Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Jumat, 29 April 2011 | No: 1871/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500 andalas/hermawan

Pegawai Provsu Kritis Disiram Soda Api

TUNJUKKAN– Direktur Binmas Poldasu Kombes Pol H Herysubiansuri saat menunjukkan beberapa foto anak hilang saat menerima 11 orang tua yang melaporkan anaknya hilang.

Medan–andalas Seorang pegawai TPPKK Provinsi Sumatera Utara, Ir Masfar (43) kritis dianiaya dua pria tak dikenal gara-gara dituduh berselingkuh dengan istri pejabat tinggi di Medan.

11 Orang Tua Anak Hilang Datangi Poldasu

Malang benar nasib yang menimpa Ir Masfar (43). Warga Jalan Sepakat, Kompleks Taman Ubud Medan Denai ini harus menjalani dua kali operasi akibat wajah dan sekujur tubuhnya menderita luka bakar cukup parah, setelah dua lelaki tak dikenal menyiramkan soda api ke tubuhnya. Sesuai dengan bukti laporan polisi yang diterima andalas, peristiwa penganiaya yang dialami Pegawai Tim Penggerak Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (TP- PKK) Provinsi Sumatera Utara ini terjadi di Jalan Adam Malik Medan, Senin (25/4), sekitar pukul 14.30 WIB. Siang itu, korban berencana untuk makan siang di Rumah Makan Sibolga Barus. Saat ia keluar dari Bersambung ke Hal. 15

• Menduga Anaknya Telah Dibaiat NII Medan-andalas Sebanyak 11 orang tua mengaku anaknya hilang dan dibaiat masuk anggota NII (Negara Islam Indonesia ) mendatangi Poldasu, Kamis (28/4) siang. Mereka bermaksud menemui langsung Kapoldasu Irjen Pol Drs Wisjnu Amat Sastro SH, namun akhirnya diterima Direktur Binmas Kombes Pol Drs Hery Subiansauri di ruang kerjanya. Para orang tua mahasiswa itu

Masfar Aktif di PKK, Pribadinya Juga Baik IR MASFAR, pegawai Pemprovsu yang disiram soda api oleh dua lelaki yang tidak dikenal, menjadi perbincangan hangat di kalangan jajaran PNS Pemprovsu Kantor Gubsu, Kamis (28/4). Tidak hanya itu, antusias kalangan PNS Pemprovsu di Kantor Gubsu untuk mengetahui siapa Ir Masfar cukup tinggi, sebab setiap

berjumpa dengan wartawan unit Pemprovsu, para PNS selalu menanyakan siapa sebenarnya lelaki tadi dan bagaimana keadaannya saat ini, apalagi disebut-sebut sebagai pegawai Pemprovsu. Meskipun tidak mengenal dekat, Kasubbag Humas dan Kemi-

HILANG–Inilah foto anakanak hilang yang telah dilaporkan para orang tua ke Poldasu.

Bersambung ke Hal. 15

ANEH tapi NYATA

Aneh, Sekda Heran J-City Dibiarkan • Kadis TRTB perintahkan bawahan hentikan J-City

Seorang Nenek Pelihara 50 Ekor Singa di Rumah SEORANG nenek yang juga pecinta hewan Regina Hoffman (53) benar-benar pantas menyandang sebutan “Ratu Singa” ketika ia memutuskan untuk mengasuh 50 ekor anak singa di rumahnya. Regina adalah satu-satu-

nya orang yang paling dicari ketika bayi-bayi hewan tersebut ditolak oleh induknya di Kebun Binatang Hodenhagen, Jerman. Tidak hanya bayi-bayi si-

Jual 9431 1327 12818 14415 1111

Beli 9333 1314 12685 14269 1100

terutama Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan yang telah diberitakan andalas, pengembang J-City belum mengantongi Analisis Masalah Dampak Lingkungan (Amdal) dan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Bahkan perubahan peruntukan lahan J-City yang luasnya mencapai 20 hektare itu pun sampai kini belum ada dan kabarnya masih diproses di Pemko Medan. Lahan J-City yang berada di greenland (jalur hijau Sungai

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 105 2915 7038 8636

Beli 104 2884 6967 8550

Babura, diketahui dulunya merupakan kawasan resapan air untuk kawasan Medan Selatan, kini telah ditimbun tanah dan di atasnya mulai berdiri puluhan bahkan mungkin ratusan bangunan J-City. Sekda Kota Medan Syaiful Bahri pun mengakui pembangunan J-City tanpa ada Amdal dan IMB memang tidak seharusnya dibiarkan berlanjut, karena hal itu dapat menimbulkan

Medan-andalas Tim Satuan Khusus Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah menyidik dugaan korupsi berupa penyimpangan pengelolaan keuangan negara melalui transfer atau perpindahan anggaran pemerintah ke rekening pribadi pejabat di Biro Otonomi Daerah (Otda) Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu). Penyidikan yang langsung dipimpin Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung tersebut juga tengah menyelidiki kasus penyimpangan dana pemekaran daerah di Kabupaten Dairi. “Memang ada dua kasus tersebut yang tengah

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Syamsul Dicopot, Aktivis Syukuran • Makan Minum Gratis Selama 7 Hari di ’Fraksi D’ Ada-ada saja cara orang mengekspresikan kegembiraannya. Salah satunya seperti yang dilakukan para aktivisi antikorupsi di Sumatera Utara. Mereka menggelar syukuran atas pencopotan Syamsul Arifin dari jabatan Ketua DPD I Partai Golkar Sumut. SYUKURAN ala aktivis antikorupsi ini terbilang unik dan sederhana,

Bersambung ke Hal. 15

Kejagung Sidik Penyimpangan di Biro Otda Pemprovsu

Bersambung ke Hal. 15

Kurs dan Harga Logam Mulia, 28 April 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Medan-andalas Pemko Medan mengaku tidak ada memberi keistimewaan kepada pengembang Perumahan Johor City (J-City) di Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Medan. Tetapi anehnya, hingga kini pengembang perumahan itu seolah 'kebal hukum' karena tak juga mendapat tindakan kendati jelas-jelas membangun perumahan tanpa Amdal dan IMB. Sebab, seperti diakui para pejabat terkait di Pemko Medan,

bermaksud minta bantuan Poldasu mencari anak-anak mereka dan menindaklanjuti laporan mereka yang sudah disampaikan tahun 2010 lalu. "Kami yakin, jaringan NII ada di Sumut, karena tahun 2010 hanya enam orang yang terdata hilang tapi sekarang sudah 11 orang bahkan diduga lebih," kata Bakhtiar dan Kodrat mewakili para orang tua tersebut. Bahkan, Bakhtiar dan Kodrat yakin jaringan NII sudah berada di kampus dengan sasaran mahasiswa, remaja masjid, dan pengajian-pengajian. "Kami minta polisi dan pihak

yakni berupa acara makan minum gratis selama tujuh hari bagi para aktivis dan siapa saja yang antikorupsi. Tempat yang dipilih untuk acara syukuran pun bukan restoran atau kafe mewah, melainkan hanya di sebuah warung kopi di Jalan IAIN/ Sutomo Ujung. Ya, Warung Kopi Daud atau di kalangan aktivis biasa menyebutnya dengan ‘Fraksi D.’ Selama ini ‘Fraksi D’ merupakan tempat berkumpul, bahkan menjadi posko para aktivis antikorupsi di Kota Medan. Di warung itu, para

aktivis tak sekadar minum, makan, atau bermain catur, tapi juga mendiskusikan berbagai hal. "Kami bersyukur Syamsul dicopot dari Ketua DPD I Golkar Sumut. Makanya kami mengadakan syukuran kecil-kecilan berupa makan bersama di 'Fraksi D' selama tujuh hari mulai hari ini. Jadi bagi siapa saja aktivis Bersambung ke Hal. 15


MEDAN KITA

Jumat

2 Pemko Terus Berjuang Medan Bebas Sampah

29 April 2011

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Terbelah karena El-Clasico PARTAI semifinal leg pertama pertarungan El-Clasico, antara Real Madrid vs Barcelona di Stadion Bernabeu, Kamis dinihari, tidak hanya membuat masyarakat Spanyol terbelah. Rakyat Indonesia yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan partai sarat gengsi itu, juga ikutan terbelah. Pasalnya, penggemar dua klub paling hebat di negeri matador itu, memang sangat banyak jumlahnya di tanah air, termasuk di Sumatera Utara. Antara fans El-Real dan El-Barca, hampir sama banyaknya. Tidak mengherankan jika puluhan juta rakyat Indonesia ikutan begadang menyaksikan pertandingan yang dijejali bintang-bintang sepakbola nomor wahid sejagad itu. Dua pemain terbaik di dunia (Lionel Messi dan Christiano Ronaldo) berada di dua klub yang menjadi musuh bebuyutan tersebut. Sebelum pertandingan El-Clasico digelar, para pengamat sepakbola profesional maupun amatiran pun ramai memberi prediksi, seputar siapa yang akan meraih kemenangan. Banyak memprediksi Madrid akan menang, dan tak kalah banyak pula berani bertaruh, Barca akan mempermalukan Iker Casillas dkk di kandangnya sendiri. Dan, seperti sudah kita ketahui bersama, hasilnya ternyata sangat melenceng dari ekspektasi para pendukung Madrid. Kepiawaian Lionel Messi--yang dijuluki sebagai titisan Diego Maradona atau Messidona itu-lewat dua gol spektakulernya, sukses mempermalukan Christiano Ronaldo dkk. Namun, sayangnya Mourinho dan Ronaldo serta seluruh punggawa Madrid, tidak gentlemen mengakui kekalahan. Mereka malah menuding wasit Wolfgang Stark cenderung memihak Barca serta menilai kartu merah untuk Pepe, tidak layak diberikan. Keputusan itu dituding terlalu keras dan menentukan. "Itu memang tekel yang keras, tapi Pepe cuma terlambat saja. Saat itu saya mengira wasit akan mengacungkan kartu kuning, jadi kartu merah sangat bikin saya kaget,"kata Direktur Umum Real Madrid, Jorge Valdano dan C Ronaldo. Sebagai pendukung Madrid, wajar jika Valdano dan Ronaldo berkata seperti itu. Namun, menurut playmaker handal Barcelona Xavi Hernandez, kartu merah yang diterima Pepe, cukup tepat. Ia menilai, bek Real Madrid itu memang pantas diusir. Sikap terbelah menyikapi kekalahan memalukan Madrid itu, juga melanda penggemar sepakbola di Indonesia (baca Sumatera Utara). Penggemar Madrid banyak yang mencaci maki wasit Wolfgang Stark serta menyalahkan kartu merah untuk Pepe. Nah, dalam konteks ini para penggemar sepakbola memang acap melupakan sisi rasionalitas dalam menilai sebuah pertandingan. Terlepas dari kontroversi kartu merah di menit 61 itu, tapi satu fakta riil tidak boleh diabaikan. Bahwa ball possesion sejak menit pertama hingga menit ke-61, tetap njomplang. Barca sangat superior dengan hanya menyisakan ball possesion 28 % kepada Madrid hingga akhir pertandingan. Dengan kata lain, bukti di lapangan menegaskan, Barca memang unggul segalanya. Suka atau tidak suka, pasukan Guardiola jauh lebih baik dibanding anak didik Mourinho. Karenanya, penggemar sepakbola di tanah air tidak sepatutnya terbelah menyikapi El-Clasico tersebut...!(**)

harian andalas | Hal.

Medan-andalas Wali Kota Medan Rahudman Harahap memimpin apel besar Dinas Kebersihan Kota Medan yang diikuti 1800 personil Pasukan Melati dan Bestari, 2001 Kepala Lingkungan, dan 151 Lurah, di Lapangan Merdeka, Kamis (28/4).

andalas/ronymuharrman

BERSIHKAN SAMPAH – Seorang penyapu jalan membersihkan sampah di sepanjang trotoar dikawasan Jalan Suprapto, Medan, Kamis (28/4).

Hal itu dalam rangka pencanangan 1 April 2011 bebas sampah yang digaungkan Pemko Medan untuk menjadikan kota metropolitas terbebas sampah. “Saya akan terus berupaya meningkatkan prasarana dan sarana pendukung kebersihan kota. Seperti kemampuan daya angkut sampah dan kemampuan kapasitas aparatur dalam menjalankan tugas. Setiap jengkal wilayah Medan akan terbebas dari sampah,� kata Rahudman dalam arahannya. Hadir pada acara Apel Besar Kebersihan Kota Medan tersebut Sekda Kota Medan Syaiful Bahri, Wakil Ketua DPRD Kota Medan Sabar Samsuria Sitepu, unsur Muspida Kota Medan, sejumlah kepala SKPD jajaran Pemko Medan, dan seluruh Camat se-Kota Medan. Rahudman arahannya mengatakan, kondisi kebersihan Kota Medan telah mulai meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Namun kondisi itu tidak bisa menjadi dasar untuk berpuas diri dan menutup mata.

“Kita harus terus memupuk motivasi kerja dan bekerja keras melayanimasyarakat.Kita harus menyadari bahwa kebersihan adalah kebutuhan yang sangat mendasar bagi masyarakat, dan menjadi salah satu bentuk tugas pelayanan publik yang harus dilaksanakan,� kata Rahudman. Dikatakan, saat ini produk sampah Kota Medan telah mencapai 1.500 ton per hari yang harus diangkut setiap hari ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sampah-sampah tersebut berasal dari rumah tangga, pasar, rumah sakit, rumah makan, pusatpusatperbelanjaan seperti plaza dan lain sebagainya. “Guna mengantisipasi banyaknya sampah tersebut, kita semua harus berkomitmen dan bekerja keras untuk terus meningkatkan pelayanan kebersihan untuk mewujudkan Kota Medan menjadi Kota Metropolitan yang berdaya saing, nyaman, peduli, dan sejahtera,� ujarnya. Dalam kesempatan itu, Rahudman minta kepada seluruh jajaran

dinas kebersihan supaya terus meningkatkan kinerja, dedikasi, kemampuan, keikhlasan, dan ketulusan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, pihaknya juga mengharapkan agar semua mandor kebersihan terus berada di tempat tugas, dan terus memberikan laporan mengenai kondisi kebersihan di wilayah masing-masing lewat sarana komunikasi yang telah tersedia. “Masalah kebersihan bukan hanya tugas Dinas Kebersihan, tetapi camat, lurah, dan kepling juga harus ikut bertanggug jawab menjaga kebersihan di wilayahnya masing-masing. Karena itu harus terus dijalin koordinasi dan komunikasi untuk dapat memantau kondisi sampah,� pintanya. Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan Kota MedanPardamean Siregar kepada wartawan mengatakan, untuk mengujudkan Kota Medan bersih dari sampah dibutuhkan kerjasama dan dukungan dari masyarakat sarana tempat pembuangan sampah (TPS) yang lebih memadai. “Untuk saat ini jumlah TPS yang tersedia dan ditempatkan dipinggir jalan umum baru ada sekitar 400 unit. Agar lebih efektif harusnya di setiap lingkunagan di Kota Medan yang jumlahnya ada 2001 lingkungan, butuh minimal 2 TPS,� kata Pardamean. (BEN)

Brilian Moktar :

Pergantian Pejabat Provsu Jangan karena Tekanan Medan-andalas Anggota DPRD Sumut Brilian Moktar mengatakan, Plt Gubsu Gatot Pujonugroho sebaiknya tidak melakukan pergantian pejabat di jajaran Pemprovsu karena tekanan atau intervensi dari pihak lain.Hal ini perlu menjadi perhatian Plt Gubsu, agar suasana kondusif yang selama ini telah terbanggun di jajaran Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara tidak terganggu. “Kita tidak ingin pergantian pejabat di jajaran Pemprovsu hanya karena kepentingan segelintir oknum dan kepentingan suatu golongan. Namun kalau pergantian pejabat, berdasarkan pertimbangan kinerja dan kapabalitasnya, hal itu patut kita dukung,� kata Brilian kepada wartawan, Kamis (28/4). Menurut politisi PDI Perjuangan ini, dalam kondisi seperti sekarang sebaiknya Gatot lebih memprioritaskan mengisi jabatan yang kosong, ketimbang melakukan pergantian."Karena menurut informasi yang saya peroleh, saat ini masih banyak jabatan kosong, karena pejabat bersangkutan sudah memasuki masa pensiun,"kata Brilian. Kemudian dalam hal penem-

patan seseorang untuk menduduki suatu jabatan di jajaran Pemprovsu, seharusnya Plt Gubsu tidak hanya terpaku dengan hasil Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat (Baperjakat) saja, tapi harus ada pertimbangan lain seperti melakukan fit and profer test misalnya, sehingga pejabat yang ditempatkan benarbenar mampu menjalan fungsi dan tugasnya dengan baik. Secara jujur harus diakui, kata Bendahara Fraksi PDI Perjuangan ini, berdasarkan data dan fakta yang ada selama ini, penempatan seseorang pada jabatan tertentu hampir dipastikan sangat bergantung berapa jumlah dana yang harus dikeluarkan.“Kondisi ini memang tidak terkatakan, tetapi sangat terasakan dan ini sudah menjadi rahasia umum lagi. Agaknya kondisi ini sangat cocok dengan ungkapan Semua Urusan Menggunakan Uang Tunai (Sumut). Diterima atau tidak tetapi itulah faktanya,�kata Brilian. Berkaitan dengan hal itu, sebagai Plt Gubernur, Gatot sebaiknya lebih memfokuskan bagaimana memaksimalkan kinerja para SKPD di daerah ini. "Kalau memang SKPD itu tidak memiliki kinerja yang baik

dan tidak mampu menjalankan tugasnya dengan optimal, sebaiknya segera diganti,"kata Brilian. Terkait dengan slogan clean government atau pemerintah yang baik dan bersih, seperti terpampang di setiap kantor maupun ruang kerja di jajaran Pemprovsu, hendaknya juga menjadi perhatian Plt Gubsu. "Kita tidak mau slogan yang begitu indah itu hanya menjadi hiasan belaka tanpa ada wujud nyata dalam pelaksanaannya," harapnya. Dari laporan yang diterimanya, ungkap Brilian, tingkat pelayanan di Pemprovsu sangat buruk dan seringkali hal ini dikeluhkan masyarakat. Padahal sebagai PNS, pelayanan kepada masyarakat harus lebih diutamakan. Hal ini diperparah dengan data yang pernah disampaikan ICW, Sumut merupakan salah satu provinsi paling korup di Indonesia. “Memperbaiki Sumut ke depan sebenarnya merupakan tugas berat Plt Gubsu. Tentunya upaya ke arah itu, harus didukung semua elemen masyarakat dan seluruh instansi yang ada. Soalnya, tidak mungkin Gatot hanya bekerja sendiri,�kata Brilian Moktar.(UJ)

Satma PP Desak Rajamin Sirait Mundur Medan-andalas Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila (PP) mendesak anggota Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi, Rajamin Sirait mundur. Desakan itu mereka sampaikan saat berunjuk rasa di halaman Kantor Gubernur Sumut di Jalan Diponegoro Medan, kemarin. Puluhan massa ini berunjuk rasa dengan membawa spanduk dan poster berisi desakan agar Rajamin segera mundur atau dicopot dari jabatanya sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi. Dalam aksi unjuk rasa itu, Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila (Satma PP) meminta Plt Gubsu Gatot Pudjo Nugroho untuk menanggapi langsung tuntutan tersebut. Namun, karena Gatot sedang di Jakarta , pengunjuk rasa akhirnya bersedia diterima oleh Kepala Biro Perekonomian Pemerintah Provinsi Sumut Bangun Oloan Harahap. Koordinatior aksi Mardan Hanafi Hasibuan dalam pernyataan sikapnya mengatakan, Rajamin tidak layak menjabat sebagai Dewan

Pengawas PDAM Tirtanadi karena saat ini dia juga menjabat sebagai pengurus partai politik yakni Partai Golkar. Kondisi ini menurut mereka telah melanggar ketentuan dan menimbulkan konflik kepentingan. “Meminta kepada Plt Gubsu untuk memecat Rajamin Sirait dari jabatannya di PDAM Tirtanadi karena masih pengurus aktif di salah satu parpol,� kata Mardan. Menurut Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila, kondisi PDAM Tirtanadi saat ini sungguh memprihatinkan. Hal ini disebabkan utang perusahaan yang mencapai Rp200 miliar. Belum lagi tingkat kebocoran air yang kini mencapai hingga 24 %. Padahal, biaya perbaikan untuk mengurangi kebocoran air membutuhkan dana yang besar. Sementara, pejabat-pejabat yang ditetapkan di PDAM Tirtanadi tidak memenuhi kualitas dan kapabilitas. �Orangorang yang dilantik di badan pengawas tidka kompeten di bidang air, bahkan terindikasi melanggar ketentuan� kata Mardan. Massa Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila mendesak Gatot se-

gera mengambil keputusan atas tuntutan tersebut. Jika tidak, mereka akan kembali berunjuk rasa dalam jumlah besar. Kepala Biro Perekonomian Pemerintah Provinsi Sumut Bangun Oloan Harahap kepada pengunjuk rasa mengatakan bahwa pengangkatan Rajamin berdasarkan surat keputusan Gubernur Sumut non aktif Syamsul Arifin. Walau demikian, dia mengaku akan menyampaikan tuntutan mereka kepada Gatot. Mengenai pertanyaan massa terkait kapasitas Rajamin sebagai pengurus partai, Bangun enggan memberi tanggapan. “Kita coba konsultasikan. Apa yg diharapkan saudara-saudara akan kita bahas. Kita akan koordinasikan apa yang dimintakan ini,� ujar Bangun. Sebagaimana sudah dijelaskan sebelumnya, Rajamin yang diminta tanggapan oleh wartawan mengenai tuntutan pengunjuk rasa mengaku tidak mengetahui adanya aturan yang melarang seorang pengurus partai untuk menduduki jabatan sebagai Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi. (WAN)

andalas/irwan ginting

BESI BEKAS – Perbaikan rehab jembatan Lau Sememei di Desa Batu Gemuk yang menghubungkan Kec Namorambe - Biru Biru masih menggunakan besi bekas lama sebagai rangka penahan jembatan. Foto diambil, Rabu (27/4).

Kualitas Perbaikan Jembatan Diragukan Kondisi Jembatan Lau Sememei Desa Batu Gemuk Medan-andalas Perbaikan Jembatan Lau Sememei di Desa Batu Gemuk yang menghubungkan Kec Namorambe dengan Kec Biru Biru yang dilaksanakan Dinas Bina Marga Deli Serdang terkesan "setengah hati". Pasalnya, para pekerja yang melaksanakan perbaikan jembatan tersebut masih menggunakan besi yang lama sebagai rangka penahan jembatan. Besi bekas yang bengkok dihantam banjir masih tetap digunakan tukang dengan cara meluruskannya kembali dengan cara mendongkrak dan mengelasnya kembali. Wajar jika para pengguna jembatan nantinya meragukan kualitas perbaikan jembatan tersebut. Demikian diungkapkan tokoh pemuda Kec Namorambe Albert Depari kepada wartawan andalas, kemarin. "Selain menggunakan besi yang lama sebagai rangka jembatan, para pekerja juga mengerjakan pondasi jembatan tersebut hanya menggunakan paralon yang dicor dan diperkirakan kedalamannya hanya 3 meter. Artinya, tidak menggunakan paku bumi dari besi seperti yang dijanjikan sehingga dikhawatirkan jembatan tersebut tidak akan kuat menahan beban lebih dari 8 ton," jelas Albert. Tidak hanya itu, sambung Albert, perbaikan jembatan tersebut dimulai 7 April lalu, tak diketahui siapa kontraktor yang bertanggungjawab dan berapa biaya anggarannya. Ironisnyaya lagi, sejak dikerjakan perbaikan jembatan pihak Dinas Bina Marga Deli Serdang yang mestinya sebagai pengawas atas kegiatan tersebut diduga belum pernah turun ke lapangan untuk mengecek bangunan tersebut. "Bila tidak diawasi Dinas PU Bina Marga Deli Serdang bukan tidak mungkin nanti terjadi kebocoran uang negara. Tidak tertutup kemungkinan sudah dapat dipastikan ada penyelewengan. Kita tidak menginginkan ada dugaan KKN dalam perbaikan jembatan ini," jelas Albert. Dikatakan Albert, sebagai tokoh pemuda, ia siap mengawal perbaikian jembatan tersebut hingga tuntas dan diserahterimakan kepada rakyat. Sebab, bila terjadi dugaan penyelewengan

dan tidak sesuai bestek pekerjaannya, bukan negara saja yang dirugikan tapi rakyat juga ikut menderita karena bila nanti dilintasi oleh cold diesel yang melebihi tonase 8 ton saja jembatan tersebut pasti ambruk. "Jadi, kita berharap Dinas PU Bina Marga Deli Serdang segera turun ke lapangan untuk mengawasi proyek tersebut agar tidak ada kebocoran uang negara. Tapi, kalau memang keuangan negara belum cukup menganggarkan biaya perbaikan tersebut agar bisa dilintasi mobil cold diesel bermuatan 8 ton ke atas kita sarankan kepada pihak PU Bina Marga melarang melintasi jembatan tersebut ataupun membuat tanda larangan," ujar Albert. Sebagai solusi terbaik diharapkan, sambung Albert, dum truk yang melebihi tonase dari 8 ton disarankan tetap lewat dari jalan alternatif melintasi alur sungai yang diprakarsai Kepala Desa Batu Gemuk Pinter Ukur Sembiring Depari. Sementara itu, pengemudi mobil cold diesel bermarga Lubis kepada wartawan mengatakan jika jembatan tersebut selesai diperbaiki oleh Dinas PU Bina Marga Deli Serdang, ia masih ragu melewati jembatan tersebut. “Saya ragu ketahanan jembatan tersebut. Jadi, untuk lebih amannya, saya masih tetap lewat jalan alternative saja dengan melintasi sungai yang awalnya diprakarsai Pak Kades Batu Gemuk Pinter Sembiring. Mudahmudahan masih diizinkan,� kata Lubis. Sedangkan Kades Batu Gemuk Pinter Sembiring menjelaskan tidak akan melarang para supir cold diesel dan dum truk melintasi jalan alternatif lewat sungai yang melintasi tanah warga. “Saya sebagai Kepala Desa tentunya tetap menampung aspirasi dan saran teman-teman. Bilapun jembatan tersebut sudah selesai kita tetap akan memberi izin lewat dari jalan alternative sebab para supir juga sudah menyampaikan keraguannya untuk lewat dari jembatan tersebut, takut ambruk. Ini harus kita respon, demi keselamatan dan keutuhan jembatan tersebut,� jelas Pinter Ukur. (WAN/JL)\


MEDAN KITA

Jumat 29 April 2011

Peringatan Gelombang Tinggi tak Pengaruhi Nelayan Medan-andalas Para nelayan yang ada di Medan dan bagian kepulauan Sumatera tak terpengaruh dengan peringatan gelombang tinggi (early warning) yang disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Belawan sejak 26-28 April lalu. Hanya saja dengan tinggigelombang 23 meter berpeluang terjadi di Laut Banda Bagian Selatan, Perairan Kepulauan Leti – Kepulauan Babar, Perairan Selatan Kep Aru, Perairan Merauke dan Laut Arafuru. Kepala Kelompok Pengolahan Data BMKG Maritim Belawan, Ramos L Tobing, menjelaskan memasuki bulan Mei, Pantai Barat Sumatera bagian utara akan

mengalami ombak yang tinggi. “Ini dikarenakan, musim angin barat. Daerah Pantai Barat termasuk Sibolga, Nias dan Mentawai. Peningkatan gelombang ini disebabkan oleh angin barat yang bertiup di wilayah Pantai Barat. Angin akan lebih kencang sehingga tinggi gelombang diperkirakan mencapai 2 sampai 3 meter,” ujarnya. Sedangkan untuk gelombang dengan ketinggian 3 – 4 tejadi di Perairan Kepulauan Tanimbar. Melalui prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Belawan Tengku Mahrina mengatakan adanya awan gelap (Cumulunimbus) dilokasi tersebut yang dapat menimbulkan angin kencang dan menambah tinggi gelombang. (IKA)

Rencana Dimutasi, PNS Resah Tapi Ikhlas Medan-andalas Isu kembali dilakukannya mutasi jabatan sejumlah PNS golongan IV di lingkungan Sekretariat Kantor Gubernur Sumatera Utara, mulai memunculkan keresahan. Para pejabat yang dimutasi ada yang merasa khawatir dan resah akibat pangkat dan golongan pejabat yang dikabarkan terkena mutasi justru tidak mengalami kenaikkan sebagaimana lazimnya bila dilakukan mutasi jabatan. Seperti halnya Kasubbag Humas dan Kemitraan Biro Umum Pempropsu Erwin Hsb, Erwin yang kesehariannya sering berkomunikasi dan memfasilitasi wartawan di lapangan, mengaku ikhlas jika dirinya diganti. "Infonya memang akan ada mutasi eselon IV dalam waktu dekat, nama saya adalah salahsatu yang akan dimutasi ke jabatan eselon IV di Biro Binsos (Bina Sosial-red)," kata Erwin, ketika ditanya wartawan mengenai isu mutasi tersebut, di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Kamis (28/4). Namun, ketika diucapkan selamat oleh para wartawan, ketika itu, Erwin malah memberikan jawaban lain. Erwin mengaku, jika boleh memilih, dirinya yang sudah empat

kali dilantik sebagai pejabat eselon IV di Pempropsu dan sempat dipercayakan dua kali menjadi pelaksana di jabatan eselon III, maka dia akan memilih menjadi staf saja. Erwin juga tidak menyangkal jika isu mutasi tersebut. "Saya ikhas, namun kalau lah hati kecil saya ditanya, sudah terlalu sering saya dilantik menjadi pejabat eselon IV. Dengan masa kerja lima tahun lagi dan golongan IIId, saya sudah cukup bangga, jika pada saatnya pensiun nanti saya mendapat gelar kehormatan dengan pangkat IVa," ungkapnya, seraya menyebutkan pangkat tersebut sama dengan jika dirinya tetap di posisi eselon IV. Erwin yang sudah tiga puluh tahun mengabdi sebagai PNS, tepatnya sejak tahun 1981 lalu, tidak menyangkal jika banyak para pejabat eselon IV lain yang mengaku resah dengan akan dilakukannya mutasi tersebut. Namun, katanya, semua itu berpulang kepada pimpinan dan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sebagai pihak yang berwenang dalam proses mutasi atau penempatan pejabat tersebut. (WAN)

harian andalas | Hal.

