Issuu on Google+

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Sabtu, 13 November 2010 | No: 1740/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

PNS Sumut tak Berkualitas Medan-andalas Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Sumatera Utara dinilai banyak yang kurang berkualitas sehingga keberadaannya kurang memberikan manfaat, baik dalam pelayanan masyarakat maupun mengaktualisasikan petunjuk pimpinan. "Istilahnya, `too much but not enough`. Banyak tetapi terasa tidak cukup," kata Sekretaris Daerah Provinsi Sumut, Dr RE Nainggolan ketika membuka Rapat Kerja Kepegawaian Pemprov dengan Pemkab/ Pemko se-Sumut di Medan, Jumat (12/11). Nainggolan mengatakan, dalam proses penerimaan CPNS yang akan dilakukan pada akhir 2010 perlu dikaji kualitas dan

Sumut Terima 8.375 CPNS KEPALA Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut Drs H Suherman MSP mengatakan, penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010 Sumatera Utara, secara resmi kuotanya bertambah dari sebelumnya 7.690 menjadi 8.375 dengan rincian tenaga guru 3.230 orang, tenaga kesehatan 2.254 orang, dan tenaga teknis 2.891 orang. Kuota ini sudah disetujui Kementerian Negara Pemberdayaan Aparatur

Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (4 kiri bawah) berfoto bersama kepala-kepala Negara G20 mengawali Plenary Sesion Pertama KTT G.20 yang berlangsung di Gedung COEX, Seoul, Korea Selatan, Jumat (12/11).

Cirus dan Haposan Jadi Tersangka

Poldasu Kantongi Indentitas 5 Rampok CIMB

Jakarta-andalas Kejaksaan secara resmi telah menerima Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) atas jaksa Cirus Sinaga dan pengacara Haposan Hutagalung. Keduanya diduga terlibat dalam dugaan pembocoran rencana tuntutan (rentut) bagi tersangka mafia pajak, Gayus Tambunan. "Keduanya sebagai tersangka," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Ke jaksaan Agung, Babul Khoir Harahap di Kejaksaan Agung, Jumat (12/11). Surat tersebut telah diterima pada tanggal 8 November 2010. Berdasarkan surat tersebut, kata Harahap, Direktur Prapenuntutan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum menunjuk jaksa peneliti untuk berkoordinasi dengan pihak penyidik kepolisian. "Direktur prapenuntutan, telah menunjuk lima jaksa peneliti," kata Babul Harahap. Mereka adalah Tatang Sutarna, I Made

Medan-andalas Polda Sumatera Utara telah mengantongi identitas lima pelaku perampokan Bank CIMB Niaga Medan yang masih bebas dari proses penyidikan dan identifikasi yang dilakukan. "Diperkirakan, ada sekitar lima orang lagi," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno usai shalat Jumat di Mesjid Agung Medan, Jumat (12/11). Oegroseno mengatakan, pihaknya sedang menyiapkan upaya untuk menangkap lima perampokan yang terjadi pada 18 Agustus 2010 tersebut. Berdasarkan penyidikan dan pemantauan yang dilakukan, kemungkinan besar lima pelaku perampokan Bank CIMB Niaga itu masih berada di Sumut. Namun sebelum upaya itu dilakukan, mantan Kapolda Sulawesi Tengah tersebut berharap pihak keluarga da-

Cirus Sinaga

Suwarjana, Asna Mukti, Ahmad Usman, Wendy. Selanjutnya, kata dia, pasal yang disangkakan kepada keduanya adalah KUHP tentang pemalsuan surat dan menggunakan surat palsu. "Ancaman hukuman paling lama 6 tahun," kata dia. Babul menambahkan, dalam SPDP tersebut belum ada permohonan cekal. "Memangnya Cirus mau kemana," imbuhnya. Kasus ini tengah ditangani Mabes Polri. Pengusutan kebocoran dan atau pemalsuan rencana tuntutan ini sendiri setelah ada laporan dari Kejaksaan Agung. Pasal yang disangkakan terhadap Cirus Sinaga dan Haposan Hutagalung adalah Pasal 263 ayat (1) dan atau ayat (2) KUHP tentang Pemalsuan Surat dengan ancaman enam tahun penjara. Sebelumnya, Kejagung melaporkan Jaksa

Haposan Ht Galung

Bersambung ke Hal. 15

andalas/rony muharrman

DITELANTARKAN Bima Dwi Cahyadi, warga Desa Mentah RW 23, RT 2, Sleman, tengah asyik bermain di depan layar monitor komputer kantor KPAID Sumut Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Jumat (12/11). Ibu Bima datang ke KPAID Sumut guna menjemput Bima, namun dia tak ingin kembali, karena menurut Bima, sejak tahun 2008 orang tuanya sudah tiga kali mencoba melakukan penelantaran, di antaranya di terminal Semarang dan Yogyakarta.

Bersambung ke Hal. 15

Istri Gayus Dinasihati Jangan Tiru Suami Jakarta-andalas Nama dan wajah suami boleh kondang ke seantero negeri, tapi tak semua orang tahu tampang Milana Anggraini, istri Gayus Halomoan Tambunan. Milana bahkan pernah diberi nasihat agar tak berlaku seperti Gayus. Jupan Tampubolon, Camat Kelapa Gading, adalah orang yang memberikan nasihat itu. Empat bulan lalu, dia meneken surat permohonan Milana, yang ingin pindah kerja di kantor kecamatan. Menurut Jupan, Milana datang

langsung mengantar permohonan kepindahannya di kantor Kecamatan Kelapa Gading. Alasan kepindahannya adalah pertimbangan kemudahan akses ke tempat kerja. "Dia ingin dekat dengan rumahnya," ujarnya. Semula Jupan mengaku tak mengetahui kalau Milana adalah istri Gayus, pegaBersambung ke Hal. 15

Kurs Rupiah AUD

KTT G.20

JUAL

BELI

8937.01

8841.94

CNY

1353.13

1339.54

EUR

12208.50

12084.14

GBP

14429.53

14281.09

HKD

1156.32

1144.59

JPY

10874.79

10762.9

MYR

2884.78

2853.05

SGD

6920.70

6850.15

USD

8963.00

8873.00 Sumber Bank Indonesia

Telantarkan Calon Haji, PT AZK Dikecam Medan-andalas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Medan mengecam sikap Biro Perjalanan haji PT Azizi Kencana Wisata (AZK). Pasalnya, saat akan dikonfirmasi tentang telantarnya 120 jamaah haji plus pihak PT AZK tak jelas keberadaannya, Jumat (12/11). Sekretaris PPIH Embarkasi Medan Abdul Rahman Harahap mengatakan, berdasarkan informasi diterima, dia langsung mengadakan konfirmasi dengan pihak pimpinan PT Azizi mengenai keterlambatan para jamaah haji yang berangkat ke tanah suci, sayang pimpinan yang ditemuinya tidak ada. Namun dia akan terus berusaha menemui pimpinan PT AZK guna

mempertanyakan permasalahan tersebut. Dikatakan, para jemaah ONH Plus seharusnya sudah meninggalkan Medan menuju Tanah suci sejak Rabu (10/11). Tapi, sangat disayangkan kenapa para jemaah ONH plus tersebut sampai saat ini belum juga diberangkatkan. Sementara itu, terkait para jemaah calon haji yang sudah membayar, tapi masih diminta tambahan unag dengan alasan keperluan visa, juga akan dipertanyakan PPIH, mengapa para jemaah tersebut masih dibeban. "Kita akan tindaklanjuti mengapa para jemaah haji dibebani. Kan, kasihan para Bersambung ke Hal. 15

Jika terbukti melakukan penelantaran, akan melaporkan permasalahan ini ke pusat guna ditindaklanjuti serta diberi sanksi tegas.’

‘

ABDUL RAHMAN HARAHAP SEKRETARIS PPIH MEDAN

Usut, Dugaan Korupsi Ketua DPRD Labusel Medan-andalas Puluhan massa DPP Gerakan Masyarakat Penyelamat Uang Rakyat (Gempur) RI mendatangi kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Jumat (12/11). Kedatangan mereka untuk mendesak Kejatisu mengusut beberapa kasus hukum di Labuhan Batu Selatan (Labusel). Mereka minta agar Kejatisu memeriksa Ketua DPRD Labusel, Feri Andika Dalimunthe terkait dugaan dana yang diterimanya dari PT Milano, sebesar Rp 2,25 miliar. Bersambung ke Hal. 15

Jelang Idul Adha, Harga Kambing Selangit Lima hari menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan hewan kurban seperti kambing mengalami peningkatan. Demikian pula dengan harga tawarnya melonjak tajam selangit, dari harga normal.

"UNTUK kambing ukuran besar dan gemuk kita jual Rp2,8 juta per ekor," ungkap

Efendi, salah seorang pedagang hewan kurban di Jalan H Adam Malik Medan,

saat berbincang dengan andalas, Jumat (12/11). Sedangkan harga kambing yang berukuran sedang atau standar, Efendi mematok harga Rp 850 ribu. Harga ini lebih mahal dari hari biasa yang hanya berkisar Rp.800 ribu. "Tergantung ukuran Bersambung ke Hal. 15

Pedagang kambing di Jalan H Adam Malik Medan memberikan makan hewan kurban. Lima hari jelang hari raya Idul Adha, harga kambing melangit andalas/siong


Sabtu 13 November 2010

andalas Lugas & Cerdas

PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN UMUM II MA Siddik Surbakti PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Agus Salim Ujung KOORDINATOR LIPUTAN Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Cut Yulianti REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Raja P Simbolon Binsar Simatupang,Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felik Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman MANAGER SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BCA KCP Tomang Elok a/n Hasan Insja No. Rekening 7865044917 BRI KCP Kapten Muslim a/n Hasan Insya No. Rekening 0635-01-012885-50-4 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL andalasmedan@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

Terkait Baku Hantam Mahasiswa IAIN-SU

Rektor Diminta Larang Organisasi Preman Masuk Kampus Medan-andalas Ketua Umum Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumatera Utara, A Jabidi Ritonga, membantah keterkaitan PMII dalam aksi demo mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAINSU) yang berujung baku hantam sesama mahasiswa, Kamis (11/11). "Yang kami ketahui, lembaga yang melakukan aksi demo itu adalah Aliansi Mahasiswa Peduli IAIN SU (AMPIDSU). Jadi tidak ada kaitannya dengan PMII. Kalaupun di dalam AMPIDSU ada kader PMII, itu tidak ada kaitan dengan organisasi,

apalagi dibenturkan dengan HMI," kata Jabidi kepada andalas, di Medan, Jumat (12/11). Jabidi menyatakan, PMII adalah organisasi kader yang mengedepankan dialog dan cara-cara ilmiah dalam menyelesaikan persoalan. Dia juga menyatakan, PMII dan HMI merupakan mitra yang baik dan itu dapat dilihat dari hubungan yang selama ini terbangun dengan harmonis. "PMII dan HMI banyak bekerjasama dalam menggelar berbagai diskusi dan kegiatan. Kami lembaga yang menempa mahasiswa mampu berpikir jernih dan berakhlak mulia, dan menyelesaikan persolan dengan diskusi, musyawarah, bukan dengan kekerasan apalagi gontok-gontokan," kata Jabidi. Dia menyangkan oknumoknum yang telah menyulut api perpecahan dan coba menyeret lembaga PMII dan HMI dalam

situasi itu. Oknum tersebut sengaja muncul sebagai "pahlawan" saat ada aksi-aksi demo yang mengeritisi rektorat. Oknum-oknum tersebut juga yang menyulut kerusuhan saat AMPIDSU menggelar demo. "Karenanya, oknum tersebut harus bertanggungjawab. Jangan numpang populis dan tenar di PMII dan HMI. Jangan kambinghitamkan PMII dan HMI ketika berbenturan dengan kepentingan pihak demonstran," tandas Jabidi seraya meminta kader PMII dan HMI tetap menjaga suasana kondusif dan tidak terpancing isu provokasi yang dihembuskan oknum tersebut. Ketua Umum PKC PMII Sumut ini juga menyampaikan kepada Rektor IAIN untuk tidak memberi izin kepada oraginisasi kemahasiswaan yang berbau premanisme masuk kampus. Karena organisasi berbau premanisme tidak pernah mampu

menyelesaikan persoalan dengan otak namun lebih menonjolkan kekerasan. "Sebaiknya pihak rektorat tidak membenarkan keberadaan organisasi berbau premanisme di kampus. Mereka yang membuat susana kampus tidak nyaman dan tertib," ungkap Jabidi Ritonga. Perburuk citra pendidikan Sementara itu, pengamat Pendidikan Universitas Sumatera Utara (USU), Zulnaidi Mhum, mengatakan, bentrokan antarmahasiswa maupun pelajar hanya memperburuk citra pendidikan di Indonesia yang selama ini memang dinilai belum bisa diandalkan untuk menghasilkan manusia-manisa yang berkarakter. "Ini tentunya hanya akan memperburuk citra pendidikan kita dan tentunya membat prihatin berbagai pihak. Ini juga tentunya menjadi pertanyaan besar bagi

kita, apa yang salah selama ini dengan pendidikan kita sehingga banyak terjadi bentrokan atau tawuran," katanya di Medan, Jumat (12/11). Lebih lanjut ia mengatakan, usia muda merupakan tahapan pencarian jati diri seseorang, namun ini pula yang sering luput dari perhatian sebagian pihak terutama para orang tua. Tahapan pencarian jati diri tersebut paling utama adalah ketika seseorang duduk di bangku perguruan tinggi. Untuk itu peran perguruan tinggi juga tentunya lebih besar lagi untuk membentuk karakter seseorang. "Meski pembentukan karakter seseorang harus dibentuk sejak dini, namun pada jenjang perguruan tinggi hal itu harus lebih diintensifkan lagi mengingat "darah muda" itu masih sangat labil dan mudah terpengaruh oleh lingkungan," katanya. (HAM/ANT)

108 Pama Dan Pamen Poldasu Dimutasi

EDITORIAL

Lagi, Tentang Gayus Tambunan TOTAL upeti yang diberikan Gayus Tambunan kepada Kepala Rumah Tahanan (rutan) Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kompol Iwan Siswanto, berjumlah Rp368 juta. Gayus menyetor duit puluhan juta setiap minggu dan per bulan. Pada Juli sampai Agustus 2010 perminggunya dia memberikan uang Rp5 juta, dan perbulan Rp 50 juta. "Telah menerima Rp 368 juta dari Gayus. Nilai itu dibayar sejak Juli sampai November," ujar salah satu kuasa hukum Kompol Iwan, Berlin Pandiangan, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (12/11). Hal itu kembali memperlihatkan, betapa keluar masuk sel bagi tahanan ternyata bukan lagi hal luar biasa, walau peraturan melarang. Namun cilakanya, selama ini praktik tidak sehat di Rumah Tahanan sudah lumrah terjadi. Selain mengeluarkan tahanan, untuk membesuk tahanan saja kita harus mengeluarkan sejumlah uang. Masalah ini sudah menjadi bisnis di dalam penjara, apalagi orang yang terlibat para koruptor yang banyak uang. Tersangka mafia pajak Gayus Tambunan, justru bisa dengan mudah keluar dari tahanan Rutan Brimob, Kelapa Dua Depok, untuk menonton turnamen tenis internasional di Nusa Dua Bali. Sebelumnya, dia juga bisa dengan bebas mendapat izin untuk berobat, yang ternyata dimanfaatkannya untuk pulang ke rumah, bertemu istri dan anakanaknya. Sungguh ironis, padahal dia sudah terbukti menjebol uang negara yang sangat besar. Ini jelas sangat keterlaluan. Seharusnya aparat hukum tidak memberikan ampun kepada orang-orang seperti itu, tidak memberikan kemudahaan sedikit pun. Namun, mentalitas oknum petugas penegak hukum kita ternyata belum sesuai harapan, hanya karena menerima uang ratusan ribu rupiah bisa melepas seorang tersangka mafia pajak. Penyelidikan secara menyeluruh harus dilakukan untuk menguak kasus ini. Patut diduga disinyalir terdakwa mafia pajak itu bisa ke luar dari ruang tahanan dengan melibatkan banyak orang. Jika dia memang terbukti terbang ke Bali, tentu harus dicermati, tiketnya atas nama siapa. Jika memalsukan atas nama siapa, dan lain sebagainya. Ini kan menyangkut identitas seseorang. Dalam jangka panjang, kebiasaan menahan seseorang tampaknya menjadi bisnis tersendiri. Menahan seseorang menjadi diskresi pada penyidik. Diskresi adalah kebijakan dari pejabat yang intinya membolehkan pejabat publik melakukan sebuah kebijakan yang melanggar UU, dengan tiga syarat. Yakni, demi kepentingan umum, masih dalam batas wilayah kewenangannya, dan tidak melanggar Asas-Asas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB). Menahan atau mengeluarkan orang tak sepatutnya dijadikan ajang bisnis bagi penyidik. Kalau sudah dijadikan bisnis, tentu yang paling senang adalah para koruptor yang uangnya melimpah ruah, serta bandar narkoba yang kebanjiran uang. Jika hal seperti dilakukan Gayus itu belum bisa diberantas, niscaya penegakan hukum (law enforcement) di negeri ini tak akan pernah benarbenar bisa ditegakkan. (**)

2

PUKUL GONG-Pangdam I/BB diwakili Kasdam I/BB Brigjen TNI Murdjito memukul gong tanda dibukanya Musda VIII GM FKPPI Sumut di Sergai, Selasa, (9/11). Saat itu, Kasdam didampingi Wagubsu Ir Gatot Pujonugroho, Wabup Sergai Ir Soekirman, Ketua KNPI Sumut Ir H Ahmad Yasyir Ridho Loebis, seluruh wakil asisten Kasdam I/BB, Ketua Panitia Yan Surya Dharma HR

Pangdam Buka Musda VIII GM FKPPI H Nazaruddin Sihombing Terpilih Jadi Ketua Pantai Cermin-andalas Pangdam I Bukit Barisan (BB) diwakili Kasdam I/BB Brigjen TNI Murdjito, membuka Musywaah Daerah (Musda) VIII Generasi Muda (GM) FKPPI Sumut di Theme Park, Pantai Cermin, Serdang Bedagai. Musda yang berlangsung 10-11 November itu melahirkan H Nazaruddin Sihombing sebagai ketua yang terpilih secara aklamasi. Pangdam I/BB dalam amanatnya meminta peran serta keluarga besar TNI, khususnya GM FKPPI dalam kehidupan berbangsa dan bernegara ke depannya, lebih maksimal. Jenderal bintang dua itu pun minta GM FKPPI Sumut memegang teguh komitmen berbangsa dan bernegara untuk kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pembukaan ditandai pemukulan gong oleh Kasdam I/BB Brigjen TNI Murdjito didampingi Wagubsu Gatot Pujonugroho yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Pengurus Pusat (PP) GM FKPPI, Wabup Sergai Ir Soekirman, Ketua KNPI Sumut Ir H Ahmad Yasyir Ridho Loebis, seluruh

wakil asisten Kasdam I/BB. Ketua Umum PP GM FKPPI Hans Silalahi dalam sambutannya saat menutup musda menegaskan, dengan terpilihnya H Nazaruddin Sihombing secara aklamasi memastikan kepemimpinan yang bersangkutan di periode sebelumnya diapresiasi positif dan penilaian obyektif PP GM FKPPI memang demikian adanya. Posisi GM FKPPI, tandas Hans Silalahi, ada di mana-mana tapi tak ke mana-mana, dalam arti GM FKPPI tetap menjadi anak manis dan harus terbaik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Soal aspirasi politik, lanjutnya, harus ada di mana-mana tapi tidak ke mana-mana, karena sama halnya dengan TNI/Polri, GM FKPPI tetap jadi katalisator, dinamisator dan fasilitator dalam ikut menjayakan NKRI. Menyusul terpilihnya Nazaruddin Sihombing, dipilih formatur terdiri Fernando (GM FKPPI Taput), Zahar Ginting (Asahan), Eka Tarigan (Deli Serdang), Yan Karokaro (Medann), PP GM FKPPI, ketua terpilih dan PD II GM FKPPI Sumut. Formatur diberi waktu 2 bulan menyusun personel

kepengurusan. "Formatur berjanji merangkul semua pihak dan memaksimalkan potensi kader GM FKPPI Sumut demi kejayaan dalam berkonstribusi ikut membangun bangsa," tandas Nazaruddin Sihombng. Nazaruddin Sihombing juga mengatakan, sebagai pimpinan wadah berhimpun putra-putri TNI/Polri dan putra-putri purnawirawan TNI/Polri, pihaknya mengewajantahkan nasionalisme melestarikan finalisasi NKRI. "GM FKPPI tetap memegang teguh komitmen berbangsa dan bernegara sesuai cita-cita Proklamasi dan UUD 1945," tandas Nazarudin Sihombing. Mengutip arahan Pangdam I/BB Mayjen TNI Leo Siegers saat panitia Musda VIII GM FKPPI audiensi, Nazaruddin Sihombing mengatakan, kader dan keluarga besar GM FKPPI harus memahami dan memosisikan diri sebagai mata dan telinga serta perpajangan tugas dan amanat yang diemban TNI/Polri di tengah kehidupan warga bebangsa dan bermasyarakat. (REL)

Medan-andalas Sebanyak 108 Perwira Pertama (Pama) dan Perwira Menengah (Pamen) termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polda Sumut dimutasi ke berbagai jajaran. Mutasi tersebut berdasarkan Telegram Kapoldasu Nomor: STR/530/XI/2010. Dari jumlah tersebut, perwira berpangkat Inspektur Polisi Tingkat Dua (Ipda) sebanyak 25 orang, Inspektur Polisi Tingkat Satu (Iptu) 24, Ajun Komisaris Polisi (AKP) 45, Komisaris Polisi (Kompol) 10 dan Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) 1 orang, sisanya para PNS. Di antara Perwira Poldasu tersebut terdapat nama Kasatreskrim Polres Labuhan Batu, AKP HM Taufik SE. Mantan Kasatreskrim Polres Binjai tersebut dimutasi menjadi Kasubag Sarpras Sumda Polres Pelabuhan Belawan. Jabatan lama Taufik dipercayakan kepada AKP Tito Travolta Hutauruk, sebelumnya Waka Polsekta Medan Sunggal. Selain itu, AKP Dony Alexander sebelumnya Kasatreskrim Polres Pelabuhan Belawan dipercaya menjabat Kasatreskrim Polres Langkat. Menyusul AKP Josua Natal Andus Muara Tampubolon, Kanit Idik 1 Sat Reskrim Polresta Medan kini diangkat sebagai Kasatreskrim Polres Tapanuli Utara (Taput). Satu-satunya AKBP yang dipindahtugaskan yakni Ahmad Parlindungan sebelumna Pamen Polda Sumut (pindahan Polda Sulsel) diangkat menjadi Tenaga Pendidik Sekolah Kepolisian Negara (Gadik SPN) Sampali. "Mutasi merupakan hal biasa di Kepolisian. Penempatan juga dilakukan berdasarkan kebutuhan organisasi dan komplain masyarakat," jelas Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Baharudin, usai shalat Jumat (12/ 11). Dia menegaskan, Kepolisian memerlukan komplain dari masyarakat agar terus melakukan perbaikan di masa mendatang. (HER)

Hidangan Khas Shanghai di JW Marriott Medan-andalas Kini hidangan lezat khas negara Tiongkok bisa dinikmati tamu yang menginap atau pengunjung JW Marriott Medan di Jade Chinese Restaurants, salah satu dari tiga pilihan restoran di hotel bintang lima internasional yang telah beroperasi sejak 22 Desember 2008 lalu. Restoran berkapasitas 158 kursi ini menawarkan hidangan khas citarasa Cantonese dan Shanghai pada 12-28 November ini," kata Marketing Communication Executive JW Marriott Medan, Herry Wahyudi, Kamis (11/11). Jade Chinese Restaurant berlokasi di lobi level JW Marriott Medan mengundang Chef Huping Yao dari JW Marriott Shanghai guna menyajikan suguhan khusus serta mempertahankan keautentikan rasa hidangan Shanghai kepada para tamu. "Kami menyediakan beragam set menu dengan variasi makanan spesial termasuk yang jadi andalan kami, yakni drunken chicken, Braised Duck in Soy Sauce Shanghai Style,Deep-fried Shrimp dan sebagainya," kata Herry didampingi Director F&B JW Marriott Medan,Matthias Schumm. Herry Wahyudi menambahkan, per set menu dipatok mulai Rp22 ribu hingga Rp288 ribu dengan hidangan diawali dengan santapan dingin hingga santapan panas terdiri, Braised Wheat Gluten in Brown Sauce, Chicken vegetable wonton in hot chilli oil,braised wheat gluten in brown sauce,fried glutinous rice cake with vegetables hingga Poached chicken with scalilion Shanghai Style. Sementara Chef Huping Yao mengatakan, berbagai menu masakan Shanghai ini memang dipilih karena rasa hidangan tersebut bisa diterima lidah orang Indonesia dan penggemar makanan Tiongkok dari berbagai negara dan daerah. "Bumbu-bumbu dan bahan makanan olahan untuk restoran ini sebagian besar diimpor untuk menjaga keaslian rasanya. Kendati demikian ada juga menggunakan bumbu dan bahan dari lokal," ungkapnya. (SIONG)


