Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Rabu, 5 Oktober 2011 | No: 1996/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Pengirim SMS Mama Minta Pulsa Napi T Gusta • Raup Miliaran Rupiah Medan-andalas Terjawab sudah siapa pengirim short message service (SMS) tipuan berantai "Mama Minta Pulsa. Komplotan penebar pesan pendek itu ternyata narapidana Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta, Medan. Hal ini dibeberkan Kepolisian Daerah Metro Jaya dalam konferensi pers yang digelar Selasa (4/10) di Jakarta. Kasubdit Cyber Crime, Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Hermawan, mengatakan, pihaknya berhasil membekuk enam orang pelaku merupakan kumpulan narapidana yang masih ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Tanjung Gusta. Berda-

sarkan keterangan pelaku, aksi penipuan tersebut sudah dilakukan

andalas/hs poetra

PAPARAN–Kasatres Narkoba Polresta Medan Kompol Juli Agung Pramono menunjukkan barang bukti ganja seberat 1,4 Kg beserta 2 buah timbangan yang disita dari 4 orang yang ditangkap dalam operasi subuh di Jalan Mesjid Taufik, Medan Perjuangan, Selasa (4/10).

Polisi ‘Serangan Fajar’ ke Sarang Narkoba

Medan-andalas Lebih dari 45 personel Res Narkoba Polresta Medan melakukan 'serangan fajar' (operasi subuh,red) ke sejumlah tempat yang diduga menjadi sarang narkoba di kawasan Jalan Mesjid Taufik, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Selasa (4/10) sekira pukul 05.30 WIB. Dalam operasi yang dipimpin langsung Kasat Res Narkoba Kompol Juli Agung Pramono SH SIK MHum serta Kanit Idik I dan II, AKP S Zufri Siregar SH dan AKP Tohap Siregar SH tersebut,

petugas meringkus empat orang tersangka bandar narkotika jenis ganja. “Tiga dari empat tersangka ditangkap di kediaman masing-masing. Seorang lagi ditangkap di pinggir jalan kawasan Jalan Mesjid Taufik saat dilakukan sweeping,” kata Juli Agung Pramono, Selasa (4/9) sore di kantornya. Keempat tersangka, sambung Agung, II alias Iwan Kentong (31), ditangkap di rumahnya di Gang Famili No 916, Z alias Udin PU (51), dan anaknya, JA (20) ditangkap di rumahnya di Gang Samudra No 4, serta AY (27) ditangkap di kawasan

Jalan Mesjid Taufik. Dari tersangka Iwan Kentong, disita barang bukti ganja seberat 1,4 kilogram dan satu unit timbangan. Barang bukti ini disita dari dalam lemari, di bawah televisi, dan dalam kamar tidur. Sedangkan dari tersangka Udin PU, disita barang bukti 800 gram ganja dari atas seng kamar mandi dan 33 amplop ganja, 6 bungkus tiktak, hekter, handphone, dan uang hasil penjualan ganja sebesar Rp830 ribu. "Dari tersangka JA, kami sita 1 amplop

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

BIDIK NOMOR CANTIK MODUS kejahatan penipuan modus 'anak ibu masuk penjara' ini mendapatkan nomor korban secara acak. "Pelaku mencari nomor korban adalah nomor-nomor cantik. Perkiraan dia, orang yang punya nomor cantik itu kelas menengah ke atas sehingga punya uang untuk transfer pelaku," ujar Kasubdit Cyber Crime Andin satu Polda Metro Jaya, AKBP Hermawan. Guna melancarkan kejahatannya, sel dengan Ipan, Andin pelaku melakukan aksinya pada jamjam yang diperkirakan handphone akan pakai HP mati. "Cara yang dia lakukan adalah Ipan untuk mencari waktu-waktu di mana handmenghubungi phone itu tidak aktif. Jadi, dia perkirakorban.” kan HP anaknya itu mati dan ibunya saat itu nggak mengecek ke anaknya," AKBP HERMAWAN papar Hermawan. KASUBDIT CYBER CRIME Sebagaimana diketahui, dalam POLDA METRO JAYA penipuan via telepon dengan modus 'anak ibu masuk penjara' ini dilakukan oleh 6 tersangka yang seluruhnya adalah napi LP Tanjung Gusta. Enam tersangka yakni AA alias Andin, IFR alias Ipan alias Bureng, PT alias

Bersambung ke Hal. 15

ANEH tapi NYATA

Cukur Kumis Pakai Sekop DEMI menghemat penggunaan silet, seorang guru asal Nizhny Novgrod, Rusia melakukan cara ekstrim untuk mencukur kumis dan jenggotnya. Alex Karpenko (35) menggunakan ujung sekop kebun. Guru yang mengajar bahasa Inggris itu mengaku diajari kakeknya yang veteran perang dunia kedua untuk bercukur menggunakan benda-benda yang ada di lingkungan sekitar. Pada awalnya Alex menggunakan kapak untuk mencukur jenggot dan kumis, kini dia

• 4 Tersangka Ditangkap, Lebih 2 Kg Ganja Disita

beralih menggunakan sekop. "Silet sangat mahal, benda luks. Kakek saya menuturkan, selama perang dia selalu mencukur menggunakan apa saja yang ada," dalihnya seperti dikutip laman Orange, Selasa (4/10). Ia mengakui awalnya tak mudah melakukannya. Bahkan istrinya sempat sangat khawatir saat ia menggunakan kapak tajam untuk mencukur kumis. "Jadi saya putuskan memakai sekop saja. Lebih aman," ujarnya.(NET)

andalas/rony muharrman

KANTOR NBA–Kantor maskapai PT Nusantara Buana Air di Jalan Brigjen Katamso, Medan.

Izin Terbang Pesawat NBA Dibekukan

KPK Tahan Mantan Bupati Nisel

Jakarta-andalas Pascajatuhnya pesawat Casa 212-200 di pegunungan Bahorok, Langkat, hingga menewaskan seluruh penumpang dan awak pesawat, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akhirnya memberi sanksi tegas kepada PT Nusantara Buana Air (NBA). "Kami memutuskan untuk membekukan dulu AOC (Air Operator Certificate/izin terbang)-nya. Jadi mulai hari ini seluruh operasi pesawat PT NBA kita bekukan," kata Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Herry Bakti S Gumay kepada pers, Selasa (4/10). Herry menjelaskan, keputusan itu diambil setelah pihaknya menurunkan tim khusus untuk mengevaluasi kejadian yang menewaskan semua penumpang dan awak pesawat tersebut. "Dari laporan hasil evaluasi yang saya terima, ternyata banyak sekali hal yang belum sesuai dengan aturan penerbangan, baik dari standar praktis, sisi operasi, maupun

• RE Siahaan Dibawa ke Medan

andalas/asril tanjung

TIBA–Mantan Wali Kota Siantar RE Siahaan tampak tersenyum saat baru tiba di Bersambung ke Hal. 15 Medan dengan dikawal petugas dari KPK.

Jakarta-andalas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan mantan Bupati Nias Selatan Fahuwusa Laia begitu usai menjalani pemeriksaan pertama kalinya sebagai tersangka kasus dugaan suap kepada anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pilkada Nias Selatan tahun 2010. "Untuk kepentingan penyidikan, tersangka kita tahan. Untuk 20 hari pertama kita titipkan di Rutan LP Cipinang," ujar juru bicara KPK Johan Budi di Kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Selasa (4/10). Johan memaparkan, Fahuwusa saat menjabat bupati diduga menyuap anggota KPU Saut Hamonangan Sirait pada Oktober 2010. Saat itu

Bersambung ke Hal. 15

Kurs dan Harga Logam Mulia, 4 Okt 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 8583 1417 11898 13924 1156

Beli 8494 1402 11777 13780 1144

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 117 2805 6847 9005

Beli 116 2774 6775 8915

Ayu Ting Ting Buka Lowongan Pencari Alamat LOWONGAN KERJA: Pria/ Wanita. Pengalaman tidak diutamakan, yang penting telaten dan sabar. Gaji Rp 5 juta. Pekerjaan: Membantu Ayu Ting Ting Mencari Alamat.

J

ANGAN dianggap serius tulisan lowongan kerja di atas. Itu hanya sebuah keisengan yang beredar luas di

Blackberry Massanger (BBM). Tapi dari banyolan ini muncul sebuah kesimpulan, bahwa penyanyi dangdut pendatang baru Ayu Ting-Ting mulai mencuri perhatian masyarakat melalui lagu Alamat Palsunya. Sampai selebriti macam Olga Syahputra dan Sule tampak ‘keracunan’ Ayu Ting Ting.

Bersambung ke Hal. 15


MEDAN KITA

Rabu 5 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

2

andalas/hs poetra

Pencurian Energi Listrik di Sumut

andalas

PLN Rugi Rp 30 Miliar

Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting, Ika Ramadhani, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Mengoptimalkan Kinerja BUMD

P

emprovsu harus mampu mengembangkan in ovasi dan kreasi yang berkesinambungan dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), di antaranya dengan terus mengoptimalkan kinerja badan-badan usaha milik daerah (BUMD). Hj Melizar Latif SE MM mengemukakan hal itu dalam pemandangan umum Fraksi Demokrat terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubsu tahun 2010, pada rapat paripurna dipimpin Ketua Dewan H Saleh Bangun, Selasa (4/10). "Dengan struktur pendapatan asli daerah yang demikian dapat disimpulkan, bahwa PAD Sumatera Utara masih sangat tergantung pada satu objek pendapatan, dalam hal ini dari pajak kendaraan bermotor," katanya. Sementara pada sisi pendapatan yang berasal dari pengelolaan harta kekayaan daerah yang disahkan, dalam hal ini BUMD, terkesan belum dioptimalkan. Bahkan cenderung menjadi beban bagi APBD Sumatera Utara. "Hal ini terjadi karena pengelolaan BUMD berbasis good corporate governance belum dilaksanakan. Inefisiensi dan non-profesionalism masih menjadi warna sehari-hari BUMD kita," kata Melizar. Keberadaan BUMD di daerah ini, sejatinya bertujuan untuk memberikan kontribusi peningkatan PAD bagi Pemprovsu. Namun, faktanya selama ini, keberadaan BUMD itu justru masih banyak yang membebani APBD Sumatera Utara. Selain tidak mampu memberi kontribusi, mereka juga dalam keadaan merugi dan terjerat utang yang mesti ikut ditanggulangi dari APBD Sumut. Pertanyaannya, mengapa BUMD itu justru membebani APBD ? Penyebabnya, sebagaimana disebut Melizar di atas, karena para pengelola BUMD tersebut cenderung terpola pada perilaku tidak efisien (boros), serta dijejali orang-orang yang tidak profesional dan kapabel. Hal ini terjadi, karena rekrutmen pimpinan BUMD di daerah ini kerapkali dilakukan melalui pendekatan kepentingan (vested interested) serta politik balas budi. Alhasil, banyak orang-orang yang tidak kualified masuk ke dalam jajaran dewan pengawas dan direksi sebuah BUMD. Karenanya, selama pola rekrutmen masih sarat dengan kepentingan politis dan selera penguasa itu, dapat dipastikan keinginan kita agar kinerja BUMD semakin membaik serta mampu memberikan kontribusi PAD, hanya akan berhenti sebatas wacana belaka. Dalam konteks demikian, kita berharap hendaknya Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho dibantu Sekdaprovsu H Nurdin Lubis plus dibantu DPRD Sumut, segera melakukan langkah-langkah inovatif yang radikal, untuk membenahi keberadaan BUMD yang terkesan bak kerakap tumbuh di batu itu. BUMD yang selama ini hanya membebani APBD saja sudah sepatutnya dibubarkan atau dimerger saja. Sementara, BUMD yang masih bisa dibenahi, perlu segera dilakukan 'cuci gudang' para pengelolanya. (**)

Medan-andalas Kasus pencurian energi listrik di wilayah kerja PT PLN Wilayah Sumut selama ini sangat mengkhawatirkan. Perusahaan plat merah ini diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp30 miliar setiap bulan.

JARINGAN LISTRIK –Dua petugas lapangan PLN sedang memperbaiki sebuah tiang jaringan listrik di Jalan Monginsidi, Medan. PLN melalui tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik terus gencar untuk melakukan penertiban pencurian energi listrik di pelanggan rumah tangga dan industri di Sumut.

“Sejauh ini kita memprediksi ada penyusutan (losses) energi listrik sebesar 7 persen. Akibat losses sebesar itu, perusahaan (PLN, red) mengalami kerugian Rp 30 miliar setiap bulannya,” kata Deputi Manajer Komunikasi PT PLN Wilayah Sumut Raidir Sigalingging kepada wartawan di ruang kerjannya, Senin (4/10). Dengan kondisi tersebut, lanjut Raidir, tim Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) akan tetap komit menertibkan seluruh pelanggan yang terindikasi telah melakukan penyimpangan pemakaian tenaga listrik PLN. Penyimpangan penggunaan tenaga listrik tersebut umumnya terjadi pada pelanggan rumah tangga. “Jumlah pelanggan PLN Wilayah Sumut ada sekitar 2,4 juta. Namun, pelanggaran pemakaian tenaga listrik itu umumnya lebih sering terjadi pada pelanggan rumah tangga. Pelanggaran pada pelanggan industri kecil peluangnya bisa terjadi karena pengawasan disana lebih ketat,” tandasnya. Raidir lebih lanjut mengatakan tindakan tim P2TL PLN yang melakukan pemutusan jaringan listrik kepada sejumlah pelanggan yang terindikasi melakukan pencurian aliran listrik dan menipulasi angka pemakaian kWh meter, sudah bekerja sesuai prosedur. “Dasar hukum pelaksanaan P2TL itu salah satunya adalah Peraturan Menteri ESDM RI Nomor 07 tahun 2010 tanggal

Badko HMI Sumut

Buka Posko Pengaduan P2TL Nakal Medan-andalas Badko Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumut menggelar Posko pengadun masyarakat atas tindakan nakal petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) dan Operasi Pemutusan Aliran Listrik (OPAL) oleh PT PLN Wilayah I Sumatera Utara. Hal itu ditegaskan Ketua Badko HMI Sumut Dedi Andika Syahputra kepada wartawan, Selasa (4/ 10) menyikapi banyak keluhan masyarakat atas buruknya pelayanan PT PLN serta tindakan sewenawenang yang dilakukan tim OPAL dalam memutus listrik warga. Dedi menyebutkan, dari fakta yang dilihat selama ini, utamanya di Sumut, PLN yang merupakan Badan Uaha Milik Negara tidak mampu memberikan pelayanan yang maksimal dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan listrik. Namun anehnya ketika warga

terlambat membayar tagihan atau denda, dengan melebihi kerja Komisi Pembrantasan Korupsi (KPK), tim OPAL langsung melakukan permutusan aliran listrik warga. Apalagi merujuk kepada pernyataan salah seorang anggota DPRD Sumut Brilian Moktar yang menilai di tubuh PLN telah terjadi banyak penyimpangan, HMI sebagai salah satu organisasi mahasiswa di Sumut, kata Dedi, memiliki tanggung jawab moral untuk menuntaskan masalah ini. “Saat ini kita sedang membangun kominikasi dengan seluruh kelembagaan mahasiswa dan DPRD Sumut dalam hal ini Fraksi PDI Perjuangan, agar tindakan sewenang-wenang tim P2TL dan OPAL serta penyimpangan yang dilakukan oknum pejabat PT PLN Sumut dapat di proses secara hukum,’’ kata Dedi. Ia menilai, sejauh ini kelihatannya PT PLN seolah-olah kebal dari cengkraman aparat hukum

kita. Dalam kaitan ini sebagai mahasiswa, kami butuh komitmen seluruh unsur pimpinan dan anggota DPRD Sumut, dalam memperbaiki manajemen PT PLN ini ke depan. Untuk itu, ia berharap pimpinan dewan segera memanggil pimpinan PT PLN Wilayah I Sumatera Utara guna mempertanyakan prihal keberataan masyarakat ini. Sementara itu, kepada pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara dan kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, untuk segera melakukan proses hukum atas dugaan penyimpangan dana milik negara yang dilakukan oleh oknum PT PLN Wilayah I Sumater Utara. “Kami sebagai warga HMI dan mahasiswa mendukung penuh proses hukum tersebut,” tegas Dedi seraya mengatakan, Posko Pengaduan masyarakat, berlamat di Sekretariat Badko HMI Sumut Jalan Adinegoro No.15 Medan. (UJ)

Pemerintah tak Pernah Belajar Evakuasi Korban Pesawat Jatuh Lambat Medan-andalas Banyak pihak menyanyangkan lambatnya penanganan korban pesawat Cassa 212-200 milik maskapai PT Nusantara Buana Air yang jatuh di hutan Gunung Kapur, Tanam Nasional Gunung Lauser, beberapa waktu lalu. Bahkan respon yang diberikan Pemerintah Sumatera Utara dan Pemerintahan Aceh Tenggara, menyikapi musibah tersebut juga tidak maksimal. ”Kita sangat menyanyangkan lambatnya proses evakuasi korban yang tidak maksimal serta respon yang diberikan pemerintah,”kata Wakil Ketua DPC PPP Kota Medan Ir Hamdan Sukrawi yang juga putra daerah Kabupaten Aceh Tenggara, kepada wartawan di Medan, barubaru ini. Dikatakan Hamdan, pesawat naas itu diketahui hilang komunikasi (loss contecs) beberapa saat

setelah pesawat tersebut lepas landas dari Bandara Polonia Medan Kamis 29 September 2011. Namun beberapa waktu setelah dinyatakan hilang, petugas yang melakukan upaya pencarian sebenarnya telah menemukan posisi bangkai pesawat tersebut di Hutan Gunung Kapur Taman Nasional Gunung Lauser (TNGL). Anehnya, proses evakuasi baru dilakukan pada Minggu, 2 Oktober 2011. Alasan yang dilansir pemerintah evakuasi tidak dapat dilakukan karena kondisi cuaca yang tidak memungkinkan. Data lain menyebutkan proses evakuasi tidak bisa dilakukan karena medan yang sangat sulit, bahkan tim SAR yang berusaha mencapai lokasi jatuhnya pesawat akhirnya terpaksa pulang. Lalu kemudian, evakuasi bisa lakukan melalui udara dan untuk itu Tim SAR harus menunggu helikopter dari Jakarta.

”Saat posisi pesawat diketahui, kan tak langsung dilakukan penyelamatan, dengan alasan cuaca yang buruk. Sebenarnya alasan itu hanya tameng, karena memang sarana dan prasarana tidak memadai seperti tidak adanya pesawat helikopter yang standby milik badan penanggulangan bencana di daerah Sumatera Utara termasuk Kab Aceh Tenggara,” tegas Hamdan. Dikatakan Hamdan, pada kondisi seperti itu, jangan korban pesawat jatuh, kita pada kondisi normalpun manusia bisa meninggal. Sebab jarak setelah jatuh peswat dan proses evakuasi cukup lama dan para penumpang pesawat tersebut tidak memiliki logistik makanan dan minuman. ”Sangat mungkin saat pesawat jatuh, masih ada penumpang yang hidup, tapi karena lambatnya datang pertolongan kondisi mereka semakin kritis hingga akhirnya meninggal,”ucap Hamdan.(HAM)

30 Juni 2010. Tujuannya adalah untuk menyelamatkan uang negara. Hanya orang-orang yang terindikasi melakukan pencurian aliran listrik yang menginginkan tim P2TL dibubarkan,” kata Raidir Raider menjelaskan, khusus P2TL Wilayah Sumut yang dibentuk melalui keputusan GM PT PLN (Persero) Wilayah Sumut Nomor 094.K/GM.SU/ 2010 tanggal 28 Desember 2010 lalu, dalam melakukan penertiban dilaksanakan bersama petugas kepolisian dari Polresta Medan. Sanksi bagi pelanggan dan bukan pelanggan yang melakukan pencurian aliran listrik atau manipulasi angka pemakaian kWh (kilowatt hour), pelakunya dapat dikenakan tindak pidana pencurian bahkan sampai tindak pidanan korupsi. “Sanksi lain yang bisa dikenakan kepada pelanggan dan bukan pelanggan yang telah melakukan pelanggaran atau didapati kelainan pemakaian tenaga listrik, bisa berupa pemutusan dan pembongkaran rampung, pembayaran ganti rugi pemakaian tenaga listrik, dan pembayaran biaya P2TL,” jelasnya. Tindakan P2TL, sambung Raidir, menjadi sebuah awal yang bagus dalam menyelamatkan uang negara di PT PLN. Pemutusan jaringan listrik pelanggan yang dilakukan selama ini tidak pandang bulu. (BEN)

Penyerapan Raskin Sumut Tepat Waktu Medan-andalas Realisasi penyerapan beras miskin (raskin) di sejumlah daerah kabupaten/kota di Sumut sudah mencapai 114.216 ton atau sekitar 100,92 persen dari 113.179 ton yang direncanakan pada periode JanuariSeptember 2011. Menurut Kepala Seksi Humas Divisi Regional Bulog Sumut Rusli Siregar kepada wartawan, Senin (4/10) peyerapan raskin untuk alokasi Januari-September 2011 secara keseluruhan tergolong tepat waktu. Bahkan, alokasi raskin untuk bulan Oktober ini sebagian daerah kabupaten/kota sudah menyalurkannya di bulan Septermber lalu. Rusli menjelaskan, daerah kabupaten/kota yang melakukan percepatan menyalurkan raskin bulan Oktober adalah Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Tanah Karo, Langkat, Dairi, Pakpak Bharat, Simalungun, Tobasa, Taput, Samosir, Padang

Sidempuan, Tapsel, Madina, Paluta, Sibolga, Palas, Tapteng, Gunung Sitoli, dan Nias. “Selain mempercepat penyaluran alokasi Oktober, beberapa daerah seperti Kota Medan, Langkat, dan Humbahas sebagian aloksi November juga sudah mereka salurkan,” ujarnya. Menurut Rusli, jika peyerapan raskin bisa dilakukan tepat waktu oleh masing-masing kabupaten/kota di Sumut, maka pemerintah bisa jadi akan mengeluarkan raskin ke 13. Karenanya, pihaknya menghimbau pemerintah daerah kabupaten/kota di Sumut agar melakukan penyerapan raskin tepat waktu, bila perlu dilakukan percepatan penyaluran. “Pagu raskin di Sumut sampai Desember 2011 ditetapkan sekitar 150.905 ton untuk 838.363 rumah tangga sasaran (RTS). Jika penyerapannya tepat waktu, maka pemerintah bisa jadi akan mengeluarkan raskin ke 13 di bulan Desember,” tandasnya. (BEN)

Program e-KTP Sudah Jangkau Delapan Kecamatan Medan-andalas Perkembangan pelaksanaan program Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kota Medan terus mengalami penambahan kecamatan yang dapat terakses koneksi ke Jakarta. Saat ini ada delapan kecamatan di Medan yang sudah dapat melayani e-KTP. Seperti Kecamatan Medan Baru yang mulai melayani eKTP pelaksanaan secara bertahap, Selasa (4/10). Sebagai simulasi, sekitar 30-100 masyarakat wajib KTP akan dilayani. Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Darussalam Pohan mengatakan, untuk Medan Helvetia dan Medan Petisah telah dilaksanakan, Senin (3/9). “Kecamatan Medan Baru sudah siap melayani walaupun kendala yang juga terjadi pada kecamatan-kecamatan sebelumnya belum teratasi,’’ katanya saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi A DPRD Medan, Senin (3/9). Sampai sekarang, lanjut Darussalan, persoalan jaringan yang belum terkoneksi internet dengan Jakarta meskipun sudah online masih belum teratasi. Begitu juga dengan perangkat TI (Teknologi Informasi) yang sebelumnya akan diberikan, belum diterima masing-masing kecamatan. “Total perangkat yang dibutuhkan ada 148 set, tapi yang

ada baru 42 set, sisanya pinjaman dari pemerintah pusat tapi sampai sekarang belum ada yang diterima kecamatan,” ujarnya. Saat ini kecamatan melayani hanya dengan dua set perangkat. Itu pun tidak maksimal karena ada satu set yang belum bisa beroperasi. “Ada yang dari server ke monitor atau ke pemindai sidik jari tidak beroperasi. Jadi hanya satu saja yang bisa dimanfaatkan maksimal,” ujarnya. Dia menjelaskan, delapan kecamatan dri 21 kecamatan di Kota Medan sudah dapat melayani e-KTP yaitu Medan Sunggal, Medan Barat, Medan Deli, dan Medan Tuntungan, Medan Kota, Medan Helvetia, Medan Petisah, dan Medan Baru. Namun dari delapan kecamatan tersebut, lanjut Darussalam, jumlah data masyarakat Kota Medan yang sudah dientri dalam pembuatan e-KTP baru ada sebanyak 10.597 jiwa. “Itupun baru data dari lima kecamatan yakni Medan Sunggal, Medan Deli, Medan Barat, Medan Tuntungan, dan Medan Kota. Sedangkan data dari tiga kecamatan lainya belum ada yang masuk karena baru melayani,” jelasnya. Camat Medan Baru, Robert Napitupulu mengatakan, jumlah masyarakat wajib eKTP di daerahnya ada 49.412 jiwa.(BEN)


Rabu 5 Oktober 2011

Jelang Musprov XII DPD KNPI Sumut

Waspadai Kandidat Berani ‘Bayar Mahal’ OKP Medan-andalas Suhu menjelang pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) XII KNPI Sumut mulai memanas. Bahkan ada kandidat yang berani menjanjikan membayar mahal OKP untuk mendapatkan dukungan suara, serta secara terangterangan berani mengklaim dirinya mendapat dukungan dari puluhan OKP. Menyikapi hal ini, Ketua Generasi Muda Gabungan Karya Rakyat Indonesia (GM Gakari) Sumatera Utara, Apri Budi, meminta kepada pimpinan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di Sumut mewaspadai kandidat ataupun tim sukses yang menjanjikan memberikan fasilitas yang dinilai di luar kemampuan pemuda. “Kami berharap pimpinan OKP jangan terpengaruh adanya kandidat berjanji berani bayar mahal OKP. Mau kita bawa kemana organisasi kepemudaan ini, bila saat ini kita ‘menjual’ organisasi demi kepentingan sesaat,” kata Budi kepada wartawan di Medan, Selasa (4/10). Budi mensinyalir kandidat yang berani membayar mahal untuk mendapatkan dukungan OKP diduga memiliki maksud lain terhadap KNPI Sumut, seandainya dirinya memimpin wadah organisasi kepemudaan ke depan. “Kalau tidak untuk apa dia berani membayar mahal untuk mendapat dukungan. Seperti kita ketahui di KNPI ini tidak ada gaji ataupun tunjangan jabatan. Jadi kenapa ada kandidat yang berani membayar mahal dan memberikan fasilitas luks, hanya untuk mendapatkan dukungan satu suara dari OKP,”tanya Budi. Budi menilai kandidat yang mengiming-imingkan uang dalam jumlah besar dan fasilitas mewah kepada OKP untuk mendapatkan dukungan, disinyalir tidak memiliki kualitas dan program kerja untuk membawa KNPI Sumut lebih baik dimasa mendatang. Menyesalkan Pada kesempatan itu Apri Budi juga menyesalkan adanya statement dari salah seorang kandidat di media massa, yang mengklaim dirinya telah mendapat dukungan puluhan OKP. “Kalau memang kandidat itu sudah didukung puluhan OKP, maka kita lantik saja dia sebagai ketua KNPI Sumut. Jadi untuk apa ada Musprov,” cibir Budi. Budi menegaskan, sebagai ketua OKP yang memiliki suara di KNPI Sumut dirinya tidak pernah memberikan dukungan terhadap oknum kandidat yang mengklaim telah mendapatkan dukungan tersebut. “Saya juga kontak dengan teman-teman pimpinan OKP lainnya, mereka mengaku tidak ada memberikan dukungan. Jadi OKP mana yang mendukung kandidat itu,” ketusnya. Budi mengharapkan kepada para kandidat yang akan berlaga hendaknya tetap mengedapankan cara-cara arif dan profesional dalam persaingan merebut dukungan dari OKP. “Kami sangat menyesalkan adanya kandidat ataupun tim sukses yang menjadi penyebar isu dan fitnah memburukan kandidat lain, untuk mencari simpati dari OKP. Seharusnya yang dijual itu visi dan misi, bukan menjadi penyebar gosip,” katanya. Ketua GM Gakari Sumut ini juga menegaskan organisasi yang dipimpinnya berkomitmen mendukung dan akan mensukseskan Musprov ke-XI DPD KNPI Sumut yang berlangsung 10-12 Oktober 2011 di Parapat. Disamping itu, Budi juga menyebutkan GM Gakari Sumut telah memutuskan akan mendukung Ir H Ahmad Yasyir Ridho untuk kembali memimpin DPD KNPI Suut periode 2011-2014 mendatang.(HAM)