Penyebab Kerusakan dan Pencemaran

Lahan Sungai Deli Dialih Fungsikan Jadi Bangunan Medan-andalas Sungai di wilayah perkotaan Indonesia telah mengalami degradasi, rusak dan tercemar. Diantaranya adalah Sungai Deli yang merupakan sungai kebanggan masyarakat kota metropolis. Kerusakan tersebut akibat alih fungsi lahan sungai menjadi bangunan dan minimnya lahan terbuka hijau Demikian disampaikan Kepala UPT Laboratorium Balai Lingkungan Hidup (BLH)Provinsi Sumut, Ir Henny Nainggolan, mewakili Plt Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) acara Gerakan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air “Penyelamatan Sungai Deli dan Sekitarnya” di Lapangan Kantor Distrik PTPN II, Pulo Brayan Medan, Kamis (28/4). “Menyikapi pencemaran dan kerusakan bantaran Sungai Deli yang terjadi pada saat ini kita perlu mengambil langkah-langkah pemulihan bantaran Sungai Deli melalui gerakan aksi penanaman pohon dan pembersihan (clean up) Sungai Deli berbasis masyarakat,” ucapnya. Sementara, Ketua DPP LSM Perintis, Hendra Silitonga meminta kementerian PU (Balai Wilayah Sungai Sumatera II), Pemprovsu, Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang memberi

perhatian serius dalam penyelamatan Sungai Deli, dari hulu hingga hilir. “Kami mendesak pembentukan lembaga otorita khusus Sungai Deli yang di-support Pemprovsu, Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang,” ujarnya. Acara yang digelar LSM Perintis ini bekerjasama dengan BLH Sumut dan didukung oleh Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumut, Sahabat Center Medan, Walubi Medan dan lainnya.Tampak hadir,Ketua PSMTI Sumut dan Medan ,Eddy Djuandi,Halim Loe, Ketua Sahabat Center Medan,Jasmin Chandra dan Ketua Walubi Medan, Ir Sutopo. Sementara itu, ketua panitia PMH Sidauruk mengatakan ada tiga hal yang mendasari perayaan Hari Bumi kali ini. Yakni peningkatan jumlah penduduk yang semakin pesat dan pemanfaatan

andalas/siong

BIBIT POHON – Kepala UPT Laboratorium Balai Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi Sumut, Ir Henny Nainggolan menyerahkan bibit pohon kepada masyarakat untuk selanjutnya di tanam di bantaran Sungai Deli, Kamis (28/4). lingkungan, banjir serta pemanasan global, peristiwa banjir yang melanda Kota Medan 1 April lalu, tak luput dari ulah manusia yang berpola hidup konsumeristik. Selain itu, karena kurang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air dan lupa pesan leluhur atau tak kenal lagi adanya kearifan lokal menjaga kelestarian lingkungan. ‘’Terakhir kurang tegasnya pemerintah, Pemprovsu, Kabupaten/Kota dari pelaksanaan ketentuan hukum yang berlaku di bidang lingkungan hidup. Seolah-olah telah terjadi pembiaran pelangga-

dari salah seorang siswa melalui kamera tersembunyi yang mengatakan bahwa dia membeli kunci jawaban dari seseorang dengan harga Rp50 ribu per mata pelajaran. "Dengan pendekatan-pendekatan persuasif kami baru bisa mendapatkan berbagai temuan itu dari tangan siswa," katanya. Ia mengatakan, setiap kali pelaksanaan UN, pihaknya selalu melihat adanya kejanggalan-kejanggalan. Di antaranya siswa SMA dan SMP sederajat pada saat UN sudah hadir di sekitar sekolah pagi-pagi antara pukul 05.00-06.00 WIB, padahal ujian baru dilaksanakan pukul 08.00 WIB. Para siswa berkerumun di suatu tempat sambil memindahkan jawaban dari HP ke secarik kertas karena memang HP tidak boleh dibawa ke dalam kelas selama proses ujian. Di dalam kelas siswa juga tidak terlihat menjawab soal, tetapi justru mencocokkan jawaban yang didapat sebelumnya. (ANT)

ran hukum terhadap lingkungan seperti membangun tanpa IMB atau IMB-nya tidak tidak berdasar RTRW dan RTRW, tidak berdasar Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS),’’katanya. Dalam perayaaan hari bumi ini, kata Sidauruk, mereka mencoba mengajak semua lapisan masyarakat ikut bertanggung jawab terhadap penyelamatan Sungai Deli dengan pembersihan Sungai Deli dan penanaman pohon di kedua sempadan sungai sebagai bagian dari penanaman pohon 1 miliar batang di Indonesia. (SIONG)

Komitmen Pemda di Program KB Masih Lemah

Ditemukan Indikasi Kecurangan UN Medan- andalas Komunitas Air Mata Guru mengaku menemukan indikasi-indikasi kecurangan pada pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMA dan SMP sederajat di beberapa sekolah di Medan. "Hasil investigasi yang dilakukan beberapa anggota kami, baik pada UN SMA maupun SMP di Medan, ditemukan beberapa lembar kunci jawaban di tangan siswa," kata Koordinator Komunitas Air Mata Guru (KAMG) Abdi Saragih di Medan, Kamis (28/4). Beberapa kunci jawaban yang mereka temukan itu di antaranya untuk mata ujian Sosiologi, Matematika, Biologi dan Bahasa Indonesia untuk tingkat SMA sederajat. Sementara untuk UN tingkat SMP sederajat, kunci jawaban yang ditemukan adalah mata ujian Bahasa Indonesia dan Matematika. Selain menemukan kunci jawaban, pihaknya juga berhasil merekam pengakuan

3

andalas/dp

PENCEMARAN – Sampah dan limbah industri mencemari Sungai Deli yang kondisinya semakin mengkhawatirkan.

Sungai Tercemar Limbah Industri, Rumah Sakit dan Rumah Tangga Belawan-andalas Forum Taruna Nelayan Indonesia (FTNI) merasa prihatin semakin tercemarnya Sungai Deli dengan limbah yang berasal dari industri, rumah sakit serta rumahtangga yang dibuang sembarangan ke sungai tanpa memikirkan dampaknya. Meskipun kondisinya tercemar namun sampai saat ini belum ada langkah konkrit penindakan langsung dari Pemko Medan. Hal itu dikatakan Ketua Forum Taruna Nelayan Indonesia (FTNI) Rusli AS di Belawan, Kamis (28/ 4). Menurutnya, sejumlah industri, rumah sakit dan rumah tangga di pinggiran Sungai Deli langsung membuang limbah tanpa proses. Parahanya lagi para industri dan rumah sakit sebagian tidak memiliki Instalasi Pengelolaan Analisis Lingkungan (IPAL) dan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal). Untuk itu, FTNI mengajak Pemko Medan untuk mengkampanyekan penyelamatan Sungai

Deli dari pencemaran yang mematikan habitat ikan. Bahkan, masyarakat Medan Utara menilai pesimis terhadap kinerja instansi Bapedaldasu maupun Dinas Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Medan guna menindak tegas pelaku pencemaran Sungai Deli dari limbah pabrik /industri maupun limbah rumah sakit yang dibuang sembarangan ke aliran sungai. Akibat pencemaran tak teratasi itu, kata Rusli, hanya jenis ikan sapu kaca saja yang dapat hidup. Sedangkan jenis ikan lain yang anti terhadap limbah sudah punah di Sungai Deli. Setiap harinya limbah pabrik disepanjang Sungai Deli, sambung Rulsli, beratnya sampai berton-ton yang dibuang pada tengah malam dan hari hujan. Aksi pencemaran tersebut luput dari pengawasan serius dari Bapedalda.. "Kita merasa prihatin aksi pencemaran lingkungan hidup ini dibiarkan di Sungai Deli bernasib sama dengan Sungai Kera dimana airnya tak lagi bisa digunakan untuk

kebutuhan masyarakat", ungkap Rusli yang juga selaku aktivis peduli lingkungan tersebut. Lebih lanjut Rusli mengatakan, kondisinya Sungai Deli saat ini makin mengkhawatirkan dengan banyaknya sampah-sampah hanyut di aliran sungai. Dikhawatirkan limbah-limbah itu turut terbawa ke laut yang ditandai dengan kotornya warna air Sungai Deli berubah menjadi hitam kecokelatan. Sementara itu, Dewan Riset Daerah Sumatera Utara Bidang Lingkungan Hidup Prof.Dr.Ir.Ilmi Abdullah,MSc mengakui bahwa industri, rumah sakit dan rumah tangga yang membuang sampah ke sungai sudah sudah diambang batas. Sebab Sungai Deli saat ini sudah tercemar limbah yang sangat berat hingga habitat lingkungan hidup. Dia juga mengharapkan kepada semua lapisan masyarakat dan pemerintah agar sama menjaga lingkungan yang sehat sebagi bukti kepedulian terhadap lingkungan hidup, tegasnya. (DP)

Medan-andalas Masalah kependudukan merupakan persoalan serius yang dihadapi bangsa. Salah satu cara untuk mengatasi ledakan penduduk adalah melalui program revitalisasi keluarga berencana (KB). Hal ini disampaikan Plt Gubsu Gatot Pujonugroho yang diwakili staf ahli bidang pemberdayaan masyarakat dan penanggulangan kemiskinan Drs Zulkifli Taufiq dalam sambutannya pada acara promosi dan sosialisasi program kependudukan dan KB yang bekerjasama dengan Bakohumas Sumut di Inna Dharma Deli, Kamis (29/4) "Petugas lapangan KB semakin berkurang dan keinginan untuk merekrut kembali petugas lapangan KB belum terlihat. Dukungan anggaran operasional juga kurang memadai. Ini menunjukkan komitmen pemerintah masih kurang dalam mengatasi ledakan penduduk," ujarnya. Dikatakannya, berdasarkan data dari lembaga kependudukan PBB yaitu UNFPA, jumlah penduduk dunia pada 2010 mencapai 7 Milyar jiwa, atau bertambah 1 Milyar jiwa hanya dalam waktu 10 tahun. Dimana pada tahun 2000 jumlah penduduk dunia sekitar 6 Milyar jiwa. Sedangkan di Indonesia selama 10 tahun terakhir, jumlah penduduk bertambah menjadi 32,5 Juta jiwa dan rata-rata pertumbuhan penduduk 1,49 persen. Sumut sendiri pada tahun 2000 berjumlah 11,5 Juta jiwa dan pada tahun 2010 meningkat menjadi 12,9 Juta jiwa dengan rata-rata pertumbuhan penduduk 1,11 persen per tahun. "Jumlah penduduk di Sumut merupakan ke empat yang terbesar di Indonesia setelah Jawa Barat, Jawa Timur dan Jawa Tengah," jelasnya. Sementara itu Kepala Staf Kodam I/Bukit Barisan Brigjen TNI Murdjito mengatakan dukungan TNI untuk program KB sudah dilakukan sejak tiga tahun lalu. Bahkan, katanya, kini jajaran TNI tidak saja melakukan mobilisasi, sosialisasi penduduk untuk mengikuti program KB, tetapi jajaran TNI sudah mampu membantu secara teknis seperti Petugas Lapangan KB (PLKB). (STAR BERITA.COM/ANT)


HUKUM & KRIMINAL

Jumat 29 April 2011

Ditangkap, Oknum Mahasiswa Cabuli Siswi SMU Medan-andalas Dituding mencabuli siswi SMU, seorang oknum mahasiswa, IA (21) ditangkap petugas Reskrim Unit VC Polresta Medan dari rumahnya di kawasan Jalan Setia Budi Tanjung Sari Pasar II, Kecamatan Medan Sunggal, Kamis (28/4). Kepala Unit (Kanit) VC Polresta Medan, AKP Hartono SH ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa IA ditangkap atas laporan pengaduan korban sebut saja Dwi. Laporan pengaduan korban tertuang dalam LP No. 480/II/2011 tanggal 21 Februari 2011. “Berdasarkan laporan tersebut kita lakukan penyelidikan dan penyidikan. Dan dari bukti-bukti yang ada kami lalu melakukan penangkapan terhadap tersangka,” kata Hartono. Sementara itu di Mapolresta Medan, IA mengaku perbuatan pencabulan itu ia lakukan berulang kali di salah satu hotel di Medan. Sedangkan Dwi melaporkan tersangka karena menolak bertanggungjawab. (HER)

Wanita Paruh Baya Korban Tabrak Lari Tanjung Morawa-andalas Seorang wanita paruh baya, Raulin Br Situmorang (55) warga Lingkungan XII Desa Timbang Deli Kecamatan Medan Amplas tewas diduga korban tabrak lari di Jalinsum perbatasan Desa Bangunsari dan Ujung Serdang, Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang, Rabu (27/4). Informasi diperoleh, sebelumnya korban dibonceng dengan sepeda motor BK 5384 GL yang dikemudikan anaknya, Saut Fredy Hutahaean (32) datang dari arah Lubuk Pakam menuju Medan. Tiba di tempat kejadian, diduga sepeda motor yang dikendarai Saut Fredy Hutahaen bersenggolan dengan pengendara sepeda motor yang melintas searah hingga sepeda motor Fredy menjadi oleng dan korban terjatuh. Saat yang bersamaan sebuah mobil dari arah yang sama, langsung melindas bagian kepala Boru Situmorang hingga tewas di tempat kejadian. (STP)

Mayat MR-X Mengapung di Sungai Pantai Labu Deli Serdang-andalas Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas diduga korban pembunuhan ditemukan warga mengapung terbawa arus Sungai Titi Besi di Dusun I Desa Kelambir Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang, Kamis (28/4) sekira pukul 14.30 WIB. Saat ditemukan, mayat pria yang diperkirakan berusia 35 tahun itu mengenakan celana jeans warna biru, kemeja lengan pendek bercorak hitam, dan memakai kaos kaki. Selain itu pada leher sebelah kanan terdapat luka mengaga diduga terkena benda tajam, kedua tangan diikat ke belakang dengan tali nilon palstik warna biru, kedua kaki juga diikat dengan menggunakan tali yang sama, serta pada pipi kiri terdapat luka lecet. Mayat Mr-X itu pertama kali ditemukan seorang warga yang sedang mencari ikan. Warga tadi mengaku terkejut begitu melihat sosok mayat terapung terbawa arus dan memberitahu kepada warga lainnya. Setelah berada di bawah jembatan Titi Besi, mayat tersebut ditarik ke pinggir sungai. “Diperkirakan mayat ini sudah tiga hari meninggal karena sudah mengeluarkan bau busuk,” kata warga. Dibantu oleh warga, pihak kepolisian Polres Deli Serdang mengevakuasi mayat tersebut ke pinggir sungai dan membersihkannya sebelum di bawa ke RSUD Deli Serdang untuk diotopsi. (TH)

Duh! Ke Kantor Polisi Kok Bawa Ganja Deli Tua-andalas Seorang ibu rumah tangga ditangkap setelah kedapatan membawa ganja ke Kantor Polsek Deli Tua, Kamis (28/4). Kedatangan Manudri (44) warga Asam Kumbang, Sunggal, ke Mapolsek Deli Tua ini untuk menjenguk anaknya yang ditahan. Daun ganja itu dikemas tersangka dalam kertas rokok. Terbongkarnya kasus tersebut setelah petugas piket jaga memeriksaan barang bawaan tersangka. Petugas piket yang menemukan barang terlarang itu langsung menyerahkan ibu rumah tangga itu ke petugas Reserse untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dihadapan petugas, tersangka membantah ganja itu miliknya. ”Mungkin waktu saya berada di angkot ada yang memasukkannya ke dalam barang yang saya bawa,” elaknya. Sementara itu, Kapolsek Deli Tua, Kompol SP Sinulingga melalui Kanit Reskrim, AKP Semion Sembiring saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon seluler membenarkan kejadian itu. ”Kita masih melakukan pemeriksaan apakah dia benar-benar sengaja membawanya. Karena pengakuannya barang bukti tersebut bukan miliknya,” kata Semion. (STP)

harian andalas | Hal.

4

Pencuri Sepeda Motor Dihajar Massa Biru Biru-andalas Mukhtajar alias Fajar (29) warga Perumahan Milala Tengah Blok II Desa Laucih, Kecamatan Pancur Batu, satu dari dua pencurian sepeda motor babak belur dihajar massa saat melarikan sepeda motor Supra X 125 BK 3944 UZ milik Suparman warga Desa Ajibaho, Kecamatan Biru Biru, Kamis (28/4) sekira pukul 08.30 WIB. Sebelumnya pelaku Fajar dan temannya, B (buron) yang mengendarai sepeda motor pagi itu melihat sepeda motor korban sedang diparkir di depan warungnya dalam keadaan hidup mesin (sedang dipanaskan). Melihat sepeda motor korban, Fajar yang berada di boncengan kemudian turun dan mengambil sepeda motor korban. Aksi pelaku diketahui adik korban yang langsung berteriak maling. Mendengar teriakan adiknya, korban yang berada di dalam rumah langsung

andalas/immanuel sitepu

CURANMOR - Satu dari dua pencuri sepeda motor yang dibabak belurkan warga saat dirawat di Puskesmas Biru Biru. Sedangkan (kanan) barang bukti sepeda motor Supra X Milik korban yang dicuri pelaku diamankan di Mapolsek Biru Biru. keluar dan mengejar kedua pelaku dengan sepeda motor milik tetangganya. Persis di depan Sekolah TK di Desa Candirejo, sekira 300 meter dari Markas Yon Armed, Desa Jandi Rejo, korban berhasil mendekati pelaku dan langsung menunjang kedua pelaku hingga terjatuh. Melihat aksi itu, sejumlah warga yang

ikut melakukan pengejaran langsung membabak belurkan tersangka Fajar. Sementara, seorang lagi temanya berhasil meloloskan diri menuju ke arah Deli Tua. Polisi yang melintas di lokasi kejadian lalu mengamankan tersangka Fajar dari amukan warga lalu memboyongnya ke Puskesmas Biru Biru. Setelah diobati,

Pencuri Ngaku Petugas PLN Gasak Rp20 Juta Deli Tua-andalas Sekawanan pencuri mengaku petugas PLN menyatroni salah satu rumah di Komplek Pesanggrahan (Arkeologi) Jalan Seroja Raya, Medan Tuntungan, Kamis (28/4). Dalam aksinya para pelaku menggasak harta benda korban mencapai Rp20 juta lebih. Peristiwa itupun sudah dilaporkan korban ke Polsek Deli Tua, sekira pukul 18.00 WIB. Dalam pengaduannya korban Dameria Marpaung (38) mengaku peristiwa pencurian itu terjadi sekira pukul 15.00 WIB saat dirinya tengah berada di Klinik tak jauh dari rumahnya. Lebih lanjut korban menuturkan sebelum kejadian korban sedang berada di Klinik yang jaraknya tidak jauh dari kediamannya. Sementara di rumahnya hanya ada kedua anaknya yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD). Kemudian datang dua orang pemuda mengendarai sepeda motor mengaku petugas PLN. Melihat kedatangan orang yang tidak dikenal itu, kedua anak korban mengatakan bahwa orangtuanya sedang tidak berada di rumah.

Ilustrasi Namun pelaku tidak mau tahu dan berusaha untuk masuk ke rumah korban dengan berpura-pura memperbaiki listrik yang rusak di rumah korban sembari mengeluarkan testpen. Bahkan pelaku berusaha merusak pintu kamar korban yang terkunci sebelumnya. Setelah berhasil, salah seorang pelaku kemudian masuk dan mengunci kamar tersebut dari dalam sembari mengacak-ngacak isi kamar korban dan berhasil membawa seluruh perhiasan dan uang yang ada didalamnya. Setelah itu, kedua pelaku langsung kabur meninggalkan kedua anak korban. Merasa ketakutan

sembari menangis, kedua kakak beradik itupun langsung mendatangi dan memberitahukan kejadian yang dialami kepada ibu mereka. Akhirnya sesampainya di rumah, korban mengecek dan melihat kamarnya telah berantakan serta seluruh perhiasan yang disimpannya telah raib digasak pelaku. Tidak terima dengan kejadian yang dialaminya, korban dengan didampingi tetangga sekitar kemudian membuat pengaduan ke Mapolsek Deli Tua dengan harapan petugas dapat mengungkap kejadian yang dialaminya. (STP)

Poldasu Gerebek Rumah Bandar Togel “GASS” Medan-andalas Petugas Direktorat Reserse Kriminal Poldasu menggerebek rumah Bandar judi toto gelap (togel) “GASS” di kawasan Jalan Danau Batur, Rabu (27/4) sekira pukul 22.00 WIB. Dalam penggerebekan tersebut selain meringkus tersangka pemilik rumah, Simin Sony (50), petugas Unit VC Poldasu berupa 2 unit handphone (HP), dua lembar catatat omset togel dan uang hasil penjualan togel senilai Rp2 juta. Penggerebekan rumah yang diduga dijadilan lokasi judi tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat. Kemudian polisi melakukan penyelidikan seka-

Ilustrasi ligus mengintai tersangka Simon Sony. Rabu (27/4) malam, akhirnya Simon Sony berhasil dibekuk dari kediamannya di Jalan Danau Batur Medan.

Guna dilakukan pemeriksaan bersama barang bukti tersangka diboyong ke Mapoldasu. Kanit VC Poldasu, Kompol Saptono saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (28/ 4) mengatakan pihaknya masih melakukan pengembangan dalam kasus tersebut. Pengakuan tersangka Simon Sony kepada polisi, menjadi bandar judi togel “GASS” sudah dilakoninya selama 8 bulan terakhir dan dari bisnis judi itu dia dapat memperoleh omset Rp10 juta hingga Rp20 juta sekali putaran. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Simon Sony akhirnya dijebloskan ke dalam sel Mapoldasu menunggu proses hukum selanjutnya. (HER)

Tragis! Balita Diperkosa Pemuda Tetangga SUNGGUH tragis nasib yang dialami balita yang satu ini. Dia diperkosa pemuda tetangganya sendiri. Akibatnya balita malang berusia 5 tahun ini mengalami trauma berat, hingga seringkali menangis tanpa sebab.

