Issuu on Google+

HARIAN

andalas L U G A S

D A N

C E R D A S

Selasa, 16 Agustus 2011 | No: 1961/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

DIVONIS 2,5 TAHUN PENJARA UNTUK KOTA MEDAN DAN SEKITARNYA SELASA, 16 RAMADAN 1432 H/16 AGUSTUS 2011 IMSAK : 04.55 WIB SUBUH : 05.05 WIB ZUHUR : 12.31 WIB

ASHAR : 15.51 WIB MAGRIB : 18.38 WIB ISYA : 19.49 WIB

Pernak-pernik Ramadan

Es Koteng, Menu Favorit Berbuka Muslim Tionghoa MOMEN bulan Ramadan tentu dinanti-nantikan seluruh umat muslim di dunia. Tidak terkecuali muslim Tionghoa di Medan. Wakil Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Sumut Syamsudin (51) mengatakan, kegiatan ibadah puasa selama Ramadan yang dia jalani tidak jauh berbeda dari yang dijalani umat muslim umumnya. “Kita tetap menjalankan ibadah sesuai peraturan yang ada,” ujar Syamsudin kepada andalas,

Senin (15/8) di rumahnya Jalan Selam, Medan. Pria memiliki nama Tionghoa, Liaw Cong Chang ini mengatakan, tidak ada kegiatan yang terlalu khusus yang digelar PITI Sumut dalam bulan Ramadan ini. Secara pribadi, dia sudah sangat terbiasa menjalani rutinitas ibadah selama Ramadan seperti sahur serta Salat Tarawih dan Witir. Itu karena dia sudah mulai

Bersambung ke Hal. 15

ANEH tapi NYATA

Syamsul Gagal Tuntaskan Periodisasi Gubsu Medan-andalas Gubernur Sumatera Utara Non Aktif Syamsul Arifin dijatuhi vonis 2 tahun 6 bulan penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor). Syamsul terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi dana APBD Kabupaten Langkat 2000-2007 semasa menjabat sebagai bupati kabupaten itu.

Sesuai bunyi Pasal 30 tersebut, setiap kepala daerah yang diancam hukuman penjara 5 tahun, tidak diperbolehkan lagi memimpin sehingga kepala daerah tersebut harus diberhentikan secara permanen.”

"Terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi," ujar Ketua Majelis Hakim Tjokorda Rae Sumba membacakan putusan di Pengadilan Tipikor, Senin (15/8). Syamsul juga dijatuhi pidana denda sebesar Rp150 juta, subsider Rp150 juta. Yang menarik Syamsul tak dibebankan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp8,2 miliar seperti yang dimintakan jaksa penuntut umum pada surat tuntutannya. Majelis beranggapan, Syamsul telah melakukan penyalahgunaan wewenang dalam tugasnya selaku Bupati Langkat. Penyalagunaan itu sendiri telah menyebabkan negara merugi. Perbuatan Syamsul melanggar Pasal 3 Undang-Undang

KEPALA PERWAKILAN OMBUDSMAN SUMUT

Razia Tanpa Plang, Laporkan ke Polisi Medan-andalas Mengantisipasi maraknya kejahatan yang dengan modus berpura-pura menjadi anggota polisi yang melakukan razia, Kepolisian Daerah Sumatera Utara mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati jika melihat razia yang mencurigakan. "Jika memang mencurigakan, sebaiknya jangan berhenti dan langsung segera melaporkan ke kantor polisi terdekat," ujar Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Raden Heru Prakoso, saat diwawancarai di Mapoldasu,

Bersambung ke Hal. 15

Demi Bisbol

Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 juncto Pasal 65 KUHP Ayat (1) sesuai dengan dakwaan subsider. Menurut hakim, politisi Partai Golkar itu terbukti menggunakan kas daerah Kabupaten Langkat 2000-2007. Dia memerintahkan staf keuangannya, Buyung Ritonga, Surya Jahisa, Aswam Supri, dan Taufik, mengeluarkan kas daerah yang tidak dianggarkan dari APBD. Kemudian dibuat laporan fiktif atas pengeluaran

Bersambung ke Hal. 15

Kurs dan Harga Logam Mulia, 15 Agustus 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 8936 1342 12288 13983 1101

Beli 8844 1328 12162 13842 1090

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 111 2878 7115 8584

Beli 110 2846 7038 8498

andalas/hs poetra

TUNJANGAN–Ratusan guru dari Forum Komunikasi Guru Sumatera Utara (FKGS) berunjuk rasa di halaman Kantor Gubsu, Senin (15/8). Massa yang didominasi guru SMA/SMK Negeri se-Kota Medan itu meminta kepada Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho ST agar mencairkan tunjangan sertifikasi guru terhitung mulai September sampai Desember 2010.

FKGS: Kadisdik Sumut dan Medan Pembohong • Tuntut Tunjangan Sertifikasi Segera Dicairkan Medan-andalas Ratusan guru mengatasnama-

kan Forum Komunikasi Guru Sumatera Utara (FKGS) melakukan aksi demo di Kantor Gubsu dan Kantor Wali Kota Medan, Senin (15/8).

PEMBERITAHUAN Sehubungan dengan hari Libur Nasional memeringati HUT ke-66 RI yang jatuh pada Rabu, 17 Agustus 2011, maka Harian Andalas tidak terbit pada tanggal tersebut dan kembali hadir ke tangan pembaca setia pada Kamis, 18 Agustus 2011. Demikian harap dimaklumi. REDAKSI

Bersambung ke Hal. 15

Pekerja Tewas Tertimpa Reruntuhan

Kaki Dipasang Terbalik MENDAPATI putra mereka, Dugan Smith didiagnosis kanker tulang di lutut dan harus diamputasi di usia 10, membuat kedua orang tua bocah Smith berpikir ribuan kali. Bagaimana agar penggemar bisbol cilik ini dapat tetap bermain olahraga kesukaannya? "Ini adalah keputusan sulit sebagai orang tua, karena pada waktu itu, Dugan baru berusia 10 tahun," kata sang ibu, Amy Miller, yang tinggal di Fostoria, Ohio. Satu-satunya jalan keluar terbaik yang ditawarkan dokter,

FAISAL AKBAR NASUTION

Wartiyem (57) tampak terduduk lesu di ruang tunggu RS Dr Pirngadi Medan. Didampingi anak perempuannya dan para tetangganya yang berusaha menghibur dan menenangkannya, wanita itu terus menyeka air matanya. Sesekali ia berbicara dengan suara yang serak dan sesegukan.

amputasi sebagian dan memasangkan kembali kaki Dugan dengan cara terbalik. Arah kakinya berputar 180 derajat, sering disebut sebagai prosedur 'kaki terbalik'. Menjelang akhir tahun di kelas empat sekolah dasar, pada 2008, dokter membedah lututnya dan menemukan tomur ganas di tulang paha, tepat di atas lututnya. Dugan didiagnosis dengan osteosarkoma, penyakit yang dialami

MENUNGGU–Wartiyem didampingi anak dan kerabatnya saat di Instalasi Jenazah RSU Pirngadi menunggu selesainya pemeriksaan jasad putranya, Teguh Wiyono yang tewas tertimpa reruntuhan bangunan, Senin (15/8).

Bersambung ke Hal. 15 andalas/yunan siregar

KABAR kematian putra sulungnya, Teguh Wiyono (33) yang tak disangka-sangka membuat batinnya terpukul, Senin (15/8). Anaknya ditemukan tewas tertimpa reruntuhan bangunan di tempat kerjanya yang lokasinya tak jauh dari rumahnya di Jalan Durung, No 57, Kecamatan Medan Tembung. Menurut Tomas Kaban, tetangga korban, Teguh diketahui tewas setelah pemilik rumah, Amos, datang ke lokasi

kejadian guna melihat kondisi rumahnya yang sedang proses dirubuhkan. Amos terkejut saat melihat korban tergeletak tak bernyawa dalam kondisi tubuh korban tertelungkup terhimpit batu bata dan puing bangunan. Pemilik rumah kemudian memberitahukan kepada warga sekitar, selanjutnya diteruskan ke pihak berwajib. Tim identifikasi dari Polresta Medan yang tiba di lokasi kejadian

Bersambung ke Hal. 15


Selasa 16 Agustus 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

Korban Kebakaran di Belawan Butuh Bahan Pokok

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR LIPUTAN Hamdani Nasution, KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting, Ika Ramadhani, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Masih Banyak Belum Merdeka

B

AHWA sesungguhnya kemerdekaan diperuntukkan bagi seluruh bangsa Indonesia. "Kemerdekan RI bu kan hanya untuk etnis, suku, agama, kelompok atau wilayah tertentu saja," tegas anggota DPRD Sumut, Brilian Moktar SE. Hal itu pulalah yang menjadi tujuan luhur dan tuntutan para pejuang serta fuondhing father bangsa Indonesia, Soekarno-Hatta."Namun kondisi realitas yang terlihat saat ini, terjadi kesalahan para penguasa dalam mengelola bangsa, yang semakin lama makin menyimpang dari makna dan tujuan kemerdekaan,"katanya. Apa yang dikemukakan politisi PDI Perjuangan tersebut, agaknya mengandung kebenaran. Bahwa, seluruh rakyat Indonesia memiliki hak yang sama untuk merasakan nikmat kemerdekaan, tanpa memandang suku, agama, ras dan antargolongan. Tetapi, pada kenyataannya hingga kemerdekaan negeri ini memasuki usia ke-66, masih banyak rakyat yang belum merasakan nikmat kemerdekaan. Mereka belum merasa merdeka, tidak saja karena merasa diperlakukan diskriminatif, tetapi juga karena sepanjang hidupnya terpuruk di jurang kemiskinan secara turun-temurun. Meski Menko Perekonomian Hatta Radjasa dan Presiden SBY pernah menyebutkan, jumlah kemiskinan di Indonesia berkurang, namun fakta ternyata berbicara lain. Membandingkan kenaikan gaji buruh, besar inflasi, dan garis kemiskinan BPS dibanding dengan garis kemiskinan Bank Dunia dan juga negara-negara tetangga, ternyata jumlah kemiskinan di Indonesia sebenarnya meningkat. Namun karena BPS memperkecil garis kemiskinan hingga cuma US$ 0,75/hari/orang, maka kesannya jumlah rakyat Indonesia yang miskin cuma sedikit. Pernyataan BPS yang menyatakan 60% atau 50,15 juta orang pekerja yang dibayar (karyawan) di Indonesia masih berpenghasilan rendah (rata-rata penghasilan mereka US$ 2.284 per tahun) membuktikan hal itu. Jika setiap pekerja menanggung seorang istri dan dua anak, maka setiap orang pendapatannya cuma US$ 1,5 per orang per hari. Secara matematis, lebih dari 75% rakyat Indonesia penghasilannya di bawah dari US$ 2 per orang per hari. Tak cuma itu, di sejumlah desa di negeri ini masih banyak pula mereka hingga kini, belum menikmati aliran listrik. Belum lagi infrastruktur (akses jalan) menuju banyak desa yang masih banyak belum dijangkau kendaraan roda empat. Itu bermakna, rakyat di berbagai pedesaan, tak kunjung merdeka hingga kini. Cilakanya, di tengah kondisi rakyat yang masih banyak belum merdeka itu, hal ini masih diperparah dengan tetap tingginya angka korupsi. Perilaku korupsi ini justru melibatkan pejabat dan elite penguasa, yang sejatinya harus memberi contoh kepada masyarakat. Kita, memang sudah terbebas dari kolonial, tetapi masih harus terus berjuang memerangi 'para penjajah' yang menjarah uang negara, yang menyebabkan meningkatnya rakyat yang tidak pernah ikut menikmati makna kemerdekaan. Dirgahayu Republik Indonesia tercinta, Merdeka....! (**)

2

andalas/Hs Poetra

UNJUK RASA - Massa dari Ikatan Mahasiswa Tapanuli Selatan berunjuk rasa di depan Kantor Walikota Medan, setelah sebelumnya menggelar aksi serupa di depan Kantor Kejatisu, Senin (15/8). Mereka menuntut agar kasus dugaan korupsi Rahudman segera diproses atau Kepala Kejatisu segera mundur dari jabatannya bila tidak mampu menangani kasus korupsi selama Rahudman menjadi Sekda di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Belawan-andalas Sebanyak 25 Kepala Keluarga (KK) korban kebakaran di Belawan yang terjadi Sabtu (13/8) kemarin, membutuhkan bantuan bahan pokok dan bahan material. Karena saat ini, para korban kebakaran sudah tidak mempunyai apa-apa lagi sehingga sulit untuk memenuhi kebutuhan hidup. Demikian disampaikan Kepala Lingkungan 11 Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan, Sutarman kepada wartawan saat menerima sejumlah dermawan memberikan sembako kepada korban kebakaran, Senin (15/8). Menurut Sutarman sampai kini Pemko Medan belum memberikan bantuan. Tetapi di lapangan, sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) sudah berpartisipasi memberikan bantuan berupa sembako dan alat dapur untuk mengurangi penderitaan para korban kebakaran itu. Sutarman menyebutkan, ada 11 unit rumah yang terbakar pada peristiwa kebakaran yang terjadi Sabtu (13/8) kemarin. Bahkan saat ini korban kebakaran juga merasa risau dengan terbakarnya sejumlah surat-surat peting dan dokumen admisitrasi milik mereka. Seperti ijazah, akte lahir dan surat nikah. Para korban kebakaran, sambung Suratman, mengharapkan bantuan dari Wali Kota Medan, Rahudman Harahap.(DP)

Ikatan Mahasiswa Tapsel Minta Kejatisu

Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi Rahudman Medan-andalas Puluhan massa yang mengatasnamakan Ikatan Mahasiswa Tapanuli Selatan (IMA TAPSEL) menggelar aksi di Gedung Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Senin (15/8). Kedatangan massa untuk mempertanyakan kelanjutan penanganan kasus dugaan korupsi Wali Kota Medan, Drs Rahudman Harahap saat menjabat Sekretaris Daerah di Pemkab Tapanuli Selatan tahun 2005 lalu yang saat ini dinilai 'dingin'. "Kami mendesak Kejatisu untuk segera menuntaskan kasus dugaan korupsi Rahudman Harahap. Kami menyatakan bahwa tidak akan henti-hentinya mendesak Kejatisu untuk menuntaskannya. Tidak ada istilah penghentian dalam kasus itu," ujar salah seorang orator dalam aksinya. Massa menyebutkan belum tuntasnya audit BPKP terkait perhitungan kerugian negara dalam perkara itu hanya alasan untuk memperlama penuntasan kasus dugaan korupsi oleh Rahudman yang hingga akhirnya dihentikan. IMA TAPSEL mengancam, bila penanganan kasus tersebut dijadikan sebagai komoditas ekonomis bagi oknum-oknum jaksa yang bertugas di tim penyidikan kasus itu. "Jangan sampai ada kesan tawar-menawar antara oknum penyidik maupun oknum pimpinan Kejatisu dengan Rahudman Harahap, sehingga kasus itu dihentikan," ujar massa. Menanggapi aksi massa itu, Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejatisu, Edi Irsan membantah adanya niat untuk menghentikan penanganan dugaan kasus korupsi Rahudman. Dia menegaskan, belum tuntasnya kasus tersebut karena terkendala audit BPKP yang hingga kini belum selesai

dilampirkan pihak BPKP. "Kita sudah surati BPKP agar audit itu segera diberikan. Sehingga kita dapat melanjutkan penanganannya, dalam hal ini koordinasi kembali dengan Kejaksaaan Agung di Jakarta untuk izin pemeriksaan dari Presiden RI," kata Edi Irsan. Hingga saat ini pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara masih menunggu keluarnya surat perintah untuk izin pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Rahudman Harahap dari Presiden RI SBY. ''Terakhir kalinya untuk surat keempat itu dikirimkan sebulan yang lalu dimana kita mempertanyakan perkembangan surat permohonan izin pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Rahudman Harahap sebagai kepala daerah dari Presiden SBY,'' ujarnya. Usai menggelar aksi di Kejatisu, massa IMA TAPSEL selanjutnya bergerak menujuk kantor Wali Kota Medan. Massa juga menggelar orasi dan membacakan tuntutan agar kasus Rahudman segera dituntaskan . Sebelumnya, untuk perkara Rahudman, pihak kejaksaan telah menemukan dua kasus dugaan korupsi yang terjadi pada tahun 2005. Pertama perkara dugaan kasus korupsi pemakaian dan penyaluran dana Tun-

jangan Pendapatan Aparatur Pemerintahan Desa (TPAPD) Kabupaten Tapsel TA 2005 dengan kerugian negara sekitar Rp 1.590.944.500 dari nilai yang dikucurkan sebesar Rp 5,9 M. Dimana untuk kasus ini Kejatisu telah melakukan ekspos di kejagung dimana kasus diterima untuk proses selanjutnya dengan melampirkan hasil audit BPKP. "Hasil Audit BPKP guna proses kelengkapan data untuk permohonan izin ke presiden dan hal tersebut telah dilengkapi, selain itu pihak kejaksaan telah menetapkan Walikota Medan Rahudman Harahap menjadi tersangka,"kata Kasi Penyidikan, Jufri. Selama proses pemeriksaan lanjutan, pihak kejaksaan kembali menemukan adanya kerugian negara kedua yang terjadi pada saat Rahudman menjadi Sekda Pemkab Tapsel pada 2005 lalu, yakni pihak penyidik menemukan kerugian negara bukan hanya Rp 1,5 M akan tetapi Rp 13.8 M karena dana ini belum ada pertanggungjawabannya dari Rahudman yang saat itu menjabat Sekdakab Tapsel. "Terungkap kerugian negara dari temuan tim gabungan Inspektorat Pemprovsu dan Pemkab Tapsel. Berangkat dari temuan inspektorat ini, tim penyidik kemudian melakukan kordinasi dengan BPKP,"ucapnya. Sama dengan TPAPD untuk pertanggungjawab APBD Pemkab tapsel 2005, maka pihak kejaksaan juga harus melengkapi kelengkapan hasil audit BPKP sebagai bukti yang harus dilengkapi sebagai surat pengajuan izin dan pemeriksaan terhadap Rahudman yang segera dikirim ke Kejagung dan Presiden SBY. (FEL)

Diskominfo Dukung Program BKKBN Medan-andalas Dinas Komunikasi dan Informasi Propinsi Sumatera Utara (Diskominfo provsu) turut mendukung keberhasilan pelaksanaan program Badan kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sumatera Utara. Hal itu disampaikan Kadiskominko Provsu, Asren Nasution usai berbuka puasa bersama BKKBN Perwakilan Provsu, Minggu (14/8) di Medan. "Peran media berpotensi dalam mendukung keberhasilan program KB. Bulan depan kita akan menerima 96 unit mobil pusat pelayanan untuk tiap kecamatan," ujar Asren. Mobil itu nantinya, sebut Asren, bisa difungsikan untuk mensosialisasikan program KB di daerah atau di kecamatan. Namun, terlebih dahulu, pihak kecamatan mengirimkan orangnya untuk diberikan pelatihan. "Ini diharapkan dapat

segera menyukseskan program BKKBN," kata Asren yang juga mantan Kapendam I/BB ini. Sementara itu, Kepala BKKBN Pwrwakilan Provinsi Sumut, Nofrijal SP,MA mengatakan media merupakan mitra utama dalam keberhasilan pelaksanaan program KB. Disisi lain, Nofrijal mengakui masih adanya beberapa kabupaten yang belum optimal dalam pencapaian program KB. "Terutama di daerah pantai barat dan ini perlu digenjot, seperti Nias yang akan kita kunjungi dan beri motivasi stakeholdernya untuk keberhasil program KB," ujar Nofrijal. Dalam acara buka puasa bersama yang juga dihadiri wartawan media cetak dan elektronik, Nofrijal juga menyampaikan tujuan kegiatan ini untuk membangun spirit dan kerjasama yang kuat bagi kepentingan masyarakat. (YN)

DIABADIKANKepala BKKBN Perwakilan Prov Sumut H Nofrijal SP,MA (tengah) dan Kadis Infokom Sumut Asren Nasution diabadikan bersama usai berbuka puasa Minggu (15/8). andalas/ist

DPRD Sumut Desak Pembentukan LPKD Medan-andalas Komisi B DPRD Propinsi Sumatera Utara (Sumut) mendesak Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Sumut segera merampungkan peraturan gubernur tentang Lembaga Penjamin Kredit Daerah (LPKD). Pasalnya, LPKD akan sangat berperan penting dalam upaya menumbuhkembangkan koperasi dan usaha kecil dan menengah (UKM). Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut, Guntur Manurung dalam rapat dengar pendapat

dengan Dinas Koperasi dan UKM Sumut di Gedung Dewan, Senin (15/8). "Mohon agar penjaminan kredit daerah segera disiapkan," ungkap Guntur dalam rapat yang dipimpinnya itu. Merujuk beberapa daerah yang sukses membentuk LPKD, sebut Guntur, semisal Propinsi Jawa Tengah dan lainnya, keberadaan Koperasi dan UKM menjadi sangat terbantu. Banyak pelaku koperasi dan UKM yang walaupun tidak bank kapabel, namun bisa mendapat pembiayaan karena ada jaminan dari

LPKD. Sementara jumlah koperasi dan UKM yang belum bank kapabel di Sumut, masih banyak. Dari data yang diperoleh komisi, lanjutnya, ratusan ribu atau bahkan lebih koperasi dan UKM yang tidak bank kapabel. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Propinsi Sumut Jonni Pasaribu menyatakan sangat sepakat dengan yang disampaikan Komisi B. Jonni mengatakan, saat ini telah diprogramkan penyusunan peraturan Gubenur Sumut tentang LPKD. "Ya, sudah

kami susun sebenarnya dan tinggal sedikit lagi yang belum rampung," sebut Jonni. Jonni mengakui, masih banyak koperasi dan UKM yang tidak tersentuh pembiayaan yang memadai. Hal ini turut mendorong mundurnya perkembangan koperasi dan UKM. Karena itu, LPKD sudah dikomitmenkan pembentukannya agar mendukung keberadaan koperasi dan UKM. Pada kesempatan itu, Guntur menyarankan agar memperbanyak anggaran untuk pelatihan-pelatihan, yang intinya memacu daya saing dan produktivitas para pelaku koperasi dan UKM. Walau demikian, dia menegaskan agar tidak dikemas dalam agenda seremoni semata, tetapi bisa ipertanggungjawabkan keterukuran dari hasil pelaksanaannya. Guntur menekankan, agar anggaran semisal bantuan untuk pengembangan koperasi dan UKM disalurkan tepat waktu dan seefisien mungkin. "Banyak pelaku koperasi dan UKM di daerah-daerah, yang mencari-cari bantuan. Kami harap kalau memang ada bantuan agar disalurkan

secepat dan setepat mungkin," ujarnya. Jonni Pasaribu mengatakan tetap menganggarkan anggaran untuk pelatihan-pelatihan dalam upaya meningkatkan kompetensi dan daya saing produktivitas para pelaku koperasi dan UKM sesuai perkembangan pasar. Walau demikian, tidak tertutup kemungkinan untuk penambahan anggaran biaya pelatihan ke depan. Ditambahkan, penyerapan anggaran belanja langsung dan belanja tidak langsung hingga 12 Agustus 2011 sebesar Rp 22,948 miliar, terealisasi Rp 12,476 miliar atau mencapai 54,37%. Dari jumlah itu, belanja langsung Rp 17,031 miliar dan terserap 8,39 miliar atau sekitar 49,27%, sementara belanja tidak langsung Rp 5,917 miliar terserap 4,085 miliar atau 69,04%. "Kami berharap agar komisi B terus bersinergi dengan kami dalam rangka percepatan penyerapan anggaran," sebut Jonni. Rapat itu juga diikuti anggota Komisi B lainnya, seperti Washington Pane, Ramli, Sudirman Halawa, Abu Bokar Tambak, dan Layari Sinukaban.(UJ)


MEDAN KITA

Selasa 16 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

3

Andalas/Rony Muharrman

NIK Prasyarat Utama Persiapkan Database Kependudukan Nasional Medan-andalas Pelaksana Tugas Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho mengatakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi prasyarat utama dalam mempersiapkan data base kependudukan nasional berbasis registrasi sehingga menghasilkan data penduduk yang dinamis dan dapat dipertangungjawabkan. Artinya, dokumen yang tidak ada Nomor Induk Kependudukan dianggap tidak sah lagi. "Sehingga tidak tertutup kemungkinan bahwa masyarakat akan menuntut pemerintah karena tidak bisa melaksanakan UU No 23 Tahun 2006, oleh karena itu Pemerintah Kab/Kota harus menggunakan Sistim Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK)," Gatot melalui Kabiro Pemerintahan Umum Set-

daprovsu H Nouval Mahyar SH pada acara sosialisasi penyempurnaan Nomor Induk Kependudukan yang dihadiri para operator, administrasi dinas kependudukan dan pencatatan sipil Kab/Kota seSumut dan pejabat struktural Biro Pemerintahan Umum Setdaprovsu yang berjumlah 105 orang di Medan, (14/8). Gatot mengharapkan agar peserta serius mengikuti kegiatan ini dan dapat menjadi bahan pertimbangan utama dalam penyelenggara pemerintahan, perencanaan dan pengembangan kebijakan kependudukan di daerah sesuai dengan yang dimiliki. Dikesempatan itu, Gatot melakukan penyematan tanda peserta, yang diwakili Dede Agus Setyo (Pakpak Bharat) dan Novita Harahap (Madina). (WAN)

ADHI MAHA PUJA - Umat Hindu Tamil menahan logam panjang yang ditusukkan ke badannya saat ritual Adhi Maha Puja, di Medan, Minggu (14/8). Ritual tahunan umat beragama Hindu yang igelar pada pertengahan Juli hingga pertengahan Agustus dan pelaksanaannya sendiri berjalan selama satu bulan berturut-turut tersebut dirangkai peringatan bulan Adi (bulan dalam agama Hindu) sebagai ungkapan syukur terhadap dewa-dewi, yang bertujuan untuk menolak bala dan menebus dosa.

