Page 1

HARIAN

andalas L U G A S

D A N

C E R D A S

Jumat, 12 November 2010 | No: 1739/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Buyung Ritonga Segera Ditahan Medan-andalas Tersangka kasus dugaan korupsi APBD 2002-2007 Pemkab Langkat, Buyung Ritonga masih boleh bebas berkeliaran. Tapi, jangan lantas senang dulu ! Pasalnya, penahanan mantan Bendahara Pemkab Langkat itu segera dilakukan menyusul tuntasnya proses penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi dengan dilimpahkannya berkas Syamsul Arifin ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi di Jakarta Demikian diungkapkan Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Erbindo Saragih SH kepada andalas, Kamis (11/11). Pernyataan itu dikeluarkannya menjawab pertanyaan, terkait masih belum ditahannya Buyung Ritonga, tersangka korupsi APBD Pemkab Langkat 2002-2007. “Saya membantah, pihak kita disebut Bersambung ke Hal. 15

Kadis Kesehatan Nisel Diperiksa Kejatisu Medan-andalas Kejaksaan Tinggi Sumut, terus mengintensifkan penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi Rp3,5 miliar untuk pengadaan alat-alat kesehatan (alkes) dan obatobatan di Dinas kesehatan Kabupaten Nias Selatan (Nisel). Kali ini Kepala Dinas Kesehatan Nisel Aliakin Dachi memenuhi panggilan Tim Pidana Khusus (Pidsus) kejatisu, untuk dimintai keterangannya dalam kasus itu. Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejatisu Erbindo Saragih, membenarkan pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap Kadis Kesehatan Nisel, sebagai saksi. “Benar, Kadis Kesehatan Nisel sedang kita periksa, dengan kapasitas sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di instansi dipimpinnya,” terang Erbindo, kepada wartawan, Kamis (11/11). Hal ini dilakukan, salah satunya untuk Bersambung ke Hal. 15

Tuntaskan, Dugaan Korupsi Pemkab Batu Bara Medan-andalas Sejumlah warga mengaku dari berbagai elemen masyarakat tergabung dalam AMPERA (Aliansi Masyarakat Peduli Batubara), berdelegasi ke Kejatisu dan diterima langsung Kajatisu Sution Usman Adji SH didampingi Asintel Kejatisu Andar PW SH MH, Kasi Penkum Edi Irsan K Tarigan SH dan Kasi Prosarin Intel Kejatisu Ronald Bakara SH MH di lantai 2 ruang kerja Kajatisu, Kamis (11/11). Usai pertemuan, Kasi Penkum Edi Irsan mengatakan, kehadiran LSM itu mempertanyakan sekaligus menuntut penuntasan sejumlah kasus dugaan korupsi yang dilaporkan sebelumnya dan kini sedang Bersambung ke Hal. 15

Kurs Rupiah AUD

JUAL

BELI

8982.91

8889.99

CNY

348.39

1335.10

EUR

2336.88

12211.80

GBP

14435.01

14289.25

HKD

1152.35

1140.85

JPY

10888.70

10774.85

MYR

2893.89

2863.53

SGD

6948.27

6874.47

USD

8932.00

8844.00

Mahasiswa IAIN Baku Hantam Medan-andalas Dua kelompok mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAIN-SU), Kamis (11/11), baku hantam. Akibatnya, beberapa mahasiswa dari kedua kubu mengalami lukaluka dan terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Bentrokan berawal dari aksi demo dilakukan puluhan mahasiswa yang menamakan diri Aliansi Mahasiswa Peduli IAIN-SU (AMPIDSU) di depan Biro Rektor IAIN-SU, Jalan Williem Iskandar Medan Estate, sekitar pukul 11.30 WIB. Aksi yang dikomandoi Andi Harumunan Harahap itu, digelar bersamaan dengan acara pengukuhan lima Guru Besar IAIN-SU di aula perguruan tinggi agama itu. Semula aksi demo berlangsung tertib. Dalam orasinya, AMPIDSU mengusung empat tuntutan. Pertama, meminta rektor memperjelas perihal pengadaan radio yang berada di Fakultas Dakwah. Kedua, menuntut kejelasan anggaran pengadaan komputer dan laptop yang dimaksudkan menunjang sarana pendidikan di IAIN-SU, tapi hanya terdapat 6 komputer di laboratorium. Ketiga, mendesak aparat hukum menangkap pelaku korupsi di IAIN-SU. Dan keempat, meminta kepada Rektor IAIN-SU Prof NA Fadhil Lubis memanggil Kabag Keuangan dan Kabag Rumah Tangga yang Bersambung ke Hal. 15

andalas/rony muharrman

BENTROK–Dua kelompok aktivis mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN-SU) terlibat baku hantam satu sama lain di Kampus Jalan Williem Iskandar, Kamis (11/11).

Coreng Institusi Agama

REKTOR IAIN-SU, Prof Ahmad Nur Fadhil Lubis menyesalkan peristiwa baku hantam mahasiswa, yang telah mencoreng institusi agama itu. "Sebagai kaum intelektual, mereka seharusnya lebih bijaksana dan bisa berdialog dalam menyelesaikan peroalan dan menyalurkan aspirasi," kata Fadhil kepada wartawan. Dia mengatakan, sebelumnya maha-

Ratusan Calon Jemaah Haji Telantar Medan-andalas Sedikitnya dua ratus jemaah calon haji plus dari berbagai provinsi telantar di Hotel Sri Deli Jalan Sisingamangaraja Medan. Mereka tidak dapat berangkat menunaikan ibadah haji, karena diduga ditipu Biro Perjalanan Haji, PT AKW Medan, yang beralamat di Jalan Sutomo Medan. Para jemaah calon haji tidak dapat berangkat karena tidak memiliki surat resmi keberangkatan seperti visa dan lainnya. Padahal mereka sudah membayar uang ongkos naik haji sebesar Rp 60 juta. Menurut keterangan, mereka su-

dah berada di Medan sejak 21 Oktober 2010 lalu dan menginap di hotel dengan biaya sendiri sambil menunggu kabar dari biro perjalanan haji tersebut. Salah seorang jamaah calon haji, Nadia Nuzula mengatakan biro perjalanan itu beralasan terdapat kesalahan dengan sistem traf chek Bank Mandiri sehingga tidak dapat mengeluarkan visa. "Mereka malah meminta lagi uang sebesar Rp 3 juta untuk mempercepat proses pengeluaran visa," katanya kepada wartawan, Kamis (11/11). Akhirnya para calon haji yang berasal dari Aceh, MeBersambung ke Hal. 15

O P R A H

andalas/rony muharrman

TELANTAR–Sejumlah jamaah calon haji plus cuma bisa pasrah ditelantarkan di Hotel Sri Deli, Jalan SM Raja Medan, Kamis (11/11).

W I N F R E Y

Wanita Terkaya Sejagad Para selebriti wanita Hollywood di bawah ini, masuk ke dalam daftar artis yang memiliki pendapatan terbesar versi majalah Forbes. Di antara mereka ada yang berusia masih di bawah 30 tahun.

