Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Jumat, 27 Mei 2011 | No: 1894/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Blangko STNK Habis

Samsat Kecewakan Calon Pembayar Pajak Medan-andalas Habisnya blangko Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) di Kantor Bersama Sistem Administrasi Satu Atap (Samsat) di Kota Medan membuat banyak calon pembayar pajak kendaraan bermotor kecewa. Pasalnya, saat akan mengurus STNK, ternyata kata petugas blangko habis. Habisnya blangko untuk syarat mengurus STNK baik perpanjangan maupun pengesahan ini, sudah terjadi sejak tiga hari lalu. Akibatnya banyak warga mengurungkan niatnya mengurus STNK. Ironisnya, pihak instansi terkait yang bergabung di Kantor Bersama Samsat, yakni Ditlantas Poldasu, Pemprovsu (Dinas Pendapatan),

dan Jasa Rahaja, belum bisa memastikan kapan blangko untuk syarat mengurus STNK itu kembali tersedia. Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumut Kombes Pol Bambang Sukamto melalui Kepala Seksi STNK Kompol Anggi Siregar yang dikonfirmasi andalas melalui telepon seluler, Selasa (24/5) sore lalu mengatakan pihaknya masih menunggu kiriman blangko STNK dari Jakarta. Ditanya kapan kiriman blangko tiba di Medan, Anggi belum bisa memastikannya. "Kita belum tau sampai kapan, tapi yang jelas kita terus menagihnya ke Jakarta. Ya paling lama dua minggu," terangnya. Pantauan andalas di Bersambung ke Hal. 15

Kajari Tanjung Balai Meninggal Mendadak • Terjatuh di Kamar Mandi Kantor Kejatisu

ANEH tapi NYATA

Koleksi 30 Anjing Senilai Rp112 M MULTIJUTAWAN asal Malaysia, Kenny Lai, menghabiskan sebagian kekayaannya senilai 3,2 juta poundsterling atau sekira Rp44 miliar untuk membeli sembilan ekor anjing termahal di dunia yakni anjing merah tibet atau biasa disebut Tibet Mastiff. Lai membeli sembilan anjing mahal tersebut tiga tahun yang lalu. Sembilan anjing tersebut kini telah dibesarkan dan dikembangbiakkan hingga menjadi koleksi yang bernilai jutaan poundsterling. Anjing Tibet Mastiff memiliki tubuh yang besar. Sehingga Lai sengaja membuat

foto-foto andalas/hs poetra

sebuah kandang khusus bagi koleksi mahalnya itu di penthouse miliknya di Kuala Lumpur, Malaysia. Anjing-anjing mahal itu hidup di lingkungan mewah. Bebas berkeliaran di lahan ber-AC seluas 5.000 meter persegi dengan penjagaan dan perawatan khusus dari tim pengasuh, pelatih dan dokter hewan harian yang selama 24 jam bekerja untuk mereka, demikian lansir Dailymail, Kamis (26/5). Anjing Tibet Mastiffs tersebut diperkirakan pernah di-

Jual 9125 1327 12206 14063 1107

Beli 9032 1314 12082 13920 1096

MENINGGAL DUNIA–Jenazah Kajari Tanjung Balai Heri Sunaryo diberangkatkan dari halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, usai di salatkan di Masjid Al Qist, Kamis (26/5) untuk diterbangkan menuju kampung halamannya di Yogyakarta.

• Kasus dugaan korupsi penyelenggaraan MTQN ke-31 Tingkat Provinsi di Tanjung Balai sebesar Rp5,5 miliar diduga melibatkan Wali Kota Tanjung Balai Sutrisno Hadi. • Kasus dugaan korupsi penyalahgunaan biaya operasional kepala daerah diduga melibat-

Ingin Buka Kasus Besar MENINGGALNYA Kajari Tanjung Balai Hery Sunaryo secara tiba-tiba saat menghadiri acara Pelantikan dan Sertijab Wakajatisu di Kantor Kejatisu, Jalan Abdul Haris Nasution, Pangkalan Masyhur,

KASUS YANG PERNAH DITANGANI

Medan meninggalkan misteri. Sebab, sebelum terjatuh di kamar mandi Kantor Kejatisu, almarhum sempat ingin menemui

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Hery yang datang sebagai undangan, sebelumnya terjatuh di kamar mandi lantai dua Kejatisu sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah itu, Hery dilarikan ke RSU Mitra Sejati, yang berada tidak jauh dari Kantor Kejatisu untuk mendapatkan pertolongan. Namun, ajal tidak bisa dihindari. Hery menghembuskan nafas terakhirnya. Jenazah Hery kemudian dibawa ke Kantor Kejatisu untuk disemayamkan pada pukul 13.00 WIB dengan menggunakan mobil ambulans jenis Suzuki APV bernomor polisi BK 1541 KD. Istri almarhum terlihat tidak Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Kurs dan Harga Logam Mulia, 26 Mei 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Medan-andalas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjung Balai Hery Sunaryo meninggal sebelum acara serah terima jabatan dilaksanakan di Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) di Abdul Haris Nasution, Pangkalan Masyhur, Medan, Kamis (26/5).

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 105 2834 6935 8619

Beli 104 2803 6860 8533

Biarkan Praktik Perjudian Saat Menjabat Kapolres

AKBP Robert Kennedy Terbukti Melakukan Perbuatan Tercela Mantan Kapolres Labuhan Batu AKBP Robert Kennedy menjalani sidang kode etik Polri, di ruang Propam Poldasu. Sidang kode etik yang berlangsung mulai Pukul 09.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB, dipimpin Ketua Komisi Kode Etik, Wakapoldasu Brigjen Pol Sahala Allagan.

S

IDANG kode etik itu memutuskan, AKBP Robert Kennedy dinyatakan melakukan perbuatan tercela di lingkungan Polri dan telah melanggar ketentuan yang sudah diatur dalam Perkap No 7 Tahun 2006 tentang Pedoman Dasar Strategi dan Implementasi Pemolisian Masyarakat dalam Penyelenggaraan Tugas Polri, sesuai Pasal 11 ayat 2 huruf a. Sidang kode etik Polri itu digelar

tertutup untuk umum, dengan dihadiri anggota Inspektorat Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Sumut Kombes Pol M Manulang dan Kabid Propam Polda Sumut Kombes Pol Edi Napitupulu. Sedangkan penuntut, Kasubbid Wabprof AKBP Edi Waluyo, dengan pendamping Robert dan dari Bid Propam AKBP Ginting. Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15 Bersambung ke Hal. 15

Se DP


Jumat 27 Mei 2011

MEDAN KITA

Lugas & Cerdas

EDITORIAL

Demokrat Gamang, Golkar Menghadang DENGAN hanya mencopot jabatan Nazaruddin sebagai Bendahara Umum DPP, serta tetap membiarkannya aktif sebagai anggota DPR-RI, sepertinya elite partai itu itu diliputi perasaan gamang, dalam menerapkan sanksi kepada politisi muda kelahiran asal Pematang Siantar itu. Pasca dijatuhkannya sanksi terhadap Nazaruddin, diakui atau tidak, memang muncul friksi di tubuh partai tersebut. Dan bukan sesuatu yang mengada-ada pula, jika banyak pihak menilai, telah terjadi faksi-faksi yang kemudian berupaya saling menjatuhkan serta saling berupaya merapat diri ke Cikeas. Namun, Anas Urbaningrum sebagai Ketua Umum DPP yang terpilih lewat kongres yang konstitusional, kelihatannya belum sepenuhnya bisa diterima oleh pihak-pihak yang mengalami kekalahan pada kongres setahun silam itu. Akibatnya, soliditas di internal Demokrat sulit untuk bisa dibangun dan diwujudkan. Agaknya karena itu pula, selaku Ketua Dewan Pembina, SBY kemudian merasa perlu untuk memanggil dan mengumpulkan seluruh petinggi Partai Demokrat di kediamannya, dalam rangka menghilangkan perasaan gamang itu, serta menekankan kembali pentingnya kekompakan antarsesama kader partai. Tetapi, dapat dipastikan perasaan gamang serta persaingan antar-faksi yang telah sering dimunculkan itu, kelihatannya sulit untuk dihilangkan begitu saja. Kendati, hampir dapat dipastikan pula di depan SBY, mereka terlihat kompak dan bersahabat. Situasi gamang yang tengah dihadapi Partai Demokrat itu, dipastikan akan memberi keuntungan besar bagi Partai Golkar. Tanpa bermaksud menafikan partai lainnya seperti PDI Perjuangan, PAN, atau PPP, pada Pemilu 2014 nanti, penantang serius yang berpeluang menghadang laju Demokrat, hanyalah Golkar. Pasalnya, hanya partai berlambang beringin ini, yang tetap kelihatan solid serta sudah sangat berpengalaman dalam memenej isu-isu berkembang, demi kepentingan membangun pencitraan yang positif untuk meraih kemenangan dalam Pemilu Legislatif dan Pilpres. Dalam konteks demikian, kita tidak habis pikir, mengapa sebagai partai penguasa, Demokrat kelihatannya masih sering gamang dalam memenej persoalan dan isu yang berkembang di sekitarnya. Bahkan, yang kerap menonjol ke permukaan adalah sesama kadernya sendiri, saling hujat. Akan lebih berbahaya lagi, jika di antara elite partai pemenang Pemilu ini, masih muncul keinginan serta gerakan untuk melengserkan Anas Urbaningrum dari jabatannya sebagai Ketua Umum DPP. Jika ini, terus masih coba dilakukan, dapat dipastikan Demokrat, tidak saja akan dihadang Golkar pada Pemilu 2014. Lebih dari itu, Partai Demokrat akan ramai-ramai ditinggal simpatisannya seiring dengan berakhirnya jabatan SBY sebagai Presiden RI. Tanpa diback-up SBY sebagai Presiden, sulit bagi Demokrat untuk bersaing menghadapi Pemilu 2014 serta Pemilu berikutnya. Demokrat gamang, Golkar pun siap menghadang.....! (**)

2

Evaluasi Kinerja Satpol PP Medan

andalas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

harian andalas | Hal.

andalas/hs poetra

PENGASPALAN – Para pekerja sedang mengaspal jalan dan memperlebar parit di sudut pintu masuk Bandara Polonia Medan, Kamis (26/5). Pengaspalan ini dilakukan setelah pelebaran jalan dilakukan untuk menghindari kemacetan dan memperlebar daya tampung debit air untuk mencegah banjir.

13 Aset Pemko Medan Bermasalah Inventarisir Aset tak Dilakukan Serius Medan-andalas Pemerintah Kota Medan dinilai tak serius melakukan invetarisir aset yang sudah terdaftar menjadi milik pemerintah. Mulai dari invetarisir aset yang bersifat bergerak ataupun yang tidak bergerak. Buktinya, Pansus Aset DPRD Medan memperkirakaan saat ini ada 13 aset Pemko Medan yang tidak bergerak yang bermasalah karena belum lengkap administrasi dan pengakuan kepemilikan dari pihak ketiga. Ketua DPRD Kota Medan Drs Amiruddin kepada wartawan di Gedung DPRD Medan, Kamis (26/ 5) mengatakan Pemko Medan selama ini memang kurang serius menginventarisir seluruh aset yang sudah terdaftar. “Banyaknya aset Pemko Medan, seperti Lapangan Cadika di Medan Johor dan Lapangan Gajah Mada di Jalan Krakatau Medan serta beberapa bangunan bersejarah atau bergaya lama di beberapa kawasan di Kota Medan bermasalah. Hal itu terjadi tidak lepas akibat Pemko Medan tidak serius dalam menginventarisir aset yang ada selama ini,� kata Amiruddin Amiruddin lebih lanjut mengatakan, selama ini DPRD Kota Medan selalu mendesak agar seluruh aset khususnya aset tidak bergerak

yang bermasalah segera dituntaskan. Bahkan, panitia khusus (Pansus) Aset DPRD Kota Medan didorong agar memberi perhatian khusus kapada aset-aset yang bermasalah. “Untuk aset-aset yang bermasalah tentunya sudah kita sarankan agar menjadi fokus kerja Pemko Medan bersama tim Pansus Aset DPRD Kota Medan, sehinga asetaset yang selama ini bermasalah, seperti Lapangan Gajah mada dan Lapangan Candika segera rampung,� ujarnya. Politisi Partai Demokrat ini juga mendesak Pemko Medan melalui bagian perlengkapan dan aset Sekda Kota Medan segera membukukan serta melengkapi aset-aset yang dimiliki Pemko Medan. sehingga ke depan, lanjut Amiruddin, tidak lagi

ada permasalahan atau gugatangugatan dari pihak lain. “Mana-mana saja aset yang sudah menjadi milik Pemko Medan harus dibukukan dan diberi tanda plang sehingga lebih kuat dan tidak lagi ada permasalahan di kemudian hari,� tegasnya. Ada 13 Aset Bermasalah Sementara itu, Pansus Aset DPRD Kota Medan hingga Kamis (26/5) mengakui masih terus melakukan inventarisir sejumlah aset yang menjadi bidang kerja. “Kita masih melakukan inventarisir aset yang ada, setidaknya ada 13 aset tidak bergerak yang masih belum lengkap, diantaranya lahan Cadika, Lapangan Gajah Mada serta beberapa aset lainnya,� kata Ketua Pansus Aset DPRD Kota Medan Herry Zulkarnain. Herry juga mengatakan, permasalahan yang terjadi pada 13 aset tersebut umumnya terkait dengan masalah administrasi dan pengakuan kepemilikan dari pihak ke tiga. “Seperti masalah Lapangan Gajah Mada dan lahan Cadika misalnya, ada pihak ke tiga yang mengaku memiliki sertifikat atas lahan itu,� ujarnya. (BEN)

Medan-andalas Kinerja pengamanan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Medan perlu dievaluasi terkait kejadian yang menghebohkan warga Kota Medan atas penemuan tas yang dicurigai berisi bom di komplek Kantor Wali Kota Medan, Rabu malam (25/5) lalu. Pasalnya, antisipasi dan kordinasi petugas Satpol PP Medan tak terlalu baik dalam menangani permasalahan tersebut, sehingga terkesan mengganggu kondusifitas kota metropolis ini. “Kita minta kinerja pengamanan dan penanganan situasi khusus aparat Satpol PP Kota Medan di evaluasi. Jika perlu diberi pelatihan khusus untuk menghadapi hal-hal seperti itu,� kata anggota Komisi A DPRD Medan HM Faisal kepada wartawan, Kamis (26/5) menyikapi kejadian penemuan sebauh tas mencurigakan di Masjid Al Musaabiqun komplek Kantor Wali Kota Medan itu.

Menurut polisiti Partai Demokrat ini, kehebohan tersebut mestinya tidak perlu terjadi bila anggota Satpol PP memiliki keahlian khusus menangani masalah-masalah tersebut. Pasalnya, sedikit banyaknya insiden itu telah mengganggu kekondusifan Kota Medan, padahal isi tas tersebut hanya berupa gulungan pita kaset video lama. Hal senada dikatakan Wakil Ketua Fraksi PDS DPRD Medan Paulus Sinulingga. Dia menilai pemanggilan tim Gegana terlalu dini dilakukan sehingga menimbulkan keresahan. Kepala Satpol PP Kriswan dikonfirmasi wartawan, mengakui ada kesalahan prosedur dalam penanganan benda mencurigakan berupa tas tersebut. Sehingga terkesan menghebohkan Kota Medan. Menurutnya, secara prosedur bila ditemukan benda mencurigakan wajib diumumkan atau dipertanyakan milik siapa benda itu. (BEN)

RSU Pirngadi Belum Layak Menjadi BLU Medan-andalas Rumah sakit pemerintah diharapkan sudah menjadi Badan Layanan Umum (BLU) sampai akhir 2011. Meskipun begitu, khusus Rumah Sakit Umum Daerah dr Pirngadi Medan (RSUPM) dinilai masih belum layak menjadi BLU. Penilaian itu disampaikan anggota Komisi B DPRD Medan, Bahrumsyah usai melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke rumah sakit tersebut, Kamis (26/5) yang dipimpin Ketuanya Roma P Simare-mare dan anggota lainnya yaitu Khairudin Salim, Sri Yati, Salman Al Farisi. Alasan belum layaknya RSUPM menjadi BLU, kata Bahrum dikarenakan adanya beberapa pelayanan yang belum baik dilakukan oleh manajemen rumahsakit seperti CT Scan yang sering rusak. Padahal, keinginan agar RSUPM menjadi BLU sejak enam tahun silam sudah diupayakan pihak rumah sakit milik Pemko Medan ini. Komisi B menilai, CT Scan yang digunakan untuk Kerjasama Operasional (KSO) ini tidak berkualitas sehingga kondisinya sering rusak. “Nampaknya jam terbang dari pemilik alat CT Scan masih kurang,� tukasnya Ironisnya, Politisi PAN ini juga menilai kalau pengelolaan keuangan dari manajemen rumah sakit Pemko Medan itu tidak baik. Bahrum juga menyoroti masalah

keamanan di RSUPM, yang mana pasien sering kehilangan barang berharga. Untuk itu pihak rumah sakit harus mencari petugas keamanan yang professional sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan gaji dinaikkan. “Tidak perlu banyak-banyak petugasnya, tapi dia betul-betul profesional dan sesuai dengan SOP,� katanya. Selain permasalahan tersebut, Komisi B juga akan segera memanggil pihak Aerowisata Catering Service (ACS) yang tidak sesuai menempatkan tenaga honorer dari Pirngadi untuk gizi. “Kita akan memanggil mereka (ACS) dan mempertanyakan bagaimana sebenarnya kategori penempatan dan sebagainya,� ujarnya. Sementara itu, Wadir Pelayanan Medis, dr Amran Lubis menyebutkan, untuk pembelian CT Scan, pihaknya sudah mengusulkan ke dalam anggaran APBN dan sudah diapresiasikan. “Untuk alat CT Scan ini, standartnya Rp 3-4 milyar, kita hanya tinggal menunggu saja,� tambahnya seraya menambahkan mengenai alat CT Scan yang rusak itu merupakan tanggungjawab pemilik. Pegawai bagian Radiologi, A Pelawi, menjelaskan alat CT Scan dari Januari hingga Mei 2010 kondisinya rusak. ‘’Tetapi JuniDesember bagus. Januari hingga Februari 2011, rusak lagi . MaretApril bagus, namun hingga sekarang rusak,’’katanya. (YN)

Anggota DPRDSU Sopar Siburian

Pemprovsu Belum Fokus Optimalkan Anggaran Pendidikan Medan-andalas Pempropsu dinilai belum fokus menggunakan anggaran untuk meningkatkan mutu pendidikan yang dialokasikan sebesar Rp800 miliar atau 20 persen dari APBD Sumut Rp4,1 triliun, tapi masih berbasis proyek yang berdampak terhadap IPM (Indeks Pembangunan Manusia) di Sumut berada diurutan ketiga tingkat nasional. Penilaian ini diungkapkan Anggota DPRDSU, Sopar Siburian SH MH mewakili Ketua DPRD Sumut dalam seminar pendidikan APSI (Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia) mewujudkan sumber daya insani berkarakter pancasila, Kamis (26/5) di Aula Gedung Pancasila LPMP Sumut. Dikatakan Sopar, penyebab rendahnya pendidikan di Sumut di antaranya anggaran pendidikan belum memenuhi amanat UU sebesar 20 persen dari APBD Sumut, karena dari anggaran 20 persen sudah termasuk untuk gaji guru, sehingga anggaran belanja langsung berbasis proyek (pembangunan fisik, sarana/ prasarana) pendidikan sekitar 70 persen, sedangkan biaya tidak

langsung atau non proyek (untuk membantu siswa miskin, peningkatan mutu siswa) hanya 30 persen. “Ini menunjukkan, pemerintah selain belum fokus menggunakan anggaran untuk meningkatkan mutu pendidikan, juga belum berbasis kinerja. Harusnya paling tidak untuk peningkatan sumber daya manusia, membantu siswa miskin 40 persen agar lebih seimbang,� katanya. Penyebab rendahnya pendidikan di Sumut, lanjut Sopar dari FP Demokrat itu, karena program pendidikan tidak berkesinambungan, karena ganti pejabat ganti program, kemudian sarana dan prasarana sekolah masih rendah. Kesejahteraan guru masih rendah dan pengawas tidak mendapat dukungan dari sistem birokrasi pemerintahan. Dengan rendahnya pendidikan di Sumut, menurut Sopar, mengakibatkan IPM Sumut tahun 2008 diurutan ke 3 setelah Riau dan Kepri dan terendah Nias, Madina, Tapsel, Tapteng, Taput, Tobasa, Bagan Batu, Asahan, Simalungun dan Dairi. Demikian APK (Angka Partisipasi Kasar) usia dini secara nasional urutan terendah. Untuk APM (Angka Parti-

sipasi Murni) SD/MI urutan 21, APM SMP/MTs urutan 10, APM SMA/MA urutan 7 dan APM PT urutan 14. Menyikapi kondisi itu, ungkap Sopar politisi Demokrat itu, DPRD Sumut merasa perlu membuat rancangan perda dalam upaya percepatan mutu pendidikan di Sumut, di antaranya Perda penyelenggara pendidikan yang akan mengatur penggunaan anggaran pendidikan yang prioritas dan ideal sesuai kebutuhan meningkatkan kualitas pendidikan SDM. Dalam Perda itu juga akan diatur tentang rekrutmen kepala sekolah, cara pergantian, criteria pengangkatan, pola rekrutmen pengawas sekolah sekaligus memfungsikannya. Membantu peningkatan pendidikan guru yang benar-benar berkualitas bukan sarat KKN. “Kita harus mengejar ketinggalan dari propinsi lain dari sisi mutu pendidikan, dengan cara mengubah system pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi, penguatan muatan lokal dan lainnya yang harus dimasukkan dalam Perda penyelenggaraan pendidikan nanti,� tambah Sopar.(UJ)

stp/andalas

RUSAK– Kondisi jembatan Lau Tengah, Desa Namorih, Kecamatan Pancur Batu yang diblokir warga dengan besi kondisinya sangat memprihatinkan karena rusak akibat melintasnya truk-truk pengangkut galian C, Rabu (25/5).

Jembatan Rusak, Warga Blokir Truk Galian C Pancur Batu-andalas Puluhan warga Desa Namorih, Kecamatan Pancur Batu kembali memblokir jembatan Lau Tengah, Desa Namorih untuk menghadang mobil truk yang mengangkut galian C di kawasan tersebut, Rabu (25/5) lalu. Pemblokiran dengan cara memasang portal besi di atas jembatan tersebut dilakukan sebagai wujud aksi protes warga terhadap aktivitas truk pengangkut galian C yang dinilai sebagai penyebab rusaknya konstruksi jembatan tersebut. Camat Pancurbatu, Drs Suryadi Aritonang MSi kepada wartawan, di ruang kerjanya, Rabu (25/5) mengatakan telah menyampaikan kondisi jembatan di Desa Namorih yang rusak ke Pemkab Deli Serdang melalui Dinas PU ."Kita telah menyampaikan kepada Dinas PU dan telah mensurvei jembatan tersebut untuk segera diperbaiki,"jelas Aritonang. Sebelumnya, N Sembiring didampingi Tarigan (40), tokoh masyarakat Desa Namorih kepada wartawan mengatakan dum truk yang bermuatan galian C tak layak lagi melintas di jembatan Lau Tengah.

Lebih lanjut Sembiring mengatakan jembatan Desa Namorih yang dibangun sejak jaman Belanda tersebut telah rusak dan sudah lama tidak diperbaiki pemerintah. Padahal keberadaan jembatan tersebut merupakan penghubung antar Desa Namorih dengan beberapa desa lainnya seperti Gambir, Sapo Terep, Lau Gajah, Lau Bicik, Tembengen dan Kecamatan Kutalimbaru. Keberadaan jembatan itu, sambung N Sembiring sangat penting untuk membantu aktivitas warga sekitar. Mengingat, warga selalu melintas di jembatan itu untuk membawa hasil kebun menuju Pancurbatu. Termasuk juga anak-anak yang selalu melewati jembatan itu saat berangkat ke sekolah. Pantauan wartawan, pemblokiran jembatan itu nyaris menimbulkan bentrok antar warga yang disebabkan portal besi yang dipasang tiba-tiba hilang. Hal tersebut langsung dapat diantisipasi petugas Polsek Pancurbatu yang datang ke lokasi dan meredam amarah warga dan akhirnya menemukan palang besi itu dan kemudian dipasang kembali. (STP)


Jumat 27 Mei 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

Pemprovsu Diminta Perbaiki Jalan MedanBerastagi Medan-andalas Pemprovsu diminta segera melakukan perbaikan terhadap jalan-jalan yang rusak di daerah itu terutama jalur-jalur pariwisata seperti jalan Medan-Berastagi dan Medan-Prapat."Jalur-jalur utama yang rusak harus segera diperbaiki, khususnya jalur-jalur pariwisata yang memang banyak dikunjungi wisatawan dari dalam dan luar negeri," ujar anggota DPRD Sumut Brilian Moktar, Kamis (26/5). Namun demikian, Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut itu mengaku pesimistis perbaikan jalurjalur pariwisata utama di Sumut tersebut dapat segera diperbaiki dalam waktu dekat. "Meski anggaran perbaikan jalan dalam APBD Sumut 2011 hampir Rp1 triliun, namun hingga hari ini belum banyak yang direalisasikan. Sebagai anggota Dewan yang mengetahui persis keberadaan anggaran-anggaran itu, saya layak pesimistis perbaikan jalan di Sumut dapat terlaksana sesuai harapan," ujar Brilian Moktar yang juga anggota Badan Anggaran DPRD Sumut itu. Ia mengaku tidak tahu persis kenapa anggaran untuk perbaikan jalan tersebut belum terserap secara optimal meski tahun anggaran berjalan segera memasuki semester kedua. "Apakah karena Plt Gubernur (Pelaksana Tugas Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugrogo, red) harus mempelajarinya lagi, atau mungkin karena ada pergantian kontraktor menyusul pergantian posisi orang nomor satu di Sumut, kita tidak tahu pasti penyebabnya," katanya. Ia menunjuk jalan Medan-Berastagi yang banyak rusak parah di sana-sini, khsususnya di sekitar kawasan PT Tirta Ceria Sejahtera dan kawasan objek wisata Sembahe. Jalur yang biasanya dapat ditempuh dalam waktu 1,5 jam, kini membutuhkan hingga 3-4 jam. "Ini bisa menghancurkan pariwisata. Percuma saja Bupati Tanah Karo ngotot mempromosikan pariwisata Berastagi kalau jalanya dibiarkan rusak parah seperti itu," ujarnya. Mengingat kondisi jalan Medan-Berastgi yang juga banyak jurang di kiri-kanannya dan sering terjadi longsor, Brilian Moktar menyarankan agar Dinas Bina Marga mendirikan pos-pos pengawasan di sepanjang jalur itu untuk memantau dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Menurut Brilian Moktar, kondisi yang tidak jauh berbeda juga terlihat di jalur Medan-Prapat ke kawasan wisata Danau Toba melalui Kabupaten Serdang Bedagai. "Kini butuh waktu 5-6 jam untuk mencapai kawasan wisata itu karena jalan yang rusak dan juga sempit sering menimbulkan kemacetan yang luar biasa," katanya. Untuk mengatasi kemacetan di jalur Medan-Tebing Tinggi menuju Prapat, Brilian Moktar menyarankan jalur Medan-Galang dimanfaatkan secara maksimal. Jalur itu perlu dilengkapi lampu-lampu penerangan, marka-marka jalan, dan pos-pos patroli sampai ke Tebing Tinggi. "Jalur Medan-Galang-Tebing Tinggi sebaiknya dipermanenkan untuk mengatasi kemacetan. Jalur itu harus diramaikan dengan memindahkan kantor-kantor pemerintahan seperti kantor camat dan kantor lurah ke sana," ujarnya. Apalagi menjelang serta saat bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri yang sudah semakin dekat, jalur itu dipastikan akan semakin padat. Untuk jalan-jalan di jalur Medan-Berastagi dan Medan-Prapat dapat bertahan lama dan tidak selalu rusak, Brilian Moktar mengusulkan agar jalan-jalannya dicor semen seperti di Jalan Kayu Putih dan Jalan SM Raja di Medan. "Jalan yang dicor akan lebih tahan lama, bisa hingga 20 tahunan dan tidak lagi menyebabkan ekonomi biaya tinggi. Jadi pemerintah daerah tidak harus setiap tahun melakukan perbaikan atau melakukan 'tambal-sulam' di jalan-jalan utama itu," katanya.(UJ)

3

Prioritaskan Pemerataan Guru di Seluruh Sekolah

andalas/hs poetra

MUSYAWARAH – Kodam I Bukit barisan mengadakan musyawarah untuk mencari solusi penyelesaian atas pembongkaran Mesjid Al Ikhlas di Jalan Timor di Asrama Haji, Medan, Kamis (26/5). Musyawarah itu dihadiri Kasdam Kodam I BB, Tuan Syeh Besilam, Ormas Islam dan Muspida Sumut.

