Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Rabu, 1 Juni 2011 | No: 1898/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Berseloroh, OB BRI Tewas Tertembak Polisi andalas/irwan ginting

Medan-andalas Office boy (OB) Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Putri Hijau Medan, Darmawan Muhammad (21), tewas tertembak senjata SS-1 milik Briptu Viko Panjaitan, anggota Ba Sat Pamovit Polresta Medan, Selasa (31/5) sekira pukul 16.00 WIB.

PERIKSA–Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu bersama Tim Pengawas Barang Beredar (TPBB) saat memeriksa produk-produk nonpangan di Medan, Selasa (31/5).

Sidak Barang Beredar Nonpangan

Mendag Temukan Sejumlah Produk Menyalah di Medan Medan-andalas Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Selasa (31/ 5) menemukan sejumlah produk menyalahi ketentuan saat memimpin Tim Pengawas Barang Beredar (TPBB) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah tempat di Medan untuk memeriksa berbagai produk non pangan. Mendag turun bersama jajarannya dari Kementerian Perdagangan serta Dinas Per-

indag Sumut dan Medan ke Kawasan Industri Medan (KIM) Mabar, ke Medan Amplas, dan sejumlah tempat lainnya. Berbagai produk menyalahi ketentuan tentang SNI yang ditemukan Tim TPBB antara lain produk kipas angin merek Neo National yang diproduksi PT Neo National di Jalan MG Manurung, Amplas, Bersambung ke Hal. 15

ANEH tapi NYATA

Telinga Jadi Sarang Semut

andalas/rony muharrman

AMANKAN– Sejumlah petugas kepolisian memasang garis pengaman di lokasi tertembaknya Darmawan, office boy Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI) Jalan Putri Hijau, Medan, Selasa, (31/5). Tampak keluarga korban menangis usai mendengar kabar kematian korban (kiri).

Bersambung ke Hal. 15

Sindikat Jual Bayi di Medan Terbongkar

Nomor Ujian Ganda Warnai SNMPTN

• Enam Peserta Tidak Hadir, Satu Peserta Gagal Ujian SEORANG gadis berusia 16 tahun asal Taiwan tak bisa menahan sakit di bagian dalam telinganya. Ia terpaksa mengunjungi dokter untuk mencari tahu masalah di balik telinganya yang memerah dan bengkak. Seperti dikutip dari mirror. co.uk, gadis itu tercengang

melihat hasil pemeriksaan. Tak menyangka ada puluhan semut yang masih hidup bersarang di bagian dalam telinganya. Dr Hung Yuan-Tsung, Kepala Divisi Otolaryngology Taipei City Hospital, menemuBersambung ke Hal. 15

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan hari libur nasional memeringati Kenaikan Isa Almasih, maka Harian andalas tidak terbit pada Kamis, 2 Juni 2011. Harian andalas akan kembali hadir ke tangan pembaca setia pada Jumat, 3 Juni 2011. Demikian harap maklum. REDAKSI

Dari informasi yang dihimpun wartawan, warga

Medan-andalas Hari pertama pelaksanaan ujian Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN) di Medan, diwarnai adanya nomor ujian ganda. Hal ini dialami peserta yang mendaftar di Universitas Sumatera Utara (USU), Selasa (31/5). Tiga orang peserta yakni Yessi Herlina yang seharusnya mengikuti ujian di Polmed, Doni Purwanto di FKG USU, dan Robert Kennedy di Agronomi USU, terpaksa mengikuti ujian di ruang Panitia Lokal SNMPTN di CIKAL USU, Jalan Dr Mansyur Medan. Berdasarkan ketera-

ngan yang dihimpun wartawan, ketiga peserta saat memasuki ruangan ujian ternyata sudah ada peserta lain yang menempati kursi mereka. Setelah dicek, kartu ujian mereka ternyata sama. "Yang berbeda hanyalah pas foto dan nama saja," kata salah seorang panitia. Ketua Panitia Lokal SNMPTN USU Prof Zulkifli Nasution mengatakan hal ini terjadi akibat human eror. Menurutnya, terjadinya nomor ujian ganda ini masih wajar. "Coba dihitung saja. PeBersambung ke Hal. 15

foto-foto: andalas/hs poetra

SNMPTN–Ratusan calon mahasiswa mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Auditorium USU, Medan, Selasa (31/5). Bagi yang sedang sakit disediakan tempat untuk mengikuti ujian di Cikal USU, Jalan Dr Mansyur, Medan.

Pemilik Rumah Bersalin dan Seorang Bayi Diamankan

Medan-andalas Satuan Renakta Direktorat Reserse Kriminal Polda Sumut berhasil membongkar sindikat perdagangan bayi di Kota M e d a n yang diduga melibatkan pengelola sebuah rumah bersalin. Keberhasilan ini setelah aparat kepolisian yang dipimpin Kanit I UPPA Kompol Fransisca Munthe menggerebek sebuah rumah bersalin di Jalan Perjuangan, Helvetia, kemarin. Dari Rumah Bersalin "Dewi Sri" tersebut, petugas mengamankan dokter yang sekaligus pemilik rumah bersalin beserta dua orang perawat dan seorang putrinya. Tak haBersambung ke Hal. 15

Kurs dan Harga Logam Mulia, 31 Mei 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 9210 1323 12341 14181 1103

Beli 9114 1309 12215 14037 1091

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 105 2853 6964 8580

Beli 104 2821 6892 8494

Perampokan CIMB Niaga Diatur dari Lapangan Sepak Bola

A Jaja Miharja Fadillah

KSI perampokan Bank CIMB Niaga yang dilakukan belasan kawanan bersenjata api hingga menewaskan seorang anggota Brimob Poldasu pada 18 Agustus 2010, ternyata dirancang dari hasil dua kali rapat di lapangan sepak bola. Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan perkara perampokan Bank Cimb Niaga dan penyerangan Mapol-

sek Hamparan Perak di Pengadilan Negeri Medan, Selasa (31/5) siang. Dua terdakwa yang didakwa terlibat aksi perampokan tersebut, Robi Pahutan dan Abdul Gani kembali didudukkan di kursi pesakitan untuk didengarkan kesaksiannya. Dalam sidang kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Medan yang terdiri dari Rudolf Valentino,

Maswarni, dan Randi Hamongan Tambunan, menghadirkan dua saksi mahkota masing-masing Marwan alias Wak Geng dan M Choir alias Butong. Di hadapan Majelis Hakim yang dipimpin Karto Sirait, Marwan mengaku sebelum melakukan aksi perampokan, mereka sempat dua kali Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15


MEDAN KITA

Rabu 1 Juni 2011

harian andalas | Hal.

2

Wali Kota Medan Jangan Hanya Evaluasi

andalas Reformasi Total Manajemen RSU Pirngadi Lugas & Cerdas

PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

Medan-andalas Rencana Wali Kota Medan Drs Rahudman Harahap yang akan mereformasi manajemen RSUD dr Pirngadi dinilai tepat. Rencana itu diharapkan segera direalisasikan guna meningkarkan perbaikan manajemen rumah sakit Pemko Medan itu ke depan. “Rencana reformasi manajemen rumah sakit Pirngadi itu sudah tepat. Jangan hanya sekadar dievaluasi, tapi memang sudah layak direformasi total. Karena selama ini, manajemen masih belum mampu menangani berbagai persoalan rumah sakit baik internal maupun eksternal,� kata anggota Komisi B DPRD Medan Bahrumsyah yang dihubungi

wartawan, Selasa (31/5). Berbagai permasalahan saat ini selalu menyelimuti rumah sakit milik pemerintah tersebut, Bahrumsyah mencontohkan seperti penyediaan alat kesehatan yang masih bermasalah. Walaupun alatnya sudah lengkap tapi tidak difungsikan dengan baik. Selain itu juga Kerja Sama Operasional (KSO) dengan pihak ketiga dinilai bermasalah. Hal ini diperparah lagi dengan tenaga honor yang overload, namun belum professional. Padahal jumlah tenaga keperawatan masih kurang dan banyak lagi yang tidak sesuai dengan tupoksi (tugas pokok dan fungsi). Permasalah tersebut, sambung politisi PAN ini buka itu saja. Ia menilai, banyaknya mahasiswa yang belajar di RS Pirngadi namun tidak ditata dengan baik mengakibatkan hakhak privasi pasien menjadi terganggu. “Saya pikir memang wajar Walikota Medan mereformasi total, mulai dari pucuk

pimpinan. Gantinya, harus dicari pejabat struktural yang sudah berpengalaman dalam mengelola suatu SKPD sekelas RS Pirngadi,� ujarnya. Pejabat struktural yang layak, lanjut Bahrumsyah tidak hanya mampu mengatasi berbagai persoalan, tapi juga membuat pasien yang datang berobat ke RS Pirngadi merasa nyaman. “Rumah sakit ini pelayanan publik. Jadi, publik harus terasa dilayani,� katanya. Selain itu, pimpinan juga harus mampu konsolidasi internal. Tentunya, seseorang yang memiliki latarbelakang kesehatan dan manajemen rumah sakit serta mempunyai komitmen untuk membenahi rumah sakit dari berbagai sisi. “Kita ingin Baperjakat Pemko Medan benar-benar berfungsi menyeleksi orangorang yang memang layak menjadi pemimpin di SKPD itu. Kalau bisa lakukan fit and propertes bukan berdasarkan suka atau tidak,

Sumber Air Baku Makin Kritis Medan-andalas Pertambahan penduduk secara terus menerus di kota Medan berpengaruh besar terhadap kebutuhan akan air bersih. Padahal, sumber air baku semakin sedikit seiring kerusakan sungai. Artinya, kondisi ini merupakan masalah besar yang harus dihadapi saat ini. Demikian dikatakan Sekretaris Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Sumatera Utara (Sumut) Ahmad Rifai Dalimunthe kepada wartawan, Selasa (31/5)

SEHUBUNGAN hari libur nasional Kenaikan Yesus Kristus pada Kamis, 2 Juni 2011, maka pada Jumat 3 Juni 2011, seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kabupaten/kota se-Sumatera Utara kembali diliburkan, alias cuti bersama. Ketentuan cuti bersama tersebut dikeluarkan Pelaksana Tugas Gubsu, H Gatot Pujo Nugroho ST melalui Surat Edaran Nomor 800/10713/BKD/II/ 2011 perihal perubahan hari libur nasional dan cuti bersama tahun 2011, tanggal 27 Mei 2011. Surat Edaran Plt Gubsu didasarkan pada Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Nomor 03 Tahun 2011, Nomor Kep.135/ MEN/V/2011, dan Nomor SKB/02/M.PAN/5/ 2011, tanggal 20 Mei 2011. Seluruh PNS di Sumatera Utara khususnya serta Indonesia pada umumnya, jelas akan sangat terhibur dengan banyaknya hari libur tersebut. Dengan adanya cuti bersama yang ditetapkan pemerintah itu, PNS kembali akan libur panjang sejak Kamis hingga Minggu (empat hari). Hampir dapat dipastikan para PNS sangat terhibur dengan banyaknya hari libur tersebut. Pasalnya, selama bekerja mereka kerap disuguhi dengan pekerjaan yang menyita tenaga dan pikiran. Belum lagi, banyaknya ketidakpastian yang tengah merebak di instansi pemerintah. Apalagi, suasana pemerintahan di pusat beberapa waktu belakangan ini, lebih sering menyajikan berita yang kurang mengenakkan bagi rakyat. Ada sms gelap beredar, dan muncul pula kisruh di internal Partai Demokrat, yang juga menyita pikiran Presiden SBY. Belum lagi gonjang-ganjing di seputar penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, yang tidak pernah jelas ujung pangkalnya, yang membuat rakyat semakin apatis dengan agenda reformasi yang dijalankan pemerintah. Karenanya, banyaknya hari libur akan menjadi hiburan tersendiri bagi PNS dan juga masyarakat pada umumnya. Namun, di sisi lain banyaknya hari libur juga membutuhkan hiburan, yang kerap menguras isi kantong dan tabungan masyarakat. Di sisi lain, banyaknya hari libur yang membuat PNS terhibur itu, tidak dengan sendirinya akan memberikan perasaan yang sama kepada rakyat non-PNS, yang notabene harus tetap bekerja untuk menjamin asap dapurnya tetap mengepul. Bagi rakyat kelas bawah (grass-root) banyaknya hari libur, justru potensial akan membuat mereka merasa 'terkubur', sebab peluangnya untuk memperoleh tambahan rezeki bisa mengalami penurunan atau bahkan tertutup sama sekali. Untuk itu, kita berharap kiranya pemerintah bisa mencarikan alternatif solusi, agar hari libur yang panjang itu tidak hanya memberikan hiburan bagi kalangan PNS semata, melainkan juga bisa membuat seluruh rakyat merasa terhibur....!(**)

di Aula Dinas Infokom Provsu. Dikatakan pertumbuhan penduduk yang semakin tinggi seharusnya diiringi ketersediaan sumber air baku. Tetapi pada kenyataannya, sumber air baku seperti di Kota Medan saat ini semakin kritis. Masalah ini, lanjut Ahmad, tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. “Faktor-faktor yang membuat bisa karena ulah kita juga, sehingga terjadi kerusakan sungai,� ujarnya.(WAN)

Merusak Pagar Rumah Hakim

LSM TRALINDO Minta Wali Kota Copot Oknum Camat Medan Tuntungan

EDITORIAL

Terhibur di Hari Libur

apalagi suap menyuap,� tegas Bahrumsyah. Sementara itu, Direktur RSUD dr Pirngadi Medan dr Dewi Fauziah Syahnan SpTHT saat dikonfirmasi melalui Kasubag Hukum dan Humas Edison Peranginangin MKes tidak mau berkomentar soal rencana Walikota Medan mereformasi manejemen rumah sakit tersebut. “Semuanya tergantung kebijakan Walikota Medan,� kata Edison menirukan ucapan direktur. Dewi juga enggan berkomentar apakah selama ini manajemen RSUD Pirngadi yang dipimpinannya selama ini tidak bagus. Dia juga tidak menjawab apakah memang pelayanan kepada pasien selama ini tidak bagus. Tapi, kata Edison, jika dilihat dari sisi jumlah kunjungan pasien selama ini tidak berkurang. “Jumlah pasien rawat inap maupun rawat jalan tidak berkurang. Apalagi sudah diterbitkannya JPKMS. Kalau belum ada JPKMS, memang ada penurunan kunjungan,� kata Edison. (YN)

andalas/rony muharrman

PERBAIKAN – Pekerja memperbaiki rel kreta api yang rusak dikawasan Jalan Pandu, Medan, Senin (30/5). Perbaikan dan perawatan ini rutin dilakukan pihak PT Kereta Api Indonesia, demi kenyaman dan keselamatan pengguna jasa Kereta Api.

Ahmad Ikhyar Hasibuan Anggota PAW DPRDSU Medan-andalas Ahmad Ikhyar Hasibuan dilantik menjadi anggota pengganti antarwaktu (PAW) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara mengantikan Amarullah Nasution yang mengundurkan diri. Prosesi pelantikan dilaksanakan pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Sumut dipimpin ketuanya H Saleh Bangun didampingi para wakil ketua H Chaidir Ritonga, M Affan, Sigit Pramono Asri dan H Kamaluddin Harahap, Selasa (31/5). Pelantikan juga dihadiri Asisten IV Setdaprov Sumut Asrin Naim, Kepala Inspektorat Provsu H Nurdin Lubis SH MM, Kadis Kehutanan Ir JB Siringo-ringo, beserta unsur muspida dan pejabat di lingkungan Pemprov Sumut itu ditandai dengan pengambilan sumpah yang dipandu langsung Saleh Bangun. PAW anggota DPRD Sumut dari Partai Demokrat itu didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 161.12-242 Tahun 2011 tertanggal 6 April 2011.SK Mendagri tersebut terbit menyusul permohonan pengunduran diri Amarullah Nasution dari keanggotaannya di DPRD Sumut. Asisten IV Setdaprov Sumut

andalas/ist

DILANTIK–Ketua DPRDSU H Saleh Bangun saat memimpin pelantikan anggota PAW DPRDSU, Ahmad Ikhyar Hasibuan. Asrin Naim berharap Ahmad Ikhyar Hasibuan dapat melanjutkan tugastugas yang selama ini diemban Amarullah Nasution. "Peran dan fungsi DPRD Sumut yang sangat strategis diharapkan dapat bersinergi dengan Pemprov Sumut dalam membangun daerah dengan tujuan menyejahterahkan masyarakat. Ikhyar Hasibuan tentu diharapkan ikut mengambil peran dalam pencapaian tujuan ini," katanya. Ia juga berharap Ikhyar Hasibuan yang sebelumnya juga menjadi anggota DPRD Sumut periode 2004-2009 dapat melanjutkan kerja

sama yang baik dengan jajaran Pemprov Sumut. "Kami tentu berharap kerja sama yang baik dan kemitraan yang selama ini telah terjalin dapat menjadi lebih baik lagi di masa datang," katanya. Sementara Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun pada kesempatan itu berharap Ahmad Ikhyar Hasibuan dapat langsung beradaptasi dengan gerak langkah dewan. "Harapan kita anggota PAW yang baru dilantik bisa langsung menyesuaikan diri, apalagi Ahmad Ikhyar sudah berpengalaman menjadi anggota dewan," katanya. (UJ)

Medan-andalas Ketua LSM Transparansi Anggaran Lintas Instansi Indonesia (TRALINDO) Drs Redihman Damanik meminta Walikota Medan Rahudman Harahap segera mencopot Edward Sembiring Ssos sebagai Camat Medan Tuntungan dan jabatan Illyan C Simbolon S.STP sebagai Lurah Laucih. Karena tindakannya dalam hal pembongkaran pagar rumah DR IR M Indah Ginting MM di Jalan Jamin Ginting No 85-87 Medan, Km 13 Kel Lau Cih Kecamatan Medan Tuntungan selain sudah menyalahi tugas dan fungsinya juga melanggar hukum karena telah melakukan pengerusakan. “Oknum camat dan lurah seperti ini tidak perlu dipertahankan Wali Kota karena pengetahuan mereka sangat minim dan kesadaran hukumnya juga tidak ada,� jelas Redihman Damanik menjawab wartawan, Senin (30/ 5) ketika ditanya tanggapannya soal pembongkaran pagar rumah Hakim Ad Hoc Pengadilan Perikanan-Pengadilan Negeri Medan DR IR M Indah Ginting MM yang dinilai terlalu arogan dan melampui tugas dan kewenangannya selaku camat dan lurah. Menurut Damanik, pembongkaran yang dilakukan kedua pejabat tersebut bersama petugas Sat Pol PP Pemko Medan, pada tanggal 9 Februari 2011 sekira pukul 10.00 WIB tidaklah memiliki dasar hukum atau peraturan yang berlaku. Bilapun, ada warga yang keberatan atas pemagaran tembok tersebut sebagai alasan mestinya sejak dari awal dan dibuktikan dengan pembayaran ganti rugi sebagian tanah tersebut yang dijadikan sebagai jalan sekolah SMA Negeri 17. “Dan bila sudah bermasalah hendaknya diselesaikan lewat jalur hukum, bukan main hakim sendiri dan lantas melakukan pengrusakan. Jelas perbuatan tersebut tindak pidana pengerusakan dan tindak pidana memasuki pakarangan rumah tanpa izin,� ujar

Damanik didampingi Sekjen TRALINDO Irwan Ginting SH. Karena hal ini sudah dilaporkan, sambung Damanik, pihak kepolisian juga harus menghentikan segala kegiatan dan aktifitas di atas areal tanah tersebut agar tidak timbul permasalahan baru. Artinya, diharapkan pihak kepolisian segera memprosesnya secara hukum demi mendapat kepastian hukum dan terciptanya rasa keadilan. Jangan ada interpensi dan ada upaya mengulur-ulur waktu. “Proseslah kasus ini dengan prosedur dan hendaknya ditangani dengan cepat, tepat dan terang benderang. Jangan karena lurah dan camat yang dilaporkan, pihak kepolisian segan untuk memanggil dan memprosesnya seolah-olah ada kesan melindunginya. Bukankah setiap warga negara Indonesia sama kedudukannya di mata hukum,� jelas Damanik. Menurut Damanik, bila lama prosesnya tidak tertutup kemungkinan akan terus ada upaya untuk merekayasa dan pembenaran tindakan pembongkaran pagar tersebut oleh oknum Lurah Laucih dan Camat Medan Tuntungan dengan dalih untuk kepentingan masyarakat melalui surat pernyataan yang dibuat warga. “Karena hal ini juga sudah dilaporkan ke DPRD Medan Cq Komisi A-DPRD Medan pada tanggal 3 Maret 2011 lalu, kita berharap selain oknum camat dan lurah dicopot juga ditangkap agar ada efek jera sehingga ke depannya mereka lebih taat hukum,� tandas Damanik. Sementara itu, menurut DR IR M Indah Ginting MM meski sudah dilaporkan ke polisi, aktifitas secara diam-diam tetap ada dilakukan dengan cara menaruh batu timbunan di areal tanah yang akan dibuat jalan. Artinya, eksen pihak kepolisian di lapangan belum ada untuk melarangnya sehingga timbul lagi permasalahan baru. (WAN)

irwan ginting/andalas

RUBUH – Reruntuhan pagar rumah Hakim Ad HocPengadilan Perikanan-Pengadilan Negeri Medan DR IR M Indah Ginting MM yang dirusak dan dirobohkan Satpol PP Medan di Jalan Jamin Ginting No 85-87 Medan, Km 13 Kel Lau Cih Kec Medan Tuntungan.


MEDAN KITA

Rabu 1 Juni 2011

harian andalas | Hal.

3

Pemerintah Harus Kendalikan Iklan Rokok Medan-andalas Yayasan Pusaka Indonesia mengharapkan pemerintah dapat mengendalikan iklan rokok di Tanah Air yang dinilai mulai mengkhawatirkan karena kurang mendidik dan mempengaruhi anakanak. "Iklan selama ini justru seperti mendorong anak-anak untuk merokok," kata Koordinator Divisi Anak dan Perempuan Yayasan Pusaka Indonesia Fatwa Fadillah di Medan, Selasa. Harapan itu disampaikan Yayasan Pusaka Indonesia terkait peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Yayasan Pusaka Indonesia menilai pola konsumsi rokok belakangan ini mulai mengkhawatirkan karena telah menjadi gaya hidup. Padahal berdasarkan data organisasi kesehatan dunia (World Health Organization/WHO), terdapat satu orang perokok yang meninggal dunia setiap 6,5 detik. Dari riset yang dilakukan WHO juga diketahui bahwa kegiatan merokok yang dimulai dari remaja dan terus mengonsumsi tembakau selama dua dekade akan meninggal dunia sekitar 20 tahun lebih awal. Bahkan lebih mengawatirkan lagi, berdasarkan penelitian "Economic Analysis on Tobacco Use", sebuah lembaga yang meneliti pengonsumsian tembakau, di Indoensia terdapat 427.948 perokok yang meninggal dunia pada tahun 2001. "Berarti, rokok membunuh penghisapnya rata 1.172 orang per hari," katanya. Karena itu, kata Fatwa, pihaknya sangat meng-

harapkan pemerintah dapat mengendalikan iklan rokok. Hal itu disebabkan iklan yang ditampilkan selama ini kurang mendidik, bahkan terkesan mendorong anak-anak dan remaja untuk menggunakannya. Kondisi itu muncul karena produsen rokok selalu menampilkan tema-tema yang menjadi impian remaja seperti sosok yang gaul, macho, berani, dan percaya diri jika mengonsumsi rokok. Ironisnya, promosi dan iklan rokok itu tidak mengenal tempat, mulai dari kegiatan olahraga, musik, bakti sosial, kegiatan pendidikan, hingga acara keagamaan. "Melihat ancaman yang demikian besar pada anak-anak, perlu dilakukan langkahlangkah pengendalian iklan rokok," katanya. Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Yayasan Pusaka Indonesia Edy Ikhsan mengatakan, sebenarnya pemerintah telah mengetahui bahaya rokok bagi kehidupan dan kesehatan manusia. Namun sayangnya pemerintah terkesan selalu melidungi industri-industri rokok dengan berbagai alasan, termasuk dengan pertimbangan pemasukan negara atau pendapat asli daerah. Ia mencontohkan keberadaan iklan rokok di Kota Medan yang bertebaran di berbagai lokasi, bahkan terkesan "merampas" wilayah-wilayah yang seharusnya menjadi fasilitas umum. "Medan telah menjadi kota yang 'ramah' dengan rokok, bukan merepresentasikan kota yang ramah terhadap anakanak," katanya. (ANT)

Mendesak Laboratorium Pemeriksaan Penyakit HIV Komisi A DPRD Medan Kunker ke LP Tanjung Gusta Medan-andalas Komisi A DPRD Kota Medan meminta kepada Pemerintah Kota (Pemko) Medan segera menyediakan pusat konseling dan laboratorium pemeriksaan penyakit HIV/ AIDS di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tanjung Gusta Medan. Hal itu guna mengantisipasi penularan penyakit yang mematikan tersebut. Demikian disampaikan Ketua Komisi A DPRD Kota Medan Ilhamsyah saat melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke LP Tanjung Gusta Medan, Selasa (31/5). Ilhamsyah menyebutkan bahwa minimnya kesadaran masyarakat binaan yang ada di LPdan kurangnya upaya pencegahan, menjadi salah satu penyebab merebaknya penyakit HIV/AIDS di lembaga pemasyarakatan. “Kita mengetahui bahwa warga binaan yang masuk ke LP Tanjung Gusta merupakan orang sakit. Sakit dalam artian karena terjadinya penyimpangan dalam kehidupan sosial bermasyarakat, salah satu akibat penggunaan narkotika dan obat-obatan (Narkoba) dengan jarum suntik yang diindikasikan merupakan cara cepat penularan AIDS serta melalui hubungan seks bebas,� kata Ilhamsyah. Untuk itu perlu peran aktif dari pihak LP untuk merangsang kesadaran warga binaan untuk berkonsultasi dan memeriksakan kesehatan warga binaan agar bisa dilakukan pencegahan terhadap penyakit yang merupakan momok menakutkan itu. “Pencegahan HIV/AIDS sekarang ini menjadi sorotan DPRD Medan, karena itu kami minta agar ini menjadi perhatian bersama

termasuk Pemko Medan kita minta agar bisa menyediakan pusat konseling dan laboratorium pemeriksaan penyakit HIV/AIDS di LP ini,� ujar Ilhamsyah. Dalam kunjungan kerja Komisi A DPRD Medan tersebut turut hadir Wakil Ketua Komisi A Surianda Lubis, Sekretaris Burhanuddin Sitepu serta anggota Aripay Tambunan, Porman Naibaho, Damai Yona Nainggolan, Parlindungan Sipahutar. Kunjungan tersebut langsung diterima oleh Kepala LP Tanjung Gusta Medan Suwarso. Ilhamyah menambahkan, guna mendukung pencegahan merebaknya penyakit menular baik itu di LP dan khususnya di Kota Medan, perlu ada Peraturan Daerah (Perda) tentang pencegahan dan penanggulangan penyakit HIV/AIDS guna menekan bertambahnya penderita baru, karena berimplikasi hukum bagi pihak yang menularkan penyakit mematikan itu. “Dan saat ini Perda itu sedang kami godok di DPRD Kota Medan,� tegasnya. Ilhamsyah menilai, Perda tersebut nantinya cukup efektif untuk meredam dan mencegah penularan penyakit HIV/AIDS bila diterapkan secara konsisten serta bila pemerintah daerah memiliki komitmen kuat dalam melaksanakan butirbutir Perda dimaksud. “Meski sumber HIV/AIDS sendiri masih sulit diputus seperti penularan melalui jarum suntik dan seks bebas, namun dengan adanya Perda membuat penertiban bisa jadi akan lebih mudah,� ujarnya seraya meminta kepada pihak LP Tanjung Gusta nantinya dapat membantu dalam penerapannya. (BEN)

Plt Gubsu tak Hadir, Rapat Paripurna LHP BPK Ditunda Medan-andalas Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara dengan agenda penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI, terhadap APBD Sumut Tahun Anggaran 2011 ditunda pelaksanaannya. Penundaan itu terkait dengan ketidakhadiran Plt Gatot Pujo Nugroho yang berada di Kalimatan. Wakil Ketua DPRD Sumut, H Kamaluddin Harahap, seyogyanya rapat paripurna digelar, Selasa (31/5). Namun hal itu ditunda karena karena Plt Gubsu IKLAN |

Gatot Pujo Nugroho tidak dapat hadir. "Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho tidak dapat hadir karena sedang berada di Kalimantan untuk menghadiri peringatan Hari Bakti Sosial," kata H Kamaluddin Harahap menjawab Starberita (Andalas Group) di Gedung DPRD Sumut, Selasa (31/5). Penundaan ini, sebut Kamaluddin, berdasarkan surat permohonan Plt Gubsu, sehingga pelaksanaan rapat paripurna dijadwalkan kembali di Badan Musyawarah (Bamus) yang direncanakan akan digelar pada 6 Juni 2011. (STAR BERITA.COM)

andalas/hs poetra

ANTI ROKOK – Aktivis peduli dampak rokok melakukan aksi simpatik di Bundaran air macur Majestik, Medan, dalam kampanye memperingati Hari Anti Tembakau se-Dunia, Selasa (31/5). Mereka meminta agar pemerintah Kota Medan membuat regulasi daerah tentang kawasan tanpa asap rokok.

