Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Rabu, 21 Desember 2011 | No: 2062/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Bayi Tabung Kembar Empat Lahir di Medan

Medan-andalas Bayi tabung kembar empat lahir di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Stella Maris, Medan, Senin (19/12) dinihari. Keempat bayi kembar berjenis kelamin perempuan tersebut lahir melalui operasi caesar.

andalas/yunan siregar

BAYI TABUNG– Satu dari bayi tabung kembar empat berjenis kelamin perempuan yang lahir di RSIA Stella Maris. Sementara tim medis terus memantau perkembangan keempat bayi tersebut di kotak inkubator di ruang perawatan, Selasa (20/12).

Menurut dr Binarwan Halim SpOG (K) fer FICS, proses kelahiran keempat bayi kembar dari pasangan suami istri Denny Kusyanto (31) dan Mardiana (39) warga Subulussalam, Aceh tersebut, berlangsung lancar. Proses persalinan hanya berjalan sekitar satu jam. “Senin (19/12) dini hari lahirnya. Setelah lahir, langsung ditangani oleh bagian neonatology karena kondisi bayi prematur,” ujarnya didampingi dr Rasyidah SpA, dr Bugis Mardina SpA, Manajer Marketing RSIA Stella

Bersambung ke Hal. 15

Suap Anggota KPU

Hakim Minta Mantan Bupati Nisel Jujur Jakarta-andalas Majelis Pengadilan Tipikor meminta supaya terdakwa mantan Bupati Nias Selatan, Fahuwusa Laia, memberikan keterangan yang jujur. Kesaksian Fahuwusa dinilai sangat bertolak belakang dengan beberapa saksi yang sudah diperiksa. "Bapak, saya bukan mengancam, sekadar memberitahu. Jujurlah, karena kalau tidak, justru bisa jadi hal yang memberat-

kan," kata Ketua Majelis, Pangeran Napitupulu, di Pengadilan Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (20/12). Fahuwusa yang diperiksa sebagai terdakwa, memang seringkali menjawab dengan kata 'tidak tahu'. Terutama jika pertanyaan menjurus saat terjadi penyuapan. Sebagai contoh, Fahuwusa mengaku

Bersambung ke Hal. 15

Wali Kota Sindir Mantan Pejabat yang Menentang Harapan Square Medan-andalas Wali Kota Medan Rahudman Harahap membantah pembangunan Harapan Square di Jalan Samanhudi, Kelurahan Hamdan, Medan Maimun dalam keadaan stanvas (dihentikan sementara). “Kita sudah menandatangani MoU dengan pihak ketiga untuk membangun Harapan Square, tidak mungkin distanvaskan. Itu untuk memberdayakan masyarakat dan penaRahudman taan kota,” kata Rahudman Harahap pada acara silaturahmi dan coffee morning bersama insan pers di Hotel Emerald Garden, Medan, Se-

SIDANG– Mantan Bupati Nias Selatan periode 2006-2011, Fahuwusa Laia (kiri) saat menjalani sidang lanjutan di pengadilan Tipikor, Jakarta, Selasa.

andalas/hs poetra

MENGADU–Warga korban penggusuran di Jalan Jati, Pulo Brayan, Medan, Selasa (20/12) mengadukan nasib mereka ke DPRD Medan. Kunjungan mereka diterima Wakil Ketua DPRD Ikrimah Hamidy yang berjanji segera mengadakan pertemuan dengan pihak terkait.

Sengketa Lahan Jalan Jati

DPRD Menduga Keputusan PN Medan Menyimpang Medan-andalas Wakil Ketua DPRD Kota Medan Ikrimah Hamidy meminta Komisi A segera menyikapi dan menindaklanjuti persoalan sengketa tanah yang telah dieksekusi Pengadilan Negeri (PN) Medan di Jalan Jati, Kelurahan Brayan Bengkel, Keca-

matan Medan Timur. “Kita menduga ada penyimpangan keputusan yang diambil PN Medan dalam mengeksekusi tanah di Jalan Jati itu,” kata Ikrimah Hamidy di gedung DPRD Medan, Selasa (20/12) usai menerima pengaduan belasan warga korban eksekusi lahan di Jalan Jati.

Persoalan tersebut, kata Ikrimah, harus disikapi secara serius oleh semua pihak, khususnya bidang pertanahan. Sebab, semua warga yang tanahnya sudah dieksekusi PN Medan memiliki sertifikat hak milik yang dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional. “Masalah pertanahan ini memang sangat rawan menimbulkan konflik di masyarakat, tapi kalau keputusan pengadilan itu diambil melalui jalan yang benar, tidak ada penyimpangan keputusan maka masalah seperti di Jalan Jati saya kira tidak akan terjadi,” ujarnya. Menurut politisi PKS ini, dari laporan belasan warga Jalan Jati

Bersambung ke Hal. 15

Rumah Dinas Wali Kota Medan Diteror ‘Bom’ Medan-andalas Rumah dinas Wali Kota Medan Rahudman Harahap diteror sebuah paket yang dicurigai berisi bom. Paket mencurigakan itu ditemukan anggota Satpol PP di gerbang pintu masuk rumah dinas yang terletak di Jalan Sudirman, Medan, Selasa (20/12). Tidak ingin mengambil risiko, petugas penjinak bom langsung dihubungi untuk turun ke lokasi. Petugas Jihandak lalu turun ke lokasi dan mengevakuasi paket mencurigakan tersebut ke Jalan Adinegoro dan diledakkan di sana. Setelah diledakkan, ternyata

paket mencurigakan itu hanya berisi tiga buah uang logam pecahan Rp500 dan selembar surat yang ditujukan untuk wali kota. Surat berisi pesan untuk wali kota agar menghentikan makan buah-buahan, makanan, dan minuman impor yang bermasalah. Pada paket tertera alamat pengirim yaitu, Dewan Pimpinan Wilayah Serikat Kerakyatan Indonesia Sumatera Utara. Paket serupa sebelumnya ditemukan di Gereja Katolik Katedral, Jalan Pemuda, Medan, Minggu (18/12). Pelaku pengantar paket tersebut, Tongam

Kurs & Harga Logam Mulia, Selasa, 20 Des 2011 Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 9095 1446 11910 14212 1177

Beli 9000 1431 11786 14068 1165

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 11741 2874 7014 9161

Beli 11620 2844 6938 9069

Freddy Ericson Siregar (40) penduduk Jalan Air Bersih Ujung, Komplek Immanuel, Kelurahan Binjai, Medan Kota, sudah diperiksa Polsek Medan Kota. Pelaku yang merupakan Ketua Dewan Penasihat SAKTI-SUMUT itu mengakui meletakkan paket mencurigakan itu di rumah dinas Wali Kota Medan di Jalan Sudirman. Menurut pelaku, paket di rumah dinas wali kota dia letakkan setengah jam sebelum paket yang sama dia letakkan di Gereja Katolik Katedral atau sekira

Bersambung ke Hal. 15

Senin, Cuti Bersama Medan-andalas Seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan menjalani Libur Nasional dan Cuti Bersama dalam rangka menyambut Hari Natal 2011, Senin (26/12). Hal ini sesuai dengan Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Tenaga Kerja dan Trans-

Bersambung ke Hal. 15 Bersambung ke Hal. 15

Dari Liga Media Futsal SIWO PWI Sumut III 2011

ANEH tapi NYATA

Analisa Curang, Analisa Juara Liga Futsal Antar Media SIWO PWI Sumut III 2011 usai sudah. Tim Harian Analisa akhirnya dinobatkan sebagai juara setelah menang adu penalti 3-1 atas tim Waspada Merah (Harian Waspada) di babak final, Minggu (18/12). Namun, hasil itu ternyata mendapat kritikan tajam dari berbagai kalangan, karena Harian Analisa tidak berlaku sportif.

YA, sesuai dengan hasil technical meeting yang dilakukan pada tanggal 8 Desember 2011 lalu, setiap tim peserta tidak dibenarkan menambah daftar pemain setelah kompetisi berlangsung. Artinya, jika tim Analisa sudah mendaftarkan 9 pemain, maka sampai berakhirnya Liga Media

itu tim tersebut tidak bisa lagi menambah atau mengganti dengan pemain baru. Namun, apa lacur. Saat tim Analisa akan berhadapan dengan tim futsal Harian Andalas, mereka memainkan ‘pemain baru’ sehingga menuai protes tim andalas. Intinya, tim Analisa layak didiskualifikasi karena melakukan pelanggaran itu. Namun, protes itu tidak digubris panitia. Karena itu, timbul asumsi panitia pelaksana ‘banci’ dan tidak tegas menegakkan aturan pertandingan yang sudah disepakati seluruh tim, sehingga merugikan tim andalas karena justru di-WOkan panitia setelah dianggap menolak bertanding dengan tim Analisa. “Ya, aneh memang, peraturannya kan jelas, namun mengapa panitia tidak menggubris protes tersebut. Padahal,

jelas terbukti bahwa tim futsal Harian Analisa telah menggunakan pemain ilegal,” ujar Erwin Hasibuan, pengamat olahraga yang ikut menyaksikan kisruh antara tim Analisa dan tim andalas di QS Futsal, Jalan Bunga Asoka, Medan, Kamis (15/12) lalu. Kepada andalas, Senin (19/ 12), Erwin menilai Liga Media tahun ini kembali ternoda dengan ketidaktegasan panitia atas kecurangan yang dilakukan tim Analisa, sebab sebelumnya pada perhelatan Liga Futsal Antar Media SIWO PWI Sumut II 2010 juga terjadi hal-hal yang kontroversial. Hal sama dikatakan pengamat media, Drs M Nurdin. Menurutnya, jika kondisinya seperti itu, Liga Media bukan lagi sebagai sarana untuk mempererat silaturahmi antarwartawan dan media, tapi hanya menjadi ajang

pertarungan gengsi antarmedia. “Ya begitulah. Pantas saja jika panitia membela tim ini dan menyepelekan tim itu, sebab sportivitas memang bukan lagi untuk dilaksanakan, tapi hanya slogan dan pemanis mulut belaka,” ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya, walaupun terbukti bersalah karena memainkan pemain ilegal, panitia Liga Media tidak mendiskualifikasi tim Analisa. Panitia hanya melarang tim Analisa untuk memainkan pemain 'ilegalnya' di babak semifinal. Itupun karena takut dengan ancaman sanksi diskualifikasi yang akan dijatuhkan panitia jika tetap memainkan pemain tersebut. Selain itu, seandainya pun tim Analisa didiskualifikasi, anehnya menurut panitia bukan tim andalas yang maju sebagai

Bersambung ke Hal. 15

Sekolah Ajarkan Cara Hidupkan Mayat SEBUAH cabang gereja dari Hillsong Evangelis membuka sekolah “Supranatural.” Di sekolah ini siswanya diajarkan cara menyembuhkan kanker dan bagaimana melakukan mukjizat. Tidak hanya itu, guru di sekolah itu juga dapat membuat perempuan hamil. Bahkan yang lebih spektakuler lagi, dapat menghidupkan manusia yang sudah mati! Sejak dibuka, sebanyak 70 orang sudah terdaftar di sekolah itu dan pelajaran sudah

berjalan selama enam bulan. Sekolah tersebut, dikelola Gereja Westlife yang berada di luar kota Brisbane, Australia. Seperti dilaporkan Queensland Times, sekolah tersebut mengajarkan para siswanya berdasarkan pengajaran dari Gereja Bethel Evangelis Amerika Serikat dan seorang pemimpin kontroversial Bill Johnson yang berbicara kepada muridnya melalui sebuah

Bersambung ke Hal. 15


Rabu 21 Desember 2011

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari KOORDINATOR DAERAH Agus Salim Ujung REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan, Yonan Febrian, M.Sulaiman STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Irwan Ginting, Felix Sidabutar, Thamrin Samosir, Desrin Pasaribu, Maguslim FOTOGRAPHER Rony Muharrman, Hs Poetra SIRKULASI Septho IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH, H. Syafrizal SH. MH ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL REDAKSI:andalasmedan@gmail.com IKLAN: marketingandalas@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Menyoal Manfaat Kunker DPR

A

NGGARAN kunjungan kerja DPR tahun 2011 mencapai Rp 251 miliar. Untuk tahun 2012 kemungkinan anggaran ini meningkat sampai 265 miliar. Angka tersebut diperoleh Seknas FITRA dari Kepres Nomor 26 Tahun 2010 tentang anggaran belanja DPR. "Anggaran kunjungan kerja DPR untuk tahun 2012 dianggarkan sebesar Rp 265 miliar, naik dari tahun 2011 yang Rp 251 miliar,"ujar Koordinator Investigasi dan Advokasi FITRA, Uchok Sky Khadafi, dalam siaran pers kepada detikcom, Selasa (20/12). Namun, anggaran kunker DPR tahun 2011 mencapai Rp 251 miliar, ternyata dipandang belum merupakan pemborosan. "Anggaran di DPR itu kan didistribusikan untuk alatalat kelengkapan di DPR. BURT hanya menerima masukan rasionalisasi disesuaikan budget yang ada di Bappenas. Saya rasa semuanya efektif dan bukan merupakan pemborosan,"kata Wakil Ketua BURT DPR, Refrizal. Menghabiskan anggaran ratusan miliar untuk kepentingan kunjungan kerja, jelas merupakan sebuah pemborosan. Pasalnya, dana sebesar Rp 251 miliar, bukanlah jumlah yang sedikit. Karenanya, sungguh aneh jika DPR memandang hal itu bukan sebuah pemborosan. Dana ratusan miliar yang terkuras itu baru untuk DPR-RI. Belum lagi jika diurai berapa dana yang akan dan telah dihabiskan anggota DPRD kabupaten/ kota, untuk kepentingan yang sama. Soalnya, seperti DPRRI, DPRD di daerah juga tidak ketinggalan melakukan kegiatan yang sama. DPRD Sumut misalnya, kendati sempat diributkan banyak kalangan. Namun, diam-diam program kunker 100 anggota DPRD Sumut ke luar negeri, ternyata telah berjalan dengan mulus. Biaya kunker ke luar negeri ini, sudah bisa dipastikan juga menghabiskan dana miliaran rupiah. Program kunker DPR dan DPRD pada periode kali ini, patut disoal. Sebab, frekuensi kunjungan kerja yang dilakukan bisa disebut sudah over, jor-joran, dan tidak efiesien. Bayangkan, dalam sebulan, anggota dewan bisa melakukan kunker 2 hingga 3 kali. Selain menguras biaya tidak sedikit, kunker yang over frekuensi itu juga menguras energi. Dalam kondisi fisik sudah dilanda kelelahan serta psikis yang penuh tekanan, dapat dipastikan hasil kunker yang dilakukan, hampir selalu tidak jelas follow up-nya. Karenanya, wajar jika banyak kalangan menyoal manfaat kunker DPR/D yang menguras miliaran uang negara itu. Kita berharap, ke depan aktivitas kunker itu bisa dikurangi dan hanya dilaksanakan demi kepentingan yang benar-benar strategis bagi kepentingan rakyat. Akan jauh lebih bermanfaat jika kunker DPR/D, diarahkan pada daerah-daerah terpencil dan desa yang sangat membutuhkan perhatian. Sementara, kunker ke luar negeri, sejatinya lebih kental nuansa 'plesirannya'. Demikianlah.(**)

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

Cuaca Ekstrim, Nelayan Takut Melaut Belawan-andalas Seratusan kapal ikan skala besar dan kecil yang berpangkalan di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) takut melaut, karena ketinggian gelombang ombak di laut mencapai 2,5 hingga 3 meter. Demikian disampaikan salah seorang nelayan yang menga-

ku bernama Yusuf (45), warga Kelurahan Belawan Bahari Kecamatan Medan Belawan kepada andalas, Selasa (20/12) di PPSB. Menurut Yusuf, para nelayan di PPSB takut melaut lantaran ombak besar. “Untuk menjatuhkan pukat ke laut tidak bisa, karena kapal digoyang

dengan keras oleh gelombang yang tidak bersahabat,” tuturnya. Pantauan andalas di PPSB, para nelayan yang menggunakan kapal ikan skala besar memilih pulang ke rumah masing-masing. Di sejumlah gudang ikan di PPSB, tampak banyak kapal ikan yang ditam-

bat. Sedangkan nelayan menggunakan kesempatan ini menjahit bagian-bagian jaring yang rusak. Disebutkan, akhir tahun 2011 ini cuaca agak ekstrim di laut, ombak mengganas dan susah untuk menangkap ikan, sehingga membuat harga ikan akan melonjak naik.

2

Sementara itu, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Medan Zulfahri Siagian, Selasa (20/12) membenarkan, banyak nelayan skala besar dan kecil tidak melaut akibat cuaca ektrim. “Seperti biasa mereka (nelayan) melakukan perbaikan jaring dan kapal, sehingga ketika cuaca sudah kembali normal, mereka akan kembali melaut,” (DP)

Jelang Natal dan Tahun Baru 2012

Tiket Pesawat dan KA Melonjak Medan-andalas Menjelang Natal dan Tahun Baru 2012, tiket penerbangan (pesawat) dan kereta api (KA) mulai melonjak. Pada Selasa (20/ 12), tiket penerbangan Surabaya-Medan sudah mencapai Rp 1,8 juta dari Rp 1 juta pada hari-hari normal. Sedangkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divre I Sumut-Aceh menaikkan tiket kelas eksekutif dan bisnis berkisar Rp5.000 hingga Rp10.000 per tiketnya.

andalas/rony muharrman

GENANGAN AIR - Sejumlah anak bermain sepeda di kawasan yang tergenang air usai hujan di Jalan Bunga Terompet simpang Jalan Ngumban Surbakti Medan, Selasa (20/12). Warga sekitar meminta Pemko Medan agar segera mengambil tindakan untuk mengatasi kawasan ini yang sudah menjadi langganan banjir ketika hujan turun.

Asisten Pribadi Plt Gubsu "Peram" Proposal Masyarakat Medan-andalas Sejumlah masyarakat mengaku kecewa terhadap ulah Ridwan Panjaitan, asisten pribadi (Aspri) Plt Gubsu Gatot Pujonugroho ST. Pasalnya, banyak proposal masyarakat "diperam" Wewen (panggilan akrab Ridwan Panjaitan-red) sehingga tidak sampai dan tidak diproses Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho. Demikian dikatakan sejumlah warga, salah satunya bermarga Ginting sudah menjadi korban kekecewaan Ridwan Panjaitan. Sementara proposal itu disampaikan bulan Agustus 2011, tapi keberadaan proposal itu tidak tahu lagi dimana keberadaannya. Kata Ridwan Panjaitan, proposal itu sudah disampaikan ke Biro Umum, namun menurut Kabag Tusip Iman dan Kabag RT Feri Tanjung, proposal itu tidak ada sama mereka dan tidak ada tercatat di buku agenda surat menyurat mereka. "Asal ditanya ke Ridwan, jawabannya selalu sabar ya. Adanya itu," ujar Ginting kepada wartawan. Informasi yang diperoleh di Kantor Gubsu, Selasa (20/12) menyebutkan pro-

posal masyarakat yang meminta bantuan kepada Gubsu atau Pemprovsu kabarnya terlebih dahulu disortir oleh Wewen, artinya bila tidak dikenal orangnya atau dianggap tidak penting maka nasib proposal tidak akan jelas keberadaannya. Padahal, mestinya disampaikan dulu kepada Plt Gubsu apakah selanjutnya diproses atau tidak. Bila sudah seperti ini kejadiannya, maka Wewenpun memakai jurus 'ilmu selamat' dengan menyebut proposal nyangkut di Biro Umum Setdaprovsu atau Biro Binsos Kesra Setdaprovsu. Tapi kalau ada proposal keluarganya atau kenalannya, Wewen langsung turun tangan untuk mengurusinya sampai selesai dibayarkan. Sementara itu, Ketua LSM Tralindo Drs Redihman Damanik meminta Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho untuk segera mengevaluasi Ridwan Panjaitan selaku asisten pribadi, karena bila dipertahankan akan menjadi preseden buruk bagi Gatot. (WAN)

Wali Kota: Medan Kota Transit Bukan Tujuan Wisata Hotel dan Restoran di Medan Harus Aktif 24 Jam Medan-andalas Wali Kota Medan Rahudman Harahap mengatakan, Kota Medan bukan kota tujuan wisata, melainkan kota transit tujuan wisata. Artinya, setiap wisatawan domestik maupun mancanegara yang akan menikmati obejk wisata di Sumatera Utara (Sumut) pasti akan bermalam di Medan. “Sarana untuk inilah yang harus kita benahi dan fasilitasi. Aktivitas hotel dan restoran di Kota Medan harus aktif 24 jam, sehingga wisatawan yang akan menikmati objek wisata di Sumut bermalam di Medan,” kata Rahudman pada acara Coffe Morning dengan wartawan unit kerja Pemerintah Kota Medan di Hotel Emerald Garden Medan, Selasa (20/12). Rahudman mengatakan, untuk menyukseskan Visit Medan Year 2012, Pemerintah Kota (Pemko) Medan telah melakukan sejumlah persiapan. Di antaranya memberikan penghargaan kepada stakeholder yang mendukung kepariwisataan di kota Medan, seperti pihak hotel maupun rumah makan. “Pemberian penghargaan ini kita

lakukan sebagai bentuk apresiasi kepada mereka. Dengan begitu mereka akan merasa ikut memiliki atau sense of belonging terhadap kota ini,” ujar Rahudman. Selain itu, kepada seluruh SKPD jajaran Pemko Medan, Rahudman juga menekankan agar lebih bersinergi menyukseskan Visit Medan Year 2012. Kebersihan dan keindahan Kota Medan harus tetap dijaga agar wisatawan betah lebih lama berada di kota ini. “Yang paling utama seberarnya adalah kesiapan masyarakat menyambut dan menerima wisatawan yang datang ke Kota Medan. Masyarakat khususnya pelaku usaha perhotelan dan rumah makan harus mampu membuat kesan yang baik kepada wisatawan,” tandasnya. Sebelumnya, Kabag Humas Pemko Medan Budi Hariono dalam laporannya menjelaskan, acara tersebut digelar bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat jalinan kerjasama antara Pemko Medan dengan insan pers. Acara Coffe Morning tersebut turut dihadiri Sekda Ir Syaiful Bahri, Anggota DPD RI Parlindungan Purba, Staf Ahli, Asisten, pimpinan SKPD jajaran Pemko Medan, Camat, dan Lurah se-Kota Medan. (BEN)

Pantauan andalas di Bandara Polonia, Selasa (20/12) pagi hingga siang, banyak warga Tapanuli yang tinggal di Jakarta, Surabaya dan Batam mudik ke kampung. Mereka kebanyakan datang bersama keluarga yaitu anak dan cucunya. Bahkan Ali, penduduk Surabaya, saat mendarat dengan penerbangan Air Asia di Bandara Polonia Medan menyatakan, harga tiket mulai mahal yaitu Rp 1,8 juta sekali jalan dari Surabaya-Medan, biasanya tiket yang sama harganya lebih kurang Rp 1 juta. “Mau tidak mau, walau harga tiket mahal karena mau balek ke kampung melihat keluarga, tiket harus saya beli juga,” ujarnya. Bahkan Olivia, 25, penduduk Rawa Mangun Jakarta Timur menyatakan, pihaknya setiap tahun mudik ke kampung melihat kelurga terutama menjelang Natal dan Tahun Baru. “Memeriahkan tahun baru seperti saat ini lebih meriah kalau dapat berkumpul bersama keluarga di kampung,” ujar penduduk Binjai Sumut. Dia membeli tiket Lion Air dari Jakarta tujuan Medan. “Kebetulan dia bersama keluarga sudah lama memesan tiket pergi-pulang (PP), sehingga tiket tidak terlalu mahal,” ujar Olivia. Bahkan data penumpang yang mendarat di Medan, Selasa, antara lain penerbangan Garuda Indonesia GA-180, 158 penumpang, GA-184, 155 penumpang, Garuda Citylink 040, 179 penumpang, penerbangan Lion Air JT-380, 206 penumpang, JT300, 212 penumpang dan penerbangan Batavia Air Y6-561, 310 penumpang. Sementara, Pillion salah seorang biro perjalan Bison di Terminal Keberangkatan Dalam Negeri mengaku, harga tiket untuk tujuan MedanJakarta masih normal. “Untuk saat ini tiket yang dijual rata-rata penerbangan yang melayani rute tersebut,

Rp 500-700 ribu untuk sekali jalan,” ujar Pillion seraya menambahkan, puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru diperkiraka terjadi, Kamis (22/12). Kereta Api Sementara itu, PT KAI Divre I Sumut dan Aceh, jelang Natal 2011 dan Tahun Baru 2012, ikut latah menaikkan tarif angkutan penumpang untuk kereta api kelas eksekutif dan bisnis berkisar Rp5.000 hingga Rp10.000 per tiketnya dari tarif hari biasa. Sementara untuk tarif angkutan penumpang kelas ekonomi masih normal. “Kenaikan tarif berlaku mulai dari 23 Desember 2011 hingga 2 Desember 2012. Selama Natal dan Tahun baru 2012, tarif angkutan untuk kereta api kelas eksekutif jurusan MedanRantau Prapat harga sebelumnya Rp 80.000 menjadi Rp 85.000 sedangkan kelas bisnis dari Rp 50.000 menjadi Rp 60.000,” kata Manager Humas PT KAI Divre I Sumut – Aceh Hasri kepada wartawan, Selasa (20/12) pagi. Pria berkumis tebal ini menjelaskan, jika dibanding harga tarif pada hari biasa, kenaikan tiket Natal dan Tahun Baru mencapai Rp10 ribu, tetapi jika dibanding dengan tarif weekend harganya naik Rp5 ribu. “Untuk kelas ekonomi harga tiketnya tidak ada perubahan untuk dewasa Rp14 ribu dan anak-anak Rp12 ribu. Kemungkinan kenaikan ini hanya terjadi di periode Natal dan Tahun Baru 2012 saja” ujarnya, Untuk mendukung Natal dan Tahun Baru 2012, lanjut Hasri PT Kreta Api Divisi Regional I Sumatera Utara mengerahkan sarana yang siap operasi di antaranya, lokomotif sebanyak 27, 63 gerbong dan 2 set KRDI. Selanjutnya akan ada penambahan gerbong di hari-hari tertentu seperti Jumat, Sabtu dan Minggu sekitar 3 sampai 4 gerbong. Untuk seat perharinya disediakan 12.972 tempat duduk. (RIL/SIONG)

Kayu Asal Kalteng Ekaliptus, Bukan Pinus Medan-andalas Kayu asal Kalimantan Tengah yang didatangkan untuk menambah pasokan bahan baku industri pulp di Parmaksian, Toba Samosir, akhir November lalu, adalah jenis ekaliptus, bukan pinus, kata Humas TobaPulp, Chairuddin Pasaribu, Selasa (20/12). Penjelasan itu bertujuan untuk meluruskan info keliru yang dilansir andalas edisi Selasa (13/12), yang menyebutkan seolah-olah kayu asal Kalteng itu jenis pinus, serta masih di-“bumbui” lagi dengan kalimat “TPL mulai merambah pohon pinus di Kalimantan akibat pasokan bahan baku kayu di seputaran Tapanuli tak lagi mencukupi.” Kayu itu sejatinya produksi HTI (hutan tanaman industri) PT Korintiga Hutani yang memiliki base camp di kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kotawaringin Barat. Jenisnya eucalyptus pellita, sama dengan sebagian jenis vegetasi yang dikembangkan di HTI TobaPulp di kawasan Toba. Ekaliptus Kalteng itu berbentuk kayu bulat kecil. Volumenya mencapai 11.695 stapel meter, diangkut dengan tongkang “Terus Daya 12” dan gandengannya Tug Boat “Ansanus IX.” Dari Belawan, kayu kemudian dilangsir ke pabrik di Parmaksian, Toba Samosir, dengan truk-truk angkutan. Tidak ada yang aneh dengan pergerakan kayu HTI itu. Sebab perdagangan antarpulau barangbarang legal, adalah lazim. Juga tidak ada kaitan kedatangan ekaliptus asal Kalteng itu dengan “pasokan bahan baku yang tidak mencukupi lagi di seputaran Toba.” Sebab sangat mungkin juga ke-

berhasilan HTI TobaPulp pada waktunya, menghasilkan surplus kayu untuk diperdagangkan antarpulau, dan bahkan ekspor dalam bentuk chip (kayu serpihan). TobaPulp sendiri, kata Pasaribu, memiliki konsesi seluas 269.060 hektar di 12 kabupaten kota (dulu cuma 4 kabupaten sebelum mengalami pemekaran). Sekitar 60 ribu hektar dapat dikembangkan menjadi HTI -- yang tidak lain dari perkebunan kayu -- dan dewasa ini sudah terealisasi sekitar 40 ribu hektar dan menghasilkan kayu bulat. Luasan itu masih diperbesar lagi dengan 7.000 hektar PKR (perkebunan kayu rakyat), hasil kerjasama perusahaan dengan masyarakat. Apabila rencana 60 ribu hektar HTI terealisasi pada waktunya, maka seluruh kebutuhan bahan baku TobaPulp (sekitar 1,1 juta meter kubik untuk memenuhi kapasitas mesin 240 ribu ton per tahun) pasti terpenuhi secara berkesinambungan (sustainable). Permintaan (demand) industriindustri pulp yang semakin besar di masa depan serta peluang penyediaan (supply) yang masih dapat diperbesar sehubungan ketersediaan lahan dan teknologi, memungkinkan Sumatera Utara menjadi salah satu daerah penghasil chip penting. Sama dengan barang lainnya seperti semen dan beras, pergerakan (movement) kayu sebagai barang dagangan dari satu kawasan ke kawasan lain adalah murni aktivitas bisnis. Tidak selalu berarti telah terjadi kelangkaan atau kehabisan cadangan (stock). Sepanjang hitung-hitungannya menguntungkan, maka pergerakan barang antarpulau dalam sistem ekonomi Indonesia akan terus berlangsung. (REL)


MEDAN KITA

Rabu 21 Desember 2011

harian andalas | Hal.

