Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Kamis, 19 Mei 2011 | No: 1887/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

ADA APA DENGAN PSMS? Medan-andalas Sempat unggul tiga gol di babak pertama, PSMS Medan secara dramatis gagal melangkah ke semifinal kompetisi Divisi Utama musim ini, setelah ditahan imbang 3-3 oleh Persiba Bantul pada pertandingan terakhir Grup B di Stadion Segiri Samarinda, Rabu (18/5).

Hasil imbang melawan PSMS membuat Persiba berada di posisi kedua klasemen akhir Grup B dengan torehan tiga poin. Persiba berhasil lolos setelah di laga lainnya yang bersamaan, PSAP Sigli ditekuk Mitra Kukar 1-0. Tim berjuluk Ayam Kinantan berhasil mencetak tiga gol di babak pertama melalui Gaston Castano menit ke-15,

Donny Siregar (36') dan Rinaldo (43'). Meski unggul tiga gol, Ayam Kinantan tetap bermain menyerang di babak kedua. Baca Strategi itu beJuga: rakibat fatal karena PersiKegagalan PSMS ba berhasil Medan menyamakan tak Logis kedudukan Hal. 9 lewat hattrick bomber asing mereka, Fortune Udo. Udo berhasil tiga kali membobol gawang PSMS pada menit ke-53, 75 dan 84.

Tiga gol ini membuat Udo semakin kokoh di puncak daftar pencetak gol terbanyak Divisi Utama dengan 34 gol. Sementara Mitra Kukar dipastikan menjadi juara Grup B setelah mengalahkan PSAP Sigli 1-0. Gol tunggal Mitra Kukar dicetak Franco Hita pada menit ke-50. Sebagai juara Grup B, Mitra Kukar akan menghadapi Persiraja Banda Aceh di babak semifinal. Sedangkan Persiba akan melawan juara Grup A, Persidafon. Bersambung ke Hal. 15 andalas/iwam

Polisi Gerebek ’Pabrik’ Ekstasi di Perumahan Grandland Medan-andalas Petugas Reserse Narkoba Polresta Medan menggerebek sebuah rumah kontrakan yang dijadikan “home industry” pil ekstasi di Perumahan Grandland, Jalan Pembangunan III, Glugur Darat II, Medan, Senin (16/5) sore. Dalam penggerebekan tersebut, petugas menemukan barang bukti 3500 butir pil ekstasi siap edar, dua unit mesin cetak, dan bahan baku pembuat pil ekstasi. Sedangkan pemilik sekaligus pem-

PAPARAN– Kasat Reserse Narkoba Polresta Medan Kompol Amry Siahaan SiK (kanan) memaparkan pengungkapan home industry pil ekstasi di sebuah rumah Komplek Perumahan Grandland, Glugur Darat II, Medan, Rabu (18/5).

• Ationg Peracik 5000 Butir Pil Ekstasi Diamankan buatnya, Andika alias Ationg (34) warga asal Bagan Siapi-api ditangkap di Kentucky Fried Chicken (KFC) Jalan Kapten Sumarsono, Desa Helvetia, dengan barang bukti 1500 butir pil ekstasi. Total barang bukti disita 5000 butir seharga Rp400 juta. Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga didampingi Kasat Reserse Narkoba Kompol Amry Siahaan SiK kepada wartawan di ruang ker-

janya, Rabu (18/5) mengatakan bahwa pengungkapan “home industry” pil ekstasi itu merupakan hasil perpaduan antara informasi masyarakat dan penyelidikan yang dilakukan jajaran Reserse Narkoba Polresta Medan. Sebelumnya, petugas menerima informasi bahwa tersangka Ationg yang disebut-sebut peracik pil ekstasi Bersambung ke Hal. 15

Ratusan Massa ’Gugat’ Pencalonan Eddy Syofian Tebing Tinggi-andalas Ratusan massa mengatasnamakan "Koalisi Masyarakat Cinta Pilkada Kota Tebing Tinggi" ‘menggugat’ pencalonan Drs H Eddy Syofian sebagai kandidat wali kota pada pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada Kota Tebing Tinggi yang dilaksanakan pada 28 Juni 2011 Massa dengan mengendarai becak bermotor (betor) dan berjalan kaki itu juga membawa spanduk dan beberapa bendera parpol seperti Partai Gerindra, PKS, dan PKPB mendatangi kantor KPUD di Jalan Rumah Sakit Umum dan Kantor DPRD di Jalan Sutomo Kota Tebing Tinggi, Rabu (18/5). Menurut mereka, Eddy Syofian yang sebelumnya ditugaskan sebagai Penjabat Wali Kota Tebing Tinggi untuk menjalankan roda pemerintahan dan memfasilitasi

andalas/selamat riadi kasidi

ORASI–Juru bicara Koalisi Masyarakat Cinta Pilkada Kota Tebing Tinggi Abdul Rahim Lubis didampingi H Hendrik Pulungan dan Azri Marpaung, saat menyampaikan orasi di depan Kantor KPUD Kota Tebing Tinggi, Rabu (18/5). PSU Pilkada, kini malah menjadi 'pemain' dengan ikut menjadi kontestan berpasangan Hafaz Fadillah. “Bila Eddy Syofian ditetap-

Medan-andalas Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan mengecam pernyataan Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga yang dinilai begitu cepat menyatakan tidak ada menemukan keterlibatan Wali Kota Medan Rahudman Harahap dalam kasus penyiraman air cuka terhadap Masfar Sikumbang. "Padahal polisi sendiri masih bekerja menyelidiki kasus itu. Kesannya, Kapolresta

Medan Tagam Sinaga tidak berlaku adil dan berusaha mengaburkan fakta-fakta yang mulai terungkap," kata Direktur LBH Medan Nuriono, Rabu (18/5). Nuriono mengaku, pihaknya sangat kecewa dengan keluarnya pernyataan Tagam Sinaga seperti yang dilansir media di Medan. Menurutnya, pernyataan Tagam Sinaga itu dapat memengaruhi opini masyarakat dan memengaruhi independensi pe-

HISTERIS–Jasad Titoh Sitinjak yang digendong kerabatnya disambut histeris anggota keluarga saat tiba di rumah duka, Rabu (18/5) siang. Keluarga dan pelayat meratapi jasad Titoh Sitinjak dan adiknya, Randa Br Sitinjak.

Kurs dan Harga Logam Mulia, 18 Mei 2011 Jual 9155 1320 12274 13986 1105

Beli 9056 1307 12147 13844 1094

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 105 2835 6923 8596

Beli 104 2805 6849 8510

foto-foto: andalas/th sihombing

”Ise nama na pature kamar opung?”

D

UKA mendalam dan isak tangis menyelimuti kediaman Abidin Sitinjak (39) di Dusun V, Desa Pagar Jati, Lubuk Pakam, Rabu (18/5). Abidin Sitinjak didampingi

Bersambung ke Hal. 15

Bela Rahudman, LBH Kecam Kapolresta

Duka Keluarga Bocah Abang Beradik Korban Banjir Bandang

Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

kan KPUD sebagai calon tetap, maka ini sangat sumbang dan akan memancing ke-

istrinya, Serina Br Sianturi (38) duduk tertekun lesu menyaksikan jasad putrinya, Randa Br Sitinjak (7) terbujur kaku yang telah dimasukkan ke dalam peti mati. Ratusan warga sekitar turut

menyaksikan jasad Randa Br Sitinjak tiba di rumah duka pada Rabu dinihari sekitar pukul 01.00 WIB diantar mobil ambulans Bersambung ke Hal. 15

nyidik Polresta Medan dalam menangani kasus tersebut. Senada dengan Nuriono, Tajuddin Nur, kerabat Masfar juga mengaku kecewa atas keluarnya pernyataan Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga yang terkesan berusaha melindungi Rahudman Harahap dalam kasus penganiayaan terhadap Masfar, pegawai Pemprovsu itu. “Terkesan memang TaBersambung ke Hal. 15

ANEH tapi NYATA

Hotel Unik Terbuat dari Kartu SEBUAH hotel di New York, Amerika Serikat, membuat gebrakan dengan membangun hotel dari 200.000 kartu remi. Hotel bernama Key Card itu merupakan satu dari 1.200 hotel Holiday Inn yang tersebar di dunia. Keseluruhan interior hotel disusun oleh Bryan Berg selama lebih dari empat bulan, termasuk kamar tamu dan lobby-nya. Bahkan, toilet hotel yang dibangun di lahan 192 meter persegi juga dibuat dari susunan kartu remi. Sebagai promosi, 250 tamu hotel pertama akan diberikan satu malam menginap gratis di hotel tersebut. Bryan Berg sang perancang hotel, memiliki rekor dunia dalam membangun rumah kartu. Selain Hotel Key Card, Bersambung ke Hal. 15


Kamis 19 Mei 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

USU Terima 1.364 andalas Mahasiswa Lewat Jalur Undangan Lugas & Cerdas

PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

Medan-andalas Universitas Sumatera Utara (USU) menerima sebanyak 1.364 mahasiswa baru melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2011 jalur undangan untuk tahun akademik 2011-2012. “Dari sebanyak 12.043 peserta yang mendaftar ke USU melalui jalur undangan,sebanyak 1.364 peserta diterima sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan. Mereka yang diterima tersebut akan menempati 46 program studi S1 reguler,� ujar Kepala Humas USU, Bisru Hafi, kepada wartawan di Kampus USU, Rabu (18/5). Sedangkan kelulusan hasil SNMPTN jalur undangan yang diumumkan mulai Rabu (18/5) pukul 00.00 WIB, dapat diakses atau dilihat di website www.snmptn.ac.id. “Bagi para peserta SNMPTN Jalur Undangan yang dinyatakan lulus atau diterima di USU diwajibkan melakukan pelaporan pada 31 Mei dan 1 Juni 2011 di Gelanggang Mahasiswa USU mulai pukul 08:00

- 13:00 WIB,� tambah Bisru. Mengenai kelengkapan yang harus dibawa pada saat melakukan pelaporan adalah Kartu SNMPTN 2011 Jalur undangan asli, rapor asli dan fotokopi dilegalisir rangkap 2, ijazah asli dan fotokopi dilegalisir atau surat keterangan hasil ujian nasional asli dilengkapi foto ukuran 3x4 cm dan surat ganti nama bagi yang pernah ganti nama. Mengenai peserta yang diterima melalui program Biaya Pendidikan Miskin Berprestasi (Bidik Misi), Bisru, mengatakan, kuota USU tahun ini sebanyak 350 orang yang diambil dan terintegrasi dari jalur undangan dan jalur ujian tulis/ praktek. "Untuk calon penerima Bidik Misi melalui jalur undangan di USU

sudah terdapat sebanyak 332 orang dan nantinya akan ditambahkan dengan calon penerima Bidik Misi dari jalur ujian tulis," katanya. Sementara Ketua Panitia Lokal SNMPTN Uiversitas Negeri Medan (Unimed) Prof Selamat Triono, mengatakan, jumlah calon mahasiswa yang dinyatakan lulus melalui jalur undangan sesuai dengan kuota yaitu sebanyak 787 yang nantinya akan menempati 38 program studi yang ada di Unimed. Adapun jumlah calon mahasiswa yang akan mendapatkan program Bidik Misi yang disaring melalui jalur undangan tersebut sebanyak 469 orang, sedangkan jumlah yang akan diterima sebanyak 500 orang. "Jumlah tersebut masuk merupakan calon yang akan menerima Bidik Misi, nantinya mereka akan disaring apakah mereka benar-benar dari keluarga yang miskin. Kalau dari jalur undangan belum cukup memenuhi kuota 500 orang, maka akan dicari lagi melalui jalur ujian tulis," katanya. (HAM)

KEMENANGAN yang sudah di ambang mata, akhirnya pupus demikian mudahnya. Ya, PSMS Medan sudah unggul 3-0 pada babak pertama, saat bertarung dalam partai hidup mati melawan Persiba Bantul, Rabu (18/5) petang. Namun, tak dinyana pada babak kedua, Persiba Bantul bisa menyamakan kedudukan, hinga kedudukan berakhir dengan angka sama 3-3, yang berujung pada gagalnya PSMS Medan melaju ke empat besar. Dengan kata lain, PSMS Medan terpaksa segera angkat koper dan kembali gagal promosi ke Liga Super, alias tetap akan berada di kasta kedua persepakbolaan di tanah air. Kegagalan yang sangat mengejutkan tersebut, hampir pasti akan memicu kekecewaan teramat mendalam bagi segenap penggemar fanatik tim berjuluk Ayam Kinantan itu. Betapa tidak, keunggulan telak 3-0 di babak pertama, rasanya sangat tidak masuk akal, kemudian dibiarkan lenyap begitu saja. Dari segi segi strategi dan taktik, sangat terlihat pelatih Suharto, tidak mampu menjaga ritme permainan serta membangun benteng pertahanan tangguh, yang memungkinkan untuk mengamankan kemenangan yang sudah di depan mata tersebut. Pelatih dan official PSMS bisa saja berdalih, faktor ketidakberuntungan sebagai penyebab kegagalan anak-anak Medan mempertahankan keunggulan. Apalagi, dalam sejarah hal serupa juga kerap terjadi dalam pertandingan sepak bola, termasuk di level internasional. Lihatlah misalnya, hasil final Liga Champions di Istanbul Turki tahun 2005, The Reds Liverpool yang sudah tertinggal 0-3 dari AC Milan di babak pertama, akhirnya bisa menyamakan skor menjadi 3-3 di babak kedua. Bahkan selanjutnya unggul dalam adu penalti. Arsenal juga pernah unggul 4-0 atas Newcastle pada babak pertama, 4 Februari 2011 lalu. Namun, di babak kedua Newcastle mengejar ketertinggalan, hingga skor imbang 4-4. Tapi, apa pun ceritanya, kegagalan PSMS Medan kali ini, tetap harus disesalkan. Sebagai salah satu kota paling berpengaruh di tanah air, tidak sepatutnya Medan hanya menempatkan klub sepak bolanya di kasta kedua. Kembali gagalnya PSMS Medan kali ini, dapat pula disebut sebagai cermin buramnya Kota Medan. Ketidakmampuan sepak bola Medan menempatkan diri pada posisi yang layak, merupakan salah satu indikator ketidakbecusan para pimpinan di Pemko Medan. Ketidakmampuan mengangkat kembali nama besar PSMS Medan, yang dulu pernah kembali berjaya di era Wali Kota Abdillah itu, merupakan salah satu bukti kegagalan Wali Kota Medan saat ini. Tak berlebihan jika dikatakan, wajah buram yang melanda Kota Medan kini ikut menjalar ke tubuh PSMS. Akibatnya, PSMS yang disayang pun bernasib malang.....!

Pipa BBM PLN Bocor Dikerjai Maling Belawan-andalas Pipa penyalur bahan bakar minyak (BBM) jenis solar milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) bocor di Gang Taucit Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan, Rabu (18/ 5). Kebocoran pipa tersebut diduga akibat ulah maling yang mengambil BBM dengan cara mengebor pipa, lalu ditampung dan dijual ke penadah. Samin (43), warga di sekitar bocornya pipa BBM milik PLN tersebut kepada wartawan mengatakan kebocoran pipa tersebut menganggu distribusi air leding warga yang berada persis di dekat drainase pipa aliran air leding yang juga telah putus. Curiga karena air tak mengali, lantas Samin kemudia menelusuri tempat putusnya pipa leding tersebut. Alhasil, ia menemuka solar telah bercampur air, menga-

lir di parit. Selanjutnya, Samin bersama masyarakat sekitar melaporkan kejadian tersebut ke PT PLN Sektor Paya Pasir. Tak berlangsung lama, petugas PLN turun ke lapangan untuk mengamankan bocornya pipa tersebut. Pegawai PLN Sektor Medan W Sihombing kepada wartawan menjelaskan kebocoran pipa penyaluran BBM jenis solar diduga sengaja dilakukan pencuri dengan cara membor kemudian memasukkan selang sepanjang dua meter. Di lokasi tempat kejadian perkara, sambung W Sihombing juga ditemukan selang yang terpasang dengan kran yang terhubung sangat rapi untuk melakukan pencurian. Pasalnya pelaku juga mengorek sedikit tanah kemudian pinggir parit tersebut dilobangi dan ditutup dengan rapi kembali.(DP)

Pemerintah Diminta Terapkan Kebijakan Berbeda

EDITORIAL

PSMS dan Buramnya Wajah Medan

andalas/dp

PERBAIKI – Petugas PLN Sektor Medan Paya Pasir sedang memperbaiki kebocoran pipa penyaluran BBM tersebut.

andalas/hs poetra

KAJATISU DIDESAK - LSM Lembaga Penyalur Aspirasi Rakyat menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Gubernur Sumut, Medan, Rabu (18/5). Mereka mengkritik Kinerja Aparat Kejaksaan yang dianggap lamban dalam menangani kasus-kasus Kkorupsi yang diduga melibatkan sejumlah Pejabat di Pemko Medan.

Lagi, Kejatisu Sumut dan Kantor Gubsu Didemo Massa

Tuntaskan Kasus Korupsi, Pejabat Terlibat Mesti Dicopot Medan-andalas Gelombang aksi unjuk rasa telah berkali-kali mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) Jalan AH Nasution dan kantor Gubernur Sumatera Utara untuk mendesak institusi penegak hukum itu menuntaskan seluruh kasus korupsi di Medan dan Sumatera Utara. Begitupun dengan Plt Gubsu yang didesak untuk mencopot pejabat yang terindikasi korupsi. Tuntutan massa itu kembali disuarakan lewat dua gelombang aksi unjuk rasa pada Rabu, (18/5) di dua lokasi terpisah. Dalam aksi massa dari Lembaga Penyalur Aspirasi Rakyat (Lempar) di Gedung Kejatisu menuntut Kejatisu segera menuntaskan dugaan korupsi yang melibatkan mantan Kepala Dinas Pendapatan Medan, Dzulmi Eldin dalam kasus dugaan korupsi upah pungut senilai Rp 2,8 miliar. Tidak hanya itu, Eldin juga diduga melakukan korupsi dalam kasus rehab komputer senilai Rp 14 miliar dan kasus peyelewangan dana sewa gedung Bank Sumut senilai Rp 2,1 miliar. “Usut tuntas kasus ini, jangan biarkan koruptor berkeliaran,� kata Koordinasi Aksi, Rahman S Sirait dalam orasinya. Tidak hanya itu, Lempar juga menuntut penuntasan kasus yang

melibatkan mantan kepala dinas pertamanan Medan yang saat ini menjabat sebagai Walikota Binjai, Idham senilai Rp18,5 miliar terkait korupsi pengemplangan pajak reklame. “Tegakkan hukum tanpa pandang bulu. Siapa pun itu, jika terindikasi korupsi maka haru diusut,� katanya. Massa juga menuntut penuntasan kasus-kasus lainnya seperti dana Binsos Pempropsu, Dinas Penataan Ruang dan Permukiman Sumut, Bagian Humas Pemko Medan saat dijabat oleh Anas Hasibuan. Setelah dari Kejatisu, massa pun merengsek ke kantor Gubernur Sumut. Dalam aksi massa meminta Gatot Pujo Nugroho mencopot Hasbullah dari Kepala Biro Binsos dan M Syafi’i dari jabatan Kepala biro Keuangan Pemprovsu karena diduga kuat terlibat kasus korupsi Dana Bantuan Sosial (Bansos) di Pemprovsu Tahun Anggaran 2009 sebesar Rp 215,7 milia. Dikatakan mereka, kasus dugaan korupsi Bansos TA 2009 ini, selain melibatkan Kabiro Binsos Hasbullah dan Kabiro Keuangan M Syafi’i juga diduga melibatkan Gubsu non aktif Syamsul Arifin. Massa dari Aliansi Masyarakat Peduli Pembaharuan (AMPP) juga menggelar aksi di Kejatisu. Dalam

orasinya massa menuntut penuntasan dugaan korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Medan yakni adanya uang pelican dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) senilai 17 persen yang berptensi merugikan keuangan Negara sebesar Rp 3 miliar. “Banyak KKN yang dilakukan dalam pengangkatan kepala sekolah baik itu SD, SMP dan SMP yang dilakukan oleh kepala Dinas Pendidikan, Hasan Basri,� kata Koordinator aksi, Rahmat HIdayat Matondang. Tidak hanya itu, massa juga menuntut Kejatisu mengusut penggunaan dana Bantuan Khusus Murid Miskin (BKMM) senilai Rp 4,7 miliar dan lainnya. Kedatangan massa tersebut mendapat pengawalan ketat dari aparat Kepolisian. Massa diterima oleh Staf Humas Kejatisu, Yos Tarigan. Yos berjanji, tuntutan massa akan disampaikan ke pimpinan Kejatisu. “Nanti saya sampaikan ke pimpinan,� kata Yos. Dikatakannya, dalam penanganan dugaan korupsi, pihaknya tidak akan pernah main-main dan tidak akan pandang bulu. “Semua dianggap sama dalam penanganan masalah hukum. Kami juga meminta masyarakat untuk terus mendukung Kejatisu dalam mengusut dugaan korupsi,� ungkapnya. (FEL/WAN)

Medan-andalas Kebijakan pemerintah terhadap proyek pembangunan jalan tol ruas Medan-Binjai sepanjang 19,5 Km, diminta dibuat berbeda dengan yang diterapkan di Pulau Jawa. Dengan pola khusus ini, realisasi megaproyek berinvestasi Rp2 triliun lebih itu diyakini akan lebih cepat terwujud. Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho di Medan, Rabu (18/5) mengaku, pola treatment berbeda atas rencana pembangunan jalan tol Medan-Binja itu, sudah disampaikannya dalam rapat kerja pemerintah (Retraet) dengan dunia usaha di Bogor beberapa waktu lalu. Gatot menilai, menerapkan treatment berbeda, maka tawaran pemerintah kepada investor untuk berinvestasi dalam sebuah

proyek infrastruktur di daerah, akan lebih mengundang minat. Sebaliknya, tanpa membuat kebijakan berbeda, maka investor akan enggan berinvestasi akibat tingginya risiko pengembalian modal. Pola kebijakan berbeda yang diharapkan diterapkan pemerintah itu, menurut Gatot bisa mencontoh pekerjaan pembangunan ruas tol Medan-Tebingtinggi Junction Bandara Kualanamu sepanjang 50,56 Km dengan biaya investasi Rp4,7 triliun. Pola pekerjaan pembangunan jalan tol ini, dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum untuk ruas tol Medan-Bandara Kualanamu, dan ruas tol Bandara Kualanamu-Tebingtinggi dikerjakan swasta. Setelah proyek rampung keseluruhannya, maka pengelolaannya diserahkan ke swasta.(WAN)

PTPN 3 ‘Serobot’ Lahan Warga Medan-andalas Masyarakat Desa Sei Silau Barat Kecamatan Setia Tani Kabupaten Asahan yang tergabung dalam Kelompok Tani Karya Tani menolak rencana perpanjangan dan perluasan Hak Guna Usaha (HGU) PTPN 3 seluas 6.463,78 hektar. Pasalnya, warga menuding PTPN 3 telah menyerobot lahan warga seluas 1.103,78 hektar. Per 31 Desember2005 lahan milik PTPN 3 Kebun Sei Silau seluas 5.360 hektar berakhir. Namun PTPN 3 mengusulkan mengusulkan perpanjangan dan perluasan HGU seluas 6.463,78 hektar. “Penambahan ini luas lahan seluas 1103,78 Hektar inilah yang menjadi sengketa. Karena itu lahan yang telah diusahakan oleh nenek moyang kami sejak tahun 1941,� kata seorang pemilik lahan, Kasyono dikantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Jalan Hindu Medan, Rabu (18/5).

Dikatakannya, perluasan lahan itu timbul karena adanya pengukuran lahan yang dilakukan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumatera Utara (Sumut). Namun, katanya, pengukuran dilakukan secara keliling sehingga lahan masyarakat juga terhitung didalamnya. Pada kesempatan itu, para petani juga didampigi oleh ketua Yayasan Pembangunan Masyarakat Pancasila (YPMP) Medan, Suryanto. Dia mengatakan, permasalahan tersebut sudah diadukan melalui surat ke Pemkab Asahan, DPRD Asahan, Gubernur Sumut, DPRD Sumut, BPN Sumut. Direktur LBH Medan, Nuryono SH mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pendampingan awal terhadap korban. Dia menuding, intimidasi yang dilakukan oleh PTPN 3 terhadap sejumlah karyawan merupakan pembuangan yang sangat sistematis. (FEL)

Bangunan Gudang dan Ruko Tanpa SIMB Menjamur Medan-andalas Bangunan tanpa SIMB (Surat Izin Mendirikan Bangunan) kembali menjamur di kawasan Kecamatan Medan Marelan. Petugas tata banguan dan penertiban (Trantip) kantor Camat Medan Marelan terkesan tutup mata dengan aksi nakal pengembang yang tidak mematuhi aturan tersebut. Informasi yang dihimpun wartawan koran ini, Rabu (18/5) bangunan gudang di Jalan Marelan Raya dan bangunan rumah toko (Ruko) bertingkat di Jalan Rahmad Buddin Medan Marelan diduga telah memanipulasi izin pembangunan yang dikeluarkan Dinas Tata Ruang dan Tata Kota (TRTB) Medan. Indikasi itu terlihat dari delapan unit gudang yang dibangunan, hanya ada enam

yang ada SIMB. Parahnya lagi, pembangunan ruko di Jalan Rahmad Buddin diduga sama sekali tidak memiliki SIMB tetapi tetap saja melakukan aktivitas pembangunan tanpa ada peringatan dari petugas Trantip. Ditempat terpisah, Sekretaris LSM Pedang Keadilan Sumut Hotbiner Silaen,SH, Rabu (18/5) mengatakan bangunan tanpa SIMB dan memanipulasi SIMB jelas merugikan negara, khususnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) KotaMedan. Petugas trantip kantor Camat Medan Marelan, Basarudin ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan semua bangunan yang berdiri di Medan Marelan sudah memiliki izin legal maupun masih dalam urusan. (DP)


MEDAN KITA

Kamis 19 Mei 2011

harian andalas | Hal.

3

Jansen Leo Siagian :

Harus Diselesaikan Ganti Rugi Tanah Waga Jalan Ngumban Surbakti andalas/jasa lubis

RETAK-RETAK – Jonatan Sembiring menunjuk bagian jalan yang retakretak dan mengaku kecewa karena pekerjaan fisik yang digarap sejak tanggal 11 Maret 2011 lalu oleh rekanan PT Rama Indah Jaya dituding tidak sesuai standar.

