Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Jumat, 17 Juni 2011 | No: 1911/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Biadab! Perampok Bantai Bocah SD Hingga Tewas • Kepala Dibacok, Leher Ditikam foto-foto:andalas/firdaus tanjung

Medan-andalas Seorang bocah perempuan yang masih duduk di kelas IV Sekolah Dasar Negeri 101764, tewas dibantai dengan sadis dan biadab oleh perampok yang diduga berjumlah lebih dari satu orang, Kamis (16/6).

MEMANGKU–H Warsito tampak menangis saat memangku anaknya, Biah Arbaiah Hartati yang tewas dengan kondisi mengenaskan akibat dibantai perampok. Foto korban, Biah Arbaiah Hartati semasa hidup (kiri).Tampak warga memadati rumah korban Jalan Mesjid, Desa Bandar Klippa.

Bersambung ke Hal. 15

”Dia Anak Baik, Gak Pernah Menyusahkan” KEMATIAN Biah Arbaiah Hartati dengan cara yang sangat mengenaskan akibat dibantai perampok membuat ayah dan ibu korban

sangat terpukul. Baik H Warsito maupun istrinya, Poniyah, tak menyangka ada manusia yang begitu tega

menghabisi bocah malang yang dikenal sebagai anak baik dan periang itu. Saat ditemukan terkapar bersimbah darah, Biah masih mengenakan seragam sekolah dan tas sekolah masih disandangnya. Diduga dia dihabisi pelaku Bersambung ke Hal. 15

Pelaku Teror Racun Sianida Jaringan Teroris Aceh

ANEH tapi NYATA

• TNI-Polri Sinergikan Pemberantasan Teroris

Kambing Jadi ‘Tukang Rumput’ SEBUAH sekolah di Pennsylvania mempunyai rencana yang lain dari biasanya untuk tetap menjaga rumput pekarangan mereka terawat, mereka menggunakan kambing. Sekolah Carlisle Area mengatakan mereka mampu untuk menghemat dana sebesar USD15 ribu dengan mengubah pemotong rumput dengan kambing. Sekolah tersebut meme-

kerjakan para kambing untuk tetap menjaga rumput di sekitar panel listrik tenaga surya. Seperti dilansir Associated Press, Rabu (15/6), kambingkambing tersebut memangkas rumput tersebut masuk ke mulut mereka pada pagi hari, pada siang harinya mereka berteduh di bawah panel surya itu. Bersambung ke Hal. 15

Kurs dan Harga Logam Mulia, 16 Juni 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 9125 1331 12243 13975 1107

Beli 9032 1317 12119 13833 1096

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 106 2836 6967 8627

Beli 105 2805 6892 8541

Medan-andalas Kepolisian Republik Indonesia memastikan pelaku teror racun sianida yang ditebar pada makanan di kantin-kantin markas kepolisian telah ditangkap di daerah Poso. Pelaku merupakan jaringan teroris yang menggelar pelatihan di Jantho, Aceh Besar. "Pelaku teroris yang ditangkap di Poso belakangan diketahui sebagai peneror racun sianida pada makanan. Para terduga peneror racun makanan itu kini masih dalam pemeriksaan dan pengembangan,” Kata Kapolri Jenderal Polisi Tumur Pradopo didampingi Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Polri Kombes Pol Boy Rafli Amar di Mapolda Sumut, Kamis (16/6).

meringkus 13 pelaku. Dari jumlah

Hamparan Perak-andalas Sekelompok pria bersenjata mirip senjata api (senpi), Rabu (15/6) siang sekira pukul 11.00 WIB merampok M Nur (43), pemilik mobil rental saat melintas di kawasan pinggiran perkebunan PTPN II, Desa Sei Baharu, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Saat itu korban yang merupakan warga Medan yang tinggal di Jalan Darussalam itu mengemudikan mobil jenis L300 BK 8509 CF.

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

andalas/hs poetra

BERSINERGI–(Ki-ka), Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro, Panglima TNI Agus Suhartono, Kapolri Jenderal Timur Pradopo, dan Pangdam I/BB Mayjen Leo Siegers saling bergenggaman tangan di halaman Mapolda Sumut, Kamis (16/6). Dijelaskannya, dalam operasi pemberantasan teroris yang digelar dua pekan terakhir, polisi sudah

Perampok Bersenpi Sekap Pemilik Mobil Rental

Derita Korban Gempa Tapanuli Utara

Ratusan Siswa Ujian di Tenda Darurat Banyaknya gedung sekolah yang ambruk maupun rusak akibat guncangan gempa membuat ratusan siswa korban gempa di Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) terpaksa mengikuti ujian semester di tendatenda darurat, Kamis (16/6). SEPERTI di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Huria Kristen Indonesia (HKI) di Sarulla, Keca-

Dua siswa melintas di dekat sekolah mereka yang roboh di Pahae Jae. Sedikitnya 250 rumah dan 14 sekolah rusak akibat gempa tersebut. matan Pahae Jae, sebanyak 204 siswa mengikuti ujian di tenda-

tenda yang tersebar di sekitar komplek sekolah.

Gedung SMK HKI Sarulla rusak berat akibat diguncang gempa berkekuatan 5,5 Skala Richter (SR) pada Selasa (14/6) pagi lalu. Salah seorang siswa, Sefti Pakpahan mengatakan, ujian di tenda darurat sangat tidak nyaman dan mengganggu konsentrasi, apalagi lokasi pelaksanaan ujian hanya beratap tenda plastik. "Kami tidak mau ujian di ruang kelas karena takut tertimpa banguBersambung ke Hal. 15


Jumat 17 Juni 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

Anggaran Pengobatan Gratis Keluarga Miskin

andalas Pemprovsu Lugas & Cerdas

PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Kita dan Lunturnya Kepekaan Sosial INDONESIA sepertinya tidak pernah lepas dari masalah yang membuat kita mengernyitkan dahi. Begitu hebatnya, sehingga semua aspek menjadi ajang politisasi. Menyaksikan Indonesia tak ubahnya menonton sebuah repertoar tragis di atas panggung teater. Selalu sarat konflik yang nyaris tanpa ending. Untuk sebuah lakon teater, pertunjukan seperti itu bisa jadi memiliki 'magnet' dan daya tarik memikat buat penonton. Setidaknya, sudah bisa dianggap memenuhi salah satu syarat sebagai sebuah repertoar bagus. Namun, Indonesia bukanlah panggung teater. Indonesia adalah sebuah realitas yang dengan amat sadar dibangun para founding-fathers dengan darah dan air mata. Ia akan lebih bermakna jika sanggup memberikan rasa aman, nyaman, adil, makmur, adil, bahagia, dan sejahtera –yang dalam bahasa pewayangan sering dinarasikan lewat adagium 'gemah ripah loh jinawi tata titi tentrem kertaraharja'. Indonesia dianggap akan kehilangan kesejatian dirinya sebagai sebuah negara merdeka dan berdaulat jika gagal memberikan keadilan dan kemakmuran buat rakyatnya sebagaimana tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Bisakah Indonesia dinilai gagal memberikan yang terbaik buat rakyatnya? Gagal sama sekali, mungkin tidak ! Lihat saja geliat pusat perbelanjaan di jantung kotakota besar negeri ini ! Hampir setiap detik, tidak pernah sepi pengunjung. Kota-kota besar masih terus menjadi 'magnet', yang mampu menyedot perhatian banyak kalangan. Namun, yang acap mendominasi di tengah masyarakat, adalah kecenderungan hidup yang individualis serta semakin keroposnya kepedulian dan kepekaan sosial. Mereka hanya peduli, jika hal itu terkait dengan kepentingan diri dan kelompoknya. Lihat juga kawasan dan sentra industri yang tak pernah berhenti memanjakan orang berkantung tebal dalam menyalurkan hasrat dan naluri bisnisnya! Saksikan juga kantor-kantor pemerintah yang terus menggeliat dengan program-program yang konon pro rakyat, meski tak pernah tepat sasaran. Maka, dengan serta-merta kita akan mengatakan bahwa kosa kata kemiskinan dan keterbelakangan itu sudah tak ada lagi dalam kamus sosial negeri ini. Kepekaan sosial hanya ada dalam pidato. Meski demikian, dengan nada sedih, kita juga harus mengakui, negeri ini belum juga sepenuhnya memiliki kesanggupan untuk memberikan sentuhan perhatian layak kepada nasib kaum dhuafa yang miskin dan sekarat. Tak sedikit saudara kita yang terpaksa harus menjadi pengais rezeki di balik tong-tong sampah, dizalimi di negeri orang, atau menjadi korban kebiadaban. Dan, yang tak kalah menyedihkan, bangsa kita juga mulai kehilangan nilai-nilai kesalehan sosial seiring dengan merebaknya hedonisme, konsumtivisme, dan materialisme diusung dari Barat. Nilai solidaritas dan kepekaan sosial terhadap sesama dinilai telah luntur akibat keroposnya benteng peradaban yang tak sanggup lagi membendung arus gaya hidup global dan kosmopolit.(**)

Defisit Rp 6 Miliar Medan-andalas Anggaran pengobatan gratis bagi keluarga miskin dari Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) di luar kuota Departemen Kesehatan RI tahun 2010 defisit (minus) Rp 6 miliar. Hal itu diketahui dari rekapitulasi klaim pihak rumah sakit penyelenggara Jamkesda sekitar Rp16 miliar sementara alokasi 2010 dianggarkan Rp 10 miliar. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Sumut Dr Chandra Syafei SpOG mengemukakan hal itu ketika ditanya wartawan di Medan, Kamis (16/6). Atas dasar itu, sambung Chandra, tahun 2011 ini Pemprovsu menyediakan anggaran untuk ini Rp 7 miliar pada APBD dan telah mengusulkan lagi melalui P-APBD sebesar Rp 15 miliar. ”Tahun 2012 nanti insyaallah kita targetkan anggaran sebesar Rp25 miliar dari APBD Pemprovsu,” ujarnya kembali mengingatkan seluruh kabupaten dan kota seSumut juga dapat menambah alokasi anggaran pengobatan gratis bagi keluarga miskin ini di luar kuota Depkes RI melalui APBD masingmasing kabupaten dan kota. Chandra mengemukakan program Jamkesda ini merupakan salah satu upaya mewujudkan visi, misi Gubernur Sumatera Utara “rakyat tidak sakit” dan surat edaran Menkes No.807/Menkes/E/VIII/2008 tanggal 29 Agustus 2008 tentang penanggungan pasien miskin yang tidak memiliki kartu Jamkesmas maka pembiayaannya menjadi tanggung jawab pemda setempat. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara mulai tahun 2009 telah mengalokasikan anggaran pengobatan gratis bagi

keluarga miskin dan tidak mampu diluar quota Depkes RI dan yang tidak dapat dibiayai oleh kabupaten/ kota melalui program Jamkesda Provinsi Sumatera Utara. Program Jamkesda Provinsi Sumatera Utara memberikan jaminan kesehatan kepada semua penduduk miskin dan atau tidak mampu di luar quota Depkes RI dan yang tidak dapat dibiayai oleh Kab/ Kota Sumatera Utara untuk berobat gratis pada rumah sakit dengan standar pelayanan kelas III. Dijelaskan, rumah sakit yang menyelenggarakan program Jamkesda Provinsi Sumatera Utara tahun 2009 diantaranya RSU H. Adam Malik Medan, RSU Dr Pirngadi Medan, Rumah Sakit Haji Mina Medan, RS Imelda Medan, RS Sufina Aziz. Pada tahun 2011 terdapat penambahan RS swasta di Medan yang turut berpartisipasi sebagai penyelenggara program Jamkesda Provinsi yaitu RS Helvetia dan RS Estomihi Chandra kembali menjelaskan persyaratan administrasi penduduk yang menggunakan Jamkesda Provinsi Sumatera Utara adalah penduduk miskin yang terdaftar pada data BPS tahun 2008 meliputi Surat Keterangan Tanda Miskin (SKTM) dari kepala desa/lurah, foto copi kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu

keluarga (KK) serta surat rujukan dari Puskesmas dan rumah sakit daerah kab/kota setempat (bagi kab/ kota yang tidak mempunyai RSUD cukup dengan rujukan Puskesmas). Selain itu juga disetujui pelayan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara atau penduduk miskin dan atau tidak mampu yang tidak terdaftar pada data BPS tahun 2008 ditambah dengan rekomendasi Bupati/Wali Kota yang menyatakan kuluarga miskin dan atau tidak mampu. Dari rekapitulasi bahwa pada tahun 2009 masyarakat yang menggunakan program jamkesda Provinsi Sumatera Utara tercatat 3.002 penduduk. Pada tahun 2010 mengalami peningkatan menjadi 16.372 penduduk atau meningkat sebesar 500,45%. Selain itu lanjutnya dalam rangka mewujudkan visi dan misi rakyat tidak sakit, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui SKPD Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara mengalokasikan anggaran APBD Provinsi Sumatera Utara untuk kegiatan pelayanan kesehatan langsung kepada masyarakat melalui UPT Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, antara lain UPT BKIM, UPT Labkes dan UPT BP-4. Hal ini dilaksanakan dengan pertimbangan bahwa sesuai dengan tupoksi bahwa UPT bukan hanya memberikan pelayanan di dalam gedung, melainkan juga memberikan pelayanan diluar gedung. Pada tahun 2010 pelayanan kesehatan BKIM terdapat pengembangan pelayanan yaitu pemeriksaan gangguan penglihatan dan pemeriksaan gangguan pendengaran pada 6 kabupaten dan kota. (WAN)

Pakar Geologi ITM Ir Lisnawati MT

Taput Sangat Berpotensi Terjadi Gempa Medan-andalas Pakar geologi Institut Teknologi Medan (ITM) Ir Lisnawati MT mengungkapkan, kawasan Tapanuli Utara (Taput) merupakan daerah yang sangat berpontesi terjadi gempa. Ini karena daerah itu masuk dalam jalur utama gempa. Menurut Ketua Jurusan Teknik Geologi ITM ini, Taput merupakan bagian dari kawasan pantai barat Sumut yang merupakan jalur utama gempa di sepanjang Pulau Sumatera. Gempa yang terjadi di Taput tersebut disebabkan adanya lempeng eurasia yang bertubrukan dengan Samudera Hindia sehingga menimbulkan getaran di kawasan pantai barat Sumut. “Jadi jika terjadi tubrukan dua lempeng tersebut daerah jalur utama gempa seperti Tapsel, Madina dan Taput akan dihantam terlebih dahulu,” ujarnya Lisnawati kepada kepada pers di kampus ITM Jalan

Gedung Arca Medan, Kamis (16/6), terkait peristiwa gempa 5,5 skala richter yang menghantam sejumlah kecamatan di Taput baru-baru ini. Lisnawati yang juga Sekretaris Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumut ini menyatakan, yang namanya jalur utama gempa maka siklus terjadinya gempa akan berulang-ulang namun tidak bisa diprediksi secara pasti. Di Sumatera Utara, lanjutnya, ada dua sumber gempa yang sangat berpotensi yakni jalur sepanjang pantai barat dan sumber jalur darat yakni dari letusan gunung berapi bukit barisan. Terkait gempa di kawasan Taput, apakah berpengaruh terhadap aktivitas Danau Toba, Lisnawati mengatakan tidak berkaitan langsung karena Danau Toba yang berada di Samosir tidak masuk dalam jalur utama gempa. Danau Toba berada di pinggir kawasan jalur gempa.

Namun dia mengakui, asal terjadinya Danau Toba karena terjadinya gempa besar vulkanik tektonik 74 ribu tahun yang lalu, dan berdasarkan penelitian terakhir dari desertasi mahasiswa S3 Universitas Indonesia (UI) yang melihat secara fisik, di bawah kawasan Danau Toba ternyata masih ada aktivitas magma. Aktivitas tersebut sangat kecil. Dosen senior Geologi ITM ini menyarankan pemerintah untuk melakukan pemetaan jalur gempa dan kemudian selalu mengedukasi masyarakat karena edukasi lebih penting agar masyarakat daerah jalur utama gempa siap menghadapi jika terjadi gempa. “Jangan musiman melakukan edukasi gempa dan juga dalam penyusunan tata ruang suatu daerah yang wajib diperhatikan adalah berwawasan kebencanaan dan itu harga mati,” tegasnya. (HAM)

52 Ribu Calon Pelanggan Listrik Dapat Dilayani PLN Medan-andalas Program PT PLN bebas daftar tunggu bagi calon pelanggan PLN yang ingin memasang instalasi listrik patut mendapat apresiasi Sebab, jika masih banyak calon pelanggan PLN yang masuk daftar tunggu tidak terpenuhi akan dapat berdampak pada minimnya pelayanan listrik kepada masyarakat. Hal ini dikatakan Plt Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho saat menerima audiensi majamemen PLN Wilayah Sumut di ruang kerja lantai IX , Kantor Gubsu di Jalan Diponegoro Medan, Kamis (16/6). “Kebutuhan listrik tentu sudah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat saat ini, saya atas nama Pempropsu dan masyarakat Sumut tentu sangat mendukung program seperti ini,” katanya. Di kesempatan itu, General Manager (GM) PT PLN (Persero)

Wilayah Sumut R Krisna Simabputra memaparkan, program PLN bebas daftar tunggu akan dilaunching hari ini (17/6) dan berlangsung hingga akhir Juni 2011. Dengan program ini, 52 ribu calon pelanggan PLN yang masih dalam daftar tunggu saat ini bisa terlayani. “Jumlah itu akan kita penuhi dengan pemasangan dalam bulan ini, sehingga pelayanan bisa semakin luas dan makin banyaknya masyarakat Sumut yang menikmati listrik,” katanya. Krisna menyebutkan, dengan program ini, PLN akan mempermudah pemasangan jaringan khususnya calon pelanggan yang berada 100-200 meter di sekitar jaringan PLN yang sudah terpasang. Ke depan, katanya, PLN juga berencana melakukan perluasan jaringan untuk memenuhi kebutuhan listrik di Sumut. “Kapasitas terpasang kita saat ini memang masih pas-pasan

dengan kebutuhan, karenanya setiap ada perawatan jaringan, terpaksa harus dilakukan pemadaman bergilir. Hal ini, untuk tetap memberikan pelayanan listrik kepada masyarakat,” terangnya. Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Pempropsu Untungta Kaban yang mendampingi PLt Gubsu saat audiensi tersebut menambahkan, selain memaksimalkan peran PLN dalam memenuhi kebutuhan listrik, Pempropsu juga terus mengupayakan penambahan kapasitas listrik melalui program pengadaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). “Program PLTS ini diprioritaskan untuk daerah-daerah terpencil,yang selama ini masih belum terjangkau oleh PLN. Sehingga, ke depan masyarakat yang belum bisa menikmati listrik bisa terlayani dengan baik,” sebutnya. (WAN)

andalas/hs poetra

DISIPLIN – Pengendara kendaraan bermotor sebagian masih belum tertib dan menegakan disiplin berlalu lintas. Meskipun sudah dipasang tanda larangan berhenti di batas garis penyeberangan di persimpangan Jalan Sisimangaraja dan Jalan Mesjid Raya, Tetapi sejumlah pengendara tetap tidak memperdulikan marka jalan tersebut, Kamis (16/6)

Pemprovsu dan PTPN II Buat Forum Tripartit Medan-andalas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan PT PTPN II sepakat membahas lahan eks Hak Guna Usaha (HGU) dalam forum tripartit dengan melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN). Hal ini untuk mengetahui permasalahan dan kemungkinan solusi yang diambil terkait permasalahan eks HGU tersebut. Demikian dikatakan Plt Gubsu H Gatot Pujo Nugroho, usai menerima audiensi manajemen PT PTPN II, di ruang kerja PLt Gubsu, Lantai 9 Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro Medan, Kamis (16/6). “Tadi direktur PT PTNP II menyampaikan terkait adanya perpanjangan eks HGU, namun mereka belum mengetahui persis peta lahan yang diperpanjang tersebut, karena itu pembicaraan tadi kita sepakat dibahas secara tripartite dengan melibatkan BPN,” ujar Gatot Pujo Nugroho. Dalam forum tripartit nanti, lanjut Gatot, akan dibicarakan mengenai peta lahan eks HGU

tersebut, termasuk bagaimana solusi atas beberapa lahan yang sudah ditempati masyarakat dan juga hal-hal lain terkait kepemilikan lahan. “Setelah pembicaraan nanti menghasilkan rumusan yang matang, Pempropsu dan PTPN tentu dengan koordinasi dengan BPN akan sama-sama berjuang di tingkat pemerintahan pusat, jika hal tersebut harus diperjuangkan di pusat,” lanjutnya. Ditanyakan terkait kepemilikan lahan eks HGU saat ini, Gatot mengatakan, dari penjelasan pihak PTPN 2 masih ada kepemilikan yang tumpang tindih dan butuh solusi terbaik untuk memecahkan permasalahan tersebut. Sehingga, katanya, semua pihak bisa menerima solusi terbaik yang akan dirumuskan nantinya. Sayangnya, pihak PTPN II yang akan dikonfirmasi wartawan, tidak bersedia memberikan penjelasan terkait pertemuan tersebut. (WAN)

Tren Angka Kehamilan Makin Positif Medan-andalas Tren angka ibu hamil di Sumatera Utara menujukan terjadi penurunan selama tiga tahun terakhir 2008-2010. Hal ini menunjukkan tren yang makin positif masyarakat dalam mengenal penting peran Keluarga Berencana (KB) semakin meningkat. Angka ibu hamil sepanjang 2008 berjumlah 89.542 jiwa, tahun 2009 berjumlah 87.296 jiwa dan tahun 2010 berjumlah 87.242 jiwa. Menurut Kabid Informasi Keluarga dan Analisis Program (IKAP) BKKBN Sumut, Drs Datang Sembiring MPHR kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (16/6) adanya penurunan angka ibu hamil setiap tahun, korelasinya membuat pasangan usia subur (PUS) beralih menjadi peserta KB aktif. “Korelasinya pasti ada. Apalagi, setelah ibu tersebut melahirkan, pasti ada yang ingin menunda kehamilan atau tidak ingin hamil lagi. Nah, tugas kita dengan melakukan pendataan dan penyuluhan kepada mereka agar mau ber-KB,” katanya. Untuk tahun 2008, dari jumlah 2.033.731 PUS di Sumut, sebanyak 1.246.427 PUS sudah menjadi peserta KB aktif (PA). Tahun 2009, 2.092.103 PUS beralih menjadi PA sebanyak 1.299.450. “Sedangkan tahun 2010, dari 2.151.759 PUS dan yang beralih menjadi peserta KB Aktif sebanyak 1.348.110,” jelasnya. Mantan Kasi Advokasi BKKBN Sumut ini lebih lanjut menambahkan tahun 2011 ini, sebanyak 372.401 target perkiraan permintaan (TPM) masyarakat menjadi peserta KB baru

di sejumlah Kabupaten/Kota dan jenis kontrasepsinya. Hingga Mei 2011, pencapaian tersebut sudah sebanyak 153.127 peserta atau sekira 41,12 persen pencapaian. Pada tahu ini juga, sambung Datang, kontrasepsi juga menjadi target pihaknya seperti jenis IUD menargetkan pencapaian sebanyak 23.673 “Hingga Mei 2011, kita sudah menjaring sebanyak 10.975 peserta atau pencapaian sekira 46,36 persen,” jelasnya. Sementara untuk Medis Operasi Wanita (MOW) menargetkan sebanyak 8.612 dengan pencapaian sebesar 3.754 peserta atau sekira 43,59 persen, Medis Operasi Pria (MOP) ditargetkan sebanyak 2.088 dengan pencapaian 2.167 atau sekira 100,78 persen. “Padahal jaraknya hanya lima bulan saja, kita sudah bisa melakukan pencapaian 100 persen lebih. Padahal, untuk jenis kontap pria ini tergolong sangat sulit, tai akhirnya kita berhasil,” tuturnya. Sedangkan untuk kondom, tambahnya, target sebanyak 60.000 dengan pencapaian sebanyak 15.718 peserta (26,20 persen), target implant sebanyak 33.050 dengan pencapaian sebanyak 12.052 (36,47 persen), target suntik sebanyak 124.377 dengan pencapaian 53.802 peserta (43,26 persen) dan target kontrasepsi jenis pil ditargetkan sebanyak 120.600 dengan pencapaian sebanyak 54.659 peserta (45,32 persen). “Kita berharap, peran serta masyarakat dalam ber-KB terus meningkat disamping penyuluhan yang gencar kita lakukan,” ujarnya. (YN)


MEDAN KITA

Jumat 17 Juni 2011

harian andalas | Hal.