Bangun Tembok Tinggi, BKKBN Sumut Diprotes Warga Medan-andalas Kepala Badan Kepedudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumut terkesan tidak peduli dengan warga di sekitar kantornya. Pasalnya, bangunan tembok pagar di bagian belakang kantor tersebut membuat rumah warga gelap dan terkesan angker pada malam hari. Beberapa hari lalu, BKKBN yang beralamat di Jalan Krakatau itu merubuhkan tembok setiggi 3 m di belakang kantor tersebut. Warga merasa gembira karena sudah bisa leluasa memandang. Namun, kegembiraan itu hanya sesaat, karena ternyata tembok yang dirubuhkan diganti dengan pintu sorong yang terbuat dari besi plat yang berfungsi sebagai pintu gerbang. Pintu gerbang tersebut,

kata Antoni Penmot, Humas BKKBN, sebagai gerbang masuk-keluarnya bus kantor atau tamu kantor. Alasannya, di bagian depan kantor bus tidak bisa masuk karena terhalang beton ruang aula di lantai 2 yang rendah. Sedangkan tembok tinggi yang dibangun mereka untuk mencegah masuknya pencuri. Tapi, P Siahaan, warga yang rumahnya tepat di belakang kantor itu menyatakan, sangat menyesalkan kebijakan Kepala BKKBN Sumut yang sama sekali tidak memikirkan warga sekitar. Apalagi saat ini kantor tersebut akan mengalihkan bus melintas dari jalan di depan rumah warga. Dia khawatir jalan yang sudah diaspal hotmix oleh Pemko Medan akan hancur akibat bus yang akan lalu lalang. “Kalau jalan tersebut hancur hampir da-

pat dipastikan pihak BKKBN tidak akan peduli,� ujarnya. Sementara itu, Anggota DPRD Medan Ir P Simangunsong sangat menyesalkan kebijakan Kepala BKKBN Sumut yang menembok tinggi dinding pagar kantor tersebut. “Seharusnya mereka berempati. Bagaimana rasanya jika di depan rumah mereka dibangun satu tembok yang tinggi?� ujarnya bersimpati. Anggota Komisi D DPRD Kota Medan itu juga menyayangkan, perubahan bentuk bangunan yang dilakukan kantor BKKBN Sumut yang diduga tanpa SIMB itu. “Meski kantor milik pemerintah mereka tidak boleh sesuka hati dalam merombak fungsi bangunan, harus nurut sama peraturan� katanya. (WAN)

Tanggul Amblas Diperbaiki Belawan-andalas Warga Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, Kota Medan, kini bisa tidur nyenyak. Ini setelah Pemko Medan dan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II memperbaiki tanggul Sungai Deli yang amblas di Lingkungan 6 Pekan Labuhan. Camat Medan Labuhan Zein Noval, Selasa (20/12) di kantornya mengatakan, BWSS II tengah memperbaiki tanggul Sungai Deli yang semula sangat meresahkan masyarakat. “Sedang dilakukan perbaikan tanggul secara permanen untuk mengantisipasi agar tanggul tidak jebol. Diharapkan selesai secepatnya supaya warga yang ting-

gal di seputaran itu tidak resah,� ucap camat. Menanggapi banyaknya bantuan dari pihak-pihak yang simpati terhadap warga untuk memperbaiki tanggul tersebut, camat mengucapkan terimakasih. “Seperti Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Endro Kiswanto membantu membeli tanah, Pemko Medan membantu alat berat dan tanah timbun dan pihak lain yang tidak bisa disebut semua,� sebutnya. Sebelumnya, ratusan warga Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan, menggelar aksi blokir Jalan Medan-Belawan km 18 persis di depan Masjid AlOsmani, Senin (19/12). Aksi ekstrim ini mereka lakukan karena kecewa atas Pemko

Medan dan BWSS II yang kurang tanggap atas kerusakan tanggul Sungai Deli di Lingkungan 6 Kelurahan Pekan L abuhan. Padahal, warga sangat khawatir tanggul akan jebol di musim hujan ini. “Kalau sungai meluap di hulu dapat dipastikan tanggul itu jebol, dan akan menghanyutkan rumah dan isinya,� ujar warga. Aksi itu, membuat Sekda Kota Medan Syaiful Bahri Lubis, Kadis Bina Marga Kota Medan Gunawan Suriya Lubis dan Kepala BWSS II Ir Posma Samosir yang diwakili Yudha, langsung turun ke lokasi ambruknya tanggul itu. Para pejabat itu berjanji, bahwa tanggul itu dalam waktu secepatnya akan diperbaiki secara permanen. (DP)

Puluhan Mahasiswa FE USU Unjuk Rasa Medan-andalas Puluhan mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (FE USU) menggelar aksi unjuk rasa di halaman kampusnya, Selasa (20/12). Mahasiswa yang menyatakan diri Aliansi Mahasiswa Ekonomi Bersatu (AMEB) itu, menuding pimpinan fakultas hanya merugikan mahasiswa dan tidak berpihak pada kepentingan mahasiswa. Selain berorasi, aksi mahasiswa ini juga diwarnai dengan pembakaran ban bekas dan reflika mayat yang dikafankan. “Ini sebagai bentuk keprihatinan atas matinya demokrasi di fakultas ini,� teriak koordinator aksi, Victor Lumbanraja. Dalam aksi itu, mahasiswa juga mempersoalkan tentang kebijakan fakultas yang tidak pernah menyertai mahasiswa. Di antaranya perma-

salahan saat ujian semester, dimana mahasiswa diwajibkan mengenakan seragam hitam putih, dan membawa Kartu Rencana Studi (KRS). Jika Jhon Tafbu mahasiswa tidak mahasiswa akan didenda sebesar Rp20 ribu. Kemudian, persoalan magang mahasiswa D-3 yang seolah dipersulit untuk magang keluar kampus. “Mahasiswa hanya diarahkan magang dikampus saja, namun tidak ada ilmu yang didapat dari proses magang tersebut," kata Victor. Victor mengaku, sejauh ini para mahasiswa hanya bisa terdiam saja dan menerima segala kebijakan yang ditetapkan.

Setelah selesai melakukan aksi di halaman kampus, mahasiswa menutup akses menuju FE hingga menunggu Dekan FE USU, Jhon Tafbu Ritonga, hadir. Tak lama berselang, Jhon Tafbu kemudian turun ke tengah-tengah mahasiswa dan melakukan dialog dengan mahasiswa. “Sesuai dengan surat permohonan dari Pememerintahan Mahasiswa FE USU, bahwa pihak dekanat akan melakukan dialog dengan mahasiswa, Rabu besok (hari ini-Red) untuk menyikapi tuntutan mahasiswa ini,� kata mantan Pembantu Rektor III USU ini. Jhon juga memohon agar para pendemo membubarkan diri, karena aksi tersebut dinilai telah mengganggu jalannya perkuliahan dan jalur Pintu III USU. "Jam 10.00 pagi Rabu besok (hari ini-Red) ya kita bicarakan baik-baik," katanya. (ACO)

3

Andalas/yunan siregar

TERBARINGSuryawati (38), pasien yang diduga korban salah diagnosa dokter, masih terbaring lemas di ruang 8-14 lantai 8 RSUPM, kemarin.

Terkait Dugaan Dokter Salah Diagnosa

RSUPM akan Lakukan Audit Medis Medan-andalas Rumah Sakit Umum Dr Pirngadi Medan (RSUPM) merencanakan akan melakukan audit medis terkait dugaan salah seorang dokter yang salah mendiagnosa penyakit pasien yang dirawat di rumah sakit milik Pemko Medan itu. "Pihak rumah sakit ingin mendalami kebenaran statemen pasien dan akan mengoordinasikannya dengan komite medis guna melakukan audit medis. Untuk itu, sudah dilakukan rapat untuk melaksanakan audit medis," ujar Kasubag Hukum dan Humas RSUPM Edison Peranginangin SH MKes, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (20/12). Audit medis itu, tambahnya, merupakan perjalanan medis untuk menentukan apakah benar terjadi salah diagnosa oleh dokter yang diketahui merupakan dokter spesialis penyakit dalam dan mempunyai izin praktek . Saat kembali ditanyakan apa sanksi yang diberikan kepada dokter, bila nantinya terbukti salah mendiagnosa,

Edison berujar, sanksinya sesuai UU No 29 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran. Di situ dikatakan ada sanksi seperti etika, disiplin atau sanksi hukum. "Setelah ada hasil, diputuskan dan diserahkan ke Majelis Kode Etik Kedokteran (MKEK) kalau menyangkut etika, mengenai disiplin diserahkan ke Majelis Kehormatan Disiplin Kedokteran Indonesia (MKDKI). Kalau menyangkut hukum diserahkan ke penyidik. Tapi inikan belum jelas," sebut Edison. Sementara Ketua Ikatan Dokter Indonesia Cabang Medan dr Syahmirza Warli menjelaskan, akan melihat terlbih dahulu diagnosa tersebut. "Kita pelajari dulu diagnosanya karena seperti sakit

demam diagnosanya banyak, bisa tipus dan bisa yang lain. Akan ditelusuri dan dokternya akan ditanya melalui MKEK," ujarnya. Sedangkan mengenai sikap yang diambil bila ada kesalahan diagnosa, Syahmirza mengatakan, akan diambil tindakan disiplin. Asam Lambung Disebut TBC Sebelumnya, Ahmad Yani (45), warga Jalan Amaliun Medan kepada wartawan, Senin (19/12) di RSUPM mengungkapkan perihal yang dialami istrinya, Suryawati (38) yang sedang dirawat di ruang 8-14 lantai 8 rumah sakit tersebut. Diceritakannya, bermula saat istrinya dirawat di salah satu rumah sakit swasta dengan keluhan sakit asam lambung, dan sempat menjalani perawatan selama 2 hari dan kondisinya membaik. Namun, sepulang dari rumah sakit itu, ia membawa istrinya ke RSUPM dengan keluhan yang sama. "Setelah istri saya difoto, dibilang

mengalami penyakit paru atau TBC dan dirawat selama 8 hari dengan biaya sekitar Rp 828.600. Lalu pulang dan dirujuk ke Puskesmas untuk mendapatkan obat TB gratis. Seminggu kemudian istri saya datang lagi dan setelah dirawat 9 hari disuruh pulang karena katanya istri saya kekurangan protein," ujar Yani yang kembali mengeluarkan biaya ratusan ribu rupiah. Merasa kurang puas,Yani membawa istrinya ke dokter lain dan difoto ulang. Hasil foto menyebutkan, tidak ada kelainan pada kedua paru-paru istrinya. "Sabtu lalu, saya bawa lagi istri saya ke Pirngadi dengan keluhan untuk tambah darah sesuai rujukan dokter," kata Yani yang juga Ketua Umum Forum Peduli Ummat Sumut ini. Untuk itu, dirinya berencana akan menuntut tanggungjawab RSUPM agar istrinya dirawat sampai sembuh. RSUPM juga harus mengganti rugi biaya yang dikeluarkannya selama ini dan lainnya. (YN)

Menyambut Hari Ibu

Kaum Ibu Biasanya Dibebastugaskan dari Rutinitas Medan-andalas Aktivis sosial yang tergabung di organisasi Sahabat Center Medan, Siek Lie mengatakan, makna Hari Ibu 22 Desember bagi seorang perempuan dimaksudkan untuk memperingati peran seorang ibu dalam keluarganya. Baik untuk suami dan anak-anak, maupun bagi lingkungan sosial. Saat memperingati hari itu, kata istri Susanto Chen ini, kaum ibu biasanya dibebastugaskan dari rutinitas seharihari yang dianggap sebagai kewajiban seperti memasak, merawat anak, dan urusan rumah tangga lainnya. “Kini, makna Hari Ibu sekarang mengalami sedikit pergeseran akibat komersialisasi

Siek Lie

ke arah hari makan-makan, pemberian kado atau ucapan selmat bagi para ibu, yang lebih bersifat individualis dan konsumtif,� ungkap ibu dua anak ini di rumahnya Jalan Pasundan

Medan, Selasa (20/12). Menurutnya, penggunaan kata ‘ibu’ tampaknya telah membuat pemaknaan Hari Ibu terseret ke arah pemaknaan dari Mother’s Day, yang lebih ditujukan untuk memberi penghargaan terhadap kaum ibu. Padahal, kata wanita berparas ayu ini, peran seorang ibu sesungguhnya tidak hanya untuk keluarganya, tetapi juga berperan di lingkungan sosial kemasyarakatan seperti bidang pendidikan, kesehatan, perdagangan maupun politik. “Hal ini seperti yang telah dicontohkan oleh RA Kartini, Cut Nyak Dien dan lain-lain yang dalam masanya adalah seorang pejuang,� kata Siek Lie. Pada masa penjajahan, sebut wanita yang doyan minum teh ini, peran ibu di luar rumah tangga tidak menonjol, karena sangat sedikit yang memiliki kesempatan seperti RA Kartini. Tetapi setelah kemer-

dekaan, kaum perempuan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk berperan di bidang sosial kemasyarakatan, karena batasan-batasan yang di alami saat kolonialisme telah hilang. “Tak dapat dipungkiri bahwa seiring kemajuan zaman dan pembangunan kini mulai melampaui batasan nilai agama, sosial dan kearifan lokal, sehingga banyak yang mulai lepas bahkan melepaskan diri dari nilai hakiki seorang perempuan. Hal ini akan berdampak negatif pada generasi penerus yang dilahirkan, dididik dan dibesarkan,� cetusnya. Selain itu, sebut Bendahara Sahabat Center Medan ini, kenyataannya masih ada sbagian kaum perempuan yang sering diperlakukan secara tidak manusiawi dan tidak adil di lingkungan sosialnya terutama di dalam rumah tangga.� Untung saja, pemerintah telah menerbitkan UU No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga,� ungkapnya. (SIONG)


HUKUM & KRIMINAL

Rabu 21 Desember 2011

Kantin KPN RSUPM Dibobol Maling Medan-andalas Kantin Koperasi Pegawai Negeri (KPN) RSU dr Pirngadi Medan (RSUPM), Senin (19/ 12) dibobol orang tak dikenal. Kejadian ini mengakibatkan kerugian jutaan rupiah. Peristiwa tersebut sempat membuat panik para pegawai kantin yang notebene juga sebagai karyawan di kantin KPN tersebut. Salah seorang petugas di KPN, mengatakan, memang benar kantin KPN RSU dr Pirngadi Medan kemalingan. "Saya datang sekira pukul 09.00 WIB, dan info yang saya dapat dari para pegawai kantin bahwa, kantin kami telah dimasuki maling, dan taunya saat para karyawan kantin masuk kedalam sekira pukul 07.30 WIB, melihat barang-barang di kantin tersebut telah acakacakan,"ujarnya. Menurutnya, maling tersebut masuk melalui asbes yang berada di dalam kamar mandi kantin, dan tembusnya melalui asbes di lorong yang berada di dekat kamar mandi ruang instalasi gizi. "Pintu masuk ke dalam kantin KPN tidak ada yang rusak sedikitpun, kami menduga ma-

lingnya masuk melalui asbes kamar mandi kantin, karena asbes kamar mandi kami rusak, dan pelakunya diduga masuk melalui asbes yang berada di dekat ruang instalasi gizi," kata petugas KPN wanita tersebut. Akibat peristiwa itu, diperkirakan puluhan juta rupiah yang berada di box uang lenyap bersama beberapa rokok juga ikut digondong maling yang diperkirakan tidak melakukan hal itu tidak seorang diri. Sementara itu, Kasubag Hukum dan Humas RSU dr Pirngadi Medan, Edison Peranginangin SH, MKes yang ditemui mengatakan, telah terima laporan dari pihak KPN RSU dr Pirngadi Medan mengenai kasus tersebut kemasukan maling. �Kita telah arahkan kepala Satpam dan petugas koperasi untuk membuat laporan ke pihak Polsek Medan Timur,� ujar Edison, Selasa (20/12) di ruang kerjanya. Mengenai barang-barang yang hilang, sebut Edison, uang sekitar Rp 8 juta yang berada di dalam box dan sekitar 10 bungkus rokok. “Ini baru pertama kali terjadi kecurian di KPN rumah sakit,� pungkasnya. (YN)

harian andalas | Hal.

4

Polsek Teluk Mengkudu Ringkus Dua Penjudi Togel

KASUS JUDI – Dua tersangka kasus judi Togel, Ramli dan Syamsul saat diamankan di Mapolres Sergap. andalas/supriyadi

Teluk Mengkudu-andalas Petugas Reskrim Polsek Teluk Mengkudu, Polres Sergai meringkus dua penjudi toto gelap (togel) di warung kopi kawasan Dusun VIII dan Dusun VII, Kecamatan Teluk Mengkudu, Senin (19/12). Dalam penangkapan tersebut, dari tersangka Ramli (52) warga Dusun VIII, Desa Pematang Setrak, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, polisi menyita barang bukti sepotong kertas berisi angka togel, uang Rp153 ribu dan pulpen. Kemudian dari tersangka Syamsul (51) di Dusun VII, Lubuk Cengal, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai. Dari tangannya diamankan barang bukti berupa handphone, pulpen, beberapa lembar potongan kertas berisi angka togel dan uang Rp433 ribu. Pengakuan Ramli, dirinya

baru 2 bulan menjadi jurtul, dirinya nekat menjadi jurtul akibat desakan ekonomi. “Irigasi tidak berfungsi sehingga sawah kekeringan, karena gak bisa menanam padi aku terpaksa jadi jurtul,� ucap Ramli. Sementara itu Syamsul mengatakan dirinya nekat menjadi jurtul karena sambilan jualan di warung kopi miliknya. �Banyak yang minta aku nulis makanya aku nekat jadi jurtul. Soalnya setiap putaran omsetnya lumayan besar bahkan mencapai Rp500 ribu. Dari hasil aku dapat 15 persen, selebihnya kusetorkan ke Nababan warga Desa Sialang Buah,� terang Syamsul. Kapolres Sergai, AKBP Arif Budiman SIK,MH membenarkan penangkapan itu,� Polres Sergai tidak akan mentolerir segala bentuk perjudian, siapapun pelakunya akan kita sikat habis,� tandas Kapolres. (RYAD)

Tiga Remaja Dianiaya Sidang Korupsi APBD Pematang Siantar Rp10,51 M Sekelompok Pemuda Medan-andalas Tiga remaja, seorang diantaranya bernama Zulham (18) warga Pasar 9 Gang Kapok, Medan Tembung mengaku dianiaya sekelompok pemudda yang diperkirakan berjumlah 7 orang di salah satu warung kopi tak jauh dari rumahnya, Selasa (20/12) dini hari. Menurut pengakuan korban saat membuat pengaduan ke Mapolsek Percut Seitua, sebelumnya mereka sedang dudukduduk. Tiba-tiba datang para pelaku tanpa banyak tanya langsung memukuli ketika korban hingga babak belur. “Dari tiga korban, aku yang paling parah. Muka lembamlembam. Bagian wajah dan leher terasa sakit,� kata Zulham di Mapolsek Percut Sei Tuan, Selasa (20/12) sore.

Korban mengaku saat ini dirinya tengah mencari saksi untuk mendukung laporan pengaduannya. “Aku disuruh bawa saksi bang. Aku nggak tahu saksi mana yang mau ku bawa,� ucapnya. Dengan langkah gontai, Zulham pun berlalu meninggalkan Polsek Percut Sei Tuan untuk mencari saksi yang melihat dirinya dipukuli. Salah seorang petugas SPK Polsek Percut Sei Tuan yang ditemui mengaku, pihaknya menyarankan agar korban membawa saksi yang melihat penganiyaan tersebut. “Kita menyarankan agar korban membawa saksi, untuk mengetahui peristiwa itu sebenarnya,� ujar salah seorang petugas SPK Polsek Percut Sei Tuan. (ACO)

Dua Pelaku Jambret Ditangkap Medan-andalas Dua pelaku jambret yang diduga kerap melakukan aksinya di kawasan Jalan Wahidin, Sumatera ditangkap petugas Reskrim Polsek Medan Kota saat melakukan aksinya kembali di Jalan SM Raja Medan, kemarin. Dari tangan kedua tersangka, polisi menyita satu unit sepeda motor Yamaha Mio Soul putih yang digunakan untuk melakukan aksi kejahatan. Tersangka, MP (19) penduduk Jalan Pukat V gang Kelambir, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan dan MI (18) penduduk Jalan Rakyat. Informasi diperoleh di Mapolsek Medan Kota, saat itu kedua melintas di depan kampus Universitas Islam Sumatera Utara (UISU). Tersangka MP yang berada di boncengan memberi isyarat

kepada rekannya yang bertugas sebagai pengemudi untuk mendekati korbannya, Tri Ayu Rahmadani (19) yang sedang menghubungi temannya melalui telepon genggam. Begitu dekat, tersangka MP langsung merampas telepon genggam Tri Ayu dan Mukti segera tancap gas ke arah Jalan Air Bersih. Tetapi, Tri Ayu yang menjadi korbannya berteriak minta tolong hingga beberapa pengguna jalan raya berupaya mengejar tersangka. Kebetulan, di saat bersamaan personil Reskrim Polsek Medan Kota sedang melintas dan turut mengejar kedua tersangka. Tak berselang lama, pelaku berhasil ditangkap bahkan sempat dihujani pukulan sampai berhasil dihentikan polisi. Kapolsek Medan Kota, Kompol M Hari Sandy Sinurat SIK membenarkan penangkapan tersebut. (HER)

Pria Stres Bacok Ibu Tiri Sibolangit-andalas Krista Tarigan (35) warga Dusun I Desa Batu Mbelin, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Senin (19/ 12) sekira pukul 22.00 WIB, nekad membacok ibu tirinya, Else Romaida Br Sipayung (42) dengan parang di rumahnya. Korban mengalami luka cukup parah dibagian tangan dan kepalanya, dan oleh warga dilarikan ke Klinik Sicilya Desa Sembahe. Informasi diperoleh, malam itu korban berencana mengumpulkan anak-anaknya untuk mengobati anak tirinya, Krista Tarigan (35) yang merupakan pelaku pembacokan. Disaat dalam rumah, tiba-tiba Krista merasa terpancing emosinya mendengar perkataan orangtua tirinya itu. Disaat seisi rumah itu sedang asik membicarakan tentang cara pengobatan Krista, pelaku pun langsung beranjak dari tempatnya duduk, dan menuju dapur rumah tersebut. Tanpa sepengetahuan keluarga yang berkumpul, Krista pun mengambil sebilah parang dari dapur itu, dan langsung mendatangi ibu tirinya tersebut.