Proyek Peningkatan Jalan di Desa Penunkiren

Masyarakat Minta Pemborong, Pengawas Ditegur Pernangenen-andalas Masyarakat Dusun Pernangenen Desa Penungkiren Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang minta Bupati Deli Serdang Amri Tambunan menegur PT Rama Indah Jaya yang mengerjakan proyek peningkatan jalan sepanjang 1,6 km dari Dusun. Pernangenen – Pamah Semei-mei Desa Penungkiren Kec STM Hilir Kab Deli Serdang. Pasalnya, pekerjaan yang sedang dilaksanakan terlihat asal-asalan, dan masih ditemukan bagian jalan yang sudah dikerjakan retak-retak. “Selain menegur rekanan tersebut, kami juga meminta Bupati Deli Serdang, Amri Tambunan menegur Ari selaku pengawas proyek tersebut, pegawai PU Bina Marga Deli Serdang sebab jarang sekali hadir di lapangan untuk mengawasi pelaksanaan proyek tersebut. Kehadirannya dalam seminggu cuma dua kali saja,� ujar warga bermarga Barus, kepada andalas, Rabu (18/5). Pantauan andalas, badan jalan tampak bergelombang dan ditengah jalan sudah digenangi air hujan, artinya kuat dugaan pekerjaan yang dilaksanakan tidak sesuai standar dan dikerjakan asalasalan. Selain itu, tidak lepas juga dari kehadiran pihak pengawas dari PU Deli Serdang yang jarang terlihat di lapangan. “Kami menilai pengawasan proyek yang lemah, jadi tak heran kalau kualitas pekerjaan jadi asal-asalan, yang pada akhirnya warga jadi korbannya. Terkait hal ini kita akan memantaunya terus sebab kita tidak menginginkan terjadi ada kebocoran uang negara,� ujar Sekjen LSM Transparansi Anggaran Lintas Instansi Indonesia (TRALINDO) Irwan Ginting SH. Sebelumnya, peningkatan jalan tersebut seratus persen belum selesai. Pekerjaan peningkatan jalan sepanjang 1,6 km dari Dusun Pernangenen – Pamah Semei-mei Desa Penungkiren Kec STM Hilir Kab Deli Serdang yang dikerjakan oleh kontraktor PT Rama Indah Jaya kondisinya sudah memprihatinkan. Biaya anggaran pekerjaan tersebut sebesar Rp 1.042.535.000 ditampung pada APBD Deli Serdang Tahun Anggaran (TA) 2011, bagian jalan yang sudah dikerjakan tampak retak-retak. Keretakan tersebut diduga akibat kurangnya campuran semen dan dikuranginya ketebalan volumenya, hanya dua atau tiga 3 centimeter. (JL)

Medan-andalas Wali Kota Medan Rahudman Harahap diharapkan segera menyelesaikan kasus ganti rugi tanah warga Jalan Ngumban Surbakti segment tengah yang terkena proyek TR 15 A MMUDP guna mencegah gejolak sosial yang semakin meluas. Selain itu, Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro juga diminta memeriksa dan mengusut tuntas pihak-pihak yang terlibat dan menghalang-halangi permasalahan dana ganti tanah milik warga tersebut. Demikian disampaikan Koodinator Tim Pengabdian Masyarakat Departemen Pemuda DPP Partai Demokrat Jansen Leo Siagian kepada andalas usai melakukan pertemuan dengan sejumlah warga yang belum menerima dana ganti rugi, Selasa (17/ 5) di Jalan Ngumban Surbakti, Medan. Jansen Leo Siagian mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun dari masyarakat

di daerah tersebut, sekitar 36 kepala keluarga (KK) lagi belum ada menerima ganti rugi tanah di Jalan Ngumban Surbakti TR 15 A Segment Tengah dari Pemko Medan. Padahal keberadaan tanah mereka tersebut dijadikan jalan dengan janji pemerintah akan dibayar pada APBD tahun 2006-2007-2008 dan 2009, tapi kenyataan hingga saat ini tidak kunjung juga dibayar. “Warga Jalan Ngumabn Surbakti segment tengah sudah memiliki surat sertifikat, seperti hak milik (HM), HGU, dan SKT yang berkekuatan hukum. Sesuai Pasal 18 UU No 5 tahun 1960 disebutkan bahwa hak-hak atas tanah dapat dicabut dengan memberi ganti kerugian yang layak menurut cara dengan UU. Dan sesuai Kepres 55 tahun 1993 dan Perpres 36 tahun 2005 besarnya ganti rugi tanah didasrkan atas Nilai Jual Objek pajak (NJOP) tahun berjalan,� katanya Leo Siagian. Dalam persoalan ini, kata mantan Tim Sukses SBY For President Tahun 2009 itu, warga Ngumban Surbakti selama ini juga merasa dibohongi Pemko Medan dengan janji-janji tapi tidak ditepati, mulai dari masa Bachtiar Djafar, Abdillah, dan hingga Rahudman Harahap sebagai Wali Kota Medan. “Bahkan sesuai data, Pemerintah Kota Medan sudah mengambil dana dari APBD

Kota Medan dan Pemerintah Provinsi Sumut sejak tahun 2001 sampai dengan tahun 2006 sekitar Rp 17 Miliar, tetapi sampai saat ini ganti rugi tersebut belum pernah diberikan kepada warga Jalan Ngumban segment tengah sebanyak 36 KK lagi,� tandasnya. Usut Tuntas Selain mendesak Pemko Medan, Jansen Leo Siagian juga mendesak Kapolda Sumatera Utara IrjenPol Wisjnu Amat Sastro agar segera mengusut tuntas kasus permasalahan ganti rugi tanah warga Jalan Ngumban Surbakti tersebut pihak-pihak yang terlibat atas permasalahan dana ganti rugi tanah tersebut segera diperiksa. “Kita berharap Kaplda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro dapat membuktikan tekadnya mengubah imej negatif tentang Sumut yang selama ini selalu diartikan dengan ‘Semua Urusan Memakai Uang Tunai’ menjadi ‘Semua Urusan Mesti Tuntas dan Tidak bermasalah’, dengan mengungkap orang-orang yang menghalangi pembayaran ganti rugi tanah warga Jalan Ngumban Surbakti,� katanya. Leo Siagian menegaskan, kasus yang sudah berlarut-larut tersebut suatu bukti kebobrokan mental pejabat di Kota Medan yang sudah mengangkangi hukum dan

perundang-undangan. Terbukti, sejak kepemimpinan Bachtiar Djafar sebagai Wali Kota Medan sampai sekarang, permasalahan ganti rugi tanah warga ini tidak tuntas. “Pejabat harusnya mengajari rakyatnya agar mengerti dan tau hukum dan undangundang, bukan membodoh-bodohi rakyatnya. Karena itu, Rahudman Harahap yang menjabat sebagai Wali Kota Medan sekarang ini harus segera membayarkan dana ganti rugi itu kepada warga yang berhak, karena sampai kapan pun persoalan itu akan tetap menjadi tanggugjawab Wali Kota Medan,� ujarnya. Sementara itu, seorang warga Jalan Ngumban Surbakti Kepriyanto Tarigan mengatakan, jika dalam waktu dekat ini tuntutan mereka selama ini tidak direspon oleh Pemko Medan dan DPRD Medan maka dengan terpaksa Jalan Ngumban Surbakti segmen tengah akan kembali diblokir atau ditutup sebahagian sesuai batas hak atas tanah warga. “Baru-baru ini kami sudah melakukan pertemuan dengan Komisi A DPRD Medan, jikatidak ada realisasi maka dengan terpaksa kami akan kembali memblokir Jalan Nguman Surbakti sesuai batas hak atas tanah kami berdasarkan gambar dan ukuran surat-surat yang kami miliki keabsahannya, sampai ada penyelesaian ganti rugi,�kata Keriyanto.(BEN)

Pemda Kurang Perhatian Masalah HIV/AIDS

andalas/robenson

GANTI RUGI – Jansen Leo Siagian melakukan pertemuan dengan sejumlah waga yang belum menerima ganti rugi tanah Jalan Ngumban Surbakti di salah satu rumah warga di Jalan Ngumaban, Selasa (17/5).

Ketua Komisi D DPRDSU H Maratua Siregar

Pembangunan Bandara Kuala Namu Harus Punya IMB Medan-andalas Ketua Komisi D DPRD Sumut H Maratua Siregar mengatakan, pengelola proyek Bandar Udara Kuala Namu di Kabupaten Deli Serdang sudah seharusnya melengkapi proyek bandara baru itu dengan surat izin mendirikan bangunan (IMB)."Kalau selama ini memang belum ada IMB, tentunya pengelola proyek harus melengkapi izin tersebut,"ujarnya, Rabu (18/5). Sebelumnya, kalangan anggota DPRD Kabupaten Deli Serdang mempertanyakan legalitas pembangunan proyek Bandara Kuala Namu yang diduga dibangun tanpa dilengkapi surat IMB."Berdasarkan informasi yang kami peroleh dari Dinas Cipta Karya Kabupaten Deli Serdang, bangunan di areal proyek Bandara Kuala Namu didirikan tanpa dilengkapi IMB," kata Wakil Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Deli Serdang, Syarifuddin Rosha. Menurut dia, setiap pembangunan sarana fisik wajib dilengkapi IMB, sebagaimana diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2006 tentang Izin Mendirikan Bangunan. Sedangkan Sekretaris Proyek Pembangunan Sisi Darat Bandara Kuala Namu PT Angkasa Pura II, Sucipto, mengatakan, mega proyek Bandara Kuala Namu tidak memerlukan IMB. "Hal itu berdasarkan PP (Peraturan Pemerintah) Nomor 70 tahun 2001 tentang IKLAN |

Kebandar Udaraan. Yang harus menggunakan IMB adalah bangunan yang berada di luar areal pembangunan bandara," katanya. Maratua Siregar sendiri mengaku terkejut ketika mendapatkan informasi bahwa proyek bandara baru pengganti Bandara Polonia Medan itu tidak memiliki IMB. Menurut dia, Komisi D DPRD Sumut selalu mempertanyakan perihal kelengkapan perizinan dalam setiap kesempatan rapat kerja dan rapat dengar pendapat dengan pihak pengelola proyek Bandara Kuala Namu. "Laporan yang diberikan kepada kita

menyatakan semuanya telah lengkap, tentunya termasuk dengan IMB itu. Di sana ada Satker Bandara juga ada PT Angkasa Pura, tidak mungkin masalah ini bisa kelupaan, apalagi dengan unsur kesengajaan," katanya. Namun demikian, jika memang belum ada IMB, Maratua Siregar menyarankan kepada pihak pengelola bandara agar melengkapinya agar terpenuhi segala ketentuan tentang perizinan. Pada kesempatan itu, Maratua berharap agar tidak ada pihak-pihak yang berupaya menganggu kelancaran pembangunan bandara baru tersebut.(UJ)

Ratusan Truk Parkir Ganggu Arus Lalulintas Belawan-andalas Ratusan mobil truk bermuatan tanah yang parkir di badan Jalan Yos Sudarso Kilometer 18 Lingkungan 18 Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan menganggu arus lalu lintas, Rabu (18/5). Mobil truk itu menunggu antrian untuk memasukan tanah ke lahan timbunan sesuai pesanan pihak pengembang. Sulaiman, seorang supir truk kepada wartawan, Rabu (18/5) mengatakan parkir truk memang tidak menggunakan tidak ada tempat parkir khusus. Meskipun demikian, keberadaan truk-truk itu menganggu aktivitas lalu lintas di sekitar lokasi, Informasi lain yang dihimpun dari para supir, tidak ada upaya dari pihak pengembang

mengantisipasi kemacetan lalulintas dalam menyediakan lahan parkir. Untuk itu truktruk tersebut harus parkir di badan jalan Tokoh pemuda, Zakfar keberadaan truktruk pengangkut timbunan tanah itu memang ada di pantau petugas penertiban Kota Medan. ‘’Meskipun mereka yang jumlahnya puluhan orang datang, tapi hanya melihatlihat saja lalu pulang diduga setelah diberikan uang kembali ke lokasi lain,"kata Zakfar. Tak hanya masalah dengan keberadaan truk-truk tersebut, pengembang projek di lokasi itu bahkan diduga belum memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) dan Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB). (DP)

Medan-andalas Keberadaan layanan klinik VCT sangat membantu pemerintah dalam menemukan penularan pasien yang terjangkit virus HIV/ AIDS (ODHA) di Sumatera Utara. Berdasarkan estimasi 2009 jumlah ODHA sebanyak 7075 orang, dan yang terbanyak dengan faktor resiko heteroseksual (hubungan seks bebas). "Berarti lebih 50 persen yang sudah ditemukan dari laporan layanan klinik VCT," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Candra Syafei SpOG melalui proyek maneger Global Fund Andi Ilham Lubis di ruang kerjannya, Rabu (18/15). Dijelaskan Andi, kasus tersebut banyak di Medan dikarenakan adanya rumah sakit type A dan jumlah klinik VCT. Saat ini ada 23 klinik VCT yang aktif seperti di Medan, Deli Serdang, Binjai, Sergei, T Tinggi, Siantar, Simalungun, Asahan, Tanjung Balai, Tanah Karo, Labura, Labuhan Batu, Tapanuli Selatan, Tobasa, Tapanuli Utara dan Gunung Sitoli. Namun, 17 kab/kota lagi belum memiliki klinik VCT. "Seperti pasien yang mengalami sesak nafas atau TB diperiksa dokter tapi tidak bisa menegakkan diagnosa dikarenakan SDM yang belum terlatih dan bahan reagan yang tidak ada, terutama pada daerah yang belum memiliki klinik VCT. Jadi dokternya hanya mendiagnosa dari penyakit penyertanya aja dan diobati. Namun, tidak memeriksa kekebalan tubuh pasien," kata Andi. Padahal, sambungnya, sudah dilakukan pelatihan petugas untuk HIV/AIDS. Tetapi belum ada pembinaan layanan terhadap kab/kota. "Perlu dukungan APBD seperti untuk ATK, sarung tangan, reagan, masker dan tabung darah. Pemkab kurang memberikan perhatian terhadap penanggulanagn HI/ AIDS," sebut Andi seraya mencontohkan adanya 10. 000 orang kelompok resiko tinggi di kabupaten. Untuk 1 pemeriksaan per orangnya biayanya 10 ribu. "Tapikan perlu juga untuk KIE dan preventifnya," kata Andi lagi. Berdasarkan Inpres No 3 Tahun 2010 di Indonesia, sambung Andi, paling tidak ada sekitar 400 ribu orang yang harusdi konseling. Andai di Sumut ada 40 ribu. Sementara pelayanan hanya didukung Global Fund dan tidak ada dana bantuan lain di daerah. Jadi, program HIV bisa tidak berjalan. Sementara dari angka 7075 ODHA ini mobilitas faktor resikonya tinggi antara lain dikarenakan pekerjaannya seperti WPS (wanita pekerja seks). (YN)


HUKUM & KRIMINAL

Kamis 19 Mei 2011

Sopir dan Kondektur Bus Adu Jotos Tebing Tinggi-andalas Hanya gara-gara saling ejek, sopir dan kondektur bus angkutan umum CV Sejahtera BK 7085 DO dan bus CV Sentosa BK 7714 LT tujuan Parapat-Medan saling adu jotos di Jalan Tebing Tinggi-Sei Rampah Desa Paya Bagas, Sergai, Selasa (17/5) sekira pukul 18.30 WIB. Keterangan diperoleh, kejadian berawal saat bus sentosa yang dikemudikan pris bermarga Naibaho, warga Pematang Siantar hendak menyelip bus sejahtera yang dikemudikan pria bermarga Saragih juga warga Siantar. Selanjutnya awak bus sejahtera mengeluarkan jari tangan menandakan sang sopir sentosa tidak ada apaapanya. Tak terima diejek dengan cara demikian, sopir bus sentosa langsung memotong dari depan dan menghentikan bus sejahtera. Persis di depan hotel safari Jalan Gatot Subroto, Kota Tebing Tinggi, sopir dan kenek bus sentosa langsung mengeroyok sopir dan kenek bus sejahtera hingga mengalami luka pada bagian kaki dan

badan. Kejadiaan itu sempat dilerai para penumpang dan perjalanan kembali dilanjutkan. Ternyata persoalan tidak berhenti sampai disitu, setibanya di Jalan Tebing Tinggi Sei Rampah tepatnya di Desa Paya Bagas, Serdang Bedagai, terjadi lagi perkelahian antara sopir dan kenek bus. Awalnya, sopir sentosa mengaku mobilnya dilempar pakai batu, sementara sopir sejahtera juga mengklaim mobilnya dilempar batu. Karena tidak ada penyelesaian, sopir sejahtera, Marga Saragih dan keneknya, Sabar Sinaga (27) warga Patumbak langsung mengambil aspak besi dan memukul kepala kenek bus sentosa, Riokon Roy Silitonga hingga mengalami luka jahitan sebanyak enam jahitan, sang sopir sempat melarikan diri untuk mencari aman. Tidak berapa lama kemudian langsung turun petugas dari Polsek Tebing Tinggi melerai pertikaian tersebut dan langsung mengamankan sopir dan kenek kedua bus ke Mapolsek Tebing Tinggi guna diminta keterangannya. (MET)

Seorang Lagi Bocah Hanyut di Sungai Bingai Ditemukan Binjai-andalas Seorang lagi bocah warga Lubuk Pakam yang hanyut ketika mandi di Sungai Bingai, Kecamatan Sei Bingai, Langkat ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir Sungai Desa Nambiki, Kecamatan Selesai atau sekitar 15 kilometer dari lokasi kejadian, Rabu (18/5) pagi. Korban kedua ditemukan bernama Randa Sitinjak (7). Sebelumnya,Tito Sitinjak (10), abang Randa ditemukan terlebih dahulu, pada Selasa, (17/ 5) sekira pukul 18.00 WIB tak jauh dari lokasi adiknya ditemukan. Sedangkan dua orang lagi korban, Abdon Nugroho Silaban (26) dan istrinya Nova Br Siringo-ringo (24) hingga saat ini belum diketahui nasibnya. “Dari empat korban hanyut, dua diantaranya sudah ditemukan. Sedangkan dua orang lagi masih dalam pencarian,” kata Kepala Polisi

Sektor Sei Bingai, AKP M Sihombing, kemarin. Sebelumnya, pada Selasa ke-empat korban mandimandi di Pantai Pai, Sungai Bingai. Tanpa diduga, ketika mereka sedang asyik mandi, tiba tiba datang banjir bandang sehingga Abdon Nugroho Silaban (26) dan istrinya Nova br Siringo-ringo, (24) Tito Sitinjak (10) dan Randa Sitinjak terbawa arus. Masyarakat dan warga yang ada disekitar sungai itu mengetahui ke-empatnya hanyut bersama tim sar langsung memberi bantuan pertolongan dengan melakukan pencarian. Dan Selasa, (17/5) sekira pukul 18.00 WIB, seorang korban ditemukan di Pantai Nambiki, Selesai. Sehari kemudian, adik korban bernama Rena Sitinjak ditemukan pada, Rabu (18/5) pagi tidak jauh dari lokasi abangnya ditemukan. (MKI)

Lagi, Densus Tangkap Pelaku Teroris Jaringan Cirebon Jakarta-andalas Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri kembali menangkap seorang pelaku diduga teroris jaringan bom Cirebon yang berinisial JM di Kabupaten Karanganyar, Jateng. "Tersangka JM ditangkap pada hari Selasa (17/5) di Jalan Adi Sumarmo Colomadu, Kabupaten Karanganyar," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Rabu (18/5). Menurut informasi tersangka JM pernah menerima 30 butir peluru kaliber sembilan milimeter dari Musala, ujarnya. "Sebanyak 30 butir peluru tersebut, diserahkan tersangka Hendro Yunanto yang telah meninggal dunia bersama Sigit," kata Boy. Hendro adalah pengawal Sigit Qurdowi adalah pelaku teroris tewas ditembak Densus di Solo pada Sabtu dini hari (14/5) adalah kelompok Tauhid Al Jihad. Sigit adalah orang yang mengajarkan orang me-

rakit bom dari kelompok teroris Cirebon dan Jawa Tengah. Saat dilakukan penangkapan dua orang teroris DPO pelaku Bom Klaten tersebut di Jalan Pelajar Pejuang, Cemani, Solo pada Sabtu dini hari pukul 01.15 WIB. Dari dua tersangka itu, polisi menyita dua pucuk senjata api FN, satu pucuk senjata api Baretta, satu unit granat jenis manggis masih aktif, seratus butir peluru senjata api FN. Selanjutnya, saat penggeledahan di rumah Sigit ditemukan kira-kira 7.600 butir mur yang sudah dimodel tajam. Mur yang sudah tajam itu ada yang dilapis karet kemungkinan untuk "ketapel" atau campuran bom rakitan. Sementara itu, tersangka Musala yang ditangkap di Slawi, di kawasan Pasar Malam, sedang berjualan. Musala ditangkap karena diduga adanya keterkaitan memiliki dan menguasai bahan peledak, serta masih diselidiki keterkaitan dengan bom di Cirebon. (ANT)

harian andalas | Hal.

Mayat Diduga Korban Pembunuhan Ngapung di Sungai Ular Lubuk Pakam-andalas Sesosok mayat pria tanpa identitas (Mr-X) ditemukan mengapung di aliran Sungai Ular Dusun IV Desa Sukamandi Hilir, Kecamatan Pagar Merbau, Deli Serdang, Rabu (18/5) sekira pukul 07.40 WIB. Pria yang diperkirakan berusia sekira 30 tahun ini tewas diduga dibunuh. Sebab saat ditemukan, dibagian leher terdapat bekas luka gorok, tulang leher patah,

hidung mengeluarkan darah, dan pada tubuhnya ditemukan beberapa luka memar. Saat ditemukan korban mengenakan celana pendek warna coklat tanpa kemeja dengan ciri-ciri, tinggi sekira 165 Cm, kulit sawo matang, rambut hitam pendek dan perawakan agak gemuk. Diduga korban sudah tewas sekira 2 hari yang lalu. Karena sebahagian kulit sudah mulai terkelupas dan mulai membusuk. Saat dite-

andalas/th sihombing

MA AR - Kondisi mayat pria tanpa identitas yang ditemukan MAYYAT DI SUNGAI UL ULAR warga di Sungai Ular. Pria diperkirakan berusia 30 tahunan ini diduga korban pembunuhan. mukan, bagian mulut korban sudah membengkak, sehingga tidak dapat diperhatikan susunan gigi. Dari pengamatan sementara, diduga korban dibunuh tidak jauh dari lingkungan kediamannya karena kondisi

korban mengenakan celana pendek, tanpa kemeja. Dugaan lain korban dijemput orang yang dikenalnya dari lingkungan tempat tinggalnya dan dibunuh ditempat lain. Informasi diperoleh,

Kodam Kirim Tim Selidiki Penyerangan Mapolsek Kampar Medan-andalas Komando Daerah Militer I Bukit Barisan mengirimkan tim untuk menyelidiki kasus penyerangan Markas Kepolisian Sektor Kampar, Provinsi Riau, yang diduga dilakukan sejumlah oknum tentara.

Mayjen TNI Leo Siegers

Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen TNI Leo Siegers di Medan, Rabu (18/5) mengatakan, selain tim tersebut, pihaknya juga telah memerintahkan Asintel Kasdam I Bukit Brisan, Kol Arh Andi Sumangeruka dan Danrem 031 Wira Bima, Kolonel Inf Zaidun untuk meninjau Polsek Kampar. Pihaknya ingin mengetahui kemungkinan adanya keterlibatan oknum TNI dalam penyerangan Mapolsek Kampar tersebut. Hingga saat ini, kata Pangdam, pihaknya telah me-

meriksa 10 anggota TNI yang mengetahui dan diduga terlibat dalam peristiwa itu. "Dari TNIAD, 10 orang sudah diperiksa," katanya. Pangdam mengatakan, salah seorang perwira tinggi TNI juga telah mendatangi lokasi penyerangan tersebut untuk mengetahui kemungkinan adanya keterlibatan TNI dari angkatan lain. "Bayangkan, seorang bintang satu pun turun tangan," katanya. Menurut Pangdam, pihaknya sangat serius untuk mengungkap peristiwa penyerangan Ma-

polsek Kampar yang diduga melibatkan oknum prajurit TNI. Pihaknya akan memberikan sanksi yang tegas, termasuk pemecatan dengan mengajukan oknum yang bersangkutan ke pengadilan militer jika terbukti terlibat dalam penyerangan itu. "Untuk apa memelihara tentara tidak baik. masih banyak tentara baik yang perlu dibina," kata mantan Kasdam Brawijaya itu. Mayjen TNI Leo Siegers juga berjanji akan mengupayakan perbaikan dan ganti rugi atas kerusakan Mapolsek Kampar jika dilakukan oknum TNI. "Kita akan diskusikan bagaimana agar bisa ganti rugi," katanya. Sebelumnya, sekelompok pria mendatangi dan merusak Mapolsek Kampar pada Senin (16/ 5) untuk membebaskan supir truk yang membawa kayu yang ditangkap pihak kepolisian. Sebagian pihak menduga kelompok pria yang menyerang Mapolsek Kampar tersebut adalah oknum anggota TNI. (ANT)

Tusuk Tukang Ojek 4 Liang

Satu dari Dua Perampok Kritis Dihajar Massa Belawan-andalas Seorang dari dua perampok kritis dihajar massa setelah tertangkap tangan menusuk salah seorang tukang ojek hingga 4 liang di Pasar VII Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (18/5) sekira pukul 19.00 WIB. Selanjutnya dalam kondisi tak berdaya, pelaku langsung diserahkan warga kepada petugas Polsek Medan Labuhan Deli lalu dirawat di Rumah Sakit (RS) Ameta Sejahterah, Simpang Kantor. Sedangkan korban, Anju Hutabarat (33) warga Komplek TKBM Lingkungan VII, Kelurahan Tangkahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan dirawat di RS Delima, Martubung. Sebelumnya, korban yang kesehariannya bekerja sebagai tukang ojek Simpang Martubung-Pematang Johar didatangi kedua pelaku menyaruh sebagai penumpang dan minta diantar ke Pasar VII Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli. Sesampainya di Pematang Johar, dilokasi yang sepi, korban langsung ditusuk kedua pelaku sebanyak empat liang persisnya

arah leher dan tangan korban. Pada saat itu korban sempat memberikan perlawanan dan menjerit minta tolong. Warga Pasar VIII yang mendengarkan teriakan korban minta tolong langsung mendatangi lokasi kejadian. Sedangkan kedua pelaku yang melihat korban terkapar berusaha melarikan diri dengan membawa kabur sepeda motor korban. Namun warga yang datang cepat ke lokasi kejadian langsung menangkap seorang pelaku. Sedangkan seorang lagi

lolos dari sergapan warga. Warga yang geram langsung membabak belurkan pelaku yang berhasil mereka tangkap. Usai menghajar pelaku, warga langsung melaporkan dan menyerahkan pelaku ke petugas kepolisian. Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Sugeng Priyadi ketika dikonfirmasi melalui Kanitreskrimnya, AKP Oktavianus, Rabu (18/5) membenarkan kejadian tersebut. (DP)