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

3

DURASI LAMPU MERAH DI JALAN PANDU

Harus Disinkronkan untuk Atasi Kemacetan Medan-andalas Kondisi lampu pengatur lalulintas (traffic light) di perempatan Jalan Pandu simpang Jalan Cirebon Medan tidak berfungsi dengan baik, terutama pada siang hari. Akibatnya arus lalulintas dari arah Jalan Pandu dan Jalan Surabaya menuju Jalan SM Raja maupun Jalan Pemuda hampir setiap hari terjadi kemacetan. Menurut A Arif, salah seorang pengusaha Toko Elektronik di Jalan Pandu Medan, Senin (4/10), hal ini berawal dari pengalihan arus lalulintas saat berlangsungnya Ramadhan Fair beberapa waktu lalu. Dimana ada penambahan durasi lampu merah di traffic light di Jalan Pandu tersebut. “Usai Ramadhan Fair durasi lampu merah tidak di ‘cun’ kembali oleh pihak dishub. Kini arus lalulintas di lokasi ini setiap hari padat merayap hingga malam hari,” keluh A Arif Pengamatan wartawan koran ini, traffic light di Jalan Pandu Medan juga sedikit berantakan. Petunjuk durasi angka pada lampu merah tersebut sekira 140 detik, menunjuk ke angka 40 detik saat lampu hijau. Sehingga membuat antrian pengendara lain semakin panjang

andalas/siong

MACET–Antrian panjang kenderaan hampir setiap hari terjadi di Jalan Pandu Medan. Salah satu penyebab kemacetan lalulintas adalah tidak sinkronnya durasi lampu pengatur lalulintas dengan volume kendaraan. terjebak macet. Selain itu, saat lampu hijau akan menyala ,secara serempak lampu merah, dan kuning juga bisa ikut menyala lalu padam kembali. “ Ini tentu berbahaya sekali,

namun belum ada perbaikan. Saya sebagai warga di sini minta Dinas Perhubungan Medan mengecek ulang semua durasi lampu merah yang ada di persimpangan itu. Karena salah satu penyebab kema-

cetan adalah tidak sinkronnya durasi lampu dengan volume kendaraan,” ungkap A Arif. Kemacetan ini, sambung A Arif diperparah dengan ulah pengemudi khususnya angkutan kota (angkot)

yang saling serobot. Untuk itu, A Arif juga meminta petugas mengimbau pengemudi angkot untuk taat berlalu lintas agar semua bisa berjalan lancar, serta menghargai sesama pengguna jalan raya.(SIONG)

FRAKSI PAN DPRDSU

Reformasi Politik Anggaran Harus Konkrit dan Sistemik Medan-andalas Reformasi politik anggaran yang dilakukan Pemprovsu dituangkan dalam APBD, harus konkrit dan sistemik, agar dapat menjawab sekaligus mewujudkan realisasi percepatan pencapaian visi-misi Syampurno, rakyat tidak lapar, tidak sakit, tidak bodoh dan memiliki masa depan. Demikian pemandangan umum Fraksi PAN terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubsu tahun 2010, disampaikan Muslim Simbolon SAg dalam rapat paripurna dipimpin Ketua Dewan H Saleh Bangun, Selasa (4/ 10).Paripurna dihadiri Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho dan Sekdaprovsu H Nurdin Lubis SH MM. Menurut Muslim, Fraksi PAN masih menemukan di lapangan,

APBD Sumut yang disalurkan ke kabupaten/ kota penggunaannya tidak tepat sasaran. Misalnya dialokasikan untuk pembangunan taman, tugu, gapura dan sejenisnya. "Padahal, filosofi anggaran setiap rupiah dana APBD, realisasinya harus berkaitan dengan kesejahteraan rakyat," katanya. Muslim mengatakan, tingkat keberhasilan program Syampurno dalam dua tahun k e p e mimpinannya di

Sumut, sesuai visi-misi rakyat tidak lapar, tidak bodoh, tidak sakit, dan punya masa depan yang dituangkan dalam Perda No 8/ 2009 tentang RPJMD Sumut 20092013, pencapaiannya hingga kini tidak jelas dan

tidak bisa diukur secara kuantitatif maupun kualitatif. Dikatakan, parameter untuk menilai realisasi visi-misi pasangan Syampurno, masih mengambang. "Untuk itu diharapkan kebijakan pembangunan Sumut melalui APBD hendaknya bisa menjawab sekaligus mewujudkan visi-misi yang telah digaungkan pada masa kampanye Pemilukada 2009 lalu," katanya. Dalam penilaian Fraksi PAN, kata

SALAM KOMANDO–Usai membacakan pemandangan umum, Muslim Simbolon melakukan salam komando dengan Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho di Gedung DPRDSU, Senin (4/10). andalas/agus salim ujung

Muslim, anggaran pendidikan yang baru mencapai12%padaAPBDSumut,belum sejalan dengan amanat undang-undang. "Kita minta pada APBD 2012, anggaran pendidikan 20 % ini hendaknya sudah bisa dipenuhi," harapnya. Fraksi PAN berkeyakinan, jika anggaran 20 % itu bisa dipenuhi, niscaya kualitas pendidikan di daerah ini akan dapat ditingkatkan dan bantuan insentif untuk guru-guru serta siswa miskin juga akan semakin bertambah. Sementara di bidang kesehatan, perlu ditingkatkan pelayanan kesehatan denganmakinmelibatkanseluruh masyarakat miskin ke dalam program Jamkesda dan Jamkesmas. Sedangkan di bidang ketahanan pangan, masih banyak ditemukan masyarakat di Sumut, yang belum bisa makan empat sehat lima sempurna.(UJ)


HUKUM & KRIMINAL

Rabu 5 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

4

Lagi, Penulis Judi KIM Ditangkap

Residivis Curanmor Diciduk Polisi

Sei Rampah-andalas Petugas kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal Polisi Resor Serdang Bedagai (Sat Reskrim Polres Sergai), Senin (3/10) sekira pukul 20.30 WIB, kembali lagi berhasil menangkap tersangka penulis angka tebakan judi KIM, Buyadi alias Bawor (32) warga Dusun IV, Desa Pematang Pelintahan, Kecamatan Sei Rampah, Sergai, di sebuah warung Kopi milik Yeti (45) warga yang sama. Kapolres Sergai melalui Kasubag Humas Polres Sergai, AKP ZN Siregar, Selasa (4/10) membenarkan penangkapan tersebut. Buyadi bersama barang bukti uang tunai Rp85 ribu dan satu buah Handphone berisi nomor angka tebakan judi KIM diamankan tim sus Reskrim Polres Sergai ketika melakukan patroli. “Ditangkap ketika ketahuan mengetik nomor angka tebakan judi KIM didalam sebuah warung Kopi oleh petugas. Selanjutnya, sebelum dibawa ke Mapolres Sergai guna penyelidikan lebih lanjut, tersangka Buyadi mengakui bahwa uang hasil dari judi KIM disetor ke bandar bernama Jet Li warga Galang, Kabupaten Deli Serdang,” tandas Kasubag. (RYAD)

Deli Serdang-andalas Remaja ABG residivis dalam kasus pencurian kenderaan bermotor (curanmor), Janwar Tamba (17) warga Simpang BSP, Desa Pasar Melintang, Lubuk Pakam dibekuk petugas Reskrim Polsek Lubuk Pakam, Senin (3/10) malam. Janwar ditangkap bersama rekannya M Fadly (21) warga Jalan Galang, Gang Prajurit, Desa Pasar Melintang dari lokasi berbeda. Keduanya ditangkap karena kembali terlibat aksi pencurian sepeda motor. Kapolsek Lubuk Pakam, AKP M Ikhwan lewat Kanit Reskrimnya Ipda Dimun Hutahuruk menyebutkan, Janwar yang berstatus residivis serta Fadly yang terbilang masih pemetik baru itu, ditangkap berdasarkan pengaduan korban, Budi Satria (25) warga Jalan Pembangunan, Desa Sekip, Lubuk Pakam. Dalam pengaduan itu dise-

Pengusaha Ponsel Ditikam

Penggerebekan Arena Judi Dadu Putar Bocor

Belawan-andalas Johan alias Apong (32), salah seorang pengusaha ponsel di Jalan Marelan Raya Simpang Pasar IV, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan roboh ditikam seorang pemuda berinisial MAH (25), Selasa (4/10). Belum diketahui pasti motif dari penikaman itu. Namun menurut informasi berkembang kasus penganiayaan itu hanya gara-gara pelaku sakit hati dengan korban. Korban sendiri yang mengalami dua tikaman di bagian bahu dan rahang kanan langsung melaporkan kejadian itu Polsek Medan Labuhan. Sementara itu, pelaku yang ditangkap warga lalu diserahkan ke polisi. Keterangan diperoleh, sebelumnya pelaku datang menghampiri korban. Tanpa basa basi pelaku langsung menikam bahu dan rahang korban. Warga yang melihat kejadian itu langsung menangkap dan membabak belurkan pelaku sebelum diserahkan ke polisi. Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Sugeng melalui Kanit Reskrim AKP Oktavianus ketika dikonfirmasi, Selasa (4/10) membenarkan kejadian itu.(DP)

Karyawan PT Musim Mas Dirampok Belawan-andalas Karyawan PT Musim Mas, Hendrik (22) warga Jalan Ampera Perumnas Mandala dirampok pemuda mengendarai sepeda motor jenis bebek di Jalan Yos Sudarso, Medan, Selasa (4/10). Akibat kejadian itu, tas berisi tiga unit handphone dan uang ratusan ribu serta surat-surat kenderaan bermotor milik raib digasak pelaku. Sedangkan kasusnya telah dilaporkan korban ke Polsek Labuhan Deli. Informasi diperoleh, saat itu korban bermaksud pergi kerja. Dengan mengendarai sepeda motor, korban berangkat dari rumah. Setibanya di TKP, tas korban dirampas pelaku yang pada saat itu juga mengendarai sepeda motor. Kapolsek Medan Labuhan Kompol Sugeng Ryadi ketika dikonfiramsi andalas melalui Kanit Reskrim AKP M Oktavianus membenarkan kejadian itu. (DP)

Bocah 7 Tahun Dicabuli Pemuda Tetangga Belawan-andalas Winda (7), bukan nama sebenarnya, warga Paya Bakung Lingkungan V, Kelurahan Martubung, Kecamatan Medan Labuhan menjadi korban pencabulan yang diduga dilakukan pemuda tetangga di Benteng Sungai Deli, Selasa (4/10). Tak terima anaknya dicabuli, orangtua korban langsung membuat pengaduan ke Mapolres Pelabuhan Belawan. Menurut penuturan orangtua korban, sebelumnya sepulang sekolah anaknya diajak pelaku naik sepeda dengan alasan mau diantar pulang. Dalam perjalanan, pelaku membawa korban ke Benteng Sungai Deli. Di sana pelaku mencabuli korban lalu mengantarnya pulang. Sesampainya di rumah korban terus menangis. Orangtua korban yang curiga lantas menanyainya. Kepada orangtuanya korban mengaku telah diperosa pelaku. Mendapat pengakuan anaknya, kedua orangtua korban langsung bergegas ke Mapolres Pelabuhan Belawan untuk mengadukan perbuatan pelaku. Kasatreskrim Polres Pelabuhan Belawan, AKP Hamam ketika dikonfirmasi andalas, Selasa (4/10) membenarkan pihaknya menerima laporan pengaduan orangtua korban. (DP)

andalas/imanuel sitepu.

KASUS CURANMOR – Remaja ABG residivis dalam kasus pencurian kenderaan bermotor (curanmor), Janwar Tamba (17) warga Simpang BSP, Desa Pasar Melintang, Lubuk Pakam diamankan di Mapolsek Polsek Lubuk Pakam.

Poldasu Bekuk Tiga Bandar Sabu Sunggal Medan-andalas Petugas Dit Narkoba Poldasu menyita dua ons narkoba jenis sabu-sabu dari tiga pemiliknya, Minggu (3/10) malam. Ketiganya ngaku kristal putih haram itu berasal dari seorang bandar warga Aceh. Ketiga tersangka adalah, Taufan (42) warga Jalan Satria, Kecamatan Sunggal, Fadli (42) warga Jalan Ayahanda Gang Wira, Kec Medan Baru dan Khodir (50) warga Jalan Rejeki No 11, Kelurahan Titi Papan, Kecamatan Medan Helvetia. Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andjar Dewanto mengaku masih akan mengembangkan kasus ini. Menurutnya jaringan ini merupakan sindikat besar yang transit dari Aceh. Penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan ketiganya kerap meladeni pembelian

sabu-sabu dalam partai besar. Saat dilakukan penyelidikan, petugas menemukan Khodir yang diketahui memiliki hubungan dekat dengan bandar sabu di Medan . Dengan perantara pria setengah abad ini, polisi yang menyaru sebagai pembeli meminta Khodir untuk mempertemukan dengan bandar besar. Tersangka, Khodir kemudian membawa polisi yang menyaru menuju tempat tinggal Taufan. Khodir mengaku Taufan sebagai bandar di kawasan Sunggal. "Aku cuma nengok-nengok saja, orang ini yang nego harga. Aku cuma ngantar kan polisi saja ke rumah Taufan," tutur Khodir. Ketika petugas yang menyaru meminta 2 ons (100 gr) sabu, Taufan hanya sanggup menyediakan 1 ons sabu dengan harga Rp 75 juta. Karena terlalu kecil, petugas mendesak Taufan untuk menyediakan 1 ons lagi. Lalu, Taufan kemudian menghubungi Haji Malik yang diakuinya sebagai bandar besar. Kemudian, Malik meminta Fadli

untuk mengantar sabu-sabu 2 ons. Begitu Fadli datang dengan barang haramnya, petugas yang menyaru langsung menangkap ketiganya. Kepada wartawan, Taufan yang seharihari berjualan kaset mengaku terpaksa menjual sabu-sabu untuk menambah penghasilan. "Aku cuma tukang jual CD di Pringgan, karenatidak cukup dari situ, lalu saya menjual sabu," akunya. Taufan mengaku belum lama mengenal Haji Malik. Ia mengenal Malik dari seorang temannya bernama Helman. "Aku kenal baru sebulan dari Helman," tuturnya. Sama halnya dengan Fadli, pria yang biasa berprofesi sebagai buruh bangunan ini mengaku disuruh Malik. Namun anehnya, pada malam itu ia menerima barang itu dari seorang pengendara taxi. "Aku nggak kenal bang, tapi aku disuruh Malik ngantar saja," ujarnya sembari mengakui pernah disuruh Malik mengantar sabu-sabu dan uang dengan upah Rp 1 juta sekali antar. (HER)

Januari-September 2011

Polda Sumut Tangani 30 Kasus Korupsi Sejak satu tahun belakangan ini, penyelidikan dan penyidikan kasus korupsi di Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Poldasu, mengalami kemajuan di banding tahun-tahun sebelumnya.

D

ata yang diperoleh dari Humas Poldasu, sejak Januari sampai September 2011, ada sedikitnya 30 kasus dugaan korupsi yang ditangani Tipikor, selain laporan-laporan yang belum dikembangkan ketahap penyelidikan. Dari 30 kasus dugaan korupsi yang terjadi di berbagai instansi pemerintah di Sumatera Utara ini, 5 kasus diantaranya berkasnya sudah dinyatakan kejaksaan lengkap (P-21) dengan tersangka 9 orang. Kemudian, 11 kasus masih tahap pelengkapan (P-19). Selanjutnya, tiga kasus dengan status penyidikan tahap pertama sedangkan yang masih dalam proses penyelidikan ada 6 kasus.Sementara belasan kasus lainnya yang laporannya baru sampai ke Tipikor Poldasu, masih dalam penelitian. Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Drs Raden Heru Prakoso, kepada wartawan mengatakan, lima kasus dugaan korupsi yang berkasnya sudah lengkap dan telah

dikirim ke kejaksaan adalah kasus dugaan korupsi penyaluran minyak goreng (Migor) bersubsidi di Kabupaten Langkat, Migor Kabupaten Batu Bara lima berkas, dugaan korupsi Bupati Tobasa, dugaan korupsi master plan dan dugaan korupsi yang melibatkan oknum jaksa soal permintaan uang untuk meringankan hukuman tersangka narkoba. “BAP para tersangka sudah dinyatakan lengkap dan diantara mereka sudah ada yang diserahkan ke kejaksaan,” kata Heru, Senin (3/10). Juru bicara Poldasu itu menjelaskan, dari 30 kasus-kasus korupsi itu ada yang sudah dilaporkan sejak tiga tahun lalu. “Dugaan korupsi yang dilaporkan sejak tiga tahun lalu itu sifatnya tertunda, sehingga harus diutamakan,” kata Heru. Mantan Wakil Direktur Lalulintas Poldasu itu menambahkan, korupsi adalah salah satu atensi pimpinan Polri yang harus dibasmi. “Sejak Sembilan bulan belakangan ini terutama setelah dibentuknya Dit Reskrimsus dibawah pimpinan Dirreskrimsus, Kombes Pol Drs Sadono Budi Nugroho SH dengan Kasubdit Tipikor, AKBP Verdy Kalele, penyelidikan dugaan korupsi mengalami kemajuan. Hal itu disebabkan, atas tekad Kapoldasu Irjen Pol Drs Wisjnu Amat Sastro SH yang harus memberantas koruptor,” kata Heru. Dia mengatakan, ada semacam target dari Subdit Tipikor, bahwa

sampai Desember 2011, kasuskasus yang sifatnya tertunda atau yang sudah dilaporkan sejak tiga tahun lalu, harus dituntaskan. “Kita tidak memandang kedudukan dalam memberantas korupsi. Siapapun dia bila diketahui terlibat, harus menjalani proses hukum,” tegasnya. Dia juga mengajak segenap masyarakat untuk tetap mengawasi kinerja apartur pemerintahan, dan melaporkan berikut bukti kepada pihak kepolisian atau instansi yang berwenang, sehingga bisa terhindar dari perbuatan-perbuatan melanggar hukum terutama korupsi. Saat ini, tambah Heru, penyidik Tipikor Poldasu tengah memfokuskan penyelidikan dan penyidikan dugaan korupsi peyaluran minyak goreng bersubsidi (Migor) yang terjadi di 9 Kabupaten/kota di Sumatera Utara. Karena dugaan korupsi itu terjadi TA 2009. Selain itu, fokus terhadap penyelidikan dugaan korupsi di institusi pendidikan, seperti Politekhnik Negeri Medan (Polmed), IAIN (Institut Agama Islam Negeri) Sumut, Dugaan korupsi dana hibah Rp 4 milyar di Universitas Sumatera Utara (USU) dan dugaan korupsi di PTKI (Perguruan Tinggi Kimia Industri) Jalan Menteng VII Medan. “Namun, walau penyelidikan Migor bersubsidi dan institusi pendidikan difokuskan tetapi, dugaan korupsi lainnya tetap ditindak lanjuti,” imbuh Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Drs Heru Prakoso. (HER)

Delitua-andalas Petugas gabungan dari Polsek Delitua dan Yon Armed II kilap Sumagan dan unsur kemamatan Delitu menggerebek lokasi judi dadu putar di kuburan Jepang Jalan Besar Delitua Pasar I, Kelurahan Delitua Timur, Kecamatan Delitua, Selasa (4/10) sekira pukul 15.00 WIB. Dalam penggerebekan tersebut, petugas tidak berhasil menangkap seorangpun penjudi karena operasi itu diduga bocor. Tak mendapatkan sasaran, petugas lalu menghancurkan tempat permainan judi itu. Tujuan agar praktik perjudian itu tak ada lagi di daerah itu. Danramil Kapten Kaplery T Hamdani yang dikonfirmasi mendukung aksi yang dilakukan pihak kepolisian Delitua untuk memberantas judi yang

butkan, Minggu (2/10) pukul 16.00 WIB, sebuah sepeda motor Yamaha Force One BK 4463 NH raib digondol pencuri saat di parkir di depan warnet Bona Net di Jalan Serdang Lubuk Pakam. Dari hasil pemeriksaan dan olah TKP, petugas mengetahui identitas tersangka Janwar. Janwar sendiri ditangkap saat asyik bermain bilyar di tempat perbainan bola sodok itu yang tak jauh dari rumahnya. Dari pengakuan Janwar pula petugas menemukan nama pelaku lainya yakni Fadly yang di ringkus saat nongkrong bersama beberapa teman sebayanya di seputar tempat tinggalnya. Beruntung, dari pengakuan kedua pelaku itu diketahui kalau sepeda motor hasil curian mereka belum sempat terjual. Sepeda motor hasil curian itu pun langsung diamankan dari rumah Janwar. Kini keduanya telah di tahan dan akan dijerat pasal 363 KUHPidana.(STP)

berada di Kuburan Jepang tersebut. Sementara itu Kapolsek Delitua, Kompol SP Sinulingga didampingi Kanit Reskrim AKP Semion Sembiring mengatakan dalam penggerebekan tersebut pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa alat-alat judi seperti kartu-kartu bekas, lilin dan lampu semprong karena di pondok tersebut tidak disediakan alat penerangan saat para pemain judi tersebut menggelar aksinya pada malam hari. Sinulingga pun mengatakan bahwa dihancurkannya tempat pondok bermain judi tersebut karena sudah mendapat izin dari pemilik pondok Waskito, hal tersebut bertujuan agar judi dadu tersebut tidak lagi digelar karena sudah meresahkan masyarakat. (STP)

Tiga Pencuri Getah Diserahkan Centeng ke Polisi Kotarih-andalas Tiga orang tersangka pencuri getah (karet –red) milik perkebunan pohon karet PT Bandar Pinang Estate Desa Bandar Kebun, Kecamatan Bintang, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (3/10) sekira pukul 20.30 WIB, diserahkan petugas keamanan kebun (Centeng –red) ke Mapolsek Kotarih. Kapolsek Kotarih melalui Kasubag Humas Polres Sergai, AKP ZN Siregar, Selasa (4/10) membenarkan bahwa petugas keamanan kebun menyerahkan tiga tersangka pencuri yang mencuri getah tanah milik PT Bandar Pinang Estate berada disekitar bawah pohon karet menggunakan karung (goni –red) plastik dengan diangkut sepeda motor. Ketiganya masing-masing

Hendra Siregar (32) dan Sawalludin Pohan (30) warga Kelurahan Kota Galang, Kabupaten Deli Serdang serta M Rifai Nasution (21) warga komplek Perumahan Galida, Galang, Kabupaten Deli Serdang, ditangkap centeng bernama M Kohir (29) warga Desa Bandar Pinang Kebun, Bintang Bayu dan Suratno (25) warga Desa Huta Durian, Bintang Bayu, ketika melakukan patroli diareal perkebuna. Selanjutnya, setelah ditangkap, ketiganya bersama barang bukti getah tanah seberat 250 Kg ditaksir senilai RP1 juta, 2 unit Sepeda Motor, 5 lembar Goni dan 3 Bilah gancu dibawah kantor keamanan kebun, lalu diserahkan ke petugas Sat Reskrim Polsek Kotarih guna penyelidikan lebih lanjut,” tandas Kasubag.(RYAD)

Anggota TNI Tewas Lakalantas Sei Rampah-andalas Seorang anggota TNI-AD, Jasim Sinaga (23) warga Asrama Militer Yon Armed 2/105, Kecamatan Sibiru-biru, Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang, Senin (3/10) sekira pukul 23.30 WIB tewas di Jalinsum Perbaungan-Tebing Tinggi KM 56-57 atau tepatnya di depan kantor Kejaksaan Sei Rampah. Kasubag Humas Polres Sergai, AKP ZN Siregar, Selasa (4/10) membenarkan peristiwa lakalantas tersebut. Jasmin Sinaga, pengendara Sepeda Motor jenis Honda Supra BK 6627 WH datang dari Tebing Tinggi menuju Medan, mengalami luka dan tewas di TKP setelah menabrak bagian

depan mobil jenis Toyota Kijang BK 542 EN datang dari Tebing Tinggi menuju Medan di kemudikan Drs Pintor Siahaan (51) Kabupaten Simalungun. “Sebelum tewas menabrak mobil milik PNS asal Simalungun itu, dilaporkan korban yang dievakuasi ke RSU Sultan Sulaiman sempat kehilangan keseimbangan lari ke jalur kanan jalan ketika mengendarai sepeda motornya, kemudian menabrak dan masuk kekolong bagian depan mobil,” tandas Kasubag sembari menjelaskan bahwa perkaranya guna penyelidikan lebih lanjut diserahkan ke Sub Denpom Tebing Tinggi. (RYAD)


Rabu 5 Oktober 2011

HUKUM & KRIMINAL

Jakarta – andalas Tim Direktorat IV Narkotika Mabes Polri menggerebek sebuah rumah di Jalan Gilimanuk, Perumahan Kintamani Blok LA No 3, Kalideres, Jakarta Barat Selasa siang. Rumah itu diduga menjadi tempat pembuatan narkotika. Polisi mengamankan enam tersangka dari tempat tersebut. "Lima pria dan satu wanita," ujar sumber di kepolisian kepada detikcom, Selasa (4/10). Direktur IV Narkotika Mabes Polri Brigjen Arman Depari saat dikonfirmasi membenarkan penggerebekan tersebut. Namun, Arman enggan membeberkan lebih detail operasi tersebut. "Masih kita kembangkan," kata Arman melalui pesan singkat kepada wartawan. Sementara itu, dihubungi secara terpisah, Wakil Direktur IV Narkotika Mabes Polri Kombes Anjan P Putra saat dikonfirmasi juga membenarkan adanya penggerebekan tersebut. Namun, Anjan juga enggan memberikan keterangan lebih detil dalam pengungkapan tersebut. "Sabar, Kamis (6/10) Pak Dir (Brigjen Arman Depari) akan ekspose langsung di TKP karena masih pengembangan," ujar Anjan melalui pesan singkatnya.(DTC)

Teror Pencuri Spesialis Spion Mobil Jakarta – andalas Kawanan pencuri spion kian meneror para pengendara mobil mewah. Korbannya adalah Oki Kurniawan (25). Saat melintas di Jalan Danau Sunter Selatan, Jakarta Utara, mobil yang dikendarainya berhenti karena lampu merah. Tiba-tiba saja dua orang pencuri mematahkan kaca spion di bagian kanan. Oki langsung turun dari mobil mengejar pelaku. "Korban mengejar sehingga pelaku tertangkap dan dibawa ke polres untuk penyidikan lebih lanjut," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Utara, AKBP Irwan Anwar kepada detikcom. Polisi mengamankan sebuah kaca spion warna silver mobil Jenis Toyota Harrier dan satu unit motor yang dipakai jenis Yamaha Vega R bernopol B 6279 PKD. Satu pelaku bernama Hendra Permana (29) berhasil ditangkap, tapi rekannya berhasil meloloskan diri.(DTC)

Nahas, Polisi Tewas Saat Main Layang-layang Nganjuk-andalas Peristiwa nahas yang dialami Briptu Gunawan itu terjadi di Sungai Lingkungan Utara, Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk. Sebelumnya, korban sempat bermain layang-layang bersama Riyan (12) dan Aswin (13) di tepi sungai belakarng rumahnya, sekitar pukul 09.00 WIB. Menurut keterangan para saksi, sekitar pukul 14.00 WIB, tiba-tiba korban berteriak histeris seperti seseorang yang kerasukan. Kemudian korban terjatuh dengan kepala di bawah. Para saksi pun ketakutan. Mereka meminta pertolongan warga. Kemudian datang mertua korban bernama Suyono (53). Dia berusaha menolong korban dari dalam sungai. Meski berhasil diangkat, tetapi nyawanya tidak tertolong. Kejadian itu pun langsung dilaporkan ke kantor polisi.(DTC) IKLAN |

5

116 Penghuni Lapas Tebing Tinggi Korban Narkoba

Menipu dari Dalam Penjara. Satuan unit Cyber Crime Polda Metro Jaya menunjukkan barang bukti dan foto tersangka penipuan melalui telpon seluler (ponsel) di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (4/ 10). Polisi membekuk 6 tersangka dalam kasus penipuan dengan modus yang mengatakan "anak ibu masuk penjara". Para tersangka tersebut merupakan napi LP Tanjung Gusta, Medan, Sumatra Utara. Pelaku berhasil meraup hingga miliaran rupiah yang menjalankan penipuan tersebut dari dalam penjara. (berita terkait di Halaman 1) ANGGA YUNIAR (MI)

Lagi, Rumah Jadi Pabrik Narkotika

harian andalas | Hal.