3

Perizinan Terpadu Harus Dilengkapi Sistem IT Medan-andalas Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Medan diminta transparan kepada publik dalam pelayanan pengurusan perizinan. Untuk itu, institusi yang dibentuk tahu 2010 lalu diharapkan segera mempersiapkan sistem Informasi Teknologi (IT) agar dapat diakses publik Ironisnya, saat ini komputer layanan internet di BPPT justru tidak pernah berfungsi. Padahal, dalam pelayanan perizinan kepada masyarakat harus dilakukan dengan prima seperti membuat layanan website. Sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengakses internet mengetahui tentang pengurusan izin suatu usaha. Begitu juga masalah persyaratan dan tahapan pengurusan dapat diketahui lebih transparan. Hal ini disampaikan anggota komisi D DPRD Medan Ir Ahmad Parlindungan Batubara saat berkunjung ke kantor BPPT yang dipimpin Ketua Komisi D Ir Parlaungan Simangunsong sekretaris Muslim Maksum didampingi anggota Daniel Pinem, Ahmad Arif, Juliandi Siregar, Goldfid Lubis, dan Martua Oloan Harahap, Kamis (16/6). Pernyataan tersebut juga dikuatkan Ketua Komisi Parlaungan Simangunsong, diharapkan agar Badan BPPT harus segera memberikan pelayanan lewat internet melalui website tersendiri dan mampu memberikan ikon Kota Medan dalam hal sistem pelayanan prima. Sama halnya dengan Muslim Maksum, BPPT ditekankan lebih memperbanyak sosialisasi kepada masyarakat tentang keberadaan badan tersebut. Sehingga masyarakat luas

dapat mengetahui kemana harus mengurus izin dan persyaratan yang harus dipenuhi. Dengan sendirinya dalam menggunakan layanan internet, dapat meningkatkan Sumber Daya Manusia pegawai di BPPT. Begitu juga dengan Ahmad Arif, Pemko Medan diharapkan dapat menyerahkan sejumlah pengurusan izin lainya ke BPPT sehingga SKPD lain akan lebih fokus mengurusi tugas pelayanan publik lainnya. Menanggapi hal ini, Kepala BPPT Kota Medan Ir Wiria Alrahman menyambut baik masukan DPRD Medan. Disebutkannya, BPPT tetap berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Namun semua itu, Wiria tetap mengharapkan dukungan dewan. Dia menjelaskan, sejak dibentuknya BPPT Kota Medan Februari 2010 tahun lalu, pihaknya sudah menangani pengurusan izin sebanyak 11 jenis, yakni izin usaha perdagangan, izin usaha industri kecil dan menengah, izin tanda daftar perusahaan, izin gangguan perusahaan industri, izin gangguan bukan perusahaan industry, izin optic, izin kerja petugas kesehatan, izin pelataran parkir, izin reklame khusus umbul umbul dan spanduk, izin usaha kontruksi dan izin air bawah tanah. Sedangkan jumlah izin yang sudah dikeluarkan BPPT sejak Januari hingga Mei 2011 sudah mencapai sekitar 6.500 izin dengan jumlah retribusi sekitar Rp 4,5 miliar dengan target Rp 13 miliar untuk tahun 2011. “Saya yakin target itu dapat tercapai. Kalau masyarakat dilayani dengan baik, otomatis masyarakat akan mau mengurus izin usahanya,” kata Wiria. (BEN)

DPRDSU Kaji Usulan Tiga Pansus Medan-andalas Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut saat ini membuat kajian terhadap tiga usulan pembentukan panitia khusus (pansus) yang telah disampaikan kepada Pimpinan DPRD Sumut. Kajian itu merupakan permintaan Pimpinan DPRD Sumut atas usulan pembentukan Pansus PD Perhotelan, Pansus Asset dan Pansus Pajak. "Artinya, usulan Komisi C DPRD Sumut terhadap ketiga pansus tersebut telah ditanggapi Pimpinan DPRD Sumut dan diharapkan para rapat paripurna di bulan Juli, pansus sudah terbentuk," kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Sumut, Mustofawiyah Sitompul kepada starberita. com (andalas grup) di Medan, Kamis (16/6) di Gedung DPRD Sumut, Kamis (16/6). Menurut Mustofawiyah, pansus ini dibentuk karena Komisi C DPRD Sumut melihat ada sangat krusial yang menurut analisa Komisi C harus menjadi perhatian khusus. Dari

pengalaman yang ada selama ini, lanjut Mustofawiyah, dapat dilihat bagaimana posisi salah hotel di Jalan HM Yamin Medan saat ini di mata masyarakat. ‘’Komisi C DPRD Sumut tidak ada melihat hak-hak rakyat Sumut tentang aset tersebut sampai saat ini tidak jelas,’’ujarnya. Kemudian, sebut Mustofawiyah, Crystal Square yang saat ini pembangunan tak kunjung selesai yang dikhawatirkan akan menjadi persoalan baru bagi Pemerintah Provinsi Sumut. Untuk itu, Komisi C DPRD Sumut akan coba mendeteksi persoalan tersebut kembali. Sedangkan untuk pansus aset, sambung politisi Partai Demokrat Sumut ini, Komisi C berpedoman kepada hasil laporan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang harus ditanggapi secara serius. "Sebab banyak asset di Provinsi Sumatera Utara yang sampai saat ini tidak jelas keberadaannya dan tidak termuat di dalam Neraca Keuangan Provinsi Sumatera Utara," kata Mustofawiyah. (STAR BERITA.COM)

andalas/ist

DIABADIKAN – Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun (lima dari kanan) didampingi Kamaluddin Harahap diabadikan bersama pengurus PW Pemuda Muhammadiyah Sumut di gedung DPRDSU Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (16/6).

Ketua DPRDSU H Saleh Bangun

Pemuda Muhammadiyah Perlu Pelopori Transmigrasi Pemuda Medan-andalas Pemuda Muhammadiyah harus senantiasa mengarahkan gerakan dakwah di segala bidang hingga menjangkau pelosok desa yang membutuhkan. Salah satunya, Pemuda Muhammadiyah Sumut perlu memelopori program Transmigrasi Pemuda di Sumut. Ketua DPRDSU H Saleh Bangun didampingi Wakil Ketua Ir H Kamaluddin Harahap menekankan hal itu, saat menerima audiensi Pengurus dan panitia

Pelantikan Pemuda Muhammadiyah Sumut, di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Kamis (16/6). Saleh Bangun mengingatkan, pengurus Pemuda Muhammadiyah Sumut harus senantiasa berbuat dan berkarya untuk rakyat, agar rakyat senantiasa simpati dan cinta terhadap Pemuda Muhammadiyah Sumut." Untuk itu, pengurus Pemuda Muhammadiyah Sumut hendaknya senantiasa bersatu dan meningkatkan gerakan dakwahnya untuk mengentaskan kemiskinan di Sumut," katanya. Pemuda Muhammadiyah harus senantiasa ulet dalam menjalankan setiap program yang berpihak bagi rakyat. "Pemuda Muhammadiyah Sumut jangan pernah lelah untuk menjalankan gerakan dakwahnya ke masyarakat hingga ke

pelosok desa di Sumut,"imbau Saleh Bangun. Ketua Majelis Pertimbangan Partai Demokrat Sumut ini juga menyatakan dukungannya terhadap gerakan dakwah Pemuda Muhammadiyah. "Saya siap membantu dan menjalin kerjasama dengan Pemuda Muhammadiyah Sumut, dalam mengembangkan potensi pemuda di bidang kewirausahaan, khususnya belajar berkebun sawit,"katanya. Sementara, Wakil Ketua DPRDSU Kamaluddin Harahap mengatakan, program transmigrasi pemuda perlu dilaksanakan untuk membantu para pemuda khususnya Pemuda Muhammadiyah di Sumut untuk memiliki pekerjaan dan penghasilan. Salah satunya, belajar berkebun sawit di daerahdaerah yang dibutuhkan.

Perwal Tentang Kepling Harus Ditinjau Ulang Medan-andalas Komisi A DPRD Kota Medan meminta kepada Wali Kota Medan Rahudman Harahap agar meninjau kembali keberadaan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 5 tahun 2011 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Lingkungan (Kepling) di Kota Medan. Pasalnya, isi Perwal yang membatasi usia Kepling maksimal berusia 58 tahun itu tidak tepat diterapkan karena Kepling bukan PNS. “Pembatasan usia Kepling itu tidak tepat karena mereka bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Harusnya, meski usianya sudah di atas 58 tahun tapi masih memiliki kemampuan, loyal, dan bisa merangkul masyarakat, saya kira tidak masalah dipertahankan,” kata Sekretaris Komisi A DPRD Medan Burhanuddin Sitepu, Kamis (16/7). Hal tersebut dikatakan Burhanuddin saat rapat dengar pendapat (RDP) Komisi A DPRD Kota Medan dengan Camat Medan Maimun Said Reza terkait pemecatan sebanyak 22 Kepling di Kecamatan Medan Maimun, yang berlangsung di ruang Komisi A DPRD Kota Medan. RDP tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi A Ilhamsyah dan sejumlah

anggota Komisi A lainnya. Dalam RDP tersebut, Camat Medan Maimon Said Reza mengaku tidak ada melakukan pemecatan kepada 22 Kepling di wilayah kerjanya. “Ke 22 Kepling itu bukan dipecat tetapi jabatan mereka yang tidak diperpanjang karena usia mereka sudah di atas 58 tahun. Sebagaimana diatur dalam Perwal Nomor 5 tahun 2011, usia Kepling maksimal 58 tahun. Dan, terhitung 31 Maret 2011 masa jabatan seluruh Kepling di kecamatan itu sudah berakhir,” kata Reza. Selain mengacu pada Perwal, sambung Reza, Pengangkatan Kepling juga berdasarkan atas usulan dari Lurah dimana dari sebanyak 66 Kepling yang ada di Kecamatan Medan Maimun ada 22 Kepling yang sudah berusia 60 tahun, sehingga masa jabatan mereka tidak diperpanjang. Mendengar penjelasan Camat tersebut itu, Komisi A DPRD Kota Medan meminta dan akan merekomendasikan agar keberadaan Perwal Nomor 5 tahun 2011 itu ditinjau ulang. Begitu juga dengan surat keputusan pemberhentian kepada 22 Kepling di Kecamatan Medan Maimun diminta agar segera ditinjau kembalai oleh

Camat Medan Maimun. “Camat harus meninjau ulang pemberhentian ke 22 Kepling itu. Parameter pemberhentian dan pengangkatan Kepling tidak cukup hanya mengacu Perwal ini, lagi pula unsur-unsur yang tertuang di dalamnya tidak lagi didasari atas hati nurani karena sebelumnya Kepling itu tidak ada mendapat apa-apa, sekarang ini saja jabatan Kepling itu jadi rebutan karena sudah ada honornya,” kata Burhaniddin. Hal yang sama juga disampaikan Surianda Lubis. Dia mengatakan, Perwal soal kepling tersebut sangat kontradiktif dengan program Pemerintah Kota Medan terkait pengentasan kemiskinan karena dengan lahirnya Perwal tersebut, Camat Medan Maimun telah mematikan mata pencaharian 22 Kepling yang diberhentikan. “Untuk itu, kita meminta agar Wali Kota Medan meninjau ulang Perwal tersebut. Selama ini dilapangan kita melihat Kepling-kepling sering dianggap seperti ‘cangkul dan linggis’. Artinya, jika ada masalah Kepling yang turun, tetapi jika suatu lingkungan itu berprestasi, lurah dan camat yang dapat nama dan menerima hasil,” kata Surianda. (BEN)

"Sebab di Sumatera Utara ini cukup banyak lahan tidur yang belum dimanfaatkan samasekali untuk perkebunan dan pertanian. Jika program transmigrasi pemuda tersebut bisa dipelopori Pemuda Muhammadiyah, maka DPRD Sumut akan siap bekerjasama memfasilitasi program tersebut bekerjasama dengan instansi lainnya seperti PTPN,"sebut Kamaluddin. Pengurus Pemuda Muhammadiyah yang beraudiensi yakni, Ketua dan Sekretaris Ihsan Rambe SE MSi dan Adrizal SH, Bendahara Zulasfan Tufty SE MM, Wakil Ketua Jamaluddin SPd.Selain itu Wakil Sekretaris juga Sekretaris Panitia Pelaksana Abror Parinduri, Wakil Sekratris Zainuddin SE dan Husni Mubarak serta Wakil Bendahara Erwin Jambak.(UJ)

Spanduk Pembela Masjid Dirampas Medan-andalas Spanduk bertuliskan selamat datang yang dibentangkan jamaah Masjid Al Ikhlas yang dipajangkan di sekitar bundaran Polonia Medan dirampas pria yang tak dikenal dengan mengendarai mobil Toyota Avanza BK 12xx KA, Kamis (16/6). Pria yang merampas spanduk itu berciri-ciri mengenakan pakaian safari "Kami tidak terima dengan perampasan ini, dan akan melaporkannya langsung ke Panglima TNI," kata Sekretaris Pemuda Muslim Medan, Muslim Kamal yang mengatakan spanduk itu dalam rangka menyambut kedatangan Panglima TNI dan Kapolri di areal Bandara Polonia Medan Sementara itu Rabu Alam , seorang peserta aksi mengatakan spanduk yang berisikan " Hadir Disini Saudaraku Panglima TNI dan Kapolri, Tolonglah Bangun Kembali Rumah Allah di jalan Timor (Masjid Al-Ikhlas), Aliansi Ormas Islam" tersebut bukanlah merupakan hal-hal yang melanggar UU. "Undang-undang mana yang kami langgar Bang? tanyanya pada pria yang mengambil paksa spanduk itu,’’ katanya. (TIM)

Peternakan Babi Belum Ditutup, Warga Ancam Demo

andalas/rony muharrman

BAHAYA – Seorang anak melompat dari atas jembatan kebajikan ke dalam sungai kebajikan dikawasan Jalan Zainul Arifin, Medan, Kamis (16/6). Kegiatan mandi sungai dengan cara melompat dari atas jembatan itu sangat berbahaya tetapi kurang diperhatikan para orangtua. IKLAN |

Kutalimbaru-andalas Warga Desa Namo Rube Julu Kecamatan Kabupaten Deli Serdang kembali melayangkan protes terhadap keberadaan ternak babi di kawasan itu yang dinilai sangat meresahkan. Apalagi, pengusaha ternak babi dituding ingkar janji kepada warga yang sebelumnya bersedia menutup peternakan babi itu pada 20 Desember tahun 2010. Tetapi sampai saat ini peternakan babi itu masih beroperasi. Informasi yang dirangkum

wartawan koran ini, Selasa (14/6) warga pun rencana akan menggelar aksi di kantor camat Kutalimbaru jika pengusaha peternakan babi tersebut tidak mau merealisasikan janjinya. Menurut seorang yang identitas tak mau disebutkan, pengusaha peternak babi, Milo pernah menjanjikan untuk menutup lokasi ternak babi jelang tutup tahun 2010 lalu dengan batas waktu tiga bulan. Saat itu Milo, sambung sumber itu, bersedia dan tak keberatan dengan menyetujui surat pernyataan yang disaksikan Danramil 02 Kutalimbaru Kapten Ibrahim, Camat Kutalimbaru Safi’i Sihombing,SIP dan Kapolsek Kutalimbaru AKP Bambang Rubianto,SH sebagai tindaklanjut surat protes pernyataan warga Desa Namo Rube Julu bersama Kepala Desa Mbulgah Sembiring dan Ketua BPD Safaruddin. Surat peryataan warga itu ditujukan kepada Muspika Kutalimbaru pada 27 Agustus 2009 yang berisikan keberatan dengan peternakan babi milik Milo tersebut. Alasan keberatan warga karena keberadaan ternak babi tersebut membuat warga merasa resah karena terjadi pencemaran udara akibat kotoran ternak babi yang menimbulkan bau dan mengganggu pernafasan. Selain itu, air limbah dari peternak babi itu mengalir ke lahan pertanian milik warga setempat dan warga Desa Sei Mencirim yang berada disekitar lokasi peternakan. Surat pernyataan keberatan warga itu ditembuskan juga kepada Bupati

Deli Serdang, DPRD Deli Serdang, Kadis Lingkungan Hidup, Bapedalda, Dinas Peternakan Deli Serdang dan Kapolsek Kutalimbaru. Demikian juga dengan pernyataan tertulis Kepala Desa Sei Mencirim Julianto dan Ketua BPD Zulkifli yang menginginkan agar ternak babi di Desa Namo Rube Julu yang berdekatan dengan desanya supaya ditutup saja karena menimbulkan bau yang sangat menyesakkan nafas. Pernyataan

keberatan itu sudah didahului Kepala SD Negeri 108026 Sunardi,SPd dan Ketua Komite Sekolah Marheni tertanggal 10 September 2009. Namun permintaan tersebut sepertinya tidak diindahkan oleh pengusaha ternak babi tersebut. Meski memasuki medio 2011, pengusaha ternak babi itu tetap juga membandel dengan tidak menutup usaha yang dikelolanya yang diduga tidak memiliki izin. (STP)

andalas/stp

RESAHKAN WARGA – Lokasi ternak babi yang meresahkan warga dan anak-anak sekolah di Desa Namo Rube Julu beberap kali diprotes tetapi belum juga ditutup.


HUKUM & KRIMINAL

Jumat 17 Juni 2011

Polisi Gerebek Warung Penjualan Togel Tanah Karo-andalas Petugas Reskrim Polres Tanah Karo menggerebek warung yang diduga dijadikan tempat penjualan kupon judi toto gelap (togel) di Desa Tiga Pancur, Kecamtan Simpang Empat, Kamis (16/6). Dalam penggerebekan tersebut, selain berhasil menyita barang bukti satu blok pun berisi nomor tebakan, buku rekapan berisi nomor, lima rekapan kosong dan uang diduga hasil penjualan Rp63 ribu, polisi juga berhasil menangkap seorang juru tulis berinisial, BS (29) warga Desa Tiga Pancur, Kecamatan Simpang Empat. Dalam penangkapan itu, polisi sempat dihalang-halangi oleh seorang pria berbadan tegap, namun setelah petugas memberikan arahan, akhirnya tersangka BS dapat boyong ke Mapolres beserta barang bukti. Kapolres Tanah Karo, AKBP Ig Agung Prastyoko SH MH melalui Kasatreskrim AKP Harry Azhar didampingi Kanit Opsnal Ipda Oscar S kepada andalas membenarkan penangkapan tersebut. Kapolres mengimbau kepada masyarakat untuk mau melaporkan bila ada peraktik perjudian di sekitar lingkungannya. (NT/LAMS)

Poldasu Bekuk Pengedar Sabu-sabu Medan-andalas Petugas Unit 1 Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut membekuk pengedar sabu-sabu dibelakang salah satu rumah di kawasan Jalan Seksama Medan, Rabu (15/6). Saat ditangkap dari tersangka, Agus Hariyanto, warga Jalan Seksama Medan, polisi menyita barang bukti sabu sebesar 2,3 gram. “Tersangka masih dalam pengembangan,” kata Wadir Res Narkoba Polda Sumut, AKBP Apriyanto Basuki Rahmat SiK MH kepada wartawan, Kamis (16/6). Penangkapan pengedar sabu-sabu itu berawal dari hasil penyelidikan yang dilakukan personel Unit 1 Subdit 1 Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut. Pengakuan tersangka, sabu-sabu yang dijualnya itu diperolehnya dari seseorang (buron-red). Menurut tersangka, aksi peredaran sabu-sabu tersebut sudah dilakoninya sejak beberapa bulan lalu dan menjualnya seharga Rp 100.000 per paket kecil. (HER)

Tiga Pemakai Narkoba Disergap Polisi Tebing Tinggi-andalas Tiga pemakai narkoba jenis ganja disergap petugas Reserse Narkoba Polres Tebing Tinggi ketika menghisap rokok bercampur daun ganja di Kampung Tempel, Jalan Persatuan, Lingkungan II, Kelurahan Pasar Gambir, Kota Tebing Tinggi, kemarin. Ketiga tersangka masing-masing, Elfianto alias Anto (32) warga Jalan Prof Dr Hamka, Kelurahan Durian, Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi, Zulfrisal alias Budi (26) dan Dedy Irawan Sinaga alias Dedi (24) keduanya warga Kampung Tempel, Jalan Persatuan, Kelurahan Pasar Gambir, Kota Tebing Tinggi. Sumber andalas di Mapolres Tebing Tinggi, ketiga tersangka disergap setelah polisi menerima informasi dari masyarakat. Beranjak dari informasi tersebut polisi langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap para tersangka narkoba itu. (MET)

Kamandanu Dirampok di Areal Perkebunan Cina Tebing Tinggi-andalas Sepeda motor Honda Supra X 125 BK 2507 NAA milik Syahputra Kamandanu (21) warga Desa Paya Pasir, Kecamatan Tebing Syahbandar, Kabupaten Serdang Bedagai dirampok dua penjahat bersenjata tajam di areal perkebunan Cina Sei Segeling, Kecamatan Padang Hilir Kota Tebing Tinggi, Selasa (14/6) petang. Didampingi orang tuanya, Syahrul Efendi, korban pun melapokan perampokan tersebut ke Polsek Padang Hilir, Rabu (15/6). Dalam laporannya, korban menerangkan sebelum kejadian dari rumah korban berangkat ke rumah familinya di Bagelen dengan mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 BK 2507 NAA di Bagelen. Karena ingin cepat sampai di tujuan, korban menggunakan jalan pintas dari kawasan Perkuburan Cina Sei Segiling. Persis di TKP dekat palang besi kawasan tersebut, dua orang pelaku tak dikenal dengan menggendarai sepeda motor Yamaha Vixion menggunakan helm tertutup memepet kenderaannya. Salah seorang turun langsung menodongkan pisau ke lehernya sembari memerintahkannya turun dari sepeda motor. “Dari pada nyawa saya terancam, saya tak dapat berbuat apa-apa lagi dan pasrah saja,” ucapnya. (MET)

harian andalas | Hal.

4

Polisi Sita Ribuan Batang Pohon Ganja Bireuen-andalas Petugas Reserse Narkoba Polres Bireuen dan Polsek Jeunib dipimpin Kasat Narkoba AKP Burhanuddin menyita sedikitnya 13.300 batang pohon ganja di kawasan Perbukitan Pante Banda Desa Garap, Kecamatan Plimbang, Kabupaten Bireuen, Rabu (15/6 ) lalu. Kapolres Bireuen, AKBP HR Dadik Junaedi SH didampingi Kapolsek Jeunib AKP Djauhari Ahmad dalam keterangannya kepada andalas, Kamis (16/6) menyebutkan, untuk dapat menemukan ribuan batang ganja itu, pihaknya harus melewati medan yang cukup berat dengan tiga kali menyeberangi sungai dan melalui jalan tikus dengan jarak tempuh tiga jam jalan kaki. Disebutkan, dikarenakan dalam penelusuran hutan belantara, dipenuhi semak belukar dan ilalang itu, petugas hanya mampu mengangkut 150 batang ganja untuk diamankan ke Polsek Jeunib sebagai barang bukti, selebihnya langsung dibakar dilokasi penemuan. “Pemilik ladang ganja itu belum ditemukan kami tengah menyelidiki identitas pemiliknya. Mudah-midahan kendati medannya sulit, kami dapat terjangkau dan akhirnya membuah hasil walaupun mengarungi beberapa sungai (Krueng),” kata Dadik. Sementara Kapolsek Jeunieb merincikan hasil temuannya setelah tiba di lokasi , awalnya menemukan ladang ganja seluas kurang lebih satu hektar dengan jumlah tanaman 6500 batang, tinggi tiga meter diperkirakan umur 6 bulan dan sudah siap panen. Dilokasi kedua luas ladang 1,5 Ha, jumlahnya 2500 batang dan tinggi satu meter, umur 2,5 bulan dan 4300 batang

andalas/suherman amin

BARANG BUKTI - Kapolsek Jeunib, AKP Djauhari Ahmad bersama anggota memperlihatkan barang bukti yang disita mereka dari perbukitan Pante Banda, Desa Garab, Kecamatan Peulimbang, Kabupaten Bireuen. tinggi satu sampai dua meter, sebanyak 4300 batang, dari lokasi ketiga. Menurut mereka pemilik ladang tidak ditemukan di TKP, dn pemiliknya juga

tidak mendirikan pondok khusus, karena dibuat didalam rumput ilalang. Bahkan, seorang anggota Polsek Jeunib, Briptu Miswari terluka ditelapak kaki kanan

Tagih Utang, Nelayan Tewas Dikelewang P Berandan-andalas Amat (25) warga Dusun V Desa Perlis, Kecamatan Brandan Barat pemuda yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan tewas dikelewang ketika hendak menagih utang kepada seorang pemuda tetangga, Dedek (24) di salah tempat di kawasan Perlis tak jauh dari rumah mereka, Kamis (16/5) dini hari. Korban tewas disebut-sebut dikelewang Salamamudin (50) orangtua Dedek warga Dusun III, Perlis. Keterangan diperoleh, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 02.00 WIB. Saat itu korban mendatangi Dedek untuk menagih hutangnya. Pada saat itu,

Dedek terkesan selalu mengelak ketika ditagih hutangnya dan terkesan tidak pernah mau membayar. Mendapat perlakuan itu, korban mendesak Dedek untuk segera melunasi hutangnya. Namun Dedek tetap belum mau membayar hutangnya dengan alasan belum memiliki uang. Pada saat itulah terjadi pertengkapan antara korban dengan Dedek. Salamuddin, orangtua Dedek yang mendengar pertengkaran itu langsung mengambil sebilah kelewang lalu berjalan menuju tempat dimana anaknya bertengkar dengan korban. Korban yang melihat kedatangan Salamuddin membawa kelewang langsung lari. Namun Salamuddin dan anaknya Dedek dengan beringasnya mengejar Amat. Dalam pelariannya, korban terjatuh. Melihat korban terjatuh, Salamuddin langsung menebas dan menikam Amat dengan kelewangnya hingga mengenai dada Amat. Melihat Amat tergeletak

bersimba darah, masyarakat langsung memberi pertolongan. Sementara itu, Salamuddin dan Dedek langsung kabur. Sedangkan korban yang menderita luka bacok dan tikaman, langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Pertamina Pangkalan Berandan. Namun dikarenakan luka cukup serius, korban hendak dirujuk ke Rumah Sakit Umum (RSU) Pirngadi di Medan. Ketika hendak dibawa ke RSU Pirngadi Medan, diperjalanan nyawa korban tak tertolong lagi. Korban tewas sebelum mendapatkan perawatan para medis. Setelah mengetahui korban tewas, pihak keluarga langsung membawa jenazah korban ke rumah duka untuk dikebumikan, Kamis (16/6) malam. Kapolsek Pangkalan Berandan, AKP H Kosim Sihombing ketika dikonpirmasi andalas melalui telepon selulernya membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya kini sedang memburu kedua pelaku yang merupakan bapak dan anak itu. (HAS)

Terkait Kasus Dugaan Korupsi Rp220 M

Kejari Periksa Bupati Aceh Utara dan Wakilnya Banda Aceh-andalas Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh memeriksa Bupati dan Wakilnya, Ilyas A Hamid dan Syarifuddin sebagai tersangka kasus dugaan korupsi Rp220 miliar, Kamis (16/6). Pemeriksaan berlangsung di kantor Kejaksaan Negeri Banda Aceh. Kedua tersangka diperiksa setelah Kepolisian Daerah (Polda) Aceh melimpahkan berkas ke kejaksaan. Kedua petinggi di Kabupaten Aceh Utara tersebut tiba di