Ketua Sahabat Center Medan, Jasmin Chandra

Hari Kemerdekaan RI Momen Melakukan Karya Nyata Medan-andalas Perayaan kemerdekaan tahun ini punya makna mendalam karena bertepatan di bulan Suci Ramadan yang mengingatkan kembali saatsaat diproklamirkan pada 17 Agustus 1945 lalu. Saat Indonesia Merdeka yang diproklamirkan Soekarno dan Hatta, 66 tahun lalu, bertepatan pula dengan bulan suci Ramadan. Kini, suasana keheningan, kekhusukan bulan suci Ramadan yang sangat spritual bagi umat Islam dalam peringatan kemerdekaan negara Indonesia, semoga mampu memberi makna yang lebih mendalam bagaimana mencintai bangsa, "Cinta Indonesia " yang sesungguhnya. Hal ini dikatakan Ketua Sahabat Center Medan, Jasmin Chandra di Kantor Sekretariat Sahabat Center Medan, Jalan Prof HM Yamin SH,Senin (15/8). Menurut Jasmin, perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang diperingati setiap tahun dengan upacara pengibaran bendera merah putih satu tiang penuh, harus menjadi momentum mawas diri, meningkatkan kepedulian dan kebersamaan melakukan karya nyata untuk mengatasi sejumlah masalah sosial yang terjadi di masyarakat. Diantaranya masalah kemiskinan struktural. Jasmin mengatakan kemiskinan struktural meliputi miskin secara materi, miskin pengetahuan, miskin nilai-nilai keagamaan, miskin wawasan sosial, dan kemiskinan-kemiskinan lainnya yang memerlukan perhatian dan keseriusan dari seluruh komponen bangsa untuk secara bersama-sama menyelesaikannya. Orang-orang yang kerap berteriak-teriak untuk memerangi kemiskinan, sambung Jasmin, tingkah lakunya justru menggusur orang-orang miskin. Mereka menjadikan orang miskin sebagai objek untuk kepentingan dirinya, kelompok atau golongannya. Tidak berlebihan rasanya di tengah carutmarutnya penyelenggaraan negara yang hanya dipenuhi aroma kekuasaan serta ditingkahi dengan gejolak jagad yang berunjuk rasa dengan bencana-bencana alamnya, inilah saat yang tepat mencoba melakukan perenungan untuk menemu-

DPRD Medan Sahkan

kan kembali jati diri. "Menunjukkan nasionalisme dan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia tak cukup sekadar dengan beramai-ramai mengikuti upacara peringatan HUT RI, menghormati bendera merah putih, menyanyikan Indonesia Raya, menghafalkan Pancasila dan teks proklamasi, lantas selesai begitu saja tanpa ada satu nilai dan makna serta karya nyata untuk berbuat bagi bangsa dan negara ini," ungkapnya. Karena itu, Jasmin berharap hendaknya peringatan HUT Kemerdekaan tidak kosong makna yang cenderung bersifat seremonial belaka namun kemerdekaan dalam konteks Proklamasi harus benar-benar menjadi kenyataan. "Semangat nasionalisme jangan terkesan "dadakan" yang hanya muncul saat perayaan 17-an,"kata Jasmin. Tokoh Pemuda Kota Medan ini menyakini semangat yang terpatri para pejuang terutama para pahlawan yang berperang pada masa penjajahan dahulu akan terus ada dibenak generasi muda. "Saya yakin, apabila seluruh elemen masyarakat memiliki kesadaran untuk mengamalkan nilai sebuah perjuangan dan kepahlawanan dalam kehidupan seharihari, maka rasa kesetiakawanan sosial dengan sendirinya akan meningkat. Kesadaran meningkatkan nilai kesetiakawanan sosial itulah yang patut dikembangkan setiap elemen masyarakat, dalam menghadapi setiap persoalan sosial yang sedang dialami untuk diselesaikan secara bersama-sama,"imbuhnya. Lebih jauh Jasmin menuturkan, semangat kesetiakawanan sosial dan semangat kebersamaan akan lebih menumbuhkan rasa saling menghargai, menghormati, tolong menolong di antara sesama masyarakat dan komponen bangsa lainnya, sehingga bisa menghindari segala hal yang dapat memecah belah kesatuan dan persatuan serta semangat provokasi yang ditumbuhkan dengan tujuan untuk membuat retak kondisi solidaritas dan kedamaian serta kebersamaan yang sudah hidup dan terjalin baik selama ini. (SIONG)

Ketua Sahabat Center Medan, Jasmin Chandra

P-APBD Pemko Medan Rp3,390 Triliun

syarakat dan pengelolaan penempatan anggaran dinilai sangat buruk dan tidak tepat sasaran. Seperti pengalokasian anggaran di Dishub Kota Medan Rp 1 M lebih untuk pengadaan lampu penerangan jalan. Irwan menilai, program penempatan pos anggaran penerangan lampu jalan seharusnya dikelola Dinas Pertamanan. "Sangat tidak pantas apabila ada SKPD minta penambahan anggaran sementara tahun sebelumnya terbukti banyak SILPA karena tidak maksimal menggunakan anggaran," kata Irwan Sihombing. Sorotan tajam masih tertuju ke Dishub Kota Medan, Irwan Sihombing menuding kinerja Kadis Per-

hubungan Kota Medan Armansyah Lubis sangat lemah seperti hal pengawasan. Dishub terkesan "memelihara" terminal liar dan angkutan umum ber plat hitam. Akibatnya, kelangsungan usaha angkutan umum resmi terancam bangkrut. Bahkan Pemko Medan diprediksikan mengalami kebocoran PAD sekitar puluhan juta rupiah per hari dari retribusi terminal, dimana angkutan umum tidak lagi masuk terminal resmi. "Akibat terminal liar dan angkutan ber plat hitam jelas mengurangi target PAD," para Irwan usai sidang seraya menambahkan hal tersebut harus menjadi perhatian Wali Kota Medan. Sama halnya dengan Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicaranya Porman Naibaho menyebutkan, program kegiatan dan pemasangan speed hamp (polisi tidur) sebesar Rp 1,1 Miliar lebih dinilai kurang efektif karena sering polisi tidur yang telah terpasang sebelumnya, tertutup kembali karena ada pengaspalan jalan. "Untuk ini ke depan harus ada koordinasi Dinas Bina Marga dengan Dishub Kota Medan," kata Porman. Selain itu, dalam P-APBD 2011 yang diajukan oleh Dinas Perhubungan Kota Medan, ada penambahan untuk program pemasangan dan penyisipan lampu penerangan jalan umum, diminta agar program itu dilaksanakan secara menyeluruh disetiap Kecamatan Kota Medan dan diprioritaskan pada lokasilokasi yang rawan kejahatan dan rawan kecelakaan lalu lintas. Sementara itu Wali Kota Medan, Drs Rahudman Harahap dalam pidatonya menyampaikan harapan setelah pengesahan P-APBD ini menjadi stimulus guna mendorong roda perekonomian kota yang lebih progresif dan dinamis sekaligus percepatan pembangunan. (BEN)

1945," kata Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut ini, kepada wartawan di gedung dewan, Senin (15/8). Semangat kemerdekaan tersebut  Brilian Moktar SE melahirkan rasonalitas terhadap tujuan kemerdekaan, yaitu menciptakan keadilan, kemakmuran dan kesejahteraan bagi bangsa Indonesia, serta ikut memelihara ketertiban dan perdamaian dunia berdasarkan kemerdekaan. Itulah yang kita sebut dengan tujuan kemerdekaan. Bahwa sesungguhnya kemerdekaan diperuntukkan bagi seluruh bangsa Indonesia. "Kemerdekan RI bukan hanya untuk etnis, suku, agama, kelompok atau wilayah tertentu saja," tegas Brilian. Hal itu pulalah yang menjadi tujuan luhur dan tuntutan para pejuang serta fuondhing father bangsa Indonesia, Soekarno-Hatta.

"Namun kondisi realitas yang terlihat saat ini, terjadi kesalahan para penguasa dalam mengelola bangsa, yang semakin lama makin menyimpang dari makna dan tujuan kemerdekaan," katanya. Hendaknya HUT ke-66 RI saat ini, dapat dijadikan momentum dan starting point untuk kembali mengaktualisasikan tujuan kemerdekaan yang dengan susah payah diperjuangkan para pahlawan tersebut, dengan menghentikan semua tindakan yang menyimpang dari tujuan kemerdekaan, mulai dari pelaksanaan ideologi, hukum, ekonomi, politik dalam pembangunan untuk bangsa Indonesia ke depan oleh semua ornamen bangsa (eksekutif, legistatatif dan yudikatif). Seluruh elemen bangsa harus melaksanakan tugas mengacu kembali pada makna tujuan kemerdekaan untuk seluruh rakyat Indonesia serta tidak menyia-nyiakan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki bangsa ini. "Harus segera diwujudkan bangsa Indonesia bangsa Indonesia yang solid, kokoh dan bermartabat dalam IPOLEKSOSBUDMIL (Ideologi Politik Ekonomi Sosial Budaya dan Militer)," kata Brilian Moktar.(UJ)

Medan-andalas Seluruh Fraksi di DPRD Medan, yakni Fraksi Demokrat, PKS, PDI Perjungan, Golkar, PAN, PDS, PPP, dan Medan Bersatu menerima dan menyetujui Perubahan APBD Pemko Medan sebesar Rp 3,390 triliun Tahun 2011 ditetapkan menjadi peraturan daerah. P-APBD tersebut bertambah sebesar Rp 459,1 miliar dari yang semula atau pada APBD induk Rp 2,931 triliun. Meskipun diterima, sejumlah fraksi tetap mengkritisi kinerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terhadap minimnya penguasaananggaran dan lemahnya pengawasan. Persetejuan sekaligus penandatanganan pengesahan Perda PAPBD oleh DPRD dan Pemko Medan yang dilaksanakan melalui rapat paripurna DPRD Medan terhadap Perubahan APBD Kota Medan TA 2011, Senin (15/8). Rapat ini dipimpin Ketua DPRD Medan Drs Amiruddin didampingi Wakil Ketua Ikrimah Hamidy dan H Sabar Surya Sitepu. Sedangkan Pemko Medan hadiri Wali Kota Medan Drs Rahudman Harahap, Wakil Wali Kota Medan Drs Dzulmi Eldin, Sekda Ir Syaiful Bahri, dan seluruh SKPD jajaran Pemko Medan. Dalam pendapat akhir Fraksi Demokrat yang dibacakan Irwan Sihombing, SE menyoroti kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan masalah pelayanan ma-

Anggota DPRDSU Brilian Moktar

Pengelola Negara Menyimpang dari Makna Kemerdekaan Medan-andalas Anggota DPRD Sumut Brilian Moktar SE mengatakan, kemerdekaan RI yang sudah berusia 66 tahun memiliki makna historisitas, rasionalitas dan aktualitas. Secara historis, kemerdekaan diperoleh mulai perjuangan yang sangat panjang. Perlawanan dan perjuangan melawan penjajahan Belanda, Jepang dan Inggris oleh para pahlawan antara lain dilakukan secara lokalitas seperti perjuangan Budi Utomo. "Kesepakatan pada 28 Oktober 1928 yang melahirkan Sumpah Pemuda, hingga Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus

andalas/Ist

PARIPURNAARIPURNA-Irwan Sihombing SE saat membacakan pendapat Fraksi Partai Demokrat terhadap Ranperda P-APBD Kota Medan tahun 2011 pada sidang paripurna DPRD Kota Medan, Senin (15/8).

Ratusan Ibu-ibu Pengajian Doakan Medan Kondusif Medan-andalas Ratusan ibu-ibu dari sejumlah pengajian mengikuti acara taushiyah, dzikir dan doa bersama yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan Jalan Sudirman Medan, Senin (15/8) pagi. Selain untuk mempererat tali silaturahmi, acara tersebut digelar untuk mendoakan Kota Medan selalu aman dan kondusif serta dijauhkan dari segala bentuk bencana. Sebelum mengikuti taushiah, dzikir, dan doa bersama, ibu-ibu pengajian terlebih dahulu melaksanakan Salat Tasbih yang di pimpin Buya KH Amiruddin MS. Setelah itu dilanjutkan dengan taushiah yang disampaikan Al Ustadz Drs Amhar Nasution MA. Dalam taushiahnya, Amhar menyampaikan makna puasa. "Apabila mengetahui apa makna dan manfaat yang terkandung dalam puasa Ramadan itu, maka orang akan beramairamai minta kepada Allah supaya selama setahun itu adalah Ramadan," ujar Amhar. Namun sayang, kata Amhar, banyak orang yang tidak mengetahui makna dan manfaat yang terkandung dalam puasa Ramadan sehingga mereka mensia-siakan begitu saja bulan yang penuh berkah ini datang dan pergi. Amhar mengungkapkan, ada tiga inti puasa yang akan diperoleh bagi orangorang yang menjalankannya dengan penuh keikhlasan dan ketaqwaan. Pertama, puasa akan menjadikan orangorang yang menjalaninya menjadi bertakwa. Salah satu ciri taqwa adalah beriman. "Hanya dengan keimananlah kita tahan dalam menjalankan puasa dan menghadapi segala cobaan," ungkapnya. Kedua, lanjut Amhar, puasa juga akan mencerdaskan orang-orang yang menjalaninya. Sedangkan ketiga, berpuasa akan membentuk orang-orang yang cerdas. "Untuk itu berpuasalah," himbaunya. Usai taushiah dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama yang dipimpin langsung Buya KH Amiruddin MS selaku pimpinan Tazkira Sumut. Dalam dzikir ini tidak sedikit ibu-ibu yang menangis karena tak kuat menahan rasa haru. Acara dzikir dan doa bersama ini ditutup dengan melaksanakan Salat Dzuhur bersama. Ketua Tim Pengerak PKK Kota Medan, Hj Yusra Siregar Rahudman Harahap mengungkapkan , dzikir dan doa bersama yang disertai dengan Salat Tasbih digelar rutin dua kali dalam seminggu selama bulan Ramadan 1432 H ini. Acara ini dilaksanakan setiap hari Senin dan Kamis dengan mengundang sejumlah pengajian yang ada di Medan. "Untuk hari ini yang mengikuti dzikir dan doa bersama ini berasal dari pengajian Tazkira Sumut, pengajian dari kecamatan dan kelurahan serta ibu-ibu PKK dari lingkungan Pemko Medan. Rencananya usai Ramadhan, kegiatan ini akan kita laksanakan dengan rutin," kata Hj Yusra. Menurutnya, tujuan dzikir dan doa bersama ini digelar untuk menambah keimanan sekaligus mempererat tali silaturahmi guna memperkuat ukhuwah Islamiyah. "Di samping itu kita mendoakan agar Kota Medan selalu aman dan kondusif sedrta terhindar dari segala macam bencana," jelasnya. Di penghujung acara, Hj Yusra memberikan bantuan ratusan paket sembako kepada para ibu-ibu yang hadir. "Semoga bantuan ini bermanfaat bagi para ibu-ibu," harapnya. (BEN)


HUKUM & KRIMINAL

Selasa 16 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

Lagi, Sidang Soda Api Tertunda Medan-andalas Setelah sempat tertunda, sidang penganiayaan serta penyiraman cairan soda api ke wajah dan tubuh Ir Masfar Sikumbang tanpa alasan jelas kembali tertunda, Senin (15/8) kemarin. Salah seorang majelis hakim yang ditemui wartawan pun membenarkan penundaan sidang yang seyogianya mendengarkan keterangan saksi korban tersebut. Menurutnya, sidang itu direncanakan digelar hari ini

Kantor Desa Bogak Dibobol Maling

(Selasa, 16/8, red). "Benar, sidangnya tidak jadi. Kemungkinan besok digelar," sebut hakim yang minta namanya dirahasiakan itu. Sebelumnya, menurut informasi sidang tersebut dijadwalkan akan digelar, Senin (15/ 8) pagi sekira pukul 08.00 Wib. Kabar yang berkembang di lapangan, sidang yang disebutsebut bakal menyeret nama Walikota Medan, Rahudman Harahap itu sengaja disembunyikan dari para wartawan.(THA)

Penulis dan Pengumpul Rekap Judi Ditangkap Sei Rampah-andalas Seorang penulis angka tebakan judi togel warga Dusun II, Desa Pangkalan Budiman, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (15/8) sekira pukul 15.30 WIB ditangkap petugas Satreskrim Polres Sergai. Tersangka ditangkap ketika menulis angka tebakan judi togel di kediamannya. Selanjutnya, tersangka Jumino (58) bersama barang bukti berupa uang tunai Rp60 ribu, 1 buah buku tulis, dan selembar kertas rekapan berisi nomor angka tebakan togel dibawa ke Mapolres Sergai guna penyelidikan lebih lanjut. Ditempat terpisah, pada hari yang sama sekira pukul 16.00

WIB di perladangan Jalan Simpang Blok H Desa Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Sergai, petugas Satreskrim Polres Sergai, juga menangkap tersangka pengumpul rekapan angka tebakan judi togel Nasib Partanian Sinaga (35) warga Kampung Sinurat, Desa Blok 10, Dolok Masihul. Bersama barang bukti berupa uang tunai Rp 295 ribu, 5 lembar kertas rekapan berisi nomor angka tebakan Togel dan 1 unit handphone diamankan ke Mapolres Serdang Bedagai guna proses penyidikan. Kapolres Sergai, AKBP Arif Budiman melalui Kasubag Humas Polres Sergai, AKP ZN Siregar membenarkan penangkapan tersebut. (RYAD)

Penjahat Spesialis Curanmor Diringkus Medan-andalas Penjahat spesialis pencurian kenderaan bermotor (curanmor) diringkus petugas Reskrim Polsek Medan Kota, Minggu (14/8). Tersangka Suheimi alias Emi (26) penduduk Batangkuis diamankan dari sebuah doorsmeer tak jauh dari kediamannya. Dari Emi, polisi menyita satu unit sepeda motor hasil kejahatan berikut kunci letter T yang digunakan untuk merusak stang kendaraan roda dua tersebut. Informasi yang diperoleh di kepolisian, penangkapan itu berawal dari laporan Gunadi (25) penduduk Jalan Pasar 3 Gaperta Ujung pada Jumat (12/8). Dalam laporannya, korban mengaku telah kehilangan sepeda motor dari tempatnya be-

kerja di Jalan Indragiri, Medan. Berbekal laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dan dari informasi masyarakat menyebutkan ada seseorang hendak menjual sepeda motor dengan harga murah. Informasi itu ditindaklanjuti dan polisi yang telah menyaru hendak membeli sepeda motor itu, menjanjikan lokasi untuk bertemu. Namun tersangka menolak dan mengajak bersua di kawasan Batangkuis. Ketika sampai di lokasi yang dijanjikan, polisi melihat seorang pria sesuai ciri-ciri yang disebutkan sumber sedang duduk di sebuah doorsmeer. Tak ingin tersangka melarikan diri, polisi langsung meringkusnya sekaligus mengamankan sepeda motor milik Gunadi yang sedang dicuci.(HER)

Pelaku Jambret dan Narkoba Ditangkap Medan-andalas Seorang anggota sindikat pelaku jambret yang sudah menjadi Target Operasi (TO), Julius Simanjuntak (18) warga Jalan Elang Medan, Senin (15/8) sekitar pukul 16.30 WIB, dibekuk petugas Reskrim Polsek Medan Area dari kawasan Jalan Kepiting Medan. Kanit Reskrim Polsek Medan Area, AKP J Banjarnaor kepada wartawan mengatakan, penangkapannya berawal, petugas yang sudah lama melakukan pencarian terhadap tersangka mendapat informasi dari masyarakat tentang keberadaan tersangka yang sembunyi di kawasan Jalan Kepiting Medan. Begitu mendapat laporan tersebut, petugas langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan pengecekan. Setibanya di lokasi, pe-

tugas yang melihat tersangka langsung menangkapnya. Saat dibekuk, tersangka tidak bisa berkutik dan langsung diboyong ke komando untuk dilakukannya pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku sering beraksi. Setiap beraksi ia tidak pernah keluar kota Medan. Barang bukti berupa satu buah handphone hasil curian dan sepeda motor jenis Yamaha bebek BK 2029 DM. Terpisah petugas Reskrim Polsek Medan Area juga meringkus pengedar narkoba jenis sabu-sabu, Dedy Suryanto (38) warga Jalan Denai di kawasan Jalan Megawati, Medan. Saat ditangkap dari tersangka disita barang bukti 16 paket kecil sabu-sabu. Penangkapan tersebut berdasarkan informasi masyarakat. (HER)

Polisi Kecolongan Kasus Brigadir EP Medan-andalas Kepolisian Daerah Sumatera Utara dinilai "kecolongan" dalam kasus Brigadir EP yang diduga kuat melakukan tindak pidana penculikan dan perampokan yang berujung pembunuhan salah seorang teller Bank Rakyat Indonesia (BRI) Syariah Cabang Medan, Wahyuni Simangunsong. "Disebabkan membiarkan personel disersi berkeliaran, akhirnya Polda Sumut kecolongan," kata Presiden LSM Perjuangan Hukum dan Politik (PHP) HMK Aldian Pinem di Medan, Senin (15/8). Menurut Pinem, Polda Sumut tidak boleh membiarkan begitu saja personelnya yang disersi berke-

liaran dengan leluasa. Seharusnya, personel disersi seperti Brigadir EP tersebut diburu untuk dibina atau mendapatkan sanksi sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Kebijakan itu perlu dilakukan karena personel yang disersi umumnya memiliki masalah mental sehingga mudah melakukan atau diajak ikut serta dalam kejahatan. Hal itu dapat dilihat dari kasus personel Polresta Medan Brigadir EP yang diduga kuat menjadi aktor utama dalam penculikan dan perampokan yang berujung pembunuhan karyawati BRI Syariah Cabang Medan Wahyuni Simangunsong. (ANT)

4

andalas/rony muharrman

SIDANG PENGRUSAKAN KANTOR ORBIT – Tiga dari enam terdakwa penyerangan dan pengrusakan kantor redaksi Harian Orbit beberapa waktu lalu, menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (15/8). Keenam terdakwa merupakan karyawan PT Wahana Dewata Mandiri (WDM) yang merasa keberatan atas pemberitaan Harian Orbit yang menuding PT WDM melakukan bisnis yang berindikasi judi gaya baru.

Terkait Kasus Penembakan CS BRI

Briptu Vico Panjaitan Diadili di Ruang Pengadilan Anak Medan-andalas Briptu Vico Panjaitan yang memiliki nama lengkap, Vico Daniel Prawira Haminson Panjaitan, oknum polisi Sat Pamobvit Polresta Medan yang menembak cleaning service (CS) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Putri Hijau, menjalani sidang perdananya di ruang Pengadilan Anak di Pengadilan Negeri Medan, Senin (15/8). Dalam sidang yang dipimpin majelis hakim diketuai Subiharta, SH itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Iwan Ginting, SH, mengungkapkan dalam surat dakwaannya,

menjerat terdakwa dengan Pasal 338 atau pasal 359 KUHP. Sebab, diuraikan JPU, pada 31 Mei 2011 di Jalan Putri Hijau tepatnya di gedung Bank BRI Cabang Putri Hijau dengan sengaja telah merampas jiwa orang lain Dermawan Muhammad, warga Pasar VII Tembung. Ketika itu, terdakwa yang ditempatkan bertugas di Bank BRI Cabang Putri Hijau untuk pengawalan turun ke lantai basemen gedung BRI dengan menenteng senjata yang berisi peluru dan sambil berjalan mengokang senjata yang sedang dipegangnya tersebut. Ditengah perjalanan, terdakwa melihat saksi Briptu Hasan Bahri Nasution sedang mengelap mobil miliknya dan mengarahkan senjata yang dipegangnya ke arah saksi

sembari berkata, “ku tembak abang nanti”, dan kemudian dijawab saksi, “gila kau Vico”. Mendengar jawaban saksi, terdakwa tertawa kemudian berjalan meninggalkan saksi sambil kembali mengokang senjatanya dengan posisi mengarah ke depan. Setelah berjalan beberapa meter, terdakwa melihat korban Dermawan Muhammad tengah membersihkan sepeda motornya sambil jongkok dan ketika itu senjata terdakwa meletus dan pelurunya menembus punggung dan keluar melalui dada sebelah kanan hingga akhirnya korban meninggal dunia. Usai mendengarkan dakwaan JPU, majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan eksepsi terdakwa. (THA/FEL)

Oknum Petugas LP Kota Langsa Aniaya Tahanan Langsa-andalas Seorang oknum petugas Lembaga Permasyarakatan (LP) Kota Langsa, AR dituding melakukan penganiayaan terhadap salah seorang tahanan bernama Syafuannur alias Iwan (25). Akibatnya, telinga Iwan mengeluarkan darah setelah dibogem, Kamis lalu (11/8) sekira pukul 18.00 Wib. “Anak saya Syafuannur dituduh melepar batu ke arah petugas jaga LP. Kemudian salah seorang petugas LP, AR memukul bagian teliga anak saya hingga keluar darah. Terus terang, saya tidak terima anak saya diperlakuan seperti itu,” kata Shania, (46), orangtua Iwan, warga Dusun Dayah, Desa Merande, Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa, kepada andalas, Senin (15/8). Ditambahkan Shania, kejadian itu berawal ketika menjelang berbuka puasa. Syafuannur a l i a s

Iwan menanyakan kepada petugas LP, bahwa menu makanan berbuka puasa untuknya yang dikirim dari keluargan Syafuannur sudah dititipkan ke petugas jaga LP. Ketika hal itu ditanyakan menu makanan, lanjut Shania, petugas malah bertindak kasar dan AR memukul pada bagian teliga Iwan hingga keluar darah. “Yang mengantar menu makanan untuk berbuka puasa Syafuannur itu adek Iwan, Molidinur (15). Namun karena Molidinur dilarang masuk oleh petugas, menu makanan tersebut dititipkan kepada petugas jaga di LP tersebut. Kemudian waktu hendak berbuka, Syafuannur menelepon saya dan menanyakan mana makanan untuknya, saya bilang sudah di titp ke petugas jaga. Ketika Syafuannur menanyakannya kepada petugas, petugas malah mengusir dan membentak – bentak Syafuannur, dan kemudian salah satu petugas yang bernama Arif memukul Syafuannur hingga keluar darah,” terang Shania. Kejadian pemukulan itu, sambung Shania, langsung diberitahu korban kediri Shania. Mendengar hal itu, Shania tidak terima, dan esok harinya Shania melaporkan kejadian tersebut ke Kepala LP

setempat Baharuddin, SH. “Saya tidak terima anak saya diperlakukan seperti itu. Saya awalnya mau menutut pelaku, tapi karena saya ditakut–takuti oleh pihak LP, kalau saya mengambil jalur hukum, anak saya bisa lama dibebaskan dari LP, makanya saya mau menurututi keinginan mereka untuk berdamai. Tapi apa yang menjadi kesepakatan dalam perdamaian, intinya tidak saya dapatkan. Jadi saya akan menutut pelaku dan melaporkannya ke Polisi,” ujar Shania memastikan. Kepala LP Kota Langsa, Baharuddin, SH dikonfirmasi andalas via selular, Senin (15/ 8), membenarkan adanya hal tersebut. Dia menyatakan akan memberi tindakan kepada anggotanya yang bertugas diluar dari prosedur. “Saya tetap akan menindak anggota yang bertugas diluar dari prosedur. Hukuman apa yang diberikan, tentu berdasarkan besar kecilnya pelanggaran yang dilakukan. Namun, untuk kejadian ini, kemarin sudah ada titik perdamaian antar kedua belah pihak, “kalau ada tidak percaya, tanya kepada Pak Bakar, salah seorang wartawan yang mendampingi keluarga korban saat proses perdamaian,” pungkasnya. (SNO)

Batu Bara-andalas Kantor Desa Bogak, Kecanatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara, Kamis (11/8) sekira pukul 02.00 WIB dibobol maling. Akibatnya, satu unit komputer berikut printernya raib. Peristiwa tersebut diketahui pada Jumat, (12/8) pagi ketika sekretaris desa, Ridwan Bahari hendak masuk kantor. ''Begitu kantor dibuka, kelihatan ruangan komputer dan jendela bagian depan terbuka. Sedangkan kaca nako jendela berserakan. Kuat dugaan, pelaku masuk dari jendela,” kata Wakil ketua BPD Desa Bogak, Azmi Saini. Azmi mengaku kesal kepada petugas dan staf desa atas ketidak hati-hatian dalam menjaga aset pemerintah desa itu sehingga ludes dicuri. Azmi berharap, pihak kepolisian dapat segera mengusut pelaku pencurian aset kantor desa itu. (ZN)

Jurtul Togel Dibekuk di Warung Kopi Teluk Mengkudu-andalas Juru tulis (jurtul) judi toto gelap (togel) ditangkap petugas Reskrim Polres Sergai di salah satu warung kopi di Dusun II, Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Senin (15/8) sekira pukul 15.00 WIB. Saat ditangkap dari tersangka, Junaidi (40) warga Dusun II, Desa Liberia, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai disita barang bukti uang tunai Rp22 ribu, 1 buah buku rekap dan 1 unit handphone. Kasubag Humas Polres Sergai, AKP ZN Siregar mengatakan, tersangka ditangkap ketika merekap kupon judi togel. “Dia ditangkap atas informasi dari masyarakat,” ujar Siregar. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, bersama barang bukti tersangka langsung diboyong ke Mapolres Sergai. Dan hingga berita ini diturunkan, penyidik masih memeriksa tersangka.(RYAD)

Polsek Medan Kota Bekuk Jurtul Togel Medan-andalas Petugas Reskrim Polsek Medan Kota membekuk seorang juru tulis (jurtul) judi toto gelap (togel) di wilayah hukumnya, kemarin. Dari tersangka Alimuddin Syahputra (40) penduduk Jalan Ngalengko, Kelurahan Sidorame Barat, Kecamatan Medan Perjuangan, polisi menyita satu telepon genggam yang digunakan untuk menerima SMS pemasang togel dan uang Rp26 ribu. "Tersangka sudah menulis togel sejak dua bulan lalu. Dia mengaku mendapat komisi 15 persen dari setiap putaran,” kata Kapolsek Medan Kota Kompol M Hari Sandy Sinurat, SIK. (HER)

Kecewa Cinta Diputus, Remaja 16 Tahun Bakar Diri Orang bilang, masa remaja itu masa yang paling indah. Pernyataan ini bisa benar bisa juga tidak. Tergantung dari kaca mata yang melihat dan mengalaminya.

N

amun ada beberapa persoalan yang biasanya dialami ABG, alias Anak Baru Gede, sebagai implikasi dari pertumbuhannya. Persoalan ini bisa dibilang unavoidable problem namun belum tentu tidak bisa di selesaikan. Persoalan yang unavoidable dan unresolved itu lah yang membuat remaja bisa tenggelam dalam depresi. Seperti yang dialami seorang remaja 16 tahun di Dusun II, Desa Juma Tombak Kecamatan, STM Hilir, Deli Serdang.

Gara-gara cintanya diputus secara sepihak, E Silaban alias Keramat nekat berusaha mengakhiri hidupnya dengan cara bakar diri. Meski demikian, pemuda putus sekolah ini tidak tewas, namun hanya menderita luka bakar parah. Yang membuat Keramat semakin gundah, Wati ternyata memutus cinta hanya lewat SMS saja. Parahnya, setelah itu Wati pun tak mau menerima kontak dari Keramat. Keramat kian gundah, ditelepon Wati tak menjawab, dan saat diapelin Wati pun malah menghindar. Hingga akhirnya, Minggu (13/8), sekira pukul 17.00 Wib, lantaran Wati tak juga mau mengangkat teleponnya, Keramat pun tiba-tiba berbuat nekat. Di depan beberapa orang teman sebayanya, dia terlihat coba menyedot bensin dengan slang kecil dari tangki sepeda motor bebeknya.

