Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Senin, 6 Desember 2010 | No: 1758/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Sakyan Asmara: “Sebagai Putra Daerah Saya Tentu Gembira” Bursa Calon Sekdaprovsu

andalas/rony muharrman

Anak Siantar dan Belawan, Taipan Terkaya di Indonesia

Medan-andalas Meski dijagokan dan dinilai layak menjadi kandidat calon Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu), namun para kandidat masih bungkam. Para kandidat seperti: H Syafaruddin SH (Kadis Pendapatan Sumut), Drs Syaiful Safri MM (Kadis Pendidikan Provsu), Asrin Naim (Asisten II Bidang Umum dan Aset) dan Nurdin Lubis (Kepala Inspektorat Provsu) masih enggan berkomentar dan menanggapinya. Hal ini diketahui, ketika andalas Minggu (5/12) mengonfirmasi mereka melalui telepon selularnya atau mengirim pesan singkat. “Saya no coment menanggapinya. Karena soal pengusulan jadi Sekdaprovsu merupakan kewenangan Gubsu H Syamsul Arifin,” ujar Drs Syaiful Safri MM menjawab andalas. Sakhyan Asmara merupakan satusatunya nama yang menyatakan kesiapannya jika dipilih menjadi Sekdaprovsu. Saat dikonfirmasi via pesan singkat Kamis lalu, Staf Ahli Bersambung ke Hal. 15

TIDAK TERBIT Sehubungan dengan peringatan 1 Muharram 1432 H, yang jatuh pada Selasa 7 Desember merupakan libur nasional, Harian andalas tidak terbit. Harian andalas akan terbit kembali seperti biasa Rabu 8 Desember. Demikian diumumkan, kiranya para pembaca, pelanggan dan relasi maklum. Terima kasih.

KUNJUNGI ANDALAS Ketua DPR RI, Marzuki Ali (kiri/atas) didampingi Ketua DPRD Medan, Amiruddin SH berdialog akrab dengan Pemimpin Umum Harian Andalas, Iskandar ST (dua dari kanan/bawah), Wakil Pemimpin Umum, H.Baharuddin, dan unsur pimpinan lainnya di kantor redaksi Harian Andalas Jalan T.Amir Hamzah Medan, Minggu (5/12).

Ketua DPR ‘Curhat’ di Harian Andalas Mulai dari Mentawai, Artis Sinetron, Setan dan Karpet Merah Medan-andalas Ketua DPR-RI, Marzuki Alie mengunjungi Harian andalas, di Jalan T Amir Hamzah Medan, Minggu (5/12) siang. Kunjungan selama 1 jam lebih

tersebut dimaksudkan untuk bersilaturahmi dengan andalas, sebagai media berpengaruh di Sumatera Utara. Pada kesempatan itu Marzuki Ali didampingi oleh Ketua DPRD Medan Amiruddin SH. Rombongan diterima Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Iskandar ST, Wakil Pemimpin Umum H. Baharuddin, Christoffel Manurung, Siddiq Surbakti dan segenap jajaran pimpinan

Bersambung ke Hal. 15 Alfred Riedl

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

40 TERKAYA INDONESIA VERSI FORBES No N a m a 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12.

Kekayaan

R Budi & Michael Hartono 11 miliar dollar AS Susilo Wonowidjojo 8 miliar dollar AS Eka Tjipta Widjaja 6 miliar dollar AS Martua Sitorus 3,2 miliar dollar AS Anthoni Salim 3 miliar dollar AS Sri Prakash Lohia 2,65 miliar dollar AS Low Tuck Kwong 2,6 miliar dollar AS Peter Sondakh 2,4 miliar dollar AS Putra Sampoerna 2,3 miliar dollar AS Aburizal Bakrie 2,1 miliar dollar AS Kiki Barki 1,7 miliar dollar AS Eddy William Katuari 1,65 miliar dollar AS

Bersambung ke Hal. 15

BALASKAN DENDAM! Jakarta - andalas Dua pertandingan AFF Cup 2010 dilewati timnas Indonesia dengan mulus. Malaysia dihajar 5-1 di laga pertama Rabu pekan lalu. Terakhir Firman Utina dkk menggasak Laos 6-0. Sungguh pencapaian yang tidak terduga mengingat sebelumnya Indonesia mengalami kekalahan telak saat laga uji coba menghadapi Uruguay.

andalas lainnya. Mengawali perbincangan, Iskandar ST menjelaskan bahwa Harian andalas merupakan salahsatu media yang bernaung di bawah Star Media Grup. Lainnya adalah media online star berita.com, starnews radio dan Tabloid Mingguan KPK Pos. “Sebagai pilar keempat demokrasi,

Medan- andalas Martua Sitorus dan Sukanto Tanoto, dua pengusaha kelahiran Sumatera Utara, tahun ini kembali masuk dalam jajaran 10 besar orang terkaya di Indonesia. Nilai kekayaan keduanya meningkat pesat, bersama dengan para milyarder Indonesia lainnya. Nama Martua Sitorus di dunia bisnis nasional mungkin tak setenar milyuner lain. Namun, dari daftar 40 orang terkaya di Indonesia pada 2010, Majalah Forbes menempatkan

Selasa (7/12) pkl. 19.30 WIB LIVE

Brian Robson

Hapus Memori Sepakbola Gajah KEJUARAAN Tiger Cup 1998 akan selalu diingat sepanjang sejarah sepakbola Indonesia dan Thailand. Ini akibat insiden "sepakbola gajah" kedua tim pada pertandingan terakhir Grup A. Ketika itu, Vietnam menjadi negara kedua yang mendapat kehormatan menyelenggarakan Piala AFF. Turnamen diikuti delapan tim, yaitu Indonesia, Thailand, Myanmar, dan Filipina di Grup Bersambung ke Hal. 15


Senin 6 Desember 2010

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

andalas

KETUA DPR dan STAR MEDIA GROUP - Ketua DPR RI, Marzuki Alie (tengah), berfoto bersama dengan pimpinan Star Media Group di kantor redaksi Harian andalas, Jalan T Amir Hamzah Medan, Minggu (5/12). Tampak Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi Harian andalas, Iskandar ST (keempat dari kanan), Wakil Pimpinan Umum, H Baharuddin, Christoffel Manurung, MA Siddik Surbakti, Wakil Pemimpin Redaksi Dedy Ardiansyah, Pemimpin Redaksi Starberita.com, Aulia Andri dan Stasion Manager Starnews Radio, Andi Syahputra.

Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Agus Salim Ujung, Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Lindawati REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Raja P Simbolon Binsar Simatupang,Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felik Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman MANAGER SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL andalasmedan@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Timnas Jangan Terlena TIM nasional Indonesia secara mengejutkan meraih dua kemenangan spektakuler di Piala AFF, mengganyang Malaysia 5-1 serta mencukur Laos, 6-0. Berkat kemenangan ini Irfan Bachdim dkk, menuai banyak pujian dari sejumlah pengamat sepakbola dan berbagai kalangan di tanah air. Torehan dua kemenangan ini memang bisa disebut unpredictable. Sebelum Piala AFF digelar, banyak kalangan menilai timnas Indonesia yang berada satu grup dengan Thailand, Malaysia dan Laos, akan menemui kesulitan. Kendati lolos, paling maksimal sebagai runner up grup di bawah Thailand, negeri paling mencorong prestasi sepakbolanya di Asia Tenggara. Karena itu, tidak mengherankan jika banyak media mengumbar puja-puji kepada tim besutan Alfred Riedl tersebut. Dua kemenangan meyakinkan yang diraih itu, memang sangat mengejutkan sekaligus membanggakan. Sangat wajar pula bila Irfan Bachdim dkk memperoleh apresiasi tinggi terhadap dua kemenangan sangat telak itu. Pasalnya, dalam beberapa dekade terakhir ini, sangat jarang sekali timnas Indonesia meraih kemenangan mencolok. Kememangan selalu diraih dengan susah payah. Namun, kita merasa berkewajiban mengingatkan punggawa timnas, agar tidak terlena dan jangan larut dengan eforia kemenangan. Patut diingat, timnas Indonesia sejauh ini baru sebatas juara grup dan lolos ke semi final. Dengan kata lain, Firman Utina dkk, belum meraih gelar apa pun. Dalam konteks demikian, timnas selayaknya bisa memetik hikmah dari pelajaran pahit yang dialami tim asuhan pelatih sarat pengalaman Jose Mourinho, Real Madrid. Saat melawat ke Nou Camp, Christiano Ronaldo dkk dipenuhi rasa percaya diri akan meraih kemenangan, sebab selama berada di bawah arahan the special one, mereka belum pernah mengalami kekalahan. Tapi, yang terjadi kemudian Real Madrid yang sebelumnya tak pernah kalah itu, dicukur Lionel Messi dkk, dengan angka fantastis, 5-0. Kekalahan memalukan ini sekaligus tercatat sebagai prestasi terburuk yang pernah dialami dalam sejarah karier kepelatihan Mourinho. Hal sama bisa jadi akan melanda timnas Indonesia, jika dua kemenangan gemilang itu, kemudian membuat mereka terlalu optimis dan lupa mempersiapkan diri dengan lebih baik. Sebelum tropi kejuaraan berada di tangan, seluruh pemain Indonesia, harus tetap waspada dan berlatih sekeras mungkin, menyongsong pertandingan semi final agar bisa melaju ke pusingan akhir sekaligus meraih gelar juara. Ratusan juta rakyat Indonesia sudah sangat lama mendambakan timnas Indonesia kembali meraih gelar juara, sebagaimana pernah dilakukan tim asuhan Bertje Matulapelwa yang membawa Herry Kiswanto dkk, meraih medali emas Sea Games 1987, serta lolos ke semi final Asian Games 1985, atau timnas besutan Anatoli Polosin yang meraih medali Sea Games 1991. Irfan Bachdim dkk memang belum meraih gelar apa pun. Tapi, jika benar-benar ditangani dengan baik, serta tidak mudah terlena, kita melihat terdapat secercah harapan dari timnas kali ini. Kita sangat berharap, kiranya langkah gemilang di Piala AFF kali ini, bisa menjadi starting point kebangkitan prestasi sepakbola Indonesia. Insya Allah.....(**)

2

andalas/rony muharrman

Kabag Perencanaan PD Pasar Dicopot Mendadak

Dirut PD Pasar Dituding Arogan Medan-andalas Akibat menolak ditugsakan menjadi pimpinan proyek pembangunan kios tempat penampungan sementara (TPS) pedagang Pasar Sukaramai Medan, Kepala Bagian (Kabag) Perencanaan PD Pasar Kota Medan Ir Herizan dicopot secara mendadak dari jabatannya oleh Direktur Utama (Dirut) PD Pasar Kota Medan Mustafa Sutan Nasution. "Jabatan saya dicopot, Jumat (3/12) lalu karena saya menoloak ditunjuk sebagai pengawas pembangunan kios TPS di Sukaramai. Alasan penolakan itu karena tanggal surat perintah kerja (SPK) dibuat mundur dan tidak sesuai prosedur," kata Herizan, Minggu (5/12). Selain dirinya, katanya, seluruh staf di Bagian Perencanaan PD Pasar Medan juga menolak perintah Dirut PD Pasar untuk menjadi pengawas proyek pembangunan kios TPS itu, karena dari awal pelaksanaannya sudah tidak sesuai prosedur. "Kita khawatir penugasan itu hanya sebuah jebakan. Karena proyek itu dikerjakan tanpa mengikuti prosedur seperti Kepres 80 tahun 2003, tidak ditenderkan, dan bahkan tanggal surat penugasan berlaku mundur. Bagi Dirut sendiri penolakan itu dinilai

suatu pembangkangan makanya saya dicopot," ujarnya. Disesalkan Sementara itu, Direktur Pengembangan dan SDM PD Pasar Martua Poetra Pasaribu menyesalkan pencopotan Kabag Perencanaan PD Pasar tersebut karena terjadi tanpa berkonsultasi dengan pihaknya sebagai direksi yang membidangi sumber daya manusia (SDM) di PD Pasar. "Itu tindakan semena-mena dan bentuk sikap arogansi Mustafa selaku Dirut PD Pasar Medan," kata Mahadi. Menurutnya, sikap otoriter dan arogansi kekuasaan yang ditunjukkan Dirut PD Pasar tersebut bukan baru terjadi, kondisi seperti itu sudah serig terjadi dan cukup meresahkan para karyawan PD Pasar. "Kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, Badan Pengawasan khususnya Wali Kota Medan harus segera mengambil sikap atas segala persoalan di PD Pasar Medan karena sikap otoriter Dirut tengah meresahkan karyawan," ujarnya. Menurut Mahadi, PD Pasar yang merupakan sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan harus segera diselamatkan dari krisis kepemimpinan. Begitu juga dengan pasar tradisional sebagai pusat perekonomian masyarakat Kota Medan, harus dibuat kondusif. "Badan pengawas seharusnya cermat melihat kondisi serta keadaan dalam upaya rekonsilisasi di PD Pasar. Namun, kenyataannya badan pengawas terkesan membiarkan permasalahan di Pasar Sukaramai hingga terjadi berbagai kekisruhan,"

tandasnya. Membantah Terkait hal tersebut, Dirut PD Pasar Mustafa Sutan Nasution saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengakui, ada pencopotan jabatan Kabag Perencanan PD Pasar Ir Herizen. Namun dia membantah, pencopotan itu dilakukan karena yang bersangkutan menolak ditunjuk sebagai pengawas pembangunan kios TPS di Sukaramai. "Itu bukan kebijakan mendadak, pemecatan itu sudah lama direncanakan karena dia (Herizen-red) tidak bisa bekerja maksimal. Selama ini dia lebih banyak sibuk di luar mengurusi propertinya dan jarang masuk kantor," kata Mustafa. Ke depan, katanya, hal seperti itu juga akan dilakukan bagi karyawan dan kabag-kabag lainya yang tidak dapat bekerja masksimal untuk kepentingan perusahaan. "Demi kelangsungan perusahaan, perubahan harus dilakukan. Orang-orang yang tidak mampu bekerja maksimal untuk perusahaan akan diganti dengan orang yang bisa diajak bekerja sama untuk kelangsungan PD Pasar," tandasnya. Bahkan menurut Mustafa, sesuai Perda Nomor 8 Tahun 2001 tentang struktur organisasi dan tugas-tugas di PD Pasar, pihaknya berwenang melakukan perubahan dan merombak setiap kepala bagian yang di PD Pasar. "Melalui Perda itu saya berwenang melakukan pergantian setiap Kabag di PD Pasar tanpa harus berkonsultasi dengan unsur direksi lainnya," tegas Mustafa. (BEN)

Sumut Masih Andalan Lumbung Beras Nasional Medan-andalas Provinsi Sumatera Utara (Sumut) hingga saat ini masih tetap diharapkan menjadi salah satu andalan lumbung beras nasional. Oleh sebab itu berbagai kinerja pertanian harus terus dimantapkan sehingga Sumut memberi kontribusi agar bangsa dan negara ini tetap mandiri pangan dan tidak menggantungkan diri kepada negara lain. Hal itu dikemukakan Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) H Gatot Pujo Nugroho ST menjawab wartawan di Medan, Minggu (5/12) sekembali dari perjalanan dinas di Jakarta antara lain pada Jumat (3/12) di Istana Negara atas nama Gubsu H Syamsul Arifin SE menerimakan penghargaan dari Presiden RI H Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Penghargaan Ketahanan Pangan

dan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) Tahun 2009 dari Pemerintah RI yang langsung diserahkan oleh Presiden kepada Wagubsu tersebut atas penilaian bahwa provinsi Sumatera Utara yang selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung beras nasional berhasil meningkatkan produksi padi di atas 5 persen pada tahun 2009 lalu. Lebih lanjut Wagubsu mengemukakan produksi padi Sumut tahun 2009 sebesar 3.529.899 ton dengan produksi beras 2.007.375 ton. Sedangkan kebutuhan beras Sumut tahun 2009 1.784.841 ton atau surplus 222.533 ton (112,47 persen). Sedangkan tahun 2010 ini diprediksi produksi padi 3.586.862 ton dengan produksi beras 2.040.924 ton. Kebutuhan beras

Koordinator Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan, HM Sazli

1.807.509 ton atau surplus 233.416 ton (112,91 persen). Wagubsu sependapat tentang komitmen pangan yang sering dikemukakan Presiden bahwa bangsa dan negara ini harus tetap mampu mandiri pangan meskipun dunia sepakat tolong menolong, meskipun kawasan Asia Pasifik sepakat untuk membantu negara-negara yang memerlukan, tapi akhirnya yang bisa mengatasi masalah pangan adalah kita sendiri. "Manusia sekarang bertambah banyak dan masih akan bertambah tapi bumi tidak bertambah. Oleh karena itu pangan, energi dan air jadi persoalan sehingga kita harus mempertahankan swasembada pangan," ujar Wagubsu didampingi Kadis Pertanian Sumut H Muhammad Roem. (WAN)

Penangkapan Tersangka Teroris

Keluarga Fadli Belum Terima Kabar dari Kepolisian Medan-andalas Pascapenangkapan tersangka teroris, Fadli Sadana (28), keluarganya di Jalan Medan Labuhan, hingga Minggu (5/12) ternyata belum memperoleh kabar dari pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Pihak keluarga sendiri yang ditemui wartawan andalas, Minggu (5/12) belum yakin, kalau Fadli Sadana terlibat dalam kasus teroris ataupun perampokan Bank CIMB Niaga Jalan Aksara Medan. LR (23), istri Fadli Sadana, tidak mau banyak memberikan komentar tentang penangkapan sang suami oleh Kepolisian Diraja Malaysia. Dirinya hanya mengatakan bahwa sudah tiga bulan tidak melakukan komunikasi dengan Fadli. "Sepengetahuan saya, memang benar suami saya, Fadli, ke Malaysia, namun kami sudah sekitar tiga bulan ini berkomunikasi," katanya LR saat ditemui di rumahnya di Jalan Medan Labuhan. Tidak lama berbincang, LR kemudian memanggil ibunya untuk memberikan keterangan tentang sosok Fadli Sadana yang ditangkap Polisi Diraja Malaysia 13 Oktober lalu."Saya tidak biasa banyak bicara, karena saya pasti akan menangis," tambah LR. Mertua Fadli Sadana, Ny IB mengaku tiga bulan lalu menantunya, Fadli, permisi mau ke Malaysia untuk kerja di pelabuhan. "Saya tahu Fadli tertangkap di Malaysia dari Pak Irsyad dari Tim Pembela Muslim (TPM) kemarin, yang mengatakan Fadli tertangkap di Malaysia. Namun dari pihak kepolisan kami belum mendapat kabar tentang penangkapan Fadli," tambahnya seraya mengatakan, keluarganya sangat terkejut atas penangkapan Fadli. IB pun tidak percaya Fadli terlibat terorisme termasuk perampokkan Bank CIMB Niaga. Pascakasus perampokan Bank CIMB Niaga, sambungnya, orang yang mengaku dari Densus 88, salah bernama Hendro, sempat bertemu dengan Fadli di rumah di Jalan Medan Labuhan. "Waktu itu, orang Densus 88 sempat bertemu Fadli di rumah. Bahkan orang Densus memberikan uang Rp500 ribu ke Fadli, tetapi saya tidak tahu untuk apa uang itu,"tambahnya. Selesai menjalani hukuman di LP Tanjung Gusta tiga bulan lalu dalam kasus penemuan senjata di Aceh, kata IB, menurut IB, Fadli langsung pergi ke Malaysia . "Ya sejak keluar dari penjara tiga bulan Fadli langsung ke Malaysia," ujarnya. Seperti diketahui, Fadli yang dibawa dari Malaysia tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Sabtu pukul 17.30 WIB. dengan menggunakan pesawat MH 723 yang berangkat pukul 16.00 WIB dari Kuala Lumpur. Fadli ditangkap pada Oktober 2010 oleh Special Branch Polis Diraja Malaysia (PDRM) yang merupakan unit khusus menangani masalah teror, keamanan dalam negeri yang berintensitas tinggi di Malaysia. Penangkapan tersebut merupakan hasil kerja sama Polri dengan PDRM. Saat ditangkap Fadli membawa dua pucuk senjata api berupa pistol. Pada pengembangannya pistol itu akan dibawa ke Indonesia yang dibeli dari Malaysia. Fadli baru bebas dari tahanan di penjara Tanjung Gusta, Medan pada bulan Juli 2010, karena kasus perampokan Bank Lippo Medan tahun 2003. Kemudian hasil rampokannya untuk mendanai bom JW Marriot I tahun 2003 oleh kelompok yang dipimpin oleh Azhari dan Noordin M Top. Fadli akan dijerat atas sejumlah kasus pidana termasuk keterlibatannya pada perencanaan kasus perampokan Bank CIMB Niaga Medan pada 18 Agustus 2010. Aksi perampokan di Bank CIMB Niaga, Medan itu, diduga dilakukan lebih dari 10 orang dan kawanan rampok menewaskan seorang petugas satpam bank dan seorang anggota Brimob yang sedang bertugas. (TON)


Senin 6 Desember 2010

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

DBD Masih Berjangkit di Marelan

KILAS

Disdiksu Diminta Konsern Benahi Pendidikan Medan-andalas Anggota DPRD Sumut Brilian Moktar SE mengharapkan, Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera (Disdiksu) yang kini dipimpin Drs Syaiful Syafri MM, konsern membenahi pendidikan di provinsi ini. Karena penggunaan dana pendidikan yang dikelola Disdiksu di tahun 2010, masih banyak yang kurang jelas realisasinya. "Grand design yang merupakan kesepakatan bersama antara Pemprovsu dan Komisi E DPRD Sumut di bidang pendidikan, kesehatan dan sosial, sudah disususn beberapa waktu lalu. Tapi Disdiksu sebagai leading sector dalam pembangunan pendidikan di Sumut belum menjalankan tugasnya secara baik. Kadisdiksu yang baru yang kita kenal sebagai orang kreatif dapat menjalankan grand design pendidikan itu," ujar Brilian yang juga Bendahara Fraksi PDI Perjuangan Sumut menjawab wartawan, Sabtu (4/12) di Medan. Akibat anggaran pendidikan yang tak jelas, kata mantan Ketua Komisi E DPRD Sumut ini, mengakibatkan timbulnya permasalahan besar, di antaranya tidak terkoordinasinya 8 standar pendidikan yang tertuang dalam PP No 19 Tahun 2005. Menurutnya, kasus kegagalan tragis kontingen Sumut pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) tahun 2010 - hanya meraih satu medali emas dan terpuruk di peringkat 9 nasional - harus dapat dijadikan pelajaran dalam membenahi pendidikan di Sumut. Salah satu penyebab kegagalan itu, katanya, disebabkan minimnya persiapan peserta untuk mengikuti ajang tingkat nasional itu. Persiapan hanya digelar dua bulan dan minim try out. Ke depan kata Brilian, persiapan siswa yang hendak diutus ke OSN harus matang, dilakukan minimal satu tahun sebelum OSN dilaksanakan. Juga ada pelatihan terpadu, dan pembinaan siswa berkualitas. Brilian Moktar yang kini duduk di Komisi B DPRD Sumut juga menyoroti penyaluran dana insentif dan tunjangan profesi guru yang masih banyak bermasalah. Seperti di tahun 2008, terjadi keterlambatan pemberian tunjangan profesi yang hanya dibayarkan 50 persen kepada guru, seharusnya bisa direalisasikan 100 persen di akhir tahun ini. (HAM)

Haji Plus Non Kuota Tiba di Medan Sudah 23 Jemaah Sumut Wafat Medan-andalas Kelompok haji plus non kuota tiba di Tanah Air melalui Bandara Polonia Medan, Minggu (5/12) dengan pesawat Malaysia Air System (MAS) MH864 pukul 15.120 WIB. Sebanyak 23 jemaah haji plus non kuota ini berangkat melalui Al'Muchtar Medan, seluruhnya tiba dalam keadaan sehat. Al'Muchtar yang selama ini juga melayani umrah memberangkatkan para jemaah haji plus non kuota pada 10 November, melalui Embarkasi Polonia Medan. Para jemaah haji ini berangkat dengan pesawat MAS melalui Malaysia dan langsung ke Jeddah, Arab Saudi. Selama di tanah suci para jemaah haji plus non kuota ini merasa tenang dan nyaman, karena pihak penyelenggara menyediakan mutawif untuk membimbing ibadah, makan yang cukup dan bergizi, transportasi yang baik untuk ziarah. Sehingga, prosesi pelaksanaan ibadah dapat dilaksanakan dengan khusuk. "Alhamdulillah jalannya ibadah haji lancar, begitu juga pelayanan sudah seperti yang dijanjikan dan baik," ujar H Parlindungan Harahap, salah seorang jemaaah haji. Dia menyebutkan, pelayanan yang diberikan pengelola sudah sangat baik, sehingga jemaah bisa ibadah dengan khusuk dan dibimbing langsung pihak Al'Muchtar. Karena itu, mereka merasa bersyukur telah dapat menjalankan ibadah haji dan sehat kembali di Medan. Wafat Sementara itu, hingga Minggu (5/12) sudah 23 orang dari 8.278 jemaah haji Debarkasi Medan, yang wafat di Tanah Suci. Menurut Koordinator Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan, HM Sazli Nasution, di Medan Minggu (5/ 12), jemaah haji asal Sumut yang belakangan meninggal dunia, atas nama Kali Jamudo Harahap Bin Jamudo (80) yang tergabung pada kelompok terbang (kloter) 17, beralamat Portibi Jae Padang Bolak, Kabupaten Paluta. Menurut Sazli, Kali Jamudo wafat di Madinah, Sabtu (3/12) sekitar pukul 13.45 Waktu Arab Saudi (WAS) dan telah dimakamkan di Baqi. "Jemaah tersebut menghembuskan nafasnya yang terakhir, karena gangguan saluran pernafasan," kata Sazli. (RIL/HAM)

3

andalas/rony muharrman

PECAHKAN REKOR-Seribuan penari dari berbagai daerah di Sumatera Utara mempersembahkan tarian daerah masing-masing, pada acara Pagelaran Tarian Daerah di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (5/12). Tarian ini berhasil mencatat rekor baru yakni penari terbanyak untuk tarian tradisional. Tampak dari kalangan pemuda etnis Tionghoa turut ambil bagian dalam pagelaran tari tradisional itu.