Terkait Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp4 M di USU

Tipikor Poldasu Periksa Pejabat PT Pertamina Medan-andalas Setelah memeriksa Pembantu Rektor II USU, Prof Armansyah Ginting, Dekan Fakultas Ekonomi (FE) John Tafbu Ritonga, Ketua Pengadaan Proyek, Suhardi dan PPK (Pejabat Pembuat Kiomtmen) Suranto ST MT, penyidik Subdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dit Reskrim Khusus Polda Sumut, memeriksa coordinator BKBL (Badan koordinasi Bina Lingkungan) PT (Persero) Pertamina, Leo R Ricardo, Selasa (4/10). Leo R Ricardo diperiksa terkait pengucuran dana hibah Rp4 miliar dari PT Pertamina kepada Universitas Sumatera Utara (USU). Permintaan bantuan itu dilakukan pihak USU pada tahun 2007 namun baru dicairkan tahun 2011. Kemudian oleh pihak USU menyalurkan dana hibah itu untuk pembangunan. Namun, dalam proyek itu diduga terjadi korupsi. Kabid Humas Poldasu, Kombes Pol Drs Raden Heru Prakoso, ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (4/10) tidak memberikan keterangan. SMS yang dikirim sampai Selasa tengah malam tidak dibalas. Sementara sumber wartawan di

Poldasu, penyidik Tipikor Poldasu memeriksa Koordinator BKBL PT (Persero) Pertamina karena yang bersangkutan mengetahui pemberian dana hibah tersebut. “Leo R Ricardo adalah salah seorang pejabat berwewenang untuk pengucuran dana hibah itu, sehingga keterangannya sangat diperlukan untuk mengetahui MoU antara pihak PT Pertamina dengan USU,” kata sumber. Namun, sumber tidak bersedia memberikan keterangan lebih rinci isi dari MoU tersebut. “Isi MoU itu sifatnya rahasia karena itulah nantinya dasar penyidikan,” kata sumber. Akan tetapi, bocoran yang diterima wartawan, isi MoU itu, tidak ada disebut biaya konsultan dan tidak diperbolehkan dana hibah itu dialihkan untuk keperluan lain selain untuk keperluan sesuai yang disepakati dalam MoU. Sumber yang tidak bersedia disebut identitasnya menyebutkan, penyidik Tipikor Poldasu masih mendalami hasil pemeriksaan para pejabat Rektorat USU yang menangani proyek dana hibah tersebut. Dana hibah itu seharusnya digunakan untuk keperluan fakultas Tekhnik dan Fakultas Ekonomi. Namun, oleh Pembantu Rektor (Purek) II USU, Prof Armansyah Ginting, yang menangani bidang keuangan di USU, disebut-sebut telah mengalihkan sebagian dana hibah tersebut. PT Pertamina memberikan bantuan

hibah Rp4 miliar ke USU, dengan perjanjian untuk pembangunan aula Fakultas Ekonomi Rp2 miliar, untuk Fakultas Tekhnik Rp1 miliar dan Fakultas Keperawatan Rp1 miliar. Namun belakangan diduga, bahwa dana Rp1 miliar untuk pembangunan Fakultas Tehknik dialihkan ke Biro Rektor USU. Bahkan, dana itu digunakan untuk pengadaan LPSE, pembelian computer, software, serta pengecetan ruangan dan meja yang diperkirakan tidak sampai Rp1 miliar. Kemudian, untuk pembangunan Fakultas Ekonomi yang semula ditetapkan Rp2 miliar hanya terealisasi Rp1,4 miliar, sehingga pembangunan aula yang dibawahi Jhon Tafbu Ritonga selaku Dekan Fakultas Ekonomi USU, terbengkalai. Kemudian, sisa anggaran Rp600 juta disebut-sebut digunakan untuk biaya konsultan dan untuk kepentingan pribadi. Selain itu, pembangunan Hospital mini di Fakultas Keperawatan USU dari Rp1 miliar hanya terealisasi Rp800 juta. Sisanya, Rp200 juta digunakan biaya konsultan. Usulan bantuan dari PT Pertamina itu dilakukan tahun 2007 ketika Prof Armansyah menjabat Dekan Fakultas Tekhnik. Namun, baru dicairkan PT Pertamina Tahun 2011. Namun, Prof Armansyah Ginting diangkat menjadi Purek II membidangi Keuangan, sehingga dana hibah itu ‘diambil alihnya’. (HER)

Waspadai Penipuan 'SMS' Sedot Pulsa Jakarta-andalas Masyarakat diminta mewaspadai pesan singkat yang bertujuan menyedot pulsa. Biasanya SMS dikirim oleh layanan empat digit, misalnya 97**, 37**, dan 78**. Biasanya pemilik nomor yang dikirimi SMS dari nomor tersebut, otomatis pulsanya tersedot. Menurut Kepala Subdit Cyber Crime, Dirkrimsus Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Wisnu, modus sedot pulsa ini sudah mulai marak dan terus berkembang jenisnya. "Meski belum ada laporan mengenai SMS yang menyedot pulsa, kita sudah mengonfirmasi kepada sejumlah provider telepon seluler," ujar Wisnu, Senin kemarin. Saat dikonfirmasi, pihak provider, kata Wisnu, membantah telah melakukan pemotongan pulsa secara sepihak. Beberapa provider juga mengaku belum ada mesin atau alat yang bisa menyedot pulsa konsumen. "Sejauh ini laporan masih seputar penipuan SMS yang biasa, seperti minta dikirim uang," kata dia. Ini salah satu contoh penipuan melalui pesan pendek atau SMS yang

sengaja disebar ke sembarang nomor telepon, "Tolong kirim k BNI saja ya, a/ n Taufik no rek 0231728***, klo sdh dikrm kabari ya! dari nomor 087877018***". TELKOMSEL,yth! Slmt No_anda Mdptkn hadiah Resmi,(1) MOBIL HONDA JAZZ, diUndi MNC-TV,U/ Info,Hub Center: 085333993*** Drs.H.MULYADI PENGIRIM: +MNC-TV Posko Pencurian Pulsa Melihat maraknya fenomena sedot pulsa, Lingkar Studi Mahasiswa (LISUMA) Jakarta membuat posko pengaduan keliling pencurian pulsa. Posko itu didirikan untuk memudahkan masyarakat yang merasa dirugikan. "Kami menuntut pemerintah melalui Kemenkominfo bertindak tegas atas pencurian pulsa terselubung itu," ujar Ketua LISUMA, Al Akbar kemarin. Dikatakan Akbar, pemerintah diminta melakukan pengawasan telekomunikasi khususnya kepada operator seluler. Karena selama ini tidak ada sosialisasi atau informasi mengenai penipuan jenis

ini. Pemerintah dinilai lemah dalam mengawasi bisnis operator seluler. Sebanyak 322 pelanggan dari tiga Provider yakni Telkomsel, Indosat dan XL yang paling banyak dikeluhkan. Berdasarkan catatannya, sebanyak 93 persen pelanggan seluler merupakan pengguna nomor seluler jenis 'prabayar' atau isi ulang pulsa. Akibatnya, pelanggan nomor tersebut tidak memiliki bukti pemotongan pulsa ketika mengajukan keluhan dan aduan ke polisi. "Dari pelanggan sebanyak itu, diperkirakan sebuah operator bisa meraih keuntungan hingga Rp300 juta per hari," katanya. Padahal, kata Akbar, Pemerintah sudah mengaturnya lewat Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 01/ PER/M.KOMINFO/01/2009 Pasal 13 ayat (1) tentang larangan kepada penyelenggara jasa pesan premium mengenakan biaya pendaftaran Kemudian Pasal 18 yang menjelaskan bahwa pengiriman pesan jasa singkat ke banyak tujuan wajib menyediakan fasilitas kepada penerima pesan untuk menolak pengiriman pesan berikutnya. (VIVA)

Tebing Tinggi-andalas Sejumlah kasus narkoba seringkali berhubungan dengan kasus HIV/AIDs, setiap satu jam, enam orang meninggal akibat HIV/AIDs yang mulanya disebabkan oleh kasus narkoba. Sedangkan di Tebingtinggi, dari 427 orang penghuni Lembaga Pemasyarakat (Lapas), 116 orang diantaranya merupakan korban narkoba dan berusia dibawah 24 tahun. “Mengingat tingginya bahaya penyalahgunaan narkoba, para pelajar diminta untuk jangan ragu mengatakan TIDAK pada Narkoba”, Demikian ditegaskan Wakil Walikota Tebing Tinggi, H Irham Taufik SH MAP saat acara penyuluhan narkoba dan HIV/AIDs kepada puluhan siswa yang berasal dari 20 sekolah SMA dan SMK Kejuruan se Tebing Tinggi, Selasa (4/10) di Perguruan Taman Siswa Jalan Deblot Sundoro Kota Tebing Tinggi. Dikatakan bahwa acara penyuluhan narkoba dan HIV/AIDs yang khusus bagi kalangan pelajar tersebut merupakan salah satu upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dan khususnya untuk anak remaja sekolah. “Kepada anak-anak, pahamilah ilmu dan pengetahuan yang diperoleh pada saat penyuluhan ini dan sampaikan kepada rekan-rekan pelajar yang lain. Sebab penting mengetahui bahaya narkoba dan HIV/AIDs untuk kemajuan generasi muda Indonesia”, imbuhnya. Acara penyuluhan yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Pemko Tebingtinggi itu turut dihadiri Kadis Kesehatan Ramses Siregar S.Pd M.Kes. Dikatakan bahwa tujuan dilaksanakannya acara tersebut agar peserta menyadari dan memahami serta mampu mencegah bahaya penyalah-gunaan narkoba. “Acara ini akan dilaksanakan hingga tanggal 17 Oktober 2011 di dua puluh sekolah SMA dan SMK Kejuruan se Kota Tebingtinggi, sedangkan jumlah peserta sebanyak 50 orang untuk setiap sekolah”, jelasnya. (MET)

DPRD Sumut Desak KPK Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Bupati Simalungun Medan-andalas Kalangan DPDR Sumut mendesak KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) untuk segera menindak lanjuti laporan dugaan korupsi Bupati Simalungun, JR Saragih. “Kalau dugaan korupsi itu benar, alangkah naifnya, seorang pejabat yang baru dilantik melakukan korupsi. KPK diminta segera menindak lanjuti laporan itu,” kata Marasal Hutasoit, anggota komisi A DPRD Sumut, Selasa (4/10) kepada wartawan. Anggota DPRD Sumut lainnya dari Daerah Pemilihan (Dapil) Simalungun, Janter Sirait juga meminta agar setiap laporan yang diterima oleh KPK, segera diusut agar hal-hal yang sama, tidak terjadi lagi di kemudian hari. “Kita berharap, laporan yang diterima KPK untuk segera ditangani. Ini agar tidak lagi terjadi hal-hal yang sama di kemudian hari,” tuturnya. Bupati Simalungun JR Saragih, dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu dalam dua kasus yakni, dugaan mengalihkan dana intensif para guru non PNS sebesar Rp1.276.920.000 miliar untuk membeli mobil anggota DPRD Simalungun yang dilaporkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Solidaritas Anak Bangsa (SAB), dengan No Surat 001/SAB/IX/ 2011 Tanggal 28 September 2011, dan diterima pihak KPK bernama Ita dengan No Register 56, pukul 13.19 WIB. Dan kasus dugaan korupsi TPK pengelolaan APBD di Pemkab Simalungun Tahun Anggaran 2010 senilai Rp48 miliar, yang dilaporkan salah seorang anggota DPRD Simalungun, Bernhard Damanik, Jum'at (30/9) lalu. Laporan No.08/ist/B.D/IX/2011, tersebut diterima oleh Sugeng Basuki dari pihak KPK sekira pukul 10.00 WIB, dengan tanda bukti lapor Nomor : 201109-000423 Tanggal 30 September 2011, dengan perihal dugaan. Sedangkan Juru bicara KPK, Johan Budi, saat dikonfirmasi kemarin mengatakan, kedua laporan dugaan korupsi yang dituduhkan melibatkan Bupati Simalungun JR Saragih dan Ketua DPRD Simalungu, sedang ditelaah untuk selanjutnya dilakukan penyelidikan.(HER)

Anak Bermain Korek, Rumah Mewah Dilalap Api Jakarta-andalas Kejadian ini patut diwaspadai. Sebagai orang tua, jangan lengah dalam mengawasi buah hati kita saat bermain. Contohnya rumah mewah milik Thomas, yang ludes dilalap si jago merah. Api diduga berasal dari kertas yang dibakar oleh sang anak di garasi mobil. Rumah mewah yang berlokasi di Kompleks Bina Marga II, Jalan Swakarsa V, RT 13 RW 3, Kelurahan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, terbakar pada Selasa (4/10) sekitar pukul 12.15 WIB. Seorang saksi mata, Herman, menceritakan rumah berlantai dua itu diketahui milik Thomas. Api muncul saat anak pemilik rumah, Ica (7), asyik membakar kertas di garasi rumah. "Api membesar dan kena ke mobil yang ada di garasi," kata Herman. Mobil Toyota Avanza bernopol B 1403 SFW yang baru dibeli setahun lalu itu kini hanya tersisa bangkainya saja. "Api langsung merembet ke bangunan rumah berlantai dua, hingga seluruhnya terbakar tanpa sisa," ujar Herman. Saat api kian mengamuk, warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian langsung bejibaku memadamkan api dengan air ala kadarnya. Herman mengatakan Thomas yang saat kejadian berada di kediamannya juga sibuk memadamkan api. Thomas mengalami luka bakar di bagian tangan dan kakinya. Menurut dia, sedikitnya 10 unit mobil pemadam kebakaran Jakarta Timur dikerahkan menjinakkan api. "Api sudah berhasil dijinakkan petugas selama satu jam. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini," kata Herman. Pantauan wartawan, garis polisi terpasang di kediaman Thomas guna kepentingan penyelidikan pihak kepolisian untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Sementara pemilik rumah masih belum bisa dimintai keterangan.(ANT)


RAGAM

Rabu 5 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

Jangan Tertipu Oknum yang Janjikan Kelulusan PLPG

Wali Kota Binjai Lepas Jemaah Kloter 3

Medan-andalas Peserta Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) diingatkan, jangan tertipu oleh bujuk rayu oknum yang mengaku bisa menjamin kelulusan para peserta jika membayar Rp5 jutaan. Peringatan itu dikemukakan Pembantu Rektor IV Universitas Negeri Medan (Unimed), Prof Dr Berlin Sibarani MPd, dalam konferensi pers, di kampus Unimed, Selasa (4/10) sore. "Sudah ada laporan ke panitia soal bujuk rayu oknum itu. Oknum tersebut mengaku sangat dekat dengan panitia dan bisa mengurus kelulusan," ujar Berlin yang juga Ketua Divisi Diklat Program Sertifikasi Guru (PSG) Rayon 102 Unimed. Berlin mengungkapkan, sudah empat orang yang melaporkan kepada divisi diklat, bahwa ada oknum yang menawarkan bisa 'mengurus' kelulusan peserta jika menyerahkan uang jutaan rupiah. Dia khawatir, dengan adanya iming-iming tersebut peserta akan tergiur demi kelulusan dan mendapatkan sertifikasi melalui PLPG. "Baru kali ini saja terjadi. Sebelum-sebelumnya tidak ada. Ini adalah PLPG gelombang kelima atau gelombang terakhir Unimed melaksanakan PLPG di tahun 2011," ujarnya. PLPG gelombang kelima ini, tambahnya, diikuti 687 guru bidang studi Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan, pengawas, Tata Boga/Busana/ Kecantikan, teknik bangunan dan elektro, serta teknologi informasi dan komunikasi. PLPG yang diikuti para guru dari 16 kabupaten/ kota di Sumatera Utara, dengan perincian Kabupaten Asahan 9 peserta, Batubara 15 peserta, Langkat 74 peserta, Simalu-

ngun 36 peserta, Deli Serdang 71 peserta, Labuhan Batu 9 peserta, Labuhan Batu Selatan 18 peserta, Labuhan Batu Utara 41 peserta, Padang Lawas Utara 36 peserta, Sergai 33 peserta, Toba Samosir 25 peserta, Kota Binjai 37 peserta, Kota Medan 202 peserta, Tanjung Balai 14 peserta, Tebing Tinggi 45 peserta, dan Kabupaten Padang Lawas 22 peserta. "Nama para peserta diklat dan lokasi peserta PLPG gelombang kelima ini dapat dilihat di Kantor Dinas Pendidikan setempat atau di website www.unimed.ac.id. Namun pada diklat kali ini, para peserta hanya diizinkan mengikuti ujian ulangan satu kali, tidak, seperti diklat sebelumnya yang sampai dua kali," ucapnya Berlin Sibarani. Mengenai kelengkapan data, kata Berlin, peserta wajib menyediakan fotokopi ijazah terakhir yang telah dilegalisir oleh perguruan tinggi yang mengeluarkannya. "Untuk para peserta diklat yang pernah kuliah di kota lain, seperti Bandung, ijazahnya dapat dilegalisir di Dinas Pendidikan Kota Medan maupun Dinas Pendidikan Sumut," jelasnya. Kemudian, fotokopi SIM/KTP atau identitas diri lainnya, pasfoto 3Ă—4 terbaru dua lembar, fotokopi SK pengangkatan dan SK terakhir yang disahkan oleh pejabat terakhir satu lembar. Fotokopi SK mengajar dari kepala sekolah bersangkutan, referensi data yang relevan dengan keahlian bidang masing-masing. Kecuali itu, guru kelas

andalas/dok

PLPGPLPG-PR IV Unimed Prof Dr Berlin Sibarani MPd (kiri) saat menyampaikan perihal PLPG kepada wartawan di Unimed. dan guru mata pelajaran diharuskan membawa kurikulum, buku, referensi, contoh RPP dan diharapkan membawa laptop. Lalu guru yang diangkat dalam jabatan pengawas satuan pendidikan wajib membawa buku, referensi, contoh rencana pengawasan akademik, contoh rencana pengawasan manajerial, con-

toh laporan kepengawasan dan data-data yang relevan. Lebih lanjut Sibarani mengatakan, pada gelombang pertama yang mengikuti PLPG berjumlah 4.700-an guru. Dari jumlah itu 749 tidak lulus. Begitupula pada gelombang II, katanya, jumlah peserta yang ikut PLPG sebanyak 4.100

peserta dan yang tidak lulus mencapai 719 peserta. "Untuk gelombang ketiga masih dalam proses. Pada umumnya yang tidak lulus ini adalah guru SD yang sudah mengabdi selama puluhan tahun dan tidak sarjana. Jadi, daya ingat dan kemampuannya berbeda dengan guru-guru muda," ujarnya. (HAM)

'Naga Bonar' Diringkus Setelah 10 Tahun Jadi Copet Jakarta-andalas Aksi Edo Sianipar (56) alias Naga Bonar licin bagai belut. Sepak terjangnya sebagai copet sangat sulit terendus. Setelah 10 tahun beraksi, si raja copet akhirnya ditangkap. Edo kini mendekam di sel tahanan Polsek Tanjung Duren. "Berdasarkan catatan kami pelaku sudah 10 tahun beraksi sebagai pencopet, dan baru kali ini berhasil ditangkap," ujar Kapolsek Tanjung Duren Kompol Dwi Indra Lesmana Selasa (4/ 10).

Sepak terjang si Naga Bonar berakhir, karena aksinya dipergoki warga, saat beraksi di dalam bus PPD 213 jurusan Grogol-Kampung Melayu, di Terminal Grogol pada Senin 3 Oktober kemarin. Kala itu, sang Naga Bonar, berusaha menggasak telepon selular Blackberrry. Kapolsek Metro Tanjung Duren Kompol Dwi Indra Laksana mengatakan, aksi Edo Sianipar alias Naga Bonar memang merasahkan penumpang angkutan umum, terutama. Di dalam

6

bus kota. Menurut Indra, Edo tergolong pencopet yang lihai. Ramainya penumpang bus menjadi celah untuk beraksi. Biasanya dia mengincar perempuan yang membawa tas sepulang kerja. "Biasanya pelaku mengincar para pekerja perempuan," kata Indra. Akibat perbuatannya, Sang Naga Bonar kini meringkuk dibalik jeruji besi. Ia dijerat pasal 363 tentang pencurian dengan ancaman hukuman diatas lima tahun penjara. (DTC)

Medan-andalas Wali Kota Binjai M Idham SH MSi melepas jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 3 Embarkasi Medan asal Kota Binjai dan Medan, dari Bandara Polonia, Selasa (4/10). Selain Wali Kota Binjai, turut melepas jemaah haji Kloter 3 yang berjumlah 454 jemaah, yakni Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Utara Drs H Syariful Mahya Bandar, Kepala Kementerian Agama Kota Binjai Drs HM Yasin. Wali Kota Binjai dalam kesempatan itu berharap para jemaah yang tergabung di Kloter 3 untuk tetap menjaga kesehatan, selama menjalankan aktivitas di Mekah. Di bagian lain, dia mengaku tahun ini jumlah jemaah yang berangkat ke tanah suci Mekah dari Kota Binjai mengalami peningkatan di banding tahun lalu. Ini, katanya, membuktikan bahwa tingkat perekonomian warga Kota Binjai khususnya umat Islam yang sudah berniat menunaikan ibadah haji, lebih mapan. Dari data yang diterima dari Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan melaporkan, seorang jemaah gagal berangkat, yakni Morlan binti Japane Hasibuan (59) karena sakit. Sementara itu, Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan, H Abdur Rahman Harahap mengata-

kan, ada 22 lagi dokumen paspor calon jamaah haji dari kabupaten/ kota di Sumatera Utara yang belum diserahkan kepada panitia haji. "Kemudian paspor tersebut diserahkan ke Kementerian Agama untuk diuruskan visanya di Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta," katanya di Medan, Selasa. Padahal, menurut dia, calon haji (Calhaj) tersebut telah melunaskan biaya perjalanan ibadah haji (BPIH) di Kementerian Agama Kabupaten/Kota masing-masing. "Harusnya Calhaj kabupaten/ kota yang sudah menuntaskan seluruhnya BPIH tersebut, agar secepatnya melaporkan ke Kementerian Agama Wilayah Sumut," kata Rahman. Seterusnya Kementerian Agama Wilayah Sumut menyerahkannya ke Kementerian Agama di Jakarta. Dia meminta Calhaj yang belum menyerahkan paspornya, segera menyerahkannya sehingga tidak mengganggu keberangkatan mereka ke tanah suci Mekkah. "Keterlambatan dalam kepengurusan visa tersebut, dapat saja memperlambat Calhaj melaksanakan ibadah haji. Karena itu, Calhaj Sumut harus secepatnya mendapatkan visa sebagai persyaratan untuk berangkat ke Mekkah," kata Rahman. (RIL/ANT)

Jemaah Jangan Ngoyo di Madinah Madinah-andalas Ribuan jemaah Indonesia telah berdatangan di Madinah. Mereka tampak bersemangat menjelajah Kota Nabi, sebelum ditransfer ke Makkah pertengahan Oktober nanti. Selain berusaha salat berjemaah 40 waktu (arbain) di Masjid Nabawi, mereka juga tak lupa cuci mata di pertokoan sekitarnya dan berziarah. Kasi Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Madinah dr Subagyo mengingatkan agar jemaah tidak terlalu bersemangat selama di Madinah. "Jangan menggebugebu," imbaunya saat ditemui di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Madinah, Selasa (4/10). Imbauan itu muncul karena puncak haji masih cukup lama. Ibadah salat arbain hukumnya sunat, sedangkan puncak haji yang ditandai wukuf di Arafah adalah wajib. "Jadi harus bisa menargetkan wukuf di Arafah," ujarnya. "Jangan terlalu bersemangat beribadah, lalu mengabaikan fisik. Ojo ngoyo," imbuh dokter spesialis paru ini. Saat ini suhu di Madinah mulai menurun. Saat detikcom bersama rombongan petugas haji tiba di Madinah 28 September lalu, suhu di siang hari mencapai 41 derajat Cel-

cius. Tapi hari ini, suhu di siang hari 'hanya ' 38 derajat Celcius, demikian juga di malam hari. Sedangkan di pagi hari, 28 derajat Celcius. Kelembaban di Madinah cukup rendah, antara 9 hingga 13 persen. Hal ini membuat bibir kering dan pecah. Solusinya antara lain adalah memakai lip balm dan minum banyak air. Tren suhu di Madinah akan semakin menurun atau memasuki musim dingin. "Bila masuk musim dingin, jemaah yang sakit banyak," ujar dr Subagyo. Petugas kesehatan mempelajari tren jemaah yang sakit dan meninggal selama di Madinah tahun lalu. Misalnya tahun lalu ada jemaah yang meninggal saat berada di Raudlah, ruang di antara mimbar dan kamar Rasulullah di Masjid Nabawi, yang menjadi tempat mustajab untuk berdoa. "Data-data itu kita pelajari, sebagai bahan untuk mengantisipasi kesehatan jemaah," ujar dr Subagyo. dr Subagyo mengimbau, periode tinggal di Madinah justru dipakai untuk pemulihan stamina setelah menempuh perjalanan dari Tanah Air, guna persiapan wukuf di Arafah bulan November nanti. (DTC)

Buku Muatan Lokal Diujicoba di Sumut Medan-andalas Sebanyak 22 judul buku bermaterikan muatan lokal yang disusun dan diterbitkan Dinas Pendidikan Sumatera Utara mulai diujicobakan di beberapa sekolah di daerah ini. "Sebagai tahap ujicoba sudah kita bagikan kepada 25 sekolah di Sumatera Utara (Sumut).Namun, ini khusus didahulukan untuk gurunya demi penguasaan ilmu mereka," kata Ketua Tim Perumus Buku Muatan Lokal Sumut, Dr Ichwan Azhari di Medan, kemarin. Ia mengatakan, pencetakan 22 judul buku muatan lokal yang sudah disusun tersebut belum dilakukan secara massal, sebab pihaknya masih melakukan sosialisasi ke seluruh kabupaten/ kota di Sumut. "Kita masih menunggu laporan dari daerah, kira - kira dari 22 buku muatan lokal ini mana yang akan digunakan dan dibutuhkan kabupaten/kota masing- masing," katanya. Permintaan dan kebutuhan buku muatan lokal di masing- masing daerah tentunya berbeda-beda, disesuaikan dengan budaya yang berkembang di daerah. "Makanya kita masih menunggu usulan dari kabupaten/kota,

sebelum dicetak secara banyak," katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Syaiful Syafri mengatakan, buku muatan lokal tersebut tidak diperjualbelikan dan tahap awal buku tersebut akan didistribusikan untuk tingkat SMA, setelah selesai kemudian dilanjutkan untuk tingkat SMP dan SD. "Proses pendistribusiannya diserahkan kepada kabupaten/ kota, termasuk jumlah yang dibutuhkan oleh masing-masing daerah," katanya. Ia mengatakan, penerbitan buku muatan lokal itu bertujuan agar para siswa lebih mengenal dan memahami keadaan sosial, budaya, sejarah, geografis di lingkungan terdekat peserta didik. "Makanya dibutuhkan masukan dari daerah, buku muatan lokal seperti apa yang cocok dan sesuai dengan keinginan peserta didik," katanya. Buku muatan lokal tersebut disusun oleh tim yang terdiri atas perumus kurikulum, penulis dari akademisi, praktisi, budayawan serta sejarawan. Mereka berasal dari USU, Unimed, UMSU, IAINSU, Pers, dan Polda Sumut. "Buku-buku muatan lokal tersebut menyangkut berbagai materi muatan lokal yang akan dijadikan sebagai suplemen dalam buku-buku pelajaran nasional dan ada juga dalam buku muatan lokal yang berdiri sendiri," katanya. (ANT)


Rabu

IKLAN

5 Oktober 2011

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Rabu 5 Oktober 2011

harian andalas | Hal.