Begitu mulutnya penuh berisi bensin, lajang yang sudah ditinggal mati oleh bapaknya itu lantas menghidupkan mancis dan gawatnya api mancis tersebut di dekatkanya ke bagian bibirnya. Seketika api menyambar bensin yang masih berada di dalam mulutnya itu. Api pun berkobar seketika membakar mulutnya sendiri. Saat itu Keramat berteriak kesakitan, sedangkan teman-temanya langsung memadamkan kobaran api di mulutnya itu dengan menyiramkan air ke wajah lajang putus asa itu. Setelah api padam, beberapa warga disana segera memboyong Keramat ke salah satu Bidan Desa Juma Tombak , karena luka serius di bagian bibirnya Bidan Desa memboyongnya ke Puskesmas Talun Kenas. “Lebih baik aku mati saja, gak ada pasal tiba-tiba cewekku memutuskan

aku, itu pun lewat SMS saja bang. Aku sayang kali sama dia bang, makanya kok tega kali dia sama aku, apa karena aku tak sekolah,” ujar E Silaban sembari merasakan sakit pada bagian bibirnya yang nyaris kriting akibat terpanggang api. Sementara guna mencari tahu apa sebabnya Wati memutuskan Silaban begitu saja, siswa SMA ini tampaknya tak ingin bercerita soal itu. Buktinya, saat wartawan menyambangi kediamanya, Wati malah menghindar dan ucapnya ke orangtuanya kalau dia tengah tak berada di rumah. Sedangkan orang tua Wati sendiri mengaku kalau mereka belum mengijinkan putrinya itu untuk berpacaran apalagi dengan pemuda yang tak mau bersekolah. Jelaslah, dengan demikian putus sudah harapan Keramat untuk kembali memiliki Wati. (STP)


HUKUM & KRIMINAL

Selasa 16 Agustus 2011

Pemalsu Tanda Tangan Belum Penuhi Panggilan Sidang Nias Selatan-andalas Terdakwa perkara kasus dugaan pemalsuan tanda tangan warga Desa Hilimagari, Kecamatan Toma, Kabupaten Nias Selatan (Nisel), Aliran Zebua CS hingga saat ini belum memenuhi panggilan sidang. Padahal, pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Gunung Sitoli sudah tiga kali melayangkan surat panggilan sidang kepada terdakwa namun terkesan diabaikan. “Mestinya terdakwa Aliran Zebua sudah menerima vonis sebagai kompensasi hukuman atas perbuatanya merampas hak orang lain demi kepentingan pribadinya. Namun sidang selalu gagal

karena ketidakhadirannya dalam persidangan,� ujar saksi korban yang juga anggota Panwaslukada Kecamatan Toma, Edila Zebua, kepada andalas, Senin (15/8). Dijelaskanya, pemalsuan tanda tangan warga Desa Hilimagari oleh terdakwa Aliran Zebua CS, digunakan untuk memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon kepala daerah pada Pemilukada Nisel, tahun lalu. Pantauan andalas di lapangan, terdakwa saat ini bebas melakukan kegiatan pembangunan parit dan bronjong di Jalan Lintas Teluk Dalam Gunung Sitoli. (EZ)

Diusut, Kasus Dugaan Korupsi di IAIN Sumut Medan-andalas Kasus dugaan korupsi di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumut senilai Rp Rp72 miliar, pada Tahun Anggaran (TA) 2010 yang dilaporkan LSM Angkatan Muda Advokasi Hukum Indonesia (AMDHI) dan Forum Mahasiswa Peduli IAIN Sumatera Utara (Formalin) ke Polda Sumatera Utara mulai diusut. “Petugas kami tengah menyelidiki dugaan kasus tersebut,� kata Kasubbid PID Humas Polda Sumut, AKPB MP Nainggolan kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (15/8). Laporan dugaan korupsi tersebut bernomor 008/LSM AMDHI/SU/08/2011 dengan

hal Laporan dugaan korupsi IAIN SU diterima oleh Kasubdit III/Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut, AKBP Verdy Kalele. AMDHI maupun Formalin mensinyalir, dugaan korupsi di IAIN Sumut mencapai Rp72 miliar, pada Tahun Anggaran (TA) 2010. "Sejauh ini, kita berupaya untuk mencari barang bukti. Untuk nantinya, dilakukan penyelidikan secara intensif," ujar MP Nainggolan. “Kami masih butuhkan waktu. Karena dalam penyelesaian kasus-kasus korupsi dibutuhkan bukti, keterangan saksi serta hal-hal lainnya untuk menguatkan penanganan kasus tersebut,� tambah Nainggolan. (HER)

Pemilik Sabu Dihukum 5 Tahun Penjara Lubuk Pakam-andalas Joko Malis Saragih alias Jek (27) warga Jalan Keramat, Kelurahan Syahmad, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, dihukum selama 5 tahun penjara dan denda sebesar Rp1 miliar, subsider 3 bulan penjara, karena terbukti secara sah dan meyakinkan memiliki sabusabu sebanyak 4 paket atau seberat 1,4 gram. Dalam sidang dengan agenda pembacaan vonis atau putusan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam, Senin (15/8) dipimpin ketua majelis hakim Denny Lumbantobing, SH dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siti Chairani SH. “Perbuatan terdakwa terbukti melanggar pasal 112 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan barang bukti dirampas untuk dimus-

nahkan,� sebut majelis hakim. Sementara JPU Siti Chairani SH dan terdakwa Joko Malis Saragih menerima putusan tersebut. Terdakwa Joko Malis Saragih ditangkap petugas Sat Res Narkoba Polres Deli Serdang pada Minggu (1/ 5) sekira pukul 20.00 WIB di rumah kos-kosan di Jalan Kartini Lubuk Pakam. Dari tangan terdakwa, petugas menemukan 1 paket sabu-sabu yang dikemas dalam plastik klip. Selain itu, dari bawah karpet ditemukan 3 paket lagi. Dari pengakuan terdakwa, barang narkotika tersebut dibeli dari temannya yang bernama Endu seharga Rp100 ribu. Pada saat transaksi, terdakwa membayar Rp30 ribu sedangkan sisanya akan dibayar kemudian sehingga terdakwa menggadaikan handphone sebagai jaminan. (BOB)

K

asubbid Pengelola Informasi dan Data (PID) Humas Polda Sumut ABKP MP Nainggolan menuturkan, pemeriksaan saksi-saksi tersebut untuk menerangkan kasus di Disporasi tersebut. “Keterangan saksi-saksi masih ddidalami lagi oleh penyidik,� ujar MP Nainggolan di ruang kerjanya kemarin. IKLAN |

5

Polres Deli Serdang Sweeping Terminal Lubuk Pakam  Pelaku Pungli

Lari Tunggang Langgang Lubuk Pakam-andalas Petugas gabungan dari Kepolisian Resor Deli Serdang, Dinas Perhubungan, Satpol PP dan aparat TNI, Senin (15/8) sekitar pukul 12.30 Wib melakukan sweeping di terminal Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Sweeping selain melihat kesiapan pengusaha angkutan menghadapi arus mudik lebaran juga untuk membersihkan terminal dari aksi-aksi premanisme itu dipimping langsung Kapolres Deli Serdang, AKBP H Wawan Munawar, SIK. Selain di terminal Lubuk Pakam, petugas juga mendatangi sejumlah titik rawan kriminal dan arus lalu lintas lainnya. Di terminal Lubuk Pakam, para preman yang kerap melakukan aksi pungutan liar (pungli) kepada sopir angkutan umum lari tunggang langgang. “Kehadiran petugas gabungan yang dipimpin langsung Kapolres Deli Serdang membuat terminal sepi dari aktivitas pungli. Bahkan sejumlah calo atau agen bus yang kesehariannya mangkal disana, lari tunggang langgang menyelamatkan diri,� ujar warga. Pantauan andalas di terminal, Kapolres Deli Serdang, AKBP H Wawan Munawar, SIK memantau langsung

andalas/th sihombing

SEPI – Terminal Lubuk Pakam terlihat sepi dari aksi pungli saat Kapolres Deli Serdang, AKBP H Wawan Munawar, SIK bersama tim gabungan melakukan sweeping, Senin (15/8) sekira pukul 12.00. sejumlah loket penjualan tiket bus. Selain itu, Kapolres juga menemui sejumlah karyawan perusahaan angkutan umum dan sejumlah penumpang yang menunggu kendaraannya. “Kedatangan kami juga untuk mengecek persiapan pengamanan “Operasi Ketupat� di sejumlah titik yang diduga rawan dengan tindakan kriminal jelang lebaran termasuk di terminal bus Lubuk Pakam,� kata

Kapolres. Wawan mengaku saat ini pihaknya belum menemukan tindak pidana menonjol yang terjadi di wilayah hukumnya. Tetapi selain pengamanan kriminal pihaknya juga mengamankan keamanan lalulintas dengan mendirikan sejumlah pos keamanan di titik tertentu di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) meliputi Simpang Kayu Besar, Simpang Abadi, Simpang Permina, Simpang Abunawas,

Pelaku Penggelapan Sepeda Motor Dituntut 18 Bulan Penjara Lubuk Pakam-andalas Hendra Wibowo alias Ucok alias Tato (34) warga Jalan Pancing, Gang Suluh, Kelurahan Sidorejo Hilir, Kecamatan Medan Tembung, terdakwa dalam perkara penipuan dan atau penggelapan sepeda motor Suzuki Smash BK 5739 KW milik saksi korban Sri Astuti (30) warga Jalan Pokpan Pabrik Cargil, Dusun VI, Pasar XIII Desa Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, dituntut 18 bulan penjara di PN Lubuk Pakam, Senin (15/8). “Terdakwa bersalah melakukan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan melanggar pasal 372 KUH-Pidana,� sebut Jaksa Penuntut Umum (JPU), Aben BM Situmorang dihadapan majelis hakim Pontas Effendi SH.

Terdakwa melakukan perbuatannya pada Jumat 16 Agustus 2010 sekira pukul 17.00 WIB, dimana pada saat itu saksi Agus Ardianto alias Ardi meminjam sepeda motor dari kakanya Sri Astuti. Kemudian Agus Ardianto bersama Agus Budiyono jalan-jalan dan saat ditengah jalan bertemu dengan terdakwa Hendra Wibowo

dan terdakwa menumpang untuk diantar ke Batang Kuis. Lalu terdakwa menyuruh memberhentikan sepeda motor di SPBU Pasar VI, Tanjung Morawa untuk mengisi bensin. Setelah perjalanan dilanjutkan, terdakwa meminta Agus Budioyono untuk menghentikan sepeda motor dan terdakwa meminta ia yang mengemudikan sepeda motor. Selanjutnya terdakwa menyuruh Agus Budiyono turun dan menunggu terdakwa di tempat tersebut. Setelah ditunggu beberapa lama, terdakwa tidak pernah datang untuk mengembalikan sepeda motor tersebut. Akibat perbuatan terdakwa, saksi korban Sri Astuti mengalami kerugian sebesar Rp5 juta. (BOB)

Polisi Dalami Keterangan Saksi Kasus Dugaan Korupsi Disporasu Medan-andalas Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut terus mendalami pemeriksaan saksi-saksi terkait dugaan korupsi di Dinas Pemuda dan Olahraga Sumatera Utara (Disporasu) senilai Rp Rp1,2 miliar.

harian andalas | Hal.

Sebab, katanya, penyidik masih menelusuri siapa orang yang bertanggungjawab atas pengerjaan 11 paket kegiatan pemeliharaan rutin atau berkala gedung kantor dan asrama Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jalan Sekolah Pembangunan Medan Sunggal di bawah wewenang Disporasu itu. Sedangkan, mantan Kadisporasu, Ardjoni Munir telah dimintai keterangan. Penyidik juga telah memeriksa saksi Jonner Hutagaol, Isdawani Nafsiah, Ali Muhar, Refliady, Jabuhal Simamora, Darwin, Dwi Widodo, Harianto Butarbutar dan Yusuf Rangkuti. Menurut MP Nainggolan, para saksi tersebut dipastikannya terlibat dalam proyek yang menggunakan Anggaran

Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumut tahun anggaran (TA) 2008 itu. Meski begitu, lanjutnya, pemeriksaan mendetil harus dilakukan untuk mengetahui siapa yang bertanggungjawab dibalik penggunaan anggaran pengerjaan 11 paket kegiatan pemeliharaan rutin atau berkala gedung kantor dan asrama Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) Jalan Sekolah Pembangunan Medan Sunggal itu, senilai Rp 1,2 miliar. “Ini untuk menerangkan kasusnya, agar dapat ditetapkannya tersangka,� tegasnya. Seperti diberitakan sebelumnya, pada proses pelaksanaan proyek ini, terjadi pengurangan volume paket pekerjaan tersebut, yakni dana yang dianggarkan tidak sesuai dengan realisasi atau dana yang dianggarkan tidak semuanya digunakan. Dari dana yang

dianggarkan sebesar Rp1.292.370.000, sedangkan realisasinya Rp1.217.278.900. Dengan demikian, terjadi pengurangan Rp10 juta hingga ratusan juta per paketnya. Penyidik juga telah melakukan audit fisik terhadap proyek pemeliharaan gedung di lingkungan Dispora Sumut dengan meminta bantuan Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara (USU). Penyidik menduga telah terjadi tindak pidana korupsi dan melanggar Pasal 2 (1) subs Pasal 3 UU nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU nomor 31 tahun 1991 jo pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHPidana. (HER)

Kawasan KIM Star, Simpang Pasar 7, Simpang Penara, Simpang Terminal Lubuk Pakam, Simpang Empat Tugu Timbangan serta Jembatan Sei Ular (batas wilayah). Untuk Operasi Ketupat yang dimulai 23 Agustus mendatang dikerahkan sebanyak 700 personil yang terdiri, kepolisian, TNI, Dishub, Pamong Praja, Pramuka serta Ormas dilengkapi sarana dan prasarana lainnya. (TH)

Dipukul Pedagang, Petugas Kebersihan Lapor Polisi Belawan-andalas Mengaku dipukul pedagang, petugas pengutip dana kebersihan Pasar Sore Griya Martubung, Sri Handayani (21) Warga Jalan Rawe Lingkungan XII, Kelurahan Tangkahan, Kecamatan Medan Labuhan mengadu ke Polsek Medan Labuhan, Senin (15/8). Dalam laporannya yang tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan No Pol: STPL/VIII/ 2011/Pel-Blw/Sek Medan Labuhan mengaku peristiwa pemukulan tersebut terjadi pada Minggu, (14/8). Pelakunya disebut-sebut bernama, Turilamanatap Hutahaean (35) warga Jalan Rawe Kelurahan Tangkahan Kecamatan Medan Labuhan. Di Mapolsek Medan Labuhan kepada andalas korban menuturkan, seperti biasanya korban menjalankan tugasnya atas suruhan atasannya mengutip uang kebersihan pasar. Pelaku yang tak terima dikutip mencoba melakukan perlawanan. Sehingga terjadi keributan yang berujung pada pengerusakan yang diduga dilakukan pengelola pasar. Turilamanatap yang kesal dengan perlakuan pengelola pasar, saat ketemu dengan korban langsung melayangkan bogem mentah ke arah wajah Sri. Sebelumnya Tarulimanatap sudah melaporkan pengerusakan yang dilakukan pengelola pasar ke Polsek Medan Labuhan dan Sri juga mengadukan pemukulan, kedua belah pihak sama-sama mengadu ke polisi. Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, AKP Oktavianus ketika dikonfirmasi, Senin (15/8) membenarkan pihaknya sudah menerima laporan pengaduan kedua belah pihak. (DP)

Jalan Kepala Sawit Rawan Macet Tanjung Morawa-andalas Diduga tidak adanya pihak kepolisian melakukan pengaturan di persimpangan Jalan Kelapa Sawit menuju Jalan Irian, membuat kota Tanjung Morawa kerab mengalami kemacetan. "Sejak pukul 17.00 Wib tadi, Jalan Kelapa Sawit ini macet hingga 2 kilometer. Namun tak satu personel pun petugas tidak tampak untuk mengaturnya," keluh salah seorang sopir truk, Bonar Sitinjak kepada wartawan, Senin (15/8) kemarin. Dikatakanya, kemacetan yang timbul dari arah Jalan Kelapa Sawit menuju Kota Tanjung Morawa terlihat jelas karena seluruh badan jalan dipenuhi oleh ribuan pengendara mobil maupun sepeda motor yang berdesak ingin mendahuli. “Oleh karena itu, diminta kepada petugas Satlantas Polres Deli Serdang agar melakukan pengaturan agar tidak terjadi kemacetan menjelang sore,� Harapnya. (STP) andalas/imanuel sitepu

MACET– Ratusan kenderaan terjebak kemacetan di persimpangan Jalan Kelapa Sawit menuju Jalan Irian, dikelukan warga.


Selasa 16 Agustus 2011

Dishut dan Pengusaha Kilang Kayu "Main Mata" STM Hilir-andalas Sejumlah pejabat teras di Dinas Kehutanan (Dishut) Deli Serdang disinyalir "main mata" dengan salah satu pengusaha kilang kayu yang berlokasi di Dusun I Tungkusan Desa Tadukanraga, Kecamatan STM Hilir, Kabuaten Deli Serdang. Pasalnya, berdasarkan keterangan pejabat Dishut DS, sejak tahun 2009 kilang kayu milik Gopal dengan nama UD Tama itu sudah tidak memiliki izin operasional, dan tidak terdaftar di instansi terkait. "Namun, aktivitas di kilang itu tetap berjalan karena dibeking oknum Dishut dan seorang oknum ketua LSM," ujar sejumlah warga setempat kepada wartawan, Senin(15/8). Hal senada diungkapkan mantan Camat STM Hilir yang memohon jati dirinya tidak disebutkan. Menurutnya, UD Tama yang bergerak di bidang penggergajian kayu itu pernah mengurus rekomondasi untuk pengurusan izin HO non industri. Namun setelah Dinas Penanaman Modal mengeceknya, izin HO untuk UD Tama tidak bisa dikeluarkan karena bertentangan dengan surat edaran Menteri Kehutanan. "Kami tidak berhak mengeluarkan izin HO (Gangguan) yang diusulkan UD Tama karena di lokasi ditemukan 4 unit mesin sawmill yang dioprasikan," ungkap K Ginting, Kasubdis Dinas Penanaman Modal Deli Serdang saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin. Menurutnya, tahap pengeluaran izin itu terlebih dahulu mengurus izin peruntukkan tanah sehingga dapat izin IMB. Kilang kayu merupakan industri, karena dalam perkerjaannya mempergunakan mesin. Sementara Ramlan Rambe, Kasubdis Perizinan Dishut Deli Serdang saat dikonfirmasi mengatakan, sudah mengintruksikan kepada pemilik UD Tama, agar kilang kayu terletak di dekat pemukiman warga itu menghentikan operasionalnya. Bahkan ia mengakui, surat izin yang diperlihatkan pemilik kilang kayu tidak terregistrasi (terdaftar) di Dishub DS. (STP)

RAGAM

harian andalas | Hal.

6

USU Sumbang Puluhan Kantong Darah ke PMI Medan-andalas Civitas akademika Universitas Sumatera Utara (USU), menyumbangkan puluhan kantong darah kepada Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Medan. Aksi sosial ini merupakan rangkaian dari peringatan Dies Natalis ke-59 perguruan tinggi negeri (PTN) itu. "Pada Dies Natalis ke-59 ini banyak acara digelar termasuk salah satunya adalah aksi donor darah yang kemudian hasilnya disumbangkan ke PMI Medan demi mencukupi kebutuhan darah," kata Ketua Panitia Dies Natalis ke-59 USU, Prof Dr Irmawati melalui Kepala Humas USU Bisru Hafi di kampus USU Padang Bulan Medan, Senin (15/8). Dikatakan, pada peringatan Dies Natalis ke-59 yang puncak acaranya akan berlangsung pada 20 Agustus mendatang, panitia telah mengundang Prof Adnan Buyung Nasution yang merupakan advokat senior dan juga sebagai Guru Besar Hukum pada The University of Melbourne, Australia. "Sejauh ini Adnan Buyung telah menyatakan kesediaannya untuk hadir dan akan menyampaikan orasi ilmiahnya berjudul "Tantangan Bagi Perguruan Tinggi: Melahirkan Pemimpin Bangsa yang Berilmu dan Berintegritas," kata Bisru. Kegiatan lainnya yang juga telah digelar dalam rangka Dies Natalis

andalas/ist

DONOR DARAH-Rektor USU Prof Syahril Pasaribu sedang menyumbangkan darahnya pada kegiatan donor darah dalam rangka peringatan Dies Natalis ke-59 USU, di Kampus USU, baru-baru ini. tersebut adalah seminar ilmiah yang diikuti oleh para peneliti penerima 'research grant' baik dari Dikti, USU, dunia industri, pemda, praktisi, maupun konsultan. Jumlah makalah yang

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

disajikan sebanyak 71 buah yang terdiri dari 36 berlatar belakang science, 12 humaniora, dan 25 engineering. Seminar yang diikuti oleh 137 orang peserta itu menampilkan penelitian

terbaru maupun karya inovatif dari para peneliti atau dosen muda USU, para mahasiswa (S1, S2 dan S3), serta praktisi dari berbagai disiplin ilmu baik sains, teknik, dan humaniora. Sedangkan untuk tingkat fakultas di lingkungan USU, beberapa kegiatan yang juga telah terlaksana adalah pemeriksaan ibu hamil, pemeriksaan penyakit kulit, mata dan khitan massal yang dipusatkan di kabupaten Langkat oleh Tim Fakultas Kedokteran USU pada Juli 2011. Kemudian pelaksanaan Seminar "Green Technology: International Science and Technology" oleh Lembaga Penelitian, Workshop Manajemen Bencana di FISIP USU, dan beberapa kegiatan lainnya seperti kuliah umum dan pelatihan yang dilaksanakan beberapa fakultas seperti Fakultas Psikologi dan Keperawatan. "Puncak acara peringatan Dies USU ke-59 akan dipusatkan di Gelanggang Mahasiswa USU Sabtu, 20 Agustus. Untuk puncak acara ini panitia telah mengundang Gubernur Sumatera Utara, pimpinan instansi pemerintahan, para wali kota/bupati di Sumatera Utara dan para mitra USU," kata Bisru. Paket Ramadan Sebelumnya, Sabtu (13/8), di halaman Biro Pusat Adminitrasi Kampus USU, Dharma Wanita Persatuan USU menyerahkan bantuan sosial berupa Paket Ramadan kepada para PNS Golongan 1 dan tenaga honorer di lingkungan USU. Bantuan sebanyak 400 paket bahan kebutuhan pokok (sembako) itu diserahkan secara langsung oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan USU Ny Hj Linda Syahril Pasaribu, disaksikan Rektor USU Prof Syahril Pasaribu. (HAM)


RAGAM

Selasa 16 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

7

andalas/ist

Pengacara Junimart Girsang Raih Doktor Ilmu Hukum CENDERAMATA - Bupati Labuhan Batu dr H Tigor Panusunan Siregar didampingi Ketua DPRD Labuhan Batu Hj Ellya Rosa menerima cenderamata dari Rahmat Shah saat resesnya ke daerah itu.

90 Persen DAU Labuhan Batu Habis untuk Belanja Pegawai Medan-andalas Beban biaya rutin APBD Labuhan Batu ternyata cukup memprihatinkan. Pasalnya, 90 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU) yang diterima daerah itu setiap tahunnya habis hanya untuk membelanjai pegawai. Hal ini disebabkan terkonsentrasinya sebahagian besar pegawai di Labuhan Batu sebagai kabupaten induk meski telah dilakukan pemekaran. "Kondisi ini tentunya cukup memprihatinkan," kata Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) utusan Sumatera Utara Dr H Rahmat Shah saat bertatap muka dengan unsur Muspida Plus

dan para pimpinan SKPD Pemkab Labuhan Batu dalam rangka reses, belum lama ini. Hadir di acara yang dilaksanakan di aula kantor bupati di Rantau Prapat itu Bupati Labuhan Batu dr H Tigor Panusunan Siregar didampingi Wakil Bupati Suhari Pane SIP dan Ketua DPRD Labuhan Batu Hj Ellya Rosa serta tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Labuhan Batu. Rahmat yang mendapatkan laporan ini mengatakan dirinya sebagai Anggota DPD RI akan menyampaikan kondisi keuangan Kabupaten Labuhan Batu kepada Pemerintah Pusat melalui DPD RI agar Pemerintah Pusat didesak segera menyusun kebijakan yang memberi ruang bagi kabupaten ini untuk mendapatkan porsi yang layak dari Dana Perimbangan khususnya DAU. Selain menyerap aspirasi

daerah yang terkait dengan kebijakan anggaran, Rahmat juga menerima masukan dari Pemkab Labuhan Batu terkait permohonan pembangunan bandar udara. Menurut Bupati Labuhan Batu Tigor Panusunan, potensi dan letak geografis wilayahnya sangat membutuhkan sarana transportasi udara sehingga diharapkan usulan ini dapat ditampung di APBN. Hal lain yang menjadi masukan bagi Rahmat adalah masalah penyelesaian kasus perbatasan, khususnya Pulau Jemur. Pulau Jemur merupakan aset daerah dengan potensi wisata yang cukup tinggi. Pulau tersebut kini diklaim kepemilikannya oleh tiga pihak, yakni pemerintah negara Malaysia, Pemkab Rokan Hilir-Riau, dan Pemkab Labuhan Batu. Pihak Pemkab Labuhan Batu sendiri menyayangkan kelambanan Pemerintah

Pusat menyelesaikan permasalahan tersebut, termasuk permasalahan perbatasan lainnya dan penamaan beberapa pulau yang belum mempunyai nama. Ketidakefektifan dan ketidakefisienan penanganan permasalahan ini oleh Kementerian Dalam Negeri RI, khususnya, terletak pada minimnya tim yang dibentuk, yakni hanya satu tim untuk seluruh permasalahan perbatasan di seluruh Indonesia. Dalam kesempatan yang sama, selain menerima dan menyerap aspirasi masyarakat dan daerah, Rahmat juga menyosialisasikan tugas, fungsi, dan wewenang DPD RI serta programprogram kerja DPD RI yang telah direalisasikan. Rahmat juga menjelaskan rencana amandemen ke-5 UUD NRI 1945 seraya mengharapkan dukungan masyarakat Labuhan Batu untuk keberhasilan rencana ini.(GUS)

Medan-andalas Junimart Girsang SH, pengacara yang selama ini banyak menangani berbagai kasus yang menarik perhatian publik di Indonesia meraih gelar doktor dalam ilmu hukum dari Universitas Pajajaran Bandung, Jumat (12/8) lalu. Junimart berhasil mempertahankan desertasinya dengan predikat "sangat memuaskan" oleh tim penguji yang dipimpin Prof Dr Ganjar Kurnia, selaku ketua tim penguji dan juga adalah Rektor Universitas Pajajaran Bandung, dalam sidang terbuka di Bandung. Demikian siaran pers eletronik yang diterima redaksi koran ini, Senin (15/8). Disebutkan, Junimart Girsang dengan promotor Prof Dr H Rukmana Amanwinata, SH, MH dan co-promotor Dr Supraba Sekarwati W, SH, CN mengajukan desertasi berjudul Perlindungan Hukum terhadap Korban Tindak Pidana Usaha Perasuransian Dikaitkan dengan Pertanggungjawaban Pidana Perusahaan Berdasarkan Undang-undang Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian. Putra kelahiran Sidikalang 3 Juni 1963 ini mengatakan, bahwa korban tindak pidana usaha perasuransian tidak memperoleh hak untuk mengajukan gugatan atau tuntutan pidana atas akibat dari tindak pidana oleh usaha asuransi. "Perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana usaha perasuransian tidak mencerminkan 'doaddader-victim-strafrech' sehingga Undang-undang Nomor 2 tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian tanpak diskriminatif terhadap pelaku dan korban dari tindak pidana usaha perasuransian tersebut," ujar Junimart dalam kesimpulan desertasinya. "Akibatnya timbul ketidak-