Terkait Pembangunan Gedung Pemuda KNPI Sumut

23 OKP Desak Plt Gubsu Copot Kadisporasu Medan-andalas Sebanyak 23 Organisasi Kemasyaratan Pemuda (OKP) dan mahasiswa yang tergabung dalam DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) mendesak Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho mencopot Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara (Kadisporasu), Ristanto, dari jabatanannya. Pasalnya, Ristanto dinilai tidak bisa menampung aspirasi para pemuda di Sumut. Desakan tersebut dikemukakan Ketua DPD KNPI Sumut HA Yasyir Ridho Loebis, Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Sumut Rolel Harahap bersama 23 pimpinan OKP/mahasiswa seusai menggelar rapat koordinasi, di Hotel Polonia Medan, Kamis (26/5) sore. DPD KNPI Sumut bersama 23 OKP menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi terkait rencana pembangunan gedung pemuda berbiaya Rp10 miliar yang sudah masuk pada APBD tahun 2011, namun Disporasu sebagai pengguna anggaran

sama sekali tidak melibatkan pemuda dalam pembangunan gedung tersebut. Hadir dalam acara tersebut, Ketua Peradah Sumut Indra Gunawan ST, Ketua AMK Sumut Aswan Jaya, Ketua Umum terpilih Badko HMI Sumut Andika Syahputra, Ketua Umum Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Sumut A Jabidi Ritonga, Ketua PW GMPI Sumut Jafaruddin Harahap, Ketua GAMKI Sumut Ronald Naibaho, Ketua GPK Sumut Aja Syahri, Ketua Gerakan Pemuda Alwashliyah (GPA) Sumut Budi Nasution, Ketua Bakorda Fokusmaker Sumut Sugiat Santoso. Juga hadir Ketua PW IPNU Sumut Gunawan Abdi Hasibuan, Wakil Ketua PW IPPNU Sumut Siti Latifah, Ketua BKPRMI Sumut Ch Idham Dalimunthe, Ketua GM Mathlaul Anwar Sumut M Joharis Lubis, Ketua Garuda KPPI Erwin, Ketua PW Fatayat NU Sumut Lailan Sofina, Ketua PW Gerakan Pemuda Islam (GPI) Mujiono, GPPI Sumut Hasby, Syawaluddin Batubara dari Gema MKGR, Ketua Himmah Sumut Alim Nur Nasution, dan Ketua DPW Pemuda Islam Sumut Ali Ishak Dalimunthe. Pada pertemuan tersebut, pimpinan OKP/organisasi mahasiswa yang tergabung dalam KNPI Sumut ini mendesak Plt Gubsu memerintahkan Kadiporasu mengikutsertakan pemuda/KNPI Sumut

dalam pembangunan gedung pemuda itu. “Jika aspirasi pemuda ini tak ditanggapi, kami meminta agar Plt Gubsu memecat Ristanto dari jabatannya sebagai Kadisporasu,” ucap Ridho Loebis yang diamini 23 pimpinan OKP yang hadir. Dalam kesempatan itu, Ketua MPI KNPI Sumut Rolel Harahap mengatakan, aspirasi pembangunan gedung pemuda/ KNPI Sumut merupakan impian pemuda Sumut. Impian itu sudah bergaung hampir setiap Musda KNPI Sumut. “Hampir setiap Musda KNPI, pembangunan gedung pemuda merupakan salah satu rekomendasi Musda. Maka terasa aneh, ketika perjuangan pemuda itu direalisasikan dalam APBD Sumut tahun 2011, pemuda/KNPI Sumut justeru ditinggalkan. Mestinya, Disporasu sebagai pengguna anggaran mengajak pemuda untuk membicarakan gedung seperti apa yang cocok bagi pemuda Sumut. Gedung itu hendaknya menjadi ikon Sumut ke depan,” kata mantan Ketua KNPI Sumut yang kini menjabat Wakil Wali Kota Tanjung Balai. Hal senada dikatakan Djafaruddin Harahap, Ketua GMPI Sumut. “Sudah sewajarnya pembangunan gedung pemuda melibatkan pemuda/KNPI Sumut. Sebab, pemuda yang lebih mengetahui apa yang dibutuhkan pembangun gedung pemuda tersebut,” tandasnya. (HAM)

Pertamina Bantu Unimed Rp1,6 Miliar Medan-andalas PT Pertamina memberikan bantuan perangkat peralatan laboratorium teknik mesin kepada Universitas Negeri Medan (Unimed) dengan total nilai sebesar Rp1,632 miliar. "Dengan adanya bantuan ini, diharapkan Universitas Negeri Medan (Unimed) sebagai institusi pendidikan akan lebih maju dan lebih berkembang untuk mencerdaskan bangsa," kata Perwakilan Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) Pertamina Regional I Edi Budiharto di Aula

Pascasarjana Unimed, Jalan Willem Iskanddar Medan Estate, Kamis (26/5). Selain itu, kata Edi, Pertamina melalui program PKBI tersebut juga dapat membantu meningkatkan kelas para mitra binaan karena ditempat itu pula akan diberikan tempat untuk peragaan barangbarang mitra binaan. Di samping itu juga diberikan pelatihan manajemen untuk mitra binaan. Hal ini dilakukan sebagai kompensasi dari pemberian bantuan dana ini dengan harapan penggunaan peralatan laboratorium tersebut dapat berjalan baik dan nantinya benar-benar menghasilkan manfaat bagi masyarakat. Menurutnya, sebagai perusahaan yang menjalankan usaha inti di bidang minyak, gas dan bahan bakar nabati, Pertamina memiliki konsen yang sangat tinggi terhadap pengembangan SDM melalui dunia pendidikan. “Karena itulah, Pertamina juga sangat mendukung penggunaan peralatan labora-

torium teknik mesin di Unimed yang diharapkan mampu menunjang segala kegiatan perguruan tinggi itu dalam menghasilkan lulusan yang siap pakai, kata Edi. Melalui program PKBL, katanya, Pertamina telah melakukan banyak kegiatan sosial kemasyarakatan baik di bidang kesehatan, sarana umum, pelestarian alam, bidang sarana ibadah maupun bantuan untuk bencana alam. Untuk bidang pendidikan, selain bantuan pembangunan fasilitas pendidikan dari tingkat SD sampai perguruan tinggi, Pertamina juga telah melaksanakan sejumlah program rutin lain seperti beasiswa. "Bahkan tahun ini kita telah melaksanakan program beasiswa khusus untuk anak-anak dari daerah tertinggal yang kuliah di perguruan tinggi dimana semua kebutuhan pendidikan ditanggung Pertamina. Setelah lulus anak-anak tersebut harus kembali ke daerah asalnya untuk membangun daerahnya," katanya. Pembantu Rektor II Unimed Chairul Azmi Hutasuhut mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih atas bantuan dari Pertamina tersebut. Dengan demikian diharapkan proses belajar mengajar para mahasiswa dapat lebih baik lagi dengan adanya peralatan laboratorium yang lebih lengkap. (HAM)

Medan-andalas Guru merupakan komponen penting yang harus mendapat perhatian khusus. Permasalahan yang terjadi selama ini adalah tidak meratanya guru antar sekolah di berbagai wilayah. Untuk itu Pemko Medan akan menempuh kebijakan dengan memprioritaskan pemerataan guru antar sekolah dan antar wilayah. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rahudman Harahap dalam acara pemberian penghargaan dan apresiasi kepada sekolah-sekolah yang berhasil meningkatkan kualitas dalam menghadapi Ujian Nasional (UN) di SMA Negeri I Medan, Jalan Teu Cik Ditiro, Medan, Kamis (26/5). Rahudman mencontohkan, ada sekolah yang guru matematikanya cukup, sedangkan di sekolah lain kurang, sehingga guru matematika terkesan kurang padahal cukup. Begitu juga dengan guru mata pelajaran lainnya hal yang sama juga terjadi. Kebijakan itu, sambung Rahumdan, untuk mencegah terjadinya dikotomi antara guru di sekolah-sekolah yang ada di Kota Medan. Sehingga semua sekolah di Kota Medan nantinya menjadi sama dan menjadi sekolah favorit bagi masyarakat di wilayahnya. Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Drs Hasan Basri melaporkan bahwa kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memotivasi sekolah agar lebih berprestasi di tahun yang akan datang. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 695 kepala sekolah dengan perincian kepala SMP 354 orang, kepala SMA 203 orang, dan kepala SMK 138 orang. Menurutnya, presentase kelulusan UN tahun ajaran 2010/2011 lebih baik dibandingkan tahun ajaran 2009/2010. Untuk program IPA pada tahun ajaran 2009/2010 lulus 12.496 (98,75 persen). (BEN)

Pembangunan Fly Over di Jalur Kereta Api Atasi Kemacetan Medan-andalas Keberadaan palang pintu kereta api di berbagai ruas jalan Kota Medan yang posisinya berdekatan dengan traffict light bukan menjadi penyebab utama kemacetan lalu lintas. Kemacetan lalu lintas di kota metropolis ini masih disebabkan masih terbatas ruas jalan dibandingkan dengan jumlah kendaraan yang setiap hari melintas. Tak mengherankan jika kemacetan lalu lintas tersebut sering kali membuat antrian kendaraan yang cukup panjang. Hal diperparah lagi dengan keberadaan parkir kendaraan yang berada di badan jalan, lokasi jualan di pinggir jalan dan ulah para supir angkutan kota dan beca bermotor yang berhenti menantikan penumpang di pinggir jalan. “Kalau dilihat sekarang jumlah kendaran tidak sebanding dengan badan jalan yang ada. A palagi kalau sudah lampu merah di tambah lagi di perlintasan kereta api yang pada saat jam-jam tertentu iyang sudah jelas menimbulkan kemacetan lalu lintas,” ujar Humas PT KAI, Irwan kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (26/5) menanggapi tentang kemacetan lalu lintas Untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas itu, Irwan menjelaskan pemerintah daerah sudah selayaknya melakukan berbagai upaya dan mencari solusi terbaik guna mengatasi kemacetan yang ada. “Memang saat ini ada delapan palang pintu kereta api yang ada di jalur-jalur sibuk Kota Medan. Posisinya memang berdekatan dengan lampu merah yang ada,” ujarnya. Menurut Irwan, langkah yang memungkinkan untuk mengatasipasi kemacetan saat ini adalah mempertimbangakan untuk pembangunan fly over atau under pass di jalur kereta api. (IKA)

Dinas TRTB Medan tak Konsisten Medan-andalas Dinas Tata Kota dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan dinilai tidak konsisten karena tidak memenuhi janjinya untuk membongkar pembangunan gedung Sekolah Nanyang Zhi Hui di Jalan Abdullah Lubis, Medan yang bermasalah. Apalagi pihak Yayasan Sekolah Nanyang Zhi Hui yang berjanji membongkar sendiri bangunannya, urung dilakukan dalam tempo 2x24 jam, sejak Senin (23/5). “Kepala Dinas TRTB Kota Medan melalui Kabid Pengendalian Dinas TRTB Kota Medan Ahmad Basaruddin sudah memberi waktu 2x24 jam kepada pihak sekolah untuk membongkar bangunanya dan segera membongkar paksa jika tidak diindahkan. Instruksi Dinas TRTB itu sepertinya hanya ‘lips service’, terbukti hingga saat ini aktivitas pembangunan masih berlanjut,” kata Mangasi Sianipar kepada wartawan, Kamis (26/5). Pantauan wartawan Kamis (26/5) sore, aktivitas pembangunan gedung tahap kedua Sekolah Nanyang Zhi Hui Modern Indonesia School masih terus berjalan meski sudah diinstruksikan Dinas TRTB Kota Medan untuk segera dibongkar. (BEN)


Jumat Dua Wanita Ditangkap Bawa 15 Paket Putaw Medan-andalas Dua wanita ditangkap petugas Reskrim Polsek Medan Baru, dari salah satu kedai rokok di Pasar VIII kawasan Ring Road Sunggal, karena kedapatan membawa narkoba jenis putaw, Kamis (26/5). Selain mengamankan barang bukti berupa 15 paket putaw yang dibungkus pakai kotak rokok, polisi menggelandang kedua tersangka yakni Renadra (25) warga Gang Masjid kawasan Sunggal Medan, dan Adelisa (23) warga Asrama kawasan Sunggal. Sumber di Polsek Medan Baru, yang menangani kasus tersebut mengatakan, keduanya ditangkap setelah petugas polisi mendapat informasi dari seorang informan. Kabar tersebut diteruskan petugas polisi dengan turun ke lokasi yang telah ditentukan. Dengan menyaru sebagai warga sipil, kedua tersangka ditangkap saat akan menunggu calon pembelinya. Mulanya Renadra menolak ketika petugas polisi melakukan pemeriksaan. Karena dilakukan tindakan sugesti, akhirnya tersangka mau digeladah. Karuan saja, petugas polisi menemukan kotak rokok yang mencurigakan, Ketika dibuka, isinya 15 paket putaw yang sudah dikemas

HUKUM & KRIMINAL 4 Poldasu Libatkan Brimob Ungkap Pembajakan CPO harian andalas | Hal.

27 Mei 2011

pakai plastik kecil. Karena sudah ada barang bukti, keduanya dibawa ke komando untuk pengembangan. Renadra ketika ditanya polisi mengaku barang haram itu dibelinya dari seorang oknum aparat berinisial Zk,"Sudah dua kali aku beli barang sama dia (Zk) bang. Kepada ku, dia (Zk) mengaku oknum aparat," ujar Rendra. S e b e l u m ditangkap, lanjut Renadra, dirinya membeli 1/2 gram seharga Rp 500 ribu Dari yang ½ gram itu diracik menjadi 15 paket, dan satu paket dijual seharga Rp 50 ribu,"Jadi, kalau terjual semua aku dapat untung Rp 250 Ribu," tutur Rendra yang mengaku baru 2 bulan melakoni usaha jual putaw bersama Adelisa. Sedangkan Adelisa mengatakan, sudah setahun ikut sama Rendra,"Aku sudah setahun ikut dia (Rendra), sejak aku cerai sama suami ku, bang," aku ibu satu anak ini pasrah. Kapolsek Medan Baru, AKP Donny Alexander saat ditanya wartawan melalui ponselnya, Kamis (26/5) sore mengatakan, belum mengetahui kasus tersebut. "Kalau semua harus saya tangani, bisa gila saya. Tanya saja sama kanit reskrim," kata Donni. (HER)

Petugas P2SDKP Belawan Tangkap 5 Kapal Ikan Vietnam Belawan-andalas Petugas Pengawasan Pengendalian Sumber Daya Kelautan Perikanan (P2SDKP) Stasiun Belawan menangkap lima kapal ikan asal Vietnam di Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) Laut Cina Selatan, kemarin. Kelima kapal tersebut masing-masing, BV 4433 TS bersama 11 Anak Buah Kapal (ABK), BV 5533 TS 3 ABK, BV 5592 TS 3 ABK, BV 5593 TS 12 ABK, dan BV 0492 TS 3 ABK ditangkap oleh Kapal Patroli Hiu 004 di ZEEI Laut Cina Selatan pada koordinat 03,39,07N-110,01,05 E. Kepala P2SDKP Stasiun Belawan Mukhtar, Kamis (26/ 5) mengatakan saat itu Kapal Patroli HIU 004 yang dinahkodai Samuel Sandi sedang melakukan patroli laut dan menemukan kelima kapal itu sedang ber-iringan menangkap ikan dengan menggunakan pukat trwal (pukat harimau). Selanjutnya dilakukan

pengejaran. Ketika dilakukan pemeriksaan di laut, ternyata tidak memiliki surat izin menangkap ikan (SIPI) dari Pemerintah Indonesia, tidak memiliki Surat Izin Usaha Perikanan (SIUP) sehingga digiring ke Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) guna dilakukan penyidikan oleh Pegawai Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Untuk mengantisipasi pencurian ikan oleh nelayan negara asing di laut Indonesia dan untuk mencegah kerusakan biota laut maka pihak Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan RI mengawasi perairan Indonesia. “Selama ini kapal ikan asing yang menggunakan pukat harimau sangat merusak berkembang biaknya ikan dan merusak biota laut sehingga dapat sangat merugikan negara,” ungkap Mukhtar. (DP)

Medan-andalas Kepolisian Daerah Sumatera Utara telah membentuk tim untuk mengungkap dan mencegah aksi-aksi pembajakan mobil tanki bermuatan Crude Palm Oil (CPO) di jalan tol Belmera Belawan yang dilakukan perampok bersenjata api. "Tim bentukan Polda sudah berjalan. Ini perintah Kapoldasu dan bukti keseriusan polisi mengungkap pelaku pembajakan dan mencegah peristiwa sama terjadi," sebut Kabid Humas Polda Sumut, AKBP Raden Heru Prakoso dihubungi wartawan, Kamis (26/5). Heru mengatakan itu menyikapi maraknya perampokan dan pembajakan mobil tanki bermuatan CPO di tol Belmera Belawan. Tim bentukan Poldasu tersebut, terangnya, terdiri dari berbagai fungsi di kepolisian, termasuk melibatkan anggota Brimobda Sumut.

"Fungsi dari tim yang dibentuk, melakukan patroli pengawasan pada jam-jam rawan di jalan tol, kemudian melakukan tindakan pengamanan kepada truk-truk bermuatan CPO, termasuk juga truk bermuatan lainnya jika mengalami kasus perampokan atau pembajakan," jelas Heru. Dikatakannya, perintah Kapolda kepada jajaran mengungkap serta mencegah terjadinya kembali aksi pembajakan di jalan tol harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. "Kapolda sudah menyatakan, tim harus berhasil mengungkap pelaku pembajakan. Kepada seluruh tim

Polsek Deli Tua Sita Puluhan Botol Miras

Polsek Medan Kota Bongkar Peredaran Uang Palsu  Pelaku Curanmor dan Penulis Togel Dibekuk Medan-andalas Petugas Reskrim Polsek Medan kota berhasil membongkar kasus peredaran uang palsu yang dilakukan seorang pemuda bernama, Aspan Prawira Lubis (21) warga Jalan Pasar V Gang Pribadi Tanjung Morawa, Deli Serdang, Rabu (25/5). Dalam pengungkapan tersebut selain berhasil meringkus tersangka, polisi juga menyita barang bukti 4 lembar uang palsu pecahan Rp50 ribu. “Dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku mendapat uang tersebut dari temannya, S, “ kata Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandy Sinurat SiK. Dijelaskan, S ini tetangga tersangka. Dia diminta untuk menyerahkan uang tersebut kepada A. Aspan berangkat menuju tempatnya bekerja. Sesampai di lokasi, Aspan menyerahkan uang tersebut kepada A yang juga rekan kerjanya. Tetapi, A menolak dan uang tersebut kembali dipegang Aspan. Usai mengerjakan tugasnya, Aspan menuju bagian belakang gedung dan hendak tidur. Tetapi baru saja akan memejamkan mata, Polisi datang dan meringkusnya sekaligus menyita upal yang disimpan di kantong.

“Seusia KUH-Pidana, siapa yang tertangkap tangan menyimpan atau mengedarkan uang palsu sebagaimana dimaksud dalam unsur Pasal 244 Subs Pasal 245 diancaman hukuman 7 tahun penjara,” jabar Sandy. Di tempat terpisah, Polisi juga mengamankan tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Erbison (34) penduduk Jalan Sakti Lubis, Medan, sekaligus menyita satu unit sepeda motor Yamaha Jupiter MX BK 4294 QT. Diketahui, saat menjalankan aksinya merampok Ade Irwanto ternyata diketahui masyarakat umum dan segera melakukan pengejaran. Malang bagi tersangka, upaya melarikan diri gagal akibatnya pukulan dan tendangan massa menghujam tubuhnya. Bahkan wajah Erbinson lebam-lebam dan penuh darah. Tersangka yang tubuhnya dipenuhi tato ini mengaku, aksinya ini bukan kali pertama melainkan sudah beberapa kali. Bahkan, pada 2007 lalu sempat mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) karena kasus yang sama. Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandy Sinurat SiK,

Polri Selidiki Motif Penyerangan Anggotanya Jakarta-andalas Kepolisian hingga kini masih menyelidiki motif penyerangan kepada anggotanya di Palu yang dilakukan oleh kelompok bersenjata. "Motifnya belum diketahui. Modusnya menyerang secara tiba-tiba dengan menembak ke petugas dan diketahui penembakan menggunakan senjata laras panjang," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Rabu. "Akibat penyerangan tersebut dua anggota polisi tewas yakni Bripda Prawira dan Bripda Gustiar Yudhistira, sedangkan

diingatkan untuk selalu berkoordinasi dan melakukan tindakan tegas kepada pelaku pembajakan," kata dia. Heru juga menjelaskan, hasil kerja tim di lapangan akan dievaluasi Kapolda setiap minggu, dan bulanan. Dalam evaluasi mingguan akan diketahui wilayah mana yang rawan pembajakan, dan pada jam berapa biasanya pelaku beraksi. "Diharapkan dari evaluasi lapangan dapat mengungkap pelaku pembajakan," tandasnya. Kepala Satuan Brimobda Sumut, Kombes Verdianto Iskandar Biticaca

Bripda Deddy Edwar mengalami luka akibat diberondong tembakan di depan Bank Central Asia (BCA), Palu di Jalan Emy Saelan jam 11.30 Wita, ujarnya. "Dua polisi tewas di tempat kejadian, mereka anggota yang sedang bertugas menjaga bank," kata Boy. Pelaku penembakan yang menggunakan senjata laras panjang dengan mengendarai sepeda motor langsung melarikan diri, katanya. Boy mengatakan tembakan itu mengenai dada dan bagian leher. "Informasi yang kita terima sementara tidak terkait sama sekali dengan perampokan," kata Boy menjelaskan. Saat ini,

masih dilakukan penyelidikan di tempat kejadian yang dilakukan Polda Sulawesi Tengah dan Polres Palu, katanya. Densus Dilibatkan Kejar Pelaku Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror dilibatkan untuk mengejar dua pelaku penembakan anggota Polri di Palu, Sulawesi Tengah, pada Rabu (25/5). "Saat ini sedang dilakukan pengejaran dan pendalaman dengan melibatkan Densus 88 Antiteror," kata Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar di Jakarta, Kamis. Saat ini, polisi telah menangkap dua pelaku penembakan yakni F kelahiran

Kamis (26/5) menyatakan untuk tersangka pengedar upal mereka kini sedang mencari keberadaan S yang diyakini sebagai pemilik uang tersebut. “Kita kini melakukan pengejaran terhadap S karena dia pemilik upal tersebut,” kata Sandy. Sedangkan tersangka curanmor, Sandy yakin pelaku merupakan ‘pemain lama’ sekaligus spesialis curanmor. Bahkan tidak tertutup kemungkinan juga pelaku jambret. Saat bersamaan juga diterangkan penangkapan tiga penulis togel medan (tomed) khusus malam yakni Parulian Purba (45) penduduk Jalan Sempurna, Medan. Dari tangannya disita nomor pesanan pemasang dan uang Rp53 ribu. Keterangan tersangka, omset yang didapat per hari berkisar Rp120-150 ribu dan memperoleh komisi 15 persen. Kemudian Syafri (38) penduduk Jalan Garu II yang telah menulis togel sejak sebulan lalu dengan omset Rp80-100 ribu dan komisi 10 persen. Selanjutnya Suryadi (53) penduduk Jalan Mandala yang memperoleh pendapatan berkisar Rp150 ribu per putaran dan komisi 15 persen. (HER)

tahun 1988 dan H kelahiran tahun 1984, ujarnya. "Kedua pelaku F dan H ditangkap tadi malam di Kecamatan Palalo, di jalan raya menuju Donggala. Saat polisi melakukan razia," kata Boy. Dari dua pelaku, polisi mengamankan dua senjata laras panjang yakni Jungle Karaben yang digunakan untuk menembak polisi dan P2 adalah senjata yang dirampas dari korban penembakan, kata Kabag Penum. Akibat penyerangan tersebut dua anggota polisi tewas yakni Bripda Prawira dan Bripda Gustiar Yudhistira, sedangkan Bripda Deddy Edwar mengalami luka akibat diberondong tembakan di depan Bank Central Asia (BCA), Palu, Rabu (25/5) di Jalan Emy Saelan jam 11.30 Wita. (ANT)

Sindikat Curanmor Dolok Masihul Dibekuk Polisi LIMA remaja yang tergabung dalam satu sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) untuk wilayah Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai dibekuk Tim Khusus (Timsus) Satreskrim Polres Sergai, Rabu (25/5) sekira pukul 18.00 WIB. Kelima tersangka masingmasing, LS alias Luki (18) warga Dusun IV, Desa Kerapuh, Kecamatan Dolok Masihul, Sergai dan S alias Is (19) Dusun VI, Desa Kota Tengah, Dolok Masihul, Sergai. “Tersangka Luki dan Is berperan sebagai pelaku pencurian sepeda motor. Sedangkan penadahnya, MH alias Miswan (21) warga Dusun III, Desa Pekan Kamis, Dolok Masihul, Sergai, dan S alias Mamin (23) warga Dusun VI, Desa Kota Tengah,

Dolok Masihul, Sergai. Kemudian, perantaranya, MR alias Rendi (15) warga Dusun V, Desa Kota Tengah, Dolok Masihul, Sergai dan Hanafi alias Nafi (18) warga Dusun V, Desa Kota Tengah, Dolok Masihul, Sergai,” kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Sergai, AKP TM Tobing, kemarin. Menurut pengakuan tersangka Luki di ruangan Satreskrim Polres Sergai, Kamis (26/5) dirinya sudah sering melakukan pencurian kendaraan bermotor dilokasi parkir hiburan keyboard. Sudah empat kali mencuri sepeda motor, pertama Januari 2011, bersama Aril (35) warga Kota Tengah, Dolok Masihul, mencuri sepeda motor Vegar R di Desa Bingkat, Pegajahan, Sergai, yang dipakirkan di hiburan keybord, lalu dijual kepada Mamin seharga Rp1,3 juta. Begitu juga Februari 2011, kembali mencuri sepeda motor Suzuki Smash yang diparkirkan dilokasi hiburan keyboard di daerah Desa Pon, Sei Bamban,

membenarkan pihaknya dilibatkan dalam tim yang dibentuk Polda dalam mengungkap dan mencegah perampokan dan pembajakan truktruk di lintasan jalan tol. "Brimob dilibatkan membantu, melengkapi dan memperkut tim yang telah dibentuk," kata dia, ditanya wartawan. Aksi pembajakan truk bermuatan CPO telah terjadi di tol Belmera Belawan pada Kamis (12/5) dinihari sekira pukul 00.30 WIB. Korban R Situmorang yang membuat laporan ke Mapolsek Medan Labuhan menyebutkan, pelaku pembajakan berjumlah enam orang bersenjata api. Para pelaku mengendarai mobil jenis Avanza, memberhentikan truk bermuatan 31 ton CPO, kemudian membajak truk dan membawa sopir serta kernet truk. Korban kemudian diturunkan di tempat sepi kawasan terminal Amplas, sedangkan truk ditinggalkan di kawasan Asrama Haji, Medan dalam keadaan kosong. Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian Rp310 juta, uang tunai dan surat berharga lainnya. (HER)

andalas/supryadi

SIDIK SIDIKAAT CURANMOR - Lima anggota sindikat pencuri kendaraan bermotor (curanmor) diamankan Polres Serdang Bedagai. Sergai. Kemudian dijual kepada Miswan seharga Rp1,5 juta.