Tanpa banyak bicara parang yang diambilnya itu, langsung diayunkanya ke kepala korban. Dalam sekejap darah segar mengucur deras dari kepalanya itu. Belum ssempat mengelak, kedua kalinya tersangka pun mengayunkan parangnya yang sudah berlumuran darah ke arah kepala korban. Namun sebelum parang mendarat, korban pun berusaha menangkisnya, tetapi naas akibat dari tangkisan itu, tangannya pun mengalimi luka yang cukup parah, bahkan parang yang ditangkisnya tersebut, juga mendarat di kepala korban. Melihat aksi dari tersangka, keluarga pun langaung melarikan korba ke klinik Sicilya di Desa Sembahe. Korban pun harus mendapat jahitan di kepala sebanyak 13 jahitan, sedangkan tangannya harus di jahit sebanyak 36 jahitan. Warga yang mengetahui aksi nekad dari Krista, langsung mengamankan tersangka dan menghubungi polisi dari sektor Pancur Batu. Mendapat info tersebut, dalam sekejap petugas pun langsung menuju TKP dan mengamankan tersangka.(STP)

Mantan Anggota DPRD Akui Ambil Rp50 Juta dari Kantong Plastik Medan-andalas Ir RE Siahaan kembali menjalani sidang dugaan korupsi dana APBD Pematang Siantar senilai Rp10,51 miliar. Dalam sidang tersebut, mantan anggota DPRD Pematang Siantar, Maruli Silitonga didengarkan keterangannya. Maruli mengaku menerima uang Rp50 juta dari James Lumbangaol, Sekda Pematang Siantar, dan Marihot Situmorang. Namun, uang itu telah dikembalikannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan cara dicicilnya sebanyak lima kali. "Saya tidak menerima cuma mengambil uang itu dari kantong plastik warna hitam yang diletakkan Marihot Situmorang dibangku nomor dua mobil saya,"

terangnya saat menjadi saksi, di Pengadilan Tipikor yang bersidang di PN Medan, Selasa (20/ 12) kemarin. Uang itu, kata Maruli, diantar James Lumbangaol dan Marihot Situmorang di kawasan Karangsari, sekitar September 2007. Dimana, saat itu dirinya sedang bersama dua anggota dewan lainnya, yakni Mangatas Silalahi dan Muktar Tarigan. Tak hanya dirinya, dua rekannya sesama

anggota dewan yakni, Mangatas Silalahi dan Muktar Tarigan juga menerima uang dari Sekda Pematangsiantar. “Dari kantong plastik yang diletakkan Marihot Situmorang di mobilnya, Maruli mengambil segepok uang pecahan Rp50 ribu dengan total Rp50 juta, Mangatas sebesar Rp30 juta dan Muktar Tarigan sebesar Rp20 juta. Uang itu katanya dikasih James Lumbangaol untuk uang makan dan uang lelah karena James tidak bisa ikut makan bersama kami,� bebernya. Sebelum penyerahan uang, tambah Maruli, James Lumbangaol menghubunginya dan mengajak makan siang. Pertemuan disepakati di salah satu rumah makan

di daerah Karangsari. Namun, sekitar satu Km sebelum sampai di rumah makan yang dituju, mobil yang ditumpangi James berhenti, sehingga ia pun menghentikan mobilnya di depan mobil James. “Pak James dan Marihot kemudian turun dari mobil dan menjumpai saya. Pak James bicara dengan saya dan mengatakan tidak bisa ikut makan karena harus buru-buru pulang ke kantor. Sedangkan Marihot meletakkan kantong plastik warna hitam berisi uang dibangku nomor dua mobil saya,� terangnya. Ditanya hakim berapa biaya makan mereka bertiga di rumah makan itu, Maruli mengatakan

Rp400 ribu. Saksi lainnya, Bonatunas Lumbangaol, Direktur CV Masayu, dalam keterangannya mengaku, meminjamkan perusahaannya untuk program swakelola Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pematangsiantar tahun 2007 karena tergiur fee 2% yang dijanjikan Bendahara Dinas PU Johny Arifin Siahaan. “Lumayan pak Hakim fee-nya 2% untuk biaya administrasi perusahaan,� ucapnya. Dia juga mengaku menandatangani 12 kontrak fiktif untuk program swakelola tersebut, dengan nilai kontrak bervariasi mulai Rp20 juta-Rp40 juta. “Benar saya tidak ada mengerjakan proyek swakelola itu,� katanya.(THA)

Rumah Pengusaha Grosir Disatroni Kawanan Perampok Pelaku Pura-pura Bertamu saat Turun Hujan Perbaungan-andalas Rumah pengusaha grosir di Jalan Fispera I, Kelurahan Batang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (19/ 12) sekira pukul 10.00 WIB disatroni kawanan perampok yang menyaruh sebagai tamu. Akibat kejadian itu, korban A Hwat (55) mengalami kerugian perhiasan emas, uang dan handphone. “Sebelum membawa kabur hasil rampokannya, para pelaku yang diperkirakan berjumlah lima orang tersebut datang bertamu disaat hujan deras mengendarai mobil jenis Kijang Innova. Dari dalam mobil turun empat orang, lalu masuk

kedalam rumah. Nah, saat di dalam rumah salah seorang berbadan kekar mengeluarkan senjata api mengancam kami. Karena kami ketakutan, pelaku dengan gerak cepat kabur menuju Pantai Cermin,� ungkapnya sembari mengaku belum melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Terpisah, tetangga korban bernama Elyanto (42) warga Perbaungan ketika ditemui, Selasa (20/12) dikediamannya membenarkan peristiwa yang menimpa A Hwat tersebut. Menurut perngakuan A Hwat kejadiannya sewaktu hujan deras ketika kedai grosirnya sepi

LOKASI PERAMPOKAN– Kediaman korban A Hwat (55), pengusaha grosir, warga Jalan Fispera I, Kelurahan Batang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, yang dirampok pelaku. adalas/supriyadi pembeli. “Kejadiannya kata A Hwat saat hujan deras dan kedainya

sedang sepi pembeli. Pelakunya bawa senjata api berhasil membawa kabur uang, emas dan

Handphone,� kata Elyanto. Sebelumnya, sambung Elyanto, perampokan dengan modus bertamu disaat hujan juga terjadi dialami Drg Tatik yang tinggal di Jalan Kabupaten, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. “Kalau nggak salah kejadiannya beberapa hari lalu sekira pukul 15.00 WIB. Korban menurut sejumlah saksi mata yang berada dikedai kopi kedatangan orang tak dikenal (OTK) berpakain necis mengendarai mobil. Tak beberapa lama kemudian, korban mengaku dirampok,� tandasnya sembari mengatakan bahwa peristiwa tersebut belum ada yang dilaporkan ke Polisi.(RYAD)

Sidang Gugatan Esekusi Rumah Warisan di Jalan Asia Ricuh

Tergugat Kejar-kejar Hakim karena Dinilai tak Adil Gedung Pengadilan Negeri (PN) Medan kembali dihebohkan dengan persidangan yang berakhir ricuh, Selasa (20/12) kemarin. Kericuhan itu dipicu ketidakpuasan pihak tergugat yang menilai putusan majelis hakim terhadap harta gono gini sebuah ruko di Jalan Asia, tidak adil dan sarat kepentingan. Alhasil, teriakan histeris dan air mata dari pihak tergugat terlihat diluar ruang persidangan. “DASAR semena-mena hakim. Masak rumah kami dibilang bukan rumah kami. Sudah lama kami tempati masak dibilang bukan rumah kami. Kayak ginilah kalau hakim sudah dibayar sesukanya saja mengambil putusan. Ini hakim dibayar,� teriak Mulyasari menangis sambil mengejar Ketua Majelis Hakim Muhammad yang keluar ruang persidangan. Namun, aksi Mulyasari berhasil dicegah kerabatnya yang sejak awal mendampingi dirinya mengikuti persidangan. Mulyasari menyebutkan, ruko tersebut merupakan harta warisan dari sang ayah Sahar

Bunyamin yang telah meninggal dunia. Sahar diketahui memiliki tiga orang istri masingmasing Maria Liniardi, Cun Ko Wati, dan Han Wati Witarto. Meli pihak penggugat merupakan anak dari istri pertama Sahar Bunyamin, sementara Mulyasari merupakan anak dari istri kedua. Menurut Majelis Hakim diketuai Muhammad, rumah ruko yang digugat tersebut merupakan sah milik Meli sebagai anak pertama Sahar Benyamin. Mendengar putusan dari Ketua Majelis Hakim Muhammad, Mulyasari yang tidak terima langsung berteriak tidak terima dan mengejar Hakim Muhammad. Sementara Muhammad langsung keluar dari ruang persidangan dan menghindari pertengkaran. Sementara itu, menurut Mangara Manurung, selaku penasehat hukum Mulyasari, menerangkan pemicu kemarahan kliennya adalah hakim yang tidak mempertimbangkan bukti-bukti yang diajukan tergugat berupa sertifikat rumah yang tertera atas nama Cun Ko Wati dan surat lainnya. Sedangkan ruko bertingkat 3 berukuran 4 kali 16 meter, oleh pihak Panitera Pengadilan Negeri Medan, telah diesekusi pada Januari 2011.( THA)

MENANGIS – Mulyasari, selaku tergugat menangis usai mengikuti persidangan gugatan atas rumah warisan orang tuanya. Pasalnya, majelis hakim menjatuhkan putusan bahwa rumah yang ditempatinya selama ini bukan milknya, melainkan milik kakak tirinya. andalas /thamrin samosir


Rabu 21 Desember 2011

HUKUM & KRIMINAL

harian andalas | Hal.

5

andalas/hs poetra

Amankan Natal dan Tahun Baru

Kapoldasu Siapkan 1.650 Personel Medan-andalas Untuk menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat dalam melaksanakan Natal dan Tahun Baru 2012, Kapolda Sumut menyiapkan sekitar 1.650 personel polisi. Operasi pengamanan ini dilakukan dengan sandi Operasi Lilin Toba. “Operasi Lilin Toba dilaksanakan selama 10 hari sejak tanggal 23 Desember hingga 1 Januari 2012,” jelas Kasubbid Pengelola Informasi dan Data (PID) Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Selasa (20/12). Dirincikannya, Polda Sumut mengerahkan personil dari berbagai satuan seperti, Reserse, Intel, Lalu Lintas, Brimob dan lainnya sebanyak 281. Sedangkan personil satuan wilayah dari seluruh jajaran sebanyak 1.369. Sebanyak 112 pos pengamanan dan 18 pos pelayanan didirikan di tempat-tempat keramanan, termasuk Jalinsum. Pengamanan itu, sambung Nainggolan, meliputi kegiatan ibadah, mobilitas angkutan manusia dan barang serta kegiatan lain yang menyertainya baik di terminal, stasiun KA, pelabuhan laut, bandara, pusat perbelanjaan, pertokoan, pusat keramaian masyarakat dan tempat rekreasi/wisata. Sedangkan sasaran pengamanan tempat adalah gereja, pusat perbelanjaan, pemukiman, terminal bus, stasiun KA, bandara, pelabuhan laut dan lain-lain. Masyarakat yang merayakan Natal dan Tahun Baru, berbelanja, berrekreasi dan berkunjung juga menjadi sasaran pengamanan. Sasaran pengamanan juga dilakukan terhadap barang seperti, miras, senjata api, senjata tajam, petasan dan bahan peledak. (HER)

Pembunuh Mahasiswa ITM Divonis 17 Tahun Penjara Medan-analas Rahmad Hidayat alias Dayat (25), terdakwa pembunuhan mahasiswa ITM, M Agus Widya Lubis alias Awid, dijatuhi hukuman 17 tahun penjara pada sidang di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (20/12). Vonis majelis hakim itu lebih rendah tiga tahun dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang sebelumnya menuntut 20 tahun penjara. Rahmad Hidayat dinyatakan terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Awid, sebagaimana diatur dalam Pasal 340 KUHPidana. Majelis hakim diketuai Sherlywati dalam putusannya menyebutkan, korban Awid dibunuh terdakwa dan kawannya Oky (DPO) dengan sebilah pisau setelah sebelumnya memukul kepalanya dengan kayu broti. Kemudian, Awid ditikam secara membabibuta oleh terdakwa disekujur tubuhnya. Akibatnya, Awid tewas bersimbah darah di rumah kontrakannya. Dan, berdasarkan visum et revertum terdakat 37 liang tusukan disekujur tubuh Awid. Peristiwa pembunuhan yang terjadi pada 24 Januari 2011, di rumah kontrakan Awid di Jalan Air Bersih Medan itu, bermula saat terdakwa dan Oky memergoki Awid dan pacarnya berduaan di rumah kontrakan Awid. Agar hal itu tidak terbongkar, Awid menjanjikan memberikan sabu-sabu kepada Dayat dan Oky. Namun, setelah beberapa hari berlalu, Awid belum menepati janjinya itu meski Dayat sudah berulangkali menagihnya. Karena kesal dengan sikap Awid tersebut, terdakwa dan Oky merencanakan membunuh putra anggota dewan di Kisaran, Asahan itu. Awid pun dihabisi Dayat dan Oky setelah mereka memakai sabu-sabu bersama-sama. (THA)

Jambret, Mahasiswa Dihajar Massa Tebing Tinggi-andalas Oknum mahasiswa dihajar massa setelah tertangkap menjambret pasangan suami istri di depan Mako Brimob Detasemen B, Jalan A Yani, Tebing Tinggi, Senin (20/12) malam. Selanjutnya dalam kondisi babak belur, tersangka Hendra Pandiangan (22) warga Kota Pematang Siantar ini digelandang petugas ke Mako Brimob. Kejadian berawal saat korban Nurhayati dan Iswandi hendak pulang ke rumahnya di Jalan Ahmad Yani. Disekitar TKP, korban dijambret tersangka bersama tiga teman lainnya yang diketahui bernama Okto, Edo dan Jengot. Korban langsung berteriak minta tolong. Warga yang mendengar teriakan itu langsung keluar dan mengejar para tersangka. Dalam pengejaran tersebut, satu dari empat tersangka berhasil ditangkap. Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku sebagai mahasiswa tingkat tiga. Tersangka mengaku tidak mengetahui temannya mau melakukan jambret, saat beraksi ia ketakutan makanya tersangka mengaku tertinggal. “Saya tidak tahu kalau mereka (temannya) mau menjambret, makanya saya tertinggal dan akhirnya dipukulin warga”, akunya. Guna pengusutan lebih lanjut, tersangka bersama barang bukti sebuah tas milik korban diserahkan ke Polres Tebing Tinggi. (MET )

SIDANG PEMBUNUHAN – Sidang kasus pembunuhan dengan korban pasangan suami istri, Awie dan Dora Halim, kembali berlangsung di Pengadilan Negeri dengan agenda pemeriksaan saksi. Selasa (20/ 12).

TEREKAM DATABASE TELKOMSEL

Sun An Lang Terlibat Perbincangan dengan Ang Ho 69 kali Medan-andalas Sun An Anlang dan Ang Ho yang didakwa melakukan pembunuhan pasangan suami istri Kho Wie To dan Dora Halim, kembali menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (20/12) sore. Bertempat di ruang Kartika, tim JPU AI Simamora menghadirkan seorang saksi pegawai Telkomsel, Timbul Viktor Siregar, untuk didengarkan keterangannya. Kepada majelis hakim diketuai Wahidin, Viktor mengaku sejak 21 hingga 31 Maret 2011, terjadi komunikasi antara no Hp 08128xxxx432 milik Sun An Lang dengan no Hp 08121xxxx777 milik Ang Ho sebanyak 69 kali percakapan dan 13 kali pengiriman SMS. Data itu diperoleh dari database

perusahaan seluler tempatnya bekerja. “Setiap percakapan terpantau di mesin kami. Print out itu berdasarkan database yang kami peroleh dan diminta penyidik kepolisian untuk kepentingan menyelidiki kasus pembunuhan. Polisi mengaku si pemilik nomor pelaku pembunuhan. Tidak sembarang orang yang bisa meminta maupun memberikannya, hanya institusi yang berkepentingan yang boleh memintanya, sesuai ketentuan dan peraturan perusahaan,” ujarnya. Base Transceiver Station (BTS) yang ada hampir di setiap kecamatan, kata Siregar yang telah 12 tahun bekerja di perusahaan Telkomsel itu, hanya mengetahui keberadaan si penelepon, biaya atau jumlah pemakaian, dan waktu pemakaian. “Isi SMS maupun pembicaraan tidak bisa diketahui,” terangnya sembari mengaku tidak ada waktu percakapan maupun SMS masuk yang terlewatkan karena

terekam mesin. Isi pembicaraan bisa diketahui jika penyidik kepolisian telah memintanya. Itupun hanya pembicaraan yang terjadi setelah permintaan merekamnya. “Dalam perkara ini, yang diberikan kepada penyidik hanya historis, kecuali petugas meminta untuk melakukan penyadapan. Rekaman suara bisa didengar,” terangnya lagi. Nomor handphone Sun An Lang, diakuinya pernah terpantau pada BTS yang ada di Jalan Waringin dan Patimpus. “Pada 29 Maret 2011 sekira pukul 21.04 WIB, nomor 08128xxxx432 ada melakukan panggilan ke no Hp 08121xxxx777 sebanyak 4 kali. Dan itu terpantau di BTS Waringin,” sebutnya seraya mengaku ada 3500 BTS se-Sumut. Usai mendengarkan keterangan saksi, majelis hakim menunda sidang hingga Kamis mendatang dengan agenda mendengarkan saksi ade charde. (THA)

Petugas BC Amankan WN Malaysia Medan-andalas Petugas Bea dan Cukai Bandara Polonia mengamankan Nordin bin Hasan, warga Negara Malaysia, salah seorang penumpang Fire Fly Nomor Penerbangan FY-3406 tujuan Pulau PenangMedan, Selasa (20/12) sekitar pukul 18.00 WIB. Penumpang pemegang paspor No 17755624 yang diamankan di Terminal Kedatangan Internasional tersebut, diduga membawa barang haram irisan daun berwarna hijau mirip daun ganja seberat 25 gram. Informasi yang diperoleh di Bandara Polonia menyebutkan, modus yang dilakukan tersangka dalam memasok barang haram tersebut dengan cara dikemas dalam bungkus plastik aluminium foil, selanjutnya dimasukkan ke dalam bungkus rokok merk Dunhill warna merah. (RIL)

11 Pencari Suaka Asal Myanmar Menyerahkan Diri Sebelas pencari suaka asal Myanmar menyerahkan diri ke Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Medan, di Jalan Gatot Subroto, Senin (19/12) siang sekira pukul 12.00 WIB.

D

ari tangan WNA asal Myanmar itu ditemukan kartu United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR) yang dikeluarkan Malaysia. "Kami tidak tau mereka darimana dan pihak mana yang mengantarkan mereka. Namun, kemarin siang mereka menyerahkan diri sekitar jam 12.00 siang," terang Kakanim Kelas I Khusus Medan, Friement FS Aruan SH, MH, didampingi Plh Kabid Wasdakim, Masturiah, dan Kasi Pengawasan, Romi, kepada andalas dikantornya, Selasa (20/ 12) siang. Sementara ini, kata Friement, pihaknya belum bisa memintai keterangan terhadap kesebelas pencari suaka tersebut. Hal itu dikarenakan faktor bahasa yang digunakan. Sebelum

MINTAI KETERANGAN – Kakanim Kelas I Khusus Medan, Friement FS Aruan, didampingi Kasi Pengawasan, Romi,memintai keterangan sebelum ditempatkan di ruang detensi sementara Kanim Kelas I Khusus Medan.andalas/thamrin samosir ke Indonesia, mereka tinggal di Malaysia dan hendak menuju negara ketiga. "Mereka hanya bisa bahasa Myanmar dan Melayu. Tapi bahasa Melayu pun

hanya sedikit yang dimengerti karena sebelumnya mereka tinggal di Malaysia," beber Friement. Pun demikian, sambung Romi, sesuai prosedur tetap Keimigrasian,

kesebelas pencari suaka itu akan dimintai keterangan selama tujuh hari kedepan sehubungan dengan keberadaan mereka di Medan. Setelah itu, mereka akan diserahkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) Medan di Belawan sembari kepastian status mereka dari UNCHR yang berpusat di Jakarta. "Setelah dari Kanim, mereka kita serahkan ke Rudenim," terang Romi. Adapun kesebelas WNA asal Myanmar itu, sepuluh diantaranya yang memiliki kartu UNCHR yakni Suhanah bin Muhamad Rafiq (1), Umar Kolimah binti Abdul Munaf (25), Abdul Mutalib bin Sultan Ahmed (37), Kabir Ahmed bin Badiuzaman (35), Sakinah binti Moh Sultan (25), Siti Noorhaslina binti Abdul Mutalib (6), Hafsa binti Kabir Ahmed (4 bulan), Umamad Rafiq bin Yusuf (38), Shamilah binti Hanifa (21), dan Muhammad Anuar bin Abdul Mutalib (4). "Sepuluh diantaranya sudah memiliki kartu UNCHR dan seorang lagi kartu UNCHR-nya belum keluar. Empat diantara mereka ada yang masih balita," tutur Romi mengakhiri. THA


RAGAM

Jumat 25 November 2011

Rabu, 21 Desember 2011

Harian andalas memberikan ruang dan kesempatan bagi guru dan siswa/siswi untuk mengirimkan hasil karya tulisan, puisi dan informasi berita seputar aktivitas kegiatan sekolah kirimkan melalui email : andalasnewsmedan@gmail.com

harian andalas | Hal.

6

harian andalas | Hal. 6

andalas/hs poetra

Pemerintah Diminta Terbuka Soal Penghentian UN

BUKU BEKAS - Pedagang buku bekas di kawasan Lapangan Merdeka Medan masih tetap menjadi pilihan bagi pelajar dan mahasiswa untuk membeli buku. Di lokasi ini, pembeli dapat memilih aneka buku ilmu pengetahuan dan sebagainya dengan selisih harga mencapai 50 persen dibandingkan buku yang dijual di toko buku.

Siswa Indonesia Pemko Medan Raih Emas di Hongaria Jakarta-andalas Siswa Sekolah Menengah Atas Indonesia, Erwin Handoko, meraih medali emas dalam "The Rudolf Ortway Prob Solving Contest in Physics" yang diselenggarakan Eotvos Universitas di Hongaria. Fisikawan Yohanes Surya dalam layanan pesan singkat yang diterima di Jakarta, mengatakan, siswa tersebut saat memenangkan harus bertarung dengan peserta sekolah menengah atas (SMA) hingga S3. Menurut Yohanes, soal yang diberikan adalah sama dengan peserta SMA dengan S3 dengan tingkat kesulitan tinggi yang harus dikerjakan dalam waktu 10 hari. "Hanya jenius yg bisa selesaikan problem ini," kata Yohanes,Selasa (20/12). Penghargaan lain juga diraih oleh Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Surya yang meraih medali perak dalam "Univ Physics competition" tingkat dunia. Soalnya diambil dari kehidupan nyata diselesaikan dengan konsep fisika selama 48 jam dengan membutuhkan kreatifitas tinggi untuk menyelesaikan soal soal ini. (ANT/MA)

Terus Berjuang Tingkatkan Kualitas Pendidikan Medan-andalas Pemerintah Kota Medan bersama-sama dengan komunitas pendidikan saat ini sedang berjuang bersamasama meningkatkan kualitas pendidikan. "Karena kita tahu kemajuan suatu bangsa dinilai dari kualitas pendidikan masyarakatnya. Kita menyadari semakin berkualitas pendidikan masyarakat, semakin mudah bagi pemerintah untuk melakukan inovasi-inovasi dalam pembangunan kota yang kita cintai ini," kata Wali Kota Medan, Rahudman Harahap disela-sela Hari Ulang Tahun Yayasan Pendidikan Shafiyatul Amaliyah (YPSA) di Raz Palza Jalan dr Mansyur, Selasa (20/12).

Rahudman menegaskan, Pemerintah Kota Medan dari tahun ke tahun juga terus berupaya menaikkan anggaran pendidikan, sebagai wujud dari misi pembangunan kota untuk tahun 2011-2015 meningkatkan kualitas masyarakat kota, sekaligus menjadikan sebagai arah kebijakan pembangunan yaitu, peningkatan taraf pendidikan masyarakat. "Pengajaran harus mendidik anak, menjadi manusia yang merdeka batin, pikiran dan tenaga, pengajaran diharapkan tidak terlampau mengutamakan kecerdasan pikiran, dan kita menyadari keberhasilan pendidikan bukan hanya tugas guru tetapi me-

lainkan juga tugas orangtua,"ujar Rahudman. Menurutnya, YPSA ini merupakan yayasan pendidikan yang mempunyai kontribusi yang besar di Kota Medan bagi perkembangan pendidikan yang berbasis kompetensi, dan telah banyak melahirkan lulusan terbaik di berbagai jenjang pendidikan. Hal ini tidak terlepas dari kontribusi dari para pendidik yang telah sepenuhnya mendedikasikan diri terhadap anak didiknya. Sebelumnya Rahudman menegaskana da beberapa yang perlu diperhatikan di dunia pendidikan, yaitu mutu dan kualitas sekolah, dan

Profesionalisme para pengajar. Untuk itu pendidikan perlu perhatian khusus, untuk pendidikan yang berkarakter, demi pembangunan Pendidikan yang lebih baik Rahudman menambahkan bahwa pendidikan merupakan dimensi sosial yang harus dibangun secara sungguh-sungguh dan total serta mendapat porsi perhatian yang baik dan konsisten. Ditambah lagi kemampuan kompetitif dipengaruhi kualitas pendidikan. Untuk mengelola pendidikan yang semakin berkualitas, sangat dibutuhkan dukungan penganggaran. "Meski demikian ketersediaan anggaran saja tidak cukup untuk mengasilkan keluaran penduidikan yang berkualitas. Dalam pandangan saya, ada empat aspek yang harus dipertimbangkan dalam pembangunan pendidikan pada masa yang akan datang yakni meningkatkan akses masyarakat terhadap penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas, meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, peningkatan profesionalisme manajemen pendidikan dan meningkatkan kesesuaian lulusan pendidikan dengan pasar kerja," katanya. (STARBERITA.COM/MA)

Jakarta - andalas Pemerintah harus membuka diri terhadap opsi pemberhentian penyelenggaraan ujian nasional (UN). Mengingat dorongan untuk menolak UN sebagai penentu kelulusan cukup besar. Bukan hanya masyarakat biasa, tapi kaum intelektual dan pakar pendidikan banyak yang menilai UN tidak memberikan kontribusi terhadap perbaikan pendidikan nasional. Demikian disampaikan Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Rohmani kepada wartawan di Jakarta, kemarin. Menurut anggota DPR yang membidangi pendidikan, olahraga dan kebudayaan itu, adanya opsi dimaksud diperoleh setelah dirinya mendapat masukan dari konstituen di daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX. Rohmani mengajak pemerintah untuk membuka diri terhadap masukan menghentikan UN karena berbagai alasan yang memang logis. "Dan sudah terbukti di lapangan.

