Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Kamis, 30 Juni 2011 | No: 1921/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Oktober, Penerimaan CPNS Medan-andalas Diperkirakan Oktober, Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) menerima Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 316 orang untuk mengisi formasi 2011.

Bagi masyarakat Sumut yang berminat mengikutinya diimbau supaya mempersiapkan diri baik dari segi persiapan administrasi, materi yang diujikan dan sebagainya seperti tahuntahun sebelumnya. Hal itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut Drs Suherman melalui Kepala Bidang Pembinaan Dr Kaiman Turnip kepada wartawan di

ruang kerjanya, Selasa (28/6). Menurut Kaiman Turnip, formasi penerimaan 316 CPNS tersebut sudah disampaikan ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara (Kemenpan) untuk dipertimbangkan. Jumlah tersebut diajukan sesuai dengan kebutuhan Pemprovsu. Ditegaskan, penerimaan CPNS ini

terdiri dari berbagai disiplin ilmu, yang serendah-rendahnya program D-III dan Strata I (Sarjana), sedangkan formasi untuk SLTA sederajat tahun ini sama sekali ditiadakan. Kaiman menegaskan, penerimaan CPNS tahun ini didominasi jurusan Ekonomi Akuntansi dan Tenaga Medis (Kesehatan). Karena lowongan kedua jurusan ini masih terbuka Bersambung ke Hal. 15

andalas/hs poetra

PERTEMUAN–Anggota DPD RI Parlindungan Purba melakukan pertemuan dengan pihak Manajemen PT ALS, Organda, dan Jasa Raharja di Kantor ALS Jalan Si Singamangaraja, Medan, Rabu (29/6). Dalam pertemuan ini Parlindungan Purba berjanji akan membawa musibah kecelakaan Bus ALS di Aek Latong yang menewaskan 19 jiwa ke Pemerintah Pusat dan meminta pemerintah segera memperbaiki Jalan Lintas Sumatera tersebut.

Korban Kecelakaan ALS Bisa Gugat Pemerintah Medan-andalas Kecelakaan yang menewaskan 19 orang penumpang Bus Antar Listas Sumatera (ALS) di Desa Aek Latong, Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, bukan hanya akibat kelalaian sopir, tetapi juga terjadi karena kelalaian pemerintah yang terkesan membiarkan kondisi jalan di daerah tersebut rusak selama puluhan tahun. "Keluarga korban kecelakaan bus tersebut bisa menuntut pemerintah dengan melalui gugatan class action di pengadilan. Ini sangat perlu dilakukan agar pemerintah memberikan perhatian atas

andalas/hs poetra

MASUK SMP–Sejumlah calon siswa melihat pengumuman kelulusan di halaman SMP Negeri 1 Medan, Jalan Bunga Asoka, Medan, Sumatera Utara, Senin (27/6). Dari sekitar

jalan yang rusak tersebut," ujar Dekan Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Farid Wadji di Medan, Selasa (28/6). Menurutnya, pemerintah seharusnya sudah mengantisipasi kemungkinan terburuk kondisi jalan umum. Sekalipun jalan tersebut tanjakan, antisipasi untuk menghindari kecelakaan dari awal seharusnya dilakukan. Misalnya, membuat jeruji besi di pinggiran jalan untuk menghindari kendaraan agar tidak masuk jurang jika mundur dari Bersambung ke Hal. 15

ANEH tapi NYATA

1.000 lebih siswa peserta seleksi yang mendaftar hanya 225 orang siswa lulus masuk di sekolah lanjutan tingkat pertama dengan sistem Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional itu.

Hasil SNMPTN Diumumkan

Umar-Irham Selangkah Lagi Pimpin ”Kota Lemang”

Pasangan nomor urut 1 Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM dan H Irham Taufik SH MAP.

• Unimed dan USU Terima 6.178 Mahasiswa Baru Medan-andalas Universitas Negeri Medan (Unimed) dan Universitas Sumatera Utara (USU) menerima sebanyak 6.178 mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri

Tebing Tinggi-andalas Jika tak ada aral melintang, pasangan Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM dan H Irham Taufik SH MAP tinggal selangkah lagi melenggang ke kursi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tebing Tinggi periode 2011-2016. Pasangan nomor urut satu itu

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Tim Ekspedisi TNI-Pemprovsu Jelajah TNGL

Temukan Sejumlah Lokasi Pembalakan Liar Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) ternyata belum bersih dari aktivitas pembalakan liar (illegal logging). Sejumlah lokasi pembalakan liar masih ditemukan di kawasan hutan yang sangat dilindungi dunia itu.

ditemukan setelah tim ekspedisi berjalan menyusuri hutan selama 1-2 jam dari pinggir areal kebun Kwala Sawit, Kecamatan Batang Serangan. Tim beranggotakan Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho, personil TNIAD dari Korps Kopassus di bawah pimpinan Mayor Suwondo, sejumlah pejabat instansi terkait, dan sejumlah wartawan, menemukan sejumlah pondok dalam radius 500 meter persegi yang diduga sebagai sawmill (tempat penggergajian kayu bulat menjadi kayu olahan). Di sejumlah pondok yang digerebek tim, didapati kepingan papan dan kayu ukuran 2 x 4

KAYU ILEGAL–Plt Gubsu (baret merah) dan sejumlah pimpinan SKPD Pemprov Sumut bersama anggota TNI-AD dari Korps Kopasus, diabadikan dengan barang bukti kayu olahan di salah satu titik lokasi pembalakan liar di koridor TNGL, Minggu (26/6).

TIM Ekspedisi TNI-Pemprov Sumut Jelazah TNGL Nasional, pada Minggu (26/6) sore menemukan sejumlah lokasi pembalakan liar di kawasan hutan yang masuk wilayah Kecamatan Batang Serangan, Kabupaten Langkat itu. LOKASI pembalakan liar tersebut

Bersambung ke Hal. 15 andalas/istimewa

Kota Misterius Muncul di Atas Sungai China SEBUAH kota yang dipenuhi dengan gedung pencakar langit, gunung, dan pepohonan tiba-tiba terlihat di atas Sungai Xin’an. Penampakan menakjubkan tersebut muncul di kaki langit China pada senja di awal bulan Juni ini. Tentu saja, fenomena tersebut mengundang tanda tanya besar bagi penduduk setempat yang menyaksikan hal itu. Menanggapi hal tersebut, sejumlah ahli berpendapat bahwa fenomena tersebut tidak nyata dan kemungkinan besar adalah fatamorgana raksasa terbesar yang pernah muncul di tengah Sungai

China Timur. Fatamorgana bisa muncul ketika kelembaban udara lebih hangat daripada suhu air di bawahnya. Namun banyak juga teori dan spekulasi lain. Penduduk setempat di Kota Huanshan meyakini bahwa fenomena tersebut merupakan pusat peradaban yang telah lama hilang. Sebelum kota misterius itu muncul, memang wilayah tersebut telah diguyur hujan lebat dan mendukung untuk munculnya fatamorgana. “Sungguh menakjubkan. Itu seperti pemandangan di Bersambung ke Hal. 15


Kamis 30 Juni 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

Dinkes Targetkan 40 Rumah Sakit Terakreditasi

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Indonesia Mampu Kelola Inalum ANGGOTA DPRD Sumatera Utara Hj Meilizar Latif mengaku, optimistis Indonesia sanggup mengelola PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) tanpa keterlibatan pihak asing. "Indonesia pasti sanggup. Karenanya pengelolaan Inalum pasca-2013 jangan sampai jatuh lagi ke tangan asing," ujarnya, kemarin. Menurut anggota Komisi C Bidang Keuangan DPRD Sumut yang terkenal vokal ini, Indonesia memiliki sumber daya manusia (SDM) yang mencukupi untuk melanjutkan pengelolaan perusahaan peleburan aluminium itu. Apalagi, menurut politisi Partai Demokrat ini, dewasa ini hampir seluruh tenaga kerja di perusahaan patungan Indonesia dengan konsorsium investor asal Jepang itu adalah putra-putri Indonesia sendiri. Saat ini tercatat sebanyak 2.006 karyawan PT Ianlum merupakan putra-putri terbaik Indonesia. "Kini sebagian besar operasional Inalum ditangani putra-putri Indonesia. Dari 270 tenaga kerja asal Jepang yang didatangkan sejak awal operasional, kini hanya tinggal dua orang saja dan itu pun berada di posisi top manajemen," katanya. Apa yang dikemukakan Meilizar itu cukup beralasan. Bahwa, dengan potensi keuntungan yang akan diperoleh dari Inalum, sudah sepatutnya pengelolaannya tidak lagi diberikan ke pihak asing. Kualitas SDM bangsa kita sangat layak memenej perusahaan tersebut. Pengambilalihan operasional operasional PT Inalum oleh Pemerintah Indonesia, dirasakan semakin mendesak dan menemukan pembenaran. Sebab, selama ini bisa disebut, hampir tidak ada konstribusi Inalum untuk daerah (Asahan dan Sumatera Utara). Terbukti masyarakat setempat kerapkali mengeluhkan seputar tidak adanya kontribusi riil Inalum bagi mereka. Sangat mengenaskan memang, mengetahui Inalum hampir tidak ada konstribusinya. Padahal operasional pembangkit listrik perusahaan itu misalnya, menggunakan air Danau Toba yang merupakan aset Sumut. Bahkan, ditemukan kondisi yang menyedihkan, karena puluhan keluarga di lokasi pembangkit listrik PT Inalum, masih ada yang belum menikmati listrik. Fenomena ini bisa disebut, bak ayam mati di lumbung padi. Karena itu, sangat rasional jika kita berharap Pemerintah Pusat dan Pemprov Sumut tidak kembali memperpanjang kontrak kerjasama dengan PT Inalum, pasca 2013. Tidak sepatutnya bangsa kita, seperti keledai yang masuk ke lubang hingga dua kali. Indonesia diyakini akan mampu mengelola PT Inalum tersebut. Dan akan lebih pas lagi, jika Pemerintah Pusat menyerahkan operasionalnya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah supervisi langsung Pemerintah Pusat. Dengan begitu, kita berharap akan semakin banyak manfaat diperoleh Sumut dari operasional Inalum tersebut.(**)

2

andalas/hs poetra

KUBANGAN – Sejumlah kendaraan berusaha menghindari jalan rusak yang tergenang air di Kawasan Jalan Bunga Asoka, Medan, Sumatera Utara, Senin (27/6). Kondisi jalan yang rusak dan berlubang tersebut sangat meresahkan para pengguna jalan yang kerap melintas di kawasan itu.

Dituding Korupsi, Kadisporasu Tantang LSM Bantah Lahan Gedung KNPI Sudah Tersedia Medan-andalas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Sumut Drs Ristanto kecewa terhadap sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di daerah ini yang menuding dirinya melakukan korupsi dana APBD Pemprovsu 2011 terkait pembangunan Gedung Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) tanpa bukti otentik menurut hukum. kekecewaan itu disampaikan Ristanto saat bertemu dengan wartawan di kantor Gubermur Sumut, kemarin. Ristanto dengan tegas menantang sejumlah LSM yang menudingnya melakukan penyimpangan hukum untuk membuktikan penyimpangan atau penyalah-gunaan jabatan terkait pengadaan lahan dan pembangunan gedung KNPI tersebut. Menurut Ristanto, tudingan para pihak pengunjukrasa itu sama sekali tidak mendasar, tetapi justeru mengada-ada, fitnah dan pembunuhan kharakter. Berat dugaan ada konspirasi politik untuk menjatuhkan atau menggulingkan dirinya dari jabatannya sebagai Kadispora Sumut. ‘’Sikap seperti ini benar-benar tidak manusiawi. Jika saya melakukan penyimpangan dalam pembangunan

gedung KNPI tersebut, silahkan buktikan. Jangan asal main tuding saja tanpa data dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum,� ujar Ristanto dengan kesal. Ditegaskan Ristianti, tuduhan miring tanpa bukti otentik, adalah fitnah. Apalagi kelompok LSM tersebut sampai-sampai mendesak Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho didesak untuk mencopot saya dari jabatan Kadispora. Sikap seperti ini, sambung Ristianti merupakan sikap tercela, arogan, dan emosional. Bantah Lahan Ada Disebutkan, para kelompok LSM yang melancarkan aksi unjuk rasa terkesan mengada-ada dan tidak mendasar. Karena mereka menyebutkan bahwa lahan pembangunan gedung KNPI di Jalan Sisingamagaraja Medan sudah ada. ‘’Padahal, lahan itu sampai saat

ini belum ada. Itu tidak benar. Hingga saat ini lahan pembangunan gedung KNPI itu sama sekali belum ada. Karena itulah Dispora Sumut belum melaksanakan proyek pembangunan,� ujar Ristanto. Bagaimana Dispora melakukan pembangunan, sambung Ristianto sedangkan lahannya belum ada. Memang awalnya Dispora Sumut sudah mengajukan permohonan lokasi kepada Gubsu di Jalan SM Raja namun lokasinya tidak memungkinkan mengingat lokasi sempit. Ristanto mengakui dana pembangunan Gedung KNPI itu dianggarkan Rp 10 miliar bersumber dari APBD Sumut 2011. Namun dana tersebut belum digunakan. “Saya siap diperiksa instansi hukum baik BPK, Inspektorat Provsu, Kejaksaan maupun kepolisian tentang penggunaan anggaran APBD yang dikelola Dispora,� tegas Ristanto. Ketika ditanya sikapnya soal didesak dicopot Plt Gubsu, Ristanto mengatakan, semuanya diserahkan pada Plt Gubsu sajalah. “Yang jelas, saya tidak ada korupsi. Lahan gedung KNPI belum ada. Dan saya berupaya bekerja sebaik dan semaksimal mungkin untuk orang banyak khususnya pemuda di daerah ini,� kata Ristanto. (WAN)

Medan-andalas Dinas Kesehatan Propinsi Sumatera Utara (Propsu) menargetkan rumah sakit yang terakreditasi tahun 2011, mencapai 40 rumah sakit atau 25 persen dari 190 rumah sakit yang tersebar di Sumatera Utara. Namun sampai posisi Juni, rumah sakit yang terakreditasi baru mencapai 24 rumah sakit. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Propsu, dr Candra Syafei SpOG melalui Kepala Bidang dan Kepala Seksi Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Provinsi Sumut, Agustama, kemarin. Menurutnya, pencapaian target 25 % tersebut akan menimbulkan masalah. Namun, dirinya yakin bahwa pencapaian tersebut akan tercapai hingga akhir tahun 2011 mendatang. "Ini lah masalahnya. Kita sudah latih dan mengundang rumah sakit swasta dan kita mengharapkan sepuluh rumah sakit sudah terakreditasi akhir tahun ini," katanya. Dijelaskannya, untuk menuju akreditasi tersebut penilaiannya dilakukan oleh pusat penilaian akreditasi rumah sakit. Baik penilaian 5 pelayanan, 12 pelayanan dan 16 pelayanan. "Lima pelayanan itu yakni, Instalasi Gawat Darurat (IGD), keperawatan, rekam medis, pelayanan medis dan administrasi pelayanan dan seluruh yang ada hubungan dengan pelayanan pun dinilai," ujarnya.

Sedangkan bagi rumah sakit yang kelas C, sambung Agustama, wajib untuk lima pelayanan dan untuk kelas B, 12 pelayanan dan kelas A wajib 16 pelayanan. Sementara rumah sakit yang telah terakreditasi di Sumut yakni, Medan yakni RSUP Adam Malik, Martha Friska, Imelda, Sari Mutiara (5 ke 12 pelayanan), Elisabet (12 pelayanan), Herna (5 pelayanan) dan Tembakau Deli (lima pelayanan). Kemudian di Pematang Siantar, RS Jasamen Saragih, RSU Deliserdang dan RSU Tebing Tinggi (12 pelayanan), Tanjung Balai (lima pelayanan). "Rumah sakit wajib dan harus terakreditasi tapi bertahap. Namun kita tidak bisa memaksakan, karena dalam undangundang hanya menyatakan wajib dan tidak ada sanksi hukum pidananya," ungkapnya. Disebutkannya, Dinas Kesehatan Propsu sejauh ini terus memfasilitasi dan terus menghimbau. "Kita tetap mengundang dan mengadakan pertemuan untuk rumah sakit yang belum terakreditasi. Saat ini Dinas Kesehatan Propsu sudah menjajaki swasta untuk mencapai target pencapaian rumah sakit agar terakreditasi," katanya seraya menambahkan jika jika tidak tercapai tahun 2011 ini, Dinas Kesehatan Provsu akan memacu di tahun 2012 yang menargetkan 30 % rumah sakit akan terakreditasi. (YN)

Dinkesos Tingkatkan Pembinaan Pekerja Seks Medan-andalas Dinas Kesejahteraan Sosial Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terus berupaya untuk melakukan pembinaan dengan sistem panti maupun non panti terhadap para pekerja seks komersial. Hal itu dilakukan terkait dengan temuan sekitar 724 penderita positif HIV/AIDS atau 12 persen dari 12.532 PSK di Sumatera Utara berdasarkan hasil survey biologi (cero survey) yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Sumut. “Data itu belum ada dengan kita. Kita tidak mengenal PSK langsung ataupun tidak langsung. Kita hanya mengenal wanita tuna susila (WTS),� kata Kadis Kesejahteraan Sosial Sumut, Robetson, kemarin. Sedangkan terhadap persoalan penyakit HIV/AIDS yang diderita wanita pekerja seks, sambung Robetson, merupakan tugas dari Dinas Kesehatan. Pihaknya hanya melakukan pembinaan mental dan pemberian keterampilan kepada WPS tersebut. “Sistem panti kita lakukan di Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pelayanan Sosial WTS dan Tuna Laras di Brastagi. Daya tampung di UPT ini sangat terbatas yakni hanya berkapasitas 80 orang saja,�ujarnya. Sementara untuk yang non panti, sambung Robetson, pelayanan sosial itu dilakukan ditengah-tengah masyarakat. “Selain itu, tugas kita bersifat preventif. Penyuluhan kepada masyarakat agar masyarakat yang rentan akan hal ini mendapat

informasi yang jelas akan bahaya penyakit ini,� katanya. Menurutnya, Pemprov hanya berperan memback-up 33 Kabupaten/Kota di Sumut. Berapa persentase WPS yang menunjukkan perbaikan setelah menjalani pembinaan mental, pemberian keterampilan selama di panti dan dikembalikan kepada lingkungan tempat tinggalnya, Robetson tidak dapat menyebutkan persentase perubahan prilaku selama di lingkungan. “Inilah yang menjadi kendala kita dikarenakan ketiadaan dana pembinaan lanjut terhadap eks warga binaan,� ungkapnya. Menurut Robetson, ketika WPS dikembalikan kepada keluarga ataupun perusahaan, pihaknya dapat melanjutkan pembinaan apabila WPS atau eks warga binaan masih belum menunjukkan perkembangan yang signifikan. “Jaraknya ke tempat eks warga binaan jauh, tidak hanya di Medan saja, akan tetapi ada juga di Sergei dan Kabupaten/Kota lainnya. Ini tentunya membutuhkan dana untuk berangkat ke tempat tujuan. Apabila belum menunjukkan perubahan signifikan, kita akan melanjutkan kembali pembinaan mental sampai dirinya benar-benar sadar. Pembinaan mental terhadap seseorang, ini tidak mudah,� ujarnya. Sebelumnya, Project Officer Global Fund, Andi Ilham Lubis mengatakan, dalam cero survey yang dilakukan pihaknya, ditemukan 20 persen PSK atau WPS mengalami luka di kemaluannya atau sifilis. (YN)

Dirlantas Poldasu Kombes Pol Bambang Sukamto

Diklat Mengemudi Tidak Layani Pembuatan SIM Medan-andalas Direktur Lalu Lintas Kepolisian Daerah Sumatera Utara Kombes Pol Bambang Sukamto mengatakan, sebuah lembaga pendidikan dan latihan mengemudi tidak memiliki hak atau wewenang melayani pembuatan surat izin mengemudi (SIM). Sekolah atau lembaga pendidikan dan latihan (diklat) mengemudi tidak berwenang melayani pembuatan SIM, tegasnya ketika menjawab pertanyaan Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumut, Selasa (28/6). Ia menyampaikan itu menyusul adanya tudingan bahwa Kepolisian setempat memberikan hak istimewa kepada sekolah atau diklat mengemudi tertentu untuk melayani pembuatan SIM. "Tudingan itu tidak benar. Tidak ada sekolah atau diklat mengemudi yang boleh

raan bermotor umum wajib melayani pembuatan SIM," mengikuti diklat metegas Bambang Sukamto ngemudi angkutan umum. pada rapat dengar pendapat "Diklat mengemudi itu yang dipimpin Wakil Ketua sendiri harus diselenggaKomisi C DPRD Sumut rakan oleh lembaga yang Mustofawiyah Sitompul itu. mendapat izin dan terakreNamun demikian, menuditasi. Peranan Polri dalam rut Bambang, keberadaan hal ini hanya menentukan sekolah atau diklat mengenorma, etika, standar, krimudi itu sendiri merupakan teria dan prosedurnya saja," amanat dari Undang-Unjelasnya. dang (UU) Nomor 22 TaTerkait keberadaan dikhun 2009 tentang Lalu lat mengemudi Medan SaLintas dan Angkutan Jalan. fety Driving Center Pada Pasal 77 UU 22/ Bambang Sukamto (MSDC) yang sempat diri2009 itu disebutkan, untuk mendapatkan SIM kendaraan bermotor butkan, menurut Bambang Sukamto, Direkpribadi seseorang harus memiliki kom- torat Lalu Lintas Polda Sumut hanya petensi melalui diklat atau belajar sendiri, mengemban fungsi supervisi dan pemberian sementara untuk mendapatkan SIM kenda- akreditasi berkaitan dengan norma, etika, standar, kriteria dan prosedur. "Kepada sekolah-sekolah atau diklat mengemudi termasuk MSDC bahkan sudah kita perintahkan agar memasang tulisan ‘Tidak Melayani Pembuatan SIM’ di tempat masing-masing," ujarnya. Tentang pentingnya sekolah atau diklat mengemudi, ia menunjuk peningkatan jumlah kasus kecelakaan lalu lintas di daerah itu dari

tahun ke tahun. Pada 2009 di Sumut terjadi sebanyak 3.137 kasus kecelakaan lalu lintas dan meningkat menjadi 3.634 kasus atau naik 14,6 persen pada 2010, sementara jumlah korbannya juga mengalami peningkatan. Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas pada 2009 tercatat sebanyak 1.571 orang dan pada 2010 naik 5,7 persen menjadi 1.661 korban. Demikian juga dengan jumlah korban luka berat yang naik dari 2.050 korban pada 2009 menjadi 2.651 korban pada 2010 atau meningkat 29,3 persen, sedangkan korban luka ringan naik dari 2.485 menjadi 2.848 korban atau meningkat 14,6 persen. "Dari sisi usia, lebih 88 persen korban kecelakaan lalu lintas berada dalam usia produktif antara 17 hingga 50 tahun dan itu tentu sangat mengkhawatirkan. Karenanya UU mengatur perlunya sekolah atau diklat mengemudi agar masyarakat benar-benar memahami tata cara mengemudi yang benar dan aman," ujar Bambang Sukamto. Menjawab pertanyaan tentangtarif pembuatan SIM, ia mengatakan hal itu telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 50 Tahun 2010.Berdasarkan PP tersebut, tarif penerbitan SIM A, B-I dan B-II baru sebesar Rp120 ribu dan perpanjangan Rp80 ribu, sedangkan tarif penerbitan SIM C baru Rp100 ribu dan perpanjangan Rp75 ribu. Sementara untuk tarif penerbitan SIM D (khusus penyandang cacat) baru sebesar Rp50 ribu dan perpanjangannya Rp30 ribu, sedangkan tarif penerbitan SIM internasional baru Rp250 ribu dan perpanjangannya Rp225 ribu. (UJ)


MEDAN KITA

Kamis 30 Juni 2011

harian andalas | Hal.

Plt Gubsu Lantik Bupati/Wakil Bupati Madina

Rahudman Semangat Bersihkan Pesisir Pantai Belawan Medan-andalas Kebersihan pesisir Pantai Belawan menjadi perhatian Pemerintah Kota Medan dalam rangka menyambut HUT Kota Medan ke-421. Wali Kota Medan, Drs Rahudman Harahap yang turun langsung bergotong royong dengan warga, dengan menumpangi boat nelayan tampak semangat membersihkan sampah-sampah yang hanyut di aliran Sungai Deli, Rabu (29/6). Rahudman menumpangi perahu karet yang disediakan panitia menelusuri aliran Sungai Deli menuju ke dermaga TPI Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB). Rahudman mengatakan kegiatan ini sebagai upaya menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat nelayan tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai dan pantai. Orang nomor satu di Kota Medan ini menambahkan, Pelabuhan Belawan lima tahun ke depan menjadi salah satu pintu gerbang perekonomian terkemuka di Indonesia dan menjadi pelabuhan yang berkembang pesat. Untuk itu, sambung Rahudman, semua pihak harus mempersiapkan diri agar tidak ketinggalan. ‘’Pemko Medan berupaya membuka jalan sepanjang tiga kilo meter dari kelurahan besar tembus ke Kelurahan Sei Mati guna menumbuhkan perekonomian masyarakat itu sendiri,’’ujarnya. Rahudman mengaku siap dikritik dan diberikan saran pendapat dalam memajukan Kota Medan menjadi kota yang bermartabat. Namun Rahudman juga meminta agar juga diberikan solusi dari kritikan dan saran pendapat tersebut, ‘’Ke depan nantinya masyarakat

bukan lagi menjadi objek pembangunan melainkan menjadi subjek dalam pembangunan itu sendiri,"kata. Sementara itu, Ketua Panitia, Ir Wahid dalam sambutannya mengatakan, kegiatan yang digelar ini dalam rangka HUT Kota Medan ke 421 dengan melibatkan masyarakat nelayan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Medan. Wahid yang juga menjabat Kadistanla Kota Medan, kegiatan gotong royong tersebut juga dirangkai dengan lomba arung pantai yang dimulai dari Lingkungan 9 Belawan Bahari menelusuri Sungai Deli sepanjang tiga kilometer dan finish di Dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) PPSB Gabion. ’’Apa yang dilakukan ini untuk mewujudkan kebersihan pesisir pantai dan sungai sehingga timbul kesadaran masyarakat untuk tidak sembarangan membuang sampah demi kelestarian lingkungan serta menjaga habitat lingkungan itu sendiri. Peserta yang berhasil mengumpulkan sampah terbanyak maka akan diberikan piala serta uang tunai dari panitia pelaksana,’’ujarnya. Pantauan andalas di lapangan, warga yang berprofesi sebagai nelayan memungut sampah bersama Rahudman didampingi Dan Marinir Belawan. Tak hanya itu, warga juga saling berebut memunggut sampah yang hanyut di sepanjang aliran Sungai Deli. Pada akhir acara Wali Kota Medan bersama panitia memberikan hadiah bagi pemenang lomba arung pantai dan selanjutnya meninjau gudang coolstroge yang berada di TPI Gabion Belawan.(DP)

Pihak Sekolah Jangan Tipu Masyarakat Terapkan Juknis dengan Benar Medan-andalas Pihak sekolah harus menerapkan petunjuk teknis (juknis) dengan benar terkait penerimaan jumlah murid yang sesuai yang diumumkan serta menempatkan murid di kelas masing-masing 40 orang. Hal itu terkait dengan terkait dengan Penerimaan Siswa Baru (PSB) di Medan dengan sistem rangking nilai Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) 100 persen, “Jika hal tersebut dilanggar, pihak sekolah terancam sangksi pidana karena melakukan manipulasi data. Untuk itu, pihak sekolah jangan coba-coba tipu masyarakat, jauhkan permainan curang. Jalankan juknis yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dengan benar,� ujar Ketua Komisi B DPRD Medan Drs Roma P Simaremare didampingi anggota komisi Salman Alfarisi saat melakukan monitoring PSB di SMAN 17 dan SMP N 10, Selasa (28/6). Roma mengatakan, selain pihak sekolah dituntut jujur melakukan penerimaan siswa baru dengan nilai SKHUN murni 100 persen, seluruh elemen masyarakat diharapkan agar peduli dan ikut serta mengawasi PSB tingkat SMP dan SMA Negeri di Kota Medan. “Kepada seluruh masyarakat, komite sekolah, dewan pendidikan, organisasi guru, aparat hukum, pers, LSM, partai politik, dan seluruh Fraksi di

DPRD Medan kita harapkan agar berpartisipasi mengamankan juknis yang dikeluarkan Dinas Pendidikan. Semua ini demi peningkatan mutu pendidikan di Kota Medan,� ujar Roma Simaremare yang juga Wakil Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini. Ditambahkan Salman Alfarisi, pihaknya juga siap mengkawal pelaksanaan PSB di kota Medan sesuai juknis yang dikeluarkan Dinas Pendidikan. “Kita apresiasi Dinas pendidikan yang menetapkan sistem PSB di Kota Medan dengan rangking nilai SKHUN murni 100 persen,� ujarnya. Sementara itu, Kepala SMAN 17 Medan Drs Marnaek Nainggolan mengatakan, pihaknya akan menerima siswa baru sesuai daya tampung sekolaqh tahun pendidikan (TP) 2011/ 2012 sebanyak 270 orang. Sedangkan Kepala SMPN 10 Medan Drs Rajo Batubara menyebutkan, daya tampung siswa bari di sekolah itu tahun ini sebanyak 260 orang dengan jumalah 7 lokal. Seperti diketahui, Komisi B DPRD Medan melakukan monitoring PSB sejak Kamis (23/6) ke sejumlah sekolah unggulan seperti SMAN 2, 3, 4 dan 5 Medan. Tidak ketinggalan, selain SMAN juga SMPN termasuk di sekolah pinggiran akan tetap dimonitoring. “Monitoring ini akan tetap berlanjut hingga proses belajar mengajar berlangsung,� tandas Roma. (BEN)

Siapkan RPJMD dan Prioritaskan Penerangan di Desa-desa

andalas/ist

DILANTIK–Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho melantik Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) terpilih H M Hidayat Batubara SE dan Dahlan Hasan Nasution di Gedung Serba Guna Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal ,Selasa (28/6).

