ke

luar negeri, tetapi bagaimana menggunakan dana yang ada untuk kesejahteraan rakyat," imbuh Jasmin. Sebagai upaya jangka panjang, menurut Jasmin, yang perlu dilakukan harus mengajarkan sejarah yang benar di sekolah. Dia menilai, konsep pendidikan saat ini masih salah karena pendidikan sejarah porsinya sangat terbatas tidak di semua mata pelajaran. Jasmin menambahkan, gelar pahlawan itu diberikan kepada orang tertentu dengan mengharapkan nilai-nilai kepahlawanan bisa ditransfer dalam kehidupan sehari-hari. "Yang kita butuhkan adalah

keteladannya bukan yang lain, makanya gelar pahlawan itu diberikan kepada orang yang sudah meninggal dan berjasa," tandas Jasmin. Dikesempatan itu, Jasmin mengajak generasi muda untuk mengisi kemerdekaan dengan berjuang dan bekerja keras melalui pembangunan yang merata di segala bidang guna mewujudkan penegakan supremasi hukum yang dilandasi tata pemerintahan ya-

ng baik, jujur dan bersih demi tercapainya cita-cita bangsa Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera. ’’ Semua pihak harus ikut bertanggungjawab terhadap generasi muda,'' katanya. (SIONG)

andalas/siong

Medan-Andalas Peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada hari ini, Kamis (10/11) jangan hanya sekadar upacara semata, tetapi bagaimana anak bangsa bisa meneladani nilai-nilai kepahlawanan tersebut. "Hari Pahlawan jangan cuma diisi dengan nasionalisme dadakan melalui upacara. Tapi bagaimana kita menghayati arti pahlawan dan meneladani nilai-nilai pahlawan seperti antikorupsi dan melakukan karya nyata ," kata Jasmin Chandra kepada sejumlah wartawan di kantor Sekretariat Sahabat Center di Jalan Letda Sujono, Medan,

Jasmin Chandra

internet yang lebih praktis untuk diakses dibandingkan media cetak yang harus dicari terlebih dulu. Namun hingga saat ini, perkiraan Bill Gates tersebut tidak terbukti karena berbagai perusahaan surat kabar masih tetap eksis di berbagai belahan dunia. "Sudah 20 tahun lebih berlalu dari perkiraan Bill Gates, tetapi media cetak tetap eksis," katanya. Fenomena yang menarik di Indonesia, cukup banyak perusahaan yang mengelola pertelevisian di tanah air yang "ikut-ikutan" mendirikan surat kabar. Hal itu disebabkan media cetak telah akrab dengan masyarakat dan memiliki kelebihan tersendiri yakni informasi yang terdokumentasi dan pemaparan yang lebih lama. Kondisi itu dapat dibuktikan dengan masih mudahnya mencari informasi atau sebuah pemberitaan yang ditampilkan beberapa waktu yang

lalu. "Kalau mencari dokumentasi radio dan televisi yang disiarkan dua bulan lalu, mungkin sulit," kata Zaki. Sementara itu, Pemred Medan Pos Farianda Putra Sinik mengatakan, Plt Gubsu harus sering menjalin komunikasi dengan SPS yang merupakan pimpinan sejumlah perusahaan media cetak. "Kami siap membantu kalau komunikasinya bagus," katanya. Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho sangat sepakat jika pemerintah selalu bersinergi dan memiliki komunikasi yang baik dengan media massa agar program pembangunan yang dicanangkan mudah dilaksanakan. "Pers adalah sebuah power, kekuatan dalam masyarakat," katanya. Namun pihaknya mengingatkan bahwa di tengah kekuatan tersebut, pers memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan informasi guna mencerdaskan masyarakat. (WAN)

Pejabat Eselon II dan III Harus Lalui Fit and Proper Test Medan-andalas Pemko Medan segera melakukan fit and proper test (tes kelayakan dan kepatutan) bagi pejabat yang akan menduduki jabatan eselon II dan III. Untuk fit and proper test ini, Pemko akan bekerjasama dengan unsur perguruan tinggi agar pejabat yang terpilih benarbenar berkualitas serta mampu menjalankan tugas dengan baik dan penuh tanggungjawab “Langkah ini kita lakukan agar pejabat yang akan ditempatkan nanti benar-benar memenuhi standar. Artinya, pejabat itu harus memenuhi standar kemampuan, loyalitas serta standar latar belakang pendidikan,” kata Wali Kota Medan Rahudman Harahap ketika memberikan kuliah umum kepada 28 peserta Diklatpim III Pemko Medan di Gedung P4TK Helvetia, Medan, Rabu (9/11). Selain fit and proper test, lanjut Rahudman, penetapan pejabat juga harus didukung pendidikan penjenjangan. Pendidikan penjenjangan ini sangat diperlukan untuk mendasari pemahaman calon pejabat yang bersangkutan tentang manajemen pemerintahan yang lebih baik pada masa mendatang. “Jadi ke depan kita harus lebih selektif dalam menetapkan pejabat. Artinya, penetapan pejabat tidak semata hanya mengandalkan

pangkat dan golongan semata. Kita ingin mendapatkan pejabat berkualitas, profesional, dan mampu menjadi pemimpin yang baik di lingkungan tugasnya masing-masing,” ungkapnya. Itu sebabnya, wali kota sangat mendukung penuh digelarnya Diklatpim III ini. Sebab, diklat ini termasuk bagian pendidikan penjenjangan yang bisa memperluas wacana berpikir sehingga semakin tajam dalam menganalisa suatu masalah dan berani melakukan inovasi. “Selain itu juga harus bisa menjadi manajer yang baik dalam mengelola maupun mengambil kebijakan di lingkungan dinas atau sekretariat pemerintahan,” ujarnya. Pada kesempatan itu, Rahudman mengingatkan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan tersebut sebaik-baiknya dan penuh rasa disiplin. “Serap semua materi yang disampaikan sehingga menjadi bekal berharga untuk bisa diterapkan ketika menjalankan tugas kembali,”ujarnya. Kepada Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) juga diminta agar menjadikan para peserta yang mengikuti pendidikan penjenjangan tersebut sebagai bahan acuan dalam penentuan jabatan. (BEN)

HUKUM & KRIMINAL

Kamis 10 November 2011

harian andalas | Hal.

Sepekan, Enam Pelaku Tindak Pidana Dibekuk Medan-andalas Enam pelaku tindak pidana pencurian kenderaan bermotor (curanmor), pencurian dengan kekerasan (curat) dan pelaku kejahatan narkoba dibekuk petugas Reskrim Polsek Medan Kota sepekan terakhir, Selasa (1/11) hingga Selasa (8/11). "Para tersangka Bima (24) penduduk Kampung Lalang dan Armanda Syahputra (23) penduduk Jalan Kelambir V, diringkus secara terpisah karena melakukan pencurian sepeda motor dari sebuah rumah di Jalan Santun, Medan," ujar Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandy Sinurat SIK, Rabu (9/11). Menurut tersangka saat diperiksa, ujar Sandy, pencurian itu dilakukan Bima sebab pintu rumah tersebut terbuka dan kuncinya tergantung. "Melihat itu, pelaku masuk dan melarikan sepeda motor jenis bebek. Kemudian, memerintahkan Armanda untuk menjualnya," tambah Sandy. Lalu, sepeda motor hasil curian dijual seharga Rp1 juta dan sebagian uangnya dihabiskan Armanda dan sisanya diserahkan kepada Bima. Selanjutnya, tersangka Jon-

ni Eka Silitonga (19) asal Dolok Sanggul yang sehari-hari kos di gang Dame, Jalan Sisingamangaraja. Pelaku diringkus tak jauh dari kediamannya setelah mencuri laptop. Tersangka lain, Junaidi Simangunsong (29) ditangkap karena mencuri puluhan lusin pakaian wanita dari pusat pasar, Medan. Hasil kejahatannya kemudian dijual ke Pasar VII, Tembung. "Hasil penjualan baju tersebut berkisar Rp1,6 juta dan sisanya 40 lusin disita sebagai barang bukti," terang Sandy seraya menambahkan pelaku yang setiap harinya bekerja di kawasan pusat pasar, telah mengamati toko yang akan dimasukinya. Sementara, dua tersangka lain Ramdani (29) penduduk Jalan Mangkubumi dan Koko Arianto (29) penduduk Jalan Karya Jaya/Eka Surya, Kelurahan Gedong Johor, Kecamatan Medan Johor. "Keduanya ditangkap saat mengonsumsi narkoba jenis sabu-sabu di kawasan Jalan Mangkubumi. Menurut tersangka, sabu didapat dari seseorang dan kini menjadi target pengejaran pihak kepolisian," sebut Sandy.(HER)

Dianiaya, Warga Namo Buah Lapor Polisi Pancur Batu-andalas Pangkal Ginting (42) warga Dusun Namo Buah Desa Silebo-Lebo, Kecamatan Kutalimbaru menjadi korban penganiayaan dilakukan dua orang kenalannya di Dusun Krekel Desa Sei Gelugur, Kecamatan Pancur Batu, Rabu (09/11) sekira pukul 12.00 WIB. Informasi diperoleh, sebelum kejadian korban mendapat telepon dari Supianta Sinulingga warga Dusun III Gelugur Kuta Desa Sawit Rejo, Kecamatan Kutalimbaru, yang mengatakan kedua pelaku Cecep alias Asep warga Jalan Diski Gelugur Gang Jawa Desa Telaga Sari, Kecamatan Sunggal dan Yudi warga Suka Raya, Pancur Batu, mendatangi kediamannya dan mengatakan kedua pelaku mengancam dirinya. Mendengar itu, korban bergegas menuju ke rumah Supianta. Namun sebelum tiba di kediaman Supianta, korban bertemu dengan kedua pelaku di Kedai Ibrahim di Perumahan Bintang Merdeka Sei Gelugur. Melihat keberadan kedua pelaku, korban berkata kepada pelaku, kenapa mengancam

Supianta. Mendengar perkataan korban, Asep pun membalas, “kita tidak ada lagi urusan, abang jangan ikut campur," ujar Asep kala itu seperti yang ditirukan korban. Tiba-tiba Yudi pun berteriak “bunuh". Mendengar itu, korban berlari ke arah sepeda motornya. Namun sebelum sampai, Asep keburu melempar korban dengan batu dan mengenai pelipis kiri korban. Melihat serangan itu, korban berusaha melarikan diri dengan sepeda motornya, namun kedua pelaku mengejar korban. Setelah itu, kedua pelaku memukuli korban dengan balok dan batu, hingga tangan kiri korban mengalami patah tulang, tulang rusuk sebelah kanan patah, bibir sebelah atas pecah, dari hidung mengeluarkan darah, telapak tangan luka koyak, dan pelipis kirinya pun mengeluarkan darah. Melihat korbannya tak berdaya lagi, kedua pelaku meninggalkan lokasi lokasi kejadian. Sedangkan korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Pancur Batu. (STP)

Transaksi Sabu dengan Polisi, Tiga Pria Diadili Medan-andalas Irwan alias Iwan, Darkasyi alias Nadar dan Martunis alias Tunis, menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri Medan, Rabu (9/11). Mereka diminta pertanggung-jawabannya karena membawa dan mengedarkan sabu seberat 200 gram. Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) J Simanullang SH MHum, yang dibacakan Jaksa Sani SH, di hadapan majelis hakim diketuai Subiharta SH disebutkan, penangkapan terhadap ketiga terdakwa berawal dari perkenalan Nadar dengan Indra Utama Ritonga, melalui bantuan Rahmat, rekannya, pada 24 Juni 2011 sekira pukul 17.00 WIB silam. Ketika itu, Rahmat mengatakan kepada Nadar, bahwa temannya, Indra, yang merupakan seorang polisi, ingin membeli sabu sebanyak 200 gram. Kemudian, Darkasyi dan Indra saling bertukar nomor handphone. Kemudian, pada 26 Juni 2011, dalam perjalanan ke Medan dari Binjai, Nadar bertemu dengan Iwan. Kepada Iwan, Nadar mengatakan ada pembeli yang ingin membeli sabu sebanyak 200 gram. Mendengar itu, Iwan menemui Tunis di Jalan Ringroad Medan. Iwan meminta Tunis untuk dicarikan 200 gram sabu. Lalu, Tunis segera menemui Rusli (DPO) di Jalan Gajah Mada Medan, dekat stasiun bus, dan memesan 200 gram sabu. Tak butuh waktu lama, sekira pukul 18.20 WIB, Iwan dan Nadar bertemu dengan si ‘pembeli’ Indra di Hotel Danau

Toba. Dalam pertemuan itu, mereka sepakat akan bertransaksi keesokan harinya, persisnya pada 27 Juni 2011. Tunis segera menghubungi Rusli untuk dibawakan sabu yang dipesannya ke parkiran Hotel Candi di Jalan Darusalam Medan. Sekira pukul 12.00 WIB, Tunis tiba di parkiran hotel dengan menumpangi mobil Nissan X-Trail. Disana, Iwan ternyata sudah menunggu. Tanpa dikomandoi, Indra langsung masuk ke dalam mobil dan menanyakan ‘barang pesanannya’. Setelah terlibat pembicaraan, Indra keluar dari mobil untuk mengambil uang. Beberapa saat kemudian, Rusli tiba dilokasi dan menyerahkan dua bungkus sabu dalam kotak tissu. Bungkusan sabu tersebut kemudian diletakkan Tunis disamping kursi supir. Lalu, Indra masuk ke mobil dan menyerahkan uang dan meminta barang pesanannya. Setelah Tunis memperlihatkan barang pesanannya itu, Indra bersama B Siagian dan Khairi Maulana meringkus Tunis, Iwan dan Nadar. Sementara itu, Rusli berhasil melarikan diri mengendarai sepeda motornya. Atas perbuatannya itu, kata Jaksa, ketiga terdakwa dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, subsider Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Usai mendengarkan dakwaan jaksa, majelis hakim menunda sidang hingga pekan depan. (THA)

4

andalas/ist

INTEROGASI – Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandi Sinurat SIK (kiri) menginterogasi para pelaku tindak pidana yang ditangkap pihaknya selama sepekan terakhir.

Main Judi di Hotel Brastagi Cottage Milik Bupati Deli Serdang

Dua oknum Ketua Partai Pemenang Pemilu Ditangkap Tanah Karo-andalas Transparansi informasi sebagaimana yang diharapkan pimpinan Polri, sepertinya tidak berlaku bagi Polres Tanah Karo. Buktinya, hasil tangkapan pemain judi di Hotel Brastagi Cottage, tidak bersedia dipublikasikan. Ketertutupan pihak Polres Tanah Karo itu diduga karena para pemain judi itu melibatkan dua oknum ketua partai pemenang Pemilu. Kasus perjudian adalah salah satu atensi pimpinan Polri yang harus dibasmi. Apalagi Sumut menjadi salah satu barometer pemberantasan judi mengingat sebelumnya, Sumut dikenal “Markas” perjudian. Para pemain judi yang ditangkap di Brastagi Cottage milik Bupati Deli Serdang, Amri Tam-

bunan tersebut, ditengarai melibatkan dua pimpinan partai besar di Deli Serdang, yaitu Amir Hamzah Dalimunthe (51) Ketua Partai Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang, Ahmad Dahson Siregar (57) oknum Ketua Partai Kecamatan Patumbak Kabupaten Deli Serdang bersama seorang supir, RS (44). “Ada ditangkap pemain judi melibatkan dua oknum ketua partai besar di Deli Serdang, mereka sedang menjalani rekon-

struksi di TKP sebelum diboyong ke Mapolres Tanah Karo,” kata sumber terpercaya di Polres Tanah Karo. Manurut informasi, para tersangka ini sudah beberapa hari menginap di Hotel Berastagi Cottage yang ada hubungannya dengan bakal digelarnya pemilu kada Deli serdang. Disebut sebut Bupati Deli Serdang Amri Tambunan menempatkan para Ketua ketua Salah satu Partai besar ini untuk mendukung istrinya untuk maju sebagai Bupati Deliserdang periode mendatang. Untuk mengisi kekosongan waktu, para tersangka menggelar main judi yang pada akhirnya tertangkap oleh petugas Polres Tanah Karo.

Polres Sergai Gulung Sindikat Pelaku Curanmor Sei Rampah-andalas Petugas Reskrim Polres Serdang Bedagai (Sergai) berhasil menggulung tiga anggota sindikat pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang kerap melakukan aksi kejahatannya di wilayah hukum Polres Sergai. Ketiga tersangka ditangkap dalam satu pengembangan di tempat dan waktu berbeda. Kapolres Sergai, AKBP Arif Budiman SIK MH didampingi Kasat Reskrimnya, AKP TML Tobing kepada wartawan, kemarin mengatakan, ketiga anggota sindikat pelaku curanmor tersebut mengaku sudah delapan kali melakukan aksi pencurian sepeda motor. Salah satunya sepeda motor Honda Supra X BK 3541 XT milik Amat Muliono (38) penduduk Dusun V, Desa Besar Dua Terjun, Kecamatan Pantai Cermin. Pelaku menggasak sepeda motor Amat ketika diparkir di rumahnya. “Kami dapat informasi bahwa identitas pelaku bernama Suratman alias Man (21) penduduk Dusun II, Desa Citaman Jernih, Kecamatan Perbaungan. Saat itu

dia hendak menjual sepeda motor curiannya,” kata Arif. Setelah diselidiki jenis kendaraan yang hendak dijual adalah persis dengan milik korban, petugas menyaru sebagai pembeli dan akhirnya membekuk Suratman berikut barang buktinya. Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka Suratman mengaku bahwa dalam melaksanakan aksinya ia dibantu dua rekannya. Mendapat keterangan dari tersangka Suratmuan, polisi langsung melakukan pengembangan dan berhasil meringkus tersangka, Riman alias pak Kacil (21) penduduk Dusun I, Desa Lubuk Dendang, Kecamatan Pantai Cermin dan Feri Irawan (23) penduduk Desa Pasar Bengkel, Kecamatan Perbaungan. Menurut pengakuan kedua tersangka, bahwa peran mereka sebatas melihat situasi sewaktu sepeda motor akan dicuri, sedangkan yang melakukan pencurian (pemetik–red) Suratman. Soal ini, Suratman mengakui telah berhasil menggasak dela-

pan sepeda motor milik korbannya. Sebagian kendaraan itu dijual sindikat tersebut ke wilayah Duri, Riau. “Kami jual mulai dari harga Rp1 juta sampai Rp2,5 juta rupiah,” bilang Suratman. Dari tangan sindikat tersebut, Polres Segai telah mengamankan dua kendaraan yakni, sepeda motor jenis Supra X Nopol BK 3541 XT dan Yamaha Scoropo Nopol BK 2005 N. “Sindikat Curanmor ini telah melakukan aksinya di berbagai tempat di Sergai. Kemudian mereka menjualnya ke wilayah Duri, Riau. Modus komplotan ini cukup lihai, sebelum melakukan aksinya mereka melihat korbannya apakah sedang lengah atau tidak. Nah, ketika sedang lengah komplotan ini pun beraksi dengan menggunakan kunci ‘T’,” terang Kapolres. Saat ini, sambungnya, dua unit sepeda motor telah diamankan sebagai barang bukti, sedangkan enam unit sepeda motor lagi akan segera diungkap dalam waktu dekat, bilangnya.(RYAD)

Kasat Reskrim PolresTanah Karo AKP Herry Azhar SH SIK yang dikonfirmasi wartawan Via pesan singkat ke handphone pribadinya tidak menjawab pesan yang dikirim. Padahal diketahui jelas pesan konfirmasi itu terkirim ke handphone pribadinya. Dari informasi yang berkembang penangkapan oknum Ketua ketua Partai itu sengaja ditutup tutupi untuk tidak terexpose ke Media. Belum diketahui secara pasti apa maksud tidak adanya trnsparansi dari Pihak Polres Tanah Karo dalam kaitan penangkapan penjudi itu. Kapolres Tanah Karo, AKBP Ignatius Agoeng, yang dikonfirmasi melalui SMS mengatakan, para tersangka masih dalam proses. “Kita masih proses, tidak ada

istilah tangkap lepas,” kata mantan Kasat Idik I Dit Narkoba Poldasu itu. Sedangkan Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Drs Raden Heru Prakoso yang dikonfirmasi tidak bersedia mengangkat handphonnya, bahkan konfirmasi melalui SMS juga tidak dibalas. Sedangkan menurut informasi, setelah oknum ketua partai itu digelandang ke Mapolres, beberapa oknum petugas kasak-kusuk di Mapores Tanah Karo untuk melepaskan para pemain judi itu. Bahkan, oknum itu berusaha melobi Kapolres dan Kasat Reskrim agar para pemain tidak sampai dilakukan penahanan. Namun sampai berita ini dicetak, pemain judi jenis joker itu masih dalam proses. (HER)

Koruptor Terancam tak Dapat Remisi Natal Medan-andalas Moratorium remisi bagi tahanan jangan diartikan sebagai penundaan sementara, namun merupakan pengetatan remisi bagi tahanan. Demikian ditegaskan Kepala Kemenkumham Kanwil Sumut, Baldwin Simatupang disela-sela pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) di jajaran Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Kanwil Sumut, kemarin sore. "Karena moratorium, untuk sementara remisi Natal ditunda dulu. Apalagi untuk napi koruptor, jangan ada diusulkan remisi," tegasnya. Dalam sambutannya, Baldwin menekankan kepada seluruh Kepala UPT untuk lebih berhati-hati dalam memberikan pembebasan bersyarat, terkhusus kepada koruptor. Jangan sampai menyelundupkan remisinya langsung. "Pokoknya Pembebasan Bersyarat (PB) dan cuti bersama ditunda dulu. Jangan ada diberi harapan dan janji kepada napi," ingatnya. Selain itu, Baldwin juga meminta kepada seluruh Kepala UPT untuk tidak meninggalkan kantor pada saat jam-jam dinas. "Seorang pimpinan harus mampu mengkonsep anggotanya, tanpa mementingkan diri sendiri guna kemajuan bersama. Jangan ada istilah lepas tanggungjawab ketika ada masalah, apalagi disaat pimpinan tersebut tidak berada dikantor," tegasnya lagi. (THA)

Korban Penipuan Minta Sertifikat Tanahnya Dikembalikan Sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin pepatah inilah yang bisa menggambarkan nasib yang dialami Ngadirin, warga Jalan KL Yos Sudarso, Binjai.