Kejaksaan Negeri Banda Aceh sekitar pukul 14.00 WIB. Keduanya meninggalkan kantor tersebut pukul 18.00 WIB. Bupati Aceh Utara Ilyas A Hamid diperiksa didampingi penasihat hukumnya, Sayuti Abubakar. Begitu juga Syarifuddin, hadir bersama pengacaranya, Jafaruddin. Kasus ini mencuat Februari 2009 ketika deposito Pemkab Aceh Utara di Bank Mandiri KCP Jelambar, Jakarta, senilai Rp220 miliar dibobol. Sejumlah pelaku

sudah divonis pengadilan di Jakarta. Sedangkan dugaan keterlibatan Bupati Aceh Utara Ilyas A Hamid dan Wakil Bupati Aceh Utara Syarifuddin ditangani Polda Aceh dan menetapkan keduanya sebagai tersangka pada April 2010. Usai pemeriksaan, kuasa hukum tersangka Ilyas A Hamid, Sayuti Abubakar, mengatakan, kliennya diajukan enam pertanyaan terkait keterlibatannya dalam kasus dugaan korupsi tersebut. (ANT)

akibat terkena ranjau yang sengaja dibuat pemilik lahan disela-sela batang ganja dilokasi pertama. (HERA)

Arena Judi Sabung Ayam Digerebek Bireuen-andalas Tujuh orang yang ditangkap dalam penggerebekan arena judi sabung ayam dilokasi peternakan ayam di Dusun Tunong, Desa Meunasah Dayah, Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen masih diperiksa penyidik Kepolisian Sektor Peusangan, Kamis (16/6). Kapolres Bireuen AKBP HR Dadik Junaedi SH melalui Kanit Reskrim Polsek Peusangan Brigadir Ridwan saat dikonfirmasi sejumlah wartawan, kemarin membenarkan pemeriksaan itu. Menurut Ridwan penangkapan tujuh diduga penjudi sabung ayam itu ditangkap atas informasi masyarakat. “Saat ditangkap mereka me-

mang tidak lagi melakukan sabung ayam. Namun karena sudah meresahkan warga, mereka kita amankan. Soal identitasnya belum dapat dipublikasikan karena masih diperiksa,” kata Ridwan. Sementara itu, Kepala Dusun Tunong, Hamdani SE ditemui sejumlah wartawan sore kemarin juga membenarkan, ada warga diamankan ke Polsek Peusangan. Namun mereka warga dari desa lain datang ke tempat itu. “Tempat itu selama ini sering dijadikan lokasi sabung ayam, biarlah polisi yang menanganinya. Saya tidak tahu pasti apakah ada mereka gelar sabung ayam ataupun tidak,” katanya. (HUS)

Densus Tangkap Dua Tersangka Teroris Jakarta-andalas Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror menangkap dua tersangka teroris berinisial IM dan AH di Jakarta. "Kedua tersangka IM dan AH ditangkap semalam itu hasil pengembangan dari para tersangka teroris lain," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Polri, Brigjen Pol Ketut Untung Yoga Ana di Jakarta, Kamis (16/6). Dua tersangka yang ditangkap tersebut diduga kuat terkait dengan pelatihan militer di Aceh, ujarnya. Sebelumnya sebanyak 14 orang tersangka diduga teroris yang ditangkap yakni di Pekalongan dua orang, dua orang di Kalimantan Timur (Kaltim), tujuh orang di Jakarta, dua orang di Sulawesi Tengah (Sulteng) dan satu orang di Bandung. Dua tersangka teroris yang ditangkap yang di Kabupaten

Kutai Kartanegara, Kaltim yakni Muhammad Sibghotulloh alias Faisal dan Yuwardi terlibat pengeboman Mesjid Adz Zikra di Mapolres Cirebon Kota. Dua tersangka teroris yang ditangkap di Kaltim diduga terlibat dalam pengeboman Mesjid Adz Zikra di Mapolres Cirebon. Para tersangka juga terlibat dalam perencanaan penembakan anggota Polri di depan BCA Kota Palu dan menyuplai senjata-senjata dari Philipina, ujarnya. (ANT)

Panglima TNI dan Kapolri di Medan, Sidang Teroris Ditunda PERSIDANGAN lanjutan kasus perampokan Bank CIMB Niaga dan Penyerangan Mapolsek Hamparan Perak ditunda dengan alasan pengamanan. Para personil kepolisian banyak terfokus untuk mengamankan kedatangan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Timur Pradopo ke Medan.

P

antauan andalas hingga pukul 15.00 WIB, rombongan tahanan yang biasa melalui mobil rantis Polda tidak terlihat di areal parker belakang Pengadilan Negeri (PN) Medan. Bahkan, kondisi didalam gedung PN Medan terlihat lengang dan sunyi. “Kemungkinan karena Kapolri datang, jadi jaksa terkendala kekurangan pengamanan,”

ucap Humas PN Medan Ahmad Guntur, kepada wartawan, Kamis (16/6). Pada setiap persidangan, pihak kepolisian mengerahkan sekitar 100 petugas pengamanan beserta dua kendaraan taktis Barracuda. Namun kemarin, tidak satupun petugas kepolisian terlihat. Hal yang sama juga disampaikan salah satu anggota Jaksa Penuntut Umum RV

Latumenten. Selain persoalan keamanan, sidang tidak bisa digelar karena ada beberapa saksi yang tidak bisa dihadirkan. “Ada saksi dari lampung yang masih dalam proses untuk dibawa ke Medan, jadi kita menunggu itu,” tambah Latumenten. Sementara Kuasa Hukum Tim Pembela Muslim, Erwin Asmadi menyatakan, alasan pengamanan menjadi gagal digelarnya persidangan kasus tersebut. “Ya, tadi pemberitahuannya seperti itu. Karena konsentrasi untuk pengamanan

Kapolri,” ucapnya. Menurut Erwin, pembatalan persidangan tersebut tidak menjadi kendala, sebab sidangnya digelar dua kali dalam seminggu. “Sekarang lebih difokuskan setiap Selasa, kalau tidak selesai dilanjutkan pada hari kamisnya,” jelas Erwin. Seperti diketahui Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) melalui Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan telah melimpahkan perkara ini ke PN Medan untuk perkara

terorisme dan penyerangan Mapolsek Hamparan Perak itu atas nama, Zumirin alias Sobirin alias Ari Jaja Miharja alias Hasyim alias Syafrizal Nibras alias Arab alias Amir alias Wawan, Pamriyanto alias Suryo Saputro alias Pian alias Empi. Lalu, Beben Khairul alias Banin alias Beben alias Abu Ziyad, Agus Sunyoto alias Syaifuddin alias Gaplek, Marwan alias Nano alias Wak Geng, Anton Sujarwo alias Iqbal alias Supriyadi alias Supri, Khairul Gazali alias Abu Yasin. Lalu ditambah empat tersangka lainnya yakni Abdul Gani Siregar, Pautan alias Robi, Suriadi dan Muhammad Chair, Muhammad Chair alias Butong dan Suriadi. (FEL/THA)


Jumat

HUKUM & KRIMINAL

17 Juni 2011

harian andalas | Hal.

Diduga Lakukan Pungli

Dugaan Korupsi Pengalihan BLT

Tiga Pegawai UPPKB Dishub Sumut Disidang

Mantan Kepala Kantor Pos Pancur Batu Dituntut 1 Tahun Penjara

Medan-andalas Tiga pegawai Unit Pelaksana Penimbangan Kendaran (UPPKB) atau Jembatan Timbang Sibolangit, terdakwa dalam kasus dugaan korupsi, diadili di Pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Medan, Kamis (16/6). Ketiga terdakwa diantaranya Panal Simamora (54) Ahmad Sofyan Batubara (42) dan Marlon Sinaga (51). Dalam sidang perdana tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rumata dihadapan hakim Ahmad Guntur menyatakan, ketiga terdakwa selaku anggota regu D pada UPPKB Sibolangit pada 24 Maret 2011 sekira pukul 04.30 WIB secara bersama sama melakukan, atau menyuruh melakukan kutipan kepada supir truk tanpa menggunakan karcis dan tidak mencatat truk yang masuk ke pendataan UPPKB atau jembatan timbang. Dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum. Lalu, menyalahgunakan kekuasaan, memaksa orang memberikan sesuatu pada pelaksanaan kegiatan pengutipan terhadap truk dengan muatan berlebih di Jembatan Timbang Sibolangit.

“Meski muatannya tidak berlebih, namun supir dipaksa untuk membayar uang sebesar Rp150 ribu. Namun bukan untuk disetor ke kas daerah melainkan untuk kepentingan pribadi,” ucap Rumata. Sehingga pada saat penangkapan, ditemukan uang sekitar Rp16.474.000 yang tidak disetor ke kas daerah. Hanya Rp600 ribu dari 6 unit truk yang tercatat buku registrasi dan disetor ke kas Negara. Akibat perbuatan tersebut, ketiganya diancam hukum pidana dalam pasal 12 huruf e UU RI No31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo pasal 55 KUHP. Dimana ancaman hukuman pidana penjaranya lima tahun. Usai mendengarkan dakwaan, ketiga terdakwa tidak mengajukan eksepsi. Untuk itu, hakim Ahmad Guntur langsung meminta JPU Rumata untuk melanjutkan sidang pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi. Direncanakan, pekan depan akan hadir tiga saksi yakni Frengki Manurung, Jhon Purba, dan Budi. (FEL/BOB)

Ibu Rumah Tangga Dihipnotis Pedagang Kain Belawan-andalas Seorang ibu RT (rumah tangga), Juliani (35) warga Jalan Veteran Pasar V Desa manunggal, Deli Serdang mengaku dihipnotis lima pedagang kain di kawasan Pasar Marelan, Kamis (16/ 6). Akibat kejadian tersebut, korban menderita kerugian Rp1,5 juta. Kasus tersebut pun sudah dilaporkan korban ke Polsek Medan Labuhan. Dalam laporannya korban menuturkan, bahwa dua dari lima pelaku perempuan. “Saat menawarkan barang dagangannya suara mereka lembut sekali. Terus terang saya tertarik untuk membeli satu jenis kain. Lalu saya memegangnya. Saat dipegang, ada yang menepuk bahu saya, dan setelah ditepuk, apa yang diminta kelima pedagang kain itu selalu saya turuti sampai-sampai tas berisi Rp1,5 juta, STNK sepeda

Ilustrasi

motor, serta surat-surat penting lain saya serahkan begitu saja,” kata korban. Setelah menguasai tas korban, para pedagang kain itu langsung meninggalkan korban. Sadar dirinya sudah jadi orban hipnotis, korban langsung bergegas ke Polsek Medan Labuhan untuk membuat laporan pengaduan. Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP Oktavianus ketika dikonfirmasi, Kamis (16/6) membenarkan pihaknya ada menerima pengaduan korban. (DP)

Lubuk Pakam-andalas Mantan Kepala Kantor Pos Kecamatan Pancur Batu, Beny Nadeak (42) warga Jalan Tempirai Lestari 13/379 Blok V, Keluarahan Besar, Kecamatan Medan Labuhan, terdakwa kasus dugaan korupsi pengalihan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun 2008 dan 2009 dituntut pidana 1 tahun penjara dan denda sebesar Rp50 juta, subsidair 3 bulan kurungan penjara. Dalam amar tuntutan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rocky Sirait SH, di depan majelis hakim di ketuai Immanuel Tarigan SH

M.Hum pada persidangan di PN Lubuk Pakam, Rabu (15/7) lalu menyebutkan, surat pengalihan dana BLT atas nama Cari boru Tarigan, Jhon F Junifer Ginting, Zainuddin Pasaribu,

Untung, Frida boru Ginting, Posman Hutauruk, Ramli Tambunan, Tugiman, Pulung Ketaren, Ganti Pelawi, Nurhayati boru Ginting, Zefri Aprissa Wirakesuma, Sunardi, Suhendrik, Arya Aprissa Wirakesuma dan Muhammadiyah. Akibat pengalihan dana BLT tersebut menimbulkan kerugian sebesar Rp9,6 juta. “Menyatakan terdakwa Beny Nadeak melanggar pasal 3 jo pasal 18 ayat (1), (2), (3) UU RI No 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana

5

korupsi jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUH Pidana,” tegas Aben BM Situmorang SH. Sementara dua terdakwa lainnya yakni Rahman (Kepala Desa Namo Bintang) dan Sri Ulina boru Purba (Sekretaris Desa) Namo Bintang yang seharusnya sidangnya juga digelar dengan agenda yang sama, tidak hadir dipersidangan tanpa alasan yang jelas. “Untuk terdakwa atas nama Beny Nadeak, sidangnya kembali digelar 3 minggu ke depan dengan agenda pledoi (pembelaan),” kata Aben BM Situmorang SH. (BOB)

Polres DS Bongkar Sindikat Pengedar Narkoba Antar Provinsi  3 Tersangka Ditangkap, 138,91 gram Sabu-sabu & 195 Pil Ekstasi Disita Lubuk Pakam-andalas Petugas Kepolisian Sektor Lubuk Pakam, Polres Deli Serdang dibawah pimpinan Kapolres AKBP Wawan Munawar SiK berhasil membongkar jaringan sindikat pengedar narkoba antar provinsi di Lubuk Pakam, Rabu (15/6) sekira pukul 04.00 WIB. Dalam pengungkapan tersebut, selain berhasil menyita barang bukti 138,91 gram, 195 butir pil ekstasi warna pink tanpa logo seharga Rp170 juta, 3 unit handphone serta uang pecahan Rp50. 000 sebesar Rp1.000. 000, Petugas juga berhasil meringkus tiga anggota jaringan sindikatnya di Jalan Medan-Lubuk Pakam, depan RSU Grand Medistra, Kelurahan Paluh Kemiri, Lubuk Pakam, Deli Serdang. “Mereka kita sergap ketika hendak membawa narkoba itu menuju ke Riau. Selain barang bukti narkoba, kami juga menyita satu unit mobil Toyota Avanza BK 1861 KP atas nama pemilik Nidia Helly NT SIP dengan alamat Jalan Setia Budi Medan yang dikendarai para tersangka,” kata Kepala Polisi Resor (Kapolres) Deli Serdang, AKBP Wawan Munawar SiK, Kamis (16/6) kemarin. Dijelaskan ketiga anggota sindikat pengedar narkoba tersebut masingmasing, Ismail Daulay (34) warga Desa Bagan Batu, Kecamatan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, Hotman Sinaga alias Hotman (31) warga Desa Damuli, Kecamatan Kwala Selatan, Labuhan Batu Utara, serta Rudiono alias Si No (38) warga Desa Bagan Batu, Kecamatan Sinembah, Kabupaten Rokan Hilir, Riau. “Tertangkapnya para tersangka bermula saat petugas Polsek Lubuk

Tiga Remaja Ditangkap Curi Besi

andalas/bobby lusaka purba

KASUS NARKOBA - Kapolres Deli Serdang AKBP Wawan Munawar SiK didampingi Kasat Narkoba AKP Charles Simanjuntak, tengah menunjukkan barang bukti sabu seberat 138,91 gram yang berhasil disita petugas Polsek Lubuk Pakam dan Satuan Narkoba Polres DS dari tersangka Ismail Daulay Cs. Pakam sedang melakukan pengaturan lalu-lintas akibat adanya pohon yang tumbang di depan RSU Medistra. Saat itu melaju dengan kencang sebuah mobil Avanza dari arah Medan menuju Lubuk Pakam. Karena lalulintas sedang macet, petugas segera menghentikan mobil tersebut, saat itu petugas melihat seseorang dari dalam mobil Avanza membuang satu bungkusan plastik kecil yang mencurigakan, lalu petugas memerintahkan agar kendaraan menepi. Saat diperiksa, petugas menemukan sabu dalam dua bungkusan plastik klip transparan di kantung celana kanan tersangka Ismail Daulay, dan dari kantung celana kiri ditemukan lagi ratusan butir pil ekstasi, lalu ketiga tersangka berikut barang bukti akhir-

nya di bawa ke Sat Narkoba Polres Deli Serdang,” tambah Wawan. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata sabu seberat 138,91 gram dan 195 butir pil ekstasi warna pink tanpa logo yang di bawah tersangka Ismail Daulay akan diedarkannya di Bagan Batu, Riau, dan barang narkotika itu diperoleh tersangka dari seseorang berinisial D, warga Aceh seharga Rp.170. 000.000. “Sebahagian dari Narkotika itu telah dipergunakan para tersangka saat hendak berangkat dari Helvetia hendak menuju Bagan Batu. Mereka akan kita persangka dengan pasal 114 (2) subs 112 (2), UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (BOB)

Belawan-andalas Tiga remaja J (14), dan R (15) keduanya warga Jalan Veteran Pasar VIII Desa Manunggal, Deli Serdang, dan HA (14) warga Pasar IV Desa Manunggal ditangkap petugas Reskrim Polsek Medan Labuhan karena kedapatan mencuri besi milik Juli di Pasar VIII Banjaran Desa Manunggal, Deli, Kamis (16/6). Keterangan diperoleh di Mako Polsek Medan Labuhan, sebelumnya ketiga pelaku sudah merencanakan mau mencuri titi besi itu untuk membayar utang. Ketiganya sepakat mencurinya, setelah berhasil mengambil titi besi itu dijual ke penadah. Juli kaget saat akan melewati titi itu terlihatnya tidak ada lagi sehingga tidak bisa ke rumahnya karena jalan satu-satunya ke rumahnya harus melalui titi tersebut. Kesal akan perbuatan ketiga pencuri dilaporkannya ke Polsek Medan Labuhan setelah dilakukan interogasi oleh Juli dan mendapat informasi dari warga bahwa pelaku pencurian itu ketiga orang tersebut. Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Sugeng ketika dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim M Oktavianus, Kamis (16/6) membenarkan penangkapan tersebut. (DP)

Tersangka Korupsi Master Plan Medan Gagal Diserahkan ke Kejatisu Medan-andalas Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reskrim Khusus Poldasu, gagal menyerahkan tersangka dugaan korupsi ke Kejatisu, Kamis (16/6) kemarin karena sesuatu hal. Mereka akan diserahkan bersama barang bukti (Penyerahan Tahap II) dilakukan pekan depan. "Seyogianya keempat tersangka diserahkan bersama barang bukti, Kamis ini namun karena sesuatu hal, sehingga penyerahan dilakukan pekan depan,"kata Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimsus) Poldasu, Kombes Pol Drs Sadono melalui Kasat Tipikor, AKBP Verdi Kalele, dikonfirmasi wartawan, Kamis (16/6) siang. Verdi mengatakan, kendala

bukan dari penyidik Poldasu tapi adanya permintaan pihak Kejatisu. "Keempat tersangka sudah kita panggil untuk diserahkan namun karena sesuatu hal. mereka dikembalikan dan minggu depan dipanggil lagi untuk bersama-sama ke Kejatisu," terang Verdi Kalele. Ke empat tersangka yang akan segera diserahkan adalah, Susi Anggraini selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Ir Harmes Joni selaku pengguna anggaran (PA), Ir Fajrif H Bustami selaku Direktur PT Indak Karya (Penyedia Jasa) dan Ir Gatot Suhariyono selaku karyawan PT Indah Karya. Sedangkan dua tersangka lagi yaitu, Syarifah Chairunnisa selaku orang yang mencairkan dana ke rekening PT Assaka Alif Engge-

nering dan Drs Said Abdullah selaku Direktur PT Assaka Alif Enggenering. Berkasnya masih dilengkapi. Terkait kasus itu, Penyidik telah memintai keterangan 38 orang saksi dari unsur panitia tender dan dua saksi ahli termasuk penyitaan barang bukti berupa dokumen/ surat-surat yang berhubungan dengan kasus. Tindak pidana korupsi master plan ini, Negara telah dirugikan sebesar Rp 1,5 miliar,sesuai hasil audit BPKP. Kasus dugaan korupsi itu terjadi tahun 2006. Dugaan korupsi itu terungkap atas laporan dosen USU ke Mabes Polri namun karena lokasi berada di Medan, akhirnya dilimpahkan ke Poldasu. (HER)


RAGAM

Jumat 17 Juni 2011

harian andalas | Hal.

6

Memberatkan

Pemerintah Belum Mampu Ubah Sistem Pensiun Abdi Negara Jakarta-andalas Pembayaran pensiun para abdi negara sangat memberatkan anggaran negara. Namun Kementerian Keuangan tidak berdaya untuk ubah sistem pemberian pensiun dari negara karena keterbatasan anggaran jika menerapkan sistem baru.

andalas/hs poetra

ATRAKSI-Komunitas Freestyle BMX memanfaatkan lokasi kosong yang telah disulap menjadi sebuah trek mini, di Taman Kolam Deli, Medan, untuk berlatih, Kamis (16/6). Kegiatan positif ini seharusnya didukung Pemko untuk memacu kreatifitas generasi muda di Medan dan menjauhkan mereka dari Narkoba.

Kemendag Khawatir Penurunan Harga Gula Jakarta-andalas Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengkhawatirkan penurunan harga gula petani yang sempat menembus Rp7.350 per kilogram. "Sepuluh hari yang lalu harga gula di petani mencapai Rp7.350 per kilogram, itu mengkhawatirkan. Namun dua hari ini naik terus mencapai Rp7.900, malah kemarin sudah menembus Rp8.100 per kilogram," ungkap Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Gunaryo di Jakarta, Kamis (16/06). Mengenai harga gula di tingkat retail yang mulai naik, ia menyatakan bahwa hal ini tidak perlu terlalu dikhawatirkan. "Naik hanya sekira Rp50-100 per kilogram, tidak terlalu signifikan," lanjutnya. Selain itu, ia juga mengatakan bahwa pergerakan gula dari mulai produsen hingga distributor di Jawa dan Luar Jawa sudah terstruktur secara baik sehingga harga gula ke depan akan stabil. "Bahkan untuk daerah Kalimantan Barat yang tadinya tidak meminta gula dari Jawa sekarang sudah mulai meminta dari sini," tandasnya. (OKE)

Permintaan Naik Cuma 10 Persen

Ramadan, Kemendag Jamin Pasokan Daging Aman Jakarta-andalas Masyarakat diminta tidak panik atas ketersediaan pasokan daging sapi di dalam negeri menyusul dihentikannya impor sapi hidup dari Australia. Pasalnya, Kementerian Perdagangan (Kemendag) memprediksi kenaikan permintaan daging sapi sekira 510 persen hanya akan terjadi saat bulan puasa mendatang. "Stok daging sapi kita masih banyak, masih ada 150 ribu ton dan itu cukup. Kenaikan harga semoga tidak terjadi, kalau kenaikan permintaan, nanti sekira 5-10 persen biasanya menjelang sampai per-

2012

tengahan puasa. Kami rasa kami juga bisa menghadapinya," ungkap Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Gunaryo dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (16/06). Namun, kenaikan harga daging sapi ini akan relatif stabil lagi sepekan menjelang lebaran. "Pedagangnya sudah mulai libur, jadi harganya relatif stabil lagi" lanjutnya. Selain itu, Ia juga menyatakan bahwa kenaikan permintaan daging sapi menjelang lebaran biasanya justru tidak terjadi di Jakarta. "Penduduk Jakarta banyak yang ke luar kota jadi kenaikan permintaan

daging sapi malah ada di luar Jakarta" tandasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pascakeputusan Australia untuk menghentikan pasokan sapi hidupnya ke Indonesia, banyak pihak mengkhawatirkan adanya kelangkaan dan kenaikan harga daging sapi di dalam negeri, khususnya menjelang bulan puasa dan Lebaran Idul Fitri. Indonesia sendiri selama ini mengimpor sapi hidup dari Australia, New Zealand dan Amerika. Impor dari Australia berupa daging sapi beku dan sapi hidup yang menyumbang kebutuhan daging sapi nasional sekira 35 persen. (OKE)

Pasar Global Bakal Lebih Sulit

Jakarta-andalas Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto mengungkapkan pasar global pada tahun depan akan lebih lesu ketimbang pada tahun ini. "(Pasar global) akan lebih sulit dibandingkan tahun ini, tapi kan ada optimalisasi," ungkap Rahmat di Jakarta, Rabu

(15/6) malam. Karenannya, dia mengungkapkan pembiayaan defisit pada tahun depan juga akan mengandalkan optimalisasi. "Kan tidak cuma dari pembiayaan bisa dari optimalisasi. Saya tidak mau tambah utang," tutur dia. Terkait dengan

naiknya range defisit, Rahmat mengungkapkan memang Itu belum diputuskan karena masih ada keputusan politik DPR dan pemerintah, namun dia menyatakan siap untuk melakukan pembiayaan. "Berapa pun besar defisit kita harus tetap siap membiayai," tegas dia. (OKZ)

Dirjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan Agus Suprijanto menyatakan biaya belanja pegawai dihabiskan untuk membayar dana pensiun, yaitu mencapai Rp 50 triliun. "Belanja pegawai di APBN itu sebagian untuk membayar pensiun. Porsinya antara Rp 4050 triliun kalau nggak salah per tahun. Masih lebih kecil dari bunganya," ujarnya saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (16/6). Menurut Agus, pembayaran pensiun ini akan segera direvisi mengarah kepada pembayaran pensiun melalui sistem cicilan pensiun setiap bulan (fully funded). Namun, hal tersebut belum bisa diterapkan dengan kondisi anggaran dan jumlah pegawai negara saat ini. Pasalnya, melalui sistem tersebut pemerintah wajib menyediakan iuran pensiun seluruh PNS, TNI/ Polri sejak masuk menjadi pegawai hingga menyelesaikan tugasnya bmenjadi abdi negara. Hal ini masih memberatkan karena jumlah pegawai yang besar dan harus ditanggung biaya asuransinya. "Pensiun itu menurut Peraturan Pemerintah-nya, arahnya ke fully funded, tapi melihat kondisi

negara kita seperti ini, belum saatnya fully funded. Nah kalau diterapkan fully funded, itu artinya pemerintah kan mengiur. Ada kewajiban dari sejak tahun PP itu keluar, kalau dihitung sampai sekarang, jumlahnya ratusan triliun itu," jelasnya. Dengan sistem fully funded, pegawai yang ditanggung biaya pensiunnya tersebut perlu menyicil biaya pensiun yang cukup besar demi memenuhi kebutuhannya dan tanggungannya sejak memasuki masa pensiun. "Kalau mau fully funded harus iuran pasti. Tapi kalau mau manfaat pasti, gak bisa iuran pasti. Terlalu besar nanti iuran yang harus dibayar setiap bulannya oleh peserta," jelasnya. Oleh karena itu, Agus menyatakan sampai saat ini pemerintah masih menerapkan sistem pay as you go, yaitu penghitungan biaya pensiun secara keseluruhan sejak pegawai itu pensiun sehingga memberatkan anggaran setiap tahunnya atas biaya akumulasi pensiun pegawai yang pensiun pada tahun itu sampai tidak ada lagi tanggungan dari si pegawai. "Sebagian besar dunia yang bahkan lebih maju dari Indonesia pun masih menerapkan pay as you go. Jadi selama ini kita itu pay as you go, di-cover oleh APBN. Setelah pensiun umum 65 tahun, kemudian dia dapat klaim pensiun sebesar 75% dari gaji kasarnya. Sampai dia meninggal, kalau dia meninggal istrinya masih ada, istrinya melanjutkan. Kalau istrinya meninggal, anaknya masih kecil, anaknya ngelanjutin. Itu berapa puluh tahun lagi tuh, negara harus menanggung itu. Itu karena manfaat pasti, karena UUnya mewajibkan seperti itu," pungkasnya. (DTC)

Kemenkeu Umumkan Aturan Bea Masuk Film Jakarta-andalas Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan telah menyelesaikan peraturan terkait bea masuk film impor. Peraturan tersebut nantinya akan menjadi landasan impor film. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Bambang PS Brojonegoro mengungkapkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) sudah di selesaikan, dan tinggal menunggu pengumuman saja. "Peraturan tersebut merubah

dari presentase ke spesifik," ungkap Bambang di Kantor Kementerian Keuangan, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (16/6). Dia mengungkapkan dalam pertukaran tersebut nantinya diatur biaya yang akan ditarik sebagai bea masuk. "Jadi sekian rupiah ke per menit," tutur dia. Adapun pengumuman PMK tersebut, jelas Bambang kemungkinan besar akan dilakukan pada tanggal 17 Juni. "Nanti mau diumumin, kalau ga hari ini besok," tukasnya. (OKE)


Jumat 17 Juni 2011

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


Jumat 17 Juni 2011

OLAHRAGA

harian andalas | Hal.