Satu Miliar Meninggal Akibat Rokok Medan-andalas Dampak negatif rokok dan tembakau saat ini sudah sangat serius. Bahkan Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan, 1 milliar orang akan mati akibat langsung dari rokok di abad 21 ini, bila tidak ada upaya menangani masalah tersebut. Hal itu diungkapkan Kadis Kesehatan Kota Medan, dr Edwin Effendi MSc, melalui Kasi Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P), Pocut Fatimah Fitri MARS, kemarin di Medan. "Komsumsi rokok dan tembakau merupakan salah satu faktor resiko utama terjadinya berbagai penyakit tidak menular yang menduduki posisi atas sebagai penyebab kematian seperti penyakit kardiovaskuler, stroke, penyakit paru obstruktif kronis dan kanker paru," kata Fatimah. Hal ini terjadi, paparnya, bukan saja bagi perokok tetapi juga diterima oleh orang lain di sekitarnya sebagai perokok pasif. Di Amerika Serikat, paparan asap rokok orang lain mengakibatkan 3,400 kematian/tahun akibat kanker paru, 23.000-70.000 kematian/tahun akibat penyakit jantung dan 430 kema-

tian bayi mendadak/tahun. WHO memperkirakan, 0,5 juta kematian/tahun karena paparan asap rokok orang lain. Dijelaskan, peningkatan konsumsi rokok di antara remaja dan perempuan akhirakhir ini sangat signifikan. Ancaman asap rokok bagi ibu hamil baik sebagai perokok aktif maupun perokok pasif antara lain melahirkan bayi yang tidak cukup bulan yang menurunkan banyak IQ anakanak kita di kemudian hari, 'kebodohan' akan tetap, mungkin bertambah, sulit dielakkan pada generasi mendatang. Lebih jauh dikatakan Fatimah, dalam dekade terakhir ini temuan ilmiah mengenai dampak negatif tembakau terhadap kesehatan perokok dan bukan perokok diperluas lagi dengan temuan terhadap masalah sosial dan

ekonomi. Data Susenas 2006 mengungkapkan, dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) pada keluarga termiskin rata-rata dikeluarkan untuk rokok sebesar Rp 52 ribu sebulan sehingga program pengurangan kemiskinan akan terhambat bila keluarga miskin masih terperangkap adiksi rokok. Dari data terlihat 74 persen kepala keluarga miskin perkotaan adalah perokok, dan ini berhubungan dengan gizi buruk pada balita. "Di Kota Medan belum tersedia data yang valid menyangkut hal ini, namun dapat dilihat perilaku perokok di sekitar kita. Merokok di dalam ruangan tertutup seperti tempat kerja, angkutan umum dan tempat-tempat umum lainnya lazim dijumpai," katanya. Menurut Fatimah, dalam hal perlindungan masyarakat terhadap asap tembakau perlu adanya regulasi untuk mengatur 'kawasan dilarang merokok' untuk menjamin kesehatan masyarakat sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 115 UU No 36/2009 tentang Kesehatan yang menjelaskan pemerintah

daerah wajib menetapkan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Kawasannya seperti pada fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajarmengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja dan tempat umum, serta tempat lain yang ditetapkan. Namun, sambung Fatimah, bagaimanapun kita sadari untuk mengubah perilaku dari perokok menjadi tidak perokok membutuhkan tahapan proses yang tidak terjadi sesaat. "Secara bersama kita perlu menyadarkan masyarakat akan bahaya rokok dengan melakukan sosialisasi yang meluas dan berkesinambungan. Bagi perokok yang belum bisa menghilangkan kebiasaannya agar ada peraturan yang mengikat untuk tidak merugikan orang lain di sekitarnya," ujar Pocut. Di Kota Medan, katanya, perlu ada Peraturan Daerah untuk KTR terutama di tempat-tempat umum seperti fasilitas pelayanan kesehatan, tempat proses belajar mengajar, tempat anak bermain, tempat ibadah, angkutan umum dan tempat kerja. (YN)

Piton 3,5 Meter Ditangkap Warga Medan-andalas Ratusan warga Jalan Mongonsidi Medan dihebohkan dengan penemuan ular piton sepanjang 3,5 meter yang selama ini meresahkan warga Kelurahan Anggrung Kecamatan Medan Polonia, Minggu (05/12). Ular sering memangsa hewan ternak warga, sehingga warga menjadi resah. Begitu mengetahui ada penangkapan ular piton, warga langsung heboh dan mendatangi lokasi penangkapan di Jalan Mongonsidi.

Piton tersebut tertangkap basah oleh warga saat asyik menyantap anak ayam di dalam kandang ternak milik seorang warga setempat. Dengan beringas warga langsung menangkap dan menarik ular tersebut, warga sangat dendam dengan ular yang dikhawatirkan

bisa memangsa manusia terutama anak anak itu. Salah seorang warga, Subroto mengatakan, ular piton berkulit indah tersebut ditangkap oleh seorang pemuda saat akan memasukkan ternaknnya ke dalam kandang. Namun ayam miliknya berontak dan ketakutan. Karena

curiga, pemuda itu melihat ke dalam kandang ayam dan ternyata di dalam kandang tersebut, piton sedang asyik menelan anak ayam. Subroto mengatakan, setelah diketahui pemilik ayam, ternyata sebanyak lima ekor anak ayam miliknya telah hilang ditelan ular tersebut. Ular yang ditangkap dalam keadaan hidup ini akan dijual, dan dananya diperuntukkan mengganti kerugian hewan peliharaan warga yang ludes dimakan piton. (STARBERITA)

Belawan-andalas Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih berjangkit di Kecamatan Medan Marelan. Kali ini, korbannya adalah seorang balita bernama Irwansyah (1,6), buah hati pasangan Sapar Efendi (48) dan Rosdiana (43), warga Lingkungan VII Jalan Young Panah Hijau Kelurahan Labuhan Deli, Medan Marelan. Sapar Efendi, ayah korban kepada andalas, Minggu (5/12) mengatakan, awalnya Irwansyah hanya demam biasa. Keluarga mulai curiga, karena walau sudah diberi obat, demam Irwan tidak kunjung turun. Keluarga kemudian membawa Irwan ke RS Pirngadi Medan. Pihak rumah sakit milik Pemko Medan kemudian Sapar Efendi mengaku, lingkungan mereka tergolong kumuh dan banyak genangan air. Sebab drainase di seputaran lingkungan mereka tinggal tidak berfungsi baik, mengakibatkan nyamuk berkembangbiak. Sapar yang seorang nelayan tradisional, semula berharap dengan bekal surat miskin dari Lurah Labuhan Deli Abdul Kadir Nasution, manajemen RS Pirngadi membebaskan biaya pengobatan Irwan. Tapi pihak RS Pirngadi menolak surat miskin yang dikeluarkan Lurah Labuhan Deli. Bingung menutupi biaya pengobatan anaknya, Sapar didampingi Hamzah Lubis lalu melaporkan masalah ini kepada Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin MSi saat acara Hari Nusantara Kota Medan di Lapangan Pasar V Rengas Pulau Medan Marelan, kemarin. Laporan Sapar ditanggapi Wakil Wali Kota Medan. Eldin menyatakan permohonan Sapar akan ditindaklanjuti, membantu biaya pengobatan warga miskin merupakan program pemerintah kota yang harus dilaksanakan. (DP)

Mantan Menhut Prihatin Pristiwa Torgamba Medan-andalas Mantan Menteri Kehutanan (Menhut) MS Kaban mengaku prihatin terhadap peristiwa yang terjadi di Torgamba, Labuhan Batu, tepatnya di kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI). Dalam peristiwa tersebut seorang Polisi Kehutanan ditahan di Polres setempat. "Satuan Polisi Reaksi Cepat (Sporc) melaksanakan tugas negara yang melakukan perlindungan dan pengawasan hutan. Sporc juga dididik oleh Discapa Polri. Jadi, dia betul-betul yang didik oleh pilisi untuk membantu polisi," ujar MS Kaban di Vip Room Bandara Polonia, kemarin. Kaban yang didampingi Kadis Kehutanan Sumatera Utara JB Siringo-ringo lebih lanjut mengatakan, seluruh senjata yang dimiliki oleh Satuan Polisi Reaksi Cepat mendapat izin dari Polri. Bahkan, senjata Sporc juga dibuat tidak untuk tujuan membunuh. Oleh karena itu, seluruh personal Sporc, wajib dilindungi dan dibela. "Saya berharap Kapoldasu supaya mengusut dalang yang menggerakkan masyarakat. Biasanya dalang tersebut mempunyai kepentingan untuk melakukan sesuatu hal yang bertujuan untuk hal-hal tertentu. Sehingga, rakyat dengan Sporc diadu. Hal senada juga dikemukakan Kadis Kehutanan Sumatera Utara JB Siringo-ringo. Menurut dia, polisi harus mencari tahu persoalan sebenarnya. "Kita berharap polisi segera menuntaskan kasus tersebut, serta meninda siapa saja oknum-oknum yang terlibat dalam insiden HTI tersebut," tegas JB Sirongo-ringo. (RIL)

Pengerjaan Sejumlah Proyek Asal Jadi

Wali Kota Diminta Turun ke Medan Utara Medan-andalas Wali Kota Medan Rahudman Harahap diminta meninjau ke lapangan pengerjaan sejumlah proyek di Medan Utara yang disinyalir tidak sesuai dengan ketentuan. Hal ini disampaikan Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Indonesia Group Humanity NGO, Husein Hutagalung, SH dan tokoh masyarakat Medan Utara, Syamsul Lubis, Minggu (5/12) kepada andalas, di Belawan. Menurut Husein Hutagalung, wali kota perlu turun ke lapangan agar dapat mengetahui buruknya kinerja pelaksana proyek. "Mutu proyek yang dikerjakan di Medan Utara pada tahun anggaran 2010, baik proyek jalan

maupun paret, hampir tidak ada yang sesuai dengan ketentuan. Bahkan, baru saja beberapa hari dikerjakan, bangunan sudah menglami kerusakan, sehingga pembangunan tidak dapat bermanfaat bagi masyarakat," kata Hutagalung. Syamsul Lubis kemudian menunjuk cotoh pengaspalan jalan di Griya Martubung Kelurahan Besar, Medan Labuhan. Jalan di sana ada yang diperkecil lebarnya dari dasar semula, dan pengerjaannya pun asal jadi. Hal serupa terjadi pada pembangunan Jalan Platina V, Medan Deli. "Sangat disayangkan, pelaksana proyek tidak pernah memperlihatkan plang proyek sebagai rincian pekerjaan,

seperti panjang dan lebar pekerjaan, jumlah dana, dan sumber dananya, sehingga para pelaksana dengan mudah melakukan manipulasi," ujar Syamsul lubis. Husein dan Syamsul kemudian mengatakan, bila Wali Kota Medan tidak turun ke lapangan dan hanya menerima laporan dari bawahan, proyekproyek pembangunan infrastruktur di Medan Utara akan semakin hancur. "Pengerjaan proyek di Medan Utara penuh dengan permasalahan. Uang negara yang sudah terkuras utuk dalih membangun, ternyata tidak ada manfaatnya bagi masyarakat," ungkap Husein Hutagalung dan Syamsul Lubis. (DP)


Senin 6 Desember 2010

KILAS

Sales Dirampok di Tanah 600 Marelan Marelan-andalas Seorang pemuda yang bekerja sebagai seorang sales di salah satu perusahan elektronik, Nurlupi (38) penduduk Jalan Paku, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (4/12) sekira pukul 15.00 WIB menjadi korban perampokan saat melintas di Jalan Tanah 600, Marelan. Akibat kejadian itu, korban menderita kerugian sebuah tas sandang yang berisikan HP, STNK, KTP dan uang berkisar Rp2 juta. Sementara itu kasusnya telah dilaporkan korban ke Mapolsek Labuhan Deli. Dalam laporannya korban mengaku, saat itu dirinya bersama rekan se-profesinya sedang berboncengan dengan mengendarai sepeda motor Mio untuk mencari nasabah di seputaran Jalan Medan Marelan. Saat korban melintas di Jalan Tanah 600, tibatiba sepeda motor korban di pepet seorang pengendara Yamaha Vega R warna hitam dan ciri-ciri memakai helm fis langsung merampas tas korban. Korban sangat terkejut dan langsung berteriak rampok, karena pada saat itu jalanan sedang sepi. Maka pelaku dengan santai pergi begitu saja dan langsung tancap gas. Setelah kejadian tersebut korban beserta rekan se-profesinya langsung mendatangi kantor Kapolsekta Medan Labuhan untuk membuat laporan pengaduan. "Uang Rp2 juta itu, rencananya hendak saya setor ke kantor, bang. Tapi apes, belum sempat uang itu saya setor ke kantor malah tas sandang saya dirampok. (TON)

Polda Sumut Temukan 2,5 Ha Ladang Ganja Panyabungan-andalas Operasi Antik Toba 2010 yang digelar Satuan Narkoba Kepolisian Daerah Sumatera Utara dan Polres Mandailing Natal menemukan 2,5 hektare ladang ganja siap panen di Pegunungan Tor Sihite, Kabupaten Mandailing Natal, Minggu. Sedikitnya 10 ribu batang ganja berhasil diamankan polisi dalam operasi itu dan selanjutnya dijadikan barang bukti. Ladang ganja seluas sekitar 2,5 hektare itu ditemukan di Pegunungan Tor Sihite, Desa Huta Bangun, Kecamatan Panyabungan Timur, persis di lereng-lereng bukit yang sulit dijangkau manusia. Operasi Antik Toba 2010 itu sendiri dipimpin Kasat I Ditnarkoba Polda Sumut AKBP Suhadi. AKBP Suhadi mengatakan, keberhasilan petugas menemukan ladang ganja dalam operasi itu berkat informasi dari masyarakat. "Berdasakan informasi itu kami dari Satuan Narkoba Polda Sumut bersama jajaran Polres Madina langsung melakukan penyisiran ke lokasi dengan melibatkan hampir 30 personel," ujarnya. Namun demikian, di lokasi aparat kepolisian tidak menemukan pemilik ladang ganja tersebut. Diduga pemilik sudah mengetahui keberadaan petugas dan melarikan diri. Ribuan batang ganja tersebut kemudian dicabuti petugas. Sebagian besar terpaksa dibakar di lokasi karena petugas tidak mampu mengangkutnya ke Mapolres Madina. "Hanya sebagian barang bukti yang diamankan ke Mapolres Mandailing Natal," katanya. Rencananya, operasi tersebut akan terus dilakukan mengingat maraknya peredaran narkoba jenis ganja di daerah Mandailing Natal. Dalam beberapa bulan terakhir, Polres Mandailing Natal berhasil menggagalkan lebih lima kali penyeludupan ganja dari Mandailing Natal ke berbagai provinsi tetangga, seperti ke Sumatera Barat. Ratusan kilogram ganja kering siap edar berikut mobil pengangkut dan pelaku berhasil diamankan. (ANT)

Pelajar Dirampok Dua Penjahat Bersepeda Motor Pematang Siantar-andalas Seorang pelajar salah satu sekolah di Pematang Siantas menjadi korban perampokan di kawasan Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Siantar, Kota Pematang Siantar Timur, Sabtu (4/12). Akibat kejadian tersebut korban Tegar Purnama (19) warga Jalan Kavileri, Kelurahan Bukit Sofa, Kota Pematang Siantar menderita kerugian berupa satu unit sepeda motor Yamaha Mio BK 5020 WY. Informasi diperoleh, sebelumnya korban dengan mengendarai sepeda motornya melintas di kawasan Jalan Ahmad Yani. Tiba tiba korban di hadang dua pelaku. Setelah itu kedua pelaku melarikan sepeda motor korban. Korban yang merasa menjadi korban perampokan langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polresta P Siantar. Petugas Reskrim Polres Siantar yang menerima pengaduan korban langsung melakukan penyelidikan. Sementara itu, korban mengaku dalam peristiwa itu dirinya menderita kerugian mencapai Rp13 juta. (WAN)

Polisi Periksa Lima Saksi Kebakaran PT KPM Medan-andalas Kepolisian Sektor (Polsek) Percut sedikitnya memeriksa lima orang saksi peristiwa terbakarnya PT Karya Purnindo Modern yang memproduksi spring bed dan sofa, Kamis (2/12) lalu. Kapolsekta Percut Sei Tuan AKP M Simanjuntak saat dikonfirmasi wartawan menjelaskannya, hingga saat ini pihaknya sudah memeriksa 5 orang saksi terkait peristiwa terbakarnya PT Karya Purnindo Modern. Selain memeriksa lima orang saksi, Polsek Percut Sei Tuan juga telah mengirim ala bukti ke Laboratoriun Forensik (Labfor) untuk dilakukan penyelidikan. "Hasilnya belum diketahui. Kita tunggu saja hasil pemeriksaan dan Labfor," ujarnya. Sebagaimana diberitakan sebelumnya bahwa PT Karya Purnindo Modern yang bergerak dibidang pembuatan sofa di Jalan Irian Pasar VII Desa Sempali milik Achin (45) warga Cemara Medan, Kamis (2/ 12) sekitar pukul 15.30 WIB, musnah terbakar. Dalam peristiwa tersebut, dua karyawan bernama Hatta dan Marwan mengalami luka bakar dibagian lengan dan tubuhnya. (HER)

HUKUM & KRIMINAL 4 Perampok Bersenpi Beraksi di Perumahan Emerald Garden harian andalas | Hal.

 Ratusan Juta Harta Pengusaha Lim Ationg Disikat Medan-andalas Sekawanan perampok bersenjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam) mengendarai mobil Kijang Innova warna hitam beraksi di Komplek Perumahan Emerald Garden Blok A No A6 Jalan Putri Hijau Medan, Minggu (5/12) sekira pukul 10.00 WIB. Dalam aksinya selain mengancam bunuh salah seorang pembantu, Uci (21), para pelaku juga dilaporkan berhasil menggondol harta korban Lim Ationg alias Edi Halim (40) bekisar Rp700 juta berupa uang tunai senilai Rp400 juta, perhiasan emas dan handphone. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Medan, Kompol Fadillah Zulkarnaen di Tempat Kejadian Perkara (TKP) kepada wartawan mengatakan, pagi itu pembantu korban bernama Uci (21) sedang membuang sampah di depan rumah. Saat bersamaan, mobil Kijang jenis Innova warna hitam tibatiba berhenti dan seorang pria turun sambil menodongkan senpi jenis FN ke leher Uci. Lantas, pelaku mendorong Uci masuk ke rumah melalui dapur diikuti tiga pelaku lainnya yang menenteng senpi dan senjata tajam (sajam), seorang pelaku stand by di mobil me-

mata-matai. Sesampai di dapur dua pembantu korban masing-masing, Irma (17) dan Yanti (14) juga diancam. Lalu, tangan ketiga pembantu diikat, mulut dilakban, dan disekap dalam kamar. Melihat situasi terkendali, para pelaku naik ke lantai II menuju kamar korban. Saat pintu kamar dibuka pelaku melihat Edi Halim bersama istrinya Depi Anda Lusia (38) terlelap tidur. Lalu, korban dan istrinya terbangun, terus diancam bunuh bila tidak menunjukkan tempat penyimpanan barang berharga. Dengan terpaksa korban mengikutinya. Setelah menggasak seluruh harta korban berupa perhiasan emas dan uang puluhan juta rupiah, para pelaku yang diduga kerap beraksi di wilayah Kota Medan, kabur melarikan diri. Kejadian ini cepat menyebar, sehingga personil Polsekta Medan Barat dan Polresta Me-

andalas/siong

Rumah korban tampak sepi ditinggal pemiliknya setelah terjadinya perampokan. dan, turun ke lokasi melakukan penyelidikan, dan penyisiran di sejumlah lokasi kejadian. "Identitas pelaku belum diketahui, sebab tidak satu pun pelaku dikenal korban," terangnya seraya menilai para pelakunya merupakan pemain lama

dan dari kejadian itu, pihaknya telah membentuk tim. Sementara itu salah seorang warga yang mengaku tinggal tidak jauh dari rumah korban mengatakan, satu perampok membawa senjata api dan pelaku lain membawa senjata tajam

Polsek Medan Baru Tetapkan Aiptu Haryanto Tersangka Medan-andalas Penyidik Reskrim Polsek Medan Baru yang melakukan pemeriksaan oknum polisi yang diduga menganiaya adik kandungnya sendiri Damiri akirnya menetapkan status hukum Aiptu Haryanto jadi tersangka. Peningkatan status hukum tersangka itu dibenarkan Kepala Polisi Sektor Kota (Kapolsekta) Medan Baru, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Saptono SiK saat ditanya wartawan di kantornya, kemarin sore. Kata Saptono, setelah pengaduan korban kita pelajari, ternyata ada unsur pidananya, sehingga pelaku kita panggil melalui surat resmi untuk menjalani pemeriksaan. Aiptu Haryanto menjalani pemeriksaan, Selasa (30/11)

siang lalu, terkait kasus penganiayaan terhadap adik kandungnya Damiri (33) yang terjadi di rumah orangtua mereka di Jalan Starban, Medan Polonia. Tidak itu saja Aiptu Haryanto juga diadukan ke Poldasu karena menganiaya adik iparnya M Sali (42). Untuk diketahui, aksi penganiayaan yang dilakukan oknum polisi tersebut terjadi Sabtu (20/11) malam lalu saat Damiri sedang memperbaiki dinding rumah dengan martil. Suara pukulan martil tersebut didengar pelaku Aiptu Haryanto, sehingga Damiri didatangi ke rumahnya yang bersebelahan dengan pelaku. Tanpa alasan yang jelas, Damiri didekati seraya dipukuli pelaku sampai berulang kali, sehingga Damiri

terjatuh tidak sadarkan diri. Suara gaduh itu membuat Sali datang ke lokasi, namun kedatangan Sali membuat pelaku semakin marah. Melihat tersangka emosi, Sali mencoba menghindar, namun pelaku mengejar dan memukuli Sali berulang kali, sehingga bibir dan pelipis matanya luka robek. Sebelumnya, beberapa bulan lalu, Aiptu Haryanto pernah mengancam bunuh ibu kandungnya Hj Wagiem (60) saat pulang dari Binjai, sehingga tersangka mendapat ganjaran kurungan 14 hari, dan teguran lisan penundaan kenaikan pangkat setelah sidang kode etik profesi di P3D Polresta Medan. Penganiyaan ini terjadi diduga masalah harta warisan. (HER)

Bandar Sabu Perbaungan Diringkus Perbaungan-andalas Zul Haris Gunawan alias Zul (46) tak berkutik ketika petugas Sat Narkoba Polres Serdang Bedagai meringkusnya dikediamannya di Dusun Mangga, Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai, Sabtu (4/12) sekira pukul 18.30 WIB. Dari tangan tersangka

diduga Bandar sabu-sabu, Zul, petugas menemukan barang bukti berupa sabu-sabu dalam 4 paket dengan berat 2 gram, 1 batang jarum, 1 bong alat isap telah dirakit dan 5 buah pipet plastik yang disimpan didalam lemari pakaiannya. Kasat Narkoba Polres Sergai, AKP Nopiardi mengatakan, penangkapan tersangka berkat

adanya informasi masyarakat. "Dari sinilah dilakukan penyelidikan, awalnya mengaku 1 paket, namun setelah dilakukan pemeriksaan, dapat barang bukti lainnya sabu-sabu 2 gram. Dan akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 114 ayat 1sub pasal 112 ayat UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkoba, tandas Kasat. (RYAD)

jenis clurit. "Salah satu perampok membawa senjata api dan pelaku lain membawa senjata tajam jenis clurit," ujar warga etnis Tionghoa yang tidak mau namanya ditulis oleh wartawan. (SIONG/HER)

Ibu Muda Dianiaya Pemuda Tetangga Labuhan-andalas Tidak tahu apa yang ada di benak seorang pemuda bernama kiki (21) ini. Pemuda yang tinggal di belakang kantor Lurah Yong Panah Hijau, Marelan itu mengatakan Mega Pertiwi (18) "lonte" dan punya anak haram. Merasa di cuweki Mega dengan perkataannya itu, kiki lalu mendatangi Mega dan memukul ibu satu anak ini, Sabtu (4/12) sekitar pukul jam 14.00 wib. Sakit dan tidak terima di bilang lonte tiap hari dan di bilang mempunyai anak haram, Mega langsung mengadukan pristiwa itu kepada mertuanya. Mega bersama mertuanya, Herman (54) dan Suparni (46) langsung mengadukan kiki ke Kantor Polsekta Medan Labuhan, kasus ini langsung di tangani oleh pihak Kepolisian. Disaat Mega di minta keterangan mengenai kejadian ini di dampingi dengan mertuanya di kantor polisi Polsekta Medan Labuhan. Mula-mula dia (Mega) baru pulang dari belanja, karena memang selalu melintas dari depan rumah kiki mega pun tidak punya pilihan lain. Sebelumnya dia (Mega) sudah sering kali di ejekin lonte dan ibu yang mempunyai seorang haram, saat melintasi di Jalan Tambak belakang kantor lurah, Kiki yang waktu itu ada di depan rumah mengejek Mega dengan sebutan lonte, hati Mega sangat sakit mendengarnya. Namun Mega tetap diam saja sambil berjalan terus, Mega terkejut dan langsung bertanya kepada kiki. Namun sial bagi Mega, bukan jawaban yang didapatkannya melainkan pukulan yang mendarat di dada mega. Mega pun kesakitan dan berlari pulang kerumah mertuanya di Jalan Yong Panah Hijau Gang Hikma, Marelan. Mertua Mega pun langsung terkejut dan tidak terima menantunya di pukuli orang. Sementara suaminya bekerja di kapal seorang ABK, waktu itu juga Mega bersama mertuanya melaporkan kejadian itu ke kantor polisi Polsekta Medan Labuhan." Kurang ajar anak itu (Kiki), entah apa maunya." Kata suparni mertua Mega. Polisi yang di tanya masalah ini mengatakan sedang mengambil keterangan saksi," tapi kalau benar terbukti Kiki akan terancam pidana atas penganiayaan dan mencemarkan nama baik. Kiki akan segara ditangkap dan akan di tahan," katanya. (TON)

Soal Beking-Membeking Judi

Kapoldasu: Jangankan Oknum Aparat, Setan Pun Saya Sikat MEMBERANTAS segala bentuk perjudian merupakan pekerjaan yang dimungkinkan berat bagi aparat kepolisian di daerah ini. Apalagi judi yang termasuk kategori penyakit masyarakat (pekat) ini sudah mulai menjamur hingga ke pelosok pedesaan di wilayah Sumut dan sulit untuk dibumi hanguskan.