I

a menjadi korban penipuan dan penggelapan. Padahal, objek yang menjadi permasalahan tersebut adalah miliknya. Saat ditemui di PN Medan, Ngadirin menceritakan kisah pahit yang dialaminya kepada andalas, Rabu (9/11). Awalnya, kata Ngadirin, sertifikat tahan dan rumah di Jalan KL Yos Sudarso, Binjai, tempat ia menetap kini adalah miliknya. Namun, oleh salah seorang temannya, Pandapaton, sertifikat itu digadaikan ke Bank Exim. “Saya saat itu merasa dihipnotis,”

akunya seraya menyebutkan saat ini permasalahan yang ada bukan antara dirinya dengan Pandapotan, melainkan antara dirinya dengan Gunawan. Karena tidak ditebus Pandapotan, sertifikat itu kemudian dilelang Bank Exim dan dimenangkan Gunawan. Sekira awal tahun 2005, Gunawan menemui Ngadirin. Gunawan menawarkan sertifikat tersebut kepada Ngadirin. Ngadirin yang merasa sudah nyaman tinggal di daerah itu, kemudian memberikan sejumlah uang kepada Gunawan sesuai kesepakatan. Setelah menerima uang dari Ngadirin, Gunawan berjanji akan menyerahkan sertifikat itu 3 hari kemudian sembari mengiming-imingi akan diserahterimakan di depan notaris. Selidik punya selidik, ternyata

beberapa hari sebelum transaksi, sertifikat itu telah dijual Gunawan kepada pihak lain. Alhasil, Gunawan terus dikejar Ngadirin dan meminta pertanggungjawabannya menyerahkan sertifikat miliknya yang sudah dibayarkan korban. Gunawan terus dikejar termasuk ke rumahnya di Jalan Pasar III, Medan. “Pembayaran dilakukan di lobby Hotel Dharma Deli Medan,” sebutnya. Ngadirin yang sudah merasa lelah, akhirnya memutuskan menempuh jalur hukum. Gunawan dilaporkan ke penyidik Sat Reskrim Polresta Medan, pada tahun 2010. Gunawan yang disangkakan melanggar Pasal 372 jo 378 KUHP, ditangkap petugas dan dijebloskan ke balik jeruji. Kini, kasus tersebut tengah bergulir di meja persidangan PN Medan. Namun, Gunawan tidak lagi berada

di balik jeruji besi. Namun, dia berstatus tahanan kota. Ngadirin berharap kepada majelis hakim PN Medan yang menangani perkaranya agar menegakkan keadilan seadiladilnya serta menghukum terdakwa dengan hukuman terberat. Sebab, dirinya merasa telah dizholimi terdakwa. “Saya tidak minta apa-apa dari terdakwa. Saya hanya meminta sertifikat saya agar dikembalikan dan dia dihukum seberat-beratnya,” pintanya. Sementara itu, pada Senin (7/11) lalu, kasus yang dialami Ngadirin sudah bergulir. Namun, perkara itu masih beragendakan pembacaan dakwaan. Setelah mendengarkan dakwaan JPU Parulian yang dibacakan A Sihombing SH dari Kejari Medan, majelis hakim menunda sidang hingga Senin mendatang.(THA)

HUKUM & KRIMINAL

Kamis 10 November 2011

Polsek Helvetia Bekuk Sembilan Pelaku Kejahatan Medan-andalas Dalam waktu sepekan, petugas Reskrim Polsek Helvetia meringkus sembilan pelaku kejahatan di wilayah hukumnya. Dari sembilan orang tersangka, seorang diantaranya wanita. Kepala Polisi Sektor Helvetia, Kompol Sutrisno hadi didampingi Kanit Reskrimnya, AKP Zulkifli Harahap kepada wartawan, Rabu (9/11) pukul 15.30 WIB mengatakan wanita bernama Sarinaheti (49) ini ditangkap dalam kasus pencurian emas milik majikannya sendiri, Ahmad Sakir. “Sarinaheti ditangkap dalam kasus pencurian di rumah majikannya di Jalan Gaperta Ujung Komplek ACM Blok H2, Kelurahan Tanjung Gusta Medan,” kata Sutrisno. Lebih lanjut Sutrisno menjelaskan, delapan orang tersangka lainnya masingmasing, Wandi Syahputra (24) dan M Raza (21) keduanya

ditangkap saat menjambret tas milik Lisnawati di Jalan Gaperta, Kelurahan Tanjung Gusta, Medan. “Dari mereka kami sita barang bukti satu tas dan sepeda motor Yamaha MIO BK 5151 AAJ,” tambah Sutrisno. Menyusul tersangka Hadinas Putra (31), Suriadi (29), Adi Reza (35), Abdulah Aliuddin (26) dan Ibrahim (36) kelimanya ditangkap dalam kasus narkoba dengan barang bukti yang disita 19 bal ganja yang beratnya sekira 19 kg. Kelimanya ditangkap di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Kambing, Kecamatan Medan Sunggal. Selanjutnya tersangka Saimon (53) diamankan karena kedapatan menulis judi jenis togel di Jalan Gaperta Ujung. Dari lelaki paruh baya ini, polisi menyita beberapa kertas rekapan, pulpen dan uang Rp240 ribu rupiah. (ACO)

Petugas Keamanan Kebun PTPN II Gagalkan Pencurian TBS STM Hilir-andalas Pihak keamanan Kebun Limau Mungkur PTPN II dan BKO Samapta Poldasu menggagalkan pencurian 100 janjang TBS (Tandan Buah Sawit) di Afdeling III, Kebun Limau Mungkur, Desa Lau Barus Baru, Kecamatan STM Hilir, Deli Serdang, Selasa (8/ 11) sekira pukul 21.00 Wib. Keterangan diperoleh, pihak keamanan Kebun Limau Mungkur sebelumnya menerima info, bahwa di afdeling III ada sekelompok orang tak dikenal memasuki areal kebun tanpa izin hendak mengangkat TBS yang baru dipanen. Kemudian pihak keamanan kebun yang dipimpin Danton (Komandan Peleton) Legino dengan dibantu BKO langsung bergerak menuju lokasi guna menangkap pelakunya. Begitu kawanan maling sawit yang diperkirakan sekira 40 orang itu mengetahui datangnya pihak BKO, mereka pun langsung kabur dikegelapan malam lewat gawangan sawit. Pihak kebun segera menyisir lokasi dan

mengamankan 1 unit kereta sorong, dan satu unit sepeda motor tanpa plat nomor polisi, serta seratus janjang TBS sebagai barang bukti lalu diamankan ke Kantor Kebun Limau Mungkur PTPN II. Manejer Kebun Limau Mungkur, Ir Mahdian Tri Wahyudi kepada andalas, Rabu (9/11) di ruang kerjanya membenarkan pihaknya telah menggagalkan aksi pencurian sawit di aeral kebunnya yang berada di afdeling III. “Selasa (9/11) sekira pukul 21.00 WIB, pihak kami telah menggagalkan aksi pencurian sawit di afdeling III, dan turut diamankan beberapa barang bukti berupa seratus TBS dan barang bukti lainnya yang telah diserahkan ke pihak Polres Deli Serdang guna penyelidikan lebih lanjut,” kata Tri Wahyudi. Pada kesempatan itu Mahdian Tri Wahyudi mengucapkan terima kasih kepada pihak Direksi PTPN II yang mendukung dan memberikan dukungan bantuan BKO ke Kebun Limau Mungkur. (BOB)

T

ertangkapnya bapak 3 anak itu disebabkan warga curiga melihat mobil

5

Spesialis Pencuri Ranmor Ditangkap Belawan-andalas Spesialis pencuri sepeda motor yang mengaku sudah 11 kali melakukan aksinya di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan berhasil ditangkap petugas Reskrim Polsek Medan Helvetia. Tersangka Sugianto alias Anto (30) ditangkap di kediamannya di Lingkungan 5 Gang Intan Paya Bakung, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan, Rabu (9/11). Menurut polisi, tersangka melakukan aksi pencurian kenderaan bermotor di dalam rumah dengan cara mencongkel pintu rumah setiap korban kemudian masuk dan mengambil sepeda motor. Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP Oktavianus ketika dikonfirmasi, Rabu (9/11) membenarkan penangkapan tersebut. (DP)

PAPARAN KASUS – Kapolsek Helvetia, Kompol Sutrisno Hadi (kanan) didampingi Kanit Reskrimnya, AKP Zulkifli Harahap ketika memaparkan pengungkapan dan penangkapan sembilan pelaku kejahatan di wilayah hukumnya selama sepekan terakhir. andalas/acung

Dua Ibu Ditangkap Saat Pesta Sabu-sabu Binjai-andalas Dua orang ibu ditangkap petugas Res Narkoba Polres Binjai saat pesta sabu-sabu di rumah salah seorang tersangka di kawasan Jalan Imam Bonjol, Binjai, Selasa (8/11) sekira pukul 20.00 WIB. Saat ditangkap dari dua ibu, Yusna Depita (40) dan Farida Nasution (40) warga Jalan Imam Bonjol, Binjai, petugas Res Narkoba Polres Binjai menyita barang bukti berupa satu paket sabu-sabu dan seperangkat alat nyabu. Kapolres Binjai, AKBP Musa Tampubolon ketika dikonfirmasi andalas melalui Kasat

Res Narkoba, AKP Achiruddin Hasibuan SH MH membenarkan penangkapan tersebut. Menurut Achiruddin, kedua orang wanita itu ditangkap atas informasi dari masyarakat dan hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya. “Awalnya kita terima informasi dari masyarakan, kemudian kita lakukan penyelidikan

dan hasilnya kami dapat menangkap kedua tersangka saat menggunakan sabu-sabu,” ujar mantan Kanit Idik I Jahtanras Poltabes MS itu. Sebelum penangkapan dua wanita pengguna narkoba itu, petugas Res Narkoba Polres Binjai pada, Senin (8/11) pukul 19.00 WIB juga menangkap seorang pengguna narkoba jenis sabu-sabu di di Pasar I Tandem, Kecamatan Binjai Utara. Dalam penangkapan tersebut dari tersangka Deni Indrawan Pitriadi (28) warga Pasar V, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Binjai Utara, petugas menyita barang bukti satu

peket sabu. Di Mapolres Binjai, tersangka Deni mengaku membeli sabu dari seorang pengedar Doni Alfin Wiwin (33) warga Pasar V Tandem, Kecamatan Binjai Utara. Atas pengakuan Deni, petugas melakukan pengembangan dan berhasil meringkus tersangka Doni Alfin Wiwin. Menurut polisi, tersangka Doni merupakan residivis yang baru keluar dari LP dalam kasus yang sama, narkoba. “Selain pengungkapan dua kasus di atas, pada Senin, (7/ 11) pukul 22.30 WIB, kami juga meringkus seorang tersangka

pengguna narkoba jenis sabusabu lainnya di Jalan Raimin, Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur. Dalam penangkapan itu, dari tersangka Syaiful Bahri (51), petugas Res Narkoba Polres Binjai menyita barang bukti satu set alat hisap sabu dengan sisa di dalam prirex. “Dalam pengungkapan kasus ini, kami sudah lakukan pengembangan di rumah orang yang disebut sebagai pengedar. Namun orang dimaksud tidak ada di rumah. Diduga upaya penangkapan sudah bocor sehingga orang itu kabur,” kata Achiruddin. (HER)

Pasutri Tewas Korban Laka Lantas di Percut Medan-andalas Pasangan suami istri (pasutri) tewas setelah sepeda motor yang mereke kenderai bertabrakan dengan pengendara sepeda motor lainnya di Jalan Besar Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Rabu (9/11) sekira pukul 06.00 WIB. Kedua korban masingmasing, M Yahya (64) dan istrinya Mariati (53) warga Jalan Pangeran Diponegoro

No 64 Dusun II, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan. Kedua jenazah langsung dievakuasi ke RSU Dr Pirngadi Medan. Informasi diperoleh di Mapolsek Percut Sei Tuan, pagi itu kedua korban yang mengendarai sepeda motor BK 5902 AAV datang dari arah Desa Cinta Rakyat hendak

menuju Kota Medan. Saat melintas di Jalan Raya Pasar VI, Desa Saentis, persis di depan gudang No 183, dari arah berlawanan tiba-tiba muncul seorang pria yang mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi. Sepeda motor tanpa berplat polisi tersebut mencoba menghindari lubang

Toyota Avanza NK 1165 QB parkir di jalan desa, kemudian warga melaporkan ke polisi, saat diperiksa Regi mencoba membuang sabu, namun upayanya digagalkan polisi. Regi mengakui sabu itu dibelinya dari Yudi warga Marindal Medan dengan harga Rp1 juta, Selasa (7/11) sekira sekira pukul 20.00 WIB di depan SPBU Pasar VII, Tanjung Morawa, Deli Serdang. “Aku rental mobil untuk menjeput sabu itu, sebagian sabu itu aku isap sebagian lagi mau aku jual, sudah 4 kali aku beli sabu dari Yudi,” ujar tersangka.

Kasat Narkoba Polres Sergai, AKP Nopiardi mengatakan, tertangkapnya bandar sabu itu berkat informasi dari masyarakat melihat mobil Toyota Avanza BK 1165 QB parkir di pinggir jalan desa, merasa curiga kemudian dilaporkan ke polisi. Dikatakan Nopi, mendapat laporan itu polisi langsung turun ke TKP, saat akan diperiksa, Regi yang berada di dalam mobil mencoba membuang 1 paket sabu didalam plastik,setelah dilakukan pemeriksaan polisi kembali menemukan 1 paket sabu dijok bangku belakang mobil. “Tersangka kita jerat pasal 114

dan mengambil jalan agak ke kanan sehingga menabrak sepeda motor yang dikendarai M Yahya. Akibat tabrakan tersebut, M Yahya dan istrinya Mariati tercampak dan menderita luka parah. Karena tidak ada warga yang tahu, kedua korban tersebut diduga menggalami pendarahan serius dan terlambat mendapatkan pertolongan, korban tersebut akhirnya meninggal dunia di

tempat. Sedangkan pengendara sepeda motor yang menabrak korban langsung melarikan diri. Petugas Laka Lantas Polsek Percut Sei Tuan, Aiptu Basuki dan Aipda MP Hutauruk yang turun ke TKP langsung mengevakuasi mayat korban tabrak lari tersebut ke RSU Dr Pirngadi sedangkan sepeda motor milik korban yang ringsek segera diamankan. (ACO)

Pelaku Curanmor Dihajar Massa

Pemilik Sabu Diringkus Polisi Dalam Mobil Rental Regiono alias Regi (36) warga Dusun III, Desa Karang Anyer, Kecamatan Pegajahan, Sergai ditangkap petugas Res Narkoba Polres Sergai lagi duduk di dalam mobil rentalnya di Pasar IV, Gang Randu, Desa Melati 2, Kecamatan Pegajahan, Sergai, Rabu (8/11) sekira pukuka 15.30 WIB.

harian andalas | Hal.

ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun.” paparnya. Kapolres Sergai, AKBP Arif Budiman SIK MH membenarkan penangkapan itu. Menurutnya tertangkapnya tersangka sabu berkat kerjasama masyarakat dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Polres Sergai. “Polres Sergai akan terus memberantas segala bentuk narkoba, untuk itu apabila tidak mau berurusan dengan polisi jangan coba-coba main dengan narkoba,” tegas AKBP Arif Budiman. (RYAD)

Medan-andalas Pencuri kenderaan bermotor (curanmor) dihajar massa setelah kedapatan melakukan aksinya di Jalan Mustafa Medan Timur, Rabu (9/11) WIB. Selanjutnya dalam kondisi babak belur, tersangka Basrum (45) warga Helvetia, Medan Timur. Informasi diperolah, tersangka dipergoki mencuri oleh korbannya sendiri, N Sitepu (42), pada saat dirinya keluar dari depot air minum miliknya. "Saya lihat sepeda motor Supra X 125 BK 5945 ABK milik saya hendak dibawa

pelaku, ya langsung saya tarik lah," kata korban kepada Andalas, kemarin. Begitu korban mendekati tersangka, aksi tarik-menarik pun terjadi, namun korban seorang wanita kalah kuat dengan tenaga pelaku hingga korban tercampak ke jalan. Korban yang terjatuh langsung berteriak minta tolong sehingga mengundang perhatian warga yang langsung mengejar dan menangkap pelaku. Setelah berhasil ditangkap, pelaku langsung dibabak belurkan warga dan diserahkan ke kantor polisi. (ACO)

Poldasu Tahan Pemilik Panti Pijat Rela Medan-andalas Penyidik Renakta (Remaja, Anak dan Wanita) Direktorat Reserse Kriminal Poldasu menetapkan pemilik panti pijar Rela Jalan Letda Sujono sebagai tersangka dan ditahan pasca penggerebekan, Selasa (8/11) lalu. Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Drs Raden Heru Prakoso ketika dikonfirmasi wartawan melalui melalui Kasubdit Renakta (Remaja, Anak dan Wanita), AKBP Jidin Siagian, Rabu (9/11) membenarkan penetapan status hukum tersangka itu. "Pemiliknya dijadikan sebagai tersangka dan masih ditahan. Sedangkan yang lainnya hanya sebagai saksi. Mereka dipulangkan," sebut Jidin. Sebelumnya, Selasa (8/11) petugas Unit Renakta menggerebek panti pijat Rela. Dari lokasi diamankan delapan orang, terdiri dari pemilik, pekerja dan pengunjung. Salah satu pekerja diketahui masih

berstatus pelajar SMA berusia 16. Saat penggerebekan itu, seorang pengunjung sempat melompat dari lantai II, tetapi akhirnya tertangkap setelah dilakukan pengejaran. Pemilik panti pijat tradisional itu, SN (34) ditanya wartawan mengatakan, dia dan pekerjanya diamankan dari tempat usahanya. Soal wanita muda yang disebutsebut pekerja di panti pijat, menurutnya, akan dibawa pria yang ternyata orang suruhan polisi. "Ada pria menelepon minta cewek dengan bayaran satu juta rupiah, lalu pekerja saya bilang ada dan disuruh datang ke tempat pijat saya, tahu-tahu kami ditangkap," kata wanita dua itu sambil menangis. Dalam kaitan ini, polisi mengaku masih akan melanjutkan ke lokasi-lokasi prostitusi terselubung lainnya. Namun polisi belum menjelaskan lokasi mana saja yang dia curigai sebagai tempat prostitusi terselubung. (HER)

RAGAM

Kamis 10 November 2011

harian andalas | Hal.

6

3 Jemaah Sumut Wafat di Arab Saudi Medan-andalas Tiga jemaah haji Sumatera Utara (Sumut) meninggal dunia di Arab Saudi dan telah dimakamkan di Syara. Pihak keluarga akan mendapatkan masingmasing Rp 34 juta dari Asuransi Bringin Life Syariah. Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan, HM Sazli Nasution, Rabu (9/11) kepada wartawan, di Asrama Haji Medan mengatakan, ketiga jemaah yang wafat di tanah suci, Amran Bin Kasiran (59) warga Mandailing Natal (Madina) tergabung dalam kloter 18 Embarkasi Medan (MES) nomor manifest 156, wafat karena serangan jantung. Kemudian, Hasan Juara Siahaan (53) warga Pulau Rakyat Asahan tergabung dalam kloter 17/MES, nomor manifest 250, belum diketahui penyakitnya dan Aprilmin Karjono (54), warga Medan, tergabung dalam kloter 08/MES, nomor manifest 185, meninggal dunia karena stroke. "Informasi meninggalnya Hassan Juara Siahaan disampaikan ketua kloternya, H Imran," kata Sazli. Dengan demikian, kata Sazli, sudah 13 orang jemaah Sumut yang meninggal dunia,

11 jemaah wafat di tanah suci dan dua jemaah wafat di RS Haji Medan. Bersiap Pulang Menurut Sazli, saat ini seluruh jemaah haji gelombang I Embarkasi Medan yang mengambil nafar awal telah menyelesaikan pelemparan jumrah. Hari ini (10/11) para jemaah haji yang termasuk dalam kloter 01 smpai 11 atau gelombang I, mulai bergerak meninggalkan Jeddah. "Semua proses ibadah haji telah selesai dilakukan. Maka jemaah haji di pemondokan sedang bersiap-siap untuk kembali ke tanah air. Selain itu, untuk gelombang II (kloter 12 sampai 19) sedang menuju Madinah," kata Sazli. Dikatakan Sazli, pihak Daerah Kerja (Daker) Madinah telah menyiapkan gudang tempat penyimpanan barang jemaah haji yang akan kembali ke tanah air, usai menjalankan ibadah haji. Batas barang bawaan jemaah haji telah diatur sesuai dengan ketentuan penerbangan internasional yaitu 32 kilogram untuk setiap jemaah dan 1 tentengan. "Kelebihan barang bawaan nantinya akan

menjadi tanggung jawab pemilik untuk dikeluarkan. Tujuan pembatasan itu untuk menjamin keselamatan penerbangan. Pembagian air zamzam sendiri dilakukan di daerah untuk lebih mengurangi bawaan jemaah," katanya seraya menambahkan barang bawaan yang biasa dibawa oleh jemaah haji ke tanah air berdasarkan pengalaman setiap musim haji antara lain berupa air zamzam, pakaian, serta sejumlah barang lainnya yang biasa digunakan untuk buah tangan. Sementara itu, Menteri Agama Suryadharma Ali telah menginstrusikan kepada pihak terkait untuk melakukan investigasi terkait makanan yang menyebabkan 329 jemaah di maktab 71 menderita diare. Jemaah tersebut berasal dari kloter DKI Jakarta, Aceh, Makassar dan Surabaya. Sedangkan jemaah Embarkasi Medan tidak ada yang mengalami diare. "Penyebab diarea sedang diteliti di laboratorium, apakah karena kualitas makanan atau mungkin ada campurancampuran yang menyebabkan jemaah menderita diare," ungkapnya. (YN)

Mantan Ajudan Jhonny Allen Tambah Data Laporan ke KPK

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dia menanyakan kabar pengaduannya sekaligus menambah data. "Laporan tambahan terkait dugaan mafia anggaran," kata Selestianus di Gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Rabu (9/11). Ada sejumlah bukti yang disampaikan oleh Selestianus, seperti laporan transaksi via bank. Namun dia enggan menunjukkan bukti tersebut.

"Saya ajudan Jhonny Allen, yang waktu itu banyak mendampingi dia saat transaksi," sambungnya. Selestinus pernah melaporkan mantan bosnya itu ke KPK 14 Juli lalu. Selestinus yang mengaku sebagai ajudan Jhonny selama tiga tahun dari 2005-2008 ini mengetahui betul tentang praktik mafia anggaran yang dilakukan Jhonny, karena dia sering diminta untuk bolak-balik mengantarkan uang ataupun berkas. (DTC)

Jakarta-andalas Bekas ajudan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Jhonny Allen Marbun, Selestianus a Ola, kembali mendatangi

andalas/hamdani

LANGGANAN BANJIR BANJIR-Jalan Pelita VI Pasar II, Kecamatan Medan Perjuangan, menjadi langganan banjir. Setiap hujan deras, jalan tersebut selalu tergenang. Seperti pada Selasa (8/11) sore, Jalan Pelita VI terutama di depan Perguruan Budi Murni, tergenang air setinggi betis orang dewasa.

Sejarawan Unimed, Erond Damanik:

Perang Medan Area Lebih Dahsyat dari Surabaya Medan-andalas Peneliti di Pusat Studi Sejarah dan Ilmu-ilmu Sosial Lembaga Penelitian Universitas Negeri Medan (Pussis-Unimed), Erond Damanik, tujuh pahlawan nasional asal Sumatera Utara --- yakni Sisingamangaraja XII, Adam Malik, Amir Hamzah, Moh Hasan, Kiras Bangun, FL Tobing, dan Jenderal Besar Abdul Haris Nasution --kurang dikenal di daerah ini. Yang dikenal hanya Sisingamangaraja dan Adam Malik dan selainnya kurang dikenal. "Pengalaman saya turun ke daerah dalam rangka program Unimed, menunjukkan bahwa ketujuh pahlawan nasional asal Sumatera Utara itu sangat kurang dikenali di daerah ini. Oleh karena itu, sangat dibutuhkan cara sosialisasi yang tepat sehingga apa dan siapa pahlawan nasional dari Sumatera Utara itu dapat dikenal oleh pelajar di daerahnya," ucap Erond kepada pers di Medan, Rabu (9/11), terkait dengan peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada hari ini (Kamis, 10/ 11). Jika untuk menyebutkan sajapun sudah tidak tahu, kata Erond, apalagi mengenal riwayat perjuangan serta nilainilai kepahlawan yang dilakukan para pahlawan tersebut untuk bangsa ini. "Menjadi pertanyaan besar

bagi kita, bahwa ada yang salah dalam pembelajaran kita selama ini. Ternyata kurikulum pendidikan nasional kita tidak memberi kesempatan kepada daerah untuk mengenal wilayah di tingkat satuan pendidikan. Seharusnya, pemerintah memberikan otoritas kepada daerah untuk menetapkan kurikulum dan materi ajar yang sesuai dengan kepentingan daerah itu. Hal ini perlu, untuk meningkatkan nasionalisme masyarakat di daerah dalam menunjang semangat kebangsaan," tutur dosen Fakultas Ilmu Sosial Unimed ini. Erond menegaskan, penetapan hari pahlawan, yakni 10 November, didasarkan kepada perang Arek-arek Suroboyo yang banyak memakan korban jiwa maupun harta benda pada waktu itu.