Perubahan Peruntukan Jalur Hijau Menjadi Pusat Bisnis

Walhi Sumut Siapkan Gugatan Hukum Medan-andalas Kebijakan Pemerintah Kota Medan melakukan perubahan peruntukan kawasan jalur hijau menjadi pertokoan dan pusat perdagangan yang disetujui DPRD Medan bakal tak berjalan mulus. Pasalnya, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut akan menempuh jalur hukum karena kebijakan tersebut dikategorikan perbuatan melawan umum karena melanggaran Undang-Undang No 26 tahun 2011 tentang penataan ruang. “Sekarang saja, jumlah ruang terbuka kita khususnya jalur hijau kurang dari 20 persen yang amanatkan dalam UU No 26 tahun 2007 itu. Itu untuk wilayah Kota Medan, tapi kenyataannya DPRD Medan mengesahkan apa yang dijadikan sebagai jalur hijau menjadi kawasan bisnis atau pertokoan,� kata Jaya Arjuna dihubungi wartawan di Medan, Selasa (31/5).

Jaya Arjuna menilai seharusnya DPRD Medan sebagai lembaga legislatif menekankan pada eksekutif atau Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk memenuhi 20 persen jalur hijau dan bukan menguranginya. Apapun alasan yang disampaikan legislatif tersebut, harus dilihat dari sisi lain yakni UU dan aturan lain. “Artinya, sama dengan orang yang melanggar hukum karena aturan yang ada tidak dilaksanakan dan malah dilanggar. Itu sama halnya dengan yang dilakukan DPRD Medan, karena itu semua amanat UU No 26 tahun 2007. Perbuatan melawan hukum artinya pidana dan bisa diancam hukuman penjara 1 tahun. Semuanya jelas diatur dalam UU itu termasuk sanksi bagi yang melanggar,� ujarnya. Menurut Jaya, rekomendasi hasil yang diberikan setiap fraksi di DPRD Medan dengan membuat beberapa catatan untuk keputusan persetujuan dinilai sikap banci. “DPRD Medan itu banci, itu alasannya saja dan itu alasan yang banci. Mereka membuat beberapa syarat dan catatan untuk dipatuhi namun tetap menyetujui, kan sama dengan keputusan dan sikap banci,� sesalnya. Disisi lain, Direktur Eksekutif Walhi Sumut Syahrul Manik yang dihubungi

terpisah menyaakan, sangat menyayangkan sikap yang diambil DPRD Medan dalam keputusan persetujuan perubahan peruntukan jalur hijau tersebut. DPRD Medan harusnya menekan Pemko Medan bahwa ruang terbuka hijau harus disediakan dan wajib. “Kita sangat menyayangkan hal itu. Kita akan mengkaji keputusan tersebut karena sangat berbanding terbalik dengan apa yang diminta dan wajib dalam UU 26 tahun 2007. Kita akan mengkajinya, dan itu memang perbuatan melawan hukum,� jelasnya Syahrul. Dia menegaskan Walhi akan segera mengajukan gugatan hukum dengan upaya judicial review atas putusan yang sudah dibuat DPRD Medan. Namun, gugatan hukum akan dilakukan setelah Ranperda RTRW Medan, Ranperda RTRW Provinsi dan Ranperda RTRW Nasional disahkan. “Kita akan dalami dan pelajari putusan itu. Termasuk upaya gugatan hukum akan kita ajukan setelah RTRW Medan, Provinsi dan Nasional sudah disahkan. RTRW ini akan menjadi refrensi kita untuk mengajukan gugatan hukum berupa judicial review atas putusan yang diambil DPRD Medan untuk dibatalkan,� ujarnya.

117 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik

Aparatur Pemerintah Dibutuhkan Mental Kerja Baja Medan-andalas Pemerintah Kota Medan saat ini mulai melakukan berbagai pembenahan sumber daya manusia guna mendukung program kerja Wali Kota Medan Drs Rahudman. Aparatur pemerintah yang dibutuhkan saat ini adalah yang memiliki mentak kerja baja bukan bermental tempe dan cengeng. Demikian ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Syaiful Bahri saat 117 pejabat struktural Pemerintah Kota Medan atas nama Wali Kota Medan di Gedung Dharma Wanita Jalan Rotan Medan Petisah, Selasa (31/5). Ke 117 orang pejabat struktural yang dilantik itu adalah pejabat setingkat eselon III dan VI, diantaranya sebanyak 2 orang kepala kantor, 2 orang kepala bagian, 5 seketaris satuan kerja perangkat daerah (SKPD), 9 orang Sekretaris camat, 24 orang kepala bidang, dan kepala seksi dan kepala UPT sebanyak 75 orang. Syaiful Bahri dalam arahannya mengatakan pergantian pejabat struktural di jajaran Pemerintah Kota Medan ini merupakan suatu pembinaan kepada aparatur pemerintah dalam rangka lebih mengefektifkan struktural Pemerintahan Kota Medan. Kepada seluruh pejabat eselon III dan IV yang baru dilantik juga diminta agar dapat menum-

buhkembangkan komitmen kerja dan prilaku yang positif di lingkungan kerja masing-masing guna memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. “Kepada pejabat yang baru dilantik saya minta agar bekerja sesuai fungsi dan tugas masing-masing. Sebagai aparatur pemerintah dibutuhkan mental kerja baja, bukan mental tempe dan cengeng,� kata Syaiful Bahri., Selain itu, sambung Syaiful Bahri juga diharapkan kepada pejabat yang baru dilantik agar dapat memahami dan menjabarkan visi-misi Wali Kota Medan Rahudman Harahap yang sudah dicanangkan. “Saya minta kalian (pejabat yang dilantik) harus lebih proaktif melihat seluruh permasalahan yang terjadi di tengah-tengah masyarakat. Bekerjalah dengan iklas melayani masyarakat, tidak perlu banyak komentar,� kata Syaiful. Pelantikan ke 117 pejabat setingkat eselon III dan IV tersebut dilakukan berdasarkan SK Wali Kota Medan Nomor 821.2/1122.K tanggal 31 Mei 2011, tentang pemberhentian dan pengangkatan pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Dalam acarara pelantikan itu, turut dihadiri sejumlah kepala SKPD, Camat, dan Kabag di jajaran Pemko Medan serta keluarga pejabat yang baru dilantik. (BEN)

Sebelumnya, walau masuk kawasan jalur hijau, DPRD Kota Medan secara sah telah mengganti fungsi jalur hijau menjadi milik dan kepentingan pribadi. Delapan fraksi di DPRD Medan mengeluarkan rekomendasi persetujuan atas 10 titik lahan yang akan dirubah fungsi walau disertai dengan catatan khusus seperti pendapat Fraksi PDIP pada, Senin (30/5). Diantara 10 usulan perubahan peruntukan yang masuk kawasan jalur hijau antara lain tersebut merubah peruntukan tanah dan fungsi jalur hijau seperti perubahan peruntukan tanah dari jalur hijau menjadi pertokoan/perdagangan di atas lahan seluas 22.965 meter persegi di Jalan Karya Wisata, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor dengan Surat Walikota No 593/8324 tanggal 29 April 2011. Selanjutnya, satu lahan yang cukup besar yakni revisi perubahan peruntukan surat keputusan Walikota Medan nomor 593/058.K/2011 tentang perubahan peruntukan tanah di jalur hijau menjadi pertokoan/pergudangan di Jalan T Cik Ditiro, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Petisah di atas tanah 2.778,3 M2 dirubah dari jalur hijau ke kawasan pertokoan dan pergudangan. (BEN)

Dana Bantuan Negara Untuk Parpol Tetap Diharapkan Medan-andalas Kalangan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Utara tetap mengharapkan dana bantuan negara bagi partai politik. Bahkan wakil rakyat itu menilai tidak adil jika bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Penerimaan dan Belanjan Daerah (APBD) itu dihentikan. "Bahkan sangat tidak adil, karena ormas-ormas dan LSM-LSM saja dapat dana pembinaan dari negara," ujar Sekretaris Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut Mulkan Ritonga ketika menjawab antara di Medan, Selasa, (31/ 5). Sebelumnya, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Jimly Asshiddiqie menyebutkan parpol sebaiknya tidak menerima dana dari negara yang bersumber dari APBN atau APBD untuk menghindari penyalahgunaan. "Sebaiknya kita hentikan APBN untuk partai politik. Kalau memang diperlukan, caranya anggaran bukan langsung untuk partai," katanya dalam diskusi yang mengangkat tema "Partai Politik Menggerogoti Anggaran Negara" yang berlangsung di Jakarta, Senin (30/5). Jimly menilai anggaran dari negara yang dikucurkan langsung ke parpol rawan untuk disalahgunakan. "Ini penting, jangan sampai kita beri lahan untuk korupsi politik," katanya. Menurut Mulkan Ritonga, sudah merupakan tugas pemerintah melakukan pembinaan terhadap parpol. Jika parpol tidak lagi menerima dana pembinaan, maka peran pemerintah tersebut otomatis akan hilang. "Jadi di mana letak peran pemerintah. Tidak lagi menerima anggaran pembinaan sama saja dengan memutus hubungan parpol dengan konstituennya," ujar anggota Komisi C DPRD Sumut itu. Sementara itu, Penasihat Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut H Eddi Rangkuti justru mengaku bingung dengan pernyataan yang dikemukakan Jimly Asshiddiqie. "Saya bingung. Apa yang akan disalahgunakan jika bantuan dana pembinaan yang diterima parpol tidak seberapa. Penyalahgunaan baru bisa terjadi jika dana yang diterima parpol sangat-sangat banyak dan melebihi kebutuhan," katanya. Ketua Komisi C DPRD Sumut itu mencontohkan, PDI Perjuangan di Sumut hanya mendapat bantuan sebesar Rp260 juta per tahun. Besaran bantuan itu diperoleh dari jumlah anggota DPRD Sumut dikalikan Rp20 juta. "Dari 13 anggota Dewan dari PDI Perjuangan di DPRD Sumut, kita hanya terima bantuan Rp260 juta per tahun. Bantuan sebesar itu bahkan tidak cukup untuk membayar listrik, air bersih dan biaya pegawai, sehingga tidak ada bagian yang dapat disalahgunakan," katanya. Menurut politisi senior PDI Perjuangan itu, yang perlu dibenahi sesungguhnya adalah manajemen bantuan berikut sistem pertanggungjawabannya. "Jadi jangan parpolnya yang dikorbankan. Sejauh ini ormas-ormas atau LSM-LSM justru mendapatkan bantuan yang lebih besar, padahal parpol memiliki tugas utama memberikan pendidikan politik dan demokrasi kepada masyarakat," ujar Eddi Rangkuti.(ANT)


HUKUM & KRIMINAL

Rabu 1 Juni 2011

Poldasu Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Gula Selundupan  8 Saksi Sudah Diperiksa Termasuk Pemilik Gudang MMKC Medan-andalas Kepolisian Daerah Sumatera Utara hingga, Selasa (31/ 5) belum menetapkan seorangpun tersangka kasus dugaan penyelundupan gula pasir di salah satu gudang di kawasan Mabar, beberapa waktu lalu. Paska pengungkapan kasus dugaan gula selundupan itu, Penyidik Bidang Ekonomi Direktorat Reskrimsus Polda Sumut sedikitnya telah memeriksa 8 orang saksi termasuk kepala atau pemilik gudang MMKC. “Sudah delapan orang saksi yang kita periksa, termasuk kepala gudang MMKC dan petugas instansi terkait,” kata Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Sumut, AKBP Raden Heru Prakoso kepada wartawan, Selasa (31/5) tanpa merinci identitas terperiksa karena masih berstatus saksi. Sebelumnya, Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Sadono Budi Nugroho mengatakan, pengungkapan gudang gula diduga selundupan tersebut masih dalam penyelidikan pihaknya. Penyidik sedang melakukan pemeriksaan terhadap dokumen dari Bea dan Cukai

(BC) Belawan. Selain itu, dokumen gula pasir diduga selundupan yang ditaksir mencapai ribuan ton itu juga sedang diperiksa Polda Sumut. Gudang penyimpanan gula pasir impor di kawasan Mabar itu telah dilak (police line) oleh Polda Sumut untuk dijadikan barang bukti, sehingga gula-gula tersebut tidak dapat di distribusikan. Penangkapan tersebut dilakukan setelah petugas mendapat informasi bahwa dokumen Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) selaku importir gula sudah kedaluwarsa atau habis masa berlakunya. Sumber di Mapolda Sumut menyebutkan, izin impor PPI sudah kedaluwarsa sejak April 2011, tapi mereka memasukkan puluhan ribu ton gula itu pada 11 Mei 2011 melalui Pelabuhan Belawan, sehingga gula yang diimpor itu tanpa dokumen sah alias diselundupkan. “Karena tanpa dokumen yang sah, polisi kemudian melak seluruh barang bukti tersebut,” kata sumber, menduga pihak Bea Cukai Belawan terlibat dalam meloloskan puluhan ribu ton gula itu. (HER)

Polsek Medan Kota Bekuk 14 Penjudi Togel dan Narkoba Medan-andalas Petugas Reskrim Polsek Medan Kota yang menggelar operasi penyakit masyarakat (Ops Pekat) di wilayah hukumnya sejak 29 April hingga Senin (30/5) sedikitnya membekuk 14 penjudi togel dan narkoba. Namun, dari ke-14 tersangka yang ditahan hanya 11 orang sedangkan selebihnya dipulangkan karena hanya sebagai pembeli togel. “Ada 14 tersangka sebenarnya yang kita tangkap dari pelaku judi togel dan narkoba. Tapi, dua tersangka togel kita pulangkan, karena hanya sebagai pembeli,” jelas Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandy Sinurat SiK kepada wartawan, Selasa (31/5). Kata Sandy, selain judi dan narkoba, pihaknya juga menyita sebanyak 100 botol minuman keras (miras) dari sejumlah penjual di wilayah

hukumnya. Untuk kasus togel, pihaknya menahan penulis, sub agen dan agen, sedangkan pembeli dipulangkan. Kendati demikian, pihaknya tetap mengintensifkan pemberantasan judi di wilayah hukum Polsekta Medan Kota sesuai dengan atensi atasan. “Kita tetap komit untuk memberantas peredaran judi, karena ini memang perintah pimpinan,” katanya. Selain tersangka, dalam Ops pekat tersebut, pihaknya menyita barang bukti lima unit telepon seluler (HP), uang Rp 500 ribu, pulpen dan kertas rekap. Sedangkan untuk kasus narkoba, disita tiga paket kecil sabu-sabu dan perangkat alat hisapnya. “Dari ke-14 tersangka tersebut, 11 diantaranya merupakan pelaku judi togel, sedangkan narkoba hanya tiga orang,” terang Sandy. (HER)

Nelayan Mencuri Diamankan Polisi Belawan-andalas Nasaruddin (29) warga Jalan Ujung Tanjung, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan diamankan polisi karena dituduh mencuri meteran air tetangganya. Di Mapolsek Belawan Nasaruddin mengaku nekad mencuri karena butuh uang. Namun saat menjalankan aksinya, Nasaruddin tak menyangka kalau aksinya diketahui orang yang langsung melaporkannya ke Polsek Belawan.

Nasaruddin yang pada saat itu sempat diamankan di kantor lurah setempat langsung diboyong polisi ke Mapolsek Belawan guna pemeriksaan lebih lanjut. Kapolsek Belawan Kompol AH Pulungan ketika dikonfirmasi melalui Kanitreskrim, AKP Jono Sirait, Selasa (31/5) membenarkan ada memeriksa tersangka terkait pencurian meteran air di Kelurahan Bagan Deli, Medan Belawan dan saat ini tersangka diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. (DP)

Tiga Pejabat Pemkab Batu Bara Diperiksa Jakarta-andalas Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus, Selasa memeriksa tiga pejabat Pemerintah Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, sebagai saksi dugaan pembobolan uang pemkab tersebut di Bank Mega. "Penyidik pada Jampidsus melakukan pemeriksaan terhadap tiga saksi," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Noor Rahmad, di Jakarta, Selasa (31/5). Ketiga saksi yang diperiksa itu, yakni, Zulhendri (Kabag Hukum Pemkab Batubara), Sakti Alam (Plt Sekretaris Pemkab Batubara), dan Edi Yusuf Sinaga (Bendahara Penerimaan Pemkab Batubara). Kejagung sebelumnya menetapkan tiga tersangka kasus tersebut, yakni, Yos Rauke sebagai kepala Dinas Pendapatan Daerah Pemerintah Kabupaten Batu Bara, dan Fadil Kurniawan, bendahara Pemkab Batu Bara. Serta Direktur PT Pacific Fortune Management, Rahman. Dikatakan, ketiga pejabat Pemkab Batu Bara tersebut diperiksa di Gedung Bundar Kejagung sejak Selasa (31/5) pagi dan sampai sekarang masih menjalani pemeriksaan. Soal apakah nantinya akan

ditetapkan sebagai tersangka, ia menjelaskan soal penetapan tersangka itu merupakan kewenangan penyidik. "Yang jelas, mereka diperiksa saat ini sebagai saksi," katanya. Sebelumnya, Kejagung pada Senin (30/5) malam menahan Direktur PT Pacific Fortune Management, Rahman, di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba Cabang Kejaksaan Agung. Kasus tersebut bermula pada September 2010 ketika tersangka Yos Rauke berkenalan dengan Itman Hari Basuki (Kepala Cabang Bank Mega Jababeka Cikarang) di sebuah kafe di daerah Jaksel. Dalam pertemuan tersebut, Itman menawarkan jasa perbankan dari Bank Mega berupa jasa bank yang lebih tinggi dari bank lainnya untuk deposito per tiga bulan. Selanjutnya tersangka menyetorkan uang tunai sejumlah Rp80 miliar sebanyak enam kali. Setelah disetorkan ke rekening Bank Mega, selanjutnya kedua tersangka mencairkan deposito uang sejumlah Rp80 miliar untuk disetorkan ke dua perusahaan sekuritas melalui rekening Bank BCA dan Bank CIMB Niaga, yaitu Pacific Fortune Management dan Nobel Mandiri Investment. (ANT)

harian andalas | Hal.

4

Bandar Togel Lolos dari Sergapan Polisi  Mobil berikut Senjata AirSoft-Gun Milik Tersangka Ditinggalkan Tanah Karo-andalas Pria AG (45) yang disebut-sebut bandar judi toto gelap (togel), Tanah Karo lolos dari sergapan petugas Opsnal Polres Karo di sebuah perladangan Desa Kuta Rakyat, Kecamatan Naman, Karo, kemarin. Dalam pelariannya, AG terpaksa meninggalkan mobil pribadinya jenis Toyota Kijang BK 1143 LS di lokasi penyergapan. Guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut, mobil tersebut disita sebagai barang bukti. Sedangkan AG tetap menjadi buronan Polres Karo dalam kasus judi. Kanit Opsnal Polres Karo, Ipda Oscar S Setjo ketika dikonfirmasi andalas, Senin (31/5) di ruang kerjanya membenarkan upaya penangkapan pria yang diduga sebagai bandar judi togel itu. “Kita gagal meringkus AG. Dia berhasil meloloskan diri. Namun dalam upaya penangkapan itu, Kita berhasil menyita sejumlah barang bukti milik AG berupa satu unit mobil Toyota Kijang,” kata Oscar. Menurut Oscar, dari dalam mobil AG, polisi menemukan barang bukti lain berupa sepucuk senjata AirSoftGun, tas hitam berisi sebilah senjata tajam, sebungkus peluru jenis mimis, sebuah KTP atas nama dan lima

andalas/lamhot situmorang

BARANG BUKTI KASUS JUDI - Kanit Opsnal Polres Karo, Ipda Oscar (kananduduk) didampingi Ipda R Hartono memperlihatkan barang bukti milik AG, pria yang disebut-sebut bandar judi togel. Sedangkan (kanan) mobil pribadi Jenis Toyota Kijang BK 1143 LS milik AG yang ditinggalkan ketika polisi mengejarnya. lembar kertas rekapan angka togel. Upaya penangkapan AG, kata Oscar merupakan pengembangan dari tersangka HAS (38) yang ditangkap Sabtu, kemarin. HAS merupakan anggota sindikat judi togel yang diduga dikelola AG. Perannya sebagai juru tulis (jurtul). Dari tersangka HAS, polisi mendapat keterangan bahwa dirinya menyetor hasil judinya kepada AG.