N

amun bagi Kepala Polisi Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu), Irjen Pol Oegroseno SH, hal tersebut tampaknya tidak memudarkan nyalinya untuk melakukan pemberantasan termasuk orang maupun oknum yang membekingi aktivitas perjudian itu. “Begini ya, jangankan oknum, kalau nanti setan aja yang membekngi judi, itu saya sikat setannya.” kata Kapoldasu menjawab wartawan dalam kunjungan kerjanya ke Mapolres Labuhan Batu, Sabtu (4/12) sore. Untuk itu, sebut Jenderal Polisi Berbintang Dua itu, memerintahkan seluruh jajarannya untuk mencari

bandar judi Toto Gelap (Togel) dan Kim di wilayah Sumut. Pasalnya menurut Kapolda, judi dinilai sangat meresahkan dan dapat merusak mental masyarakat. “Judi yang meresahkan dan merusak mental masyarakat harus di berantas. Cari bandarnya dimana ? tidak ada bargening lagi, pokoknya merusak mental masyarakat dan meresahkan masyarakat diberantas,” tegas Kapolda. Ketika disinggung adanya informasi oknum dari insitusi lain yang terindikasi membekingi dan menghalangi pemberantasan judi, Kapoldasu mengaku hingga saat ini tidak ada masalah dalam pemberantasan judi itu. “Sampai sekarang tidak

ada masalah kan. Ada masalah nggak ? Nggak ada kan, tapi diberantas juga kan,” ujarnya. Judi dan Prostitusi Marak Sementara itu menyikapi isu maraknya prakik judi dan prostitusi di Kabupaten Labuhan Batu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Labuhan Batu telah menyurati kepala daerah dan Ketua DPRD setempat, Selasa (26/10) lalu. Selain itu, MUI juga mengirimkan tembusan surat kepada Ketua MUI Provinsi Sumatera Utara, Kapolres Labuhan Batu, Kajari Rantau Prapat, Ketua Pengadilan Negeri Rantau Prapat serta Satpol PP. Ketua MUI Labuhan Batu, Drs Ahmad Idris, dalam satu kesempatan kepada wartawan, menyebutkan, dalam surat MUI pihaknya mengharapkan Bupati dan Ketua DPRD Labuhan Batu agar mengambil sikap tegas atas keluhan masyarakat tentang maraknya judi togel, Kim dan prostitusi di daerah ini. Dia juga berharap penuh kepala daerah dan Ketua

Kapoldasu Irjen Pol Drs Oegroseno SH didampingi Kapolres Labuhan Batu, AKBP Robert Kenedy berjalan menuju ruangan Kapolres, seusai memberikan arahan internal kepada sejumlah anggota Polres Labuhan Batu. DPRD dapat menindaklanjuti permasalahan tersebut. Menurut Ahmad Idris, keresahan masyarakat yang sampai ke MUI akibat praktik perjudian dan prostitusi yang belum dapat ditertibkan di

daerah ini sampai sekarang. Sehingga penertiban semestinya segera dilakukan aparat untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas menciptakan rasa aman di daerah ini. (HER)


Senin 6 Desember 2010

Brilian Moktar

Gagal Bangun Pertanian, Indonesia Impor Beras Medan-andalas Anggota Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Sumut Brilian Moktar SE menilai, pemerintah telah gagal dalam membangun sektor pertanian sehingga dewasa ini Indonesia terpaksa harus mengimpor berbagai bahan kebutuhan pokok terutama beras. "Pembangunan sektor pertanian kita telah gagal total. Kini kita justru lebih bangga menjadi negara pengekspor hasil perkebunan dan mengabaikan sektor pertanian sehingga harus mengimpor hampir seluruh bahan kebutuhan pokok dari luar negeri," ujar Bendahara Fraksi PDI Perjuangan itu kepada wartawan, Minggu (5/12). Lahan pertanian di Indonesia yang sudah dipetakan termasuk jaringan irigasi yang dibangun sejak zaman penjajahan Belanda, menurut dia, kini banyak yang dibiarkan beralih fungsi. Akibatnya, hasil pertanian kini tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan sekitar 235 juta jiwa penduduk Indonesia. "Kita seolah-olah bangga menjadi negera pengekspor sawit, tapi di sisi lain tidak mempertimbangkan ketersediaan bahan kebutuhan pokok sehingga harus terus mengimpor beras, kedelai, gula dan bahkan juga daging," katanya. Kondisi terus berkurangnya luasan areal pertanian dan ketidakmampuan memenuhi kebutuhan bahan pokok masyarakat, menurut Brilian Moktar, membuat posisi tawar Indonesia menjadi semakin lemah, sehingga negara pengekspor bahan kebutuhan pokok dapat mengendalikan harga sesuka hati mereka. Harga beras impor asal Thailand, misalnya, kini bergerak naik menjadi 540 dolar Amerika Serikat (AS) per ton, padahal pada pekan-pekan sebelumnya masih 525-530 dolar AS per ton. "Vietnam atau Thailand bisa saja kembali menaikkan harga karena mereka tahu kita tak mampu memenuhi kebutuhan beras dalam negeri," ujarnya. Kondisi serupa, menurut Brilian Moktar, juga bisa terjadi pada komiditas lain. "Ini mekanisme pasar yang dikatakan sistem ekonomi kapitalis dan selama ini dilakukan pemerintah dengan cara terbuka," katanya dalam sesi wawancara yang juga diiringi tembang lawas Koes Plus berjudul "Kolam Susu" itu. Pada kesempatan itu, Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut itu juga mengaku prihatin dengan kinerja Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog). "Melihat lonjakan harga beras sejak November hingga awal Desember 2010 dan pernyataan Dirut Perum Bulog di media hari ini (Jumat, 3/12), kita tentu sangat prihatin. Sepertinya Bulog hanya mengejar target stok beras 1,5 juta ton untuk tahun ini," katanya. Brilian Moktar menilai, Bulog yang sesuai wewenangnya adalah badan yang bertugas sebagai stabilisator harga bahan kebutuhan pokok, kini terkesan menjadi "pemain" atau "pedagang" beras. "Bulog membeli beras asal Thailand 540 dolar AS per ton atau lebih kurang Rp6.075 per kg termasuk pajak impor, dan kemudian menjualnya Rp6.500 per kg ke pasaran. Dengan begitu Bulog menikmati keuntungan yang sangat besar, demikian juga dengan pemerintah yang menikmati pajak impor," katanya. Brilian Moktar juga mendesak DPR RI dan DPRD Sumut segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) Bulog agar kondisi pangan nasional tidak menjadi lahan bagi oknum-oknum di badan itu untuk kepentingan pribadi. "Pansus ini membahas tataniaga impor beras agar tidak ada yang bermain dalam 'trading' ini, bila perlu dengan melibatkan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi). Pansus di DPRD provinsi dan kabupaten/ kota harus membahas kondisi irigasi dan lahan pertanian berikut jalur distribusi bahan kebutuhan pokok ke pasar," katanya. (UJ)

5 EKONOMI-BISNIS Produsen Berlomba Hadirkan Teknologi Motor Terbaik harian andalas | Hal.

Medan-andalas Perkembangan industri sepeda motor di Indonesia dalam kurun waktu empat tahun terakhir ini sungguh menakjubkan. Pertumbuhan pasar yang tinggi itu mendorong keinginan produsen sepeda motor untuk berlomba menghadirkan teknologi terbaik, bermanfaat bagi pengguna sepeda motor di Indonesia. Hal ini bisa dilihat dengan berlombanya produsen motor mengklaim diri sebagai yang terdepan dalam penerapan teknologi. Marketing Manager CV Indako Trading Co Leo Wijaya menyebutkan, pihaknya mengembalikan penilaian itu kepada masyarakat, karena konsumen saat ini sudah sangat cerdas. Derasnya arus informasi didukung dengan kemajuan teknologi, memberikan kemudahan bagi konsumen menentukan pilihan, mana yang terbaik. Honda sendiri kata dia, sejak awal sudah hadir dengan teknologi keiritan dengan mempelopori mesin 4 tak yang hingga saat ini terus dikembangkan sehingga masih jauh lebih irit. Generasi mesin terbaru

andalas/ist

MENCURI PERHA TIAN - Sepeda motor Honda PCX dihadirkan dalam ajang Jakarta Motorcycle Show (JMCS) 2010 berhasil PERHATIAN mencuri perhatian banyak pengunjung beberapa waktu lalu. 110cc Honda menggunakan Efficient Fuel Technology (EFT) dengan keunggulan piston bertekstur sehingga mengurangi gesekan piston yang pada akhirnya pemakaian bahan bakar lebih irit, selalin itu juga teknologi SASS (Secondary Air Supply System) & CECS (Crankcase Emission Control System) yang menghasilkan gas buang

hasil pembakaran yang lebih rendah emisi dan aman bagi lingkungan. Sementara itu, Gunarko Hartoyo selaku Promotion Manager CV Indako Trading Co mengungkapkan, bebek metik sendiri dipastikan akan menjadi trend pasar, karena selain menawarkan kenyamanan metik, pengguna bebek metik tetap dapat merasakan

kehandalan dan keunggulan sepeda motor bebek yang diaplikasikan untuk menghasilkan efisiensi penggunaan bahan bakar, dan mendukung mobilitas serta aktifitas keseharian pengguna, antara lain posisi jarak terendah ke tanah, rangka bodi, dan posisi setang kemudi. Menurutnya, kehadiran bebek metik direalisasikan

Honda dalam memberikan kenyamanan berkendara layaknya sepeda motor metik dan menghapuskan keperluan memindahkan gigi transmisi. Mesin CV Metik menggunakan sabuk karet V-Belt sebagai penggerak gigi transmisi yang terhubungkan dengan rantai untuk menggerakkan roda belakang. Mesin dilengkapi oleh teknologi sistem Fuel Injection baru generasi ketiga dengan penambahan sensor O2 dan Catalytic Converter. Keunggulan teknologi yang dimiliki Honda telah banyak dibuktikan dalam berbagai kesempatan, salah satunya dalam ajang Adu irit Honda Revo yang dilangsungkan pada Maret 2010 lalu di Surabaya, dimana tercatat Konsumsi BBM Honda Absolute Revo 1 liter : 187 kilometer. Selain itu, beragam penghargaan sukses diraih Honda di tahun 2010 ini, salah satunya dalam ajang MOTOR Plus Award, dimana Honda berhasil mendominasi dengan meraih 20 penghargaan antara lain, PCX tercatat sebagai Bike of The Year 2010, Scoopy tercatat sebagai Rooky of The Year, Honda CS 1 sebagai Bebek Sport Best Design, dan banyak lagi penghargaan lainnya. Sementara itu untuk kategori Best Technology berhasil diraih oleh, Honda Supra 125 PGM Fi, Honda Blade 110 R, Honda Vario Techno CBS, dan Honda PCX 125. (SIONG)

REI Sumut Fasilitasi MoU Procomm-PIP Malaysia REAL Estate Indonesia (REI) Sumatera Utara memfasilitasi kerja sama internasional dua perusahaan event organizer antara PT Procomm Organizer Indonesia di Medan dengan PIP Creation SDN BHD, yang berkedudukan di Pulau Penang, Malaysia.

P

enandatanganan naskah memoran dum of understanding (MoU) dilakukan di Medan masing-masing oleh Direktur PT Procomm Sofyan Nasution, Direktur PIP Creation Michael Geh, dan Ketua REI Sumut

Rusmin Lawin, Kamis (2/12). Dengan adanya MoU ini kedua belah pihak memungkinkan bekerja sama dalam penyelenggaraan berbagai event khususnya pameran properti baik di Penang maupun di Medan. Menurut Rusmin Lawin, REI Sumut memfasilitasi kedua belah pihak untuk bekerja sama karena peran perusahaan event organizer cukup strategis dalam menopang berkembang majunya bisnis properti khususnya di Sumut. Kalau jaringan kerja sama kedua pihak ini sudah terbangun, maka akan lebih mudah bagi developer-developer di Sumut yang tergabung dalam wadah REI berpromosi di Penang. Begitu juga sebaliknya. Bagi anggota REI hal ini juga akan semakin membuka peluang untuk bisa go internasional. Apa lagi Penang meru-

pakan salah satu wilayah destinasi unggulan pariwisata Malaysia yang paling banyak dikunjungi wisatawan asing, termasuk dari Eropa. Para ekspatriat (warga asing) di Penang baik sebagai turis, berobat, berbisnis, dan sebagainya terutama dari Eropa bisa digiring melirik propertiproperti untuk tempat tinggal atau berbisnis di Sumut khususnya Medan. Diperkirakan saat ini ada sekitar 20 ribu ekspatriat di Penang yang tentunya membutuhkan tempat tinggal. Sementara di Penang sendiri ketersediaan properti untuk tempat tinggal bagi para ekspatriat ini diperkirakan terbatas. Sumut khususnya Medan bisa menjadi wilayah alternatif bagi para ekspatriat tersebut untuk dipilih sebagai tempat tinggal atau berbisnis sehingga mereka membutuhkan properti. Hal ini mengingat jarak antara Penang dengan Sumut relatif cukup dekat. Dan, ini tentunya menjadi peluang tumbuh kembangnya investasi

di Sumut. Hanya saja kendalanya saat ini seperti diakui Rusmi Lawin, aturan bagi warga asing untuk memiliki properti di Indonesia belum sepenuhnya mengakomodasi kepentingan ini. Warga asing masih dibatasi untuk memiliki properti di Indonesia. Perubahan regulasi inilah yang menurutnya akan diperjuangkan REI. Misalnya tentang masa Hak Guna Bagunan atau Hak Pakai diperpanjang menjadi lebih dari 25 tahun. Begitu juga dengan nilai properti yang bisa dimiliki orang asing harganya harus Rp1 miliar ke atas. "Jadi regulasinya dulu yang akan kita (REI) perjuangkan agar direvisi pemerintah," tandas Rusmin Lawin yang juga Sekretaris Jenderal Internastional Real Estate Federation (FIABCI) Komite Asia Pasifik ini. Michael Geh mengemukakan pihaknya siap bekerja sama dengan Procomm untuk memfasilitasi para pengusaha Sumut khususnya anggota REI

berpromosi di Malaysia, khususnya Penang. Apalagi Penang telah menyediakan sebuah tempat yang sangat representatif untuk penyelenggaraan berbagai event termasuk pameran berskala internasional yakni Penang International Sports Arena atau PISA. Tempat ini menurutnya mampu menampung puluhan ribu pengunjung dan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung dengan menawarkan biaya sewa yang cukup murah. Sementara Sofyan Tan mengakui kerja sama yang dijalin Procomm dengan PIP Creation bukan baru pertama kali ini. Beberapa tahun lalu keduanya pernah bekerja sama menyelenggarakan pameran properti di Pulau Penang. "Hanya ke depannya, kerja sama ini akan lebih kita tingkatkan, tidak hanya pameran dalam bidang properti, tapi juga bidangbidang lainnya seperti kerajinan batik dan furniture yang cukup diminati masyarakat di Pulau Penang," terang Sofyan. (GUS)


Senin 6 Desember 2010

EKONOMI-BISNIS

harian andalas | Hal.

6

Muhammad Said Didu

Merpati Punya Andalan untuk Penyelamatan Penerbangan Medan-andalas Dari dahulu system perencenaan transportasi Indonesia menerapkan system jarak pendek, untuk menghubungkan berbagai daerah di Indonesia. Saat ini Merpati ingin menggabungkan dan menjadi jembatan nusantara, untuk mengangkut calon penumpang dari pelosok ke kota. “Dengan kehadiran Merpati Airlines berkapasitas 60 seat yang diberi nama MA60 ini, dapat menghubungkan seluruh nusantara di Indonesia khususnya dari pelosok ke kota,” kata Komisaris Utama PT Merpati Nusantara Airlines Dr Ir H Muhammad Said Didu setibanya di Bandara Polonia Medan, Sabtu (4/12) malam dari penerbangan Kunming, Republik

Rakyat Tiongkok (RRT) dengan maskapai Merpati yang baru. Rombongan yang juga terdiri dari Kapten Abi Widya dan Eddy Hariadi Komisaris Merpati Airlines dan sejumlah crew Merpati lainnya itu, disambut Direktur Operasi Kapten Asep Eka Nugraha, GM MA-60 Sutan Banuara, SPP Operasi Machfud dan Branch Office Manager Medan Merpati Nusantara Airlines B. A Nasution serta sejumlah staf Merpati Cabang Medan lainnya. Kehadiran rombongan para komisaris Merpati ke Medan tersebut, merupakan rangkaian tahapan kedatangan 7 maskapai Merpati baru jenis baling-baling MA-60 yang rencananya akan melayani rute pendek, seperti Nias, Sibolga, Simelue dan lainnya. Menurut Didu, Merpati punya andalan untuk penyelamatan penerbangan. Meski selama ini Merpati dikenal dengan pesawat tua, namun pelayanan dan penyelamatan penerbangannya cukup bagus. Merpati juga tetap komit dengan

andalas/asril tanjung

SAMBUT KOMISARIS - Branch Office Manager Merpati Nusantara Airlines Cabang Medan B.A Nasution (kanan) ketika menuyambut kedatangan Komisaris Utama Merpati Airlines Dr Ir H Muhammad Said Didu, yang baru saja tiba di landasan Bandara Polonia Medan. misinya untuk mengangkut penumpang dari satu kota kecil ke kota besar. Menyikapi persaingan penerbangan yang semakin kompetitif khususnya di

AC

Medan, Didu mengaku bahwa semua penerbangan memiliki sekmen masingmasing. Merpati juga memiliki penumpang yang sangat loyal untuk tetap mengguna-

kan maskapai Merpati yang sempat vakum. “Pelanggan tersebut pergi di saat Merpati tidak memiliki pesawat. Dengan kehadiran pesawat baru jenis MA-60, diharapkan penumpang-penumpang yang sebelumnya menggunakan jasa Merpati, bisa kembali lagi,” ujar Didu yang mengaku baru saja melakukan penerbangan dengan pesawat baru tersebut dari Sian- Kunming 3 jam, Kunming-Bangkok 3 jam, BangkokMedan 2 jam 40 menit dan malamnya bertolak kembali menuju JakartaSurabaya. Dari rute perjalanan yang sangat melelahkan tersebut, kata Didu, pesawat Merpati yang baru keluar dari pabrik itu, kurang lebih sudah melakukan penerbangan 12 jam. “Untuk control panel, kebisingan serta landingnya pesawat sangat bagus. Tentu hal itu akan memberikan kenyamanan para penumpang selama dalam penerbangan,” tegas Didu. Peremajaan Pesawat Sementara, Branch Office Manager Merpati Nusantara Airlines Cabang Medan B.A Nasution menambahkan, pihaknya berupaya melakukan peremajaan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi penumpang. Dia menyebutkan, selama Desember ini akan masuk 7 unit pesawat baru MA 60 yang selanjutnya akan melayani rute-rute yang telah lama dilayani Merpati Nusantara, yang sebelumnya menggunakan CN-235 dengan kapasitas 28 tempat duduk. (RIL)

KARYA TEKNIK

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT

Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

Hub. 0813 7040 9999

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

DIBELIDENGANHARGATINGGI TV - PS - DVD - Sound System - Laptop - AC - Kulkas, Dll Hub. CV. GRIYA ELEKTRONIK/BABE

Jl. Gaperta B6 Tel. 8450085, FL. 76660300


Senin 6 Desember 2010

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


Senin 6 Desember 2010

Gagal, Schumi Salahkan Mobil London-andalas Prestasi Michael Schumacher di musim balap 2010 jauh dari pretasi. Schumacher menyebutkan masalah teknis mobil yang membuatnya mengalami kemunduran. Dia bahkan menyebut rekan setimnya Nico Rosberg tidak mengalami masalah yang sama. Setelah memenangi tujuh gelar juara dunia, dan memutuskan pensiun pada tahun 2006, Schumacher mengambil keputusan penting dan kembali ke F1 bersama tim Mercedes GP. Namun, Schumi hanya finish di posisi sembilan klasemen akhir pembalap, sementara rosberg ada di posisi tujuh. Pembalap 41 tahun ini menegaskan, mobilnya tidak sama dengan Rosberg. Schumi menyalahkan masalah teknis dan masalah ban sebagai penyebab kegagalannya sepanjang musim. "Menjadi pembalap tercepat merupakan acuan bagi orang lain. Jika Anda melihat data bagaimana Nico balapan, ini menunjukan ada yang salah dengan mobil saya,” tegas Schumacher, Sabtu (4/12). "Gas buang sangat panas, terkadang bagian bawah mobil seperti terbakar. F-Duct (sistem untuk membantu aliran udara) tidak bekerja sebagaimana mestinya," lanjut mantan pembalap Ferrari ini. Schumacher memang mengalami masalah dengan F-Duct mobilnya di GP Belgia dan Jepang. "Saya belum berbicara secara terbuka dengan tim, saya lebih suka membahas secara internal."(OKZ)

Stoner Dukung Rencana Honda Aalsi–Andalas Honda berencana memberikan motor yang berkualitas sama kepada empat pembalapnya di musim 2011. Casey Stoner mendukung penuh terhadap rencana tim barunya ini. Ya, Stoner memang akan menjadi rekan setim Dani Pedrosa dan Andrea Dovizioso di skuad HRC Repsol Honda musim depan. Ketiga bintang dipastikan memperoleh motor terbaik dari pabrikan. Sementara itu, satu pembalap HRC lain dari tim San Carlo Greisini Honda Marco Simonceli, dipastikan ikut menunggangi motor RC-212V pada ajang terakhir kelas 800cc Pasalnya, mulai musim depan MotoGP menggunakan mesin 1000cc. HRC mengumumkan akan memberikan motor yang sama kepada keempat pembalapnya itu. Namun, muncul kekhawatiran bahwa ini akan membuat pabrikan asal Jepang itu sulit bersaing dengan pembalap lain. Namun Stoner tidak berpendapat demikian. “Selama yang saya lihat, kami semua memiliki mesin motor yang sama dan tidak ada pembalap yang mendapatkan perlakuan khusus. Jadi tidak ada salah nya dengan strategi ini,” tegas Stoner, Sabtu (4/12). “Honda pernah melakukan hal yang sama dimasa lalu dan itu berjalan lancar. Jadi, saya rasa keputusan ini merupakan yang terbaik. Semua orang memang ingin berpikir menjadi pembalap spesial dari yang lain,” lanjut pembalap asal Australia. “Namun, jika seseorang mendapatkan perlakuan yang sama, maka saya rasa tidak ada masalah dengan rencana ini. Selain itu, kami semua memiliki tim, mekanik dan juru mesin sendiri. Jadi tidak perlu khawatir,” tandasnya. (OKZ)

OLAH RAGA

DUEL terjadi antara Chris Jhon melawan Fernando Saucedo asal Argentina merupakan pertarungan yang membosankan dan monoton. Namun, dari pertandingan itu dapat dimenangkan Chris Jhon dengan menang angka, dalam perebutan gelar juara WBA Superworld Featherweigh dalam 12 ronde, Minggu (5/12) di Istora Senayan Jakarta. Kemenangan angka yang diperoleh Chris “Dragon” Jhon itu sangat jauh perbedaannya dari Fernando Saucedo. Chris mendapatkan angka dari tiga juri yakni 119-109, 119-108 dan 120108. Akhrinya, Chris Jhon kembali mempertahankan gelarnya untuk ke-13 kalinya. Di ronde ke 1 hingga ke-6, pertarungan kedua pentinju itu tidak begitu menarik, karena keduanya menampilkan pertarungan yang monoton tidak ada variasi pukulan dari kedua petinju. Terlebih lagi, dari pertarungan itu, Chris Jhon

mendapatkan jab-jab bersih dari Saucedoyang tepat ke arah wajah Chris Jhon. Memasuki ronde ketujuh Saucedo memberikan perlawanan terhadap Chris. Beberapa kali hook kiri dan kanan Chris Jhon masuk ke rusuk Saucedo, namun di balas Saucedo dengan jab-jab kanan yang juga tepat kearah wajah Chris Jhon. Yang tak tak kalah menariknya, di sepanjang ronde ke-7 Saucedo mencoba membangkitkan emosi Chris Jhon dengan meledek dengan menggelengkan kepala setiap pukulan yang didaratkan Chris Jhon tepat mengarah ke rusuk dan wajahnya. Namun, ledekan itu tak membuyarkan konsentrasi Chris Jhon yang tetap melakukan pukulan yang mengarah ke sasaran. Di sepanjang ronde hingga ronde ke-8 Chris Jhon memiliki peningkatan poin, karena sangat produktif melakukan pukulan berkali-kali tepat mengarah wajah

harian andalas | Hal.

8

Saucedo. Chris John yang tampil bertandinga dengan pertahanan terbuka itu, sekali-kali mendapatkan pukulan tepat dari Saucedo. Di ronde ke-9 ternyata milik Chris Jhon, setiap serangan ataupun pukulan yang didaratkannya sangat tepat mendarat ke perut dan wajah Saucedo yang membuat perbendaharaan angka berpihak kepada Chris Jhon. Begitu juga di ronde ke-10 dan 11, Chris Jhon memiliki kedua ronde itu dengan memperagakan gempuran pukulan-pukula yang tepat ke arah wajah dan rusuk Saucedo. Demikian di ronde terakhir yakni 12, Chris Jhon juga memiliki ronde tersebut, dengan melesakkan pukulan tapat ke Saucedo dengan ambisi memukul KO. Namun, Saucedo tetap tegar menerima pukulan yang diarahkan Chris Jhon kepadanya yang bertahan tetap tidak KO hingga pertarungan usai.(YON)

Messi dan Ronaldo Cetak Dua Gol Pamplona-andalas Barcelona berhasil meraih poin penuh ketika melawat ke markas Osasuna. Nilai tiga dibawa pulang oleh The Catalans berkat kemenangan 3-0, di mana dua gol di antaranya diborong Lionel Messi. Kick-off Osasuna kontra Barcelona, Minggu (5/12) dinihari WIB mundur sekitar 45 menit dari jadwal semula. Ini terjadi karena Barcelona baru datang kurang dari satu jam menjelang laga dimulai. Meski begitu Barcelona mampu membawa pulang tiga angka dari Reyno de Navarra berkat kemenangan 3-0 lewat gol yang diciptakan Pedro Rodriguez serta dua kali lesakan dari Lionel Messi. Ini juga merupakan kali pertama Osasuna kalah di kandang sendiri di La Liga musim ini. Tambahan tiga angka memantapkan

Azulgrana di puncak klasemen sementara dengan poin 37, unggul lima poin dari Real Madrid yang ketika berita ini diturunkan masih bermain.Sedang Osasuna ada di peringkat 12 dengan koleksi poin 15.