P

eristiwa perkosaan ini terjadi, Kamis (28/4) sekira pukul 11.00 WIB. Sementara itu pelakunya, A (20) warga Jalan Gaperta, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan, Medan Helvetia digiring orangtua korban ke Mapolsek Helvetia. Informasi diperoleh, peristiwa

itu terungkap setelah korban mengaku sakit pada kemaluannya ketika buang air kecil. Kemudian orangtuanya bertanya kepada anak pertamanya itu. Dengan polosnya, korban menjawab bahwa kemaluannya telah “disogok-sogok” oleh pelaku. "Ini adek yah, (menunjukan kemaluannya) ”disogok-sogok” sama bang Andreas (sebutan nama pelaku),” kata orangtua korban menirukan ucapan anaknya kepada petugas Polsek Helvetia, kemarin. Setelah mendengar pengakuan anak semata wayangnya itu, saat itu juga orangtua korban mendatangi tempat kerjaan A, yang terletak di Jalan Simalingkar. Setibanya tempat kerja A,

orangtua korban langsung menyuruh A untuk ikut dengannya dengan alasan ada pekerjaan. A pun dengan senang hati menerima ajakan orangtua korban. Selanjutnya A dibawa ke rumah korban untuk ditanyai seputar kejadia yang menimpa anaknya. Setelah ditanya pria tanggung ini pun tidak bisa lagi mengelak dan akhirnya mengakui perbutannya. Setelah mendapat pengakuan A, orangtua korban langsung menggiring A ke Mapolsek Helvetia. “Aku kaget, mendengar apa yang dibilang anakku bahwa dia telah dinodai,” tambah orangtua korban. Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih diperiksa secara intensif di Mapolsek Helvetia. (ZAL)

tersangka lalu dibawa ke Mapolsek Biru Biru. Kapolsek BiruBiru, AKP Mulyadi melalui Kanit Reskrimnya, Ipda M Sitepu SH ketika dikonfirmasi andalas membenarkan kejadian itu. "Benar pelaku telah kita amankan untuk penyelidikan lebih lanjut,” Jelas Sitepu. (STP)

Polisi Periksa Dua Saksi Penemu Peluru Kapal Medan-andalas Kepolisian Sektor Kota Medan Baru telah memeriksa dua orang saksi dalam kasus temuan tiga peluru kapal di kawasan Sekip. Kapolsek Medan Baru, AKP Dony Alexander di Medan, Kamis (28/4) mengatakan, kedua saksi yang dimintai keterangan itu, yakni pengusaha botot, Apoh, serta penarik becak Pandapotan Sibuea yang melihat peluru kapal tersebut. "Polsek Medan Baru masih mengumpulkan bahan keterangan untuk mengusut kasus tersebut," kata mantan Kasatreskrim Polres Langkat itu. Ia mengatakan, pihak Kepolisian, hingga kini masih terus menyelidiki dari mana barang tersebut diperoleh dan siapa pemiliknya. "Saat ini benda tersebut telah dibawa Tim Penjinak Bahan Peledak Brimob

Polda Sumatera Utara," kata dia. Sebelumnya, ketiga peluru itu ditemukan, Kamis (14/4), sekitar pukul 17.00 WIB, dibawa seorang penarik becak, Pandapotan Sibuea (34) penduduk Jalan Sekip Medan. Peluru yang disimpan dalam bungkus plastik putih itu, rencananya akan dijual ke pengusaha botot di Petisah Medan. Namun, masyarakat yang melihat ketiga peluru berukuran masing-masing 14 cm itu, melaporkannya ke Mapolsekta Medan Baru. Selanjutnya, beberapa petugas kepolisian meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan barang bukti itu. Mapolsek Medan Baru selanjutnya melaporkan benda itu ke Markas Brimob Polda Sumut. Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) turun ke Mapolsekta Medan Baru. (ANT)

Polres Binjai Ringkus Pengedar Narkoba  12 Paket Sabu-sabu Disita Binjai-andalas Petugas Reserse Narkoba Polres Binjai dibawah pimpinan Kasat Narkoba, AKP Achiruddin Hasibuan SH MH kembali berhasil mengungkap peredaran narkoba di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan tersebut selain berhasil meringkus tersangka Edy Dermawan alias Gogon (32) di rumahnya di kawasan Jalan Saman Hudi, Pasar IV, Kelurahan Bakti Karya, Kecamatan Binjai Selatan, petugas juga menyita barang bukti 12 paket sabu-sabu. Kapolres Binjai, AKBP Dra Rina Sari Ginting ketika dikonfirmasi andalas melalui Kasat Reserse Narkoba, AKP Achiruddin Hasibuan SH MH membenarkan penangkapan tersebut. “Tersangka merupakan DPO kita,” kata Achiruddin.

Mantan Kanit Idik I Jahtanras Polresta Medan itu menjelaskan, sebelumnya pihaknya menerima informasi bahwa tersangka yang merupakan DPO pihaknya berada di rumah diduga hendak melakukan transaksi jual beli sabu. Mendapat informasi tersebut, bersama sejumlah anggotanya, Kasat Reserse Narkoba Polres Binjai, AKP Achiruddin Hasibuan SH MH langsung mendatangi kediaman tersangka. Selanjutnya petugas melakukan penggerebekan. Dari dari hasil penggerebekan, polisi berhasil meringkus tersangka berikut barang buktinya. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, bersama barang bukti tersangka langsung diboyong ke Mapolres Binjai. (MKI/HER)

Bandar Judi Togel Ditangkap di Atap Rumah Binjai-andalas Bandar dan juru tulis (jurtul) judi toto gelap (togel) ditangkap petugas Reserse Kriminal Polres Binjai, Rabu (27/ 4). Tersangka Ucok (47) warga Binjai Utara yang disebutsebut jurtul ditangkap di salah satu warung kopi di kawasan Jalan T Imam Bonjol, Kecamatan Binjai utara. Sedangkan tersangka Buyung (33) yang sebut-sebut Bandar ditangkap di atas atap rumahnya di kawasan Binjai Utara. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut bersama barang bukti keduanya diboyong ke Mapolres Binjai. Keterangan diperoleh penangkapan Bandar togel tersebut merupakan pengembangan. Pertama polisi meringkus tersangka Ucok dengan barang bukti satu unit handphone, Rp32.000 serta alat bukti judi lainnya. Dari keterangan Ucok, dirinya menyetor kepada tersangka Buyung. Polisi pun melakukan pengembangan dengan mencari tersangka Buyung. Polisi yang menerima informasi Buyung di rumahnya langsung mendatangi rumah Buyung.

Mengetahui kedatangan polisi, tersangka Buyung lalu bersembunyi di atas atap rumahnya. Polisi yang mengetahui tersangka Buyung bersembunyi di atas atap rumahnya langsung meringkus tersangka lalu memboyongnya ke Mapolres Binjai. Di tempat terpisah, sekira pukul pukul 14.30 WIB, Polres Binjai juga berhasil meringkus jurtul togel ala Singapura berinisial, TP alias Wak T (58) warga Jalan Kartini, Dusun IV, Kelurahan Sei Limbat, Kecamatan Selesai, di rumahnya. Dalam penangkapan itu, polisi menyita barang bukti uang Rp162.000, satu buah buku tafsir mimpi dan alat judi lainnya. Menurut kakek yang satu ini dirinya sudah setahun menjadi jurtul togel dengan omset setiap kali putar Rp 100.000 sampai Rp 400.000. Kapolres Binjai, AKB P Dra Rina Sari Ginting melalui Kasatreskrimnya, AKP Ronni Bonic mengatakan kasus ini sedang diperoses dan tersangka dijerat melanggar Pasal 303 subs 303 bis KUH Pidana ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara. (MKI)


Jumat

HUKUM & KRIMINAL

29 April 2011

harian andalas | Hal.

5

Polsek Medan Kota Ringkus Dua Pengedar Sabu Medan-andalas Petugas Reskrim Polsek Medan Kota kembali meringkus dua pengedar narkoba jenis sabusabu dari kawasan Jalan Menteng VII Simpang Gang Horas, Rabu (27/4) petang. Dalam penangkapan tersebut dari kedua tersangka, Harianto (37) penduduk Jalan Gaharu Komplek PJK, Kecamatan Medan Timur dan Rusyanto (32) penduduk Jalan Jermal XII, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, polisi menyita barang bukti tiga paket sabu dan dua sepeda motor serta dua telepon genggam. "Pertama kami tangkap tersangka Harianto. Darinya kami sita dua paket sabu seharga Rp500 ribu, satu telepon genggam dan sepeda motor Yamaha Mio tanpa plat," kata Kapolsek Medan Kota, Kompol Sandy Sinurat SiK, didampingi Kanit-

reskrimnya, AKP S Simaremare, Kamis (28/4). Hasil penyidikan, kata Sandy, tersangka Harianto mengaku membeli sabu tersebut dari Bah seharga Rp500 ribu dan rencana akan dijual Rp600 ribu. Penangkapan kedua tersangka berawal dari informasi masyarakat, dan Polisi yang menyaru pembeli berhasil meringkusnya sekaligus barang bukti dan sepeda motor Yamaha Mio. Kemudian juga ditangkap Rusyanto (32) penduduk Jalan Jermal XII, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai. Dari pelaku, diamankan satu paket sabu seharga Rp100 ribu dan Yamaha Jupiter Z BK 5804 IE. "Rusyanto baru akan mencari pembeli tetapi terlanjur ditangkap. Hasil penyelidikan, tersangka sudah lima kali membeli sabu untuk diedarkan atau dipakai sendiri," terang Sandy.

Kejaksaan Kembalikan Berkas Cicit Soeharto Jakarta-andalas Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta akan mengembalikan berkas cicit mantan Presiden Soeharto, Putri Aryanti Haryowibowo, terkait kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,88 gram, ke penyidik Polda Metro Jaya disertai petunjuk atau P-19. "Berkasnya akan dikirimkan ke Polda pada Jumat (29/4) dari Kejati DKI Jakarta disertai petunjuk," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Noor Rachmad, di Jakarta, Kamis (28/4). Sebelumnya, anggota Ditnarkoba Polda Metro Jaya menangkap Putri bersama ES yang merupakan polisi berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi dan GN di Hotel Maharani, Jakarta Selatan, Jumat (18/3), usai mengonsumsi narkoba dengan barang bukti 0,88 gram shabu dan peralatan sabu. Selain itu, polisi juga menangkap JS, RF dan AT berdasarkan pengembangan dari penangkapan Putri dengan barang bukti 32,4 gram sabu. Keenam tersangka pengguna narkoba itu, dikenakan Pasal 112 ayat (1) dan Pasal 114 ayat (1) subsider Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba dengan ancaman hukuman penjara lima tahun. Cicit mantan Presiden Soeharto itu menjalani perawatan di Rumah Sakit Polri Kramatjati, Jakarta Timur, sejak Rabu (23/3) karena mengalami sakit radang tenggorokan dan demam tinggi. Penyidik kemudian mendatangkan dokter dari Bidang Kedokteran Kesehatan (Bidokkes) Polda Metro Jaya untuk memeriksa kondisi Putri. Ternyata dokter merujuk agar Putri menjalani perawatan di rumah sakit karena mahasiswi perguruan tinggi swasta itu mengalami demam tinggi. (ANT)

Pedagang Kopi Jual Togel, Ngaku Nyetor ke Oknum Aparat

Ilustrasi Medan-andalas Seorang pedagang kopi, Mauludin alias Udin (45) asal Aceh ditangkap petugas Reskrim Polsek Helvetia, karena kedapatan sedang melakukan transaksi judi togel, Kamis (28/4). Ironisnya dalam pengakuannya, Mauludin, membagi hasil judi togelnya ke oknum aparat. Dalam penangkapan itu, polisi juga menyita sebuah telepon selular yang dijadikannya alat untuk bertransaksi. Di hadapan petugas, Udin mengakui, dirinya belum lama berprofesi sebagai penulis togel. Dia juga mengaku selalu menyetor hasil penjualan togel tersebut ke oknum aparat berinisial J. "Aku belum berapa lama pak menulis togel, setiap aku jual togel selalu ku kirim ke J, dan apa bila ada yang kena nomor togel, dia yang menghantar uangnya ke rumah ku," ujar Udin. Kepala Unit Reskrim Polsek Helvetia, AKP Zulkfli Harahap SH mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Udin. (STARBERITA)

Dikatakan, penangkapan ini merupakan operasi Kepolisian yang ditingkatkan berdasarkan instruksi Kapolda dan Kapolresta, khusus dua tindak kejahatan yaitu peredaran narkoba dan judi. Sementara, Harianto mengaku sudah beberapa kali memperjual-belikan sabu-sabu untuk menambah penghasilan yang didapat dari pekerjaan sebagai juru parkir. "Biasanya beli ke Bah di Jalan Sekata kemudian dijual kembali sesuai pesanan konsumen. Keuntungan untuk menambah biaya hidup karena hasil parkir tak mencukupi," ujarnya. (HER)

KASUS NARKOBA - Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandy Sinurat SiK didampingi Kanitreskrimnya, AKP S Simaremare ketika memberi keterangan pada wartawan terkait pengungkapan kasus narkoba.

Dua Staf Kementerian PU Ditetapkan Sebagai Tersangka Jakarta-andalas Dua staf Kementerian Pekerjaan Umum, Sumudi Katono dan Bambang Turyono, ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejagung dalam dugaan korupsi proyek jasa konsultan pada kegiatan Water Resources and Irrigation Management Project (WISMP) di Direktorat Jenderal Sumber Daya Air. "Kedua tersangka itu menjadi pejabat pembuat komitmen proyek di Kementerian PU itu," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Noor Rachmad, di Jakarta, Kamis (28/4). Kegiatan itu dilakukan tahun 2007-2009 yang merugikan kuangan negara Rp6,5 milir. Sebelumnya, Kejagung sudah menetapkan satu tersangka kasus tersebut yang merupakan warga negara Italia, Giovanni Gandolfi yang juga menjabat sebagai Kepala Perwakilan C Lotti & Associate for Indonesia. Noor RAchmad mngatakan penetapan kedua staf Kementerian PU itu, sebagai tersangka dilakukan karena peran mereka menyetujui rencana pekerjaan yang dilakukan oleh konsultan. "Tersangka juga mengetahui bahwa pengerjaan proyek itu, tidak beres namun tetap disetujui," katanya. Ia menjelaskan modus yang dilakukan yaitu dengan menggunakan dokumen-dokumen palsu untuk mengajukan penagihan pembayaran jasa konsultan. "Pemalsuan yang diajukan tidak hanya menyangkut nilai pengeluaran yang sebenarnya, tetapi juga pemalsuan terhadap pekerjaan dan pengeluaran yang telah dilakukan alias fiktif. Dijelaskan, jasa konsultan itu dilakukan untuk 14 provinsi dan baru diketahui adanya tindak pidana korupsi tersebut saat mengerjakan untuk tiga provinsi, yakni, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Timur. "Anggaran dana untuk tiga provinsi itu sebesar Rp35 miliar," katanya. Disebutkan, dari hasil konfirmasi yang telah dilakukan oleh Bank Dunia terhadap C Lotti mengenai dugaan pemalsuan dan penggelembungan (mark up) dokumen-dokumen pembayaran. (ANT)

andalas/ist

Karyawati CIMB Niaga Nangis Ceritakan Kekejaman Perampok Medan-andalas Saksi Mariana (28), karyawati Bank CIMB Niaga, kelihatan menangis dan meneteskan air mata di Pengadilan Negeri (PN) Medan, ketika menceritakan pengalaman atas kekejaman yang dilakukan perampok terhadap dirinya pada peristiwa, 18 Agustus 2010. "Saya trauma atas peristiwa perampokan itu, tidak bisa dilupakan begitu saja dalam hidup saya," katanya ketika memberikan kesaksiannya di PN Medan, Kamis (28/4). Mariana didengar keterangannya dalam perkara terdakwa Abdul Gani Siregar alias Gani, pelaku perampokan Bank CIMB Niaga di Jalan Aksara Medan dan perusakan Mopolsek Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara.

Sementara itu, sidang perkara tersebut dipimpin majelis hakim diketuai Karto Sirait dengan anggota Sutadi W dan YF Rangka. Mariana mengatakan, kasus perampokan itu sangat menakutkan bagi dirinya. Di mana pada saat itu, dia diancam tembak dengan pistol di bagian kepalanya oleh perampok. "Saya, tidak bisa bayangkan pada saat kejadian tersebut," katanya. Selanjutnya dia menjelaskan, perampok tersebut juga masuk ke dalam ruangan kasir, meminta kunci brankas, namun kunci dimaksud tidak ada dipegang karyawan. Kemudian perampok tersebut ke luar, tidak berapa lama membawa Pak Syahrul yang kelihatan memegang kunci. "Pada saat itu juga brankas dibuka dan pelaku mengambil uang lebih kurang Rp400 juta," ujar Mariana. Uang hasil rampokan itu mereka masukkan ke dalam goni plastik warna putih, seterusnya kabur

bersama rekan-rekannya. Bahkan, kata Mariana, saat perampok itu membuka brankas yang berisi uang tukaran baru itu, dia disepak ke luar dari dalam ruangan kasir tersebut. "Terjangan perampok itu ke bagian tubuhnya cukup kuat," katanya. Saksi lainnya, Agus Heriadi mengatakan, perampok juga berusaha menusukkan sangkur ke bagian tubuhnya, namun dia mengelak dan tidak melawan, sembari mengangkat kedua tangannya di atas kepala. "Saya sangat takut melihat perampok yang menenteng senjata itu, apalagi mendengar beberapa kali suara tembakan," katanya. Selain itu, katanya, perampok tersebut juga memecahkan kaca dan mengobrak-abrik ruangan Bank CIMB Niaga, serta merusak beberapa perangkat komputer. "Pada saat kejadian itu, saya juga menolong dan membawa ke rumah sakit satpam Bank CIMB Niaga, Fahmi, yang mengalami luka, akibat ditembak perampok tersebut," kata Agus. (ANT)

Kejatisu Limpahkan Berkas Korupsi Alkes Nisel Medan-andalas Kejaksaan tinggi sumatera utara melimpahkan berkas dugaan korupsi alat kesehatan (alkes) dan obat generik pada Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan senilai Rp3,5 miliar ke Kejaksaan Negeri Gunungsitoli untuk selanjutnya dilimpahkan ke pengadilan setempat. “Setelah ditetapkan tiga tersangka oleh tim Pidsus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), kini tim penyidik melimpahkan berkas korupsi itu ke Kejaksaan Negeri( Kejari) Gunung Sitoli hari ini," kata Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejatisu, Erbindo Saragih, Kamis (28/4) di gedung Kejatisu Jalan AH Nasution Medan. Erbindo mengatakan, untuk penyusunan dakwaan kepada ketiga tersangka akan dilakukan oleh

jaksa dari Kejatisu. Sedangkan untuk jaksa yang bakal mengikuti persidangan berasal dari jaksa Kejari Gunung Sitoli. “Untuk dakwaan memang jaksa dari Kejatisu. Jaksa Kejatisu bersifatnya hanya memantau persidangan yang dilakukan oleh jaksa Kejari Gunung Sitoli,” katanya. Ketika disinggung lebih jauh terkait kapan waktu bakal digelar jalannya persidangan, Erbindo mengatakan pihaknya hingga kini belum dapat memastikan. “Memang belum tahu kita, namun memang jika sudah dilimpahkan dalam waktu 20 hari persidangan akan digelar,” katanya. Seperti diketahui, Kejatisu me-

netapkan tiga tersangka dalam korupsi di Dinkes Nisel yakni Albertus Manao selaku Ketua Panitia Pengadaan, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kristian Wondo serta Rekanan Effendi Damanik. Dugaan korupsi alat kesehatan (alkes) dan obat generik di Kabupaten Nias Selatan (Nisel) berdasarkan laporan yang diterima dari masyarakat. Pengadaan alkes dan obat generik yang bersumber dari APBD Nisel tahun anggaran 2007 senilai Rp3,5 miliar itu, diduga melanggar Kepmenkes tentang harga alkes dan obat generik. Dalam kasus tersebut Negara diduga mengalami kerugian Rp2,5 miliar. (FEL)


Jumat 29 April 2011

RAGAM

harian andalas | Hal.

6

Bongkar Tembok Tanpa Izin di Tanah Eksekusi Medan-andalas Pemkab Deliserdang terkesan tutup mata membiarkan pembangunan pagar tembok permanen tanpa izin di atas tanah dieksekusi yang cacat hukum seluas 74 hektar eks HGU PTPN II di Pasar IV, Desa Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang oleh PN Lubukpakam, Selasa (19/4). "Bongkar bangunan tembok dan hentikan segera, karena yang memenangkan eksekusi tersebut tanpa alas hak yang kuat serta masih berperkara yang sedang dalam persidangan di PN Lubuk Pakam dan MA," tegas anggota Komisi A DPRD Sumut, Raudin Purba kepada wartawan ketika diminta komentarnya via telepon, kemarin. Dia juga meminta Bupati Deli Serdang, Amri Tambunan segera menindak tegas oknum yang membangun tembok tanp Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan tidak memiliki alas hak. Sebab, jika ada IMB-nya, maka sudah tentu alas haknya jelas. Selain itu pembangunannya melanggar Perda dan merugikan pemerintah dalam hal pendapatan asli daerah. "Jangan tutup mata, segera bongkar. Bupati harus melindungi

andalas/ist

BERDIRI-Pengendara sepeda motor melintas di depan pagar tembok permanent telah berdiri di tanah seluas 74 hektar di Pasar IV, Desa Helvetia, KecamatanLabuhan Deli, KabupatenDeliserdang yang diduga eksekusinyacacathukum berdasarkan surat palsu dalam proses gugatanmaupuneksekusi. rakyat, PTPN II juga rakyat, masyarakat penggarap yang sudah lama menetap di atas tanah tersebut juga rakyat," tukasnya. Anggota Fraksi PKS ini menambahkan, eksekusi tanah tersebut yang dilakukan PN Lubuk Pakam, Selasa (19/4), hendaknya distanvas (jangan diteruskan), karena cacat hukum dan penuh dengan rekayasa. "Camat juga harus perhatikan rakyat jangan ditindas. Polisi diharapkan segera

menindak aktor intelektual dibelakang 65 orang yang telah nyata menggunakan surat palsu untuk eksekusi. Kita minta permasalahan ini distanvas dulu," ucapnya. Sementara itu, Camat Labuhan Deli, Dedi Maswardy ketika dikonfirmasi di kantor Desa Helvetia, Rabu (27/4) mengaku di belakang pihak penggugat 65 orang atas nama Titin Kurniati Rahayu Cs yang memenangkan eksekusi ada orang 'kuat' dan siapapun tidak mungkin mampu memenangkan perkara tersebut yang bergulir sejak tahun 2002. "Pengacaranya jago, apalagi orang di belakang mereka kuat," ungkapnya. Dia menyebutkan, pihak Titin Kurniati Rahayu Cs belum mengajukan izin mendirikan pagar tembok tersebut. Bahkan, pihaknya juga belum menerima salinan

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

eksekusi. Demikian pula dengan permohonan penerbitan sertifikat. "Kan masih 10 hari eksekusi, belum adalah. Tapi kita sudah sampaikan kepada pengacaranya untuk mengurusnya," katanya. Dedi mengatakan, pembangunan tembok tersebut sah saja setelah eksekusi dilakukan. Karena dia menghormati putusan PN Lubuk Pakam. "Kita masih menghormati putusan tersebut makanya saya pikir itu sah-sah saja," sebutnya seraya tidak menyinggung apakah setiap pembangunan tembok permanen tidak memerlukan IMB serta pihak penggugat yang sedang mendirikan tembok pembatas apakah sudah mengantongi IMB. Disinggung apa alas hak 65 warga nama Titin Kurniati Rahayu Cs di atas tanah yang diperkarakan seluas 106 hektar dan 74 hektar yang dimenangkan, Dedi mengatakan alas hak warga tersebut surat KRPT ahli waris. Sementara surat KRPT ahli waris itu palsu dan sudah berkekuatan hukum tetap. Hal itu dibuktikan dengan proses di Poldasu yang menetapkan menetapkan putusan perkara Pidana No. 165 K/Pid/2010 tertanggal 25 Maret 2010 dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap pada tanggal 1 April 2010, yang menyebutkan Sudarsono alias Sudar sebagai terbantah 44 dan terdakwa II Misran Sasmita sebagai terbantah 25 dan 32 (dua dari 65 warga penggugat) terbukti bersalah melakukan tindak pidana menggunakan surat palsu dan telah menjalani hukuman penjara selama 3 bulan. (RIL/REL)


Jumat 29 April 2011

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


Jumat 29 April 2011

Playoff NBA

Spurs Masih Selamat, Thunder Melaju San Antonio-andalas San Antonio Spurs masih bertahan di babak playoff NBA. Sedangkan Oklahoma City memastikan tiket ke babak semifinal Wilayah Barat. Duel sengit terjadi di game 5 babak perempatfinal Wilayah Barat NBA. Sempat unggul 103-100 hingga beberapa saat sebelum laga usai, Grizzlies harus menunda meraih tiket ke semifinal setelah Gary Neal melesatkan tembakan tiga angka 1,7 detik menjelang laga usai. Selama perpanjangan waktu, Grizzlies seperti kehabisan tenaga untuk menambah perolehan poin. Akhirnya, Spurs berhasil menutup pertandingan ini dengan skor 110-103. Namun, Spurs masih tertinggal 2-3 dari tim tamu. Adalah Manu Ginobili yang menjadi pencetak angka terbanyak bagi Spurs. Pemain asal Argentina itu mengumpulkan 33 poin pada pertandingan ini. Sementara itu, Tony Parker menambah dengan torehan 24 poin, empat diantaranya dicetak pada babak perpanjangan waktu. "Pelatih menerapkan sebuah strategi yang sangat gemilang. Tim Duncan menutup pergerakan lawan dengan baik," demikian cerita Gary Neal, yang menjadi salah satu bintang Spurs sebagaimana dilansir dari Yahoosports, Kamis (28/4/2011). Zach Randolph menjadi mesin pengumpul angka buat Grizzlies, dengan mencetak 26 poin dan 11 rebounds, lalu Mike Conley dengan torehan 20 poin, sedangkan Sam Young menambah lewat penghasilan 18 poin. Kendati demikian, Grizzlies masih berpeluang untuk lolos ke semifinal Wilayah Barat, sekaligus menyingkirkan Spurs. Pasalnya, Randolph dkk akan menjamu Spurs dipertandingan game enam mendatang. Di pertandingan lainnya, Oklahoma City Thunder memastikan satu tiket ke babak semifinal Wilayah Barat. Tiket diraih, setelah Kevin Durant dkk menumbangkan Denver Nuggets 100-97. Skor akhir adalah 4-1. Thunder memnati pemenang antara Spurs vs Grizzlies.(OKZ)

OLAHRAGA

harian andalas | Hal.

8

SEMIFINAL LIGA CHAMPIONS

Messi Luar Biasa

Madrid-andalas Barcelona mengantongi modal besar untuk melangkah ke final Liga Champions musim ini, usai menang 2-0 atas Real Madrid pada leg pertama semifinal di Santiago Bernabeu, Kamis (28/4). Lionel Messi yang memborong dua gol kemenangan El Barca. Real Madrid tidak mengubah strategi bermain sama seperti dua pertandingan sebelumnya, dengan pertahanan rapat. Hanya Sami Khedira dan Ricardo Carvalho yang absen dan posisinya digantikan oleh Lassana Diarra dan Alvaro Arbeloa. Barca menguasai jalannya pertandingan sejak awal babak pertama. Peralihan bola dari kaki ke kaki diperagakan pasukan Josep Guardiola ini. Sebaliknya, Madrid lebih bermain hatihati dalam membuka serangan. David Villa mendapat peluang pertama di menit 10. Sayang tendangannya masih melebar gawang Madrid. Peluang kedua didapat Xavi Hernandez melalui tendangan keras pada menit 24. Hanya, bola keras tendangan playmaker Barca tersebut masih bisa ditahan kiper Iker Casillas. Sundulan Pepe menyambut tendangan bebas Xabi Alonso di menit 35 masih terlalu lemah. Bola dengan mudah bisa ditangkap Victor Valdes. Kericuhan kecil terjadi di menit 38, saat Barca mencoba melakukan serangan balik. Alvaro Arbeloa menghadang laju Pedro Rodriguez yang hendak berlari. Pedro pun terkapar, namun wasit tidak melihat kejadian dengan jelas dan memicu pemain Barca melalukan protes. Arbeloa pun mendapat hadiah kartu kuning setelah wasit meminta pendapat dari ofisial pertandingan.