Keterangan tersangka HAS sama dengan sejumlah informasi yang didapat pihak kepolisian. Dalam perburuannya, polisi menerima informasi bahwa AG berada di salah satu tempat di Desa Kuta Rakyat, Kecamatan Naman Teran, Karo. Mendapat informasi tersebut, Selasa (31/5) sekira pukul 10.00 WIB sejumlah personel Satreskrim Polres Karo dipimpin langsung Kanit

Opsnal, Ipda Oscar dan Kaurbin, Ipda Yusuf langsung melakukan pengejaran terhadap AG. AG yang mengetahui kedatangan petugas langsung kabur dengan mobilnya, Namun sesampainya di perladangan warga, AG yang merasa posisinya terjepit langsung kabur meninggalkan mobilnya. Polisi pun langsung kehilangan jejak AG dan hanya menemukan mobil AG yang ditinggalkan. (LAMS)

Truk Trailer Bermuatan Getah Dibajak OTK, Rp1 M Amblas  Sopir dan Kernetnya Disekap Lalu Dibuang ke Perkebunan Karet Sei Rampah-andalas Satu unit truk Trailer BM 8279 U, bermuatan pallet atau karet dibajak lima orang tak dikenal (OTK) mengendarai mobil di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) KM 73-74, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban, Selasa (31/5) sekira pukul 04.30 WIB. Casmo (43) sopir truk warga Desa Huta III, Jalan Keramat Kubah, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, saat membuat pengaduan di Mapolres Sergai mengatakan, ia bersama dua kernetnya membawa pallet atau karet dari PT Wipolimex, Kisaran untuk dibawa ke Belawan. “Saat buang air kecil disamping ban depan, tiba-tiba saya mendengar jeritan minta tolong dari arah belakang. Ternyata kenek saya bernama Absor (43) “dikalungi clurit” ,” bilangnya. Melihat itu, Casmo yang berusaha menolong kenek melakukan perlawanan, sehingga sempat terjadi baku hantam diantara mereka. Dari balik rimbunan pohon asam yang berada di lokasi (TKP) muncul tiga orang kawanan OTK, salah satu dari mereka

Dua Pemuda Tewas Dilindas Mobil

andalas/supryadi

KASUS PEMBAJAK AN TRUK GET AH - Sopir truk trailer, Casmo ketika hendak membuat PEMBAJAKAN GETAH laporan pengaduan kasus pembajakan truk bermuatan getah yang ia kemudikan di Mapolres Sergai. mengantamkan benda tumpul ke wajah Casmo hingga satu gigi depan bagian atas yang berpengalaman itu lepas. “Saya disekap, dan kedua kenekku di lakban serta tangannya diikat tali raffia. Kamipun dimasukkan kedalam mobil. Selanjutnya, sekitar pukul 08.30 WIB, kami dibuang ke Pos Satpam ditengah perkebunan karet Tanah Raja. Setelah dibantu warga kami akhirnya biss mele-

paskan ikatan, kemudian mengadu ke kantor polisi,” terangnya. Kasatreskrim Polres Sergai, AKP TML Tobing ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. “Korban sudah melaporkannya, kerugian diperkirakan mencapai Rp1 miliar dengan perincian trailer senilai Rp400 juta dan muatannya senilai Rp600 juta. Saat ini kita sedang mengejar pelakunya,” tandasnya. (RYAD)

Putus Cinta, Pemuda Desa Kutomulyo Tenggak Racun Rumput Biru Biru-andalas Diduga cintanya diputuskan wanita idamannya, SR Br B (17), seorang pemuda Dusun I, Desa Kutomulyo, Kecamatan Biru Biru, Oki Syahputra (23) nekad menenggak racun rumput, Selasa (31/5) sekira pukul 13.40 WIB. Akibat ulahnya, pria yang belum memiliki pekerjaan tetap ini terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Sembiring di Deli Tua. Kondisi kritis setelah menenggak racun rumput. Keterangan diperoleh menyebutkan, antara Oki dan SR Br B dikabarkan sudah menjalin “cinta monyet” hampir 5 bulan lamanya, tepatnya sejak Desember 2010 lalu. Awal perkenalan mereka bermula ketika Oki menjadi salah satu pekerja untuk membangun rumah SR Br B. Tanpa diketahui alasannya, SR Br B memutus hubungan dua remaja itu. Keputusan yang di berikan SR tentu saja menyakitkan perasaan Oki. Selanjutnya Pada Selasa, (31/5) ketika mengetehui SR baru pulang sekolah, Oki pun mendatangi kediaman SR dengan menenteng sebuah rancun rumput. Saat berada di kediaman SR, Oki kembali meminta agar sang kekasih jangan memutuskan cintanya. Namun SR tetap bersikukuh tetap memutuskan hubu-

andalas/immanuel sitepu

COBA BUNUH DIRI - Korban percobaan bunuh diri dengan cara menenggak racun rumput (kiri) ketika hendak dibawa ke rumah sakit. Sedangkan wanita ABG yang ditengarai sebagai penyebab korban nekad melakukan perbuatannya itu ketika hendak memberi keterangan di Polsek Biru Biru. ngan dengan Oki, karena menurut SR, dia bukan lagi pilihannya. Namun disela-sela perbincangan mereka, Oki kemudian meminta sebuah cangkir kepada salah satu adik SR. Setelah cangkir plastik tersebut diberikan, Oki kemudian mengeluarkan sebotol racun rumput yang telah dipersiapkanya. Setelah racun tersebut dituang ke dalam cangkir, Oki langsung meminumnya. Melihat kenekatan Oki, SR sempat menepis tangan Oki. Namun, sebagian racun rumput tersebut telah terminum. Mengetahui peristiwa itu, sejumlah tetangga SR kemudian

memboyongnya ke Puskesmas Biru Biru. Karena mulut Oki mengeluarkan buih, pihak puskesmas kemudian menganjurkan agar Oki di rujuk ke rumah sakit. Hingga berita ini di turunkan, Oki masih menjalani perawatan intensif, karena kondisinya masih sekarat. Kapolsek Biru Biru, AKP Mulyadi ketika dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. Kapolsek juga mengatakan jika pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait masalah itu. "Kita sedang melakukan penyelidikan dan sisa racun rumput yang diminum korban telah kita amankan,” jelas Kapolsek. (STP)

Binjai-andalas Dua pemuda pengendara sepeda motor di Binjai dan Pancur Batu tewas dilindas mobil, Selasa (31/5). Pemuda Binjai tersebut, Rudi Lubis (27) warga Jalan Nenas, Kelurahan Sukaramai, Kecamatan Binjai Barat. Dia tewas setelah kepalanya dilindas mobil box BK 9770 BL di kawasan Jalan Gatot Subroto persis di depan Gedung Pengadilan Negeri Binjai, sekira pukul 12.30 WIB. Sebelumnya, Lubis dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vega BK 2758 RT datang dari arah Binjai menuju Kuala. Di sekitar lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarai korban disenggol pengendara sepeda motor lain sehingga Lubis terjatuh. Saat bersamaan muncul mobil Box BK 9770 BL yang datang dari arah Kuala menuju Binjai langsung menabrak korban tepat mengenai bahagian kepalanya. Rudi Lubis tewas seketika dan kejadian ini dilaporkan ke Polantas Binjai yang selanjutnya membawa korban ke RSU Dr Djulham Binjai. Sopir mobil Box mengaku bernama Rusli (40) penduduk Simalingkar Medan, setelah kejadian menyerahkan diri ke Polres Binjai bersama armadanya. Kasus itu kini sedang diproses. Sementara itu pemuda Pancur Batu, Hendri Brahmana (37) Warga Kelurahan Jalan Bunga Rintai Medan Selayang, tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya ditabrak oleh truk tanki BL 8717 FA yang dikemudikan, Sulaiman (37) warga Aceh, Senin (30/5) sekitar pukul 07.00 WIB. (MKI/STP)

Dua Karyawan PT BBD Tertangkap Tangan Mencuri Belawan-andalas Dua karyawan PT Bandung Bina Distribusi (BBD), Herni Rangkas (28) warga Dusun I Klumpang, Kecamatan Hamparan Perak dan Ali Priando (31) warga Jalan Pipit V Hamparan Perak, Deli Serdang tertangkap tangan saat mencuri barang perusahaan jenis bedak farfum 4 botol dan body lotion 2 botol, Selasa (31/5). Menurut kepala gudang, Dodi didampingi penasehat hukum PT BBD, Ali Leonardo kedua karyawan tersebut sudah sering melakukan pencurian dan berulangkali diingatkan supaya tidak melakukan kembali. Tapi keduanya seolah-olah ketagihan karena selama ini lolos dari pemeriksaan. Malam itu ada pemeriksaan terhadap keduanya kedapatan barang bukti curian itu di dalam kolor yang mereka pakai selanjutnya dilaporkan ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dikatakan Dodi tugas Herni sebagai pengangkat barang dari gudang sedangkan Ali bekerja sebagai kernet truk pengangkut distribusi barang dari gudang ke agen. Setiap ada kesempatan untuk melakukan pencurian mereka melakukan aksi tapi semua aksi mereka termonitor pengawas. Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP M Oktavianus ketika dikonfirmasi, Selasa (31/5) membenarkan ada menahan dua tersangka terkait pencurian di PT BBD dan saat ini keduanya dimasukkan ke sel tahanan Mapolsek Medan Labuhan guna diproses sesuai dengan hukum yang berlaku. (DP)


Rabu

HUKUM & KRIMINAL

1 Juni 2011

Polda Aceh Petakan Titik Rawan Pilkada Banda Aceh-andalas Kepolisian Daerah (Polda) Aceh mulai memetakan sejumlah titik di kabupaten yang dianggap rawan dan berpotensi mengancam kelancaran pemilihan kepala daerah (pilkada) di provinsi itu. "Kami sudah memetakan beberapa daerah yang menjadi fokus, salah satunya di Kabupaten Bireuen, di mana di daerah itu sudah terjadi ekses gangguan keamanan jelang pilkada," kata Kapolda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan di Banda Aceh, Selasa (31/5). Pemilihan gubernur dan wakil gubernur Aceh dijadwalkan 14 November 2011. Bersamaan dengan itu juga digelar serentak pemilihan 13 bupati

5

Philip Jong Bebas, JPU Harus Diperiksa

dan wakil bupati serta empat wali kota dan wakil wali kota. Menurut dia, secara keseluruhan memang belum terlihat potensi ancaman yang bisa mengganggu pesta demokrasi rakyat Aceh tersebut. Kendati begitu, Polda Aceh tetap mewaspadainya sedini mungkin. Ia mengatakan, Polda Aceh terus mendeteksi sedini mungkin kerawanan-kerawanan yang dapat mengganggu pilkada, sehingga rakyat yang akan menyalurkan hak politiknya merasa aman. "Saya sudah instruksikan ke seluruh jajaran agar menindak tegas orang atau kelompok yang melakukan kekerasan dalam pilkada ini, “ tegas dia. (ANT)

Pelajar Kelas 1 STM Didakwa Mencabuli Balita Tebing Tinggi-andalas Berjuang untuk mendapatkan keadilan sepertinya pekerjaan yang sangat melelahkan bagi Gerhat Silalahi (30) orangtua dari balita korban pencabulan, sebut saja namanya Mawar (3) warga Dusun XV Dusun Pulau Gambar, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai. “Saya bingung dan cemas menghadapi proses pemeriksaan pengadilan nantinya. Disamping itu, harus menghadapi perubahan prilaku balitanya akibat dicabuli tersangka,” kata Gerhat Silalahi di Pengadilan Negeri Tebing Tinggi Deli, Selasa (31/5). Sejak mengadukan nasib buruk yang dialami anaknya ke kantor polisi, pihaknya mensinyalir tersangka RH alias Rudi (16) yang juga warga Dusun Pulau Gambar Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai, sepertinya mendapat perlakuan istimewa dari para oknum penegak hukum. Terdakwa RH yang juga masih di bawah umur tersebut, berdasarkan bukti laporan / pengaduan No. Pol : LP/ 30 / IV /2011 /SU / Res Sergai / Sek Dolok Masihul tertanggal 7 April 2011 yang diterima Brigadir R Purba dari Polsek Dolok Masihul disangkakan dengan tuduhan telah mencabuli korban Mawar, sekitar Kamis 07 April 2011 sekira pukul 17.00 WIB di Dusun V Desa Pulau Gambar, memasuki tahapan persidangan. “Terdakwa adalah siswa klas 1 STM sebuah perguruan swasta di kawasan Serdang Bedagai, perbuatan terdakwa telah menghancurkan masa depan putri kami, sehingga kami minta hukum ditegakkan agar rakyat yakin bahwa hukum tidak dapat dibeli,” Pinta Silalahi yang di dampingi istrinya Br Marbun. Selain membuat laporan, lanjut Silalahi, pihaknya juga

harian andalas | Hal.

andalas/selamat riadi kasidi

KORBAN PENCABULAN - Korban Mawar (3) warga Dusun XV Dusun Pulau Gambar, Kecamatan Serba Jadi, Kabupaten Serdang Bedagai, balita korban pencabulan ini terlihat ketakutan dan berusaha untuk turun dari pangkuan orang tuanya saat akan di abadikan , Selasa (31/5) di Pengadilan Negeri Tebing Tinggi Deli. menyerahkan kepada pihak penyelidik berupa 1 potong kaos singlet warna putih dan 1 potong celana warna hitam merk Lucy Angel yang di kenakan korban saat kejadian, dan semuanya telah di sita pihak Polsek Dolok Masihul sebagai barang bukti. “Kami tidak tahu mau mengadu kemana lagi bang, selain melaporkan kasus pencabulan ini ke pihak kepolisian, kami juga segera membuat laporan tertulis ke Komisi Perlindungan Anak (KPA) di Jakarta, kami memohon agar pihak Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi dan para hakim di harapkan betul-betul menyidangkan perkara ini sesuai amanat hukum yang berlaku, “ Pinta Silalahi. Ditambahkan bapak dua anak ini, korban mengalami ketakutan yang berlebihan sejak kejadian yang menimpa dirinya, selalu ketakutan bila melihat orang yang tidak dikenalnya terlebih bila melihat sosok laki-laki , pendiam apalagi bila melihat pelaku rasa takutnya menjadi-jadi. (MET)

Medan-andalas Pasca penangkapan Philip Jong, dalam kasus dugaan pita palsu yang dilakukan petugas dari Kantor Wilayah Bea dan Cukai Sumut mendapat apresiasi dari berbagai elemen masyarakat. Kanwil Bea dan Cukai Sumut dianggap tegas menerapkan hukum, khususnya bagi pelaku pidana yang telah merugikan keuangan negara. Tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang membebaskan terdakwa penggelapan pita cukai, Philip Jong dari pidana penjara menjadi denda dinilai tidak sesuai. Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajati) diminta memeriksa jaksa terkait tuntutannya yang dinilai sangat ringan dan tidak memberikan efek jera bagi pelaku. “Kejati harus memeriksa jaksa yang menangani perkara penggelapan pita cukai, kenapa bisa sampai tuntutanya hanya administrasi, tanpa kurungan,” kata Wakil Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Muslim Muis SH di Medan, Selasa (31/5). Muslim mengatakan, berdasarkan pengamatanya, ada kejanggalan dalam menangani perkara penggelapan pita cukai. Faktanya, dalam dakwaan yang disusun oleh JPU disebutkan kerugian negara sebesar Rp514 juta. Kalau dasar dakwaan dipakai untuk menuntut terdakwa, maka

TANGKAP - Proses penangkapan tersangka pemalsuan pita cukai Phillip Jong di Kantor Pengacaranya, H Refman Basri SH di Jalan Kejaksaan, Medan, Senin (30/5) setelah melalui negosiasi panjang. tuntutannya sangat ringan, dimana alternatif hukuman adalah menganti kerugian Negara minimal 2 kali kerugian dan maksimal 10 kali kerugian. “Kalau tuntuan berdasarkan jumlah kerugian atas dakwaan, maka tuntutannya paling ringan. sudah lepas dari jeratan sanksi kurungan, dituntut rendah pula,” ungkapnya. Dari sisi lain, lanjut Muslim, kalau jaksa menghitung sanksi berdasarkan fakta yang muncul dipersidangan, dimana saksi ahli menghitung kerugian negara sekitar Rp225 juta, berdasarkan jumlah barang bukti yang dihadirkan di persidangan. Menjadi pertanyaan, bagaimana jaksa memeriksa berkas yang diserahkan penyidik, dan memberkas perkara hingga dakwaan, kemudian tidak mempertanyakan dakwaan dan

menguatkan dalam tuntuan. “Kalau tuntuan ganti rugi diberikan berdasarkan kerugian yang dimunculkan di persidangan. Kenapa Jaksa tidak mempertahankan dakwaanya,” kata Muslim. Menurutnya, berdasarkan hal itu, jaksa yang membebaskan terdakwa dari jeratan penjara tidak sesuai dengan tuntutan yang ringan pada terdakwa. tuntutan hukum itu tidak memberikan dampak jera pada pelaku, dan berpotensi melakukan tindakan yang sama bagi pelaku dan orang lain. Semetara, Dekan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara Prof Dr Runtung Sitepu SH M Hum mengatakan, dalam penerapan hukum, sanksi pidana kurungan menjadi tuntuan pertama, sedangkan denda ganti rugi merupakan hukuman tambahan.

BAP Illegal Logging Humbahas P-21 Medan-andalas Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus illegal logging di Desa Parsingguran I, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dengan tersangka mantan Plt Kepala Dinas Kehutanan Pemkab Humbahas, Onggung Silaban (OS) dinyatakan lengkap penyidikan (P-21). Kasubbid Dok Liput Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan menuturkan, dengan dinyatakan lengkap BAP kasus illegal logging dengan modus menerbitkan Izin Pengusahaan Hutan di atas Tanah Milik (IPHTM) tersebut, Satuan Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Ditreskrimsus Polda Sumut akan melimpahkan Onggung Silaban kepada Kejaksaan. “Segera akan kita limpahkan tersangka bersama barang bukti lainnya. Mungkin pekan depan sudah kita limpahkan,” ungkap MP Nainggolan diruang kerjanya kemarin. Diungkapkannya, penerbitan IPHTM oleh OS tersebut dinilai salah dan dikategorikan dalam tindakan illegal logging. Sebab, jelas Nainggolan, berdasarkan keterangan dari saksi ahli BPKH wilayah I Medan, titik koordinat dan kemudian memploting ke dalam peta Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor : SK.44/Kpts-II/ 2005,

tanggal 16 Februari 2005, diterbitkannya IPHTM tersebut mengakibatkan, terjadinya pembukaan jalan, pembangunan jembatan dan lokasi tumpukan kayu bulat dan lokasi penebangan kayu pinus berada dalam kawasan Hutan Lindung (HL). Kesimpulan tersebut juga berkaitan dengan temuan petugas Tipiter di lokasi illegal logging Humbahas, yakni adanya pembukaan jalan dan pembuatan jembatan. Ditemukan juga penebangan kayu di lereng bukit/gunung dan beberapa titik tempat tumpukan kayu jenis pinus yang telah dipotong-potong. IPHTM yang diterbitkan tersebut kepada sekitar 12 pengusaha. “IPHTM yang diterbitkan tersebut luas lahannya mencapai sebanyak 5 sampai 10 hektare,” ungkap Nainggolan. Nainggolan menambahkan, hingga kini Sat IV/Tipiter masih mendalami kasus tersebut. Sebab, tidak tertutup kemungkinan adanya oknum lain yang juga terlibat dalam penerbitan IPHTM tersebut. “Kita masih mengembangkan penyidikan untuk menyelidiki adanya kemungkinan keterlibatan oknum lainnya dalam kasus illegal logging di Humbahas,” tuturnya. Adapun lokasi IPHTM tersebut di Liang Ni Guru, Desa Parsingguran I Kecamatan. Pollung Kabupaten. Humbahas memiliki luas areal Izin Pengusahaan Hutan

di atas Tanah Milik (IPHTM) 4,9 hektar dengan pemegang izin Swanto Banjarnahor (Pemilik IPHTM No. 112 tahun 2010) dan target volume tebangan hutan pinus 1.780,20 meter kubik. TKP ke II terletak di Dusun III Desa Parsingguran Kec Pollung Kab Humbahas dimana luas areal IPHTM hutan pinus atas Masnur Sinaga sebagai pemegang izin (Pemilik IPHTM No. 63 tahun 2010) dari 4,5 hektar, dengan terget volume tebangan 1.800 meter kubik. Lokasi lainnya, TKP III di Adian Bolak Desa Parsingguran I Kec. Pollung Kab Humbahas, dimana target volume tebangan 1.697,20 meter kubik dari luas areal IPHTM 4,65 hektar yang pemegang izinnya atas nama Lamhot Banjarnahor (Pemilik IPHTM No. 113 tahun 2010). Terakhir TKP ke IV di Parsingguran Desa Parsingguran II Kec. Pollung Kab. Humbahas, luas areal IPHTM 4,75 hektar, yang menjadi target volume tebangan 1.838,64 meter kubik atas nama Sudi A Munthe sebagai pemegang izin (Pemilik IPHTM No. 32 tahun 2010). Sejauh ini, penyidik telah memintai keterangan 25 orang saksi, diantaranya supir truk pengangkut illegal logging dan sejumlah PNS di Pemkab Humbahas. Namun, penyidik baru menemukan keterlibatan seorang tersangka, yakni mantan Plt Kadishut Humbahas, Onggung Silaban. (HER)

Namun jika dalam pasal menyebutkan “dan/atau” dalam pidana khusus, tuntutan hukuman bisa diberikan secara alternatif, bisa juga diberikan secara kolektif. “Kalau dalam pasal ada kata “dan/atau” bisa dipilih salah satunya,” kata Runtung. Sebelumnya, Kepala Kejaksaan negeri Medan, Raja Nafrizal SH menyebutkan tuntuan yang diajukan dalam kasus penggelapan pita cukai dengan terdakwa Philil Jong, pihaknya diberi kesempatan untuk memilih, atau tuntuan alternatif. “Pertimbangan menetapkan tuntutan, untuk pemngembalian kerugian negara,” kata Raja. Sementara, salah seorang tim JPU kasus penggelapan Pita Cukai, Amrizal Fahmi SH mengatakan tuntutan yang diberikan sudah sesuai. Tuntutan ganti rugi berdasarkan nilai kerugian yang muncul dipersidangan. “Awalnya kita menghitung kerugian berdasarkan perkiraan penjualan sebelumnya, atau yang sempat terjual dengan bukti-bukti bon faktur penjualan yang disita,” katanya. Mengenai adanya pernyataan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kajatisu), AK Basuni Masyarif yang berjanji akan memeriksa jaksa yang menangani kasus itu, Fahmi mengaku belum mengetahui. “Saya belum dapat suratnya,” kata Fahmi. Sebelumnya dalam persidangan Ketua Majelis Hakim, Erwin Mangatas Malau mengatakan, terdakwa Philip Jong terbukti bersalah melanggar pidana sebagaimana pasal 54 UU No 11 tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU No 39 Tahun 2007 tentang Cukai. “Kami mikir-mikir dan menunggu petunjuk pimpinan,” kata Fahmi menanggapi putusan hakim. (FEL)

Polisi Identifikasi Provokator Kerusuhan di Aceh Singkil Banda Aceh-andalas Kepolisian Daerah (Polda) Aceh sudah mengidentifikasi provokator kerusuhan yang mengakibatkan dibakarnya Kantor Bupati Aceh Singkil. "Kami sudah mengidentifikasi sejumlah provokator kerusuhan tersebut. Para provokator itu segera ditindak sesuai hukum yang berlaku," tegas Kapolda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan di Banda Aceh, Selasa (31/5). Kantor bupati Aceh Singkil dibakar dan dirusak ratusan orang pengunjuk rasa yang menuntut penyelesaian sengketa tapal batas lahan antara masyarakat dan perusahaan perkebunan sawit, Senin (30/5). Aksi massa yang mengakibatkan sebagian kaca pintu dan jendela kantor bupati pecah. Pengunjuk rasa juga merusak pagar dan membakar mobiler kantor bupati tersebut. Aceh Singkil salah satu kabupaten di pesisir selatan Provinsi Aceh dan sebagian wilayahnya berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Utara. Jaraknya sekitar 700 kilometer dari Banda Aceh, ibu kota Banda Aceh. Selain itu, kata dia, Kepolisian Resor (Polres) Aceh Singkil dan jajarannya juga sudah diperintahkan mengamankan situasi yang kini sudah terkendali. Guna membantu pengamanan, kata dia, satu peleton personel Brimob yang bermarkas di Trumon, Kabupaten Aceh Selatan, juga sudah diberangkatkan ke Singkil, ibu kota Aceh Singkil. (ANT)


Rabu 1 Juni 2011

RAGAM Bukan "Negeri Tirai Bambu" tapi Negara Panda Medan-andalas Sampai saat ini, penggunaan istilah "Negeri Tirai Bambu" masih kita temukan di sejumlah media cetak terutama koran dan majalah. Kita tidak tau apakah penulis sadar dan mengerti istilah Negeri Tirai Bambu tersebut, karena hal itu membawa konotasi negative. "Sama dengan sebutan Negeri Tirai Besi untuk eks USSR atau blok Eropa Timur lainnya," ungkap Tokoh Masyarakat Tionghoa, Ardjan Leo kemarin, menyikapi masih banyaknya dijumpai penggunaan istilah Negeri Tirai Bambu untuk sebutan lain Republik Rakyat China (RRC). Menurut Ardjan Leo, penggunaan istilah Negeri Tirai Bambu juga tidak bisa dilepaskan dari percaturan

politik di tanah air. Karena, bukan "Bambu" nya yang jadi masalah, tapi "Tirai" nya yang mengandung arti "Penyekat" yang juga diartikan sebagai Negara "Tertutup". "Coba bayangkan, di banyak bidang RRT sudah sedemikian maju. Bahkan, prestasi ekonominya meroket. Fenomena ini tidak mungkin tercapai, kalau negara tersebut masih tergolong negeri "Tirai", seperti zamannya USSR yang sudah kedaluarsa," tegas Ardjan Leo yang juga Wakil Ketua Yayasan Pendidikan Nasional Sumatera Utara (YPNSU). Disebutkan, kalau ada julukan "Negara Gajah Putih" untuk Thailand, "Negara Kanguru" untuk Australia dan "Negara Kiwi" untuk New Zealand. Sebutan "Negara Panda" lebih sesuai untuk RRT, karena itu akan menambah spirit persahabatan antara Indonesia-China, yang akhirakhir ini investor dari RRC banyak menanamkan modalnya di Indonasia. (RIL)

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

harian andalas | Hal.