Sabtu 13 November 2010

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

3

andalas/rony muharrman/ika ramadhani

KILAS

Kapolsekta Deli Tua Sosialisasi Atasi Kemacetan Deli Tua-andalas Kapolsekta Deli Tua Kompol Simon Petrus Sinulingga mengadakan sosialisasi mengatasi kemacetan Pajak (Pasar) Deli Tua, Jumat (12/11) di Mako Polsekta Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang. Hadir dalam sosialisasi itu Camat Deli Tua, Koramil Deli Tua, Danyon Armed 2/105, Anggota DPRD Deli Serdang H Sabar Ginting, Dinas Pasar, mandor angkutan, lurah dan tokoh masyarakat. Dalam sosialisasi tersebut diambil kebijakan dan kesepakatan bersama, mendukung penertiban angkutan umum dan betor yang memarkir/menghentikan kendaranya di badan jalan Pasar Deli Tua. Dalam rapat ini juga disepakati, para pengemudi angkutan umum dan betor yang memarkirkan kendaraanya di badan jalan akan ditilang. Sedangkan bagi pedagang yang berjualan di badan jalan akan ditindak tegas. "Keputusan ini akan dilaksanakan setelah dua minggu ke depan," ucap Kapolsek. (STP)

Dirut PT MJM Divonis Bayar Denda Medan-andalas Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan memvonis Direktur Utama (Dirut) PT Multi Jaya Mandiri (MJM), Jony, membayar denda sebesar Rp 15 juta subsider 3 bulan kurungan, karena terbukti melanggar UU Ketenagakerjaan. Vonis itu dibacakan majelis hakim yang diketuai I Ketut Sudira SH dalam persidangan, Kamis (11/11). Namun, putusan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Sani Sianturi dan Dwi Meli Nova yang menuntut terdakwa dengan denda Rp 50 juta atau 6 bulan penjara. Jony didakwa bersalah dan melanggar pasal 29 ayat (1) Jo pasal 4 (1) UU No 3 tahun 1992 tentang Jamsostek. Sebelumnya JPU dalam dakwaannya menyebutkan, bahwa Jony diseret ke PN karena tidak memenuhi kewajibannya menjamin keselamatan kerja terhadap karyawannya. Parahnya lagi, perusahaan yang beralamat di Jalan Setia Ujung, Sunggal, Deli Serdang itu, bahkan tidak mendaftarkan sejumlah karyawan sebagai peserta Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek). Disebutkan, ketika seorang karyawan PT Multi Jaya Mandiri bernama Khairil Ikhsan meninggal dunia dalam kecelakaan saat berkerja di perusahaan itu tidak mendapat asuransi jiwa. Peristiwa terjadi Rabu 6 Januari 2009 di PT Multi Jaya Mandiri. Khairil Ikhsan bertugas di bagian penghancur plastik bekas menggunakan mesin kroser. Sekitar pukul 16:00 WIB, ketika asik bekerja, korban terjatuh, melihat hal itu, rekan-rekan korban, seperti Suprianto terus memberikan pertolongan membawa korban ke rumah sakit, namun menurut tim medis RS Sundari Sunggal, korban sudah meninggal dunia. Atas kecelakaan kerja itu, ibu korban, Sumarni tidak menerima tunjangan asuransi jiwa sesuai peraturan yang berlaku. Terakhir diketahui ternyata PT Multi Jaya Mandiri tidak mendaftarkan korban sebagai peserta Jamsostek. Pihak keluarga hanya menerima uang duka Rp 5 juta dari perusahaan. Anehnya, uang itu diserahkan diiringi dengan ancaman. (TIM)

KIOS SEMENTARA - Para pekerja tengah mengerjakan pembangunan kios tempat penampungan sementara pedagang korban kebakaran Pasar Sukaramai Medan, di Jalan Arif Rahman Hakim Medan, Jumat kemarin (kiri). Sedangkan pedagang korban kebakaran Pajak Sore Padang Bulan tengah membangun kios sementara dengan bahan bamu (kanan).

Polisi Belum Tahu Penyebab Kebakaran Ratusan Kios Medan-andalas Kapolsekta Medan Baru, AKP Saptono mengatakan, hingga kini masih belum mengetahui penyebab terjadinya kebakaran ratusan kios Pajak (Pasar) Sore Jalan Jamin Ginting Padang Bulan Medan. "Kita masih terus melakukan penyelidikan di lokasi kejadian itu dengan menurunkan beberapa personel kepolisian," katanya di Medan, Jumat (12/11), ketika ditanyakan mengenai perkembangan penyelidikan kebakaran tersebut. Peristiwa kebakaran Pajak

Sore Padang Bulan itu, terjadi Rabu (10/11) sekira pukul 04.30 WIB, mengakibatkan lebih kurang 200 kios kecil milik pedagang ludes dilalap api, tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut. Saptono mengatakan, beberapa barang bukti yang ada di tempat kejadian perkara (TKP) sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan di laboratorium kriminal (Labkrim) Polri Cabang Medan. Pemeriksaan di labkrim itu, jelasnya, untuk mengetahui penyebab terjadinya kebakaran dan lainnya. Selain itu, pihak

penyidik Polsekta Medan Baru juga telah meminta keterangan sejumlah saksi-saksi. "Polsekta Medan Baru masih terus bekerja ekstra keras dalam mengusut kasus kebakaran yang merugikan ratusan pedagang," katanya. Ketika ditanya apakah penyebab kebakaran itu, akibat arus pendek atau ada unsur kesengajaan, Saptono mengatakan, belum dapat mengetahuinya, karena masih dilakukan penyelidikan di labkrim. "Kita tunggu saja, hasil yang dikeluarkan labkrim Polri me-

ngenai kebakaran tersebut," katanya. Kios Sementara Sementara itu, pantauan andalas, sejumlah pedagang Pajak Sore Padang Bulan, Jumat (12/11) mulai membangun kios sementara di bekas kios yang terbakar. Mereka umumnya menggunakan meterial bangunan dari bambu. Seorang pedagang sayur, Adi (48) mengatakan, dia tak sabar menunggu pembangunan kios penampungan yang akan dilakukan oleh PD Pasar. "Tak sabar saya nunggunya.

Ketua Komisi E DPRD Sumut Brilian Moktar

Gizi Buruk Tanggung Jawab Bersama Medan-andalas Ketua Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) Brilian Moktar SE mengatakan, penanganan gizi buruk harus dilakukan secara bersama-sama, baik dinas kesehatan maupun pihak terkait lainnya. "Karena mengatasi gizi buruk tidak hanya sebatas titik kenyang, tetapi yang paling penting bagaimana memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang dalam tubuh," kata Brilian Mokhtar, di Medan, Jumat (12/11) menanggapi kasus gizi buruk yang masih melanda Kota Medan. Dia menyatakan, penanganan gizi buruk tidak saja dilakukan setelah bayi lahir, tetapi juga harus sejak ibu hamil. "Untuk itu posyandu yang ada harus hidup di setiap kelurahan," ujar ketua

komisi yang membidang kesejahteraan rakyat ini. Untuk menghidupkan posyandu di setiap kelurahan yang ada di 21 kecamatan di Kota Medan, Brilian mengatakan agar Lurah ikut bertanggungjawab bersama dengan Puskesmas dan dinas kesehatan. "Karena banyak gizi buruk akibat minimnya pengetahuan masyarakat soal gizi dan ini harus disosialisasikan secara maksimal melalui posyandu," imbuhnya. Menurutnya, saat ini lebih 50 persen masyarakat Medan lebih memilih membawa anaknya ke bidan daripada ke dokter. Karenanya dia berharap bidan harus dibekali pendidikan soal pemenuhan gizi bagi masyarakat, ibu hamil dan anak. "Jadi pemerintah harus membuat program pembinaan kepada bidan secara berkelanjutan," tutur politisi PDI Perjuangan ini. Diakui Brilian, selama ini dinas kesehatan memang mempunyai program untuk penanggulangan gizi buruk, tetapi kasusnya masih tetap banyak. Ini

karena program itu tidak mencakup secara merata ke setiap kelurahan yang ada. Seperti diketahui, dalam sepekan ini, tiga bayi penderita gizi buruk dirujuk ke Rumah Sakit Umum dr Pirngadi Medan (RSUPM). Yakni Rizky Ramadhan (2,2 tahun), warga Medan Amplas dan Ahmad Faiz (1,7), warga Medan Perjuangan, dan Anggi (1,6), warga Jalan Seser, Kecamatan Medan Amplas. Setelah dirawat beberapa hari di RSUPM, kondisi Rizky tampak sudah semaki baik. Menurut Siti Hawa (28), anaknya, Rizky, sudah mengalami kenaikan berat bedan dari saat masuk 5,3 kg sudah naik menjadi sekitar 6 kg. "Menurut dokter, Rizky belum diperbolehkan pulang sampai benar-benar sehat dan berat badannya 10 kg," kata Siti yang mengaku kini sudah memiliki surat keterangan ikut dalam kepesertaan Jaminan Pelayanan Kesehatan Medan Sehat (JPKMS). (YN)

Wali Kota Dukung Perayaan Natal PWI Sumut Medan-andalas Wali Kota Medan Drs Rahudman Harahap MM sangat mendukung rencana perayaan Natal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sumut yang pertama kali dilaksanakan di Kota Medan, rencananya dilaksanakan di Aula Martabe Kantor Gubsu, Sabtu (11/12). "Kami sebagai tuan rumah, tentunya

akan mendukung kegiatan perayaan Natal ini. Mudah-mudahan perayaan Natal PWI ini berlangsung meriah tapi sederhana," ujar Rahudman Harahap saat menerima Ketua Panitia Natal PWI Cab Sumut St Drs Jumian Situmorang didampingi, Manapar Vritz Tua Manulang (Ketua Pengarah), Wakil Ketua Bidang Kesra PWI Cab Sumut Zulkifli Harahap, St Drs Redihman Damanik (Sekretaris), Drs Eddy Madya Bukit (Bendahara), Martohap Simarsoit SH (Wakil Ketua), Anton Panggabean SE (Koordinator Dana) dan Humas Irwan Ginting SH di ruang kerjanya, Jumat (12/11). Disebutkan, Natal merupakan kegiatan ritual keagamaan harus betul-betul bisa membawa perwujudan rasa syukur kita sebagai warga masyarakat Kota Medan. Selain itu, harus ada kepedulian sosial terhadap sesama karena Natal merupakan kabar sukacita. "Berbagi dengan sesama

itu merupakan sukacita apalagi panitia berencana akan melakukan kunjungan ke beberpa panti asuhan dan membagi semabko kepada warga masyarakat pinggiran," ujar Rahudman Harahap seraya berjanji akan menghadiri natal PWI Cabang Sumut dan memberikan sambutan. Sebelumnya Ketua Panitia Perayaan Natal PWI Cabang Sumut St Drs Jumian Situmorang menjelaskan, soal persiapan perayaan Natal yang akan dilaksanakan di Aula Martabe Kantor Gubsu, Sabtu (11/12). Disebutkan, perayaan Natal di tubuh PWI Cabang Sumut baru pertama kali dilaksanakan di daerah ini, bahkan secara nasional. Untuk itu, panitia mengharapkan dukungan semua pihak, khususnya Wali Kota Medan Drs Rahudman Harahap. "Dalam rangkaian Natal ini, panitia juga mengadakan kunjungan sosial ke berbagai panti asuhan, baik milik umat Islam maupun Nasrani di daerah ini. Bahkan, akan memberi bingkisan kepada keluarga janda PWI Sumut dan warga masyarakat pinggiran," ujar Jumian. (WAN)

Sepertinya pembangunan kios sementara oleh PD Pasar masih akan lama, sementara kita butuh biaya buat kehidupan sehari-hari, anak sekolah dan yang lainnya," ujarnya seraya berharap, mulai Sabtu hari ini dia sudah bisa jualan lagi. Sementara itu, di lokasi kejadian sejumlah pedagang masih tampak membersihkan sisa-sisa barang dagangan yang terbakar. Sedangkan para pemulung, tampak mengaisais puing-puing kebkaran mencari barang-barang berharga. (ANT/IKA)

Diare Masih Jadi Momok di Medan Medan-andalas Penyakit "gastro entritis" atau yang lebih dikenal dengan diare masih menjadi momok bagi sebagian warga Kota Medan yang lebih sering menyerang bayi dan balita. Dokter spesialis anak Rumah Sakit Umum dr Pirngadi Medan (RSUPM) dr Terapul Tarigan SpA di Medan, Jumat (12/11) mengatakan, penyakit diare merupakan salah satu penyakit penyebab kematian pada balita. Di RSUPM sendiri, sejak Januari hingga September 2010 sedikitnya ada 478 penderita diare yang sempat menjalani perawatan, dan dari jumlah itu sepuluh orang di antaranya meninggal dunia. "Jumlahnya masih tergolong tinggi. Pada umumnya penderita diare terserang infeksi, virus, bakteri atau pun amuba. Penyakit ini juga bisa disebabkan karena bayi dan balita alergi susu," katanya. Ia mengatakan, meski tidak terlalu sporadis, penyakit diare dari tahun ke tahun selalu ditemukan di tengah-tengah masyarakat. Selain pada bayi dan balita, penyakit ini juga dapat menyerang orang dewasa. "Peningkatan penyakit ini memang tidak terlalu signifikan, namun selalu ditemukan tiap tahun. Untuk itu diharapkan kepada seluruh masyarakat khususnya ibu rumah tangga yang memiliki balita agar menjaganya dengan sebaik mungkin dan tetap memperhatikan kebersihan," katanya. Ia juga menjelaskan, penyakit itu tergolong mudah menghinggapi manusia karena berbagai hal, misalnya karena mengonsumsi makanan dan minuman yang sudah terkontaminasi, baik yang sudah dicemari oleh serangga atau terkontaminasi tangan yang kotor. Apalagi balita yang memang sering memasukan tangan, mainan atau apa pun ke dalam mulutnya. "Terlebih lagi virus penyakit diare memang dapat bertahan di udara sampai beberapa hari," jelasnya. Ia juga menyarankan, sebaiknya balita tetap diberikan ASI sejak usia 0 bulan hingga dua tahun karena sangat baik bagi perkembangan balita itu sendiri. ASI juga akan membuat daya tahan tubuh balita bertambah kuat dari serangan penyakit termasuk diare. "Usia 0 hingga 6 bulan sebaiknya diberikan ASI ekslusif, setelah itu ibu harus menyusui balitanya hingga usia dua tahun. Disamping pemberian ASI, ibu juga harus memberikan makanan pendamping," katanya. (ANT)


Sabtu 13 November 2010

KILAS

Ibu Muda Tewas Tergantung di Kamar Pantai Labu-andalas Seorang ibu muda beranak satu, Uh Rawiyah (22) warga Dusun Mawar Baru, Desa Perkebunan Ramunia, Kecamatan Pantai Labu, Deli Serdang, Jumat (12/11) pukul 11.30 WIB ditemukan tewas di dalam rumahnya. Belum diketahui pasti penyebab kematian korban, pihak kepolisian masih menyelidikinya. Dugaan sementara korban tewas akibat tergantung di dalam kamar tidurnya. Pada leher korban ditemukan bekas jeratan, sedang pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Keterangan suami korban, Roy Candra (24) kepada wartawan menyebutkan, sebelumnya dia sedang bermain game dengan handphone miliknya di belakang rumahnya. Saat itu dia didatangi anaknya berusia 2,5 tahun yang mengisyaratkan tentang keadaan ibunya. “Anak saya datang bilang mamak..mamak, lalu saya buka kamar rupanya istri saya sudah tergantung,” terangnya. Kapolsek Beringin AKP Pantas Sinaga ketika dikonfirmasi membenarkan adanya seorang ibu muda yang tewas dengan luka jeratan di leher. Belum diketahui pasti penyebab kematian korban, karena saat petugas tiba di TKP, jenazah korban sudah dilarikan ke RSUD Deli Serdang. (TH)

Polisi Gerebek Gudang Kawanan Curanmor Tebing Tinggi-andalas Pihak Kepolisian Resort Kota Tebing Tinggi menggerebek sebuah rumah yang terletak di Jalan Letda Sujono, Kelurahan Teluk Karang, Kecamatan Bajenis yang diduga menjadi gudang penimbunan kenderaan bermotor hasil curian. Namun kawanan pelaku curanmor tersebut belum diketahui pasti indentitasnya dan masih diselidiki polisi. Petugas gabungan dari Polresta Tebing Tinggi pada Selasa (9/11) sore, menerima informasi dari warga adanya sekawanan pria mencurigakan melakukan aktivitas di dalam gudang tersebut. Dari hasil pengembangan penyelidikan selanjutnya petugas melakukan penggerebekan. Namun sayang kawanan yang diperkirakan berjumlah empat orang berhasil kabur. Petugas hanya menemukan satu unit mobil Toyota Kijang Inova yang dipastikan bernopol BK 9701 YJ dalam kondisi sudah ‘dicincang' (dipreteli). Pihak Polresta Tebing Tinggi belum mau berkomentar tentang penggerebekan tersebut, sedangkan mobil yang dicincang dalam gudang itu dibawa ke Mapolres sebagai barang bukti. Sementara para pelaku kini dalam pengejaran petugas. (MET)

JPS Bikin Resah Wartawan dan LSM di Sibolga-Tapteng Sibolga-andalas Seorang pria pengangguran di Kota Sibolga berinisial JPS (35) membuat resah kalangan wartawan dan aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM) di Sibolga dan Tapanuli Tengah. Pria yang mengontrak rumah di Jalan Sibualbuali, Sibolga Julu itu kerap mengadu-domba wartawan dan aktivis LSM serta mencatut nama wartawan untuk keuntungan pribadi. Tindak-tanduk mantan petugas parkir di kawasan Jalan Bahagia, Sibolga yang merusak citra pers itu belakangan ini selalu menjadi bahan perbincangan kalangan pers dan aktivis LSM di Sibolga dan Tapteng. Hal itu diakui D Br Simatupang Wartawan Tks Medan Sumut dan S Gulo mantan Wartawan Suara Buruh Nasional (SBN), dan Syamsuir Tanjung Ketua LSM Barisan Penegak Keadilan Sumatera Utara (BPKSU) Sibolga/Tapteng. D Br Simatupang, Kamis (11/11) di Hotel Wisata Indah, Sibolga, didampingi S Gulo membeberkan, nama dan harga dirinya telah 'dijual' JPS kepada beberapa kepala dinas di Pemko Sibolga dan Pemkab Tapteng dengan tujuan meminta uang. Bahkan Bendahara Dinas Pendapatan Tapteng S Hutagalung pernah dipaksa membayar tagihan kendaraan roda dua usang milik JPS. Seorang pria kenalan dekat D Br Simatupang yang tinggal di Pinangsori juga pernah coba diperas dengan cara diancam akan dibongkar kasusnya jika permintaan JPS tidak dikabulkan. "JPS memaksa teman saya itu untuk membelikan laptop," ujar D Br Simatupang seraya berjanji akan melaporkan kasus ini ke pihak berwajib. Hal senada diungkapkan S Gulo. JPS sering membuat teror dengan mengirimkan pesan singkat melalui ponsel. Gulo mengakui baru beberapa minggu lalu mengenal JPS. "Karena saya sering melihat dia menyelipkan koran di pinggangnya dan membawa tas berisi kamera, saya kira dia itu wartawan. Namun setelah saya selidiki ternyata hanya seorang pria pengangguran alias gelandangan dan pengemis," tukasnya. Sementara Syamsuir Tanjung mengungkapkan, keluarganya yang hanya pedagang celengan juga pernah ditipu JPS sebesar Rp500.000. "Pelaku bahkan mengancam akan membunuh famili saya itu jika dibeberkan kepada orang lain. Saya yakin dia itu sudah stres dan perlu diwaspadai tindak-tanduknya," ujarnya seraya meminta instansi pemerintah agar jangan melayani pria pengangguran tersebut. Di tempat terpisah, Hadinata Sihite (34) Anggota LSM BPKSU didampingi mertuanya, Unyil Hutabarat (50) yang tinggal di Pintu Angin, Sibolga Utara membenarkan tindaktanduk JPS yang sangat memalukan itu. Dikatakannya, mertuanya yang berjualan tuak di Pintu Angin berhasil ditipu JPS dengan cara berpura-pura minum tuak, meminta rokok, dan sesudah teler, pria itu kabur dengan meninggalkan tagihan mencapai Rp160.000. "Pokoknya kalau sampai ketemu (JPS), akan kupermalukan dia sebagai parutang busuk," ujarnya Hadinata kesal. Sementara itu JPS ketika coba ditemui untuk dimintai tanggapannya tidak berhasil. Menurut tetangganya, keluarga JPS saat ini carut-marut. Karena merasa malu dan tidak tahan diperbudak sebagai tukang parkir dan tukang cuci pakaian tetangga, istri JPS kabur meninggalkan JPS. (LIN)

HUKUM & KRIMINAL

harian andalas | Hal.

4

Terlilit Utang Nekad Gantung Diri Tebing Tinggai-andalas Diduga karena terlilit utang, Kusnadi (35) warga Jalan Setia Budi, Lingk IV, Kelurahan Brohol, Kecamatan Rambutan, Tebing Tinggi, nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri menggunakan seutas tali nilon. Mayatnya ditemukan warga sekitar kediamannya dalam kondisi telah tewas di bawah pohon coklat milik warga yang tidak begitu jauh dari rumahnya, Jumat (12/11) sekira pukul 10.00 WIB. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah kaku dan lidah terjulur. Tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Dalam saku celana jeans yang digunakan korban ditemukan satu kotak rokok Surya, mancis, KTP, dan tali nilon yang digunakan dalam keadaan simpul hidup. Menurut sejumlah warga di sana, korban sudah lama tidak tampak di kampung tersebut. Dahulunya korban bekerja sebagai agen (broker) ubi dan sempat bekerja di pabrik racipan kayu. Korban yang sudah 13 tahun berumah tangga belum mendapatkan keturunan dan selama sekira setahun ini pisah dengan istrinya. Orang tua korban Ishak mengatakan, tidak menyangka anaknya nekad gantung diri. Putranya itu merupakan anak keenam dari enam orang bersaudara. “Semalam sekira pukul 11.00 dia datang ke rumah,

BUNUH DIRI - Mayat Kusnadi yang ditemukan tewas gantung diri saat dievakuasi petugas Polresta Tebing Tinggi dan Polsek Rambutan. andalas/selamat riadi kasidi

minta izin dan mohon doa. Mana tahu ada apa-apa, aku mohon doa,” ucap Ishak menirukan ucapan anaknya. Kapolsek Rambutan AKP M Simarmata ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mendapat

informasi dari masyarakat dan selanjutnya melakukan olah TKP. “Dari identifikasi dan pemeriksaan yang dilakukan petugas di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan. Atas permintaan ke-

luarga korban, mayat korban tidak dilakukan otopsi. Jenazah korban selanjutnya dibawa pulang untuk disemayamkan dan dikebumikan,“ ujarnya. Ketika ditanya dugaan dan penyebab kematian korban,

Simarmata mengatakan, masalah bisnis dan keluarga diperkirakan menjadi penyebabnya. Korban sudah berumah tangga 13 tahun belum mendapat keturunan dan binisnya dalam keadaan macet. (MET)

Telantarkan Calhaj, Polisi Panggil PT AKW Medan-andalas Kepolisian Sektor Medan Timur segera memanggil Dirut PT Azizi Kencana Wisata (AKW) Nasla Lubis terkait pengaduan para calon jemaah haji (calhaj) plus yang gagal diberangkatkan perusahaan biro perjalanan wisata itu ke tanah suci Mekkah. Kapolsek Medan Timur AKP Patar MH Silalahi mengatakan untuk menelusuri kasus ini Dirut PT AKW Nasla Lubis akan dimintai keterangan terkait gagal berangkatnya ratusan calhaj plus itu. Menurutnya, dihentikan atau dilanjutkannya kasus ini ke tahap penyidikan tergantung

dari hasil pemeriksaan dari para saksi baik dari pihak pengadu (para calhal) maupun pihak PT AKW. "Kita akan melihat apakah kasus ini ada unsur pidananya atau tidak. Kalau ada ya kita proses, walaupun pihak PT AKW mengganti seluruh biaya para calhaj," tegas Patar.