Junimart Girsang percayaan kepada perusahaan asuransian sehingga melemahkan sektor asuransi yang memiliki kedudukan strategis sebagai sarana untuk mengatasi risiko. Selanjutnya mengganggu kesinambungan kegiatan usaha dan pada akhirnya menghambat tercapainya kesejahteraann sosial yang dicita-citakan"tegas saudara kandung pengacara Junivert Girsang, SH. Dia menyarankan agar Undang-undang Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha Perasuransian harus direvisi agar dapat memberikan perlindungan hukum terhadap korban tindak pidana usaha perasuransian dengan memasukkan ketentuan baru yang mengatur sanksi administrasi diperkuat dengan sanksi pidana pembayaran ganti kerugian yang nyata terhadap korban. "Perlu dilaksanakan revisi terhadap Undang-undang Nomor 2 tahun 1992 dengan menggunakan pendekatan keadilan restoratif yang memberikan keseimbangan perlindungan hukum terhadap korban dan tanggungjawab pidana perasuransian,"ujarnya. Dalam menyusun desertasinya, selain mempergunakan pendekatan yuridis normatif, Junimart juga mempergunakan

pendekatan yuridis komparatif (perbandingan hukum) yaitu dengan melakukan pengkajian perbandingan dalam penegakan hukum terhadap kejahatan korporasi di negara Belanda dan Amerika Serikat. Pada acara sidang terbuka itu, hadir mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn) Chairuddin Ismail, Tuada Was MARI, Hakim Agung Hatta Ali, SH, MH, para anggota DPR-RI seperti Chairuman Harahap, Tri Medya Panjaitan, Ahmad Yani, Tjahyo Kumolo, Nugroho IP, Rektor Universitas Simalungun, Ulung Napitu, MSi dan tokoh-tokoh masyarakat lainnya. Anak keempat pasangan Julius Girsang (almarhum) dan Rosdiana Boru Munthe ini menyelesaikan Sarjana Hukum dari Universitas Parahyangan Bandung serta Magister Hukum Pidana dari Universitas Pajajaran Bandung. Ayah dari Sarah Marissa Aromagira, Maria Angelita, Grace Madeart ini selain sebagai penasehat hukum juga sebagai Ketua Presidium Forum Diskusi Advokat Indonesia, Pengurus DPP Assosiasi Advokat Indonesia (AAI) Bidang Advokasi dan Bantuan Hukum (2005-2010), Anggota Jakarta Lawyers Club (JLC), menuangkan pengalamannya dalam buku Kumpulan Konsulatasi Hukum yang diterbitkan Forum Media Utama. Suami Risnauli Sidabutar ini juga aktif sebagai pengajar Kursus Advokat PKPA) di Universitas Esa Unggul (IEU) Jakarta, CES Education, Fakultas Hukum Katholik Parahyangan Bandung. Sejak 2005 hingga sekarang, pria yang telah merekam beberapa album lagu rohani serta lagu-lagu pop ini adalah Anggota Majelis Gereja GKPS (Gereja Kristen Protestan Simalungun). (REL/MA)


OLAHRAGA

Selasa 16 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

Djokovic Lanjutkan Kejayaan Montreal-andalas Kejayaan Novak Djokovic sepertinya masih belum berhenti. Terbukti, petenis asal Serbia itu kembali menambah koleksi gelar, setelah mengalahkan Mardy Fish di final Rogers Cup 2011 dengan skor 6-2 3-6 6-4. Dalam pertandingan di Montreal, Senin (15/8/2011) dini hari WIB, Djokovic memulai pertandingan dengan gemilang. Meski demikian, Fish sempat memberikan perlawanan pada set pertama. Tapi setelah skor sama kuat 2-2, perlawanan Fish hanya sampai disitu saja. Sejak Djokovic mencuri keunggulan dengan skor 3-2, dominasi petenis yang dijuluki The Joker ini sangat sulit dihentikan oleh Fish. Hasilnya, petenis nomor satu dunia itu merebut set pertama dengan skor 6-2. Fish mencoba bangkit di babak kedua. Meski sempat ketinggalan 2-4, tapi petenis asal Amerika Serikat itu tidak tinggal diam. Akhirnya, Fish

Sania Gagal Ulangi Kesuksesan Ohio-andalas Petenis India, Sania Mirza gagal mengikuti turnamen WTA tour Western & Southern setelah kalah dari petenis tuan rumah Alexa Glatch di babak kualifikasi Minggu waktu setempat. Sania gagal mengulangi kesukseannya di turnamen ini, sebab tahun 2007 dia berhasil menembus babak semifinal, tapi tahun ini dia harus gugur lebih awal oleh petenis tuan rumah 2-6 4-6. Dengan begitu, dia menyusul rekan senegaranya dari sektor tunggal putra, Somdev Devverman yang juga takluk di babak kualfikasi Sabtu lalu melawan petenis asal Turki Marsel Ilhan dengan dua set langsung 4-6, 6-7. Sedangkan bagi petenis tuan rumah Alexa Glatch, lolosnya dia dari babak kualifikasi memaksanya untuk berhadapan dengan petenis Serbia Ana Ivanovic di putaran pertama. Hasil drawing lainnya di putaran pertama Western & Southern Open, sudah tersaji pertarungan seru, ketika pete-

Sania Mirza

Piala Dunia U-20

PRANCIS JUMPA PORTUGAL DI SEMIFINAL Pereira-andalas Timnas Prancis lolos ke semifinal Piala Dunia U-20 setelah menundukkan Nigeria dengan skor 3-2. Di semifinal, Alexandre Lacazette cs. sudah dinanti oleh Portugal.

nis Italia Roberta Vinci bertemu dengan petenis Rusia, Nadia Petrova. Sedangkan Daniela Hantuchova asal Slovakia akan bertemu denga petenis asal Spanyol Lourdes Dominguez. Beberapa unggulan di turnamen ini, seperti Serena Williams, Maria Sharapova, Li Na, serta petenis WTA nomor satu dunia Caroline Wozniacki mereka baru akan bermain di putaran kedua, karena mendapatkan bye.(OKZ)

Menang WO, Del Potro Tantang Federer Ohio-andalas Juan Martin Del Potro lolos ke putaran berikutnya setelah menang dengan bermain hanya setengah set dalam turnamen Western & Southern Open, Minggu waktu setempat. Dengan kemenangan ini, del Potro akan menantang Roger Federer di putaran kedua. Seppi mengalami cedera di set pertama ketika Del Potro sedang unggul 4-1. Cedera yang dialami Seppi di kaki kanannya itu, sontak membuat Del Potro bermain tanpa mengeluarkan kekuatan maksimalnya. Meski hanya memainkan lima game di set pertama, Del Potro merasa telah melakukan servis yang bagus. Dengan hasil ini, dia akan berhadapan dengan Roger Federer, terakhir Del Potro mengalahkan Federer di final. (OKZ)

CESC FABREGAS

MU Ditinggal Para Bek Senior

Novak Djokovic berhasil menyamakan kedudukan setelah merebut set kedua dengan skor 6-3. Fish sempat mengawali set ketiga dengan baik. Dia berhasil unggul dengan skor 2-1. Tapi, Djokovic sepertinya tidak mau mengalah begitu saja. Pada akhirnya, The Djoker berhasil memenangi turnamen dengan kemenangan 6-4. Praktis, kemenangan ini, merupakan gelar juara yang kesembilan pada tahun ini, termasuk dua gelar bergengsi Amerika Serikat Open dan Wimbledon.(OKZ)

8

Bertanding di Estadio Pascual Guerrero, Senin (15/8) dinihari WIB, Prancis membuka skor pada menit ke-50. Lacazette sukses meneruskan umpan Grenier ClĂŠment untuk menjebol gawang Dami Paul. Saat waktu normal memasuki injury time, Nigeria berhasil menyamakan kedudukan. Sundulan Maduabuchi Ejike bersarang di gawang Prancis yang dikawal Jonathan Ligali. Karena skor sama kuat 1-1 bertahan hingga waktu normal habis, laga pun berlanjut ke babak extra time. Pada babak perpanjangan waktu, Prancis sukses melesakkan dua gol lewat tambahan, masing-masing lewat Gueida Fofana pada menit ke-102 dan Lacazette

dua menit kemudian. Sementara Nigeria cuma bisa membalas satu gol lewat Ejike pada menit ke-111. Ini adalah kali pertama Prancis lolos ke semifinal Piala Dunia U-20. Lawan berat sudah menanti mereka di babak semifinal, yakni juara dua kali Portugal. Laga Prancis versus Portugal akan digelar di Estadio Atanasio Girardot, MedellĂ­n, Kamis (18/8) pagi WIB. Brasil ke Semifinal Semetara itu, tim “Sambaâ€? Brasil menjejak semifinal Piala Dunia U-20 usai menundukkan Spanyol 4-2 dalam babak adu penalti, setelah sebelumnya kedua kesebelasan bermain imbang 2-2. Di Estadio HernĂĄn RamĂ­rez Villegas, Senin (15/8) pagi WIB, Brasil unggul terlebih dulu di menit ke-35, setelah Willian memanfaatkan bola rebound yang sebelumnya menghantam mistar. Spanyol kemudian menyamakan kedudukan pada menit 57. Tandukannya mengakhiri kerjasama Hugo Mallo dan Sergio Canales membuat skor kembali imbang, 1-1. Setelah tak ada gol lagi yang lahir di waktu normal, pertandingan mesti memasuki perpanjangan waktu. Di sini kembali Brasil unggul lebih dulu lewat

Dudu, sebelum kemudian Spanyol menyamakan lagi lewat Alvaro Vazquez. Skor 2-2 bertahan sampai habisnya waktu perpanjangan, memaksa laga diselesaikan lewat adu penalti. Spanyol menendang lebih dulu dengan sepakan Jordi Amat bisa dihadang kiper. Carlos Henrique Casimiro lantas membuat Brasil memimpin 1-0 lewat sepakannya. Sergi Roberto membuat Spanyol menyamakan kedudukan, tetapi Brasil unggul lagi melalui Danilo Luiz da Silva. Skor kini 2-1 di babak adu penalti. Marc Bartra tak membuat kesalahan, pun demikian halnya dengan Henrique Almeida. Kedudukan masih ketat 3-2 untuk keunggulan Brasil. Alvaro Vazquez kemudian menjadi penendang kedua Spanyol yang gagal, sehingga saat Dudu mengirim bola ke dalam gawang, Brasil pun memastikan tiket semifinal. Brasil menang 4-2 di babak adu penalti. Dengan hasil ini, Brasil kini akan menghadapi Meksiko di partai empat besar untuk memperebutkan satu tempat di final. Partai semifinal lainnya akan berlangsung antara Prancis kontra Portugal. (DTC)

West Bromwich-andalas Manchester United bakal menjalani awal musim tanpa sederetan bek seniornya. 'Setan Merah' pun harus bergantung pada para pemain mudanya. Sebelum ini, MU mengumumkan bahwa mereka bakal tanpa Rafael da Silva selama 10 pekan ke depan. Bek asal Brasil itu istirahat panjang karena dislokasi bahu. Pertandingan melawan West Bromwich Albion di The Hawthorns, Minggu (14/8) malam WIB, menampakkan sisi buruk lainnya. Dua bek tengah utama mereka, Rio Ferdinand dan Nemanja Vidic, cedera. Sebelum keduanya, bek senior lain, Patrice Evra, sudah absen karena cedera. Posisi Ferdinand digantikan oleh Phil Jones dan Vidic oleh Jonny Evans pada laga tersebut. Hal ini membuat lini pertahanan MU dikawal oleh deretan bek muda; Chris Smalling (21), Jones (19), Evans (23), dan Fabio da Silva (21). Lini pertahanan The Red Devils kian belia jika mengingat usia David De Gea yang mengawal gawang baru 20 tahun. Dari keterangan yang diberikan Sir Alex Ferguson, Ferdinand mengalami cedera hamstring dan bakal absen enam pekan. Sementara itu, Vidic cedera betis dan harus absen dua pekan. Dalam rentang waktu cederanya pemain-pemain senior itulah MU bakal bergantung pada bekbek mudanya. Ingat, mereka kini sudah tak memiliki John O'Shea dan Wes Brown lagi.(DTC)

Alonso Selamatkan Madrid Madrid-andalas Real Madrid gagal memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri. Menjamu Barcelona di leg pertama Piala Super Spanyol yang berlangsung di Santiago Bernabeu, Senin (15/8) dinihari WIB, Los Blancos hanya mampu bermain imbang 2-2 (1-2). Dengan demikian, di leg kedua yang akan berlangsung di Nou Camp, Rabu (17/8) malam atau Kamis (18/8) dinihari, Madrid dituntut meraih kemenangan. Sejatinya, Madrid menguasai jalannya pertandingan terutama di 25 menit awal babak pertama. Pressure ketat yang diperagakan Cristiano Ronaldo dkk mampu membuat kelabakan skuad asuhan Pep Guardiola. Di menit ketujuh, Madrid mendapat peluang ketika sundulan Karim Benzema meneruskan umpan silang Ronaldo dapat ditepis kiper Victor Valdes. Beberapa detik kemudian, tendangan Sergio Ramos membentur badan Javier Mascherano. Tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil di menit ke-12. Berawal dari serangan balik cepat yang diperagakan Madrid. Menerima umpan dari Ramos, Benzema melakukan akselerasi di sektor kiri perta-

hanan Barca. Meski dikawal Eric Abidal, Benzema masih mampu menyodorkan umpan akurat kepada Mesut Ozil yang datang dari second line. Dengan dingin Ozil mengelabui Valdes. Skor 1-0 untuk Madrid. Barca mulai menunjukkan pola permainan khas mereka ketika babak pertama menginjak usia 25 menit. Passing tikitaka yang menjadi andalan Los Blaugrana mulai tampak. Hasilnya, David Villa menyamakan kedudukan lewat gol indahnya di menit ke-35. Mendapat sodoran dari Lionel Messi, Villa yang dikawal Ramos, di tepi kotak penalti melancarkan tembakan melengkung yang tak dapat dijangkau kiper Iker Casillas. Skor 1-1. Madrid tersengat. Dua kali Benzema membuang peluang. Harga yang harus dibayar mahal menyusul gol Messi di menit pertama injury time. Memanfaatkan blunder Pepe yang terpeleset dan lolos dari kawalan Khedira, Messi tanpa kesulitan mengelabui Casillas. Skor 2-1 untuk Barca bertahan sampai jeda. Di babak kedua, Madrid kembali menyentak dan melakukan pressing. Di menit ke-54, Los Blancos berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-

2 melalui gol Xabi Alonso. Gol ini bermula dari corner yang gagal dihalau para pemain Barca. Bola jatuh ke kaki Pepe yang kemudian memberikan umpan kepada Alonso. Sepakan mendatar Alonso melewati kaki tiga bek Barca dan menghujam pojok kiri gawang Valdes. Semenit kemudian, kembali Benzema mend a p a t peluang.(LBC)

Fabregas Sah Milik Barca Barcelona-andalas Setelah menunggu sekira satu tahun, Barcelona akhirnya berhasil mendapatkan buruannya, Cesc Fabregas. Gelandang sekaligus kapten Arsenal itu sudah resmi jadi milik Blaugrana. Kepastian Fabregas bergabung dengan Barca didapat usai sang pemain melewati dua kali tes kesehatan di Barcelona. Sebagaimana

Informasi yang diterima, Senin (15/8), Fabregas menandatangani kontrak berdurasi lima tahun di Camp Nou. "Cesc telah menandatangani kontrak yang membuatnya bersama Barcelona hingga 2016. Dia juga punya klausul pelepasan kontrak sebesar 200 juta euro," demikian pernyataan pihak Barcelona melalui situs resmi klub. Memang, dalam kesepakatan transfer ini, pihak Barcelona belum memberikan konfirmasi terkait jumlah

uang yang mereka gelontorkan. Namun, sebelumnya presiden klub Sandro Rosell telah mengkonfirmasi bahwa pihaknya menyetor fulus 29 juta euro plus deal lain sebesar 10 juta euro. Usai menjalani tes medis dan tanda tangan kontrak, Fabregas saat ini tengah diperkenalkan kepada ribuan publik Catalans yang telah menunggu di Camp Nou untuk menyambut kembalinya si anak hilang. Fabregas kembali ke klub masa kecilnya setelah menjalani delapan tahun di Emirates Stadium. (OKZ)


Selasa 16 Agustus 2011

OLAHRAGA

harian andalas | Hal.

9

Kemenangan Stoner Inspirasi New Honda Blade

Taufik Hidayat Lanjutkan Perbaiki Empat Lapangan Jakarta-andalas Taufik Hidayat melanjutkan upayanya dalam memasyarakatkan olahraga bulutangkis. Bersama tim THArena, Taufik akan memperbaiki empat lapangan bulutangkis di Jakarta selama bulan Agustus 2011. Dalam informasi yang diterima, Senin (15/ 8) sore, ini adalah kegiatan lanjutan program "Aku dan THA Cinta Badminton 2011: Lingkunganku, Lapanganku" yang sudah dilakukan pada bulan Juli lalu. Kali ini, Taufik bersama THArena melakukan perbaikan di empat lapangan di kelurahan Balekambang, Kebon Pala, Kalisari dan Cijantung. Adapun proses pengerjaan setiap lapangan berkisar tiga sampai empat hari yang dimulai pada 11 Agustus. Perbaikan lapangan meliputi pembangunan kembali untuk setiap lapangan, penambahan alat penerangan lapangan dan pemberian bantuan berupa set keperluan bulutangkis untuk daerah dengan tingkat ekonomi rendah. Seperti yang disampaikan pada saat perbaikan lapangan di kompleks Pondok Bambu Permai, 30 Juli lalu, ide dasar program ini dilandasi keinginan Taufik dan tim THArena untuk memasyarakatkan bulutangkis dan membulutangkiskan masyarakat. Sebanyak 30 lapangan di 10 kecamatan di Jakarta Timur akan diperbaiki. Sedangkan lingkungan yang terpilih akan menjadi bagian dari komunitas dan pendukung pembukaan THArena. THArena sendiri merupakan Badminton Sports Center yang akan diluncurkan pada awal tahun 2012. THArena adalah mimpi besar Taufik yang ingin memberikan program latihan bulutangkis secara profesional dengan taraf internasional.(DTC)

Liga Indonesia

Syarat Deposit Tidak Berubah Jakarta-andalas Seluruh anggota Exco PSSI, pada Senin (15/8) telah mengadakan rapat mengenai persyaratan keikutsertaan klub serta agenda kompetisi yang akan datang. Sebelumnya, sempat muncul wacana adanya pengurangan syarat deposit yang dimiliki klub untuk berkompetisi,namun hal tersebut ternyata ada perubahan. Klub tetap harus memiliki dana deposit sebesar Rp5 Miliar. "Untuk persyaratan, klub harus memiliki deposit sebesar Rp5 miliar. Kalau untuk pemain asing, juga tidak ada perubahan, tetap 3+1," ungkap anggota Exco PSSI Sihar Sitorus kepada wartawan, Senin (15/8). Yang dimaksud adalah tiga pemain asing non Asia, plus satu pemain Asia. "Kalau untuk salary cap, itu klub dan APPI (Asosiasi Pemain Profesional Indonesia) yang menentukan. Tapi itu harus diserahkan sebelum tanggal 22 Agustus," ujarnya. Sampai saat ini sendiri belum ada klub yang lolos verifikasi. Menurut Sihar, semuanya masih dalam pembahasan. "Belum ada yang lolos. Baru tanggal 25 Agustus nanti ada hasilnya," paparnya. "Soal merger juga masih belum tahu. Semuanya baru diketahui pada tanggal 3 September," tandasnya.(OKZ)

Medan-andalas General Manager Indako Trading Co, Arifin Posmadi mengatakan,kemenangan Stoner di MotoGP seri 11 di sirkuit Brno Republik Ceko makin memantapkan citra Honda sebagai motor terbaik dunia. Kemenangan yang diperoleh Stoner kemarin juga mengukuhkan Honda RC212V sebagai kuda besi terbaik musim ini. "Hal ini bisa dibuktikan dengan kemenangan 8 dari 11 seri MotoGP tahun ini masing masing 6 oleh Stoner dan 2 oleh Dani Pedrosa," kata Arifin Posmadi,Senin (15/8) di kantornya Jalan Pemuda Medan. Tidak hanya itu sebut Posmadi, di sesi kualifikasi, dari sebelas seri MotoGP paruh pertama 2011, Honda RC212V membukukan kemenangan 9 kali sebagai yang terkencang yang dibukukan 6 kali oleh Casey Stoner, 2 kali oleh Marco Simoncelli dan 1 kali oleh Pedrosa. Deretan prestasi tersebut menjadikan Honda RC212V kuda besi terbaik di paruh musim pertama motoGP tahun ini. Melihat hasil ini sebutnya, tampaknya sedikit banyak memotivasi kinerja petinggi Honda di Indonesia

sekaligus menginspirasi pengembangan Honda Blade terbaru yang dikepalai oleh 3 orang yakni Mr Kenji Kawaguchi yang merupakan President of Honda R&D Southeast Asia Co. Ltd, Mr Norihiro Imada dari Honda R&D Co. Ltd Motorcycle R&D Center dan Mr Hideki Ikeda dari Honda R&D Co. Ltd Motorcycle R&D Center.Honda Blade akan diluncurkan pada tanggal 21 Agustus akhir pekan ini di Medan. "Perubahan model Honda Blade diinspirasi dari MotoGP," ujarnya. Sementara Gunarko Hartoyo, Promotion Manager CV. Indako Trading Co menjelaskan, inspirasi yang diambil Honda dari MotoGP bukan hanya disisi desain saja, melainkan di sistem kerja yang diterapkan Honda untuk membuat motor ini. "Dalam sirkuit kerja sama tim sangat dibutuhkan untuk mencapai hasil baik. Begitu juga dalam membuat motor berkualitas. Untuk membuat motor ini, Indonesia, Thailand dan Jepang, bekerja sama untuk mewujudkannya, " beber Gunarko. Satu hal membanggakan juga mengiringi kehadiran New Honda Blade di tanah air, karena ternyata Indonesia merupakan negara pertama yang mendapat kesempatan melihat motor sporty tersebut untuk pertama kalinya. "Indonesia adalah yang pertama. Honda Blade didasarkan pada ke-

(SIONG)

Kemenangan Stoner di MotoGP seri 11 di sirkuit Brno Republik Ceko menjadikan Honda RC212V kuda besi terbaik di paruh musim pertama motoGP tahun ini.

PSSI Akan Panggil Orang-orang Lama Jakarta-andalas PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin akan memanggil orangorang lama guna untuk mendukung kepengurusan federasi sepak bola periode 2011-2015. "Kami akan memanggil orang-orang yang bagus dan berpengalaman," kata Djohar di sela berbuka puasa bersama dengan Komite Eksekutif PSSI di Jakarta, Senin (15/8). Menurut dia, PSSI akan tetap berupaya memberikan tempat karena orang-orang lama (pengurus PSSI di era Nurdin Halid) dinilai mempunyai kemampuan dalam mengurus sepak bola Indonesia. Nama yang mencuat saat rapat ketiga Komite Eksekutif PSSI adalah Joko Driyono (CEO PT Liga Indonesia). Pria yang juga menjabat Ketua Badan Liga Indonesia itu menjadi prioritas untuk menangani kompetisi. "Joko Driyono sudah bepengalaman mengurus kompetisi. Kemungkinan akan menduduki Direktur Kompetisi," kata Anggota Komite Eksekutif Tony

Aprilliani. Selain Joko Driyono, PSSI di bawah pimpinan Djohar Arifin Husin akan memaksimalkan mantan pelatih

timnas Alfred Riedl yang posisinya digantikan oleh Wim Rijsbergen. "Kami akan melakukan komunikasi lagi. Banyak pos yang bisa diisi, salah satunya menjadi Direktur Teknik timnas," kata pria yang juga menjadi Ketua Pengprov Jawa Barat. PSSI kepengurusan baru berencana membentuk timnas secara berjenjang mulai U-12 hingga senior. Dengan demikian dibutuhkan banyak pelatih dan satu orang sebagai direktur teknik yang diharapkan mampu mengendalikan jalannya pembentukan dan pembinaan. PSSI yang baru jajaran kepengurusannya belum lengkap. Selain badan yang mengurusi kompetisi, ada beberapa pos yang masih kosong di antaranya Badan Liga Amatir Indonesia dan Badan Futsal Nasional. Meski demikian, PSSI di bawah kepemimpinan Djohar Arifin Husin berjanji akan segera memenuhi semua pos karena kompetisi musim 2011/ 2012 akan secepatnya digelar. Batas akhir yang diberikan AFC adalah 14 Oktober. (ANT)

Pembagian Wilayah Kompetisi Diserahkan ke Klub Jakarta-andalas PSSI akan melakukan pembagian wilayah kompetisi musim 20112012 dengan memberikan kewenangan kepada klubklub peserta mengingat jumlah klub yang akan berpartisipasi cukup banyak. "Kami akan memberikan kewenangan membagi wilayah kompetisi itu kepada klub-klub. PSSI tidak akan melakukan pembatasan mengenai pembagian wilayah ini," ujar Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin di Jakarta, Senin (15/8). Banyaknya klub yang akan berpartisipasi di Liga Profesional musim mendatang, menurut dia, dapat me-

mungkinkan kompetisi bisa di bagi ke beberapa wilayah, tergantung pertimbangan yang akan dilakukan oleh klub sendiri. "Mau satu wilayah silakan, dua, tiga atau lebih dari itu silakan. Kami hanya akan menyodorkan opsi-opsi dengan pertimbangan berapa ongkos yang harus dikeluarkan oleh sebuah klub," kata Djohar di sela-sela buka puasa bersama pengurus dan karyawan PSSI. Mengenai pembagian wilayah kompetisi tersebut, Djohar tak menepis jika ada kemungkinan kompetisi dibagi ke dalam beberapa wilayah mengingat kondisi geografis Indonesia yang amat luas dan sejumlah klub harus

andalas/ist

butuhan konsumen Indonesia meski melibatkan 3 negara yakni Indonesia , Thailand dan Jepang. Keistimewaan yang didapat konsumen Indonesia itu menurut Honda dikarenakan besarnya potensi pasar di Nusantara," imbuh Gunarko Saat peluncuran secara nasional beberapa waktu lalu, Mr Kenji Kawaguchi yang merupakan President of Honda R&D Southeast Asia Co. Ltd mengungkapkan Indonesia merupakan pasar yang besar dan vital di Asia. Di masa depan, Indonesia diharapkan menjadi tempat pertama peluncuran motor Honda, dan akan terus begitu seterusnya.

menempuh jarak yang sangat jauh untuk bermain tandang. Keputusan mengenai pembagian wilayah itu akan dilakukan dalam pertemuan klub dalam waktu dekat. Pada kesempatan itu Djohar juga membantah adanya pembatasan gaji maksimum seorang pemain profesional, dimana sebelumnya diberitakan seorang pemain profesional harus dibatasi maksimum Rp500 juta per musim kompetisi. Namun hal itu dibantah oleh Djohar Arifin, dengan mengatakan gaji tersebut diserahkan sepenuhnya kepada klub masing-masing. "Tidak benar gaji pemain harus dibatasi Rp500 juta per musim. Semua itu diserahkan kepada klub dan sesuai kemampuan mereka," ujarnya.(ANT)

Hukuman Persema dan Persibo Dicabut Jakarta-andalas PSSI mencabut hukuman terhadap Persema Malang dan Persibo Bojonegoro yang sempat dikeluarkan dari keanggotaan federasi sepak bola Indonesia. Keputusan dicabutnya hukuman itu ditentukan pada rapat ketiga Komite Eksekutif (Exco) PSSI di Kantor PSSI Senayan Jakarta, Senin (15/8). "Skorsing bagi kedua klub itu (Persema dan Persibo) telah resmi dicabut," kata Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin. Menurut dia, pencabutan hukuman bagi dua klub yang turun di kompetisi Liga Primer Indonesia itu telah sesuai dengan regulasi karena pemberian sanksi ini dilakukan Komite Eksekutif pada kepengurusan PSSI yang lama. Pernyataan yang dilontarkan oleh Djohar Arifin Husin berbeda dengan hasil kongres PSSI di Bali, Januari lalu. Pada kongres di masa kepemimpinan Nurdin Halid itu, kedua tim dicabut keanggotaannya karena turun di kompetisi di luar PSSI. Selain dua klub itu, ada satu klub lagi yang mendapatkan hukuman karena turun di LPI yaitu PSM Makassar. Hanya saja, keanggotaan klub asal Sulawesi Selatan itu belum dicabut di kongres. Sesuai dengan regulasi yang ada, pencabutan hukuman terutama masalah keanggotaan seharusnya dilakukan pada kongres. Pencabutan sendiri baru bisa dilakukan pada kongres PSSI tahun depan. Menyikapi kondisi yang ada, Djohar Arifin Husin belum bisa memberikan jawaban dengan pasti meski sebelumnya dengan tegas menyatakan pencabutan hukuman bagi Persema dan Persibo. "Akan kami cek dulu ke bagian legal. Apakah hukuman bagi Persema dan Persibo diputuskan dalam kongres atau tidak," kata mantan staf ahli Kemenpora itu. Jika sanksi Persema dan Persibo benarbenar dicabut maka kedua tim ini akan mudah untuk lolos pada asistensi liga profesional PSSI musim 2011/2012. Kedua tim ini akan bersaing dengan klub Indonesia Super League (ISL) dan Divisi Utama untuk menjadi klub profesional yang akan bertanding di kompetisi sepak bola tertinggi di Tanah Air.(ANT)

Persib Terus Pantau Greg

Dua Pemain Naturalisasi Mulai Bergabung Timnas U-23

Bandung-andalas Greg Nwokolo tidak habis diincar Maung Bandung, julukan Persib. Top skor Persija Jakarta musim lalu kembali mausk radar Persib setelah mempertahankan dua pemain asing lainnya Abanda Herman dan Miljan Radovic. Kini manajemen sedang memantau pemain berusia 25 tahun yang juga menjajaki diri sebagai pemain naturalisasi. Greg sukses menorehkan 13 gol musim lalu saat berkostum Macan Kemayoran, julukan Persija. Namanya saat ini masuk sebagai penyerang subur di Liga Indonesia. Bahkan, bisa jadi Greg bukan lagi berstatus pemain asing jika Badan Tim Nasional (BTN) mewujudkan sang pemain sebagai warga negara Indonesia. Pemutihan paspor asing akan dilakukan PSSI terhadap tujuh pemain pemain keturunan, salah satunya Greg Nwokolo. Demi mempersiapkan skuad musim 2011/ 2012, Persib Bandung tidak mau telat melangkah. Kuota pemain asing yang ditetapkan PSSI yakni 3 pemain ditambah 1 pemain Asia tidak menjadi masalah bagi manajemen Persib. Baik Miljan maupun Abanda sudah dipagari untuk tidak keluar dari Bandung. (OKZ)

Batu-andalas Dua pemain keturunan IndonesiaBelanda yang sudah dinaturalisasi dan resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI), mulai bergabung dalam latihan Timnas U-23 di Lapangan Agrowisata, Kota Batu, Jawa Timur, Senin (15/8). Pelatih Kepala Timnas U- 23, Rahmad Darmawan, mengatakan dua pemain naturalisasi tersebut adalah Ruben Wuarbanaran dan Diego Michiels. "Mereka berdua datang ke Kota Batu pada Minggu (14/8) sore, dan mulai berlatih pada hari ini. Oleh karena itu kita lihat dulu kemampuan mereka berdua," kata Rahmad. Rahmad mengatakan, dua pemain naturalisasi tersebut akan dilihat dulu penampilannya hari ini, yakni ketika Timnas U-23 melakukan uji coba melawan tim Persekat Katingan, Kalimantan Tengah. Ia menjelaskan, seluruh pemain akan tetap menjalani seleksi dan tidak otomatis lolos bersama tim inti U- 23, meski untuk pemain naturalisasi

Diego Michiels sebelumnya telah resmi menjadi WNI. "Kita beri mereka kesempatan selama satu hingga dua pekan mendatang agar mereka menunjukan

Ruben Wuarbanaran kualitasnya, sebab mereka yang dipanggil itu tidak langsung lolos, namun harus menjalani seleksi," tuturnya.