Anggota DPRDSU Hj Meilizar Latif

Jangan Biarkan PT Inalum ke Asing Medan-andalas Pengelolaan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) pasca 2013 jangan sampai jatuh lagi ke tangan asing. Sebab sumber daya manusia (SDM) Indonesia dinilai sudah sanggup melanjutkan perusahaan peleburan aluminium tersebut. Anggota Komisi C DPRD Sumut Hj Meilizar Latif SE MM mengatakan, Indonesia mampu mengelolanya sendiri, tanpa harus dikelola pihak asing. PT Inalum saat ini sebagian besar operasional pekerjaannya sudah ditangani putra-putri Indonesia. Dari 270 tenaga kerja Jepang yang didatangkan sejak awal operasional, kini hanya tinggal 2 orang dengan posisi di top manajemen. "Mereka (Jepang) tinggal 2 orang saja sekarang dan bukan tenaga operasional. Selebihnya 2.006 karyawan adalah putra-putri terbaik Indonesia," terang Politisi Partai Demokrat ini, kemarin. Meilizar menyebutkan, tidak ada keraguan jika PT Inalum diambil alih dan dikelola sendiri oleh Indonesia. Sebab transfer pengetahuan sudah berjalan dan kini perusahaan tersebut sudah dapat dikelola secara langsung. Untuk itu, Melilizar menyayangkan jika muncul opsi dilakukan tender terbuka untuk pengelola-

Hj Meilizar Latif annya pasca diambil alih dari Jepang 2013 mendatang. Hal itu sama dengan meragukan PT Inalum dapat dikelola secara mandiri oleh Indonesia. Sebab, jika dilakukan tender terbuka justru PT Inalum akan jatuh kembali ke tangan asing. Kalau itu yang terjadi maka lebih baik sejak awal pemerintah memberi perpanjangan pengelolaan bagi perusahaan konsorsium Jepang. "Kalau setelah diambilalih baru mikirkan pengelolaan dengan tender

terbuka, itu namanya sia-sia. Bagus dari awal diperpanjang saja kontraknya," terang anggota Komisi C DPRD Sumut itu. Apalagi jika dilihat kondisi terakhir PT Inalum yang terus mengalami kerugian US$ 72 juta hingga 2009 lalu dan baru mengakumulasikan keuntungan pada 2010 dengan nilai US$ 12 juta. Sementara perusahaan tersebut masih memiliki beban pinjaman sebesar US$ 70 juta per 31 Desember 2010. Kondisi tersebut akan merugikan Indonesia jika dilakukan tender terbuka. Untuk itu salah satu solusi menurut Meilizar jika pemerintah sudah menetapkan pilihan untuk mengambil alih PT Inalum adalah dengan menghimpun dana dari pinjaman sindikasi perbankan nasional. Kemudian dapat juga dilakukan dengan pinjaman luar negeri melalui perusahaan BUMN yang sudah terpercaya seperti PT Aneka Tambang (Antam). Meilizar mengingatkan PT Inalum dalam waktu dekat akan menjadi kawasan ekonomi eksklusif. Sebab sudah ada pelabuhan internasional di kawaan tersebut. Apalagi jika pelabuhan itu dibuka untuk umum. Untuk itu harus ada rencana matang dalam hal pengambilalihan dan pengelolaan PT Inalum.(UJ)

BICT Beli Peralatan Baru Tingkatkan Pelayanan Bongkar Muat Medan-andalas Belawan Internasional Container Terminal (BICT) terus melakukan pembenahan dan penambahan sejumlah fasilitas bongkar muat. Seperti peralatan Haber Mobile Crane (HMC), Rubber Tired Gantry (RTG), Container Crane (CC) yang telah dibeli dan selanjutnya akan segera dioperasionalkan untuk meningkatkan pelayanan bongkar muat yang semula 24 set per jam menjadi 28-29 set. Demikian dikatakan General Manager Belawan Internasional Container Terminal (BICT), Syamsul Bahri Kautjil, SE kepada andalas diruang kerjanya, baru-baru ini. “Sesuai dengan harapan direksi, tentunya peningkatan itu harus didukung penambahan fasilitasfasilitas bongkar muat,� kata Syamsul seraya menambahkan Keberadaan peralatan baru itu juga diharapkan dapat meminimalisir waktu tunggu kapal di Belawan Internasional Container Terminal (BICT). Menurut Syamsul peralatan Ha-

Syamsul Bahri Kautjil, SE ber Mobile Crane (HMC), Rubber Tired Gantry (RTG), Container Crane (CC) telah tiba di terminal internasional peti kemas Belawan dan masih dalam proses pengecekan serta uji coba beban. “Sesuai kontrak, proses itu harus kita lakukan, apakah sesuai atau tidak dengan perjanjian yang telah disepakati,� sebut Syamsul Bahri Kautjil. Ia menjelaskan, untuk RTG dan HMC diperkirakan sudah dapat beroperasi. Sedangkan peralatan lainnya, baru bisa beroperasi pada pertengahan Juli mendatang. “Meski operator telah kita kirim ke negara pembuatan alat-alat tersebut,

namun proses familisasi harus tetap dilakukan. Sehingga membutuhkan waktu untuk mengoperasikannya saat ini seluruh alat-alat itu masih dalam tahap persiapan pengoperasian,� tambah Syamsul seraya menerangkan 2 unit Haber Mobile Crane merupakan buatan Austria dan 5 unit Rubber Tired Gantry (RTG) buatan Finlandia, serta Container Crane (CC) buatan Shanghai China. Diterangkannya, penambahan fasilitas-fasilitas bongkar muat itu merupakan tuntutan masyarakat secara nasional agar dilakukan regenerasi alat secara berkesinambungan untuk meningkatkan kapasitas pelayanan. “Infrastruktur seperti pelebaran sea way serta suprastruktur seperti alat-alat bongkar muat harus benar-benar kita perhatikan. Sehingga memperbaiki alat dengan memberi alat yang baru dapat membuat masa pakai bisa lebih lama dan diharapkan tingkat kerusakan yang disebabkan aus-nya peralatan-peralatan dan sparepart dapat diminimalisir,� terangnya. (THA)

Diskop dan UKM Sumut Gelar Pameran dan Pasar UMKM Medan-andalas Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Sumatera Utara siap menggelar Pameran dan Pasar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) selama tujuh hari mulai 5-7 Juli di pelataran parkir Pekan Raya Sumatera Utara – Tapian Daya Medan. Even yang akan diikuti sekitar 162 stan pelaku koperasi dan UMKM ini diharapkan mampu mendukung percepatan pengembangan pasar yang lebih luas bagi produk UMKM di Sumut. Hal itu terungkap dalam technical meeting Pameran dan Pasar UMKM yang dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provsu, Joni Pasaribu wakili Drs Benis Manik, Kasi Kewirausahan dan Teknologi, Ir HB Gultom MMA, Kabid UMKM Diskop dan UKM Sumut bersama peserta pameran di Griya Dome Medan, Senin (27/6). Menurut Benis, keikutsertaan pelaku koperasi dan UMKM dalam pameran ini nantinya sangat bermanfaat sebagai ajang promosi dalam pengembangan pasar produknya. Apalagi peserta pameran yang terli-

3

andalas/ist

ARAHAN – Drs Benis Manik, Kasi Kewirausahaan (tengah) dan Teknologi, Ir HB Gultom MMA, Kabid UMKM Diskop dan UKM Sumut (kanan) memberikan pengarahan kepada pelaku koperasi dan UMKM di Griya Dome, Senin (27/6). bat berasal dari kabupaten/kota yang selama ini memiliki berbagai produk unggulan. Gultom menambahkan, pelaku UMKM di Sumatera Utara harus mampu menjawab

kebutuhan dan permintaan pasar. Seperti, sambung Gultom, produk yang kreatif, inovatif, berkualitas dan volume produk yang sesuai dengan permintaan pembeli (buyer).

Hal ini menjadi tantangan pelaku UMKM agar mampu bersaing dengan produk-produk di luar Sumut maupun luar negeri. Gultom yakin pelaku UMKM di Sumut telah melakukan hal tersebut. Meskipun demikian, sambung Gultom, Dinas Koperasi dan UKM Provsu senantiasa mengingatkan pelaku UMKM agar tetap terus berkreasi dan melakukan berbagai inovasi untuk menciptakan produk baru yang memiliki keunggulan sehingga masyarakat lokal tetap menggunakan produk dalam negeri. Pameran dan Pasar UMKM yang digelar Diskop dan UKM Sumut juga diselenggarakan forum bisnis gelar kemitraa KUMKM (7 Juli) dan konsultasi gratis menjadi UMKM tangguh selama pameran berlangsung. Selain itu juga digelar lomba tari multi etnis SD (9 Juli), lomba mewarnai dan pentas seni TK (10 Juli), kontes dangdut tingkat umum (6 Juli ) dan semarak dangdut bersama Rames KDI (5 Juli), Wenny KDI Star (8 Juli), Diad KDI (11 Juli).(MA)

Penyabungan-andalas Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho melantik Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) terpilih H M Hidayat Batubara SE dan Dahlan Hasan Nasution untuk periode 2011-2016 di Gedung Serba Guna Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Selasa (28/6). Gatot mengingatkan Hidayat dan Dahlan untuk segera menyiapkan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan memprioritaskan penerangan listrik sampai ke desa-desa. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Bupati/ Wakil Madina itu dimulai dengan Rapat Sidang Paripurna Istimewa Anggota DPRD Madina yang terlebih dahulu dibuka Ketua DPRD Madina Imran Hasibuan . Imran Hasibuan mengatakan pengambilan sumpah jabatan bupati/wakil bupati terpilih dengan perolehan suara 72 persen sudah ditetapkan dengan surat keputusan (SK) Gubsu pada tanggal 28 Mei 2011 sebagai bupati/wakil bupati yang sah. Pelantikan Hidayat Batubara SE dan Drs Dahlan Hasan Nasution ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan atas nama Presiden RI oleh Gatot itu berlangsung khidmat. Pengambilan sumpah Hidayat Batubara SE dan Drs Dahlan Hasan Nasution, kata Gatot berdasarkan SK Mendagri RI No 131.12-468 Thn 2011 dan SK Mendagri RI No 132.12-469 tahun 2011 tentang penetapan pengangkatan Bupati/Wakil Bupati Madina. Dalam sambutannya, Gatot mengatakan para pejabat yang dilantik harus mampu meningkat kinerjanya dimata publik. Seiring dengan proses Pemilukada, Gatot tak lupa mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, Ketua KPU Madina, Polres, yang ikut mengawasi proses pemilukada yang berlangsung dua putaran. Pemilukada ini, sambung Gatot , harus menjadi pembelajaran kepada semua pihak. Artinya , jangan terulang lagi. Karena mengingat betapa mahalnya biaya yang harus dialokasikan pemerintah daerah. Kepada bupati/wakil terpilih harus mampu memperhatikan pengorbanan seluruh sumber daya yang demikian besar, harus sebanding dengan outcome yang diperoleh . Sebagai angkah awal, lanjut Gatot, bupati/wakil bupati terpilih harus mampu menetapkan rencana pembangunan jangka menengah (RPJMD). Rencana pembangunan jangka menengah ini menjadi pedoman dalam pencapaian visi untuk mewujudkan Mandailing Natal yang agamais, cerdas, sehat dan sejahtera. Artinya, pejabat daerah ini harus mampu memberikan janjinya kepada masyarakat dan dihadapan rapat paripurna dewan beberapa waktu laalu dan saat kampanye. Terkait dengan target pencapaian RPJMD pemerintah pusat telah menetapkan standar pelayanan minimal untuk 13 urusan wajib dan pilihan yang diprediksikan akan mampu dicapai oleh maisng-masing Pemkab/Pemko tahun 2014. Dan hal ini dipertegas memlalui surat Mendagri dan gubsu pada bulan Mei lalu. Gatot mengingatkan agar segera menyusun Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD) paling lambat setelah 6 bulan dilantik. Artinya, dalam menyusun RPJMD ini, Bupati harus melibatkan seluruh unsur masyarakat, pemuda, kaum perempuan, anggota DPRD, elit politik , tokoh agama yang mana harus bisa membawa suatu pembaharuan yang hidup di masyarakat. Selain itu, lanjut Gatot, persoalan kondisi jalan yang ada di Kabupaten Madina cukup memprihatinkan terlebih di Aek Latong yang sudah mengambil korban. Sekaitan dengan jatuhnya Bus ALS, Gatot mengajak masyarakat kabupaten Madina untuk berduka cita sedalam-dalamnya. Lanjutnya, persoalan infrastruktur ini, sambung Gatot menjadi prioritas utama. Kalau infrastruktur sudah baik, maka diyakini semua aspek bisa berjalan dengan baik. Menyinggung tentang pembangunan ke depan bupati/ wakil bupati diingatkan jangan mengambil keputusan sendiri akan tetapi harus dilakukan dengan musyawarah. Pemkab Madina, harus belajar dari daerah tetangga yaitu Sumatera Barat yang berkembang pesat. Kalau pembangunaan dan prospek tata cara perekonomian bisa berjalan dengan baik maka masyarakatnya pun diyakini akan sejahtera. ‘’Kabupaten Madina sangat berpotensi dengan kekayaan alamnya yang luar biasa. Daerah penghasil tambang emas yang dilakukan investor seperti PT Sorik Mas Mining ini akan mampu mengurangi pengangguran,dan menambah pendapatan asli daerah (PAD),’’ujarnya. Dikesempatan itu, Gatot mengingat Hidayat Batubara dan Dahlan Hasan mampu menuntaskan persoalan listrik yang belum masuk ke daerah terpencil yang ada di Kabupaten Madina. “Dari 300 Desa yang ada di Kabupaten Madina, ada sekitar 61 desa yang belum dimasuki listrik. Artinya, persoalan ini harus segera dituntaskan .Saya minta , keluhan masyarakat ini supaya diterima dan seterusnya dilanjutkan,� tukas Gatot seraya mengingatkan agar tak melakukan korupsi Sementara itu, Ketua Penggerak PKK Sumut Sutias Handayani melantik Ketua Penggerak PKK Mandailing Natal Ny Hj Rita M Hidayat Batubara. Sutias menegaskan dalam meningkatkan kinerja diharapkan PKK Kabupaten Madina untuk aktif turun ke berbagai kecamatan, desa, kelurahan dan dasawisma.(WAN)


Kamis 30 Juni 2011

Polres Deli Serdang Tangkap Pemakai Sabu Lubuk pakam-andalas Adha Wibowo alias Bowo (33) karyawan di salah satu perusahan swasta warga Gang Pancasila, Dusun II, Desa Dagang Kerawang, Tanjung Morawa, Selasa (28/6) sekira puIlustrasi kul 23.30 WIB, di tangkap petugas Satuan Narkoba Polres Deli Serdang saat mengkonsumsi narkoba jenis sabu-sabu di salah satu rumah temannya, di Dusun II, Desa Bandar Labuhan Bawah, Tanjung Morawa. Selain menangkap tersangka, petugas juga menyita barang bukti 3 paket sabu dalam plastik klip seberat 1,1 gram berikut 1 set alat bong (alat isap sabu) dari kemasan minuman, dan 1 topi warna merah merek Lee Cooper tempat sabu disimpan. Tersangka Bowo mengaku, bahwa sabu tersebut diperoleh dari seseorang yang berinisial A yang juga berdomisili di Tanjung Morawa seharga Rp200 ribu. Dalam pemeriksaan tersangka juga mengaku sudah 3 kali bertransaksi sabu dengan A. Tersangka di jerat UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara. (BOB)

Astaga, Mayat Bayi Ditemukan di Pagar Masjid Istiqlal Jakarta-andalas Mayat bayi terbungkus plastik ditemukan warga di dekat pagar Masjid Istiqlal. Mayat tersebut diduga baru saja dibuang oleh orangtuanya. "Iya tadi petugas menemukan bayi di pagar Masjid Istiqlal. Tepatnya di samping luar pagar di Jalan Veteran I dekat sungai," ujar anggota Pos Polisi Juanda, Bripka Solihin kepada wartawan, Rabu (29/6). Menurut Solihin, mayat bayi yang diperkirakan baru berusia dua hari itu baru saja meninggal. Hal ini terlihat dari kondisi jenazah yang masih segar. "Ditemukan oleh warga, kebetulan di sekitar situ kan banyak pemulung. Mereka menemukan bungkusan dalam plastik, setelah dibuka ternyata isinya bayi, tapi masih segar dan tidak bau," terangnya. Kini penemuan bayi tersebut ditangani oleh Polsek Metro Sawah Besar. Mayat si bayi sendiri langsung dikirim ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk dilakukan otopsi. "Langsung dibawa ke RSCM, karena itu masuk wilayah Pasar Baru, kasus ini sekarang ditangani Polsek Metro Sawah Besar," imbuhnya. (DTC)

Pembunuhan Istri Perwira Polisi Libatkan 7 Satpam Batam-andalas Usai rekonstruksi peristiwa penculikan yang berujung pembunuhan terhadap Putri Mega Umboh, istri perwira Polda Kepri, Kompol Mindo Tampubolon, tim gabungan dari Polda Kepulauan Riau dan Polresta Barelang berhasil menguak keterlibatan 7 orang satpam perumahan. Rekonstruksi pembunuhan yang dilakukan di rumah korban, Perumahan Anggrek Mas 3, Batam Center, terpaksa harus diulang kembali karena terjadinya ketidaksesuaian antar hasil pra-rekonstruksi dengan berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap pelaku dan saksi. Hasilnya, pada pra rekonstruksi II yang dilakukan Selasa (28/6) kemarin, menunjukkan kejelasan adanya keterlibatan 7 orang Satpam Perumahan Anggrek Mas III dalam pembunuhan tersebut. Suasana pra rekokstruksi pembunuhan istri Kasat II Krimsus Polda Kepri tersebut berjalan dengan kawalan ketat polisi. Pagar betis dilakukan petugas sehingga wartawan tidak bisa masuk mengabadikan jalanya rekonstruksi. Nampaknya ada peristiwaperistiwa dalam pembunuhan itu yang polisi tidak ingin segera diketahui publik. Pada BAP, tersangka Ujang mengaku sendirian menghabisi nyawa Putri, sedangkan Rosma, pembantu korban dan sekaligus pacar dari Ujang, berperan membersihkan bercak darah dengan kain pel. Mayat korban kemudian dimasukan ke dalam koper, dinaikan ke dalam mobil Nissan X-Trail hitam Nopol BP 24 PM dan selanjutnya membuang mayat ke semak-semak di kawasan Telaga Punggur. Namun ada keganjilan antara keterangan BAP dengan hasil Pra-rekonstrusi I yang dilakukan kemarin. Dari peragaan dapat dipastikan hal itu tidak mungkin dilakukan oleh Ujang sendirian, terutama saat memasukan mayat ke dalam koper. Dan akhirnya, Ujang menyerah dan dia pun menyajikan peragaan sebenarnya, dan hasilnya, ternyata dia dibantu dua orang tersangka lainnya, dan yang tidak lain adalah para satpam di perumahan Anggrek Mas III itu sendiri. Mereka adalah Widodo, Nurdin, Supriatno, Syahrul, Andreas, dan dua lagi belum diketahui namanya. Dua nama pertama, Nurdin dan Widodo adalah dua petugas Satpam yang langsung terlibat melakukan pembunuhan di dalam rumah korban bersama-sama dengan Ujang dan Rosma. (IC)

HUKUM & KRIMINAL

harian andalas | Hal.

4

Diduga hendak Mencuri Kabel

Pria Asal Medan Tewas Tersengat Listrik di Aceh Lhokseumawe-andalas Samsul Bahri (28), pria asal Kampung Lalang Medan, Sumatera Utara tewas tersengat arus listrik di Kawasan Simpang Mon Geudong, Jalan Merdeka Barat, Lhokseumawe, Aceh, Rabu (29/6) sekira pukul 06.00 WIB. Belum diketahui secara pasti penyebab Samsul bisa tersengat listrik. Namun menurut informasi berkembang, penyebabnya diduga karena Samsul berusaha memotong kabel bertegangan tinggi itu dengan gergaji besi. Aksi nekad Samsul itu sempat menjadi tanda tanya sejumlah warga disekitar lokasi kejadian. Apakah Samsul memotong kebel itu untuk dicuri atau ada alasan lain. Yang jelas pihak kepolisian setempat masih menyelidikinya. Sementara itu untuk keperluan visum, saat itu juga jenazah Samsul dievakuasi ke Rumah Sakit (RS) PMI Lhokseumawe. Sedangkan pihak Kepolisian Resor Lhokseumawe yang turun ke lokasi kejadian mela-

andalas/usman cut raja

TE WAS TERSENGA TEW TERSENGATT LISTRIK - Jenazah Samsul Bahri, dievakuasi menggunakan ambulan RS PMI Lhokseumawe. Samsul ditemukan tewas tersengat arus listrik di gardu hubung kawasan Simpang Mon Geundong. kukan pulbaket (pengumpulan bahan keterangan) sebagai bahan penyelidikan. Saksi mata di lokasi kejadian

mengatakan, tidak diketahui pasti, ketika itu Samsul sudah berhasil memutus kabel dengan gergaji besi. Namun naas,

Kapolresta Medan Terima Hasil Otopsi

Ada Kandungan Sabu-sabu di Lambung Bripka Beni Simbolon Medan-andalas Dari hasil otopsi yang dilakukan dokter kehakiman RSU Pirngadi Medan, Amar Singh, ditemukan kandungan amphetamine jenis sabu-sabu dan ekstasi pada lambung Bripka Beni Simbolon, yang tewas di Diskotik Super Jalan Nibung Medan, beberapa hari lalu. “Hasil otopsi sudah saya terima, dan diduga kuat kematian korban akibat mengkonsumsi narkoba,” jelas Kapolresta Medan Tagam, Kombes Pol Tagam Sinaga kepada wartawan. Namun, Tagam membantah,

kematian korban akibat kelebihan (over dosis) narkoba. Pasalnya, hasil pemeriksaan otopsi jenazah korban tidak disebutkan kematiannya akibat over dosis narkoba. Terkait kasus kematian Bripka Beni Simbolon, sebut Tagam, penyidik Polsek Medan Baru sudah melakukan pemeriksaan terhadap enam orang saksi termasuk penanggungjawab Diskotik Super. “Saya sudah mengingatkan berkali-kali agar anggota tidak menyalahi statusnya sebagai personel Polri. Bahkan, saya

tidak pernah henti-hentinya memberi pengarahan agar tidak melakukan tindakan ilegal seperti mabuk-mabukan, mengkonsumsi narkoba, dan tindakan melanggar hukum lainnya,” tegas Tagam. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Bripka Beni Simbolon anggota Provost Polsek Percut Sei Tuan, terjatuh dan tidak sadarkan diri di Diskotik Super Jalan Nibung Medan, Minggu (26/6) pagi sekitar pukul 04.00 WIB. Dan korban kemudian meninggal dunia saat perjalanan ke rumah sakit. (HER)

Polri: Belum Ada Tersangka Kasus Surat Palsu MK Jakarta-andalas Meski telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), namun Polri menegaskan belum ada satu orang pun yang akan dijadikan tersangka dalam kasus pembuatan surat palsu Mahkamah Konstitusi. “Belum ada penetapan,” ucap Kabag Penum Polri Kombes Boy Rafli Amar, saat dihubungi wartawan pada Rabu (29/ 6). Kabag Penum menambahkan hingga saat ini sendiri

proses pemeriksaan terhadap saksi-saksi terkait kasus tersebut belum selesai. “Pemeriksaan saksi juga belum selesai. Masih ada beberapa saksi yang perlu diperiksa,” jelas Boy. Meski membenarkan jika SPDP sudah dikirim ke Kejaksaan Agung pada Selasa (28/6/ 2011) pagi, namun dalam SPDP tersebut belum dicantumkan siapa orang yang menjadi tersangka kasus ini. “Belum ada, tidak harus ada tersangka (di SPDP). Nanti sete-

lah pemeriksaan saksi-saksi akan kelihatan siapa tersangkanya. Pemeriksaan saksi kan untuk mencari tersangka,” tambah Boy menjelaskan. Sebelumnya Polri telah mengirimkan SPDP untuk kasus pembuatan surat palsu MK. Pengiriman SPDP ini juga sebagai tanda meningkatnya proses penangganan kasus ini dari penyelidikan ke penyidikan. Hingga saat ini sudah ada 19 orang saksi yang diperiksa oleh Polri terkait kasus ini. (IC)

Poldasu Bekuk Tiga Anggota Jaringan Narkoba Asal Aceh Medan-andalas Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut membekuk 3 orang anggota jaringan pengedar narkoba jenis sabu-sabu seberat 200 gram lebih dari Aceh, Minggu (26/6) kemarin. Ketiganya, Martunis alias Tuni (33) warga Desa Ketapang, Kecamatan Indra Jaya, Kabupaten Aceh Pidie, Marwan alias Iwan (36) warga Desa Paru Keude, Kecamatan Bandarbaru, Kabupaten Pidie Jaya dan Darkasih alias Nadar (33) warga Desa Buket Jerat Manyang, Kecamatan Tanah Jambu Aye Kabupaten Aceh Utara. Ketiga tersangka diduga jaringan Internasional ditangkap di Hotel Candi Jalan Darussalam saat bertransaksi dengan petugas yang menyaru sebagai pembeli. “Mereka ini merupakan jaringan narkoba sabu-sabu Aceh,” ungkap Direktur Direktorat Narkoba Poldasu, Kombes Pol Drs Andjar Dewanto, dalam papaprannya didampingi Kasat

Idik II Ditnarkoba Polda Sumut, AKBP Andi Rian. Direktur Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andjar Dewanto menuturkan, saat akan bertransaksi dengan petugas, ketiga tersangka sempat mengelabui petugas. Tersangka menjanjikan transaksi di Hotel Danau Toba. Bahkan, tersangka meminta dipesankan kamar. Setelah dipenuhi permintaan mereka, tiba-tiba transaksi batal. “Mereka mengelabui petugas saat menjanjikan transaksi. Perjanjian itu pun batal,” ujar Andjar. Usaha petugas untuk membekuk ketiganya terus dilakukan. Janji transaksi pun dilakukan kembali pada Minggu (26/ 6) di Jalan Darussalam Hotel Candi. Disini, dua tersangka, Tunis dan Iwan para tersangka yang menggunakan mobil X Trail hitam BK 1727 KO sebagai tempat transaksi di pelataran parkir hotel. Sedangkan, Nadar menunggu di lobi hotel. Sabu

seberat 203,09 gram pun dipesan kepada seseorang dan diantar Rusli (DPO) ke hotel. Saat barang haram senilai Rp250 juta itu diterima tersangka dari Rusli, petugas kemudian membekuk Iwan dan Tunis. Tak mau tersangka kabur, petugas juga membekuk Nadar. “Rusli masih kita kejar dan masuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang),” tuturnya. Ganja 9 Kg Dihari yang sama, seorang penarik becak bermotor, Elyanto Hasibuan warga Jalan MedanBinjai Km 13,5 Kec Sunggal Kab Deli Serdang juga dibekuk setelah kedapatan membawa ganja kering seberat 9 kg di Jalan Gagak Hitam Kec Medan Sunggal. Barang haram tersebut dibawa menggunakan kotak karton, dengan 9 bal ganja. “Pengakuan tersangka, ganja itu merupakan seorang penumpang yang minta diantar. Tersangka dijanjikan uang Rp 3 juta untuk mengantar ganja itu,” pungkas Anjar. (HER)

ketika itu pula dirinya tersengat arus listrik hingga terjatuh ke tanah. ”Wajahnya sudah hitam menyerupai arang. Hanya ba-

gian badannya yang tampak masih utuh,” kata seorang warga mengaku bernama Bodah, kemarin. Menurut Bodah, saat pertama datang bersama beberapa warga Mon Geudong lainnya korban masih terlengket dengan kabel dan setelah mengetahui kabel tidak ber arus lagi beberapa warga coba membebaskan korban dari himpitan kabel listrik bertegangan tinggi itu. Novianti (28), istri Samsul tidak yakin kalau suaminya itu hendak mencuri kabel listrik. Pasalnya, Samsul memiliki pekerjaan tetap sebagai pembuat mata cicin sumur di Lorong I Gampong Mon Geudong. ”Saya benar-benar tidak menyangka kejadiannya bisa setragis ini,” ucap Novianti. Kapolres Lhokseumawe, AKBP Kukuh Santoso ketika dikonfirmasi wartawan melalui Kapolsek Banda Sakti, Iptu Ibrahim Prades mengatakan bahwa pihaknya masik menyelidiki peristiwa itu. “Kami tengah melakukan penyelidikan. Dari lokasi kejadian kami menemukan alat bukti, berupa gergaji besi. Ini akan kita jadikan sebagai bahan penyelidikan,” ujar Prades. (UCR)

Siswi SMP di Lubuk Pakam Tersandung Kasus Narkoba Lubuk Pakam-andalas Seorang siswi SMP di Lubuk Pakam, BA alias Anis (19) pelajar SMP, warga Pasar III, Kelurahan Lubuk Pakam Pekan, tersandung kasus narkoba. Dia ditangkap petugas Reserse Narkoba Polres Deli Serdang bersama seorang laki-laki yang telah memiliki istri, Irfan alias Ifan (28) warga Jalan Pembangunan II, Desa Sekip, Lubuk Pakam. Keduanya ditangkap ketika saat mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja BK 2317 MT. Namun setelah dilakukan penggeledahan, polisi tidak menemukan barang bukti narkotika yang dimaksud, lalu petugas membawa keduanya ke kediaman Irfan, Selasa (28/6) sekira pukul 01.30 WIB. Sesampai di kediaman Irfan, petugas langsung melakukan penggeledahan dan menemukan 1 bugkus rokok berisikan 3 bekas bungkusan plastik sabu, lima pipet plastik, 3 dot karet, 1 pipa kaca yang terdapat kerak sabu, dan 1 botol kaca kecil serta 1 gulungan timah rokok. Di salah satu lemari yang berada di kamar belakang rumah Irfan, petugas juga berhasil menemukan 1 dompet warna ungu yang berisikan ganja seberat 0,2 gram, dan 1 mancis gas serta 2 plastik klip transparan bekas bungkusan sabu. Tersangka Irfan mengakui bahwa ia dan Anis sering berduaan kalau sedang menggunakan narkotika, dan juga ia mengamini bahwa barang-

andalas/bobby lusaka purba

KASUS NARK OBA - Tersangka pemakai NARKOBA Narkotika sabu dan ganja, Irfan alias Ifan (28) dan Anis (19) usai diperiksa oleh penyidik Sat Narkoba Polres DS, Selasa (28/6). barang tersebut adalah miliknya, dan sabu yang telah digunakannya itu didapatkannya dari J (masih di buron) melalui Anis, sedangkan ganja diperolehnya dari N (masih diburon). Kapolres DS melalui Kasat Narkoba AKP Charles Simanjuntak, kepada andalas, Selasa (28/6) di ruang kerjanya membenarkan adanya penangkapan dengan tersangka Irfan alias Ifan dan Bedri Amanisa alias Anis karena menggunakan narkotika jenis shabu dan ganja. “Kedua tersangka berikut barang bukti sudah kita amankan dan sedang dalam penyelidikan guna mengungkap jaringan pengedarnya, keduanya di jerat UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara,” ujar Charles. (BOB)

Ayah Pemakai Putaw Anak Terkena HIV Jakarta-andalas Selain Z, ada bocah lain di Pancoran Mas, Depok, berinisial R (4) yang juga positif terkena HIV/AIDS. Sungguh malang, R terjangkit HIV sejak dalam kandungan, akibat tertular sang ayah yang pemakai putaw. Ibunda R, Zubaedah (29), menceritakan anaknya telah terjangkit HIV sejak usia kandungannya 6 bulan. Menurutnya, HIV tersebut didapat dari suaminya yang juga ayah R, Sugianto (33). "Karena bapaknya pengguna putaw. Dulu kehidupannya di jalanan, sebagai supir truk. Kemungkinan terkena HIV dari pergaulannya itu," tutur Zubaedah saat ditemui wartawan di kediamannya yang terletak di Jalan Damai, RT 1 RW 3, Kelurahan Mampang, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Rabu (29/6). Zubaedah melanjutkan,

ayah R telah meninggal dunia pada tahun 2010 karena HIV tersebut. "Saya juga diperiksa sama dokter, sejak kehamilan itu HIV positif, tapi saya pasrah saja," ucapnya lirih. Keadaan R saat ini cenderung lemah fisiknya. Bahkan Zubaedah menyebutkan bahwa virus HIV sudah menjangkiti liver buah hatinya. "R sekarang keadaannya lemah sekali karena hati, livernya sudah kena. Kadang lemes, tidak bisa jalan, selalu minta gendong," ungkap Zubaedah. Zubaedah miris melihat kondisi anak semata wayangnya tersebut. Dia menyesalkan tingkah laku suaminya semasa hidup. "Saya juga menyesalkan pergaulan bapaknya, yang dari zaman dia remaja sudah pakai narkoba. Saya kasihan sama R harus menanggung warisan yang seperti ini," tukasnya. (DTC)


Kamis

HUKUM & KRIMINAL

30 Juni 2011

harian andalas | Hal.

