Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Selasa, 23 November 2010 | No: 1747/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

PSMS vs Persikabo Malam Ini

Menang Harga Mati

Medan-andalas PSMS Medan akan menurunkan kekuatan sesungguhnya saat menjamu Persikabo Bogor dan kemenanganpun sebagai harga mati dalam lanjutan pertandingan kompetisi Divisi Utama musim 2010/2011 di Stadion Teladan Medan, Selasa (23/11) pukul 19.00 WIB.

Asisten manajer PSMS Benny Tomasoa mengatakan, Ayam Kinantan akan turun dengan kekuatan penuh, termasuk Vagner Luis yang telah bisa bertanding. “Surat lolos verifikasi dari BLI terhadap Vagner Luis telah Bersambung ke Hal. 15

Perubahan Lalu Lintas

Saya lihat wajah keluarga besar MPI lebih ceria karena seorang koruptor saat ini telah tertangkap yaitu Syamsul Arifin.’

Tak perduli apa kata orang. Syamsul tetap Syamsul. Dia adalah kader terbaik Golkar.’

MAHERBAN SHAH KETUA UMUM DPN MPI

LEO NABABAN KOORDINATOR GOLKAR SUMUT

Satlantas dan Dishub Mulai tak Akur

‘ ‘ Ketua Umum DPN MPI Meherban Shah saat memeriksa barisan pada HUT ke-3 MPI di Lapangan Benteng Medan, Senin (22/11).

MPI Jaya, Syamsul Dipenjara Serangkaian AKSI MPI untuk Menahan Syamsul

Kejatisu Gagal Periksa Rahudman Surat Izin Pemeriksaan ke Presiden Dikembalikan Medan-andalas Pihak Kejaksaan tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), untuk sementara harus menahan diri lebih lama untuk memeriksa mantan Sekrtaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Rahudman Harahap, tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD) Kab.

20 Januari 2010 Seratusan massa Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) berunjukrasa di Gedung DPRD Sumatera Utara, menggugat kinerja wakil rakyat di DPRD SU untuk ikut berperan dalam menuntaskan penyelidikan dan penyidikan kasus dugaan korupsi APBD Langkat 20002007. 3 Maret 2010 PULUHAN massa MPI berunjuk rasa di halaman Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendesak agar Syamsul Arifin Ditahan. 20 April 2010 KPK Menetapkan Syamsul Arifin sebagai Tersangka Korupsi Minggu, 6 Juni 2010 Ratusan Massa MPI Kabupaten Langkat Demo di depan Gedung KPK Mendesak Syamsul Arifin Ditahan Jumat 2 Juli 2010 MPI Kembali berdemo di depan gedung KPK dengan isu yang sama Jumat 22 Oktober 2010 Syamsul Arifin Ditahan KPK

Tapsel tahun 2005 senilai Rp1,5 miliar. Pasalnya surat permohonan izin pemeriksaan terhadap Wali Kota Medan yang diajukan Kejatisu ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dikembalikan. "Surat permohonan untuk pemeriksaan Rahudman Harahap ke Presiden melalui Kejaksaan Agung (Kejagung) dikembalikan," kata Kasi Penerangan Hukum dan Humas Kejatisu, Edi Irsan Kurniawan Tarigan, Senin (22/11). Bersambung ke Hal. 15

JADWAL PEMULANGAN EMBARKASI MEDAN KLOTER/DAERAH 3. TT, Mdn, PS 4. L Batu 5. Mdn, Lkt 6. Medan

BERANGKAT DARI Jed 22 Nov 14.30 WIB Jed 23 Nov 15.30 WIB Jed 24 Nov 16.30 WIB Jed 26 Nov 13.30 WIB

TIBA DI Mdn 23 Nov Mdn 24 Nov Mdn 25 Nov Mdn 27 Nov

03.00 04.00 05.00 02.00

WIB WIB WIB WIB

KETERANGAN: JED = JEDDAH, MDN = MEDAN, TT = TEBING TINGGI, LKT = LANGKAT

S

ESUAI jadwal, seharusnya para jemaah asal Kota Medan, Dairi, Nias dan Phakpak Bharat ini tiba di Bandara Polonia Medan, Senin pukul 02.15

Bersambung ke Hal. 15

Golkar Tetap Pertahankan Syamsul Medan-andalas Senin kemarin, genap sebulan Syamsul Arifin berada dibalik jeruji penjara sejak ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan korupsi APBD Langkat 2000-2007 pada 22 Oktober lalu. Namun tidak banyak masyarakat Sumut yang mengetahui jika Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) adalah organisasi kepemudaan yang paling konsisten terhadap kasus dugaan korupsi tersebut. Acara apel akbar HUT ke-3 Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) di Lapangan Benteng Medan, berlangsung meriah, Senin (22/11). Sejumlah tamu undangan hadir mengisi areal VIP. Diantara tamu undangan tersebut Wakapoldasu Brigjen Pol Sahala Allagan dan jajaran pengurus teras MPI. Rangkaian acara HUT ke 3 MPI tersebut tergolong istimewa. Sebab salah satu perjuangan yang dilakukan oleh organisasi kepemudaan ini telah berhasil, yaitu Bersambung ke Hal. 15

Jemaah Haji Asal Medan Tiba di Polonia Tanpa Penyambutan Jemaah Haji kelompok terbang (Kloter) 2 Debarkasi Medan masih terlambat mendarat di Bandara Polonia Medan, Senin (22/11). Bahkan, dibanding kloter 1 yang terlambat tujuh jam, kloter 2 malah mencapai 12 jam.

Medan-andalas Hari ketiga, Senin (22/11) pelaksanaan perubahan arah lalu lintas di Kota Medan ternyata tidak efektif mengatasi kemacetan di Kota Medan. Akibat dari perubahan tersebut, kemacetan dan antrian panjang kendaraan justru semakin parah terjadi di sejumlah ruas jalan termasuk di ruas jalan yang diubah. Pantauan andalas di lapangan, kemacetan dan antrian kendaraan cukup panjang terjadi di ruas Jalan Kejaksaan, Jalan Pengadilan, Jalan Imam Bonjol, dan Jalan Mayjen Sutoyo. Bahkan kemacatan paling parah terjadi di ruas Jalan Gatot Subroto

WIB dinihari, tapi baru mendarat pada pukul 14.15 WIB (siang). Mungkin karena keterlambatan mencapai 12 jam, tidak tampak para pejabat daerah yang menyambut kepulangan jemaah kloter II di Bandara Polonia. Jemaah hanya disambut Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan, H Abdul Rahman Harahap, bersama panitia terkait lainnya. Walaupun terlambat, tapi para jemaah haji ini umumnya terlihat tetap tegar dan bersyukur bisa tiba kembali di tanah air dengan kondisi sehat. Bahkan sejumlah Bersambung ke Hal. 15

andalas/roni muharrman

ATUR LALU LINTAS - Sejumlah petugas Dinas Perhubungan mengatur lalu lintas di persimpangan antara Jalan Putri Hijau dan Guru Patimpus Medan, Senin. Petugas masih terus mensosialisasikan perubahan arus lalu lintas di beberapa titik jalan Kota Medan.

Penumpang Garuda Terlantar

Terbang Gratis atau Diganti 100 Persen Jakarta-andalas Penumpang Garuda Indonesia yang batal terbang pada hari Minggu (21/11) akan mendapatkan ganti rugi. Uang mereka untuk membeli tiket hari tersebut akan diganti seratus persen oleh Garuda, dan mereka juga akan diterbangkan secara gratis. "Kepada para penumpang tersebut juga akan diberikan uang penggantian tiket sesuai rute penerbangannya oleh Garuda," kata VP Corporate Communication Garuda Indonesia, Pujobroto, dalam surat elektronik yang diterima detikcom, Senin (22/11). Pujobroto mengatakan, Garuda benarbenar menyesal karena telah menelanBersambung ke Hal. 15

Kurs Rupiah JUAL

BELI

AUD

8846.80

8824.73

CNY

1350.83

1337.27

EUR

12342.66

12217.02

GBP

14367.63

14219.00

HKD

1156.21

1144.46

JPY

10751.71

10642.53

MYR

2889.18

2857.42

SGD

6935.27

6863.55

USD

8968.00

8878.00 Sumber Bank Indonesia


Selasa 23 November 2010

MEDAN KITA

andalas

SAKIT-Seorang jemaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) II dibopong sejumlah petugas ke ambulance karena kondisi fisik yang kurang sehat saat tiba di Bandara Polonia Medan, Senin (22/11) siang. andalas/rony muharrman

Lugas & Cerdas

PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM II MA Siddik Surbakti PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Agus Salim Ujung KOORDINATOR LIPUTAN Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Cut Yulianti REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Raja P Simbolon Binsar Simatupang,Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felik Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman MANAGER SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BCA KCP Tomang Elok a/n Hasan Insja No. Rekening 7865044917 BRI KCP Kapten Muslim a/n Hasan Insya No. Rekening 0635-01-012885-50-4 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL andalasmedan@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

PSMS Menuju Kebangkitan ? DALAM kancah persepakbolaan tanah air, PSMS Medan selalu disegani. Sejak berdiri tahun 1950 hingga kini, PSMS sarat dengan prestasi dan banyak melahirkan pesepakbola handal level nasional, sebutlah Ramli-Ramlan Yatim, Nobon, Supardjo Rustam, Tumsila, Yuswardi, Parlin Siagian, Zulham Effendi, Sunardi, Ricky Yacob, Zulkarnaen Lubis, Ponirin Meka, Markus Harison, dll. Bahkan pada tahun 2007-2008 lalu, tim berjuluk Ayam Kinantan ini masih tercatat sebagai salah satu tim terbaik, dengan menyabet posisi runner up Liga Utama Indonesia serta empat besar Piala Copa. Tapi, mendadak sontak, semua berubah 180 derajat. PSMS kini terjun bebas menuju kehancuran. Pada beberapa tahun terakhir ini PSMS Medan hanya berlaga di kasta kedua, Divisi Utama Liga Indonesia. Julukan The Killer yang pernah diberikan kepada PSMS Medan di era 60 hingga 80-an, seolah tak berbekas. Taji sebagai Tim Ayam Kinantan pun seolah menghilang dan tiba-tiba dengan mudah keok ditaji lawan yang selama ini selalu kalah ketika berhadapan dengan anak-anak Medan. Ciri khas permainan PSMS yang kental dengan nuansa fanatisme Medan, menyuguhkan permainan ngotot dan keras, tapi tak kasar, kini seolah lenyap tak berbekas. Yang lebih menyedihkan, Stadion Teladan sebagai homebase dan stadion kebanggaan pecinta fanatik PSMS, sempat tak bisa dijadikan tempat bertanding karena fasilitasnya dinilai tak layak. PSMS ‘diusir’ dari rumahnya sendiri dan bak pengemis, agar dapat memakai stadion lain. Aneh bin ajaib, Medan sebagai salah satu kota paling glamour dan maju di luar Pulau Jawa, aparat pemerintahan kota alpa merawat salah satu aset terpentingnya di bidang olahraga. Namun begitu, pada ajang kompetisi Divisi Utama kali ini, kita melihat ada harapan baru, PSMS Medan akan segera bangkit dari kehancuran. Awal kebangkitan itu sudah mulai terasa saat tim besutan Zulkarnaen Pasaribu itu menekuk Persitara, 2-1 lewat dua gol Gaston Castano dan Kurniawan Dwi Julianto. Harapan untuk promosi ke Liga Super Indonesia kali ini, bisa disebut cukup realistis. Sebab, pemain-pemain yang direkrut pihak pengurus kali ini cukup lumayan kualitasnya. Begitupun, para pemain PSMS Medan diminta tidak cepat berpuas diri, sebab kemenangan pertama itu belum bermakna apa-apa. Konsistensi permainan dan kekompakan harus senantiasa dijaga, agar keinginan melihat tim kesayangan masyarakat Medan berlaga di kompetisi kelas satu, bisa terwujud. Tidak sepatutnya Medan sebagai salah satu kota terbesar di luar Jawa, justru tim sepakbolanya hanya berlaga di kasta kedua. Hal ini tidak selayaknya dibiarkan berlarut-larut. So, bangkitlah PSMS ! (**)

harian andalas | Hal.

Register 40 tak Kunjung Dieksekusi Kejatisu Masih Tunggu Penjadwalan dari Kemenhut Medan-andalas Pernyataan yang menyebutkan bahwa Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatistu) akan mengeksekusi lahan Register 40 Padang Lawas dan Padang Lawas Utara di bulan Oktober lalu, ternyata hanya isapan jempol. Nyatanya, hingga bulan November 2010, pelaksanaan eksekusi terhadap lahan yang selama ini dikuasai pengusaha DL Sitorus itu tidak kunjung terealisasi. Apa pasal? Ternyata, Kejatisu mengelak batalnya eksekusi ittu bukan semata-mata karena pihaknya yang belum siap. Namun, disebutkan pihak Kementerian Kehutanan yang sebenarnya belum menjadwalkan eksekusi tersebut. Asisten Pidana Khusus Kejatisu Erbindo Saragih mengelak bila pihaknya disebut yang tidak siap melakukan eksekusi lahan tersebut. Erbindo menerangkan, dari beberapa kali pertemuan antara pihaknya dengan lembaga teknis lainnya disepakati eksekusi itu segera dilaksanakan bila sudah adanya jadwal yang dikeluarkan Kementerian Kehutanan. "Sampai saat ini, pihak Kementerian Kehutanan belum ada membe-

rikan aba-aba kepada kita soal jadwal eksekusi. Kemungkinan dalam beberapa waktu mendatang. Kita inginnya eksekusinya dapat digelar di tahun ini," jawab Erbindo, Senin (22/11). Dalam pertemuan lalu, dibahas langkah-langkah yang akan diambil jelang eksekusi nantinya, dan pembentukan tim sebagai pendamping dari pihak kejaksaan selaku eksekutor di lapangan nantinya. "Ini pertemuan yang dilakukan, dan akan ada pertemuan lanjutan nantinya, sebelum pelaksanaan final nantinya," terang Erbindo Eksekusi fisik tersebut dilakukan, menyusul eksekusi administrasi yang telah dilakukan pada Agustus 2009 silam, sesuai putusan Mahkamah Agung (MA) No 2642 K/ PID/2006 tertanggal 12 Februari 2007. MA memutuskan, lahan seluas 47 ribu hektar yang dikuasi KPPS Bukit Harapan, PT Tor Ganda, Koperasi Persub dan PT Torus Ganda untuk dikembalikan kepada negara. Terjawab sudah siapa pihak yang ditunjuk pemerintah mengelola lahan perkebunan yang terletak di lahan Register 40 di Kabupaten Padang L awas dan Padang Lawas Utara yang hendak dieksekusi terkait lahan yang selama ini dikuasai pengusaha DL Sitorus itu. Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Erbindo Saragih menerangkan bahwa Kementerian Kehutanan RI dihunjuk untuk mengelola lahan perkebunan

yang terletak di Register 40 tersebut . "Dari rapat yang kita gelar dengan beberapa lembaga negara beberapa waktu lalu, Menhut menunjuk Badan Pengelola Sementara yang dibentuk lembaga itu untuk mengelola lahan yang hendak kita eksekusi nanti," jawabnya. Tidak Benar Erbindo menegaskan bahwa pemerintah belum pernah menyerahkan lahan Regsiter 40 itu untuk dikelola pihak ketiga. "Jadi, soal adanya informasi lahan itu akan dikerjasamakan dengan swasta, tidak benar," katanya. Dia menambahkan, di Badan Pengelola Sementara itu beragam lembaga negara duduk sebagai pengurus, antara lain Kementerian Kehutanan RI, Balai Konservasi Sumber Daya Alam, dan Inhutani. "Jadi, nggak benar soal adanya pengusaha nasional yang mau menguasai lahan itu," tegasnya. Erbindo menerangkan, bahwa pelaksanaan eksekusi dijadwalkan di bulan Oktober tahun ini. Pihaknya saat ini sedang merumuskan dan mempersiapkan pelaksanaan eksekusi nanti bersama dengan Kementerian Kehutanan, Pemprovsu, Pemkab Padang Lawas, dan Poldasu dengan harapan, warga yang bermukim di lahan tersebut dapat menerima dan memahami bahwa eksekusi memang sebuah keputusann hokum sesuai dengan peraturan perundang-undangan. (FEL)

Kapoldasu Bantah Polisi Terima Upeti dari PT NBN Medan-andalas Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu), Irjen Polisi Oegroseno, mengatakan, pihak kepolisian tidak berhak memberikan izin operasional PT NBN Sumut. Dia juga membantah adanya pemberian upeti dari PT NBN kepada pihak kepolisian. "Terima kasih," jawab Kapoldasu kepada Starberita (grupnya andalas) saat dikonfirmasi mengenai bantahan PT NBN melalui media terkait pemberitaan salah satu media di Medan yang mengatakan PT NBN memberikan upeti kepada kepolisian terkait izin operasional. Izin PT NBN sendiri dikeluarkan oleh Kementrian Sosial RI 0818/ NBN/PST/VII/2010 dengan ketentuan yang berlaku bahwa setiap pelaksanaan beriklan/promosi Undian Gratis Berhadiah (UGB) diwajibkan mencantumkan nomor surat izin promosi: 726/PPSDS_SAP/VII/ 2010 terhadap produk yang akan dipasarkan. "Pihak kepolisian tidak punya hak untuk mengeluarkan izin perusahan

PT NBN. Yang berhak untuk mengeluarkan izin tersebut adalah instansi kepemerintahan seperti Departemen Sosial dan Dinas Pendapatan Daerah," ujar Kapoldasu yang juga dibenarkan oleh Kabid Humas Poldasu, Kombes Baharuddin Djafar kepada Starberita melalui selulernya, Senin (22/11). Sementara itu, Human Resource Manager PT NBN Sumut, Budi Arisandi SH, kembali menegesakan bahwa memang tidak ada suap antara PT NBN dengan pihak kepolisian, sebagaimana diberitakan oleh salah satu media di Medan. Sebelumnya, PT NBN Sumut dituding sebagai perusahaan yang tidak memiliki manajemen oleh PT NBN Distric Deli Serdang. Dikarenakan telah melakukan pemblokiran sistem online secara sepihak. Menanggapi hal itu, Budi menjelaskan, bahwa PT NBN merupakan perusahaan yang memiliki aturan yang memang harus dipatuhi. Menurutnya, tindakan Manager Distric Deli Serdanglah yang tidak patuh terhadap aturan tersebut, yakni

dengan mengeluarkan kupon undian penjualan produk yang tidak sesuai dengan aturan PT NBN. "PT NBN merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penjualan produk yang mengeluarkan struk undian gratis terhadap konsumen. Bukan seperti yang telah terjadi di Distric Deli Serdang, yang telah menyalahgunakan peraturan perusahaan dengan mengeluarkan kupon undian kepada konsumen atas pembelian produk," katanya. "Pemblokiran juga tidak dilakukan secara langsung, namun ada pemberitahuan dan ada pemanggilan terlebih dahulu," jelasnya. Budi menjelaskan, dikhwatirkan dengan adanya kupon undian berhadiah tersebut, masyarakat mengira PT NBN merupakan perusahaan bergerak di bidang perjudian. "Dikhawatirakan dengan adanya undian kupon itu instansi-instansi pemerintah maupun masyarakat berpandangan sisi negatif seperti dipemberitaan media cetak yang mempublikasikan PT NBN bergerak di bidang perjudian," katanya. (*)

2

Manajemen PD Pasar Harus Segera Dibenahi Medan-andalas Berbagai kalangan mendesak Perusahaan Daerah (PD) Pasar Medan membenahi keberadaan pasar tradisional yang ada di Kota Medan, karena mampu menjadi urat nadi perekonomian rakyat. Wakil Sekretaris Perastuan Pedagang Pasar Tradisional Medan (P3TM) Kota Medan, Syamsul, mendesak Pemko Medan lewat PD Pasar agar serius menangani pembenahan pasar tradisional, agar masyarakat kecil benar-benar mendapatkan tempat untuk mencari nafkah. "Jadikanlah pasar tradisional sebagai tempat belanja kaum menengah ke atas, sehingga dagangan usaha kecil dan menengah yang dijual di pasar tradisonal bisa laku," ujarnya di Medan, Senin (22/11). Menurut Syamsul, PD Pasar Medan selaku pengelola 53 pasar tradisional di Medan benarbenar menata pasar, sehingga tidak kalah bersaing dengan pusat perbelanjaan modern yang tengah menjamur di Kota Medan. Terbakarnya sejumlah pasar tradisional, kata dia, dapat dijadikan momentum untuk membenahi pasar-pasar tradisional, agar tidak ada lagi pedagang kaki lima yang digusur. Manajemen PD Pasar Terkait hal tersebut, di tempat terpisah Direktur Operasi (Dirop) PD Pasar Kota Medan HM Tahjuddin Nur mengatakan, untuk membenahi 53 pasar tradisisional yang ada di Medan PD Pasar, harus bebas dari intervensi, baik eksekutif maupun legislatif. "Kondisi pasar-pasar tradisional yang ada di Medan memang sudah mendesak untuk dibenahi. Tetapi selama menejemen dan organisasi PD Pasar sendiri belum dibenahi dan masih di bawah tekanan Pemko Medan, hal itu mustahil bisa dilakukan," kata Tahjuddin di kantornya. Menurutnya, selama manajemen dan operasional PD Pasar belum bisa mandiri dan bekerja secara profesional, kondisi pasarpasar tradisional di Medan akan tetap seperti sekarang ini, bahkan ke depan bisa lebih terpuruk lagi. Bahkan, katanya, jika dilihat dari potensi aset PD Pasar yang ada saat ini, sebenarnya sudah mampu bekerja secara profesional untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan dan memberikan pelayanan lebih baik kepada pedagang di pasar-pasar taradisional. "Selain itu, keuntungan atau dividen yang harus disetorkan kepada Pemko Medan sebagai komisaris di PD Pasar juga bisa ditargetkan lebih besar setiap tahunnya. Hanya saja manejemennya harus bebas dari interpensi, Pemko Medan cukup hanya memberi target kepada PD Pasar, berapa besar dividen yang bisa disetorkan ke kas Pemko Medan setiap tahunnya," tandasnya. Menurut Direktur Pengembangan dan SDM PD Pasar Medan Mahadi Pasaribu, sampai akhir tahun 2009 nilai aset PD Pasar tercatar sekitar Rp 48 miliar. Di antaranya, nilai tanah sekitar Rp23 miliar dan nilai bangunan sekitar Rp25 miliar. "Ini data sampai akhir tahun 2009. Kemungkinan selama tahun 2010 ini, nilai aset tersebut bisa jadi sudah menyusut karena dampak kebakaran yang terjadi selama tahun 2010 ini," kata Mahadi. (BEN)

Kespekri dan LIRA Awasi Chrismas Season 2010 Medan-andalas Kesatuan Pekerja Kristen Indonesia (Kespekri) Kota Medan bersama LSM Lumbung Imformasi Rakyat (LIRA) sepakat untuk membuat laporan ke pihak berwajib, jika ditemukan adanya dugaan korupsi dalam pelaksanaan Chrismas Season 2010 yang menghabiskan APBD Kota Medan mencapai Rp1,5 miliar. Demikian dikatakan Wakil Ketua Kespekri Medan Roder Nababan, SH didampingi pengurus lainnya kepada wartawan di Medan, Senin (22/11). Menurut Roder, Kespekri pada Sabtu (20/11) telah bertemu dengan Gubernur LIRA Sumut Rizaldi Mavi dan mengajak LIRA agar bersama-sama mengawasi dan memantau kegiatan Chrismas Season 2010 yang dananya berasal dari APBD Medan tersebut. "Gubernur LIRA pun mengaku heran dengan dana sebesar Rp1,5 miliar itu, padahal Ramadhan Fair dengan biaya Rp 2 miliaran sudah berlangsung selama sebulan penuh," kata Roder Nababan. Sebelumnya, Gubernur LIRA Sumut Rizaldi Mavi menyebut, sangat tidak etis jika kegiatan Chrismas Season Tahun 2010 yang akan digelar selama empat hari harus menghabiskan anggaran APBD Kota Medan sebesar Rp 1,5 miliar. Rizaldi Mavi pun menyambut baik permintaan Kespekri Medan agar bersamasama memantau pelaksanaan Chrismas Season 2010 dan jika ditemukan ada indikasi penyelewengan atau unsur korupsi akan dilaporkan bersama ke pihak penegak hukum. "Kami akan dalami dulu apa itu Chrismas Season. Tetapi jika hanya dalam 4 hari menghabiskan anggaran mencapai Rp 1,5 miliar sudah menjadi pertanyaan. Namun yang jelas kita bersama Kespekri sudah sepakat untuk memantau kegiatan tersebut," ujar Rizaldi Mavi. Sebelumnya Kespekri Medan mempertanyakan pelaksanaan Chrismas Season 2010 yang menghabiskan anggaran APBD hingga mencapai Rp 1,5 miliar. "Luar biasa hanya kegiatan 4 hari anggaran APBD Kota Medan harus terkuras Rp 1,5 miliar," kata Roder. Roder Nababan, SH pengacara yang selalu ditunjuk para calon kepala daerah di Sumut untuk menggugat Pilkada ulang ke Mahkamah Konstitusi (MK) itu pun menyebutkan, Kespekri telah membentuk tim untuk memantau sekaligus nantinya membuat laporan terkait pelaksanaan Chrimas Season Tahun 2010. Rencana pengawasan dari Kespekri ini pun didukung para hamba Tuhan, dan pendeta di Kota Medan, sebab dalam sosialisasi Chrismas Season yang digelar baru-baru ini para pendeta umumnya tidak menerima jika kegiatan Chrismas Season hanya 4 hari dan tanpa melibatkan seluruh denominasi gereja di Kota Medan. (BEN)


Selasa

MEDAN KITA

23 November 2010

harian andalas | Hal.