Selama ini UN dinilai banyak pakar pendidikan telah merusak filosofi pendidikan. UN bukan mencerahkan peserta didik justru mendidik anak didik menjadi pragmatis," katanya. Menurut dia, seharusnya setiap proses pembelajaran harus bersifat mendidik. "Justru UN sebaliknya, menjadi teror bagi anak didik. Sebenarnya banyak alasan yang sudah disampaikan oleh para pakar bila UN tidak memberikan kontribusi positif terhadap perbaikan pendidikan," kata politisi dari Fraksi PKS itu. Untuk itu Rohmani berharap pemerintah membuka diri terhadap masukan tersebut. Ia menegaskan bahwa justru yang diperlukan saat ini adalah bagaimana meningkatkan mutu pendidikan dan pemerataannya. Ia menilai pemerintah seharusnya bekerja keras mengembangkan dan meningkatkan mutu pendidikan. Adapun penentuan kelulusan diserahkan kepada provinsi, daerah dan sekolah. (RE/MA/ANT)

Nusantara Room FE USU Diresmikan Medan-andalas Nusantara Room yang terletak di lantai II gedung Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara (FE USU), diresmikan pemakaiannya oleh Direktur Utama (Dirut) PTPN III, H Amri Siregar, Selasa (20/12). Ruang yang digunakan untuk Departemen Manajemen, Departemen Akuntasi dan tiga program studi diploma itu, direnovasi atas bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Perusahaan PTPN III. Hadir dalam peresmian itu, Rektor USU diwakili Pembantu Rektor (Purek) I Prof Zulkifli Nasution, Purek IV Yusuf Husni, Dekan FE USU Jhon Tafbu Ritonga, Direktur Perencanaan dan Pengembangan PTPN III Chairul Muluk, Pembantu Dekan (Pudek) II FE USU Arifin Lubis, Pudek III Ami Dilham, dan para dosen FE USU. Dekan FE USU Jhon Tafbu Ritonga dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada PTPN III kesediaannya membiayai renovasi ruang FE USU. "Tadinya, ruangan ini hanya ditempati departemen manajemen dan akuntasi saja. Setelah direnovasi, sekarang di ruangan ini ada lima departemen, yakni manajemen, akuntansi dan tiga program diploma," ujar Jhon Tafbu. Dia mengatakan, Nusantara Room ini juga dilengkapi dengan lobi, ruang dosen, dan bisa dimanfatkan untuk ruang rapat dan kuliah. Menurutnya, Nusantara Room merupakan bagian dari school of business dan school of management bagi mahasiswa FE

USU. Apalagi, katanya, PTPN III sebagai salah satu badan usaha milik negara yang paling sehat di Indonesia, telah membuka diri sebagai tempat riset dan praktek bagi dosen dan mahasiswa FE USU. "Kita akan bisa belajar banyak pada PTPN III yang meraih untung Rp1,6 triliun pada tahun 2011," tambah Jhon Tafbu. Sedangkan Dirut PTPN III Amri Siregar mengucapkan terimakasih kepada USU khususnya fakultas ekonomi yang telah banyak memberikan masukan pemikiran bagi program Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangke yang dinakhodai PTPN III. Dia menyatakan, kerjasama dengan PTPN III dan FE USU saling membutuhkan. "PTPN III butuh masukan pemikiran dari kalangan akademisi untuk mengembangk KEK Sei Mangke, sedangkan FE USU butuh bantuan perusahaan untuk melengkapi sarana dan prasarananya," ucap Amri. Amri juga mengatakan, siap membantu fakultas lainnya di USU, terutama fakultas pertanian dan FMIPA yang disebut Purek I USU Prof Zulkifli Nasution sebagai fakultas paling miskin di USU. "PTPN III siap menyalurkan dana CSR ke fakultas-fakutas yang membutuhkan di USU," tandas Amri. Peresmian Nusantara Room ditandai dengan pemasangan logo PTPN III dan FE USU. Kemudian, Amri didampingi Direktur Perencanaan dan Pengembangan PTPN III Chairul Muluk, meninjau Ruangan Nusantara hasil renovasi. (HAM)


Rabu 21 Desember 2011

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Rabu 21 Desember 2011

Hopkins-Dawson Tarung Ulang New York-andalas Pertandingan Bernard Hopkins versus Chad Dawson pada Oktober lalu, yang berakhir kontroversial, dipastikan digelar lagi. Badan tinju WBC memerintahkan agar kedua petinju mengulang pertarungan mereka. Informasi yang diperoleh AFP, Selasa (20/12), dari pertemuan tahunan WBC, keputusan itu diambil setelah pertandingan Hopkins-Dawson pada 15 Oktober silam telah dinyatakan "no contest". Sebelumnya wasit sempat memberi kemenangan pada Dawson setelah Hopkins roboh di ronde kedua. Kubu Hopkins memprotes keputusan itu karena menganggap petinju berjulukan "The Executioner" itu terjatuh bukan karena pukulan lawannya itu. Ia pun mencium kanvas dengan posisi badan menindih tangan, sehingga langsung cedera bahu.

Dengan dibatalkannya hasil pertandingan tersebut, Hopkins pun masih menyandang predikat juara di kelas berat ringan. Untuk jilid II pertarungan tersebut WBC memberi sebuah klausul yang memungkinkan kedua petinju melakoni pertandingan lain sebelum melakukan mandatory fight tersebut. Faktor ekonomi diperkirakan bisa mendikte siapa yang ingin diladeni Hopkins. Juara dunia tertua dalam sejarah tinju itu – akan 47 tahun pada 15 Januari nanti– kabarnya sedang mengincar Lucian Bute, yang belum terkalahkan di kelas menengah super. Namun Bute konon ingin menghadapi Andre Ward. Hopkins memiliki rekor 525 dengan dua kali seri dan 32 KO/TKO. Adapun Dawson mengoleksi 30 kemenangan (17 KO/TKO) dan satu kekalahan.(NET)

Venus Williams

JELANG AUSTRALIAN OPEN 2012

Venus Diragukan Auckland-andalas Partisipasi Venus Williams di Australian Open diragukan. Pasalnya, mantan petenis nomor satu dunia putri itu, memutuskan untuk mundur dari turnamen tenis ASB Classic di Auckland karena masalah kesehatan. Perlu diketahui, sepanjang musim ini, Venus memang sering absen karena masalah kesehatan dan cedera. Akibatnya, peringkat Venus harus terlempar hingga 100 dunia. Dia juga tidak dapat mengikuti turnamen AS Open karena masalah kesehatan. Bulan lalu, Venus sempat kembali mengayunkan raket setelah mengalahkan sang adik Serena dalam sebuah pertandingan persahabatan di Kolom-

bia. Tapi, petenis asal Amerika itu kembali memutuskan untuk mundur dari turnamen tenis ASB Classic karena menderita sindrom Sjogren. "Kami sangat kecewa kehilangan pemain sekaliber Venus. Sementara itu, pengunduran diri ini bagian dari olahraga ini. Kami turut merasakan kekecewaan fans atas kabar mundurnya Venus ini," kata direktur turnamen Richard Palmer. ASB Classic adalah turnamen pemanasan sebelum ajang sesungguhnya grand prix pembuka Australia Open 2012. Apakah penyakit Sjogren itu? Well, Venus mencoba menjelaskan penyakit yang sedang dideritanya ini.(NET)

Paul Bawa Clippers Kalahkan Lakers Los Angeles–andalas Los Angeles Clippers membuka pertandingan pramusim NBA dengan gemilang. Clippers yang kini diperkuat Chris Paul, mengalahkan tim sekota Los Angeles Lakers 114-95 di Staples Center, Selasa (20/12). Dalam pertandingan ini, Paul yang baru didapat dari New Orleans Hornets menjadi salah satu inspirasi kemenangan Clippers. Dia mengemas 17 poin, sembilan assists dan tujuh rebounds. Sedangkan Chauncey Billups menambah dengan

torehan 23 poin. Pemain debutan Lakers Darius Morris, melepaskan tembakan untuk menyamakan angka 28-28 saat kuarter pertama berakhir. Pada kuarter kedua, Billups berhasil membawa Clippers memimpin dengan skor 55-50. Billups kembali menjadi salah satu inspirasi kemenangan Clippers. Mantan bintang Detroit Pistons itu melepaskan lemparan tiga angka, untuk membawa timnya memimpin dengan skor 80-62 atas Lakers.(NET)

FERGIE INCAR “MESSI-NYA SWISS” Manchester-andalas Bos Manchester United Sir Alex Ferguson mengincar bintang muda Swiss yang sedang naik daun Xherdan Shaqiri. MU siap bersaing dengan Liverpool untuk mendatangkan Shaqiri yang disebut-sebut memiliki talenta sehebat superstar Barcelona Lionel Messi. Shaqiri bermain cemerlang ketika FC Basel menyingkirkan MU dari Liga Champions. Alhasil, talentanya menggugah minat Fergie, panggilan populer Ferguson. Ferguson juga berniat menambah kekuatan di lini tengah dan punya sejarah menggaet pemain muda menonjol dari pihak lawan ketika menghadapi MU. MU disinyalir telah menghubungi agen Shaqiri Ulisse Savini tentang kemungkinan penawaran 10 juta pound (Rp 145 miliar) ke Old Trafford. Meski baru berusia 20 tahun, Shaqiri sudah menjadi tulang punggung Timnas Swiss dimana dia telah mengoleksi empat gol dari 17 cap. Gelandang kreatif yang dilahirkan di Kosovo ini memiliki kemiripan gaya bermain dengan Messi yang sama-sama mengandalkan kaki kidal. Ferguson terang-terangan memuji bakatnya setelah bermain dua kali melawan juara Liga Premier dan menyebutnya salah satu pemain terbaik di Eropa saat ini. MU harus bersaing dengan Liverpool. Direktur Sepakbola Liverpool Damien Comolli beberapa kali kedapatan memantau pemain bertinggi 170 sentimeter ini. Ferguson yakin MU akan keluar sebagai pemenang dengan menawarkan gaji lebih tinggi. Shaqiri ingin merasakan sensasi bermain di salah satu liga terbaik di dunia, tapi di satu sisi hendak membantu Basel yang lolos ke fase knock-out Liga Champions. Ferguson menyatakan, tidak panik belanja pemain meski sektor gelandang perlu ditambal akibat cedera yang dialami sejumlah pemain pilar. (NET)

harian andalas | Hal.

8

Neymar

Indikasi Kuat Barca Minati Neymar Madrid-andalas Barcelona tak terhadang. Satu lagi titel Piala Dunia Antarklub diboyong ke Nou Camp. Santos, klub Brasil yang merupakan juara Copa Libertadores, tak mampu menghadang Barca. Pun dengan Neymar yang digadang-gadang bakal menghapus ambisi klub kebanggaan Katalunya itu. Neymar, striker muda Brasil yang namanya terus meroket, tak mampu berbuat banyak. Striker 19 tahun itu tercatat hanya sekali memaksa kiper Barca Victor Valdes melakukan penyelamatan sebelum Barca menang dengan skor meyakinkan 4-0, Minggu (18/12) lalu. Meski demikian, Presiden Barca Sandro Rosell membela Neymar meski penampilannya kurang maksimal. Ketika ditanya wartawan dari Brasil apakah dia tertarik menggunakan jasa Neymar, Sandro merespon: “Pertanyaan itu seharusnya ditujukan untuk pelatih (Pep Guardiola). Saya hanya Presiden Klub,” kata Rosell seusai laga di Nissan Stadium, Yokohama. “Kita tidak bisa menilai Neymar hanya dari satu partai. Kita mesti menyaksikan aksinya dari beberapa partai untuk dapat menilai dan dia pemain hebat,” imbuh dia. Jadi ada kemungkinan Barca akan mengajukan tawaran ke Santos untuk menggaetnya ke La Liga. Namun, kata Rosell, masalah transfer pemain bukanlah kebutuhan mendesak. “Saya belum berbicara dengannya. Kami masih mencari tahu kapan waktu yang tepat,” pungkas dia.(NET) David Trezeguet

Trezeguet Hijrah ke Argentina Buenos Aires-andalas Striker gaek Prancis David Trezeguet menjadi pemain pertama yang direkrut River Plate di bursa transfer. Akan tetapi, klub elite Argentina yang musim lalu secara mengejutkan terdegradais itu akan menunda pengumuman resminya sampai Januari. “David Trezeguet merupakan pemain baru River Plate. Itu pasti,” River mengkonfirmasi melalui laman resmi mereka, Senin (19/12) waktu setempat. “Dia telah melewati pemeriksaan kesehatan dan akan meneken kontrak minggu ini juga.” River menambahkan, Trezeguet diperkenalkan saat itu juga. Akan tetapi, penyerang yang di masa jayanya dijuluki Trezegol karena ketajamannya mengoyak gawang lawan itu, diperkenankan terbang ke Uni Emirat Arab untuk menuntaskan beberapa detail yang mesti diselesaikan. Baniyas, klub yang berbasis di Dubai, merupakan klub terakhir tempat Trezeguet bernaung. Trezeguet menurut rencana akan diperkenalkan pada 4 Januari di Estadio Monumental, markas River Plate. Penyerang berusia 34 tahun itu merupakan pendukung River ketika menghabiskan masa kecilnya di Buenos Aires.(NET)

Villa Berpeluang Tampil di Euro 2012 Barcelona-andalas Striker Barcelona David Villa boleh tersenyum. Operasi pemulihan cedera engkel, Senin (19/12), berjalan sukses. Diperkirakan striker berusia 30 tahun itu sudah bisa kembali merumput minimal empat bulan ke depan. Itu artinya Villa berpotensi tampil membela Timnas Spanyol di Euro 2012. Villa mengalami cedera pergelangan kaki ketika membela Barcelona menghadapi Al Sadd pada partai semifinal Piala Dunia Antarklub pekan lalu. Dugaan awal, sang jugador tak bisa lagi bermain di musim kompetisi ini. “Tim medis sangat senang dengan operasi yang dijalani Villa,” kata Dr Ramon Cugat, salah satu dokter yang menangani operasi Villa. Kami

berharap Villa bisa bermain di Piala Eropa. Lebih jauh, Cugat optimistis Villa bisa bermain di partai final Liga Champions jika Barca sampai ke partai puncak untuk mempertahankan gelar juara mereka. “Dia bisa bermain lagi menjelang musim kompetisi berakhir. Menurutku, dia harus absen empat sampai lima bulan. Tetapi kami akan terus memantau perkembangan kondisinya. Kurang tepat jika saya menyebutkan kapan pastinya,” ujarnya menambahkan. Diperkirakan Villa sudah bisa meninggalkan rumah sakit tempatnya dirawat dalam tiga atau empat hari ke depan. Setelah itu Villa akan menjalani proses recovery termasuk fisioterapi.(NET)


OLAHRAGA

Rabu 21 Desember 2011

harian andalas | Hal.

9

Lapangan Becek Buat Malu Bagi Tim Tamu

Tercipta 55 Rekor Baru di Atletik APG

Tim PON Sumut Tahan Perak FC

Solo-andalas Selama empat hari berturut-turut mulai tanggal 16 – 19 Desember 2011 pertandingan cabang atletik Asean Para Games (APG) VI di kompleks Stadion Manahan Solo, tercatat ada 55 rekor baru yang terpecahkan. “Dari ke 55 rekor baru, Indonesia berhasil mengukir sebanyak 15 rekor baru. Sungguh prestasi yang cukup membanggakan, terlepas dari segala kekurangannya,� ujar Manager Tim Atletik Indonesia Slamet Widodo kepada wartawan di Sekretariat APG VI Solo, Jawa Tengah, Selasa (20/12). Ke 15 rekor baru tersebut, menurut Slamet Widodo, diantaranya diciptakan masing-masing oleh Famini pada nomor lempar cakram putri (kelas F55) sejauh 16,6 m; Suyono untuk lari 100 m (T38) dengan catatan waktu 12,53 detik; Marthin Losu, lari 100 meter (T46) catatan waktu 11,14 detik; Muhajar, lari 200 meter (T37), catatan waktu 26,84 detik; Mulyono, lari 200 meter, catatan waktu 29,53 detik; Putu Kristiyani, lempar cakram (F46) sejauh 26,72 meter; Priyono, lempar cakram putra (F46), sejauh 40,95 m. Selanjutnya Wagiyo untuk nomor lari 400 meter (T44) dengan waktu 59,84 detik; Saputro Riyadi, lempar cakram putra (kelas F55) sejauh 28,96 meter; Sunoto, lari 200 meter putra (T11), 24,40 detik; Mulyono, lari 100 meter (T42) dengan waktu 14,58 detik; Timin, lari 800 meter (T37) dengan waktu 02:30.46 ; Tim RI, lari 4x100 meter (T20) dengan waktu 44,08 detik ; Famini, tolak peluru putri (F55), sejauh 5,56 meter. Sementara itu, Thailand sebagai pemegang posisi pertama perolehan medali emas pada cabang atletik berhasil menciptakan 19 rekor baru. Sedang Malaysia menciptakan 16 rekor baru, Brunai mencatat 3 rekor baru dan Myanmar mengukir 2 rekor baru. (NET)

Medan-andalas Tim PON Sumut berhasil menahan imbang tanpa gol Perak FC yang merupakan tim kasta tertinggi di Malaysia dalam pertandingan Exbisi Football 2011 di Stadion Teladan Medan, Selasa (20/12). Lapangan becek dan rusak membuat malu bagi tim tamu asal Malaysia. Ketua Pengprov PSSI Sumut H Kamaluddin Harahap mengatakan lapangan stadion Teladan yang rusak dan becek membuat bagi bagi Perak FC sebagai tim tamu. Belum lagi lampu penerangan yang tak dinyalakan panpel sehingga pemain berjibaku dalam pertandingan dengan cuaca hujan. "Laga mengahadapi Perak FC bagi PON Sumut merupakan pengalaman bagi pemain karena memghadapi tim Malaysia. Akhir bulan Dedember ini, PON Sumut berencana akan melakukan uji coba dengan tim Malaysia dan Thailand" terangnya. Sementara itu, Pelatih PON Sumut Rudi Saari menuturkan yang turun

menghadapi Perak FC merupakan tim inti. Apalagi PON Sumut dominan pemain muda memberikan perlawanan terhadap tim tamu yang memiliki pemain asing. "Akibat cuaca yang tak bersahabat membuat permainan yang telah dirancang mengalami kegagalan disebabkan permainan yang disuguhkan tak berjalan dengan mulus. Namun, pertandingan ini sebagai modal bagi pemain sebelum melakoni pertandingan PON di Riau tahun depan" papar mantan asisten Pelatih PSMS ini. Di sisi lain, pelatih Perak FC Norizah Bakar menjelaskan strategi yang telah diterapkan harus sirna dilapangan akibat lapangan becek dan pengaruh cuaca. Apalagi Perak FC dengan pemain terpilih tak mampu untuk membuahkan gol, padahal peluangan yang dimiliki sangat banyak. "Penampilan yang disuguhkan pemain PON Sumut luar biasa karena berhasil mematahkan serangan kami, selain itu dengan rapatnya barisan belakang dan disiplin pemain membuat pemain kami merasa keteter untuk memetik kemenangan" tuturnya. Laga beda kasta antara PON Sumut melawan Perak FC tanpa adanya penonton. Sejak babak pertama bergulir kedua tim menyuguhkan permainan saling terbuka

dan serang. Perak FC yang mengandalkan ujung tombak M Faile dan Akmal Rizal berusaha mendobrak pertahanan PON Sumut, tendangan keras Akmal Rizal di menit 5, 10 dan 15 berhasil diamankan Abdur Rahim. Sebaliknya, tim besutan Rudi Saari dengan permainan "menggit" dengan lapangan becek membuat kewalahan barisan belakang Perak FC. Tendangan keras yang dilakukan Sapri Koto, Zulkifli dan Muhammad Rifai belum mampu untuk berubah kedudukan. Memasuki babak kedua Perak FC terus melakukan tekanan, peluang emas yang diraih pemain Perak FC tak mampu untuk membobol gawang PON Sumut saat terjadi kemelut gawang. Tendangan bertubi-tubi pemain Perak FC berhasil diblok pemain bawah PON Sumut di menit 48. Selanjutnya, Perak FC yang memiliki peluang kembali gagal untuk mengubah kedudukan setelah tendangan M Failee

berada di atas mistar Abdur Rahim di menit 67. PON Sumut. Pon Sumut yang kedodoran dengan fisik hanya sekali-kali melakukan serangan. Memasuki menit 78 stadion Teladan di guyur hujan sehingga lapangan seperti kubangan kerbau membuat para pemain tak lagi bermain dengan kualitas dan menunjukkan permainan asal jadi. Lebih ironisnya, dalam keadaan gelap Panpel tak menghidupkan penerangan stadion teladan. Hingga babak kedua berakhir skor tanpa gol. (YON)

Kantor PSSI Dikawal "Body Guard" Jakarta-andalas Pasca digelarnya Rapat Akbar Sepak Bola Nasional (RASN) di Jakarta pada Minggu lalu, kantor PSSI di kawasan Gelora Bung Karno Senayan Jakarta tampak dikawal oleh sejumlah aparat keamanan berpakaian preman, Senin kemarin. Kehadiran belasan "body guard" berpakaian seragam hitam-hitam tersebut menyusul dilakukannya penyerahan hasil deklarasi RASN yang gagal menemui Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin. Sesuai pantauan di lapangan, para "body guard" tersebut terusmenerus menjaga kantor PSSI hingga menjelang senja. Belum diperoleh keterangan para pengawal tersebut didatangkan oleh siapa dan dari mana, namun dari sebuah sumber diperoleh keterangan bahwa mereka memang tengah mengawasi kantor PSSI.

Sebagaimana diketahui, sejumlah anggota Forum Pengprov PSSI (FPP) pada Senin siang bermaksud menyerahkan bundel atau berkas hasil RASN yang akan diserahkan kepada Ketua Umum PSSI. Kedatangan rombongan FPP yang dipimpin Sekretaris Umum FPP Djohar Ling Eng tersebut dikawal oleh sejumlah anggota FPP lain dan pihak-pihak yang ingin turut mengamankan hasil Deklarasi RASN. Namun kedatangan rombongan gagal menemui Ketua Umum PSSI karena Djohar Arifin atau Sekjen PSSI Tri Goestoro tidak berada di tempat. Sepinya kantor PSSI sama dengan situasi sejak sepekan lalu ketika kantor PSSI dikunjungi ratusan pendemo dan pintu kantor PSSI senantiasa tertutup rapat. Meski demikian Djohar Ling Eng mengaku tidak akan

menyerahkan berkas tersebut kepada pihak lain, kecuali kepada Ketua Umum atau Sekjen PSSI. "Berkas ini hanya akan kami berikan kepada ketua umum atau Sekjen. Apabila hari ini keduanya tidak ada, maka kami akan membawa kembali berkas ini," ujarnya. Ia menambahkan, FPP beserta Komite Penyelamat Sepakbola Nasional (KPSI) yang terbentuk melalui RASN akan terus memantau kantor PSSI, dan jika diketahui Djohar Arifin atau Tri Goestoro masuk, maka pihaknya akan menyerahkan berkas tersebut. Sebagaimana diketahui, hasil RASN yang diklaim diikuti oleh 452 anggota PSSI dari 27 Pengurus Provinsi PSSI itu menghasilkan sejumlah poin kesepakatan, salah satunya adalah membentuk KPSI dan merekomendasikan digelarnya KLB paling lambat Maret 2012. (ANT)

Aceh Targetkan Posisi Tengah PON 2012 Banda Aceh-andalas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Aceh menargetkan berada di urutan tengah pada PON XVIII di Riau, 2012. "Pada PON di Kalimatan Timur, Aceh berada pada posisi ke-23. Mudah-mudahan pada PON tahun depan kita bisa berada pada posisi ke-15," ujar Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi KONI Aceh Teuku Rayuan Sukma di Banda Aceh, Selasa (20/12). Untuk sementara, Aceh telah meloloskan 60 atlit dari 19 cabang olahraga ke PON 2012. Dijelaskan, untuk mendapatkan posisi tersebut pihak terus menggenjot pembinaan terhadap atlit seperti mental,

kedisiplin dan moral yang dipusatkan di Rindam Iskandar Muda. "Ini bertujuan, saat bertanding nantinya para atlit tidak akan demam panggung," ujarnya. Mantan Kadispora Aceh ini menambahkan, karena pembinaan tersebut sudah habis, para atlit kini sudah mulai difokuskan pada pembinaan kecabangan. "Mulai 15 November 2011, mereka sudah mulai masuk dalam pemusatan latihan daerah (Pelatda) dan akan berakhir saat berangkat menuju ke PON," kata Teuku Rayuan Sukma. Ketua Pelatda KONI Aceh ini menambahkan, selama sejarah yang dilakukan oleh KONI Aceh, Pelatda yang paling lama dilakuka

KONI Aceh adalah tahun ini. Untuk memaksimalkan Pelatda tersebut, KONI Aceh juga merekrut pelatih berkualitas, kata Teuku Rayuan Sukma. "Untuk proses seleksi pelatih, KONI Aceh dibantu oleh advisor KONI pusat Pak Paulus," ujar Wakil Ketua Umum Bidang Pembinaan Prestasi KONI Aceh Ia menjelaskan, untuk pelatih, pihaknya akan memprioritaskan pelatih lokal namun diutamakan yang berkualitas, sehingga akan menggejot prestasi olahraga Aceh. "Kita juga ada merekrut pelatih luar untuk cabang-cabang tertentu, ini dikarenakan tidak ada pelatih lokal yang bisa menanganinya," demikian Rayuan Sukma. (ANT)

andalas/ist

JAL AN SEHA ARA JALAN SEHATT ANT ANTARA ARA-Sekda Provinsi Sumatera Utara, Nurdin Lubis (ketiga kanan) didampingi Kepala Perum LKBN ANTARA Biro Sumatera Utara, Simon Pramono (kanan) melepas peserta Jalan Sehat Perum LKBN ANTARA Biro Sumatera Utara bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumut dan Korpri Sumut, di Medan, Minggu (18/12). Kegiatan yang diikuti sedikitnya 5.000 peserta dari berbagai kalangan tersebut, dalam rangka memeriahkan HUT ke 74 Perum LKBN ANTARA .

5.000 Warga Ikuti Jalan Sehat Antara-Korpri Sumut Medan-andalas Sekitar 5.000 warga mengikuti jalan sehat dalam rangka menyemarakkan hari ulang tahun (HUT) ke-74 Perum Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA dan HUT 40 tahun Korps Pegawai Republik Indonesia Provinsi Sumatera Utara, di Medan, Minggu kemarin. Jalan sehat yang dipusatkan di halaman kantor Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Jalan Diponegoro Medan itu dilepas Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumut H. Nurdin Lubis, SH, MM Pukul 07.00 WIB. Turut serta dalam acara itu anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia asal pemilihan Sumut Parlindungan Purba, anggota DPRD Sumut Brilian Moktar serta para pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemerintah Kota Medan. Para peserta jalan sehat terdiri dari kalangan keluarga besar Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, per-

bankan, karyawan sejumlah perusahaan swasta dan pers, organisasi masyarakat, mahasiswa dan pelajar. Rute jalan yang dilalui peserta berada di kawasan inti Kota Medan sepanjang hampir dua kilo meter mulai dari kantor Gubsu di Jalan Diponegoro, melintasi Jalan Imam Bonjo, Jalan Cut Nyak Dien, dan finis di kantor Gubsu. Para peserta tampak bersemangat mengikutiacara tersebut, meski saatitu cuaca Kota Medan mendung dan disertai hujan gerimis. Sekdaprovsu dan seluruh pimpinan SKPD turut mengikuti jalan sehattersebut. Setelah mengikuti jalan sehat, para peserta ikut ambilbagian dalam kegiatan senam massal di halaman parkir kantor Gubernur Sumut. "Gerak jalan ini juga kami jadikan salah satu momentum untuk lebihmempererat hubungan masyarakat dengan jajaran pers, termasuk dengan ANTARA," kata Kepala Perum Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA Biro Sumatera Utara, Simon

Pramono. Bersamaan dengan acara jalan sehat itu, turut pula dilaksanakan kegiatan donor darah yang digelar Perum LKBN ANTARA Sumut bekerjasama dengan Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PDDI) Sumut. Pada kesempatan itu Simon menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan, sehingga acara olah raga bernuansa hiburan dan rekreasi tersebut berjalan lancar. "Kami siap menjadikan kegiatan jalan sehat massal ini sebagai agenda tetap dalam rangka menyemarakkan HUT Perum LKBN ANTARA, sebagaimana harapan Sekda Provinsi Sumut," tambahnya. Usai jelan sehat, peserta jalan mengikuti lucky draw untuk memperebutkan sejumlah hadiah seperti 5 unit televisi, 3 unit kulkas, 10 unit ricecooker, 3 unit kipas angin, 3 unit kompor gas, 4 unit sepeda, dan hadiah utama 1 unit sepeda motor Yamaha Mio. (YON)


EKONOMI-BISNIS

Rabu 21 Desember 2011

harian andalas | Hal.

10

GPEI Sumut Optimistis Devisa 2012 Naik

andalas/sulaiman

DIABADIKAN-Kapoldasu Irjen Pol Wisjnu Amat Sastro bersama jajaranya diabadikan bersama Ketua Umum Panitia Pesta Danau Toba 2011, Jhon Hugo Silalahi dan pengurus lainnya di sela-sela audensi di Mapoldasu, Selasa (20/12).