Patar menyebutkan pihaknya baru memeriksa satu orang saksi (pengadu) yakni Ahmad Daud Pos-pos salah seorang calhaj. Namun pihaknya masih meneliti apakah pengaduan tersebeut mewakili ratusan calhal atau pribadi. Pihaknya, kata Patar, juga masih mengikuti perkembangan hasil pertemuan yang dilakukan antara pihak calhaj dengan PT AKW yang berlangsung di Hotel Sri Deli, Jalan SM Raja, Medan. Untuk kasus ini, pihak penyidik mengenakan Pasal 372 dan 378 KUHPidana kepada PT AKW. Seperti diberitakan sebelum-

nya, sedikitnya dua ratus calhaj plus dari berbagai provinsi telantar di Hotel Sri Deli. Mereka tidak dapat berangkat menunaikan ibadah haji karena diduga ditipu Biro Perjalanan Haji, PT AKW Medan, yang beralamat di Jalan Sutomo, Medan. Para calhaj tidak dapat berangkat karena tidak memiliki surat resmi keberangkatan seperti visa dan lainnya. Padahal mereka sudah membayar uang ongkos naik haji sebesar Rp60 juta. Menurut keterangan, mereka sudah berada di Medan sejak 21 Oktober 2010 dan menginap di hotel dengan biaya sendiri sambil menunggu kabar

Mantan Kadis Diperiksa Kejari Sei Rampah Sei Rampah-andalas Mantan Kepala Dinas (Kadis) Perindagkop Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Ir H Aliman Saragih diperiksa Kejari Sei Rampah, Kamis (11/11) sekira pukul 09.00 WIB. Kedatangan Aliman seorang diri itu, terkait sebagai saksi atas kasus pembangunan fisik proyek Warung Serba Ada (Waserba) di Dusun I, Kelurahan Pekan Dolok Masihul, Kecamatan Dolok Masihul, Sergai dengan tersangka Gatot. Aliman yang memakai baju kemeja kotak-kotak dan celana warna hitam, di hadapan penyidik Kejari dicerca sebanyak 20 pertanyaan selama 6 jam seputar masalah pembayaran Konsultan Perencanaan, Konsultan Pengawasan, dan pembayaran kontraktor PT Duta Utama Sumatera.

andalas/supryadi

DIPERIKSA - Aliman saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Kejari Sei Rampah. Menurut sumber, Kejari Sei Rampah telah melakukan pemanggilan terhadap 12 saksi guna mengumpulkan data atas ter-

sangka Gatot. Sampai saat ini Gatot masih belum ditahan dan bekerja di Dinas Perindagsar Sergai. (RYAD)

dari biro perjalanan haji tersebut. Salah seorang calhaj, Nadia Nuzula mengatakan biro perjalanan itu beralasan terdapat kesalahan dengan sistem traf chek Bank Mandiri sehingga tidak dapat mengeluarkan visa. "Mereka malah meminta lagi uang sebesar Rp3 juta untuk mempercepat proses pengeluaran visa," katanya kepada wartawan, Kamis (11/11). Akhirnya para calon haji yang berasal dari Aceh, Medan, Riau, Batam, dan Lampung ini pun hanya bisa pasrah. Ruang lobi hotel pun langsung ramai dipadati calhaj yang telantar. (DI)

Saksi Kasus Pembunuhan Alay Mundur Tebing-Tinggi-andalas Sidang kasus pembunuhan Yusdianto alias Alay, pedagang pulsa dan M Dirham alias Aloy, satpam Perumahan Bajenis Indah di Jalan AMD, Kelurahan Bulian, Kecamatan Bajenis, Tebing Tinggi di Pengadilan Negeri Tebing Tinggi-Deli, Kamis(11/11) batal digelar karena Law Hoe Tjoe alias Simsim tidak bersedia menjadi saksi kasus ini. Pertimbangan Simsim karena terdakwa Jusdi Subroto (32) alias Yoguandai alias Aguan, warga Jalan Makmur, Tembung, Deli Serdang adalah anaknya. Demikian juga halnya dengan korban Yusdianto alias Alay yang tewas dibunuh terdakwa beberapa waktu lalu. Mengutip keterangan JPU Benny D Purba SH usai persidangan mengatakan pengunduran diri Simsim sebagai saksi adalah hal yang wajar dan sudah sesuai dengan ketentuan yang tercantum dalam Pasal 168 KUHAP. "Karena terdakwa dan korban adalah anak–anak saksi, mungkin itu yang menjadi alasannya,“ tegas Benny didampingi tim JPU dari Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi. Humasy PN Tebing Tinggi yang ditemui wartawan mengatakan apa yang dilakukan Simsim dengan mengundurkan diri sebagai saksi dalam perkara ini adalah sah-sah saja dan tidak mengganggu jalannya pemeriksaan persidangan kasus pembunuhan tersebut. (MET)

Kematian Amelia Sitepu Menyisakan Misteri Kematian Amelia Sari Boru Sitepu (16) warga Desa Kutarayat, Kecamatan Naman Teran, Karo, yang tewas di dalam kolam pancing Kamis (11/11) kemarin dengan posisi terikat di dalam goni bersama sebuah batu, menyisakan kisah misteri yang menyedihkan.

D

i saat acara adat pemakaman tiba-tiba sepupu korban Atik (mamak Aci) kerasukan arwah almarhumah. Kenyataan ini membuat rasa percaya nggak percaya bagi warga dan keluarga. “Pak, yang bunuh aku sebanyak tiga orang, mereka memukuli aku, cepat kejar pak, balas bunuh mereka, yang mukul aku RP, AS, RG orang ini anak Telagah pak. Sekarang

mereka masih bersembunyi, keretanya disembuyikannya di seputaran hutan liang lebah perbatasan Karo-Langkat, cepat kejar mereka pak." Begitu ucapan Atik di Jambur Desa Kutarayat, Jumat (12/11) sekira pukul 10.00 WIB. Saat itu suaranya terdengar seperti suara korban (Amelia Sitepu-red). Hal ini diutarakan bapak tengah korban kepada wartawan yang menirukan ucapan sepupunya yang kerasukan itu. Peristiwa kerasukan ini sempat menjadi tontonan sanak keluarga di jambur yang hendak melakukan acara adat Karo untuk pemakaman korban. Oleh keluarga, Atik yang kerasukan di bawa ke ruang P3K tak jauh dari jambur. Sebelum tewas, korban sempat jalan-jalan ke Uruk Tuhan di Desa Bekerah, Kecamatan Naman Teran, Minggu (7/11) bersama teman-temannya. Korban berboncengan dengan Elon Tarigan (19), sedangkan Ayu

Lestari berboncengan dengan temannya yang lain. Sesudah berfoto-foto mereka kembali ke rumah sekira pukul 15.00 WIB. "Kami cuman sebentar di sana (Uruk Tuhan) hanya foto-foto, selepas itu kami kembali ke rumah,” ujar kedua warga Kutarayat ini saat memberikan keterangan sebagai saksi di Mapolsek Simpang Empat. Pascameletusnya Gunung Sinabung, anak ke enam dari delapan bersaudara ini mengungsi ke daerah TelagahLangkat. Mungkin di sinilah awal mulanya korban berkenalan dengan teman yang disebutkan Atik saat kerasukan itu. Di sela-sela acara adat, kedua orang tua korban, Basita Sitepu (52) dan Mastina Boru Sembiring (50) mengharapkan pihak kepolisian segera mengungkap kasus ini. Kapolsek Simpang Empat AKP Edward Simamora beserta anggotanya telah turun ke tempat kejadian perkara untuk melakukan

andalas/lamhot situmorang

DISEMA AN - Mayat Amelia Sari Boru Sitepu saat disemayamkan di Jambur Desa DISEMAYYAMK AMKAN Kuta Rayat. pengusutan. “Kita sudah berkoordinasi dengan pihak polsek di Langkat untuk menyelidki kasus ini. Namun kasus ini tidak ada motif perampokan karena barang-barang

berharga korban seperti HP dan uang tidak hilang. Kita juga masih menunggu hasil pemeriksaan terhadap HP korban yang telah dikirim ke laboratorium di Medan," ujar Kapolsek. (LAMS)


Sabtu 13 November 2010

Batasi Volume Ikan Impor ke Sumut Medan-andalas Volume impor ikan ke Sumatera Utara perlu segera dibatasi karena pasokan dari dalam negeri dinilai masih mampu memenuhi total kebutuhan konsumen di provinsi itu. "Pemerintah sudah saatnya membuat peraturan maupun kebijakan mengenai pembatasan volume impor ikan termasuk ke Sumatera Utara," kata Wakil ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Medan Alfian MY kepada ANTARA di Medan, Jumat. Disebutkannya, aktivitas impor ikan ke Sumatera Utara (Sumut) melalui Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) Medan selama satu tahun terakhir ini meningkat cukup pesat. Pasokan ikan impor terutama dari Malaysia dan Thailand selama ini, lanjut Alfian, diperkirakan tanpa didasarkan atas perkiraan volume kebutuhan maupun analisa permintaan pasar. Komoditi ikan impor yang masuk melalui PPSB diperkirakan berkisar antara 30 ton hingga 60 ton per hari. Harga berbagai jenis ikan impor yang ditawarkan di dalam negeri dilaporkan relatif lebih rendah hingga 50 persen dibanding harga ikan sejenis hasil tangkapan nelayan lokal. Di sentra pelelangan ikan Gabion Belawan, katanya, ikan cincaro dijual sekitar Rp7.000 per kilogram (kg), jauh lebih rendah dibanding dengan harga ikan sejenis tangkapan nelayan lokal yang selama ini ditawarkan sekitar Rp14.000 per kg. Sedangkan ikan gembung impor dijual sekitar Rp10.000 per kg, jauh lebih rendah dibanding harga ikan sejenis hasil tangkapan nelayan Belawan yang ditawarkan berkisar antara Rp20.000 hingga Rp22.000 per kg. "Ikan impor itu bisa dijual oleh pengusaha Malaysia dan Thailand di Indonesia engan harga relatif murah karena ikan tersebut nyaris tidak diminati oleh konsumen di negara mereka," ucap Alfian. Dia menambahkan, perbedaan harga yang cukup tajam antara ikan impor dengan ikan hasil tangkapan nelayan di dalam negeri dipastikan akan berdampak buruk terhadap pendapatan nelayan lokal. "Nasib nelayan akan semakin terpuruk bila pemerintah tidak segera memberlakukan regulasi yang dapat mempersempit peluang masuknya ikan impor ke Indonesia," ucap dia. (ANT)

Penyatuan ATM Ditargetkan Kuartal III 2011 Jakarta-andalas Bank Indonesia menargetkan penyatuan sistem pembayaran (national payment gateway/NPG) mesin ATM perbankan seluruh Indonesia pada kuartal III/ 2011 dan diperkirakan efektif selambatnya pada 2015. Kepala Biro Kebijakan dan Pengembangan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Aribowo memperkirakan NPG dapat diimplementasikan secara menyeluruh oleh seluruh bank nasional pada 2014-2015. "Saya sudah terima kajian dari bank-bank, pada umumnya mereka memroyeksikan dapat mengimplementasikan NPG dalam waktu 3-4 tahun," katanya, Jumat (12/11). Dia mengatakan sistem interkoneksi tersebut akan dipasang di seluruh mesin ATM sehingga setiap penyedia jasa ATM akan saling terkoneksi. Dengan demikian, lanjutnya, sistem pembayaran perbankan nasional akan makin efektif dan efisien. "Sistem interkoneksi ini dapat menyatukan seluruh mesin ATM di Indonesia. Nasabah tidak akan direpotkan. Dengan sistem tersebut, nasabah BCA bisa bertransaksi dengan Bank Mandiri, atau sebaliknya yang saat ini belum bisa," katanya. Dia menambahkan saat ini pihaknya sedang mengkaji tentang biaya interchange atas interkoneksi jaringan ATM tersebut. Namun, dia meyakini penerapan NPG akan menekan biaya interchange perbankan secara perlahan tapi pasti. "Kami masih studi untuk tentukan biaya interkoneksinya. Tapi ini tugas asosiasi untuk menyepakati harga transaksi interchange tersebut," tuturnya. (BI)

EKONOMI-BISNIS

harian andalas | Hal.

5

JMCS 2010 Jadi Momen Keemasan Honda Medan-andalas Ajang Jakarta Motor Cycle Show (JMCS) merupakan pameran sepeda motor terbesar di Indonesia. Pameran tersebut sukses menyedot perhatian masyarakat penggemar sepeda motor di tanah air. Di arena JMCS, pengunjung tidak hanya dapat melihat motor terbaru dari merek-merek ternama, namun juga menjadi tempat hiburan yang cukup menarik. Sebagai pameran motor bergengsi, momen ini benar-benar menjadi momen keemasan bagi Honda, karena stan Honda mendapat sambutan luar biasa dari pengunjung Kesuksesan Honda ditandai dengan anugerah “Sepeda Motor Terbaik 2010” melalui New MegaPro versi jurnalis otomotif di Indonesia yang tergabung dalam Forum Wartawan Otomotif Indonesia (FORWOT). Selain itu, Honda CBR 250R juga mendapat predikat sebagai motor favorit pengunjung JMCS. Walaupun baru pertama kali diperkenalkan di Indonesia, CBR mampu memikat perhatian khalayak. General Manager CV Indako Trading Co Arifin Posmadi selaku main dealer Honda di Sumatera Utara, Kamis (11/11) mengungkapkan pihaknya turut berbangga dengan predikat yang disandang New MegaPro dan Honda CBR 250R di ajang yang berlangsung 3-7 November lalu. Keberhasilan itu menurutnya merupakan langkah awal

andalas/ist

MO MOTTOR FFAAVORIT - Honda CBR 250R mendapat predikat sebagai motor favorit pengunjung di ajang JMCS 2010. yang baik bagi Honda CBR yang bakal melengkapi line up produk Honda di pasar roda dua Indonesia awal semester pertama tahun depan. Acara yang berlangsung di Jakarta Convention Centre ini dimanfaatkan dengan baik oleh para produsen sepeda motor untuk menghadirkan berbagai hal menarik bagi pengunjung untuk menunjukkan superioritasnya baik dalam hal produk maupun

hiburan yang ditawarkan. Selain keberhasilan produknya, Honda yang memiliki banyak brand ambassador menarik dan energik menunjukkan kelasnya dengan menghadirkan Agnes Monica, Nidji, Vierra, dan VJ Daniel. Ajang JMCS sekaligus digunakan sebagai momen penyerahan hadiah utama program "Pahala Honda", yakni 88 paket umroh yang diserahkan

secara simbolis oleh PT AHM kepada lima orang pemenang. Pahala Honda terbukti sukses membawa kebahagiaan kepada ribuan pemenang yang berhasil meraih hadiah berlimpah dengan total hadiah sebanyak 8888 jenis untuk setiap pembelian motor baru Honda, baik kes maupun kredit mulai 15 Agustus-Oktober 2010. Selain paket umroh, Honda juga memanjakan konsumen-

nya dengan ribuan hadiah seperti 50 unit Revo tipe Spoke, 50 unit Scoopy, 100 emas batangan 25 gr, 500 unit Ipod nano, 500 unit Blacberry Gemini, 750 TV Flat 21 Inch, dan ribuan hadiah menarik lainnya. Leo Wijaya, Marketing Manager CV Indako Trading Co menambahkan program tersebut terbukti mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat luas. Tidak bisa dipungkiri, kebutuhan masyarakat akan kendaraan roda dua dan agresifitas Honda menghadirkan tipe-tipe terbaru yang dibarengi dengan teknologi terkini ikut memberi pengaruh dan menjadikan Honda sebagai motor berkelas pilihan masyarakat. “Kuatnya ikatan hati antara Honda dan konsumennya diyakini akan menjadi tekad yang kuat pula bagi kami untuk tetap konsisten memenuhi kebutuhan konsumen dan masyarakat, tidak hanya menghadirkan kendaraan berkualitas saja, namun juga menyajikan program dan kegiatan yang mampu menjadikan konsumen semakin jatuh hati,” imbuh Leo Wijaya di kantornya, Jalan Pemuda, Medan. Selain itu, program ini sejalan dengan semangat One HEART sehingga Honda semakin menyatu dengan hati para konsumennya. Diharapkan hubungan yang semakin dekat ini akan menjadi penyemangat bagi Honda untuk lebih mengupayakan yang terbaik di setiap pelayanannya. (SIONG)

BI Siapkan Pecahan Logam Rp5.000 Jakarta-andalas Bank Indonesia (BI) akan mengeluarkan uang pecahan Rp5.000 dalam bentuk logam. Hal tersebut sesuai dengan rencana bank sentral yang ingin mengembangkan peredaran uang logam karena lebih efisien dan tahan lama. Demikian diungkapkan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia S Budi Rochadi dalam wawancara khususnya dengan detikFinance di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (11/11). "Untuk saat ini belum (menerbitkan uang logam) namun masih dalam kajian sebenarnya uang logam itu bisa sampai Rp5.000," kata Budi Rochadi. Namun Budi belum bisa

memastikan kapan rencana penerbitan uang logam Rp5.000 dilakukan. "Saat ini masih dalam wacana," tuturnya. Budi menambahkan, pecahan dalam bentuk logam dengan nilai yang paling besar saat ini Rp1.000, yang 'diresmikan' Wakil Presiden Boediono pada 20 Juli 2010. Menurut Budi, penggunaan uang logam sebenarnya lebih efisien dibandingkan dengan uang kertas.

Di bagian lain Budi juga mengatakan BI belum mempunyai rencana untuk menerbitkan desain baru uang rupiah. Bank sentral mulai fokus untuk memikirkan desain mata uang baru ketika proses redenominasi telah resmi berjalan. Deputi Gubernur Bank Indonesia S Budi Rochadi mengatakan bank sentral berencana untuk menerbitkan desain baru mata uang rupiah jika proses redenominasi disetujui oleh presiden. "Ya nantilah itu (desain baru) tunggu redenominasi dulu, terakhir untuk sementara ini ya pecahan Rp10.000 itu," ujarnya. Redenominasi Budi Rochadi mengatakan, bank sentral memang berencana

menerbitkan mata uang baru hasil proses redenominasi. "Nantinya kita cetak seri baru yakni seri redenominasi," katanya. Ia mengatakan, setelah dilakukan pembicaraan dengan Presiden dan disetujui maka bank sentral optimistis seluruh proses tahapan redenominasi akan berjalan lancar. "Kita sih optimistis redenominasi bisa dilakukan seperti negara-negara yang sukses sebelumnya yakni salah satunya Turki," tegas Budi Rochadi. Lebih lanjut Budi Rochadi mengatakan, persiapan mengenai kajian redenominasi sudah selesai. Terutama lanjut Budi, kajian umumnya. "Kita sudah siap, bahkan di Direktorat peredaran uang juga

sudah ada kajian khusus, kemudian di Hubungan Masyarakat juga sudah ada kajian khususnya sehingga seluruhnya kita siap," paparnya. Rencananya, bank sentral akan membahas proses redenominasi kepada Presiden SBY di akhir November 2010. BI mempunyai jadwal setelah disetujui Presiden, dimana dimulai melakukan sosialisasi redenominasi hingga 2012 dan dilanjutkan dengan masa transisi. Pada masa transisi digunakan dua rupiah, yakni memakai istilah rupiah lama dan rupiah hasil redenominasi yang disebut rupiah baru. Redenominasi diharapkan bisa tuntas pada tahun 2022. (DTC)

BKOW Sumut Adakan Penyuluhan Kewirausahaan Medan-andalas Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Sumut Bidang Ekonomi dan Koperasi melaksanakan penyuluhan kewirausahaan yang diikuti sekitar 50 orang peserta di Kelurahan Asam Kumbang, Medan, baru-baru ini. Kegiatan ini dihadiri Ketua Umum BKOW Sumut Ny Zakaria Siregar dan pengurus dengan narasumber Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Suma-

tera Utara Raja Bongsu Hutagalung SE Msi yang menyampaikan materi ceramah berjudul “Kewirausahaan dan Meningkatkan Kualitas Produk.” Ketua Bidang Ekonomi dan Koperasi BKOW Sumut Dra Ulfah Marzuki menyatakan, kegiatan penyuluhan ini dilaksanakan guna membantu masyarakat terutama di Kelurahan Asam Kumbang dakam usaha menambah pendapatan keluarga.

Menurutnya, untuk menjadi seorang wirausahawan, kita harus berani berusaha meningkatkan pendapatan termasuk peningkatan kualitas produk. “Juga memberikan pengetahuan, bagaimana cara membuat makanan yang berkualitas seperti praktik membuat kerupuk, kue bawang dan peyek,” ujarnya. Sementara Raja Bongsu Hutagalung mengungkapkan, kewirausahaan adalah proses penciptaan sesuatu yang baru (kreasi baru) dan membuat sesuatu berbeda dari yang sudah ada (inovasi).

Sedangkan tujuannya untuk tercapainya kesejahteraan individu dan nilai tambah bagi masyarakat. Disebutkan, wirausaha adalah orang kreatif dan inovatif serta mampu mewujudkannya untuk peningkatan kesejahteraan diri, masyarakat, dan lingkungannya. Mengapa kualitas itu penting? Karena merupakan karakteristik atau fitur dari suatu produk yang dikaitkan dengan kemampuannya dalam memenuhi kebutuhan pelanggan. (REL)

andalas/ist

SERAHK AN PERAL SERAHKAN PERALAATAN - Ketua Umum BKOW Sumut Ny Zakaria Siregar menyerahkan peralatan pembuat kerupuk dan kue bawang kepada istri Lurah Asam Kumbang yang diterima Ny Ida Pohan.


Sabtu 13 November 2010

EKONOMI-BISNIS

harian andalas | Hal.

6

Daerah Dituntut Mampu Kelola Pajak Tembung-andalas Berlakunya UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Pajak Daerah akan berkonsekuensi terjadinya pengurangan Dana Alokasi Khusus dan Dana Alokasi Umum ke setiap daerah. Karenanya setiap daerah dituntut untuk mampu mengelola pajak daerahnya dengan sebaik-baiknya. Bila pengelolaanya salah, dampaknya pemerintah daerah bisa collaps yang berakibat rakyat juga yang menanggungnya. Hal itu dikemukakan Anggota DPRD Deli Serdang Rahmatsyah saat pertemuan dalam rangka reses anggota dewan Dapem II di Kecamatan Percut Sei Tuan yang

AC

andalas/firdaus tanjung

RESES - Para Anggota DPRD Deli Serdang Dapem II saat reses ke Kecamatan Percut Sei Tuan. dipusatkan di Desa Sei Rotan. Menurutnya, pemberlakuan UU Nomor 28 Tahun 2009, di samping merupakan tantangan, di sisi lain juga menjadi peluang emas bagi pemerintah daerah tak terkecuali Pemkab Deli Serdang untuk membangun

masyarakat dari ketertinggalan. Apalagi Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan kini sedang giat membangun di berbagai bidang, perlu mendapat dukungan masyarakat terutama dari pajak-pajak pembangunan yang selama ini

kurang terorganisasi dengan baik. Karenanya diharapkan pada 1 Januari 2011, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) sudah bisa diserahkan pemerintah pusat kepada daerah sehingga pada tahun 2014, UU

Nomor 28 Tahun 2009 sudah bisa optimal dilaksanakan daerah. "Semuanya tergantung dari kesiapan Pemkab Deli Serdang dalam pengelolaannya (pajak). Kita sedang mempersiapkan Ranperda sehingga nantinya untuk bagaimana sistem pengelolaanya dibuat oleh Pemkab Deli Serdang," papar Rahmatsyah. Bupati Amri Tambunan, sambungnya, bersama DPRD sudah bertekad akan berupaya maksimal memberantas 'Gayus-Gayus' (mafia pajak-red) yang dinilai banyak beroperasi di Kabupaten Deli Serdang sehingga merugikan pemkab. Sebelumnya Anggota DPRD Deli Serdang asal Dapem II lainnya, Ruben Tarigan dan Supran menjelaskan tujuan dilaksanakannya reses ketiga tahun 2010 ini adalah untuk menyerap aspirasi masyarakat. "Kita ingin melihat kondisi masyarakat dan realisasi pembangunan yang dilaksanakan Pemkab Deli Serdang, termasuk soal upaya

KARYA TEKNIK

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT

Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

Hub. 0813 7040 9999

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

DIBELIDENGANHARGATINGGI TV - PS - DVD - Sound System - Laptop - AC - Kulkas, Dll Hub. CV. GRIYA ELEKTRONIK/BABE

Jl. Gaperta B6 Tel. 8450085, FL. 76660300

peningkatan sumber pendapatan daerah yang selama ini baru terserap 40 persen," timpal Rahmatsyah. Dalam reses tersebut disampaikan juga tentang potensi Deli Serdang yang potensi sumber daya alamnya sudah diakui pihak luar, terutama seperti pisang barangan, buah-buahan lainnya serta sayur-mayur. Pisang barangan Deli Serdang rasa dan mutunya diakui masyarakat luar cukup baik, sehingga potensi ini mestinya dimaksimalkan masyarakat khususnya di Percut Sei Tuan dengan mengembangkan lahan yang ada untuk usaha penanaman pisang barangan. Hadir dalam reses tersebut Sekcam Ezwir NP SSos, Kades Tembung Sisman, Kades Sei Rotan Mahadani Abbas, Kades Amplas Edi Purwanto, Kades Laut Dendang Suwardi, Kades Sambirejo Timur Joko Susilo, Lurah Kenangangan Baru Irawadi Harahap SH MAP, Lurah Kenangan Mahmuddin Siregar SSos, masyarakat, dan Ketua LKMD dan BPD. (FT)


Sabtu 13 November 2010

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Sabtu 13 November 2010

harian andalas | Hal.