Warga Desa Lama Minta Pengaspalan Jalan

Puskesmas 24 Jam Belum Maksimal Medan-andalas Komisi B Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Medan mensinyalir, masih ada Puskesmas 24 jam yang belum maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Padahal program tersebut diperuntukkan guna meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Hal itu dikatakan Anggota Komisi B DPRD Medan Roma P Simare-mare, kemarin di gedung dewan, menanggapi keberadaan Puskesmas 24 jam. Untuk itu, ia meminta Wali Kota Medan memberikan ketegasan dalam pelaksanaan pelayanan Puskesmas 24 jam, agar bisa menjalankan fungsi pelayanannya dengan baik. Roma juga mengatakan, minimnya obatobatan dna masih kurangnya alat-alat kesehatan di Puskesmas. Untuk itu ia meminta kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan agar dapat melengkapinya. Ini agar Puskesmas tidak merujuk pasiennya ke rumah sakit kalau tidak benar-benar diperlukan. Terpisah, Plh Kadis Kesehatan Kota Medan drg Hj Usma Polita ketika dikonfirmasi terkait kabar yang menyebut dokter Puskesmas 24 jam tidak berada di tempat kerjanya, mengatakan baru mendengar kabar itu. “Puskesmas yang mana yang tidak ada dokternya. Biar bisa kita beri teguran dan sanksi. Karena Puskesmas 24 jam ini program pak wali kota untuk mewujudkan peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat,” ujarnya singkat. (YN)

Tim Terpadu Kehutanan Jangan Main Mata Medan-andalas Proses revisi penunjukan kawasan hutan di Sumut atau yang biasa dikenal dengan revisi SK Menhut 44/2005 telah memasuki tahapan verifikasi oleh tim terpadu yang dibentuk Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Dalam kaitan itu, diperoleh informasi bahwa tim terpadu sudah turun ke Sumut, dan bekerja kurang lebih hanya 2 minggu saja. Dalam waktu yang cukup singkat untuk meneliti seluruh kawasan yang diusulkan. Karenanya, Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri dari KSPPM, Petra, Walhi Sumut, KALi, Elsaka, Parpem GKPI, Pusaka Indonesia, Bakumsu, dan Patani meminta dan mendesak para anggota tim untuk bekerja profesional sesuai Permenhut No. 36/Menhut-II/ 2010 dan benar-benar mempertimbangkan kawasan yang diusulkan sesuai fakta lapangan dan prinsip ekologi. "Kami minta jangan sampai kemudian banyak pihak yang tersangkut kasus pidana kehutanan, apalagi tersangkut kasus korupsi akibat kerja anggota tim yang main mata," pinta juru bicara Koalisi Masyarakat Sipil (KMS), Jimmy Panjaitan, SH dalam siaran persnya yang diterima wartawan, Minggu (21/ 11). KMS menyatakan perlu mengingatkan tim, sebab usulan revisi ini sarat tarik-menarik kepentingan banyak pihak, yang lebih mengedepankan kepentingan ekonomi orangorang atau perusahaan tertentu. "Karenanya tim terpadu ini harus berada pada posisi yang independen sesuai keahlian tugas dan akademiknya, tidak terjebak dukung-mendukung kepentingan tersebut karena ada iming-iming," pinta Jimmy yang juga Sekjen KPHSU. Menurutnya, ada dua hal yang harus menjadi pertimbangan tim terpadu nantinya dalam melakukan verifikasi. Pertama bahwa kawasan hutan yang diusulkan untuk dikeluarkan seluas kurang lebih 600-an ribu hektar lebih mengutamakan investasi. Karena di atas kawasan-kawasan yang diusulkan tersebut sudah berdiri investasi di luar kegiatan kehutanan, seperti perkebunan, hotel atau tempat wisata. Sementara di satu sisi, wilayah adat (baik pemukiman, dan perladangan/hutan sebagai sumber ekonomi) yang keberadaannya jauh sebelum SK Menhut No. 44/2005 bahkan sebelum TGHK tidak menjadi pertimbangan. Kedua adalah, pertimbangan ekologis sangat minim dalam usulan tersebut dan bahkan cenderung terabaikan. Misalnya untuk Daerah Tangkapan Danau Toba, justru diminimalisir zona penyanggahnya. (REL/GUS)

3

andalas/ist

MENINJAU - Setiawan Sembiring (kiri) bersama warga Desa Lama dan Desa Baru meninjau kondisi jalan yang diinginkan warga agar diaspal.

Pancur Batu-andalas Masyarakat Desa Lama dan Desa Baru, Kecamatan Pancur Batu, Deli Serdang meminta agar Pemkab Deli Serdang melanjutkan pengaspalan Jalan Ali Palinduri yang masih belum tuntas. Jalan yang menghubungkan kedua desa menuju jalan besar Jamin Ginting sekira 1 kilometer dengan lebar 4 meter itu, merupakan jalan vital bagi ribuan warga yang ada di sana. Memang sebahagian sudah di aspal, tapi masih ada sekira 600 meter yang belum disapal. Keinginan itu disampaikan masyarakat kepada anngota DPRD Deli Serdang daerah pemilihan (dapil) VI Setiawan Sembiring, saat melakukan reses akhir pekan lalu. Kondisi jalan yang sudah dikeraskan tersebut saat ini sudah mulai rusak, terlebih di musim penghujan menjadi berlumpur. Hal itu bukan saja berdampak pada terhambatnya aktivitas warga termasuk

para anak sekolah yang hendak bersekolah juga sangat terganggu. “Kalau boleh secepatnya diaspal, karena semakin lama jalan yang sudah dikeraskan melalui swadaya masyarakat bisa rusak kembali,” ucap Hadir Sembiring, salah seorang tokoh masyarakat Desa Baru. Sembiring yang biasa disapa Bapak Eva menambahkan, jika nantinya jalan tersebut sudah diaspal, perekonomian masyarakat di sana juga akan sangat terbantu termasuk perkembangan pembangunan. Sementara itu, Setiawan Sembiring menyatakan akan menyampaikan aspirasi dan permintaan masyarakatnya ke Pemkab Deli Serdang. Wakil rakyat ini optimis apa yang diharapkan warga dapat terealilasi mengingat sebahagian jalan itu sudah diaspal beberapa waktu lalu oleh Dinas PU Deli Serdang. (TH)

DBD Merebak, Dinkes Dinilai Lamban Medan-andalas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan dinilai lamban menangani merebaknya kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) di daerah ini, meski angka jangkitan penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aegipthy itu terus menunjukkan peningkatan dalam beberapa pekan terakhir. Raveno, salah seorang warga di Medan, kepada wartawan kemarin mengatakan, pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan terkesan lamban menangani mewabahnya kasus DBD, padahal dalam beberapa pekan ini korban penyakit itu terus bertambah. "Kalau memang sudah mewabah, seharusnya langsung `difogging` jangan tunggu korban dulu. Saya terus terang tidak

mengerti tentang DBD, makanya saya kira anak saya hanya demam biasa. Memang saya dengar ada rumah warga yang `di-fogging` tapi kenapa tidak semua, rumah saya tidak ada disemprot," kata pria yang anaknya baru meninggal, Sabtu (20/ 11) akibat DBD. Warga yang tinggal di Kelurahan Sei Agul Medan Barat ini mengaku sebelumnya putranya yang bernama Rizky Ragil Hana-

bil sempat menjalani perawatan selama empat hari di RS Haji Medan. Hal yang sama juga dikatakan warga Adi Martiano, yang menyebutkan bahwa wabah DBD sudah mulai menyerang daerah sekitar tempat tinggalnya sejak awal November lalu. Kasus merebaknya DBD itu juga sudah disampaikian ke kelurahan melalui kepala lingkungan. "Waktu itu sudah saya sampaikan kepada kepala lingkungan dan selanjutkan disampaikan ke kelurahan. Tapi tidak tahu kenapa sampai sekarang sekitar daerah kami belum `difogging` juga," katanya. Sementara itu, Plh Kadis Keehatan Medan drg Hj Usma Polita, Senin (22/11) usai penca-

nangan Medan Bebas Tuli di RS Harapan Ibu, di Medan mengatakan, penanggulangan DBD ini tidak hanya tanggung jawab dinkes melainkan tanggung jawab bersama, baik pihak terkait maupun masyarakat. “Penanggulangan DBD perlu komitmen bersama, paling tidak setiap keluarga menjaga lingkungannya supaya bersih dengan melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) minimal satu kali seminggu. Karena PSN merupakan cara efektif dan efisien untuk memberantas jentik nyamuk terutama penyebab DBD. Di samping PSN, keluarga juga diminta untuk melaksanakan pola hidup bersih,” kata Usma. Menurutnya, Dinkes melalui

unit di puskesmas bekerjasama dengan kecamatan juga melakukan fogging untuk membunuh nyamuk dewasa dan PSN untuk membunuh jentik nyamuk. “Paling tidak PSN dilakukan di rumah masing-masing,” katanya. Tingginya kasus DBD ini juga diakui Kepala Puskesmas Glugur Darat Kecamatn Medan Timur, dr Retno Sari. Pada minggu kedua Nopember ini saja, katanya, ada 10 kasus DBD yang ditangani puskesmas tersebut. Sementara Kasubag Hukum dan Humas RS Pirngadi Medan Edison mengatakan, untuk bulan Nopember sebanyak 46 orang menjalani rawat inap dengan diagnosa DBD, kebanyakan warga Medan. (YN/ANT)

Setiap Tahun Ditemukan 5.200 Bayi Tuli SEKIRA 5.200 bayi yang lahir di Indonesia setiap tahunnya tuli. Dan, ini dapat mempengaruhi kualitas sumber daya manusia (SDM) ke depan. Karenanya, diperlukan upaya screening (pemeriksaan) yang serius dan terarah agar bayi dapat pulih serta bersekolah di sekolah biasa dengan kemampuan yang normal.

H

al itu disampaikan Wakil Wali Kota Medan Dzulmi Eldin pada pencanangan “Medan Bebas Tuli”, Senin (22/11) di RS Harapan Ibu, Medan. Tahun 2010, paparnya, visi rencana strategis adalah menekan angka bayi yang tuli hingga 50 % pada tahun 2015 dan 90 % pada tahun 2030. “Diharapkan rumah sakit umum, rumah sakit ibu dan anak, puskesmas dan puskesmas pembantu di Medan dapat menanggulangi bayi tuli dengan bersinergi dengan tim penanggulangan gangguan pendengaran dan ketulian,” tegas Eldin. Pada kesempatan itu, Eldin juga menyinggung masih banyaknya masyarakat yang berobat ke luar

negeri, bahkan juga dokter. ”Apa ini motivasi atau kepercayaan atau membutuhkan sesuatu yang baru, saya juga tidak mengetahuinya,” kata Eldin seraya menambahkan, saat ini ada 400 lebih dokter dari luar yang belajar di USU. Untuk itu, ia berharap ke depan agar rumah sakit terus berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Jangan ada lagi dokter diwakili asisten. Sementara Ketua Penanggulangan Gangguan Pendengar dan Ketulian Sumut, dr Delfitri Munir SpTHT (K) memperkirakan, 1 sampai 3 bayi yang lahir dari 1.000 per kelahiran bayi di Sumut menderita tuli. Diperkirakan, ada 30 bayi lahir menderita tuli setiap bulannya. “Delapan dari 4.000 bayi yang lahir di Medan setiap bulan diperkirakan menderita tuli,” ucapnya. Penyebab bayi tuli, jelas Delfitri, antara lain perkawinan keluarga yang terlalu dekat (factor genetik), infeksi ibu hamil selama masa kehamilan yang disebabkan oleh bakteri dan virus, terutama pada masa kehamilan 3 bulan pertama seperti virus toxoplasmosis, herpes atau cyphylis. Ini karena proses pembentukan syaraf pendengaran bayi di usia kehamilan terjadi pada 3 bulan pertama. Dia juga mengatakan, bayi bisa tuli jika saat ibunya hamil mengonsumsi

obat-obatan yang tidak melalui resep dokter. Penyebab lainnya, bayi lahir tidak cukup umur (prematur). “Kita melakukan pemeriksaan pada bayi baru lahir sebelum si ibu dan bayi pulang. Sudah ada yang berhasil dan sekolah di sekolah dasar serta ada yang sedang kuliah,” katanya. Sedangkan upaya medis yang dilakukan, menurut Delfitri, dengan melakukan deteksi dini terhadap pendengaran bayi yang baru lahir. Lalu pada usia 2 bulan, pendengaran bayi kembali dites. Bila sudah pasti si bayi menderita tuli, pada usia 6 bulan dipasang alat bantu speed therapy (latihan berbicara). “Di usia sekolah, si bayi sudah bisa bicara dan mendengar sehingga tidak perlu masuk sekolah luar biasa lagi,” ungkapnya. Sementara itu, Plh Kadis Kesehatan Kota Medan drg Hj Usma Polita mengatakan, akan menindak tegas dan memberikan sanksi bagi rumah sakit yang tidak mau bekerjasama dalam penanggulangan permasalahan tersebut. “Sekarang ada 65 rumah sakit swasta dan 2 rumah sakit pemerintah di Medan. Kita berharap tidak ada rumah sakit yang tidak mau bekerjasama dan rumah sakit mesti cepat tanggap dalam pencegahan dan penanganan

bayi tuli,” ujarnya. Namun saat ditanyakan mengenai pengadaan alat pendengaran yang mahal, apakah dapat ditanggung dalam Jaminan Pelayanan Kesehatan Medan Sehat (JPKMS), Usma Polita mengatakan, program JPKMS bisa menanggungnya, tapi pemerintah berupaya menekan agar pajak alat-alat kesehatan itu lebih murah. Sementara itu, Nobert Sitorus (48), ayah seorang penderita tuli, Rizki Ricardo Sitorus, mengatakan, anaknya yang lahir 3 Nopember 2001 lalu, diketahui menderita tuli waktu berusia 2 tahun. Saat itu anaknya tidak mendengar suara panggilan dan tidak mendengar suara gelas yang jatuh. Karena itu, dirinya membawa anaknya ke rumah sakit di Malaysia dan rumah sakit di Singapura . Di Singapura, anaknya menggunakan alat bantu dengar, karena waktu itu alat tersebut belum ada di Medan. Dari pihak rumah sakit di Singapura , anaknya disarankan untuk melakukan screening. Senada, Kafika, kini kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) USU, mengisahkan dulunya saat usia 2 tahun dirinya terdekteksi menderita tuli. Setelah menjalani screening, kini ia dapat belajar dan kuliah seperti anak normal lainnya. (YN)


Selasa 23 November 2010

HUKUM & KRIMINAL

harian andalas | Hal.

4

KILAS

Miliki Narkoba, Tiga Pemuda Ditangkap Tebing Tinggi-andalas Tiga pemuda masing-masing Feri Indraloka alias loka, (30), Herdiansyah alias Jek (26) keduanya Warga Jalan Danau Maninjau Lingkungan IV, Kelurahan Padang Merbau, Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi, dan Hariandi alias Andi (23) warga Jalan KF Tandean Lingkungan VI, Kelurahan Bulian, Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi ditangkap petugas Reserse Narkoba Polres Tebing Tinggi, Sabtu (20/11). Mereka ditangkap karena kedapatan memiliki narkoba jenis sabu-sabu. Saat ditangkap dari ketiga tersangka polisi menyita barang bukti berupa satu paket sabu-sabu, satu buah bong, dua buah dot bayi, empat buah pipet platik dan tiga buah kaca pin sabu. Di Mapolres Tebing Tinggi ketiga tersangka mengaku mengaku iseng karena ingin menghabiskan malam minggu. Mereka mengaku membeli sabu-sabu dari seorang pria berinisial GR (DPO) warga Kampung Bicara, Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi seharga 100.000. "Malam itu, saya ditelepon Loka, diajaknya untuk pesta sabu-sabu di rumahnya, bersama Herdiansyah, kata loka pada malam itu, dia lagi tidak ada duit, saya jawab, okelah uang dariku, tapi yang beli kau ya, dan si Herdianysah yang kita suruh mempersiapkan bongnya". Cerita tersangka Hariandi. Ketiganya yang kini telah berstatus tersangka diketahui masih ada ikatan persaudaraan (familired) gagal menghisap sabu sabu, lantaran keburu digerebek petugas Satnarkoba Polres Tebing Tinggi. (MET)

Pengedar Sabu-sabu Ditangkap Medan-andalas Petugas Reskrim Polsekta Medan Kota meringkus pengedar sabu-sabu, Sofyan alias Pian (26) warga Jalan Pipit XIII, Perumnas Mandala, Medan, Jumat (19/11) sekira pukul 17.30 WIB. Tersangka diringkus dari rumah kosong milik keluarganya di Jalan Pipit VI No.492, Perumnas Simalingkar, Medan. Dari tangan tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 10 paket kecil sabusabu, 1 bong (alat hisap), 2 mancis dan 1 potongan sedotan (pipet). "Tersangka merupakan bandar kecil dan ditangkap saat mengonsumsi sabu-sabu di rumah kerabatnya yang kosong," ujar Kapolsek Medan Kota AKP M Harry Sandy Sinurat SiK, Sabtu (20/11) petang. Dijelaskan Sandy , penangkapan tersebut juga didapat dari informasi warga, berikut ciri-ciri Sofyan. Saat itu, kata Sandy, diketahui tersangka sedang memakai sabu di sebuah rumah. Kemudian polisi langsung menggerebek dan berhasil menangkapnya. "Begitu digeledah, ditemukan 10 paket kecil yang disimpan dalam dompet kecil," kata Sandy. Ditegaskan, pihaknya kini mengejar bandar berinisial R yang memasok sabu kepada Sofyan. "Ciri-ciri dan identitasnya sudah kita ketahui," jelas Sandy. Ditambahkan, penangkapan terhadap para pengedar atau pemakai narkotika merupakan upaya memerangi penyakit masyarakat (pekat) yang kian meresahkan. Sebab, pekat semakin membuat resah. Sementara, tersangka mengaku sudah 2 bulan mengedarkan sabu. Setiap hendak membeli sabu, lebih dulu menelepon R dan janji jumpa di Sukaramai atau Perumnas Mandala. "Biasanya beli 10 paket dengan harga per paket Rp160 ribu. Paket itu dipecah dua dijual Rp100 ribu satu paket kecil. Tiga atau empat hari sudah habis," aku Sofyan. (HER)

K-SEMAR Laporkan Ketua TPK PNPM Mandiri ke Polisi Stabat-andalas Kelompok Study dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut melaporkan Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), H (42) ke polisi dalam kasus dugaan korupsi anggaran proyek PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat di Desa Pekubuan, Kecamatan Tanjung Pura. Laporan pengaduan dengan nomor : 92/KSEMAR/XI/2010 tertanggal, 22 Juni 2010 tersebut langsung diserahkan Koordinator K-SEMAR Sumut, Togar Lubis kepada Kapolsek Tanjung Pura, AKP Marham SH di ruang kerjanya, Senin (22/11). Usai menyampaikan laporan pengaduan, kepada wartawan Togar menuturkan, 2010 pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp162,530,000 untuk membangun infrastruktur pedesaan berupa pengerasan jalan sepanjang 2.450 x 2,5 meter dan pembuatan 2 unit gorong-gorong berdiameter 60x80 cm, yang terletak di Desa Pekubuan, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat. Dari jumlah tersebut, untuk anggaran upah kerja masyarakat dialokasikan sebanyak 559 Hari Orang Kerja (HOK) x Rp40,000, atau sebesar Rp22,360, 000. Namun menurut Togar, dalam pelaksanaan kerja tersebut terduga H hanya mempergunakan HOK sebanyak 213 atau dengan anggaran sebesar Rp8.520,000 dan membuat laporan proyek saat diserahterimakan kepada masyarakat dalam Musyawarah Desa Serah Terima (MDST) 100 % pada pertengahan Nopember 2010 bahwa HOK yang habis terpakai adalah sebesar 559. "Untuk itu, H diduga memanipulasi data jumlah dan jam kerja dalam laporannya sehingga HOK sebanyak 559 tidak tersisa. Padahal, setiap tahapan pengerjaan hanya 8 orang selama 8 hari dalam 3 tahap dan tahap IV hanya 7 orang selama 3 hari kerja," ujar Togar Lubis menjelaskan. Lebih lanjut ditambahkan Togar, berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan Pokja Investigasi K-SEMAR, dugaan manipulasi data HOK tersebut dilakukan oleh semua TPK yang ada di Kecamatan Tanjung Pura kecuali TPK Desa Lalang dan Desa Pantai Cermin. Kedua TPK tersebut malah mengerjakan proyek tersebut dengan kualitas dan volume diatas ketentuan yang telah ditetapkan. "Kami minta penyidik Polsek Tanjung Pura segera melakukan penyelidikan atas dugaan manipulasi data HOK tersebut dan menjerat pelakunya sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 UU RI Nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-undang No 20 tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 416 KUHPidana," ujarnya. (BD)

PEMUSNAHAN OBA OBATT ILEGAL Anggota DPD Parlindungan Purba (kanan), Kepala Pusat Penyidikan Obat dan Makanan Badan POM Rumonda Napitupulu (kedua kanan), Karo Korwas PPNS Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Pol Bung Djono (tengah) dan Kepala BBPOM Medan, Agus Prabowo (kedua kiri) menyulutkan api ke tumpukan obat tradisional ilegal dan kosmetik berbahaya yang dimusnahan, di Medan, Sumut, Sepekan yang lalu. Sebanyak 120 jenis obat tradisional ilegal dan kosmetik berbahaya sitaan BBPOM Medan dari tahun 2009-2010 dan diperkirakan senilai Rp 1,5 miliar. antara/irsan mulyadi

Dugaan Korupsi APBD Rp1,6 M

Kejatisu Periksa 20 Pejabat Pakpak Bharat Medan-andalas Tim penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumut (Kejatisu) sudah memeriksa sedikitnya 20 pejabat dan rekanan, terkait dugaan korupsi dana APBD Rp1,6 miliar di Dinas Pendidikan Pakpak Bharat. "Tim kami sudah memeriksa 20 pejabat dan non pejabat sebagai saksi," kata Kasi Penerangan Hukum/Humas Kejatisu, Edi Irsan Kurniawan Tarigan, SH, MH, Senin (22/11). Menurut Tarigan, hari ini, (Senin-red), tim penyidik memeriksa enam pejabat Pemkab Pakpak Bharat. Diantaranya, mantan Kepala Bidang Pen-

didikan Luar Biasa Dinas Pakpak Bharat, Sondang Brutu Cs. "Mereka semua diperiksa masih sebagai saksi. Langkah dilakukan penyidik bagian dari penyempurnaan dan memperkuat alat bukti yang sudah ada," tegas Tarigan. Begitupun dalam kasus ini, tambah Tarigan, tim penyidikan Pidsus, belum menetapkan

tersangka. "Kasus ini memang sudah tahap penyidikan, tapi tersangka belum diumumkan. Namun, kalau kasus sudah penyidikan, berarti alat bukti sudah memadai," tambah Tarigan. Tarigan menjelaskan, modus dugaan korupsi penggunaan dana APBD tahun 2007 senilai Rp1,6 miliar ke Dinas Pendidikan (Disdik) Pemkab Pakpak Bharat ini tidak bisa dipertanggung jawabkan. "Hasil pemeriksaan sementara bendahara mencairkan dana Rp1,6 miliar dari APBD digunakan untuk kegiatan di Dinas Pendidikan Pakpak Bharat, tapi tidak pernah dicatat dan tidak pernah dibuatkan SPJ-

nya," sambung Tarigan. Selain itu, Tarigan juga memaparkan kasus dugaan korupsi pembangunan perumahan dan kantor Dinas dan Pelayanan Pajak PBB Kabanjahe miliaran rupiah. "Ada, tiga tersangka kita tetapkan," kata Kasi Penerangan Hukum/Humas Kejatisu, Edi Irsan Kurniawan Tarigan. Tarigan mengatakan, ketiga tersangkan yaitu ME, DJ, dan DHI masing masing berkas terpisah. Mengatakan, modus perbuatan korupsi diduga dalam pembangunan itu tidak sesuai bestek dan mark up. Kerugian Negara masih diselidiki, pihak terkait.

Kejari Sergei Ekspos Kasus Korupsi di Kejatisu Medan-andalas Kejaksaan Negeri (Kejari) Serdang Bedagai mengekspos kasus dugaan korupsi Pemerintah Kabupaten Sergei di ruangan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Senin (22/11). Ekspos dugaan korupsi Pemkab Sergei itu adalah korupsi pada pengadaan tanah dalam proyek pembangunan Terminal dan Pasar Tradisional di Kecamatan Dolok Masihol tahun 2008. Kajari Sergei, Erwin Harahap didampingi Kasi Pidsus Novan Hardian dan Kasi Intel Trias Dewanto kepada andalas menerangkan pihaknya dipanggil Kajatisu Sution Usman Adjie guna menggelar ekspos hasil penyelidikan yang telah dilakukan Kejari Sergei dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Terminal dan Pasar Tradisional di Kecamatan Dolok Masihol Pemkab Sergei

itu. "Hasil ekspos inilah yang dijadikan dasar apakah status kasus dugaan korupsi itu dapat diteruskan atau dihentikan. Oleh Kejari Sergei sendiri berketetapan hati menginginkan agar kasus yang sudah diselidiki ini dapat dinaikkan menjadi penyidikan, sehingga Kejari Sergei segera menentukan tersangkanya," kata Kasi Pidsus Novan Hardian. Diterangkan, sebellumnya pihak telah memanggil dan memeriksa berbagai pihak terkait dugaan korupsi proyek pembangunan Terminal dan pasar Tradisional di Kecamatan Dolok Masihol Kabupaten Serdang Bedagai itu. Informasi yang diperoleh penyelidikan dugaan korupsi itu telah lama dilakukan Kejari Sergei terhitung beberapa bulan yang lalu. Adapun Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menggelola

proyek itu berada di Kabag Tapem Pemkab Sergei. Sedangkan SKPD yang mengerjakan Dinas Perhubungan dan Dinas Pasar Pemkab Sergei. Sumber anggaran berasal dari APBD Sergei tahun 2008 senilai Rp1,2 miliar rupiah. Dari hasil penyelidikan tim Intel dan Pidsus Kejaris Sergei, ditemukan adanya unsure kerugian Negara dalam proyek tersebut, yaitu pengadaan tanah lokasi terminal dan pasar yang dibangun. "Tim penyidik menemukan adanya unsure pidana korupsi dalam pengadaan tanah lokasi terminal dan pasar yang dibangun. Panitia dan Satker yang men gerjakan proyek itu menurunkan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) tanah, sehingga dihitung ada selisih harga mencapai Rp400 juta lebih," ungkap Rudi, salah satu anggota tim penyidik Kejari Sergei. (FEL)

Sedangkan, untuk penyempurnaan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kasus dugaan korupsi pengadaan alat-alat kesehatan dan obat-obat di Dinas Kesehatan Pemkab Nias Selatan dana APBD 2007 senilai Rp 3,5 miliar. Kejatisu kembali memeriksa tiga tersangka. Ketiganya tersangka, Albertus Manao (Ketua Panitia Pengadaan Lelang), Christian Hondo (Pejabat Pembuat Komitmen) dan Kendi Damanik (rekanan) terkait kegiatan pengadaan alat dan obat di Dinkes Nisel diperiksa sejak pagi hingga menjelang sore di ruang tindak pidana khusus. (FEL)

Polsek Rambutan Tangkap Pencuri Mesin Bor Tebing Tinggi-andalas Petugas Reskrim Polsek Rambutan berhasil menangkap satu dari tiga komplotan pencuri spesialis mesin bor di kawasan Jalan Gunung Martimbang, Kelurahan Lalang, Kecamatan Rambutan, Minggu (21/11). Tersangka AAD (17) warga Jalan KF Tandean, Kelurahan Bandar Sakti, Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi itu ditangkap saat beraksi di rumah Mayuriddin. Sementara dua anggota komplotannya berhasil meloloskan diri. Keterangan diperoleh, tersangka merupakan Target Operasional (TO) Kepolisian Sektor Rambutan. Menurut catatan polisi, tersangka dan komplotannya sudah 14 kali melakukan aksi yang sama. Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku mencuri mesin bor untuk biaya pacaran. "Kami mencuri mesin bor air untuk dijual dan uangnya untuk biaya pacaran," ujarnya. Sementara Kanit Reskrim Polsek Rambutan, Aiptu T Sitorus mengatakan, hasil pemeriksaan di Mapolsek, mereka mencuri karena kurangnya pengawasan orang tua dan mereka lakukan secara berulang-ulang. Guna pengusutan, tersangka bersama barang bukti satu unit mesin bor diamankan di Mapolsek, sementara kedua rekan tersangka yang meloloskan diri dalam dalam pengejaran. (MET)

Pembunuh Tiga Warga Labuhan Deli Dihukum 20 Tahun Penjara Agus Setyawan (29) terdakwa dalam perkara pembunuhan tiga warga Labuhan Deli akhirnya divonis 20 tahun penjara pada sidang putusan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam, Jum'at (19/11) lalu.