5

Polres Pelabuhan Belawan Musnahkan Ribuan Botol Miras dan Narkoba

andalas/thamrin samosir

MUSNAHKAN MIRAS - Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Endro Kiswanto SH, didampingi seluruh unsur Muspida Plus Belawan melakukan pemusnahan barang bukti minuman keras hasil tangkapan Sat Reskrim dengan cara dilempar ke alat pengaspal jalan yang digunakan untuk menghancurkan ribuan botol miras tersebut.

Medan-andalas Kepolisian Resort Pelabuhan memusnahkan ribuan botol minuman keras, 12 bal pakaian bekas asal luar negeri, 77,34 kg ganja kering, 11 butir pil ekstasi, serta 181 gram sabu-sabu, di halaman Mapolres Pelabuhan Belawan, Selasa (28/6) kemarin pagi. Pemusnahan barang itu, kata Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Endro Kiswanto SH, merupakan hasil tangkapan dari Satuan Narkoba serta Satuan Reskrim periode 2010 hingga 2011. Pantauan andalas, acara pemusnahan itu diawali dengan pemecahan sebuah botol minuman keras yang dilakukan Kapolres diikuti oleh unsur Muspida Plus Belawan, diantaranya perwakilan Ketua PN Medan, Kajari Belawan, KPLP, Syahbandar, Lantamal I Belawan, POMAL Belawan, perwakilan Bea Cukai dan tokoh masyarakat serta tokoh agama Belawan. Sementara barang bukti pakaian bekas dan narkoba dimusnahkan dengan cara dibakar di

tempat yang telah disediakan Polres Pelabuhan Belawan. Kapolres menambahkan, pemusnahan itu selain sudah diatur dalam undang-undang, juga dilakukan berkaitan Hari Anti Narkoba se-Dunia yang digelar beberapa waktu lalu serta menyambut HUT Bhayangkara ke-65 yang diperingati setiap 1 Juli. Untuk para tersangka, sebut Endro lagi, masih menjalani proses pemeriksaan intensif oleh penyidik menunggu berkasnya dikirim ke kejaksaan dan disidangkan di pengadilan. Terpisah, Kasat Narkoba, AKP M Hasibuan, mengaku barang bukti yang dimusnahkan tersebut paling banyak diperoleh dari tersangka Nazari Rusu. “Dari dia (Nazari Rusu, red) diamankan barang bukti ganja seberat 54 kg dan dari tersangka M Zamal ditemukan 10 kg ganja. Kedua tersangka ini yang paling banyak membawa barang terlarang tersebut. Sedangkan tersangka lainnya hanya paket kecil,” terangnya. (THA)

Philip Jong Kembali Ditangkap Petugas BC Sumut Belawan-andalas Big Boss Anggur Vigour, Philip Jong kembali ditangkap petugas Bea dan Cukai (BC) Sumut atas tuduhan pemalsuan pita cukai di depan pintu masuk Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II, Labuhan Deli, Selasa (28/6) malam. Proses penangkapan Philip Jong sempat diwarnai protes. Sejumlah pengawalnya mencoba menghalang-halangi proses penangkapan itu walau sudah diberitahukan ada surat perintah penangkapan. Philip Jong yang mengenakan kaos putih dan memakai topi, juga terliahat mengamuk seolah-olah tidak terima dirinya kembali ditangkap karena menurutnya dirinya sudah dinyatakan bebas atas putusan Praperadilan (Prapid) yang dimenangkannya di PN Medan.

"Tidak ada hak hukum kalian, minggir kalian, mundur semua, saya sudah bebas demi hukum sesuai putusan Prapid kenapa aku mau ditangkap lagi, jangan pegang-pegang saya. Kamu petugas BC ada pesanan pihak ketiga, mau dengar buktinya," teriak Philip Jong sambil menolak petugas Bea Cukai saat berada di depan pintu masuk Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II, Labuhan Deli. Antara petugas keamanan BC dengan pengawal Philip Jong saling tarik menarik hingga nyaris baku hantam padahal petugas BC Sumut sudah menyebutkan penangkapan ini berdasarkan perintah. Philip Jong terus berteriak keras dan mengatakan jangan sampai ada korban disini, siapa yang mau mati duluan. Dan petugas BC sempat mempertanyakan pengawal yang melindungi Philip Jong namun bos vigour itu mengaku warga negara Indonesia tanpa menyebutkan dari mana.

Meski sempat terjadi tarik menarik antara pengawal Philip Jong dengan petugas Bea Cukai (BC) tapi akhirnya sekira pukul 20.30 WIB bos Vigour itu berhasil diamankan dan ditangkap penyidik Kantor Wilayah Bea dan Cukai Sumut setelah keluar dari Rutan Klas II B Labuhan Deli atas tuduhan pemalsuan pita cukai. Ketegangan berakhir setelah penyidik BC menunjukkan surat perintah penangkapan atas nama tersangka. Selanjutnya tersangka dengan pengawalan ketat petugas digiring dan dimasukkan ke dalam mobil Patroli BC untuk dibawa ke Kantor Wilayah Bea dan Cukai Sumut di Belawan. Kabag Penindakan dan Penyelundupan (P2) Kantor Wilayah BC Sumut, Cerah Bangun saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (29/6) melalui telepon selularnya membenarkan penangkapan Philip Jong atas kasus dugaan pemalsuan pita cukai. (DP)

BC Belawan Bongkar 3 Kasus Penyelundupan Ketika itu, dalam dokumen pengiriman tertulis kontainer yang diamankan itu berisikan ikan. Namun, mereka curiga karena ada kejanggalan. Berdasarkan laporan intelijen bea cukai, bahwa isi kontainer itu tak sesuai dengan yang tertulis di dokumen. Karenanya, petugas melakukan pemeriksaan. Dari dalam kontainer itu didapati sekitar 1700 trenggiling. “Dalam dokumen ekspor, kontainer itu akan diekspor ke Vietnam,” sebut Devid. Untuk mengelabui petugas, tambah Devid, di depan kotak berisi yang trenggiling diletakkan kotak-kotak berisi ikan. Dari kasus itu, seorang tersangka berinisial JS telah diamankan dan ditahan di Rutan Labuhan Deli dan pihaknya juga masih memburu tersangka lainnya. “Tersangka dijerat Pasal Kepabeanan karena memberikan keterangan palsu dengan ancaman penjara maksimal 8 tahun dan juga dijerat UU tentang Konversi Sumber Daya Alam dan ekosistemnya,” terang Devid seraya menam-

bahkan pihak Polhut juga melakukan penyelidikan atas kasus itu. Untuk kasus kedua yang berhasil mereka bongkar yakni penyelundupan kakao. Tak tanggung-tanggung, empat kontainer berhasil diamankan. Tersangka juga menggunakan modus yang sama dengan penyelundupan trenggiling. “Dalam dokumen pengirimannya, tertulis bahwa kontainer tersebut residu. Dari pengakuannya, tersangka melakukan hal itu untuk menghindari bea keluar,” jelas Devid. Saat ini, berkas tersangka masih ditangtan jaksa dan belum dikeluarkan petunjuk lanjutan apakah masih ada yang perlu dilengkapi atau tidak. “Tersangka kita jerat dengan Pasal 102A ayat b UU No 17 tahun 2006 dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara serta denda maksimal Rp5 miliar dan Pasal 103 ayat a UU No 17 tahun 2006 dengan ancaman penjara maksimal 8 tahun dan denda Rp5 miliar,” terangnya. Sedangkan kasus ketiga yang berhasil dibongkar adalah kasus penyelundupan dua kontainer berisi pakaian bekas asal luar negeri pada bulan April lalu.

Tersangka Judi dan Pencuri Sepeda Motor Diadili Pancur Batu-andalas Pengadilan Negeri Lubuk Pakam, cabang Pancur Batu, Selasa (28/6) menggelar sidang perkara judi toto malam dengan terdakwa M Ramlan Bukit, 41 tahun (foto) warga Desa Uruk Gedang, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang dan pencuri sepeda motor dengan terdakwa, Mukhtajar alias Pajar, 29 tahun warga perumahan Milala Blok II Desa Lau Cih, Kecamatan Pancur Batu. Sidang perkara judi toto malam dan perkara pencurian sepeda motor itu dipimpin hakim tunggal, D Lumban Tobing SH dan JPU, DW Sitinjak SH. Sidang perkara judi toto malam dengan agenda mendengarkan keterangan saksi dua anggota Polsek Namorambe. Sedangkan sidang perkara pencurian sepeda motor, pembacaan dakwaan oleh JPU. Dalam keterangannya, saksi perkara judi toto malam mengatakan bahwa terdakwa M Ramlan sebelumnya diringkus dari salah satu kedai kopi di Desa Tangkahan, Kecamatan Namorambe, pada Senin, 9 Mei 2011. Dalam penangkapan tersebut polisi menyita barang bukti uang tunai sebesar Rp100 ribu dan sebuah handphone merek nokia. Selanjutnya terdakwa diboyong ke Mapolsek Namorambe. Sementara itu tersangka pencuri sepeda motor, Mukhtajar alias Pajar (29) warga perumahan Milala Blok II Desa L au Cih, Kecamatan Pancur Batu didakwa melakukan tindakan pidana pencurian sepeda motor Supra X 125 BK 3944 UZ milik Suparman, warga Desa Ajibaho, Kecamatan Biru Biru, pada Kamis (28/4) lalu. (STP)

Hakim Jadikan Legimin Tahanan Kota

April-Juni 2011

Medan-andalas Petugas Bea Cukai Pelabuhan Belawan sepanjang April hingga Juni 2011 berhasil membongkar tiga kasus penyelundupan besar yang merugikan negara miliaran rupiah. Tiga kasus tersebut masing-masing penyelundupan trenggiling serta penyelundupan kakao ke luar negeri, dan penyelundupan pakaian bekas asal luar negeri ke Indonesia. Demikian dikatakan Kepala Kantor Bea Cukai Belawan melalui Kasi Penyidikan dan Penindakan (P2), Devid Yohannes Muhammad kepada andalas diruang kerjanya, Selasa (28/6) kemarin. “Penyelundupan itu dilakukan melalui pelabuhan belawan,” terangnya. Secara rinci mantan Kasi P2 Bea Cukai Polonia itu menjelaskan, untuk kasus penyelundupan trenggiling, terbongkarnya kasus itu berkat kejelian anggotanya di lapangan.

M Ramlan Bukit

Untuk kasus itu, Devid mengaku seorang Ketua Yayasan di Depok diamankan dan ditahan di Rutan Labuhan Deli Medan. “Berkasnya sudah P21 (lengkap) dan menunggu persidangan,” paparnya. Penangkapan terhadap tersangka ketua yayasan berinisial BH itu dilakukan berdasarkan peraturan Menteri Perdagangan yang menyatakan pakaian bekas dari luar negeri dilarang masuk ke Indonesia. “Alasan Menteri Perdagangan karena keamanan fisik dari pakaian itu tidak terjamin serta melindungi industri dalam negeri,” sebutnya seraya mengaku Departemen Perekonomian telah berkordinasi dengan Departemen Perdagangan untuk kasus penyelundupan pakaian bekas (monza, red). Modus para pelaku penyelundupan pakaian bekas, sebut Devid, menggunakan pelabuhan-pelabuhan kecil yang tidak ada petugas berwajib seperti Bea Cukai, Lantamal, Pol Air dan pihak terkait lainnya. “Untuk pelakunya dijerat Pasal 103 ayat a dengan ancaman maksimal 8 tahun penjara dan denda Rp5 miliar,” tutup Devid. (THA)

Medan-andalas Legimin (71), warga Jalan RPH Mabar, Lingkungan X, Labuhan Deli bisa sedikit bernapas lega. Sebab, Majelis Hakim diketuai Muhammad Nur yang menangani perkaranya, mengabulkan permintaan terdakwa untuk menjadi tahanan kota, Senin (27/6). Pengabulan permohonan itu berdasarkan kondisi kesehatan terdakwa yang tidak memungkinkan ditahan serta adanya jaminan dari pihak keluarga dan penasehat hukum terdakwa. Dalam sidang lanjutan itu seyogianya beragenda mendengarkan keterangan tiga orang saksi. Namun, karena kondisi Legimin yang tidak sehat, maka persidangan hanya dibuka beberapa menit saja oleh majelis hakim, untuk menjawab permohonan dari penasehat hukum terdakwa agar penahanan dialihkan ke tahanan kota guna kepentingan kesehatan terdakwa. Usai mendengarkan keputusan hakim yang mengabulkan permohonannya, Legimin langsung bersujud dan bersyukur serta mengucapkan terima kasih. “Alhamdulillah,” sebutnya seraya menyalami majelis hakim, jaksa serta penasehat hukumnya. Setelah membaca keputusannya, majelis hakim langsung menutup sidang dan menundanya hingga pekan depan. Para pendukung Legimin yang berjumlah puluhan yang menyaksikan persidangan di ruang Cakra IV langsung bersorak. Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Onan Purba SH menyatakan rasa syukur karena majelis hakim telah mengabulkan permohonan kliennya menjadi tahanan kota. “Alasan kita mengajukan permohonan status terdakwa menjadi tahanan kota karena kondisi kesehatan klien kita memerlukan perawatan intensif dari pihak medis,” sebutnya seraya berharap majelis hakim bisa memutuskan perkara tersebut seadiladilnya. Sebelumnya, Legimin didakwa telah melanggar pasal 263 dan 266 KUHPidana oleh JPU Rudolf V Latumeten SH. (THA)

Panji Gumilang Diperiksa Selama 13 Jam Jakarta-andalas Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren Al-Zaytun, Panji Gumilang, Selasa, diperiksa selama 13 jam oleh penyidik Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri. Panji tiba di gedung Bareskrim pukul 10.10 dan keluar 23.15 WIB, diperiksa terkait dugaan pemalsuan notulensi rapat Yayasan Pondok Pesantren Indonesia. "Saya diperiksa dengan sepuluh pertanyaan oleh polisi, tapi jawabannya banyak dan panjang," kata Panji seusai diperiksa di Bareskrim Polri di Jakarta, Selasa malam. Panji mengaku bahwa statusnya diperiksa hanya sebagai saksi dan membantah terkait dugaan adanya makar yang dituduhkan kepadanya. "Ada apa makar itu. Saya ini pendidik, makar apa sih. Saya sebagai warga yang taat hukum," kata Panji. Saat keluar dari ruang Bareskrim, Panji dikawal diketat oleh beberapa orang pengawalnya, hingga memasuki mobil warna krim jenis Camry dengan nomor polisi B 1766 TQ yang membawanya. Panji dipanggil untuk kedua kalinya oleh penyidik, dimana sebelumnya pimpinan yang menaungi Pondok Pesantren Al Zaytun tersebut tidak memenuhi panggilan polisi karena berhalangan pada hari Kamis (23/6). Sejauh ini ada 13 saksi yang sudah diperiksa dan ada rencana penyidik melakukan pemanggilanpemanggilan saksi pada tahap berikutnya. Polri juga melakukan pemeriksaan secara laboratoris mengenai keaslian atau dugaan pemalsuan dokumen, melalui ahli dokumen yang ada di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri. Setelah hasil positif ada pemalsuan tanda tangan, maka nanti akan melangkah lagi pada saksi-saksi berikutnya. Penyidik memerlukan keterangan dari Puslabfor, kalau itu sudah keluar maka ada langkahlangkah upaya hukum terhadap hukum yang lain. (ANT)


RAGAM

Kamis 30 Juni 2011

Setahun Kepemimpinan Rahudman-Eldin

Menciptakan Perubahan ke Arah yang Lebih Baik Sidabariba Oleh: Robenson Wartawan Harian andalas HARI Selasa, 26 Juli 2011 mendatang, setahun sudah usia kepemimpinan Drs Rahudman Harahap MM bersama Drs Dzulmi Eldin MSi. Keduanya dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan periode 2010-2015 dalam sidang paripurna istimewa DPRD Kota Medan pada Senin, 26 Juli 2010 lalu. Tahun pertama kepemimpinan kedua pejabat teras Pemerintah Kota (Pemko) Medan tersebut, sejumlah program yang dicanangkan berhasil menciptakan perubahan ke arah yang lebih baik. Seperti, di bidang birokrasi pengelolaan keuangan misalnya, untuk pengelolaan APBD Kota Medan 2010, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Utara memberi opini atau predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Predikat WDP atas pengelolaan keuangan tahun 2010 itu disampaikan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sumut Oddj Huziat di Auditorium BPK RI Sumatera Utara, Selasa 7 Juni 2010, dan merupakan kemajuan cukup membanggakan dibandingkan dengan penilaian pengelolaan keuangan tahun-tahaun sebelumnya, bahkan sampai delapan kali Pemko Medan hanya menerima predikat disclaimer atau auditor BPK tidak memberikan pendapat sama sekali. Selain perubahan khusus di bidang pengelolaan keuangan daerah, masalah kebersihan juga menjadi program prioritas Rahudman-Eldin pada tahun pertama ini. Hal itu bisa dilihat dari pencanangan 1 April 2011 Medan Bebas Sampah, yang didukung dengan penyediaan sarana dan prasarana pengangkut sampah, seperti pengadaan mobil patrol kebersihan di seluruh kecamatan dan pengadaan posko dan mobil ambulance pengangkut sampah. Hasilnya, kita (masyarakat Kota Medan-red) tentu merasakan bahwa kebersihan Kota Medan saat ini mulai meningkat dibanding kondisi tahun-tahun sebelumnya. Sekitar 1.500 ton per hari volume sampah Kota Medan yang berasal dari rumah tangga, pasar, rumah sakit, rumah makan, pusat perbelanjaan seperti plaza, dan lainnya, sudah dapat diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA), tanpa

harus berhari-hari berada di tempat penampungan sementara (TPS). Prestasi atas kebersihan Kota Medan itu, misalnya meraih Piala Adipura, memang belum berhasil diraih Pemko Medan tahun 2011 ini. Dan, kita berharap motivasi dari pencanangan program Medan Bebas Sampah tersebut bukan semata-mata untuk mengejar Adipura, tetapi motivasi untuk bekerja keras melayani masyarakat. Untuk mencapai Kota Medan akan terbebas dari sampah, tentu tidak bisa hanya mengandalkan kerja Dinas Kebersihan dan aparat Pemko Medan terkait lainnya, tetapi peran serta masyarakat untuk menjaga keberihan sangatlah penting, misalnya tidak membung sampah sembarangan. Bergerak Cepat Menurut Ketua DPRD Kota Medan Drs Amiruddin, jika dicermati makna dari motto Kota Medan saat ini, yakni "Medan Hari Ini Lebih Baik dari Hari Kemarin dan Hari Esok Lebih Cerah dari Hari Ini," seluruh aparatur khususnya para kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di jajaran Pemko Medan dituntut untuk bergerak cepat dan melakukan terobosan baru dalam pembangunan, sebagaimana tugas dan fungsi masing-masing SKPD. Motto Kota Medan ini juga menggambarkan bahwa RahudmanEldin ingin setiap hari ada perubahan. Artinya, hari ini kita melangkah hanya dua langkah, besok harus bisa melangkah tiga sampai lima langkah. "Tahun pertama kepemimpinan Rahudman Harahap kita akui ada perubahan ke arah yang lebih baik, tapi perubahan itu memang belum seluruhnya menyentuh kepentingan rakyat Kota Medan. Ini terjadi tentu karena pihak SKPD masih ada yang bergerak lambat, tidak mampu mengkuiti cara kerja pimpinannya yang bergerak cepat," kata Amiruddin dalam satu kesempatan wawancara di kantornya. Perubahan di Kota Medan yang berhasil dilakukan Rahudman-Eldin sejak keduanya ditetapkan sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan definitif, kata Amiruddin, lebih condong terjadi di bidang infrastruktur, kebersihan, dan pelayanan kesehatan. Contohnya, perbaikan prasaranan dan sarana kawasan Lapangan Merdeka untuk dijadikan sebagai tempat olahraga dan rekreasi di pusat kota, perbaikan trotoar di

jalan-jalan protokol sebagai sarana untuk pejalan kaki, dan pembagian kartu Jaminan Perlindungan Kesehatan Medan Sehat (JPKMS). Selain itu, pada tahun pertama kepemimpinan Rahudman-Eldin ini, juga dicanankan Medan Bebas Gizi Buruk pada tahun 2015. Sedangkan di bidang pendidikan, dilakukan renovasi gedung sekolah, setifikasi guru serta pemerataan tenaga pengajar di seluruh sekolah di Kota Medan. Sedangkan untuk peningkatan usaha kecil dan pedagang kaki lima, pada peringatan hari jadi ke 421 Kota Medan tanggal 1 Juli 2011, akan diserahkan bantuan masingmasing Rp 1 juta kepada setiap pelaku usaha. "Bantuan itu akan diberikan kepada 1.050 usaha perorangan dan masing-masing 50 orang setiap kecamatan. Sumber dananya berasal dari partisipasi pengusaha, bukan dari APBD Kota Medan," kata Wali Kota Medan Rahudman Harahap suatu acara di Emerald Garden Hotel, Medan, Selasa (28/6). Jangan Berpuas Diri Dari sejumlah program dan kebijakan itu, kita tentu sependapat kalau masa setahun memang belum dapat dijadikan ukuran bagi sebuah pemerintahan baru untuk mencapai target sebagaimana visinya, yakni "Kota Medan Menjadi Kota Metropolitan yang Berdaya Saing, Nyaman, Peduli, dan Sejahtera." Namun begitu, beberapa kebijakan yang sudah diambil telah ada kelihatan hasinya dan diharapkan tahun kedua dan seterusnya semakin nyata. Wakil Ketua DPRD Medan Ikrimah Hamidy menekankan agar keberhasilan setahun perjalanan kepemimpinan Wali Kota Medan Rahudman Harahap dan Wakilnya Dzulmi Eldin, seperti di bidang pengelolaan keuangan yang mendapat predikat WDP dari BPK, bukan berarti tanpa cela, karena itu Pemko Medan dan jangan berpuas diri. Ke depan, jajaran Pemko Medan harus terus meningkatkan penggunaan anggaran dan tanggung jawab yang lebih agar bisa mendapat predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). "Pengelolaan APBD tahun 2011 ini harus bisa mendapat predikat WTP, dengan demikian Pemko Medan akan mendapat tambahan dana dari Kemenkeu (Kementrian Keuangan), ini yang harus dikejar," kata Ikrimah.* Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba karya Tulis dalam Rangka HUT ke 421 Kota Medan

harian andalas | Hal.

6

Bina Santri Diharapkan Jadi Percontohan di Sumut Medan-andalas Perguruan Bina Santri yang mengasuh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Asuhan Anak Muslim (TAAM), Taman Kanakkanak Al-Qur'an/Raudhatul Athfal (TKA/RA), Taman Pendidikan Al-Qur'an/Taman Qira'atul Qur'an (TPA/TQA), diharapkan menjadi model percontohan di Kota Medan dan Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Ini karena perguruan yang baru setahun berdiri ini sudah mampu mencetak anak-anak yang fasih membaca AlQur'an, memiliki kemampuan berbahasa Arab dan Inggris, serta sudah memiliki grup drumband. Hal itu dikatakan Direktur Lembaga Pengembangan dan Pembinaan Keluarga Sakinah (LPKS) Dewan Pimpinan Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPP BKPRMI) Drs H Tasyrifin Karim, MM Pd.I, pada acara Syukuran Satu Tahun Perguruan Bina Santri, di halaman lembaga pendidikan itu, Jalan Pasar 3 No. 80 Medan, Rabu (29/6). Acara tersebut dirangkai dengan wisuda Perguruan Bina Santri, zikir, tausiah dan doa, serta peringatan Israk

Mikraj Nabi Muhammad SAW dan penyambutan bulan suci Ramadhan 1432 H. Hadir dalam acara itu Pembina/Pendiri Perguruan Bina Santri Drs H Sotar Nasution MHB, Ketua Yayasan Perguruan Bina Santri Dra Hj Latifah Batubara, pimpinan Majelis Zikir Tazkira KH Amiruddin MS, pimpinan Bank Sumut Syari'ah Cabang Medan Amin Lubis, orang tua santri, dan jamaah pengajian dan perwiridan yang berada di kawasan Pasar 3. Tasyrifin berharap, anakanak binaan Perguruan Bina Santri nantinya mengikuti Festival Anak Shalah tingkat Nasional yang secara rutin digelar LPPTKA DPP BKPRMI setiap tahunnya. Karenanya, dia mengharapkan kepada pengelola

andalas/hamdani

WISUDA-Pembina Perguruan Bina Santri Drs H Sotar Nasution MHB tengah mewisuda santri perguruan tersebut, di Jalan Pasar 3 Medan, Rabu (29/6).