P

ADA daftar tersebut, Oprah Winfrey (56 tahun), kembali berhasil menempati posisi pertama selebriti wanita terkaya sejagad. Ratu talk show kelahiran Missisippi AS ini sukses

mengungguli rekan-rekan artis wanita lainnya. Pendapatan pengasuh 'The Oprah Winfrey Show' ini, ditaksir mencapai angka lumayan fantastis, US$ 324 juta atau sekitar Rp 2,9 triliun. Demikian diberitakan Femalefirst, Kamis (11/11). The Oprah Winfrey Show membuat debut nasional pertamanya pada tahun 1986, dan meraih sukses dengan cepat dengan menjadi pertunjukan yang paling populer di televisi, menjadikannya wanita kulit hitam yang bangkit dari kemiskinan Bersambung ke Hal. 15

siswa mengatasnamakan AMPIDSU itu sudah pernah dilakukan pemanggilan dan sudah dilakukan penjelasan soal tuntutan mereka. Dan aspirasi sudah coba diakomodir. Namun, dari aksi pertama dilakukan pada pekan lalu ada segelintir mahasiswa Bersambung ke Hal. 15

Mantan Cabup Ngadu ke Polisi Sei Rampah-andalas Mantan calon bupati (cabup) Serdang Bedagai, Drs H Chairullah MAP melaporkan dugaan pemalsuan Nomor Induk Kependudukan (NIK), yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Serdang Bedagai ke Polres Sergai, Kamis (11/11). Chairullah mengungkapkan, pihaknya menemukan pemalsuan NIK, sekitar 145 ribu KTP. Hal ini diperoleh dari hasil penelitiannya dan setelah dilakukan crosscheck ke daftar pemilih tetap (DPT) yang dikeluarkan KPUD Sergai. “Dari DPT ditemukan ada 145 ribu yang diduga palsu. Kita tanyakan ke KPUD Sergai bahwa sumbernya itu dari Disdukcapil maka kita melaporkan dugaan pemalsuan ini,” terang Chairullah dengan memakai seragam PNS Pemprovsu usai membuat laporan. Dijelaskan, maksud dilaporkannya kasus pemalsuan NIK, agar masyarakat Bersambung ke Hal. 15

10 WANITA TERKAYA DI DUNIA Nama

Total Aset

Oprah Winfrey

US$ 324 juta

Beyonce Knowles

US$ 89 juta

Britney Spears

US$ 65 juta

Lady Gaga

US$ 64 juta

Madonna

US$ 59,9 juta

Sandra Bullock

US$ 59,2 juta

Ellen DeGeneres

US$ 56 juta

Miley Cyrus

US$ 48 juta

Taylor Swift

US$ 46 juta SUMBER:FEMALEFIRST

Sumber Bank Indonesia

Stephanie Bigbee Fleming

Bersambung ke Hal. 15

Barack Obama dan istri, Michelle saat mengunjungi Masjid Istiqlal Jakarta, Rabu (10/11). Bersambung ke Hal. 15


Jumat 12 November 2010

andalas Lugas & Cerdas

PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN UMUM II MA Siddik Surbakti PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Agus Salim Ujung KOORDINATOR LIPUTAN Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Cut Yulianti REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Raja P Simbolon Binsar Simatupang,Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felik Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman MANAGER SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BCA KCP Tomang Elok a/n Hasan Insja No. Rekening 7865044917 BRI KCP Kapten Muslim a/n Hasan Insya No. Rekening 0635-01-012885-50-4 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL andalasmedan@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Mahasiswa sebagai Agent of Change DUA kelompok mahasiswa IAIN Sumatera Utara, dilaporkan terlibat baku hantam di kampusnya, kemarin. Mendengar berita ini sudah barang tentu, kita terkejut. Apalagi bentrokan itu terjadi di perguruan tinggi berbasis agama, yang seharusnya mengedepankan moralitas dan religiusitas. Di sisi lain, dari sisi keberadaan mahasiswa sebagai 'agent of change', peristiwa itu sungguh sangat memprihatinkan kita. Tidak sepatutnya sesama mahasiswa saling baku pukul. Apalagi, sejatinya kehadiran mahasiswa sebagai perpanjangan aspirasi rakyat amat dibutuhkan sebagai upaya pemberdayaan kesadaran politik rakyat dan advokasi atas konflik-konflik yang terjadi. Secara umum, gerakan advokasi yang dilakukan lebih ditujukan pada upaya penguatan posisi tawar rakyat maupun tuntutan-tuntutan atas konflik yang terjadi menjadi lebih signifikan. Gerakan mahasiswa seharusnya lebih banyak mengacu pada panggilan nurani atas kepeduliannya terhadap lingkungannya serta dapat berbuat lebih banyak bagi perbaikan kualitas hidup masyarakat. Dengan demikian, segala ragam bentuk demo dilakukan mahasiswa lebih merupakan kerangka koreksi/kontrol terhadap perilaku politik (penguasa) yang dirasakan telah mengalami distorsi dan meninggalkan komitmen awalnya dalam melakukan serangkaian perbaikan bagi kesejahteraan hidup rakyat. Karena itu, peranan Mahasiswa menjadi begitu penting dan berarti tatkala berada di tengah masyarakat. Sangat begitu berartinya, hal ini terdapat dalam sejarah perjalanan sebuah bangsa pada kebanyakkan negara di dunia telah mencatat bahwa perubahan sosial (social change) yang terjadi hampir sebagian besar dipicu dan dipelopori adanya gerakan mahasiswa, yang menyatakan mahasiswa sebagai bagian dari agent of change. Walaupun memang tak dipungkiri, faktor pemihakan terhadap ideologi tertentu turut pula mewarnai aktivitas dan gerakan politik mahasiswa yang telah memberikan konstribusi yang tak kalah besar dari kekuatan politik lainnya. Pemihakan terhadap ideologi tertentu dalam gerakan mahasiswa memang tak bisa dihindari. Karenanya, pada diri mahasiswa terdapat sifat-sifat intelektualitas dalam berpikir dan berbuat secara kritis, merdeka serta berani menyatakan kebenaran apa adanya. Maka, diskursus-diskursus kritis seputar konstelasi politik yang tengah terjadi kerap dilakukan sebagai sajian wajib yang mesti disuguhkan serta dianggap sebagai tradisi yang melekat pada gerakan mahasiswa. Potensi mahasiswa yang dapat dikualifikasikan sebagai modernizing agents. Praduga bahwa dalam kalangan mahasiswa kita semata-mata menemukan transforman sosial berupa label-label penuh amarah, sebenarnya harus diimbangi pula oleh kenyataan bahwa dalam gerakan mahasiswa terdapat pahlawan damai, yang dalam kegiatan pengabdiannya terutama didorong aspirasi murni dan semangat ikhlas. Kelompok ini bukan saja haus edukasi, akan tetapi berhasrat sekali untuk meneruskan dan menerapkan segera hasil edukasinya itu, sehingga pada gilirannya mereka itu sendiri berfungsi sebagai edukator-edukator Khas. Pengelompokan mahasiswa dalam organisasi ekstra kampus hendaknya bisa mencerdaskan, bukan malah terlibat dalam rivalitas yang tidak sehat, sebagaimana mengemuka di IAIN Sumut tersebut. (**)

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

Terkait Lahan Eks Gedung Pemuda

Rahmat Shah: Pemprovsu Bohongi Publik Medan-andalas Tokoh pengusaha Sumatera Utara Dr H Rahmat Shah menilai, pihak Pemprovsu melakukan pembohongan publik terkait masalah lahan eks Gedung Pemuda di Jalan Binjai km 6,7 yang kini telah sah menjadi miliknya. Pernyataan Kepala Biro Hukum Pemprovsu melalui Kabag Hukum, Syafruddin di media massa yang menyatakan Pemprovsu belum pernah berperkara dengan pihak manapun di pengadilan terkait lahan eks Gedung Pemuda tersebut sebagai pernyataan yang menyesatkan. "Pemprovsu sudah melakukan pembohongan publik. Menyatakan lahan eks Gedung Pemuda tak berperkara di pengadilan. Inikan informasi menyesatkan," cetus Rahmat Shah di Medan, Kamis (11/11). Padahal menurutnya, dia akhirnya bisa mendapatkan pengakuan sebagai pemilik sah lahan tersebut secara yuridis maupun de facto setelah melalui perjuangan panjang dan berliku di pengadilan, termasuk salah satu pihak yang jadi lawan utamanya adalah Pemprovsu. Rahmat Shah menegaskan, dalam perkara kepemilikan

andalas/gusliadi ritonga

TUNJUKKAN BUKTI - Dr H Rahmat Shah didampingi kuasa hukumnya Edi Yunara SH saat menunjukkan dokumen terkait bukti lahan eks Gedung Pemuda Jalan Binjai KM 6,7 adalah sah miliknya. lahan eks Gedung Pemuda, Pemprovsu telah kalah di pengadilan mulai dari pengadilan tingkat pertama hingga tingkat banding baik di peradilan umum maupun peradilan tata usaha negara. Bahkan kemenangannya diperkuat dengan putusan Mahkamah Agung RI. "Saya punya bukti-bukti berupa dokumen yang menjadi dasar bahwa saya pemilik sah lahan eks Gedung Pemuda tersebut. Bahkan semua kemenangan saya di pengadilan didukung Gubsu, lewat suratnya ketika meminta saran KPK terkait persoalan lahan itu," ungkapnya.