Copa America

KILAS

Argentina Bareng 'Samurai Biru'

BNP Paribas Masters

Federer Mulus ke 8 Besar Paris-andalas Roger Federer tidak mendapat halangan berarti untuk melangkah ke babak perempatfinal BNP Paribas Masters. Federer menundukkan Radek Stepanek dan akan berjumpa Jurgen Melzer. Memainkan pertandingan babak ketiga melawan Stepanek di Bercy Arena, Jumat (12/11) dinihari WIB, Federer menang 6-4, 6-3 hanya dalam waktu 1 jam 19 menit. Dalam pertandingan itu, Federer sukses mendaratkan 11 servis as dan tidak menorehkan double fault. Dari kubu Stepanek, petenis Republik Ceko itu cuma melancarkan empat as dan dua double faults. Di babak perempatfinal, Federer yang ditempatkan sebagai unggulan teratas di Roger FEDERER turnamen ini akan meladeni Juergen Melzer, unggulan ke-11. Melzer sebelumnya menundukkan unggulan ketujuh, David Ferrer. Selain Federer, petenis unggulan lain yang masih bertahan adalah unggulan 10, Nikolay Davydenko. Petenis Rusia itu membuat kejutan dengan melipat Tomas Berdych, unggulan kelima, dengan 4-6, 7-6 (7-5), 6-0. Lawan berikut Davydenko adalah Michael Llodra. Petenis Prancis itu membuat publik tuan rumah bergembira ketika ia menumbangkan unggulan kedua sekaligus juara bertahan, Novak Djokovic.(DTC)

Free Practice I GP Abu Dhabi

Vettel Panaskan Yas Marina Abu Dhabi-andalas Sebastian Vettel memanaskan seri terakhir balapan musim ini. Dalam sesi latihan bebas pertama GP Abu Dhabi, pembalap Red Bull itu berhasil mencatat waktu terbaik. Sesi awal latihan bebas yang digelar di Sirkuit Yas Marina, Jumat (12/11) sore WIB berlangsung di atas lintasan yang agak basah, menyusul hujan yang mengguyur beberapa jam sebelumnya. Vettel mencatat waktu tercepat dengan 1 menit 42,760 detik. Di belakang pembalap Jerman itu adalah duo McLaren Lewis Hamilton dan Jenson Button. Rekan satu tim Vettel, Mark Webber ada di tempat keempat. Sedangkan satu lagi kandidat juara dunia Fernando Alonso ada di posisi keenam. Meski berlangsung setelah hujan, praktis tidak ada insiden yang terjadi. Hanya Fairuz Fauzy (Lotus) yang mengalami spin. (OKZ)

Pacquiao

Bakal Menang Mudah Texas-andalas Manny Pacquiao terlalu tangguh buat Antonio Margarito. Pelatih Freddie Roach optimis juara tujuh kelas berbeda akan menang mudah atas Margarito. Pacquiao berpeluang merebut gelar juara kedelapan. Syaratnya,

Red Bull-Renault 1m42.760s McLaren-Mercedes 1m43.369s + 0.609s McLaren-Mercedes 1m43.785s + 1.025s Red Bull-Renault 1m43.840s + 1.080s Renault 1m44.080s + 1.320s Ferrari 1m44.121s + 1.361s Mercedes 1m44.199s + 1.439s Sauber-Ferrari 1m44.604s + 1.844s Mercedes 1m44.718s + 1.958s Sauber-Ferrari 1m44.737s + 1.977s Ferrari 1m45.160s + 2.400s Renault 1m45.445s + 2.685s Williams-Cosworth 1m45.474s + 2.714s Force India-Mercedes 1m45.552s + 2.792s Force India-Mercedes 1m45.585s + 2.825s Toro Rosso-Ferrari 1m46.003s + 3.243s Williams-Cosworth 1m46.644s + 3.884s Toro Rosso-Ferrari 1m47.105s + 4.345s Virgin-Cosworth 1m48.450s + 5.690s Lotus-Cosworth 1m48.472s + 5.712s Virgin-Cosworth 1m49.375s + 6.615s Hispania-Cosworth 1m49.590s + 6.830s Hispania-Cosworth 1m50.274s + 7.514s Lotus-Cosworth 1m51.705s + 8.945s

18 16 19 19 19 17 19 18 19 19 18 21 15 20 14 20 19 22 19 17 13 18 17 18

petinju asal Filipina menumbangkan Margarito dalam pertarungan memperebutkan gelar juara kelas welter super versi WBC di Texas, Minggu (14/11) . “Saya memprediksi pertarungan akan berlangsung kurang dari tiga ronde, namun jangan terkejut bila Pacquiao akan mengalahkan Margarito pada ronde pertama,” kata Roach. “Margarito sangat lambat, jadi kami akan memanfaatkannya.” Margarito memang lebih tinggi dan berat ketimbangan Pacquiao. Namun, Roach yakin petinju berjuluk Pacman itu memiliki

keuntungan dalam kecepatan karena badannya yang lebih kecil daripada Margarito. “Saya tidak berpikir Margarito akan lebih kuat,” tegas Roach kepada Reuters, Jumat (12/11). “Kami memiliki pukulan lebih baik. Saya tidak menganggap pukulan Margarito karena dia tidak seimbang. Saya tidak khawatir dengan pertarungan ini.” (OKZ/DTC)

Jepang-andalas Undian Copa America 2011 telah dilakukan. Tuan rumah Argentina terundi bersama Kolombia, Bolivia, dan tim "tamu undangan" Jepang. Bagaimana hasil grup lainnya? Undian Copa America 2011 digelar pada hari Jumat (12/11) pagi WIB. Seperti diberitakan situs resmi FIFA, Argentina bersama Kolombia, Bolivia, dan Jepang berada di Grup A. Ini merupakan kali kedua "Samurai Biru" diundang ke Copa America setelah sebelumnya di edisi tahun 1999. Sementara itu juara bertahan Brasil ada di Grup B. Samba terundi bersama Paraguay, Ekuador, dan Venezuela. Sementara itu semifinalis Piala Dunia 2010 Uruguay ada di Grup C. Pesaing La Celeste adalah Chile, Meksiko, dan Peru. Juara dan runner-up grup otomatis lolos ke babak perempatfinal. Mereka akan dilengkapi oleh dua tim peringkat ketiga terbaik. Copa America 2011 dilangsungkan di sepanjang Juli tahun depan selama tiga pekan. Pertandingan perdana mempertemukan Argentina kontra Bolivia. "Kami akan melakukan segala hal yang kami mampu untuk memenangi Copa America. Sudah cukup lama kami tak memenanginya, jadi ini turnamen yang penting bagi kami," ujar pelatih Argentina Sergio Batista. "Semua tim, termasuk Jepang adalah tim yang berat. Bermain di Argentina juga memberikan tekanan ekstra bagi kami dan kami harus mempersiapkan diri untuk menang," lugas suksesor Diego Maradona itu. Untuk event ini, Argentina menyediakan delapan stadion yang tersebar di delapan kota sebagai tempat penyelenggaraan. (DTC)

DATA SINGKAT KEDUA PETARUNG MANNY PACQUIAO Umur: 31 Kebangsaan: Filipina Laihr: Kibawe, Bukidnon, Filipina Rekor: 51-3-2 (38 KO) Gaya: kidal Tinggi: 169 cm Jangkauan: 170,18 cm

HASIL FREE PRACTICE I : Sebastian Vettel Lewis Hamilton Jenson Button Mark Webber Robert Kubica Fernando Alonso M Schumacher Kamui Kobayashi Nico Rosberg Nick Heidfeld Felipe Massa Vitaly Petrov R Barrichello Adrian Sutil Tonio Liuzzi Jaime Alguersuari Nico Hulkenberg Sebastien Buemi Timo Glock Jarno Trulli Lucas di Grassi Bruno Senna Christian Klien Fairuz Fauzy

8

V S

Jelang F1GP Abu Dhabi

ANTONIO MARGARITO

Alonso Kembali Favorit Juara

Umur: 32 Kebangsaan: Meksiko Lahir: Torrance, California, USA Rekor: 38-6 (27 KO) Gaya: Ortodoks Tinggi: 180 cm Jangkauan: 185,42 cm

Pintu Italia Tertutup untuk Cassano Roma-andalas Antonio Cassano memang merupakan pemain penting di timnas Italia. Namun karena sikap yang ditunjukkan pemain Sampdoria itu belakangan ini, pintu Azzurri kini tertutup baginya. Karir Cassano tengah di ujung tanduk. Perseteruannya dengan presiden Il Samp membuat pihak klub siap untuk

memutuskan kontraknya. Bukan hanya karir klub, namun juga karir tim nasional Cassano ikut terancam karenanya. Pelatih Italia Cesare Prandelli mengatakan tak akan menyertakan eks pemain Bari, AS Roma, dan Real Madrid itu. "Saya mengatakan bahwa saya tidak akan memanggil pemain yang bersikap buruk atau merugikan diri dia sen-

diri," tukas Prandelli, Jumat (12/11). "Ketika ada pemain sudah tidak masuk skuad di klubnya, maka dia tidak bisa terpilih untuk tim n a s i onal," tandas eks pelatih Fiorentina itu. Prandelli justru membuka pintu bagi bad boy lain yakni Mario Balotelli yang dalam laga melawan West Brom striker Manchester City itu mendapatkan kartu merah. "Untuk Balotelli kasusnya berbeda. Mario di kartu merah bukan disebabkan karena perilaku buruknya. Dia bermain di sebuah pertandingan dan sebagai seorang pemain," tandas Prandelli. (DTC)

Antonio CASSANO

Abu Dhabi-andalas Balapan terakhir Formula One (F1) bergulir di Abu Dhabi. Fernando Alonso kembali diunggulkan untuk meraih gelar juara pada balapan tahun ini. Adalah Jean Alesi yang mengunggulkannya. Mantan bintang Ferrari sangat yakin Alonso akan mengalahkan dua bintang Red Bull Mark Webber dan Sebastian Vettel di Sirkuit Yas Marinas, pekan nanti. "Kami tahu Red Bull memiliki mobil yang sangat cepat. Namun Alonso unggul delapan poin. Dia adalah unggulan saya untuk menjadi juara tahun ini," tegas Alesi yang pernah membela Ferrari di era 1990an. Alonso sendiri sangat berambisi menjadi juara dunia untuk ketiga kalinya. Jika hal ini terwujud, maka pembalap 29 tahun itu akan menjadi bintang termuda yang berhasil tiga kali menjadi juara dunia. Sementara itu, Alesi sendiri mengaku sangat senang dengan perebutan gelar juara yang diikuti empat pembalap; Alonso, Webber, Vettel dan Lewis Hamilton. Pria flamboyan mengaku sudah tidak sabar ingin menyaksikan balapan di Abu Dhabi. "Kini olahraga ini sudah seperti sepakbola. Ada empat penendang bola dan orang pertama yang membuat kesalahan dipastikan gagal. Ini akan sangat ketat," tandas pria 46 tahun, Jumat (12/11). (OKZ)


OLAHRAGA

Sabtu 13 November 2010

PEROLEHAN MEDALI MINUS CABANG TINJU KONTINGEN Medan Deliserdang Sergai Asahan Tanah Karo Tapsel Tebingtinggi Binjai Langkat Padangsidempuan Labuhanbatu Tanjungbalai Batubara Samosir Sibolga Pematangsiantar Labusel Tobasa Nias Labura Simalungun Dairi Paluta Taput Madina Tapteng Phakpak Bharat Humbahas Gunungsitoli Nias Selatan Padanglawas

E 35 25 14 10 7 6 6 5 5 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 0 0 0 0 0 0 0 0

P 43 18 6 7 7 14 5 7 2 6 5 3 3 2 3 2 1 0 0 2 2 0 0 3 1 0 0 0 0 0 0

P 30 17 7 18 9 6 4 18 10 7 12 4 4 0 6 3 9 4 0 4 3 3 1 3 5 2 0 0 0 0 0

NB: E (Emas), P (Perak), P (Perunggu) *

KILAS

Piala Bergilir Setdakab Aceh Timur II Digelar Aceh Timur-andalas Guna meningkatkan prestasi olahraga dikalangan generasi muda khususnya cabang sepakbola, Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Timur kembali menggelar turnamen yang bertajuk Piala Setdakab Aceh Timur ke – II yang dibuka oleh Sekretaris Daerah diwakili Asisten II Bidang Keistimewaan Aceh, Ekonomi dan Pembangunan Setdakab setempat, Ir. M. Yasin, Rabu (11/11) kemarin di lapangan Sepakbola Desa Seunebok Pasangan Kecamatan Peureulak Kota. Walau diguyur hujan deras dalam pembukaan itu, tidak menyurutkan semangat peserta untuk mengikuti prosesi pembukaan turnamen, pada kesempatannya Sekdakab Aceh Timur melalui Ir. M. Yasin mengharapkan dari adanya ajang seperti ini akan muncul atlet–atlet berprestasi. “Dengan adanya turnamen ini diharapkan akan muncul atlet-atlet berprestasi muda, agar termotivasi untuk terus berprestasi, karena prestasi itu harus dimulai dari bawah dan mengutamakan pembinaan usia dini”, ujarnya. Ketua Panitia Turnamen, Furqan, BA yang juga Kabag Kesra Setdakab Aceh Timur mengatakan, bahwa kegiatan ini adalah pelaksanaan kedua. Furqan menambahkan, di kejuaraan yang pertama SMUN 1 Darul Aman tampil sebagai juara. Sekdakab Aceh Timur, Syaifannur melalui Asisten II mengingatkan kepada para peserta agar menjunjung sportifitas, dan tetap mengutamakan silaturahmi. “ Saya minta kepada para peserta sekalian agar dapat menjunjung tinggi arti sportifitas di lapangan dan tetap mengutamakan ajang ini sebagai silaturahmi antar sesama pelajar,” pesannya. Ajang ini sendiri diselenggarakan khusus bagi seluruh Sekolah Menengah Umum (SMU) sederajat di wilayah Aceh Timur dimana pada tahun ini diikuti oleh 16 Tim sebagai peserta. Turnamen yang memperebutkan Piala Bergilir dan total hadiah Rp. 24, 5 Juta yang akan dilaksanakan mulai 11-25 November mendatang. (DHAN)

Angkat Besi T Tinggi Raih 3 Emas Tebing Tinggi-andalas Atlet PABBSI Kota Tebing Tinggi ternyata mampu menyabet 3 medali emas, 4 Perak dan 3 perunggu di cabang olahraga angkat besi, serta 1 medali perunggu untuk cabang binaraga pada Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovdasu) Tahun 2010 yang diselenggarakan di Kota Medan Selain itu, atlet angkat besi asal Kota Tebing Tinggi Umar Halim Nasution yang tampildi kelas 94 Kg mampu memecahkan rekor di Porprovsu 2010 yakni angkatan snatch 130 Kg dan Clean & Jerk 150 Kg. Sebelumnya dipegang oleh atlet asal Kabupaten Deli Serdang. Manager PABBSI Tebing Tinggi, Edi Suardi, S.Sos melalui telepon selulernya saat dihubungi kemarin mengatakan, total perolehan medali untuk cabang olah raga ini, 3 medali emas, 4 perak dan 3 perunggu serta 1 medali perunggu. Sementara itu, Ketua PABBSI Kota Tebing Tinggi, Ir.Oki Doni Siregar kepada wartawan mengatakan, meskipun atletnya hanya mampu meraih 3 medali emas,4 perak, 3 perunggu dan 1 medali perunggu di cabang binaraga hal itu sudah menjadi bukti bahwa atlet PABBSI Tebing Tinggi, mampu menunjukkan kemampuannya. Untuk kedepannya, kata Oki, PABBSI Tebing Tinggi berusaha semaksimal mungkin untuk meningkatkan pembinaan terhadap atlet-atletnya.Sehingga ke depan atlet-atlet PABBSI Tebing Tinggi mampu meraih prestasi yang lebih baik lagi baik ditingkat daerah maupun nasional. Atlet angkat besi dan berat serta binaraga Tebing Tinggi yang meraih medali emas,perak dan perunggu di Porprovsu 2010 yakni,Umar Halim Nasution (94 Kg/ Emas),Edi Syahputra (56 Kg/Emas), Hedi Siswoyo (56 Kg),Suyandi (56 Kg/perak),Julianto (85Kg.perak), Rubiah (53 Kg/perak),Ibrahim Pane (48 Kg/perunggu), Elui Juwita (63 Kg/perunggu),Elvi Anita (60 Kg. perunggu) dan Ibrahim (Baim) meraih medali perunggu di angkat berat (MET)

harian andalas | Hal.

9

Tim Bola Voli Putra Putri Kota Medan Kawinkan Gelar Medan-andalas Tim bola voli Kota Medan akhirnya berhasil memenuhi ambisinya mengawinkan gelar juara putra putri pada Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Por-provsu) 2010. Dalam partai final yang digelar di Gedung Serbaguna Unimed, Jumat (12/ 11), putra putri Medan berhasil mengalahkan putra putri Deli Serdang. Pertandingan final putri tim Medan dengan para pemain Yuni Regar, Ella Dwi Khirah, Dina Herwina, Halimah, Dian Wijayanti, Lisma Patty serta Wahyu Juliati Tanjung sebagai libero dengan pelatih Budi S, tim putri Medan berhasil menundukkan Deli Serdang 3-1 (26-24, 25-21, 17,25, 25-22) dalam pertandingan sedikit alot. Tim putri Deliserdang diperkuat oleh Heria Riski, Nurdiana Nasution, Nadia Pratiwi, Ria Junita P, Oki Latinova, Tri Maulani serta Joalnda T Siregar sebagai libero dengan pelatih Elvian. Senada dengan tim putri, tim putra Medan yang diarsiteki Sudirman SE sebagai pelatih, tak mau ketinggalan melalui perjuangan yang sangat alot, nyaris kalah berhasil mengalahkan putra Deli Serdang dengan skore 3-2 (21-25, 2516, 24-26, 25-23, 15-10). Dalam pertandingan tersebut diakibatkan kurang tegasnya wasit sebagai pemimpin pertandingan sempat terjadi saling protes pemain dan pelatih, untung ada hakim pertan-

dingan yang dapat menenangkan suasana. Dalam laga final tim putra Medan menurunkan Arif Arjuanda Lubis, Dedi SP, Bagus Mukti R, Edi Purwanto, Dimas Redy Sofyan, M Taufik dan libero Didit Prasetyawan. Sementara Deli Serdang menurunkan Ari Suhendra, Hendra Wijaya, Bambang Hermanto, Santo, Evan Trianda, Ricky Kartono serta Doni sebagai libero. Sebelumnya dalam pertandingan perebutan tempat 3 dan 4, putri Pematangsiantar menundukkan Asahan dengan skore 3-0 (28-26, 25-21, 2517). Di kelompok putra tim Langkat mengalahkan Deli Serdang 3-1 (26-2, 25-21, 1725, 25-22). Ketua KONI Kota Medan Drs Zulhifzi Lubis atau biasa disapa "Opunk" ketika dikonfirmasi tentang keberhasilan tim bola voli Kota Medan mengawinkan gelar juara menyatakan menyambut baik atas hasil yang diraih tim bola voli Kota Medan karena itu memang sudah menjadi target.

andalas/ist

Ketua PB Porprovsu Drs Chairul Azmu Hutasuhut sedang mengalungkan medali emas kepada atlet voli Kota Medan. Namun demikian Opunk mengingatkan agar tidak lengah dan cepat berpuas diri karena perjalanan ke depan masih panjang, diharapkan ke depan agar berlatih lebih giat lagi. "Ini masih Porprovsu, di depan masih ada Pra PON dan PON, saya harap tim voli Kota Medan selanjutnya agar lebih meningkatkan diri dengan

berlatih lebih keras lagi. Kita harus menyadari tim-tim di luar Sumut kualitasnya lebih baik dari tim-tim Porprovsu. Jadi kalau ingin meraih juara di Pra PON dan PON para atlet harus lebih mendisiplinkan diri dan meningkatkan porsi latihannya," ujar Opunk. Begitupun, Opunk mengucapkan selamat kepada atlet pelatih bola voli yang telah

menunjukkan prestasi yang luar biasa, sesuai janjinya kepada KONI Medan. Berikut hasil juara cabor bola voli Porprovsu: Kelompok putra: juara I Kota Medan, Juara I Deli Serdang, juara III Langkat dan juar IV Tebing Tinggi. Kelompok putri: juara I Kota Medan, juara II Deli Serdang, juara III Pematang Siantar dan juara IV Asahan. (YON)

Jelang Piala Kasad

Kejurda LA Light Road Race Seri IV

PSAD Kodam I/BB Targetkan Masuk Final

Kapolresta T Tinggi Lepas Start

PANGDAM I/BB Mayjen TNI Leo Siegers memberikan pembekalan kepada para atlet Yong moodo dan atlet sepakbola yang akan diberangkatkan ke Jakarta untuk mengikuti Kejuaraan Antar Kodam memperebutkan piala Kasad, pemberian pembekalan itu dilaksanakan di ruang Manunggal lantai V Makodam I/BB Jalan Gatot Subroto Km 7.5 Medan, Jumat (12/11). Pangdam I/BB yang mantan atlet sepakbola dimasa mudanya, dan seangkatan dengan Roni Patinasarani legendaris PSSI teman dekat Pangdam, maka selayaknya Pangdam sangat paham dalam meracik dan merencanakan para atletnya yang dipersiapkan untuk menghadapi pertandingan antar Kodam di Jakarta untuk memprebutkan Piala Kasad pada HUT Kodam Jaya. ”Harumkan Nama Baik Kodam I/ BB, Bela Panji Kodam I/BB,” sebut Pangdam. Dengan bersamaan suara yang sangat menggaung para atlet meneriakkan ”Siap”. Maka Pangdam pun menjanjikan kepada para atlet, bila dapat merebut Piala Kasad tersebut, maka Pangdam akan memberikan hadiah yang memuaskan, Pangdam juga menyiapkan para atlet Yongmoodo untuk mengikuti perlombaan perebutan Piala Kasad tersebut. Lebih lanjut Pangdam I/BB menekankan kepada para atlet, ada tiga unsur persyaratan untuk manjadi atlet, yang pertama atlet harus memiliki kemampuan dan bakat. Untuk itu, Pangdam memerintahkan Kesdam I/BB untuk memperhatikan gizi dan vitamin yang dikonsumsi para atlet, kedua atlet harus mem-

andalas/ist

Pangdam I/BB Mayjen TNI Leo Siegers sedang memberikan pengarahan kepada seluruh atlet yang tampil di Piala KASAD. punyai strategi dan taktik. “Seluruh pelatih diharapkan untuk benar-benar memberikan pembekalan kepada para atlet dengan sebaik-baiknya, dan yang ketiga para atlet harus selalu berdoa, karena bagaimanapun hebatnya seorang atlet, penentuan tetap berada pada Tuhan Yang Maha Esa juga, dan yang tak kalah pentingnya jangan anggap enteng lawan,” harap Pangdam. Sementara itu, Kapendam I/BB Letnan Kolonel Caj Asren Nasution menambahkan bahwa pemain PSAD kali ini diperkuat dari unsur pemuda dari masyarakat wilayah Kodam I/ BB, ini belum pernah dilakukan sebelumnya, dengan cara menjaring para pemuda yang memiliki bakat

sepak bola dilakukan penjaringan melalui Koramil-Koramil, Kodim dan seterusnya secara berjenjang. “Komando akan memberikan prioritas dalam penerimaan untuk menjadi anggota TNI (Secaba/Secata). Hal ini akan dilaksanakan terus secara berkesinambungan, ini merupakan ujud kepedulian Pangdam I/ BB untuk membangun persepakbolaan Angkatan Darat dan juga membangun pembinaan territorial untuk menciptakan kemanunggalan TNI-Rakyat,” sebutnya. Hadir pada acara tersebut para Asisten Kasdam I/BB, para Kabalakdam I/BB, para Danyon BS sewilayah Medan, Para pelatih, atlit Yongmoodo dan atlit PSAD Kodam I/ BB. (REL)

Medan-andalas Perhelatan Kejurda LA Light Road Race Seri IV yang dilangsungkan, Minggu (14/ 11) di Sirkuit Buatan Jalan Gunung Lauser Simpang Beo Tebing-Tinggi akan dibuka langsung oleh Kapolresta Tebing Tinggi AKBP. Drs. Robert Haryanto W, S.Sos. Ketua Panitia Pelaksana Kompol Drs Safwan Khayat Mhum melalui pimpinan OP Ladon '89 Management Drs H Zulhifzi Lubis kepada wartawan, Jumat (12/11) menyebutkan, pihaknya akan berupaya semaksimal mungkin untuk mensukseskan even ini, karena even ini sangatlah penting untuk kemajuan olahraga otomotif di Sumatera Utara. "Kami sebagai panitia akan melaksanakan sesuai amanah Kapolresta Tebing Tinggi untuk mensukseskan even ini. Untuk itu, even ini 100 persen sudah siap untuk digelar," sebutnya. Lebih lanjut Kompol Drs Safwan Hayat menjelaskan, even ini telah lama ditunggutunggu oleh masyarakat Tebing Tinggi, karena sudah lama even serupa tidak dilaksanakan di " Kota Lemang" itu. " Kita membebaskan biaya bagi para penonton yang ingin menyaksikan jalannya lomba," ujarnya. Kapolresta Tebing Tinggi AKBP Drs Robert Haryanto W, S.Sos menyebutkan, pihaknya akan tetap mendukung sepenuhnya dan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya bila di daerah tugasnya ada melaksanakan even olahraga yang tentunya untuk membangkitkan semangat anak muda, khususnya di cabang olahraga otomotif. "Kami siap kapan saja mendukung setiap even otomotif dilaksanakan di Kota Tebing Tinggi, dan akan turut mendukung program kerja dan kalender kegiatan Pengprov IMI Sumut," ucapnya. (YON)

Kapan Lagi Kalau tidak Sekarang SEKARANGLAH saatnya impian untuk membawa PSMS Medan melangkah ke Liga Super, kalau tidak sulit lagi untuk mengupayakannya karena belum tentu kekuatan tim lebih bagus yang ada sekarang.