Protes kembali dilakukan pemain Barca setelah Sergio Busquets terkapar di tengah lapangan. Busquets terjatuh setelah berebutan bola dengan Marcelo. Tangan Marcelo terlihat menyentuh wajah Busquets. Peluang terbaik dimiliki oleh Madrid di penghujung babak pertama. Cristiano Ronaldo melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tak terduga barisan belakang Barca. Beruntung Valdes masih mampu menahan tendangan CR-7 tersebut. Bola rebound coba dimanfaatkan Mesut Ozil, hanya Ozil sudah lebih dulu terjebak off-side. Babak kedua pertandingan berjalan lebih sengit. Jose Mourinho menarik keluar Mesut Ozil dan memasukan Emmanuel Adebayor untuk lebih menambah daya dobrak. Percobaan pertama dilakukan Xabi Alonso dengan melepaskan tendangan dari tengah lapangan, tapi bola masih jauh dari sasaran. Madrid untuk kesekian kalinya harus bermain dengan 10 orang melawan Barcelona. Kali ini Pepe yang diusir wasit setelah menerjang Daniel Alves dalam upayanya mengejar bola pada menit 60. Bukan hanya Pepe yang diusir wasit, Mourinho pun harus meninggalkan bangku cadangan karena memprotes keras keputusan wasit. Casillas melakukan penyelamatan penting di menit 68, dengan menepis tendangan Villa. Striker Barca tersebut mendapat ruang tembak, setelah menerima sodoran Xavi. Bola rebound coba disundul Pedro, sayang masih melebar. Barca akhirnya berhasil memecah kebuntuan di menit 76. Adalah Lionel Messi yang menggetarkan gawang Madrid, memanfaatkan umpan Ibrahim Affelay yang menyisir sektor kanan dan sukses melewati Marcelo. Messi dengan cerdik mendahului Ramos dalam memotong bola dan menempatkan bola di celah kaki Casillas.

LIONEL MESSI

Rossi Berharap Estoril Cerah

Mourinho Tantang Tanding Ulang Madrid-andalas Barcelona punya cerita tersendiri dalam hidup seorang Jose Mourinho. Tapi, cerita yang banyak ditinggalkan El Barca, bagi The Special One adalah cerita pahit. "Kenapa? Kenapa Ovrebo, Busacca, Frisk, Stark? Ini sama di setiap semifinal. Kita berbicara soal tim yang fantastis saat ini. Kenapa Chelsea tidak ke final? Kenapa Inter diselamatkan keajaiban? Tidak tahu apakah ini kekuatan dari UEFA atau UNICEF?. Aku tidak mengerti," keluh Mourinho usai Real Madrid dibekuk Barca 0-2, Kamis (28/4) dinihari WIB. Tak perlu dipertanyakan apa yang menyebabkan Mourinho berkomentar seperti itu. Pria asal Portugal itu mengaku kecewa dengan kepemimpinan Wolfgang Stark dalam laga semifinal I Liga Champions tersebut. Yang terjadi berikutnya, ia malah melontarkan kalimat super sinis. Mourinho menantang Josep Guardiola untuk memenangi Liga Champions tanpa skandal. Kalimat inilah yang kemudian membuat Barca gerah dan berniat melaporkan eks manajer Chelsea itu ke UEFA. Jika melihat ke belakang, Mourinho memang banyak punya cerita tak menyenangkan dengan Barca, dan semuanya berhubungan dengan wasit--seperti keluhan yang dikeluarkannya. Manajer berusia 48 tahun itu tak puas dengan performa namanama yang disebutkannya lantaran menilai mereka lebih berat ke Barca. Musim lalu, Mourinho mengeluarkan protes terhadap wasit Frank De Bleeckere ketika Inter Milan bertemu dengan Barca di semifinal leg II Liga Champions. Penyebabnya, wasit asal belgia itu mengeluarkan kartu merah untuk Thiago Motta. Mundur lebih ke belakang, pada 2005, ia pernah berseteru dengan Anders Frisk ketika masih menangani Chelsea. Penyebabnya, Frisk memberikan kartu merah kepada Didier Drogba. Ia juga secara terbuka menduga Frisk berbicara dengan manajer Barca ketika itu, Frank Rijkaard, ketika jeda. Kasus Frisk ini kemudian berkembang

Messi benar-benar menjadi mimpi buruk pertahanan Madrid di akhir pertandingan. Mendapat bola dari Sergio Busquets di sektor tengah, El Messiah menunjukan skill dribble bola dengan melewati empat pemain Madrid. Sontekan pelan namun terarah ke arah tiang jauh membuat Cassilas tidak berdaya. Unggul dua gol sudah cukup membuat Barca bermain nyaman dan mempertahankan keunggulan. Sisa waktu yang ada juga tidak cukup buat Madrid yang hanya bermodalkan 10 pemain untuk mengejar ketertinggalan. Wasit pun meniupkan peluit panjang tanda laga usai. (OKZ)

buruk. Wasit asal Swedia itu mengaku, dirinya dan keluarganya mendapatkan ancaman pembunuhan. Imbasnya, Frisk memutuskan untuk pensiun. Untuk kasus Tom Henning Ovrebo pada 2009, Mourinho sebenarnya sudah tak menangani Chelsea lagi. Tapi, lawan The Blues ketika itu adalah Barcelona. Dan inilah alasan mengapa Mourinho memasukkan namanya sebagai contoh. Ovrebo dinilai merugikan Chelsea dalam laga semifinal leg kedua di Stamford Bridge, di mana Barca akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 1-1 di injury time dan lolos ke final. Seusai laga Drogba terlihat mengamuk, bahkan samai menghampiri Ovrebo dan berteriak ke depan kamera televisi. Deretan ketidaksukaan terhadap Barca itu juga yang membuat Mourinho disinyalir menerima tawaran Madrid untuk melatih. Padahal Barca bukanlah klub yang asing untuknya. Ingat, Mourinho pernah bekerja sebagai asisten manajer di Camp Nou untuk dua manajer berbeda. Yang pertama adalah Bobby Robson dan yang kedua adalah Louis van Gaal. fase ketika bersama Robson itulah yang kemudian disebuts e b u t menjadi fase penting dalam karir manajerialnya. (DTC)

Estoril-andalas Pembalap andalan Ducati, Valentino Rossi mengumbar optimismenya bisa menutup balapan dengan manis di Sirkuit Estoril, Portugal akhir pekan nanti. Terlebih, ia telah tiga pekan beristirahat setelah ditundanya GP Jepang karena bencana alam. Rossi pun mengaku fit menghadapi pertarungan di atas lintasan seraya berharap balapan di Estoril berjalan cerah. Dalam dua seri yang telah digelar, Rossi belum bisa naik podium. Bahkan, di seri kedua di Jerez lalu, The Doctor sempat mengalami insiden dengan Casey Stoner yang membuatnya hanya finis di urutan ke lima. Sedangkan, nasib baik sedikit memihak rekan satu timnya, Nicky Hayden yang berhasil mengakhiri balapan di peringkat ke tiga. “Dengan penundaan GP Jepang, kami sudah tiga pekan tanpa balapan. Jadi saya bisa beristirahat untuk sementara waktu setelah melakukan test (Ducati) GP 12 di Jerez. Meskipun, saya juga

terus berlatih untuk membantu memulihkan kondisi fisik saya,” kata Rossi di Fullnoise, Kamis (28/4). Dan jelang balapan di Portugal yang dihelat pada 1 Mei 2011 nanti, VR46 menyebut Estoril sebagai salah satu seri yang dinantinya. “Sekarang kami pergi ke Estoril sebuah trek yang cukup menyenangkan. Kami akan terus meningkatkan settingan GP 11 pada sesi ujicoba hari Senin. Kondisi cuaca sering tidak terduga di Estoril karena daerah ini sangat berangin dan dekat dengan laut yang membuat cuaca bervariasi terutama di musim semi,” jelas Rossi. Rider berjuluk The Doctor itupun berharap balapan nanti tidak diganggu hujan agar timnya mempunyai banyak waktu di atas lintasan. Apalagi, baik dirinya dan tim masih harus mencari settingan tepat untuk meningkatkan kecepatan. ”Kami telah melihat di Jerez, bahwa kami mampu kompetitif di trek basah. Namun kami berharap matahari berada di Portugal sehingga kami memeliki sebagian waktu besar di trek karena kami masih harus memahami dan mensetting motor dengan tujuan agar lebih cepat dan baik di trek kering pada waktunya untuk fase yang paling kuat dari musim ini, ketika kami memiliki enam balapan dalam delapan pekan yang dimulai pada Juni,” urainya mengakhiri.(DTC)

JOSE MOURINHO

Button Mau Akhiri Karir di McLaren London-andalas Perjalanan karir balap Jenson Button sepertinya akan berakhir di McLaren Mercedes. Pembalap Inggris itu menyatakan keinginannya menjadikan Silver Arrows sebagai tim terakhirnya, dan dapat tanggapan positif dari tim tersebut. "Saat saya menyudahi karir saya di sini, saya tak ingin membalap F1 di tempat lain lagi. Saya bahagia di sini. Saya ingin menikmati balapan saya dan saya sungguh menikmati waktu saya di sini. Saya tidak bisa membayangkan alasan berada di tempat lain," sahut Button dalam wawancaranya dengan Autosport. Pernyataan Button tersebut terkait status kontraknya bersama McLaren yang bakal habis di akhir musim ini. Rencana negosiasi kontrak baru sudah disiapkan, dan dijadwalkan akan dilakukan pada tengah musim ini. Sejak didatangkan dari Brawn GP di

awal musim 2010 Button dianggap tampil memuaskan, dengan duduk di posisi lima klasemen akhir musim lalu. Button juga dianggap mampu menjalin kerjasama yang baik dengan juniornya Lewis Hamilton. "Saya membalap untuk salah satu pemain terbaik di dunia. Itu posisi yang sebagian besar pembalap ingin dapatkan dan saya bekerja keras untuk mendapatkannya. Saya mungkin bisa bertahan tiga tahun, lima tahun....saya tidak tahu," lanjut mantan juara dunia tahun 2009 itu. Keinginan Button melanjutkan karir di McLaren dapat tanggapan positif dari petinggi tim. Tim principal Martin Whitmarsh menyebut kalau dirinya menyambut baik kemungkinan terciptanya kerjasama yang lebih panjang antara kedua pihak. (DTC)


OLAH RAGA

Jumat 29 April 2011

harian andalas | Hal.

Kekuatan Lini Belakang Medan Chiefs Pulih Kembali

Gerak Jalan Semarakkan 7 tahun FUNtastic Yamaha Medan-andalas 60 regu dipastikan mengikuti lomba gerak jalan dalam gelaran 7 tahun FUNtastic Yamaha, Minggu (1/5) pagi. Mengambil start dan finish di Lapangan Benteng Medan , peserta yang dikategorikan kepada pelajar sekolah menengauh umum itu akan menempuh rute sepanjang 5 km. Divisi Manager Promotion & Motorsport PT Alfa Scorpii, Yong Ting Lee, mengatakan gelaran 7 tahun FUNtastic Yamaha merupakan bagian dari program Yamaha Terima Kasih Konsumen teranyar, yang terus dilakukan pabrikan sepedamotor berlambang garpu tala ini. "Banyak kegiatan yang digelar pada acara 7 tahun FUNtastic Yamaha di Lapangan Benteng. Dan lomba gerak jalan pelajar juga merupakan bagian penting dari perhelatan kami kali ini. Karena bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional. Ini merupakan bakti dan ungkapan peduli kami bagi masyarakat," kata Yong Ting Lee. Ia menambahkan, rute yang akan ditempuh para peserta gerak jalan masih seputar kawasan kota Medan saja. Yong Ting Lee mengungkapkan, dalam perhelatan kali ini, dengan tetap mengusung tema Yamaha Terima Kasih Konsumen, pihaknya merangkai beberapa sub tema sekaligus. Sehingga acara ini nantinya benarbenar dapat memuaskan masyarakat. "Ada sub tema yang penting dari event kali ini. Yaitu Yamaha Peduli Lingkungan, Yamaha Peduli Pendidikan, Yamaha Peduli Kesehatan, serta Yamaha Peduli Kesehatan," tandas Yong Ting Lee. Dijelaskannya, Yamaha Peduli Lingkungan akan ditandai dengan penanaman pohon dan pembagian tong sampah. Terkait Yamaha Peduli Pendidikan, tambahnya, mereka mengelar gerak jalan, festival band pelajar, dan SMK Kontes serta Kreasi Mading aksi Sekolah. "Yamaha Peduli Pendidikan akan melibatkan banyak pelajar dari sepuluh SMK dan SMU. Karena memang gelaran ini dilaksanakan bertepatan dengan hari pendidikan," katanya. Dalam event kali ini juga akan digelar Yamaha Modification Contes, servis gratis, safety ridding. Acara juga akan dimeriahkan dengan aki panggung Seventeen Band.(YON)

andalas/dp

Gedung KIM Futsal Centre termegah di Indonesia di Jalan Batam KIM.

Dirut PT KIM Resmikan Gedung Futsal Termegah di Indonesia Medan-andalas Direktur Utama PT Kawasan Industri Medan (KIM) Gandi Tambunan meresmikan gedung futsal termegah di Indonesia menelan biaya Rp 4,5 miliar di kawasan setempat, Kamis (28/4). Gedung Futsal itu dibiayai dari anggaran PT KIM dengan tujuan mendukung olahraga futsal di Indonesia khususnya di Kota Medan karena lahan untuk itu masih luas di kawasan itu dan dapat terjangkau dari seluruh sudut Kota serta dekat dengan pintu tol Belmera menuju KIM. Hal itu diungkapkan Direktur Keuangan PT KIM Pangabahan Lumban Tobing diselasela peresmian gedung tersebut yang berlangsung cukup sederhana. Dikatakan Pangabahan, disamping peresmian gedung ada juga dilaksanakan pertandingan KIM futsal cup untuk memperkenalkan adanya gedung futsal termegah di Indonesia. Dasar pemikiran Dirut PT KIM Gandi Tambunan membangun gedung KIM Futsal Centre itu supaya PT KIM juga dapat memasyarakatkan olahraga futsal dan mengolahragakan futsal yang lagi hangathangatnya saat ini, kata Pangabahan. Di samping untuk olahraga futsal, gedung itu juga dapat digunakan untuk pameran produk-produk industri yang ada di KIM sebab tidak semua orang tahu atau investor tahu apa saja hasil industri di KIM yang berjumlah mencapai 440 perusahaan tentu perlu ada pameran, ungkapnya. Dari sisi fasiltas seperti arena lapangan, ruang cafe,ruang ganti pakaian, kamar mandi dan loker unuk penyimpanan barang semua dapat digunakan dalam acara pameran sehingga gedung itu dapat digunakan dwi fungsi, jelas Pangabahan. Dibangunnya gedung KIM Futsal Centre itu bukan untuk gagah-gagahan tapi mendukung program pemerintah dalam bidang olahraga ditambah untuk menyehatkan manusia yang mau berolahraga seperti pepatah itu mengatakan dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat pula, ucap Pangabahan Lumbantobing. (DP)

9

andalas/ist

Tim basket pelajar putra Perguruan dr.Wahidin Sudiro Husodo saat menjuara ajang Honda DBL yang digelar awal tahun 2011 lalu.

Basket Honda Wahidin Cup Kembali Digelar Medan-andalas Turnamen basket di Sumatera Utara terus menggeliat menantang para pebasket untuk mengasah kemampuan timnya. Perguruan dr.Wahidin Sudiro Husodo kembali menunjukkan eksistensinya menjadi salah satu motor penggerak basket di Sumatera Utara. Selain keberhasilan tim basket nya menjuarai beberapa turnamen, konsistensinya dalam menggelar turnamen basket tahunan bertajuk Honda Wahidin Cup bekerjasama dengan CV.Indako Trading Co., selaku main dealer Honda di Sumatera Utara akan kembali digelar. " Menyambung tradisi yang lalu, Honda Wahidin Cup kembali digelar dengan mempertandingkan kelompok pelajar SMP putra dan SMP/SMA putri,turnamen ini diharapkan menjadi salah satu wadah bagi pelajar SMP dalam mengasah kemampuannya mengingat kurangnya kompetisi basket tingkat SMP,"kata Ketua Panitia Honda Wahidin Cup 2011, Suaib Hasibuan Spd kepada sejumlah media, Kamis (28/4) di CV Indako Trading Co,Jalan Pemuda Medan. Menurutnya, turnamen pelajar ini dikhususkan untuk pebasket tingkat SMP karena melihat pentingnya

pembinaan basket sejak usia dini diantaranya dengan penyelengaraan kompetisi agar pelajar mampu mengukur dan mengasah kemampuan." Untuk kategori pelajar putri, pemain boleh bermaterikan pemain SMP dan SMU karena masih minimnya pebasket putri tingkat SMP, " ungkapnya Ajang ini akan diikuti sekira 25 klub basket pelajar ,terdiri dari 13 klub pelajar SMP putra yakni, Chandra Kusuma, Methodist 2 Medan, Methodist Binjai, Methodist Brastagi, Methodist Lubuk Pakam, Wiyata Dharma Medan, dr.Wahidin Sudiro Husodo, Tunas Baru Brandan, Harapan Mandiri, Sutomo 1, Sutomo 2, Anthonius, dan Sultan Iskandar Muda. Sedangkan untuk pelajar SMP/SMA putri diikuti oleh 12 klub yakni, Methodist 2 Medan, Methodist Binjai, Methodist Brastagi, SMAN 1 Medan, SMAN 1 Tanjung Morawa, Sutomo 1, Wiyata Dharma Medan, Sultan Iskandar Muda, Tunas Baru Pangkalan Berandan, dr. Wahidin Sudiro Husodo, Panca Karya Stabat, dan Putra Anda Binjai. Sementara itu, Gunarko Hartoyo, Promotion Manager CV. Indako Trading Co. menjelaskan kegiatan Honda Wahidin Cup diharapkan bisa melengkapi keseriusan Honda dalam melakukan pembinaan pada generasi muda terutama olahraga bola basket. Gunarko menambahkan,secara konsisten Honda telah menyelenggarakan kegiatan basket

nasional bertajuk Honda DBL yang tahun lalu memberangkatkan tiga pemain basket berbakat Sumut ke Amerika Serikat. Honda DBL telah berkembang menjadi event basket favorit remaja saat ini. Honda Wahidin Cup 2011 akan berlangsung mulai tanggal 2 hingga 12 Mei mendatang di GOR Pradipta yang berada di lingkungan sekolah perguruan dr.Wahidin Sudiro Husodo kawasan Medan Labuhan. GOR Pradipta sendiri merupakan GOR indoor yang siap dua tahun lalu dan menjadi salah satu GOR basket favorit saat ini di Sumatera Utara. Keberadaan GOR Pradipta menunjukkan keseriusan perguruan dr Wahidin dalam melakukan pembinaan olahraga kepada pelajar. "Keberadaan GOR Pradipta dan dua lapangan basket outdoor menunjukan keseriusan perguruan Wahidin memberikan pembinaan basket. Sejak lebih 25 tahun lalu saat masih menjadi siswa di sini, perguruan Wahidin telah dikenal dan disegani dalam kegiatan basket." ungkap Gunarko yang merupakan alumni SMP dari perguruan tersebut. Terkait dengan pelaksanaan kegiatan, Herijanto selaku Sekertaris Panitia Pelaksana mengungkapkan persiapan sudah 80 %, 25 klub basket pelajar tersebut telah mengkorfirmasi keikutsertaannya. Technical meeting akan berlangsung 30 Mei akhir pekan ini di SMP dr.Wahidin Sudiro Husodo. (SIONG)

Serdang-andalas Kabar baik diterima Medan Chiefs menjelang laga lawan Batavia Union. Kekuatan lini belakang klub berjuluk "Kuda Pegasus" itu sudah pulih karena bisa diperkuat kembali oleh Kevin Yann dan Baihakki Kazan. Kevin Yann siap kembali tampil mengawal lini pertahanan Medan Chiefs dalam laga menghadapi Batavia Union, 1 Mei mendatang. Terakhir kali pemain asal Prancis itu tampil adalah saat menghadapi PSM Makassar 12 Maret silam. Ia selanjutnya absen karena cedera. "Iya, saya sudah bisa bermain lagi dan saya senang untuk segera membantu tim ini." ungkap Kevin Yann dalam press release yang diterima detikSport, Kamis (28/4/ 2011) sore WIB. Pemain kelahiran 11 September 1989 tersebut bahkan sengaja akan tampil dengan potongan rambut baru dalam pertandingan nanti. "Potongan baru akan membuatku semakin percaya diri." ungkapnya. Lini belakang tim yang bermarkas di Stadion Baharoeddin Siregar, Lubuk Pakam itu semakin solid dengan kembalinya Baihakki Kazan. Peman Singapura ini sempat absen karena harus pulang ke negaranya untuk keperluan keluarga. Baihakki sudah ikut dalam sesi latihan yang digelar Rabu (27/4). "Dengan bergabungnya kembali Kevin Yann dan Baihakki maka Medan Chiefs akan semakin kuat dan saya yakin mampu mengalahkan Batavia (Union)," ujar pelatih Amran. Medan Chiefs saat ini menghuni posisi kelima klasemen sementara dengan poin 24. Sementara Batavia Union ada di urutan ketiga dengan poin 25. (DTC)

India Open Super Series

Firda & Maria Febe Langsung Kandas New Delhi-andalas Cuma separuh tunggal putri Indoneisa yang masih bertahan. Dua dari empat wakilnya sudah harus angkat koper usai ditekuk lawan masing-masing. Memainkan pertandingan babak pertama pada Rabu (27/4/2011) Firda berhadapan dengan Eriko Hirose. yang diunggulkan di tempat kelima. Tak kurang dari sejam, Firda takluk setelah melalui pertarungan tiga set 21-18, 8-21, 16-21, Kegagalan ini disusul Maria Febe Kusumastuti yang harus pulang usai dikalahkan wakil Singapura dengan skor kembar 11-21, 11-21. Dua wakil lainnya berhasil lolos ke babak kedua. Aprilia Yuswandari sukses mengalahkan Trupti Murgunde 21-12, 21-. Sementara Lindaweni Fanetri susah payah melewati Ayane Kurihara 24-22, 1921, 21-18. Hasil baik diperoleh oleh para wakil di nomor ganda. Dari ganda campuran, Muhammad Rijal/Debby Susanto menundukkan Gaurav Venkat/Juhi Dewangan 21-6, 21-11. (DTC)

6 Petinju Sumut Ikuti Pelatnas Presiden Cup Medan-andalas Pengprov Pertina Sumut mendapatkan kepercayaan yang sangat tinggi dan berharga dari Pertina Pusat, dengan dihunjuknya sebanyak 6 petinju masuk Pelatnas untuk memperkuat Merah Putih dalam kejuaraan tinju internasional Presiden Cup XXI yang berlangsung 2-9 Juli 2011 di Jakarta diikuti sebanyak 34 negara. Dengan mendapatkan kepercayaan itu, Pengprov Pertina Sumut melalui Ketua Harian Eddy H Sibarani kepada wartawan, Kamis (28/4) menyatakan, pihaknya merasa bangga dan bahagia karena mendapatkan kepercayaan yang tinggi dari Pertina Pusat untuk mempersiapkan 6 petinju Sumut untuk masuk dalam Pelatnas menghadapi Presiden Cup XXI di Jakarta Juli mendatang. "Kami segenap pengurus Pertina Sumut sangat berbangga hati dan bahagia, bahwa mendapatkan kepercayaan dari Pertina Sumut. Hal ini tentunya, kami mengharapkan kepada ke6 atlet untuk bisa menjaga nama baik daerah selama di Pelatnas nanti," sebutnya ketika melepas ke 5 petinju yang berangkat ke Jakarta. Lebih lanjut Eddy H Sibarani menuturkan, keenam atlet tersebut yang dipanggil mengikuti pelatnas itu masingmasing Siti Aisyah 60 kg,

Nurmala Deli 51 kg, Zakaria Pasaribu 52 kg, Deni Hutasoit 64 kg dan Daniel Pasaribu 69 kg. Sedangkan satu pentinju lagi yakni Rumiris Simarmata 48 kg sudah menunggu di Jakarta yang selama ini mengikuti Pelatnas. Eddy menjelaskan, dengan 6 petinju Sumut yang ikut pada Pelatnas ini merupakan yang terbanyak dari semua Pengprov Pertina yang ada di Indonesia. Untuk itu Eddy mengharapkan, hendaknya seluruh petinju Sumut bisa mengukir prestasi yang gemilang untuk dipersembahkan kepada bangsa dan Sumatera Utara khususnya di Presiden Cup XXI ini. Dan tambah Eddy, dalam ajang President Cup XXI merupakan sekalugus untuk mencari petinju berbakat yang nantinya langusng memasuki Pelatnas untuk menghadapi Sea Games pada Nopember 2011 nanti. " Ini merupakan ajang seleksi bagi Pertina Pusat untuk memantau dan mencari petinju yang paling berbakat untuk langsung dibina mengikuti Pelatnas Sea Gemas. Dan tak lupa untuk suksesnya petinju Sumut di even tersebut, seluruh atlet meminta dukungan dan doa restu dari masyarakat dan insan tinju di Sumut," ungkap Eddy. Sementara itu, Pelatih keenam atlet tersebut Irianto Bakti didampingi pelatih

andalas-yonan

Ketua Harian Pengprov Pertina Sumut Eddy H Sibarani (ketiga dari kanan) dan dua pelatih foto bersama dengan kelima petinju Sumut yang akan berangkat mengikuti Pelatnas Presiden Cup XXI di Jakarta. lainnya yakni Binsar Simamora dan Rusli mengharapkan, hendaknya seluruh petinju Sumut yang ikut dalam Pelatnas ini bisa menyusuaikan dengan petinju dari daerah lain. Terutama sebut Irianto, petinju Sumut bisa mengambil pelajaran yang terbaiknya seperti untuk meningkatkan fisik, menambah teknik dan strategi bertanding serta meningkatkan disiplin untuk mencapai prestasi terbaiknya

serta mampu menjalani kebersamaan dengan seluruh atlet. Dalam kesempatan yang sama, salah satu petinju putri yang dipanggil mengikuti pelatnas Siti Aisyah menyatakan, dirinya akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pelatihan yang dilaksanakan nantinya. Mengenangi target sendiri Siti Aisyah pun tak mulukmuluk, agar nantinya bisa

mempersembahkan yang terbaik bagi bangsa Indonesia dan Sumut khususnya dengan bermain dan tampil baik disepanjang pertandingan yang dilakoni. "Yang penting, kalau saya bertemu dengan petinju dari negara lainya, saya ingin merobohkannya. Saya sangat berkeinginan untuk dapat meng-KO-kan petinju dari luar negeri siapapun itu," sebut Siti Aisyah. (YON)