Selanjutnya, Maret 2011, bersama Peno (24) warga Dusun

VI, Desa Kota Tengah, Dolok Masihul, mencuri sepeda motor Honda Revo Absolute yang terparkir didepan rumah warga di Desa Pekan Tanjung Beringin, lalu dijual ke Amat warga Silau Dunia, Sergai, seharga Rp800 ribu. Dan yang terakhir bersama Is, mencuri sepeda motor Yamaha RX King yang diparkirkan di lokasi hiburan hajatan di simpang Dolok, Tebing Tinggi. “Sepeda motor terse-but ditukar tambah Rp150 ribu dengan Miswan dengan sepeda motor Suzuki Smash curiannya,” ungkapnya. Terpisah, Nafi dan Mamin yang ditangkap, Kamis (26/5) sekira pukul 03.00 WIB. Keduanya mengaku, hanya ikut membantu Luki menjualkan sepeda motor curian dengan imbalan uang rokok. “‘Kami hanya menjualkannya bang,” aku keduanya semabri mengaku ditangkap ketika sedang tertidur pulas di rumah. (RYAD)

Deli Tua-andalas Petugas Polsek Deli Tua yang menggelar operasi Pekat Toba I 2011 sedikitnya menyita puluhan botol minuman keras (miras) dari sejumlah toko di Kecamatan Deli Tua, Medan johor, dan Medan Tuntungan, kemarin. Dalam operasi penyakit masyarakat itu, polisi juga mengamankan 8 orang waria. Kapolsek Deli Tua, Kompol SP Sinulingga ditanya melalui Kanitreskrim AKP Semion Sembiring, Kamis (26/5) mengatakan bahwa razia miras dilakukan pada pukul 23.00 WIB di toko dan kafe yang diduga tidak memiliki izin untuk memperjual belikan minuman keras tersebut. “Semua miras yang disita langsung dibawa dan diamankan di Polsek Deli tua untuk didata. Selain menyita miras, kami juga mengamankan 8 waria dari jalan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Selamat,” kata Sembiring. Menurut Sembiring, kedelapan waria itu diamankan karena tidak memeliki KTP. “Mereka akan diberikan pembinaan,” tambahnya. (STP)

Mandor KPUM Ditangkap Bawa Sabu Biru Biru-andalas Herman Ginting alias Mangar (29) warga Dusun Lau Si Gembura, Desa Biru Biru, Kecamatan Biru Biru ditangkap petugas Reskrim Polsek Biru Biru, Selasa (24/5) sekira pukul 12.30 WIB. Mandor raun KPUM D95 ini ditangkap karena kedapatan membawa narkoba jenis sabuHerman Ginting sabu di salah satu warung simpang tiga, Biru Biru. Saat ditangkap dari tersangka disita barang bukti 2 gram sabu-sabu. Inforamsi diperoleh, sebelumnya, diduga setelah menggunakan sebagian sabu-sabu tersebut, tersangka kemudian pergi ke sebuah warung persis di sebelah warnet di simpang tiga Biru Biru. Di warung itu, tersangka meletakkan barang haram itu di atas sebuah televisi yang dibungkus dengan bungkus rokok. Ternyata, informasi yang diterima Polisi benar adanya. Ketika ditangkap dan diinterogasi, tersangka awalnya tidak mengakui jika sabu seberat kurang lebih 2 gram tersebut miliknya. Selanjutnya polisi memboyongnya ke Mapolsek Biru Biru. Namun, sekira 10 meter polisi membawanya, tersangka mencoba untuk melarikan diri ke belakang rumah warga. Polisi langsung mengejar tersangka dengan melepaskan tembakan peringatan ke udara. Mendengar letusan senjata, tersangka langsung menyerah. Di kantor polisi, tersangka mengakui bahwa sabu-sabu tersebut miliknya. Kapolsek Biru Biru, AKP Mulyadi melalui Kanitreskrim Ipda M Sitepu SH ketika dikonfirmasi andalas, Rabu (25/5) membenarkan penangkapan tersebut. Menurut Sitepu, tersangka akan di jerat dengan pasal 112 sub 114 UU 35 Tahun hn2009 tentang narkotika dengan ancaman maksimal 12 thn penjara. (STP)


Jumat

HUKUM & KRIMINAL

27 Mei 2011

Kaburnya Tahanan Polsek Sunggal Karena Kelalaian Petugas

"Hasilnya pemeriksaan Propam sudah diketahui dan murni kelalaian petugas sehingga lima tahanan tersebut berhasil kabur dari sel," kata Kabid Humas Poldasu, AKBP Raden Heru Prakoso ketika dihubungi wartawan

melalui selulernya, Kamis (26/5). Disinggung apakah akan ada sanksi pencopotan jabatan Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Sony Nugroho Tampubolon SiK terkait kasus ini, mantan Wadirlantas Poldasu itu mengatakan, bahwa sanksi adalah wewenang Kapolresta Medan selaku pimpinan Kapolsek. “Poldasu hanya bekerja melakukan pemeriksaan terhadap Kapolsek, petugas jaga dan tahanan yang berhasil ditangkap. Berkas hasil pemeriksaan sudah diserahkan kepada Polresta Medan dan memberikan sanksi atau mencopot Kapolsek adalah kewenangan Kapolresta Medan," sebut Raden. Namun, sambungnya, sanksi terhadap tiga petugas jaganya

otomatis akan dilakukan yakni bisa penundaan kenaikan pangkat, dipindahkan dan penundaan kenaikan gaji serta bisa sanksi pidana. "Kapolsek Medan Sunggal bisa saja dicopot karena dinilai bertanggungjawab atas kelaiaian anggotanya dalam kasus ini. Tapi keputusan itu ditangan Kapolresta Medan selaku pimpinan," tandas Heru. Disinggung tiga tahanan kabur belum berhasil ditangkap. Heru menjelaskan hingga kini petugas dari Polsek Medan Sunggal, Polresta Medan dan Poldasu terus melakukan pengejaran. "Tiga orang tahanan itu tetap diburu sampai dapat," ungkapnya. Diketahui, kelima tahanan yang kabur diketahui bernama Maret

5

Berkas Perkara Mantan Bendahara Langkat Segera Rampung

 Kabid Humas: Soal Sanksi Wewenang Kapolresta Medan-andalas Sesuai hasil pemeriksaan Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sumut terhadap 10 petugas Kepolisian Sektor Sunggal termasuk Kapolsek, kaburnya 5 tahanan Polsek Sunggal Pada Kamis (19/ 5) lalu akibat kelalaian 3 petugas jaga saat kejadian.

harian andalas | Hal.

Arifin warga Jalan Pasar 8 Kongo, Medan Sunggal ditangkap dalam kasus Narkoba, Ismail alias Ozi (judi) warga Jalan PDAM Tirtanadi, Gang Lemah Berkah, Medan Sunggal, dan Feriansyah terlibat kasus peredaran uang palsu, penduduk Jalan Pungguk, Medan Petisah. Selanjutnya Joko Susilo penduduk Jalan Sei Mencirim, Gang Gelap, Medan Sunggal dibekuk karena melarikan gadis di bawah umur dan Anggi Manurung penduduk Jalan Puskesmas, Sunggal, Deli Serdang ditahan karena kasus pencurian. Dua tahanan yakni Joko Susilo dan Maret Arifin berhasil diringkus Polisi tak lama setelah melarikan diri. (HER)

Medan-andalas Berkas perkara pemeriksaan mantan Bendahara Pemerintah Kabupaten Langkat, Buyung Ritonga, segera rampung. Ritonga menjadi tersangka dugaan korupsi dana anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2002-2007 senilai Rp102,7 miliar, kata Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Erbindo Saragih. "Kemungkinan dalam waktu dekat ini akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Medan untuk disidangkan," katanya saat dihubungi di Medan, Rabu, ketika ditanyakan mengenai perkembangan kasus tersebut. Tim penyidik yang menangani kasus itu, menurut dia, masih menunggu waktu yang tepat untuk melimpahkan berkas perkara tersebut.

"Berita acara pemeriksaan (BAP) tersebut saat ini masih terus dirapikan, sebelum dilimpahkan nantinya ke pengadilan," kata Erbindo. Dia mengatakan, dalam kasus tersangka mantan bendahara itu, tim penyidik telah memeriksa lebih kurang 100 saksi, terdiri dari para kepala dinas, anggota DPRD Kabupaten Langkat, tokoh masyarakat dan lainnya. "Kejati Sumut tetap komit dalam menangani kasus korupsi yang merugikan keuangan negara," katanya. Ditahan Bulan Maret Sebelumnya, Kejati Sumut Kamis, (17/3) sekitar pukul 15.30 WIB menahan mantan Bendahara Pemerintah Kabupaten Langkat, Buyung Ritonga, tersangka kasus penyalahgunaan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2002-2007 senilai Rp 102,7 miliar. (ANT)

Penembakan 2 Polisi di Palu

Polda Sumut Tingkatkan Kewaspadaan Medan-andalas Tidak ada langkah khusus yang diambil Kepala Polda Sumut Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro terkait penembakan dua anggota polisi tewas yang diberondong senapan laras panjang oleh orang tak dikenal di Palu, Sulawesi Tengah. Pengamanan khusus terhadap objek vital, sebagai langkah antisipasi penyerangan juga tidak ada dilakukan. Meski demikian, lanjut

Nainggolan, pengamanan rutin tetap dilakukan oleh seluruh jajaran. ”Belum ada instruksi khusus Kapolda soal penembakan anggota polisi di Palu itu,” ungkap Kasubid Dokliput Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan, kemarin. Nainggolan menuturkan, meski tidak adanya instruksi khusus peristiwa penembakan Bripda Yudistira dan Bripda Andi Irbar, yang menyebabkan keduanya

tewas, dan Bripda Dedy Anwar, mengalami luka berat saat bertugas di Kantor Cabang Bank Central Asia (BCA)Jalan Emy Saelan, Palu, himbauan untuk peningkatan pengamanan tetap dilakukan. “Meski tidak ada instruksi khusus Kapolda, tapi himbauan secara lisan dari atasan kepada bawahan terus dilakukan. Anggota dihimbau untuk tingkatkan keamanan dan tetap waspda,” ujarnya. (HER)

BAP Dugaan Korupsi Master Plan P-19 andalas/imanuel sitepu

KASUS PENCURIAN - Korban pencurian Boru Sinaga Saat membuat pengaduan ke Polsek Biru Biru. (kanan) Tersangka Budiman Sinurat sesaat setelah ditangkap.

Polsek Biru Biru Ringkus Pelaku Curat Biru Biru-andalas Petugas Reskrim Polsek Biru Biru meringkus seorang pemuda yang diduga sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di salah satu rumah di Dusun IV Semeimei Batu Desa Sidomulyo, Kecamatan Biru Biru, Kamis (26/5). Tersangka yang hingga saat ini masih dalam proses pemeriksaan tersebut, Budiman Sinurat (22). “Dia merupakan pemuda tetangga korban,” kata Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Biru Biru, Ipda M Sitepu SH. Dijelaskan, tersangka ditangkap atas pengaduan korbannya, Lauseria Br Sinaga (60). Dalam pengaduannya korban mengaku, pencurian itu terjadi Kamis (26/5) sekira pukul 02.30 WIB.

Akibat kejadian itu, korban mengaku menderiata kerugian berupa 2 unit jam tangan, perhiasan emas dan berlian. Kepada petugas, Boru Sinaga mengatakan tersangka masuk ke dalam rumahnya melalui pintu dapur dan selanjutnya masuk ke ruangan tengah dan menguras harta bendanya. "Maling itu masuk dari pintu belakang setelah terlebih dulu mencongkel engsel jendela dapur,” Jelas Boru Sinaga. Saat tersangka menjalankan aksinya, korban terbangun karena mendengar suara berisik. “Begitu aku mau buka pintu pada ruang tamu, Budiman Sinurat sempat mengancam aku dengan sebilah pisau. "Jarak kami hanya satu meter.

Ketika si Budi mengancam aku dengan pisau. Jadi aku tau persis jika dia pelakunya. Karena aku tau dia pelakuknya, makanya langsung aku berteriak sambil menutup pintu karena takut di bunuh,” tuturnya lagi. Diduga karena mendengar teriakan Boru Sinaga,Budiman langsung melarikan diri ke gelapan malam. Sejumlah warga yang juga mendengar teriakan tetangganya ini,langsung berhamburan ke luar rumah, dan langsung melakukan pencarian. Malah salah satu warga juga melihat bayangan Budiman sedang berlari di kegelapan menuju rumahnya. (STP)

Medan-andalas Berita acara pemeriksaan (BAP) kasus dugaan korupsi master plan Kota Medan tahun 2016, dikembalikan pihak kejaksaan karena dianggap belum lengkap (P-19). Karena itu, Direktorat Reskrimsus Polda Sumut menjadikan kasus itu sebagai ‘PR’ untuk segera diselesaikan. “Ya benar sudah dikembalikan dan saat ini kita sedang berupaya untuk melengkapinya untuk dilimpahkan kembali ke kejaksaan,” ujar Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Sadono Budi Nugroho, Kamis (26/5). Namun, Sadono tidak bersedia membeberkan kekurangan BAP dugaan korupsi master plan yang menggunakan dana APBD Kota Medan tahun 2006. Sebab, kerahasiaan kekurangan BAP tersebut merupakan kepentingan penyidikan. “Kita belum berani memberikan keterangan karena belum melihat faktanya,” imbuh Sadono. Menurut Sadono, selain kasus dugaan korupsi master plan, pihaknya juga menjadi ‘PR’ untuk segera dituntaskan kasus dugaan korupsi Dinas Bina Marga Medan yang terdiri dari tiga item, yakni drainase, pengaspalan dan pengadaan alat berat. Ditegaskannya, dari ketiga kasus dugaan korupsi Dinas Bina Marga Medan tersebut, pihaknya belum menjadikan seorangpun

tersangka. Pihaknya hanya menduga tiga oknum bakan ditetapkan sebagai tersangka dalam waktu dekat.“Kedua kasus itu sekarang jadi PR kita untuk segera dituntaskan,” tandas Sadono. Sebelumnya, penyidik Polda Sumut melimpahkan kembali berita acara pemeriksaan (BAP) enam tersangka dugaan korupsi master plan ke kejaksaan setelah melengkapi P-19 (kekurangan BAP), Jumat (20/5). Adapun keenam tersangka tersebut, Susi Anggraini selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), Ir Harmes Joni selaku pengguna anggaran (PA), Ir Fajrif H Bustami selaku Direktur PT Indak Karya (Penyedia Jasa), Ir Gatot Suhariyono selaku karyawan PT Indah Karya, Syarifah Chairunnisa selaku orang yang mencairkan dana ke rekening PT Assaka Alif Enggenering dan Drs Said Abdullah selaku direktur PT Assaka Alif Enggenering. Penyidik telah memintai keterangan 38 orang saksi dari unsure panitia tender, pemeriksaan barang dan bagian keuangan konsultan serta ahli. Barang bukti disita berupa dokumen/surat-surat yang berhubungan dengan kasus. “Tindak pidana korupsi master plan ini, Negara telah dirugikan sebesar Rp 1,5 miliar. Berkas perkaranya setelah memenuhi P-19 telah dikirimkan kembali ke Keja-

tisu hari ini (jumat 20/5),” papar Heru. Sebelumnya, Polda Sumut menangani tiga kasus dugaan korupsi Dinas Bina Marga Medan, yakni pengadaan alat berat, pembuatan drainse dan pengaspalan. Untuk proyek drainase Dinas Bina Marga Medan P-APBD 2009 dengan pagu Rp 59 miliar, sesuai hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) telah merugikan Negara sebesar Rp 2,4 miliar. Untuk mengungkap kasus dugaan korupsi Dinas Bina Marga Medan, senilai Rp 59 miliar dari P-APBD 2009, Polda Sumut terpaksa menyita barang bukti dokumen dari sembilan perusahaan (rekanan) terkait pelaksanaan proyek. Sebab diketahui, proyek tersebut dibagi menjadi 495 paket yang terletak di 21 kecamatan dengan pagu sebesar Rp 38.810.760.150. Penyidik juga telah mengumpulkan sejumlah dokumen seperti foto copy surat perjanjian kontrak, surat pengangkatan KPA, PPTK, dan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa. Dalam pengerjaan proyek yang dilakukan secara penunjukan langsung (PL), penyidik menemukan adanya keterlibatan sembilan perusahaan dalam pengerjaan proyek tersebut. (HER)


Jumat 27 Mei 2011

RAGAM

harian andalas | Hal.

6

Kodam-I/BB dan Ormas Islam Bahas Masjid Al-Ikhlas Medan-andalas Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam)-I/BB Brigjen TNI Murdjito menegaskan, pembongkaran Masjid Al-Ikhlas di eks perkantoran Hubdam-I/BB Jalan Timor Medan bukan kemauan Kodam-I/BB, tapi atas perintah Komando Atas. "Pemindahan masjid itu mendapat restu dari KSAD, Menteri Pertahanan (Menhan), Menteri Keuangan serta melibatkan BPN Pusat. Sedangkan dalam pembongkarannya, kita yang bertanggungjawab," katanya dalam pertemuan silaturahmi antara Kodam-I/BB dengan Ormas Islam yang pro dan kontra dalam pembongkaran Masjid Al-Ikhlas di Aula Jabal Uhud Asrama Haji Medan, Kamis (26/5). Hadir dalam pertemuan yang diwarnai dialog itu, di antaranya Tuan Guru Besilam Babussalam Langkat Syekh H Hasyim AlSyarwani, Kakanwil Kemenagsu Drs H Syariful Mahya Bandar MAP, Ketua DPRD Medan Drs H Amiruddin, pengurus MUI Medan seperti Ketua Komisi Dakwah dan Luar Negeri KH Zulfiqar Hajar Lc dan Wakil Sekretaris Komisi Fatwa

HM Nasir Lc MA, Ketua IPHI yang juga Ketua Komisi Ukhuwah MUI Medan Drs H Hasyim Syahid, Walikota Medan diwakili Asisten Kesmas Drs H Musaddad Nasution MSi, Ketua Umum Majelis Dzikir Tazkira Sumut Buya KH Amiruddin MS serta Ketua Forum Umat Islam (FUI) Sumut Timsar Zubir bersama sejumlah Ormas yang mendukungnya. Dalam pertemuan itu para peserta sangat menyayangkan ketidakhadiran unsur pengurus MUI Sumut. Sebab, MUI Sumut pernah mengeluarkan fatwa: "Setiap tanah yang di atasnya dibangun masjid, maka masjid itu menjadi wakaf" Dalam paparan yang sangat gamblang, Kasdam-I/BB Brigjen TNI Murdjito mengatakan, pemilik tanah eks perkantoran HubdamI/BB Jalan Timor seluas 9.825 M2 adalah Menhan Cq TNI AD yang bersertifikat Hak Pakai No 847 yang asetnya berasal dari eks Kenil Belanda yang diserahkan tahun 1951. Oleh negara, sambungnya, memerintahkan kepada TNI AD agar dibangun perkantoran Hubdam-I/BB yang di atas tanah

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

itu dibangun mushalla berukuran 64 M2 berkembang menjadi Masjid Al-Ikhlas seluas 144 M2 yang digunakan untuk sarana ibadah prajurit Hubdam-I/BB beragam Islam. Apabila perkantoran HubdamI/BB dipindahkan untuk mendukung tugas TNI AD, maka secara otomatis masjid itu turut dipindahkan, karena keberadaannya tidak terlepas dari Hubdam-I/ BB. Sedangkan pembongkaran Masjid Al-Ikhlas yang dilaksanakan pada Rabu dinihari (4/5) sudah dapat dipahami Komnas HAM yang datang ke Medan pada tanggal tersebut, Menteri Agama Drs H Suryadharma Ali MSi yang datang ke Medan pada 6 Mei tidak mempermasalahkannya serta Dewan Pertimbangan Presiden RI yang datang ke kantor Gubsu pada 18 Mei juga tidak mempermasalahkannya. "Dari tinjauan agama Islam serta menanyakan kepada Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Kakanwil Kemenagsu, Masjid Al-Ikhlas di eks perkantoran Hubdam-I/BB tidak tercatat sebagai benda

wakaf, karena aset TNI yang juga aset negara tidak boleh diwakafkan. Kita sudah menganggarkan biaya pemindahan masjid itu. Yakni, pembangunan mushalla di perkantoran baru Hubdam-I/BB di kawasan Namorambe, Deli Serdang sebesar Rp180 juta, perenovasian Masjid Al-Abrar yang semula berupa mushalla di Jalan Gaharu (sekitar 150 M dari Masjid Al-Ikhlas) sebesar Rp 200 juta ditambah saldo infak jamaah Masjid Al-Ikhlas sebesar Rp70 juta serta bantuan Rp700 juta untuk pembangunan masjid baru atau membantu masjid-masjid di Medan dalam tahap renovasi melalui sejumlah Ormas," jelasnya seraya menambahkan, proses tukar guling (ruilslag) sejak tahun 2004 dan selesai pada 14 September 2009. Ketika masalah keberadaan Badan Kenaziran Masjid (BKM) Al-Ikhlas yang diklaim diketuai Timsar Zubir, Kasdam-I/BB menegaskan, hingga saat ini dalam kenaziran Masjid Al-Ikhlas belum penah diberikan kewenangan kepada siapa pun di luar Kodam-I/ BB. (RIL)


Jumat 27 Mei 2011

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Jumat 27 Mei 2011

Free Practice II GP Monako

Alonso Catat Waktu Tercepat Monako-andalas Pembalap Ferrari Fernando Alonso mencatat waktu tercepat di sesi latihan bebas kedua GP Monako. Ini peningkatan posisi setelah di sesi sebelumnya ia mengemas waktu terbaik kedua. Raihan waktu satu menit 15,123 detik yang dibuat Alonso,

Kamis (26/5), sukses melebihi waktu dari Lewis Hamilton (McLaren) dan Niko Rosberg (Mercedes GP) yang berturutturut ada di posisi dua dan tiga. Sebastian Vettel yang di sesi pertama mengemas waktu terbaik kali ini melorot posisinya. Driver Red Bull itu hanya mampu berada di posisi lima di belakang Jenson Button yang membela McLaren. Felipe Massa yang rekan setim Alonso di Ferrari kini hanya mampu mencatatkan waktu yang membuatnya menghuni posisi enam. Michael Schumacher dari Mercedes GP berada tepat di belakangnya. Setelah absen di sesi latihan pertama karena masalah girboks, Mark Webber kini mengalami masalah KERS. Ia pun hanya berada di posisi delapan, unggul dari Adrian Sutil (Force India) dan Nick Heidfeld (Renault). (DTC)

Spain Ferrari-Ferrari Britain McLaren-Mercedes Germany Mercedes-Mercedes Britain McLaren-Mercedes Germany Red Bull-Renault Brazil Ferrari-Ferrari Germany Mercedes-Mercedes Australia Red Bull-Renault Germany Force India-Mercedes Germany Renault-Renault Russia Renault-Renault Mexico Sauber-Ferrari Brazil Williams-Cosworth Switzerland Toro Rosso-Ferrari Venezuela Williams-Cosworth Japan Sauber-Ferrari 1m Spain Toro Rosso-Ferrari Finland Lotus-Renault Italy Lotus-Renault Britain Force India-Mercedes Belgium Virgin-Cosworth Germany Virgin-Cosworth India HRT-Cosworth Italy HRT-Cosworth

8

FINAL PLAYOFF NBA

Mavericks Tembus Final

Dallas-andalas Dallas Mavericks memastikan satu tiket ke babak final NBA 2010/2011. Prestasi ini diraih, setelah Dirk Nowitzki dkk mengalahkan Oklahoma City Thunder. Mavs unggul 4-1 atas Thunder. Dalam pertandingan di American Airlines Center, Kamis (26/5), Mavericks menang 100-96. Kali ini, Nowitzki dan Shawn Marion saling bahu membahu membawa Mavericks menembus partai final NBA untuk kedua kalinya. Kedua bintang tuan rumah ini sama-sama menghasilkan 26 poin dalam pertandingan ini. Duel seru terjadi pada game kelima final Wilayah Barat NBA. Namun, pada awal pertandingan Thunder sempat memegang kendali permainan. Melalui duet Russel Westbrook dan Kevin Durant, Mavericks berhasil memimpin dengan skor 55-52.