Tetapi di Medan, semangat nasionalisme yang tergambar dari perang seperti itupun ada. yakni melalui Perang Medan Area. "Jika ditinjau dari segi jumlah korban, durasi perang maupun dampak yang ditimbulkannya, maka Perang Medan Area jauh lebih dahsyat daripada Arekarek Suroboyo. Perang Medan Area adalah perang akibat penetapan wilayah tapal batas {demarkasi} yang disebut dengan Fixed Boundaries of Medan Area, dimana di luar garis demarkasi merupakan wilayah kekuasaan laskar rakyat, sedang di dalam lingkaran garis demrkasi merupakan wilayah kekuasaan Sekutu. Perang ini, bermula dari Jalan Bali, percisnya di Pension Wilhelmina Medan," tutur pakar sejarah ini. Dia juga mengatakan, sebenanarnya masih ada sosok yang layak diusulkan menjadi pahlawan nasional dari Sumut, terutama yang bergerak atau berjuang dengan pena seperti Parada Harahap. "Parada Harahap layak diusulkan menjadi pahlawan nasional, karena dia dikenal sebagai wartawan yang gigih menulis tentang nasib orang-orang terjajah akibat kolonialisme," ujar Erond di Medan, Rabu (9/ 11). (REL/HAM)

Kamis 10 November 2011

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

IKLAN

harian andalas | Hal.

7

Kamis 10 November 2011

OLAHRAGA BENT GANTIKAN TUGAS ROONEY London-andalas Darren Bent siap membuktikan diri mampu mengisi peran Wayne Rooney sebagai pencetak gol handal buat Timnas Inggris. Caranya, menjebol gawang Spanyol pada laga persahabatan di Wembley Stadium, London, Sabtu (12/11).

DARREN BENT

Bos Timnas Inggris Fabio Capello sangat berharap menemukan sosok striker produktif sebelum perhelatan Euro 2012. Pasalnya, Capello kemungkinan bisa kehilangan Rooney dalam tiga pertandingan yang berarti keseluruhan laga di fase penyisihan. Seperti dietahui, Rooney diskors tiga laga akibat menendang bek lawan ketika menghadapi Montenegro di partai terakhir babak kualifikasi. Inilah kesempatan besar buat Bent untuk membuktikan kualitasnya. Striker 27 tahun ini

Neymar akan Seperti Messi Santos-andalas Neymar digadang-gadang sebagai salah satu pemain bertalenta dan menjanjikan dari generasinya. Usianya baru 19 tahun, tetapi dia turut berjasa mengantar Santos menjuarai Copa Libertadores, turnamen antarklub paling bergengsi di Amerika Selatan. Permainannya tetap cemerlang saat membela Timnas Brasil langsung di level senior. Pengakuan akan talenta besar Neymar datang dari Pele. Pemain legendaris Brasil itu berpendapat Neymar akan berkembang setara dengan bintang Barcelona asal

Argentina Lionel Messi. Bahkan, kata Pele lagi, Neymar nantinya bisa disejajarkan dengan legenda sepakbola Argentina Diego Maradona. “Mereka (Argentina) membanggakan Maradona dan Messi, tapi kami punya Neymar yang akan menjadi pemain hebat dengan bakat yang dimiliki,� kata Pele. “Santos adalah pabrik yang melahirkan pemain-pemain bintang tanpa mengeluerkan banyak uang. Hal ini baik buat klub.� Brasil dan Argentina merupakan seteru utama dalam peta sepakbola di Amerika

tersingkir dari skuat untuk dua Piala Dunia terakhir. Dia kini sangat ingin menunjukkan mampu mengemban tugasnya di panggung sesungguhnya. Empat gol di lima pertandingan terakhir dan enam gol yang telah dibukukan untuk Aston Villa membuat Bent diperkirakan akan mendapat tugas sentral melawan Spanyol. “Pekan penting buatku. Saya sedang dalam kondisi terbaik bertepatan di saat kami akan bertanding melawan Spanyol, tim terbaik di dunia,� tutur Bent. “Saya merasa musim ini akan akan menjadi musim yang mengesankan buatku. Tahun lalu tidak demikian. Semoga saja kali ini beda. Saya tak pernah bermain di kompetisi besar tapi sekarang saatnya membuktikan ke semua orang tentang kualitasku.� Bent ingin merasakan manisnya mencetak gol di Wembley. “Kehilangan Rooney menjadi pukulan telak karena kami membutuhkan pemain berkelas di turnamen besar. Tetapi kalau saya terpilih saya akan membantu dengan segala kemampuan yang kumiliki,� imbuh mantan penyerang Tottenham Hotspur tersebut. Bent mengklaim dirinya sangat percaya diri saat ini setelah sempat terpuruk bersama Aston Villa di awal musim. Bent telah lima tahun membela Inggris tetapi ketajamannya di level klub tak tertular ketika membela Tiga Singa. Sejak berkarier di Liga Premier sejak 2009, dia sudah mengemas 46 gol.(NET)

menolak bermain seperti yang diminta manajer City Roberto Mancini. Setelah City tertinggal dua gol, Mancini menuding Tevez menolak. Mancini naik pitam dan menyebut karier Tevez di City telah habis. Tetapi, hasil investigasi menyebutkan striker internasional Argentina itu hanya menolak melakukan pemanasan sekali lagi. Akan tetapi, City tetap memutuskan Tevez bersalah karena melanggar lima poin dari kontraknya. Pada awalnya City menjatuhkan denda empat bulan gaji,

8

Pembuktian Roddick Paris-andalas Petenis yang kini menduduki peringkat ke-13, Andy Roddick membuktikan dirinya kembali diperhitungkan, setelah menundukkan petenis tuan rumah Julien Benneteau dengan dua set langsung 6-4, 6-4 di turnamen BNP Paribas Masters yang berlangsung di Paris, Rabu (9/11) dini hari WIB. Roddick mengalahkan petenis tuan rumah Julien Benneteau dengan dua set langsung 6-4 6-4. Seperti diketahui, Roddick yang diunggulkan mendominasi jalannya set pertama. Bahkan, dia menyudahi perlawanan petenis tuan rumah dengan mudah. Di set kedua, Roddick sempat tertinggal 1-2 namun kemudian di pertengahan set kedua, skor imbang menjadi 4-4. Setelah itu, B e n neteau mulai menyerah d a n

pertandingan berhasil kembali dikuasai Roddick. Alhasil, petenis Amerika ini pun menyudahi perlawanan Benneteau dengan 6-4. Sementara itu Jo-Wilfried Tsonga menyusul jejak Roddick dengan mengalahkan Guillermo Garcia-Lopez. Tanpa perlawanan Tsonga mengakhiri perlawanan Lopez dengan dua set langsung 6-3 6-4. Dengan hasil ini maka kedua petenis itu melaju ke babak ketiga turnamen Paris Masters. Jika saja Roddcik tampil konsisten, maka dia berpeluang bertemu dengan Andy Murray di babak perempatfinal. Hasil Babak kedua Paris Masters: Tomas Berdych (5) vs Fernando Verdasco 6-3, 7-5 Jo-Wilfried Tsonga (6) vs Guillermo Garcia-Lopez 6-3, 6-4 Andy Roddick (13) vs Julien Benneteau 6-4, 6-4 Richard Gasquet (16) vs Kevin Anderson 6-4, 7-6 (7-4). (NET)

Pedrosa Cukup Puas Honda 1000 CC Valencia-andalas Pembalap tim Repsol Honda Dani Pedrosa mangakui cukup puas dengan hasil hari pertama tes MotoGP di Valencia. Namun, dia merasa masih butuh menyesuaikan diri dengan motor 1.000cc milik Honda. Pedrosa jadi pembalap tercepat dalam sesi tes di Sirkuit Ricardo Tormo, Selasa (8/11). Dari total 40 lap yang dia lahap, catatan waktu terbaiknya 1 menit 32,186 detik. "Ini adalah hari yang bagus untuk melakukan tes setelah banyak hujan. Kondisi trek bagus dan memungkinkan saya untuk bekerja baik dengan motor dan mendapatkan feeling pertama dengan RCV baru," ungkap Pedrosa. "Saya cukup puas, bukan karena catatan waktu, tapi lebih kepada feeling yang saya rasakan. Ini adalah tes motor sekaligus tes pembalap," lanjutnya. Dengan peralihan dari motor 800cc ke 1.000cc, Pedrosa mengaku masih harus banyak belajar dan beradaptasi. "Saya merasa seperti sedang sekolah dan saya menikmatinya. Bukan cuma motor yang baru, tapi bannya juga berbeda, mesinnya beda, Anda punya lebih banyak power dan torsi," kata pembalap asal Spanyol ini. "Saya sudah cukup lama mengendarai motor 800cc dan saya merasa bahwa saya perlu menyesuaikan gaya membalap saya dan ini menarik. Secara umum, ini lebih menyenangkan," simpulnya.(NET)

Neymar

Selatan dan bahkan di dunia. Pele yang juga merupakan pemain jebolan Santos itu beranggapan publik Brasil seharusnya tak perlu iri dengan Argentina. Ada tips yang dibagi Pele untuk Neymar. Pele mengingatkan penyerang incaran Real Madrid dan Barcelona itu lebih agresif agar tidak menjadi target pemain belakang lawan. Bukan soal bagaimana berkelahi, kata Pele, tapi untuk jaga diri. “Dia sangat terampil dan terbaik di tim jadi wajar jika mendapat penjagaan khusus dan ketat dari lawan�, tutur Pele.(NET)

Tevez Tolak Banding Manchester-andalas Carlos Tevez sepertinya tidak akan memperpanjang kasus pertentangan dirinya dengan Manchester City. Tevez tidak akan menentang tuduhan berkelakuan buruk yang berbuah denda gaji dua minggu yang ditetapkan klubnya tersebut karena menolak bermain pada partai Liga Champions melawan Bayern Muenchen. Tevez adalah pemain pengganti ketika City bertamu di Allianz Arena, September lalu. Tetapi ketika pertandingan tersisa 35 menit dia

harian andalas | Hal.

tapi kemudian dikorting setengahnya menyusul intervensi Asosiasi Pemain di Inggris (PFA). Striker berusia 27 tahun itu juga dijatuhi skorsing dua minggu yang telah dijalani. Tevez sejatinya diberi itenggat waktu 14 hari mengajukan banding. Tetapi Tevez bisa menerima keputusan klub. Hanya saja Tevez belum akan bermain di tim inti. Kesempatan bermain akan diberikan jika dia mau meminta maaf kepada Mancini yang tak dilakoninya hingga sekarang.(NET)

CR7 Berkostum United

Carlos Tevez

PEMASANGAN IKLAN

06-8441333

Manchester-andalas Pemain anyar dari Real Madrid, Christiano Ronaldo, kembali dikabarkan akan menggunakan kostum Setan Merah pada musim depan. Sayang hal tersebut bukan momentum resmi Ronaldo menjalin kontrak dengan Red Devils. Ronaldo. akan menghadiri pertandingan testimonial bek United, Rio Ferdinand. Musim depan, Ferdinand menginjak satu dekade dirinya bersama Setan Merah. Karena hal itulah, para petinggi klub sepakat menggelar testimonial untuknya, dan Ronaldo akan turut diundang. Seperti informasi yang diterima,Rabu (9/ 11), Ronaldo diharapkan para petinggi United hadir dalam cara tersebut. Hanya saja, manajemen United belum menentukan tanggal pasti karena bersamaan dengan Euro 2012 dam Olimpiade. Semuanya akan dibahas manajemen klub dengan Ferdinand, pada Januari mendatang. Seperti diketahui, Ronaldo telah bermain untuk United selama enam musim, 2002 hingga 2009. Ia pun telah mencetak 118 gol dari 292 penampilannya bersama United.(NET)

Christiano Ronaldo

Kamis 10 November 2011

OLAHRAGA

harian andalas | Hal.

Darwin Terima SK, Ketua Pengcab Batubara Mundur Medan-andalas Setelah diterimanya Surat Keputusan (SK) dari PSSI Pusat, Selasa (8/11) harusnya menjadi tunggak bersejarah bagi Drs H Darwin Saymsul. Karena di hari itu dirinya menerima Surat Keputusan (SK) Pengukuhan Personalia Pengurus PSSI Sumut periode 2011-2015 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Tak tangung-tangung SK itu diserahkan langsung oleh Ketua PSSI Prof dr Johar Arifin Husein, selepas dirinya beserta pengurus PSSI lainnya dilantik oleh Ketua KONI/KOI Rita Subowo. Artinya, penyerahan SK bernomor SKEP/43/ JAH/XI/2011 tertanggal 3 November 2011 itu menjadi kegiatan pertama bagi Djohar usai dilantik dan dikukuhkan sebagai pengurus PSSI masa bakti empat tahun ke depan. Namun sayangnya, dibalik keluarnya SK Pengukuhan Personalia PSSI Sumut ini ternyata menyimpan cerita lain. Betapa tidak, Ketua Harian Pengcab PSSI Batubara H M Yusro menyatakan kekecewaannya atas sikap PSSI Pusat yang mengeluarkan SK pengukuhan personalia Pengprov PSSI Sumatera Utara periode 2011-2015. "Saya menilai Musyawarah Daerah Luar Biasa Sumut yang memilih HM Darwin Syamsul banyak cacatnya. Kalau memang untuk memenangkan seseorang dengan melakukan segala cara, maka kisruh PSSI seperti yang sekarang ini akan terus berlanjut," sesal Yusro, Senin (9/11). Karena hal tersebut Yusro pun tak sungkan mengapungkan niatnya untuk mundur dari jabatannya sebagai Ketua Harian Pengcab PSSI Batubara. Yusro mengutarakan bahwa nitanya untuk mundur dari jabatan sebagai Ketua Harian PSSI Btubara didasari pada sikap dan semangat olahraga yang mengedepankan sportivitas. "Saya ikut Musdalub waktu itu. Saya juga mengetahui berapa yang memilih HM Darwin Syamsul. Kok bisa yang sedikit suara memenangkan pemilihan itu?" tanya Yusro. (REL-YON)

Ricardo Salampessy Batal Perkuat Timnas PPD Jakarta-andalas Ricardo Salampessy batal memperkuat Timnas Pra-Piala Dunia (PPD) 2014 dalam menghadapi tuan rumah Qatar di Jassim Bin Hamad Stadion Doha, Jumat (11/11), karena harus kembali ke Tanah Air, ayahandanya meningal dunia. Penanggung jawab Timnas Bernhard Limbong di Jakarta, Rabu, mengatakan, pemain belakang Persipura itu terpaksa harus pulang ke Tanah Air karena orang tuanya baru saja meninggal dunia. "Kami sebenarnya sangat tegas. Tapi khusus ini berbeda. Kami sangat kompromi untuk hal satu ini," katanya di Kantor PSSI Senayan Jakarta, Rabu (9/ 11). Ricardo Salampessy dan 22 pemain timnas senior telah bertolak ke Doha Qatar, Senin malam (7/11). Namun, setibanya di negara Timur Tengah itu, menerima kabar bahwa ayah kandung pemain keturunan Maluku itu meninggal dunia. Menurut dia, meski tidak ikut memperkuat saat menghadapi Qatar, Ricardo Salampessy berjanji akan secepatnya bergabung dengan rekan di bawah asuhan Wim Rijsbergen lainnya guna menghadapi pertandingan PPD 2014 melawan Iran, di Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (15/11). "Dia akan secepatnya bergabung dengan pemain lain setibanya di Jakarta," kata pria yang juga Ketua Komite Disiplin PSSI itu. Timnas senior di bawah asuhan Wim Rijsbergen sesuai jadwal akan kembali setelah pertandingan melawan Qatar usai. Hal itu dilakukan untuk secepatnya mempersiapkan diri untuk pertandingan melawan Iran. Dengan adanya pertandingan PPD 2014 di Jakarta, maka pertandingan babak penyisihan Grup A SEA Games 2011 yang selama ini digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno dihentikan untuk sementara. Meski demikian untuk pertandingan babak penyisihan Grup B SEA Games 2011 di Stadion Lebakbulus Jakarta tetap berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. (ANT)

SEA Games

9

XXVI

Malaysia Tundukkan Thailand

Perdana Liga Prima Indonesia

PSMS Duel Persebaya Medan-andalas Melakoni laga perdana di Liga Prima Indonesia, PSMS dijadwalkan akan langsung menjamu musuh bubuyutannya Persebaya Surabaya di Stadion Teladan Medan, Sabtu (26/ 11) mendatang. " Hasil tehnical meeting di Jakarta bersama 17 klub yang ikut Liga Prima Indonesia, sesuai dengan keputusan hasil rapat laga perdana PSMS melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (26/11) mendatang dan PSMS sebagai tuan rumah" ujar calon CEO PSMS Iswanda Nanda Ramli saat dihubungi sedangkan melakukan tehcnical meeting di Jakarta, kemarin. PSMS Medan memastikan keikutsertaanya di Indonesian Premier League (IPL). Ini setelah dua perwakilan PSMS, Iswanda Nanda Ramli (pelaksana teknis) dan Fityan Hamdi (anggota pelaksana teknis PSMS) mengikuti technical meeting klub IPL yang dilaksanakan di Jakarta, Rabu (9/11). Iswanda Nanda Ramli menjelaskan bahwa, PSMS dan konsorsium

sudah menyepakati satu hal, di mana konsorsium bakal menyetujui garansi dana senilai Rp10 miliar, setelah PSMS mampu menyusun perangkat tim dalam jangka waktu dua hari. "Perangkat tim ini termasuk soal pemilihan pelatih kepala yang harus segera ditunjuk juga soal bantuan PSSI untuk PSMS senilai Rp2 miliar yang diberikan kepada peserta IPL. Uang Rp2 miliar itu akan diberikan satu miliar di putaran pertama dan kemudian di putaran kedua. Setelah susunan selesai maka kewajiban konsorsium Rp15 miliar juga bisa dicairkan," ujarnya. "Intinya dalam dua kali 24 jam semua harus selesai," ujarnya. Dari sini juga, tambah Nanda akan menyelesaikan kontrak pemain yang hingga hari ini masih belum selesai. "Semua harus selesai dan kami juga ingin segera selesai agar tim dan persiapannya bisa lebih baik, dan tidak terganggu persoalan non teknis," jelasnya. Pria yang akrab disapa Nanda ini menyebutkan, pertemuan di Jakarta untuk PSMS memang dengan dua agenda. Selain membahas soal kesepakatan persyaratan yang diminta PSMS kepada konsorsium, juga membagikan manual liga. Dari

jadwal IPL, lanjutanya, klub berjuluk Ayam Kinantan ini akan melawan Persebaya Surabaya pada partai tertanggal 26 Nopember di Stadion Teladan. "Setelah itu, laga berikutnya PSMS juga melakoni laga tandang lanjutan yakni melawan Persija Jakarta di Teladan," tukasnya. Dalam pertemuan itu, kata Nanda, ada 17 klub yang positif ikut dalam IPL. "Yang akhirnya resmi ikut saat manager meeting ada 17 klub dan manual liga juga diserahkan ke seluruh perwakilan klub yang ikut dan hadir di rapat ini," ungkapnya. Sementara itu, Fityan Hamdy menambahkan, bahwa kerja sama PSMS dengan konsorsium, di mana porsi saham konsorsium 70 :30 bukan berarti PSMS 'terjual. "Tapi yang sebenarnya persentase saham hanyalah berkait soal profit sharing bukan kepemilikan klub. Kita berharap, dengan finalisasi dan ikut IPL ini tidak ada lagi masalah dan kita bisa fokus ke pemantapan skuad," jelasnya. Mantan Sekretaris tim musim lalu ini, menambahkan keikutsertaanya dalam rapat meeting klub, karena menggantikan posisi Idris yang sedang berhalangan hadir. (YON-REL)

Insan Olahraga Kehilangan Sosok Terbaik

Adrelly Wartawan Senior Tutup Usia Medan-andalas Insan pers, khususnya wartawan olahraga kehilangan salah seorang putra terbaiknya, setelah Adrelly yang biasa disapa Ujang (65 tahun) berpulang menghadap sang khalik, Rabu (9/11) sore. Mantan pengurus Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (SIWO PWI) Sumut di era 1990-an ini berpulang ke rahmatullah sekira pukul 16.00 WIB di Rumkit Putri Hijau. Semasa hidupnya, Adrelly yang akrab disapa "Om Ujang" itu yang merupakan pensiunan dari Radio Republik Indonesia (RRI) aktif menggeluti dunia wartawan olahraga khususnya olahraga. Sepak terjang Alm Adrelly dalam mengarungi belantika kewartawanan cukup mendapat simpatik berbagai kalangan wartawan muda dan wartawan o l a h r a g a seangkatannya. Bahkan pengurus olahraga di Sumatera Utara dan Medan cukup dekat dan akrab dengan beliau

karena sikapnya yang mudah bergaul. Antara wartawan senior dan junior tidak pernah dibedakan karena beliau orang yang mudah bergaul dan memiliki dedikasi tinggi dalam memajukan olahraga di daerah ini. Berbagai organisasi olahraga digelutinya demi satu kebulatan tekad memajukan dan melahirkan prestasi bagi atlet daerah ini," kata sejumlah r e k a n almarhum. Selain aktif mengurus olahraga pencak silat, beliau (alm Adrelly) juga

aktif menjadi pengurus KONI Medan di bawah kepemimpinan Drs. H. Zulhifzi Lubis (Opunk Ladon). Sikapnya yang lugas dan berwawasan luas kerab mengundang simpatik dan decak kagum rekan mau pengurus olahraga, bahkan disetiap kesempatan beliau membawakan acara (sebagai MC). " Kami cukup kehilangan, karena bagi kami beliau merupakan sosok panutan yang sering memberikan masukan bagi kemajuan wartawan olahraga khususnya Siwo," kata Sahat Rahmat Hamonangan Panggabean, S.Sos (Ketua SIWO PWI Sumut). " Beliau ayah bagi kami dan senantiasa bersikap mengayomi dikala kami membutuhkan masukan," ujar Monang. " Selamat jalan abanganda, selamat jalan sahabat dan selamat jalan senior, doa kami senantiasa mengiringi kepergianmu," sebutnya. Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka Jalan Enggang No 545 Perumnas Mandala dan direncanakan dikebumikan Kamis (10/11) di Perkuburan Muslim Garuda Ujung/ Kenari Perumnas Mandala. (YON)

Jakarta-andalas Malaysia memetik kemenangan penting dalam persaingan memperebutkan dua tiket semifinal SEA Games XXVI dari Grup A. Malaysia selaku juara bertahan menundukkan Thailand 2-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (9/11) petang. Malaysia membuka kemenangan melalui kapten tim Bajhtiar Baddrol pada menit ke24. Thailand berusaha mengejar ketinggalan tetapi pertahanan Malaysia dibangun rapih. Malaysia yang juga menyiapkan strategi serangan balik bahkan nyaris memimpin ketika tendangan jarak jauh Wan Zakaria menerpa tiang pada menit ke-59. Namun upaya Gajah Putih menuai hasil juga. Mendapatkan ruang, tembakan kaki kiri Natarid Thammarossopon mengoyak gawang Malaysia. Skor imbang 1-1. Momentum ini gagal dimanfaatkan Thailand. Tekanan mengendur dan mereka balik ditekan Malaysia. Lima menit sebelum pertandingan berakhir Izzaq Faris menjadi penentu kemenangan Malaysia lewat sepakan terukur. Myanmar Buka Peluang Sementara itu, Myanmar membuka peluang lolos ke babak semifinal SEA Games XXVI. Kemenangan kedua bagi Myanmar dipetik setelah membenamkan Brunei Darussalam 4-0 (2-0) di Stadion Lebak Bulus, Jakarta, Rabu (9/11) petang. Myanmar yang memang diunggulkan memetik tiga poin berhasil memimpin 2-0 di babak pertama. Sepasang gol tim besutan Stefan Hasson dilesakkan Kyaw Zeyar Win pada menit keenam dan ke-31. Kyaw Ko menambah keunggulan Myanmar menjadi 30 pada menit ke-63 sebelum digenapkan Kyi Lin di menit ke-78. Hasil ini menempatkan Myanmar di puncak klasemen Grup B dengan perolehan tujuh poin dari tiga kali bertanding yang berarti semakin mendekatkan langkah mereka menuju babak selanjutnya. Myanmar unggul satu poin di atas Timor Leste yang berada di posisi kedua. Brunei sendiri menempati urutan kelima dengan satu poin. (NET)

Singapura Menang Tipis SEMENTARA itu dipertandingan lainnya, Timnas Singapura menang tipis 2-1 atas Kamboja pada babak penyisihan Grup A SEA Games 2011 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Rabu. Gol kemenangan Singapura diciptakan oleh Muhammad Khairul Nizam menit 56 dan Navin Neil Vanu menit 75. Sedangkan gol Kamboja tercipta lewat tendangan Chhin Chhoeun pada menit 35. Dengan hasil ini Singapura mengumpulkan empat poin sama dengan Malaysia. Sedangkan Kamboja terpuruk didasar klasemen setelah mengalami dua kekalahan beruntun. (NET-ANT)

PSSI Janjikan Bonus Berlimpah PSSI menjanjikan bonus berlimpah jika timnas U-23 mampu merebut medali emas SEA Games 2011 di Jakarta, 7-21 November. Penanggung jawab timnas Bernhard Limbong di Jakarta, Rabu (9/11) mengatakan, bonus yang diberikan bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga dari PSSI sebagai induk organisasi sepak bola Indonesia. "Sejak penyisihan ada hitungannya. Itu (bonus) akan terus bertambah jika timnas terus menang," katanya di Kantor PSSI Senayan Jakarta. Menurut dia, jika timnas U-23 mampu merebut medali emas, bonus minimal yang diberikan pada Egi Melgiansyah dan kawankawan adalah sama dengan bonus yang diberikan pemerintah yaitu Rp200 juta per pemain. Bonus, kata dia, juga akan diberikan kepada seluruh jajaran pelatih dan oficial yang selama ini menangani timnas U-23. "Untuk besarannya jelas berbeda. Yang jelas semua yang terlibat akan mendapatkan bonus jika menang," kata pria yang juga Ketua Komisi Disiplin PSSI itu. Ia berharap dengan adanya rangsangan bonus diharapkan semangat pemain jauh lebih baik dan mampu memenuhi target yang ditetapkan yaitu merebut medali emas. (ANT)

EKONOMI-BISNIS

Kamis 10 November 2011

harian andalas | Hal.