Bina Santri agar terus meningkatkan kualitas maupun kuantitas santri-santri perguruan ini. Dalam kesempatan itu, Tasyrifin juga mengatakan, ibadah sholat yang diturunkan kepada Rasullah SAW ketika melakukan isra mikraj mampu menciptakan manusia yang luar biasa dalam kehidupan sehari-hari. "Jika umat melaksanakan sholat dengan baik dan benar, maka akan anakanak bangsa ini menjadi unggul, cerdas dan menjadi generasi yang luar biasa. Sebab, sesungguhnya ibadah sholat merupakan training yang luar biasa dari semua training yang ada di dunia ini," kata Tasyrifin. Pembina/Pendiri Perguruan Bina Santri Drs H Sotar Nasution MHB menyatakan, menyambut baik harapan Direktur LPKS DPP BKPRMI Tasyrifin Karim agar Perguruan Bina Santri menjadi model percontohan di Sumatera Utara. Diakuinya, santrisantri yang diwisuda memiliki kemampuan dan karakter yang membuat orang tua merasa puas mempercayakan anak-anaknya di Perguruan Bina Santri. "Ke depan, kita harapkan akan ada anak-anak Bina Santri menjadi utusan Sumut ke Festival Anak Sholeh Tingkat Nasional. Untuk itu, kita akan terus meningkatkan kualitas dan kuantitas santri dan guru," ucap mantan Ketua PW BKPRMI Sumut ini seraya mengakui, siswa yang diwisuda umumnya sudah fasih membaca Al-Qur'an, memiliki kemampuan berbahasa Arab dan Inggris serta menguasai sejumlah kesenian termasuk drum band. Disinggung tentang kegiatan zikir dan tausiyah serta doa yang dirangkai dengan syukuran dan wisuda santri, menurut Sotar, itu merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas prestasi yang diraih Perguruan Bina Santri. (HAM)

Kecamatan Biru Biru Sosialisasikan RKJM dan PKP Desa Biru Biru-andalas Untuk mempercepat pembangunan menyentuh efektifitas pembangunan dalam mengatasi berbagai permasalahan, dan untuk merespon kebutuhan di setiap desa, Kecamatan Biru Biru melaksanakan pelatihan dalam menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJKM) dan Rencana Kerja Pembangunan (RKP) Desa, Senin (27/6) di aula kantor Camat Biru Biru. Camat Biru Biru Bronsyah Girsang SE ketika diminta keteranganya terkait kegiatan RPJM dan RKP desa yang sedang disosialisasikan, menjelaskan kegiatan yang dilaksanakan adalah untuk mencapai kemandirian dan kesejahteraan masyarakat. De-

ngan demikian katanya, keberhasilan membangun desa akan memberikan dampak besar dalam keberhasilan pembangunan nasional secara makro. Sementara kegiatan yang akan berlangsung, akan bernaung di bawah bendera PNPM Mandiri Pedesaan. Bronsyah Girsang menambahkan, tujuan sosialisasi kegiatan RPJM-Desa itu adalah untuk merumuskan rencana pembangunan di setiap desa, sehingga kegiatan pembangunan yang dilaksanakan akan sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan keadaan setempat. "Dengan telah terumusnya arah tujuan kebijakan dan strategi pembangunan desa, diharapkan akan menyelaraskan rencana kegiatan dan ang-

garan, dan serta merta akan meningkatkan peran serta masyarakat di desa dalam proses pembangunan di desa masing-masing," jelasnya. Dikatakan, RKP Desa adalah untuk menetapkan perencanaan pembangunan dalam periode satu tahun, menetapkan rancangan kerangka ekonomi, program dan kegiatan proritas desa, dan kerangka pendanaan yang dibutuhkan pada setiab desa. Acara sosialisasi kegiatan dihadiri 17 Kepala Desa yang berada di Kecamatan Biru Biru, Sekcam Biru Biru Khairul Azman Harahap, Fasilitator Teknik Erwinsyah Putra ST, sejumlah pengurus PNPM Mandiri kecamatan dan desa, Sekdes, BPD dan undangan lainya. (STP)

Bangunan Ruko Bekas RM ACC Tutup Gang Kebakaran Medan-andalas Kinerja Pemko Medan dalam hal ini Dinas Tata Ruang dan Tata Banguann (TRTB) Kota Medan terus diuji. Hal ini terlihat masih banyaknya para pemilik bangunan yang tidak menggubris paraturan yang telah diterapkan oleh Pemko Medan, seperti pembangunan Rumah Toko (Ruko) bekas Rumah Makan ACC di Jalan Palang Merah simpang Jalan Kolonel Sugiono Medan, yang dengan sengaja menutup gang kebakaran yang ada di sebelah bangunannya. Parahnya lagi, pemilik Ruko tersbeut tidak hanya menutup gang kebakaran saja, tetapi juga membuat bangunan di atas roiland. Akibatnya, roilan di Jalan Kolonel Sugiono tertutup rapi.

Menyikapi hal ini, Wakil Ketua GP Ansor Kota Medan, Ismail Nasution, menegaskan, apa yang dilakukan oleh pemilik ruko tersebut karena adanya pembiaran yang dilakukan oleh pihak Dinas TRTB Kota Medan. Dan ini menunjukan lemahnya kinerja instansi tersebut. "Bagaimana PAD bisa mencapai target kalau terus bangunanbanguan liar seperti itu dibiarkan. Apalagi sampai membiarkan pemilik Ruko menutup gang kebakaran. Ini sudah keterlaluan," tegasnya. Menurutnya, Kadis TRTB harus turun langsung melihat apa yang dilakukan oleh pemilik bangunan bekas RM ACC tersebut. Karena menutup gang kebakaran adalah suatu perbuatan yang me-

langgar Perda. Apalagi juga membuat bangunan di atas roiland. "Kadis TRTB harus turun tangan. Karena pelanggaran tersebut tidak hanya merugikan Pemko Medan tetapi juga merugikan masyarakat, karena telah menutup gang kebakaran," tandasnya. Sementara itu, Kadis TRTB Kota Medan, Sampurno Pohan, ketika ditanya sekaitan dengan bangunan itu dengan tegas mengatakan, akan segera melakukan pengecekan di lapangan. "Kita akan langsung cek ke lapangan. Menutup gang kebakaran dan menutup roiland perbuatan yang melanggar Perda, jika benar akan segera kita bongkar," tegas Sampurno. (TIM)


Kamis 30 Juni 2011

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Kamis 30 Juni 2011

harian andalas | Hal.

8

Buffon Membeli Klub Seri C Turin-andalas Gianluigi Buffon memang belum akan gantung sepatu namun ia sudah menyiapkan investasi di masa depan. Setelah kiper Juventus itu bersama Cristiano Lucarelli membeli klub Lega Pro atau dulu disebut Seri C, Carrarese. Seperti dilansir dari Football Italia, Buffon bersama Lucarelli membeli 20 persen saham kepemilikan Carrarese. Buffon membelinya atas nama Buffon & Co. Srl. Musim ini Carrarese promosi ke Seri C atau kini disebut Lega Pro. Alasan utama Buffon membeli saham klub itu adalah karena Buffon memang lahir di kota Tuscan, kota kecil di Carrara dan kiper berusia 32 tahun itu mengaku adalah fans Carrarese. Beberapa kali Buffon musim ini terlihat menonton laga

Carrarese saat dirinya tengah absen akibat cedera. Tak hanya Buffon, eks striker Livorno dan Parma, Lucarelli bersama ayahnya, Maurizio, membeli 27,5 persen saham kepemilikan klub melalui unit bisnisnya Unicoop Servizi. (NET)

JAWARA Liga Premier Manchester United akhirnya resmi mendapatkan penjaga gawang berbakat Spanyol David De Gea yang direkrut dari Atletico Madrid.

Jelang MotoGP Italia

Lorenzo Incar Juara di Mugello Mugello – andalas Jorge Lorenzo enggan meratapi kegagalannya di MotoGP Belanda, pekan lalu. Pembalap andalan Yamaha Factory ini kini mengalihkan fokus untuk meraih hasil maksimal pada MotoGP Italia di Mugello, akhir pekan ini, demi menjaga peluang juara. Pada balapan di Assen, Belanda, Sabtu lalu, Lorenzo diketahui mengalami nasih naas. Di awal lomba, Lorenzo harus terjatuh dari motornya lantaran tersenggol motor Marco Simoncelli yang juga terjatuh saat tengah bertarung di garda depan. Insiden ini praktis membuatnya tercecer di belakang dan harus puas hanya finish di urutan enam. Kini, jelang balapan di Mugello, jawara dunia musim lalu ini mengaku tidak ingin lagi memikirkan

insiden di Assen dan memilih untuk fokus meraih kemenangan perdananya di Mugello pada kelas MotoGP. Diketahui, selama tiga musim berlaga di MotoGP, Lorenzo belum sekalipun juara di Mugello. Prestasi terbaiknya hanya finish di posisi dua (2009 & 2010). “Kami akan pergi ke Mugello, tak ada waktu istirahat dan berpikir apa yang terjadi pada Sabtu lalu (GP Belanda). Tim telah melakukan pekerjaannya dengan sangat baik dan saya yakin performa motor kami sekarang sudah lebih baik. Kami harus terus berpikir positif,� tutur Lorenzo sebagaimana dikutip Paddocktalk, Rabu (29/6). Lebih lanjut, Lorenzo juga mengaku tidak sabar untuk beraksi di Mugello, salah satu sirkuit yang sangat disukainya. Apalagi, Sirkuit sepanjang 5,245 km ini juga telah mengalami perubahan, yakni aspal yang baru dan membuat permukaan sirkuit lebih mulus, tidak bergelombang. “Mugello adalah trek yang saya sukai, mungkin salah satu sirkuit yang indah di dunia, seperti sirkuit favorit saya yang lain, Phillip Island. Trek ini (Mugello) cukup banyak jebakan, dan tahun ini ada yang baru di sana, yakni aspalnya,� imbuhnya. “Saya tak pernah menang (di Mugello) pada pentas MotoGP, tapi, kami akan mencoba tampil di sana dan memberikan pertunjukan bagus buat fans di sana,� sambungnya . Untuk balapan di Mugello nanti, Lorenzo juga berharap cuaca bersahabat. Pembalap 24 tahun ini berharap balapan di kampung halaman Valentino Rossi nanti bakal berlangsung dalam cuaca cerah. (OKZ)

PROFIL Nama Lengkap Tempat Lahir Tanggal Lahir Kebangsaan Posisi Bermain di Klub

David de Gea Quintana atau yang lebih sering dikenal dengna nama David de Gea adalah seorang pemain sepak bola yang berasal dari Spanyol. Ia lahir pada tanggal 7 November 1990 di Madrid. Gea termasuk salah satu pemain muda berbakat yang tergabung bersama klub ternama Spanyol yaitu Atletico Madrid selain itu ia juga termasuk anggota dari skuad timnas Spanyol. Posisi David de Gea adalah seorang penjaga gawang. KARIR JUNIOR 2003–2008 : KARIR SENIOR 2008–2009 : 2009–2011 : Sekarang : KARIR TIMNAS 2007 : 2007–2009 : 2009 : 2009–Sekarang

Atletico Madrid Atletico B Atletico Madrid Manchester United Spain : U17 Spain U19 Spain U20 : Spain U21

Wimbledon

Federer Optimis, Nadal Cemas

Wimbledon–andalas Roger Federer mengaku optimistis bisa menembus ke partai puncak ajang Wimbledon tahun ini dan berhadapan dengan unggulan pertama Rafael Nadal. Namun petenis asal Swiss itu juga terus terang mencemaskan ancaman dua kontestan lainnya yakni Novak Djokovic dan Andy Murray. "Kita lihat saja bagaimana nanti. Mungkin saja Djokovic dan Murray akan kembali tampil di final (seperti pada perhelatan Australia Open lalu), tapi bisa saja saya salah,� cetus Federer. Sepanjang tahun ini, keempat petenis samasama menunjukkan permainan bagus. Terbukti, mereka secara bergantian mencapai final di dua grand slam yang sudah dihelat tahun ini. “Saya mencoba tak ambil pusing dengan segala kemungkinan tersebut. Saya tahu level permainan saya sekarang, juga Nadal,� sam-

: David de Gea Quintana : Madrid : 7 November 1990 : Spanyol : Kiper : Atletico Madrid

Pemain berusia 20 tahun itu dikontrak MU selama lima tahun. De Gea telah lolos tes medis pada hari Senin lalu. "Aku melihat ketertarikan mereka sebagai motivasi lebih untuk menunjukkan kemampuanku. Ini adalah kehormatan besar menjadi bagian dari klub seperti United dan aku ingin tampil sebaik mungkin dan melakukan apa yang kubisa," lugas kiper berusia 20 tahun itu. “Saya sangat bangga dan tak sabar untuk segera bermain di sini (United). Saat sebuah klub sebesar Manchester United mendatangi Anda, itu pasti membuat Anda akan sangat, sangat bahagia,� ujar De Gea. “Saya melihat minat mereka (United) sebagai motivasi tambahan untuk bekerja lebih keras dan menunjukkan kemampuan saya. Ini adalah kehormatan besar untuk menjadi bagian dari klub seperti United dan saya ingin melakukan yang terbaik dan menunjukkan apa yang bisa saya lakukan," tambahnya dikutip Eurosports, Rabu (29/6). Sayangnya tak disebutkan berapa dana yang harus dikeluarkan MU untuk merekrut De Gea. Media Inggris menduga tim asuhan Sir Alex Ferguson itu harus merogoh koceknya sebesar 18 juta pound. De Gea menjadi rekrutan ketiga MU di musim panas ini setelah Ashley Young dan Phil Jones. De Gea akan menjadi penerus kiper kawakan Edwin van der Sar yang telah memutuskan pensiun akhir musim lalu. Ferguson sudah sejak lama menilai De Gea layak menggantikan Van der Sar. De Gea angkat nama saat berhasil membawa Atletico menjuarai Liga Europa musim lalu dan menjadi incaran banyak klub-klub Eropa. Sebelumnya MU sempat juga melirik kiper Schalke 04 Manuel Neuer. Tapi pemain nasional Jerman itu akhirnya memilih bergabung bersama Bayern Muenchen. Bergabungnya De Gea membuat masa depan Tomasz Kuszscak di Old Trafford makin tidak jelas mengingat sebelumnya MU juga baru merekrut Anders Lindegaard pada November tahun lalu. Sekadar diketahui pula, De Gea menjadi pemain anyar ketiga yang diboyong pelatih Sir Alex Ferguson dalam upaya memperkuat skuadnya musim depan. Dua pemain sebelumnya adalah Phil Jones (Blackburn Rovers) dan Ashley Young dari Aston Villa. Untuk mendapatkan ketiga pemain ini, Fergie diprediksi harus merogoh kocek sekira 50 juta poundsterling.(BBS)

Sempurnanya Sharapova

bungnya seperti dikutip The Times, Rabu (29/ 6). Walaupun kondisi itu tidak menguntungkan, petenis berjuluk FedEx tetap bahagia karena dengan demikian menurutnya pertandingan tenis akan jadi semakin menarik “Saya pikir ini sangat menarik. Kami semua bermain bagus dalam saat bersamaan,� tuntas Federer. Nadal Cemas Sementara itu, peluang Rafael Nadal mempertahankan mahkota gelar turnamen Wimbledon bakal terancam. Petenis nomor satu dunia mengalami cedera pada kakinya, saat mengalahkan Juan Martin del Potro di babak 16 besar melalui empat set, 7-6 3-6 7-6 6-4. Nadal merasakan sakit pada kakinya sepanjang pertandingan. Sempat kecolongan di set kedua, namun petenis asal Spanyol berusaha menahan rasa sakit dan mampu menuntaskan laga dengan kemenangan. “Saya merasakan ada yang sangat aneh, tapi saya belum tahu pasti apa masalahnya. Beruntung, plester itu mungkin merubah posisi kaki dan distribusi kekuatan, sehingga saya bisa melanjutkan laga dengan sedikit rasa sakit,� paparnya. Namun setelah rampung melakukan pengecekan MRI, cedera yang dialami Nadal tidak parah. Terbukti, kemarin, petenis nomor wahid dunia itu kembali melakukan latihan. Di babak perempatfinal nanti, jawara Prancis Open 2011 akan berhadapan dengan Mardy Fish, yang selalu tumbang dalam lima pertemuan sebelumnya. (OKZ)

Wimbledon–andalas Si jelita Maria Sharapova belum juga menemukan lawan berarti di Wimbledon. Tampil cukup sempurna, unggulan kelima itu berhasil merebut tiket semifinal setelah menyingkirkan petenis Slovakia, Dominika Cibulkova, dua set langsung 6-1, 6-1, Selasa (28/6) malam WIB. Sharapova memang layak mendapat pujian sebab petenis berambut pirang itu bisa membuktikan belum pernah kehilangan set sejauh ini. Ia pun difavoritkan akan meraih gelar grand slam keempat dan akan bertemu petenis Jerman, Sabine Lisicki, di semifinal Kamis 30 Juni 2011 waktu setempat. “Ini adalah sebuah penghargaan, setelah sekian lama saya tak bisa ke babak empat besar,� kata Sharapova selepas pertandingan. Sharapova berpeluang melenggang ke partai puncak andai mampu mengeliminasi Sabine Lisicki di semifinal, Kamis (30/6). Di atas kertas Sharapova berpeluang memulangkan petenis wild card ini, tapi petenis 24

tahun tak mau meremehkan lawannya. “Setiap lawan berbeda dan setiap hari berbeda. Saya memiliki lawan kuat di babak berikutnya dan sangat menanti ini. Dia pemain yang tampil dengan kepercayaan diri belakangan ini,� imbuh peraih empat gelar Grand Slam. Petenis lain yang juga melenggang ke semifinal adalah Petra Kvitova yang berhasil membekuk Tsvetavana Pironkova 6-3 6-7 6-2. (OKZ)

Carroll: De Gea akan Hadapi Tekanan MANTAN penjaga gawang Manchester United, Roy Carroll, berupaya memperingatkan David De Gea, yang dipastikan bakal menghadapi banyak tuntutan dan tekanan bila proses perpindahannya ke Old Trafford segera terwujud dalam waktu dekat. Bintang muda yang berusia 20 tahun itu mendapatkan tugas utama yang cukup berat bila berhasil menempati posisi nomor satu di Old Trafford, selepas pensiunnya Edwin van der Sar. Jauh sebelum Van der Sar tiba di Old Trafford enam tahun lalu, United kesulitan untuk mencari seorang penjaga gawang yang tangguh selepas pensiunnya Peter Schmeichel. Carroll sendiri mengalami karir yang pasang surut selama empat musim membela panji Red Devils sejak periode 2001 hingga 2005 dan kiper berkebangsaan Irlandia Utara itu mengatakan De Gea, dari segala pengalaman yang dimilikinya, baru akan menerima tekanan hebat di United. "Edwin van der Sar sudah melaluinya dengan baik untuk Manchester United dalam beberapa tahun terakhir dan kiper muda yang baru tiba memperkuat klub terbaik di dunia - tentu akan mendapatkan tekanan dan tanggung jawab penuh di pundaknya," ungkap Carroll. "Manchester United merupakan sebuah tim yang selalu ingin memenangkan suatu turnamen dan kompetisi dan bermain untuk United merupakan sesuatu hal yang teramat besar." Menurut berita yang beredar mengatakan kalau Manchester United akan merogoh koceknya sebesar 18 juta pound untuk bisa mendapatkan De Gea, sehingga membuat Alex Ferguson telah mengeluarkan anggaran belanja mencapai 50 juta pound setelah sebelumnya merekrut Phil Jones dan Ashley Young. (BBS)


OLAHRAGA

Kamis 30 Juni 2011

harian andalas | Hal.

9

ICW Endus Korupsi PSSI Jakarta - andalas Indonesian Corruption Watch (ICW) menduga adanya praktik korupsi di tubuh PSSI, hingga merugikan negara miliaran rupiah. Korupsi mulai dari PSSI Pusat hingga daerah. Hal itu terungkap dalam diskusi publik bertema "Revolusi PSSI untuk Sepakbola Bersih" di Kota Medan, Sumatra Utara, Rabu (29/6). Acara itu digelar oleh Koalisi Suporter untuk Revolusi PSSI. Menurut Apung Widadi, Peneliti ICW, berdasarkan penelitian ICW sejak 2009, berbagai indikasi sudah ditemukan. Untuk mendapatkan bukti dan penelitian lebih lengkap, ICW meminta kopi laporan pertanggungjawaban PSSI. Namun itu tidak pernah diberikan. Bahkan, Apung melanjutkan, setiap kongres terjadi money politic. Dan tak menutup kemungkinan tindak korupsi oknum-oknum pengurus PSSI dan kasus money politic itu juga akan terjadi di kongres yang digelar Komite Normalisasi PSSI di Solo pada 9 Juli mendatang. Laporan pertanggungjawaban penggunaan dana APBN dan APBD, juga tidak diberikan kepada instansi terkait, seperti Kementerian Negara Pemuda dan Olah Raga. Padahal kucuran dana berasal dari instansi tersebut. Apung menegaskan bahwa praktik korupsi itu sudah berlangsung bertahun-tahun. Jika diakumulasi, nilainya kini mencapai puluhan miliar rupiah. ICW berpendapat seharusnya Komisi Pemberantasan Korupsi turun tangan menangani kasus itu.(BBS)

andalas/imanuel stp

Kanit Binmas Polsek Deli Tua AKP GK Sinuraya saat membuka pertandingan catur "Piala Kapolsek Cup" Rabu (29/6).

HUT Bayangkara ke-65

Kapolsek Deli Tua Gelar Turnamen Catur Deli Tua-andalas Dalam menyambut HUT bayangkara ke65,yang jatuh pada tanggal 1 Juli mendatang, Kapolsek Deli Tua, Kompol SP Sinulingga menggelar kegiatan Olah Raga Catur, untuk memperebutkan "Piala Kapolsek Cup". Acara pembukaan sekaligus untuk memulai pertandingan dilakukan pada hari Rabu (29/6) sekira pukul 09.00Wib di Mapolsek Deli Tua. Kegiatan ini menaruh perhatian masyarakat yang berdomisili di wilayah hukum Polsek Deli Tua. Sekira 50-an peserta telah mendaftarkan diri ke panitia pelaksana. Peserta berasal dari Kecamatan Deli Tua, Medan Johor dan Medan Tuntungan. Kanit Binmas Polsek Deli Tua AKP GK Sinuraya yang sekaligus membuka turnamen catur tersebut mengajak peserta agar bermain sportif. Karena menurut Sinuraya, kegitan tersebut hanyalah sebuah kegiatan untuk menjalin kemitraan antara polisi dan masyarakat. Hal tersebut juga dibenarkan Pak Erham, juri yang dipercaya dalam penyelengaraan catur ini. Menurut Erham, kegiatan permainan catur tersebut memakai sistem swiss score dan bagi setiap pemenang akan mendapat piagam dan trophy ditambah dengan uang saku sebesar Rp 1.500.000 untuk juara I dan Rp 1.000 000 untuk Juara II dan 750.000 rupiah untuk Juara ke III. Erham juga menambahkan, jika pemain yang mengikuti kejuaraan ini bukanlah orang yang asing di kejuaraan catur tingkat sumatra utara. Dikatakanya seperti peserta yang bernama Reza dan Go liong yang pernah menjuarai Forkot 2010 lalu. "Kejuaraan ini seluruhnya adalah pemain yang telah beberapa kali mengikuti kejuaraan di Sumut dan Deli Serdang," jelasnya. (STP)

Timnas Didanai Lima BUMN Jakarta-andalas Angin segar mulai berhembus ke Tim Nasional Indonesia. Masalah dana yang belakangan ini menggelayuti akan segera teratasi. Ketua Komite Normalisasi, Agum Gumelar, menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan kerja sama dengan lima Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk pembiayaan Timnas. Kelima BUMN tersebut adalah Bukit Asam, Bank Mandiri, PT Telkom, Pertamina, dan Semen Padang. "Tanggal 1 Juli nanti kita akan menandatangani Mou dengan 5 sponsor. Diharapkan, dengan kerja sama ini tidak ada lagi masalah untuk persiapan timnas kita," kata Agum kepada wartawan di sekretariat PSSI, Rabu (29/6). Timnas sendiri akan menjalani banyak agenda ke depan. Baik itu Pra Piala Dunia (Timnas Senior), hingga Piala AFF U-23 dan Sea Games (Untuk Timnas U23). Namun hingga saat ini, Timnasional belum juga melakukan persiapan. Bahkan, agenda ujicoba Timnas senior melawan Singapura (3 Juli) dan Thailand (6 dan 12 Juli) terpaksa batal digelar akibat tak adanya dana. Ketika ditanya berapa jumlah dana yang akan digelontorkan oleh lima BUMN tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jendera (Sekjen) PSSI, Djoko Driyono mengungkapkan, "Rp 9 miliar. Ada satu BUMN yang memberikan bantuan Rp 1 miliar, tapi saya lupa BUMN yang mana. Sisanya, masing-masing memberikan bantuan sebesar Rp 2 miliar," pungkas Joko. (ACM)

KN Sosialisasi Tata Cara Kongres Jayapura-andalas Musim sepakbola Indonesia resmi ditutup dengan laga antara Persipura Jayapura kontrak Tim All Star Indonesia Super League (ISL). 'Mutiara Hitam' keluar sebagai pemenang dengan skor 2-1. Juara Superliga Indonesia Persipura Jayapura menutup musim dengan memenangi laga melawan ISL All-Stars 2-1, Rabu (29/6), di Stadion Mandala, Jayapura. Kemenangan Persipura ini juga meluluskan ambisi pribadi yang diusung pelatih Jacksen F Tiago. Pada penyelenggaraan musim lalu, Jacksen sukses membawa tim All-Star meraih

berhasil disambut Ian Louis Kabes untuk menjauhkan bola dari jangkauan Ferry Rotinsulu. Bola liar langsung disambar Zah Rahan di depan gawang yang tak lagi terjaga. Di babak kedua, kedua tim masih menunjukkan permainan dengan tempo tinggi. Persipura yang akhirnya bisa menuntaskan pertandingan dengan kemenangan lewat gol kedua Zah Rahan. Sementara penyerang Persipura Jayapura Boaz Solossa menuntaskan musim ini dengan tiga gelar di tangan. Selain membawa Persipura Jayapura menjadi juara Superliga Indonesia musim 2010/11, ia juga menjadi topskor dengan 22 gol dan pemain terbaik. Boaz mengungguli dua kandidat lain, yaitu Bambang Pamungkas dari Persija Jakarta dan Aldo Barreto dari Persiba Balikpapan. (DTK)

Boaz Tatap Liga Asing KARIER Boaz Solossa sebagai pemain di kancah persepakbolaan Indonesia boleh dibilang sudah lengkap. Kini Bochi siap membuka lembaran baru dengan berkarier di kompetisi negara lain. Tiga trofi Indones i a Super

Rio Ferdinand antara Bahasa Indonesia dan Nasi Goreng PEMAIN bek Manchester United, Rio Ferdinand langsung mencoba nasi goreng sesampainya di Jakarta. Rupanya, Ferdinand penasaran dengan makanan kegemaran Presiden Amerika Barack Obama itu. "Apa kabar Indonesia, baru sampai di Jakarta," dan "Sekarang saya mencoba makan nasi goreng. Ini makanan Indonesia paling populer. Orang-orang di sini menyenangkan," demikian tulis Ferdinand di situs jejaring media sosial Twitter, Selasa (28/6), malam. Kepada wartawan, Ferdinand mengaku bisa menulis dalam bahasa Indonesia karena mendapat bantuan seorang teman. Bahkan, ia sempat mencoba belajar mengucapkan beberapa kalimat dalam bahasa Indonesia agar bisa akrab dengan fansnya di Indonesia, meskipun gagal dipraktekkan karena banyaknya fans yang hadir dalam peluncuran program kerjasama operator Tri dan Manchester United, bertema Football for Hope di Ballroom Hotel Intercontinental Midplaza, Rabu kemarin. "Lelaki itu (menunjuk pada seorang temannya) yang mengajari saya Bahasa Indonesia. Saya minta diajari

kemenangan atas Arema Indonesia. Kali ini, Jacksen ingin membawa Persipura tampil sebagai pemenang di Perang Bintang. Dengan demikian, Jacksen menjadi pelatih pertama yang bisa membawa tim besutannya juara. Adalah Zah Rahan Krangar yang tampil sebagai bintang. Pemain asal Liberia itu menyumbang dua gol untuk membawa Persipura menegaskan dominasinya di musim ini. Dalam pertandingan kali ini, tuan rumah Persipura lebih dulu tertinggal melalui M. Ridwan usai menerima umpan silang Aldo Bareto pada menit ke 30. Sambil dibayangi oleh Ortizan Solossa, Ridwan melepaskan sepakan kaki kiri yang bersarang di pojok kiri gawang Yoo Jae Hon. Pada menit ke-39, Persipura berhasil menyamakan kedudukan. Umpan lambung ke dalam kotak penalti

bagaimana mengucap saya sangat gembira ada di sini dan beberapa hal lainnya," kata Ferdinand kepada wartawan dalam jumpa pers seusai peluncuran Football for Hope. Ferdinand mengaku tidak merasa khawatir dengan keamanannya selama berada di Jakarta. Pengalaman tim MU yang batal ke Jakarta tahun 2008 lalu karena adanya serangan bom di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton, tidak membuat Ferdinand trauma. "Saya tidak pernah memikirkan hal buruk soal Indonesia. Kalau Anda terus menerus memikirkan hal itu Anda bisa stress sendiri," kata pemain tim nasional Inggris yang kini berusia 32 tahun ini. Kedatangan Ferdinand ke Jakarta dalam rangka bertemu dengan pengemarnya di Indonesia sekaligus melakukan kegiatan sosial menggalang dana untuk Yayasan untuk anak pengidap HIV/AIDS, syair.org, serta menyumbang PMI melalui acara Gala Dinner yang akan berlangsung di Bali Room outdoor Palace, Hotel Kempinski, di Jakarta, malam ini. (TI)

League (ISL) dan satu Piala Indonesia adalah persembahan tertinggi bagi klubnya. Sementara itu bagi pribadinya, musim ini adalah puncaknya di mana ia menggaet gelar topskorer ISL dengan 22 gol dan pemain terbaik musim ini. Jelas dengan pencapaian ini, dirasa tak ada yang perlu lagi dicapai Boaz di level kompetisi lokal bersama Persipura. Satu lagi misinya adalah membawa Persipura menjadi juara Piala AFC di mana tim ini sudah mencapai babak perempatfinal. Dengan talentanya saat ini dan usianya yang baru 25 tahun, Boaz pun banyak diminati klub-klub dalam maupun luar negeri dan salah satunya adalah peserta Liga Super Malaysia, Selangor FC. Hal yang mana disambut baik oleh