10 Peserta Judi Game Online Titi Papan Diperiksa Poldasu Medan-andalas Sedikitnya 10 peserta judi game online yang ditangkap dari Komplek Ruko Kota Baru No.14 Jalan Platina Raya Lingkungan III, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Deli diperiksa petugas Unit VC Sat I/Tipidum Dit Reskrim Umum Polda Sumut. “Ke sepuluh tersangka kita boyong ke Poldasu untuk menjalani pemeriksaan, saat ditangkap, mereka mempunyai peran yang berbeda, ” ujar Kanit VC Polda Sumut, Kompol Saptono SiK. Dijelaskan Saptono, Aldrin sebagai pemilik Warnet, Aguan tertangkap tangan pada saat melakukan penukaran hadiah vocer degan uang, Geok Cin

pembeli voucer sebagai hadiah yang ditukar denga uang. Sedangkan Dwi Sianipar dan Arif Wibowo merupakn pegawai Family Game Net. Selain itu, polisi juga mengamankan 5 orng yang sedang bermain game online. “Sampai saat ini, kita masih melakukan pemeriksaan lanjutan untuk pengembangan, ” kata Saptono. Sebelumnya dalam pengungkapan praktik judi game online polisi menyita barang bukti berupa 25 CPU, 25 Monitor, 25 Keyboard, 25 Mouse, 25 Card unit DVD Player, 1buah jam dinding, 13 lembar Voucher Simpati 50, 5 lembar voucher 100 dan uang tunai sebanyak Rp

Ilustrasi

8.150.000. Keterangan diperoleh, Penggerebekan judi game online berdasarkan informasi dari masyarakat yang resah dengan aktivitas judi yang tergolong sangat baru dan sulit untuk dibuktikan. Polisi yang melakukan pengintaian selama beberapa hari harus terjun kelokasi. Setelah mendapatkan target sesuai dengan informasi, polisi langsung melakukan penangkapan. Hasilnya 10 orang berhasil diamankan, diantaranya pemilik Warnet Family Game Net, Aldrin, Tjong Djin Yong alias Aguan, Geok Cin, Dwi Sianipar, Arif Wibowo dan lima orang yang sedang bermain game on line. (HER)

4

penggali pasir yang ada di pinggir sungai melihat adanya sesosok mayat terapung di aliran sungai ular. Temuan itu selanjutnya diberitahukan kepada Kepal Dusun (Kadus) Rusli Efendi yang diteruskan ke Polsek Pagar Merbau. Kapolsek Pagar Merbau, AKP Hamidan Manurung yang turun ke lokasi mengatakan, dugaan sementara korban dibunuh, karena saat ditemukan leher korban terdapat luka digorok dan beberapa luka memar pada tubuhnya. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSUD Deli Serdang di Lubuk Pakam. Kepada warga yang merasa kehilangan anggota keluarga sesuai dengan ciri-ciri tersebut, diminta segera menghubungi petugas Polsek Pagar Merbau, Polres Deli Serdang atau RSUD Deli Serdang. (TH)

Polsek Binjai Ringkus Lima Penjudi Kiu-kiu Binjai-andalas Kepolisian Resor Binjai dibawah pimpinan Kanit Reskrim, Aiptu S Simarmata berhasil meringkus lima penjudi kiu-kiu disalah satu gubuk kosong di kawasan Tandam Hulu II, Hamparan Perak, Selasa (17/5). Saat ditangkap dari kelima penjudi, N (24), R (30), J (30), Z (27) dan H (29) kelimanya warga Tandam Hulu II, Hamparan Perak, Deli Serdang polisi menyita barang bukti diduga taruhan Rp175 ribu dan tiga set kartu domino. Kapolres Binjai, AKBP Dra Rina Sari Ginting ketika dikonfirmasi melalui Kapolsek Binjai membenarkan penangkapan tersebut. “Kelima penjudi itu masih menjalani pemeriksaan di ruang penyidik,” kata Kapolsek Binjai. Menurut Kapolsek, penangkapan kelima penjudi kartu domino itu itu setelah anggota Reskrim Polsek Binjai menerima informasi kalau di salah satu gubuk kosong milik warga di Tandam Hulu II, ada orang sedang bermain judi dengan taruhan uang. Polisi menerima informasi tersebut langsung meluncur ke TKP melakukan penggerebekan dan akhirnya pemain judi berhasil diringkus bersama barang bukti. (MKI)

Polsek Talun Kenas Bekuk Jurtul Togel Talun Kenas-andalas Petugas Reskrim Polsek Talun Kenas membekuk seorang pria yang ditengarai sebagai juru tulis (jurtul) judi toto gelap (togel) di kawasan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (17/5) sekira pukul 20.00 WIB. Saat dibekuk, dari tersangka Indra Ali Prasi (36) warga Desa Tala Peta, Kecamatan STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, polisi menyita barang bukti uang tunai Rp21 ribu serta kertas rekap berisi nomor tebakan. Kapolsek Talun Kenas, AKP Julianus Tarigan ketika dikonfirmasi melalui Kanitreskrimnya, Iptu M Yunus Tarigan, Rabu (18/ 5) membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya penangkapan jurtul judi togel itu dari inforamsi masyarakat. “Dalam kasus ini kita akan mempersangka tersangka dengan pasal 303 dengan ancaman 10 tahun penjara,” kata Yunus. Sedangkan tersangka di Mapolsek Talun Kenas mengaku hasil penjualan togel tersebut disetor kepada seorang bandar yang berdomisili di Kecamatan Biru Biru. Hingga berita ini ditulis, tersangka masih menjalani pemeriksaan intensif. (STP)

Penjahat Spesialis Bongkar Brandkas Dibekuk Medan-andalas Seorang anggota sindikat penjahat spesialis pembongkar brandkas di kantoran berhasil dibekuk petugas Unit Jahtanras Dit Reskrim Umum Poldasu, Rabu (18/5) dini hari. Tersangka Santoso (40) diringkus dirumahnya di Desa Penjagahan, Serdang Bedagai. Tersangka ditangkap dari pengembangan tersangka Teguh (36) yang ditangkap sebelumnya. “Hasil dari pengembangan Teguh yang kita tangkap duluan, kita ringkus tersangka dirumahnya, ” ujar Kasubid II Krim Um, Kompol Andri Setiawan. Dijelaskan Ari, dari pengakuan tersangka saat dilakuakn pemeriksaan, tersangka mengaku sudah empat kali melakukan aksi pembongkaran brankas di Medan. “Dari pengakuannya di Jalan Kapten Sumarsono, Padang Bulan sedangkan dua lagi dia sudah lupa. Karena selain di Medan. Tersangka juga melakukan aksinya di Kalimantan. Dan tersangka juga perbnah menjalani hukuman di Kalimantan, ” ucap Andri. Lanjut Ari, dalam menjalankan aksinya, tersangka bersama kompolotannya berjumlah hingga delapan orang. Dengan melakukan aksinya membongkar brandkas di perkantoran yang sudah di rencanakan mereka. “Sampai saat ini untuk membongkar yang lainnya kita masih melakukan pengejaran, ” beber Andri. (HER)


Kamis

HUKUM & KRIMINAL

19 Mei 2011

Pembacaan Vonis Perkara Korupsi Pelatihan Guru Ditunda

harian andalas | Hal.

5

Tim Penertiban Qanun Kota Tembak Sapi Liar Banda Aceh-andalas Tim penertiban peraturan daerah (qanun) Kota Banda Aceh menembak dan menyembelih dua ekor sapi yang "dilepasliarkan" oleh pemiliknya. "Kami terpaksa melakukan tindakan dengan menembak dan menyembelihnya dua ekor sapi yang 'dilepasliarkan' oleh pemiliknya," kata Kepala Satpol PP dan WH Kota Banda Aceh, Fadhil di Banda Aceh, Rabu (18/5). Tim yang terdiri atas personel Satpol PP yang dibantu aparat TNI dan Polri itu menembak satu ekor sapi di kawasan Lamjame Kecamatan Meuraxa dan seekor lainnya di kawasan Lamnyong Kecamatan Syiah Kuala. Setelah ditembak dengan menggunakan senjata api jenis M16, sapi yang sudah tidak berdaya itu kemudian disembelih oleh

petugas. Menurutnya, sebelum menembak sapi yang "dilepasliarkan" itu, sebelumnya Pemerintah kota sudah melaksanakan sosialisasi tentang qanun nomor 12/2004 tentang penertiban hewan. "Pemerintah Kota (Pemkot) Banda Aceh terlebih dahulu menyosialisasikan bahkan juga melaksanakan penertiban dengan cara penangkapan dengan jaring dan membius ternak tersebut melalui suntikan. Namun pemiliknya masih juga melepas ternaknya," kata mantan Kepala Fadhil mengatakan, tindakan menembak sapi yang "dilepasliarkan" itu bukanlah yang pertama dilakukan, sebelumnya tim juga pernah mengeksekusi sapi di beberapa kawasan di Kota Banda Aceh. "Saya sangat berharap pemilik sapi menjaga ternaknya agar ketertiban kota dapat terwujud," katanya. (ANT)

Banda Aceh-andalas Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh menunda pembacaan vonis perkara korupsi dana pelatihan guru di Yayasan Tarbiyah dengan kerugian negara mencapai Rp3,083 miliar. Pada sidang di ruang utama Pengadilan Negeri Banda Aceh, Rabu (18/5) Majelis Hakim Diketuai Jamaluddin SH didampingi dua hakim anggota, Ainal Mardhiah SH dan Abu Hanifah SH menyatakan menunda persidangan pada 1 Juni 2011. "Pembacaan vonis kami tunda hingga 1 Juni mendatang karena majelis hakim belum menetapkan keputusannya," kata Jamaluddin. Perkara korupsi tersebut melibatkan terdakwa Nurmasyitah Syamaun yang juga bendahara Yayasan Tarbiah dan M Saleh Yunus, pejabat pembuat komitmen (PPK) proyek pelatihan guru pada 2007 dengan total anggaran Rp8,445 miliar. Pada sidang sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) Indra Muda Nasution SH menuntut terdakwa Nurmasyitah Syamaun 3,5 tahun penjara, denda Rp100 juta subsidair tiga bulan penjara serta mengganti kerugian negara Rp3,083 miliar. Sedangkan kepada terdakwa M Saleh Yunus, (JPU) Indra Muda Nasution juga menuntut hukuman 2,5 tahun penjara, denda Rp 50 juta subsidair tiga bulan kurungan. Kedua terdakwa bersalah melanggar pasal 3 junto pasal 18 UU Nomor 31 tahun 1999 junto UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan korupsi junto Pasal 55 KUHPidana. Proyek pelatihan guru tersebut dibiayai Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi pada 2007 dengan total anggaran mencapai anggaran sebesar Rp8,4 miliar lebih. Seharusnya, pelatihan melibatkan 3.600 guru dari 16 kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Namun, pelatihan hanya diikuti 3.106 guru, sehingga terjadi kekurangan 494 peserta. Selain itu, pelaksanaan pelatihan berlangsung 10 hari. Namun, dilaksanakan selama tujuh hari dengan honor peserta pelatihan Rp70 ribu per orang. (ANT)

Polisi Segera Gelar Perkara Dugaan Korupsi di Dinas Bina Marga

Polri Terus Selidiki Pembobolan Situsnya

“Gelar perkara dilakukan untuk mengetahui siapa-siapa yang terlibat dan didudukkan menjadi tersangka,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas

Medan-andalas Setelah menerima hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atas kerugian negara mencapai Rp2,4 miliar, Penyidik Sat III Tipikor Dit Reskrimsus Polda Sumut dalam waktu dekat akan menggelar perkara dugaan kasus korupsi di Dinas Bina Marga Medan P-APBD 2009 dengan pagu sebesar Rp59 miliar.

Poldasu, AKBP Raden Heru Prakoso kepada wartawan, Rabu (18/5). Dijelaskan Heru, gelar perkara tersebut dilakukan terkait adanya kendala dalam penyidikan Sat III Tipikor Dit Reskrimsus Poldasu. “ Biar ada masukan, mungkin ada bukti-bukti yang kurang makanya kita gelar perkaranya sekalian mengetahui yang terlibat, ” ucap Heru lagi. Saat disinggung kapan akan dilaksanakan gelar perkara tersebut, Heru mengatakan, tidak mengetahui waktunya kapan. Namun, dipastikan Heru dalam minggu ini gelar perkara tersebut akan segera dilaksanakan. “ untuk lebih jelasnya Reskrimsusu yang tahu pelaksanaannya. Tapi dalam minggu ini akan digelar, ” beber Heru. Sebelumnya, hasil penyelidikan kasus yang berlarut-larut tersebut, penyidik sudah mendapatkan hasil audit dari BPKP dengan total Rp2,4

Ilustrasi

Milyar kerugian Negara atas proyek Drainase Dinas Bina Marga. “Hasil audit dari BPKP sudah keluar, Untuk kerugian Negaranya mencapai Rp2,4 Milyar,” ujar Kabid Humas Poldasu, AKBP Raden Heru Prakoso, Selasa (17/5). Sebelumnya, untuk mengungkap kasus dugaan korupsi Dinas Bina Marga Medan, senilai Rp 59 miliar dari P-APBD 2009. Polda Sumut terpaksa menyita barang bukti dokumen dari sembilan perusahaan (rekanan) terkait pelaksanaan proyek. Sebab diketahui, proyek tersebut dibagi menjadi 495 paket yang terletak di 21 kecamatan dengan pagu sebesar Rp 38.810.760.150. Penyidik juga telah mengumpulkan sejumlah dokumen seperti poto copy surat perjanjian kontrak, surat pengangkatan KPA, PPTK, dan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa.

Puluhan Warga dan Satma PP Demo Kantor Camat Medan Kota

Kombes Pol Boy Rafli Amar Jakarta-andalas Kepolisian Negara RI masih terus melakukan penyelidikan terkait pembobol situs miliknya yakni, www.polri.go.id. "Penyidik saat ini sedang melakukan analisis terhadap dugaan adanya tindak pidana 'cyber crime' dengan melakukan pemeriksaan saksi dari Divisi Teknologi Polri yang bertindak sebagai pelapor," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Rabu (18/5). Polri akan menunjukan alat buktinya yang diperiksa elektroniknya, diperiksa kerusakan atau memasukan datanya legal oleh orang yang tidak bertanggung jawab ke situs Polri akan dijadikan fakta-fakta hukum, ujarnya. "Saat ini, kita masih mengumpulkan fakta-faktanya. serta modusnya, kita sementara belum ada dugaan siapa-siapa dulu, yang ada mencari fakta hukum dulu, baru ada tindakan hukum," kata Boy. Menurut Boy, siapa saja dapat melakukan pembobolan situs, terutama yang memiliki kemampuan terkait hal tersebut. Kabag Penum mengatakan bahwa situs Polri yang dibobol, diketahui pertama kali pada hari Senin (16/4), saat ini mulai dilakukan perbaikan. Situs ini untuk layanan ini masyarakat luas diantaranya untuk melakukan penanggulangan teroris. Pada situs tersebut ada pesan teks bernuansa agama, di dalam situs juga menampilkan sebuah gambar dan video yang dihubungkan ke YouTube dengan pesan sejenis. "Belum jelas apa motif pelaku melakukan aksi ini, tapi akan ketemu dan tidak bisa saya sampaikan sekarang," kata Boy. Polri juga akan berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk melacak pembobol situsnya. "Kita akan bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi dalam mengungkap pembobolan ini," katanya. (ANT)

Medan-andalas Puluhan warga bersama Pimpinan Cabang Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Satma PP) Kota Medan berunjukrasa ke Kantor Camat Medan Kota, Rabu (18/5) siang. Massa yang terdiri dari warga Jalan Halat gang H Syafiah meminta camat meninjau ulang keberadaan bangunan Doorsmeer Perdana Express Service. Selain itu, massa yang dikoordinir Roy Hendardi UMA meminta Ketua DPRD Medan serius menanggapi keluhan masyarakat menyelesaikan masalah ini, meminta Wali Kota Medan dan Kepala Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan Kota Medan menelaah dan meninjau kembali bangunan doorsmeer tersebut. Sebab, peletakan bangunannya tidak sesuai dengan ketentuan teknis seperti garis sempadan bangunan, koefisien dasar bangunan, koefisien

lantai bangunan dan memanfaatkan trotoar sebagai fasilitas umum demi keuntungan pribadi. "Kami juga meminta Wali Kota Medan mencopot Camat Medan Kota, Lurah Matsum III dan Kepling 18 yang telah memanfaatkan jabatan untuk melakukan tindak kolusi dan intimidasi terhadap masyarakat Jalan Halat gang H Syafiah dan sekitarnya,” ujar Rudi. Massa yang datang dengan berbagai selebaran berisi tudingan juga meminta Kasatlantas Polresta Medan dan Badan Pengelolaan Perparkiran Kota Medan, menindak tegas doorsmeer tersebut sebab secara sembarangan dan sengaja tanpa izin memanfaatkan badan jalan sebagai fasilitas pribadi, juga meminta stakeholder menyikapi dan menyelesaikan masalah ini. "Jika tidak juga dapat diselesaikan, maka warga dan Satma PP Medan akan ber-

tindak tegas dengan mendatangkan massa lebih banyak," teriak massa. Saat itu, aspirasi massa disampaikan langsung ke Camat Medan Kota, Irfan Siregar dan sempat berdialog dengan warga. Soal permintaan pengunjukrasa agar bangunan doorsmeer tersebut ditinjau kembali, Irfan Siregar menyatakan usul itu bisa saja ditindaklanjuti. "Soal peninjauan bangunan, bisa saja kita lakukan. Tetapi perlu diketahui, sebelumnya saya juga telah menerima surat dari warga dan segera memerintahkan lurah setempat menjadi fasilitator antara pemilik usaha dan masyarakat," jabarnya. Setelah menyampaikan permohonannya, warga bersama kader Satma PP Medan membubarkan diri dan dikawal personil Samapta Polresta Medan dan Polsekta Medan Kota. (HER)

Dalam pengerjaan proyek yang dilakukan secara penunjukan langsung (PL), penyidik menemukan adanya keterlibatan sembilan perusahaan dalam pengerjaan proyek tersebut. Kesembilannya adalah, CV Rahmat Abadi, CV Mustika Cemerlang, CV Rifki Faldo Abadi, CV Surya Gemilang, CV Mitra Anugrah, CV Rahmat, CV Wiraspati Kencana, CV Sumber Rezeki dan UD Perdana. Tujuh subjek yang telah diwawancara secara tertulis oleh penyidik adalah Dr Ir Gindo Maraganti Hasibuan, MM selaku Kadis Bina Marga, Ahmad Buhari Siregar, ST selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Ir Utuh Januar Sitompul, Mardian Habibi Gultom, ST, Suwito, Gindo Purba, ketiganya selaku pejabat Teknis Kegiatan (PPTK), dan Eddy Zalman Saputra ST MT selaku Ketua Panitia Pemilihan Langsung (PL). (HER)

Mobil ATM Hasil Perampokan Ditemukan

Wah, Rp1,4 M Teronggok di Jalan MOBIL pengisian ATM (anjungan tunai mandiri) Bank Central Asia (BCA) korban perampokan ditemukan di Jatibening, Pondokgede, Bekasi. Mobil tersebut merupakan hasil perampokan di BCA Pondok Kopi, Jakarta Timur. Barang bukti yang ditemukan adalah mobil dan uang senilai kurang lebih Rp1,44 miliar yang ada dalam enam kantong uang. Kapolsek Pondokgede, Kompol Burhanudin menjelaskan, anggota kepolisian Pondokgede menemukan mobil ATM di wilayah Jatibening. Ternyata, saat berkoordinasi dengan jajaran kepolisian di Jakarta, mobil tersebut bekas aksi rampokan. Katanya, mobil tersebut sekarang sudah dikirim ke Polsek Duren Sawit untuk diadakan penyelidikan kembali. Bahkan sejumlah saksi dari sopir sampai keamanan yang menjaga ATM tersebut juga dimintai keterangan. “Kemarin kami sempat mengamankan barang bukti,” kata mantan Kapolsek Bantargebang ini. Perampok beraksi saat petugas mobil pengisian ATM hendak mengambil uang di mesin ATM di lokasi tersebut. Tak lama berselang, banyak warga yang berkerumun di lokasi tersebut. Beberapa polisi pun tampak sibuk mengumpulkan keterangan dan bukti. Dikabarkan pula, perampok diperkirakan menggondol uang senilai Rp1,9 miliar. Mobil Daihatsu Gran Max bernomor polisi B 9713 FH berisi uang yang akan dipasok ke ATM BCA dirampok pada malam kemarin. Pelaku meninggalkan enam kantong uang dan hanya membawa kabur satu kantong berisi uang sekitar Rp460 juta dari Rp1,9 miliar yang berada di mobil ATM sebelumnya. (IC)


Kamis 19 Mei 2011

RAGAM Menangkan Pasangan Eddy-Hafas Medan-andalas Berakhirnya "kemesraan" Pj Walikota Tebing Tinggi Drs H Eddy Syofian dengan PNS jajaran Pemko Tebing Tinggi, agaknya tidak diinginkan bersama. Tapi, karena peraturan dalam pilkada, sehingga tidak ada jalan lain. Karena itu, untuk melanjutkan kepemimpinan Eddy Syofian selanjutnya, masyarakat Tebing Tinggi harus memenangkan pasangan Eddy-Hafas. "Sesuai hasil survey PMPHI di Tebing Tinggi, untuk itu kepada para peserta pilkada agar tidak melakukan permainan kotor dan bertarung sesuai ketentuan. Sebab, akan merugikan diri sendiri dan kelompok masyarakat," ujar Korwil Pusat Monitoring Politik dan Hukum Indoneisa (PMPHI) Sumut Drs Gandi Parapat kepada wartawan di Bandara Polonia Medan, Rabu (18/5). Gandi menyebutkan, PMPHI sangat meyakini apabila Tebing Tinggi dipimpin Eddy-Hafas, keinginan masyarakat kota lemang akan tercapai. Eddy selaku putra Tebing Tinggi, walaupun beberapa bulan sudah menunjukkan prestasi yang luar biasa, dibuktikan dia diterima semua lapisan masyarakat. "Impian Eddy ketika masih sekolah

di Tebing Tinggi di rumah dinas Walikota akan disambut masyarakat, hanya saja jangan setelah itu melupakan seperti kepala daerah lainnya," pinta Gandi. Pengakuan yang tulus dari Eddy Syofian ketika PMPHI Sumut menanyakan keinginan masayarakat baru-baru ini, bahwa dia dikenal masyarakat dan diberikan atasannya kepercayaaan. Semua atas masukan yang mengenalnya kepada atasannya, seperti Gubsu. Saat ini, Golkar juga memberikan kepercayaan padanya untuk menjadi Walikota Tebing Tinggi. "Hal itu semua tidak terlepas dari dukungan sahabat dan masyarakat. Untuk itulah, dia berharap dukungan penuh dari masyarakat dan kiranya Tuhan yang Maha Kuasa merestui," tutur Gandi. (RIL)

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

harian andalas | Hal.

6

70 Persen LJK UN SMP Selesai Dipindai Medan-andalas Ketua Panitia Ujian Nasional (UN) Dinas Pendidikan Sumatera Utara Ilyas Sitorus mengemukakan, 70 persen Lembar Jawaban Komputer siswa peserta Ujian Nasional tingkat SMP sederajat di Sumatera Utara sudah selesai dipindai Dinas Pendidikan setempat. "Mudah-mudahan sebelum akhir Mei ini sudah selesai seluruhnya dan untuk selanjutnya hasilnya kita kirim ke pusat," kata Ilyas di Kantornya Jalan Cik Di Tiro, kemarin. Dia menyebutkan, tahun ini peserta UN tingkat SMP/ MTs/ SMP Luar Biasa di Sumut diikuti sebantak 248.581 siswa dari 33 kabupaten/kota di daerah itu. Jumlah tersebut masing-masing terdiri dari siswa SMP sebanyak 196.973 orang, MTs 50.409 siswa, SMP Terbuka 1.190 siswa dan SMP LB 9 orang. Sekolah yang menjadi penyelenggara ujian sebanyak 2.594 sekolah dan sebanyak 349 sekolah harus bergabung dengan sekolah penyelenggara ujian serta ruang kelas yang digunakan untuk ujian sebanyak 13.795 ruang. "Ujian utama dilaksanakan 25-28 April dan ujian susulan 3-6 Mei 2011, sementara pengumuman kelulusan sesuai rencana akan dilakukan tanggal 4 Juni 2011 serentak seluruh Indonesia," katanya. Mengenai formulasi kelulusan, ia mengatakan tidak berbeda dengan yang digunakan paa siswa SMA sederajat, kelulusan SMP juga merupakan akumulasi dari nilai UN dan ujian sekolah dengan menggunakan sistem 60:40. Lebih lanjut ia mengatakan, dalam pemindaian tersebut, pihaknya menggunakan sembilan unit alat pemindai yang difungsikan secara bergantian selama 24 jam oleh petugas disdik Sumut. Hasil pemindaian tersebut nantinya akan serahkan ke Pusat Penilaian Pendidikan Balitbang Kemendiknas yang berada di bawah koordinasi Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP) Pusat. "Yang diserahkan ke pusat hanya dalam bentuk soft copy saja, setelah LJK UN itu kita periksa melalui alat pemindai tersebut. Untuk selanjutnya BNSP lah yang mengeluarkan dan mengumumkan hasilnya," katanya. (RIL/ANT)


Kamis 19 Mei 2011

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


Kamis 19 Mei 2011

OLAHRAGA

City Tatap Liga Champions Stoner Jajal Motor 1.000cc Baru Honda Jerez-andalas Kendati musim depan belum bergulir, ternyata tidak sedikit tim yang memanfaatkan momen ini untuk menjajal motor berkapasitas 1.00cc yang digunakan pada musim depan. Setelah Ducati mencoba motor barunya, kali ini giliran Repsol Honda Team yang melakukan serangkaian ujicoba terhadap motor anyar mereka. Berdasarkan laporan yang disitat situs resmi MotoGP, rancangan motor baru tim berlogo sayap ini didasarkan pada konsep RC212V yang sekarang dan pengalaman yang didapat pada motor berkapasitas 800cc yang digunakan saat ini. HRC sebenarnya telah memulai proyek ini pada akhir tahun 2009 lalu, ketika regulasi penggunaan mesin 1.000cc diresmikan untuk kelas MotoGP. Poin penting dalam pengembangan mesin 1.000cc ini berfokus pada konsumsi bahan bakar, karena tidak ada perubahan kapasitas tangki yang harus memuat 21 liter bahan bakar. Untuk mengatasi masalah ini, HRC mengirim para pakar mesin ke Jepang untuk mencari solusi atas masalah ini. Tujuannya, tidak hanya membuat bahan bakar efisien dan optimal tetapi juga memberikan kinerja maksimal Ditemui selepas serangkaian pengujian di sirkuit Jerez, Spanyol, Casey Stoner mengungkapkan tidak ada masalah signifikan dalam tunggangannya di musim depan. “Semuanya berjalan sangat baik dan positif. Senang rasanya dapat kembali menaiki motor 1.000cc untuk merasakan mesin dan kekuatan yang saya miliki. Sunggun menyenangkan, saya menikmatai hari pertama karena kami nampaknya sudah mencoba untuk dapat bekerja, Jadi tidak ada keluhan,� jelas Stoner di situs resmi MotoGP, Rabu (18/5).(OKZ)