Tapi Mavericks tidak tinggal diam pada kuarter ketiga. Tim tuan rumah mulai menemukan kembali ritme permainan. Hasilnya, Nowitzki dkk berhasil membalikkan keadaan menjadi 80-75 pada akhir kuarter ketiga. Thunder tidak menyerah begitu saja di kuarter empat. Bahkan, Westbrook sempat memperkecil ketinggalan menjadi dua angka dengan skor 96-98, melalui dua lemparan bebasnya. Tapi itu sepertinya menjadi angka terakhir Thunder. Durant dkk gagal menambah perolehan poin lagi. Akhirnya, dua lemparan bebas Nowitzki memastikan kemenangan Mavericks menjadi 100-96. Hasil ini, membuat Mavericks menanti pemenang antara Miami Heat vs Chicago Bulls, yang saat ini unggul 3-1. Jika Heat berhasil merebut kemenangan pada game kelima di United Center, maka LeBron James dkk akan mengulangi partai final 2006. Ketika itu, Heat berhasil keluar sebagai pemenang NBA untuk pertama kalinya.(OKZ)

HASIL FREE PRACTICE II GP MONAKO 1. Fernando Alonso 2. Lewis Hamilton 3. Nico Rosberg 4. Jenson Button 5. Sebastian Vettel 6. Felipe Massa 7. Michael Schumacher 8. Mark Webber 9. Adrian Sutil 10. Nick Heidfeld 11. Vitaly Petrov 12. Sergio Perez 13. Rubens Barrichello 14. Sebastien Buemi 15. Pastor Maldonado 16. Kamui Kobayashi 17. Jaime Alguersuari 18. Heikki Kovalainen 19 . Jarno Trulli 20. Paul di Resta 21. Jerome d'Ambrosio 22. Timo Glock 23. Narain Karthikeyan 24. Vitantonio Liuzzi

harian andalas | Hal.

1m 15.123s 1m 15.228s 1m 15.321s 1m 15.448s 1m 15.667s 1m 15.781s 1m 16.356s 1m 16.642s 1m 17.101s 1m 17.126s 1m 17.337s 1m 17.541s 1m 17.570s 1m 17.581s 1m 17.633s 17.706s 1m 17.789s 1m 18.266s 1m 18.490s 1m 19.053s 1m 19.185s 1m 19.338s 1m 22.066s no time

Fair Play, Fulham Dapat Tiket Liga Europa London-andalas Fulham mendapat hadiah atas tingkat fair playnya di musim ini. Dari jalur itu, walaupun cuma finish nomor delapan di Liga Inggris, klub asuhan Mark Hughes itu berhak tampil di Liga Europa musim depan. Dalam daftar peringkat Fair Play di Premier League musim ini, Chelsea, Tottenham Hotspur dan Manchester United sebenarnya punya nilai lebih baik daripada Fulham, yang berada di tempat keempat. Namun, karena ketiga klub tersebut sudah memiliki tiket Eropa masingmasing, The Cottagers berhak naik dan mendapatkan jatah itu. Chelsea dan MU sudah berada di jalur Liga Champions, Tottenham ke Europa League sebagai tim peringkat lima. Selain Tottenham dan Fulham, wakil Inggris lain yang akan tampil di kompetisi tersebut adalah Stoke City, runner up Piala FA -- juaranya, Manchester City lolos ke Liga Champions. Tim lainnya adalah juara Piala Carling, Birmingham City, yang ironisnya terdegradasi. Fulham, yang pernah lolos ke final Liga Europa 2010 tapi kalah dari Atletico Madrid, akan mengikuti turnamen ini dari babak kualifikasi pertama, yang dimainkan pada 30 Juni dan 7 Juli. (DTC)

Hamilton Minta Mclaren Tingkatkan Performa Monaco-andalas Lewis Hamilton meminta kepada mekanik McLaren untuk meningkatkan performa mobil. Kemenangan di Monaco sangat dibutuhkan Hamilton untuk bersaing dengan Sebastian Vettel. Ya, hingga balapan Formula One (F1) yang kelima ini, Hamilton satu-satunya pembalap yang berhasil mengalahkan

Vettel pada musim ini. Tak heran, pembalap McLaren sangat berambisi mengulangi hal yang sama di Monaco, akhir pekan ini. Sepertinya, ini bukan pertama kali Hamilton meminta kepada rekan setimnya untuk meningkatkan performa tim. "Saya membutuhkannya untuk balapan di Monaco, saya memerlukannya," kata Hamilton. (OKZ)

Jelang Final Liga Champions

Kassai Pimpin Barca vs MU

Lakers Tunjuk Mike Brown, James Terkejut Miami-andalas Los Angeles Lakers dikabarkan telah menunjuk Mike Brown sebagai arsitek anyar. Tentu, kabar ini membuat LeBron James terkejut. Menurut kabar yang berhembus, Lakers telah menemukan kesepakatan kontrak dengan Brown selama empat tahun dengan bayaran USD18 juta, untuk menggantikan posisi Phil Jackson yang telah pensiun. Tentu, kabar ini mengejutkan James. Sebab, nama Brown sama sekali tidak disebut oleh media untuk menjadi pelatih Lakers. Bahkan, James memperkirakan Brian Shawn akan dipromosikan untuk menjadi pengganti Jackson, pada musim depan. "Saya terkejut melihat nama Mike Brown terpilih. Sebab, Brian Shaw sudah lama bekerja dengan Lakers, bermain dan pernah menjadi asisten Jackson juga," ujar James. (OKZ)

Nyon-andalas UEFA telah mengumumkan wasit untuk laga final Liga Champions. Dia adalah wasit asal Hongaria berusia 35 tahun, Viktor Kassai. "Komite wasit UEFA hari ini mengumumkan wasit yang akan memimpin final Liga Champions 2010/2011 antara FC Barcelona dan Manchester United, yang akan dimainkan di Stadion Wembley pada Sabtu 28 Mei," demikian statemen UEFA di situs resmi mereka. "Pertandingan itu akan ditangani oleh wasit berusia 35 tahun, Viktor Kassai, yang membuat debut internasionalnya pada 2001. Dia sudah memimpin 60 pertandingan UEFA selama karier wasitnya." Kassai sudah memimpin satu pertandingan Liga Europa dan lima pertandingan Liga Champions sejak awal musim ini. Salah satu pertandingan yang pernah dipimpinnya adalah laga leg I babak 16 besar antara Inter Milan vs Bayern Munich. Pria kelahiran 10 September itu juga pernah memimpin laga MU ketika 'Setan Merah' menghadapi Valencia di fase grup. Ketika itu MU menang 1-0 lewat gol Javier Hernandez. Catatan lainnya, Kassai juga pernah memimpin beberapa pertandingan di Piala Dunia 2010. Di antaranya adalah ketika Brasil mengalahkan Korea Utara 2-1 dan kala Spanyol mengalahkan Jerman 1-0.(DTC)


OLAHRAGA

Jumat 27 Mei 2011

Kadisdikprovsu Buka Olimpiade Olahraga Siswa Medan-andalas Kadis Pendidikan Provinsi Sumatera Utara melalui Kabid Pendidikan Dasar dan Pendidikan Khusus Dinas Pendidikan Sumut, Ilyas Sitorus mengatakan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP se-Sumut bertujuan untuk mencari bibit-bibit berbakat di bidang olahraga. Hal itu dikemukakan Ilyas Sitorus ketika membuka Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP se-Sumut di Asrama Haji Medan, Kamis (26/5). Ilyas menyebutkan, sedikitnya 891 siswa Sekolah Menengah Pertama dari 33 kabupaten/kota bersaing memperebutkan predikat terbaik di ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional se-Sumut. "Juara pertama pada tiap cabang olahraga yang diperlombakan akan menjadi duta Sumut pada Olimpiade olahraga siswa SMP tingkat nasional," tambah Ilyas. Untuk itu, berharap seluruh siswa yang ikut berlomba di ajang tersebut dapat menunjukkan prestasi terbaiknya. Tapi, tetap menjaga sportivitas yang tinggi dan menjunjung nilai-nilai yang telah disepakati dalam dunia perolahragaan. Karena, tujuan utama dalam melaksanakan Olimpiade tersebut bukanlah semata hendak mendapatkan juara, namun lebih jauh lagi adanya peningkatan disiplin dan kondisi kesehatan jasmani,sehingga dapat menunjang peningkatan kualitas akademis. Sementara, Ketua Panitia Olimpiade, Yusri SH, mengatakan, lomba olahraga siswa ini diselenggarakan mulai 26 hingga 29 Mei 2011 yang diikuti sebanyak 891 siswa dari 33 kabupaten/kota di Sumut. Ke-891 siswa tersebut masingmasing terdiri dari 594 atlet dan 297 pelatih. Mempertandingkan sebanyak 8 cabang olahraga yakni, atletik, renang, tenis meja, bulu tangkis, catur, pencak silat, karate dan tenis lapangan. "Lomba olahraga ini, selain digelar di Asrama Haji Medan, juga dilaksanakan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pembina Medan, Universitas Negeri Medan, Kolam Renang Selayang dan Badminton Center Medan," katanya. (RIL)

Anggaran APBD Untuk Klub Sepakbola Distop Jakarta-andalas Pemerintah resmi menghentikan pengucuran dana APBD untuk klub sepakbola. Mulai tahun depan, daerah yang masih memberi bantuan dana akan dicoret anggarannya. "Nggak boleh lagi, kalau masuk lagi kita coret," kata Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di kantor presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Kamis (26/5). Keputusan itu diambil pekan lalu lewat Peraturan Menteri

Dalam Negeri Nomor 1 tahun 2011, yang menegaskan untuk anggaran tahun 2012, tak boleh lagi ada dana untuk sepakbola profesional. Rencananya, aturan ini akan disosialisasikan ke semua Sekretaris Daerah. "Tanggal 7 Juni 2011 saya sosialisasikan ke semua sekda. Akan dikumpulkan semua di Jakarta sekaligus menurunkan petunjuk anggaran 2012," jelasnya. Sebelumnya, desakan untuk menghentikan anggaran daerah untuk klub sepakbola profesional terus dilontarkan para suporter dan LSM antikorupsi. Alasannya, banyak potensi penyimpangan dalam proses pencairannya. KPK juga mengamini hal ini.

Dalam analisisnya ada tiga temuan yakni, pertama, dilanggarnya asas umum pengelolaan keuangan daerah pada pengelolaan dana APBD bagi klub sepak bola. Kedua, adanya rangkap jabatan pejabat publik pada penyelenggaraan keolahragaan di daerah yang dapat menimbulkan konflik kepentingan Sedangkan, ketiga, dilanggarnya prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan hibah dari APBD. Permasalahan tersebut secara umum mengakibatkan alokasi anggaran hibah kepada klub sepak bola menjadi tidak adil jika dibandingkan dengan alokasi untuk beberapa urusan wajib lainnya. (DTC)

Rayakan Kemenangan Persiba Bantul Pawai Keliling Kota PERSIBA Bantul sukses menjuarai kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia musim ini dan akan tampil di level Indonesian Super League (ISL) musim depan. Warga Bantul merayakannya dengan pawai mengarak keliling kota para pemain, manajer dan ofisial. Saat rombongan pulang dari Solo, tempat berlangsung final, para pendukung "Laskar Sultan Agung" itu menyambut kedatangannya di batas Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Jawa Tengah di Prambanan Sleman. Di tempat itu, kapten tim Wahyu Tanto, pelatih Sajuri Syahid dan manajer Bagus Nur Edi Wijaya menerima kalungan bunga melati sebagai ucapan atas kesuksesan tim Persiba yang berhasil lolos ke ISL. Setelah bersalam-salaman, dengan di kawal aparat kepolisian mereka menuju kota Bantul. Para suporter Paserbumi Bersama warga masyarakat Bantuln lainnya langsung mengikuti dari belakang. Ketika rombongan sampai di depan Pasar Niten Panggungharjo Sewon Bantul, ratusan massa yang telah lama menunggu langsung menyerbu rombongan yang turun dari bus. Massa langsung menyerbu Fortune Udo salah satu pemain yang berhasil memperoleh sepatu emas tanda sebagai top skorer atau pencetak angka terbanyak. Selain bersalaman, para suporter ada yang meminta foto bersama dengan sejumlah

pemain. Dari tempat itu, rombongan kemudian berganti menggunakan kendaraan terbuka. Namun adapula yang tetap berada di dalam bis. Pawai dimulai menuju Pendapa Parasamya kantor bupati Bantul. Sebuah mobil jeep warna merah bertuliskan Persiba berada di depan sambil membawa tropi liga dan piala sepatu emas yang diperoleh Fortune Udo. Ketika sampai di Bantul, rombongan langsung disambut bupati Bantul Hj. Suryawidati beserta jajarannya. "Kemenangan ini patut kita syukuri, karena Persiba berhasil lolos ke Liga Super. Kami patut

bangga dan berhasil membuat sejarah," ungkap Manajer tim Bagus Nur Edi Wijaya kepada wartawan di sela-sela pawai. Menurut perjuangannya lolos ke babak 8 besar tidak dilakukan dengan mudah. Persiba sudah beberapa kali lolos 8 besar, namun baru kompetisi tahun ini berhasil masuk liga super dan juara liga divisi utama. "Para pemain sekarang akan tetap kami pertahankan. Mereka juga ingin tetap bersama Persiba, yang lain-lain akan kami pikirkan nanti bersama general manajer persiba untuk persiapan tahun depan," katanya. (DTC)

harian andalas | Hal.

9

Memalukan, Ada Pengurus PSSI Sumut Terlibat K-78 Medan-andalas Aksi Kelompok 78 (K-78) ternyata tidak cuma mengakibatkan deadlocknya Kongres PSSI yang berlangsung di Jakarta pada 20 Mei lalu, tetapi juga telah memecahbelah kepengurusan PSSI di Sumatera Utara (Sumut). Anggota Komisi Etik PSSI Sumut, Indra Gunawan, mengungkapkan hal itu di Medan, Rabu (25/5). "Sejak awal, K78 memang telah memprovokasi beberapa unsur pengurus PSSI Sumut. Stimulusnya, saya kira, tak lain adalah fulus. Mohon maaf, saya tidak menyebutkan nama, tetapi saya kira pecinta sepakbola di Sumatera Utara ini sudah mengetahui siapa mereka," ujarnya. Menjelang kongres, lanjut Indra, perpecahan di PSSI Sumut memuncak. Legalitas Idrus Djunaidi selaku pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum pasca meninggalnya H. Risuddin, Ketua Umum terpilih dalam Muswawarah Provinsi PSSI Sumut 2009 lalu, coba digugat oleh beberapa unsur pengurus yang telah berafiliasi ke K-78. "Mereka berkolaborasi dengan beberapa pengurus lain yang sebelumnya tidak pernah aktif di PSSI Sumut, bahkan ada yang sudah direshufle semasa H. Risuddin masih memimpin PSSI Sumut," jelas Indra. Puncaknya terjadi sehari sebelum kongres berlangsung. Sejumlah oknum pengurus yang berafilasi pada K-78 itu ngotot agar Komite Normalisasi melegalkan mereka sebagai peserta dari Sumatera Utara. Padahal, Idrus Djunaidi ketika itu juga sudah berada di Jakarta dengan legalitas yang dimilikinya, yaitu SK pengangkatan sebagai Plt Ketua Umum dan mandat dari mayoritas pengurus harian PSSI Sumatera Utara. "Yang saya tahu, karena memang tidak membawa misi pribadi ke Kongres tersebut, dengan besar hati Idrus Djunaidi meminta agar Komite Normalisasi meniadakan hak

suara Pengprov PSSI Sumut," tambah Indra. Sayang, lanjut dia, Komite Normalisasi akhirnya justru melegalkan o k n u m pengurus PSSI Sumut yang terkontaminasi K-78 sebagai peserta kongres. Ini terjadi berkat lobi-lobi dari orang berpengaruh di Komite Normalisasi yang sangat berkepentingan dengan suara Sumut dalam kongres lantaran ikut mencalonkan diri sebagai eksekutif komite (exco). "Saat ini keterlibatan beberapa pengurus Pengprov PSSI Sumut dalam Kelompok 78 sudah diketahui banyak pihak, termasuk pengurus cabang (pengcab) PSSI beberapa kabupaten/kota di Sumatera Utara. Ini sangat memalukan, di saat sebagian besar fungsionaris PSSI Sumut sedang berupaya memperbaiki citra dengan cara berupaya meloloskan Tim Sumut pada PON XVIII nanti," tandas Indra. Apalagi, masih menurut Indra, para oknum pengurus tadi selama ini justru tak punya perhatian terhadap Tim Pra-PON. Bahkan, melihat anak-anak di Tim PraPON berlatih pun mereka tak pernah. Kekesalan yang sama juga diungkapkan Sekretaris Pengcab PSSI Karo Petra Purba. Penggila sepakbola yang rela menghabiskan banyak uang untuk pembinaan atlet di Kabupaten Karo itu mengaku sudah mengendus adanya keterlibatan beberapa oknum pengurus yang tergabung dalam K-78. "Awalnya kita mengira K78 adalah reformis sepak bola nasional. Nyatanya mereka yang justru menghancurkan. Kita malu karena ada orang Sumut yang terlibat di dalamnya. Kalau mereka-mereka yang terlibat di K-78 masih bercokol di tubuh PSSI Sumatera Utara, maka bakal hancurlah masa depan sepakbola kita," bilang Petra. (YON-REL)

andalas/ budi zulkifli

Indonesia Hadapi Jepang di Perempatfinal Qingdao-andalas Undian perempatfinal Sudirman Cup 2011 telah keluar. Sesuai dengan prediksi awal, Timnas Indonesia akan bertemu dengan Jepang pada babak perempatfinal. Ya, kemenangan atas Malaysia 32 pada penyisihan Grup B membawa berkah buat Simon Santoso dkk. Pada babak perempatfinal, Indonesia terhindar dari lawan berat yang juga tuan rumah Sudirman Cup 2011 yakni China. Merah Putih dijadwalkan bertemu Jepang. Sebagaimana dilansir dari situs bwfbadminton.org, Kamis (26/5/ 2011), China yang menjadi juara Grup A, akan menghadapi India pada babak perempatfinal. Sementara itu, duel seru akan terjadi pada babak perempatfinal lainnya. Korea Selatan akan bertemu dengan Malaysia, sebagai runnerup Grup B. Sedangkan Taiwan, akan menghadapi Denmark. Indonesia akan memainkan pertandingan babak perempatfinal melawan Jepang pada Jumat besok. (OKZ)

Berikut Hasil Undian Perempatfinal Kamis (26/5) Korea vs China vs

Malaysia (7pm) India (7.30pm)

Jumat (26/5) Denmark vs Indonesia vs

Taipei Japan

(7pm) (7.10pm)

Catatan: waktu yang tertera adalah waktu bagian China.

PERSAHABATAN-Para pemain kedua tim berfoto bersama sebelum bertanding.

Pertandingan Persahabatan di Lanud Medan :

PS. Kosek III Lanud Medan Kalahkan SIWO PWI Sumut 4-1 Medan- andalas PS Kosek III Lanud Medan mengalahkan PS Siwo PWI Sumut 4-1 dalam pertandingan persahabatan yang dilaksanakan di Lapangan Sepakbola Kosek III Lanud Medan, Kamis (26/5) Keempat gol Kosek III Lanud Medan diciptakan oleh Kol Tek. I Nyoman Sudarsana ( 2 gol), Mayor Kes. NHG Aritonang dan Ketkol. Tek Untung Kusmiandono. Sedangkan gol semata wayang PS SIWO PWI Sumut diciptakan oleh Syamsir dari Harian Medan Pos. Pertandingan itu sendiri berlangsung menarik, karena kedua tim bermain sportif dan PS

Kosek III Lanud Medan berhasil unggul terlebih dahulu setelah mendapat hadiah pinalti dari wasit. Mayor ADM Marshal setelah pemain belakang PS SIWO PWI Sumut Abdul Malik Ariadi Hands ball di kotak pinalti. Kol Tek. I. Nyoman Sudarsana yang tampil sebagai algojo berhasil menjalankan tugasnya untuk menaklukkan penjaga gawang Denny pane, sehingga PS Kosek III Lanud Medan unggul 1-0. Namun keunggulan itu tidak bertahan lama setelah Syamsir berhasil menciptakan gol balasan ke gawang Kosek III Lanud Medan yang dikawal oleh Serda Wirna.

Namun, di pertengahan babak I Kosek III Lanud Medan kembali unggul setelah Kol. Tek I Nyoman Sudarsana kembali menjebol gawang Denny Pane. Bahkan, Kosek III Lanaud Medan kembali mendapat hadiah pinalti setelah Halomoan Saamosir hands ball di kotak pinalti. Sayangnya, tendangan pinalti Mayor Kes. NHG Aritonang melambung jauh di atas mistar gawang. Beruntung, 'kegagala' itu dibayar lunas setelah Mayor Kes. NHG Aritonang berhasil menjebol gawang Denny Pane setelah terjadi kemelut di depan gawang. Di babak II Kosek Lanud

Medan berhasil menambah gol melalui Letkol Lek. Untung Kusmiandono, sehingga Kosek III Lanud Medan unggul 4-1. Sampai berakhirnya pertandingan, PS Kosek III Lanud Medan yang dipimpin oleh Kapten POM Benyain Sirait pun tetap unggul 4-1. Para pemain yang diturunkan : PS. Kosek III Lanud Medan : Asintel Kosek III Kol. Tek. R. Achmad Prihadi, Aslog Kosek III Letkol. Tek. I Nyoman Sudarsana, Kaposek Kosek III Letkol. Lek. Untung Kusmiandono, Dan Flightma Kosek III Mayor. Kes. NHG Aritonang, Dan Satprov

Kosek III Kapten POM Benyamin Sirait, Mayor Yossi, Lettu Tek. Agus, Mayor kes. Teddy V. Pane, Pabanda Bintal Kosek III Mayor Zukri, Pekas kosek III Lettu Wisnu, Dansatpom Lanud Medan Mayor POM Rudi Amru, Kadisops Lanud Medan Mayor NAVMeddy, Serda Hilman dan Lettu ADM Imron. PS. SIWO PWI Sumut : Deny Pane, Ariadi, Abdul Malik Ariadi, Halomoan Samosir, Agus ‌ , Austin E. Rumengkol, Budi Zulkifli, Mangampu Sormin, Syamsir, Yonan Febrian, David Swandana, Asril Tanjung, Ragil. (BD)


Jumat

EKONOMI-BISNIS

27 Mei 2011

harian andalas | Hal.

10

Berkunjung ke PDAM Tirtanadi

Care Indonesia Kagumi Program MBR di Medan andalas/hs poetra

NAIK - Seorang pedagang tomat sedang merapikan dagangan tomatnya yang mulai naik di pasaran.