Rahmat Shah mengakui sesuai dengan surat yang didapatnya, KPK memang ada menyarankan Pemprovsu agar melakukan gugatan perdata atas lahan eks Gedung Pemuda setelah adanya putusan pengadilan berkekuatan hukum (inkracht) yang memenangkan dirinya. Namun pemilik museum satwa langka, Rahmat International Wildlife and Gallery di Jalan S Parman, Medan, itu juga mengaku heran dengan sikap pihak Pemprovsu yang baru sekarang 'meributkan' soal kepemilikan lahan eks Gedung Pemuda setelah lahan tersebut

sah menjadi miliknya. "Kalau memang Gubsu (Pemprovsu) merasa berhak dan memiliki lahan itu kenapa tidak dari dulu melakukan perlawanan ketika mereka telah kalah dari saya di pengadilan. Kenapa tidak dari dulu mereka lakukan (perlawanan-red) ke kejaksaan, pengadilan, media televisi. Kenapa baru sekarang?" cetusnya heran. Ditanya apakah munculnya rencana Pemprovsu menggugat Rahmat Shah terkait kepemilikan lahan eks Gedung Pemuda ini ada kaitannya dengan Gubsu Syamsul Arifin yang saat ini ditahan Komisi Pemberan-

Kejatisu Periksa Kadis Kesehatan Nisel Medan-andalas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) terus mengintensifkan penyidikan terhadap kasus dugaan korupsi Rp3,5 miliar untuk pengadaaan alat-alat kesehatan dan obat-obat di Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Selatan (Nisel). Kali ini Kepala Dinas Kesehatan Nisel Aliakin Dachi memenuhi panggilan tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejatisu, untuk dimintai keterangannya dalam kasus itu. Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejatisu Erbindo Saragih, membenarkan bahwa pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap Kadis Kesehatan Nisel, sebagai saksi. "Benar, Kadis Kesehatan Nisel

sedang kita periksa, dengan kapasitas sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di instansi yang dipimpinnya," terang Erbindo kepada wartawan, Kamis (11/11). Hal ini dilakukan, salah satunya untuk melengkapi berkas terhadap dua pejabat Pemkab Nias Selatan Kristian Hondo, pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan A Manao, ketua panitia lelang, serta S Damanik, rekanan proyek yang telah dinyatakan sebagai tersangka. Erbindo tidak menampik bahwa pemeriksaan tersebut, akan menambah daftar para tersangka baru, di luar dari ketiga tersangka yang telah ditetapkan.

"Tidak tertutup kemungkinan kepala dinas menjadi tersangka dalam kasus ini, karena kegiatan yang dilakukan merupakan tanggung jawab kepala dinas," tutur Erbindo, saat ditanyakan kemungkinan adanya keterlibatan kepala dinas kesehatan dalam kasus tersebut. Kasus ini bermula adanya laporan masuk ke lembaga Kejatisu, tentang adaya dugaan penyelewangan dana yang dialokasikan untuk proyek pengadaan alat-alat kesehatan dan obat-obatan senilai Rp3,5 miliar. Dan dari hasil audit BPK kerugian negara sekitar Rp2,5 miliar. (FEL) andalas/ist

FOTO BERSAMARektor IAIN-SU Prof Nur Ahmad Fadhil Lubis (tengah) foto bersama dengan lima guru besar yang dikukuhkan.

Lima Guru Besar IAIN-SU Dikukuhkan Sidang terbuka senat Institut Agama Islam Negeri Sumatera Utara (IAIN-SU) Medan dipimpin Rektor, Prof Nur Ahmad Fadhil Lubis, mengukuhkan lima guru besar tetap perguruan tinggi itu, Kamis (11/11). Kelima guru besar yang dikukuhkan adalah Prof Dr H Amiur Nuruddi MA sebagai guru besar tetap dalam bidang ekonomi Islam pada Fakultas Syari'ah, Prof Dr H Abdul Mukti MA sebagai guru besar dalam bidang sejarah pendidikan Islam, Prof Dr H Syafaruddin MA (Ilmu Pendidikan Islam), Prof Dr Fachruddin Azmi

MA (Adminitrasi Pendidikan Islam) pada Fakultas Tarbiyah, dan Prof Dr Katimin (Sejarah Politik Islam) pada Fakultas Ushuluddin IAIN-SU. Rektor IAIN SU Prof Nur Ahmad Fadhil Lubis dalam sambutannya mengatakan, kehadiran guru besar akan membuat IAIN-SU semakin diperhitungkan dalam menghadapi tantangan global. "Perkembangan sosial, budaya, ekonomi, politik di masa mendatang akan menempatkan agama sebagai faktor yang determinan dalam proses pembangunan," kata rektor. Sedangkan Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) diwakili Kabid Pendidikan Tinggi Dinas Pendidikan Sumut Drs Ilyas Sitorus MPd dalam

sambutannya mengatakan, dengan bertambahnya guru besar di lingkungan IAIN-SU berarti akan menambah dan meningkatkan kualitas proses pendidikan di lembaga tersebut. Dengan demikian, peserta didik mampu menyerap kemajuan pemikiran dan pemahaman terhadap realitas kehidupan yang baik secara duniawi maupun ukhrawi, lalu mengkombinasikannya dengan pendidikan moralitas dan keduniawian. Sedangkan Prof Dr Syarifuddin dalam pidato pengukuhannya mengatkan, sistem pendidika Islam adalah keseluruhan komponen yang terpadu, saling berhubungan dan berfungsi dalam mencapai tujuan. (HAM)

tasan Korupsi (KPK) atas kasus dugaan korupsi dana APBD Langkat 2000-2007 senilai Rp102,7 miliar? Rahmat Shah mengatakan kemungkinan itu bisa saja ada. Anggota DPD RI asal pemilihan Sumut yang diketahui sangat getol mendorong KPK agar mengusut tuntas kasus dugaan korupsi melibatkan Syamsul Arifin semasa Bupati Langkat itu menduga ada pihak-pihak yang sengaja ingin menjelekkan nama baiknya dan ingin mengalihkan isu terkait kasus Syamsul Arifin. "Saya tidak minta dibela. Tapi jangan saya dizalimi. Saya tahu mereka ingin menjelekkan nama baik saya. Belum lagi SMS-SMS yang saya terima termasuk ancaman-ancaman kepada saya. Tapi untuk apa saya tanggapi, tapi bukan berarti saya juga takut menghadapi mereka," tegasnya. Terkait persoalan Syamsul Arifin, Rahmat Shah menegaskan bukan karena atas dorongan perseteruan pribadi sehingga ia terus mendorong KPK menuntaskan kasus dugaan korupsi APBD Langkat. Namun semata-mata tanggung jawab dan tugasnya selaku wakil masyarakat Sumut di DPD RI. "Kalau dianggap mendorong KPK cepat menangkap Syamsul Aridin itu k arena saya sudah disumpah, maka saya harus menjalankan tugas saya sebagai anggota DPD. Selebihnya terserah penilaian masyarakat," tegasnya. (GUS)