Jumat

EKONOMI-BISNIS

29 April 2011

Wagub Harap Perbankan Bantu Pekka Aceh

andalas/suprian ms

BUKU - Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar didampinggi Wabup Abdya Ir Syamsurizal memperlihatkan buku karya Ibu-ibu Pekka dengan judul "Dunia Tanpa Suami". Blangpidie-andalas Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar SAg mengharapkan pihak perbankan di Aceh agar mau membantu kaum perempuan di Aceh terutama Pekka (perempuan Kepala keluarga) dalam hal memberikan kredit atau modal usahan lainnya. Pernyataan tersebut disampaikan Wagub Aceh dihadapan Wakil Bupati Abdya Ir Syamsurizal MSi saat menghadiri Musda Pekka Aceh ke 1 di Kecamatan Kuala Batee, Abdya, Kamis (29/4). Menurutnya, di Provinsi Aceh yang paling banyak menjadi korban, apakah korban tsunami atau konflik adalah kaum perempuan. Maka dari itu perempuan harus dibantu. Wagub menyebutkan, perempuan di Aceh sangat berani, maka dari itu perempuan Aceh harus mampu menjaga dan mendidik anakanaknya dengan baik. Dikatakan, perempuan Aceh harus kembali kepada jati diri Aceh seperti dalam sejarah Aceh yang memberi peluang kepada perempuan sebagai pemimpin, termasuk pemimpin keluarga. Membangun Aceh termasuk perempuannya tidak bisa meniru barat, tetapi sesuai dengan aturan yang ada di Aceh sendiri salah satunya adalah nilai Agama Islam. Musda PEKKA Koordinator Nasional Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) Nani Zulminarni menyatakan, pemberdayaan perempuan kepala keluarga merupakan suatu inisiatif untuk memberdayakan perempuan kepala keluarga miskin di Indonesia. Diakui, gagasan Pekka adalah atas permintaan janda-janda di wilayah Pidie Provinsi Aceh kepada pihak Bank Dunia pada tahun 1999 akan sebuah program yang dapat bermamfaat langsung pada mareka. Permintaan ini menunjukkan kenyataan pada pemangku kepentingan pembangunan pada saat itu bahwa kelompok janda hampir tidak pernah mendapatkan mamfaat langsung program yang datang ke wilayah Aceh. (YAN)

10

Minyak Goreng Curah Kembali Stabil

Aset Bank OCBC NISP Naik 20 Persen Medan-andalas Dengan menerapkan prinsip kehati-hatian, Bank OCBC NISP yang baru merayakan usianya yang ke 70 tahun, kembali membuktikan ke mam puan nya bertahan dalam gejolak perekonomian dan perParwati Surjaudaja saingan perbankan yang semakin tinggi. Pasca merger, Bank OCBC NISP berhasil mencatatkan pertumbuhan yang baik dan menjaga tingkat rasio sehat bagi sebuah bank. Pada Triwulan I-2011, total aset Bank OCBC NISP berjumlah Rp. 47,8 triliun. Hal ini menunjukan peningkatan sebesar 20% dibanding periode yang sama di tahun 2010, sebesar Rp 39,7 triliun. Hal ini disampaikan Presiden Direktur & CEO Bank OCBC NISP Parwati Surjaudaja melalui Corporate Communication Division Bank OCBC NISP, Kartika Wira kepada andalas, Kamis (28/4) melalui surat elektronik. Kepercayaan dari masyarakat yang tinggi kata Kartika Wira, diimbangi dengan konsistensi dalam peningkatan kualitas produk dan layanan, telah membuahkan pertumbuhan sebesar 22 % pada dana pihak ketiga bank, menjadi sebesar Rp 36,9 triliun dari Rp 30,2 triliun pada akhir Maret 2010. Menurutnya, pertumbuhan dana pihak ketiga tersebut, diikuti oleh keberhasilan bank dalam meningkatkan 31% dana murah bank menjadi Rp 22,2 triliun dari Rp 17,0 triliun pada triwulan I tahun 2010. Dengan demikian komposisi dana murah mendominasi 60% total dana pihak ketiga Bank OCBC NISP. “Kami bersyukur dapat melalui proses merger dengan baik, merger ini akan semakin memperkuat kemampuan bank dalam memberikan pelayanan terbaik bagi nasabah serta semakin dapat bersaing di pasar. Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan seluruh stakeholder kepada Bank OCBC NISP, sehingga kami pun berhasil mencatatkan pertumbuhan yang baik dari segi aset, kredit dan dana pihak ketiga. Dukungan dan kepercayaan tersebut memantapkan langkah kami untuk tumbuh lebih cepat dan lebih baik dengan senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian,” imbuh Kartika Wira. (SIONG)

harian andalas | Hal.

andalas/siong

COKL OKLAAT - Terkendala cuaca yang tidak menguntungkan, ekspor produk biji coklat Sumut mengalami penurunan sebesar 12,7 persen.

Realisasi Ekspor Sumut Capai USD 1,35 Miliar Medan-andalas Selama bulan Januari hingga Maret 2011 produkproduk Provinsi Sumut telah diekspor ke berbagai negara senilai USD 1.357. 099,908 dengan volume sebesar 947.659. 073, Kg,meningkat sebesar 50,61 persen dibanding triwulan pertama 2010 yang nilainya tercatat sebesar USD 901.034.071. Data realisasi ekpor tersebut berdasarkan penerbitan Surat Keterangan Asal (SKA) Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sumut yang disampaikan Kepala Seksi Ekspor Hasil Pertanian dan Pertambangan Disperindag Sumut, Fitra Kurnia kepada andalas di kantornya, Jalan Iskandar Muda Medan, kemarin. “Komoditi unggulan ekspor

Sumut, diurutan tertinggi yakni karet sir 20 dan 10 dengan nilai sebesar USD 268.053.225, mengalami peningkatan sebesar 70,7 persen dibanding tahun 2010,” kata Fitra Kurnia seraya menambahkan urutan tertinggi itu diikuti oleh biji pinang dan minyak siri yang mengalami peningkatan masing-masing sebesar 18,3 persen dan 16,85 persen.

Sedangkan untuk jenis produk ekspor yang merosot kata Fitra Kurnia, tercatat produk biji coklat yang mengalami penurunan sebesar 12,7 persen dengan volume 12.682.787 kg diikuti produk teh sebesar 44,93 persen dan hortikultura sebesar 7,75 persen. Terjadinya penurunan ekspor biji coklat, kata Fitra Kurnia karena sebagian besar biji coklat yang dipanen hasilnya tidak begitu baik, terkendala cuaca yang tidak menguntungkan untuk memproduksi coklat. Sementara itu, kata Fitra Kurnia, negara tujuan ekspor didominasi Jepang, China, Malaysia, Amerika, Singapura dan lainnya. (SIONG)

Medan-andalas Harga minyak goreng curah di tingkat pedagang di Kota Medan beberapa hari ini kembali stabil. Pasalnya, setelah beberapa pekan yang lalu harga minyak goreng naik dari harga yang biasa Rp 9000 per kg sampai Rp 9500 per kg menjadi Rp 11.000 per kg. Pantauan andalas, Kamis (28/4) di Pasar Tradisional Pusat Pasar Medan harga minyak goreng curah sudah kembali normal berkisar Rp 9000 sampai Rp 9500 per kg. Menurut salah seorang pedagang sembako Ernavita (42) kenaikan yang beberapa pekan terakhir itu di karenakan naiknya harga CPO. “Iya, sempat naik harga minyak goreng curah tapi sekarang udah turun harga lagi, waktu itu CPO lagi naik, makanya migor ikut naik

juga,” ujarnya. Berbeda dengan minyak goreng kemasan yang relatif masih normal. Dengan harga yang bervariasi dilihat dari merknya mulai dari Rp 23.000 per kemasan sampai Rp 27.000 per kemasan. Erna juga mengatakan, tidak sedikit juga peminat minyak goreng kemasan yang dilihat lebih praktis dan berkualitas. “Banyak juga peminatnya, tetapi tergantung kalau minyak goreng kemasan ini banyak yang beli kelas menengah ke atas karena menurut mereka lebih praktis, higienis, sehat dan ada juga yang rendah kalori,” ungkapnya. Selain minyak goreng curah yang biasa ada juga jenis minyak goreng curah, tetapi biasa disebut minyak goreng putih yang sempat naik juga beberapa waktu yang lalu sampai Rp 20.000 per kg. (IKA)

andalas/ika

NORMALNORMAL-Kenaikan harga minyak goreng curah beberapa pekan lalu dengan harga Rp 11.000 per kg, kini sudah kembali normal dengan harga Rp 9.500 per kg.

Indosat Raih Penghargaan Best CSR Jakarta-andalas Indosat kembali meraih penghargaan Selular Award 2011 untuk kategori Best CSR Program yang diberikan Majalah Selular dalam ajang “8th Selular Awards 2011 - Untuk Indonesiaku”, Kamis (28/4). Penghargaan Best CSR diberikan untuk salah satu program CSR perusahaan yaitu Indosat Wireless Innovations Contest (IWIC) yang secara konsisten diselenggarakan setiap tahun oleh Indosat dan telah memasuki tahun kelima. “Penghargaan ini merupakan wujud pengakuan masyarakat atas peran aktif Indosat menerapkan program CSR dalam rangka mengembangkan dan meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, khususnya dalam menumbuhkan semangat berkreasi dan berinovasi generasi muda di bidang teknologi wireless di Indonesia,” kata Djarot Handoko, Division Head Public Relations Indosat. Indosat Wireless Innovation Contest (IWIC) sendiri merupakan salah satu program di bawah payung program Indone-

andalas/ist

sia Belajar, yaitu program CSR Indosat yang berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Indosat sebagai pelopor program kompetisi inovasi berupaya membangun generasi cerdas melalui kompetisi pengembangan teknologi nirkabel (wireless)

PENGHARGAAN Pimpinan Majalah Selular saat menyerahkan penghargaan Selular Award 2011 untuk kategori Best CSR Program kepada Indosat dalam ajang “8th Selular Awards 2011 Untuk Indonesiaku”.

untuk mendukung berbagai aspek kehidupan masyarakat, baik dari segi komersial, sosial dan juga hiburan (entertainment). Hingga saat ini ajang IWIC telah menghasilkan total lebih dari 1500 karya kreatif dan inovatif di bidang wireless.

Beberapa di antaranya telah berhasil diaplikasikan menjadi layanan yang dapat dinikmati masyarakat. Selular Award 2011 diberikan berdasarkan penilaian dengan berbagai metode, baik melalui polling serta hasil panel dari tim redaksi Global Selular Media Group. Untuk kategori operator, penilaian dilakukan dengan menggunakan polling SMS dengan metode “One Man One Vote” yang melibatkan 1.024 pembaca Majalah Selular, Tabloid HandPhone, dan Selular Online di seluruh Indonesia dengan total jumlah SMS yang masuk sebanyak 5.127 SMS. ”Indosat berkomitmen untuk terus menumbuhkembangkan inovasi guna mendukung program pemerintah dalam mewujudkan masyarakat teknologi informasi di kalangan generasi muda, yang pada akhirnya akan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi bangsa melalui sektor telekomunikasi,” ujar Djarot Handoko menutup penjelasannya. (REL/GUS)

Budidaya Jamur Tiram yang Menjanjikan KINI usaha jamur tiram makin menjamur, tetapi tidak untuk di Kota Medan yang kini baru mulai merambah, seperti menjamurnya budidaya yang ada di pulau Jawa. Karena mudahnya cara membudidayakan jamur tiram, harga jual yang stabil serta permintaan yang terus meningkat menjadi salah satu faktor Pengusaha Budi Daya Jamur Tiram ini semakin eksis di bidangnya.

P

enampilannya yang putih bersih dan menarik, menjadi daya tarik tersendiri. Rasanya juga sangat enak, hampir seperti daging ayam. Adalah Muhammad Abdul Yusuf (30) enterprener muda pemilik sekaligus pembudidaya jamur tiram di Jalan Marelan Raya Pasar 3 Barat. “Awalnya ada ide memang, untuk mengembangkan jamur tiram di Medan dan kita ada ditawarkan sebuah CV, dan prospeknya bagus. Kita lihat apalagi di daerah pulau Jawa kan sudah banyak budidaya jamur tiram, kenapa kita di Medan nggak, jadi kita coba jalani yang terbilang masih baru berjalan delapan bulan dan alhamdullillah sambutannya baik serta peminatnya cukup banyak,” ujar

andalas/ika

JAMUR - Ujang pemilik usaha budidaya jamur tiram (pakai topi) di temani Dodi marketingnya saat memanen jamur. Ujang panggilan sehari-harinya. Dalam satu hari, Ujang yang dibantu sebelas karyawannya menargetkan minimal 1000 bag log per hari. Banyaknya peminat membuat Ujang tetap semangat untuk produksi dan mengembangkan usahanya. “Selain kita produksi, kita juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dengan adanya budidaya jamur tiram, serta secara tidak langsung kita juga membuka lapangan

pekerjaan di sekitar lingkungan kita,” ungkap Ujang yang aslinya dari Jawa Barat. Dengan usahanya yang berkembang pesat, ia pun banyak mengikuti pameran-pameran seperti yang barubaru ini di PRSU, dari situ ia banyak mendapat pesanan-pesanan dari berbagai daerah. “Sementara kita memang baru pasarkan di Medan keluar kota juga ada seperti Batam dan Negara

tetangga Malaysia. Tetapi, kita belum bisa penuhi karena mereka minta per harinya 500 kg. Sedangkan 20 kg per hari saja untuk memenuhi pasar local, kita masih kurang,” kata pria yang mengaku lajang itu. Dodi (27) salah seorang marketing yang membantu memasarkan jamur tiram mengaku sebagian masyarakat kurang sekali edukasi tentang jamur tiram mengatakan. ”Banyak juga masyarakat yang kurang tau, sampai mereka bertanya, ini bisa dimakan nggak ? Ini beracun nggak ? Sampai seperti itu anggapan masyarakat,” ujar Dodi. Maka, Ujang dan rekan-rekannya berusaha untuk memberikan edukasi berupa jasa pelatihan budidaya jamur tiram. Selain itu mereka juga menjual bibit jamur F1, aneka bag log dengan harga Rp 4000 per bag log dan jamur tiram siap olah dengan harga per 2 ons Rp 5000. Rasanya yang enak tentu saja memiliki banyak manfaat contohnya seperti dapat membakar kolesterol, menurukan kadar gula, penyakit kanker dan yang sedang di kembangkan oleh peneliti sebagai obat penyakit AIDS. Sementara itu, Ujang juga menerima study wisata untuk jamur tiramnya serta memberikan edukasi berupa pelatihan kepada anak-anak sekolah. Bagi yang berminat dapat langsung datang Jalan Marelan Raya Pasar 3 Barat Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan. (IKA)


KOMUNITAS

Jumat 29 April 2011

harian andalas | Hal.

11

Program Korpri Sumut

Honda Didik 100 Ribu Orang Berkendara Aman Medan-andalas CV Indako Trading Co, main dealer sepeda motor Honda di Wilayah Sumatera Utara (Sumut), mendidik 200 orang masyarakat per dealer per bulan, belajar bagaimana cara berkendara yang aman (safety riding). Komitmen yang telah berlangsung beberapa tahun di Sumut ini, ditujukan agar membudaya cara berkendara aman di masyarakat sehingga dapat meminimalisir ataupun langkah preventif terhadap kemungkinan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Demikian disampaikan Technical Service Departement Manager CV Indako Trading Co, Min Hiandidampingi GM Marketing Planning & Analisys Division PT Astra Honda Motor (AHM) Antonius Indraputra dan Pimpinan MSDC Jimmi kepada wartawan di sela peresmian Medan Safety Driving Centre(MSDC) di Jalan Bilal Medan,baru-baru ini. Delaer-dealer Honda di Sumut, lanjutnya, didukung oleh instruktur berkendara aman terlatih. Masing-masing dealer juga diperlengkapi dengan alat belajar Honda Riding Trainer (HRT). Mulai dari pelajar, karyawan, ibu rumah tangga dan klub-klub motor, sudah banyak yang diajari berkendara yang aman. GM Marketing Planning & Analisys Division PT AHM Antonius Indraputra menyebutkan, setiap tahun ditargetkan 100.000 orang masyarakat belajar berkendara aman. Komitmen ini bahkan telah berlangsung sejak tahun 2002 dan akan terus dikomitmenkan. AHM, sebutnya, berkeinginan tidak saja memproduksi atau menjual unit motor, tetapi juga berkontribusi terhadap keamanan berkendara. Bahkan dalam beberapa varian produksi belakangan ini, teknologi kenyamanan berkendara sudah diterapkan. “Di varian matik misalnya, kita menerapkan cagak samping pengaman (Side Stand Switch), dimana bila cagak samping diturunkan, maka mesin otomatis tidak berfungsi. Artinya, memberi aman bagi konsumen, khususnya saat membonceng anaknya,” jelasnya. GM CV Indako Trading Co, Arifin Posmadi mengungkapkan, sejalan dengan komitmen keselamatan berkendara tersebut, Honda melalui CV Indako Trading, mendukung sepenuhnya beroperasinya MSDC. Dia menyambut baik atas dibukanya MSDC ini karena akan sangat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya Kota Medan dalam menambah pengetahuannya tentang cara berkendara yang baik dan aman, serta sebagai bentuk dukungan Honda pada pihak kepolisian dalam upaya mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas yang terbilang cukup tinggi. Sementara itu, Pimpinan MSDC Jimmi mengatakan, kelengkapan fasilitas keselamatan berkendara mendorong pihaknya tertarik bekerja sama dengan Honda. “Sejauh ini, hanya Honda yang berkomitmen mengkampanyekan keselamatan berkendara. Mereka juga didukung fasilitas yang sangat memadai,” sebutnya. Kapolda Sumut Irjen Pol Wisjnu bersama Kakorlantas Mabes Polri Djoko Susilo, Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga dan Dirlantas Poldasu Kombes Pol Bambang Sukamto bersama jajaran Muspida Sumut yang mengunjungi fasilitas Honda di MSDC itu menyebutkan sangat berterima kasih kepada Honda. (SIONG)

1.000 Anak Dapat Bimbingan Gratis Masuk PTN

andalas/ist

FO FOTTO BERSAMABERSAMA-Wakil Menteri Perdagangan RI Mahendra (duduk tengah) bersama Anggota DPD RI Parlindungan Purba, (duduk kanan) Ketua Yayasan STMIK Kaputama Drs Irwanto Tampubolon (duduk kiri), Ketua STMIK Kaputama Devi Yendrianof dan segenap Civitas Akademika foto bersama di aula kampus tersebut usai diulosi.

Wakil Menteri Perdagangan RI,Mahendra:

STMIK Kaputama Harus Jadi Pelopor Pembangunan Medan-andalas Wakil Menteri (Wamen) Perdagangan RI Mahendra, M.Ec mengajak pengelola Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komunikasi (STMIK) Kaputama Binjai lebih memprioritaskan kualitas pendidikan. Ini agar STMIK yang bernaung di bawah Yayasan Pendidikan Teknologi Informasi Mutiara (YPTIM) ini dapat menjadi pelopor pembangunan sistem informasi di Sumatera Utara dan khusunya di BinjaiLangkat. “Untuk menjadikan STMIK Kaputama sebagai pelopor pembangunan, pihak yayasan harus melakukan hubungan baik kepada seluruh stake holder,” ujar

Mahendra saat meninjau kampus STMIK Kaputama Binjai, pekan lalu. Turut dalam kunjungan itu Anggota DPD RI Parlindungan Purba SH yang juga Pembina STMIK Kaputama. Rombongan diterima Ketua STMIK Kaputama Devi Yendrianof S.Kom M.Si, dan Ketua YPTIM Drs Irwanto Tampubolon dan segenap civitas akademika Kaputama. Menurut wakil menteri, kerjasama tersebut sangat penting terutama dengan pemerintah agar dapat mengembangkan hubungan informasi soal pasar tradisional, sehingga harga harga komoditi hasil pertanian dan perkebunan dapat diakses dan di-up date dengan cepat di masyarakat. Selain itu, Mahendra juga menyampaikan selamat kepada STMIK Kaputama atas terakreditasinya semua program studi dan sekaligus menyampaikan penghargaan bagi alumni yang telah banyak berhasil bekerja di intansi pemerintah dan swasta bahkan berwiraswasta. Dalam kunjungan ini, Wakil Menteri Mahendra beserta rombongan menyem-

patkan peninjauan pembangunan gedung baru STMIK Kaputama (kampus B) berlantai 3 yang terletak di belakang kampus A. Pembangunan gedung baru tersebut sudah rampung 75 persen, dilengkapi fasilitas peralatan modern dan musholla. Dan, direncanakan pembangunan gedung baru akan rampung bulan Juli mendatang dan dipastikan dapat difungsikan perkuliahan tahun akademik 2011/2012. Sementara itu, Ketua Yayasan STMIK Kaputama Drs Irwanto Tampubolon kepada wartawan menyebutkan, pihak yayasan tetap memberikan pendidikan yang terbaik, dan semua para alumni dipastikan siap pakai menerima tantangan teknologi informasi. Bukan itu saja, kata Irwanto, pihaknya juga sedang berusaha mencari dan menciptakan lapangan kerja bagi para alumni STMIK Kaputama. “Kita juga tetap memikirkan lapangan kerja bagi para alumni,” ujar Irwanto seraya menyebutkan saat ini pihaknya sedang konsen perbaikan fasilitas dan penambahan gedung baru kampus STMIK Kaputama. (BEN)

Medan-amdalas Dewan Pengurus Korpri Sumatera Utara kembali membuka bimbingan tes/studi gratis masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) kepada 1.000 anak anggota Korpri se Sumut. Program yang dikerjasamakan dengan BT/BS Sony Sugema College (SSG) Medan ini dimulai 28 April 28 Mei dengan lokasi tempat belajar SMA 1 Medan Jalan Cik Ditiro. Pembukaan acara BT/BS gratis tersebut dilakukan Ketua DP Korpri Sumut, RE Nainggolan bertempat di Aula Martabe Kantor Gubernur Sumut di Medan, Kamis (28/4). Dihadapan seluruh orang tua anak didik yang merupakan anggota Korpri se Sumut, staf ahli Plt Gubsu, Zulkifli Taufik, Plt Sekda, pihak SSG, dan sejumlah pimpinan SKPD/ instansi vertikal di Sumut, RE Nainggolan mengatakan program ini telah digelar selama 12 tahun berturut-turut dengan jumlah peserta yang terus meningkat. “Jumlah peserta BT/BS Angkatan XII tahun ini kami batasi hanya untuk 1.000 peserta saja. Namun demikian, kami sebagai orangtua tetap berharap angka kelulusan memasuki PTN bisa jauh lebih besar dari tahun sebelumnya,” ucap Nainggolan. Dari 1.000 anak anggota Korpri se Sumut itu, 265 di antaranya merupakan anak anggota Korpri Provsu, 75 anak anggota instansi vertikal, dan 660 anak lagi dari anggota Korpri di 33 kabupaten dan kota. Pemko Medan, dan Pemkab Humbang Hasundutan merupakan dua daerah paling banyak mengirimkan peserta dibanding daerah lainnya yang dibagi tiga jurusan, yakni IPA, IPS, dan IPC (IPA/IPS) dengan jadwal belajar mulai pukul 14.30 - 18.00 setiap hari. Nainggolan menjelaskan, BT/BS yang dibiayai APBD Sumut 2011 melalui DPA Sekretariat DP Korpri Provsu tersebut, merupakan program kerja rutin setiap tahun, terutama untuk mendukung salah satu visi misi Gubsu, yakni rakyat tidak bodoh. Sementara, Taufik yang mewakil Plt Gubsu, Gatot Pujonugroho meminta seluruh peserta disiplin, bertanggung jawab, dan menghargai keteladanaan orangtua sebagai abdi negara serta tekun mengikuti segala materi yang diajarkan dan mematuhi semua peraturan yang diterapkan. “Dengan itu, mudah-mudahan apa yang kalian harapkan bisa tercapai, dan tentunya hal ini juga menjadi harapan pengurus untuk bisa meningkatkan persentase kelulusan masuk PTN tahun ini,” urai Taufik sembari melanjutkan penyematan pin tanda peserta BT/BS intensif Anak-anak Korpri Sumut tahun 2011 kepada orang peserta. (WAN) andalas/ist

Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan

SMAN 1 Pangururan Wakil Sumut ke Tingkat Nasional Medan-andalas Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pangururan, Kabupaten Samosir terpilih mewakili Sumatera Utara (Sumut) mengikuti Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan Tingkat Nasional pada Agustus mendatang.

andalas/siong

BERPOSEPetinggi dari AHM, CV Indako Trading Co dan pihak MSDC berpose usai menyerahkan alat simulasi berkendara roda, Rabu (20/4).

Dalam babak final Lomba Cerdas Cermat Tingkat Sumut yang berlangsung di Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan, Kamis (28/4) dan turut disaksikan Wakil Ketua MPR RI Lukman Hakim Saifuddin, Sekjen MPR RI Drs Eddie Siregar MSi, dan mewa-

kili Gubsu Kepala Disdiknas Sumut Syaiful Syafri, SMAN 1 Pangururan menyisihkan finalis lainnya. Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan (Pancasila, UUD Negara Republik Indonesa (NRI) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika) yang diikuti perwakilan SMA sederajat se-Sumut merupakan agenda tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR RI) yang diselenggarakan Sekretariat Jenderal MPR RI. Anggota DPD RI yang juga anggota MPR RI Dr H Rahmat Shah sewaktu menjadi dewan juri pada babak semi final dan final cerdas cermat ini mengatakan pemahaman dan penghayatan terhadap 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara sangat penting bagi generasi muda, calon

PEMENANG – Dr H Rahmat Shah menyerahkan plakat kepada pemenang Semifinal Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar Kebangsaan. pemimpin masa depan yang tengah menimba ilmu dan membentuk kepribadian. Rahmat juga memesankan kepada para siswa yang berkesempatan mengikuti seleksi Lomba Cerdas Cermat Tingkat Provinsi agar tidak

melihat siapa yang menang dan kalah, tapi jauh lebih penting adalah agar semua siswa dapat menjadi duta-duta pencerahan untuk menyosialisasikan wawasan kebangsaan kepada temanteman di sekolahnya dan orang-orang di lingkungannya. (GUS)

BERITA DUKACITA

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

2

Nama

MA SUK CEN

Umur (Thn)

80

Alamat

Jl. Jemadi Gg. Bahagia I No. 21 Medan

Meninggal (Tgl/Jam) 27-04-11 12.30 WIB

Berangkat (Tgl/Jam)

29-04-11 13.00 WIB

Keterangan / Tempat

Dikebumikan

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

1

GOH HOCK JIN

71

Jl. S elam No. 33 Medan

27-04-11 03.20 WIB

29-04-11 13.00 WIB

D i perabukan

2

LIE CHING YANG

71

Jl. Mandala B y P ass Gg. Orba No. 33 Medan

28-04-11 10.25 WIB

30-04-11 11.00 WIB

D i perabukan

6

LIE YU YEI

52

Jl. B . K atamso No. 608 K p. B aru Medan

27-04-11 18.30 WIB

30-04-11 12.00 WIB

D i perabukan

7

TJONG SUNG LIAN

63

Jl. S . P arman Gg. Gustam No. 77 B Medan

25-04-11 23.00 WIB

29-04-11 13.00 WIB

D i perabukan

8

ONG BOK HUAT

82

Jl. Mayjend S utoyo No. 3 - 5 K . S i mpang

28-04-11 10.30 WIB

01-05-11 14.00 WIB

D i perabukan

9

MA PHEI CU

79

Jl. B . K atamso Gg. K arya No. 85 K p. B aru Medan

28-04-11 10.00 WIB

30-04-11 11.00 WIB

D i kebumi kan


SUMATERA UTARA

Jumat 29 April 2011

harian andalas | Hal.