Poldasu Siap Amankan PDT 2011 Medan-andalas Kepolisian Daerah Sumatera Utara siap mengamankan pelaksanaan Pesta Danau Toba 2011 yang akan dilaksanakan pada 27-30 Desember di Parapat dan Pulau Samosir. Mengingat event pariwisata kebanggan masyarakat Indonesia dan khususnya Sumatera Utara ini, diharapkan mampu mempercepat kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi. "Diminta atau tak diminta, Poldasu siap untuk mengamankan PDT 2011. Apalagi kegiatan ini banyak menampilkan berbagai kegiatan seni budaya, perlombaan, hiburan yang akan menjadi pusat perhatian masyarakat luas. Untuk itu, tim akan segera meningkatkan koordinasi ke berbagai Polres di kawasan Danau Toba," kata Kapoldasu Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Wisjnu Amat Sastro saat menerima audensi Ketua Umum PDT 2011, Jhon Hugo Silalahi, Selasa (20/12) pagi di Mapoldasu. Dalam audensi itu, Kapoldasu

didampingi Dirlantas Poldasu Kombes Pol Bambang Sukamto, Dir Intel Poldasu, Kombes Pol Bambang Soecahyo, Dir Pamobvit, Kombes Pol B Tampubolon dan Karo Ops Poldasu, Kombes Pol Iwan H S. Sementara Ketum Panitia PDT 2011, Jhon Hugo Silalahi didampingi pengurus, Sophar Siburian, Marasal Hutasoit, Oloan Simbolon dan Nurlisa Ginting (Sekum). Di kesempatan itu Wisjnu menegaskan, tim untuk pengamanan PDT 2011 selanjutnya akan berkoordinasi dengan Polres yang berdekatan dekat kawasan Danau Toba. Di antaranya, Polres Simalungun, Polres Humbahas, Polres Tanah Karo dan sejumlah Polres lainnya. Orang nomor satu di Mapoldasu ini juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan PDT. "Kita harus juga berdoa bersama-sama kepada Tuhan untuk membantu kita agar pelaksanaan kegiatan ini berjalan lancar dan sukses," ujarnya seraya menambahkan Poldasu siap untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru. Dikesempatan itu, Jhon Hugo Silalahi melaporkan kepada Kapoldasu persiapan

dan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan selama PDT 2011 berlangsung. "Ada 21 kegiatan yang akan digelar dalam PDT mulai dari pertunjukkan seni budaya, perlombaan, hiburan artis ibu kota dan lokal, pameran dan berbagai olahrga yang diantaranya terdapat olahraga yang menantang," katanya. Jhon Hugo Silalahi juga memohon dukungan Poldasu dalam pengamanan jalan dari Medan menuju Danau Toba melalui Pematang Siantar dan Berastagi, karena akan ada kegiatan rally wisata dan pengunjung lainnya. Pengamanan yang diharapkan bukan sekadar pengamanan di sepanjang rute kegiatan, tetapi juga pengamanan pelaksanaan acara-acara yang ditampilkan. Ia juga menegaskan bahwa rasa aman adalah syarat mutlak untuk berhasilnnya sebuah promosi wisata. Jhon Hugo Silalahi berpendapat sama dengan Kapoldasu terkait dampak luas yang akan dirasakan dengan pelaksanaan PDT 2011 untuk kemajuan sektor pariwisata dan perekonomian Sumut, khususnya bagi masyarakat di kawasan Danau Toba dan industri pariwisata di lokasi pariwisata itu. (MA)

Kenaikan Harga Bagian dari Siklus Tahunan Jakarta-andalas Kenaikan harga kebutuhan pokok yang terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru adalah siklus tahunan yang terus berulang. Kenaikan harga hanya bersifat sementara, dan diperkirakan akan normal kembali pada pertengahan Januari. Khusus untuk kenaikan harga beras, pemerintah meminta Bulog meningkatkan operasi pasar. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan, Gunaryo, Selasa (20/12) di Jakarta, menanggapi lonjakan harga kebutuhan pokok yang terjadi secara

merata, di pelosok nusantara. "Ini adalah siklus tahunan yang terus terjadi. Untuk beras faktornya karena panen makin menipis, sementara untuk hortikultura seperti tomat dan cabai karena gangguan produksi akibat cuaca. Musim hujan membuat cabai dan tomat busuk sehingga pasokan berkurang," kata Gunaryo. Gunaryo meminta masyarakat tidak resah dengan kenaikan harga tersebut. Kenaikan hanya akan berlangsung sementara. "Untuk beras kami sudah meminta Bulog untuk meningkatkan operasi pasar. Pemerintah juga

menggelontorkan raskin (beras untuk rakyat miskin ke-13), yang diharapkan bisa meredam harga beras," ujarnya. Berdasarkan pantuan, harga sayuran Kementerian Perdagangan di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta Timur, tren harian perubahan harga tertinggi terjadi pada tomat. Harga rata-rata tomat pada Desember ini Rp 9.332 per kilogram (kg), sementara pada November masih Rp 4.693 per kg atau naik 99 persen. Kenaikan harga yang cukup tajam juga terjadi pada wortel, dari Rp 4.040 per kg menjadi Rp 7.000. (KCM)

Medan-andalas Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia Sumatera Utara memprediksi nilai devisa daerah itu pada 2012 akan naik dibanding 2011 yang hingga Oktober sudah mencapai 9,838 miliar dolar AS. "Meski krisis ekonomi AS dan Eropa diperkirakan masih berdampak ke pasar global, tapi ekspor Sumut diprediksi kuat masih akan lebih bagus dibanding 2011," kata Ketua Gabungan Pengusaha Ekspor Indonesia (GPEI) Sumut Bahnarim P Rambe di Medan, Selasa. Devisa yang meningkat itu diperkirakan tetap berasal dari golongan karet dan barang dari karet serta lemak dan minyak hewan/nabati. "Dua golongan barang itu akan tetap menjadi primadona ekspor Sumut," katanya. Menurut dia, lemak dan minyak nabati serta karet merupakan produk yang tetap dibutuhkan pasar internasional, mes dunia dilanda krisis komoditas itu tetap dibutuhkan. "Harga jual komoditas itu juga diprediksi tidak terlalu anjlok karena data menunjukkan bahwa produksi kedua golongan barang itu tren menurun, sehingga pasokan dipastikan mengetat dan akan memicu kenaikan atau bertahan menguatnya harga," katanya. Wakil Ketua I Dewan Minyak Sawit Indonesia Derom Bangun menyebutkan, meski ada dugaan harga ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) melemah pada 2012, tetapi harga jualnya masih tetap di atas 2010 yang sebesar 970 dolar AS per ton. Harga rata-rata ekspor minyak sawit mentah pada 2012 diperkirakan sedikit tertekan atau 1.050 dolar AS dari 2011 yang di kisaran 1.100 dolar AS per ton,

katanya. Dia meyakini harga CPO pada pertengahan 2012 bisa mencapai 1.200 dolar AS per ton dari harga pada Desember 2011 yang masih 1.000 hingga 1.050 dolar AS per ton akibat pasokan ketat menyusul peningkatan produksi yang tidak banyak. Tetapi, karena dampak krisis ekonomi di AS dan Eropa yang diperkirakan masih akan terasa pada 2012, maka harga jual pada tahun itu masih tetap berfluktuasi sehingga secara rata-rata diduga di kisaran 1.050 dolar AS per ton. Padahal dengan kondisi dimana produksi CPO dunia melambat ditengah kebutuhan yang meningkat, harusnya harga ekspor bisa lebih tinggi lagi dari ratarata 2011, ujar dia. Derom menjelaskan, pada Oktober 2011 hingga September 2012 produksi CPO dunia akan mencapai 51,1 juta ton atau hanya naik 2,4 juta ton DIBANDING periode sama sebelumnya yang 48,7 juta ton. Sebaliknya permintaan diperkirakan naik lebih besar menjadi 39,60 juta ton dari sebelumnya 37,60 juta ton. Pengamat ekonomi Jhon Tafbu Ritonga juga mengaku optimistis dengan membaiknya devisa Sumut pada 2012. Alasan dia, selain karet dan CPO, beberapa produk lainnya juga menjadi kebutuhan pasar dunia seperti kopi, tembakau, dan hortikultura. "Melihat masih akan naiknya lagi devisa itu pulalah maka pertumbuhan ekonomi daerah ini pada 2012 diperkirakan tetap lebih tinggi dari tahun lalu atau mencapai 7 persen," katanya. Pertumbuhan ekonomi Sumut pada 2012 yang sebesar 7 persen itu lebih tinggi dari angka nasional yang sebesar 6,5 persen. (ANT)

Ratusan Karyawan Chevron Pacific Mogok Pekanbaru-andalas Aksi mogok kerja seolah tengah menjadi tren di perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia. Usai mogok kerja karyawan PT Freeport Indonesia, kini giliran ratusan pekerja PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) menggelar aksi unjuk rasa diikuti mogok kerja. Para pekerja perusahaan minyak asal Amerika Serikat ini menuntut agar hakhak yang belum dibayarkan segera diberikan kepada pekerja. "Hak kami seperti uang kehadiran dan cuti tidak dibayarkan. Padahal perusahaan lain dibayarkan," jelas Armaini, perwakilan demonstran dalam aksinya berlangsung di depan halaman PT CPI Rumbai, Pekanbaru, Riau, Selasa (20/12).

Dalam tuntutannya, para pekerja mendesak manajemen Chevron untuk menetapkan upah buruh sesuai keahlian yang dimiliki. Para pekerja juga meminta tunjangan transportasi, tunjangan kehadiran, tunjangan hari raya (THR), dan pesangon. Armaini menilai, manajemen Chevron selama ini tidak mempedulikan kondisi para pekerjanya. "Harusnya ada perhatian. Tapi sejauh ini belum ada penyelesaian," ungkapnya Aksi tersebut mendapat pengawalan dari polisi. Ratusan aparat keamanan dikerahkan yang terdiri dari polisi anti huru-hara dan security Chevron. Para demonstran yang terdiri dari lelaki dan wanita itu bertekad tidak akan bubar sebelum ada penyelesaian atas tuntutan mereka. (VIVA)

Pemerintah Diharap

Benahi Sistem Keuangan Negara Jakarta-andalas Pengamat ekonomi Econit Hendri Saparini menilai, penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) pada awal tahun tidak serta merta menjamin eksekusi penyerapan anggaran belanja pemerintah maksimal. Persoalan rendahnya kinerja penyerapan anggaran setiap tahunnya tidak bisa diselesaikan hanya dengan pemberian DIPA lebih awal. Persoalan utama yang menyebabkan kinerja penyerapan belanja pemerintah rendah adalah perencanaan anggaran dan kesiapan proyek atau program untuk dijalankan. "Perencanaan belum terintegrasi sementara proyek-proyek masih banyak yang belum siap untuk dieksekusi. Inilah yang perlu dan mendesak dibenahi," ucap Hendri di Jakarta, Selasa (20/12). Hendri mengatakan, perlu ada pembenahan sistem keuangan secara

menyeluruh dari mulai perencanaan, pembahasan, hingga pelaksanaan. Pemerintah sudah memiliki Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP), Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM), dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahunan, seharusnya itu dijadikan pegangan dalam penyusunan anggaran negara. Perencanaan dalam sistem anggaran, pada dasarnya tidak selesai pada alokasi anggaran saja, tapi juga harus jelas hasil (output) dari alokasi anggaran negara. Hal tersebut pun kerap dikesampingkan. Lebih lanjut, Hendri mengatakan, peran APBN tahun depan semakin penting sebagai stimulus penggerak laju pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian ekonomi dunia. Pemerintah harus mendorong belanja modal agar menjadi stimulus yang besar bagi sistem ekonomi nasional. (OKE) ilustrasi

Pasokan Sapi untuk Sumut Menurun Belawan-andalas Dalam tahun 2011 ini empat perusahaan pemasok sapi asal Australia yaitu PT Lembu Andalas Langkat, PT Eldira Fauna Asahan, PT Agro Giri Perkasa, dan PT Juang Jaya Abdi Alam memasok sebanyak 32.000 ekor sapi dari kuota 73165 ekor melalui Pelabuhan Belawan. DEMIKIAN disampaikan Kasi Pengawasan Balai Karantina Hewan (BKH) Belawan Drh Anwar Fuadi, Selasa (20/12) di sela-sela kesibukannya untuk menyiapkan dokumen untuk pelaporan dan terakhir pasokan sapi asal Australia.

Data yang dihimpun di kantor Balai Karantina Hewan (BKH) Belawan, PT Lembu Andalas Langkat telah mengimpor sapi sebanyak 11056 ekor dari kuota 20826 sisa kuota 8770, PT Agro Giri Perkasa/PT Juang Abdi Alam sapi sebanyak 14105 ekor dari kuota 39010 sisa kuota 23905, dan PT Eldira Fauna Asahan mengimpor sapi sebanyak 3839 ekor dari kuota 13329. Menurut Anwar Fuadi, semua sisa kuota akan diimpor kembali tahun 2012 dan sapi-sapi itu dilengkapi dokumen, baik dari negara asal seperti Australia maupun dari negara penerima sesuai dengan Surat Persetujuan Pemasukan (SPP) Departemen Pertanian melalui Dirjen Peternakan nomor PT. Lembu Andalas Langkat 3924/ Kpts/ PD.410/12/2009, 1650/Kpts/ PD.410/4/2010, PT Eldira Fauna

Asahan nomor 98/Kpts/PD410/ 2/2010, dan PT Agro Giri Perkasa/PT Juang Jaya Abdi Alam nomor 3902/Kpts/PD410/ 2/2009, 1654/Kpts/PD.410/4/ 2010 yang berisi memperbolehkan sapi-sapi itu masuk ke Indonesia sesuai SPP. Menurut Anwar Fuadi, sapisapi itu setelah masuk ke Pelabuha nBelawan masih dalam pengawasan BKH selama 14 hari untuk dapat menentukan kesehatannya atau apakah dapat dikonsumsi manusia di tempat instalasi. Hasil pemeriksaan medik sementara terhadap sapi-sapi dan kerbau yang masuk tahun 2011 asal Australia, belum dapat dinyatakan mengidap penyakit dan semua sehat. Ada sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Canada, Australia dapat izin oleh Pemerintah

Indonesia mengekspor hewan ke Indonesia, karena dinyatakan oleh PBB bahwa negara-negara itu bebas dari penyakit hewan. Dikatakan Anwar Fuadi, sapi-sapi itu diimpor untuk kebutuhan daging

di Sumut guna mengantisipasi lonjakan harga yang selama ini bila menjelang hari-hari besar seperti lebaran dan akhir tahun harga daging melambung naik. Untuk tahun 2011, impor sapi

asal Australia jauh menurun karena tahun ini sempat tidak diizinkan pemerintah Australia sapi-sapi itu diimpor ke Indonesia, karena diduga menyalahi prosedur penyembelihan. (DP)


KOMUNITAS

Rabu 21 Desember 2011

harian andalas | Hal.

Lima Warga Tuntungan

Peringatan HKSN 2011

Dapat Umroh Gratis dari PT Alam Jaya Medan-andalas Lima dari ratusan warga Desa Tuntungan 1 dan 2, Kecamatan Pancur batu, Kabupaten Deli Serdang akhirnya beruntung mendapat kesempatan untuk melakukan ibadah umroh gratis dari PT Alam Jaya. Pemberian umroh gratis ini diberikan langsung pimpinan PT Alam Jaya, Sumbul Sembiring didampingi istri tercinta, Zuraida Br Ginting di kediamannya di Desa Namo Pencawir, Kecamatan Pancur Batu, Minggu (19/12). Dua dari lima warga yang mendapat tiket umroh gratis tersebut masing-masing, Pariem, warga Tuntungan 2 dan Sugito, warga Tuntungan 1. Mereka mengaku senang dan mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan PT Alam Jaya, Sumbul Sembiring. “Saya senang sekali pak. Seperti mimpi, Terima kasih

buat PT Alam Jaya, terutama keluarga Bapak Sumbul Sembiring,” ucap Pariem senang. Kiki Handoko Sembiring, putra pasangan Sumbul Sembiring dan Zuraida Br Ginting mewakili perusahaan PT Alam Jaya mengatakan, pembagian tiket umroh gratis merupakan wujud kepedulian PT Alam Jaya kepada masyarakat sekitar, sekaligus sebagai rasa syukur dan untuk mempertebal rasa keimanan kepada Allah SWT. Kiki yang juga Direktur Utama (Dirut) Kiki Alam Jaya menyebutkan bahwa acara ini

Bupati Sergai Serahkan Bantuan Bagi PMKS Sei Rampah-andalas Memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2011 Bupati Serdang Bedagai, Ir H T Erry Nuradi MSi menyerahkan bantuan bagi penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di sela – sela upacara Kesadaran Nasional sekaligus peringatan HKSN jajaran Pemkab Sergai di halaman kompleks kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, Selasa (20/12). Bantua yang diserahkan Erry Nuradi tersebut berupa kursi roda kepada 12 orang penyandang cacat, para lansia serta bantuan tali asih bagi keluarga penyandang cacat berat serta korban bencana kebakaran, puting beliung berupa tikar dan alat masak dan perlengkapan bayi. Bupati bertindak selaku pembina upacara turut dihadiri Wabup Sergai Ir H Soekirman, Sekdakab Sergai, Drs H Haris Fadillah MSi, mewakili Dandim 0204/DS Kapten Inf. Kliwon, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas, Kepala Kantor, Kepala Bagian, para Camat, Aktivis LSM Sergai, ratusan PNS dan undangan lainnya. Wakil Presiden RI Boediono dalam sambutannya dibacakan bupati mengatakan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia kiranya perlu terus ditumbuhkan untuk kemudian diharapkan dapat meningkatkan kesetiakawanan sosial yang merupakan spirit (semangat) bagi kita semua yang pada gilirannya akan dapat mempercepat terwujud kesejahteraan masyarakat, hal tersebut relevan dengan tema HKSN tahun 2011 ”Kesetiakawanan Sosial Spirit Bangsa Indonesia”. Sedangkan, bupati dalam kesempatannya menyampaikan bahwa Kabupaten Sergai memiliki modal potensi sumber daya manusia dan sumber kesejahteraan sosial yang cukup besar dalam mengatasi PMKS sehingga ke depannya menjadi prioritas karena peningkatan penanganan dan pelayanan bagi PMKS yang ada di daerah ini. ’’Hal ini menjadi prioritas karena peningkatan penanganan dan pelayanan bagi PMKS merupakan bagian dari indikator suksesnya pembangunan Kabupaten Sergai sebagai upaya keberpihakan pemerintah kepada rakyat, ucap HT Erry Nuradi. (RYAD)

DIABADIKANPimpinan PT Alam Jaya, Sumbul Sembiring diabadikan bersama dengan warga yang mendapatkan umroh gratis di Desa Namo Pencawir, Kecamatan Pancur Batu. sangat antusias. Mereka berharap mendapatkannya, karena seluruh undangan yang hadir mengaku berkeinginan dapat berangkat beribadah umroh ke tanah suci. Sementara bagi undangan lain yang belum diberi kesem-

merupakan momentum awal bagi PT Alam Jaya melangkah maju. "Ke depannya mudahmudahan perusahaan dapat melakukan hal yang lebih baik lagi," ujar Kiki. Saat penarikan tiket umroh gratis itu, terlihat masyarakat

patan melaksanakan umroh tahun ini, mereka menerima bingkisan dan cenderamata dari PT Alam Jaya. Acara pembagian tiket umroh grtis tersebut dirangkai pemberian tausyah agama disampaikan ustadz dan doa. (HER)

Perayaan Natal STMIK TIME Meriah Momen Tingkatkan Rasa Kekeluargaan Medan-andalas Perayaan Natal mahasiswa Sekolah Tinggi Manajemen Informatika Komputer (STMIK) TIME di Hall Kampus I Jalan Merbabu Medan, berlangsung khidmat dan meriah, Senin (19/12) sore. Kegiatan keagamaan yang digelar ketiga kalinya oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) itu dihadiri Ketua STMIK TIME, Prof Harlem Marpaung,P hd,Kepala BAAK Robert S Kom, M Kom, Pembantu Ketua III,Edi Wijaya S Kom ,M Kom, sejumlah dosen, staf akademisi dan ratusan mahasiswa. Prof Harlem Marpaung dalam sambutannya mengatakan, perayaan Natal merupakan sebuah momen yang akan terus dilakukan pihak kampus guna meningkatkan rasa kekeluargaan diantara umat beragama.”Semoga perayaan Natal memberi makna tersendiri untuk para mahasiswa dan dosen,”kata Harlem Marpaung. Ketua Panitia Natal, Prima mengatakan, perayan Natal yang mengusung tema “Alittle Piece of Christmas” itul merupakan gagasan para mahasisswa STMIK TIME yang tergabung dalam BEM. Melaui tema tersebut diharapkan perayaan kecil Natal di kampus bisa memberikan makna mendalam sekaligus hiburan Natal untuk para maha-

380 Peserta Ikuti

Program Philips Disambut Positif Medan–andalas The+Project, program jangka panjang yang diprakarsai oleh Philips bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di kawasan Asia Pasifik berhasil mencatatkan kesuksesan dengan lebih dari 100 ide berkualitas setelah diluncurkan secara resmi di Indonesia, pekan lalu. Ide terbaik dalam memberikan solusi untuk menjawab tantangan yang menghadapi kesehatan dan kesejahteraan Indonesia akan diwujudkan menjadi kenyataan oleh tim yang dipimpin oleh Philips. Dalam siaran pers elektronik kepada wartawan kemarin, Chatrine Siswoyo Corporate Communications Manager selama kompetisi pengumpulan ide di Indonesia, yang masih akan berlangsung selama tujuh minggu kedepan, para dewan juri yang terdiri dari jajaran eksekutif Philips dan pakar independen akan memilih pemenang mingguan. Pemenang mingguan akan terdaftar sebagai finalis dan tiga ide terbaik akan diwujudkan menjadi kenyataan oleh tim yang dipimpin oleh Philips untuk menjawab tantangan dari kesehatan dan kesejahteraan dengan memanfaatkan inovasi dan keahlian bisnis dari Philips. Dalam beberapa tahun kedepan, The + Project dari Philips ini juga akan diluncurkan di negaranegara lain di Asia Pasifik. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan dari masyarakat di Asia. Dalam kategori kota layak huni, pemenang minggu pertama memberikan ide untuk menciptakan sebuah alat yang mudah dibawah dan dapat menciptakan energi yang berasal dari angin atau matahari untuk memberikan penerangan pada jalan-jalan. Untuk pemenang dari tema hidup sehat mengusung ide untuk menciptakan alat atau aplikasi yang dapat mempermudah masyarakat untuk merinci tentang konsumsi gizi harian seseorang sekaligus memberikan rekomendasi gizi yang dibutuhkan. Dan untuk tema dari akses terhadap layanan kesehatan, pemenang mengajukan ide untuk menciptakan sebuah program yang melatih pemudapemuda berpikiran inovatif dengan keterampilan dalam pertolongan pertama bagi komunitas yang kurang mampu, dengan begitu masyarakat dapat mendapatkan manfaat dari semangat para pemuda. “Kami sangat senang dengan tanggapan dan kualitas dari ide-ide yang masuk. Philips memiliki komitmen untuk secara terstruktur meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia dan The + Project menjadi bukti dari komitmen tersebut,” ujarnya mengakhiri.(REL/MA)

Andalas/Siong

MENY ANYIMENYANYIANYI-Sejumlah mahasiswa STMIK TIME menyanyikan lagu-lagu gereja dan tarian modern dalam perayaan Natal di Hall Kampus I ,Jalan Merbabu Medan Senin (19/12)sore. Secara keseluruhan acara perayaan Natal berlangsung khidmat dan meriah. siswa STMIK TIME. “Perayaan Natal adalah agenda tahunan yang dilakukan STMIK TIME, diharapkan dengan adanya perayaan seperti ini dapat mempererat keakraban antar keluarga besar STMIK TIME, ”ucap Prima. Sementara itu disela-sela acara perayaan Natal, Pem-

sing-masing penganutnya sekaligus meningkatkan hubungan silaturahmi antar sesama mahasiswa yang berbeda kepercayaannya. Kegiatan keagamaan di STMIK TIME diharapkan menjadi agenda tahunan,”imbuh Edy Wijaya. Kegiatan yang dimulai pukul 17.30 WIB itu diawali

bantu Ketua III,Edi Wijaya Skom, M Kom mengungkapkan, pihaknya memberi apresiasi tinggi buat para mahasiswa dan kedepannya perayaan serupa dapat ditingkatkan lagi. "STMIK TIME peduli dengan kegiatan keagamaan guna menciptakan keimanan dan ketakwaan terhadap ma-

penyalaan lilin oleh Ketua STMIK TIME Prof Harlem Marpaung,P.hd,dan pendeta Lidia Wakkary dilanjutkan nyanyian puji-pujian. Kegiatan itu dimeriahkan paduan suara yang membawakan lagu-lagu gereja dan tarian modern oleh mahasiswa STMIK TIME. (SIONG)

Raker dan Konsolidasi Pimpinan Aisyiyah Sumut

Medan–andalas Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Utara (PWA-SU) akan menyelenggarakan kegiatan Konsolidasi Pimpinan dan Rapat Kerja (Raker) Majelis dan Lembaga tingkat Wilayah, 23–25 Desember 2011. Kegiatan yang akan diikuti 380 peserta dari Pimpinan Daerah Aisyiyah seSumatera Utara itu berlangsung di Gedung P4TK Jalan Setia Budi No 75 Pondok Surya Helvetia Medan. Demikian jelaskan Sekretaris PWA Sumut, Nur Rahmah Amini MAg kepada wartawan, Selasa (20/12).