V

onis 20 tahun penjara yang dijatuhkan majelis hakim diketuai Oloan Silalahi SH terhadap warga Dusun I, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Deli Serdang itu, lebih ringan dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Lukas A Sembiring SH yang sebelumnya menuntut terdakwa dengan hukuman mati. Ada pun cara terdakwa membunuh ketiga korban dengan cara menyiram tubuh korban dengan bensin lalu membakarnya hingga meninggal dunia. Ketiga korban masing-masing,

Syahrial, Jarwo Sampurna dan Arman Effendi, ketiga terdakwa juga warga Dusun I, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. Sesuai dengan surat tuntutan yang dibacakan JPU, Lukas A Sembiring SH dan Eva VS SH, pada persidangan sebelumnya yang digelar pada, 16 Nopember 2010 lalu menyebutkan, sebelum kejadian terdakwa Agus Setiawan baru pulang kerja, Jum'at (22/1). Ketika itu sekitar Pukul 22.30 WIB. terdakwa melintas di kawasan Jalan Veteran No 8 E Lorong Sukoharjo Gang Aman Dusun I, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli dan bertemu dengan korban Syahrial di lapangan badminton. Pada saat itu korban Syahrial mengatakan kepada terdakwa, "Lo kang, baru pulang kerja, udah sana ngantar air," kata korban. Mendengar hal itu terdakwa diam saja dan langsug pulang ke rumah lalu kembali ke lapangan badminton. Melihat kedatangan terdakwa,

korban lalu berteriak dari jarak 10 meter seraya mengatakan "lo kang, kok nggak mandi?". Mendengar hal itu terdakwa menjawab, "Bising kali". Lalu korban kembali menjawab memang beginilah dirinya. Namun terdakwa tidak menanggapinya, selanjutnya korban pergi dan melintas di depan terdakwa seraya mengatakan "kalau apa, nggak usah main di Sukoharjo". Pada saat itu timbul niat terdakwa untuk menakut-nakuti korban Syahrial, dengan membeli bensin dalam botol air mineral dan mancis. Selanjutnya terdakwa mencari korban Syahrial ke rumahnya namun tidak bertemu. Terdakwa kembali mencari dan ketemu korban Syahrial disalah satu rental play stasion. Pada saat itu korban sedang duduk-duduk bersama temannya, Jarwo Sampurno, Arman Effendi, saksi korban Irpan Bahri alias Irpan dan Guruh Putra Panca. Sesaat kemudian terjadi pertengkaran diantara korban dengan terdakwa. Dalam pertengkaran itu, secara tiba-tiba terdakwa menyiram

bensin ke tubuh korban Syahrial dan mengenai korban Jarwo dan Arman Effendi, selanjutnya terdakwa menyalakan mancis dan membakar korban. Sesuai surat kematian dari Rumah Sakit Imelda Pekerja Indonesia No II/ RSU.IPI/II/2010 tanggal 1 Februari 2010 ditandatangani Dr Syahrir menyatakan, bahwa korban Syahrial meninggal dunia. Sementara korban Jarwo meninggal pada 29 Januari 2010 sesuai surat kematian dari RSU Mitra Medika pada 29 Januari 2010 yang ditandatangani Dr Daslan. Kemudian korban Arman Effendi meninggal dunia pada 2 Februari 2010 sesuai surat kematian dari RSU Marta Friska No 014/MF-II/10 yang ditandatangi Dr Jung Khai MARS. Lindung Siagian SH, penasihat hukum terdakwa Agus Setiawan saat dikonfirmasi usai sidang mengatakan belum mengetahui apakah akan mengajukan upaya banding atau tidak atas vonis dari Majelis Hakim tersebut. (BOB)


Selasa

EKONOMI-BISNIS

23 November 2010

Semen Andalas Dipercaya di Banyak Proyek Prestisius

andalas/gusliadi

Medan-andalas Semen Andalas saat ini telah dipercaya dan digunakan di banyak proyek prestisius di Sumatera Utara, Aceh, Riau, dan Kepulauan Riau yang menjadi wilayah utama pemasaran semen produksi PT Lafarge Cement Indonesia (LCI) itu. "Ini berkat kualitas dan keunggulan Semen Andalas yang kami produksi dibanding produk semen lain," kata Direktur Marketing PT LCI Budi Dermawan di Medan, Jumat (19/11). Budi menyebutkan, beberapa proyek prestisius yang mempergunakan Semen Andalas di antaranya pembangunan Bandara Kuala Namu, Bandara Iskandar Muda (Aceh), SUN Plaza Medan, Bendungan Sei Ular (Deli Serdang), Museum Tsunami (Aceh), Objek Wisata Hill Park Sibolangit, dan berbagai perumahan mewah. Menurutnya, konsumen sering kali mengabaikan pemilihan semen untuk konstruksi bangunan. Bahkan kerap menganggap semua semen memiliki kualitas yang sama. Padahal kenyataannya tidak demikian. "Dalam memilih semen berkualitas ada beberapa kriteria yang harus dimiliki ataupun dihasilkan oleh semen yang akan digunakan. Ini yang harus diketahui konsumen sebelum memilih semen," ujar Product Development Manager LCI Palty Hengky Anakampun yang mendampingi Budi Dermawan dalam kesempatan itu. Dia menyebutkan, kriteria tersebut antara lain kekuatan dan ketahanan bangunan (durability) yang akan dibangun, kehalusan hasil pekerjaan (smoothness) yang dihasilkan, dan kemudahan dalam pengerjaan (workability). "Dari seluruh kriteria tersebut ada pada Semen Andalas. Inilah keunggulan Semen Andalas dibanding produk semen lainnya," terang Palty. Menurutnya, Semen Andalas yang diproduksi sejak tahun 1996 ketika masih di bawah bendera PT Semen Andalas Indonesia, dalam lima tahun terakhir setelah di bawah pengelolaan LCI terus berinovasi baik dari segi kualitas produk maupun kemasannya. Saat ini ada dua tipe Semen Andalas yang diproduksi LCI. Pertama, tipe OPC atau Ordinary Portland Cement. Semen tipe ini banyak diaplikasikan untuk pengerjaan kontruksi rumah, perkantoran, jembatan, jalan, runaway dan apron bandara, panel beton, dan kontruksi bangunan lainnya. Sementara tipe kedua, PCC atau Portland Composit Cement (PCC) disebut juga semen multifungsi karena selain dapat diaplikasikan untuk berbagai kegunaan yang sama dengan OPC, semen tipe ini mempunyai banyak kelebihan. Seperti daya lekat lebih baik, hasil plesteran dan acian lebih bagus, mudah dalam pengerjaan, mudah diaduk, hasil kedap air lebih baik, dan hasil permukaan lebih halus. Targetkan 2 Juta Ton Direktur Sales & Logistic LCI Haryanto Chandra menambahkan, tahun 2011, LCI menargetkan dapat menyuplai 2 juta ton Semen Andalas untuk pasar di empat provinsi pulau Sumatera meliputi Aceh, Sumatera Utara, Riau, Riau Kepulauan. Hingga Oktober 2010, total angka penjualan produk Semen Andalas di keempat provinsi telah mencapai 1,5 juta ton. Diperkirakan hingga akhir tahun ini Semen Andalas akan terjual sebanyak 1,65 juta ton. "Kami optimis tahun depan penjualan produk Semen Andalas naik 6 hingga 10 persen di empat provinsi ini, menjadi sekitar 2 juta ton" kata Direktur Sales & Logistic PT LCI Haryanto Chandra, akhir pekan lalu di Medan. Selain didukung pabrik Semen Andalas di Lhoknga, Aceh yang pada kuartal I tahun depan mulai beroperasi penuh dengan kapasitas produksi antara 1,5 juta sampai 1,6 juta ton, pabrik semen grup Lafarge di Langkawi dan Kantan, Malaysia, juga siap menyuplai pasokan ke pasar di empat provinsi. "Untuk produk kita gak ada masalah. Kapasitas produksi kita bisa sampai di atas 3 juta ton. Kita siap memasok berapapun kebutuhan pasar di empat provinsi," kata Chandra. (GUS)

5

PT Sorik Mas Diminta Hengkang dari Madina Panyabungan-andalas Aksi penolakan masyarakat terhadap keberadaan perusahaan tambang emas PT Sorik Mas Mining di Kabupaten Mandailing Natal kembali terjadi pada Senin (22/11).

PENJELASAN - Jajaran Pimpinan PT Lafarge Cement Indonesia, dari kiri ke kanan, Direktur Marketing Budi Dermawan, Direktur Sales & Logistic Haryanto Chandra, dan Product Development Manager Palty Hengky Anakampun saat memberikan penjelasan di Medan, Jumat (19/11).

harian andalas | Hal.

Kali ini ribuan warga Kecamatan Nagajuang berunjuk rasa di Gedung DPRD Mandailing Natal (Madina) menuntut agar DPRD merekomendasi penolakan PT Sorik Mas Mining menambang emas di wilayah Kecamatan Nagajuang dan sejumlah kecamatan lain di Madina. Masyarakat Kecamatan Nagajuang juga mendesak PT Sorik Mas Mining hengkang dari "Bumi Madina" sebab menurut masyarakat kehadiran perusahaan penamba-

ngan emas itu telah memecahbelah masyarakat dan merusak ekosistem lingkungan di Madina. Ribuan pengunjuk rasa tersebut datang ke Gedung DPRD Madina dengan berjalan kaki. Aksi mereka mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian yang terus berjagajaga mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan terjadi. Kericuhan sempat terjadi saat pengunjuk rasa meminta agar anggota dewan hadir menemui pengunjuk rasa.

Namun kericuhan reda setelah ketua dan sejumlah anggota DPRD lainnya menemui para pengunjuk rasa. Di hadapan ketua dan sejumlah anggota dewan, warga menyampaikan tuntutannya yang intinya menolak segala bentuk aktivitas perusahaan penambangan emas milik investor Australia itu di Kabupaten Madina. "PT Sorik Mas Mining harus hengkang dari bumi Madina dan itu harga mati!" teriak sejumlah pengunjuk rasa. Warga juga mengungkapkan salah satu areal penambangan PT Sorik Mas Mining berada di tanah ulayat atau tanah adat masyarakat Kecamatan Nagajuang yang tidak jelas apa kompensasinya bagi masyarakat.

Selain itu wilayah operasi perusahaan itu juga masuk ke kawasan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) sehingga dikhawatirkan akan membuat kerusakan fatal terhadap ekosistem hutan dan lingkungan di wilayah Madina. Masyarakat menilai keberadaan PT Sorik Mas Mining tidak memberikan keuntungan apapun kepada warga. Justru lahan-lahan masyarakat kini dicaplok untuk kepentingan eksploitasi yang konon atas dasar adanya surat keputusan presiden tahun 1998. Karenanya para pengunjuk rasa mengecam keras surat keputusan presiden yang memberikan izin PT SMM untuk beroperasi di wilayah Madina. Mereka meminta Presiden

SBY meninjau ulang keputusan tersebut. Sejumlah tokoh perwakilan desa Kecamatan Nagajuang selanjutnya diterima pimpinan dewan di ruang rapat paripurna untuk menyampaikan aspirasinya. Menanggapi tuntutan para pengunjung rasa, pihak DPRD berjanji segera menindaklanjutinya dengan berkoordinasi dengan Bupati Madina. Usai aspirasinya diterima pihak dewan, ribuan warga Kecamatan Nagajuang itu membubarkan diri dengan tertib. Sebelumnya, puluhan mahasiswa Madina dari elemen Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) juga mengelar aksi yang sama di Kantor PT Sorik Mas Mining. (OI)

PPPI Pengda Sumut akan Rakerda

Pemko - Perusahaan Periklanan Diharapkan Bersinergi Medan-andalas Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (PPPI) Pengda Sumut pada Kamis, 25 November ini akan menggelar rapat kerja daerah (rakerda) di Balai Tiara Convention Hall Jalan Cut Mutiah, Medan. Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap dijadwalkan membuka pelaksanaan rakerda ini. Hal itu dikemukakan Ketua PPPI Pengda Sumut Ir H Edy Koesriadi didampingi Ketua Panitia Rakerda Roni Radius SE, Sekretaris Panitia Habibullah Hasibuan, Steering Comite Sofyan Nasution, Bendahara Rakerda Rudi Ompusunggu SE, Hasan Pulungan ST, Arch, Yuni Piliang, dan Ir Abdullah Amra, kemarin di Medan. Koesriadi menjelaskan rakerda ini dimaksudkan untuk menyusun program-program yang dapat memudahkan para anggota PPPI Sumut sehingga ke depan apapun permasalahan yang dihadapi dapat dicarikan solusinya. Bukan hanya itu, hasil rakerda itu akan dirumuskan bersama sehingga antara pemerintah dengan PPPI dapat saling bersinergi untuk memajukan berbagai program yang diharapkan dapat menguntungkan semua pihak. Salah satu agenda yang akan dibahas dalam forum rakerda nantinya, kata Koesriadi adalah segala hal berkaitan dengan teknis di lapangan baik itu menyangkut perizinan dan lainnya seputar periklanan. Diterima Wali Kota Terkait pelaksanaan rakerda, Panitia Rakerda PPPI Sumut pada Jumat (19/11) pagi diterima Wali Kota Rahudman Harahap di Kantor Wali Kota Medan. Rahudman dalam kesem-

Harga Bokar di Sumut Capai Rp33.500/Kg

andalas/ist

BERSAMA WALI KKOOTA - Jajaran Pengurus dan Panitia Rakerda PPPI Pengda Sumut diabadikan bersama Wali Kota Drs H Rahudman Harahap usai diterima beraudiensi di Kantor Wali Kota Medan, Jumat (19/11). patan itu mengharapkan partisipasi aktif dari PPPI Sumut dalam pembenahan dan penataan Kota Medan agar lebih indah. Beberapa kebijakan yang telah dilakukan pihaknya, di antaranya mengajak perusahaan periklanan di Kota Medan untuk mendukung program pembenahan dan penataan yang dilakukan pemko. Secara pribadi Rahudman yang didampingi Kadis Pertamanan Kota Medan Ikhsar Risyad Marbun mengaku tidak bermaksud melakukan diskriminasi terhadap beberapa perusahaan papan reklame terutama pada saat melakukan penertiban beberapa titik papan reklame di Kota Medan beberapa waktu lalu. Hal ini menurutnya dilakukan demi menjaga estetika Kota Medan ke depan. Maka itu pihaknya tengah melakukan serangkaian kebijakan yang akan dilakukan untuk memperindah kota. Melalui PPPI inilah diharapkan hal itu dapat diwujudkan sehingga visi dan

misi Kota Medan menuju kota metropolitan tetap memiliki daya estetika yang baik. Dengan tegas Rahudman yang juga didampingi Kabag Humas Pemko Medan Hanas Hasibuan menyatakan tekadnya untuk menjadikan Medan kota yang indah. Rahudman dalam kesempatan itu sangat berharap pelaku bisnis advertising dan EO bersinergi dengan pemko untuk membangun satu kawasan tertib reklame yang didukung dengan pemasangan lampu untuk dijadikan sebagai kawasan percontohan. Akan Berbeda Sementara itu Oddy mengungkapkan, rakerda kali ini akan berbeda dengan tahuntahun sebelumnya karena dihadiri seluruh anggota dan calon anggota PPPI baik dari perusahaan advertising, event organizer, printing, dan Radio SPS. Menurut Oddy pertumbuhan dunia periklanan saat ini cukup tinggi dan teknologi juga berperan penting dalam kemajuan periklanan. Ini dapat dilihat dari hasil survei beberapa perusahaan per-

iklanan sehingga dibutuhkan misi dan visi yang sama untuk menghadapi era persaingan global dalam bisnis periklanan di masa mendatang. Untuk itu mau tidak mau PPPI Pengda Sumut juga harus melakukan terobosan dengan mengajak seluruh perusahaan periklanan duduk bersama dalam forum rakerda. Apalagi periklanan selama ini telah mampu menyumbang bagi pendapatan asli daerah (PAD) di setiap kota, di samping mampu menampung ratusan tenaga kerja. Oddy menyebutkan, Dir Intelkam Poldasu (perizinan event), Ketua Umum PPPI Pusat, Kadis PU Bina Marga Provsu, Kadis Pertamanan Kota Medan, dan Ketua PPPI Sumut akan tampil sebagai pembicara mengisi acara rakerda. Rakerda ini juga dimaksudkan untuk menghimpun, membina, dan mengarahkan segenap potensi perusahaan periklanan agar secara aktif, positif, dan kreatif turut serta mewujudkan cita-cita dengan persaingan yang sehat dan bertanggung jawab. (GUS)

Medan-andalas Harga bahan olah karet kadar kekeringan 100 persen di pabrikan Sumatera Utara sudah mencapai Rp32.500-Rp33.500 per kg. Harga itu menyusul bertahan menguat dan tren naiknya harga ekspor karet jenis SIR20 atau 4,32 dolar AS per kg di bursa Singapura pada 19 November 2010. "Harga ekspor SIR (Standar Indonesia Rubber) yang berada di kisaran 4 dolar AS per kg beberapa bulan terakhir ini memang dinilai cukup bagus dan harga itu langsung berpengaruh ke harga bokar (bahan olah karet) di lokal," kata Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut, Edy Irwansyah, di Medan, Senin. Sebelumnya harga bokar di pabrikan Sumut masih bertahan di kisaran Rp30.500 per kg. Harga karet yang mencapai 4an dolar AS per kg itu tercatat merupakan harga tertinggi sejak perang dunia kedua. Harga karet alam itu diduga bisa meningkat lagi, meski pada penutupan di bursa Singapura (Sicom), Jumat lalu, harga ekspor untuk pengapalan Januari dan Februari 2011 tertekan sedikit atau tinggal menjadi 4,315 dolar AS per kg. Pedagang karet Sumut, M Harahap mengatakan, pedagang masih kesulitan mendapatkan getah dari petani. Selain produksi yang masih saja tetap ketat, kecenderungan turunnya hujan di daerah sentra produksi juga membuat ketersedian getah masih belum memadai. (ANT)


EKONOMI-BISNIS

Selasa 23 November 2010

harian andalas | Hal.

6

Manajemen Garuda Indonesia Diminta Profesional Medan-andalas Anggota DPD Perwakilan Sumatera Utara Dr H Rahmat Shah meminta manajemen maskapai Garuda Indonesia tetap profesional dalam memberikan pelayanan dan kenyamanan kepada calon penumpang. Pasalnya maskapai Garuda Indonesia dinilai telah merugikan banyak pihak. “Bayangkan saja, para penumpang kan memiliki tujuan dan kesibukan masing-masing. Seperti ingin melakukan bisnis, temu janji, dan mungkin akan melanjutkan penerbangan lainnya sesampainya di Jakarta,” tegas Rahmat Shah yang termasuk salah seorang calon penumpang Garuda Indonesia yang merasa dirugikan akibat keterlambatan Garuda Indonesia, Senin (22/11). Seyogianya menurut Rahmat Shah, dia akan bertolak ke Jakarta dengan GA-183 pukul 08.40 WIB. Namun, karena masih bermasalahnya maskapai Garuda Indonesia yang merupakan maskapai tertua di republik ini, akhirnya Rahmat Shah dan sejumlah penumpang lainnya diberangkatkan dengan GA-189 yang ber-

AC

tolak pukul 10.40 Wib. Menurut Rahmat Shah, awalnya para penumpang yang kesal dengan penundaan maskapai tersebut, sempat ingin memukul meja dan memecahkan kaca di counter check-in. Namun Rahmat Shah berupaya menenangkan para penumpang lainnya hingga akhirnya mau mengerti dengan keadaan saat itu. Di bagian lain, Rahmat Shah juga sangat menyesalkan manajemen Garuda Indonesia yang melayani rute Melbourn, Australia dua pekan lalu. Saat itu dia baru menghadiri Festival Indonesia mewakili DPD-RI. Usai acara pembukaan, katanya, seluruh penumpang bermaksud pulang ke negara masing-masing. Namun sampai di

bandara di Australia, pesawat Garuda Indonesia yang akan membawa mereka tujuan Indonesia tidak ada di bandara. Penerbangan pun dibatalkan tanpa pemberitahuan. “Penundaan itu sampai berlangsung 2-3 hari tanpa diberikan kompensasi berupa makan, transport, dan perhotelan," ungkap Rahmat Shah dengan sangat kecewa. Untuk itu dia berharap kepada manajemen Garuda Indonesia untuk menyadari ketidakprofesionalannya dalam melayani para penumpang karena persaingan penerbangan dewasa ini makin ketat dan harus bersaing sesuai aturan standar internasional. Terpisah, General Manager Garuda Indonesia Cabang Medan Muchwendi Haharap yang ditemui di Terminal Keberangkatan Dalam Negeri Bandara Polonia mengakui keterlambatan yang terjadi pada maskapai Garuda Indonesia dua hari terakhir ini disebabkan adanya perubahan sistem pergerakan pesawat, pergerakan awak kabin, dan perputaran jadwal penerbangan. (RIL)

Dream Team Sales Penting Bagi Perusahaan Medan-andalas Seiring dengan akan berakhirnya tahun 2010, perusahaan apapun bentuk dan bisnisnya sudah perlu menyusun visi maupun target-target yang akan dicapai tahun 2011. Tidak cuma itu, suatu perusahaan juga sudah seharusnya membentuk dream team sales (tim penjualan impian) untuk mendukung upaya pencapaian visi maupun target-target tersebut. Hal itu dikemukakan James Gwee saat tampil sebagai pembicara pada seminar sales akhir tahun 2010 bertopik "Dream Team Sales" yang berlangsung di Grand Angkasa International Hotel, Medan, Sabtu (20/11). Dalam seminar yang berlangsung mulai pagi hingga sore itu, James Gwee juga memberikan tips-tips praktis untuk membentuk tim penjualan impian kepada 400-an peserta. "Untuk bisa mencapai sesuatu tahun 2011, akhir tahun ini sudah harus dibentuk dream team sales sesuai dengan yang diinginkan. Tapi yang pertama kali dilakukan adalah menyusun visi, kemudian membentuk dream team sales yang tepat. It always begins with a vision. First, mental creation, and than actually creation," ujarnya. Agar dream teams sales bisa bergerak lebih jelas, James Gwee minta supaya target-target perusa-

andalas/ist

PENJELASAN - James Gwee memberikan penjelasan di hadapan ratusan peserta seminar akhir tahun di Medan tentang pentingnya perusahaan membentuk Dream Team Sales. haan juga harus jelas, seperti increase sales revenue, increase sales volume, increase profit, get more customer by penetration new markets, expand existing customer, expand new market, atau optimized existing customer. Ia mencontohkan bagaimana perusahaan menetapkan target yang jelas, seperti peningkatan profit 30 persen. Profit tersebut menurut James Gwee adalah tujuan owner, namun bagi karyawan atau sfaf lainnya, profit adalah akibat dari

KARYA TEKNIK

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT

Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

Hub. 0813 7040 9999

DIBELIDENGANHARGATINGGI TV - PS - DVD - Sound System - Laptop - AC - Kulkas, Dll Hub. CV. GRIYA ELEKTRONIK/BABE

Jl. Gaperta B6 Tel. 8450085, FL. 76660300

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

segala upaya yang dilakukan. "Setelah target cukup jelas, misalnya profit 30 persen, maka sales manager bisa membuat upaya yang lebih detail, apakah meningkatkan omzet penjualan, meningkatkan volume penjualan, menaikkan harga jual sedikit, meningkatkan penjualan produk utama, mendorong penjualan produk tambahan, atau mengarahkan pelanggan yang sudah ada membeli produk yang lebih mahal (increase value per transaction), atau menata sales margin yang lebih masuk akal,” urainya. (GUS)


Selasa 23 November 2010

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Selasa 23 November 2010

JADWAL DAN DATA PERTANDINGAN

Liga Champions 24/11 24/11 24/11 24/11 24/11 24/11 24/11 24/11

02:45 Spartak Moscow vs Marseille 02:45 Ajax vs Real Madrid 02:45 Auxerre vs AC Milan 02:45 Basel vs CFR Cluj 02:45 Braga vs Arsenal 02:45 Chelsea vs MSK Zilina 02:45 FK Partizan vs Shaktar Donetsk 02:45 Roma vs Bayern Munchen

0:0 ¼:0 ¼:0 0:1 ½:0 0:2 ¾:0 0:½

* Data Sewaktu-waktu Bisa Berubah

KILAS

Kecil Kemungkinan Vettel Gabung Ferrari Berlin-andalas Red Bull mengatakan bahwa Sebastian Vettel punya mimpi memperkuat Ferrari. Meski begitu kemungkinan bahwa juara dunia 2010 itu bergabung tim Kuda Jingkrak sangat kecil. Akhir pekan lalu, Vettel mengatakan bahwa ada dua tim yang merupakan tim yang merupakan "masa lalu, masa kini, dan juga masa depan Formula 1". Pembalap Jerman itu menyebut Ferrari dan Mercedes sebagai tim yang masuk dalam kategori tersebut. Tidak ada nama Red Bull yang disebut oleh Vettel. Pihak "Banteng Merah" pun mengakui bahwa pembalap berjuluk Baby Schumi itu punya keinginan untuk memperkuat Ferrari. Konsultan Red Bull Dr. Helmut Marko menilai bahwa kecil kemungkinan tim asal Italia itu merekrut Vettel. Hal ini terkait dengan kebijakan Ferrari yang, meski itu kadang tak diungkapkan tim Kuda Jingkrak secara terang-terangan, dalam kurun waktu satu dekade terakhir yang menggunakan sistem pembalap pertama dan kedua..(DTC)

Benitez: Eto'o Diprovokasi! Verona-Andalas Banyaknya kritik yang menyudutkan Samuel Eto'o membuat allenatore Rafael Benitez angkat bicara. Dia menyebut Eto'o hanyalah korban provokasi yang membuatnya lepas kontrol. Interisti tak hanya kecewa dengan kekalahan Inter Milan 1-2 dari Chievo, Minggu (21/11). Peristiwa sundulan Eto'o terhadap bek Bostjan Cesar bisa menjadi tambahan pil pahit buat La Beneamata. Kejadian tersebut mengingatkan publik pada memori final Piala Dunia 2006 ketika Zinedine Zidane yang lepas kendali menyundul dada bek Timnas Italia, Marco Materazzi, yang kemudian berbuah kartu merah. Bedanya kali ini sundulan Eto'o lolos dari pengawasan wasit dan ofisial pertandingan. Namun, Et'o diyakini tak akan lolos dari sanksi Lega Calcio lantaran peristiwa tersebut tertangkap kamera. Mendengar banyaknya pernyataan yang menyudutkan anak asuhnya, Benitez pun tak tinggal diam. (OKZ)

8

Ajax vs Real Madrid

Ajax-andalas Kekalahan Ajax dari Real Madrid yang dibarengi kemenangan AC Milan di kandang Auxerre akan memastikan I Rossoneri menemani El Real ke fase knock-out. So, pada matchday ke-5 Liga Champion Grup G, Rabu (24/11) dinihari WIB nanti, Ajax bakal mati-matian menghindari skenario seperti ini. Sejarah pertemuan kedua tim memang mutlak mengunggulkan Ajax dengan

Dari rilis resmi yang dikeluarkan rekor 4-1-2. Akan tetapi, kekalahan tim dokter El Real, Gonzalo Higuain 0-2 di Santiago Bernabeu pada dan Sami Khedira sudah pasti absen metchday pembuka menunjukkan karena cedera punggung dan bahwa Madrid edisi kini tak lagi hamstring. Marcelo juga mudah tunduk pada Ajax. disangsikan turun dengan alasan Selain dijejali pemain berkualitas cedera. tinggi, Real Madrid juga dibesut Tanpa Higuain yang telah Jose Mourinho, pelatih yang musim menyumbangkan 10 gol, dan lalu mengantar Inter Milan mejuarai Khedira yang berperan ajang ini. Di tangan Mou, besar dalam Madrid melaju tanpa LIVE............! menyeimbangkan lini pernah kalah diseluruh tengah Madrid, secara kompetisi musim ini. tidak langsung Ajax Mengalah jelas tak punya kans untuk ada dalam kamus Mou 24/011 Rabu; 02:45 WIB meraih tripoin. maupun di benak Iker Setidaknya seri adalah Casillas dkk. Walaupun kemungkinan terburuk mereka sudah memastikan selembar tiket, asalkan bisa menampilkan bisa dipastikan Madrid masih akan permainan sempurna alias tak tampil ngotot. Kendati demikian, melakukan kesalahan elementer. kombinasi sejumlah faktor amat mungkin mengubah filosofi Madrid. (YON/NET) Yang utama adalah munculnya El Clasico setelah kunjungan ke HEAD TO HEAD AJAX VS REAL MADRID Amsterdam. Mou tentu butuh • 15 Sept 2010: Madrid 2-0 Ajax kesegaran optimal guna melawan Barcelona hingga probabilitas • 22 Nov 1995: Madrid 0-2 Ajax pemain pilar disimpan sewaktu • 13 Sept 1995: Ajax 1-0 Madrid bersua Ajax sangatlah besar.