Lippi Jagokan Juve dan Napoli

Marcello Lippi

Roma-andalas Mantan pelatih Timnas Italia yang menjuarai Piala Dunia 2006, Marcello Lippi punya dua jagoan untuk meraih gelar scudetto musim ini. Mereka yakni Juventus dan Napoli. Lippi menyebut kedua mantan tim asuhannya itu memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk memenangi Serie A. Kedua tim menunjukkan sinyal positif di partai akhir pekan lalu. Dua tim asal Milan menjadi korbannya. Juve menundukkan AC Milan 2-0, Minggu (2/10). Sedangkan sehari sebelumnya Napoli mempermalukan Inter Milan di hadapan pendukungnya sendiri tiga gol tanpa balas. “Menurut hemat saya, Juventus dan Napoli tengah berjuang meraih gelar juara (scudetto) musim ini,� kata Lippi. “Akan tetapi, Milan, Inter,

dan Udinese juga ada di sana. Udinese tidak pernah berhenti membuat saya takjub.� AS Roma juga masuk perhitungan Lippi karena memiliki dua pilar, Francesco Totti dan Daniele De Rossi. Hanya saja, tim ibu kota tersebut masih membutukan waktu untuk bisa sampai pada tahap memuaskan buat sebuah proyek berjangka. Juve saat ini memimpin klasemen sementara dengan torehan 11 poin. Keduanya unggul satu poin di atas Napoli yang juga dibayangi Palermo dan Cagliari di posisi ketiga sampai kelima.(NET-YON)

CRISTIANO RONALDO

RONALDO INGIN REKOR EL PICHICHI Madrid-andalas Bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo sangat percaya bahwa dirinya terus membukukan rekor gol terbanyak di La Liga musim ini. Musim lalu, berhak meraih gelar el pichichi dengan mencatatkan rekor jumlah gol terbanyak dalam semusim di La Liga. Rekor tersebut tak membuat Ronaldo puas. Dia ingin memperbaiki rekor musim lalu dengan menorehkan 40 gol. “Di sepakbola tidak ada yang tak mungkin. Setiap rekor bisa dipatahkan. Saya berharap bisa melampaui rekor tersebut,� kata bintang asal Portugal itu. “Tapi sebelumnya, saya ingin berterima kasih kepada rekan-rekan sehingga memungkinkan saya meraih gelar top skor. Kita lihat saja apa yang akan terjadi di masa depan. Kita tidak akan tahu apa yang terjadi, tapi saya yakin bisa Mesut Ozil

mengalahkan rekor itu,� ujarnya menambahkan. Ronaldo gagal mencetak gol ketika Real Madrid membekap Espanyol 4-0, Minggu (2/ 10). Tetapi, mantan ikon Manchester United itu menjadi sosok sentral di balik terciptanya dua gol Los Blancos. Mengenai kegagalan itu, Ronaldo tak risau. Kada dia, memberi assist merupakan juga salah satu tugasnya. Jumlah gol Ronaldo musim lalu mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang Telmo Zarra dan Hugo Sanchez yang keduanya membukukan 38 gol dari 35 pertandingan. Musim lalu, CR7 mengalahkan bintang Barcelona Lionel Messi yang mengoleksi 31 gol. Dan musim ini Messi tetap menjadi ancaman. Messi untuk sementara memimpin dengan delapan gol, satu gol lebih baik dari koleksi Ronaldo.(YON-NET)

Beijing-andalas Di Turnamen China Open menyajikan beberapa kejutan pada babak awal yang berlangsung selama pekan ini. Kejutan tersebut datang dari hasil yang diraih oleh para petenis unggulan, setelah mereka harus gugur lebih awal. Para petenis unggulan yang harus angkat koper lebih dulu adalah juara US Open 2011, Samantha Stosur. Petenis Australia itu harus takluk oleh lawannya asal Rusia Maria Kirilenko. Kirilenko mengalahkan Stosur dengan pertandingan tiga set 7-5 6-1 7-5 Meski begitu, Kirilenko harus mengalahkan Stosur dengan susah payah. Karena Stosur juga bermain ngotot pada pertandingan itu. Terbukti pada set pertama sempat terjadi tie break hingga skor berakhir dengan keunggulan Kirilenko 7-5. Di set kedua, pertandingan jadi milik Stosur. Bahkan dia unggul telak dengan mengakhiri set kedua ini dengan skor 6-1. Sehingga memaksa Kirilenko untuk melanjutkan pertandingan berlanjut ke set ketiga. Pada set penentuan, terjadi jual beli poin dari kedua petenis. Baik Kirilenko maupun Stosur sama-sama bermain ngotot. Namun, tampaknya Stosur bernasib kurang baik untuk turnamen yang berlangsung di negeri tirai bambu ini. Stosur harus mengakui kekalahannya atas petenis berperingkat 24 dunia ini dengan skor 7-5. Sedangkan nasib serupa juga dialami Daniela Hantuchova. Petenis Cantik Rusia ini juga harus gugur lebih awal, ketika dikalahkan petenis Italia, Flavia Pennetta dengan dua set langsung 6-2 6-1.(YON-NET)

lanjutan Grup A, Jumat (7/10), namun Ozil menjamin dirinya siap mnerima perlakuan tersebut. “Mungkin saja saya disoraki, tetapi itu tidak akan berpengaruh buatku,� kata dia. “Saya mampu menjaga kondisi dan meredamnya.� “Menurut hemat saya, masyarakat Turki bangga padaku. Mereka bangga karena saya bermain reguler di Real Madrid,� cetusnya. “Saya punya pengalaman banyak orang menerima dan menghormati keputusanku bermain untuk Jerman.�(YON-NET)

membangun kembali stadion baru berkapasitas 60.000 kursi. Hal ini belum bisa dilakukan karena saham kepemilikan Stamford Bridge tidak sepenuhnya milik Chelsea. Sebagian besar saham Chelsea dijual ke fans mereka di pertengahan 1990. Dibentuklah perusahaan bernama Chelsea Pitch Owners (CPO) pada 1993 untuk mencegah stadion tersebut jatuh ke tangan pengembang properti.(YON-NET)

Ranieri Diskors Satu Laga DAVID DE GEA

De Gea Dituduh Curi Donat Manchester-andalas Kiper Manchester United David De Gea menolak anggapan telah mencuri donat dari salah satu supermarket ternama. Ia menambahkan, bingung sendiri dengan keributan yang terjadi. Kiper muda asal Spanyol itu mengklaim, ia berniat membayar donat tersebut. Hanya saja, ia lupa membawa dompet yang tertinggal di mobil. “Tidak terjadi apa-apa kok. Saya bersama sepupu dan seorang teman dari Spanyol sedang berada di toko. Kami lapar dan mengambil beberapa donat,� kata De Gea. Sejatinya, kata De Gea, dia ingin membeli beberapa barang yang lain. Tapi tersadar kalau dompetnya ketinggalan di mobil. “Jadi, saya mengambil dompet tersebut. Tidak lebih—tak berusaha mencuri donat,� imbuhnya. Kiper yang dibeli 18 juta pound dari Atletico Madrid itu kemudian diberhentikan petugas keamanan di pintu keluar. Sebab, CCTV merekam dia membawa sebuah donat seharga 1,19 pound (Rp 16.600). Kiper bergaji 70 r i b u pound (Rp 980 juta) per pekan itu lantas dilepaskan setelah mendapat penjelasan dari yang bersangkutan. De Gea mengklaim telah terjadi kesalahpahaman. Pihak supermarket menganggap De Gea hendak nyelonong saja tanpa membayar. Jadi ia menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Namun butuh waktu karena bahasa Inggris-nya belum fasih benar. “Pada akhirnya mereka meminta maaf, sementar saya menganggap kejadian itu lucu juga untuk dikenang,� tandasnya. “Beberapa rekan di MU memberi saya sejumlah donat sebagai guyonan.� (YON-NET)

Tokyo-andalas Petenis asal Negara “Matador� Spanyol, Rafael Nadal yakin bahwa negara Jepang adalah negara yang aman untuk menggelar even olahraga apapun, terutama Tenis. Penilaian Nadal itu terkait kekhawatiran masyarakat untuk datang ke negeri Sakura itu pasca Gempa dan Tsunami Maret lalu. Petenis nomor dua dunia ini berharap penampilannya di Tokyo Open ini bisa memberikan kesan untuk masyarakat dunia agar kembali berkunjung ke Jepang. Sebelumnya, tepatnya bulan Maret lalu, Jepang dilanda Gempa berkekuatan hampir 9 skala richter dan disusul gelombang Tsunami. Tercatat hampir 20 ribu orang menjadi korban yang meninggal dan hilang. Bukan itu saja, akibat gempa tersebut radiasi yang ditimbulkan dari meledaknya reaktor Nuklir di Fukushima Jepang sempat mengancam warga yang berada di Jepang. Sehingga, banyak warga asing yang khawatir untuk berkunjung ke Negara Nippon itu. Tapi beberapa even olahraga tetap digelar, terakhir pada ajang MotoGP Motegi akhir pekan lalu. Selain itu turnamen tenis Tokyo Open akan digelar di pekan ini. Nadal pun selaku peserta dari turnamen ini meyakinkannya. “Alasan mengapa saya berada di sini karena saya percaya bahwa Negara ini fantastis dan Negara ini sangat aman,� ungkap Nadal, Selasa (4/10). “Suatu saat orang akan bagus dan akan mengirimkan dukungannya untuk orangorang yang berada di Negara ini,� sambungnya. Nadal akan mencoba tantangan dengan mengikuti gelaran ATP keempatnya tahun ini. Dia akan memulai laga di Tokyo ini sekaligus mempertahankan gelar juaranya dengan menghadapi petenis tuan rumah, Go Soeda.(YON-NET) Rafael Nadal

Petenis Unggulan Keok

Chelsea akan Pindah Markas London-andalas Pasukan biru Chelsea telah berniat untuk pindah dari markasnya Stamford Bridge. Kepindahan itu direncanakan, Chelsea akan pindah ke stadion dengan kapasitas lebih besar, sekitar 60 ribu penonton. Owner Chelsea Roman Abramovich telah menghabiskan 1 juta pound (Rp 14 miliar) untuk ide-ide pengembangan tanah. Itu termasuk ide penggalian tanah untuk memulai membangun stadion yang baru. Namun Chelsea harus menjual Stamford Bridge dan

Nadal Yakin Jepang Negara Aman

China Open 2011

Ozil Siap Disoraki Suporter Turki Berlin-andalas Playmaker Timnas Jerman dan Real Madrid, Mesut Ozil yakin bahwa dirinya tidak akan terganggu oleh cemoohan suporter Turki. Jerman tandang ke Istambul dalam laga lanjutan kualifikasi Euro 2012 dimana Ozil menghadapi negara kelahirannya. Bintang Real Madrid itu memilih memperkuat Jerman, negara tempatnya dilahirkan dan dibesarkan. Ozil mencetak gol pada pertemuan pertama di Berlin tahun lalu. Tapi, walaupun tidak berselebrasi, Ozil tetap disoraki fans Turki yang ikut bertandang ke Jerman. Muncul dugaan pemain berusia 22 tahun itu akan mendapat perlakuan serupa di Istambul pada partai

8

Roma-andalas Inter Milan mendapat beberapa hukuman. Sanksi tersebut berkaitan dengan kekalahan Inter yang dipermalukan Napoli 0-3 dalam laga lanjutan Serie A di Stadio Giuseppe Meazza, Sabtu (1/10). Otoritas Serie A, Lega Calcio, mengumumkan pelatih Claudio Ranieri dijatui skors satu pertandingan karena protes kerasnya kepada wasit saat pertandingan memasuki setengah main. Joel Obi juga diskors satu laga akibat mendapat kartu kuning kedua yang memaksanya meninggalkan lapangan di akhir babak pertama. Inter, sebagai klub, juga dijatuhi hukuman. Inter diwajibkan membayar denda 8.000 euro (Rp 97,6 juta) akibat tindak tanduk suporter mereka selama pertandingan. Sementara itu, il capitano Javier Zanetti didenda 1.500 euro (Rp 18,3 juta) akibat memrotes wasit. Terakhir, Diego Milito dan Ivan Cordoba didenda 10.000 euro (Rp 122 juta) akibat komentar tak patut yang menyerang wasit sesuai laga. Inter saat ini hanya mendulang empat poin dari lima laga yang telah dimainkan dan berada di urutan ke-17.(NET)


OLAHRAGA 9 Belum Ada Kontrak, Gurning Enggan Melatih PSMS

Rabu

harian andalas | Hal.

5 Oktober 2011

Medan-andalas Kursi pelatih kepala PSMS menghangat, untuk menangani pasukan Ayam Kinantan. Abdul Rahman Gurning yang dipilih secara lisan enggan untuk menjadi pelatih PSMS, karena belum ada kontrak. Sikap itu dilakukan mantan pelatih PSPS Pekanbaru sangat profesional dalam sepakbola Indonesia. Peserta turnamen catur yang memperebutkan Piala Dr Rahmat Shah serius melakukan pertandingan yang digelar Kaukus "Sahabat Fraksi D", di Jalan IAIN Sumut Nomor 1 Medan.IST

Kaukus “Sahabat Fraksi D� Gelar Turnamen Catur dan Tenis Meja

Piala Rahmat Shah Diperebutkan Medan-andalas Untuk memeriahkan hari ulang tahun ke-61 Anggota DPD-RI Dr Rahmat Shah, Kaukus “Sahabat Fraksi D� menggelar dua pertandingan olahraga catur dan tenis meja memperebutkan piala anggota DPD RI itu yang dilaksanakan 3 hingga 23 Oktober di Sutomo Ujung Medan. Ketua Panitia Pelaksana M Husni Ritonga MA didampingi Sekertaris Panitia Suasana Nikmat Ginting Shi, kemarin menjelaskan, peserta turnamen catur ini diikuti sebanyak 30 peserta, dan untuk tenis meja sebanyak 30 peserta dengan rincian 21 tunggal dan 9 untuk tenis ganda. Menurut Husni Ritonga, saat ini masyarakat tidak hanya membutuhkan tokoh yang perduli saja tetapi harus mampu dan merakyat dengan rakyat. Dan itu dimiliki oleh Rahmat Shah sebagai tokoh dan perwakilan rakyat Sumatera Utara di DPD RI. Sinergitas yang ditunjukkan Rahmat Shah antara DPD RI dengan semua elemen masyarakat saat ini sangat luar

biasa. Ditambah lagi dengan komitmen anggota DPD RI Rahmat Shah yang memiliki komitmen dalam pemberantasan korupsi. “ Ini pantas menjadi panutan bagi kita semua. Dan ini pula yang mendasari digelarnya kegiatan catur dan tenis meja memperebutkan piala DR Rahmat Shah, sebagai gaian dari penghormatan dan penghargaan terhadap Rahmat Shah,� ujar Husni Ritonga yang juga merupakan dosen di IAIN Sumut ini. Lebih lanjut dikatakan Husni, saat ini sosok seperti Rahmat Shah sangat jarang didapati, oleh karena itu, penting rasanya kita sebagai rakyat memberikan apreasiasi kepadanya dengan cara kita sebagai anakanak muda di Sumatera Utara. Semoga di hari ulang tahunnya yang ke 61 ini Rahmat Shah diberikan kesehatan dan kekuatan untuk dapat membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik. Khususnya Sumatera Utara ini,� ujar Husni, seraya mengajak masyarakat untuk mendoakan Rahmat Shah agar tetap bahkan semakin kuat memperjuangkan kepentingan rakyat Sumatera Utara.(HAM)

Kesebelasan Medan Utara Mantapkan Persiapan Medan- andalas Kesebelasan Medan Utara Junior memantapkan persiapan menghadapi berbagai event, dengan memulai latihan untuk yang difokuskan fisik maupun teknik di Lapangan SSB di Kelurahan Titi Papan Kecamatan Medan Deli. Hal itu disampaikan Pelatih Kepala PS Medan Uatra Junior Lasmin Arman didampingi Asisten Pelatih Darmadi, Selasa (4/10) kepada wartawan diselasela persiapan latihan para pemain yang bermaterikan 30 orang itu. Dikatakan Lasmin Arman tujuan latihan ini untuk menghadapi berbagai even sepakbola di Medan maka PS Medan Utara harus siap baik dari sisi fisik maupun teknik bermain sepak bola yang benar dan baik. “ Semua pemain yang direkrut berasal dari Medan Utara yang memiliki

bakat bermain sepakbola dan potensial sehingga lebih mudah dilatih fisik dan tehnik bermain sepak bola,� sebut Arman. Pengakuan Arman saat ini anak didknya memiliki kiper andalan bertaraf nasional seperti Ramadin, sehingga kedepan bisa bermain di tingkat nasional. Dia mengakui bibit pemain sepakbola banyak terdapat di Medan Utara. “ Itulah yang akan kita didik hingga menjadi pemain nasional nantinya,� harapnya. Mengenai dana latihan yang dilakukan tiga hari dalam seminggu semua ditanggung oleh pelatih, tidak ada dibebankan kepada siapapun supaya tidak ada intervensi pihak manapun. “ Pihaknya menerima saran dari siapapun yang mengerti tentang sepakbola,� ucap Lasmin Arman. (DP)

Tibo Selamatkan Timnas U-23 Padang-andalas Striker andalan Timnas Indonesia U23 yang dipersiapkan tampil di SEA Games ini, Titus Bonai menjadi penyelamat bagi timnya. Gol Titus di babak kedua membawa Timnas U-23 menahan imbang Semen Padang FC 1-1 di Stadion H Agus Salim, Padang, Selasa (4/10). Pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan relatif menurunkan pemain terbaik yang dimiliki. Babak pertama berlangsung sembilan menit, Titus memiliki peluang yang belum menemukan sasaran. Namun selebihnya permainan Garuda Muda belumlah solid. Bahkan pada menit ke-17, gawang Timnas U-23 nyaris dibobol Junior

Wilson jika tidak ada penyelamatan gemilang dari Kurnia Meiga. Permainan Semen Padang lebih terskema dengan baik dan pada menit ke-30, gawang Kurnia Meiga kebobolan oleh gol bunuh diri Hasyim Kapuw. Semen Padang menjaga keunggulan dengan skor 1-0 hingga babak pertama usai. Di babak kedua perubahan dari Rahmad yang memasukkan muka-muka baru, seperti Ramdani Lestaluhu, Diego Michels, dan Agus Sasongko membuat permainan Timnas U-23 lebih segar. Timnas mulai mengambil alih inisiatif serangan. Setelah dua kali tembakannya pas ke arah kiper Syamsidar, Titus berhasil juga menjebol gawang Semen Padang di menit ke-78.(NET)

" Sikap dan kebijakan yang dilakukan Abdul Rahman Gurning sangat profesional untuk menjadi pelatih. Meskipun, manajemen PSMS secara lisan meminta Gurning untuk menangani PSMS, namun Gurning enggan untuk menjadi pelatih karena belum ada hitam di atas putih" ujar mantan pelatih PSMS Kustiono, kemarin. Ditambahkannya, sebagai seorang pelatih harus bijak untuk mengambil keputusan dalam melatih satu klub. Bagi klub profesional pihak manajemen langsung memilih pelatih dan melakukan kontrak sehingga pelatih dapat melakukan seleksi pemain untuk skuad inti. Dalam melakukan penyeleksian, pelatih berperan aktif untuk menentukan kriteria pemain sesuai dengan penilaian di lapangan. Dikatakan pelatih PSSB Bireun ini, kebijakan yang diambil Gurning karena dirinya gak mau jadi korban seperti pelatih-pelatih yang pernah menangani PSMS, sebagai contoh, Rudy Wiliam Keltjes yang menangani PSMS musim lalu, tercatat sebagai pelatih tercepat yang didepak oleh pihak manajemen. Hanya satu bulan menangani PSMS, Keltjes tidak mendapatkan apa-apa dari pihak manajemen karena belum ada kontrak. Hal inilah yang sangat dijada Gurning sebagai pelatih. Dirinya bersedia menjadi pelatih jika sudah ada kontrak dengan pihak manajemen. Sebagai catatan pelatih PSMS yang telah dirugikan pihak manajemen, antara lain Suimin Diharja yang pernah menangani PSMS musim tahun 2009/ 2010 harus didepak manajemen karena pemain kurang vitamin lalu meminta pihak manajemen untuk memberikan vitaman kepada pemain. Zulkarnaen Pasaribu yang sempat dibanggakan menggantikan Suimin Diharja karena berhasil mengangkat PSMS terhindar dari jurang degredasi.

(YON-REL)

ABDUL RAHMAN GURNING

35 Pemain Jibaku Masuk PSMS Medan-andalas Persaingan untuk menjadi tim inti PSMS semakin ketat dalam seleksi tim “Ayam Kinantan� di stadion Kebun Bunga Medan, Selasa (4/10). Sebanyak 35 pemain terus berpacu dalam seleksi. Namun, tiga pemain tak ikut seleksi disebabkan persediaan kostum tak mencukupi untuk pemain. Hasil pantau Jurnal Medan di stadion Kebun Bunga Medan, hanya 32 pemain yang ikut seleksi di bawah binaan asisten pelatih Suharto AD dan Roekinoy serta pelatih kiper Sugiar. Pemain yang tak ikut seleksi akibat kekuarangan kostum merupakan pemain yang baru bergabung dengan skuad PSMS, yakni Jacky Pasarela (PSM Makasar) asyik meli-

hat para pemain sedang latihan dengan duduk santai di lantai dua mess Kebun Bunga. Sementara itu, Randy Syahputra (Persib Bandung) juga tak ikut latihan hanya duduk santai bersama penonton di tribun terbuka stadion Kebun Bunga. Di sisi lain, Aswin Sitorus (Persiraja Bendaaceh) hanya melihat teman-temannya dari pagar dekat sekretariat PSMS. Di sisi lain, pemain yang baru bergabubg lainnya Fery Saragih (Deltras Sidoarjo), dan legiun asing Georgo Oyende (Persiku Kudus) bernasib baik karena mereka telah mendapatkan kostum sehingga dapat bergabung dengan pemain lainnya yang berambisi untuk menjadi tim intinya.

Legimin Raharjo yang dikabarkan akan bergabung dengan PSMS masih menunggu kontrak dengan Persija Jakarta. Bila kontrak batal maka Legimin akan kembali membela PSMS. Aswin Sitorus mantan PSMS Junior saat ditanya kenapa tak ikut seleksi. Mantan SSB Sejati Pratama ini mengatakan belum tahu kapan ikut latihan dalam seleksi pemain. "Bergabung dengan PSMS memang sejak dulu ingin membela tim kesayangan kota Medan. Apalagi saya dulu pernah memperkuat PSMS Junior tahun 2008" ujar Pria yang tinggal di Jalan Medan-Delitua ini. Sementara itu, Jacky Pasarela yang duduk santai di lantai II Mess

Kebun Bunga mengatakan baru bergabung dengan PSMS setelah mendapat panggilan dari pihak manajemen. "Ikut bergabung untuk ikut seleksi pemain tinggal menunggu instruksi pihak manjemen. Sesuai instruksi pelatih mulai, Kamis (6/10)" terangnya. Di sisi lain, Sekum PSMS Idris mengatakan tiga pemain yang tak ikut seleksi bukan karena tak ada kostum karena mereka baru datang. Seleksi pemain terus mendapat penilaian dari pelatih. Pemain yang tak layak secepatnya didepak. "PSMS butuh 23 pemain, yakni 19 pemain lokal dan 4 pemain asing. Bagi pemain lokal diutamakan yang merupakan putra daerah" terangnya.(YON-REL)

Kompetisi PSSI Banyak Kendala Jakarta-andalas Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Toni Apriliani mengakui masih banyak kendala yang dihadapi terkait penyelenggaraan kompetisi sepakbola level tertinggi di PSSI yang belum menemui kata sepakat. Bahkan mengenai jadwal kompetisi, dari urutan waktu kegiatan (jadwal) yang telah direncanakan dikhawatirkan terjadi sejumlah agenda yang akan meleset. "Memang masih ada sejumlah poin yang belum menemui kata sepakat, demikian pula dengan klub-klub dalam status keanggotaannya. Kami akan membahasnya lagi secepatnya dengan PT

POPNAS XI Riau 2011

Oppie Ginting Sumbang Emas Pertama Sumut Pekanbaru-andalas Harapan kontingen Sumatera Utara meraih medali emas di ajang Pekan Olahraga Nasional (Popnas) XI Riau akhirnya terwujud. Pada hari kelima Selasa (4/10), taekwondoin Oppie Dadena Ginting yang turun di kelas over 63 kilogram berhasil mengalahkan atlet asal Jakarta, Lina, di babak final. Dengan begitu, praktis emas berada di tangan. Tentu saja, keberhasilan ini disambut suka cita. “Ini merupakan surprise dan medali yang ditunggu-tunggu kontingen Sumatera Utara. Karena itu, saya mengucapkan selamat, semoga ini bisa memotivasi atlet dari cabor lain untuk terus berjuang mengharumkan nama daerah,’ ungkap Darwis Siregar, Kabid Olahraga Disporasu yang menyaksikan pertarungan atlet taekwondoin putri Sumut tersebut. Oppie yang mendapat by pada laga pertama, dengan mudah menaklukkan Lina, dengan selisih poin yang cukup jauh, 19-6. Begitupun

Namun, kiprah harus didepak saat menangani PSMS musim 2010/2011 karena selama tiga pertandingan berturut-turut mengalami kekalahan di Divisi Utama Liga Indonesia. Kandidat pelatih yang muncul Raja Isa, mudahmudahan nasib Raja Isa tidak seperti yang dialami Rudy William Keltjes. Selain itu, mencuat juga nama-nama pelatih lain yang akan melatih tim berjuluk Ayam Kinantan di musim kompetisi 2011/2012. Ada beberapa yang disebut menjadi targetmen sebagai arsitek PSMS, diantaranya Safei Pely, Tumpak Uli Sihite, dan Zulheri. Sebelumnya, sekum PSMS Idris mengatakan Abdul Rahman Gurning dipertimbangkan untuk menjadi pelatih PSMS. Pihak manajemen akan mencari sosok pelatih untuk menggantikan Abdul Rahman Gurning. Idris mengatakan, Gurning belum sepenuh hati unutk memimpin seleksi pemain. Padahal Gurning telah mendapatkan kepercayaan penuh dari pengurus untuk membina Ayam Kinantan tersebut. Namun, katanya, Gurning tidak pernah memimpin dan datang untuk melatih. Namun begitu, toleransi yang telah diberikan kepada Gurning tersebut telah diabaikannya dengan tidak hadir saat seleksi pemain berlangsung sampai saat ini. Dipaparkannya, pengurus saat ini masih melobi lima pelatih untuk menangani PSMS. “Satu dari lima pelatih baru yang mempunyai lisensi A AFC akan berlabuh di PSMS untuk mengganti Gurning,� jelas idris.

saat semifinal, mantan siswi SMA Negeri 17 Medan yang kini menimba ilmu di SMA Atlet Ragunan ini juga dengan mudah mengalahkan lawannya, Delva Rizki (Sumatera Barat) dengan poin, 13 - 8. Sumatera Utara, berkekuatan 6 atlet mengikuti perhelatan Popnas XI Riau kali ini, dengan catatan,satu atlet merupakan tanggungan Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Sumatera Utara. "Sebenarnya kita mendapat jatah atlet mengikuti Popnas ini hanya 5 orang. Satu atlet lainnya merupakan tanggungan TI Sumut. Untuk menambah jam terbang atlet tersebut," kata Raja Hutaean, pelatih taekwondo Sumut. Ketua harian TI Sumut, Sofyan Siregar, sebelumnya menargetkan tiga medali emas, buat perolehan Sumut diajang Popnas XI ini. Namun, pada babak-babak awal, atlet Sumut lainnya langsung gagal. "Kami salah perhitungan," pungkas Raja.(YON-REL)