Boaz meski diakuinya sampat saat ini belum ada tawaran yang datang pada dirinya. "Untuk regenerasi saya siap go international. Hanya saja saya belum dikontak tim-tim dari luar negeri," aku Boaz kepada wartawan usai laga Perang Bintang, Rabu (29/6) malam WIT di Stadion Mandala, Jayapura. Lebih lanjut pemain kelahiran Sorong itu mengomentari keberhasilan membawa Persipura jadi juara serta meraih dua penghargaan yakni Sepatu Emas dan Bola Emas sebagai Pemain Terbaik ISL. Total hadiah yang disabet kapten Persipura itu adalah Rp 200 juta. "Adalah suatu hal yang biasa meraih penghargaan dalam sepak bola. Saya akan berusaha tampil lebih baik lagi di musimmusim mendatang," tutupnya. (DTC)

Jakarta-andalas Komite Normalisasi PSSI harus terus berkoordinasi dengan Badan Sepak Bola Asia (AFC) dalam persiapan Kongres PSSI di Surakarta, 9 Juli 2011. Hal itu sesuai dengan petunjuk Badan Sepak Bola Dunia (FIFA) agar kongres tidak berakhir deadlock seperti yang terjadi di Jakarta, 20 Mei lalu. Untuk memastikan persiapan kongres berjalan baik, AFC mengutus Legal Eksekutifnya, James Johnson, mengecek langsung ke Surakarta. "Kedatangan James atas dasar petunjuk FIFA bahwa Komite Normalisasi dalam mempersiapkan kongres harus berkoordinasi dengan Legal Eksekutif AFC. Dia datang untuk mengecek, melihat perencanaan kongres," kata Agum memperjelas maksud kedatangan James. Menurut Agum, kehadiran James diharapkan bisa memberikan masukan-masukan agar kongres bisa disiapkan dengan baik dan dilaksanakan dengan lebih baik pula. Kongres PSSI Luar Biasa, 9 Juli nanti, adalah lanjutan dari kongres di Jakarta 20 Mei lalu. Agendanya tunggal, memilih ketua umum, wakil ketua umum, dan anggota Komite Eksekutif PSSI periode 2011-2015. Menurut Agum, AFC berharap kongres yang diperkirakan menelan dana sekitar Rp 2,5-3 miliar itu berjalan sesuai dengan peraturan PSSI. James ke Surakarta didampingi anggota Komite Normalisasi, Joko Driyono, Senin 27 Juni lalu. Di sana, ia berkoordinasi dengan pemangku kepentingan soal persiapan kongres, serta mengecek kondisi The Sunan Hotel yang nanti menjadi tempat menggelar kongres sekaligus tempat menginap para peserta, pemilik suara, dan panitia kongres. (TI)

"MU Soccer School" Didirikan di Indonesia Jakarta-andalas Salah satu perusahaan penyedia layanan komunikasi di Indonesia, Tri, bekerja sama dengan klub Liga Utama Inggris, Manchester United, mendirikan "Manchester United Soccer School" (MUSS) di Indonesia. Peresmian sekolah sepak bola yang diharapkan mampu mencetak pemain sepak bola andal, itu dilakukan oleh salah satu bintang klub yang berjuluk "The Red Devils", Rio Ferdinand bersama jajaran petinggi Tri di Jakarta, Rabu. "Manchester United Soccer School merupakan kegiatan yang akan membantu anak-anak Indonesia. Kami (Tri) akan memberikan kesempatan emas bagi anak usai 14-15 tahun untuk belajar sepak bola ala Manchester United di Old Trafford," kata "Manager Marketing Communication" Tri, Andi Djoewarso. Menurut dia, pembentukan MUSS merupakan kelanjutan kerja sama yang telah dibangun antara Tri dengan klub yang dimanageri oleh Sir Alex Ferguson itu. Dengan dibentuknya MUSS, juga diharapkan mampu

Rio Ferdinand menghadiri acara lelang amal dan peluncuran program Football for Hope di Hotel Mid Plaza Intercontinental, Jakarta, Rabu (29/6). Kedatangan bek MU tersebut dalam rangka peluncuran Tri ManUtd Soccer School dan lelang memorabilia Rio Ferdinand yang hasilnya digunakan untuk membantu anak-anak pengidap HIV/AIDS. memberikan pengalaman baru bagi anak-anak Indonesia. Selama ini, kata dia, MUSS telah tersebar diseluruh dunia. Ada sedikitnya 28 ribu sudah anak-anak terlibat di dalamnya. Dengan terbentuknya MUSS di Indonesia maka anak-anak Indonesia mendapatkan kesempatan yang sama dengan anakanak diseluruh dunia. "Kegiatan ini juga sebagai ajanng untuk memotivasi anak-

anak Indonesia untuk bermain sepak bola dengan baik dan menjadi pesepak bola masa depan," ujarnya, menambahkan. Andi menjelaskan, MUSS akan segera direalisasikan. Sesuai dengan rencana MUSS akan digelar antara September hingga Oktober. Semua sekolah sepak bola seluruh Indonesia memiliki kesempatan yang sama dalam mengikuti seleksi. "Sebanyak 32 anak akan diberi

kesempatan untuk mendapatkan pelatihan sesuai dengan standar Manchester United di MUSS," ucapnya, menjelaskan. Sementara itu, pemain bek kiri Manchester United, Rio Ferdinand, menyambut baik peresmian MUSS di Indonesia. Dengan dibentuknya MUSS diharapkan mampu menumbuhkan semangat serta motivasi anak-anak Indonesia menjadi pemain sepak bola yang hebat. "MUSS telah mampu mencetak pemain handal mulai dari Bryan Robson hingga Ryan Giggs. Sekolah ini tidak hanya akan memberikan teknik, tetapi juga membangun mentalitas pemain. Saya yakin Indonesia mempunyai potensi besar. Mereka hanya butuh dasar sepak bola yang benar," katanya usai meresmikan MUSS. Rio Ferdinand selain meresmikan MUSS juga melakukan lelang beberapa barang pribadinya untuk kegiatan amal. Seluruh hasil lelang "jersey", sepatu hingga lukisan langsung didonasikan pada Syair.org yang selanjutnya disalurkan pada anak-anak penderita HIV dan AIDS di Indonesia. (ANT)


Kamis

EKONOMI-BISNIS

30 Juni 2011

Indosat Kembali Hadirkan IM3 Mobile Academy

harian andalas | Hal.

10

Buku Bekas Mulai Diincar Pelajar Medan-andalas Penjualan buku bekas di Lapangan Merdeka Medan mulai diincar pelajar untuk membeli buku pelajaran tahun ajaran 2011/2012 yang akan berlangsung beberapa pekan mendatang, membuat para pedagang buku bekas mulai kebanjiran pesanan. Omset pedagang pun meningkat signifikan dibanding harihari biasanya.

Medan-andalas Mengangkat tema ”Gw Mau Gw Bisa“, Indosat kembali menghadirkan program IM3 Mobile Academy untuk para Duta IM3 berbakat dan berprestasi dari seluruh Indonesia. IM3 Mobile Academy yang telah memasuki tahun ke-4 ini, merupakan bentuk kepedulian Indosat pada cita-cita anak muda Indonesia untuk membekali mereka dengan ilmu yang dapat dimanfaatkan ketika kembali ke lingkungan sekolah dan masyarakat, terutama untuk meraih mimpimimpi mereka. IM3 Mobile Academy merupakan wadah untuk mengisi liburan bagi anak muda pelajar SMU/sederajat kelas 1 dan 2 se-Indonesia, yang memiliki penampilan dan kepribadian menarik, berprestasi di bidang akademis maupun non-akademis, memiliki bakat/hobi di bidang seni dan olahraga untuk belajar mandiri dan mengasah bakat dan kemampuannya selama masa liburan serta mengembangkan hobinya menjadi hobi yang “menguntungkan” melalui online media. “Program IM3 Mobile Academy merupakan bagian dari komitmen kami untuk para pelajar, dengan memberikan

wadah dengan berbagai kegiatan positif sehingga mereka bisa menjadi generasi muda yang berbakat serta berprestasi,“ demikian dikatakan Devimaz Gusmal, Division Head Brand Maintenance Indosat. IM3 Mobile Academy dilaksanakan di 30 Area Indosat di seluruh Indonesia dengan target 150 peserta. Pendaftaran peserta dimulai pada tanggal 19 Mei sampai 19 Juni 2011 dengan kegiatan seleksi dan audisi lokal sebagai Duta IM3. Seperti tahun-tahun sebelumnya, kegiatan IM3 Mobile Academy meliputi masa liburan dan holiday camp selama 5 hari 4 malam. Dalam periode tersebut, Academier akan mengunjungi banyak tempat menarik, bertemu banyak bintang, merasakan banyak pengalaman baru, dan diakhiri dengan acara Grand Final yang akan disaksikan ribuan orang di Jakarta. Juara IM3 Mobile Academy 2011 akan mendapatkan kontrak kerja sama sebagai Duta IM3 di daerahnya masing-masing, serta akan mendapatkan banyak hadiah mulai beasiswa/uang, hadiah perjalanan, gadget seru, dan banyak lagi. (REL)

Hotel di Parapat dan Berastagi Penuh Medan-andalas Hotel di daerah tujuan wisata Berastagi dan Parapat, Sumatera Utara, "dibanjiri" tamu sejak Selasa (28/6) malam menyusul libur Isra Mi'raj dan libur anak sekolah, sedangkan di Medan warga juga tampak memadati plaza dan restoran. "Hunian hotel Niagara Parapat sudah mencapai 95 persen sejak Selasa. Pesanan kamar masih ada hingga Minggu, 3 Juli 2010," kata General Manager Hotel Niagara Parapat, Cahyo Pramono, yang dihubungi dari Medan, Rabu. Menurut dia, tamu yang terbanyak berasal dari Medan itu memenuhi Parapat sejak Selasa siang, meski sebelumnya mulai Sabtu, 25 Juni sudah ada warga yang menginap di hotel berbintang tersebut. Cahyo mengakui, sebagian besar tamu sudah melakukan pemesanan kamar hotel jauh hari karena khawatir tidak mendapat kamar menyusul musim libur sekolah. Pemesanan jauh hari memang mendapat harga khusus, meski potongan harga tidak terlalu besar karena lagi musim libur. "Diperkirakan masih akan ada pesanan kamar hotel hingga akhir pekan ini, khususnya Jumat hingga Minggu karena masih suasana libur sekolah," katanya.

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 THAMRIN 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 BINJAI 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50

Eksekutif Hotel Sibayak, Berastagi, Tandeanus Sukardi, juga mengakui, banyaknya warga mengunjungi dan menginap di hotel daerah tujuan wisata di Tanah Karo itu. "Lumayanlah banyaknya pesanan kamar di libur sekolah sehingga bisa menutupi baiaya hotel saat lagi masa sepi tamu di hari biasa," katanya. Kunjungan warga yang banyak itu juga terjadi di Resort Simalem, daerah tujuan wisata baru di sekitar Tanah Karo Tandenaus juga membenarkan, kunjungan tamu terbesar masih berasal dari wisatawan nusantara karena kedatangan wisatawan asing ke Sumut masih belum pulih seperti di era 1990an. Sementara itu, Pengelola Thamrin Plaza, Paulus Tamie, menyatakan, di plaza, warga cenderung memenuhi tempat-tempat hiburan dan makanan-minuman. "Tren anak muda dan keluarga untuk bersantai di tempat makanan dan minuman menguntungkan pengusaha bisnis itu termasuk pengelola plaza ditengah daya beli masyarakat yang masih belum pulih 100 persen," kata Paulus yang menjabat Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Perbelanjaan Indonesia (APPBI) Sumut. (ANT)

THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.00-21.20 PLAZA 13.10-15.30-17.50-20.10 BINJAI 13.15-15.05-16.55-18.45-20.35

D Panjaitan, salah seorang penjual buku bekas, kemarin mengatakan, kini penjualan dan pemesanan bukubuku pelajaran lumayan banyak, perharinya omset naik 70% sekitar Rp 700 ribu pendapatan. “Saya menjual berbagai jenis buku pelajaran dari berbagai penerbit dan pengarang, semakin banyak pesanan saya merasa stock buku sudah mau habis,” katanya. Erica, siswa SMA Budi Murni, yang mengunjungi lokasi penjulan buku bekas mengatakan, harga buku yang dijual di lokasi tersebut bisa terjangkau dibanding harga buku yang dibeli di toko maupun di sekolah, selain ekonomis isi bukunya sama seperti buku baru yang dibeli di sekolah. Haristi Bangun yang menemani anaknya membeli buku bekas mengaku, harga buku yang dijual para pedagang cukup terjangkau bagi kalangan keluarga yang kondisi keuangannya pas-pasan.

andalas/siong

BUKU BEKAS - Penjualan buku bekas di Lapangan Merdeka Medan mulai diincar pelajar untuk membeli buku pelajaran tahun ajaran 2011/2012. “Di pasar loak buku bekas ini tidak semua jenis buku ada, sebagian saya terpaksa membelinya di sekolah,” ujarnya. Sementara itu, di Pasar Petisah Medan sejumlah pedagang buku tulis juga tampak menjamur di ruas jalan yang menuju Pasar tersebut Erwan, seorang warga mengatakan, menjelang pelaksanaan tahun ajaran baru bagi siswa sejumlah buku

Mulai Juli BPPT Sumut Kelola 56 Izin Medan-andalas Setelah setahun lebih operasional Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Sumut terkatung-katung karena Peraturan Gubernur (Pergubnya), akhirnya kini sudah mulai menunjukkan titik terang. Menurut Kepala BPPT Sumut, Oloan Sihombing SH, MHum, kepada wartawan, Selasa (28/6), Pergub tentang pengoperasian BPPT kini sudah diteken Plt Gubsu, Gatot Pujo Nugroho. Namun, sampai hari ini (Selasa– red) surat itu belum diterimanya. “Surat itu saat ini sudah ditangan Kabiro Hukum Setdaprovsu. Penuh keyakinan saya, bahwa BPPT ini dapat diroperasi aktif mengelola atau menangani izin pada pertengahan Juli mendatang,” ujar Oloan Sihombing dengan rasa optimisnya. Ditegaskan, berdasarkan Pergub yang disahkan, untuk tahap pertama ini baru 56 izin yang diserahkan untuk dikelola BPPT dari jumlah 217 izin usaha yang ada di jajaran Pemprovsu. Padahal, sesuai dengan konsekuensi instansinya, BPPT merupakan badan pengelola izin usaha secara terpadu. Tentu yang namanya terpadu, seharusnya semua izin usaha yang selama ini dikelola masing-masing SKPD seharusnya diserahkan pengelolaannya ke BPPT. “Sehingga lembaga ini akan mengelolanya secara proporsional dan profesional,” ujar Oloan Sihombing. Menjawab pertanyaan tentang kesiapan tenaga teknis di BPPT tersebut, Oloan Sihombing mengakui hingga saat ini BPPT sudah memiliki tenaga teknis sedikitnya 54 orang. Dimana ke 54 tenaga tersebut sudah menjalani pendidikan dan pelatihan (Diklat) khusus bagian pelayanan masyarakat tentang pengelolaan izin. BPPT selama ini sudah melakukan studi banding ke berbagai daerah provinsi seperi Riau, Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Jatim, Jabar dan daerah provinsi lainnya. Lirik Sumut Menurut Oloan, operasional BPPT ke depan diyakini berjalan mulus dan berkembang pesat bila didukung semua pihak. Karena semua struktur organisasinya sudah ditata dan dibenahi sedemikian rupa. Demikian menyangkut personil sudah dibekali semaksimal mungkin. Kalaupun ada kekurangan, hal ini tidak menjadi kendala yang berarti dalam operasionalnya. Ditegaskan, BPPT ke depan akan menjadi pusat perhatian masyarakat khususnya para investor baik domestik maupun mancanegara. Karena itu, BPPT saat ini mengupayakan pelayanan yang prima, akrab dan bersahabat. BPPT akan memberikan pelayanan yang termuda. Kita akan hindarkan pelayanan dengan birokrasi yang sangat panjang. Jika bisa diselesaikan dalam waktu yang singkat, ngapain diperlambat. Jika bisa dipermudah untuk apa dipersulit. Dengan motto seperti ini, diyakini para konsumen tidak alergi berurusan dengan BPPT. Jika urusan izin usaha dipermudah, jangankan investor domestik, investor asing (Mancanegara)pun akan berlomba-lomba menanamkan investasinya ke Sumut. “Yakinlah, Sumut saat ini sangat dilirik para investor Asing. Selama ini birokrasi pengurusan izin di daerah ini bertele-tele atau dipersulit, sehingga para investor tersebut mengurungkan niatnya”, tegas Oloan Sihombing. Oloan Sihombing optimis masa depan BPPT sangat cemerlang dan diyakini akan dapat menyumbangkan PAD yang cukup menjanjikan bila dikelola secara profesional dan proporsional. (WAN)

THAMRIN 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 BINJAI 12.45-14.45-16.45-18.45-20.45

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 PLAZA 13.00-14.50-16.40-18.30-20.20

tulis sangat mudah dijumpai atau dibeli saat ini. “Membeli buku di sini sangat mudah, dibanding jika kita membelinya di toko buku, selain banyaknya pilihan, juga harganya yang terjangkau atau kompetitif,” ujarnya. Lebih lanjut ayah dua anak ini menambahkan, dalam tahun ajaran baru kali ini dirinya, harus mengorek kocek lebih kurang Rp 500 ribu

untuk keperluan buku dan peralatan sekolah lainnya bagi putra-putrinya. “Itu baru untuk keperluan buku dan alat tulis lainnya, belum lagi kebutuhan pakaian sekolah yang diperkirakan akan menghabiskan biaya ratusan ribu rupiah lagi. Namun, ia juga mengaku sudah mempersiapkan diri untuk berbagai keperluan pendidikan anak,” tambahnya. (SIONG)

DPD Minta Perbankan Bantu Pengembangan UMKM ANGGOTA Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Dr H Rahmat Shah meminta perbankan aktif menyalurkan kredit usaha khususnya untuk membantu pengembangan kelompok dunia usaha mikro kecil dan menengah. "Dengan aktifnya perbankan menyalurkan dana usaha bagi pengembangan UMKM, maka dunia perbankan telah turut mengatasi beberapa permasalahan bangsa," kata Rahmat dalam sambutannya saat diberi kehormatan untuk meresmikan pembukaan Kantor Cabang Bank Mega Setia Budi, Medan, Kamis (23/6) lalu. Menurutnya, dengan berkembang dan majunya UMKM atas dukungan perbankan, secara tidak langsung telah membantu pemerintah dalam meningkatkan ekonomi dan taraf kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya Sumut. Rahmat menilai bahwa bank di dalam era perekonomian modern, memegang peranan penting sebagai lembaga mediasi antara pemilik modal dengan para pengusaha. Dari hasil mediasi tersebut, roda perekonomian dapat berdenyut kembali dan kehidupan sosial dapat berjalan. Oleh karenanya, sudah menjadi sebuah keharusan mutlak bahwa bisnis perbankan harus dibangun di atas dasar kejujuran,

transparansi, dan profesionalisme. Senator asal Sumut itu juga mengungkapkan pentingnya nilai sebuah persahabatan dalam kehidupan, terutama persahabatan yang dibangun di atas nilai-nilai kejujuran, ketulusan, dan saling menolong serta saling mengasihi. Rahmat menjelaskan bahwa kuatnya nilai persahabatan itulah yang memaksanya datang menghadiri undangan sahabatnya untuk pembukaan kantor cabang bank tersebut. Rahmat mengaku bersahabat dengan owner Bank Mega dan juga menjadi sahabat dari pimpinan bank yang baru saja diresmikan tersebut. Rahmat juga memuji pesatnya perkembangan Bank Mega dan kemampuannya berkompetisi dengan bank-bank lain yang jauh lebih mapan dan eksis. Dalam kaitan ini, Rahmat mengaku siap mendukung perkembangan dan pengembangan bank tersebut ke arah yang lebih baik. Sementara itu, Kepala Cabang Bank Mega Setia Budi Tanda Sirait mengakui perkenalan dan persahabatan yang telah lama dijalinnya dengan Rahmat Shah. Menurutnya persahabatan bernilai positif dapat ditingkatkan kepada bentuk-bentuk kerja sama positif yang dapat memberikan kebaikan bagi pembangunan Indonesia. Diakuinya, pembukaan cabang baru Bank Mega ini menyerap sejumlah tenaga kerja dan ini merupakan salah satu bentuk peran swasta dalam membantu pemerintah. (GUS)

andalas/ist

SAMBUT AN --Anggota DPD RI Dr H Rahmat Shah memberi sambutan saat membuka Kantor Cabang Bank Mega Setia SAMBUTAN Budi, Medan, Kamis (23/6).

PALLADIUM 12.45-15.00-17.15-19.30 SUN 13.45-16.00-18.15-20.30

PLAZA 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50

BINJAI 13.00-15.00-17.00-19.0021.00

SUN 13.00-16.15-17.30-19.45


KOMUNITAS

Kamis 30 Juni 2011

harian andalas | Hal.

11

Dubes Finlandia Kagumi Museum Rahmat Gallery

andalas/ist

DISKUSI - Dubes Finlandia untuk Indonesia Kai Sauer berdiskusi dengan Dr H Rahmat Shah saat berkunjung ke Museum Rahmat Gallery, Selasa (28/6).

Medan-andalas Duta Besar Republik Finlandia untuk Indonesia, Kai Sauer, mengagumi museum Rahmat Gallery dengan berbagai koleksi tersimpan di dalamnya. Hal itu dikemukakan Kai Sauer saat mengunjungi Museum Rahmat Gallery di Jalan S Parman, Medan, Selasa (28/6). Kai Sauer yang baru pertama kali berkunjung ke Sumatera Utara ini mengaku belum pernah melihat museum seperti Museum Rahmat Gallery. Menurutnya, keberadaan

CCAI Bantu Borobudur Rp 250 Juta Medan-andalas Coca-Cola Amatil Indonesia menyerahkan bantuan donasi pertama untuk pelestarian situs bersejarah, Candi Borobudur. Donasi tersebut diberikan pada acara pagelaran Mahakarya Borobudur yang juga dihadiri oleh artis Hollywood ternama, Richard Gere Senin (26/6). Dalam siaran pers yang diterima andalas disebutkan, program bantuan ini bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) CCAI yang bernama CocaCola for Borobudur yang akan berjalan selama 5 tahun. Dalam pelaksanaannya, CCAI bekerja sama dengan PT Wisata Candi, Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan RI serta UNESCO. Melalui Coca-Cola for Borobudur, CCAI memberikan bantuan awal sebesar Rp 250 juta kepada UNESCO untuk perbaikan candi tersebut setelah terkena dampak dari letusan gunung Merapi bebeberapa waktu lalu. Bantuan dana ini diserah-

kan kepada Direktur UNESCO office Jakarta, Hubert disaksikan Menteri Pariwisata Jero Wacik, Direktur Taman Wisata Candi, Purnomo Siswo Prasetjo serta Richard Gere. “Donasi ini merupakan donasi awal dari 5 tahun program Coca-Cola for Borobudur sebagai wujud komitmen jangka panjang CCAI untuk turut mengembangkan dan terutama membantu restorasi Candi Borobudur yang beberapa waktu lalu terselimuti materi debu vulkanik Gunung Merapi yang dapat merusak permukaan batu Candi,” kata Peter Kelly, Presiden Direktur CCAI. Program bantuan awal ini akan berlangsung selama satu tahun. Kami berharap dengan berlangsungnya program Coca-Cola for Borobudur selama 5 tahun, diharapkan setiap tahun kami akan memberikan donasi setiap tahunnya kepada Candi Borobudur. Bantuan donasi akan terbagi menjadi beberapa fase yaitu fase pertama yang ter-

diri dari pembentukan tim untuk pembersihan Candi Borobudur dan pelaksanaan pembersihan candi dengan keikutsertaan marsyarakat serta penyediaan alat-alat pembersihan candi. Fase kedua adalah melakukan berbagai workshop mengenai restorasi Candi Borobudur serta studi perbandingan dengan berbagai situs dunia yang memiliki tantangan yang sama. Pada fase ketiga adalah kegiatan untuk memperbaiki perekeonomian masyarakat berdasarkan training program, dan berbagai kampanye sosial tentang restorasi Borobudur. “Kami berharap bahwa dengan berbagai bantuan yang diberikan oleh CCAI ini dapat membantu perbaikan situs bersejarah kebanggan rakyat Indonesia ini sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar Candi yang kehidupannya bergantung dari banyaknya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Candi Borobudur,” ujar Kelly. (DD)

andalas/ist

SERAHKANSERAHKAN-Bantuan dana dari Coca-Cola Amatil Indonesia diserahkan kepada Direktur UNESCO office Jakarta, Hubert disaksikan Menteri Pariwisata Jero Wacik, Direktur Taman Wisata Candi, Purnomo Siswo Prasetjo serta Richard Gere.

Muhammadiyah Sumut Khitan Massal 2.709 Anak Medan-andalas Lembaga zakat infaq dan sedekah Muhammadiyah Sumut bekerja sama dengan Pimpinan Daerah Muhamadiyah Kota Medan, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), dan Dinas Kesehatan Kota Medan melakukan khitanan massal gratis terhadap 2.709 anakanak yang berasal dari keluarga tidak mampu. “Rencananya 3.000 anak yang ikut kegiatan khitanan massal ini. Namun dalam pelaksanaannya hanya 2.709 anak yang ikut mendaftar khitanan massal gratis ini,” kata Ketua DPW Muhammadiyah Sumut, Prof Dr Asmuni MA, di Medan, Rabu. Ia mengatakan, khitanan massal yang dilaksanakan di 10 lokasi di Kota Medan itu, merupakan salah satu agenda dalam peringatan Israk Miraj dan bertepatan dengan masa liburan anak sekolah. “Khitanan massal merupakan ibadah sosial bagi kalangan Umat Islam. Kami mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang turut menggalang kerjasama sehingga kegiatan ini berjalan lancar. Ke depan kegiatan seperti ini diharapkan ini dapat terus berlanjut,” katanya. Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Edwin Effendi, mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk peran

Museum Rahmat Gallery merupakan refleksi dari nilai hidup, pencapaian, dan cita rasa Dr H Rahmat Shah sebagai pemilik museum. Kai Sauer juga mengaku sangat terkesan dengan bangunan-bangunan peninggalan Belanda yang masih kokoh berdiri di Kota Medan. Terkait dengan hubungan antara Finladia dan Indonesia, Sauer menyadari selama ini kerja sama yang telah dilakukan antara kedua negara lebih didominansi pada aktivitas bisnis dan periwisata. Ke depannya dia

berharap, hubungan ini dapat dikembangkan lebih jauh, terutama di bidang pendidikan dan budaya. Sementara itu Rahmat Shah yang menerima langsung kunjungan Kai Sauer ke museumnya menilai arti kunjungan Sauer tersebut sebagai wujud hubungan baik antara Indonesia, dan Sumut khususnya dengan Finlandia. Anggota DPD RI yang juga Konsul Kehormatan Turki tersebut mengatakan hubungan baik tersebut harus terus dipelihara dan ditingkatkan.