M

anajer tim PSMS Idris SE bersama asistennya Drs Benny Tomasoa dan pelatih Zulkarnaen menyadari, walau kick of baru bergulir pekan depan namun aroma euforia di kubu PSMS Medan mulai terasa. Bermaterikan pemain yang dinilai lebih baik dari musim lalu, impian meraih tiket Liga Super musim 2011/2012 optimis akan diraih. Ketiganya yang ditemui di sekretariat PSMS stadion Kebun Bunga Medan Jumat (13/11) malam mengisyaratkan, proses pemusatan latihan yang dilakoni sejak Agustus

lalu menjadi bukti keseriusan tim Ayam Kinantan menatap musim ini. Bahkan, dari 24 pemain yang ada di PSMS, lima pemain musim lalu yang bertahan bahkan telah memulai persiapan sejak kompetisi musim lalu secara resmi berakhir. “Ya, dari persiapan tim yang cukup lama mungkin bisa jadi bukti bahwa tim ini siap menyambut Divisi Utama,” ujarnya Idris kepada wartawan. Materi pemain yang ada saat ini juga menurutnya lebih siap. Kehadiran bek-bek tangguh di lini belakang untuk menopang tiga kiper yang relatif punya skill berimbang semakin menjelaskan soliditas di barisan pertahanan. “Saya memang tidak tahu persis kekuatan tim rival yang ada saat ini, tapi dengan kesiapan lini bawah yang digawangi tiga kiper berpostur pas serta bek yang punya kemampuan relatif berimbang, saya rasa di lini ini merupakan barisan terkuat yang dimiliki PSMS saat ini,” ungkapnya. Rachmat, Novi Hendriawan, Rifki

Firdaus, Hary Syahputra, M Parlin dan bek asal Brasil Vagner Luis telah menunjukkan kemampuannya pada ujcoba yang telah digelar selama ini. Mereka menjadi penentu dari raihan rekor tidak pernah kalah PSMS dari 18 kali ujicoba. Di lini tengah, kemampuan merata Faisal Azmi, Zulkarnain disokong pengalaman M Afan Lubis serta playmaker Jose Sebastian tidak perlu diragukan. “Di lini tengah saya rasa cukup baik, apalagi, pelatih tepat menentukan pilihan pemain di barisan tengah bertahan dan penyerangan ini,” tambahnya. Tidak cuma itu saja, Idris mengaku masih optimis dengan kemampuan lini depan The Killer. Kehadiran Kurniawan bersama Gaston Castano bakal menjadi golgetter. “Kompetisi nanti paling tepat menjadi ajang pembuktian bagi lini depan. Saya optimis dan masih berharap banyak kepada penyerang kami. Mudah-mudahan mereka tidak mengecewakan suporter,” harap Idris.

Asisten Manajer PSMS Benny Tomasoa mengungkapan hal senada. Dia mengaku cukup puas dengan performa yang ditunjukkan 24 pemain PSMS itu. “Seiring waktu, persiapan tim semakin matang. Itu terlihat dari semakin baiknya hasil ujicoba. Apalagi, dari sisi persiapan, tim kami termasuk tim yang cukup lama menggelar persiapan,” sebut pria berdarah Ambon ini. Dia mengaku takjub dengan metode latihan yang diberikan sang arsitek PSMS terhadap anak asuhannya. Meski awalnya dia mendengar omongan yang mendikte metode pelatihan PSMS tidak baik, dia menyatakan, penerapan latihan yang digeber Zulkarnain sesuai bagi tim. “Dia menggeber latihan fundamental. Metode itu terbukti berhasil. Lihat sendiri kemampuan berain bola pemain dari kaki ke kaki semakin baik. Saya melihat, dia ingin mencoba gaya bermain sepakbola Barcelona (tim liga utama Spanyol), yang super ofensif,” sebut Benny. (YON)


Sabtu

KOMUNITAS

13 November 2010

harian andalas | Hal.

10

MIMBAR AGAMA KHONGHUCU Diasul Oleh: MATAKIN Sumut

Kita Semua Bersaudara “Di empat penjuru samudera, kita semua bersaudara”, adalah sebuah ajaran yang sangat terkenal dari agama Khonghucu, yang menekankan semangat persaudaraan universal antara sesama manusia di muka bumi ini, dimana pun keberadaannya. Ayat tentang persaudaraan universal ini tersurat didalam kitab Lun-Yi/Sabda Suci bab XII ayat 5, dibukukan sekitar tahun 479 sM oleh murid-murid Nabi Khongcu, yang mengutip percakapan Beliau semasa hidupnya. Isi kitab Lun-Yi dipelajari oleh banyak pelajar dan sarjana baik di Tiongkok maupun di luar Tiongkok (termasuk Indonesia) dan dunia barat hingga sekarang. Bahkan di Singapore dan Taiwan, isi kitab Lun-Yi ini dijadikan sebagai mata pelajaran di sekolah-sekolah, dalam hal menanamkan etika bermasyarakat yang tertib bertenggang rasa, serta memiliki moral sebagai manusia yang bertangggung jawab pada diri sendiri sekaligus bertanggung jawab pada orang tua, masyarakat/Negara dan Tuhan. Tercatat didalam kitab Lun-Yi (sekitar tahun 470 sM), Suma Giau berdialog dengan Ce-Sia (murid Nabi Khongcu) sebagai berikut: ‘Suma Giau dengan nada sedih berkata, “Orang lain mempunyai saudara, namun aku hanya sebatang kara.” kemudian Ce-Sia berkata: “Apa yang saya pernah dengar dari Guru yaitu; mati hidup adalah firman/ ketetapan Tuhan, kaya mulia juga pemberian Tuhan. Seorang budiman/cin-ze selalu bersikap sungguh-sungguh, maka tiada khilaf. Kepada orang lain bersikap hormat dan selalu susila/sopan. Maka di empat penjuru samudera ia dapat diterima sebagai saudara. Mengapakah engkau merana karena tidak punya saudara?” Ayat ini luas jabarannya, namun penjelasannya hanya singkat saja. Kita itu dimanapun akan mempunyai saudara dan teman, asalkan “legowo” di dalam menghadapi takdir Tuhan, dan bisa menjaga hubungan komunikasi kepada orang lain dengan sikap yang sungguh-sungguh ,penuh hormat dan susila. Dalam pergaulan tidak memaksakan kehendak dan menjalankan kewajiban masing-masing, saling menghormati dan menjaga perasaan, saling memberi dan membantu, bersikap adil dapat dipercaya dan tidak curang. Meski baru berkenalan, dalam waktu singkat akan terjalin keakraban dan persaudaraan yang baik. Namun kebalikannya, bila didalam bergaul kita tidak sopan, suka curang dan tak dapat dipercaya, mengutama keuntungan diri tanpa perduli kerugian orang, egois dan mau menang sendiri; maka meski dengan saudara kandung sendiri saja sudah pasti tidak dapat akur, sementara ia hanya akan mempunyai kawan munafik yang sejenis ‘habis manis sepah dibuang’ atau ‘kacang lupa kulitnya’. Di dalam berkawan, Nabi Khongcu juga memberi wejangan agar memilih tipe kawan yang membawa manfaat dan menghindari tipe kawan yang membawa celaka: “Ada 3 macam sahabat yang membawa faedah, yaitu sahabat yang lurus, jujur dan berpengetahuan luas. Sementara 3 macam sahabat yang membawa celaka adalah sahabat yang licik, lemah dalam hal-hal baik, dan hanya pandai bersilat lidah/ membolak balik fakta.” (kitab Lun-Yi XVI,4-5-6). “Selanjutnya ada 3 kesukaan yang membawa faedah, yaitu suka memahami kesesusilaan dan musik, suka membicarakan perbuatan baik orang lain, dan suka bersahabat dengan orang-orang bijaksana. Sedangkan 3 kesukaan yang membawa celaka adalah, suka akan kesombongan dan kemewahan, suka bermalas-malasan dan berkeliaran, serta suka berpesta pora yang tiada arti.” “Pada saat berbicara dengan pimpinan sering orang melakukan 3 kesalahan, yaitu berbicara pada saat belum seharusnya berbicara, ini dinamai lancang; di dalam hal yang seharusnya berbicara tetapi tidak mau berbicara, ini dinamai menyembunyikan rahasia; dan berbicara sesuka hati tanpa memperhatikan ekspresi wajah pimpinan, ini dinamai buta.” “Ada 3 hal yang menjadi perhatian seorang budiman/ cin-ze, yaitu di waktu muda dikala semangat masih berkobar-kobar, ia berhati-hati dalam hal asmara; setelah cukup dewasa, badan sedang kuat-kuatnya dan semangat membaja, ia menjaga diri tehadap perselisihan; dan setelah tua, dikala semangat sudah lemah, ia hati-hati terhadap ketamakan.” “Seorang budiman/cin-ze juga memuliakan 3 hal, yaitu memuliakan firman Tuhan, memuliakan para bijaksana dan memuliakan sabda para nabi. Sementara orang yang rendah budi berbuat sebaliknya.” Demikianlah orang yang berperilaku baik dan bijaksana, meski sebatang kara, namun ia selalu mendapat sambutan baik dari masyarakat pada umumnya. Karena sifat masyarakat umum adalah memuliakan kebajikan sebagaimana Tuhan firmankan. Dan bukankah kita semua bersaudara sebagai ciptaan Tuhan?

andalas/siong

SILATURAHMI - Kapolresta Medan Kombes Tagam Sinaga, melaksanakan kegiatan silaturahmi ke kantor Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Medan di Kompleks Asia Mega Mas Medan,Kamis (11/11).

Kapolresta Medan Silaturahmi dengan Pengurus Walubi

Tokoh Agama Diminta Bantu Polisi Medan-andalas Guna meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah ini, Kapolresta Medan Kombes Tagam Sinaga, melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Medan di Kompleks Asia Mega Mas Medan,Kamis (11/11). Tujuan kunjungan tersebut guna memohon dukungan dari pihak Walubi Medan yang merupakan wadah umat Buddha untuk terus berpartisipasi dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif serta dapat membina masyarakat dibidang keagamaan dan sosial lainnya. “Kamtibmas merupakan per-

soalan kompleks yang memerlukan penanganan sercara seksama dari semua elemen masyarakat dalam membantu Polri mewujudkan kondisi keamanan yang kondusif,”kata Kapolresta Medan. Kapolresta didampingi oleh Kasat Intelkam, Kompol Ahyar, Kasat Binmas Kompol A Huta-

uruk, Kapolsek Medan Area, AKBP Aries. Sedangkan dari tokoh agama Buddha, hadir Ketua Walubi Medan,Ir Sutopo, Sekretaris,Husin Chandra dan lainnya. Pada kesempatan itu, Kapolresta Medan kelahiran Pematang Siantar ini menyampaikan pesan agar para tokoh agama turut berdoa dan membantu kepolisian dalam menjaga Kamtibmas di Medan. Sebab, kepolisian tidak mungkin maksimal bekerja tanpa adanya bantuan dari tokoh agama dan masyarakat. Diakuinya selama ini masih ada kekurangan polisi, memberikan pelayanan kepada masya-

rakat. Atas kekurangan itu, bapak dari lima orang anak ini mengimbau kepada Tokoh Agama untuk memberikan masukan – masukan positif maupun kritikan membangun demi kesuksesan perannya sebagai Kepala Kepolisian di Kota Medan ini. Dalam silaturahmi itu, Kapolresta Medan juga memberikan nomor handphone (HP)-nya kepada para tokoh agama Buddha. Tujuannya, agar dapat dimanfaatkan melaporkan berbagai kejadian ataupun peristiwa yang terjadi di wilayah hukum Polresta Medan. "Kalau mau mengkritik bisa SMS ke nomor saya," ucapnya.

Perawatan Ikan Cupang Butuh Perhatian Serius PENGGEMAR ikan yang berekor serta sirip yang indah ini banyak diminati kaum tua maupun muda. Ini terlihat setiap minggu di Jalan Diponegoro Kisaran, tepatnya di depan bekas Bank SBU, tetap ramai dikunjungi baik yang hendak membeli maupun mencoba ikan tersebut untuk diadu.

I

masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Menurutnya, perawatan ikan laga ini yang perlu diperhatikan adalah kesehatan, kelincahan dan kibasan siripnya.

kan cupang atau yang lebih dikenal dengan ikan laga biasa mengalami stres, baik itu dia masih anak-anak maupun ikan yang sudah dewasa. Ikan cupang yang mengalami stres tersebut diakibatkan baru selesai berlaga atau mengikuti satu kompetisi. “Ikan yang mempunyai warna dan bentuk yang indah ini, apabila sakit bisa mengakibatkan kematian. Disarankan kepada pemiliknya untuk memberikan perawatan yang cukup, bila ikan tersebut baru selesai berlaga dan mengikuti satu kompetisi,” ungkap Dirman (38) pecinta ikan cupang di Kisaran kepada andalas, Jumat (12/11). Dirman yang akrab disapa bang Dirbot mengaku sudah jatuh hati kepada ikan laga ini semenjak ia

(Disadur Ws Ir Djohan Adjuan)

andalas/fas

BUTUH PERHATIAN - Ikan cupang (ikan laga) butuh perhatian serius. Ikan tersebut bisa mengalami stres setiap habis berlaga. Karenanya, dibutuhkan keseriusan dalam merawat ikan jenis yang satu ini. Agar sirip dan ekornya tetap panjang dan terawat dengan baik, hendaknya kita menggunakan aquarium kecil dengan ketinggian air antara 10-15 cm. Ikan harus dibiarkan selama dua hari, tidak bercampur dengan ikan yang lain. Dan lebih baik lagi air tersebut diberikan anti bakteri yang bisa didapatkan di toko-toko penyedia perlengkapan ikan hias, seperti root stop atau blitzl cht dengan takaran satu tetes untuk dua liter air, terangnya.

Setelah itu, lanjut Dirman, ikan laga dijemur pada pagi hari pukul 07.00-09.00 WIB selama satu jam mengingat sinar matahari bisa membuat warna ikan cupang lebih cemerlang. Ikan cupang harus mendapatkan asupan makanan alami berupa larva nyamuk sekitar 3-6 per sekali makan dan jika memungkinkan ikan cupang ini diberikan daging udang segar. Khusus untuk pemberian daging udang menurutnya bisa menambah warna ikan menjadi lebih cerah terutama warna merah yang ada di beberapa jenis ikan cupang, udang dipercaya memiliki protein yang tinggi dan karoten yang baik. Setelah dicuci bersih udang tersebut direncah kecil-kecil agar bisa dicerna ikan cupang. Ia menambahkan, kalau hendak mengirit biaya perawatan ikan cupang ini cukup diberi makan cacing halus atau cacing darah yang banyak dijual di toko makanan khusus ikan. Selain itu agar ikan cupang tampak agresif, saat dijemur, ketika sirip dan ekornya menempel ke dinding, temukan dengan ikan cupang lainnya, tapi harus samasama jantan atau sama-sama betina. “Umumnya ikan cupang jantan banyak menarik perhatian si betina dengan cara membuat gelembung di sudut aquarium daripada melatih otot-ototnya,” terang Dirman. (FAS)

Sedangkan Ketua Walubi Medan,Ir Sutopo, menyampaikan dan mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Bapak Kapolresta Medan.Dia mengharapkan agar masyarakat khususnya umat Buddha berperan aktif dalam membantu tugas Kepolisian, karena keberhasilan Polisi dalam menjalankan tugas tidak terlepas dari kerjasama yang baik dari masyarakat. “Para tokoh agama dan masyarakat diharapkan dapat membantu dalam memberikan informasi, kritikan dan saran yang membangun agar pelayanan, perlindungan kepada masyarakat semakin hari semakin meningkat,”kata Sutopo. (SIONG)

KPA Gelar Pelatihan HIV/AIDS Medan-andalas Sumatera Utara menjadi salah satu provinsi dengan perkembangan kasus HIV/ AIDS yang cukup tinggi di Indonesia. Konon, kasus HIV/AIDS sudah menyebar ke 24 dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara. "Karenanya, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Sumatera Utara akan menggelar pelatihan HIV/AIDS bagi kalangan jurnalis sebagai upaya ikut menanggulangi permasalahan penyakit ini," kata Sekretaris Pelaksana KPA Sumut Ahmad Ramadhan MA, kemarin di kantornya. Dikatakannya, misi penanggulangan AIDS yang ada saat ini baru ada di 10 kabupaten/kota dengan respon yang beragam dari pemerintah daerah. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melibatkan media dalam melakukan advokasi kepada pemerintah daerah. Media dinilai berperan penting memberikan informasi yang berempati kepada masyarakat untuk mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap penderita HIV/AIDS. Sumatera Utara kini menjadi salah satu provinsi yang sedang giat-giatnya menanggulangi epidemi HIV/AIDS. "Salah satu penyebab masalah HIV/AIDS karena penyakit ini belum menjadi isu prioritas. Sehingga perlu dilakukan advokasi yang berkesinambungan kepada semua pihak terkait. Salah satu strategi advokasi yang efektif digunakan adalah dengan melibatkan media," katanya seraya mengatakan, pelatihan bagi jurnalis akan diadakan pada 18-20 Nopember 2010 di Brastagi. (YN)

BE RI T A DU K ACI T A

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

2

Nama

NG SUN HOCK

Umur (Thn)

43

Alamat

Jl. B. Katamso No. 667 Kp. Baru Medan

Meninggal (Tgl/Jam) 11-11-10 08.30 WIB

Berangkat (Tgl/Jam)

14-11-10 13.00 WIB

Keterangan / Tempat

Diperabukan

BE RI T A DU K ACI T A

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-A

KHIU HWAI KIM

90

Jl. Flores No. 2 B Medan

10-11-10 09.15 WIB

13-11-10 11.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-B

SIE GEK YU / JUSNI

78

Jl. B arus No. 11 Medan

11-11-10 19.34 WIB

14-11-10 11.00 WIB

D i perabukan

VIP-C

C EN G SU I EN G

96

Jl. B andung 20 / 37 Medan

10-11-10 21.15 WIB

14-11-10 14.00 WIB

D i perabukan

1

LAU KHENG HONG

46

Jl. P lati na V II Ti ti papan

11-11-10 00.30 WIB

13-11-10 10.00 WIB

D i perabukan

2

PHANG SOEI TJOE

85

Jl. P asi r No. 39 / 2B Medan

10-11-10 17.00 WIB

13-11-10 10.00 WIB

D i perabukan

3

LI TJOK SENG

75

Jl. P lati na No. 28 Lk. III Ti ti papan

12-11-10 03.50 WIB

16-11-10 13.00 WIB

D i perabukan

4

LIONG SIU KHENG

84

Jl. B . Zei n Hami d Gg. K opel No. 20 Medan

09-11-10 18.10 WIB

13-11-10 13.00 WIB

D i perabukan

5

CHAI AI CEN

86

K ota Lhokseumawe No. 70 / 78 A ceh

10-11-10 14.10 WIB

13-11-10 11.00 WIB

D i perabukan

6

NG KOK KAI

82

Jl. Medan B i njai K m. 10.5 No. 8 Medan

10-11-10 10.30 WIB

13-11-10 11.00 WIB

D i kebumi kan

7

CHEN HUI MIN

51

Jl. A .R. Haki m Gg. A man No. 22 Medan

11-11-10 04.00 WIB

14-11-10 13.00 WIB

D i perabukan

8

CAU KIM SENG

52

Jl. B . K atamso Gg. Rela No. 5 E K p. B aru Medan

10-11-10 02.45 WIB

13-11-10 11.00 WIB

D i perabukan

9

TEH BAK THING

86

Jl. P ukat V Gg. P i nang No. 26 B Medan

10-11-10 11.00 WIB

13-11-10 13.00 WIB

D i kebumi kan


Sabtu 13 November 2010

KILAS

Soeharto Layak tapi Belum Waktunya Jakarta-andalas Pemerintah mengumumkan dua orang sebagai Pahlawan Nasional pada tahun 2010 ini. Soeharto, salah satu dari sepuluh yang dinominasikan, termasuk yang gagal mendapat gelar Pahlawan Nasional. Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso mengatakan pemerintah sebenarnya menilai layak, hanya waktunya belum tepat, masih banyak kontroversi. "Saya tidak tahu apakah tahun depan, dua tahun lagi atau the next presiden," kata Priyo di Gedung Parlemen, Jakarta, kemarin. Priyo mengaku turut berdebar ketika mendengarkan pembacaan pengumumuman pahlawan d Istana Negara. "Saya ikut berdebar menunggu ketika SK Presiden dibaca sekretaris militer. Ternyata yang mendapatkan gelar pahlawan Johanes Leimena dan Abraham Dimara, yang ketiga sudah bukan pahlawan," katanya. Priyo menuturkan dia sempat mengobrol informal dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto yang juga Ketua Dewan Tanda Jasa. "Saya sempat berbisik, nggak jadi nih? Pak Djoko ketawa, lalu mengatakan, ini sama sekali nggak ada penolakan, faktor timing," kata Priyo. Priyo senang mendengar jawaban itu. Menurut dia, pemerintah tidak menolak pemberian gelar pahlawan pada Soeharto, tetapi faktor waktu yang belum tepat. "Ya apalah bahasanya mengenai timing, mungkin nanti akan timbulkan pro-kontra tidak perlu," katanya. Menurut Priyo, Soeharto adalah salah satu putra terbaik bangsa yang banyak berjasa. (VN)

Bea Siswa Ilmu Murni Perlu Diperbanyak Jakarta-andalas Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Angelina Sondaakh mengharapkan ada upaya sungguh-sungguh memperbanyak penerima bea siswa untuk pengembangan ilmu-ilmu murni. "Selain dananya diambil dari dana APBN yang terus meningkat tiap tahun, juga bisa dari sumber-sumber lain, termasuk kerjasama bidang pendidikan RI-AS yang baru disepakati," katanya, Jumat (12/11). Ia mengatakan itu, merespons salah satu hasil pembicaraan Presiden Susilo Bambang YudhoyonoPresiden Barack Obama yang antara lain menegaskan peningkatan kuantitas penerima bea siswa. "Saya mengamati masih sangat tingginya kebutuhan Indonesia akan ilmu-ilmu murni (matematika, fisika, kimia, biologi) juga filsafat selain ekonomi regional dan antropologi," ujarnya. Karenanya, ia sangat berharap, perlu diatur sedemikian rupa agar dalam rangka tindak lanjut kerjasama bidang pendidikan RI-AS tersebut, hal ini dapat dipertimbangkan. "Sebab, untuk semakin mendorong pertumbuhan pembangunan di segala bidang, kita butuh semakin banyak ahli ilmu murni dan pakar-pakar berkompeten dan kredibel yang setiap saat bisa mengkreasikan berbagai inovasi bagi dinamisasi proses perkembangan Negara menuju posisi semakin diperhitungkan," tandasnya. Angelina Sondaakh juga menganggap penting peningkatan keragaman bidang studi. "Harusnya makin beragam, tidak hanya dimonopoli satu-dua bidang studi tertentu. Banyak jurusan di berbagai universitas di AS yang menawarkan bidang-bidang studi tertentu yang cocok untuk kita kembangkan lebih lanjut di sini, sesuai dengan kultur maupun natur kita," katanya. Mantan Putri Indonesia yang juga `duta orang utan` sedunia ini menambahkan, RI harus kreatif dan cerdas memanfaatkan kerjasama pendidikan dengan AS sebagai kiblat `science and technology`. (ANT)