Chievo Tahan Roma 2-2 Roma-andalas AS Roma hanya mendapatkan satu poin setelah bermain seri 1-1 dengan Chievo Verona. Fabio Simplicio sempat membuat Il Lupo unggul 2-0 namun Chievo dapat mengejarnya dan menyamakan kedudukan. Roma membuang peluangnya untuk bisa meraih tiga poin di laga tandangnya tersebut. Mereka sempat unggul 2-0 di babak pertama lewat dua gol Simplicio, namun di babak kedua Chievo menekan dan berhasil menyamakan kedudukan. Skor imbang 2-2 tersebut membuat Roma masih tetap berada di posisi ketujuh klasemen Seri A dengan 23 poin atau selisih tujuh poin dari pimpinan klasemen AC Milan. Sedangkan Chievo naik keperingkat sembilan dengan 20 poin. Jalannya Pertandingan Pada laga di Stadio Marc Antonio Bentegodi, Minggu (5/12) dinihari WIB, Roma lebih dulu mengancam lewat tendangan bebas Adriano di menit ke-4 namun masih melebar dari target. Sementara usaha Vucinic lewat tenda-

Ronaldo Juga 2 Gol Sementara itu, Real Madrid menundukkan Valencia 2-0 berkat dua gol dari Cristiano Ronaldo. Poin penuh itu tidak diraih El Real dengan mudah karena gol baru hadir usai El Che

bermain dengan sepuluh pemain. Menjamu Valencia di Santiago Bernabeu, Minggu (5/12)dinihari WIB, Madrid terus-terusan menghadirkan ancaman kendati serangan demi serangan acap kandas di tangan dan kaki dari penjaga gawang Valencia, Vicente Guaita Panadero. Peruntungan Madrid berubah setelah David Albelda dikartu merah pada menit 65. Ia diusir wasit setelah dinilai menyentuh bola dengan sengaja. Unggul jumlah pemain, Madrid kian leluasa menekan. Hasilnya Ronaldo kemudian dua kali membuat Guaita harus memungut si kulit bundar dari dalam gawang. Hasil itu membuat Madrid terus menjaga jarak poin dari Barcelona yang tengah memuncaki klasemen. Madrid kini menempati posisi dua dengan 35 angka, berjarak dua poin dari Barca yang sebelumnya juga meraih kemenangan di laga jornada 14.(DTC)

Gelandang menyerang AS Roma asal Brazil, Simplicio melakukan tendangan volo yang mengarah ke gawang Chievo.Dalam pertandingan itu AS Rima bermain imbang 2-2 dengan Chievo. ngan kaki kirinya dapat digagalkan kiper Stefano Sorrentino di menit ke-10. Pada menit ke-23, Adriano kembali memiliki peluang tapi tembakan kaki kirinya masih melambung. Tiga menit kemudian Roma berhasil memimpin 1-0. Gol tersebut dicetak oleh Fabio Simplicio lewat set piecenya lewat tembakan kaki kanannya ke pojok kiri bawah gawang tuan rumah Chievo. Pada menit ke-43, Giallorossi kembali memiliki peluang. Berawal dari crossing Mirko Vucinic bola didapatkan oleh Matteo Brighi namun tendangan kaki kanannya dari luar kotak penalti masih terlalu tinggi. Namun, satu menit kemudian Roma berhasil unggul 2-0. Simplicio kembali menjebol gawang Chievo lewat tembakan kaki kirinya setelah memanfaatkan crossing dari Marco Cassetti. Sementara Chievo mencoba mengejar

ketertinggalannya. Gelson Fernandes punya peluang namun sundulannya masih terlalu tinggi. Skor 2-0 bagi Roma pun bertahan hingga turun minum. Di babak kedua, Chievo mulai meningkatkan serangannya guna mengejar ketertinggalanya. Marco Andreolli mendapatkan bola terobosan dari Gelson Fernandes namun digagalkan Julio Sergio di menit ke-56. Chievo akhirnya mampu memperkecil kemenangan lewat gol Davide Moscardelli hasil tendangan kaki kirinya pada menit ke61. Gol tersebut semakin menambah semangat para pemain tuan rumah. Pada menit ke-82, Pablo Granoche akhirnya membuat kedudukan menjadi imbang 2-2. Gol tersebut dicetak oleh Granoche hasil tembakan kaki kanannya setelah memanfaatkan umpan terobosan Mariano Bogliacino.(DTC)

Tahun Depan, Australia Tetap Dapat Gelar F1 Melbourne-andalas Balapan Formula 1 dipastikan tetap akan hadir di Australia tahun depan. Menyusul berakhirnya konflik antara promotor dengan organisasi motor sport setempat. Seperti diberitakan sebelumnya, masa depan Australia terancam akibat terjadi perbedaan pandangan soal fee penyelenggaraan balapan antara CAMS (Konfederasi Motor Sport Australia) dengan promotor. Akan tetapi kini masalah berhasil diselesaikan. Informasi yang diperoleh, Minggu (5/12), CAMS dan promotor mencapai suatu kesepakatan soal fee tersebut. "CAMS senang dengan kesepakatan yang telah dibuat dan akan menjalankan perannya terus di dalam eventevent Formula 1 dan membantunya mencapai sukses yang lebih," ujar Andrew Papadopoulus, Presiden CAMS. "Para ofisial kami sudah diakui secara intenrasioal dan terlatih untuk standar yang tertinggi. Mereka akan membuat kontribusi yang tak tergantikan selama GP Australia digelar." Pada 2011, GP Australia akan menjadi seri kedua setelah GP Bahrain dan digelar pada 27 Maret.(DTC)


Senin

OLAH RAGA

6 Desember 2010

harian andalas | Hal.

9

Indonesia Diprediksi Juara Piala AFF 2010 Medan-andalas Melihat performas timnas Indonesia di dua laga menghadapai Malaysia dan Laos. Para pengamat sepakbola di Kota Medan berani memprediksi tim nasional Indonesia dapat menjuarai Piala AFF 2010 yang kini tengah bergulir di dua negara, Indonesia dan Vietnam. Tapi dengan catatan, Firman Utina dan kawan-kawan mampu mempertahankan permainan terbaiknya. Seorang pengamat dan juga pelatih sepakbola di Kota Medan, M Syafii Pilly, kepada Starberita sore tadi mengatakan, Indonesia bisa tampil sebagai juara asal tidak "over confiden". "Kalau pasukan Alfred Riedl mampu mempertahankan terbaiknya seperti ketika 'mengganyang Malaysia 5-1 dan 'melumat' Laos 6-0, saya yakin kita bisa juara," ujar Syafii Pilly. Syafii menilai, kunci sukses Tim Garuda dalam dua pertandingan terdahulunya adalah terletak pada diri pemain itu sendiri. Firman Utina dan kawan-kawan cukup disiplin baik ketika saat menyerang dan bertahan. Di samping itu, komunikasi antarpemain berjalan baik. "Nah, inilah sebenarnya kunci sukses kenapa kita bisa berpesta gol ke gawang Malaysia dan Laos," katanya. Faktor keberhasilan lain, lanjut Syafii, adalah peranan kedua sayap yakni M Ridwan dan Okto Octavianus Maniani. M Ridwan yang memiliki kecepatan dan Okto yang mampu memberikan umpan-umpan silang ternyata mampu memberikan kemudahan bagi dua striker, Cristian Gonzales dan Irfan Haaris Bachdim untuk melakukan penetrasi ke jantung pertahanan lawan. Bahkan dengan kecepatannya, M Ridwan mampu memanfaatkan kesalahan umpan penjaga gawang Laos, untuk kemudian mencetak gol. Begitu juga dengan Okto, berkat assistnya Indonesia bisa 'mengganyang' Malaysia 5-1. Dan ketika melawan Laos, mantan pemain PSMS itu berhasil menyumbangkan satu gol. "Jadi sekali lagi, Firman Utina dan kawankawan jangan cepat puas dan terlalu percaya diri. Kalau ini sikap itu bisa dihilangkan, maka Indonesia bisa memenangkan setiap pertandingan," pungkas Syafii Pilly.(YON)

BeAT YOUR LIMIT IMI SUMUT MATIC RACE SERI IV 2010

Eko ‘The Red’ Rianto Sabet Juara Medan-andalas Racer Eko Rianto dari tim Honda Intrac Pertamina Enduro akhirnya berhasil menyabet gelar juara Umum BeAT Your Limit IMI Sumut Matic Race Seri IV 2010, yang dilaksanakan di Sirkuit Cemara Asri Medan, Minggu (5/12). gelar ini diraih setelah rivalnya Tomy Akbar dari tim Popeye KitaKita MBC tampil kurang baik. Kemenangan yang diraih Eko Rianto tidak mudah, Eko mendapat perla-

sebagai yang tercepat di Kelas Skuter matic Standart 125 CC Pemula dan OMR Honda Beat 110 CC Pemula. Sementara itu pembalap Zamed Pranata dari team Broom racing sebagai Juara Umum kategori Skuter Matic Standart 125 CC Terbuka, kategori Skuter Matic Tune Up 150 CC Terbuka dan kategori Skuter Matic Standart 125 CC Pelajar. Adapun pembalap Samurianus S sebagai Juara kategori MP5 dan Kategori MP6. Dengan ini Eko Rianto menduduki peringkat pertama klasemen sementara BeAT Your Limit IMI Sumut Matic Race Seri IV 2010 dengan poin 83, diikuti Tomy Akbar diposisi kedua dengan poin 81.

Dominasi Tirta Prima Belum Teruntuhkan

Nasib Vagner Luis Dipertimbangkan Bengkulu-andalas Libero asing PSMS Vagner Luis tampaknya tetap menjadi pertimbangan untuk mengamankan pertahanan PSMS dari gempuran tim lawan, namun pembuktian kelayakannya sebagai starter ditentukan Senin (6/12) hari ini. Tindakan blunder yang dilakukannya yang diceploskan bola ke gawang sendiri ketika menghadapi Persiraja Banda Aceh 28 November lalu, menjadi kesalahan fatal pemain berkepala plontos itu di mata pelatih PSMS Zulkarnain Pasaribu.. Alasan inkonsistensi pula yang membuatnya didudukkan di bangku cadangan ketika PSMS takluk 0-2 atas PSAP Sigli 2 Desember lalu. Kendati demikian, pelatih PSMS Zulkarnain Pasaribu tetap memberi kesempatan kepadanya untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Pada sesi latihan Minggu (5/12) di lapangan Brimob, Zulkarnain Pasaribu sengaja mengubah posisi Vagner yang semula libero menjadi stoper. "Saya sengaja menempatkannya sebagai stoper bukan libero, untuk melihat apakah ada perubahan. Ternyata tidak. Dia tetap saja tidak konsisten. Dia juga tidak bisa membantu penyerangan," ujar Zulkarnain usai latihan. Berdasarkan pantauan, meski turun naik, mantan pemain Saham FC Oman ini tidak banyak membantu. Sering meninggalkan posisi, dia juga terlihat sering terlambat turun mengamankan pertahanan. Melihat kondisi tersebut, usai latihan Zulkarnain tampak mendekati ayah dua anak itu dan berbicara. Zulkarnain terlihat memberikan instruksi kepada pemain asal Brazil itu. Pembicaraan keduanya terlihat serius. Sepanjang percakapan yang berdurasi sekitar lima menit itu, tampak Vagner mengangguk-anggukkan kepala. "Saya bilang sama Vagner apakah dia lebih memilih untuk jadi stopper atau libero. Saya jelaskan, dia tetap tidak bisa berbuat banyak walaupun diposisikan sebagai stoper. Dia bilang dia tetap berharap diturunkan jadi libero. Saya setuju, kalau pada latihan terakhir nanti dia bermain konsisten," pungkas mantan pelatih PKT Bontang itu.(YON)

wanan yang sangat sengit dari pembalap Zamed Pranata tim Broom Racing dan Samurianus S dari tim Yamaha Andra. Eko yang dijuluki The Red tampil memukau di kelas Skuter Matic Standart 125 CC Pemula dengan finish di urutan pertama. Dengan kepercayaan diri yang tinggi The Red memaksa pembalap Nanda Kocek dari tim Pertamina Enduro MTC AXB Jaya RT harus puas di urutan kedua, tempat ke tiga diikuti pembalap Bela R Pratama dari tim AXB MDN Racing Team. Tidak cukup dengan satu gelar, melalui The Red tim Honda berhasil menyabet satu gelar Juara Umum di Kategori OMR Honda Beat 110 CC Pemula. Gelar itu diraih setelah finish

Medan-andalas Dominasi perkumpulan renang Tirta Prima Medan belum teruntuhkan, setelah menjadi juara umum dan memboyong Piala Ketua Umum PRSI Sumut M Syafi`i pada Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan seSumatera Utara 2010 di Kolam Renang Selayang Jalan Dr Mansyur Medan, Minggu (5/12). Tirta Prima berhasil meraih 48 medali emas, 48 perak dan 39 perunggu. Beby Willi Eka Paksi Tarigan dkk hanya mendapat perlawanan dari perkumpulan renang SSC Pematang Siantar yang mengumpulkan 13 medali emas, 8 perak dan 7 perunggu, yang berada diposisi kedua klasemen uumum. Posisi ketiga ditempati Bina Tirta Medan dengan 5 medali emas, 3 perak dan 8 perunggu. BSC Padang Sidempuan berada diposisi keempat dengan 3 medali emas, 1 perak dan 2 perunggu. Keberhasilan menjadi juara umum ini disambut dengan gembira oleh Ketua Umum Titra Prima Dewi Poernomo. Pihaknya pun bersyukur dan memberikan apresiasi kepada PRSI Sumut yang telah menggelar Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan se-Sumut dan antar Pelajar seKota Medan ini. “Kejuaraan ini sangat bermanfaat untuk menambah jam terbang para atlet renang di Sumatera Utara, karena selama ini mereka telah melakukan latihan dengan rutin,” tuturnya. Oleh karena itu, pihaknya juga berharap agar kejuaraan ini dapat digelar secara rutin, guna mengukur kemampuan atlet renang Sumatera Utara. “Kita berharap agar kejuaraan ini degelar saecara rutin, karena merupakan tolak ukur kemampuan atlet renang Sumatera Utara

sebelum turun di kejuaraan yang lebih tinggi,” harapnya. Untuk kelompok pelajar SMA, Yayasan Shatiyaihul Almaliyah Medan berhasil menjadi juara umum dengan perolehan 2 medali emas, 2 perak. Tempat kedua diduduki oleh SMA Bhayangkara I Medan dengan 1 medali emas dan 1 perunggu. Dan posisi ketiga diraih SMA Mulia Medan dengan 1 medali emas. Untuk kelompok pelajar SMP, SMP Dharma Medan dan SMP Methodist 4 Medan menjadi juara umum bersama, setelah sama-sama memperoleh 2 medali emas. SMP Budi Murni mengikuti dengan 1 medali

emas dan 1 perak. Kejuaraan Renang Antar Perkumpulan se-Sumut dan Pelajar seKota Medan ini ditutup secera resmi oleh Ketua Umum PRSI Sumut M Syafi`i. Dalam sambutannya, M Syafi`I mengatakan, bahwa kejuaraan ini juga akan digelar pada tahun depan. Pihaknya juga sangat bangga, karena masyarakat sangat antusias menyaksikan kejuaraan ini, terutama para pelajar. “Tahun depan kita berharap, agar tingkat pelajar tidak hanya sebatas Kota Medan saja, tapi juga seluruh Sumatera Utara,” ucapnya. (YON)

BeAT Your Limit IMI Sumut Matic Race 2010 berlangsung dalam lima putaran dengan memperebutkan tropy Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumatera Utara (Sumut) H Musa Rajeckshah. Pada acara Grand Final BeAT Your Limit IMI Sumut Matic Race 2010 mendatang perhelatan akan dilaksanakan pada saat malam tahun baru tanggal 31 Desember 2010, yang akan dimeriahkan hiburan music dan dancer. “Acara Grand Final akan dilaksanakan pas malam tahun baru, yang akan dimeriahkan hiburan music dan dancer,” ucap Ketua Pelaksana H Syabra Buana. (YON)

PRSI Sumut Imbau Kab/Kota dan Sekolah Bentuk Klub Medan-andalas Keberadaan klub klub renang yang ada di kabupaten/kota se-Sumatera Utara dinilai sangat minim mengenai sarana-dan prasarananya. Dalam hal itu, Ketua Umum Pengprov PRSI Sumatera Utara, HM Syafii, sangat mengimbau kepada pemerintah kabupaten dan kota serta para pemilik kolam renang untuk membentuk klub di daerahnya masing-masing. Tidak hanya itu saja, yang terpenting untuk melahirkan perenang-perenang andal dan bibit berbakat terjadi di sekolah-sekolah Untuk itu juga imbauan itu juuga diarahkan kepada pihak sekolah baik itu negeri maupun swasta untuk segera membentuk klub. Agar, hal itu dimaksudkan untuk melakukan pembinaan olahraga cabang renang bisa menyentuh kepada masyarakat lapisan bawah, terutama yang ada di daerah. Imbauan itu disampaikan HM Syafii kepada wartawan usai membuka kejuaraan renang antar klub se Sumatera Utara dan antar pelajar se-Kota Medan, di Kolam Renang Selayang Medan, Minggu (5/12). Syafii melihat bahwa antusias peserta mengikuti kejuaraan renang antarklub dan antarpelajar ini sangat tinggi. Namun belum semua atlet, terutama dari daerah, yang ikut serta. Itu dikarenakan di daerah bersangkutan belum berdiri klub-klub renang. "Saya nilai sampai sekarang PRSI belum memasyarakat. Itu ditandai masih banyaknya atlet dari pinggiran kota atau daerah yang belum terjaring. Makanya perlu didirikan klub di setiap kabupaten dan kota," ujar Syafii. Kompetisi Diperbanyak Sementara itu pada kesempatan yang sama, Ketua Harian KONI Sumatera Utara Jhon Ismadi Lubis ketika menghadiri pembukaan kejuaraan itu menyatakan, untuk melahirkan atlet yang berbakat nantinya bias ditampilkan dieven even bergengsi tidak cuma hanya dilihat dari latihan saja. Melainkan untuk dapat melihat dan mengukur kemampuan atlet yang dinilai potensi itu, melalui dengan memperbanyak even ataupun kompetisi. “Seperti yang dilakukan Pengprov PRSI Sumut ini sangatlah tepat. Kerena selain mengadakan kejuaraan renang antar klub juga dilaksanakan antar pelajar,” sebut Jihun Lubis.(YON)

200 Atlet Kecamatan Helvetia Siap Pertahankan Juara Umum Porkot Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan, kontingen Kecamatan Helvetia kembali memiliki optimis dapat mempertahankan gelar juara umum di ajang tersebut yang digelar 11-18 Desember mendatang. Untuk itu, induk olahgara kecamatan ini telah mepersiapkan 200 atlet terbaiknya.

KOORDINATOR KONI Kecamatan Medan Helvetia, Panusunan Yakob Purba usai mengikuti rapat persiapan Porkot 2010 di kantor KONI Medan, Jumat (3/12) mengatakan, persiapan kontingen Helvetia sudah dilakukan sedemikian

rupa, targetkan mempertahankan peringkat juara umum seperti yang diraihnya pada Porkot tahun lalu.

Helvetia akan melirik mendali emas pada cabang-cabang andalan seperti pencak silat, taekwondo, gulat, kempo, karate

dan sepak bola. Bahkan, untuk cabang kempo Helvetia pada Porkot tahun lalu nyaris menyapu bersih medali.”Beberapa cabang andalan, kita harapkan bisa mendulang mendali emas. Untuk kempo, kita juga optimis kembali mendominasi,” tegasnya. Pria yang sebelumnya aktif sebagai Pembina cabang olahraga sepatu roda ini mengatakan, pada Porkot tahun lalu Helvetia tampil sebagai juara umum dengan meraih 42 medali emas. ”Kita optimis dan yakin minimal kembali meraih 42 medali emas. Atlet bisa memberikan prestasi terbaik mereka. Nah, untuk itu jelas dukungan dan partisipasi masyarakat Helvetia tentunya sangat bermakna dalam memotivasi para atlet yang akan berlaga pada ajang Porkot tersebut,” ujar Panusunan Purba. Sepedamotor Sementara itu Ketua Umum

KONI Medan, Drs Zulhifzi Lubis mengatakan, pihaknya akan memberikan hadiah satu unit sepedamotor bagi kotingen kecamatan berpredikat terbaik pada Porkot Medan 20010. “Kita sedang merumuskan kriteria apa saja yang menjadi aspek penilaian untuk menentukan kontingen terbaik dan berhak membawa pulang satu unit sepedamotor,” kata Zulhifzi Lubis yang didampingi Ketua Panitia Besar (PB) Porkot, Edi H Sibarani. Zulhifzi Lubis yang akrab disapa 'Opunk Ladon' menjelaskan, event ini merupakan pestanya olahraga masyarakat Kota Medan. Makanya, dia pun mengharapkan dukungan penuh dari seluruh masyarakat. “Saya juga ingin dengan adanya Porkot ini, seluruh koordinator KONI Kecamatan hendaknya berkoordinasi dengan camatnya masingmasing. Jangan pula lupa saling

tukar informasi dari koordiator KONI Kecamatan dengan pengcab olahraga yang dipertandingkan,” harap Opunk. Porkot Medan 2010 nanti akan mempertandingkan 32 cabang olahraga, berarti ada kenaikan dibanding Porkot 2009 yang mempertandingkan 30 cabor. "Dua cabang tambahan yang kepengurusannya baru saja terbentuk masing-masing adalah panahan dan biliar. Dengan penambahan cabang ini, pastinya gaung Porkot Medan akan semakin semarak," sebut Eddy. Menurutnya, panitia akan menggelar acara hiburan pada acara pembukaan ataupun penutupan dengan mendatangkan artis. Panitia juga akan mempersiapkan kupon lucky draw dengan hadiah menarik kepada masyarakat yang menyaksikan perhelatan olahraga tahunan itu.(YON)


Senin

KOMUNITAS

6 Desember 2010

KILAS

10

BKPRMI Apresiasi Az Zikra Sumut

andalas/ist

SAPU JAGAD - Atraksi penembakan meriam sapu jagad yang dipimpin langsung oleh Danyon Armed 2/105 Letkol Arm Surya Darma Damanik, mewarnai HUT ke-65 Artileri Medan TNI Angkatan Darat.

KASAD

harian andalas | Hal.

Prajurit Artileri Harus Profesional

Medan-andalas Kolonel Arm Broto Guncahyo Sip Aslog Kasdam I/ BB menjadi irup pada upacara peringatan hari ulang tahun ke 65 Artileri Medan TNI Angkatan Darat, sekaligus memperingati hari ulang tahun ke 58 Batalyon Armed 2 105/KS di lapangan upacara Batalyon Armed 2/KS Delitua Medan dan pemotongan tumpeng oleh Danyon Armed 2/105 Letnan Kolonel Arm Surya Darma Damanik, akhir pekan lalu. Aslog Kasdam I/BB membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI George Toisutta mengatakan, melalui peringatan ulang tahun satuan ini, dapat dijadikan momentum sejarah, sekaligus menjadi media untuk memupuk jiwa korsa dan semangat korp bagi warga Artileri Medan, dalam menghadapi tantangan tugas ke depan yang semakin kompleks dan dinamis. Di bagian lain, dia juga berharap kegiatan tersebut dapat dimanfaatkan sebagai wahana untuk melakukan evaluasi dan instrospeksi, serta membangun tekad untuk memberikan pengabdian yang lebih berkualitas kepada Angkatan Darat, Bangsa dan Negara di masa mendatang. Namun, apa yang telah diraih saat ini merupakan sumbangsih yang sangat besar dari para sesepuh dan pendahulu segenap warga Korp Artileri Medan. “Pada kesempatan yang baik ini, kita patut menundukkan kepala sejenak guna mengenang jasa dan pengorbanan para pendahulu yang memiliki andil besar pada pembangunan TNI Angkatan Darat pada umumnya dan Artileri Medan khususnya. Sehingga, mencapai kemajuan seperti saat ini. Prestasi yang telah dicapai tersebut tentu disertai tekad untuk selalu berusaha mempertahankan dan terus meningkatkan kualitas pengabdian, selaras dengan tantangan tugas kedepan yang semakin kompleks,” katanya. Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penembakan meriam sapu jagad yang dipimpin langsung oleh Danyon Armed 2/105 Letkol Arm Surya Darma Damanik, demontrasi bela diri yong Modho dan syukuran dengan pemotongan Tumpeng oleh Danyon Armed 2/ 105 yang diberikan kepada prajurit berprestasi lomba menembak pada perebutan piala Kasad tahun 2009 di Cilodong, berlangsung di aula batalyon Armed 2/105. Hadir pada acara tersebut para Danyon sekota Medan, Dandim 0207/SML Letkol Arm Anton Irianto Popang SH, Dandim 0201/BS Letkol Inf Haryanto, perwakilan dari kepolisian Kasat Brimob Medan, Mantan Irdam I/BB Kolonel Arm (pur) B Sinuhaji dan para sesepuh Artileri lainnya serta para ibu-ibu persit chandra kirana dan para undangan lainnya. (REL)

Kekompakan Umat Kristiani Sei Rampah-andalas Perayaan Natal tahun 2010 antar Gereja yang dilaksanakan umat Kristiani se-Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai merupakan wujud kekompakan berbagai Gereja serta umat Kristiani. Selain itu, juga merupakan sebuah momen yang sangat baik bagi seluruh umat Kristiani dalam menunjukkan kesehatian dan kebersamaan dengan sesama umat tanpa memandang denominasi Gereja (Gereja asalnya). Pernyataan itu diungkapkan, Wakil Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman di ruang kerjanya di Sei Rampah, akhir pekan lalu ketika menerima audiensi Panitia Perayaan Natal bersama antar Gereja se-Kecamatan Perbaungan dipimpin ketuanya St JP Sitorus dan St Sahala Siburian selaku sekretaris. H Soekirman didampingi Asisten Admum Drs Liber Manurung, Kabag Kessos Drs Zulfikar dan Staf Bagian Humasy Nurlenti Purba SSos pada kesempatan itu menegaskan bahwa penyelengaraan perayaan Natal bersama antar Gereja se-Kecamatan Perbaungan akan didukung sepenuhnya oleh Pemkab Sergai. Kekompakan yang sudah diwujudkan itu umat diharapkan dapat terus dilanjutkan, dan tidak hanya pada pelaksanaan perayaan Natal, akan tetapi juga pada momen lain, dalam meningkatkan persatuan dan kesatuan untuk ikutserta membangun Kabupaten Sergai di bidang keagamaan. Diingatkan H Soekirman, setiap kegiataan keagamaan yang diselenggarakan oleh masyarakat di Kabupaten Sergai termasuk momen perayaan Natal hendaknya dapat dijadikan sarana pembangunan kerohanian guna mendukung terciptanya kerukunan antar umat beragama di Kabupaten Sergai “tanah bertuah negeri beradat” ini, ucap Wabup. Sementara itu St JP Sitorus dalam pertemuan itu menjelaskan, bahwa perayaan Natal bersama antar Gereja se-Kecamatan Perbaungan tahun 2010 akan dilaksanakan pada tanggal 12 Desember 2010 di Gereja HKBP Desa Kota Galuh Kecamatan Perbaungan. Dan tema yang diangkat pada perayaan Natal bersama itu yakni “Berbuah ke depan ..., jika tidak akan ditebang” (Lukas 13 : 9), dan sub tema “Melalui perayaan Natal kita harus menjadi pelaku firman yang menghasilkan buah yang baik untuk kita berikan kepada sesama umat”.jelasnya. (RYAD)

Medan-andalas Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPPBKPRMI) H Ali Mocthar Ngambali, menyampaikan apresiasianya kepada Majelis Zikir Az Zikra Sumatera Utara Pimpinan H Rizal Mahaputra. “Majelis yang mengajak umat untuk mengingat kebesaran Allah, mengajak orang yang makin jauh dari kebenaran, jauh dari beribadah, jauh dari keikhlasan dan berdoa, kemudian ada teman-teman yang membentuk majelis seperti Majelis Zikir Az Zikra, merupakan sesuatu yang harus diberikan apresiasi dan harus didukung,” ujar Ngambali usai menyampaikan tausiyahnya pada zikir Keluarga Besar Az Zikra Sumut di Masjid Agung Medan, Minggu (5/12). Zikir program rutin minggu pertama setiap bulannya yang dilakukan Az Zikra di Masjid Agung tersebut, turut dihadiri

andalas/asril tanjung

DIABADIKAN - Ketum DPP BKPRMI H Ali Mocthar Ngambali diabadikan bersama Ketua Majelis Zikir Az Zikra Sumut H Rizal Mahaputra usai zikir bersama di Masjid Agung Medan. Direktur Utama Klinik Sehat dr Agus Rahmadi, Ketua BKPRMI Wilayah Sumut CH Idham Dalimunthe SE, Ustad Biker Chow Cin Wi, Pengurus dan Anggota Majelis Zikir Az Zikra serta umat Islam lainnya. Di bagian lain, Ngambali juga mengemukakan, bahwa stiap manusia memiliki masalah masing-masing yang di-

hadapi dalam mengarungi kehidupan. “Selanjutnya, mereka datang ke majelis zikir Az Zikra dengan mendapatkan kesejukan, bisa sujud syukur, shalat tasbih dan berzikir yang dipimpin langsung oleh H Rizal Mahaputra,” tutur Ngambali yang mengaku melakukan roadshow ke sejumlah daerah di Sumut, Aceh serta kota-kota

besar lainnya di Indonesia. Selain itu, Ngambali juga mengimbau kepada kaderkader BKPRMI di Indonesia khususnya Sumatera Utara untuk terus memberikan dukungan kepada Majelis Zikir Az Zikra. Bahkan, Ngambali berharap agar para kader tersebut juga turut menghadiri zikir-zikir yang dilaksanakan

Az Zikra. Sehingga, kegiatan zikir tersebut lebih berkembang dan semarak di Kota Medan. Sementara, Direktur Utama Klinik Sehat dr Agus Rahmadi dalam tausiyahnya memaparkan, untuk hidup sehat harus mengikuti sunah-sunah yang dilakukan oleh Rasulullah. Tidak perlu mengikuti pendapat dokter, pakar dan lainnya. Yang terbaik adalah sunah Rasul “Di samping itu juga harus berhati-hati dalam mengonsumsi obat-obatan. Karena banyak sekali obat-obatan yang haram, seperti obat batuk mengandung alkohol dan lainnya. Sebenarnya Rasul sudah memberikan solusi dengan hanya mengikuti sunnah, yang menyebabkan kita menjadi sehat,” katanya seraya mengingatkan umat untuk sadar pentingnya kembali kepada sunnah. Sebelumnya, Ketua Umum Yayasan Masjid Agung Medan yang baru 3 minggu dilantik, Prof Bachtiar Fanani Lubis dalam sambutannya pada zikir yang langsung dipimpin oleh Ketua Az Zikra Sumut H Rizal Mahaputra, mengimbau umat Islam di kota ini ramai-ramai melakukan zikir yang dilaksanakan Az Zikra Sumut. (RIL)

Sumut Gempar 2010

Tor-tor Naposo Bulung Pecahkan Rekor MURI Medan-andalas Sumatera Utara kembali menorehkan prestasi luar biasa dalam bidang kebudayaan. Tari Tor-tor Naposo Bulung asal Tapanuli Selatan yang dibawakan 1.143 penari untuk menyemarakkan Sumut Gempar 2010 pada Minggu (5/12) di Jalan Pulau Penang, Medan, mampu memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Prestasi di bidang budaya ini merupakan yang kedua kalinya ditorehkan Sumut setelah pada Gempar Sumut tahun 2009, Sumut juga memecahkan rekor MURI dengan atraksi Tari Serampang XII-nya. Penganugerahan Rekor MURI ini diserahkan Djusuf Ngadiro dari MURI kepada Wakil Gubernur Sumatera Utara Gatot Pudjo Nugroho didampingi Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap, Wakil Wali Kota Dzulmi Eldin, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut Naruddin Dalimunthe, Ketua Panitia Gempat Sumut 2010 Sudarno, dan Direktur Utama Trans Kreasindo Production Didit

Mahadi Kadar. Gatot mengatakan, keberhasilan memecahkan rekor MURI ini tak terlepas dari sangat baiknya kerja sama dan sinergitas Pemerintah Provinsi Sumut dengan Pemerintah Kota Medan. “Hari ini kita harapkan menjadi momentum untuk terus membangun semangat kebersamaan. Jangan ada lagi ego sektoral jika kita ingin Sumut lebih maju,” imbaunya. Gatot juga mengaku bangga atas pelaksanaan Sumut Gempar 2010 sebagai event pembuktian kekayaan potensi kebudayaan dan pariwasata Sumut. Itu terlihat dari acara karnaval budaya yang menampilkan tarian multietnis Sumut, busana khas etnis Sumut, festival drum band, dan lainnya. Dirinya berharap event seperti ini tetap menjadi prioritas untuk terus dilaksanakan ke depannya dengan tetap mengedepankan semangat kerja sama dengan pihak kabupaten/ kota sehingga pelaksanaannya akan lebih menarik perhatian wisatawan.