8

Eto'o Siap ke Premier League Milan-andalas Pernyataan Samuel Eto’o perlu didengarkan klub-klub Premier League.Ya striker Kamerun milik Inter membuka pintu lebarlebar bagi klub yang ingin memboyongnya ke tanah Inggris. Pernyataan ini berbeda dari komentarnya bulan lalu di mana Eto’o menegaskan tidak

Rossi Terkesan Motor GP12 Mugello-andalas Valentino Rossi kembali menjajal motor Ducati Demosedici GP12 di Sirkuit Mugello, Italia. Rossi mengaku terkesan dengan kerangka baru motor GP12. Seperti diketahui, musim depan MotoGP akan menggunakan mesin 1000cc. Setelah pembalap Nicky Hayden menjajal motor GP12, giliran Rossi mendapatkan kesempatan yang sama. Didampingi oleh Filippo Preziosi, Rossi berhasil menyelesaikan tes selama 80 kali putaran. "Ini merupakan sebuah hasil tes yang sangat positif. Kami mencoba beberapa hal yang baru, termasuk kerangka yang saya suka ini. Secara keseluruhan perasaan sangat senang. Saya sudah puas dengan performa mesin pada pertama kali menjajal motor ini, dan sekarang kami terus meningkatkan performa sisa motor," jelas Rossi. "Tapi, kami harus melihat ketika tim lain mencoba motor untuk musim 2012 mendatang. Tapi sejauh yang kami khawatirkan untuk sementara ini, kami sangat puas, performa motor kami sangat bagus," lanjut pembalap Ducati itu. (OKZ)

akan meninggalkan Giuseppe Meazza dalam waktu dekat ini setelah mengangkat trofi Coppa Italia. Pendirian itu nampaknya sudah berubah. ”Saya sedang menimbang-nimbang opsi. Saya punya waktu satu bulan untuk memutuskan apakah saya ingin tetap bertahan atau pindah ke Premier League,” ujar Eto’o, Kamis (16/6). “Saya sekarang 30 tahun dan sangat penting bagi saya berpikir tentang masa depan saya sebelum menandatangani kontrak yang bisa jadi yang terakhir

Copa Libertadores

Santos Redam Fenarol Pemain andalan dari Santos, Brazil, Alex Sandro (kanan) mencoba melewati pemain Penarol, Uruguay Mathias Corujo. IST

Jelang MotoGP Belanda

Stoner Enggan Bicarakan Quat-trick Amsterdam-andalas Sepanjang karirnya di MotoGP Casey Stoner belum pernah meraih empat kemenangan beruntun. Saat kans tersebut terbuka lebar di MotoGP Belanda, pembalap asal Australia itu malah memilih berhati-hati. Stoner sudah meraih tiga kemenangan beruntun di tiga seri terakhir MotoGP musim 2011. Podium teratas yang dia dapat di Le Mans, Katalunya dan Silverstone mengantar dirinya naik ke puncak klasemen, menggeser Jorge Lorenzo. Kans Stoner meraih kemenangan keempat secara beruntun terbuka lebar karena Assen merupakan salah satu lintasan favoritnya. Namun pembalap asal Australia itu tak mau terlena dengan apa yang sudah dia raih dan memilih untuk berhati-hati di balapan yang akan dilangsungkan pekan depan. "Saya benar-benar menikmati lintasanlintasan di seri berikutnya tapi segala hal bisa terjadi, saya bisa saja membuat kesalahan, jadi kita lihat saja apa yang akan terjadi. Setiap balapan adalah sesuatu yang baru buat saya karena kemenangan di balapan sebelumnya tak ada pengaruhnya dengan itu (balapan di Assen)," sahut Stoner. (DTC)

Alonso Masih Pede Kejar Gelar Barcelona-andalas Fernando Alonso sadar benar kalau dirinya berjarak semakin jauh dari Sebastian Vettel yang kian kokoh di pucuk klasemen. Namun, Alonso belum mau menyerah. Kegagalan finis di GP Kanada untuk Alonso membuat pembalap Ferrrari itu kini tertinggal 92 poin dari Vettel yang membalap untuk Red Bull. "Tidak, titel belum hilang karena secara matematis (peluang) masih hidup," tegas Alonso. Jelas tidak mudah untuk Alonso agar bisa mengejar Vettel. Tetapi ia tidak akan menyerah begitu saja dan terus mengejar kemenangan seraya berharap rivalnya itu terganjal. "Di tahun-tahun sebelumnya kita sudah melihat sejumlah pembalap yang out dari balapan, seperti (Lewis) Hamilton di Monza dan Singapura tahun lalu. Dan jika Anda memenangi dua balapan, dan Vettel out dari balapan, selisihnya bisa semakin dekat." "Tapi memang benar kalau (kans meraih gelar) bukan berada di tangan kami, jadi kami harus konsentrasi dari balapan ke balapan, berusaha sekuat tenaga di setiap balapan, berada di podium dan memenangi sejumlah seri," papar Alonso. (DTC) IKLAN |

bagi saya.Saya sudah menunjukkan kemampuan di Italia dan sekarang saya berpikir ingin membuktikan diri di Inggris,” kata Eto’o. Eto’o menjajal Serie A setelah meninggalkan Barcelona pada 2009. Saat ini dia masih terikat kontrak dengan Nerrazurri hingga 2014. Saat Inter berada di bawah kendali Mou, sinar Eto’o nyaris meredup. Namun musim ini dia kembali menunjukkan ketajamannya. Tampil 35 kali di Serie A, Eto’o membukukan 21 gol untuk Inter.(OKZ)

Montevideo-andalas Penarol gagal memaksimalkan keuntungan bermain di kandang. Pada leg pertama final Copa Libertadores, Penarol ditahan imbang Santos 0-0 di Estadio Centenario, Montevideo, Kamis (16/6) pagi WIB. Penarol, wakil Uruguay, melesakkan satu gol melalui pemain pengganti Diego

Alonso empat menit sebelum pertandingan berakhir. Akan tetapi gol tersebut dianulir yang merupakan keputusan tepat setelah menyaksikan tayang ulang di televisi. Penyerang andalan Santos, Neymar, membahayakan gawang tuan rumah lewat aksinya di awal pertandingan namun tembakannya mampu diselamatkan kiper Penarol Sebastian Sosa. Neymar yang digadang-gadang merupakan striker masa depan Brasil tidak berkutik lantaran disiplinnya penjagaan dari para pemain bertahan Penarol.

Satu peluang milik Santos juga gagal dikonversi menjadi gol oleh Ze Eduardo ketika sundulannya melebar di saat berada dalam posisi bebas. Sedangkan ancaman dari tuan rumah melalui sundulan Guillermo Rodriguez arahnya tepat ke pelukan penjaga gawang Santos. Kedua klub membawa hasil imbang tanpa gol ke Estadio Municipal yang dijadwalkan minggu depan atau 22 Juni 2011. Santos mendapat keuntungan karena bakal mendapat dukungan dari suporter fanatik mereka.(LBC)

Marquez Siap Hadapi Manny secara Frontal Mexico City-andalas Juan Manuel Marquez, sang pemegang sabuk dunia kelas ringan versi WBC dan WBO dipastikan akan jadi lawan Manny Pacquiao selanjutnya. Dibanding lawan Manny sebelumnya, Shane Mosley, Marquez menjanjikan pertarungan yang hebat. Pertarungan pound for pound ini akan digelar pada 12 November tahun ini di MGM Grand Garden Arena dan dipastikan akan jadi salah satu pertarungan terakbar di akhir tahun ini. Marquez berjanji tidak akan tampil selayaknya Mosley yang kerap lari dan menghindari Manny. Marquez akan menghadapi Manny secara jantan dan takkan menghindar dan lari layaknya Mosley.

Marquez sedang mempersiapkan segalanya untuk menghadapi petinju asal Filipina tersebut dan menyatakan bahwa pertarungan nanti akan berjalan sulit karena pastinya mereka berdua akan menunjukkan kemampuan terbaiknya. “Saya pikir pertarungan nanti akan jadi pertarungan yang tersulit antara kami berdua dan karena itulah saya akan persiapkan segalanya sematang dan sebaik mungkin,” ungkap Marquez, Rabu, (15/6/) malam. Pertarungan mereka ini akan jadi yang ketiga, sebelumnya Manny dan Marquez pertama kali bertemu pada 8 Mei 2004 dimana pertarungan berakhir imbang. Kemudian pada 15 Maret 2008, Manny mengkanvaskan Marquez di ronde keempat. Pastinya, pada pertarungan ketiga ini, Marquez mengusung misi revans dan tak ingin kalah lagi dari Manny di penghujung usianya produktif petarung yang sudah menginjak 38 tahun sekarang.Marquez melakukan persiapan di Meksiko dibawah pimpinan pelatih Ignacio ‘Nacho’ Beristain yang baru saja masuk Hall of Fame dunia tinju. (OKZ)

Karier Ballack di Timnas Berakhir Berlin-andalas Federasi Sepakbola Jerman (DFB) mengumumkan tidak akan lagi memakai jasa Michael Ballack. DFB menyatakan, keputusan ini merupakan hasil pembicaraan pelatih Joachim Loew dan mantan kapten Timnas Jerman itu. Dalam beberapa bulan terakhir Loew melakukan terobosan dengan menyisipkan banyak pemain muda. Namun kekuatan inti tetap berpijak dari skuat yang merebut tempat ketiga di Piala Dunia tahun lalu—dimana tidak ada Ballack di dalamnya. Hasil dari pengembangan ini ternyata berjalan mulus. Jerman menjaga konsistensi dan di Grup A kualifikasi Euro 2012 mereka berada di urutan terdepan dengan menyapu bersih kemenangan dari tujuh kali bertanding. Atas dasar itulah Loew menganggap tidak perlu lagi memanggil Ballack yang sudah lebih dari setahun tak memperkuat Der Panzer. “Saya terus membahas masalah ini dengan Ballack, termasuk pertemuan langsung akhir Maret lalu. Kami juga beberapa kali berkomunikasi lewat telepon,” aku Loew, Kamis (16/6). “Sebelum musim kompetisi baru dimulai saya ingin semuanya jelas dan berlandaskan kejujuran. Ini merupakan keputusan yang berdasarkan kepentingan semua.” Dalam percakapan itu, Loew mendapat kesan bahwa Ballack bisa menerima keputusan apa pun, termasuk tidak lagi memanfaatkan tenaganya. Loew mengaku senang bisa bekerjsama dengan Ballack. Menurutnya, gelandang berusia 34 tahun ini memiliki agresivitas yang dibutuhkan tim. Kepemimpinannya di atas lapangan juga memudahkan tugas pelatih. “Ballack tetap akan dipandang sebagai bagian dari tim nasional kami. Kami ingin mengucapkan terima kasih yang tulus padanya atas kontribusi besar buat sepakbola Jerman,” imbuh Loew. Ballack memulai debutnya di level internasional pada April 1999 ketika masuk sebagai pemain pengganti menghadapi Skotlandia. Sejak saat itu, pemain Bayer Leverkusen ini telah bermain 98 kali membela negaranya. (LBC)


OLAHRAGA

Jumat 17 Juni 2011

harian andalas | Hal.

9

Plt Gubsu Dukung Sumut Targetkan Juara Umum Porwil

Bandung-andalas Wacana manajemen Persib untuk melakukan efisiensi di musim depan kian kencang berhembus. Imbasnya, para pemain yang menghuni skuad "Maung Bandung" di musim ini terbilang, belum tentu dipertahankan seluruhnya. Meski demikian, tekanan untuk mengandalkan skuad muda hasil binaan Persib juga masih terus bergulir. Manajer Persib Umuh Muchtar menyebut-nyebut jika para pemain yang menerima tawaran dari klub lain dipersilakan untuk keluar dari tim. Persib siap melepas Cristian Gonzales Cs jika pinangan klub lain memang lebih besar dari yang dicanangkan manajemen. Umuh menyatakan, Persib siap melepas pemainnya jika ada yang mendapat tawaran lebih tinggi. "Saya memberi kebebasan kepada semua pemain kalau ada tawaran yang lebih besar dari klub lain," jelas Umuh. Umuh pun akan melakukan penilaian saat menyaksikan permainan Matsunaga Shohe Cs di laga pamungkas Indonesia Super League (ISL) 2010/2011. "Pemain harus main maksimal, karena akan banyak yang mengawasi, tidak hanya manajemen dan bobotoh, melainkan klub lain juga," terangnya. Sekalipun sisa laga Persib di musim ini digelar di kandang sendiri, tentu akan banyak hal yang ingin dilakukan pemain agar masih berkostum Persib di musim depan. Sebab, di Liga Indonesia mayoritas seorang pemain dikontrak hingga durasi dua tahun. Bahkan, tidak sedikit yang mengikat dalam kontrak yang amat pendek, sekitar setengah atau satu musim saja. Berkaca pada perekrutan musim ini, Persib mengontrak 22 pemain dengan durasi kontrak selama setahun. Penandatanganan kontrak kala itu dilakukan Direktur Utama PT

Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) Umuh Muhtar dan jajaran di Hotel Savoy Homann Bandung. "Yang dikontrak Persib ada 22 pemain dengan total nilai Rp 13 miliar untuk kontrak satu tahun," kata Umuh kala itu. Para pemain yang meneken kontrak terdiri dari 17 pemain. Mereka adalah Cecep Supriatna, Yudi Khoerudin, Wildansyah, Isnan Ali, M. Agung, Baihakki Khaizzan, Siswanto, Hariono, Eka, Gilang Angga, Munadi, Atep, Rendi Saputra, Airlangga Sucipto, Dias Angga, Rahmat Affandi dan Jejen Zainal Abidin. Sedangkan Pablo Alejandro Frances dan Cristian Gonzalez sudah menandatangani kontrak lebih dulu sebelumnya. Selain pemain, Umuh juga mengontrak pelatih kelahiran Serbia Darko-Daniel Janackovich beserta tiga asistennya yakni Jovo Cuckovich (Serbia), Robby Darwis, dan Anwar Sanusi. Dalam catatan HATTRICK, tim pelatih dikontrak selama satu musim. Kontrak para masing-masing pemain dan pelatih memang tidak pernah diumumkan. Namun, Umuh mengaku ada beberapa pemain bintang yang yang dikontrak lebih dari Rp 1 miliar. Memasuki putaran II, manajemen menambal kekuatan baru dengan memasukan nama pemain asing Abanda Herman (Kamerun), Matsunaga Shohei (Jepang), dan Miljan Radovic (Montenegro). Sedangankan pemain yang dibuang ialah Pablo Frances (Argentina), Baihakki Bin Khaizan dan Shahril Bin Ishak (Singapura). Persib mengakhiri perburuan pemain asing. Miljan sendiri merupakan pemain asing ketiga yang direkrut Persib Dengan durasi setengah musim kompetisi. Dua pemain lannya pun dikontrak dengan waktu yang sama. Dengan demikian, tidak heran bila

Pecatur Sumut Optimis Lolos ke PON 2012 Medan-andalas Tim catur putra Sumatera Utara merasa optimis mampu meraih prestasi di Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) se-Sumatera yang digelar di Batam, Kepri pada 20-27 Juni sekaligus meraih tiket lolos ke Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 di Riau, mendatang. Seorang pecatur andalan Sumut MN Sukarnedi ketika ditemui di mess PBSI Sumut, belum lama ini mengatakan, para pecatur putra Sumut yakin mampu lolos ke PON 2012, meskipun bakal menghadapi perlawanan ketat dari pecatur asal Jambi dan Sumatera Selatan di Porwil nanti. "Tapi, minimal kita meraih medali perak di Porwil nanti," ujarnya. Menurut pecatur asal Medan tersebut, Pelatda penuh yang dilakukan KONI Sumut terhadap atlet sebelum berangkat ke Porwil nanti, sangat berguna untuk meningkatkan kebersamaan dan konsentrasi para atlet. "Selama Pelatda Penuh ini kita terus mengasah kemampuan dan memupuk kebersamaan," ungkapnya. Dalam segi mental, ucap Sukarnedi, para pecatur Sumut sudah siap, karena diperkuat para pecatur senior dan seorang pecatur muda MN Pitra Andika yang sudah mempunyai jam terbang cukup tinggi. "Pitra adalah yang termuda dari kita semua, tapi dia sudah cukup berpengalaman, karena sering bertanding di tingkat nasional," paparnya. Sebelum menghadapi Porwil 2011 ini, para pecatur Sumut juga telah mempersiapkan diri dengan mengikuti Turnamen Catur Telkom Open di Bandung beberapa waktu lalu. "Kita telah mempersiapkan diri dengan melakukan pemanasan di Turnamen Catur Telkom Open kemarin," katanya. Sedangkan, Wakil Sekretaris Pengprov Percasi Sumut Suhadi WN menjelaskan, pada Porwil 2011 di Batam nanti, cabang catur hanya mempertandingkan dua ketegori yang merupakan Pra PON, yakni beregu dan perseorangan. Untuk ketegori beregu, Sumut akan diperkuat MN Binsar Siahaan (Medan), MN Pitra Andika (Medan), MN Hamdani Rudin (Medan) dan MN Sukarnedi (Medan). Sedangkan, pada ketegori perseorangan, Sumut menurunkan MP Marihot Simanjuntak ( Medan ) dan MN Bachori Nasution (Padangsidempuan). Suhadi WN, yang juga wasit nasional ini menambahkan, untuk kategori beregu, hanya peringkat pertama dan runner up yang lolos ke PON 2012, sedangkan peringkat ketiga bakal mengikuti playoff. Untuk kategori perseorangan, peringkat pertama hingga keempat lolos ke PON, sedangkan peringkat lima dan enam mengikuti playoff. (YON)

setiap akhir musim para pemain ini berusaha untuk tampil baik. Sebuah hal yang tidak bisa dipungkiri bilamana kesempatan yang dimiliki pemain-pemain inti lebih besar daripada pemain yang main dari bangku cadangan. Hal ini terjadi di tim Persib saat ini. "Seandainya nanti mereka tidak dipakai lagi oleh Persib, namun orang lain akan melihat dan mereka bisa diminati oleh tim lain," jelas Umuh. Lantas, bagaimana dengan adanya desakan untuk segera kembali menggunakan pemain muda di pentas resmi Persib? Nahkoda Daniel Roekito mengakui, persaingan untuk menurunkan tim terbaik akan semakin ketat. Para pemain muda berlatih dengan ngotot dan penuh motivasi. Sedangkan para pemain senior tidak kalah semangatnya untuk mempertahankan tempat utama tim. "Peluang pemain muda untuk diturunkan selalu ada. Tapi kan pemain-pemain senior juga tidak mau kalah," ungkapnya. Pelatih asal Rembang ini juga tidak menampik bila anak asuhnya saat ini saling rebutan mengingat manajemen membentuk tim rekrutmen yang digagas PT PBB. Hal itu dilakukan agar pemain yang menghuni Persib di musim depan sesuai dengan anggaran yang disediakan. "Kalau ada pemain yang tidak terpantau jangan sentimen pada saya. Yang main di lapangan hanya 11 sedangkan yang masuk daftar 18 pemain. Sudah pasti ada yang tidak dibawa," beber pelatih berusia 59 tahun. Daniel menambahkan, tim yang dibentuk akan lebih bijaksana jika ingin tampil serius di musim depan. Selain sudah terpantau sejak lama, pemain yang akan direkrut memang menjadi sesuai dengan kebutuhan tim yang dirasa mendesak. (OKZ)

Medan-andalas Kontingen Sumatera Utara (Sumut) menargetkan juara umum dan meloloskan atlet ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII Riau 2012, pada Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) yang akan berlangsung 20-27 Juni 2011 di Batam. Porwil merupakan ajang pra PON yang berlangsung di tempat yang sama. Untuk mencapai target tersebut Sumut akan mengirimkan 125 kontingen, yang terdiri 100 atlet dan 25 official. Hal ini dikatakan Ketua Kontingen Porwil Sumut Muchyan Tambuse, saat beraudiensi dengan Pelaksana Tugas (PLt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) H Gatot Pujo Nugroho, di ruang kerja PLt Gubsu, Lantai 9 Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (16/6). "Kita optimis target ini tercapai mengingat pada porwil sebelumnya, saat kita tuan rumah, kita juara umum," kata Muchyan Tambuse. Muchyan mengatakan, tar-

get tersebut akan mudah dicapai jika kekuatan kontingen di enam cabang yang digelar seimbang. Hal ini, katanya, akan memberikan peluang perolehan medali menyebar, dengan demikian, lanjutnya, dengan memperoleh 18 medali emas saja, sudah bisa menjadi juara umum. Dikatakannya, untuk Porwil yang diikuti seluruh propinsi di Sumatera ini, Sumut menargetkan perolehan medali di cabang pencak silat sebanyak enam emas, atletik (10 emas), bola baket (1 emas), catur cepat (2 emas) dan bulu tangkis tiga emas. "Pesaing terberat itu kemungkinan akan muncul Sumatera Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), Aceh dan tuan rumah kepri. Namun, kita optimis, meskipun kita belum bisa melihat perkembangan kekuatan kontingen tim daerah lain saat ini. Sayangnya, cabang renang tidak diperlombakan, kalau renang masuk, kita sangat tidak yakin bisa juara umum," tegasnya. Selain target juara umum, lanjut Muchyan, Sumut juga menargetkan banyak atlet asal Sumut yang masuk dalam PON, mengingat Porwil ini merupakan seleksi atlit untuk PON. "Jadi ada dua target, juara umum dan banyak meloloskan

atlit untuk PON," tambahnya. Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho, dalam kesempatan mengatakan dukungannya untuk meningkatkan prestasi atlit di Sumut. Dia pun berharap agar terus terjadi peningkatan prestasi, sehingga Sumut betulbetul diperhitungkan di ajangajang nasional maupun internasional. "Setidaknya ada peningkatan peringkat di masa-masa yang akan datang, saya dan juga masyarakat Sumut tentu sangat mengharapkan Sumut bisa menjadi juara umum di tingkat nasional," katanya. (WAN)

KONI Medan Berikan Uang Saku Atlet dan Pelatih Medan-andalas Untuk membangkitkan motivasi atlet yang akan bertarung di Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) di Batam dan pemain sepak bola Sumut yang akan bertanding di Banda Aceh 2226 mendatang serta atlet bola voli KONI Medan yang dipimpin, Drs Zulhifzi Lubis akan memberikan uang saku kepada seluruh atlet Kota Medan yang akan mengikuti even yang menyangkut seleksi menuju PON 2012 di Riau . Pria yang akrab disapa Opunk Ladon itu bersama Sekretaris Umum, Drs Chairil Basri, Kamis (16/6) mengatakan, seluruh atlet Kota Medan yang akan memperkuat Sumut ke seleksi Pra PON akan diberikan uang saku. Opunk menjelaskan, pem-

berian uang saku tersebut menurutnya, untuk memotivasi atlet agar bertanding lebih baik untuk bosa lolos ke PON. " Hal ini kami lakukan adalah sangat layak, selain mereka memperkuat nama Sumut, tentunya dieven itu juga membawa nama Kota Medan," sebut Opunk. Sementara itu, Sekretaris Umum KONI Medan, Drs Chairil Basri menjelaskan, pemberian uang saku itu untuk tahap pertama akan diberikan kepada cabang olahraga sepakbola dan bola voli yang akan laksanakan, Jumat (17/6) hari ini. Chairil menuturkan, bahwa yang mendapatkan uang saku tersebbut merupakan para atlet dan pelatih yang berasal dari Medan. "Jangan dilihat dari jumlahnya, tapi lihatlah bahwa apa

yang kami lakukan sebagai bentuk perhatian kepada para pemain dan pelatih untuk melakukan yang terbaik saat berlaga pada babak Pra PON nanti," bilang pria yang menjabat sebagai Penasehat Tim Pra PON Sumut. Selanjutnya Opunk Ladon juga berharap, agar apa yang dilakukan pihaknya ini menggugah KONI tingkat dua lainnya untuk melakukan hal yang sama. Saat ini di dalam tim Pra PON Sumut terdapat tujuh pemain yang berasal dari Kota Medan. Selain mereka, ketiga pelatih juga merupakan warga Kota Medan. "Kepada para pemain yang akan menerima uang saku bisa mengambilnya di Sekretariat KONI Medan di Kompleks Stadion Teladan Medan, pada hari Jum'at (17/6)," pungkas Opung. (YON)

Bakrie Kuasai 93% Saham Arema Malang-andalas Arema FC rupanya tak mau terlalu lama dirundung polemik soal pengelolaan klub. Rencananya, Jumat (17/6) hari ini, Grup Bakrie resmi melakukan akuisisi dengan pembelian 93% saham yang dimiliki klub berjuluk Singo Edan. Pembelian saham di depan notaris ini merupakan langkah awal pengelolaan klub yang semusim ini diterpa krisis finansial. Tahap berikutnya adalah pencairan dana sebesar kurang lebih Rp10 miliar untuk menutup tanggungan klub, mulai gaji pemain, karyawan, hingga tunggakan pajak. Rencananya gerojokan duit itu akan langsung dilakukan setelah penandatanganan di depan notaris. Sedangkan untuk penataan manajemen, termasuk pengisian sejumlah jabatan di Yayasan Arema, bakal dilakukan setelah Indonesia Super League (ISL) berakhir nanti. "Rencananya besok (hari ini) akan ada penandatanganan pembelian 93% saham Arema. Seperti saya katakan sebelumnya, kita tetap prioritaskan Grup Bakrie. Tapi perusahaan yang akan mengelola Arema adalah dari

Singapura, bukan dari Malaysia seperti rencana sebelumnya," tutur Penasehat Yayasan Arema Rendra Kresna. Sebanyak 93% saham yang bakal diakuisisi Grup Bakrie merupakan saham yang dimiliki Yayasan Arema. Sedangkan sisanya, yakni 7% saham, menjadi milik Lucky Adrianda Zaenal yang berstatus sebagai pendiri klub.