6

Ikuti Dua Jurusan di STBA-PIA

Andri Rela Tak Pulang, Demi Menggapai Cita-cita Medan-andalas Semangat pantang menyerah yang dimiliki oleh Andri William Manalu mahasiswa Sekolah Tinggi Bahasa Asing Persahabatan Internasional Asia (STBA-PIA) Medan ini, patut jadi motivasi para pemuda lainnya yang akan melanjutkan jenjang pendidikan ke perguruan tinggi. Andri yang mendapat program beasiswa kerjasama STBA-PIA dan PT Kedaung itu, rela tidak pulang ke rumahnya di Jalan Keramat Lubuk Pakam untuk menuntut ilmu. Dua program jurusan yang dikelola STBA-PIA yaitu Jurusan Bahasa Mandarin dan Bahasa Inggris tersebut, keduanya diikuti oleh Andri dengan jam belaja berbeda. Untuk jadwal jurusan Bahasa Inggris dimulai pukul 09.00-12.00 WIB, sedangkan untuk jurusan Bahasa Mandarin dimulai pukul 18.00-21.00 WIB. "Kalau dipaksakan kembali ke Lubuk Pakam, terlalu capek. Makanya saya buat keputusan untuk bertahan di kampus menunggu waktu hingga pukul 18.00 WIB untuk mengikuti mata kuliah jurusan Bahasa Mandarin," ujar Andri di kampusnya Jalan KL Yos Sudarso Lingkungan XI Glugur Kota, kemarin. Menurutnya, kedua jurusan tersebut sama-sama penting untuk diikuti. Karena kedua program jurusan itu merupakan bahasa internasional. "Apalagi saat ini perekonomian di Republik Rakyat Tiongkok (RRT) sedang mengalami peningkatan yang signifikan yang

Andri William Manalu ditandai dengan banyaknya investor RRT menanamkan sahamnya di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara," kata Andri yang saat ini sudah memasuki semester VI tersebut atau sudah 3 tahun menimba ilmu di STBA-PIA. Di bagian lain, Andri anak ketiga dari lima bersaudara anak pasangan suami istri T Manalu dan A Br Nainggolan tersebut mengaku sangat bersyukur bisa mendapatkan beasiswa dari STBA-PIA yang berkerjasama dengan PT Kedaung, karena orangtuanya bekerja di Kedaung. "Saya ingin memanfaatkan program beasiswa ini dengan sebaikbaiknya, karena saya bercita-cita menjadi pengusaha sukses dengan modal Bahasa Mandarin dan Bahasa Inggris," papar Andri. (RIL)


Rabu 1 Juni 2011

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Rabu 1 Juni 2011

Simoncelli Dipanggil Pengarah Balapan MotoGP Barcelona-andalas Rider San Carlo Honda Gresini, Marco Simoncelli dipanggil untuk menghadiri pertemuan oleh penyelenggara balapan MotoGP akhir pekan ini untuk memberikan keterangan terkait insiden dengan pembalap Repsol Honda Racing, Dani Pedrosa di sirkuit Le Mans, Prancis beberapa waktu lalu. Kilas balik ke belakang, peristiwa ini menimbulkan kontroversi. Tidak sedikit pihak yang mengkritik gaya balapan Simoncelli. Saat itu, Simoncelli sedang bersaing ketat dengan Pedrosa saat memasuki tikungan. Namun, Simoncelli yang diketahui tidak memberikan ruang gerak kepada Pedrosa membuat ban depan rider mungil itu bersinggungan dengan ban belakang Super Sic yang membuat Pedrosa tersungkur. Drive-Through Penalty pun diberikan kepada pembalap kribo tersebut. Tapi tampaknya, FIM dan pengarah balapan MotoGP ditengarai akan memberi-

kan sanksi tambahan kepada Simoncelli setelah mendengarkan penjelasan sang pembalap akhir pekan ini terkait insiden tersebut saat para petinggi MotoGP bertemu di Catalunya. “Pengarah balapan akan memanggil rider Italia, Marco Simoncelli selama di Grand Prix Catalunya akhir pekan ini untuk membahas kejadian selama balapan MotoGP yang berlangsung di GP Prancis di Le Mans,” demikian bunyi pernyataan tersebut, Selasa (31/5) Di lain pihak, Simoncelli pun menyayangkan seandainya dia mendapat hukuman lebih dari sekedar penalty. Karena kejadian ini pernah menimpa pembalap lainnya. “Bagi saya, ini hal yang tidak saya suka. Bagi saya hukuman ini terjadi lantaran beberapa hari terakhir semua orang bercerita banyak tentang saya. Mereka menghukum saya, tetapi jika hal yang sama telah terjadi dengan beberapa rider lain, seharusnya tidak seorang pun akan dihukum,” tukas Simoncelli.(OKZ)

Pedrosa tak Yakin Bisa Tampil Katalunya-andalas Usai menjalani operasi kondisi Dani Pedrosa dikabarkan terus membaik. Tapi untuk bisa tampil di MotoGP Catalunya akhir pekan ini, pembalap Honda itu belum bisa memberi kepastian. Pedrosa menjalani operasi keduanya musim ini pada pertengahan Mei lalu. Tindakan pembedahan terpaksa dilakukan setelah dia mengalami cedera akibat kecelakaan yang terjadi di MotoGP Prancis. Pasca menjalani operasi kondisi pembalap asal Spanyol terus membaik. Serangkaian pemeriksaan dan terapi terus dilakukan rider 25 tahun itu, namun keseluruhan hal tersebut belum menjamin keikutsertaannya di balapan akhir pekan ini. "Pekerjaan dengan tim physio telah berjalan dengan baik. Saya tahu kalau semua orang ingin tahu lebih jauh soal kondisi saya dan apa yang akan saya lakukan akhir pekan

ini. Apakah saya akan tampil di MotoGP Katalunya? Tapi saya tak bisa memastikan apapun," sahut Pedrosa di AS. "Tak ada yang tahu soal kepastian hal tersebut. Tidak saya, tidak juga para dokter. Dan Anda tak bisa berspekulasi soal hal tersebut," tulis Pedrosa di blognya. Pedrosa saat ini duduk di posisi tiga klasemen sementara dengan total mengumpulkan 61 poin. Dia terpaut 17 angka dari Jorge Lorenzo di posisi teratas dan tertinggal lima angka di belakang rekan setimnya Casey Stoner. Absen di MotoGP Katalunya layak disesali Pedrosa mengingat jarak dia dengan pemuncak klasemen saat ini tidak jauh. Apalagi ini merupakan balapan kandangnya. "Saya tahu Anda (fans) selalu berada di sana dan tak berhenti mendukung saya saat ini, dan pekan ini dukungan yang saya terima sungguhsungguh spesial," demikian tuntas dia. (DTC)

Johnson Terinspirasi Hopkins Atlantic City-andalas Glen ‘The Road Warrior’ Johnson kini sudah siap jelang laga tarungnya menantang sang pemegang sabuk kelas super menengah versi WBC, Carl ‘The Cobra’ Froch Sabtu mendatang. Bahkan Johnson (51-14-2, 35 KO) mengaku siap menang. Meski dirinya lebih tua, tapi kemenangan Bernard Hopkins atas Jean Pascal menginspirasinya untuk memenangi pertarungan nanti dengan Froch (27-1, 20 KO) yang akan bertempat di Atlantic City. “Bernard bertarung dengan gaya yang elegan. Selamat kepadanya atas kemenangan tersebut. Saya sudah tahu dari awal dia yang akan menang atas Pascal. Dia tentu saja merupakan sumber inspirasi bagi kami petarung-petarung yang sudah tak lagi muda,” tutur Johnson, Selasa (31/5). Meski Johnson berlum pernah bersua dengan petinju yang punya gaya yang sama dengan Froch dia mengaku siap dan akan mencoba menonton dan memperhatikan dua versi dari petinju asli Nottingham sebelumnya, daerah asal Froch. (OKZ)

harian andalas | Hal.

8

JELANG KUALIFIKASI PIALA EROPA 2012

Italia Hadapi Laga Krusial Modena-andalas Juni dan September dinilai sebagai bulan-bulan berat untuk timnas Italia. Itu mengapa laga lawan Estonia akhir pekan ini dinilai sangat penting untuk Azzurri. Italia saat ini tengah memuncaki Grup C fase kualifikasi Piala Eropa 2012. Melewati lima laga, tim besutan Cesare Prandelli itu sudah menuai 13 poin, unggul lima angka dari Slovenia-sudah melakoni enam laga--yang menjadi pengejar terdekatnya. Keunggulan poin timnya itu tidak lantas bikin Prandelli santai. Ia tetap serius mempersiapkan timnya untuk menjamu Estonia di Stadio Alberto Braglia, Sabtu (4/6) dinihari WIB. "Ini akan menjadi pertandingan terberat semenjak saya mulai (menangani Italia). Estonia akan menjadi partai menentukan," ujar Prandelli, Selasa (31/5). "Saya menginginkan sekelompok pemain yang siap bekerja keras, partai ini krusial. Kami selalu kesulitan saat bermain di bulan Juni dan September," aku pelatih yang mulai menangani Italia sejak musim panas 2010 tersebut.

CESARE

PRANDELLI

Selepas partai kontra Estonia di awal Juni, Italia akan dijamu Kepulauan Faroe pada 2 September disusul dengan partai menjamu Slovenia pada 6 September. Setelah itu Italia melawat ke markas Serbia pada tanggal 7 Oktober dan menjamu Irlandia Utara pada 11 Oktober. Mengenai komposisi tim untuk partai lawan Estonia nanti, Prandelli masih belum mau bicara banyak karena masih melihat kesiapan para pemain, terutama dalam hal fisik. "Mengingat pentingnya pertandingan ini saya menginginkan para pemain yang siap secara fisik dan mental," terang Prandelli. (DTC)

FA Imbau Pemilihan Presiden FIFA Ditunda Zurich-andalas FA menyatakan sikap untuk tidak ambil bagian dalam pemilihan presiden FIFA pada 1 Juni mendatang. Terbaru, ketua mereka, David Bernstein mengimbau seluruh Federasi untuk menempuh langkah serupa. Tujuan FA sudah sangat jelas. Mereka ingin pemilihan presiden pada kongres kali ini ditunda supaya memberikan kesempatan kepada calon alternatif. Diketahui pemilihan presiden Federasi Sepakbola Internasional menyisakan Sepp Blatter sebagai calon tunggal. Sebelumnya pesaing dari pejabat incumben, yakni Mohammed bin Hammam

memutuskan mundur dari pencalonan kerena tersangkut kasus suap bidding Piala Dunia 2022. Selain menyatakan sebagai ‘golongan putih’ dan berniat ‘merusak’ agenda pemilihan, FA rupanya juga meminta agar dibentuk badan independen yang nantinya memberikan rekomendasi kepada FIFA tentang calon alternatif. Berikut penyataan FA seperti dikutip Goal, Selasa (31/5): “Pada 19 Mei 2011 FA mengumumkan akan memilih abstain dalam pemilihan presiden FIFA. “Ada dua alasan atas keputusan ini. Pertama, pertimbangan atas serangkaian tudingan terhadap anggota exco FIFA sehingga membuat kami sulit memberikan dukungan kepada salah satu kandidat.”

“Kedua, pertimbangan atas tidak adanya transparansi dan akuntabilitas dalam organisasi menjadikan kami merasa sangat tidak puas.” “Kejadian dalam beberapa hari belakangan juga semakin membuat kami yakin untuk meminta FIFA serta mengimbau Federasi negara lainnya memberikan dukungan kepada dua inisiatif.” “Pertama, menunda pemilihan dan memperbaiki kredibilitas dalam prosesnya, sehingga nantinya muncul kandidat alternative yang siap menjabat sebagai Presiden baru. “Kedua, menunjuk badan eksternal yang independen untuk memberikan rekomendasi terkait aturan, prosedur dan struktur melalui keputusan FIFA atas pertimbangan seluruh anggota. (OKZ)

Paul Scholes Gantung Sepatu Manchester-andalas Gelandang Manchester United Paul Scholes merasa cukup berkarier sebagai pemain sepakbola. Musim 20102011 dipastikan menjadi musim terakhir Scholes sebagai pemain, karena dia memutuskan pensiun. Scholes memang kerap mengutarakan niatnya gantung sepatu. Pemain yang biasa disapa Scholessy ini sadar diri kesulitan bersaing dengan pilar-pilar yang lebih muda. Musim ini, Sir Alex Ferguson tidak banyak mempercayakan satu tempat untuknya di susunan starting XI. Dari 32 pertandingan liga, Scholes tampil di 22 laga. Sejumlah spekulasi sempat menyebut Scholes akan merumput di Timur Tengah. Tapi setidaknya pemain 37 tahun ini sudah kurang betah hanya menjadi penghangat bangku cadangan. Meski sudah termasuk uzur, Scholes bukannya tidak lagi dibutuhkan United. The Red Devils pernah menawarkan perpanjangan kontrak satu tahun lagi, namun dia menolak untuk memastikan masa depannya hingga musim berakhir.

Scholes masuk ke dalam skuad inti United sejak 1994-1995 dan sepanjang kariernya ia lewati bersama kubu Old Trafford. Total Scholes tampil sebanyak 676 untuk klub, dan pertandingan terakhirnya adalah ketika tampil sebagai pemain pengganti final Liga Champions melawan Barcelona di Wembley. (OKZ)

Newcastle Bidik Berbatov Manchester-andalas Mantan striker Timnas Bulgaria Dimitar Berbatov terkejut setelah dicampakkan Sir Alex Ferguson di final Liga Champions. Dari daftar 11 pemain inti dan tujuh cadangan di Wembley Stadium, sama sekali tidak terdapat namanya. Tukang gedor Manchester United itu kecewa dan ingin segera meninggalkan Old Trafford. Dan bos Newcastle United Alan Pardew siap memboyongnya. Pardew menganggarkan 7,5 juta pound atau Rp 105 juta. Wajar kalau Pardew membutuhkan striker utama setelah menjual Andy Carroll ke Liverpool, Januari lalu. Berbatov, 30 tahun, menggondol gelar sepatu emas bersama dengam striker Manchester City

Carlos Tevez usai mengoleksi 20 gol. Tetapi belakangan Berbatov lebih sering dicadangkan guna memberi tempat kepada Javier ‘Chicharito’ Hernandez, termasuk saat menghadapi Barcelona, Sabtu (28/5). Sekarang Berbatov ingin klub dimana dirinya merupakan penyerang utama. The Magpies bisa memberi jaminan demikian. Dan lagi, striker yang dibeli MU dari Tottenham Hotspur seharga 30,75 juta pound ini mengidolai penyerang legendaris Newcastle Alan Shearer. Meski tidak pulang dengan skuad utama usai partai final Liga Champions, Berbatov tetap ikut serta dalam acara parade kemenangan untuk merayakan gelar juara liga Inggris untuk ke-19 kalinya di hadapan pendukung MU. (LBC)


OLAHRAGA

Rabu 1 Juni 2011

Persipura Tundukkan Persela 1-0 Lamongan-andalas Persipura Jayapura meraih kemenangan penting di kandang Persela Lamongan. Tim asuhan Jacksen F. Tiago menang tipis 1-0 berkat gol bunuh diri pemain tim tuan rumah.

Klasemen Sementara ISL Tim M M PERSIPURA 23 15 SEMEN PADANG 24 11 PERSIJA 23 12 AREMA INDONESIA24 11 PERSISAM 25 12 SRIWIJAYA FC 23 10 PSPS 23 10 PERSIB 26 9 PERSIBA 24 9 PERSELA 23 9 PERSIWA 23 9 PELITA JAYA 24 8 PERSIJAP 25 7 DELTRAS 23 8 BONTANG FC 25 3

S 6 9 5 7 3 5 3 6 5 5 5 3 5 1 4

K 2 4 6 6 10 8 10 11 10 9 9 13 13 14 18

GM N 56-18 51 37-24 42 45-26 41 38-23 40 33-39 39 38-30 35 34-32 33 38-42 33 39-40 32 26-28 32 32-39 32 26-29 27 25-46 26 28-41 25 29-67 13

Menpora Ingin Kongres Tak Seperti Kemarin Jakarta-andalas Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menyambut positif kabar bahwa FIFA tidak menjatuhkan sanksi buat Indonesia. Pihaknya juga akan mendorong kongres lanjutan supaya menghasilkan yang terbaik. Hal itu dikatakan Andi kepada wartawan seusai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus korupsi wisma atlet SEA Games 2011 di kantor KPK, Jln. Rasuna Said, Jakarta, Selasa (31/5) siang. Seperti diketahui, FIFA memberi kesempatan terakhir untuk Indonesia menggelar kongres lagi selambat-lambatnya pada 30 Juni. Jika masih gagal, seperti yang terjadi di dua kongres sebelumnya di Pekanbaru dan Jakarta, keanggotaan Indonesia di FIFA otomatis dicabut. "Jadi kita bersyukur bahwa FIFA tidak jadi memberikan sanksi kepada Indonesia, dan karena memang itu yang kita harapkan," ujarnya. "Kita juga diberikan waktu untuk menyelenggarakan kongres paling lambat 30 Juni. Untuk itu kita dorong yang terbaik supaya tidak menjadi seperti kemarin," sambung Andi tanpa menyebut detil upaya yang dimaksud. (DTC)

Bertanding di Stadion Surajaya, Lamongan, Selasa (31/5), tim tamu unggul pada menit kelima lewat gol bunuh diri Charis Yulianto. Bermaksud menghalau umpan silang Titus 'Tibo' Bonay, Charis malah membelokkan bola ke gawang I Komang Putra. Setelah tertinggal, Persela membombardir pertahanan Persipura dan berusaha mencari gol penyama. Tendangan bebas jarak jauh yang dilepaskan Fabiano Beltrame pada menit ke-20 masih bisa ditepis oleh kiper Persipura, Ferdiansyah. Zulham Zamrun menyia-nyiakan peluang emas pada menit ke-36. Dalam posisi tak terkawal, tembakan yang dilepaskannya dari dalam kotak penalti masih melebar di sisi kanan gawang Ferdiansyah. Tendangan bebas Fabiano dua menit kemudian juga belum menghasilkan gol. Lagi-lagi Ferdiansyah bisa menepisnya ke luar lapangan. Pada awal babak kedua, dua peluang bagus Persipura berhasil digagalkan Komang. Eks kiper timnas Indonesia itu menepis tembakan Tibo pada menit ke-50 dan sepakan keras Boaz Solossa pada menit ke-58. Upaya tim tuan rumah untuk menyamakan kedudukan pada menit ke-73 belum membuahkan hasil. Tendangan keras Jimmy Suparno dari luar kotak penalti masih melambung di atas mistar. Lima menit jelang laga usai, gawang Persela nyaris jebol untuk kedua kalinya. Beruntung bagi mereka, sundulan Bio Paulin meneruskan umpan Boaz bisa dihalau Fabiano di garis gawang. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tak berubah. Persipura tetap menang 1-0. Kemenangan ini mengokohkan posisi tim Mutiara Hitam di puncak klasemen sementara Indonesia Super League dengan 51 poin dari 23 laga. Sementara Persela di peringkat kesepuluh dengan 32 poin dari 22 laga. (DTC)

Tim Pra PON Kalahkan Medan Selection

Rudi Saari: Bakal Ada Penambahan Pemain Medan-andalas Tim sepakbola Pra PON Sumatera Utara berhasil mengalahkan Medan Selection dengan skor 2-1 pada pertandingan ujicoba di Stadion Teladan Medan , Selasa (31/5). Ini merupakan ujicoba kesekian kali bagi tim Pra PON Sumut jelang menghadapi penyisihan PON 2012 mendatang. Sejak awal tim Pra PON berhasil menakan pertahanan Medan Selection yang diperkuat pemain-pemain dari Divisi Utama dan Divisi Satu asal Kota Medan. Hasilnya, pada menit ke-9, Taufik memembuat tim Medan Selection unggul 1-0. Para pemain Medan Selection yang unggul dalam jam terbang, berusaha untuk mengejar ke-

tinggalan. Namun, butuh 23 menit bagi Tim Pra PON Sumut untuk menyamakan kedudukan melalui Zulkifli. Skor 1-1 bertahan hingga babak pertama usai. Pada babak kedua, tim Pra PON mendomonasi jalannya pertandingan. Namun, kurangnya finishing touch membuat tim asuhan Rudi Saari gagal menciptakan gol. Padahal, berkalikali tim masa depan Sumatera Utara tersebut memperoleh peluang. Keberuntungan rupanya berpihak kepada tim Pra PON Sumut. Pada menit ke-80 atau masa ijurytime, M Solih mempu memanfaatkan kesalahan pemain belakang Medan Selection hingga menjadi gol. Skor 2-1 bertahan hingga laga usai.

Manajer tim sepakbola Pra PON Sumut Chandra Syuhuda Sinaga SE mengatakan, kemenangan pada pertandingan ini menandakan tim Pra PON bisa meraih kemenangan dari lawan yang lebih berpengalaman. "Kemenangan ini diharapkan memotivasi pemain untuk terus berlatih jelang penyisihan PON 2012 nanti," harap Chandra. Sedangkan, pelatih tim Pra PON Sumut Rudi Saari mengungkapkan bahwa timnya masih mempunyai kelemahan di beberapa titik, seperti penyelesaian akhir. Namun, hal ini akan segera diperbaiki dengan cara menambah pemain. "Kita juga akan melakukan sistem promosi dan degradasi pada tim ini," pungkasnya. (YON)

Persib Pertahankan Pemain yang Loyal LOYALITAS penghuni skuad Maung Bandung - julukan Persib di musim ini menjadi tanda tanya legenda Persib, Max Timisela. Dia menilai tidak ada lagi api yang berkobar-kobar di dada para pemain. Pemain Persib di era 60-an ini menilai skuad Pangeran Biru pascakekalahan melawan Persiba Balikpapan.Menurutnya para pemain kurang memiliki semangat yang dibutuhkan membela nama besar Persib. "Seharusnya, pemain itu malu kalau dikalahkan lawan. Penuh penyesalan, dan mengerti apa kekurangan tim," ujar Max, Selasa (31/5). Sebagai bintang Persib di masa lalu, lelaki kelahiran Cimahi 7 Juni 1944 ini mengakui ada perbedaan sepakbola di era sekarang. Pemain tidak lagi punya kebanggan terhadap tim yang dibela, meski sebagian besar ditujukan kepada pemain luar Bandung. "Tidak perlu saya katakan

seperti itu memang. Tapi semua juga sudah mengetahui. Ketika saya bermain, ada yang namanya rasa kebanggan di dalam diri. Bukan hanya di Persib, bahkan dipanggil tim nasional selalu ada kebanggan yang tertanam dalam diri saya," ungkap lelaki yang kini bekerja membuat dokumentasi perjalanan Persib yang diambil dari koran-koran. Max menunjuk bahwa pengurus, baik pemain, pelatih dan manajemen melakukan pengecekan ulang terhadap faktor gagalnya Persib meraih gelar juara. Padahal, kata Max, dengan sepakbola yang profesional, para pemain tidak lagi harus repot memikirkan untuk makan apa hari ini. "Tentu ini sangat berbeda. Di timnas dulu, saya bisa dapat Rp 2.500 dengan berlatih selama satu hari. Tapi bukan itu

yang saya lihat, syukuri apa yang didapat. Sisanya berlatih dengan rajin," jelas pemain yang mulai membela Persib sejak 1962 ini. Max melontarkan, seperti kebanyakan pemain lainnya, dia harus menghangatkan bangku cadangan dulu sebelum dipercaya mengisi posisi 11 pemain inti. "Luar biasa menjadi pemain Persib di era saya. Tidak tahu, apakah berbeda dengan yang sekarang?," tukasnya. Di klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) 2010/2011, Persib tertahan di urutan ke-8. Menyisakan dua partai sisa di kandang sendiri juga akan menentukan sejauh mana Persib mampu mengakhiri musim ini dengan kepala tegak. Jika berkaca pada dua musim ke belakang, Persib yang bermaterikan pemain bagus, j i k a secara prestasi

justru lebih baik. Persib menduduki posisi 3 di musim 2008/2009 dan posisi 4 di 2009/2010. Kala itu Persib dibesut Jaya Hartono. Max menyarankan, apapun hasil yang diraih Eka Ramdani dan kawan-kawan sudah tidak mempengaruhi klasemen. Libur panjang dan jeda kompetisi yang sangat terpengaruh badan sepakbola tanah air, PSSI, merupakan waktu yang tepat untuk mengubah nasib Persib. "Lakukan perubahan dengan mengandalkan pembinaan. Pertahankan pemain yang loyal saja," tegasnya. Max sendiri merupakan pemain yang pernah terpanggil membela timnas Indonesia. Bahkan pada tahun 1965, Max bersama tim PSSI berkesempatan menjajal kemampuan di luar negeri dengan melakukan tur keliling Eropa. (OKZ)

harian andalas | Hal.

9

Kelompok 78 Mulai Cari Kandidat Alternatif Jakarta-andalas Kelompok 78 (K-78) mulai mencari tokoh alternatif apabila Federasi Sepak Bola Dunia atau FIFA tetap melarang pasangan Arifin Panigoro dan George Toisutta sebagai calon ketua umum dan wakil ketua PSSI. "Saat ini sepak bola sedang akut. Kalau Arifin Panogoro dilarang FIFA, kasih alternatif dong, misalnya pak Nirwan Bakrie," ujar salah seorang anggota K-78, Saleh Mukadar, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (31/5). Saleh yang juga mantan manajer klub Persebaya mengatakan bukan tanpa alasan dirinya menyebut nama Nirwan. Ia menganggap Nirwan mampu menjalankan persepakbolaan nasional tanpa anggaran pendapatan dan belanja daerah. "Orang kaya di negeri ini banyak, tapi orang kaya gila bola saya rasa cuma Arifin Panigoro dan Nirwan Bakrie. Dua sosok ini saya yakin bisa mengelola sepak bola tanpa APBD. Jadi, kalau pak Arifin dilarang, saya rasa pak Nirwan pantas maju," tutup Saleh. Sikap keras K-78 kini melunak. Sebelumnya dalam jumpa pers petang tadi, K-78 bersikukuh mengusung Arifin dan George. Desak FIFA Ganti KN Kelompok 78 (K78) berharap agar pemilihan Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum PSSI tidak dilaksanakan pada Kongres 30 Juni mendatang. Seperti diketahui, K78 meminta FIFA agar membentuk Komite Normalisasi baru karena KN lama yang dipimpin Agum Gumelar dianggap telah menyelesaikan tugasnya, yakni menggelar Kongres PSSI 20 Mei lalu. Namun, K78 malah meminta KN baru nantinya tidak

memilih ketum dan waketum baru. "FIFA harus membentuk KN baru untuk melaksanakan pemilihan 9 orang anggota exco, tidak termasuk Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum," kata Sihar Sitorus di Jakarta, Selasa (31/6). "Pemilihan ketum dan waketum dilaksanakan setelah keputusan CAS keluar," imbuhnya, seperti yang tertera dalam empat gugatan K78 kepada CAS. "KN kan sudah bertugas namun gagal. KN baru harus tegas, tunduk kepada aturan dan tidak punya kepentingan," juru bicara Arifin Panigoro dan George Toisutta Saleh Mukhadar menimpali. Mukhadar menambahkan Arifin Panigoro dan George Toisutta adalah dua nama yang paling tepat memimpin PSSI saat ini. "Di Indonesia itu banyak orang kaya, tapi yang gila bola tidak," kata Saleh."GT dan AP itu sudah memiliki pengalaman jadi mereka mampu memimpin meski klub-klub sepakbola Indonesia harus lepas dari APBD," lanjutnya. Seperti diketahui FIFA menolak GT dan AP masuk dalam bursa pemilihan dalam Kongres PSSI 20 Mei lalu. Namun K78 ngotot agar keduanya masuk dalam bursa ketum. Kongres dihujani interupsi, hingga akhirnya Ketua KN Agum Gumelar menutup kogres tanpa mendapat hasil. Beruntung Indonesia masih lolos dari sanksi dan FIFA memberikan waktu hingga 30 Juni untuk melaksanakan kongres. (OKZ)

Menpora Ingin Kongres Tak Seperti Kemarin

siang. Seperti diketahui, FIFA memberi kesempatan terakhir untuk Indonesia menggelar kongres lagi selambatlambatnya pada 30 Juni. Jika masih gagal, seperti yang terjadi di dua kongres sebelumnya di Pekanbaru dan Jakarta, keanggotaan Indonesia di FIFA otomatis dicabut. "Jadi kita bersyukur bahwa FIFA tidak jadi memberikan sanksi kepada Indonesia, dan karena memang itu yang kita harapkan," ujarnya. "Kita juga diberikan waktu untuk menyelenggarakan kongres paling lambat 30 Juni. Untuk itu kita dorong yang terbaik supaya tidak menjadi seperti kemarin," sambung Andi tanpa menyebut detil upaya yang dimaksud. (DTC)

Jakarta-andalas Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng menyambut positif kabar bahwa FIFA tidak menjatuhkan sanksi buat Indonesia. Pihaknya juga akan mendorong kongres lanjutan supaya menghasilkan yang terbaik. Hal itu dikatakan Andi kepada wartawan seusai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus korupsi wisma atlet SEA Games 2011 di kantor KPK, Jln. Rasuna Said, Jakarta, Selasa (31/5)

Solo Siap Gelar Kongres PSSI Solo-andalas Wakil Wali Kota Solo FX Hadi Rudiyatmo menyatakan, Solo siap menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kongres PSSI babak kedua. Menyusul keputusan FIFA yang memerintahkan PSSI untuk menggelar pemilihan ulang pengurus paling lambat 30 Juni. Rudi yang juga Anggota Komite Normalisasi PSSI ini menegaskan, usulan ini untuk memberikan kepastian soal tempat penyelenggaraan kongres PSSI. "Kalau saya masih dipercaya menjadi anggota Komite Normalisasi, saya akan usulkan kota ini menjadi tempat penyelenggaraan kongres," kata Rudi di Solo, Selasa (31/5). Dia menyatakan tidak memiliki kepentingan apapun terkait dengan usulanya tersebut. Warga Solo hanya ingin menyediakan tempat untuk kongres dan berpartisipasi menyelamatkan sepakbola nasional. Rudi bertekad pada kong-

res kedua nanti harus berlangsung ketat dan tertib. Seluruh peserta yang mengikuti kongres harus mentaati tata tertib serta tidak menimbulkan kericuhan. Tata tertib yang menjadi sorotan Rudi antara lain terkait tanda pengenal atau ID card bagi peserta kongres. Seluruh ID card harus disertakan foto wajah. Di samping itu, tanda pengenal ini juga mestinya dibedakan antara peserta, peninjau, tamu, ataupun kalangan wartawan. Perbedaan ini untuk menghindari penumpukan di arena kongres. "Kami tidak menginginkan kongres akan mengalami deadlock seperti kongres pertama kemarin," imbuhnya. Disinggung mengenai sikap Kelompok 78, Rudi menganggap sikap arogansi kelompok tersebut pada kongres kemarin sangat tidak berdasar. Ini menunjukkan bahwa Kelompok 78 tidak memahami tugas Komite Normalisasi. "Kita harus berterima kasih kepada Komisi X DPR RI, KONI, dan Pemerintah yang telah ikut turun tangan menyelesaikan persoalan yang melilit PSSI. Campur tangan pihak-pihak ini," ujarnya. (OKZ)


Rabu

EKONOMI-BISNIS

1 Juni 2011

harian andalas | Hal.