Oppie Dadena Ginting bersama ofisial sumut dengan medali emas kontingen Sumut di ajang POPNAS XI Riau.andalas/ist

Liga Primer," ujar Toni Apriliani kepada wartawan di Jakarta, Selasa (4/10). Di antara pokok persoalan yang belum tuntas dan krusial adalah mengenai kepesertaan klub kompetisi dan jumlah klub anggota kompetisi itu sendiri yang hingga kini masih dalam perdebatan antara 18 dan 24 klub. Sebelumnya, anggota Komite Eksekutif Bidang Kompetisi Sihar Sitorus menetapkan format kompetisi dibagi menjadi dua wilayah dan diikuti 32 tim dengan mengkombinasikan eks klub Liga Super, Divisi Utama dan klub Liga Primer Indonesia yang dimerger. Mengingat Statuta yang mengha-

ruskan kompetisi digelar satu wilayah, PSSI kemudian mengubahnya lagi menjadi 18 tim peserta. Tetapi karena pengurus PSSI merasa berkepentingan membela beberapa mantan klub Liga Primer Indonesia, keputusan berubah lagi menjadi 24 tim sehingga hal ini menimbulkan reaksi penolakan dari sejumlah klub karena memperhitungkan aspek kemampuan dan kondisi kesehatan pemain jika harus bermain 46 kali selama satu musim. "Sampai sekarang Surat Keputusan (SK) mengenai kompetisi itu belum ada. Exco akan membahasnya lagi dengan CEO PT Liga Prima Indonesia selaku

pengelola kompetisi," ujarnya. Toni mengakui sejumlah klub Liga Super Indonesia memang menyatakan keberatan jika kompetisi level teratas itu harus diikuti oleh 24 klub peserta. Hal itu mengingat geografis yang tidak sebanding dengan kondisi klub mengingat sebuah tim harus menjalani sebanyak 46 pertandingan dalam satu musim. Kick off Liga Super menurut rencana dilakukan pada 15 Oktober 2011. Namun, menurut Toni, perencanaan mengenai jalannya kompetisi itu sendiri masih belum jelas karena belum ada jadwal pasti yang telah disusun PT Liga Prima Indonesia.(ANT)


Rabu

EKONOMI-BISNIS

5 Oktober 2011

India Bersedia Ekspor Beras ke Indonesia Jakarta-andalas Pemerintah India mengizinkan Perum Bulog menyambangi negara mereka untuk mencari beras impor. India memiliki stok beras yang cukup dan memungkinkan mengekspor ke Indonesia. Demikian disampaikan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di Jakarta, Selasa (4/ 10) dalam acara The 1st Indonesia-India Bilateral Trade Minister's Forum. "Kita sudah bicara secara umum, kalau dengan Thailand dan Vietnam kan kita beda, tidak butuh payung G to G. Tapi pada intinya, mereka (India) sewaktu-waktu dapat memutuskan, apakah mereka berdasarkan produksi, panen, dan sebagainya membolehkan ekspor beras," jelas Mari seperti dikutip dari detik news.com. Mari melanjutkan, bahwa pihak India saat ini memang memiliki stok beras yang cukup. Pihak India juga memperbolehkan kepada Bulog untuk langsung datang melacak beras di sana dan melakukan kesepakatan impor dengan skema B to B (business to business). "Pemerintah India menyampaikan, bahwa mereka mau memfasilitasi Bulog untuk bertemu India yang ingin mengekspor berasnya," tambahnya. Rencananya impor beras dari India untuk digunakan untuk memenuhi stok beras Bulog dan pemerintah untuk tidak diedarkan di pasaran. "Jadi ini untuk isi stok Bulog, jadi itu tidak beredar di pasaran. Itu nanti bisa dibutuhkan untuk OP (operasi pasar)," paparnya. Ditegaskan olehnya, Bulog sudah diizinkan untuk meminta impor selain dari negara India. Pakistan pun juga masih menjadi pilihan bagi Bulog untuk mendatangkan beras ke Indonesia. "Kita mendorong Bulog untuk melakukan penjajakkan dengan sumber lain. Bukan di saat ini tapi untuk ke depan, supaya kita banyak sumber beras ke depannya," ungkap Mari. (RIL)

Transaksi Pekan Pasar Tani Targetkan Ratusan Juta Medan-andalas Dinas Pertanian Sumatera Utara menargetkan nilai transaksi ratusan juta rupiah dalam Pekan Pasar Tani ke-9 yang diselenggarakan dalam rangka Hari Krida Pertanian, Selasa. "Ditargetkan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya," kata Kepala Dinas Pertanian Sumut HM Roem di Medan, Selasa. Menurut Roem, pada Pekan Pasar Tani ke-8 tahun 2010, pihaknya mampu mendapatkan nilai transaksi sebesar Rp57 juta. Padahal, peserta yang memamerkan berbagai produksi pertanian tersebut hanya 12 stan yang berasal dari sejumlah kabupaten/kota dan rekanan Dinas Pertanian Sumut. Sedangkan dalam Pekan Pasar Tani 2011 tersebut, pesertanya cukup ramai karena diikuti seluruh kabupaten/kota dan sejumlah pemangku kepentingan Dinas Pertanian Sumut. "Pesertanya mencapai 38 stan," katanya. Menurut dia, objek pameran dalam Pekan Pasar Tani 2011 juga lebih bervariasi sesuai dengan keunggulan kabupaten/kota masingmasing. Ia mencontohkan Dinas Pertanian Kabupaten Simalungun yang memamerkan berbagai jenis sayuran dan buah-buahan dengan kualitas sangat bagus, bahkan layak ekspor. (ANT)

Nalco Siap Investasi USD5 Miliar Jakarta-andalas National Aluminium Company Ltd (NALCO), perusahaan asal India, telah berkomitmen untuk melakukan investasi di Indonesia sebesar USD5 miliar. "Namanya Nalco, nilai investasinya USD5 miliar. Itu untuk rel kereta api, coal terminal, power plant, dan smelter. Ada empat project," ungkap Gubernur Kalimantan Timur, Awang Faroek Ishak di Hotel Indonesia Kempinsky, Jakarta, Selasa (4/10). Dari investasi yang ditanamkan tersebut, Awang berharap segera dilakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pada akhir tahun ini. Adapun kemajuan dari investasi tersebut, kata dia, masih dalam tahap proses pembebasan lahan. "Lokasi di Wahau Kutai Timur, empatempatnya dan menjadi satu rangkaian. saya harap grounbreaking tahun ini, paling lambat akhir tahun. Sedang proses pembebasan lahan semoga 2-3 tahun selesai," katanya seperti dikutip dari okezone.com. Sebagai informasi Menteri Perdagangan Indonesia, Mari Elka Pangestu, dan Menteri Perdagangan India, Anand Sharma, hari ini memang mengadakan pertemuan dalam rangka Indonesia-India Bilateral Trade Ministers Forum (BTMF) dan juga Konsultasi Pra-Negosiasi Indonesia India Compeherensive Economic Cooperatition Agreement (II-CECA). (AT)

THAMRIN 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 SUN 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

PLAZA 12.00-14.45-17.30-20.15 THAMRIN SUN 12.15-15.00-17.45-20.30

harian andalas | Hal.

10

Hj Melizar Latif SE MM :

Tingkatkan PAD, Kinerja BUMD Harus Dioptimalkan Medan-andalas Pemprovsu harus mampu mengembangkan inovasi dan kreasi yang berkesinambungan dalam upaya peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), di antaranya dengan terus mengoptimalkan kinerja badan-badan usaha milik daerah (BUMD). Hj Melizar Latif SE MM mengemukakan hal itu dalam pemandangan umum Fraksi Demokrat terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubsu tahun 2010, pada rapat paripurna dipimpin Ketua Dewan H Saleh Bangun, Selasa (4/10). Hadir dalam acara itu, Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho ST, Sekdaprovsu H Nurdin Lubis SH MM, Kadispenda H Sjafaruddin SH MM, Kadis Kehutanan Ir JB Siringo-ringo, Kadis Perkebunan H Aspan Hasibuan, Wakil Ketua DPRDSU Ir H Chaidir Ritonga MM dan Ketua Fraksi Demokrat Drs Tahan M

Panggabean MM. Menurut Melizar, pada tahun anggaran 2010 realisasi PAD sekitar Rp 2,6 Triliun. Pendapatan sebesar ini bersumber dari biaya balik nama kendaraan bermotor sebesar Rp 964 M atau sekitar 40 % dari total PAD. Disusul pajak kendaraan bermotor Rp 800 M atau 30 % dari PAD. Sedangkan selebihnya merupakan pendapatan asli daerah dan pemasukan dari pengelolaan harta kekayaan yang dipisahkan. "Dengan struktur pendapatan asli daerah yang demikian dapat disimpulkan, bahwa PAD Sumatera Utara masih sangat tergantung pada satu objek pendapatan, dalam hal ini dari pajak kendaraan bermotor," katanya. Sementara pada sisi pendapatan yang berasal dari pengelolaan harta kekayaan daerah yang disahkan, dalam hal ini BUMD, terkesan belum dioptimalkan. Bahkan cenderung menjadi beban bagi APBD Sumatera Utara. "Hal ini terjadi karena pengelolaan BUMD berbasis good corporate governance belum dilaksanakan. Inefisiensi dan non-profesionalism masih menjadi warna sehari-hari

BUMD kita," kata Melizar. Untuk itu, Fraksi Demokrat minta Plt Gubsu agar melakukan kajian mendasar guna merustrukturisasi APBD Sumut, dengan melakukan kajian intensif terhadap berbagai kemungkinan perolehan sumbersumber pendapatan, termasuk kajian terhadap potensi sumber-sumber fiskal di Sumut, dengan menggandeng pihakpihak berkompeten. "Dengan catatan bukan untuk kepentingan 'proyek', Pemprovsu bisa segera melakukan mapping terhadap potensi fiskal tersebut. Di antaranya potensi PPh baik pribadi maupun perusahaan, PPn, pajak impor dan potensi fiskal lainnya," kata politisi perempuan nan intelek ini. Pada bahagian lain Melizar mengatakan, besaran SiLPA (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) tahun 2010 sebesar Rp 511,2 M, dikurangi dengan berbagai target pendapatan tidak tercapai sebesar Rp 106,3 M, maka SiLPA tahun anggaran 2010 mencapai Rp 404,88 M. Artinya dari sisi perencanaan dan penggunaan anggaran, ada uang yang seharusnya dapat

dinikmati masyarakat Sumut sebesar Rp setengah triliun, hanya disebabkan SKPD yang mengelola keuangan tidak cermat menggunakan anggaran tersebut. "Keadaan ini tentunya aneh jika dilihat dari kaidah pengelolaan keuangan pemerintah. Terdapat sejumlah uang yang masih kita pegang, tetapi di saat yang sama kita juga masih punya utang provinsi kepada daerah bawahan," kata Melizar Latif. (UJ)

Hj Melizar Latif

Stok Beras di Sumatera Utara Aman Hingga 7 Bulan Medan-andalas Stok beras di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Divisi Regional (Divre) Sumatera Utara (Sumut) dipastikan aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Sumut, hingga tujuh bulan ke depan atau cukup hingga April 2012. Jumlahnya diperkirakan mencapai sekitar 86.402 ton lebih. “Penyaluran beras Bulog di Sumut setiap bulan rata-rata 12.700 ton. Stok yang tersedia per tanggal 3 Oktober 2011 ada sekitar 86.402 ton. Ini kita perkirakan cukup aman untuk memenuhi kebutuhan 7 bulan ke depan,” kata Rusli Siregar SE, Kepala Seksi Humas Bulog Divre Sumut, Selasa (4/10). Rusli mengatakan, stok beras tersebut merupakan hasil dari pengadaan beras yang dilakukan melalui impor beras pada Maret 2011 dan impor dari Vietnam pada September 2011 lalu. Jenis beras tersebut umumnya kuwalitas me-

dium dan premium. “Kuwalitas medium adalah beras cadangan pemerintah (BCP), sedangkan kuwalitas premium adalah beras komersil yang dipergunakan untuk mengimbangi harga beras di pasar. Jika sewaktu-waktu ada terjadi gejolak harga di pasar, beras komersil ini akan dipasarkan dengan harga yang lebih murah, maksimal Rp 6.550/kg,” ujarnya. Menurutnya, impor beras tersebut merupakan kebijakan pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan dalam negeri. Sebab, kondisi kekeringan lahan yang terjadi belakangan ini di sejumlah daerah sentra produksi beras, seperti di Jawa Timur, dikhawatirkan dapat mengurangi volume produksi beras nasional. “Kebijakan impor beras itu untuk menjaga ketahanan pangan dalam negeri saja. Termin pertama sebanyak 500 ribu ton dari Vietnam, dan awal September 2011 lalu kita

sudah menerima sebanyak 8.400 ton. Ke depan ini kemungkinan bisa jadi ada lagi penambahan stok di Sumut,” tandasnya. Operasi Pasar Sementara itu, mengenai oprasi pasar (OP) BCP yang digelar sebelum bulan Ramadhan lalu di lima daerah di Sumut, yakni di Kabupaten Deliserdang, Tanah Karo, Kota Medan, Sibolga, dan Gunung Sitoli penyerapannya sudah mencapai sekitar 60 ton. “Penyerapan BCP melalui OP yang digelar hingga 30 September lalu sudah mencapai 60 ton. Namun dari lima daerah tersebut tinggal pemerintah Kota Gunung Sitoli yang masih melakukan OP, sedangkan daerah lain sudah berhenti setelah Lebaran,” jelas Rusli. Sedangkan OP beras komersil yang dilakukan Bulog sendiri, tambah Rusli, penjualannya hanya mencapai sebanyak 5.052 ton. Penyaluran beras komersil tersbut dilakukan melalui mitra kerja Bulog dengan harga Rp 6.550/kg. (BEN)

Harga Minyak Sentuh Titik Terendah Jakarta-andalas Harga minyak dunia jatuh menyentuh level terendahnya dalam setahun ini di bawah US$ 100 per barel. Kejatuhan harga minyak akibat krisis utang di Eropa yang membuat pasar saham Eropa anjlok. Minyak tipe Brent untuk kontrak pengiriman November diperdagangkan pada harga US$ 99,89 per barel, yang merupakan harga terendah sejak 9 Agustus 2011. Sementara kontrak minyak tipe light sweet di New York diperdagangkan di harga US$ 75,45 per barel, yang merupakan harga terendah sejak September 2010 lalu. "Harga minyak bakal terus berada di bawah tekanan sentimen krisis utang di Eropa dan juga karena melimpahnya suplai minyak," ujar analis Victor Shum seperti dikutip dari detiknews.com, Selasa (4/10). Victor mengatakan salah satu faktor utama yang menyebabkan harga minyak melemah adalah karena prosepek pertumbuhan ekonomi dunia yang turun akibat krisis di Eropa dan AS. "Produksi minyak di Libya kembali pulih dan lebih baik dari yang diperkirakan. Ini akan menyebabkan harga minyak menurun," imbuh Victor. Seperti diketahui, perusahaan minyak Austria OMV menyatakan telah menerima kiriman kondensat dari Libya sebanyak 575 ribu barel, yang menandakan pulihnya suplai minyak dari Libya. (AT)

SKI Belawan Diminta Antisipasi Ikan Impor Berformalin ASOSIASI Kelompok Usaha Tani dan Nelayan Kota Medan meminta Stasiun Karatina Ikan Kelas II Belawan mengantisipasi kemungkinan masuknya ikan impor mengandung bahan pengawet jenis formalin. "Stasiun Karantina Ikan Belawan perlu memperketat pengawasan dan penelitian terhadap kemungkinan masuknya ikan impor berformalin," kata Ketua Asosiasi Kelompok Usaha Tani dan Nelayan (Akutan) Kota Medan Azhar Ong di Medan, Selasa. Menurut dia, ikan impor sebelum dipasok ke Indonesia, termasuk di antaranya melalui Pelabuhan Belawan Medan

PLAZA 12.00-14.10-16.20-20.40 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.3021.40 BINJAI 12.15-14.25-16.35-18.4520.55

Ilustrasi diduga diberi bahan kimia mengandung formalin agar komoditi hasil laut itu relatif segar. Ciri khas ikan yang sudah diberi formalin, di antaranya

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.3020.40 PLAZA 13.00-15.10-17.20-19.30 BINJAI 12.45-14.55-17.05-19.1521.25

daging di tubuh ikan relatif kenyal dan matanya berwarna merah. Dari kondisi ikan itu, lanjut dia, dapat dipastikan bahwa komoditi hasil laut tersebut

SUN 12.45-14.55-17.05-19.1521.25 THAMRIN 12.00-14.10-16.20 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.3021.40

sudah relatif lama ditangkap dan supaya tidak busuk sengaja diberi cairan formalin. Padahal penggunaan bahan kimia itu pada ikan dalam rentang waktu tertentu berpotensi mengakibatkan risiko buruk bagi kesehatan konsumen. Jenis ikan impor yang banyak beredar di pasaran Medan, antara lain kembung, tongkol, dencis dan tuna. Azhar menambahkan peredaran ikan impor tersebut bukan hanya perlu diawasi secara ketat dari aspek higenisnya semata, tetapi juga dampaknya terhadap kinerja pemasaran ikan hasil tangkapan nelayan lokal. "Di pasaran Medan dan sekitarnya, ikan hasil tangkapan nelayan lokal sulit bersaing dengan ikan impor yang harganya relatif lebih

SUN 12.30-14.20-16.10-18.0019.50-21.40 PALLADIUM THAMRIN 12.15-14.05-15.55-17.4518.30-20.40 19.35-21.25 THAMRIN .....................Selesai................. 12.00-13.50-15.40-17.3019.20-21.10

rendah," ujarnya. Sementara hampir semua jenis ikan impor yang banyak beredar di Medan sejak dua bulan terakhir hampir sama dengan ikan yang terdapat di perairan Indonesia. "Kami juga meminta kepada pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan agar meninjau kembali keputusan pemberian izin impor ikan," katanya. Pemberian izin impor ikan tanpa dibarengi pengawasan secara ketat dan konsisten dipastikan akan membuat iklim usaha perdagangan ikan rentan menjadi tidak kondusif dan membuat pendapatan nelayan lokal semakin merosot. Felix Lumbantobing mengatakan bahwa ikan impor yang masuk melalui Pelabuhan Belawan wajib terlebih dulu diteliti melalui laboratorium. (ANT)

BINJAI 12.30-14.40-16.50-19.0021.00


Rabu

KOMUNITAS

5 Oktober 2011

Medan-andalas Lions Club Medan Angsapura menyerahkan bantuan semen, beras dan mi instan kepada para korban kebakaran di Jalan Bahagia Gang Sederhana dan Gang Amal ,Lingkungan VIII, Kecamatan Medan Maimun, Senin (3/10). Bantuan tersebut dimaksudkan untuk mengurangi beban para korban kebakaran yang terjadi beberapa hari lalu.

UMSU dan USU Jalin Kerja Sama baik itu akademik, sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia (SDM). Untuk itu, dibutuhkan komunikasi dan kerjasama dengan berbagai pihak. “Kerjasama tersebut juga bertujuan dalam rangka melaksanakan tri dharma perguruan tinggi yaitu meningkatkan akselerasi dan mutu pendidikan tinggi oleh kedua belah pihak. Ruang lingkup kerjasama itu antara lain meliputi usaha-usaha terselenggaranya program pendidikan, penelitian, pengabdian pada masyarakat dan program pelatihan lainnya dalam rangka meningkatkan kualitas kegiatan kelembagaan antara kedua belah pihak yang bergerak dalam bidang pendidikan tinggi,” tambahnya. Dalam MoU itu juga disebutkan, bahwa nantinya USU dan UMSU akan bersamasama melaksanakan kegiatan koordinasi, pemantauan, pengendalian dan evaluasi secara berdasarkan prinsip kesepakatan bersama. Rektor USU Prof Syahril Pasaribu menyambut baik kerjasama dengan UMSU tersebut, walaupun dalam pelaksanaan kegiatan itu nantinya tetap harus berkoordinasi pula dengan pihak-pihak lain yang berkompeten. “Kopertis Wilayah I Sumut-Aceh tentu juga harus tahu kegiatan MoU yang kita lakukan supaya hubungan selalu terjaga dengan harmonis” katanya seraya mengatakan prinsip kerjasama ini dilakukan selama 5 tahun. (HAM)

Presiden Lions Club Medan (LCM) Angsapura, L Bennur Yusuf mengatakan, bantuan tersebut berasal dari para donatur dan fellow Lions. Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh L Bennur Yusuf didampingi Anggota DPRD Sumut, Brilian Moktar kepada warga di lokasi kebakaran. Turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, Leo Club Medan Stallion. “Jadi bantuan ini dari donatur dang anggota Lions yang dikumpulkan melalui LCM Angsapura. Bantuan berupa semen kita berikan dalam bentuk DO, sembako diberikan langsung ke korban kebakaran,” kata L Bennur. Dalam bakti sosial ini, L Bennur Yusuf yang juga didampingi Sekretaris LCM Angsapura, L Ernijah dan pengurus lainnya, L Eric Winata, L Yansen Siswanto, L Lisdyana Adiwibowo serta

BMH Hidayatullah Gelar Pelatihan Pengelolaan Zakat

andalas/siong

BANTUAN - Sejumlah pengurus LCM Angsapura memberikan bantuan kepada para korban kebakaran di Kelurahan Sukaran,Kecamatan Medan Maimun, Senin (4/10). President Leo Club Medan Stallion, Leo Vincent Steward. “Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kita kepada sesama. Harapan kita, bantuan ini dapat meringankan sedikit beban para korban, terutama dalam membangunan kembali rumah mereka,” ungkap L Bennur kepada warga. Sebelumnya, kata L Bennur, pihaknya telah melakukan pengobatan massal di Mako Polda Air Belawan dengan melakukan operasi katarak untuk 350 pasien, kemudian pembagian sem-

bako sebanyak 150 paket di Pekan Labuhan, buka puasa bersama serta pengobatan massal di pusat Rehabilitasi Narkoba Tanjung Ijuk Selangor Malyasia yang diketuai oleh L Darwin Kangdra, L Tjoe Wie Khiun dan L Sulaiman Djono. Pada kesempatan itu, Anggota DPRD Sumut Brilian Moktar menjelaskan, Wali Kota Medan perlu memperhatikan keberadaan gang kebakaran, terutama di daerah-daerah pemukiman padat penduduk. “Keberadaan gang kebakaran sepertinya luput dari

perhatian pemerintah kota maupun masyarakat. Padahal keberadaan gang kebakaran sangat dibutuhkan,” jelasnya. Pada kesempatan itu, Sekretaris LCM Angsapura, L Ernijah menyampaikan terimakasih kepada selurih donatur dan fellow lions yang telah ikut menyumbang dalam kegiatan bakti sosial untuk korban kebakaran di Kelurahan Sukaraja Medan, “Semoga amal pahala para donatur bisa menjadi pemicu semangat bagi para korban untuk memulai membangun dan menjalani kehidupannya seharihari,” ujar L Ernijah. (SIONG)

BKOW DKI Jakarta Bersilaturahmi ke BKOW Sumut KUALITAS perempuan ke depan diminta dapat lebih ditingkatkan agar bisa lebih bicara dalam pembangunan. Karena dewasa ini peran perempuan menjadi sangat penting yang tidak bisa dipisahkan dalam percepatan pembangunan sekecil apapun di negeri ini baik di bidang tenaga kerja, lingkungan hidup dan lainnya.

andalas/ist

DIABADIKAN - Ketua ICMI Sumut Prof HM Arif Nasution MA, Ketua Dewan Pakar ICMI Prof Subhilhar MA, PhD diabadikan bersama dengan Ketua BMH Hidayatullah Ust Rahmad Afandi (baris ke-4) bersama peserta pelatihan ZIS. Medan-andalas Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sistem tata kelola yang baik dan profesional serta amanah, Lembaga Amil Zakat BMH Hidyatullah dan ICMI Sumatera Utara melaksanakan Program Pelatihan Manajemen Pengelolaan Zakat, Infaq dan Shadaqoh (ZIS), Minggu (2/10) di Pasantren Hidayatullah Bandar Labuhan Tanjung Morawa, Deli Serdang. Kegiatan akan berlangsung selama satu bulan. Ketua ICMI Sumatera Utara Prof Dr HM Arif Nasution MA pada pembukaan pelatihan menyebutkan, perlunya komitmen dari pengelola BMH Hidayatullah untuk melaksanakan aktifitasnya. Hal ini penting mengingat peran BMH bersentuhan langsung dengan amanah umat. “Penampilan secara profesional harus lebih dikedepankan agar bertambah kepercayaan umat,” kata Arif Nasution. Sedangkan Prof Subhilhar MA PhD, Ketua Dewan Pakar ICMI Sumut dalam kesempatan itu menegaskan, agar pengelolaan zakat tidak hanya profesional, tetapi juga amanah karena menyangkut kepercayaan dan amanah dari umat. Menurut Darmawan S SE MSi selaku instruktur pelatihan, kegiatan ini ber-

11

LCM Angsapura Bantu Korban Kebakaran Sukaraja

MOU - Rektor UMSU Agussani (tengah), Rektor USU Prof Syahril Pasaribu (kanan) disaksikan Dekan FK UMSU Ade Taufiq, menandatangani naskah MoU, di USU, Senin (3/10).

Medan-andalas Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) dan Universitas Sumatera Utara (USU) menandatangani nota kesepahaman kerjasama, Senin (5/10). MoU langsung ditandatangani langsung Rektor UMSU Drs Agussani MAP dan Rektor USU Prof Syahril Pasaribu, di ruang kerja Rektor USU. Hadir dalam penandatanganan MoU itu antara lain Pembantu Rektor (Purek) I USU Prof Zulkifli Nasution, Purek III Prof Eddi Marlianto, Purek IV Prof Ningrum Natasya Sirait, Sekretaris Eksekutif Rektor USU M Lian Dalimunthe, dan Dekan Fakultas Kedokteran Prof Gontar Alamsyah Siregar. Dari UMSU hadir Ketua Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana Drs HM Effendy Pakpahan, SE MM, Dekan Fakultas Kedokteran dr Ade Taufiq SpOG. Rektor UMSU Agussani dalam sambutannya mengatakan, kerjasama dimaksudkan untuk peningkatan hubungan di bidang pelayanan pendidikan dan pengabdian pada masyarakat, dan sebagai usaha untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. “Kerjasama ini fokus dalam penguatan fakultas-fakultas yang ada di UMSU, apalagi USU adalah salah satu universitas negeri yang bertindak sebagai pembina bagi universitas-universitas swasta yang ada di Sumut,” kata Agussani. Dikatakan, saat ini UMSU terus berbenah dalam peningkatan segala bidang,

harian andalas | Hal.

tujuan untuk memaksimalkan potensi umat melalui pengelolaan ZIS. Dana umat yang dihimpun, katanya, akan dikelola LAZ BMH Hidayatullah yang sudah mengantongi izin dari Kementerian Agama RI No.538/2001 guna menopang kegiatan pasantren Hidayatullah di Sumatera Utara, memberikan beasiswa kepada santri/wati, beasiswa kepada santri berprestasi untuk kuliah di perguruan tinggi di Pulau Jawa. Selain itu, katanya, juga untuk mendanai kegiatan “Tebar Dai” di daerah terpencil, memberikan santunan kepada kaum duafa, kegiatan sosial seperti pengobatan massal, khitanan massal, pembinaan kepada masyarakat desa terpencil dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya. Darmawan menyebutkan, usai mengikuti pelatihan selama satu bulan, ICMI Sumatera Utara akan terus melakukan pendampingan terhadap kegiatan-kegiatan BMH Hidayatullah. Ketua BMH Hidayatullah Medan Ustadz Rahmat Afandi menyambut gembira dilaksanakannya program pelatihan yang bertujuan meningkatkan kapasistas SDM pengelola BMH Hidayatullah yang dipimpinnya.