DPRD Medan Pertanyakan Kebijakan Penyertaan Modal ke Pihak Ketiga Medan-andalas DPRD Medan mempertanyakan kontribusi apa yang sudah diterima Pemerintah Kota (Pemko) Medan atas penyertaan modal kepada pihak ketiga yang sudah dilakukan selama ini. Sebab, tujuan peyertaan modal ke pihak ketiga itu tentu dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. "Fraksi Demokrat perlu mempertanyakan apakah peyertaan modal yang sudah dilakukan selama ini sudah mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap maksud dan tujuan peyertaan modal tersebut," kata Dianto MS, juru bicara Fraksi Partai Demokrat DPRD Medan dalam pemandangan umum fraksinya terhadap Ranperda tentang Peyertaan Modal Pemerintah Kota Medan Kepada Pihak Ketiga dalam siding paripurna dewan, Rabu (9/11). Menurutnya, walaupun peraturan perundang-undangan memberi hak kepada pemerintah daerah untuk melakukan peyertaan modal kepada pihak ketiga, namun

hal tersebut dapat mengandung kerawanan apabila dalam pelaksanaannya tidak melalui pengkajian yang lebih mendalam. "Oleh karena itu, dalam muatan peraturan daerah yang sedang kita bahas ini perlu dipertimbangkan berbagai hal yang menjadi pengalaman bagi kita semua, khususnya Pemko Medan. Pengaturan muatan materi dari setiap pasal harus benarbenar cermat, teliti serta perlu kajian mendalam saat pembahasannya nanti," ujarnya. Fraksi Demokrat juga mengingatkan Pemko Medan agar dalam mengikat suatu perjanjian kerjasama dengan perusahaan swasta dalam bentuk penyewaan, pinjam pakai, kerjasama pemanfaatan bangun guna serah dan bagun serah guna, pelu lebih hati-hati. "Kami juga menyarankan agar seluruh perjanjian seperti Build Operate and Transfer (BOT) dan Kerjsama Opersional (KSO) investasi harus segera dievaluasi kembali. Sejauh ini kami tidak melihat bagaimana perkembangan perjanjian yang sudah dilakukan oleh Pemko Medan

kepada pihak ketiga terutama para pengusaha dalam bentuk BOT dan KSO," tandasnya. Sementara itu, Fraksi PDS melalui juru bicaranya Budiman Panjaitan juga mempertanyakan penyertaan modal kepada pihak ketiga. Pasalnya, dalam Ranperda yang diajukan Pemko Medan tentang Penyertaan Modal tersebut tidak jelas disebutkan pihak ketiga yang menjadi sasaran penyertaan modal dimaksud. Apalagi, dari penyertaan modal yang dilakukan ke PT Bank Sumut yang penyalurannya direncanakan kepada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Medan juga belum mengetahui deviden yang dibagikan oleh Bank Sumut kepada Pemko Medan untuk menunjang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan. "Menurut hemat kami, ketentuan pasal 24 UU No 17 tahun 2003 tersebut haruslah disikapi dengan kejelasan bahwa penerima penyertaan modal itu harus jelas badan usaha yang mana, seperti Perda yang pernah kita setujui untuk penyertaan modal kepada Bank Sumut," ujar Budiman. (BEN)

Perda Retribusi Ikan Diaktifkan Kembali Belawan-andalas Guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor perikanan kelautan Kota Medan, diminta kepada pihak Dinas Pertanian dan Perikanan Tangkap (Distanla) Kota Medan supaya menerapkan Perda nomor 14 tahun 2002 tentang retribusi terhadap masuknya ikan impor ke kota Medan sebesar Rp 100/kgnya. Penerapan ini nantinya mendapatkan dukungan dari pihak HNSI Kota Medan. Demikian disampaikan Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Medan Zulfahri Siagian SE,

Rabu (9/11) di kantornya Jalan Pelabuhan Raya Belawan. Menurut dia, hal itu sudah disetujui Kadistanla Kota Medan Ir H Wahid Msi saat dilakukan koordinasi terkait dipertanyakan marak lolosnya ribuan ikan impor tanpa retribusi sesuai Perda nomor 14 thn 2002 yang diributi DPC HNSI Kota Medan. Dikatakan Zulfahri, kordinasi bersama instansi terkait diantaranya Karantina Ikan Belawan P2HP guna menjalankan perda tersebut, agar Kota Medan memiliki PAD dari sektor masuknya ikan impor. Sebelumnya, Zulfahri Sia-

gian menyayangkan peredaran ikan impor di pasaran dengan jumlah ribuan ton hingga kini lolos tanpa dipungut biaya retribusi sesuai Perda Kota Medan nomor 14 tahun 2002. Padahal, Perda tersebut masuknya ikan impor ke pasar kota Medan harus dikenakan retribusi sebesar Rp 100/kgnya. Ditambahkannya, ikan hasil tangkapan nelayan malah dikenakan retribusi, ada ketidakadilan. Sehingga DPC HNSI Kota Medan tetap eksis menolak ikan impor yang masuk tanpa mengindahkan peraturan yang ada. (DP)

Tarif SLI KartuHalo Lebih Murah Medan-andalas Te l k o m s e l memberikan kemudahan kepada pelanggan kartuHalo dengan memberi diskon 50 persen untuk tarif panggilan ke luar negeri melalui akses sambungan langsung internasional 007. "Diskon itu berlangsung hingga akhir tahun 2011, tetapi memang untuk hari Sabtu dan Minggu saja," kata Deputi VP Product Lifecycle Management Telkomsel, Ririn Widaryani di Medan, Rabu. Dengan diskon itu, pelanggan kartuHalo hanya membayar Rp2.000 per me-

Keberhasilan Casey Stoner

HONDA BLADE

PLAZA 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.3021.40 BINJAI 12.15-14.25-16.35-18.4520.55

nit untuk menelepon ke negaranegara Asia, Australia dan Oceania dari tarif normal sebesar Rp4.000 per menit. Sementara percakapan ke zona negara di benua Amerika Rp2.250 per menit dan Rp2.500 per menit untuk panggilan ke negara-negara Timur Tengah dan Afrika serta Rp2.750 per menit ke seluruh negara Eropa. "Telkomsel memberikan apresiasi itu menyusul melihat tingginya kebutuhan pelanggan dalam berkomunikasi dengan keluarga dan kerabat yang ada di luar ne-

geri," katanya. Meski diskon, manajemen juga tetap menjaga kualitas jaringan sehingga pelanggan benar-benar merasakan manfaat menggunakan sambungan langsung internasional (SLI) 007 itu. Kualitas koneksi terbaik dan juga suara yang jernih itu karena Telkomsel memiliki mitra yang banyak di luar negeri. "Telkomsel dewasa ini merupakan satu-satunya operator di Indonesia yang memiliki jumlah 'roaming partner' terbanyak dimana sudah bekerja sama dengan 444 operator selular di 200an negara," kata Ririn. (ANT)

andalas/asril tanjung

PUKUL GONG GONGKetua Pengadilan Negeri/Niaga Medan Erwin Mangatas Malau SH MH ketika membuka Seminar Kepailitan, ditandai pemukulan gong.

Gejolak Moneter Pengaruhi Perekonomian Nasional Medan-andalas Kondisi perekonomian Indonesia yang terpuruk sejak pertengahan 1997 akibat gejolak moneter (monetary upheaval) membawa pengaruh, serta menimbulkan kesulitan yang sangat besar terhadap perekonomian nasional, terutama memperngaruhi dunia usaha dalam mengembangkan atau mempertahankan eksistensinya. Termasuk kemampuan untuk memebuhi kewajiban dalam membayar utang-utang kepada kreditornya. "Salah satu sarana hukum yang dapat diharapkan secara cepat, adil, terbuka dan efektif, maka dibentuklah Pengadilan Niaga," kata Ketua Pengadilan Negeri/ Niaga Medan Erwin Mangatas Malau SH MH ketika membuka Seminar Kepailitan bertema "Efektifitas Undang-Undang Kepailitan Dalam Restrukturisasi dan Penyelesaian Utang Piutang Para Pelaku Bisnis" di Arya Duta Hotel, Rabu (9/11). Selain dihadiri mahasiswa dan pengusaha, seminar yang diselenggarakan Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) itu juga dihadiri Katua Kadinsu Irfan Mutyara, Ketua Umum AKPI Ricardo Simajuntak SH, perwakilan Bank Indonesia, serta sejumlah narasumber lainnya dari Jakarta antara lain, Advokat dan Kurator yang juga Dewan Kehormatan AKPI Yan Apul Girsang, Hakim Agung Rahmi Mulyati SH MH, dan Akademisi Prof Dr Sunarmi SH MH. Pengadilan Niaga, menurut Erwin, mempunyai kewenangan bagi penyelesaian utang piutang melalui Lambaga Kepailitan maupun Lembaga Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dengan diperbaharuinya Undang-undang Nomor 4 Tahun 1998 dan kemudian dirubah dan diganti dengan Undangundang Nomor 37 Tahun 2004 yang disahkan pada tanggal 18 Oktober 2004. "Undang-undang Nomor 37 Tahun 2004 memuat hukum material dan hukum formal (hukum acara). Hukum acara merupakan landasan perkara di Pengadilan Niaga

melalui Lembaga Kepailitan atau PKPU. Perkara di Pengadilan Niaga tentu memerlukan ketelitian dan kehati-hatian, mengingat tenggang waktu (time period) berproses sangat terbatas," ujarnya. Sebelumnya, Ricardo Simanjuntak mengemukakan, kehadiran UndangUndang Kepailitan menjadi alternatif untuk penyelesaian sengketa hutang piutang, keadilan harus ditegakkan yaitu setiap hutang harus dibayar. Menurutnya, pengusaha yang memiliki utang bisa dipailitkan oleh pemberi utang karena alasan tidak mau bayar utang padahal dia sanggup membayarnya. Dengan adanya undang-undang ini, maka ada kepastian dan jaminan bagi kreditur untuk mendapatkan uang yang dipinjamkannya. Pengawasan Hakim Sementara, Ketua Dewan Kehormatan AKPI, Yan Apul menjelaskan, kepailitan adalah sita umum atas semua kekayaan debitur pailit yang pengurusannya dilakukan oleh kurator di bawah pengawasan hakim pengawas sebagaimana diatur dalam undang-undang. "Debitur dapat dinyatakan pailit dengan putusan Pengadilan Niaga apabila, tidak membayar cukup satu utangnya kepada kreditur yang ada, telah jatuh tempo dan dapat ditagih serta hak tagih kreditur juga dilakukan secara sederhana," ujarnya. Terkait penerapan undang-undang ini, masih ada benturan antara pihak, seperti

Picu Pertumbuhan Pasar Honda Blade Medan-andalas MotoGP yang perhelatannya baru selesai untuk musim 2011 Minggu lalu di sirkuit Valencia, ternyata memberikan pengaruh positif bagi Honda, terbukti kuda besi berlambang sayap mengepak yang dikenderai Casey Stoner di

PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.3021.40 SUN 12.45-14.55-17.05-19.1521.25

ajang MotoGP tampil sebagai Juara Dunia 2011. Lebih dari itu, Honda mendominasi lebih dari 80 persen pole position sepanjang musim 2011. Termasuk beberapa kali mendominasi podium utama berkat hasil gemilang pembalap Honda lainnya Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso. Keberhasilan demi keberhasilan itu secara tidak

PALLADIUM THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.0021.20 SUN 12.15-14.35-16.55-19.1521.35

10

langsung memicu pertumbuhan pasar Honda Blade, yang menempatkan tiga pembalap Repsol Honda sebagai Brand Ambassador. Honda Blade yang baru diluncurkan bukan mustahil makin populer berkat keperkasaan Honda di MotoGP, didukung juga desain Honda Blade baru yang semakin sporty. Keberhasilan Stoner sebagai Juara Dunia

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 THAMRIN 13.00-15.10-17.20-19.3021.40 SUN 12.30-14.40-16.50-19.0021.10

dirayakan bersama pecinta Honda dengan nonton langsung pembukaan MotoGP 2012 di sirkuit Losail, Qatar di bulan Maret 2012 mendatangi. Dua puluh pembeli Honda Blade yang beruntung di bulan November hingga akhir Desember 2011 akan mendapat paket lengkap liburan dan nonton langsung pembukaan MotoGP 2012. "Hadiah berupa nonton

THAMRIN 12.15-14.35-16.45-18.5520.05 SUN 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

keterkaitan antara kurator atau pengurus dengan debitur, kreditur dan atau Bang Indonesia, Polisi pihak lain yang dapat menghalangi pelaksanaan tugasnya. Karena itu, pihaknya memandang masih perlunya sosialisasi terhadap UndangUndang kepailitan. Deni Purba salah seorang narasumber yang selama ini menangani berbagai kasus kepailitan di Medan menjelaskan, cukup kalau sudah ada dua kreditur memiliki piutang dan satu utang sudah jatuh tempo dan dapat ditagih, maka kreditur atau pemberi utang sudah dapat memohon kepada Pengadilan Niaga untuk mempailitkan perusahaan yang punya utang. Berbagai putusan pailit dari Pengadilan Niaga saat ini tidak hanya karena pihak yang berutang tidak mampu membayar tapi karena sengaja tidak mau membayar utangnya. Sehingga ada perusahaan dinyatakan pailit karena hanya memiliki sedikit utang, padahal perusahaan memiliki asset yang jauh lebih banyak dan dari segi keuangan masih kuat. Walaupun mempailitkan sebuah perusahaan adalah tindakan yang ekstrim, tetapi hal ini jauh lebih efektif dibanding upaya hukum lain, seperti melalui gugatan perdata atau pidana yang kerap kali memakan waktu bertahun-tahun dan biaya banyak bagi kreditur karena menunggu sampai putusan menjadi final atau In krachvengewijsde. Sebaliknya, proses kepailitan mulai permohonan di Pengadilan Niaga sampai putusan hanya memerlukan waktu 2 bulan. Ketua Panitia Seminar Sri Wiguna yang juga Wakil Sekjen AKPI mengatakan, dari 5 daerah yang telah dilaksanakan seminar, di kota Medan adalah tempat yang paling banyak pesertanya. Hal ini menandakan para praktisi bisnis, pendidikan, advokat, mahasiswa dan lainnya sangat ingin memahami lebih dalam tentang UndangUndang Kepailitan. (RIL)

langsung seri pembuka MotoGP di sirkuit Losail merupakan bentuk perayaan keberhasilan Casey Stoner sebagai Juara Dunia 2011," ungkap Gunarko Hartoyo, Promotion Manager CV Indako Trading Co, main dealer Honda di wilayah Sumut, kemarin. Menurutnya, kemenangan demi kemenangan Casey Stoner telah memotivasi kinerja petinggi Honda di Indonesia. Kemenangan di ajang MotoGP juga menginspirasi

BINJAI 12.45-14.55-17.05-19.1521.25

PLAZA 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 BINJAI 12.30-14.40-16.50-19.0021.10

pengembangan Honda Blade terbaru yang diluncurkan di Sumatera Utara tanggal 21 Agustus lalu. Dijelaskannya, pengembangan Honda Blade dikepalai oleh 3 orang yakni Mr Kenji Kawaguchi yang merupakan President of Honda R&D Southeast Asia Co Ltd, Mr Norihiro Imada dari Honda R&D Co Ltd Motorcycle R&D Center dan Mr Hideki Ikeda dari Honda R&D Co Ltd Motorcycle R&D Center. (SIONG)

PLAZA 17.45-19.55

KOMUNITAS

Kamis 10 November 2011

Kepala BKKBN Sumut Buka Pertemuan Pemantapan KB Medan-andalas Pertumbuhan penduduk Indonesia mengalami peningkatan yang signifikan pada tahun 2010 dari perkiraan 1,14 persen menjadi 1,49 persen. Hal ini diakibatkan tingginya angka kelahiran secara nasional mencapai

2,6 persen/wanita subur, sedangkan Sumatera Utara mencapai 3,8 persen/wanita subur. “Angka kelahiran yang tinggi inilah yang dihadapi Indonesia yang mau tidak mau akan menyedot anggaran yang sangat besar

11) kemarin. Sumatera Utara, sambung Nofrizal, dihadapkan pada tantangan besar dalam pembangunan kependudukan dan KB, yaitu tantangan komitmen politis dan dukungan oprasional pemerintah nasional, provinsi, dan kabupaten/ kota yang mengalami penu-

dalam memenuhi kebutuhan rakyat seperti pendidikan, kesehatan, dan biaya subsidi bagi rakyat miskin,� kata Kepala BKKBN Perwakilan Sumut H Nofrizal SP MA saat membuka pertemuan pemantapan komitmen penggarapan KB wilayah kepulauan di Hotel Emerald Medan, Selasa (8/

runan. Dimana struktur dan penggerakan program KB diwilayah pedesaan dan terjauh sangat memprihatinkan dan masih kurangnya pengetahuan, pemahaman dan lemahnya pengendalian pemakaian kontrasepsi. BKKBN Pusat, sambung

harian andalas | Hal.

Nofrizal, telah memberikan prioritas kepada BKKBN Provinsi khususnya Sumut dalam penggarapan KKB di wilayah kab/ kota yang berada di kepulauan, perbatasan, terpencil dan tertinggal. Sementara itu, Kabid KS/ PK A Sofian Rangkuti SE, MAP, selaku Koordinator Pelaksana mengatakan pengembangan wilayah di Provinsi Sumatera Utara (Sumut)

11

cukup pesat. “Tujuan dilaksanakannya penggarapan KB wilayah kepulauan untuk meningkatkan akses, kualitas pembinaan, dukungan, kesertaan, dan penyediaan saran dan prasarana pelayanan melalui peningkatan kompetensi bagi provider pelayanan KB khususnya di daerah wilayah kepulauan,� pungkas Sofian. (YN) andalas/ist

15-18 November di Merdeka Walk

Partai Golkar Medan Gelar Festival Paduan Suara Medan-andalas Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 Partai Golkar, DPD Partai Golkar Kota Medan akan menggelar Festival Paduan Suara Tingkat Pelajar SLTA se-Kota Medan mulai tanggal 15-18 November 2011 di Merdeka Walk, Medan. Kegiatan yang digelar secara rutin ini akan memperebutkan uang pembinaan sebesar Rp 40 juta. Hal ini disampaikan Ketua Panitia Ferdinand Lumban Tobing SE didampingi Wakil Ketua Panitia Ainal Mardiah dan Sekretaris Panitia Ilhamsyah kepada wartawan di sekretariat panitia, Rabu (9/ 11). Ferdinand yang juga anggota DPRD Medan ini, menjelaskan, dalam festival nanti lagu yang diperlombakan adalah Hymne Partai Golkar dan Mars Partai Golkar sebagai lagu wajib, serta lagu pi-

lihannya adalah Mars Kota Medan, Hymne Guru, Anak Medan, Sitogol-Sitogol, Mmbiring Manggis, Selayang Pandang, Jangkrik Jenggong, dan Sigulempong. “Festival paduan suara ini bersifat terbuka untuk tingkat pelajar SLTA. Bagi yang berminat silahkan mendaftar ke sekretariat panitia di kantor DPD Partai Golkar Kota Medan di Jalan Gatot Subroto,� ungkapnya. Ferdinand menambahkan, kepada setiap peserta tidak dikutip bayaran atau pendaftaran gratis. “Satu group beranggotakan minimal 25 orang dan maksimal 30 orang,� jelasnya. Selain menggelar festival paduan suara, dalam rangkaian peringatan HUT Ke47 ini, ujar Ferdinand, DPD Partai Golkar Medan juga akan melakukan anjangsana dan bakti sosial kepada masyarakat di lima daerah

PEST PESTAA BUKUSekretris BPAD Sumut Chandra Silalahi (kiri) didampingi sejumlah Kabid BPAD, memberikan keterangan kepada wartawan perihal pesta buku, budaya dan teknologi, di ruang rapat BPAD, Jalan Brigjen Katamso Medan, Rabu (9/11).

pemilihan (dapil) se-Kota Medan. “Di samping itu, kita juga akan menyelenggarakan pendidikan kilat (diklat) dan pelatihan kader Partai Golkar oleh lembaga pendidikan DPD Partai Golkar Kota Medan,� kata Ferdinand. Dia mengatakan, semua kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja yang selama ini dicanangkan Ketua DPD Partai Golkar Kota Medan HM Syaf Lubis, yang sangat getol menggelar sejumlah even, terutama untuk kepentingan dan kepedulian kepada masyarakat khususnya pelajar. “Jadi semua kagiatan ini dilaksanakan tentu saja guna mendukung program kerja Ketua DPD Partai Golkar Medan HM Syaf Lubis, yang selama ini sangat gigih membesarkan partai dan peduli kepada masyarakat,� tegas Ferdinand. (BEN)

Pesta Buku Sumut Digelar 11-17 November 32 Penerbit Siap Diskon Besar-besaran Medan-andalas Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (BPAD) Provinsi Sumatara Utara (Sumut) akan menggelar pesta buku, budaya dan teknologi pada 11-17 Nopember mendatang, di halaman kantor BPAD Sumut, Jalan Brigjen Katamso Medan. Pesta buku ke-11 ini mengambil tema “Membangun Karakter Bangsa Melalui Perpustakaan�. Hal itu diungkapkan Kepala BPAD Sumut Nurdin Pane SE, MAP melalui Sekretaris Drs Chandra Silalahi MSi didampingi Kabid Layanan Informasi dan Teknologi Mery Pardede SE, MM, Kabid Pembinaan SDM Dra Hj Nurjani MSi, Kabid Arsip Daerah Drs Jekson Saragih dan Kabid Pengembangan Data drh Mulkan Harahap, kepada wartawan, Rabu (9/ 11) sore, di ruang rapat BPAD Sumut. Chandra mengatakan, sebanyak 32 penerbit nasional dan Sumut turut akan memeriahkan pesta buku tahun 2011 ini. Diharapkan, penerbit akan membuka diskon besar-besaran terhadap segala jenis buku produknya. “Diskon harga buku diharapkan mencapai 70 per-

andalas/siong

DIABADIKANDIABADIKAN-Usai pembagian pupuk kompos gratis melalui Program Mari Sejahterakan Petani (MSP), Brlian Moktar SE, MM dan para petani di Kecamatan Medan Sunggal diabadikan bersama-sama.