10

Telkom-Telkomsel Luncurkan Speedy Flash telah menjangkau hampir seluruh titik di Sumatra dan kesemuanya dapat dinikmati dalam satu produk. Saat ini, pangsa pasar internet broadband baik fixed maupun mobile di Sumatra masih dikuasai Telkom Speedy dan Telkomsel Flash. “Secara blended, Speedy dan Flash mengusai kurang lebih tiga perempat pasar internet di Sumatra,” kata Overlis seraya menambahkan, sinergi antara Speedy dan Flash ini diharapkan dapat mempercepat penetrasi pelanggan Speedy dan Flash, sehingga mampu menembus angka di atas 80%. Sementara itu, Manager Marketing Regional I Sumatra, Ma’rufin mengungkapkan, salah satu keunggulan utama Speedy Flash yang sulit untuk ditiru oleh kompetitor adalah, ‘Meluncur Tanpa Batas dengan kualitas internet dan terbaik di mana saja’. Ditambahkan Ma’rufin, rasanya belum ada operator lain yang memiliki produk yang dapat mengakomodasi kebutuhan internet masyarakat, seperti yang diberikan oleh Speedy Flash. Apalagi, pada edisi perdana akan direlease 3 paket utama, yakni Primera, Fantastica dan Ultima. “Produk Speedy Flash paket Fantastica misalnya, menggunakan sistem multi session, di mana ketika pelanggan di rumah sedang mengakses Speedy, secara bersamaan anggota keluarga yang lain bisa mengakses Telkomsel Flash di kota lain, bahkan hingga 5 orang sekaligus secara paralel dan simultan di seluruh Indonesia. Semua paket Speedy Flash adalah layanan internet unlimited, di mana penggunaan berapapun dalam sebulan tidak akan ada biaya penggunaan tambahan, sehingga pelanggan tidak perlu khawatir tagihan internetnya membengkak. De-

Medan-andalas PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) beserta anak perusahaannya PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel) meluncurkan layanan Speedy Flash, yakni sebuah product synergy unggulan Telkom Speedy dan Telkomsel Flash. andalas/asril tanjung

SPEED ASH - Jajaran PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) dari kiri Suherman (Deputi GM USCR I), Overlis (GM Telkomsel SPEEDYY FL FLASH UCS Regional I Sumatra), Rifnaldi (GM DTFR I), dan Manager Marketing Regional I Sumatra, Ma’rufin ketika melakukan launching Speedy Flash di Medan, kemarin.

Mendag RI Pimpin Tim TPBB Sidak Sejumlah Pasar Medan-andalas Tim Terpadu Pengawasan Barang Beredar (TPBB) yang dipimpin Menteri Perdagangan RI Mari Elka Pangestu beserta rombongan melakukan inspeksi mendadak di sejumlah tempat yang diduga telah ditemukan tindakan pengawasan yang menyalahi peraturan perdagangan di Medan. Menteri Perdagangan RI Mari Elka Pangestu melalui Dirjen Standarisasi dan Perlindungan Konsumen N Juli Ishak di Vip Room Bandara Polonia kemarin menjelaskan, kedatangan yang langsung dipimpin Mendag Mari Elka Pangestu ini, adanya informasi telah ditemukan dugaan pe-

nyalahgunaan pengawasan terhadap barang beredar di Medan. Untuk itu perlu ditinjau secara langsung guna melakukan penertiban. Tim Terpadu Pengawasan Barang Beredar Pusat akan melakukan integrasi pengawasan barang beredar di pasar. Tujuannya untuk mensinergikan tim dari pusat dengan tim di daerah. “Tim terpadu di daerah sudah dibentuk Gubernur masing-masing daerah. Kedatangan kita untuk mensinergikan kinerja tim untuk pengawasan. Tujuannya lebih kepada bersifat perlindungan konsumen,” tegasnya. Lebih jauh dijelaskannya, tim terpadu pusat yang datang

Sari Roti Targetkan Jadi Market Leader PT NIPPON Indosari Corpindo, Tbk (NIC) produsen Sari Roti mulai beroperasi di Medan dengan membidik target menjadi market leader di kota metropolis ini. PT NIC yakin dan optimis mampu menguasai pasar hingga 90%.

A

sisten General Manager PT NIC Tbk, Leo Ginting mengatakan, secara nasional PT NIC sudah berdiri sejak 1995 dan hingga sekarang sudah memiliki lima pabrik. Khusus di Medan, kapasitas produksi tiga shift masingmasing delapan jam dengan produksi 9000 pieces setiap jam baik untuk roti manis maupun tawar. “Kapasitas terpasang tiga shift tapi yang sekarang ini berproduksi baru satu shift dengan operasional delapan jam. Setiap jam mampu memproduksi 3000 pieces roti tawar dan 6000 pieces roti manis,” katanya pada factory visit kepada wartawan di Medan, kemarin. Ke depan, lanjut dia, akan dilakukan ekspansi kapasitas dengan menambah line baik untuk roti tawar maupun manis masing-masing satu line sehingga total akan ada empat line pada pabrik di Medan . Dengan begitu akan mampu memproduksi roti dua kali lebih banyak dari sekarang ini. “Sekarang ini masingmasing memiliki satu line

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 THAMRIN 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

April

baik untuk roti tawar maupun manis. Kedepan akan penambahan kapasitas satu lagi seperti pabrik di Jakarta dan Cikarang,” ucapnya. Dengan penambahan kapasitas diharapkan mampu menjangkau pasar hingga Aceh dan Sumatera Barat. Saat ini, pihaknya telah berhasil menguasai pasar Medan hingga Tebing Tinggi. “Pasar di Medan ini cukup potensial. Kami yakin akan semakin besar seiring perkembangan kota ini. Jika kota terus berkembang tentu masyarakatnya tidak memiliki waktu untuk membuat sarapan dan roti menjadi pilihan,” katanya. Yang membuat produk Sari Roti berbeda dengan roti lainnya yaitu proses produksinya menggunakan teknologi terbaik dan modern dengan mengedepankan tiga H yakni halal, hygienist dan healthy. Terdiri dari empat varian yaitu tawar, manis, cream dan sobek. Masing-masing memiliki berbagai rasa seperti strawberry, coklat, chocochip, mocca, cream keju, coklat nenas, coklat keju dan banyak lainnya. “Hampir setiap tahun Sari Roti meluncurkan produk sesuai keinginan masyarakat dengan memiliki unit pengembangan produk,” pungkasnya. (MA)

PLAZA 13.10-15.20-17.50-20.10 THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.00-21.20 BINJAI 13.15-15.05-16.55-18.45-20.35

bersama rombongan terdiri dari Kementerian Perdagangan, Kementerian Perekonomian, Kementerian Pertanian, Kementerian Perindustrian, Kementrian Kominfo, instansi lain juga diantaranya BPOM, Keuangan, Bareskrim. Disebutkan, pengawasan terhadap barang beredar tersebut meliputi produk-produk non standart dan produk-produk yang tidak memenuhi persyaratan khususnya yang memiliki kaharusan wajib SNI serta produk-produk yang bisa membahayakan konsumen. Perlindungan konsumen yang seperti apa yang dapat dilakukan oleh tim pengawasan terpadu yang ada di daerah. (RIL)

Layanan ini akan menggabungkan keunggulan teknologi antara fixed broadband melalui Speedy dan mobile broadband Telkomsel Flash. “Layanan Speedy Flash akan secara langsung memberikan kemudahan dan felsibilitas dalam melakukan akses internet di manapun dan kapanpun pelanggan berada. Dengan Speedy Flash ini segala aktivitas bisnis, personal, sosial, dapat dengan mudah dilakukan–aktivitas dalam bertukar informasi melalui email, facebook, twitter dan menikmati video menarik melalui Youtube dapat dilakukan dengan mudah,” kata GM Telkomsel UCS Regional I Sumatra Overlis di Medan, Selasa (31/5). Dalam pemaparan launching Speedy Flash, Telkom Group membentuk kembali Divisi Corporate Communication Affair secara nasional terbagi 7 regional. Untuk di Sumatra, Divisi Corporate Communication Affair dipercayakan kepada Syaiful Hadi. Overlis kembali menambahkan, pelanggan dapat menikmati sensasi baru dalam berinternet, mereka menikmati stabilitas internet fixed broadband Speedy yang telah tersedia di seluruh kota besar dan kecil di Sumatra serta kenyamanan berinternet dengan mobile broadband Flash yang layanannya

Nilai Transaksi Kliring Turun 7,62 Persen

Medan-andalas Kepala Tim Ekonomi dan Moneter Koordinator Wilayah Bank Indonesia (BI) Sumut dan Nangroe Aceh Darussalam (NAD), Mikael Budisatrio mengatakan, nilai transaksi kliring perbankan di Sumatera Utara (Sumut) pada bulan April 2011 tercatat senilai Rp 10,6 triliun atau turun 7,62% dibanding bulan sebelumnya. “Hal serupa juga terjadi pada volume transaksi kliring, mengalami penurunan sebesar 11,46% menjadi 346.972 warkat,” kata Mikael Budisatrio, Selasa (31/5) di kantornya. Sebelumnya, kata Mikael nominal kliring pada bulan Maret mencapai Rp 11,48 triliun, sementara volumenya mencapai 391.870 warkat. Terkait penurunan tersebut, penurunan kliring retur juga terjadi sebesar 17,66% menjadi Rp 132 miliar dengan volumenya yang ikut mengalami penuru-

nan sebesar 11,68% menjadi 5.953 warkat. Masih kata Mikael, untuk jumlah penolakan cek dan bilyet giro (cek/BG) kosong pada April 2011 mencapai Rp 113 miliar dengan cek/BG mencapai 5.140 warkat. “Jumlah ini menurun dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 5.749 warkat dengan nilai nominal sebesar Rp 126 miliar,” ungkapnya. Pada kesempatan itu, Mikael juga meminta kepada nasabah pemilik cek dan giro untuk memperhatikan persoalan ini sebab akan berdampak buruk pada reputasi nasabah itu sendiri. "Jika terjadi kasus cek kosong sebanyak tiga kali, nasabah akan di-blacklist. Jika sudah terjadi kasus demikian maka nasabah sendiri yang akan kesulitan," katanya. (SIONG)

ngan produk ini, pelanggan juga mendapatkan kenyamanan, karena layanan Speedy dan Flash akan saling menjadi back up satu dengan yang lainnya,” paparnya. Disebutkan Ma’rufin, untuk menikmati layanan Flash ini, pelanggan hanya perlu melakukan registrasi Speedy Flash, baik di Plasa Telkom ataupun menghubungi 147. “Layanan 147 tetap buka 24 jam meski di hari libur. Selanjutnya, pelanggan akan mendapatkan panduan dari petugas. Pelanggan yang telah berlanggan Speedy saja atau Telkomsel Flash saja bisa mengajukan upgrade layanan menjadi Speedy Flash dengan biaya aktivasi gratis,” jelasnya. Ma’rufin menambahkan, produk Speedy Flash sudah dapat dinikmati oleh pelanggan dan masyarakat dengan harga mulai Rp 150 ribu/ bulan, di mana dengan harga paket Prima tersebut pelanggan telah mendapatkan paket berlangganan produk Speedy dan Flash sekaligus. “Saat ini, paket Speedy Flash tertinggi adalah Ultima, di mana bisa dipilih layanan Speedy dengan kecepatan bervariasi mulai dari up to 512 kbps hingga 3 Mbps dan dengan layanan Telkomsel Flash hingga beberapa nomor sekaligus dengan kuota kecepatan tinggi sampai dengan penggunaan 700 MB, selebihnya tetap bisa digunakan dengan kecepatan yang wajar,” ucapnya. Sedangkan dengan paket Fantastica dan Ultima, pelanggan bisa mendaftarkan sampai dengan 5 nomor Flash dan 1 layanan Speedy, sehingga memungkinkan seisi rumah bisa berinternetan suka-suka tanpa batas kapanpun di mana saja dengan biaya tetap dan terjangkau. (RIL)

Konsumsi BBM Naik 1 Juta Kiloliter

RI Tekor Rp 1,7 Triliun Jakarta-andalas Pemerintah mengakui, setiap pertambahan kuota BBM subsidi sebanyak 1 juta kiloliter (KL) akan membuat anggaran negara naik Rp 1,7 triliun. Karena itu pemerintah menjaga agar konsumsi BBM subsidi ini tidak melonjak. Hal ini disampaikan Plt Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Bambang Brodjonegoro di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (31/5). "Kalau overquota BBM bersubsidi yang pasti subsidi bertambah. Setiap 1 juta kiloliter berpotensi nambah Rp 1,7 triliun. Subsidi nambah bukan defisit," ujar Bambang. Sebelumnya, BPH Migas

memperkirakan kuota BBM bersubsidi akan direvisi dalam RAPBN-P 2011 menjadi 40,2 juta KL dari target yang ditetapkan sebelumnya sebesar 38,59 juta KL. Peningkatan konsumsi BBM subsidi terjadi karena meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan tidak dilakukan pembatasan BBM bersubsidi yang rencananya akan dilakukan pemerintah pada April lalu. Selain itu, kemacetan juga berperan membuat tingkat konsumsi BBM bersubsidi meningkat. "Pertumbuhan ekonomi juga berpengaruh terhadap permintaan BBM," jelasnya. (DTC)

50 Ribu Batang Mangrove Ditanam di Perlis Langkat-andalas Sebanyak 50 ribu batang bakau (mangrove) ditanam pada kegiatan bersama aparat pemerintah dan masyarakat di perairan Perlis Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. "Kita akan menanam 50 ribu batang mangrove pada kegiatan bersama bersama masyarakat," kata Kepala Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat, Herminta Sembiring, di Stabat, Selasa. Penanaman pohon mangrove di pesisir panta Perlis Kecamatan Brandan Barat tersebut merupaka suatu bentuk kerjasama dengan dan bantuan dari Pusat Pengelolaan Eko Region Sumatera, yang beradi Pekan Baru, katanya. Lalu, mangrove yang ada, ditanami dilahan-lahan pesisir pantai Perlis oleh masyarakat, yang diharapkan natinya akan bermamfaat buat masyarakat nelayan yang berada di tempat tersebut.

SUN 13.30-15.45-18.00-20.15

Ilustrasi Sebagaimana diketahui, kata Herminta Sembiring pula, bahwa nelayan di Perlis sangat membutuhkan hutan mengrove. Dimana keberadaan hutan mangrove, akan membuat kehidupan laut menjadi berkembang biak di akar-akar mangrove tersebut. Semisal akar mangrove, salah satu tempat yang baik, untuk ber-

PLAZA 13.10-15.30-17.50-20.10 THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.00-21.20 BINJAI 12.00-14.50-16.40-19.30-20.20

PALLADIUM 12.45-15.00-17.15-19.30 PLAZA 13.45-16.00-18.15-20.30

kembang biaknya ikan, udang, kepiting, kerang, termasuk juga binatang lainya seperti kera, katanya. Untuk itulah penanaman ini dilakukan, dan diharapkan nantinya akan memberikan mamfaat yang sangat besar pula, buat eningkatan kehidupan para nelayan di Perlis Kecamatan Brandan Barat. Herminta juga menyampaikan

THAMRIN SUN 13.00-15.15-17.30-19.45

bahwa penanaman mangrove (bakau) ini juga akan dilaksanakan di berbagai tempat lainnya, terutama yang lahan mangrovenya sudah terlihat sangat kritis, katanya. Yang menjadi perhatian dari instansinya untuk penanaman mendatang yaitu kecamatan Secanggang, Tanjungpura, Besitang, Pangkalan Susu, maupun Gebang. “Mudah-mudahan bantuan mangrove yang diperuntukkan buat masyarakat nelayan, akan kembali kita lakukan bekerjasama dengan Kementerian Lingkungan Hidup Pusat Pengelolaan Eko Region Sumatera,” katanya. Sementara itu salah seorang masyarakat yang ikut menanam mangrove, Ramlan, menjelaskan bahwa mangrove yang ditanam di perairan Perlis tersebut, kini kondisinya sangat baik. Terbukti, hampir 95 persen bakau (mangrove) yang ditanam kondisinya hidup, dan tumbuh subur, katanya. (ANT)

SUN 13.00-15.00-17.00-19.00-21.00 PALLADIUM 13.00-15.00-17.00-19.00-21.00

PLAZA 18.10-20.20


KOMUNITAS

Rabu 1 Juni 2011

harian andalas | Hal.

11 andalas/ist

TIM EKSPEDISI - Wakasad Letjen TNI Budiman, Kas Kostrad Mayjen TNI Hendra Rizal, Danjen Kopasus Mayjen TNI Lodewijk Paulus, Waaster Kasad Brigjen TNI Iskandar M Sahil, Waasops Kasad Brigjen TNI Sudirman Kadir, Kasdam I/BB Brigjen TNI Murdjito, Danrem 032/ WBR Kolonel Inf Bambang Taufik, para Dandim Jajaran Korem 032/WBR, Sekda Agam Drs H Azwar Risman Thaher foto bersama dengan Tim Ekspedisi Bukit Barisan Gunung Singgalang Sumatera Barat dan para tokoh masyarakat di Poskotis Kampung Malalak Bukit Tinggi, Agam.

USU Peringkat 2 Diminati SNMPTN se-Indonesia Medan-andalas Universitas Sumatera Utara menempati peringkat ke-2 diminati peserta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) seIndonesia, berjumlah sekira 55 ribu peserta. Pelaksanaan SNMPTN 2011 hari pertanma di USU berjumlah 31.100 orang. Dengan rincian 12.138 kelompok IPA, 8.653 IPS, dan 10.309 IPC. Ujian yang serentak digelar se-Indonesia ini berjalan lancar pada hari pertama pelaksanaannya, Selasa (31/5). Materi diujikan pada hari pertama SNMPTN jalur ujian tertulis ini terdiri dari Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Bidang Studi Dasar (Matematika Dasar, Bahasa Indonesia, & Bahasa Inggris). Ketua Panlok USU Zulkifli Nasution, Penanggung Jawab Sosialisasi Prof Dr Ningrum Natasya Sirait SH MLI, Purek V USU Ir Yusuf Husni, dan Ka Humas USU Bisru Hafi S.Sos MSi meninjau langsung beberapa lokasi ujian, seperti di Yayasan Pendidikan Islam Miftahussalam Jalan Darussalam, Kantor Panlok di Cikal USU, dan mengunjungi seorang peserta ujian yang dirawat di RSU Sari Mutiara. Dalam kunjungannya Zulkifli Nasution mengungkapkan, tahun ini terjadi peningkatan jumlah peserta ujian yang mendaftar ke USU, sekira 33 persen dibandingkan tahun lalu. Dia menyebutkan, tahun lalu yang mendaftar ke USU sekira 19-20 ribu peserta. Tahun ini jumlahnya mencapai 31 ribu peserta. Dari jumlah itu, USU hanya akan menampung 2.900 mahasiswa baru untuk memenuhi 60 persen penerimaan mahasiswa melalui jalur SNMPTN. Zulkifli mengakui, berdasarkan jumlah penduduk Sumut seharusnya USU menampung sekira 52 ribu mahasiswa, namun saat ini hanya mampu menampung 38 ribu mahasiswa.(HAM)

MKKI dan Klenteng Chi Thien Kung Gelar Festival Bakcang Medan-andalas Kelenteng Chi Thien Kung Medan dan Majelis Kelenteng Khonghucu Indonesia (MKKI) Sumatera Utara menggelar Perayaan Tradisi Tionghoa Indonesia “Happy Bakcang Festival 2011“ pada Senin (6/6) mendatang atau tanggal 5 bulan 5 Imlek.

38.383 Peserta SNMPTN Unimed Bakal Kecewa andalas/siong

Menurut rencana, kegiatan yang dikoordinir Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (MATAKIN) Sumatera Utara ini dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Abdul Rahim bertempat di Jalan Baru Meranti (eks Pasar Meranti), Kelurahan Sei Putih Timur-II, Kecamatan Medan Petisah pada pukul 18.30 WIB. Ketua Panitia Pelaksana yang diwakili sekretaris, Ronny, mengungkapkan persiapan festival tersebut kini mencapai 80 hingga 90 persen mulai dari penataan lokasi hingga hal-hal teknis terkecil. “Koordinasi dan kerja sama dengan berbagai pihak baik dari tim pelaksana maupun teknis untuk persiapan festival ini terus dilakukan. Kami sudah all out dalam hal ini,” ujar Ronny didampingi Bendahara Panitia Kwok Siek Lie kepada wartawan saat rapat panitia di Ho Teh Tiam (HTT), Jalan H Adam Malik, Medan, Senin (30/5). Pimpinan Kelenteng Chi Thien Kung Tan Po An menyatakan, perayaan tradisi tahunan yang didukung tokoh

PANITIA - Usai rapat, Panitia Pelaksana Perayaan Tradisi Tionghoa Indonesia “Happy Bakcang Festival 2011“ diabadikan bersama-sama di halaman depan Ho Teh Tiam (HTT), Jalan H Adam Malik Medan, Senin (30/5). masyarakat serta warga Tionghoa Kota Medan khususnya Medan Petisah ini sekaligus untuk menunjukkan dan memperkenalkan ciri khas tradisi masyarakat Tionghoa. “Pada malam hari kita menyuguhkan lomba bungkus dan makan bakcang, hiburan musik tradisional Tionghoa, taritarian oriental, atraksi barongsai hingga lucky draw dengan hadiah satu unit sepeda motor yang disponsori Sahabat Center Medan,” kata Tan Po An. Dikatakannya, perayaan tradisi etnis Tionghoa yang lebih dikenal dengan nama makan bakcang ini pada hakikatnya ditujukan untuk generasi muda etnis Tionghoa yang lahir dan tumbuh berkembang di Sumut bahkan di luar daerah agar mengenal dan melestarikan adat istiadat ataupun tradisi budaya etnis Tionghoa. ”Kita berharap para generasi muda peduli akan pentingnya melestarikan tradisi dan budaya khususnya generasi muda etnis Tionghoa,” ujar Tan Po An.