Sumut Luar Biasa Sementara itu Djusuf Ngadiro dari MURI mengakui Sumut memiliki prestasi luar biasa dengan beragamnya budaya, etnis maupun kesenian. Ini terbukti dengan pemecahan rekor MURI yang menampilkan 1.143 penari Tari Tor-tor Naposo Bulung sekaligus mengenakan berbagai ragam baju adat yang ada Sumut. “Ini tidak hanya baru pertama kali di Indonesia, namun di dunia. Belum ada ribuan penari dengan mengenakan baju adat berbeda, namun menarikan tarian yang serupa. Ini luar biasa!,” kata Ngadiro. Kepala Disbudpar Sumut Naruddin Dalimunthe menambahkan prestasi kebudayaan dengan pemecahan rekor MURI untuk Tari Tor-tor Naposo Bulung itu menjadi pembuktian untuk peningkatan sekaligus pengembangan budaya di Sumut. Tari Tor-tor Naposo Bulung merupakan salah satu tarian daerah budaya Sumut yang saat ini terus dipertahankan dan diperlihatkan di berbagai event

andalas/ronny muharrman

SERAHKAN MURI - Manager MURI Yusuf Ngadri menyerahkan penghargaan MURI kepada Wali Kota Medan Rahudman Harahap dan Wagubsu Gatot Pujonugroho. nasional maupun internasional. Didit Mahadi Kadar menjelaskan persiapan pemecahan rekor MURI Tari Tor-tor Naposo Bulung sudah jauh hari dipersiapkan bekerja sama dengan Pemko Medan melalui Dinas Pendidikan Kota Medan dengan melibatkan ribuan siswa dari berbagai sekolah negeri. “Sumut Gempar benar-be-

nar mampu menjadi momen yang luar biasa bagi kebangkitan industri pariwisata Sumut. Kami selaku pelaksana yang dipercayakan mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang mendukung hingga kegiatan ini berjalan lancar dan sukses,” tandas Direktur Trans Kreasindo tersebut. (GUS)

Kunci Eksistensi Media Tidak Melanggar KEJ SALAH satu kunci eksistensi media massa agar dapat terus diterima masyarakat adalah dengan senantiasa menyajikan pemberitaan yang tidak melanggar kode etik jurnalistik (KEJ).

K

arena dengan mematuhi KEJ, berita-berita yang disajikan menjadi lebih bermakna, mendidik, terhormat dan bermartabat. Demikian Penasehat PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) Pusat HM Yazid pada resepsi HUT ke-12 Surat Kabar (SK) Gebrak yang dilaksanakan di Kantor Redaksi Jalan Sei Asahan Medan, Sabtu (4/12). Resepsi ditandai penyerahan Anugerah Pers SK Gebrak dan buku jurnalistik kepada sejumlah mitra kerja. Hadir saat itu, Ketua PWI

andalas/ist

BUKU SAKU - Saksi Ahli Dewan Pers HA Ronny Simon (dua kiri) diabadikan bersama penerima buku saku panduan memahami kinerja pers di sela resepsi HUT ke-12 Surat Kabar Gebrak. Mereka yang menerima antara lain, Penasehat PWI Pusat HM Yazid, dan Ketua PWI Sumut Drs Muhammad Syahrir. Cabang Sumut Drs Muhammad Syahrir, Anggota DPRD Sumut Brilian Moktar SE, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Drs H Baharuddin Djafar SH yang baru dipromosi

menjadi Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kabag Humas Pemko Medan Drs Hanas Hasibuan MAP, Ketua BKOW Sumut Ny Zakaria Siregar, Direktur Bisnis PT Inalum SS

Sijabat, GM CSR Asian Agri Lamsauddin beserta Humas Lidia Veronika, Humas Indofood Juliani, dan undangan lainnya. Menurut Yazid, KEJ meru-

pakan rambu bagi media massa agar tidak melanggar hukum atau norma-norma yang berlaku di tengah masyarakat. Karena itu, KEJ harus menjadi ruh bagi setiap media. “Selagi taat pada ketentuan KEJ, tidak akan ada tuntutan maupun gugatan dari pihak mana pun atas pemberitaan media,” tegas mantan Ketua PWI Sumut itu. Ungkapan senada juga dikemukakan Ketua PWI Sumut Drs Muhammad Syahrir. Menurutnya, media massa sebagai salah satu sarana informasi dan alat sosial kontrol di tengah masyarakat merupakan cermin karakter dari masyarakat. Pemberitaan media massa menjadi cermin bagi peristiwa yang terjadi. “Tak dapat dipungkiri bahwa jika berita yang disajikan media kasar, emosional, tidak berimbang, tanpa konfirmasi dan sebagainya, maka bisa saja menjadi bumerang bagi media itu sendiri. Karena itu KEJ harus menjadi bagian yang tak terpisahkan dari setiap penyajian pemberitaan media,” papar Syahrir. (REL)

BE RI T A DU K ACI T A

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

SIE WEI CONG

74

Jl. Menggala No. 19 Medan

04-12-10 18.00 WIB

08-12-10 13.00 WIB

D i kebumi kan

1

GOH LING KUANG

73

Jl. Murai Mas I No. 9 Medan

04-12-10 16.05 WIB

07-12-10 11.00 WIB

D i perabukan

4

U YAU TONG

88

Jl. B . K atamso Gg. K arya No. 51 Medan

03-12-10 09.00 WIB

06-12-10 09.00 WIB

D i kebumi kan

6

KAM AN HIN

64

Jl. Teuku Umar No. 81 - 83 Langsa A ceh

03-12-10 16.05 WIB

07-12-10 11.00 WIB

D i perabukan

7

TENG WEI MIN

78

Jl. B ulu P eri ndu No. 1 A Medan

05-12-10 06.30 WIB

09-12-10 10.00 WIB

D i kebumi kan

9

LIE SIOK KIE

83

Jl. P ukat V No. 37 Medan

04-12-10 08.00 WIB

07-12-10 11.00 WIB

D i perabukan

VIP-C


Senin

POLITIK

6 Desember 2010

RUU Pemilukada dan DPD Perlu Penyempurnaan Medan-andalas Pakar hukum tata negara dari Universitas Sumatera Utara Dr Faisal Akbat Nasution SH MHum menilai Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pemilukada dan DPD RI masih perlu disempurnakan termasuk perlu menambahkan beberapa pasal di RUU tersebut. Hal ini dikemukakannya pada seminar membahas penyempurnaan RUU Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) dan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) belum lama ini di di aula Rektorat Universitas Sumatera Utara (USU), Medan. Menurut Faisal, keberadaan sistem hanya sebagian kecil saja sebagai penyumbang keberhasilan dalam mencapai tujuan. Hal yang terpenting adalah bagaimana seorang menjalankan kepemimpinan dengan penuh kreatifitas dan inovatif. Dia mencontohkan, banyak daerah yang gagal menjalankan amanah UUD 1945 karena terlalu berpedoman pada UU 34/2000, salah satunya Sumut. Sementara daerah lain seperti Surakarta, Sragen, dan Gorontalo dianggap berhasil menjalankan roda pemerintahan dikarenakan pemimpinnya dalam hal ini kepala daerah berani menentang UU 34 dengan kemampuannya berkreasi dan inovasi. Selain mahasiswa, seminar ini dihadiri Delegasi Komite I DPD RI yang diketuai Dr H Rahmat Shah, Ferry FX Tinggogoy (Wakil Ketua), Hj Sri Kadarwati Aswin, HT Bachrum Manyak, Hj Aida Z Nasution SE MM, Ir Anang Prihantoro, Hj Mulyana Isman SH MM, H Said Akhmad Fawzi Bachsin SHi, Drs H Kamaruddin MH, H Sudarto, dan Drs H A Hafidh Asroom MM. Ketua KPU Medan Evi Novida Ginting dalam seminar itu memberikan masukan tentang pasal pelaksanaan pemilukada yang direncanakan serentak pada tahun 2012. Menurut Evi pemilukada serentak pada 2012 akan sulit dilaksanakan karena terkait dengan persoalan pembiayaan atau dana, belum lagi masalah masa bakti beberapa kepala daerah di Indonesia yang belum berakhir. Sementara itu pembicara lainnya Dr Ridwan berpendapat ada beberapa pasal di RUU Pemilukada dan DPD-RI ini yang dinilai melanggar hak azasi manusia (HAM). Ia mencontohkan pasal tentang syarat menjadi kepala daerah harus berpendidikan minimal S-1, harus sehat jasmani dan kejiwaan. Ridwan membandingkan dengan negara maju seperti Inggris yang parlemennya diisi seorang yang cacat dan duduk di kursi roda. Dalam kesempatan itu Rahmat Shah selaku ketua Delegasi Komite I DPD RI mengakui pembahasan penyempurnaan RUU Pemilukada dan DPD RI melalui seminar ini waktunya cukup singkat. Karenanya pihaknya masih berharap berbagai masukan dari masyarakat dan akademisi untuk penyempurnaan RUU tersebut. "Kita berharap masyarakat dapat memberikan masukan-masukan kepada kami lewat email atau websiten DPD agar RUU ini nantinya betul-betul layak menjadi undang-undang," imbaunya. (GUS)

Keistimewaan Yogyakarta Harus Dikaji dari Tata Negara Medan-andalas Pengamat politik dari IAIN Sumatera Utara Ansari Yamamah MA mengatakan, polemik Yogyakarta sebagai daerah istimewa harus dikaji secara mendalam, khususnya dari aspek ketatanegaraan agar tidak terusterusan menjadi "komoditas politik" untuk menyudutkan pemerintah. Selama ini, katanya kepada ANTARA di Medan, Minggu, paradigma tentang keistimewaan Yogyakarta terkesan dibahas bukan untuk mencari penyelesaian terhadap masalah yang ada. Malah, pembahasannya mulai kontraproduktif karena berupaya menyudutkan pemerintah dan menciptakan kesan pertentangan antara Presiden Yudhoyono dengan Sri Sultan Hamengkubuwono X. Indikasi itu dapat dilihat dari pernyataan dan pendapat yang dimunculkan sebagian pihak yang umumnya kalangan politisi dan pengamat politik. Seharusnya, kata dia, paradigma tersebut harus dibahas dari aspek hukum tata negara agar tidak menimbulkan masalah berkepanjangan dan tidak menimbulkan unsur kontraproduktif dalam stabilitas politik nasional. Ia mencontohkan tentang keberadaan Sri Sultan Hamengkubuwono X sebagai gubernur di Yogyakarta, baik secara otomatis maupun melalui proses demokrasi. Ketentuan itu harus dibahas dari aspek hukum tata negara tentang masa jabatan yang menurut ketentuan umum hanya diperbolehkan dua periode. "Jabatan Sultan diemban hingga akhir hayat. Lalu, bagaimana dengan jabatan gubernurnya," kata alumnus Leiden University Belanda itu. Kemudian, kata Ansari, perlu diperjelas juga dari aspek hukum tata negara tentang unsur keistimewaan Yogyakarta dan hak-hak yang termaktub dalam keistimewaan tersebut. "Apakah istimewa dalam hal pengaturan budaya atau politik ketatanegaraan dan pemerintahan," katanya. Jika keistimewaan Yogyakarta itu terkait kebolehan melanggar aturan umum seperti masa jabatan gubernur yang hanya dua kali, perlu dikaji juga kemungkinan munculnya kecemburuan bagi daerah lain yang mungkin memiliki sistem kesultanan atau kerajaan. Kemudian, kata Ansari, perlu juga dibahas secara hukum ketatanegaraan tentang wacana referendum yang mungkin saja hasilnya akan bertentangan dengan peraturan atau nilai demokrasi. "Apakah suara terbanyak harus diikuti meski bertentangan dengan peraturan," katanya. Untuk itu, kata Ansari, semua pihak diharapkan mengkaji permasalahan tersebut dari semua aspek, bukan semata dari sisi politik serta mengutamakan unsur penyelesaian masalah. Fenomena yang berkembang saat ini, permasalahan itu selalu dikaji dari aspek politik sehingga tercipta opini bahwa Presiden Yudhoyono bersikap salah dalam hal tersebut. "Akhirnya, kesan yang timbul, apa yang dilakukan Presiden Yudhoyono semuanya salah," katanya.(ANT)

harian andalas | Hal.

11

Anggota DPD RI

Dukung Penuh Pemekaran Medan Utara Medan-andalas Kendati pemerintah menutup keran pemekaran daerah, Anggota DPD RI asal Sumut Dr H Rahmat Shah tetap mendukung penuh keinginan masyarakat Medan Utara untuk 'pisah' dari Kota Medan dan membentuk daerah otonomi baru. Rahmat Shah juga menegaskan komitmennya untuk membantu terwujudnya Medan Utara yang dimekarkan dari Kota Medan. Namun ia meminta para penggagas dan pendukung pemekaran untuk transparan dan mengevaluasi kesiapan Medan Utara seperti syarat-syarat yang telah dipenuhi untuk menjadi sebuah daerah otonomi baru. Hal ini dikemukakannya pada acara sambung rasa dengan 100 tokoh masyarakat Medan Utara di Rahmat Internationl Wildlife Museum & Gallery, Jumat (3/12). Di antara tokoh yang hadir yakni mantan Wali Kota Medan Bachtiar Djafar, Hj Chairani dan Ketua Presidium Medan Utara Syaruddin itu, Menurut Rahmat Shah, wacana pemekaran Medan Utara mulai menggaung sejak tahun 2000. Namun gaungnya terus meredup hingga puncaknya terimbas dengan tragedi demo anarkis Protap tahun 2009

andalas/ist

BAHAS PEMEKARAN - Sejumlah tokoh Medan Utara di antaranya mantan Wali Kota Medan H Bachtiar Djafar (kiri) hadir dalam sambung rasa dengan Anggota DPD RI Dr Rahmat Shah membahas tentang wacana pemekaran Medan Utara. yang memicu sikap pemerintah untuk menetapkan tidak ada lagi pemekaran wilayah sampai beberapa tahun ke depan. Sejumlah tokoh masyarakat Medan Utara dalam pertemuan itu menilai saat ini pemekaran Medan Utara sangat dibutuhkan dan mendesak. Tujuannya adalah untuk mengejar ketertinggalan kawasan Medan Utara dari daerah lain di Kota Medan. Seperti diakui Hj Chairani, meski Pemko Medan telah

Surya Paloh

melakukan berbagai langkah untuk percepatan pembangunan Medan Utara yang meliputi Medan Belawan, Medan Marelan, Medan Labuhan, dan Medan Deli, masyarakat Medan Utara tetap menginginkan pemekaran agar dapat membenahi daerahnya sendiri. “Banyak yang harus dibenahi di Medan utara untuk mengejar ketertinggalannya. Dengan percepatan pembangunan saja menurut kami belum cukup,” tandas Chairani.

Dikemukakannya selepas kepemimpinan Bachtiar Djafar sebagai Wali Kota Medan, seharusnya wali kota periode berikutnya tinggal meneruskan apa yang telah dibuat Bachtiar. Namun hal ini ternyata kurang direspon sehingga mengakibatkan pembangunan Medan Utara terhenti. Keinginan untuk mewujudkan Medan Utara sebagai daerah otonomi baru juga diakui Bachtiar Djafar. Menurutnya Medan Utara menginginkan

beberapa program yang telah dibuatnya saat menjadi Wali Kota Medan beberapa tahun silam dilanjutkan sehingga pembangunan di kawasan itu dapat berlangsung cepat. "Seperti membuka jalan baru, pemasangan listrik, dan air setelah itu masyarakat pasti akan ramai datang seperti pada saat saya membuka kawasan Marelan dan kini Marelan merupakan kecamatan terpadat di Medan Utara," ungkap Bachtiar Djafar. (GUS)

Nasdem tak Berniat Jadi Parpol

Syafri Chap Terpidana Fungsi DPRD Harus Berjalan

Pekanbaru-andalas Ketua Umum Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh mengatakan bahwa organisasi massa itu tak akan berubah menjadi partai politik (parpol) untuk meraih kekuasaan pada Pemilu Presiden 2014. "Tidak ada maksud hati Nasdem menjadi parpol karena esensinya bukan begitu," kata Surya Paloh pada pelantikan Pengurus Wilayah Nasdem Riau di Pekanbaru, Minggu. Surya mengatakan hal itu untuk menanggapi berbagai tudingan dari sejumlah parpol yang menyebutkan bahwa Nasdem akan tumbuh menjadi kekuatan baru yang kemudian berganti menjadi partai politik untuk menuju pemilihan Presiden dan Wakil Presiden 2014. "Tapi jika tuduhannya seperti itu boleh-boleh saja kita terima," katanya. Menurut dia, Nasdem dirikan lebih baik bertujuan untuk berjuang bersama rakyat demi kemajuan bersama. Meski begitu perkembangan Nasdem akan sangat ditentukan oleh keinginan dan aspirasi rakyat terhadap masa depan organisasi itu. "Namun, jika ada tuntutan rakyat sepakat menginginkannya jadi parpol, baru kita pikir ulang," ujarnya. Dalam pidatonya di hadapan ribuan orang, Surya menginginkan bangsa Indonesia berdaulat di bidang politik agar dapat maju dan berkembang sejajar dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Semangat itu, lanjutnya, telah dirintis para pendiri Negara Republik Indonesia dan menjadi semangat Nasdem. "Bung Karno mengatakan kita berkepribadian sehingga mesti berdaulat di politik. Semangat restorasi yang disuarakan Nasdem terinspirasi dari para proklamator itu," tegasnya. Ia mengaku menyayangkan 12 tahun reformasi Indonesia telah kehilangan arah. Ia juga menuding para pemimpin Indonesia kini hanya sibuk mengurusi masa lalu dan makin tertinggal dari bangsa-bangsa lain di dunia. (ANT)

Tebing Tinggi-andalas Walaupun status Ketua DPRD Tebing Tinggi H Mohd Syafri Chap sudah terpidana, fungsi DPRD harus tetap berjalan. DPRD harus membahas anggaran, menetapkan perda, dan melakukan pengawasan. Hal itu disampaikan Ketua Dewan Penasihat DPP Partai Golkar Ir Akbar Tandjung kepada wartawan, Sabtu (4/12) malam saat singgah di rumah dinas Pj Wali Kota Tebing Tinggi di Jalan Sutomo. “Jangan status terpidana Ketua DPRD Tebing Tinggi yang masih dalam proses dijadikan penghambat pembahasan anggaran sebab masih ada proses hukum lainnya yang dilalui, yakni PK (peninjauan kembali). Ini harus kita hormati, karena itu hak dia,” tegas Akbar Tandjung Dijelaskannya juga, sebelum ada pemberhentian secara administrasi dari Mendagri dan putusan MA belum dieksekusi, fungsi DPRD harus tetap berjalan. "Jangan sampai program pemerintah daerah terkendala," katanya mengingatkan. Ketika sejumlah wartawan mengajukan pertanyaan terkait masalah pemberhentian Anggota Golkar Tebing Tinggi H Wan Gunadi SE yang maju sebagai calon wakil wali kota pada pemilukada lalu tanpa persetujuan Golkar Tebing Tinggi dan saat ini masih dalam proses DPP Golkar, Akbar Tandjung sepertinya belum banyak tahu. “Nanti saya lihat dulu,” ujarnya sembari mengatakan bahwa ang-

gota, pengurus Golkar yang maju sebagai calon kepala daerah/ wakil kepala daerah diusung partai lain tidak masalah, namun yang terpenting dia tidak lagi membawa dan menjual nama Golkar. Akbar Tandjung mengatakan kehadirannya di Kota Tebing Tinggi karena mengetahui Pj wali kotanya Drs H Eddy Syofian MAP. “Saya mau tahu, apa yang sudah dilakukan Pj wali kota,” ujarnya. Menurut Pj wali kota (Eddy Syofian-red) kata Akbar Tandjung, ia sudah melakukan banyak hal antara lain membangun hubungan koordinasi dengan muspida dan turun langsung ke masyarakat maupun para pelaku UKM. Akbar Tandjung sebelumnya berkunjung ke Asahan untuk mengikuti acara KAHMI sekaligus temu kader di Kantor DPD Partai Golkar Asahan. Sebelum bertolak ke Jakarta ia singgah di Kota Tebing Tinggi untuk bersantap malam. Eddy Syofian mengatakan kehadiran Akbar Tandjung di "kota lemang" hanya melakukan kunjungan silaturahmi. Tidak ada kegiatan yang akan diikuti maupun dilakukannya. “Dalam perbincangan kita tadi,

Akbar Tandjung Pak Akbar Tandjung hanya menanyakan apa saja yang telah saya lakukan setelah dipercaya sebagai Pj Wali Kota Tebing Tinggi. Tidak ada hal-hal lain yang mendasar,” jelas Eddy Syofian. Turut mendampingi Akbar Tandjung, Ketua KAHMI Pusat Dr Abidinsyah Siregar, Sekretaris Golkar Sumut Hardi Mulyono SE MAP, dan Wakil Ketua KAHMI Sumut Raden Syafii SH. Tampak hadir juga dalam pertemuan Sekdako Tebing Tinggi H Hasbi Budiman MSi, beberapa anggota DPRD dari Golkar, kader Golkar, Ketua Karang Taruna Tebing Tinggi H Azhar Efendi Lubis SE, dan sejumlah pimpinan SKPD Pemko Tebing Tinggi. (MET)

Ilham Habibie dan Hatta Dijagokan Pimpin ICMI Jakarta-andalas Ilham Habibie, putra pertama mantan Presiden BJ Habibie, siap bersaing menduduki jabatan Ketua Presidium Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) periode 2010-2015. Pemilihan Ketua Presidium ICMI dilakukan dalam forum Muktamar ke-5 ICMI yang tengah berlangsung di Bogor, Jawa Barat. Menurut Ilham, jika pencalonannya mendapatkan dukungan semua pihak, terutama pengurus organisasi wilayah ICMI, dia siap maju untuk membawa perubahan bagi organisasi ini akan bisa lebih baik lagi. "Kalau saya didukung untuk maju. Insyaallah saya optimis bisa meraih suara signifikan," kata Ilham, Minggu (5/12). Saat ditanya konsep apa yang bisa ditawarkan, putra BJ

Ilham Habibie Habibie ini mengatakan dirinya akan akan mengembangkan gagasan peradaban masyarakat madani yang tak elitis dan mengedepankan egaliter (kesamaan). "Ya memberdayakan umat secara komprehensif demi kemajuan bangsa lebih

Hatta Rajasa baik," tegasnya. Selain Ilham Habibie, mantan Ketua Presidium ICMI yang juga Menko Perekonomian Hatta Rajasa juga dijagokan jadi calon Ketua Umum ICMI periode 2010-2015. Menko Perekonomian ini

bakal dijagokan ICMI Korwil DKI Jakarta. Sinyal ini terbaca dari pernyataan Ketua ICMI DKI Jakarta, Andi Azhar Cakrawijaya. "Kita mau dukung calon dari unsur birokrat. Dibanding 5 mantan presidium ICMI yang lain, sosok Pak Hatta Rajasa punya kelebihan, karena dia memiliki jabatan penting di birokrasi," kata Andi, Sabtu (4/12). Andi mengingatkan bahwa kebesaran ICMI dulu karena ditopang birokrasi. Contohnya adalah BJ Habibie yang saat menjadi Ketua Umum ICMI merangkap sebagai Menristek. "Nah, ICMI harus dikembalikan ke pejabat birokrasi lagi agar kembali berjaya lagi," tukasnya. Dihadiri Wapres Muktamar ICMI ke-5 yang sekaligus sebagai acara syukuran Milad ke-20 ICMI dibuka

Wakil Presiden (Wapres) Boediono pada Minggu pagi (5/12). Beberapa menteri di antaranya Menkokesra Agung Laksono, Menteri Kelautan Fadel Muhammad, Menteri UKM Syarif Hasan, Menkumham Patrialis Akbar, Menkeu Agus Martowardoyo, Menteri Agama Surya Dharma Ali, serta Hatta Rajasa juga menghadiri acara ini. Sementara Ketua Presidium ICMI Azyumardi Azra mengatakan muktamar yang berlangsung hingga 7 Desember ini ada 3 agenda yang akan dibahas. "Yang pertama kita akan bahas program kerja ICMI, kemudian kita merancang AD/ RT ICMI serta kebijakan organisasi, dan terakhir kita akan memilih Ketua Presidium ICMI untuk 2010-2015," ucap Azyumardi Azra. (IC)


SUMATERA UTARA

Senin 6 Desember 2010

harian andalas | Hal.