Melalui Program MSP

Brilian Moktar Kembali Salurkan Pupuk Gratis Medan-andalas Melalui program Mari Sejahterakan Petani (MSP), Bendahara Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumut, Brilian Moktar SE MM, membagikan pupuk kompos secara gratis kepada puluhan petani di Kecamatan Medan Sunggal dan Medan Tuntungan, kemarin. Dalam pembagian pupuk itu, Brilian Moktar mengatakan, pihaknya bersama PDI Perjuangan berupaya memberikan pupuk terbaik buat petani kecil melalui program MSP, agar para petani bisa segera hidup sejahtera. “PDI Perjuangan berupaya memberikan yang terbaik untuk menyejahterakan para petani khususnya di Kota Medan,� kata Anggota DPRD Sumut Komisi B, Brilian Moktar didampingi Ketua PAC PDIP Kecamatan Medan Sunggal Johannes Hutagalung. Brilian Moktar yang juga Ketua Umum Sahabat Center Sumut berharap, apa yang diberikan pihaknya ke petani kecil di Kecamatan Medan

Sunggal dapat meringankan beban petani yang sangat diberatkan dengan mahalnya harga pupuk. �Semoga pupuk kompos ini bermanfaat sekaligus meningkatkan hasil pertanian ibu-ibu,� ungkap Brilian di hadapan para petani. Dijelaskannya, pemberian pupuk kompos bermerek “Reksa Fine Kompos" sekaligus menjalankan program pemerintah khususnya Dinas Pertanian dengan programnya “Go Organic�. Melalu program ini para petani diajak kembali menggunakan pupuk organik sesuai dengan imbauan pemerintah. “Di masa mendatang para petani sudah kembali menggunakan kompos mengikuti imbauan pemerintah,� harap Ketua DPC Taruna Merah Putih ini. Salah satu petani bermarga Silitonga di Kecamatan Sunggal mengucapkan terimakasih kepada Brilian Moktar dan PDIP yang telah ikut meringankan beban para petani kecil dengan membagikan pupuk organik secara gratis. “Kami para petani memin-

sen guna merangsang minat beli masyarakat. Karena berdasarkan hasil penelitian, minat baca masyarakat Sumut tergolong tinggi, namun daya beli buku masih rendah,� ujar Chandra. Dalam kegiatan ini nantinya juga akan dipamerkan buku-buku kuno, di antaranya buku yang terbuat dari kulit kayu. Chandra mengatakan, pesta buku, budaya dan teknologi akan diisi dengan berbagai perlombaan. Kegiatan akan dibuka dengan karnaval mobil pintar dan mobil perpustakaan keliling provinsi dan kab/ kota se Sumut pada Jumat (11/ 11) pukul 10.00 WIB. Kemudian, siangnya, pukul 14.00 WIB dilanjutkan dengan acara pembukaan pesta buku oleh Plt Gubsu H Gatoto Pujo

Nugroho, dihadiri Kepala Perpustakaan Nasional Sri Sularsih, dan Ketua Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI) Pusat Luci Andam Dewi. Pada acara pembukaan akan dilangsungkan penyerahan hadiah bagi utusan Sumut yang memenangkan lomba pemustaka tingkat nasional. Lalu, Sabtu (12/11) mulai pukul 09.00 digelar lomba mewarnai tingkat TK dan lomba fashion busana daerah. Kemudian, Minggu (13/11) mulai pukul 09.00 WIB digelar loma scraible tingkat SMA sederajat, lomba animasi tingkat umum usia 17-21 tahun. Selanjutnya, Senin (14/11) digelar lomba pidato bahasa Inggris tingkat tingkat SMA/ SMK/MA, lomba membacara braile bagi tunanetra. Pada Selasa (15/11) mulai pukul 09.00 WIB dilaksanakan lomba pidato Bahasa Indonesia tingkat SMP/MTs, lomba pemustaka dan lomba bercerita tingkat SD/MI. Kemudian, Rabu (16/11) mulai pukul 09.00 WIB digelar lomba cerpen tingkat remaja (1620 tahun). Kemudian lomba penulisan artikel tentang perpustakaan di media massa de-

ngan tema “Membangun Karakter Bangsa Melalui Perpustakaan. “Tulisan yang dinilai dimuat di media massa hingga 14 November 2011,� kata Chandra. Chandra menyatakan, seluruh peserta lomba yang berasal dari kalangan siswa, mahasiswa dan masyarakat umum tidak akan dipungut biaya pendaftaran. Dan bagi peserta pemenang lomba akan diberikan hadiah dan bingkisan pada acara penutupan pesta buku, pada Kamis (17/11) mulai pukul 14.30 WIB. Sekretaris BPAD Sumut ini juga menyatakan, panitia sengaja memilih tema “Membangun Karakter Bangsa Melalui Perpustakaan�, karena di era reformasi ini, karakter masyarakat untuk ruang lingkup berskala nasional, secara kasat mata mengalami penurunan. “Sehingga dengan acara pesta gelar buku, budaya dan teknologi, diharapkan mampu menjadi penopang dalam peningkatan karakter bangsa demi kemajuan sebuah bangsa yang belakangan ini semakin mengendurnya karakternya,� ungkap Chandra. (HAM)

12 Siswa Raih Medali Matematika di China Jakarta-andalas Sebanyak 12 siswa asal Madura, Jawa Timur, memperoleh medali perunggu dalam event World Mathematics Team Championship (WMTC) 2011 yang digelar pada 2-6 November di Beijing, China.

ta program MSP yang dimotori Brilian Moktar dapat berjalan dengan baik dan menyejahterakan petani khususnya di Kota Medan,�ucapnya. Usai pembagian pupuk, Brilian Moktar juga melakukan kunjungan ke lahan persawahan di Kelurahan Tanjung Selamat. Di tempat ini, para petani mengeluhkan hasil panen padi belakangan ini sangat berkurang akibat serangan hama keong emas. “Beberapa tahun belakangan ini hasil panen padi kami merosot tajam, akibat serangan hama keong emas,� ungkap salah seorang petani Sarif Surbakti sembari mengaku para petani tidak dapat membeli obat racun keong emas karena harganya cukup mahal dan tidak sesuai dengan hasil panen. Menurut Brilian Moktar, keluhan para petani selanjutnya akan ditindaklanjuti ke Dinas Pertanian Sumatera Utara agar para petani kecil di Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan Medan Tuntungan diberikan subsidi obat racun keong emas. (SIONG)

Mereka adalah Misbahul Anwar dan Khairul Umam (MA Darul Ulum Banyuanyar, Pamekasan), Ahmad Hudah, Ahmad Zainuddin, Ega Bandawa Winata (MTs Unggulan Bustanul Ulum,Waru Pamekasan), Zaky Firmawan El-Hakim dan Ahmad Syauqi (MTsN Sumber Bungur, Pamekasan), Wildi Fachrizal (SMP 5 Pamekasan), Khansa Al-Faizy (SMP 1 Pamekasan), Muhammad Taufiq Hakiki dan Rafika Nurmasari (RSBI SMAN 1 Sumenep), dan Prima Sultan Hudiyanto (SDBI Lawangan Daya,Pamekasan). Mereka bersaing dengan ratusan peserta asal China, Amerika Serikat, Korea Selatan, Filipina, Malaysia, dan Singapura. Medali emas didominasi peserta asal China, sementara medali perak didominasi Amerika

Serikat dan Filipina. Dari Indonesia terdapat dua tim, yakni Surya Institute pimpinan Yohanes Surya dan Erik Institut GCN Internasional Pamekasan pimpinan Ah Faisal. Dua belas siswa asal Madura tersebut diberangkatkan oleh Erik Institut dan ikut level junior dan senior. Selain mendapat penghargaan kategori individu, tim dari Erik Institut juga mendapat Merit Award Team. Kontingen asal Madura sudah tiba di Indonesia pada Senin (7/11) malam. Mereka disambut Forum Keluarga Madura Perantauan (FKMP) dan pihak madrasah di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Mereka diterima Dirjen Pendidikan Islam, Muhammad Ali di Kantor Kementerian Agama, Jakarta Pusat, kemarin. Lalu,

kontingen asal Madura dijadwalkan akan diterima Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur di Surabaya. Ah Faisal, 29, pembimbing dari Erik Institut, mengatakan, prestasi tingkat internasional itu dapat diraih berkat upaya keras dari peserta. Menurut dia, sebelum berangkat ke Beijing, pihaknya menggembleng para peserta beberapa bulan. “Siang malam kami belajar. Latihannya memang berat karena jam tidur anakanak berkurang, tapi mereka mau berusaha keras dan hasilnya cukup memuaskan,� ungkap pria yang akrab disapa Erik ini. Dia mengungkapkan, prestasi yang diukir tahun ini cukup istimewa karena peserta mayoritas berasal dari madrasah. Dengan demikian, sudah ada pemerataan kualitas pendidikan bagi siswa sekolah umum dengan madrasah. Sementara itu, Kepala Madrasah Aliyah (MA) Darul Ulum Zainuddin Syarif sangat bersyukur anak didiknya bisa berprestasi di tingkat internasional. Hal ini

membuktikan bahwa produk pesantren dan madrasah bisa bersaing. “Ini membuktikan siswa madrasah dan santri bisa bersaing dalam bidang sains bukan hanya bidang agama,� katanya. Ketua FKMP M Suli Handoko mengatakan, prestasi yang diraih 12 siswa tersebut menunjukkan ada peningkatan kualitas pendidikan di Madura. Prestasi ini juga sekaligus mengangkat citra orang Madura. “Kami melihat ada keunggulan, karena justru siswa asal madrasah yang berprestasi,� ujar Suli. Dirjen Pendidikan Islam Kemenag Muhammad Ali sangat mengapresiasi prestasi tersebut. Pihaknya bertekad untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam di Indonesia. “Kualitas pendidikan madrasah dan sekolah umum tidak boleh ada perbedaan,� ujarnya. Kepada siswa yang berprestasi tersebut, Kemenag akan memberikan beasiswa perguruan tinggi. Mereka diberi kebebasan memilih perguruan tinggi yang diinginkan. (OZ)

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-B

LIE IK TJU

84

Jl. B . K atamso No. 194 Medan

07-11-11 22.45 WIB

11-11-11 11.00 WIB

D i perabukan

VIP-C

LIM KIM GUAN / A KUAK

79

Jl. B ambu II No. 40 A Medan

28-11-11 12.50 WIB

11-11-11 11.00 WIB

D i perabukan

1,2,3

NYO KOK CEN

69

Jl. S ejati / P ukat II No. 15 Medan

06-11-11 08.20 WIB

11-11-11 14.00 WIB

D i perabukan

AO CE YONG / AWENG

50

Jl. S eti a K awan No. 2 Medan

07-11-11 16.40 WIB

11-11-11 13.00 WIB

D i perabukan

4

Kamis 10 November 2011

Dinkes Nisel Dituding Lakukan Pungli Nias Selatan-andalas Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan dituding melakukan praktik pungutan liar (pungli). Indikasinya, uang lauk pauk (ULP) para staf diduga bakal raib. Pasalnya, ULP staf tersebut sejak Januari hingga November 2011 belum juga dibayar. Sejumlah Staf Dinkes Nias Selatan mengeluh dan menyatakan, tidak tahu kemana hendak melaporkan ketidakadilan yang dialami. Mereka merasa trauma dan apatis serta tidak bisa berbuat apa-apa, sehingga hak-haknya tidak dipenuhi. Merasa takut kepada pimpinan, terkait pungutan liar terhadap Staf Dinas Kesehatan, sejumlah SMS gelap dikirim ke wartawan, LSM, Kapolres, Kejaksaan, meminta perlindungan supaya hak mereka diberikan. "Anak dan keluarga kami terancam tidak makan.” Demikian pesan SMS yang ditebarkan tanpa menyebut identitas pengirim. Informasi dihimpun andalas, Rabu (9/11), terkait pesan SMS tersebut, diduga dikirim Staf Dinas Kesehatan, sengaja tidak diberitahu identitasnya karena takut dimutasi. Selain ULP tidak dibayar, dana jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) juga 'disunat' hingga 40 persen. Kepala Puskesmas tidak ada yang berani buka mulut, juga karena khawatir terkena mutasi. Alhasil, surat pertanggung jawaban (SPJ) diduga banyak fiktif atau rekayasa yang harus mereka terima. "Jika menolak, berarti tidak loyal pada atasan,” ujar sumber. Terkait dugaan pungutan liar dan uang lauk pauk pegawai Dinas Kesehatan, yang hingga saat ini belum dibayar Dinkes, Sekretaris Dinkes Nisel Murni Dachi SKM, membantah tudingan tersebut. “Semua itu tidak benar, sebab ULP pegawai tersebut baru dibahas di PAPBD. Yang pasti ULP tersebut akan dibayar," tegasnya. Dijelaskan, terkait isu pemotongan Jamkesmas yang menyebut 40 %, hal itu informasi keliru. Sebenarnya pemotongan tersebut masuk ke APBD, karena masing-masing Kapuskesmas tidak lagi ada setoran ke APBD seperti tahuntahun sebelumnya," katanya. (EZ)

Dikecam, Tindakan Mahasiswa Pukul Polisi Stabat-andalas Tidak senang ditilang, mahasiswa pukul polisi. Peristiwa itu terjadi saat D Pasaribu (56) anggota Polantas Polsek Medan Timur menyetop sepeda motor BK 3838 KV dikendarai Andrew Loren (21), warga Jalan Terendam, Kelurahan Sei Rengas Permata, KecamaM Jend Edward tan Medan Area, Selasa. Saat itu, mahasiswa Universitas Prima Indonesia (UNPRI) itu melintas di Jalan Jawa, Simpang Jalan Perintis Kemerdekaan, Medan dihentikan karena tidak menyalakan lampu pada siang hari.Selanjutnya, Andrew pun ditilang. Andrew protes, namun sang petugas tetap bersikukuh, sebab diaterbukti telah melanggar peraturan lalu lintas karena tidak menyalakan lampu di siang hari. Akibatnya, Andrew ‘naik pitam’ dan langsung memukul D Pasaribu, sehingga anggota polisi itu terluka. "Jika benar, kejadian itu tentu patut untuk disesalkan, karena tidak saja menyinggung perasaan Keluarga Besar Polri tapi juga seluruh lapisan masyarakat yang taat hukum," tegas Ketua Keluarga Besar Putra-Putri Polri (KBPP Polri) Langkat, M Jen Edward Hutabarat kepada andalas, Rabu (9/11). Dikatakannya, tindakan oknum mahasiswa itu bukan saja di luar batas etika sebagai manusia berpendidikan, tapi juga mencerminkan sikap buruk manusia beradab.“ Ya, sungguh memalukan. Mahasiswa kan calon seorang intelektual, tapi kok seperti itu sikap dan tindakannya,” kecam M Jen. Karena itu, apa pun alasannya, kader KBPP Polri Sumut itu menegaskan, oknum mahasiswa itu harus ditindak tegas agar tidak mengulangi perbuatannya.Selain itu agar tindakan seperti itu tidak diikuti warga yang lain.“ Harus diberi tindakan tegas agar menimbulkan efek jera,” ujarnya. (BD)

Pelayanan Kesehatan di Batu Bara Belum Memuaskan Batu Bara-andalas Perlu disadari, kesehatan merupakan salah satu hal terpenting dalam kehidupan. Karena itu, Pemkab Batu Bara harus melakukan peningkatan jangkauan pelayanan ke desa-desa terpencil di daerah hasil pemekaran Kabupaten Asahan tersebut. ''Pemerintah telah menjamin pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Untuk itu, perlu peningkatan jangkauan Dinas Kesehatan memberikan jaminan kesehatan pada masyarakat desa terpencil," kata Pengamat Sosial dan Pemerhati Kesehatan Batu Bara Ridwan Sangkot di Tanjung Tiram, Rabu (9/11). Ridwan menyebutkan, beberapa kasus penyakit yang dialami masyarakat banyak ditemukan di Batu Bara. Di antaranya, penderita gizi buruk, hingga penyakit demam berdarah dengue (DBD). ''Kita telah menemukan beberapa korban penderita gizi buruk dan korban DBD. Karenanya, pelayanan kesehatan harus terus ditingkatkan," ujarnya. Korban penderita DBD itu, katanya, ditemukan di Desa Lima Laras, Desa Sentang, dan Desa Guntung. Sedangkan, penderita penderita gizi buruk didapati di Desa Ujung Kubu, Kecamatan Tanjung Tiram. ''Mereka kini telah dirawat intensif di rumah sakit Medan," sebutnya. (ZN)

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

12

Kreasi Religius akan Lahirkan Manusia Bermoral Stabat-andalas Berbagai kreasi dilakukan generasi muda untuk membangkitkan cinta agama harus senantiasa dilakukan. Karena pemuda identik dengan pembaharuan, sehingga hal-hal baru sepanjang tidak bertentangan dengan norma agama di masyarakat sudah sepatutnya diberikan dukungan. “Krasi bernuansa religius akan melahirkan manusia (pemuda) yang bermoral,” kata Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu SH melalui Kabag Kesos Sujarno mengawali pembukaan Festival Pawai Obor dan Takbir Akbar (Fespota) BKPRMI Kecamatan Stabat bertempat di Islamic Center, kemarin malam. Pada bagian lain bupati memberikan apresiasi, sekaligus berharap kepada peserta agar kegiatan tersebut tidaklah mencari kemenangan.Tapi, dalam rangka mengokohkan silaturahmi dan semangat mencintai budaya agama di kalangan generasi muda. Sebelumnya, Ketua Panitia Fespota M Nova melaporkan, kegiatan tersebut diikuti 21 grup Remaja Masjid se-Kecamatan Stabat yang dilakukan pada setiap Idul Adha. Kepada para pemenang diberikan trophy dan uang pembinaan, sedangkan seluruh peserta secara grup diberikan dana transport. Sementara, Ketua DPD BKPRMI Kabupaten Langkat M Kurnia Amir, menyampaikan terima kasih atas dukungan Bupati Ngogesa Sitepu, yang telah membantu moril materil sehingga berbagai event kegiatan BKPRMI dapat terlaksana dengan baik. Pelepasan peserta Fespota ditandai dengan pemukulan bedug oleh Kabag Kesos Sujarno. Dilanjutkan dengan takbir mengiringi langkah peserta pawai. Tampak hadir Camat Stabat M Nurta, KUA Stabat M Syamsul, mewakili Polres Langkat, unsur MUI, KNPI Kecamatan Stabat, dan Lurah Kwala Bingai M Nawawi. (BD)

andalas/budi zulkifli

ANTUSIAS - Masyarakat dan peserta Fespota BKPRMI Kecamatan Stabat tampak antusias menyambut Festival Pawai Obor dan Takbir Akbar.

Rumah Adat Melayu Dibangun di Batu Bara

Lahan PTPN II Dirambah Pengusaha Galian C STM Hilir-andalas Lahan PTPN II Afdeling V Kebun Limau Mungkur, kondisinya mulai berantakan karena dirambah secara ilegal oleh pengusaha galian C. Tanah bekas galian kemudian diangkut dan dijual menggunakan puluhan dump truk. Sejumlah pohon sawit sudah banyak tumbang, akibat aksi pengorekan tanah kebun tersebut. Aksi pengorekan yang dilakukan bos galian C asal Desa Tadukan Raga tersebut, sudah berlangsung dua minggu belakangan ini. Demikian diungkapkan Hendra Sembiring dan salah seorang warga Desa Tungkusan, Kecamatan STM Hilir, Rabu (9/11). Menurut mereka, setiap hari puluhan dump truk keluar masuk ke lokasi

kebun membawa tanah bekas korekan. Tidak saja jalan kebun pelat merah itu yang kondisinya semakin menjadi parah. Namun, jalan beraspal di Desa Tungkusan juga sudah pada berlubang karena kerap dilalui truk tonase tinggi berbadan besar. Kendati demikian, Pelaksana Manajer Kebun Limau Mungkur Ir Mahdian Tri Wahyudi membantah, jika di Afdeling V telah terjadi aksi pengorekan secara ilegal oleh pengusaha galian C. "Saya tidak memiliki wewenang memberi izin galian C," katanya. Bahkan di Afd V pihaknya sudah menempatkan tenaga BKO dari Koramil dan Polsek selama 24 jam dan tidak ada laporan soal galian C di sana. "Maaf, tidak ada kapasitas saya memberi izin galian C. Di Afd V sudah d tempatkan tenaga BKO dari Koramil dan Polsek selama 24 jam. Tidak ada laporan ada galian C," kata Sembiring menirukan ucapan Mahdian Tri Wahyudi.

Menurut Sembiring, penjelasan Mahdian menuai kritikan. Warga di sana menilai, jika manajer kebun tidak memberi izin akses jalan kebun kepada pengusaha galian C ilegal, mustahil pengorekan bisa terjadi. Ditambahkan, karena adanya kerjasama yang baik antara pihak kebun dengan pengusaha galian C ilegal, dimungkinkan aksi pengorekan lahan kebun bisa terlaksana. Kalau belum diketahui atau diberi izin, sudah pasti aksi pengorekan diuber pihak kebun. Apalagi tanah yang dikorek merupakan lahan perkebunan dan tidak mengantongi izin dari Pemkab Deli Serdang. "Sedangkan pelaksanaan cuci parit milik Pemkab Deli Serdang yang melintasi lokasi kebun PTPN II dan telah memilili saja pun sulit, jika tak melapor. Apalagi galian tak berizin seperti di Limau Mungkur," timpal sejumlah warga.

Batu Bara-andalas Sebagai wujud kepedulian melestarikan budaya dan peninggalan leluhur, putra daerah Simpang Dolok Kecamatan Limapuluh Kabupaten Batu Bara, mendirikan rumah adat Melayu dan Museum Sulaimaniyah di Dusun IV desa yang sama. Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Batu Bara H OK Arya Zulkarnain SH MM, disaksikan Kadis Budparpora Helman SH, serta H Ibrahim bin Tahir putra daerah yang bermukim di negeri jiran Malaysia, kemarin. Pada kesempatan itu, Bupati OK Arya menyatakan dukungannya terhadap pembangunan rumah adat dan museum yang pertama dilaksanakan di Kabupaten Batu Bara, atas dasar prakarsa masyarakat. Dikatakan, kelak bangunan yang akan diisi peninggalan budaya Batu Bara itu, akan menjadi obyek wisata. Karenanya, bupati menyatakan akan menyahuti permintaan tokoh masyarakat Abdul Aziz MS, untuk menampung sebagian biaya pembangunannya pada APBD 2012. Sementara, penasihat pembangunan yang juga salah seorang pemrakarsa H Ismail bin Tahir mengungkapkan, penggunaan nama Sulaimaniyah sebagai nama museum, bertujuan untuk mengingatkan seluruh keturunan termasuk dirinya, bahwa pembangunan terlaksana berdasarkan keputusan bersama keturunan Sulaiman.