Harga Tomat Naik Dipasaran Medan-adalas Tidak saja harga cabai merah yang naik beberapa hari yang lalu, kenaikan itu kini diikuti oleh tomat pelengkap masakan dalam bumbu dapur itu yang sudah menunjukan kenaikannya beberapa hari yang lalu dari Rp 5000-Rp 6000 per kg kini sudah menjadi Rp 7000 sampai Rp 8000 per kg. Pantauan andalas di Pasar Tradisional Pasar Lima Marelan, Kamis (26/5) sebahagian pedagang tidak jelas mengetahui mengapa kenaikan ini terjadi. “Nggak tau juga kenapa naik, memang udah mau naik ajalah kurasa, kemarin cabai, ini tomat, nggak tau besok apalagi yang naik, turun salah naik juga salah,” ujar Rita (56) pedagang sayur. Seperti cabai merah yang masih di posisinya Rp 10.000 per kg, cabai rawit Rp 12.000 per kg, cabai hijau Rp 8000 per kg dan untuk bawang merah dengan harga Rp 12.000 per kg yang relatif tetap, bawang putih Rp 20.000 juga tetap. Salah seorang pedagang mengatakan, kondisi sekarang masih relative normal dan stabil, berbeda dengan nanti jelang perayaan hari-hari besar. “Kalau sekarang masih normal itu, nanti mau puasa naik dia, mau lebaran gitu juga pelan-pelan naik, nanti turunnya lagi itu,” ujar Br Saragih (32). “Sampai saat ini nggak ada masalah kalau untuk kebutuhan dapur, masih aman dan bisa ditangani, tapi kalau sudah mulai naik baru terasa, apalagi yang ekonominya lemah,” ujar ibu rumah tangga Tia (25). Sama halnya dengan ikan laut ada yang naik harga dan relatif normal seperti ikan selayang yang bervariasi mulai dari Rp 12.000 sampai Rp 18.000 per kg dilihat dari besar dan kecilnya ukuran ikan. Sedangkan ikan tongkol sama juga demikian mulai dari Rp 12.000 sampai Rp 20.000 per kg ini juga di lihat dari jenisnya ada Ikan tongkol biasa dan ada Ikan tongkol sisik, ada juga ikan jenis lain seperti ikan biji nangka Rp 8000 sampai Rp 10.000,- per kg, ikan mereh terisi Rp 12.000 sampai Rp 15.000 per kg, dan ikan gulama Rp 8000 sampai Rp 12.000. (IKA)

Eksportir Kopi Sumut Keluhkan Disperindag Persulit SPEK Medan-andalas Eksportir kopi di Sumatera Utara mengeluhkan layanan Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang mempersulit pengeluaran Surat Persetujuan Ekspor Kopi (SPEK) atau Surat Keterangan Asal (SKA) yang merupakan dokumen penyerta ekspor. "Akibat lambannya pengeluaran SPEK dan SKA, membuat eksportir merugi besar baik secara materil maupun moril. Kami sudah mengadukan masalah itu ke AEKI (Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia) Sumut dan berencana melapor ke Plt Gubernur Sumut bahkan ke kementerian terkait jika tidak ada juga perubahan," kata eksportir kopi yang enggan disebut identitasnya di Medan, Kamis. Eksportir itu tidak mau diungkap jati dirinya karena meyakini jika masalah itu diekspos perusahaannya terancam semakin dipersulit dalam pengurusan izin SPEK dan SKA. "Tapi kasus ini tidak bohong. Tanya aja ke AEKI Sumut, sudah banyak laporan pengusaha masalah SPEK dan SKA," katanya. SPEK dan SKA sesuai ketentuan paling lama keluar dalam tiga hari setelah dokumen lengkap dan benar diserahkan pengusaha. Nyatanya paling cepat baru keluar seminggu, itu pun harus dengan "upeti", meski sesuai ketentuan surat itu gratis. (ANT)

PLAZA 11.30-16.50-16.10-18.30-20.50 THAMRIN 12.40-15.00-17.20-19.40 BINJAI 13.00-14.50-16.40-19.30-20.20

PALLADIUM 12.45-15.00-17.15-19.30 PLAZA 13.45-16.00-18.15-20.30

Medan-andalas Care Indonesia, mengagumi komitmen dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan di Kota Medan dalam mewujudkan Program MBR dengan konsep Master Meter untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat berpenghasilan Rendah (MBR).. Hal itu dikemukakan Tri Cahyo Putra, pimpinan delegasi Care Indonesia yang melakukan kunjungan ke PDAM Tirtanadi selama dua hari pada Rabu-Kamis (25-26/5). Care Indonesia merupakan lembaga yang bergerak di bidang peningkatan akses air bersih dan sarana sanitasi di daerah urban Kota Makasar, Kupang, dan Jayapura dengan dukungan UNICEF dan ESPUSAID. Delegasi Care Indonesia yang berkunjung ke PDAM Tirtandi tersebut sebanyak 15 orang terdiri dari perwakilan BAPPEDA, PDAM, dan Dinas PU dari Makasar, Kupang, dan Jayapura. Tujuan kunjungan tersebut

adalah untuk mengetahui bagaimana PDAM Tirtanadi, Pemko Medan, dan Masyarakat mewujudkan sistem penyediaan air bersih bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Selain mendapatkan penjelasan tentang upaya yang dilakukan PDAM Tirtanadi, Pemko Medan, masyarakat dalam mewujudkan penyediaan air bersih bagi MBR, delegasi Care Indonesia juga berkesempatan melihat langsung pemasangan Master Meter dan berdialog dengan masyarakat penerima manfaat Program MBR. Pelaksana Kepala Divisi Public Relations PDAM Tirtanadi Jumirin SE Msi, kepada pers, Kamis (26/5) mengatakan, rombongan Care Indonesia diterima Direktur Administrasi & Keuangan PDAM Tirtanadi H Ahmad Thamrin SE MPsi didampingi beberapa Kepala Divisi. Kepada delegasi Care Indonesia, Ahmad Thamrin menjelaskan bahwa Program MBR merupakan kerja sama antara Pemko Medan dengan PDAM Tirtanadi dan Jaringan Kesehatan Masyarakat (JKM) yang didukung ESP-USAID. Program ini dimulai sejak tahun 2007 dengan tujuan untuk menyediakan air bersih bagi

andalas/ist

MENINJAU - Rombongan Care Indonesia saat meninjau pelaksanaan penyediaan air bersih bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di kawasan Belawan. MBR. Thamrin mengemukakan beberapa alasan PDAM Tirtanadi mengembangkan pelayanan air bagi MBR. Di antaranya, di dalam MDG’s, PDAM diwajibkan melayani seluruh masyarakat dengan cakupan pelayanan meliputi masyarakat kaya, masyarakat berpenghasilan menengah, masyarakarakat berpenghasilan rendah, dan masyarakat miskin. Kemudian mendukung program nasional penambahan 10 juta sambungan air minum hingga tahun 2013 dan mendukung program Gubernur Sumatera Utara untuk mewujudkan rakyat tidak lapar, rakyat tidak bodoh, rakyat tidak sakit, dan rakyat punya masa depan Pada pelaksanaan program MBR ini, NGO bersama masyarakat membentuk Community Based Organization/Organisasi Berbasis Masyarakat (CBO) serta membahas kontrak dengan PDAM Tirtanadi. CBO bertanggung jawab

BI Medan Temukan Upal Rp 8,21 Juta Medan-andalas Kepala Tim Ekonomi dan Moneter Kas Bank Indonesia (KBI) Medan /Korwil BI Sumut dan NAD, Mikael Budi Satrio mengatakan, pada bulan April 2011, Bank Indonesia (BI) Medan menemukan uang palsu (upal) dalam transaksi yang terjadi di Kantor BI (KBI) Medan sebanyak 154 lembar dengan nilai Rp 8,21 juta. Dijelaskannya, pecahan uang Rp 100.000 sebanyak 34 lembar, pecahan Rp 50.000 sebanyak 88 lembar, pecahan Rp 20.000 sebanyak 11 lembar dan pecahan Rp10.000 sebanyak 17 lembar dan pecahan Rp 5.000 sebanyak 4 lembar. “Temuan uang palsu untuk bulan April di KBI Medan mengalami kenaikan dibanding bulan Februari senilai Rp3,466 juta. Pada bulan Maret 2011, kita tidak menemukan adanya uang palsu. Sedangkan pada Januari 2011, ditemukan uang palsu mencapai Rp 4,965 juta,” jelas Mikael Budi Satrio kepada wartawan, Kamis (26/5) di kantornya. Sementara, sepanjang tahun 2011 hingga April transaksi BI

Mikael Budi Satrio Real Time Gross Settlement (RTGS) yang terjadi di Sumatera Utara kata Mikael Budi Satrio mencapai Rp 214,92 triliun dengan volume 313.962 transaksi. Menurutnya, porsi transaksi BI RTGS atau transfer uang tercepat antar bank dalam tempo 15 menit itu paling besar terjadi di Kota Medan. “Porsi transaksi yang terjadi di Kota Medan sebesar Rp 200,17 triliun atau 93,14 persen dari total transaksi di Sumut. Sedangkan pada bulan April transaksi RTGS sebesar Rp

56,07 triliun dengan volume sebesar 76.868 transaksi,” sebutnya. Dikatakannya, transaksi transfer masuk dari luar Sumut sebesar Rp 20,44 triliun, lebih kecil dibanding transfer keluar dari Sumut yang tercatat sebesar Rp25,61 triliun. Sedangkan transfer yang terjadi di dalam wilayah Sumut sendiri hanya tercatat Rp 10,03 triliun. “Porsi transaksi terbesar pada April tetap terjadi di Kota Medan mencapai Rp 52,82 triliun atau 94,20 persen dari total transkasi RTGS di Sumut,” ucapnya. Sedangkan untuk nilai transaksi kliring pada April 2011 sebesar Rp 10,60 triliun, mengalami penurunan 7,62 persen dibanding bulan lalu. Volume transaksi juga mengalami penurunan 11,46 persen menjadi 346,972 warkat. Terkai dengan peningkatan ini, kliring retur pada April 2011 juga mengalami penurunan 17,66 persen menjadi Rp 132 miiar, begitu pula volumenya menurun 11,68 persen menjadi 5.953 warkat,” tandasnya. (SIONG)

Bisnis Properti Bakal Kian Menggeliat Jakarta-andalas Cepatnya pertumbuhan penduduk di Indonesia memberikan kesempatan kepada para pengembang kawasan pemukiman untuk semakin memperluas jangkauannya di Indonesia. Kepala Bidang Perkotaan dan Permukiman Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Indonesia Hari Ganie mengungkapkan, cepatnya pertumbuhan penduduk Indonesia akan membuat banyaknya permintaan untuk tempat tinggal. Hal ini lah yang menjadi daya tarik bisnis pengembang properti di Indonesia.

THAMRIN SUN 13.00-15.15-17.30-19.45

"Pertumbuhan Indonesia itu cepat sekali. Ini membuat permintaan rumah akan terus tumbuh. Disinilah pengembang melihat sebagai potensi," katanya dalam jumpa pers di kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Kamis (26/5). Hari menambahkan, sensus penduduk terakhir yang telah dilakukan pada tahun 2010 mencatat pertambahan penduduk sebanyak 3 juta orang pertahun (total 237 juta). Pertambahan 3 juta jiwa ini setara

SUN 13.00-15.00-17.00-19.00-21.00 THAMRIN 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

dengan jumlah penduduk di Kota Bogor. Kemungkinan 10 tahun mendatang akan ada pertumbuhan penduduk kota sebesar penduduk Jabodetabek. "Sensus penduduk 2010 terlihat per tahun menambah 3 juta orang, sama kaya Bogor. Sepuluh tahun 1 Jabodetabek," ujarnya. Hari mencontohkan kota Samarinda yang terbilang kecil saja memiliki penjualan rumah sebesar Rp 40 miliar. Hal ini menunjukkan akan adanya pengembang baru yang akan hadir untuk memenuhi kebutuhan rumah. (DTC)

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 THAMRIN 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 BINJAI 12.30-14.30-16.30-18.30-20.30

membangun jaringan perpipaan distribusi setelah melewati Master Meter (dengan bantuan JKM/PDAM) dan bertanggung jawab mengumpulkan pembayaran air dari setiap rumah dan membayarkan ke PDAM sesuai dengan pemakaian yang tercatat pada meter induk dan tarif yang telah disepakati. "Program penyediaan air bersih bagi MBR yang dikembangkan PDAM Tirtanadi dengan konsep Master Meter menjadi salah satu alternatif pelayanan air bagi MBR saat ini telah berkembang meliputi Kelurahan Bagan Deli, Kelurahan Belawan Bahagia, Kelurahan Belawan I dengan jumlah Master Meter sebanyak 54 yang melayani 7.478 KK," sebut Ahmad Thamrin. Pada Kamis (26/5) rombongan Care Indonesia meninjau lokasi pemasangan Master Meter di Jalan Selebes Titi Panjang, Kelurahan Belawan I dan Kelurahan Kampung Besar.

Pada peninjauan ini rombongan Care Indonesia didampingi perwakilan dari Dinas Perkim Kota Medan Khairudin Hazfin Siregar ST dan Rawaluddin Siregar ST dan dari JKM Drs Edy RAG. Rombongan Care Indonesia juga disambut Kacab Belawan Kota Hadi Husin SE Msi, Kacab Medan Labuhan Syaiful Bahri Nasution SE, Kacab Cemara Sutedi Raharjo ST dan Pengurus Kelompok Masyarakat Pemakai Air (POKMAIR). Fombongan Care Indonesia juga melakukan dialog langsung dengan Pengurus POKMAIR dan beberapa warga setempat. Dalam dialog tersebut terungkap bahwa masyarakat sangat berterima kasih kepada Pemko Medan, PDAM Tirtanadi, ESPUSAID, dan JKM yang telah membantu terwujudnya penyediaan air bagi MBR dan diharapkan agar program ini dapat dikembangkan ke daerah-daerah lainnya. (GUS)

Indonesia Sasaran Empuk Impor Daging Ilegal

BEBERAPA kasus impor daging ilegal yang terjadi mengindikasikan bahwa Indonesia masih menjadi sasaran empuk penyebaran daging ilegal. Hal ini terjadi karena sistem deteksi dini dan pengawasan yang lemah dari pemerintah, dalam hal ini Badan Karantina Kementerian Pertanian serta Dirjen Bea Cukai.

S

ebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menahan 50 kontainer daging sapi ilegal di wilayah perbatasan Jawa Timur, Rabu (25/5). Sebelumnya ditemukan 148 kontainer berisi daging dan jeroan impor ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok pada awal Januari. "Sistem deteksi dini dan pengetatan pengawasan harus di lakukan secara serius, tidak hanya pada pelabuhan-pelabuhan besar yang menjadi entri poin utama tetapi juga pelabuhan-

PLAZA 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 BINJAI 12.45-14.35-16.25-18.15-20.05

pelabuhan tikus yang banyak tersebar di daerah," kata Anggota Komisi IV DPR Rofi Munawar, Kamis (26/5). Rofi menambahkan pemerintah juga harus memperketat regulasi terkait tata niaga daging. "Yang sering menjadi pertanyaan besar adalah seringkali harga daging terus naik sedangkan harga sapi lokal mengalami penurunan," imbuhnya. Selain akan merusak harga pasar, daging yang berasal dari impor ilegal ini sangat berbahaya bagi kesehatan. Daging ilegal tersebut tidak disertai dengan sertifikat kesehatan dari negara asal, terlebih lagi untuk kasus temuan daging impor ilegal di Jawa Timur, daging sapi telah tercampur menjadi satu dengan daging ayam serta daging babi. "Perlu di ingat Indonesia memiliki target swasembada daging sapi yang dicanangkan akan tercapai pada tahun 2014, apabila tidak ada perbaikan yang serius mungkin target swasembada daging hanya tinggal mimpi belaka," jelasnya.

SUN 13.15-15.05-16.55-18.45-20.35

(OKE)

SUN 13.30-15.45-18.00-20.15


KOMUNITAS

Jumat 27 Mei 2011

harian andalas | Hal.

Honda Gelar Tornado Indostar

Reuni KBABSI FS USU Upaya Meningkatkan Peran Alumni Medan-andalas Kualitas sebuah institusi pendidikan tinggi sangat ditentukan oleh seberapa besar peran dan kiprah alumninya dalam mendukung upaya peningkatan kualitas dan proses belajar mengajar di institusi tersebut. Oleh karena itu, kegiatan reuni alumni Jurusan Bahasa dan Sastra Fakultas Sastra USU dinilai sangat penting dan strategis dalam meningkatkan peran alumni. Hal itu diungkapkan Ketua Keluarga Besar Alumni Bahasa dan Sastra Indonesia Fakultas Sastra USU Drs. Edy Zulfikar, Kamis (26/5) usai rapat Panitia Reuni di Kampus USU Medan. Dalam kesempatan itu Edy didampingi tokohtokoh alumni lainnya diantaranya Drs. Boyke Turangan, MSP, Drs. Harun Al Rasyid, Drs. Muhammad Syahrir, Drs. Agus Bambang Hermanto dan Drs. Anharuddin Hutasoit. “Salah satu tujuan diadakan reuni ini adalah untuk mendapatkan masukan, saran dan bantuan alumni untuk meningkatkan mutu pendidikan di jurusan tertua di Fakultas Sastra USU ini. Pengalaman dan pemikiran para alumni sangat diharapkan dalam rangka memberikan konstribusi positif para alumni terhadap perkembangan jurusan,” kata Edy lagi. Reuni Akbar KBABSI FS USU ini akan diadakan pada hari Jum’at tanggal 3 Juni 2011 bertempat di Fakultas Sastra USU Medan. Menurut Ketua Panitia Drs. Anharuddin Hutasoit mengatakan kegiatan reuni akan diawali dengan kegiatan Diskusi tentang Peran Alumni dengan narasumber Prof. DR. Ikhanuddin Nasution, MA, Drs. Mulyadi MA, Drs. Harun Al Rasyid. “Dari diskusi ini kita akan merumuskan peran dan sumbangsih apa yang akan kita sumbangkan kepada almamater kita. Kami tahu banyak alumni kita yang sudah sukses berkarier dalam berbagai profesi seperti di instansi pemerintah, perguruan tinggi, TNI, wartawan dan wiraswasta,” kata Anhar lagi. (REL)

Said Hamzah “Mandi Uang” Medan-andalas Memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen memang sudah menjadi komitmen Honda. Hal ini semakin terbukti lewat lomba mandi uang yang digelar PT Indostar Sukses Motor (ISM), salah satu dealer Honda yang beralamat di Jalan Yos Sudarso No. 87 AB Medan. Lomba mandi uang dengan total hadiah sebesar Rp 10 juta itu, dipersembahkan khusus untuk konsumennya.

andalas/siong

TORNADOTORNADO-Salah satu konsumen PT. Indostar Sukses Motor, salah satu dealer sepedamotor Honda diberikan kesempatan untuk mengambil lembaran uang sebanyak–banyaknya di dalam Tornado Indostar.

Penanaman Seribu Pohon di SMPN 44

Dharma Wanita Disarankan Tanam Pohon Sirsak Medan-andalas Ketua Dharma Wanita PKK Dinas Pendidikan Kota Medan Nyonya Hasan Basri Hj Bahriah SPd menyarankan, agar seluruh Dharma Wanita Kota Medan dapat membudayakan penanaman pohon Sirsak sebagai tanaman penghijauan di Kota Medan. Sebab, sirsak dinilai sebagai tanaman ramah lingkungan dan buahnya berkhasiat bagi kesehatan. Anjuran ini disampaikan Hj Bahriah pada kegiatan Dharma Wanita se-Kota Medan dan serangkaian program penanaman seribu pohon di lingkungan SMPN 44 Medan Kelurahan Nelayan Indah Medan Belawan, Kamis (25/5). Kegiatan ini diprakarsai Kepsek SMPN 44 Medan Dra Dermawati Napitupulu MPd, dihadiri Ketua Pembina Dharma Wanita Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Drs Hasan Basri, Ketua Komisi B DPRD Medan Drs Roma P Simaremare, anggota Komisi B M Yusuf SAg, Lurah Nelayan Indah, ratusan anggota Dharma Wanita Dinas Pendidikan Medan, dan para kepala SD, SMP,

11

SERIBU POHONPOHON-Ketua Komisi B DPRD Medan Drs Roma P Simaremare (tiga dari kanan), anggota komisi B M Yusuf SAg (kanan), Kepala SMPN 44 Medan Dra Dermawati Napitupulu (dua dari kanan), Ketua Dharma Wanita Dinas Pendidikan Kota Medan Hj Bahriah SPd (kiri) saat melakukan penanaman seribu pohon di lingkungan sekolah Kelurahan Nelayan Indah Kecamatan Medan Belawan, Rabu (25/5 andalas/robenson

SMA/SMK se-Kota Medan. Menurut Bahriah, program penghijauan sangat positif dan kiranya memprioritaskan tanaman pohon sirsak sebagai tanaman favorit seperti yang pernah diinstruksikan Ketua Dharma Wanita Kota Medan Hj Yusra Siregar. Diharapkan, kegiatan Dharma Wanita akan lebih bermanfaat bagi masyarakat umum.

Penerbit Erlangga Gelar Teacher of The Year 2011

masyarakat luas. Begitu juga dengan kegiatan para dharma wanita tidak membosankan dengan acara rutin seperti arisan dan masak memasak. Sementara itu, Ketua Komisi B DPRD Medan Drs Roma P Simaremare menyampaikan apresiasi positif kepada Kepsek SMPN 44 Medan Dra Dermawati Napitupulu karena terbukti melakukan

Ketua Pembina Dharma Wanita sekaligus Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Hasan Basri mengharapkan, program penghijauan dapat melembaga di masyarakat dan dimulai dari lingkungan sekolah. Diharapkan, para siswa dan guru dapat termotivasi membudayakan penghijauan di lingkungan sekolah dan

program yang sangat baik membantu pemerintah dalam hal penghijauan mengatasi pemanasan global. “Kepsek SMPN 44 telah membuktikan kepada masyarakat dan khususnya kepada siswa telah berbuat nyata melakukan penghijauan. Kita harapkan, seluruh pihak sekolah yang ada di Kota Medan turut berpartisipasi melakukan penghijauan,” harap Roma. Kepala SMPN 44 Medan Dra Dermawati Napitupulu MPd selaku penyelenggara mengatakan, program penanaman seribu pohon demi mewujudkan peduli lingkungan. Diyakini untuk mencapai program itu hendaknya dimulai dari sekolah. Ditambahkan, penanaman pohon di lingkungan sekolah Kelurahan Nelayan Indah yang kebetulan dekat pantai diharapkan dapat mengantisipasi kerusakan lingkungan yang berpotensi banjir rob dan air pasang. Sedangkan, seribu bibit pohon menurut Dermawati diterima dari Menteri Kehutanan RI berdasarkan permohonan pihak sekolah. (BEN)

Arifin Posmadi, General Manager CV Indako Trading Co selaku main dealer Honda di Sumatera Utara mengungkapkan, pihaknya ikut mendukung upaya dealer Honda dalam memberikan layanan terbaik bagi konsumen. Banyak cara yang dapat dilakukan dan ini menjadi salah satu yang terbaik,”ungkap Arifin Posmadi kepada wartawan, Kamis (26/5) di Medan. Lomba mandi uang kali ini dimenangkan oleh Said Hamzah, konsumen Honda yang berhasil mengambil uang sebesar Rp. 1.150.000. Pada saat lomba, konsumen Honda warga Jalan Abdul Hamid No. 5 Kelurahan Sei Putih Barat Kecamatan Medan Petisah ini dengan tenang dan tangkas mengambil setiap lembaran uang yang beterbangan di dalam Tornado Indostar, sehingga akhirnya berhasil keluar sebagai pemenang minggu ini. “Saya tidak menyangka hari ini bisa mendapat rezeki sebanyak ini, semua berkat PT. Indostar, untuk seterusnya saya akan membeli dan menyarankan ke teman-teman agar membeli motor hanya di Indostar, karena bisa ketiban duit,” ujarnya bersemangat. Lomba mandi uang berhadiah total Rp. 10 juta ini secara rutin dilaksanakan setiap Hari Minggu mulai pukul 10.00 – 12.00 Wib di halaman showroom PT Indostar Sukses Motor. Peserta Lomba Mandi Uang ini merupakan konsumen yang membeli sepeda motor Honda dari PT Indostar Sukses Motor. Jeffry Kosasi, Pimpinan PT Indostar Sukses Motor mengungkapkan, jika sebelumnya peserta lomba mandi uang ini adalah konsumen yang membeli sepeda motor Honda tipe tertentu saja atau dengan DP tertentu saja, maka

mulai bulan Mei 2011 peserta lomba mandi uang yang diundang semua adalah konsumen yang membeli sepeda motor Honda di Indostar dengan DP berapapun dan tipe apapun juga, kecuali pembelian tunai. Artinya kalau membeli sepeda motor Honda secara kredit di PT Indostar Sukses Motor, maka akan langsung berkesempatan mendapatkan hadiah Lomba Mandi Uang ini. “Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada konsumen yang sudah memilih dan mempercayai PT Indostar Sukses Motor sebagai tempat untuk membeli sepeda motor Honda,” ujar Jeffry Kosasi. Lomba mandi uang sendiri merupakan suatu perlombaan paling menghebohkan dan satu-satunya di Kota Medan, karena pesertanya dimasukkan ke dalam sebuah tabung Tornado Indostar yang berisi lembaran uang sebanyak Rp 10 juta, kemudian lembaran uang tersebut akan diterbangkan oleh angin buatan. Peserta diberikan kesempatan untuk mengambil lembaran uang sebanyak-banyaknya selama waktu yang telah ditentukan, dan jumlah uang terbanyak yang berhasil diambil oleh peserta akan dibawa pulang oleh peserta sebagai hadiah. Lomba ini sudah dilaksanakan setiap minggu selama 3 bulan terakhir ini, dan sudah berhasil memunculkan sejumlah nama pemenang yang masing-masing membawa pulang uang jutaan rupiah. Untuk sementara pemegang rekor lomba mandi uang ini sebesar Rp. 2.020.000, dan sampai saat ini pihak PT. Indostar masih tetap menunggu konsumen yang bisa memecahkan rekor tersebut. “ Kami meyakini rekor tersebut akan dipecahkan dalam waktu dekat ini, “ tambah Jeffry. (SIONG)

Penerbit Erlangga Cari Guru TK Favorit andalas/ist

Medan-andalas Penerbit Erlangga Medan mencari guru taman kanak-kanak (TK) favorit lewat Teacher of The Year (Toty) 2011. Dari ratusan guru yang mendaftar, sebanyak 20 lolos seleksi berkas dan portofolio Toty 2011. Pimpinan Cabang Penerbit Erlangga diwakili Manajer Pemasaran Sahala Sihombing kepada wartawan di kantornya Jalan SM Raja Medan, Kamis (26/5) mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengukur kompetensi guru TK yang

diharapkan sesuai dengan kriteria yang disusun secara subjektif oleh penerbit Erlangga. Peserta terlebih dahulu harus mengirimkan karya tulis melalui email atau via pos sebelum 14 Mei 2011 ke kantor Penerbit Erlangga. Bagi peserta yang lolos seleksi berkas, panitia akan melakukan penilaian seperti aktif, kreatif, inovatif dalam melaksanakan tugas proses belajar mengajar di sekolah. “Dari penilaian itu akan diketahui apakah guru TK mengajar fun atau terpaksa. Karena TK dan pendidikan anak usia dini (PAUD) adalah pendidikan awal, bila salah mendidik maka akan berpengaruh kepada anak ke depannya,” ujarnya.

favorit dan disarankan untuk tidak mengikuti kegiatan sejenis. Ketua Ikatan Guru Taman Kanak-kana (IGTK) Kota Medan Martini Muktar selaku tim penilai menambahkan, aspek penilaian meliputi kesiapan mental guru, ketegasan, cara memberikan informasi, kesabaran mengajar, penerapan kasih sayang, melihat respon anak di kelas, suasana aktif, inovatif, kreatif, efektif dan menyenangkan. Selain itu juga bisa dilihat bagaimana guru TK memanfaatkan bahan yang menarik dan bisa dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kepada anak didik yang memiliki karya atau kreasi

Dari 18 orang guru TK yang telah mengikuti seleksi akan diambil 5 berkas oleh tim juri nasional untuk diseleksi. Bila tim juri menyatakan telah lolos kualifikasi penilaian di tingkat regional yang diadakan oleh penerbit Erlangga Medan akan dipilih salah satu terbaiknya untuk mengikuti seleksi nasional di Jakarta. Seleksi penilaian terhadap pendidik favorit guru TK ini dilakukan oleh Ikatan Guru TK Kota Medan dan tim psikolog. Tahun lalu, Wiwik Puspita Sari (guru TK Al Mushabihin Kompleks Taman Setia Budi Indah) berhasil menjadi juara pertama guru TK tingkat nasional dan merupakan duta Sumut sebagai pendidik

GURU FFAAVORITPenerbit Erlangga Medan mencari guru taman kanak-kanak (TK) favorit lewat Teacher of The Year (Toty) 2011. siswa. “Kita juga senantiasa melakukan audisi dan tes tertulis kepada guru TK yang mengikuti kegiatan ini,” ucapnya. Tim psikolog Dra Irna Mirnawati S.Psi mengatakan, sikap guru TK menga-

jar di kelas akan membangkitkan kreativitas anak. Namun sayangnya, masih banyak kesalahan yang terjadi sewaktu guru TK mendidik, sehingga menghambat kreativitas anak itu sendiri.