Dalam kesempatan itu Ketua Yayasan Rahmat Indonesia yang mengelola Museum Rahmat Gallery memberi penjelasan ringkas mengenai perkembangan kondisi Indonesia dan keadaan Sumut khususnya kepada Kai Sauer. Rahmat juga menguraikan beberapa kesannya terhadap Finlandia serta memberi beberapa gambaran pengalaman pribadinya di beberapa negara Eropa, baik dalam aktivitas berburu maupun dalam kegiatan yang lain. Saat berdiskui mengenai

peran dewan perwakilan daerah asal Sumut yang diembannya, Rahmat mengakui nilai dari peran para anggota senator (Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia) cukup besar dan sangat signifikan. Hal ini mengingat keterwakilan mereka tidak dibatasi oleh partai politik dan tidak dipersempit dengan daerah pilihan (dapil). Artinya, keterwakilan masing-masing anggota DPD RI di provinsi ini merupakan keterwakilan 33 kabupaten/kota yang ada di Sumut.(GUS)

Gatot Lepas 1.200 Pramuka ke Jambore Nasional Medan-andalas Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho selaku Ketua Kwartir Daerah (Ka Kwarda) Sumut melepas 1.200 anggota pramuka tingkat penggalang untuk mengikuti Jambore Nasional IX di Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Provinsi Sumatera Selatan. Kontiongen Sumut dilepas dalam sebuah upacara di kantor Gerakan Pramuka Kwarda Sumut di Medan, Selasa (28/6) malam. Dalam amanatnya, Gatot Pujo Nugroho mengatakan, jambore nasional merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi seluruh kontingen Sumut untuk melatih diri dengan berbagai kompetensi seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, dan kejujuran. Semua kompetensi itu sangat dibutuhkan untuk menjawab tantangan modernisasi dan globalisasi dewasa ini yang menuntut adanya kelebihan atas setiap individu. Di satu sisi, era globalisasi dan modernisasi yang melanda dunia dewasa ini menuntut keberadaan sosok-sosok yang memiliki ilmu pengetahuan, teknologi, dan cabang keilmuan lainnya untuk mengisi berbagai peluang kerja yang ada. Namun di sisi lain, sosok yang yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi itu akan semakin bermanfaat jika dihiasi karakter seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, dan kejujuran. “Gerakan pramuka mempunyai peranan yang penting dan relevan untuk membangun manusia yang berkarakter, cerdas, tangguh, rukun, kompak, berkepribadian luhur, dan memiliki jiwa kebangsaan,” katanya.

andalas/ist

PELEP ASAN PELEPASAN ASAN-- Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho tengah menyerahkan bendera pramuka kepada kontingen pramuka Sumut yang akan mengikuti Jambore Nasional di Sumsel. Pelepasan digelar di kantor Gerakan Pramuka Kwarda Sumut di Medan, Selasa (28/6) malam. Selain itu, kata Gatot, kegiatan jambore nasional pramuka selama satu minggu yakni 2-9 Juli 2011 itu juga sangat strategis karena penuh unsur rekreasi dan edukasi (pendidikan) yang akan melibatkan generasi muda dari seluruh penjuru tanah air. Berbagai rangkaian kegiatan dalam jambore tersebut harus dapat dimanfaatkan untuk melatih diri, bukan hanya terkait kedisiplinan dan tanggung jawab, melainkan juga kebersamaan dan berbagai potensi pengetahuan. “Kalau bisa, berarti kalian akan mampu menjadi pemimpin masa depan,” katanya. Gatot Pujo Nugroho membangkitkan motivasi kontingen itu dengan menyebutnya sebagai kelompok terbaik dari generasi muda Sumut yang mendapatkan kesempatan untuk mengikuti jambore yang bertema “Bersatu Teguh Menju Indonesia Gemilang” tersebut. Saat ini, kata dia, penduduk Sumut hampir mencapai 13 juta jiwa yang dengan asumsi 40 persen atau sekitar 5,2 juta

jiwa diantaranya merupakan generasi muda. “Karena terpilih, berarti adik-adik generasi muda terbaik Sumut untuk Jambore Nasional di Sumsel,” katanya. Namun, pihaknya tetap mengingatkan seluruh kontingen pramuka Sumut untuk senantiasa menjaga nama baik dan reputasi provinsi itu sebagai daerah yang selalu mengajarkan etika. “Jaga nama baik Sumut. Jika bisa, bendera Sumut akan berkibar di Sumatera Selatan,” katanya. Usai upacara, Plt Gubsu yang juga Ka Kwardasu Gatot Pujo Nugroho menyalami seluruh kontingen Sumut yang akan mengikuti Jambore Nasional di Teluk Gelam, Sumsel tersebut. Turut mendampingi Plt Gubsu, mantan Ka Kwardasu H Amansyah Nst, Kadisporasu Ristanto, Zaki Abdullah dan sejumlah pembinan pramuka Sumut. Sejumlah peserta jambore yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Sumut mengaku sangat bangga dan bahagia karena mendapatkan

motivasi, sekaligus bersalaman dengan Plt Gubsu. Menurut Wirdani Fadilah, pelajar Pesantran Raudlatul Hasanah yang menjadi kontingen dari Kota Medan, ia dan teman-temannya ingin menjadi yang terbaik seperti yang diharapkan Plt Gubsu yang juga Ka Kwardasu itu. Ia dan teman-temannya juga akan siap jika harus mengikuti berbagai perlombaan sesuai ketentuan panitia jamboree nasional nantinya. Demi Sumut, kami siap. Tak khawatir dengan kontingen daerah lain,” katanya. Pernyataan serupa juga diungkapkan Rizky Abadi dan Royhan Saleh, kontingen dari Kabupaten Nias Utara yang menyatakan akan selalu menjaga nama baik Sumut di Sumsel. Menurut mereka, realisasi untuk menjaga nama baik Sumut adalah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tepat dan disiplin, serta selalu membagi tugas dengan rekan-rekan. “Kami selalu siap untuk disiplin dan menjalankan tugas apa pun,” kata mereka. (WAN)

Aisyiyah Sumut Fokus Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat andalas/Hs Poetra

SUNA SUNATTAN MASSAL - Sebanyak 2.709 anak didampingi para orangtua mengikuti khitanan massal di Jalan Pertiwi, Medan, Rabu (29/6). serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan, karena pembangunan kesehatan tidak hanya dapat diharapkan dari pemerintah semata. “Dalam kegiatan ini kami sebagai penanggung jawab serta pengawas kesehatan anak-anak yang ikut khitanan massal tersebut. Artinya kami akan melakukan pengawasan sampai masa penyembuhan anak-anak tersebut, dalam hal ini tentunya melibatkan puskesmas terdekat dengan domisili mereka,” katanya. Panitia sunat massal, Farid Wajdi, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk aksi kepedulian sosial Muhammadiyah dan UMSU kepada

masyarakat, karena tanpa besarnya suatu lembaga tidak lepas dari peran serta masyarakat. Ia juga berharap kegiatan khitanan massal tersebut dapat diselenggarakan secara rutin pada masa-masa mendatang agar dapat membantu meringankan beban kaum dhuafa karena biaya khitan semakin mahal saat ini. “Kami mohon doa agar bisa menjaga amanat ini serta tetap istiqomah dalam mengelola kepercayaan masyarakat. Agenda khitanan massal ini juga merupakan rangkaian kegiatan jelang 30 tahun Fak Hukum UMSU dan diharapkan jadi kebanggan warga Kota Medan dan Sumut pada umumnya,” katanya. (ANT)

Medan-andalas Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Utara melalui Majelis Kesehatan, kini memiliki berbagai program yang fokus pada upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Demikian disampaikan Ketua Majelis Kesehatan PW Aisyiyah Sumatera Utara Yuniar R Yoga dan Sekretaris Dra Azwinar Apt kepada wartawan di Medan, kemarin. Untuk kegiatan itu, Aisyiyah selain akan melakukan sosialisasi berbagai tip’s kesehatan kepada warga, Aisyiyah juga akan melakukan kegiatan yang sama kepada masyarakat luas lewat kegiatan kampanye kesehatan dan bakti sosial kesehatan. Untuk kegiatan itu, PW Aisyiyah Majelis Kesehatan telah mulai melakukan inisiasi kepada warga di Kabupaten Langkat, Minggu (26/6) lalu. Di hadapan ratusan warga Aisyiyah dari 8 cabang di telah disosial-

andalas/ist

SOSIALISASISOSIALISASI-Pimpinan Aisyiyah Sumut ketika melakukan sosialisasi kesehatan kepada warga Aisyiyah dari delapan cabang di Langkat. isasikan tip’s menyusui dini dan ASI ekslusif oleh tim kesehatan Aisyiyah, Dr Dwi Mayaheti Nasution. Karena masih banyak warga yang tidak paham manfaat sesungguhnya dari pemberian kepada kepada bayi. “Kami juga memutar video agar warga lebih mudah untuk paham,” kata Yuniar. Warga Aisyiyah yang hadir berasal dari Cabang Secanggang, Cabang

Selesai, Cabang Bahorok, Cabang Padang Tualang, Cabang Stabat, Cabang Tanjung Pura, Cabang Brandan, Cabang Besitang. Kampanye tentang Asi Ekslusif juga disampaikan Aisyiyah melalui radio MUMSU. Di radio ini materi juga disampaikan oleh Dwi Mayaheti Nst yang juga adalah dosen pada Fakultas Kedokteran UMSU.

Hari TB Program kesehatan Aisyiyah yang menjadi fokus adalah upaya mengentaskan TB (Tuberculosis) yang penderitanya masih cukup banyak. Diharapkan Pimpinan Aisyiyah Sumatera Utara yang berasal dari berbagai majelis, Majelis Kesehatan melakukan sosialisasi terhadap upaya pengentasan penderita TB, Sabtu (25/6) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Sumatera Utara di Medan. Di samping itu juga dijelaskan, dalam rangka Milad Aisyiyah ke-97, PW Aisyiyah Majelis Kesehatan bersama Majelis Diknas mengadakan “lomba sekolah sehat” di tujuh daerah di Sumatera Utara, masingmasing Deli Sedang, Serdang Bedagai, Tebingtinggi, Binjai, Langkat, Medan dan Karo. Puncak acara yang akan berlangsung di Kampung Dadap pada 27 Juli 2011 nanti, PW Aisyiyah juga akan menggelar kegiatan bakti social kesehatan. (RIL)


Kamis 30 Juni 2011

Distribusi Elpigi 3 Kg di Dairi Aman dan Lancar Sidikalang-andalas Distribusi tahap pertama elpiji 3 kg, berjalan lancar dan rampung diselesaikan di seluruh desa di Kabupaten Dairi. Untuk tahap kedua, segera didistribusikan Juli 2011. Diharapkan warga yang sudah menerima paket tabung gas, segera menggunakannya demi penghematan BBM dan menyukseskan program pemerintah mengonversi minah ke gas. Demikian dikemukakan Pimpinan Konsultan PT Field Survey Indonesia (FSI), Olaf ketika berbincang ringan dengan seluruh Tim Pendata Kabupaten Dairi di Batu Dua Sidikalang, kemarin. Olaf menyebutkan, tujuan setiap sosialisasi penggunaan tabung gas, untuk memberi pengetahuan kepada masyarakat bahwa gas elpiji 3 kg, sangat aman digunakan dan mustahil ledakan tabung gas terjadi jika penggunaannya dilakukan dengan tepat dan benar. Menurut Olaf, sebelum pendistribusian dilakukan, setiap petugas yang diperintahkan FSI, harus terlebih dulu berkoordinasi dengan tim pendata dan kepala desa, untuk menginformasikan tentang akan dilaksanakannya pendistribusian gas elpiji 3 kg. Untuk itu, warga penerima tabung harus dikumpulkan di satu titik untuk diberikan sosialisasi pemakaian tabung gas, yang aman dan benar. Tim distribusi 6 orang, semuanya staf FSI, yang dibagi ke setiap desa yang ditargetkan segera menerima paket tabung gas elpigi 3 kg."Kehadiran mereka selalu sepengetahuan pemerintah setempat, karena program penggunaan tabung gas merupakan program nasional,"katanya. (SS)

DPD IPK Deli Serdang Audiensi ke Kapolres Lubuk Pakam-andalas Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Pemuda Karya (DPD IPK) Kabupaten Deli Serdang (DS) di antaranya Ketua DPD IPK Edison Nababan SE, Wakil Ketua Jonliat Sitorus, Sekretaris Tunggul Silalahi, Bendahara Noerwin SE, Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Kecamatan Lubuk Pakam Tumpal Sijabat, Sekretaris Yan Febri Tampubolon dan Humas, Hulman Situmorang, melakukan audiensi dengan Kapolres DS AKBP H Wawan Munawar SIk MSi, di ruang rapat Kapolres, kemarin. Audiensi ini terkait dengan rencana pelaksanaan pelantikan DPD IPK DS dan PAC Lubuk Pakam, yang akan dilaksanakan pada Sabtu (2/7) di Aula Cadika Lubuk Pakam, sekaligus untuk memperkenalkan pengurus baru. Kapolres DS AKBP Wawan Munawar SIk MSi mengharapkan, pengurus DPD IPK DS dan PAC Lubuk Pakam dapat menciptakan suatu bentuk baru yang positif dan setiap anggota IPK dapat dikader dan dibina untuk berbuat hal-hal positif. “Polisi tidak bisa bekerja sendirian tanpa bantuan dari teman-teman dari OKP, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat. Untuk itu diharapkan dukungan dan kerjasamanya untuk menciptakan situasi kehidupan masyarakat di Deli Serdang yang kondusif,”imbuh Kapolres. Disebutkan, pengurus DPD IPK DS dan PAC IPK Lubuk Pakam agar selalu melakukan koordinasi dan komunikasi jika ada permasalahan yang terjadi. “Jika butuh bantuan polisi, kita siap berkoordinasi. Jangan mengarahkan massa yang tujuannya tidak positif,"harapnya. Kapolres yang mengaku dekat dan sering komunikasi dengan Ketua IPK Sumut Erson D Simanjuntak minta, pengurus DPD IPK DS dan PAC Lubuk Pakam yang baru harus dapat membawa angin segar dan suasana sejuk dalam internal maupun eksternal organisasi. Menanggapi harapan Kapolres DS Wawan Munawar, Ketua Panitia Pelaksana Pelantikan DPD IPK DS Tunggul Silalahi mengatakan, akan mensosialisasikan kepada seluruh kader IPK bahwa polisi itu mitra masyarakat dan akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjaga kondusivitas masyarakat di Deli Serdang. (BOB)

Kolam Pancing Pondok Permai Resmi Dibuka Pantai Cermin-andalas Bagi Anda yang berdomisili di Sumatera Utara dan punya hobi memancing. Tak perlu jauh-jauh mencari area pemacingan untuk melakukan kegiatan memancing, cukup datang ke obyek wisata bahari Pantai Pondok Permai, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, yang hanya berjarak sekitar 41 kilometer dari Kota Medan atau sekitar 13 kilometer dari Kota Perbaungan, Sergai. Pimpinan Pantai Pondok Permai, A Som didampingi Johan, kemarin menjelaskan, kolam pancing yang diharapkan mampu memikat hati para pemancing dengan suasana asri ini, areanya seluas lapangan Sepak Bola, berada persis dipintu masuk lokasi obyek wisata Pantai Pondok Permai. Suasana yang ditawarkan dengan konsep modern. Yakni, kolam pancing ini menyediakan pondok berteduh seperti pada kolam pancing umumnya. Kolam yang secara resmi dibuka pada hari Minggu (26/6) sekitar pukul 10.00 WIB tersebut. Dan, selanjutnya dibuka setiap hari libur itu, memiliki jenis ikan yang berbeda, mulai dari ikan kakap, krapu, bandeng dan ikan nila. Setiap pemancing, dikenakan biaya sebesar Rp 200 ribu perorang plus kelapa muda, sudah dapat memancing sepuasnya dan sudah termasuk bisa membawa hasil ikan pancingan. (RYAD)

andalas

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

12

Negara tak Boleh Kalah Melawan Penjahat Lingkungan Pantai Cermin-andalas Masalah lingkungan hidup yang semakin tidak terkendali, suatu saat akan berdampak buruk terhadap kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya di muka bumi. Karenanya, negara tidak boleh kalah dengan para penjahat lingkungan yang diistilahkan dengan “ekoteroris”. Dengan diperingatinya hari Lingkungan Hidup setiap tanggal 5 Juni merupakan wahana yang sangat tepat untuk kembali mengingatkan akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan. Hutan sebagai penyangga kehidupan memiliki makna sebagai komponen penting bagi bumi yang berperan untuk menjaga keseimbangan ekosistem yakni, antara kepentingan manusia dan semua makhluk hidup lainnya di dunia. Fungsi itu dapat tercapai apabila hutan tetap terjaga kelestarian-nya. Demikian ditegaskan Wakil Bupati Serdang Bedagai, Ir H Soekirman saat membuka dialog bertajuk “Hutan Penyangga Kehidupan” dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup tahun 2011 di Kabupaten

TANAM POHON-Wabup Ir H Soekirman didampingi Sekdakab Drs H Haris Fadillah MSi, melakukan penanaman pohon Cemara usai acara dialog lingkungan hidup dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup se-Dunia tahun 2011. Sergai, digelar di pantai Sri Mersing, Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, kemarin. Hadir dalam acara tersebut, Sekdakab Drs H Haris Fadillah MSi, Kasdim 0204/DS Mayor Inf Hendra W, Badan Lingkungan Hidup Provsu diwakili Risdawati ST MSi dan Direktur Eksekutif WALHI Sumut, Syahrul Isman Sagala SH selaku nara sumber, para Camat se-Kabupaten Sergai, LSM Pemerhati Lingku-

ngan, dan para PNS jajaran Pemkab Sergai lainnya. Dialog dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup tahun 2011 tersebut diadakan dengan harapan dapat menambah pengetahuan, sikap dan kemudian disosialisasikan kepada masyarakat luas. Hal ini sejalan dengan visi misi Kabupaten Sergai untuk menjadikan kabupaten ini sebagai kabupaten terbaik dengan masyarakat Pancasilais, religius, mo-

dern, kompetitif dan berwawasan lingkungan agar memahami apa saja menjadi hak dan kewajiban terhadap lingkungan. Urusan lingkungan hidup termasuk dalam urutan ketiga dari 26 urusan wajib pemerintah, urusan pendidikan dan kesehatan berada pada urutan pertama dan kedua memiliki tujuan agar tercipta generasi cerdas, sehat jasmani dan rohani serta berwawasan lingkungan. "Dengan demikian terwujudlah pem-

bangunan secara berkelanjutan di Indonesia khususnya di Kabupaten Sergai,"ungkap Soekirman. Sementara, Risdawati ST MSi mengatakan pemerintah telah menetapkan hutan sebagai prioritas pembangunan nasional sebagaimana dituangkan dalam agenda pembangunan di bidang sumber daya alam dan lingkungan hidup. Kawasan hutan pesisir timur dengan ciri khas hutan mangrove saat ini sedang mengalami degradasi akibat penebangan mangrove dan Pemkab Sergai yang wilayahnya berada di kawasan pesisir timur Sumatera diharapkan juga dapat bersama-sama melakukan konservasi dan langkah penyelamatan hutan. Pada acara itu, secara simbolis Wabup Sergai, Ir H Soekirman menyerahkan bibit pohon palem kepada Camat Tanjung Beringin Aminuddin SSos dan Kepala Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, Usman. Sebelumnya Plt Kakan Lingkungan Hidup Sergai, Drs M Aladin Berutu selaku ketua panitia melaporkan. peringatan hari lingkungan hidup sedunia tahun 2011 di Kabupaten Sergai, diisi dengan dialog sehari diikuti para peserta yang merupakan guru-guru dari berbagai tingkat pendidikan dan para kepala desa se-Kecamatan Pantai Cermin serta penanaman pohon cemara di Pantai Sri Mersing Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin.(RYAD)

Paripurna Laporan Reses I Tahun 2011

Realisasi Pembangunan di Batu Bara Tidak Merata Batu Bara-andalas DPRD Batu Bara menyoroti belum meratanya program dan realisasi pembangunan di daerah pemekaran Kabupaten Asahan tersebut. Sorotan ini mengemuka dalam rapat paripurna laporan reses I tahun 2011, kemarin. Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Batu Bara Selamet Arifin SE itu, dihadiri 27 dari 35 anggota dewan, Sekdakab Erwin mewakili bupati, Sekwan Hasan Muda, para pimpinan SKPD, Camat, dan unsur Muspida Batu Bara. Reses I tahun 2011 dilaksanakan anggota dewan pada 25, 26 dan 27 Mei, berdasarkan daerah pemilihan (dapem) masing-masing. Dari dapem I Kecamatan Sei Suka dan Kecamatan Medang Deras juru bicaranya Amad Muktas melaporkan, pembangunan di kecamatan itu tidak merata. Contohnya di Desa Kwala Tanjung tidak ada pembangunan menggunakan APBD 2011. PAM yang men-

jadi sumber air bagi warga Desa Cangkring rusak tidak diperbaiki. Sumur bor di Desa Lalang juga tidak berfungsi. Sementara, Suharto dari dapem II Kecamatan Air Putih melaporkan, besarnya biaya nikah dan belum tersedianya TPA. Juga disoroti menjamurnya biliar ilegal dan yang paling serius dibatalkannya pemekaran Desa Limau Sunde oleh kepala desa meski sudah diparipurnakan di DPRD Batu Bara. Dari dapem III Kecamatan Limpuluh H Sabaruddin melaporkan, hancurnya sejumlah jalan di Desa Gambus Laut, akibat terjangan banjir tahun 2008 lalu, dan perlunya peningkatan sarana transportasi di sejumlah desa. Dari dapem IV Kecamatan Tanjung Tiram dan Kecamatan Talawi Rezki Aryeta meminta agar pengawasan pembangunan perlu ditingkatkan, juga disoroti tidak meratanya pembangunan ke setiap desa serta perlunya

pembangunan Jalan Tanjung Tiram, Talawi. Sedangkan Suriadi, dari dapem V menyoroti tidak meratanya pembangunan. Desa Bulian sejak tahun 2009 -2011 tidak pernah tersentuh pembangunan dana APBD Batu Bara.Juga dikritik adanya pemakaman warga di halaman rumah hingga mengganggu kenyamanan warga lainnya. Karena itu, perlu ada Perda mengatur pemakaman jenazah. Wakil Ketua DPRD Batu Bara Asmadinata dalam rapat paripurna itu, menegur sejumlah pimpinan SKPD yang tidak hadir. Sepertinya sudah menjadi tradisi, jika Bupati Batu Bara tidak dapat hadir dan diwakili Sekdakab, maka banyak pimpinan SKPD yang pandai ambil muka tidak hadir. “Padahal, laporan hal reses ini sangat penting diketahui pimpinan SKPD terutama Kadis PU dan Pertambangan,” ujar Asmadinata. (SUSI)

Warga Berlinang Air Mata Terima Kunci Rumah Layak Huni GELOMBANG pertama program bedah rumah warga kurang mampu di Kecamatan Batang Kuis rampung dikerjakan. Sebanyak 11 unit rumah telah diresmikan pemakaiannya ditandai dengan penyerahan kunci kepada pemilik rumah oleh Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan bersama Wakil Bupati H Zainuddin Mars. Warga yang menerima kunci rumah baru tersebut masing-masing, Faudi dari Desa Mesjid, Joko Susilo Desa Bakaran Batu, M Syafii Desa Baru, Asnah Desa Baru, Hotmaidah Siregar Desa Batang Kuis Pekan, Sumardi Desa Sidodadi, Suhendra Desa Sugiharjo, Sufianto Desa Bintang Meriah, Ngatemi Desa Tumpatan Nibung, Ramen Desa Paya Gambar dan Rubinah Desa Tanjung Sari. Linangan air mata tak terbendung membasahi wajah warga miskin, ketika menerima kunci beserta surat hak tanah dan surat IMB. Penyerahan itu membuat suasa haru bercampur gembira dengan riuhnya tepuk tangan dari masyarakat yang berduyun-duyun menyaksikannya. Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan menyampaikan terima kasih dan bangga atas rasa kebersamaan yang ditunjukkan masyarakat Kecamatan Batang Kuis.

SERAHKAN KUNCI-Bupati Amri Tambunan menyerahkan secara simbolis kunci rumah kepada warga yang mendapat bedah rumah. Karena dengan kebersamaan mensinergikan tiga pilar kekuatan pemerintah daerah dengan mensinergikan pola gotong-royong antara pemerintah, pengusaha dan masyarakat. Sehingga warga perekonomiannya kurang mampu boleh berteduh di rumah yang aman dan nyaman. Ditambahkannya, program bedah rumah ini akan terus berlanjut hingga akhir masa jabatan bupati pada 2014

mendatang. Diharapkan semua elemen masyarakat terus menjalin dan memupuk rasa persaudaraan untuk memberi contoh bagaimana kerukunan suatu bangsa. Saling membantu dan hidup berdampingan sesama saudara sebagai bagian dari kontribusi kepada bangsa dan negara. "Walau sebutir pasir pun yang diberikan untuk pembangunan bangsa ini akan sangat berarti,"harap bupati. (TH)

Bupati Asahan melantik kepengurusan HNSI Asahan di Desa Asahan Mati Kecamatan Tanjung Balai Asahan.

HNSI Asahan Harus Konsisten Bela Nelayan Kisaran-andalas Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP meminta HNSI konsisten membela kepentingan para nelayan, dan tidak terpengaruh kepentingan toke dan pengusaha besar. Pemkab siap membantu nelayan, selama persoalan nelayan tersebut masih dalam koridor aturan berlaku. Taufan gama menyatakan hal itu, di hadapan pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sumatera Utara dan pengurus HNSI Kabupaten Asahan dalam acara pelantikan HNSI Asahan di Desa Asahan Mati, Kabupaten Asaan, kemarin. Dikatakan, Pemkab Asahan ke depan memiliki rencana untuk pembangunan rumah khusus nelayan. Begitu juga dengan pemberian bantuan. Ke depan bantuan yang diberikan kepada nelayan harus tepat sasaran. “Bantuan yang diserahkan Pamkab Asahan, harus tepat sasaran. Dalam hal ini HNSI akan dilibatkan serta diharapkan dapat memberikan dukungan terhadap rencana Pemkab Asahan untuk membangun rumah nelayan, “kata bupati. Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sumatera Utara, Syah Affandin mengatakan, HNSI juga siap berada di garis terdepan untuk membela kepentingan para nelayan. Untuk memperhatikan nasib nelayan, selain dari HNSI diharapkan juga pemerintah daerah atau elemen masyarakat lainya untuk ikut andil dalam mencari solusi persoalan yang dihadapi nelayan, di antaranya mengenai penangkapan nelayan oleh pihak lain, batas tangkapan serta mengenai harga ikan di daerah. Affandin menegaskan. pengurus yang kini dilantik adalah pengurus yang sah di Asahan. “Tidak ada lagi dualisme kepengurusan. Pengurus yang dilantik hari ini bertanggung jawab terhadap persoalan nelayan ke depan, khususnya di Kabupaten Asahan,"harapnya. Pengurus yang dilantik di antaranya Ketua HNSI Asahan, Dtm Edwar dan Sekretaris Darwis Sianipar. Dalam kepengurusan ini terdapat unsur pembina, penasihat, wakil ketua, bendahara dan bidangbidang yang jumlahnya hampir mencapai seratus orang. Bupati dalam kesempatan itu memberikan bantuan secara pribadi berupa dua buah kapal nelayan.(FAS)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti, BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Lugas & Cerdas Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal, Azhari, Reza Gunawan LHOKSEUMAWE: Sopyan. BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


Kamis 30 Juni 2011

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

13

Selama Kepemimpinan Darwin Simajuntak

PLN Kabanjahe Dituding Memeras Rakyat

MENYEMA TK ANMENYEMATK TKANAN-Bupati Amri Tambunan menyematkan tanda pramuka garuda kepada perwakilan peserta Jamnas dari Kwarcab Pramuka Deli Serdang.

Kontingen Pramuka DS Diberangkatkan ke Jamnas Lubuk Pakam-andalas Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan, melepas kontingen kwartir cabang gerakan pramuka Deli Serdang mengikuti jambore Nasional (Jamnas) Ke IX Tahun 2011 di Bumi Perkemahan Teluk Gelam Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Provinsi Sumatera Selatan. Pelepasan kontingen ditandai dengan penyerahan bendera kontingen dari bupati kepada pimpinan kontingen Armin SE, serta penyematan tanda Pramuka Garuda kepada seluruh adik-adik Pramuka Penggalang Deli Serdang di Cadika Lubuk Pakam, kemarin malam. Dalam kesempatan itu, bupati selaku Ka Mabicab Pramuka didampingi Setdakab Drs H Azwar MSi, Asisten I H Safrullah SSos MAP, Kadis Dikpora Hj Saadah Lubis MPd, Kadis Infokom Drs Neken Ketaren menekankan agar seluruh kontingen bisa mengikuti jambore dengan baik dan berupaya untuk bisa membawa nama harum Deli Serdang. Kesempatan mengikuti Jamnas merupakan kesempatan emas untuk bisa membuktikan bahwasannya Deli Serdang adalah kabupatennya pramuka, agar bisa mengharumkan nama daerah. “Tunjukkan sebagai utusan adalah manusia tangguh yang telah di persiapkan untuk menjadi calon-calon pemimpin masa depan,”kata bupati. Kontingen juga diingatkan agar senantiasa menjaga kesehatan, sebab kesehatan adalah modal dari segalanya dan menjalin kekompakan, menjunjung tinggi sportivitas selama berlangsungnya Jamnas. Sementara itu, Pimpinan Kontingen Armin SE menjelaskan, peserta diberangkatkan menuju Jambore Nasional Ke IX adalah putra-putri terbaik Deli Serdang terdiri dari Penggalang putra 47 orang, penggalang putri 47 orang ditambah pembina pendamping putra 6 orang, pembina pendamping putri 6 orang serta pimpinan kontingen 2 orang ditambah staf kontingen 5 orang. (TH)

IPM Limapuluh Gelar Khitanan Massal Batu Bara-andalas Ikatan Persaudaraan Muslim (IPM) PT Socfindo Kebun Limapuluh Batu Bara, menggelar kegiatan sosial sunatan massal di Poklinik PT Socfindo kebun Limapuluh, Rabu (29/6). Ketua Panitia khitanan massal, MP Hendrik Siregar melaporkan khitanan massal, sudah menjadi program kerja IPM Socfindo Limapuluh. ”Tahun 2011 ini IPM Socfindo Limapuluh melakukan sunat massal terhadap 53 anak warga dari desa-desa yang ada di seputaran Kebun Limapuluh,” katanya. Kegiatan sosial itu diawali dengan tepung tawar dan pemberian bingkisan dan uang kepada para peserta sunatan massal serta doa selamat. Staf Kebun Limapuluh RJ Sitepu mewakili Pengurus PT Socfindo kebun Limapuluh berharap tim yang melakukan khitanan massal dapat bekerja dengan baik serta mendoakan anak-anak yang dikhitan cepat sembuh. Anak-anak yang sudah selesai dikhitan diantar dengan mobil sampai ke rumah masing-masing dan dirawat sampai sembuh. (SUSI)

Tanah Karo-andalas Berakhirnnya kepemimpinan Kepala PLN Ranting Kabanjahe, Darwin Simajuntak ternyata mencuatkan beberapa dugaan penyimpangan sistem kerja yang disinyalir sangat merugikan dan menindas rakyat. Pasalnya, setelah yang bersangkutan pindah ke Medan Denai menjabat sebagai Kepala Ranting, korban kebakaran di Pusat Pasar Kabanjahe tahun 2008 lalu, melibatkan kurang lebih 400 pelanggan terungkap indikasi penyimpangan, yang diduga memeras rakyat khususnya warga Bumi Turang. Kepada wartawan baru-baru ini, sumber mengungkapkan, indikasi penyimpangan setelah peristiwa itu terjadi, pihak PLN Kabanjahe tidak memberikan laporan kepada negara, berapa jumlah pelanggan beserta data lengkap dan berapa kerugian negara pada kejadian yang menghanguskan jaringan di 400 titik. Hal paling mengherankan, pihak PLN Kabanjahe yang bekerja sama dengan mitra kerjanya mengalihkan nama pelanggan, kepada pemohon pemasangan baru dengan meminta biaya pemasangan bervariasi antara Rp1.800.000 hingga Rp 2.000.000. Masih kata sumber, kutipan

Foto andalas / Lamhot Situmorang

KANTOR PLNPLN-Di Kantor PLN Kabanjahe, Jalan Jamin Ginting Kabanjahe, diduga banyak terjadi praktik penyimpangan merugikan rakyat. bervariasi ini tidak ada disetor kepada negara. “Sepengetahuan saya, uang itu dikutip tidak ada setorannya ke negara, karena uang itu kami bagi-bagi, ”ungkapnya. Disinggung berapa jumlah yang disetorkan terhadap pimpinan PLN saat itu, sumber tidak bisa merincikannya. Justru dia mengarahkan agar meminta datanya ke Kantor PLN Ranting Kabanjahe. Ditambahkan, permainan PLN bukan sebatas pada ke-

bakaran itu saja, melainkan pada permohonan pemasangan baru. Seperti biasa (Juntak-red) melakukan pengutipan yang sama. “Coba bayangkan, setoran ke negara itu hanya berkisar Rp 900.000, jadi kalau dikutip seperti rincian itu tadi sudah berapa sisanya itu,”bebernya. Lagi-lagi kata sumber, permainan PLN Kabanjahe untuk memeras rakyat Karo tidak hanya dari satu sisi, seperti diketahui bersama, PLN mengalami tunggakan miliaran ru-

Plt Sekdaprovsu Drs H Rahmadsyah MM diabadikan bersama bupati, Ketua DPRD dan Ketua Yayasan Pesantren Darul Muksinin.