LIMA PERTANDINGAN TERAKHIR AJAX • 21 Nov 2010 Ajax Amsterdam 0 - 0 PSV Eindhoven • 14 Nov 2010 AZ Alkmaar 2 - 0 Ajax Amsterdam • 12 Nov 2010 Ajax Amsterdam 3 - 0 BV Veendam • 7 Nov 2010 Ajax Amsterdam 0 - 1 ADO Den Haag • 4 Nov 2010 AJ Auxerre 2 - 1 Ajax Amsterdam

Yaya Pantas Digaji Besar Manchester-andalas Yaya Toure disebut sebagai salah satu pemain dengan gaji paling besar di Manchester City. Sang kakak, Kolo Toure menyebut itu sebagai sesuatu yang layak. Hingga kini The Citizens masih merahasiakan besaran pendapatan 'Toure bersaudara.' Tapi banyak kalangan percaya pundi-pundi mereka lebih besar dibandingkan pemain lain. Tanpa memberikan keterangan apapun tentang nominal bayaran, Kolo menyatakan gaji yang diterima para pemain sudah sangat layak. "Lihat Tevez. Saya dengar City akan memberikannya 250 ribu poundsterling untuk kontrak berikut. Kenapa? Karena dia adalah pemain terbaik dan layak menerima," ujar Toure, Senin (22/11). "Begitu juga dengan Yaya. Dia pantas mendapat gaji besar karena telah meraih lima trofi dalam satu tahun bersama Barcelona. Dia juga telah memenangkan Liga Champions. Apakah ada yang sudah melakukan hal serupa di City?" tuntasnya. (OKZ)

harian andalas | Hal.

AJAX (4-3-3) PREDIKSI SKOR

1-3 Roma vs Bayern Muenchen

Peluang Menang Terbuka Roma-andalas Saat menjamu Bayern Muenchen di Olimpico, Rabu (24/11) dinihari WIB nanti, Roma berharap bisa mengikuti langkah sang lawan yang sudah memastikan lolos ke fase knock-out. Syaratnya adalah dengan meraih poin penuh serta di partai lain FC Basel dan CFR CLuj bermain imbang. Langkah AS Roma di Liga Champion 2010/11 tidak bisa dibilang mulus. Dari 4 matchday yang sudah dilalui, mereka baru mengumpulkan 6 poin dengan rekor kemenangan dan kekalahan sama banyak. Peluang AS Roma menang terbuka karena penampilan Muenchen di Bundesliga tidak konsisten. Dalam 6 laga terakhir, Bastian Schweinsteiger cs berselingan menang dan imbang. Pada pertandingan terbaru, mereka ditahan imbang 1-1 oleh Leverkusen. Namun, jangan pernah meremehkan Muenchen. Seperti kebanyakan tim Jerman, mereka memiliki determinasi tinggi. Status sebagai tim tamu seolah tak memberikan pengaruh negatif. Apalagi dalam lima laga lawatan ke Italia, mereka hanya sekali kalah. Memang hasil terbaru adalah kekalahan 2-3 di kandang Fiorentina pada 16 besar Liga Champion 2009/10. Tapi saat itu pasukan Luis van Gaal tetap melaju berkat aturan gol kandang. (YON/NET)

Stekelenburg, Anita, Vertonghen, Alderweireld, Van der Weil, Lindgren, De Zeeuw, De Jong, El Hamdaoui, Emanuelsson, Luis Suarez

LIMA PERTANDINGAN TERAKHIR REAL MADRID • 21 Nov 2010 Real Madrid 5 - 1 Athletic Bilbao • 15 Nov 2010 Sporting Gijón 0 - 1 Real Madrid • 11 Nov 2010 Real Madrid 5 - 1 Murcia • 8 Nov 2010 Real Madrid 2 - 0 Atlético Madrid • 4 Nov 2010 AC Milan 2 - 2 Real Madrid

R MADRID (4-2-3-1) Casillas, S.Ramos, Pepe, Carvalho, Arbeloa, Alonso, Lass, Ronaldo, Benzema, Di Maria, Ozil

Head to head AS Roma vs Bayern Muenchen: • 6 Mar 1985: Muenchen 2-0 Roma • 20 Mar 1985: Roma 1-2 Muenchen • 15 Sept 2010: Muenchen 2-0 Roma

Lima Pertandingan Terakhir AS Roma: • 21 Nov 2010 AS Roma 2 - 0 Udinese • 14 Nov 2010 Juventus 1 - 1 AS Roma • 11 Nov 2010 AS Roma 3 - 2 Fiorentina • 7 Nov 2010 Lazio 0 - 2 AS Roma • 4 Nov 2010 Basel 2 - 3 AS Roma

Li ma Pertandingan Terakhir Bayern Muenchen: • 21 Nov 2010 • 14 Nov 2010 • 6 Nov 2010 • 4 Nov 2010 • 30 Okt 2010

Bayer Leverkusen 1 - 1 Bayern Munich Bayern Munich 3 - 0 FC Nürnberg Mönchengladbach 3 - 3 Bayern Munich CFR Cluj 0 - 4 Bayern Munich Bayern Munich 4 - 2 SC Freiburg

S U S U NA N P E M A I N AS Roma (4-3-1-2) Julio Sergio, Castelini, Mexes, Juan, Cassetti, Brighi, Pizarro, Greco, Menez, Vucinic, Totti. Cadangan: Lobont, Cicinho, Burdiso, Babtista, Adriano, Borriello. Bayern Muenchen (4-2-3-1) Butt, Lahm, Breno, Van Buyten, Pranjic, Tymoshchuk, Otti, Mueller, Schweinsteiger, Ribery, Gomez. Cadangan: Kraft, Contento, Kroos, Van Bommel, Altintop, Alaba. PREDIKSI SKOR

2-1


OLAHRAGA

Selasa 23 November 2010

DAFTAR PEROLEHAN MEDALI TERAKHIR KONTINGEN E China 154 Korea 61 Japan 32 Iran 12 Hong Kong, China 8 Chinese Taipei 8 Thailand 7 India 6 Malaysia 6 Kazakhstan 5 DPR Korea 5 Indonesia 4 Singapore 4 Uzbekistan 3 Athletes from Kuwait 2 Philippines 2 Kyrgyzstan 1 Pakistan 1 Qatar 1 Jordan 1

P 77 51 59 8 13 9 7 12 11 13 9 7 6 11 3 2 2 2 1 1

P 73 66 67 15 12 29 22 18 8 23 13 10 6 16 5 8 1 1 3 1

harian andalas | Hal.

LA Lights Road Race 2010 Serie IV

Honda Intrac Pertamina Enduro Boyong Tujuh Tropi Medan-andalas Tim Honda Intrac Pertamina Enduro kembali membuktikan keseriusannya meramaikan otomotif Sumatera Utara dengan menggondol tujuh tropi di seri IV LA Lights Road Race 2010 yang dilaksanakan di Sirkuit Aspal Jalan Gunung Leuser Tebing Tinggi, Minggu (14/11) lalu.

KILAS Divisi Utama PSSI

PSSB Bireuen Tahan Imbang PSLS Lhokseumawe Bireuen-andalas PSSB Bireuen menahan imbang PSLS Lhokseumawe dengan skor1-1, dalam pertandingan perdana Kompetisi Divisi Utama di Stadion Cot Gapu Bireuen, Minggu (21/11) kemarin. Sejak babak awal, tim kesayangan masyarakat Bireuen tak memiliki peluang sama sekali, yang tak mampu menembus pertahanan PSLS Lhokseumawe. Sementara PSLS yang dimotori Muklis Sawang dan Muhammad dengan leluasa menggempur pertahanan PSSB, namun serangan yang dibangun PSLS itu mampu dipatahkan narisana bawah PSSB. Dimenit ke-40, penyerang PSLS Lhokseumawe Dedek Irwandi berhasil membuka gol perdana untuk timnya setelah mendapat umpan cantik dari Muklis Sawang, hingga pertandingan turun minum kedudukan 0-1 untuk keunggulan tim tamu PSLS. Memasuki babak kedua, PSLS Lhokseumawe meningkatkan serangan untuk memperbesar kedudukan. Namun PSSB yang dimotori oleh Royan Syakir Sulaiman serta Royan Suhemi dengan rapi menjaga pertahanan, sehingga serangan yang diperagakan PSLS dapat dipatahkan dengan mudah. Dimenit ke-68 PSSB mulai berujung kasar, sejumlah pelanggaran mulai terlihat, terutama dilini bawah PSSB, sejumlah pemain PSLS jatuh tersungkur akibat dilakukan hadangan. Diminit-menit akhir, pola serangan yang dilakukan anak-anak Bireuen sedikit tajam, setelah masuknya Raja Devid, sejumlah peluang yang dibangun mulai terlihat mengarah dan menyulitkan pertahanan bawah PSLS. Serangan itu ternyata membuah hasil setelah M Isa, stoper PSLS Lhokseumawe melakukan pelanggaran terhadap Raja David dikotak penalti, sehingga wasit Supratman menghadiahkan tendangan penalti untuk PSSB sehingga kedudukan sama kuat 1-1 hingga pertandingan usai. (JND)

Riedl Puji Totalitas Firman Utina Palembang-andalas Pelatih Tim Nasional Alfred Riedl memuji totalitas Firman Utina sebagai kapten pada laga uji coba melawan Timor Leste di Stadion Gelora Jakabaring, Palembang, Minggu. "Dia sosok yang tenang dan matang sebagai `playmaker` dan dapat memimpin rekan-rekannya. Saya rasa tidak salah pilih menjadikannya kapten pada laga kemarin," kata Reidl di Palembang, Senin (22/11). Firman UTINA Menurut dia, gelandang Sriwijaya Football Club itu tampil tenang dalam mengawal lini tengah, baik sebagai gelandang jangkar maupun mengatur serangan. "Firman saya jadikan kapten saat Bambang Pamungkas tidak masuk dalam "line up" sejak awal. Saya memberikan kepercayaan kepadanya karena sosok pemain yang dapat dijadikan panutan oleh pemain lain," ujar dia. Dia menerangkan, selama training center di Jakarta, Firman selalu berlatih keras dan serius saat bertanding. Pada laga itu, Firman untuk kali pertama dipercaya menggenakan ban kapten Timnas Indonesia. Berkat kepiawaian mengarahkan rekan-rekannya, Indonesia dapat menang dengan skor telak 6-0. Namun pujian itu tak lantas membuat Firman Utina jumawa. Dia yang dihubungi dalam kesempatan berbeda mengatakan kepercayaan yang diberikan Riedl itu menjadi suatu tantangan baginya. "Kepercayaan pelatih ini menjadi tugas berat bagi saya. Namun, semua pemain tentunya ingin memberikan yang terbaik saat membawa nama negara dan tak hanya saya. Biarlah masyarakat saja yang menilai," kata dia. Timnas Indonesia akan kembali melakoni pertadingan uji coba persiapan Piala AFF, 1-19 Desember 2010, dengan menjamu Taiwan di Palembang, Rabu (24/11). (ANT)

9

andalas/ist

Racer andalan dari Intrac Pertamina Enduro Eko“The Red” Ryanto yang tampil proba pada Kejurda LA Light Road Race Seri IV di Tebing Tinggi, Minggu (14/11) kemarin.

Adapun masing-masing tropi dipersembahkan oleh pembalap andalannya Eko “The Red” Ryanto yang mengandalkan Honda Blade untuk tampil sebagai pembalap tercepat di kelas bebek 110 CC Tune Up (MP4) dan di kelas skubek matic 125 CC Standar dengan mengandalkan motor Honda BeAT. Juga mengandalkan Honda Blade The Red tampil sebagai runner up di kelas Bebek 125 CC Tune Up (MP3). Zefri Hadi yang mengandalkan Honda Blade menyumbangkan dua tropi dengan meraih podium V kelas Bebek 125 CC Tune Up (MP3) dan kelas Bebek 110 CC Tune Up (MP4). Dua tropi lainnya disumbangkan oleh Ricky Hamdani yang mengandalkan Honda CS-1 untuk finis terdepan di kelas Bebek 125 CC One Made Race (OMR) Honda Standar (MP5) dan finish ketiga di kelas skubek matic 125 CC Standar dengan mengandalkan Honda BeAT. “ Kami cukup puas dengan hasil yang diperoleh kali ini terutama keberhasilan di kelas MP3 dan MP4 yang memperlihatkan persaingan cukup ketat,” ucap Pembina tim Min Hian yang juga Service Manager CV Indaco Trading Co, main dealer sepedamotor Honda di Sumut menanggapi keberhasilan tim binaannya kepada wartawan, Jumat (19/ 11) kemarin. Manager Tim Honda Intrac Pertamina Enduro Johnson Limandar menambahkan bila

Asian Games 2010

Indonesia Berpeluang Tambah Emas di Cabang Dayung Guangzhou-andalas Peluang Indonesia dari cabang olahraga dayung meraih medali tetap terbuka. Meski andalan Tim Merah Putih, Silo, di kayak putra dalam dua kelas yang diikutinya, yakni 1000 meter double (bersama Muchlis) dan 200 meter single masih harus berjuang terlebih dulu di babak semifinal, Selasa (23/11) hari ini. Itu karena dalam heat 1 nomor 1000 m finis di urutan keempat, sedangkan di 200 m finis di posisi keenam dalam pertandingan cabang dayung di Rowing International Center, Guangzhou, Cina, Senin (22/11). "Peluang pasangan Silo/Muchlis ke final memang masih ada, namun harus berjuang dari babak semifinal," kata Koordinator Pelatih Dayung Tim Indonesia, Edi Suyono. Demikian pula, dengan Silo yang bermain single. Yang lolos ke babak semifinal itu akan berjuang untuk mendapatkan dua jatah tempat di final. Masih di nomor kayak, di double putri kelas 500 meter, duet Sarce Aroangger/Rasima lolos ke final setelah menempatkan diri di urutan ketiga finis heat 2. Namun, di single 200 m Sarce

harus bermain di semifinal karena finis keempat heat 1. Di nomor kano kelas single putra 200 m, Anwar Tarra juga harus melalui semifinal karena finis kelima. Sementara peboling Ryan Leonard Lalisang gagal mempertahankan medali emas setelah hanya menempati peringkat kelima pada nomor All Round di Tianhe Bowling Hall, Guangzhou. Ryan membukukan total nilai 5321 dengan average 221,54. Medali emas nomor all round diraih atlet Malaysia, Kian Liang Liew dengan skor 5448 (227,00). Perak dan perungu diraih atlet Korea Selatan Yong Kyu Choi dan Bok Eum Choi dengan total 5441 (226,71) dan 5431 (226,29). "Ryan sudah bertanding maksimal, dia cukup konsisten mempertahankan peluang pada nomor All Round yang menjadi salah satu harapan bisa mempertahankan emas. Lawan memang tampil lebih baik," kata Manajer Tim Boling Indonesia, Isra M. Taher. Ryan yang pemegang medali emas Asian Games XV/2006 di Doha Qatar, sebenarnya diharapkan bisa mempertahankan medali tertinggi. Namun, pada

kesempatan pertama di nomor single putra gagal mempertahankan medali emas. "Ryan sebenarnya tampil konsisten, meski ada sedikit penurunan nilai pada all round dibandingkan nilai yang diraihnya selama latihan," katanya. Adapun peloncat indah Sari Ambarwati mengaku harus belajar lebih banyak untuk bisa bersaing dengan atlet loncat indah lainnya di Asian Games XVI/ 2010. Sari Ambarwati yang berduet dengan Dinda Maria Natali di nomor sinkronisasi papan tiga meter gagal meraih medali di Aoti Aquatic Centre karena hanya menempati peringkat keenam pada final nomor itu dengan poin 215,04. Perolehan nilai kedua andalan loncat indah Indonesia itu terpaut jauh 100,56 dari peraih medali emas pasangan Cina, Shi Tingmao/Wang Han yang meraih nilai tertinggi 315,60. Medali perak diraih duet Leong Mun Yue/Ng Yan Yee (Malaysia) 279,90 dan Mai Nagawa/ Sayaka Shibusawa (Jepang) 277,50. "Kami harus belajar lebih banyak lagi di event besar, ini Asian Games pertama bagi kami berdua di sinkronisasi ini," kata Sari Ambarwati. (OKZ)

Tonton Susanto Jatuh Jelang Finish TONTON Susanto gagal menyelesaikan balapan final nomor "Individual Road Race" (IRR) 180 kilometer Asian Games XVI/2010 setelah terjatuh pada kilometer terakhir di Thriatlon Venue, Guangzhou, Senin (22/11).

T

onton Susanto yang sudah berada dalam rombongan terdepan gagal mencapai garis finish akibat terluka. Pembalap yang dibesarkan Klub Kuda Laut Pangandaran itu terpaksa diangkut dengan menggunakan ambulans panitia. Balapan dramatis itu dimenangkan oleh pembalap Hongkong, Wong Kam

Po (Hongkong) yang finish dengan selisih waktu sangat tipis. Wong mencatat waktu empat jam 14 menit 54,18 detik (4:14:54.18). Perak diraih Takashi Miyazawa (Jepang) 4:14:54.33 dan perunggu diraih Zou Rongxi (China) 4:14:54.96. "Tonton terluka saat jatuh di kilometer terakhir, cedera bahunya kena lagi," kata Pelatih Tim Balap Sepeda Indonesia, Nurochman. Pertandingan nomor IRR dengan total jarak 180 kilometer itu dilakukan dalam sembilan putaran, dimana Tonton terus berada di urutan depan, bahkan terlibat saling salip dengan pimpinan lomba hingga dua pertiga lomba. Namun memasuki, kilometer terakhir saat pembalap rombongan besar melakukan sprint, terjadi insiden terjatuhnya beberapa orang

pembalap termasuk Tonton Susanto. Akibat insiden itu, as dan velg sepedanya patah, dan Tonton terjatuh. Cedera yang dialaminya tidak memungkinkan pembalap andalan Indonesia itu melanjutkan lomba, dan diangkut dengan menggunakan ambulan untuk mendapatkan perawatan. Beruntung, Ryan Ariehan Hilman yang berada di kiri Tonton mampu lepas dari insiden yang melibatkan sejumlah pembalap itu. Ryan pun akhirnya mampu menyelesaikan lomba meski di peringkat 23 dengan catatan waktu empat jam, 15 menit 7,76 detik. "Ryan saat itu berada di sebelah kiri Tonton, sempat terdorong sehingga goyang, kondisi itu dimanfaatkan oleh rombongan depan untuk sprint, dan Reihan kesulitan untuk mengejar," kata Nurochman. (ANT)

raihan tujuh tropi tersebut sebagai keseriusan produsen motor berlogo sayap ini dalam meramaikan otomotif khususnya road race di Sumut. Tak tanggung-tanggung, Johnson menargetkan gelar Juara Umum di LA Lights Road Race 2010 ini. “ Tujuh tropi yang kita raih adalah konsistensi kita dalam meramaikan prestasi otomotif di Sumut dimana sebelumnya pada BeAT Your Limit IMI Sumut Matic Race serie III kita telah meraih delapan tropi. Kita akan manfaatkan peluang yang ada untuk Juara Umum,” tegas Johnson. Untuk itu ketiga pembalap Honda Intrac Pertamina Enduro akan diasuh H Syabra Buana dalam mempersiapkan baik fisik juga skill secara kontiniu. Dalam persiapan motor turut menggandeng mekanik Bambang Wahyudi dan Dedek Irwansyah Putra. “Persiapan fisik juga kita lengkapi dengan peningkatan performa motor lewat riset yang dilakukan. Bagaimanapun keberhasilan sebuah tim ditentukan kerja keras baik pembalap juga kru dan tim mekanik,” jelas mantan pembalap Sumut ini. PT Pertamina Enduro sebagai sponsor tim juga menyampaikan sambutan positifnya lewat Promotion Pelumas Didik Setiyo Nugroho. “Kami akan terus mendukung apresiasi pembalap muda dalam mengembangkan dunia balap motor di Sumut hingga ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkasnya. (YON/ASIONG)

Suryo Agung Gagal Raih Emas Guangzhou-andalas Sprinter andalan Indonesia, Suryo Agung Wibowo, gagal meraih medali emas pada final lari 100 meter putra Asian Games XVI/2010 di Stadion Utama Aoti, Guangzhou, Senin (22/11). Suryo Agung finish di urutan ke6 dengan catatan waktu 10,37 detik. Sementara itu medali emas nomor sprint 100 meter putra diraih atlet tuan rumah China, Lao Yi yang finis tercepat dengan catatan waktu 10,24 detik. Medali perak nomor bergengsi itu diraih oleh Yasir Alnashri (Khazakstan) 10,26 detik dan perunggu oleh Barakat Al Harthi (Oman) 10,28 detik. Catatan waktu yang diraih peraih emas Lao Yi, masih di bawah catatan rekor Asia atas nama Francis Samuel dari Qatar 9,99 yang dibukukannya di Amman Jordania 25 Juli 2007. Sementara itu, Francis Samuel yang sebelumnya diunggulkan menyabet emas Asian Games 2010, gagal menembus final nomor bergengsi itu setelah terkena diskualifikasi pada babak semifinal. Francis mencuri start pada kesempatan pertama semifinal heat ketiga, sehingga juri menyatakan pemegang rekor asia Asia itu terkena diskualifikasi. Sementara itu medali emas lari 100 meter putri diraih oleh Chisato Fukushima (Jepang) yang membukukan waktu 11,33 detik. Perak diraih Guzel Khubbeiba (Uzbekistan) 11,34 detik dan perunggu menjadi milik sprinter Vietnam, vi Thi Huong dengan waktu 11,43 detik. Namun catatan waktu juara sprint Asian Games XVI/2010 itu masih di bawah rekor Asia 11,79 detik atas nama Li Xuemei. Telat Start Sementara itu, sprinter Indonesia, Suryo Agung mengakui kegagalannya bersaing untuk meraih medali 100 meter karena dirinya telat melakukan start. "Saya telat start sehingga harus mengejar ketinggalan di langkah awal. Saya tidak tahu kenapa padahal saya sudah siap dan konsentrasi penuh," kata Suryo Agung seusai lomba. Menurut Suryo, selain telat start, sama sekali tidak ada kesalahan yang dilakukan bahkan ayunan larinya semakin maksimal , namun belum cukup untuk mengejar pelari di depannya. (ANT)


KOMUNITAS

Selasa 23 November 2010

Sambut Tahun Baru 2011

harian andalas | Hal.