Kaka Bantah akan Tinggalkan Madrid

Manchester-andalas Manchester City sukses menyingkirkan Arsenal dari peringkat tiga klasemen sementara berkat kemenangan 3-0 atas Stoke City. Maka secara otomatis Manchester City merebut tiket untuk berlaga di Liga Champions musim depan.. Ambisi Citizens mengkudeta Arsenal akhirnya terjadi di City of Manchester, Rabu (18/5) dini hari WIB. Di hadapan ribuan pendukungnya, anak-anak asuh Roberto Mancini menekuk Stoke tiga gol tanpa balas. Dwigol Carlos Tevez (14’ & 65’) serta Jeleon Lescott (53’) menjadi pahlawan yang mengatrol posisi Citizens ke urutan tiga. Dengan menyisakan satu pertandingan, City mengoleksi 68 poin atau unggul satu angka dari Arsenal yang berada di urutan empat. Citizens tampil menekan sejak menit awal. Memburu tiket otomatis untuk tampil di kompetisi antarklub tertinggi Eropa menjadi pelecut semangat Tevez dkk. Menit delapan Tevez sudah mengancam gawang Stoke yang dijaga Sorensen. Namun, tendangannya masih melebar di atas mistar gawang. Tak berapa lama, kerja sama Tevez dengan James Milner kembali membuat pertahanan tim tamu kerepotan. Tapi upaya memecah kebuntuan belum tepat sasaran. Baru di menit 14 publik City of Manchester benar-benar bersorak. Striker

Argentina membawa klub Eastlands unggul 1-0 melalui sebuah penyelesaian akhir spektakuler. Aksi satu-dua Tevez dengan Milner terjadi di luar kotak penalti. Tevez kemudian menerobos pertahanan Stoke dan melewati dua pemaian belakang sebelum akhirnya melepaskan tembakan dari jarak dekat. Stoke, yang menjadi lawan City di final FA Cup akhir pekan kemarin, mencoba memberikan perlawanan terhadap tuan rumah. Di menit 21 nyaris gawang Joe Hart kebobolan setelah melakukan kesalahan mengantisipasi bola. Namun, tendangan Carew yang memanfaatkan bola rebound masih bisa diblok Richards. City beberapa kali nyaris menggandakan keunggulan di paruh pertama, namun hingga wasit meniup peluit turun minim, tak ada tambahan gol tercipta. Tak banyak perubahan di babak kedua. Mancini tetap mengintruksikan pemainnya tampil menyerang demi memperbesar keunggulan. Hasilnya, di

menit 53 Lescott ikut mencatatkan namanya di papan skor setelah sundulannya yang memanfaatkan tendangan bebas bersarang di gawang Sorensen. Mancini kemudian melakukan pergantian pemain. David Silva ditarik keluar dan memasukkan striker Bosnia-Herzegovina Edin Dzeko. Belum lama di lapangan, mantan pilar Wolfsburg langsung menebar ancaman. Sayang, aksi Dzeko urung berbuah gol. Mencetak tiga gol membuat Citizens makin percaya diri. Dzeko hampir saja membuat City makin unggul andai tendangannya tak membentur tiang gawang. Mancini kemudian mendapat sambutan meriah dari suporter City saat wasit meniup peluit akhir. Di pertandingan terakhir, Citizens akan berhadapan dengan Bolton Wanderers, sementara The Gunners ditantang Fulham. Jika berhasil menang atas Bolton, maka City berhak atas tiket otomatis ke Liga Champions. (OKZ)

Playoff NBA 2011

Game Pertama Milik Mavericks hasil ini. Skuad asuhan Rick Carlisle ini berbalik unggul di quarter kedua dengan raihan 35-21. Situasi ini terus berlanjut di kuarter ke tiga. Kendati mendapat perlawanan sengit dari Thunder, Mavericks tenang menguasai keadaan. Di kuarter ini, Mavericks menutup skor dengan jarak dua bola 31-35. Hanya saja, tidak disangka Thunder bisa merebut kuarter terakhir. Durrant membawa timnya meraih kemenangan di kuarter penutup dengan angka 33-31. Kendati tertinggal 1-0, pelatih Thunder, Scott Brooks tetap memberikan jempol melihat permainan yang diperlihatkan tim asuhannya. “Kami peman muda, enerjik dan atletis yang selalu senang untuk bermain dan kami ingin bermain setiap malam,� kata Brooks seusai pertandingan seperti dikutip Associated Press, Rabu (18/5). “Kami sangat senang dengan posisi di mana kami sekarang. Kami hanya tidak senang berada di sini dan apapun bisa terjadi,� tukas Brooks mengakhiri.(OKZ)

8

Peringkat FIFA

Spanyol Tetap Teratas, Indonesia tak Beranjak Jakarta-andalas Tidak banyak perubahan di posisi atas ranking FIFA bulan Mei 2011. Spanyol tetap memimpin daftar peringkat tersebut. Sementara posisi Indonesia juga tak beranjak. Seperti dilansir dari situs resmi FIFA, Rabu (18/5) Spanyol tetap memimpin dengan perolehan poin 1857 diikuti Belanda yang ada di tempat kedua dengan nilai 1702. Brasil melengkapi tiga besar dengan poin 1425. Relatif tidak banyak terjadi perubahan dalam peringkat FIFA di bulan kelima ini. Kondisi ini dipengaruhi dengan tidak banyaknya pertandingan agenda pertandingan internasional. Bahkan untuk posisi pertama hingga urutan ke-12, masih dihuni negara yang sama dengan bulan April kemarin. Sementara itu Indonesia juga tak beranjak dari posisinya yakni tetap di peringkat ke-130. Di tingkat Asia, tim Merah Putih ada di urutan ke-19 dari 46 negara. Ada pun peringkat terbaik Indonesia di tahun 2011 sejauh ini adalah urutan ke126 yang didapat pada bulan Januari yang lalu. Sejak itu ranking Indonesia terus menurun. Sedangkan lompatan terbesar untuk bulan Mei ini, seperti dikutip dari Reuters, adalah Afghanistan. Kemenangan atas Sri Lanka 1-0 bulan lalu mendongkrak negara ini naik 10 peringkat ke urutan 164. (DTC)

Peringkat FIFA per 18 Mei 2011 Negara Urutan Poin Spanyol 1. 1857 Belanda 2. 1702 Brasil 3. 1425 Jerman 4. 1413 Argentina 5. 1267 Inggris 6. 1163 Uruguay 7. 1094 Portugal 8. 1052 Italia 9. 1019 Kroasia 10. 991 Indonesia 130. 200

Madrid-andalas Rumor yang menyebut Kaka akan meninggalkan Real Madrid dan bergabung dengan Chelsea terjawab. Mantan gelandang terbaik dunia itu menegaskan kalau dirinya masih akan membela Los Merengues musim depan. Kabar bakal hengkangnya Kaka dari Madrid muncul menyusul performanya yang kurang meyakinkan di sepanjang musim ini. Meski sempat digosipkan bakal pulang ke Milan atau bergabung dengan Carlo Ancelotti di Chelsea, dia menegaskan akan bertahan bersama Madrid. "Saya ingin bertahan di Real Madrid dan saya ingin bermain untuk Real Madrid," tegs Kaka pada wartawan. Sempat membuat isu Kaka pergi makin santer adalah pernyataan ibunda sang pemain beberapa pekan lalu. Saat itu melalui akun Twitternya ibunda Kaka menyebut dirinya akan segera pindah ke London. "Ibu saya akan tinggal di London tahun depan. Dia seorang pendeta dan dia datang ke sana terkait persoalan keagamaan," lanjut Kaka, Rabu (18/5). "Saya punya tantangan di Real Madrid. Saya tak mau berpikir soal bermain di Premier League atau kembali ke Italia. Saya ingin kembali (bermain) dalam kondisi yang baik dan bermain untuk Real Madrid musim depan." (DTC)

Dallas-andalas Bermain di American Airlines Centre, Dallas Mavericks berhasil merebut satu game pertama semifinal Playoff NBA wilayah Barat saat jumpa Oklahoma City Thunder, Rabu (18/5) WIB. Mavericks patut berterima kasih kepada Dirk Nowitzki yang berhasil mencetak 48 poin, 6 rebound dan 4 assist. Aksi brillian Nowitzki ini membawa Mavericks membungkus kemenangan atas Thunder dengan skor 121-112. Di kubu Thunder, performa Kevin Durrant yang mengepak 40 poin, 8 rebound, 5 assist sempat merepotkan Mavericks untuk mengemas kemenangan. Namun, Mavericks yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri mendapat injeksi motivasi melimpah yang membuat mereka unggul 1-0 atas Thunder. Indikasi Mavericks bakal mendapat sandungan sudah terlihat di kuarter pertama. Mavericks tertinggal jauh 20-27. Tapi Mavericks merespon dengan cepat

harian andalas | Hal.


OLAHRAGA

Kamis 19 Mei 2011

Imbang Lawan Persiba

Kegagalan PSMS Medan tak Logika Medan-andalas Gagalnya PSMS Medan melaju ke semifinal Divisi Utama Liga Indonesia mendapatkan kecaman dari masyarakat olahraga. Kegagalan itu yang ditahan imbang 3-3 Persiba Bantul dinilai tidak logika, karena yang dihadapi dalam pertandingan itu merupakan tim yang masih "seumur jagung" dan belum memiliki nama hebat sekelas Persija ataupun Persib Bandung. Kecaman itu datang dari Ketua KONI Medan Drs H Zulhifzi Lubis yang akrab disapa "Opunk Ladon" yang menyatakan kepada Harian andalas, Rabu (18/5), kegagalan PSMS Medan untuk melaju ke babak semifinal yang sudah di depan mata pupus, hasilnya sangat jauh dari luar dugaan, PSMS Medan di babak pertama dapat unggul lebih dulu 3-0 harus menanggung kegagalan yang paling menyakitkan ditahan imbang. "Kalau PSMS Medan menghadapi tim seperti Manchester United, AC Milan, Barcelona ataupun Real Madrid lebih dulu 30, dan dibabak kedua dibalas dan kalah itu baru wajar. Tapi menghadapi Persiba Bantul dapat me-

nyamakan skor yang semula unggul 3-0 menjadi 3-3 itu sangatlah tidak wajar. Ada apa di balik semua ini, ini tidak logika?" sebut Opunk. Opunk menyebutkan, kemenangan yang sudah di depan mata untuk melaju ke babak semifinal sangat terbuka, karena tuan rumah Mitra Kukar mengalahkan PSAP Sigli dengan skor 1-0. Berarti PSMS Medan membutuhkan kemenangan berapa saja untuk lolos ke semifinal. Namun sebut Opunk, peluang itu tak dapat dimanfaatkan oleh anak-anak Medan yang bermain tidak mengngigit di babak kedua. PSMS Medan tak mampu untuk menjaga keunggulan 3-0 tersebut. " Secara logika PSMS Medan yang memiliki nama besar di Indonesia dan tim yang ditakuti oleh semua lawan, diimbangi oleh tim baru. Ini hal yang paling menyakitkan bagi pecinta masyarakat di Kota Medan," ucap Opunk. Dengan demikian Opunk meminta, atas kegagalan itu seluruh manajemen dan pemain PSMS Medan harus dilakukan evaluasi besar-besar dan mencari penyebab kekalahan tersebut. " Kita minta sepulangnya PSMS Medan dari Kalimantan Timur nanti, seluruh pemain dan manajemen PSMS Medan harus dieveluasi, agar tidak terjadi lagi di musim mendatang. Terus terang, ini mereupakan hal yang paling menyakitkan bagi pecinta sepakbola di Kota Medan," ungkapnya. (YON)

Tim Sepakbola Aceh Rajai Arafura Games 2011 Banda Aceh-andalas Ditengah keringnya prestasi sepakbola nasional, tim sepak bola Aceh tampil menyelamatkan muka Indonesia. Mereka menjuarai even international olahraga antar Negara Asia Pasifik atau Arafura Games 2011 di Darwin, Australia. Atas keberhasilan itu, tim Aceh disambut bak pahlawan saat kembali ke kampungnya. Tiba di Banda Aceh, Selasa (17/5) kemarin, mereka langsung dijamu makan siang dan diguyuri bonus senilai Rp2 juta perpemain oleh Gubernur Aceh Irwandi Yusuf di Meuligoe (Pendopo). Aceh meraih medali emas setelah dalam partai final event olahraga dua tahunan itu berhasil mempermalukan tim sepakbola tuan rumah, Darwin dengan skor 1-0 di Stadion Darwin Football pada Sabtu akhir pekan lalu. Keberhasilan itu sekaligus mengangkat citra Indonesia yang sempat tercoreng akibat kericuhan pada laga antara Nusa Tenggara Timur (NTT) melawan tim Macau, Cina, sehari sebelumnya. Dalam laga memperebutkan medali perunggu itu, NTT sempat tertinggal 2-0 namun mereka kemudian memprotes wasit de-

wondo, bilyar, sepak bola, panjat tebing, tenis lapangan, bridge (Gabsi), wushu, menembak, judo, bola voli, basket, terjun payung, balap sepeda, golf, selam, kempo, senam, tenis meja dan dayung. "Semua jadwal Pra PON dimaksud akan berlansung sepanjang tahun 2011 ini," kata Muhammad Saleh. Dijelaskan, tim KONI Aceh sudah memasuki tahap persiapan sekitar 80 persen, menyangkut dengan pelatihan atlet, sarana dan prasarana lainnya, termasuk atribut dan alat tanding. Khusus untuk basket, pelatihan dilakukan di Bandung. (ANT) Sementara cabang olahraga sepak takraw, atletnya diberangkatkan ke Malaysia untuk latih tanding selama satu bulan. Bulu tangkis melakukan uji tanding ke Jakarta. Sekum KONI Aceh itu menyebutkan, kberangkatan para atlet Aceh ke Porwil VIII se Sumatera ke Kepri mendapat dukungan dari tiga perusahaan besar di daerah ini. (ANT)

9

Tanpa Taufik, Indonesia Tetap Optimistis Jakarta-andalas Taufik Hidayat dipastikan tidak akan tampil memperkuat tim bulutangkis Indonesia di turnamen Piala Sudirman 2011. Meski demikian, Indonesia tetap optimistis akan meraih prestasi. Turnamen Piala Sudirman akan berlangsung pada 22-29 Mei di Qing Dao, China. Indonesia berada satu grup penyisihan bersama Malaysia dan Rusia. Seperti diberitakan sebelumnya, Taufik memilih mundur karena ingin memberi kesempatan pada atlet-atlet lain yang lebih muda. Itu berarti Indonesia hanya akan mengirimkan Simon Santoso dan Dionysius Hayom Rumbaka sebagai wakil nomor tunggal putra. Absennya Taufik memang amat disayangkan. Peraih emas Olimpiade Athena dan dua kali juara Asian Games itu merupakan pemain andalan skuad "Merah Putih". "Kami berharap seluruh pemain terbaik bisa ikut. Dia kan termasuk pemain senior," ujar manajer tim Piala Sudirman Indonesia Hadi Nasri, Rabu (18/5). Walaupun Taufik absen, Hadi

t a m p a k optimis dengan kans tim Indonesia. Pasalnya para atlet yang dikirimkan sudah melakukan persiapan dengan matang plus mendapatkan pengalaman dari kejuaraan internasional yang sudah diikuti. "Kita menurunkan tim terbaik yang ada. Semuanya dikumpulkan latihan pagi dan sore di pelatnas Cipayung. Para atlet juga mendapatkan pengalaman di turnamen-turnamen internasional yang sudah diikuti seperti Super Series dan Grand Prix Gold," lanjut Hadi. Saat disinggung soal target, Hadi masih enggan bicara banyak.

Yang jelas, tim bulutangkis diharapkan bisa juara. "Step by step lah. Kita kan tergabung dalam grup bersama Rusia dan Malaysia. Setelah itu diambil dua terbaik untuk diundi masuk ke babak knock out. Kita kan tidak tahu akan berhadapan dengan siapa," beber dia sambil menutup pembicaraan. Sudah lama Indonesia tidak berjaya di ajang dua tahunan ini. Indonesia baru sekali juara pada tahun 1989 alias edisi pertama Piala Sudirman.(DTC)

Adhyaksa Mundur Karena Suasana Tak Sportif Jakarta-andalas Kuasa Hukum calon Ketua Umum PSSI Adhyaksa Dault, Aryo Yuniarto menjelaskan bahwa pengunduran diri kliennya murni panggilan hati karena sudah tidak melihat semangat sportivitas. Menurutnya, jika Adhyaksa terus maju dalam pemilihan Ketum menjadi sesuatu yang kontra produktif. "Kami mendapat laporan dari lapangan bahwa situasi sudah tidak memungkinkan karena sudah tidak mengutamakan semangat sportivitas sehingga kalau dilanjutkan akan menjadi suatu hal yang kontra produktif bagi Adhyaksa," kata Aryo dihadapan para wartawan di Hotel Atlet Century, Rabu (18/5)

Berkaca dari situasi itu, Aryo mengatakan pengambilan keputusan ini diambil berdasarkan masukan beberapa senior yang menya-

rankan agar Adhyaksa tidak meneruskan pertarungan menuju kursi PSSI 1. "Untuk itu, kami juga telah meminta pendapat kepada para senior yang menyarankan agar belia tidak melanjutkan perjuangannya lagi," sambung Aryo. Dalam kesempatan yang sama, Aryo juga menegaskan ada tekanan dari pihak manapun terkait pengunduruan diri Adhyaksa. "Tidak ada tekanan dri pihak manapun. Kami hanya mencermati situasi yang nampaknya sudah tidak mengedepankan semangat sportivitas,'" tukas aryo. Adhyaksa sendiri juga menyatakan akan mendukung siapa saja yang nanti maju sebagai ketua. (OKZ)

ngan melakukan walk-out, karena mengkartu merahkan kipernya. NTT akhirnya diputuskan kalah dan Macau berhak mendapat perunggu. Keberhasilan Aceh tak terlepas dari gemilangnya penampilan Nanda dkk sepanjang turnamen. Mereka berhasil mengatasi lawanlawan mereka dengan hasil membanggakan hingga menembus final. Selain meraih medali emas, tim Aceh juga mencatat sejarah dengan mencetak rekor kemenangan terbesar sepanjang sejarah Arafura Games. Itu terjadi dalam laga penyisihan saat melawan Borroloola, sebuah kota di bagian Utara Australia dimana tim berjuluk "Ticem Pala Kuneng" berhasil membantai lawannya itu dengan skor telak 19-1. Tim Aceh yang dibesut pelatih lokal Zulkifli dan Wahidin berangkat ke Arafura Games dengan 18 pemain. Pemain yang dibawa ratarata berusia 18 tahun. Mereka berasal dari seluruh Aceh yang diseleksi dalam Liga Aceh atau KLigA, mayoritas pemainnya berasal dari tim asal Kabupaten Pidie yaitu Pidie United yang merupakan juara K-LigA musim lalu. (OKZ)

KONI Aceh Kirim 59 Atlet Porwil VIII Banda Aceh-andalas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh akan mengirim sebanyak 59 atlet dari enam cabang olahraga ke Porwil VIII se Sumatera yang akan berlangsung di Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) 20-26 Juni 2011. "Para atlet itu sedang mempersiapkan diri dengan latihan keras, kami berharap mereka bisa mendulang prestasi untuk mengharumkan nama Aceh dikancah nasional," kata Sekretaris Umum (Sekum) KONI Aceh Muhammad Saleh di Banda Aceh, Rabu. Selain atlet, KONI juga akan mengirim sebanyak 14 pelatih dan enam offisial untuk enam cabang olahraga yaitu atletik, bulutangkis, bola basket, catur, pencak silat serta sepak takraw. Sedangkan untuk Pra PON, Aceh mengirim sebanyak 173 atlet, 42 pelatih untuk 27 cabang olahraga antara lain, angkat besi, balap motor, tarung derajat, anggar, tinju dan karate. Selain itu, layar, renang, taek-

harian andalas | Hal.

Anggaran SEA Games Kurang Rp 2,4 T Jakarta-andalas Kemenpora meminta tambahan anggaran SEA Games XXVI sebesar Rp 2,4 triliun. Anggaran tersebut harus disahkan DPR untuk memastikan penyelenggaraan kompetisi olahraga antar negara Asia Tenggara tersebut. "Proyeksi kekurangan kebutuhan Sea Games XXVI tahun 2011 sejumlah Rp 2.231.309.697.750, dan anggaran untuk penyelenggaraan ASEAN Para Games VI tahun 2011 sejumlah Rp. 159.719.740.000. Sehingga total kekurangan anggarannya sejumlah Rp. 2.481.029.437.750," ujar Menpora Andi Malarangeng dalam raker di Komisi X DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/5). Kekurangan anggaran cukup besar. Mengingat anggaran Kemenpora saja untuk tahun 2011 berkisar Rp 3 triliun. "Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk tahun anggaran 2011 mendapat alokasi sebesar Rp. 3.004.090.000.000. Dari alokasi tersebut telah direalisasikan per 30 April 2011 sebesar Rp 143.272.144.360 atau sebesar 5,71 persen,"tuturnya. BPK pun sudah memeriksa laporan keuangan Kemenpora. Tindak lanjut ikhtisar hasil pemeriksaan BPKRI, untuk semester II tahun 2010 atas laporan Keuangan Kemenpora tahun 2009, terdapat enam temuan senilai Rp 21.934,817,461. BPK juga mengajukan enam rekomendasi. "BPK menyarankan agar Menpora mengajukan ijin kepada Menkeu mengenai penggunaan langsung penerimaan negara bukan pajak dan membuat juklak (petunjuk pelaksanaan) atas pengelolaan PNBP di lingkungan Kemenpora, sudah diselesaikan," tandasnya membacakan salah satu rekomendasi yang sudah dijalankan. (DTC)

Irfan dan Kim Masih Belum Berlatih

Batavia Union AtasiTuan Rumah Bintang Medan Medan-andalas Batavia Union berhasil meraih poin maksimal saat bertandang ke markas Bintang Medan. Hasil ini membuat tim besutan Roberto Bianchi itu menempati urutan tiga besar klasemen sementara. Batavia Union mengatasi Bintang Medan 2-1 di Stadion Teladan, Medan, Rabu (18/5) sore WIB dalam laga lanjutan LPI. Pertandingan ini merupakan laga tunda dan sedianya digelar pada 2 April. Namun terpaksa ditunda karena ketika itu hujan deras membuat kondisi lapangan tak memungkinkan untuk bermain. Bintang Medan unggul lebih dahulu di menit ke-28 melalui penalti Cosmin Vansea. Skor 1-0 bagi tuan rumah bertahan hingga masa istirahat. Batavia Union mampu mencetak gol penyama saat laga memasuki menit ke-61 berkat gol dari Javier Rocha. Tantan memastikan kemenangan tim asal ibukota tersebut di menit ke-72.

Manajer tim Batavia Union, Ridjali menjelaskan bahwa timnya kebobolan terlebih dahulu karena kurangnya konsentrasi pemain. Masuknya Leandro dan Sunny Alifudin dan perubahan formasi memberikan perbedaan kepada permainan tim asal ibukota tersebut. "Di babak kedua kami memakai 4-3-3 dengan tiga striker Tantan, Sunny, dan Juan Cortes. Sementara di babak pertama kami menggunakan 4-4-2," kata Ridjali. Tambahan tiga angka membuat tim besutan Roberto Bianchi mengoleksi poin 30 dan kini berada di posisi ketiga klasemen sementara. Di pertandingan selanjutnya, Batavia Union akan menjamu pemuncak klasemen Persebaya 1927. Untuk pertandingan tersebut, tempatnya sendiri belum ditentukan. Kemungkinan besar Juan Cortes dkk harus sekali lagi bertandang karena, menurut Ridjali, kecil

kemungkinan laga dilangsungkan di Jabodetabek terkait sulitnya mendapatkan izin. Sebelum berlaga ke Medan, Batavia Union pun sudah bertandang ke Semarang. "Ya ini risiko kita jadi tim musafir. Saya berharap pemain bisa recovery, karena jadwal tidak bisa mundur lagi. Besok (19/5) pemain kita liburkan penuh," ujar Ridjali. Meski begitu tiga poin tetap diincar oleh Batavia Union guna mengakhiri putaran pertama di posisi tiga besar. "Ya kalau lihat klasemen tidak bisa berharap ke urutan puncak yah. Tapi kita pasang target harus menang. Tetap tampil ngotot dan kalau bisa menang," kata Ridjali "Pemain-pemain tak terlihat lelah. Ini di mobil mereka riang gembira, bernyanyinyanyi. Ini menunjukkan ada motivasi dari mereka untuk tampil all-out, membuktikan Batavia Union meski tim baru namun bukan tim jelek," katanya. (DTC)

Jakarta-andalas Satu hari menjelang berakhirnya pemusatan latihan tim nasional sepakbola Indonesia, di pusat pendidikan pasukan khusus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pemain naturalisasi, Irfan Bachdim, belum kembali bergabung dalam latihan. Irfan beralasan, harus memperkuat klubnya Persema Malang berlaga. Padahal, Irfan tidak bertanding, karena mendapatkan kartu merah, pada laga sebelumnya. Pemusatan latihan tim nasional sepak bola untuk ajang Sea Games 2011 di pusat pendidikan pasukan khusus (Pusdikpasus) di Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, esok akan berakhir. Namun hingga hari Rabu ini, pemain naturalisasi Irfan Bachdim belum juga kembali bergabung dengan rekanrekannya di timnas. Demikian pula pemain naturalisasi teman Irfan satu klub di Persema Malang, Kim Jeffry Kurniawan. Hanya tampak dua pemain naturalisasi Ruben Wuarbanaran dan Diego Michiels. Dengan demikian tercatat sejak latihan di Pusdikpasus digelar 7 Mei lalu, Irfan hanya dua hari mengikuti latihan yang difokuskan pada pembentukan karakter dan mental ini yaitu pada tanggal 10 dan 11 mei lalu. Kepada Komandan Latihan Satlak Prima Pelantas Sea Games 2011, Lektol Ifantri Richard Tampubolon, Irfan meminta ijin meninggalkan latihan 13 Mei lalu dengan alasan akan memperkuat klubnya Persema Malang bertanding menghadapi Persebaya dalam lanjutan pertandingan Liga Primer Indonesia (LPI). Namun kenyataannya Irfan tidak ikut diturunkan saat Persema menghadapi Persebaya 15 Mei lalu, karena mendapat kartu merah pada laga sebelumnya. Richard Tampubolon menyerahkan sepenuhnya masalah ini kepada KONI Pusat dan Timnas. Pemusatan latihan semi militer yang dijalani para pemain Pelatnas Saklat Prima Pusdikpasus merupakan bagian dari proses seleksi yang dilakukan pelatih Rahmat Darmawan. Apakah Irfan dan pemain yang tidak bergabung dalam pemusatan latihan ini terancam dieliminasi, tentu saja tergantung pada penilaian pelatih Rahmat Darmawan. (NET)