Marak, Perambahan Hutan di Desa Singkuang

KILAS

Lomba Mata Pelajaran di Secanggang Secanggang-andalas Kepala Unit Pelaksanaan Teknis Dinas (KUPTD) pendidikan Secanggang, Robbi Rezeki MPd, membuka perlombaan mata pelajaran antarsiswa, yang digelar di gedung PKG Kota Lama Pasar 12, Kecamatan Secanggang Langkat, kemarin. Lomba mata pelajaran tersebut diikuti 80 siswa/ i dari tingkat SD Negeri/swasta, MIN dan MIS. Mata pelajaran diperlombakan Matematika, Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan Pendidikan Kewarga Negaraan. Peserta yang ikut serta dalam lomba hanya khusus siswa kelas 5 dan 6. Bagi yang mendapat juara 1 dan 2, di tingkat kecamatan, akan diikutsertakan dalam perlombaan mata pelajaran tingkat Kabupaten Langkat. Lomba mata pelajaran ini berlangsung cukup meriah, dihadiri puluhan wali murid dan guru masingmasing sekolah yang ada di Kecamatan Secanggang. Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Secanggang, Robbi Rezeki, ketika dikonfirmasi andalas mengatakan, lomba mata pelajaran merupakan langkah awal penjaringan siswa berbakat. "Selain mencari siswa/i berbakat, lomba mata pelajaran ini juga untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kecamatan secangganng, serta mencari bibit pelajar berkualitas, demi terwujudnya pendidikan berstandar nasional," katanya. Pengawas lomba mata pelajaran, Drs H Suanto MM menjelaskan, keterampilan akan menunjang pendidikan dan masa depan anak didik. Hal ini sangat ditentukan cara tenaga pendidik dalam memberikan materi kepada anak didiknya. Dia berharap para wali murid dan guru hendaknya dapat menyemangati dan memotivasi siswanya mengikuti lomba di tingkat Kabupaten.(SBR)

Tohonan Silalahi Bantu Korban Longsor Balige-andalas Anggota DPRD Sumut Tohonan Silalahi SE MM, dari Partai Damai Sejahtera (PDS) menemui keluarga korban tanah longsor di Desa Jangga Tomuan Lumban Julu Tobasa, kemarin. Tohonan menyampikan rasa prihatin dan turut berduka cita kepada orang tua korban di Dusun Sibaruang, Desa Jangga Tomuan. "Setelah mengetahui adanya musibah dari salah satu media terbitan Medan, yang menimpa 5 orang anak-anak. Dan di antaranya dua orang meninggal dunia, secara spontan saya meluangkan waktu untuk menemui keluarga korban. Apalagi jadwal saya untuk mengajar di UNITA melintasi daerah ini,"ujarnya. Sebagai bentuk kepeduliannya, Tohonan pada kesempatan itu menyampaikan kata setawar sedingin untuk memberi semangat kepada keluarga korban, agar tidak terlalu lama bersedih atas peristiwa itu. Sebagai rasa turut berduka cita, Tohonan memberikan bantuan dana kepada keluarga korban. Kedatangan Tohonan, selain diterima pihak korban juga dihadiri Kepala Desa Jangga, Tomuan Sumando G Manurung didampingi Sekdes T Manurung. "Kedatangan saya saat ini adalah spontan atas nama pribadi,"kata wakil rakyat dari Dapil VIII ini.(CHP)

andalas Lugas & Cerdas

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Rasum, Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP SIBOLGA/TAPTENG: Parlin Gultom NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua BANDA ACEH: Salman, Afrizal SIGLI: Dhian Anna Asmara, Tasbir BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar MEULABOH: Iskandar Muda. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison LHOKSEUMAWE: Saifuddin. LHOKSUKON: Usman Cut Raja.

12

andalas/ lamhot situmorang

PARAH-Salah satu jalan negara di Desa Sukadame, Tanah Karo mengalami kerusakan cukup parah dan tak kunjung diperbaiki.

Jalan Rusak Puluhan Tahun tak Diperbaiki Tanah Karo-andalas Kerusakan jalan negara jurusan Kabanjahe-Merek, tepatnya dari desa Sukadame, Kecamatan Tigapanah menuju simpang Desa Dokan Kecamatan Merek sangat memprihatinkan, dan sudah puluhan tahun tak kunjung diperbaiki. Dampak kerusakan jalan yang sudah berlangsung sangat lama ini, menyebabkan hampir semua kenderaan jenis sedan, tidak dapat melintas. Keadaan ini sudah sering dikeluhkan warga dan setiap pengguna jalan saat melintas. Namun, hasilnya tetap nihil hingga kini. Pantauan andalas, Minggu (5/12),

kerusakan jalan negara yang terjadi selama ini jurusan Kabanjahe-Merek, sudah diperbaiki sedikit dari simpang desa Mulawari hingga ke Desa Tigapanah. Sedangkan kondisi jalan dari Desa Sukadame hingga ke Desa Manuk Mulia dan Desa Dokan, cukup parah. Alhasil, sangat sulit dilintasi kendaraan. Bahkan, termasuk kereta kerbau atau lembu yang merupakan angkutan tradisional petani di Karo pun sulit melintas, akibat lobang-lobang besar menganga dan genangan lumpur terjadi sepanjang jalan negara ini. Anggota DPRD Karo, Aceh Silalahi dan Sarijon Bako SP, yang juga putra asli Kecamatan Merek saat dikonfirmasi di Merek, kemarin, membenarkan terjadinya kerusakan tersebut. Penyebabnya ialah tidak adanya

perhatian dan koordinasi pihak pemerintah setempat (Pemkab Karo), dengan pihak DPRD Karo dan DPRD Sumut, sehingga luput dari pantauan pemerintahan pusat maupun para wakil rakyat. “Jadi, kerusakan jalan ini bukan akibat ketidakpedulian DPRD Karo atau Ketua DPRD Karo selama ini. Melainkan karena kelalaian pemerintah setempat, yang tidak mau mengoordinasikannya dengan DPRD Karo dan DPRD Sumut,” tandas Silalahi dan Sarijon. Agar penderitaan warga setempat tidak semakin berkepanjangan, yang mengalami kendala dalam hal percepatan distribusi hasil-hasil pertanian warga ke pasar, mereka mendesak Pemkab Karo dan Pemprovsu, agar segera memprioritaskan perbaikan jalan negara yang sangat vital tersebut. (LAMS)

Deli Serdang Kiblat Pendidikan Regional Lubuk Pakam-andalas Pemerintah Kabupaten Deli Serdang secara berkesinambungan berupaya meningkatkan mutu pelayanan dasar kepada masyarakat terutama di bidang pendidikan, kesehatan dan prasarana umum sesuai standar pelayanan minimun. Bupati Deli Serdang menegaskan hal itu melalui Wakil Bupati Zainuddin Mars kepada wartawan di Lubuk Pakam, Jumat (3/12), usai menghadiri rapat paripur na pemilihan Panitia khusus (Pansus) perubahan pertama Tata tertib (Tatib) DPRD Deli Serdang.

Untuk mencapai upaya itu, kata Wabup, Pemkab setiap tahun telah meningkatkan anggaran pendidikan. Peningkatan anggaran tersebut diestimasi harus mampu meningkatkan kualitas dan akses pendidikan yang semakin baik dan terjangkau, terutama di tingkat dasar dan menengah. Di samping itu, dengan program dan kegiatan yang tepat di era teknologi informasi ini diharapkan para siswa dan guru akan lebih paham dalam menggunakan teknologi komputer termasuk

internet. Dengan demikian berbagai informasi dan ilmu pengetahuan berkembang pesat dapat diakses secara cepat dan tepat. Memang upaya yang dilakukan Pemkab sejak beberapa tahun sebelumnya telah menunjukkan hasil yang dirasakan masyarakat, khususnya bidang pendidikan dan infrastruktur dengan beberapa penghargaan dari presiden RI terhadap kemajuan pendidikan dengan menganugerahkan “Satya Lencana” pendidikan bidang pembangunan. (TH)

Panyabungan-andalas Perambahan hutan di Desa Singkuang, makin marak diduga dilakukan PT Rendi Permata Raya, tanpa memiliki aspek legal berupa Izin Pemanfaatan Kayu (IPK). Selain itu diduga ada pengalihan plasma di luar HGU. Perusaan perkebunan tersebut dituding telah merampas tanah warga. Ironisnya disinyalir terdapat keterlibatan Pelaksana Sekretaris Daerah Pemkab Madina. Sementara, Kadishutbun Madina terkesan tutup mata. Direktur Lembaga Pengkajian Pelayan Masarakat (LPPM) Pantai Barat Madina Edi SSos mengatakan kepada andalas, Minggu (5/11), PT Rendi telah merampas tanah masyarakat Singkuang satu. Dia menduga adanya pengalihan lahan plasma ke daerah lain semisal Desa Hutarimbaru dan Desa Lubuk Kapundung satu. Dikatakan, terjadinya penebangan kayu alam tanpa IPK resmi, bermakna PT Rendi telah menyakiti masyarakat. Apalagi hal ini diperparah dengan tidak adanya tindakan dari instansi terkait. Dalam hal ini diduga adanya pengalihan plasma sawit ke daerah Hutarimbaru dan Lubuk Kapundung, disinyalir melibatkan Pelaksana Sekdakab Mandailing Natal. Demikian halnya penebangan kayu alam, Kadishutbun Mandailing Natal cuma bungkam saja," katanya menyesalkan. Lebih jauh dikatakannya, saat ini hasil tebangan liar itu berada di tengah lokasi Perkebunan PT Rendi, yang menurut keterangan HGU-nya belum dikeluarkan BPN Mandailing Natal. "Sesuai informasi saya peroleh dari warga Singkuang, Rabu lalu warga telah melakukan aksi penyanderaan 4 unit alat berat seperti beko," kata Edi Aksi tersebut menuntut Pemkab Madina, agar bisa hadir sekaligus menyelesaikan persoalan yang ada. Jika surat masyarakat singkuang maupun aksi penyanderaan alat berat PT RPM, tidak disahuti Pemkab Madina, warga daerah itu akan melanjutkan aksinya. "Pencabutan izin PT Rendi merupakan harga mati," kata warga. Yang menjadi pertanyaan bagi warga adalah mengapa Kadishut Madina lebih memilih bungkam, melihat penebangan dan perambahan yang terjadi, apalagi dibarengi dengan adanya pengalihan plasma ke Hutarimbaru dengan pembagian ½ ha lahan per KK. Terpisah, informasi dihimpun andalas di Kantor Dinashutbun Madina, areal Hutarimbaru dan Lubuk Kapundung Satu merupakan kawasan hutan produksi terbatas atau daerah bekas IUPHHK. Dan disebut-sebut pengusahaan terhadap kawasan itu sudah diberikan izin kepada PT Anugerah Rimba Makmur. (OI)

Geram Hukum Desak KPK Tangkap Pengacara Hitam Massa menamakan dirinya Gerakan Rakyat Anti Mafia Hukum (Geram Hukum) mendatangi gedung Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, kemarin, mempertanyakan kepastian hukum terkait drama perseteruan antara Anggodo cs dengan KPK terkait kasus korupsi proyek pengadaan radio komunikasi pada Departemen Kehutanan.

M

ASSA Geram Hukum dalam orasinya mendesak, KPK sesegera mungkin mengusut dan menyeret pihak-pihak yang terlibat dalam skenario dan rekayasa Anggodo untuk meng-kriminalisasi pimpinan KPK (Bibit-Chandra). ”Di balik semua tindakan Anggodo yang berlawanan dengan hukum, ada Bonaran Situmeang selaku penasehat hukum dari Anggodo cs. Dalam berbagai analisis, Bonaran Situmeang terlibat dalam upaya menghalangi proses hukum dan rekayasa kriminalisasi tersebut. KPK harus sesegera mungkin menangkap dan mengadili semua pihak yang telah merugikan keuangan negara dalam kasus ini,”seru orator aksi Geram Hukum, Sahat DM. Mereka juga menuding, KPK terkesan lemah dalam pengungkapan kasus melibatkan Anggoro (kakak kandung Anggodo) dengan membentuk skenario dan rekayasa kriminalisasi Bibit-Chandra. ”Kepemimpinan KPK yang baru diminta jeli dan tegas dalam pengusutan hukum, terkait

andalas/pp/lin

TUNTUT MAFIA HUKUM -Massa GERAM HUKUM menggelar aksi di depan gedung KPK di Kuningan, Jakarta Selatan, mendesak KPK sesegera mengadili pengacara hitam. keterlibatan dalam upaya menghalangi penyidikan KPK dilakukan ’pengacara hitam’ Bonaran Situmeang dengan dalih memberikan pembelaan hukum kepada Anggodo untuk menutupi keterlibatan Anggoro dalam kasus korupsi proyek pengadaan radio komunikasi Departemen Kehutanan,”seru mereka. Dalam pernyataan sikapnya, massa Geram Hukum menyatakan, kepemimpinan baru dalam aparatur penegak hukum (Polri, Kejaksaan dan KPK), Geram Hukum juga menaruh harapan agar lembaga-lembaga tersebut lebih serius menangani kasus korupsi yang telah lama menggerogoti dan merugikan keuangan negara.

Demi keadilan hukum bagi setiap orang, KPK agar lebih serius dan tidak pandang bulu kepada siapa pun dalam memberantas kasus tindak pidana korupsi. ”KPK agar tidak pandang bulu dalam menangani dan menjerat para pelaku ’mafia hukum’ hingga mencoreng kredibilitas dan marwah penegakan hukum di Indonesia. Begitu juga, KPK didesak agar menangkap dan memeriksa Bonaran Situmeang pelaku Mafia Hukum tersebut,” ujar Sahat DM. Kedatangan massa ke gedung KPK diterima juru bicara pengaduan masyarakat (Dumas) KPK, Ani Suryani. Dalam dialog itu, Ani Suryani

menyatakan, kasus yang melibatkan Anggodo dan pengacanya, Raja Bonaran Situmeang sudah masuk dalam tahap penyelidikan timnya di KPK. “Kita (KPK-red) kan sudah komit melakukan pemberantasan mafia hukum. Dan kasus ini sedang di proses dalam tahap penyelidikan tim, terutama tindak kriminal terhadap komisioner KPK terdahulu Bibit dan Chandra,”kata Ani. Dalam kasus ini, kata Ani, mungkin masyarakat sudah banyak mengetahui baik melalui media cetak maupun elektronik tentang keterlibatan pihak yang berupaya menghalang-halangi kinerja KPK, bahkan dengan upaya mengkriminalisasi komisioner KPK terdahulu. “Dalam hal ini, dukungan dan masukan rekan-rekan sangat kami hargai demi penegakan hukum. Begitupun, KPK setiap menangani suatu kasus tentu ada tahapan, Nah, saat ini kasus itu sedang tahap penyelidikan, dan sesegera mungkin memanggil pihak-pihak yang terlibat ataupun pihak yang sengaja berupaya menghalang-halangi kinerja KPK dalam kasus ini,” imbuh Ani. Sementara, Sahat DM kepada wartawan via ponselnya menyebutkan, pihaknya tetap menunggu kinerja KPK yang masih dalam masa transisi kepemimpinan. “Begitupun, kita tetap memantau dan menganalisi kinerja komisioner KPK yang baru dalam penuntasan kasus korupsi proyek pengadaan radio komunikasi pada Departemen Kehutanan tersebut. Terutama dalam pemberantasan mafia hukum yang tidak dapat dianulir, seperti halnya skenario yang telah direkayasa Raja Bonaran Situmeang selaku penasehat hukum terdakwa Anggodo cs,” katanya. (PP/LIN)


SUMATERA UTARA

Senin 6 Desember 2010

KILAS

Pelajar Siantar Sosialisasi Museum Pematang Siantar-andalas Sejarah dan budaya merupakan sumber ilmu pengetahuan, sebagai bukti otentik bagi perjalanan umat manusia dan mata rantai yang menghubungkan masa lalu, masa kini dan masa akan datang. Barang-barang koleksi yang ada di museum sangat berharga sebagai bukti sejarah bangsa. Demikian dikemukakan Kepala Museum Negara Sumut, Dra Hj Sri Hartini pada sosialisasi Gerakan Nasional Cinta Museum 2010-2014 kepada 200 lebih pelajar SMP di Gedung Dharma Wanita, Jalan Porsea Pematang Siantar, Sabtu (4/12). Sri Hartini mengatakan, masih banyak orang beranggapan, museum hanya berupa gudang tempat menyimpan barang-barang kuno, rongsokan, kotor dan tidak menarik. Padahal museum merupakan lembaga dan tempat yang penting untuk melestarikan benda-benda yang mepunyai nilai-nilai sejarah dan budaya. Tujuan sosialisai adalah membangkitkan kesadaran dan kebanggaan masyarakat khususnya anak-anak sekolah terhadap warisan budaya dan nilai-nilai luhur bangsa, meningkatkan wawasan pemahaman dan pengetahuan kepada generasi muda terhadap warisan sejarah budaya bangsa, dalam upaya meningkatkan jati diri bangsa serta pembangunan. Kepala Dinas Pendidikan Pematang Siantar Drs Jonson Simanjuntak, secara resmi membuka Sosialisasi Gerakan Nasional Cinta Museum, khusus kepada siswa SMP di Siantar, bekerja sama dengan museum Provinsi Sumatera Utara. Acara diisi dengan ceramah yang menekankan kepada siswa agar tidak melupakan sejarah dengan cara rajin berkunjung ke museum. Puncak sosialisasi para siswa yang dipandu Pamong Budaya Museum Sumatera Utara ditandai dengan mengunjungi Museum Simalungun. Informasi diperoleh, di Sumatera utara terdapat 13 museum yaitu Museum Negara Provinsi Sumatera Utara, Museum TNI Kodam I/ BB, Rahmad International wildlife, Museum and Gallery, Museum Joeang, Museum Deli Serdang, Museum GBKP, Museum Karo Lingga, Museum Langkat, Museum Simalungun, Museum Pematang Purba, Museum Nias dan Museum Batak di Tobasa. (EP)

Truk Bebas Masuk Kota Kisaran

harian andalas | Hal.

Tuntaskan, Pengusutan Anarkisme PLTU Labuan Angin Tapteng-andalas Aksi pembakaran tiga unit dump truk di pintu masuk PLTU Labuan Angin, mengundang reaksi sejumlah elemen masyarakat Tapteng. Hal itu mengindikasikan gelar perkara terkait persoalan di pintu masuk jalan menuju Labuan Angin, Desa Poriaha, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) di Mapoldasu, 22 November 2010 lalu, ternyata sama sekali tidak memiliki arti apapun. Pada Selasa (31/11) malam kemarin, sekitar pukul 21.00 WIB, sejumlah massa nekad membakar tiga unit truk serta merusak tiga unit truk lainnya yang disebut-sebut milik rekanan Ucok Kardon Waruwu, tepat di lokasi pemblokiran warga. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam aksi pembakaran itu, tetapi telah menimbulkan kerugian materi hingga ratusan juta rupiah bagi pemilik kendaraan, yang sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan masalah antara masyarakat dengan pihak pemerintah daerah setempat. Terkait aksi tersebut, pihak Kepolisian Resort (Polres) setempat sudah memeriksa 24 saksi, termasuk mengamankan barang bukti seperti mobil truk, 4

andalas/pp/lin

DIBAKAR-Seorang wartawan sedang mengambil gambar truk pengangkut bahan material milik rekanan Ucok Kardon Waruwu yang hangus dibakar massa di pintu masuk jalan Labuan Angin, Selasa lalu. unit sepeda motor serta sejumlah barang bukti lainnya. Sementara Forum Pembela Tanah Rakyat (FPTR) Tapteng menyatakan siap bertanggungjawab. Kapolres Tapteng, AKBP Dicky Patria Negara melalui Kasat Reskrim, Ari Setyawan Wibowo mengatakan, dari pemeriksaan ke-24 orang warga, pihak kepolisian sampai sekarang belum bisa menetapkan satu orangpun di antara warga sebagai tersangka. Sementara pihaknya juga masih terus

memeriksa si pemilik mobil truk, Ucok Kardon. Terhadap peristiwa itu, Koordinator Forum Pembela Tanah Rakyat (FPTR) Dennis Simalango mengaku siap mempertanggungjawabkan aksi pembakaran atas ketiga unit truk tersebut. “Saya akan bertanggungjawab dalam peristiwa tersebut,”tukasnya di hadapan Kapolres Tapteng AKBP Dicky Patria Negara dan perwakilan warga, saat pertemuan warga di Mapolres Tapteng, Rabu lalu.

Koordinator FPTR Edyanto Simatupang juga meminta kepolisian mengusut latar belakang peristiwa tersebut, agar duduk permasalahannya terungkap. “Silahkan kepolisian memeriksa warga, dan apabila terbukti bawa ke pengadilan,” tutur Edyanto seraya meminta pihak kepolisian mengungkap latar belakang aksi anarkis warga. Kapolres Tapteng, AKBP Dicky Patria Negara didampingi Wakapolres, Kompol

Proyek Lapen Dituding Sarat Manipulasi

Kisaran–andalas Truk sarat muatan yang mengangkut balok, sawit maupun angkutan lainnya saat ini bebas berkeliaran memasuki wilayah inti Kota Kisaran. Hal ini telah berlangsung lama dan belum adanya tindakan dari instansi terkait seperti Dinas Perhubungan maupun Satlantas Polres Asahan. Truk diduga melebihi tonase setiap hari melintasi wilayah perkotaan seperti memasuki jalan protokol Jalan Cokroaminoto, Jalan Sisingamangaraja, Kyai H Agus Salim dan Jalan Diponegoro Kisaran ataupun akses jalan lainnya yang menuju inti kota. Namun anehnya truk ini sering melintasi pospos polisi seperti di Jalan Cokroaminoto Kisaran. Namun tampaknya tidak terjadi masalah atau memang aturannya telah diperbolehkan memasuki ataupun melintasi jalan inti kota tersebut. Hal sama juga terjadi di Dinas Perhubungan belakangan ini. Mereka tampaknya kurang peduli terhadap tuck sarat muatan yang memasuki wilayah perkotaan. Padahal jika mereka peduli berarti akan membantu pemerintah daerah melindungi jalan dari ancaman kerusakan. Dari penelusuran andalas dalam beberapa hari ini, para supir truk sarat muatan yang setiap hari melintasi jalan menuju inti kota, sepertinya tidak merasa takut maupun canggung dalam menjalankan truknya melintasi lokasi tersebut. Selain itu, dari keterangan beberapa sumber yang dipercaya maupun dari sejumlah kalangan masyarakat yang ada di Kota Kisaran menilai, bebasnya truk sarat muatan memasuki Kota Kisaran disinyalir akibat adanya pungli yang dilakukan oknum-oknum tertentu dengan mengatasnamakan institusi, atau dari isntansi terkait demi kepentingan pribadi para oknum tersebut, sehingga truk tersebut bebas berseliweran memasuki inti kota. Kita berharap kepada petinggi-petinggi didaerah ini yang memiliki kewenangan terhadap pemakaian jalan maupun yang menerapkan peraturan lalu lintas di Kabupaten Asahan hendaknya disikapi dengan bijak. Karena diketahui jika truk sarat muatan tersebut tidak dapat diatasi, berarti tidak bisa melindungi jalan yang dibangun dengan memakai uang rakyat tersebut dari ancaman kerusakan. (FAS)

Kisaran–andalas Di penghujung tahun 2010, rekanan Dinas PU Asahan yang mengerjakan sejumlah proyek Lapisan Penetrasi (Lapen) banyak dikerjakan asal jadi dan tidak memiliki mutu. Cilakanya, volume pekerjaan tersebut diduga sarat manipulasi. Hal tersebut dilakukan dalam mengerjakan proyek dimaksud dikebut agar cepat selesai demi mengejarkan agar Berita Acara (BA) pencairan dana cepat diteken dan dananya dapat ditarik. Seperti terjadi di Jalan Rawang Pasar IV Simpang Sawal, Desa Rawang Pasar IV, Kecamatan Rawang Panca Arga Kabupaten Asahan Sumatera Utara. Penuturan penduduk setempat Ngadri alias Badak (54) didampingi rekannya, Yitno dan Jumiran kepada andalas Minggu (5/12) mengatakan, mereka merasa kesal atas pekerjaan yang dilakukan rekanan PU tersebut dalam mengerjakan proyek lapen di desa mereka. Menurut Ngadri alias Badak, pengerjaan Lapen dengan memakai uang rakyat yang tertera di papan proyek tersebut Rp.287.640.000 terlihat keadaan badan jalan tersebut bergelombang dan tidak rata, material ukuran batu yang mereka hampar tidak sesuai dengan aturannya. Selain itu, dengan kon-

andalas/fas

Ngadri alias Badak warga Rawang Pasar IV merasa kesal, proyek Lapen yang dikerjakan rekanan Dinas PU Asahan, diduga sarat manipulasi. disi jalan tersebut memunculkan adanya dugaan praktik manipulasi material berupa Prime Coat yang dihampar pada permukaan badan jalan. sehingga terkesan badan jalan yang telah selesai dikerjakan ini tidak sepenuhnya digilas dengan alat berat (stomwalls) agar permukaan badan jalan tersebut menjadi rata. Dia menilai hasil pekerjaan yang dilakukan rekanan Dinas PU tersebut diduga telah melanggar aturan kerja dan tidak sesuai dengan bestek. Selain itu rekanan kerja dari Dinas PU Asahan ini dalam menjalankan pekerjaannya diduga telah memanipulasi material ukuran batu yang dihamparkan di badan jalan dimaksud. "Rekanan PU tersebut juga diduga telah mema-

nipulasi volume pekerjaan dengan tidak melapen beberapa sisi badan jalan yang telah dilakukan pengerasan sebelumnya," beber Badak, yang diamini kedua rekannya Yitno dan Jumiran. Pengammatan andalas Sabtu (4/12), di lokasi jalan di Lapen Desa Rawang Pasar IV menilai, pekerjaan rekanan Dinas PU ini dalam mengerjakan proyek dimaksud asal jadi dan tidak memiliki ketahanan. Hal ini dikatakan karena proyek yang baru hitungan minggu selesai dikerjakan tersebut sudah terlihat kupak kapik. Minimnya prime coat yang dihampar serta material yang digunakan tidak sesuai dengan bestek sehingga ketahanan badan jalan tersebut hanya berumur hitungan

minggu saja. Terkait dengan kondisi badan jalan yang baru hitungan minggu siap dikerjakan tersebut, andalas coba menemui Kepala Desa Rawang Pasar IV Ruslin di kediamannya, tetapi Kades tersebut tidak berada di tempat. Namun penduduk setempat seperti Badak, Yitno, Jumiran dan beberapa warga lainnya yang mendampingi andalas menemui Kades tersebut berharap kepada pejabat berwenang terkait dengan kondisi jalan dimaksud segera turun ke lapangan melihat kondisi jalan yang baru selesai dikerjakan rekanan tersebut, agar menjadi perhatian untuk tidak gampang menandatangani berita acara pencairan dana proyek diduga sarat manipulasi. (FAS)

BKD Bantah Wabup Sidak

andalas/fas

Truk pengangkut balok setiap hari bebas memasuki lokasi inti Kota Kisaran.