Lucky sendiri bukan tanpa peran di proses akuisisi ini. Menurut Rendra, akuisisi hanya bisa dilakukan jika ada persetujuan dari pemilik saham minoritas. Sedangkan Lucky yang dikenal dengan sapaan Sam Ikul sejak semula lebih sreg jika Arema dalam pengelolaan Grup Bakrie. Akuisisi bisa dilakukan setelah Arema mendepak

Singapura Terbuka Super Series

Ganda Campuran Tinggal Tontowi/Liliyana Singapura-andalas Hasil negatif diterima nomor ganda campuran Indonesia. Dua dari tiga pasangan yang menembus babak kedua hanya duet Tontow Ahmad/Liliyana Natsir yang berhasil lolos. Pada pertandingan yang dihelat Kamis (16/6) malam, Muhammad Rijal/Debby

Susanto jadi wakil "Merah Putih" pertama yang kandas. Mereka tak berdaya meladeni unggulan pertama, Zhang Nan/Zhao Yunlei dan kalah 14-21, 18-21. Tontowi/Liliyana yang bermain di partai selanjutnya sukses menapakkan kaki di perempatfinal. Unggulan keempat ini mendapat

kemenangan mudah atas Xu Chen/Ma Jin 21-14, 21-10. Upaya pasangan Fran Kurniawan/Pia Zebadiah untuk mendampingi Tontowi/Liliyana kandas. Fran/Pia justru menyerah straight set 18-21, 15-21 dari pasangan Inggris, Nathan Robertson/Jenny Wallwork.

Ketua Yayasan M Nur dua hari silam. Kendati M Nur sendiri masih bersikukuh pemecatan dirinya tidak resmi karena belum ada penasehat yayasan definitif, namun manajemen maupun Grup Bakrie tak mau ambil peduli. "Ini menjadi jawaban komitmen kita terhadap Bakrie yang telah membantu perjalanan Arema selama ini. Me-

mang ada beberapa yang tertarik mengelola klub ini, tapi Bakrie selama ini telah membuktikan keseriusan mereka," tandas Rendra. Terpisah, perwakilan Grup Bakrie Iwan Budianto, membenarkan pihaknya bakal langsung memberikan suntikan dana sebesar Rp10 miliar setelah proses akuisisi.Iwan yang mempunyai saham di perusahaan Singapura yang mengakuisisi Arema ini tengah berada di Malang untuk menyelesaikan proses take over. "Sesuai kesepakatan awal, Arema akan langsung menerima Rp10 miliar untuk kebutuhan jangka pendek, yakni menyelesaikan tanggungan musim ini. Semua aspek sudah dibicarakan dan tidak ada masalah," ucap Iwan yang pernah menjadi manajer di Arema dan Persik Kediri. Soal persyaratan bahwa Bakrie tak boleh mengelola dua klub di liga yang sama, pihaknya menyatakan sudah paham dengan aturan itu. Pengelolaan Arema dikatakannya sah dan tidak akan menyalahi aturan yang berlaku di persepakbolaan Indonesia. (DTC)

Dengan demikian hanya tinggal Tontowi/Liliyana, ganda "Merah Putih" yang berhasil maju ke perempatfinal. Mereka akan ditantang oleh ganda Korsel, Lee Yong Dae/Ha Jung Eun. Pelatih ganda campuran, Richard Mainaxy menyatakan kemenangan ini didapat karena keberhasilan menjalankan strategi. Dia juga tak menyangka Tontowi/Liliyana bisa menang mudah. "Kita menang strategi,

semuanya bisa diterapkan," ucap dia kepada situs resmi PBSI. "Kita memang mengincar titik lemah pasangan ini yaitu Xu Chen yang tidak cocok dengan bola-bola cepat. Turut melenggang ke perempatfinal adalah ganda putri Vita Marissa yang berpasangan dengan Nadya Melati. Mereka memenangi laga melawan ganda Malaysia, Chin Eei Hui/Wong Pei Tty 21-12, 21-17. (DTC)


Jumat

EKONOMI-BISNIS

17 Juni 2011

Mendag Larang Pedagang Naikkan Harga Daging Jelang Puasa Jakarta-andalas Pemerintah kembali mengingatkan para pedagang daging sapi untuk tidak menaikkan harga terlalu tajam dengan alasan kekurangan stok menjelang bulan puasa dan hari raya lebaran. Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu meminta pedagang jangan menaikkan harga semata-mata untuk mengambil kesempatan dari isu berhentinya impor daging sapi dari Australia yang sedang hangat untuk mendapatkan keuntungan. "Janganlah ada yang menaikan harga tanpa basis yang jelas. Bukan karena kekurangan stok, tapi untuk mengambil keuntungan," katanya kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Kamis (16/6). Menurut Mari, pola kenaikan harga yang biasanya terjadi pada saat bulan puasa dan hari lebaran memang sudah menjadi rutinitas dari beberapa komoditas pangan. Untuk itu, pemerintah telah memahami keadaan seperti itu. "Beberapa komoditas seperti daging dan cabai yang naik sementara. Pola musiman yang sudah kita pahami," tuturnya. Mari meyakini, beberapa pedagang dan produsen komoditas pangan telah banyak melakukan langkah antisipatif dalam menghadapi permintaan yang melonjak di bulan puasa nantinya. "Saya rasa akan mengalami peningkatan permintaan. Saya pikir mereka sudah melakukan langkah antisipasi," imbuhnya. (DTC)

harian andalas | Hal.

Kopi Siborong-borong Berlabel ‘Starbuck’ Medan-andalas Menko Kesra Agung Laksono dan staff khusus Leo Nababan bersama rombongan lainnya, usai menyerahkan bantuan kepada korban gempa di Tarutung, menyempatkan diri untuk melihat secara langsung produksi kopi di Siborongborong dengan kualitas Internasional. "Kita patut bersyukur, ternyata kopi terbaik di Indonesia itu ada di Siborongborong, kopi ini sudah berlabel 'Starbuck' dan sudah di eksport," kata Leo Nababan sekembalinya dari Tarutung Taput di ruang Vip Bandara Polonia Medan, Kamis (16/6). Leo juga mengakui, sejak tahun 2007, kopi di Siborong-borong sudah dilakukan penelitian dengan membandingkan kopi dari daerah lain, kopi sengaja tidak dibuat label dan hanya menggunakan kode. "Ternyata yang mencoba (tester)

dari Luar Negeri mengakui kopi dari Siborong-borong yang terbaik," tambah Leo. Menko Kesra dalam kesempatan itu juga mengaku kaget dan bangga ternyata kopi terbaik ada di SiborongBorong. Untuk itu, Leo berharap agar pengusaha dan masyarakat petani kopi Siborongborong tetap menjaga kualitas kopi. "Biasanya, kalau untuk menjaga kita sering lalai, jadi jangan cepat puas, tetap pertahankan untuk dijadikan icon di

RI Cemas Beras Naik Gara-gara Filipina dan Tiongkok

Siborong-borong," katanya. Menurut Leo, karena pesawat carteran mengalami kerusakan pada ban dan harus menunggu perbaikan hingga 1 jam lebih, rombongan Menko Kesra juga menyempatkan untuk menikmati keindahan alam di Huta Ginjang. "Wah, setelah melihat panorama itu, Menko Kesra langsung kaget dan mengucap.'Oh Paradise' kata Leo menirukan ucapan Menko Kesra. (RIL)

Leo Nababan

Jakarta-andalas Pemerintah khawatir tingginya permintaan beras dari negara tetangga akan mempengaruhi harga internasional, yang imbasnya akan mempengaruhi stok dan harga beras dalam negeri. Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu mengatakan permintaan beras yang besar adatang dari Filipina dan Tiongkok. "Yang kita waspadai permintaan dari Filipina, Indonesia, dan Tiongkok," katanya ketika jumpa wartawan di kantornya, Jakarta, Kamis (16/6). Mari mengungkapkan, kewaspadaan ini harus harus diperhatikan dari sekarang walaupun stok beras internasional terbilang cukup karena harga pangan internasional masih terbilang stabil. "Stok luar negeri relatif aman dapat dilihat dari harga internasional," ujarnya. Mari menjelaskan, negara-negara pengekspor beras, seperti Vietnam dan Thailand, masih memiliki stok beras yang mencukupi. Jadi, Indonesia tidak perlu khawatir lagi apabila harus mengimpor beras karena stok kedua negara tersebut masih terbilang banyak. "Varietas beras Vietnam dan Thiland lebih dari cukup. Bilamana kita perlu impor barangnya ada karena kita sudah punya perjanjian dengan Thailand dan Vietnam kalau mau impor," tuturnya. (DTC)

Tiga Negara Siap Gantikan Sapi Australia

Harga Pertamax Turun Lagi

Jakarta-andalas Negara Brasil dan Kanada sanggup memenuhi berapa pun kebutuhan sapi bakalan, sapi bibit, dan daging sapi ke Indonesia sepanjang kebijakan di Indonesia mendukung. Adapun Selandia Baru sanggup memasok sapi bibit dan daging sapi. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Karantina Pertanian sekaligus Ketua Tim Pengendalian Ketersediaan Protein Hewani Nasional Banun Harpini, kemarin di Jakarta. Banun mengatakan hal tersebut setelah melakukan pertemuan dengan tiga atase pertanian dari Brasil, Kanada, dan Selandia Baru. Menurut jadwal, ada enam atase pertanian yang diundang, yakni Meksiko, Irlandia, Uruguay, Selandia Baru, Kanada, dan Brasil. Namun, tiga negara yang pertama tidak memenuhi undangan. Badan Karantina Pertanian mengundang perwakilan negara-negara itu dalam rangka untuk mengetahui status penyakit dari negara-negara tersebut, status keamanan pangan, sanitary and phytosanitary, tata cara pemantauan dan surveilan, serta populasi ternak sapi dan kemampuan ekspor sapi bakalan, sapi betina, dan daging sapi. "Kami mengundang mereka dalam rangka menggali alternatif sumber pasokan sapi bakalan, sapi bibit, dan daging sapi, sebagai bentuk antisipasi terkait isu penghentian ekspor sapi bakalan dari Australia," kata Banun. Seperti diberitakan, Australia secara mengejutkan menghentikan impor sapi bakalan ke Indonesia. Pertemuan juga

Jakarat-andalas PT Pertamina (Persero) kembali menurunkan harga pertamax di sebagian wilayah di Indonesia, terutama di luar Jawa, terhitung 15 Juni 2011. Penurunan harga bahan bakar minyak nonsubsidi itu ratarata Rp 250 per liter. Ini berarti sudah tiga kali perseroan itu menurunkan harga dalam dua pekan terakhir ini. Menurut Wakil Presiden Komunikasi Korporat PT Pertamina (Persero) Mochamad Harun dalam siaran pers di Jakarta, harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamina yang terdiri dari pertamax atau bio pertamax, pertamax plus, dan pertamina dex di sebagian wilayah Indonesia kembali mengalami penurunan harga. Adapun untuk wilayah UPMS III dan Jabodetabek tidak berubah. Rinciannya, harga pertamax di Balikpapan dari Rp 9.200 turun jadi Rp 8.950 per liter, di Samarinda harganya turun dari Rp 9.300 jadi Rp 9.050 per liter, di Bontang harganya turun dari Rp 9.400 menjadi Rp 9.150 per liter. Di wilayah Sulawesi, harga pertamax juga turun, di antaranya harga di Palu turun dari Rp 9.450 menjadi Rp 9.050 per liter dan harga di Gorontalo yang semula Rp 10.000 menjadi Rp 9.750 per liter.

Ilustrasi membahas kemungkinan mendatangkan sumber pasokan sapi dan daging sapi dari negara yang berstatus bebas penyakit mulut dan kuku berbasis zona. Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani Badan Karantina Pertanian Kemtan Sudjarwanto mengatakan, pertemuan tersebut menjadi penyempurnaan bahan bagi perumusan strategi nasional pemenuhan daging sapi dalam jangka pendek, menengah, dan panjang. "Karantina pulau sebagai salah satu alternatif kebijakan jangka menengah dan panjang," ujarnya. Dari pertemuan tersebut terungkap

bahwa Selandia Baru tidak bisa memenuhi kebutuhan sapi bakalan karena kebijakan ekspor sapi bakalan dari negaranya sudah dihentikan. Peluang impor yang bisa dilakukan hanya untuk sapi bibit dan daging sapi. Adapun Brasil sanggup memenuhi kebutuhan sapi bakalan, sapi bibit, dan daging sapi berapa pun jumlah yang Indonesia inginkan. Namun, itu tergantung regulasi di Indonesia. Kesanggupan sama juga dilakukan oleh Kanada. Dari hasil pertemuan tersebut, peluang bagi Indonesia untuk memasukkan sapi bakalan, sapi bibit, dan daging sapi dari luar Australia sangat terbuka. (KCM)

10

Ilustrasi Sementara itu, harga pertamax di Sumatera Barat anjlok dari Rp 9.800 menjadi Rp 9.550 per liter, sedangkan harga bahan bakar nonsubsidi itu di Bangka turun dari Rp 9.500 menjadi Rp 9.250 per liter. Adapun harga pertamax di Bali turun dari Rp 9.250 menjadi Rp 9.000 per liter, sedangkan harga bahan bakar nonsubsidi di Nusa Tenggara Barat yang semula Rp 9.500 turun menjadi Rp 9.250 per liter. Namun, untuk Jakarta dan sekitaranya, harga pertamax tetap di harga yang lama, yakni untuk Jakarta Rp 8.400 per liter, sementara untuk Bogor, Tangerang, Bekasi, dan Depok Rp 8.450 per liter.

Harun sebelumnya menjelaskan, penurunan harga pertamax ini mengikuti perkembangan harga Mids Platts Singapore (MOPS). "Jadi, rata-rata harga produksi gasoline angka oktan atau RON 92-85 dalam beberapa minggu terakhir mengalami penurunan. Karena pertamax mengikuti harga pasar, penurunan itu juga berpengaruh pada harga jual pertamax," ujarnya. Penurunan harga ini diharapkan dapat mendorong konsumen agar kembali membeli pertamax. Saat ini, manajemen PT Pertamina sedang mengkaji ulang mekanisme kebijakan harga pertamax mengingat tingginya harga BBM nonsubsidi itu. (KCM)

Aceh Minim Investasi Bidang Pertanian KEPALA Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Aceh, Asrin, mengaku pengembangan ekonomi pertanian di Aceh masih minim, akibat investasi di bidang pertanian yang juga minim. Padahal, potensi pertanian dan perkebunan di Aceh sangat besar.

andalas/suherman amin

LAHAN PER PERTTANIAN - Sejumlah pertani di kawasan Bireuen, Aceh sedang melakukan aktivitas di lahan pertanian.

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 PLAZA 13.00-15.10-17.20-19.30 BINJAI 13.15-15.05-16.55-18.45-20.35

THAMRIN 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 BINJAI 12.45-14.45-16.45-18.45-20.45

“Hampir semua pihak masih memiliki pemikiran bahwa pertanian dan perkebunan adalah penghidupan kelas dua, bahkan di bawahnya sehingga upaya pengembangan ekonomi di bidang pertanian masih minim,”

SUN 12.45-14.35-16.25-18.15-20.05

PALLADIUM 12.45-15.00-17.15-19.30 THAMRIN 13.45-16.00-18.15-20.30 SUN 13.30-15.45-18.00-20.15

jelas Asrin saat menanggapi permasalahan pertanian di Aceh, Kamis (16/6). Asrin mencontohkan produksi padi di Aceh. Menurutnya produksi padi di aceh sudah mencukupi bahkan berlebih, sehingga bisa memenuhi kebutuhan beberapa kabupaten lainnya dil uar Aceh, namun kesejahteraan petani masih minim. Untuk tahun 2011 ini ditargetkan produksi padi mencapai 1,75 juta ton. “Hal ini karena semua gabah yang dihasilkan petani dijual keluar Aceh, tidak ada kilang pengolah padi yang modern di Aceh, sehingga padi yang diolah bisa dijual di daerah sendiri, masyarakat selalu mengonsumsi padi yang sudah diolah di luar Aceh, sehingga harga beras

PLAZA 13.10-15.20-17.50-20.10 THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.00-21.20 BINJAI 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50

menjadi lebih mahal,” katanya. Untuk itu, Pemerintahan Aceh mengimbau dan mengundang pihak swasta untuk mau berinvestasi di bidang industri pertanian, khususnya membangun kilang-kilang padi modern. Dengan adanya kilang padi modern, diharapkan akan bisa menghasilkan beras dengan kualitas tinggi, dan bisa menutupi kebutuhan masyarakat di Aceh. Begitu pula halnya dengan pengolahan minyak kelapa. Ribuan hektar kebun kelapa sawit di Aceh bisa menghasilkan ribuan ton minyak kelapa, tapi semua pengolahan minyak dilakukan di luar provinsi Aceh. “Kalau ditanya permasalahannya, semua petani dan pengusaha di bidang pertanian mengaku terkendala pada modal

PLAZA 12.00-14.10

usaha. Untuk ini kami juga mengimbau kepada pihak perbankan untuk bisa meningkatkan pemberian kredit di bidang pertanian, dan para petani bisa bekerja dengan maksimal,” jelasnya. Saat ini, sebut Asrin, Dinas Pertanian dan tanaman pangan Aceh memiliki empat target kerja yang harus dicapai, yakni meningkatkan produksi padi dan palawija kedelai, meningkatkan kualitas dan daya saing, meningkatkan kapasitas lembaga pertanian, dan mengembangkan komoditi unggulan sesuai lokasi produk unggulan. “Tentunya dengan dengan investasi yang baik semua ini bisa dicapai dan memberi hasil yang maksimal,” sebut Asrin.

SUN PALLADIUM 13.00-15.15-17.30-19.45

(KCM)

BINJAI 13.00-14.50-16.40-18.30-20.20


KOMUNITAS

Jumat 17 Juni 2011

harian andalas | Hal. a ndalas/ist

Herdi Gunanta

Dokter Muda yang Ingin Mengabdi di Pedesaan ujar pria berbadan atletis kelahiran Medan, 3 Desember 1985 ini. Dalam kesempatan itu, Syaiful Syafri menyatakan bersyukur mampu membimbing dan mengantarkan anaknnya menjadi dokter. Kadis Pendidikan Sumut ini mengatakan, akan mendukung keinginan sang anak untuk terlebih dahuku mengabdi dan mengalokasikan ilmunya di pedesaan. “Sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang dokter spesialis, saya ingin Herdi mengabdi dan menimba pengalaman di pedesaan. Saya ingin, anak saya punya pengabdian dan pelayanan yang tulus kepada masyarakat,” ucap Syaiful seraya mengatakan, dokter-dokter Indonesia layak mencontoh dokter-dokter di Cina, karena sehari dalam setiap minggunya menyisihkan waktu untuk mengunjungi masyarakat miskin dan pantipanti sosial. Syaiful juga mengingatkan sang anak dan dokterdokter muda lainnya agar terus belajar dan belajar, baik membaca buku, mengakses ilmu-ilmu kedokteran yang ada di internet, dan menguasai penggunaan teknologi kedokteran. Pasangan Syaful Syafri dan Hj Tama br Surbakti dikaruniakan 4 orang anak, yakni dr Syahriana Magda (almarhumah), lulusan FK USU tahun 2008 (putri pertama), Herdi Gunanta (putra kedua), Ahmad Yaneri (putra ketiga), mahasiswa smester akhir di Sekolah Tinggi Kesejahteraan Sosial (STKS) Bandung, dan Andi Lestari andalas/hamdani (putra keempat), mahaBERSAMA ORANGTUAORANGTUA-dr Herdi Gunanta (kedua dari kanan) bersama siswa semester IV Fakulkedua orangtuanya, Syaiful Syafri dan Hj Tama Surbakti, serta seorang tas Kedokteran Gigi (FKG) kerabatnya, seusai dilantik sebagai dokter, di Hotel JW Marriot Medan. USU. (HAM) Medan-andalas Herdi Gunanta yang baru dilantik sebagai dokter (dr), ternyata punya cita-cita mulia. Putra kedua dari pasangan Drs Syaiful Syafri MM (Kadis Pendidikan Sumut) dan Dra Hj Tama Surbakti ini, bertekad ingin mengabdi di pedesaan guna mendarmabaktikan ilmu yang diperolehnya di bangku kuliah. “Saya ingin mengabdi di desa sebagai dokter PTT. Setelah itu nanti, baru saya melanjutkan pendidikan dokter spesialis kulit dan kelamin,” ujar Herdi yang ditemui andalas seusai dilantik dan diambil sumpahnya bersama 130 dokter muda lainnya, di Hotel JW Marriot, Jalan Putri Hijau Medan, Rabu (15/6). Herdi adalah lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara (FK UISU). Didampingi kedua orang tuanya, Syaiful Syafri dan

Hj Tama Br Surbakti, Herdi menyatakan, bertekad ingin terlebih dahulu mengabdi di pedesaan untuk mengaplikasikan ilmu yang diperolehnya di bangku kuliah sekaligus menimba pengalaman hidup. Putra kedua dari empat bersaudara ini mengharapkan dukungan dan semangat dari kedua orangtuanya, agar bisa mewujudkan impian mengabdi di desa sekaligus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sebagai dokter spesialis nantinya. “Saya mau mengabdi di desa karena ingin mempelajari banyak hal tentang masyarakat. Mengabdi di pedesaan tentu berbeda dengan di perkotaan seperti Medan. Karenanya, seperti nasehat orangtua saa, selain melayani masyarakat, saya juga akan melakukan penelitian di pedesaan tentang berbagai hal tentang penyakit,”

11

MENGUNJUNGI - Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny Tetty Agus Suhartono dan Ketua Umum Bhayangkari Ny Henny Timur Pradopo, Ketua Persit KCK PD I Bukit Barisan Ny Leo Siegers saat mengunjungi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumut, Kamis (16/6).

Istri Panglima TNI Kagum Lihat Pengrajin Ulos Medan-andalas Ny Tatik Agus Suhartono, istri Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, mengagumi pengrajin ulos di Medan, yang tahan duduk empat hingga hingga lima jam untuk menyelesaikan tenunan, yang merupakan pekerjaan yang sudah banyak ditinggalkan masyarakat pedesaan. “Pengrajin tenunan yang masih bertahan itu harus didukung baik melalui menyosialisasikan ke masyarakat untuk mencintai dan menggunakan hasil kerajinan tenunan sehingga produknya terjual hingga membantu mempromosikan,” katanya saat bersama istri Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi Timur Pradopo mengunjungi Dewan Kerajinan Nasional Da-

erah (Dekranasda), Kamis (16/ 6). Di salah satu ruangan terlihat pengrajin ulos, Sorliwati Sijabat, sedang membuat ulos etnis Karo. Menurut Ny Agus, hasil tenunan Sumut atau daerah lain dicintai masyarakat baik di dalam maupun luar negeri. “Saya juga suka hasil tenunan dan sering mengingatkan ibuibu Persatuan Istri TNI (Persit) untuk mencintai produk dalam negeri seperti batik atau tenunan,” katanya. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sumut, Darwinsyah, mengatakan, hasil kerajinan ulos Sumut terus dipromosikan di dalam maupun ke luar negeri. Malah, kata dia, pihaknya sudah mengajak para desainer menjadikan kain ulos untuk menjadi bahan untuk fashion wanita dan pria. “Dan langkah itu sudah membuahkan hasil, dimana gaun-gaun wanita dengan bahan ulos atau dimodifikasikan dengan bahan lain sudah di-

perkenalkan hingga ke luar negeri,” katanya. Pengurus Dekranasda Sumut, Idayani Pane, mengatakan, hasil kerajinan Sumut termasuk kain ulos selalu diupayakan diikutsertakan dalam setiap kegiatan pameran di dalam dan luar negeri. Bahkan untuk menarik minat orang membeli ulos, sering alat dan pengrajin dibawa serta dan memang banyak yang kagum melihat rumitnya pembuatan tenunan ulos itu. Pengrajin ulos, Sorliwati Sijabat (45), mengatakan, untuk pembuatan ulos paling cepat bisa diselesaikan tiga hari, sementara untuk ulos dengan motif yang banyak, penyelesaiannya bisa hingga satu bulan. Adapun harga jual ulos sendiri bervariasi mulai dari Rp150 ribu hingga jutaan rupiah per helai. “Terus terang, pengrajin ulos di Sumut tinggal sedikit karena para remaja di daerah tidak lagi minat menekuni kerajinan itu,” kata pengrajin asal Kabupaten Samosir itu.