Kamis

EKONOMI-BISNIS

19 Mei 2011

Panen Melimpah

Harga Cabai Jadi Murah Medan-andalas Harga cabai di Medan dalam sepekan terakhir menurun tajam. Sejumlah pedagang sayur mayur mengeluhkan harga cabai di pasaran yang anjlok pasca kenaikan tajam yang menghebohkan masyarakat khususnya ibu rumah tangga beberapa bulan lalu. “Banyak pasokan cabai di Medan ini, begitu juga di daerah, jadi tidak banyak yang mengirim keluar. Banyak pula petani panen, jadi harga cabai anjlok di pasaran,” ujar Bibik salah serang pedagang. Pantauan andalas di Pasar Tradisional Pusat Pasar Medan, Rabu (18/5) harga cabai merah Rp 6000 per kg yang sempat naik tujuh sampai delapan ribu rupiah per kilogram. Hal yang sama juga pada cabai hijau Rp 6000 per kg, tidak untuk cabai rawit yang masih pedas dengan harga Rp 10.000 sampai Rp 12.000 per kg. Berbeda dengan harga tomat yang lagi naik, dijual dengan harga bervariasi dilihat dari besar kecilnya tomat dengan harga Rp 4000-Rp 5000 per kg. Sementara itu, bawang merah Rp 12.000 per kg, bawang putih naik, harga yang tadinya Rp 20.000 per kg kini Rp 23.000 sampai Rp 24.000 per kg. Kendati demikian, kebutuhan dapur yang menurun membuat para ibu rumah tangga sedikit lega, tetapi tidak untuk para penjual yang mereka rasa turunnya kebutuhan dapur membuat dagangan mereka sepi dari pembeli. (IKA)

Butuh Modal Petani Jamur Tiram Putih Florida Langkat-andalas Petani jamur tiram putih florida yang ada di Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, membutuhkan bantuan modal kerja untuk pengembangan usahanya. "Kami membutuh bantuan modal baik yang bersumber dari dana pemerintah maupun dari pihak bank," kata Robin Chandra, petani jamur tiram yang ditemui di Stabat, Rabu. Bantuan modal tersebut, diharapkan untuk mendukung usaha pengembangan maupun pemasaran produksi jamur tiram putih florida, yang sudah sangat diminati oleh masyarakat, katanya. Karena untuk poduksi jamur tiram, pihaknya harus membuat baglok (tempat pengembangan jamur) baru, dari baglok yang ada sekarang ini. Menurut Robin Chandra, bagloknya sekarang ini baru ada 3.000 baglok, sedangkan yang akan dikembangkan untuk ditingkatkan membutuhkan 20.000 baglok baru, katanya. Ketika ditanyakan ke mana saja pemasaran dari produksi jamur tiramnya itu, ia mengungkapkan sampai ke Medan, Binjai, Aceh, dan Langkat sendiri. Robin Chandra menjelaskan, jamur tiram putih ini, merupakan makanan sehat, non kolesterol, serta tumbuh dan berkembang tanpa pupuk, dan tanpa kimia. Untuk pengembangan usahanya itu, Robin sudah mengeluarkan biaya mencapai Rp 20 juta dan sekarang butuh modal yang lebih besar lagi, agar baglok baru dapat diisi, karena permintaan yang terus meningkat, katanya. Ketika ditanya soal harga jual jamur tiram tersbeut, ia menjelaskan, harga jual mencapai Rp 25.000 per kilogram, sedangkan kalau jual curah harganya Rp 22.500 per kg. Ia mengungkapkan, harga jual bagloknya, bila para peminat datang membeli, seharga Rp 3.500 per baglok, dan ini bisa untuk empat kali produksi (panen), atau lebih, katanya. (ANT)

Petani Jagung Minta Pemerintah Atasi Hawar Daun Medan-andalas Himpunan Petani Jagung Indonesia (Hipajagin) mendesak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membantu petani mengatasi serangan penyakit hawar daun yang terus melanda tanaman jagung di daerah itu sejak 2010. "Penanganan serius perlu dilakukan karena serangan sudah semakin meluas atau sudah menyerang sekitar 30 persen areal tanaman jagung di Sumut, khususnya di daerah dataran tinggi seperti Tanah Karo dan Sidikalang," kata Ketua Hipajagin, Jemaat Sebayang, di Medan, Rabu. Desakan penanganan serius serangan hawar daun itu melihat penyakit yang menurunkan produksi panen tersebut sudah sampai di kawasan Tiga Binanga, Karo yang merupakan sentra produksi jagung di Sumut. Pemerintah harusnya segera mengatasi penyakit itu karena dewasa ini petani sedang antusias bertanam jagung menyuusl harga jualnya yang lumayan bagus atau bertahan di kisaran Rp3.000 per kg. "Jangan sampai karena produksi yang menurun akibat serangan hawar dauh membuat petani enggan lagi menekuni bisnis tanaman pangan itu," katanya. Apalagi, kata Jemaat, momentum kenaikan dan bertahan menguatnya harga, hanya tinggal sebentar lagi karena pada Juni dan Juli terjadi lagi panen puncak. Menurut dia, panen puncak bisa mengancam terjadinya penurunan harga jual di pasar dan itu semakin merugikan petani kalau produksi juga menurun akibat serangan hawar daun tersebut. District Sales Manager PT Dupont Indonesia Wilayah Sumut, Suwandy Purba, menyebutkan, perusahaannya awal tahun sudah meluncurkan lagi benih baru P29 yang tahan dengan serangan hawar daun dan itu harusnya dimanfaatkan petani agar tidak mengalami masalah produksi. (ANT)

harian andalas | Hal.

10

Cinema 3D TM TV-Smart TV Dilaunching

LG Targetkan Penjualan 150 Unit Medan-andalas PT LG Electronics Indonesia meluncurkan secara resmi produk LG Cinema 3D TM TV dan LG Smart TV di wilayah Sumatera, khususnya Kota Medan dan sekitarnya, Rabu (18/5). Pemasaran perdana kedua produk teranyar LG ini dikemas dalam pameran LG yang berlangsung di Atrium Sun Plaza selama tanggal 17-22 Mei 2011.

Tito, Branch Manager Area LG Electronics Medan didampingi Terry Putera Santokso, Product Marketing Flat Panel Display PT LG Elektronics Indonesia kepada wartawan menegaskan, untuk tahun ini pihaknya menargetkan dapat memasarkan 150 unit- 300 unit kedua produk tersebut. “Market di Kota Medan masih terbuka lebar, kami optimisi Medan sebagai lokasi pertama launching produk LG Cinema 3 D TM TV dan LG Smart TV mampu meraih pasar secara maksimal. Stok produk tetap ada, meskipun dalam pameran kami hanya menyiapkan 30 unit,” ujar Tito.

andalas/ist

PRODUK BARU - Tito Branch Manager Area LG Electronics Medan (kiri) didampingi Terry Putera Santokso, Product Marketing Flat Panel Display PT LG Elektronics Indonesia, diabadikan dengan produk baru LG Cinema 3D TM TV di Atrium Sun Plaza Medan, Rabu (18/5). Terry menambahkan, sebagai terobosan LG Cinemas 3D TM TV hadir dengan membawa teknologi Film Patterned Retarder (FPR). Teknologi ini berbeda dan meninggalkan teknologi yang diadopsi pe-

rangkat TV 3D dari merek lainnya yang sampai saat ini masih menggunakan teknologi shutter glasses. Menanggapi banyaknya keluhan pengguna 3D TV dengan teknologi shutter glasses inilah

Pasca Waisak

Warga Tolak Tambang Biji Besi Banda Aceh-andalas Sejumlah mahasiswa asal Bakongan dan Trumon Kabupaten Aceh Selatan, Rabu (18/ 5) menggelar demo di kantor Gubernur menolak usaha pertambangan biji besi (Fe) di daerah tersebut. Mahasiswa menuntut agar Gubernur mencabut izin usaha pertambangan (IUP) sekaligus menutup eksploitasi tambang oleh PT Songo Abadi Inti (PT SAI). “Kami harapkan gubernur selaku penanggung jawab segera mencabut IUP dan menutup usaha tambang PT SAI di daerah itu,” tegas Koordinator Aliansi Mahasiswa Bakongan dan Trumon, T Syamsinahya dan Masrafit di depan kepala Dinas Pertambangan, Energi dan Sumber Daya Mineral Aceh, Ir Said Ikhsan yang menerima mereka diteras kantor Gubernur Aceh. Menurut para pendemo, sesuai pengumuman AMDAL, tanggal 18 April 2011. No. 03/ IV/AMDAL/2011. Tentang izin usaha tambang (IUP) eksplorasi biji besi yang dikeluarkan oleh Bupati Aceh Selatan atas rekomendasi kepala pertambangan Aceh yang diantaranya terkena kawasan Gampong Bakongan timur oleh PT Songo Abadi Inti. “Jadi luas lahan usaha pertambangan PT SAI ini 2300 hektar dan produksi setahun

Aktivitas Pertokoan Normal Kembali

Ilustrasi Tambang Biji Besi 600 ribu ton,” katanya. Atas dasar itu kata mereka, seluruh lapisan masyarakat menolak usaha penambangan biji besi oleh PT Songo Abadi Inti yang terkena enam gampong yaitu Gunung Kapur, Gampong Teungoh dan Krueng Batee ketiga masuk kawasan kecamatan Trumon. Sedangkan tiga desa lagi masuk Kecamatan Bakongan Timur yaitu gampong Seulehat, Sawah Tingkeum dan gampong simpang. “Apabila lahan usaha tambang ini terus dikeruk, dikhawatirkan sawah dan kebun rakyat akan hancur. Dan pada akhirnya rakyat yang akan menderita dan terus dalam keadaan miskin,” ujar mereka. Bahkan, bisa jadi kata Masrafit, dengan adanya usaha tambang tersebut akan tertimbunnya gampong dengan

LG kemudian mengembangkan LG Cinema 3D TM TV dengan teknologi Film Patterned Retarder (FPR). Menggunakan lapisan khusus pada layar TV yang memproduksi efek 3 dimensi, alat bantunya hanyalah

kacamata dengan lensa terpolarisasi yang lazim digunakan saat menikmati film 3D di bioskop. Dengan teknologi FPR, kedua mata menangkap sinyal dari TV secara bersamaan. Ditambahkan Terry, LG Cinema 3D TM TV telah mengantongi sertifikat uji resmi dari dua lembaga berskala internasional untuk jaminan bebas dari efek kedipan (flicker) TUV dan intertek. "Artinya tidak ada lagi pusing dan kelelahan mata yang kadang terjadi dengan memakai teknologi shutter glasses," kata Terry. Melengkapi inovasinya di tahun 2011, LG memperkenalkan seri LG Smart TV yang memungkinkan pengguna memperoleh akses pada kekayaan konten melalui sambungan internet. Terdapat dua opsi bagi pengguna LG Smart TV untuk terhubung dengan internet yaitu melalui sambungan kabel LAN dan Wi-Fi. Kekayaan konten merupakan kelebihan bagi sebuah smart TV dibandingkan dengan TV lainnya. Namun, seperti layaknya pada smartphone, terkadang masalah pemakaian timbul karena kerumitan yang harus dihadapi pengguna dalam mengaksesnya. Bicara kekayaan konten, LG SDmart TV tak hanya dipenuhi dengan konten global pilihan seperti diantaranya You Tube, Picassa dan AccuWheater. (MA)

endapan lumpur, polusi udara, erosi, rusaknya bentang alam, limbah, hancurnya flora dan fauna, terjadinya pengundulan gunung dan sebagainya sebagai menyebabkan keresahan bagi masyarakat gampong di kawasan sekitarnya. Menanggapi tuntutan para demonstran, Kepala Dinas Pertambangan Aceh Ir Said Ikhsan menegaskan, pihaknya tidak pernah memberikan izin usaha pertambangan kepada PT SAI, kecuali rekomendasi yang menjadi dasar pertimbangan bagi pemerintah daerah (Pemkab) Aceh Selatan. “Jadi, rekomendasi sebagai dasar penyelidikan yang kami keluarkan mengacu pada aturan, sedangkan yang mengeluarkan izinnya adalah Bupati, bukan gubernur atau kami,” tegas Said. (AZH)

Medan-andalas Setelah sempat sepi bertepatan hari raya Waisak 2555 BE, para pengusaha barang elektronik di kawasan Jalan Asia kembali berbisnis sejak Rabu (18/5). Ruas jalan ini kembali dihiasi deretan mobil yang mengantri untuk mencari tempat parkir. Menurut Gunawan, salah seorang pemilik toko AC di kawasan tersebut, pihaknya hanya menutup toko satu hari. Setelah itu, kembali membuka toko seperti biasa. "Kalau Waisak kan hanya kita-kita yang umat Buddha yang merayakan. Agama lain kan tidak. Kasihan mereka kalau mau mencari barang, tapi kami masih tutup," ucapnya. Gunawan mengakui, bahwa liburan panjang Imlek sudah sudah dilaluinya dengan sangat panjang. Maka itu, saat Hari Raya Waisak, justru dia tidak melihat alasan yang kuat untuk menutup tokonya lama-lama. “Tingkat kunjungan pembeli, kemarin stabil dan normal. Pesanan juga dating seperti biasa. Yah, yang terpenting kalau Waisak itu pada ibadahnya. Makanya, saya sempatkan berkunjung ke bebe-

rapa Vihara untuk sembahyang Waisak," jelasnya lagi. Hal serupa dikatakan Ayyong, pedagang toko obat berijin di Sukaramai. Dia mengaku hanya tutup satu hari. Setelah itu kembali buka. Kalau pun ada beberapa pedagang di kawasan itu yang masih memilih tutup. Dikatakannya, rata-rata pergi ke luar negeri. "Mungkin mereka punya kerabat di luar negeri atau luar daerah. Jadi butuh waktu lebih lama untuk bersilaturahmi. Kalau saya kebetulan semua saudara dan orang tua di Medan," kata pria berjenggot putih ini. Menurutnya, tidak ada aturan tertentu dalam tradisi etnis Tionghoa soal berapa hari menutup toko. Pasalnya, meski Waisak sudah menjadi hari libur nasional, namun umumnya ada di hari biasa, sehingga tidak memungkinkan untuk libur terlalu lama. Dia juga mengatakan, besarnya putaran uang pedagang yang ada di kawasan Sukaramai dan sekitarnya cukup besar. “Jika lama-lama tutup toko, bo ciak lah kita nanti,” ungkapnya. (SIONG)

Triwulan I

Kurangi BBM

Kondisi Ekonomi Konsumen Meningkat

PLN Bangun 3 Pembangkit Alternatif

INDEKS Tendensi Konsumen (ITK) Sumatera Utara pada Triwulan I Tahun 2011 sebesar 102,69, artinya kondisi ekonomi konsumen meningkat dari triwulan sebelumnya.

M

embaiknya kondisi ekonomi konsumen terutama didorong oleh peningkatan pendapatan rumah tangga (nilai indeks 108,67). Tingkat inflasi yang relative kecil selama bulan Januari-Maret 2011 hanya sedikit berpengaruh terhadap konsumsi makanan sehari-hari (nilai indeks 97,03) sehingga tingkat konsumsi rumah tangga sedikit menurun (nilai indeks 94,57). Hal itu disampaikan Kepala Bidang Statistik BPS (Badan Pusat Statistik) Provinsi Sumatera Utara Drs Erwin Said di kantornya, Jalan Kapten Muslim Medan, Rabu (18/5). Dikatakannya, penurunan tingkat konsumsi rumah tangga juga dipengaruhi oleh pola musiman, tingkat

konsumsi masyarakat pada akhir tahun biasanya relative tinggi karena perayaan Hari Natal dan Tahun Baru. Dilihat dari kelompok, kata Erwin Said, rata-rata pendapatan rumah tangga sebulan, peningkatan ITK Sumatera Utara hanya terjadi pada konsumen berpendapatan Rp 2 juta ke atas. Pendapatan rumah tangga yang termasuk golongan ini mengalami peningkatan dan tingkat konsumsi mereka relatif tidak terpengaruh oleh inflasi. Sebaliknya, ITK untuk konsumen berpendapatan kurang dari Rp 2 juta sebulan mengalami penurunan. Pendapatan Menurun Dibandingkan triwulan sebelumnya dan tingkat inflasi yang relatif rendah juga berdampak pada penurunan tingkat konsumsi, baik makanan maupun nonmakanan. Diuraikannya, perkiraan nilai ITK Sumatera Utara pada Triwulan II Tahun 2011 diperkirakan sebesar 105,31, artinya kondisi ekonomi konsumen diperkirakan akan membaik. Tingkat optimisme konsumen diperkirakan akan

lebih tinggi dibandingkan Triwulan I Tahun 2011 (nilai ITK sebesar 102,69). Perkiraan membaiknya kondisi ekonomi konsumen pada Triwulan II Tahun 2011 didorong oleh peningkatan pendapatan rumah tangga (nilai indeks sebesar 105,59) dan rencana pembelian barang tahan lama (nilai indeks sebesar 104,72). Perbaikan ekonomi konsumen pada Triwulan II Tahun 2011 diperkirakan hanya terjadi pada rumah tangga berpendapatan Rp 2 juta ke atas. Pendapatan rumah tangga yang termasuk golongan ini mengalami peningkatan (nilai indeks 109,94) dan tingkat konsumsi mereka relatif tidak terpengaruh oleh inflasi (nilai indeks 105,82). Kondisi ekonomi konsumen untuk rumah tangga berpendapatan kurang dari Rp 2 juta diperkirakan menurun, karena mereka memperkirakan pendapatan rumah tangganya menurun (nilai indeks 88,53) meskipun memiliki rencana untuk membeli barang-barang tahan lama (nilai indeks 100,39). (SIONG)

Jakarta-andalas PT PLN (persero) dalam rencananya terkait mengembangkan penggunaan Energi Baru Terbarukan yang selalu mengacu kepada panas bumi, hydro (air), matahari, hingga nuklir, ternyata juga memiliki 3 jenis pembangkit alternatif. Ketiga pembangkit tersebut adalah PLTSampah, PLTBiomass, dan PLTBayu (angin). Ini dilakukan untuk bisa menekan penggunaan BBM. Demikian disampaikan Nasri Sebayang, selaku Direktur Perencanaan dan Teknologi PT PLN dalam penyampaiannya yang dipaparkan dalam rapat dengan Komisi VII DPR yang dilakukan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/5). "Untuk pengembangan pembangkit dari EBT lainnya, selain tenaga surya, kita ada program pengembangan PLTSampah, PLTBiomass, dan PLTBayu," ungkapnya. Berdasarkan pemaparan Nasri, berikut ini adalah program yang dikembangkan PLN untuk pengembangan PLTSampah: PLTSampah Bantargebang (14 MW) sudah

terkontrak dengan harga Rp 820/Kwh (tahun 1 sampai dengan 7) dan Rp 750/Kwh (tahun 8 sampai dengan 15). Rencana akan dikembangkan sampai dengan kapasitas 26 MW, PLTSampah Denpasar Bali (2 MW) sudah beroperasi dan konstruksi (9 MW), Rencana pengembangan PLT Sampah di beberapa kota besar seperti Surabaya (10 MW) dan Bandung (10 MW). Selain itu, Nasri juga menyampaikan beberapa pengembangan PLTBiomass: Potensi PLTBiomass menggunakan cangkang sawit, bagas, sekam padi, dan feed stock lainnya potensi yang cukup besar PLTBiomass menggunakan cangkang sawit di Belitung (7 MW) sudah terkontrak Rp 917/Kwh (tahun 1 sampai dengan 5) dan Rp 641,25/ Kwh (tahun 6 sampai dengan 15) dan beberapa lokasi tahap konstruksi di Sumut (10 MW), Bangka (5 MW), dan Gorontalo (12 MW) dalam tahap desain/pengadaan, Peran Swasta lebih didorong dalam pengembangan PLTBiomass melalui skema Liswas atau kontrak 'Excess Power'. (DTC)


KOMUNITAS 11 Disdiksu Launching Gebyar SMK 2011

Kamis

harian andalas | Hal.

19 Mei 2011

Medan- andalas Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Disdiksu) melaunching Gebyar SMK 2011 di Balai Citra Tiara Convention, Rabu (18/5). andalas/ist

KHIDMA KHIDMATT -Peringatan detik-detik Waisak di Auditorium Wihara Mahavira Graha Medan (MKBC) Mahakaruna Buddhist Center, komplek Cemara Abadi Medan, berlangsung hidmat dan sederhana.

Khidmat, Perayaan Waisak di Wihara MKBC Medan-andalas Detik-detik perayaan Waisak 2555 BE/2011, diperingati secara khidmat oleh ribuan umat Buddha di Auditorium Wihara Mahavira Graha Medan (MKBC). Auditorium yang digunakan untuk kedua kalinya sebagai tempat digelarnya detik-detik Waisak tersebut menjadi saksi, ribuan umat Buddha mengikuti ritual pembacaan mantra sutra suci, menyanyikan lagulagu Buddhis Waisak serta bermeditasi menyambut detik-detik Waisak yang jatuh pada pukul 18:08:23, Selasa (17/5). Prosesi peringatan Waisak dipimpin Pendiri Asosiasi Buddhis Center Indonesia Bhiksu Prajnavira Suhu Hui Siong. Dalam pesan Waisak, Suhu Hui Siong mengatakan, Waisak telah menjadi libur internasional, bukan saja di Indonesia. Tahun ini Perayaan Waisak di UNESCONew York dan Bangkok, karena Sekjend PBB dalam sambutan Waisak dengan tema : “Memulihkan Ekonomi Global”. “Suatu tema yang menarik bagi kita semua terutama, kita di Indonesia dengan kondisi keadaan yang sangat majemuk. Melalui Waisak kita berharap semua mendapat hikmah pancaran berkah Waisak, kendalikan hati pikiran kita untuk membangun masyarakat yang lebih harmonis. Bila kita mau mendapat rezeki, terlebih dahulu kita harus memberikan yang terbaik untuk orang lain,” ujar Suhu Hui Siong. Pemberian itu, katanya,

adalah akar bibit kebajikan yang suatu saat bisa membuahkan murah rezeki, panjang umur, terhindar dari semua marabahaya, bencana, hidup di dalam rukun dan damai seperti apa dipesankan oleh Guru Sakyamuni Buddha kepada siswanya, “Kejahatan janganlah dibalas dengan benci dan dendam, saling dendam tiada akhirnya, diberilah cinta kasih saling mendapat kebahagiaan yang paling sempurna. Sebelumnya, Panitia Pelaksanaan Waisak MKBC Pimpinan Wihara Mahavira Graha Medan Prajnavira Mahasthavira mengatakan, perayaan Waisak di Sumut menjadi tradisi setiap wihara. Diadakannya peringatan ritual bertujuan untuk tercapai kedamaian dunia dan kebahagiaan semua makhluk. Dalam perayaan Waisak tersebut, ribuan umat Budha berpradaksina mengelilingi Mandala Buddha mencapai puncak Pagoda Buddha Sakyamuni, sambil memegang pelita mengagungkan Guru Sakyamuni Buddha. Setelah turun dari Dharmasala menuju Auditorium, mengadakan doa Waisak serta diakhiri penyaluran jasa dan pemandian Arca Siddharta Bodhisattva. Pimpinan Wihara juga mengajak seluruh Umat Buddha untuk mengikuti Perayaan Waisak Bersama 2555 BE / 2011 yang akan diadakan pada hari Sabtu, 28 Mei 2011 di Auditorium Wihara Mahavira Graha Medan–Mahakaruna Buddhist Center (Cemara Abadi). (RIL)

TNI dan AS Latihan Bersama Medan-andalas Pangdam I Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI Leo Siegers SIP membuka secara resmi latihan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan militer Amerika Serikat, dalam penanggulangan bencana alam yang dipusatkan di Sibolga. Pembukaan latihan digelar di Hotel JW Marriott, Jalan Putri Hijau Medan, Rabu (18/5). Asisten Operasi (Asop) Panglima TNI Mayjen TNI Hambali Hanafiah dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Pangdam I/BB mengatakan, kegiatan Disaster Response Exchange and Exercise (DREE) merupakan kegiatan bersama TNI dan USARPAC (United States Army Pacific), Angkatan Darat Pasifik Amerika

Serikat. Kegiatan ini di bawah koordinasi USIBDD (United States-Indonesia Bilateral Defense Dialogue) Amerika Serikat-Indonesia Dialog Pertahanan Bilateral. “Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama antara TNI dan USARPAC dalam menangani bencana, di samping saling bertukar pengalaman dan pengetahuan dalam penanganan bencana,” kata Asop Panglima TNI. Lewat latihan bersama ini, diharapkan misi bantuan kemanusiaan/penanganan bencana di jajaran TNI dan institusi terkait lainnya, akan semakin baik dari waktu ke waktu, dan akan semakin membuka wawasan kita tentang pentingnya koordinasi dalam penanganan bencana. (REL)

Event yang digelar dalam rangka merealisasikan program pemerintah dalam menanamkan pendidikan karakter bagi pelajar khusus siswa SMK se-Sumatera Utara ini akan digelar pada 9-13 Juni mendatang di Lapangan Benteng Medan. Lauching Gebyar SMK itu dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut, Drs Syaiful Syafri MM diwakili Kabid Dikmenti Dinas Pendidikan Sumut Latifah Hanum Daulay didampingi Drs Ilyas Sitorus MPd, Ketua Komisi E DPRD Sumut, Aduhot Simamora, Anggota Komisi E DPRD Sumut Sopar Siburian SH dan Agus S (Ketua Panitia) yang ditandai dengan pemukulan gong. Menurut Latifah Hanum, lauching Gebyar SMK 2011 ini juga dibarengi dengan sosilisasi dan technical meeting pelaksanaan kegiatan tersebut. Lebih lanjut Latifa Hanum mengatakan, even ini akan menjadi momen penting bagi pelajar SMK Negeri, SMK yang berstandar nasional dan SMK rintisan internasional dalam menunjukkan prestasi kepada masyarakat luas dan dunia industri. Hal itu sesuai dengan semangat Gebyar SMK 2011 yakni SMK Bisa, siap kerja, cerdas dan kompetitif untuk menjawab persaingan global saat ini. Dimana pelajar SMK memang ditanamkan ilmu untuk siap bekerja, mandiri dan berwirausaha. Sehingga kelak, sambung Latifa Hanum, siswa SMK yang lulus akan mampu membuka lapangan pekerja sehingga membantu pemerintah dalam menguranggi pengangguran. ‘’Penanaman pendidikan karakter itu memang sudah dimulai di SMK. Selain untuk mengapai prestasi para pelajar juga memiliki karakter untu

andalas/Ist

PENJELASANPENJELASAN-Kabid Dikmenti Dinas Pendidikan Sumut Latifa Hanum Daulay didampingi Anggota Komisi E DPRD Sumut Sopar Siburian SH dan Agus S (Ketua Panitia) memberikan penjelasan kepada peserta di saat launching Gebyar SMK 2011 di Balai Citra Tiara Convention, Rabu (18/5) mandiri dan berwirausaha. Jadi kegiatan ini benar-benar akan menjadi pembuktian pelajar SMK untuk menujukkan kemampuan dan prestasinya. Terimkasih saya sampaikan kepada Komisi E DPRD Sumut yang selalu mendukung berbagai program kemajuan pendidikan yang dilakukan Disdik Sumut,”ujar Latifah. Gebyar SMK 2011, sambung Latifah, akan diramaikan 80 stan yang akan diisi oleh sekolah SMK se-Sumatera Utara dari kabupaten/kota. Tingginya antusias peserta yang akan mengikuti kegiatan ini, sudah terbukti dengan ramainya peserta launching Gebyar SMK 2011 yang dihadiri 150

peserta dari sekolah SMK dan Dinas Kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Sementara itu Sopar Siburian mengharapkan, Gebyar SMK 2011 ini mampu menjadi even yang benar-benar dapat dimanfaatkan pelajar SMK seSumut. Apalagi selama ini, banyak para pelajar di Sumut yang memiliki prestasi di tingkat lokal dan nasional yang nantinya diharapkan mampu lebih menujukkan prestasinya di masyarakat luas. “Komisi E DPRD Sumut yang membidangi anggaran berusaha untuk tetap memberikan support (dukungan) kepada Dinas Pendidikan Sumut dalam mempercepat kemajuan dunia pendi-

dikan dan meningkatkan prestasi siswa. Inilah bentuk sinergi yang diharapkan mampu membangkitkan prestasi dunia pendidikan di tanah air,” ujarnya. Dalam Gebyar SMK 2011 juga akan diperlombakan berbagai ketrampilan pelajar SMK dengan memperebutkan hadiah total Rp89 juta. Di antaranya festival aransemen musik (grup) pada 10 juni, festival film pendek dan festival tari multi etnis (11 juni), festival inovasi teknologi, lomba design web, festival rancang busana dan lomba tune up sepeda motor (12 juni). Selain itu juga diacara penutupan akan dimeriahkan dengan penampilan Armada Band (13 Juni). (MA)