K

etua Penasehat Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumut, Ny Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho menyatakan itu, saat bersilaturahmi dengan pengurus dan anggota BKOW DKI Jakarta di Wisma Kartini, Jalan Cik Di Tiro Medan, Senin (4/10). Acara tersebut dihadiri Istri Pangdam I/BB, Ny Meria Paulus. Sebelumnya, rombongan BKOW DKI Jakarta disambut Ketua Umum BKOW Sumut terpilih, Ny Kemalawati AE, SH, mantan Ketua Umum BKOW Sumut, Ny Zakaria Siregar, Ketua Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Sumut, Hj Supiah Ronny Simon dan mantan Sekretaris Umum BKOW Sumut, Risnawati Siregar di Bandara Polonia Medan. Menurut Hj Sutias,

(RIL)

andalas/asril tanjung

TIBA DI MEDAN - Pengurus dan Anggota BKOW DKI Jakarta yang tiba di Medan, diabadikan bersama sejumlah Pengurus BKOW Sumut, dan Ketua Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Sumut, Hj Supiah Ronny Simon (paling kanan menyandang tas). kunjungan kerja BKOW DKI Jakarta ke BKOW Sumut diharapkan bisa dilakukan pengembangan berbagai program ke depan, tukar pendapat maupun masukanmasukan yang bermanfaat bagi kedua wadah organisasi wanita di Indonesia. “Karena setiap BKOW mempunyai kelebihan masing-masing yang diharapkan bisa bekerja dalam mensukseskan pembangunan di Indonesia. Sebab, kerja perempuan itu lebih telaten dan jujur sehingga dapat menghasilkan kerjasama yang lebih baik,” ujar Sutias. Ia juga mengharapkan, pengurus dan anggota BKOW Sumut tetap eksis ke depan dengan melakukan karya nyata dan lebih meningkatkan kualitas diri untuk meraih prestasi yang diinginkan. Hingga pada gilirannya kuota 30 persen

di legislatif dapat terealisasikan. Harapan serupa juga dituangkan Ketua Umum BKOW DKI Jakarta, Widyastuti Endang Susilowati Prijanto, yang juga istri Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta. Menurut Widyastuti, kunjungan pengurus BKOW DKI Jakarta selain meningkatkan silaturahim, juga menukar informasi dan komunikasi untuk mensukseskan programprogram BKOW ke depan baik di bidan sosial, lingkungan hidup, mengantisipasi terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), angka kematian ibu dan lainnya. Disebutkan, selain silaturahmi kepada pengurus dan anggota BKOW Sumut, pihaknya juga melakukan kunjungan ke PT Toba Pulp Lestari, Tbk Porsea Selasa (4/10)

serta wisata ke Pulau Samosir dan Brastagi Rabu (5/10). Rombongan kembali ke Jakarta Kamis (6/ 10).Sementara Ketua Umum BKOW Sumut terpilih, Ny Kemalawati AE SH, mengharapkan kunjungan BKOW DKI Jakarta ke Medan dapat bermanfaat bagi BKOW Sumut, terutama meningkatkan kerjasama yang sudah terjalin selama ini. Pada kesempatan itu, HjSutias Handayani Gatot Pujo Nugroho menyematkan ulos kepada Ketua Umum BKOW DKI Jakarta, Widyastuti Endang Susilowati Prijanto dan Widyastuti juga memberikan cendera mata kepada Hj Sutias, serta Ketua Umum BKOW Sumut, Ny Kemalawati AE, SH dan mantan Ketua Umum BKOW Sumut, Ny Zakaria Siregar. (RIL)

BERITA DUKACITA YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

2

Nama

LIM KIM IE

Umur (Thn)

77

Alamat

Jl. Bambu I No. 40 Medan

Meninggal (Tgl/Jam) 01-10-11 14.15 WIB

Berangkat (Tgl/Jam)

05-10-11 10.00 WIB

Keterangan / Tempat

Diperabukan

BERITA DUKACITA BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-A

LAU LIE HUA

84

K omp. Graha Helveti a B lok R 145 Medan

02-10-11 09.00 WIB

05-10-11 10.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-C

TAI KHUN HAI

65

Jl. K apt. S umarsono No. 768 / 1042A Medan

01-10-11

05-10-11 12.00 WIB

D i perabukan


Rabu 5 Oktober 2011

Peringatan HAN di T Tinggi Libatkan Semua Muspida Tebing Tinggi-andalas Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) digelar Pemko Tebing Tinggi, Selasa (4/ 10) di Balai Pertemuan Kartini Jalan Imam Bonjol kota setempat diwarnai dengan penyampaian ucapan nasihat melibatkan semua unsur Muspida yang hadir. Kegiatan yang baru digelar tahun ini, sesuai dengan keinginan Wali Kota Ir H Umar Zunaidi Hasibuan, yang turut dihadiri seluruh unsur Muspida antara lain, Wakil Ketua DPRD H Chairil Mukmin Tambunan, Kapolresta Tebing Tinggi AKBP Robert Harianto Watratan, Ketua PN Tebing Tinggi Elita Ras Ginting SH, Dandim 0204 DS dan Ketua Pengadilan Agama, seluruh pimpinan SKPD serta para camat dan lurah se-Kota Tebing Tinggi. “Mari bersyukur, sebab sangat jarang Muspida bisa hadir semua tanpa diwakili seperti ini. Untuk itu, kita harapkan semua Muspida memberikan sambutan. Kita bertekad bersama untuk menjadikan Tebing Tinggi ‘Kota Layak Anak’ melebihi kota lain,” kata Umar Zunaidi. Kapolresta AKBP Robert Harianto Watratan mengaku bangga dengan anak Kota Tebing Tinggi, yang berhasil masuk ke Akademi Kepolisian. “Saya bangga pada anak kota ini yang berhasil masuk Akpol. Namun saya juga sedih sebab tidak sedikit anak-anak terjerat hukum. Ini PR bagi kita semua," katanya. Wakil Ketua DPRD Chairil Mukmim menyampaikan terima kasih kepada kaum ibu khususnya di Kantor Pemberdayaan Perempuan yang telah mengadakan acara tersebut. “Saya lihat di sini tidak ada ikut dari anak TK dan PAUD. Mungkin terkendala masalah dana. Kepada Kantor Pemberdayaan Perempuan dan Anak ke depan hendaknya anggaran segera diplot supaya dewan dapat menyetujui,” ujarnya. (MET)

Pemkab Asahan Dukung Program SPN Kisaran-andalas "Pemkab Asahan menyatakan siap mendukung dan menyukseskan sensus pajak nasional (SPN) yang serentak dilakukan di Indonesia," kata Sekda Asahan, Sofyan MM pada launching SPN di Gedung Pajak Pratama Kisaran, kemarin. Sekda mengharapkan, SPN dapat ditindaklanjuti dengan sosialisasi kepada para wajib pajak secara luas, agar dapat menjaring wajib pajak baru, yang akhirnya akan meningkatkan penerimaan dari sektor PPH khususnya di Kabupaten Asahan. Dukungan untuk menyukseskan SPN tersebut, kata Sofyan, Pemkab Asahan telah menyiapkan tenaga dari tingkat desa/ kelurahan dan kecamatan untuk membantu petugas dari KPP Pratama, untuk mewujudkan perluasan jangkauan penjaringan objek pajak baru. "Untuk mewujudkan hal itu, semua pihak harus saling bersinergi dalam upaya meningkatkan penerimaan negara dari sektor pajak, agar aspirasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan dan pelayanan dapat ditingkatkan di masa mendatang, yang akhirnya dapat mewujudkan Asahan religius,sehat, cerdas dan mandiri, " kata Sofyan. Sementara, Kepala KPP Pratama Kisaran, Dayat Praktino menjelaskan, tujuan SPN untuk memperluas basis pajak, meningkatkan penerimaan pajak, peningkatan jumlah penerimaan SPT tahunan PPh, pemutakhiran data wajib pajak dan pencairan tunggakan, agar data akurat atas potensi pajak dalam rangka meningkatkan penerimaan pajak tercapai dan wajib pajak mendapatkan keadilan dalam berusaha. (FAS)

DPRD Batu Bara Telusuri Tudingan Efendi Tanjung Batu Bara-andalas Pernyataan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Batu Bara, Efendi Tanjung yang menuding 10 anggota DPRD Batu Bara, menerima aliran dana Pemkab Batu Bara, yang raib saat didepositokan di Bank Mega Jababeka dan dilansir di sejumlah media terbitan Medan, tak urung telah membuat anggota dewan setempat mengalami gerah. Dalam rapat pimpinan dewan dengan pimpinan fraksi, yang diadakan Senin (3/ 10) telah disepakati akan menelusuri kebenaran terhadap tudingan Efendi Tanjung kepada pihak terkait di antaranya PPATK, Bank Indonesia dan lainnya. Ketua DPRD Batu Bara Selamat Arifin SE usai rapat Banmus, Selasa (5/10) kepada wartawan mengatakan, DPRD Batu Bara, akan menelusuri guna mencari kebenaran terhadap tudingan Efendi Tanjung, bahwa 10 anggota DPRD Batu Bara menerima aliran dana dari Rp 80 miliar dana Pemkab Batu Bara, yang raib disimpan di Bank Mega. Tim yang dijadwalkan akan berangkat ke Jakarta pada 10 Oktober 2011 lalu, terdiri dari pimpinan dewan, pimpinan fraksi serta Ketua Komisi A dan Ketua Komisi B, yang nantinya akan mempertanyakan keberadaan dana Pemkab Rp 80 miliar kepada pihak terkait di Jakarta. (SUSI)

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

12

Bupati Tigor Panusunan Siregar

PNS Harus Beri Pelayanan Terbaik pada Masyarakat Rantau Prapat-andalas Memiliki disiplin yang tinggi, kejujuran dalam melakukan sesuatu dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat merupakan hal sangat penting yang harus terpatri dalam diri seorang PNS. Demikian ditegaskan Bupati Labuhan Batu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD, saat memberikan arahan di depan peserta upacara apel gabungan di halaman Diklat Badan Kepegawaian Daerah (BKD), kemarin. Hadir dalam apel itu, Plt Sekdakab H Ali Usman Harahap SH, Asisten Administrasi Pembangunan Drs Karlos Siahaan, Asisten Administrasi Umum Ahmad Muflih SH, dan para pimpinan SKPD. Tigor mengatakan, jika CPNS memiliki kemauan mengikuti peraturan dan ketentuan yang ada, niscaya suatu saat akan mampu tampil menjadi pemimpin menggantikan para senior yang ada saat ini. Berkaitan dengan disiplin kehadiran PNS di jajaran Pemkab Labuhan Batu, Tigor mengatakan, dalam waktu dekat akan diberlakukan absensi elek-

ARAHAN - Bupati Tigor Panusunan Siregar, saat memberikan arahan kepada peserta apel gabungan di halaman Diklat BKD Labuhan Batu. trik. “Dengan demikian diharapkan akan dapat meningkatkan tingkat kehadiran PNS di lingkungan kerjanya karena tidak ada lagi rekayasa di dalamnya,” katanya. Mengenai standar pelayanan, Tigor mengimbau seluruh PNS untuk melakukan perubahan

sifat dan sikap diri yang selama ini berorientasi dilayani menjadi melayani. “Berikan pelayan terbaik kepada masyarakat, niscaya masyarakat akan memberikan dukungan terhadap kegiatan dilaksanakan,”ujarnya. Dari sisi jumlah personel, kata Tigor, tidak ada alasan bagi PNS

untuk menunda-nunda pekerjaan, sebab personel PNS di Labuhan Batu sudah melebihi kapasitas ideal yang dibutuhkan. "Kelebihan jumlah PNS ini hendaknya memicu para PNS untuk saling menunjukkan kemampuan, tapi tidak saling menjatuhkan dan memfitnah rekan

Bupati Karo Tunjuk Terdakwa Korupsi Jadi Kadis Kabanjahe-andalas Pergantian pejabat di Pemkab Karo terus berlanjut. Kali ini giliran pejabat eselon II, yaitu Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Pemkab Karo, Drs Swingli Sitepu yang memasuki masa pensiun. Drs Swingli Sitepu digantikan Plt Riadi Tarigan SE, terdakwa kasus pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) eks korban kebakaran pusat pasar Kabanjahe. Riadi Tarigan, ditunjuk Bupati Karo sebagai Pelaksana Tugas (Plt) di instansi tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Karo, No : 800/103/BKD/2011 tertanggal 4 Oktober 2011. Riadi Tarigan, adalah pejabat Kabid Akuntansi dan Pengelolaan Aset Daerah Dinas PPKAD Kabupaten Karo. Kepala BKD Kabupaten Karo Drs Kawar Sembiring Brahmna MSi ketika dimintai tanggapan di ruang kerjanya Selasa (4/10) tentang pengangkatan pejabat, yang masih dalam proses peradilan menyebutkan penunjukan pejabat tersebut tidak menghalangi karena belum mempunyai kekuatan hukum tetap. ”Dia kan masih status terdakwa, dan belum mempunyai putusan dari pengadilan berkekuatan hukum tetap,” ujarnya. Menurut Kawar Sembiring, jika ternyata pejabat tersebut diputuskan bersalah oleh pengadilan, maka surat keputusan pengangkatan bagi pejabat tersebut akan ditinjau kembali sebagaimana mestinya sesuai peraturan berlaku. Sekadar mengingatkan, PN Kabanjahe sedang mengadili tiga terdakwa dengan berkas terpisah terkait dugaan tindak pidana korupsi penggunaan anggaran pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) sebesar Rp 1.996.050.

000 M, bersumber dari APBD Karo TA 2009 bagi korban kebakaran Pusat Pasar Kabanjahe. Ketiga terdakwa itu masing-masing, Kabid Pasar Dinas SH Pendapatan Karo yang juga sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) berinisial Drs KS, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berinisial RT SE, dan rekanan mengerjakan proyek itu berinisial ESM. Menurut JPU dalam dakwaan secara bergantian, pengerjaan proyek itu sesuai kontrak kerja sebanyak 708 unit dengan perincinan 400 unit dengan ukuran 2 x 2 M dan 308 unit ukuran 2 x 3 M. Namun, dalam pengerjaan proyek itu dilakukan Adendum, pengurangan biaya disepakati sehingga pengerjaan proyek itu hanya 618 unit sehingga ada pengurangan nilai proyek Rp 274.000.000 dari nilai pagu anggaran. Meski telah dilakukan Adendum, pengurangan biaya pengerjaan proyek itu tidak sesuai dengan bestek pengerjaan proyek itu. Ditambahkan JPU, sesuai hasil investigasi pemeriksaan lapangan yang dilakukan ahli dari Politeknik Negeri Medan Ir. M Koster Silaen MT, Parman ST pada tanggal 09 April 2010, volume pekerjaan kurang di antaranya sebagai berikut : pekerjaan kios ukuran 2 M x 3 M sebanyak 308 unit, volume peker-

kerja," harapnya. Jabatan yang diberikan merupakan amanah dan kepercayaan yang akan dipertanggungjawabkan, baik di hadapan manusia maupun di hadapan Allah SWT. “Jadi, manfaatkanlah jabatan sebaik-baiknya untuk melayani kepentingan masyarakat,” tambahnya. (ONE)

DEKLARASI - Dari kiri Yurisman Laia, Mukhalisman Gaurifa, Sadari Halawa, Effendi dan Eddy G Zebua,dan Dani Garamba diabadikan usai deklarasi GM Nisel.

jaan kurang seperti pekerjaan tanah keras untuk fondasi dengan volume 27.25M3 sesuai dengan dokumen kontrak, sedangkan hasil pengukuran di lapangan tidak ada dikerjakan sehingga terdapat selisih volume pekerjaan minus/kurang volume 27.25M3. Pekerjaan atap seng gelombang BJLS dengan volume 1.575.04 M2 sesuai dengan dokumen kontrak, sedangkan hasil pengukuran di lapangan volume yang dikerjakan adalah 1.501.20M2 sehingga terdapat selisih volume pekerjaan minus/kurang volume 73.84 M2. Pekerjaan rabung seng dengan volume 267.65 M2 sedangkan hasil temuan di lapangan volume yang dikerjakan 267.00 M3, sehingga terdapat volume minus pekerjaan 0.65M2 . Pekerjaan kios ukuran 2M x2M sebanyak 400 buah pekerjaan terjadi kekurangan volume kegiatan seperti pekerjaan tanah untuk fondasi umpak sesuai kontrak 50.00 M3, sedangkan hasil pekerjaan di lapangan pekerjaan minus volume 50.00 M3. Sedangkan skat triplek dengan volume 4,241.71 M2 sesuai kontrak, sedangkan hasil pengukuran di lapangan 3,639.60 M2 sehingga terdapat selisih volume 602.11 M2. Sebelumnya, Bupati Karo juga mengangkat Direktur RSU Kabanjahe, dr Suara Ginting, Sp PD mantan terdakwa kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran alat-alat kesehatan (Alkes) dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSU Kabanjahe senilai Rp 1.414.100.000 yang bersumber dari dana APBD Karo TA 2008. Namun bedanya dengan Riadi Tarigan, Dr Suara Ginting telah divonis bebas Hakim Pengadilan Negeri Kabanjahe, 20 Oktober 2010 lalu. (RTA)

Gerakan Mahasiswa Nisel Dideklarasikan Nias Selatan-andalas Gerakan Mahasiswa Nias Selatan (GM Nisel) dideklarasikan. Pengukuhan kepengurusan dilakukan Ketua Dewan Pendiri, Eddy Gunawan Zebua di Caretage Howo-Howu, Teluk Dalam, kemarin. Eddy Zebua menjelaskan, lahirnya GM Nisel dilatarbelakangi kesepahaman beberapa mahasiswa, yang memiliki solidaritas dan semangat juang tinggi, agar kesatuan dan kesatuan di antara mahasiswa Nisel tetap terjaga. Karenanya, dipandang perlu adanya organisasi mahasiswa sebagai wadah sosial kontrol demi tercapainya kesejahteraan masyarakat. "Kami siap menjadi mitra Pemkab Nias Selatan dalam rangka menyukseskan program pembangunan," katanya. Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan SK secara simbolis kepada Ketua Pengurus Harian GM Nisel Sadari Halawa."Diharapkan, GM Nisel dapat tumbuh menjadi oganisasi yang mengedepankan kepentingan umum, dan terhindar dari segala intervensi pihak manapun serta selalu berpedoman pada visi-misi serta AD/ART," katanya. Sementara, Penasihat GM Nisel, Effendi yang juga Ketua DPRD Kabupaten Nias Selatan mengatakan, GM Nisel yang baru dideklarasikan hendaknya berkembang menjadi organisasi yang profesional, sesuai dengan salam perjuangan GM Nisel : Berani, Setia, dan Profesional. "Setiap tindakan lebih berhati-hati, dimulai dari hal paling kecil hingga persoalan besar. Sebab, GM Nisel merupakan wadah mahasiswa dalam pengertian kelompok intelektual," ujarnya. Anggota DPRD Nisel Yurisman Laia SH juga minta agar GM Nisel ke depan, tidak hanya sekadar mencari popularitas. "Yang terpenting adalah implementasi kepada masyarakat pada umumnya serta bagi kepentingan mahasiswa pada khususnya," katanya. (EZ)

TP PKK Provsu Gelar LP3 di Desa Tanjung Asri Asahan Kisaran-andalas Dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat desa, Tim Pengerak PKK (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan Latihan Pengelola, Program dan Penyuluh PKK (LP3 PKK) di desa binaan. Desa Tanjung Asri, Kecamatan Sei Dadap Kabupaten Asahan. Plt Ketua PKK Provsu, Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho mengatakan tersebut bertujuan untuk peningkatan kemampuan dalam memanfaatkan sumber daya yang lebih berhasil guna dan berdaya guna. “Kegiatan ini juga untuk mengelola gerakan PKK demi terwujudnya keluarga sehat, sejahtera serta bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa,"kata Hj

Sutias Handayani di depan pengurus PKK Asahan dan kecamatan, kemarin. Sementara, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Hj Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang mengatakan, kesejahteraan keluarga tidak akan dapat dicapai tanpa adanya usaha dan kerja keras. Namun, sebaiknya usaha dan kerja keras juga tidak banyak membawa peningkatan pendapatan, jika tidak dibekali dengan keterampilan dan ilmu penegetahuan. "Mari kita ikuti LP3 PPK ini dengan baik, agar segala sesuatu yang diberikan nara sumber dapat dipahami dengan baik, guna meningkatkan berbagai usaha dalam rangka mewujudkan keluarga sejahtera, “kata Hj

BANTUAN - Plt Ketua PKK Provsu Hj Sutias Handayani Gatot Pujo Nugroho memberikan bantuan bibit rambutan dan jambu kepada petani di Desa Tanjung Asri Asahan.

Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang. Sementara Bupati Asahan dalam sambutan dibacakan Sekda H Sofyan MM menjelaskan, selain bantuan dari Provsu yang telah diberikan ke Desa Tanjung Asri tersebut, Pemkab juga akan menindaklanjuti dengan memberikan beberapa bantuan yang telah diberikan dan rencana lanjutan pembangunan infrastruktur lainnya. Baik melalui APBD dan bantuan langsung Bupati Asahan, berupa bantuan keuangan desa/ kelurahan sebesar Rp 100 hingga Rp 300 juta tiap desa. Acara dirangkai dengan pemberian bantuan dari Dinas Pertanian Provsu, berupa 500 batang bibit rambutan dan 350 batang bibit jambu air cincalo. (FAS)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean, Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa Sejahtera TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS. ACEH TAMIANG: Zul Herman.


SUMATERA UTARA

Rabu 5 Oktober 2011

hun HKBP. Antusiasme warga yang sejak pra Jubileum 150 tahun gereja jangan surut hanya karena adanya teror bom di Indonesia. Diharapkan seluruh umat Kristen di Sumut khususnya dan di Indonesia untuk mendoakan kesuksesan acara nantinya. Selain itu, Renjo didampingi Sekretaris DPC Jhonson Panggabean mengimbau agar umat Kristen mendoakan juga mereka yang melakukan teror bom dan mengacaukan negara ini, agar cepat bertobat. Biarlah Jubelium 150 tahun HKBP menjadi perayaan besar untuk memuji nama Tuhan. Panitia juga diyakini sudah bekerja keras mempersiapkan semuanya agar acara berlangsung baik dan sukses. Untuk itu, diharapkan seluruh masyarakat Kristen khususnya HKBP agar hadir dalam perayaan tersebut. "Mari kita penuhi lokasi perayaan dengan pujian, doa dan ucapan syukur kepada Tuhan," ujarnya. (TH)

Renjo Siregar

yarakat yang tersandung hukum. Hal ini suatu bentuk peningkatan peran advokasi terhadap pembelaan hukum. Diharapkan kepada semua Koorcab PWI Ref se-Sumut agar mensosialisasikannya ke masyarakat,” ujar Fachrizal SE didampingi pengacara HA Lawali Hasibuan SH, yang juga Ketua Kompartemen Advokasi Hukum dan HAM PWI R Sumut. Sementara, Ketua Koorcab PWI Ref Deli Serdang, Firdaus Tanjung didampingi Thamrin BA, Epan Junaidi Nasution dan Elvi Rahmi Tanjung di hadapan Korcab Tapanuli Tengah/ Sibolga, Afwan Nasution, mengharapkan koordinasi Koorda PWIR Sumut dengan daerah semakin ditingkatkan sehubungan dengan kepengurusan baru, keberadaan PWIR di Sumut semakin eksis. Menurut Firdaus, Rakerda juga mengagendakan, Koorda PWI Ref Sumut dalam waktu dekat akan membentuk Koorcab daerah di kabupaten/kota se-Sumut yang belum terbentuk. "Ini menjadi prioritas agar PWI Reformasi semakin berkembang di tengah masyarakat," ujarnya. (FT)

Pelayanan Puskesmas Kerajaan Memprihatinkan Pakpak Bharat-andalas Pelayanan Puskesmas Kerajaan mengecewakan. Warga yang hendak berobat ke Puskesmas tersebut hanya dilayani perawat tanpa dokter. Puskesmas di Kecamatan Kerajaan Kabupaten Pakpak Bharat tersebut, telah mengecewakan warga, seperti dialami T Limbong, kemarin. Limbong berobat ke Puskesmas tersebut karena menderita sakit perut. "Saya datang dengan tujuan agar diperiksa dokter. Namun, sudah sekian lama menunggu namun dokter tak juga datang," tuturnya kesal, sembari menambahkan, diperiksa perawat yang bertugas saat itu dirinya merasa kurang puas. Karenanya, pihak keluarga terpaksa membawa Limbong berobat ke RSUD Sidikalang atas inisiatif pihak Puskesmas, karena dokter yang bertugas tidak berada di tempat. Sejumlah keluarga yang

Kabanjahe-andalas Dirjen Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Depdagri RI, Ayip Muflich menyatakan salut terhadap kekompakan masyarakat Karo terutama masyarakat Desa Simolap Kecamatan Tigabinanga dalam mendukung Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), dana seratus rupiahpun dipertanggungjawabkan di depan forum. Hal ini disampaikannya ketika melihat langsung program pembukaan jalan PNPM di Desa Simolap, belum lama ini. Ia mengapresiasi terlaksananya program pembukaan jalan sepanjang 6400 meter dengan lebar jalan 5 meter, mengingat program itu dibuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakat desa. Kedepan, disampaikan bahwa program PNPM akan dilanjutkan hingga tahun 2014 dan lebih difokuskan pada pemberdayaan masayarakat lokal. Kepala Desa, Budi Ginting saat dialog menyatakan, PNPM Mandiri Pedesaaan TA 2011 di Kecamatan Tiga Binanga adalah pembukaan jalan di Desa Simolap Kecamatan Tiga Binanga dengan volume kegiatan 6400 meter dengan biaya fisik sebesar Rp. 106.934.000,- dan biaya swadaya masyarakat Rp. 4.500.000,- . Pembukaan ini dilaksanakan selama tiga bulan dengan memberdayakan perempuan yang ada di Desa Simolap mengingat usulan pembukaan jalan ini berasal dari perempuan sehingga susunan tim pelaksana kegiatan mayoritas perempuan. Sementara, Bupati Karo DR (HC)

TINJAU - Dirjen PMD Depdagri RI, Ayip Muflich beserta rombongan didampingi Bupati Karo, DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi SEMRAWUT Kesemrawutan inti kota Kabanjahe sudah menjadi pemandangan biasa bagi warga. Surbakti,- meninjau program PNPM di Desa Simolap Kecamatan Tigabinanga.