Plt Sekdaprovsu Wisuda Ponpes Darul Muksinin Rantau Prapat-andalas Plt Gubsu diwakili Plt Sekdaprovsu Drs H Rahmatsyah MM mewisuda 248 santrisantriyah Pondok Pesantren Modern Darul Muksinin Janji Manahan Kawat, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhan Batu di Aula Ponpes Darul Muksinin, kemarin. Pelantikan yang berlangsung meriah dan khidmat itu dihadiri Bupati Dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD, Ketua DPRD Hj Elliya Rossa Siregar SPd, Kadis Pendidikan Drs Iskandar, Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang Ir Mahini Rizal, Kadis Bina Marga, Pengairan dan Pertambangan Ir Muhammad Safrin MSi dan undangan lainnya. Setdaprovsu mengatakan, pada tahun-tahun sebelumnya banyak bantuan penerima bantuan sosial (Bansos) me-

nyalahgunakan bantuan tersebut. Akibatnya banyak pula PNS tersandung hukum, karena tidak melakukan pengawasan dan pengecekan langsung ke lapangan. “Kita sering menemukan, masih ada orang yang mengatasnamakan yayasan pendidikan menyodorkan proposal untuk mendapatkan Bansos, tetapi setelah dilakukan pengecekan ke lapangan ternyata hanya beberapa orang santri saja terdapat di sana,” bebernya. Sementara, Bupati Tigor PS mengatakan, untuk meraih keberhasilan tergantung pada diri sendiri. Demikian juga yang membesarkan diri adalah diri sendiri, sementara orang lain hanya motivator. “Dalam menimba ilmu, faktor uang bukanlah hal dominan. Faktor kemauan dan di-

siplinlah yang membuat orang sukses dalam mencapai citacitanya. Kalau ada kemauan pasti ada jalan,”kata Tigor. Kepada Sekdaprovsu, bupati berharap kiranya dapat memperhatikan jalan provinsi mulai dari Sigambal, hingga Janji Manahan Kawat.”Dulu, jalan ini pernah mulus dan dapat dilalui dalam waktu 45 menit, tetapi saat ini cukup memprihatinkan, di mana lubang hampir di sepanjang jalan jarak tempuh mencapai 1,5 jam,”sebutnya. Ketua Umum Yayasan Ponpes Darul Muksinin, HM Husni Thamrin Hasibuan mengatakan, untuk sukses dalam memimpin sebuah yayasan pesantren dibutuhkan motivasi tinggi, tidak berpikir semata duit tetapi lebih kepada syiar Islam dan Ridho Allah SWT.(ONE)

piah pada tahun 2010 lalu. Untuk mengatasi tunggakan tersebut, pihak PLN membuat pengangkatan tagihan terhadap pelanggan. Pengangkatan itu misalnya pembayaran rutin perbulan hanya Rp 30 ribu tiba-tiba bisa menjadi Rp 100 ribu. Hal ini sudah pernah dikomplain pelanggan, Capna Br Ginting warga Gang Brahmana. Dari rekening rutin Rp 200 ribu perbulan tiba-tiba menjadi Rp 650 ribu. Yang paling aneh, saat penagihan bayaran rekening,

pelanggan (Capna) langsung dikenakan surat pemutusan sementara. Ketika hal ini dikonfirmasi kepada PLN Kabanjahe Tetty Tambunan. Dia mengatakan, akan mempelajari semua temuan itu. “Saya baru seminggu di sini, jadi belum banyak mengetahui permasalahan di Kabanjahe. Nanti saya pelajari dulu semuanya. Terkait data korban kebakaran, nantilah bulan depan kira-kira tanggal 4 atau 5,”ujarnya.(LAMS)

PT Gruti Diduga Dibeking Oknum Pejabat Nisel Nias Selata-andalas Penolakan sejumlah elemen masyarakat Kecamatan Hibala Kabupaten Nias Selatan, terhadap keberadaan PT Gunung Raya Utama Timber Industri (Gruti) di Hibala terus berlangsung. Penolakan itu beberapa kali disampaikan melalui audiensi ke pihak terkait, seperti DPRD, dan Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Nias Selatan. Bahkan aksi demo di lokasi HPH pun dilakukan, menuntut agar PT Gruti menghentikan penebangan hutan di Hibala. Namun, semua upaya dilakukan masyarakat tersebut sia–sia belaka. Sebab, diduga terdapat keterlibatan oknum pejabat di balik kegiatan perusahaan pemilik IUPHHK (PT Gruti) itu. Terbukti, muncul pernyataan menjual nama pejabat teras Nisel,”ungkap tokoh masyarakat Nias Selatan, Henkie Yusuf Wau SH MH, yang juga mantan Sekdakab Nisel, kepada andalas, kemarin. Dia berharap, Pemkab Nisel lebih arif dan bijaksana menyikapi kegiatan perusahaan pemegang IUPHHK, di Kecamatan Hibala. Sebab, jika hal ini dibiarkan, tidak tertutup kemungkinan Kecamatan Hibala akan tenggelam, karena Hibala hanya sebuah pulau, yang terpisah dengan daratan Kabupaten Nias Selatan. Saat ini dua perusahaan raksasa pemegang IUPHHK, PT Gruti dan PT Teluk Nauli, tengah gencargencarnya melakukan peneba-

ngan hutan tersebut. “Anehnya, pelanggaran Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK 362/MENHUT– II/2005 yang dilakukan perusahaan itu diabaikan pemerintah daerah,”kata Henkie. Dia tidak keberatan perusahaan tersebut untuk mengelolah hutan Hibala, jika kewajiban sebagaimana diatur dalam Keputusan Menhut RI dilaksanakan, di antaranya penanaman ulang (reboisasi), dan adanya perimbangan penebangan dengan penanaman ulang kayu hutan. Dan, dan hal itu benar–benar dilaksanakan bukan akal–akalan, atau pembohongan kepada masyarakat setempat. “Hal sangat disesalkan akibat sikap arogansi PT Gruti, saat ini ribuan kubik kayu terancam busuk gagal loading, dan ini jelas PT Gruti telah merugikan negara dan pemerintah daerah, karena kayu tersebut akan terbuang sia-sia (membusuk),”sebutnya. Pelanggaran yang dilakukan PT Gruti, selaku pemegang IUPHHK di Hutan Hibala, juga ditegaskan Kadis Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Nias Selatan Ir Ikhtiar Duha. Dikatakannya, PT Gruti telah melanggar PP No 55 jo 8 Pasal 10 ayat 4. Terkait dengan pelanggaran itu, Dinas Pertanian dan Kehutanan Kabupaten Nias Selatan, telah menyurati Menteri Kehutanan, Dinas Pertanian Sumut dan pihak pemegang IUPHHK PT Gruti, agar menghentikan kegiatanya. (EZ)

FKUB Siap Bangun Toleransi Antarumat Beragama

DESA SADAR HUKUMHUKUM-Bupati Sergai, Ir HT Erry Nuradi MSi diwakili Sekdakab Drs H Haris Fadillah MSi menerima piagam penghargaan “ANUBHAWA SASANA DESA” dari Menteri Hukum dan HAM RI Patrialis Akbar SH, atas prestasi Kabupaten Sergai, dalam hal membina dan mengembangkan Desa Bintang Bayu, Kecamatan Bintang Bayu, sebagai Desa Sadar Hukum untuk wilayah Kabupaten Sergai pada acara rapat koordinasi dan konsultasi penegak hukum DILKUMJAKPOL, penandatanganan nota kesepahaman (MoU), peresmian desa sadar hukum, penyerahan surat hibah tanah dan pencanangan Sumatera Utaraku sadar HAM di Grand Hotel Angkasa Medan.

Sei Rampah-andalas Sebagaimana visi dan misi Forum Kerukunan Umar Beragama (FKUB) Serdang Bedagai untuk menciptakan suasana yang toleran di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Pengurus FKUB Sergai menyatakan siap untuk membangun toleransi antar umat beragama melalui programprogram yang sudah disiapkan untuk tahun 2011-2016. Demikian disampaikan Ketua FKUB Sergai 2011-2016, Drs H M Irfan Elfuadi Lubis, saat beraudiensi dengan Wakil Bupati Sergai, Ir H Soekirman bertempat di ruang rapat Wabup Kompleks Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, kemarin. Toleransi antarumat beragama merupakan salah satu modal pembangunan dalam menciptakan suasana yang kondusif di masyarakat. “Untuk itu FKUB Sergai berkomitmen terus berupaya mendukung pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang toleran demi

tercapainya tujuan pembangunan di daerah ini,”kata Irfan Elfuadi Lubis. Kunjungan audiensi pengurus FKUB Kabupaten Sergai itu kepada Wabup Soekirman selain memperkenalkan komposisi kepengurusan yang baru terpilih untuk periode 2011 – 2016, juga melaporkan rencana pelantikan pengurus yang rencananya akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, sekaligus memohon dukungan Pemkab Sergai dalam melaksanakan visi misi FKUB di Sergai. Sementara itu, Wabup didampingi Kakan Kesbangpol Linmas, Drs Ramses Tambunan dalam kesempatan audiensi itu mengemukakan bahwa FKUB sebagai organisasi lintas agama agar mengimplementasikan dan mensosialisasikan 4 pilar kebangsaan di tengah kehidupan masyarakat Sergai. Empat pilar tersebut menurut Wabup, yakni nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Bhineka

Tunggal Ika. Peran FKUB dalam mensosialisasikan keempat pilar kebangsaan ini sangat dibutuhkan dalam mengantisipasi segala tantangan berupa globalisasi dan keterbukaan informasi yang saat ini sangat memungkinkan masuknya nilai-nilai asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa. Untuk itu diharapkan FKUB Sergai dapat membuat terobosanterobosan dalam menciptakan masyarakat yang toleran di tengah kebhinekaan masyarakat Sergai untuk mendukung program-program pembangunan di daerah ini. Hal ini dapat dilakukan dengan mengadakan kegiatan bersama antar penganut agama yang berbeda, bahkan saling tolong menolong dalam membangun rumah ibadah. “Kebersamaan ini akan sangat indah dan memcerminkah kehidupan yang rukun, harmonis dan damai di kabupaten tanah bertuah negeri beradat ini,” kata H Soekirman. (RYAD)


ACEH MEMBANGUN

Kamis 30 Juni 2011

harian andalas | Hal.

14

andalas/reza gunawan

Kecamatan di Aceh tak Ada Kantor Desa Meulaboh-andalas Tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, sejak pemekaran tahun 2000 hingga kini belum memiliki kantor kepala desa, sehingga terkendala dalam proses pemerintahan di tingkat desa sampai kecamatan. Camat Woyla Barat Muhammad Isa di Woyla, Rabu menyatakan, sebelum kepemimpinannya di kecamatan tersebut, sudah berulang kali diajukan permohonan ke Pemkab dan Pemprov Aceh agar dibangun kantor kepala desa di 21 desa guna melayani ribuan penduduk di sana. Ketiga kecamatan tersebut adalah Woyla Induk, Woyla Barat dan Kecamatan Woyla Timur, “Tanpa diketahui alasan pasti permohonan tersebut hingga 2011 ini belum ditanggapi. Sebelum kepemimpinan saya juga sudah pernah diusulkan, kita tidak tahu kenapa belum diberikan, padahal kantor sanggat penting dalam menjalankan program dan roda pemerintahan,” katanya. Akibat tidak adanya kantor pemerintahan desa, kata Isa, seluruh kepala desa dan aparatnya terpaksa menjalankan roda pemerintahan di rumah masing-masing, sementara ada satu unit kantor swadaya masyarakat akan tetapi beroperasi menyusul tidak adanya sarana pendukung. ”Setahu saya belum ada kantor desa bantuan pemerintah di kecamatan kita, namun BRR dulu pernah memberikan bantuan satu unit bangunan untuk mukim, bukan untuk kantor kepala desa, ada satu kantor swadaya masyarakat, akan tetapi belum juga berfungsi maksimal, karena tidak dilengkapi sarana dan prasarana,” tegas Isa. Di sisi lain roda pemerintahan di tingkat desa tidak dapat terpantau kalaupun operasionalnya dilaksanakan di rumah, akan tetapi sanggat berdampak terhadap melemahnya koordinasi pemerintah, karena desa merupakan pusat suatu pemerintahan, ujarnya. Kendala ini cukup dirasakan Kepala Desa Blang Luah Usman Yusuf. Ia mengaku, sulit menjalankan roda pemerintahan di desanya, selain terbentur kegiatan pribadi seperti berkerja sebagai penderes karet serta khawatir terhadap keamanan dokumen kependudukan yang bercampur baur dengan urusan keluarga.(ANT)

Pesisir Timur Krisis BBM Bireuen-andalas Sejumlah wilayah pesisir timur Aceh seperti Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Bireuen, dan Sigli, kemarin dilaporkan krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) bensin dan solar. Akibatnya, ratusan kendaraan antre di Stasisun PengisianBahan Bakar Umum (SPBU) di daerah-daerah tersebut. Pantauan di lapangan, di beberapa SPBU petugas terlihat hanya duduk-duduk saja sembari mengatakan kepada pemilik kendaraan bahwa bensin dan solar belum ada. Sejumlah pemilik SPBU di Bireuen, kemarin, juga tidak ada ketika ingin ditemui. Banyak angkutan umum kesulitan BBM, dan sebagian terpaksa mengisi di kios-kios kecil di pinggir jalan. Kondisi yang sama juga terlihat di sejumlah kawasan di Aceh Tamiang, Langsa, dan Sigli. Di Kota Langsa, harga bensin yang dijual mencapai Rp 8.000 hingga Rp 9.000. Sementara itu, akibat kehabisan bensin dan solar di sejumlah SPBU di Bireuen, puluhan nelayan di sejumlah kecamatan kemarin tidak bisa melaut, seperti nelayan di PPI Peudada, Jeunieb, Samalanga, Jangka, dan sekitarnya. “Sembilan puluh persen nelayan di Bireuen hari ini (kemarin-red) tidak bisa melaut, karena tidak ada minyak solar untuk boat mereka, akibatnya para nelayan terpaksa menambat botany di PPI atau TPI masing-masing wilayahnya,” kata Panglima Laot Bireuen, Badruddin Yunus. Sementara itu, ratusan nelayan di Pidie Jaya tak melaut akibat kelangkaan minyak tanah. “Selama ini malah kita terpaksa membeli solar dan premium dengan harga jauh lebih mahal Rp 5.000 dari harga minyak tanah pada saat mendapat subsidi Rp 4.000,” kata Yusuf Abdullah, nelayan di Kuala Panteraja, Pidie Jaya, kemarin.( SN)

Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Aceh Banda Aceh-andalas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan para nelayan untuk mewaspadai gelombang tinggi di perairan laut di Provinsi Aceh yang berpotensi mencapai tiga meter. ”Waspada angin kencang yang mengakibatkan gelombang tinggi di perairan Aceh. Peringatan itu berlaku selama 24 jam terhitung sejak 30 Juni 2011,” kata Kasi Observasi dan Informasi BMKG stasiun Blang Bintang Alvianto di Banda Aceh, Rabu. Secara umum, katanya memperkirakan tinggi gelombang di perairan laut di provinsi berpenduduk sekitar 4,6 juta jiwa itu berkisar satu hingga tiga meter.Tinggi gelombang tiga meter itu berisiko tinggi bagi keselamatan kapal kecil. Di perairan laut pesisir pantai barat dan selatan Provinsi Aceh berkisar antara satu hingga 2,5 meter. Sementara wilayah timur dan utara Aceh antara satu sampai dua meter. Alvianto menyebutkan bahwa secara umum keadaan cuaca berawan dan berpeluang hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah di provinsi ujung paling barat Indonesia itu. Angin ketinggian permukaan sampai 3000 feet dan umumnya bertiup dari arah barat dengan kecepatan antara 06 hingga 30 kilometer per jam di wilayah Aceh. Sementara suhu udara maksimum di Kota Banda Aceh, ibu kota Provinsi Aceh itu mencapai 33 derajat celsius dan menimum 22 derajat celsius dengan kelembaban maksimal 96 dan minimal 60 persen yang diperkirakan terjadi dalam dua hari terakhir. Dua hari lalu, angin kencang sempat melanda Kota Banda Aceh dan sekitarnya yang mengakibat atap sejumlah bangunan copot dan beberapa pohon tumbang di wilayah tersebut. (ANT)

UNJUK RASAPara pengunjuk rasa dari kelompok KMPA saat melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRA, Selasa (28/6).

Ribuan Pendemo Tolak Calon Independen Banda Aceh-andalas Ribuan massa yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Pemuda Aceh (KMPA) menggelar unjuk rasa (Demo) di depan kantor DPRA, Selasa (28/6). Aksi tersebut bertujuan untuk mengawal sidang paripurna yang sedang membahas rancangan qanun pemilukada 2011 serta menunggu hasil sidang paripurna tersebut tentang calon perseorangan (independen). Mereka juga menuntut para anggota dewan untuk mengesahkan qanun Pemilukada sesuai dengan UUPA dan MOU Helsinki serta tidak mencantumkam qanun tentang calon perseorangan (independen) pada pemilukada 2011, karena bertentangan dengan pasal 256 UUPA. Para pendemo yang melakukan unjuk rasa di depan kantor DPRA itu diperkirakan hampir mencapai 3000 orang yang berasal dari 23 kabupaten/kota di Aceh. Mereka berkumpul di Posko Penyelamatan MOU Helsinki dan UUPA di samping pagar Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh pukul 08.00 WIB, dan sekitar pukul 09.00 WIB para pen-

gunjuk rasa baru berjalan menuju Kantor DPRA. Di titik yang lain, para pengunjuk rasa yang menolak independen juga melakukan unjuk rasa di depan kantor Gubernur Aceh yang berkisar 500 orang pengunjuk rasa. Hendra Fauzi, koordinator aksi unjuk rasa tersebut dalam orasinya mengatakan, UUPA dan MOU Helsinki harus dipertahankan demi menjaga perdamaian di Aceh, Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mencabut (Menghapus) pasal 256 UUPA itu cacat hukum. Karena tidak adanya musyawarah dengan pihak DPR Aceh. “Jika UUPA satupersatu dihapus maka akan merusak perjanjian damai MOU Helsinki, itu akan membuat perdamaian di Aceh hilang, dan darah akan kembali mengalir di Aceh,” pungkasnya. Hendra juga menambahkan, untuk calon independen itu hanya sekali berdasarkan pasal 256 UUPA dan itu tidak bisa dilakukan lagi utnuk pemilukada 2011. ”Dulu katanya, independen hanya sekali, tapi kenapa ini akan disahkan lagi,” tambahnya. Di lain pihak, Koalisi Santri, Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Demokrasi (KOSAMPEDA) juga melakukan unjuk rasa di Kantor KIP Aceh. Para pengunjuk rasa tersebut berkisar 500 orang. Lain dengan Pihak KMPA, Pihak KOSAMPEDA mendukung adanya ca-

lon perseorangan (independen). Dalam orasinya mereka mengatakan, calon independen harus ada pada pemilukada 2011 di Aceh, agar demokrasi di provinsi Aceh benar-benar diciptakan,” ungkap salah satu pengunjuk rasa. Para pengunjuk rasa KOSAMPEDA juga hendak melakukan orasi di depan Kantor DPRA, akan tetapi niat mereka batal setelah dihimbau pihak kepolisian. Agar tidak terjadi kerusuhan atau bentrokan dengan pihak KMPA yang menolak independen, akhirnya mereka melanjutkan aksinya di kawasan Peukan Kebudayaan Aceh (PKA) sembari menunggu hasil keputusan sidang paripurna anggota DPRA. Di samping itu, pada Sidang Paripurna yang membahas perancangan qanun Pemilukada di gedung DPRA berjalan dengan baik, walaupun persidangan tersebut terbuka untuk umum dan dihadiri oleh kalangan tokoh masyarakat yang mendukung dan menolak adanya calon perseorangan independen. Hasil persidangan yang diperoleh atas hasil voting para anggota DPRA terkait calon perseorangan, diputuskan DPRA menolak calon independen. 40 anggota Dewan setuju ditolaknya calon independen, 37 Absen, 2 tidak hadir, dan tidak ada satupun anggota Dewan yang tidak setuju penolakan calon independen. (RZ)

33 KTNA Aceh Utara Pulang Tanpa Juara Aceh Utara-andalas Sebanyak 33 Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Aceh Utara dalam memamerkan semua produk dalam Pekan Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimatan Timur pada tanggal 18 hingga 23 Juni 2011 lalu dengan berlapang dada dengan membawa pulang tangan kosong alias tidak mendapat juara. KTNA Kabupaten Aceh Utara, M Adam kepada andalas ketika dihubungi melalui telepon selularnya, Rabu (29/6) menyebutkan, kegagalan dalam memamerkan semua produk unggulan hasil sejumlah dinas terkait di Kabupaten Aceh Utara nihil belaka, akibat kekurangan dana. Baik dari APBK Aceh Utara maupun APBA. KTNA Aceh Utara kewalahan memamerkan produk tersebut di ajang yang bergensi ini empat tahun sekali ini,” katanya. Menurut M Adam, pihaknya merasa kecewa dengan tidak keberhasilan itu karena pemkab Aceh Utara kurang perhatian mengenai dana alakadar itu. Pada-

hal, mengambil keberhasilan dalam pekan KTNA di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimatan Timur lebih mahal harganya. Namun, itu perjuangan sia-sia yang dilakukan oleh 33 peserta KTNA Aceh Utara. Dia menambahkan, ketidakberhasilan itu juga kurang perhatian dari Pemerintah Aceh terkait pemberian rekomendasi kepada KTNA Aceh Utara, dalam hal memamerkan semua produk unggulan yang serba kekurangan dibandingkan dengan daerah lain. “Kami sangat kecewa dan terpukul dalam event empat tahun ini,” imbuhnya. Seharusnya pemkab mengalokasikan dana yang sesuai kebutuhannya dan untuk memaksimalkan keberadaan stand. “Kita menempatkan petugas yang memiliki kompentensi dimasing-masing dinas terkait. Hal itu dimaksud agar petugas stan mampu memberikan penjelasan mengenai macam program yang tertentu sehingga keberhasilan tercapai,” ujarnya. Adam berharap empat tahun kedepan meminta Pemerintah Kabupaten Aceh

Utara dan pemerintah Aceh harus memiliki komitmen yang tinggi terhadap pengalokasi dana, yang sesuai kebutuhannya dan memberikan rekomendasi untuk membangkitkan KTNA Aceh Utara yang lebih terarah. Terpisah Kepala Bidang Kelembagaan Badan Ketahanan Pangan Aceh Utara Ir Nurleli mengakui, pihaknya serba kekurangan dalam memamerkan produk unggulan kita di Pekan Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) di Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimatan Timur beberapa har lalu. “Bahkan, kita tidak mendapat juara dalam hal itu, namun ada baiknya terkait hal pencontohan kalau ada hal baru baik antar kelompok tani maupun badan Litbang,” pungkas Nurleli. Keberangkatan sebanyak 33 peserta KTNA Kabupaten Aceh Utara yang mewakili dinas dan badan terkait antara lain, Dinas Pertanian, Bappeda, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perkebunan dan Kehutan, Badan Ketahanan Pangan dan dari unsur DPRK Aceh Utara. (BT)

Kehadiran Asgara Sangat Bermanfaat Aceh Utara-andalas Hampir 3 tahun kehadiran forum Geusyiek se-Aceh Utara alias Asosiasi Geusyiek Aceh Utara (ASGARA) yang di Ketuai oleh Muksalmina, banyak yang bermanfaat yang diterima oleh para Geusyiek (Kades-red). Pasalnya, dengan ada forum atau asosiasi itu untuk mempermudah informasi dan koordinasi serta peningkatan pembangunan suatu Gampong di Kabupaten Aceh Utara yang lebih terarah. Geusyiek Gampong Ujong Baroh SB Kecamatan Tanah Luas Saifol kepada andalas, Rabu (29/6) menyebutkan, dengan adanya ASGARA hingga saat ini banyak menerima informasi dan komunikasi antar Geusyiek Aceh Utara. Padahal, sebelum adanya asosiasi tersebut informasi antar Geusyiek agak lambat. Bahkan, pembangunan beberapa daerah pendalaman sangat minim dibandingkan dengan gampong yang berada dekat institusi pemerintahan. Menurut Saifol, selama adanya ASGARA ini bisa memksimal informasi setiap desa yang ada dilingkungan pemerintah Kabupaten Aceh Utara, termasuk juga ketinggalan pembangunan gampong (desa) yang mana gampong itu belum tersentuh pembangunan baik fisik maupun non fisik. Sehingga setiap Geusyiek diantar gampong tidak merasa dianak tirikan oleh pemerintah. Lebih jauh Saifol menyebutkan, barubaru ini Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Aceh telah mengalokasikan dana bantuan setiap Gampong Rp 50 juta untuk diperuntukan untuk pembangunannya. Sebelumnya, telah ada informasi antar geusyiek Aceh Utara. ”Sebentar lagi ada bantuan dari pemerintah provinsi,” ungkapnya. Senada juga diungkapkan Geusyiek Pucok Alue, Kecamatan Pirak Timu. Abubakar mengakui keberadaan ASGARA itu lebih bermakna bagi masyarakat Aceh Utara, terutama informasi antar geusyiek tidak ketinggalan seperti beberapa tahun lalu dan pembangunan diantar gampong tidak jauh lagi ketinggalan. Sementara itu, Ketua Asosiasi Geusyiek Aceh Utara (ASGARA) Muksalmina ketika dihubungi beberapa kali melalui ponselnya tidak aktif dan berada di luar jangkauannya.(BT/UCR)

Muncul di Sungai Woyla, Buaya Kejutkan Warga Aceh Barat SEEKOR buaya (Crocodile) sejak sepekan ini sering muncul di sungai Woyla, sehingga mengejutkan masyarakat di Desa Blang Luah, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, dan mereka takut untuk mencari pasir.