“Memasuki anak PAUD dalam masa bermain tidak harus dicekoki unsur belajar (kognitif) tapi perlu memberikan waktu bermain. Salah jika anak terlalu tinggi mendapatkan pelajaran. (HAM)

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

WAHONO WIJAYA / AGONG

73

Jl. D anau S i ngkarak Gg. S i ndar No. 10 Medan

26-05-11 00.15 WIB

29-05-11 13.00 WIB

D i perabukan

1

YIU HONG CUAN

74

Jl. S ei K era Gg. P enghulu No. 58-A Medan

25-05-11 03.40 WIB

29-05-11 12.00 WIB

D i perabukan

3

GUI CHENG NIAM

75

Jl. B i lal K omp. B i lal Lestari No. B 11 Medan

25-05-11 06.45 WIB

29-05-11 14.00 WIB

D i perabukan

4

KHOO PHEK IM

84

Jl. Mojopahi t No. 69 A Medan

26-05-11 02.00 WIB

29-05-11 12.00 WIB

D i perabukan

5

SUTINAH RAMLI

71

Jl. A ngsa No. 2 A Medan

24-05-11 06.30 WIB

27-05-11 13.00 WIB

D i perabukan

6

LIM SIU CIOK

69

Jl. A R Haki m Gg. B akung No. 52 Medan

26-05-11 15.10 WIB

30-05-11 12.00 WIB

D i kebumi kan

9

ONG A TJIONG

67

Jl. B ulu P eri ndu No. 60 Medan

25-05-11 01.30 WIB

VIP-C

D i kebumi kan


Jumat 27 Mei 2011

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

12

Program Bedah Rumah Ajang Cari Untung Lubuk Pakam-andalas Anggota DPRD Deli Serdang Benhur Silitonga MM, mengimbau seluruh stakeholder di pedesaan, kecamatan dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), agar tidak menjadikan program bedah rumah tidak layak huni, sebagai ajang cari untung dari masyarakat miskin. Pasalnya, banyak kabar beredar masih ada oknum-oknum nakal yang mencoba mengutip sejumlah uang dari warga yang mendapat bedah rumah, dengan dalih untuk keperluan pengurusan surat-menyurat. Program dicanangkan Bupati Amri Tambunan itu sangat mulia, untuk meningkatkan taraf hidup warga kurang mampu di daerah dari segi rumah layak huni. Sangat naif, bila

program itu dinodai oknum-oknum bermental bobrok dengan mengambil kesempatan mencari keuntungan dalam momen tersebut. Pasalnya, program “Baru Yakin” (Bedah rumah Masyarakat Miskin) itu, gratis bagi warga yang mendapatkannya, mulai dari pengurusan surat tanah, izin bangunan termasuk data keluarga.”Jangan nodai program mulia ini dengan pengutipan-pengutipan berdalih aneh-aneh,” tegas Benhur, Kamis (26/5). Perlu digarisbawahi, program ini menjadi satu peluang bagi masyarakat yang mendapat rezeki lebih untuk saling berbagi kasih membantu warga tidak mampu, bukan justru membebani warga miskin untuk mendapatkan bedah rumah.”Momen ini peluang untuk memberi, bukan untuk mengambil atau menerima sesuatu dari masyarakat," ujarnya. Sementara, Wakil Bupati Deli Serdang Zainuddin Mars menegaskan kembali, para perangkat desa dan camat yang bersentuhan lang-

sung dengan masyarakat jangan coba-coba melakukan pengutipan apa pun dalam program bedah rumah. Bila ditemukan ada oknum meminta uang dengan dalih apa pun pasti ditindak tegas, dan bila perlu dibawa ke ranah hukum. Bgi masyarakat diimbau, untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaannya, guna suksesnya program peningkatan taraf hidup warga kurang mampu itu. ”Segera laporkan jika ada oknum yang mencoba meminta sesuatu khusus proses program bedah rumah tidak layak huni,”kata wabup. Seperti diketahui, Pemkab Deli Serdang sejak Maret 2011 lalu telah mencanangkan program bedah 10 ribu rumah warga tidak layak huni di 22 kecamatan, dengan menghimpun kekuatan pemerintah, pihak swasta dan masyarakat yang disebut kekuatan tiga pilar. Target ini diharapkan dapat terwujud hingga akhir masa jabatan bupati Amri Tambunan dengan Wakil Bupati Zainuddin Mars 2014 mendatang. (TH)

Pelaku UMKM Ikuti Pelatihan & Sosialiasasi HAKI Tebing Tinggi-andalas Puluhan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Tebing Tinggi mengikuti pelatihan dan sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) digelar Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), di Gatot Subroto Kecamatan Padang Hulu, kemarin. Kegiatan diikuti 30 pelaku usaha home industri makanan ringan di kota itu dibuka Kadis Koperindag, Jhon Edin Lumbangaol didampingi Kabid Pengembangan UKM Muhammad Yunus Matondang dan Kabid Perdagangan Iboy Hutapea. Menghadirkan nara sumber, Subendi SH dan Juraini Sulaiman SH dari Kanwil Kementrian Hukum dan HAM Sumut. Kadis Koperindag Jhon Edin Lumbangaol saat membuka kegiatan itu berharap para peserta yang umumnya bergerak di bidang home industri makanan ringan dapat mengetahui pentingnya hak paten merk dari produk UMKM dihasilkan untuk melindungi hasil produksi serta bisa lebih meningkatkan peluang pasar lokal maupun regional. Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kemenkum HAM Propsu Subendi, dalam makalah ‘Diseminasi hak atas kekayaan intelektual’ memaparkan, pendaftaran ciptaan tidak merupakan suatu kewajiban untuk mendapatkan hak cipta. Namun demikian, pencipta maupun pemegang hak cipta yang mendaftarkan ciptaannya akan mendapatkan surat pendaftaran ciptaan yang dapat dijadikan sebagai alat bukti awal di pengadilan apabila timbul sengketa di kemudian hari terhadap ciptaannya itu. Disebutkan, pemegang hak cipta dilindungi undang-undang. Menurut UU No.19 Tahun 2002, hak cipta adalah hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak atau memberi izin ciptaannya dengan tidak mengurangi pembatasan menurut peraturan dan perundangan berlaku. (MET)

PANGGILAN 1. Nurmansah Sima-Aek Kanopan 2. Antoni Sihombing-Kabanjahe 3. Rasum-Sergai 4. Evan Dani-Binjai 5. Parlin Gultom-Sibolga Diminta nama-nama disebutkan diatas, kami harap segera datang ke Redaksi Harian Andalas Jl T Amir Hamzah Komplek Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan, untuk menyelesaikan Administrasi/Keuangan di Harian Andalas. Selambat-lambatnya 1 (satu) minggu setelah pengumuman ini diterbitkan. Apabila dalam waktu yang ditentukan tidak diselesaikan maka dengan sangat terpaksa kami melaporkan ke pihak yang berwajib. Demikian kami sampaikan supaya dilaksanakan dan atas perhatiannya kami ucapkan terimakasih. Acc: H Baharuddin Wakil Pemimpin Umum/Penjab

andalas

PenyuluhanDinas Kesehatan Nias Selatan terlihat serius melakukan penyuluhan penanggulangan rabies.

Dinkes Nisel Gencar Tanggulangi Penderita Rabies Nias Selatan-andalas Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan tengah gencar melaksanakan program penyuluhan penanggulangan rabies (gigitan anjing) di desadesa se-Kabupaten Nias selatan. Pasalnya, jumlah korban penyakit akibat gigitan anjing masih relatif tinggi khususnya di desa-desa terpencil. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Nias Selatan Foluaha Lazira SKM, kepada andalas di ruang kerjanya, Kamis (26/5). Lazira menjelaskan, salah seorang penderita rabies, Alifius Halawa (5) penduduk Desa Hilimbaruzo Kecamatan Amandaya, sudah ditangani. Begitu mendapatkan informasi, saya bersama lima staf langsung berangkat ke tempat korban untuk melakukan penanggulangan,”kata Lazira. Kini, korban rabies itu sedang ditangani tim medis Dinas Kesehatan Nias Selatan. "Penanganan sudah sampai pada tahap pemberian vaksin kedua, menunggu dua puluh satu hari ke depan akan diberikan lagi vaksin tahap ketiga,"ujarnya. Selain kegiatan pemberian vaksin

bagi yang terindikasi menderita penyakit rabies, Lazira juga menyebutkan, pihaknya saat ini sedang melakukan pembagian kelambu di beberapa Puskesmas, yakni Puskesmas Lolomatua, Puskesmas Lahusa, Puskesmas Amandaya, Puskesmas Hilizalootano. "Kemudian program GF-ATM dari Dinas Kesehatan Propinsi juga sedang dilaksanakan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan," sebutnya. Pantauan andalas di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan, mulai tampak perubahan, terutama kehadiran pegawai sudah mulai tepat waktu. Penataan ruangan para staf juga terlihat teratur. Tidak seperti kondisi sebelumnya, yang mirip seperti ruangan inap pasien dan kehadiran pegawai terkesan sesuka hati, selain itu. Pendistribusian obat-obatan ke masing-masing Puskesmas sistemnya telah diubah. Kalau dulu pihak Puskesmas menjemput ke dinas kesehatan kabupaten. Sekarang petugas dari dinas kesehatan mengantar langsung ke Puskesmas. (EZ)

REKOMENDASI- Ketua DPRD Deli Serdang Hj Fatmawati Takrim menyerahkan rekomendasi LKPJ tahun 2010 kepada Wakil Bupati Zainuddin Mars.

LKPJ Bupati DS Tahun 2010 Direkomendasi DPRD Lubuk Pakam-andalas Setelah melalui proses pembahasan panitia Khusus (Pansus), DPRD Deli Serdang setuju dan merekomendasi Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati tahun anggaran 2010 dalam rapat paripurna, Kamis (26/5). Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Hj Fatmawati Takrim didampingi Wakil Ketua Ruben Tarigan dan Dwi Andi Syahputra Lubis LC, dihadiri Wakil Bupati Zainuddin Mars, berlangsung mulus tanpa argumen dan interupsi dari peserta rapat. Dalam laporannya, Ketua Pansus LKPJ Imran Obos SE, hanya menyarankan agar pemkab tetap melaksanakan kebijakan skala prioritas yang sudah disepakati dalam Kebijakan Umum Anggaran (KUA), dalam

nyelenggarakan roda pemerintahan di daerah dengan baik sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku. Bupati berkeyakinan dengan membangkitkan kembali semangat kebersamaan, yang telah diwujudkan melalui program 'Gerakan Deli Serdang Membangun', secara bertahap akan mampu melakukan pemerataan dan percepatan pembangunan daerah. Dengan pola kebersamaan akan dapat menyentuh sebagian besar dari berbagai aspek tuntutan kebutuhan masyarakat, karena program kegiatan pembangunan dilakukan adalah bersifat 'bottom up' (dari bawah ke atas), yaitu dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat yang merekat hubungan semakin harmonis. (TH)

upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi berkualitas dan upaya peningkatan penanggulangan kemiskinan. Karena secara umum isi dokumentasi LKPJ tahun 2010 sudah memadai sesuai ketentuan berlaku. Namun ke depan diperlukan peningkatn dalam penyusunannya sehingga dokumen LKPJ, yang disusun mudah dipahami dan diukur baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Menyikapi saran dan rekomendasi DPRD terhadap LKPJ tersebut, Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan melalui Wabup Zainuddin Mars, menyampaikan terima kasih serta penghargaan yang tulus kepada pimpinan dan anggota DPRD. Sebab, rekomendasi itu menunjukkan kesungguhan untuk menjalankan tugas dan tanggungjawab bersama dalam me-

Nyaris Dibunuh, Pengacara Mengadu Stabat- andalas Wilman Maruta, SH (29), pengacara dan penasihat hukum warga Jalan Damre, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat mengaku ditabrak dan nyaris dibunuh JR (53) warga Sunggal, Sabtu lalu. Akibatnya, Wilman pun mengadukan Jufri Ragani ke Polres Langkat, kemarin. Menurut Wilman, JR telah melakukan percobaan pembunuhan dengan menabraknya dengan mobil merah miliknya di kawasan perkebunan sawit milik kliennya, Adian Daulay di kawasan Dusun VII Desa Kebun Balok, Kecamatan Wampu. Saat itu, Wilman sempat berteriak,

dan para pekerjanya. Bahkan, JR juga kerap mencuri buah sawit di lahan yang sampai sekarang masih sah sebagai milik Adian Daulay. Seperti terjadi pada hari itu, yang bersangkutan mencoba untuk mencuri buah sawit dengan membawa beberapa bekingnya. Sekonyong- konyong JR menabrak Wilman yang berada di lahan tersebut. Akibatnya, Wilman terjatuh dan terluka. “Saya ini mengerti hukum. Karena itu saya tidak mau gegabah. Bukan seperti dia, orang yang tidak berpendidikan. Semua tindakannya arogan, mencerminkan kebodohan dan keangkuhan,”ujar Wilman.(BD)

‘mau kau bunuh aku ya’ dan dijawab Jufri, ‘ ya, mau apa kau rupanya.’ JR sendiri selama ini memang dikenal sebagai pihak yang besengketa dengan klien Wilman, Adian Daulay terkait dengan penguasaan lahan tersebut. Namun, perkaranya masih bergulir dan belum selesai (inkrach). Walaupun perkaranya belum selesai, JR selalu melakukan halhal di luar batas kewajaran. Misalnya membuat plank yang menunjukkan seolah-olah lahan itu miliknya. Selain itu, dia juga selalu mencari gara- gara dengan mencoba untuk mengancam dan memukul Adian Daulay

TPI Pagurawan Butuh Perbaikan Batu Bara-andalas Ratusan nelayan di Pangkalan Dodek Pagurawan, Kecamatan Medang Deras sangat kecewa pasca ambruknya Tempat Pelelangan Ikan (TPI) sejak tahun lalu hingga saat ini belum terlihat tanda-tanda akan diperbaiki. Pantauan andalas, Kamis (26/ 5) meski diperbaiki ala kadarnya atas swadaya masyarakat menggunakan batang kelapa sementara bahan lainnya sudah lapuk

kondisinya cukup memprihatinkan tetap saja digunakan nelayan melakukan aktivitas. " Inilah adanya, mau darimana lagi kita turun untuk ke laut maupun mendarat untuk menjual ikan hasil tangkapan,"ujar Umar (46) nelayan di sana, sembari berharap agar Pemkab Batu Bara dapat memperbaiki TPI yang roboh. "Nelayan Pagurawan kan juga warga Batu Bara,"tambahnya. Upaya agar TPI yang mem-

prihatinkan itu mendapat perhatian untuk diperbaiki sudah diusulkan ke Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumut. Ketua HSNI Pangkalan Dodek Marlyanto Arma mengatakan, telah membuat usulan ke Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Sumut agar segera mendapat perbaikan."TPI ini merupakan sarana vital bagi nelayan namun hingga kini belum ada jawaban,"ungkapnya. (SUSI)

Manfaatkan Lahan Pekarangan

Dinas Pertanian Bagikan Ribuan Bibit Tanaman Buah Sesuai dengan program pemanfaatan lahan pekarangan untuk kawasan lintas wisata Bukit Lawang, yang dicanangkan Bupati dan Ketua TP PKK, Dinas Pertanian Langkat akan memberikan ribuan batang bibit tanaman buahbuahan kepada masyarakat. Hal itu ditegaskan Kadis Pertanian Langkat, H Basrah Daulay SP kepada andalas, usai acara Perayaan Hari Jadi ke- 8 Desa Padang Cermin di Kecamatan Selesai, kemarin.

BIBIT MANGGA- Bupati H Ngogesa Sitepu saat memberikan secara simbolis bibit pohon mangga kepada Kepala Desa Padang Cermin, Juhuria Wista. “Demi pemanfaatan lahan pekarangan, kami akan

memberikan bibit buah-buahan untuk masyarakat, khususnya

untuk masyarakat Kecamatan Selesai, berupa bibit pohon mangga, durian, duku dan rambutan. Dari 800 bibit pohon akan diberikan, 200 di antaranya berupa bibit pohon mangga dan rambutan untuk masyarakat Desa Padang Cermin,” ujar Basrah, didampingi Kepala UPTD Pertanian, Kecamatan Selesai, Adian Daulay. Lebih jauh dikatakannya, bibit tanaman buah itu pasti bermanfaat bagi masyarakat. Karena itu, harus dijaga dan dipelihara dengan baik agar tumbuh dan menghasilkan.“Kami berharap agar bibit tanaman buah ini dijaga dan dipelihara dengan baik agar tumbuh dan menghasilkan,”ujarnya. Perayaan Hari Jadi ke-8 Desa Padang Cermin telah

berlangsung dengan meriah dan sukses, walaupun sempat diguyur hujan. Selain diwarnai dengan hiburan tari- tarian dari berbagai etnis, seperti kuda lumping dari etnis Jawa, acara itu juga diwarnai dengan pemberian bingkisan dari Bupati Langkat dan penyerahan bibit tanaman buah- buahan untuk pemanfaatan lahan pekarangan dari Kadis Pertanian Langkat Turut hadir dalam acara tersebut, Sekdakab Langkat Drs H Surya Djahisa MSi, para kadis, kaban dan kakan, camat, ketua dan pengurus TP PKK Langkat, para anggota dewan, kepala desa dan pengurus APDESI (Asosiasi kepala Desa Seluruh Indonesia) Kabupaten Langkat serta para tokoh masyarakat dan alim ulama. (BD)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: Lugas & Cerdas M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal, Azhari LHOKSEUMAWE: Sopyan, Reza Gunawan. BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


Jumat 27 Mei 2011

SUMATERA UTARA Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro

Perbaungan-andalas Anggota DPRD dan Kepala BPMPD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Masderiansyah beserta tim melakukan kunjungan kerja (Kunker) sekaligus bersilaturrahmi ke Kabupaten Serdang Bedagai. Kunjungan tim DPRD Prov Kalsel itu, diterima langsung Bupati Sergai, Ir HT Erry Nuradi MSi di kediaman tokoh masyarakat Banjar, H Sublih di Jalan Laksana No 4 Kecamatan Perbaungan, kemarin. Acara silaturahmi yang diawali pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh Faisal SPdI tersebut, turut dihadiri anggota DPRD Provinsi Sumut Hidayatullah SE, Kepala BPMPD Sergai, H Ifdal SSos MAP, Kabag Humas Dra Indah Dwi Kumala, Camat Perbaungan, Drs Akmal, Camat Pantai Cermin, A Yasir Arafat Nasution SSos, Ketua Ikatan Masyarakat Banjar Indonesia (IMBAI) Sergai, Harun Nur, Ketua PMKK Sergai, Ibrahim Kholil SPdI, para tokoh masyarakat, tokoh agama dan ratusan warga Banjar se-Kabupaten Sergai. Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, Safaruddin SH MH dalam sambutannya mengatakan, disamping melakukan kunker, maksud dan tujuan kehadirannya bersama tim anggota komisi I DPRD Prov Kalsel yang tergabung dalam tim ini yakni, Wakil Ketua komisi I DPRD Kalsel, Drs H Mansyah Sabri, Sekretaris H A Latief Hanafiah, para anggota H Husaini Suni LC, Drs H Riduan MS AH, Candra Kusuma, Susan SH MH, H. Soeyono, Ir Soegeng Soesanto, H Zainal Abidin SH MH, sekaligus menyambung tali silaturrahmi dengan Pemkab Sergai dan masyarakat Banjar yang banyak berdomisili di Kabupaten Sergai. Sementara itu, bupati menyatakan rasa bahagianya atas kunjungan tersebut dimana, sebelumnya rombongan ulama dari suku Banjar telah melakukan kunjungan silaturrahmi ke tanah leluhur suku Banjar di Banjarmasin Kalsel pada 19 Mei lalu untuk menggali informasi tentang kesenian dan budaya Islam. (RYAD)

Pakpak Bharat, Kamis (26 Mei). Wisjnu berkesempatan berkeliling melihat seluruh ruangan Polsub Parbuluan, memeriksa ruangan tahanan dan menyatakan para tahanan juga manusia, sehingga ke depan setiap tahanan yang sudah status menikah, akan diupayakan disediakan ruangan khusus yang diberi nama ruang biologis. Menurut Kapoldasu, dari fakta yang sering ditemui, mereka yang ditahan berbulan-bulan. Bahkan bertahun hingga ada yang seumur

hidup, sering mengalami penyimpangan seksual. Karenanya mengacu dari hal itu, para tahanan harus diperlakukan sama dengan manusia lainnya yang butuh kasih sayang. "Dengan masih adanya kasih sayang terhadap tahanan kemungkinan besar mereka tetap bisa berubah menjadi baik," katanya. Sementara, Bupati Dairi KRA Johnny Sitohang Adinegoro juga menyampaikan hal senada. Dengan kebersamaan melayani masyarakat, motto bekerja untuk rakyat menjadi

suatu karya nyata yang ingin selalu dibuktikan bupati bersama jajarannya. Kata Johnny, polisi saat ini memang sangat jauh berbeda dengan polisi dulu. Kalau dulu, masyarakat sangat takut berurusan dengan polisi. Kini, dengan motto polisi sekarang yang bermitra dengan masyarakat, menjadi satu obat mujarab yang membuat masyarakat sekarang tidak lagi ngeri dengan polisi. Cara melayaninya kini menjadi mudah dan terdapat rasa kekeluargaan dalam memprosesnya," kata bupati. (SS)

SK Menhut Lenyapkan Pemukiman Warga Batu Bara Batu Bara-andalas Penerapan peta wilayah sesuai SK Menhut RI No 44/2005, akan menyebabkan sejumlah kawasan yang selama ini telah menjadi pemukiman warga di Batu Bara, akan hilang. Kadis Kehutanan Pemkab Batu Bara Drs Idris mengungkapkan hal itu, kepada wartawan di sela-sela sosialisasi SK Menhut tersebut di hadapan para kepala desa di aula kantor bupati, Kamis (26/5). Ditambahkan, meski saat ini SK tersebut masih dalam tahapan penggodokan untuk revisi di Kemenhut. Namun pihaknya tetap

akan melakukan pemetaan hutan sesuai SK tersebut.”Dalam hal ini, kawasan pemukiman akan dikeluarkan dari pemetaan menunggu selesainya revisi tersebut,” ujarnya. Kawasan-kawasan yang akan hilang berdasarkan SK Menhut antara lain, Kota TanjungTiram, Kecamatan Tanjung Tiram, Pagurawan di Kecamatan Medang Deras serta sebahagian Desa Masjid Lama dan Desa Dahari Selebar di Kecamatan Talawi. Sebagian Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka dan sebagian Desa Dahari Selebar dan Desa Gambus Laut dan Desa Perupuk Kecamatan Limapuluh. Idris menyebutkan, bila SK tersebut nantinya direvisi maka kawasan hutan terbatas (HPT) di Batu Bara kemungkinan hanya tinggal 4000 hektar dari 16.700 hek-

tar berdasarkan SK lama. Sebaliknya, bila tidak ada revisi maka ribuan rumah warga akan masuk HPT. Hal ini sekaligus berarti akan menghilangkan pemukiman warga. “Kita berharap agar revisi SK 44 cepat dituntaskan, agar terdapat kepastian serta dapat diketahui kawasan hutan dan pemukiman warga,” kata Idris. Sementara Kepala Desa Masjid Lama Talawi, Rusli mengatakan, jika SK Menhut 44 dilaksanakan, dipastikan setengah wilayah desanya akan hilang dan masuk HPT. Untuk itu dia berharap, bila pemetaan dilkasanakan hendaknya wilayah pemukiman yang ditempati secara turun-temurun tersebut, dapat dikeluarkan dari peta hutan sehingga nantinya tidak menimbulkan gejolak di tengah masyarakat. (SUSI)

PNS Hengkang, Pemko T Tinggi Kecolongan Tebing Tinggi-andalas Pemko Tebing Tinggi kecolongan, karena sejumlah oknum PNS yang baru bertugas setahun atau lebih dalam beberapa bulan terakhir. Dengan berbagai alasan ramai-ramai hengkang dari Kota Tebing Tinggi. Oknum tersebut mengajukan permohonan pindah tugas ke daerah lain. Bahkan beredar rumor setiap oknum yang mengajukan pindah tugas membayar sejumlah uang kepada oknum tertentu. Seperti di Dinas Kesehatan Tebing Tinggi, beberapa oknum pegawai di dinas tersebut khususnya bertugas di Puskesmas yang sudah berstatus PNS. Istilah di kalangan pegawai sudah seratus persen, ramai-ramai mengusulkan pindah tugas ke daerah lain. Ironisnya, pengusulan pindah tugas ke daerah lain itu dikabulkan pimpinan instransi terkait tanpa memerhatikan surat perjanjian/ pernyataan kepada Pemko Tebing Tinggi, yang pernah dibuat saat melamar menjadi CPNSD. Perlu diingat, setiap CPNSD saat mengajukan lamarannya mengisi formulir, pernyataan mengabdi dan tidak pindah dari Pemerintaha Kota Tebing Tinggi, selama minimal lima tahun. Hal ini menjadi salah satu item kelengkapan administrasi yang harus dipenuhi setiap pelamar. Apabila di kemudian hari surat pernyataan itu dilanggar, maka yang membuat surat pernyataan tersebut siap menerima segala akibat ditimbulkannnya. Itulah sanksi dalam surat pernyataan yang dibuat Pemerintah Kota Tebing Tinggi kepada pelamar CPNSD ketika itu. Kepala Dinas Kesehatan Tebing Tinggi Ramses Siregar SPd MKes, saat ditemui di ruang kerjanya, membenarkan ada beberapa orang stafnya yang baru setahun diangkat menjadi PNS, khususnya bertugas di Puskesmas mengajukan pengusulan pindah tugas ke daerah lain. “Terdapat 3 pegawai mengusulkan minta pindah tugas ke daerah lain. Berkasnya sudah saya proses dan sudah dikirimkan ke BKPP untuk proses selanjutnya,”kata Ramses sembari mengatakan, di mejanya masih ada berkas pengusulan pindah belum siap proses untuk dikirim ke BKPP. Menyinggung tentang surat pernyataan mengabdi dan tidak pindah dari Pemko Tebing Tinggi selama minimal lima tahun dibuat PNS yang mengusulkan pindah itu, Ramses mengatakan, masalah surat pernyataan itu ada di BKPP dan bukan di Dinas Kesehatan. ”Surat pernyataan itu dibuat di BKPP, bukan pada kami. Dipenuhi atau tidaknya permintaan pindah tugas PNS itu nantinya bukan tergantung pada kami, melainkan pada keputusan Pemerintah Kota Tebing Tinggi khususnya melalui BKPP,” terang Ramses Siregar Sementara, Kepala BKPP Tebing Tinggi Erwin Suheri Damanik SSos MSP, semula menepis adanya perpindahan sejumlah PNS tersebut. Namun, setelah ditanyakan kepada stafnya, ternyata beberapa PNS pada Dinas Kesehatan yang bertugas di Puskesmas minta pindah tugas ke Medan dengan alasan ikut suami. (MET)

13

Polisi Harus Layani Masyarakat dengan Tulus

Sidikalang-andalas Layani masyarakat dengan tulus hati, permudah dalam mengurusi permasalahan yang sedang dihadapi, dan jangan pernah membebani masyarakat. "Itulah tugas dan fungsi polisi yang sebenarnya,"tegas Kapoldasu Irjen Pol Drs Wisjnu Amat Sastro SH, ketika meresmikan Polsub Sektor Buluduri di Desa Parbuluan IV, Kecamatan Parbuluan Kabupaten Dairi di sela Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro dalam kunjungan ke Dairi disambut Bu- kunjungan kerja Kapoldasu beserta pati J Sitohang. rombongan di Kabupaten Dairi dan

Anggota DPRD Kalsel Kunker ke Sergai

harian andalas | Hal.