12

Pemkab Sergai Uji Coba Emisi Gas Buang Kendaraan Dinas DALAM rangka memperingati Hari Bumi tahun 2011, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai melalui Kantor Lingkungan Hidup melakukan uji coba emisi gas buang pada kendaraan dinas yang digelar di halaman Kantor Lingkungan Hidup komplek kantor Bupati di Sei Rampah, kemarin. Kegiatan dengan mengusung tema 'Wujudkan Program Langit Biru' itu disambut baik, dan dihadiri Wakil Bupati Sergai Ir H Soekirman, Sekdakab Drs H Haris Fadillah, Kepala Kantor Lingkungan Hidup Drs Burhanuddin SH MH, Kepala SKPD dan para staf di jajaran Kantor Lingkungan Hidup Sergai. Kakan Lingkungan Hidup Sergai menjelaskan, pengujian emisi gas buang kendaraan ini bukan hanya

menyangkut masalah pencemaran lingkungan, tetapi dengan melakukan uji emisi kita dapat mengetahui apakah mesin kendaraan berada dalam kondisi sehat atau tidak. Selain itu kendaraan juga bisa lebih hemat BBM. Untuk memudahkan dalam menganalisa kondisi mesin, dapat menggunakan suatu alat yang bernama Smoke and Gas Emission Analyzer, alat yang sudah dilengkapi dengan standar gas limit tertentu dapat secara otomatis mendeteksi kondisi mesin kendaraan apakah diambang batas atau tidak. Standar gas buang pada kendaraan memiliki batasan tertentu yang di jelaskan melalui indeks-indeks yang telah diatur yaitu CO2 yang apabila tinggi maka kondisi ini menunjukkan bahwa AFR (Air to Fuel Ratio) berada

Korpri Langkat Kirim Pelajar Ikuti Try Out Stabat- andalas Dalam kaitan mempersiapkan pelajar kelas III mengikuti Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN) Pengurus DPK KORPRI Langkat memberangkatkan 12 pelajar mengikuti try out bimbingan belajar yang merupakan agenda DPD KORPRI Propsu di Medan berlangsung selama 1 bulan penuh. “Kami berharap adik-adik selain memacu diri untuk lebih menguasai pelajaran hal yang terpenting untuk memperhatikan kesehatan selama kegiatan berlangsung,"ujar Asisten Adm Umum Drs Sura Ukur atas nama bupati saat memberikan arahan sesaat keberangkatan para peserta menuju Medan di Sekretariat DPK KORPRI Langkat Kantor Bupati, Kamis (27/4). Selain itu dalam bimbingan belajar, diharapkan para peserta dapat menjaga nama baik Kabupaten Langkat dengan berlaku sopan, tekun menyimak pembelajaran, yang pada gilirannya berharap agar anak-anak Korpri Kabupaten Langkat bisa menembus Perguruan Tinggi Negeri sesuai dicita-citakan. Sebelumnya Kepala Sekretariat DPK KORPRI Langkat Effendi Matondang, S.Sos melaporkan keikutsertaan 12 pelajar Langkat sebagai tindak lanjut dari surat DPD KORPRI Propsu. Selama kegiatan try out bimbingan belajar seluruh fasilitas digratiskan, peserta hanya diharapkan mandiri dalam hal akomodasi. Ke-12 pelajar dari tingkatan SMA sederajat yang selanjutnya akan bergabung dengan seluruh pelajar Kabupaten/Kota se-Sumut yakni Ilham Siddik Tambunan, Siti Jubaidah, Junaidi Sitepu, Fathoni Aldrin, M Rizky Agung, Ahmad Pakhri Salman, Fitria, Rudyanto Surbakti, Ubaidillah Rido, Yuni Pratiwi, Rachel Shaheila dan Lisa Fridayanti Rahmi. Sementara itu, selama kegiatan berlangsung DPK Korpri Langkat menghunjuk pendamping para pelajar yakni Chairuddin Sipayung, SE dan Putri. Turut melepas keberangkatan pelajar itu, Wakil Ketua Korpri Drs Abdul Karim, Sekretaris Umum H Sujarno SSos MSi, Bidang Informasi H Syahrizal SSos MSi dan Bidang Perlengkapan Drs H Binawan. (BD)

DPD RI Sosialisasi Materi RUU Desa Sei Rampah-andalas Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan reses, anggota DPD RI, DR H Rahmat Shah melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai guna membahas halhal terkait dengan sosialisasi materi Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Desa dan penerapan program e-KTP di kabupaten tersebut, bertempat di ruang kerja Wakil Bupati komplek kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, kemarin. Dalam kunjungan itu, DR H Rahmat Shah disambut langsung oleh Bupati Sergai, Ir HT Erry Nuradi MSi, Wakil Bupati Ir H Soekirman, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Sergai, Dra Enny Mardiana Toreh, Kepala Badan Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Sergai, H Ifdal SSos MAP beserta jajaran SKPD terkait. Dalam pertemuan itu, Pemkab Sergai merekomendasikan sebelas poin materi RUU tentang Desa diantaranya, mengalokasikan tunjangan penghasilan kepala desa, perangkat desa dan BPD pada APBN, mengatur standar penghasilan tetap kepala desa dan perangkat desa sesuai dengan Upah Minimal Regional Kabupaten (UMRK), mengalokasikan dana APBN bagi tunjangan akhir jabatan kepala desa (Jaminan Purnabakti), mengatur wewenang camat terhadap desa. Bupati maupun Wakil Bupati Sergai memiliki usul dan pendapat yang sama mengenai RUU Desa, yaitu ada baiknya apabila PNS digaji langsung dari pusat, dengan harapan pemerintah memiliki anggaran lebih yang dialokasikan untuk pembangunan di perdesaan demi kemajuan pemerintahan desa dan masyarakatnya. Kepala BPMPD Sergai, mengungkapkan bahwa Pemkab Sergai telah melakukan pengangkatan terhadap sekretaris desa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dari 259 orang 237 diantaranya sudah berstatus PNS. Melalui RUU tentang Desa ini nantinya dapat diusulkan mengenai Tunjangan Penghasilan Aparatur Perangkat Desa (TPAPD), pinta H Ifdal SSos. (RYAD)

andalas

EMISI GAS-Wabup Sergai Ir H Soekirman didampingi Sekdakab Drs H Haris Fadillah MSi, meninjau alat pengukur emisi gas buang Smoke and Gas Emission Analyzer.

dekat atau tepat pada kondisi ideal, emisi CO yang terlalu tinggi disebabkan kurangnya oksigen untuk melakukan pembakaran secara sempurna. HC yakni kondisi yang menunjukkan adanya kelebihan bensin yang tidak terbakar disebabkan gagalnya sistem pembakaran yang sempurna. Selanjutnya adalah senyawa NOx, ini akan terbentuk apabila suhu mesin kendaraan mencapai lebih dari 13500C. Senyawa ini juga dapat terbentuk akibat mesin mendapat beban yang terlalu berat. Konsentrasi oksigen (O2) menunjukkan jumlah udara yang masuk ke ruang pembakaran berbanding dengan jumlah bensin."Angka ideal untuk O2 pada emisi gas buang adalah antara 1% hingga 2%," kata Burhanuddin. Sedangkan, wabup

mengaku sangat menyambut baik kegiatan tersebut, guna mendukung upaya pelestarian lingkungan hidup Pemkab Sergai menyadari bahwa gas buang kendaraan merupakan salah satu sumber pencemaran udara terbesar. "Karena itu, gas buang kendaraan harus bersih untuk mengurangi pencemaran udara,"ungkap Soekirman. Dalam kegiatan tersebut, kendaraan dinas Wabup dan Sekdakab Sergai juga mengalami uji coba emisi gas buang dengan hasil yang relatif aman dari pencemaran udara. Setelah itu dilanjutkan memberikan pesan-pesan mengenai menjaga lingkungan dalam rangka memperingati hari bumi yang dituliskan di atas sehelai kain putih. (RYAD)

Mantan Bupati Nisel Ditetapkan Jadi Tersangka Nias Selatan-andalas Mantan Bupati Nias Selatan Fahuwusa Laia (FL), resmi ditetapkan KPK sebagai tersangka, kemarin, terkait dugaan suap terahadap pegawai negeri sipil atau penyelenggara negara, untuk meloloskan dirinya sebagai salah satu kontestan dalam Pemilukada Nisel 2010 lalu. Pada Pemilukada itu, Fahuwusa Laia sebagai salah satu kandidat kepala daerah berpasangan dengan mantan Kadis Kesehatan Rahmat Alyakin Dakhi, yang saat ini telah di-

tahan Kejatisu, tersandung kasus pengadaan obat–obatan Dinkes tahun 2007. Dengan ditetapkannya yang bersangkutan sebagai tersangka, sejumlah tokoh masyarakat Nias Selatan, yang selama ini mendukung Fahuwusa Laia, kini hanya bisa bungkam, saat mengetahui kabar tersebut di berbagai media. Hal ini juga menjadi konsumsi publik saat ini di Nias Selatan. Pasalnya, menurut mereka selama ini sosok FL, dinilai merupakan sosok yang super. "Sebab, berbagai kasus yang diduga melibatkan dirinya, seperti laporan Pansus DPRD Nisel tahun 2008, hingga kini masih mengendap,"kata sejumlah tokoh kepada andalas, di Teluk Dalam, Kamis (28/4). Berbagai kalangan menya-

takan, jika FL tidak ngotot tampil sebagai salah satu kontestan pada Pemilukada lalu, diprediksi tidak akan terjadi hal memalukan masyarakat Nisel tersebut. "Kalau FL ditahan, berarti kedua

calon pasangan Farada samasama menjadi penghuni hotel prodeo,"kata mereka sembari menyebutkan, saat ini hampir semua mantan pejabat Nias Selatan di era FL, kini mendekam di tahanan. Juru Bicara KPK Johan Budi melalui telepon selulernya kepada andalas, Rabu mengatakan, benar saat ini mantan Bupati Nias Selatan Fahuwusa Laia, telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Yang bersangkutan diduga memberikan memberikan 'sesuatu' (suap) kepada penyelenggara negara, terkait pemilihan bupati pada tahun 2009 silam. Terkait dengan tindakannya itu, Fahuwusa Laia dijerat Pasal 5 ayat 1 atau Pasal 13 Undang Undang Nomor 31 tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak

Pidana Korupsi."Sedangkan kasus dugaan korupsi yang dilaporkan Pansus DPRD Nisel ke KPK masih ditelaah," kata Johan. Selain FL, salah seorang anggota DPRD Nisel YL, saat ini juga tengah menjalani pemeriksaan di bagian penyidik KPK. Pemeriksaan dilakukan sesuai surat panggilan Nomor Spgl1091/23IV/2011, melalui pihak Polres Nias Selatan. Sekretaris KBP3 Resort Nisel Yunarius Duha bersama Sekretaris LSM Laskar Merah Putih Gunawan menanggapi hal itu mengatakan, peristiwa memprihatinkan tersebut hendaknya menjadi pembelajaran bagi para pejabat Pemkab Nisel saat ini, sehingga dalam menjalankan tugas senantiasa sejalan dengan tupoksinya masing-masing.(EZ)

124 Rumah tak Layak Huni Segera ‘Dibedah’ Deli Serdang-andalas Program kemanusiaan Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan bersama Wabup H Zainuddin Mars, yang berobsesi hingga akhir kepemimpinannya (2014-red) dapat 'membedah' 10 ribu rumah tidak layak huni menjadi layak huni, melalui gerakan Bedah Rumah Masyarakat Miskin (Baruyakin) mendapat respon dari berbagai elemen masyarakat. Sosialisasi 'bedah' rumah tidak layak huni menjadi layak huni di Kecamatan Percut Sei Tuan, yang dihadiri Wakil Bupati H Zainuddin Mars di kompleks perumahan Cemara Hijau, kemarin, dengan pengusaha dan dermawan peserta dengan

antusias mendukung gerakan yang telah dicanangkan Bupati Drs H Amri Tambunan. Pada pertemuan itu, wabup mendaftarkan diri ikut serta 'membedah' 1 rumah disusul H Ismayadi, yang juga Ketua Panitia 'Bedah Rumah' Kecamatan Percut Sei Tuan berjanji menangani 2 rumah, anggota DPRD Deli Serdang H Rakhmadsyah SH dan Ali Natar Siregar 2 rumah, Camat Percut Sei Tuan beserta perangkat desa 1 rumah, Mubarok membantu 100 zak semen dan sejumlah undangan lainnya yang telah berjanji akan memberikan bantuan untuk mendukung pelaksanaan 'bedah' rumah. Ketua Panitia bedah rumah

Kecamatan Percut Sei Tuan H Ismayadi dan Camat Percut Sei Tuan Darwin Zein SSos yang ditanya wartawan di sela-sela acara sosialisasi menyebutkan untuk Kecamatan Percut Sei Tuan ada sekira 420 rumah tidak layak huni yang akan 'dibedah'. Namun untuk tahun pertama ditargetkan penanganan akan dilakukan terhadap 124 rumah tidak layak huni. Menjawab pertanyaan, Ismayadi mengatakan optimismenya, target 124 rumah untuk tahun pertama akan dapat terlaksana dengan baik. "Kita akan bekerja keras untuk memberhasilkan program mulia digagas Pemkab Deli Serdang," katanya. (TH)

Pelaksanaan MTQN Pakpak Bharat Sukses Pakpak Bharat-andalas Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) VII tingkat Kabupaten Pakpak Bharat, yang digelar di Kecamatan Siempat Rube, Desa Siempat Rube Satu Jambu, kemarin, dihadiri Wakil Bupati Pakpak Bharat HM Ilyas Padang, Sekdakab Drs Gandi warta Manik MM, Kepala Dinas Pertanian, seluruh camat serta para peserta yang mengikuti MTQN. Pelaksanaan MTQN yang dibuka Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolanda Berutu dan ditutup Wakil Bupati Ilyas Padang itu, berjalan dengan lancar dan sukses. Masyarakat yang menyaksikan pelaksanaan MTQN tersebut terlihat sangat antuasias dan gembira. Masyarakat muslim dan nonmuslim Pakpak Bharat terlihat kompak memberikan dukungan terhadap pelaksanaan MTQN,

andalas/ wesrion tumangger

Wakil Bupati H Maju Ilyas Padang bersama piala bergilir MTQN Pakpak Bharat. sehingga berjalan sesuai dengan harapan. Para pemenang MTQN memperoleh piala bergilir dari pejabat setempat. Wakil Bupati Ilyas Padang pada penutupan itu minta para peserta MTQN hendaknya terus mengasah dan mening-

katkan kualitas pembacaan AlQuran, sehinga qari dan qariah yang akan diutus Pakpak Bharat mengikuti MTQN tingkat Provinsi Sumatera Utara, akan mampu bersaing dan meraih prestasi sesuai yang diharapkan. (WES)

Letkol (Mar) Bambang Hadi Suseno dan Mayor (Mar) Arinto Benny Sarana, terlihat serius memantau gladi resik.

Batalyon Marinir-8 Gelar Latihan Pangkalan Brandan-andalas Serah terima jabatan Komandan Batalyon Infanteri 8 Marinir akan dilaksanakan hari ini (Jumat, 29/4) di Markas Marinir 8 Harimau Putih Tangkahan Lagan, Kelurahan Alur Dua Baru, Kecamatan Sei Lepan, Langkat. Untuk memantapkan persiapan sertijab tersebut, pasukan Marinir melakukan gladi resik (latihan persiapan), kemarin, dihadiri Dan Yon infanteri 8 Marinir yang baru, Mayor Marinir Arinto Benny Sarana, bersama Letkol Marinir Bambang Hadi Suseno yang akan digantikan. Dalam gladi resik tersebut terlihat pasukan elit, artileri, amphibi, panser dan lainnya telah disiapkan secara matang. Selain itu, Letkol Marinir Bambang Hadi Suseno dan sejumlah perwira Marinir 8, juga akan menampilkan atraksi menembak pada sertijab tersebut.

"Wa Danyon Marinir 8, Mayor Marinir SB Manurung yang akan bertindak sebagai Komandan Upacara pada sertijab. Sedangkan Inspektur upacara, Dan Brigif 3 Marinir, Kolonel Marinir Bambang Suswantono, "ungkap Ketua Panitia Sertijab, Kapten Marinir Farieck. Mayor Marinir Arinto Benny Sarana sebelumnya menjabat sebagai Dan Yon Marhanlan I Belawan. Sedangkan Letkol Marinir Bambang Hadi Suseno, terhitung sejak November 2009 menjabat sebagai Pasukan Harimau Putih di Batalyon Marinir 8. Sosok Letkol Marinir Bambang Hadi Suseno, dinilai merupakan perwira menengah TNI yang dekat dan akrab dengan wartawan, termasuk dengan tokoh pemuda dan agama, sehingga segala tugas yang diembannya di Langkat, berjalan dengan baik. (HAS)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: Lugas & Cerdas M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal, Azhari LHOKSEUMAWE: Sopyan, Reza Gunawan. BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


SUMATERA UTARA

Jumat 29 April 2011

harian andalas | Hal.

13

PT Gruti Diduga Kangkangi Aturan Nias Selatan–andalas Perusahaan pemegang izin HPH di Sumatera Utara, salah satunya PT Gunung Raya Utama Timber Industry (Gruti), saat ini telah melakukan kegiatan di Kecamatan Hibala Kabupaten Nias Selatan, untuk menebang kayu di sana. Tindakan yang dilakukan PT Gruti diduga telah mengangkangi Peraturan Pemerintah terkait perambahan hutan di Hibala. Pasalnya, perusahaan ini sebelumnya sudah pernah melakukan penebangan hutan di Hibala sejak tahun 1996 hingga 2001. Penebangan sempat dihentikan, karena perusahaan ini telah carry over RKT. Artinya telah melakukan penebangan kayu belum ada rencana kerja tahunan (RKT) sebagaimana diatur dalam peratuan pemerintah. Hingga, perusahaan PT Gruti pada 2002 izin yang dipegangnya di-blacklist karena pelanggaran tersebut,”ungkap tokoh masyarakat Hibal Abinia Manao, kepada andalas, Kamis (28/4). Dijelaskan Manao, sesuai pernyataan AT Ginting sebagai Wakil Direktur Utama PT Gruti, pihaknya belum melaksanakan kewajiban, antara lain karena pembangunan lahan pertanian masyarakat desa sekitar hutan seluas 100 Ha, yang merupakan kewajiban dari PT Gruti kepada masyarakat setempat saat itu, penanaman pohon atau penghijauan (reboisasi–red) 500 meter kiri kanan jalan utama yang dilalui PT Gruti, terbukti sampai saat ini. Masih menurut Manao, tentang dana reboisasi (DR) yang nilainya mencapai miliaran rupiah, peruntukannya belum jelas ke mana digunakan dana tersebut. Sebab, sampai saat ini penghijauan tidak ada dilakukan PT Gruti, selain itu demikian juga koperasi sebagai pendamping sampai saat ini juga belum terlaksana. Dengan munculnya kembali perusahaan tersebut (PT Gruti) di Hibala melakukan penebangan kayu di sana, sejumlah tokoh masyarakat mempertanyakan. Sebab, menurut mereka PT Gruti nongol seperti maling tanpa dosialisasi kepada masyarakat setempat, padahal perusahaan ini di-blacklist. Sementara, Kapolres AKBP Leonardus E Bhismo SIK SH, saat dikonfirmasi membenarkan, kegiatan PT Gruti sedang melakukan penebangan kayu di wilayah hukumnya. (EZ)

Pelayanan KTP Gratis Terus Dievaluasi Rantau Prapat-andalas Selama kurun waktu delapan bulan pemerintahan Tigor-Suhari, belum banyak yang dapat diperbuat, kendati upaya ke arah perbaikan dan perubahan terus dilaksanakan. Namun, tantangan dan cobaan masih banyak dihadapi seperti tersendatnya pelaksanaan program KTP Gratis. Hal itu dikemukakan Wakil Bupati Labuhan Batu Suhari Pane SIP, pada Wirid Yasin Akbar Wilayah II di Masjid Jami’ Nurul Jannah Kelurahan Perdamean, Kecamatan Rantau Selatan. Khusus program KTP Gratis, kata Suhari, masyarakat diminta tetap sabar dan tenang, karena masalah teknis yang selama ini menjadi kendala utama di kantor Camat dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil telah dilakukan perbaikan. Walau gratis tetapi layanan yang kita lakukan tetap berkualitas, karena ini sudah menjadi program Tigor-Suhari. Jadi, masyarakat tidak usah gundah kami akan terus lakukan evaluasi terhadap pelayanan KTP Gratis ini. “Insya Allah dalam waktu 3 minggu ke depan secara berangsur-angsur KTP bapak dan ibu akan segera selesai”, kata Suhari. Sementara, Ketua TP-PKK Labuhan Batu Ny Hj Fitra Laila Tigor Panusunan SpTHT mengatakan, keberadaan Wirid Yasin Akbar di Labuhan Batu sudah berlangsung lama. Wirid Yasin Akbar ini harus mampu membawa kita ke arah lebih baik, sehingga hidup dan kehidupan kita semakin baik dan terarah. “Janganlah gunakan Wirid Yasin Akbar untuk berpolitik seperti terjadi pada masa lalu, tapi gunakan hanya untuk mencari ridha Allah semata,”kata Fitra Laila.(ONE)

LSM LIMAK: Kades Celawan Menyalah Pantai Cermin-andalas Kabid Pengawasan Pembangaunan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Informasi Masyarakat Anti Korupsi (LIMAK) Serdang Bedagai, Nasri Effas menilai Kepala Desa (Kades) Celawan, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Sergai, menyalahi aturan dalam membuat Surat Keterangan (SK). Sebab, Kades Celawan, Suwarni warga Desa Sukaramai, Pantai Cermin, Sergai, telah mengeluarkan SK nomor470/212, tertanggal 17 Maret 2011 yang ditandatanganinya, untuk pengorekan tanah galian C di Dusun XII, Desa Celawan, Pantai Cermin, Sergai. Selain mengeluarkan SK pengorekan tanah, lanjut Nasri, Kades juga menerima yang diberikan pengusaha galian C yang berdomisili di Pantai Cermin. Uang itu diberikan sebagai pengurusan SK pengorekan tanah dengan alat berat (ekscavator-red) untuk dijadikan kolam ikan milik Akang (65) beralamat di Desa Pantai Cermin Kanan, Pantai Cermin. “Proses pengurusan SK pengorekan tanah, Kades menerima upeti dari pengusaha galian C berinisial A yang diberikan melalui kepercayaannya,”ungkap Nasri. Kebijakan Kades tersebut, katanya, tidak pantas dijadikan sebagai contoh. Pasalnya, Pemkab Sergai, melarang pengerukan tanah atau galian C karena melanggar Undang-Undang dan Peraturan Daerah (Perda). “Ini sudah bisa dibilang melanggar aturan sebagai Kades dan dikategorikan sebagai salah satu tindakan kejahatan merusak lingkungan hidup dan berpotensi mengancam kelestarian lingkungan,” tandasnya. Anehnya, ketika hal keluarnya SK pengorekan tanah dikonfirmasi ke Kades, Kamis (28/4). Kades Celawan, Suwarni yang disebut-sebut jarang masuk kantor itu mengatakan, SK dikeluarkan adalah hak dan wewenang Kades. (RYAD)

as andalas/ kamil ismail

Lagi, Pegawai Honor Satpol PP Demo Pemko Binjai Binjai-andalas Ratusan pegawai honorer Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Binjai, kembali menggelar aksi unjuk rasa, Kamis (28/4. Mereka tidak terima dipecat dari pekerjaannya dan hampir empat bulan tidak terima gaji. dalam demo ini, seorang wanita berpakaian dinas Sat Pol PP, mendadak pingsan saat berunjuk rasa di depan kantor Wali Kota. Namun, beberapa menit kemudian tanpa diobati, dia sadar kembali. Bahkan selanjutnya, bagaikan orang kesurupan wanita bertubuh kurus ini melontarkan kata-kata tidak senonoh menghujat Pem-

ko Binjai. Dalam orasinya para pegawai honor Satpol PP Kota Binjai yang dipecat itu, menuntut agar gaji mereka yang belum dibayar selama empat bulan segera dibayar. Mereka juga meminta agar Pemko Binjai mempekerjakan kembali di Kantor Dinas Satpol PP. Ketika berunjuk rasa para demonstran membawa keranda, juga menggotong mayat persis hantu pocong.Aparat keamanan dari Polres Binjai disiapkan berjaga memantau situasi. Wali Kota Binjai H Idaham SH serta pejabat Pemko lainnya, tidak ada yang mau menanggapi aksi unjuk rasa yang berlangsung di pintu gerbang Balai Kota Binjai ini. Melalui pengeras suara mereka menjerit-jerit, mendesak Wali Kota Binjai agar segera keluar dari kantornya. Permintaan para pengawai honor Satpol PP Binjai yang terkesan putus asa karena dipecat dari pekerjaan dan gajin-

ya tidak dibayar untuk bisa bertemu Wali Kota Binjai ini, benar-benar tidak terkabul. Sebab, wali kota tidak berada di tempat karena disebut pergi ke luar daerah. Gejolak unjuk rasa 310 pegawai honorer Satpol PP Binjai ini bermula dari adanya tindakan pihak Pemko Binjai yang tiba-tiba saja memecat mereka, dengan alasan tidak ada dasar hukum untuk meneruskan tugas para pegawai honorer Satpol PP, karena sesuai dengan peraturan pemerintah, untuk menjadi anggota Satpol PP harus berstatus PNS. Sebelum berunjuk rasa ke Balai Kota Binjai, mereka sempat menghadap anggota DPRD Binjai menyampaikan keluhan senada. Bahkan rombongan itu sempat ‘menginap’ dan mendirikan tenda di halaman kantor DPRD Binjai. Seorang demonstran mengaku, bernama Hamdan mengatakan, aksi yang mereka lakukan terus berlanjut sampai tuntutannya dipenuhi Pemko Binjai. (MKI)

Deli Serdang Lima Besar Nasional Konseling Remaja Lubuk Pakam-andalas Kabupaten Deli Serdang menduduki peringkat lima besar tingkat Nasional mewakili Sumatera Utara Kelompok Pusat Informasi Konseling Remaja (PIKR) setelah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa timur dan DKI Jakarta. Tim telah melakukan penilaian tahap akhir kepada kelompok PIK-R piper battle di SMA Negeri 2 Lubuk Pakam dengan hasil memuaskan. Demikian diungkapkan Ketua Tim penilai kelompok PIK-R nasional Drs M Edi Muin MSi, bersama Dra Masnuryati dan Alifah Nuranti SPsi MPH didampingi BKKBN Sumut kepada Wakil Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars dalam silaturahmi, kemarin. Menurut tim penilai, masuk nominasi lima besar tingkat nasional merupakan suatu bukti tingginya perhatian pemerintah daerah dalam membina wadah generasi muda sebagai tempat curhat mereka menyangkut permasalahan kesehatan reproduksi remaja dilatarbelakangi banyaknya remaja bermasalah dengan seksualitas, HIV/AIDS dan narkoba ditambah upaya pendewasaan usia perkawinan hingga terciptanya keluarga berkualitas. Wabup Zainuddin Mars menyampaikan

Tim Penilai PIKR M Edi Muin, Masnuryati dan Alifah Nuranti, diabadiakan bersama wabup Zainuddin Mars. terimakasih kunjungan tim penilai. Hasil penilaian yang diberikan merupakan bagian dari visi misi pembangunan Deli Serdang yang memprioritaskan bidang pendidikan, kesehatan termasuk program Keluarga Berencana tanpa mengabaikan pembangunan di bidang lainnya. Wabup didampingi Kaban KB dan Pemberdayaan Perempuan Dr Rita Aswati

Dahlan Mars, Kadisdikpora Hj Saadah Lubis SPd MPd, dan Kadis Infokom Drs Neken Ketaren, menyebutkan setiap kali dirinya mengunjungi sekolah-sekolah, termasuk saat meninjau UN, tidak lupa memberi pesan kepada para guru untuk selalu memberi bimbingan dan arahan kepada siswa agar terhindar dari perbuatan melanggar norma agama.(TH)

UNJUK RASA -Pegawai honor Sat Pol PP Binjai yang dipecat, Kamis (28/4) berunjuk rasa di Balai Kota Binjai.