(FT)

(SUSI)

Obok-obok Investasi Legal Mesti Dihentikan Laporan : Sondang Silalahi (Wartawan andalas di Dairi)

HAMPIR menjadi jamak terjadi setiap kali ada investasi besar dan legal selalu mendapat perhatian besar pula. Yang menarik, sering investasi besar itu justru memperoleh penilaian negatif dari berbagai pihak. Penilaian miring bisa disebabkan perbedaan pandangan, (merasa) tidak dilibatkan dalam proses keputusan, atau hanya ikut-ikutan suara pihak yang memosisikan dirinya “anti.” Sebagai contoh, tengoklah budi daya ikan di Danau Toba, PLTA Asahan di Tobasa, bangunan resort di Karo, serta TPL juga di Tobasa. Semua legal, memiliki izin. Tetapi semua “dipersoalkan.” Bahkan sebagian diminta ijinnya supaya dicabut. Permintaan itu bukan hanya datang dari masyarakat awam. Melainkan juga oleh para tokoh (parlemen, politik, LSM). Padahal mereka sepatutnya menyadari investasi diperlukan untuk mempercepat pembangunan ekonomi. Sebab, investasi akan langsung menggerakkan sektor riil. Nilai ekonomis lahan milik masyarakat di sekitar proyek pasti naik. Ada pekerjaan baru sehingga terbuka lapangan kerjasama bisnis dengan pengusaha lokal, serta

sekaligus membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat sekitar alias mengurangi pengangguran. Pada gilirannya ada produksi dan karena itu terjadilah pergerakan barang dan transaksi di pasar domestik atau antarnegara. Ada perolehan devisa dan juga nilai-tambah untuk kepentingan reinvestasi, dan seterusnya. Investasi perusahaan budi daya ikan untuk tujuan ekspor di Danau Toba tidak pernah sepi kritikan. Ada beberapa anggota parlemen mencibirnya dengan kalimat “seolah-olah Danau Toba ini sudah lebih dikenal karena ekspor ikannya dari sebagai tujuan wisata berkelas dunia.” Kemudian menyebutkan kontribusi PLTA (pembangkit listrik tenaga air) Asahan dan industri pulp TPL (PT Toba Pulp Lestari,Tbk) sangat tidak sebanding dengan “kerusakan lingkungan” yang ditimbulkannya. PLTA Asahan adalah pemanfaat sekitar 100 meter kubik per detik air Danau Toba untuk memutar turbin PLTA-nya di dua lokasi, Siguragura dan Tangga, dikatikan dengan naik-turun permukaan air Danau Toba. Sedangkan TPL, industri yang membangun Hutan Tanaman Industri (HTI) sebagai sumber bahan baku terbarukan secara berkesinambungan (sustainable) di kawasan Toba dikaitkan dengan isu “perubahan iklim” dan juga fluktuasi muka air Danau Toba. Kritik-kritik tajam itu dilontarkan begitu saja secara berulang-ulang pada periode yang berbeda. Frekuensinya menjadi lebih sering pada saat-saat tertentu, misalnya menjelang pesta akbar politik (pemilihan umum atau pemilihan kepala

LEGAL - Perusahaan legal seperti PT Toba Pulp Lestari hendaknya tidak diobok-obok. daerah). YANG menarik, kritik dilontarkan, meski oleh orang yang sebenarnya cukup berpengaruh umumnya tidak akurat, tidak dilengkapi data-data teruji melalui proses akademik. Pada hal tingkat keterujian data berkaitan dengan kredibilitas tokoh. Dengan demikian, kritik pun terasa kurang “menggigit.” Hampir tidak ada yang dapat dijadikan oleh pihak lain menjadi pintu masuk (entry point) untuk menelusurinya sejauh menyangkut kemungkinan terjadinya pelanggaran (hukum, administrasi). Buah kritik para tokoh itu umumnya terbatas sebagai “penghangat suasana” atau untuk “mengingatkan” bahwa para tokoh masih ada dan eksis! Tidak pahamkah para tokoh

itu bahwa penilaian atau kritik negatifnya sedikit-banyak berdampak tidak menguntungkan juga pada kinerja investasi yang dikritik? Jawabannya pasti paham. Justru tujuan sebagian kritik (sepertinya) bukan untuk memberi masukan positif dan konstruktif untuk perbaikan atau penyempurnaan kinerja (sebab tidak disertai usul-usul alternatif). Melainkan untuk sekedar “cari perhatian” atau “sudibilheb” (supaya dibilang hebat). Fenomena ini sebenarnya tidak menguntungkan semua pihak, termasuk si pengritik. Sebab, bukankah kehadiran investasi adalah kebutuhan bersama (untuk mempercepat pergerakan ekonomi)? Dan, bukankah dua hal yang paling dibutuhkan aktivitas ekonomi ialah: kepastian hu-

kum (perlindungan terhadap kegiatan yang legal), serta keamanan dan kenyamanan kerja (perlindungan dari segala bentuk gangguan)? Kemudian, bukankah pada gilirannya tanpa kedua hal itu maka kinerja investasi menjadi tidak maksimal dan itu dapat berarti kerugian bersama? Harus disadari, kedua syarat di atas (kepastian hukum dan kenyamanan bekerja) merupakan kewajiban dan tanggung jawab Pemerintah dan juga para elit masyarakat untuk mewujudkannya. Bukan justru sebaliknya ikut berperan menciptakan ketidakpastian dan ketidaknyamanan karena itu berarti mengabaikan tanggung jawab. Dalam bahasa lain, tindakan mengobok-obok investasi legal mesti dihentikan ! ***

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean, Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa Sejahtera TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS. ACEH TAMIANG: Zul Herman.

SUMATERA UTARA

Kamis 10 November 2011

harian andalas | Hal.

13

Jalan Lintas Sumatera Asahan Memprihatinkan

BELA NEGARA - Bupati Karo DR (HC) Kena ukur Karo Jambi Surbakti didampingi Dandim 0205/TK Letkol Kav Mayer Putong SH, pada pembukaan pendidikan pendahuluan bela negara.

Pelajar SMU Karo Ikuti Pendidikan Bela Negara Kabanjahe-andalas Sebanyak 100 pelajar SMU di Kabupaten Karo ikuti pendidikan pendahuluan bela negara yang diselenggarakan Pemkab Karo melalui Badan Kesbang Pol dan Linmas Kabupaten Karo, di Aula Kantor Bupati Karo, Rabu (9/11). Acara tersebut dibuka Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, didampingi Dandim 0205/TK Letkol Kav Prince Meyer Putong yang juga sebagai nara sumber, Kaban Kesbang Pol dan Linmas Kabupaten Karo, Drs Suang Karo-Karo. Nara sumber lainnya, Tomson, SH selaku Kabid Linmas Bakesbang Pol Pemprovsu dan Drs Ngadep Tarigan selaku tokoh masyarakat Karo. Bupati mengatakan, dewasa ini kehidupan berbangsa kita dihadapkan pada tantangan internal maupun eksternal, ditandai dengan terjadinya perubahan dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara, baik positif maupun berdampak negatif. Perkembangan global dan perubahan arus reformasi serta dinamika kehidupan politik yang dialami bangsa Indonesia, kata Kena Ukur, telah banyak mempengaruhi dan merubah pola pikir anak bangsa dan perubahan pola pikir ini ada yang menuju kepada nilai-nilai perbaikan. “Namun banyak juga yang menimbulkan krisis multidimensi, antara lain krisis moral,” ujarnya. Ada yang menuju kepada nilai-nilai perbaikan, namun banyak juga yang menimbulkan krisis multidimensi antara lain, krisis moral, semakin menipisnya rasa persaudaraan, tergerusnya rasa cinta tanah air, kurangnya pemahaman tentang pentingnya rasa persatuan dan kesatuan bangsa. Kurangnya pemahaman tentang bela negara dan krisis lainnya, yang secara khusus telah banyak menghinggapi generasi muda bangsa. (RTA)

Lokasi Kantor Bupati Batu Bara di Perupuk Batu Bara-andalas Kepastian seputar lokasi Kantor Bupati Batu Bara terjawab sudah. Dengan adanya penjelasan Bupati H OK Arya Zulkarnain SH MM, pada peletakan batu pertama pembangunan rumah adat Melayu dan museum Sulaimaniyah di Dusun IV Desa Simpang Dolok Kecamatan Limapuluh Batu Bara, kemarin. "Alhamdulillah persetujuan Menteri Kehutanan RI mengenai lokasi kantor Bupati Batu Bara di Perupuk telah keluar," kata bupati, tanpa menyebut kapan surat persetujuan Menhut itu diterima Pemkab Batu Bara. Dengan keluarnya persetujuan Menhut, yang telah lama ditunggu-tunggu memupus ketidakpastian lokasi kantor Bupati Batu Bara. Kendati telah berusia empat tahun, namun Kabupaten Batu Bara hingga kini belum memiliki kantor bupati yang permanen. Karenanya, sampai sekarang Bupati Batu Bara masih berkantor di Kantor Camat Limapuluh yang dialihfungsikan menjadi kantor bupati. Sejak dilantik sebagai bupati, OK Arya memang telah merencanakan membangun kantor permanen di Desa Perupuk Kecamatan Limapuluh, yang berjarak sekitar 26 km, dari pusat pemerintahan saat ini. (SUSI)

Kisaran-andalas Jembatan jalan lintas Sumatera (Jalinsum) Desa Orika Pulu Raja Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, kondisinya saat ini sangat memprihatinkan. Badan jalan jembatan tersebut berlubang, dengan lebar mencapai tiga meter. Pantauan andalas di lokasi jembatan yang berada sekitar 30 kilometer dari ibukota Asahan, Kisaran, Rabu (9/11), terlihat lubang besar menganga di badan jalan jembatan Jalinsum tersebut sudah berlangsung lama. Air sungai Asahan yang mengalir di bawah jembatan tersebut terlihat dengan tenang mengalir. Selain itu, kondisi lalu lintas yang padat melintasi jembatan, dari arah Kabupaten Labura, Kota Kisaran dan Tanjung Balai, terlihat sangat padat. Dengan kondisi badan jalan jembatan berlubang yang dibiarkan terus berlanjut tanpa disertai perbaikan dari instansi terkait ini, dapat dipastikan cepat atau lambat dapat membahayakan pengguna jembatan tersebut. Iwan Siregar (40), tokoh pemuda Desa Orika Pulu Raja, mendesak pihak-pihak terkait, seperti PU Bina Marga maupun Dinas PU Asahan agar cepat tanggap memperbaiki kondisi badan jalan jembatan Jalinsum itu, sebelum banyak korban berjatuhan. “Jangan setelah ada korban jiwa, baru instansi terkait

andalas/fas

BERLUBANG - Kondisi badan jalan jembatan Jalinsum Desa Orika Kecamatan Pulu Raja Asahan berlubang dan memprihatinkan. sibuk memperbaiki jembatan yang sangat vital ini,” katanya. Sementara, praktisi hukum Jhoni Hutajulu SH menanggapi buruknya kondisi infrastruktur jalan Jalinsum di Kabupaten Asahan mengatakan, berdasarkan Undang-Undang yang berlaku sejak Juni 2009. Penye-

lenggara jalan umum seperti Kementerian PU dan Dinas PU, termasuk pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang mengabaikan perbaikan jalan rusak, bisa terkena sanksi pidana atau denda. Pasal 7 ayat (I) UU No.22 Tahun 2009 menyebutkan,

penyelenggara lalu lintas dan angkutan jalan dalam kegiatan pelayanan langsung kepada masyarakat dilakukan pemerintah, pemerintah daerah, badan hukum dan/atau masyarakat. "Jika aturan perundangan ini dilanggar ada sanksinya,” tegas Jhoni.

Anggota DPRDSU Taufan Agung Ginting

Soal Pertambangan Dolomit

Tak Konsisten, Pengusaha Kecam Bupati Karo Kabanjahe-andalas Masyarakat petani, pengusaha transportasi dan penambang dolomit dari desa Susuk Kecamatan Tiganderket, melalui perwakilannya, Nusantara Tarigan (36), Indra Mayu Surbakti (32) dan Alexander Sembiring (35), mengecam Bupati Karo, DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, karena kesepakatan dalam rapat dengan DPRD Karo, dihadiri Muspida plus, Selasa lalu, tidak konsisten dijalankan. Kesimpulan sementara pada saat Rapat Dengar Pendapat kemarin, bahwa truk pengangkut dolomit bebas beroperasi tanpa intervensi dari pihak manapun. Namun, Selasa pukul 21.00 WIB malam, truk Nomor Polisi BK 8398 CE dan 8047 SG bertempat di Desa Payung ditahan Tuah Pandia dkk mengatasnamakan perintah Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti,” beber Nusantara Tarigan didampingi Indra Mayu Surbakti dan Alexander Sembiring kepada wartawan, Rabu (9/11). Dikatakan, alasan penahanan

mobil tersebut, mereka yang bermuatan dolomit tidak boleh melewati Desa Payung, jika tidak memiliki delivery order (DO) dari koperasi Baradmil unit Tiganderket. "Bukan itu saja, truk bermuatan dolomit harus dibongkar," ujarnya menirukan ucapan Tuah Pandia mengaku atas perintah Bupati Karo. Jadi, mobil masih ditahan di sana dan isinya berupa dolomit sudah dibongkar di depan posko yang sekarang tidak ada lagi merknya di Desa Payung."Tidak terima atas kesewenang-wenangan tersebut, kami sudah melaporkan perbuatan Pandia cs ke Polres Karo, dengan Laporan Polisi Nomor : LP/662/XI/2011/SU/RES T Karo, tertanggal 9 November 2011, "tegas mereka, yang juga berprofesi sebagai supir truk dolomit. Saat ini tambang dolomit diibaratkan seperti 'Freeport' Tanah Karo, semua berebut tanpa malu menabrak aturan dan perundang-undangan. Contohnya, Nota Pengantar Bupati Karo atas penyampaian empat Ranperda. Ranperda Kabupaten Karo Tahun 2011 tentang pajak daerah, Ranperda Kabupaten Karo Tahun 2011 tentang retribusi Jasa Umum, Ranperda Kabupaten Karo Tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha dan Ranperda Kabupaten Karo Tahun 2011 tentang Perizinan tertentu masih dalam tahap pemba-

hasan di DPRD Karo, tapi di lapangan sudah main pengutipan atas nama peningkatan PAD. Parahnya lagi, menyangkut pendistribusian dolomit ke pabrik di Medan harus menggunakan DO atas nama koperasi Baradmil unit Tiganderket yang notabene menurut pengakuan pengurusnya atas instruksi Bupati Karo. Ketika hal itu dikonfirmasikan kepada Kapolres tanah Karo, AKBP Ig Agung Prastyoko SH MH, membenarkan adanya pengaduan masyarakat terkait penahanan sewenangwenang oknum masyarakat di Desa Payung terhadap truk bermuatan dolomit. "Dalam penanganan kasus itu, pihaknya akan menindaklanjutinya dengan profesional dan tetap berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti unsur Muspida lain," ujarnya. Sementara Ketua Koperasi Baradmil unit Tiganderket, Ngantar Bangun saat dikonfirmasi mengatakan, Tuah Pandia hanya merazia truk dolomit yang tidak mengambil dolomit dari lokasi berizin atas perintah Dinas Pertambangan. “Tidak ada Bupati Karo menyuruh-nyuruh, bohong itu semua. Demikian juga soal DO Baradmil tidak ada unsur paksaan,” tegasnya.

BERSAMA - Wabup H Soekirman diabadikan bersama Yayasan Bitra Indonesia dan donatur sekaligus aktivis LSM dari Evangelischer Entwicklungsdienst (eed) Jerman di Sei Rampah. ini sangat mudah dan transparan. Saat ini KP2T-PM sudah melayani 18 jenis perizinan dengan prosedur mudah dan akan menyusul 15 jenis perizinan lainnya yang sedang dalam proses persiapan. "Untuk itu, dalam meningkatkan standar pelayanan, Yayasan Bitra Indonesia selama ini

sudah menjadi mitra kerjasama yang baik dengan Pemkab Sergai, diharapkan dapat membantu dalam peningkatan kapasitas pelayanan KP2T-PM sehingga memperoleh predikat ISO 912008 yang merupakan standar internasional dalam bidang pelayanan," harap Soekirman. Sementara, Direktur Bitra

Indonesia Wahyudi mengatakan, Yayasan Bitra Indonesia memiliki program untuk konservasi tiga daerah aliran sungai (DAS), yang salah satunya adalah DAS Sei Ular di Kabupaten Sergai. Melalui pertemuan ini, Kepala Bappeda HM Taufik Batubara menyatakan, perlunya dikembangkan kerjasama dalam

Keuangan PDAM Tirta Malem Harus Diaudit Tanah Karo-andalas Jenuh berteriak minta pembayaran gaji yang lima bulan tertunggak serta tidak lagi percaya dengan janji-janji Pemkab Karo, DPRD dan Polres, untuk memperjuangkan hak-hak mereka. Puluhan karyawan PDAM Tirta Malem, mengadu kepada anggota DPRD Sumut Ir Taufan Agung Ginting, Rabu (9/11) di Zentrum GBKP Kabanjahe. Santi Torong, salah seorang karyawan PDAM Tirta Malem menyesalkan musyawarah yang digelar tiga instansi, yaitu Bupati, DPRD dan Polres Tanah Karo, tanpa membuahkan solusi. “Sudah lima bulan kami bekerja tanpa gaji, sementara permasalahan di PDAM Tirta Malem merupakan tanggung jawab direksi,” ungkapnya. Hal sama disampaikan Feri Sinulingga, yang mengaku di-PHK direksi secara sewenangwenang. “Saya tidak punya kesalahan, tapi dipecat. Padahal, saya sudah bekerja di PDAM Tirta Malem sejak tahun 2005 lalu,” keluhnya. Menanggapi hal itu, Taufan Agung Ginting mengecam kinerja Pemkab dan DPRD Kabupaten Karo. “PDAM Tirta Malem itu merupakan BUMD milik Pemkab. Jadi, setiap permasalahan yang ada harus bisa diselesaikan Pemkab Karo,” tegasnya. Jika Pemkab dan DPRD Karo serius, kata Taufan, semua permasalahan menyangkut karyawan dan PDAM Tirta Malem pasti bisa diatasi. “Pemkab perlu melakukan audit teknis, keuangan dan mengevaluasi para direksi, sehingga mendapatkan kesimpulan untuk mewujudkan tuntutan para karyawan tersebut,” harapnya. Pada kesempatan itu, anggota DPRD Karo Sudarto Sitepu mengatakan, pihaknya sudah bekerja serius dan melakukan berkoordinasi dengan Bupati dan Polres Tanah Karo. “Sampai saat ini kami telah berjuang, namun belum mendapatkan solusi sesuai perundangundangan,” ujarnya. (NT)

(RTA)

Pemkab Sergai-Bitra Indonesia Tingkatkan Kerjasama Sei Rampah-andalas Meningkatkan kerjasama yang sudah terjalin baik antara Pemkab Serdang Bedagai dengan Yayasan Bitra Indonesia, Wabup Ir H Soekirman, menerima kunjungan sharing program (diskusi program) Yayasan Bitra Indonesia dipimpin Direkturnya Wahyudi, yang datang bersama donatur sekaligus aktivis LSM dari Evangelischer Entwicklungsdienst (EEd) Jerman di ruang rapat Wabup Sergai di Sei Rampah, Selasa (8/11). Hadir dalam pertemuan itu, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik Hotman Hutajulu SH, Kadis Pertanian dan Peternakan Sergai Setyarno SP, Kepala Bappeda Ir HM Taufik Batubara MSi, Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (KP2T-PM) Henri Suharto, SH dan para aktivis Yayasan Bitra Indonesia. Wabup menjelaskan kepada pihak Bitra dan EEd Jerman, Sergai sudah memiliki layanan satu atap (one stop service) yakni KP2T-PM bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan berbagai macam perizinan sekaligus untuk meningkatkan iklim usaha daerah dan proses penyelesaian perizinan dilaksanakan melalui unit kerja

Dia menambahkan, tidak ada lagi alasan bagi pemerintah pusat, provinsi dan daerah, untuk tidak menyelesaikan perbaikan jalan-jalan yang rusak. "Sebab, kewajiban itu sudah diatur dalam UU No 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan," pungkasnya. (FAS)

membudidayakan komoditi dengan harga pasar signifikan serta permintaan tinggi di masyarakat, sehingga akan meningkatkan pendapatan petani di daerah ini seperti budidaya beras merah yang saat ini sudah memiliki segmen pasar spesifik dan permintaan cukup tinggi. (RYAD)

Joglo Jawa akan Dibangun di Asahan Kisaran-andalas Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP melakukan peletakan batu pertama pembangunan Joglo Jawa Kabupaten Asahan, kemarin. Peletakan batu pembagunan Joglo Jawa juga dilakukan Ketua Wanita Pujakesuma Asahan, Ny Hj Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang dan tokoh-tokoh Jawa, mulai dari pengurus Pujakesuma Asahan hingga pengurus Pujakesuma Pusat. Bupati Asahan mengatakan, tujuan pembangunan rumah-umah etnis di Kabupaten Asahan, untuk menambah keindahan Kota Kisaran dan mempertahankan sekaligus melestarikan budaya bangsa. "Asahan merupakan daerah multietnis dengan aneka ragam budaya, sehingga hal ini harus dapat terus dilestarikan dan diwujudkan. Karenanya, Pemkab Asahan memberikan lahan dan tempat untuk melestarikan budaya bangsa tersebut, “ kata Taufan Gama, sembari berharap hendaknya rumah etnis ini dapat dijadikan sarana bermusyawarah dan bermanfaat dalam rangka memperkuat persatuan serta kemandirian. Sementara, Ketua Panitia Pelaksana pembangunan Joglo Jawa Kabupaten Asahan, Yusuf N menjelaskan, pembangunan Joglo Jawa tersebut membutuhkan biaya sebesar Rp 887 juta lebih. Anggaran tersebut nantinya akan bersumber dari seluruh anggota Pujakesuma, baik dari Asahan maupun dari luar Asahan. “Dengan biaya tersebut, rencananya selama tiga bulan Joglo Jawa bisa dirampungkan," katanya. Sementara, pada Musyawarah Wilayah III Pujakesuma Sumut, yang dilaksanakan di Hotel Sabty Garden, Kota Kisaran terpilih sebagai Ketua DPW Pujakesuma, Kolonel Ahwan Simadi. Sedangkan, Musda Pujakesuma Kabupaten Asahan periode 2011-2016 terpilih Endang N dan musyawarah DPP terpilih Suratman. (FAS)

Kamis 10 November 2011

ACEH MEMBANGUN

harian andalas | Hal.

