Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Jumat, 2 Desember 2011 | No: 2046/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Tak Terima Ditilang, Vespa Dibakar Medan–andalas Gara-gara tidak menghidupkan lampu sepeda motornya, Dasirun (51), warga Jalan Sibang, Dusun I Senggani, Desa Bandar Khalifah ditilang oleh Polantas. Namun karena diduga tidak terima dirinya ditilang, pria ini nekat membakar sepeda motor Vespa BK 6987 BD miliknya. Peristiwa ini terjadi di Jalan Letda Sujono, simpang Jalan Padang, Kamis (1/12) sekira pukul 09.00 WIB. Akibat aksi nekatnya itu, pria paruh baya tersebut bersama kendaraannya diamankan ke Mapolsek Percut Seituan, guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Awal ceritanya, pagi itu petugas polisi lalu lintas Percut Seituan melakukan razia rutin di kawasan Jalan Letda Sujono tepatnya di simpang Jalan Padang. Dasirun yang mengendarai

andalas/acung

DIAMANKAN–Vespa milik Dasirun (51) yang hangus akibat dibakar, diamankan di Mapolsek Percut Sei Tuan.

Vespanya datang dari arah Tembung hendak menuju Aksara. Karena tak menyalakan lampu utama, petugas Polantas menghentikan laju kendaraannya. Selanjutnya, petugas menanyakan kelengkapan surat-surat kendaraannya. Setelah itu, petugas kemudian menilangnya. Namun diduga Dasirun menolak kendaraannya ditilang. Entah kenapa, tiba-tiba Dasirun yang emosi langsung menjatuhkan Vespanya ke badan jalan. Setelah itu, pria paruh baya itu mengambil mancis yang disimpannya di saku celananya dan langsung menyalakannya, kemudian melemparkannya ke arah Vespanya. Seketika itu pula kendaraannya terbakar. Warga yang melihat kejadian itu langsung berhamburan mendatangi lokasi. Dalam sekejap kejadian itu membuat macet arus lalu lintas. Petugas Polantas yang melihat aksi pembakaran tersebut, langsung mengamankan Dasirun. Kemudian setelah api yang membakar kendaraannya dipadamkan, kendaraannya turut diboyong ke Mapolsek Percut Seituan. Di kantor polisi, Dasirun saat diperiksa petuga mengaku dirinya

Bersambung ke Hal. 15

Eksekusi Perumahan Jalan Jati

Korban Eksekusi Mengais di Reruntuhan Bangunan Medan-andalas Puluhan warga korban eksekusi perumahan di Jalan Jati, Kelurahan Brayan Bengkel,

andalas/rony muharrman

MENJENGUK–Plt Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho, menjenguk mantan Gubsu, Marah Halim Harahap yang tengah sakit di Rumah Sakit Permata Bunda Medan, Kamis (1/12).

Kurs & Harga Logam Mulia, Kamis, 1 Des 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 9312 1441 12276 14325 1174

Beli 9213 1426 12150 14181 1162

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 11762 2898 7102 9130

Beli 11643 2868 7030 9040

Kamis (1/12) telihat mengais sisa-sisa barang mereka di reruntuhan bangunan rumah yang telah rata dengan tanah dihancurkan alat berat,

Rabu (30/11) kemarin. Hingga tadi malam puluhan masyarakat masih berkumpul di halaman sekolah Methodis Muen, menyusul adanya Informasi eksekusi yang dilakukan Pengadilan Negeri Medan akan dilanjutkan pagi ini, Jumat (2/12). Sejak Kamis pagi, puluhan warga korban eksekusi sudah berkumpul di halaman sekolah Methodis Muen. Pendeta Methodis Muen saat diwawancarai mengatakan, masyarakat

Bersambung ke Hal. 15

Korban Tewas Longsor Nias Selatan 5 Orang Medan-andalas Kapolres Nias Selatan AKBP Leonardus Erick Bhismo SIK SH, Kamis (1/12) petang, menyebutkan jumlah korban tewas dalam bencana alam di Kecamatan Maze pada Rabu (30/11) petang kemarin seluruhnya berjumlah lima orang. Bukan empat atau tujuh orang seperti yang banyak diberitakan di media massa. Dari data yang disampaikan Kapolres Nisel, tidak ada korban yang hilang. Seluruh korban tewas maupun luka sudah ditemukan.

Jenguk Mara Halim, Gatot Menangis Medan-andalas Mata Plt Gubsu H Gatot Pudjonugroho terlihat berkaca-kaca saat menjenguk Mara Halim Harahap, Gubernur Sumatera Utara periode 1967-1978 yang terbaring lemah di ranjang RS Permata Bunda, Medan, Kamis (1/12). Dia seperti tak kuasa menahan kesedihannya saat melihat kondisi lelaki renta yang pernah menjadi sosok kebanggaan masyarakat Sumut penggagas turnamen sepakbola berskala internasional ini terlihat semakin melemah. Saat dikunjungi kemarin, Marah Halim ditemani empat orang putrinya terlihat tidak sadarkan diri. Menurut keterangan yang dihimpun dari salah seorang putrinya, kondisi mantan Gubsu ini mengalami penurunan. “Kondisinya hari ini menurun, padahal tadi malam masih bisa makan tiga suap,” ujar salah

andalas/tim

SISA PENGGUSURAN–Korban penggusuran Jalan Jati hanya bisa meratapi sisa rumah mereka yang digusur secara paksa kemarin. Penggusuran ini menyisakan kesedihan dan trauma bagi warga, mereka terpaksa tinggal di tenda darurat yang didirikan secara swadaya di dekat lokasi puing.

Korban tewas akibat longsor di Desa Barizo seluruhnya berjumlah empat orang, seorang lagi merupakan korban tewas hanyut akibat terputusnya jembatan di Desa Siofa Banua. Sedangkan korban luka akibat terkena longsor hanya satu orang anak kecil bernama Sutri (4) dan sudah dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis. Bahkan proses evakuasi maupun pencarian terhadap para korban longsor juga sudah dihentikan. Sebab, seluruh korban sudah ditemukan. “Korban sudah semuanya ditemukan,

jadi operasi pencarian tentu dihentikan. Sekarang kita tinggal berupaya membantu memperbaiki fasilitas umum yang rusak, misalnya jembatan yang putus itu,” katanya kepada wartawan melalui telepon seperti dikutip dari detikcom, Kamis (1/12). Data yang disampaikan Kapolres Nisel ini sekaligus menepis data yang disampaikan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nias Selatan Arototona

Bersambung ke Hal. 15

Korban Longsor Nisel TEWAS 1. Masrida Hulu (16 tahun, pelajar SMA) 2. Niat Hati Hulu (16 tahun, pelajar SMA) 3. Novermawati Sadawa (16 tahun, pelajar SMA) 4. Merida Hulu (16 tahun, pelajar SMA) 5. Ardianto Hulu (23 tahun/hanyut) LUKA-LUKA Sutri (4 tahun)

Helikopter Dikerahkan PLT Gubsu Gatot Pujonugroho ST mengatakan akan mengerahkan helikopter ke lokasi bencana longsor di Desa Baruzo karena pengiriman bantuan lewat jalur darat terkendala dengan minimnya peralatan dan terputusnya jembatan menuju lokasi bencana. "Informasi terakhir yang kami dapat, Tim SAR dan tim dari Badan Penanggulan Bencana Daerah masih terus mencoba untuk sampai ke lokasi. Alat berat belum masih minim dan

helikopter belum sampai," jelas Plt Gubsu menjawab wartawan, di Medan, Kamis (1/12). Ditanya soal adanya persetujuan Basarnas untuk menyiapkan satu helikopter standby di Medan, Gatot mengatakan, harusnya helikopter itu sudah ada. Karena itu, dirinya akan menanyakan kembali hal itu kepada pihak Basarnas. "Harusnya sudah ada, tapi nanti saya

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Kisah Seorang Pengidap HIV/AIDS

ANEH tapi NYATA

”Aku Sudah Ikhlas, Tuhan Tahu Apa yang Terbaik untukku” “Pertama kali aku tahu terinveksi HIV, pada tahun 2002. Saat itu aku tidak bisa menerima keadaanku. Aku merasa dunia sudah kiamat bagiku. Aku sedih, bingung, cemas, dan tak tahu harus berbuat apa. Tetapi kini aku telah ikhlas menerimanya. Aku yakin Tuhan tahu apa yang terbaik untukku dan tak pernah ingkar janji.” BEGITU penuturan Rika (35), pasien Orang Dengan HIV/ AIDS (ODHA) yang tinggal di

Deli Tua, Deli Serdang saat mengisahkan pengalaman pahitnya sebagai orang yang terinveksi HIV. Aku terinveksi melalui jarum suntik yang dipakai bergantian. Dulu aku memang pecandu putaw. Pertama kali aku mengenal putaw saat berulang tahun ke-17 pada tahun 1995. Waktu itu aku sempat tidak sadar selama tiga hari. Orang tuaku tidak tahu karena aku sekolah dan tinggal

di Bandung, sedang orang tuaku tinggal di Jakarta. Sejak itu, aku jadi kecanduan putaw. Aku semakin sering memakai putaw bersama teman-teman dengan menggunakan jarum secara bergantian. Hingga aku menamatkan bangku SMA dan melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi, kebiasaan memakai putaw tetap aku lakukan. Kualiahku sempat nyaris berantakan. Program D1 bidang perhotelan aku selesaikan selama dua tahun. Selepas menyelesaikan kuliah aku sempat bekerja di kapal laut. Hampir dua tahun aku ikut kapal berlayar dari satu pulau ke pulau lain. Tetapi kebiasaanku memakai putaw

Bersambung ke Hal. 15

Dikira Hamil Ternyata Ular ilustrasi

SEORANG wanita Pakistan tanpa sengaja telah "memelihara" ular selama lebih tujuh bulan di dalam perutnya. Kejadian yang sulit dipercaya itu dialami wanita berumur 50 tahun, Rasheedan Bibi, penduduk kota kecil Chora Saggar di Pakistan. Dilaporkan oleh surat kabar The Nation pada Agustus 2011 lalu, ular tersebut tertelan oleh Bibi ketika dia minum air dari kendi di rumahnya. Setelah dua bulan, dia merasakan perutnya membesar, tetapi dia hanya mengira ketika itu dirinya sedang hamil. Tujuh bulan kemudian, seluruh tubuhnya membengkak dan dia mengalami sakit keras. Bibi lalu dibawa ke rumah sakit dan semua orang terkejut ketika tes USG menemukan adanya ular besar di dalam perut wanita itu. Untuk mengeluarkan ular dari dalam tubuhnya, dokter minta dia untuk dibedah.

Namun karena berasal dari keluarga miskin, Bibi pun meminta pertolongan kepada Menteri Besar Punjab (daerah antara Pakistan dan India) untuk membantu biaya operasinya. Untunglah, pemerintah Pakistan mengabulkan permintaannya dan ular yang kini berukuran besar itu pun berhasil dikeluarkan dari perut perempuan malang itu.(NET)


Jumat 2 Desember 2011

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting, Ika Ramadhani, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Prihatin Longsor Nias Selatan

H

UJAN deras yang mengguyur Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Rabu siang menyebabkan tanah longsor. Akibat peristiwa tersebut, sejauh ini empat orang warga dinyatakan meninggal dunia. "Empat orang meninggal dunia terkena longsor di Nias Selatan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dalam rilis yang diterima. Lokasi tanah longsor tepatnya berada di Kecamatan Mazo, Kampung Barije, Nias Selatan. Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 14.00 WIB. "Tanah longsor ini juga mengenai rumah penduduk," tambahnya. Selain menyebabkan 4 orang meninggal dunia, 30 orang warga juga dinyatakan hilang. 37 Unit rumah penduduk juga menjadi korban timbunan longsor."Kerugian materil lainnya, 25 unit kendaraan roda 2, dan 4 unit kendaraan roda 4," tambahnya. Cuaca ekstrim yang terus melanda Sumatera Utara dalam beberapa bulan terakhir ini, memang sangat mengkhawatirkan. Kondisi cuaca yang tidak menentu itu juga ditengarai sebagai penyebab banyaknya masyarakat di Kota Medan dan sekitarnya diserang penyakit demam, flu, dan gangguan kesehatan lainnya. Sementara, sebelumnya di beberapa lokasi di sejumlah kabupaten/ kota di Sumatera Utara, juga belum pulih dari terjangan banjir, yang seakan silih berganti melanda, hingga merendam sejumlah pemukiman warga. Namun, longsor yang melanda Kecamatan Mazo Nias Selatan, yang menyebabkan tewasnya empat warga itu, dapat disebut sebagai peristiwa paling mengerikan yang terjadi, sebagai salah satu konsekuensi logis cuaca ekstrim yang masih terus berlangsung di daerah ini. Jumlah korban kemungkinan masih bisa bertambah. Sebab, pendataan terhadap korban dan kerugiaan materil masih terus didata hingga malam ini. "Akses menuju lokasi sulit. BPBD Kabupaten Nias Selatan, TNI, dan Polri sudah di lokasi. Hingga saat ini pendataan masih terbatas karena kesulitan menuju tempat kejadian longsor,"katanya. Sebagai bahagian dari masyarakat Sumatera Utara, kita sudah pasti sangat prihatin dengan bencana tanah longsor yang melanda kabupaten pemekaran yang dipimpin Idealisman Dachi itu. Hingga kini, kita juga mengetahui, apakah longsor yang terjadi itu ada kaitannya dengan maraknya eksploitasi hasil hutan di daerah tersebut. Namun, yang pasti diharapkan Bupati Nisel Idealisman Dachi, sesuai dengan namanya, hendaknya bisa memperlihatkan sikap idealisnya memerangi maraknya praktik ilegal logging di sana serta mengantisipasi terjadinya penggundulan hutan sejak dini. Tidak sepatutnya masa depan rakyat Nias Selatan dikorbankan, demi mengakomodir kepentingan para pengusaha pengeruk hasil hutan di sana.(**)

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

Ratusan Tokoh Lepas H Mudyono Medan-andalas Ratusan tokoh lintas etnis, suku dan umat beragama, Kamis (1/12) siang melepas jenazah Almarhum Brigjen TNI (Purn) H Mudyono dari rumah duka di Jalan Danau Sentani Nomor 3 Medan ke tempat peristirahatannya terakhir. Mantan Ketua DPRD Sumut masa bakti 1992 – 1997 yang juga pernah Kepala Direktorat Sosial Politik (Kadit Sospol) Sumut dan Ketua DPD Golkar Sumut masa bakti 1989 1992 ini berpulang ke Rahmatullah, Rabu (30/11) sekira pukul 11.50 WIB setelah dirawat 4 hari di RS Elisabeth Medan. Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST bertindak selaku imam salat jenazah di rumah duka sebelum diberangkatkan ke Masjid Syuhada, tak jauh dari kediaman almarhum. Di masjid ini, jenazah almarhum juga disalatkan, kemudian diberangkatkan menuju Taman Makam Pahlawan Medan dengan upacara kebesaran militer. Di rumah duka, beberapa tokoh

Plt Gubsu Mengaku Kehilangan “Guru Diskusi” menyampaikan kata-kata takziah dengan pembawa acara Drs H Djumiran Abdi. Secara umum para pentakziah, antara lain Ketua DPRD Sumut H M Saleh Bangun, Prof Dr H Sutomo Kasiman mewakili keluarga, mantan Wali Kota Medan Kol (Purn) H Bachtiar Djafar mewakili alumni Akmil 1962 dan Plt Gubsu mengemukakan. almarhum merupakan salah seorang putra terbaik Sumut yang selama hayatnya memberikan pengabdian bagi kemajuan provinsi ini. Almarhum kelahiran Tuban 2 Juli 1938 ini meninggalkan seorang istri Hj Sri Puji Astuti, dua orang putri dan seorang putra yang ketiganya telah berkeluarga serta lima orang cucu. Sejumlah penghargaan maupun lencana telah diterimanya dari pemerintah, bahkan hingga akhir hayatnya, almarhum yang juga pernah menjabat Komisaris PTPN VI ini masih tetap aktif di organisasi

kemasyarakatan antara lain Ketua Forum Kewaspadaan Dini Sumut. Beliau juga telah menerbitkan buku berjudul "Kita Jangan Berbuat Kesalahan untuk Ketiga Kalinya dalam Berbangsa dan Bernegara". Gatot mengaku almarhum merupakan salah satu "guru" baginya dalam berdiskusi berbagai hal, termasuk membicarakan hal-hal terkait memimpin Sumut. "Beliau memang 'guru', teman dan orangtua bagi saya. Lagipula, kami sering bertemu dalam acara-acara silaturrahim masyarakat Jawa karena beliau merupakan sesepuh masyarakat

Jawa di Sumut. Jadi banyak momen saya manfaatkan untuk berkonsultasi dengan beliau," akunya. Plt Gubsu mengemukakan, almarhum semasa hayatnya memang dikenal selaku tokoh yang bisa diterima oleh semua kalangan etnis, budaya, suku dan umat beragama sehingga beliau mampu merangkul semua potensi kemasyarakatan Sumut. "Inilah komitmen dan kelebihan almarhum yang semasa hayatnya sangat mencintai dan selalu mendorong terciptanya harmonisasi dan kerukunan di tengah-tengah masyarakat," tuturnya. (WAN)

MELEP ASMELEPASAS-Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho menyampaikan kata-kata takziah saat melepas jenazah H Mudyono, di rumah duka, Jalan Danau Sentani Nomor 3 Medan, Kamis (1/12).

andalas/ist

Rehab Dapur dan Kamar Tidur Wali Kota Rp 2,9 Miliar Medan-andalas DPRD Kota Medan mempertanyakan besarnya anggaran rehabilitasi garasi, pendopo, dapur dan kamar tidur rumah dinas Wali Kota Medan yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Medan mencapai Rp 2,9 miliar yang ditampung pada Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R APBD) Kota Medan 2012. Pertanyaan besarnya anggaran tersebut disampaikan Sekretaris Komisi D DPRD Kota Medan Muslim Maksum dalam pembahasan R APBD Kota Medan 2012 bersama Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Medan, Kamis (1/12). Menurut Muslim, anggaran rehabilitasi garasi sebesar Rp 800 juta, rehabilitasi pendopo Rp 700 juta, dan rehabilitasi

dapur dan kamar sebesar Rp 1,4 miliar terlalu besar. Sedangkan, anggaran untuk pembangunan enam rumah dinas camat ditambah pembangunan ruang kerja camat hanya Rp 2,3 miliar. Sedangkan anggota Komisi D lainnya, Godfried Lubis, mempertanyakan dana sewa ruko sebagai kekayaan aset daerah sebesar Rp 500 juta

yang dianggap terlalu kecil. Pasalnya, banyak di Kota Medan berdiri ruko-ruko, namun dana yang diambil terlalu kecil. “Ini tidak realistis,” kata Godfried. Menanggapi pertanyaan itu, Kadis Perkim Kota Medan Irawadi Iriadi, mengatakan bahwa anggaran rehabilitasi garasi rumah dinas Wali Kota Medan itu secara global. Karena yang akan diperbaiki termasuk dengan kamar tidur untuk para supir yang berada dekat garasi. Sedangkan rehabilitasi pendopo, kata Irawadi, nantinya pendopo itu akan ditutup dengan kaca keseluruhannya dan akan diisi dengan full AC di dalam ruangan, serta ditambah dengan beberapa muebiler di dalamnya.

“Seperti ruang rapat I di kantor Wali Kota Medan. Karena, selama ini setiap ada acara, terlalu ribut dengan adanya lalu lintas kendaraan di sekitarnya,” kata Irawadi. Sedangkan rehabilitasi dapur dan kamar, tambah Irawadi, kedua item itu akan diperbesar dari kondisi yang ada saat ini. Terkait dengan retribusi pemakaian kekayaan daerah, lanjut Irawadi, sudah tinggi karena sebelumnya hanya Rp 300 juta. Dia mengaku, pihaknya hanya mengurus bangunannya, sedangkan persoalan lahan ditangani oleh bagian umum Setdakota Medan. Dalam pembahasan itu juga, DPRD meminta Dinas Perkim Medan menambah dana perawatan jalan sebesar Rp 10 mi-

liar, terdiri dari Rp 5 miliar untuk jalan baru dan Rp 5 miliar lagi untuk pemeliharaan. Terkait keterangan Kadis Perkim itu, Muslim Maksum, kepada wartawan mengatakan akan melihat realisasi penggunaan anggaran rehabilitasi pada rumah dinas Wali Kota Medan itu. “Memang itu belum bisa dikatakan wajar, namun mereka (Dinas Perkim-red) mengaku akan menyesuaikan dengan standar harga yang berlaku,” katanya. Sementara anggota Komisi D lainnya, Juliandi Siregar, menilai anggaran rehabilitasi di rumah dinas Wali Kota Medan itu sangat tidak masuk akal. “Sepertinya, mereka tidak punya prakiraan untuk merehabilitasinya,” ujarnya. (BEN)

Dinas Bina Marga Medan Fokus Perbaikan Drainase DPRD Usulkan Penambahan Dana Swakelola Medan-andalas Pada tahun 2012, Dinas Bina Marga hanya menganggarkan perbaikan drainase sepanjang 200 km. Sedangkan tahun 2011 baru sekitar 230 km yang sudah diperbaiki dari total 6000 km panjang drainase di Kota Medan. “Jika bicara persentase, perbaikan drainase di Kota Medan baru selesai sekitar 15 persen,” kata Kepala Dinas Bina Marga Kota Medan Gunawan Surya Lubis dalam rapat dengar pendapat (RDP) pembahasan R APBD 2012 di Komisi D DPRD Medan, Kamis (12/1). Menurut Gunawan, kendala lambatnya perbaikan drainase disebabkan karena minimnya anggaran. Akibat minimnya anggaran tersebut, pihaknya kesulitan menentukan prioritas daerah mana yang akan diperbaiki drainasenya. Karenanya, lanjutnya, pada tahun 2012 Dinas Bina Marga mengalokasikan anggaran sebesar 52 persen atau Rp 194 miliar khusus untuk perbaikan drainase dari total anggaran yang dialokasi ke Dinas Bina Marga sebesar Rp 390 miliar. “Tahun depan, anggaran kami fokuskan ke drainase sebagai upaya menanggulangi banjir yang kerap terjadi terutama pada musim penghujan,” ujarnya. Selain itu, ada juga dana

swakelola sebesar Rp 15 Miliar untuk drainase. Dana ini bisa digunakan sewaktuwaktu jika ada pengaduan dari masyarakat. “Secara aturan, kami diperbolehkan menggunakan dana ini apabila ada permintaan dari masyarakat yang mengeluhkan kondisi drainase pada saat proses anggaran berjalan. Jadi dana ini penggunaannya insidentil,” jelasnya. Sedangkan untuk jalan, Dinas Bina Marga Medan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 69 miliar khusus pada kawasan pinggiran Kota Medan serta beberapa jalan di inti kota. Tidak hanya itu, ada juga dana swakelola yang diperuntukkan bagi perbaikan jalan sebesar Rp 5 miliar. “Dana untuk jalan juga kami fokuskan meski tidak sebesar perbaikan drainase,” ujarnya. Ketua Komisi D DPRD Medan Parlaungan Simangun-

song mengatakan, pihaknya akan menambah anggaran swakelola baik untuk drainase maupun jalan mengingat di tengah-tengah berjalannya anggaran sering muncul keluhan dari masyarakat yang meminta perbaikan drainase dan jalan. “Kadang saat reses, ada keluhan masyarakat soal kondisi jalan. Diharapkan keluhan tersebut bisa ditampung melalui dana swakelola ini sehingga masyarakat tidak menunggu terlalu lama seperti yang terjadi selama ini,” katanya. Melalui DPRD Medan, pihaknya mengusulkan penambahan anggaran swakelola perbaikan drainase sebesar Rp5 miliar menjadi Rp20 miliar dan jalan menjadi Rp15 miliar dari sebelumnya Rp5 miliar. “Kami akan menyampaikan ke badan anggaran (banggar) untuk penambahan ini,” pungkasnya. (BEN)

Mengejar Target Mengabaikan Kualitas PERBAIKAN drainase di setiap kecamatan di kawasan Medan Utara kini galakgalaknya dilakukan oleh Dinas Bina Marga Kota Medan. Namun pengamatan andalas di lapangan, pengerjaan proyek hanya mengejar target, sementara kualitas diabaikan. Di Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, misalnya, ada proyek drainase yang hingga kini tidak disiapkan, kendati waktu habis anggaran sudah semakin dekat. Sedangkan di di Jalan Pancing dan Jalan Pancing III, Kecamatan Medan Labuhan, proyek drainase dikerjakan amburadul. Terkesan, pembo-

PERBAIKI DRAINASEDinas Bina Marga fokus membangun drainase guna mencegah banjir terutama musim penghujan beberapa bulan terakhir ini. andalas/hs poetra

rongnya hanya ingin meraup untung sebesar-besarnya, tanpa memikirkan kualitas bangunan drainasenya. Menanggapi proyek amburadul itu, Sekretaris LSM Indonesia Group of Humanitry NGO, Husein Hutagalung SH meminta masyarakat turut mengawasi semua proyek pembangunan drainase di Medan Utara. Sebab, kalau tak ada pengawasan dari masyarakat, akan sangat merugikan pembangunan. Sementara itu, Camat Medan Deli Yusdarlina Ssos ketika dikonfirmasi soal adnya proyek drainase yang tidak disiapkan di Jalan Kawat Kelurahan Mabar mengatakan, dia tidak akan membiarkan proyek itu terbengkalai begitu saja. “Proyek itu harus disiapkan dan sesuai bestek. Kalau dibiarkan terbengkalai, kita akan komplin,”kata camat, Kamis (1/12). Sedangkan Camat Medan Labuhan Reza Noval mengatakan, kalau ada menemukan proyek pemerintah yang dikerjakan asal jadi di Kecamatan Medan Labuhan supaya segera dilaporkan kepada camat, untuk selanjutnya diberikan tegoran kepada pemborongnya. “Karena bila dibiarkan, akan merugikan negara dan masyarakat,” ucapnya. (DP)


MEDAN KITA

Jumat 2 Desember 2011

harian andalas | Hal.