Sementara itu, dalam latihan seleksi Timnas U-23 di Kota Batu yang memasuki minggu kedua bulan puasa, Rahmad tetap memberikan meteri "complek training" kepada pemain, yakni dengan menggabungkan antara teknik dan fisik, tujuannya untuk mengembalikan kondisi pemain selama puasa. Sementara dalam uji coba Timnas U23 melawan tim Persekat Katingan, timnas berhasil menundukan tamunya tersebut dengan skor 2-0 dan gol masing-masing dicetak oleh Dirga Lasut dan Patrick Wanggai. "Uji coba melawan Persekat ini adalah rangkaian uji coba pertama yang dilakukan Timnas U-23, tujuannya untuk melihat kemampuan pemain selama menjalani latihan dua pekan di Lapangan Agrowisata, Kota Batu," paparnya. Sementara itu, uji coba digelar di Lapangan Agrowisata, setelah para pemain melakukan pemanasan bersama yang dimulai pukul 16.00 WIB. (ANT)


EKONOMI-BISNIS

Selasa 16 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

10

Jelang Lebaran

Permintaan Furniture Meningkat Medan-andalas Bulan Ramadan rupanya cukup memengaruhi penjualan produk furniture. Animo warga untuk tampil dengan perabotan baru saat berlebaran, membuat permintaan furniture tahun ini meningkat membuat UKM pembuat sofa jenis kursi tamu kewalahan. Saat dijumpai kemarin, pemilik pembuatan sofa jenis kursi tamu ini di workshopnya Jalan Karya Ujung Gang Keluarga mengatakan, permintaan furniture seperti kursi, sofa, dan meja meningkat selama Ramadan dibandingkan dengan dari hari biasanya. "Kalau dibandingkan dengan hari biasanya permintaan kali ini sedikit naik," ujar Mitra (27). Lebih lanjut ia mengatakan, untuk pemesanan biasanya ia dapatkan dari relasinya yang mana sofa-sofa buatannya tersebut banyak di pesan dari toko-toko yang menjual Furniture. Tidak saja mengerjakan, di workshopnya Mitra Sofa juga menerima merenovasi segala jenis kursi tamu. "Banyak juga yang merenovasi, utnuk sekedar ganti suasana baru ada juga yang memang udah lama nggak ganti, pas pulak momennya mau lebaran," katanya. Dalam 1 hari para pekerjanya bisa mengerjakan 1 set sofa jenis kursi per orang untuk ukuran yang standar. Untuk per setnya ia jual dengan harga bervariasi mulai dari t tujuh ratus ribu sampai dengan Rp 4juta an. Harga yang ia berikan terjangkau bagi kalangan menengah ke bawah. Menurut Mitra, harga yang variatif membuat produk ini banyak dicari semua kalangan mulai dari bawah hingga atas. Selama Ramadan ini, ia mengaku tak memberi diskon khusus untuk produknya. (IKA)

Asuransi TKI Berorientasi Uang Premi Jakarta-andalas Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Moh Jumhur Hidayat, Senin (15/ 8) di Jakarta menilai, perusahaan asuransi TKI hanya berorientasi pada uang premi sehingga sering mengabaikan hak TKI untuk mendapatkan klaimnya. BNP2TKI banyak menerima pengaduan TKI dan keluarganya setelah kesulitan memproses uang klaim melalui perusahaan asuransi TKI, yang ternyata tidak mendapat perhatian serius baik saat proses pengajuan atau berupa tindak lanjut pembayaran klaimnya. "Itu sebabnya, saya minta perusahaan asuransi Tenaga Kerja Indonesia khususnya yang tergabung dalam Konsorsium Asuransi Proteksi, untuk memudahkan pembayaran klaim bagi TKI bermasalah maupun TKI yang mengalami risiko fisik dan bahkan kematian akibat pekerjaannya di luar negeri," ujarnya. Selama ini, menurut Jumhur, BNP2TKI banyak menerima pengaduan TKI dan keluarganya setelah kesulitan memproses uang klaim melalui perusahaan asuransi TKI, yang ternyata tidak mendapat perhatian serius baik saat proses pengajuan atau berupa tindak lanjut pembayaran klaimnya. (KCM)

Pemerintah Minta Guru Sekolah Ajarkan Murid Bayar Pajak Jakarta-andalas Sampai saat ini jumlah masyarakat yang taat pajak di Indonesia masih minim. Karena itu Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak meminta guru di sekolah mendidik muridnya sadar pajak sejak kecil. Hal itu disampaikan oleh Dirjen Pajak Fuad Rahmany dalam acara Sosialisasi Perpajakan di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta, Senin (15/8). "Jadi guru harus ngajarin semua bayar pajak. Meskipun dari kecil kita sudah dikenalkan pajak tapi yang bayar pajak masih sedikit jadi guru tugasnya masih banyak. Supaya yang dididik taat bayar pajak, guru ujung tombak karena yang pasti dalam hidup ini ada 2, yaitu mati dan bayar pajak," tuturnya. Fuad mengaku masih banyak wajib pajak yang belum membayar pajak. Untuk wajib pajak badan, Fuad menyatakan saat ini yang sudah menyerahkan SPT hanya sekitar 4 persen dari total badan usaha yang tercatat di Badap Pusat Statistik (BPS) yaitu sebanyak 22 juta badan usaha atau sekitar 460 ribu wajib pajak badan yang menyerahkan SPT. "Ada 460 ribu atau sekitar 4 persen yang baru bayar pajak dari yang mestinya yang bayar pajak," katanya. (DTC)

SUN 12.45-15.30-18.15-21.00 THAMRIN 12.00-14.45-17.30-20.15 PALLADIUM 13.00-15.45-18.30-21.15

LAYANAN KEMERDEKAAN BRI-Ada yang berbeda di Bank Rakyat Indonesia, Jl Jenderal Sudiman, Jakarta. Para petugas melayani nasabahnya dengan mengenakan seragam pejuang. Ini dilakukan untuk menyemarakkan HUT ke-66 RI. andalas/dtc

5 Tahun Penjara

Tak Bayar THR

Perusahaan Masuk "Blacklist"

Untuk UKM Pengedar Makanan Berformalin Jakarta-andalas Pemerintah akan menindak tegas Usaha Kecil Menengah (UKM) yang memasok produk makanan dan minuman yang mengandung bahan berbahaya ke pasar ritel modern. Sanksi yang akan dibebankan adalah 5 tahun penjara dan denda sebesar Rp 2 miliar. "Akan dikenakan sesuai dengan aturan perlindungan konsumen maksimum 5 tahun penjara dan Rp 2 miliar," ujar Direktur Jenderal Standardisasi

dan Perlindungan Konsumen Kementerian Perdagangan, Nus Nuzulia dalam rakor Menteri Perdagangan di Hypermart Thamrin City, Jakarta, Senin (15/8). Nuzulia menambahkan, pihaknya masih akan memberi toleransi untuk UKM yang memang dinyatakan tidak sengaja dengan memasukan bahan berbahaya ke dalam produk buatannya. Namun, dirinya tidak akan mentolerir pelaku yang masih nakal. "Kita pasti selediki dulu, kalau memang tidak sengaja kita beri pelajaran. Tapi kalau sudah terusterusan akan kita tindak," janjinya. Di tempat yang sama, Menteri Perdagangan, Mari Elka Pangestu menyebutkan, perlu adanya

pembinaan kepada pelaku UKM yang produknya banyak diperjualbelikan di pasar ritel. Pembinaan tersebut untuk mengajarkan larangan penggunaan bahan berbahaya pada makanan. "Yang penting pembinaan kepada UKM supaya mereka tidak meggunakan bahan pengawet yang tidak aman," jelasnya. Mari juga berjanji, akan memberikan akses pasar untuk para UKM mendapatkan bahan baku makanan yang memang aman unuk dikonsumsi bagi masyarakat. "Secara ketat kita atur dari produsen ke distributor sampai dengan industri penggunanya dan juga menyediakan akses kepada bahan pengawet yang aman," ucapnya. (DTC)

Jakarta-andalas Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar menegaskan kalau terdapat perusahaan yang mampu tapi tidak memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawannya pasti akan langsung diblacklist. "Itu akan masuk pada perselisihan kebohongan industrial, maka akan kami intervensi supaya terjadi dan akan diberikan sanksi seperti ada yang blacklist dan lainlain," katanya di sela-sela buka puasa bersama di rumah dinas, Minggu (14/8). Sikap tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya sejak tahun 2009, Muhaimin mengatakan peraturan pemerintah (Permen 2009) mengenai hal tersebut sudah dikeluarkan. "Oleh karena itu, kami membuka posko THR secara khusus setiap tahun untuk pengaduan tenaga kerja maupun perbedaan pandangan dalam THR baik yang ada di tingkat Kabupaten maupun Provinsi dan juga di Jakarta," imbuhnya. (KCM)

Toshiba Power TV Gelar Pameran di Tanjung Morawa PT Toshiba Visual Media Network Indonesia Wilayah Sumut, kembali menggelar pameran bertajuk Ramadan Power TV di Suzuya Tanjung Morawa.Pelaksanaan pameran tersebut mulai berlangsung sejak Senin, 15 Agustus hingga Minggu 21 Agustus 2011 mendatang. INI merupakan kali ketiga Toshiba Power TV menggelar pameran , setelah sebelumnya juga telah sukses menggelar pameran di Binjai Super Mall dan di Sun Plaza Medan yang berakhir pekan lalu. "Toshiba seperti pameran sebelumnya juga memamerkan beberapa produk andalannya dari berbagai seri Toshiba Power TV dengan menawarkan harga spesial dan hadiah menarik untuk setiap pembelian LCD TV Regza

SUN 12.00-15.00-18.00-21.00 PLAZA 11.45-14.45-17.45-20.45 THAMRIN 12.00-15.00-18.00-21.00 PALLADIUM 13.15-18.15-19.15-21.45

andalas/ist

PAMERAN-Irwansyah (kanan ) memberikan penjelasan kepada konsumen, pada pameran Ramadan Power TV yang berlangsung di Suzuya Tanjung Morawa. berbagai seri, dimana promo berlaku selama pameran, jelas marketing manager Irwansyah di stand pameran Toshiba tepat dipintu masuk Suzuya, Tanjung Morawa, kemarin. Sengaja pada pameran kali ini Toshiba Power TV, kata Irwansyah, memperkenalkan sebuah seri baru TV 19- HV yang merupakan TV berlayar

SUN 13.00-15.30-18.00-20.30 PALLADIUM 12.00-14.30-17.00-19.30 BINJAI THAMRIN 12.45-15.15-17.45-20.15 PLAZA 13.00-15.30-18.00-20.30

19 inc produk terbaru yang diperkenalkan untuk konsumen menengah kebawah. "TV 19 HV memiliki fitur dan inovasi yang unggul seperti seri lainnya bersuara dahsyat, gambar memikat dan sinyal kuat, serta harga yang ditawarkan juga cukup terjangkau bagi masyarakat Tanjung Morawa

PLAZA 12.30-14.20-16.10-18.0019.50

sekitarnya,yang pas untuk menganti pesawat TV tabungnya,'' pinta Irwansyah. Kelebihan yang tiada taranya dari produk Power TV dari seri LED maupun LCD yang diperkenalkan kepada masyarakat banyak dan telah diluncurkan hampir diseluruh provinsi di Indonesia termasuk di Sumut, nyatanya kian

BINJAI 13.15-15.30-17.45-20.00

booming dan meraih pasar yang cukup mengembirakan. "Ini menjadi bukti karena semenjak dahulu Toshiba memang salah satu produk TV yang bisa dihandalkan, selain tangguh juga memiliki ketahanan teknologi untuk pemakaian yang bertahan lama dalam pengoperasiannya, sehingga anda jangan sampai beralih untuk memilih TV dengan merk lain yang berharga murah tetapi tidak berkualitas,'' jelas Irwansyah. Pembelian selama pameran kata Irwansyah, selain tunai juga diberikan fasilitas kredit yang dapat diangsur mulai 12,15 dan 18 bulan. "Puncak acara pameran ini yaitu pada Minggu, (21/8) yang merupakan penutupan pameran akan diselenggarakan hiburan musik berupa Band,''terang Irwansyah, sambil mempersilahkan masyarakat Tanjung Morawa sekitarnya untuk hadir beramai ramai mengunjungi Suzuya bersama keluarga, karena Suzuya juga memiliki fasilitas Time Park untuk anda. (AU)

BINJAI 13.00-15.15-17.30-19.45

PLAZA 13.00-15.15-17.30-19.45


KOMUNITAS

Selasa 16 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

11

Plt Gubsu Kukuhkan Paskibra Sumut  Massa Depan Sumut Ada di Tangan Generasi Muda

andalas/ist

DILANTIKDILANTIK-Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho menyampaikan ucapan selamat kepada 55 Paskibra Sumut seusai dilantik, di Gubernuran, Jalan Sudirman Medan, Senin (15/8).

Polres DS Sosialisasikan Partnership Building Biru Biru-andalas Polres Deli Serdang menyosialisasikan grand strategy Polri untuk program "Partnership Building" Tahun 2011-2015, di Kecamatan Biru Biru, bertempat di aula Kantor Camat Biru Biru, Kabupaten Deli Serdang (DS), Senin (15/8). Di depan anggota Polsek Biru Biru, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ratusan undangan laninya, Kapolres DS, AKBP Wawan Munawar SIK diwakili Kabag Ren Kompol Suharno SH MM mengatakan, program "Partnership Building" merupakan salah satu program Polri dalam membangun kemitraan antara polisi dan masyarakat. Program tersebut diharapkan akan tercipta suasana kondusif di tengah masyarakat. "Bila masyarakat telah mengerti tentang hukum, otomatis masyarakat itu sendiri akan mampu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkunganya maupu di tengah masyarakat. Dalam arti, tidak ada lagi warga yang mengadu ke pihak kepolisian bila hal tersebut hanya perkara sepele," ujarnya. Kompol Suharno juga menekankan agar peranan BKPN,

Polmas, FKPN di tengah masyarakat sangat perlu diaktifkan. Namun katanya, bila telah menyangkut kasus kriminalitas berat, seperti Curat (Pencurian Pemberatan) atau kasus pembunuhan, itu tidak dapat diselesaikan secara kekeluargaan, dalam arti harus diselesaikan secara hukum. "Boleh saja berdamai di desa, tapi proses hukum tetap harus dilanjutkan ke pengadilan," katanya seraya menegaskan, polisi tidak bisa sebagai mediasi untuk membuat perdamaian dalam suatu perkara. Sementara Kapolsek Biru Biru AKP Mulyadi berhara, dengan sosialisasi ini, warga yang bermukim di Kecamatan Biru Biru lebih kental pemahamannya dengan hukum. Apalagi Kecamatan Biru Biru adalah salah satu kawasan transit peredaran narkoba, karena berada di kawasan wisata. Camat Biru Biru Bronsyah Girsang SE berharap, program "Partnership Building" hendaknya juga disosialisasikan ke sekolah-sekolah, karena para pelajar sangat rentan terkontaminasi tentang pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba. (STP)

andalas/STP

PAP ARANAPARANARAN-Kasat Narkoba Polres DS AKP Carles Simajuntak didampingi Kabag Ren Kompol Suharno SH MM, Kapolsek Biru Biru AKP Mulyadi, Camat Bronsyah Girsang SE dan unsur Muspika Plus saat menjadi narasumber pada sosialisasi "Partnership Building" di aula Kantor Camat Biru Biru, Kabupaten Deli Serdang, Senin (15/8).

Medan-andalas Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Gatot Pujo Nugroho mengatakan, masa depan Sumut dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ada di tangan para generasi muda. Karena itu, gambaran Sumut ke depan terlihat dari wajah dan tindakan generasi muda saat ini, yang antara lain terlihat pada 66 orang Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Sumut. "Saya optimis dengan semangat dan ikrar yang kalian ucapkan, massa depan Sumut dan negara ini akan lebih baik. Karena itu, jadikanlah momentum ini untuk memupuk semangat mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang positif," katanya pada pelantikan Paskibra Sumut tahun 2011, di Gubernuran, Jalan Sudirman Medan, Senin (15/8).

Gatot mengingatkan, jika pada masa dahulu pahlawan berjuang dengan tetesan darah, air mata dan bahkan berkorban nyawa adalah untuk kemerdekaan Indonesia. Selanjutnya, generasi muda saat ini, setelah diproklamirkannya kemerdekaan Indonesia oleh Soekarno-Hatta 17 Agustus 1945, berjuang untuk mengisi kemerdekaan. Dengan demikian, katanya, akan muncul pahlawan-pahlawan bangsa di berbagai sektor kehidupan, antara lain di bidang ekonomi, lingkungan hidup, sosial kemasyarakatan serta seni dan budaya. "Sekali lagi saya mengingatkan agar momentum terpilihnya anak-anakku sekalian sebagai paskibraka dijadikan sebagai momentum memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara yang kita cintai ini. Dengan tergabungnya dalam

Partai Hanura Sumut Santuni Anak Yatim Tjg Morawa-andalas Guna mempererat tali silaturahmi dan peduli terhadap sesama, khususnya terhadap kaum dhuafa, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar buka puasa bersama dan sekaligus menyantuni seratusan anak yatim piatu, Minggu (14/8) di Kantor Sekretariat DPC Hanura Deli Serdang, di Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang. Hadir pada kegiatan itu, Ketua DPD Partai Hanura Sumut diwakili Wakil Ketua Drs MA Siddik Surbakti, Ketua DPC Hanura Deli Serdang Sutrisno SAg, Sekretaris Andika Sitepu, Ketua DPC Hanura Kota Medan Ir Dasril MM, anggota DPRD Deli Serdang Dapil IV (Partai Hanura) Mberngap Sembiring dan pengurus DPC Hanura Deli Serdang serta seluruh Ketua PAC Hanura se-Kab Deli Serdang. Dalam sambutannya, Wakil Ketua MA Siddik Surbakti mengajak seluruh kader Partai Hanura untuk lebih meningkatkan kepedulian terhadap kaum dhuafa dan masyarakat yang susah di sekitarnya untuk menjawab semua tantangan di tengah-tengah masyarakat. "Gunakan hati nurani kita untuk lebih peduli, sehingga kepercayaan masyarakat terhadap Partai Hanura semakin meningkat. Sebab Partai Hanura, satu-satunya partai yang tidak bermasalah dan ke depan akan menjadi harapan untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar mantan Ketua DPC Hanura Deli Serdang ini.

Al Washliyah Kirim Empat Dai ke Karo

andalas/irwan ginting

BINGKISANBINGKISAN-Ketua DPD Partai Hanura Sumut diwakili Wakil Ketua Drs MA Siddik Surbakti, Ketua DPC Hanura Deli Serdang Sutrisno SAg dan Ketua DPC Hanura Kota Medan Ir Dasril MM, menyerahkan bingkisan kepada anak yatim piatu, Minggu (14/8) di Kantor Sekretariat DPC Hanura Deli Serdang, di Tanjung Morawa, Deli Serdang. Siddik berharap, bagaimanapun sibuknya para kader dan anggota dewan dari Partai Hanura yang duduk di DPRD, hendaknya menyisakan waktunya untuk orang lain, artinya peduli terhadap sesama. "Nah, bila hal ini sudah kita tunjukkan maka kepercayaan masyarakat terhadap Partai Hanura semakin meningkat dan menjadi pemenang sehingga kekuasaan akan kita ambil, sebab untuk mengambil kekuasaan satu-satunya harus lewat partai," ujar Siddik Surbakti seraya memberi apresiasi terhadap pengurus DPC Hanura Deli Serdang karena telah mengajak anakanak yatim untuk berbuka bersama dan sekaligus memberikan santunan. Sementara itu, Ketua DPC Hanura Deli Serdang Sutrisno SAg mengatakan, Partai Hanura menanggung beban berat, karena setiap berbicara dan bertindak selalu mengededepankan hati nurani rakyat sebagaimana namanya melekat dan

paskibraka, tentu menjadi kebanggaan, mengingat tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan berharga ini," lanjutnya. Pada kesempatan tersebut, Gatot Pujo Nugroho, atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dan masyarakat Sumut menyampaikan rasa bangga dan optimesme terhadap semangat generasi muda untuk mengisi kemerdekaan, khususnya kepada Paskibra Sumut tahun 2011. Sekedar informasi, jumlah 66 orang yang tergabung dalam Paskibra Sumut tersebut disesuaikan dengan peringatan HUT ke-66 Kemerdekaan Republik Indonesia. Paskibra Sumut yang terdiri dari siswa SMA perwakilan dari kabupaten/kota di Sumut, akan bertugas mengibarkan bendera merah putih pada upacara 17 Agustus nanti. (WAN)

menjadikannya sebagai ideologi. "Banyak orang pintar, cerdas dan kaya, namun tidak selalau mengedepankan hati nuraninya. Nah, untuk menjawab persoalan di negeri ini, sudah saatnya Partai Hanura berbicara. Saya yakin, harapan masyarakat terhadap Partai Hanura begitu besar karena sebagai partai alternatif tentunya selalu mengedepankan hati nuraninya," jelas Sutrisno seraya berharap kepada anggota DPRD Deli Serdang yang duduk hendaknya menyahuti aspirasi rakyat agar beban penderitaan semakin berkurang. Ketua DPC Hanura Kota Medan Ir Dasril MM mengatakan, kegiatan Safari Ramadan sekaligus buka puasa dan pemberian santunan kepada anak yatim piatu merupakan bentuk kepedulian Partai Hanura. "Bulan ramadan adalah bulan yang penuh hikmah dan sangat tepat untuk berbagi bersama anak yatim piatu. Selain itu, bertujuan mempererat tali silaturahmi," katanya. (WAN)

Kabanjahe-andalas Pengurus Wilayah (PW) Al Washliyah Sumatera Utara (Sumut) mengirim empat orang dainya dalam rangka Safari Ramadan 1432 H ke Kabupaten Karo, Sabtu (13/8). Tim safari tersebut mengunjungi empat masjid di daerah itu. Pimpinan tim Safari Ramadhan PW Al Washliyah, Drs H Almihan, SH MA, mengatakan, empat dai Al Washliyah memberikan tausiyah ke empat masjid di sejumlah kecamatan di Kabupaten Karo. Keempat dai tersebut masingmasing Fahrizal Dalimunthe, SAg memberikan tausiyah di Masjid Taufiq Kabanjahe, Abdurrahman Rais, SE di Masjid Muhajirin Kabanjahe, Drs H Almihan, SH MA di Masjid Al Munawwaroh Tigapanah dan Drs H Anwar AA Nasution di Masjid Rumah Kabanjahe. Kedatangan mereka sebelumnya disambut Ketua Umum PD Al Washliyah Kabupaten Karo, Sugianto, S.Ag didampingi Sekretaris Tuah Aman, S.Ag, SH. Usai menggelar Safari Ramadan, mereka selanjutnya melakukan pelaksanaan konsolidasi organisasi Al Washliyah tentang visi misi, tujuan dan tugas Al Washliyah. Konsolidasi terebut merupakan muzakarah bersama pengurus PD Al Washliyah Kabupaten Karo, Gerakan Pemuda Al Washliyah (GPA), pengurus Muslimat Al Washliyah, Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA) dan Ikatan Guru Al Washliyah (IGA) Kabupaten Karo di Madrasah Al Washliyah Kabanjahe. "Alhamdulillah kedatangan tim kita mendapat sambutan positif dari masyarakat. Semoga apa yang kita sampaikan berguna bagi masyarakat," ujar Almihan. (RTA)

Majelis Zikir Az Zikra Sumut Buka Bersama Anak Panti Asuhan Medan-andalas Hari pertama Safari Ramadan Keluarga Besar Majelis Zikir Az Zikra Sumatera Utara, Minggu (14/8) malam berbuka puasa bersama dengan anak Panti Asuhan Bani Adam kawasan Mabar Medan. Acara diisi dengan salat magrib dan makan malam bersama.

Safari Ramadan itu juga ditandai dengan pemberian santunan kepada 160 anak Panti Asuhan Bani Adam. Pemberian uang saku tersebut langsung diserahkan Ketua Majelis ZIkir Az Zikra Sumut H Rizal Mahaputra, Hj Ernawaty dan H Warsidi. Penyerahan uang saku tersebut turut disaksikan Pimpinan Panti Asuhan Bani Adam, Ana, sejumlah pengurus Az Zikra Sumut di antaranya Ozi, Sumi, Ratna, Ita dan sejumlah pengurus lainnya.

andalas/asril tanjung

SANTUNI ANAK PPANTI ANTI ANTI-H Rizal Mahaputra menyerahkan santunan berupa uang kepada anak Panti Asuhan Bani Adam, Minggu (14/8) malam.

Rizal Mahaputra dalam kesempatan itu mengemukakan, bahwa buka puasa bersama anak Panti Asuhan Bani Adam sudah dilakukan selama kurang lebih 6 tahun. "Seperti yang dikatakan Rasulullah SAW, siapa yang dengan ikhlas memberikan santunan kepada anak panti asuhan, akan ikut bersama Nabi Muhammad masuk ke surga. Untuk itu, Majelis Zikir Az Zikra Sumut menanggapi itu dengan serius," ujar Rizal seraya menambahkan bahwa karya-karya yang

sudah 6 tahun itu dilaksanakan tidak hanya dilaksanakan pada Ramadan semata, tapi juga hari biasa dan hari besar Islam lainnya. Bantuan yang diberikan itu, kata Rizal berasal dari para donator dan penguruspengurus Az Zikra Sumut yang hatinya lapang. "Semoga bantuan yang diberikan tersebut bisa meringankan beban para anak panti dalam menjalani puasa Ramadan yang tinggal dua pekan lagi. Zikir dan Tausiyah Kemudian, Safari Ra-

madan Majelis Zikir Az Zikra Sumut, Senin (15/8) pagi dilanjutkan dengan zikir dan tausiyah di Kantor Dharma Wanita Persatuan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di Jalan Cik Di Tiro Medan. Pelaksanaan zikir dipimpin Muda Wali dan H Rizal Mahaputra. Sementara pembacaan ayat-ayat suci Alquran dikumandangkan oleh H Zulkifli Damanik dan saritilawah Ny Selamat Riyadi. Sedangkan tausiah disampaikan H Azwir Ibnu Aziz. (RIL)

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-A

ONG KIM SUI

81

Jl. P andu No. 1 B Medan

13-08-11 20.15 WIB

16-08-11 11.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-C

LIM CHE LIANG / SANUDDIN

87

Jl. Gajah Mada No. 6A Medan

10-08-11 06.45 WIB

16-08-11 09.00 WIB

D i kebumi kan

3

TAN A LONG

83

Jl. Medan B i njai K m. 11.5 Medan

13-08-11 12.00 WIB

16-08-11 12.00 WIB

D i kebumi kan

4

TAN HUI SUN

67

Jl. A .R. Haki m Gg. B akung No. 44 A Medan

13-08-11 07.00 WIB

16-08-11 10.00 WIB

D i kebumi kan

6

SO KOEI LAN

82

Jl. B . K atamso D alam No. 62 M Medan

12-08-11 18.35 WIB

16-08-11 11.00 WIB

D i kebumi kan

7

TEH KENG AI

66

Jl. Rahayu Gg. B i ntang No. 52 Medan

13-08-11 03.00 WIB

18-08-11 12.00 WIB

D i perabukan

8

TJIU YU LAN

88

Jl. Temenggung No. 10 Medan

13-08-11 08.15 WIB

16-08-11 11.00 WIB

D i perabukan

9

HO TJING TIE

78

Jl. S utomo Ujung No. 231 Medan

14-08-11 08.00 WIB

18-08-11 12.00 WIB

D i perabukan


SUMATERA UTARA

Selasa 16 Agustus 2011

harian andalas | Hal.