Angelina Sondaakh

Bagian 2

POLITIK DPD Serap Aspirasi Amandemen UUD 1945

Dalam konteks ketatanegaraan, kata demokrasi merupakan salah satu terminologi atau istilah yang paling lazim dipakai. Bahkan di kalangan awan sekalipun kata tersebut bukanlah sesuatu yang asing. Lewat PEMILU dan PILKADA lah kita akan menentukan sosok terbaik yang akan kita beri kepercayaan atau mandat tersebut. Jadi, seorang kepala pemerintahan (misalnya presiden, gubernur, atau bupati) seharusnya merupakan penjelmaan rakyat yang telah memberi kuasa dan kepercayaan kepadanya. Artinya, apa pun yang direncanakan dan dilakukan oleh penerima mandat tersebut dalam mengatur dan menjalankan roda pemerintahan haruslah tunduk dan selaras dengan kemauan pemberi mandat, yaitu rakyat. Karena kita menganggapnya terbaik, maka kita juga yakin bahwa ia akan melakukan yang terbaik bagi kesejahteraan kita semua. Tapi apa yang terjadi? Di beberapa negara, terutama negara berkembang, seperti Indonesia, malah keadaan sebaliknya yang sering terjadi. Pimpinan pemerintahan atau kepala daerah yang didaulat rakyat karena dianggap terbaik, malah sering menghianati kepercayaan yang

11

Medan-andalas Terjadinya perubahan UUD 1945 hingga empat kali, bukan semata-mata mengakomodasi tuntutan demokrasi, tetapi lebih utama untuk memperkokoh fundamental perjalanan bangsa Indonesia ke depan. Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI sendiri saat ini sedang mengupayakan adanya amandemen kelima UUD 1945 dalam kerangka menyahuti banyaknya aspirasi, khususnya dari daerah yang menginginkan percepatan pembangunan. "Termasuk dalam hal, mengupayakan pemecahan berbagai permasalahan di daerah serta untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa," kata Anggota DPD RI Dr H Rahmat Shah pada kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Kabupaten Serdang Bedagai, kemarin. Keempat pilar yang disosialisasikan Rahmat Shah sebagai Anggota DPD RI tersebut yakni Pancasila dan UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan Keputusan MPR RI. Rahmat Shah menjelaskan

SOSIALISASI Anggota DPD RI asal pemilihan Sumut Dr H Rahmat Shah saat menyampaikan sosialisasi sekaligus menyerap aspirasi di Kabupaten Serdang Bedagai. andalas/ist

sosialisasi ini dilaksanakan berdasarkan surat tugas dari Pimpinan MPR RI untuk memasyarakatkan keempat pilar kebangsaan itu di daerah pemilihan masing-masing pada saat reses. Tujuan dilaksanakannya sosialisasi adalah guna memberikan pemahaman yang utuh terhadap empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam acara yang berlang-

sung di Aula Sultan Serdang, Komplek Kantor Bupati Sergai itu, juga tampil narasumber lain, Dr Marzuki SH MHum. Dosen Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) itu menyatakan amandemen UUD 1945 boleh saja dilakukan hingga beberapa kali, tapi tetap ada ketentuan dan mekanisme yang harus diikuti. "Jika kita lihat saat ini DPD RI sebagai representasi daerah

Gerindra Komit Perjuangkan Pemekaran Langkat P. Brandan-andalas Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) komit memperjuangkan pemekaran Kabupaten Langkat, karena bertujuan untuk mempercepat pembangunan daerah menjadi kabupaten yang mandiri. “Untuk lebih memudahkan urusan warga masyarakat dan juga untuk percepatan pembangunan daerah, maka pemekaran Kabupaten Langkat harus diperjuangkan. Ini musti terealisasi, tanpa menyalahi atauran yang berlaku,” ujar Ketua Fraksi Gerindra Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI), Martin Hutabarat, SH pada acara konsolidasi partai sekaligus seminar “Empat Pilar Berbangsa” di Pendopo Yan Syahrin Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat, kemarin. Hadir dalam acara itu Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Langkat, H Yan Syarin yang juga Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumatera Utara, ratusan kader Partai Gerindra dan simpatisan masyarakat dari berbagai golongan. Menurut Martin Hutabarat, pemekaran ini bukan atas dasar kepentingan sepihak, melainkan atas keinginan warga masyarakat setempat. Pemekaran dimaksudkan untuk mempercepat pembangunan daerah yang selama ini masih kurang perhatian dari pemerintah, akibat luasnya wilayah Kabupaten Langkat saat ini. “Saya akan memperjuangkan aspirasi konstituen saya di Senayan (DPR-RI). Sebab, saya berada di Senayan atas keinginan rakyat Langkat,” kata Martin.

Dasar ini pula Gerindra tetap komitmen memperjuangkan hak rakyat. Komitmen ini menurut Martin, telah diinstruksikan Prabowo Subianto (pendiri Gerindra) kepada semua kader di berbagai daerah di Indonesia, untuk membuka lapangan kerja yang berhubungan dengan ekonomi kerakyatan. “Pak Prabowo Subianto mengecam dan memecat anggota DPR-RI dari Partai Gerindra yang mengikuti studi banding keluar negeri dengan menggunakan uang negara. Lebih bagus anggota DPR dari Partai Gerindra memperhatikan konstituennya di daerah pemilihan masing-masing, ketimbang jalan-jalan ke luar negeri,” tandasnya. Apalagi saat ini, katanya, banyak keluhan masyarakat yang harus ditampung. Misalnya, kurangnya perhatian pemerintah terhadap wabah DBD atau penyakit lainnya, dan pendidikan khususnya kesejahteraan masyarakat pedalaman. Ketua Partai Gerindra Kabupaten Langkat, Sugiat Santoso menjelaskan, Gerindra di Kabupaten Langkat saat ini telah menyuarakan visi dan misi partai, salah satunya membangun ekonomi kerakyatan melalui bantuan dana mandiri terpadu yang dikelola Baitul Mall Wattanwin (BMT) Agri Finance. “BMT ini bergerak pada pembiayaan dan simpan pinjam uang dengan sistem bagi hasil dengan tujuan memajukan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Langkat. Selain itu, Gerinda Langkat telah membuka Unit Dagang Tani Indonesia Raya yang bergerak dalam pengelolaan pembuatan pupuk organik,” tambah Sugiat. (HAM)

Pilkada Tapteng, Perhelatan Demokratis atau Demotaktis ?

Oleh : Timson Manullang SPd MHum

harian andalas | Hal.

diberikan kepadanya. Salah satu bentuk penghianatan yang paling umum dilakukan misalnya penyalahgunaan wewenang (power misuse) yang biasanya ditunjukkan lewat tindakan represif, arogan, dan serakah. Core value yang kedua, yakni keadilan, pun kerap hanya menjadi jargon politik, yang keberadaanya tidak pernah dirasakan oleh rakyat. Hakikat demokrasi yang menjanjikan keadialan untuk semua (justice for all) acap kali hanya menjadi “dongeng pengantar tidur” yang hanya enak didengar tanpa pernah dirasakan. Mengapa ini bisa terjadi? Ada dua hal yang menyebabkan hal ini terjadi. Yang pertama, rendahnya kesadaran politik masyarakat. Hal ini tercermin lewat minimnya kemampuan masyarakat dalam memberi penilaian objektif terhadap kandidat yang mencalonkan diri dalam PEMILU atau PILKADA. Dalam keadaan demikian, parameter yang sering digunakan masyarakat dalam menentukan pilihan menjadi sangat superficial dan cenderung Timson fragmatis. Manullang Si Polan akan me-

ngatakan bahwa calon “A” lebih baik dari pada calon “B” hanya karena calon “A” pernah memenuhi secuil kebutuhan normatifnya, misalnya dengan memberinya uang Rp. 100,000,- untuk membeli makanan atau pulsa. Kelompok masyarakyat dengan fragmatisme seperti ini akan cenderung gagal dalam melihat profil pemimpin yang mumpuni dan benarbenar memiliki cetak biru (blue print) master plan pemerintahan terbaik yang sebenarnya mereka butuhkan. Orang-orang semacam ini akan mudah terjebak dalam perangkap politik yang dipasang oleh politisi busuk. Kelompok masyarakat yang materialistis seperti ini akan cenderung menilai segalanya dengan uang, sehingga biasanya akan menjadi lahan empuk bagi para calon yang memiliki agenda tersembunyi (hidden agenda) untuk menangguk keuntungan politik yakni pemenangan suara. Biasanya politik uang (money politic) merupakan media paling efektif dan prominent yang akan dipakai oleh calon dalam menjaring dukungan dari kelompok masyarakat semacam ini. Apa implikasinya? Ada dua. Yang pertama, masyarakat akan tertipu karena mereka akan memilih pemimpin yang penuh dengan tipu muslihat, yang memang sedari awal telah mengabaikan integritasnya dan menggunakan segala cara untuk mencapai tujuan politiknya. Hal ini, pada akhirnya, akan mengecewakan masyarakat pemilih itu sendiri. Kekecewaan yang ditabur dan dipetik sendiri karena biasanya mereka baru menyadari hal itu setelah melihat kinerja pimpinan terpilih tersebut. Bersambung .............

yang dipilih langsung, wewenangnya masih sangat terbatas. Sementara tuntutan kinerja cukup tinggi. Untuk itu adanya rencana amanademen kelima UUD 1945 secara komprehensif termasuk di dalamnya memperkuat peran dan fungsi serta wewenang DPD RI adalah sesuatu yang lumrah, agar DPD atau yang di luar negeri disebut Senator memang benar-benar bisa ber-

buat untuk daerahnya, bukan hanya menjadi bagian dari DPR," terangnya. Sosialisasi ini sebelumnya dibuka Bupati Sergai Ir H Erry Nuradi MSi, dihadiri Wakil Bupati Ir H Soekirman, Kapolresta Tebing Tinggi, Dandim, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, para kepala dinas, kepala cabang dinas serta pimpinan SKPD sePemkab Sergai. (GUS)

KPU Tapteng Verifikasi Pasangan Perseorangan

andalas/parlin gultom

HASIL VERIFIK ASI- Ketua KPU Tapteng, Kabul Lumban Tobing menyerahkan hasil Verifikasi. VERIFIKASITapteng-andalas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tapteng menyerahkan hasil verifikasi tahap awal kepada tim dan pasangan balon perseorangan Bupati dan Wakil Bupati Tapteng, Tasrif Tarihoran SP dan Raja Asih Pubr SE serta pasangan Satria Juniardi Sinambela ST dan Drg Roida Nainggolan di kantor sekretariat KPU Kabupaten Tapteng, Jumat (12/11). Ketua Tim verifikasi pasangan calon perseorangan KPU Kabupaten Tapteng, Maruli Firman Lubis SH mengatakan, dari hasil verifikasi KPU Kabupaten Tapteng dari jumlah dukungan pasangan Satria Juniardi Sinambela ST dan Drg Roida Nainggolan sebanyak 16.744 dukungan 1.487 dukungan yang sah selebihnya sebanyak 15.257 dinyatakan tidak sah. Dan untuk pasangan Tasrif Tarihoran SP dan Raja Asih Purba SE dari 22.754 dukungan yang disampaikan, sebanyak 18.777 dinyatakan sah dan 3.977 dukungan tidak sah. Sesuai tahapan yang sudah ditetapkan KPU Kabupaten Tapteng bahwa hari ini adalah penyerahan berkas hasil verifikasi telah dilakukan KPU Tapteng, berpedoman kepada hasil verifikasi mulai dari tingkat PPS sampai ke tingkat PPK dan pada Jumat sekitar pukul 10.00 WIB, KPU Tapteng telah menerima hasil dari tim verifikasi dalam penyerahan hasil verifikasi pasangan calon perseorangan. Jadwal kegiatan tahapan dilakukan KPU Tapteng sesuai dengan keputusan Tapteng nomor 01/KPU-TT/SK/VII/2010 tentang tahapan, program dan jadwal penyelenggaraan Pemilukada Tapteng verifikasi di tingkat PPS sudah dilaksanakan 21 Oktober sampai 3 November 2010, verifikasi di tingkat PPK itu sudah kita mulai dari 4 sampai 8 Nopember 2010, verfifikasi di KPU Tapteng 9 s/d 10 November 2010. Hasil rekapitulasi tim verifikasi KPU Tapteng, dari pasangan calon perseorangan Satria Juniardi Sinambela ST dan Drg Roida Nainggaolan dengan jumlah dukungan yang diterima KPU sebanyak 16.744 dukungan jumlah dukungan yang sah setelah diverifikasi berjumlah 1.487 dukungan sedangkan yang tidak sah 15.257 KTP. Beberapa hal disampaikan, kepada tim kampanye Satria Juniardi Sinambela dan Drg Roida Nainggolan yang pertama sesuai dengan peraturan KPU nomor 02 tahun 2010 pasal 8, bakal pasangan calon perseorangan sebagaimana dimaksud pasal 3 huruf b dapat mendaftar diri sebagai bakal pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Tapteng apabila memenuhi syarat dengan memperoleh dukungan paling rendah 15 persen dari jumlah penduduk Tapteng berdasarkan peraturan KPU nomor 13 tahun 2010 tentang pedoman teknis tata cara pelaksanaan Pemilukada. Selanjutnya, pasal 35 menyebutkan, pasangan calon perseorangan Bupati dan Wakil Bupati Tapteng memenuhi syarat dukungan paling sedikit atau lebih dan yang belum memenuhi ketentuan dukungan paling sedikit syarat dukungan akibat hasil verifikasi PPS dan PPK, dibuktikan tanda terima penyerahan syarat dukungan dan berita acara hasil verifikasi sebagaimana dimaksud dalam ayat 32 ayat 6 dan 7 dapat mendaftarkan sebagai pasangan calon dengan menyerahkan surat pencalonan yang ditandatangani oleh bakal calon perseorangan kepada KPU Tapteng. Diminta kepada tim kampanye supaya menyampaikan kepada pasangan balon perseorangan Satria Juniardi Sinambela ST dan Drg Roida Nainggolan bahwa pasangan tersebut diberikan kesempatan untuk mendaftar dimana diberi kesempatan dari 10 s/d 16 Nopember 2010. Hasil verifikasi pasangan calon perseorangan Tasrif Tarihoran SP dan Raja Asih Purba SE jumlah dukungan disampaikan ke KPU Kabupaten Tapteng 22.754, jumlah dukungan sah setelah diverifikasi 18.777 jumlah dukungan tidak sah 3.977 kami akan menyerahkan hasil verifikasi kepada pasangan Tasrif Tarihoran SP dan Raja Asih Purba SE melalui Ketua KPU Kabupaten Tapteng. Berdasarkan hasil verifikasi KPU Kabupaten Tapteng dengan persyaratan calon perseorangan sejumlah 16.477 dukungan maka dari hasil verifikasi kedua pasangan calon perseorangan sampai saat ini telah lolos memenuhi syarat adalah pasangan dari Tasrif Tarihoran SP dan Raja Asih Purba SE. (LIN)


Sabtu 13 November 2010

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

WargaPertanyakan Bantuan Puting Beliung

KILAS Dicanangkan

Gerak PKK-KB Kesehatan Samosir 2010 Samosir-andalas Pencanangan Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan tingkat Kabupaten Samosir tahun 2010 melalui Kegiatan Bulan Balita XXVIII dan bina Generasi Muda di Kabupaten Samosir, untuk mencapai ketahanan keluarga dan terwujudnya keluarga kecil, sehat, bahagia dan sejahtera. Kegiatan dilaksanakan di Jalan Danau Toba Pangururan, Kamis(11/11). Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Samosir Ir Mangadab Sinaga, Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Samosir Nyonya Arta M Simbolon, nyonya Megawati Mangadap Sinaga serta jajaran ibu-ibu PKK se Kabupaten Samosir, Asisten Satu (1) Ombang Siboro, Asisten III Subandrio Parhusip, Kakan KB Kabupaten Samosir Esron Turnip, Bagian Umum Rudi Siahaan, Kabad Humas Gomgom Naibaho, dari depertemen agama Kabupaten Samosir, para Camat Se Kabupaten Samosir serta utusan peserta dari sembilan kecamatan di Kabupaten Samosir. Kegiatan yang diperlombakan pada acara itu yaitu Lomba Balita menyusun Balok, Lomba melukis dengan thema "revitalisasi Posyandu", Lomba membuat kerajinan dari barang bekas, Lomba cipta APE, Lomba cerdas cermat Balita, Lomba Balita mewarnai/melukis buah-buahan/sayuran sesuai dengan aslinya, Lomba balita bercerita dan untuk remaja, lomba penyuluhan pencegahan terhadap penjualan orang (Human Trfykcing) yang dimenangkan oleh Evi hosan J Sihombing dari Kecematan Onan Runggu. Wakil Bupati samosir Ir Mangadab Sinaga dalam rangka acara penutupan kegiatan itu mengatakan, kegiatan tersebut terselenggara atas upaya kerja keras panitia. Namun, pada dasarnya semua pihak diharapkan turut serta mendukung, baik moril ataupun moral karena menyangkut generasi penerus kita. (FS)

5 Bulan Tidak Terima Honor Kisaran-andalas Menjelang masa tugasnya berakhir, 208 Anggota Panwaslukada akan melakukan aksi damai di Kantor Bupati Asahan, terkait sudah 5 bulan terakhir honor mereka belum juga dicairkan oleh Pemkab Asahan. Aksi demo yang akan digelar, Senin (15/11) ini adalah puncak dari kekesalan anggota Panwaslu Kabupaten Asahan terhadap Pemkab Asahan yang dianggap tidak peduli terhadap mereka yang ikut mengantarkan Pilkada Asahan berjalan sukses. Hal itu diungkapkan Ketua Panwaslu Kabupaten Asahan Husaini Abduh di ruang kerjannya di Jalan Latsitarda Kisaran kemarin. Dijelaskan, pihaknya telah berulang kali melakukan pendekatan kepada Pemkab Asahan, namun tak kunjung mendapat respon. Bahkan, audensi kepada Bupati terpilih tidak kunjung terlaksana. "Maka upaya terakhir yang akan kami lakukan adalah demo ke kantor Bupati Asahan," ucapnya. Sesuai penuturan Husaini kepada wartawan, total keseluruhan honor mereka yang belum dibayar oleh Pemkab berjumlah sekira Rp 1,1 miliar, dengan rincian Honor Panwas Kabupaten beserta Staf dan operasional selama 4 bulan. Honor Panwas kecamatan 5 bulan, serta honor panwas lapangan 5 bulan juga belum dibayar. Upaya-upaya pendekatan telah berulang kali dilakukan, namun mendekati masa tugas pihaknya berakhir, honor belum juga cair.(FAS)

andalas Lugas & Cerdas

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Suprapto, Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Rasum, Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP SIBOLGA/TAPTENG: Parlin Gultom NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua BANDA ACEH: Salman, Afrizal SIGLI: Dhian Anna Asmara, Tasbir BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar MEULABOH: Iskandar Muda. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison LHOKSEUMAWE: Saifuddin. LHOKSUKON: Usman Cut Raja.

12

andalas/th sihombing

DEMO-Ratusan Abang becak saat berdemo di depan kantor DPRD Deli Serdang.

Ratusan Betor Plat Hitam tak Mau Ditertibkan Lubuk Pakam-andalas Ratusan penarik becak motor (Betor) plat hitam menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Deli Serdang, menentang rencana Pemkab Deli Serdang akan menertibkan betor berplat hitam, Kamis (11/11). Dalam aksinya para abang becak itu menuntut DPRD setempat mendesak Pemkab Deli Serdang agar membatalkan rencana penertiban betor berplat nomor polisi hitam, yang kini dalam tahap sosialisasi. "Anggota DPRD tolong mem-

bela tukang becak. Jangan saat kampanye saja kami dimanfaatkan, tetapi ketika bang betor kesulitan tidak dibela," teriak Nazaruddin, salah seorang tukang bator yang ikut berunjukrasa. Alasan mereka tidak mengurus ke plat kuning (plat angkutan umum) karena pengurusan izinnya mahal mencapai lebih dari Rp 1 juta. Sementara penghasilan sebagai penarik betor tidak cukup untuk makan, apalagi untuk membayar biaya plafon harga yang ditetapkan pemerintah. Sangat disayangkan para pengunjuk rasa harus kecewa karena tidak seorangpun anggota DPRD datang menyambut kehadiran mereka karena dewan sedang melaksanakan reses.

Sebelumnya, di Kantor Dinas Perhubungan Pemkab Deli Serdang para demonstran juga kecewa tidak diterima dengan alasan pejabat yang berwenang terkait itu tidak masuk kantor. "Anggota dewan sedang reses. Kalau mau demonstrasi sebelumnya harus melayangkan surat pemberitahuan," ujar salah seorang staf DPRD yang bertugas di sana. Mendengar penjelasan demikian, selanjutnya, para pengunjukrasa mendatangi kantor Bupati. Kembali, mereka ditolak dengan alasan, bupati sedang rapat. Demikian dikatakan Kapolsek Lubuk Pakam AKP Ikhwan Khalik. Karena tidak mendapat penjelasan dari pejabat terkait, akhirnya massa membubarkan diri.

Di tempat terpisah salah seorang pemilik perusahaan jasa angkutan umum jenis betor CV Salikul Istiqomah, Wagino menjelaskan, setiap perusahaan mungkin memiliki standar penetapan tarif berbeda dalam pengurusan perubahan plat hitam ke kuning. Untuk CV Salikul Istiqomah, menertapkan tarif pengurusan izin plat kuning Rp 1.200.000, tarif tersebut diantaranya termasuk bea balik nama, STNK, SIM dan speksi untuk 1 periode atau 6 bulan. "Biaya itu belum termasuk denda pajak STNK jika telah lewat waktu, biasanya lebih dari jumlah standar tarif, saya rasa harga itu sudah lumayan murah, karena perusahaan juga kan punya kewajiban membayar pajak," jelasnya. (TH)

Tukiran Masih Dipercaya Menjabat Kepling Kwala Begumit-andalas Kelurahan Kwala Begumit, Kecamatan Binjai Kebupaten Langkat sebelum dimekarkan pada tahun 2005 lalu, namanya masih Desa Kwala Begumit. Kini, dengan jumlah penduduk 1400 KK Kwala Begumit dibagi menjadi 6 lingkungan. Namun Tukiran tetap dipercaya sebagai kepala lingkungan. Lurah Kwala Begumit, Sukadi ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Dikatakannya, Kepala Lingkungan IV Kampung Baru, Tukiran diakui sebagai kepala lingkungan yang paling lama bertugas jika dibandingkan dengan kepala lingkungan lain. Namun, Tukiran bangga karena dipercaya dan diangkat oleh masyarakat. Diapun bertugas menjadi kadus/kepling mulai

Februari 2002 lalu sampai sekarang. Sukadi juga mengatakan, pada tahun 2006 yang lalu, Bupati Langkat H Syamsul Arifin SE pernah meberikan surat tugas dan mempercayakan Tukiran sebagai Petugas Cacah Lapangan (PCL) dengan surat nomor : 140/SP/BPS/ 2006. Menanggapi hal tersebut, Ketua LSM Fotret Indonesia, Kasio Harianto atau yang sehariharinya akrab dipanggil Ketua Kendit pun mengatakan, Tukiran memang sosok kepala lingkungan yang ulet, gigih dan tak kenal lelah. Selain itu, dia juga mempunyai jiwa sosial yang tinggi. Apalagi, selain kepling dia juga menjabat sebagai nazir mushalla, bilal mayit, petugas kebersihan kuburan dan juru kunci kuburan.