3

Anggaran Belanja Langsung Kesehatan Rp 80 M Harus Diikuti Pelayanan Maksimal Medan-andalas Adanya peningkatan alokasi anggaran untuk program kesehatan pada Rancanagan APBD Kota Medan tahun 2012, hendaknya diikuti dengan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Karena sejauh ini masih banyak terjadi kasus-kasus yang timbul di masyarakat khususnya menyangkut penanggulangan penyakit menular dan gizi buruk. “Penyerapan anggaran belanja langsung urusan kesehatan yang diproyeksikan Rp 80.990.804.000 harus diikuti dengan upaya maksimal dari Pemko Medan dalam pemberantasan penyakit menular, demam berdarah, dan masalah gizi buruk,” kata Sekretaris Fraksi Partai Demorat DPRD Medan Srijati Pohan kepada wartawan di gedung DPRD Medan, Kamis (1/12). Dalam pemberantasan penyakit dan masalah gizi buruk, lanjut Srijati, Pemko Medan juga harus meningkatkan pemerataan dan akses seluruh masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar di puskesmas dan pelayanan kesehatan rujukan di rumah sakit pemerintah. “Akses seluruh masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di puskesmas dan di rumah sakit pemerintah khususnya provider program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Medan Sehat (JPKMS)

harus maksimal, sehingga masyarakat dapat terlayani dengan baik,” tandasnya. Menurut anggota Komisi B ini, program kesehatan dalam Rancangan APBD tahun anggaran 2012 ada 17 program. Dari program ini, katanya, ada beberapa program anggaran menurun sedang urgensi program tersebut sangat menyentuh kepentingan masayarakat. Sementara itu, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Medan Porman Naibaho SH mengatakan, jika dilihat dari proporsi anggaran belanja urusan kesehatan dalam Rancangan APBD Kota Medan tahun 2012, Pemko Medan belum sepenuh hati untuk meningkatkan pelayanan kesehatan di Kota Medan. Pasalnya, dalam Rancangan APBD Kota Medan tahun 2012, anggaran belanja urusan kesehatan diproyeksikan Rp 195.443.632.000 dengan rincian belanja tidak langsung Rp 114.452.828.000 dan belanja langsung Rp 80.990.804.000. “Dari sini kita menilai Pemko Medan belum sepenuh hati untuk meningkatkan program pelayanan kesehatan di Kota Medan pada tahun 2012. Sebab, anggaran belanja pegawai (belanja tidak langsung) lebih besar dari pada belanja langsung (belanja modal),” kata Porman. (BEN)

Penyertaan Modal Rp 246 M untuk Tirtanadi Menuai Protes Medan-andalas Disetujuinya penyertaan modal Rp 246 miliar untuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi dari APBD Sumut ternyata menuai protes dari berbagai elemen masyarakat. Sebab pernyertaan modal tersebut dinilai tidak efektif dan efisien mengingat kontribusi PDAM terhadap PAD tidak begitu signifikan. Informasi dihimpun wartawan, Kamis (31/11), penambahan modal Rp 246 M diduga hanya permainan semata untuk kepentingan oknum-oknum petinggi PDAM. Karena perusahaan plat merah milik Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) ini sangat bergelimang uang selama ini. PDAM Tirtanadi merupakan perusahaan yang cukup sehat selama ini. Jadi tidak logis jika perusahaan itu setiap tahunnya meminta suntikan dana APBD-SU. “Sejak dipimpin Ir Azzam Rizal M.Eng, manajemen PDAM semakin tak karukaruan. Untuk itu, Inspektorat Provinsi Sumatera Utara (Irprovsu) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) hendaknya melakukan audit terhadap keuangan PDAM,” kata Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Demokrasi

Sejati (LDS), Ir H Simbolon kepada wartawan, Kamis (31/11) di Medan. Ia berpendapat bahwa permintaan pembiayaan APBD Sumut terhadap kucuran dana ke PDAM Tirtanadi sebesar Rp 246 M benar-benar tidak masuk akal. Untuk itu, pihak panitia anggaran (Panggar) legistlatif maupun Pemrovsu supaya mengkaji ulang kucuran dana itu. Karena penyertaan dana tersebut terkesan pemborosan dan tidak kena sasaran. “Untuk apa keperluan dana tersebut, lantas apa manfaatnya serta kontribusinya terhadap PAD maupun masyarakat. Maka dana sebesar Rp 246 miliar itu sebaiknya dipertimbangkan atau ditinjau ulang,” kata Simbolon. Sejalan dengan itu, ujar Simbolon instansi terkait seperti Inspektorat Provinsi Sumatera Utara (Irprovsu) maupun Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) supaya melakukan audit secara seksama, terbuka, transparan terhadap keuangan PDAM selama ini. Karena tidak logis bila PDAM meminta dana suntikan dana setiap tahunnya, sementara kontribusi untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak menggembirakan. (WAN)

andalas/hs poetra

DEMO KKONJEN ONJEN MAL MALAAYSIA - Massa dari Jaringan Lingkar Mahasiswa Sumatera Utara berunjuk rasa di depan Konsulat Jenderal Malaysia di Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Kamis (1/12). Mereka mengecam arogansi Malaysia yang dinilai sudah keterlaluan menangkap dan menahan 63 nelayan asal Sumut dan membantai Orangutan di Kalimantan.

Alokasi Anggaran Pendidikan Sumut tak Capai 20 Persen

Ribuan Guru Siap Turun ke Jalan Medan-andalas Ketua Gabungan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (GP-Tendik) Indonesia Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Drs FJ Pinem MSc menyatakan, jika Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan DPRD Sumut tidak merealisasikan alokasi anggaran pendidikan 20 Drs FJ Pinem MSc persen pada APBD Sumut tahun 2012, pihaknya siap mengerahkan ribuan guru turun ke jalan melakukan aksi demo besar-besaran. “Sejauh ini Sumut baru mengalokasikan anggaran pendidikan sekira 6 persen pada APBD. Ini melanggar UU No.20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas. Karenanya, jika anggaran pendidikan 20 persen tak juga direalisasikan pada APBD 2012, kita akan buat ‘tusnami guru’ dengan melakukan aksi besar-besaran di jalanan,” kata FJ Pinem kepada pers di kantornya,

Jalan Gatot Subroto No 177 Medan, Kamis (1/12). Dia menyatakan, untuk tahap awal perjuangan peningkatan anggaran pendidikan pada APBD ini, dilakukan lewat surat dan lobi. Karenanya, GP-Tendik Indonesia Sumut baru-baru ini sudah mengirim surat kepada Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) dan Ketua DPRD Sumut untuk mengingatkan agar mematu-

hi amanat UU Sisdiknas tentang alokasi anggaran pendidikan minimal 20 persen pada APBD di luar gaji dan tunjangan pendidikan. Jika surat pertama itu tak digubris oleh gubernur dan DPRD, pihaknya akan menyurati lagi hingga tiga kali. “Namun jika aspirasi guru ini tak juga direalisasikan pada APBD Sumut ke depan, GP Tendik bersama organisasi guru lainnya siap mengerahkan ribuan guru turun ke jalan. Kita mengingatkan, agar Pemprovsu dan DPRD jangan melanggar konstitusi,” tutur mantan anggota DPRD Sumut ini. Menurutnya, dengan alokasi anggaran pendidikan yang hanya sekira 6 persen pada APBD Sumut, tidak banyak yang bisa dilakukan untuk membangun pendidikan di daerah ini. Hal itu sudah pasti menghambat visi misi Gubsu-Wagubsu 2008-2013, yakni “Agar Rakyat tidak Bodoh”.

IRT Keluhkan Kelangkaan Gas 3 Kg Belawan-andalas Ibu Rumah Tangga (IRT) resah akibat kelangkaan gas elpiji 3 kg di Kecamatan Medan Marelan. Harganya pun sudah mulai naik, dari 13.500 menjadi Rp 15.000 per tabung. Ibu Ida (41) dan Hasanah (35), warga Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, mengatakan gas elpiji 3 kg memang sudah semakin langka di daerahnya. “Selain langka, pengecer juga sudah menaikkan harga dari Rp 13.500 menjadi Rp 15.000 per tabung. Kenaikan ini menambah beban ibu rumah tangga, sementara penghasilan suami hanya pas-pasan,” ucap keduanya. Menurut keduanya, kalaupun gas lang-

ka, IRT tetap tidak mungkin kembali memakai minyak tanah. Karena selain susah dicari, IRT juga tidak berani menggunakan minyak tanah karena takut dicampur bensin yang harganya jauh lebih murah. “Kalau minyak tanah yang dicampur bensin dijadikan minyak kompor, bisa mnimbulkan ledakan, dan dapat membakar seisi rumah. Ini sangat berbahaya,” ucap keduanya. Sementara itu, Ketua LSM Merah Putih Kecamatan Medan Marelan Zulkifli Lubis, SH, Kamis (1/12) mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan dari sejumlah IRT tentang kelangkaan gas elpiji 3 kg di Medan Marelan. Karenanya, dia mengingatkan distributor agar tidak bermainmain dengan gas elpiji 3 kg. “Distributor jangan coba-coba menahan gas elpiji agar langka di pasaran, lalu kemudian menaikkan harga sesuka hatinya,” ujar Zulkifli mengingatkan. (DP)

Masalah Guru Dalam kesempatan itu, Pinem juga menyoroti berbagai masalah yang masih menghinggapi guru. Diakuinya, UU No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen mengandung substansi tentang profesionlisme, kesejahteraan dan perlindungan hukum bagi guru dan dosen. "Namun pada kenyataannya, apa yang diharapkan para guru sebagian besar belum terwujud, walaupun sebenarnya sudah ada ketentuan yang mengatur, apalagi setelah pendidikan diotonomkan," ungkapnya. Dia memberi contoh soal insentif guru swasta di Sumut yang sangat tidak layak, yakni Rp50 ribu per bulan pada 2010 saat Gubsu Syamsul Arifin belum nonaktif. Padahal, di provinsi lain di Indonesia, kata Pinem, insentif guru swasta itu minimal Rp300 ribu per bulan. “Guru di Sumut berharap, insentif guru swasta setidak-

tidaknya Rp100 ribu per bulan. Dan yang memperoleh insentif itu jangan hanya guru SD hingga SMA, tapi juga guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Selama ini guru PAUD kurang mendapat perhatian, padahal tugas mereka berada di garda terdepan dalam mendidikan anak bangsa,” ucap tokoh pendidikan Sumut ini. Dia juga prihatin melihat nasib guru dan kepala sekolah di kabupaten/kota yang selalu dijadikan alat politik oleh bupati/wali kota incumbent pada pemilihan kepada daerah (Pilkada). “Para guru dipaksa jadi tim sukses (TS) bupati/wali kota incumbent. Ironisnya, saat bupati/wali kota incumbent kalah dalam Pilkada, para guru dan kepala sekolah ramai-ramai terkena mutasi,” kata Pinem seraya berharap, ke depan guru jangan lagi dijadikan alat politik, karena tugas guru adalah mencerdaskan bangsa. (HAM)

Karyawan Bersyukur RS Haji Dikelola Pemprovsu Medan-andalas Para karyawan Rumah Sakit Haji Medan menyambut gembira dan bersyukur atas peralihan pengelolaan rumah sakit tersebut dari yayasan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu). Para karyawan pun menyatakan optimis, tuntutan hakhak karyawan yang selama ini mereka perjuangan akan dikabulkan oleh Pemprovsu. "Inilah doa kami. Yayasan dibubarkan dan rumah sakit dikelola oleh Pemprovsu dalam bentuk Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)," ungkap Humas RS Haji Medan, Fauzi SH didampingi Wakil Direktur (Wadir) dr Ilham Budiono SpB dan Ketua Forum Karyawan RS Haji Medan M Hasbi Tanjung SH, MPd kepada wartawan di Medan, Kamis (1/12). Ketua Forum Karyawan (FK) RS Haji Medan, Hasbi mengatakan, pihaknya akan memperjuangkan hak-hak karyawan agar sesuai dengan peraturan. “Hak-hak karyawan tidak boleh terabaikan. Kita akan perjuangan. Gaji pegawai honor misalnya, harus sesuai dengan upah minimum kabupaten (UMK) Deli Serdang. Kita juga akan perjuangan agar karyawan sempat dimutasi dan diPHK oleh manajemen lama dikembalikan ke tempat semula oleh manajemen baru. Kasus pemutasian dan pemecatan karyawan ini sebelumnya sudak kita laporkan ke Gubsu," ujar Hasbi. Fauzi menimpali, ketika masih dipimpin oleh dr HMP Siregar, sepertinya RS Haji milik orang per orang. Makanya, karyawan menyambut gembira pengambilalihan pengelolaan rumah sakit

bantuan pemerintah Arab Saudi dari yayasan ke Pemprovsu. "Kalau untuk yang terbaik, silakan diambilalih. Mereka (Pemprovsu) sudah melihat keadaan kita selama 13 tahun dikelola oleh yayasan. Dan sebelum pengambilalihan pengelolaan rumah sakit ini, tim terlebih dahulu melakukan studi banding ke daerah yang memiliki RS Haji. Jadi kesimpulan menjadikan RS Haji Medan sebagai BLUD adalah pilihan terbaik," kata Fauzi. Disinggung mengenai pergantian direktur, Fauzi juga bilang kalau hal itu sudah ada aturannya dan karyawan juga sudah memberikan masukan ke Pemprovsu. Namun, mereka berharap, yang menjadi direktur nantinya adalah orang yang sudah lama mengabdi di RS Haji dan disenangi seluruh karyawan. “Kehadiran direktur baru nantinya hendaknya membawa kesejahteraan bagi karyawan, teruatama dalam soal UMP harus sesuai dengan peraturan. Selama ini, jika ada dana dialihkan ke pembangunan fisik dan hanya diputuskan oleh direktur saja. Sedangkan karyawan tidak pernah dipikirkan kesejahteraannya," ujar Fauzi. Sebelumnya diberitakan, Yayasan Rumah Sakit Haji Medan sudah resmi dibubarkan, Rabu (30/11) dalam Rapat Yayasan yang berlangsung di Kantor Gubsu. Dalam rapat yang dipimpin Sekdaprovsu H Nurdin Lubis itu menelurkan kesimpulan, setelah deklarasi pembubaran yayasan, maka mulai mulai Rabu (30/11) pengelolaan RS Haji berada di bawah pengelolaan Pemprovsu. (YN)


HUKUM & KRIMINAL

Jumat 2 Desember 2011

Bandar Sabu Transaksi dengan Polisi Medan-andalas Zulham (33) warga Gang Rambutan, Lingkungan IV, Kecamatan Medan Labuhan, yang selama ini sudah menjadi incaran pihak kepolisian, ditangkap ketika menjual sabusabu kepada polisi yang menyamar. Dari tangan tersangka, polisi menyita 24,7 gram sabusabu dan satu unit handpone sebagai barang bukti. Tersangka, dalam pemeriksaan petugas Dit Narkoba Poldasu mengakui, kalau dirinya sudah lama menjadi bandar sabu-sabu dan belum pernah ditangkap. “Saya tidak nyangka kalau calon pembeli sabu-sabu itu adalah polisi,” aku Zulham dengan nada melas. Zulham ditangkap kepolisian Direktorat Narkoba Poldasu di Jalan Panah Hijau Medan Labuhan, Selasa (29/11) sekira pukul 17.00 WIB dengan barang bukti

24,7 gram sabu-sabu dan 1 unit handphone. Penangkapan tersangka itu, berkat bantuan informasi dari masyarakat kepada polisi. Zulham mengaku barang haram tersebut diperolehnya dari seseorang bernama Agus (Buron) kemudian akan dijual lagi kepada pelanggannya. Pria yang mengharapkan uang dari jual narkoba itu mengaku mendapat untung menggiurkan apabila jual sabusabu berhasil. “Lumayanlah untungnya kalau berhasil jual sabu-sabu, tapi resiko sangat tinggi,” aku Zulham. Direktur Narkoba Kombes Pol Andjar Dewanto saat di konfirmasi wartawan, Kamis (1/12) membenarkan penangkapan tersebut dan mengatakan bahwa tersangka dijerat pasal 112 No 32 tahun 2009 tentang narkoba dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (HER)

Oknum Mahasiswa Ditangkap Terkait Kasus Curanmor Medan-andalas Oknum mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), TB (18) ditangkap petugas Reskrim Polsek Medan Timur terkait kasus pencurian kenderaan bermotor (curanmor) di kampusnya sendiri di Jalan Muchtar Basri, Medan Timur, Kamis (1/12). Tersangka ditangkap di depan rumahnya di Kelurahan Tanah enam ratus, Kecamatan Medan Marelan. Informasi diperoleh, sekira pukul 09.00, korban Rafindo (18) yang juga mahasiswa smester I UMSU datang ke kampusnya hendak mengikuti perkuliahan dan memarkirkan sepeda motornya di halaman parkir kampus. Dua jam kemudian, Rafindo hendak pergi membeli sesuatu di luar kampus dan menuju lokasi parkir untuk mengambil sepeda motor Vario yang baru dibelinya. Korban sempat beberapa menit mencari sepeda motor matic tanpa memiliki plat toko itu, Rafindo tak menemukannya. Selanjutnya, Rafindo me-

laporkan kehilangan sepeda motor miliknya itu kepada petugas security kampus. Akhirnya, petugas security membuka rekaman kamera CCTV. Dari layar kamera tersebut, diketahui sepeda motor tersebut dicuri oleh teman sekelasnya sendiri berinisial TB. Petugas Polsek Medan Timur yang mengetahui identitas dan ciri-ciri pelaku dari layar rekaman CCTV itu segera melacak keberadaan pelaku. Setelah melakukan pencarian, akhirnya polisi menemukan pelaku di rumahnya. Begitu melihat tersangka, petugas Poslek Medan Timur langsung meringkus tersangka berikut sepeda motor hasil curiannya. Korban Rafindo menyebutkan, tiga hari sebelumnya, dirinya bersama temanteman sekampusnya termasuk tersangka TB ngumpul di warung depan kampusnya. Saat itulah, tersangka TB sempat meminjam sepeda motor korban dengan sesuatu alasan. “Dari situlah, diduga tersangk menggandakan kunci kontaknya,” ujar Rafindo.(ACO)

Polresta Ungkap Kasus Pencurian di Rumah Mewah Medan-andalas Petugas Reskrim Unit I Jahtanras Polresta Medan mengungkap kasus pencurian di rumah mewah milik Drs Syafruddin di kawasan Jalan Medan Tenggara III, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan. Dalam pengungkapan tersebut, selain berhasil menyita barang bukti berupa 7 gelang emas, 2 untai kalung emas, 1 buah mainan kalung emas, 1 buah anting, 1 unit HP BB dan uang tunai Rp 2.350.000, petugas juga meringkus dua orang anggota sindikatnya di kawasan Jalan Selamat, Medan, Kamis (1/12). Kedua tersangka tersebut masing-masing, Andika alias Bolok (21) warga Jalan Langgar Gang Baru, Medan dan Jasman Tanjung (21) warga Pasar III Gang Sekolah, Tembung. Keterangan diperoleh, peristiwa pencurian itu mereka lakukan pada Sabtu (26/11) lalu. Modus pelaku, mencongkel pintu samping rumah

lalu menggasak sejumlah perhiasan emas milik korban. Tersangka Andika mengaku sebelum membobol rumah tersebut, ia terlebih dahulu mengintai kondisi rumah mewah itu. Setelah dipastikan kosong, ia pun masuk dari pintu depan. "Kulihat kosong, pakai parang kusongket aja gembok pintu itu, ku ambil barang-barangnya. Kawan aku mengintai di luar," akunya. Sedangkan tersangka Jasman mengaku uang dari hasil curian itu, mereka gunakan untuk jalan-jalan sambil menikamati minuman keras. "Hasil curian sebagaian sudah kami jual, dapat Rp4,6 Juta, kami bagi dua, uangnya untuk ke Pantai SB," akunya. Kasat Reskrim Polresta Medan, AKP Moch Yoris Marzuki SIK ketika dikonfirmasi melalui Kanit Jahtanras AKP Yudi Frianto SIK membenarkan penangkapan kedua tersangka. (HER)

Empat Napi Narkoba Kabur Belum Ditemukan Medan-andalas Kepala Divisi (Kadiv) Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Wilayah Sumatera utara, Elly Lukman mengatakan empat narapidana yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan Narkoba Klas II A Pematang Siantar, hingga saat ini belum ditemukan. "Keempat narapidana (napi) yang menghilang itu masih terus dilakukan pengejaran hingga dapat oleh petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pematang Siantar yang bekerja sama dengan aparat kepolisian," katanya di Medan, Rabu (30/11). Sebelumnya, empat napi di Lapas Narkoba Klas II A Pematang Siantar di Raya Kabu-

paten Simalungun, Rabu (16/ 11) sekitar pukul 19.30 WIB melarikan diri dengan cara melompat pintu jendela. Peristiwa kaburnya napi tersebut diketahui sekitar pukul 20.00 WIB, setelah petugas Lapas melakukan pengecekan di setiap kamar sel. Keempat napi yang menghilang itu, yakni Rudi Gunawan (30), M Syafriza (30), Nooriadi Siregar (28) dan Rudharton (30). Keempat napi tersebut sebelumnya disuruh ke bagian gudang listrik dan tempat kran air oleh salah seorang petugas jaga, karena selama ini mereka dianggap baik. Elly mengatakan, pihaknya juga masih terus bekerja keras untuk dapat menangkap kembali napi narkoba itu.(ANT)

harian andalas | Hal. andalas/tim

AMANKAN WARGA– Petugas kepolisian ketika mengamankan seorang warga saat proses eksekusi tanah seluas 7,5 hektare, di kawasan Jalan Jati, Medan Timur, Rabu (30/11) lalu. Sedikitnya empat orang warga diamankan, karena diduga memprovokasi warga lain dan berusaha menghalang-halangi proses pelaksaan eksekusi. Berita terkait di Halaman Satu.

Mantan dan Oknum Polisi Diadili Terkait Perkara Narkoba Medan-andalas Mantan dan oknum anggota polisi menjalani sidang perdananya di Pengadilan Negeri (PN) Medan terkait perkara narkoba sabu-sabu, Kamis (1/12). Keduanya diadili bersama seorang rekan mereka warga sipil. Ketiga terdakwa masing-masing, Erwan Johari Ricky Manurung (oknum anggota polri), Leo Iskandar Hasibuan als Leo (mantan anggota polri), dan Benny Elvis Presly Pasaribu als Benny (warga sipil). Mereka dituntut dalam berkas terpisah. Jaksa Penuntut Umum (JPU), Dwi Melly dalam dakwaannya dihadapan majelis hakim diketuai Kawit Riyanto atas terdakwa Erwan Johari Ricky Manurung, menyebutkan, terdakwa bersama kedua rekan-rekannya tersebut ditangkap petugas Dit Narkoba Poldasu atas informasi warga. Mendapat informasi itu, petugas menyaru sebagai pembeli dan awalnya menghubungi Benny. Kepada petugas, kata Dwi, Benny mematokkan harga per-

gram-nya sebesar Rp1,1 juta. Sedangkan barang tersebut dibelinya dari Chairidho Ramadhan (juga anggota Polri yang bertugas di Polsek Binjai Selatan, red) seharga Rp900 ribu/gram. Setelah terjadi kesapatan mengenai harga, lanjut Dwi dalam dakwaannya, ‘pembeli’ dan terdakwa janjian bertemu Lapangan Merdeka Binjai. Benny diminta untuk masuk ke dalam mobil oknum polisi yang menyamar dan memperlihatkan barang yang dipesan. Sebelum memperlihatkan barang haram itu, Benny meminta ‘pembeli’ untuk memperlihatkan uangnya. Uang yang disusun di dalam sebuah tas kemudian diperlihatkan kepada Benny. Lalu, Benny menghitung jumlahnya. Setelah merasa jumlahnya cocok, Benny kemudian menghubungi terdakwa. Beberapa saat kemudian, terdakwa tiba di Lapangan Merdeka Binjai bersama dua terdakwa lainnya menumpangi sebuah mobil Mitsubishi Lancer. Melihat mobil terdakwa, Benny turun dari mobil oknum polisi yang menyaru tersebut dan masuk ke dalam mobil terdakwa Erwan yang dikendarai Chairidho.