Tatap Muka Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny Tatik Agus Suhartono juga tatap muka dengan anggota Dharma Pertiwi Bhayangkara wilayah Medan di Balai Prajurit Kodam I/ BB, Kamis. Tatap muka ini, katanya, bertujuan untuk menjalin komunikasi dan saling tukar informasi berkaitan masalah organisasi maupun isu aktual yang sedang berkembang. “Saya sangat mengharapkan ibu-ibu anggota Dharma Pertiwi dan Bhayangkari dapat lebih meningkatkan kehidupan keluarga sebagai basis utama dalam menanam, membangun dan mewujudkan secara nyata nilai-nilai kebersamaan dan kepedulian,” katanya. Dalam kunjungan ini, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono SE yang didampingi Pangdam I/BB Mayjen TNI Leo Siegers meresmikan seni gendang enam belas Kodam I/BB dengan atraksi dari pasukan Yonif 100 Raider. (YN/ANT)

PSMTI Salurkan Bantuan 12 KK Korban Kebakaran

Penyerahan bantuan berupa bahan bangunan ini, menurut PSMTI Kota Medan Halim Loe, merupakan hasil donasi dan kepercayaan para donatur kepada PSMTI. “Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat meringankan beban warga untuk membangun kembali tempat tinggalnya pascakebakaran. Bantuan yang diberikan berupa material semen 96 zak, 60 batang kayu, 120

andalas/siong

Medan-andalas Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) menyerahkan bantuan kepada 12 kepala keluarga (KK) korban kebakaran di Jalan AR Hakim Medan Kamis (16/6) sore.

DIABADIKANSejumlah penasehat,pengurus PSMTI dan Kepala Lingkungan III,Syahrul diabadikan bersama-sama di Gang Dahlia sebelum penyerahan bantua, Kamis (16/6). keping seng dan 40 kotak mi instan,” kata Halim Loe di sela-sela pemberian bantuan di Gang Dahlia. Selain itu, dia berharap Pemerintah Kota (Pemko) Medan harus ikut membantu

korban kebakaran telah ludes dilalap si jago merah. “Pemko Medan harus ikut membantu dan mempermudah para koban kebakaran Jalan AR Hakim Medan dalam hal pengurusan surat

dan mempermudah para koban kebakaran Jalan AR Hakim Medan dalam hal pengurusan surat maupun dokumen penting lainnya, mengingat semua arsip dan dokumen penting para

maupun dokumen penting lainnya mengingat semua arsip dan dokumen penting para korban kebakaran telah ludes dilalap si jago merah,” harap Halim didampingi Kepala Lingkungan III,

Kelurahan Tegal Sari I, Syahrul. Gotong Royong Sementara, Penasehat PSMTI Sumut dr Sofyan Tan didampingi Ketua PSMTI Sumut, Eddy Djuandi menjelaskan, penyerahan bantuan ini diharapkan mampu menggugah kaum mampu membangkitkan semangat gotong royong membantu warga Kecamatan Medan Area yang tertimpa musibah. “Saya masih ingat, dulu seseorang membangun rumah, semua tetangga datang untuk membantu secara sukarela. Kita berusaha menghidupkan lagi nilai-nilai kegotongroyongan di kalangan warga sebagai bentuk tanggung jawab mempertahankan ideologi Pancasila dan kepada sesama,” ucap Sofyan Tan. Pada kesempatan itu,

Ketua PSMTI Sumut Eddy Djuandi, mengucapkan terimakasih kepada para donatur yang telah membantu dan mempercayakan PSMTI dalam penyaluran bantuan tersebut “Meski bantuan ini belum mncukupi, tetapi hal ini kiranya dapat memacu semangat dan gairah korban kebakaran untuk beraktifitas menjalani kehidupannya kembali karena penyaluran bantuan dari donatur lain kemungkinan masih ada lagi,”ucap Eddy Djuandi. Dalam penyerahan bantuan, ikut hadir sejumlah penasehat dan pengurus PSMTI diantaranya, Kwik Sam Ho, Eddy, Aina Wijaya, Hendra Prawira, Cin Long, Rudy Wijaya, Leo Pratama, Tony, Haryanto, Ir Sutopo, Amir Sudjono dan Daniel Wijaya.(SIONG)

BERITA DUKACITA

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

Nama

Umur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

Berangkat (Tgl/Jam)

Keterangan / Tempat

VIP-B

OEI KIM KIAW

65

Jl. Gelas No. 61 BB Medan

15-06-11 21.30 WIB

19-06-11 10.00 WIB

Diperabukan

VIP-C

GAN SOEN YIN

76

Jl. B. Zein Hamid Komp. Platinum Garden Blok C No. 3 A Medan

15-05-11 21.30 WIB

19-06-11 11.00 WIB

Dikebumikan

TAN TJU NAI

67

Jl. Riau Ujung No. 88 B Pekanbaru

14-06-11 16.30 WIB

17-06-11 14.00 WIB

Diperabukan

3

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-A

LIM CU HAN / APU

87

Jl. S elam I No. 23 E Medan

13-06-11 05.50 WIB

18-06-11 11.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-B

NG LIEN KUI

88

Jl. Langkat No. 12 Tg. P ura

14-06-11 18.50 WIB

18-06-11 10.00 WIB

D i kebumi kan

1

LAW GOET PHENG

70

Jl. B . K atamso K omp. Fami ly No. 90 Medan

15-06-11 10.35 WIB

18-06-11 14.00 WIB

D i perabukan

2

LIE TJHAI MEI

58

Jl. Ternak II No. 14 P oloni a K p. A nggrung Medan

15-06-11 08.15 WIB

18-06-11 14.00 WIB

D i kebumi kan

3

LIU FUK CHIE

78

Rumah S usun A G Lt-II No. 45 S ukaramai Medan

14-06-11 03.00 WIB

18-06-11 12.00 WIB

D i kebumi kan

PEK YU LIE

82

Jl. Tulang B awang No. 1 D D Medan

15-06-11 09.50 WIB

18-06-11 13.00 WIB

D i perabukan

4

SHU LIP TEK / MURSIT

85

Jl. P uri Gg. K .A li mun No. 22 Medan

15-06-11 05.00 WIB

18-06-11 14.00 WIB

D i perabukan

5

WONG MOI CHAW

69

Jl. Lebong No. 11 Medan

13-06-11 20.43 WIB

17-06-11 12.00 WIB

D i perabukan

6

YUS EFFENDIE

32

Jl. Ni bung Raya No. 227 P eti sah Medan

15-06-11 04.30 WIB

17-06-11 11.00 WIB

D i perabukan

7

CHONG HWA JEK

75

Jl. A R. Haki m Gg. B akong No. 23 Medan

15-06-11 20.45 WIB

19-06-11 12.00 WIB

D i kebumi kan

8

NG WAN LENG / ANENG

80

Jl. A R. Haki m Gg. A man No. 60 Medan

15-06-11 11.20 WIB

18-06-11 14.00 WIB

D i perabukan

9

GO MIN HOCK

54

Jl. A .R. Haki m No. 54/52 Medan

14-06-11 06.50 WIB

17-06-11 11.00 WIB

D i perabukan

3A


SUMATERA UTARA

Jumat 17 Juni 2011

harian andalas | Hal.

12

Pungli Merajalela di Dinas Pendidikan Karo

andalas/fas

TEMU RAMAH-Bupati Asahan Taufan Gama Simatupang temu ramah dengan warga Kecamatan BP Mandoge dan Kecamatan Sei Silau Timur.

Bantuan Keuangan Desa pun Diawasi KPK Kisaran-andalas Bupati Asahan Drs H Taufan Gama Simatupang MAP mengatakan, penggunaan bantuan keuangan desa akan diawasi langsung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Karena itu, diminta kepala desa (Kades) dan kelurahan untuk tidak melakukan hal-hal yang menjurus pada tindakan korupsi. Penegasan tersebut disampaikan Bupati Asahan di hadapan masyarakat Bandar Pasir Mandoge dan Sei Silau Timur Kabupaten Asahan saat mengujungi daerah tersebut, kemarin. Bupati juga menjelaskan, jika terdapat oknum yang melakukan tindakan korupsi terhadap anggaran desa yang diberikan Pemkab dan telah ditangani oleh KPK atau pihak berwajib, maka Pemkab Asahan tidak akan melakukan pembelaan."Kita tidak akan

membela orang yang tersandung kasus korupsi,"tegas Taufan. Peringatan tersebut wajar disampaikan Bupati Asahan. Pasalnya, anggaran yang diberikan kepada seluruh desa dan kelurahan di Asahan mencapai miliaran rupiah, sehingga diperlukan kewaspadaan dalam mengelola keuangan desa dan kelurahan. Selain akan diawasi oleh KPK, bantuan desa ini juga harus diawasi tokoh masyarakat, tokoh agama dan lapisan masyarakat lainnya. Anggaran desa secara satu persatu item pengunaan anggaran dijelaskan Bupati Asahan, di antaranya anggaran yang dicairkan melalui bank adalah honor kades, sekretaris desa, bendahara, kepala dusun, petugas PU desa, bilal mayit, penggali kubur, guru mengaji dan kader pos-

yandu, serta item-item pemberian bantuan lainya yang berjumlah 26 item. Mengenai anggaran bantuan desa tersebut, Taufan Gama mengatakan, dananya untuk triwulan kedua, pengambilanya harus seluruhnya melalui bank, agar terhidar dari pemotongan atau pungli serta mengajari masyarakat untuk gemar menabung. Bupati dalam kesempatan itu juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, karena baru saat ini triwulan pertama dicairkan. Namun masalahnya bukan kesalahan dari Pemkab, melainkan dari pihak bank yang diberi amanat. "Selain di daerah Bandar Pasir Mandoge dan Sei Silau Timur, penyaluran anggaran juga disampaikan serentak di seluruh Kecamatan di Asahan," imbuhnya. (FAS)

PT Salamander Bantu Korban Kebakaran Pangkalan Brandan-andalas Pasca kebakaran pipa Pertamina, PT Salamander Energy North Sumatera Ltd, selaku perusahaan migas asal Inggris selaku mitra kerja sama dengan PT Pertamina Field Susu, tanggap dan cepat membantu sepenuhnya terhadap korban kebakaran yang terjadi pada 13 Juni 2011 lalu. Humas PT Salamander Edy Pringadi alias Padang, kepada andalas, kemarin mengatakan, musibah yang menimpa masyarakat itu merupakan takdir dari Allah, dan tiada seorang pun yang bisa mengetahuinya. Namun, yang penting PT Salamander sangat peduli. Terbukti, sejak peristiwa terjadi, sudah memberi bantuan terhadap masyarakat sekitar. Akibat kebakaran tersebut 200 jiwa/30 KK diungsikan ke tempat yang aman, dan segala kebutuhan masyarakat, seperti sandang dan pangan semuanya ditanggung pihak PT Salamander. Empat unit rumah yang

Tanah Karo-andalas Forum Komunikasi dan Solidaritas Guru (FKSG) Kabupaten Karo, Yusna Delphina Tarigan didampingi Bendahara Farida Ariani Pelawi berharap, Bupati Karo DR (HC) Kena Ukur Karo Jambi Surbakti menindak tegas oknumoknum di Dinas Pendidikan (Diknas) Kabupaten Karo yang terindikasi melakukan pungutan liar (pungli), yang semakin merajarela terhadap para guru. Yusna mengungkapkan, pungli di jajaran Diknas Kabupaten Karo sudah lama merajalela. Para guru selama ini

sangat teraniaya dan tidak bisa berbuat apa-apa menyikapi perbuatan oknumoknum di Dinas Pendidikan tersebut. “Diknas Pendidikan Karo sudah semestinya dibersihkan dari segala bentuk pungli, mulai dari Kepala Dinas hingga tingkat jajaran bawah yang selalu membuat para guru se Kabupaten Karo menjerit,”tegas Yusna, yang juga guru SMPN II Kabanjahe, kepada andalas, Kamis (16/6). Dikatakannya, selama ini para Dinas Pendidikan Tanah Karo merasa pihaknya sebagai tuan di hadapan para guru. Padahal pihak Diknas tanpa guru tidak dibutuhkan dan tidak akan ada apaapanya. Seperti halnya guru tanpa murid, tidak ada artinya. Pemotongan gaji rapel sebesar 10 persen, dari gaji pokok, ditambah dengan tunjangan beras hingga sampai saat ini belum juga cair. "Hal ini disebabkan Kepala Dinas Pendidikan Drs Suruan, tidak bertindak transparan

dan profesional, dalam upaya menyejahterakan para guru,”terangnya. Bahkan, hingga kini belum ada tindakan tegas yang dilakukan kepala dinas terhadap oknum Kepala UPTD Kecamatan Tigapanah Balas Kataren, yang terindikasi melakukan aksi pemotongan rapel gaji serta pungli terhadap kenaikan pangkat serta mengurus sertifikasi guru-guru SD. Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Karo Drs Suruan ketika hendak dikonfirmasi andalas, Kamis di ruang kerjanya tidak berada di tempat. Bahkan konfirmasi via seluler dan pesan SMS tidak mendapat balasan. Sedangkan, Kepala UPTD Dinas Kecamatan Tigapanah Balas Ketaren saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, terkait keterlibatannya dalam melakukan praktik pungli sebagaimana tudingan FKSG, dirinya tidak membantah, tapi juga tidak mau mengakui tuduhan tersebut. (NT/LAMS)

Puskesmas Amburadul, DPRD Sergai Panggil Kadiskes Sei Rampah-andalas Terkait tudingan pengelola obyek wisata bahari dan warga Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, yang menyatakan pelayan Puskesmas Pariwisata Pantai Cermin amburadul, karena tak mampu memberikan pertolongan optimal, hingga menyebabkan seorang pengunjung bernama Muhammad Ihsan Efendi (13) warga Helvetia Medan, meninggal dunia, Sabtu lalu. Ketua Komisi D DPRD Sergai Fery Haryanto SH, ketika dikonfirmasi andalas, kemarin mengatakan, Komisi D DPRD Sergai, akan memanggil Kepala Dinas Kesehatan Sergai drg Zaniyar, untuk menjelaskan tentang pelayanan Puskesmas Pariwisata Pantai Cermin kepada masyarakat terutama di bidang kesehatan dan dalam memberikan pertolongan gawat darurat berkaitan dengan kecelakaan di laut dan pantai. “Kami (Komisi D-red) dalam waktu dekat akan memanggil Kadis Kesehatan Sergai, untuk dimintai keterangan seputar kesiapan menjalankan tugasnya dalam melayani masyarakat. Sebab, Puskesmas Pariwisata Pantai

Cermin, memilki fasilitas rawat inap, Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan beroperasi 24 jam non stop yang dibangun di Daerah Tujuan Wisata (DTW) Pantai Cermin,” kata Fery Haryanto. Berkaitan DTW Sergai sedang gencar-gencarnya dipromosikan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), lanjut Fery Haryanto, selaku ketua Komisi D yang mengawasi kinerja Dinas Kesehatan Sergai, apabila nanti setelah dipanggil dan dimintai keterangan Kadis Kesehatan Sergai, sesuai dengan tudingan pengelola obyek wisata bahari dan warga tersebut. Maka permasalahan direkomendasikan ke pimpinan DPRD Sergai, selanjutnya ke Bupati Sergai, Ir HT Erry Nuradi MSi. “Dia (Kadis Kesehatan Sergai-red) kita panggil dulu, kalau sesuai dengan tudingan tersebut, selanjutnya kita rekomendasikan ke pimpinan dan bupati,”ujarnya. Sebelumnya, hal serupa juga dikatakan Kepala Desa Kota Pari, Supriadi ketika dikonfirmasi, Senin (14/6). Keberadaan Puskesmas Pariwisata Pantai Cermin, yang memilki fasilitas rawat inap, Instalasi Gawat

Darurat (IGD) dan beroperasi 24 jam non stop di Daerah Tujuan Wisata (DTW) Pantai Cermin, harus meningkatkan pelayanannya, terutama dihari libur seperti, hari Sabtu dan Minggu. “Tingkatkan pelayanannya, misalnya menyediakan Dokter jaga. Jangan mentang-mentang hari libur, dokter dan petugasnya juga ikutan libur,” tegas Supriadi. Terkait adanya tudingan pengelola obyek wisata bahari dan warga yang menyatakan Puskesmas Pariwisata Pantai Cermin tak mampu memberikan pertolongan optimal, lanjut Supriadi, Kepala Dinas Kesehatan Sergai, drg Zaniyar, harus mengambil tindakan tegas seperti, tindakan administrasi terhadap staf dan petugas medis, khususnya yang bertugas saat itu. “Kadis harus berani mengambil tindakan tegas. Sebab, kalau tidak dilakukan kemungkinan besar ke depan akan terjadi lagi,” pungkas Kades Kota Pari sembari mengaku, pernah kecewa dengan pelayanan Puskesmas Pariwisata Pantai Cermin ketika periksa darah dan gula, dokternya tidak ada di tempat. (RYAD)

Sekdes di Kabupaten Dairi Terima SK PNS

Warga yang ditimpa musibah diberikan pelayanan kesehatan oleh tim kesehatan dari PT Salamander. terbakar, milik M Said, Indra, Suwandi dan Ramli Agam akan ditanggung PT Salamander. Bahkan hari ini (Jumat 17 Juni), pihak Salamander sementara waktu akan mengontrak rumah untuk para korban yang rumahnya terbakar.

Sebelumnya, juga telah didatangkan tim kesehatan Salamander dari dokter Pertamina Pangkalan Brandan, yang dipimpin dr Almond Bey dan dokter UGD. Pihak Salamander bersyukur, dalam kebakaran itu tidak ada menelan korban jiwa.(HAS)

Sidikalang-andalas Untuk tujuan peningkatan kinerja sekretaris desa (sekdes) utamanya dalam pemrosesan administrasi di desa. Sejumlah sekdes di Kabupaten Dairi menerima SK PNS di lingkungan Pemkab Dairi, yang langsung diserahkan Bupati KRA Johnny Sitohang Adinegoro, kemarin. Kepala Badan Kepegawaian Pemkab Julius Gurning mengatakan, pengangkatan seluruh sekretaris desa tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Dairi No 821/ 419/VI/2011, tentang pengangkatan sekdes menjadi pegawai negeri sipil.

Julius juga menerangkan di dalam SK tersebut, dinyatakan bahwa setiap sekdes yang sudah menjadi PNS nantinya akan mendapatkan gaji setiap bulan dan penghasilan lain sesuai dengan peraturan perundangundangan yang sudah ditetapkan pemerintah. Bupati KRA Johnny Sitohang Adinegoro mengimbau sekdes yang sudah diangkat menjadi PNS, dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mengatur administrasi di desa tempat mereka kerja, dengan baik dan benar. "Sekdes juga harus

netral dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,"imbaunya. Sekdes yang menerima SK menjadi PNS di pemkab Dairi di antaranya Barto Maju Sihombing Sekretaris Desa Laumil Kecamatan Tigalingga, Rusman Pandiangan Sekretaris Desa Pardomuan Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Suhana Tamba Lae Itam Kecamatan Siempat Nempu Hilir, Mimpin Karo-Karo Sekretaris Desa Lau Perimbon Kecamatan Tanah Pinem, Berlian Tarigan Sekretaris Desa Bukit Lau Kersik Kecamatan Gunung Sitember. (SS)

Gotong Royong Wujudkan Masyarakat Madani

dan sudah diterapkan para pendahulu kita dalam kehidupan bermasyarakat. Demikian dikemukakan Plh Wali Kota Tebing Tinggi Drs H Hadi Winarno, saat membuka Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) VIII dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-39, di Kelurahan Bagelen Kecamatan Padang Hilir. Rabu (15/6). Ia berharap, kegiatan itu tidak semata-mata dilakukan sebagai seremonial belaka, tetapi merupakan perwujudan dari rasa kebersamaan untuk senantiasa peduli terhadap

kepentingan bersama. “Peduli terhadap lingkungan dan upaya pelestarian alam serta nilai-nilai budaya gotong royong yang belakangan ini dalam kehidupan masyarakat perkotaan sudah mulai tergeser oleh kepentingan pribadi yang bersifat individualistis,” katanya. Menurut wali kota, pergeseran nilai-nilai semangat gotong royong di semua lini kehidupan ditandai dengan perilaku yang tidak terpuji seperti, perkelahian antar pelajar, antarwarga bahkan sesama golongan. (MET)

Tebing Tinggi-andalas Mempertahankan budaya gotong royong merupakan upaya mewujudkan masyarakat madani, yang dikenal dengan istilah civil society. Cikal bakal kebersamaan itu sebenarnya telah ada

Pemkab Sergai dan Kejari Bekerjasama Tegakkan Hukum DALAM upaya penyelesaian masalahmasalah hukum dan memberikan perlindungan kepentingan umum serta menjaga dan mengamankan aset-aset negara. Pemkab Serdang Bedagai dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sei Rampah menandatangani kesepakatan bersama yang dituangkan dalam bentuk piagam kerjasama dalam bidang penanganan perkara perdata dan tata usaha negara Kesepakatan piagam kerjasama dalam bidang hukum perdata dan tata usaha negara baik di luar dan di dalam pengadilan maupun masyarakat, meliputi pemberian bantuan hukum dalam penyelesaian

andalas

sengketa hukum, pertimbangan hukum dan tindakan hukum itu. Kesepakatan ditandatangani Bupati Ir HT Erry Nuradi MSi dan Kepala Kejari Erwin Harahap, kemarin. Acara penandatanganan penanganan perkara perdata dan tata usaha negara tersebut disaksikan Sekdakab Sergai Drs H Haris Fadillah MSi, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik Hotman Hutajulu, Inspektur Sergai H Gustian SEAk MM, Kadisdik Drs Rifai Bahar Tanjung MAP, Kabag Hukum Jufri Eddy SH, Kabag Humas Dra Indah Dwi Kumala serta para Kepala Seksi Kejari Sei Rampah. Bupati dalam kesempatannya

menyatakan, penandatangan piagam kerjasama ini merupakan suatu langkah yang baik. Untuk itu, diharapkan kepada pihak terkait dapat memahami dan menjalankan kesepakatan ini dengan kesadaran tinggi dan penuh rasa tanggung jawab sesuai dengan peraturan perundangundangan yang berlaku. Sehingga dapat terus terjalin kerjasama yang baik dan berkesinambungan."Sebab, roda penyelenggaran pemerintahan tidak dapat berdiri sendiri tanpa dukungan dari berbagai unsur, baik itu dari legislatif dan yudikatif, dalam hal ini Kejari Sei Rampah," kata HT Erry Nuradi. Erwin Harahap

menyebutkan, penandatanganan kerjasama tersebut sebagai tugas dan program kerja Kejaksaan dalam memberikan pelayanan dan bantuan hukum (pengacara negara) di bidang perdata dan tata usaha negara kepada instansi-instansi pemerintah, BUMN dan BUMD. "Hal itu sesuai dengan Keppres No.55 Tahun 1991 Pasal 25 Jo Pasal 21 bahwa Kejaksaan RI mempunyai tugas yang meliputi enam bidang, di antaranya bidang perdata dan tata usaha negara yang intinya bahwa bidang ini mempunyai tugas dan wewenang melakukan penegakan hukum, bantuan hukum, pertimbangan hukum dan pelayanan hukum,"kata Erwin.(RYAD)

TANDA TANGAN-Bupati HT Erry Nuradi MSi dan Kepala Kejari Sei Rampah Erwin Harahap SH, menandatangani nota piagam kerjasama tentang penanganan perkara perdata dan tata usaha negara.

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: Lugas & Cerdas M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal, Azhari LHOKSEUMAWE: Sopyan, Reza Gunawan. BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


SUMATERA UTARA

Jumat 17 Juni 2011

DPRD Nisel Usulkan Pansus PT Gruti dan PT TN Nias Selata-andalas Sejumlah anggota DPRD Nias Selatan, mengusulkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) terkait kegiatan dua perusahaan pemilik IUPHHK di Kecamatan Hibala dan Pulau Pulau Batu Kabupaten Nias Selatan, yang mengancam keselamatan masyarakat. Pasalnya, PT Gruti dan PT Teluk Nauli (PT TN) sebagai pemilik HPH di daerah itu diduga telah melakukan pelanggaran (dokumen belum lengkap) dalam melakukan kegiatan penebangan kayu di Hibala dan Tanah Masa. Pembentukan Pansus terkait kegiatan PT Gruti dan PT Teluk Nauli, sebagai respon terhadap banyaknya laporan masyarakat Kecamatan Hibala dan Kecamatan Pulau Batu, yang diterima DPRD Nias Selatan. “Masyarakat Hibala dan Tanah Masa khususnya merasa cemas, melihat kondisi hutan di sekitar perkampungan warga yang hampir gundul, tanpa disertai adanya penanaman ulang (reboisasi), “kata anggota Komisi B, Rindu H Halawa bersama Yurisman Laia SH kepada andalas, Kamis (16/6) di Gedung Dewan, Jalan Lagundi km 4 Teluk Dalam. Kedua politisi muda ini mendesak pihak berkompeten agar segera menghentikan kegiatan PT Gruti dan PT Teluk Nauli. Sebab, sejak memasuki wilayah HPH di Hibala, kontribusinya kepada pemerintah daerah juga tidak jelas. Misalnya, pembayaran pajak ke daerah. “DPRD tidak pernah tahu ke mana disetor dan juga tidak pernah dibahas selama ini,”katanya. (EZ)

Pasokan BBM Minim, SPBU di Binjai Tutup Binjai-andalas Stasiun Pompa Bensin Umum (SPBU) di Kota Binjai, Kamis (l6/6) banyak yang tutup akibat pasokan BBM dari Pertamina sejak awal Juni 2011berkurang drastis. Akibatnya, banyak pemilik kendaraan kecewa. Namun, mereka tidak bisa berbuat banyak, kendati di dalam hati merasa dongkol. Selanjutnya, pemilik kendaraan terpaksa beralih mencari BBM di kios-kios pedagang minyak eceran. Beberapa petugas SPBU di antaranya SPBU di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kebun Lada Binjai dan SPBU Jalan Jamin Ginting Rambung, Binjai ketika dihubungi mengatakan, mereka tidak dapat melayani warga yang membutuhkan BBM karena SPBU tempat mereka bekerja mengalami kekosongan pasokan. Pasokan bahan bakar minyak belakangan ini memang kurang di seluruh SPBU di Kota Binjai. Kami sebagai pekerja di SPBU tidak mengetahui penyebabnya. “Yang jelas karena pasokan BBM bersubsidi dari Pertamina kurang, menyebabkan BBM yang dijual cepat habis dan tidak bisa memenuhi kebutuhan konsumen,”katanya. Sementara itu, sejumlah pemilik kendaraan jenis sepeda motor, mobil dan angkot juga mobil penumpang lainnya terpaksa banyak yang antri di SPBU menunggu pasokan BBM datang.Untuk menghindari kekecewaan warga pekerja di SPBU, terpaksa memasang plank bertuliskan : ‘Maaf BBM Habis’.(MKI )

Fraksi PDIP Bantu Penderita Tumor Langkat-andalas Wakil Ketua DPRD Langkat Suhardi Surbakti, yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan beserta Ketua Fraksi PDI Perjuangan Ralin Sinulingga SE dan Wakil Ketua Fraksi Malem Ukur, memberikan bantuan kepada Samini, penderita tumor warga Dusun Candiroso Emplasmen, Desa Kwala Mencirim, Kecamatan Sungai Bingai, Langkat, kemarin. Bantuan uang tersebut langsung diserahkan Suhardi Surbakti di ruang Fraksi PDI Perjuangan DPRD Langkat, yang diterima melalui tokoh masyarakat Juliadi dan Kaur Desa Budi Santoso. Ralin Sinulingga menyebutkan, Samini penderita tumor yang sudah 14 hari dirawat inap di RS H Adam Malik Medan hasil rujukan dari RSU Tanjung Pura. Penderita tumor ini warga miskin, suaminya Adi sehari-harinya hanya bekerja sebagai penarik becak, sementara mereka mempunyai 4 orang anak yang masih kecil. “Untuk keperluan berobat ke RS Adam Malik Medan, kita yang mengurus Jamkesda-nya, dan alhamdulilah hari itu juga selesai dan ditandatangani Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu,”ungkap Ralin Sinulingga. Bantuan yang diberikan kepada Samini memang jumlahnya tidak seberapa. “Hal ini hanya sebagai wujud kepedulian Fraksi PDI-Perjuangan, setidaknya kita dapat untuk meringankan beban keluarga Samini, dengan harapan segera bisa dioperasi dan sangat membutuhkan bantuan transfusi darah,”ujarnya.(DN)

harian andalas | Hal.