Kena Ukur Karo Jambi Surbakti menyatakan dukungannya terhadap program PNPM sebagai upaya dalam penanggulangan kemiskinan dan berharap ke depan, dana PNPM dapat dialokasikan lebih benar lagi, sehingga masyarakat setempat bisa merasakan program PNPM. Kepada Dirjen PMD Depdagri, Bupati berharap agar memberi perhatian khusus kepada Tanah Karo, karena Tanah Karo masih

sangat membutuhkan bantuan pembangunan dari pemerintah pusat mengingat PAD daerah pertanian itu masih rendah. Sebelumnya, kedatangan Dirjen PMD Depdagri didampingi Direktur Kelembagaan dan Pelatihan Masyarakat, Nuryanto, Direktur Pemerintahan Desa dan Kelurahan Gatot Yanriyanto, Direktur Usaha Ekonomi Masyarakat Nata Irawan, Direktur SDA dan TTG Johan Susmono, Sekretaris A Zubaidi

diterima Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti, Wakil Bupati Terkelin Berahmana SH, dan Sekdakab Ir Makmur Ginting, Kepala BPMD Alemina Br Bangun, SH dan sejumlah pimpinan SKPD di Kantor Bupati Karo. Saat itu Bupati Karo, DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti memberikan cenderamata berupa uis gara, pakaian kebesaran adat Karo kepada Dirjen PMD RI, Ayip Muflich. (RTA)

Lagi, DPRD Pertontonkan Perilaku tak Terpuji

Pelaku Korupsi di Sumut Harus Ditindak Tegas Percut Sei Tuan-andalas Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Koorda Persatuan Wartawan Indonesia Reformasi (PWI-R) Sumut mendesak pemerintah dan aparat hukum di Sumut, segera menindak tegas pelaku korupsi yang melibatkan aparat pemerintah, lembaga legislatif dan hukum di daerah ini. Tindakan merugikan negara jelas tidak dapat ditolerir. PWI-R Sumut akan membongkar setiap kasus, khususnya korupsi di pemerintahan kabupaten/ kota,” tegas Fachrizal SE, Ketua Korda PWIR Sumut usai Rakerda I PWIR Sumut di Aula Lembaga Pendidikan dan Perkebunan (LPP), Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, kemarin. Fachrizal mengatakan, di samping penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, pembentukan Biro Advokasi dan Perlindungan Hukum, dapat mengadvokasi semua elemen masyarakat, khususnya para wartawan, menjadi agenda penting PWIR Sumut yang dituangkan dalam Rakerda itu. “PWI Ref siap melayani dan melindungi wartawan dan mas-

13

Program PNPM di Tanah Karo Patut Diapresiasi

PDS Ajak Umat Kristen Doakan Pelaku Bom Bertobat Lubuk Pakam -andalas Teror bom di Solo beberapa waktu lalu, hendaknya tidak menyurutkan langkah jemaat Kristen melakukan kegiatan keagamaan. Percayalah, Tuhan akan menjaga dan mengaturkan segala sesuatunya bagi umat yang percaya kepadaNya. "Masyarakat Kristen khususnya HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) yang akan merayakan Jubelium 150 tahun di Stadion Teladan Medan, diimbau tidak takut adanya peristiwa bom bunuh diri di Solo beberapa waktu lalu," ujar Ketua F-PDS DPRD Deli Serdang Renjo Siregar yang juga merupakan warga HKBP, Selasa (4/10). Jemaat diimbau untuk tetap hadir dalam perayaan itu nantinya, karena Jubelium digelar sekali dalam 50 tahun. Artinya, mungkin usia kita sekarang tidak akan bisa lagi menunggu 50 tahun mendatang. Selain itu, dipastikan pihak panitia dan aparat keamanan sudah melakukan koordinasi untuk mensterilkan lokasi tempat perayaan Jubelium 150 ta-

harian andalas | Hal.

ikut mengantar ke Puskesmas Kerajaan merasa kecewa dengan sikap dokter yang kerap meninggalkan pekerjaannya. T Limbong mengatakan, sebagai Puskesmas rawat inap seharusnya pihak dokter betul-betul siap dalam menjalankan fungsinya. "Pimpinan Puskesmas hendaknya turun ke lapangan untuk melihat kinerja pegawainya. Jika pelayanan memprihatinkan ini terus dibiarkan, masyarakat yang akan rugi," katanya Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pakpak Bharat, dr Thomas menjelaskan melalui sms kepada andalas, dokter di Puskesmas Kerajaan hanya satu orang. "Dia menjabat Kepala Puskesmas sekaligus sebagai dokter. Jika ada pelatihan atau rapat di kabupaten atau provinsi, terpaksa meninggalkan Puskesmas," katanya berdalih. (WES)

Lubuk Pakam-andalas Lagi, anggota DPRD Deli Serdang jadi pusat perhatian dan mempertontonkan perilaku tidak terpuji selaku lembaga terhormat terhadap masyarakat. Pasalnya, setelah rapat sosialisasi Ranperda sebelumnya banyak bolos. Hal serupa terjadi lagi saat sidang paripurna, Selasa (4/ 10), sehingga pengesahan Ranperda sempat diskors selama satu jam akibat tidak korum. Paripurna dipimpin Wakil Ketua H Wagirin Arman, didampingi Ruben Tarigan dan Dwi Andi Syah-

putra Lubis dihadiri Sekdakab Azwar S MSi, dengan agenda pengesahan Ranperda Perizinan dan Retribusi Tertentu, Izin Usaha Pertambangan serta Ranperda Irigasi harus diskros selama satu jam menunggu kehadiran anggota dewan agar memenuhi korum. Sidang diskors setelah anggota dewan Apoan Simanungkalit (PDIP) mempertanyakan jumlah dewan yang hadir setidaknya 2/3 dari 50 anggota, ditambah Ketua Badan Kehormatan DPRD (BKD), Master Sembiring melakukan intwrupsi yang minta pimpinan sidang agar menghentikan sementara rapat dengan tujuan menghitung kembali kehadiran anggota dewan. “Interupsi pimpinan, sidang terhormat ini adalah marwah yang

harus dipertangungjawabkan, mohon dihitung berapa anggota dewan yang hadir, ini tidak bisa dibiarkan,” tegasnya. Kemudian pimpinan sidang memerintah staf melakukan penghitungan. Ternyata hanya 26 saja yang hadir, sesuai tatib sedikitnya harus dihadiri 33 orang. Rapat tidak dapat dilanjutkan, karena rapat tersebut untuk pengambilan keputusan dan pengesahan Ranperda. Seketika itu terlihat para staf komisi maupun fraksi serta Kabag Risalah Persidangan, Hasbi berupaya menghubungi para anggota dewan yang bolos, segera hadir agar paripurna bisa dilanjutkan. Sejam kemudian beberepa dewan nongol dan memasuki ruang sidang hingga mencukupi 33 orang.

Dalam pengambilan keputusan mayoritas menyetujui, kecuali Fraksi PKS yang menolak Ranpeda Perizinan Tertentu, terkait izin minuman beralkohol. Sejak awal FPKS menolak disahkannya, izin minuman beralkohol dimasukkan dalam satu paket Perda Perizinan Tertentu. “Kami mempelajari, tidak ada kewajiban semua izin harus dibuat dalam satu Ranperda,”tegas juru bicara FPKS, Hirwal Hafil. Selain itu, PKS memandang tidak perlu dibuat Perda baru tentang alkohol. Karena tidak ada hal signifikan untuk penambahan PAD. "Ranperda izin minuman beralkohol perlu ditinjau dari sudut moral, ekonomi serta sosial budaya," katanya. (TH)

DPRD Sumut Sahkan Tata Cara Pembentukan Perda SEBANYAK 10 fraksi di DPRDSU menyetujui disahkannya Peraturan Daerah (Perda) tentang Tata Cara Pembentukan Perda Provsu. 10 fraksi yakni, Fraksi Demokrat, Golkar, PDI Perjuangan, PKS, PAN, PPP, PDS, Hanura, PPRN, dan Fraksi Gerindra.

P

ersetujuan Perda Tata Cara Pembentukan Perda Provsu tersebut dilakukan dalam sidang paripurna DPRDSU dipimpin Ketua DPRDSU, H Saleh Bangun, Selasa (4/10). "Perda Tata Cara Pembentukan Perda Provinsi Sumatera Utara ini merupakan langkah awal prestasi bagi anggota dewan, yang telah berinisiatif membuat Perda tersebut. Untuk itu, diharapkan dengan adanya Perda tersebut akan mempermudah dalam penyusunan dan pembuatan Perda," kata Saleh Bangun. Dia menekankan, Perda sangat dibutuhkan masyarakat dan pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan sebagai payung hukum dalam menjalankan fungsi dan tugasnya. Salah satu tujuan pembentukan Perda adalah untuk mengatur hal-hal normatif dalam upaya menyejahterakan masyarakat."Di sinilah peran dewan selaku wakil rakyat untuk mewujudkan fungsinya di bidang legislasi dan tugas itu diatur sebagaimana dalam peraturan perundang-undangan," ujarnya. Saleh Bangun menyatakan, dengan dibahasnya Perda tersebut diharapkan dapat menambah semangat anggota dewan dalam menjalankan fungsi legislasi dan meningkatkan

CERIA - Sekretaris FPAN DPRDSU Irwansyah Damanik SE, ceria saat menyerahkan persetujuan fraksinya kepada Ketua DPRDSU H Saleh Bangun. kemampuan dalam legislatif drafting. Sehingga kepercayaan masyarakat yang dititipkan kepada dewan selaku wakil rakyat dapat diemban dengan baik menyangkut fungsi legislasi. Sementara, Ketua Panitia Kerja (Panja) Pembahasan Ranperda DPRDSU tentang Tata Cara Pembentukan Perda Provsu atas nama Balegda Plus anggota DPRDSU sebagai pengusul, Drs H Hasbullah Hadi SH MKn mengapresiasi atas dibahasnya Ranperda Tata Cara Pembentukan Perda Provsu guna menjadi prioritas dalam program legislasi daerah. Prioritas tersebut didasari

atas keinginan untuk membentuk suatu aturan sebagai dasar yuridis formil dan materil dari suatu proses pembentukan Perda. Hasbullah menjelaskan, proses panjang pembentukan perda tentang tata cara pembentukan peraturan daerah Provsu ini telah dilalui sejak Maret 2011. Yakni dari tahap perencanaan, penyusunan, pembahasan, juga melakukan studi banding ke provinsi lain guna mengetahui sejauh mana daerah provinsi lain telah membuat perda tentang tata cara pembentukan peraturan daerah. "Sementara pembentukan

peraturan daerah ini telah diatur peraturan perundangan lebih tinggi yakni, UU No 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah, dan UU No 12 tahun 2011 sebagai pengganti UU No 10 tahun 2004 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan yang baru disahkan pada 12 Agustus 2011. Selain itu, PP No 16 tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan Peraturan DPRD tentang tata tertib DPRD serta Perpres No 1 tahun 2007 tentang pengesahan, pengundangan dan penyebarluasan peraturan perundang-undangan," ujarnya. (UJ)


ACEH MEMBANGUN

Rabu 5 Oktober 2011

RS Cut Meutia Tambah Kelas Aceh Utara-andalas Status Rumah Sakit Umum (RSU) Cut Meutia milik Pemkab Aceh Utara yang berlokasi di Bukit Rata, Kota Lhokseumawe kini naik tingkat dari kelas C menjadi kelas B. Hal itu disampaikan Direktur RSUCM, Anita Syafrida kepada andalas, Selasa (4/10). Dijelaskan, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan melalui Dirjen Binakes yang diterima pada tanggal 3 Oktober 2011 lalu, status Rumah Sakit Umum Cut Mutia Buket Rata, Lhokseumawe, kini menjadi kelas B. Sejalan dengan meningkatnya status, maka semua yang menyangkut dengan pelayanan, peralatan dan pendukung sumber daya manusia rumah sakit juga harus ditingkatkan. "Kami harus siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat sekaligus peningkatan sumber daya tenaga medisnya," ujar

harian andalas | Hal.

14

Salahi Bestek

Anita Syafrida, Direktur RSUCM. Hal ini juga diakui salah seorang anggota DPRK Aceh Utara, Junaidi. Menurut Junaidi, peningkatan status RSUCM dinilai dari kegiatan dan profil rumah sakit dalam tiga tahun terakhir ini. Selain itu ketersediaan sub spesialis seperti empat pelayanan dasar, yang salah satunya fasilitas ruang rawat inap dengan ranjang lebih dari 200 unit. Untuk pembenahan di bidang lainnya, lanjut Junaidi, akan diberi waktu setahun ke depan. "Kita harap peningkatan status ini juga berdampak baik bagi peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Terkait perlengkapan peralatan medis akan diusahakan dari kucuran dana bersama, baik dari APBK Aceh Utara, Propinsi maupun dari Pusat," tutur Junaidi. (UCR)

Pimpro RTH Akhirnya Disidang Langsa-andalas Kasus sidang perdana Ruang Terbuka Hijau (RTH) disidangkan, Senin (3/10) di Pengdilan Negeri Langsa. Sidang tersebut dipimpin Majelis Hakim Lukman Bachmid SH (Ketua), Sulaiman, SH dan Cut Cornelia SH (Hakim Anggota). Menurut Kasubsi Penyidikan Kejari Langsa Umar SH, kasus tersebut bermula pekerjaan yang dilakukan kontraktor dikerjakan asal jadi dan menyalahi bestek dalam pekerjaan Ruang Terbuka Hijau Lapangan Merdeka Kota Langsa. Diakibatkan dalam proyek dimaksud, pimpinan proyek (pimro) Cut Lusiana ST jadi tersangka. "Proyek ruangan terbuka hijau senilai kurang lebih Rp 1,3 miliar itu akhirnya, Pimpinan Proyek (Pimro) PPTK (pejabat pelaksana teknis kegiatan) proyek tersebut, Cut Lusiana, ST sebagai tersangka Pimpro diduga sengaja melakukan pekerjaan proyek yang didanai APBN tahun 2010 lalu, tidak sesuai dengan bestek/RAB yang

sudah ditetapkan oleh PU Provinsi Aceh," kata Kasubsi Penyidikan Kejari L angsa Umar SH. Menurut Umar, Kejaksaan Negeri Langsa sudah melengkapi bukti-bukti tersebut untuk dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Langsa. Kemudian PN Langsa melakukan sidang perdana pada hari Senin (3/10) untuk Cut Lusiana ST pimpro proyek dimaksud. Kemudian tambah Umar, setiap pejabat negara yang menggunakan dana bersumber dari APBN, APBK, DAK, dan Otsus dan merugikan negara, dikenakan Undang Undang Korupsi nomor 31 tahun 1999 yang diubah dengan Undang Undang nomor 20 tahun 2001. "Dengan ancaman hukuman maksimal 20

andalas/suharto

SAL AHI BESTEKSALAHI BESTEK-Ruang Terbuka Hijau Kota Langsa, yang dikerjakan asal jadi atau tidak sesuai Bestek/RAB Dinas PU Provinsi Aceh. tahun penjara," katanya. Persidangan perdana untuk kasus RTH Kota Langsa, Umar menjelaskan, pembo-

rong proyek tersebut atas nama Said Zulkarrnain, ketika persidangan perdana sebelumnya sudah disurati

tidak hadir. Sidang akan dilanjutkan pada hari Kamis (13/10) mendatang. (HARTO)

Pengguna Jasa Angkutan Udara di Aceh Turun

andalas/usman cut raja

TAMBAH KEL ASKELASAS-Rumah Sakit Umum Cut Meutia, Bukit Rata, Kota Lhokseumawe yang telah menambah kelas.

Lhokseumawe Launching Sensus Pajak Nasional Lhokseumawe-andalas Wilayah Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara melaksanakan launching Sensus Pajak Nasional (SPN) di halaman Kantor Pelayanan Pajak Pratama Lhokseumawe, akhir pekan lalu. Launching tersebut dihadiri para Muspida plus Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara. Walikota Lhokseumawe H Munir Usman dalam sambutannya menyebutkan, pelaksanaan SPN merupakan langkah awal dan sekaligus telah diresmikannya pelaksanaan Sensus Pajak Nasional di wilayah Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara. Dengan terlaksananya Sensus Pajak Nasional mempunyai makna yang sangat strategis, karena negara kita yang tercinta ini membutuhkan dana yang sangat besar untuk pembiayaan pembangunan dan biaya untuk jalannya roda pemerintahan secara baik. Anggaran yang dibutuhkan dari tahun ke tahun terus meningkat seiring dengan makin besarnya kebutuhan biaya pembangunan. Penghimpunan dana APBN yang merupakan tugas pokok kementerian Keuangan pada umumnya dan Direktorat Jenderal (Ditjend) Pajak khususnya, merupakan hal yang sangat penting serta akan menjadi persoalan besar andai kata tanpa dukungan dan kerja sama yang baik dari semua instansi pemerintah dan kesadaran

dunia usaha, dalam hal ini Wajib Pajak, untuk melaksanakan kewajiban perpajakannya. H Munir Usman menginstruksikan jajaran pemerintah Kota Lhokseumawe yang bersinggungan langsung dengan objek ini yaitu PBB, agar ikut membantu dan berkoordinasi pelaksanaan SPN ini seperti DPKAD, Camat, Kepala Desa/Geuchik serta petugas PBB yang ada di desa/gampong. Munir juga mengimbau kepada masyarakat Wajib Pajak membantu dan menyukseskan Sensus Pajak Nasional serta memberikan informasi yang baik dan benar kepada petugas sensus. "Kita memakluminya bersama bahwa sesungguhnya tugas dari Direktorat Jenderal Pajak sangatlah berat, akan tetapi sangatlah mulia, namun bila dilaksanakan dengan ikhlas dan dengan niat ibadah dalam mengumpulkan uang pajak untuk Republik ini mulai dari gaji PNS, TNI, Polri, sampai dengan pembangunan sarana dan prasarana yang diperlukan," tambah H Munir Usman. Disisi lain kata H Munir Usman, Pemerintah Kota Lhokseumawe akan mendukung SPN ini sepenuhnya, dan ia sangat yakin dunia usaha akan menunaikan kewajiban pajaknya untuk memberikan "Keadilan" dan "Kesejahteraan" bagi seluruh rakyat Indonesia.(UCR)

Banda Aceh-andalas Jumlah pengguna jasa angkutan udara di Provinsi Aceh melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, pada Agustus 2011 mengalami penurunan sebesar 28 persen. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Aceh Syech Suhaimi di Banda Aceh, Selasa menyatakan, penurunan tersebut akibat musim liburan sekolah sudah berakhir, sehingga jumlah masyarakat Aceh yang menggunakan jasa angkutan udara menurun drastis dibanding pada Juli 2011. Disebutkannya, jumlah penumpang di Bandara Internasional SIM Blang Bintang, mengalami penurunan pada Agustus yakni dari 63.240

Ilustrasi orang pada Juli menjadi 45.245 penumpang. Ia mengatakan, secara umum jumlah penumpang yang menggunakan jasa angkutan periode Januari-Agus-

tus di Bandara Internasional SIM Blang Bintang sebanyak 438.838 orang. Sementara untuk jumlah penumpang dari beberapa bandara di kabupaten/kota di

Aceh yang dicatat secara kumulatif (Januari-Agustus) masing-masing Cut Nyak Dhien (Nagan Raya) sebanyak 24.907 orang dan Lasikin (Simeulue) sebanyak 15.426 orang. Sedangkan bandara lainnya seperti Kuala Batu (Aceh Barat Daya), Rembele (Bener Meriah), Alas Leuser (Aceh Tenggara) dan T Cut Ali (Aceh Selatan) jumlah penumpangnya masih dibawah lima ribu orang. Ia menambahkan, jumlah penumpang internasional yang datang ke Provinsi Aceh melalui Bandara SIM Blang Bintang, pada Agustus juga mengalami penurunan yakni dari 3.769 orang pada Juli menjadi 3.127 orang atau turun sekitar 17 persen.

Marzuki Amin-Hafifuddin Mendaftar Lhokseumawe-andalas Marzuki Muhammad Amin yang berpasangan dengan Hafifuddin bakal calon Wali KotaWakil Wali Kota Lhokseumawe dari jalur perseorangan kembali mendaftarkan diri ke Komisi Independen Pemilihan (KIP) Lhokseumawe, akhir pekan lalu. Pasangan yang pertama mendaftarkan ini diantar oleh puluhan pendukungnya. Pantauan andalas, Marzuki M Amin dan Hafifuddin yang tiba di kantor KIP Lhokseumawe sekitar pukul 14.30 WIB. Pasangan ini langsung menyerahkan berkas pencalonan yang diterima staf kantor KIP. Ketua KIP Lhokseumawe Ridwan Hadi SH lalu

memberi penjelasan kepada pasangan ini tentang data persyaratan yang harus dilengkapi. Bukti dukungan tambahan untuk melengkapi kekurangan bukti dukungan yang belum sah sebanyak 2.687 lembar, menurut Marzuki Amin, akan segera diserahkan ke KIP. "Semua berkas sudah kita sediakan, termasuk bukti dukungan tambahan untuk melengkapi yang belum lengkap sekitar 2.600 lembar lagi, itu segera kita serahkan dengan jumlah dua kali lipat," kata Marzuki Amin didampingi Hafifuddin usai mendaftarkan diri. Sementara Ketua KIP Lhokseumawe Ridwan Hadi mengatakan, jumlah kekurangan duku-

ngan bakal calon Wali Kota-Wakil Wali Kota, Marzuki M Amin dan Hafifuddin yang harus dipenuhi sebanyak 2.687 dukungan. "Maka yang harus diserahkan oleh pasangan bakal calon ini adalah dua kali lipat dari jumlah minimal, yaitu sebanyak 5.374 dukungan," sebutnya. Ridwan menambahkan, semua pasangan balon Wali KotaWakil Wali Kota Lhokseumawe jalur perseorangan harus sesuai ketentuan yang telah ditetapkan dan harus memiliki dukungan sah minimal 5.695. "Semua ketentuan ini harus mareka lengkapi dan penuhi bila tidak calon yang bersangkutan akan gugur," ujar Ridwan.(UCR)

Panti Asuhan Dapat Bantuan Genset Aceh Tamiang-andalas Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Aceh Tamiang menyalurkan bantuan genset (mesin listrik) yang berkekuatan 3000 watt sebanyak 87 unit kepada Desa (Kampung) dan Yayasan Pendidikan Panti Asuhan yang terdapat di lima Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Tamiang, bertempat di halaman Dinas setempat, Selasa (4/10). Bantuan genset ini diberikan Distamben kepada Desa dan Yayasan Pendidikan sebagai wujud kepedulian dinas terhadap persoalan masyarakat sekitarnya. "Bantuan yang diberikan kepa-

da Desa dan Yayasan Pendidikan telah melewati survey lapangan untuk melihat langsung desa yang membutuhkan," jelas Irwansyah ST. Dari survey tersebut, maka bantuan ini dianggarkan pada APBK oleh Distamben. "Memang ada juga sebahagian yang mengajukan proposal bantuan," katanya. Bantuan genset oleh Distamben kepada desa telah menjadi program dalam melayani persoalan masyarakat yang tidak memiliki jalur listrik atau seringnya padam aliran listrik PLN. Yang mendapatkan bantuan dari lima kecamatan, yaitu : Ke-

camatan Manyak Payed dengan 11 desa, Bandar Mulia 5 desa, Sekrak dengan 11 desa, Karang Baru 13 desa dan bendahara 9 desa. Untuk yayasan pendidikan yang mendapatkan bantuan yakni, Pasantren Nasrullah dan Panti Asuhan Al-hakim. Sementara itu, kedua Datok Penghulu Karya dan Mahlil masing-masing Datok Penghulu desa Dagang Setia dan Lhong Manyong Kecamatan Manyak Payed mengatakan, dengan diberikannya bantuan genset tersebut dapat bermanfaat, terutama saat pengajian yang sering padam aliran listrik. (ZHM)

Sedangkan jumlah penumpang internasional yang berangkat sebanyak 2.651 orang atau lebih sedikit dibandingkan dengan jumlah yang datang. Kemudian, jumlah penumpang domestik yang datang ke provinsi ujung paling barat Indonesia itu melalui Bandara Internasional SIM Blang Bintang, pada Agustus sebanyak 19.217 atau lebih rendah dibandingkan dengan jumlah penumpang domestik yang berangkat yaitu sebanyak 20.250 orang. "Jumlah penumpang domestik yang datang dan berangkat pada Agustus 2011 merupakan jumlah penumpang domestik terendah selama periode Januari-Agustus 2011," demikian Syech Suhaimi. (ANT)

Seorang Calhaj Aceh Gagal Berangkat Banda Aceh-andalas Seorang calon jamaah haji (Calhal) Embarkasi Banda Aceh, Zainab binti Bintang Ali (68) yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) tiga asal Kabupaten Aceh Utara gagal berangkat ke Tanah Suci karena sakit. Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banda Aceh, Juniazi di Banda Aceh, Selasa mengatakan Calhaj yang gagal berangkat tersebut berasal dari Trieng Matang Ubi, Lhoksukon, Aceh Utara. "Dia tidak bisa berangkat bersama Kloter tiga karena alasan medis dan yang bersangkutan akan diberangkatkan kembali bersama Kloter lainnya setelah mendapat izin dari tim medis," katanya. Disebutkannya, Calhaj Kloter tiga bertolak dari Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar menuju Arab Saudi sekitar pukul 16.30 WIB sebanyak 324 orang, terdiri ats 143 laki-laki dan 181 perempuan. Hingga hari ketiga pemberangkatan, Embarkasi Banda Aceh telah memberangkatkan sebanyak 974 Calhaj yang tergabung dalam tiga kelompok terbang masingmasing Banda Aceh, Aceh Besar dan Aceh Utara. Pada musim 2011, Embarkasi Banda Aceh memberangkatkan sebanyak 4.803 calhaj yang tergabung dalam 14 kelompok terbang (Kloter). Seluruh calhaj tersebut diterbangkan melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar. Dijelaskannya, Calhaj Embarkasi Banda Aceh musim haji 1432 Hijriah didominasi kaum perempuan yakni sebanyak 2.866 orang atau sebesar 59,6 persen dari jumlah total Calhaj yang berangkat pada musim haji 2011. (ANT)

Penerapan UU Lalulintas di SMK Maimun Habsyah

D andalas/zulherman

PENYULUHANPENYULUHAN-Kanit Patroli Satlantas Aipda Marias sedang memberikan penyuluhan kepada para siswa di SMK Maimun Habsyah.

ALAM program Polisi Saweu Sekulah (Polisi Masuk Sekolah), Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Aceh Tamiang memberikan penyuluhan kedisiplinan berlalu lintas kepada siswa-siswa SMK Maimun Habsyah Kebun Tengah Kecamatan Kejuruan Muda.