11

Dikatakannya, untuk mengimplementasikan keputusan Musyawarah Aisyiyah sampai di tingkat

menjelaskan, pihaknya akan fokus pada materi; peneguhan Idiologi Aisyiyah, manajemen keuangan, manajemen ikhlas dalam mengelola Aisyiyah, membangun komunikasi keorganisasi, pendalaman materi administrasi Aisyiyah, membangun team work serta upaya membangun ekonomi keluarga Aisyiyah. Peserta Konsilidasi dan Raker Majelis dan Lembaga tingkat wilayah diikuti 22 Pimpinan Daerah

bawah maka PWA-SU memandang pentingnya konsolidasi kepemimpinan majelis dan lembaga di tingkat Wilayah dan Daerah, agar terwujud kesamaan visi dan misi serta kesamaan persepsi terhadap peran dan tanggung jawab pimpinan. Rapat Kerja dan Konsolidasi kali ini mengambil tema : ”Konsolidasi Kepemimpinan dan Gerakan Aksi Nasional Aisyiyah menuju 1 Abad”. Menyangkut materi kegiatan selama dua hari itu, Nur Rahmah Amini

Aisyiyah Se Sumut sedangkan utusan PDA-Se Sumatera Utara 66 orang yaitu: Ketua PDA, Sekretaris dan Bendahara. Rapat kerja juga diikuti utusan Majelis dan Lembaga terdiri dari Ketua dan Sekretaris sebanyak 308 orang, utusan dari Amal Usaha Aisyiyah 5 orang. Sehingga jumlah peserta akan mencapai 380 orang. Pembukaan akan dilakukan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumut Prof DR Asmuni MA, Sabtu (24/12). (RIL)

BERITA DUKACITA BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-B

LIE KIM LIEN

83

Jl. Hi ndu No. 37/35 Medan

19-12-11 19.00 WIB

23-12-11 13.00 WIB

D i perabukan

VIP-C

AGNI KUANNY

78

Jl. S i kambi ng No. 1 A P eti sah Medan

19-12-11 10.20 WIB

22-12-11 13.00 WIB

D i perabukan

1

CU KOK KHIANG

39

K omp. Tasbi II B lok V I No. 24 Medan

19-12-11 17.45 WIB

22-12-11 11.00 WIB

D i perabukan

2

TIO HOCK HUA

65

Jl. K .L. Yos S udarso Lrg. 20 No. 1 G P. B rayan Medan

18-12-11 06.00 WIB

22-12-11 14.00 WIB

D i perabukan

3

LIE A HENG

72

Jl. P ertempuran No. 48 P. B rayan Medan

17-12-11 21.20 WIB

21-12-11 13.00 WIB

D i perabukan

3A

GOH A HUAT

25

Jl. A .R. Haki m Gg. B akong No. 125 Medan

19-12-11 21.50 WIB

22-12-11 13.00 WIB

D i perabukan

4

YONG PEI FANG

62

Jl. Tanjung K asau No. 10 Medan

17-12-11 13.55 WIB

22-12-11 13.00 WIB

D i kebumi kan

6

HUANG WU XIU QIN

69

Jl. P. D i ponegoro No. 125 D umai Ri au

18-12-11 17.00 WIB

22-12-11 11.00 WIB

D i perabukan

7

LIE KING SIONG

91

Jl. Indragi ri No. 14 Medan

19-12-11 17.45 WIB

23-12-11 13.00 WIB

D i perabukan

8

TAN PAU LAN

72

Jl. Rahmadsyah Gg. Merpati No. 4 Medan

19-12-11 19.50 WIB

24-12-11 13.00 WIB

D i perabukan

9

LIM ENG KAW

77

Jl. S elam D usun I D esa S ena B atang K ui s

18-12-11 14.47 WIB

22-12-11 11.00 WIB

D i kebumi kan


SUMATERA UTARA

Rabu 21 Desember 2011

harian andalas | Hal.

Ratusan Rumah di Tebing Tinggi Terendam Banjir Tebing inggi-andalas Kota Tebing Tinggi kembali dilanda banjir kiriman, yang menyebabkan ratusan rumah warga di Kecamatan Padang Hulu, Bajenis dan Tebing Tinggi Kota terendam air.

andalas/selamat riadi kasidi

MENGUNGSI - Warga yang rumahnya terendam banjir mengungsi ke kawasan lebih tinggi, untuk menghindari banjir kiriman akibat meluapnya Sungai Padang dan Bahilang.

Pelajar Methodist se-Kabanjahe Gelar Pawai Natal

andalas/robert tarigan

PAWAI - Para pelajar SMP Methodist se-Kabanjahe melakukan pawai Natal. Kabanjahe-andalas Seribuan siswa mulai tingkat TK, SD, SMP perguruan Gereja Methodist Indonesia (GMI) se Kabanjahe menggelar perayaan Natal di Jambur Lige Jalan Mariam Ginting Kabanjahe, Senin (19/12). Sebelum dilakukan perayaan tersebut, para siswa terlebih dahulu menggelar prosesi pawai Natal dengan titik kumpul di Yayasan Perguruan GMI di Jalan Bom Ginting dan dilanjutkan mengambil rute Jalan Nabung Surbakti, Jalan Pala Bangun, Jalan Selamat Ketaren dan rute terakhir di Jambur Lige Jalan Meriam Ginting Kabanjahe. Pawai tersebut menambah semarak perayaan Natal, pasalnya sejumlah siswa melakukan drum band dengan menampilkan lagu-lagu rohani, Natal dan sinterklas didampingi para guru sehingga masyarakat sepanjang jalan sangat antusias melihat kegiatan tersebut, namun hal itu tidak membuat kemacetan arus lalu-lintas. Perayaan Natal tersebut mengusung tema “Jangan Takut, Telah Lahir Bagimu Juru Selamat, Yaitu Kristus, Tuhan di Kota Daud (Lukas 2 :8-14) dan Sub Tema Yesus Menolong Menghadapi Relita Hidup yang Menakutkan dan Memberkati Keselamatan serta Hidup yang Kekal. itu diwarnai dengan kegiatan liturgi dari para siswa, nyanyian kidung pujian, koor dari guru/ staf/pegawai Yayasan Perguruan GMI, penyalaan lilin Natal dari pimpinan Perguruan GMI Kabanjahe, Pdt Samuel Karunia, SPd, Gembala Sidang GMI Kabanjahe Pdt Lo Sien Cien, pengkhotbah Pdt Sanip Surbakti, Kepala Sekolah SMP Ev. Richard Lee STh, Kepala Sekolah SD Yanti SPd dan Kepala TK R br Tarigan SPd. Renungan Natal tersebut disampaikan Pdt Sanip Surbakti STh. Menurutnya, sesuai sub tema Natal ini bahwasanya ada beberapa hal manusia takut. Seperti takut kelaparan, takut bencana alam, takut perang. Pesan Natal itu, Pdt Sanip Surbakti STh menampilkan presentasi dan foto-foto bencana alam seperti sejumlah gunung berapi yang pernah meletus di Indonesia, tsunami, kelaparan, situasi perang yang semuanya menakutkan bagi manusia sehingga pesan Natal tersebut sangat mudah dicerna para siswa. Menurutnya, dengan “kelahiran Yesus Kristus ke dunia, karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal". (RTA)

Banjir melanda di tiga kecamatan sejak Minggu hingga kemarin, berasal dari banjir kiriman sehingga membuat debit Sungai Padang dan Bahilang meluap. Pantauan di lapangan, dari tiga kecamatan yang terendam, lokasi terparah di lingkungan I dan III kelurahan Bandar Utama. Di kedua lingkungan itu, rata-rata air mencapai ketinggian satu meter lebih, karena keberadaan lingkungan yang berada di pinggiran Sungai Padang. Menurut warga di sana, banjir tersebut akibat turunnya hujan pada Minggu hingga kemarin malam, yang mengakibatkan debit Sungai Padang tinggi dan meluap. “Banjir tiba-tiba datang malam hari saat kami sedang tidur. Banyak barangbarang kami terendam karena tak

sempat menyelamatkan dari terjangan air yang dengan cepat masuk ke rumah,”ungkap salah seorang warga, Masran. Warga lainnya, Agung Pramana mengungkapkan, karena kediaman warga terendam banjir. Mereka terpaksa mengungsi dengan mendirikan tenda-tenda darurat. Banjir yang datang tiba-tiba itu juga mengakibatkan banyak perabotan mereka tidak sempat terselamatkan. Sementara, Camat Tebing Tinggi Kota, Sri Imbang kepada wartawan mengungkapkan, pihaknya masih melakukan pendataan terhadap warga yang rumahnya terendam banjir. "Kita semua berharap banjir akan segera surut dan warga diharapkan untuk bersabar dan terus waspada, bantuan akan segera kita kirim ke tenda-tenda pengungsian sementara,” katanya. Terpantau, ketinggian air Sungai Bahilang sudah mengalami sedikit penurunan. Dan, warga yang mayoritas kaum lelaki masih terus berjagajaga serta memantau debit air sungai yang masih tinggi. Mereka mengaku masih was-was apabila banjir kiriman datang lagi. Sedangkan kaum wanita dan anak-anak tetap bertahan di tenda-tenda pengungsian. (MET)

Perempuan Mandiri Serdang Bedagai Diberi Penghargaan Sei Rampah-andalas Bupati Sergai, Ir HT Erry Nuradi, MSi menyerahkan penghargaan Profil Perempuan Mandiri kepada perempuan-perempuan yang dianggap sebagai motivator peningkatan perekonomian keluarga dan pemberian tali asih kepada siswa/i berprestasi. Penyerahan penghargaan dan tali asih ini dalam rangka memeriahkan Hari Ibu ke-83 dan Hari Ulang Tahun Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-12 di aula Sultan Serdang Sei Rampah, Selasa (20/12). Peringatan Hari Ibu dan HUT DWP tahun 2011, lanjut Bupati, berfokus pada aspek ekonomi, sehingga kaum perempuan Indonesia dari berbagai latar belakang budaya, agama dan status sosial dengan melakukan intropeksi terhadap upaya dan perjuangan kaum perempuan dalam rangka perbaikan kualitas hidup perempuan dan anak, keluarga, masyarakat dan bangsa. Untuk itu jajaran Dharma Wanita Persatuan yang merupakan organisasi daripada istri PNS harus aktif dalam menyukseskan pembangunan dengan terus menjalin kerjasama berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta. “Istri tidak hanya mengharap gaji suami tetapi dapat berkarya dan berproduktif dalam meningkatkan ekonomi keluarga tanpa meninggalkan kodratinya se-

TUMPENG - Bupati HT Erry Nuradi MSi didampingi Wabup H Soekirman, Penasihat GOW Hj Evi Diana Erry, Sekdakab Haris Fadillah, memotong nasi tumpeng pada peringatan Hari Ibu ke-83. bagai seorang istri dan ibu bagi anakanaknya,” tegas HT Erry Nuradi seraya mengajak anggota Dharma Wanita agar mendukung peran para suami sebagai abdi negara dan pelayan masyarakat. Sementara, Ketua Panitia Pelaksana, Hj Imas Fadillah dalam laporannya menyampaikan tema peringatan Hari Ibu adalah ”Peran perempuan dan laki-laki dalam membangun ketahanan ekonomi menuju kesejahteraan bangsa”. Serta tema HUT DWP adalah ”Pengembangan aliansi yang strategis Dharma Wanita persatuan dengan mitra kerja pemerintah dan swasta untuk suksesnya pembangun berkelanjutan”. Tujuan peringatan Hari Ibu dan

HUT DWP ini, untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, meningkatkan produktivitas ekonomi guna menanggulangi kemiskinan dan pembangunan guna mewujudkan kesetaraan gender dalam kehidupan berkeluarga, bermasyarakat dan bernegara. Memperingati Hari Ibu ke-83 dan HUT DWP ke-12 tahun ini jajaran Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sergai juga telah melaksanakan kegiatan sosial gerakan perempuan tanam dan pelihara pohon pada akhir November 2011 serta pemberian santunan kepada 85 orang anak yatim pada 7 Desember 2011 lalu. (RYAD)

Kaum Ibu Miliki Peran Besar Sukseskan Pembangunan Lubuk Pakam-andalas Wakil Bupati H Zainuddin Mars menegaskan, Deli Serdang selalu memperhatikan kesetaraan gender, dengan menempatkan kaum wanita sebagai bagian dari aparatur yang mampu memberikan arti bagi pembangunan di Deli Serdang. Adanya perayaan Hari Ibu membuktikan, pemerintah memberi ruang cukup besar bagi kaum ibu. "Karena kaum ibu memiliki peran cukup besar terhadap gerak pembangunan," kata wabup pada peringatan Hari Ibu ke83 dan HUT Dharma Wanita persatuan ke-12, Kabupaten Deli Serdang di Gedung Balairung Lubuk Pakam, Selasa (20/12). Di era kemajuan dengan berbagai perubahan yang terjadi sekarang ini, lanjut wabup, kaum wanita bukan lagi hanya sekadar dipandang berdiri sejajar dengan kaum pria. Tapi, lebih dari itu kaum wanita telah menunjukkan kemampuan dan peran lebih, untuk melakukan yang terbaik bagi bangsa. Selama 65 Tahun Deli Serdang, baru periode ini Ketua DPRD dipimpin seorang ibu. "Pada kepemimpinan Drs H Amri Tambunan juga untuk pertama kalinya dalam sejarah Deli Serdang, mempercayakan sebanyak enam kaum wanita duduk

NY ANYI BERSAMA - Wabup H Zainuddin Mars bersama Ketua DPRD Hj Fatmawati, Ketua TP NYANYI PKK Hj Anita Amri Tambunan, Ketua GOPTKI Ny Hj Asdiana Zainuddin menyanyikan lagu Selamat Hari Ulang Tahun, pada peringatan Hari Ibu ke-83, Selasa (20/11). sebagai Kepala SKPD," beber wabup. Sebelumnya, Ketua Panitia Ny Dhede Wawik Dwinanto (istri Dandim 0204/DS-red) dalam laporannya mengatakan, peringatan Hari Ibu bertujuan, untuk meningkatkan kiprah perempuan Indonesia dalam berbagai aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara serta pembangunan nasional berkelanjutan, guna tercapainya tujuan pembangunan nasional dan pembangunan millenium, serta terwujudnya Keadilan dan Kesetaraan Gender (KKG) antara

perempuan dan laki-laki. Ketua DPRD Deli Serdang Hj Fatmawati, unsur Muspida, Ketua TP PKK Hj Anita Amri Tambunan, Ketua GOPTKI Hj Asdiana Zainuddin, Ketua Dharma Wanita Hj Fauziah Azwar, para SKPD, camat beserta kepala desa se-Deli Serdang, hadir dalam acara itu. Peringatan Hari Ibu kali ini diwarnai dengan penyerahan kendaraan dinas roda dua jenis Honda Mega Pro 150 cc kepada 22 kepala desa berprestasi dan juara I lomba desa tingkat kecamatan tahun 2011. (TH)

12

andalas/natanael tarigan

PERIKSA - Dansub Denpom 1/2-1 Lettu CPM Antonius Sembiring SH, memeriksa kelengkapan surat-surat anggota TNI di Tahura Bukit Barisan.

Polisi Militer Gelar Operasi Gaktib di Tanah Karo Tanah Karo-andalas Komandan Subden POM 1/2-1 Tanah Karo Lettu CPM Antonius Sembiring SH memimpin kegiatan operasi penegakan dan ketertiban (Gaktib) Jaya Piso, bagi anggota TNI di Tahura Bukit Barisan Berastagi, Selasa (20/12). Operasi Gaktib yang dilaksanakan Satuan Polisi Militer tersebut, bertujuan untuk membantu pimpinan TNI AD dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum, disiplin dan tata tertib. Dengan tujuan agar tingkat kesadaran hukum, disiplin dan tata tertib prajurit TNI AD tetap tinggi dan terpelihara dengan baik agar pelanggaran, yang melibatkan oknum prajurit TNI AD di luar Markas/Kesatrian/srama/Kapal/ Pangkalan dapat ditekan sampai tingkat sekecilkecilnya. Pantauan andalas, para petugas Polisi Militer terlihat memberhentikan laju kendaraan sejumlah anggota TNI. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat keanggotaan. Sementara masyarakat sipil yang menggunakan atribut TNI juga disita. (NT)

Perekaman e-KTP Kabupaten Asahan Capai 50 Persen Kisaran-andalas Kepala Bagian Humas Setdakab Asahan, Rahan Halim AP mengatakan, perekaman elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP), kini telah mencapai 50 persen dari wajib KTP sebanyak 626 ribu lebih masyarakat Asahan. Capaian 50 persen tersebut akan terus bertambah, karena setiap harinya perekaman e-KTP terus dilakukan terhadap masyarakat. Kabag Humas didampingi Kepala Bidang Bina Pendaftaran, Ali Mughofar menjelaskan, Pemkab Asahan dalam melaksankan penerapan e-KTP tidak mengalami hambatan yang berarti, meskipun ada masalah dihadapi, Pemkab Asahan masih dapat mengatasi. “Masalah pasti ada, namun kita telah memiliki konsep tersendiri untuk mengatsi persoalan terkait e-KTP ini, “kata Halim, kemarin. Mengenai target waktu yang diberikan hingga Desember 2011, Halim menjelaskan, pada rapat koordinasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil se-Indonesia di Kemendagri, Pemkab Asahan telah memohon untuk dilakukan perpanjangan waktu. Tapi, sampai kini belum ada jawaban tertulis tentang perpanjangan waktu tersebut. “Soal permohonan perpanjangan waktu yang kita lakukan ternyata bukan Asahan saja, hampir semua daerah meminta hal tersebut," ujar Halim, seraya mengimbau kepada masyarakat yang belum mendapat undangan untuk dapat melapor kepada kepala desa atau kelurahan. (FAS)

Pemerintah Abaikan Penyandang Cacat di Tanjung Tiram

CA CACCAT - Azmi menunjukkan beberapa foto hasil data penyandang cacat seumur hidup di Kecamatan Tanjung Tiram. Batu Bara-andalas Ketua Forum Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Batu Bara, Azmi Saini Batu Bara mengatakan sebanyak delapan puluh penyandang cacat seumur hidup ditemukan di Tanjung Tiram. Hingga kini mereka belum mendapat pelayanan dari pemerintah. ''Dari hasil pendataan, ditemukan di lapangan selama seminggu belakangan ini, sebanyak 80 penyandang cacat seumur di beberapa desa di Kecamatan Tanjung Tiram," ungkap Azmi Saini di Tanjung Tiram, Senin (19/12). Menurut Azmi, penemuan para penyandang cacat itu sebelumnya belum tersentuh bantuan dari pemerintah. Namun setelah dilakukan pendataan oleh petugas TKSK Kecamatan diharapkan nanti akan mendapat bantuan dari Dirjen Sosial Pusat. ''Berdasarkan pendataan dari petugas TKSK, paenyandang cacat yang ditemukan di desa-desa di setiap kecamatan, datanya akan dikirim ke Dirjen untuk diusulkan agar dapat menerima bantuan program Jaminan Penyandang Cacat Seumur Hidup (Jadup)," kata Azmi. (ZN)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra, Dony Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi TANAH KARO: Robert Tarigan SH, Lamhot Situmorang, Natanael Tarigan SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean, Larham Simare-mare KISARAN: Hamdan Rangkuti TANJUNG BALAI: Faisal M Yunus Nst BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan PAKPAK BHARAT: Wesrion Tumangger BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS. ACEH TAMIANG: Zul Herman.


SUMATERA UTARA

Rabu 21 Desember 2011

harian andalas | Hal.

13

Wali Kota Umar Z Hasibuan Sidak Harga Sembako Tebing Tinggi-andalas Wali Kota Tebing Tinggi Ir H Umar Z Hasibuan didampingi Kapolresta AKBP Andi Rian Djajadi, Kajari Olopan Nainggolan, dan sejumlah anggota DPRD, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di kota itu, kemarin. Terkait dengan estimasi akan terjadinya lonjakan harga menjelang Natal dan Tahun Baru serta kemungkinan adanya produk kedaluwarsa masih dijual. Sidak ke pasar juga diikuti Kadis Kouperindag Drs H Asmali MBA, Kadispenda Muhammad Yusuf, Kasatpol PP M Guntur Harahap, Kabag Humas Ahdi Sucipto tersebut, melihat perkembangan harga khususnya sembilan bahan pokok (sembako) serta produk kedaluwarsa di lokasi pusat perbelanjaan dan pasar tradisional di Jalan Thamrin, Pasar Gambir Jalan Iskandar Muda serta Pasar Inpres Jalan Gurami.

Rombongan juga melihat stok beras di gudang Bulog dan kilang padi serta stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kelurahan Lalang, Tebing Tinggi. Menurut wali kota, menjelang hari besar keagamaan Natal dan Tahun Baru harga sembako, sayuran dan bumbu masak relatif stabil dan belum terjadi lonjakan pembeli. Harga sembako relatif stabil dan belum ada lonjakan pembeli, seperti yang terpantau. Harga minyak curah berkisaran antara Rp 9.000 hingga Rp 9.500. Sedangkan beras eceran berkisar antara Rp 7.000 hingga Rp 8.500, harga rempah seperti cabai, bawang dan tomat masih juga stabil. "Kita berharap menjelang Natal dan Tahun Baru nanti tidak ada lonjakan harga signifikan sehingga masyarakat tidak kesulitan memenuhi kebutuhan rumah tangganya,” kata wali kota. Diakui Umar, menjamurnya

pasar-pasar bayangan (pekananred) menjadi keluhan tersendiri bagi para pedagang tradisional di kota itu. Memang para pedagang pasar tradisional masih mengeluhkan, makin sepinya pembeli diakibatkan menjamurnya pusat pasar bayangan (pekanan) di kampung-kampung. "Untuk itu, kita akan segera menertibkan keberadaan pasar pekanan di kota ini,” janji wali kota. Sedangkan kondisi ketersediaan beras di kilang padi, terjadi penurunan stok karena belum adanya panen petani padi. Seperti diungkapkan Umar, gabah yang masuk ke Tebing Tinggi merupakan pasokan dari Binjai. “Insya Allah di sekitaran Februari nanti baru ada panen raya. Sedangkan ketersediaan premium dan solar di galon masih didapati kekosongan, sedangkan di SPBU Kampung Lalang untuk dua hari ke depan stok masih ada," katanya. (MET)

andalas/selamat riadi kasidi

SIDAK - Jelang Natal dan Tahun Baru, Wali Kota Umar Z Hasibuan bersama Kapolresta AKBP Andi Rian Djajadi menggelar sidak ke sejumlah pasar tradisional.

Dugaan Penyimpangan di Pemkab Palas Harus Diusut

40 Tower Tanpa IMB Dibongkar Tim Terpadu Deli Serdang-andalas Tim Terpadu Pemkab Deli Serdang terdiri dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan (Dishub), Dinas Cipta Karya dan Pertambangan dibantu satuan TNI/Polri serta beberapa tenaga teknisi tampak kian ”mengganas”. Hingga kini, tim sudah membongkar 40 tower (menara telekomunikasi) tidak memiliki IMB yang berdiri di Deli Serdang. Seperti pada Selasa (20/12), walaupun hujan deras mengguyur Lubuk Pakam dan sekitarnya, tim tetap melakukan pembongkaran terhadap 2 bangunan pagar menara telekomunikasi serta memutus kabel Sistem Operasi Menara Teleko-

andalas/th sihombing

BONGK AR - Tim Terpadu Pemkab Deli Serdang membongkar tower tanpa IMB di BONGKAR Kecamatan Lubuk Pakam dan Pagar Merbau, Selasa (20/12) walau hujan deras mengguyur. munikasi (SOMT) yang terdapat di kedua bangunan me-

nara berlokasi di Desa Sukamandi Hilir Kecamatan Pagar

Merbau dan Jalan Cempaka Bakaran Batu Kecamatan Lubuk Pakam. Kedua bangunan yang menjadi sasaran tim terpadu, merupakan milik Telkomsel. Tim bergerak dipimpin Kasatpol PP Jannes Manurung SE yang disaksikan masing-masing Kepala Desa yang menjadi lokasi berdirinya tower, membongkar bangunan pagar besi dan memutus kabel SOMT. Eksekusi dilaksanakan seusai pembacaan berita acara pembongkaran. Selanjutnya besi-besi pagar yang dibongkar diamankan tim terpadu. Kepada andalas, Jannes Manurung menyatakan, pihaknya tetap berkomitmen menegakkan Perda. Tim akan terus bekerja, menertibkan tower tanpa IMB yang berdiri di Deli Serdang. “Tidak pandang hujan, tim akan tetap bergerak sesuai prosedur yang sudah ditetapkan,” ujarnya. (TH)

bagai instansi terjadi sejumlah penyimpangan. Ditambah lagi kurangnya koordinasi antar instansi. “Inilah potret buram birokrasi yang telah menggurita di kabupaten yang dinakhodai Bupati H Basyah Lubis SH dan Wakil Bupati Ali Sutan Harahap SE dan Sekda Drs Gusnar Hasibuan itu," kata Anwar Sadat. Minimnya pendapatan asli daerah (PAD) Palas, merupakan bukti lemahnya kinerja SKPD dalam menggali potensi yang ada. Padahal, sangat banyak sumber PAD yang bisa digali. Seperti sektor perkebunan, pertambangan, retribusi parkir, izin mendirikan bangunan, izin galian C, dan juga retribusi lainnya. Namun sayang, potensi yang begitu banyak itu sirna, karena tidak berdayanya Pemkab dan legislatif. Malah anggota DPRD lebih doyan jalan-jalan keluar daerah. Tercatat tahun 2009 sampai 2011 sudah enam kali melakukan kunjungan kerja yang tidak bermanfaat termasuk ke Batam, Bali, Jawa, serta daerah lain hasilnya nihil. Menyikapi berbagai persoalan itu, PMII mendesak aparat penegak hukum segera mengusut penggunaan anggaran yang terindikasi menyimpang. Di antaranya, penggunaan anggaran perjalanan dinas DPRD Palas tahun anggaran 2011. Proyek pembangunan gedung komisi DPRD Palas, proyek tender di berbagai SKPD, mengusut pemotongan gaji PNS dalam pelaksanaan MTQN Kabupaten Padang Lawas di Sosa pada tahun 2010 serta berbagai permasalahan lainnya. (MEP)

Palas-andalas-andalas Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Padang Lawas, yang dipimpin Anwar Sadat Hasibuan dan Koordinator Aksi Hasian Japasuma Hutahuruk, diketahui Ketua dan Sekretaris Umum, Ali Tohir Batubara dan Muhammad Rosidi Nasution, menggelar demo ke Kantor Bupati dan DPRD Palas, kemarin. Mereka menilai, dinamika perkembangan Kabupaten Padang Lawas dengan usia 4 tahun sudah, yang tertuang dalam UU No 38 Tahun 2007, tepatnya 10 Agustus 2007 tidak pernah luput dari kritikan dan sorotan tajam. Berbagai dugaan penyimpangan, justru merebak di daerah kaya sumber daya alam tersebut. Bukan hanya persoalan lambatnya pembangunan infrastruktur di daerah yang memiliki perkebunan cukup luas. Tapi juga, masalah mental dan sumber daya manusia aparaturnya sering mendapat penilaian miring, karena kinerja dan pelayanannya kurang memuaskan. PMII menyatakan, reformasi birokrasi di Palas masih jauh dari harapan rakyat. “Kalau bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah.” Ungkapan ini masih melekat di jajaran birokrasi Pemkab Palas saat ini. Yang seharusnya bertugas untuk mencerdaskan anak bangsa, justru diangkat menjadi pejabat struktural sehingga muncul istilah 'Begu' (bekas guru). Akibatnya, berbagai kebijakan yang ditempuh, tidak mencerminkan keberpihakan kepada rakyat, sehingga di ber-

Drumband Wadah Pembentukan Mental Generasi Muda

Jaringan Sindeka Apresiasi Siswa Berprestasi

Lima Pejabat Kementerian Agama Karo Dilantik

PUKUL DRUM - Bupati HT Erry Nuradi MSi bersama Ketum Pengkab PDBI Sergai, Hj Evi Diana Erry disaksikan Kabag Ops Polres Sergai, Kompol B Aritonang, memukul bass drum pertanda dibukanya kejuaraan drumband.