Dari mobil lancer itu, Benny bersama Erwan dan Leo pindah ke mobil oknum polisi yang menyaru sembari membawa sebuah tas sedang yang berisikan sabusabu seberat 1 ons. Barang haram tersebut kemudian diserahkan kepada ‘si pembeli’ dan setelah menyakini barang tersebut adalah narkotika, oknum polisi itu menghubungi anggota lainnya. Ketiganya kemudian ditangkap sementara Chairidho Ramadhan berhasil melarikan diri dengan mengendarai mobil Mitsubishi Lancer tersebut. “Mereka dijerat dalam dakwaan primer melanggar pasal 114 (2) jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 thn 2009, sedangkan dakwaan subsidernya melanggar pasal 112 jo pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 thn 2009. Saat ini, terdakwa Chairidho yang sebelumnya berhasil melarikan diri, juga sudah tertangkap tapi jaksanya bukan saya,” terang Dwi. Usai mendengarkan dakwaan JPU, majelis hakim menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi oknum polisi yang melakukan penangkapan. (THA)

Salahgunakan Wewenang

Pemenang Tender KP2 Dihukum 1,5 Tahun Medan-andalas Dora Rona Julianti selaku Dirut PT Atmira Utama Grup, pemenang tender proyek pembangunan Kantor Pelayanan Pajak (KP2) Kabanjahe dihukum satu tahun enam bulan (1,5 tahun) penjara, karena terbukti menyalahgunakan kewenangannya. Hukuman tersebut dibacakan majelis hakim diketuai Suhartanto SH, dalam amar putusannya, pada persidangan yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang bersidang di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (1/12). Dalam pembangunan kantor pajak itu diketahui, terdakwa tidak 100 persen mengerjakan pembangunannya. Sementara ia meminta pembayaran dengan pengerjaan sudah selesai 100 persen. Akibat perbuatannya itu terdakwa telah menimbulkan kerugian negara. Sehingga

majelis hakim diketuai Suhartanto menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar Pasal 3 jo Pasal 18 UU Pemberantasan Tipikor. Selain divonis 1,5 tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni 4 tahun penjara, terdakwa juga dikenakan denda senilai Rp50 juta subsider dua bulan kurungan. Bahkan gadis berkulit putih ini dikenakan membayar uang pengganti kerugian negara senilai Rp27.800.000, subsider dua bulan kurungan. Sebagaimana dakwaan JPU terdakwa diduga telah melakukan tindak pidana korupsi senilai Rp685.397.327 berasal dari dana proyek pembangunan kantor dan pagar Pelayanan Pajak Kabanjahe tahun anggaran 2008-2009. Pada tahun 2007 Departemen Keuang-

an mengadakan proses tender pembangunan gedung kantor pelayanan pajak dan pagar di daerah kabanjahe, nilai proyek Rp5,7 miliar, dan CV Atmira Utama Group selaku pemenang tender langsung melakukan pekerjaan. Namun, belum lagi selesai pembangunannya Kejaksaan Negeri Kabanjahe menemukan kejanggalan dalam proyek tersebut. Sehingga mereka meminta BPKP agar mengaudit keuangan proyek tersebut. Terungkap di persidangan kerugian keuangan negara yang timbul akibat perbuatan terdakwa hanya Rp27.800.000. Usai vonis, terdakwa yang dikonfirmasi wartawan kemarin enggan berkomentar. Bahkan saat keluar dari ruang sidang, wanita bertubuh gemuk itu langsung menutupi kepala dan wajahnya dengan selendang warna hitam dan merah. (THA)

4

Mayat MR-X Ternyata Dapot Girsang Sidikalang-andalas Kepolisian Resor Dairi akhirnya berhasil mengidentifikasi identitas mayat Mr-x di perladangan warga di Pegagan Julu 5, Kecamatan Sumbul Pegagan, Rabu (30/11). Bersama pihak kelurga, polisi meyakini bahwa identitas mayat Mrx tersebut bernama Dapot Girsang (37) yang dinyatakan hilang sejak beberapa minggu yang lalu. “Saat ditemukan kondisinya sulit dikenali karena sudah membusuk,” kata Kepala Polisi Resor Dairi, AKBP Yustan Alfiani SIK MHum kepada wartawan di Mapolres Dairi, Kamis (1/12). Disinggung penyebab kematian Dapot, mantan Kasat I/Tipidum (Tindak Pidana Umum) Direktorat Reserse Kriminal Polda Sumut itu mengaku belum mengetahui secara pasti. “Kita masih menyelidiki sebab pasti kematiannya. Namun menurut keterangan sejumlah saksi, Dapot saat ditemukan kondisi tergantung. Ada dugaan dia bunuh diri dengan cara gantung diri. Namun untuk memastikannya, kita masih tunggu hasil penyelidikan,” tukasnya. (SS)

Mertua Laporkan Menantu ke Polisi Stabat-andalas Kesal ditipu menantu, Ramlan Damanik berencana melaporkan suami anaknya itu ke Polres Langkat dalam kasus dugaan penipuan. Sebelum membuat laporan polisi, di kantor ICW Langkat, Ramlan mengatakan menantunya, WS (32) itu tinggal di Desa Bukit Melintang, Kecamatan Wampu. Selain kerap menipu mertuanya, salah satunya dengan tak membayar utang, WS juga menipu kakak iparnya, Yusriani yang tinggal di Paret Kaca Desa Telaga Jernih, Kecamatan Secanggang, Langkat dengan menggelapkan BPKB sepeda motornya. BPKB sepeda motor itu digadaikan WS. Dalam kaitan ini, nantinya Ramlan berharap agar aparat penegak hukum serius menangani kasusnya itu dengan menindak WS sesuai dengan hukum yang berlaku. (BD)

Pegawai BlackBerry Tersangka Jakarta-andalas Penyidik Kepolisian Resor Metropolitan (Polrestro) Jakarta Selatan menetapkan status tersangka terhadap konsultan keamanan RIM BlackBerry, T dan Manajer Pasific Place, Jakarta Selatan, M terkait kericuhan promosi penjualan Blackberry. "Total tersangka menjadi tiga orang," kata Kepala Polrestro Jakarta Selatan, Komisaris Besar Polisi Imam Sugiyanto di Jakarta, Kamis (1/12). Kombes Imam Sugiyanto mengatakan penyidik menetapkan keduanya menjadi tersangka, karena faktor kelalaian menggelar kegiatan yang mengakibatkan orang lain terluka. Para tersangka dikenakan Pasal 360 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang kelalaian mengakibatkan orang terluka dengan ancaman hukum penjara kurang dari lima tahun. Namun, Kombes Imam Sugiyanto menyebutkan penyidik tidak menahan para tersangka, karena ancaman hukumannya kurang dari lima tahun dan mereka berrsikap kooperatif dalam memberikan informasi. Sebelumnya, ribuan orang antri guna membeli telepon selular Blackberry seri terbaru dengan potongan harga yang tinggi di Lobi Utara Pasific Place, SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (25/11).(ANT)

Kapolres Nias Sambangi Pengurus NU Kota Gunungsitoli

Dukung Polisi Berantas Judi dan Narkoba Melalui Dakwah andalas/istimewa

Kepala Polisi Resor Nias, AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK MHum melangsungkan kegiatan kunjungan atau sambangi pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Kota Gunungsitoli di kantor balai pertemuan pengurus NU Jalan Diponegoro Kota Gunungsitoli, Senin (28/11) sekira pukul 20.00 WIB.

SAMBANGI – Kapolres Nias, AKBP Mardiaz K Dwihananto SIK MHum (5 dari kiri) ketika berkunjung atau menyambangi pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Kota Gunungsitoli di kantor balai pertemuan pengurus NU Jalan Diponegoro Kota Gunungsitoli.

K

egiatan yang bertujuan dalam rangka menjalin kemitraan (partnership building) antara Polres Nias dengan pengurus NU Cabang Kota Gunungsitoli itu dihadiri Kasat Binmas Polres Nias AKP Drs E Telaumbanua MH, pimpinan Cabang NU Kota Gunungsitoli Abdul Majid Chaniago SE serta 34 pengurus NU tingkat kecamatan se-Kota Gunungsitoli. Pada kesempatan tersebut, Kapolres Nias menyampaikan agar kiranya dalam setiap kesempatan penyampaian dakwah kepada umat juga disampaikan imbauan-imbauan untuk mendukung kepolisian dalam

memberantas penyakit masyarakat (Pekat) seperti narkoba, togel, miras dan prostitusi. “Diharapkan ke depan, dapat dibentuk tim dakwah yang terdiri dari pengurus NU Kota Gunungsitoli dan personil Sat Binmas Polres Nias,” kata Kapolres. Sementara itu, pimpinan NU Kota Gunungsitoli, Abdul Majid Chaniago

SE dalam sambutannya menyampaikan bahwa segenap pengurus NU Kota Gunungsitoli siap membantu Polres Nias dalam memerangi penyakit masyarakat (Pekat) serta segera membuat nota kesepakatan pembentukan tim dakwah yang komposisinya menyertakan personil Polres Nias untuk penyampaian

pesan-pesan kamtibmas. Sedangkan perwakilan gerakan pemuda Anshor sebagai wadah pemuda NU yang turut hadir pada kesempatan tersebut juga menyatakan kesiapan untuk membantu Polres Nias dalam kegiatan pengamanan Natal 25 Desember 2011 dan Tahun Baru 2012. (HER)


Jumat 2 Desember 2011

HUKUM & KRIMINAL andalas/supriyadi

Tiga Bulan Tak Terima Gaji, Oknum Polisi Jual Sabu

Oknum pelindung dan pengayom masyarakat yang satu ini mengaku memperoleh serbuk putih sabu, dari

Belawan. Dia sebelumnya ditangkap di depan SPBU Suka Dame, Kecamatan Sei Bamban ketika membawa 7,18 gram sabu, Senin (28/11) sekira pukul 18.00 WIB. “Sudah tiga bulan aku ngak gajian, jadi dari mana uang untuk memberi makan istri dan dua anakku,” ucap warga Jalan Depot Sindoro, Gang Bilal, Kelurahan Bagelan, Kecamatan Padang Hilir itu di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Sergai, Kamis (1/12). Sementara itu, Kapolres Sergai AKBP Arif Budiman SIK MH ketika ditanya wartawan di Makopolres Sergai, Kamis (1/12) membenarkan

penangkapan tersebut. “Dia (Brigadir DA, red) ditangkap ketika personel Sat Brimob Tebing Tinggi mendapat laporan, ada seorang oknum polisi menuju Sergai mengendarai sepeda motor jenis Yamaha tanpa TNKB membawa sabu. Mendapat laporan itu tim khusus Sat Brimob Tebing langsung membuntutinya. Saat membelok untuk mengisi BBM ke SPBU Suka Damai, kemudian yang bersangkutan disergap dan dari tangannya ditemukan barang bukti berupa 5 paket sabu dengan berat 7,18 gram sabu terbungkus dalam plastik tembus pandang. Setelah itu tersangka berikut

5

Dugaan Korupsi PU Samosir Ditingkatkan ke Penyidikan

OKNUM POLISI JUAL SABU Tersangka oknum polisi Brigadir DA didampingi istrinya, saat diintrogasi Kapolres Sergai, AKBP Arif Budiman SIK MH di ruanga penyidik Sat Res Narkoba Polres Sergai.

Sei Rampah-andalas Brigadir DA, oknum personel Sat Sabhara Polres Sergai yang ditangkap petugas Sat Brimob Detasemen B Kota Tebing Tinggi dalam kasus narkoba mengaku nekad menjual narkoba jenis sabu-sabu karena sudah tiga bulan tak terima gaji.

harian andalas | Hal.

barang bukti diserahkan ke Sat Res Narkoba Polres Sergai,” terang Kapolres Sergai. Kapolres juga mengatakan, bahwa tersangka sudah hampir tiga bulan jarang masuk kerja menjalankan tugasnya di Polres Sergai. Apabila terbukti, tegas Kapolres, sesuai intruksi Kapoldasu seputar pemberantasan segala bentuk narkoba, Polres Sergai komitmen akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku narkoba. “Siapapun orangnya akan kita tindak tegas, kita tidak pandang bulu, kalau itu oknum Polres Sergai, ini salah satu contoh,” tegas Arif.(RYAD)

Medan-andalas Setelah melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket), Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) sepakat meningkatkan status penyelidikan dugaan korupsi pembangunan irigasi di Pemkab Samosir tahun anggaran 2008 senilai Rp1 miliar menjadi penyidikan. Asisten Intelijen Kejatisu, Andhar Perdana kepada wartawan Rabu (30/11) mengatakan, dalam proses pemeriksaan dari sejumlah saksi dalam penyelidikan kasus tersebut terdapat diantaranya Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Samosir, Asbel Parhusip. Pelimpahan berkas pemeriksaan sudah disampaikan kepada Kajatisu AK Basuni. Seperti diketahui, kasus penyimpangan itu terjadi pada saat pengerjaan proyek pembangunan bendungan di Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemkab Samosir. Namun saat pengerjaan, fakta yang terjadi di lapangan terdapat beberapa item yang ada di dalam kontrak tidak sesuai. Temuan awal tim penyidik, menemukan ketidaksesuaian fisik bangunan dengan kontrak yang sudah disetujui. Dari item tersebut seperti besi dan semen saja yang ada di lapangan sisanya banyak

yang tidak ada dan diduga fiktif. Sebelumnya, Kejatisu juga telah meminta keterangan dari pihak terkait dalam perkara tersebut yakni Abdul Situmorang, Frans Boy dan Sumarlan Malau. Ketiganya ketika proyek itu berlangsung masing-masing menjabat sebagai pengawas proyek dan tim Final Hand Over (FHO). Pelaksanaan Pembangunan bendungan Soutolan di Kecamatan Nainggolan, Samosir yang bersumber dari BDB TA 2008, BDB TA 2009, BDB TA 2010. Seharusnya pembangunan itu dapat dimanfaatkan masyarakat Nainggolan di Kelurahan Parhusip III, Kelurahan Sirumahombar, Desa Nainggolan, Desa Sinaga Uruk Pandiangan, Desa Sinaga Bonor Oppratus dan Desa Sipinggan Lumban Siantar sebagaimana dalam usulan Camat Nainggolan dan Tokoh Masyarakat ke Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Pada tahun 2010, salah seorang Anggota DPRDSU Daerah Pemilihan VIII di rapat paripurna mengusulkan kepada Gubernur Sumatera Utara kelanjutan proyek tersebut diusulkan anggaran bantuan dana bawahan kembali sebesar Rp2 miliar untuk sarana irigasi. (FEL)

Otak Pelaku Perampok Rumah Mewah Diadili

Saksi : Wajah Saya Dipukuli Hingga Jadi ‘Jengkol’ Wismar Sinaga, yang disebutsebut otak pelaku perampokan rumah mewah milik pasangan Netty br Hutapea (57) dan Horas Siregar (60), di Jalan Sei Sira Nomor 27/29 Lingkungan I, Kelurahan Sei Sekambing D, Kecamatan Medan Petisah, didudukkan di kursi pesakitan PN Medan oleh JPU Firman Halawa, Kamis (1/12) sore.

D

ihadapan persidangan yang dipimpin majelis hakim Jonni Sitohang, jaksa menghadirkan dua orang saksi untuk didengarkan keterangannya. Mereka masingmasing Netty br Hutapea dan Maria Simangungsong. Sebelum peristiwa perampokan itu terjadi, terang Netty dalam keterangannya, terdakwa sempat menemuinya di rumah. Terdakwa mengaku ingin bertemu dengan suami korban, Horas Siregar. Namun, Netty menjelaskan bahwa suaminya sedang tidak berada di rumah. Sembari menunggu suaminya, Netty terlibat perbincangan santai dengan terdakwa. Beberapa jam kemudian, suaminya tiba mengendarai sebuah mobil. Akan tetapi, bukannya menunggu, terdakwa malah pergi meninggalkan rumah mereka. “Dia (terdakwa, –red) bilang mau jumpa suami saya. Saya pun sempat kaget, karena saya merasa suami saya tidak ada urusan apa-apa dengannya. Bingungnya lagi, begitu suami saya tiba, dia malah pergi,” ujar Netty. Begitu sang suami tiba, Netty menceritakan kedatangan pria yang belakangan diketahui memiliki hubungan istimewa dengan seorang pembantu mereka. Suaminya juga sempat bingung mendengar penjelasan Netty. “Saya waktu itu

mau jemput adik di bandara Polonia. Diperjalanan, saya bilang ke suami kalau terdakwa datang dan mencari suami saya,” ungkapnya seraya menyebutkan mereka meninggalkan tantenya, Maria Simangungsong di rumah. Sepulangnya dari bandara Polonia, saksi bersama suami dan adikadiknya melihat sebuah mobil Daihatsu Xenia terparkir di halaman rumahnya dengan kondisi mesin menyala. Netty awalnya tidak mengira mobil tersebut milik kawanan perampok yang sedang menjarah rumah mereka. “Saya tidak ada curiga dan kami duduk di teras sambil berbincang-bincang,” terangnya. Beberapa menit duduk di teras, lima pria keluar dari rumah mereka dan meminta kepadanya untuk menggeser mobil milik korban. Pasalnya, mobil milik korban menghalangi mobil pelaku. Melihat kelima keluar dari rumahnya, Netty yang sudah merasa ada yang aneh, langsung berteriak rampok. Sejurus kemudian, puluhan warga setempat berusaha mengejar para pelaku yang lari berbencar kedua arah. “Waktu itu hanya tiga orang yang tertangkap, tiga lagi berhasil melarikan diri,” ujarnya. Sementara itu, Maria dalam keterangannya mengaku, dalam menjalankan aksinya, para pelaku menyamar hendak minta air putih. “Saya kasian sama mereka karena saya piker mereka baru jalan jauh,” ujarnya. Ternyata, kata Maria, melihat dirinya begitu saja percaya, para pelaku langsung mengamankannya dan mengikat dirinya. Tak hanya itu, Maria dipukuli para pelaku hingga wajahnya bengkak dan membiru. “Saya dipukul hingga jadi ‘jengkol’. Tiga orang ada yang memijak badan, kayak ayam dibuat badanku,” ujarya seraya menyebutkan kejadian itu terjadi pada 17 Agustus 2011 sekira pukul 17.00 WIB. Akibat kejadian itu, masih kata kedua saksi yang diperiksa secara terpisah, mereka hamper mengalami kerugian puluhan juta yang terdiri dari sebuah jam tangan seharga Rp3,5 juta, beberapa Hp, perhiasan lainnya. Usai mendengarkan keterangan keduanya, majelis hakim diketuai Jonny menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda masih mendengarkan keterangan saksi. (THA)


RAGAM

Jumat 25 November 2011

Jumat, 2 Desember 2011

Harian andalas memberikan ruang dan kesempatan bagi guru dan siswa/siswi untuk mengirimkan hasil karya tulisan, puisi dan informasi berita seputar aktivitas kegiatan sekolah kirimkan melalui email : andalasnewsmedan@gmail.com

IKLAN

6

harian andalas | Hal. 6

386 Guru akan Ikuti PLPG Gelombang Terakhir di Unimed

Asisten Deputi Menristek Minta ITM Cari Pengganti SDA Medan-andalas Asisten Deputi Penataan Kelembagaan Ilmu dan Teknologi (Iptek) Kementerian Negara dan Teknologi Dr Sadjuga mengungkapkan, perguruan tinggi (PT) di Indonesia seperti ITM, sudah saatnya memikirkan bagaimana mencari pengganti sumber pendapatan alam atau sumber daya alam (SDA). Hal itu diungkapkannya pada kunjungan dan temu ramah bersama Institut Teknologi Medan (ITM) dan jajarannya di kampus Jala Gedung Arca Medan Teladan, Rabu lalu. Hadir di kesempatan itu, Rektor ITM Prof Dr Ilmi Abdullah MSc, Wakil Rektor I Kuswandi ST MT, Wakil Rektor II Munajat SE, Wakil Rektor III Ir Mahruzar Masri MT, Wakil Rektor IV Ir Awaluddin Thayab MSi, para dekan, ketua jurusan dan para dosen. Didampingi Kepala Bidang Analisa Iptek Dr Ir Dewi Nowo Martono, Dr Sadjuga mengatakan, untuk mencari pengganti SDA itu harus melibatkan perguruan tinggi. Sebab perguruan tinggi mempunyai peranan strategis untuk menghasilkan atau menciptakan sumber pendapatan baru yang tidak ada habis-habisnya. Menurutnya, perguruan tinggi bisa menciptakan orang-orang pintar dan kelak mampu membuat ide-ide yang bisa diterima di pasaran dengan cara membuat kreasi dan inovasi. Di sisi lain, diakuinya sekarang ini sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang bergerak di bidang teknologi masih kurang dan terbatas. "Karenanya, PT harus dapat mengantisipasinya bukan hanya tanggung jawab Dikti semata, tapi juga Menristek, misalnya dengan menyelenggarakan pendidikan beasiswa kepada para dosen-dosen yang ingin melanjutkan ke jenjang pendidikan S2 maupun S3," ujarnya. Dia menyebutkan, tahun 2011 ini anggaran beasiswa yang akan dikucurkan pemerintah bagi dosen yang ingin melanjutkan pendidikannya mencapai Rp 50 miliar. Penerima beasiswa yang melanjutkan pendidikan yang berasal dari Menristek bukan saja diberikan kepada perguruan tinggi negeri (PTN) tapi juga kepada perguruan tinggi swasta (PTS) di seluruh Indonesia . (HAM)

harian andalas | Hal.

andalas/siong

DIABADIKAN- Seluruh pemenang Olimpiade Walubi 2011berpose bersama dengan pihak penyelenggara malam apresiasi Walubi peduli pendidikan 2011 di Yayasan Lautan Mulia Kampus IT&B lantai 5 Jalan Mahoni Medan.

Walubi Medan

Apresiasi Juara Olimpiade dan Guru Agama Buddha Medan-andalas Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) kota Medan mengadakan malam apresiasi Walubi peduli pendidikan 2011, Sabtu (26/11) malam di Yayasan Lautan Mulia Kampus IT&B lantai 5 Jalan Mahoni No 16 Medan. Acara tersebut diisi dengan penyerahan tropi kepada 25 pemenang lomba olimpiade Buddhis Walubi 2011 dari jenis mewarnai dan mengambar sketsa serta perlombaan cermat dharma serta penyerahan bingkisan kepada 8 guru agama Buddha. Tonny SH mewakili Ketua Walubi Sumatera Utara Dr Indra Wahidin dalam sambutannya mengatakan, olimpiade yang masih satu-satunya diselenggarakan di kota Medan ini merupakan ajang yang baik untuk tetap dipertahankan demi meningkatkan pengetahuan para siswa dalam mengembangkan ajaran agama Buddha. "Bagi para pemenang lomba olimpiade Walubi, ini merupakan salah satu prestasi yang gemilang dan kepada yanhg belum beruntung meraih kesempatan baik ini silahkan kembali belajar lebih giat dan berprestasi dan mudah-mudahan di olimpiade tahun depan bisa menjadi juara. Karena juara merupakan hak setiap orang," katanya. Ketua Walubi kota Medan Ir Sutopo mengucapkan selamat bagi para pemenang karena menjadi pemenang diantara 400 peserta olimpiade Walubi yang diadakan pada Minggu 20 November lalu. "Bahwa malam apresiasi ini merupakan wujud terimakasih dan memberikan apresiasi kepada para juara sekaligus memberikan apresiasi bingkisan IKLAN

kepad para guru agama Buddha di Kota Medan ini. Dengan diselenggarakan acara seperti ini rutin setiap tahunnya diharapkan dapat memajukan bangsa dan negara republik Indonesia ini dengan peduli pendidikan," tuturnya. Asisten Kessos Musaddad Msi yang mewakili Wali Kota Medan Rahudman Harahap mengatakan atas nama masyarakat, Pemko Medan memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk Walubi Medan atas terselenggaranya kegiatan Olimpiade Buddhis 2011. Melalui kegiatan ini diharapkan karakter dan pula pikir siswa-siswi bisa dibangun terutama bagaimana cara hidup bermasyarakat, menghormati orang tua, guru dan lainnya. Ketua Panitia Walubi 2011 Husin Chandra SE melaporkan, para pemenang diberikan uang tunai atau uang pembinaan, serifikat, thophy dan souvenir. "Untuk juara pertama diberi uang tunai sebesar Rp 1 juta, juara kedua Rp 750 ribu, juara ketiga Rp 500 ribu dan juara harapan Rp 250 ribu. Selamat bagi para pemenang dan tentunya bisa lebih

semangat lagi berlomba di tahun depan," tandasnya. Acara juga dihadiri, Ketua DPP Walubi Jakarta, Pdt Soedjito Kusumo K SE MBA, Pembimbing masyarakat agama Buddha Kanwi Kementrian Agama Buddh, Ketut Supriadi SAg Msi, Anggota DPD RI asal Sumut Parlindungan Purba dan Anggota DPRD Medan,Hasyim SE. Adapun pemenang perlombaan cermat dharma tingkat SD, juara pertama Sulaiman dari SD Dr Wahidin Sudirahusodo Medan Labuhan, juara kedua Vincent Mario dari SD Sutomo II Medan, juara ketiga Franklin William. Untuk tingkat SMP, juara pertama Edwin Winata Hartato SMP Sutomo I Medan, Ryan Tanoto Vihara Tri Ratna Selesai, juara ketiga Erison SMP Samanhudi Tanjung Pura. Sedangkan untuk tingkat SMA, juara pertama Prayogo Suryaman dari SMA Tunas baru Pangkalan Brandan, juara kedua Berthnad Wilando SMA Ahmad Yani Binjai dan juara ketiga Leonardi SMA Gajah Mada Brahrang. Untuk penyerahan bingkisan kepada 8 guru pembina pemenang cermat dharma diberikan kepada Lie Hun dari SD Dr Wahidin Sudirohusodo Medan Labuhan, Siti Aminah dari SD Sutomo II Medan, Wong Lie Chin dari SD Samanhudi Tanjung Pura, Irianto Saputro S.Ag dari SMP Sutomo I Medan, Afrita Sitepu S.Ag dari Vihara Tirta Selesai, Agus Leong Godinata dari SMP Samanhudi Tanjung Pura, Rina S.Ag M.Pd SMA Tunas Baru Pangkalan Brandan dan Tan Miau Cien SMA Ahmad Yani Binjai. (SIONG)

Medan-andalas Sebanyak 386 guru Sekolah Dasar (SD) di Sumatera Utara (Sumut) akan mengikuti Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) gelombang IX (terakhir) untuk 2011, di kampus Universitas Negeri Medan (Unimed) pada 7-16 Desembar mendatang. "Sebanyak 386 peserta kali ini merupakan kuota tambahan, sesuai dengan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI," kata Ketua Divisi Pendidikan dan Latihan (Diklat) Program Sertifikasi Guru (PSG) Rayon 102 Unimed, Prof Dr Berlin Sibarani MPd kepada wartawan, di kampus Unimed, Jala Willem Iskandar Medan Estate, Kamis (1/12) sore. Berlin yang juga Pembantu Rektor (PR) IV Unimed menjelaskan, ratusan peserta tersebut berasal dari 9 kabupaten/kota di Sumut, yakni Kabupaten Asahan 1 orang, Kota Binjai 2 orang, Deli Serdang 242 orang, Labuhan Batu Utara 1 orang, Langkat 6 orang, Medan 56 orang, Simalungun 72 orang, Tebing Tinggi 1 orang dan Kabupaten Karo 5 orang. "Nama-nama peserta bisa dilihat di dinas pendidikan kabupaten/kota masing-masing atau di www.unimed.ac.id. Saya berharap para peserta tidak mudah terkecoh oleh iming-iming kelulusan dari oknum tertentu yang mengatasnamakan kepanitian PLPG. Karena untuk ikut sebagai peserta dan kelulusan tidak dipungut biaya apapun," tutur Berlin. Adapun kelengkapan yang harus dibawa peserta PLPG, ungkapnya, berupa pasfoto terbaru berwarna ukuran 3 X 4 sebanyak 2 lembar, fotokopi tanda pengenal (KTP, SIM atau indentitas lainnya) sebanyak 2 rangkap, fotokopi ijazah S1 atau D-IV serta ijazah S2 dan atau S3 (bagi yang memiliki) dan disahkan oleh perguruan tinggi yang mengeluarkan sebanyak 1 rangkap. Selain itu, SK pengangkatan dan SK terakhir yang disahkan oleh pejabat terkait sebanyak 1 rangkap, fotokopi SK mengajar dari Kepala Sekolah yang disahkan oleh atasan sebanyak 1 rangkap, referensi data yang relevan dengan bidang keahlian masing-masing dan laptop serta kelengkapan lainnya. Dalam kesempatan itu, Berlin juga menjelaskan, PSG Unimed pada tahun 2011 telah melakukan PLPG bagi sekira 20.000-an guru, termasuk kuota limpahan dari UMN, UHN dan Kemenag Sumut. Dia berharap, pada 2012 mendatang, jumlah guru yang akan didiklat di Unimed akan bertambah. "Kelulusan PLPG pada 2011 mencapai 85 persen.Yang tidak lulus umumnya guru senior tamatan SPG yang tidak mampu lagi mencerna materi diklat," tambahnya. (HAM)


Jumat 2 Desember 2011

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Jumat 2 Desember 2011

Wozniacki Turun di Sydney International Sydney-andalas Petenis nomor satu dunia asal Denmark yang masing berusia 21 tahun, Caroline Wozniacki dipastikan akan ambil bagian di ajang Sydney International digelar bulan ini.. Petenis cantik itu telah memenangkan enam WTA Tour dan sempat mencapai semifinal di Australian Open dan US Open. Gelar juara musim 2011 terakhir diraih Wozniacki di WTA New Haven Agustus lalu. Dalam turnamen yang digelar 8-14 Januari nanti, selain Wozniacki juara US Open Sam Stosur dan pemenang French Open Li Na juga dipastikan akan ikut serta. Wozniacki tahun ini menyudahi musim di ajang WTA Championships. Di babak grup dia hanya mengemas kemenangan dari Agnieszka Radwanska, sebelum akhirnya ditumbangkan Vera Zvonareva, dan Petra Kvitova, sehingga gagal melaju ke babak semifinal untuk pertama kalinya dalam tiga penampilannya di ajang tersebut.(NET)

Bruce Dipecat Sunderland Sunderland-andalas Habis sudah kesabaran manajemen Sunderland. The Black Cats mengumumkan, resmi memecat Steve Bruce selaku manajer. Bruce menjadi manajer pertama di Liga Premier musim ini yang harus menanggalkan jabatannya. Performa Sunderland tak kunjung membaik memasuki pertengahan musim. Mereka hanya merebut dua kemenangan dari 13 pertandingan yang telah dimainkan. Steve Bruce

“Langkah ini merupakan tugasku demi kebaikan klub dan saya tegaskan ini bukan keputusan yang saya ambil dengan mudah. Hasil buruk di musim ini tentu bukan hal yang menyenangkan dan saya merasa saatnya melakukan perubahan,� ,� ujar Chairman. Musim ini prestasi mereka anjlok, terutama setelah menjual Darren Bent ke Aston Villa, Januari lalu. Masalah mencetak gol semakin menjadi-jadi setelah mereka meminjamkan Asamoah Gyan ke klub Uni Emirat Arab Al Ain di September. Sunderland terjun bebas dan hanya unggul dua poin di atas zona degradasi. Bruce menangani Sunderland dari Wigan Athletic sejak musim panas 2009. Dia musim lalu membawa tim asuhannya finis di urutan ke-10. Sejak Bruce menduduki kursi panas di Stadium of Light, Sunderland kalah 41 kali dan menang 29 kali dari total 98 kali bertanding. (NET)

Sheikh Mansour Jamin Posisi Mancini Manchester-andalas Roberto Mancini bisa bertugas dengan tenang. Sebab, pemilik Manchester City Sheikh Mansour berjanji tetap akan mendukung manajer asal Italia itu meski gagal mengantar tim asuhannya meraih gelar juara Liga Premier di musim ini. Mancini mengarsiteki City belum pernah terkalahkan dan memimpin klasemen dengan keunggulan lima poin dari seteru satu kota Manchester United. Mancini sebelumnya telah mencairkan penantian panjang The Citizens yang selama 35 tahun belum pernah merasakan gelar juara setelah musim lalu menggondol trofi FA Cup. Sheikh Man-

s o u r menyatakan, ada sisi yang masih bisa dikritik dari mantan bos Inter Milan. Tapi, saudagar kaya Uni Emirat Arab itu

memberi Mancini waktu panjang bagi Mancini untuk meraih sukses lebih besar lagi dan secara umum puas dengan perkembangan tim. “Kami senang dengan perkembangan yang telah dicapai –sukses dan kemajuan di level sepakbola. Tapi kami mesti terus melanjutkannya d a n

bersabar. Beberapa kali saya menemui kritik dari suporter yang ditujukan buat Mancini. Dalam opini saya, rancangannya di jalur yang tepat,� kata Sheikh.(NET)

harian andalas | Hal.