13

Batu Bara-andalas Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Batu Bara melalui Skretaris Saut Siahaan membantah adanya kunjungan inspeksi mendadak (Sidak) yang dilakukan Wakil Bupati Bara Drs H Gong Matua Siregar dan tamunya dari jajaran UNPAD Bandung ke kantor BKD baru baru ini. “Mereka itu bukan sidak, dan kalau mereka sidak kenapa mesti mengajak jajaran UNPAD Bandung,” kata Saut Siahaan kepada

sejumlah wartawan, Sabtu (4/12) membantah adanya tudingan Jajaran BKD tidak berada di kantor saat kedatangan Wabup. Menurutnya, memang di dalam koridor batas kewajaran yang diungkapkan berbagai kalangan bahwa kedatangan mereka (Wabup dan rombonganred), tidak seorang pun pejabat struktural BKD berada di kantor saat mereka datang. "Tapi, mereka juga seharusnya memahami terkait kesibukan

kami,"katanya. Saat rombongan Wabup datang, sambung Saut, pihaknya sedang melakukan supervisi peninjauan ke desadesa. Hal ini mengingat masalah pendaftaran CPNS yang akan berakhir. " "Karenanya, kami terus mengadakan sosialisasi terhadap panitia pendaftaran yang berada di desa. Di samping itu, kami juga jemput bola dalam pengambilan berkas pendaftaran dari desa ke desa," ujarnya.

Dia menambahkan, terkait penerimaan CPNS Batu Bara yang telah ditetapkan Men PAN, sebanyak 370 orang, pihaknya tetap melakukan tupoksi kinerja yang serius dalam menjalankan tugas selaku BKD. Sekadar diketahui, seperti dilansir salah satu media, dalam kunjungan Wabup dan jajaran UNPAD Bandung ke Kantor BKD tidak seoarang pun jajaran pejabat struktural berada di kantor. (ZN)

Enriko, Kasat Intel AKP P Pandiangan menegaskan, polisi akan mengusut tuntutan FPTR. “Saya memahami peristiwa tersebut akibat tersulut emosi karena keberadaan mobil truk provokatif. Tetapi perlu dipahami, aksi anarkis juga tidak dapat dibenarkan. Kalau berani berbuat harus berani bertanggungjawab. Kepolisian akan mengusut latar belakang di balik peristiwa tersebut,” kata Kapolres. (PP/LIN)

Reses tak Solid Tampung Aspirasi Rakyat Lubuk Pakam-andalas Tim reses DPRD Deli Serdang daerah pemilihan (Dapil) II kecamatan Percut Sei Tuan dinilai tidak solid dalam menampung aspirasi rakyat. Banyak hal terkesan “disembunyikan”tidak disampaikan dalam laporan reses pada rapat paripurna dewan. Seperti permohonan izin rehabilitasi HKBP Laut Dendang kecamatan Percut Sei Tuan yang sejak lama telah dimohonkan secara langsung kepada pemerintah daerah maupun melalui wakil rakyat saat turun gunung ke dapil masing masing, namun tidak dicantumkan dalam laporan reses. Hal itu menjadi konflik di kalangan anggota DPRD Deli Serdang khususnya dari Daerah Pemilihan (Dapem) II Percut Sei Tuan, yang dipertontonkan saling interupsi dalam rapat paripurna laporan reses tahap ketiga tahun 2010, Jumat (3/12), dihadiri Wakil Bupati Zainuddin Mars. Parlon Sianturi STh (FPDS) mengaku keberatan, mengapa aspirasi masyarakat yang menginginkan izin rehabilitasi rumah ibadah tidak dimasukkan dalam laporan reses. Padahal saat reses hal itu resmi menjadi masukan yang harus disampaikan ke Pemkab Deli Serdang. “Hingga kini jemaat HKBP Laut Dendang resah terkait belum keluarnya izin rehabilitasi dari Pemkab Deli Serdang. rencana rehabilitasi gereja tersebut tidak melanggar peraturan,”kata Parlon dalam paripurna dipimpin ketua dewan Hj Fatmawati Takrim. Namun anggota DPRD dari Dapem yang sama, H Latif Khan SAg juga melakukan interupsi. Dalam interupsinya dia mengemukakan, aspirasi dari warga terkait rencana rehab gereja banyak warga yang menentang karena belum sesuai dengan peraturan yang ada. Seketika itu rapat paripurna tampak menegang, sehingga pimpinan sidang mengambil sikap dengan menyatakan bahwa wakil rakil rakyat wajib menampung seluruh aspirasi masyarakat dan disampaikan ke pemerintah daerah. (TH)

Tangkap, Camat Lima Puluh Batu Bara-andalas Pihak berwenang diminta segera menangkap oknum Camat Limapuluh MN, dan oknum Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMD) DZ, terkait kasus dugaan penyelewengan Anggaran Dana Desa (ADD) Pematang Panjang. Hal itu disampaikan Pengamat Sosial & Pemerhati Pembangunan di Kabupaten Batubara, Abdul Muis, menjawab pertanyaan wartawan di Limapuluh, kemarin. Kata Muis, saat ini kasus dugaan penyelewengan ADD 2009-2010 di Desa Pematang Panjang, yang melibatkan Kadesnya M Sanusi, sedang mencuat ke permukaan. Sejumlah warga masyarakat di daerah itu juga telah menggelar demo mendesak Sanusi dicopot. "Dalam kasus itu, disebut-sebut oknum Camat Limapuluh MN, diduga menerima aliran dana dari Kades Sanusi. Sedangkan pihak BPMD Batubara diduga mendapat Rp3 juta dari sang kades," kata Muis. Menurut Muis, terlepas dari salah atau tidaknya kedua oknum tersebut. Pihak berwenang sebaiknya segera menangkap MN dan DZ. Ini perlu dilakukan untuk penegakan supremasi hukum di Batubara, agar semua permasalahannya menjadi jelas. "Tangkap saja dulu kedua oknum pejabat itu dan dilakukan pemeriksaan. Jika memang ditemukan bukti-bukti kuat maka proses hukumnya dilanjutkan. Tapi kalau tidak ada bukti sebaiknya dilepaskan kembali. Dengan demikian tidak ada lagi timbul syak wasangka dari masyarakat," ujarnya. (ZN)


Senin

SAMBUNGAN

6 Desember 2010

Anak Siantar dan Belawan, Taipan Terkaya di Indonesia...(Dari Halaman 1) nama Martua Sitorus di peringkat ke4 dengan jumlah kekayaan US$ 3,2 miliar atau sekitar Rp 28,8 Triliun. Dia malah sempat masuk dalam daftar 1.000 orang terkaya dunia versi majalah Forbes tahun 2009 dengan peringkat 522. Kekayaan Martua Sitorus dikalahkan kakak beradik, Michael Bambang Hartono dan Robert Budi Hartono pemilik perusahaan rokok Djarum dan juga BCA, yang masih menempati peringkat pertama dengan jumlah kekayaan US$11 miliar atau hampir Rp100 triliun. (lihat tabel) Martua Sitorus adalah pria kelahiran 49 tahun lalu di Pematang Siantar. Ia sarjana ekonomi dari Universitas HKBP Nommensen, Medan yang kecilnya dikenal dengan nama Thio Seng Hap dan atau dikenal juga dengan panggilan A Hok. Martua memulai karir bisnisnya sebagai pedagang minyak sawit dan kelapa sawit di Indonesia dan Singapura. Bisnisnya berkembang pesat. Pada 1991 Martua mampu memiliki kebun kelapa sawit sendiri seluas 7.100 hektar di Sumatera Utara. Pada tahun yang sama pula Martua bisa membangun pabrik pengolahan minyak kelapa sawit pertamanya. Pria bersuku Batak keturunan Tionghoa kemudian melebarkan sayapnya dengan bendera Wilmar International Limited. Perusahaan agrobisnis terbesar di Asia ini merupakan perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Singapura. Bahkan, untuk pabrik biodiesel, dia memiliki produksi terbesar di dunia. Pembangunan biodiesel dilakukan di Riau pada 2007 dengan membangun tiga pabrik biodiesel, masing-masing memiliki kapasitas produksi 350.000 ton per tahun, sehingga total kapasitasnya 1,050 juta ton per tahun. Di negeri ini, Wilmar memiliki sekitar 48 perusahaan. Salah satunya adalah PT Multimas Nabati Asahan, yang memproduksi minyak goreng bermerek Sania. Sementara CEO Raja Garuda Mas, Sukanto Tanoto berada di posisi ke-7 dengan kekayaan US$ 1,4 miliar (Rp. 12,6 Triliun). Pria yang lahir dengan nama Tan Kang Hoo di Belawan, 25 Desember 1949 memiliki perusahaan yang berkantor pusat di Singapura dengan usaha di berbagai bidang, terutamanya kertas dan kelapa sawit. Pemilik PT Toba Pulp and Paper (dulu bernama Indo Rayon Utama) ini pernah dinyatakan sebagai orang terkaya di Indonesia oleh majalah Forbes pada September 2006. Yang Kaya, Masih Banyak Kekayaan orang-orang kaya Indonesia ini pun meningkat tajam dibandingkan dengan tahun lalu. Tahun lalu kekayaan pemilik Grup Djarum ini sekitar 8 miliar dollar AS. Secara keseluruhan, kekayaan 40 orang terkaya Indonesia ini mencapai 71 miliar dollar AS atau naik 29 miliar dollar AS dibandingkan dengan tahun lalu yang 42 miliar dollar AS. Naiknya kekayaan para taipan Indonesia ini disebabkan harga komoditas, seperti hasil tambang batubara dan minyak sawit, yang sedang membaik. Ini terlihat dari masuknya salah seorang taipan baru ke dalam 40 orang terkaya Indonesia ini, yaitu pengusaha tambang batubara Kiki Barki. Pemilik PT Harum Energy Tbk ini menyodok ke urutan ke-11 orang terkaya Indonesia dengan total kekayaan 1,7 miliar dollar AS. "Orang terkaya yang kami rilis tentu yang terdaftar di bursa saham karena dengan perusahaan terbuka, biasanya mudah dihitung (kekayaannya)," kata President and CEO Forbes Indonesia Millie Stephanie.(DA/INT)

40 TERKAYA INDONESIA VERSI FORBES No N a m a 13. 14. 15. 16. 17. 18. 19. 20. 21. 22. 23. 24. 25. 26. 27. 28. 29. 30. 31. 32. 33. 34. 35. 36. 37. 38. 39. 40.

Kekayaan

Edwin Soeryadjaya 1,6 miliar dollar AS Boenjamin Setiawan 1,5 miliar dollar AS Garibaldi Thohir 1,45 miliar dollar AS Sukanto Tanoto 1,4 miliar dollar AS Theodore Rachmat 1,35 miliar dollar AS Chairul Tanjung 1,25 miliar dollar AS Murdaya Poo 1,15 miliar dollar AS Ciliandra Fangiono 1,1 miliar dollar AS Benny Subianto 1,05 miliar dollar AS Arifin dan Hilmi Panigoro 985 juta dollar AS Sjamsul Nursalim 850 juta dollar AS Agus Lasmono Suwikatmono845 juta dollar AS Kartini Muljadi 840 juta dollar AS Tahir 805 juta dollar AS Sandiaga Uno 795 juta dollar AS Mochtar Riady 730 juta dollar AS Ciputra 725 juta dollar AS Hashim Djojohadikusumo 680 juta dollar AS Harjo Sutanto 650 juta dollar AS Trihatma Haliman 600 juta dollar AS Hary Tanoesudibjo 595 juta dollar AS Kusnan dan Rusdi Kirana 580 juta dollar AS Wiwoho BTjokronegoro 575 juta dollar AS E Wibowo & J Quantero 560 juta dollar AS Husain Djojonegoro 545 juta dollar AS Eka Tjandranegara 525 juta dollar AS Sutanto Djuhar 490 juta dollar AS Prajogo Pangestu 455 juta dollar AS

Belum Ada Tersangka Kasus Keracunan Makanan Rantau Prapat - Andalas Kepolisian Resort Labuhanbatu masih melakukan pendalam penyidikan terkait dugaan meninggalnya seorang warga dan puluhan lainnya keracunan pasca mengonsumsi makanan jenis mie rebus. Dan, saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan sample makanan dan minuman dari Labfor. “Ya, kita tunggu dulu hasil labfor,” ungkap Kapolres Labuhanbatu AKBP Robert Kennedy melalui Kasat Reskrim AKP M Taufik, via selular, Minggu (5/12). Pihak Mapolres, kata dia sudah mengirimkan sample makanan dan minuman. Namun, dia tidak menjelaskan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasil tersebut. “Penanganannya mesti melihat hasil tes laboratorium dulu. Apakah sumber racun dari makanan atau minuman,” ujarnya seraya menyebutkan contoh makanan mie rebus dan minuman yang telah dikirim pada Sabtu lalu. Sampai saat ini, tambahnya, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. “Belum. Belum ada yang dijadikan tersangka. Kita tunggu dulu hasil dari labfor,” ujarnya mengulangi. Sebelumnya, 40 warga kota Rantauprapat, mengalami keracunan pasca

mengonsumsi makanan mie rebus di acara perwiridan. Setidaknya 11 orang yang terdata di RSUD Rantauprapat mengalami keracunan dan satu diantaranya meninggal dunia. Pasalnya, bahan pembuat mie rebus tersebut diduga mengandung bahan beracun. Kasus keracunan makanan ini terjadi Selasa (30/11) sore. Saat itu sejumlah ibu-ibu tengah menyantap masakan di rumah milik Heriawati (38) warga jalan Marathon, Rantauprapat yang saat itu mendapat giliran sebagai lokasi perwiridan kaum wanita setempat. Namun, racun yang terkandung dalam makanan tersebut baru bereaksi setelah sehari kemudian. “Iya, hari itu belum begitu terasa. Tapi, besoknya perut mulas dan mencret. Ditambah kepala kadang berkunang-kunang,” ujar Dumasari Simatupang, 43 warga jalan Siringo-ringo Rantauprapat, Jumat (3/12) di RSUD Rantauprapat. Dia, katanya bersama sedikitnya 20an orang menghadiri acara perwiridan Selasa sore ketika itu, dan mengakui dirinya merupakan salahseorang korban. Dia juga, mengakui kalau sebelumnya tidak mengetahui kalau dirinya telah keracunan karena menyantap makanan diperwiridan itu.(DA)

harian andalas | Hal.

15

BALASKAN DENDAM! Duel melawan Thailand di laga pamungkas penyisihan grup memang tak lagi memiliki arti bagi Indonesia, selain hasrat untuk menjaga rekor sempurna. Posisi Indonesia di puncak klasemen Grup A dengan raihan enam poin tak mungkin lagi dikejar para pesaingnya seperti Thailand yang menduduki peringkat dua dengan dua poin, dan Laos dan Malaysia yang menghuni peringkat tiga dan empat dengan koleksi sama, yakni satu. Tapi Thailand bukanlah tim sembarangan. Merujuk pada data statistik 10 tahun terakhir, Indonesia selalu kalah melawan Thailand di setiap ajang pertandingan. Macan Asia Tenggara yang sempat disadang tim Merah Putih juga direbut Thailand. Untuk itu, Timnas Indonesia yang memiliki materi pemain terbaik di dalam dua laga pada Suzuki AFF Cup 2010 ini, jangan sekali-kali menganggap enteng dan membuat kesalahan fatal yang mengakibatkan kerugian sendiri. Apalagi Timnas Thailand berambisi memenangkan partai ini untuk bisa

lolos ke partai semifinal. Dengan menurunkan pemain-pemain muda, Thailand lebih memiliki stamina baik dan siap menampilkan permainan menyerang. Catatan dari dua pertandingan yang dilakoninya, Thailand banyak memiliki peluang gol melalui serangan balik yang teratur dan rapi. Pola serangan anak asuh Bryan Robson itu juga variatif. Kelemahan mereka, hanya terletak pada kondisi fisik pemainnya yang kurang bugar. Hal inilah yang patut diwaspadai oleh anak-anak asuhan Alfred Riedl. Ancaman demi ancaman, mungkin akan diperagakan anak-anak “Gajah Putih”. Khususnya sektor belakang Timnas yang belum teruji. Saat menghadapi Malaysia, Firman Utina dkk sempat terlebih dulu kecolongan karena lemahnya koordinasi pemain bawah yang diisi Hamka Hamzah dan Maman Abdul Rahman saat menghadapi serangan balik. Pelatih timnas, Alfred Riedl dengan tegas mengaku akan tetap serius

saat melawan Thailand. Meski di laga itu Riedl akan merotasi pemain guna menjaga kebugaran dan mencegah pemain andalannya mengalami cidera di babak selanjutnya. “Walau kami sudah berada di semi-final, tapi kami tidak akan main-main melawan Thailand di pertandingan terakhir,” tegas Riedl. Saat turun menghadapi Thailand nanti, Riedl akan mengganti dua sampai empat pemainnya di posisi depan, tengah, dan belakang. Menurut dia, pergantian ini tidak akan mengubah permainan tim Garuda. "Pemain utama dan cadangan tidak terlalu jauh perbedaannya, semua siap diturunkan," kata pelatih asal Austria ini. “Kami mempunyai tanggung jawab besar kepada fans yang telah memberikan dukungan penuh. Kami tidak ingin mengecewakan mereka. Tentunya kami ingin memberikan permainan yang menghibur bagi suporter saat melawan Thailand,” pungkas Riedl mengisyaratkan pembalasan dendam itu.(YON/DA)

Hapus Memori Sepakbola Gajah...(Dari Halaman 1) A. Sementara tuan rumah Vietnam, Malaysia, Singapura, dan Laos bercokol di Grup B. Indonesia dan Thailand yang sudah meloloskan diri ke semifinal mencoba melepas pertandingan supaya terhindar dari tuan rumah Vietnam yang memastikan diri sebagai runnerup Grup B. Alasan lain, tim yang menghadapi Vietnam tidak harus memindahkan markas tim dari Ho Chi Minh ke Hanoi. Pada dua laga awal, Indonesia mengalahkan Filipina 3-0 dan Myanmar 6-2, sedangkan Thailand ditahan imbang Myanmar 1-1 dan mengalahkan Filipina 3-1. Otomatis supaya terhindar dari Vietnam di semifinal, Thailand hanya butuh hasil imbang. Tetapi, dengan skenario yang sama, Indonesia justru "harus kalah". Pertandingan di stadion Thong Nhat, Ho Chi Minh, pada hari terakhir Agustus 1998 itu pun tercatat sebagai yang terburuk sepanjang sejarah. Indonesia dan Thailand bermain seadanya menghindari skenario yang tidak diinginkan. Babak kedua menghangat. Indonesia unggul lebih dahulu melalui Miro Baldo Bento yang

langsung dibalas oleh Kritsada Piandit. Menit 84, Indonesia unggul lagi melalui Aji Santoso, tapi langsung disamakan oleh Therdsak Chaiman. Pemandangan janggal tercipta pada menit terakhir pertandingan. Bayangkan, para pemain Thailand berupaya memperkuat pertahanan Indonesia! Mereka kalah cepat dan Mursyid Effendi menceploskan bola ke gawang sendiri supaya Indonesia kalah 3-2. Thailand pun lolos sebagai juara grup menghadapi Vietnam, sedangkan Indonesia melawan Singapura. Tindakan memalukan itu berbuntut panjang. Mursyid dihukum seumur hidup tidak boleh tampil lagi di pentas internasional. Kedua tim dijatuhi denda US$40 ribu oleh FIFA karena "menghancurkan semangat sepakbola". Ketua Umum PSSI Azwar Anas yang hadir menyaksikan pertandingan meneteskan air mata. Sekembalinya ke Jakarta, Azwar meletakkan jabatan. Turnamen kali ini juga diwarnai kejutan ketika tim favorit Vietnam akhirnya ditundukkan Singapura di laga

puncak. Gol Sasi Kumar pada menit ke-65 berhasil memberikan Singapura gelar pertama mereka di kancah internasional. Sepakbola gajah antara Indonesia dan Thailand itu masih menjadi bahan perbincangan menarik hingga dewasa ini. Dan skuad Merah-Putih bertekad menghapus memori buruk tersebut. Firman Utina cs siap meladeni permainan ngotot Negara Gajah Putih yang menginginkan kemenangan ini. Pada sesi latihan Minggu (5/ 12), sore di lapangan tim nasional Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta suasana tampak berbeda. Biasanya, hanya beberapa gelintir penonton dan juru warta yang menyaksikan latihan, namun kali ini penontonnya membeludak di pinggir lapangan. Mereka terdiri dari anak muda, orang dewasa, serta anak-anak yang didampingi orangtuanya. Selama latihan berlangsung, mereka berteriak-teriak memanggil nama Irfan Bachdim, Oktovianus Maniani, dan Gonzalez. Riedl menilai, Thailand adalah tim yang bagus. Mereka mampunyai banyak peluang gol

daripada Malaysia dan Laos. Kelemahan mereka, kata Riedl, terletak pada kondisi fisik pemainnya yang kurang bugar. Kelemahan inilah yang akan dimanfaatkannya untuk membawa timnya mengulang sukses saat melibas Malaysia 51 dan menggilas Laos 6-0. Pelatih Thailand, Bryan Robson mengakui kondisi fisik para pemainnya yang tidak bugar, karena mereka masih kelelahan setelah tampil membela klubnya di final Piala Thailand serta kualifikasi AFC Cup. Hal ini diakuinya sejak hari pertama tiba di Jakarta. "Sekarang kondisi semua pemain sudah bugar, saya optimistis bisa memetik kemenangan saat menghadapi Indonesia," kata Robson usai latihan di lapangan tim nasional Gelora Bung Karno. Robson menilai, melawan tim tuan rumah di laga terakhir yang sangat menentukan ini tidaklah mudah. Indonesia, menurutnya, adalah tim yang bagus dengan barisan pertahanan kuat, lebih bagus dari Malaysia dan Laos. Namun, mantan pemain Manchester United (1981-1994) ini tetap yakin, pemain

asuhannya bisa menembus pertahanan tuan rumah. "Pertandingan melawan Indonesia besok, kami akan menunjukkan permainan yang berbeda. Kami mengganti beberapa pemain serta akan meningkatkan permainan," kata pelatih yang pernah mendapat julukan the Robbo saat masih memperkuat Tim Setan Merah ini. Untuk meredam gempuran serangan tim Garuda, Robson telah mengintruksikan kepada pemainnya mewaspadai pemain sayap kiri Indonesia, Oktovianus Maniani dan penyerang blasteran Indonesia-Belanda, Irfan Bachdim. "Kedua pemain itu sangat bagus, dan pergerakannya sangat cepat," kata Robson. Laga terakhir antara Malaysia melawan Laos akan digelar di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, pada jam yang sama dengan pertandingan Indonesia melawan Thailand. Malaysia dan Laos sama-sama ngotot menginginkan kemenangan ini, karena keduanya masih berpeluang lolos ke semifinal mengingat sama-sama mengumpulkan satu poin.(DA/INT)

Ketua DPR ‘Curhat’ di Harian Andalas...(Dari Halaman 1) media berperan penting dalam mengawal pembangunan khususnya kinerja wakil rakyat di Sumatera Utara. Selain fungsi media untuk menyampaikan informasi ke publik, media di bawah naungan Star Media Grup juga memberikan pendidikan, hiburan serta fungsi kontrol sosial,” kata Iskandar, Pemimpin Umum Harian Andalas membuka perbincangan siang itu. Mendapat penjelas tersebut, Marzuki Ali menyambut positif perkembangan media massa dewasa ini. Menurut Ketua DPR periode 2009-2014, media berperan besar mencerdaskan masyarakat melalui program yang disajikannya. Bahkan di era demokrasi sekarang, media sangat efektif untuk membentuk opini publik. “Lihat saja pengaruh sinetron. Sinetron bisa mengajak masyarakat kita untuk bermimpi. Sinetron membentuk masyarakat menjadi konsumtif. Banyaknya tenaga kerja di Indonesia yang bekerja di luar negeri dipengaruhi keinginan mereka untuk mengejar mimpimimpi itu. Bahkan anggota DPR yang berasal dari kalangan artis, lebih populer dibanding ketua

DPR,” ucap Marzuki mengawali curhatnya di hadapan jajaran redaksi andalas. Karena itu, lanjut suami dari Hj. Asmawati SE, M M, news room media (cetak dan elektronik-red) jangan kalah dengan sinetron. “ Media punya tanggungjawab besar mencerdaskan masyarakat, khususnya dalam memberikan pendidikan politik agar tidak salah dalam memilih wakil-wakil rakyat,” imbuh Marzuki lagi. Dialog dengan jajaran redaksi andalas berlangsung rileks dan penuh kekeluargaan. Mengenakan kemeja putih tangan panjang dengan stelan celana keper berwana hitam, Marzuki terlihat nyaman. Sesekali ia melepaskan senyuman dan tawa lepas. Khususnya saat ia ‘curhat’ mengenai kelakuan wakil rakyat di Senayan. “Jadi, kalau tidak ingin memilih partai politik setan, makanya rakyat jangan pula ikut-ikutan masuk dalam kelompok setan. Kenyataan inilah yang sekarang terjadi. Rakyat lebih memilih wakil yang bisa memberi sembako, uang dan kepentingan praktis lainnya. Akhirnya mereka sama-sama

terjerumus dalam kelompok setan itu,” ujar Marzuki. Untuk menciptakan DPR menjadi lembaga masa depan seperti yang diharapkan seluruh rakyat Indonesia, Marzuki mengaku sudah menyiapkan sejumlah program penting. “Saya punya cita-cita diakhir masa jabatan akan menjadikan DPR lebih kredible di mata rakyat. Langkah-langkahnya sedang disiapkan dan dirumuskan,” imbuh sarjana ekonomi lulusan Fakultas Ekonomi UNSRI, Palembang. Saat ini, kata Marzuki, unsur Pimpinan DPR RI tengah menyiapkan pembentukan tiga badan baru sebagai pendukung kerja DPR. Yakni Badan Fungsional dan Keahlian, badan Sekretariat Jenderal yang bertanggunjawab kepada DPR, dan Badan Pengawas Internal. “Membentuk ketiga badan ini sudah menjadi prioritas kami sehingga kinerja lembaga DPR bisa lebih baik. Di tahun 2011 diharapkan sudah terbentuk, dan tahun 2012 sudah berfungsi,” kata Marzuki. Badan pendukung yang akan dibentuk, jelas Marzuki, akan diisi

tenaga ahli dan profesional. “Badan ini sifatnya berlaku secara terus menerus dan tidak berganti sebagaimana kedudukan anggota DPR yang dipilih sekali dalam lima tahun. Dengan demikian, fungsi DPR sebagai legislasi, anggaran, dan pengawasan akan dapat lebih maksimal,” ujarnya. Satu sesi lagi yang mengundang gelak tawa, saat Marzuki Ali curhat seputar statemennya tentang korban Mentawai yang berbuah polemik. Menurutnya, statemen tersebut menjadi hot issue karena beritanya “diplintir” wartawan. “Saya paham betul-lah bagaimana kerja wartawan. Di Jakarta saya kan sering berdialog dengan jajaran pimpinan redaksi. Saya diberitahu kalau wartawan lebih memilih berita-berita yang menarik daripada berita yang bersifat informatif. Boleh saja memilih angel yang menarik, tapi janganlah pula jadi komoditas yang dijual,” kata Marzuki yang disambut gelak tawa. Menurut 'wong Kito' itu, komentarnya soal Mentawai dimaksudkan agar penduduk Mentawai tidak lagi menjadi korban tsunami. “Itukan daerah pantai, daerah

rawan gempa pula. Jadi, tsunami itu sudah rumus baku di Mentawai. Tujuan saya memberi pernyataan itu supaya pemerintah segera memindahkan penduduk Mentawai ke daerah perbukitan dan melarang mereka tinggal di pantai lagi. Dan sekarang ini, pemerintah sudah melakukan apa yang saya pikirkan,” paparnya. Di akhir perbicangan, Marzuki yang berlatar belakang sebagai ekonom ini mengaku tidak pernah bercita-cita memilih jalur politik. “ Tuhan yang membuka jalan saya ke dunia politik. Saya diberi karpet merah untuk masuk. Meski tugas sebagai Ketua DPR berat, tapi harus dijalani secara profesional. Jangan pernah takut. Cukup takut pada Tuhan Yang Maha Esa, “ pungkas Marzuki Ali yang berjanji akan memenuhi undangan dalam diskusi politik bertemakan wakil rakyat dan anti korupsi yang akan digagas andalas dalam waktu dekat ini. Sebelum meninggalkan andalas, Marzukie Ali juga tampil sebagai narasumber spesial di acara talk show di starnews radio.(BEN/DA)