Dalam melaksanakan pengutipan PBB, dia selalu memenuh target. Karena itu, sosok Tukiran ini layak dipercaya menjadi pemimpin. Karena itu sangat wajar bila

sosok kepling seperti Tukiran ini diberi penghargaan dan bisa diperhatikan oleh Pemkab Langkat, dalam hal ini Bupati dan Wakil Bupati Langkat Ngogesa Sitepu-Budiono SE. (SBR)

Panyabungan-andalas Warga Batahan Madina mempertanyakan dana bantuan pasca angin puting beliung yang menimpa 99 kk masyarakat Batahan. Informasi soal dana bantuan dari Pemda Madina sebesar Rp 120 juta lebih. Hal itu dikemukakan warga Batahan, kemarin setelah informasi bahwa dana bantuan yang tertulis pada SPJ Kadis Kesos Madina sebesar Rp 120 juta dan judul bantuan untuk masyarakat yang tertimpa musibah angin puting beliung di Batahan. Warga menjelaskan, info yang diperolehnya antara lain Pemda sudah memberi bantuan sebesar Rp 50 juta. Dan tersebut diduga sudah digunakan untuk operasional, sedangkan dana yang tertulis di SPJ Kakesos Madina adalah sebesar Rp 81 juta dengan rincian 1 juta/KK sebanyak 81 KK. "Dari sumber, kami menduga bahwa bantuan dari Pemkab Madina itu sesuai SPJ Dinas Kesos adalah sebesar Rp 120 juta lebih, tetapi yang diberikan baru Rp 50 juta," katanya. M Amin Nasution sebelum dimutasikan Pemda dari jabatannnya sebagai Camat Batahan mengatakan, di Kantor Camat Batahan, bantuan Pemda dan PTPN sudah disalurkan sebagai mana mestinya. (OI)

Hari Kesehatan Nasional di Samosir Samosir-andalas Peringatan Hari Kesehatan Nasional Ke-46 di Kabupaten Samosir berjalan lancar. Peringatan tersebut mengusung tema "Keluarga Sehat, Investasi Bangsa". Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir Manigor Simbolon di ruang kerjanya, Jumat(12 /11) Mengatakan, kesehatan itu harus dimulai dari keluarga. Program kesehatan yang telah dilakukan Kabupaten Samosir sejak RPMJ pertama tahun 2005, yaitu mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Hal itu hampir terwujud yang dibuktikan dari 111 desa, 6 kelurahan dan 9 kecamatan di Kabupaten Samosir sudah dibangun Pustu, Puskesdes dan Puskesmas serta telah diisi tenaga kesehatan perawat bidan di desa. Manigor Simbolon menambahkan, ada 10 pesan kesehatan untuk masyarakat dari Kementrian Kesehatan Republik Indonesia dalam rangka Pencapaian MDG, S Dan RPJMN 2010-2014 diantaranya :(1) Kesehatan Dimulai dari Rumah,(2)Gizi baik, anak tumbuh sehat dan cerdas, (3) Jadilah keluarga sadar Gizi,(4)Ibu sehat, mampu memenuhi tugas dalam keluarga dan masyarakat, dan (5)Lindungi keluarga dari Narkoba dan HIVAIDS. (FS)

Bupati Simalungun Kunker ke Sejumlah Kantor Pemerintahan Seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun honorer yang ada di lingkungan Pemkab Simalungun, harus selalu disiplin, menjaga kebersihan dan kerapian serta tepat waktu datang ke kantor. Hal itu Dikatakan Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM yang didampingi Kabag Humas Pimpinan dan Keprotokolan Simesono Hia SH MSi, pada saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke Kantor Camat dan Puskemas Tapian Dolok, Kamis (11/11). Dalam kesempatan itu, Bupati memerintahkan Camat Drs Williamer Saragih yang baru dilantik beberapa minggu yang lalu, serta seluruh pegawai, mengutamakan pelayanan kepada rakyat. Selanjutnya, pada saat sidak di Puskesmas Tapian Dolok, secara khusus Bupati memberikan peringatan keras

andalas/edi pangaribuan

KUNKER-Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM menyalami pegawai kantor camat Tapian Dolok, ketika melakukan kunjungan kerja ke kantor tersebut.

kepada para Pegawai, Bidan, dan petugas kesehatan lainnya senantiasa berada di tempat tugas. Karena puskesmas adalah pusat pelayanan kesehatan bagi masyarakat di tingkat kecamatan. Usai sidak di kantor camat dan puskesmas, Bupati melanjutkan kunjungan kerja (kunker) ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lihou. Di tengah-tengah kunjungan tersebut, Bupati berharap kepada PDAM Tirta Lihou agar memberikan pelayanan air bersih kepada masyarakat kab Simalungun dengan sebaik-baiknya. Menaggapai hal tersebut, Dirut PDAM Tirta Lihou Ir Jhon P Saragih menjelaskan, pihaknya sedang melakukan pembenahan dengan memperbaiki sistem manajemen, perbaikan instalasi air dan penertiban pelanggan yang tidak memakai meteran air. (EP)


SUMATERA UTARA

Sabtu 13 November 2010

harian andalas | Hal.

andalas/selamat riadi kasidi

KILAS

Fahuwusa Gencar Lakukan Mutasi

Pelatihan Penanggulangan Pemadam Kebakaran

Nias Selatan-andalas Situasi akhir masa jabatan Bupati Nias Selatan Fahuwusa Laia SH MH, banyak pejabat tidak tenang dalam memimpin suatu instansi, karena seringnya mutasi. Mutasi di Kabupaten Nias Selatan akhir-akhir ini sangat gencar seiring dengan berakhirnya masa jabatan Bupati Nias Selatan. Pegawai Negeri Sipil di kabupaten Nias Selatan selalu hati-hati, karena menjelang Pemilukada di Nisel sangat memanas disebabkan berembus isu bahwa PNS yang mendukung salah satu kandidat di luar yang berkuasa saat ini, akan dipindah tugaskan atau dimutasikan di daerah terpencil. Mereka yang mendukung penguasa saat ini menilai adalah hal wajar untuk penyegaran, pembinaan dan penjenjangan karir serta pemantapan birokrasi di lingkungan pemerintah daerah, khususnya SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Sedangkan yang yang merasa tersisihkan berkomentar mutasi tersebut sangat kental beraroma nepotisme. Apalagi ditambah gagalnya penguasa saat ini menjadi calon Bupati Nias Selatan, disebabkan keabsahan ijazahnya diragukan. Nuansa politik begitu besar kelihatan karena selama ini simpatisan penguasa yang telah menduduki jabatan empuk mulai gerah, karena dicoretnya pasangan penguasa yang berkuasa saat ini. (EZ)

Tebing Tinggi-andalas Manajemen Bank Central Asia Cabang Tebing Tinggi bekerjasama dengan CV Tiga Panah selaku pemegang rekomendasi Pemko Tebing Tinggi selaku perusahaan penyedia alat Pemadaman Kebakaran, melakukan simulasi atau diklat penanggulangan pemadam kebakaran dengan menggunakan racun api (fire extinguisher). Diklat melibatkan seluruh karyawan dan pihak keamanan (security), Jum'at (12/11) di halaman samping gedung bank tersebut. Direktur CV Tiga Panah, Ruben Sembiring di sela-sela pelaksanaan diklat menjelaskan, pelatihan penaggulangan kebakaran dengan menggunakan tabung racun api memang harus disosialisasikan kepada para pengguna. Hal itu dianggap perlu sebagai tindakan pencegahan dini, bila terjadi

Pemkab DS Ajak KNPI Kawal GDSM Lubuk Pakam-andalas Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan melalui Sekdakab drs H Azwar S Msi mengajak pemuda di wilayah itu, untuk ikut mengawal jalannya pembangunan pola Gerakan Deli Serdang Membanguan (GDSM). Karena pola yang diterapkan melibatkan tiga pilar pembangunan yakni, Pemerintah bersama masyarakat dan peran serta pihak swasta sangat bermanfaat bagi upaya percepatan pembangunan. Hal itu diutarakannya saat menerima audiensi Panitia Musda XI KNPI Deli Serdang, Kamis (11/11). Perihal akan digelarnya Musda XI KNPI Deli Serdang pada akhir bulan ini, diharapkan mampu menghasilkan kader-kader yang benar-benar punya semangat kepemudaan sebagaimana generasi muda tempo dulu, bisa menjadi pemberi semangat dan contoh serta tauladan bagi masyarakat. Karena ke depan, khususnya masyarakat Deli Serdang akan dihadapkan dengan berbagai perubahan yang semakin kompleks pengaruh dari pesatnya pembangunan. Seperti hadirnya bandara Internasional Kuala Namu yang menuntut pemuda harus siap mengikuti perkembangannya di berbagai bidang. Dalam pertemuan itu, Ketua Panitia Musda Khairullah Siregar Spdi menjelaskan, pelaksanaan Musda tersebut awalnya direncanakan digelar tanggal 12-14 Nopember. Namun, karena sesuatau hal terpaksa diundurkan untuk mematangkan persiapan musda. (TH)

Faridah Hanum Korban Rekayasa Langkat-andalas Faridah Hanum (48) warga Desa Pelawi Selatan Gg Umar, Kecamatan Babalan Pangkalan Brandan Kabupaten Langkat meminta Majelis Hakim Pengadilan Negeri Stabat, untuk membebaskan dirinnya dari segala tuntutan/jeratan hukum yang menimpa dirinya akibat dituduh melakukan penipuan dan penggelapan uang sebesar Rp 55.200.000 oleh Unggul Manurung, penduduk Stabat seorang Rentenir berkedok koperasi dan istrinya Ester br Napitulu Notaris yang berkantor di Stabat. "Perbuatan yang dituduhkan tersebut tidak pernah saya lakukan dan semua permasalahan tersebut hanya rekayasa pasangan suami istri itu yang bekerja sama dengan oknum Polsek Stabat. Sehingga, permasalahan ini terkesan dipaksakan dan sampai bergulir kepengadilan," kata Faridah Hanum kepada andalas, Kamis (11/11). Menurut Faridah, sejak dirinya ditangkap polisi Polsek Stabat, 1 tahun lalu dan sempat menginap disel selama satu hari, tidak pernah diberi kesempatan didampingi oleh pengacara maupun keluarga, dan permasalahan ini terkesan dipaksakan hingga bergulir dipengadilan. Dirinya dituntut oleh jaksa delapan bulan penjara atas kesalahan yang tidak pernah dilakukannya. (HAS)

insiden di tempat kerja atau di perumahan warga. Ditambahkannya, Pemko Tebing Tinggi merekomendasi Perusahaan CV Tiga Panah untuk melaksanakan pemeriksaan/pengisian kembali terhadap setiap alat pemadaman kebakaran (racun api-red) di wilayah Kota Tebing Tinggi meliputi semua perusahan, sarana vital milik pemerintah/ swasta, gedung pertemuan, hotel/losmen, tempat hiburan, toko, sarana/ fasilitas umum milik perusahaan negara atau swasta dan hunian warga, sekolah, peribadatan, perbengkelan, pergudangan, SPBU dan pabrik-pabrik di kota Tebing Tinggi. Dalam rangka pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Kota Tebing Tinggi Nomor 7 Tahun 2008 tentang Pemeriksaaan Alat Pemadaman Kebakaran beserta ketentuan pelaksanaannya. (MET)

DAMKAR-Salah seorang instruktur memeragakan penggunaan alat pemadam kebarakan berupa racun api.

Tak Direspon

GEMPAP Demo DPD Golkar dan Kantor Gubsu andalas/fas

Kisaran-andalas Terkait demo yang dilakukan aktivis Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Anti Premanisme (GEMPAP) medio Oktober 2010 lalu, serta demo susulan, Kamis (14/10) lalu yang dilakukan gabungan aktivis ini belum mendapat respon dari pihakpihak terkait, sejumlah aktivis GEMPAP yang tergabung dari beberapa elemen mahasiswa di Kota Kisaran akan melakukan unjuk rasa di Gedung DPD Partai Golkar TK I Sumut dan di Kantor Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Jum'at (12/11). Demikian diungkapkan Sekjend LS ADI Aditya Prahmana yang tergabung dalam elemen Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Anti Premanisme kepada andalas Kamis (11/11) malam. Menurutnya, aksi unjuk rasa yang mereka lakukan pada Kamis 7 Oktober 2010

ORASI-Aktivis GEMPAP saat berorasi di depan Gedung DPRD Asahan. di depan Gedung dewan adalah meminta Ketua DPRD Asahan Benteng Panjaitan untuk mengklarifikasi terkait sejumlah anggota DPRD Asahan ikut bermain proyek di sejumlah SKPD Pemkab Asahan. Namun, dalam penyampaian aspirasi ini, aktivis GEMPAP dihalang-halangi oleh segerombolan orang yang diduga mendapat perintah dari Ketua DPRD Asahan Benteng Panjaitan SH. Gerombolan OTK yang tidak

memiliki kapasitas tersebut dengan arogannya merobek foster disertai makian bahasabahasa kotor kepada massa pengunjuk rasa. Disebutkan, terkait kebobrokan multidimensi yang terjadi terhadap kinerja Ketua DPRD Asahan Benteng Panjaitan SH, selama memimpin DPRD Asahan 1 tahun lebih, belum menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan. Maka sudah sepantasnya DPD Golkar Tk I Sumut untuk

Ratusan Pedagang Keluhkan Pasar Rabu Pantai Cermin Bukan hanya pembeli yang miris melihat kondisi pasar Rabu yang berada di Dusun I, Desa Pantai Cermin, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai. Pedagang juga mengeluhkan kondisi tempat mereka berjualan, karena tidak tersedianya tempat berjualan.

A

SBUL (40) warga Lubuk Pakam, Deli Serdang, salah seorang pedagang Jengkol, Rabu (10/11) mengaku kecewa dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar (Disperindagsar), Sergai, tiap berjualan ia wajib bayar. Termasuk biaya retribusi dan biaya kebersihan. Namun, perhatian untuknya kurang, seperti tidak tersedianya tempat berjualan oleh pengelola pasar. Senada juga dikeluhkan, salah seorang pedagang pakaian Monja, Br Sinaga (45) warga Pematang Siantar. Ia mengeluh dengan kondisi pasar Rabu Pantai Cermin yang kini tak bisa lagi menampung puluhan pedagang. Kalau sudah hari pekan Rabu, ratusan pedagang yang

13

tidak mendapat lapak berjualan dipajaknya, sekira pukul 06.00 WIB berlomba berebut lapak. "Inang jam 5 pagi sudah sampai sini, kalau tidak cepat-cepat kemari tidak dapat lagi," ujarnya. Sementara itu, Pembantu Disperindagsar Sergai, Barkat yang ditugaskan di Kecamatan Pantai Cermin. Ia sangat menanggapi keluhan para pedagang itu. Sebab, kondisi pasar Rabu Pantai Cermin memang kondisinya tidak memungkinkan lagi untuk menampung ratusan pedagang. "Kondisi pasar ini sebelumnya sudah disampaikan ke Dinas, dan rencananya memang akan dipindahkan kelokasi lain yang lebih luas," terangnya. (RYAD)

andalas/ryad

MENJAJAKAN DAGANGAN-Puluhan pedagang di Pasar Rabu Pantai Cermin menjajakan dagangannya di pinggir jalan.

mempertimbangkan kelayakannya menjadi Ketua DPRD Asahan. Pengunjuk rasa juga meminta DPD Golkar TK I Sumatera Utara menyediakan ruang aspirasi buat masyarakat Kabupaten Asahan, mengingat suara rakyat, suara Golkar. Untuk itu GEMPAP memandang perlu untuk mengajukan aspirasi ini demi kemajuan Asahan ke depannya, kepada pihak DPD Golkar Tk I Sumut.(FAS)

Bantuan Sinabung Diamankan Polisi Kabanjahe-andalas Bantuan para donatur untuk korban letusan Gunung Sinabung yang berada di lantai dasar dan lantai dua Kantor Bupati Karo, diduga tengah diperjualbelikan oleh oknum EG (29) warga Kecamatan Kabanjahe yang juga bekerja sebagai staf honorer di Setdakab Karo. Dugaan penggelapan yang dilakukan oknum EG tersebut pertamakali dilakukan pada pertengahan September 2010 lalu dan terakhir pada 21 Oktober 2010. perubuatanya itu terungkap berkat laporan masyarakat yang ketahuan EG menjual 80 kotak susu tepung jenis Dancow dan SGM senilai Rp 800.000 kepada salah satu grosir di wilayah Desa Ketaren, Kecamatan Kabanjahe, Karo. Demikian dijelaskan Kapolres Karo AKBP Drs Ig Agung Prasetyoko, SH, MH kepada wartawan, Rabu (10/11) di ruang kerjanya dengan melakukan panggilan ke II secara resmi dan tertulis kepada EG, melalui Bupati Karo. "Namun sampai saat ini (Rabured) surat pemanggilan tersebut masih juga belum ditanggapi, barang bukti yang disita Polisi berupa 80 kotak susu tersebut kini telah diamankan di Mapolres Karo, yang ditemukan dari salah satu grosir di Kabanjahe," kata Agung. Pihaknya mengaku, sebagian barang bantuan dari para donatur tersebut telah dijual dan kini masih dalam pengusutan lebih lanjut. "Kita masih mengembangkan kasus ini untuk mengetahu jumlah yang pasti, dan kepada siapa saja diperjualbelikan," ujarnya. (LAMS)


ACEH MEMBANGUN

Sabtu 13 November 2010

harian andalas | Hal.

14 andalas/tasbir

KILAS

MAAS High School SMA 1 Idi Tunong Diresmikan Aceh Timur-andalas Bupati Aceh Timur Muslim Hasballah bersama Kepala Dinas Pendidikan Aceh Timur dan sejumlah pengurus yayasan Zot dan Sofronie Foundation dari Negeri Belanda meresmikan gedung MAAS High School SMA 1 Idi Tunong di Desa Buket Teuku Kamis, (11/11). Sembilan lokal Sekolah MAAS High School SMA 1 Idi Tunong, dan fasilitas lainya termasuk pagar WC, merupakan bantuan Yayasan Zot dan Sofronie Foundation dari negeri kincir angin Belanda. Sementara, tanah lokasi sekolah itu hasil swadaya masyarakat kecamatan Idi Tunong. Gedung sekolah yang telah selesai dikerjakan pembangunannya pada September 2009 itu, kini telah digunakan untuk proses belajar mengajar. Bupati Aceh Timur Muslim Hasballah dalam amanatnya pada peresmian sekolah itu, mengatakan bantuan sekolah tersebut merupakan bantuan yang tak ternilai harganya. Karena saat ini pendidikan merupakan kebutuhan utama masyarakat Aceh Timur khususnya dan masyarakat dunia pada umumnya. Bantuan gedung MAAS High School SMA 1 Idi Tunong merupakan bantuan ketiga yang diberikan oleh Yayasan Zot dari Belanda, setelah gedung sekolah SDN Buket Kuta dan SDN Naleung Kecamatan Julok, beberapa tahun lalu. Bupati Aceh Timur, dan mewakili seluruh masyarakat Aceh Timur mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Pandangan Masa Depan (ZOT), dari negeri Belanda yang telah mendirikan 3 gedung sekolah di kabupaten Aceh Timur yaitu Maas School 1 SDN Naleung dengan jumlah murid 165 orang, Maas School 2 SDN Buket Kuta dengan jumlah murid 72 orang dan Maas High School SMA 1 Idi Tunong dengan jumlah siswa 295 orang. (DHAN)

Pengaspalan Jalan Asal Jadi

CEMAS-Warga sedang melintasi jembatan Gampong Tepin Perahu dengan cara mengantri dan cemas bila terjatuh ke sungai.

Kepala Desa Ikuti Sosialisasi Hukum Aceh Timur-andalas Puluhan Camat, Imum Mukim dan Keuchiek atau kepala desa dari berbagai kecamatan di Aceh Timur, mengikuti sosialisasi peraturan dan perundangundangan, yang digelar Bagian Hukum Setdakab Aceh Timur di gedung serbaguna Idi Rayeuk, Kamis (11/ 11). Ketua Penyelenggara, Iskandar SH menjelaskan, selain para Keuchiek, Imum Mukim dan Camat, kegiatan yang dibuka oleh Sekda Syaifannur MH, itu juga diikuti sejumlah tokoh masyarakat serta perwakilan dari instansi, badan dan kantor yang ada di lingkungan Pemkab Aceh Timur. Kata Iskandar Kabag Hukum Sekdakab Aceh Timur, tujuan ini adalah memberikan pemahaman sekaligus menambah wawasan masyarakat, khususnya para peserta, tentang hak dan kewajiban sesuai aturan hukum, terutama yang berkaitan langsung dengan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Untuk mencapai tujuan tersebut, masih lanjut Iskandar, penyelenggara mengundang sejumlah narasumber dari unsur Akademisi, Inspektorat, Dinas Kesehatan, PT Askes dan Bagian Hukum Setdakab Aceh Timur. Mareka memaparkan sejumlah materi, diantaranya mengenani UU perlindungan Anak, peran serta masyarakat dalam percepatan pemberantasan korupsi dan masalah JKA atau Jaminan Kesehatan Aceh. (DHAN)

PRESIDENT SUN-4 PALLADIUM-3 THAMRIN-2 PRESIDENT 13.00-15.30-18.00-20.30 THAMRIN-1 11.30-14.00-16.30-19.00-21.30-23.20 THAMRIN-4 12.00-14.30-17.00-19.30-22.00-23.50 PLAZA-4 13.00-15.00-17.00-19.00-21.00 SUN-1 12.00-13.50-15.40-17.30-19.20-21.10-23.00 SUN-2 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50-21.40-23.30 PALLADIUM-1 12.00-14.00-16.00-18.00-20.00-23.50

22.15 23.50 22.50 23.50

Jembatan “Maut� Dibiarkan Hiasi Desa Mereudu-andalas Masyarakat di Desa Tepin Perahu Kecamatan Mereudu, Kabupaten Pidie Jaya kini kesulitan sarana perhubungan, setelah jembatan yang menghubungkan desa mereka dengan ibukota kabupaten berada dalam kondisi rusak parah. Pada bagian lantai jembatan yang dibangun dari papan mulai bercopotan dan lapuk. Kerusakan jembatan sebagai sarana perhubungan itu sering

menjadi bahan perbincangan masyarakat terhadap kepemimpinan kepala daerahnya, karena jembatan rusak itu dibiarkan berlarut-

larut tanpa ada upaya dari pihak-pihak berkompoten untuk memperbaikinya. Kepada andalas, kemarin, warga desa setempat menyebutkan jembatan itu sudah lama mangalami kerusakan. Bahkan, kini belum pernah di perbaiki selama mengalami kerusakan dibagian lantai. Akibatnya, sulit dilalui untuk jenis sepeda motor, termasuk bagi anak-anak sekolah jika tak hati-hati bisa kecemplung ke

sungai. Salah seorang warga Desa Teupin Peraho mengatakan, jika jembatan itu sudah lama rusak atau boleh dikatakan sudah bertahun-tahun, tapi belum ada pihak berkompoten turun ke lapangan. Termasuk pejabat teras di kabupaten, mungkin mereka sibuk dengan pembangunan "mega proyek" untuk kelengkapan sebuah kabupaten pemekaran yang keuntungan

Warga Geumpang Butuh Jembatan Penghubung Sarana perhubungan (jembatan) di Desa Keune menuju Desa Turu Cut, Kecamatan Guempang, Kabupaten Pidie. Kini dalam kondisi "kronis" akibat dimakan usia dan sulit untuk dilalui.

S

EHINGGA, membuat warga setempat harus membangun jembatan darurat. Menurut keterangan warga setempat, jembatan itu sudah lama rusak. Bahkan, banyak warga sempat mengalami kecelakaan terjatuh dari jembatan tersebut. Sedangkan dinas berkompoten dengan jembatan tersebut tidak sekalipun melakukan peninjauan, meski sudah berulang kali dilaporkan masyarakat. Nurmala, salah seorang warga Desa Turu Cut kemarin mengatakan, kerusakan jembatan itu sudah berlangsung lama. Tapi, tidak pernah direhabilitasi oleh pemerintah setempat kendati sudah pernah dilaporkan kepada pihak berwenang. "Kami sangat membutuhkan jembatan tersebut, tapi belum ada tanda-tanda perbaikan," imbuhnya. Lebih lanjut, papar Nurmala pihak masyarakat sudah pernah berupaya

PLAZA-1 12.30-14.30-16.30-18.30-20.30 PALLADIUM-2 11.30-13.30-15.30-17.30-19.30-21.30 BINJAI ST-2 12.15-14.05-15.55-17.45-19.35-21.25

andalas/dian

Laweueng-andalas Pengaspalan jalan sepanjang 130 meter di di kawasan Desa Cot Neuhen Kecamatan Muara Tiga, Pidie, terkesan asal jadi serta tak memenuhi standar sebagai jalan kabupaten. Padahal, pembangunan jalan tersebut menyerap dana sebesari Rp 113.249.000 juta. Menyangkut pembangunan jalan asal jadi membuat masyarakat setempat sangat kecewa, terlebih pihak rekanan kontraktor CV Fadel Famili, kurang tanggap dengan keluhan masyarakat yang menginginkan jalan di kawasan desanya dibangun bagus, tidak mudah terkelupas akibat pengaspalan bagian atas dan jalan tersebut kurang memenuhi standar. Dari kalangan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pidie, diperoleh keterangan jika jalan tersebut merupakan anggaran dari APBA Tahun Anggaran 2010. "Kami tak tahu jelas menyangkut pembangunan jalan tersebut, karena bukan proyek APBK Pidie. Jelasnya, tanyakan saja ke pihak PU di Banda Aceh," sebut pegawai Dinas Kimpraswil Pidie, seraya menghindari mengomentari lebih lanjut. Menurut keterangan geshik Desa Cot Muara Tiga Jamaluddin, jalan itu tidak tahu siapa yang bangun. Bahkan, di saat membangun jalan itu para kontraktor tidak melaporkan kepadanya. "Sedangkan masyarakat mendatangi saya bertanya apakah jalan itu di bangun telah melaporkan kepada saya, bayangkan saja jalan itu dibangun malam bukan siang hari. Setelah selesai langsung pergi hingga tidak melaporkan kepada kami," ujar geshik. (TAS)

memperbaiki jembatan rusak itu, tapi membutuhkan banyak biaya dan terpaksa dibangun asal adanya. Karena selain dimanfaatkan warga juga meruapakan sarana sangat pentiing bagi petani dan anak sekolah. Pantauan di lapangan, jembatan berlantaikan kayu sudah tak karuan lagi. Lantai jembatan sudah berlobang akibat lantai kayunya sudah dimakan usia tua. Kondisi inipun dilakukan warga untuk menambal jembatan beraspal itu dengan berbagai jenis kayu bulat untuk dijaduikan jembatan darurat. Dari catatan harian ini, masalah kerusakan jembatan di Kabupaten Pidie bukan hal baru lagi, karena hampir semua kecamatan di kabupaten penghasil utama "keurupuek mulieng" ini, cukup banyak jembatan yang tak layak lagi dijadikan sarana perhubungan, termasuk jembatan peninggalan penjajah Belanda yang masih menghiasi sejumlah kecamatan di pedalaman. (DHIAN/TAS)

PLAZA-2 12.45-14.35-16.25

Seorang pengendara sepeda motor melintasi jembatan rusak.