8

CARLING CUP

MU TERSINGKIR Manchester-andalas Kejutan mewarnai partai penutup babak perempat final Carling Cup. Manchester United yang bermain di kandang sendiri dijungkalkan klub divisi satu (championship) Crystal Palace dengan skor 1-2 setelah melakoni babak perpanjangan waktu, Kamis (1/12) dini hari WIB. Setelah mengakhiri babak pertama tanpa gol, gawang MU dibobol tendangan jarak jauh Darren Ambrose. Tendangan mantan gelandang Newcastle United itu menembus pojok gawang tanpa bisa dihalau kiper Ben Amos. Namun, MU mampu membalas empat menit kemudian. Federico Macheda yang dilanggar di dalam kotak penalti mengambil sendiri eksekusi dan menjalankannya dengan sempurna, sehingga skor menjadi 1-1. Dahi Sir Alex Ferguson berkerut setelah anak didiknya tak mampu memaksimalkan sejumlah peluang yang dibangun. Semakin berkerut saja setelah sundulan Glenn Murray mengoyak gawang Setan Merah di paruh kedua extra-time atau tepatnya di menit ke-98. Ferguson pada pertandingan ini juga harus menarik keluar Fabio da Silva akibat cedera. Dengan hasil ini Palace melengk a p i

empat tiga lain –Liverpool, Cardiff City, dan Manchester City– yang sudah memastikan tempat di semifinal.(NET) The Reds Tantang Tantang Citizen Manchester City akan berhadapan dengan Liverpool di babak semifinal Carling Cup. Itulah hasil drawing yang diumumkan Rabu (30/11) malam waktu setempat. Pada partai semifinal lain, Crystal Palace yang membunuh Manchester United lewat babak perpanjangan waktu akan bertemu lawan sesama tim divisi kedua (championship) Cardiff City. Dengan demikian, dapat dipastikan untuk pertama kalinya sejak 2001 tim di luar Liga Premier mampu menembus partai final. Palace dan City akan bertindak selaku tuan rumah pada pertemuan pertama dari dua leg yang dijadwalkan pada 9 Januari 2012. Pertemuan berikutnya yang menjadi penentu dimainkan dua minggu kemudian atau pada 23 Januari. Partai puncak di Wembley Stadium itu sendiri dilangsungkan Minggu, 26 F e b r u a r i 2012.(NET)

Seedorf: Milan Setara Barca

CLARENCE SEEDORF

Milan-andalas Pertandingan kontra Barcelona pada partai kelima babak penyisihan grup Liga Champions pekan lalu masih membekas di diri Clarence Seedorf. Meski kalah 2-3, gelandang veteran AC Milan itu puas dengan performa timnya dan mengklaim Rossoneri tak kalah dengan Barca. Milan memang kalah di kandang sendiri, San Siro, tapi penguasaan bola mereka yang 41 persen jauh bebih baik ketimbang pertemuan pertama di Nou Camp. Seedorf menyebut, performa yang ditampilkan Milan merupakan bukti kalau mereka mampu mengimbangi juara Spanyol dan Eropa tersebut. “Kami bermain baik dan menunjukkan level kami,� tutur gelandang senior asal Belanda itu. “Pertimbangan dari kapasitas kami sangat vital di masa depan. Kami bermain dengan level setara dan kami harus mampu mempertahankannya. Penguasaan bola yang mutlak bukan segalanya.� Atas permainan menawan itu, Seedorf tak ragu Milan akan mampu menghentikan laju Barca dalam mempertahankan titel terbaik di Eropa. Pada Mei nanti, Seedorf optimistis Milan akan mampu kembali menjuarai Liga Champions. Di usianya yang tak muda lagi, 35 tahun, Seedorf bisa memaklumi keputusan pelatih Massimiliano Allegri dalam merotasi pemain. Tapi, mantan punggawa Real Madrid dan Ajax Amsterdam ini menegaskan masih lapar gelar juara. Seedorf masih menjadi pemain kunci buat Milan. Dia memang hanya bermain enam kali di kancah Serie A tapi di Liga Champions dia hanya absen sekali dari lima pertandingan yang dimainkan Milan.(NET)

JELANG PENGUNDIAN PIALA EROPA 2012

Timnas Spanyol Paling Dihindari

Nyon-andalas Menjelang fase pengundian grup Piala Eropa 2012. Timnas Spanyol sebagai sang juara bertahan menjadi lawan yang paling dihindari semua tim, justru tim tuan rumah Polandia dan Ukraina sangat diinginkan lawan. Bermodal gelar juara Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010, Spanyol kembali menjadi favorit di Piala Eropa 2012 dan meraih tiga titel prestisius secara beruntun. Untuk pengundian yang akan dilakukan di Kiev, Ukraina hari ini, Jumat (2/11), Spanyol akan menghuni Pot 1. Bersamanya ada runner-up Piala Dunia, Belanda, dan dua tuan rumah Piala Eropa, Polandia dan Ukraina. Ke-12 negara peserta lain dibagi ke dalam tiga pot lainnya. Dalam pengundian nanti, setiap tim takkan berhadapan dengan lawan yang berada satu pot dengannya. Kedua tuan rumah sudah langsung mendapatkan grup di Piala Eropa 2012; Polandia di Grup A dan Ukraina di Grup D, dan kebanyakan negara peserta akan berharap bertemu dengan kedua tuan rumah itu ketimbang langsung berhadapan dengan Spanyol. "Tentu saja Anda ingin menghindari tim terbaik di Eropa: Spanyol, Belanda dan Jerman. Tapi aku pikir akan sulit," ujar penyerang Swedia, Ola Toivonen, kepada situs resmi UEFA. "Tapi jika aku bisa berandai-andai, aku siap menghadapi Inggris. Akan menyenangkan menghadapi Inggris tanpa (Wayne)Rooney (yang masih akan menjalani hukuman), misalnya, untuk satu dari dua laga pertama. Dan kemudian mungkin Ukraina atau Polandia; salah satu dari itu akan bagus," harapnya. Swedia sendiri menghuni Pot 3 bersama Kroasia, Yunani, dan Portugal. Swedia sendiri berada di peringkat 18 dunia FIFA, jauh lebih baik dari Polandia (posisi 66) dan Ukraina (posisi 55). Alexei Berezutsky yang merupakan pemain bertahan Rusia, penghuni Pot 2 bersama Jerman, Italia, dan Inggris, juga memiliki harapan nyaris serupa. Bedanya, harapannya lebih terfokus ke Polandia. "Aku pikir akan ideal jika kami mendapatkan Polandia. Kami tidak ingin satu grup dengan (negara tetangga) Ukraina, lebih-lebih lagi Spanyol atau Belanda," ujarnya. Bermain di hadapan publik sendiri, Polandia dan Ukraina boleh tetap memelihara kepercayaan diri. Pun begitu, statistik menyebutkan bahwa belum ada lagi tuan rumah yang menjuarai Piala Eropa semenjak Prancis melakukannya pada tahun 1984. (NET)

PEMBAGIAN POT PIALA EROPA 2012 Pot 1 : Polandia, Ukraina, Spanyol, Belanda Pot 2 : Jerman, Italia, Inggris, Rusia Pot 3 : Kroasia, Yunani, Portugal, Swedia Pot 4 : Denmark, Prancis, Republik Ceko, Republik Irlandia


Jumat 2 Desember 2011

OLAHRAGA

harian andalas | Hal.

9

Rider Yamaha Gelar Touring Medan-Sibolangit Medan-andalas Sekitar 350 pemilik motor Yamaha akan merayakan akhir 2011 dengan menyelenggarakan touring yang bertajuk "Yamaha Jambore Bikers 2011" Medan-Sibolangit yang berlangsung 10-11 Desember. Manajer Promotion & Motorsport PT Alfa Scorpii, Yong Ting Lee kepada wartawan di Medan, Kamis (1/12) mengatakan, peserta selain wajib memakai motor Yamaha (Scorpio, Jupiter, Jupiter MX, Byson, Vega, Mio, Mio Soul, dan Xeon), juga harus mematuhi seluruh peraturan yang telah ditentukan panitia. Yong Ting Lee mengatakan, para peserta setelah memenuhi persyaratan administrasi yang ditentukan panitia, maka akan mendapatkan berbagai fasilitas diantaranya jaket matic ekslusive dari Yamaha plus kaos cantik, penginapan, serta konsumsi sesuai kupon selama acara berlangsung. Menurut Yong Ting Lee, touring selain sebagai sarana olahraga otomotif, juga merupakan wujud kepedulian sosial para bikers. Sebab dalam kegiatan yang startnya dilaksanakan di halaman PT Alfa Scorpii ini, Sabtu (10/12) pukul 09.00 WIB, juga diwarnai oleh berbagai aktifitas sosial di tiap titik pemberhentian seperti Panti Asuhan Gelora Kasih Sibolangit. Di panti asuhan tersebut, rombongan akan menyerahkan bantuan berupa beras, mie instan, minyak goreng, sirup, gula pasir, dan kebutuhan pokok lainnya. Dalam touring kali ini Yamaha memberikan suguhan yang berbeda, kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini akan diisi dengan beberapa rangkaian acara yang menarik seperti kompetisi antara tim bikers (fun games, edukasi, reptile), tracking, flying fox game, dan rappelling. "Begitu sampai di lokasi, sejumlah acara yang sangat menarik telah disiapkan diantaranya band, dancers, organa tunggal, lucky draw, api unggun, batu goncang, dan sebagainya," ujar Yong Ting Lee Tujuan dari diadakannya touring ini adalah untuk memberikan pengalaman baru, bahwa touring tidak selalu harus dalam kota, akan tetapi touring dengan menjelajahi sejumlah kota, ternyata lebih menantang. Selain itu dengan dipilihnya kota Sibolangit dapat menambah sajian pesona khas alam pegunungan dan bisa lebih mencintai kultur Indonesia yang kaya akan budaya. Yong Ting Lee menyebutkan, kegiatan touring sekaligus melakukan kunjungan ke beberapa panti asuhan merupakan kegiatan rutin yang digelar PT Alfa Scorfii pada setiap tahunnya. "Melalui even ini kita bukan saja memberi kesempatan kepada para pembalap dan rider Yamaha untuk mencoba ketangguhan mesin motor Yamaha, tapi lebih dari itu, kita ingin berbaur dengan masyarakat yang selama ini telah menaruh kepercayaan kepada motor Yamaha," bilang Yong Ting Lee. (YON)

PSMS IPL Masih Kalah Kelas Medan-andalas Performa PSMS Medan yang bertanding di kompetisi Indonesia Premier League (IPL) belum membaik, karena kembali dipermalukan Persija Jakarta dengan skor 1-3 di Stadion Teladan Medan, Kamis (1/12). Ini merupakan kekalahan kedua PSMS di kandang, setelah sebelumnya dipermalukan Persebaya. Bertanding dihadapan ribuan pendukungnya, PSMS Medan langsung mendapat tekanan dari tim tamu. Berkali-kali pertahanan Ayam Kinantan diobrak-abrik oleh pemain Persija yang dimotori pemain asing Danilo Fernando. Sayangnya, keberuntungan belum berpihak kepada tim tamu, sehingga

peluang terbuang dengan percuma. Lapangan yang becek akibat diguyur hujan membuat kedua tim gagal mengembangkan permainan. PSMS Medan sendiri memakai umpan-umpan jauh yang mudah dipatahkan barisan pertahanan Persija. Kerjasama yang kurang pa-

du memang menjadi kendala Ayam Kinantan. Apalagi, lini depan PSMS terkesan tumpul, sehingga gagal menghadirkan serangan berbahaya bagi Macan Kemayoran. Babak pertama pun berakhir dengan skor kacamata. Pada babak kedua, Persija meningkatkan serangan. Tiga menit babak kedua berjalan, Macan Kemayoran pun membuka keunggulan, setelah Handra Bayau menang adu lari dengan pemain bekalang PSMS. Tanpa kesulian, Bayau pun membobol gawang Decki Ardian. Ketianggalan satu gol membuat para pemain berusaha mengejar ketinggalan. Alih-alih menyamakan kedudukan, jus-

tru gawang mereka kembali kebobolan, setelah salah seorang pemain belakang PSMS melakukan hansball di kotak terlarang. Tanpa kompromi, wasit Anselmus pun memberikan hadiah penalty bagi Persija. Cornelius Geddy yang bertindak sebagai algojo pun sukses menjalankan tugasnya. PSMS tertinggal 0-2. Ketinggalan dua gol, PSMS balik menekan, tapi dominasi Persija membuat upaya PSMS tak berjalan. Pemain tengah PSMS Rusdianto yang salah mengantisipasi bola dimanfaatkan oleh San San dan berhasil memperdaya Decky untuk ketiga kalinya menit ke 70.

38 Klub Ikuti Muscab Pengcab PSSI Aceh Tamiang

andalas/ist

Ketua KONI Sumut Gus Irawan Pasaribu memberikan pengaraha kepada pengurus SIWO PWI Sumut yang beraudiensi di Bank Sumut, Kamis (1/12).

Liga Futsal Antar Media Piala Gubsu Ke-III

Simon Susul Taufik Macau-anadalas Simon Santoso berhasil mengikuti jejak Taufik Hidayat untuk melangkah ke babak perempatfinal Macau Open 2011. Dalam pertandingan yang berlangsung di Cotai Arena, Kamis (1/12), Simon harus menyudahi perlawanan sengit Wong Wing Ki. Simon menang lewat pertarungan tiga set 21-19 22-24 21-12 dalam waktu satu jam, sembilan menit. Pertarungan ketat terjadi sejak set pertama. Simon seperti kesulitan menghadapi tekanan Wing Ki. Terbukti, sejumlah smes keras pemain asal Hong Kong itu, masuk ke bidang permainan Simon. Beruntung, Simon masih menutup laga ini dengan skor 21-19. Wing Ki kembali memberikan perlawanan pada set kedua. Sejumlah smes kerasnya tidak mampu dikembalikan oleh Simon. Hasilnya, Simon harus mengakui keunggulan sang lawan lewat skor ketat 22-24. Simon mencoba bermain lebih taktis di babak ketiga. Kini, giliran smes kerasnya yang berhasil mendapatkan angka. Setelah melewati pertarungan selama satu jam, Simon menutup pertandingan dengan skor 21-1. Pada babak perempatfinal nanti, Simon menanti pemenang antara Chou Tien-chen, yang berhadapan dengan Kashyap Parupalli. (NET)

Pada menit ke-81, PSMS memperkecil ketinggalannya melalui Kamil Sembiring, memanfaatkan kemelut di depan gawang Persija. Hingga peluit panjang ditiupkan kedudukan 1-3 tidak berubah untuk kemenangan Persija. Pelatih PSMS M Khaidir mengakui bahwa timnya masih banyak mengalami masalah, khususnya speed pemain. Namun, dirinya berjanji akan melakukan perbaikan sebelum bertandang ke Arema Malang, 10 Desember mendatang. "Masih ada waktu untuk melakukan perbaikan sebelum pertandingan selanjutnya," ujar Khaidir. (YON)

Gus Irawan: KONI Sumut Tetap Komit Dukung SIWO PWI Sumut Medan-andalas Ketua Umum KONI Sumut, H Gus Irawan Pasaribu SE Ak menyatakan, sangat mendukung pelaksanaan Liga Futsal Antar Media Piala Gubsu ke-III 2011, dan meminta kepada pengurus SIWO PWI Sumut sebagai pelaksana liga menjadikan ajang ini sebagai seleksi bagi anggota PWI, guna menghadapi Porwanas pada tahun 2013 mendatang. Apalagi event ini diperuntukan bagi wartawan khususnya anggota PWI Sumut. Menurutnya, kebijakan yang diambil oleh SIWO PWI Sumut dengan tak memasukkan pemain yang ilegal, sangalah bagus. Sebab, event ini merupakan ajang bagi wartawan anggota PWI. "Mudah-mudahan dengan digelarnya ajang ketiga ini oleh SIWO PWI Sumut ini, di tahun depan hendaknya semakin bertambah pula wartawan yang belum anggota masuk menjadi anggota PWI,"katanya yang didapingi Kalimonang Sirregar saat menerima audiensi Kepengurusan SIWO PWI Sumut yang juga kepanitian Liga Futsal Antar Media Piala Gubsu III di ruang kerjanya, Kamis (1/2)

kemarin. Sedangkan Ketua SIWO Sumut, SR Hamonangan Panggabean didampingi wakil ketua Jhoni Ramadhan Silalahi, Sekretaris Muhammad Syamsir dan unsur panpel futsal mengatakan, tujuan dari event ini adalah menjaring wartawan khususnya anggota PWI yang akan dipersiapkan menghadapi Porwanas tahun 2013 mendatang di Surabaya. Lanjut Monang, dari event ini kita dari SIWO dan PWI Cabang Sumut memantau sekaligus menjaring pemain yang dianggap potensi untuk memperkuat tim futsal U-40 keatas dan U-40 kebawah diajang Porwanas. Dari hasil rapat yang telah digelar pengurus SIWO, maka akan ditetapkan jumlah pemain dalam satu tim 10 orang dengan rincian 5 anggota PWI dan 5 wartawan non PWI. Selanjutnya didalam lapangan pertandingan kita tetapkan 3 orang anggota PWI dan 2 orang non PWI. "Begitu juga dalam hal pergantian pemain harus disesuaikan dengan anggota PWI mengganti anggota PWI dan non PWI mengganti pemain yang juga non PWI,"tambah

Monang Sementara ketua panitia pelaksana futsal, Ir Halomoan Samosir didampingi sekertaris M.Syamsir menjelaskan, bagi media/surat kabar yang ingin mendaftar, pihaknya sudah membuka pendaftaran dan dapat langsung datang ke sekertariat panitia di Gedung PWI Parada Harahap Sumut Jalan Adinegoro mulai tanggal 18 Desember. " Kami membuka pendaftaran di PWI Sumut dengan biaya pendaftaran Rp250 ribu ditambah Rp 250 ribu dana WO. Dan khusus biaya WO akan dikembalikan ketika liga futsal usai digelar. Sedangkan mengenai sistim yang dipakai pada liga nanti yakni, sistem setengah kompetisi yang dibagi menjadi dua pool. "Dan kita juga akan melakukan partai eksebisi,"katanya. Adapun pengurus SIWO PWI Sumut yang hadirt dalam audiensi tersebut yakni, Ketua SIWO PWI Sumut SR Hamonangan Panggabean S.SOs, Wakil ketua Jhoni Ramadhan Silalahi, Sekretaris, Muhammad Syamsir, Ir Halomoan Samosir, Yonan Febrian dan Ayub Kesuma. (YON)

Aceh Tamiang-andalas Pengurus Cabang (Pengcab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Aceh Tamiang (ATAM), Kamis (1/12) kemarin. Menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) dalam rangka memilih ketua baru periode 2011-2015. Muscab II PSSI Kabupaten Aceh Tamiang yang berlangsung selama sehari di Aula SKB ini dibuka secara resmi oleh Bupati Aceh Tamiang yang ditandai dengan penyerahan forum sidang kepada pimpinan sidang sementara Drs.M.Nurdin Hamid, M.Sc. Bupati Aceh Tamiang Drs.H.Abdul Latief saat membuka Muscab berharap agar Muscab II PSSI Kabupaten Aceh Tamiang kali ini dapat berjalan sukses dan lancar, serta mampu memilih ketua dan pengurus baru yang dapat memajukan persepakbolaan di Aceh Tamiang yang dijuluki Bumi Muda Sedia ini. "Kami berharap PSSI Kabupaten Aceh Tamiang meningkatkan prestasi cabang olahraga sepakbola, membina PS (Perkumpulan Sepakbola) yang ada di Aceh Tamiang. Dan prestasi-prestasi yang sudah tercapai agar dapat ditingkatkan" ujarnya. Selain itu, pada Muscab II PSSI Kabupaten Aceh Tamiang kali ini, Drs. H. Abdul Latief atas nama Pemkab tidak akan mengintervensi atau tidak mengajukan calon dari Bupati sendiri. "Siapa pun yang terpilih merupakan pilihan peserta Muscab yang dianggap pilihan terbaik," kata Bupati. Sementara itu, Idris Bardan Ketua Panitia Muscab yang pada Kepengurusan PSSI Atam priode lalu duduk sebagai Kasi Humas mengatakan, dirinya selaku Ketua Panitia Muscab juga ikut mencalonkan diri untuk pemilihan Ketua Umum PSSI Kabupaten Aceh Tamiang kali ini apabila didukung peserta Muscab. Sekretaris Panitia Mawardi Nur yang diisukan akan ikut dalam bursa pencalonan, saat ditemui wartawan Andalas "Tidak, saya hanya Sekretaris Panitia saja. Sebelumnya saya menjabat Ketua Komisi Wasit, namun dalam rapat pembentukan panitia ditunjuk menjadi sekretaris panitia" Lebih jauh dia menerangkan dalam Muscab II PSSI kali ini diikuti 43 klub anggota Pengcab PSSI Kabupaten Aceh Tamiang. Yang diundang 43 klub, namun yang hadir 38 klub, beberapa klub peninjau serta tokoh-tokoh sepakbola. Sementara dari isu yang berkembang diarena Muscab, ada 2 nama yang masuk dalam bursa pencalonan Ketua Umum PSSI Kabupaten Aceh Tamiang periode 2011-2015. Mereka adalah Idris Bardan dan Amrizal AM. Dalam Muscab II PSSI Kabupaten Aceh Tamiang yang dipimpin Saiful Bahri, S.Pd selaku Ketua sidang definitif menghasilkan Amrizal AM Ketua Umum PSSI Cabang Aceh Tamiang terpilih untuk priode kedepan. Pada Muscab ini juga mengagendakan L aporan Pertanggungjawaban Pengurus Cabang PSSI Kabupaten Aceh Tamiang untuk masa bhakti 2007-2011. (ZHM)

PSBL Tekuk Persires Rengat Bali Devata FC Langsa-andalas Tuan rumah PSBL Langsa berhasil menekuk tamunya Persires Rengat Devata Bali dengan skor 51, dalam laga segitiga Pra Musim mengawali Kompetisi Divisi Utama PSSI di Stadion Langsa, Kamis (1/12) sore. Striker tuan rumah Ahmad Zailani menjadi man of the match dalam pertandingan itu, kerana berhasil mencetak gol hatrick dalam laga itu, sementara dua gol lainnya dicetak Nanda Lubis. Sejak awal pertandingan, permainan kedua tim tampak biasa, namun memasuki menit ke 10, tim tamu berhasil unggul lebih dahulu lewat Amrico. Tertinggal satu gol, anak anak tuan rumah asuhan pelatih Amrustian mulai meningkatkan tempo permainan dan hasilnya Nanda Lubis mampu menyamakan kedudukan dimenit ke-17. Gol penyeimbang ini semakin memotivasi Mousa Taore salah satu legiun asing PSBL untuk lebih meningkatkan daya gedor mereka. Akhirnya, tiga gol lagi berhasil disarangkan oleh Ahmad Zailani dan Nanda Lubis. (LAN)


Jumat

EKONOMI-BISNIS

2 Desember 2011

harian andalas | Hal.