Pakpak Bharat-andalas Usai ujian semester ganjil untuk para pelajar, mulai dari tingkat SD, SMP, SMA serta SMK, Kabupaten Pakpak Bharat, kemarin, Jaringan Sindeka Kabupaten Pakpak Bharat, memberikan apresiasi terhadap para siswa/i yang meraih prestasi di sekolahnya. Mereka yang meraih ranking pertama diberikan piagam dan penghapus, rol, pensil, tas serta bulpen. Sedangkan, pelajar yang meraih ranking kedua dan tiga, diberikan hadiah berupa buku. Ketua Jaringan Sindeka Kabupaten Pakpak Bharat, Jenny RL Berutu SH SpN menyampaikan selamat dan sukses kepada para pelajar atas prestasi dan keberhasilan meraih ranking. ”Tingkatkan prestasi adik-adik sekalian, agar sukses di kemudian hari. Bagi yang belum mendapat ranking hendaknya makin rajin belajar di sekolah maupun di rumah," harapnya. Salah seorang siswa, Herpina Tumangger yang duduk di Kelas V SDN No 030416 Cikaok, yang berprestasi meraih ranking pertama merasa terharu atas perhatian Jaringan Sindeka, terhadap pelajar yang mendapat prestasi di sekolah. (WES)

Kabanjahe-andalas Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karo, Drs Mardinal Tarigan, MA melantik lima pejabat di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Karo di Aula H Sulaiman Tarigan Kemenag Karo, Selasa (20/12). Empat di antaranya merupakan Kepala Kantor Urusan Agama, masing-masing, Ahmad Jazuly Daulay, S.Ag yang sebelumnya Kepala KUA Kecamatan Berastagi menjadi Kepala KUA Kecamatan Tiga Binanga menggantikan Hamdan Harahap, S.Ag yang menjadi Kepala KUA Kecamatan Payung. Kepala KUA Payung sebelumnya, Maulana Tarigan SSos.I MA dimutasi menjadi Kepala KUA Kecamatan Berastagi.

Sei Rampah-andalas Kegiatan drumband merupakan salah satu cabang olahraga perpaduan antara seni dan olah fisik. Selain itu, juga sebagai wadah tepat dalam menyalurkan aspirasi dan kreativitas generasi muda sebagai upaya pembentukan sikap mental, kepribadian dan karakter yang memiliki nilai-nilai nasionalisme dan patriolisme. Untuk mempersiapkan generasi muda menjadi generasi yang terampil, cakap dan mandiri dalam membangun Kabupaten Serdang Bedagai menjadi lebih baik. Demikian dikemukakan Bupati Sergai, Ir HT Erry Nuradi MSi, saat membuka kejuaraan drumband Kabupaten Sergai tahun 2011 ditandai dengan pemukulan bass drum di Lapangan Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah, kemarin. Pengaruh globalisasi saat ini secara cepat telah mengeser tatanan nilai-nilai semangat kebangsaan pada semua lapisan masyarakat. Khususnya generasi muda dan dengan adanya pelaksanaan drum band, hobi maupun bakat mereka dapat tersalurkan menjadi aktivitas yang positif sehingga bentuk-bentuk kenakalan remaja seperti tawuran antar pelajar maupun penggunaan narkoba yang semakin hari semakin tinggi intensitasnya dapat tereliminir (berkurang). Untuk itu, kepada para peserta kejuaraan drum band untuk tetap menjaga disiplin, dedikasi dan menjunjung tinggi sportivitas, dalam setiap pertandingan kekalahan dan kemenangan merupakan hal wajar. Semua prestasi tersebut tidaklah diperoleh dengan mudah. Namun melalui perjuangan cukup panjang, disiplin tinggi serta keseriusan dan semoga dapat berjuang semaksimal mungkin dengan mengerahkan segala daya dan upaya untuk membawa harum nama Kabupaten Serdang Bedagai, hingga tingkat nasional," kata HT Erry Nuradi. Sementara, Ketua Umum Pengkab PDBI Sergai, Hj Evi Diana Erry mengatakan, drumband merupakan salah satu kegiatan ekstra kulikuler di lingkungan sekolah. Karena itu sangat berperan penting dalam membentuk karakter kaum muda khususnya kaum pelajar agar memilki disiplin tinggi dikarenakan keterampilan (skill) dimiliki berbeda dari kegiatan ekstrakurikuler di sekolah pada umumnya. (RYAD)

Sementara, Syarifuddin Tarigan SAg, sebelumnya menjabat sebagai Penyuluh Agama Islam dipromosikan menjadi Kepala KUA Kecamatan Juhar menggantikan Amir Sinaga SAg, yang memasuki usia pensiun. Pada kesempatan tersebut, Kepala Kemenag Karo juga melantik Khairur Rizal Lubis, dipromosikan menjadi Kepala Tata Usaha (KTU) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kabanjahe, sebelumnnya Staf Urusan Agama Islam (Urais) dan Penyelenggara Haji Kemenag Kabupaten Karo. Dalam sambutannya, Mardinal Tarigan mengatakan, mutasi merupakan hal biasa pada suatu instansi, termasuk Kementerian Agama, guna memberikan penyegaran

menghasilkan kontribusi bagi instansi dinamis dan produktif. Kepada pejabat yang baru dilantik, Mardinal berpesan, agar memiliki empat hal yang mesti ditanamkan setiap pejabat struktural, masingmasing kompetensi. Yaitu kemampuan dalam mengemban amanah dan kepribadian yang bisa menjadi teladan bagi diri sendiri, keluarga dan masyarakat. “Kemudian, konsep, seorang pejabat harus memiliki konsep atau perencanaan serta yang terakhir, koneksi. Yaitu koneksi antar sesama. Tanpa team work atau bekerjasama, berarti kita bekerja sendiri yang akan menimbulkan kesulitan dalam menjalankan tugas. Demikian juga kreatifitas dan koordinasi harus lebih ditingkatkan,” pungkasnya. (RTA)

Bupati Langkat Terima Anugerah Pemberdayaan Perempuan Stabat-andalas Pemprovsu memberikan penghargaan kepada Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu, atas komitmennya sebagai kepala daerah yang peduli dalam upaya pemberdayaan perempuan, anak dan KB, 2011. Penghargaan diserahkan Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho di Aula Martabe Lantai 2 Kantor Gubsu, kemarin. Pemberian penghargaan tersebut berkaitan dengan Peringatan Hari Ibu Provsu Tahun 2011. “Alhamdulillah penghargaan ini sebagai hadiah hari ibu bagi kaum perempuan di Langkat,“ kata bupati didampingi Ketua TPPKK, Hj Nuraida Ngogesa, Kaban KB dan PP Langkat Darwan Hasrimi, Kepala BKD Amril, Kabag Humas Syahrizal dan Kabid PP dan PA Langkat, Rina. Penghargaan tersebut diperoleh Bupati atas penilaian terbaik terhadap upaya-upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak diantaranya pembuatan

Perda Akte Kelahiran gratis bagi semua kelompok umur, pelayanan Puskesmas 24 jam, Perda Kesehatan-Ibu Bayi Baru Lahir-Anak (KIBLA), Ranperda Pengobatan Gratis bagi anak, pembentukan Komisi Perlindungan Anak, pembentukan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A). “Berbagai kebijakan akan kita tempuh untuk menjaga harkat dan martabat kaum perempuan serta perlindungan kita terhadap anak,” kata Ngogesa sembari berharap kesadaran semua pihak termasuk orang tua untuk lebih peduli pembekalan pendidikan putra-putrinya. Sementara, dengan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah, kita bangun komitmen dan integritas, prilaku, nilai luhur serta etika menuju Good Governance di Kabupaten Langkat. Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu SH, dalam sambutan tertulis dibacakan

andalas/budi zulkifli

TERIMA ANUGERAH - Bupati Ngogesa Sitepu, menerima anugerah pemberdayaan perempuan dari Plt Gubsu Gatot Pujo Nugroho di Aula Martabe Kantor Gubsu. Sekda Drs H Surya Djahisa MSi, saat membuka sosialisasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah

(SPIP) bagi seluruh Kepala SKPD di Aula Akper Pemkab Langkat, Senin.

“Melalui SPIP, kita selenggarakan Pemerintahan yang bersih dan baik,” pesan Bupati Ngogesa kepada seluruh peserta sosialisasi seraya menekankan untuk melakukan komunikasi yang baik antar Instansi agar terciptanya penyelenggaraan clean governance dan good government. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No 60 Tahun 2008 tentang Sistem Pengendalian Intern Pemerintah telah mengeluarkan Peraturan Bupati Langkat No 19 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat. Produk hukum ini bertujuan untuk memberikan keyakinan terciptanya efektivitas dan efesiensi pencapaian tujuan Pemerintah, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan asset dan ketaatan terhadap Peraturan Perundang-undangan berlaku. (BD)


Rabu

ACEH MEMBANGUN

21 Desember 2011

harian andalas | Hal.

14

Realisasi e-KTP di Bireuen Belum Tuntas

andalas/suherman amin

SUASANA KERJA - Suasana kerja di Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan Bireuen menyangkut pelayanan masyarakat, terhadap pengambilan Kartu Keluarga sangat kreatif dan tetap senyum dan enjoi dalam melayani masyarakat walaupun mereka tampak sibuk.

Jembatan Sekumur Rusak Parah Aceh Tamiang-andalas Jembatan swadaya masyarakat Sekumur rusak parah dan sangat membahayakan bagi pengguna jalan yang melintasi jembatan tersebut. Ini telah berlangsung selama satu tahun. Jembatan yang masih menggunakan batang kelapa itu menghubungkan alur yang lebarnya lebih kurang sepuluh meter dan digunakan masyarakat sebagai sarana penghubung antara desa Sekumur, Rantau Bintang dan Babo. Jembatan ini telah diupayakan warga masyarakat sekitarnya untuk memperbaikinya dengan bergotong royong, namun belum juga memadai. Jembatan yang belum memadai untuk dilalui masyarakat, tetapi masyarakat Sekumur lebih suka menggunakan jalur tersebut walaupun sering terjadi kecelakaan diakibatkan jembatan licin dan lapuknya batang kelapa. Rencana perbaikan jembatan ini dibenarkan oleh Datok Desa Sekumur Buyung Usman saat dikonfirmasi, Selasa (20/12). Masih menurutnya, rencana perbaikan bersama warga agar

jembatan ini dapat diperbaiki dengan berharap limbah besi bekas jembatan di batang arak Bandar Pusaka, dapat dipakai untuk dijadikan galang jembatan tersebut. “Kami telah menyampaikan keluhan ini kepada Pemerintah Aceh Tamiang secara tertulis, agar jembatan tersebut dibangun menjadi yang lebih baik. Namun, sampai saat ini belum terealisasi,” ujar Buyung Usman. Untuk menunggu kebijakan pemkab membangun jembatan tersebut, masyarakat Desa Sekumur telah duduk bersama untuk bergotong royong memperbaiki jembatan dengan peran serta aparat desa yaitu Datok Sekumur Buyung Usman, Datok Ranto Bintang Saharuddin dan Datok Babo M Yusuf. Kesepakatan ketiga datok tersebut atas permintaan masyarakat di tiga desa itu, guna memudahkan sarana penghubung antar desa bagi masyarakat yang melalui sarana jembatan tersebut. Maka, ketiga datok berharap kepada Pemkab Aceh Tamiang melalui Dinas Pekerjaan Umum untuk membantu harapan warga ini. (ZHM)

Sebagian Nelayan di Aceh Utara tak Melaut Lhokseumawe-andalas Sebagian besar nelayan di Kabupaten Aceh Utara dan Lhokseumawe, Provinsi Aceh, tidak melaut, menyusul besarnya gelombang akibat cuaca yang kurang baik. Kadis Kelautan Peternakan dan Pertanian (DKPP) Kota Lhokseumawe melalui Kabid Perikanan Darmawan di Lhokseumawe, Selasa menyatakan, terkait tingginya ombak di laut banyak kapal (boat) yang parkir di dermaga, karena nelayan tidak melaut. Pada kondisi seperti itu, katanya, meskipun ada nelayan yang nekad melaut, tapi hasil tangkapan sangat berkurang karena dipengaruhi oleh cuaca yang ekstrem. Disebutkan, jumlah nelayan di Lhokseumawe yang mengantungkan harapannya dilaut sebanyak 3.000 orang

lebih yang sebagian besar adalah nelayan kecil yang mencapai 60 persen. Nelayan kecil tersebut banyak yang beroperasi pada jenis pukat darat dan boat pancing kecil yang beroperasi di sekitar perairan Lhokseumawe, ujar Darmawan. Kondisi ombak tinggi tersebut, ungkap Darmawan, kerap terjadi sekitar bulan Desember hingga Januari. Pada saat seperti itu, jarang nelayan yang melaut dan lebih memilih menjangkarkan boatnya di dermaga. Oleh karena itu, pada saat tidak melautnya para nelayan, pihaknya sangat mengharapkan kepada pemerintah pusat, supaya memberikan kompensasi kepada nelayan pada masa-masa kritis, berupa sembako kepada nelayan yang tidak melaut. (ANT)

Bireuen-andalas Realisasi proses pembuatan dan perekaman data untuk kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) bagi masyarakat di kawasan Kabupaten Bireuen belum mampu diselesaikan, hingga akhir Desember 2011 sebagaimana yang dijadualkan semula. Informasi yang diperoleh andalas dari beberapa petugas kecamatan pembuat e KTP kemarin menyebutkan, sampai saat ini belum mampu menyebutkan kapan bisa diselesaikan dan di-

sebutkan jika akhir Desember ini tidak akan selesai. Noval salah seorang petugas pembuat e-KTP di Kantor Camat Jeunib kepada andalas menyebutkan, pihaknya berupaya untuk percepatan proses pembuatan bahkan termasuk hari libur (Sabtu-Minggu) namun sepertinya tetap tidak terselesaikan. Disebutkan, beberapa waktu lalu proses pembuatan e-KTP terganggu dengan rusaknya alat pemotretan sehingga itu juga termasuk salah satu kendala.

Banda Aceh-andalas Kapolda Aceh Irjen Pol Iskandar Hasan menegaskan, tidak ada pelanggaran HAM yang dilakukan aparat kepolisian dan Pemerintah Kota Banda Aceh terhadap anak punk, karena mereka didik dan dibina di Sekolah Polisi Negara Seulawah, Aceh Besar. "Coba tanyakan kepada adik-adik kita yang sedang dibina ini, apakah mereka disakiti selama mengikuti pembinaan. Justru selama di Sekolah Polisi Negara (SPN) Seulawah mereka sangat ceria," katanya di Aceh

Besar, Selasa. Kapolda Iskandar Hasan menyampaikan hal itu di sela-sela menjengguk dan berbaur bersama anak punk yang sedang mengikuti pembinaan di SPN Seulawah. Kepolisian Aceh dan Pemerintah Kota Banda Aceh, katanya. membina kembali sebanyak 65 anak punk yang terjaring dalam razia penertiban pada Sabtu (10/12). Mereka itu putra-putri bangsa yang harus diperhatikan. "Sudah kewajiban pemerintah untuk memberikan perhatian kepada mereka sehingga dapat bermanfaat bagi bangsa dan negara," katanya. Kapolda Aceh juga meminta media untuk menyampaikan kepada

publik bahwa tidak ada kekerasan dan pelanggaran HAM terhadap anak punk yang sedang mendapat pembinaan selama 10 hari, terhitung sejak 13 Desember 2011 . Selama mendapat pembinaan, 59 anak punk laki-laki dan enam wanita itu diberlakukan seperti anak sendiri, mereka mendapat materi pembinaan tentang agama, disiplin dan kebersihan. "Sejak mendapat pembinaan mereka sudah terlihat bersih, hidup teratur dan tidak lagi terkesan jorok," katanya. Ia berharap setelah selesai dibina di SPN Seulawah seluruh remaja yang berusia antara 17 hingga 25 tahun itu dapat kembali ke daerah asal dan hidup normal seperti umumnya masyarakat Indonesia.

Panwas Aceh Verifikasi Data Pemilih Banda Aceh-andalas Panitia Pengawas (Panwas) Provinsi Aceh memverifikasi pemilih pada pemilihan kepala daerah setempat guna memastikan agar tidak terjadi manipulasi data. "Verifikasi dilakukan dengan jalan mengecek langsung setiap pemilih yang namanya tertera di daftar pemilih sementara atau DPS guna memastikan apakah yang bersangkutan benarbenar ada atau fiktif," kata Ketua Panwas Provinsi Aceh Nyak Arief Fadhillah Syah di Banda Aceh, Selasa. Pilkada Aceh dijadwalkan para 16 Februari 2012. Pilkada tersebut digelar serentak antara pemilihan gubernur dan wakil gubernur dengan pemilihan 17 bupati/wali kota dari 23 kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Ia mengatakan, verifikasi tersebut masih dilakukan di 23 kabupaten/kota dengan melibatkan Panwas setempat dan pengawas lapangan yang tersebar di seluruh kecamatan di Provinsi Aceh.

Dari laporan sementara, kata dia, ditemukan ada beberapa masalah data pemilih. Masalah tersebut cenderung kepada perpindahan pemilih ke daerah lain. "Seperti di Kota Sabang. Banyak pemilih yang namanya ada di DPS, tetapi setelah dicek, yang bersangkutan sudah pindah ke tempat lain. Masalah ini sudah kami sampaikan ke KIP setempat," katanya. Masalah itu, kata dia, sudah disampaikan kepada Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Sabang agar mencoret pemilih yang sudah pindah tersebut dari DPS. Selain itu, kata dia, Panwas juga mendatangi seluruh gampong di Provinsi Aceh guna memastikan apakah Daftar Pemilih Sementara ditempel di kantor desa maupun di tempat lainnya atau tidak. "Kalau tidak, kami akan me-

nyurati KIP setempat agar DPS tersebut segera ditempel. Sejauh ini, kami belum menerima laporan resmi ada gampong yang belum menempel DPS," katanya. Sebelumnya, Ketua Kelompok Kerja Pendaftaran Pemilih KIP Aceh Tgk Akmal Abzal mengatakan DPS akan ditetapkan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada 28 Desember 2011. Setelah DPT ditetapkan, kata dia, maka yang tidak terdaftar tidak bisa menyalurkan hak politiknya, memilih pasangan calon gubernur maupun bupati/wali kota di daerahnya. "Karena itu kami mengimbau masyarakat melihat apakah nama mereka tercantum dalam daftar pemilih sementara atau DPS. Jika belum, sebaiknya beritahukan kepada petugas setempat untuk dicatatkan," kata Tgk Akmal Abzal. (ANT)

Selain itu dilaksanakan tradisi potong gigi (Kok Gigo) yang bertujuan untuk meratakan gigi dengan cara dikikir sehingga sang calon pengantin terlihat kuat akan digunakan tempurung batok kelapa yang dibakar walaupun keluar cairan hitam dari batok tersebut ditempelkan pada bagian

gigi. Setelah itu calon pengantin melanjutkan dengan perawatan luluran dan mandi uap. Dijelaskan, selain tradisi merawat tubuh, calon pengantin wanita melakukan upacara kruet andam yaitu mengerit anak rambut atau bulu-bulu halus yang tumbuh agar tampak lebih bersih lalu dilanjutkan dengan pemakaian daun pacar (bohgaca) yang akan menghiasi kedua tangan calon pengantin dan ada yang tiga malam dengan hiasan yang menghasilkan warna merah yang terlihat alami. Setelah itu, mengadakan pengajian dan khataman Al-Quran oleh calon pengantin wanita yang selanjutnya disebut calon dara baro, dan dengan pakaian khas mempersiapkan dirinya untuk melakukan acara siraman (disebut seumano pucok) dan didudukan pada sebuah tikaduk meukasap (tikar Pandan) namun acara ini nyaris tidak ada lagi. Ketika calon Dara Baro dimandikan terlihat beberapa orang ibu akan mengelilingi dengan nyanyian khas Aceh,

andalas/suherman amin

IJABKABUL - Tgk H Zainuddin Daud menikahkan anaknya Intan Sari dan diijabkabulkan bersama pengantin pria Rinaldi. berupa pantun Putroe Treen sambil menari-nari dan membawa syair yang bertujuan untuk memberikan nasihat kepada pengantin. Pada saat upacara siraman berlangsung, pengantin disambut lalu dipangku oleh nyak’wanya

atau saudara perempuan dari pihak orang tuanya. Kemudian satu persatu anggota keluarga yang dituakan akan memberikan air siraman yang telah diberikan beberapa jenis bunga-bungaan tertentu dan ditempatkan pada meurendam atau wadah yang

"Pada 23 Desember 2011 kita serahkan kembali kepada Pemerintah Kota, saya juga berharap mereka dapat dibekali dengan pelatihanpelatihan sehingga dapat mandiri," katanya menambahkan. Sebanyak 65 anak punk dari berbagai daerah seperti seperti Kota Banda Aceh, Lhokseumawe, Tamiang, Aceh Tengah, Sumatera Utara, Lampung, Palembang, Jambi, Batam, Pekan Baru, Jakarta dan Jawa Barat yang terjaring razia penertiban tim gabungan dari Polresta dan Pemerintah Kota Banda Aceh saat menggelar konser musik di Taman Budaya. Sebelum mendapatkan pembinaan di SPN Seulawah puluhan anak punk tersebut sempat diamankan di Mapolresta Banda Aceh. (ANT)

PNS Harus Loyal dan Profesional Aceh Timur-andalas Dalam menjalankan organisasi, banyak hal yang telah dilaksanakan Dharma Wanita Persatuan sesuai visi, misi serta tujuan organisasi. Dengan satu harapan bisa berperan aktif dalam mempersatukan istri-istri PNS di seluruh Indonesia, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya anggotanya sesuai kebutuhan nyata. Sebagai pendamping Pegawai Negeri Sipil yang berada di tingkat pusat dan daerah di seluruh Indonesia. Apabila kita melihat ke masa depan, tugas bangsa adalah membangun masyarakat Indonesia yang sejahtera, pemerintah bertanggung jawab untuk mewujudkannya. PNS sebagai aparat pemerintah yang menjadi pelaksana kebijakan dan program pemerintah harus mempunyai loyalitas, dedikasi dan profesional serta didampingi oleh anggota DWP yang berkualitas yang berperan aktif membantu suksesnya pelaksanaan program pemerintah tersebut. Sehingga pembangunan masyarakat yang sejahtera bisa diwujudkan. Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Dharma Wanita Pusat pada peringatan hari ulang tahun DWP tahun 2011, melalui Ketua DPW Kabupaten Aceh Timur Ny Retno Andayani Syaifannur. (LAN)

Prosesi Tahapan Pelaksanaan Hingga Aqad Nikah dan Pelaminan LAIN lubuk lain ikan, lain padang lain pula belalangnya. Begitulah tentang adat istiadat dalam upacara perkawinan di wilayah Kabupaten Bireuen Aceh, dalam prosesi tahapan pelaksanaan adat dalam prosesi aqad nikah dan duduk di pelaminan yang memang ada sedikit perbedaan antara daerah yang satu dengan daerah yang lain walau pada prinsipnya tetap sama.

(HERA)

Kapolda: Pembinaan Anak Punk tak Langgar HAM

Mengintip Perkawinan di Aceh (Bagian II)

Catatan : Drs H Suherman Amin

Noval mengatakan, pihaknya terus mengupayakan cepat selesai dan saat ini diperkirakan secara kasar masih tersisa berkisaran 20 atau 25 persen lagi, dan insya Allah akan cepat selesai bila data yang telah tersedia (terekam) tidak hilang kamera foto tidak mengulah dan komputernya pun tetap baik. “Memang batas waktu yang direncanakan berakhir Desember 2011 ini, namun kita harapkan ada perpanjangan waktu untuk beberapa bulan hingga memasuki tahun 2012,“ ungkap Noval.

telah dilapisi dengan kain warna berbeda-beda yang disesuaikan dengan silsilah keluarga. Kemudian pada upacara Aqad Nikah dan Antar Linto pada hari H yang telah ditentukan, akan dilaksanakan Intat Linto (mengantar pengantin pria). Namun, sebelum berangkat ke rumah keluarga calon pengantin pria menyempatkan diri untuk terlebih dahulu meminta iZin dan memohon doa restu pada orang tuanya. Setelah itu barulah diantar ke rumah pengantin perempuan disertai rombongan pergi sekaligus untuk bersanding di pelaminan. Sementara itu sambil menunggu rombongan Calon Linto Baroe (CLB) tiba hingga acara ijab Kabul selesai dilakukan, Calon Dara Baroe (CDB) hanya diperbolehkan menunggu di kamarnya. Selain itu juga hanya orangtua serta kerabat dekat saja yang akan menerima rombongan CLB. Saat aqad nikah berlangsung, ibu dari pengantin pria tidak diperkenankan hadir tetapi dengan berubahnya waktu kebiasaan ini dihilangkan,

sehingga ibu pengantin pria bisa hadir saat ijab kabul. Keberadaan sang ibu juga diharapkan saat menghadiri acara jamuan besan yang akan diadakan oleh pihak keluarga wanita. Setelah ijab kabul selesai dilaksanakan, keluarga CLB akan menyerahkan jeunamee yaitu mas kawin berupa sekapur sirih, seperangkat kain adat dan paun yakni uang emas kuno seberat 100 gram. Setelah itu dilakukan acara menjamu besan dan seleunbu linto/dara baro yakin acara suap-suapan di antara kedua pengantin. Makna dari acara ini adalah agar keduanya dapat seiring sejalan ketika menjalani biduk rumah tangga. Kemudian ada juga pihak keluarga yang melaksanakan upacara tepungtawar (Upacara Peusijeuk) yaitu memberi dan menerima restu dengan cara memerciki pengantin dengan air yang keluar dari daun seunijeuk, akar naleung sambo, maneekmano, oenseukee pulut, one gaca dan lain sebagainya minimal harus ada tiga yang pakai. Acara ini dilakukan oleh beberapa orang yang dituakan (sesepuh) sekurangnya lima orang. Itulah sekelumit acara adat istiadat di Aceh. *** .....................Selesai........................