Turut hadir dalam rapat itu sejumlah anggota tim panitia di antaranya Lily Kho, Fitri Ipid Alice, Suwandi, E Leonard Sialahi SP, Mario, Awie, Susanto Tan SE, Peter Surya Ho, Sian Yet, Eluan Wijaya, Kok Beng, dan lainnya. Pada kesempatan itu, Ws Ir Djohan Adjuan selaku Ketua MATAKIN Sumut demisioner menjelaskan, asal usul budaya bakcang berasal dari zaman ZanKuo (zaman perang antarnegara) di Tiongkok kuno sekira tahun 340 SM dengan seorang menteri bernama Qu Yuan yang terkenal dengan kesetiaannya dari negara Chu. “Jadi tradisi memakan bakcang adalah simbol untuk memperingati Qu Yuan yang menenggelamkan diri agar jasadnya tidak dimakan oleh ikan dan hewan air lainnya,” kata Djohan Adjuan. Ia menambahkan untuk mengenang kesetiaan Qu Yuan sebagai seorang penyair, tanggal 5 bulan 5 Imlek juga ditetapkan oleh masyarakat Tionghoa sebagai hari penyair.(SIONG)

Calhaj KBIH An Nabawi Pemko Medan Ikut Manasik Medan-andalas Sekitar 100 orang calon haji yang bergabung di Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) An Nabawi Pemko Medan melaksanakan manasik untuk berlatih mempraktikkan umrah dan haji di Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan, baru-baru ini. Para peserta berangkat dari kediaman pembimbing Drs H Harmyn Tanjung di Jalan Sutrisno, Gang Berlian yang dalam kegiatan ini dijadikan sebagai pemondokan di Madinah. Kemudian menaiki dua bus pariwisata menuju Masjid Raya Al Mahsun yang dijadikan sebagai Bir Ali untuk ihram, lalu melanjutkan perjalanan ke Asrama Haji di Pangkalan Masyhur sebagai Makkatul Mukaromah/Masjidil Haram. Di sana, para peserta mempraktikkan thawaf, sa’i, dan tahallul. Setelah beristirahat sejenak, kegiatan dilanjutkan dengan praktik ibadah haji lainnya, yakni wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan melontar jumrah di Mina. Dalam kegiatan ini para peserta dibimbing oleh muthawwif H Edy Purwanto yang menjelaskan tentang

andalas/ist

rukun, wajib, dan sunnah dalam ibadah haji. Kepada para peserta juga diingatkan tentang pentingnya mengendalikan diri ketika menghadapi situasi yang sebenarnya saat berada di tanah suci sehingga saat pulang ke tanah air bisa memeroleh haji yang mabrur. Sementara itu Harmyn Tanjung menjelaskan bahwa saat ini jumlah

calon haji yang telah mendaftar ikut manasik kurang lebih 160 orang, tetapi kuota yang dapat diberangkatkan untuk musim haji tahun 2011, baru 95 orang. Didampingi para pembimbing lainnya, yakni H Ahmadin Angkasyah Lc, H Harianto SAg, Dr H Syarbaini Tanjung MA, H Azwardin Nasution SAg, dan Drs H Nasrun Zakaria, Harmyn menyebutkan

hingga bulan Ramadhan mendatang KBIH An Nabawi Pemko Medan masih menerima calon haji yang mau bergabung. Tempat pendaftaran di Kantor Bagian Agama Pemko Medan, ke Masjid Al-Musbiqiin (setiap hari Jumat) atau ke Jalan Sutrisno Gang Berlian No 6 Medan. “Tidak ada uang manasik. Biaya manasik gratis,” tegas Harmyn.(GUS)

MANASIK --Terlihat para calon haji KBIH An Nabawi Pemko Medan saat mengikuti manasik haji di Asrama Haji Pangkalan Masyhur Medan.

Medan-andalas Sebanyak 40.578 calon mahasiswa se-Indonesia bersaing untuk menjadi mahasiswa Universitas Negeri Medan (Unimed) dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2011. Jumlah ini dikumpulkan dari data pendaftar di 60 Perguruan Tinggi Pemerintah (PTP) yang ada di Indonesia. Panitia Lokal (Panlok) Unimed mencatat ada 18695 peserta yang mendaftar. Dengan rincian 4.858 sektor IPA, 7.562 sektor IPS dan 6.275 sektor IPC. “Dari jumlah 40.578 ini, sesuai daya tampung yang tersedia hanya 2.195 peserta yang akan diterima untuk belajar di 38 program studi Unimed,” ujar PJ Rektor Unimed Prof Selamat Triono MSc PhD, kepada wartawan, Selasa (31/5) di Gedung Serba Guna Unimed. Melihat jumlah ini, dipastikan 38383 peserta bakal kecewa karena tidak lulus. Selamat bilang, dari seluruh Indonesia, Unimed menempati peringkat ke-7 untuk universitas yang diminati. Peringkat pertamanya adalah Universitas Padjadjaran (Unpad) dengan jumlah pendaftar 56224. Kemudian diikuti Universitas Sumatera Utara (USU) dengan jumlah 55385 pendaftar, lalu Universitas Indonesia (UI) 53398 pendaftar, Universitas Gajah Mada (UGM) 49256 pendaftar, Universitas Hasanuddin (Unhas) 48915 pendaftar, dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung 41093 pendaftar. “Unimed yang peringkatnya turun hingga ke peringkat tujuh dari peringkat kedua tahun lalu, namun peminat masuk Unimed naik dari sekitar 38 ribu lebih tahun lalu menjadi 40578 peminat,” tutur pria yang juga menjabat Ketua Panitia SNMPTN 2011 Unimed ini. Menurutnya, untuk keamanan pelaksanaan ujian, Unimed menghadirkan 1782 orang pengawas serta menyiagakan 42 Menwa, dan 92 petugas gabungan dari kepolisian. “Lalu, untuk lembar jawaban ujian atau LJU untuk sementara disimpan di sini (Unimed) dulu, Kamis pagi (2/6), paling lama LJU akan dikirim ke Jakarta,” tuturnya. Pantauan hari pertama ujian tertulis SNMPTN di Unimed kemarin berlangsung aman dan lancar. Seperti diungkap koordinator SNMPTN Unimed, Sukirno. masih ada peserta yang datang terlambat, bahkan, tidak membawa kartu ujian dengan alasan hilang. Begitupun, panitia memberi kesempatan mengikuti ujian di sektor lokasi dengan mengisi berita acara ujian (BAU).(HAM)

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-C

HUANG WEN CEN

35

Jl, Jose Ri zal No. 64 Medan

29-05-11 18.30 WIB

01-06-11 11.00 WIB

D i perabukan

1

TJHIN KIAN KIAN

80

Jl. P endi di kan K omp. S D P B lok C 5 Medan

30-05-11 09.30 WIB

03-06-11 10.00 WIB

D i perabukan

3

TAN LAI SIU / PARDI

97

Jl. Gatot S ubroto No. 130 B Medan

29-05-11 17.20 WIB

02-05-11 10.00 WIB

D i perabukan

5

LAU BAK GUAN / AKAU

61

Jl. Rahayu No. 111 A Medan

30-05-11 15.00 WIB

03-06-11 14.00 WIB

D i perabukan

6

CHANG IK LAN

81

Jl. S utri sno Gg. Garuda No. 2 C Medan

30-05-11 11.35 WIB

03-06-11 12.00 WIB

D i perabukan

7

LIE JOEK NAM

71

Jl. K .L. Yos S udarso Lk. X IV C No. 24 Glugur Medan

30-05-11 07.45 WIB

01-06-11 11.00 WIB

D i perabukan


SUMATERA UTARA

Rabu 1 Juni 2011

harian andalas | Hal.

12

Jalan Alternatif ke Kantor Bupati Sergai Berlumpur Sei Rampah-andalas Warga Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai mengeluh. Pasalnya, jalan di lingkungan 10 dan 12 di desa tersebut, kondisinya rusak berlubang dan berlumpur sepanjang sekitar 500 meter. Dan, hingga kini belum juga diperbaiki oleh pihak terkait. Padahal merupakan jalan alternatif menuju komplek kantor Bupati Serdang Bedagai. “Keluhan warga itu, dituangkan dalam aksi penanaman pohon kelapa sawit di jalan itu. Rencananya warga setempat akan menggelar protes ke pihak terkait,” kata Minto (47),

JALAN BERLUMPUR-Warga sudah lama mengeluhkan kondisi lumpur jalan alternatif menuju Kantor Bupati Serdang Bedagai.

Kadiskes Labuhan Batu dr Alwi Mujahid

Masyarakat Dapat Layanan Gratis Program Jampersal Rantau Prapat-andalas Puskesmas di seluruh Kabupaten Labuhan Batu, termasuk jaringannya, seperti Puskesmas Pembantu (Pustu), Poskesdes, sudah bisa menjalankan program jaminan persalinan (Jampersal) gratis, karena dananya tersedia di Dinas Kesehatan. Demikian diungkapkan Plt Kadis Kesehatan Labuhan Batu, dr H Alwi Mujahid Hasibuan, Selasa (31/5).Ketua KAHMI Labuha Batu ini menerangkan, Jampersal merupakan program pemeriksaan kehamilan (antenatal), persalinan dan pemeriksaan masa nifas bagi seluruh ibu hamil yang menggunakan fasilitas kesehatan bekerjasama dengan program pembiayaannya ditanggung pemerintah, meskipun tidak masuk dalam Jamkesmas. “Puskesmas sekarang sudah bisa melayani langsung persalinan gratis. Kemudian nanti diklaim ke Dinas Kesehatan. Berapa yang dilayani nantinya diklaim ke Dinas Kesehatan dengan menunjukkan bukti bahwa pasien telah dilayani,”ujar Alwi. Dikatakan, program Jampersal ini meliputi, pemeriksaan kehamilan 4 kali, persalinan normal, pelayanan nifas normal. Termasuk KB pasca persalinan, pelayanan bayi baru lahir, pemeriksaan kehamilan pada kehamilan resiko tinggi, pelayanan pasca keguguran, persalinan per vaginam dengan tindakan emergensi dasar, pelayanan nifas dengan tindakan emergensi dasar. Pelayanan bayi baru lahir dengan tindakan emergensi dasar, pemeriksaan rujukan kehamilan pada kehamilan risiko tinggi, penanganan rujukan pasca keguguran, penanganan kehamilan ektopik terganggu, persalinan, pelayanan nifas, pelayanan bayi baru lahir dengan tindakan emergensi komprehensif dan pelayanan KB pasca persalinan. “Namun program Jampersal ini hanya bisa dilakukan bila persalinan dilakukan di sarana kesehatan resmi, bukan di persalinan yang dilakukan di rumah,” kata Alwi. Kehadiran Jampersal, merupakan solusi bagi masyarakat, terutama rakyat miskin untuk mendapatkan pelayanan kesehatan khususnya dalam hal melahirkan. "Dengan adanya program Jampersal ini, mudah-mudahan angka kematian ibu, dan angka kematian anak pada waktu bersalin dapat kita tekan," terang Alwi. Ditambahkan, Jampersal juga dimaksudkan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap persalinan sehat dengan cara memberikan kemudahan pembiayaan kepada seluruh ibu hamil yang belum memiliki Jampersal. “Jampersal diberikan kepada semua ibu hamil agar dapat mengakses pemeriksaan persalinan, pertolongan persalinan, pemeriksaan nifas dan pelayanan Keluarga Berencana (KB) oleh tenaga kesehatan, sehingga dapat mempercepat pencapaian tujuan pembangunan kesehatan nasional serta Millennium Development Goals," ujarnya. (one)

Kinerja DPRD DS Dinilai Amburadul Lubuk Pakam-andalas Masyarakat tuding kinerja anggota DPRD Deli Serdang bobrok dan amburadul.Pasalnya, masih langka persoalan di tengah masyarakat yang dapat terselesaikan.Dari 50 anggota DPRD Deli Serdang periode 20092014, hanya sekita 15 persen saja yang aktif dan produktif menyikapi permasalahan terjadi di masyarakat. Hal ini ditegaskan Direktur Eksekutif Forum Anti Korupsi Sumatera Utara, Eko Supianto kepada wartawan saat berkunjung ke kantor dewan, Selasa (31/5). Didampingi Direktur Divisi Advokasi dan HAM Suko Prasetio Wibowo, Eko menyebutkan, hanya 15 persen ini (atau sekitar 8 orang) saja yang layak mendapatkan honor mapun fasilitas lainnya. Termasuk perjalanan dinas dan bimbingan teknik. Sedangkan yang lainnya terkesan hanya 'tidur' alias tidak

Kabag Hukum PTPN II Lempar 'Bola Panas' Tanjung Morawa-andalas Kepala Bagian (Kabag) Hukum dan Pertanahan PTPN II, Ir Modal Perangin-angin hanya bisa melempar “bola panas” saat dikonfirmasi wartawan terkait permasalahan yang menyangkut urusan di bidangnya. Hal itu tampak saat ditanya permasalahan pengaspalan badan jalan di Simpang Kongsi VI,

faham dengan tupoksi yang diamanahkan rakyat. Di antaranya dari Fraksi Demokrat 1 orang, PDIP 1, Praksi Partai Golkar 1, PKS 2, PDS 1, PAN 1 dan Farksi Gerindra 1 orang. “Saya melihat hanya sekitar 8 anggota dewan saja yang aktif dan mampu menyerap aspirasi rakyat. Sedangkan lainnya hanya manggutmanggut saja,” ungkapnya tanpa menyebut identitas ke-delapan anggota dewan dimaksud. Dijelaskan, penilaian itu tampak dari setiap adanya rapatrapat komisi dan dengar pendapat dengan berbagai elemen masyarakat maupun antar instansi jajaran Pemkab Deli Serdang. Dalam forum resmi tersebut paling banyak, hanya dua anggota dewan saja yang aktif dan faham dengan materi pembahasan. Sementara anggota dewan lainnya terlihat kebanyakan 'terpelongo' serta sebahagian besar lebih asyik bermain HP dan membaca surat kabar. “Kita sangat menyesalkan para wakil rakyat yang kerjanya hanya menunggu honor dan jalan-jalan dengan menggunakan uang rakyat. Tidak ada perubahan signifikan yang dapat dirasakan rakyat. Kalau di areal Kebun Sampali PTPN II, dengan panjang jalan 3100 meter lebih. Pengerjaannya dilakukan Muspika Kecamatan Percut Sei Tuan. Dalam pertemuan antara pihak Muspika Kecamatan Percut Sei Tuan dan pihak PTPN II yang diwakili Manajer Kebun Sampali, Ir Heru Pradoyo dan Kabag Hukum dan Pertanahan, Ir Modal Peranginangin menemui jalan buntu alias tidak tercapainya kesepakatan antara kedua belah pihak. Usai pertemuan sejumlah wartawan mencoba mengonfirmasi kepada Modal Peranginangin terkait pertemuan tersebut, tapi jawaban yang diperoleh, “Tanya

begitu, lebih baik mundur saja sebagai wakil rakyat sebelum rakyat marah,"tegasnya. Sementara, Ketua DPRD Deli Serdang Hj Fatmawati Takrim menyikapi tudingan tersebut menyatakan, seluruh elemen masyarakat memiliki hak untuk menilai kinerja wakilnya. Hal itu merupakan hal yang normatif dan sangat wajar. Karena itu, dia berterima kasih kepada masyarakat yang masih mau melontarkan kritikan terhadap kinerja dewan."Sebab, kritikan tersebut selanjutnya akan menjadi masukan sangat berharga untuk bahan introspeksi diri agar lebih baik lagi," ujarnya. Fatmawati mengakui, masih banyak persoalan di tengah masyarakat belum terselesaikan. Hal itu terjadi karena dewan bukan lembaga pemutus. Setiap persoalan yang disampaikan masyarakat dan dibahas dewan ditindaklanjuti ke eksekutif selaku pengambil kebijakan. “Jadi, wajar kalau masyarakat menyampaikan kekesalannya, karena maih banyak tuntutan rakyat yang belum diakomidir, terima kasih terhadap kritikan,"kata Fatimah Takrim. (TH) saja sama Humas”, jawab Modal singkat. Kejadian ini bukan hanya sekali, tetapi sering dilakoninya. Apalagi masalah yang ditanyai masih seputar bidang tugasnya, seperti permasalahan tanah PTPN II yang kerap menjadi konsumsi pemberitaan di media. Menanggapi hal itu, Ardi Oyong, aktivis LSM dan juga pemerhati masalah perkebunan yang berdomisili di Galang, Deli Serdang, kepada andalas, Selasa (31/5) di Tanjung Morawa, mengatakan, sebaiknya Dirut PTPN II, Bhatara Moeda Nasution berpikir ulang untuk meletakkan Modal Peranginangin pada jabatan Kabag Hukum dan Pertanahan. (BOB)

warga Dusun 10, Kecamatan Sei Rampah Serdang Bedagai, Selasa (31/5). Hal senada dikatakan Dayat didamping Awin warga Sergai, infrastruktur jalan itu, seperti dianakttirikan oleh penguasa Sergai."Sebab, jalanan yang berada tepat di belakang kantor bupati ini malah tidak ada penanganan yang serius, padahal banyak pegawai Pemkab Sergai yang berdomisili di kawasan ini,"ungkap keduanya. Terpisah, R Silalahi SE mengatakan, selama ini sama sekali tidak ada perhatian dari pihak pemerintah. Walaupun lingkungan ini merupakan kawasan ekonomi sulit yang tepat berada di seputaran

kantor Bupati. Warga sudah lama bahkan tahunan mengajukan perbaikan jalan, namun hingga kini tak juga digubris. “Makanya lebih baik kami tanami aja dengan pohon sawit, biar masyarakat dan pemerintah paham bahwa kami bosan mengajukan perbaikan jalan ini,”ujarnya. Pantauan andalas, banyak ditemukan jalan bak 'kubangan kerbau' penuh air dan lumpur. Padahal, letak jalan yang dihuni ratusan KK ini, hanya sekitar seratusan meter dari kantor bupati. Bahkan seorang warga mengaku pernah terjatuh di jalan berlumpur tersebut, saat mengantar cucunya. (RYAD)

Tabung Gas Tahap II Didistribusikan Sidikalang-andalas Sosialisasi pemakaian tabung gas elpiji 3 kg akan kembali dilakukan minggu pertama Juni 2011. Untuk seluruh warga yang sudah didata tahap kedua, diharapkan segera dapat menggunakan tabungnya guna memasak kebutuhan jasmani setiap hari. Sosialisasi penggunaan sangat penting mengingat masih banyak warga Dairi menggunakan kayu bakar dan kompor sumbu. Untuk itu dipendistribusian paket tabung gas tahap kedua, warga Dairi sudah paham cara mengoperasikan tabung gas sehingga kecil kemungkinan terjadi ledakan. Hal ini dikatakan Koordinator Tim Pendata Gas, Solin ketika beberapa warga jumlah warga yang didata pada tahap

kedua menanyakan, kapan lagi sosialisasi dan pendistribusian gas dilaksanakan di Dairi di sela kegiatan rapat kecil antar sesama tim pendata gas di Sidiangkat, Selasa (31/5). Solin menyebutkan, ribuan warga Dairi pada tahap kedua, masih akan menerima tabung gas elpiji. Awal masuknya konsultan pendistribusian gas, prosesnya sangat alot, karena pada umumnya melalui Pemkab. "Warga Dairi sebenarnya belum siap 100% untuk menggunakan gas, tetapi program pemerintah pusat harus dilaksanakan,"kata Solin. Karena itu, usaha dan kerjasama mensosialisasikan gas akhirnya dapat terlaksana berkat kerjasama pemkab dan seluruh tiam gas elpigi 3 kg.(SS)

Gubsu Beri Penghargaan pada Radio Samosir Green Samosir-andalas Radio Samosir Green, Selasa menerima penghargaan dari Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujonugroho, sebagai Media Green karena konsistensinya memberitakan pelestarian alam Danau Toba serta melakukan upaya kebersihan Lingkungan Danau Toba bersama-sama seluruh masyarakat Samosir. Pimpinan Radio Samosir Green, Fernando Sitanggang SH, Selasa (31/5) mengatakan, penghargaan diterima pada event Pekan Raya Lingkungan Hidup (PRLH) dan CSR Expo 2011 pada 24-26 Mei 2011, yang Staf Ahli Kementrian Lingkungan Hidup Drs Yanuardi Malik di Lapangan Benteng Medan. Fernando Sitanggang menambahkan,semua ini diraih karena dukungan kuat masyarakat Samosir dan juga Pemerintah Kabupaten Samosir yang telah bergandengan tangan melestarikan Danau Toba dan lingkungannya. Bahwa seindah apa pun Danau Toba dan alamnya,

tidak akan berguna bila lingkungannya tidak bersih dan hutan tidak terawat dan terjaga dengan baik. "Hal itu semua merupakan tanggung jawab seluruh unsur masyarakat Kabupaten Samosir," ujarnya. Ke depan, Radio Samosir Green akan semakin gencar menyampaikan imbauan dari radio dan kegiatan di lapangan dalam mengelola Lingkungan Hidup dengan menyosialisasikan gaya hidup di tengah masyrakat untuk memanfaatkan limbah produk industri maupun limbah masyarakat diolah menjadi bahan yang bermanfaat bagi masyarakat melalui program 3-R (reduce, reuse, recycle). Ketika diminta tanggapannya setelah memberikan penghargaan kepada media ini, Staf Ahli Kementerian LH Drs Yanuardi Malik menyatakan, Radio Samosir Green bersama-sama masyarakat telah membuktikan kepada seluruh dunia bahwa Danau Toba merupakan anugerah dan aset dunia. (FRANS)

rendah diri (minder) begitu melihat siswa dari sekolah lain memiliki fasilitas memadai. Namun hal itu bisa dibuang jauh-jauh dengan menargetkan masuk sepuluh besar. Dengan percaya diri dan motifasi serta dibarengi keyakinan, akhirnya anak didik SMP Swasta Teladan memberikan yang terbaik. “Motivasi yang kita berikan pada anak-anak untuk mencapai target masuk 10 besar, namun berhasil meraih prestasi,”kata M Achyar. Sekolah yang didirikan 40 tahun lalu ini, tepatnya 3 Januari 1970, dari awal memiliki cita-cita sesuai namanya yakni menjadi teladan dan mempunyai metode tegas dan disiplin."Kini banyak siswa alumni Teladan menjadi

generasi berpotensi dan berguna bagi masyarakat,"kata M Achyar, seraya mengenang salah satu pendiri, M Kadir dan Alm Sulaiman SR. Terpisah, Rupmauli Sihotang mengaku, keberhasilannya meraih prestasi di olimpiade OSN Provinsi 2011, berkat bimbingan pendidik SMP Swasta Teladan dan orangtua, disertai tekad kuat demi mengharumkan Bintang Bayu dan Kabupaten Serdang Bedagai. “Sempat nervous juga pada saat mengikuti lomba terebut. Namun dengan sekuat tenaga dan pikiran demi mengharumkan Bintang Bayu dan Serdang Bedagai, akhirnya bisa meraih kemenangan,” ujar putri Kepala Desa Damak Tolong Buho tersebut. (RYAD)

Pelajar SMP Teladan Sergai Juara I OSN se-Sumut SMP Swasta Teladan yang berdiri 3 Januari 1970 lalu, di Dusun II, Desa Bintang Bayu, Kecamatan Bintang Bayu, Kabupaten Serdang Bedagai, mewakili Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sergai, mampu mengukir prestasi pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) 2011 bidang studi Matematika. Siswa SMP Swasta Teladan Bintang Bayu berhasil meraih juara I OSN SMP tingkat Provinsu 2011 di bidang Matematika. Hal ini sesuai dengan surat edaran Dinas Pendidikan Sumatera Utara, mengenai pengumuman hasil OSN SMP tingkat kabupaten/ kota diselenggarakan 7 Mei lalu. Selanjutnya mengikuti OSN tingkat Provinsi 4 Juni mendatang itu, Rupmauli Sihotang (14) kelas VIII,

andalas

warga Dusun I, Desa Damak Tolongbuho, Bintang Bayu, Sergai. Di bidang selanjutnya, juara III Fisika Ade Lestari Sihombing (14) kelas VIII, warga Dusun IV Pulau Bagal, Desa Tolongbuho, Bintang Bayu, Sergai. Juara IV dibidang IPS, M Yoga Falakara (13) kelas VII, warga Dusun IV, Desa Bintang Bayu, Sergai, dan Sri Wulan Dari (13) kelas VII, warga Dusun II, Desa Pegajahan Kahan, Bintang Bayu, Sergai, di posisi ke 19 bidang Biologi. Terkait keberhasilan sejumlah siswa tersebut, Kepala SMP Swasta Teladan Bintang Bayu, M Achyar ditemui, Selasa (31/5) mengatakan, kaget bercampur bingung mendapat kabar siswanya juara pertama pada

Rupmauli Sihotang, Juara I OSN SMP Provinsu 2011 di bidang Matematika, (dua dari kanan) bersama juara bidang lainnya didampingi Kepala SMP Swasta Teladan Bintang Bayu, M Achyar (kanan). Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMP se-Sumut 2011 bidang studi Matematika.”Awalnya sempat kaget bercampur

bingung begitu mendapat kabar kalau siswa kami keluar sebagai juara pertama di OSN bidang Matematika, IPS, Fisika dan

Biologi,”ujarnya. Ketika hendak mengikuti olimpiade OSN, Kasek SMP Swasta Teladan Bintang Bayu mengaku, sempat

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: Lugas & Cerdas M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal, Azhari LHOKSEUMAWE: Sopyan, Reza Gunawan. BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


Rabu 1 Juni 2011

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

13

Tugas PMI Bukan Hanya Transfusi Darah Tebing Tinggi-andalas Sebagai wadah kepalangmerahan yang siap membantu tugas pemerintah Indonesia di bidang sosial kemanusiaan, harus dimaklumi, tugas Palang Maerah Indonesia (PMI) bukan sekadar kegiatan mengumpul dan mentransfusi darah saja. Hal ini ditekankan Plh Wali Kota Tebing Tinggi Drs H Hadi Winarno di gedung Balai Pertemuan Kartini, pada acara pengukuhan Pengcab PMI Kota Tebing Tinggi periode 2011-2016, kemarin. “Tugas pokok PMI sebagai pembantu pemerintah di bidang sosial kemanusiaan meliputi, kesiap-siagaan bantuan dan penanggulangan bencana, pelatihan pertolongan pertama untuk sukarelawan serta pelayanan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya. Menurut Hadi, untuk melaksanakan tugas-tugas dimaksud tersebut, Pengcab PMI Kota Tebing Tinggi dituntut mampu melaksanakan tugas pokok 7 prinsip dasar gerakan PMI yakni kemanusiaan, kesamaan, kenetralan, kemandirian, kesukarelaan, kesatuan dan kesemestaan. Pemko menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pengurus PMI Kota Tebing Tinggi atas segala dedikasi, pengorbanan, kerja keras dan komitmen yang telah diberikan. "PMI

Kota Tebing Tinggi merupakan salah satu dari 24 Cabang PMI se Sumatera Utara,”ujarnya. Pengurus Cabang PMI Kota Tebing Tinggi pqriode 2011-2016 yang dikukuhkan Ketua PMI Sumut diwakili dr Jon Ryder Purba antara lain, Ketua H Burhanuddin Harahap, Sekretaris dr Djohan Zein, Bendahara Sudarman SH, Bidang Organisasi Ismail Budiman, Bidang Penanggulangan Bencana Suparno, Bidang Pelayanan Kesehatan drg Juliani dan Bidang Penggalangan Dana H Kamlan Mursyid. Jhon Ryder Purba, usai melantik minta agar keberadaan PMI lebih disosialisasikan lagi ke masyarakat. Sebab, selama ini masyarakat beranggapan PMI hanya tukang donor darah saja. Padahal cukup banyak tugas-tugas PMI terlebih lagi pada situasi gawat darurat dan rawan bencana, bahkan yang tak kalah penting adalah menyikapi kondisi sosial tentang global warning. Jhon juga berharap agar PMI Tebing Tinggi ke depan lebih baik lagi terutama dalam menciptakan kaderkader/relawan muda PMI. Apalagi, Ketua PMI Cabang Tebing Tinggi saat ini sudah berusia lanjut. "Diharapkan PMI sebagai wadah pekerja sosial mampu membentuk kader-kader baru sebagai regenerasi pengurus ke depan," katanya. (MET)

Lagi, Lelang Mobnas Pemkab Asahan Dipertanyakan Kisaran-andalas Lelang kendaraan mobil dinas (Mobnas) tahun 2010 Pemkab Asahan, kembali dipertanyakan sejumlah kalangan pemerhati di daerah itu. Hal itu kembali diungkap ke permukaan agar hal pelelangan yang disinyalir bernuansa korupsi tersebut hingga negara dirugikan miliaran tersebut tidak kembali terulang di masa mendatang. Demikian dikatakan Ketua DPP LSM Laskar Garuda H Rangkuti kepada andalas, Selasa (31/5). Menurutnya dalam pelelangan mobil dinas pada tahun 2010 lalu sebanyak 76 unit mobil diduga kuat telah dilelang secara ilegal. Hal itu dikatakannya sesuai dari pemantauan pelelangan mobil tersebut terjadi. Hal itu diduga telah melanggar Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 17 Tahun 2007 Pasal 62 ayat 1-2, tentang kenderaan dinas yang dapat dijual hanya dengan cara sistem lelang terdiri dari kenderaan perorangan dan kendaraan dinas operasional. Persyaratan lain menurutnya sesuai yang tertuang di Permendagri tersebut, bahwa mobil dinas dimaksud telah dipergunakan selama lima tahun. "Pelelangan itu juga tidak mengganggu kelancaran pelaksanaan tugas sehari-hari dari para SKPD dimaksud serta kenderaan yang

dilelang telah ada penggantinya,"beber Rangkuti. Lebih jauh dia sangat menyayangkan, seluruh kendaraan dinas operasional Pemkab Asahan yang telah terjual tidak seluruhnya telah dipergunakan selama 5 tahun dan pengganti dari kendaraan tersebut belum ada pada saat itu. Dan hal ini dapat menghambat kelancaran tugas sehari-hari, maka pelelangan mobil dinas dimaksud diduga telah melanggar Permendagri No.17 Pasal 62 ayat 1-2, Pasal 63 ayat 1-5 yang menyatakan, penjualan mobil dinas operasional dilakukan dengan cara pelelangan umum serta pelelangan terbatas. Ditambah lagi pengumuman pelelangan tersebut harus diiklankan di media masa sehingga dapat diketahui masyarakat luas khususnya di Kabupaten Asahan. Padapelelangan dilaksanakan April 2010 tersebut, LSM Laskar Garuda menduga panitia lelang yang dibentuk Dinas Pengelola Pendapatan Keuangan dan Aset (DPPKA) Kabupaten Asahan, belum memiliki sertifikat lelang yang telah disahkan Badan Lelang Negara (BKN). Sehingga pelelangan sejumlah mobil dinas dimaksud harus dipertanggung jawabkan pihak terkait karena dalam hal ini negara diduga telah dirugikan hingga miliaran rupiah. (FAS)

BAKAR BAN-Warga Binjai menggelar aksi unjuk rasa bakar ban bekas dan memblokir Jalan Gatot Subroto.