DIHANT AM ANGINDIHANTAM ANGIN-Dua unit rumah tipe di Kecamatan Pantai Cermin, yang hampir rampung dikerjakan mengalami kerusakan dihantam angin kencang.

Dua Rumah Dihantam Angin Kencang Pantai Cermin–andalas Hujan deras disertai angin kencang, kemarin sekitar pukul 21.00 WIB, menyebabkan dua unit rumah di perumahan Serai Indah Residence, Jalan Serai, Desa Pantai Cermin Kanan, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, mengalami rusak berat dan ringan. Masih dalam proses pembangunan sekitar 20 persen itu, Kamis (26/5) sekitar pukul 09.00 WIB, tampak bangunan rumah dan pagar dari tepas yang berada dilokasi perumahan Serai Indah Residence porak porandah setelah dihantam angin kencang.

Satu unit bangunan rumah tipe 100, yang hampir rampung dikerjakan mengalami kerusakan seluruh dibagian atapnya dan dinding penyangga seng runtuh. Begitu juga dengan satu unit rumah tipe 100 lainnya, hampir seluruh atapnya rusak dan terbang dihantam angin kencang. Sejumlah pekerja mengaku, angin kencang yang menghantam perumahan itu, ditaksir pemodalnya mengalami kerugian puluhan juta. “Selain terkendala penyelesaiannya. Pemborongnya jelas rugi puluhan juta rupiah,” sebut para pekerja yang tidak mau namanya dikorankan.

Terpisah, menurut salah satu konsumen bernama Ady (38) warga Pantai Cermin, Sergai, runtuhnya penyanggah seng perumahan tipe 100 di perumahan Serai Indah Risidence, bukan seratus persen disebabkan angin kencang, tapi karena kurang kuatnya konstruksi batu untuk menyangga seng. Penyangga harus memakai tulang pondasi, agar kuat menahan beban seng dan tiupan angin kencang. “Awal pembangunan memakai tulang pondasi, sekencang apapun angin atau ditambah berat beban seng, dipastikan tidak akan runtuh,” ketusnya.(RYAD)

Pemkab DS Dituding 'Sarang Korupsi' Lubuk Pakam-andalas Puluhan massa yang tergabung dalam Barisan Anti Korupsi (BARAK) melakukan unjuk rasa damai di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuk Pakam, Kamis (26/5) sekitar pukul 13.50 Wib. Massa menuding Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang “Sarang Korupsi”. Koordinator aksi Suko Prastiyo Wibowo dalam orasinya meminta Kejari Lubuk Pakam untuk mengusut dugaan korupsi Wakil Bupati Deli Serdang H Zainuddin Mars yang memakai uang anggaran belanja Dinas Infokom Deli Serdang TA 2008 sebesar R 1,6 Miliar yang digunakan untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Deli Serdang. Selain itu, dugaan korupsi mark up pada 7 (tujuh) Satuan Kerja Perangkat daerah (SKPD) yang mana modus mark up yang dilakukan 7 SKPD ini yakni menambah anggaran dari jumlah yang tercantum dalam anggaran APBD yang sudah disahkan oleh DPRD Deli Serdang. “Usut dugaan korupsi yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) sebesar Rp 81.497.183.237 yang tidak disetujui oleh DPRD Deli Serdang karena melanggar PP No 58 tahun 2005 dan Permendagri No 59 tahun 2007 serta Permendagri No 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah,” ujar massa. Massa juga meminta Kejari Lubuk Pakam untuk menangkap Ir Marapinta Harahap (Mantan Kepala Dinas Kimbagwil) Deli Serdang yang diduga melakukan korupsi sebesar Rp 10 Miliar dana Gerakam Deli Serdang Membangun (GDSM) yang kasusnya merupakan titipan dari Komisi Pemberantasan Korupsi yang sampai sekarang masih dipetieskan di Poldasu. “Usut dugaan korupsi Bupati Deli serdang sebesar Rp 883.273.668.529 hasil temuan BPK RI tahun 20062009 yang disampaikan oleh panitia akuntabilitas publik. Dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Deli serdang sebesar Rp 93 miliar. Tangkap pimpinan dan anggota DPRD Deli Serdang periode 2004-2009 yang menyetujui Perubahan APBD TA 2009 untuk menjadi peraturan daerah karena APBD 2009 melanggar undang-undang dan Kepmendagri. juga dipertanyakan status Dr Masdulhaq Siregar (Kadis Kesehatan) terduga korupsi pengadaan obat pelayanan kesehatan dasar tahun 2006 senilai R 3 miliar yang kasusnya dipetieskan ileh Kejatisu,” ungkap koordinator massa membacakan orasinya. (BOB)

Baru 74 Hari Pimpin Nisel

Idealisman-Hukuasa Wujudkan Perubahan Signifikan MEMASUKI 74 hari masa kerja bupati Drs Idealisman Dachi dan Wakil Bupati Nias Selatan Drs Hukuasa Ndruru, ibukota Kabupaten Teluk Dalam mengalami perubahan sangat signifikan. Kebersihan kota perlahanlahan mulai tampak. “Pemindahan pedagang kaki lima ke Pasar Jepang membuat Kota Teluk Dalam,

tidak lagi tidak lagi mengalami kemacetan lalu lintas,”kata seorang pedagang kecil, Ismail Harita kepada andalas, Kamis (26/5). Dikatakanya, kepemimpinan Idealisman Dachi, jelas membawa perubahan kepada masyarakat, dan bukan merupakan basa-basi apa yang pernah disampaikan saat kampanye semuanya sudah mulai terlihat nyata. Hal itu harus diakui, di antaranya gratis biaya pendidikan, gratis biaya dasar kesehatan, terungkapnya beberapa kasus

korupsi pejabat Nias Selatan di era pemerintahan FL. “Meskipun dari awal terjadi perbedaan namun perubahan itu harus diakui. Ini semua nyata,” terang Ismail. Namun hal ini akan terus berjalan lebih baik jika semua stakeholder mendukung program yang menyentuh masyarakat kecil. Kalaupun masih terdengar suara sumbang di tengah masyarakat yang bertanya : “mana perubahannya ?. Hal itu mungkin karena adanya kepentingan,” ujarnya. Ismail mengharapkan

dalam program Pemkab Nisel saat ini, hendakanya terdapat perhatian kepada masyarakat kecil (pedagang kaki lima-red), petani diberikan perhatian khusus, terutama permodalan. Kemudian bagi masyarakat petani supaya pupuk bersubsidi jatah kelompok tani bisa benar-benar diperuntukkan kepada petani. Bukan seperti dialami kelompok tani, khususnya Kecamatan Toma, pupuk bersubsidi jatah kelompok tani diduga digelapkan pihak distributor, sehingga petani tidak mendapatkan pupuk.(EZ)

Drs Idealisman Dachi


ACEH MEMBANGUN

Jumat 27 Mei 2011

harian andalas | Hal.

WAA Promosi Aceh dan Sabang di Denmark

Banda Aceh-Samarkand Jadi Kota Kembar Banda Aceh-andalas Pemerintah Kota Banda Aceh bersama Pemerintah Kota Samarkand, Uzbekistan, menjalin kerja sama kota kembar atau “sister city” yang memfokuskan pada sektor pariwisata dan pendidikan Islam. “Nota kesepakatan kota kembar ini akan ditandatangani kedua wali kota di Banda Aceh, 31 Mei 2011,” kata Wali Kota Banda Aceh Mawardy Nurdin di Banda Aceh, Kamis. Dalam kerja sama ini, kata dia, pemerintah Samarkand bisa mempelajari bagaimana penerapan syariat Islam di Banda Aceh. Begitu juga sebaliknya, Banda Aceh dapat menelusuri sejarah Islam masa lalu. Ia mengatakan, Samarkand merupakan kota tua bernuansa Islam. Namun, Islam sempat tidak berkembang ketika Samarkand di bawah pemerintahan Uni Soviet. “Dengan kerja sama ini, kedua pihak bisa mengembangkan wisata Islami karena mayoritas penduduk Banda Aceh maupun Samarkan beragama Islam,” sebut dia. Menurut dia, kerja sama kota kembar itu sudah dijajaki pada 1996, ketika Wali Kota Banda Aceh dijabat Sayed Husain Al Haj. Namun, saat itu tidak ada tindak lanjutnya. Barulah pada 2007, kata dia, penjajakan kerja sama ini ditindak lanjuti setelah delegasi pemerintah Samarkand mengunjungi Banda Aceh yang sebelumnya mengalami bencana gempa dan tsunami. “Delegasi Samarkand mengundang kita ke tempat mereka. Undangan itu dipenuhi dan kita diberi kesempatan menampilkan budaya Aceh dalam sebuah pameran di Samarkand,” sebut dia. Setelah sekian tahun menjalin komunikasi, kata Mawardy, akhirnya pemerintah kedua kota tersebut sepakat menuangkan kerja sama kota kembar ini dalam sebuah nota kesepakatan bersama. Selain dengan Samarkand, sebut dia, Pemerintah Kota Banda Aceh juga menjalin kota kembar dengan Appeldorn, Belanda. Namun, kerja sama tersebut akan berakhir setahun ke depan. Sebenarnya, papar dia, ada beberapa kota lainnya juga ingin menjalin kerja sama kota kembar dengan Banda Aceh, seperti Rostock di Jerman dan Helsinki di Finlandia. “Pemerintah Helsinki tertarik menjalin kerja sama dengan Banda Aceh karena faktor sejarah. Helsinki merupakan kota tempat penandatanganan MoU atau kesepakatan damai yang mengakhir konflik Aceh,” ungkap Mawardy Nurdin. (ANT)

andalas/usman cut raja

PRODUKSI AMONIAAMONIA-Pabrik PIM2 hanya memproduksi ammonia.

Tidak Ada Gas

Start Up PIM2 Dihentikan Lhokseumawe-andalas Rencana beroperasi pabrik pupuk PIM2 untuk menghasilkan urea jenis granul kandas. Pabrik yang berlokasi disamping PIM1 di Krueng Geukueh, Aceh Utara setelah selesai dibangun dan dinyatakan siap berproduksi pada Desember 2004 tetap belum bisa dioperasikan dengan alasan tidak ada gas. Direktur Utama PT Pupuk Iskandar Muda Drs Mashudianto pada akhir tahun 2010 mengumumkan, PIM akan mengoperasikan dua pabrik pada awal Mai 2011 setelah pihaknya mendapat komitmen pemerintah, PIM mendapat 12 kargo gas sepanjang tahun 2010 dan 2011. “Dengan jatah gas sejumlah tersebut, kita akan operasikan dua

pabrik, yaitu PIM1 dan PIM2,” cetus Mashudianto saat itu. Rencana start up PIM2 yang dijadwalkan pada 1 Mai 2011 memang dilakukan, namun sebelumnya kalangan Manajemen perusahaan pupuk itu sempat dibuat was was. Pasalnya pada akhir Desember 2010, PIM sempat tidak berproduksi selama 20 hari karena terhenti pasokan gas dari Exxon Mobil. Anehnya kejadian terhenti pasokan gas berlangsung berkali kali. Dilaporkan, sejak Januari sampai April 2011 pabrik PIM sering mati. Bahkan, ketika proses start up dimulai pada 1 Mai 2011 hingga diputuskan start up dihentikan pada 25 Mai 2011 lalu prosesnya tidak pernah normal akibat terhenti pasokan gas dan kerusakan di pabrik. Terhadap kerusakan pada unit komponen pabrik diakui, Mustafa Tha-

her, Kabiro Humas PT PIM. “Maklum pabrik PIM2 lama tidak pernah beroperasi,” kata Mustafa Thaher. Terhadap kejadian sering terhenti pasokan gas, Dirut PT PIM, Mashudianto kepada andalas usai shalat Jum’at di mesjid Al Muntaha PT PIM belum lama ini mengatakan, terjadi kerusakan pada KSO (jaringan pipa lepas pantai) Exxon Mobil. “Kita harapkan dapat segera teratasi hingga pasokan gas ke PIM menjadi lancar kembali,” jelasnya. Sementara Ka Biro Humas PIM, Mustafa Thaher saat ditemui di kantornya, Kamis (26/5) menjelaskan, start up PIM2 sudah dihentikan karena tidak ada gas. “Ya, karena tidak ada gas, start up telah dihentikan. Kegiatan pabrik kembali ke semula, yaitu PIM1 memproduksi urea dan PIM2 memproduksi ammonia,” ujar Mustafa. (UCR)

Dana JKA Belum Cair

Lhokseumawe-andalas Pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Meutia Aceh Utara kini telah berutang Rp 5 miliar dalam memberikan pelayanan kesehatan pasien Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) selama ini. Hal tersebut terjadi karena dana JKA hingga sekarang belum dicairkan. “Mulai Januari hingga Mei kami terpaksa mengambil obat dan bahan habis pakai untuk pelayanan kesehatan pasien JKA dengan berutang. Namun, kini pihak ketiga juga sudah kewalahan. Karena itu kami berharap supaya dana JKA segera dicairkan,” pinta Direktur RSUD Cut Meutia, T Muhatsyah kepada, kemarin. Menurut Muhatsyah, pihaknya sudah menanyakan hal tersebut kepada penanggung jawab JKA di Provinsi. Namun, menurut mereka kontrak dengan PT Asuransi Kesehatan (Askes) telah diteken. Tapi, dananya hingga kini belum juga dicairkan. “Pelayanan dari petugas medis tetap maksimal, tapi kami khawatir jika dana itu tak dicairkan dalam waktu dekat kebutuhan obat tak akan mencukupi lagi. Hal ini tentu sangat mengganggu pelayanan bagi pasien JKA,” katanya. Apalagi, lanjut Muhatsyah, jumlah pasien JKA yang berobat ke rumah sakit itu mencapai 700 orang per hari. Dana Kesehatan Sementara Dahlan, Keuchik Blang Aman, Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara mempertanyakan dana kesehatan untuk keuchik yang mengalami kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, dia mengalami kecelakaan lalu lintas pada Juli 2009, namun sampai kini dana untuk kesehatan itu belum dibayarkan pemerintah setempat. “Saya koma selama sebulan. Lalu dirawat jalan di dukun patah selama enam bulan. Setelah sembuh, Maret 2010 saya masukkan berkas untuk mendapatkan dana kesehatan, namun tak ada kejelasan sampai sekarang. Dana untuk berobat yang ditanggung pemerintah sebesar Rp 9 juta,” jelas Dahlan. Kabag Humas Pemerintah Aceh Utara, Azhari Hasan, menyatakan pihaknya sudah menerima laporan keuchik itu. “Tapi, karena dia memasukkan berkasnya tahun 2010, kami tidak bisa membayarkannya. Karena, anggaran kesehatan untuk keuchik hanya dialokasikan pada tahun 2009. Sedangkan, tahun 2010 tidak dialokasikan lagi,” ujar Azhari. (SN)

19 Pelaku Maisier di Hukum Cambuk Langsa-andalas Wakil Gubernur Provinsi Aceh Muhammad Nazar SAg, dalam lawatanya di Kabupaten Aceh Tamiang untuk menghadiri acara persiapan MTQ di Kabupaten tersebut juga menyempatkan diri menghadiri eksekusi hukuman cambuk bagi para pelaku perjudian/maisier, di lapangan Merdeka Kota Langsa, Kamis (26/5). Terpidana hukuman cambuk masing-masing 18 orang laki-laki dan 1 orang wanita yang keseluruhanya adalah warga Kota Langsa. Khusus kasus judi togel. Dalam amanatnya, Wagub menegaskan untuk penegakan Syariat Islam di Aceh harus dilakukan secara bersamasama baik instansi pretikal (Aparat penegak hukum) maupun pemda setempat dan seluruh elemen masyarakat. “Penegakan syariat Islam bukan hanya tugas Dinas Syariat Islam saja,”

tandas Wagub. Sebelum eksekusi dilakukan, Wagub juga mengimbau kepada ke 19 terpidana agar setelah menjalani proses hukuman cambuk bisa spontan tobat dari perbuatan yang selama ini telah mencederai dari ajaran agama Islam. Ia juga mengajak masyarakat Aceh umumnya agar dapat membentengi diri dengan melakukan kegiatan-kegiatan yang condong ke arah islami. Sementara di tempat terpisah, Kasat Pol PP&WH Kota Langsa Chamril S Sos MSi saat ditanya andalas tentang eksekusi cambuk di minggu ke 3 bagi terpidana pelanggar qanun syariat Islam, mengatakan, bahwa ke 19 terpidana yang akan dicambuk ini sudah ikhlas dan rela menjalani eksekusi (Cambuk) tersebut, tidak ada unsur paksahan ataupun tekanan dari pihak manapun penegak hukum.

Menurut para terpidana, mereka menjawab kalau hukuman cambuk ini lebih pantas dan manusiawi diterapkan bagi kasus perjudian/maisier, dari pada mereka harus menjalani hukuman positif undang-undang nasional, paling tidak mereka harus menjalani hukuman dipenjara selama 1-2 tahun. Setelah proses cambuk 6 kali dari Algojo mereka (terpidana) mendapatkan hadiah, bebas murni, tanpa bersyarat jelasan Kasat Pol PP&WH Kota Langsa. Ke 19 terhukum tersebut salah satunya adalah seorang wanita, Rosiana Bin Dami Danil penduduk Kecamatan Langsa Lama, yang ketika itu ditangkap dalam profesi sebagai juru tulis (Jurtul) togel. dan yang ironis lagi, Lilik Supaino (41) juga masih warga Langsa Lama, dirinya dicambuk dengan jumlah 12 kali, karena Lilik (41) melakukan dua perkara sekaligus. (HRN)

Di Aceh Utara

Pegawai Honorer Masih Kuasai SKPD Aceh Utara-andalas Ratusan honorer saat ini masih diterima oleh Satuan kerja Perangkat daerah (SKPD) dan instansi tertentu secara terselumbung. Padahal, sesuai penyataan pejabat teras di Kabupaten Aceh Utara tidak lagi menerima honorer, karena para honorer masih banyak dan dalam posisi menunggu diangkat Calon Pegawai Negeri Sipil daerah (CPNSD). Pantauan andalas di setiap SKPD, sekretariat daerah dan sekretariat DPRK Aceh Utara banyaknya honor bakti yang muncul dengan memakai seragam dinas. Bahkan, mereka berasal dari kabupaten Aceh Utara dan kabupaten /Kota lain dengan dalih titipan orang tertentu dengan masa kerjanya dua tahun hingga tiga tahun dan ada juga baru tiga bulan. M Diah Sulaiman tokoh Masyarat Aceh Utara kepada andalas, Kamis (26/ 5) mengungkapkan, masih banyak pe-

gawai honorer yang muncul di setiap SKPD maupun sekretariat yang diterima dalam tiga tahun ini, mereka mungkin titipan orang tertentu. Sementara, para pegawai honorer yang lama ada telah jadi PNS dan juga masih CPNS, sebagian lagi menyusul berkas menjadi CPNS . Menurut Diah, dengan kehadiran pegawai honorer yang masih berusia bayi ini perlu peninjauan ulang sesuai instruksi pejabat pemkab yang sebelumnya mengatakan tidak menerima lagi tenaga honorer, termasuk CPNS dari formasi umum dan pada saat itu orang nomor satu itu juga meminta semua kepala SKPD untuk tak lagi menambah honorer di instansinya tanpa diketahui dan disetujui badan kepegawaian. “Ini sangat penting diperhatikan oleh kepala SKPD, agar honorer di Aceh Utara dapat terdata dengan jelas dan jumlahnya pun dapat disesuaikan dengan ke-

butuhan daerah,” kata Diah yang juga mantan anggota DPRK Aceh Utara itu. Sementara, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Aceh Utara, Nota Dinas Drs Zakaria Yahya MM ketika dijumpai andalas di ruang kerjanya kemarin menjelaskan, dari sebelumnya tidak lagi menerima tenaga honorerer bakti karena tidak ada kemampuan daerah. Sementara, jumlah honor saat ini yang memenuhi syarat mulai 1 januari 2005 hanya 757 orang dan 603 orang honor kontrak. “Selain itu, honor bakti belum ada rekap hingga saat ini di Badan Kepegawaian Pendidikan dan pelatihan, itupun belum termasuk juga honorer dibawahkendali Disdikpora,” sambung Zakaria mengingat masih banyak honorer lainya yang belum diangkat sebagai CPNS hingga tahun ini. Namun, ada beberapa honorer yang bekerja di SKPD dan sekretariat lain, tetapi ditanggung kepala masing-masing. (BT/UC)

Ratusan Rumah di Pandrah tak Layak Huni SEDIKITNYA 200-an rumah tempat tinggal warga di Kecamatan Pandrah, Kabupaten Bireuen dilaporkan tidak layak huni. Sebab, ada yang sudah miring dan ditahan dengan kayu penyangga untuk tidak roboh. Terkait masalah itu masyarakat mengharapkan agar pemerintah

perlu mengalokasikan dana untuk membantu pembangunan rumah untuk kaum dhuafa di kecamatan itu. Syamsul salah seorang warga Pandrah kepada andalas, kemarin menyebutkan, pemerintah perlu perhatian terhadap masyarakat Pandrah, sebab banyak rumah mereka tidak layak huni. Bahkan, untuk menghindari roboh mereka menopang dengan penyangga. Camat Pandrah, Iskandar, dalam keterangannya kepada andalas

sebelumnya mengakui masih banyak kebutuhan untuk membantu kaum dhuafa di Pandrah. Sesuai data darinya, mencapai 200 rumah. Iskandar menambahkan, itu perkiraan jumlah berdasarkan data yang telah dihimpun petugas kecamatan dengan mendatangi desa-desa di Kecamatan Pandrah beberapa bulan terakhir ini, dan kalau data kondisi sosial masyarakat bidang perumahan secara lengkap akan diupayakan dan segera dirampungkan.

“Rata-rata di setiap desa ada sekitar sepuluh rumah yang tidak layak huni, itu terdiri dari kategori berat dan ringan,” ujarnya. Datadata sekilas tentang rumah tak layak huni itu, sebut Iskandar, sudah diserahkan kepada atasannya. Sementara data riil akan diserahkan kepada Dinas Sosial dan Bappeda Bireuen. “Diharapkan, dari alokasi dana rumah dhuafa tahun 2011 itupun bila ada yang disalurkan ke Kecamatan Pandrah,” jelas Iskandar. (HERA)

Bireuen-andalas World Achehnese Association (WAA) akan menggelar promosi Aceh dan Sabang pada awal bulan Juli mendatang di Denmark. Demikian penjelasan Koordinator WAA Denmark Tarmizi Age/Mukarram, Kamis (26/5). Menurut Tarmizi Age, promosi tersebut dilaksanakan sesuai rencana akan diadakan di kota Aalborg yang merupakan kota nomor empat terbesar di Denmark. Selain itu mereka juga merencanakan akan melaksanakan juga di kota Aarhus. Dijelaskan, pada acara promosi Aceh nantinya akan di isi dengan tarian khas Aceh sekaligus pembagian brosur tentang Aceh serta foto–foto keindahan alam Aceh, dan kemungkinan juga akan di sertakan dengan makanan khas Aceh. Dijelaskan, pihak WAA juga sedang mempersiapkan agar pameran tersebut bisa di isi dengan memperlihatkan hasil bumi Aceh, seperti kopi, dan juga hasil kerajinan tangan masyarakat Aceh (buatan Aceh) ke pada masyarakat Denmark, namun hal ini sangat tergantung pada partisipasi berbagai pihak di Aceh, makanya pihak WAA berharap ada yang akan memanfaatkan acara ini untuk mempromosi Aceh. Selain itu, karena Denmark merupakan sebuah negara yang rakyatnya suka melancong ke berbagai penjuru dunia setiap tahun, begitu juga Denmark ketika musim panas turut menjadi pilihan pelancong dari negara lain, kita berharap Aceh bisa salah satu destinasi yang menarik bagi rakyat Denmark nantinya. Untuk melengkapkan acara ini, maka WAA turut pula menyusun beberapa agenda penting bagi para delegasi dari Aceh, dengan acara silaturrahim antara tamu-tamu dari Aceh denga masyarakat Aceh Denmark dengan mengunjungi perusahaan–perusahaan yang di anggap perlu, serta ke destinasi wisata dan lokasi pertanian di Denmark. WAA sangat mengharapkan warga Aceh yang tinggal di Aceh ikut ambil bagian pada acara tersebut sekaligus pihak WAA akan membantu melakukan pengurusan visa, dengan menghubungi Hoeuse of Aceh (HoA) atau Aceh Institute dengan menghubungi Ahmad Riyas. (HERA)

Jembatan Dermaga Patah Pidie-andalas Proyek jembatan pada dermaga di pesisir laut terletak di Gampong Ujong Pi, Kecamatan Muara Tiga, Pidie, Kamis (26/5), ambruk empat meter dari panjangnya 100 meter. Imbasnya, aktifitas para nelayan terganggu karena kapal motor tidak bisa ditambatkan di dermaga tersebut. Anggota DPRK Pidie, Suadi Sulaiman mengatakan, patahnya proyek jembatan dermaga di pelabuhan Gampong Ujong Pi, Laweung ibukota Muara Tiga akibat hantaman ombak laut yang terjadi pada musim timur (Juli-Desember) dan musim barat (Januari-Juni). Proyek tersebut, katanya, dibangung pada tahun 2008 bersumber dari APBA saat diselami dikerjakan tidak sesuai bestek terhadap konstruksi fisik bangunan jembatan tersebut. Tak heran, gelombang laut dengan mudah menghantam fisik proyek yang bangunannya kosong tanpa dibentengi batu pemecah ombak. Bahkan, lanjutnya, survei yang dilaksanakan ketika air laut sedang pasang. Seharusnya, kata dia, survei itu dilakukan ketika air laut telah surut sehingga mengetahui di mana titik laut terendah. “Akhirnya karena telah lama dihantam gelombang, hari ini (kemarin-red) empat meter lantai jembatan dermaga tersebut patah. Sehingga aktifitas nelayan terganggu karena tidak bisa menambatkan kapal motor mereka di pinggir dermaga tersebut,” kata Adi Laweung sapaan lelaki itu. (SN)

andalas/ suherman amin

RSUCM Terutang Rp 5 M

14

TAK LLAAYAK-I AK-Inilah salah satu contoh rumah warga di kawasan Pandrah Kabupaten Bireuen tidak layak huni. Selain miring rumah tersebut juga akan roboh jika tidak ditopang dengan berbagai kayu.