10

Digelar, Lomba Film Dokumenter Tingkat Umum

andalas/siong

KENAIKAN HARGA - Kabid Distribusi,Hajizi (kanan) didampingi Kabid Statistik Produksi, Dr Erwin Said, MSc memaparkan ke wartawan seputar kenaikan harga pada angkutan udara dan cat tembok yang

Angkutan Udara dan Cat Tembok Picu Inflasi di Sumatera Utara Medan-andalas Kenaikan harga pada angkutan udara dan cat tembok memicu inflasi di dua kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sumatera Utara pada November 2011. Dua kota mengalami inflasi yaitu Medan sebesar 0,11 persen dan Padangsidimpuan sebesar 0,86 persen. Sedangkan dua kota lainnya mengalami deflasi, yaitu Pematang Siantar sebesar 0,28 dan Sibolga sebesar 0,39 persen. Untuk Provinsi Sumut pada bulan November 2011 mengalami inflasi sebesar 0,08 persen. “Sebanyak tujuh jenis komoditi, barang dan jasa memicu atau memberikan andil inflasi tertinggi selama November 2011,” ujar Kepala BPS Provinsi Sumatera Utara Drs Suharno MSc melalui Kabid Distribusi, Hajizi di kantor BPS Jalan Kapten Muslim Medan, Kamis (1/12). Kondisi ini menyebabkan laju inflasi kumulatif selama bulan Januari-November 2011 masing-masing kota sebagai berikut: Medan 3,07 persen, Pematang Siantar 3,66 persen, Sibolga 1,86 persen, dan Padangsidimpuan 4,00 persen. Sementara itu, laju inflasi kumulatif untuk Sumatera Utara selama bulan Januari-November 2011 sebesar 3,12 persen. Disebutkan, terjadinya inflasi pada bulan November 2011 menyebabkan laju inflasi year on year (bulan November 2011 terhadap bulan November 2010) masing-masing kota sebagai berikut: Medan 4,60 persen, Pematang Siantar 6,35 persen, Sibolga 4,85 persen, dan Padangsidimpuan 6,74 persen. Sementara itu, laju inflasi year on year untuk Sumatera Utara sebesar 4,88 persen. Terjadinya inflasi di Medan pada bulan November 2011 dipengaruhi adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas seperti: angkutan udara, beras, cabe merah, emas perhiasan, sabun cuci batangan, upah pembantu rumah tangga, dan cat tembok. Persentase kenaikan harga komoditas tersebut antara lain sebagai berikut: tarif angkutan udara naik sebesar 27,54 persen, beras naik sebesar 1,62 persen, cabe merah naik sebesar 4,63 persen, emas perhiasan naik sebesar 1,62 persen, sabun cuci batangan naik sebesar 5,80 persen, upah pembantu rumah tangga naik sebesar 0,64 persen dan harga cat tembok naik sebesar 5,87 persen. Lebih jauh Hajizi yang didampingi Kabid Statistik Produksi, Dr Erwin Said MSc mengatakan, dari 16 kota IHK di Pulau Sumatera, sebanyak sembilan kota mengalami inflasi, inflasi tertinggi terjadi di Padangsidimpuan sebesar 0,86 persen dan inflasi terendah terjadi di Palembang sebesar 0,02 persen. Sedangkan tujuh kota mengalami deflasi, deflasi tertinggi terjadi Pangkal Pinang sebesar 1,19 persen dan deflasi terendah terjadi di Bengkulu sebesar 0,18 persen. Di Indonesia, pada bulan November 2011 dari 66 kota yang diamati Indeks Harga Konsumennya (IHK) di Indonesia, sebanyak 50 kota mengalami inflasi, dimana inflasi tertinggi terjadi di Mataram sebesar 1,25 persen dan inflasi terendah terjadi di Palembang sebesar 0,02 persen. Sedangkan 16 kota mengalami deflasi, dimana deflasi tertinggi terjadi di Pangkal Pinang sebesar 1,19 persen dan deflasi terendah terjadi di Samarinda sebesar 0,03 persen. (SIONG)

PALLADIUM BINJAI 12.00-14.15-16.30-18.4521.00 PLAZA 13.00-15.15-17.30-19.45

THAMRIN 12.30-15.00-17.30-20.00 SUN 13.00-15.30-18.00-20.30

andalas/siong

SUPER HEMA HEMATT - Salah seorang warga Kota Medan tertarik dengan penawaran layanan data super hemat, terjangkau, fleksibel dan mudah yang diberi nama Axis Pro Unlimited di lantai IV Plaza Medan Fair.

Selama Pameran

AXIS Pro Unlimited Ditawarkan Rp 23.000 Medan-andalas AXIS sebagai salah satu operator nasional dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, terus menghadirkan layanan dan inovasi baru bagi seluruh masyarakat Indonesia. Untuk memperkuat komitmen AXIS menghadirkan “Internet untuk Rakyat”, Kamis (1/12) AXIS menggelar pameran sejak 22 November26 Desember di lantai IV Plaza Medan Fair. Dalam pameran ini, Axis memberikan penawaran layanan data super hemat, terjangkau, fleksibel dan mudah kepada masyarakat Medan yang diberi nama Axis Pro Unlimited. “Kita mengeluarkan AXIS Pro buat orang-orang yang memang butuh koneksi cepat,” kata Direct Sales Supervisor AXIS, Mhd Sofwansyah didampingi Regional Manager, Gunhensun Gunawan, Area Sales Manager, Lasdri H Sibarani dan Direct

Sales Manager Aditya Kurniawan. Mhd Sofwansyah menjelaskan, paket Data Unlimited Hemat dan Fleksibel “AXIS Pro”, menghadirkan pilihan paket data unlimited yang fleksibel untuk memenuhi kebutuhan pelanggan AXIS akan layanan internet dengan mekanisme aktivasi yang sederhana dan mudah. AXIS Pro dapat digunakan di berbagai perangkat mobile broadband, termasuk smartphone terkini, modem, dan tablet. “Kartu perdana khusus AXIS Pro ini tersedia di pasaran dengan harga Rp 49.000 termasuk akses internet 500MB untuk 1 bulan. Pelanggan lama AXIS juga dapat menikmati manfaat AXIS Pro data unlimited melalui *123# dan memilih paket yang diinginkan. Selama pameran harganya menjadi Rp.23.000,” ungkap Mhd Sofwansyah. Dijelaskannya, AXIS Pro Unlimited ditawarkan dengan perkembangan kebutuhan pengguna akses internet dalam empat pilihan layanan data unlimited yang fleksibel mulai dari 250 MB per minggu atau paket bulanan dengan 500 MB (Basic), 1 GB (Pre-

mium) atau 2 GB (Ultimate) layanan data berkecepatan tinggi. “Pelanggan AXIS bisa memilih paket yang sesuai dengan kebutuhan akses internet mereka, mulai dari email, browsing, hingga video streaming, kami punya semuanya,” tandasnya. Lebih jauh, Mhd Sofwansyah menjelaskan, AXIS Pro dirancang untuk aktivasi yang simpel dan mudah serta dilengkapi dengan speed booster yang memungkinkan pelanggan mendapatkan kembali kecepatan maksimum setelah mencapai batas pemakaian wajar. Menurutnya, AXIS Pro juga dilengkapi dengan layanan mandiri online melalui portal AXIS net di mana pelanggan dapat dengan mudah mengaktifkan kartu perdana AXIS Pro nya, melakukan registrasi pra-bayar, dan mengisi ulang pulsa tanpa harus mengeluarkan kartunya dari modem atau perangkat lain ke ponsel. “Selain AXIS Pro, di sini juga ada kartu perdana layanan Blackberry 3 bulan dengan harga Rp100 ribu,” ungkapnya. (SIONG)

Medan-andalas Panitia Pesta Danau Toba (PDT) 2011 menggelar lomba film dokumenter tentang Danau Toba. Lomba ini dimaksudkan sebagai promosi sekaligus menyemarakkan PDT yang akan berlangsung pada 27-30 Desember 2011 di Prapat mendatang. Ketua Panitia PDT 2011, Jhon Hugo Silalahi didampingi Koordinator Humas PDT, Cahyo Pramono, Kamis (1/12) mengatakan, secara rinci, tujuan lomba film dokumenter ini adalah untuk mengenalkan Danau Toba sebagai salah satu tempat wisata yang menyimpan banyak pesona. Selain keindahan alam dan panorama yang disuguhkan, kawasan Dana Toba juga kaya akan budaya dan kultur masyarakat suku Batak yang unik. Menurut Jhon Hugo Silalahi, salah satu cara efektif adalah dengan memperkenalkannya lewat media online yang kini tumbuh subur di kalangan masayarakat. Atas dasar pertimbangan itu, maka digelar lomba film dokumenter yang salah satu syaratnya; film harus diupload di web situs www. youtube.com. Ketua Bidang Publikasi dan Dokumentasi PDT 2011, Cahyo Pramono mengatakan, tema yang ditetapkan adalah Danau Toba sebagai mutiara Sumatera Utara. Film harus karya orisinil dan bukan hasil saduran karya orang lain. "Peserta lomba dari kalangan umum, baik pelajar, mahasiswa, kelompok penggemar film mau pun jurnalis televisi. Film dokumenter harus sesuai tema lomba. Visual tentang Pesta Danau Toba lebih diutamakan," kata Cahyo. Film dibuat dengan durasi 5 menit sampai 7 ½ menit. Hasil karya harus diupload ke www.youtube.com. Selain itu, peserta juga wajib menyerahkan copy hasil karya yang telah didownload dari www.youtube.com ke dalam kepingan CD. Kepingan CD paling lama diterima panitia 2 Januari 2012 ke alamat panitia PDT 2011, Wisma Pemrovsu, Jalan Tengku Daud, No 11, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Sumatera Utara-Indonesia. Juara pertama mendapat uang pembinaan sebesar Rp 5 juta, juara kedua Rp 4 juta dan juara ketiga Rp 3 juta. Sedangkan juara harapan satu dan harapan dua masingmasing mendapat uang pembinaan Rp 1 juta. Semua pemenang juga mendapat piala dan piagam penghargaan dari panitia PDT 2011. Hasil karya film dokumenter Danau Toba yang diterima panitia akan dinilai tiga dewan juri yakni Ahmad Zulfikar Sagala (MNC Biro Medan), Romi Siahaan (Metro TV Biro Medan) dan Cahyo Pramono selaku Koordinator Bidang Publikasi dan Dokumentasi PDT 2011. (MA)

My Dream Hotel Ganti Nama Menjadi Swiss-Belinn Medan My Dream Hotel, Jalan Surabaya sejak Kamis (1/ 12) resmi berganti nama menjadi Swiss-Belinn Medan. Swiss-Belhotel Internasional mengambil alih pengelolahan manajemen hotel bintang 3 yang memiliki 8 lantai serta desain hotel gaya modern ini.

R

egional Director of Project and Opera tion Indonesia Antoine Portela mengatakan, Swiss-Belhotel Internasional mengatakan, Swiss-Belinn Medan merupakan hotel kedua di Medan yang telah dimanage oleh hotel Swiss-Belhotel Internasional setelah Grand SwissBelhotel Medan. “Swiss-Belhotel International bangga telah terpilih sebagai pengelola hotel Swiss-Belinn Medan, SwissBelinn merupakan property ke 4 di Sumatera Utara, hotel ke 23

SUN PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.3020.40

di Indonesia, yang sudah dikelolah Swiss-Belhotel Internasional,” ucapnya. Saat ini kata dia, Swiss-Belinn Medan memiliki 175 kamar, restoran, bar, ruang pertemuan, business centre, gym, spa dan fasilitas pijat serta mini-mart. “Hotel ini menyediakan fasilitas dan pelayanan setaraf hotel berbintang 3 bertaraf Internasional sangatlah tepat untuk menjadi pilihan bagi para pelaku bisnis maupun wisatawan. General Manager SwissBelinn Medan Albert Siregar mengatakan, perubahan yang secara mencolok secara kasat mata pastinya akan terlihat baik dari segi kamar, pelayanan maupun prosedur. “Tentunya perubahan seperti ini merupakan perubahan ke arah yang lebih baik untuk para tamu,” ujarnya. Terkait perubahan ini sebutnya, target market hotel level bintang 3 ini akan lebih fokus kepada para tamu yang datang dari luar kota. Hal ini dilihat dari persentase para

THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.0021.20 PLAZA 13.10-15.30-17.50-20.10 BINJAI 12.15-14.25-16.35-16.4520.55

andalas/siong

GANTI NAMA - Manajemen My Dream Hotel dan Swiss-Belhotel Internasional memberikan keterangan kepada pers soal pergantian nama dan manajemen My Dream Hotel, Kamis (1/12). pengunjung dari luar Medan terutama Jakarta. “Target yang sudah tercapai sekitar 70 persen tentunya dengan perubahan yang seperti ini, diharapkan dapat mencapai di atas 70 persen dan itu sangat baik sekali,” imbuhnya.

PLAZA THAMRIN 12.00-14.15-16.30-18.4521.00 PALLADIUM 12.15-14.30-16.45-18.0021.15 SUN BINJAI 12.30-14.35-17.00-19.1521.30

Sementara, Kasum Susanto salah satu Komisaris SwissBelinn Medan menambahkan, My Dream Hotel percaya sepenuhnya megalihkan My Dream Hotel mejadi salah satu keluarga besar dari SwissBelhotel International. “Saya

PLAZA 12.00-14.10-16.20-18.3020.40

percaya dan cukup yakin kinerja kerja management Swiss-Belhotel Internasional sangat bagus dan kami mempercayakan sepenuhnya kepada mereka untuk mengelola My Dream Hotel,” ungkap Kasum. (SIONG)

BINJAI 12.00-14.20-16.40-19.0021.20

THAMRIN 12.30-14.40-16.50-19.0021.10 SUN 12.15-14.25-16.35-18.4520.55


KOMUNITAS

Jumat 2 Desember 2011

harian andalas | Hal.

11

GAMKI Gelar Seminar Revitalisasi 4 Pilar Kebangsaan Medan-andalas Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Medan bersama Perkumpulan Narwastu Indonesia menggelar kegiatan Seminar tentang Revitalisasi Empat Pilar Kebangsaan di Palace Inn, Jalan Mojopahit Medan, kemarin. Menurut Ketua GMKI Cabang Medan, Rickson Tampubolon seminar itu dihadiri sejumlah organisasi mahasiswa di Kota Medan.

“Kegiatan ini digelar untuk mengkampanyekan sekaligus sebagai sosialiasi terhadap konsepsi-konsepsi yang telah dirumuskan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” kata Rickson Tampubolon. Menurut Rickson, komitmen GMKI Kota Medan adalah untuk mensosialisasikan empat pilar tersebut agar dalam praktek kemasyarakatan menjadi pedoman hidup

kita sehari-hari. “GMKI Cabang Medan juga menghimbau kepada penyelenggara negara seperti eksekutif, legislatif dan Yudikatif agar memberikan teladan dalam menegakkan empat pilar tersebut,” kata Rickson. Para pembicara dalam seminar itu diantaranya Anggota DPD RI Parlindungan Purba, Staf Khusus DPR RI Jonsar Lumbantoruan dan Akademisi/Pengamat Politik Dadang. (STARBERITA.COM/MA)

Indosat Beri Apresiasi untuk Pelanggan Setia Medan-andalas Semangat “INDOSAT untuk INDONESIA” merupakan tema ulang tahun Indosat ke-44, dan dirayakan bersama seluruh stakeholder perusahaan dalam acara “Gemerlap 44 Tahun INDOSAT untuk INDONESIA” di Jakarta Convention Center serta Live dari salah satu stasiun TV swasta. Acara ini merupakan puncak dari rangkaian Gala Dinner di 9 kota, sebagai bentuk apresiasi bagi pelanggan setia Indosat. Pada kesempatan ini, Indosat juga memberikan apresiasi kepada seluruh atlet peraih medali emas di SEA GAMES XXVI, serta menyerahkan hadiah kepada 16 pemenang the 6th Indosat Wireless Innovation Application Contest (IWIC). Semangat “INDOSAT untuk INDONESIA” telah mampu membawa Indosat tetap berkiprah sebagai salah satu

pemain utama dalam industri telekomunikasi di Indonesia. Berbagai pencapaian positif sepanjang 2011 direfleksikan antara lain dalam kesuksesan mencatat 51,5 juta pelanggan pada kinerja kuart al 3 tahun2011, dan mencatat pertumbuhan EBITDA, laba bersih, free cash flow serta pengurangan hutang perusahaan secara berkesinambungan. “Pelanggan selalu menjadi prioritas utama kami, baik pelanggan ritel maupun pelanggan korporat. Beragam layanan komunikasi Indosat seperti seluler, komunikasi data, internet, telepon tetap dan satelit, disediakan bagi pelanggan dan kami berupaya terus memberikan nilai tambah terbaik dalam hal inovasi, pelayanan dan kualitas. Semua kami hadirkan dalam semangat Indosat untuk Indonesia”, demikian disampaikan President Director & CEO Indosat Harry Sasongko. Dengan kemenangan Indonesia sebagai Juara Umum SEA GAMES XXVI,

Indosat bekerjasama dengan Research in Motion (RIM) Kanada, sebagai produsen Blackberry, memberikan apresiasi kepada 235 pemenang medali emas SEA GAMES XXVI , berupa handset BlackBerry Bold 9790, serta Paket Berlangganan Blackberry, untuk mendukung aktifitas komunikasi para juara yang menjadi kebanggaan bangsa Indonesia. Dalam acara puncak HUT Indosat , juga diumumkan 16 pemenang program the 6th Indosat Wireless Innovation Application Contest (IWIC). IWIC merupakan ajang kompetisi tahunan yang telah 6 tahun diselenggarakan Indosat dalam upaya menggali potensi dan daya kreasi generasi muda di bidang aplikasi-aplikasi berbasiskan teknologi wireless dan hingga saat ini telah beberapa aplikasi diimplementasikan dan dikomersialkan yang membuktikan minat yang kuat pemuda Indonesia mengembangkan ide dan kreasi berinovasi. (STAR BERITA COM/MA)

Andalas/TH SIHOMBING

JEMAAH- Wakil Bupati Deli Serdang, Zainuddin Mars menyalami jemaah haji Kabupaten Deli Serdang di Balirung Pemkab Deli Serdang, Kamis( 1/12).

Jemaah Haji Deli Serdang Ditepung Tawar Lubuk Pakam-andalas Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars menyambut kedatangan jemaah haji asal Kabupaten Deli Serdang sekaligus menepung tawari di Balirung Pemkab Deli Serdang, Kamis (1/12). Hal itu Zainuddin Mars sebagai wujud rasa syukur telah melaksanakan ibadah haji di tanah suci Makkah. Dikesempatan itu Zainuddin Mars didampingi Muspida Deli Serdang, Dandim 0204 DS Letkol Inf Wawik Dwinanto S Sos, Kapolres AKBP Wawan Munawar SIK Msi,Kajari Lubuk Pakam Fhatorrahman SH ,Pimpinan SKPD,BUMN/BUMD dan Organisasi Islam lainnya.

Zainuddin menyampaikan terimakasih kepada petugas TPHI dan ketua kelompok terbang (Kloter) yang telah membawa rombongan jemaah dengan baik. Itu ditandai dengan sukses keberangkatan jamaah hingga kembali ke tanah air dengan harapan menjadi haji dan hajjah yang mabrur.

‘’Kita juga terselip rasa duka atas meninggalnya salah seorang jemaah, tentu kita doakan kiranya amal ibadahnya diterima Allah SWT,’’ ujarnya. Selama dalam menjalankan ibadah haji, sambung Zainuddin Mars, ,tentu akan jauh dari perbuatan yang melanggar petunjuk agama karena merasa sungguh dekat dengan Allah. Kebaikan itu harus melekat dalam diri meskipun telah berada di tanah air dan mempertebal keimanan dan ketaqwaan. ‘’Ini dibuktikan dengan tingkah laku di bawah koridor ajaran agama. Diharapkan para jamah haji nantinya mampu menjadi pendakwah untuk

membawa perubahan yang lebih baik di tengah-tengah keluarga serta memberi sinar keindahan, mampu menggerakkan pembangunan serta menjadi contoh teladan disekelilingnya,’’ ujarnya. Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Deli serdang Drs H Dur Brutu MA menjelaskan, jemaah haji sejak berangkat hingga tiba ditanah air pada 18 November 2011 berlangsung selama 42 hari, dengan jumlah jemaah 419 orang. Satu jemaah wanita meninggal dunia di Makkah atas nama Tengku Musrizat penduduk Kelurahan Lubuk pakam I-II karena sakit sesak napas dan gagal jantung. (TH)

Guyuran Hujan Warnai Peringatan HIV/AIDS andalas/harry hutagaol

Kabanjahe-andalas Meski sepanjang acara diguyur hujan, ratusan pelajar SMA, SMP dan masyarakat tetap bersemangat mengikuti peringatan hari HIV/AIDS sedunia yang digelar di serambi kantor Bupati Karo Jalan Letjen Jamin Ginting, Kabanjahe, Kamis (1/12). Sesuai dengan tema internasional hari HIV/AIDS sedunia "Getti to zero, Stop HIV/ AIDS, Hapuskan Stigma dan Diskriminasi di Dunia Kerja", serta tema daerah Kabupaten Karo “Bersama Kita Berantas HIV/AIDS dan penyalahgunaan Narkotika” acara peringatan diisi dengan lomba cipta lagu, lomba vokal grup, lomba baca puisi bertemakan anti narkoba dan HIV/AIDS serta sosialisasi ancaman virus yang mematikan itu. Kgiatan itu langsung dihadiri Bupati Karo, DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti Wakil Bupati Terkelin Brahmana SH, Kapolres, AKBP Drs Ignatius Agung Prasetyoko, Dandim O205/TK, Letkol Kav Prince Meyer Putong, Ketua DPRD, Efendy Sinukaban SE, unsur muspida plus, rohaniawan dan para pejabat di lingkungan Pemkab Karo. Kena Ukur Karo Jambi Surbakti mengatakan sebagai bangsa yang taat beragama dan percaya akan Tuhan harus dapat mengerti dan memahami akan bahaya HIV/ AIDS. “Untuk itu kepada

Andalas/robert tarigan

DILEP AS- Bupati Karo, DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti didampingi Kadis Kesehatan, dr Jansen PerangiDILEPASnangin secara resmi melepas konvoi pawai peringatan Hari HIV/AIDS, Kamis (1/12) .

Masyarakat Harus Hindari AIDS dan Narkoba Balige-Andalas Pemerintah Kabupaten Toba Samosir memberikan atensinya dalam melakukan pencegahan penularan HIV/ AIDS dalam peringatan Hari AIDS se-dunia yang di pusatkan di Balige, Kamis (1/12). Pemerintah mengimbau masyarakat untuk menjauhi HIV/AIDS dan tidak mengkonsumsi narkoba. Bupati Toba Samosir Pandapotan Kasmin Simanjuntak melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Toba Samosir Liberty Manurung juga berkenan membubuhkan tanda tangan di spanduk sepanjang 20 meter yang diikuti para pejabat di lingkungan Pem-

kab Toba Samosir yang hadir. Peringatan Hari HIV/ AIDS se-dunia itu juga ditandai dengan pemasangan pita merah kepada masyarakat di Toba Samosir khususnya para pengguna jalan raya yang melewati Bundaran Kota Balige. Hal itu sebagai wujud dukungan dan kepedulian akan permasalahan HIV/AIDS, Komisi Penanggulangan AIDS Daerah Toba Samosir dalam sosilisasinya mengimbau masyarakay untuk menghindari dan menjauhi pemakaian narkoba. Karena narkoba yang menggunakan jarum suntik, merupakan media paling efektif dalam

penyebaran dan penularan virus HIV/ AIDS. Sementara Kabag Humas dan Protokol Arwanto H. Ginting menjelaskan bahwa HIV merupakan virus penyebab AIDS yang menyerang sistem kekebalan tubuh (sel darah putih), sehingga orang yang telah terinfeksi HIV akan sangat mudah diserang berbagai penyakit yang dapat mengancam nyawanya. Agar para penderita HIV/ AIDS (ODHA = Orang Dengan HIV/AIDS) tidak mendapat perlakuan diskriminatif, karena penderita HIV/ AIDS bukan untuk dihindari atau ditakuti. (HAR)

BAGIKAN PINPara pelajar membagikan pin AIDS kepada setiap pengendara kendataan yang melewati pusat Kota Balige, Kamis (1/12). anak-anak kami pelajar yang hadir saat ini, jauhkan dan hindari diri kalian dari pengaruh narkotika, karena narkotika merupakan salah satu sumber HIV/AIDS yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda bangsa. Untuk itu sampaikan kepada teman-teman sebaya kalian termasuk kepada orang tua tentang bahaya narkotika dan HIV/ AIDS,” ujarnya. Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, jangan malu memeriksakan diri ke rumah sakit, agar secara dini virus yang mengancam jiwa setiap manusia itu dapat terdeteksi.

Sesuai data di Kabupaten Karo yang sudah positif terindikasi HIV/AIDS, sambung Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, terdapat 295 jiwa. Jumlah itu sudah terlalu banyak, melihat ukuran jumlah penduduk yang hanya 350 ribu jiwa. Kapolres Karo, AKBP Drs Ignatius Agung Prasetyoko melaporkan selama tahun 2011, Polres Karo telah menangani 55 kasus narkoba. Yang paling mencengangkan dan memperihatinkan dari kasus itu 16 orang diantaranya anak-anak yang masih duduk di bangku SD, 14 orang pelajar SMP, 32 orang SLTA dan mahasiswa 20 orang serta satu orang PNS.