Sekolah Diimbau Siapkan Kantin Medan-andalas Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Hasan Basri mengimbau agar sekolah menyiapkan kantin yang memadai buat siswasiswa yang ingin jajan atau makan-minum saat jam istirahat. Setiap sekolah juga diminta memperketat pengawasan terhadap anak didik saat berada di sekolah, bukan hanya terkait belajar mengajar tapi juga disiplin dalam mengawasi aktivitas anak didik saat di sekolah. "Kalau masih berada di sekolah dan dalam kegiatan sekolah, itu masih tanggungjawab sekolah. Tapi, kejadian anak murid yang meninggal gara-gara makan bakso itu sudah di luar sekolah. Jadi bukan tanggungjawab sekolah lagi," jelasnya kepada wartawan di sela-sela acara Gebyar SMK, Kamis (11/11). Dia menegaskan, setiap anak didik tidak diperkenankan membeli jajanan dari luar kecuali membawa bekal dari rumah. Tapi, katanya, kondisi pedagang keliling yang mampir di luar halaman sekolah juga tidak bisa diawasi setiap saat. Mereka selalu memiliki alasan mencari nafkah. "Kebanyakan mereka menjual setelah anak-anak pulang sekolah," ucapnya. (HAM)

Golkar Keluarkan KTA Berasuransi Jiwa Medan-andalas Sejak Oktober 2010 lalu atau tepatnya pasca Rapimnas di Jakarta, Partai Golkar secara resmi mengeluarkan Kartu Tanda Anggota (KTA) dengan fasilitas asuransi jiwa. Dengan menggandeng perusahaan asuransi Jiwasraya, setiap anggota Golkar yang memiliki kartu tersebut akan Ir Leo Nababan mendapat asuransi sebesar 2Rp juta untuk kematian dan Rp 4 Juta untuk kecelakaan. Sedangkan pengurusannya Partai Golkar tidak memungut biaya. Hal itu dikemukakan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Golkar Ir Leo Nababan yang juga Koordinator Koordinasi Provinsi Sumut, di JW Lounge Bandara Polonia, Kamis (11/11) sebelum bertolak ke Jakarta. Menurut Leo Nababan, kartu anggota dengan fasilitas asuransi tersebut murni karena keperdulian Partai Golkar kepada masyarakat. "Sedari dulu sampai sekarang Golkar terbukti sangat perduli dengan masyarakat. Begitu juga dengan program pembuatan kartu anggota ini. Jadi tidak benar hanya dalam rangka menghadapi pemilu saja. Apalagi ansuransi ini jangka waktu sampai lima tahun ke depan," ujar Leo Nababan. Program pembuatan kartu anggota beransuransi saat ini, kata Leo, telah berjalan di setiap daerah. Begitu juga halnya dengan Sumatera Utara, Leo yakin target 20 persen dari jumlah masyarakat di setiap kabupaten/kota akan tercapai. "Silahkan kepada masyarakat untuk membuat kartu keanggotaan Golkar karena tidak dipungut biaya. Segala adiminstrasinya ditanggung oleh Partai Golkar," ujarnya lagi. Hanya saja Leo Nababan, enggan membeberkan dari mana dan besarnya dana yang telah mereka sediakan untuk program tersebut. "Tidak semuanya bisa diberitahu. Itu rahasia. Yang jelas suara Golkar suara rakyat, suara rakyat suara Golkar. Golkar akan senantiasa berjuang demi kepentingan rakyat," ujar Leo. (RIL)


Jumat 12 November 2010

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

3

KILAS

Kapolsek Deli Tua Diminta Serius atasi Kemacetan Deli Tua-andalas Kemacetan arus lalu lintas di sekitar Pasar Deli Tua Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang mengundang perhatian berbagai pihak, soalnya hampir setiap pagi dan sore hari persoalan kemacetan ini belum tuntas sampai sekarang. Untuk itu, masyarakat meminta kepada Kapolsekta Deli Tua yang baru Kompol SP Sinulingga, segera mengatasi kemacetan tersebut. “Kami masyarakat memohon dan meminta kepada jajaran Polsek Deli Tua serius menangani kemacaten di sekitar Pajak (Pasar) Deli Tua itu. Sebab, amatan kami belakangan ini hampir setiap pagi hanya petugas Dinas Pasar Deli Tua dan bermarga Ginting yang mengatur mobil yang melintas supaya tidak terjadi kemacetan,” ujar Nuel Sitepu kepada andalas, Kamis (11/11) di Deli Tua. Meskipun mereka ada, sambung Sitepu, sepertinya kemacetan tersebut belum juga dapat terelakkan atau diatasi karena baik becak maupun mobil angkot sesuka hatinya menaikkan dan menurunkan penumpang di tengah jalan protokol. Belum lagi para pedagang yang saat ini masih ada juga membentangkan jualannya di jalan protokol. Padahal sudah ada larangan. “Hal inilah yang membuat kemacetan tidak terelakkan lagi. Tentunya jika ada kemacetan lalu lintas, sudah pasti masyarakat menanyakan keberadaan polisi, terlebih Kantor Polsek Deli Tua tidak jauh dari kemacetan,” ujar Sitepu. Dia mengatakan, kemacetan arus lalu lintas ini sudah berlangsung cukup lama sehingga harus dicari solusinya. Untuk sementara, diharapkan petugas Polsek Deli Tua harus terjun ke lapangan untuk membantu masyarakat mengatur kendaraan yang lewat. (WAN)

Pemprovsu-BNPB Bangun Road Map Mitigasi Bencana Medan-andalas Wakil Gubernur Sumut (Wagubsu) H Gatot Pujo Nugroho mengatakan, Pemprovsu akan menjalin kerja sama pembuatan Road Map Mitigasi Bencana dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat. Dan hasil kerja sama ini nantinya diharapkan dapat dipakai 32 pemerintah daerah di Sumut dalam menangani bencana di wilayah masingmasing di masa depan. “Artinya, hasil kerja sama dengan BNPB Pusat tersebut juga diarahkan untuk Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan bencana oleh Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) di 32 kabupaten dan kota se-Sumut,” jelas Wagubsu, Kamis (11/10) di Medan. Menurut Gatot, selama beberapa tahun belakangan, penanganan bencana, apakah akibat banjir, longsor, angin ribut, dan gunung meletus di sejumlah daerah di Sumut, masih dilakukan tanpa SOP. Akibatnya, penanganan bencana kerap tumpang tindih antara sejumlah pihak yang ikut terlibat. Dicontohkan Gatot, saat terjadi bencana meletusnya Gunung Sinabung di Kabupaten Karo beberapa waktu lalu, penanganan yang dilakukan untuk jalur evakuasi warga, masih belum terpola, dan dilakukan secara spontan. “Tapi ke depan, hal seperti itu diharapkan tidak terjadi lagi. Karena, kalau pun Sinabung meletus lagi, maka jalur evakuasi warga sudah dibuat secara permanent, sehingga penanganannya menjadi lebih terfokus kepada tujuan menyelamatkan warga dari bencana,” tegasnya. Di tempat terpisah, Kepala BPBD Sumut Salamudin Daulay menyambut gembira kerja sama pembuatan Road Map Mitigasi Bencana tersebut. Setidaknya, kegelisahan BPBD Sumut yang selama dibentuk masih bekerja tanpa payung hukum, kini sudah mulai terjawab. “Terus terang, ini kabar yang sangat menggembirakan bagi kami. Karena sejumlah aturan teknis yang menjadi payung hukum penanggulangan bencana di Sumut yang selama ini belum ada, kini sudah mulai terjawab satu persatu,” ucap Daulay. Berdasarkan analisa Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan, seluruh wilayah di Pantai Timur, Dataran Tinggi, dan Pantai Barat Sumut untuk tiga bulan ke depan atau sampai awal tahun 2011, rentan dilanda banjir, longsor, dan angin ribut. Potensi ancaman muncul akibat anomali cuaca ekstrem yang ada di Provinsi Sumut, mencapai puncaknya pada bulan Oktober, November, dan Desember, dan mulai mereda pada Januari 2011. (WAN)