Jumat

SAMBUNGAN

27 Mei 2011

harian andalas | Hal.

15

Menkumham: Nazaruddin Sudah di Singapura Jakarta-andalas Muhammad Nazaruddin ternyata sudah tidak berada di Indonesia ketika Dewan Kehormatan (DK) Partai Demokrat mengumumkan pemecatan dirinya dari jabatannya sebagai Bendahara Umum Partai Demokrat, pada Senin (23/5) malam. “Ia pergi ke Singapura pada 23 Mei 2011 pukul 19.30 WIB,” ujar Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar saat diwawancara secara live oleh TVOne, Kamis (26/5) malam. Itu berarti Nazaruddin sudah meninggalkan Indonesia, beberapa saat sebelum DK mengumumkan pemecatan dirinya. Sebab, DK menyampaikan hal itu kepada wartawan sekitar pukul 21.15 WIB. Padahal, pengumuman itu dijadwalkan pukul 19.30 WIB. Sekretaris DK Partai Demokrat

Amir Syamsuddin menyatakan pengumuman itu diundur karena Ketua DK, yakni Susilo Bambang Yudhoyono tengah berada di kediaman BJ Habibie, menghadiri acara setahun wafatnya Ainun Habibie. Belum diketahui apakah waktu pengumuman pemecatan itu terkait dengan kepergian Nazaruddin ke Singapura. Patrialis Akbar juga mengatakan belum mengetahui apakah mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu telah kembali atau belum. "Nazar pada 23 Mei ke Singapura menggunakan pesawat Garuda," ujar Menkum HAM Patrialis Akbar saat ditemui Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (26/5). Saat ditanya mengenai surat cegah keluar negeri seperti yang diminta ke KPK ke Imigrasi, Patrialis mengatakan sudah mengeluarkan surat itu. "Sudah kita cegah tanggal 24 Mei, tapi

Nazar pada 23 Mei sudah ke Singapura. Kita baru dapat surat dari KPK, 24 Mei jam 6 sore," jelasnya. Ketika ditanya mengenai kemungkinan Nazaruddin tahu hendak dicekal, Patrialis berkilah agar menanyakan hal itu ke Nazaruddin sendiri. "Itu tanya sama dia," kilahnya. Saat ditanya apakah pihak Imigrasi sudah mengetahui apakah Nazaruddin sudah kembali ke Indonesia atau belum, Patrialis mengatakan belum mengetahui. "Saya belum dapat laporannya," ucapnya. Berobat Sementara itu Muhammad Nazaruddin, mengklarifikasi kepergiaannya ke Singapura. Saat dikonfirmasi, dia mengaku sedang berobat ke negara-kota itu. Dia pun siap diperiksa KPK terkait

Kajari Tanjung Balai Meninggal Mendadak .........(Dari Halaman 1) kuasa menahan kesedihannya. Air matanya terus berlinang membasahi pipinya ketika terduduk lemah di depan Masjid Al-Qisth Kejatisu. "Saya ikhlas," kata istri almarhum menjawab seorang pegawai Kejatisu yang menyalaminya. Kendati tampak terpukul dengan kematian suaminya yang sangat tiba-tiba ini, istri almarhum tampak berusaha tetap tegar dan tabah. Istri almarhum pun sempat mengungkapkan adanya tanda-tanda sebelum sang suami tercinta dipanggil Yang Maha Kuasa. Sewaktu dalam perjalanan dari Tanjung Balai menuju Medan, suaminya terlihat tidak seperti biasanya. Selama dalam perjalanan, almarhum berulang kali merapikan pakaian dinas yang hendak dipakainya untuk acara sertijab di Kantor Kejatisu. "Bapak selama dalam perjalanan, sibuk merapikan pakaian dinasnya. Topi dinasnya yang hendak digunakan hari ini, dibenarin ama dia. Soalnya, jarum pengait pin yang tertempel di topi dinasnya saat itu memang hampir copot. Bahkan bapak meminta supir berhenti di tengah jalan untuk membeli isolotif untuk merekatkan pin yang ada di topi dinasnya," urai Nyonya Hery. Dari informasi yang dihimpun andalas, almarhum dilahirkan pada tanggal 18 Februari 1956 di Desa Pendowo Harjo, Bantul Yogyakarta. Jenazahnya dimasukkan di

SEDIH– Jamilah, istri almarhum Kajari Tanjung Balai Hery Sunaryo dihibur pegawai Kejatisu yang tampak sangat terpukul. sebuah peti berwarna kecoklat-coklatan di atas kursi. Di dalam masjid juga terlihat pegawai Kejatisu dibantu nazir masjid sedang menyiapkan kain kafan sebagai pelengkap fardu kifayah almarhum. Setelah dimandikan, jenazah almarhum kemudian disalatkan di Masjid Al-Qisth Kejatisu. Sore itu almarhum diterbangkan ke Yogyakarta. Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) AK Basuni Masyarif mengaku sangat terpukul dan kehilangan atas kepergian almarhum yang tiba-tiba ini. "Yang saya tahu, dia (almarhum-red) sangat disiplin

menjalankan tugas dan pengabdiannya," kata Basuni dengan mata yang memerah seperti baru menangis. Dirinya sempat bersalaman dan ngobrol ringan dengan almarhum menjelang acara sertijab. "Saya pergi ke ruangan saya sebentar dan Pak Hery ke kamar mandi, tiba-tiba saya dapat laporan, dia jatuh di kamar mandi," kata Basuni. Mendengar laporan itu ia sempat kaget dan langsung mengintruksikan stafnya untuk segera membawa Hery ke RSU Mitra Sejati. "Tidak berapa lama saya mendapat kabar, (Hery) sudah tidak bernyawa lagi," katanya.

Ingin Buka Kasus Besar .........(Dari Halaman 1) 'secara khusus' Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu) AK Basuni Masyarief untuk melaporkan kasus. Diduga kasus yang ingin dibukanya tersebut kasus besar yang terjadi di Tanjung Balai. Hal itu terungkap dari pengakuan Kajatisu Basuni Masyarief sewaktu diwawancarai Starberita (grup andalas) saat di VIP Room Bandara Polonia, Kamis (26/5) sore untuk mengantarkan jenazah almarhum ke kampung halamannya di Yogyakarta guna dikebumikan.

"Almarhum memang tadi pagi sempat mau jumpai saya terkait adanya kasus di Tanjung Balai," ucap Kajatisu. Namun karena saat itu ia sedang ada tamu seorang ustaz, iapun meminta almarhum untk menunggu di ruang tunggu. Namun belum sempat melaporkan kasus apa, almarhum tiba-tiba meninggal dunia setelah terjatuh di kamar mandi kantor Kejatisu. Korban tiba-tiba merasa sakit di dada dan menghembuskan nafas terakhirnya saat menuju rumah sakit. "Ya saya belum tahu apa kasusnya, karena beliau telah meninggal sebelum sempat

Basuni mengakui, almarhum saat itu memang terlihat kurang sehat yang ditandai dengan wajah pucat dan lemas. Ia sempat mempertanyakan apakah almarhum sehat atau tidak. "Tapi yang namanya ajal tidak ada yang tahu kapan datang. Saya dan unsur kejaksaan sangat kehilangan sosok almarhum," kata Basuni dengan pelan. Basuni menegaskan, dirinya sangat mengenal almarhum karena almarhum dikenal cukup disiplin dan patut untuk dicontoh. Awal ia berkenalan dengan almarhum saat di Kejati Jawa Barat. Almarhum dan dirinya sama-sama

mengucapkannya," ucap Kajatisu. Kajatisu mengatakan bila saat itu almarhum sempat menghadap dan berbicara dengannya, maka bisa jadi almarhum meninggal di hadapan Kajatisu. "Kalau sempat jumpa ya, bisa jadi meninggal di hadapan saya," ujar Basyuni. Misteri wafatnya Kajari Tanjung Balai Hery Sunaryo dengan dugaan terkena sakit jantung menjadi tanda tanya, karena menurut isteri almarhum, Jamilah, kalau almarhum tidak punya sejarah penyakit jantung. Menurut Kajatisu bisa jadi karena almarhum yang berusia 56 tahun itu memiliki tubuh yang gemuk. Hery Sunaryo dilantik menjadi Kajari Tanjung Balai pada 4 Agustus 2009 menggantikan Miduk Hutapea semasa Kajatisu Sutiyono. Ia dilantik bersama Kajari Tebing Tinggi Lumumba Tambunan yang menggantikan Khairul Aswan.(STARBERITA/GUS)

menjabat sebagai Kepala Seksi. "Kami akan memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum," katanya sembari mengatakan tidak pernah mendengar almarhum menderita suatu penyakit. Acara sertijab hari itu tetap dilaksanakan. Wakajatisu I Putu Gede Djeladha menjadi Kajati Bangka Belitung. Posisinya digantikan Bambang Setyo Wahyudi. Kemudian Asisten Pidana Khusus Erbindo Saragih digantikan Manshur SH, Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Tarmizi digantikan Azhari, dan Kajari Siantar Tri Subardiman digantikan Polin O Sitanggang.(FEL)

KASUS YANG PERNAH DITANGANI .........(Dari Halaman 1) kan Wali Kota Tanjung Balai, Sutrisno Hadi. Dalam kasus ini, Sutrisno Hadi setelah tak lagi menjabat wali kota, mengembalikan uang negara sebesar Rp500 juta dari total Rp947 juta yang diduga diambil secara melawan hukum dari APBD Tanjung Balai 2001-2004 kepada tim penyidik Kejari Tanjung Balai, pada 23 Desember 2010. • Kasus dugaan korupsi di Dinas Kebersihan dan Pasar mencapai Rp6,6 Miliar terkait realisasi penggunaan anggaran APBD Tanjung Balai TA 2009. • Kasus dugaan penyimpangan (markup) proyek pengadaan alat-alat kesehatan (Alkes) di Dinas Kesehatan (Diskes) senilai Rp3,1 miliar dari APBD TA 2009. • Kasus ambruknya kanopi Gedung DPRD Tanjung Balai berbiaya Rp834 juta lebih dari APBD TA 2010. Dalam kasus ini Kejari Tanjung Balai telah memeriksa Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Tanjung Balai Ir A Azis, Selasa (24/5/ 2011).

kasus korupsi wisma atlet SEA Games 2011. Menurut Nazaruddin, kepergiannya ke Singapura sejak Senin malam, 23 Mei 2011, sudah mendapat restu dari ketua Fraksi Partai Demokrat Jafar Hafsah. "Tanggal 23 itu saya sudah izin partai. Saya sudah minta izin fraksi, dan Ketua Fraksi mengizinkan," ujar Nazarudin, melalu pesan singkat kepada VIVAnews.com, Kamis (26/5) malam. Menurut Nazaruddin, saat ini kondisi kesehatannya dalam keadaan yang tidak baik, dengan demikian, Nazar memutuskan untuk melakukan check up kesehatan ke Singapura. Hingga saat ini, Nazaruddin mengaku keberadaannya masih di Singapura karena hasil pemeriksaan kesehatan yang dijalaninya belum keluar.(VN/INC)

Samsat Kecewakan Calon Pembayar Pajak .........(Dari Halaman 1) Kantor Samsat Medan Utara Jalan Putri Hijau, Kamis (26/ 5), petugas di sana sempat terlihat beberapa kali menjelaskan kepada warga yang ingin mengurus STNK bahwa tetap bisa mengurusnya kendati tidak menggunakan blangko. Warga akan diberikan surat keterangan sementara sebagai bukti sudah mengurus STNK. Namun sebagian warga tetap enggan mengurus STNK. Dengan alasan, mereka harus bolak-balik ke kantor Samsat untuk mengurus STNK-nya bila blangko sudah kembali tersedia. "Kita ke mari (Kantor Samsat) mau bayar pajak. Tetapi kok rasanya dibuat repot garagara blangko STNK yang katanya habis. Samsatnya yang salah, jangan masyarakat yang jadi korban. Kita kan udah korban waktu ke mari," gerutu Suwandi saat ditemui di parkiran mobil depan Kantor Samsat Medan Utara. Warga Jalan Kapten Muslim itu mengaku memilih menunda mengurus STNK mobil Kijang Inovanya yang hampir jatuh tempo beberapa hari lagi sambil menunggu kepastian blangko STNK sudah tersedia kembali di kantor Samsat tersebut. "Petugas bilang kita tetap bisa ngurus STNK dan diberikan surat keterangan, tapi sifatnya sementara. Kita harus balik lagi ngurus STNK ke mari (Kantor Samsat) kalau blangkonya sudah ada. Inikan merepotkan. Padahal, untuk bisa ke mari aja saya harus meninggalkan pekerjaan," tutur pria paruh baya yang beprofesi wiraswasta itu. Pengamat sosial politik dari Universitas Sumatera Utara (USU) Drs H Wara Sinuhaji MHum mengatakan habisnya blangko STNK di Kantor Samsat membuktikan bahwa sesama instansi pemerintah terkait di Samsat tidak sinergis lagi dalam hal pelayanan publik. “Ini bukti pelayanan yang diberikan Samsat kepada masyarakat belum maksimal,"

kata Wara Sinuhaji melalui telepon seluler menanggapi habisnya blangko STNK di kantor Samsat hingga mengecewakan masyarakat calon pembayar pajak atas kendaraan bermotornya. Menurutnya, dampak dari ketidaksinergisan instansi terkait di Kantor Bersama Samsat ini bukan cuma mengecewakan masyarakat, tetapi juga dapat mengganggu pendapatan daerah dari pajak kendaraan bermotor. Masyarakat mengurus STNK-nya ke kantor Samsat, sambungnya, karena batas jatuh tempo sudah hampir habis. Itu artinya di saat yang bersamaan masyarakat membayar kewajibannya berupa pajak atas kendaraan bermotornya. Seperti yang terjadi di Kantor Samsat Medan Utara, semestinya pimpinan di kantor tersebut tahu berapa blangko STNK rata-rata habis per hari, berapa stok blangko yang masih tersedia, sehingga bisa diperhitungkan kapan pencetakan kembali blangko STNK dilakukan agar jangan sampai terjadi kekosongan. “Boleh dibilang ini kelalaian petugas Samsat Medan Utara. Kenapa sampai tidak ada lagi cadangan mereka. Dampak kelalaian ini, jelas bisa mengganggu pelayanan kepada masyarakat dan pemasukan bagi pendapatan daerah,” ujarnya. Ditambahkan Wara, instansi yang menerbitkan blangko STNK harus bertanggung jawab atas kekosongan blangko yang sudah terjadi. Artinya pimpinan istansi terkait yang bergabung di Samsat, seperti Kepala Dinas Pendapatan Sumut Sjafaruddin harus menegurnya, termasuk jajaran di bawahnya yang menangani blangko STNK itu. “Teguran itu perlu diberikan oleh Kadispenda Sumut agar ke depan tidak terulang lagi. Hal ini sangat kita harapkan sebab kalau sempat terjadi kekosongan blangko STNK tentunya ini merupakan kelemahan pemerintah kita juga,” ujar Wara.(THA/WAN)

Koleksi 30 Anjing Senilai Rp112 M .........(Dari Halaman 1) miliki oleh Genghis Khan dan juga Budha, serta merupakan peranakan tertua di dunia dan kini berstatus langka. Maka dari itu, Lai ingin melestarikan anjing yang pada abad ke-13 dideskripsikan Marco Polo sebagai 'anjing setinggi keledai dengan suara kuat seperti singa' itu. Lai rela berkeliling dunia

demi mendapatkan peranakan murni anjing yang disebut-sebut sebagai anjing dewa ini. "Saya sekarang bangga memiliki peranakan yang 100% murni dari Tibet Mastiff ini dengan jumlah terbesar di dunia," ujar Kenny Lai. Berdasarkan nilai pasar terbaru, anjing-anjing milik Lai tersebut bernilai lebih dari delapan juta poundsterling atau sekira Rp112 miliar.(ON)

AKBP Robert Kennedy Terbukti Melakukan Perbuatan Tercela .........(Dari Halaman 1) “Sidang kode etik yang digelar secara tertutup untuk umum, hasil putusannya AKBP Robert Kennedy dinyatakan telah melakukan perbuatan tercela di lingkungan Polri, ” kata Kabid Humas Poldasu Raden Heru Prakoso melalui Kasubbid Dok Liput AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, usai sidang. Menurut Ketua Komisi

Kode Etik Polri, keputusan itu dilakukan karena AKBP Robert Kennedy saat menjabat sebagai Kapolres Labuhan Batu, dinilai membiarkan praktik perjudian di daerah kekuasaan wilayahnya tersebut. Sebelumnya, AKBP Robert Kennedy dicopot mendadak dari jabatannya oleh Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro dan digantikan oleh AKBP Hirbak Wahyu Setiawan,

yang sebelumnya menjabat Kapolres Mandailing Natal (Madina). Pergantian tersebut berdasarkan Surat Perintah Kapolda Sumut Nomor : 459/IV/2011 tertanggal 11 April 2011. Pencopotan dilakukan menyusul penggerebekan markas judi togel di rumah pribadi Ketua DPRD Labuhan Batu Ellya Rosa Siregar di Jalan H Iwan Maksum, Desa Ujung Bandar, Kecamatan Rantau

Selatan, Labuhan Batu oleh Satuan Tindak Pidana Umum (Tipidum) Dit Reskrim Umum Polda Sumut, pada Maret lalu. Dari penggrebekan tersebut, enam orang ditetapkan sebagai tersangka yakni, Kamaluddin alias Kamal (28), Cecep Hadinata Siregar (24), Irianto alias Anto (28), Eka Tadar Septiawan Dinata alias Kutek (25), Rizal Affandi

Siregar (29), dan Dedi Arfandi Siregar (24). Praktik tersebut dikendalikan oleh Ruben Simangunsong, anak Ellya Rossa yang sampai saat ini masih menjadi buronan Poldasu. Praktik judi jenis togel tersebut telah beroperasi sejak Oktober 2010 lalu dengan omzet ratusan juta rupiah. Dari informasi yang diperoleh Poldasu, AKBP Robert Kennedy, sebagai

Kapolres Labuhan Batu mengetahui adanya praktik perjudian di rumah Ketua DPRD Labuhan Batu itu, namun tidak dilakukan tindakan. Fredy Simangunsong, suami Ellya Rosa Siregar (Ketua DPRD), menurut Poldasu, tidak cukup unsur untuk dijadikan tersangka dengan alasan tidak mengetahui rumahnya dijadikan anaknya markas judi. Padahal, informasi yang

beredar, rumah itu sudah kama dijadikan markas judi dan tidak mungkin Fredy Simangunsong tidak mengetahuinya. Direktur Reskrim Poldasu, Kombes Pol Drs Agus Andrianto,SH, saat dikonfirmasi wartawan mengaku dari enam orang tersangka, cuma satu orang yang mengaku Fredy Simangunsong mengetahui rumahnya dijadikan markas judi.(HER)

Se DP


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Jumat, 27 Mei 2011 | No: 1894/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Syahrini Gejala Typus SYAHRINI pingsan saat sedang tampil di acara yang dipandu Tukul Arwana. Dia langsung dirawat di RS Medistra, Jakarta. Hasil diagnosa dokter, Syahrini menderita gejala typus. "Semoga dia cepat sembuh. Katanya, dia mau istirahat dulu. Katanya, gejala typus. Jadi harus banyak istirahat," ungkap Tukul yang ditemui setelah membesuk Syahrini, di Rumah Sakit Medistra, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (26/5). Diduga Syahrini terlalu lelah karena jadwal kegiatannya sangat padat dan tidak diimbangi dengan asupan makanan, serta tidur yang cukup. "Syahrini masih lemas dan tidak nafsu makan," imbuh Tukul. Syahrini diketahui mengisi acara Bukan Empat Mata, Rabu, 25 Mei malam. Selama mengisi acara, Syahrini memang sudah terlihat lemas dan tak ceria. Wajah penyanyi asal Bogor itu juga terlihat pucat. Usai melantunkan lagu Aku Tak Biasa, tubuh seksi Syahrini lunglai jatuh ke lantai. Kepalanya membentur lantai. Presenter acara tersebut, Tukul Arwana, dan sejumlah kru langsung sigap menggotong Syahrini keluar dari panggung. Acara live tersebut langsung dipotong iklan.(OKZ)

KEHIDUPAN selebritis sering dikaitkan dengan seks bebas. Namun, hal itu tidak berlaku bagi Donita yang menganggap pentingnya keperawanan. "Keperawanan itu hal yang sangat tabu. Orang pada punya pandangan yang beda. Penting atau enggak, menurut saya itu penting dan itu tabu. Tapi kalau ada yang menganggap hal biasa ya enggak masalah," ujar Donita saat ditemui di Planet Hollywood, Jakarta, Kamis (26/5). Keteguhan Donita mempertahankan keperawanan secara tidak langsung dibenarkan sahabatnya, Bobby Rachman. Bahkan, Bobby membuat lagu berjudul Perawan berdasarkan pengalaman hidup Donita. "Dia (Donita) curhat ke aku meskipun dia artis bukan berarti orang (pria) bisa seenaknya saja. Kayak mungkin pakai paju kebuka. Setelah saya ngobrol sama Donita, saya tahu orangnya kayak bagaimana," ungkap Bobby. Masalah keperawanan kadang mengundang keprihatinan bintang sinetron Cinta Fitri ini. Namun, bintang sinetron Cinta Fitri ini tak pernah mau menghakimi wanita yang tak bisa menjaga kegadisannya. "Aku enggak bisa bilang begitu. Kadang aku suka kaget kalau dengar umurnya sekian dia sudah melakukan hal itu," sesal Donita. 4 Tahun Lagi Usai kisah cinta bersama Randy Pangalila, Donita belum terlihat menggandeng kekasih baru. Bintang sinetron Cinta Fitri ini enggan buka-bukaan tentang kisah cintanya yang sekarang. “Aku enggak tertutup. Cuma sekarang ini memang sedang dalam ketidakpastian," ujarnya diiringi tawa. Meski begitu, dara cantik 22 tahun ini mengaku memiliki target menikah, yakni tidak lebih dari 26 tahun. "Mudah-mudahan enggak lebih dari 26. Kalau bisa ya," ujarnya malu-malu. Belajar dari kisah cinta yang gagal, Donita berharap jodohnya kelak adalah orang yang bisa dengan tulus mengerti dirinya. "Doain dapat yang terbaik. Aku enggak pernah punya kriteria pekerjaan apa, asal dia pengertian sama aku. Aku harus tahu pribadinya. Bagus lagi kalau dapat orang yang bisa bawa aku jadi orang yang lebih baik. Aku selalu belajar jadi lebih baik," pungkasnya.(OKZ)

Kardashian Dilamar Kris SELAMAT untuk Kim Kardashian. Artis seksi ini resmi bertunangan dan akan menikah dengan pacarnya, Kris Humphries. Kris melamar Kim dengan cincin 20,5 karat yang dirancang khusus dengan berlian Lorraine Schwartz. Proses lamaran mengesankan. Kris muncul di rumah Kim di Beverly Hills pada 18 Mei. Kim melihat Kris berlutut di kamarnya dan melamar, "Apakah kau mau menikah denganku?". "Saya tidak berharap ini lamaran, kejutan romantis. Saya sangat terkejut seperti saya tidak pernah berpikir itu akan terjadi di rumah," tutur Kim, Kamis (26/5). Dengan bantuan ibu Kim, Kris merencanakan pertemuan keluarga malam itu untuk merayakan berita bahagia tersebut. "Kris benar-benar tidak ingin perayaan besar, tapi dia bercanda mengatakan kepada ibuku bahwa dia baik-baik saja jika ada kuda mini di sana," kata Kim sambil tertawa.

Se DP "Malam itu di pesta, ibu saya membawa dua kuda mini. Itu membuat kami histeris," sambungnya. Kim mulai berkencan dengan Kris enam bulan lalu setelah pertandingan basket di New Jersey.(OKZ)

Ulang Tahun, Ahmad Dhani Doa Punya 4 Istri AHMAD Dhani merayakan ulang tahun ke-39, hari ini. Ada harapan yang belum dicapai mantan suami Maia Estianty itu. Dia ingin bisa memiliki empat istri. "Harapan yang belum tercapai punya istri empat. Saya sudah enggak mengkhayal macam-macam, tapi kalau terjadi, alhamdulillah," seloroh Dhani saat ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (26/5). Pentolan band Dewa 19 itu selalu lekat dengan isu poligami. Bahkan, perceraian Dhani dan Maia diduga karena keinginan pria berkepala plontos itu menikahi Mulan Jameela, rekan duet Maia di duo Ratu

saat itu. "Yang berat dalam hidup saya adalah orang paling dekat memberikan fitnah. Artis sukses, keren, digosipin, terima saja. Salah sendiri keren. Jadi diterima saja," ujarnya ceplas-ceplos. Meski sering diterpa gosip miring, bos Republik Cinta Manajemen (RCM) itu tak terpengaruh. Namun, diakui Dhani ada satu gosip yang paling membuatnya ketar-ketir, yaitu gosip melakukan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap Maia. "Sempat panik di tahun 2005-2008. Ada yang percaya saya lelaki yang suka memukuli istri. Itu

sebagian berhasil, banyak ibu-ibu yang percaya. Tapi alhamdulillah saya tidak terbunuh. Saya tetap hidup

dari bisnis saya dan saya tidak takut lagi digosipkan macam-macam," sesumbarnya. Sempurna Mulan Jameela yang digosipkan sebagai istri Dhani, memuji. Dhani bak lelaki sempurna di mata mantan personel duo Ratu itu. "Selamat ulang tahun ke39, panjang umur, sehat selalu, dikasihi Allah, tambah emm... dewasa. Tambah bijaksana, apa ya, the best lah," ujar Mulan. Sebagai anggota manajemen artis Republik Cinta Manajemen (RCM) di bawah naungan Dhani, Mulan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada Dhani. "Buat

RCM, tambah sayang sama artis-artisnya. Sejauh ini sih, kita artis-artisnya sangat dibantu sekali sama mas Dhani," tuturnya. Secara pribadi, Mulan melihat sosok mantan suami Maia Estianty itu sebagai orang yang bertalenta di bidang musik. Mulan terlihat agak gugup ketika mengucapkan selamat kepada Dhani telah menjadi ayah yang baik. "Aku sih melihatnya sudah dalam kondisi yang sudah dapat semuanya, ya. Sudah jadi ayah untuk anakanak untuk ketiga jagoannya. Membikin sebuah perusahaan industri musik yang bagus," urainya.(OKZ)

Harian Andalas 27 Mei 2011  

Lugas Dan Cerdas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you