12

Calon Pengurus UPK PNPM Toma Diseleksi

Antisipasi Lonjakan Harga, Pemkab DS Gelar Pasar Murah

Nias Selatan-andalas Empat calon pengurus Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pedesaan, Kecamatan Toma Kabupaten Nias Selatan tahun 2011, mengikuti seleksi, Sabtu (13/8). Mereka yang diseleksi masing-masing, Totonafo Maduwu utusan Desa Hilisataro, Serius Gaho dari Desa Bawoganowo, Suprianus Duha utusan Desa Hilisataro, dan Arianto Duha utusan Desa Hilimaetaluo. Sebelum panitia melakukan seleksi calon pengurus Unit Pelaksanaan Kerja (UPK) PNPMMP tersebut, Camat Toma diwakili Plt Kasi Pemerintahan Yasatulo Lase SE dalam arahannya minta agar semua peserta seleksi dapat mengikuti dengan baik sesuai dengan aturan ditetapkan.”Seleksi UPK terselenggara berdasarkan hasil Musyawarah Antar Desa (MAD) pekan lalu. Semoga seleksi ini dapat berjalan dengan baik,” kata Yasatulo. Sementara Ketua BPM diwakili Ingatan Maduwu mengatakan, siapa pun yang akan terpilih menjadi pengurus Unit Pelaksanaan Kerja (UPK) PNPM-MP tahun ini, diminta agar dapat membina kerja sama antartokoh masyarakat di setiap desa, khususnya bagi desa yang didanai PNPM-MP mandiri. Terlebih kepada Fasilitator Keuangan (Faskeu), sebab penggunaan dana PNPM Mandiri dilaksanakan secara transparan kepada masyarakat. Kemudian setiap penggunaan uang diaudit. Tanggung jawab UPK cukup berat,” katanya. Tim Seleksi terdiri dari Satker BPM Kabupaten Nias Selatan, Ingatan Maduwu, dan Saroli Laia, Fasilitato Kabupaten (Faskab) Beton Tarigan, Fasilitator Keuangan Desri Siregar, Fasilitator Kecamatan (FK) Faahakhododo Gulo. Turut hadir Bendahara UPK PNPM-MP Mandiri lama, Syukur Duha. (EZ)

Lubuk Pakam-andalas Guna membantu masyarakat kurang mampu dan mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan Hari Raya Idul Fitri 1432 H. Pemkab Deli Serdang menggelar pasar murah secara serentak di 20 kecamatan. Pasar murah dibuka Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan secara simbolis dipusatkan di L apangan Segi Tiga Lubuk Pakam, Senin (15/6), dihadiri Ketua DPRD Hj Fatmawati, Dandim 0204 DS Letkol ARH Wawik Dwinanto SSos, dan Ketua PA Nilawati SH. Bupati Amri Tambunan menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas kerja keras panitia penyelenggara. Kepada pihak pengusaha yang turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan pasar murah, akan memenuhi harapan masyarakat sehingga memberikan dampak positif dalam kehidupan sehari-hari. Disebutkan, kondisi pertumbuhan ekonomi sekarang belum mendukung ditambah lagi perbaikan perekonomian bangsa. Hal ini berdampak luas terhadap penurunan kemampuan daya beli masyarakat khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari seperti sandang dan pangan. Melihat kondisi demikian, sudah sepantasnya di bulan Ramadan memberi perhatian khusus terutama bagi keluarga

Sutan Bhatoegana Buka Bersama di T Tinggi

andalas/hamdan rangkuti

TINJA U - Bupati Drs H Amri Tambunan dan istri bersama unsur Muspida Plus meninjau bahan-bahan kebutuhan hari raya yang dijual pada pasar murah. TINJAU kurang mampu, sehingga beban yang terasa berat tetapi melalui pasar murah dapat sedikit meringankan. Diharapkan, penyelenggara dan yang terlibat dalam kegiatan pasar murah dapat memberikan semaksimal mungkin harga jual yang murah dan terjangkau

tanpa mengabaikan kualitas produknya serta membawa dampak ikutan berupa keikutsertaan masyarakat di sekitar, khususnya kepada pedagang koperasi usaha kecil maupun menengah lainnya untuk menciptakan lapangan kerja meskipun sifatnya temporer.

Sementara Kadis Perindag Ir Hartini Marpaung menjelaskan, pelaksanaan pasar murah ini serentak digelar di 20 kecamatan. Sementara untuk dua kecamatan yaitu Kecamatan Gunung Meriah dan Kecamatan Sibolangit dilaksanakan pada Desember mendatang menyambut Na-

tal dan Tahun Baru. Bahan-bahan yang dijual antara lain gula pasir PTP seharga Rp 7.300/ kg, gula pasir impor Rp 8.300/kg, minyak goreng Rp 7.000 /kg, tepung terigu Rp 6.000/kg, gula aren Rp 9.500/ kg, beras Rp 6.000/kg, telur ayam ras Rp 800/ butir. (TH)

Pemko Kecolongan

Produk Roti Kacang Tebing Tinggi tak Punya Izin SANTUNAN - Sutan Bhatoegana, didampingi sejumlah kader dan fungsionaris partai memberi santunan kepada kaum dhuafa usai berbuka puasa bersama di halaman Kantor DPD Partai Demokrat Tebing Tinggi. Tebing Tinggi-andalas Politisi Partai Demokrat, yang juga anggota DPR RI Drs H Sutan Bhatoegana BE MBA MM didampingi sejumlah kader dan fungsionaris partai berbuka puasa bersama ratusan anak yatim dan kaum duafa Tebing Tinggi, bertempat di halaman Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jalan Sutoyo, kemarin. Acara silaturahmi ini berlangung singkat, di awali dengan sambutan Sutan, yang mengutarakan maksud kedatangannya dan sekaligus pelaksanaaan pemberian santunan bagi anak yatim dan kaum duafa.” Ini bentuk kepedulian para kader dan fungsionaris Partai Demokrat, partai ini harus tetap dicintai rakyat jangan sampai ditinggalkan rakyat karena partai perlu dan harus peduli dengan rakyat, “ tegas Sutan di hadapan ratusan kader Partai Demokrat Kota Tebing Tinggi. Di sela-sela acara, usai memberikan bingkisan tali asih, Bhatoegana menjawab pertanyaan wartawan mengatakan, Partai Demokrat adalah partai yang mempunyai warna ‘anti korupsi’. Kalau ada kader-kader Demokrat yang sekarang diduga korupsi jangan dilihat dari partainya, tapi lihatlah dari sisi sikap oknumnya karena sampai saat ini kalau ada kader yang korupsi harus dibuktikan dengan bukti dan tidak fitnah. "Kita akan bersihkan kader yang korup. Kalau tidak mau mengundurkan diri, akan kita mundurkan,” ujar anggota DPR RI kelahiran Pematang Siantar ini. (MET)

PT Pertamina Gas Bantu Vendor Lokal Pangkalan Berandan-andalas Manajer PT Pertamina Gas Area Sumbagut Pangkalan Berandan Dody Noza didampingi Kabag Umum Haji Suhendar menjelaskan, tidak ada niat sedikitpun untuk meninggalkan, menyepelekan serta melupakan rekanan/vendor lokal sebagai putra daerah di Pangkalan Berandan, terkait dengan bisnis di Perta Gas. Namun kita harus mengikuti mekanisme yang ada di perusahaan dan peraturan pemerintah yang berlaku," kata Dody Noza, pada pertemuan antara vendor lokal rekanan yang dipimpin Ketua Asosiasi Rekanan Teluk Aru (Arta) Ibrahim Harahap dengan pihak manajemen, kemarin. Menurut Dody, kehadiran Pertagas di Pangkalan Berandan selama ini, keberadaannya sangat bermanfaat bagi masyarakat, baik langsung maupun tidak langsung. Sejak Pertamina menutup usahanya beberapa tahun lalu, keadaan di Pangkalan Berandan banyak aset yang sia-sia dan rusak. Berkat kehadiran PT Pertagas banyak perumahan yang diperbaiki sehingga keadaan Kota Pangkalan Berandan menjadi terang benderang di malam hari, cerah dan lebih indah di pagi hari. Begitu juga juga para tenaga kerja termasuk semuanya diambil dari rekanan atau vendor lokal. "Hal ini jelas bermanfaat mengurangi pengangguran dan rekanan lokal yang mendapat proyek sudah 90 persen. Untuk mencapai 100 persen tidak mungkin, karena banyak proyek besar tendernya dilakukan di Jakarta, " katanya. (HAS)

andalas

Tebing Tinggi-andalas Pemerintah Kota Tebing Tinggi 'kecolongan', ternyata sejumlah rumah produksi penghasil panganan berupa roti kacang, yang konon menjadi primadona makanan khas kota ini, ternyata tidak mengantongi izin apa pun dari dinas terkait. Bahkan, yang mengkhawatirkan banyak warga, produk roti kacang beraneka merk beredar saat ini, tidak memiliki sertifikasi dan label halal dan diduga tidak hygienis.

Pantauan andalas, saat ini selain roti kacang bermerk 'R" beredar juga roti kacang bermerk BB, RW, RW, RB. Dari sejumlah nama tersebut di antaranya diduga kuat tidak memiliki izin dari instansi terkait di Kota Tebing Tinggi seperti diakui, Kepala Kantor LHKP Kota Tebing Tinggi, Rohim SP kepada sejumlah wartawan, saat melakukan peninjauan ke salah satu rumah produksi roti kacang yang disinyalir tidak memiliki izin di Kompleks Ruko Citra Harapan Jalan SM Raja Kelurahan Bandarsono, Senin (15/8). “Bila tidak ada pemberitaan di media cetak, mungkin kami tidak mengetahui banyak rumah produksi roti kacang tidak memiliki izin. Bahkan ada rumah produksi roti kacang yang sudah berdiri

selama dua tahun tidak mengantongi izin apa pun," kata Rohim. Dikatakannya, rumah produksi roti kacang milik oknum BL yang tidak memiliki izin dari instansi terkait. "Hal itu jelas melanggar peraturan daerah (Perda-red) Kota Tebing Tinggi, No 9 tahun 1992 tentang penataan lingkungan dan kebersihan," beber Rohim. Terpisah, Kepala KP2T Kota Tebing Tinggi Fahri SSTP MSi di ruang kerjanya mengaku, sejumlah rumah produksi pembuatan roti kacang termasuk produk roti kacang bermerk 'BB' milik BL, masih dalam pengurusan, tapi dirinya tidak mengetahui kalau usaha tersebut sudah berlangsung selama 2 tahun. Sementara, Kepala Diskoperindag JE Lumbangaol yang dikonfirmasi melalui

Taufan Agung Ginting PLH Ketua PDIP Karo Kabanjahe-andalas Diabaikannya surat pembebasan tugas Siti Aminah Peranginangin SE dari jabatannya sebagai Ketua DPRD Karo dan tidak ditindaklanjuti sesuai petunjuk surat tersebut, akhirnya DPP PDIP menerbitkan lagi surat pembebasantugas dirinya selaku Ketua DPC PDIP Kabupaten Karo dan menunjuk dan mengangkat Ir Taufan Agung Ginting, MSP sebagai Pelaksana Harian (PLH) melalui Surat Keputusan (SK) Nomor : 102/KPTS/DPP/VIII/2011, tertanggal 11 Agustus 2011. Hal ini dikatakan Ir Taufan Agung Ginting, MSP sebagai PLH Ketua DPC PDIP Kabupaten Karo didampingi wakil ketua Malemjenda Singarimbun SH dan Sekeretaris Efendy Sinukaban SE, di

Kabanjahe, kemarin. Menurut anggota DPRD Sumut ini, terbitnya surat DPP PDIP ditandatangani Ketua Umum, Megawati Soekarno Putri dan Sekjen Tjahyo Kumolo tentang pengangkatan dan penunjukan Ketua PLH didasari atas tindakan dan perbuatan Siti Aminah Peranginangin SE sebagai Ketua DPC PDIP, yang tidak bersedia menandatangani surat usulan pergantian Ketua DPRD Kabupaten Karo dan tidak bersedia mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua DPRD, sehingga hal ini jelas-jelas dianggap melanggar disiplin partai, sesuai dengan bunyi surat keputusan DPP PDIP butir ke 4 tanggal 11 Agustus 2011. DPP PDIP juga menugaskan saya

bertanggung jawab untuk mengembalikan wibawa partai, sebagaimana SK DPP Nomor : 073/KPTS/DPP/IV/2011 tertanggal 17 April 2011 tentang Pembebastugasan Siti Amniah SE dari jabatannya sebagai ketua DPRD Kabupaten Karo. SK itu sendiri diserahkan langsung kepada Taufan Agung Ginting oleh utusan DPP PDIP Budiman Nadapdap dalam rapat internal partai di DPD PDIP Sumut, Sabtu (13/8), dihadiri sejumlah pengurus DPC PDIP Kabupaten Karo, Efendy Sinukaban SE, Sudarto Sitepu, Malemjenda Singarimbun SH, Masdin Ginting, Suranta Ginting SE, Gilbert Ginting, Sastra Barus, dan Ellywati Br Bangun. Untuk itu, Ir Taufan Agung Ginting MSP selaku PLH Ketua mengimbau kepada

seluler mengatakan, sepengetahuannya produk roti kacang yang memiliki izin hanya produksi bermerk 'R'. Begitupun, pihaknya akan melakukan pengecekan ke bagian terkait masalah perizinan. Pengamat sosial Kota Tebing Tinggi Gerhard Purba mendesak, pihak berwenang agar menangkap pelaku usaha yang mengabaikan perizinan sekaligus menutup usaha produksi penganan roti kacang yang tidak memiliki izin. "Bukan tidak mendukung usaha kecil menengah, apalagi mampu menyerap tenaga kerja tidak sedikit, namun bila usaha tersebut tidak mengantongi izin apapun, ini jelas menyalahi aturan yang ada," kata Gerhard. (MET)

pengurus DPC PDIP Kabupaten Karo maupun pengurus dan kader di PAC, Ranting dan simpatisan di seluruh Kabupaten Karo agar tetap solid, dan mendukung pergantian dirinya sebagai pimpinan partai berlambang banteng gemuk dalam lingkaran bulat itu, guna kebesaran partai sekaligus demi lancarnya roda organisasi kearah yang lebih baik lagi. Dia juga minta seluruh kader dan simpatisan PDIP di Kabupaten Karo untuk mengindahkan Surat Keputusan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri dan mendukung pergantian ketua DPRD Karo dari Siti Aminah kepada Efendy Sinukaban guna kebesaran PDIP di Tanah Karo Simalem. “Kepada warga PDIP di seluruh Kabupaten Karo diminta agar jangan mudah terpancing provokasi oleh pihak-pihak tertentu untuk memanfaatkan situasi ini,” tegasnya. (RTA)

Wabup Sergai Safari Ramadan ke Masjid Fisabilillah MEMASUKI hari ke13 Tim II Safari Ramadan 1432 H, Pemkab Serdang Bedagai, dipimpin Wakil Bupati Sergai Ir H Soekirman melakukan kunjungan ke Masjid Fisabilillah Dusun Batu 50 Desa Bingkat Kecamatan Pegajahan, kemarin.

H

adir dalam acara itu, anggota DPRD Sergai, staf ahli bupati Bidang Ekonomi dan Keuangan, Kasatpol PP Drs Purba Siregar, Kabag Perekonomian, Kabid PLS Diknas Zainal Abidin SPd MM, Kasubbag Agama dan Urusan Haji Bagian Kesos serta diterima Camat Pegajahan

Misran, SE dan Kepala Desa Bingkat Eddy Mujoko SH. Wabup mengatakan, kunjungan tim safari Ramadan adalah untuk mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat, yang pada gilirannya akan dapat meningkatkan ukhuwah Islamiyah, serta memberikan informasi pembangunan yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan Pemkab Sergai. Sebagai Kabupaten baru, tentunya dihadapkan pada permasalahan terbatasnya sumber daya baik sumber daya alam, manusia dan dana, dengan potensi yang dimiliki, pihaknya telah berupaya sekuat tenaga untuk membangun Kabupaten Tanah Bertuah Negeri Beradat. Dari 497 Kabupaten di seluruh Indonesia, Kabupaten Sergai termasuk 10 besar Kabupaten terbaik

BINGKISAN - Wabup Soekirman didampingi Camat Pegajahan Misran SE menyerahkan bingkisan kepada Nazir Masjid Fisabilillah Dusun Batu 50 Desa Bingkat, Kecamatan Pegajahan Pariyanto saat melakukan Safari Ramadan. di Indonesia, keberhasilan yang diraih Pemkab Sergai adalah berkat kerja keras dan kerjasama antara pemerintah, anggota DPRD, forum pimpinan daerah, aparat desa dan seluruh

lapisan masyarakat. "Karena itu kerja keras dan kebersamaan ini harus dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan pada masa yang akan dating," ungkap Soekirman.

Sementara, Al-Ustaz Rusli Bukhari dan Sutrimo Handoyo dalam ceramahnya mengatakan, selama menjalankan ibadah puasa terdapat tiga macam bentuk yang didapatkan untuk rohani, yaitu menjadikan manusia yang patuh dan taat, menciptakan manusia sabar dan menjadikan manusia yang mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah SWT. Bulan suci Ramadan mengandung rahmah yaitu kasih sayang Allah SWT bagi hambanya yang berpuasa. Magfirah yaitu memberikan kesempatan pengampunan dosa-dosa yang lalu serta hikmah Itqum minannar yaitu jaminan kepada hambanya terbebas dari azab api neraka serta marilah berlomba-lomba merebut magfirahNya Allah SWT. (RYAD)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean, Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa Sejahtera TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Lugas & Cerdas Nst BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BANDA ACEH: Salman, Afrizal, Azhari, Reza Gunawan LHOKSEUMAWE: Sopyan BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


SUMATERA UTARA

Selasa 16 Agustus 2011

Polres Asahan Dirikan Pos Pengamanan Kisaran-andalas Menjelang datangnya hari besar umat Islam, Idul Fitri 1432 h, Polres Asahan di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), inti kota dan daerah umum lainnya akan mendirikan Pos-Pos Pengamanan. Demikian diungkapkan Kapolres Asahan AKBP Drs Marzuki MM melalui Pahumas Polres Asahan R Berutu kepada andalas di ruang kerjanya, kemarin. Menurut Berutu, Pos-pos pengamanan yang nantinya didirikan tersebut berada di sepanjang Jalan Lintas Sumatera yakni untuk pos pengaman lalu lintas terdiri dari 4 pos. Di daerah Pulu Raja, Air Batu, Lima Puluh dan Indrapura. Sedangkan Pos Pengamanan berada di Simpang Katarina Kisaran dijadikan Pos Pelayanan Umum. Selanjutnya menurut mantan Kapolres Dairi ini, untuk Pos Operasi Sawit didirikan di

lima titik rawan yakni daerah Sumber Padi, Sp Gambus, Sei Suka, Meranti serta tanjakan di Kecamatan Air Batu Asahan. Sementara untuk Pos Pengamanan Umum juga didirikan di inti kota, dan di sini didirikan 7 pos pengamanan yang letaknya cukup strategis. Lebih jauh dikatakan, pospos pengamanan didirikan tersebut selain digunakan untuk pelayanan terhadap publik juga digunakan untuk mengantisipasi berbagai tindakan kriminal yang mungkin saja terjadi. Kapolres menambahkan, selain didirikannya Pos-pos tersebut Polres membentuk dua unit patroli secara menyilang mulai dari daerah perbatasan Indrapura dan sampai ke perbatasan Aek Kuasan. "Patroli ini juga menyertakan Sat Lantas untuk daerah Jalinsum. Di samping itu pihaknya juga telah memersiapkan patroli roda dua dan roda empat dari Sabhara," kata Berutu. (FAS)

Oknum Polisi Diduga Beking Penyelewengan BBM Tanjung Balai-andalas Polisi sebagai aparat penegak hukum seharusnya memberantas setiap pelanggaran hukum. Namun, oknum polisi yang bertugas di Polsek Tanjung Balai Selatan, justru melenceng dari hakikat tugas dan tuntunan kerja sebagai seorang anggota Polri. Oknum tersebut Aipda ASS diduga turut membekingi tindakan pidana penyelewengan BBM bersubsidi jenis solar dan premium di SPBU No.14. 213. 224 di Jalan Pahlawan Kota Tanjung Balai. Karena maraknya pelanggaran hukum terhadap UU No 22 tahun 2001 tentang migas ini pula yang mengakibatkan terjadinya kelangkaan BBM bersubsidi di Kota Tanjung Balai. Saat dikonfirmasi wartawan, Senin (15/8) Ketua DPC PPWI Syamsul Bahri SE mengatakan, ormas yang dipimpinnya telah mencium kegiatan oknum polisi tersebut. "Kami menduga terdapat permainan antara SPBU dan oknum polisi

tersebut. Hal ini sangat disayangkan," katanya. Seharusnya BBM bersubsidi diperuntukkan kepada masyarakat demi mewujudkan kesejahteraan rakyat. Namun, oleh oknum polisi yang bekerjasama dengan SPBU, BBM tersebut di jual ke tengah laut dengan harga lebih tinggi, yang berdampak pada terjadinya kelangkaan BBM bersubsidi di Kota Tanjung Balai. Syamsul menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya beserta jajaran terkait lainnya akan melakukan audiensi dengan Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro, sekaligus akan mempertanyakan masalah tersebut. "Setahu saya Kapoldasu sangat tegas terhadap anggotanya yang indisipliner," katanya. Terpisah, saat hendak dikonfirmasi, Aipda ASS, sama sekali tidak mau menjawab pertanyaan wartawan. Dia lebih suka memilih bungkam dan mengatakan dirinya sedang sakit gigi. (FN)

Telantarkan Anak-Istri

ngan Sun, tapi Ram tidak membela anaknya. Parahnya lagi, saat anak laki-lakinya, Firdaus (12) khitan (sunat), Ram tidak datang. Bahkan, sekedar mengirimkan hadiah (kado) untuk anaknya itu, Ram tidak mau. “Betapa pedihnya hati Firdaus. Padahal, kalau pun hanya kado berisikan uang Rp. 5 ribu dia pasti senang, namanya juga anakanak. Tapi begituMaini lah dia, kepada selingkuhannya berapa pun diberikannya, tapi kepada anaknya sendiri dia pelit. Buktinya, Sun kerap bersikap mengejek Maini dan anak-anaknya. Katanya, kalau diservice, uangnya pasti lancar,” ujar Maini lagi sambil menirukan ucapan Sundari. Karena itu, Maini pun mengadukan Ram ke polisi dengan harapan agar suaminya itu dihukum dengan hukuman yang setimpal. Bahkan, kalau bisa Maini juga berharap agar Ram dipecat. “Begitulah, bahkan anakanak juga sudah tidak peduli lagi dengan dia. Kata mereka, lebih mati saja dia daripada berbuat seperti itu, memalukan dan tidak bertanggungjawab,” ujar Maini lagi sambil memeluk anak- anaknya, Ayu (22), Icut (20), Firdaus (12) dan Salwa (10). Sementara itu, Ram sendiri ketika dikonfirmasi dengan tegas membantah tudingan tersebut. Katanya, dahulu dia tidak ada berhubungan dengan Sun, karena Sun masih bersuami dan sekarang Sun sudah bercerai dengan suaminya. Karena itu tidak ada salahnya jika Ram berhubungan dengannya. Lalu, mengapa Ram sering pergi bersama Sun, termasuk sekitar dua bulan lalu saat dipergoki andalas di Toko Emas SERI Binjai ? Katanya, saat itu dia perlu uang, sehingga terpaksa meminjam uang kepada Sun. (BD)

13

Ketua DPRD Labuhan Batu Safari Ramadan Rantau Prapat-andalas Tim safari Ramadan DPRD Labuhan Batu beserta rombongan mengunjungi Musala Al-Falha Kelurahan Labuhan Bilik Kecamatan Panai Tengah, Minggu (14/8). Ketua DPRD Hj Elya Rosa Siregar SPd menyatakan, bangga dan terharu atas sambutan masyarakat Desa Labuhan Bilik. "Kehadiran masyarakat di desa ini sangat baik dengan kapasitas musala yang ada saat ini," katanya, sembari menyebut, dirinya termasuk bahagian dari penduduk pantai, dan sewaktu kecil berada di Negeri Lama," katanya. Dia mengimbau masyarakat, agar saling menjaga dan menghargai sesama manusia yang beragama, demi tetap kondusifnya Kabupaten Labuhan Batu. "Pada tahun 2011, DPRD melakuan Safari Ramadan ke 9 kecamatan di Labuhan Batu," ujarnya. Dalam rangkaian acara Safari Ramadan 1432 Hijriah ini, atas nama DPRD dirinya ingin menjalin silaturahmi dengan masyarakat, khususnya di Kelurahan Labuhan Bilik.

SERAHKAN BANTUAN - Ketua DPRD Labuhan Batu Hj Elya Rosa Siregar menyerahkan bantuan kepada Nazir Masjid Lahmudin Hasibuan. "Jalinan silaturahmi masyarakat dan DPRD selama ini sudah sangat baik," katanya.