Pada acara tersebut, Kanit Patroli Aipda Marias selaku pemateri tentang ketertiban lalulintas memberikan arahan kepada siswa tentang kepercayaan diri siswa agar siswa tetap memiliki rasa percaya diri dan penuh semangat, sebagai anak bangsa dan memiliki rasa syukur kepada Allah SWT. Menurut Kanit Patroli, kegiatan ini telah lama dilaksanakan. "Bukan hanya di sekolah-sekolah, tetapi sudah sampai ketingkat masyarakat

umum, yakni kedesa-desa," kata Marias. Hal ini juga ditegaskan Kasat Lantas AKP M Junaidi Joni, SIK yang turut hadir pada Selasa (4/10) menyampaikan pesan-pesan ketertiban lalulintas. "Acara ini diadakan setiap minggunya, hanya jadwalnya saja yang tidak ditentukan. Bisa saja kita berangkat dengan tim, tiba-tiba ke sekolah yang diinginkan," ujar Kasat sambil tersenyum. Sementara Kepala SMK

Maimun Habsyah Ir Muntasir WD dengan adanya program polisi masuk sekolah ini, menilai positif kegiatan ini serta mengucapkan terima kasih kepada polisi yang telah memberikan arahan kepada para siswanya. "Kita erharap agar kegiatan ini terus berlanjut kepada siswa yang lain, karena yang diberikan penyuluhan saat ini baru para siswa kelas I dan III. Sementara kelas II sedang mengikuti magang (pelatihan). (ZHM)


Rabu

SAMBUNGAN

5 Oktober 2011

BIDIK NOMOR CANTIK .........(Dari Halaman 1) rekening keluarganya, kemudian Fredi, MS alias Tompul, Z alias Zul dan R alias Anto. Ipan sendiri menghuni sel yang sama bersama tersangka Andin, Fredi dan Tompul. Andin sebagai otak kejahatan itu, memakai handphone Ipan pada jam-jam subuh, menjelang pagi. "Karena Andin satu sel dengan Ipan, Andin pakai HP Ipan untuk menghubungi korban," katanya. Setelah berhasil mengelabui korban, Andin kemudian menyerahkan kembali HP tersebut kepada Ipan. Dalam kejahatan ini, Andin mengaku sebagai anak korban yang sedang bermasalah dengan polisi sekaligus polisi. Ipan juga melakukan hal serupa kepada korban dengan mengaku komandannya Andin. "Sehingga Ipan kebagian Rp 5 juta dari Andin, begitu juga dengan tersangka Fredi dan Tompul," katanya. Sementara tersangka Zul dan Anto yang satu sel, bertugas menyediakan rekening. Tersangka Zul dan Anto masing-masing mendapat bagian Rp 3 juta dan Rp 2 juta. "Tersangka Zul meminjam

nanti keluarganya yang menyerahkan uang kepada tersangka," kata dia. Ada Buronan FBI di Tanjung Gusta Di sisi lain, kata Hermawan, sebagian besar napi di Tanjung Gusta melakukan kejahatan penipuan lewat SMS atau telepon di balik jeruji. Bahkan, seorang buronan kejahatan siber (cyber crime) yang sedang diburu Biro Investigasi Federal AS (FBI) adalah napi yang sedang menjalani hukuman di LP Tanjung Gusta. "Di sana ada target operasi FBI. Waktu kami ke sana, memang ada, tetapi belum kami sentuh. Sebab, fokus kami adalah menangkap enam tersangka target operasi kami dulu," kata Hermawan. Menurut Hermawan, buronan FBI tersebut masih menjalani beberapa tahun sisa hukuman karena kejahatan pencurian. Sementara FBI mengejarnya karena menipu melalui internet. "Pelaku tampaknya melakukan kejahatan itu dengan menggunakan telepon seluler BlackBerry," pungkasnya. (DED/BBS)

Setelah kami selidiki informasi ini secara terus menerus selama dua pekan, akhirnya kami lakukan tindakan. Sengaja kami turun dengan jumlah besar untuk mencapai hasil maksimal.” KOMPOL JULI AGUNG PRAMONO SH SIK MHUM KASAT RES NARKOBA POLRESTA MEDAN

Polisi ‘Serangan Fajar’ ke Sarang Narkoba .........(Dari Halaman 1) tiga bulan menggeluti bisnis ganja. ganja seberat 0,28 gram yang disimpan tersangka di bawah kasur tempat tidurnya. Sementara dari tersangka YA disita barang bukti dua paket sabu-sabu,” papar Agung didampingi Wakasat Res Narkoba AKP B Marpaung SH SSos MHum. Lebih lanjut mantan Kapolsek Sunggal dan Kasatreskrim Polres Labuhan Batu itu menjelaskan, operasi subuh itu dilakukan karena pihaknya kerap menerima informasi bahwa di kawasan Jalan Mesjid Taufik banyak beredar narkoba. “Setelah kami selidiki informasi ini secara terus menerus selama dua pekan, akhirnya kami lakukan tindakan. Sengaja kami turun dengan jumlah besar untuk mencapai hasil maksimal,” ujar Agung. Di Mapolresta Medan tersangka Iwan Kentong mengaku sudah

Barang terlarang itu ia peroleh dari IS (DPO). Sedangkan tersangka Udin PU mengaku sudah empat bulan menjual ganja. Dia mengaku “barang dagangannya” itu didapat dari BB (DPO), warga Aceh. Dalam kasus ini tersangka Iwan Kentong dan Udin PU dipersangka dengan Pasal 114 Subs 111 No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat lima tahun dan paling lama 15 tahun serta pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar. "Sedangkan tersangka JA dan YA kita persangka dengan Pasal 111 (1) No 35 Tahun 2009 dan Pasal 112 (1) Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman paling singkat empat tahun dan paling lama 12 tahun serta pidana denda paling sedikit Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar,” jelas Agung.(HER)

KPK Tahan Mantan Bupati Nisel .........(Dari Halaman 1) namun MK justru mengukuhkan Fuahuwusa merupakan calon (incumbent) yang diusung Partai Demokrat dalam pemilihan bupati. Jumlah uang suap hampir Rp 100 juta. Pemberian uang dimaksudkan agar Saut selaku Koordinator Pilkada Wilayah Sumatera Utara mengikutsertakan Fahuwusa sebagai calon Bupati Nisel periode 2010-2016. Sebab, pencalonan Fahuwusa telah dianulir karena tidak memiliki ijazah SMP dan SMA. "Uangnya (suap) juga sudah kami sita," sebut Johan Budi. Mencuatnya kasus dugaan suap ini berawal laporan ke KPK oleh Saut. Anggota KPU Divisi Pengawas itu melaporkan uang dari Fahuwusa sebagai penerimaan gratifikasi. Oleh KPK, Fahuwusa dijerat sebagai tersangka menggunakan Pasal 5 ayat 1 dan atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001. Saat digiring ke mobil tahanan KPK untuk dibawa ke Rutan Cipinang pukul 16.00 WIB, Fahuwusa hanya membisu menutup wajahnya dengan telapak tangan kanannya. Dia tak berkomentar apapun dan langsung masuk ke dalam mobil tahanan KPK saat ditanya tentang penahanannya itu. Sekadar diketahui, Fahuwusa Laia pada Pilkada Nisel tahun 2010 berpasangan dengan Rahmat Alyakin Dakhi. Namun Fahuwusa-Rahmat kalah dari pasangan Idealisman Dachi-Hukuwasa Nduru. Fahuwusa sempat menggugat ke Mahkamah Konstitusi (MK),

kemenangan Idealisman-Hukuwasa. Penahanan Fahuwusa Laia ini menambah daftar nama-nama kepala daerah maupun mantan kepala daerah di Sumut yang pernah 'nyangkut' di KPK. Sebelumnya ada Abdillah (mantan Wali Kota Medan), Ramli Lubis (mantan Wakil Wali Kota Medan), Syamsul Arifin (mantan Bupati Langkat), RE Siahaan (mantan Wali Kota Pematang Siantar), dan Binahati B Baeha (mantan Bupati Nias). Dibawa ke Medan Sementara itu mantan Wali Kota Pematang Siantar RE Siahaan yang berstatus tahanan KPK, Selasa (4/10) dikirim dari Jakarta ke Medan untuk ditahan di Rutan Tanjung Gusta. RE Siahaan tiba di Bandara Polonia Medan sekitar pukul 14.25 WIB dengan menumpang pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-146. Dari Jakarta RE Siahaan dikawal sejumlah petugas KPK. RE Siahaan saat itu tampak tenang dan santai mengenakan kemeja lengan pendek warna coklat muda dipadu celana panjang warna coklat tua. Di Terminal Kedatangan Bandara Polonia, telah menunggu Kapolsek Medan Baru Kompol Doni Alexander, Kapospol Bandara Polonia Aiptu S Sihombing serta sejumlah petugas polisi berpakaian sipil lainnya untuk membawa RE Siahaan ke Rutan Tanjung Gusta dengan mobil tahanan. Kedatangan RE Siahaan dan rombongan di Bandara Polonia, sempat menjadi tontonan masyarakat penjemput dan puluhan mitra kerja Angkasa Pura (AP) II Bandara Polonia. (NET-GUS/RIL)

harian andalas | Hal.

15

Pengirim SMS Mama Minta Pulsa Napi T Gusta .........(Dari Halaman 1) lebih dari lima tahun. Menurut Hermawan, jenis penipuan yang dilakukan pelaku yakni SMS minta pulsa, SMS palsu, transfer rekening, menelpon dan menipu untuk memberitahu anggota keluarga bahwa anaknya terjaring narkoba sehingga meminta dikirim sejumlah uang. Dan yang sedang marak berkembang yakni sedot pulsa. "Ada enam orang tersangka yang melalukan penipuan, dilakukan secara bergiliran," ujar Hermawan di Polda Metro Jaya. Menurut Hermawan, sindikat itu terbilang cukup besar dan mereka melakukannya secara iseng di LP. Kebanyakan dari pelaku mengaku melakukan kejahatan tersebut untuk membiayai keluarganya, karena mereka meru-

pakan narapidana dengan hukuman beragam tetapi di atas 10 tahun. Keenam pelaku yakni AA alias Arliadi Arizal alias Andin, IFR alias Ipan alias Bureng, PT alias Fredi, MS alias Tompul, Z alias Zul, dan R alias Anto. Atas perbuatannya, para tersangka dikenakan Pasal 378 KUHP dan Pasal 28 UU ITE dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara. "Otaknya adalah AA, dia napi 17 tahun penjara, kebetulan tiga bulan lagi mau bebas. Yang menarik dalam kasus ini adalah mengendalikan dalam penjara," kata Hermawan. Korban Andin dan kawankawan adalah Mardi dan ibunya Ny Sarabjit Kaur (66), yang menderita kerugian sebesar Rp 126 juta, setelah komplotan itu mengabarkan bahwa seorang kakaknya ditangkap polisi Polsek Metro Depok dan perlu puluhan juta

rupiah untuk membebaskan dari tahanan polisi. Ketika itu, nomor handphone kakak Mardi tidak bisa dihubungi. Akhirnya, Mardi beserta orang tuanya langsung menghubungi nomor telepon yang mengaku kakak Mardi. Saat itu, pelaku meminta uang Rp126 juta. Setelah mentransfer uang dengan jumlah yang diinginkan, nomor pelaku tidak aktif. Mardi akhirnya menghubungi nomor kakaknya yang dimilikinya, ternyata kakak Mardi sedang melaksanakan operasi di rumah sakit sehingga tidak bisa mengangkat telepon. "Dari situ akhirnya korban sadar dan mengetahui bahwa dirinya telah tertipu," tandas Hermawan. Hermawan menduga, para tersangka telah berhasil mengelabui puluhan korban. "Kalau kita

cek dari SMS-SMS yang dikirimkan, ada ke puluhan orang," kata Hermawan. Menurut dia, keuntungan yang didapat dari hasil kejahatan mencapai miliaran rupiah. "Kalau satu orang saja merugi Rp 126 juta bisa jadi, mereka sudah mendapat miliaran rupiah," kata Hermawan. Guna memastikan berapa banyak hasil kejahatan yang diperoleh tersangka, pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak bank. "Nanti, kita akan minta print out rekening tersangka ke bank," ujarnya. Hermawan mengungkapkan, cara pelaku menyelundupkan handpone ke penjara macammacam, ada yang diselundupkan dengan cara diselipkan pada baju dengan cara membongkar casingnya lebih dulu. Kemudian yang tertinggal hanya bagian mesin,

layar dan keypad saja. “Bahkan ada yang disembunyikan di dalam makanan yang dibawa pembesuk. Sampai ada yang disembunyikan di dalam telur rebus segala,” tutur Hermawan. “Memang sulit juga mengawasi penghuni LP yang jumlahnya sekitar 1.800 napi, 1.200 di antaranya karena kasus narkoba. Sementara petugasnya hanya sekitar 60 orang," tutur Hermawan. Sementara itu, Kepala LP Tanjung Gusta, Suwarso menyebutkan, pihaknya sudah memberikan pernyataan tegas bagi napi untuk tidak menggunakan handphone di dalam Lapas. “Bila kedapatan akan kita sita, jika masih juga kedapatan menggunakan handpone, akan kita beri sanksi, tidak mendapat remisi,” ujar Suwarso. (VIVA/DTC/ANT)

Buka Warung di Posko Evakuasi Korban Pesawat Casa

Dedy, Dapat Berkah di Balik Musibah MUSIBAH jatuhnya pesawat Casa 212-200 milik maskapai Nusantara Buana Air (NBA) di kawasan pegunungan Bahorok, Langkat, hingga menewaskan semua penumpang dan awak pesawat, Kamis (29/9) lalu, membuat banyak orang berduka. Namun di balik musibah itu, masih ada berkah bagi segelintir orang kecil, salah satunya seperti yang dirasakan Dedy (25) dan keluarganya. Sejak musibah terjadi dan Lapangan SMPN 1 Bahorok menjadi posko bagi tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, PMI, medis, dan lainnya, ia pun membuka warung makanan dan minuman di depan rumahnya yang persis dekat dengan posko. Hampir setiap hari dari mulai pagi hingga dini hari, warungnya dipenuhi pembeli. Dedy dibantu istri, mertua, dan adik iparnya, pun cukup dibuat sibuk melayani para pembeli. Selama beberapa hari membuka warung, Dedy mengaku mendapatkan untung yang cukup lumayan untuk menambah penghasilan keluarganya. "Rata-rata (untung) Rp200 ribu lah bang per hari, bahkan bisa lebih," sebut Dedy malumalu, saat ditanya andalas, Minggu (2/10) lalu. Namun yang membuat Dedy dan keluarganya merasakan berkah dari terjadinya musibah

andalas/dony syahputra

WARUNG DADAKAN–Terlihat suasana di warung dadakan milik Dedy di dekat posko evakuasi korban pesawat Casa yang jatuh di pegunungan Bahorok, Langkat. pesawat Casa ini bukan cuma itu. Dedy dan keluarganya bangga karena rumahnya yang sederhana itu pernah dijadikan tempat istirahat dan rapat para pejabat penting saat proses evakuasi. Sejumlah pejabat yang pernah singgah ke rumah keluarga Dedy di antaranya Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro, Pangdam I Bukit Barisan Mayjen TNI Paulus Lodewijk, Kepala Basarnas Marsma Daryatmo, Bupati Langkat Ngogesa Sitepu, dan Bupati Aceh Tenggara Hasanuddin . "Tak pernah saya bermimpi dan mengkhayal kalau kursi tamu

rumah saya yang jelek dan usang ini diduduki oleh para pejabat seperti mereka. Apakah ini yang dinamakan musibah membawa berkah, tak tahulah," tutur Basinah, mertua Dedy yang mengaku peristiwa ini tak akan dia lupakan sampai hayatnya PHDI Berkabung Sementara itu dua penumpang pesawat Casa 212 yang jatuh di daerah Bahorok, Tirnau Karsu dan Siwa Sanbugan ternyata adalah calon pengurus Parisadha Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Sumut yang akan dilantik pada 12 Oktober mendatang. “Keduanya merupakan calon

pengurus PHDI di periode mendatang. Kejadian ini benarbenar membuat temantemannya di kuil maupun PHDI berkabung,” kata Ketua PHDI Sumut Naran Sami, kepada andalas di Medan, Selasa (4/10). Bahkan, kata Naran Sami, Tirnau Karsu merupakan salah seorang pendiri Kuil Ganesa umat Hindu di Jalan Karang Sari, Medan, satu-satunya kuil yang diresmikan Dirjen Agama Hindu. “Mereka berdua baru terpilih pada satu bulan yang lalu melalui Musyawarah Daerah PHDI. Tirnau Karsu terpilih sebagai wakil ketua dan Siwa Sanbungan sebagai bendahara,” ungkap

Naran Sami. Senin kemarin keluarga besar PHDI, lanjut Naran Sami, telah menggelar doa bersama di rumah duka hingga mengantar almarhum ke tempat peristirahatan terakhir yang diperabukan di Kuil Hindu, Deli Tua. Selama ini Tirnau Karsu dan Siwa Sanbugan juga aktif mengikuti sejumlah kegiatan sosial membantu warga kurang mampu tanpa memandang ras, suku,agama dan etnis. ”Jadi wajar jika seluruh masyarakat Medan dari berbagai etnis ikut hadir dan berkabung untuk mereka di saat prosesi kremasi," tambahnya. (DN/SIONG)

Izin Terbang Pesawat NBA Dibekukan .........(Dari Halaman 1) perawatannya," ungkapnya. Setelah membekukan izin NBA, Kemenhub menawarkan kepada maskapai penerbangan lain untuk mengisi rute penerbangan NBA. "Kita berharap maskapai lain yang memiliki kelebihan pesawat seperti Merpati, Susi Air, bisa mengisi rute perintis yang ditinggalkan NBA," kata Gumay. Hery menyebutkan tahun 2011, NBA mendapat 20 rute penerbangan perintis di Sumatera, 5 rute di Kalimantan. serta ada juga di Sulawesi, NTT, dan Maluku

Selatan. Enam Tas Korban Pascapenyerahan seluruh jasad korban ke keluarga masingmasing, Kepolisian Sektor Deli Tua mengamankan enam buah tas milik korban yang dibawa dari lokasi jatuhnya pesawat ke RSUPHAM, Minggu (2/10) lalu. Namun siapa-siapa pemilik keenam tas itu, belum diketahui. Kapolsek Deli Tua Kompol SP Sinulingga didampingi Kanit Reskrim AKP Semion Sembiring saat dikonfirmasi andalas, Senin (3/10) membenarkan pihaknya mengamankan enam tas milik korban pesawat naas.

Rencananya tas-tas tersebut diserahkan ke maskapai NBA untuk mengetahui siapa pemiliknya. Keenam tas itu yakni merek Pollo Classic warna hitam cokelat dengan handle cabin, merek Desley warna abu-abu, merek Polo Club warna hitam, tas cewek merek Prado Milano warna putih, dan dua tas cewek merek Turati Club warna hitam. Sementara itu menanggapi kekecewaan keluarga korban yang menilai lambatnya proses penyelamatan dan evakuasi para korban, Ketua KBPP Polri Langkat M Jend Edward Hutabarat mengimbau agar keluarga korban tidak menim-

pakan kesalahan kepada tim penyelamat yang menurutnya sudah berusaha maksimal. “Yang jadi masalah karena cuaca yang buruk dan beratnya medan yang harus ditempuh,” ujar Jen yang turut menyaksikan upaya evakuasi yang dilakukan tim penyelamat di posko gabungan, di Lapangan SMP Negeri 1 Bahorok, kemarin. Bahkan para anggota tim penyelamat juga sempat dikabarkan tersesat di hutan belantara Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Bahorok. "Penyebabnya, ya diduga karena sengaja disesatkan para mahluk halus dari kerajaan bunian penguasa hutan Bahorok. Itu cerita

mistis yang boleh percaya boleh tidak," ujarnya. Jen juga mengaku bersyukur karena ORARI Sumut bisa membantu proses pencarian pesawat naas. Refiter 14.612 + Mhz (plus) di Desa Telaga digunakan Tim BASARNAS untuk jaringan komunikasi. “Saat proses pencarian di hutan, ternyata tidak satu pun frekuensi radio yang bisa menembus kecuali frekuensi dan refiter ORARI,” ujar Jen yang juga Wakil Ketua ORARI Binjai-Langkat dengan kode YC6OJH didampingi Ketua dr H Agusnadi Tala (YB6HSZ), dan Sekretaris H Soeyatno (YB6HSS). (NET-GUS/STP/BD)

Ayu Ting Ting Buka Lowongan Pencari Alamat .........(Dari Halaman 1) Terkadang di acara televisi, mereka bersenandung lirik Alamat Palsu, "di mana..di mana..di mana..". Putri pasangan Umi Khalsum dan Abdul Razak bercerita, lagu Alamat Palsu tersebut dirilis pada 2007. “Waktu kelas 3 SMP itu, aku sempat mengeluarin album pertama judulnya 'Geol Ajep Ajep'. Nah di situ ada lagu Alamat Palsu. Lagu itu sudah lama banget, tapi baru sekarang booming-nya,” beber dara kelahiran Depok, 20 Juni 1992 itu. Lagu yang begitu terkenal tersebut diciptakan oleh Dadani Endi yang bermukim di Tasikmalaya. Ayu sungguh

terkejut Alamat Palsu sangat populer sekarang. Lirik lagunya termasuk sederhana. Nadanya pun terbilang sendu mendayu. Tidak ada tarian heboh. Namun keserderhanaan lirik itulah yang menjadi pemikat lagunya sehingga enak didengar, ditambah alunan vokal Ayu yang lucu dan manja. Aktris yang juga pedangdut Julia Perez (Jupe) menilai kehadiran Ayu Ting Ting menjadi angin segar bagi dunia hiburan, dan musik dangdut khususnya. Dara berusia 19 tahun ini mengaku tidak menyangka lagunya bakal booming. “ Ini sudah kayak mimpi. Yang jelas senang banget, benar-benar

bersyukur banget dan jarang ada lagu dari 2007, tapi baru meledaknya sekarang. Jarang juga orang yang tahu lagu, tapi penyanyinya enggak tahu. Alhamdulillah yang ini mereka tahu,” ujarnya. Pemilik nama asli Ayu Rosmalina ini bilang, popularitas yang dia dapat merupakan hasil jerih payah dan kerja kerasnya, ia juga berjanji tidak akan memakai tari-tarian erotis dan lebih ingin menjadi dirinya sendiri bila berada di atas panggung. Jadi PNS Jadi artis terkenal membawa perubahan besar dalam kehidupan Ayu. Tak cuma wajahnya kini dikenal luas, pendapatannya pun langsung

meroket. Kabarnya, untuk sekali tampil di panggung, Ayu memasang tarif Rp30 juta. Meski berhasil meraih sukses menjadi penyanyi terkenal, diamdiam Ayu Ting Ting memiliki cita-cita yang belum kesampaian. Ayu ingin, suatu saat bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) seperti ayahnya. Ia berharap jika suatu saat karir keartisannya tak lagi gemilang, keinginan terpendamnya itu bisa terwujud. “Kalau sudah nggak di hiburan, dan aku selesai kuliah, aku mau jadi PNS, seperti Ayahku,” kata Ayu, seperti dinukil dari Vivanews.com. Awalnya, Ayu sangat menginginkan dirinya bisa menjadi seorang pramugari. Namun, postur tubuhnya yang

mungil membuat niatnya menjadi urung. Keinginannya meraih citacita sebagai pramugari pun pupus dan lebih memilih terjun di dunia hiburan. Demi meraih cita-cita tersebut, Ayu kini fokus meniti karir di dunia musik. Begitu sibuknya, Ayu terpaksa melakukan cuti panjang untuk kuliahnya. “Awalnya saya nggak niat ambil cuti. Tapi saya lihat, jadwal padat banget saya bingung. Saya absen kalau nggak masuk percuma, jadi saya cuti dulu. Saya akan fokus dengan karir saya dulu, meski pendidikan tetap yang utama,” kata Ayu, yang tengah menempuh pendidikan manajemen ekonomi di Universitas Gunadarma semester tiga. (DED)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Rabu, 5 Oktober 2011 | No: 1996/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

INDAH DEWI PERTIWI

Konser Franky Sahilatua Untuk Indonesia Digelar!

MESKIPUN sudah tenar, namun Indah Dewi Pertiwi tetap rutin les vokal. Baginya tak ada kata cukup dalam belajar sampai kapanpun. Menurutnya dengan terus berlatih vokal akan menambah ilmu dalam penguasaan hal teknis di menyanyi. "Aku kepingin jadi lebih baik lagi, jadi buat aku belajar akan terus seiring perkembangan diriku. Jadi jangan pernah bosan buat belajar. Kalau ada waktu luang latihan vokal, latihan dance sampai saat ini," ujarnya. Dalam seminggu Indah membutuhkan 3-4 kali latihan apabila waktunya kosong. Namun dia sering menambah jam latihannya setiap hari sembari beraktivitas. "Sambil nyetir nyanyi, terus lagi mandi nyanyi, itu bentuk latihan juga. Saat 1 jam itu lebih pendalaman tekniknya aja," paparnya saat dijumpai di RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Kamis (29/9). Selain berlatih vokal, Indah juga melakukan pantangan seperti menjauhi minum air dingin. Pasalnya hal itu akan membuat suaranya serak. "Jadi aku jauhin gorengan dan es-es begitu. Jadi itu bagus buat kesehatan. Bahkan aku tergoda, pada awalnya sekarang jadi agak takut makan begitu. Soalnya aku orangnya gampang serak dan radang tenggorokan," pungkasnya.(KPL)

BUAT Anda yang menggemari karyakarya seniman Franky Sahilatua bersiaplah untuk menikmati kembali lagu-lagu musisi yang telah pergi meninggalkan kita. Tanggal 6 Oktober mendatang, konser bertajuk Franky Sahilatua Untuk Indonesia rencananya akan digelar di Graha Budaya Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat. "Hajatan ini banyak dikolaborasi sebagai acara keluarga yang dikomandani mba Anti, istri almarhum dan Ken anaknya, berbagi kalangan dan teman-teman almarhum akan datang seperti artis dan politisi. Jadi betapa seorang yang memiliki rentang pergaulan yang panjang, jadi untuk teman-teman artis dan seniman, istilahnya Syahrini sesuatu banget untuk Indonesia," ujar ketua panitia pelaksana, Ferry Mursidan Baldan, saat jumpa pers di Safari Cafe, Jl KH Ahmad Dahlan 88, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (4/10). Adapun dengan dibuatnya konser mengenang Franky ini adalah untuk membangun semangat untuk membangun bangsa seperti halnya seringkali dilakukan oleh Franky semasa hidupnya. "Ya meski beliau tidak ada, semangat untuk membangun negeri ini tetap terjaga, momentum ini yang kita angkat, kita juga memilih lagu yang aktual yang menunjukkan siapa almarhum Franky sesungguhnya, menyampaikan cita-citanya dan juga sosoknya yang begitu mencintai istri dan anaknya, kekaguman kepada tokoh dan lagu yang sesuai dengan suasana mewakili rakyat kita," ujar Ferry. Sebanyak hampir 20 lagu akan dinyanyikan para musisi dalam konser Franky Sahilatua untuk Indonesia itu. Beberapa musisi yang bergabung antara lain Glen Fredly, Andre Hehanusa, Edo Kondologit, Tri Utami dan lain-lain. (KPL)

Ungu: Fans Tulang Punggung Kita MESKI banyaknya band atau boyband yang terus bermunculan di tanah air, Ungu tak menganggap bahwa itu merupakan pesaing mereka. Bagi Ungu ini hanyalah dinamika dalam industri musik. "Kita gak mikirin itu. Namanya juga perjalanan ada dinamikanya, kalau hari ini naik, mungkin besoknya turun. Yang penting eksis," papar Enda sambil tertawa saat dijumpai di IRadio, Sarinah Plaza, Jakarta Pusat, Senin (3/ 10). Lebih lanjut Enda menambahkan jika Ungu saat ini sudah tak mengikuti pasar. Pun dia tetap memperhatikan permintaan fansnya agar mereka bisa tetap nyaman bersama Ungu. "Kita mikir fans adalah tulang punggung kita banget. Itu adalah yang kita jaga sampai sekarang," ujarnya yang diimbuhi oleh Pasha. "Cliker tingkat loyalitasnya masih tinggi, mungkin kita gak bisa mengontrol satu-satu. Tapi dalam pandangan kita, itu adalah cerminan dari Clikers yang lain, kita apresiasi banget. Paling gak enam tahun terakhir mereka tertata rapi," tukasnya.(KPL)

Robert Pattinson Pertahankan Tahta Pria Terseksi Seperti dalam filmnya, Taylor Lautner sepertinya harus sekali lagi mengaku kalah pada Robert Pattinson terkait 'selera wanita'. Apalagi, kalau sudah berurusan dengan predikat Pria Terseksi! Dalam polling yang digelar majalah Glamor, pemeran vampir dalam TWILIGHT ini berhasil mempertahankan gelar Pria Terseksi yang diterimanya tahun lalu. Alhasil, Taylor harus rela gigit jari karena sekali lagi mendapat peringkat tepat di bawah Pattinson. "Robert harus berjuang keras untuk posisi teratas ini, bersaing dengan rekannya, dan polling membuktikan betapa cinta para

fans TWILIGHT masih sangat kuat. Dan sepertinya akan semakin menguat jika BREAKING DAWN dirilis bulan depan," tulis majalah ini, menanggapi kemenangan berturut-turut sang aktor. Melengkapi posisi lima besar, Robert dan Taylor ditemani oleh Johnny Depp, David Beckham, dan Zac Efron. Sementara, beberapa pria 'baru' juga masuk dalam daftar pria terseksi, seperti Pangeran Harry yang berada di posisi 10, Jim Sturgess pada posisi 24 dan aktor SHERLOCK, Benedict Cumberbatch di posisi 33.(KPL)

Ridho Roma Ngaku Dekat dengan Michelle Adlen ANAK “Raja Dangdut� H Rhoman Irama, Ridho Rhoma tidak menampik dirinya melakukan pendekatan dengan model sekaligus aktris pendatang baru, Michelle Adlen. Namun kedekatan yang terjalin dengan Michelle, diakui putra Raja Dangdut Rhoma Irama itu, hanya sebatas film terbarunya, Sajadah Ka'bah. "Kita memang dekat sebelum syuting film, tapi dekat itu juga untuk membangun chemistry aja

biar pas akting enggak kaku," ujar Ridho saat ditemui di Kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan, Senin (3/10) malam. Untuk membangun chemistry yang lebih dalam, Ridho sengaja menggaet Michelle untuk menjadi model video klip single terbaru grup bandnya, Soneta 2, yang mengambil lokasi di Prancis. "Karena kedekatan itu, untuk dapat feel, dalamin karakter dengan Michelle, jadi tidak terlalu sulit," aku Ridho.

Ditanya lebih jauh mengenai kedekatannya dengan Michelle, Ridho mengaku hanya menganggapnya sebagai teman seperti halnya Cathy Sharon. "Cathy teman saya, begitu juga Michelle. Dan mereka punya kelebihan dan kekurangn masingmasing dan saya senang bisa bekerjasama dengan mereka berdua," tandasnya.(NET)


Harian Andalas 05 Oktober 2011