Jalan ditutup, Warga Pantai Labu Protes

Masjid Nurul Hidayah MMTC Jalan Pancing, Percut Sei Tuan

Ditolak, Rencana Pembongkaran Masjid Nurul Hidayah Percut Sei Tuan- andalas Rencana pembongkaran dan pemindahan Mesjid Nurul Hidayah di lokasi MMTC Jalan Pancing, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan oleh pihak pengembang, dikecam umat Islam. Sejumlah ormas Islam beserta masyarakat dan Muspika Kecamatan Percut Sei Tuan, dengan tegas menyatakan penolakan terhadap rencana pembongkaran dan pemindahan Mesjid Nurul Hidayah tersebut. Penegasan ini terungkap dalam pertemuan ketiga, dengar pendapat antara ormas ormas Islam, masyarakat dan Muspika Percut dilaksanakan di Kantor Camat Percut Sei Tuan, Kamis (16/6), yang tidak dihadiri pihak pengembang. Setelah sebelumnya pertemuan pertama 26

Januari 2001 dan kedua 15 April 20011. Dalam pertemuan itu, Ketua Forum Umat Islam Deli Serdang Drs Rabu Alam mengatakan, berdasarkan Fatwa MUI tahun 1993, bahwa masjid dengan sendirinya adalah waqaf. Tiada mesjid tanpa berstatus waqaf, meskipun tanpa dilafazkan, maka gugurlah haknya sebagai kepemilikan pribadi atau golongan. “Dalam persoalan memegang prinsip, masjid tidak bisa dibongkar atau dipindahkan begitu saja. Seharusnya masjid Nurul Hidayah dibantu pihak pengembang untuk membangun dan memperindahnya setara dengan perumahan gedung MMTC yang berdiri megah,”kata Prabu Alam. Sementara Ustaz Indra Suheri, yang juga Ketua I FUI Sumut menambahkan, menurut syar’i (pandangan hukum Islam) sejalan dengan hukum positif yang berlaku berdasarkan UU No 41 tahun 2004 tentang wakaf, yang intinya tidak boleh diperjualbelikan, ditukar guling (ruislag) dan diwariskan .

13

Namun, bila ada pergantian harta wakaf haruslah memenuhi syarat tertentu, seperti untuk penanggulangan biaya terhadap suasana kritis umat Islam, untuk pembangunan tata ruang kota dan karena adanya ancaman bencana alam, seperti terjadinya erosi di sekitar masjid. Ketua Front Pembela Islam (FPI) Deli Serdang, Ustaz Dahrul, juga menyetujui keputusan dan kebijakan diambil pemerintah setempat tentang Masjid Nurul Hidayah MMTC Pancing, selama tidak melanggar dari norma-norma Islam, sebaliknya jika melanggar norma Islam, FPI menentang keras. Pertemuan tersebut dihadiri Camat Darwin Zein SSos, perwakilan Polsek Percut dan Koramil 13 PS Tuan, utusan Kesbanglinmas dan Kemenag Deli Serdang, Kepala KUA Percut, Sekum FUI Drs Leo Imsar, Ketua BKM Nurul Hidayah Sofyan SPd, Kades Medan Estate M Faisal SH dan masyarakat di sekitarnya. (FT)

Pantai Labu-andalas Akibat akses jalan ditutup pihak pelaksana proyek Bandara Kuala Namu, ratusan warga sekitar Kecamatan Pantai Labu melakukan protes. Sejak pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, Kamis (16/6) warga tampak berkumpul di depan pagar beton proyek nasional Bandara Kuala Namu, dulunya eks ruas jalan desa menghubungkan Kota Pantai Labu Pekan menuju Desa Pematang Biara. Masyarakat di dua desa itu mengaku sangat terganggu sejak ditutupnya pintu pagar beton tersebut.Terlebih anak-anak sekolah, yang semula hanya menempuh jarak 500 meter saja, kini harus menempuh 4 km. Sebab, untuk akses antar kedua wilayah tersebut tembus ke Percut Seit Tuan, Batang Kuis, dan Kota Lubuk Pakam mereka terlebih dahulu harus memutar arah dari Desa Regemuk.“Kami minta pagar beton tetap dibuka,”kata warga. Tak hanya itu, warga juga mengaku gerah dengan ulah pelaksana proyek yang nekad menggali material golongan C di areal proyek. Disinyalir, pengambilan material untuk runway sudah berlangsung sebulan terakhir, yang melibatkan 7 alat berat dan ratusan interculer bekerja nonstop selama 24 jam menghasilkan ratusan ribu meter kubik material. Menyikapi permasalahan ini, Sekretaris Komisi C DPRD Deli Serdang Syarifuddin Rosha meminta agar pelaksana proyek jangan arogan. Mereka harus menunjukkan kepedulian kepada warga setempat. Politisi Partai Bintang Reformasi (PBR) ini menilai dengan membuka akses jalan tersebut maka menunjukkan kepeduliannya terhadap warga setempat. Apalagi, keberadaan akses jalan itu sama sekali tak menganggu pengerjaan proyek utama. Soal operasional pengalian material golongan C di areal proyek, menurut Syarifuddin, sah-sah saja bila warga merasa gerah. Apalagi, kegiatan itu sinyalir beroperasional tanpa mengantongi izin dari Pemkab setempat. Mengacu UU No 4/2009 tentang pertambangan mineral dan Batubara, jelas dikatakan setiap orang atau badan yang melakukan pengorekan .(TH)

Rudi Hartono Bangun tak Pernah Lecehkan Kepdes

Ada Kelompok Ingin Lengserkan Ketua DPRD Langkat Langkat-andalas Sejumlah kepala desa dari dua Kecamatan di Langkat, Rabu (15/6) malam menghadiri temu ramah dengan Ketua DPRD Langkat, H Rudi Hartono Bangun SE di Kecamatn Tanjung Pura, Langkat. Selain berdiskusi untuk mendukung program Bupati Langkat, Ketua DPRD Langkat bersama sejumlah Kepala Desa membahas isu seputar pernyataan ‘kepala dosa’ yang sedang dialamatkan kepada Rudi Hartono. Pada dasar nya, sejumlah kepala desa yang juga tergabung dalam Apdesi mengklarifikasi pemberitaan yang beredar selama ini, bahwa seluruh kepala desa merasa kecewa dengan pidato Ketua DPRD Langkat dalam acara resmi pemerintahan di Langkat belum lama ini. Rudi Hartono Bangun menAKKOMPAKAK-Pimpinan eksekutif dan legislatif di Langkat, Bupati H Ngogesa Sitepu jelaskan, sedikit pun tidak ber- KOMP niat melecehkan profesi kepa- dan Ketua DPRD H Rudi Hartono Bangun, selalu kompak menjalin kemitraan. la desa dengan ucapan ‘kepala dosa. Dalam pidato resminya, ka memberikan pelayanan ter- menyinggung perasaan kepala Rudi mengajak seluruh kepala baik kepada masyarakat. “Be- desa,”katanya. desa agar bekerja secara ber- gitupun, saya meminta maaf, Dituduh melecehkan kades, sungguh-sungguh dalam rang- kalau ternyata ucapan tersebut Rudi secara tegas mengatakan

dirinya merasa sakit hati dan berharap agar pihak-pihak yang sengaja memfitnah dirinya dapat diampuni segala dosa-dosanya. “ Marilah kita bekerja secara bersungguh-sungguh, agar kita semuanya tidak berdosa dan jangan sampai pula kita disebut ‘kepala dosa’,”ujar Rudi Bangun, menirukan isi pidatonya tersebut. Selain itu, Rudi berharap agar kepala desa tidak terpengaruh, apalagi tergiring dalam isu bernuansa politik tersebut. Sebab, isu ini sengaja dimunculkan untuk mengganggu stabilitas pemerintahan di Kabupaten Langkat. “Kita semua bekerja untuk rakyat dan jangan sampai pelayanan kepada masyarakat menjadi terganggu, karena kita semua tidak mau rakyat yang dirugikan dalam hal ini, “kata Rudi Bangun. Sementara itu, Kades Tamaran, Sofyan Hendrik mengatakan, dirinya bersama rekan-rekannya yang lain mengaku tidak pernah merasa tersinggung dengan isi pidato Ketua DPRD Langkat tersebut. Sebab,

dalam isi pidato itu sudah jelas mengajak semua kepala desa untuk bekerja secara serius. Sofyan merasa yakin, isu tersebut sengaja dimunculkan untuk kepentingan politik dan tidak ada hubungannya dengan kepentingan rakyat. Mereka yang hadir dalam acara temu ramah tersebut, mengaku terkejut dengan kabar kalau seluruh kades melayangkan aksi protes ke DPRD Langkat. “Pernyataan protes yang disampaikan oleh rekan-rekan kepada Ketua DPRD Langkat tidak mewakili aspirasi Kepala Desa secara keseluruhan, karena kami tidak pernah merasa dilecehkan Ketua DPRD Langkat,” kata Sofyan. Selain itu, salah seorang kades di Tanjung Pura mengatakan kalau dirinya pernah mendapat sms gelap dari seseorang mengajak dirinya ikut berdemo, mendesak agar Rudi Bangun segera dicopot dari jabatannya. Dalam isi sms itu disebutkan kalau ada pihak lain yang ikut mendanai aksi protes tersebut. (SBR)

Pembayaran Perdana PBB di Secanggang Berjalan Lancar PAJAK sebagai salah satu sumber pemasukan bagi keuangan negara, juga merupakan modal untuk melaksanakan pembangunan. Untuk itu, dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Pajak merupakan instrumen penting untuk mewujudkan percepatan pembangunan dan pelayanan masyarakat. Dalam rangka acara pembayaran perdana Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) diselenggarakan Kepala UPTD Kecamatan Secanggang Budianto SE, di halaman Kantor Camat Secanggang,

kemarin, berjalan cukup tertib dan lancar. Acara juga diwarnai dengan pencabutan nomor undian lucky draw yang menjanjikan berbagai macam hadiah hiburan, kepada para wajib pajak. Acara tersebut selain dihadiri Camat Secanggang Dra Nilawati, didampingi Sekcam Aliandi SH, juga dihadiri para kepala desa, lurah, dan ratusan masyarakat wajib pajak. Camat Nilawati dalam kesempatan itu mengimbau kepala desa dan lurah di Kecamatan Secanggang, agar membentuk tim atau kelompok kerja pengutip Pajak PBB. “Selain itu, kades dan lurah juga diminta agar lebih menggiatkan perangkatnya untuk menagih PBB kepada

masyarakat,”ujarnya. Nilawati juga berharap agar para petugas lapangan yang sudah terbentuk, lebih termotivasi dalam melakukan tugasnya. Pembayaran pajak perdana PBB di Kecamatan Secanggang rata-rata dilakukan para kepala desa dan lurah yang mewakili masyarakat,”sebutnya. Di sela-sela kegiatan pembayaran wajib pajak perdana Kepala UPTD Dinas Pendapatan Kecamatan Secanggang Budianto SE mengatakan kepada andalas, sebenarnya di Kecamatan Secanggang memiliki 16 desa dan 1 kelurahan. Namun, yang wajip membayar pajak PBB melalui KUPTD Kecamatan Secanggang hanya 15

desa dan 1 kelurahan, karena desa Cinta Raja masuk wilayah PT Buana Estate.”Jadi, mereka membayar langsung ke kantor Dinas Pendapatan Daerah Langkat,”sebutnya. Budianto menambahkan, target wajib pajak PBB yang harus dipenuhi di Kecamatan Secanggang Rp 300 juta. Sedangkan pembayaran wajib pajak perdana ini masih mendapatkan sekitar Rp.84.297.352. atau 28,09 persen dari masyarakat wajib pajak. “Tapi kami tetap opptimis bisa mencapai target, agar pembayaran PBB dilakukan masyarakat tahun 2011 ini, lebih optimal dibanding tahun lalu,”katanya. (SBR)

andalas/subur syahputra

PENGHARGAANPENGHARGAAN-Sekcam Aliandi SH, mewakili Camat Secanggang Dra Nilawati, didampingi Kepala UPTD Budianto SE, menyerahkan penghargaan kepada kepala desa yang melakukan pembayaran PBB terbesar.


ACEH MEMBANGUN

Jumat 17 Juni 2011

Warga Tanah Luas

Masih Konsumsi Air Payau Aceh Utara-andalas Sejumlah warga di Kemukiman Seuleumak Barat, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara terpaksa mengkonsumsi air payau untuk kebutuhan sehari-hari. Pasalnya, kondisi ini telah berlangsung lama. Bahkan, hingga saat ini tak kunjung ada perhatian dari Pemkab Aceh Utara. Salah seorang tokoh masyarakat Gampong Ujong Baroh SB M Amin (45), Kamis (16/6) mengatakan, sebenarnya permasalahan air bersih dapat teratasi jika memiliki sumur bor yang beroperasi melayani kebutuhan warga. Akan tetapi, sudah berulang kali dilayangkan permohonan bantuan ke PDAM Tirta Mon Pase hingga saat ini tak kunjung terealsisasi. “Bahkan selama ini, warga Kemukiman Seuleumak Barat terpaksa menggunakan air payau untuk minum, dan kebutuhan lainnya. Karena dengan kondisi ini Kami di Gampong sangat memprihatinkan untuk membeli air isi ulang yang dua hari sekali hanya mengeluarkan biaya Rp.4.000 per Galon. Karena itu, kami berharap kepada pemkab setempat untuk memperhatikan nasib kami disejumlah gampong di Kemukiman Seuleumak Barat ini,” pinta Amin. (BT/UCR)

Kepala Sekolah Diminta tidak “Pelit” Listrik Banda Aceh-andalas Kepala sekolah dari tingkat SD hingga SMA di seluruh Aceh diminta tidak “pelit” mengeluarkan biaya pembayaran tagihan rekening listrik sekolah, guna memberikan kesempatan kepada g u r u dan siswanya menggunakan komputer di lembaga pendidikan itu. ”Sesuai laporan saya terima masih ada kepala sekolah yang meminta guru tidak sering mengoperasikan komputer sekolah karena akan berdampak membengkaknya tagihan listrik,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan Aceh Zulkifli Saidi di Banda Aceh, Kamis. Ia menyampaikan hal itu di sela-sela membuka pelatihan teknologi informatika dan komputer yang diikuti puluhan guru dan kepala sekolah yang diselenggarakan Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Teknologi dan Komunikasi Pendidikan (Tekkomdik) Dinas Pendidikan Aceh. Menurut dia, pemerintah terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan ke arah yang lebih baik, salah satunya dengan memberikan pelatihan tentang penggunaan teknologi informatika dan komputer. ”Sasaran yang ingin dicapai agar para guru dan kepala sekolah, khususnya di Aceh itu ke depan tidak ada lagi yang ‘gagap teknologi’ dan perangkat komputer yang telah diberikan ke sekolah-sekolah itu agar dioperasikan secara maksimal, bukan disimpan dan selanjutnya jadi barang pajangan,” kata dia. Jadi alangkah kelirunya jika ada kepala sekolah yang memahami bahwa komputer di sekolah itu hanya barang untuk dipajang, tidak boleh rusak atau dapat membebani tagihan listrik kalau sering dioperasikan, katanya menegaskan. Sementara itu, Kepala Balai Tekkomdik Aceh Bustamam Aly menyebutkan sebanyak 1.316 guru dan siswa tingkat SMP dan SMA di 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh akan menjadi target pelatihan teknologi informasi dan komputer pada tahun anggaran 2011. ”Target pelatihan itu kami harapkan bisa tercapai dengan harapan upaya pemerintah meningkatkan kualitas pendidikan dapat terwujud,” katanya. Saat ini, jelasnya menambahkan sebagian besar sekolah terutama di kota-kota di Aceh sudah memanfaatkan teknologi informatika dan komputer secara maksimal, termasuk untuk menyimpan arsip penting.(ANT)

harian andalas | Hal.

14

Penderita Tumor Ganas Butuh Bantuan Bireuen-andalas Seorang janda dua anak bernama Nurhayati (36) penderita tumor ganas yang mendera payudaranya warga Desa Cot Bada Baroh, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, membutuhkan bantuan para dermawan terutama Pemkab Bireuen untuk melakukan pengobatannya ke salah satu rumahsakit di Medan. Mengingant di BLU RSD Bireuen sudah tidak mampu dilakukan operasi dan diduga kekurangan peralatan medis. Nurhayati kepada andalas di Bireuen kemarin menyebutkan, ia sudah mendatangi Dinas Kesehatan, dan menemui beberapa staf dan pejabat di sana untuk meminta bantuan agar ia bisa melakukan pengobatan lanjutan ke rumah sakit di Kota Medan. Menurut janda miskin itu, ia didera penyakit tumor ganas yang bersarang di payudaranya sejak tahun 2008 dan pada 2009 sudah dioperasi dan sempat merasa nyaman selama setahun. Namun, 2010 kambuh lagi. Dan sekarang sudah sakit lagi, namun untuk berobat lanjutan ia tidak memiliki uang maka mendatangai kantor Dinas Kesehatan untuk meminta bantuan.

BUTUH BANTUANNurhayati penderita kanker ganas di payudara.

Oknum Wartawan Resahkan Pejabat di Bireuen

andalas/suheman amin

Menurutnya, ia sangat merasakan penderitaan setelah ditinggal suaminya yang sudah meninggal, apalagi membiayai kedua anaknya yang masih sekolah dan sangat membutuhkan bantuan dan ditambah lagi dengan sakitnya yang juga membutuhkan uang untuk berobat. Terkait masalah itu Nurhayati yang ditemani seorang IRT tetangganya itu sangat mengharapkan bantuan seluruh elemen terutama para dermawan dan Pemkab Bireuen, untuk berobat lanjutan ke rumah sakit di kota Medan. Kepala Dinas Kesehatan Bireuen, Dr Amir Addani MKes yang dikonfirmasi andalas, Kamis (16/6) menyebutkan, Nurhayati menderita penyakit kanker ganas di payudaranya dan sudah pernah dioperasi di Banda Aceh. Namun, sakitnya kambuh lagi, dan untuk pengobatan lanjutan, harus berobat ke rumah sakit di Kota Medan. “Nurhayati peserta Jamkesmas, dia harus di radioterapi di rumahsakit di Medan. Namun, ia tidak dana untuk biaya pengobatan bahkan transportasi dan keperluan lainnya. (HERA)

Bireuen-andalas Di wilayah Bireuen dalam beberapa hari belakangan kedatangan sejumlah oknum yang mengaku wartawan dan berkeliaran di beberapa kantor pemerintah, sehingga telah meresahkan sejumlah pejabat di kabupaten Bireuen. Keresahan para pejabat di sejumlah Dinas jajaran Setdakab Bireuen disebabkan, ulah dan sikap oknum wartawan media cetak yang berkantor di kabupaten Bireuen saat melakukan konfirmasi yang disinyalir kurang mengindahkan kode etik jurnalistik. Bahkan, dengan sangat berani meminta-minta uang kepada pejabat. Yang mengherankan pejabat di dinas-dinas, tidak pernah ada wartawan yang meminta uang setelah konfirmasi berita. Ketua Divisi Advokasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bireuen yang dikonfirmasi andalas Kamis (16/6) kemarin mengakui, ada laporan dari sejumlah pejabat kepadanya bahwa merka resah akibat ulah beberapa oknum wartawan dari media C yang berkantor di Bireuen. "Oknum wartawan yang meresahkan para pejabat di Bireuen bukan satu orang, tetapi ada beberapa orang yang berasal dari media yang sama. Mereka adalah wartawan yang jarang ada di Bireuen, hanya sesekali mereka menampakkan batang hidungnya," terang Abdul Mukthi. Dikatakannya, sesuai pengaduan yang diterima pihaknya, dalam melakukan tugas

Jerih Aparatur Disalurkan Triwulan Pertama Bireuen-andalas Setelah tertunda beberapa bulan, ternyata jerih aparatur desa di 609 desa dalam Wilayah Kabupaten Bireuen, sejak Rabu (15/6) mulai disalurkan. Namun, untuk triwulan pertama (Januari–Maret 2011) sementara Triwulan Dua April–Juni 2011 belum direalisasikan. Jumlah anggaran yang diplotkan untuk membayar jerih para Geuchik Gampoeng (Kepala Desa), Sekdes, Kadus, Kaur Gampong, dan Tgk Imum Mukim untuk triwulan pertama (Januari-Maret 2011 ) mencapai

Rp 2,6 miliar. Kabag Mukim dan Gampong Setdakab Bireuen, Anwar BA, kepada andalas, Kamis (16/6) menyebutkan, untuk jerih Imum Mukim dan Geuchik perbulan Rp 500.000, Sekdes yang belum PNS Rp 200.000, Kaur gampong Rp 50.000 dan Kadus Rp 75.000 per bulan. Dikatakannya, untuk kenyamanan, semua jerih para aparatur desa ditransfer langsung ke masing-masing rekening bendahara kantor camat di kecamatan masing-masing aparat tersebut.