Hal ini sangat penting menjadi perhatian, tak terkecuali para orang tua dan kalangan guru dan rohaniawan serta berbagai elemen lainnya “Untuk itu saya canangkan tahun 2015, narkoba Karo menjadi getti to zero, karena narkoba merupakan salah sumber terjangkitnya HIV/ AIDS,’’katanya. Dikesempatan itu, juga diserahkan tropi pemenang kepada juara lomba cipta lagu, vokal group, dan lomba baca puisi. Masing-masing, juara umum diraih SMAN 1 Kabanjahe, juara dua SMAN 1 Berastagi dan juara tiga SMA GBKP Kabanjahe. (RTA)

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-A

YAP PHOEI TIN

86

Jl. K epri badi an No. 38 Medan

30-11-11 17.41 WIB

06-12-11 11.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-B

TJANG YEK HWA

95

Jl. Glugur No. 39 Medan

28-11-11 09.00 WIB

02-12-11 12.00 WIB

D i kebumi kan

LAU JU SUANG

89

Jl. B . K atamso Gg. P ancasi la No. 59 D Medan

30-11-11 22.00 WIB

03-12-11 13.00 WIB

D i kebumi kan

TAN TJONG HUA / HARDY TAN

66

Jl. Mojopoahi t B aru No. 21 C Medan

01-12-11 07.18 WIB

05-12-11 10.00 WIB

D i kebumi kan

4

KWOK CIN HAU

72

Jl. P ukat V Gg. Nangka No. 20 G Medan

29-11-11 07.38 WIB

03-12-11 12.00 WIB

D i perabukan

5

N G SU I EN G

76

Jl. B i lal Ujung Gg. S umbadra B lok C -38 Medan

29-11-11 11.40 WIB

03-12-11 10.00 WIB

D i perabukan

6

LIM KUI LIE

54

Jl. K apt. S umarsono Gg. B aru No. 820 Medan

28-11-11 16.55 WIB

02-12-12 12.00 WIB

D i perabukan

7

LIM ENG TEK

83

Jl. A .R. Haki m Gg. Tanjung No. 93 Medan

27-11-11 13.35 WIB

02-12-11 10.00 WIB

D i kebumi kan

8

PHAN NYUK LIEN

86

Jl. Laksana No. 8 A Medan

01-12-11 02.00 WIB

03-12-11 13.00 WIB

D i perabukan

2 3A


SUMATERA UTARA

Jumat 2 Desember 2011

Almarhum H Mudyono Konsisten Perjuangkan Rakyat KETUA DPRD Sumut H Saleh Bangun, Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho, Sekdaprovsu H Nurdin Lubis, beserta unsur Muspida, melayat ke rumah duka mantan Ketua DPRD Sumut, Brigjen (Purn) H Mudyono, di Jalan Danau Sintani No 3 Medan, Kamis (1/12). Dalam sambutannya, Saleh Bangun menyatakan, almarhum H Mudyono dikenal sebagai sosok yang konsisten mengabdikan diri untuk rakyat dan bangsa. Almarhum H Mudyono, menjabat Ketua DPRD Sumut periode 1992-1997. Selama hidupnya, almarhum dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat dikenal sebagai sosok yang selalu berbuat untuk keluarga, masyarakat dan bangsa. "Untuk itu, mudah-mudahan segala amal perbuatan dan tugas kerakyatan yang diemban almarhum, akan dibalas Allah SWT," katanya. Untuk itu, atas nama DPRD Sumut, H Saleh Bangun menyampaikan turut belasungkawa dan berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya mantan Ketua DPRD Sumut H Mudyono. "Apa yang dilakukan almarhum H Mudyono semasa hidupnya mengabdikan diri untuk masyarakat Sumut, hendaknya dapat diikuti dan dilaksanakan anggota dewan

BELASUNGKAWA - Ketua DPRDSU H Saleh Bangun saat menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya H Mudyono. saat ini," harapnya. Selanjutnya kepada keluarga yang ditinggalkan, Saleh Bangun minta agar senantiasa tetap tabah dan sabar menghadapi cobaan tersebut. ”Kami tahu bahwa sayangnya keluarga, sayangnya istri, sayangnya anak dan cucu pada orang tua kita ini sangat besar dan sulit untuk dilupakan selama hidupnya. Tapi, Allah berkehendak lain dan mungkin lebih sa-

yang kepada orang tua kita ini, sehingga harus dipanggil-Nya. Untuk itu, marilah kita mendoakan almarhum dan memperbanyak doa, istighfar dan bacaan Al Qur’an sebagai hadiah untuk almarhum,” ajak Saleh Bangun. Jenazah Mudyono yang lahir di Tuban pada tahun 1928 ini disalatkan di rumah duka, dengan imam Plt Gubsu. Setelah itu, prosesi pemakaman diserahkan kepada TNI se-

Pengurus Purnabakti PNS Asahan Dikukuhkan Kisaran-andalas Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP mengukuhkan kepengurusan Purnabakti Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Asahan periode 2011-2015, di Aula Melati Pemkab Asahan, kemarin. Taufan Gama mengatakan, keberadaan Purnabakti PNS Asahan merupakan satu-satunya yang terbentuk di Provinsi Sumatera Utara. Bahkan mungkin di Indonesia setelah organisasi Persatuan Whredatama Republik Indonesia (PWRI). “ Syukur hari ini kita memiliki purnabakti PNS, dan saya sangat senang dapat berjumpa dengan abang-abang kami, “ kata Bupati Asahan usai melantik pengurus Purnabakti PNS Asahan. Bupati Asahan menjelaskan, pensiun bukanlah pengabdian terakhir bagi PNS Asahan untuk bisa beraktivitas, sehingga menimbulkan rasa malas, ketakutan dan kejenuhan. Pembentukan wadah purnabakti PNS asahan ini diharapkan bisa dijadikan tempat berkumpul dan bersilaturahmi

untuk saling membantu dan memberikan pemikiran bagi sesama. Selain itu wadah purnabakti, kata bupati, tetap dapat memberikan masukan dan kontribusi pemikiran bagi Pemkab Asahan untuk mewujudkan visi dan misi yakni mewujudkan Asahan yang religius, sehat, cerdas dan mandiri. Apalagi para pensiunan PNS Kabupaten Asahan banyak mempunyai pengalaman dan kemampuan sangat berharga dalam menjalankan tugas. “Saya siap mendukung Purnabakti tanpa membedakan suku dan agama," kata Bupati Asahan. Sementara, Ketua Purnabakti Asahan, Iwan Mehta mengatakan, organisasi ini terbentuk merupakan dorongan dari Bupati Asahan, Taufan Gama Simatupang sehingga Purnabakti tersebut dapat terbentuk. ” Terima kasih kepada bupati yang telah peduli kepada kami. Kami siap memberikan pemikiran dan tenaga untuk mewujudkan visi dan misi Pemkab Asahan ke depan," katanya.

bagai penghormatan terakhir almarhum, mengingat almarhum merupakan mantan anggota TNI. Sehingga H Mudyono dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Jalan SM Raja Medan. Kehadiran Gatot beserta rombongan disambut keluarga duka yaitu istri almarhum, Sri Puji Astuti. Beberapa tokoh Sumut juga nampak hadir di rumah duka, seperti Sekretaris DPRD Sumut Randiman Tarigan. (UJ)

Sei Rampah-andalas Pemkab Serdang Bedagai terus menunjukkan komitmen dan keseriusan berpacu menurunkan angka kemiskinan sesuai target Millenium Development Goals (MDG’s) menjadi 7,5 % di tahun 2015 melalui berbagai program dan bantuan baik yang berasal dari pusat maupun program daerah. Seperti, PNPM Mandiri Pedesaan, pemberian bantuan langsung bagi masyarakat kurang mampu, penyaluran dana Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP), penyaluran raskin maupun pengembangan Usaha Kecil Mengengah (UKM) serta berbagai program lainnya yang telah dilaksanakan sejak tahun 2006 hingga saat ini. Hal ini ditegaskan Wakil Bupati Ir H Soekirman dalam arahannya sekaligus membuka acara diskusi dan dialog mengenai perencanaan jangka panjang dan anggaran dengan tema utama penanggulangan kemiskinan bekerja sama dengan lembaga penelitan independen Institute for Policy and Community Development Studies (IPCOS) bertempat di Aula Pangeran Bedagai kompleks Kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, kemarin. Lebih jauh dikatakan wabup, dalam dialog ini akan dievaluasi kembali pelaksanaan program penanggulangan kemiskinan di Sergai agar mengetahui permasalahan dihadapi

Stabat-andalas Dua gelombang aksi melanda Kota Stabat, Kamis (1/12). Yang pertama, aksi unjuk rasa ratusan massa Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Langkat dan yang kedua aksi unjuk rasa dari ratusan massa Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Langkat.

andalas/ Budi Zulkifli

hidup dan infrastruktur yang menjadi indikator wajib untuk mengukur tingkat kesejahteraan suatu daerah. "Selain itu, untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat di suatu desa dapat dilihat dari tingkat pendapatan harian masyarakatnya," kata wabup. Pendidikan menjadi urusan wajib, karena maju dan berkembangnya suatu bangsa apabila tidak ada lagi masyarakat tidak tersentuh pendidikan. Kemudian kesehatan, karena kita akan mampu membangun bangsa ini bila didukung dengan masyarakat yang sehat dan urusan mengenai lingkungan hidup. Sebab, perkembangan pembangunan suatu daerah juga harus selaras dengan kelestarian lingkungan hidupnya dan segala akses pelayanan kepentingan masyarakat akan semakin mudah dengan adanya pembangunan infrastruktur. Usai memberikan bimbingan, Wabup didampingi Camat Dolok Merawan, M Syafransyah P Nasution SSTP, Kapolsek Dolok Merawan AKP Zulfadli SH, Kadis Pertanian dan Peternakan Setyarno SP, Kakan KP2T Sergai Hendry Suharto SH menghadiri acara temu kangen bedah budaya Paguyuban Pujakesuma Kabupaten Sergai di Desa Limbong, Kecamatan Dolok Merawan yang berlangsung secara rutin. (RYAD)

serta upaya yang akan dilaksanakan dalam penganggulangan kemiskinan dalam rangka peningkatan kesejahteraan rakyat. Dalam rangka mempercepat implementasi program kemiskinan daerah telah dibentuk Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) berdasarkan Perbup Nomor 16 tahun 2010 yang beranggotakan DPRD, SKPD Sergai, LSM dan dunia usaha difasilitasi Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Belum optimalnya kebijakan dan program penanggulangan kemiskinan di Sergai, kata Soekirman, disebabkan program penanggulangan kemiskinan dijalankan SKPD maupun program Corporate Sosial Responsibility (CSR) masih berjalan sendiri-sendiri, untuk itu keberadaan TKPKD Sergai diharapkan optimal dalam mengoordinir sehingga program-program yang pro poor (pro masyarakat miskin) lebih revaluatif, terukur dan tidak tumpang tindih serta tepat sasaran. Untuk itu diimbau kepada pimpinan SKPD agar memprioritaskan pembangunan penanggulangan kemiskinan pada tahun 2012 di tiga kelompok wilayah yaitu pesisir, perkotaan/perkebunan, serta wilayah pertanian/perkotaan dan memprioritaskan pembangunan desa-desa miskin. (RYAD)

Massa PDIP dan SPI 'Serbu' Kejari Stabat

Kesejahteraan Daerah Diukur Empat Urusan Wajib

Dolok Merawan-andalas Wakil Bupati Sergai, Ir H Soekirman melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Sergai. Dalam kunjungannya, Wabup disambut Camat Dolok Merawan M Syafransyah P Nasution S STP dan Kapolsek Dolok Merawan, AKP Zulfadli SH, para PNS jajaran kantor Camat Dolok Merawan serta para Kepala Desa dan para sekretaris desa se-Kecamatan Dolok Merawan, di aula kantor Camat Dolok Merawan, kemarin. Pada kunjungan itu, Soekirman memberikan bimbingan dan arahan kepada para Kepala Desa untuk kemajuan dan kesejahteraan di Kabupaten Sergai khususnya Kecamatan Dolok Merawan yang memiliki 17 Desa terdiri dari 10 Desa perkebunan, 5 desa murni dan 2 desa campuran. Tujuan utama dari otonomi daerah adalah untuk kesejahteraan rakyat. Namun dalam merealisasikan kesejahteraan tersebut sering sekali timbul permasalahan disebabkan tidak sejalannya antara harapan dan kenyataan terjadi. Menurut PP No 38 tahun 2007 tentang urusan wajib dan urusan pilihan, setidaknya ada empat urusan wajib yang paling diutamakan bagi setiap daerah kabupaten/kota di antaranya, pendidikan, kesehatan, lingkungan

12

Program Penanggulangan Kemiskinan Belum Optimal

(FAS)

BERSAMA - Wabup Soekirman bersama Camat Dolok Merawan M Syafransyah P Nasution, Kapolsek Dolok Merawan AKP Zulfadli SH, dan seluruh PNS jajaran kantor camat.

harian andalas | Hal.

TUNTUT KEADILAN - Ratusan massa PDIP dan SPI Langkat saat turun ke jalan menuntut penegakan hukum secara adil dan transparan.

Massa PDIP bergerak dari kantor DPC PDI-P Langkat di Jalan TA Aziz, Stabat dipimpin Ketua DPC PDI-P Langkat, Safril SH, 'menyerbu' Kejari Stabat sambil berorasi dan membawa puluhan poster menuntut penegakan hukum secara adil dan transparan dari para aparat penegak hukum. Sebab sampai dengan saat ini masih banyak kasus korupsi ‘terbengkalai’ dan jalan di tempat. Sebut saja misalnya kasus Bank Century. Selain itu, mereka juga menuntut agar kasus ‘pelecehan’ dilakukan PLN terhadap masyarakat (wong cilik) bisa jadi perhatian pemerintah, sebab selama ini PLN selalu bersikap arogan dan semena-mena. Buktinya, kalau konsumen menunggak langsung didenda, namun kalau PLN yang salah dan mematikan arus listrik tidak dikenakan sanksi apa- apa. Selain itu, kasus-kasus lokal juga diungkapkan, seperti alih fungsi lahan dan penyerobotan tanah oleh para mafia tanah dan oknum pengusaha yang arogan dan tidak bertanggungjawab.

Ironisnya, para pengunjuk rasa tidak diterima Kajari Stabat, H Fatur Rachman SH, tapi hanya diterima Kasi Intel Zulfahmi, SH. Tampak hadir dan ikut serta dalam aksi unjuk rasa tersebut, Sekretaris DPC PDIP Langkat Kirana Sitepu, Wakil Ketua Hasrizal SH, Ketua Fraksi PDI P DPRD Langkat Ralin Sinulingga dan anggota dewan lainnya seperti Sugiono, Malem Ukur SH, Azman dan Jumari. Sementara itu, ratusan massa SPI Langkat bergerak dari bundaran tugu simpang kantor Bupati Langkat (simpang maut) menuju kantor Kejari Stabat, sambil berorasi dan membawa puluhan poster dan spanduk menuntut penghentian kriminalisasi petani. Menurut mereka, pemerintah telah gagal melaksanakan janjinya untuk melakukan pembaharuan di bidang pertanahan (agraria). Buktinya, sejak Program Pembaharuan Agraria Nasional (PPAN) dicanangkan pada tahun 2007 yang merupakan bagian dari Revitalisasi Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (RPPK) gagal dilaksanakan. “Alih-alih menunaikan janjinya, untuk mendistribusikan lahan kepada rakyat, pemerintah lewat UU Penanaman Modal (UUPM) malah semakin memberikan ruang yang luas untuk meliberalisasikan penggunaan tanah kepada pihak (perusahaan) besar, baik dari dalam maupun asing. Selain itu, konsensi tanah dalam bentuk Hak Guna Usaha (HGU) juga diberikan secara membabi buta, sehingga bisa mencapai masa 95 tahun,” teriak mereka. (BD)

Tim Penilai Innovative Government Award

Konsep Cerdas Dikaji untuk Rujukan Program Nasional Lubuk Pakam-andalas Tim penilai Innovative Government Award ( IGA) tahun 2011 kunjungi Deli Serdang diterima Bupati Amri Tambunan didampingi Asisten I H Syafrullah SSos MAP, Asisten III H Irham Dinni Nasution SSos, Kadis Pendidikan Pemuda dan Olah Raga Hj Saadah Lubis SPd MAP, Kadis PU Ir Faisal dan Kadis Infokom Drs Neken Ketaren di ruang rapat kantor bupati, kemarin. Kehadiran Tim tersebut karena Deli Serdang salah satu kabupaten yang menjadi nominator terpilih IGA di tingkat nasional kategori pelayanan publik konsep 'Cerdas' (perCEpatan Rehabilitasi Dan Apresiasi terhadap Sekolah) yang digerakkan di wilayah ini. Tim penilai IGA dari Pusat Kajian Kebijakan Strategis Kementerian Dalam Negeri, Ainur Rofieg dan Ali Bahteradi menjelaskan, penilaian ini merupakan

verivikasi tindak lanjut hasil kajian atas data dan informasi yang telah disampaikan terdahulu tentang konsep 'Cerdas' sebagai kategori pelayanan publik, dalam rangka menghimpun data dan informasi lanjutan untuk dianalisis dan ditentukan 12 nominator unggulan dan penetapan 4 pemenang IGA tahun 2011. Dari 12 nominator dibagi dalam 4 kategori penilaian, masing-masing kategori diikuti 3 nominator, untuk kategori pelayanan publik termasuk konsep 'Cerdas' yang bergulir di Kabupaten Deli Serdang, kemudian kategori Tatakelola Pemerintahan Daerah, Pemberdayaan Masyarakat dan Peningkatan Daya Saing Daerah. Setelah melakukan kunjungan lapangan selama 3 hari ke sekolah-sekolah dan kantor pelayanan publik, tim penilai menyatakan cukup berkesan dengan gerakan pembangunan melalui pola kebersamaan dan kegotongroyongan

PAP ARK AN - Bupati Deli Serdang memaparkan kronologis lahirnya konsep Cerdas PAPARK ARKAN kepada Tim Penilai Innovative Government Award. merehabilitasi gedung sekolah dengan bersinerginya pemerintah didukung pihak swasta dan partisipasi masyarakat, benarbenar tumbuh dari bawah sebagai suatu kearifan lokal di daerah ini. ”Penilaian ini tidak sekadar untuk mencari juara maupun penghargaan tentang IGA, tetapi akan dijadikan sebagai reverensi maupun rujukan program nasional," katanya.

Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan memaparkan kronologis bergulirnya konsep 'Cerdas' suatu pola pembangunan kebersamaan dalam merehabilitasi gedung sekolah dasar yang pada tahun 2005 di Kabupaten Deli Serdang 80 persen sangat memperihatinkan untuk pelaksanaan proses belajar dan mengajar karena tidak layak pakai akibat termakan usia. (TH)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean, Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS. ACEH TAMIANG: Zul Herman.


SUMATERA UTARA

Jumat 2 Desember 2011

14 Keluarga Kurang Mampu Terima Rumah Layak Huni Pancur Batu-andalas Linangan air mata bercampur rasa haru mewarnai penyerahan 14 unit rumah layak huni oleh Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars, kepada warga kurang mampu di dua kecamatan Pancur Batu dan Kecamatan Gunung Meriah, kemarin. Wabup Zainuddin Mars beserta Wakil Ketua TP PKK Ny Hj Asdiana tak putus-putusnya dipeluk warga, yang mendapatkan rumah beserta Surat hak tanah dan SIMB yang dibangun melalui Gerakan Bedah 10.000 rumah tidak layak huni. Ke-14 rumah tersebut masingmasing 11 unit untuk warga Kecamatan Pancur Batu dan 3 unit untuk warga Kecamatan Gunung Meriah dan penyerahan kunci secara simbolis dipusatkan di Desa Sukaraya Kecamatan Pancur Batu disaksikan anggota DPRD Dapem VI Mester Sembiring, Berngab Sembiring, mewakili Dan YonZipur, Kacabjari Pancur Batu, Asisten I H Syafrullah Ssos MAP, Kadis PU Ir Faisal, Kadis Infokom Drs Neken Ketaren, Muspika dan Ketua TP PKK, pengusaha dan tokoh masyarakat. Camat Pancur Batu Drs Suriyadi Aritonang MSi bersama Camat Gunung Meriah, Taufik Ishak Harahap SSos menjelaskan seputar gerakan bedah rumah bagi keluarga miskin untuk tahap pertama dibangun dengan pola kebersamaan mensinergi-

luar biasa ini, juga mengharapkan program kebersamaan ini bisa berkelanjutan, karena masih banyak warga lain membutuhkan hal yang sama. Sehingga, secara keseluruhan terbebas dari rumah tidak layak huni. Wabup H Zainuddin Mars menyampaikan penghargaan yang tulus dan bangga melihat suasana meng-

gambarkan kokohnya rasa kesetiakawanan sosial di daerah ini, yang merupakan jati diri bangsa sebagai warisan dari nenek moyang kita, saat merebut kemerdekaan juga dengan kobaran semangat kebersamaan. "Karena itu, patut kita hargai dengan bertekad dan bersemangat melanjutkan cita-cita mereka," kata wabup. (TH)

Kinerja Aparat Penegak Hukum Mengecewakan SEMA TK AN - Kapolres AKBP Drs Ig Agung Prasetyoko SH SEMATK TKAN MH menyematkan pita kepada salah seorang personel petugas Lantas pertanda dimulainya operasi Zebra Toba 2011.

Kepatuhan Terhadap Aturan Lalu Lintas Memprihatinkan Kabanjahe-andalas Tingkat keselamatan dan kepatuhan masyarakat terhadap hukum dan perundang undangan lalu lintas sangat memperihatinkan. Apabila tidak dilakukan langkah-langkah strategis guna meningkatkan tingkat keselamatan dan kepatuhan hukum, akan merugikan bukan saja korban jiwa namun juga menimbulkan kerugian ekonomi. Penegasan ini disampaikan Kapolres Kabupaten Karo, AKBP Drs IG. Agung Prasetyoko, SH MH dalam gelar pasukan OPS Zebra Toba 2011 di halaman Mapolres Karo, kemarin. Di samping dihadiri para perwira se-jajaran Polres Karo, gelar pasukan ini juga dihadiri unsur Muspida plus, Batalion 125 Simbisa, Dinas perhubungan, para anggota Satpol PP dan anak-anak pramuka. Bertindak sebagai Perwira upaca Kasat Lantas Polres Karo, AKP Anhar A Rangkuti SIK dan IPDA Sopar selaku Dan Upacara. Untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum masyarakat dalam berlalu lintas lanjut Kapolres, dengan segala keterbatasan Polri telah banyak melaksanakan program yang berkaitan dengan keselamatan. Diantaranya penyuluhan ke sekolah dan penerangan tentang keselamatan di jalan. "Kami peduli kemanusiaan dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, meninggal dunia dan mencegah kejahatan di jalan raya dengan mengaktifkan pos pos penjagaan selama 1 X 24 jam,” terangnya. Lebih jauh dikatakan orang nomor satu di Polres Karo itu, untuk itu mulai 28 Nopember 2011 Polda Sumatera Utara beserta jajarannya bekerja sama dengan instansi terkait dan mitra kamtibmas menyelenggarakan operasi Kepolisian terpusat Zebra Toba 2011. "Acara ini dielenggarakan selama 14 hari dengan mengedepankan kegiatan penegakan hukum berupa pendidikan terhadap pelanggaran lalu lintas yang potensial mengakibatkan kecelakaan dan tindakan kejahatan bermotor," katanya. (RTA)

Binjai-andalas Puluhan massa DPC PDI Perjuangan Kabupaten Batu Bara dan Asahan, menggelar aksi damai ke Polres Asahan dan Kajari Kisaran, Kamis (1/12) menyampaikan pernyataan sikap terkait penegakan hukum yang tidak berjalan sesuai harapan di negeri ini. Rombangan datang menggunakan mobil, betor serta sepeda motor membentangkan spanduk berisi tulisan, mendesak aparat penegak hukum segera memroses kasus Bank Century, Mafia Pajak dan Mafia Pemilu. Di Mapolres Asahan rombongan diterima Wakapolres Asahan Kompol Budiman P Panjaitan. Pernyataan sikap disampaikan Koordinator Lapangan (Kor-

lap) Asahan Masehi Gonardo. Sementara Korlap Batu Bara Abdullah Sembiring membacakan surat pernyataan sikap di Kajari Kisaran yang diterima Kasi Intelijen Rudi Parhusip. Pernyataan sikap di antaranya, PDI Perjuangan Sumut sangat prihatin dengan lambannya kinerja aparat penegak hukum dalam memroses kasuskasus hukum, yang diduga erat dengan pihak penguasa hingga terkesan terjadi pembiaran terhadap kasus-kasus yang ada. Sebagai bukti tidak adanya persamaan di mata hukum dan tebang pilih dalam pemberantasan korupsi dapat dilihat dalam kasus seperti Bank Century, Mafia Pajak maupun Mafia Pemilu. Perkembangan ke arah kemajuan penyelesaian kasus tersebut hingga kini belum terlihat. Sebagai wujud kecintaan PDI Perjuangan terhadap NKRI dan demi terwujudnya keadilan dan penegakan hukum di Indonesia, DPC PDIP Batu Bara/DPC PDI P

Asahan menyatakan sikap, meminta aparat hukum, KPK, Kepolisian, Kejaksaan dan Kehakiman melaksanakan fungsinya sesuai UU berlaku di Indonesia serta tunduk kepada konstitusi bukan kepada pemerintah yang berkuasa. Mendesak KPK dan aparat hukum lainnya mengusut tuntas kasus Bank Century tanpa diskriminasi. Mendesak aparat hukum untuk mengusut tuntas dan melakukan proses hukum terhadap kasus Mafia Pemilu tahun 2009. Baik pemilihan legislatif maupun pemilihan Presiden sesuai UU yang berlaku di Indonesia. Mendesak aparat penegak hukum yaitu kepolisian, kejaksaan dan KPK agar berani melakukan penyidikan terhadap kasus-kasus mafia pajak yang merugikan keuangan negara. Mendorong DPR-RI untuk mengawasi kinerja aparat penegak hukum terutama menyangkut kasus-kasus yang menjadi perhatian publik dan merugikan keuangan negara serta mencederai keadilan masyarakat. (SUSI)

STM HILIR-andalas Pemerintahan Desa Rambai Kecamatan STM Hilir menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Deli Serdang, karena telah memberikan perhatian kepada masyarakat di wilayah pedesaan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Rambai, Bela Barus kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Rabu (30/11). Dikatakan, perhatian diberikan Pemkab Deli Serdang pada sektor pembangunan di Desa Rambai merupakan sebuah anugerah yang patut untuk disyukuri. Jalan utama desa ini sekitar sepanjang 4 km sekarang sudah dibangun. “Pembangunan rabatan beton ini memberikan manfaat besar bagi warga di sini, apalagi sebagian besar penduduk berprofesi sebagai petani, sehingga dapat melancarkan pemasaran hasil bumi mereka,” tambah kades. Diakui kades, program

dicanangkan Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan, seperti Gerakan Deli Serdang Membangun (GDSM) membuahkan hasil maksimal. Pembangunan yang dikerjakan melalui program ini sebagian besar sudah dapat dirasakan dan dinikmati masyarakat, perencanaan pembangunan juga bukan hanya difokuskan di daerah tertentu, tapi dilakukan secara merata hingga ke daerah pinggiran. "Ini adalah suatu perhatian yang sangat dibanggakan masyarakat," katanya. Dengan telah dibangunnya rabat beton di Desa Rambai ini, masyarakat di sini semua bergembira, tidak ada lagi keresahan ataupun kekhawatiran. "Meskipun pada musim penghujan atupun kemarau tidak perlu dirisaukan, hasil bumi milik warga seperti, buah kelapa sawit, getah karet, Kakao dan buah-buahan tetap bisa dipasarkan," ujar kades. (JL)

Disosialisasikan, Pengalihan BPHTB Jadi Pajak Daerah Lubuk Pakam-andalas Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), Kementerian Keuangan RI bekerja sama dengan Pemkab Deli Serdang mensosialisasikan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menjadi pajak daerah, kemarin. Sosialisasi dihadiri anggota Komisi XI DPR RI Sri Novida dan Indah Kurnia, Sekdakab Drs H Azwar S MSi, pimpinan SKPD, camat dan kepala desa se-Kabupaten Deli Serdang, notaris, perbankan, akademisi serta tokoh masyarakat. Dirjen Perimbangan Keuangan Marwanto Harjowiryono melalui Sukarni M Amin mengatakan, UU Nomor 28 Tahun 2009 lahir pada 15 September 2009. UU ini menggantikan UU Pajak Daerah dan Restribusi Daerah yang lama, yaitu UU Nomor 18 Tahun 1997 yang telah diubah dengan UU Nomor 34 Tahun 2000. Menurutnya, terdapat perbedaan cukup signifikan antara