PLAZA-2 18.15-20.05

PLAZA-3 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50

besar bagi pejabat. Ketidakseriusan pejabat setempat terhadap jembatan yang rusak itu dikuatkan dengan keterangan penduduk setempat, sebagaimana yang dituturkan Amrizal. "Lihat saja, jembatan itu sudah tak layak lagi digunakan sebagai sarana perhubungan, karena hampir keseluruhan lantai jembatan yang dibangun dari papan sudah lapuk dan bercopotan," katanya. (TAS)

Badai Terpa Pidie, Nelayan Enggan Melaut Sigli-andalas Akibat badai dan angin kencang yang melanda Kabupaten Pidie belakangan ini, membuat hampir semua nelayan enggan melaut. Termasuk ratusan nelayan di Desa Tupeng Gapu Tgk Dilaweung, Kecamatan Muara Tiga, Pidie. Pantauan andalas di sejumlah kecamatan beberapa hari belakangan, hampir semua nelayan enggan melaut dalam cuca sekarang ini. Sehingga, secara otomatis harga ikan melambung tinggi di sejumlah pasar, termasuk di Kecamatan Muara Tiga. Dari penuturan, nelayan Sawana yang kerap dipanggil Syahrul, akibat angin kencang dan gelombang besar nelayan di Laweueng takut melaut dan jika dipaksakan akan mengancam nyawa. "Tidak aneh kalau sekarang harga ikan cukup mahal, atau perbakul (keranjang) dari harga Rp 250 ribu naik menjadi Rp 350 ribu. Syahrul juga menuturkan, kondisi alam di penghujung tahun 2010 ini tidak menentu, terkadang diwarnai hujan lebat disertakan angin kencang yang tak terarah. Alam seperti ini, tambahnya membuat nelayan takut melaut. Kondisi ini, juga memprihatinkan bagi nelayan untuk menutupi kebutuhan rumah tangga. Sejumlah pedagang (mugee) ikan yang ditemui secara terpisah mengatakan, mereka kesulitan memperoleh ikan basah untuk didagangkan kepada pembeli. "Kami kesulitan bahan dagangan, jika kami membeli ikan sama nelayang sudah tak bias dipasarkan lagi dengan harga jauh melampaui dari harga ikan sebelumnya," katanya. Dalam kondisi sekarang ini, sebut para pedagang ikan, lebih baik tidak melakukan aktivitas, karena bisa terancam rugi. (TAS)

THAMRIN-3 22.50 PALLADIUM-4 23.50

SUN-3 22.50 BINJAI ST-2 23.15

ATHUR PALLADIUM-3 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 SUN-4 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

PALLADIUM-4 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 BINJAI ST-3 12.45-14.55-17.05-19.15-21.25

BINJAI ST-1 12.00-14.45-17.30-20.15

BINJAI ST-1 23.00

THAMRIN-2 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

PALLADIUM-2 23.20 BINJAI ST-3 23.35

SUN-3 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 THAMRIN-3 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40


Sabtu

SAMBUNGAN

13 November 2010

harian andalas | Hal.

15

Rp 310 Juta, Upeti Gayus ke Kepala Rutan Jakarta-andalas Total upeti yang diberikan Gayus Tambunan kepada Kepala Rumah Tahanan (rutan) Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kompol Iwan Siswanto, berjumlah Rp368 juta. Gayus menyetor duit puluhan juta setiap minggu dan perbulan. Pada Juli sampai Agustus 2010 perminggunya memberikan uang Rp5 juta, dan perbulan Rp50 juta. "Telah menerima Rp368 juta dari Gayus. Nilai itu dibayar sejak Juli sampai November," ujar salah satu kuasa hukum Kompol Iwan, Berlin Pandiangan, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (12/11). Berlin mengakui Gayus memberikan uang ratusan juta agar bisa keluar dari rutan. Nilai uang setoran Gayus naik pada bulan SeptemberNovember 2010. Iwan menerima setoran dari Gayus tiap minggunya hanya Rp3,5 juta, tapi tiap bulannya menerima hingga Rp100 juta. Sebagaimana diberitakan, Polisi dan Gayus mengakui terdakwa kasus mafia pajak itu keluar meninggalkan Rumah Tahanan (Rutan) Markas Komando (Mako) Brigade Mobil (Brimob), Jumat pekan lalu, dengan keperluan periksa dokter. Namun, banyak pihak menyangsikan Gayus benarbenar keluar untuk periksa dokter lantaran dia keluar sejak pagi hingga baru kembali ke Rutan Mako Brimob larut malam sekitar pukul 22.30. Apalagi, kemudian beredar foto orang mirip Gayus yang tengah asyik menonton kejuaraan tenis dunia Commonwealth Bank Tournament of Champions di Nusa Dua, Bali. Orang mirip Gayus itu tengah

menonton pertandingan antara Daniela Hantuchova dan Yanina Wickmayer. Adnan Buyung Nasution, kuasa hukum Gayus, mengatakan kliennya itu mengakui meninggalkan Rutan Mako Brimob untuk periksa dokter dan pulang ke rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara. Namun, dia membantah pergi ke Bali. Ngaku Khilaf Sementara, Kepala Rumah Tahanan Bareskrim cabang Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kompol Iwan Siswanto mengaku khilaf telah menerima suap Gayus. "Dia mengakui khilaf dan mengakui perbuatannya bertentangan dengan hukum," kata Pengacara Iwan, Berlin Pandiangan, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat. Iwan mengakui dirinya telah menerima suap secara rutin, dari Gayus Halomoan Tambunan setiap minggu dan bulannya, sejak Juli 2010. Selain melonggarkan pintu rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, kepada Gayus. Iwan juga mengaku khilaf teah melonggarkan pintu rumah tahanan bagi Komjen Pol Susno Duaji dan Kombes Pol Wiliardi Wizar.(BBS)

Cirus dan Haposan Jadi Tersangka...(Dari Halaman 1) Cirus Sinaga dan oknum pengacara H ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri terkait dugaan pemalsuan rentut mantan pegawai Ditjen Pajak Gayus Tambunan, terdakwa kasus penggelapan pajak yang semula dituntut satu tahun percobaan namun kemudian dikeluarkan rentut dengan ancaman satu

tahun penjara. Tim pemeriksaan internal Kejagung terkait dugaan pemalsuan rentut tersebut telah menyebutkan ada empat nama yang diduga terlibat pemalsuan rentut yakni jaksa FR, CS, pengacara H dan pegawai di Pidum Kejagung berinisial B. (BBS)

Poldasu Kantongi Indentitas 5 Rampok CIMB...(Dari Halaman 1) pat meyakinkan kelima pelaku perampokan itu untuk menyerahkan diri. "Kita membutuhkan kerja sama pihak keluarga," kata Oegroseno yang juga mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri tersebut. Sebelumnya, sekawanan kelompok bersenjata api yang berjumlah 16 orang merampok Bank CIMB Niaga di Jalan Aksara Medan pada Rabu (18/ 8) dan menembak anggota Brimob Polda Sumut Briptu Imanuel Simanjuntak yang bertugas menjaga bank tersebut hingga tewas. Selain itu, kawanan peram-

pok tersebut juga menembak dua anggota Satpam Bank CIMB Niaga, M Fahmi (27) dan Muchdiantoro (30) hingga mengalami luka serius dan dirawat di RS Permata Bunda dan RS Gleni Medan. Dalam aksi yang dilakukan pada menjelang siag hari itu, kawanan perampok tersebut berhasil membawa uang milik Bank CIMB Niaga sekitar Rp300 juta lebih. Namun pada awal Oktober 2010, pihak kepolisian berhasil menangkap dan menembak mati sejumlah kawanan bersenjata api yang diduga kelompok perampok Bank CIMB Niaga.(AN)

Telantarkan Calon Haji, PT AZK Dikecam...(Dari Halaman 1) jemaah tersebut. Mereka sudah berusaha mengumpulkan uang sampai berpuluh tahun, saat hendak berangkat masih dikenakan biaya lagi," ungkapnya. Lebih jauh Rahman mengatakan, setelah melakukan konfirmasi dengan pihak PT AZK tentang permasalahan yang terjadi barulah pihaknya akan mengambil tindakan tegas. Jika terbukti melakukan penelantaran, pihaknya akan melaporkan permasalahan ini ke pusat guna ditindaklanjuti serta diberi sanksi tegas berupa pencabutan izin sekaligus

pemecatan terhadap pimpinan biro perjalanan haji plus tersebut. Sebelumnya diberitakan, sebanyak 120 orang calon jemaah haji ditipu dengan alasan terjadi kesalahan pada sistem transfer Bank Mandiri saat menyetorkan ONH sebesar Rp 66 juta. Pihak PT AZK, hingga waktu keberangkatan dua pekan lalu tidak juga memberikan visa dan kelengkapan administrasi keberangkatan. Sehingga para jemaah haji itu telantar di Hotel Sri Deli, Jalan SM Raja Medan, sepekan lebih.(TIM)

PEMBUKAAN ASIAN GAMES GUANGZHOU– Suasana upacara pembukaan Asian Games XVI Guangzhou di Pulau Haixinsha, Guangzhou, China, Jumat malam (12/ 11). Pesta olahraga negara-negara Asia itu berlangsung dari tanggal 12-27 November 2010.

PNS Sumut tak Berkualitas...(Dari Halaman 1) keahlian atau keilmuan tertentu yang dibutuhkan. Selama ini, meski jumlahnya cukup banyak, tetapi manfaatnya kurang terasa karena penerimaan CPNS belum sepenuhnya didasari kebutuhan bidang tertentu. "Kalau ada, tidak memberikan manfaat, kalau tidak ada, juga tidak terasa," katanya. Jika PNS yang akan diterima kurang berkualitas atau

tidak menguasai bidang tugas yang akan diemban, dikhawatirkan kinerja yang dihasilkan juga kurang memuaskan. "Kalau yang dimasukkan tidak bagus, hasil yang keluar juga tidak bagus," kata mantan Bupati Tapanuli Utara itu. Kemudian, kata RE Nainggolan, panitia penerimaan CPNS di Pemprov dan Pemkab/ Pemko di Sumut juga harus menerapkan keter-

bukaan, kejujuran dan bebas KKN. Seluruh jajaran Pemprov dan Pemkab/ Pemko di Sumatera Utara, harus menyadari bahwa proses penerimaan CPNS akan selalu menjadi pusat perhatian masyarakat. Kekurangan dan kelemahan dalam proses penerimaan CPNS yang mungkin pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya perlu menjadi

pembelajaran agar tidak terulang lagi. "Peristiwa seperti bahan ujian yang kurang atau soal yang tercecer jangan sampai terjadi lagi," kata mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumut itu. Ia juga menyatakan bahwa Pemprov Sumut telah mengeluarkan surat edaran agar seluruh panitia penerimaan

CPNS dapat menjadikan perguruan tinggi negeri (PTN) di Sumut sebagai mitra. Hal itu dilakukan untuk menghemat pembiayaan, efisiensi dalam koordinasi dan meminimalisir kemungkinan adanya kelemahan dan kekurangan dalam proses penerimaan CPNS tersebut. "Kalau PTN di Sumut, setiap hari bisa diajak koordinasi," katanya.(WAN)

(PTN), kita tetap mengimbau dilakukan dengan PTN setempat melalui rektor, apakah dengan USU, atau Universitas Negeri Medan (Unimed)," kata Nainggolan. Imbauan Pemprovsu kepada 31 kabupaten dan kota tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Gubsu Nomor 800/18405/BKD/II/2010, tanggal 5 November 2010 tentang Pelaksanaan Penerimaan CPNS 2010 Sumut. Namun, Nainggolan mengaku imbauan tersebut tidak bersifat memaksa kepada kabupaten dan kota. "Kita hanya memberikan gambaran, bahwa selama ini, kerja sama Pemprovsu dengan PTN setempat dalam penerimaan CPNS, telah memberikan banyak manfaat.

Antara lain efisiensi waktu dan biaya, serta kemudahaan pengawasan," ungkapnya. Ditambahkan Suherman, selain penerimaan CPNS 2010 Sumut dengan formasi pelamar umum, tahun ini juga Pemprov Sumut akan menuntaskan penerimaan CPNS dari formasi tenaga honor, dengan jumlah 223 orang. Namun Suherman menjelaskan, kepastian 223 orang honor ini diterima menjadi CPNS, baru akan diketahui awal Januari 2011. "Saat ini, data-data 223 honor Pemprov Sumut itu masih digodok Kemenegpan dan BKN. Kemungkinan kepastiannya baru keluar per 1 Januari 2011, yang serentak dengan formasi CPNS dari pelamar umum," katanya. (WAN)

Sumut Terima 8.375 CPNS...(Dari Halaman 1) Negara (Kemenegpan), dan Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Demikian Kepala BKD Sumut Drs H Suherman MSP didampingi Kabid Pembinaan dan Pengadaan Pandapotan Siregar, Jumat (12/11) di Kantor Gubernur Sumut menjelaskan, penerimaan 8.375 CPNS 2010 Sumut itu untuk pengadaan di 31 kabupaten dan kota serta Pemprov Sumut. "Yang tidak membuka lowongan penerimaan CPNS 2010 Sumut dari Kota Tanjung Balai, dan Kabupaten Toba Samosir. Padahal, dibandingkan kuota sebelumnya dengan yang sudah resmi ini, ada penambahan sebanyak 685 orang," ujar Suherman. Lima besar kabupaten dan

kota terbanyak yang membuka lowongan penerimaan CPNS 2010 Sumut masingmasing Kabupaten Batu Bara (370), Kabupaten Padang Lawas dan Kota Sibolga (360), Kabupaten Nias Barat (340), Kota Medan, dan Kabupaten Labuhanbatu Utara (324), serta Kabupaten Padang Lawas Utara (313). "Lima terbesar yang membuka lowongan CPNS 2010 Sumut ini, mengajukan tambahan dari kuota sebelumnya (7.690). Sedangkan Pemprov Sumut tetap pada permohonan semula sebanyak 290 orang, dengan jumlah yang pensiun dan meninggal untuk tahun 2010 ini sebanyak 340 orang," beber Suherman. Kesepakatan Sebelumnya, Pemprovsu

diwakili Sekdaprovsu Dr RE Nainggolan bersama Kepala BKD dari 31 kabupaten dan kota, Jumat, dalam rapat di Hotel Madani Medan bersepakat terhadap empat hal dalam penerimaan CPNS 2010 Sumut. Yakni pengumuman penerimaan CPNS dilakukan mulai 16-30 November 2010, pendaftaran 20 November 4 Desember 2010, ujian 15 Desember 2010 pada pukul 09.00 yang dilakukan serentak, dan pengumuman hasil ujian pada 22 Desember 2010. "Empat kesepakatan ini kita rumuskan dalam rapat di Hotel Madani Medan tepat pukul 11.00. Sedangkan menyangkut kerja sama dengan Perguruan Tinggi Negeri

Usut, Dugaan Korupsi Ketua DPRD Labusel...(Dari Halaman 1) Penanggung jawab aksi Gery menegaskan, Feri Andika diduga menerima uang yang diduga tak jelas peruntukkannya dari PT Milano Labusel sebesar Rp 1 M atas kompensasi kepada masyarakat atas tanah yang digarap PT Milano dengan jumlah Rp 2,25 M. "Karena itu, kami mendesak usut tuntas dan segera diperiksa Feri Andika dan meminta pimpinan Partai Demokrat, mencopotnya sebagai

Ketua DPRD Labusel,"sebut Geri. Gempur juga mendesak Kejatisu, agar memeriksa Sekretaris Dinkes Labusel dan KPA Mursid Dalimunte (ayah kandung Feri Andika) yang diduga menerima proyek di Dinkes Labusel, yang diduga dikorupsi. Proyek itu di antaranya, rehabilitasi ambulans sejumlah 9 unit. Namun, yang direhab hanya 2 unit.

Disebut-sebut proyek-proyek yang ditangani Mursid, diduga tendernya dibagi-bagi sebelum proses lelang. Selain mendesak Kejatisu, DPD Gempur juga mendesak Kapoldasu untuk membuka perihal Laporan Pengaduan (LP) masyarakat No Pol STPL/100/ 1/2010/4@'-C tertanggal 27 Januari 2010 terkait penganiayaan, pemerasan dan pengancanan senjata api yang dimiliki Feri Andika Dali-

munthe. "Laporan masyarakat itu diduga kepemilikkan senpi itu illegal dan dari mana Feri Andika memperoleh senpi tersebut. Kapoldasu harus mengusut dan memperjelas kepemilikan senpi," ungkap Geri. Menanggapai tuntutan massa, Staf Humas Kejatisu, Andre Simbolon mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti adanya dugaan korupsi Ketua DPRD Labusel. Namun

dirinya meminta agar DPD Gempur bisa bekerjasama dengan memberikan buktibukti. "Untuk melakukan pengumpulan bahan dan keterangan, kita membutuhkan bukti dari Gempur. Saya akan sampaikan kepada pimpinan untuk proses tindak lanjut," kata Andre. Mengenai laporan kepemilikan senpi di Polres Labusel, Andre menjelaskan hal itu merupakan kewenangan pihak kepolisian bukan pihaknya. (TIM)

Istri Gayus Dinasihati Jangan Tiru Suami...(Dari Halaman 1) wai Kementerian Keuangan, yang tengah menjalani sidang berkaitan dengan skandal penggelapan pajak berbagai perusahaan dan mempunyai simpanan harta tak kurang dari Rp 100 miliar. Saat mewawancarai Milana, Jupan hanya ingin mengetahui latar belakang dirinya. "Milana mengaku bahwa dirinya tinggal di Kelapa Gading dan berstatus sebagai ibu dengan dua anak. Milana juga mengaku sebagai istri seorang staf di Kementerian Keuangan," tuturnya.

Dalam surat permohonan pindah itu, Milana melampirkan keterangan kondite kerja yang baik dan ijazah dari Universitas Indonesia dengan IPK 3,4. "Kebetulan saat itu kami sedang membutuhkan tambahan staf," ujarnya. Seusai wawancara, Jupan sempat mengantar Milana ke pintu keluar sambil membuka obrolan. "Bilangin sama suami kamu, kalau kerja di Kementerian Keuangan, jangan seperti Gayus!" kata Jupan. Namun jawaban Milana tak

terduga. "Maaf, Pak, suami saya Gayus," ujar Milana seperti ditirukan Jupan. Jawaban Milana sontak membuat Jupan terperanjat. "Maaf, saya tidak bermaksud menyindir. Tapi Anda siap mental kan bekerja di sini," kata Jupan. "Siap, Pak, itu sudah risiko saya," kata Jupan mengutip ucapan Milana. Milana--yang biasa dipanggil Rani--adalah pegawai golongan III-B dengan besar tunjangan kepegawaian daerah Rp 3,3 juta dan gaji pegawai negeri Rp 2,2 juta per bulan.

Di tempat kerjanya sebagai staf Kepala Subbagian Persidangan Pimpinan dan Panitia Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI, Milana dituding kerap mangkir dari kerjanya. Y. Sofyan S.Z., Kepala Subbagian Persidangan Pimpinan dan Panitia Sekretaris DPRD, mengaku pernah memberikan teguran tertulis, yang dilayangkan pada 10 November 2010. Sofyan sudah mengirim surat teguran tertulis kepada Rani dengan nomor 23/Persid/ Setwan/XI/2010. Dengan su-

rat yang ditandatangani oleh Kepala Bagian Persidangan Sekretariat DPRD Provinsi DKI Heru Wiyanto, penindakan akan dilanjutkan oleh Badan Kepegawaian Daerah. Hingga kemarin belum diperoleh konfirmasi dari Milana. Saat dicegat di kantor Badan Reserse Kriminal Markas Besar Polri kemarin, ia memilih menghindar. Seraya berlari di balik sopir pribadinya, ia pun hanya terlihat menggelengkan kepala ketika ditanyai wartawan.(TI)

Jelang Idul Adha, Harga Kambing Selangit...(Dari Halaman 1) kambingnya lah, gemuk atau kurus," sebutnya. Pria yang menjadi pedagang kambing musiman di Medan sejak 15 tahun lalu ini, sengaja membuka lapak kambing dua pekan menjelang Idul Adha. Namun, hingga Jumat kemarin, 53 kambing yang dijajakan di tepi Jalan H Adam Malik itu baru laku 20 ekor. Meski demikian, Efendi mengaku optimis, mendekati

hari H, dagangannya bakal diserbu pembeli. "Dari pengalaman puluhan tahun jualan di Medan, biasanya ramenya pada hari H dan 2 hari sesudah hari raya. “Untuk awal kambingkambing ini kita ambil dulu 53 ekor dari daerah Kisaran, selanjutnya kalau kurang kita minta suplai lagi," ujarnya optimis. Ia mengungkapkan, aktivitas penjualan hewan ternak ini telah dilakoninya

selama hampir 15 tahun. Dua pekan menjelang hari raya Idhul Adha, lokasi yang digunakan untuk menjual hewan ternak kambing itu mencapai 40 meter. “Setiap tahunnya memang seperti ini, kalau sudah dekat hari raya permintaan akan semakin banyak, dengan jumlah kambing yang bertambah pula,” ungkap Efendi didampingi istrinya Indrawaty. Dijelaskan, dipilihnya

area berdekatan pusat bisnis mobil seperti yang terjadi di Jalan H Adam Malik sebagai tempat penjualan hewan ternak berupa kambing bukan tanpa alasan. Selain memang sudah lama, masyarakat sekitar juga sudah tahu, bahwa wilayah tersebut sering dijadikan lokasi penjualan hewan ternak oleh dirinya setiap tahun. “Kebanyakan masyarakat sudah mengenal

saya dan pasti cari disini. Pak Lurah juga sudah tahu tempat ini,” jelas warga Jalan Sei Deli ini Ia menambahkan, selama ini belum ada teguran dari pihak pemerintah atas keberadaan penjual hewan ternak di wilayah tersebut. “Belum ada teguran. Selama ini kami juga menjual dengan baik, tak ada kotoran maupun sampah yang kami tinggalkan usai menjual,” kata Efendi.(SIONG)


Sabtu 13 November 2010

RAGAM 16 Rossa Sudah Punya Pacar Baru Barbie Hsu Dicaci Maki harian andalas | Hal.

ROSSA kini sudah punya gandengan baru, usai bercerai dengan drummer PADI, Yoyo. Menurut penyanyi mungil ini, kalau seandainya diberikan jodoh oleh Tuhan, penyanyi Rossa berharap anaknya

tidak membeda-bedakan sikap terhadap ayah kandung atau ayah tirinya. Sebaliknya sang suami baru bisa bersikap sebagaimana layaknya ayah kandung. "Aku nggak mau bedabedain bapaknya begini, buat aku ada ibu, ada bapak Yoyo, dan kalau nanti ada pendamping hidup lagi, insya Allah sayangnya sama dengan orang tua kandung," ungkap Rossa ditemui di Bondies Cafe, Ampera, kemarin. Rossa mengaku tidak pernah merasa kesepian, meski hidup tanpa suami. Datangnya suami merupakan takdir yang hanya bisa direncanakan oleh manusia, jika pun tidak ada, Rizky Langit Ramadhan, menjadi pengisi hidupnya.(NET)

BERITA pertunangannya dengan pengusaha muda bernama Wang Xiao Fei membuat Barbie Hsu mendapat kritikan pedas. Di micro-blognya, artis ini menerima caci maki. Aktris Taiwan ini langsung menutup situs pertemanannya pada Rabu malam lalu ketika ia tak lagi sanggup melihat berbagai kata-kata buruk yang ditujukan untuknya. Ia merasa lelah dengan postingan yang menjelek-jelekkan dirinya mengenai hubungan cintanya dengan Wang Xiao Fei. Kata-kata dalam postingan itu membuat hati pemeran San Chai dalam serial 'Meteor Garden' ini panas. Hsu dituding hanya mencari harta dan oportunis saat memutus-

kan bertunangan dengan putra dari pengusaha sukses China itu. Ia sudah bertekad untuk menutup microblognya. Demikian seperti dikutip dari channelnewsasia, Jumat (12/11). Melihat Hsu dicaci maki, Wang Xiao Fei tidak tinggal diam. Ia menyerang balik orang-orang yang telah berkata kasar kepada tunangannya itu. Ia sangat marah.

"Jika Anda ingin marah,

marah sama saya. Jangan

bersembunyi," ucapnya. Pertunangan antara Hsu dengan Xiao Fei memang mengejutkan. Mereka memutuskan untuk bertunangan setelah menjalani hubungan selama 20 hari. Pertunangan tersebut juga membuat Hsu dianggap sebagai orang ketiga yang telah merebut Xiao Fei dari mantan pacarnya, Kitty Zhang.(CN)


Harian Andalas