Aspirasi Pemekaran Jangan Dihambat Panyabungan-andalas Pernyataan Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, yang tidak menginginkan pemekaran, mendapat kritikan dan protes dari sejumlah kalangan di Kabupaten Mandailing Natal, yang menekankan kiranya Pemprovsu jangan sampai menghambat aspirasi pemekaran. Sekretaris Komisi I DPRD Madina, yang juga Wakil Ketua DPC PD Perjuangan Iskandar Hasibuan mengatakan, pernyataan Plt Gubsu, terkesan menghambat aspirasi masyarakat, yang menginginkan pemekaran terutama pemekaran Sumatera Tenggara (Sumtra). Menurut Iskandar, tujuan pemekaran terutama wilayah Bagian Selatan murni untuk mewujudkan masyarakat adil dan sejahtera. ”Kita melihat selama ini wilayah Tapanuli Bagian Selatan, masih jauh dari harapan yang selama ini dicita–citakan. Dengan adanya pemekaran ini pelayanan publik diharapkan bisa lebih cepat, efektif, dan efsien,”kata Hasibuan kepada andalas, Kamis (28/4). Dikatakannya, alasan yang disampaikan Plt Gubsu tidak mendukung pemekaran, untuk mempertahankan keberagaman tetap terpelihara dan terjaga, kurang tepat.”Negara kita sejak dahulu sudah majemuk, bukan hanya di Sumut, tetapi juga di Tapanuli Bagian Selatan masih memelihara keberagaman,” katanya. Akhirnya muncul kesan, bahwa Plt Gubsu menghambat keinginan masyarakat Tapanuli Bagian Selatan, untuk mekar dari Sumut. “Dalam hal ini, kita mendukung DPRD Sumut untuk tetap membahas dan mensahkan pemekaran Sumatera Tenggara, untuk ditindaklanjuti ke pemerintah pusat dan DPR RI,” tegas Iskdandar Hasibuan. (OI)

342 CPNS Formasi 2010 Terima SK Pengangkatan 342 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Serdang Bedagai, formasi tahun anggaran tahun 2010 menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan dan penempatan. SK pengangkatan dan penempatan itu, diberikan Bupati Sergai diwakili Sekdakab Drs H Haris Fadillah MSi didampingi Asisten Admum Drs Liber Manurung dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Drs H Ahmad Zaki MAP, Kamis (28/4) di Aula Sultan Serdang kompleks kantor Bupati Sergai di Sei Rampah. SK pengangkatan CPNS yang diserahkan, meliputi 126 orang tenaga guru, 91 orang tenaga kesehatan, 125 orang tenaga teknis/administrasi masing-masing akan ditempatkan

rumah sakit, puskesmas, kantor Kecamatan dan SKPD di daerah ini sedangkan tenaga guru ditempatkan di sekolah sesuai dengan formasi dan latar belakang pendidikannya. Dengan kualifikasi pendidikan dari lulusan SMA sebanyak 25 orang, Diploma I 2 orang, Diploma II 16 orang, Diploma III 86 orang dan Sarjana sebanyak 213 orang. Bupati dalam sambutan tertulisnya dibacakan Drs H Haris Fadillah, MSi mengatakan, bahwa pengangkatan CPNS ini untuk mengisi formasi yang lowong yang disebabkan PNS yang pensiun maupun meninggal dunia serta sebagai kebutuhan organisasi. “Kepada CPNS agar kesempatan ini dipergunakan sebaik-baiknya, karena sebagai unsur aparatur negara dan pemerintahan harus memberikan pelayanan kepada masyarakat secara professional, dengan kejujuran secara adil dan merata, menghapuskan kesan bahwa aparatur negara sering lambat dalam memberikan pelayanan pulik,”kata Bupati Sergai.

MENYERAHKAN SKSerahkan SK-Sekdakab Sergai Haris Fadillah, secara simbolis menyerahkan SK pengangkatan CPNS 2010 di aula Sultan Serdang kompleks kantor Bupati Sergai di Sei Rampah. Dalam arahannya, bupati menegaskan kepada CPNS, sebagai upaya peningkatan kinerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing, sangat penting untuk memahami dan menaati peraturan dan perundangan-undangan terutama dibidang kedispilanan kepegawaian untuk menaati atas kewajiban dan menghindari larangan sesuai dengan PP Nomor 53 Tahun 2010.

Setiap PNS termasuk CPNS harus disiplin untuk mematuhi segala peraturan perundang-undangan yang ada, sebab menjadi PNS adalah pilihan hidup yang harus dilakukan dengan baik.” Hanya dengan cara hidup demikian maka nilai kehidupan PNS menjadi lebih bermakna karena nilai seseorang terletak pada besarnya manfaat yang diberikan kepada lingkungan sekitarnya,”pungkas Erry Nuradi. (RYAD)


Jumat 29 April 2011

Diklat Berakhir

Kelulusan Empat Peserta Ditunda Aceh Timur-andalas Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur (Sekda) Syaifannur SH MM, Selasa (26/4) menutup Diklat Prajabatan bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Golongan I dan II Angkatan I dan II, Golongan III Angkatan IV di lingkungan Pemkab Aceh Timur yang di pusatkan di Aula Badan Diklat BKPP Aceh Timur atau Gedung SKB. Dari 173 CPNS peserta Diklat Prajabatan Golongan I, II dan III ini dinyatakan lulus. Sementara empat orang peserta Diklat Prajabatan Golongan I dan II serta tiga orang dari Golongan III Angkatan IV ditunda kelulusannya. Dalam sambutan penutupan Diklat Prajabatan ini, Sekda mengatakan, bahwa Diklat Prajabatan ini merupakan pembentukan awal kader staf di lingkungan Pegawai Negeri Sipil agar bertambah arif dan bijaksana dalam setiap langkah serta selalu mawas diri dalam mengambil suatu keputusan dan mampu dipadukan antara kebenaran teori dengan kondisi empiris di lapangan. Ciri-ciri PNS tersebut, antara lain memiliki sikap mental, kesamaptaan fisik dan disiplin yang tinggi, setia dan taat kepada pancasila dan UUD 1945, mampu melaksanakan tugas yang menjadi tanggungjawabnya serta memiliki pengetahuan dan keterampilan managerial dasar sesuai kedudukannya. Lanjut Sekda, dalam menghadapi tantangan dan persaingan global dimasa yang akan datang, PNS dituntut untuk memiliki kemampuan berupa pengetahuan, keterampilan sikap dan perilaku yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas. Untuk dapat membentuk sosok PNS seperti itu yang tersebut di atas dilaksanakan pembinaan melalui jalur diklat prajabatan, yang mengarah pada kepribadian dan semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, kemampuan bidang administrasi untuk melaksanakan tugas-tugas umum pemerintahan dan pembangunan serta semangat kerjasama dan tanggungjawab yang tinggi dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan lingkungan tugas masing masing. (HRN)

Pemko Lhokseumawe

Targetkan Kelulusan UN di Atas 98 Persen Lhokseumawe-andalas Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga menargetkan kelulusan Ujian Nasional 2011 diatas 98% dari tahun sebelumnya yang hanya 95%. Hal itu diungkapkan Drs Tarmizi MPd Sekretaris Panitia UN 2011 Kota Lhokseumawe pada laporan UN seluruh sekolah kepada andalas di ruang kerjanya, Kamis (28/4). Tarmizi juga menambahkan, peran orangtua selain para tenaga pendidik sangat diperlukan untuk dapat membina siswanya dalam melakukan proses belajar mengajar. “Jika bimbingan orangtua kurang, maka akan menyebabkan anak itu tidak bisa menguasai betul-betul apa yang diajarkan oleh guru di sekolah dan siap mengikuti ujian akhir untuk mendapat nilai yang baik dan cita-cita yang diinginkan. Di samping itu, dukungan dari semua pihak juga sangat dibutuhkan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Lhokseumawe, guna memperbaiki Rangking Pendidikan Daerah Kota Lhokseumawe menjadi lebih baik. Peran dan dukungan pemerintah juga sangat penting untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kota Lhokseumawe. Kualitas tenaga pendidik serta prasarana pendidikan juga perlu ditingkatkan lagi. “Semakin banyak anggaran yang dikucurkan, maka semakin baik pula mutu pendidikan di suatu daerah,” pungkas Tarmizi. (RZ/SYN)

SMPN 4 Lhokseumawe

tak Miliki Penunjang Belajar Lhokseumawe, andalas Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Lhokseumawe yang merupakan sekolah yang berada di daerah terpecil di pinggiran Kota Lhokseumawe, tidak memiliki sarana dan prasarana penunjang belajar siswa. Saifullah SPd MPd Kepala Sekolah SMPN 4 Lhokseumawe, Kamis (28/4) mengatakan, SMPN 4 Lhokseumawe yang telah berdiri sejak tahun 1990 di dalam melakukan proses belajar mengajar tidak dapat sepenuhnya dilakukan dengan baik. Disebabkan di sekolah tersebut tidak memiliki sarana prasarana penunjang pembelajaran seperti LAB Bahasa, LAB Komputer, Perpustakaan, serta penunjang pembelajaran siswa lainnya. “Jadi, siswa di SMPN 4 saat ini hanya belajar di atas kertas (Buku-Red), tidak dapat mempraktekkan langsung apa yang telah diajarkan oleh guru,” ungkapnya. Selain itu, di SMPN 4 Lhokseumawe juga sangat minim siswa yang mengenyam pendidikan di sekolah tersebut, hanya berjumlah 142 siswa dengan tenaga pendidik berjumlah 32 orang. Ruang kelas yang ada di SMPN 4 berjumlah 9 Ruang, tapi hanya aktif 7 ruangan, selebihnya kosong. “Guru–guru di SMPN 4 sangat kreatif dalam mendidik para siswa, tapi sering mengeluh karena kurangnnya siswa di sekolah tersebut,” tambah Kepsek SMPN 4. Pada tahun ajaran mendatang, rencananya SMPN 4 Lhokseumawe akan melakukan 2 program pengembangan diri yang akan dilaksanakan pada sore hari. Program yang akan dilakukan tersebut berupa pengembangan di bidang olahraga dan pengembangan diri di bidang kerajinan tangan seperti batik, sulaman tangan, dan bordir. Untuk itu diharapkan kepada Pemerintah agar dapat memperhatikan serta dapat meninjau langsung untuk melihat kondisi SMPN 4 Lhokseumawe yang sangat memprihatinkan. (RZ/SYN)

ACEH MEMBANGUN

harian andalas | Hal.

14

Karyawan Imako Tuntut Perbaikan Upah Lhokseumawe-andalas Merasa haknya sebagai tenaga kerja tidak dipenuhi, ratusan karyawan PT Imako Engineering, anak perusahaan PT Pupuk Iskandar Muda, (PIM) Krueng Geukueh, Aceh Utara berunjuk rasa, Kamis (28/4). Unjuk rasa yang berlangsung di belakang kantor Humas PT PIM, menuntut perbaikan upah yang dikatakan jauh dibawah UMR (Upah Minimum Regional). Selain itu, masalah kesehatan yang disebutnya tidak terdaftar sebagai peserta Askes. Begitu juga Astek, bahkan uang makan sekalipun tidak terjamin. “Kami ini diperlakukan bukan sebagai tenaga kerja yang dijamin hak haknya,” sorak salah seorang peserta demo.

andalas/usman cut raja

TUNTUT GAJIGAJI-Sejumlah karyawan PT Imako sedang istirahat di bawah pepohonan, usai melakukan unjuk rasa menuntuk penyesuaian gaji dan kesejahteraan lainnya. Dalam orasinya mareka mengatakan, hampir semua karyawan PT Imako merupakan tenaga skill yang telah berpengalaman. Mereka telah bekerja ratarata di atas 10 tahun. Namun, tetap dihitung sebagai buruh harian yang tidak terikat kontrak. “Demo yang kami gelar ini untuk yang kedua kali dan akan terus kami lakukan sepanjang belum dipenuhi semua yang kami tuntut,” sebut salah sorang peserta demo. Ditambahkan, bekerja di hari libur juga tidak dihitung lembur, namun tidak

disebutkan berapa gaji rata-rata perbulan yang diterima. “Pokoknya di bawah UMR. Kami juga tidak boleh protes, siapa yang tidak sanggup bekerja diminta keluar, banyak orang lain diluar tidak ada kerja,” sebut mareka. Unjuk rasa yang digelar sejak pukul 09.00 WIB berlangsung damai. Tiga orang yang mewakili pengunjuk rasa diterima manajemen PT Imako, setelah sebelumnya mendatangi humas. Menajemen PT Imako yang coba dihubungi tidak berhasil. Sementara Kepala Biro

Seminar Sehari

Manajemen dan Penyakit Ayam Petelur Aceh Timur-andalas Kabupaten Aceh Timur saat ini sangat potensial untuk pengembangan sektor peternakan. Salah satu indikatornya adalah luasnya lahan yang tersedia dan belum digarap secara maksimal serta animo masyarakat yang tinggi, dalam beternak dan juga dukungan signifikan dari pemerintah daerah khususnya Pemkab Aceh Timur. Sektor peternakan Aceh Timur merupakan bagian dari pembangunan pertanian yang berpijak pada ekonomi kerakyatan. Hal itu dikatakan Bupati Aceh Timur Muslim Hasballah diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Syaifannur SH MM saat membuka Seminar Sehari Manajemen dan Penyakit Ayam Petelur daerah ini di Hotel Kartika Langsa, Selasa (26/4). Dikatakan Sekda, pembangunan peternakan perlu ditingkatkan guna memenuhi kebutuhan protein hewani bagi masyarakat, seperti daging, susu dan telur serta memberikan peluang dalam berwirausaha terutama masyarakat di pedesaan. Disisi lain, pemerintah daerah sangat mengharapkan investor bisa masuk ke Kabupaten Aceh Timur untuk mengem-

bangkan sektor peternakan, selain bisa mencukupi kebutuhan masyarakat akan protein hewani juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat serta mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Saat ini, usaha peternakan ayam petelur ini merupakan kebanggaan Kabupaten Aceh Timur, mampu menghasilkan 65 ribu butir telur perharinya. Sedangkan kebutuhan untuk daerah ini mencapai angka 200 ribu butir/hari. Terkait kegiatan seminar ini, Sekda atas nama Bupati Aceh Timur memberikan apresiasi tinggi dan berharap dari seminar ini terjadi dialog yang baik demi kemajuan sektor peternakan khususnya pada ternak unggas di masa mendatang. Sebelumnya, Kadis Peternakan Kabupaten Aceh Timur H Usman A Rachman SH SP dalam kesempatan ini mengatakan, pembangunan sub sektor peternakan khususnya ayam petelur di Kabupaten Aceh Timur dimulai pada tahun 2009 dengan membangun beberapa kawasan peternakan di 6 kecamatan yakni Desa Aramiah Kecamatan Birem Bayeun dengan kapasitas 10 ribu ekor. Desa Alue Tho Peureulak Timur

dengan kapasitas 25 ribu ekor, Desa Matang Peulawi Peureulak dengan kapasitas 10 ribu ekor, Desa Paya Gajah Kecamatan Paureulak Barat dengan dua lokasi dan kapasitas 55 ribu ekor serta Desa Seuneubok Teungoh Kecamatan Darul Ikhsan dengan kapasitas 10 ribu ekor dan Desa Buket Bata Kecamatan Pante Bidari dengan kapasitas 10 ribu ekor. Dari seluruh lokasi tersebut, total produksi telur mencapai 65 ribu butir / hari atau 75 persen dari total populasi. Jumlah produksi telur tersebut, sebut Kadis masih tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan telur di Aceh Timur yang duiperkirakan mencapai 200 ribu butir/harinya atau hanya 20 persen saja. Sementara sisanya masih dipasok dari luar seperti dari Sumatera Utara. Sementara itu, Ketua Panitia Seminar Drh Sudirman melaporkan kegiatan ini diikuti 60 peserta yang terdiri dari unsur farm yakni farm UPT Paya gajah I sebanyak 5 orang, farm Kelompok Saban Tausaha Peuruelak barat sebanyak 3 orang dan lainnya serta petugas kecamatan pada wilayah farm sebanyak 8 orang, unsur dinas 15 orang dan panitia 8 orang. (HRN)

Tradisi Penerimaan Prajurit Baru Yonif 112/DJ Upacara untuk penerimaan anggota prajurit baru yang merupakan agenda rutin dilaksanakan setiap tahun nya. Upacara tersebut dilaksanakan di Markas Yonif 112/DJ Japakeh, Mata Ie, Banda Aceh, Kamis (28/4). Upacara itu dipimpin langsung Komandan Yonif 112/ DJ, Letkol Inf Novi Helmy Prasetya, dan diikuti seluruh prajurit di lingkungan Yonif 112/ DJ. KOMANDAN Yonif 112/Dharma Jaya Letkol Inf Novi Helmy Prasetya usai melaksanakan upacara tradisi tersebut mengatakan, tradisi korps penerimaan anggota baru yonif 112/ DJ merupakan agenda rutin yang setiap tahun dilaksanakan dan kegiatan ini akan terus dilakukan dan dipertahankan supaya ada kedekatan sesama perajurit. “Tradisi ini dilakukan apablia ada prajurit baru yang mau masuk ke Markas Bataliyon Yonif 112/DJ,” ujarnya. Lebih lanjut ia mengatakan, maksud dan tujuan diadakan tradisi korps penerimaan anggota baru yaitu untuk mewujudkan suatu kecintaan, kebanggaan terhadap kesatuannya dan mampu berorientasi terhadap lingkungan dan budaya di sekitarnya masing-masing. Yonif 112/Darma Jaya, nantinya akan berada langsung di bawah

andalas/salman

MANDI AIR BUNGABUNGA-Komandan Batalion yonif 112/Darman Jaya Novi Helmy Prasetya sedang melakukan pemandian air bunga kepada anggota prajurit Raider yang baru masuk ke Bataliyon Yonif 112/ DJ kendali Kodam Iskandar Muda dan telah komit menjadi satuan Raider yang juga merupakan Yonif Pasukan Pemukul Kodam (PMK). “Oleh sebab itu, diperlukan upaya yang nyata dan berkesinambungan dalam bentuk latihan pemantapan agar tetap terasah keterampilannya dan kemampuan tersebut,” katanya.

Novi menjelaskan, kesatuan pasukan raider ini dilatih dengan keterampilan dan kemampuan melebihi satuan infanteri biasa. Dengan harapan semua permasalahan yang terjadi dapat diselesaikan dengan cepat, sehingga mampu mengatasi berbagai ancaman yang timbul di wilayah Provinsi Aceh. (SALMAN)

Humas PT PIM, Mustafa Taher saat dihubungi mengaku sedang berada di Banda. Mustafa menjelaskan, masalah karyawan PT Imako tidak melalui humas, mareka jalurnya melalui Biro SDM. Ikut dalam rombongan pendemo, ketua Forum Komunikasi Pengusaha Lingkungan Provit (FKPLP), Muchlis A Latief. Dalam kesempatan ini, Muchlis meminta menajemen PT Imako untuk memperhatikan hak hak karyawan. (UCR)

Makna Perdamaian di Aceh Bagi Mustafa Kamal Aceh Tamiang-andalas Konflik yang berlangsung cukup panjang di Aceh berimplikasi pada terisolasinya sendi-sendi kehidupan bagi masyarakat Aceh. Perjuangan masa lalu yang dianggap sebagai langkah perbaikan hidup telah dilalui yang bermuara pada terpenuhinya sebagian kebutuhan hidup yang dianggap layak seperti bangsa-bangsa lain. Perjuangan saat itu terinspirasi sebagai keterpengaruhan lingkungan yang tdak dapat dielakkan. Pengalaman yang dirasa pahit sudah barang tentu tidak berniat untuk diulangi lagi, hidup ini hanya sekali ketaatan terhadap agama dan ketaatan terhadap pemerintah merupakan ibadah yang paling mulia dimata Allah SWT. Stabilitas keamanan dan kedamaian yang ada saat ini wajib hukumnya untuk dipelihara dan dipertahankan oleh semua komponen masyarakat Aceh agar nilai-nilai kedamaian lebih bermakna dan berkualitas, masyarakat Aceh hendaknya sudah saatnya mereshufle diri yaitu mengubur kemalasan dan bangkit membangun ekonomi yang bermuara pada terwujudnya kehidupan msayarakat sejahtera dan bermartabat. Peran Pemerintah untuk mensejahterakan rakyat Aceh saat ini sudah mulai nampak dirasakan seperti halnya program JKA (Jaminan Kesehatan Aceh) namun demikian tidak boleh berhenti sampai di sini. Masih banyak sektor lain yang harus dipenuhi seperti pembangunan infrastruktur, kemudahan mengembangkan pendidikan dan tidak kalah pentingnya pembangunan moral masyrakat. Dengan demikian, bahwa masyarakat Aceh butuh pemimpin yang amanah, cerdas, jujur dan peduli dengan kepentingan masyarakat Aceh. Untuk dapat tercapainya hal tersebut diperlukan adanya peran masyarakat yaitu menjaga perdamaian dan ikut menciptakan stabilitas keamanan secara terus menerus. Suasana perdamaian membawa masyarakat Aceh menuju terciptanya kesejahteraan, aktivitas kehidupan masyarakat Aceh saat ini tidak lagi merasa cemas dan was-was, tata kehidupan mulai dilakukan. Masyarakat Aceh sepakat konflik di Aceh tanom beuhabeh, jinou tapeugleh ngon perdamaian tapeularha mengubur konflik dan memelihara perdamaian dan mengembangkan aktifitas sesuai profesi dan bakat yang dimiliki masyarakat Aceh. Bapak dari dua anak ini sekarang sedang menggeluti usaha penyediaan bahan bangunan dengan delapan orang karyawan, usaha yang dilakoni tergolong cukup maju. Selain harus menghidupi delapan karyawan juga sebagai tulang punggung keluarga diantaranya membiayai adik-adiknya menempuh pendidikan, sosok Mustafa Kamal yang akrab dipanggil Cek Mus dikenal di lingkungan tempat tinggalnya sebagai orang yang peramah dan intelektual serta suka membantu masyarakat sekitarnya. (DD HARISON)


Jumat

SAMBUNGAN

29 April 2011

Masfar Aktif di PKK, Pribadinya Juga Baik .....(Dari Halaman 1) traan Biro Umum Pempropsu Erwin Hasibuan menyatakan turut prihatin atas peristiwa penyiraman soda api tersebut, apalagi merupakan salah satu PNS Pemprovsu. Artinya, pihak kepolisian harus mengusutnya sampai dapat siapa pelaku penyiraman tersebut. ”Kalau memang benar Ir Masfar yang bekerja di TP PKK Provsu itu yang terkena siraman soda api itu, kasihan kali dia. Saya mengenal dirinya cukup baik, rajin dan sangat aktif mengikuti setiap kegiatan PKK Provsu,” ungkap Erwin. Erwin menyebutkan ciriciri Ir Masfar pegawai TP PKK Provsu tersebut tidak terlalu tinggi dan agak gemuk serta memiliki rambut agak ikal yang tidak terlalu panjang. Mungkin karena sudah lama bertugas di TP PKK Provsu, cara berpakaian Masfarpun selalu mengikuti corak dan mode ibu-ibu PKK Provsu. “Jadi, terkait peristiwa yang menimpa Pak Masfar, apapun motifnya di balik penyiraman soda api tersebut pihak Pemprovsu meminta pihak kepolisian mengusut kasus tersebut. Kita berharap dua pelakunya segera ditangkap dan siapa dalangnya sebab perbuatan tersebut sudah pidana,” harap Erwin. Sementara itu, sejumlah warga di lokasi kejadian mengaku prihatin atas peristiwa tersebut. Peristiwa ini sendiri sempat membuat heboh penduduk sekitar, apalagi peristiwa itu terjadi pada siang hari. Buktinya, meski ke-

jadiannya sudah dua hari berlalu, namun ketika andalas melacak lokasi kejadian, Kamis (28/4) malam, warga umumnya mengetahui peristiwa tersebut. “Kejadiannya di sana bang, dekat perlintasan rel kereta api,” ujar seorang tukang tempel ban menunjukkan sekitar 200 meter dari lokasi kejadian. Penuturan serupa juga dikatakan Ita, pemilik Roy Ponsel di Jalan Adam Malik. Ibu muda ini mengaku kasihan dengan nasib korban. Ia melihat tubuh Masfar berguling-guling ke tanah yang beraspal hitam. “Bapak itu menutup wajah dengan kedua tangannya. Kulit wajahnya sampai putih, kayak melepuh gitu dan mengeluarkan darah,” ujar Ita. “ Kasihan kali bapak itu. Gimana sekarang nasibnya bang? Masih hidup dia kan?” tanya Ita prihatin. Pemilik Rumah Makan Sibolga Barus, yang enggan menyebutkan namanya, mengaku tidak begitu mengenal korban. Menurutnya, Masfar memang pernah beberapa kali makan siang di tempatnya. Tapi ia tak mengetahui pekerjaan korban. “Bapak itu memang pernah makan di sini, tapi saya tidak kenal siapa dia,” ujarnya perempuan melalui sambungan telefon. Sampai Kamis malam, belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga atas kejadian ini. Menurut tetangga korban, Kusnan, keluarga Masfar masih memberi perhatian ekstra terhadap keselamatan korban yang kini menjalani operasi di rumah Sakit Colombia.(WAN)

Kejagung Sidik Penyimpangan di Biro Otda Pemprovsu .....(Dari Halaman 1) ditangani Kejaksaan Agung,” ujar Asisten Pidana Khusus Kejatisu Erbindo Saragih kepada wartawan, Kamis (28/4). Erbindo menyatakan, Kejatisu dalam hal ini hanya sebagai tempat untuk pemeriksaan saksi-saksi. Salah seorang yang sudah diperiksa dan mengarah menjadi tersangka adalah Bendahara Biro Otda. “Maaf, saya tidak bisa memberikan penjelasan, kalau kasus ini. Takut nanti melanggar kewenangan,” elak Erbindo saat ditanya lebih lanjut. Erbindo hanya menjelaskan, kasus yang tengah disidik tersebut menyerupai kasus Dinas PU Tapsel. Dana

APBD dipindahkan tanpa sepengetahuan pimpinan ke rekening pribadi pejabat yang bersangkutan. “Kalau pastinya saya tidak tahu, baik itu pejabatnya maupun nominalnya,” pungkas Erbindo saat didesak siapa saja para pejabat yang terindikasi melakukan penyimpangan itu. Sementara itu informasi lain yang didapatkan wartawan, tim penyidik telah memeriksa Bendahara Biro Otda Pemprovsu Tahun 20082009 pada pekan lalu. Diketahui besarnya anggaran yang dipindahkan ke rekening bendahara tersebut mencapai hampir Rp1 miliar dari rekening kas daerah.(FEL)

Seorang Nenek Pelihara 50 Ekor Singa di Rumah .........(Dari Halaman 1) nga yang dirawat Regina tetapi juga bayi harimau dan bayi macan. “Aku bawa mereka ke rumah dan merawatnya, hingga mereka besar dan sudah tangguh menjalani hidup di alam bebas,” ujar Regina, sebagaimana dilansir Orange, Rabu (27/4). Walaupun hewan-hewan yang Regina rawat adalah hewan-hewan yang dapat membahayakan keselamatannya, Regina tak berpikiran seperti itu.