UU Pajak Daerah lama dan UU Pajak Daerah dan Restribusi Daerah yang baru, antara lain dibatasinya jenis pajak daerah yang dapat dipungut daerah, ditingkatkannya pengawasan atas pemungutan pajak daerah, serta dipertegasnya pengelolaan pendapatan dari pajak daerah. Sebagai kompensasi, kepada daerah diberikan kewenangan lebih besar di bidang perpajakan dalam bentuk kenaikan tarif maksimum, perluasan objek pajak, dan pengalihan sebagian pajak pusat menjadi pajak daerah. Salah satu kebijakan pajak daerah yang diatur dalam UU Nomor 28 Tahun 2009 adalah menetapkan PBB-P2 dan BPHTB menjadi pajak kabupaten/ kota. Kedua jenis pajak tersebut layak ditetapkan menjadi pajak daerah karena telah memenuhi kriteria pajak daerah. "Yaitu ditinjau dari aspek lokalitas, hubungan antara pembayar pajak dan yang menikmati manfaat pajak, serta praktik yang umum di berbagai negara,” jelas Mudjo Suwarno. (TH)

Bupati Sambut Jemaah Haji Asahan di Bandara Polonia

Warga Kecam Bangunan Tower Indosat Kabanjahe-andalas PT Indosat sepertinya sengaja menunjukkan keangkuhan, tidak menggubris aspirasi warga yang merasa keberatan terhadap berdirinya tower selular yang dibangun persis di atas bangunan bertingkat rumah warga. Surat keberatan sejumlah warga di sekitar bangunan sama sekali tidak digubris pihak Indosat, malahan warga dituding a mencari cari kesalahan. Bangunan tower jaringan telepon seluler itu dibangun di atas bangunan bertingkat milik Sempurna Purba di komplek konen Jalan Sudirman Kabanjahe. Awalnya bangunan itu tidak mendapat perhatian dari warga sekitar, tetapi setelah berlangsung sekitar tujuh tahun, warga merasakan adanya ra-

diasi sangat mengganggu. Radiasi itu menimbulkan pusing dan rasa mual, serta adanya suara mendengung setiap tengah malam. Surat keberatan ditandatangani sekitar delapan KK itu sudah dikirim ke Indosat pada 14 September 2010. Namun hingga kini tak ada jawaban dari pihak perusahaan selular itu. Lurah Gung Leto Kecamatan Kabanjahe, Frans Leo Surbakti yang juga menerima surat keberatan warga tidak dapat berbuat banyak, meskipun pihak Indosat sudah diundang secara resmi ke Kantor Kelurahan Gung Leto untuk mencari solusi terbaik. Pihak Indosat sudah dipanggil secara resmi, namun tidak ada kata apapun dari mereka. Pihak Indosat seakan tidak me-

nerima keluhan warga. Mereka hanya mengandalkan izin yang sudah mereka kantongi. Namun surat izin itu tidak ada mereka perlihatkan meski sudah saya minta. "Hanya janji-janji saja, nanti kami antar jawabnya enteng ketika diitanya, nyatanya hingga kini pihak Indosat tidak ada memperlihatkan izin dimaksud,” cetus Frans. Sementara, Kepala Indosat Cluster Kabanjahe Jusup Harlandi Girsang yang dikonfirmasi, Rabu (30/11) petang, melalui selulernya tidak diangkat walau terdengar nada masuk. Demikian juga ketika melalui pesan singkat (SMS) tidak mendapat jawaban. (RTA)

Bupati Kukuhkan Pengurus FKDM Karo Tanah Karo-andalas Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, Kamis (1/12) di aula lantai II Kantor Bupati Karo Kabanjahe, mengukuhkan pengurus Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Pengukuhan pengurus FKDM kabupaten dan kecamatan se-Kabupaten Karo, dinilai sangat strategis oleh Karo Jambi, mengingat FKDM melakukan tindakan antisipatif terhadap gerakan atau gejala muncul baik dari fenomena alam atau konflik antar masyarakat. Diungkapkan Karo Jambi, berdasarkan Pasal 8 ayat 1 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 tahun 2006, tugas FKDM adalah menjaring, menampung, mengoordinasikan dan mengomunikasikan data dan informasi dari masyarakat mengenai potensi ancaman keama-

13

Pembangunan Rabat Beton Desa Rambai Rampung

HARU - Wakil Bupati DS Zainuddin Mars memeluk seorang ibu, yang tak mampu menahan air mata karena terharu saat menerima kunci rumah layak huni selesai dibedah, kemarin. kan kekuatan pemerintah didukung pihak swasta dan partisipasi masyarakat, di antaranya 1 unit dari Gerakan Koperasi, Kantor Cabang Bank Sumut, PGRI, Dinas Cipta Karya serta bantuan bersama dari PNS kecamatan dan pihak ketiga. Kedua camat ini, selain menyampaikan terima kasih atas partisipasi

harian andalas | Hal.

nan, gejala atau peristiwa bencana. Dalam rangka upaya pencegahan dan penanggulangan secara dini serta memberikan rekomendasi sebagai bahan pertimbangan bagi bupati mengenai kebijakan yang berkaitan dengan kewaspadaan dini masyarakat. Pada kesempatan itu, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sumut Brigjen TNI Bambang Subagio menyebutkan, tingginya dinamika sosial dan politik, baik skala nasional maupun lokal dapat mengakibatkan terjadinya konflik horizontal. Untuk itu, keberadaan FKDM sangat diperlukan dalam mengantisipasi gerakan-gerakan dari kelompok tertentu yang mengadu domba dan memecah-belah persatuan dan kesatuan masyarakat, yang selama ini telah terjaga dan terpelihara dengan baik khususnya di Kabupaten

SEL AMA SELAMA AMATT Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti didampingi Kepala BIN Sumut Brigjen TNI Bambang Subagio memberikan ucapan selamat kepada pengurus FKDM. Karo. “Untuk itu sangat diharapkan agar FKDM dapat berperan membantu masyarakat dan pemerintah dalam menjaga keamanan dan kenyama-

nan hidup masyarakat,” kata bupati. FKDM Kabupaten Karo terdiri dari tokoh masyarakat, adat, agama, pemuda dan ormas, yang diketuai Ngadap Tarigan. (NT)

SAMBUT - Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang, menyambut jemaah haji Asahan di tangga pesawat. Kisaran-andalas Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP menyambut kedatangan jemaah haji Asahan langsung dari lokasi berhentinya pesawat di Bandara Polonia Medan Sumatera Utara, dinihari kemarin. Setelah beberapa menit, bupati menyambut jemaah hingga seluruhnya turun dari pesawat. Bupati bersama seluruh jemaah secara bersama-sama menuju Asrama Haji Medan, untuk melaksanakan Salat Subuh berjemaah. Setelah itu langsung berangkat menuju Pesantren Daar Uluum Kisaran, tiba sekitar pukul 09.00 WIB. Ketika 10 bus pariwisata yang disiapkan Pemkab Asahan untuk menjemput para jemaah haji tiba di lokasi, langsung berkumandang shalawat guna menyambut kepulangan tamu-tamu Allah itu. Tidak sedikit jemaah haji meluapkan kegembiraan mereka, setelah bertemu dengan sanak keluarga sehingga suasana haru terlihat di halaman pesantren tersebut. Bupati Asahan dalam sambutannya mengatakan, sebagai orang yang baru pulang melaksanakan ibadah haji, doa jemaah

masih termasuk doa yang akan dikabulkan Allah SWT. Karena itu, jemaah diminta agar dapat mendoakan masa depan Kabupaten Asahan, lebih baik lagi untuk mewujudakan visi dan misi Pemkab. “Kami hanya berharap doa para jemaah untuk Asahan ini, dan saya tidak berpanjang sambutan ini, karena sanak saudara tidak sabar untuk memeluk dan mencium. Apalagi jemaah sudah tidak sabar dengan makan gulai asam, sambal belancan," kata bupati sambil menghibur para jemaah. Kasi Pelayanan Haji Kementerian Kabupaten Asahan Drs H Parenta Siregar menjelaskan, jumlah keberangkatan haji Asahan dengan kloter 17 sebanyak 326 orang dan yang pulang berjumlah 324 jemaah. Satu jemaah haji asal Kecamatan Pulo Rakyat, Kabupaten Asahan, Hasan Juara Siahaan meninggal dunia. Sedangkan seorang lagi atas nama Aisyah Lim Abdulah warga Kecamatan Kisaran Barat terpaksa menjalani perawatan medis, karena penyakit dideritanya dan rencana akan kembali ke tanah air bergabung dengan kloter 19. (FAS)


Jumat 2 Desember 2011

ACEH MEMBANGUN

harian andalas | Hal.

14

Tingkatkan Kreativitas Berdaya Guna Mandiri Bireuen-andalas Ketua Lembaga Kursus Usaha Pemuda Proaktif (LKUPP) Bunyet Kabupaten Bireuen, Agusman Husny menyatakan keyakinannya, para remaja putri yang tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan rias kecantikan (Rias Wajah dan Rambut)

RIAS WAJAH - Salah seorang peserta tengah dirias wajahnya, sekaligus memperoleh arahan dan binaan Mukhsin salah seorang Instruktur.

andalas/suherman amin

Medco-Pemkab Atim Bangun RS Aceh Timur-andalas Terima kasih kepada Bupati Aceh Timur (Atim) Muslim Hasballah, yang telah bekerja keras, sehingga berhasil bekerjasama dengan PT Medco untuk membangun rumah sakit (RS). Demikian dikatakan Gubenur Aceh, Irwandi Yusuf, pada acara peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Timur, kerjasama dengan PT Medco E&P, Pemerintah Aceh dan Pemerintah Aceh Timur, Rabu (30/11), di Kecamatan Idi Timur, Aceh Timur. Maka dengan itu, Gubenur mengharapkan dengan kehadiran rumah sakit ini dapat menjawab masyarakat akan kebutuhan rumah sakit. Sehingga, pasien JKA dan Jamkesmas dapat terlayani dengan baik. Disebutkan, sambil menunggu selesainya pembangunan, Pemerintah Aceh Timur tetap mengoptimalkan rumah sakit yang ada, sehingga nantinya pelayanan kesehatan tetap maksimal. Begitupun juga kepada masyarakat di harapkan membantu dan menjaga agar rumah sakit ini berjalan dengan baik, karena rumah sakit ini di bangun untuk kepentingan masyarakat. “Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Timur, merupakan komitmen PT Medco E&P untuk selalu mengedepankan kepentingan masyarakat,” kata Presiden Direktur PT Medco Tbk Lukman Mahfud. Selain itu, pembangunan rumah sakit ini juga merupakan salah satu program Medco, dalam menyediakan fasilitas kesehatan kepada masyarakat. Dan juga berdasarkan kebutuhan fasiltas kesehatan masyarakat. “Karenanya, saya mengharapkan kepada masyarakat untuk memberikan do'a serta dukungan, agar pembangunan rumah sakit ini berjalan lancer,” tambahnya. (LAN)

KIP Langsa Selesaikan Verifikasi KTP Balon Gubernur Langsa-andalas Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Langsa telah meyelesaikan verifikasi KTP dukungan Bakal Calon (Balon) Gubernur Aceh pasagan Darni Daud-Ahamd Fauzi yang maju dari jalur perseorangan dgn Jumlah dukungan masuk 7125. "Hasil verifiasi KTP tersebut KIP Kota Langsa menemukan KTP dukungan dimaksud sebanyak 2972 yang tidak memenuhi syarat, sedangkan 4153 lainnya dinyatakan memenuhi syarat," sebut Ketua KIP Kota Langsa Agusni AH kepada andalas, Rabu (30/11) di Langsa. Menurut Agusni, berkas dukungan KTP calon perseorangan (independen) ini langsung diserahkan ke KIP Aceh hari itu juga yang merupakan deadline (batas waktu terakhir). "Alhamdulillah, tahapan ini merupakan lanjutan sejak putusan sela Mahkamah Konstitusi pada tanggal 2 November," ujarnya sembari menambahkan pihaknya memfokuskan melaksanakan sosialisasi pemilukada lanjutan sebagaimana prgram, tahapan dan jadwal terbaru. Dijelaskannya, sebagaimana diketahui bahwa hari H pemilihan pemilukada Aceh jatuh pada tanggal 16 Februari 2012 mendatang. Karenanya KIP Langsa akan mematangkan segala persiapan, sehigga diharapkan memberikan hasil pemilukada yang kredibel dan akuntabel. (LAN)

Baitul Mal Banda Aceh Salurkan Zakat Banda Aceh-andalas Baitul Mal Kota Banda Aceh menyalurkan zakat untuk majelis taklim, Taman Pendidikan Al Quran (TPA) dan petugas bilal mayat yang tersebar di setiap kampung di daerah itu. Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Banda Aceh Drs Kardi di Banda Aceh, Kamis mengatakan, pihaknya menyerahkan dana sebesar Rp3 juta untuk 140 TPA, Rp2 juta untuk 149 majelis taklim. "Untuk bilal mayat pria dan wanita dari masing-masing kampung sebanyak Rp4 juta," sebut dia. Ia menrincikan, proses penyaluran zakat tersebut akan berlangsung selama tiga hari mulai 1-3 Desember di kantor Baitul Mal. Semua zakat itu akan diserahkan oleh petugas kecamatan, kata Kardi. "Untuk Kecamatan Kuta Raja, Kuta Alam dan Syiah Kuala direncanakan akan disalurkan hari ini. Untuk Kecamatan Ulee Kareng dan Meuraxa rencananya Jumat," ungkap Kardi. Untuk Kecamatan Jaya Baru, Banda Raya, Baiturrahman dan Lueng Bata rencananya hari Sabtu, kata dia. Mudah-mudahan ini akan berlangsung sesuai dengan rencana, tambah Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Banda Aceh ini. Selain itu, Kardi menuturkan sebelumnya Baitul Mal Banda Aceh telah menyalurkan zakat bagi 178 orang fakir dan uzur dalam wilayah Kota Banda Aceh. (ANT)

akan mampu meningkatkan dan mengembangkan kreativitas, sekaligus dalam upaya peningkatan kemampuan berdayaguna dan mandiri. Bila peserta kurang perhatian dan keyakinan dalam menyimak dan mendalami materi penyajian, baik teori maupun praktek, maka akan sia-sia dan semua itu tidak membuahkan hasil. “Saya berharap agar semua peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang tengah menimba ilmu penuh keseriusan dan kreatif agar

ilmunya nanti bermanfaat bagi dirinya dan masyarakat,” ungkap Agusman Husny, Kamis (1/12) usai melakukan monitoring kegiatan diklat yang dilaksanakan di Geudong-Geudong Kecamatan Kota Juang Bireuen. Menurut Agusman Husny, untuk tidak sia-sia pelaksanaan diklat yang sudah menghabiskan waktu, tenaga dan uang dalam melaksanakan kegiatan, ilmu yang diperoleh selama pelatihan harus benar-benar dimanfaatkan dan dikembangkan.

Ditambahkannya, bila sudah selesai pelatihan, para peserta dianjurkan untuk mencari kerja sesuai keahlian di salon. Di samping itu, mereka juga bisa membentuk suatu wadah yang tujuannya mandiri. Sementara itu, Maliah salah seorang peserta mengakui dengan adanya diklat, pihaknya memperoleh ilmu dan kemampuan bidang rias kecantikan dan minimal untuk langkah awal bisa merawat diri dengan baik. (HERA)

PPK Dinkes Atim Dilaporkan ke Polisi Aceh Timur-andalas Maulana Akbar Direktur CV Imam Savana melaporkan Pejabat Pelaksana Kegiatan (PPK) Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh Timur ke Polres Aceh Timur. Laporan tersebut terkait gunning atau tanda dimulainya pekerjaan tidak diberikan oleh instansi terkait. Sebelumnya CV Imam Savana telah menerima surat penetapan Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Aceh Timur bersumber dana DAK/APBK tahun anggaran 2011 nomor : 54/PNTP/ PK/ULP/ATM/2011 tanggal 9 Nopember 2011, maka pokja bidang ULP dengan ini mengumumkan CV Imam Savana sebagai pemenang lelang/tender pelaksanaan Pembangunan Baru Puskesdes Desa Meunasah Puuk Kecamatan Idi Rayeuk Atim.

“Kami sudah pernah diundang ke Kantor Dinkes Aceh Timur untuk membicarakan hasil pemenang kepada PPK dan Kepala Dinas Kesehatan, ternyata sesampainya di kantor tersebut, kami dianggap tidak ada perlunya sama mereka. Yang jelas mereka tidak menghiraukan kami sebagai pemenang lelang/tender proyek tersebut,” tegas Maulana Akbar Direktur CV Imam Savana, Kamis (1/12). Menurut Maulana, Dinkes Kabupaten Aceh Timur mengirimkan surat nomor 1517/050/ 2011 tanggal 21 November 2011, perihal undangan virifikasi kesanggupan melasanakan pekerjaan, kepada Direktur CV Imam Savana. Sehubungan dengan proses penandatanganan gunning untuk paket pekerjaan pembangunan Puskesdes. Tetapi surat yang dikirimkan kepada tersebut dalam tanggal 21 November 2011. “Artinya, kami diperintahkan datang pada tanggal yang ditentukan mereka. Ternyata surat masuk ke-Kantor Pos

andalas/suharto

KANT OR DINKES - Kantor Dinas Kesehatan Atim yang PPK nya bermasalh dengan kontraktor. ANTOR tanggal 28 November 2011, berarti surat yang dikirim kepada kami hanya rekayasa pihak (PPK),” ujar Maulana. Untuk itu, tambah Maulana,

Dinas Kesehatan Langsa Peringati HIV/AIDS Langsa-andalas Memperingati hari HIV/AIDS sedunia yang jatuh setiap tanggal 1 Desember, Dinas Kesehatan Kota Langsa melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial, PMI, Aliansi Mahasiswa Kota Langsa untuk membagibagikan poster brosur yang berisikan tentang bahaya AIDS. Brosur yang dibagikan tersebut juga mengajak masyarakat, khususnya remaja untuk berperan aktif dalam memerangi AIDS. AIDS merupakan singkatan dari Acequired Immuno Deficiency Sydindrome yang berarti kumpulan gejala penyakit akibat menurunnya sistem kekebalan tubuh yang disebabkan oleh virus HIV. Hal ini menyebabkan tubuh rentan terhadap infeksi penyakit dan dapat menyebabkan berkembangnya AIDS. Hingga kini para ahli belum mampu menemukan obat penawar bagi jenis penyakit ganas tersebut. Di Kota Langsa sendiri tercatat 10 kasaus HIV AIDS sejak 2004-2011, kebanyakan mereka yang terkena AIDS adalah usia produktif. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kota Langsa Syamsidar SKM kemarin mengatakan, cara penularan HIV/AIDS paling banyak disebabkan hubungan sex bebas dan NAPZA suntikan. Selain itu

seiring mobilisasi penduduk yang tinggi menyebabkan prilaku yang menjurus pada pergaulan bebas. Menurut dia, dampak yang ditimbulkan akibat penyakit ini, pasien akan mengalami napas pendek, terganggunya saluran pencernaan, berat badan semakin turun hingga 10 persen di bawah normal, dan juga sistem syaraf sentral akan rusak yang mengakibatkan ingatan menjadi kurang. Tentunya dampak yang tragis ialah kematian. Dia berharap, melalui peringatan hari AIDS sedunia ini dan pembagian brosur yang mengajak masyarakat untuk memerangi AIDS, masyarakat agar berperan aktif dalam pengawasan dan memberi pengarahan kepada putra-putrinya agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas yang rentan terhadap dampak negatif dari era globalisasi. (LAN/HRN)

Burhan sebagai PPK, harus bertanggung jawab dalam hal itu, harus mengganti rugi kerugian selama mengikuti tender di Dinkes Aceh Timur.

Sementara itu, andalas berusaha untuk konfirmasi kepada Burhan sebagai PPK tersebut, belum bisa dihubungi. (HARTO)

Wali Kota tak Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan RSU Atim Aceh Timur-andalas Pejabat teras Pemko Langsa tidak menghadiri kunjungan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf pada Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah Aceh Timur (Atim) di Kecamatan Idi Timur, Rabu (30/11). Setelah melakukan peletakan batu pertama, selanjutnya Gubernur Aceh saat berpidato di depan muspida Aceh Timur, Aceh Tamiang, Dandim, Kapolres dan tokoh masyarakat menitip salam kepada Wali Kota Langsa. “Wali Kota Langsa tidak ahadir, tolong sampaikan salam saya ke pak Wali Kota Langsa,” kata Gubenur Aceh Irwandi Yusuf pada acara peringatan Hari Ulang Tahun Sultan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah ke-1208. Menurut Gubenur, sejarah masuk dan berkembangnya Islam di Nusantara mengalami proses panjang, sehingga antara masuknya Islam dan tumbuh kembangnya Kerajaan Islam di Aceh merupakan hal yang harus kita bedakan, dalam referensi Islam masuk pertama kalinya ke Nusantara dan Asia Tanggara melalui Aceh pada Abad 1 Hijriah bertepatan dengan Abad 7 Masehi. Ajarannya dibawa langsung dari tanah Arab. Sedangkan Kerajaan Islam pertama yang tercatat dalam sejarah adalah kerajaan Islam Peureulak yang didirikan pada Tanggal 1 Muharram 225 Hijriah atau Abad ke-9 Masehi 1208.

”Tahun lalu, tempat kita berada saat ini menjadi saksi bisu sejarah. Di tempat ini telah berdiri sebuah Kerajaan Islam pertama di Nusantara, yaitu Kerajaan Islam Peureulak yang diprokalamirkan raja pertamanya Sultan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah. Pada kesempatan itu pulalah kita hadir guna memperingati ulang tahun beliau,” ujar Irwandi. Untuk itu, kata Irwandi, kita harus berbangga pada beliau karena atas prakarsanya kerajaan Islam pertama se-Asia Tenggara berdiri di Bumi Aceh tercinta. Dalam perjalanan sejarah, selain Kerajaan Islam Peureulak di Aceh juga berdiri Kerajaan Islam besar lainnya, seperti Kerajaan Islam Lamuri dan Pase, sebutan Serambi Mekkah sebagai julukan daerah ini karena sebelum abad ke 19 masehi di daerah kita ini terdapat kerajaan-kerajaan besar Islam serta ulama-ulama terkenal. Irwandi mengajak, dengan Hari Ulang Tahun Sultan Alaiddin Saiyid Maulana Abdul Aziz Syah ke-1208 ini, mari kita ambil hikmah dari perjalanan sejarah beliau dalam menyebarkan Islam dan mendirikan Kerajaan Islam pertama. Walaupun beliau tidak termasuk dalam daftar Pahlawan Nasional, namun jasajasanya dalam mengembangkan ajaran Islam hingga ke Asia Tenggara sudah selayaknya kita sebut sebagai pahlawan dalam menyebarkan syiar Islam. (LAN)

Nek Ti Aminah Wanita I06 Tahun Meninggal Dunia Nek Ti Aminah Binti Teungoeh

INNA lillahi Wainna Ilaihi Rajiun. Nek Ti Aminah berusia 106 tahun sebagai wanita tertua di kawasan Kabupaten Bireuen, Rabu (30/11) telah meninggal dunia dengan meninggalkan 6 orang anak, 23 cucu, dan 43 cicit. Beliau dikebumikan di tanah perkuburan samping Meunasah Alue Sijuek, Kamis (1/12) pagi.

N

ek Ti Aminah binti Teungoh warga Gampoeng Alue Sijuek, Kecamatan Peudada, Bireuen meninggal dunia dengan tenang

dan tidak mengalami penyakit. Menurut Tgk Imum Mukim Pinto Batee, Zakaria bin Johan yang juga salah seorang anak Nek Ti Aminah bersama Tgk Johan yang di wilayah Bireuen terkenal dengan sapaan Pang Bouk mengaku, ibunya itu meninggal dunia diusia 106 tahun, dan beliau lahir pada 17 Juni 1905. Menurut Zakaria, setelah ibundanya itu dimakamkan di tanah perkuburan samping Meunasah Alue Sijuek, sesuai wasiatnya akan dilakukan pengajian di kuburannya secara bergilir hingga beberapa hari dan juga dilakukan Samadiah Tamat. Menjawab andalas terkait suami almurhumah Ti Aminah yang bernama Johan digelar Pang Bouk, Zakaria dengan senyum

menyebutkan bahwa gelaran itu menurut cerita keluarga terdekatnya diberikan ketika beliau diasebut Panglima dalam perang melawan penjajah dalam gabungan perang di Medan tempo dulu dalam mempertahankan kemerdekaan RI. Zakaria juga menambahkan, ibundanya itu juga jenazahnya harus menunggu untuk dapat dilihat seluruh cucu dan cicitnya kecuali yang jauh, seperti Tarmizi Age salah seorang cucunya yang berada di Denmark. “Rumah kami di Gampoeng Alue Sijuek, Pucoek Alue Rheng, Kecamatan Peudada, Bireuen terbuka untuk menerima siapa saja tamu yang datang berkunjung dan berdoa kepada almarhumah,” sebut Zakaria Bin Johan. (HERA)


Jumat

SAMBUNGAN

2 Desember 2011

Tak Terima Ditilang, Vespa Dibakar .........(Dari Halaman 1) khilaf. "Saya tidak ada maksud untuk membakar kereta saya itu pak. Tapi entah kenapa saya terbawa emosi pak," akunya sambil meminta maaf kepada petugas juru

periksa. Kanit Lantas Percut Seituan AKP Maju Harahap yang di konfirmasi andalas mengatakan, pihaknya kini sudah menyerahkan kasusnya ke Polsek Percut Seituan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.(ACO)

Mendeva yang sebelumnya menyebutkan korban tewas akibat longsor di Barize sebanyak tujuh orang dan puluhan orang lainnya dinyatakan hilang. Arototona Mendeva juga menyebutkan longsor tersebut mengakibatkan sebanyak 37 unit rumah serta sedikitnya 25 unit kendaraan roda dua dan empat unit roda empat tertimbun tanah. Data ini hampir persis sama dengan data yang disampaikan juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) di Jakarta, Sutopo Purwo Nugroho, Rabu malam. Selain dinyatakan sebanyak 4 orang meninggal, longsor juga menyebabkan 30 orang hilang, 37 unit rumah dan 25 unit sepeda motor tertimbun tanah dalam bencana tersebut. “Yang benar, jumlah korban meninggal karena longsor empat orang. Satu orang lainnya karena jembatan putus,” katanya Erick Bhismo, seperti dikutip dari Tempo, Kamis (1/11). Bhismo menyebutkan, keempat korban tewas dalam bencana longsor itu, yakni Masrida Hulu (16), Niat Hati Hulu (16), Novermawati Sadawa (16), dan Merida Hulu (16), seluruhnya berstatus pelajar SMA. Seorang lainnya, Ardianto Hulu (23) merupakan korban hanyut di sungai akibat putusnya jembatan di Desa Siofa Banua setelah diterjang

15

PPATK Temukan Rekening Anak Sekolah Bernilai Miliaran Rupiah Jakarta-andalas Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan sejumlah rekening anak sekolah yang bernilai hingga miliaran rupiah. Tidak hanya itu, ada juga seorang bayi pun sudah ter-cover seluruh asuransinya. Temuan mencengangkan itu disampaikan Direktur Pengawasan dan Kepatuhan PPATK, Subiantoro. Pria ini mengatakan hal tersebut usai menjadi

saksi ahli untuk terdakwa Gayus Tambunan di Gedung Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (1/12). "Lah orang Indonesia ini kan, bapakbapaknya sayang sekali sama anak-anak dan istrinya," jelas Subiantoro sambil sedikit berkelakar. Uang yang diduga sebagai hasil dari tindak pidana itu pun dialirkan ke keluarga pelaku. Inilah salah satu penyebab

mengapa banyak Laporan Hasil Analisis (LHA) PPATK yang usianya justru masih sangat muda. "Orang bayi 5 bulan saja bisa di-cover asuransinya. Kemudian anak-anak sekolah simpanannya bisa miliaran rupiah. Ini kan tentu harus ditanya nih uangnya dari mana," beber Subiantoro. Transaksi itu sendiri merupakan bagian dari 1.818 transaksi yang telah terindikasi tindak pidana oleh PPATK.