Rp 20 M untuk Perbaikan Pasar Tradisional PASAR tradisioanl yang ada di Kota Medan tetap akan dipertahankan, malah akan ditingkatkan menjadi pasar tradisional modern, dalam artian penatan yang lebih baik, bersih dan rapi. Bahkan anggaran sebesar Rp 20 M akan digelontorkan untuk perbaikan pasar tradisional pada tahun 2011. Hal itu ditegaskan Ketua DPRD Medan Drs H Amiruddin, Kamis (11/10) di gedung dewan, sekaligus menepis adanya anggapan pasar tradisional akan ditiadakan sehubungan dengan terjadinya kebakaran yang menimpa 4 pasar tradisional di Medan. “Pasar taradisional harus tetap ada dan dibangun menjadi pasar tradisional yang modern artinya bersih, rapi dan harus ada pengelolaan yang baik serta pengamanan yang benar. Dana sebesar Rp 20 M itu untuk perbaikan pasar tradisional terutama terhadap 4 pasar tradisional yang terbakar, selebihnya akan dikaji untuk pasar tradisonal lainnya,” kata Amiruddin. ** andalas/rony muharrman

KUNJUNGI-Wali Kota Medan, Rahudman Harahap mengunjungi Pajak (Pasar) Sore yang musnah terbakar Rabu lalu, di kawasan Padang Bulan Medan, Kamis (11/11). Dalam kesempatan ini, para pedagang langsung menyampaikan keluh kesah dan meminta agar Pemko Medan segera membantu para pedagang yang menjadi korban kebakaran.

Wali Kota Minta Pengelola Pasar Tradisional Antisipasi Kebakaran

Ketua DPRD: Ganti Dirut PD Pasar Medan-andalas PD Pasar sebagai pengelola pasar tradisonal di Kota Medan harus dapat melihat apa yang dapat menimbulkan kebakaran pasar tradisional dan segera mengantisipasinya. Ini agar ke depan, tidak ada lagi pasar-pasar tradisional di Medan yang terbakar. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Medan Rahudman Harahap menjawab wartawan, Kamis (11/11) saat meninjau lokasi Pasar Sore Padang Bulan, Jalan Jamin Ginting Medan yang terbakar, Rabu (10/11) sekira pukul 05.00 WIB. Rahudman didampingi Ketua DPRD Medan Drs H Amiruddin, Dirut PD Pasar Mustafa Sutan Nasution dan sejumlah SKPD Kota Medan mengatakan, tiga pasar tradisional yang terbakar selama tahun 2010 ini, yakni Pasar Kwala

Bekala, Pasar Sukaramai, dan Pasar Padang Bulan merupakan suatu musibah yang harus segera diantisipasi, sehingga ke depan pasar tradisional lainnya tidak mengalami hal yang sama. “Ke depan semua aparat kita di bawah termasuk PD Pasar harus lebih sigap, antisipatif, lebih berhati-hati, dan harus dapat melihat apa yang bisa menimbulkan kebakaran di pasarpasar tradisional,” katanya. Pasar tradisional yang terbakar, seperti pasar Padang Bulan ini, lanjut Rahudman, PD

Pasar harus bisa mencari solusi, bagaimana agar para pedagang korban kebakaran tersebut dapat segera mungkin kembali berjualan. Sementara itu, Ketua DPRD Kota Medan Drs H Amiruddin menekankan, PD Pasar harus segera membangun kios penampungan korban kebakaran. “Kebakaran yang terjadi itu musibah. Kita akan cek apakah bangunan yang ada masih cukup kuat untuk dibangun kembali,” tutur politisi Demokrat ini. Amiruddin mengakui, belum puas dengan kinerja Dirut PD Pasar Sutan Mustafa. “Kita minta agar kinerja Dirut PD Pasar dievaluasi, Pak Wali Kota,” ujar Amiruddin kepada wartawan seusai meninjau Pasar Sore Padang Bulan yang terbakar, kemarin.

Senada Anggota DPRD Medan dari Fraksi PDIP Hayim SE meminta agar PD Pasar segera membangun tempat penampungan sementara para pedagang korban kebakaran. “Inikan menyangkut kebutuhan hidup pedagang dan sebagai perputaran ekonomi mereka. Jadi PD Pasar harus bisa mencari solusi,” katanya seraya meminta gar petugas kepolisian cepat mengungkap penyebab kebakaran tersebut. Mengenai solusinya, ia mengatakan PD Pasar bisa menjalin kerjasama dengan BUMN atau pihak swasta untuk membangun pasar itu. 200 Kios Sementara, pada kesempatan itu Dirut PD Pasar Kota Medan Mustafa Sutan Nasution mengatakan, jumlah kios yang terbakar di Pasar Padang Bulan

tersebut ada sekitar 200 kios. Untuk sementara waktu para pedagang korban kebakaran tersebut diizinkan berjualan kembali di lokasi yang terbakar. “Segera mungkin kita upayakan diperbaiki. Namun untuk sementara waktu mereka (korban kebakaran-red) akan kita tempatkan di lokasi kebakaran. Sebagian lokasi yang terbakar itu, khususnya yang tidak dibuat police line masih bisa digunakan sebagai tempat penampungan sementara,” kata Mustafa. Sebelum dibangun, lanjutnya, perlu diteliti kembali ketahanan lantai beton pasar yang terbakar tersebut. “Hari Sabtu (13/11) mendatang kami bersama pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Permukiman akan turun untuk meneliti itu,” ujarnya. (BEN/YN)

APBD Medan 2011 Dewan Minta Pemko Tingkatkan Pelayanan Ditarget Rp 2,9 T Medan-andalas Wali Kota Medan Drs Rahudman Harahap MM menandatangani nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran Pelapon Perencanaan Anggaran Sementara (KUA dan PPAS) terhadap Rancangan Anggaran Pendapatan dan belanja Daerah (R-APBD) Kota Medan tahun 2011 di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan, Kamis (11/11). Dalam penandatangan tersebut, hadir antara lain Ketua DPRD Medan Drs Amiruddin, didampingi wakil ketua Ikrimah Hamidy, Augus Napitupulu, dan Sabar Syamsurya Sitepu, para ketua fraksi, dan sekretaris dewan. Sedangkan dari eksekutif hadir Sekretaris Daerah (Sekda) M Fitriyus selaku Ketua Tim Anggaran eksekutif, Kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapedda) Syaiful Bahri, Kabag Keuangan Pemko Medan, T Syofyan serta tim anggaran baik legislatif maupun eksekutif. Rahudman mengatakan, untuk sementara disepakati penerima anggaran di Pemerintah Kota (Pemko) Medan sebesar Rp 2,6 triliun, sedangkan APBD tahun 2011 diperkirakan mencapai 2,9 triliun. “Ya kita baru saja menandatangani nota kesepakatan KUA dan PPAS terhadap R-APBD Kota Medan tahun 2011, dengan penerimaan anggaran sementara sebesar Rp 2,6 triliun, meningkat dari APBD tahun sebelumnya yakni Rp 2,3 trilun,” ujar wali kota kepada wartawan. Dijelaskannya, anggaran ini diarahkan kepada perbaikan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, serta peningkatan ekonomi di Kota Medan. (YN)