10

300 Anak Idiot Ditemukan di Batu Bara

Nostalgia Fans Club Gelar Musik Okestra Medan-andalas Menyambut datangnya Tahun Baru 2011, Nostalgia Fans Club akan menggelar musik orkestra di Hotel Tiara Medan pada 17 Desember mendatang. Nostalgia Fans Club (NFC) akan hadir dengan sederetan tembang lagu lagu nostalgia untuk melepas kerinduan terhadap lagu-lagu kenangan yang sangat digemari masyarakat Sumut sepanjang zaman. Hal BERSAMA MUSISI - Sekretaris tersebut dikatakan SeNostalgia Fans Club Bambang kretaris acara NFC BamIrawan saat bersama artis/ bang Irawan dalam konmusisi Dedy Dores saat ber- frensi persnya, Minggu temu di Hotel Mulia, Jakarta (21/11) di Hotel Tiara Medan. Menurutnya, baru-baru ini. acara NFC yang ke-17 ini akan menghadirkan artis-artis papan atas Indonesia. “Melalui Nostalgia Fans Club kita membangun seni dan budaya sebagai ungkapan hati melukiskan sejuta kenangan dan keindahan yang memiliki berjuta makna sebagai cermin kehidupan penuh nilainilai peradaban,” ungkap Bambang Irawan. Disebutkan tokoh pemuda Sumut ini, gegap gempita pagelaran musik tersebut akan menampilkan Cindy Claudia, Helmi Yahya, Aldy Fairus, Dinda Kanya Dewi, Sandy Syarif, Irene Librawati, Bemby, dan Ida Kusumah. Acara juga dimeriahkan penampilan bintang super star Achmad Albar, Hamdan ATT, dan Diana Nasution. "Kita yakin dengan penampilan bintang super star dan artis papan atas ini, Kota Medan gempar dan meriah," cetusnya. Dikatakannya, alunan irama orkestra yang dimainkan lima puluh orang pemain musik dengan pemandu acara Helmi Yahya tersebut juga akan menampilkan delapan bintang tamu artis sinetron “Cinta Fitri.” Pada acara tersebut akan diberikan penghargaan sekaligus penyerahan bantuan bencana alam untuk para korban tsunami Mentawai dan letusan Gunung Merapi Yogyakarta serta bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu.(FT)

Batu Bara-Andalas Ketua Forum Tenaga Kerja Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Batu Bara Azmi Saini Batu Bara mengungkapkan, lebih kurang 300 anak penyandang cacat (paca) mental atau idiot ditemukan di Kabupaten Batu Bara. Jumlah yang realistis itu dianggap penting untuk ditanggulangi pemerintah daerah. "Diperkirakan lebih kurang 300 anak paca idiot ditemukan di tujuh kecamatan Kabupaten Batu Bara dan rata-rata berasal dari keluarga tidak mampu," sebut Azmi Saini Batu Bara

di Lima Puluh, Senin, (22/11). Menurut Azmi, anak paca idiot itu merupakan tanggung jawab bersama. Untuk itu semua pihak diminta dapat menyetarakan hak-haknya. "Paling

tidak kesamaan mendapat perlindungan dan bersekolah," pintanya. Sejauh ini, kata Azmi, penyakit mental yang menyerang anak dari kalangan orang miskin itu dianggap masih tabu. Buktinya, komunitas paca idiot masih kental dengan stigma dan diskriminasi. Penanganan anak-anak paca idiot itu diharapkan dengan cara disamakan haknya seperti anak-anak lain yang kondisinya normal, seperti bersekolah, bermain, belajar, dan punya cita-cita. Sejauh ini, lanjutnya, anak-anak paca

idiot di daerah itu masih menunggu uluran tangan pemerintah daerah untuk ditanggulangi. Untuk itu sangat diharapkan perhatian serius pemerintah dan pihak swasta membantu kehidupan anak-anak ini. Dia mengharapkan pemerintah daerah dapat menyiapkan yayasan untuk membantu komunitas kaum paca idiot di Kabupaten Batu Bara. Dengan peran yayasan ini dan dukungan berbagai pihak nantinya, bukan tidak mungkin masa depan anak-anak paca idiot itu akan menjadi lebih. (ZN)

Bupati Sergai Dukung Perayaan Natal PGPI Sei Rampah-andalas Bupati Serdang Bedagai HT Erry Nuradi menyambut baik dan mendukung perayaan Natal tahun 2010 bagi seluruh umat Kristiani termasuk umat Persekutuan Gereja-gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) Kabupaten Sergai yang merayakan Natal pada 10 Desember 2010. Hal itu dikemukakan Bupati Sergai Erry Nuradi saat menerima audiensi Panitia Natal 2010 PGPI Sergai dipimpin Pdt MH Sihombing di ruang rapat bupati di Sei Rampah, Selasa (16/11). Hari Natal yang akan dirayakan umat Kristiani tahun ini menurutnya, patut disambut dengan penuh suka cita dan melalui momen perayaan itu diharapkan dapat lebih mempererat tali persaudaraan sesama warga masyarakat terutama bagi umat Kristiani. Sebelumnya, Pdt MH Sihombing didampingi beberapa pengurus PGPI Sergai di antaranya Pdt TH Manalu, Pdt Donny Sitorus, dan Penasihat PGPI MP Naibaho melaporkan perayaan Natal PGPI Kabupaten Sergai tahun 2010 akan diisi dengan berbagai kegiatan sosial di antaranya memberikan bantuan kepada ratusan janda/duda PGPI, atlet yatim piatu, dan penyandang cacat.

SMAN 1 Kabanjahe Juara Puisi Perpajakan Kabanjahe-andalas Yessie Meirisa Sinuhaji, siswi SMAN 1 Kabanjahe meraih juara I lomba membuat puisi bertemakan "Pajak untuk Negeriku" yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara. Sementara puisi karangan Tuti Hairani siswi SMKN1 Padang Sidempuan berjudul “Pajak untuk negeriku” meraih juara II, sedang puisi karangan Dita Wulandari siswi SMA Sultan Agung Pematang Siantar yang berjudul “Sejuta kata padamu negri” meraih juara III. Hal ini dikatakan Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumut II Harta Indra Tarigan saat pemberian hadiah dan cenderamata kepada para pemenang perlombaan tersebut dalam upacara sederhana di halaman SMAN 1 Kabanjahe. Dijelaskannya, sosialisasi perpajakan di tingkat SMA/SMK se-Sumut merupakan agenda DJP untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya membayar pajak bagi kelangsungan pembangunan. (LAMS)

Porbi Sumut Tanam Pohon dan Berburu Babi Stabat–andalas Persatuan Olahraga Berburu Indonesia (Porbi) Sumut menggelar kegiatan penanaman 1.000 batang pohon dan perburuan babi hutan di Desa Stungkit dan Desa Bukit Melintang, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Minggu (21/11). Kegiatan ini melibatkan masyarakat setempat serta diikuti Kepala Desa Stungkit Khairuddin, Ketua Dewan Penasihat Porbi Sumut Sapril SH, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta Karang Taruna setempat. Sapril dalam kesempatan itu menyampaikan ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sangat antusias melakukan penghijauan di desanya masing-masing. Menurutnya ini bukti tingkat kesadaran masyarakat semakin tinggi terhadap menjaga kelestarian lingkungan. Begitu juga dengan perburuan babi hutan ini dilakukan untuk membantu masyarakat karena keberadaan babi hutan di wilayah itu sudah mengganggu tanaman masyarakat dan meresahkan. Menurutnya tanpa ada keinginan dan kesadaran semua pihak, mustahil kegiatan seperti ini terlaksana. Dia juga berharap ke depan Porbi Sumut dapat bekerja sama dengan pemerintahan desa dan kecamatan untuk berbuat lebih besar. "Kalau saat ini baru menanam seribu pohon, tahun depan kita berharap lima ribu pohon akan ditanam. Apalagi pohon yang ditanam merupakan tanaman menghasilan seperti jambu, belimbing, jeruk manggis, kuini yang sangat bermanfaat. Di samping buahnya dapat dimakan, pohon juga jadi penghijauan," terangnya.(HAS)

andalas/supryadi

RESMIKAN GEREJA - Wakil Bupati Sergai Ir H Soekirman menandatangani prasasti peresmian Gereja Katolik St Petrus Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, Sergai.

(RYAD)

Gereja Katolik St Petrus Kuala Lama Diresmikan Pantai Cermin-andalas Wakil Bupati Serdang Bedaga Ir H Soekirman dan Vikaris Jenderal (Vikjen) Keuskupan Agung Medan Pastor Harold Harianja OFM Cap meresmikan Gereja St Petrus di Desa Kuala Lama, Kecamatan Pantai Cermin, Minggu (21/11). Peresmian Gereja Katolik itu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wabup Sergai dan Vikjen Pastor Harold Harianja OFM Cap di hadapan seribuan umat Katolik termasuk Pastor Paroki dan Koselebrans Mansyur Turnip, Camat Pantai Cermin Pribadi

Perangin-angin SSos, dan Kepala Desa Kuala Lama Usman. Prosesi peresmian gereja yang dibangun sejak April 2010 itu, diawali pembacaan sejarah Gereja Stasi St Petrus Kuala Lama dilanjutkan penyerahan oleh ketua panitia pembangunan kepada Vikjen Pastor Harold Harianja, pengguntingan pita, penandatanganan prasasti, dan penyerahan kunci gereja dari Pastor Paroki GYB Pastor Mansuetus Amadeus Pr kepada Kades Kuala Lama. Kemudian pintu gereja dibuka Kades Kuala Lama, selan-

jutnya dilakukan pemberkatan oleh Vikjen dengan memercikkan air suci, seterusnya dilaksanakan perayaan Ekaristi, penerimaan Sakramen Krisma, dan diakhiri dengan tarian perarakan, tor-tor berkat dari beberapa rayon dan lelang ulos Vikjen dan ulos Pastor Paroki. Soekirman pada kesempatan peresmian itu dalam sambutannya menyatakan, Gereja Katolik St Petrus Kuala Lama yang dibangun bersama oleh jemaat Katolik setempat hanya memakan waktu sekitar 7 bulan ini patut disyukuri

karena melalui kebersamaan para jemaat telah memberikan andil nyata dalam mewujudkan visi Kabupaten Sergai yakni menjadikan daerah ini sebagai kabupaten religius. Sementara Pastor Paroki Mansyur Turnip menyampaikan apresiasi serta terima kasih jemaat Katolik kepada Pemkab Sergai khususnya Bupati Sergai Ir HT Erry Nuradi MSi dan Wabup Ir H Soekirman yang telah memberikan perhatian dan bantuan dalam proses pembangunan Gereja Katolik St Petrus Kuala Lama. Sebelumnya Panitia Pem-

berkatan Gereja St Petrus Desa Kuala Lama dipimpin Drs Jarmen Sijabat beraudiensi ke Bupati Sergai HT Erry Nuradi pada Selasa (16/11) untuk melaporkan selesainya pembangunan gereja itu dan mengundang bupati hadir untuk meresmikannya bersama-sama Vikjen Pastor Harold Harianja. Nuradi dalam kesempatan itub memberikan apresiasi kepada seluruh umat Katolik yang bersama-sama dan dalam waktu tujuh bulan telah menyelesaikan pembangunan Gereja St Petrus di Desa Kuala Lama. (RYAD)

Jelang Konferensi PWI Langkat

Pilih yang Muda, Cerdas, dan Berintegritas Tinggi Stabat-andalas Menjelang digelarnya Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Perwakilan Langkat, sejumlah nama mulai muncul untuk maju menjadi ketua periode 2010-2012. Di antara nama yang muncul adalah Budi Zulkifli SH. Wartawan Harian Andalas ini akan tampil sebagai bakal calon dari kalangan muda. Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Sumut dari Partai Gerindra H Yan Syahrin menilai sebaiknya para Anggota PWI Perwakilan L angkat memang lebih memilih calon ketua dari kalangan muda. “Ya, memilih calon ketua itu pada dasarnya adalah hak dari para anggota. Namun alangkah baiknya jika yang dipilih itu adalah sosok pemimpin dari yang muda, enerjik, cerdas, dan memiliki integritas yang tinggi. Kalau hanya

sekadar muda saja untuk apa. Sedangkan yang tua sebaiknya cukup duduk sebagai penasihat saja,” ujarnya saat dihubungi melalui ponsel, Jumat (19/ 11). Lebih lanjut mantan Anggota DPRD Langkat dari Partai Golkar itu pun menegaskan sebaiknya sosok ketua juga adalah sosok yang berani dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Hal sama dikatakan Sekretaris PWI Langkat saat ini Heri Widiyanto. Ditegaskannya, kalau memilih yang tua berarti tidak ada regenerasi di tubuh PWI Langkat. Apa lagi Ketua PWI Cabang Sumut juga berasal dari kalangan muda. Paling tidak, ketua PWI itu harus berani dan bisa tampil dan berbicara di depan umum, karena tidak jarang dalam suatu acara ketua PWI diminta berpidato atau tampil sebagai narasumber. Karena itu integritasnya harus

jelas kalau bisa juga adalah seorang sarjana. “Paling tidak harus punya kepercayaan diri yang tinggi karena bagaimana mau jadi ketua jika tampil dan bicara di depan umum saja pun malu dan minder,” ujarnya. Sementara itu Ketua Pengkab Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (Gabsi) Langandalas/subur kat Ir Perwira Sakti Lubis meLAYAK Budi Zulkifli berfoto bersama dengan Perwira Sakti nilai Budi memang pantas dan layak tampil sebagai ketua Lubis pada acara pembukaan Kejurda Guinness Bilyard Seri karena sosoknya yang muda, II Sumut tahun 2010 di GOR Serba Guna, Stabat. cerdas, dan berprestasi. sasi olahraga, Budi juga dipercaya Hal itu ditegaskannya kepada ansebagai humas, di antaranya di Pengkab dalas di sela-sela acara pembukaan Pertina Langkat, Pengkab PBSI LangKejurda Guinness Bilyard Seri II kat, dan Pengprov GABSI Sumut. Selain Sumut Tahun 2010 di GOR Serba itu dia juga sudah berpengalaman Guna, Stabat, Jumat (19/11). duduk sebagai pengurus. (SBR) Apa lagi, oleh beberapa top organi-

BE RI T A DU K ACI T A

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

VIP-C

Nama

NG NAI YIN

Umur (Thn)

92

Alamat

Jl. PWS No. 55 B Medan

Meninggal (Tgl/Jam) 22-11-10 02.20 WIB

Berangkat (Tgl/Jam)

25-11-10 13.00 WIB

Keterangan / Tempat

Dikebumikan

BE RI T A DU K ACI T A

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

7

COA A HENG

73

Jl. Wahi di n No. 259 Medan

21-11-10 03.45 WIB

24-11-10 13.00 WIB

D i perabukan

8

LIM SIU LAN

78

K omp. TA S B I B lok OO No. 25 Medan

21-11-10 15.30 WIB

24-11-10 13.00 WIB

D i perabukan


Selasa

POLITIK

23 November 2010

KILAS

Mantan Bupati Risuddin Meninggal Dunia Kisaran-andalas Masih terbayang di pelupuk mata, saat Drs H Risuddin Rangkuti MSi, untuk terakhir kalinya hadir di hadapan masyarakat Asahan pada 19 Agustus 2010 lalu dalam rangka menghadiri pelantikan Bupati Asahan terpilih Drs Taufan Gama Simatupang MAP, yang juga mantan wakilnya peDrs H Risuddin Rangkuti MSi riode sebelumnya. Penyakit yang diidapnya sejak menjabat Bupati Asahan tahun 2005 lalu tetap melilit tubuhnya. Namun semangat dan fasilitas yang ada membuatnya masih mampu menjalankan tugas hingga menyerahkan jabatannya kepada mantan wakilnya dalam prosesi pelantikan Bupati/ Wakil Bupati Asahan terpilih 20102015 dalam sidang paripurna dihadiri Gubsu, Syamsul Arifin SE beserta pejabat Pemkab Asahan dan seluruh jajaran unsur Muspida Kabupaten Asahan. Risuddin, lahir di Tanjung Balai Asahan 6 Januari 1950 berangkat sebagai birokrat menjadi Kepala Kantor Camat Air Joman Tahun 1976, setelah lulus dari Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Medan Tahun 1975 ianya diangkat sebagai Pjs Camat Air Joman (1978), Kepala Bagian Kepegawaian pada Sekretariat Daerah (Setda) Asahan (1983), Pejabat Kabag Pemerintahan Setda Asahan (1985), Pejabat Asisten Pemerintahan Setda Asahan (1989), Plt Sekda Asahan (1989). (FAS)

Bupati Naik Haji, Pelaksana Tugas Jadi Rebutan Batu Bara-andalas Pascakeberangkatan Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnain SH MM, naik haji, 31 Oktober lalu menimbulkan polemik di Batu Bara. Masalahnya, terbit dua surat bertentangan dari Gubernur Sumatera Utara dan surat Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) terkait Pelaksana Tugas Bupati. Surat Gubsu Syamsul Arifin tertanggal 29 Oktober menjawab surat permohonan Bupati Batu Bara atas permohonan izin melaksanakan Ibadah Haji dengan nomor Surat 451/6222 tanggal 14 Oktober disebutkan, karena alasan penting sampai dengan 12 Desember 2010. Surat yang ditandatangani langsung Gubsu H Syamsul Arifin SE itu menyebutkan tidak keberatan dengan permohonan cuti dimaksud, dan selama melaksanakan ibadah haji tugas-tugas pemerintahan didelegasikan kepada Wakil Bupati Batu Bara Drs H Gong Matua Siregar yang dilaporkan Gubsu kepada Mendagri. Sementara itu, muncul pernyataan Ketua DPRD Batu Bara Selamat Arifin yang dilansir salah satu harian terbitan Medan mengungkapkan dirinya menerima nota telpon Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnain SH MM pada 11 Nopember 2010, menjelaskan Bupati Batu Bara menyerahkan pekerjaan pemerintahan kepada Sekdakab Batu Bara H Sofyan MM selama dia cuti naik haji. Pernyataan Ketua DPRD Batu Bara Selamat Arifin itu disebutkan berdasarkan surat Mendagri nomor 822.554334/SJ ditandatangani sekjen DR Yuswandi A Tumenggung tanggal 5 Nopember 2010 dan sampai ke Batu Bara 9 Nopember 2010 memberi izin cuti kepada Bupati Batu Bara tanpa menetapkan Plt Bupati. Sebab, Wakil Bupati Batu Bara memang berada di tempat, sedangkan tugas pemerintahan dilaksanakan pejabat yang ditunjuk Bupati. Selamat menyebutkan, surat Mendagri itu merupakan jawaban dari surat Gubsu nomor 855/10555 tanggal 29 Oktober 2010 sehubungan dengan permohonan cuti Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnain menunaikan ibadah haji. Dua surat itu menimbulkan reaksi di Batu Bara. Dua surat yang keluar dari Gubsu Syamsul Arifin 29 Oktober 2010 dan Sekjen Mendagri DR Yuswandi A Tumenggung tanggal 5 November 2010 menimbulkan reaksi dari kalangan masyarakat. Pasalnya, puluhan masa yang mengatasnamakan Solidaritas Untuk Rakyat (Suara) Batu Bara 'bereaksi' dihalaman kantor Bupati Batu Bara dan DPRD Batu Bara. Dalam pernyataan sikap, massa 'menuding' sikap yang ditunjukkan Wakil Bupati Batu Bara Drs H Gong Matua Siregar diduga telah melakukan pembohongan dan pembodohan publik, dengan memanfaatkan keberadaan surat Gubsu nomor 855/10555 tanggal 29 Oktober dinilai sebagai alat untuk menjustifikasi dirinya sebagai Plt Bupati Batu Bara dan dipublikasikan secara nyata, sehingga memunculkan asumsi-asumsi tidak sehat yang mengganggu stabilitas dan kondusitifitas masyarakat Batu Bara. Sikap tersebut juga dinilai telah melanggar batasbatas norma dan etika birokrasi, disinyalir dapat menyeret elit pemkab Batu Bara pada situasi tidak nyaman dalam menjalankan roda pemerintahan. (ZN)

Medan-andalas DPRD Sumut, khususnya dari daerah pemilihan Sumut X meliputi Kabupaten Dairi, Karo dan Pakpak Bharat akan merubah model perjuangan aspirasi kebutuhan daerah. Ir Taufan Agung Ginting, Dermawan Sembiring dan Richard Eddy Lingga saat melakukan reses bertemu pejabat Pemkab Pakpak Bharat dipandu Sekretaris Daerah Gandhi Wartha Manik, kemarin mengatakan, permohonan anggaran maupun kegiatan pembangunan hanya melalui proposal terbukti tidak efektif. Di SKPD Provsu bahkan di Bapedasu, ratusan bahkan ribuan proposal masuk dan bertumpuk. Dengan demikian pematangan skala prioritas dipastikan kurang memenuhi harapan. Solusinya, DPRD Sumut dan Pemkab Pakpak Bharat bersama SKPD (satuan kerja perangkat SARAN- Anggota DPRD Sumut daerah pemilihan Kabupaten Dairi, Karo dan Pakpak Bharat Richard Eddy Lingga SE, memberi daerah) Provsu perlu duduk pertanyaan dan saran kepada Sekda Pakpak Bharat Gandhi Wartha Manik, terkait upaya percepatan pembangunan daerah satu meja. Yang mana kebutuhan otonom tersebut saat reses, kemarin. mendesak dapat dibahas secara intens dengan menyediakan giatan sesuai hasil diskusi,"kata manusia juga ekonomi rakyat tuan daerah bawahan) sebesar ruang dan waktu lebih longgar. Richard Lingga. Rp 18 miliar. Sedangkan, Paktermasuk pertanian. Seterusnya, pimpinan SKPD Richard dan Dermawan ber- pak Bharat hanya kisaran Rp 5 Pejabat daerah sepakat atas Provsu dimaksud diajak mela- tawaran tersebuat. Sementara harap, komunikasi dengan M. Kenapa begitu, tidak lain kukan kunjungan dan turun itu, Gandhi Manik menjelaskan pimpinan unit kerja perlu di- mereka intens memperkuat langsung ke lapangan melihat Pemkab Pakpak Bharat akan tingkatkan. Pejabat jangan ber- jaringan. apa yang dibutuhkan masya- berkonsentrasi pada kelanjutan prasangka buruk bahwa berJujur kami katakan, beber Rirakat sekaligus menyatukan Peningkatan Jalan Simpang temu legislatif harus dilengkapi chard, mereka iri terhadap penpersepsi. Sukarame-Salak Ulumerah ini itu. Target utama adalah capaian mereka. Padahal, Samo"Relevansinya, SKPD lebih hingga perbatasan Humbang bagaimana APBD Sumut ter- sir juga adalah daerah otonom bertanggung jawab memasuk- Hasundutan agar terwujud alokasi secara proporsional ke baru. "Bagaimana kami mengekan permohonan itu pada menghubungkan Kabupaten kabupaten. Ia memberi contoh, tahui berbagai permintaan bila APBD Tahun Anggaran beri- Humbahas pada 2012 serta Kabupaten Samosir tercatat telepon seluler pimpinan institusi kutnya agar menampung ke- pengembangan sumber daya mendapat alokasi BDB (ban- terkadang tidak aktif dan jarang

berkomunikasi ?," katanya. Dia juga meminta jangan terjadi tarik menarik terhadap pengelolaan suatu pekerjaan. Soal anggaran itu diposkan di APBD kabupaten atau propinsi, hendaknya jangan jadi persoalan. "Siapapun menangani, ikhlaskan saja. Yang terpenting, pembangunan dapat terlaksana serta kebutuhan rakyat dapat terakomodir guna perbaikan taraf hidup," tegasnya. Pada kesempatan itu, Ir Mahadi Simanjuntak MM Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Pakpak Bharat menjelaskan, ekonomi rakyat mulai menggeliat. Hal itu ditandai pertambahan jumlah nasabah bank berikut peminjam. Terdata, kredit mikro jamak dipakai warga. Kemacetan relatif kecil. Kelompok tani juga memperoleh pinjaman dari pemerintah daerah melalui Bank Sumut senilai Rp 5 juta per kepala keluarga. Ke depan, diproyeksikan nominalnya akan lebih besar. Holler Sinamo Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat menjelaskan, memberi insentif kepada guru-guru di desa terpencil. Guna meningkatkan gairah belajar serta peringanan biaya, pemerintah menyediakan tiga bus antarjemput secara gratis. Daerah ini juga menerapkan pendidikan gratis hingga jenjang SLTA. Bahkan, sejumlah mahasiswa di perguruan tinggi negeri mendapat beasiswa. (UJ)

Pemerintahan SBY Diminta Perbaiki Kinerja Jakarta-andalas Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta untuk melakukan perbaikan kinerja pemerintahan dengan melakukan reshuffle atau merombak kabinet yang sudah berjalan satu tahun lebih. Politisi Partai Hanura Akbar Faisal menilai, waktu paling tepat bagi Presiden SBY untuk perombakan kabinet adalah pekan depan. Menurut Faisal, dengan reshuffle bisa menunjukan adanya upaya perbaikan yang dilakukan pemerintah untuk menuju lebih baik lagi. "Saya sarankan, kalau mau melakukan perubahan, segera rombak kabinet dan tunjuk orang terbaik," kata Akbar Faisal dalam Diskusi Petisi 28 di Doekoen Cafe, Pancoran, Jakarta, kemarin. Menurut Akbar, dalam sistem pemerintah presidensial, adalah hak presiden sepenuhnya untuk mengganti menteri yang ditugaskan sebagai pembantu presiden. Pergantian tersebut harus dibarengi dengan kebijakan presiden memilih orang-orang terbaik yang pantas mengisi posisi sebagai Menteri. Pengkhianatan Konstitusi Lebih lanjut, Akbar menilai, carut-marut persoalan dari berbagai bidang di Tanah Air, terjadi karena maraknya pelanggaran dan pengkhianatan dari penyelenggara pemerintahan terhadap konstitusi negara. Penyelenggara tersebut

ANGGOTA DPD RI asal Sumut Dr H Rahmat Shah akan memfasilitasi pertemuan DPD RI dengan Bank Dunia untuk membahas berbagai isu menyangkut upaya mewujudkan pembangunan Indonesia berkelanjutan yang bewawasan kelestarian sumber daya alam.