PPNS Aceh Utara Minta

“Saya atas nama Pemkab Bireuen meminta maaf kepada seluruh aparat desa atas keterlambatan penyaluran hak-haknya, karena seharusnya jerih mereka yang dibayar per triwulan itu sudah disalurkan bulan Maret lalu. Karena ada beberapa kendala terpaksa ditunda pembayarannya. Mudah-mudahan ke depan jerih payah aparatur desa untuk triwulan kedua dan berikutnya dapat disalurkan tepat sasaran,” kata Anwar BA secara tulus. (HUS)

Pajak Sarang Burung Walet Minim Bireuen-andalas Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bireuen dari sektor sarang burung walet diduga sangat minim dan jauh dari harapan. Padahal, jumlah usaha penangkaran sarang walet di Bireuen relatif banyak dan tersebar di beberapa kecamatan wilayah Bireuen. Dal hal itu diduga adanya kebocoran. “Sampai bulan ini PAD dari sektor Sarang burung Walet hanya Rp 9 Juta dan itu tentunya aneh,” kata Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bireuen Ir Askari kepada andalas, kemarin. Asrahi menyebutkan, dengan capaian itu ke depan pihak DPRK dan eksekutif akan mencari cara lain dalam hal melakukan pemungutan hak daerah tersebut untuk meminimalisir potensi itu dan tidak terjadi kebocoran. “Kita akan bermusyawarah den-

gan pengusaha walet, tokoh masyarakat, termasuk unsur Muspida untuk mencari solusi terbaik, dan tidak ada pihak yang dirugikan,” terang Askari. Dia menyebutkan, salah satu faktor terkendalanya realisasi PAD mungkin saja karena fasilitas yang disediakan pemerintah belum maksimal. Sementara itu temuan lainnya, tambah Ashari, permasalahan di Pasar Hewan Geurugok misalnya di sana belum ada air bersih. Sehingga, pedagang malas membayar retribusi meskipun petugas sudah memintanya. “Fasilitas belum memadai juga terlihat di Pasar Daging Bandar Bireuen, pedagang mengeluh soal penerangan,” ujar Ashari yang merupakan politisi dari Partai Aceh itu. Disebutkan, ketika pelayanan tak mampu diberikan maksimal kepada

jurnalistiknya oknum wartawan itu kerap mecari-cari kesalahan pejabat. Ujung-ujungnya meminta sejumlah uang kepada pejabat. Selain itu sikap tidak bersahabat juga sering ditunjukkan saat melakukan konfirmasi. Untuk itu, Mukthi meminta kepada kalangan pejabat atau siapapun yang merasa diresahkan dan merasa di peras oleh oknum wartawan dari mana saja agar segera melaporkan ke pihak berwajib. "Wartawan memang dilindungi oleh hukum berdasarkan UU pers nomor 40 tahun 1999, akan tetapi wartawan tidak kebal hukum, perbuatan kriminal dan perdata yang di lakukan oleh wartawan tetap dapat di proses secara hukum," terangnya. Sementara itu, ada dua orang oknum wartawan dari media C yang mendatangi bagian Humas Setdakab Bireuen, dan di sana terjadi perang mulut dengan seorang wartawan televisi lokal yang akan melakukan liputan di kabupaten Bireuen. Bahkan, keduanya nyaris ado jotos di ruang Humas itu, untung saja Kabag Humas Darwansyah dan beberapa stafnya cepat melereai. Abdul Mukthi dangat menyesalkan sikap oknum wartawan dari media C itu yang bersikap garang bak seorang preman kampung. "Seharusnya hal itu tidak perlu terjadi, karena dapat memperburuk citra wartawan lainnya, yang bertugas di Bireuen. Kita berharap hal serupa tidak terulang lagi," tegas Mukthi. (HUS)

pedagang, maka PAD juga tidak terealisasi dengan baik karena ada keengganan pedagang atau masyarakat membayar pajak dan retribusi yang seharusnya dapat membantu keuangan Bireuen. Dia menyebutkan, evaluasi PAD dengan memanggil sejumlah pejabat dinas terkait dilakukan secara bergiliran. Evaluasi PAD dilakukan agar target PAD yang telah ditetapkan secara bersama antara eksekutif dan legislatif dapat terkejar. Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Bireuen, Drh Afriza menyebutkan, pihaknya telah berusaha maksimal mengumpulkan PAD. Namun karena ada fasilitas yang belum lengkap, masyarakat enggan bayar retribusi sehingga para petugas terkadang sudah seperti pengemis mengumpulkan retribusi. (HUS)

Bantuan Penghargaan Dicairkan Aceh Utara-andalas Sejumlah Pensiunan Pegawai Negeri sipil (PPNS) mulai tahun 2009-2011 mengeluh dan mempertanyakan kepada Pemkab Aceh Utara melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP), terkait pembayaran bantuan untuk penghargaan para pensiunan hingga kini tak kunjung dicairkan. Salah seorang pensiunan yang berinisial SYB (58) kepada andalas, Kamis (16/6) mengatakan, setiap ada pensiunan PNS ada bantuan untuk penghargaan terima kasih yang diplotkan oleh pemerintah Kabupaten Aceh Utara melalui dana APBK,namun pihaknya hingga saat ini belum menerima dana tersebut,” ujarnya. Menurutnya, bantuan untuk penghargaan bagi pensiunan seharusnya dicairkan masa pensiunnya pasca tiga bulan, tapi ini sudah dua tahun lebih tak kunjung diberikan sebagaimana pensiunan lainnya di Kabupaten/Kota dalam wilayah provinsi Aceh ini. “Kami para pensiun sedih, karena menilai pemerintah kabupaten Aceh Utara melalui Badan terkait terlalu lambat mencairkan dana tersebut, sehingga keperluan kami hingga saat ini terabaikan. Padahal, kami telah lama mengabdi untuk Negara dan bangsa ini dan tidak beda dengan pensiunan lainnya yang ada di Kabupaten Aceh Utara,” ungkapnya dengan nada kesal. Hal senada juga diungkapkan M Amin. Dia minta Pemkab Aceh Utara tidak mengulur-ulur waktu untuk mencairkan bantuan untuk penghargaan bagi (pensiunan-red). Pasalnya, bantuan tersebut bisa dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Sehingga yang telah lama mengabdi di Aceh utara tidak selalu dianak tirikan oleh pemkab Aceh Utara. Dia berharap kepada pemerintah kabupaten Aceh Utara melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) mengenai bantuan untuk penghargaan para Pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PPNS).(BT/UCR)

Korban Kebakaran di Geudong Tampu Terima Bantuan PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) menyerahkan bantuan masa panik terhadap keluarga Amiruddin warga Desa Geudong Tampu, Kecamatan Jeumpa, Bireuen yang rumahnya terbakar, Rabu (15/6) dinihari. Bantuan masa panik dari Pemkab Bireuen itu diserahkan Rabu (15/6) sore oleh Koordinator TAGANA, Dinas Sosial Bireuen, Zulfikar serta relawan lainnya yang langsung ke lokasi rumah terbakar. Bantuan yang diserahkan berupa beras, mie instant, minyak goreng, peralatan dapur, pakaian bayi, selimut serta pakaian layak pakai dan langsung diterima Amiruddin dengan rasa haru dan berterima kasih. Zulfikar serta relawan lainnya kepada andalas menyebutkan, bantuan yang diserahkan itu untuk

meringankan beban yang tertimpa musibah dan itu memang harus dimanfaatkan di masa panic. Sebagaimana diberitakan andalas, satu unit rumah sederhana berkontruksi kayu beratap daun rumbia milik Amirudin MNur (28) yang tinggal bersama isteri dan anaknya di Desa Geudong Tampu, Kecamatan Jeumpa, Bireuen sebahagiannya musnah dilalap api akibat ledakan kompor minyak tanah Rabu dini hari. Akibat terjadinya kebakaran itu Amiruddin diperkirakan menderita kerugian berkisar Rp 20 Juta. Namun, tidak ada korban jiwa hanya saja seorang warga terluka tangannya akibat terjatuh kayu, saat berusaha memadamkan kobaran api. Kobaran api terus membubung tinggi namun dapat dipadamkan oleh masyarakat yang masih ada di warung kopi tidak jauh dari lokasi kejadian, sehingga rumah tersebut hanya sebahagiannya dimusnahkan lahapan api. (HERA)

andalas/suherman amin

ANTERIMA BANTUANAN-Keluarga Amiruddin menerima bantuan dari Koordinator TAGANA, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Bireuen, Zulfikar. ERIMA BANTU


Jumat

SAMBUNGAN

17 Juni 2011

harian andalas | Hal.

Ba'asyir: Haram Hukumnya Saya Terima Vonis Ini Jakarta-andalas Amir Jamaah Ansharut Tauhid (JAT), Ustadz Abu Bakar Ba'asyir divonis hukuman pidana selama 15 tahun penjara dalam sidang pembacaan vonis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (16/6). Ba'asyir pun menegaskan menolak hasil vonis tersebut dan akan mengajukan banding. "Saya dengan izin Allah, menolak putusan ini," kata Ba'asyir usai Ketua Majelis Hakim Herri Swantoro, membacakan vonis di PN Jaksel, Kamis (16/6). Menurut Ba'asyir, majelis hakim telah mengabaikan hukum syariat Islam selama persidangan. Maka itu, ia menegaskan tidak akan menerima putusan tersebut. "Haram hukumnya, saya menerima putusan ini," tegasnya. Koordinator Tim Pegacara Muslim (TPM), Achmad Michdan, menambahkan, pihaknya akan mengajukan banding terhadap vonis majelis hakim. Ia menilai, banyak pertimbangan yang luput dalam memutuskan vonis oleh majelis hakim. "Kami pasti akan mengajukan banding. Tentu saja vonis ini sangat tidak adil untuk Ustaz (Ba'asyir)," ucapnya. Sementara itu, Koordinator Jaksa Penuntut Umum (JPU), Andi muhammad Taufik, akan berfikir terlebih dahulu untuk

memutuskan banding. Sebelumnya, terdakwa kasus terorisme Abu Bakar Ba`asyir divonis 15 tahun penjara. Vonis ini jauh lebih ringan ketimbang tuntutan jaksa yang menuntut seumur hidup. Pengacara Ba`asyir langsung mengajukan banding atas putusan tersebut. Sementara, ratusan pendukung Ba`asyir terus meneriakkan kalimat Allahu Akbar. Ba`asyir pun menolak putusan hakim karena menganggap persidangan tidak sesuai syariat Islam dan penuh rekayasa. Majelis hakim yang dipimpin Herri Suwantoro dalam putusannya menilai Ba`asyir bersalah atas perbuatannya dalam penggalangan dana untuk kegiatan pelatihan militer di Jantho, Nanggroe Darussalam Aceh, atau seperti dalam dakwaan subsider. Ba`asyir memang tidak terbukti melakukan perbuatan tindak kekerasan yang dilakukan peserta pelatihan militer di Jantho dan pengadaan senjata api seperti dalam dakwaan primer dan subsider jaksa penuntut umum. Namun, ia terbukti melanggar Pasal 14 juncto Pasal 7 Undang-undang (UU) No. 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme dengan maksimal seumur hidup.(RO/VON)

Perampok Bersenpi Sekap Pemilik Mobil Rental .........(Dari Halaman 1) Perampok yang diperkirakan sedikitnya tiga orang itu terlebih dahulu melumpuhkan korban dengan memukulkan senpi, kemudian menyekap dan membuang korban ke sebuah tempat sunyi di Dusun 7, Desa Telaga Tujuh, Kecamatan Labuhan Deli. Keterangan yang berhasil dihimpun wartawan di Mapolsek Hamparan Perak menyebutkan, modus perampokan dengan cara pelaku berpura-pura ingin menyewa mobil korban. Sebelum merampok, korban dengan dua pelaku yang disebutkan berciri-ciri berbadan tegap, berambut cepak melakukan transaksi sewamenyewa mobil. Setelah ada kesepakatan penyewaan mobil itu, korban kemudian membawa kedua pelaku menuju Hamparan Perak dengan alasan untuk megambil sebuah mesin. Di pertengahan jalan di kawasan Desa Sei Baharu, seorang pelaku lainnya naik dan duduk di belakang. Belum jauh melanjutkan perjalanan, salah satu pelaku yang duduk di samping korban mengeluarkan sepucuk senjata mirip pistol jenis FN dari pinggangnya. Pistol itu langsung diarahkan ke kepala korban dan memaksa korban menghentikan mobil pick up tersebut.

Korban yang ketakutan, kemudian menghentikan mobil yang dikemudikannya di pinggiran perkebunan Desa Sei Baharu. Tak berapa lama muncul teman pelaku mengendarai sebuah mobil Toyota Avanza warna hitam. Korban lalu diperintahkan keluar dari mobil sambil kepalanya dipukul senjata api hingga berdarah. Pelaku juga sempat beberapa kali memukuli korban hingga tersungkur. Para pelaku kemudian menutup kedua mata korban dengan kain dan menaikkannya ke mobil Toyota Avanza. Selanjutnya korban dibawa pelaku ke pinggiran perkebunan tebu di Desa Telaga Tujuh. Setelah mencampakkan korban, para pelaku langsung kabur membawa mobil korban. Dalam keadaan tak berdaya dengan mata tertutup, korban ditolong pengendara sepeda motor yang kebetulan melintas. Korban kemudian dilarikan berobat ke klinik terdekat untuk mendapat pengobatan atas lukanya. Atas saran warga, korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Hamparan Perak. Kapolsekta Hamparan Perak AKP M Silaen melalui Kanit Reskrim AKP Irsol, Kamis (17/6 membenarkan kejadian itu dan pihaknya masih mengejar para pelaku.(DP)

Kambing Jadi ‘Tukang Rumput’ .........(Dari Halaman 1) Dengan tersedianya makanan, pihak sekolah hanya membutuhkan suplai air bagi para kambing tersebut. Asisten kepala sekolah

Eric Sands pun sudah memikirkan cara mengalirkan air minumnya, namun kini dia tengah berpikir berapa banyak kambing yang diperlukan untuk menjaga area tersebut tetap bersih.(ON)

15

”Dia Anak Baik, Gak Pernah Menyusahkan” .........(Dari Halaman 1)

andalas/rony muharrman

IDENTIFIKASI– Petugas kepolisian dibantu Tim Identifikasi Polresta Medan mengidentifikasi jenazah Biah Arbaiah Hartati di Rumah Sakit Pirngadi, Medan, Kamis (16/6).

yang panik karena terpergoki korban saat hendak mencuri. "Anak saya itu mungkin dibunuh waktu mau pergi sekolah karena dia sekolahnya masuk siang dan sudah memakai pakaian sekolah. Tasnyanya juga disandangnya. Kejam kali orang yang membunuh anakku,” ujar Warsito tersedu-sedu. Dengan terbata-bata, Warsito yang masih tak kuasa menahan tangisnya menceritakan bahwa sebelum kejadian ini ia tidak mempunyai firasat apa-apa. Keluarganya juga merasa tidak mempunyai musuh atau bermasalah dengan orang lain. Ia bersama istri dan anakanaknya sudah 11 tahun tinggal di Jalan Mesjid, simpang Gang Dame, Desa Bandar Khalifah, Percut Sei Tuan, Deli Serdang. Namun ia mengakui entah mengapa sejak seminggu yang lalu ia kerap mencium anaknya itu setiap kali Biah (korban) akan pergi sekolah. “Asal mau pergi sekolah dia

selalu saya cium, sebelumnya hanya menyalam dan dia mencium tangan saya saja," ungkapnya. Menurutnya Biah adalah anak yang baik dan pintar. Di sekolahnya selalu masuk rangking 10 besar. "Baru kelas IV ini dia minta pake jilbab, walaupun kalau ngaji dia memang memakainya. Dia gak pernah menyusahkan,” kenang Warsito. Sementara itu terkait kasus pembantaian sadis bocah SD yang diduga bermotifkan perampokan ini, pihak Polsek Percut Sei Tuan telah melakukan penyelidikan untuk memburu pelaku. Kerugian Sementara ini barangbarang yang hilang dari rumah korban dilaporkan berupa ponsel dan laptop. Lemari sempat dicongkel pelaku, tapi pihak korban belum mengetahui apa yang hilang. “Kita masih menyelidiki dan mengejar pelaku," ujar Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Maringan Simanjuntak.(FT)

Biadab! Perampok Bantai Bocah SD Hingga Tewas .........(Dari Halaman 1) Bocah malang bernama Biah Arbaiah Hartati (10) itu ditemukan kedua orang tuanya terkapar bersimbah darah di kamar mandi rumahnya di Jalan Mesjid, simpang Gang Dame, Desa Bandar Khalifah, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, sekira pukul 12.30 WIB. Saat itu korban masih mengenakan seragam sekolah lengkap dengan menyandang tas sekolahnya. Di bagian leher korban ada luka bekas tikaman dan ada luka robek di kepala bekas bacokan. Ayah korban, H Warsito (52) dan istrinya yang saat itu baru pulang dari pasar langsung menjerit histeris melihat korban yang sudah meregang nyawa dengan kondisi sangat mengenaskan. Teriakan histeris dan jerit-

an minta tolong membuat para tetangga langsung berdatangan. Dalam sekejap rumah dan halaman kediaman korban dipenuhi ratusan warga. Saat itu warga melihat jasad korban dengan kondisi kepala hampir terbelah masih berada di pangkuan ayahnya yang tampak terus menangis histeris meratapi kematian bocah kesayangannya tersebut. Tak berapa lama kemudian petugas kepolisian dari Polsek Percut Sei Tuan yang mendapatkan informasi tentang peristiwa itu tiba di lokasi kejadian. Untuk kepentingan penyelidikan, gadis kecil anak ke empat dari lima bersaudara ini dibawa petugas ke Instalasi Jenazah RSU Dr Pirngadi Medan guna divisum. Di RS Pirngadi, ayah korban menceritakan, sebelum kejadian, pagi itu ia dan istri-

nya baru pulang dari pajak. Namun, karena ada sesuatu urusan, sekira pukul 11.00 WIB, ia dan istrinya, Poniyah (43) dan anak bungsu mereka pergi lagi. “Sebelum pergi, kami udah berpesan kepada Biah agar menjaga dan mengunci rumah,” ujar Warsito. Saat mereka pulang sekira pukul 12.30 WIB dan baru membuka pintu rumah, istrinya melihat ada darah berceceran di lantai. Terus mereka menuju ke ruang dapur. Ia dan istrinya sangat terkejut begitu mendapati anak mereka telah tewas bersimbah darah dengan posisi miring di kamar mandi. “Saya langsung menjerit dan menggendong anak saya. Saya yakin dia sudah meninggal saat itu,” kata Warsito yang tampak begitu terpukul

dengan kejadian ini. "Anak saya itu mungkin dibunuh waktu mau pergi sekolah karena dia sekolahnya masuk siang dan sudah memakai pakaian sekolah. Tasnya juga disandangnya. Kejam kali orang yang membunuh anakku,” ujar Warsito sesegukan. Informasi lainnya yang didapat wartawan, sebelum kejadian, korban yang sudah sempat berangkat ke sekolah, tiba-tiba balik lagi ke rumah diduga karena ada sesuatu yang ketinggalan. Saat tiba di rumah itulah perampok membantai korban. Diduga karena panik dan kalap terperogok korban hendak merampok di rumah itu, pelaku langsung menghabisi nyawa korban dengan sadis. Informasi yang diperoleh di RS Pirngadi menyebutkan,

korban tewas dengan tujuh luka tusukan di leher dan luka di bagian kening serta pelipis. Sementara barang-barang yang hilang berupa telepon genggam dan laptop. “Lemari juga dicongkel, tapi belum tau apa yang hilang karena saya langsung menjerit dan menggendong anak saya,” ujar Warsito dengan mata berlinang dan berharap petugas dapat segera menangkap pelaku dan menghukum yang seberat-beratnya. Di Instalasi kamar mayat RS Pirngadi, tampak Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol M Simanjuntak dan anggotanya memeriksa kondisi korban. Kasus yang diduga bermotif perampokan ini masih dalam penyelidikan intensif petugas dari Polsek Percut Sei Tuan.(YN/FT)

Pelaku Teror Racun Sianida Jaringan Teroris Aceh .........(Dari Halaman 1) itu diketahui enam di antaranya merupakan anggota pelatihan militer di Jantho yang sebelumnya dinyatakan buronan, sedangkan sisanya merupakan rekrutan baru. "Kelompok ini memiliki jaringan yang luas dan memiliki garis komando dengan Abu Tholut," ungkapnya. Kapolri memastikan Mabes Polri sudah mengantongi sejumlah nama anggota jaringan lainnya yang menjadi target operasi berikutnya. Dalam kaitan ini, Kapolri mengakui pergerakan terorisme di Indonesia terus berkembang sehingga diperlukan soliditas yang kuat dari seluruh masyarakat. Untuk mengantisipasi terciptanya terorisme jenis baru, Polri resmi menggandeng TNI. Menurutnya, terorisme

bukan hanya musuh Polri, tapi musuh bersama sehingga dalam hal ini TNI harus dilibatkan. Sebab Polri tak memiliki kekuatan besar untuk menumpas berbagai bentuk kejahatan. Justru masyarakat lebih memiliki andil besar untuk mencegah maupun memerangi kriminalitas. "Polri hanya mampu berperan 30 persen, selebihnya masyarakat. Intinya kemitraan dengan siapa pun harus diperkuat sedini mungkin," pungkas Kapolri. Apalagi saat ini Polri telah menemukan kaitan erat antara kejahatan terorisme dengan peredaran narkoba. Disimpulkannya, kalau pelaku terorisme menjadikan narkoba sebagai ujung tombak sebagai pengumpul dana. "Jadi harus waspadai, karena narkoba sudah menyentuh seluruh kecamatan di Indonesia,"

ucapnya. Kemudian, ia juga telah menginstruksikan seluruh jajarannya untuk meningkatkan koordinasi khususnya pada pihak TNI. Diakuinya kalau selama ini tidak ada kendala apapun untuk menyatukan konsep di dua institusi itu. "Tidak ada kendala, kami sangat siap untuk bersinergi dengan TNI," tandasnya. Sinergikan Sementara itu, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono dalam kunjungan kerjanya ke Medan bersama Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo berserta rombongan mengatakan bahwa TNI dan Polri akan menyinergikan pemberantasan terorisme di Indonesia. Tujuannya agar tidak ada kesan kerja sendirisendiri. "Kita datang ke Medan bersama-sama dengan Kapolri

untuk mengokohkan sinergitas antara TNI dan Polri, melihat langsung prajurit TNI dan Polri di Sumut dan melihat dari dekat tentang pelaksanaan tugas TNI dan Polri," kata Panglima TNI di Mapolda Sumut. Panglima TNI mengatakan, inti kedatanganya ke Medan bersama Kapolri, untuk mengokohkan sinergitas, baik pembagian informasi dan saling koordinasi maupun menanggulangi segala bentuk kejahatan yang muncul dan bakal terjadi sesuai peraturan perundang-undangan yang ada. Agus mengakui selama ini hambatan koordinasi antara TNI dan Polri hampir tidak ada. Tinggal mengokohkan sinergitas kerja agar tidak berjalan sendiri-sendiri. Khusus penanggulangan terorisme, kata Agus, telah dibentuk Badan Nasional Pe-

nanggulangan Kejahatan (BNPK). "Di situ nantinya akan disusun draf atau langkahlangkah yang akan dilakukan. Yang penting, bagaimana mencegah agar tidak terjadi atau muncul perbuatan-perbuatan jahat yang bisa mengganggu keamanan," ujarnya. Calon KSAD Terkait calon Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) pengganti Jenderal TNI George Toisutta, yang akan memasuki masa pensiun, Panglima TNI mengatakan sudah mempersiapkannya dan nama-nama calon KSAD sudah di tangan presiden. "Pak Presiden sedang menimbang-nimbang calon yang pas. Mudah-mudahan bulan depan sudah dilakukan pelantikan," kata Agus tanpa bersedia menyebut nama-nama calon karena bisa disporsi.(HER)

unit rumah penduduk rusak berat, 26 unit rusak ringan, 1 unit Gereja HKBP dan 1 unit masjid rusak ringan serta 1 unit gedung SD mengalami kerusakan ringan. Sementara itu dari data yang disampaikan Sekda Taput Drs Sanggam Hutagalung pada Rabu sore lalu, sekitar 376 rumah rusak akibat gempa di Taput. Selain ratusan rumah, gempa juga merusak sejumlah bangunan perkantoran berupa kantor

camat, kepala desa, rumah sekolah, puskesmas, jalan raya di daerah tersebut. Mengenai ratusan warga yang kehilangan tempat tinggal, Sanggam mengatakan, mereka ditampung di posko dan tenda-tenda yang disediakan pemerintah. Warga tersebut juga diberikan bantuan makanan dan bagi mereka yang sakit dan luka-luka ringan diobati. Kementerian Sosial telah memberikan bantuan logistik senilai Rp300 juta untuk

korban akibat gempa di Taput. Dirjen Perlindungan Jaminan Sosial Andi Zaenal Dulung mengatakan, pihaknya juga akan memberikan bantuan berupa uang senilai Rp500 juta yang diberikan melaui Menkokesra. "Buffer stock senilai Rp300 juta sudah siap di lapangan. Bantuan 500 juta akan diserahkan oleh Menkokesra," katanya, Kamis (16/6).(BBS/GUS)

Ratusan Siswa Ujian di Tenda Darurat .........(Dari Halaman 1) nan. Apalagi gempa susulan masih terus terjadi," kata Sefti. Sefti juga mengatakan tidak bisa melakukan persiapan maksimal menghadapi ujian karena tidak sempat belajar atau sekadar membuka buku pelajaran yang akan diujikan pada hari pertama, Pendidikan Agama dan Pendidikan Kewarganegaraan (PKn). "Biasanya lembaran soal

ujian dibagikan kepada tiap siswa. Tapi karena darurat, soal ujian terpaksa dibacakan guru. Jadi tidak konsentrasi," sebut Sefti. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tapanuli Utara mendata kerusakan akibat bencana gempa yang terjadi dua kali pada Selasa (14/6) pukul 07:08 WIB dan 10:01 WIB di wilayah tersebut. Kepala BPBD Taput Tumbur Hutabarat di Tarutung menyebutkan

gempa mengakibat sejumlah kerusakan di Kecamatan Pahae Jae, yakni 11 ruang kelas Gedung SMA Negeri 1 rubuh dan 15 belas ruang kelas SMP Negeri 1 rusak. Sejumlah rumah ibadah, di antaranya Masjid Raya Aek Botik, Gereja HKI, Gereja HKBP Sukamaju, dan Gereja Bethel Injil juga mengalami rusak berat. “179 unit rumah penduduk rusak dan korban luka ringan mencapai 50 orang serta mengakibatkan

kerusakan pada Balai Benih Ikan dan dua unit bangunan PAUD ditambah satu unit gedung TK,” kata Tumbur. Di Kecamatan Pahae Julu, kata dia, gempa mengakibatkan tiga titik jalan lintas Sumatera mengalami longsor, Gereja HKBP Sigompulon dan HKBP Siumataniari serta satu unit rumah penduduk juga rusak. Di Kecamatan Simangumban, lanjutnya, guncangan gempa mengakibatkan tujuh


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Jumat, 17 Juni 2011 | No: 1911/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Monica Bellucci Bugil di Elle DI USIANYA yang ke-46, aktris Monica Belluci masih memiliki tubuh yang sangat seksi. Monica pun membuktikannya ketika ia menjadi sampul majalah Elle edisi Prancis yang terbit pada Juni ini. Seperti dilansir Forbiciate, Kamis (16/6), bintang film 'Matrix' itu berpose tanpa busana di sampul majalah tersebut. Monica terlihat menutup dadanya dengan salah satu tangannya.

Monica juga memamerkan keindahan tubuhnya di beberapa foto lainnya. Dalam foto-foto tersebut, perempuan kelahiran Umbria, Italia itu terlihat sangat anggun dengan riasan yang natural. Belum lama ini, Monica merilis film terbarunya, 'Manuale d'amore 3'. Di film garapan Giovanni Veronesi itu, Monica beradu akting dengan Carlo Verdone dan Robert De Niro.(DH)

Mata Saya Paling Seksi SETIAP pribadi memiliki bagian tubuh yang dirasa paling disukai atau bahkan diandalkan. Artis Marissa Nasution merasa bagian mata merupakan anggota tubuhnya yang paling seksi. "Bagian tubuh paling seksi my eyes (mata saya). Ada yang pernah bilang di sebuah majalah dan aku butuh mata untuk membaca majalah Joy," ungkap Marissa saat ditemui di peluncuran majalah Joy Indonesia di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/6) malam. Sebagai perempuan, tentu Marissa harus menjaga bagian seksi

dari tubuhnya. Salah satunya dengan berolah raga secara rutin, dan memberinya nutrisi secara cukup. "Paling aku nge-gym saja," ujar mantan kekasih Daniel Mananta. Berlekuk Meski berada di industri hiburan yang kerap mengharuskan pelakunya terlihat langsing, mantan VJ MTV Marissa Nasution tak mau bertubuh kurus. Marissa lebih memilih punya tubuh berlekuk. "I am woman and I am supossed to have curved," ujar dara keturunan Jerman-Batak itu. Diakui Marissa, berat badannya sebenarnya mudah turun dan naik. Ia rupanya juga bukan tipe orang yang rajin berolahraga ke pusat kebugaran. Lantas bagaimana dara 24 tahun itu menjaga bobot tubuhnya? "Aku berusaha makan sehat aja, walau nggak teratur sih," tuturnya.(BBS)

•


Harian Andalas 17 Juni 2011