Medan-andalas DPRD Kota Medan meminta Pemko Medan meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat. “Sangat miris ketika mengetahui Pemko Medan termasuk daerah yang memiliki tingkat pelayanan publik yang kurang baik,” kata anggota Fraksi Demokrat DPRD Medan Irwan Sihombing, Kamis (11/11). Dia juga mengatakan, pelayanan terhadap publik harus dimajukan dengan segera membenahi sumber daya manusia Pemko Medan. “Sering terjadi karena berutang budi, seseorang dengan gampangnya bisa menduduki jabatan

yang bukan bidangnya. Akibatnya, tidak tahu apa yang harus dikerjakan,” kata dia. Selain itu, pengawasan terpadu oleh instansi terkait di Pemko Medan juga harus terus diintensifkan dan diharapkan mampu membawa perubahan yang lebih baik. “Sejauh ini, reformasi birokrasi yang didambakan dan diidam-idamkan seluruh masyarakat belum bisa dirasakan seperti apa yang diharapkan,” kata Irwan. Senada, anggota Fraksi Medan Bersatu Godfried Lubis menuturkan seharusnya, dengan adanya otonomi dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat, meningkatkan kesehatan, pendidikan, sandang

pangan, dan papan. “Tapi justru sebaliknya, di era reformasi terjadi kesenjangan sosial yang lebih besar,” kata dia. Sementara itu, Kota Medan masih jauh dari cukup di bidang sarana dan prasarana kesehatan. Godfried mengusulkan perlu ada perbaikan pola musyawarah perencanaan pembangunan daerah (musrenbang). Antara musrenbang dan reses DPRD perlu sinkronisasi. Selama ini masukan dari konstituen ke DPRD tidak semuanya terakomodasi dalam APBD. Menurutnya, apa yang diinginkan konstituen dalam reses yang digelar DPRD tidak sama dengan hasil musrenbang. (FEL)

Gizi Buruk Masih Gerogoti Warga Medan DI daerah yang punya motto “Rakyat tidak Lapar” ini, ternyata kasus gizi buruk masih terus menggerogoti warganya. Dalam sepekan saja, tiga bayi penderita gizi buruk dirujuk ke Rumah Sakit Umum dr Pirngadi Medan (RSUPM).

S

etelah sebelumnya ada Rizky Ramadhan (2,2 tahun), warga Medan Amplas dan Ahmad Faiz (1,7), warga Medan Perjuangan, kini giliran Anggi (1,6), warga Jalan Seser, Kecamatan Medan Amplas harus dirawat di rumah sakit milik Pemko Medan tersebut. Anggi merupakan anak bungsu dari 4 bersaudara dari pasangan Rusmiati Simbolon (35) dan Warjono Silaban (38). Menurut Rusmiati, anaknya, Anggi, susah makan dan tidak mau minum susu. Ia juga hanya sebentar memberikan Anggi air susu ibu (ASI). Karena itulah berat badan Anggi hanya naik 2,6 kg sejak dilahirkan. “Saat lahir, berat badan Anggi 3 kg. Namun kini, berat badan anakku hanya

5,6 kg,” akunya. Menurut Rusmiati, dirinya sering membawa anaknya ke puskesmas karena sering batuk sejak 2 minggu lalu. Dia juga menuturkan, selain tidak mau makan dan minum susu, Anggi juga tidak bisa duduk dan beraktifitas seperti anak seusianya. “Dia nggak bisa duduk, cuma tidur aja begini,” ujarnya saat ditemui di Ruang III Anak, RSUPM, Kamis (11/11). Melihat kondisi kesehatan Anggi, Puskesmas lantas merujuk Anggi untuk dirawat di RSUPM. Sebelumnya, Rizky Ramadhan, warga Jalan Garu V, Kecamatan Medan Amplas, masuk tanggal 8 Nopember 2010 karena didiagnosa menderita gizi buruk tipe marasmus dan dehidrasi yang disertai demam. Selanjutnya, Ahmad Faiz, warga Jalan HM Yamin, Kecamatan Medan Perjuangan yang masuk pada hari Rabu lalu, juga dengan diagnosa gizi buruk Kabid Bina Pelayanan Kesehatan Dinkes Medan Irma Suryani mengakui, kasus gizi buruk masih tinggi di Kota Medan. Pada Oktober, katanya, jumlah kasus gizi buruk di Kota Medan mencapai 137 kasus, sedangkan pada September 135 kasus. Namun dia membantah

pihaknya tidak berupaya menanggulanginya. “Kita terus berupaya, namun ini kan tidak hanya tanggungjawab dinas ksehatan saja. Diperlukan kerjasama dengan pihak terkait,” ujarnya. Penyebab gizi buruk, menurut Irma, asupan gizi yang kurang yang disebabkan faktor ekonomi masyarakat. “Bagaimana mau memenuhi 4 sehat 5 sempurna, terkadang untuk beli beras aja mereka masih kesulitan,” imbuhnya. Disamping faktor tersebut, tambahnya juga pengetahuan masyarakat yang kurang mengenai pentingnya gizi bagi anak, juga disebabkan penyakti seperti TBC dan diare. Dari penelitian yang dilakukan, sambungnya, rata-rata rendahnya pemenuhan kebutuhan seharihari masyarakat dikarenakan ketiadaan atau kondisi ekonomi masyarakat yang miskin. Dalam beberpa kasus gizi buruk di Medan, sebutnya, kebanyakan warga pendatang, seperti perantau yang datang ke rumah neneknya. “Jadi tidak bisa dipantau,” katanya menambahkan, dalam penanganan kasus gizi buruk, kita hanya menerima bantuan bukan anggaran tapi berbentuk bantuan susu. Mengenai anggaran masih dalam proses. (YN)


Jumat 12 November 2010

HUKUM & KRIMINAL

KILAS

Ngisap Rokok Ganja di Rumah Pacar Ditangkap Tebing Tinggi-andalas Berdalih supaya lancar merayu kekasihnya, seorang pemuda berinisial MI (20) warga Dusun III Desa Kutabaru, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Sergai nekat mengisap rokok bercampur daun ganja kering di rumah pacarnya. Akhirnya pemuda MI tadi diringkus petugas Sat Narkoba Polres Tebing Tinggi Keterangan diperoleh di Mapolres Tebing Tinggi, Rabu (10/11) tersangka MI tertangkap tim Sat Narkoba Polresta Tebing Tinggi yang sedang melakukan patroli rutin di sekitaran Desa Paya Lombang dan Kota Baru, pada Minggu (7/11) malam sekira pukul 20.30 Wib. Patroli rutin tersebut dilakukan pihak Mapolresta Tebing Tinggi terkait adanya informasi warga bahwa di kawasan Dusun III, Desa Kutabaru, acapkali ditemukan sekalangan pemuda yang menggunakan barang terlarang jenis ganja pada malam hari. Ketika petugas melintas di kawasan tersebut, persis di depan sebuah sekolah dasar (SD) Kotabaru, petugas mencurigai tiga orang pemuda yang sedang duduk di samping rumah milik tersangka MI. Petugas berusaha menghampiri kawanan ini, namun dua diantara tiga pemuda tersebut kabur. Petugas tidak tinggal diam dan langsung memegang seorang yang masih tertinggal karena sedang mabuk ganja. Pemuda berinisial MI alias Bejok tersebut akhirnya diamankan bersama barang bukti sebatang rokok yang telah dicampur ganja dan dua bungkusan kertas kecil berisi ganja. Menurut tersangka barang haram itu diperoleh tanpa membeli dari temannya yang biasa di panggilnya Dona (DPO) warga Batubara. Setiap dia butuh maka dia pergi kesana. diakuinya kenal dengan Dona di Kota Bayu Batu Bara sewaktu ia bekerja di sana. Dalam kasus tersebut penyidik mempersangka Bejok dengan pasal 114 ayat 1 sub pasal 111 ayat 1 sub pasal 132 ayat 1 huruf a UU RI No. 35 tahun 2009. (MET )