S

11

DPRDSU Ubah Model Perjuangan Aspirasi Rakyat

Soesilo Bambang Yudhoyono tidak hanya dari kalangan pemerintahan, melainkan juga legislatif, pengadilan, kepolisian, dan kejaksaan. "Kalau semua tunduk pada konstitusi, tidak akan terjadi kebingungan seperti saat ini," katanya. "Hal ini bisa dimulai dengan penunjukan kabinet baru." Bentuk pengkhianatan terhadap konstitusi misalnya terlihat dalam kasus penggelapan pajak dan keleluasaan keluar masuk penjara terdakwa Gayus Tambunan. "Sekarang apa yang tidak jelas dari kasus Gayus. Semua sudah diungkap termasuk pengemplang pajak, sudah ada yang didakwa oleh pengadilan. Semuanya sudah jelas," kata Akbar. Bentuk pengkhianatan konstitusi lainnya adalah rekomendasi Komisi Yudisial berupa pemberhentian salah seorang hakim yang kemudian hanya ditindaklanjuti Mahkamah Agung dengan memberikan penonaktifan. (VN)

Rahmat Shah Fasilitasi Pertemuan DPD-Bank Dunia

alah satu agenda pokok yang akan dikerjasamakan dengan Bank Dunia adalah pembangunan pusat pengolahan limbah terpadu sebagai antisipasi pencemaran air di Indonesia sekaligus memberikan solusi yang efektif terhadap persoalan limbah. "Sebagai Anggota DPD RI, kita siap bekerja sama dengan Bank Dunia," kata Rahmat

harian andalas | Hal.

andalas/ist

BERBINCANG - Anggota DPD RI asal Sumut Dr H Rahmat Shah berbincang serius dengan Senior Sumber Daya Perairan dari Bank Dunia Pau van Hofwegen, baru-baru ini. Shah usai bertemu Paul van Hofwegen, Senior Sumber Daya Perairan dari Bank Dunia, baru-baru ini. Rahmat Shah mengaku dalam setiap kali berkunjung ke daerah-daerah, selalu menerima banyak aspirasi dari masyarakat. Di antaranya tentang permasalahan pertanian, terutama saluran iri-

gasi yang tidak berfungsi. Demikian pula dengan perairan sungai dan danau yang banyak tercemar akibat pembuangan limbah industri dan domestik. Maka itu Rahmat Shah menilai agenda yang akan dikerjasamakan dengan Bank Dunia ini sangat penting sebagai upaya mengantisipasi

meningkatnya pencemaran air di Indonesia sekaligus memberikan solusi mengatasi persoalan limbah yang makin mengkhawatirkan. Saat bertemu dengan Paul van Howegen, Rahmat Shah juga menyampaikan kegiatan Yayasan Rahmat Indonesia dan Persatuan Olahraga Berburu Indonesia (PORBI) menanam 1.000 batang pohon produktif dan memberantas hama babi di sekitar perkebunan Desa Situngkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Minggu (21/11). "Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pohon Sedunia yang jatuh pada setiap tanggal 21 November," terang pemilik Rahmat Shah yang juga selaku Ketua Yayasan Rahmat Indonesia. Pemilik Rahmat International Wildlife Museum & Gallery di Jalan S Parman Medan itu menjadi penyedia bibit pohon dalam kegiatan itu berharap melalui peringatan Hari Pohon Sedunia, wilayah Indonesia sebagai paru-paru dunia bisa dikembalikan. (GUS)

Calon PPP Menang di Kota Tanjung Balai Medan-andalas Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjung Balai, Drs H Thamrin Munthe dan Rolel Harahap yang diusung Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menang lagi pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Kota Tanjung Balai. Kemenangan ini, kata Koordinator Daerah (Korda) Tanjung Balai PPP Sumatera Utara, H Bustami HS, merupakan kemenangan rakyat Tanjung Balai yang telah menjatuhkan pilihan kepada pasangan yang diusung oleh PPP. "Alhamdulillah rakyat telah menunjukkan sikap aslinya, sikapnya yang luhur dengan memilih pasangan H Thamrin dan Rolel dan insya allah Pemilukada Kota Tanjung Balai satu putaran," kata H Bustami HS kepada wartawan di Medan, Senin (22/11). Sebelumnya, ungkap Bustami, Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu telah memutuskan agar digelar Pemilukada Ulang di 17 Kelurahan di Kota Tanjung Balai. Alhamdulillah, sebut Bustami, hasil Pemilukada ulang di 17 kelurahan tersebut memenangkan pasangan H Thamrin Munthe dan Rolel Harahap sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjung Balai. Atas nama Dewan Pimpinan Wilayah

(DPW) PPP Sumatera Utara, tegas Bustami, mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Tanjung Balai yang telah menjatuhkan pilihannya kepada pasangan Thamrin-Rolel, dimana Thamrin merupakan aktifis Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) ketika GPK dilahirkan. "Partisipasi masyarakat yang cukup baik, menunjukkan betapa masyarakat di Kota Tanjung Balai sebagai masyarakat agamis, familiar tetapi juga punya kesadaran demokrasi," ujar Bustami. Perolehan suara yang sangat signifikan, menurut Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara ini, adalah bukti bahwa masyarakat sudah tidak sabar lagi segera ada pemimpin baru di Kota Tanjung Balai. "Kepada seluruh elemen masyarakat di Kota Tanjung Balai, mulai dari unsur partai politik, tokoh ulama, OKP, LSM dan lainnya, untuk mendoakan pasangan ini agar kepemimpinan mereka selama lima tahun ke depan berguna bagi masyarakat Kota Tanjung Balai," kata Bustami. Atas kemenangan ini, kata Bustami, pihaknya berbangga dan mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Tanjung Balai, apalagi Pemilukada ini digelar di kampung halaman Ketua DPW PPP Sumatera Utara, H Fadly Nurzal SAg, semoga ini bisa menjadi kabar gembira bagi dia. (UJ)

KNPI Sumut: Semua Pihak Harus Lapang Dada Medan-andalas Berdasarkan hasil monitoring tim Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumut, pasangan Thamrin Munthe-Rolel Harahap memenangkan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Tanjung Balai ulang yang digelar, Senin (22/11) dengan raihan 49,30 persen suara. Jika diakumulasikan perolehan suara pasangan Thamrin-Rolel pada Pemilukada pertama yang sah di 14 kelurahan, maka pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang didukung Partai Golkar dan PPP ini menang satu putaran dengan persentase 38,75 persen perolehan suara dari 31 kelurahan. “Untuk itu kita sangat berharap kepada semua pihak agar menghormati da menerima hasil pemilukada yang sudah digelar ini. Kepada semua pihak agar menerima hasil pemilukada ulang ini dengan lapang dada,” kata Ketua DPD KNPI Sumut, Ir H Akhmad Yasyir Ridho Loebis, kepada wartawan, di Medan, Senin (22/11). Ridho kemudian menyampaikan ucapan selamat kepada pasangan Thamrin-Rolel atas terpilihnya mereka sebagai calon wali kota dan wakil wali kota ‘kota kerang’ itu. Apalagi calon wakil wali kota, Rolel Harahap, adalah Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Sumut. Ini merupakan suatu amanah rakyat yang harus diemban dengan baik,” ujar Ridho Lubis. Menurut Ridho Loebis, kemenangan

pasangan Thamrin Munthe-Rolel Harahap merupaka kemenangan rakyat Tajung Balai. “Dan sepantasnya kita mengucapkan syukur kepada Tuhan dan berterima kasih kepada rakyat Tanjung Balai yang sudah memilih ataupun yang tidak memberikan pilihan kepada pasangan tersebut,” ucapnya seraya menyatakan, atas nama pemuda Sumatera Utara, KNPI Sumut memberikan apresiasi terhadap rakyat Tanjung Balai yang tetap menjaga kondusifitas dalam menyalurkan hak politiknya. Hal senada juga ditegaskan Sekertaris MPI Sumut, Zaharuddin. Dia berharap, semua pihak harus menghormati pilihan rakyat Tanjung Balai ini guna mengaga situasi kondusif di ‘kota kerang’ itu. “Ini demi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kota Tanjung Balai ke depan,” ujar Zaharuddin yang juga Ketua Pemuda Muslimin Indonesia (PMI) Sumut ini. Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumut, Anang Anas Azhar menegaskan, hasil Pemilukada Tanjung Balai yang sudah ada harus sama sama dihormati dan dijunjug tinggi. Sebab, itu merupakan hasil dari sebuah pesta demokrasi. Dan setiap pertandingan menurutnya pasti ada yang kalah dan ada yang menang. (ham) “Yang perlu diingatkan, pasangan Thamrin Munthe-Rolel Harahap adalah pilihan rakyat. Karenanya, mereka harus memperjuangkan kepentingan rakyat Tanjung Balai,” ujarnya. (HAM)


SUMATERA UTARA

Selasa 23 November 2010

harian andalas | Hal.

Empat Kecamatan di Humbahas Nunggak Raskin

KILAS

Dana BDB Masih Nyangkut di Pemprovsu Lubuk Pakam-andalas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) segera menyalurkan dana Bantuan Daerah Bawahan (BDB) dan dana bagi hasil dari provinsi. Karena hingga kini dalam kas pendapatan daerah Deliserdang tercatat, khusus Tahun Anggaran (TA) 2010 dana tersebut baru terealisasi 47,48 persen atau nilainya mencapai Rp58.067.997.369. "DPRD tak sekedar mitra. Namun bagian yang tak terpisah dari eksekutif. Ini terlihat jelas bahwa tak ada satupun peraturan yang sah tanpa ada tanda tangan kedua belah pihak," ungkap Bupati Deliserdang Amri Tambunan ketika menerima tim reses DPRD Sumut daerah pemilihan 2, di Aula Cendana, Senin (22/11). Mereka adalah Guntur Manurung selaku ketua tim, Hasbullah Hadi, M Nuh, Effendi Napitupulu, Marahalim Harahap, Zulkifli Husein dan A Manurung. Turut hadir, sejumlah pimpinan SKPD se-jajaran Pemkab Deli Serdang. Di pertemuan itu, terungkap fakta bahwa alokasi BDB dan dana Bagi Hasil TA 2010 belum tersalurkan 100 persen. Dihitung nilainya mencapai Rp 58.067.997.369. Padahal, untuk TA Deli Serdang mendapat alokasi sebesar Rp 110.566.423.100. Artinya, besar dana yang belum tersalurkan mencapai Rp52.498.425.731 atau 52,52 persen. Ironisnya, jumlah dana BDB serta bagi hasil yang tersendat itu masih harus ditambah lagi tunggakan dari TA 2008 dan TA 2009. Nilainya pun cukup fantastik, yakni mencapai Rp 6.603.218.889. Oleh karenanya, khususnya pihak DPRD Sumut dituntut untuk melakukan penyempurnaan programprogram pembangunan. "Propinsi adalah perpanjangan tangan pemerintah pusat. Nah, wajar bila karya-nya sangat berharga. Syukur-syukur dapat menarik APBN ke kab/kota," tegas Amri. Menyikapi itu, DPRD Sumut dapem 2 yang diketuai Guntur Manurung menegaskan, bahwa masalah tersebut akan menjadi sorotan mereka. "Kita akan kerjasama dengan Komisi C, sebagai komisi yang membidangi urusan keuangan agar ada upaya untuk mempertanyakan ke Pemprovsu mengapa hal itu tak terbayarkan lunas," tegas Hasbullah Hadi.(TH)

Wali Kota Sidak Pematang Siantar-andalas Walikota Hulman Sitorus SE akhir pekan lalu, melakukan inspeksi mendadak (sidak) demi menindaklanjuti Agenda 100 hari kerja Wali Kota dan wakil wali kota Pematang Siantar, agar terwujudnya visi dan misi pembaharuan menuju Siantar Mantap, Maju dan Jaya. Kedatangan Walikota dalam melakukan sidak didampingi oleh Kabag Humas dan Protokoler Drs Daniel Siregar serta Kakan Satpol Hasudungan Hutajulu SH, Kabag Tapem Drs Rudi Dipo Silalahi. Sidak tersebut diawali ke sekolah SMA Negeri 3 di Jalan Pane serta ke kantor Lurah Tomuan, dan SMA Negeri 1 Jalan Pasoburan. Dalam kunjungannya tersebut disambut kepala sekolah dan guru-guru seperti Kepsek SMAN 3 Drs Limson Simbolon, Kepsek N 1 Drs Robertson Hutagaol dan lurah Tomuan Kepala Badan Investasi Penanam Modal dan Promosi Daerah Ir Bonatua Lubis. Wali Kota Hulman Sitorus SE berharap agar para guru bekerja lebih aktif dalam mengajar untuk meningkatkan kualitas Siswa. Sebab nasib para siswa ada di tangan para guru-guru. (EP)

andalas Lugas & Cerdas

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Rasum, Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP SIBOLGA/TAPTENG: Parlin Gultom NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua BANDA ACEH: Salman, Afrizal SIGLI: Dhian Anna Asmara, Tasbir BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar MEULABOH: Iskandar Muda. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison LHOKSEUMAWE: Saifuddin. LHOKSUKON: Usman Cut Raja.

bambang tandy utama 3830774075

12

andalas/ryad

TERJARING RAZIA-Pelajar tingkat SLTP dan SLTA atau SMK yang bolos pada jam belajar terjaring dalam razia Operasi Kasih Sayang 2010, Senin (22/11).

Pelajar Bolos Terjaring Operasi Kasih Sayang Perbaungan-andalas Sebanyak 7 pelajar tingkat SLTP dan SLTA atau SMK yang bolos pada jam belajar, terjaring dalam razia Operasi Kasih Sayang 2010, Senin (22/11) sekira pukul 08.00 WIB di sekitar kota Perbaungan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai. Ketujuh siswa yang terjaring dengan melibatkan Polsek Perbaungan itu, adalah Ari Putra siswa kelas I SMK Musda Perbaungan, Mhd Ridwan Nasution

Siswa kelas II SMP Negeri I Perbuangan, Puji siswa kelas I SMK Musda Perbaungan, Tami siswa kelas I SMK Musda Perbaungan, Imam Safii Hara-

hap siswa kelas III SMP Negeri II Perbaungan, Alpi siswa III SMP Negeri II Perbuangan dan Tamin siswa kelas I SMK Melati. Ari di Mapolsek Perbaungan mengatakan, dirinya bukan bolos, karena terlambat maka tidak diizinkan masuk. "Aku terlambat, makanya nggak dibolehkan masuk, kemudian aku duduk sarapan di depan sekolah Setia Budi. Di situ aku ditangkap," terangnya. Kapolres Sergai Drs

Eri Safari melalui Kasubag Humasy Iptu Z Siregar di Mapolres Sergai mengatakan, razia Operasi Kasih Sayang 2010 dilakukan Polsek Perbaungan dalam rangka mengantisipasi maraknya pelajar berkeliaran pada jam sekolah, sehingga diperlukan penertiban. "Saat ini banyak pelajar berkeliaran di jalan-jalan dengan pakaian sekolah ketika berlangsung jam belajar. Untuk itu, Polres Sergai menggelar razia,"ujar Z Siregar. (RYAD)

Penerimaan CPNS di Langkat

Tidak Ada Sogok, Jangan Mau Dibujuk Rayu Stabat-andalas Menjelang penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di jajaran Pemkab L angkat, berbagai isu mengenai adanya aksi para calo pun muncul ke permukaan. Dikatakan, para calon bisa diterima jika bisa membayar ratusan juta rupiah kepada Bupati Langkat, Ngogesa Sitepu. Isu itu pun berkembang hingga meresahkan masyarakat. Seperti yang dikatakan beberapa warga kepada andalas di Stabat, Minggu (21/11), bagaimana anaknya mau diterima, uang saja pun mereka tidak punya. Karena itu

mereka hanya bisa pasrah. "Kalau orang miskin seperti kami ini mana mungkin. Mana ada uang kami untuk membayarnya," ujar mereka. Namun, mereka juga belum mengetahui berapa besar uang yang harus disetorkan jika ingin lulus dan diterima sebagai CPNS. Hanya saja, menurut isu yang berkembang pasarannya sekitar Rp 100 juta. Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Langkat, H Amril SSos MAP dengan tegas membantah. Menu-

rutnya, isu itu tidak benar. Jadi, jangan mau dan mudah termakan isu yang tidak bertanggung jawab. "Memang selama ini banyak sekali oknum yang mengaku sebagai orang dekat dan keluarga Bupati. Namun, jangan terpancing, apalagi jika ada yang mengaku bisa membantu untuk meluluskan para calon. Lihat saja buktinya, banyak yang sudah menjadi korban penipuan dari oknumoknum yang tidak bertanggungjawab itu," ujarnya. Senada juga dikemukakan Kabag Humas Langkat H Syahrizal SSos MSi. Menurut dia, semua

calon harus percaya kepada kemampuannya sendiri. Jadi, tidak ada suap dan sogok. Karena itu jangan mau dibujuk rayu calo. Penegasan itu disampaikannya kepada andalas saat ditanya melalui HP, Minggu (21/11). Untuk itu, diharapkan kepada seluruh warga masyarakat Langkat untuk tidak teriming-iming dengan berbagai informasi yang berkembang tentang penerimaan CPNS tahun 2010 ini bisa diurus oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan pejabat ataupun instansi yang ada di Pemkab Langkat. (BD)

Dolok Sanggul-andalas Empat dari sepuluh kecamatan yang ada di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), hingga Nopember 2010 masih menunggak pembayaran beras miskin (raskin). "Keempat kecamatan itu adalah Kecamatan Baktiraja, Sijama Polang, Onan Ganjang dan Dolok Sanggul. Masing-masing kecamatan menunggak sekitar Rp 84 juta, dan merupakan tunggakan pembayaran jatah raskin mulai bulan Oktober 2010," kata Asisten II Pemkab Humbahas Humutur Siagian di kantornya, Jumat (19/11). Humutur menjelaskan, tunggakan tersebut terkuak setelah adanya pemberitahuan dari pihak Badan Urusan Logistik (Bulog) Cabang Pematang Siantar. Sehingga atas pemberitahuan tersebut, pihaknya langsung melakukan rapat koordinasi dengan seluruh camat se Kabupaten Humbahas. "Nilai tunggakan raskin untuk jatah Oktober hingga November 2010 di Kabupaten Humbahas seperti disampaikan pihak Bulog mencapai Rp 266.386.000. Tapi setelah dilakukan rapat dengan para camat, nilainya hanya Rp 84 juta. Jadi persoalannya belum jelas dimana. Nanti akan ditelusuri oleh kedua belah pihak," ujarnya. Humutur menambahkan, sebelumnya pihak Bulog juga menyatakan bahwa tunggakan tersebut terjadi di seluruh kecamatan, tetapi setelah kita cek hanya empat kecamatan. Tunggakan raskin di Kecamatan Baktiraja merupakan tertinggi, yakni sekitar Rp39.352.000, disusul Kecamatan Sijama Polang sekitar Rp29.376.000, Kecamatan Onan Ganjang Rp4.488.000, dan Kecamatan Dolok Sanggul Rp10.856.000. "Tunggakan raksin ini sebenarnya bukan unsur kesengajaan, tetapi karena ada pergantian Camat di kecamatan tersebut," tandasnya seraya mengimbau agar seluruh camat segera melunasi tunggakan tersebut pada minggu ketiga bulan ini. (MPL)

PAUD Siaga Balige Diresmikan Balige-andalas Pendirian Sekolah PAUD di Asrama Kirpana Yonif 125/SMB yang diberi nama PAUD Siaga, merupakan suatu bentuk kepekaan dan kepedulian terhadap peningkatan pendidikan bagi anak usia dini dilingkungan asrama Yonif 125/SMB dan masyarakat umum di sekitarnya. Demikian ditegaskan Dan Yonif 125/SMB Kabanjahe Letkol Sukirman Sulaiman dalam sambutannya pada acara peresmian PAUD Siaga di Asrama Kirpana Yonif 125/SMB, Jumat (19/11). "Kita patut menyampaikan terimakasih kepada semua pihak, khususnya Bupati Toba Samosir atas atas partisipasi mewujudkan Pendirian Sekolah PAUD di Asrama Kirpana ini," kata Letkol Sukirman. Dia mengatakan, untuk saat ini di Asrama Yonif 1215/SMB Balige terdapat sekitar 41 anak-anak usia 3 - 4 tahun. Melalui pendirian PAUD Siaga ini maka anak usia dini akan diajarkan menjadi mandiri, berani, disiplin, dan mempunyai inisiatif serta memiliki kreativitas. "Anak yang mendapat pendidikan yang lebih baik akan dapat menyongsong masa depan yang lebih baik pula," ujarnya. Sementar itu, Bupati Toba Samosir Prof Kasman Simanjuntak pada kesempatan itu mengatakan, memberikan pendidikan kepada anak usia dini merupakan amanat UUD 45 yang menjadi tanggung jawab bersama. "Program PAUD sangat penting karena pendidikan yang dimulai dari usia dini merupakan emas pembentukan otak dan karakter anak itu sendiri. Jika kita salah mendidik anak sejak usia dini maka kesalahan itu akan merusak seluruh masa depannya," kata Kasman. Kasman mengatakan, pihaknya berkomitmen memberikan pendidikan kepada anak-anak mulai usia dini di Toba Samosir, seperti membentuk lembaga PAUD di asrama Kipana A Yonif 125/ Simbisa desa Paindoan.(CHP)

Minggu Bersih di Desa Kepala Sungai Dalam rangka pelaksanaan program Bupati Langkat minggu bersih yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Desa Kepala Sungai, berkerjasama dengan warga masyarakat Desa Kepala Sungai Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat.

S

ELAIN melakukan kunjungan kerja (Kungker), M Sahrul juga meninjau jalan yang diswadayakan oleh Karang Taruna dan masyarakat Desa Kepala Sungai. M Sahrul mengatakan, pemerintah tidak akan sanggup memenuhi seluruh keinginan masyarakat dalam peningkatan pembangunan, jika semata-mata mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tanpa keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, pemerintah memerlukan kerjasama dan partisipasi masyarakat. Dalam kesempatan itu, Sahrul juga mengaku dirinya

andalas/subur sahputra

SALURAN AIR-Angota Komisi III DPRD Langkat M Sahrul SSos, dan Camat Secanggang Dra Nilawati didampingi Kepala Sungai Masriadi, memantau saluran air yang tumpat. cukup puas dan bangga melihat semangat kegotong royongan serta kekompakan Karang Taruna dan

masyarakat Desa Kepala Sungai, dalam rangka melaksanakan program minggu bersih Bupati

Langkat. Minggu bersih itu dihadiri ratusan masyarakat desa dan Ketua Fraksi Golkar, Dra

Nilawati Camat Kecamatan Secanggang, Aliandi SH Sekretaris Kecamatan Secanggang, Masriadi Kepala Desa Kepala Sungai, Briptu Marianto Provos Polres Langkat, Aiptu Muliono kanit Binmas/Babin Kantibmas, AKP Budiman Karo-karo, Suherman Ketua Karang Taruna Desa Kepala Sungai, dan tokoh masyarakat serta para angota Karang Taruna lainnya. Camat Secanggang Dra Nilawati mengemukakan, masyarakat Desa Kepala Sungai selain melaksanakan program minggu bersih/jum'at bersih, mereka juga mengadakan swadaya, untuk menimbun jalan yang berlubang-lubang di desa mereka. Senada juga dikemukakan Kades Kepala Sungai Masriadi. Dia mengaku senang dan bangga melihat warganya yang bisa kompak dan berkerjasama untuk membangun serta memajukan desa. Masriadi menambahkan, selain minggu bersih membersihkan saluran air yang tumpat atau menimbun jalan yang berlubang dengan sertu air, yang dibeli hasil swadaya Karang Taruna dan masyarakat. (SBR)


SUMATERA UTARA

Selasa 23 November 2010

harian andalas | Hal.

13

TARGET Kembali Pertanyakan

KILAS

Jabatan Struktural Amanah Kisaran-andalas Bupati Asahan Drs Taufan Gama Simatupang MAP mengambil sumpah dan melantik pejabat struktural eselon III di lingkungan Pemkab Asahan, akhir pekan lalu di Aula Melati Kantor Bupati Asahan. Dalam sambutannya usai mengambil sumpah dan melantik Ir Ahmad Subari dan Taswir ST yang dimutasikan dari Sekretaris PU Asahan menjadi Kabid Usaha Ekonomi Rakyat pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, serta Taswir yang menduduki jabatan barunya menjadi Sekretaris PU Asahan yang sebelumnya pegawai pada Badan Penanggulangan Bencana Pemkab Asahan. Menurut Bupati Asahan yang diwakili Wakil Bupati Surya BSc bahwa jabatan struktural yang diemban bagi pejabat yang baru dilantik merupakan amanah dan kepercayaan, jadi tidak usah terlalu senang jika kita diberi kepercayaan atau tidak perlu terlalu susah karena suatu saat kepercayaan ini dipindahkan kepada orang lain. Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati juga menjabarkan tentang arti penting jabatan strukturalyang terdiri dari tiga hal, pertama sebagai pejabat strukturalmerupakan bagian daripada pembuat kebijakan, kedua Tanggung Jawab sebagai pejabat strukturaladalah melakukan upaya agar kebijakan tersebut terlaksana, dimanapun level tersebut dibuat. Ketiga, ikut mengawasi dan memonitor apakah kebijakan tersebut sudah mencapai sasaran dan menghasilkan sesuatu yang diharapkan sembari Wakil Bupati menambahkan inilah etika menjadi seorang pejabat strukturalsejkaligus mengucapkan selamat bertugas bagi pejabat yang baru dilantik. (FAS)

Dugaan Penyimpangan Anggaran Diskanla Asahan Kisaran-andalas Dugaan penyimpangan anggaran Dinas Kelautan Pemkab Asahan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Asahan tahun 2008 lalu, sebelumnya pernah dilaporkan DPP LSM Target ke Kejari Kisaran tertanggal 10 September 2009 dengan Nomor Surat : 122/ TARGET/DPP-AS/IX/2009, namun entah apa penyebabnya kasus ini terhenti begitu saja.

Jalan Dusun II Pernangenen Rusak STM Hilir-andalas Kondisi Jalan Dusun Pamah Semei Mei menuju Dusun Pernangenen Desa Penungkiren Kecamatan STM Hilir Kab Deli Serdang rusak parah. Masyarakat setempat mengeluhkan pihak Pemkab Deli Serdang yang tidak kunjung melakukan perbaikan maupun pengaspalan baru di ruas yang terkena longsor. Padahal, jalan itu merupakan akses utama keluar dari dusun itu menuju Desa Penen Kecamatan Biru Biru. "Jalan ini betul-betul memprihatinkan. Jangankan roda empat, untuk roda dua saja sangat sulit melintasi jalan tersebut. Kami seperti dianaktirikan oleh Bupati Deli Serdang Drs Amri Tambunan," keluh Popo Barus, warga usun II Pernangenen Desa Penungkiren Kecamatan STM Hilir, diamini sejumlah warga lainnya, Minggu (21/11). Pantauan di lapangan, kondisi jalan tersebut sudah sangat parah, sejak jalan tersebut dibuka oleh pihak PU Deli Serdang menjelang Amri Tambunan maju untuk periode kedua menjadi Bupati Deli Serdang, jalan tersebut belum pernah diaspal. Kini jalan tersebut sudah rusak dan longsor, sehingga kendaraan roda empat dan dua sangat sulit untuk melintasi jalan tersebut. "Kami sangat berharap Pemkab Deli Serdang segera melakukan pengaspalan untuk meningkatkan kenyamanan aktivitas warga dan mendorong kesejahteraan masyarakat. Sebab kami warga Pernangenen juga dulu turut mendukung Amri Tambunan untuk maju kedua kalinya," ujar Herman. (JL)

Pj Wali Kota Tabur 2000 Bibit Ikan Tebing Tinggi-andalas Pemerintah Kota Tebing Tinggi bekerjasama dengan Komunitas Cinta Melestarikan Sungai Bahilang (Kecambah) Kota Tebing Tinggi serta Kantor Badan Lingkungan Hidup Propinsi Sumut melakukan penaburan 2000 bibit ikan jenis Gurami dan Nila, di aliran sungai Bahilang di kawasan Kecamatan Padang Hulu Kota Tebing Tinggi, Minggu ( 21/11). Kegiatan yang dilakukan Pemko Tebing Tinggi menaburkan bibit ikan juga dilakukan penghijauan bentaran sungai, dengan menanam pohon Durian serta Alpokat dengan harapan, di samping sebagai penghijauan nantinya anak maupun cucu putera daerah Tebing Tinggi bisa menikmatinya di masa mendatang. Kepala Badan Lingkungan Hidup Propinsi Sumut DR Ir Hj Hidayati MSi mengakui dalam melestarikan keberadaan sungai Bahilang, pihaknya akan membantu Pemko Tebing Tinggi 400 jenis pohon guna disebarkan di bentaran sungai. "Sungai adalah tanda-tanda kehidupan, jika sungai bersih kehidupan akan bersih, jika kering maka keringlah kehidupan," kata Hj Hidayati. Penjabat Walikota Eddy Syofian mengakui bahwa di masa dirinya masih duduk dibangku SMP, bersama almarhum ayahnya, pernah menangkap ikan di bentaran sungai Bahilang dan memperoleh ikan dalam seharian dapat 3 kg. Sekarang ini, ikan tersebut sulit diperoleh. "Di samping ikan banyak, kebersihan sungai kala itu terpelihara," kenang Eddy Syofian. (MET)

andalas/fas

SERAHKAN BERKAS-Ketua DPP LSM Target menyerahkan berkas dugaan penyimpangan anggaran Dinas Kelautan kepada Kasat Intel Kejari Kisaran Rudi Parhusip SH.