14

Habitat Ikan di Perairan Bireuen Mulai Punah Bireuen-andalas Pasca tsunami serta rusaknya terumbu karang dan tingginya aktivitas penjarahan ikan yang dilakukan oleh boat berbendera asing serta boat katrol dari luar Aceh, sejumlah habitat ikan di selat Malaka, khususnya kawasan perairan Bireuen terancam punah. “Ada sekitar 22 jenis habitat ikan yang telah punah dan menghilang di perairan Bireuen, selain faktor alam, rusaknya terumbu karang, tingginya penjarahan ikan oleh boat-boat besar juga terus terjadi selama ini,” kata Panglima Laot Bireuen, Badruddin Yunus, kemarin. Menurut Badruddin Yunus, selain habitan ikan Jenaya, jenis ikan bawal, ikan teri putih, tamban, kakap merah, tenggiri serta puluhan habitat ikan lainnya juga mulai sulit ditemui selama ini. Disebutkan, salah satu upaya penyelamatan yang harus dilakukan selama ini hanya dengan memasang rumpon laut, kendati usaha ini tak menjamin keselamatan habitat ikan. Namun, dengan adanya rumpon ini, setidaknya ikan lainnya tidak ikut punah. “Selama ini ada tiga paket rumpon bantuan dan pengadaan dari Dinas Keluatan dan Perikanan (DKP) Provinsi Aceh, dan rumpun tersebut akan bertahan 1-5 tahun. Secara keseluruhan, rumpon besar ada tiga unit yang tersebar untuk 11 Kecamatan,” jelasnya. Badruddin menambahkan, untuk satu paket rumpon berisikan satu pelempung batu pemberat, tali 14 bal serta rangkaian semak dan 13 batang bambu. Untuk satu rumpon ini akan tertampung 30 boat nelayan pancing kecil, kalau boat besar hanya bisa tertampung satu unit. Sementara rumpon kecil yang ada selama ini sering dimanfaatkan oleh nelayan pinggiran, dan rumpon tersebut milik pribadi pengusaha boat, namun kapasitasnya sangat kecil. Kelebihan lain, dengan adanya rumpon di kawasan pesisir Bireuen, maka para nelayan dapat menggantungkan usaha tangkapannya di rumpon tersebut, seperti halnya di kawasan pesisir Jangka. “Untuk kawasan pasisir Jangka saja membutuhkan minimal, sepuluh rumpon dan itu untuk membantu kehidupan nalayan, sebab di kawasan Jangka 60 persen warga menggantungkan nasib hidupnya sebagai nelayan, baik pelaut maupun petani tambak,” rincinya. Untuk itu, mereka sangat mengharapkan peran semua pihak, terutama dinas terkait daerah dan provinsi untuk dapat membantu nelayan daerah, setidaknya, kehidupan habitat ikan di perairan Bireuen tidak terus punah. (HERA)

Masih Minim Pemahaman Masyarakat Tentang PAUD Bireuen-andalas Kepala Bidang Prasekolah dan Luar Sekolah Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda Dan Olahraga (Disdikbudpora) Iskandar Is SPd mengungkapkan, pemahaman masyarakat tentang konsep pendidikan anak usia dini (PAUD) selama ini dinilai Iskandar Is SPd masih sangat minim. Bahkan ada kekeliruan konsep sehingga menimbulkan kesan yang keliru, kurang tepat dan bahkan rancu. Menurut Iskandar yang didampingi Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Drs Suherman Amin seusai menutup Pendidikan dan Pelatihan Pendidik PAUD se-Kabupaten Bireuen di Yayasan Pendidikan Tgk Arifin Geulanggang kemarin, selama ini pemahaman masyarakat tentang PAUD banyak yang keliru atau kurang tepat dan rancu. Sebab, masyarakat menilai dan memandang PAUD itu sekolah atau lembaga pendidikan formal, padahal pada dasarnya PAUD adalah proses pembinaan sejak dini bagi anak yang harus dilakukan secara informal dan hal tersebut mengacu pada Undang-undang (UU) No.22/2003. Disebutkan, PAUD merujuk terhadap UU No.22/2003 ialah pembinan sejak dini yang dilakukan secara informal di rumah. Namun, akibat di rumah itu orangtua tidak mampu memberi pembinaan PAUD maka ada lembaga khusus yang menyediakannya seperti taman kanakkanak, kelompok belajar bersama, TPA dan Playgroup. Disebutkan, jika ada orang tua yang tidak mampu baik secara pengetahuan memberi pembinaan PAUD di rumahnya maupun secara materi maka posyandu atau kelompok masyarakat bisa memfasilitasinya dengan membentuk PAUD informal yang terintegrasi. Selama ini perkembangan PAUD di Bireuen cukup signifikan, dan bahkan Bireuen menargetkan ratusan PAUD pada 2010 lalu. Namun, kurangnya pemahaman tentang PAUD banyak masyarakat atau kelompok masyarakat yang membuat PAUD dalam artian seperti sekolah si anak sehingga harus membayar, sekolah dan sebagainya. "Dari situ, yang namanya PAUD sejenis itu bukan berlaku seperti sekolah. Ada kelompok masyarakat yang membuat PAUD itu seperti sekolah harus bayar dan lain-lain. Padahal bukan seperti itu. Ini yang ingin saya luruskan," kata Iskandar Is seraya menyebutkan akan mengarahkan pengertian serta sosialisasi sesuai acuan UUD No.22/2003. Pada dasarnya, Disdikbudpora Bireuen berencana mengumpulkan sekitar 25 stakeholder PAUD yang ada dalam wilayah Kabupaten Bireuen untuk meluruskan pemahaman tentang PAUD agar tidak ada lagi pemahaman yang salah tentang PAUD. Sehingga pemahaman terhadap lembaga ini lebih mulia dan merupakan kelas missal bukan sekolah. (HERA)

PROSESI SEUMEULEUNG Pemangku raja Daya ke-13, Teuku Saifullah, disuapi dayang ketika upacara Semeuleueng di Astika Diraja Kompleks Makam Poteumeureuhom di Desa Glee Jong, Lamno, Aceh Jaya, kemarin. Prosesi Seumeuleueng disaksikan ribuan warga dan kali ini dihadiri perwakilan keturunan raja dari Blang Pidie, Nagan Raya, dan Simeulue. andalas/acehkita.com

Penipuan Lewat HP Kambuh

Satu Pasangan Gubernur Aceh Gagal Mendaftar Banda Aceh-andalas Satu pasangan kandidat gubernur dan wakil gubernur Aceh yang mencalonkan lewat jalur perseorangan gagal mendaftar karena tidak mampu menyerahkan syarat dukungan. Pasangan kandidat Gubernur Aceh TA Khalid dan wakilnya Safaruddin mendatangi Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh di Banda Aceh, Rabu. Kedua kandidat tersebut diterima Wakil Ketua KIP Aceh Ilham Saputra dan didampingi Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilihan dan Pengembangan SDM KIP Aceh Tgk Akmal Abzal. Wakil Ketua KIP Aceh Ilham Saputra mengatakan, pasangan bakal calon yang mendaftar wajib menyerahkan syarat dukungan berupa fotokopi kartu tanda penduduk (KTP). Jumlah syarat dukungan itu sebanyak tiga persen dari 4,9 juta jiwa penduduk Aceh atau 148.598 lembar fotokopi KTP yang disertai surat pernyataan bermeterai Rp6.000. "Berdasarkan aturannya, pasangan bakal calon wajib menye-

rahkan syarat dukungannya. Kami mempersilahkan pasangan TA Khalid menyerahkan syarat dukungannya," kata Ilham. Namun, TA Khalid tidak menyerahkan syarat dukungan sebelum KIP Aceh memperlihatkan surat keputusan tahapan penyesuaian seperti yang diperintahkan Mahkamah Konstitusi. "Saya mendaftar karena KIP membuka kembali pendaftaran bakal calon atas perintah Mahkamah Konstitusi. Namun, sebelumnya saya ingin mengetahui surat keputusan KIP terkait tahapan penyesuaian tersebut," pinta dia. Menanggapi pernyataan itu, Ilham Saputra mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan draf tahapan pilkada penyesuaian. Namun, draf tersebut belum bisa ditetapkan karena harus dikonsultasikan dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU). "Sepanjang belum adanya tahapan penyesuaian, maka tahapan lama tetap berlaku. Tahapan penyesuaian ini akan diplenokan KIP Aceh setelah ada dikonsultasikan dengan KPU," ungkap Ilham Saputra. Setelah mendengarkan penjelasan tersebut, TA Khalid akan menyerahkan syarat dukungan setelah KIP Aceh menetapkan

tahapan penyesuaian. "Bagaimana kami bisa berkompetisi pada pilkada ini, sementara tahapannya belum ada. Kami akan mengonsultasikan masalah dengan tim hukum," ujar dia. Karena pasangan tersebut tidak menyerahkan syarat dukungan, Wakil Ketua KIP Aceh Ilham Saputra menutup pertemuan tersebut. TA Khalid dan pasangannya akhirnya meninggalkan KIP Aceh. TA Khalid merupakan kandidat gubernur yang menggugat KIP Aceh ke Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam putusan selanya, 2 November 2011, MK memerintahkan KIP Aceh membuka pendaftaran kembali pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur selama tujuh hari. Berdasarkan keputusan tersebut, KIP Aceh membuka pendaftaran sejak 3 hingga 10 November 2011. Padahal, KIP Aceh sudah membuka pendaftaran pada 1 hingga 7 Oktober 2011. Akibat adanya keputusan MK tersebut, KIP Aceh menyesuaikan kembali tahapan pilkada. Sebelumnya, pilkada Aceh digelar 24 Desember 2011. Pilkada tersebut digelar serentak antara pemilihan gubernur dan 17 bupati/ wali kota beserta wakilnya. (ANT)

PAD Tujuh SKPD Langsa tak Capai Target Langsa-andalas Wali Kota Langsa Drs Zulkifli Zainon MM menyampaikan jawaban dalam rapat paripurna ke-III, atas pemandangan umum Fraksifraksi DPRK Langsa terhadap rancangan Qanun tentang pertanggung jawaban pelaksanaan APBK tahun anggaran 2010, Rabu (10/11) di ruang sidang DPRK Langsa. “Anggota dewan meminta agar menyampaikan dokumen pendukung terhadap realisasi pendapatan dan belanja, kami sangat setuju hal ini dilakukan, tetapi mengingat dokumen pendukung tersebut sangat banyak dan tidak memungkinkan disampaikan kepada dewan. Hal ini dapat diatur mekanisme pada saat pembahasan antara Dewan dan SKPDSKPD yang bersangkutan,” ujar Wali Kota Langsa. Wali Kota mengaku tujuh SKPD tidak mencapai PAD, yakni 1. RSU target Rp 12 miliar, realisasi Rp 7.029.596.775 miliar, hanya tercapai 58.58 persen, 2. Pemadam Kebakaran target Rp 12 juta, realisasi Rp 9.700.000,-, hanya

Drs Zulkifli Zainon MM tercapai 80.83 persen, 3. Dinas Perhubungan target Rp 801.500. 000 juta, realisasi Rp 421.914.000 juta, hanya tercapai 52.64 persen, 4. DPKA target Rp 10.049.918. 280 miliar, realisasi Rp 5.018.009. 495 miliar, hanya tercapai 49.93 persen, 5. KP2T target Rp 664. 397.500 juta, realisasi 447.097. 000 juta, hanya mencapai 67.29 persen, 6. Dinas Kelautan, Perikanan dan Pertanian target Rp 856.455.000 juta, realisasi Rp 593.532.066 juta, hanya tercapai 69.30 persen dan 7. Disperindagkop target Rp 248.695.000 juta, realisasi Rp 81.945.950 juta, hanya tercapai 28.78 persen.

Zulkifli Zainon mengaku kendala yang dihadapi oleh SKPD yang bersangkutan, yaitu tingginya target yang ditetapkan. Sehingga sulit direalisasikan 100 persen. Kemudian untuk kualitas dan kuantitas sumber daya manusia masih rendah, hal ini perlu di evaluasi kembali pada setiap SKPD sebagai petugas pemungut PAD. Manajemen pengelolaan PAD perlu ditingkatkan. Kemampuan dan keinginan masyarakat untuk membayar pajak dan retribusi masih rendah. Pelaksanaan pengawasan dan koordinasi masih lemah, SKPD sebagai Koodinator PAD diharapkan dapat bekerja secara maksimal. Untuk itu kata Wali Kota Langsa Drs Zulkifli Zainon yang sah ditetapkan sebesar Rp 4 miliar, dengan realisasi sebesar Rp 1.061. 895.052 miliar, berarti hanya tercapai PAD 26.55 persen. Disebabkan tidak tercapai PAD ini, karena tingginya estimasi yang ditetapkan, karena sumber PAD ini sifatnya sangat temporer dan tidak ada kendala yang terjadi. (HARTO)

Bireuen-andalas Aksi penipuan lewat handphone (HP) di kawasan Kabupaten Bireuen kambuh dan mulai terjadi pasca Idul Adha 1432 H. Walaupun operandi yang dilakukan modus lama, tetap saja penipuan dengan iming-iming hadiah puluhan juta dan mobil mewah hampir membuat seorang warga Bireuen terpengaruh. Menurut Abdullah warga Bireuen yang juga seorang pelanggan kartu AS kepada andalas kemarin menyebutkan, handphonnya masuk sebuah SMS dari nomor 082197121979, isinya: Selamat, nomor anda mendapat hadiah Rp100 juta dari Telkomsel poin diundi tadi malam pukul 23.30 WIB di Trans TV. Di sana juga tertulis, untuk keamanan serta infomasi lebih lanjut, anda boleh menghubungi ke nomor 082190751588, atas nama Ir H Edi Harsono, dengan kode pengiriman +777. “Setelah saya terima Short Message Service (SMS), saya langsung tersenyum gembira, tapi saya iseng-iseng menghubungi ke nomor yang baru saja melakukan SMS ke nomor saya. Saat saya hubungi pertama, dari sana jawabannya, tolong dihubungi satu jam lagi,” terangnya seperti ungkapan nomor telepon tersebut. Dan setelah satu jam tambah Abdullah, ia kembali menghubungi nomor sebelumnya, tapi kali ini, si punya nomor yang mengaku, H Edi itu tak kalah saat merayu menyakinkan terkait undian hadiah. “Setelah sempat beradu komukasi beberapa menit, akhirnnya saya mencacimaki, dan H Edi itu langsung memutuskan pembicaraannya dengan saya,” ujarnya seraya menambahkan ia dimintakan untuk mengirimkan uang untuk pembayaran pajak dan administerasi mereka. Terkait masalah itu, demi warga Bireuen tak mudah tertipu dengan iming-iming hadiah, terutama bagi kalangan ibu-ibu, seperti yang terjadi tiga bulan lalu, puluhan juta rupiah ludes hanya karena membeli vocer handphone untuk komunikasi dengan yang mengirimkan SMS ke HPnya. (HERA)

Gedung BLK Bireuen Mulai Rampung Bireuen-andalas Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di kawasan Desa Bunyot, Kecamatan Juli, Bireuen yang sebelumnya sempat terbengkalai dan belum jelas penggunaan, kini mulai dilaksanakan perampungannya. BLK yang dibangun melalui dana alokasi APBK tahun 2008 sebesar Rp 2,1 miliar itu sempat terbengkalai dan mubazir, akibat belum difungsikan seperti yang diharapkan, ditambah penempatan dua unit bangkai mobil bantuan. Sehingga kesannya, seperti gedung penyimpan barang bekas. “Seharusnya gedung tersebut bila sesegera mungkin difungsikan akan sangat berguna bagi remaja putus sekolah, apalagi belakangan ini, remaja putus sekolah di Bireuen banyak yang menganggur akibat tak ada keahlian,” kata Azhari, warga Bunyot Juli, Rabu (9/11). Menurut Azhari, selama BLK belum dibenah dan dirampungkan, gedung tersebut terkesan angker, konon lagi bangkasi dua mobil bantuan pasca tsunami yang sebelumnya sempat ditambah di samping Meuligo Bupati Bireuen. Kadis Sosial dan Mobilitas Penduduk melalui Kabag Humas Setdakab Bireuen, Darwansyah Bsc mengaku, proses pelaksanaan perampungan gedung BLK di Juli saat ini sedang dilaksanakan. “Gedung BLK saat ini sedang dalam tahap proses pelaksanaan melalui dana APBA Provinsi, tender dan proses administrasinya juga dilaksanakan oleh dinas di Banda Aceh,” sebut Darwansyah. Dijelaskan, target perampungan dipastikan tahun ini, sedangkan peralatan pendukung seperti alat prakteknya sudah lama dialokasikan dan kini berada di salah satu gedung BLK tersebut untuk digunakan usai perampungan gedung utama BLK. Pantauan andalas, lokasi areal gedung BLK itu kini mulai ditumbuhi semak belukar serta lokasi tempat pemeliharaan ternak lembu yang dimanfaatkan masyarakat setempat. (HERA)

Kamis

SAMBUNGAN

10 November 2011

harian andalas | Hal.

15

Abeng, Owner Raksasa Diesel Tewas Kesetrum di Sauna Hotel Soechi .........(Dari Halaman 1)

abror/presidensby.info

Presiden SBY menerima Direktur Pelaksana Bank Dunia Sri Mulyani Indrawati dan stafnya, di Kantor Presiden, Selasa (8/11) siang.

sore tadi jam 17.00 WIB. Untuk yang suka sauna di tempat tersebut, harap hati-hati, kemungkinan besar bisa mengenai diri sendiri, karena semua peralatan sauna kemungkinan sudah banyak yang rusak....tanpa adanya perbaikan...take care.” Andalas kemudian mencoba melakukan cek dan ricek untuk memastikan kebenaran informasi tersebut sekaligus mengembangkannya dengan mengirim dua wartawan ke balai persemayaman Angsapura di Jalan Waja dan Hotel Soechi di Jalan Pandu Medan. Tak lupa, mempertanyakan kebenarannya ke Polresta Medan dan Polsek Medan Kota.

Kasatreskrim Polresta Medan AKP M Yoris Marzuki SIK membenarkan kejadian tersebut. Namun keterangan lebih lengkap diperoleh dari Kapolsek Medan Kota, Kompol Sandy Sinurat SIK. Melalui pesan singkat, Sandy Sinurat menjelaskan jika kabar tewasnya Buyung Siuan alias Abeng diterima pihaknya sekitar pukul 21.00 WIB. Dikatakan, korban Buyung Siuan tewas pada Rabu 9 November 2011 pukul 15.00 WIB, di Lantai V ruang Sauna Hotel Soechi Medan. “Korban Buyung Siuan diduga tewas kena arus listrik saat mandi uap sauna. Namun ini belum bisa kita pastikan, karena masih dalam penyidikan,” jelas Sandy.

Selanjutnya, tambah Sandy, pihak hotel membawa korban ke Rumah Sakit Permata Bunda. Korban kemudian ditangani dr Deby untuk memeriksa denyut nadi di tangan korban, namun sudah tidak bergerak (meninggal). Pihak keluarga kemudian membawa korban ke Balai Persemayaman Angsapura, Medan. Mendapat infromasi tersebut, petugas reskrim Polresta Medan dan Polsek Medan Kota langsung melakukan cek dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Setelah memasang garis polisi (police line), di TKP polisi juga menyita 5 botol aqua serta memeriksa tiga orang, dua diantaranya petugas sauna dan 1 dari pihak manajemen hotel. Pihak kepolisian selanjutnya

menyarankan agar pihak keluarga bersedia membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Pirngadi Medan untuk dilakukan Visum et Repertum untuk memastikan penyebab kematian korban. Korban tewas Buyung Siuan tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB sudah berada di balai persemayaman Angsapura. Wartawan andalas melaporkan, suasana persemayaman dijaga ketat aparat kepolisian berpakaian sipil. Korban sendiri disemayamkan di VIP I. Belum ada keterangan lebih lanjut dari pihak keluarga atas tewasnya Buyung Siuan tersebut. Suasana di VIP I Balai persemayaman Angsapura sendiri masih terlihat lengang.

andalas/hs poetra

Soal Konspirasi Century, 173 Jamaah Haji Wafat, SBY Sebut tak Waras 25 di Antaranya di Mina Jakarta – andalas Untuk kesekiankalinya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengeluhkan pemberitaan miring tentang dirinya. Kali ini, SBY menyayangkan tudingan seputar konspirasi Century dan Lapindo yang dilakukan dirinya dengan mantan menteri keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Pemberitaan itu dianggap tidak waras dan telah merugikan citra pemerintahan. Presiden menuturkan, ia mendapatkan informasi terkait pemberitaan salah satu televisi yang mengatakan pertemuan antara dirinya dengan Sri Mulyani terkait konspirasi Century. "Kalau itu benar yang disampaikan kepada saya itu dalam rangka konspirasi Century, saya kira ini ada yang tidak waras,"keluh SBY, saat membuka rapat terbatas membahas percepatan Papua, Rabu (9/11). Sebagaimana diketahui, Direktur Pelaksana Bank Dunia yang juga mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan kunjungan kehormatan ke Kantor Presiden, Rabu (8/11). Pertemuan itu membahas kerjasama antara Bank Dunia dengan Indonesia. Sementaran tujuan utama kedatangan Sri Mulyani ke Indonesia untuk menghadiri pertemuan Menteri Keuangan se-ASEAN. Menurut Presiden kedatangan Sri Mulyani ke kantornya adalah

suatu hal yang biasa. Jika ada pejabat dari organisasi internasional datang ke Indonesia maka akan menyempatkan waktu untuk berdiskusi dengannya. Untuk itu tidak pas jika dikaitkan dengan Bank Century. Kebijakan pemerintah terhadap perkara Century, kata SBY, sudah jelas. Hukum harus ditegakkan, tetapi jangan mencampurkannnya dengan politik. Tidak hanya masalah Sri Mulyani, keluhan juga disampaikan SBY seputar kehadirannya di HUT Golkar 29 Oktober 2011 lalu. "Saya dapat pesan SMS waktu menghadiri HUT Golkar beberapa saat lalu langsung dihantam seolah-olah mendukung Lapindo dalam arti dianggap konspirasi Lapindo, saya kira ini tidak waras," keluhnya dengan kesal. Sebagai presiden, kehadirannya pada HUT Golkar karena diundang. Apalagi itu partai pendukung koalisi. Tetapi forumnya terbuka, tidak ada yang ditutupi. Masyarakat bisa mendengar isi pidatonya tersebut. "Pidato saya juga didengar oleh publik,"katanya. Kebijakan pemerintah terkait penyelesaian lumpur Sidoarjo, menurut SBY sudah jelas. Apa yang menjadi tangungg jawab pemerintah dan apa yang harus dikerjakan Lapindo. "Jadi saya kira ada yang tidak waras saya datang dianggap konspirasi Lapindo. Wong semuanya terang benderang di situ," ucapnya.(NET)

Plt Gubsu Evaluasi SKPD tak Berprestasi .........(Dari Halaman 1) setiap SKPD. "Misalnya, ini kan sudah triwulan keempat, harusnya di bulan November ini dibuat target seperti apa. Tidak harus diganti. Dan bila berbicara soal managemen sudah terlambat, akhir Nopember ini harusnya serapannya sudah mencapai 70 persen," katanya lagi. Jadi sambungnya, jika berbicara tentang target, pada minggu pertama Desember, 80 persen dan minggu kedua bisa capai 90 persen. Karena tinggal pembayaran, jadi harus dipercepat. Dia menilai, adanya kenaikan serapan anggaran 20 persen dari September lalu, setelah Sekda defenitif. "Serapan anggaran, naik 20 persen lebih setelah diangkat Sekda. Jadi sekarang harus ada koordinasi pemantauan kinerja SKPD," katanya. Sebelumnya, pengamat politik dari Universitas Sumatera Utara (USU) Ahmad Taufan Damanik mengatakan Plt Gubsu wajib melakukan evaluasi segera. Baik mengevaluasi program yang selama ini dinilai rendah serapannya dan evaluasi terhadap kinerja dinas terkait. Evaluasi kinerja tentu menurutnya mengarah pada mutasi pegawai. Hal itu diperlukan untuk mengembalikan kewibawaan Plt Gubsu di mata pegawai dan kepala dinasnya. Sebab selama

ini Plt Gubsu terlihat kurang dihormati dan tidak dipatuhi oleh bawahannya. Banyak persoalan yang sudah diingatkan berkali-kali namun tetap masih tidak ada perkembangan perbaikan kinerja. “Contoh kecil saja soal kebersihan walaupun sudah diingatkan sejak awal tapi tetap saja Gatot marah-marah karena tidak ada pegawainya yang patuh. Begitu juga mungkin soal program dan kinerja, tentu masih banyak yang kurang peduli,” tegas dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) USU itu. Taufan menilai pegawai di lingkungan Pemprov Sumut masih belum menganggap Plt Gubsu sebagai pimpinan mereka. Karena dianggap kewenangannya belum 100%. Sehingga tidak akan mungkin digeser atau dimutasi begitu saja. Karena itu menurutnya, sebelum dilakukan mutasi Gatot wajib melakukan lobi politik ke seluruh parpol di DPRD Sumut. Agar kebijakannya tidak lagi mendapat tentangan dan menyita waktunya untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut. “Kalau DPRD Sumut sudah bersinergi tentu Mendagri juga tidak punya celah untuk meributi apa yang dilakukan Gatot. Karena itu penting baginya (Plt Gubsu) untuk melakukan pendekatan politik,” pungkas Taufan.(WAN)

Nenek 85 Tahun Tangkap Ikan 333 Kg .........(Dari Halaman 1) berhasil menangkap ikan marlin tersebut. Menurut Connie, penangkapan ikan itu bagaikan berada di dalam peperangan yang mencekam. "Saya tampak melihat adanya keajaiban ketika ikan besar itu melompat dari air. Inilah yang saya inginkan, pergi memancing

dan mendapatkan tangkapan yang besar," tambahnya. Ikan hasil tangkapan Connie pun akhirnya dilepaskan kembali ke laut saat dan Connie yang saat itu sedang berlibur berlayar ke tepi pantai dan dirinya pun disambut oleh warga setempat yang tengah memberitakan tangkapan Connie lewat radio. (BBS)

Makkah – andalas Prosesi haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armina) yang krusial, telah berakhir. Saat ini jamaah terkonsentrasi di Makkah untuk menuntaskan ibadah yang belum seperti tawaf ifadhah, sa'i dan tawaf wada. Sejak kedatangan ke Saudi hingga hari ini, jumlah jamaah yang wafat 173 orang. Data Siskohat Kesehatan per Rabu (9/11) pukul 18.50 WAS menunjukkan, dari 173 jamaah wafat itu, 7 orang di antaranya wafat di Arafah. Sedangkan 25 orang meninggal di Mina. Jamaah meninggal di pemondokan, RS Arab Saudi dan PBHI maupun di perjalanan. Jamaah haji gelombang I akan mulai terbang ke Tanah Air lewat Jeddah pada Jumat (11/11). Sedangkan jamaah gelombang II memasuki Madinah pada 13 November 2011 untuk menikmati salat arbain 8-9 hari. Ibadah di Madinah tidak terkait dengan haji. Pemulangan jamaah berakhir pada 10 Desember.