Kejari Tebing Tinggi Tingkatkan Penyelidikan Kasus SMPN 2 Tebing Tinggi-andalas Menindaklanjuti laporan salah satu LSM di Kota Tebing Tinggi beberapa waktu lalu, saat ini pihak Kejari Tebing Tinggi melakukan tingkat penyelidikan berkas laporan seputar kasus ambruknya atap gedung SMP N 2 yang terletak di kawasan Jalan T Imam Bonjol, Tebing Tinggi. Kajari Tebing Tinggi, L Tambunan SH melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Zulfan Tanjung SH kepada Wartawan, Rabu (10/11) menjelaskan, pengusutan kasus tersebut merupakan laporan dari sebuah lembaga di Tebing Tinggi. Mereka meminta agar pihak kejaksaan mengusut tuntas kasus robohnya bagian atap bangunan tersebut. Mengapa demikian ? karena robohnya atap bangunan diindikasikan pekerjaan pembangunan gedung sekolah berlantai tiga yang telah menghabiskan anggaran APBD Kota Tebing Tinggi TA 2009 sebesar Rp656. 850. 000 diduga bermasalah. “Intinya, kita sedang memeriksa pihakpihak yang bertanggung jawab dan pihak berkompeten, serta kepada pihak lembaga swadaya masyarakat pihak kejaksaan mengucapkan terima kasih atas partisipasi dan peran sertanya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi di Kota Tebing Tinggi. Sebagaimana yang dituangkan Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi,” Sebut Zulfan SH. Pihak Kejaksaan rencananya dalam waktu dekat akan melengkapi berkas dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan sehingga berkas kasus dugaan korupsi pembangunan gedung SMPN 2 Tebing Tinggi dapat segera di limpahkan untuk menjalani persidangan di pengadilan. (MET)

4

Jual Ganja untuk Nikah

Pemuda Sakau Diamankan Polisi Medan-andalas Seorang pemuda berinisial JH (23) warga asal Aceh tinggal di Jalan Sei Sikambing Kawasan Medan Sunggal, terpaksa diamankan petugas Sat Lantas Polres Deli Serdang, di depan perumahan Citra Garden Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan, Kamis (11/11) siang pukul 11. 00 Wib, setelah terjadi aksi kejar-kejaran dari kawasan Jalan Raya Tanjung Morawa. Saat diamankan dari mobilnya, JH terlihat kejang-kejang seperti orang sakau (ketergantungan narkoba). Untuk pertolongan JH dilarikan ke Rumah Sakit Brimobdasu Jalan KH Wahid Hasyim. Kasusnya sudah diambli alih Polsekta Medan Baru, sebab mobil JH ditarik mobil deret Sat lantas Polresta Medan ke Mapolsekta Medan Baru, untuk penyelidikan lebih lanjut. Menurut sumber siang itu Petugas Lantas Polres Deli Serdang yang sedang bertugas terkejut melihat mobil yang dikemudikan JH ban sebelah kanannya kempes. Petugas pun mengejarnya, saat disuruh berhenti JH tidak menghiraukannya, langsung tancap gas. Lantas petugas mengejarnya. Dalam pengejaran, mobil yang dikemudikan JH banyak menyenggol kendaraan yang ada di jalan. Singakat cerita, tepat di depan perumahan Citra Garden JH tiba-tiba menghentikan mobilnya. Saat itu JH dalam kondisi kejang-kejang di mobil. Kejadian ini cepat menyebar, sehingga beberapa petugas Polsekta Medan Baru turun ke lokasi, dan terus mengevakuasi JH ke RS Brimobdasu Jalan KH Wahid Hasyim. Kapolsekta Medan Baru, AKP Saptono didampingi Panit I, Ipda Alexander Piliang kepada wartawan mengatakan, JH sudah dirawat di rumah sakit, dan mobil akan dibawa ke Mapolsekta Medan Baru, untuk penyelidikan. Menurut pengakuan keluarga timpal kanit, JH akan dimasukkan ke panti rehabilitasi karena ketergantungan narkoba,”JH takut dimasukkan ke panti rehabilitasi, makanya dia lari,” ujar Alex. (HER)

harian andalas | Hal.

andalas/iwan

BARANG BUKTI - Kanit Reskrim Polsekta Medan Baru sedang mengitrogasi tersangka yang tengah memegang barang bukti didampingi anggota penyidik.

Medan-andalas Berdalih mau nikah, Rizal Baidin (30) warga Desa Gampong Meunasah Jurong, Kecamatan Meutah 2, Pidie, Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), nekat membawa ganja dari kampungnya ke Medan. Sebelum menikmati hasilnya, Rizal ditangkap petugas Reskrim Polsekta Medan Baru, saat menginap di Hotel Menara Jalan Gatot Subroto Medan , Kamis (11/11) siang pukul 11.00 Wib. Sebagai barang bukti polisi menyita tas ransel hitam berisi 10 Kg ganja yang dibungkus pakai lakban. “Awalnya kita mendapat kabar tersangka menginap di Hotel Menara,” kata Kanit Reskrim Polsekta Medan Baru, Iptu M Hasibuan saat memberikan keterangan pers di ruangannya Kamis (11/11) sore. Mendapat kabar itu kata kanit, sejumlah personil diturunkan untuk melakukan penyelidikan lokasi. Begitu lokasi diketahui, petugas mulai mengintai setiap tamu hotel yang keluar. Tidak berapa lama, petugas curiga melihat tersangka keluar hotel menjinjing tas ransel warna hitam. Tanpa menunggu waktu, petugas bergerak dan menghadang tersangka yang mulai kelihatan gugup. Awalnya tersangka menolak

saat tas yang dibawanya diperiksa petugas,”Didalam tas ini hanya ada pakaian,” kata kanit meniru pengakuan tersangka. Namun, lanjut kanit, petugas tidak begitu percaya. Periksa punya periksa, ternyata didalam tas itu ditemukan 10 bungkus berisi 10 kg ganja siap edar. “Karena sudah ada barang bukti, tersangka dibawa ke komando untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya. Dari pengakuan tersangka sebut kanit, ganja itu dibeli dari temannya Rudi (buron), sebanyak 10 Kg seharga Rp 3.5 juta, Untuk membeli ganja tersebut tersangka menyerahkan sepeda motornya RX King kepada Rudi sebagai jaminan,”Kalau ganja sudah terjual. Tersangka akan menebusnya kembali,” terang kanit. Tersangka saat ditanya mengaku, kalau ganja itu akan dijual sama seorang temannya di Medan bernama Joni, seharga Rp1 juta/kg.”Joni saya kenal saat jumpa di Aceh. Saya nekat jual ganja ini, karena butuh uang untuk nikah. Kembali ke kanit, mantan Waka Polsek Sunggal ini mengatakan, tersangka dapat dijerat pasal 111 sub 114 pasal 2 UU nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun, dan denda sekitar 1 miliar. (HER)

Pemerintah Diminta Bubarkan KPK Medan-andalas Gerakan Masyarakat Cinta Keadilan (GMCK) meminta pemerintah untuk membubarkan Komisi Pemberatasan Korupsi (KPK), dengan alasan KPK diduga hanya menjadi alat penguasa untuk menghabisi musuh-musuh politiknya. Selain itu, KPK tidak mempunyai nilai ekonomis, KPK tidak diamanatkan UUD 45 dan KPK bekerja dengan tebang pilih. "KPK telah melanggar prinsip dan azas hukum. Pada pasal 1 KUHP menyebutkan, aturan atau undang-undang tidak bisa berlaku surut," ujar Ketua GMCK Roder Nababan SH kepada wartawan di Medan, Kamis (11/11). Ketua GMCK yang sebelumnya pada 3 November 2010

juga sempat unjukrasa di Kantor KPK dan DPR RI ini, lebih lanjut menjelaskan, terkait dengan penahanan Gubernur Sumut Syamsul Arifin, KPK telah melakukan kesalahan fatal dan melanggar azas hukum dan prinsip hukum, dimana KPK bisa memeriksa kesalahan orang sebelum diundangkannya UU KPK. Seharusnya, yang berhak memeriksa adalah kejaksaan sebagai instrument pemerintah yang diamanatkan UUD 45.