Petani Desa Percut Mohon Keadilan Percut Sei Tuan-andalas Petani desa Percut persisnya di dusun XVI Paluh Sungai Lalang Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang kecewa, karena pengaduan mereka terkait perusakan ratusan hektar lahan mereka di desa itu sama sekali tidak ditanggapi Polresta Medan. Beberapa perwakilan petani, Jum'at (19/11) lalu, telah mengadukan perusakan lahan pertanian yang siap panen, yang dilakukan PT Sungai Uang, namun petani harus menerima kenyataan pahit kalau pengaduan mereka dianggap sepi oleh petugas di sana. Sebab itu, warga mendesak Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga menegur aparatnya sesuai dengan

misi dan visi polisi sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. "Melalui pemberitaan ini kami sampaikan kepada Kapolresta Medan agar memberikan sedikit hati nurani kepada kami, karena lahan pertanian yang sudah kami olah puluhan tahun ini, tiba-tiba diklaim milik PT Sungai Uang, yang bermaksud menjadi areal pertanian itu menjadi kawasan perkebunan sawit. Hal itu ditegaskan Torang Simanjuntak bersama puluhan petani yang mendampinginya, Minggu (21/11), di Desa Percut. Mereka juga sudah berusaha mencoba menghalau kinerja alat berat (beko) milik PT SU yang sedang mengobrak abrik lahan pertanian warga.

Warga petani lainnya menerangkan, sejak tahun 1975, dia sudah membuka lahan yang bersebalahan dengan paluh yang berisi air asin itu. Areal itu dulunya hutan semak belukar dan rawarawa yang banyak terdapat binatang melata dan monyet buas, sehingga tidak seorang pun berani masuk ke dalamnya. "Tetapi karena ingin mencari makan, kami memberanikan diri membukanya," ujar Hutabarat. Belakangan kakek tua yang sudah berumur lebih 70 an tahun ini heran, mengapa tiba-tiba, tepatnya tahun 2002, seorang nenek-nenek bernama Hj Nurliah Nasution, saat itu sudah berusia 63 tahun mengaku menguasai lahan hampir enam hektar,

berdasarkan SK Tanah Camat PS Tuan, semasa Drs H Makmur Sayuti dan Faisal yang saat itu masih Pl Kepala Desa Percut. Tetapi, seperti yang bisa sama kita tebak, Nurliah pun menjual lahan itu ke PT SU. Lahan di desa Percut dan sekitarnya, saat ini memang dilaporkan sedang menjadi incaran para pengusaha sawit, beberapa nama diantaranya IC, As, Ap dan lainnya, 'main' di desa yang memang punya areal cukup luas itu. Kita pun salut jika tibatiba Hj Nurliah tahun 2002 bisa membeli rawa-rawa seluas 6 hektar itu, padahal tahun itu juga, untuk melintas ke areal itu saja orang masih takut karena banyak binatang melata dan buas. (FT)

Pj Wali Kota Ramah Tamah Dengan Kapoldasu-PWI Tebing Tinggi-andalas Pj Walikota Tebing Tinggi Drs H. Eddy Syofian MAP melakukan ramah tamah dengan Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno SH dan unsur Pengurus PWI Cabang Sumut di Kota Tebing Tinggi, Minggu (21/11). Turut hadir Kapolresta Tebing Tinggi AKBP Drs Robert Haryanto W SSos dan Wakapolresta Kompol Syafwan Khayat SH MHum. Sementara unsur Pe-

ngurus PWI Cabang Sumut yang hadir Ketua Drs Muhammad Syahrir, Wakil Ketua Bidang Organisasi Drs Khairul Muslim, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Zulkifli Harahap, Sekretaris Edward Thahir S Sos, Wakil Sekretaris Zul Anwar Ali Marbun, Ketua Seksi Pempolkam Feirizal Purba, Wakil Ketua Seksi Hubungan Antar Daerah Drs Syukrun Fahri, dan Ketua PWI Perwakilan Kota Tebing

Tinggi AH Kartono. Dalam kesempatan ramah tamah tersebut, Pj Wali Kota Tebing Tinggi Drs Eddy Syofian bersama Kapolresta Tebing Tinggi AKBP Drs Robert Haryanto W SSos dan Wakapolresta Kompol Syafwan Khayat SH M Hum menyampaikan kondisi Kota Tebing Tinggi yang relatif aman dan kondusif berkat adanya jalinan kebersamaan antar unsur muspida yang didukung segenap kom-

ponen masyarakat Kota Tebing Tinggi, termasuk dukungan para insan pers. Sedangkan Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno SH maupun Ketua PWI Cabang Sumut Drs Muhammad Syahrir sama berharap agar suasana aman dan kondusif tersebut dapat dipertahankan, sehingga kegiatan ekonomi dan aktivitas masyarakat dapat berjalan tanpa ada gangguan maupun hambatan yang berarti. (RIL/REL)

Dari penuturan Ketua DPP LSM Target Zulfi Andry kepada andalas di gedung Kejari Kisaran Jalan WR Supratman, Senin (22/11), pihaknya pernah menyerahkan satu berkas permohonan kepada Kejari Kisaran agar dilakukan pengusutan atas semua program/ kegiatan asal Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Asahan Tahun 2008. Oleh pihak Kejari pada waktu itu laporan tersebut ditanggapi dengan baik. Bahkan, DPP LSM Target pernah diberi kabar menyangkut permasalahan itu telah dilakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat berwenang asal Diskanla. Namun sekarang, pihaknya tak lagi menemukan tindak lanjut proses hukumnya. Disebutkan, terkait hal itu, pihaknya berharap kepada Kejari Kisaran untuk melanjutkan kembali pemanggilan dan pemeriksaan terhadap oknum-oknum yang terlibat dalam menjalankan pelaksanaannya. Sehingga dapat mempertanggungjawabkannya, apakah program/kegiatan yang kami laporkan tersebut sudah terlaksana dengan sebenarnya atau telah dijadikan alat untuk memperkaya diri pejabat terkait. (FAS)

DPD RI-Pemkab Sergai

Sosialisasikan Empat Pilar Kehidupan Sei Rampah-andalas Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI bekerjasama dengan Pemkab Serdang Bedagai mensosialisasikan empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yaitu, Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika, dan Ketetapan MPR RI kepada jajaran Pemkab dan unsur pemuda Kabupaten Sergai , akhir pekan lalu di aula Sultan Serdang kantor Bupati Sergai di Sei Rampah. Sosialisasi itu dihadiri anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI DR H Rahmat Shah, Bupati HT Erry Nuradi, Kapolresta Tebing Tinggi AKBP Robert Haryanto Watratan SH, SSos, Wabup H Soekirman, mewakili Dandim 0204/DS, mewakili Kapolres Sergai, mewakili Kajari Sei Rampah, Wakil Ketua PN Tebing Tinggi Deli, para Camat, Kacabdisdik Kecamatan, pimpinan SKPD dan ketua organisasi kepemudaan di Sergai. H Rahmat Shah didampingi Marzuki Lubis SH selaku narasumber menjelaskan, bahwa sosialisasi keempat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara itu bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap keempat materi sosialisasi termasuk perubahan beberapa pasal yang terdapat dalam UUD 1945. Diungkapkan Rahmat Shah, alasan dipilihnya Kabupaten Sergai sebagai lokasi sosialisasi karena kabupaten ini dinilainya merupakan daerah pemekaran yang telah berhasil dan proses percepatan pembangunan yang dilaksanakan jajaran pemerintahan bekerjasama dengan masyarakat di daerah ini terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Percepatan perubahan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat dewasa ini, menurut anggota DPD asal Sumatera Utara ini hendaknya bisa diimbangi dengan pemahaman mendasar tentang berbangsa dan bernegara. (RYAD)

Peran Guru Sangat Strategis dalam Proses Pembelajaran

Oleh karena itu, kompetensi guru merupakan unsur utama dalam perbaikan dan meningkatkan kualitas SDM menjadi insan Indonesia yang mampu melanjutkan pembangunan ke arah yang lebih baik, sejahtera dan beradab. Hal itu dikatakan Bupati

Simalungun dalam sambutan tertulisnya dibacakan Wakil Bupati Hj Nuriaty Damanik SH saat membuka seminar nasional yang dilaksanakan oleh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Simalungun yang dipusatkan di aula FKIP Universitas HKPB

Nomensen, akhir pekan lalu. Hadir dalam kesempatan itu, Kadis Pendidikan Kabupaten Simalungun Albert Sinaga MPd dan para pengurus PGRI baik kabupaten, cabang maupun ranting. Bupati mengharapkan, kegiatan seminar ini dapat dijadikan komitmen para pendidik untuk terus maju, berjuang memperbaiki kompetensinya untuk menjamin keberlangsungan pendidikan yang berkualitas, tingkatkan loyalitas dan disiplin, sehingga kita dapat melakukan perubahan yang signifikan dalam membanguan Simalungun yang luas. Seminar ini diikuti oleh

andalas/edi pangaribuan

Peran guru sangat strategis untuk membimbing, mengarahkan dan mendidik para siswa dalam proses pembelajaran, dan peran mereka tidak dapat digantikan oleh siapapun termasuk ilmu dan tekhnologi yang canggih. Alat, media pendidikan, sarana dan prasarana serta multi media merupakan 'SAHABAT' guru dalam melaksanakan tugas.

NARA SUMBERWakil Bupati Hj Nuriaty Damanik SH bersalaman dengan nara sumber Prof Dr Syawal Gultom MPd (Rektor Unimed).

1.600 orang guru yang mewakili 14.500 guru di Kabupaten Simalungun yang terdiri dari 9.000 guru negeri, 4.000 guru swasta serta 1.500 guru di lingkungan Kementrian Agama dan siap untuk mendukung kebijakankebijakan yang telah di program oleh Pemkab Simalungun di masa yang akan datang. Sebagai nara sumber dalam seminar ini yaitu Prof Dr Syawal Gultom MPd (Rektor Unimed), Drs Lungguk Sitorus MEd (LPMP Sumut) dan Drs Sinar Bornok Sinurat MPd (LPMP Sumut). (EP)


ACEH MEMBANGUN

Selasa 23 November 2010

KILAS

harian andalas | Hal.

1.160 Korban Tsunami di Sigli Belum Dapat Bantuan

Judi Marak di Terminal Bus Bireuen Bireuen-andalas Praktik perjudian jenis kartu domino kembali marak di Terminal bus Bireuen. Padahal dua hari sebelumnya lokasi tersebut sudah digerebek p e t u g a s Kepolisian Resor (Polres) Bireuen. D a l a m penggerebekan tersebut, polisi sempat mengamankan belasan penjudi dan menyerahkannya ke WH Bireuen. Namun para pelaku "peh bate" seakan tidak jera, buktinya judi domino kembali berlangsung di terminal tersebut. Pantauan andalas Minggu dan Senin kemarin siang, satu lokasi judi domino di terminal L-300 memang sudah fakum. Tidak seperti sebelumnya di sekitar itu parkir sejumlah sepeda motor dan beca penumpang. Lokasi lapak itu sepi. Hanya beberapa awak minibus yang mangkal menunggu penumpang. Sementara di sebuah warung kopi yang berjualan di atas badan jalan menuju Desa Kommes, Kota Juang, hingga saat ini juga belum ditertibkan. Di sekitar eks terminal bus antar kota, sejumlah orang berkumpul bermain domino. Lapak judi domino itu hanya beberapa puluh meter dari lapak yang digerebek polisi dua hari lalu. "Sulit diberantas memang, karena proses kepada penjudi tidak tegas. Penjudi yang tertangkap sesuai aturan harus diserahkan ke wilayatul hisbah (WH), sampai disana dilakukan pembinaan dan dilepaskan. Beginilah jadinya," ujar Saifullah (40) warga Bireuen yang sering melintas di kawasan terminal bus Bireuen. Dia menuturkan, sebelumnya Dinas Syariat Islam Bireuen telah mengedarkan selebaran yang salah satunya berbunyi dengan tegas melarang segala permainan yang mengarah ke perjudian termasuk domino. Namun imbauan dan peringatan itu sepertinya tidak membuat warga yang gemar judi domino kecut. Sebelumnya beberapa hari lalu diberitakan Judi tusot dan domino yang sempat "padam" dengan adanya operasi pemberantasan judi yang dilakukan petugas keamanan menjelang bulan Ramadhan lalu, sekarang ini mulai kambuh di Bireuen. (HUS)

Sigli-andalas Memasuki tahun ke tujuh paska bencana alam tsunami, 1.160 kepala keluarga (KK) di Kota Sigli, Kabupaten Pidie, dilaporkan belum memperoleh dana bantuan rehabilitasi rumah. Padahal, data korban sudah terdaftar dibagian penanggulangan bencana alam di daerah itu. "Kami sangat berharap, Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf agar memperjuangkan bantuan rehabilitasi rumah warga di lima desa (gampong) yang rusak akibat diterjang tsunami pada 26 Desember 2004 silam. Jauh hari sebelumnya, rumah warga yang rusak sudah didata dan dijanjikan akan diberikan dana rehabnya, namun hampir tujuh tahun, bantuan itu tak kunjung datang," ungkap Zainal AZ, salah seorang warga yang rumahnya turut rusak diterjang tsunami kepada andalas, Minggu (21/11) kemarin. Menurut Zainal, sebelumnya pihak Badan Reintegrasi dan Rehabilitasi (BRR) dibawah pimpinan Kuntoro sudah lama mendata rumah-rumah warga yang hancur dan rusak parah serta rusak ringan untuk segera diperbaiki. "BRR menjanjikan dana bantuannya per rumah yang rusak berat dan ringan Rp15 hingga Rp 20 juta. Namun bantuan itu tak kunjung dite-

rima masyarakat korban tsunami," tambah Zainal. Di Kecamatan Kota Sigli, sambung Zainal, daerah paling parah mengalami kerusakan. Selain material, bencana tersebut juga merenggut banyak korban jiwa. Zainal juga memaparkan, kendati ribuan warga di Kecamatan Kota Sigli, sudah mendapat rumah bantuan yang dibangun pihak asing, namun yang terkendala dengan masalah rumah yang rusak berat dan ringan yang belum memperoleh bantuan padahal sudah dijanjikan. "Ada juga kelurahan (gampong) yang sudah mendapat bantuannya, seperti sebagian kecil warga Keramat Luar. Sedangkan desa-desa lainnya belum memperoleh bantuan, atau paling sedikit 1.160 KK lagi," ujarnya. Terkait dengan bantuan rehabilitasi rumah warga di Desa Blang Paseh, Blok Bengkel, Keramat Luar, Keramat Dalam, dan Kuala Pidie, disinyalir dananya diseleweng-

kan pihak BRR yang berkantor di Banda Aceh. Buktinya, sebut warga Blang Paseh, hingga sekarang dana itu masih belum mengalir kepada korban bencana alam tsunami meski sudah hampir tujuh tahun dijanjikan. Sejalan dengan keluhan seribuan lebih KK yang belum mendapat bantuan akibat bencana alam itu, kini mulai diributkan lagi, atau warga mulai mengungkit "batang terendam". Hal ini, terkait pula dengan janji pemerintah serta tidak lepas pula dengan kondisi ekonomi masyarakat yang terimbas bencana tsunami. "Saya prihatin sekali masih ada pihak-pihak berwenang yang menanggulangi bencana "berpesta pora" atas penderitaan rakyat," sebut Asnawi Ali, Ketua Yayasan Pemerhati Sosial dan Pembangun Pidie kepada andalas, Minggu kemarin petang. Asnawi yang juga Ketua Gakpenas Pidie menyebutkan, pihaknya merasa prihatin dengan kondisi korban bencana alam tsunami yang rumahnya rusak berat dan ringan belum menerima bantuan, padahal sudah berulang kali diambil datanya oleh pihak BRR. "Ini kan sudah tidak benar

lagi, masak bantuan untuk korban tsunami yang hampir memasuki tahun ke tujuh belum tuntas. Jangan-jangan nanti rakyat menuding pemerintahan dzalim," tegasnya. Menurut Asnawi, bencana alam tsunami di Aceh, 26 Desember 2004, merupakan bencana terbesar di dunia, dimana 500.000 jiwa lebih penduduk Aceh terengut nyawanya pada bencana yang mengerikan itu, belum lagi harta benda dan bangunan rumah dan gedung, perkantoran, serta beberapa tempat ibadah. Di Kabupaten Pidie saja, tercatat 5.700 lebih yang tewas, atau terbesar untuk warga Banda Aceh dan Aceh Barat. Dari catatan yang tewas, belum terhitung ribuan jasad tak ditemukan. Dari pihak Kepala Kelurahan (Red-Keuchik Gampong) Blang Paseh mengakui, jika data rumah masyarakat yang rusak berat dan ringan untuk memperoleh ganti rugi dari pemerintah sudah sering didata dan dijanjikan dananya akan segera dicairkan, tapi hingga sekarang janji itu tak pernah terwujud. Sehingga, masyarakat korban tsunami terus menuntut meski tahun ke tahun terus berjalan menantikan harapan yang tak kunjung datang. (DHIAN)

PRESIDENT SUN-1 THAMRIN-4 BINJAI ST-4 13.00-15.45-18.30-21.15 PALLADIUM-1 THAMRIN-1 BINJAI ST-1 12.15-15.00-17.45-20.30

Minyak Tanah Langka di Bireuen Bireuen-andalas Harga minyak tanah ditingkat pengecer di Kabupaten Bireuen mencapai Rp5500 per-liternya. Hal tersebut terjadi karena minyak tanah di daerah itu semakin langka. Salah seorang pemilik toko kelontong yang juga menjual minyak tanah mengatakan, dirinya terpaksa menjual minyak tanah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp3.850 karena harga tebus di pangkalan sudah mahal. "Belum lagi ongkos angkutan," katanya. Di tempat terpisah, Mahdi (38) yang juga pengecer minah di Pulo Ara, Kota Juang, Bireuen mengatakan, selain harga tebus dari pangkalan mahal, pasokan minyak tanah beberapa hari ini juga tersendat. "Pasokan akan kembali lancar beberapa hari ke depan dan harganya akan kembali normal," ujarnya seraya mengatakan biasanya harga minah dijual Rp4.000 perliter. Sementara dari informasi pengecer menyebutkan kelangkaan minah di Bireuen kerap terjadi, sehingga menyulitkan masyarakat yang masih banyak menggunakan mitan untuk memasak. Diduga, ada pihak-pihak yang dengan sengaja menimbun minyak tanah untuk dijual ke daerah lain guna memperoleh keuntungan lebih besar. (HUS)

Jalan Rusak, Siswa Mengeluh

Pertamina Sosialisasi Penggunaan Tabung Gas Sigli-andalas Rendahnya pemahaman penggunaan tabung gas berukuran 3 kilogram di Kabupaten Pidie, memaksa pihak Pertamina turun ke lapangan untuk melakukan sosialisasi cara pemasangan selang tabung gas di Desa Raya Gogo, Kecamatan Padang Tiji. Rasa ingin tahu menggunakan tabung gas berukuran 3 kilogram itu membuat ratusan ibu rumah tangga, tampak begitu antusias mengikuti sosialisasi yang digelar pihak Pertamina. Minatnya ibu rumah tangga mengikuti sarasehan tersebut berkaitan dengan menyebarnya isu ditengah masyarakat bahwa tabung gas yang dibagikan oleh pihak Pertamina, merupakan "bom waktu" yang suatu saat dapat menimbulkan korban jiwa dan kerusakan bangunan. Rumor inilah yang membuat ribuan tabung gas gratis yang disalurkan pemerintah oleh masyarakat di "gudangkan" alias disimpan atau kebanyakan dijual pada pedagang. Salah satu tenaga pembantu pengarahan penggunaan tabung gas yang di tempatkan pihak Pertamina dalam sosilisasi tersebut kepada andalas, Minggu (21/11) kemarin mengatakan, pelatihan yang digelar beberapa jam kepada masyarakat bertujuan untuk memberikan penjelasan cara memanfaatkan tabung gas. Sementara itu salah seorang tokoh masyarakat Desa Raya Gogo, Rusli menyebutkan, sosialisasi penggunaan tabung gas itu selain menghilangkan rumor tabung gas "bom waktu", juga memberitahukan kepada masyarakat yang belum memahami penggunaan tabung gas tersebut. Secara terpisah Sekretaris Desa (Sekdes) Raya Gogo, Nafli AR kepada andalas menyebutkan, pelatihan yang dilakukan pihak Pertamina sangat tepat. Bahkan, pihaknya meminta semua kaum ibu untuk hadir pada acara tersebut, sehingga tidak ada salah menyalahkan. Nafli mengimbau kepada warganya agar tidak menjual tabung gas yang diberikan secara gratis itu, karena apabila minyak tanah langka nantinya, mereka dapat menggunakan tabung gas sekaligus menghemat pengeluaran rumah tangga yang berlebihan. (DHIAN/TAS)

14

andalas/ant

MERUSAK RUMAH BANTUAN. Suplier merusak bagian jendela dan pintu rumah bantuan untuk korban tsunami di komplek Asean Development Bank, Alpen Kecamatan Meurebo, Kabupaten Aceh Barat, Minggu, (21/11). Pengrusakan itu akibat kekecewaan sembilan suplier yang belum mendapatkan pembayaran meterial untuk 50 unit rumah yang mencapai Rp900 juta.

Muara Tiga-andalas Ratusan meter badan jalan kabupaten di Desa Pawod, Kecamatan Muara Tga, Pidie, dalam kondisi rusak parah. Sarana perhubungan itu, disamping berlubang, juga berlumpur jika hujan turun sehingga menyulitkan aktivitas para siswa. "Kami kesulitan sekali melewati badan jalan kabupaten menuju sekolah kami, karena sekarang ini musim penghujan dan sulit dilalui karena becek berat. Kami berharap pemerintah segera menanggulangi jalan yang rusak ini," keluh Mira, salah seorang siswa SMA I Muara Tiga, kepada andalas, Senin (22/11). Mereka menyebutkan, kerusakan badan jalan menuju sekolah itu sudah berlangsung lama, namun belum ada tanda-tanda perbaikannya serta perhatian serius dari pihak pemerintah. "Kami juga berharap agar badan jalan kabupaten ini segera direnovasi," ujar Alibasyah. (TAS)

Puluhan Penghulu Kute dan BPK Ikuti Pelatihan Sebanyak 36 penghulu Kute dan Ketua Badan Permusyawaratan Kute (BKP) se-Kecamatan Badar mengikuti pelatihan Training Neet Assessment PNPM-Mandiri Pedesaan-BKPG tahun 2010 di Balai pertemuan Kantor Camat Badar, Aceh Tenggara, Jum'at (19/11) dan Sabtu (20/11). Pelatihan dibuka langsung Camat Badar, Syamsuar S.Sos Msi dan dihadiri fasilitator kecamatan (FK) Kecamatan Badar, Ramli Deski SP, Fatekab Aceh Tenggara, Gunsang Harianja ST, Arifinsyah SH, PJOK, Edisyah Putra ST, fasilitator teknik (FT), Asisten FK seKecamatan Badar dan Ketua Unit Pengelolaan Kegiatan UPK, Hasbullah. Camat Badar, Syamsuar

PALLADIUM-2 12.45-15.30-18.15-21.00 PLAZA-3 12.00-14.45-17.30-20.15

S.Sos Msi dalam sambutannya mengatakan, pengelolaan PNPM-MP dan BKPG diKecamatan Badar, sangat positif dan tepat sasaran baik itu tentang pengelolaan dana fisik maupun simpan pinjam perempuan (SPP). "FK sebelum bertindak selalu melakukan koordinasi bersama Camat setempat, PJOK, dana PNPM-MP dan BKPG di Kecamatan Badar ini," kata Syamsuar.

SUN-2 12.30-15.15-18.00-20.45 SUN-3 12.00-14.45-17.30-20.15

DOLBY 2D NOT WITH SUBTITLES INDONESIAN

Menurutnya, masyarakat desa/kute sudah merasakan manfaat pembangunan sarana dan prasarana sesuai kebutuhan di desa masing-masing. PNPMMP desa, katanya, mampu membuat program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-Desa), baik itu pembangunan fisik dan non fisik seperti pengembangan usaha perempuan melalui SPP yang terdanai dan berguliran dari PNPM-MP dan BKPG. Disamping itu, Sahidin A.Md Sekretaris Camat Badar selaku narasumber menyampaikan fungsi dan tugas Kepala Desa/Penghulu Kute dan Ketua BPK sangat berperan aktif membina dan mengawasi jalannya

PLAZA-4 11.30-13.50-16.10-18.30-20.50 THAMRIN-3 12.40-15.00-17.20-19.40-22.00 BINJAI ST-3 12.30-14.20-16.10-19.50-21.40

pembangunan desa bersama masyarakat juga Kepala Desa memimpin penyelenggaraan desa berdasarkan kebijakan yang ditetapkan BPK, membina kehidupan masyarakat desa dan mengawasi berjalannya program PNPM-MP dan BKPG di desa. Ir Sunawardi MSi yang juga narasumber dengan materi "Rencana Pembangunan Desa" menyampaikan, petingnya membuat Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM-Des). Dia juga menekankan Kepala Desa dan BPK setiap tahapan PNPM-MP dan BKPG didesa diikuti arif dan bijaksana, bila timbul suatu permasalahan,

THAMRIN-2 SUN-4 PALLADIUM -4 12.30-14.20-16.10-18.0019.50-21.40

putuskan melalui musyawarah dan mufakat. Ramli Deski SP, selaku FK Kecamatan Badar meyampaikan, pentingnya pemantapan ilmu manajemen melalui pelatihan-pelatihan sehingga para penghulu dan BPK dapat bekerja semaksimal mungkin dalam merancang program dan melaksanakan pembangunan di segala bidang di desa masing-masing. Dikatakan Ramli, pelatihan yang diselenggarakan pelaku PNPM-MP dan BKPG yang dipimpinnya tahun ini, diharapkan pengulu Kute dan BPK ke depan dapat menyelesaikan tugas dan fungsinya sesuai yang dipaparkan narasumber. (ARI)

PLAZA-2 12.30-14.30-16.30-18.30-20.30 PALLADIUM-3 11.30-13.30-15.30-17.3019.30-21.30 BINJAI ST-2 12.00-13.50-15.40-17.3019.20-21.10

PLAZA-1 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50


Selasa

SAMBUNGAN

23 November 2010

harian andalas | Hal.