Jalan Rusak Parah, Warga Binjai Blokir Jalan Binjai-andalas Puluhan warga Kelurahan Bandar Senembah, Kecamatan Binjai Barat , Selasa (31/5) sekitar pukul l5.00 WIB, memblokir Jalan Gatot Subroto jurusan Binjai-Kuala. Dalam aksinya, mereka membakar ban bekas, memasang rintangan kayu dan batu serta menanam pohon pisang di tengah jalan. Warga kesal, pasalnya jalan lintas persis di daerah pemukiman rumah mereka sudah lama mengalami kerusakan sangat parah, tapi tak kunjung diperbaiki. Akibat kondisi jalan yang banyak berlubang dan bergelombang membuat kecelakaan sering terjadi bahkan rumah mereka jadi jorok terkena debu. Muhammad Ali (47) berdomisli di kawasan Gator Subroto

Bandar Senembah Binjai mengatakan, unjuk rasa itu dilakukan karena warga sudah tidak tahan lagi menderita setiap hari membersihkan rumah yang berdebu, akibat rusaknya jalan. Unjuk rasa membakar ban dan memblokir jalan dilakukan warga, karena mereka sudah tidak tahan menderita. Tapi, pihak terkait tidak kunjung tergugah hatinya untuk mem-

perbaiki jalan. Pantauan andalas di lapangan, saat unjuk rasa berlangsung terlihat warga sangat marah dan geram, apalagi Pemko Binjai disebut selalu menebar janji, tetapi janjinya tidak penah ditepati. Warga melampiaskan amarahnya dengan membakar ban bekas di dua titik di Jalan Gatot Subroto walau jaraknya tidak berjauhan. Akibat aksi unjuk rasa arus lalu lintas dari Binjai menuju Bohorok atau sebaliknya menjadi macet total. Untuk menghindari kemacatan lebih fatal petugas terpaksa mengalihkan kendaraan mencari jalan alternatif. Aparat keamanan dari Polres

Bupati Sergai Kuliah Umum di IPDN

Otonomi Daerah Percepat Peningkatan Kesejahteraan Rakyat BUPATI Serdang Bedagai Ir HT Erry Nuradi MSi mendapat kehormatan, untuk memberikan kuliah umum di hadapan ribuan Muda Praja, Madya Praja dan Nindya Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) bertempat di Balairung Rudini Kampus IPDN di Jatinangor Sumedang Provinsi Jawa Barat, Sabtu lalu. Kabag Humas Pemkab Sergai, Dra Indah Dwi Kumala, Selasa (31/5) menjelaskan, bupati dalam kesempatan di Balairung Rudini Kampus IPDN di Jatinangor Sumedang Provinsi Jawa Barat menyampaikan materi otonomi daerah dan kepemimpinan (leadership) kepada para praja IPDN yang mendengar dengan antusias dan bersemangat. Otonomi daerah, kata bupati, bertujuan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan daya saing daerah, beberapa faktor yang mempengaruhi keberhasilan pembangunan di sebuah daerah otonom antara lain kepemimpinan kepala daerah, hubungan eksekutif dengan legislatif, partisipasi masyarakat dalam pengambilan kebijakan dan terbukanya peluang investasi di daerah tersebut. Aplikasi otonomi daerah di Kabupaten Sergai, antara lain telah diterapkannya Standar Pelayanan Minimal (SPM) di bidang pendidikan, kesehatan, kependudukan, dan perijinan terpadu, meningkatnya investasi di daerah ini. Percepatan pembangunan sarana dan prasarana, meningkatnya partisipasi masyarakat dalam pembangunan melalui gerbangswara (gerakan pembangunan swadaya rakyat). "Pelaksanaan 26 urusan wajib dan 7 urusan pilihan, penerapan SIMDA (Sistem

Administrasi Manajemen Daerah) sebagai wujud akuntabilitas daerah dengan perolehan opini Wajar Dengan Pengecualian dari BPK serta melaksanakan pembangunan secara berkelanjutan yang berwawasan lingkungan," kata bupati. Dalam bidang kepemimpinan, Bupati HT Erry Nuradi menjelaskan, yang diterapkan di Sergai merupakan gaya kepemimpinan yang mengutamakan kebersamaan dan kerja sama tim dalam mencapai visi dan misi daerah serta keterbukaan bagi

partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan. Usai menyampaikan kuliah umum, bupati mendapat gelar sebagai Anggota Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan, ditandai dengan penyematan PIN Pamong Praja Kehormatan oleh Pembantu Rektor Bidang Administrasi Kemahasiswaan IPDN Bernhard E Rondonuwu SSos MSi pada upacara pengukuhan khusus di hadapan para praja dan seluruh Pegawai IPDN di Lapangan Parade Kampus IPDN. (RYAD)

SEMATKAN PIN-Bupati HT Erry Nuradi menerima penyematan PIN Pamong Praja Kehormatan sebagai anggota alumni kehormatan pendidikan tinggi kepamongprajaan dari IPDN.

Binjai dan Kodim 0203 Langkat turun mengamankan siatuasi. Warga akhirnya membubarkan aksinya, setelah aparat kepolisian meminta pengunjuk rasa agar membuka blokade jalan tersebut. Sementara, Pemko Binjai berjanji akan segera memperbaiki Jalan Gatot Subroto yang rusak, paling lambat pada Juni 2011 ini. Mendengar penjelasan ini, warga akhirnya menghentikan aksi dan membuka blokade. Namun, warga sepakat akan berunjuk rasa lagi, jika Pemko Binjai tidak menepati janji memperbaiki jalan yang rusak, akibat setiap hari dilintasi truk angkut berat bermuatan galian C melebihi tonase itu. (MKI )

Lomba Mewarnai di TK Cahaya Kasih

Honda Semakin Dekat dengan Masyarakat Stabat- andalas Sampai saat ini Honda tetap ‘dekat’ dengan rakyat. Nah, untuk semakin mendekatkan HONDA dengan masyarakat, khususnya di Kabupaten Langkat, maka agen resmi Honda di Stabat, PT Groliar Mentari Wisesa mengadakan acara Lomba Mewarnai bagi para siswa TK Cahaya Kasih, Stabat, Selasa (31/5). Lomba itu ternyata menarik minat para anak- anak, apalagi pihak penyelenggara memberikan hadiah yang ‘menarik’ untuk anak-anak. Untuk Juara I diberikan hadiah tropy dan sepeda, sedangkan Juara II dan III diberikan tropy dan tas sekolah. Tampil sebagai Juara I Carren Chyanie, Juara II Eka Yunita Lestari dan Juara III Natasyah. Koordinator Marketing PT. Groliar Mentari Wisesa, Yanti, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini adalah untuk ‘ lebih mendekatkan’ HONDA kepada masyarakat. Untuk itu, bukan hanya kepada orangtua saja, tapi HONDA juga dikenalkan kepada anak- anak. “Untuk itu, kami berharap agar dengan semangat yang tinggi anak- anak juga bisa ikut berpartisifasi,”ujarnya. Sementara itu,Kepala Sekolah TK Cahaya Kasih, Stabat, Yuni Wati dan Koordinator Toni Chandra, S.Kom menyambut gembira kegiatan tersebut. Untuk itu, keduanya pun berharap agar HONDA semakin dicintai masyarakat. “ Ya, seperti yang kita ketahui, sampai saat ini HONDA adalah merk sepeda motor yang paling dikenal masyarakat. Untuk itu, kami pun merndoakan agar HONDA semakin dicintai masyarakat,”ujar Toni. (BD)


1 Juni 2011

ACEH MEMBANGUN

harian andalas | Hal.

Warga Nisam

Pertanyakan Kelanjutan Pembangunan Tanggul Aceh Utara-andalas Warga enam desa dalam Kemukiman Blang Dalam, Kecamatan Nisam, Aceh Utara pertanyakan kelanjutan pembangunan tanggul proyek tanggap darurat yang sudah dikerjakan sejak tahun 2010. Namun, proyek pencegah banjir yang sangat diharapkan penyelesaiannya oleh masyarakat hingga kini belum kunjung selesai. “Kami merasa tertipu dan mengalami kerugian besar setelah masyarakat menebang habis pohon kelapa dan tanaman lainnya sepanjang lintasan tanggul. Pembangunan tanggul tidak kunjung selesai yang mengakibatkan masyarakat di enam desa dalam kemukiman Blang Dalam selalu was was disaat hujan lebat turun,” lapor Muhammad Jalil, Keusyik Gampong Blang Dalam Genteng kepada andalas, Selasa (31/5). M Jalil menjelaskan, saat hujan lebat mengguyur kawasan Kecamatan Nisam pada Minggu sore, (29/ 5) ribuan warga keluar rumah. Bahkan, banyak yang coba menyelamatkan harta benda dan perabotan rumah tangga lainnya dalam upaya menghindari banjir. “Pengalaman banjir sudah berulang kali terjadi didaerah kami, bahkan banjir tahun 2010 lalu merupakan yang terparah, hingga banyak harta benda masyarakat hanyut dibawa air,” ujar Jalil. Senada juga disampaikan Mukim Blang Dalam, Juanda. Menurut Juanda, yang mengaku pernah menerima telpon dari yang mengerjakan proyek ini, menyebutkan, pihak yang mengerjakan pembangunan tanggul itu berjanji akan segera dikerjakan. “Saya katakan, pembangunan tanggul Blang Kumbang harus selesai, karena proyek itu merupakan proyek tanggap darurat pencegah banjir yang dibiayai APBA,” tegas Juanda. Juanda meminta jangan bohongi rakyat Mukim Blang Dalam dan seluruh kerugian masyarakat berupa pohon kelapa dan tanaman lainnya harus dibayar ganti rugi. Mengutip telpon yang diterimanya dari pelaksana proyek, seolah olah mendapat hambatan dari masyarakat hingga pekerjaan pembangunan tanggul tertunda. “Tidak ada warga Kemukiman Blang Dalam yang menghalangi proyek itu. Tanggul itu masyarakat yang minta untuk dibangun. Naif sekali kalau dikatakan terhenti pembangunan karena mendapat hambatan dari masyarakat, sementara pembangunan tanggul tersebut sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat, kan lucu,” cetus Juanda. (UCR)

Jalan Exxon tak Kunjung Diaspal Lhokseumawe-andalas Hingga saat ini, kondisi sepanjang 6 kilometer jalan perusahaan raksasa Exxon Mobil mulai Keude Alue Bungkoh sampai cluster IV Kecamatan pirak Timu, Aceh Utara berdebu dan sulit dilintasi. Warga setempat dari beberapa desa untuk menuju ibukota kecamatan dan Kabupaten Aceh Utara, hingga saat ini belum kunjung diaspal. Pasalnya, jalan tersebut sebagai urat nadi perekonomian warga Kecamatan Pirak Timu dan sebahagian Kecamatan Paya Bakong. Namun, pihak Exxon terkesan tutup mata dan mengabaikan kepentingan warga di lingkungan. Hal itu diungkapkan Keuchiek Gampong Pucok Alue, Pirak Timu Abubakar, Selasa (31/5). Menurut Abubakar, jalan itu adalah sebagai urat nadi perekonomian warga di Kecamatan Pirak Timu dan Paya Bakong. Selain kondisinya sangat memprihatinkan, setiap hari warga yang melintas jalan itu terganggu oleh debu yang berterbangan dan kondisi seperti ini sangat rawan kecelakaan. Bahkan, lobang di sepanjang jalan itu bisa menjadi malapetaka bagi warga. Bila hal ini tidak segera ditangani pihak Exxon, maka masyarakat akan segera mengambil sikap sendiri untuk melakukan demo. (BT/UCR)

Pemkab Atim Gelar Bimtek Pengisian LPPD Aceh Timur-andalas Untuk meningkatkan kompetensi sumberdaya aparatur dalam menyusun laporan penyelenggaraan pemerintahan daerah (LPPD), Bagian Pemerintahan Umum Setdakab Aceh Timur mengadakan Acara Bimtek Sosialisasi Pemantapan Penyusunan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah dan Pengisian LPPD tahun 2011. Sosialisasi tersebut berlangsung selama 2 hari dari tanggal 31 Mei s/d 1 Juni 2011 di Aula Diklat/SKB Aceh Timur. Bimtek yang akan diikuti sebanyak 66 orang peserta ini terdiri dari pejabat-pejabat struktural di lingkungan dinas/badan dan kantor serta bagianbagian di lingkungan sekretariat daerah dan sekretariat DPRK Aceh Timur. Tutor/narasumber dalam pelaksanaan bimtek ini dari perwakilan Badan pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Aceh dan dibantu oleh Kepala Bagian Pemerintahan Umum Setdakab Aceh Timur. Materi yang akan diberikan adalah implementasi tentang LPPD, pengisian capaian kinerja dan pengambilan kebijakan, pengsisian suplemen capaian kinerja pelaksanaan kebijakan, capaian kinerja standar pelayanan minimal dan penyusunan LPPD. Hal tersebut disampaikan Kepala Bagian Pemerintahan Umum Setdakab Aceh Timur, Adlinsyah S.Sos MAP. Sementara itu, Bupati Aceh Timur dalam sambutannya yang dibacakan Sekdakab Aceh Timur, Syaifannur SH MM mengatakan, kegiatan Bimtek ini dilaksanakan dalam rangka perwujudan pertanggungjawaban tugas pokok dan fungsi. Selain itu, pengelolaan sumber daya pelaksanaan kebijakan dan program yang dipercayakan kepada setiap instansi pemerintah, guna meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah menuju tata kelola pemerintahan yang baik. Untuk mendukung pencapaian tujuan penyelenggaraan pemerintah daerah, tentunya tidak terlepas dari bagaimana mengelola tata pemerintahan dengan baik, praktek pemerintahan yang baik bagi masyarakat, bahwa pengelolaan dan keputusan manajemen publik harus transparan dan akuntabel. (HRN)

14

andalas/afrizal

Rabu

DEMODEMO-Puluhan masa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Aceh, mendatangi Kantor Operasional Pusat PT Bank Aceh.

Dirut Bank Aceh Diminta Mundur Banda Aceh-andalas Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Daerah Aceh mensinyalir, setiap tahunnya para elit di Bank Aceh menggelontorkan dana sebesar Rp 83 Miliar. Karena itu, KAMMI Aceh meminta penikmat dana tersebut segera mengembalikan, jika tidak, sasarannya Dirut Bank Aceh mengajukan permohonan pengunduran diri dari jabatannya. Puluhan masa dari KAMMI Aceh, mendatangi Kantor Operasional Pusat PT Bank Aceh, kemarin di kawasan Jalan Tgk Daud Beureeh, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, dengan

meminta pihak Bank tersebut untuk segera menarik dana sebesar Rp 38 triliun yang di Sertifikat Bank Indonesia (SBI), di Bank Indonesia dan mengalokasikan dana tersebut secara wajar untuk kredit kerja modal rakyat kecil. Ketua umun KAMMI Aceh, M Muaz Munauwar mengatakan, Bank Aceh yang dulunya bernama Bank Pembagunan Daerah (BPD) Aceh, adalah Bank yang didirikan untuk mendongkrak taraf ekonomi rakyat Aceh. Bank yang setiap tahunnya mendapat kucuran modal dari APBA lebih kurang Rp 6 triliun per tahunnya. “Namun, ada permainan khusus elit Bank Aceh untuk mengeruk keuntungan pribadi dengan memanfaatkan uang rakyat. Seharusnya Bank Aceh benar-benar menjadi lembaga untuk membiayai modal usaha rakyat kecil,” ungkapnya. Malah, lanjut dia lagi, dana yang ada

hanya diinvestasikan dengan membeli Sertifikat Bank Indonesia (SBI), demi mendapat keuntungan secara instan dan memberikan komisi yang melimpah kepada para elit. Bedasarkan data investigasi KAMMI Aceh, hampir setiap tahunnya bank Aceh meng-SBI kan dengan besaran rata-rata 3,8 triliun. Keuntungan dari pemebelian SBI tersebut adalah 10 persen dari modal atau sekitar Rp 380 miliar. Kemudian 22 persen dari keuntungan tersebut atau sekitar Rp 83 miliar akan masuk ke kantong-kantong pribadi elit Bank Aceh. Dikatakan dia, dengan nilai besaran penyaluran kredit modal kerja untuk usaha kecil dan menegah di masyarakat yang begitu kecil, yakni hanya berkisar sekisar rata-rata Rp 249 miliar per tahun. Komisi yang diterima elit Bank Aceh sebesar 22 persen, hal tersebut sangat tidak wajar di tengah kondisi ekonomi masyarakat Aceh

yang tidak menentu. Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Aceh, Islamuddin, Selasa (31/5), melalui via Short Messages Service (SMS), mengatakan, tidak perlu melancarkan aksi demo yang dapat mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap Bank Aceh. “Sebenarnya tidak perlu demo, karena, demo persepsi masyarakat jadi nggak baik dan berpengaruh kepada Bank. Bank lembaga perbankan, dan bukan lembaga politik, apalagi isunya belum tentu sesuai, lebih baik kita adakan dialog,” kata Islamuddin. Ditanyai dengan siapa akan dilakukan dialog, Ia menyebutkan, seperti dengan pihak KAMMI atau Asosiasi maupun Wartawan. Namun, Ia meminta jangan satu-persatu, dikarenakan waktunya tidak mencukupi, demikian Islamuddin.

Partai Nasdem Optimis

Aceh Sumbang Perolehan Suara Terbanyak Provinsi Aceh. Karena, piBanda Aceh-andalas haknya akan mengecek tarKetua Umum DPP Partai get 100 persen mulai diNasdem, Patrice Rio Capeltingkat provinsi, kabupaten/ la, meyakini, jika partai terkota, hingga kecamatan. sebut terdaftar sebagai pe“Mudah-mudahan, peserta Pemilu Presiden pada kan depan sudah diselesaitahun 2014 mendatang. Pikan dan telah terdaftar di haknya memprediksikan setiap Kecamatan. Dan, jika suara terbanyak di tanah air nanti sudah memenuhi 100 akan diperoleh dari Provinpersen, nantinya kami akan si Aceh. Alasannya, memengumumkan para kader ngingat sosok Surya Paloh Patrice Rio Capella dari Provinsi Aceh,” ujar dia. merupakan putra bumi SeMenurut Patrice Rio Capella, pihakrambi Mekah. “Saya kira, kalau dari provinsi lain saja nya saat ini sedang mengupayakan parsudah mendukung Partai Nasdem. Ten- tai tersebut menjadi partai politik dulu. tunya di provinsi Aceh juga sangat men- Pasalnya, animo masyarakat di seluruh dukung partai ini. Karena, Aceh daerah tanah air, saat pembentukan partai terseSurya Paloh,” kata Patrice Rio Capella, but, pihaknya mengaku tidak mengalami kepada wartawan, Selasa (31/5), usai kesulitan apapun. “Artinya, ketika kita tawarkan kepamenggelar pertemuan atau konsolidasi dan finalisasi dengan DPW Partai Nas- da masyarakat, tidak satupun yang medem Provinsi Aceh, di Sultan Hotel, Ban- nolak. Melainkan, banyak yang berebutrebut ingin menjadi pengurus partai ini. da Aceh. Kata dia, pertemuan itu dalam rang- Sehingga, ini sebuah pertanda baik, bahka koordinasi, untuk mengecek persia- wa Partai Nasdem, selain cukup diminapan akhir dari DPW Partai Nasdem Se- ti, juga sangat dikenal,” tutur Patrice.

Sebelumnya, Dewan Pimpinan WilayahPartai Nasional Demokrat (DPW-Partai Nasdem) Aceh, memiliki target luar biasa pada Pilpres 2014 mendatang, yaitu minimal harus mempunyai 300 ribu keanggotaan, jika dalam verifikasi yang dilakukan oleh Depkumham, Depdagri, jika ternyata lolos sebagai peserta pesta demokrasi tersebut. “Memang untuk merekrut peserta, kami masih dalam tahap proses. Karena, saat ini sedang dalam tahap pembentukan partai. Namun, targetnya minimaluntuk provinsi Aceh minimal memiliki 300 ribu anggota, dan itu harus ada,” kata Ketua Partai Nasdem Aceh, Zaini Djalil. Keterangan tersebut diungkapkan Zaini, usai melaporkan keberadaan Partai Nasdem Aceh yang sekaligus menyerahkan berkas pendaftaran yang diserahkan langsung oleh sejumlah pengurus wilayah Partai Nasdem ke kantor Kesbangpol Linmas Aceh, di Banda Aceh, diterima Kepala Bidang Poltik Kemasyarakatan Kesbang Linmas Nasir Zalba. (AFRIZAL)

Rumah Adat Bireuen di Samalanga tak Terawat SITUS sejarah berupa Rumah Adat Khas Kabupaten Bireuen yang dibangun di tengah-tengah pusat Kota Kecamatan Samalanga Kabupaten Bireuen, terkesan tidak terawat dan terurus. Sehingga, kondisinya mulai keropos. Apalagi tidak pernah direhabilitasi oleh pemerintah kecamatan setempat, maupun Pemkab Bireuen serta Provinsi.

melihat kondisi rumah adat khas Bireuen ini. Selain tidak terurus, atapnya kini mulai rusak. “Kita berharap Pemerintah Daerah melalui dinas terkait dapat merehab serta membuat taman. Sehingga, bersih dan indah, tapi saat ini kondisinya tak terurus dan mulai rusak serta dipenuhi semak belukar,” sebutnya. Selain itu, informasi dari sejumlah masyarakat mengaku, rumah situs sejarah adat khas Kabupaten Bireuen tersebut telah pernah dilakukan rehabilitasi termasuk

pembangunan pagarnya. Namun, bekalangan, saat dibagun pagar, ada pihak lain yang menghentikannya. Alasannya, kalau tanah lokasi rumah adat Bireuen itu diklaim milik mereka, sehingga pembangunan pagarnyapun dihentikan,” sebutnya. Mereka menambahkan, berdasarkan laporan sementara, kalau tanah lokasi tersebut milik Panglima T Hamzah dan selanjutnya, akibat adanya permasalahan. Untuk sementara dihentikan sambil menunggu proses selanjutnya.