Honda Terbaik dalam Pelayanan Medan-andalas CV Indako Trading Co selaku main dealer Honda di Sumatera Utara berhasil meraih penghargaan dari Markplus Insight sebagai “The Best of Medan Service Excellence Champion 2011” untuk Motorcycle Showroom Category. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh President Markplus Inc, Hermawan Kartajaya kepada Leo Wijaya, Marketing Manager CV Indako Trading Co, di Ballroom Grand Aston City Hall Medan, Rabu (18/5). Leo Wijaya mengungkapkan, pihaknya sangat bangga atas penghargaan yang diberikan Markplus Insight kepada Honda, tentunya penghargaan ini akan lebih memacu semangat Honda untuk meningkatkan kualitas layanan kepada konsumen dengan menghadirkan produk yang menjawab kebutuhan konsumen, seperti kebutuhan akan kendaraan hemat bahan bakar, stylish, modern, harga terjangkau dan sarat dengan fitur safety, yang tentunya diperkuat dengan jaringan layanan purna jual terlengkap. “Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada seluruh konsumen dan masyarakat atas kepercayaan dan kesetiaannya kepada Honda, karena

PENGHARGAANMewakili CV Indako Trading Co, Marketing Manager, Leo Wjaya (kelima dari kiri), menerima penghargaan President Markplus Inc, Hermawan Kartajaya di Ballroom Grand Aston City Hall Medan, Rabu (18/5). andalas/ist

penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa kualitas produk dan layanan Honda diapresiasi secara positif baik itu di mata professional maupun masyarakat luas,’ ujar Leo Wijaya. Acara yang juga dihadiri Wali Kota Medan, Drs H Rahudman Harahap MM ini menggunakan survei terhadap1000 responden dengan tiga kategori penilaian, yakni pelayanan sebelum membeli, pelayanan saat membeli dan pelayanan setelah membeli. Pelayanan sebelum membeli

berkaitan dengan informasi nengenai produk seperti program komunikasi massal. Pelayanan saat membeli berkaitan dengan pelayanan perusahaan kepada pelanggan selama berinteraksi pada waktu proses pembelian. Pelayanan setelah membeli berkaitan dengan adanya kemudahan penanganan komplain, kemudahan dalam berkomunikasi dengan perusahaan dan kualitas contact center. Prestasi ini juga merupakan hasil atas kinerja sekaligus komitmen seluruh jaringan Honda di Sumatera

Utara dalam memberikan layanan terbaik, sekaligus menjadi gambaran semakin kokohnya kepercayaan konsumen kepada layanan yang diberikan. Sementara itu, Arifin Posmadi, General Manager CV Indako Trading Co mengungkapkan menyambut baik atas pemberian penghargaan oleh Markplus Insight ini, Honda selalu memberikan pelayanan dengan hati, dan penghargaan ini menunjukkan bahwa Honda telah satu hati dengan konsumennya. (SIONG)

BERITA DUKACITA

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

2

Nama

NG GUAN HENG

Umur (Thn)

63

Alamat

Jl. B. Zein Hamid Komp. Citra Baru No. 54 T. Kuning Medan

Meninggal (Tgl/Jam) 18-05-11 01.05 WIB

Berangkat (Tgl/Jam)

21-05-11 10.00 WIB

Keterangan / Tempat

Diperabukan

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

LIONG NYUK PO

92

Jl. C andi K ali san No. 6 Medan

16-05-11 13.30 WIB

19-05-11 14.00 WIB

D i perabukan

1

TAN A IE

80

Jl. B . K atamso Gg. P embangunan No. 6 Medan

17-05-11 08.00 WIB

21-05-11 10.00 WIB

D i kebumi kan

2

HUANG YONG YOK

78

Jl. Waru No. 31 Medan

18-05-11 12.00 WIB

22-05-11 10.00 WIB

D i perabukan

3

FOE MEI CIN

63

Jl. A si a No. 548 E Medan

17-05-11 10.00 WIB

19-05-11 14.00 WIB

D i perabukan

4

LUI MEI SUN

79

Jl. Negara No. 59 Medan

17-05-11 16.00 WIB

21-05-11 10.00 WIB

D i perabukan

5

CHAI SIU LAN

79

Jl. B . K atamso No. 76 Medan

16-05-11 19.50 WIB

19-05-11 13.00 WIB

D i perabukan

6

CEN GUAN SEN / AKANG

76

Jl. S elam No. 18 C Medan

16-05-11 16.05 WIB

19-05-11 13.00 WIB

D i kebumi kan

7

LIE TJHAI KHENG

76

Jl. A .R. Haki m Gg. A man Lr. Roti No. 45 Medan

18-05-11 03.10 WIB

22-05-11 11.00 WIB

D i kebumi kan

8

TJIOE TJENG LIAN

99

Jl. A si a No. 156 / 196 Medan

16-05-11 16.50 WIB

19-05-11 13.00 WIB

D i kebumi kan

9

KWEK MAU IK

67

Jl. P embangunan No. 58 A Medan

17-05-11 14.30 WIB

21-05-11 11.00 WIB

D i perabukan

VIP-B


SUMATERA UTARA

Kamis 19 Mei 2011

harian andalas | Hal.

12

Richard Lingga Kunjungi Rutan Rimo Bunga

'Tak Semua Napi Bersalah, Tak Semua yang Bebas, Benar'

Demo pelajarRatusan pelajar SMPN II Rantau Selatan saat menggelar demo ke Kantor Disdik Pemkab Labuhan Batu.

Kepala Sekolah Dimutasi

Pelajar SMPN II Demo Disdik Labuhan Batu Rantau Prapat-andalas Belum selesai masalah raibnya dana tunjangan sertifikasi sebesar Rp 2,9 miliar di Dinas pendidikan Labuhan Batu, sehingga ratusan tenaga pengajar yang sampai hari ini belum juga menerima dana tersebut. Kini timbul masalah baru, ratusan pelajar SMPN II Rantau Selatan (Ransel) Kabupaten Labuhan Batu, menggelar demo ke Kantor Dinas Pendidikan Nasional (Disdiknas) Pemkab Labuhan Batu, Rabu (18/5). Ratusan pelajar Kelas VII dan VIII, minta agar Hasan Maksum tetap menjadi Kepala SMPN II dan jangan dimutasi ke SMPN II Panai Hulu, menggantikan H Aswan Fahri

Harahap. Sebab, menurut mereka selama memimpin sekolah itu, Hasan maksum sangat banyak melakukan perubahan fisik maupun sistem belajarmengajar yang diterapkan kepada para peserta didik. Dengan membawa puluhan spanduk dan kertas putih berisikan permintaan dan satu buah bendera merah putih, pelajar berharap agar dinas terkait segera menempatkan ke sekolah mereka.Ratusan pelajar terlihat menitikkan air mata. Risky Florida Tambunan, orator demo menyatakan, Hasan Maksum sudah dianggap seperti orang tua mereka sendiri dan tidak pernah membedakan antara pelajar satu dengan pelajar lainnya. "Kami mau secepatnya dikembalikan, tolong kembalikan kepsek kami, dia sudah seperti orang tua kami,"teriak Risky dan ratusan pelajar

lainnya. Setelah berjam-jam berpanas-ria di halaman kantor, tiga dari ratusan pelajar diterima Kasubbag Kepegawaian Amir Tanjung dan Kabid SMP Drs H Sarimpunan dan disepakati 6 pertanyaan pelajar di antaranya apa alasan kepsek dipindahkan, pemindahan kepsek tidak punya alasan jelas, jika bangunan tidak terlaksana siapa yang bertanggungjawab, mengapa kepsek dipindah ke Ajamu, kenapa pergantian kepsek sangat mendadak ? Kabid SMP Sarimpunan dalam keterangan persnya mengatakan, mutasi seperti ini merupakan hal yang wajar, dan tidak disebabkan sesuatu hal yang di luar kewajaran, karena tujuan mutasi adalah tuntutan penyegaran. "Penyegaran perlu dilakukan dan itu hal yang biasa. Artinya ada silang pembinaan di lingkungan sekolah.

Tingkat Kelulusan SMA Kabupaten Samosir 99,88% Samosir-andalas Tingkat kelulusan SMA se-Kabupaten Samosir tahun ajaran 2010/ 2011 mencapai 99,88%. Sebanyak 1660 keseluruhan peserta Ujian Nasional, dua di antaranya dinyatakan tidak lulus ujian, karena nilai ujian yang diperolehnya di bawah nilai rata-rata kelulusan. "Masing-masing 1 orang siswa dari SMA Advent Simbolon Kecamatan Palipi, dan 1 dari SMA Negeri 1 Onan Runggu," ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Samosir Jabiat Sagala, melalui Kepala Bidang Pendidikan Menengah Marannis Sihombing kepada andalas, kemarin.

Marannis mengatakan, untuk tingkat SMK se-Kabupaten samosir, hasil kelulusan mencapai 97,21 %. Dari 824 peserta ujian nasional, sebanyak 23 Peserta UN dinyatakan tidak lulus UN. Masing-masing 22 orang dari SMK swasta HKBP Pangururan dan 1 orang dari SMK Negeri 1 Nainggolan. Namun, untuk sementara hasil ketidaklulusan tingkat SMK ini masih diragukan, karena masih dalam tahap klarifikasi dari panitia penyelenggara ujian nasional tingkat Provinsi Sumatera Utara. Marannis Sihombing menyatakan, sangat bangga dengan hasil kelulusan yang diperoleh Kabupaten

Samosir untuk tahun ini. Yakni 99,88 % tingkat SMA dan 97,21 % tingkat SMK, meskipun masih membutuhkan usaha yang keras dari Dinas Pendidikan beserta guru-guru di Kabupaten Samosir untuk mencapai hasil yang maksimal yakni 100 %. "Ke depan hal ini, akan menjadi prioritas utama Dinas Pendidikan Kabupaten Samosir, agar mencapai hasil memuaskan," kata Marannis sembari mengimbau kepada ke-23 siswa dan orang tua, agar bersabar menunggu klarifikasi hasil ujian nasional tersebut."Dinas Pendidikan Kabupaten Samsoir, akan secepatnya memroses hal ini," ujarnya. (FS)

Ulama Sergai Temu Ramah dengan Gubernur Kalsel Sei Rampah-andalas Sedikitnya 50 orang ulama suku Banjar yang tergabung dalam Ikatan Masyarakat Banjar Serdang Bedagai (IMBAI) bersama Bupati Sergai, Ir HT Erry Nuradi MSi, Rabu (18/5) menggelar temu ramah dengan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Drs H Rudi Afirin, di Mahligai Panca Sila Jalan Suprapto, Kota Banjar Masin, Kalsel. Kabag Humas Sergai, Dra Indah Dwi Kumala didampingi Kabag Kessos Sergai, Ikhsan AP diruangannya, Rabu (18/5) mengungkapkan, kunjungan temu ramah itu, sekaligus menggali informasi tentang kesenian dan budaya Islam serta berkunjung ke tanah leluhur suku Banjar, yang disponsori Ketua IMBAI Harun Nur, bersama Bupati Sergai, selama empat hari sejak 16 Mei 2011. Turut hadir dalam acara

andalas

itu, unsur Muspida Kalsel, Danrem 101 Antasari Letkol Inf Komaruddin Simanjuntak, Ketua Kejari Kalsel, Ketua DPR Kalsel dan SKDP di jajaran Pemprov Kalsel. Dalam sambutannya, lanjut Dra Indah Dwi Kumala, Gubernur Kalsel, Drs Rudi Arifin, mengatakan, kedatangan ulama suku Banjar Sergai ketanah Banjar merupakan satu kehormatan. Biar lahir di negeri orang, tapi masih ingat negeri sendiri. “Suku Banjar di Sergai mau datang ke Kalsel, merupakan kehormatan yang sangat besar. Walau lahir dan besar dinegeri orang, namun warga Banjar yang tinggal di pamadaman (perantauan) masih ingat akan negeri sendiri,” kata Gubernur Kalsel. Sedangkan, Bupati Sergai, masih kata Kabag Humas Sergai mengatakan, kedatangan para ulama

suku Banjar dari Kabupaten Sergai dalam rangka temu ramah dengan Gubernur Kalsel dan juga pulang ke tanah leluhur. Sudah lama suku Banjar Sergai, ingin melakukan perjalanan ka Banua, dan kali ini Pemkab Sergai meresponnya dan berangkat bersama ke Kalsel, kata Indah Dwi Kumala. Di sana, para ulama yang tergabung pada IMBAI (Ikatan Masyarakat Banjar Sergai) dan Bupati Sergai, Ir HT Erry Nuradi dijamu di kediaman Prof DR H Abidin HH dan kediaman H Manaf Lubis SH seorang pengacara sukses di Kalsel, yang tinggal selama 24 tahun. "Selanjutnya, acara temu ramah diakhiri dengan saling tukar menukar cenderamata tanda kenang-kenangan dari Bupati Sergai dan Ketua IMBAI kepada Gubernur Kalsel," jelas Indah Dwi Kumala. (RYAD)

Jadi, tidak ada pengaruh unsur lain,"terangnya. Disinggung tentang sikap dinas, terkait permintaan ratusan pelajar, dia mengaku akan membicarakan kepada atasannya. Namun dirinya mengaku kesal atas kenekadan pelajar yang diduganya ditunggangi pihak lain. "Pelajar itu suci, kita menduga ada motivator di belakang mereka. Ini sangat kita sayangkan, seharusnya mereka belajar sesuai haknya,"tegas Sarimpunan. Merasa tidak puas dengan jawaban Disdiknas Pemkab Labuhan Batu, ratusan pelajar mendatangi kantor DPRD. Dalam ruang paripuna gedung dewan, para wakil rakyat berjanji kepada pelajar akan memanggil dinas terkait. "Kita akan panggil Dinas Pendidikan untuk minta keterangannya dan yang pasti aspirasi adikadik kita tampung dan ditindaklanjuti," kata Ahmad Zais Rambe. (ONE)

Anggota DPRDSU Richard Eddy M Lingga SE mengunjungi Rutan Rimo Bunga, Sidikalang Dairi, melakukan silaturahmi dengan penghuni rutan. Kunjungan ini dalam rangka reses anggota DPRDSU tahun 2010 ke dapem masing-masing. Richard mendapat sambutan dan applaus luar biasa dari para penghuni rutan. Sebab, baru pertama kali seorang anggota dewan memprogramkan kunjungannya ke rutan. Di samping untuk silaturahmi, kunjungan juga dimaksudkan untuk mencari tahu perihal pengelolaan rutan, diskusi tentang hukum dan pengalaman selama mereka menjalani hukuman dipenjara. Hal ini sekaligus merupakan lawatan terakhirnya dalam reses setelah mengunjungi L ae Tanggiang Kecamatan Sumbul, Onan Lama Kecamatan Pegagan Hilir dan Lae Itam Kecamatan Siempat Nempu Hilir di Kabupaten Dairi, Desa Tinada di Kabupaten Pakpak Bharat. Richard Lingga, yang merupakan putra Sumbul Dairi dalam kesempatan itu menyebutkan, kunjungan itu sekaligus sebagai rangka silaturahmi ke penghuni rutan, karena banyak penghuni mengenalnya. Satu hal yang pasti mereka juga warga negara Indonesia yang terpaksa harus menjalani permasyarakatan. “Tak semua yang berada dipenjara orang bersalah dan tidak semua yang berada di luar penjara orang baik,”kata Richard, yang mendapat aplaus dari penghuni rutan Rimo Bunga Sidikalang, saat mendengar ungkapan penuh makna itu. Sementara, Kepala Rutan Sidikalang F Manullang menyebutkan, ini merupakan kunjungan pertama kali seorang anggota dewan berkunjung ke rutan, selama dirinya bekerja sebagai sipir penjara dan petugas rutan. "Rutan Rimo Bunga juga merupakan Rutan terbaik pengelolaannya se Sumut dalam bidang pembinaan," bebernya. Narapidana yang berada di Rutan Rimo Bunga menjalani hukuman dengan rasa kekeluargaan sehingga di dalam sel, tidak pernah terjadi pertengkaran antartahanan. Di Rutan Rimo Bunga diberikan pelbagai pelatihan kepada napi. Misalnya, cara pembuatan batako, bengkel las, jahit menjahit, pertanian, peternakan dan keterampilan lainnya. Untuk program kesehatan, napi juga mendapat pelayanan dokter sekali seminggu dan jika ada hal urgen dokter segera dihadirkan. Pembinaan para napi juga dilakukan melalui kegiatan keagamaan. Beberapa napi juga bersekolah dengan paket A , B dan C. Tak heran, sejumlah napi justru menamatkan paket C-nya dari rutan. Sementara, mewakili para napi Ir Sujarwo, yang juga mantan Kadis Kehutanan Pakpak Bharat menyampaikan terima kasih atas kunjungan reses DPRD Sumut, yang sejauh ini merupakan perhatian tertinggi yang pernah diberikan wakil rakyat. Dikatakan pertama kali masuk ke Rutan Rimo Bunga mentalnya tertekan membayangkan parahnya Penjara dan kehidupan berat dibalik terali besi. Namun secara berlahan apa yang dijalaninya di Rutan Rimo Bunga berbeda dan lebih nyaman. Dalam kesempatan itu Richard Eddy M Lingga, tak lupa mendendangkan beberapa lagu bersama para napi. Untuk sesaat para napi merasakan hiburan tidak pernah terdengat dari musik keyboard dalam kunjungan reses DPRD Sumut kali ini.(AG)

Bupati Nisel Terima Audiensi PP Nias Selatan–andalas Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Pancasila, melakukan audiensi kepada Bupati Nias Selatan, kemarin. Pengurus PP Karyawan Bago mengatakan, audiensi merupakan program yang harus dilakukan DPC PP, dalam rangka persiapan Musyawarah Cabang (Muscab) yang akan digelar Juni 2011 mendatang. Karena itu, panitia Muscab PP Kabupaten Nias Selatan, berharap bimbingan dan arahan dari Pemerintah daerah. Kemudian Wakil Bupati Drs Hukuasa Ndruru sekaligus Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Panca Sila Nias Selatan, juga menyampaikan PP merupakan mitra pemerintah untuk menjaga serta memelihara keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Selanjutnya Ketua Panitia Muscab PP Nasowoloo Loi, menyematkan pakaian loreng berwarna orange kepada Bupati Nias Selatan. Bupati Nisel Drs Idealisman Dachi mengatakan, sebaiknya antara pemerintah dengan ormas termasuk PP, terjalin komunikasi dua arah atau two way communication, sekaligus mengingatkan rekan–rekan pemuda, mencalonkan diri jadi kepala daerah dengan komitmen, pemuda harus membawa perubahan. Dachi mengatakan, pemerintah daerah akan membantu jika kegiatan kepemudaan yang positif, harus dihindari kesan negatif terhadap organisasi Kepemudaan selama ini di tengah masyarakat, yang menyebutkan organisasi pemuda identik dengan premanisme. "Kita harus jauhi hal tersebut, jangan karena hadirnya organisasi kepemudaan justru keamanan tidak terpelihara di tengah masyarakat," paparnya. (EZ)

Anggota DPRD Sumut Daerah Pemilihan X (Tanah Karo, Dairi dan Pakpak Bharat) Richard Eddy M Lingga, mendapat sambutan hangat saat berkunjung ke Rutan Rimo Bunga Sidikalang.

Di Binjai, Plt Gubsu Disambut Keranda Mayat Binjai-andalas Puluhan pegawai honor Satpol PP Kota Binjai, menyambut kedatangan Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, Muspida dan undangan dengan mengusung keranda mayat, hantu pocong dan memajangkan poster serta spanduk, di halaman gedung DPRD Binjai, Rabu (18/5). Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho bersama beberapa kepala daerah se-Sumut datang ke Binjai dalam rangka resepsi dan rapat paripurna hari jadi Kota Binjai ke-l39, yang berlangsung di Gedung DPRD Kota Binjai. Unjuk rasa dilakukan pegawai honor Pemko Binjai, betul-betul memalukan dan aparat keamanan dari Polres Binjai, seakan tidak mampu menghadang dan mengatasi unjuk rasa dilakukan pegawai honor Satpol PP Kota Binjai tersebut. Para pengunjuk rasa mengatakan, mereka tidak mengadakan aksi kekerasan. Tapi hanya mengadakan aksi damai menyuarakan hak selama empat bulan bekerja menjadi Satpol PP Pemko Binjai, belum menerima gaji. Pegawai honor Satpol PP Pemko Binjai mengatakan, sudah lebih satu bulan tidur di halaman gedung DPRD Binjai dengan tujuan mengadukan nasib karena sudah empat bulan gaji mereka tidak dibayar, malah sekarang diberhentikan dari pekerjaannya. Walaupun sudah berulang kali mengadu ke DPRD dan Pemko Binjai, tapi semua wakil rakyat dan aparat pemerintah tidak mempedulikan mereka. Dengan kedatangan Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho ke Binjai, dimanfaatkan Satpol PP mengadakan orasi dengan maksud agar Gatot tergugah hatinya menolong. "Tapi, nyatanya setelah Plt Gubsu datang ke gedung DPRD Binjai,nasib kami juga tidak dipedulikan,"kata salah seorang pegawai honor Satpol PP yang terkena pemecatan. (MKI)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: Lugas & Cerdas M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal, Azhari LHOKSEUMAWE: Sopyan, Reza Gunawan. BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


SUMATERA UTARA

Kamis 19 Mei 2011

harian andalas | Hal.

13

Pupuk Bersubsidi 'Mencekik Leher', Petani Menjerit Stabat-andalas Para petani di Kabupaten L angkat kecewa, karena ternyata harga pupuk bersubsidi dijual dengan harga yang tinggi, jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan Bupati Langkat, H Ngogesa Sitepu. Kekecewaan itu antara lain terlihat di Kecamatan Babalan dan Kecamatan Selesai. Seperti dipantau andalas, kemarin, para petani di Kecamatan Selesai mengaku membeli pupuk bersubsidi jenis Urea dengan harga yang bervariasi. Ada yang mengaku membeli dengan harga Rp 90 ribu per zak, namun ada juga yang mengaku membeli dengan harga Rp 105 ribu per zak. “Ya, saya membeli dengan harga Rp 105 ribu per zak, jauh di atas HET. Namanya saja pupuk bersubsidi, tapi harganya mencekik leher,”ujar Mus (59), warga Kerpei dengan nada yang kecewa. Mengapa bisa begitu, padahal seperti ditegaskan dalam Peraturan Bupati Langkat Nomor 08 Tahun 2011, tentang Alokasi Kebutuhan dan Harga Eceran Tertinggi (HET) Pupuk Bersubsidi Untuk Sektor Pertanian Tahun Anggaran 2011 Kabupaten Langkat telah ditetapkan bahwa Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk pupuk bersubsidi jenis urea adalah Rp 1.600, per kg. Jadi, untuk harga per zak dengan kemasan 50 kg tidak lebih dari Rp 80 ribu ? Jadi, menjual dengan harga di atas HET jelas-jelas pengangkangan terhadap Peraturan Bupati Langkat. Karena itu, Surat Peraturan Bupati itu nyaris tidak ada gunanya dan hanya pantas jadi pajangan

belaka. Yang lebih menyedihkan, tidak jelas apakah bupati tahu atau tidak tentang hal tersebut. Yang jelas, pengangkangan seperti itu sudah lama terjadi. Bahkan, sepertinya sudah menjadi ‘darah daging’ atau kebiasaan.“Dari dulu ya begitu. Di manamana juga begitu. Hanya saja tidak ada yang berani ngomong,” ujar Mus. Lalu, siapa yang salah, kios-kios pengecer atau pihak distributor ? Pihak distributor sendiri melalui Juni dari CV Serasi Citra Selaras saat dikonfirmasi membantah semua tudingan tersebut. Katanya, tidak ada pembengkakan harga, karena semua jenis pupuk bersubsidi dijual sesuai dengan HET. “Ah, tidak ada itu bang, semua dijual sesuai dengan HET,”ujarnya enteng. Kalau begitu, mengapa semua kios pengecer ketika ditanya mengaku telah menjual di atas HET ?. Juni hanya mengelak. Padahal, kenaikan harga itu sendiri terjadi akibat adanya ‘kutipan liar’ dari pihak distributor terhadap kios pengecer. Buktinya, para pengecer mengaku ‘terpaksa’ menjual di atas HET karena adanya ‘tekanan’ dari pihak PUSRI dan distributor. Seperti dikatakan langsung Fah (30) dari UD Diana Tani, Kelurahan Pekan Selesai, para kios pengecer ‘diwajibkan’ untuk memberi upeti sebesar Rp. 3 ribu per zak untuk PUSRI dan Rp 2 ribu untuk distributor. Selain itu, pihak PUSRI juga ‘memaksa’ kios pengecer untuk membeli ‘barang titipan’ berupa pupuk cair, padahal pupuk itu tidak digemari petani, sehingga menjadi ‘barang mati’ bagi kios pengecer. (BD)

PTPN IV Air Batu Disinyalir Sarang Korupsi Kisaran–andalas PTPN IV Kebun Air Batu Asahan yang bergerak di bidang tanaman dan pengolahan minyak sawit, berdiri sejak zaman Belanda tahun 1938 telah memasuki usia ke-73 tahun dan telah ikut berpartisipasi membangun Indonesia hingga menjadi salah satu negara produsen minyak sawit di dunia. Namun, ironisnya di usia perusahaan BUMN yang semakin tua melebihi kemerdekaan bangsa ini telah dimanfaatkan segelintir oknum terkait di perusahaan perkebunan ini untuk kepentingan pribadi demi memperkaya diri. "Padahal jika perusahaan ini dikelola dengan baik tanpa adanya unsur korupsi di tubuh PTPN ini niscaya perusahaan ini terus berkembang dan sebagai penyumbang devisa negara dari sektor perkebunan," kata Ketua Lembaga Pemerhati Jhoni Hutajulu SH kepada andalas, saat diminta tanggapannya terkait maraknya dugaan korupsi di tubuh perusahaan milik negara ini, Rabu (18/5). Menurut Hutajulu, terkait maraknya pemberitaan di media massa tentang tanaman ulang yang terjadi di PTPN IV Afdeling II Blok D Kampung Limban Kecamatan Air Batu Asahan seluas 18 hektar diketahui, Tanaman Ulang (TU) sawit yang ditanam Oktober 2010 silam saat ini banyak mati, batang sawit kurus mengering, bonggol dari bibit sawit ditanam mirip dengan bibit kampung yang banyak dijual bebas di pasaran. Sementara terdapat beberapa tanaman ulang yang hidup jika dibandingkan dengan mati, jauh berbeda yakni daunnya menghijau walau dalam keadaan musim kemarau serta bonggol dari bibit tersebut tampak kelihatan besar sesuai terlihat di Main Nursery pembibitan kebun dimaksud. Lebih jauh Hutajulu menilai, kejadian tanaman ulang di Afdeling II tersebut merupakan unsur dugaan korupsi melibatkan banyak pihak seperti Manajer, Askep dan Asisten Tanaman di Afdeling dimaksud. "Dugaan korupsi juga tidak tertutup kemungkinan terjadi di perawatan tanaman ulang seperti tanaman muda maupun tanaman tua di PTPN IV Kebun Air Batu,"ujarnya. Sementara pantauan andalas di PTPN IV Kebun Air Batu di Afdeling II Kampung Limban, selain masalah tanaman ulang terlihat terdapat beberapa hektar tanaman tua banyak dililit maupun ditumbuhi anak

DEMO-Puluhan warga penggarap mendemo Camat Labuhan Deli Dedi Maswardy, terkait pembangunan pagar tembok di lahan 74 hektar di Jalan Pasar IV Desa Helvetia, Rabu (18/5).