Sakyan Asmara: “Sebagai Putra Daerah Saya Tentu Gembira”...(Dari Halaman 1) Menteri Negara Pemuda dan Olahraga ini mengaku sudah lama mendengar namanya disebutsebut akan menggantikan posisi RE Nainggolan. Menurut Sakhyan, ia merasa gembira bila dipercaya masyarakat Sumut untuk mengemban amanah tersebut. “Subhannallah. Saat ini saya masih di Mekkah, ibadah haji dengan kloter terakhir (19-red) debarkasi Polonia Medan. Insya Allah tanggal 13 Desember tiba di Medan,” tulis Sakhyan dalam pesan singkatnya. Dikatakan Sakhyan, tentang sinyalemen bahwa namanya disebut-sebut sebagai calon Sekda menggantikan Pak RE sudah lama

muncul. “Sebagai putra daerah saya tentu gembira bila dipercaya masyarakat untuk mengemban amanah itu. Apalagi untuk daerah kita yang dikenal dinamis, progresif dan heterogen. Maka tantangan itu sesungguhnya harus dikembalikan kepada niat dan keikhlasan kita untuk membangun daerah,” ujar Sakhyan. Menurut Sakhyan lagi, sejak mengabdikan diri menjadi PNS, dirinya merasa nyaman dengan tugas-tugas yang diberikan. Baginya, ditempatkan atau ditugaskan dimana pun ia siap mengabdi. “Mengabdi sebagai Sekdaprovsu

atau di tempat lain, intinya sama saja. Yakni demi kemaslahatan manusia dan pengabdian kepada sang Kholik. Tanpa Ridho Allah semuanya harus kita hindari. Maka semua tugas kita laksanakan dengan penuh amanah dan tanggungjawab,” jawab Sakhyan. Diketahui bersama, Sejak DR RE Nainggolan MM mengakhiri masa tugasnya sebagai Sekdaprovsu sejak 1 Desember 2010 , Gubsu H Syamsul Arifin SE hingga kini belum juga mengajukan nama-nama yang bakal menggantikan posisi tersebut kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Wagubsu Gatot Pujonugroho ST juga terkesan enggan menjawab ketika ditanya apakah namanama calon Sekdaprovsu sudah dibicarakan dengan Gubsu untuk diajukan ke Presiden. Jabatan Sekdaprovsu selama ini memiliki peran vital. Karena sebagai pemegang fungsi koordinatif, Sekdaprov juga berfungsi mendorong terciptanya kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD) secara optimal. Data yang diperoleh andalas, ada enam nama yang menguat untuk menduduki jabatan Sekda defenitif. Mereka antara lain H Syafaruddin SH saat ini menjabat

Kadis Pendapatan Sumut, Drs Syaiful Syafri MM (Kadis Pendidikan Provsu), Asrin Naim (Asisten II Bidang Umum dan Aset) dan Nurdin Lubis (Kepala Inspektorat Provsu). Selain keempat nama tersebut, Drs Sakhyan Asmara yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Menteri Negara Pemuda dan Olahraga juga disebut-sebut akan menduduki jabatan eselon I B itu. Sementara itu, salah seorang calon defenitif lainnya adalah Pelaksana tugas (Plt) Sekda Provsu yang dijabat Hasiholan Silaen. Asisten I Bidang Tata Pemerintahan Setdaprovsu itu juga punya kans kuat.(WAN)


ACEH MEMBANGUN

Senin 6 Desember 2010

KILAS

Menteri PU : Indeks Daya Saing Indonesia Naik Banda Aceh-Andalas Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia, Djoko Kirmanto, menyatakan, beberapa catatan keberhasilan telah ditorehkan jajaran Pekerjaan Umum, diantaranya, dalam hal daya saing global, dimana kontribusi infrastruktur jalan telah menaikkan indeks daya saing Indonesia. "Jika pada tahun 2009 lalu Indonesia menempati urutan 54 dari 133 negara, pada tahun 2010 ini meningkat posisinya menjadi peringkat 44 dalam Global Competitiveness Index (GCI) atau naik cukup signifikan sebesar 10 peringkat," ujar Djoko Kirmanto, dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Teuku Setia Budi, pada upacara bendera peringatan Hari Bhakti Pekerjaan Umum ke 65 yang berlangsung dihalaman kantor Dinas Pengairan Aceh, Jum'at (3/12) kemarin. Kata dia, ada 12 faktor yang menentukan pada pemeringkatan GCI, diantaranya, indeks infrastruktur, terdiri atas tujuh faktor yang menjadi penilaian dibidang infrastruktur itu. Dan ternyata yang paling menonjol adalah kenaikan pada faktor kualitas jalan, yaitu naik dari peringkat 94 tahun 2009 menjadi peringkat 84 ditahun 2010. "Infrastuktur jalan juga memberikan sumbangsih yang tidak kecil terhadap kinerja ekspor Indonesia yang meningkat tahun ini. Diperkirakan sampai bulan desember 2010, ekspor non migas dapat mencapai 133 miliar U$ atau meningkat dibandingkan tahun yang lalu mencapai 97,49 miliar U$ (sumber BPS 2010)," katanya. Masih kata dia, kenaikan ekspor Indonesia tersebut merupakan representasi dari semakin efisiennya biaya operasi kenderaan yang selama ini menjadi tulang punggung angkutan barang di Indonesia, papar dia. Menurutnya, dengan meningkatnya permintaan Pemerintah Daerah dan masyarakat akan pembangunan infrastruktur, disamping tuntutan kebutuhan untuk menghadapi persaingan global, maka tugas membangun infrastruktur Pekerjaan Umum (PU) akan menghadapi tantangan yang makin berat ditengah terbatasnya sumberdaya manusia. "Semakin kompleks dan besarnya tantangan yang dihadapi tersebut tentu harus menjadi perhatian khusus dalam penyelenggaraan pembangunan infrastruktur Pekerjaan Umum (PU). Semua itu, secara arif dan bijak harus dipandang sebagai bagian dari tugas besar semua, baik dipusat maupun didaerah dalam menyelenggarakan pembangunan infrastruktur PU," imbuhnya. Ia berkeyakinan dengan warisan dan semangat juang sapta taruna didada, maka jajaran Pekerjaan Umum ditanah air akan mampu menghadapi semua tantangan tersebut dengan mencapai keberhasilan pada seluruh pembangunan infrastruktur PU yang diselenggarakan, katanya. (AFRI)

Showroom Mobil Kelabui Konsumen Langsa-andalas Showroom Apoon mobil di Jalan A Yani Kota Langsa diduga menipu konsumen dengan cara tukar tambah mobil bekas kepada korban, T Jalaluddin (45) warga desa Matang Seulimeng, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa. Korban sebelumnya menukar sebuah mobil merk Taft tahun 1992 milik Jalal, (red-korban) dengan mobil merk Feroza tahun 1996 BK 1091 EC, yang taklain milik T Syafruddin Pemilik Showroom, pada 8 Juli 2010 lalu. Dugaan penipuan itu terungkap ketika Mobil Feroza yang sudah dipakai Jalal (45) selama hampir lima bulan lalu tiba-tiba di eksekusi/tarik oleh pihak Lecsing dari PT OTO MULTIARTA, Banda Aceh, pada 9/10 karena nunggak. Akibat kejadian, korban akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan T Syafruddin ke pihak berwajib. (HRN)

harian andalas | Hal.

14

Kisruh di SMA 1 Bireuen Diduga Diprovokasi Oknum Tertentu Bireuen-andalas Kisruh antar sejumlah guru dan Kepala Sekolah (Kasek) SMA 1 Bireuen yang mengundang perhatian DPRK dan Kobar-GB, PGRI diduga diprofokasi oknum tertentu yang disebut-sebut ingin menduduki jabatan orang nomor satu di sekolah tersebut. Permasalah itu muncul setelah sejulah guru SMA Negeri 1 Bireuen datang ke gedung DPRK untuk melakukan audiensi sekaligus bermusyawarah bersama sejumlah organisasi guru. Tujuannya menuntut agar Sofyan Mahdi dicopot dari jabatannya dengan alasan kepala SMA Negeri 1 Bireuen, Drs Sofyan Mahdi kurang transfaransi, tidak cakap dalam

mengurusi sekolah, serta kurang seronok bila menegur guru. Terkait masalah itu Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora), Drs Asnawi MPd menanggapi dengan serius dan membuat keputusan agar Kabid Dikmenjur, Abdulfattah SIP perlu segera menetralisir kericuhan sekolah tersebut dan Sofyan Mahdi

dimintakan untuk nonaktif sementara. Selain itu andalas memperoleh informasi bahwa pasca pertemuan hasil yang menetapkan Abdul Fattah SIP sebagai penetralisir ditempelkan di seluruh ruangan kelas sehingga menjadi pusat perhatian siswa, namun siswa tidak menanggapi permasalahan tersebut. Sejumlah pengamat dan peduli pendidikan Bireuen ketika diwawancarai Andalas menyebutkan, apa yang telah dilakukan Kadisdikbudpora itu menyalahi system walaupun kebijakannya dinilai tepat dan hal itu bukan suatu penyelesaian masalah sebab belum ada pembuktian Sofyan Mahdi melakukan hal-hal yang se-

harusnya ia dicopot. "Untuk penyelesaian masalah kericuhan di internal sekolah yang kemungkinan hanya mis komunikasi antara guru dengan kepala sekolah harus disikapi dengan arief serta hati nurani bukannya Kepala sekolah itu ditarik ke Dinas," Ungkapnya. Hasil informasi yang Andalas peroleh selama tiga hari dalam mendalami persoalan yang terjadi kericuhan di SMA Negeri 1 Bireuen itu hanya sebatas sejumlah guru yang kurang senang karena ditegur oleh Kasek akibat ketidakhadirannya dan itu sangat wajar. Kepala Sekolah telah berupaya untuk menerapkan kedisiplinan sesuai aturan namun guru itu tidak menerimanya

sehingga terjadi kericuhan. Akibat adanya permasalahan itu disinyalir masuk pihak ketika yang berminat untuk menduduki jabatan Kepala SMA Negeri I Bireuen menggantikan Sofyan Mahdi dengan memanfaatkan guru. Ketua PGRI Bireuen, Drs Zainuddin M Pd menyangkut permasalahan itu membantah adanya kepentingan oknum tertentu apalagi organisasi guru dan itu murni kemauan dari para guru dari SMA Negeri I Bireuen. "Menyangkut adanya tempelan hasil keputusan sementara yang ditempelkan di seluruh ruangan kelas setelah diperbanyak dengan difotokopi pihaknya tidak tahu menahu." Ungkap Zainuddin. (HERA)

Kader PII Diharapkan Mampu Memimpin Bangsa Bireuen-andalas Pengurus Daerah (PD) Keluarga Besar Pelajar Islam (KB PII) Kabupaten Bireuen melakukan pertemuan rutinitas berupa silaturrahim dengan aktivis PII dekade 67-an dalam upaya mempererat hubungan sekaligus meningkatkan ukhuwah islamiah sesama manusia di kediaman Drs Abdullah Amien MM di Desa Cotbatee, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen, Sabtu (4/12). Dalam pertemuan yang penuh canda dan tawa mereka juga membicarakan berbagai persoalan yang menyangkut dengan upaya meningkatkan kualitas anggota dan pengurus KB PII di Bireuen sekaligus membicarakan progam-progam yang akan dilaksanakan. Ketua Pe-

SILATURRAHIMPengurus Daerah Keluarga Besar Pelajar Islam (PD KB PII) Kabupaten Bireuen melakukan silaturrahim dengan aktivis PII dekade 67an untuk memperatkan silaturrahim.

ngurus KB PII Bireuen, Drs Azis Mansur dalam sambutannya menyebutkan, silaturrahim perlu terus ditingkatkan karena hal itu merupakah ibadah sekaligus mempereratkan tali persaudaraan organisasi dan keluarga besar PII. Azis Mansur mengingatkan seluruh pengurus PD PII Kabupaten Bireuen untuk terus meningkatkan kualitas seluruh anggota dengan melakukan pelatihan dasar dan pengembangan anggota yang nantinya semua kader PII bermoral baik. "Kader-kader PII saat ini masih dalam kancah menimba ilmu, kedepan, kader PII diharapkan dapat menjadi tokoh dan pemimpin bangsa ini. Untuk itu, kader PII harus bermoral dan beretika yang baik ketika menjadi pemimpin." Harap Azis Mansur. (HERA)

andalas/suherman amin

Bupati dan Wali Kota Diimbau Perhatikan Penyandang Cacat Banda Aceh-andalas Pemerintah Aceh meminta seluruh Kepala Daerah dalam hal ini, Bupati dan Walikota untuk dapat meningkatkan perhatiannya kepada penyandang cacat di daerah tersebut. Sehingga, para penyandang cacat tidak terkesan tersisihkan dan terasing dalam kehidupan bermasyarakat. "Kita harapkan seluruh Bupati dan Walikota benar-benar memperhatikan penyandang cacat, dan ikut dilibatkan dalam beragam hal pembangunan di

masing-masing daerahnya, serta tidak memandang perbedaan kelompok masyarakat itu," kata Wakil Gubernur Aceh, Muhammad Nazar usai menutup kegiatan pameran penyandang cacat di Taman Putroe Phang Banda Aceh, Minggu (5/12). Selain itu, kegiatan yang juga dirangkai dalam rangka memperingati hari cacat internasional, Nazar juga menghimbau Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) dalam hal ini Dinas Sosial, Dinas Perdagangan,

Industri Koperasi dan UKM, serta Biro Kesra Setda Aceh, untuk memfasilitasi segala bentuk bantuan sosial. "Apalagi tiga SKPA ini adanya keterkaitan dalam memperhatikan penyandang cacat, tujuannya lagilagi hanya untuk mengsetarakan bentuk perhatian serius kepada para masyarakat yang mengalami cacat," kata Wagub Nazar. Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Syarifuddin, yang juga selaku Ketua Himpunan Penyandang Cacat (Hipenca)

Aceh, mengatakan, selama ini pihaknya mengaku mengalami beragam kendala dalam memproduksi hasil karya pihaknya. "Salah satunya kami kalah dalam memproduksi barang kerajinan dengan pihak pabrik, dan kami mencoba mengetuk pintu hati masyarakat dan pengambil kebijakan untuk dapat membantu membeli produk dari kalangan penyandang cacat," imbuhnya penuh berharap. Menurutnya, pasca tsunami perhatian dari Pemerintah sudah

terjadi perubahan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, artinya sebelah mata-pun para penyandang cacat di provinsi Aceh tidak dipandang dan tersentuh perhatian. Diterangkan dia, dalam pameran yang berlangsung sejak 2-5 Desember 2010 pihaknya mempromosikan hasil kerajinan-kerajinan produksi penyandang cacat, dengan harapan agar laku dipasaran dan juga untuk menekan angka pengemis dijalanan. (SAL)

Badan Re-Integrasi Gelar Pelatihan Jurnalisme 2010

Peran Media dalam Perdamaian Aceh Sangat Besar Badan Re-Integrasi Aceh (BRA) menggelar pelatihan media jurnalisme perdamaian 2010 di Hotel Grand Nanggroe Banda Aceh, Sabtu, 4/12 dan Minggu, (5/12).

A

CARA tersebut diikuti puluhan media cetak dan elektronik dengan menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya meliputi, Ahmadi Meuraxa, Yarmen Dinamika. Kepala Biro Humas BRA Pusat, M Syaikhu Ibas, dalam laporannya mengatakan, peran media dalam perdamaian Aceh juga sangat besar andil dalam mensukseskan perdamaian itu. "Begitu pula peran media

dalam perdamaian, ibarat pedang bermata dua. Ia dapat menjadi senjata kekerasan yang mengerikan bila menyiarkan pesanpesan yang bersifat tidak toleran atau disinformasi yang memanipulasi sentimen masyarakat tetapi ia juga memiliki aspek lain," katanya. Dia juga mengatakan, media dapat menjadi instrumen penyelesaian konflik, yaitu bila informasi yang disajikannya

terandalkan, menghormati Hak Asasi Manusia (HAM), dan mewakili berbagai sudut pandang. "Media seperti ini memungkinkan masyarakat untuk menetapkan pilihan secara baik yang dilandasi pada informasi, sesuatu yang menjadi komponen dasar (precursor) tata pemerintahan yang demokratis. Ia dapat meredakan konflik dan memupuk rasa aman manusia," papar M. Syaikhu Ibas, atau yang kerab disapa Tgk Naga. Lebih jauh ia menuturkan, bicara peran pers dalam konteks Aceh saat ini menjadi sangat relevan, karena, Aceh masih belum

lama mengakhiri konflik bersenjata yang berlangsung hampir tiga dasawarsa. Usia perdamaian Aceh yang sudah lima tahun itu masih tergolong belia dan rentan. "Perasaan khawatir dan risau akan munculnya konflik baru, baik yang dipicu oleh penyebab yang lama maupun faktor trigger yang baru, masih saja mengetahui berbagai pihak," tutur dia. Menurut dia, efek media terhadap konflik dapat ditilik dari akibat negatif yang ditimbulkan oleh jurnalisme yang secara tidak sengaja atau secara terselubung menyebarkan propaganda atau bersifat memihak dalam bentuk eskalasi ketegangan

dan mempropokasi terjadinya konflik. "Sebaliknya, media dapat memiliki dampak positif bila dilandasi standar profesional yang baku, yang dibarengi dengan keragaman akses terhadap informasi, sumberdaya keuangan yang memadai dan kepatuhan terhadap kode etik. Media seperti ini dapat membantu rekonsiliasi masyarakat, mengubah kesalahan persepsi dan memperbesar saling pengertian tentang sebab dan akibat konflik," ketusnya. Terkait pelaksanaan pelatihan media jurnalisme perdamaian tersebut, Ia menyatakan diantaranya

bertujuan, untuk membangun media sebagai aspek yang dapat memberi dampak positif terhadap konflik, baik melalui fungsinya sebagai penyalur informasi maupun melalui kemampuannya untuk mengangkat permasalahan dan peristiwa sebagai objekti, andar dan akurat. "Selain itu juga untuk membiasakan wartawan, menghindari berita-berita bersifat agitatif, profokatif, dan dapat memicu konflik baru setelah perdamaian terwujud, serta mampu tersosialisasikannya berbagai program BRA, sehingga mendapatkan pemahaman tentang tahapan proses re-integrasi yang

sudah, sedang dan akan berjalan" imbuhnya menjelaskan. Ia menyebutkan, tema yang diusung dalam pelatihan dimaksud diantanya meliputi, memahami konflik dan dampak terhadap pemberitaan (Ahmadi Meuraxa), jurnalisme perang versus jurnalisme damai (Yarmen Dinamika), komunikasi politik yang ideal diera damai dan re-integrasi Aceh (Saifuddin Bantasyam), diksi damai dalam bahasa ragam jurnalistik (Yarmen Dinamika), perencanaan liputan (Azwani Awi/Popon) dan bedah Kasus (Ahmadi Meuraxa- Saifuddin Bantasyam). (SAL)

PLAZA 12.30-14.20-16.10 THAMRIN 12.00-13.50-15.40-17.3019.20-21.10

SUN 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 THAMRIN 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

PALLADIUM 11.30-13.30-15.30-17.30-19.30-21.30 PLAZA 12.30-14.30-16.30-18.30-20.30 BINJAI 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50-21.40

PRESIDENT 13.00-16.00-19.00 BINJAI SUN 12.30-15.15-18.00-20.45 PALLADIUM THAMRIN 12.00-14.45-17.30-20.15

PLAZA 11.30-13.50-16.10-18.30-20.50 THAMRIN 12.40-15.00-17.20-19.40-22.00 BINJAI 12.15.14.05-15.55-17.45-19.3521.25

SUN 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40

PLAZA 18.00 - 19.50

SUN 12.30-15.00-17.30-20.00


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Senin, 6 Desember 2010 | No: 1758/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Ini Dia Pacar

IRFAN BACHDIM SETELAH tampil gemilang dalam penampilan perdananya membela tim sepak bola Indonesia semalam, Irfan Bachdim, seketika menjadi idola banyak perempuan. Sepanjang pertandingan melawan tim sepak bola Malaysia, suarasuara pengikut twitter Irfan mengelu-elukan penampilan dan permainan bola Irfan. Tapi ketika Irfan menulis di akunnya, “@JenniferBachdim Thanks Baby-Boo!! I LOVE YOU SOO MUCHH!! <3,” seketika banyak pengikutnya yang mengungkapkan rasa patah hatinya. Siapa perempuan tersebut? Pemilik akun JenniferBachdim memiliki nama asli Jennifer Jasmin. Mungkin karena menjadi pacar Irfan sejak tiga bulan lalu sehingga ia mengganti nama belakangnya menjadi Bachdim. Dalam akun twitternya, ia menggunakan campuran tiga bahasa, yakni Indonesia, Inggris, dan Jerman. Jennifer mengatakan, ia bisa berbahasa Indonesia karena ayahnya adalah warga Indonesia, sementara ibunya dari Jerman. Gadis dengan tinggi badan 165 sntimeter ini mengaku akan pulang

ke Indonesia pada 22 Desember mendatang. Dalam akun twitternya, ia berkali-kali memuji irfan sebagai pacar yang hebat. “I'm soo proud of my Man ... !!! And I LOVE HIM SOO MUCH @IrfanBachdim10,” katanya. Jennifer, yang berprofesi sebagai model di Jerman ini merencanakan untuk pindah ke Indonesia mulai tahun depan dan melanjutkan karir modelnya di sini. “I also wanna become a model in Indonesia, bcs my dream is to live together with Irfan in Indo!” kata Jennifer di akun twitternya. Profil dan gambar dirinya dapan diakses melalui situs model http:// www.modelkartei.de, yang juga tertera di bagian profil akun twitternya. Irfan, penyerang tim nasional kebanjiran pengikut di twitter semalam setelah bertahan sebagai trending topic

beberapa jam lamanya. Ia bermain cantik bersama duetnya Christian Gonzalo dalam pertandingan Grup A Piala AFF melawan Malaysia di Gelora Bung Karno. Irfan merupakan pemain kelahiran Amsterdam, Belanda, yang pernah bermain di Ajax dan kini bergabung dengan Persema Malang.(OKZ)

Zaskia Sungkar Nikah Shireen Nangis Terus AKTRIS dan penyanyi Zaskia Sungkar akan dinikahi Irwansyah, 15 Januari 2011. Adik Zaskia, Shireen Sungkar sedih dan menangis terus. Shireen menangis bukan karena tidak menyetujui pernikahan kakaknya itu. "Dia nangis terus karena takut The Sister bubar dan aku pisah dengan dia," jelas Zaskia saat ditemui di Gedung Nyi Ageng Serang, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (5/12). Presenter 'Sensasi Artis' itu memastikan, setelah menikah dirinya tetap akan eksis bersama Shireen lewat The Sister. Hanya saja memang pasca dipinang Irwansyah, ia akan semakin jarang bertemu adiknya. "Nanti paling ketemunya langsung di lokasi aja. Dibawa senang ajalah," tutur aktris 20 tahun itu. Sampai saat ini persiapan

pernikahan Zaskia sudah hampir rampung. Ia dan Irwan tinggal mengirim undangan saja. Putri Fanny Bauty dan Mark Sungkar itu senang banyak orang yang membantu pernikahannya. Ia pun tak kerepotan meski rencana pernikahannya sempat diundur dari Desember menjadi 15 Januari. Sedangkan resepsinya baru akan digelar pada 6 Maret 2011. Adakah rasa kekhawatiran atau takut jelang menikah? "Takutnya pas hari-H aja, takut salah ijab kabulnya, kan malu," jawabnya. Zaskia menjelaskan, resepsi pernikahannya dengan Irwansyah tidak akan berlangsung secara mewah. Adat Padang akan mewarnai acara itu. "Niatnya memang sederhana sesuai dengan keinginan aku, Irwan dan papa. Habis nikah aku juga inginnya langsung umroh," tutur pelantun 'Kamu Kamu Lagi' itu.(DTC)

Mischa Barton Masih Perawan SIAPA bilang artis luar negeri sudah tak perawan semua? Mischa Barton ternyata masih perawan lho. "Saya belum pernah berhubungan seks. Saya masih perawan. Sungguh saya adalah remaja yang telat berkembang dan takut bila berhadapan dengan pria," aku Mischa, Minggu (5/12). Aktris berambut pirang ini menuturkan, dirinya berbeda jauh dengan karakter Marissa Cooper yang diperankannya di drama televisi The OC. Marissa berbeda 180 derajat dengan Mischa. Jika Marissa anak liar, tidak demikian dengan Mischa. "Saya tidak terburu-buru ingin

mencium laki-laki dan mendapatkan pacar karena sekali Anda melakukannya, maka tidak akan ada jalan untuk kembali," papar seleb berkebangsaan Inggris ini. Meski takut terhadap laki-laki, Mischa yang saat ini berkencan dengan musisi Ali Love (31) mengaku bahagia dengan hubungannya saat ini. "Dia sangat menyenangkan dan jenius. Ali dapat mengerjakan apa saja. Mulai dari musik country, rock, apapun. Tapi hal yang paling banyak dia lakukan lebih banyak berhubungan dengan electronik," ujar artis kelahiran 24 Januari 1986 itu.(OKZ)


harian andalas