15

rusman/presidensby.info

Satlantas dan Dishub Mulai Tak Akur...(Dari Halaman 1) mulai dari simpang Majestik hingga Jalan Kapten Maulana Lubis. Ratusan kendaraan yang melintas di ruas jalan tersebut merayap pelan. Sejumlah petugas dari Satlantas Polresta Medan dan petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Medan yang berada di ruas jalan tersebut tampak kewalahan mengatur dan menertibkan setiap kendaraan yang melintas guna mencegah kemacetan yang lebih parah. Bahkan, untuk mengantisipasi penumpukan arus kendaraan di ruas Jalan Kejaksaan dan ruas Jalan Pengadilan, pada hari itu (Senin-red) sekitar pukul 11.00 WIB petugas Satlantas Polresta Medan terpaksa membatalkan salah satu titik jalan yang diubah oleh Dishub Medan. Perubahan arah lalu lintas yang dibatalkan pihak Satlantas Polresta Medan tersebut adalah ruas Jalan Kejaksaan mulai dari persimpangan Jalan Diponegoro sampai dengan persimpangan Jalan Imam Bonjol, arah lalu lintas yang diubah menjadi satu arah dikembalikan kepada posisi semula, menjadi dua arah. “Tidak betul ini. Harus dibuka menjadi dua arah, kalau tidak kendaraan akan menumpuk di ruas Jalan Pengadilan,” kata Aspan, petugas Satlantas Polresta Medan. Menurut Aspan, kalau ruas jalan tesebut dibuat satu arah atau kendaraan dari arah Jalan Kejaksaan seluruhnya diarahkan melalui Jalan Pengadilan maka kemacetan arus lalu lintas akan terjadi di Jalan Kapten Maulana Lubis. “Kalau perubahan yang ditetapkan Dishub ini kita ikuti, kemacetan akan terjadi di sepanjang ruas Jalan Penga-

dilan dan Jalan Kapten Maulana Lubis,” ujar petugas Satlantas berpangkat IPDA itu. Di tempat terpisah, pembatalan perubahan arah lalu lintas di ruas Jalan Kejaksaan mulai dari persimpangan Jalan Diponegoro sampai dengan persimpangan Jalan Imam Bonjol oleh petugas Satlantas Polresta Medan tersebut, merupakan kebijakan sesaat dan di luar sepengetahuan Dishub Medan. “Pembatalan itu di luar sepetahuan kami. Itu kebijakan mereka (Satlantas-red) sendiri dan sampai saat ini belum ada koordinasi. Kalau itu mereka anggap efektif mengatasi kemacetan, tidak masalah. Lagi pula perubahan ini masih tahap ujicoba,” kata Edward, Senin siang. Sementara itu, menurut Pengamat Transportasi dari Universitas Sumatera Utara (USU) Ir Filiyanti TA Bangun, tidak efektifnya perubahan arus lalu lintas di Kota Medan dan dibatalkannya salah satu titik jalan yang diubah, menunjukkan kinerja Dishub Medan tidak professional. “Kita menduga perubahan arus lalu lintas itu dilakukan tanpa melalui kajian komprehensif. Buktinya, baru tiga hari berjalan salah satu titik jalan yang diubah sudah dibatalkan dan dikembalikan ke posisi semula,” kata Filiyanti. Menurutnya, kalau perubahan arus lalu lintas di tujuh titik ruas jalan di Medan tersebut dilakukan melalui kajian, Dishub Medan harusnya mensosialisasikan hasil kajian tersebut. Sehingga masyarakat tidak bingung dan kemacetan arus lalu lintas yang timbul di kawasan lain akibat perubahan itu, dapat diantisipasi.(BEN)

Kejatisu Gagal Periksa Rahudman...(Dari Halaman 1) Kejagung mengembalikan surat permohonan itu, tambah Tarigan, karena menilai dalam surat tersebut masih terdapat kekurangan, terutama mengenai besar-kecilnya kerugian negara yang ditimbulkan dalam kasus dugaan korupsi dana Tunjangan Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa (TPAPD) Kabupaten Tapsel tahun 2005 senilai Rp1,5 miliar. "Kejagung minta hanya soal kelengkapan surat tentang kerugian Negara yang dikeluarkan secara resmi oleh lembaga terkait, seperti BPK, " tegas Tarigan. Sebenaranya persoalan itu, tidak begitu sulit bagi tim penyidik, dalam waktu dekat ini, tambah Tarigan, tim Pidsus segera menyempurnakannya. Dalam konteks ini, beber Tarigan, Kejatisu dan Kejagung tetap koordinasi."Ini tidak ada masalah, sifatnya koordinasi aja, nanti setelah apa yang diminta disempurnakan kembali kami kirimkan segera, " tegasnya. Kembali Periksa Walaupun surat izin permohonan pemeriksaan terhadap Rahudman gagal, namun pihak kejatisu, secara permanen terus mengintensifkan penyidikan.

Hal ini ditandai dengan diperiksanya empat mantan pejabat Pemkab Tapsel, yang pada saat kasus ini terjadi. "Hari ini (Senin-red), ada empat mantan dan pejabat Pemkab Tapsel diperiksa bidang Pidana Khusus (Pidsus)," beber Tarigan. Salah seorang saksi itu, lanjut Tarigan, mantan Plt Sekda Tapsel periode April 2005Maret 2006, Ir Leonardi Pane, M Rufi Siregar."Keempatnya diperiksa untuk penyempurnaan berkas tersangka Rahudman, " tegas Tarigan. Seperti diberitakan, Kejatisu menetapkan Rahudman Harahap sebagai tersangka kasus dugaan korupsi itu, setelah sebelumnya tim penyidik Pidsus menemukan indikasi perbuatan tersangka telah merugikan Negara sewaktu dia menjabat Sekda di Tapsel tahun 2005. Penetapan jadi tersangka itu dilakukan Kejatisu setelah dalam pemeriksaan sebelumnya sejumlah saksi yang memberikan keterangan kepada tim penyidik, menguatkan Rahudman Harahap selaku kuasa pengguna anggaran tahun 2001-2005 diduga terlibat dalam kasus APBD di Tapanuli Selatan tahun 2005. (SIONG/FEL)

Menang Harga Mati...(Dari Halaman 1) kita terima, jadi pemain Brazil tersebut sudah bisa turun,” ujar Benny Tomasoa pada temu pers di Stadion Kebun Bunga Medan, Senin (22/11). Vagner Luis yang sudah bisa bermain, diyakini akan menambah kekuatan PSMS, terutama di sektor belakang. Apalagi, bek Harry Syahputra juga akan dimainkan untuk mengantisipasi serangan Persikabo. “Pokoknya pemain suah siap dan menergetkan meraih kemenangan kedua di kandang,” tegasnya. Hal senada juga dikatakan asisten pelatih PSMS Suyono. Menurutnya, para pemain telah siap untuk meraih kemenangan kedua. “Pemain dalam kondisi terbaik dan siap untuk meraih kemenangan kedua,” ucapnya. Suyono menambahkan, melihat permainan pada pertandingan melawan Persitara, pihaknya kemungkinan akan melakukan perombakan di sektor belakang. Vagner Luis yang sudah bisa bermain, kemungkinan akan diduetkan dengan Harry Syahputra di lini belakang. PSMS sendiri mempunyai motivasi khusus untuk membalaskan dendam. Pasalnya, pada musim lalu, Persikabo mencuri kemenangan di Stadion Teladan. Sementara itu, pelatih Per-

sikabo Bogor Mayadi Rakasiwi menargetkan akan mencuri poin dari PSMS. Nada optimis tersebut terlontar, karena timnya telah berbenah akibat kekalahan pada pertandingan pertama. “Setelah menelan kekalahan dari Pro Titan, kita telah melakukan pembenahan dan siap mencuri poin dari PSMS,” tandasnya. Menghadapi Ayam Kinantan, tim yang dijuluki “Laskar Padjajaran” tersebut akan mengandalkan pemain asal Medan. Markus Siahaan, Bona Simajuntak, Dedi Afriadi dan Novianto akan kembali menjadi starter. “Saya dibesarkan di Medan dan pemain saya juga ada dari Medan, ini merupakan motivasi untuk mengalahkan PSMS,” ungkapnya. Mayadi Rakasiwi juga mengatakan, bahwa menghadapi PSMS, para pemainnya dalam kondisi fit, kecuali pemain asing Boumsong yang ditinggalkan di Bogor. “Kecuali Boumsong, semua pemain kita siap bertanding,” katanya. Pertandingan ini diperkirakan berlangsung seru. Para pemain PSMS pun memohon dukungan masyarakat Kota Medan untuk datang ke Stadion Teladan Medan. Pertandingan dimulai pukul 19.00 WIB.(YON)

TEMU BEM–Presiden SBY mengajak mahasiswa untuk melihat Indonesia dengan optimisme. Indonesia bukan hanya telah melakukan reformasi, tetapi sesungguhnya juga melakukan transformasi sebagaimana pernah dilakukan negara maju. Presiden mengatakan hal ini dalam kuliah umum pada pembukaan Temu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) seNusantara di Universitas Cendrawasih, Jayapura, Papua, Senin (22/11) pagi.

Rabu, Fit and Proper untuk Calon Ketua KPK Jakarta-andalas Komisi III sepakat membatasi masa jabatan ketua KPK yang baru hanya setahun. Komisi III DPR memastikan akan melakukan fit and proper calon ketua KPK pada pekan ini, setelah tertunda hampir tiga bulan sejak nama Bambang Widjajanto dan Busyro Muqoddas dipilih sebagai calon ketua KPK, 27 Agustus 2010. "Uji kelayakan dan kepatutan calon pimpinan KPK kita usahakan pada Rabu atau Kamis pekan ini," kata Ketua Komisi III DPR RI, Benny Kabur Harman, di Gedung DPR RI di Jakarta, Senin.

Menurutnya, surat penugasan dari pimpinan DPR kepada Komisi III sudah diterima oleh pimpinan komisi dan Komisi III sedang mempersiapan pelaksanaan fit and proper. Menurut Benny, Komisi III DPR akan meminta Bambang dan Busyro membuat makalah mengenai visi dan misinya untuk disampaikan pada saat uji kelayakan dan kepatutan. Busryo dan Bambang dipilih sebagai calon ketua KPK 27 Agustus lalu. Keduanya akan mengisi kekosongan jabatan yang ditinggalkan Antasari Azhar. Sebelum memilih keduanya, panitia penyeleksi calon ketua KPK,

secara bertahap sejak pertengahan Juli menyeleksi lebih dari 150 calon, kemudian menyusut tinggal 12 calon, lalu tujuh, dan akhirnya, tinggal Bambang dan Busyro. Seharusnya fit and proper test untuk Bambang dan Busyro dilakukan sepekan setelah nama mereka diajukan oleh presiden. Namun hingga kini, keduanya belum dipanggil untuk mengikuti uji kepatutan dan kelayakan itu. Tertundanya pelaksanaan fit and proper calon ketua KPK sempat menuai protes dari sejumlah penggiat antikorupsi karena sesuai UndangUndang No. 30/2002 Pasal 30 ayat 10,

DPR wajib memilih pimpinan KPK dalam waktu paling lambat 30 hari setelah tanggal diterimanya usul dari Presiden. Benny mengatakan, tertundanya pelaksanaan uji kelayakan dan kepatutan calon ketua KPK itu disebabkan ada dua usulan dari DPR soal masa jabatan calon pimpinan KPK. Ada yang mengusulkan satu tahun, dan ada yang mengusulkan empat tahun. Namun rapat pleno Komisi III DPR akhirnya sepakat masa jabatan ketua KPK yang baru hanya satu tahun. Benny tidak menjelaskan kapan rapt pleno Komisi III dilaksanakan.(BS)

Terbang Gratis atau Diganti 100 Persen...(Dari Halaman 1) tarkan ratusan penumpangnya di beberapa bandara. Bagi penumpang yang memilih melanjutkan perjalanannya, Garuda memastikan seluruh biaya terbang pada hari ini menjadi tanggungan mereka. "Dengan demikian penerbangan yang dilakukan oleh para penumpang tersebut sepenuhnya menjadi tanggungan Garuda," janji Pujo. Sebelumnya, kepada penumpang ingin membatalkan penerbangannya, Garuda juga berjanji akan mengganti 2 kali lipat dari harga tiket. "Penumpang akan diganti 2 kali nilai tiket yang telah dibeli. Kalau mereka membatalkan penerbangan," kata Pujobroto. Pujobroto mengatakan, hingga saat ini, penerbangan Garuda memang belum sepenuhnya normal. Namun sejak

pukul 10.20 WIB tadi, lalu lintas penerbangan Garuda sudah mulai lancar. "Hingga pukul 10.20 WIB, sudah ada 42 penerbangan yang diberangkatkan ke berbagai kota, dalam dan luar negeri," katanya. Pujobroto menegaskan, kesemrawutan jadwal penerbangan Garuda ini bukan disebabkan adanya pilot dan kru yang mogok. Semua ini murni karena adanya ketidaksinkronan jadwal penerbangan akibat sistem baru yang diterapkan Garuda.Maskapai penerbangan Garuda batal terbang, sejumlah maskapai penerbangan lain pun menaikkan harga tiket. Seperti Lion Air, Batavia Air, Sriwijaya dan lainnya dari harga tiket rata-rata Rp600 ribu menjadi Rp1,5 juta hingga Rp1,7 juta.

Sementara itu, berdasarkan pantauan Starberita (grup andalas) di Bandara Polonia Medan, pembatalan penerbangan Garuda GA 180 pada pukul 09.00 WIB memberikan dampak bagi maskapai-maskapai lain. "Kami kebanjiran penumpang yang memesan tiket go show. Sehingga mau tidak mau kami harus menaikkan harga tiket," ujar staff tiketing dari Sriwijaya Air, Fadly. Fadly mengatakan, penerbangan Sriwijaya yang berangkat pada pukul 10.00 WIB pagi tadi penuh. Padahal sebelumnya jumlah seat hanya sekitar 60 persen. Namun, akibat batal berangkatnya Garuda GA 180, jumlah penumpang Sriwijaya menjadi 95 persen. "Jumlah isiannya mening-

kat drastis. Jumlah permintaan untuk pagi tadi saja sangat meningkat. Penumpang Garuda yang batal berangkat akhirnya harus memilih penerbangan lainnya," jelasnya. Kondisi ini membuat ratusan calon penumpang Garuda kecewa. Salah satunya adalah Nazaruddin Batubara. Warga Jl. Letda Sujono Medan ini mengatakan, tidak biasanya Garuda Indonesia kehabisan tiket. "Biasanya, kalau penerbangan lain padat, saya menggunakan Garuda Indonesia. Walau tiketnya lebih mahal, tapi tetap melayani penjualan tiket," kata Nazaruddin. Akibat Garuda Indonesia hanya melayani penerbangan penumpang dalam jumlah terbatas, menyebabkan penumpukan penumpang di

Bandara Polonia Medan. Calon penumpang asal Aceh Tenggara, Yusti mengatakan, terpaksa menunggu sejak Senin pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Namun hingga pukul 12.00 WIB belum berangkat karena tidak ada lagi tiket dari penerbangan manapun tujuan Jakarta. "Penerbangan padat. Kami sudah di bandara sejak jam lima pagi," kata Yusti. Maskapai penerbangan Garuda Indonesia Senin memang tidak melayani penjualan tiket di Bandara Polonia Medan. Dari dua loket Garuda Indonesia yang ada di Bandara Polonia Medan, satu malah tidak dibuka. Sedang satu loket lagi tidak melayani penjualan tiket dengan alasan tiket telah terjual habis.(ST/DC)

Pertahankan Syamsul Sementara itu, Partai Golkar Sumut akan tetap mempertahankan Syamsul Arifin sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Sumatera Utara. Penegasan ini disampaikan Koordinator Propinsi Sumatera Utara, Leo Nababan. "Berdasarkan surat yang sudah ditandatangani oleh Ketua DPD Kabupaten se Sumut, sudah membuktikan bahwa mereka masih ingin Syamsul memimpin. Saya tetap akan mempertahankannya," kata Leo ketika di JW Lounge Terminal Keberangkatan Dalam Negeri Bandara Polonia, Senin (22/11). Leo juga mengungkapkan, surat itu diberikan oleh 33

ketua DPD Partai Golkar Kabupaten se-Sumut ketika Syamsul Arifin ditahan. Menurut Leo surat itu sudah membuktikan bahwa begitu dicintainya Syamsul Arifin yang juga Gubsu itu. "Dia sangat dicintai. Surat itu sudah membuktikan betapa besarnya rasa cinta masyarakat Sumut terhadap seorang Syamsul. Melihat itu semua, Ketua Umum Abu Rizal Bakrie akan matimatian mempertahankan Syamsul untuk Sumut," tegasnya. Leo juga mengatakan, partai Golkar tidak akan mempersoalkan masalah apakah Syamsul tersangka korupsi atau bukan. "Tak perduli apa kata orang. Syamsul tetap Syamsul. Dia adalah kader terbaik Golkar," tegasnya. (SIANG/RIL)

MPI Jaya, Syamsul Dipenjara...(Dari Halaman 1) menyeret mantan Bupati Langkat Syamsul Arifin yang juga Gubsu ke penjara. Tak aneh jika perayaan HUT tersebut diisi dengan aksi barongsai, atraksi olahraga Taekwondo, tari Melayu, pelepasan burung, hiburan dan lainnya. Dihadapan seribuan massa, Ketua Umum DPN MPI, Meherban Syah mengaku perayaan HUT MPI untuk tahun ini tampak lebih ceria dibanding dua tahun lalu karena tersangka koruptor yang data-datanya telah dimiliki MPI akhirnya telah ditangkap pada tanggal 22 Oktober lalu. ”Saya lihat wajah keluarga besar MPI lebih ceria karena seorang koruptor yang datadatanya telah dimiliki MPI

saat ini telah tertangkap yaitu Syamsul Arifin,” tandas Meherban Shah. Menurut Meherban Shah, para pengurus yang duduk di DPN MPI selama ini banyak mengalami hinaan, cacian dan fitnahan tentang penekanan aksi damai agar KPK menangkap Syamsul Arifin. ”Ternyata ini terkabul pada sebulan lalu,” ungkap Meherban Shah. Pada kesempatan itu, Meherban Shah juga menekankan kehadiran MPI di tengahtengah masyarakat untuk mendukung dan menciptakan pemerintahan yang bersih serta “menyikat” para koruptor hingga ke akar-akarnya. “Acara ini juga sebagai aspresiasi yang tinggi dalam

menyikapi kinerja KPK maupun lembaga yudikatif dalam mengungkap kasus-kasus korupsi yang terjadi di negara ini. MPI akan terus konsisten memantau serta menjadi relawan lembaga yudikatif dalam membantu mengungkap kasus korupsi,” cetusnya. Turut memberikan kata sambutan diantaranya: Wakapoldasu, Brigjen Pol S Allagan, Dewan Pakar DPN MPI, Prof. Dr. H Tan Kamello,SH.MH. Dalam perayaan tersebut hadir Ketua MPI Kota Medan, Tjong Poh Bun, pimpinan DPC MPI dan undangan lainnya. Sebelumnya, peringatan HUT ke-3 MPI ini ditandai dengan pelantikan pengurus Lembaga Bantuan Hukum DPN MPI.

Jemaah Haji Asal Medan Tiba di Polonia Tanpa Penyambutan...(Dari Halaman 1) jemaah tampak melakukan sujud syukur begitu menginjak landasan Bandara Polonia, dan sebagian jemaah menadahkan tangan mengucapkan syukur telah tiba dengan selamat di Tanah Air. "Walaupun kita terlabat dan menunggu lama di Bandara Arab Saudi, tapi kita tetap menyukuri nikmat kesehatan sehingga bisa kembali ke tanah air," sebut seorang jemaah asal Medan H Syainan Nimsan kepada wartawan saat tiba di Debarkasi Polonia Medan,

Senin (22/11). Syainan yang berangkat dengan istri Hj Siti Hadija lebih lanjut menyatakan, dalam menjalankan ibadah harus tetap sabar khususnya menghadapi cobaan termasuk keterlambatan kepulangan. "Hambatan dalam menunaikan ibadah haji jangan sampai menjadi beban, sehingga bisa menunaikan rukun haji yang wajib dan sunat," sebutnya. Sementara itu, pantauan wartawan, akibat keterlambatan ini bus penjemput

yang sudah datang sejak dinihari harus diparkir di pinggir jalan menuju Bandara Polonia. Bus penjemput ini tetap standby untuk mengangkut para jemaah haji. Jemaah haji kloter 2 yang kembali ke Medan kali ini berjumlah 452 orang, terdiri dari 280 wanita dan 172 pria. Pada kloter 2 ini terdapat dua jemaah yang meninggal dunia, yaitu Panji Siswanto bin Paidi (52) asal Medan dan Muhammad Din Lubis bn Malin Sobar (69) asal Medan. (RIL/HAM)

andalas/roni muharrman

KEDATANGAN KLOTER II –Sejumlah jemaah haji asal Medan yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter II) melakukan sujud syukur dan berdoa saat tiba di BandaraPolonia Medan, Senin (22/11).


Selasa

RAGAM

23 November 2010

LUNA MAYA

harian andalas | Hal.

16

lindsay lohan

SETIA DAMPINGI ARIEL ARTIS cantik, Luna Maya menunjukkan kesetiaannya pada sang kekasih. Pagi-pagi dia sudah datang mendampingi Nazriel Irham alias Ariel 'Peterpan' di sidang perdana yang digelar di Pengadilan Negeri Bandung, kemarin. Turun dari mobil, Luna didampingi pedangdut, Camelia Malik dan seorang temannya. Ia memakai kaca mata hitam, dan baju putih. Pasmina hitam menutupi pundaknya. Rambut Luna pun digelung. Bergegas, di tengah kerumunan wartawan, Luna menghampiri Ariel di ruang tahanan. Ariel langsung bangkit dari duduknya dan menghampirinya. Namun, pertemuan mereka harus dibatasi pintu jeruji. Mereka tampak bertukar kata. Luna tak bisa menyembunyikan kesedihannya. Matanya berkaca-kaca. Lalu, Luna berlalu, tanpa sepatah kata kepada wartawan yang memberondongnya dengan pertanyaan. Sementara di luar tahanan, pengamanan ketat sudah diberlakukan. Sekitar 600 polisi bersiaga. Mobil meriam air (water canon) juga disiagakan di muka

pengadilan. Ini untuk mengantisipasi demonstrasi mengecam Ariel yang dikabarkan akan digelar sejumlah ormas. Terkait rencana demo, pengacara Ariel, OC Kaligis mengatakan pihaknya tidak khawatir. "Hal itu biasa saja, ini kan wajar negara kita negara demokrasi," kata OC di Pengadilan Negeri Bandung, Senin 22 November 2010. Ditanya apa saja amunisi yang disiapkan pihaknya untuk persidangan, OC tak menjawab. "Nanti saja di persidangan," kata dia, lalu menuju ruang tahanan menemui Ariel. Sidang perdana Ariel akan digelar pukul 09.00 WIB. Sidang akan digelar di Ruang Kresna di Lantai 1. Secara tertutup. Ariel dijerat pasal berlapis antara lain Pasal 29 UU No 44 tahun 2008 tentang Pornografi, Pasal 27 ayat 1 UU No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), dan Pasal 5 ayat 3 huruf b UU Darurat No 1 tahun 1951. Pacar mantan bintang sabun Lux, Luna Maya ini dipersidangan akan didakwa sebagai pengganda dan penyebar video porno.(VN)

Bieber Dominasi American Music Awards 2010

Batal Bintangi Film Porno LINDSAY Lohan batal tampil seronok di film 'Inferno'. Sang produser telah membatalkan tawaran kontrak kerja sama. "Kami menarik tawaran kami pada Lindsay Lohan," ujar Direktur Inferno Matthew Wilder seperti dikutip dari Hollyscoop, awal pekan ini. "Kami tidak sanggup mengansuransikan dirinya, dan ada beberapa isu lain yang membuat kami mundur." Karakter Linda Lovelace yang sedianya diperankan Lindsay telah dialihkan ke Malin Akerman. Keseksian Malin dianggap mampu memerankan karakter Linda Lovelace lebih baik daripada Lindsay. Ada beberapa kemungkinan yang membuat produser membatalkan kontrak kerja sama. Sang produser diduga lelah menunggu kepastian Lindsay yang masih memikirkan citranya. Belum lagi, hambatan waktu karena Lindsay harus melakukan

rehabilitasi. Sementara pihak Lindsay bersikukuh bahwa kontrak kerja sama batal semata-mata demi menjaga citra. Lindsay tersadar bahwa perannya dalam film itu hanya akan memperburuk citranya di hadapan publik. Belakangan Lindsay memang dilematis. Di tengah lilitan utang untuk menutup biaya rehabilitasinya, ia mendapat sejumlah tawaran menggiurkan terkait industri pornografi. Selain tawaran beradegan vulgar di 'Inferno', ia juga mendapat tawaran kerja sebagai konsultan pemasaran di sebuah situs porno ternama. Pada Januari lalu, Lindsay dikabarkan memiliki utang sekitar US$150 ribu atau hampir Rp1,5 miliar. Jelas itu nilai utang yang sangat besar untuk seorang selebriti yang tengah memiliki masalah berat dan tak punya pekerjaan. (NET)

AJANG bergengsi penghargaan musik American Music Awards (AMA) ke38, kembali digelar kemarin. Bertempat di Nokia Theater, Los Angeles, AS, acara ini dihadiri oleh berbagai penyanyi dan musisi terkenal dunia. Justin Bieber, penyanyi 16 tahun yang tengah naik daun, sukses menyabet empat penghargaan sekaligus, mengalahkan Eminem, Katy Perry dan Lady Gaga dan menang sebagai Artist of the Year dalam AMA 2010. Pada acara ini, penonton juga diajak kembali ke era 90-an, di mana masamasa kejayaan boyband New Kids On The Block dan Backstreet Boys berada di puncak keemasan. Penampilan spektakuler dua boyband ini pun disambut meriah oleh teriakan histeris penonton dan para fansnya. (NET)


Harian Andalas