Ilustrasi

Mustafa Ali (48), anggota Komunitas Masyarakat Siaga Bencana (KMPB) di Kecamatan Woyla Barat, Rabu menyatakan, buaya yang panjangnya sekitar lima meter itu sering muncul di sungai Woyla, sehingga warga yang ingin mencari ikan dan pasir merasa takut. Ia menyatakan, kehadiran binatang buas ini hanya memperingati anak-anak di wilayah mereka agar menjauhi

sungai yang berjarak 50 meter dari pemukiman mereka. ”Buaya di sini muncul apabila anak-anak di kampung kami sudah berlama-lama di sunggai untuk mandi, memancing dan mencuci, tapi dia sampai saat ini belum memangsa penduduk kami, hanya menakut-nakuti saja,” kata Mustafa. Dikatakan, tidak jarang masyarakat setempat kaget dengan munculnya buaya di tenggah sungai Woyla yang lebar sekitar 500 meter itu saat memancing mengunakan

perahu kecil, bahkan ada yang menabrak binatang melata ini, akan tetapi dengan berbicara isyarat binatang buas yang dianggap menjaga sungai mereka itu menjauh. ”Kemarin ada tetangga saya menabrak dengan sampan buaya ini tapi tidak dianiaya, setelah terasa perahunya mengesek buaya itu, dia langsung bergegas pulang, karena ketakutan,” tambahnya. Disebutkan, pada Senin (27/ 6) petang, binatang ini muncul jelas di tengah pemukiman warga, sehingga masyarakat dan anak-anak desa setempat berbondong-bondong menyaksikan buaya sepanjang lima meter itu bersahaja di bawah jembatan pemukiman warga. Sementara itu, Kepala Desa Blang Luah, Usman Yusuf menyatakan, setiap setahun sekali buaya yang bermain di wilayah mereka memangsa anak-anak, bahkan ada yang

hilang tahun lalu ditarik buaya itu belum diketemukan jasadnya. ”Hampir setiap tahun memang ada korbannya, tapi tahun ini belum, yang diambil tahun lalu saja jasadnya hingga kini belum diketemukan, mungkin sudah ditelan habis mana mungkin diantarkan lagi,” katanya. Dipihak lain, Aan (18) remaja desa setempat menyatakan, yang muncul di sunggai Woyla itu merupakan sebagian, jelasnya warga setempat bahkan pernah melihat dua ekor lainnya termasuk buaya puntung yang lebih besar dan panjang juga berkeliaran di sunggai Woyla itu. ”Meraka akan muncul bila air jernih, karena anak-anak di sini tempat mandinya di sungai, kalau airnya sudah mulai keruh seperti saat ini mereka bersembunyi di tebing-tebing pinggiran sunggai,” kata Aan. (ANT)


Kamis

SAMBUNGAN

30 Juni 2011

Oktober, Penerimaan CPNS .........(Dari Halaman 1) di jajaran Pemprovsu. Ketika ditanya soal formasi 316 CPNS yang diajukan ke Kemenpan tersebut, Kaiman menegaskan jumlah itu belum merupakan kepastian. Pemprovsu sifatnya mengajukan formasi sebanyak yang dibutuhkan, namun keputusan di tangan Kemenpan. "Angka yang diajukan 316 orang itu belum tentu dikabulkan semuanya. Bisa kemungkinan angka itu akan berkurang. Karena jatah CPNS yang akan diterima nantinya bergantung kemampuan APBN. Makanya, dalam penerimaan CPNS harus terlebih dahulu ada konsultasi dengan Kemenkeu," ujar Kaiman. Menanggapi adanya rencana pemerintah menekan angka penerimaan CPNS semaksimal mungkin karena jumlah PNS saat ini masih membludak sehingga mengakibatkan pembengkakan terhadap APBN, Kaiman menegaskan, pernyataan pemerintah itu masih sebatas wacana. Karena hingga saat ini Pemprovsu belum menerima surat edarannya baik dari Kemenpan maupun Kemenkeu menyangkut masalah tersebut. ”Namun demikian, Pemprovsu masih menunggu petunjuk dari pemerintah pusat,” ujar Kaiman

Demikian juga tentang rencana pemerintah tidak akan menerima CPNS non teknis untuk ke depan. Artinya, cukup CPNS tenaga teknisi yang bakal diterima. Sedangkan tenaga non teknis cukup menggunakan Tenaga Harian Lepas (THL) atau Outsourching. “Nah, hal inipun tampaknya masih sebatas wacana, namun kita masih menunggu realisasi selanjutnya,” ujar Kaiman Turnip. Calon Praja IPDN Di bagian lain Pemprovsu mempercepat jadwal tes kesehatan bagi calon praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) asal Sumut disebabkan banyaknya calon yang lulus dalam tes psikologi. Jadwal tes kesehatan itu dipercepat menjadi Kamis, 30 Juni 2011 yang dikhususkan terlebih dahulu bagi calon praja IPDN asal Kota Medan. Tes kesehatan itu akan berlanjut hingga Selasa, Juli 2011. Demikian disampaikan Kepala Sub Bidang Pendidikan Dan Pelatihan (Diklat) Badan kepegawaian Daerah (BKD) Pemprovsu Maksum Syahri Lubis SSTP MAP kepada wartawan di Medan, Selasa (28/6). Menurut Maksum Syahri, tes kesehatan yang akan dilaksanakan di RSU Pirngadi Medan itu dimulai pada 30 Juni untuk calon praja IPDN

dari Kota Medan. Lalu dilanjutkan pada 1 Juli 2011 untuk calon praja dari Binjai, Deli Serdang, dan sisa peserta dari Medan. Pada 2 Juli 2011, dari Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Pematang Siantar, Karo, Tapanuli Selatan, Toba Samosir, Sibolga, dan sisa dari Deli Serdang yang belum menjalani tes. Kemudian, dari Labuhan Batu, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Asahan, Mandailing Natal, Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Dairi, Tanjung Balai, dan sisa peserta dari Sibolga. Terakhir, pada 5 Juli 2011 dari Nias, Padang Sidempuan, Nias Selatan, Simalungun, Batu Bara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Utara, Nias Utara, Nias barat, Gunung Sitoli, dan sisa dari Tanjung Balai. Peserta yang lulus dalam tes kesehatan itu akan diumumkan pada 6-7 Juli 2011 guna mengikuti ujian selanjutnya yakni tes kesamaptaan pada 8-9 Juli 2011 di Fakultas Ilmu Olahraga Unimed. Setelah itu, peserta mengikuti ujian berupa tes akademis pada 16 Juli 2011 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri.(WAN)

.........(Dari Halaman 1) tanjakan jalan. "Masyarakat kan membayar pajak terhadap negara. Sudah menjadi kewajiban buat pemerintah untuk melayani masyarakat, terutama dalam pembangunan jalan lintasan umum. Bila gugatan ini ditempuh keluarga korban kecelakaan bus tersebut, bisa dipastikan bahwa pemerintah akan membangun maupun memperbaiki kondisi jalan yang berbahaya itu," sebutnya. Bus sudah rusak Informasi dari korban selamat dan keluarga korban menyebutkan, Bus ALS di sepanjang jalan banyak menaikkan penumpang. Bus pertama kali rusak di sekitar Danau Toba atau Parapat yakni kerusakan pada bagian roda. Kemudian di sekitar Sarulla, Kabupaten Tapanuli Utara. Setelah itu bus mengalami kerusakan di sekitar Aek Botik, Kabupaten Taput, lalu di Hutaimbaru, dan terakhir di Bulu Payung, Sipirok, Kabupaten Tapsel. Kerusakan terakhir memakan waktu perbaikan paling lama karena harus menunggu sparepart dan teknisi dari Medan. “Kakak saya yang selamat

dari musibah ini menceritakan, sebenarnya bus itu sedang rusak dan sempat ada di bengkel. Tapi dipaksakan berangkat karena penumpang yang membludak,” tutur Asep yang ditemui di RSUD Sipirok. Bus ALS BK 7088 DL yang berangkat dari Medan menuju Bengkulu, tak kuat menanjak ketika melintas di Jalinsum Desa Aek Latong. Sebagian besar penumpang yang tewas merupakan perempuan dan anak-anak. Sedangkan sopir dan kernet bus melarikan diri. Catatan yang ada mengungkapkan, kecelakaan Bus ALS di Aek Latong ini merupakan ketiga yang memakan korban jiwa di 2011. Bahkan kecelakaan ALS ini, menurut Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) adalah terbesar tahun ini di Indonesia. Tiga kecelakaan di Aek Latong yang merenggut korban jiwa karena kendaraan mundur dari tanjakan curam dan terjerumus ke telaga air dan jurang di seberang jalannya yakni bus mini, kijang kapsul, dan Bus ALS dengan total korban jiwa 26 orang.(SPC/ GUS)

Kota Misterius Muncul di Atas Sungai China .........(Dari Halaman 1) dalam film atau negeri dongeng,” ujar salah seorang warga setempat yang langsung menyaksikan fenomena tersebut. Kota misterius itu semakin membuat banyak orang penasaran mengingat

belum ada alasan yang kuat dan jelas apakah yang bisa membuat fenomena itu terjadi. Apakah itu adalah kota yang hilang? Gambar di atas merupakan penampakan kota misterius di atas Sungai Xin’an.(INT)

15

SBY Pilih Adik Iparnya Jadi KSAD Jakarta-andalas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akhirnya menetapkan Panglima Komando Strategis Cadangan Angkatan Darat Letnan Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat. Adik kandung Ibu Negara ini dinilai paling tepat mengisi kursi yang akan ditinggalkan Jenderal TNI George Toisutta. "Betul. Menteri Sekretaris Negara sudah menyampaikan informasi itu," kata Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djoko Suyanto, dalam keterangannya, Rabu (29/6). Saat masih berpangkat kolonel, Pramono Edhie Wibowo pernah menjadi salah satu ajudan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri.

Jenderal kelahiran Magelang, Jawa Tengah, 5 Mei 1955 itu akan dilantik hari ini. "Kamis 30 Juni siang," kata menteri yang juga mantan Panglima TNI ini. Terpilihnya adik ipar Presiden SBY ini tidak

mengejutkan. Pramono Edhie memang sejak awal diperkirakan menjadi KSAD, dengan melihat rekam jejak dan prestasinya di militer. Lulusan Akabri 1980 itu beberapa kali menduduki kursi penting di TNI

Angkatan Darat. Dia juga pernah menjabat Komandan Jenderal Kopassus dan Pangdam Siliwangi. Pramono Edhie menjabat Pangkostrad pada November 2010 menggantikan Letjen Burhanuddin Amin. Bahkan Wakil Ketua DPR Priyo Budi Santoso beberapa waktu lalu sudah memprediksi kursi ini akan diisi Pramono Edhie. Priyo pun menyebut Pramono sebagai perwira yang memiliki reputasi. Menurut Priyo, jika terpilih sebagai KSAD, itu disebabkan rekam jejak Pramono Edhie di militer. "Kalau lewat mekanisme profesional, yang terpilih, menurut saya Pramono Edhie. Dia tentara profesional, harus diapresiasi," ucap politisi Partai Golkar ini. (VN)

Surya, Muchdi, Yani, dan Muqowam Siap Bertarung Jakarta-andalas Presiden SBY akan membuka muktamar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 3-7 Juli 2011 mendatang. Sejumlah bakal calon ketua umum siap bertarung, mulai dari Suryadharma Ali, Ahmad Yani, Ahmad Muqowam, dan Muchdi PR. "Muktamar akan dibuka oleh Bapak Presiden di Sabuga, Bandung, Jawa Barat.

Dari tanggal 3-7 Juli 2011. Agendanya salah satunya memilih Ketua Umum PPP," kata Emron Pangkapi, Ketua Organizing (OC) Committe Muktamar PPP saat jumpa pers di Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu (29/6). Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris OC Muktamar PPP, Romahurmuzy mengatakan sudah ada empat bakal calon yang siap ber-

tarung di muktamar. "Pertama, Pak Suryadharma Ali. Kedua, Ahmad Muqowam sudah mendeklarasikan. Ketiga, Ahmad Yani dari DPR sudah mendeklarasikan. Terakhir, anggota baru kita secara terbuka saudara Muchdi PR," kata Romahurmuzy. Muktamar akan meminta pertanggungjawaban Ketum PPP Suryadharma Ali, sekaligus mencari penggantinya.

Ketum PPP yang baru akan ditentukan oleh 1.180 anggota PPP yang memiliki hak suara. Angka 1.180 suara diperoleh dari 33 DPW (provinsi) dan 497 DPD (kabupaten/ kota). Masing-masing memiliki 2 hak suara yakni ketua dan sekretaris. Sementara untuk utusan yang memiliki jumlah anggota DPRD melebihi target, diberi tambahan hak suara.(DTC)

Hasil SNMPTN Diumumkan

.........(Dari Halaman 1)

Korban Kecelakaan ALS Bisa Gugat Pemerintah

harian andalas | Hal.

(SNMPTN) 2011, yang diumumkan melalui internet mulai Rabu (29/6) malam. Melalui jalur SNMPTN, Unimed menerima 2.944 mahasiswa baru, Sedangkan USU menerima 3.234 mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN. Rektor Unimed Prof Dr Ibnu Hajar Damanik MSi, didampingi Pembantu Rektor (PR) III Drs Biner Ambarita MPd dan Humas Panitia Lokal (Panlok) SNMPTN Unimed Nasrun Nasution, kepada wartawan di Gedung Biro Rektor Unimed, Rabu (29/6) sore mengatakan, pengumuman bagi calon mahasiswa yang lulus seleksi dilaksanakan Kamis (30/6) lalu dapat dilihat melalui website http:// snmptn.ac.id dan www. unimed.ac.id. Ia mengatakan, dari 2.944 yang diterima di Unimed, sebanyak 2.219 orang lulus melalui ujian tulis SNMPTN, 272 orang dari jalur undangan, dan 453 orang dari jalur Bidik Misi (Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin). "Bagi nama-nama yang lulus diharapkan melakukan

registrasi ulang ke panitia penerimaan mahasiswa baru Unimed yang dibuka mulai 4 sampai 22 Juli 2011. Formulir pendaftaran ulang harus diambil sendiri dan menyerahkan tanda bukti peserta SNMPTN yang asli," kata Ibnu Hajar yang baru beberapa minggu menjabat Rektor Unimed ini. Selain itu, lanjutnya, bagi yang hendak melakukan registrasi ulang juga harus membawa beberapa persyaratan lainnya seperti menyerahkan dua lembar fotokopi STTB yang telah dilegalisasi oleh masing-masing kepala sekolah. Apabila fotokopi belum dilegalisasi dapat dilakukan di Unimed dengan memperlihatkan STTB asli. Kemudian menyerahkan enam lembar pasfoto warna ukuran 3x4 cm untuk ditempel pada formulir kartu plus mahasiswa, dan surat keterangan dokter yang menyatakan sehat. Selain itu, kata dia, surat keterangan berkelakuan baik dari kepala sekolah yang bersangkutan, membuat surat pernyataan kesediaan menaati segala peraturan yang ber-

laku di Unimed, dan ditandatangani di atas materai Rp6.000. "Apabila pada waktu yang telah ditetapkan para calon mahasiswa belum mendaftar ulang, maka dengan alasan apapun haknya sebagai mahasiswa Unimed dinyatakan gugur," katanya. Pembantu Rektor III Unimed Biner Ambarita menambahkan, pengisian kartu rencana studi (KRS) secara online dilaksanakan pada 25 Juli sampai 12 Agustus 2011 dan pembekalan awal bagi mahasiswa baru Unimed akan dilaksanakan 10,11 dan 12 Agustus 2011. Sedangkan perkuliahan semester ganjil tahun ajaran 2011/2012 dimulai 15 Agustus 2011. Selain melakukan registrasi, mahasiswa baru Unimed membayar uang SPP Rp 650.000, praktikum Rp75. 000 untuk kelompok IPS dan Rp150.000 kelompok IPA, kelengkapan Rp500.000, dana penyertaan orang tua Rp1 juta, pembuatan KTM/ATM BNI 46 Rp41.000. Semuanya berjumlah Rp2.266.500 untuk kelompok IPS, dan Rp 2.341.500 untuk kelompok

IPA. Seleksi Lokal Selain melalui jalur SNMPTN, Unimed juga membuka penerimaan mahasiswa baru lewat jalur seleksi lokal untuk program reguler D3 Program Studi Teknik Sipil dan Teknik Mesin serta program non reguler untuk program S1 pada semua program studi yang ada di Unimed. "Melalui jalur seleksi lokal ini, Unimed akan menerima 1.181 mahasiswa baru untuk 31 program studi di Unimed," ujar Rektor Unimed Prof Ibnu Hajar. Dikatakan, pendaftaran secara online dapat dilakukan melalui http//www.unimed. ac.id, dengan tata cara: peserta membayar biaya ujian kelompok IA dan IPS sebesr Rp150.000, kelompok IPC Rp175.000, dan biaya ujian keterampilan Rp150.000, mulai tanggal 30 Juni-8 Juli 2011 pukul 08.00 hingga 12.00 WIB melalui Bank BNI. Pendaftaran secara online ditutup pada 9 Juli pukul 16.00 WIB. Pelaporan di USU Terpisah, Rektor USU Prof Syahril Pasaribu melalui Pem-

bantu Rektor II Prof Dr Ir Armansyah Ginting Meng, di Kampus USU, Rabu (29/6) sore mengatakan, pihaknya mengumumkan hasil seleksi SNMPTN pada Rabu malam mulai pukul 19.00 WIB melaui website www.usu.ac.id. Adapun sebanyak 3.234 peserta yang dinyatakan lulus, kata Armansyah Ginting, akan menduduki kursi di 46 program studi S-1 reguler yang berada pada 13 fakultas. Selanjutnya kepada para peserta yang diterima di USU diwajibkan melakukan pelaporan pada tanggal 9 Juli 2011. Pelaporan yang dipusatkan di Gelanggang Mahasiswa USU terdiri dari 2 kelompok program studi yaitu untuk Kelompok Eksakta pukul 08.30 hingga 09.30 WIB dan Kelompok Non Eksakta pukul 13.00 hingga 14.00 WIB. Persyaratan untuk melapor, peserta harus datang sendiri (tidak boleh diwakilkan), berpakaian rapi dengan sayarat membawa kartu SNMPTN Jalur Ujian Tulis Asli, ijazah asli/SKHU (Surat Keterangan Hasil Ujian) yang diterbitkan oleh sekolah asal (dilengkapi pas photo 3x4).(HAM)

Umar-Irham Selangkah Lagi Pimpin ”Kota Lemang” .........(Dari Halaman 1) hanya tinggal menunggu penghitungan final perolehan suara hasil Pemungutan Suara Ulang Pemilukada dan penetapan oleh KPUD yang dijadwalkan dilaksanakan pada tanggal 4 dan 5 Juli 2011. Kemungkinan besar tidak akan ada pemungutan suara putaran kedua karena berdasarkan rekapitulasi hasil perolehan suara sementara, pasangan Umar-Irham mengantongi 27.825 suara atau 43,82 persen. Dengan begitu pasangan ini bakal memimpin "Kota Lemang" itu sampai lima tahun ke depan. Perolehan suara pasangan ini jauh mengungguli saingan terdekatnya, pasangan nomor 4, Eddy Syofian-Hafaz Fadillah yang meraih 20.697 suara atau 32,6 persen.

Sementara di urutan berikutnya, pasangan nomor 5 Syahril Hafzein-Wan Gunadi dengan perolehan 10.629 suara (16,7 persen), pasangan no 3 Amril Harahap-Irwady meraih 3.711 suara (5,8 persen), dan pasangan no 2 Adi Harianto-Sara Bintang Saragih meraih 622 suara (0,9 persen). Pasangan Umar-Irham mendominasi kemenangan di semua TPS yang berjumlah 381 TPS pada pemungutan suara ulang Pemilukada Tebing Tinggi pada Selasa (28/6). “Saat ini belum berani kita pastikan siapa yang unggul, karena ini masih perolehan hasil sementara, setelah rekapnya nanti sampai ke KPUD dan kita hitung, baru dapat kita pastikan siapa pemenangnya, namun paling tidak hasil persentasenya tidak begitu signifikan berubah,”

ujar Wal Ashri, Ketua KPUD Kota Tebing Tinggi. Sementara itu tingkat kehadiran warga Kota Tebing Tinggi untuk melaksanakan hak mencoblos, ternyata juga cukup rendah. Itu terlihat hampir di semua TPS, sepi dari kehadiran masyarakat pemilih hingga waktu pencoblosan ditutup tepat pada pukul 13.00 WIB. Terhitung dari jumlah pemilih yang terdaftar di DPT berjumlah 113.629 orang, hanya 63.484 suara yang terbilang sah, sehingga ada sekitar 50.125 surat suara yang tersisa. Jika dipersentasekan maka berkisar 44,1 persen masyarakat yang Golput pada PSU Pemilukada Kota Tebing Tinggi. Terkait tingginya angka Golput itu, salah seorang masyarakat pemilih di TPS 2

Kelurahan Tanjung Marulak Hilir, Kecamatan Rambutan, umumnya beralasan apatis terhadap PSU Pemilukada Ulang ini. Bahkan seoran warga bernama Faisal mengaku masyarakat enggan datang ke TPS lantaran tidak ada iming-iming uang, sehingga masyarakat enggan menggunakan hak pilihnya. “Masyarakat kita ini sudah bosan melihat janji-janii Calon Wali Kota Tebing Tinggi. Siapapun nanti yang terpilih menjadi Wali kota, nasib kita tetap saja seperti ini. Oleh karena itu, kalau tidak ada uangnya, ngapainlah kami datang ke TPS, jadi bukan masyarakat yang bodoh, tetapi masa bodoh,” timpal Indra, warga lainnya di lokasi TPS yang bersebelahan dengan tempat tinggalnya. Terkait berkembangnya

isu adanya oknum tertentu yang memberikan “imingiming“ kepada pemilih sehari sebelum pemungutan suara, Ketua Panwas Kota Tebing Tinggi Ridwan Napitulu SH mengaku mendengarnya. “Memang sempat terdengar isu money politic yang beredar di lapangan, namun sampai saat ini, bersama masyarakat dan pihak petugas kita belum bisa menangkap pelaku yang diduga melakukan money politic itu,” jelasnya. Sementara Kapolres Tebing Tinggi AKBP Robert Haryanto Watratan SSos yang dikonfirmasi melalui telepon mengatakan bahwa pelaksanaan PSU Pemilukada Kota Tebing Tinggi di setiap TPS berjalan dengan aman dan sukses, tidak ditemukan kecurangan selama proses berlangsung.(MET)

ringo meminta Dishut Kabupaten Langkat segera melakukan pengusutan lebih mendalam. “Setahu saya, tak ada izin pemaanfaatan hutan yang pernah dikeluarkan untuk lokasi hutan penyangga di koridor TNGL ini. Karena itu, saya akan minta Dishut Langkat memroses secara hukum pelaku kegiatan ini,” tegasnya. Andi Basirul juga berpendapat sama. Menurutnya, lokasi pondok-pondok yang diduga sebagai tempat praktik sawmill, selama ini tak pernah diketahui pihaknya.

“Biasanya, sawmill seperti ini hanya ditemukan di pinggir kawasan hutan yang telah dirambah. Tapi, yang ditemukan ini, justru berada di dalam hutan dan ini akan menjadi hal utama bagi kita untuk melakukan langkah antisipasi berikutnya,” ujar Andi. Tim ekspedisi yang melakukan perjalanan menyusuri hutan selama delapan hingga 10 jam, bertujuan untuk melihat dari dekat vegetasi hutan di Pegunungan Bukit Barisan, khususnya di hutan penyangga pada koridor TNGL.(WAN)

Temukan Sejumlah Lokasi Pembalakan Liar .........(Dari Halaman 1) centimeter dari jenis sembarang yang jumlahnya puluhan lembar atau batang. Sayangnya, saat penggerebekan, pelaku pembalakan tak berhasil ditemukan. Plt Gubsu menjelaskan, penemuan ini semakin membuktikan bahwa aksi pembalakan hutan di koridor TNGL masih terus berlang sung. “Lokasi pembalakan hutan yang baru saja digerebek tim ekspedisi, menjadi salah satu buktinya, dan ini semakin membuka

mata kita bahwa upaya pelestarian hutan dan lingkungan harus mendapat sokongan dari seluruh elemen masyarakat sipil. Sehingga upaya dan kerja keras yang dilakukan pemerintah dalam melestarikan hutan dan lingkungan selama ini tidak menjadi siasia,” ucap Gatot. Tim ekspedisi yang diikuti 20-25 orang itu, juga menyertakan unsur pejabat pemerintahan antara lain Kepala Dinas Kehutanan Sumut Ir JB Siringoringo, Kepala Badan Lingkungan Hidup Sumut Dr Hidayati,

Kepala Badan Kesbanglinmas Drs Bukit Tambunan, Kepala Bagian Protokol, Humas Pimpinan dan Telekomunikasi Biro Umum Setdaprovsu Zakaria, sejumlah staf/PNS dari ketiga instansi, dan Kepala Balai Besar TNGL Andi Basirul. Menurut Gatot, penemuan lokasi illegal logging tersebut, menjadi peringatan bagi semua pihak tanpa terkecuali bahwa upaya pelestarian lingkungan harus dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh elemen masyarakat tanpa

terkecuali. “Dengan cara seperti itu, Insya Allah hasilnya akan maksimal. Namun sebaliknya, apabila hanya mengandalkan kepada upaya satu pihak saja, misalnya Dinas Kehutanan dan instansi terkait lainnya, atau aparatur Polhut bersama TNI-AD, maka bisa dipastikan di kemudian hari, kita dan generasi penerus bangsalah yang akan menerima dampak negatifnya,” ulas Gatot. Gatot juga berharap, dengan hasil temuan tersebut, personil TNI-AD

dan aparat Polhut semakin meningkatkan pengawasan terhadap keutuhan vegetasi hutan dari berbagai aksi perusakan, apakah oleh pembalakan, perladangan berpindah, dan aksi-aksi negatif lainnya yang tujuannya merusak lingkungan hutan. JB Siringoringo mengaku, di sejumlah lokasi pembalakan yang telah ditinggalkan pelakunya saat dilakukan penggerebekan, juga ditemukan kebun aneka tanaman, seperti kopi, jeruk nipis, dan karet. Namun siapa pelakunya, tidak dapat diketahui. Untuk hal ini, JB Siringo-


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Kamis, 30 Juni 2011 | No: 1921/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

SEBAGIAN wanita memakai cara apa pun untuk memperindah tubuhnya. Bahkan ada yang rela melakoni operasi plastik di setiap bagian tubuhnya termasuk payudara. Namun tidak dengan Uli Auliani, ia lebih memilih cara alami untuk memperindah (mengencangkan) payudaranya.

"Untuk mengencangkan (payudara) aku yang alami saja kayak olahraga," tutur Uli saat ditemui dalam acara 'RPM Gala Night of Star' di Bistro Boulevard, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (28/6) malam. Gadis asal Bandung itu mengaku tidak mempunyai niat melakukan 'perombakan' dalam tubuhnya. Ia

mengaku puas dengan apa yang dimilikinya sekarang. Selain itu, bintang 'Skandal' tersebut juga mempunyai penilaian tersendiri mengenai pria seksi. Baginya pria seksi bukan pria berbadan kekar atau berwajah sangar, menurutnya pria yang seksi adalah pria yang humoris. Apa sebab? "Kalau buat aku pria seksi itu yang humoris, kenapa? Karena ketika cowok yang bisa buat cewek lagi Bete bisa tertawa itu luar biasa. Berarti dia punya sense of humor," paparnya. Bagi wanita kelahiran November 1985 itu, seksi bukan dinilai dari bentuk tubuh. Termasuk untuk menilai keseksian yang terdapat pada tubuhnya. "Buat aku semua seksi, satu paket. Buat aku seksi itu smart, seksi itu relatif," tuturnya.(BBS)

uli AULIANI Jennifer Kantongi Restu Ortu Irfan

Boyband SMASH Bubar? KABAR mengejutkan datang dari boyband SMASH yang baru saja merilis album perdana mereka yang berjudul sama dengan nama mereka, SMASH. Boyband yang sedang naik daun ini tiba-tiba dikabarkan bubar. Berita ini pun telah dikonfirmasikan secara langsung kepada member SMASH. Ketika mereka ditemui oleh wartawan Trans 7, boyband ini terlihat kebingungan menjawab pertanyaan tentang kabar bubar tersebut. Mereka pun mengakui bahwa mereka memang bubar. Namun, bubarnya boyband ini bukan bubar

sebagai sebuah grup, tapi bubar dari latihan. Berita yang menyiarkan bubarnya boyband ini pun adalah program BERITAWA, yang mana merupakan program plesetan beritaberita lucu. "Biasa latihan jam 7 malam, habis latihan ya bubar," ucap Rafael dengan wajah bingung di program BERITAWA di Trans 7, Selasa (28/06) sore. Member SMASH pun tampak kaget dengan berita tersebut. Wajah para member SMASH pun berubah jadi aneh menanggapi pertanyaan yang tidak disangka-sangka tersebut. (KPL)

RUMOR yang menyebutkan keluarga Irfan Bachdim tidak merestui rencana pernikahan Irfan dengan Jennifer Kurniawan dibantah. Manajer Jennifer, Erick Rachmanto, yang dihubungi Rabu (29/6), menegaskan, tidak ada masalah dengan restu orangtua. "Enggak benar (tidak direstui orangtua). Enggak ada masalah di antara mereka maupun dengan keluarga. Kalau memang enggak direstui, mana mungkin sekarang mereka sibuk mempersiapkan pernikahan bulan depan," ujar Erick. Sejauh ini, hubungan kedua keluarga Jennifer dan Irfan baik-baik saja. Tidak ada konflik. "Sebenarnya hubungan mereka

sejauh ini enggak ada masalah dan baik-baik saja," paparnya. Pasangan model dan atlet sepakbola itu mantap akan melangsungkan pernikahan Juli esok. Meski belum merilis tanggal, Jennifer dan Irfan sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk menyongsong hari bersejarah mereka itu. "Sekarang mereka sedang mempersiapkan pernikahan bulan depan," imbuhnya. Saat ini, Jennifer sedang ada jadwal keliling Sulawesi untuk promo motor. Model yang semula berkarier di Jerman itu memang sudah mantap ingin berkarier di Indonesia. Lantaran akan menikah Juli, beberapa kontrak kerja sudah diatur agar tidak menganggu pernikahan. "Bulan Juli pun sudah ada beberapa kontrak

kerja, tapi karena akan menikah sudah dijadwal ulang. Sudah dibicarakan juga dengan pihak yang mengontrak dan tidak ada masalah. Jadi mereka tetap bisa menikah Juli nanti," tandasnya. Pasangan pesepakbola dengan model itu memilih Jerman atau Belanda sebagai lokasi mengikat janji. "Rencananya mereka akan menikah di Eropa. Mungkin di Jerman atau Belanda," tutur manajer Jennifer, Erick Rachmanto. Meski usia masih muda belia, keduanya mantap akan melangsungkan pernikahan Juli esok. Belum merilis tanggal, tapi Jennifer dan Irfan sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk menyongsong hari bersejarah mereka itu. "Sekarang mereka

sedang mempersiapkan pernikahan bulan depan," imbuhnya. Saat ini, Jennifer sedang ada jadwal keliling Sulawesi untuk promo motor. Model yang semula berkarier di Jerman itu memang sudah mantap ingin berkarier di Indonesia. Lantaran akan menikah Juli, beberapa kontrak kerja sudah diatur agar tidak menganggu pernikahan. "Bulan Juli pun sudah ada beberapa kontrak kerja, tapi karena akan menikah sudah dijadwal ulang. Sudah dibicarakan juga dengan pihak yang mengontrak dan tidak ada masalah. Jadi mereka tetap bisa menikah Juli nanti," tandasnya.(BBS)


Harian Andalas 30 Juli 2011