Warga Desak Camat Labuhan Deli Lengser Deli Serdang-andalas Sedikitnya 50 orang warga penggarap menyerbu kantor Camat Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang di Jalan Veteran, Helvetia, Rabu (18/5) pagi. Kehadiran warga yang sempat memacetkan jalan itu meminta Camat Labuhan Deli, Dedi Maswardy lengser dari jabatannya, karena dinilai tidak mampu menghentikan pemagaran tanah tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di lahan 74 hektar yang terletak di Jalan Pasar IV Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli yang dikuasai Titin Kurniawati Cs. Pernyataan sikap yang sempat diminta seorang staf Satpol PP Kecamatan Labuhan Deli, Ramses Lubis agar pers yang meliput tidak memuat, karena tidak benar isinya, disebutkan Camat Labuhan Deli tidak menjalankan Perda Kabupaten Deli Serdang No 14 tahun 2006 tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Selain itu, Camat juga menyatakan pemagaran tanpa

izin itu karena di belakangnya ada ‘orang kuat’ merupakan alasan yang mengada-ada yang dilontarkan seorang aparatur pemerintahan. Ironisnya, pada 19 April 2011 yaitu hari pertama pemagaran, Camat turut hadir di lapangan menyaksikan pemagaran tanpa melakukan tindakan apapun dan berkilah menghargai keputusan PN Lubuk Pakam yang memenangkan Titin Kurniawati Cs.

Padahal dalam perda sebagai salah satu syarat mendirikan bangunan harus ada sertifikat tanah. Apalagi keputusan pidana dari MA No 165 K/Pid/ 2010 tanggal 25 Maret 2010 menyebutkan alas hak Titin Kurniawati Cs adalah palsu. Dalam dialog bersama warga, Camat Labuhan Deli, Dedi Maswardy didampingi Kades Helvetia Saiful Zakaria dan staf Satpol PP Kecamatan Labuhan Deli, Ramses Lubis mengaku sudah dua kali melayangkan surat penghentian pembangunan pagar. Dia juga telah memberitahukan Dinas Cipta Karya dan Pertambangan Deli Serdang serta Satpol PP. “Untuk membongkarnya bukan wewenang kita, ada tim yang akan memutuskannya. Jadi ada prosedur yang harus diikuti, kita tunggu saja dan akan dikoordinasikan. Dan yang menerbitkan izin bukan saya tapi bupati,” elaknya. Dia juga terlihat sedikit emosi ketika warga yang

diwakili Saipal memintanya proaktif, sebab jika pembangunan pagar tersebut menyalahi prosedur di antaranya tidak ada alas hak, yakni sertifikat tanah dan masih bersengketa meski telah dieksekusi. “Tanah itu statusnya milik negara. Jadi, jika telah dipagar maka telah terjadi tindak pidana korupsi. Selain itu, proses hukumnya juga tidak ada dilakukan sidang lapangan. Dari segi perdata belum berkekuatan hukum tetap karena proses pidananya,” tukas Saipal. Menanggapi hal itu, dalam kondisi wajah Dedi memerah, Dedi mengatakan dirinya jangan didesak untuk melakukan pembongkaran karena menurutnya hal tersebut menyalahi prosedur. “Saya tidak takut, tapi masalah itu bukan wewenang saya. Jika saya bongkar maka timbul masalah baru. Kita akan meminta Pemkab DS untuk membongkarnya,” ucapnya. (RIL)

Pemkab Asahan Dihadiahi Jagung dan Pisang andalas/fas

PTPN IV Kebun Air Batu Asahan kegiatan Tanaman Ulang maupun perawatan tanaman tua disinyalir bernuansa korupsi. kayu seperti evivit maupun sejenisnya, sehingga tanaman tua yang masih produktif ini dengan secara sengaja dibiarkan tumbuh di pohon sawit. Padahal, menurut informasi karyawan setempat dana untuk perawatan sawit seusia tersebut mendapatkan rotasi per triwulan sekali. Perawatan tersebut mencakup pemupukan, rawat gawangan, dongkel anak kayu dan sejenisnya serta perawatan lainnya. Jika perawatan benar dijalankan sesuai diprogramkan manajemen kebun dimaksud sudah barang tentu yang dipaparkan tadi tidak terlihat menyelimuti tanaman sawit milik negara ini.(FAS)

Kisaran-andalas Ratusan Petani dari berbagai desa di Asahan, tergabung dalam Serikat Petani Indonesia (SPI) melakukan unjuk rasa di Gedung DPRD Asahan Jalan A Yani Kisaran, Rabu (18/5). Dalam orasinya yang berdurasi 2 jam tersebut meminta kepada wakil rakyat yang duduk di DPRD Asahan, agar mau mendengarkan keluhan para petani yang notabene menggantungkan kehidupannya sehari-hari dari bercocok tanam. Usai melakukan demo di gedung dewan, ratusan petani yang berjumlah lebih kurang 300 orang sempat berorasi di Polres Asahan. Selanjutnya menuju Kodim 0208

Asahan dan terakhir menuju halaman kantor Bupati Asahan. Dalam orasinya M Manurung, meminta Pemkab Asahan untuk mendengarkan keluhan para petani yang datang dari Sei Kopas, Sei Kepayang, Desa Bangun, Rawa Sari dan Desa Padang Mahondang Asahan. Setelah satu jam berorasi di depan halaman Kantor Bupati Asahan, para pendemo yang tergabung pada Koptan SPI diterima Sekdakab Asahan M Sofyan didampingi Asisten Pemerintahan Zulkarnaen, Kesbang Linmas Buwono dan Kasatpol PP Sorimuda Siregar. Para wakil SPI saat diterima Pemkab Asahan diwakili Marpaung, R Boru Hombing, M Manurung dan Aman

Simanjuntak menyatakan pendapat, yang intinya mereka meminta kepada Pemkab Asahan untuk turut andil dalam penyelesaian sengketa para petani dengan PT Jaya Baru Pertama, PT Bakrie Sumatra Plantation, PTPN IV, PT CSIL dan Koperasi Mandoge Bina Tani (MBT). Para wakil SPI ini yang diterima Pemkab tersebut meminta Kepada Pemkab untuk bertindak tegas, jujur, tanpa berpihak kepada pihak manapun, saling menghormati serta berpihak kepada kebenaran sehingga perjuangan panjang yang telah berulang kali dilakukan dapat diselesaikan dengan bijak oleh Pemkab Asahan, sembari para petani tergabung di SPI ini

tidak bertindak anarkis dikarenakan suara masyarakat bawah dapat didengarkan. Usai mendengarkan keluhan wakil petani tersebut, Sekdakab Asahan M Sofyan mengatakan, selaku wakil Pemkab Asahan sangat bersyukur dapat bertemu dan mendegarkan keluhan para petani ini. masukan masukan yang kami dengar hari ini akan segera dikoordinasikan kepada pimpinan Muspida dan jika laporan tersebut memiliki kebenaran pihaknya akan menindaklanjuti, sembari menambahkan kepada para petani yang datang dari kelima desa tersebut bahwa pemkab Asahan juga memiliki keterbatasan dalam penyelesaian tersebut. (FAS)

Temu Pisah di SMPN II Stabat Berlangsung Meriah TEMU pisah 187 pelajar dari SMP Negeri II Stabat dan acara perpisahan 11 siswa/i dari SMP terbuka Negeri II stabat, yang dilaksanakan secara bersamaan, di SMP Negeri 2 Stabat, dari kelas IX,1, IX,2, IX,3, IX,4, IX, 5 dan kelas IX.1 dari SMP terbuka, berlangsung lancar dan meriah. Selain acara perpisahan, pelajar Kelas IX SMP tersebut, juga melaksanakan acara temu pisah antara kepala sekolah yang lama (Plt) Drs Legiman MPd, yang kini kembali menjabat sebagai Kabid Dikdas di P&P Langkat, digantikan kepala sekolah baru Gembira SPd, dari SMP

Negeri 3 Kwala. "Selain perpisahan kepala sekolah, acara juga diwarnai dengan perpisahan wakil kepala sekolah yang lama Adi Suarso SPd, yang baru-baru ini dilantik menjadi Kepala SMP Negeri satu atap Sawit Seberang digantikan Wakasek yang baru Muhamad Salim, dari SMP Negeri II Stabat. Acara perpisahan dan temu pisah tersebut, diselenggarakan Ketua OSIS SMP Negeri II Stabat Irpan Santoso. Acara pisah sambut tersebut juga diwarnai dengan pemberian bingkisan kenang-kenangan dari pelajar Kelas IX, yang akan meninggalkan SMPN II

Stabat, kepada kepala sekolah baru Gembira SPd beserta wakil kepala sekolah lama Adi Suarso SPd. Acara ini dihadiri puluhan mahasiswa/ i dari PPLT Unimed Medan dan mahasiswa/ i dari PPLi Universitas Tunas Pelita Binjai, serta ratusan siswa/ siswi dari mulai Kelas VII, VIII dan IX, beserta para undangan dari keluarga besar SMP Negeri II Stabat. Hadir dalam acara tersebut Kepala Desa Arah Condong M Aminulah, beserta warga masyarakat setempat. Suasana perpisahan terlihat lebih meriah, karena acara juga disemarakkan dengan aneka hiburan, seperti tarian

teradisional, pembacaan puisi, lagu-lagu daerah dan lain-lain sebagainya, yang dipersembahkan secara langsung para pelajar Kelas VII dan VIII di SMP Negeri II Stabat. Di sela-sela acara perpisahan dan temu pisah tersebut, Gembira SPd berharap, para siswa/siswi kelas IX.1 hingga IX.5. dan siswa/i SMP terbuka, semuanya lulus 100%. Ia minta kepada para pelajar yang akan meninggalkan SMP Negeri II Stabat, dan melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Kepala sekolah yang baru Gembira SPd, menyarankan kepada para guru yang hadir pada acara temu pisah dapat

Kepala sekolah yang baru Gembira SPd, menerima bingkisan dari pelajar SMPN II Stabat. menjadikan wartawan sebagai mitra kerja. "Jangan jadikan wartawan sebagai musuh.

Sebab wartawan merupakan salah satu sumber informasi yang dapat membantu kemajuan

pembangunan sekolah, maupun peningkatan kualitas pendidikan di sekolah kita ini,"katanya. (S)


ACEH MEMBANGUN

Kamis 19 Mei 2011

harian andalas | Hal.

MCK Puskesmas Seuriget tak Berfungsi

MTQN Ke-30

Kecamatan Peusangan Juara Cabang Fahmil

Langsa–andalas Fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) Puskesmas Seuriget, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, saat ini sebagian besar tidak berfungsi dengan baik. Akibatnya, kebutuhan bersih-bersih pasien maupun petugas di pusat pelayanan kesehatan setempat terganggu. Seorang warga, Idris, kemarin mengatakan, selama ini warga maupun para petugas kesehatan merasa kesulitan untuk melakukan kegiatan bersih-bersih karena kondisi rusaknya sebagian besar MCK Puskesmas Seuriget, Langsa Barat. Padahal, Puskesmas tersebut termasuk Pukesmas berkapasitas daya tampung besar. Bahkan setiap hari cukup ramai warga yang berobat. “Namun akibat MCK ini tak berfungsi dengan baik, membuat para pasien sangat susah jika ke kamar kecil,” kata Idris. (SN)

Masyarakat Tidak Dibebani Dana Tes Narkoba Banda Aceh-andalas Masyarakat diminta tidak dibebani dengan dana tes narkoba sebagai salah satu syarat yang harus dipenuhi saat anaknya mendaftar ke salah satu sekolah, seperti di Kota Banda Aceh. ”Kami mendukung tes narkoba, tapi jangan sampai membebani orang tua siswa melalui pengutipan dana yang relatif tinggi bagi warga kurang mampu,” kata Wakil Ketua Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Aceh Anas M Adam di Banda Aceh, Rabu. Hal itu disampaikan menanggapi adanya pengutipan dana berkisar Rp110.000 untuk tes narkoba bagi calon siswa yang hendak masuk ke salah satu SMA di Banda Aceh. Tes narkoba itu dilakukan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Banda Aceh. Direktur RSJ Banda Aceh, Saifuddin AR mengatakan pengutipan biaya untuk tes narkoba bagi calon siswa yang akan masuk ke salah satu SMA di Banda Aceh dikutip berdasarkan salah satu Qanun (Perda). Anas M Adam menjelaskan, masalahnya bukan syarat perlunya tes narkoba bagi setiap calon siswa untuk masuk ke SMA, tapi adalah biaya yang harus dikeluarkan para orang tua. ”Dengan kondisi ekonomi masyarakat kita saat ini, uang sebesar itu akan menjadi masalah, apalagi jika saat bersamaan juga ada beberapa anak dari satu keluarga yang memerlukan uang tidak sedikit untuk masuk sekolah pada tahun ajaran baru,” katanya. Bagi orang kaya mungkin tidak masalah, tapi harus dilihat kemampuan ekonomi rata-rata masyarakat Aceh yang tidak semuanya baik. “Masalah itu juga saya peroleh dari sejumlah orang tua yang mengeluhkan dana tes narkoba,” kata dia menjelaskan. Selain itu, Anas M Adam menilai masalah tes narkoba itu merupakan program dadakan, dan hanya beberapa sekolah di Banda Aceh yang sudah menerapkannya. ”Kalau saja tes narkoba itu menjadi syarat, maka sebaiknya dibebankan jika memang siswa dinyatakan lulus di sekolah bersangkutan, bukan syarat saat mendaftar,” kata dia. Sementara itu, Uning, orang tua dari salah seorang siswa yang akan masuk ke salah satu SMA di Banda Aceh, menyebutkan karena adanya pengutipan biaya tes narkoba, maka terpaksa mengalihkan anaknya ke sekolah lain. (ANT)

Jalan Nasional Ditanami Pohon Lhokseumawe-andalas Untuk menjaga keselamatan para pengendara di jalan Banda Aceh-Medan, warga Cunda, Lhokseumawe, Senin (16/5) menanam pohon dan bunga di jalan itu yang berlubang di kawasan itu. Selain untuk memberi peringatan kepada warga bahwa ada lubang di kawasan itu, terkadang aksi tersebut mengganggu pengguna jalan. Bustami, warga Cunda menyebutkan, jalan dua jalur lintas provinsi di Cunda baru sekitar setahun lalu dibangun. Namun, sebutnya, kini sudah rusak lagi dan di tengah jala telah lubang besar. Menurutnya, akibat lubang itu sempat terjadi kecelakaan lalu lintas, sehingga masyarakat di sana berinisiatif untuk menanam pohon. “Jadi kita minta jalan itu segara ditimbun,” harapnya. Ketua DPRK Lhokseumawe, Saifuddin Yunus yang sempat menyaksikan penanaman pohon itu mengaku malu dengan kondisi Kota Lhokseumawe seperti itu. “Masak di Jalan negara ada bunga. Sungguh tak layak,” jelasnya. Karena itu, ia meminta dinas terkait segra memperbaiki jalan yang berlubang itu. “Jangan sampai akibat lubang di jalan, masyarakat jadi korban,” jelas Saifuddin. (SN)

14

andalas/usman cut raja

SEGERA DIBANGUN-S DIBANGUN-Salah satu ruas jalan yang menghubungkan Aceh Utara Bener Merian, kondisinya sangat memprihatinkan. Warga minta pemerintah, segera membangun badan jalan tersebut.

Warga Desak Pemerintah

Bangun Jalan Nisam AntaraBener Meriah Aceh Utara-andalas Jalan yang menghubungkan Aceh Utara dengan Kabupaten Bener Meriah, kini dalam kondisi hancur. Kehancuran badan jalan sepanjang 40 Km di kawasan Alue Dua, Kecamatan Nisam Antara, Aceh Utara sudah berlangsung lama tanpa ada kepedulian dari Pemerintah Aceh dan Pemerintah Kabupaten Aceh Utara.

“Kami masyarakat Nisam Antar sangat mengharapkan pemerintah untuk membangun jalan penghubung Nisam Antara dengan Bener Meriah. Dengan kondisi jalan yang sudah sangat sulit dilalui kendaraan, baik mobil maupun sepeda motor telah menyebabkan hasil pertanian sulit dibawa ke pasar,” ujar Abdullah (55) warga Nisam Antara, kepada andalas, akhir pekan lalu. Kondisi jalan penghubung Aceh Utara dengan Bener Meriah yang sudah demikian hancur, Bupati Aceh Utara, Ilyas A Hamid, yang dikonfirmasi andalas, mengaku jalan itu tanggung jawab Pemerintah Aceh, bukan tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Jalan itu, jalan provinsi,”

ujar Bupati. Bupati menjelaskan, jalan tersebut merupakan jalan penghubung antar kabupaten dan sangat didambakan masyarakat pedalaman Aceh Utara dan Bener Meriah. Menurut Bupati, jika jalan itu sudah dibangun setidaknya dengan pengerasan dulu akan lebih memudahkan masyarakat membawa hasil pertanian ke Lhokseumawe dan bisa langsung di ekspor melalui Pelabuhan Krueng Geukueh. “Kita harapkan jalan ini cepat dibangun, sehingga akan bermanfaat bagi masyarakat petani, baik berbelanja maupun membawa hasil pertanian yang berasal dari Kabupaten Bener Meriah,” harapnya. (UCR)

Dokter Diminta Rutin Kunjungi Warga Banda Aceh-andalas Masyarakat pulau Aceh Kabupaten Aceh Besar mengharapkan mendapatkan pelayanan kesehatan secara rutin dari Pemerintah Aceh, seperti yang dilakukan oleh 30 Dokter sepesialis dari Rumah Sakit Zainal Abidin Banda Aceh baru–baru ini di pulau Aceh sebagai wujud kepedulian mereka lewat program Bakti Sosial (Baksos) dengan memberikan pengobatan gratis bagi warga pulau Aceh. Hal itu disampaikan Tokoh Masyarakat Pulau Aceh, Sofyan Abdullah kepada andalas, Rabu (18/5) di RSUZA Banda Aceh usai meyerahkan surat ucapan terima kasih kepada sekitar 30 dokter spesialis yang melakukan Baksos di pulau Aceh 15 Mei 2011 lalu. Dikatakannya, peristiwa baksos yang di-

Camat Kuala :

lakukan sekitar 30 dokter spesialis di Pulau Aceh belum pernah terjadi sejak dahulu. Baksos yang didukung PLN Aceh di Pulau Aceh dan Yayasan Sambino tersebut, menurut Sofyan, belum pernah melihat dokter ahli menginjakkan kakinya di pulau Aceh yang ada menurutnya adalah dokter umum yang sering datang ke pulau Aceh, namun tidak rutin. Sehingga, dirinya yang ditunjuk sebagai tokoh masyarakat pulau Aceh meminta peristiwa kunjungan para dokter ahli sering mengunjungi pulau Aceh. Pasca tsunami, penduduk Pulau Aceh hanya tinggal sekitar 4000 jiwa dari sebelumnya sekitar 8000 jiwa yang terdiri dari anak–anak serta orang tua yang rentan dengan penyakit. “Kita berharap

pemerintah sering mengirim dokter ke pulau Aceh seperti yang dilakukan bakti sosial para dokter dan PLN,” katanya. Menurut koordinator Dr Andalas, kegiatan baksos di pulau Aceh merupakan kegiatan baksos Peduli Pulau Aceh yang diprakarsai sejumlah dokter spesialis serta dokter umum yang ada di RSUZA, dan itu untuk mendapatkan pelayan kesehatan secara optimal kepada warga pulau Aceh, jelas Andalas. Kegiatan pelayanan kesehatan gratis meliputi pelayanan poliklinik spesialis kandungan, bedah, penyakit dalam, ahli anak, penyakit kulit, mata, THT, saraf, paru dan kesehatan gigi. Sedangkan sehari sebelumnya dilakukan baksos operasi katarak, operasi bibir sumbing, pemeriksaan USG bagi ibu hamil dan sunat massal. (AZH)

Juara Bukan Prioritas Utama

Bireuen-andalas Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) Ke-30 yang dilaksanakan 1425 Mei 2011 di Bireuen, bukanlah perlombaan untuk meraih hadiah atau menjadi juara semata. Tetapi yang terpenting menjadi pendorong dan motivasi bagi masyarakat, untuk lebih memahami dan menghayati isi yang terkandung dalam Alquran. Demikian dikatakan Camat Kuala M Jamil SPd menjawab andalas, kemarin menyangkut target kejuaraan dari kafilah kecamatan Kuala yang sepertinya belum ada bibit yang bisa diandalkan untuk mengikuti MTQN Provinsi Aceh di Aceh Tamiang.

Menurut M Jamil, para kafilah dari Kecamatan Kuala semuanya sudah dibaiat, bahwa MTQN bukan semata mencari juara maupun mengharapkan hadiah. Namun, dengan MTQN yang dilaksanakan dan diikutkan itu mampu meningkatkan nilai-nilai keislaman sekaligus diaplikasikan dalam kehidupannya sehari-hari. Pihaknya, sebut M Jamil mengikutsertakan kafilahnya dalam pelaksanaan MTQN sudah rutinitas walaupun belum semua cabang meraih juara, tetapi alhamdulillah nantinya diharapkan juga agar ada beberapa cabang yang mampu bersiang dengan kafilahkafilah yang lain. Namun, yang ter-

penting pihaknya menyarankan untuk mengambil peserta dari daerah lain. Menurut Jamil, ada tidaknya juara dari kafilahnya bukan target pihaknya, namun bila mampu meraih kemenangan itu memang bersyukur dan memberikan apresiasi lebih dari peserta yang lain yang tidak meraih juara. Memang sebut M Jamil, siapa yang tidak merasa terharu dan bangga bila mereka mampu meraih juara pertama, sebab bagi peraih juara pertama di TC kan untuk duta Kabupaten Bireuen pada perlombaan MTQN Tingkat Provinsi di Aceh Tamieng 3-10 Juli 2011 mendatang. (HERA)

Bireuen-andalas Kecamatan Peusangan meraih juara pada cabang Fahmil Quran MTQN ke-30 Kabupaten Bireuen yang dilaksanakan di panggung utama Masjid Agung Bireuen. Kecamatan Peusangan dalam persaingan ketat di Cabang Fahmil Quran itu, mampu menyisihkan lawan-lawannya pada babak final kemarin. Baik putra maupun putri, sehingga Kecamatan Peusangan mampu mendominasi juara Cabang Fahmil Quran. Para juara Cabang Fahmil Quran juara 1,2,3 dan 4 masing-masing diraih Kecamatan Kecamatan Peusangan, Kota Juang, Peusangan Siblah Krueng, dan Kecamatan Jeumpa. Sementara di kelompok putri, juara 1,2,3 dan 4 masing-masing diraih Kecamatan Peusangan, Kutablang, Plimbang, dan Kecamatan Juli. Sementara itu, beberapa cabang lainnya diperlombakan dalam MTQN, ternyata cabang tilawah golongan dewasa dan anak-anak putra dan putri serta tilawah dan tartil golongan cacat netra telah memasuki babak final. “Saya terharu masyarakat sangat antusias menghadiri acara perlombaan berbagai cabang baik di Panggung Utama,maupun di pentas-pentas yang lain,” ungkap Sekretaris panitia Said Abdurrahman. Menurut Said Abdurrahman, di kompleks Masjid Agung dan lokasi perlombaan cabang syarhil Quran di Meunasah Kulah Batee mendapat perhatian masyarakat dan mereka mengikuti acara demi acara dengan tertib. Abdurrahman berharap pelaksanaan MTQN Ke-30 Tingkat Kabupaten Bireuen yang pelaksanaannya 14-21 Mei 2011 berjalan lancar, aman dan sukses. (HERA)

Pemkot Banda Aceh

Berupaya Atasi Pengangguran Banda Aceh-andalas Pemerintah Kota Banda Aceh terus berupaya mengatasi pengangguran dengan jalan meningkatkan keterampilan usaha bagi lulusan SMA yang tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. ”Tahun ini ada puluhan lulusan SMA yang dilatih menjadi teknisi. Setelah pelatihan, mereka juga diberikan peralatan kerja agar mampu membuka usaha sendiri,” kata Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kota Banda Aceh Drs Purnama Karya MM di Banda Aceh, Rabu Menurut dia, jumlah pengangguran sekitar delapan persen dari 230 ribu jiwa penduduk Kota Banda Aceh. Persentase pengangguran itu tidak sebanding dengan peluang kerja yang ada. Pemerintah Kota Banda Aceh, kata dia, menyadari bahwa peluang kerja di ibu kota Provinsi Aceh tersebut terbatas. Sebab, Banda Aceh bukan pusat industri, tetapi kota pendidikan. ”Dengan adanya kemampuan teknisi tersebut, diharapkan mereka menjadi penyedia jasa perbaikan alat elektronik dan dapat membantu menciptakan lapangan pekerjaan,” sebut dia. Ia mengatakan, para lulusan SMA tersebut dibekali keterampilan reparasi alat elektronik, seperti mesin pendingin, perakitan komputer, maupun keahlian terkait lainnya. ”Dari evaluasi yang kami lakukan, ada beberapa orang yang pernah menerima pelatihan teknisi ini sudah berhasil. Bahkan, mereka mempekerjakan orang lain,” sebutnya. (ANT)

Gaji Kecil, Petugas Kebersihan Aceh Utara Menjerit Puluhan petugas kebersihan di Aceh Utara menjerit, karena gaji kecil. Sudah kecil, dipotong lagi. Begitu juga terhadap tunjangan lainnya juga dihapus. Bahkan, fasilitas kerja, seperti baju, sepatu dan sarung tangan sudah dua tahun tidak pernah diberikan. Bekerja di hari libur juga tanpa hitungan lembur.