“Seharusnya Rumah Adat itu harus (HERA) dilakukan perawatan, sebab situs rumah adat Bireuen di Samalanga itu menjadi salah satu tempat objek wisata sejarah, bagi remaja serta pelajar di Kabupaten Bireuen yang sangat membutuhkan budaya dan adat Aceh,” ungkap Drs Mansur Saidi Pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Bireuen. Drs Mansur Saidi sangat disayangkan, kondisi rumah yang dibangun puluhan tahun silam itu, mulai terlihat keropos baik dinding serta atapnya. Begitu juga kondisi halaman depan, mulai dipenuhi rumputan, semak belukar dan sampah. Sementara itu Muhammad (51), salah seorang warga keudee Samalaandalas/suherman amin nga, kemarin di Bireuen mengatakan, RUMAH ADA TADATT-Situs sejarah Rumah Adat Khas Kabupaten Bireuen di pusat kota Kecamatan Samalanga pihaknya sangat menyanyangkan

kini terbengkalai akibat permasalahan status kepimilikan tanah.

(SALMAN/AFRIZAL/AZHARI)

PT KKA Bangun Boiler Batu Bara Lhokseumawe-andalas Persiapan beroperasi kembali PT Kertas Kraft Aceh (KKA) terus dilakukan termasuk pembangunan boiler pengolahan batu bara. Juli 2011 boiler yang berfungsi sebagai pengalihan penggunaan gas ke batu baru diharapkan selesai dibangun selama 18 bulan. Sementara bahan baku kayu pinus juga sudah tersedia, hingga pemasaran yang seluruhnya akan ditampung PT Gresik dan pabrik semen dalam negeri lainnya. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Kertas Kraft Aceh Ir Abdul Azis Pazsa kepada andalas melalui telpon selulernya, Senin (30/5). Lebih lanjut dia menjelaskan, PT KKA nantinya tidak lagi bergantung dengan gas alam karena harga gas saat ini tidak seimbang dengan hasil produksi. “Harga gas mahal dan akan diganti dengan batu bara,” ujar A Azis. Terkait tenaga kerja, PT KKA akan merekrut kembali sebatas kebutuhan dan tidak tertutup kemungkinan mantan karyawan yang terkena PHK akan ditarik kembali. Tentu, yang potensial dan memenuhi syarat. “Kan mareka sudah berpengalaman. Dari pada mendidik yang baru butuh waktu panjang, mantan karyawan bisa ditarik kembali,” jelasnya. PT KKKA yang tidak berproduksi lagi sejak 2008 akibat tidak tersedia bahan baku kayu pinus, sebagian karyawannya telah di PHK. Dari sekitar 800 lebih karyawan kini tinggal 117 orang. “Mereka yang tinggal sekarang lebih banyak sebagai tenaga keaanan dan perawatan pabrik. Hanya beberapa orang sebagai tenaga administrasi serta keuangan,” kata Bustami, Kabag Humas PT KKA. Bustami menjelaskan, persiapan lapangan sudah siap semua, apa apa yang harus dipersiapkan dalam rangka beroperasi kembali PT KKA. PT KKA yang berlokasi di Desa Jamuan Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara sebelumnya diisukan sempat mau dijual. Namun kini pemerintah, melalui Meneg BUMN bertekat untuk dihidupkan kembali. (UCR)


Rabu

SAMBUNGAN

1 Juni 2011

Kasus Penembakan di Madina Dilapor ke Komnas HAM Medan–andalas Tertembaknya seorang warga dalam unjuk rasa di PT Sorik Mas Mining (SMM), Mandailing Natal, (Madina) dilaporkan ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM). Meski baru berupa laporan lisan, warga minta agar kasus itu secepatnya diusut tuntas. Pengaduan ke Komnas HAM itu disampaikan Eksekutif Daerah Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumut, Syahrul Isman, Selasa (31/5) di Kantor Bitra Indonesia Jalan Bahagia, Medan. Menurutnya, pengaduan telah disampaikan secara lisan kepada Anggota Subkomisi Mediasi Komnas HAM, M. Ridha Saleh. “Kita berharap agar kasus ini diusut secara tuntas. Termasuk juga masalah-masalah yang timbul karena keberadaan perusahaan pertambangan itu, sehingga menyebabkan terjadinya aksi penolakan dari masyarakat,” kata Syahrul yang memberikan keterangan bersama korban penembakan, Sholat Br Batubara (20) (sebelumnya Solatiah) dan Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan, Nuriyono. Dia menegaskan, kasus penembakan ini dinilai perlu mendapat perhatian karena menyangkut kehidupan warga di sekitar lokasi penambangan. Kepolisian dinilai memberikan keterangan yang tidak benar

terkait kasus terbakarnya barak dan fasilitas perusahaan PT SMM. Berdasarkan keterangan warga, setelah polisi melepaskan tembakan, masyarakat panik dan lari berhamburan. Tanpa diketahui sebab dan siapa pelakunya, tiba-tiba terlihat telah terjadi kebakaran yang melanda fasilitas. Jadi bukan warga yang melakukan pembakaran seperti yang dituduhkan polisi. Sementara Sholat Br Batubara dalam kesempatan itu menyatakan, sebelum pingsan akibat terkena tembakan itu, dia mendengar polisi satu kali melepaskan tembakan ke udara. Selanjutnya terdengar satu tembakan yang diarahkan kepada masyarakat yang berunjuk rasa dan ternyata dirinya yang terkena tembakan peluru karet tersebut. Kendati sudah keluar dari rumah sakit, namun kondisi kesehatan Sholat masih belum pulih. Saat memberikan keterangan itu, dia sempat pingsan dan langsung dibopong oleh ayahnya Hasanuddin Batubara keluar dari ruangan. Seperti diberitakan sebelumnya, sekitar 600 warga menggelar unjuk rasa di Camp II Sihayo PT SMM untuk menuntut janji yang tak kunjung dipenuhi perusahaan. Beberapa kilometer sebelum sampai di barak, massa dihadang karyawan perusahaan yang dikawal Brimob.(DTC)

Mendag Temukan Sejumlah Produk Menyalah di Medan .........(Dari Halaman 1) Medan dan baja lembaran lapis seng di Kawasan Industri Medan (KIM) I, Mabar, Belawan. Kipas angin sebanyak 2.500 unit dan 45.250 baja lembaran lapis seng yang diproduksi PT Intan dan bermerek Angsa Dua itu disegel. Mendag juga menyaksikan 20 drum plastik yang masing-masing berisikan 225 liter di halaman PT IMO, di jalan Pertahanan, Amplas. Selain itu, saat sidak ke kawasan Medan Amplas, Mendag juga menemukan produk Barang Berbahaya/B2 (formalin) sebanyak 20 drum plastik masing-masing berisi 225 liter di sebuah gudang terbuka yang disewa pengecer dan tidak memiliki izin sebagai pengecer. B2 tersebut tidak memenuhi syarat keamanan, keselamatan, kesehatan, dan lingkungan hidup. Semua hasil temuan ini selanjutnya disegel dan dibuat berita acara pengamanan barang bukti dan berita acara penitipan barang bukti kepada pelaku usaha. "Dalam klarifikasi yang dilakukan PPNS-PK (Penyidik Pegawai Negeri Sipil Perlindungan Konsumen) Dinas Perindag Provinsi dan Kota dan PPNS-PK Direktorta Pengawasan Barang Beredar dan Jasa Kementerian Per-

dagangan kepada pengusaha nantinya baru tahu langkah apa yang akan diambil ke pengusahanya. "Apakah hanya berupa pembinaan atau sanksi hukum maupun adminstrasi," kata Mendag di sela sidak. Mendag menegaskan, pemerintah mulai tahun ini akan mempertegas sanksi kepada pengusaha yang memproduksi atau menjual produk tidak memenuhi dan melanggar Standar Nasional Indonesia (SNI), untuk semakin melindungi konsumen dan efek jera kepada pelaku. "Sanksi bisa berupa pidana dan administrasi karena konsumen memang harus dilindungi sekaligus memberi efek jera kepada pelaku," kata menteri di Medan, Selasa. Mari Elka menjelaskan, sidak ini dilakukan untuk meningkatkan pengawasan barang beredar secara terpadu tanpa menimbulkan dampak negatif akibat pengawasan. "Kota Medan dipilih sebagai daerah pelaksanaan pengawasan oleh Tim Terpadu Pengawasan Barang Beredar (TPBB) karena Medan merupakan salah satu kota terbesar di Indonesia dan Pelabuhan Belawan menjadi akses masuknya barang impor maupun dalam negeri yang banyak yang beredar di pasar," terangnya.(WAN/GUS)

Telinga Jadi Sarang Semut .........(Dari Halaman 1) kan lebih 20 semut hidup di bagian dalam telinga kanannya. Rayapan semut juga muncul dari telinga dalam bagian kiri. Dokter mengatakan bahwa infeksi yang menyerang telinganya terjadi akibat kehidupan semut-semut itu. Namun beruntung, infeksi itu belum sempat membuat gendang telinganya rusak. Pena-

nganan cepat membuat dokter mampu menyelamatkan pendengaran sang gadis. Semut-semut itu diduga berasal dari makanan ringan favoritnya. Kebetulan, sang gadis sangat gemar makan makanan manis di kasur. Dalam beberapa kesempatan, gadis itu melihat makanannya menjadi sasaran semut. Tapi, ia tak pernah menyangka semut-semut itu merayap dan bersarang di telinganya.(IV)

harian andalas | Hal.

15

Kejatisu Panggil Syamsul Arifin Unttuk Melengkapi Berkas Buyung Ritonga Medan-andalas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) memanggil mantan Bupati Langkat Syamsul Arifin untuk diperiksa terkait dugaan korupsi penyelewengan APBD Langkat senilai Rp102,7 miliar tahun 2000-2007 dengan tersangka mantan Bendahara Pemkab L angkat Buyung Ritonga. “Kita jadwalkan memanggilnya (Syamsul Arifin,red) 9 Juni mendatang,” kata Kepala Seksi Penyidik (Kasidik) Pidana Khusus (Pidsus) Jufri di kantornya Jalan AH Nasution, Medan, Selasa (31/5). Disebutkannya, pemanggilan itu untuk melengkapi berkas-berkas dugaan korupsi yang melibatkan Buyung Ritonga.

Namun seperti diketahui, kesehatan Syamsul Arifin belakangan ini dikabarkan terganggu. Sakit jantungnya kembali kambuh hingga harus mendapatkan perawatan medis di rumah sakit sejak Jumat malam pekan lalu. Gubernur Sumatera Utara nonaktif yang kini duduk di kursi pesakitan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Jakarta karena terjerat kasus dugaan korupsi APBD Langkat senilai Rp 102,7 miliar itu masih dirawat di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita. Persidangan lanjutan kasusnya dengan agenda pemeriksaan dirinya pada Senin (30/5) pun praktis batal digelar. Menyikapi kemungkinan

tidak hadirnya Syamsul Arifin memenuhi panggilan Kejatisu karena alasan kesehatan yang terganggu, menurut Jufri pihaknya sudah menyiapkan langkah alternatif untuk mengirimkankan tim penyidik terbang ke Jakarta memeriksa Syamsul Arifin. "Jika tidak memungkinkan, maka tim penyidik yang akan ke Jakarta, memeriksa," katanya. Jufri mengatakan pemanggilan Syamsul sebagai saksi untuk menambahi keterangan dari saksi-saksi yang sudah diperiksa sebelumnya. Jika keterangan itu didapat, jaksa akan menyusun berkas untuk pelimpahan ke pengadilan. "Tinggal beberapa saksi lagi dan pada bulan Juli mendatang berkas tersebut

mungkin sudah dilimpahkan," ungkapnya. Kejatisu telah menahan Buyung Ritonga terkait keterlibatannnya dalam kasus dugaan korupsi APBD Langkat Tahun 2000-2007 senilai Rp102,7 miliar. Tim penyidik Kejatisu menjerat Buyung dengan Pasal 2 dan 3 UU No 31/1999 tentang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 KUHP. Kasus dugaan korupsi APBD sebesar Rp102,7 miliar ditangani Kejatisu atas laporan dari Ketua BPK RI Anwar Nasution kepada KPK dengan surat pengaduan Nomor 26/ R/S/I-XXV/03/2009 tertanggal 16 Maret 2009. Dalam kasus yang sama, Buyung Ritonga pernah memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan dugaan korupsi APBD Langkat 20002007 dengan terdakwa mantan Syamsul Arifin di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (21/3).(FEL)

Berseloroh, OB BRI Tewas Tertembak Polisi Sindikat

Jual Bayi di Medan Terbongkar

.........(Dari Halaman 1) Jalan Amal Bakti, Pasar VII, Dusun Tembung, Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang itu, baru lima bulan bekerja sebagai OB di lantai II kantor bank tersebut. Kejadian naas itu bermula ketika korban baru selesai mencuci sepeda motor Yamaha jenis Vega warna hitam dengan nomor polisi BK 2806 CH miliknya di basement parkiran sepeda motor Kantor BRI Cabang Putri Hijau. Saat itu korban sedang mengelap motornya ditemani seorang personil polisi yang 'ngepam' di lokasi tersebut. Lalu muncul Vico yang baru turun dari lantai I menuju basement parkiran. Vico dan Dermawan pun saling menegur dan berseloroh (bercanda). Keduanya selama ini memang teman akrab dan biasa saling bercanda. Terkadang Vico berseloroh sambil 'mengancam' akan menembak sembari mengarahkan senjatanya ke Dermawan. “Keduanya teman akrab dan sering bercanda. Saat itu polisi tersebut baru turun dari lantai I ke basement parkiran sambil menenteng senjatanya dan mengatakan kepada Dermawan akan menembaknya. ‘Awas kau, kutembak kau nanti’,” ujar Daniel Panjaitan menirukan perkataan Vico Panjaitan. Daniel saat kejadian kebetulan berada di lokasi. Daniel yang berprofesi sebagai cleaning service di lantai III Kantor BRI tersebut mengatakan saat itu, anggota

.........(Dari Halaman 1)

polisi teman Vico sempat mengingat agar Vico jangan bermain-main dengan senjata. “Temannya (anggota polisi) sempat memakinya dengan mengatakan ‘Gila kau’,” ucapnya lagi. Karena tak menyadari senjata miliknya tidak dalam keadaan terkunci, tiba-tiba senjata SS-1 milik anggota polisi yang baru tiga bulan 'ngepam' di kantor itu meledak dan proyektilnya mengenai korban yang jaraknya berada sekitar tiga meter. Korban langsung terjatuh bersimbah darah di bawah sepeda motornya. Vico yang dalam keadaan panik dan bingung langsung menggendong dan membawa korban keluar dari basement parkiran menuju ke RS Tembakau Deli di Jalan Putri Hijau untuk mendapat pertolongan. Namun, nyawanya tak dapat ditolong lagi. Karyawan yang mendengar suara lentusan senjata api langsung mendatangi sumber

suara tersebut. Kemudian melaporkannya ke Polsek Medan Barat yang meneruskannya ke Polresta Medan. “Pelaku sudah diamankan di Polresta Medan untuk diperiksa dan dimintai keterangannya,” ungkap Kapolsek Medan Barat Kompol Arke F Ambat yang turun ke lokasi kejadian. Polisi juga langsung memasang garis polisi di lokasi korban tertembak dan membersihkan darah yang tercecer di lantai basement usai tim identifikasi melakukan olah TKP. “Pemeriksaan sementara, karena kelalaian saat bercanda dengan temannya. Kita tunggulah hasil pemeriksaannya,” kata Arke. Dijelaskannya, bisa saja senjata tersebut ada setannya dan kemungkinan memang senjata tersebut sudah tidak bagus. “Senjata itu sangat bahaya kalau dimain-mainkan, karena ada setannya. Sedang-

kan untuk jenis senjata SSI V2 tersebut memang kurang bagus, bila tertekan belakangnya (sensitif) akan meledak,” ungkapnya. Sementara itu Kepala Bidang Humas Polda Sumut AKBP Raden Heru Prakoso menduga peristiwa itu akibat kelalaian anggota menggunakan senjata api. “Anggota sedang kita periksa, hasilnya yang dapat membuktikan dia bersalah atau tidak,” cetus Heru. Dijelaskan Heru, anggota Polri tidak boleh bermain-main dengan senjata, apalagi menghilangkan nyawa orang lain. “Kita lihat saja hasil pemeriksaannya,” bebernya singkat. Sementara itu, di rumah duka di Jalan Amal Bakti Pasar VII Dusun Tembung Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Selasa malam (31/5) tampak suasana duka menyelimuti keluarga almarhum.(HER)

nya itu, petugas juga mengamankan seorang bayi yang baru berusia tujuh hari. Menurut informasi yang dihimpun andalas, rencananya, bayi itu akan dijual kepada seorang pembeli. Harga bayi tersebut juga sudah disepakati antara dr BB, pemilik Rumah Bersalan Dewi Sri dengan si pembeli. "Bayi itu rencananya dijual seharga Rp6,4 juta. Saat kita gerebek, pembelinya berhasil melarikan diri," ujar Kompol Fransisca Munthe, seraya mengungkapkan penggerebekan tersebut menindaklanjuti informasi warga. Guna proses penyelidikan lebih lanjut, keempat tersangka berikut bayi dan uang tunai Rp6,4 juta tersebut diboyong ke Mapoldasu. Belum diperoleh informasi sudah berapa lama sindikat perdangan bayi di rumah bersalin ini beraksi dan berapa bayi yang jadi korban diperdagangkan. Kasubdit IV Renakta Poldasu AKBP J Siagian ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (31/5) malam mengatakan pihaknya masih terus melakukan pengembangan. "Si ibu bayi akan kita kejar," ujarnya singkat.(THA)

Nomor Ujian Ganda Warnai SNMPTN .........(Dari Halaman 1) serta SNMPTN USU ada 31.500 orang. Yang mengalami kejadian seperti ini hanya tiga orang. Jadi coba dibagikan saja, tidak sampai satu persen kesalahannya," ujarnya. Menyikapi hal ini, Panlok SNMPTN USU langsung memperbaiki kartu ujian ketiga peserta itu secara manual. "Besok (Rabu,red), peserta tersebut sudah bisa mengikuti ujian tidak lagi di lokasi panitia," kata Zulkifli. Di ruangan panlok, sebutnya, ada sekitar 14 orang yang mengikuti ujian SNMPTN. Ada yang dikarenakan sakit (2 orang), nomor ujian ganda (3 orang), selebihnya terlambat, dan kesasar. Saat ujian hari pertama, enam peserta tidak hadir.

Sementara tiga peserta lainnya melapor ke panitia karena tidak bisa mengikuti ujian di lokasi yang ditentukan. Ketiga peserta itu atas nama Christanto Pardosi, menderita sakit gangguan lambung. Christanto yang memilih program Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat ini seharusnya mengikuti ujian dengan lokasi di SMU Negeri 4. Namun dia terpaksa ujian di RS Sari Mutiara Jalan Kapten Muslim Medan. Sudah empat hari dia dirawat di rumah sakit itu. Dua peserta lainnya, yakni Vincent Huberta seharusnya ujian di gedung lama FE USU dan Sri Rahayu seharusnya ujian di Yayasan Shafiyatul. Peserta Gagal Sementara itu, satu peser-

ta gagal mengikuti ujian SNMPTN di Medan, Selasa (31/ 5). Ujian SNMPTN ini berlangsung serentak selama dua hari hingga hari ini, Rabu (1/6). Peserta yang gagal tersebut adalah Christanto (17) warga Sibolga. Ia menderita sakit maag atau asam lambung sehingga tak memungkinkan untuk meneruskan ikut ujian. Saat dirawat di Ruang Stelaa No 312 Lantai III Kelas 1 RSU Sari Mutiara Medan, Christanto sempat mencoba mengikuti ujian kemampuan dasar pada sekitar pukul 08.00 WIB. Ia diawasi panitia. Namun tiba-tiba Christanto mengalami muntah. Kondisi tubuhnya melemah. Christanto pun harus membatalkan ujiannya. Sang ayah M Pardosi (42)

mengatakan, anaknya mengambil jurusan Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat di USU dengan lokasi ujian di SMAN 4 Medan. Namun karena kondisi kesehatannya, Christanto terpaksa mencoba ikut ujian di rumah sakit. "Sudah empat hari anak saya dirawat di rumah sakit karena sakit asam lambung. Dia memang sudah lama sakit asam lambung dan sudah dua kali masuk rumah sakit. Tapi, saya nggak nyangka anak saya nggak dapat mengikuti ujian karena penyakitnya. Tadi dia udah sempat ngisi soal ujian yang pertama dan diawasi panitia. Beberapa menit kemudian, dia muntahmuntah," jelasnya. Di tempat yang sama, Ketua Panitia SNMPTN 2011

Prof dr Ir Zulkifli Nasution MSc Phd membenarkan adanya peserta SNMPTN yang membatalkan ujiannya karena menderita sakit asam lambung dan dirawat di RSU Sari Mutiara Medan. Begitupun, katanya tidak ada perlakuan khusus bagi peserta ujian yang dirawat di rumah sakit. Namun, peserta yang tidak dapat mengikuti ujian SNMPTN, dapat mengikuti ujian tertulis Ujian Masuk Bersama (UMB) pada Juli 2011. Hari ini, materi ujian SNMPTN terdiri dari Tes Bidang Studi IPA (Matematika, Biologi, Kimia & Fisika) untuk kelompok IPA dan Tes Bidang Studi IPS (Sosiologi, Sejarah, Geografi, & Ekonomi) untuk kelompok IPS.(HAM/YN)

Perampokan CIMB Niaga Diatur dari Lapangan Sepak Bola .........(Dari Halaman 1) melakukan pertemuan untuk membahas aksi tersebut. Lokasi pertemuan pertama, kata Marwan, diadakan di sebuah lapangan sepak bola di Marelan. “Pada

saat itu yang hadir hanya empat orang,” ujar Marwan sembari menyebutkan yang hadir hanya Wak Geng, Taufik, Dani, dan Pohan. Kemudian, untuk memantapkan aksinya, mereka kembali menggelar rapat kedua di sebuah lapangan

sepak bola di Helvetia. Usai rapat di lapangan sepak bola di Helvetia tersebut, mereka kemudian melakukan survei lokasi perampokan. “Perampokan itu karena butuh uang,” sebut Marwan seraya mengaku yang memilih lokasi perampokan adalah Taufik

dan Iwan Cina alias Riski. Ketika melakukan aksi perampokan di Bank CIMB Serdang, ada enam orang yang menaiki mobil. Selain itu, senjata laras pajang AK 56 dan FN turut disediakan dan berada di mobil. “Taufik megang AK 56 dan Dani

megang FN,” terangnya. Di bank tersebut mereka berhasil membawa kabur uang rampokan senilai Rp342 juta dan senjata api laras panjang M16 milik almarhum Briptu Manuel Simanjuntak yang tewas ditembak mereka.

Berhasil menguasai uang bank tersebut, mereka kabur menuju daerah Tembung. Di sana, sudah ada mobil Avanza yang menunggu di kawasan perkebunan. “Di perkebunan itu, Wak Geng, Dani, Robi, dan seorang supir sudah menunggu

kami,” terangnya lagi. Diketahuinya jumlah uang hasil rampokan itu, sebut Marwan, setelah mereka hitung di rumah Ridwan di kawasan Kota Datar. “Sore itu juga uang dibagi-bagi. Per orang dapat Rp10 juta. Sisanya dibawa Taufik,” terangnya.(THA)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Anggun: Kalau Mau Go International Jangan dari Indonesia

andalas/istimewa

Band papan atas tanah air yang sedang digemari dan menjadi idola banyak remaja, D’Bagindas kan menghibur penggemarnya pada 5 Juni 2011 di Plaza Medan Fair.

D’Bagindas Semarakkan Launching Honda Spacy di Medan DI pertengahan tahun ini, Honda kembali menjawab kerinduan masyarakat kota Medan akan hiburan berkelas dengan menghadirkan D’Bagindas yang merupakan band papan atas tanah air yang sedang digemari dan menjadi idola banyak remaja. Band yang digawangi Bian pada vokal, Mike pada kibord, Dandy dan Tile pada gitar ini dipastikan akan menghibur penggemarnya pada 5 Juni 2011 di Plaza Medan Fair dengan membawakan lagu-lagu andalan mereka antara lain seperti ‘Apa Yang Terjadi’, ‘C.I.N.T.A’, dan ‘Empat Mata’. Gelaran ini merupakan rangkaian dari Launching produk Honda yang sudah lama dinantikan, yakni Honda Spacy Helm In. Arifin Posmadi, General Manager CV. Indako Trading Co selaku main dealer Honda di wilayah Sumatera Utara ,Selasa (31/5) dikantornya mengungkapkan kehadiran D’Bagindas diharapkan dapat memberikan hiburan menarik bagi masyarakat Kota Medan, mengingat band ini sedang naik daun dan memiliki banyak penggemar. D’Bagindas sendiri merupakan band pendatang baru yang tidak perlu waktu lama untuk menjadi band yang diidolakan. Menjamurnya group band di tanah air tidak lantas menjadikannya tenggelam dimakan waktu, namun empat cowok keren ini dapat membuktikan bahwa D’Bagindas adalah salah satu band

yang layak diperhitungkan di belantika musik Indonesia, karena mereka hadir dan membawa sesuatu yang baru untuk pasar musik di Tanah Air. Didukung suara berat khas Melayu miliki Bian, D��� Bagindas sukses mencuri hati banyak pecinta musik Indonesia, karena musik mereka tidak hanya diminati sebatas kalangan remaja, namun beragam usia. Tidak heran jika banyak pengamat musik yang meyakini band ini dapat bersaing dengan sederet band-band melayu lainnya yang lebih dulu eksis. Saat ini D’Bagindas dengan musik genre pop melayunya sedang sangat digemari pecinta musik Indonesia, termasuk di Kota Medan, sehingga diyakini gelaran ini nantinya akan dipenuhi para penggemar D’Bagindas yang ingin melihat langsung aksi idolanya. Sementara itu, Leo Wijaya, Marketing Manager CV. Indako Trading Co mengungkapkan Hiburan berkelas dari D’Bagindas ini khusus dipersembahkan Honda bagi masyarakat kota Medan, seperti halnya Spacy Helm In yang khusus dipersembahkan Honda khusus untuk konsumennya. “ Kami beharap gelaran ini nantinya dapat berjalan dengan lancar dan memberikan kesan mendalam di hati masyarakat, karena senyum kebahagiaan mereka menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Honda.,” ujar Leo Wijaya.(SIONG)


Harian Andalas 1 Juni 2011