Terkait kematian Abeng, pihak hotel juga belum memberi keterangan resmi. Saat andalas menngonfirmasi ke pihak hotel tadi malam, sejumlah karyawan menolak memberikan keterangan. Seorang reception bernama Budi, yang dimintai keterangan mengaku tidak tahu ada peristiwa tersebut. “Saya tidak tahu Bang kejadian ini, besok saja Abang kemari lagi jumpa langsung sama Humas,"ucap Budi. Saat ditanya lebih lanjut siapa nama Humas Hotel Soechi, reception tersebut enggan menyebut namanya. “Saya tidak tahu bang namanya, karena kami jarang jumpa. Itu pun saya masuk malam hari," tutur pria tersebut.(DD/HER/ASIONG/ ACO)

Sementara itu, Arab News edisi hari ini melaporkan, Putra Mahkota Pangeran Naif yang juga wakil menteri utama dan mendagri menyatakan bahwa kesuksesan haji tahun ini tak pernah terjadi sebelumnya. Pelaksanaan haji tahun ini lebih sukses dibanding tahuntahun lalu. "Kita harus berterima kasih kepada semua jamaah karena mereka telah membuktikan bahwa mereka adalah Muslim yang menghormati ibadah wajib mereka dan mereka semua kooperatif," puji putra mahkota. Pangeran Naif mengatakan pemerintah peduli membuat haji lebih mudah dan bebas kerumitan untuk semua Muslim. Khusus untuk haji Indonesia, Wakil Amirul Haj Hasyim Muzadi menilai secara manajemen dan administratif lebih baik dari tahun lalu tapi tidak berarti sempurna. "Di sana-sini masih ada kekurangan bersifat kasuistis yang harus diperbaiki tahun depan," katanya di Makkah. Terhadap kritikan DPR, Hasyim menilainya hal biasa karena DPR digaji memang untuk mengkritik. Yang penting, menurutnya, jangan sampai DPR berjuang agar haji diswastanisasi.

SEMRAWUT– Kemacetan kerap mewarnai kota berpenduduk 2,2 juta jiwa ini. Banyak faktor penyebab kemacetan, di antaranya badan jalan yang sempit, tata kelola parkir yang sembarangan di pusat perbelanjaan, hotel dan sekolah yang berada di pusat kota. Situasi ini dapat merusak keindahan daerah ini dalam menyambut Tahun Kunjungan Wisata ke Kota Medan 2012.

Hari ini, Karyawan Telkomsel Mogok Kerja .........(Dari Halaman 1) PKB 2 sejak pertengahan 2010 lalu. "Jadi tidak benar kami menuntut gaji, yang benar adalah kami menuntut pihak manajemen memenuhi PKB yang sebelumnya telah disepakati sejak pertengahan tahun 2010," katanya. Dia menambahkan, tiga tuntutan yang tertuang dalam PKB

2 yang belum dipenuhi yang pertama adalah, penyesuaian kesejahteraan agar disesuaikan berbasis inflansi di Indonesia. "Tuntutan kedua adalah, bantuan kesehatan saat pensiun. Sedangkan poin ketiga, bantuan ponsel terhadap karyawan Telkomsel," tambahnya. "Namun kita masih menunggu itikad baik, bila masih buntu apa mau dikata kita akan meman-

faatkan hak kita untuk berdemo. Saat ini 4 ribu karyawan siap mendukung aksi ini," katanya. Aksi mogok kerja karyawan Telkomsel juga akan terjadi di Wilayah Regional Sumatera Bagian tengah (Sumbagteng) yang terdiri dari Pekanbaru, Medan, dan Kepri (Batam). Hal ini diakui Corporate Communication Telkomsel Area Sumatera, Hadi Sucipto. Namun

Hadi enggan merinci lebih jauh mengenai hal tersebut. "Saya tahunya mereka akan melakukan aksi mogok kerjanya hanya dengan berkumpul di lingkungan kantor dan tidak melakukan aksi turun ke jalan," terangnya. Dan aksi yang akan dilakukan tersebut terbilang murni permasalahan intern di dalam perusahaan dengan karyawan dan diyakini tidak akan mengganggu

proses pelayanan pada pelanggan. "Saya jamin tidak akan mengganggu pelayanan nantinya, dan mudah-mudahan sudah ada hasil kesepakatan dimana saat ini (Rabu sore –red) para pekerja tengah melakukan rapat dengan pimpinan pusat di Jakarta. Sehingga jika ketemu kesepakatan besok akan kembali normal," terang Hadi.(DD/BBS)

Gelar Pahlawan Sultan Serdang Kandas, Warga Sumut Kecewa .........(Dari Halaman 1) pahlawan nasional itu, semestinya mengumumkan hal-hal apa saja yang menyebabkan seseorang tidak diterima sebagai pahlawan nasional. Menanggapi kegagalan usulan calon pahlawan nasional yang gagal itu, Ichwan Azhari, Kepala Pussis-Universitas Negeri Medan mengemukakan kekecewaanya kepada tim penetapan pahlawan nasional. Menurutnya, nama-nama yang gagal itu perlu diusulkan lagi dengan melihat alasan penolakannya, karena biasanya ada argumentasi yang kurang, atau bisa juga karena kurangnya pengawalan di pusat. Ichwan menambahkan bahwa gelar Mahaputra Utama adalah pengalihan dari gelar Pahlawan Nasional. Dalam arti bahwa, seseorang yang kandas menjadi Pahlawan Nasional, maka kepadanya akan diberikan gelar Mahaputra Utama. Jadi, ada semacam kecendrungan bahwa seseorang yang gagal diusulkan menjadi

pahlawan nasional akan mendapatkan penghargaan yakni Mahaputra Utama. Lebih lanjut, Erond Damanik, peneliti di Pusat Studi Sejarah dan Ilmu-ilmu Sosial Lembaga Penelitian Universitas Negeri Medan (Pussis-Unimed) menegaskan bahwa hingga saat ini, terdapat pahlwan nasional dari Sumatera Utara, yakni Sisingamangaraja XII, Adam Malik, Amir Hamzah, Moh. Hasan, Kiras Bangun, FL. Tobing, dan AH Nasution. “Sebenarnya, Sumatera Utara masih memiliki sejumlah tokoh penting yang layak diusulkan menjadi pahlawan nasional seperti Parada Harahap yang banyak berjuang melalui pena untuk menentang Belanda. Namun kita tidak tahu, mengapa pemerintah tidak menetapkannya sebagai Pahlawan Nasional, apakah karena mahalnya biaya menjadi pahlawan nasional atau tidak adanya tim pemenangannya menjadi pahlawan nasional,” kata

Erond Damanik. Kurikulum Pendidikan Sementara itu, kendati gagal menerima gelar pahlawan, Kesultanan Serdang berharap kiprah perjuangan Sultan Sulaiman dimasukkan dalam kurikulum pendidikan muatan lokal, khususnya di Sumut. “Kiprahnya diharapkan dapat menjadi bahan bacaan kurikulum muatan lokal agar masyarakat lebih mengenalnya,” kata Pemangku Adat Kesultanan Serdang Achmad Thalaa dalam sambutannya di acara Penyerahan Duplikat Gelar Pahlawan Bintang Mahaputra kepada Sultan Sulaiman Sjariful Alamsjah di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (9/11). Selain itu lanjut Thalaa, perlu juga dipertimbangkan untuk menjadikan namanya sebagai nama Bandara Kulananamu yang saat ini sedang dibangun. Sebab lokasi perjuangannya selama zaman Belanda ada di Araskabu yaitu lokasi bandara tersebut dibangun. Karena itu besar harapan

dosen Sastra Universitas Sumatera Utara (USU) itu agar pengalaman hidup Sultan Sulaiman Sjariful Alamsjah dapat dibukukan dan menjadi bahan pelajaran bagi masyarakat Sumut. Dari penelusuran sejarah yang dilakukan Tengku Lukman Sinar, Sultan Serdang Sulaiman Sjariful Alamsjah adalah Raja Serdang V. Dalam masa kekuasaannya sejak tahun 1865 hingga 1946, Sultan Serdang Tuanku Sulaiman Syariful Alamsyah selalu berupaya melawan Belanda yang menjajah tanah air. Sultan Serdang Tuanku Sulaiman Syariful Alamsyah juga berani menolak undangan Ratu Belanda Wilhelmina karena ingin menjaga nasionalisme rakyatnya. Melalui nilai perjuangan dan nasionalisme tersebut, Pemkab Deli Serdang dan Pemkab Serdang Bedagai ikut memberikan rekomendasi agar Sultan Serdang Tuanku Sulaiman Syariful Alamsyah mendapatkan penghargaan dari pemerintah.

Salah satu karya monumental Sultan Serdang Tuanku Sulaiman Syariful Alamsyah adalah irigasi Sungai Ular yang masih dapat digunakan hingga saat ini. yang semasa hidupnya (1875-1946) telah berjuang melawan penajahan Belanda. Bahkan menolak undangan Ratu Wilhelmina dari Belanda sebagai wujud penolakannya. Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho menyampaikan, masyarakat saat ini merindukan kehadiran pahlawan-pahlawan di bidangnya masing-masing. Pahlawan yang mampu berprestasi melampaui batas kapasitas dan keterbatasan yang ada. Menurut Gatot, seringkali jejak kepahlawanan baru muncul jauh setelah perjuangannya. Itu yang terjadi pada Sultan Sedang Tuanku Sulaiman Sjariful Alamsjah, yang sudah berjuang sejak 1875-1946. Karena itu diharapkannya, informasi kiprah perjuangan pahlawan Sumut dapat lebih dikembangkan.(HAM/WAN/RIL)

Alami Kelumpuhan Otak Besar, Dimas Prawira Sulit Normal .........(Dari Halaman 1) Dimas. Setelah dilakukannya observasi, Dimas akan menjalani serangkaian pengobatan. Meningkatkan berat badan tubuh Dimas pun menjadi langkah awal proses perawatan dan penyembuhannya. Selain kelainan Cerebral Palcy Statis yang diidapnya tersebut, kata Sugiani, tidak saja berdampak pada otaknya, tetapi juga berdampak pada tubuh Dimas. Akibatnya, tubuh Dimas mengalami kekakuan dan pertumbuhan yang tidak normal seperti anak-anak lain. Derita yang dialami sulung dari tiga bersaudara ini, juga mengakibatkan Dimas kurang

makan yang menyebabkannya mengalami gizi buruk. Bahkan kemungkinan pendengarannya juga mengalami gangguan, namun untuk memastikannya akan dilakukan pemeriksaan di bagian THT. Menurut Sugiani, putra pasangan Suwandi dan Rosmawati Siregar, yang menyewa rumah di Jalan Gaperta Ujung Gang Partiwitayasa Nomor 18 C, Medan, untuk normal seperti anak-anak lainnya, sulit terwujud. “Cacat permanen itu tidak bisa disembuhkan begitu juga dengan kepalanya. Tapi, tidak ada terjadi infeksi yang dialami Dimas,” ujarnya. Menurut Sugiani, kasus seperti yang dialami bocah malang ini bukan hal baru.

Namun, untuk perbandingan setiap kelahiran dari setiap anak tidak dapat dipastikannya. Pengobatan Untuk diketahui, secara medis Celebral Palcy dibagi menjadi 4 kelompok. Pertama tipe Spastik (50% dari semua kasus CP), otot-otot menjadi kaku dan lemah. Kekakuan yang terjadi pada kedua lengan dan kedua tungkai atau pada lengan dan tungkai pada satu sisi tubuh. Kedua, tipe Diskinetik (Koreoatetoid, 20% dari semua kasus CP) dimana otot lengan, tungkai dan badan secara spontan bergerak perlahan, menggeliat dan tak terkendali. Tetapi bisa juga timbul gerakan yang kasar dan mengejang. Luapan emosi

menyebabkan keadaan semakin memburuk, gerakan akan menghilang jika anak tidur. Ketiga, tipe Ataksik, (10% dari semua kasus CP), terdiri dari tremor, langkah yang goyah dengan kedua tungkai terpisah jauh, gangguan koordinasi dan gerakan abnormal. Keempat, tipe Campuran (20% dari semua kasus CP), merupakan gabungan dari 2 jenis diatas, yang sering ditemukan adalah gabungan dari tipe spastik dan koreoatetoid. Penyakit Celebral Palcy ini tidak dapat disembuhkan dan merupakan kelainan yang berlangsung seumur hidup. Tetapi banyak hal yang dapat dilakukan agar anak bisa hidup

semandiri mungkin. Pengobatan yang dilakukan biasanya tergantung kepada gejala. Jika tidak terdapat gangguan fisik dan kecerdasan yang berat, banyak anak dengan CP yang tumbuh secara normal dan masuk ke sekolah biasa. Anak lainnya memerlukan terapi fisik yang luas, pendidikan khusus dan selalu memerlukan bantuan dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari. Pada beberapa kasus, untuk membebaskan kontraktur persendian yang semakin memburuk akibat kekakuan otot, mungkin perlu dilakukan pembedahan. Pembedahan juga perlu dilakukan untuk memasang selang makanan dan untuk mengendalikan refluks gastroesofageal.(YN)

HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Kamis, 10 November 2011 | No: 2027/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Keterangan Saksi Sidang Dewi Perssik tak Sesuai BAP

SHAKIRA TERIMA BINTANG

Hollywood Walk of Fame

PENYANYI Shakira menjadi artis Kolombia pertama yang menerima bintang di Hollywood Walk of Fame, Selasa (8/11) dan bergabung bersama bintang Latin Ricky Martin serta Christina Aguilera di jalan yang terkenal itu. "Aku ingin mendedikasikan ini buat masyarakat Latin di AS, masyarakat yang tanpa kenal henti bekerja dan bermimpi dan bermimpi dan bekerja setiap hari untuk membuat negeri ini jadi lebih baik," kata penyanyi itu kepada penggemarnya yang berkumpul di trotoar terkenal Bollywood Blvd untuk menyaksikan bintang penyanyi tersebut. Shakira (34) naik daun di Amerika Latin pada 1990-an dengan albumnya Pies Descalzos dan singel seperti Donde Estas Corazon dan Estoy Aqui. Album resmi keduanya, Donde Estan Los Ladrones? meraih ketenaran internasional dengan

singel seperti No Creo dan lagi yang diilhami dunia Arab Ojos Asi. Penyanyi Latin itu kemudian memproduksi album berbahasa Inggris, Laundry Service. Ia mengikuti jejak artis dwibahasa seperti Enrique Iglesias dan Ricky Martin --yang juga membuat rekaman dalam bahasa Spanyol dan Inggris. Singelnya Whenever, Wherever menempati puncak tangga lagu di banyak negara Eropa dan singel versi Inggrisnya meraih penghargaan Latin Grammy. "Ketika aku berusia tujuh tahun, aku datang ke Los Angeles untuk pertama kali dan aku melewati Walk of Fame

bersama ibuku," kata Shakira mengenang. "Aku ingat ibuku memberitahu aku, `Shaki, suatu hari kamu akan menaruh namamu di tempat ini`." Penyanyi itu telah meraih dua Grammy dan dinominasikan untuk berkolaborasi dengan Beyonce dalam singel Beautiful Liar dan dengan Wyclef Jean di Hips Don`t Lie. Album terakhir Shakira Sale el Sol dinominasikan untuk Latin Grammy Awards 2011 mendatang di Las Vegas pada 10 November.(NET)

TEMPAT BELANJA

TERFAVORIT

DI DUNIA

BERLIBUR memang identik dengan belanja apalagi jika sedang berada di luar negeri, hasrat belanja tentunya selalu menghantui para 'penggila' belanja. Nah, bagi Anda yang benar-benar suka liburan dengan tujuan lokasi belanja, berikut beberapa tempat yang bisa menjadi referensi menarik untuk menghabiskan waktu Anda. Soho, New York, AS SoHo (South dan Houston) merupakan pusat perbelanjaan yang terkenal di penjuru dunia. Butik-butik ataupun para desainer ternama melimpah di tempat ini. Semua barang yang dijual di kawasannya sudah terseleksi terlebih dahulu, sehingga kualitasnya terjamin. Sedikit kemungkinan memperoleh barang di bawah standar harga. Paris Paris merupakan jantung kehidupan fashion di Prancis, baik bagi para desainer atau pecinta belanja. Di sini Anda bisa menjumpai brand seperti Versace, Hermes, Yves Saint Laurent, dan masih banyak lagi. Jangan lupa mampir ke Collette, sebuah rumah mode dengan koleksi barang-barang berkualitas. Di sepanjang Jalan bisa pula dijumpai butik Guy Loroche, Nina Ricci, dan Givency. Causeway Bay, Hong Kong Hong Kong menjadi negara Asia untuk tujuan berbelanja. Bermacam merek terkenal bisa diperoleh dengan harga lebih murah dibanding harga

pasaran. Saat mengunjungi Causeway Bay mampir ke ultramodern Times Square, The Japanese Departement store serta butik-butik fesyen yang tersebar di sana. Jangan lupa mengunjungi Lee Garden yang bisa dijadikan sebagai tempat belanja alternatif untuk memperoleh merek fesyen stuff. Shanghai, China Sederetan tempat belanja banyak dijumpai dikawasannya. Tempat yang utama adalah Xintiandi, yang disebutkan sebagai tempat paling diminati di seluruh Shanghai. Ada pula Dongjiadu, yaitu pasar tekstil Shanghai. Kunjungi pula Nanjing Road East, Giorgio Armani store dan Three Boutique berada. Rodeo Drives, The Golden Triangle, Los Angeles, AS Kawasan Golden Triangle

dikenal sebagai surga bagi para pecinta belanja. Brand ternama seperti Chanel, Gucci, Bally, D&G dan lainnya dijamin bisa menggoda Anda. Para selebritas dunia menjadikan kawasan sepanjang tiga blok Berverly Hills ini sebagai tujuan utama untuk berbelanja. Bahkan film Pretty Women pernah mengambil adegan di salah satu tempat di Rodeo Drives. Stroget, Denmark Stroget merupakan kawasan perbelanjaan terpanjang di Denmark. Pemandangan seperti Prada, Max Mara, Mullberry, Chanel dan lainnya akan menemani Anda saat berbelanja. Sebuah kawasan bernama Norrebro menjadi tempat yang wajib dikunjungi karena Anda bisa menjumpai butik-butik desainer sampai second hand market.(NET)

Vidi Aldiano Bolos Kuliah PENYANYI Vidi Aldiano dipercaya tampil di acara resepsi pernikahan putra kedua Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono. Dia pun harus melakukan persiapan khusus sampai bolos kuliah demi penampilan terbaiknya dalam pernikahan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dan Siti Ruby Aliya (Aliya). “Persiapannya gue akan izin tidak kuliah, karena itu hari Kamis acaranya. Satu hari nggak apa-apa lah bolos kuliah dengan mengorbankan suatu even yang menurut gue ini even yang nggak bisa diulang. Gue nggak akan melewati kesempatan ini. Gue juga sudah persiapkan baju juga dan lagunya,” ujar Vidi Aldiano saat ditemui di Central Park, Jakarta Barat, Selasa (8/11). Akad nikah rencananya dilaksanakan pada 24 November di Istana Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Sedangkan, resepsi digelar di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan pada 26 November 2011. Dalam acaranya nanti, Vidi akan mengenakan pakaian formal karena banyaknya tamu-tamu kenegaraan. “Karena ini acaranya pagi-pagi, gue maunya formal tapi tetap bernuansa Indonesia. Jadi gue bikin jas tapi motif batik,” ujarnya. Lalu, bagaimana dukungan orangtua dalam hal ini? “Dukungan banget lah orang tua. Bokap malah nanti ikut nemenin gue,” pungkasnya.(NET)

SIDANG kasus penganiayaan dengan terdakwa artis dangdut Dewi Perssik kembali digelar. Sidang mengagendakan keterangan saksi, di mana hadir memberikan kesaksian make up artis Julia Perez, Aditya. Dalam persidangan itu, Aditya memberikan kesaksian kalau terdakwa Dewi Perssik mengancam akan membunuh Julia Perez saat mereka terlibat perkelahian. Depe pun tidak membantah, hanya meluruskan kalimat Aditya saat itu. "Saya nggak kenal sama saksi yang pertama. Dalam pernyataan dia terkait saya akan membunuh Julia Perez usai perkelahian adalah salah. Saya nggak bilang, saya akan membunuh Julia Perez kalau tidak melihat keluarga dia, yang benar, saya bilang, saya akan membunuh Julia Perez kalau saya tidak melihat keluarga saya," ungkap Dewi Perssik dalam sidangnya di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (9/11). Sementara itu, saat ditemui usai sidang, Dewi Perssik menilai keterangan saksi tidak memberatkan, bahkan saksi Aditya dianggap melakukan kebohongan, karena tidak sesuai dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Hakim tadi sempat bingung, dan pengacara Depe pun mencecar dengan banyak pertanyaan. "Buat saya meringankan, walaupun mungkin saksi pertama bohong. Itu kan jadi jelas ya, dengan bukti-bukti BAP dan perkataan di pengadilan tidak sesuai. Makanya, jadi santapan lawyer saya. Hakim memberikan persepsi, itu memberikan kemudahan buat saya," tegasnya.

"Dari awal sampai saat ini walau nggak tahu hukum, alhamdulillah ini peluang buat saya. Tapi kan tetap keputusan ada di tangan majelis hakim. Dan menurut saya yang lebih tahu lawyer saya. Selama ini alhamdulillah saya harapkan semua baik-baik aja. Mudah-mudahan cepat selesai," sambungnya. Dua saksi yang hadir menurut Depe tidak banyak memberikan pengaruh besar pada keputusan hakim, karena saksi pertama juga mengaku tidak tahu secara langsung dengan kejadian itu. "Intinya saksi pertama dan Julia Perez itu adalah bohong. Dia memberikan keterangan yang tidak sesuai dengan fakta. Dalam BAP dan keterangan persidangan tidak sesuai, hakim bingung. Penilaian kami, jelas saksi memihak Julia Perez. Ini faktor dipaksakan, semua skenario, dari awal proses persidangan Depe sebagai korban, itu adalah direkayasa," pengacara Pengacara Dewi Perssik, Yanuar Bagus Sasmito.(NET)

Olla Ramlan Sudah Dekat dengan Calon Mertua HUBUNGAN antara artis presenter Olla Ramlan dengan pengusaha Muhammad Aufar Hutapea semakin serius, meski mereka belum bisa mengatakan kapan akan meresmikan pernikahan. Keduanya mengaku butuh waktu untuk untuk penyesuaian sebelum sepakat berumah tangga. Banyak hal yang masih harus dikondisikan. "Saat ini aku jalanin saja, saya juga sama orang tua Aufar sudah baik, walau belum ada pertemuan keluarga," ungkap Olla Ramlan saat ditemui usai acara Dahsyat di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (9/11). "Saya kan bisa dibilang berhubungan dengan orang yang belum pernah berumah tangga, sedangkan saya sudah pernah berumah tangga. Jadi tidak hanya bisa mencintai saya, tapi juga anak saya. Saya kan pernah gagal, dia juga nggak pingin tergesah-gesa," sambungnya. Kegagalan rumah tangganya dengan Alex Tian, tidak membuat Olla trauma, namun harus berhati-hati dalam mengambil keputusan. Karena jangan sampai seorang Olla Ramlan terjatuh dua kali dalam lubang yang sama. "Trauma sih nggak tapi lebih berhati-

hati saja. Terbuka, tapi ekstra careful saja, kalau orang pernah jatuh nggak mungkin nggak berhati-hati," tegasnya. Aufar dinilai oleh Olla sebagai pria yang bisa menerima dirinya apa adanya. Dia bisa menerima segala kekurangan yang dimilikinya, kelebihan dan kekurangan sebagai sesuatu yang wajar dan saling melengkapi. "Kalau nggak klop ya nggak mungkin saya berhubungan, dia santun sholeh mencintai saya, memerhatikan saya," tegasnya. (NET)


Harian Andalas 10 November 2011