Rabu

SAMBUNGAN

21 Desember 2011

Kasus Anak Punk

“Tak Mungkin Mereka Tidur di Jalan Terus” Jakarta-andalas Kasus penggundulan anakanak punk di Aceh oleh kepolisian setempat memicu kontroversi karena dianggap melanggar HAM. Menyikapi perdebatan itu, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf malah balik bertanya soal masa depan anak punk di Aceh kelak. "Siapa yang mikir HAM mereka masa depan. Tidak mungkin mereka hidup begitu terus. Tidur di pinggir jalan, tuturnya di Kantor Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (20/12). Irwandi mengaku tidak pernah memerintahkan rambut punkers digunduli. Dia hanya meminta punkers hidup dengan normal agar masyarakat bersimpati. "Kenapa sampai diplontos dan dicebur ke kolam. Kalau itu yah cara polisi," katanya. Tindakan polisi menggunduli punkers dengan alasan pembinaan, menurut Irwandi, sudah

oke. Pemerintah juga punya tanggung jawab terhadap masa depan anak-anak yang identik dengan rambut mohawk itu. "Maka polisi membina dan beberapa kemudian mungkin ada yang cocok jadi satpam, atau jadi apa. Atau ada yang mau sekolah kita berikan beasiswa atau yang lain," jelasnya. Sedikitnya 60 anak punk ditangkap polisi syariah di NAD usai menonton konser pada Sabtu, 10 Desember 2011. Polisi lalu melakukan pembinaan mereka dengan cara menggunduli dan memandikan mereka. "Mereka itu kan kerjaannya tukang palak, ada yang memakai narkotika. Nah ini kan meresahkan masyarakat, bagaimana kalau masyarakat mengambil tindakan. Selama ini sudah banyak laporan yang masuk," jelas Kabid Humas Polda Aceh, AKBP Gustav Leo, Jumat (16/12).(DETIK)

Wali Kota Sindir Mantan Pejabat yang Menentang Harapan Square .........(Dari Halaman 1) lasa (20/12). Rahudman mengatakan, pembangunan pusat jajanan malam itu dilakukan semata-mata untuk penataan pedagang kali lima yang ada di kawasan Jalan Samanhudi dengan menggandeng pihak ketiga. Bahkan, pihak ketiga sudah bersedia mencarikan modal para pedagang yang akan berjualan Harapan Square. “Kita sudah berulangkali menertibkan pedagang di kawasan itu, tapi tetap saja kembali berjualan. Kalau ada pihak ketiga yang bersedia menata kawasan itu menjadi pusat jajanan malam dengan konsep yang lebih baik, harusnya kita dukung bersama,” ujarnya. Terkait adanya keberatan warga yang tinggal di sekitar Jalan Samanhudi atas pembangunan Harapan Square, lanjut Rahudman, pihaknya akan mencarikan solusi. Namun, keberatan warga itu jangan dipolitisasi. “Kalau sudah pensiun, pensiun ajalah, jangan keberatan warga itu dibesar-besarkan untuk kepentingan politik. Saya lebih paham bagaimana menata kota ini menjadi lebih baik,” ujar Rahudman seolah menyindir salah seorang mantan pejabat yang keberatan atas pembangunan Harapan Square itu. Pada kesempatan itu, Wali

Kota Medan juga mewanti-wanti agar seluruh pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jajaran Pemko Medan jangan hanya tidur dan diam di kamar, karena program Pemko Medan yang terus gencar dilakukan membutuhkan kinerja ekstra tinggi. "Bagaimana mungkin pers akan mengekspose kegiatan yang kita lakukan, kalau Anda diam saja atau malah tidur di kamar,” kata Rahudman mengingatkan seluruh SKPD Pemko Medan. Dia menjelaskan, hubungan antara media cetak dan media elektronik dengan Pemko Medan selama ini sangat baik dan tidak bisa dipisahkan. Karena melalui medialah, masyarakat dapat mengetahui informasi, khususnya tentang program pembangunan yang terus giat dilakukan. “Pemko Medan cukup banyak mendapat masukan dari media dalam melaksanakan visi-misi dan program. Informasi yang disebarkan lewat media membuat masyarakat makin memahami dan justru termotivasi menyukseskan program pembangunan,” tandasnya. Dalam acara tersebut turut hadir Sekda Kota Medan Syaiful Bahri, Asisten, sejumlah pimpinan SKPD Pemko Medan, camat, dan lurah se-Kota Medan serta Anggota DPD RI Parlindungan Purba SH.(BEN)

Sekolah Ajarkan Cara Hidupkan Mayat .........(Dari Halaman 1) rekaman kepingan DVD. Manajer Gereja Wetlife Tvonne Baker mengatakan kepada The Queensland Times bahwa beberapa ‘keajabaian’ telah terjadi di gerejanya dan mereka memiliki harapan yang tinggi kepada para guru dalam ‘Sekolah Supernatural Evangelis’ agar dapat memberikan kontribusi lebih. Situs gereja tersebut menjelaskan: “Sekolah Supernatural dirancang untuk

membekali siswa untuk ‘hidup dan bertindak’ dalam supernatural yang mengacu pada pengajaran bibel dan praktiknya – untuk melihat kerajaan Tuhan secara nyata di Bumi. Namun situs tersebut tidak menjelaskan berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk kursus tersebut dan tidak juga tersedia penjelasan lebih lanjut. Gereja tersebut berada di dekat Ipswich, yang juga mengalami banir dahsyat Queensland pada awal tahun lalu.(NET)

Senin, Cuti Bersama .........(Dari Halaman 1) migrasi, dan Menteri Pendayagunaan Apratur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia No 2 Tahun 2010, No Kep 110/MEN/VII/2010, dan No SKB/07/M.PAN-RB/06/2010 tanggal 15 Juni 2010 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2011. “Senin (16/12) libur nasional dan cuti bersama perayaan Natal 2011 dan Selasa (27/12) seluruh pegawai diharuskan masuk kerja kembali sebagaimana biasanya,” kata Kabag Humas Pemko Medan Budi Hariono kepada wartawan, Selasa (20/12). Dia mengatakan, keputusan libur dan cuti bersama tersebut juga berdasarkan surat edaran Sekda No 800/22983 tanggal 20 Desember 2011 yang telah diedarkan sejak Selasa (20/12) siang. Dalam surat edaran tersebut, lanjutnya, disebutkan bahwa seluruh Staf Ahli, Asisten, Kepala Dinas/Badan, Sekretaris DPRD Medan, Direktur RSUD dr Pirngadi Medan, Kepala Satpol PP, Kepala Kantor, Kepala Bagian,

Direktur Perusahaan Daerah milik Pemko Medan serta camat di lingkungan Pemko Medan diingatkan agar tetap memantau kehadiran PNS di lingkungan kerjanya masing-masing usai pelaksanaan Cuti Bersama. Dalam pelaksanaan Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama ini, jelasnya, khusus untuk sekolah agar memedomani kalender pendidikan. Sedangkan bagi unit kerja bersifat operasional maupun pelayanan langsung kepada masyarakat yang tidak bisa ditunda antara lain Dinas Kesehatan, RSUD dr Pirngadi, Dinas Pencegah Pemadam Kebakaran, Dinas Kebersihan, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP agar tetap mengatur program kerja masingmasing. Dengan disampaikannya pengumuman ini, Budi berharap agar masyarakat bisa mengetahuinya sehingga masyarakat yang punya keperluan dengan instansi pemerintah di jajaran Pemko Medan tidak akan mengunjunginya pada hari yang telah ditetapkan sebagai Cuti Bersama Hari Raya Natal 2011 tersebut.(REL/BEN)

harian andalas | Hal.

15

Bayi Tabung Kembar Empat Lahir di Medan .........(Dari Halaman 1) Maris Halina Wongso dan kedua orang tua bayi. Binarwan juga merupakan dokter yang menangani program bayi tabung pasangan Denny dan Mardiana dari proses awal hingga proses persalinan. Menurut Binarwan, awal program bayi tabung yang dijalani pasangan itu dilakukan sejak Maret 2011. Saat itu dilakukan pengambilan sperma milik suami dan mengambil sel telur sang istri yang proses pengambilannya dilakukan bersamaan. Lalu, sperma dan sel telur yang diambil tadi disatukan dalam tabung untuk proses pembuahan. Tiga hari berikutnya, pembuahan menghasilkan 11 embrio. Tiga embrio di antaranya dimasukkan ke dalam rahim istrinya. Sedangkan sisanya, 8 embrio lagi, disimpan di tempat khusus. “Embrio itu bisa disimpan sekitar lima tahunan. Jika dibutuhkan

pasangan ini, bisa memanfaatkannya lagi,” kata Binarwan yang juga konsultan spesialis kebidanan dan kandungan ini. Setelah 2 minggu, hasilnya positif dan minggu ketiga dilakukan pemeriksaan dengan USG (ultrasonografi). “Hasilnya, ada lima janin. Rupanya, ada dua janin yang membelah menjadi dua,” sebutnya. Namun, pada perkembangannya, salah satu embrio tidak berkembang. “Satu embrio menyusut di dalam kandungan dan empat embrio lagi terus berkembang hingga dilahirkan,” ungkapnya. Menurut Binarwan, sangat dibutuhkan pemeriksaan rutin selama proses kehamilan, sebab, kondisi bayi tabung berbeda dengan hamil dengan proses biasanya. Bahkan, setelah terjadinya kontraksi, persiapan setelah bayi dilahirkan juga diperhitungkan pihaknya karena usia bayi belum genap 9 bulan.

Hakim Minta Mantan Bupati Nisel Jujur

Ke empat bayi tersebut lahir di usia 30 minggu, usia yang tergolong normal. “Si ibu masuk rumah sakit seminggu sebelum perkiraan bayi akan lahir. Setelah terjadi kontraksi, persalinan pun dilakukan dengan operasi caesar,” katanya. Disebutkannya, tingkat keberhasilan bayi tabung ini, tergantung dari usia pasangan suami istri. Sebab, tingkat kegagalan program hamil ini sangat mungkin terjadi. “Umur di bawah 35 tahun, tingkat keberhasilannya bisa mencapai 50 sampai 70 persen. Semakin tua umur untuk melakukan bayi tabung ini, semakin kecil kemungkinan keberhasilannya. Jadi, keberhasilan bayi tabung ini tergantung usia,” tegasnya. Sementara, Rasyidah menambahkan, bayi pertama yang dilahirkan berat badannya 900 gram, bayi kedua 1.035 gram, ketiga 1.020 gram, dan bayi keempat 985 gram.

Pasca-dilahirkan, dua dari empat bayi tersebut tidak menangis seperti bayi lainnya. “Bayi dipasang alat bantu pernapasan CPAP, oksigen di hidung,” ungkapnya. Orang tua bayi, Denny menyampaikan rasa bahagianya atas kelahiran keempat bayi kembar mereka. Pasalnya mereka telah menanti bisa punya anak sejak enam tahun lalu, sejak menikah tahun 2005. Berbagai pengobatan telah dijalani istrinya, mulai dokter spesialis kandungan hingga pengobatan alternatif. “Hasilnya katanya baik-baik saja. Tapi istri saya tidak hamil-hamil. Padahal, berobatnya sudah ke mana-mana dan dengan dokter yang berbedabeda,” ungkapnya. Hingga 2008, pemeriksaan terhadap dirinya pun dilakukan dan dikatakan saluran spermanya tersumbat (anzoospermia). Program hamil melalui bayi tabung itu diperolehnya setelah mela-

kukan pemeriksaan dan mengambil keputusan tersebut. “Jangan selalu menyalahkan kaum hawa. Sebaiknya periksa juga kondisi kita (laki-laki). Semua yang mengalami pasti stres. Tapi, jika memang sudah kemauan, pilihan itu harus dipilih,” tuturnya. Binarwan menjelaskan, apa yang dialami Denny merupakan terjadinya penyumbatan di saluran sperma. Sperma yang dihasilkan akan keluar dari saluran tersebut, tapi itu berupa cairan saja. Sedangkan, sel sperma tidak keluar dan hanya berkumpul di buah zakar. “Makanya, operasi terhadap laki-laki, dilakukan dengan pengambilan sel sperma di buah zakar dan langsung disuntikkan ke sel telur,” pungkasnya. Sementara itu kondisi keempat bayi stabil dan masih menjalani perawatan intensif di dalam inkubator ruang Perinatologi Lantai III RSIA Stella Maris.(YN)

Ruhut Sitompul Ingin Keluar dari Demokrat

.........(Dari Halaman 1) hanya berada di ruangan anggota KPU, Saut Hamonangan Sirait, selama 10 menit. Padahal beberapa saksi, bahkan Saut sendiri, mengatakan Fahuwusa berada di ruangan itu selama 1,5 jam. "Basa-basi nanya soal kabar Nias saja sudah lebih 10 menit," ujar Pangeran. Fahuwusa mengatakan, ia bermaksud berkonsultasi kepada Saut perihal pencoretan dirinya sebagai bakal calon bupati. Fahuwusa bahkan membantah jika dia menyerahkan duit yang dibungkus kue kelapa kepada Saut. "Saya nggak tahu siapa yang kasih," elak Fahuwusa. Mendengar jawaban Fahuwusa, majelis pun cuma bisa geleng-geleng kepala. "Itu hak saudara," kata Pangeran. Soal percakapan yang sengaja direkam Saut, kembali Fahuwusa membantahnya. Ia mengaku tidak tahu suara siapa itu. "Saya tidak tahu suara siapa itu," tegas pria yang juga pernah berprofesi sebagai jaksa selama 20 tahun ini. Berulang kali hakim meminta supaya Fahuwusa jujur. Terlebih melihat track record Fahuwusa yang ternyata pernah menjabat sebagai Kajari Pekanbaru. Namun itu tidak membuat Fahuwusa mengubah keterangannya. Meski sudah ada bukti yang didukung sejumlah kesaksian, Fahuwusa bahkan dengan tegas menyatakan dirinya tidak bersalah.(DETIK)

Jakarta-andalas Ruhut Sitompul mulai merasa tak nyaman berada di partainya sendiri yakni Partai Demokrat. Ruhut menilai banyak dari kalangan internal Demokrat yang tidak suka terhadap cara berpolitiknya yang kini duduk sebagai anggota Komisi III DPR. Karenanya, Ruhut mengancam akan keluar dari partai jika terus direndahkan. "Saya setia, loyal sama SBY. Kalau kepada Demokrat, saya enggak. Kalau mereka terus tidak menerima cara berpolitik saya ya saya bisa keluar. Saya merasa politikus profesional. Ketika saya direndahkan, saya akan keluar dari Partai Demokrat," kata Ruhut kepada wartawan, Selasa (20/12). Menurut Ruhut, ada yang menganggapnya sebagai ganjalan seperti beberapa orang di jajaran dewan pengawas Demokrat yang membuatnya tidak bersemangat. Ruhut yang sempat berpolitik di Partai Golkar tersebut mengatakan dirinya pindah ke partai penguasa saat ini karena SBY sebagai Ketua Dewan Pembina menerima cara berpolitiknya yang memang nyentrik. "Faktor utamanya adalah cara berpolitik saya harus diterima partai itu. Jadi saat Pak SBY bisa menerima cara berpolitik saya ya saya pindah ke PD," tambahnya. Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bathoegana mengakui ada beberapa orang di internal partai yang tidak suka dengan Ruhut Sitompul. Namun, hal itu dianggapnya sebagai hal yang wajar. "Ruhut memang orangnya meledakledak, spontanitas gaya politiknya. Kalau di internal ada yang tidak suka itu biasa saja," katanya, Jakarta, Selasa (20/12). Meski sering mengucapkan pernyataan yang menimbulkan perdebatan, Ruhut dibutuhkan Demokrat saat pihak atau

partai politik lain menyerang. Ruhut bisa melawan dengan gayanya itu. "Kalau partai diserang-serang terus, butuh orang seperti Ruhut, ada saatnya muncul ada masanya disimpan. Dia ibaratnya jadi penyerang dalam sepakbola," ujar Sutan. Sutan belum mengetahui detail alasan Ruhut ingin keluar dari Demokrat. Ia belum bisa berkomentar banyak soal hal itu. Tidak Yakin Sejumlah politisi Partai Demokrat menanggapi berbeda pernyataan Ruhut Sitompul yang ingin keluar dari partai tersebut. Ada yang tidak percaya, ada pula yang berharap Ruhut mengurungkan niatnya. Sementara yang lain menganggap, Ruhut yang akan rugi jika ia benarbenar keluar. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Ahmad Mubarok, yakin bahwa ancaman Ruhut Sitompul untuk keluar dari Demokrat tidak sungguh-sungguh. Menurutnya, Ruhut terlalu tangguh untuk keluar dari Demokrat. “Saya tidak percaya

itu pernyataan sungguhan,” ujar Mubarok, Selasa (20/12). Ia berpendapat, pernyataan macam itu wajar saja bila keluar dari Ruhut yang notabene merupakan sosok kontroversial. “Kami sudah paham, sehingga biasabiasa saja. Orangnya siap dikritik dan dicaci-maki. Saya nggak percaya. Dia itu orangnya tangguh,” ujar Mubarok. Sementara, Juru Bicara Partai Demokrat Andi Nurpati, mengatakan jika pernyataan itu benar, ia berharap Ruhut mengurungkan niatnya. Nurpati menegaskan tidak ada yang memusuhi Ruhut di internal Demokrat. “Setiap orang mempunyai style masing-masing. Yang penting sesuai dengan arahan dan tujuan partai. Justru saat ini, ke depan setiap kader dan pimpinan diminta saling mendukung, saling bersinergi dalam mendukung pemerintahan dan pembangunan dalam rangka tingkatkan program pro rakyat," ujar Nurpati kepada pers, Selasa (20/12).(NET)

DPRD Menduga Keputusan PN Medan Menyimpang .........(Dari Halaman 1) ke DPRD Medan, seluruhnya mengaku memiliki sertifikat hak milik atas tanah yang mereka kuasai selama ini. Namun, akibat adanya keputusan PN Medan untuk mengeksekusi tanah tersebut, hak-hak mereka menjadi terabaikan dan tanah mereka diserobot. “Warga merasa tanah mereka telah diserobot oleh karena ada keputusan eksekusi dari PN Medan. Masalah inilah yang

dilaporkan warga ke DPRD Medan,” jelasnya. Untuk itu, Ikrimah berjanji akan segera membawa persoalan warga Jalan Jati itu untuk dibahas di tingkat Pimpinan DPRD Medan, selanjutnya menjadi agenda resmi DPRD Medan melalui Komisi A untuk menindaklanjutinya. “Komisi A bisa saja memanggil pihak-pihak terkait seperti PN Medan dan Badan Pertanahan Nasional. Jika nantinya terbukti ada penyimpangan keputusan,

maka secara resmi DPRD Medan bisa melaporkan Ketua dan Hakim PN Medan ke Komisi Yudisial,” katanya. Khawatirkan SIMB Sementara warga korban esksekusi lahan di Jalan Jati mengkhawatirkan pihak Dinas Tata Ruang Tata Bangunan (TRTB) Medan menerbitkan surat izin mendirikan bangunan (SIMB) di atas lahan seluas 7,5 hektare yang telah dieksekusi PN Medan itu. Kendati warga sudah mela-

porkan tindakan pihak yang dimenangkan PN Medan karena membangun tembok keliling di atas lahan tersebut ke Dinas TRTB Medan, hingga Selasa (20/ 12) belum juga ada respon dari dinas terkait untuk menindaknya. Justru beberapa petugas Dinas TRTB melakukan pengukuran di atas lokasi tanah yang dipersengketakan tesebut. "Aku melihat mereka mengukur lahan-lahan warga, lalu saya tanya mereka, ini atas pengaduan siapa

pak? Laporan dari 23 KK yang meminta dikeluarkan SIMB," ucap salah seorang petugas Dinas TRTB seperti ditirukan Naibaho, salah seorang warga korban eksekusi kepada wartawan. Sementara Kadis TRTB Medan Sampurno Pohan saat dikonfirmasi andalas membenar adanya laporan 23 KK yang dimenangkan PN Medan meminta agar SIMB di lahan sengketa tersebut, dikeluarkan. "Nanti saya tanya anggota saya," ujar Kadis.(BEN/ACO)

Rumah Dinas Wali Kota Medan Diteror ‘Bom’ .........(Dari Halaman 1) pukul 06.00 WIB. Di rumah dinas wali kota, pelaku meletakkan paket mencurigakan itu di pos satpam. Sebelum meletakkan paket tersebut dirinya mengaku sudah memanggil orang yang ada di rumah dinas wali kota. Namun tidak ada jawaban. Ketika wartawan mempertanyakan motif pelaku meletakkan paket-paket mencurigakan itu, Wakil Ketua LSM SAKTI-SUMUT Dedek Sinurat menga-

takan hal tersebut dilakukan sebagai bentuk kekesalan mereka terhadap instansi terkait di Sumut yang membiarkan makanan dan minuman impor masuk ke daerah ini. Ia mengaku sebelumnya lembaganya telah menyurati pihak Bea Cukai, Kejatisu, Poldasu, dan wali kota tentang larangan membeli makanan dan minuman impor namun tak kunjung ada jawaban. Pihaknya mengedarkan surat ke instansi terkait pada Kamis lalu, tetapi tidak ada respon. “Jadi kita kirim paket yang isinya uang

pecahan dan selebaran sebanyak 300 lembar. Kita hanya kasihan melihat petani, mereka menanam tetapi barang mereka tidak laku, dan hanya produk luar yang selalu diutamakan karena harganya lebih murah," sambungnya. Tujuan dikirimkannya paket berisi uang pecahan Rp500 dua buah dan 1 lembar uang pecahan Rp1.000, ke gereja agar pihak gereja dapat membagi-bagikannya kepada jemaat. "Ini kan mau menjelang Natal, jadi kan banyak nanti parcelparcel berdatangan. Dan itu, rata-

rata produknya dari luar semua. Cuma itu saja maksud kita, agar produk dalam negeri lebih diutamakan," pungkasnya. Sementara itu, Tongam ketika ditanya wartawan usai menjalani pemeriksaan di Mapolsek Medan Kota mengatakan, dirinya tidak sedikitpun memiliki niat membuat khawatir jemaat Gereja Katedral Jalan Pemuda atas paket berisi selebaran tersebut. “Apabila keluarga kita di Katedral merasa tersinggung, kami keluarga besar SAKTISUMUT mohon maaf,” kata

Tongam. Diceritakan Tongam, pihaknya mengantarkan paket itu hanya untuk mengimbau jemaat gereja agar tidak menggunakan produk impor yang bermasalah, terutama buahbuahan, makanan dan minumam. "Pertama, selebaran itu kita bungkus rapi agar kesannya menarik. Kedua kita letakkan itu tidak di tempat yang tersembunyi, tapi tempat terbuka. Kemudian, di dalamnya juga berisi uang pecahan, ini kita lakukan untuk membantu sedikit biaya fotokopi selebaran," jelas Tongam.(HER)

terkesan ketidaknetralan panitia yang terlalu membela tim Analisa. Seharusnya, siapa pun yang bersalah melanggar peraturan harus diberi sanksi.

Terlebih jenis pelanggaran yang dilakukan tim Analisa termasuk kategori fatal sehingga sangat layak didiskualifikasi.

Analisa Curang, Analisa Juara .........(Dari Halaman 1) tidak bersedia bertanding penggantinya, tapi tim futsal PWI Sumut. Panitia beralasan karena tim andalas tetap dinyatakan kalah WO karena

dengan tim Analisa di babak penyisihan grup A. Padahal, tim futsal andalas menolak bertanding karena tim Analisa ngotot mempertahan-

kan seorang pemainnya yang ilegal, dan panitia tidak menggubris protes yang disampaikan tim andalas. Ya, keputusan apa itu? Banci dan tidak tegas. Sangat

(TIM)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Rabu, 21 Desember 2011 | No: 2062/Tahun VII | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Ketua Umum DPD Gema Ormas MKGR Sumut, Dodi Santoso foto bersama Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ir H Aburizal Bakrie dan Ketua Umum DPP Ormas MKGR Pusat, Priyo Budi Santoso beserta seluruh pengurus Gema Ormas MKGR Sumut.

MKGR Sumut Dukung Ical Jadi Presiden K

Teks & Foto andalas rony muharrman

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ir H Aburizal Bakrie, memberi sambutan dalam acara pelantikan Pengurus DPD Gema Ormas MKGR Sumut.

KETUA Umum DPP Partai Golkar, Ir H Aburizal Bakrie atau yang sering disapa Ical, menghadiri acara pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Generasi Muda Ormas Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (DPD Gema Ormas MKGR) Sumatera Utara, yang berlangsung di Istana Maimun Medan, Selasa (20/12) sore. Dalam acara tersebut, Ical diundang untuk menyaksikan langsung pelantikan pengurus DPD Gema Ormas MKGR Sumut tersebut. Dalam sambutan singkatnya, Ical mengatakan bahwa generasi muda harus diarahkan kepada sesuatu yang baik demi kepentingan bangsa dan negara Indonesia. "Sebab, pemuda memiliki semangat yang besar dan harus diarahkan kepada sesuatu yang baik," ujarnya. Oleh karena itu, sebut Ical, dengan dikukuhkannya kepengurusan DPD Gema Ormas MKGR Sumut ini, ia berharap nantinya para kader yang didominasi oleh generasi muda dapat memberikan kontribusi bagi bangsa dan negaranya. "Untuk itu, saya berharap para kader yang dilantik tersebut, betul-betul mempertahankan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika termasuk nilai budaya Indonesia," imbuhnya. Sementara itu, pelantikan DPD Gema Ormas MKGR Sumatera Utara masa bhakti 2011-2016, dilakukan Ketua Umum DPP Ormas MKGR Pusat, Priyo Budi Santoso.

Dalam acara yang bertemakan "Membentuk Pemuda yang Intelektual, Berwawasan, Elegansi, Dekat Dengan Masyarakat dan Berguna Bagi Rakyat," Dodi Santoso dipilih sebagai Ketua Umum DPD Gema Ormas MKGR Sumut. Dalam sambutan singkatnya, Dodi Santoso mengatakan MKGR Sumut siap mendukung Abu Rizal Bakrie sebagai Presiden 2014. Karena itu dirinya siap untuk bekerja keras dan siap untuk melanjutkan apa yang menjadi tujuan dan cita-cita ormas MKGR itu. Sementara, Ketua Umum DPP Ormas MKGR Pusat, Priyo Budi Santoso, mengatakan generasi muda haruslah bangkit dan meneruskan cita-cita bangsa. Selain itu, pemuda harus dapat menebarkan nilai-nilai musyarawah gotong-royong. "Oleh karenanya, saya berharap kepada pengurus yang baru dilantik ini, agar dapat lebih memaksimalkan lagi tujuan dari ormas ini," ujar Priyo ketika memberikan pidato singkatnya. Pelantikan tersebut juga diisi dengan pembagian 1000 paket sembako secara simbolis kepada kaum dhuafa atau tuna netra dan yatim piatu. Selain itu, dalam acara tersebut turut hadir Walikota Medan, Rahudman Harahap, beberapa pejabat Pemko Medan dan Pemprovsu serta para pemuka agama. Kemudian, ribuan kader dan simpatisan Gema Ormas MKGR Sumut juga hadir dalam acara tersebut.

Ketua Umum DPP Ormas MKGR Pusat, Priyo Budi Santoso, memberi sambutan dalam acara pelantikan Pengurus DPD Gema Ormas MKGR Sumut.

Ketua Umum DPD Gema Ormas MKGR Sumut, Dodi Santoso, memberi sambutan dalam acara pelantikan Pengurus DPD Gema Ormas MKGR Sumut.

Ketua Umum DPP Ormas MKGR Pusat, Priyo Budi Santoso, melantik Ketua Umum DPD Gema Ormas MKGR Sumut, Dodi Santoso, beserta seluruh pengurus Gema Ormas MKGR Sumut.

Ketua Umum DPD Gema Ormas MKGR Sumut, Dodi Santoso, bersalaman bersama Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ir H Aburizal Bakrie. Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ir H Aburizal Bakrie, memberikan paket sembako kepada kaum dhuafa.

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ir H Aburizal Bakrie, menerima tepak dari penari tarian pembuka acara pelantikan Pengurus DPD Gema Ormas MKGR Sumut.

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ir H Aburizal Bakrie didampingi Wali Kota Medan, Rahudman Harahap melambaikan tangan kearah simpatisan saat tiba di Istana Maimun, Medan.

Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ir H Aburizal Bakrie didampingi Wali Kota Medan, Rahudman Harahap berjabat tangan dengan simpatisan saat tiba di Istana Maimun, Medan.

Harian Andalas 21 Desember 2011  

lugas dan cerdas

Advertisement