“Kami petugas sampah berstatus pegawai honorer di bawah Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Aceh Utara bekerja tidak mengenal hari libur,” keluh sejumlah petugas sampah kepada andalas saat sedang menaikkan sampah ke dalam truk di pasar Krueng Geukueh, Kecamatan Dewantara, Rabu (18/5). Dijelaskan, mareka bekerja setiap hari dalam kondisi sangat melelahkan, mengangkut sampah untuk dibawa ketempat pembuangan sampah. Dengan pekerjaannya ini yang disebutkan tidak mengenal lagi bau

busuk mendapat gaji cuma Rp 1.350 ribu per bulan. Sebelumnya, Rp 1.500 ribu. Dengan pendapatan sebesar itu, lanjutnya, terpaksa dan pandai-pandai mengirit pengeluaran agar tetap bisa makan setiap harinya. “Gaji kami bukannya naik, bahkan tanpa alasan jelas telah dipotong Rp 150 ribu yang sebelumnya kami terima Rp 1,5 juta perbulan. Begitu juga terhadap tunjangan dan bantuan daging megang tidak dapat lagi,” ungkapnya. Dengan wajah yang lusuh, mareka menumpahkan keluhan sebagai pegawai honorer bagian

sampah. “Mungkin inilah nasib kami, para pekerja honorer, kerja berat gaji kecil,” keluh mereka. Meski begitu, tambahnya, mereka tetap bekerja. “Lihat sendiri pekerjaan kami. Mengeluh, harus berkeluh kesah kepada siapa,” tanyanya lagi. Seharusnya pemerintah lebih memperhatikan nasib pekerja rendahan ketimbang pejabat yang mendapat berbagai fasilitas lebih. “Naikkan gaji kami dulu dan pekerja honorer lainnya, gaji pejabat tak usah naik karena gaji mareka sudah besar,” cetusnya. (UCR/BT)

andalas/usman cut raja

MENJERITMENJERIT-Meski menjerit dengan gaji pas-pasan, sejumlah petugas kebersihan tetap menjalankan aktivitasnya sehari-hari.


Kamis

SAMBUNGAN

19 Mei 2011

harian andalas | Hal.

15

Ada Apa dengan PSMS? .........(Dari Halaman 1)

Polisi Gerebek ’Pabrik’ Ekstasi di Perumahan Grandland .........(Dari Halaman 1) tengah menunggu calon pembeli pil ekstasi miliknya di KFC Jalan Kapten Sumarsono. Mendapat informasi berharga itu, sejumlah personel Reserse Narkoba Polresta Medan langsung malakukan penyelidikan di sekitar lokasi tempat tersangka menunggu calon pembelinya. Setelah melakukan serangkaian penyelidikan, petugas melihat tersangka sedang duduk di salah satu meja yang berada di pojok dengan memegang bungkusan plastik. Yakin bungkusan plastik itu berisi pil ekstasi, petugas langsung menyergap tersangka. Polisi lalu melakukan pemeriksaan dan dari hasil pemeriksaan ternyata benar, bungkusan plastik itu berisi 1500 pil ekstasi seharga Rp 120 juta. Selanjutnya polisi melakukan pengembangan dan menggeledah kamar kontrakan tersangka. Di kamar rumah kontrakan tersangka, polisi kembali menemukan 3500 pil ekstasi, 24 butir pil valisambe, satu buah bong, 1000 butir pil evidrin, satu buah timbangan digital, satu set alat cetak, dua set alat pres, dan dua buah piring berisikan tepung narkotika. Guna dilakukan pemeriksaan, bersama barang bukti tersangka Ationg langsung digelandang ke Mapolresta Medan. Di Mapolresta Medan tersangka mengaku sudah enam bulan menjalankan bis-

nis ilegal itu. “Peran saya hanya sebagai peracik, yang mengedarkannya ada temannya saya,” aku tersangka. Ditanya dari mana bahan baku didapat, tersangka mengaku memeroleh bahan baku pembuat pil ekstasi dari Medan. “Biasa pil ekstasi buatan saya dijual dengan harga bervariasi mulai dari Rp60 ribu per butirnya hingga Rp80 ribu,” tambah tersangka. Sementara itu pihak kepolisian belum dapat memastikan di mana biasa sindikat ini mengedarkan pil ekstasi ini. “Kami belum bisa memastikan peredaran ekstasi ini di mana saja. Karena informasi kami terputus karena kurirnya belum tertangkap. Nanti kalau kurirnya ditangkap, baru diketahui di mana saja pil ekstasi itu diedarkan,” kata Tagam. Tagam juga menjelaskan bahwa dengan dua unit mesin cetak itu, dalam sehari sindikat itu dapat mencetak sebanyak 200 butir pil ekstasi. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pengembangan. Kasat Narkoba Polresta Medan Kompol Amri Siahaan menambahkan, saat ini pihaknya masih memburu Binhok alias Akiang yang bertugas sebagai marketing penjualan pil haram itu. Perbuatan tersangka, tambah Amri, terbukti melanggar Pasal 113 ayat 2 yo Pasal 114 ayat 2 yo Pasal 112 ayat 2, UU RI No 35 tahun 2009 dengan ancaman kurungan 15 tahun penjara. (HER/THA)

Warga Medan Berduka Kegagalan tim berjuluk Ayam Kinantan untuk menembus semifinal di Solo pada 22 Mei mendatang, tidak diterima masyarakat sepakbola Medan. Cacian dan makian khususnya tertuju kepada pelatih Suharto, libero Vagner Luis dan kiper Andi Setiawan, bak gayung bersambut di akun sosial facebook, PSMS Medan dan PSMS Medan Fans Club. Facebooker pecinta PSMS menilai kesalahan pelatih Suharto dalam meramu timnya, dituding penyebab gagalnya PSMS mempertahankan kemenangan 3-0. Malah diantaranya juga mendesak manajemen untuk memeriksa Vagner Luis apakah permain asal Brasil tersebut dipengaruhi faktor non teknis. Pasalnya, dua gol Persiba Bantul lahir dari kurang disiplinnya Vagner menjaga pergerakan Fortune Udo. Bukan hanya Vagner saja, seluruh pemain PSMS Medan pun patut dipertanyakan. Ini terlihat, di babak pertama anakanak Medan dengan leluasa melakukan serangan ke pertahanan Persiba Bantul, yang menghasilkan 3 gol tanpa balas. Tapi memasuki babak kedua, tim asuhan Suharto itu tak memperlihatkan permai-

nan ngotot layaknya di babak pertama. Tercatat hanya tiga kali PSMS menghasilkan peluang. Selebihnya PSMS terkesan membiarkan Persiba Bantul melakukan serangan sesering mungkin ke pertahanan PSMS Medan, sehingga dengan mudah membalas 3 gol untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Kejelian sang arsitek PSMS Medan Suharto dalam menginstruksikan anak asuhannya itu pun kurang jelas untuk memerintahkan pola permainan di babak kedua. Ada Apa di balik kegagalan ini? Redaktur olahraga Tribun,

T Agus Khaidir menilai, "kehijauan" Suharto dalam meracik strategi di babak kedua, menyebab Persiba Bantul leluasa ‘menjajah’ PSMS. Menurut Agus, seharusnya, ketika Rinaldo ditarik keluar, Soeharto tidak memasukkan Tri Yudha Handoko karena Tri berkarakter menyerang. Sedangkan waktu itu PSMS masih unggul 3-1. “Lebih baik dia (Suhartored) memasukkan Alfian Habibi dan 4-4-2 diganti menjadi 4-5-1 untuk memunculkan chaos di lini tengah. Paling tidak, gelandanggelandang Bantul tidak memiliki ruang yang leluasa untuk mele-

paskan umpan langsung ke kotak penalti PSMS,” tulis dalam sebuah diskusi di akun facebooknya. Atas kegagalan itu, suporter PSMS Medan yang bernaung di Smeck Holligan, menuntut pertanggungjawaban pengurus. “ Penampilan PSMS perlu dipertanyakan, apakah kegagalan ini ada indikasi kesengajaan baik itu pemain, official bahkan manajemen PSMS Medan. Kami meminta pertanggung jawaban seluruh perangkat PSMS atas kegagalan ini,” tegas Ketua SMeCK Hooligan, Nata Simangungsong

kepada andalas, Rabu (18/ 5) melalui sambungan telepon. Menurut Nata, pemain Ayam Kinantan terkesan tidak serius khususnya di babak kedua. Nata juga menyoroti pelatih Suharto yang kurang jeli menerapkan strategi di babak kedua dimana ketika itu PSMS sudah unggul 3-0. “Sesampainya PSMS di Medan kami minta dipertemukan. Kami ingin tahu langsung penyebab kegagalan ini. Apa karena kekurang jelian pelatih, atau faktor lain. Kami akan meminta pertangungjawabannya,” beber Nata. Kekecewaan juga dilontarkan Presiden Kampak FC, Agung Arif Wibowo Angkat, SE yang memantau perkembangan PSMS Medan walaupun sedang mengikuti pendidikan di Surabaya. Agung menyebutkan, pihaknya meminta Pengurus PSMS Medan yang diketuai Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap segera mengusut tuntas kegagalan menuju Liga Super Indonesia. “Kami meminta seluruh manajemen PSMS Medan dan seluruh pemain harus dievaluasi seketat mungkin, dan melakukan pengusutan tuntas atas kegagalan itu. Kegagalan PSMS Medan menuju Liga Super Indonesia berarti telah mencoreng nama persepakbolaan di Kota Medan,” ungkapnya.(YON)

Ratusan Massa ’Gugat’ Pencalonan Eddy Syofian .........(Dari Halaman 1) marahan masyarakat yang lebih besar, sebab bisa saja ini konspirasi Eddy Syofian dengan KPUD," ujar Hendrik Pulungan, Ketua Gerindra Kota Tebing Tinggi dalam orasinya. Secara bergantian melalui juru bicaranya, Hendrik Pulungan, Abdul Rahim Lubis, dan Azri Marpaung, mereka mengkritik KPUD Kota Tebing Tinggi yang dianggap tak patuh pada amar keputusan Mahkamah Konstitusi terkait PSU Pilkada.

“Belum lagi pemungutan suara ulang dilaksanakan, tapi pihak KPUD sudah memancing kekecewaan masyarakat. Sepertinya kegagalan Pilkada yang lalu tidak memberi efek jera bagi KPUD Kota Tebing Tinggi,” kata Azri Marpaung. Menurut mereka kegagalan Pilkada Tebing Tinggi tahun 2010 murni kesalahan oknum KPUD karena meloloskan dan menetapkan calon yang masih tersangkut masalah hukum. Akibatnya, MK membatalkan hasil pilkada dan memerintahkan KPUD melaksa-

nakan pemungutan suara ulang yang tentunya sangat banyak menghabiskan anggaran. Padahal seharusnya anggaran tersebut dapat dimanfaatkan untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sayangnya, di kantor KPUD, tak satupun anggota komisioner berada di tempat. Para pengunjuk rasa hanya diterima Kasubag TU KPUD Dinton Ginting. Usai menyampaikan aspirasinya di kantor KPUD, ratusan massa kembali berkonvoi menuju gedung DPRD

di Jalan Sutomo. Di sana, lima orang perwakilan pengunjuk rasa diterima anggota DPRD Wakidi, Sekretaris DPRD Ismail Budiman SH didampingi Kapolres Tebing Tinggi AKBP Drs Robet Harianto Watratan, dan sejumlah staf sekretariat DPRD. Wakidi yang menerima aspirasi tersebut mengatakan, aksi damai yang dilakukan merupakan bentuk kecintaan dan kepedulian masyarakat terhadap Pilkada di kota itu. “Kita sudah berulangkali memanggil KPUD dan mengingatkan, agar pilkada ber-

jalan murni sesuai koridor hukum. Jangan menimbulkan gugatan yang berdampak besar. Bila gugatan itu terbukti dan dimenangkan penggugat, maka bukan tidak mungkin akan kembali lagi pilkada ulang sehingga kerugian negara menjadi Rp14 miliar dari dua kali kegagalan dan pengulangan pilkada,” ucap Wakidi. Kepada pengunjuk rasa, Wakidi mengimbau agar aspirasi mereka dibuat secara tertulis dan disampaikan kepada pimpinan dewan dan instansi terkait.(MET)

Bela Rahudman, LBH Kecam Kapolresta .........(Dari Halaman 1)

Hotel Unik Terbuat dari Kartu .........(Dari Halaman 1) Bryan Berg juga membangun London skyline, skyscraper setinggi 25 kaki dan the 2008 Olympic Village. Pembuatan hotel ini disponsori oleh Holiday Inn untuk mempromosikan 1200 hotel mereka yang ada di seluruh dunia. Holiday Inn sendiri adalah sebuah situs

direktori yang menampilkan informasi hotel-hotel dari berbagai belahan dunia. "Hotel Key Card sangat menyenangkan dan menarik. Hotel ini memperlihatkan perubahan dalam interior hotel kami. Hotel ini adalah satusatunya hotel yang dibangun dengan kartu remi," ungkap Kevin Kowalski, Wakil Presiden Holiday Inn.(INT)

gam Sinaga melindungi Rahudman Harahap dalam kasus Masfar itu. Tagam berupaya melindungi Rahudman agar tidak ikut dijerat ke ranah hukum,” ujarnya. Sementara itu Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan meminta Polresta Medan juga segera memeriksa pelaku pemukulan terhadap Masfar Sikumbang di Rumah Dinas Wali Kota Medan sebagaimana pengakuan korban yang dimuat sejumlah media cetak dan media elektronik di Kota Medan beberapa waktu lalu. “Begitu juga dengan pelaku kejahatan yang mendobrak rumah Masfar Sikumbang, harusnya juga diproses. Hal ini kami sampaikan untuk terlaksananya penegakan

supremasi hukum di negeri yang kita cintai bersama ini,” tegas Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan Drs Daniel Pinem baru-baru ini menyikapi kasus Masfar Sikumbang. Sebelumnya seperti dilansir LKBN Antara, Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga mengatakan pihaknya tidak menemukan bukti keterlibatan Rahudman Harahap dalam kasus penyiraman soda api. "Dari keterangan saksi dan tersangka, tidak ada keterlibatan RH," katanya di Medan, Minggu (15/5). Tagam menjelaskan, berdasarkan pemeriksaan terhadap saksi dan tersangka, pihaknya mengetahui jika motif penyiraman soda api terhadap Masfar Sikumbang berawal dari kekesalan tersangka

AZH yang merupakan salah satu keluarga Wali Kota Medan RH. Kekesalan itu muncul setelah menerima informasi dari LMH yang merupakan anak RH yang menyebutkan menerima perlakuan kasar dari Masfar Sikumbang. "Dia (LMH) mengadu telah mengalami penganiayaan sambil menangis," katanya. Karena itu, kata Tagam, AZH merasa kesal sehingga ingin merancang aksi terhadap Masfar Sikumbang untuk pembalasan dendam. Berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi dan tersangka, aksi penyiraman soda api itu bukan dimaksudkan untuk membunuh Masfar Sikumbang. "Tujuannya bukan membunuh tapi sekadar membuat perhitungan," ka-

tanya. Saat ini, kata Tagam, pihak kepolisian telah memintai keterangan 14 saksi dan menetapkan tersangka sebanyak empat orang. Keempat tersangka adalah AZH (59), HP (31), serta dua oknum anggota Polri yakni HM (34) dan HA (38). Keterlibatan dua oknum anggota Polri itu bukan menjadi pelaku penyiraman melainkan menunjukkan Masfar Sikumbang yang disebut telah bersikap kasar terhadap LMH. Pihak kepolisian masih memburu satu tersangka lain yakni MFS (40) yang menyiramkan soda api ke wajah Masfar Sikumbang. "Polisi masih memburunya," kata Tagam. Dari pemeriksaan yang dilakukan, pihak kepolisian

akan mengenakan Pasal 170 junto 352 KUHPidana terhadap tersangka yang terlibat dalam aksi penyiraman soda api tersebut. "Ancaman hukumannya sembilan tahun penjara," kata Tagam Sinaga. Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi, Senin (25/4) sekitar pukul 14.00 WIB di dekat sebuah rumah makan Jalan H Adam Malik Medan. Masfar tiba-tiba disiram soda api oleh dua orang tidak dikenal (OTK) yang mengendarai sepeda motor. Akibat peristiwa itu, Masfar dilarikan ke RS Tembakau Deli, kemudian dirujuk ke RS Columbia Asia Jalan Listrik Medan untuk mendapatkan perawatan intensif dan menjalani beberapa kali operasi. Harus Diusut.(TIM)

puluhan siswa SD HKBP, teman sekolah korban didampingi guru-guru di sana datang melayat. Dari informasi yang didapat andalas, kepergian korban ke Tanjung Putri di Kabupaten Langkat itu, Selasa (17/5), bersama ibunya, paman dan bibinya Avdon Nugroho Silaban (24) dan Nova Siringo-ringo (26) yang baru sepekan melang-

sungkan pernikahan. Randho Sihite, paman Randa menyebutkan, ada 11 orang dalam rombongan itu. Mereka pergi ke sana untuk memenuhi undangan acara paman dari Nova Br Siringoringo. ”Kan biasa orang Batak, bila usai pesta pernikahan paman dari pihak perempuan wajib didatangi,” ucapnya. Sementara itu, Boru

Saragih, Guru SD HKBP yang datang melayat, kedua korban adalah murid-murid yang pintar. Bahkan Titoh, termasuk siswa berprestasi di kelasnya. ”Kami sangat terpukul atas peristiwa ini,” katanya. Setelah disemayamkan di rumah duka, kedua korban abang beradik itu akan dimakamkan di pemakaman Kristen Desa Pagar Jati, Lubuk Pakam.(TH)

”Ise nama na pature kamar opung?” .........(Dari Halaman 1) RSU Dr RM Djoelhan Binjai Medical Emergency Car. Jasad Randa ditemukan tim penyelamat dari lokasi banjir bandang di Sungai Bingei (SB) tepatnya di Pantai Pai, Dusun 2, Tanjung Puti, Desa Namu Ukur Utara Langkat yang meluap, Selasa (17/5) siang. Berselang sebelas jam

kemudian, tepatnya pukul 12.00 WIB kembali mobil ambulans RSU Dr RM Djoelhan Binjai Medical Emergency Car tiba di kediaman Abidin Sitinjak. Kali ini, mobil ambulans memboyong jasad Titoh Sitinjak (11). Kesedihan pecah seiring tibanya jasad siswa kelas IV SD HKBP Desa Pagar Jati itu. Bahkan, kesedihan tidak

dapat dibendung kedua orang tuanya yang langsung pingsan dan langsung ditolong warga. Setelah sadar keduanya menagis meratapi kedua jasad anak malang itu. “Ise ma na ma pature kamar opung (siapa lagi yang merapikan kamar nenek),” ucap Abidin dalam ratapannya histeris yang terlihat begitu terpukul

dengan kematian kedua anak yang sangat disayanginya tersebut. Sementara Serina Br Sianturi sampai kehabisan energi untuk mangandung (menangis). Karena dirinya menyaksikan langsung saat banjir bandang yang menewaskan kedua bocah itu terjadi. Dia selamat dari musibah itu. Suasana kian pilu saat


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Kamis, 19 Mei 2011 | No: 1887/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

andalas/istimewa

HADIAH–Manager Telkomsel Branch Medan Heribertus Budi Ariyanto menyerahkan hadiah kepada D’ Best Master, juara I kompetisi dance program kartuAs TourHeart with SMASH.

D’Best Master Juara Dance • Program KartuAs TourHeart With SMASH RAUT ceria terpancar dari wajah empat personil D'Best Master, yakni Fenina Dolina (20), Afrizal (20), Junaidi (21), dan Brema Tarigan (20) saat hadir di Grapari Selecta Telkomsel Jalan Listrik, Jumat, 6 Mei 2011 lalu. Ya, D'Best Master baru saja dinobatkan menjadi juara satu 'Dance Competition TourHearth With Sm*sh.' Dalam kompetisi yang berlangsung 5 Maret-20 April 2011 itu, D'Best Master menyisihkan 63 pesaingnya dari Bekasi, Surabaya, Makassar, dan dari Kota Medan lainnya. Saat ditanya rasanya menjadi juara pertama kompetisi menari yang diadakan Telkomsel tersebut, para personil D'Best Master mengaku sangat senang dan bangga. "Sebagai orang Medan , pastinya kami sangat bangga. Terus terang, kami awalnya tak menyangka bisa menjuarai kompetisi ini. Apalagi pesertanya kan banyak ya, secara nasional," aku Afrizal, instruktur tari D'Best Master. Menurut Junaidi, awalnya mereka mengetahui kompetisi ini dari event organizer (EO) yang kerap memberikan 'job' kepada mereka. Kemudian mereka sepakat ikut kompetisi. Setelah berlatih dance dengan arahan Afrizal, mereka kemudian merekamnya dengan video. Hasil rekaman video kemudian di-upload ke youtube dan facebook se-

bagai persyaratan mengikuti kompetisi. Hasilnya, D'Best Master terbanyak meraih dukungan. “Alhamdulillah, (rekaman) banyak yang memview-nya. Di youtube ada sekitar 700 view, sedangkan di-facebook kartuAs ada 180 yang memberikan vote,” ujar Junaidi yang tinggal di Jalan Taruma, Kampung Kubur No 70 Medan ini. Fenina menambahkan, kemenangan mereka juga tak terlepas dari dukungan teman-teman mereka di Medan. Sebab, sebelumnya mereka juga gencar menyosialisasikan rekaman video D'Best Master di youtube dan facebook guna mencari dukungan. Ditanya soal hadiah Rp8 juta sebagai juara kompetisi akan dipergunakan untuk apa, Fenina yang tinggal di Jalan Pelita II, Kelurahan Sidorame Barat I, Kecamatan Medan Perjuangan itu hanya tersenyum sambil menatap ketiga rekannya. Afrizal menjelaskan, ia dan Junaidi membentuk D’Best Master pada 5 Oktober 2007. Kemudian, Fenina dan Brema bergabung. Sejak terbentuk hingga saat ini sudah banyak prestasi yang mereka raih dalam bidang dance khususnya di Kota Medan. Pilih KartuAs Keempat personil D’Best Master mengaku sejak SMA telah menggunakan kartuAs untuk layanan

berkomunikasi. Mereka memilih kartuAs karena selain tarifnya paling murah dan sinyalnya bagus, banyak program gratisannya, seperti layanan SMS dan internet. Selain untuk nelpon dan SMS, baik Fenina yang kuliah di USU, Junaidi di STMIK Budidharma, Brema di USU, dan Afrizal yang menjadi instruktur tari di sejumlah tempat, mengaku setiap hari menggunakan layanan kartuAs untuk internetan, terutama jejaring sosial facebook. Sementara itu Branch Manager Telkomsel Medan Heribertus Budi Ariyanto mengaku bangga karena ternyata wakil dari Kota Medan yang menjuarai Dance Competition Tour Heart With SM*SH. Dalam event ini, katanya, peserta harus mengupload video dance mereka ke youtube dan facebook kartu As. Kriteria penilaian adalah peserta yang paling banya mendapat tanda “like” di facebook, jumlah view di youtube dan SMS vote ke ADN 8088. Event ini merupakan rangkaian dari TourHeart with SMASH sekaligus melengkapi manfaat lain bagi pelanggan yang menggunakan kartuAs Paling Murah dengan tarif nelpon Rp.0 setiap kali nelpon ke sesama pelanggan Telkomsel untuk 30 detik pertama, gratis SMS seharian serta gratis facebook & chatting.(GUS)

AGNES Monica membantah punya hubungan khusus dengan pemain basket, Denny Sumargo. Namun, pelantun Tak Ada Logika itu mengaku sedang didekati Denny. "Aku mau tahu motivasi dia mendekatiku dulu. Apakah karena Agnes yang artis, atau karena Agnes yang sebenarnya. Sekarang pelan-pelan dulu untuk menilai. Minta bantuan dari keluarga dan orang-orang dekat saja," ujar Agnes saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Rabu (18/5). Agnes juga mengakui kenal Denny sejak lama. Tak mau kisah asmaranya nanti malah kandas, mantan penyanyi cilik itu memilih berteman dulu Denny. "Berteman dulu lah. Kita berteman sudah lama. Aku berteman dengan siapapun, baik cowok atau cewek selalu aku bawa ke keluarga. Supaya bisa dekat dengan keluargaku juga. Jangan sampai mengulangi kesalahan yang sama," tuturnya. Kehidupan asmara Agnes memang tak secemerlang karier bernyanyinya. Hubungan Agnes selalu kandas dengan pria-pria yang pernah diisukan dekat dengannya seperti Dirly 'Idol', Rezky Aditya, dan seorang dokter Singapura. Namun, Agnes menolak disebut tetap menjomblo karena trauma punya pacar.

"Enggak trauma kok," kilahnya. Sakit Dijumpai di RCTI, Agnes Monica mengungkapkan bahwa dirinya saat ini tengah sakit. Agnes menuturkan jika sakit punggungnya ini sudah dideritanya saat latihan dulu, namun tak ia rasakan ataupun periksakan. Karena jadwalnya yang padat, rasa sakit di punggungnya kembali mendera. Dia sempat merasakan rasa ngilu ketika berlatih. Namun hal tersebut masih diabaikan oleh Agnes. "Nah, enam bulan ini jadwalku lagi gila-gilaan. Jadwal latihanku itu sekarang gym dan muathai. Jadi pas latihan agak ngilu aku pikir ya udah gak apa-apa lah biasa-biasa aja cuma perlu obat oles buat keseleo aja," ujarnya. Rasa sakit yang tak kunjung sembuh selama 2 bulan akhirnya manajer serta kakaknya memaksa Agnes untuk segera memeriksakan sakitnya.(KPL/


Harian Andalas 19 Mei 2011