“Mereka justru berkelakuan layaknya anak kucing pada umumnya, mereka selalu bermain dan mengeong ketika mereka ingin sesuatu, persis seperti anak kucing biasa,” imbuh Regina. Hanya saja “kucing besar” ini membutuhkan makanan lebih dibandingkan kucing biasa. “Perbedaan yang mencolok adalah pada biaya makannya. Dalam satu hari mereka menghabiskan enam kilogram daging mentah sehingga pengeluaran saya jadi lebih banyak,” pungkasnya.(OKZ)

harian andalas | Hal.

15

Pegawai Provsu Kritis Disiram Soda Api .....(Dari Halaman 1) mobil yang diparkir di bawah pohon asam, sekitar 10 meter dari rumah makan tersebut, tiba-tiba dua pria tak dikenal mengendarai sepeda motor, menyiramkan cairan soda api yang mengenai wajah dan tubuhnya. Tak pelak, ayah dua anak ini langsung histeris begitu cairan asam itu mengenai wajahnya. Sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian mengaku melihat korban meraung-raung dan minta tolong. Tubuh Masfar langsung ambruk ke tanah sambil memegangi wajahnya dengan kedua tangannya. Prihatin dengan kondisi korban, warga langsung memberikan pertolongan. Ia kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Tembakau Deli, di Jalan Putri Hijau, Medan. Karena luka bakar yang dialami korban cukup parah, Masfar kini menjalani operasi di Rumah Sakit Colombia Asia di Jalan Listrik, Medan. Bukan Penganiyaan Biasa Kasus penganiyaan ini ternyata bukan kasus biasa. Sejak dua hari terakhir, peristiwa yang dialami korban Masfar menjadi perbincangan hangat di lingkungan pegawai negeri sipil jajaran pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemko Medan. Informasi yang diterima wartawan, kasus penganiayaan yang dialami korban Masfar, disebut-sebut meli-

Masfar usai menjalani operasi di RS Colombia Medan.

batkan oknum pejabat tinggi di Pemko Medan. Motifnya diduga cemburu karena korban memiliki hubungan gelap dengan istrinya. Sebelum peristiwa itu terjadi, Ir Masfar mengantar ibuibu PKK usai acara ke rumahnya masing-masing. Saat giliran istri pejabat itu diantar ke rumahnya, secara tiba-tiba, Masfar dianiaya hingga mengalami luka-luka memar. Bahkan ketika korban hendak berusaha melarikan diri, satpam yang bertugas di rumah

itu menghadangnya dan kembali menganiaya korban hingga babak belur. Setelah korban tidak berdaya, lalu Masfar dibiarkan meninggalkan rumah dalam kondisi tubuh babak belur. Pada tengah malam, hari itu juga, disebut-sebut putri pejabat tinggi di Pemko Medan itu mendatangi Masfar ke rumahnya dan memaki-maki Masfar. Barulah, keesokan harinya, saat korban berada di Jalan H Adam Malik, tanpa diduga, tiba-tiba dua orang pria tidak di-

kenal menghampiri Masfar dan menyiramkan air keras ke tubuh korban hingga melepuh. Diselidiki Polisi Penyidik Reserse Kriminal Polresta Medan hingga, Kamis (28/4) malam belum melakukan pemeriksaan terhadap Ir Masfar. “Laporan pengaduan kasus tersebut sudah kita terima. Namun penyidik belum dapat melakukan pemeriksaan karena korban masih dirawat di rumah sakit. Kita tunggulah sampai kondisi

kesehatan korban membaik,” kata Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Medan, AKP Ruruh Wicaksono SiK kepada andalas, Kamis, (28/4) malam. Soal identitas pelaku, mantan Kasatreskrim Polres Deli Serdang itu mengaku belum mengetahuinya. “Pelakunya masih diselidiki,” ujar Ruruh Wicaksono. Laporan pengaduan kasus penganiayaan tergolong keji itu disampaikan pihak korban melalui istri korban, Sri Listrikaningsih (41) warga Jalan Sepakat Komplek Taman Ubut, Kecamatan Medan Denai selaku pelapor. Laporan tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: STPL/1033/IV/2010/ SU/Resta Medan tertanggal, 25 April 2011 dan ditandatangani penyidik pembantu, Bripka Robert Panjaitan dan diketahui Inspektur dinas B, Aiptu Zul Efendi. Sesuai dengan laporan pengaduan pihak pelapor, pelaku dipersangka dengan pasal 170 yo 351 KUH-Pidana tentang secara bersama-sama melakukan penganiayaan terhadap korban, Ir Masfar. Bahkan laporan pengaduan korban telah dilengkapi surat permohonan visum et repertum kepada pihak Rumah Sakit (RS) Columbia Asia Medan dengan nomor R/169/IV/2011/Resta Medan. Visum et repertum (VER) dibuat untuk melengkapi berkas perkara dimaksud.(HER/BEN)

11 Orang Tua Anak Hilang Datangi Poldasu .........(Dari Halaman 1) kampus serta tokoh agama segera melakukan koordinasi sebelum korban-korban pembaiatan bertambah," pinta mereka. Mereka mengatakan, dua di antara 11 anak wanitanya yang hilang pernah pulang ke rumah. Namun hanya beberapa minggu saja, mereka menghilang. Mereka pernah menemukan anak-anak mereka tinggal di sebuah rumah di Langsa, Aceh. Rumah itu mirip tempat pengajian tapi saat mereka dipaksa pulang tidak mau dengan alasan telah mendapat tempat yang paling bagus. Konon, dari gelagat mereka, seolah menganggap orang tuanya "kafir." "Kami yakin, mereka sudah dibaiat sehingga tidak mau lagi kembali kepada orang tuanya dan ke agama Islam yang benar," kata mereka. "Sebelum hilang, anak saya bergabung dengan kelompok pengajian Al Haq. Sudah tiga

tahun dia tak pulang dan tak ada kabar," kata Bakhtiar, ayah Nurhidayah (23) yang turut menghilang sejak 2 Desember 2008 ketika ditemui di kediamannya, Jalan Pelita IV, Medan Perjuangan. Ke-11 perempuan yang hilang itu adalah Deyulani (23) anak Khudri Ahmad (warga Jalan Salak S-12-17 Tanjung Gading-Batu Bara, alumnus D3 UMN Medan semester I, hilang 26 Maret 2009), Nurhidayah (23) anak Bachtiar SPdi (warga Jalan Pelita IV Gg Madrasah No 5 Medan, alumnus IAIN, hilang 24 Desember 2008), Mawaddah Sambas (23) anak Fuad Sambas (warga Teluk Nibung Tanjung Balai-Asahan, alumnus IAIN Sumut hilang 2 Januari 2009). Kiki Amaliah (18) anak Arman Lubis (warga Jalan Datok Kabu Gg Mushallah, tamatan SMAN 10 Medan, hilang 11 Agustus 2008), Gusti Khairani Simatupang (23) anak Nurlailla Jamil (warga Jalan Garu IV Gg Ikhlas No 128 A Medan, mahasiswa

UMSU semester 8, hilang 25 Januari 2008), Dori Israwani Siregar (24) anak PO Siregar (warga Perumnas Mandala, alumnus Polmed Medan, hilang 14 Oktober 2009), Harni Purnama Ningsih (23) warga Sei Sikambing Medan, alumnus USU hilang Maret 2009. Yuli Mayasari (24) anak Iwani (warga Tanjung Mulia Lr VII, alumnus SMK, hilang Juli 2006, pada Juli 2007 pulang dan hanya 40 hari, hilang lagi), Surya Hidayati (23) anak Suryati (warga Kampung Sidomulyo, Jalan Mesjid Kisaran, alumnus D3, hilang sejak 24 Mei 2009). Kemudian, Supmalia (23) anak Yusuf/Diah (warga Jalan Sempurna Gg Mangga Psr 7 Bengkel Tembung, alumnus Budi Darma D3, hilang sejak April 2008) dan Vera Novelin Br Sihombing (22) anak Budiman Sihombing/Flora Br Situmorang (warga Jalan Brigjen Katamso Gg Sawah Deli Tua, mahasiswa FKIP Unimed semester 7, hilang 5 Mei 2009). Flora Br Situmorang, ibu

kandung Vera Novelin Br Sihombing, mengaku sebelum Vera menghilang, sering dikirim SMS seorang pria mengaku bernama Agus, warga Aceh. Dalam SMS, dia sepertinya menggoda untuk murtad. Bahkan, sering mengirim kalimat berbahasa Arab. Padahal, kami agama Nasrani. "Kami agama Nasrani, tapi dari kalimat-kalimat SMS ke HP anak saya, Agus sering mengirim kalimat-kalimat bahasa Arab. Saya sudah sering melarang bahkan menyuruh mengganti nomor HP tapi Vera tidak mau. Mungkin karena dia anak pendiam dan lugu sehingga bisa dipengaruhi. Saya yakin, putri saya sudah dibaiat ke NII," kata Guru SMPN 2 Delitua tersebut. Menanggapi keterangan para orang tua itu, Kapoldasu Irjen Drs Wisnu Amat Sastro mengatakan akan berusaha mencari anak yang hilang itu dan akan berkoordinasi dengan Polda NAD. Selain itu akan melakukan koordinasi dengan pihak kam-

pus, toko agama, dan organisasi keagamaan untuk mencegah timbulnya NII di Sumut. Namun, Kapoldasu tidak dapat memastikan ke-11 orang yang hilang itu masuk ke NII. "Kita belum bisa memastikan mereka masuk ke NII bisa saja masuk ke pengajian atau yang lain," kata Wisnju. Sebelumnya, Rabu (27/4), Wisjnu mengaku tak tau tentang adanya laporan pengaduan kasus itu. Bahkan, Kapoldasu ketika dikonfirmasi, sempat meluapkan emosinya sembari mengatakan tidak pernah tahu tentang adanya kasus tersebut. "Jangan tanya kasus yang setahun lalu, saya tahun berapa rupanya tugas di sini," teriaknya. Menangis Terisak Saat menerima orang tua anak hilang, Direktur Binmas Poldasu Kombes Drs Hery Subiansauri sempat menangis tersedu-sedu begitu mendengar keluhan para orang tua itu. Dia berjanji akan berusaha membantu. (HER)

Aneh, Sekda Heran J-City Dibiarkan .........(Dari Halaman 1) penilaian negatif di tengahtengah masyarakat. “Kita tidak ada memberi keistimewaan kepada pengembang J-City. Secara lisan saya sudah tegur Kepala Dinas TRTB Sampurno Pohan agar hal itu ditertibkan, karena kalau dibiarkan maka pengembang lainnya dan masyarakat akan ikut-ikutan membangun tanpa IMB,” ujarnya saat ditemui di Balai Kota Medan, Kamis (28/4). Namun Syaiful Bahri me-

ngatakan untuk menghentikan dan menindak pembangunan maupun pengembang J-City merupakan tugas dan kewenangan pihak Dinas TRTB Kota Medan. “Tanpa melalui perintah dari saya dan Wali Kota Medan, Kepala Dinas TRTB Kota Medan bisa menindak dan menghentikan pembangunan J-City itu, karena hal itu sudah menjadi tugas dan tanggug jawab mereka,” tegas Syaiful Bahri. Saat ditanya soal perubahan peruntukan lahan J-

City, Syaiful mengaku, pihaknya sudah selesai memprosesnya, tinggal mengajukan kepada DPRD Kota Medan. “Prosesnya sudah selesai di Pemko Medan, tinggal menunggu rekomendasi persetujuan dari DPRD Medan, pekan depan sudah bisa diajukan ke DPRD Medan,” tandasnya. Anehnya lagi, ketika ditanya kenapa pembangunan JCity tidak juga di-stop Pemko Medan melalui Dinas TRTB, mantan Kepala Bappeda Kota Medan itu juga mengaku

heran. “Saya juga tidak tahu kenapa pembangunan J-City bisa berjalan tanpa IMB. Biar jelas tanya sama Dinas TRTB-lah,” elak Syaiful. Sementara itu, Kepala Dinas TRTB Kota Medan Sampurno Pohan saat dihubungi melalui telepon selulernya mengaku pihaknya sudah memerintahkan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pemanfaatan Ahmad Basaruddin menghentikan pembangunan perumahan J-City. “Jangan saya lagi ditanyatanya, konfirmasi ke Kabid

saja (Ahmad Basaruddin-red) tugas dia yang melakukan pengawasan,” katanya Sampurno. Namun ketika Kabid Pengendalaian dan Pemanfaatan Dinas TRTB Medan Ahmad Basaruddin ditemui di Bali Kota Medan malah mengaku belum ada diperintahkan Kepala Dinas TRTB untuk menertibkan pembanguan J-City. “Kalau mau menertibkan itu harus berkoordinasi dulu dengan kadis (kepala dinas), nanti lah ya, saya berkoordinasi dulu,” kata Basaruddin.(BEN)

koruptor," tegasnya. Dukungan senada disampaikan Hermanto. Dirinya mengatakan, selama ini kekuatan politik sering memengaruhi kebijakan eksekutif maupun yudikatif. Bahkan sudah menjadi rahasia umum banyak polisi merangkap 'markus' proyek dan jabatan di Pemprovsu. "Kita mengacungkan jempol atas keputusan Partai

Golkar memecat Syamsul. Kita juga mengharapkan agar Partai Demokrat, PPP, Gerindra, dan PAN juga melakukan kebijakan yang sama. Jangan lindungi politisi korup," cetusnya. Syukuran para aktivis antikorupsi Sumut ini berlangsung hingga 4 Mei 2011 mendatang. Kepada seluruh aktivis antikorupsi diundang untuk makan

bersama gratis di 'Fraksi D.' Seperti diketahui DPP Partai Golkar telah mengeluarkan surat pemberhentian Ketua DPD I Partai Golkar Syamsul Arifin SE, tertanggal 26 April 2011 dan menunjuk Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Sumatera Andi Ahmad Dara sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Golkar Sumut.(HAM)

Syamsul Dicopot, Aktivis Syukuran .........(Dari Halaman 1) silakan makan gratis di sini ('Fraksi D'), " kata Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Pembaharuan (AMPP) Medan Fery Nofirman SSos diamini Koordinator Konsorsium Masyarakat Anti Korupsi Sumatera Utara (KMAKSU) S Santoso saat di ‘Fraksi D’, Kamis (28/4). Hadir di situ Arif

Budiman KMAKSU, Hermanto ST dari Insan Muda Sumut Bersih, Dedy Sitorus dari Gerakan Baru Anti Korupsi, dan Ketua Garuda KPPRI Syahrir. Menurut Syahrir, makan gratis selama tujuh hari di 'Fraksi D' ini sebagai ungkapan rasa syukur para aktivis antikorupsi yang sekaligus membuka harapan baru bagi pelaksanaan

pemerintahan yang bersih di jajaran birokrasi di Sumut. "Selama ini para aktivis hampir putus asa dalam meneriakkan antikorupsi di Sumut. Dengan dipecatnya Syamsul sebagai Ketua Partai Golkar Sumut diharapkan bisa membawa perubahan ke arah positif dalam semua struktur legislatif dan eksekutif di daerah ini," ujar Feri.

Sementara itu S Santoso mengharapkan agar partai politik lainnya meniru langkah Partai Golkar ini, supaya tidak memberikan kekebalan hukum terhadap politisi korup yang berlindung di partai. "Kita minta agar Parpol lain meniru langkah Golkar. Pecat semua politisi korup, karena selama ini partai dijadikan tempat berlindung


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Jumat, 29 April 2011 | No: 1871/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Siapa Kate Middleton?

UASANA menjelang hari pernikahan Pangeran William (28) dan Kate Middleton (29) pada 29 April terus menghangat. Ulasannya terkesan mengada-ada. Namun, demam itu nyata. Media massa Inggris berlomba-lomba menyajikan berita terbaru, dari seputar persiapan pernikahan sampai gosip soal cincin, tata rias, dan busana. Surat kabar The Sun terbitan Rabu (13/ 4) mengulas cincin Kate di halaman depan. Dalam ulasan yang bersumber dari kerajaan itu disebutkan, Kate sedang stres. Cincin pertunangannya longgar. Kate sangat mengkhawatirkan cincin itu akan lepas dari jarinya. Kate pun meminta perbaikan ke Crown Jewellers G Collins and Sons untuk menambah platinum. ”Saya berharap Kate tidak khawatir akan cincin itu menjelang pernikahan. Saya sudah memotret Kate dalam lima kesempatan sejak dia resmi dinyatakan bertunangan dengan William. Dia sedikit tegang menghadapi hari pernikahannya,” kata Arthur Edwards, fotografer Kerajaan Inggris. Edwards menambahkan, Kate adalah wanita yang anggun. Namun, kecantikan dan keanggunannya berbusana tak mampu menutupi ketegangan itu. ”Jika saja bisa berbicara langsung kepadanya, saya akan bilang dia sudah membuat langkah yang benar. Berhentilah cemas, santai saja, dan berusaha menikmati setiap momen di saat pernikahan dan setiap hari yang akan dia jalani,” ujarnya. Ikon busana Bukan soal cincin longgar saja. Busananya pun dibahas. Kamis (14/4) lalu, Kate terpilih sebagai wanita yang layak menjadi ikon dalam berbusana. Dalam survei terhadap sekitar 2.000 wanita di seluruh Inggris, Kate berada di peringkat teratas. Dia mengalahkan Cheryl Cole dan penyanyi Lady Gaga. Penampilan Kate menjadi tren baru bagi kaum perempuan di Inggris. Penjualan high gloss shampoo dan pelembut rambut pun meningkat 27 persen sebulan terakhir. Wanita Inggris ingin mengikuti, bahkan menyamai, penampilan Kate, termasuk model rambutnya. Berbagai barang, seperti gelas, piring, jam, bola kristal, tatakan gelas, atau taplak berlabel foto William dan Kate, laku keras. Harganya bervariasi dari 5 poundsterling sampai 100 poundsterling, bahkan lebih.(KS)

S

PUBLIK pada umumnya menganggap keluarga Kate Middleton berasal dari kalangan biasa. Memang pada mulanya, beberapa anggota keluarga besar Middleton hidup dalam kemiskinan. Namun kenyataannya, mereka berhasil keluar dari kemiskinan dengan cepat. Keluarga itu memberikan kontribusi besar dan kuat dalam Royal Wedding. Mereka menyumbangkan dana sebesar USD100 ribu (Rp859.750.000). Demikian dilansir Hollyscoop, Kamis (28/4). Dengan latar belakang demikian, keluarga Middleton tak diragukan lagi akan menambah sentakan keanekaragaman kepada keluarga kerajaan. Berikut ini silsilah keluarga Middleton: Nenek Kate Middleton,

Dorothy Goldsmith Dorothy adalah putri seorang tukang kayu dan seorang cucu yang dibesarkan dalam kemiskinan. Dia dianggap sedikit sombong karena keinginannya untuk sukses. Ibu Kate, Carole Middleton Carole adalah mantan pramugari di British Airways. Dia sangat bekerja keras untuk menaikkan derajat sosial keluarganya. Setelah bekerja sebagai seorang pramugari, dia mendulang sukses melalui bisnis usaha pengantaran barang. Perusahaannya bernama Party Pieces. Ayah Kate, Michael Middleton Michael memiliki latar belakang kelas menengah dan merupakan mantan operator penerbangan. Dia adalah seorang yang tempramental. Saudara Kate, Paman Gary Carole Gary telah merusak nama baik keluarga Kate. Dia pernah menawarkan narkoba dan wanita kepada

seorang reporter yang sedang bertamu ke rumahnya di Ibiza. Adik perempuan Kate, Pippa Middleton Pippa adalah teman terbaik Kate. Dia sangat cerdas karena menjadi salah satu sarjana yang memenuhi syarat untuk menjadi organisator partai. Adik laki-laki Kate, James Middleton James putus kuliah untuk menjadi tukang roti. Di usia yang baru menginjak 23 tahun, James berhasil menjalankan perusahaan kue. Kini, keluarga Middleton telah pindah dari flatnya di London ke rumah mewah seharga USD76 juta. Dan sementara Pangeran William tidak diperbolehkan menemui Kate di flat lamanya, ternyata rumah Kate diubah menjadi bagus. Lalu Kate pun diundang ke Istana Buckingham untuk minum teh. Bagi keluarga Middleton, ini seperti kisah dongeng yang menjelma nyata.(BBS)

Personifikasi Putri Diana GEREJA Westminster Abbey, London, 6 September 1997, dipadati pengunjung pada pemakaman Putri Diana, Princess of Wales. Sejak menikah dengan Pangeran Charles tahun 1981, Diana menjadi idola hingga kematiannya. Diana sudah seperti ”orang suci”, sejarah, bahkan legenda. Diana adalah dongeng Cinderella yang menjadi kenyataan. Saat Diana memakai gaun pengantin putih panjang di Katedral St Paul, London, tahun 1981, pesta merebak di seluruh Inggris. Siaran langsung di televisi ditonton di banyak belahan dunia. Penampilan rambut dan pakaian Diana ditiru banyak perempuan. Jumat hari ini, Gereja Westminster Abbey kembali dipenuhi banyak orang. Mereka juga ingin melihat pernikahan

Pangeran William dengan Kate Middleton, teman kuliahnya. Saat kematian Putri Diana, ibunya, William baru berusia 15 tahun. William dikenang berjalan mengikuti kereta yang membawa peti jenazah sang ibu. Perkawinan William dan Kate berlangsung di Westminster Abbey yang lebih sempit. Meski demikian, rakyat Inggris menaruh harapan pada pasangan ini. Kate diharapkan menjadi idola, sosok seorang putri

kerajaan. Ini pernah diperankan Diana yang elegan, penuh senyum. Rakyat berharap keluarga William dan Kate utuh sampai akhir hayat. Warga Inggris tidak lagi memiliki idola di Kerajaan Inggris sejak Charles dan Diana bercerai, 26 Agustus 1996. Perkawinan tiga dari empat anak Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip berakhir dengan perceraian, seperti dialami Putri Anne dan Pangeran Andrew. Hanya perkawinan Pangeran Edward dengan Sophie Helen Rhys-Jones sejak tahun 1999 yang digambarkan mesra dengan kehadiran dua anak mereka. Kehadiran Kate diharapkan menjadi pelipur lara. Ratu Elizabeth mendukung kehadiran gadis yang gemar berolahraga ini. Hobi olahraga ini membuat Kate praktis tidak bisa tampil lembut seperti Diana. Gerakannya juga gesit. Namun, Kate diterima tampil dengan jati dirinya.(BBC)

4 Janji Setia William-Kate LADY Diana melekat erat dalam diri Pangeran

William, juga calon istrinya Kate Middleton. Saat

mengucapkan janji suci pernikahan nanti, WilliamKate menentukan sumpah versi mereka yang berbeda dengan tradisi kerajaan. William-Kate menghapus kata "kepatuhan" dalam sumpahnya. Seperti halnya yang dilakukan Lady Diana saat menikahi Pangeran Charles 1981 silam. Tradisi sumpah pernikahan kerajaan, seperti yang dilakukan nenek William, sang ratu, dan juga bibinya Putri Anne, adalah istri harus "menyintai, menghargai, mematuhi" suami. Sementara William dan Kate memutuskan, sumpah pernikahan yang akan diucapkan istri adalah "menyintai, kenyamanan, menghormati dan saling menjaga". Uskup Agung Canterbury Rowan Williams memuji cara pasangan muda ini dalam menyiapkan pernikahan mereka.(KS)


Harian Andalas 29 April 2011