Mengenai jumlah detil rekening yang dimiliki bocah-bocah itu, Subiantoro mengaku lupa. Modus ini sendiri bukanlah hal yang baru. PPATK sudah menduga bakal ada taktik baru dari pelaku untuk menyembunyikan hasil pidananya. "Sebetulnya sudah lama modus seperti itu, tapi kita baru bisa mengungkapnya setelah melihat adanya aliran dana," tandasnya.(DETIK)

Bambang, Yunus, Abraham Calon Kuat Memimpin KPK Jakarta–andalas Pada hari terakhir penyelenggaraan fit and proper test calon pimpinan (capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (1/ 12), tiga nama mencuat. Mereka adalah Bambang Widjojanto, Yunus Husein, dan Abraham Samad (foto dari atas ke bawah). Ketiganya digadang-gadang mayoritas fraksi akan terpilih mengisi posisi pimpinan lembaga 'superbody' tersebut. Artinya, hanya satu nama lagi untuk mengisi kuota empat nama yang akan menemani Busyro Muqoddas memimpin KPK. Proses wawancara terhadap Bambang Widjojanto sebagai capim terakhir juga hanya untuk mengkonfirmasi latar belakang dan visi misi salah satu pendiri YLBHI tersebut. Tak ada cecaran dan komentar panas dari anggota DPR seperti yang dialami capim lainnya. Justru, beberapa anggota Dewan secara

Korban Tewas Longsor Nias Selatan 5 Orang .........(Dari Halaman 1)

harian andalas | Hal.

derasnya arus sungai yang meluap. Seluruh korban tewas sudah ditemukan, termasuk Ardianto yang jasadnya ditemukan 30 kilometer di hilir sungai dari lokasi putusnya jembatan. Untuk kerugian materil akibat tanah longsor, lanjut Erick Bhismo, berupa 1 unit rumah diperkirakan senilai Rp100 juta dan 10 unit sepeda motor diperkirakan senilai Rp130 juta, sedang kerugian materil akibat jembatan putus diperkirakan kurang lebih Rp500 juta Sementara terkait putusnya jembatan di Desa Siofa Banua sehingga menghambat jalur transportasi termasuk upaya pengiriman bala bantuan, menurut Kapolres Nisel pihaknya sudah memasang tali dan sudah disediakan satu perahu karet dari Basarnas. Dari informasi yang dihimpun andalas Bupati Nisel Idealisman Dachi didampingi Kapolres Nisel dan Wakapolres Nisel Kompol Junaidy, Kamis siang sudah turun ke lokasi bencana. Setelah meninjau lokasi, petangnya rombongan bupati kembali ke Teluk Dalam. Tim evakuasi dari Polres, SAR, dan PMI dilaporkan juga sudah sampai di lokasi bencana untuk memberikan bantuan. Namun hingga tadi malam belum satupun tim evakuasi yang bisa dikonfirmasi karena jaringan komunikasi seluler (Telkomsel––red) di wilayah itu terputus-putus.(EZ/GUS)

langsung menyatakan akan memilih Bambang ketika memberikan komentar saat fit and proper test berlangsung. Sekretaris Fraksi Partai Demokrat Saan Mustofa mengatakan telah menetapkan tiga nama, Bambang, Yunus dan Abraham. Satu nama sisanya, masih akan ditentukan antara Adnan Pandu Praja dan Zulkarnain. "Itu tergantung pertimbangan-pertimbangan anggota lainnya nanti akan seperti apa," kata Saan di gedung DPR. Untuk Bambang, tambahnya, memang sudah tak diragukan lagi oleh anggota Komisi III. Sementara Yunus dianggap memiliki pengalaman saat memimpin PPATK (Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan) sehingga diharapkan dapat menangani kasuskasus yang terkait dengan keuangan. Ia pun mengaku tak meragukan independensi Yunus meskipun dikabarkan memiliki kede-

katan dengan kalangan Istana. Aboebakar Al-Habsy dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) juga memasukkan Bambang dan Abraham sebagai pilihan utama bersama dengan Pandu. Ia juga menyebut nama Abdullah Hehamahua dan Yunus namun dengan beberapa catatan. "Yunus masih kita ragukan independensinya. Sedangkan Abdullah, memang lebih layak untuk menjadi penasihat. Karena dia bijaksana dan lurus. Makanya lebih baik kalau dipertahankan di situ. Makanya, untuk posisi keempat dan lima masih pilihan," paparnya. Siap Mundur Politisi Partai Gerindra Martin Hutabarat janji akan mundur dari Komisi III apabila Bambang Widjojanto tak terpilih jadi Ketua KPK. Apa alasan Martin sampaisampai mau pertaruhkan jabatannya untuk Bambang? "Bambang punya kompetensi,

punya keberanian, dan pintar. Lalu menduduki peringkat pertama dalam rangking yang dikeluarkan Pansel KPK. Konsep pemberantasan korupsinya pun sudah teruji," kata Martin di gedung DPR, Senayan, Jakarta Kamis (1/12). Martin menegaskan, Bambang Widjojanto punya konsep yang sama dengan Gerindra, yakni korupsi sektor pertanian harus jadi salah satu fokus pemberantasan korupsi KPK ke depan. "Ini berkaitan dengan 60 persen dari jumlah masyarakat Indonesia yang merupakan petani," katanya. Martin curiga, penundaan pemilihan pimpinan KPK sampai besok sengaja dilakukan partaipartai koalisi, agar bisa diputuskan dulu di Setgab. "Makanya saya ngotot agar pemilihan pimpinan KPK dilakukan malam ini saja. Supaya menghindari pilihan Setgab itu. Kalau saya bilang sudah masuk angin dari awal," tandasnya.(REP/RMO)

Helikopter Dikerahkan .........(Dari Halaman 1) cek kembali," tambahnya. Sementara itu sejumlah anggota tim SAR kesulitan menjangkau lokasi bencana longsor di Desa Baruzo, Kecamatan Maze, Kabupaten Nias Selatan, akibat sebuah jembatan roboh diterjang banjir, Kamis (1/12) subuh. "Hingga pukul 13.00 WIB, anggota SAR belum juga bisa menjangkau lokasi tanah longsor karena jembatan di Sungai Susua, Kecamatan Gomo ambruk dihantam banjir," kata Ketua Posko Search and Rescue (SAR) Kabupaten Nias Hilton Telaumbanua kepada ANTARA di Medan, Kamis. Untuk melanjutkan perjalanan ke lokasi bencana, kata dia, belasan anggota tim SAR dari Nias tersebut terpaksa menyeberang Sungai Susua dengan menggunakan perahu karet. Selanjutnya, mereka kembali melanjutkan perjalanan darat sejauh tujuh kilometer lebih ke lokasi bencana. "Sebagian besar wilayah Kecamatan Gomo dan Kecamatan Maze sejak subuh hingga menjelang siang hari juga

masih diguyur hujan," ujar Hilton. Hingga menjelang pukul 14.00 WIB, pihaknya masih belum bisa merinci jumlah korban yang meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor di kabupaten yang terdiri dari belasan pulau di perairan Provinsi Sumatera Utara itu. "Kami belum bisa memastikan berapa jumlah korban meninggal dunia dalam musibah itu," ucap dia. Namun di lokasi kejadian, menurut dia, upaya evakuasi terhadap korban sudah mulai dilaksanakan sejak pagi hari oleh para personel dari jajaran musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) setempat. Untuk membantu melakukan pencarian korban tanah longsor, pihak Kantor SAR Medan juga telah mengerahkan enam orang personel dan mereka akan bergabung dengan anggota SAR dari Kota Sibolga dan Nias. "Personel SAR dari Medan sudah diberangkatkan Kamis dinihari dan direncanakan baru tiba di lokasi bencana malam hari," kata Kepala Seksi Operasi Kantor SAR I Medan Suhri Noster Sinaga.(WAN)

Jenguk Mara Halim, Gatot Menangis .........(Dari Halaman 1) seorang putri Marah Halim. Menurut dia sang ayah dilarikan ke RS Permata Bunda untuk mendapatkan perawatan pada Sabtu (26/ 11) malam lalu akibat stroke. Dalam kunjungan tersebut, Gatot memberikan apresiasi dan doa untuk kesembuhan Mara Halim. Gatot juga seperti tak kuasa menahan kesedihannya saat mendengarkan penjelasan pihak keluarga mengenai kondisi mantan Gubsy yang menggantikan PR Telaumbanua itu. Gatot memberikan kata-kata penghiburan kepada putri Mara Halim, yang terlihat sangat terguncang menghadapi kondisi ayah tercinta mereka. Gatot juga meminta segenap masyarakat Sumut untuk mendoakan kesembuhan

tokoh yang memprakarsai turnamen sepakbola terbesar di Asia Tenggara, yang pesertanya dari Australia, Jepang, Korea, dan beberapa negara Eropa itu. Saat dikunjungi kemarin siang, tim dokter yang merawat Mara Halim memasang selang makanan untuk memenuhi kebutuhan kalorinya. Karena kondisi Mara Halim yang terus memburuk, pihak rumah sakit memasang oksigen karena pernapasan pria berusia 90 tahun itu sudah terganggu. Menurut keterangan salah seorang perawat di sana kondisi Mara Halim pada malam sebelumnya masih cukup sehat. "Dia sebenarnya masih bisa ngomong. Semalam saja dia nonton bola masih teriak gol. Tapi dia tidak mau makan, apalagi usianya juga sudah tua," jelasnya.(WAN)

Bangunan yang dieksekusi di Jalan Jati Medan telah rata dengan tanah.

Korban Eksekusi Mengais di Reruntuhan Bangunan .........(Dari Halaman 1) akan bersatu untuk membela haknya. “Kami juga telah menyuruh beberapa pengacara yang ditunjuk masyarakat untuk membela hak mereka antara lain Hotma Sitompel SH MHum, Suhamjah Ginting SH MH, Djonggi Simorangkir SH MH, Effendy Tambunan SH MH, dan Firnando DD Pangaribuan SH,” sebutnya. Pengacara Firnando DD Panga-

ribuan kepada andalas mengatakan pihaknya meminta supaya Ketua Pengadilan Negeri Medan segera diperiksa karena diduga menerima upeti dari mafia tanah. Sementara Igizharo Zega (45) misalnya, mengaku mengalami kerugian sekitar Rp30 juta karena tempat usaha konveksinya dibongkar petugas eksekusi dari Pengadilan Negeri Medan. "Saya baru menyewa rumah ini 2 bulan yang lalu. Saya ditipu sama tim eksekusi, karena saat saya akan

mengeluarkan barang-barang saya, salah seorang petugas eksekusi mengatakan, tidak usah dikeluarkan pak, kami tidak sampai ke rumah bapak, namun tiba-tiba alat berat sudah menghantam rumah saya," ungkap Zega yang sementara ini mengaku menginap di teras rumah tetangganya yang tidak terkena eksekusi. Sama halnya dengan Elis Nirawati (52). Rumah yang telah mereka tempati 10 tahun lamanya kini rata dengan tanah. "Apakah

pemerintah ini adil, kami beli rumah ini dengan hasil keringat kami, bukan korupsi, tadi malam saya tidur di sini hanya dengan penutup seng," ujar Elis sambil memandangi puing-puing rumahnya dengan perasaan sedih dan kecewa. Informasi yang didapat dari masyarakat setempat, eksekusi kemarin belum selesai. Kabarnya eksekusi akan dilanjutkan beberapa hari ke depan Aci (50), salah seorang warga mengatakan kepada starberita

bahwa dirinya hanya bisa pasrah melihat rumahnya sudah dihancurkan dengan dua unit alat berat. "Mau bilang apa lagi saya bang, saya hanya bisa pasrah saja sekarang melihat rumah saya sudah rata dengan tanah," terangnya. Namun para warga menurtnya tetap akan melakukan perlawanan karena mereka memiliki sertifikat atas tanah yang mereka tempati selama bertahun-tahun itu. "Saya tetap terus melakukan perlawanan karena saya memiliki sertifikat," ujar Aci.(ACO/SAT)

”Aku Sudah Ikhlas, Tuhan Tahu Apa yang Terbaik untukku” .........(Dari Halaman 1) tak juga bisa kuhilangkan. Bertahun-tahun memakai putaw, tubuhku mulai mudah diserang penyakit. Aku tak menyadari kalau tubuhku telah terinveksi HIV (Human Immunodeficiency Virus). Virus itu telah membuat daya tubuhku semakin lemah dan kekebalan tubuhku terhadap virus penyakit mulai hilang. Namun waktu itu aku merasa aku hanya menderita sakit biasa dan kubiarkan sembuh dengan sendirinya. Aku sempat bekerja dua tahun di kapal laut. Sebelum tahun 2000 aku juga sempat bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Malaysia. Namun, di sini aku terserang penyakit kulit yang tidak sembuh-sembuh. Sewaktu di Jakarta, aku juga pernah terserang penyakit yang sama. Tetapi sewaktu diobati bisa sembuh. Di Malaysia aku coba mengobati penyakitku. Setelah

diobati kulitku terasa panas seperti ada ruam-ruam. Aku juga sempat tiga kali menjalani pemeriksaan di laboratorium. Namun dokter yang memeriksaku hanya mengatakan kalau aku mengalami kelainan jantung. Hanya tiga bulan di Malaysia, akupun disuruh pulang oleh orang tuaku ke Jakarta. Hasil tes laboratorium dikirim melalui faks ke kantor ayahku di Jakarta lalu diserahkan kepada sepupuku yang seorang dokter. Dari sini akhirnya diketahui kalau aku positif terinfeksi HIV. Tetapi aku tidak dikonseling dan tidak tahu apa hasilnya. Sewaktu pertama kali diberitahu kalau aku terinveksi HIV, aku tak percaya dan sempat tak menerimanya. Aku benarbenar sedih dan terpukul. Padahal aku sempat melihat dan membaca buku tentang HIV di Afrika, tetapi tak tahunya justru kini aku yang terkena virus mematikan tersebut.

Sejak kembali ke Jakarta, kesehatanku semakin memburuk. Berat badanku turun drastis dari semula 60 kg menjadi 45 kg. Di rumah, apa yang kusentuh, kupakai, kumakan, semuanya dipisahkan. Aku maklum, karena orang tuaku tidak mengerti. Bahkan orang tuaku sempat ingin pisah rumah denganku. Aku utarakan sama orang tua, biarlah aku kos saja daripada mereka pindah rumah. Makanya, diam-diam aku melamar kerja di Jakarta dan diterima bekerja sebagai bartender di rumah biliar. Tapi, aku tetap mengonsumsi obat yang waktu itu harganya sangat mahal. Keluargaku habishabisan untuk menyembuhkanku. Namun, tahun 2003 aku terjaring razia gabungan yang dilakukan oleh BNN dan aku harus menjalani rehabilitasi. Tapi mereka belum tahu statusku yang pengidap HIV. Selama 22 bulan aku menjalani rehabilitasi baik fisik, mental,

emosi, dan spiritual. Setelah keluar dari panti rehabilitasi, tahun 2005 aku ke Medan dan dikirim ke LSM Medan Plus, sebuah lembaga penggiat HIV/AIDS. Waktu itu aku hanya membawa baju saja dan kos dengan kakakku yang juga ODHA. Di tempat inilah aku berjumpa dengan pengurus Medan Plus dan mulai menyadari semuanya. Tahun 2000 sebenarnya aku pernah menikah dengan seorang pecandu putaw. Aku sempat melahirkan seorang anak, namun meninggal ketika baru lahir. Tahun 2006 aku menikah lagi dengan seorang pria yang tahu latar belakangku setelah kuceritakan. Waktu itu kuajak dia untuk mengikuti tes IMS Hepatitis karena aku takut penyakitku tertular. Suami dan mertuaku menerimaku sebagai istri dan menantu, karena suamiku juga mantan pecandu. Karena kami berdua sudah tahu informasi cara penularan dan pencegahan

HIV, suamiku tidak tertular. Dua belas kali suamiku menjalani tes HIV, hasilnya negatif. Namun kami belum punya anak karena masih banyak yang harus dipikirkan. Sejak 2005 aku sudah berhenti memakai putaw. Sekarang aku bisa menjalani hidupku dengan lebih baik. Dengan kondisiku yang terinveksi HIV, aku sekarang merasa biasa saja. Aku juga semakin sehat dan gemuk. Namun perlakuan dan sikap diskriminasi masih aku rasakan. Tetapi aku sudah biasa menghadapinya dan aku tidak peduli orang mau beranggapan apa, karena mereka tidak tahu. Sejak 2006 aku bergabung di Ikatan Perempuan Positif Indonesia (IPPI) wilayah Sumut dan tahun 2011 aku terpilih jadi koordinator provinsi dan koordinator nasional NGO Management Certificate Program Angkatan XII tahun 2009. Aku berharap jangan ada lagi orang yang terinfeksi HIV sepertiku.(YN)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Jumat, 2 Desember 2011 | No: 2046/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

SYAHRINI

Kecopetan Saat Masuk GBK MESKI beruntung bisa menyambut dan mendampingi David Beckham selama di Indonesia, penyanyi Syahrini juga tertimpa apes saat menyaksikan pertandingan antara Timnas Indonesia

Selection melawan LA Galaxy di Gelora Bung Karno, Rabu (30/11). Seperti dilansir cumicumi.com, sejumlah barang, termasuk dompet Syahrini yang disimpan di dalam tas, amblas digondol oleh pencopet. Tas itu

semula dibawa oleh manajer sekaligus adik kandungnya, Aisyahrani. Pelantun lagu Aku Tak Biasa itu memang harus berjuang untuk keluar dari kerumunan masa yang hendak masuk ke

MANOHARAODELIAPINOT

Ingin Gonzales A

RTIS Manohara Odelia Pinot menjadi salah satu penonton laga Indonesia Selection dan LA Galaxy di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu (30/11) malam. Namun, berbeda dengan kebanyakan penonton yang ingin menyaksikan Beckham, Mano, demikian biasa dipanggil, ternyata justru ingin menyaksikan aksi Cristian Gonzales. "Seru ya bisa nonton David Beckham. Sebenarnya aku ingin melihat Gonzales, tapi dia nggak main malam ini. Ada beberapa pemain Timnas juga yang kita tunggu. Tapi sama kayak Gonzales, nggak main. Nggak apa-apa deh, masih bisa lihat pemain lainnya. Aku tetap pegang Indonesia," ujar Manohara usai menyaksikan pertandingan. Mano melihat permainan Tim Indonesia Selection sangat bagus, meski sayang

pada akhirnya Indonesia harus kemasukan gol. Tim Indonesia bisa mengimbangi permainan hingga akhir pertandingan tetap 0-1. "Tapi LA Galaxy juga bagus, bisa memasukkan satu gol ke gawang Indonesia. Mereka bermain bagus," ujar janda Pangeran Kelantan, Muhammad Fachry itu. Mano sendiri melihat sosok Beckham sebagai pemain yang sangat bagus. Sejak awal pertandingan, tendangannya selalu akurat saat memberikan umpan ke pemain yang lain. "Keren dan luar biasa. Namanya juga pemain sepak bola dunia. Orang datang ke sini kan salah satunya karena ingin melihat Beckham. Tapi pemain-pemain Indonesia tidak kalah populer dari dia. Mereka bermain bagus malam ini," pungkas Mano.(NET)

Chen Juan Makin Depresi SETELAH mengaku menerima pelecehan seksual oleh seniornya, Benny Chen, Chen Jiahuan (Rose Chen) tidak bisa tidur nyenyak. Menurut sumber, Chen mengalami depresi berat lantaran memikirkan masa depannya, serta pemberitaan media soal insiden itu. Oriental Sunday memuat 120 foto dan merinci perlakuan buruk Benny, malam itu. Dengan menampilkan saat Benny memakai kaus putih Micky Mouse, menyerang bintang 19 tahun itu sebanyak 10 kali. Dalam foto itu, tampak jelas bagaimana Benny, dalam satu kesempatan memegang kepala Chen di tangannya dan menciumnya secara paksa. Chen terlihat tidak merasa nyaman dan menunjukkan rasa jijiknya. Setelah foto-foto yang dipublikasikan, keluarganya mengatakan kalau kondisi Chen semakin buruk, dan depresi berat. Kondisi itu semakin bertambah saat adiknya dimarahi Benny di microblog-nya dengan menyebutnya sebagai orang munafik.(NET)

area pertandingan. Meski Syahrini mendapat tiket kelas VVIP, namun bersama timnya tetap kesulitan untuk masuk, mengingat ribuan pengunjung lain yang juga ingin masuk stadion. Suasana desak-desakan

pun tak bisa dihindarkan. Rani, panggilan akrab Aisyahrani, saat itu memang berada di belakang kakaknya. Namun dia tiba-tiba berhenti dan merasa ada yang lepas dari tangannya. Sesaat kemudian

Pria Indonesia Ternyata Hobi 'Ngeseks' SEBUAH survei terbaru menunjukkan bahwa pria Indonesia cenderung paling senang berhubungan seks. Benarkah? Dibandingkan negeri Asia lainnya, pria Indonesia ternyata berada di nomor wahid untuk urusan seks. Dalam survei 'Ideal Sex in Asia Survei', pria Indonesia rata-rata bisa berhubungan seks sebanyak 9,8 kali dalam sebulan. Di urutan kedua, pria Filipina berhubungan 9,4 kali dalam sebulan, pria India 8,8 kali dalam sebulan, dan Thailand 7,7 kali dalam sebulan. Meskipun pria Indonesia berada dalam posisi teratas, tidak begitu dengan kaum wanitanya. Ya, dalam hal ini, wanita India mendominasi survei dengan melakukan seks sebanyak 8,7 kali dalam sebulan. Indonesia dan Malaysia samasama berada di urutan kedua dengan seks sebanyak 6,8 kali dalam sebulan. Sedangkan Thailand, hanya 5,7 kali dalam sebulan. Hasil survei ini diumumkan Kamis kemarin di Hong Kong dan merupakan inisiatif dari perusahaan farmasi Pfizer. Adapun metode survei dilakukan dengan melibatkan sebanyak 1.658 pria dan 1.624 wanita di 10 negara Asia dengan usia 31-74 tahun dengan mengacu pada penetrasi seksual selama 12 bulan terakhir.(NET)

sadar kalau dompetnya, lepas ditarik orang. Sontak dia saat itu berteriak mencari dompetnya, ke arah sang kakak yang terus berjalan. “Dompet gue,� teriak Rani yang sambil terus berjalan menyusul kakaknya.

Belum ada kejelasan, barang apa saja yang hilang dari peristiwa tersebut. Namun Syahrini mengaku bisa menikmati aksi David Beckham dan Bambang Pamungkas dengan skor 1-0 untuk LA Galaxy.(NET)

Pinkan Mambo Didukung Pacar DI SAAT wanita mendambakan tubuh yang langsing, lain halnya dengan penyanyi Pinkan Mambo. Pelantun Kasmaran itu malah senang berat badannya naik. "Bukan ngalami penurunan berat badan, tapi malah naik. Tapi bukan lemak yang naik, tapi ada penambahan muscle. 40-50 persen naik healthy-nya, pokoknya sekarang lebih sehat dan berisi," kata Pinkan saat ditemui di pusat kebugaran Gold Gym, Thamrin City, Jakarta Pusat, kemarin. Namun, mantan personel Ratu itu enggan dikatakan berat badannya naik lantaran mengimbangi kekasihnya, Febrianto yang merupakan pemain sepakbola asal Mamuju. Pinkan sengaja menaikkan berat badan untuk menunjang penampilannya. "Enggak juga, kalau dia (Febri) atlet kan lebih ideal dan jaga stamina, ada sedikit terinspirasi dari dia untuk punya badan sehat, kuat secara fisik itu aku butuhin untuk performance aku. Tapi ini kemauan pribadi aku, ini mendukung

performance," kilahnya. Beruntung, Pinkan memiliki kekasih yang selalu mendukung. Apalagi untuk ke arah yang lebih baik. Bahkan, kata mantan istri Mayzal Reza itu, dirinya dan sang pacar sering sharing soal karier. "Dia pastinya mendukung untuk lebih baik dari hari ke hari, dia kadang membantu apa yang aku lakuan, jadwal aku olahraga, Belly Dance, kita sharing, selayaknya orang pacaran, apa yang kurang. Itu orang terdekat yang menginspirasi," terangnya.(NET)

Jupe Sindir Syahrini PENAMPILAN Syahrini saat menjamu David Beckham menuai banyak komentar, di situs jejaring sosial Twitter. Julia Perez pun mengaku ikutikutan berkomentar tentang Syahrini. Jupe mengatakan, bahwa dirinya sengaja ikut mengomentari Syahrini, yang tidak mengenakan batik saat bertemu dengan pesepakbola David Beckham. Bagi kekasih Gaston Castano itu, hal tersebut merupakan sebuah kesenangan tersendiri. "Aku juga ikutan komen sih, senang saja nyela-nyela. Kalau saya sih orangnya senang buat sesuatu yang menarik untuk menjadi bahan bacaan saja di Twitter,"

kata Jupe ditemui usai Konser Vina Panduwinata di Balai Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta, Rabu (30/11). Jupe mengungkapkan, dirinya bercanda akan mengenakan bikini motif batik untuk acara penutupan dengan Beckham. "Saya di Twitter kan ngomong juga yang gara-gara dia enggak pakai baju batik, saya bilang ya sudah jangan kecewa kalau Syahrini enggak pakai batik nanti saya saja pas closing-nya sama Beckham pakai bikini batik. Jadi ya buat seru-seruan saja sih," ujarnya. Jupe pun mengucapkan selamat kepada Syahrini, karena sudah bisa menjamu Beckham dengan baik.(NET)


Harian Andalas 2 Desember 2011