Dalam rangkaian acara Safari Ramadan tersebut, Ketua DPRD Labuhan Batu memberikan bantuan

Pungli Resahkan Guru di Batu Bara Batu Bara-andalas Berbagai pungutan liar (pungli) berupa potongan dana bantuan operasional sekolah (BOS) sebesar Rp 6.000 per siswa. Pungutan untuk sertifikasi guru mencapai jutaan rupiah setiap guru, serta pungutan sebesar 7 persen dikenakan dari jumlah pinjaman diajukan guru kepada bank, menjadi beban para guru di daerah pemekaran Asahan tersebut. Hal ini terungkap dalam rapat dengar pendapat Komisi A DPRD Batu Bara dengan Kepala Dinas Pendidikan, TM Syafii di ruang komisi, Senin (15/8). Anggota komisi A yang hadir di antaranya Syahrial Guci, Amat Muktas, H Sutan Sitompul, Rezki Arietta, Sarianto Damanik

dan Usman. Berbagai pungutan liar itu, sebagaimana diungkapkan Wakil Ketua Komisi A H Simatupang, dilakukan oleh oknum UPTD Dikjar Kecamatan. Menanggapi tudingan itu, TM Syafii didampingi Kabag Sarana dan Prasarana Drs Darwis mengatakan, pihaknya telah lama mendengar tudingan tersebut. Namun, tidak seorang pun kepala sekolah maupun guru yang mau melaporkan hal itu secara langsung kepada pihaknya. Kendati sudah diberi jaminan tidak akan ada tindakan mutasi maupun tindakan lainnya, bila membuat laporan terkait permainan Kepala UPTD Dikjar Kecamatan. Dijelaskan, guru yang akan mengikuti serifikasi saat ini tidak perlu lagi mendatangi Kepala UPTD Dikjar Kecamatan. Pasalnya, bagi guru yang akan mengikuti sertifikasi data basenya sudah ditentukan Pusat. "Jika di dalam data base sudah tercantum

nama guru, dia sudah pasti akan ikut sertifikasi," kata Syafii sembari menambahkan, pihaknya juga akan menyampaikan data base dari pusat langsung ke sekolah hingga dapat diketahui para guru. Sedangkan mengenai pungutan sebesar 5 s/d 7 persen, yang dikenakan kepada setiap guru yang mengajukan kredit ke bank, menurut Syafii, hal itu sudah keterlaluan. "Saya minta bantuan dewan untuk merekomendasikan kepada Bupati Batu Bara, agar oknum-oknum yang membuat preseden buruk Dinas Pendidikan itu segera ditindak agar hal serupa tidak terjadi lagi di daerah ini," katanya. Ketua Komisi A, Al As'ari pada akhir pertemuan minta Kadis Pendidikan Batu Bara, agar secepatnya menangani permasalahan terkait adanya pemotongan dana BOS, pungutan untuk sertifikasi serta pungutan untuk meminjam uang (kredit) ke bank. (SUSI)

Pegawai Disperindag Langkat Dilapor ke Polisi Stabat-andalas Diduga selingkuh dengan wanita lain, sehingga menelantarkan istri dan anak- anaknya, oknum pegawai Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Langkat, Ram (48) dilaporkan ke polisi. Hal itu terbukti dari Laporan Pengaduan Maini (46), istri Ram ke Polres Langkat dengan Surat Tanda Penerimaan Laporan Pengaduan (STPLP) Nomor : 516/VII/2011/SU/ LKT tertanggal 4 Juli 201, ditandatangani Kanit SPKT B Aiptu Irwanto, dimana Ra dituding telah melanggar Pasal 49 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Seperti ditegaskan Maini kepada andalas, Senin (15/8), sejak tahun 2006 lalu, Ram menjalin hubungan gelap dengan Sun (32), warga satu kampung, padahal, Sun masih bersuami. Akibatnya, Ram tidak lagi menafkahi keluarganya sebagaimana mestinya. Bahkan, sejak tahun 2008 Ram pergi meninggalkan rumah. Sejak saat itu, jangankan memberikan uang untuk belanja, uang jajan dan biaya sekolah, sekedar berkomunikasi dengan anak-anaknya pun dia tidak mau. Ironisnya, kalau ditanya tentang hal tersebut, Ram selalu mengelak. Karena itu, kerap Maini disalahkan pihak keluarga suaminya. “Tidak ada yang percaya, semua menyalahkan saya. Padahal, kepada semua orang Sun selalu berkoar kalau dia memang sudah berhubungan dengan Ram. Bahkan, mereka sudah sering kepergok pergi berduaan ke luar kota, seperti ke Binjai atau ke Medan,”ujar Maini. dengan mata yang berkaca-kaca. Lebih jauh warga Kelurahan Pekan T Pura itu menuturkan, anak sulungnya, Ayu (22) pernah marah dan berkelahi de-

harian andalas | Hal.

dua gulung sajadah panjang, 30 kg gula pasir, kain sarung, bubuk teh dan kopi. (ONE)

SOKSI Langkat Bantu Nazir Masjid

BANTUAN - Sehat Barus didampingi Sekcam Gebang saat menyerahkan bantuan. Langkat-andalas Pengurus harian Depincab Soksi Kabupaten Langkat, Sehat Barus menyerahkan bantuan berupa ratusan kain sarung kepada para penggali kubur, nazir masjid, imam masjid dan pengurus masjid se-Kecamatan Gebang, Senin (16/8). Turut hadir pada acara itu, Sekcam Gebang Ali Usman, para kepala desa, seketaris desa, sesepuh Partai Golkar Gebang M Nur Z, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ratusan masyarakat penerima bantuan yang terdiri dari 10 desa dan 1 kelurahan. Usai penyerahan bantuan, Sehat Barus mengatakan, pemberian kain sarung jangan disalahartikan dengan tujuan lain serta jangan dipandang dari nilainya, tapi ambil hikmah dari rasa kebersamaan dalam menyambut hari raya Idul Fitri 1432 H. "Semua ini merupakan salah satu wujud kepedulian Depincab (Dewan Pimpinan Cabang) Soksi Kabupaten Langkat di bawah kepemimpinan H Nogesa Sitepu, yang juga Bupati Langkat," katanya. Sebelumnya Depincab Soksi Kabupaten Langkat, juga menyerahkan paket berupa kain sarung, minyak goreng dan gula pasir kepada ratusan kaum dhuafa di Kecamatan Gebang. (DN)

Mutasi Guru di Binjai untuk Perbaikan Kualitas

FOTO BERSAMA - Ketua DPRD Langkat H Rudi Hartono Bangun SE diabadikan bersama warga Langkat, saat menggelar buka bersama di kediamannya, kemarin.

Ketua DPRD Langkat Gelar Buka Bersama Langkat-andalas Ketua DPRD Langkat, H Rudi Hartono Bangun SE yang juga Ketua DPC Partai Demorat Langkat, menggelar acara berbuka puasa bersama, dengan ribuan kader dan simpatisan Partai Demokrat (PD) se-Kabupaten Langkat. Acara buka bersama itu, bertempat di rumah dinas Ketua DPRD di Stabat, Minggu (14/8). Sebelum memasuki acara berbuka puasa, acara tersebut terlebih dahulu diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, dan selanjutnya diisi dengan acara tausiyah, yang dibawakan Ustaz Samin Pane, yang tidak lain merupakan kader dari partai tersebut. Pertemuan didakan Ketua DPRD Langkat, dengan para kader dan simpatisan partai itu, tiada lain dan tidak bukan, bertujuan menjalin hubungan silaturahmi sesama Partai Demokrat dan masyarakat Langkat,

demi membesarkan Partai Demokrat, yang merupakan partai pemenang pemilu kemarin. “Saya mohon maaf, kepada dewan pengurus kecamatan Demokrat, jika selama ini belum sepenuhnya berbuat sesuai, harapan masyarakat yang telah mendukung kami sehingga duduk di DPRD, serta telah membesarkan Partai Demokrat bersama-sama dan menghasilkan suara terbanyak," kata Rudi Bangun. Selain itu, Rudi juga memohon maaf kepada kader Demokrat, karena belum bisa efisien mengabulkan aspirasi masyarakat. Sebab, DPR merupakan institusi yang mengesahkan peraturan perundangan bukan eksekutif, yang memegang kekuasaan penuh pemerintahan. Sementara, Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun, yang juga Ketua MPD Partai Demokrat Sumut, usai kegiatan

silaturahmi berbuka puasa bersama kader dan simpatisan Demokrat tersebut mengapresiasi kegiatan yang dilakukan Ketua DPRD Langkat. "Hal ini merupakan upaya mendekatkan diri, saling mengenal lebih antara sesama simpatisan Partai Demokrat dan masyarakat Langkat," katanya. Saleh Bangun berkeyakinan, jika kader partai tetap solid dan kompak, partai pemenang pemilu tersebut akan lebih besar lagi di masa mendatang, dan akan dapat memenangkan Pemilu 2014, khususnya di Sumatera Utara. Hadir pada acara itu, Ketua Partai Demokrat Sumut HT Milwan, diwakili Sekretaris DPD Tahan Manahan Panggabean MM, Wakil Sekretaris DPD Hj Dartatik Damanik, Sapta Bangun SE, HT Dirkhansyah, Hj Meilizar Latif, serta Ketua Divisi Pembinaan Anggota DPD-PD Sumut, Muhri Fauzi Hafiz SE. (R)

Binjai-andalas DPRD Kota Binjai, BKD serta Dinas Pendidikan Kota Binjai menggelar rapat dengar pendapat, terkait munculnya protes sejumlah guru yang berunjukrasa beberapa waktu lalu di Balai Kota Binjai. Para guru yang unjuk rasa ini menolak mutasi Kepala SDN, SMPN, dan SMAN se Kota Binjai pada 5 Agustus 2011 lalu. Untuk itulah DPRD Binjai meminta penjelasan Dinas Pendidikan, Komisi A DPRD Binjai, Senin (15/8), terkait dengan kebijakan mutasi kepala sekolah yang diprotes tersebut. Pada rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Binjai Bahman Nasution itu, seluruh Fraksi DPRD Binjai hadir. Cilakanya, Kepala Dinas Pendidikan Binjai sendiri, Dwi Anang Wibowo tidak bisa hadir karena sedang mengikuti pelatihan pendidikan di Bali. Sekertaris Dinas Pendidikan Binjai Ismail Ginting, selaku Pelaksana Harian Dinas Pendidikan Kota Binjai mengatakan, kronologi mutasi tersebut merupakan bentuk dari implementasi amanah Wali Kota Binjai HM Idaham, untuk melakukan perbaikan. Mutasi 108 kepala sekolah, guru, dan pengawas SDN, SMPN, dan SMAN se-Kota Binjai berdasarkan evaluasi penilaian kinerja bertujuan demi peningkatan kualitas pendidikan di Kota Binjai. Dijelaskannya, Dwi Anang Wibowo pada 11 Januari 2011 menjabat Kepala Dinas pendidikan di Kota Binjai, sudah berkomitmen akan melakukan evaluasi kinerja kepala sekolah, dengan tujuan untuk mempercepat perbaikan kualitas pendidikan di kota rambutan tersebut. Setelah dilakukan evaluasi, ternyata kinerja kepala sekolah di Kota Binjai, masih banyak yang perlu dibenahi. "Atas dasar pertimbangan itulah mutasi dilakukan," katanya. Pimpinan rapat Bahman Nasution setelah mendengar penjelasan itu menyatakan, pihaknya dapat memahami kebijakan tersebut. Begitupun dia berharap agar mutasi tidak dilakukan dengan semena-mena. Rapat juga dihadiri Kepala BKD Kota Binjai, Amir Hamzah. (MKI)


Selasa 16 Agustus 2011

ACEH MEMBANGUN

Jemaah Tarawih Bisa Donor di Masjid Banda Aceh-andalas Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Banda Aceh, menghimpun darah dari jemaah shalat Tarawih di Masjid Agung Lampriek, Banda Aceh, Minggu (14/8) malam. Hasilnya diperoleh 14 kantong darah. Upaya ini dilakukan untuk mengatasi kekurangan darah selama bulan Ramadan. Ketua PMI Cabang Banda Aceh, Qamaruzzaman Haqny, menyebutkan, kegiatan di Masjid Agung Lampriek merupakan yang kedua kalinya. Kegiatan yang pertama pada 5 Ramadan lalu, pihaknya berhasil menghimpun darah sebanyak 36 kantong. “Setiap hari PMI Banda Aceh menerima permintaan darah sebanyak 50 kantong. Sementara kami hanya mendapat 20 kantong dari pendonor rutin dan relawan. Agar stok darah tidak sering kosong, kami harus proaktif mencari pendonor meski dalam bulan Ramadan,” kata Qamaruzzaman. Dia menambahkan, selain di Masjid Agung Lampriek, donor darah juga dilaksanakan di Masjid Raya Baiturrahman, cafe dan warungwarung kopi dan tempat yang ramai masyarakat. Donor darah selama Ramadan ini akan berlangsung hingga 26 Ramadan, dan dilakukan setiap usai shalat Tarawih. Qamaruzzaman menyebutkan, selama program tersebut berjalan, PMI Banda Aceh sudah mengumpulkan 124 kantong darah. Dia memprediksikan, permintaan darah akan sangat meningkat menjelang dan saat lebaran Idul Fitri 1432 Hijriah mendatang. Keluarga Pasien Mengantisipasi kekurangan stok darah, Ketua PMI Banda Aceh itu meminta peran masyarakat agar mau mendonorkan darahnya, terlebih lagi oleh keluarga pasien. “Selama ini, kalau ada yang minta darah dan tidak ada stok, kami sarankan keluarga pasien yang mendonor. Ini juga sangat membantu,” ujar Qamaruzzaman. Ia juga sangat berharap, masyarakat di Kota Banda Aceh mau melakukan donor selama bulan Ramadan ini, di tempat dan waktu yang telah ditentukan. (SI)

Masih Ada Potensi Ganggu Perdamaian Aceh Banda Aceh-andalas Gubernur Aceh Irwandi Yusuf menilai, masih ada kerikil-kerikil tajam dapat menjadi potensi menganggu perdamaian yang telah terjalin selama enam tahun pasca konflik bersenjata di wilayah itu. "Enam tahun usia sebuah perdamaian dalam masa-masa mencapai kestabilan. Namun kita jangan lalai karena masih ada kerikilkerikil tajam yang berpotensi mengganggu perdamaian ini," katanya di Banda Aceh, Senin. Hal itu disampaikan gubernur dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Teuku Setia Budi di sela-sela peringatan enam tahun nota kesepahaman bersama (MoU) damai Aceh. Enam tahun MoU damai itu diperingati sederhana dan dihadiri Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Adi Mulyono, Waka Polda Aceh Brigjen (Pol) Setyanto, dan hanya sejumlah pejabat eselon II dan III Setda Aceh. Selain itu, peserta doa dan zikir yang dipimpin Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh Tgk Azman Ismail dan tausyiah DR Samsul Rizal hanya diikuti ratusan warga setempat. Konflik bersenjata puluhan tahun antara pemerintah dengan pihak Gerakan Aceh Merdeka (GAM) berakhir setelah para pihak menandatangani MoU di Helsinki, Finlandia pada 15 Agustus 2005. (ANT)

14

Pemko Lhokseumawe Serobot Aset Aceh Utara

Panton Labu Krisis Pupuk Urea Subsidi Aceh Utara-andalas Sejumlah petani di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara mengeluh akibat kelangkaan pupuk urea yang bersubsidi. Pasalnya, kelangkaan pupuk tersebut telah berlangsung sepekan lalu, bahkan stok di tingkat pengecer (Distributor) di daerah tersebut telah menipis. Geusyiek Gampong Matang Sikee Pulot Kecamatan Tanah Jambo Aye Aceh Utara Rusli kepada andalas kemarin menyebutkan, kelangkaan atau krisis pupuk urea di Kemukiman Tanah Jambo Aye Teungoeh itu antara lain gampong Lueng Tuha, Pucok Alue, Matang Raya, Matang Serdang, Buket Padang, Matang Teungoeh dan Matang Sikee Pulot sudah seminggu lalu. Sedangkan di daerah itu masa tanam (seumeula) telah selesai dan untuk masa pertumbuhan padi butuh pupuk urea. Sehingga sejumlah petani membeli pupuk subsidi itu di kios pengecer di Keude Panton Labu tidak ada, namun keluhan para petani semakin jadi jika nanti pada masa panen hasilnya menurun. Menurut Rusli, akibat krisis pupuk di daerahnya diduga ada permainan pihak pengecer untuk menaikan harganya sesuka hatinya. Seperti dirinya mendatangi beberapa pengecer di Keude Panton Labu untuk membeli pupuk urea satu sak, namun kata pengecer itu pupuk lagi kosong, kemudian beberapa saat lagi dia balek dan melihat ada warga yang membeli tiga atau empat sak kok ada berarti ada permainannya. Bahkan, demi penumbuhan padi yang baik, ia membeli pupuk urea subsidi itu di Simpang Panteu Breuh yang tidak jauh dari Keude Panton Labu dengan harga persak Rp 95 ribu dan Rp 1.900 perkilogram. Meski pupuk urea langka dan harga lebih mahal dibandingkan Harga Enceran Tertinggi (HET) Rp 1.600 perkilogram dan Rp 80.000 persak, namun para petani di pemukiman itu terus menjerit. Rusli dan mewakili para petani setempat mengharapkan kepada PT PIM Krueng Geukueh agar segera turun, ke daerah-daerah untuk mengantispasi krisis atau langka pupuk urea dan melakukan sidak ke sejumlah kios pengecer pupuk bersubsidi yang dijual di atas Harga Enceran Tertinggi (HET) di Kecamatan Tanah Jambo Aye. (BT)

harian andalas | Hal.

Lhokseumawe-andalas Sejumlah aset daerah milik Pemkab Aceh Utara terus diserobot Pemko Lhokseumawe. Padahal, Pemkab Aceh Utara sedang giatgiatnya mendata asset. Namun, kenyataannya aset tersebut hingga saat ini diserobot sebagaimana yang terjadi di pinggir sungai dan di stadion Mon Geudong yang akan dibangun pasar kuliner dan taman.

andalas/bukhari talus

PASAR KULINER - Salah seorang pekerja sedang membangun pasar kuliner di pinggir sungai Stadion Tunas Bangsa, Mon Geudong. Padahal tanah tersebut milik Pemkab Aceh Utara.

Pegawai Kemenag Acut Buka Puasa Bersama Anak Yatim Lhokseumawe-andalas Ratusan pegawai di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Aceh Utara buka puasa bersama dengan puluhan anak yatim di kantor setempat jalan nyak Adam kamil nomor 13, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe kemarin. Buka puasa bersama tersebut dirangkai dengan penyerahan bingkisan dan sumbangan kepada anak yatim yang tersebar di kabupaten Aceh Utara, sehingga mereka terbantu di bulan penuh rahmat ini dan menjelang Idul Fitri nanti. Bahkan, usai buka puasa bersama dilanjutkan Salat Magrib secara berjamaah dan mendengar tausyiah dari ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Cot Kala Langsa DR Tgk Zulkarnain MA.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakanmenag) Kabupaten Aceh utara Drs Tgk Zulkifli dalam sambutannya mengatakan, acara tersebut secara rutin dilakukan oleh pihaknya guna meningkatkan tali siraturrahmi antara sesama pegawai dilingkungan Aceh Utara. Karena momentum bulan Ramadan ini bulan yang penuh rahmat bagi ummat Nabi Muhammad SAW setiap tahun satu bulan penuh yang diwajibkan berpuasa bagi umatnya didunia ini. “Bahkan dapat dimaknai bahwa kita menjadi umat yang meyakini sesungguhnya kita berkeluarga tanpa membedakan status sosial, pangkat maupun jabatan sebagaimana yang diajarkan dalam agama yang mulia ini,” katanya. Sementara Ketua STAIN

Cot Kala Langsa DR Tgk Zulkarnain MA dalam tausyiahnya mengajak, umat Islam di bulan yang mulia ini berbenah diri demi kebaikan dan bila kita selalu berhimpun sebagai satu keluarga maka Allah akan selalu memberi rahmat, akan tetapi kalau kita bercerai berai maka akan mendapat azab dari-Nya. ”Kita patut bersyukur kepada Allah SWT yang maha segala yang telah mengutuskan Nabi Muhammad SAW untuk memimpin umat di akhir zaman serta diberi petunjuk kepada kita melalui Al-Qur’an yang diturunkan pada bulan Ramadan. Sehingga kita menjadi manusia yang memiliki rasa kasih sayang antar sesama, tidak seperti Zaman Jahiliyah yang tidak memiliki hati nurani sebagai manusia,” urai Tgk Zulkarnain. (BT)

Puasa, dan Perjuangan Hidup Perempuan si Tukang Parkir TUKANG Parkir itu bernama Siti Hajar. Wanita berusia 30 tahun ini adalah ibu dari enam orang anak asal Desa Lhok Kaju, Kecamatan Indra Jaya, Pidie. Meski puasa tetapi dia terlihat tegar menjalani pekerjaanya sebagai tukang parkir di pusat Kota Sigli.

(BT)

DPRA Tuntut Laporan Penggunaan Dana Pilkada Banda Aceh-andalas Pansus IV DPR Aceh, menuntut komisi independen pemilihan (KIP) setempat agar segera menyerahkan laporan penggunaan anggaran Pilkada. "Kami ingin tahu sejauh mana anggaran Pilkada itu digunakan. Apakah sudah tepat sasaran atau tidak," tegas Ketua Pansus IV DPRA Adnan Beuransyah di Banda Aceh, Senin. Menurut dia, Pilkada Aceh dibiayai APBA 2011 dengan jumlah mencapai Rp211 miliar. Jumlah tersebut dua kali lipat dari yang disetujui sebesar Rp106 miliar karena eksekutif menambahnya secara sepihak. "Walau alasan penambahan ini logis, namun kami tetap ingin mengetahui sudah berapa uang yang dihabiskan KIP dalam menyelenggarakan pilkada," katanya. Berdasarkan laporan tersebut, katanya, pihaknya akan menelusuri pengelolaan anggaran guna melihat apakah dana yang digunakan secara tepat atau terjadi pelanggaran. "Kalau nanti ditemukan ada

pelanggaran, maka akan kami serahkan kepada lembaga penegak hukum agar pelanggarannya ditindaklanjuti di ranah hukum," pungkas Adnan Beuransyah. Sementara, anggota KIP Aceh Robbi Syahputra menegaskan pihaknya siap menyerahkan laporan penggunaan anggaran Pilkada seperti yang disampaikan Pansus IV DPRA. "Kalau memang Pansus IV DPRA ingin melihat sejauh mana penggunaan anggaran, kami akan minta Sekretaris KIP Aceh segera menyiapkan secepatnya," tukas Robbi Syahputra. Pilkada Aceh dijadwalkan digelar serentak pada 14 November 2011 antara pemilihan gubernur dan wakil gubernur dengan pemilihan 17 bupati/ wali kota beserta wakilnya. Namun, jadwal tersebut diperkirakan bergeser setelah KIP menghentikan semua tahapan pilkada terhitung 5 Agustus 2011 hingga 5 September 2011 guna mendinginkan konflik regulasi yang terjadi. (ANT)

AJI Banda Aceh Santuni Anak Yatim

K

ehidupan keras demi membiayai anak-anak, memaksanya melakoni pekerjaan yang sepatutnya dikerjakan oleh laki-laki. Dan bagi sebagian orang dianggap tabu bagi wanita karena dianggap melawan kodrat sebagai seorang wanita yang identik dengan sifat-sifat feminisme. Akan tetapi, panas, hujan, debu dan bisingnya jalanan, seakan tidak dihiraukan oleh ibu ini. Pekerjaan tukang parkir sudah dijalani sejak tahun 2005 atau pascabencana tsunami menerjang Aceh, 26 Desember 2004 lalu. Sebelumnya Siti Hajar menetap di Banda Aceh, namun tsunami sudah menghempaskan semua hartanya di kawasan Keudah, sehingga ia memutuskan pulang kampung dengan menjalani hidup baru sebagai juru parkir. Pekerjaan ini merupakan andalan mata pencahariannya demi menghidupi enam orang

Hal tersebut diungkapkan Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat Komite Bersama Rakyat Aceh (LSM- KOBRA) Amri Usman kepada andalas, Senin (15/8) di ruang kerjanya. Menurutnya, Pemerintah Aceh Utara di bawah pimpinan Bupati/Wakil Bupati Aceh Utara Tgk Ilyas A Hamid– Syarifuddin seharusnya menindak tegas setiap pihak yang menyerobot tanah milik Aceh Utara. “Itu kan tanah rakyat, yang perlu dipertahankan termasuk juga pihak DPRK sendiri yang selama ini terkesan lengah menjaga se-

jumlah aset daerah,” jelas Sekjen LSM KOBRA itu. “Cukup banyak hal di Aceh Utara perlu pembenahan secepatnya, seperti Kantor Bupati Aceh Utara, Kator DPRK dan sejumlah Dinas yang saat ini masih numpang di wilayah Pemko Lhokseumawe. Dan jelas-jelasnya Aceh Utara sangat dirugikan telah belasan tahun pajaknya hingga uang parkir pun semua diterima Pemko Lhokseumawe. Lebih lanjut dikatakannya, aset Pemkab Aceh Utara yang berada di Lhokseumawe dilelang kepada swasta dan Pemko Lhokseumawe dengan harga pasaran. Sehingga dana pelelangan aset tersebut bisa dipergunakan untuk pembangunan Kantor Bupati, Kantor DPRK dan sejumlah Dinas ke wilayah Ibu Kota Aceh Utara dan biar Aceh Utara jelas statusnya jangan seperti sekarang ini terkatung-katung nasibnya. “Pemkab Aceh Utara harus adanya malu belum pemindahan perkantoran ke Landing, padahal beberapa kantor instansi lainnya seperti Kejaksaan, Pengadilan, Polres, Bina Marga dan Cipta Karya telah lama menetap di daerah Kota Ibu Kota Aceh Utara,” jelasnya.

TUKANG TUK ANG PPARKIR ARKIR - Siti Hajar (30), seorang tukang parkir di pusat Kota Sigli yang sudah enam tahun melakoni profesi ini. anak dan suaminya, Muhammad (45) yang sudah sakitsakitan di kampung. “Saya tidak ada pilihan, mau kerja lain juga belum tentu saya bisa,” ujarnya akhir pekan lalu. Pagi-pagi sekali Siti Hajar sudah datang ke lapak tempat ia menjadi juru parkir hingga bubar sekitar pukul 18.00 WIB. Bekal yang dibawa adalah helaian karton yang sudah dilipat dimasukkan dalam karung. “Karton ini untuk modal saya tutupi kendaraan yang diparkir. Kalau malam saya titip di salah satu toko di sini,” ujarnya sembari membetulkan letak rompi berwarna orange yang dikenakan itu. Rutinitas sebagai juru parkir dijalaninya dengan penuh semangat tanpa

diiringi rasa minder. Ketika menggeluti pekerjaannya, Siti Hajar tidak risau memikirkan persiapan berbuka di rumahnya. Sebab, putri sulung telah mampu menggantikan ibunya sebagai seksi konsumsi untuk keluarga, hingga menyiapkan menu untuk berbuka. Pendapatannya sebagai juru parkir sangat tergantung dari jumlah masyarakat yang berbelanja. “Kadang kala saya dapat rezeki Rp 50.000, Rp 70.000, malah ada yang mencapai Rp 100.000 setelah disetor sebagian pada Dishub. Lumayan bisa membeli kebutuhan dapur keluarga dan mengobati suami saya yang sedang sakit,” kata Siti Hajar penuh percaya diri. (SI)

Banda Aceh-andalas Para jurnalis dan anggota Aliansi Jurnalis Independen Banda Aceh menyantuni 30 anak yatim pada kegiatan buka puasa bersama di Gampong (Desa) Batoh, Kecamatan Lueng Bata. "Santunan dan buka puasa bersama anak yatim itu dilaksanakan Minggu (14/5) dan sudah menjadi agenda rutin AJI Banda Aceh setiap bulan Ramadan. Ini wujud kepedulian kami terhadap sesama," kata Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh Mukhtaruddin Yacob kepada wartawan di Banda Aceh, Senin. Selain dihadiri puluhan anak yatim, kegiatan buka puasa bersama itu juga dihadiri sejumlah pejabat di jajaran Pemerintahan Aceh seperti Kepala Biro Hukum dan Humas Makmur Ibrahim dan anggota KIP Akmal Abzal. Puluhan wartawan dari berbagai media yang bertugas di daerah paling ujung barat pulau Sumatera itu juga ikut serta pada kegiatan tersebut. Mukhtaruddin Yacob menyebutkan, sebelum menye-

rahkan santunan dan berbuka puasa bersama, Tengku Akmal Abzal memberikan ceramah singkat tentang masyarakat Aceh yang telah kehilangan "identitas". Anggota Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) itu mengatakan bahwa orang Aceh kehilangan indentitas, integritas, dan bahkan moralitas. Menurut Tengku Akmal Abzal, masyarakat Aceh kini kehilangan identitasnya sebagai sebuah komunitas masyarakat yang religius dan telah bergeser menjadi masyarakat yang hedon. "Berbeda dengan di Bali yang mayoritasnya memeluk Hindu. Di sana setiap menjelang matahari terbenam suasana kota sepi. Tidak ada aktivitas. Tapi di Aceh ketika menjelang maghrib warga masih berkumpul di kafe dan warung kopi," kata Akmal. Ia juga mengatakan, masyarakat Bali bangga mengenakan identitas lokalnya, tidak seperti masyarakat Aceh justru berusaha menutup-nutupi identitas asli dirinya. (ANT)


Selasa

SAMBUNGAN

16 Agustus 2011

FKGS: Kadisdik Sumut dan Medan Pembohong .........(Dari Halaman 1) Mereka menuntut tunjangan sertifikasi guru untuk SMA/SMK se-Kota Medan tahun 2010 terhitung mulai September hingga Desember dicairkan. Tidak cuma itu, menurut mereka tunjangan sertifikasi guru untuk tingkat SD-SMP-SMA/SMK mulai Januari hingga Juni 2011 juga belum mereka terima. Padahal sesuai SK Menkeu Nomor 71 2011, pembayaran tunjangan sertifikasi guru adalah per triwulan. “Sesuai informasi, dana sertifikasi guru itu sudah sejak lama disalurkan Pemerintah Pusat ke Pemerintah Provinsi Sumut dan selanjutnya ke Pemko Medan, tetapi sampai sekarang belum ada kami terima. Tolong cairkan, itu hak kami!” teriak Ketua FKGS Marudut Siringo-ringo dalam orasinya. Massa FKGS yang datang dengan berseragam lengkap PNS itu menuding Kepala Dinas Pendidikan Sumut dan Kepala Dinas Pendidikan Medan telah melakukan pembohongan publik. "Di media massa terbitan Medan pada Jumat, 8 Agustus lalu, Kadisdik Sumut mengatakan bahwa tunjangan sertifikasi guru yang tertunggak selama 4 bulan yakni September hingga Desember 2010 sudah dicairkan ke rekening masing-masing guru. Tetapi setelah kami cek, tidak ada sama sekali dan cuma bohong besar,” ujar mereka. Guru-guru tingkat SD hingga SMA/SMK itu tiba di depan gedung Kantor Wali Kota Medan sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka datang dengan mengendarai puluhan kendaraan roda. Akibat aksi unjuk rasa tersebut, arus lalu lintas di Jalan Maulana Lubis dan sekitarnya sempat macet sehingga pengunjuk rasa terpaksa dibiarkan masuk sampai ke halaman parkir kantor wali kota. Di lokasi itu, secara bergantian mereka berorasi dan menyampaikan tuntutannya dengan pengeras suara dan mendesak agar Wali Kota Medan Rahudman Harahap segera datang menemui mereka guna menjelaskan penunggakan tunjangan sertifikasi tersebut. Kepala Dinas Kota Medan Hasan Basri yang datang menemui pengunjuk rasa dan mencoba memberikan penjelasan atas tuntutan guru-guru tersebut, mereka tolak. “Kami butuh penjelasan langsung dari Wali Kota Medan Rahudman Harahap, bukan penjelasan dari kepala dinas. Kami akan

tunggu kedatangan Pak Rahudman,” teriak pengunjuk rasa dengan mencueki Hasan Basri yang berdiri di hadapan guru-guru itu. Namun, karena sampai pukul 16.00 WIB Rahudman Harahap tidak kunjung datang menemui mereka, akhirnya para guru itupun membubarkan diri dan berjanji akan kembali dengan jumlah massa yang lebih besar. Sementara itu, Hasan Basri kepada wartawan mengatakan, tunjangan sertifikasi yang dituntut para guru itu sebenarnya sudah ada di Bagian Keuangan Pemko Medan, namun karena masalah administrasi maka sampai saat ini belum bisa dicairkan. “Kita sudah usulkan agar segera dicairkan melalui rekening masingmasing guru. Ini hanya masalah administrasi, karena butuh waktu untuk mendata sekitar 6000 orang guru yang berhak menerima. Kita tidak mau terjadi kesalahan,” kata Hasan Basri. Telah Disalurkan Sementara itu Dinas Pendidikan Sumatera Utara telah menyalurkan tunjangan profesi terhadap ribuan guru dari berbagai kabupaten/kota di daerah itu yang lulus sertifikasi tahun 2011. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara melalui Sekretaris, Bahaudin Manik di Medan, Senin (15/8) mengatakan, tahun 2011 ini tercatat sebanyak 2.755 guru dari berbagai kabupaten/kota di daerah itu yang lulus sertifikasi. "Dari 2.755 guru tersebut, sebanyak 2.314 di antaranya sudah menerima tunjangan profesi dan sisanya masih dalam pengurusan maupun yang belum diproses karena memiliki data ganda," katanya. Hal tersebut dikatakannya ketika dikonfirmasi tentang tuntutan para guru yang tergabung dalam Forum Komunikasi Guru Sumatera Utara (FKGS) yang menggelar aksi unjuk rasa di Kantor GUbsu dan Kantor Wali Kota Medan menuntut pembayaran tunjangan sertifikasi. Ia mengatakan, pembayaran tunjangan profesi guru untuk tahun 2011 ini dibagi dalam dua bagian, yakni untuk guru yang baru pertama kali menerima tunjangan profesi maka pencairannya dilakukan oleh Dinas Pendidikan provinsi. Demikian juga dengan tunjangan profesi untuk guru swasta. Sementara untuk guru yang sudah pernah menerima tunjangan profesi, untuk yang kedua kalinya pencairannya dilakukan oleh Dinas Pendidikan kabupaten/kota.(WAN/ BEN/BEN)

Es Koteng, Menu Favorit Berbuka Muslim Tionghoa .........(Dari Halaman 1) memeluk Islam sejak lahir atau 51 tahun lalu. “Saya tidak merasa canggung sama sekali, sudah terbiasa dan merasa selalu mendapatkan kemudahan. Itu mungkin cukup berbeda bagi muslim Tionghoa yang baru memeluk Islam. Apalagi jika ini adalah puasa pertama mereka,” ucapnya. Saat ditanya apa menu pavoritnya saat berbuka puasa, pria berkacamata ini mengaku dia dan keluarganya sudah terbiasa mengikuti kebiasaan masyarakat muslim lainnya di Medan, termasuk soal menu santapan berbuka puasa. Menurutnya, umumnya menu santapan berbuka muslim Tionghoa di Medan tidak jauh berbeda dengan menu muslim lainnya. Namun ada beberapa menu yang memang favorit untuk berbuka

puasa misalnya es koteng, ikan sambal, dan macam-macam kudapan. “Keluarga PITI di Medan juga sudah sangat berbaur dengan muslim di lingkungan sekitar. Makanya kita merasa sudah menjadi bagian dari mereka dan tidak ada perbedaan baik dalam memilih makanan ataupun saat beribadah,” sebutnya. Dalam melaksanakan ibadah Tarawih, Syamsudin mengaku PITI tidak memiliki jadwal khusus yang hanya diikuti anggota PITI. Mereka selalu berbaur dengan muslim lainnya. “Ini merupakan salah satu bentuk menjalin tali silaturahmi dengan umat muslim lainnya. Hanya saja, kita berencana mengadakan buka puasa bersama sehingga kita benar-benar merasakan arti dari kebersamaan dan kekeluargaan,” bebernya.(SIONG)

Demi Bisbol

Kaki Dipasang Terbalik .........(Dari Halaman 1) 2,5 persen penderita kanker anak setiap tahun, menurut data komunitas kanker Amerika. "Tumor membuat tulangnya patah, sehingga mengalami pendarahan dan mencemari otot dengan kanker," ujar Dr Joel Mayerson, kepala onkologi muskuloskeletal di Arthur James Rumah Sakit Kanker di Ohio State University. Kedua orang tua Dugan pun memilih prosedur 'kaki terbalik' yang ditolak kebanyakan orang tua karena berpikir itu sesuatu yang aneh dan gila. Mayerson menjelaskan, prosedur yang dinamai rotationplasty, merupakan prosedur umum dan dilakukan selusin setiap tahun dan hampir secara ekslusif dilakukan pada anak-anak. Setelah mengambil tumor, dokter kemudian membalik

sekitar bagian bawah kakinya dan disambungkan ke bagian atas. "Hal ini memungkinkan kita untuk mengeluarkan semua kanker, dan menjadikan saraf pengontrol kakinya tetap utuh, dengan hanya mengubah dengan cara membalikkannya," jelas Mayerson seperti dikutip Today Health. Hanya dua jam setelah operasi maraton selama 21 jam, Dugan bisa menggerakkan jarijari kakinya. Meski kehilangan hampir dua tahun, Dugan, sekarang 13, kembali masuk sekolah dan aktif dalam olahraga kegemarannya. Saat pertama kali main bisbol, ia mengakui banyak yang melihatnya sebagai 'orang aneh.' Namun selain itu, Dugan mengaku teman-temannya kini terbiasa melihat kakinya. Dan, celana panjang akan membantu menyamarkan kakinya yang unik.(VN)

harian andalas | Hal.

15

Syamsul Gagal Tuntaskan Periodisasi Gubsu .........(Dari Halaman 1) tersebut. Uang kas daerah yang dikeluarkan itu mencapai Rp98,7 miliar. Sebanyak Rp57 miliar dari Rp98,7 miliar kas daerah yang dikeluarkannya, digunakan untuk kepentingan Syamsul pribadi dan keluarganya. Meski demikian, Syamsul tidak diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp57 miliar sesuai dengan jumlah yang dinikmatinya. Sebab, kata Tjokorda, Syamsul telah mengembalikan kepada KPK uang senilai Rp80 miliar.

"Dengan telah dikembalikannya Rp 80 miliar, terdakwa tidak lagi dibebankan membayar uang pengganti," katanya. Pengembalian uang Rp 80 miliar kepada KPK itu menjadi salah satu hal yang meringankan hukuman Syamsul. "Yang meringankan, berlaku sopan selama persidangan, mengembalikan uang, memiliki penyakit jantung kronis, dan bersikap kooperatif," ujar Tjokorda. Adapun yang memberatkan, tindakan Syamsul yang mengeluarkan kas daerah untuk kepentingan pribadinya itu tidak pro-

porsional. Menanggapi vonis tersebut, Syamsul akan pikirpikir apakah akan mengajukan banding atau tidak. Terganjal Terkait vonis terhadap Syamsul ini, pengamat maupun praktisi hukum di Medan sebelumnya memastikan Syamsul terganjal untuk menuntaskan periodesasi kepemimpinannya sebagai Gubsu sampai 2013. Sebab, ia terganjal dengan Pasal 30 UU Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. “Sesuai bunyi Pasal 30 tersebut, setiap kepala daerah yang diancam hukuman penjara 5

tahun, tidak diperbolehkan lagi memimpin sehingga kepala daerah tersebut harus diberhentikan secara permanen,” kata Kepala Perwakilan Ombudsman Sumut Faisal Akbar Nasution yang dihubungi andalas via telepon seluler, Minggu (7/8) lalu. Pakar hukum tata negara Fakultas Hukum USU itu menerangkan, Syamsul bisa saja tidak diberhentikan secara permanen jika menempuh upaya hukum lanjutan (banding, red) atas kasusnya tersebut, sehingga statusnya tetap sebagai Gubsu Non Aktif. “Kalau beliau (Syamsul Arifin,

red) menempuh upaya banding dan mendapat vonis bebas, beliau bisa tetap menjabat sebagai gubernur non aktif," terangnya. Namun demikian, menurutnya hak Syamsul untuk kembali memimpin Sumut tidak tertutup. Sebab dalam keputusan Mahkamah Konstitusi tahun 2009 sudah diatur bahwa seorang terpidana dapat mencalonkan diri sebagai kepala daerah jika sudah menyelesaikan hukumannya dan harus menjalani masa ‘rehabilitasi’ selama 5 tahun, baru yang bersangkutan dapat mencalonkan diri.(BBS/THA/GUS)

Nazaruddin Sakit, Takut Diracun

andalas/rony muharrman

Briptu Erwin Panjaitan pelaku penculikan dan pembunuhan Wahyuni Simangunsong terkapar di RS Brimob Poldasu.

Teller BRI Syariah Dibunuh Karena Kenal Penculiknya Medan-andalas Polresta Medan terus memeriksa empat tersangka penculikan dan pembunuhan terhadap Wahyuni Simangunsong, karyawati BRI Syariah, Medan. Pembunuhan itu rupanya dilakukan karena korban mengenal pelaku yang masih tetangganya, Briptu Erwin Panjaitan. Kapolresta Medan Kombes Tagam Sinaga menyatakan, keempat pelaku masih terus diperiksa oleh tim khusus. Informasi penting yang didapat antara lain kenapa Wahyuni sampai harus dibunuh oleh para penculiknya, tidak sekadar merampok uangnya. "Berdasarkan laporan otopsi, korban dibunuh dengan cara dicekik. Tindakan ini dilakukan pelaku untuk menutupi identitas. Sebab salah satu pelaku, merupakan tetangga korban di perumahan," kata Tagam kepada wartawan di Polsekta Medan Sunggal, Medan, Senin (15/8). Tersangka tersebut adalah Erwin Panjaitan (30), anggota Polresta Medan

berpangkat Briptu, yang sudah satu tahun desersi. Erwin bersama istrinya Ria Hutabarat mengontrak rumah di Komplek Waikiki,JalanFlamboyanRaya,Medan.Erwin tinggal di Blok D Nomor 25, sedangkan Wahyuni di Blok E VII Nomor 13. Setelah membunuh Wahyuni, Erwin dan istrinya Ria Hutabarat kemudian pindah. Keduanya akhirnya ditangkap polisi di kontrakannya yang baru di Perumahan Griya Sapta Marga Blok C3, Jalan Abdul Sani Muthalib, Pasar II Barat, Lingkungan III, Kelurahan Terjun, Medan Marelan, Medan. Menurut Tagam, pelaku membunuh Wahyuni pada malam hari, tak lama setelah dia diculik di Medan pada 1 Agustus 2011 sore. Pembunuhan itu dilakukan setelah pelaku terlebih dahulu menguras tabungan korban sebanyak Rp69 juta di Brastagi, Kabupaten Karo. Jenazah korban kemudian ditemukan pada 5 Agustus siang di bawah jembatan di Tele, Kecamatan Harian, Kabupaten Samosir.(DTC)

Jakarta-andalas M Nazaruddin dikabarkan dalam kondisi sakit setelah dua malam berada di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. Informasi sakit Nazaruddin diungkapkan saudaranya, M Nasir yang mengaku mendapatkan kabar dari tim dokter di Mako Brimob. "Nazar kondisinya sakit, saya sangat khawatir sebagai keluarganya, karena Nazar kemarin minta dokter," ujar Nasir, Senin (15/8). Selain sakit, Nazaruddin juga mengalami paranoid. Dia tidak mau menerima makanan pemberian tamu dan pihak Rutan karena takut mengandung racun. "Dia mempertanyakan dia khawatir diracun, Nazar juga takut terima dokter. Setelah tahu makanan dari saya baru dia mau makan," ujar Nasir. Penahanan Muhammad Nazaruddin di Rumah Tahanan Markas Komando Brigade Mobil (Rutan Mako Brimob) Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat disertai penjagaan ekstra ketat. Makanan dan minuman yang dikonsumsi Nazaruddin juga harus melalui uji kualitas terlebih dahulu oleh tim kesehatan Rutan Mako Brimob. Ini dilakukan untuk menghindari sabotase atau upaya menyakiti Nazaruddin melalui makanan. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam menjelaskan, pengawasan makanan dan minuman itu dilakukan agar kualitas konsumsi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu tetap terjaga mutu gizinya. "Kita tidak ingin ada makanan yang tidak sehat atau yang sengaja ditaruh macam-

macam. Keselamatan yang bersangkutankan untuk kepentingan penyidikan," kata Anton. Pemeriksaan makanan dan minuman Nazaruddin dilakukan oleh petugas polisi di Rutan Mako Brimob. "Karena ditahan di Mako Brimob harus selalu diperiksa petugas yang bersangkutan," imbuh Anton. Pengacara OC Kaligis dan sejumlah politikus DPR ramai-ramai menjenguk Nazaruddin. Tindak tanduk koalisi pengacara dan politikus ini mengundang tanya. Dicurigai ada niatan DPR untuk mengintervensi kasus Nazaruddin. "Koalisi OC dengan politikus DPR ini mencurigakan," kata Koordinator Divisi Hukum Indonesia Corruption Watch (ICW) Febridiansyah di Jakarta, Senin (15/8). Febri menduga, jangan-jangan langkah politikus ramai-ramai menjenguk Nazaruddin ini untuk melakukan pengamanan. Bukan rahasia umum, Nazaruddin memegang proyek hingga Rp 6 triliun. Proyek itu ada di badan anggaran DPR, dan bisa saja menyangkut pihak tertentu di DPR. "Karena jika kasus Nazaruddin terungkap semua, ini ancaman juga untuk politikus korup di parlemen," terangnya. Febri menegaskan, sebaiknya kalangan DPR menjauhi kasus Nazaruddin. Jangan sampai muncul tudingan-tudingan untuk melindungi sesuatu. Tercatat anggota DPR yang menjenguk antara lain Nudirman Munir, Aziz Syamsuddin, Ahmad Yani. "Jangan coba-coba ganggu kerja KPK membongkar skandal Nazaruddin. Jangan ada intervensi pada penanganan kasus Nazaruddin," tuturnya.(INC)

Jajaran Poldasu Tiadakan Parcel Lebaran

Medan-andalas Dipastikan, Hari Raya Idul Fitri tahun ini, semua personel kepolisian di jajaran Polda Sumut tidak akan mendapatkan parcel lebaran. Peniadaan paket lebaran (parcel) itu sesuai surat edaran Wakapolri Komjen Pol Nanan Soekarna No B/3158/VIII/ 2011 yang ditujukan kepada seluruh Kapolda, termasuk Polda Sumut, ditandatangani Wakapolda Sumut Brigadir Jenderal Drs Sahala Allagan tertanggal 5 Agustus 2011 “Tidak ada kewajiban pemberian parcel kepada anggota pada Hari Raya Idul Fitri. Kebiasaan selama ini ada kewajiban untuk menyiapkan parcel Lebaran kepada anggota, dapat membebani komando maupun kepada pejabatpejabat, dengan cara mencari dana dari luar," kata Wakapolri dalam surat edaran-

nya yang dikirim ke Poldasu. Dalam surat itu juga disebutkan, diperintahkan kepada semua Kasatwil, tidak ada kewajiban untuk pengadaan parcel kecuali secara pribadi dengan tidak membebankan kepada staf, pejabat Polda, dan masyarakat. Selain parcel, Kapolri juga memerintahkan seluruh Kapolda tidak ada yang meninggalkan tempat pada perayaan Hari Raya. Dan, Kapolri pada hari raya tidak akan melaksanakan open house. Karena itu, kepada seluruh Kasatwil diperintahkan berada di tempat masingmasing, untuk mengawasi dan mengendalikan wilayahnya serta melaksanakan Operasi Ketupat dengan sungguhsungguh. Surat edaran Wakapolri itu disampaikan kasubbid PID Humas Poldasu AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Senin (15/8).(HER)

Razia Tanpa Plang, Laporkan ke Polisi .........(Dari Halaman 1) Senin (15/8). Masyarakat kata Heru jangan mau berhenti jika ada razia liar. "Razia liar yang dimaksud adalah razia yang dilakukan di tempat sepi tanpa plang razia. Sebab kalau memang ada razia, biasanya ada plang razia dan dipimpin oleh seorang perwira," jelasnya. Heru juga menyarankan, kalau masyarakat diberhentikan petugas kepolisian, maka disarankan untuk menanyakan surat

tugasnya. "Kalau razia di tempat sepi, maka langsung terobos saja dan segera laporkan ke kantor polisi terdekat," tandasnya. Sementara itu Kasat Lantas Polresta Medan Kompol Made Ary juga tidak menafikan kemungkinan adanya oknum aparat nakal atau gadungan yang melakukan razia kendaraan di jalan raya. Untuk itu ia meminta masyarakat khususnya di Kota Medan tetap waspada terhadap aksi penyetopan dengan dalih razia

yang dilakukan petugas. “Untuk antisipasi tindakan kriminal dari oknum petugas nakal maupun aparat gadungan, hendaknya para pengemudi menghindari pelanggaran lalu lintas,” ujarnya menjawab wartawan di sela-sela pemaparan kesiapan pengamanan jelang Lebaran 1432H di Kantor Kominfo Sumut Jalan M Said, Senin (15/8) yang dipimpin Kepala Dinas Kominfo Sumut Asren Nasution. Diakui Made, belakangan ini ada oknum-oknum aparat yang

nakal maupun gadungan dengan menyalahgunakan wawenangnya sebagai petugas. Namun dalam pengamanan melalui operasi simpatik yang dilakukan aparat adalah murni pelayanan dan pengamanan pada Lebaran. "Artinya, sebisa mungkin, tidak ada penindakan, tapi murni pelayanan," kata Ary. Bila masyarakat pengguna jalan menemukan ada oknum petugas menghadang di tempattempat sepi dan tidak semestinya, pengendara sebaiknya

mengabaikannya. Bila mencurigai bahwa itu adalah oknum petugas gadungan, hendaknya melaporkan ke pos polisi terdekat. Ia mengatakan razia kepolisian hanya boleh jika ada plang resmi. Jika tidak ada dan distop boleh ditinggalkan. "Kurangi pelanggaran, jika terlanjur, langsung pos polisi terdekat. Hindari polisi satu sampai dua orang di tempat yang sepi dan gelap Tinggalkan saja, ini dibenarkan," katanya mantap.(WAN/STARBERITA)

Pekerja Tewas Tertimpa Reruntuhan .........(Dari Halaman 1) langsung mengevakuasi korban ke RS Pirngadi sebelum dibawa ke rumah duka untuk kemudian dikebumikan. "Mulanya korban disuruh jaga rumah itu, lalu mau dihancurin tapi diborong korban untuk membongkarnya," ujar

tetangga korban lainnya. Menurut Wartiem, Teguh telah bekerja meruntuhkan bangunan di lokasi kejadian sejak sebulan terakhir. "Saya sudah melarangnya bekerja bangunan, tapi gak didengarkan. Akhirnya jadi begini," sesalnya sambil menangis terisak.

Adik korban, Kartini, menimpali korban merupakan anak sulung dari tiga bersaudara dan belum berumah tangga. "Biasanya dia jual es krim keliling dan mangkal di depan Medan Mall. Tapi entah kenapa abang kami ini memborong pembongkaran bangunan itu,"

ujarnya sedih. Kartini menuturkan, sebelum kematian abangnya, tidak ada tanda-tanda atau keanehan yang dialami keluarga mereka. Hanya saja ibunya Wartiem mengaku malam sebelumnya bermimpi kalau di rumahnya ramai dengan orangorang yang datang.

"Rupanya inilah kejadiannya," ungkapnya. Kasus ini telah ditangani Polresta untuk diselidiki. Menurut keterangan sejumlah warga lainnya yang melihat kondisi korban, diduga Teguh sudah meninggal dunia sejak dua hari lalu sebelum ditemukan.(YN)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Selasa, 16 Agustus 2011 | No: 1961/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

ANGELINA SONDAKH

PACARI ADIK ADJIE ANGELINA Sondakh berkali-kali membantah telah jatuh hati kepada Mudjie, adik kandung Adjie Massaid. Menurut Angie, Mudjie memang diamanahkan mendiang Adjie untuk menjaga dirinya dan ketiga anak Adjie. "Kak Mudjie memang diamanahkan mas Adjie untuk jadi kakak saya dan menjaga saya, Keanu, Zahwa, dan Aaliyah," ujar Angie, Senin (15/8). Angie dan Mudjie saat ini memang kerap tampil bersama karena proyek bernyanyi mereka. Namun, Angie menampik kedekatannya dengan Mudjie terjalin ketika almarhum Adjie sudah tiada. "Kedekatan kita sudah lama ya. Sejak kami di Belanda. Kak Mudjie paling banyak meluangkan waktunya untuk saya dan mas Adjie," tegasnya. "Alhamdulillah. Saya sih senang-senang saja diberikan gosip ini dan itu. Itu saya terima dengan senang hatilah. Karena saya juga meyakini bahwa dosa saya berkurang, hehehe," ucap Angelina Sondakh ditemui di Taman Cilandak Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu. Ketika ditanya bagaimana sampai gosip tersebut bisa muncul, Angie tampak enggan membicarakannya. Ia menanggapi semua gosip tidak benar tersebut dengan tertawa. "Udah yang penting dosa saya dikurangi aja. Kadang kadang saya suka ketawa sendiri, tapi ya alhamdulillah. Kalau ngobrol sama Mama dan Kak Mudji malah sering geli-geli aja hati sendiri. Alhamdulillah ya ternyata kita diperhatikan orang, walaupun kadang yang memperhatikannya demikian, ya udah diterima aja dengan senang hati," tutupnya. Kehadiran Mudjie dan keluarga Adjie memang punya arti tersendiri bagi hidup Angie. Mereka adalah orang yang memberikan dukungan agar Angie tetap kuat menjalani hidup sendiri tanpa Adjie. "Keluarga yang di Belanda selalu datang memberikan semangat bagi kami setelah mas Adjie pergi. Keluarga di Belanda itu benar-benar ingin menjaga aku. Setelah Kak Mudjie pulang, mama akan datang. Begitu mama pulang, ada paman yang datang ke Indonesia. Lalu kak Mudjie akan datang lagi. Begitu seterusnya," paparnya. (OKZ)

Donita Dapat Mukjizat Air ZamZam DONITA merasakan mukjizat air zam-zam. Saat berangkat umrah, artis cantik ini sakit. Setibanya di Makkah dan membasuh diri dengan air zam-zam, sakit yang dialaminya sembuh. "Niat aku ke sana memang untuk ibadah. Sebelum berangkat, kondisi aku kurang enak badan. Setelah aku basuh air zam-zam, alhamdulillah aku sembuh," ungkap Donita, kemarin. Mantan kekasih Randy Pangalila ini mengaku tidak kuat dengan terik matahari di Makkah. Itu sempat membuatnya merasa tidak kuat beribadah. "Hari pertama terasa banget. Apalagi, aku punya alergi sinar matahari. Tapi karena niat aku buat ibadah tawaf, sa’I, enggak terasa aku kuat jalani itu," tuturnya. Meski dihadang cuaca panas, aktris yang akrab disapa Dona itu berkeinginan kembali ke Tanah Suci suatu hati nanti dengan mengajak serta keluarga. "Aku di sana sembilan hari. Rasanya dekat banget sama Allah. Jadi ingin balik lagi. Kalau ada kesempatan lagi, insyaAllah ingin bawa keluarga," tandasnya.(OKZ)

Ceria, Adjie Notonegoro Divonis 10 Bulan ADJIE Notonegoro terlihat santai usai mendengar pembacaan vonis 10 bulan penjara. Desainer ternama itu terus mengumbar senyum saat keluar dari ruang sidang. "Ya harus (ceria), karena inilah kehidupan. Setiap masalah pasti ada jalan masuk, ada jalan keluar," ujar Adjie di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera, Jakarta Selatan, Senin (15/8). Pria kelahiran 18 Juli 1966 itu mengaku, tak begitu kaget atas keputusan majelis hakim. "Biasa saja. Sudah pasrah, tapi sekarang mau berpikir dulu," ucapnya. Hukuman 10 bulan yang diterima Adjie kali ini adalah hukuman kedua atas kasus yang sama berupa penipuan, dengan korban berbeda. Sejauh ini, paman Ivan Gunawan itu belum tahu langkah apa yang akan diambil pascavonis, apakah menerima atau banding. "Saya enggak tahu ya karena sebenarnya hakim sama, tapi putusan berbeda. Keinginan sih bebas, tapi kan enggak mungkin. Ya kita lihat saja nanti," pungkasnya. "Mengadili terdakwa Adjie Notonegoro terbukti sah dan meyakinkan melakukan menipuan yang dilakukan berulang kali. Memberikan hukuman terhadap terdakwa selama 10 bulan," ujar ketua majelis hakim Yonisman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera, Jakarta, Senin (15/8). Hukuman 10 bulan ini jauh lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menuntut Adjie

Tanda-tanda Pria Kecanduan Pornografi PORNOGRAFI merupakan salah satu hal yang bisa menyebabkan pasangan bertengkar, bahkan bercerai. Untuk beberapa pasangan, bisa jadi pornografi bukan suatu masalah. Namun bagi sejumlah pasangan lain, hal itu adalah masalah besar. Saat seorang istri memergoki suaminya sedang melihat atau menonton film porno, istri biasanya akan bereaksi negatif mulai dari marah sampai sedih. Kesedihan dan kemarahan itu bisa semakin

bertambah apabila suaminya ternyata lebih memilih melihat film

atau gambar porno ketimbang bercinta dengannya.

Sementara para wanita bersedih, pria justru merasa biasa saja. Pria menganggap mereka tidak berselingkuh hanya karena melihat film atau gambar porno. Pria pun terkadang bingung dengan kemarahan atau kesedihan istri mereka. Sayangnya menurut penelitian tidak ada satupun pria yang tak suka nonton film porno. Penelitian itu dilakukan oleh tim dari University of Montreal, Kanada. Dilansir Telegraph, awalnya

dengan hukuman penjara 1,5 tahun. Bagi Adjie, bukan sekali ini saja dia harus mendekam dipenjara. Sebelumnya, dia pernah dijatuhi hukuman empat bulan penjara untuk kasus yang sama. Adjie sendiri belum memutuskan apakah menerima putusan tersebut atau akan mengajukan banding. "Kita dikasih waktu satu minggu untuk mengambil tindakan selanjutnya. Saya mau lihat dahulu, saya mau pelajari salinan putusannya. Baru nanti kita putuskan mau bagaimana," ujar pengacara Adjie, Boy Afrian Bondjol. Kandas Mimpin paman Ivan Gunawan ini harus kandas untuk bertemu dengan anak-anak dan ingin berziarah ke makam kedua orangtuanya jika bebas. "Ketemu anak-anak, ke kuburan, ingin nyekar ke kuburan orangtua," harapnya. Seperti diketahui, kasus ini bermula sekira Juli 2007, Adjie mendapat pesanan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk membuat pakaian seragam karyawan BRI. Total biaya yang diperlukannya saat itu adalah Rp730 juta. Sebagai dana talangan untuk membiayai proyek itu, Adjie meminjam uang kepada Yusuf Wahyudi (Rp140 juta), PT Apaci (Rp113 juta) dan Dewi Agustina (Rp100 juta). Namun, dia tak sanggup membayar utang sehingga dijebloskan ke penjara, Mei 2011.(BBS)

Tanda-tanda pria kecanduan pornografi: peneliti hanya ingin mencari pria usia awal 20-an tahun yang belum pernah melihat pornografi. Tapi peneliti justru kesulitan menemukan pria yang belum pernah nonton film porno. Tidak ada satu pun pria yang disurvei yang belum pernah nonton film porno. Kebiasaan pria menonton film porno ini tentunya membuat wanita khawatir. Wanita takut kebiasaan itu bisa mengganggu kehidupan seksual.(BBS)

• • • • • • • •

Masturbasi berlebihan. Tidak bisa menghentikan kebiasaannya melihat gambar atau film porno. Tidak bergairah pada pasangannya. Sering tidak tidur di malam hari dan banyak menghabiskan waktu di depan komputer. Selalu membantah meskipun sudah ada bukti nyata. Melupakan istri, anak dan pekerjaan. Menolak diajak berdiskusi soal masalah yang tengah dihadapi. Berbohong soal kebiasannya melihat gambar atau film porno.


Harian Andalas 16 Agustus 2011