"Menurut saya, KPK malah sudah melebihi Tuhan, hal ini dapat kita lihat bahwa dalam penciptaan manusia sebelum Tuhan membuat aturan maka segala sesuatu dapat dilakukan Adam dan Hawa. Mereka dapat dijatuhkan hukuman setelah tuhan membuat dan menetapkan ramburambu mana yang bisa dan mana yang tidak bisa, jadi KPK telah melebihi Tuhan dalam memeriksa dan langsung menghukum orang dengan mengesampingkan azas praduga tak bersalah," ujar Roder Nababan. Selain itu, katanya, KPK juga telah mendahului hakim yang tanpa proses telah menjatuhkan hukuman kurungan ke Syamsul Arifin. Atas alasan ini pihaknya

merasa kecewa dengan keberadaan KPK yang telah dibiayai ratusan miliar oleh negara. Menurutnya, sejak KPK berdiri hingga sekarang, harapan penegakan hukum di Indonesia masih tetap 5 besar Negara terkorup tanpa bisa menurunkan ranking, lantas apa yang harus dibanggakan dengan KPK yang hanya menghabiskan biaya negara tersebut. "Belum lagi KPK yang diduga keras menjadi senjata penguasa dan partai tertentu untuk menghabisi musuh-musuhnya, ini terlihat dari adanya kader partai tertentu yang terkesan kebal hukum seperti Gubernur Bengkulu Agusrin Nazaruddin, Joni Alen Marbun, kasus Century yang sudah sangat jelas meng-

Polsek Pantai Cermin Tangkap Pelaku Penipuan dan Penganiayaan Pantai Cermin-andalas Hendra Kelana alias Boyok (32) warga Dusun III, Desa Kota Pari, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (10/11) ditangkap petugas Reskrim Polsek Pantai Cermin. Tersangka ditangkap atas dasar laporan pengaduan dua kasus penipuan dan atau penggelapan sepeda motor Mio milik A Pau serta kasus penganiayaan anak di bawah umur ke Polsek Pantai Cermin beberapa waktu lalu. Terjadi kasus penipuan dan atau penggelapan itu berawal ketika tersangka membawa sepeda motor Yamaha Mio milik korban (istri Awi pemilik Pantai Gudang Garam) pada Rabu (8/9) sekira pukul 14.00 WIB. Sepeda motor tersebut menurut tersangka digunakan untuk anggota kerja Pantai Gudang Garam. Sebulan kemudian tepatnya pada Minggu (2/10) sekira pukul 17.00 WIB, sepeda motor tersebut oleh tersangka dibawa ke rumah Ayub warga Kampung Juani, Perbaungan untuk digadaikan seharga Rp1,5 juta melalui Utim.

Pengakuan tersangka, uang dari sepeda motor yang digadaikan itu sudah habis digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, sebab selama bekerja di hari liburan lebaran kemarin, tidak diberikan oleh pengelola Pantai Gudang Garam. “Seharusnya selama liburan lebaran, menerima gaji Rp450 ribu - Rp600 ribu setiap hari Minggu. Namun karena gaji tidak diberikan makanya sepeda motor milik A Po digadaikan,” terangnya. Setelah dilaporkan A Pau, pada Rabu (10/11) sekira pukul 14. 00 WIB, tersangka Boyok juga dilaporkan dalam kasus penganiayaan anak di bawah umur, sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak pasal 80 ayat 2 no 23 tahun 2002. Tersangka, Boyok terjerat Undang-Undang Perlindungan Anak, karena melakukan penganiayaan, memukul dibagian pinggang sebelah kanan korban, Yen Kwan alias A Guan (11) pelajar kelas IV SDN 106190 Kota Pari, warga Dusun II, Desa Kota Pari,

ganggu rasa keadilan masyarakat, termasuk deponering kasus Bibit dan Chandra Hamzah,” ujar Roder Nababan. Karena itu, pihaknya khawatir masalah Syamsul Arifin bisa memancing emosi masyarakat Sumut, karena seharusnya KPK menerapkan praduga tak bersalah dan tidak perlu menahan karena kasusnya saat menjadi pejabat di Langkat hukum di Sumut. Padahal Syamsul Arifin sangat dibutuhkan masyarakat Sumut, sehingga bisa menimbulkan ketidakstabilan pemerintahan. "Apalagi selama ini Gubsu sangat kooperatif dengan KPK, sedangkan undangan ke Belanda saja datang apalagi kalau hanya ke Jakarta," ujarnya. (RIL)

Gudang Sindikat Curanmor Digerebek

Pantai Cermin, Selasa (9/11) sekira pukul 09.00 WIB dihalaman sekolah. Akibat dari penganiayaan yang dilakukan tersangka, bapak tiga anak itu, Guek Tin (74) nenek korban mengatakan, dari hasil rekam medis yang dikeluarkan pihak RS Melati Perbaungan, cucunya, A Guan yang sejak umur 7 bulan bersamanya mengalami pembekuan pembuluh darah dibagian pinggangnya. “Selain mengalami trauma, A Guan sekarang terbaring menahan sakit di bagian pinggangnya,” jelasnya. Terpisah, di Mapolsek Pantai Cermin, kedua saksi penganiayaan, Muhammad Jepri (12) dan Chandra Halim (11), teman sekelas korban dihadapan petugas menceritakan, bahwa pemukulan yang dilakukan tersangka, Boyok itu terjadi, setelah anak tersangka, Naldo, pelajar kelas II di SDN 106190 Kota Pari itu menangis karena terkejut yang disebabkan sebuah bola kaki yang dimainkan A Guan bersama temannya melambung diatas kepala anak tersangka. (RYAD)

Tebing Tinggi-andalas Petugas Reskrim Polres Tebing Tinggi menggerebek sebuah rumah yang diduga dijadikan gudang penyimpanan kendaraan bermotor hasil curian di Jalan Letda Sujono, Kelurahan Teluk Karang, Kecamatan Bajenis Kota Tebing Tinggi, Kamis (11/11). Dalam penggerebekan tersebut, polisi tak menemukan satu orang pun tersangka hanya menyita satu unit mobil Kijang Innova BK 9701 YJ yang diduga hasil curian para sindikat curanmor. Saat disita kondisi mobil tersebut sudah dipereteli. Keterangan diperoleh menyebutkan, penggerebekan tersebut berawal dari penggerebekan tersebut bermula dari informasi warga yang menyebutkan adanya sekawanan pria yang mencurigakan melakukan aktivitas di dalam gudang tersebut. Mendapat informasi tersebut, polisi langsung melakukan penggerebekan. Namun pada saat penggerebekan dilakukan, empat orang yang diduga sebagai anggota jaringan curanmor itu berhasil kabur. Petugas hanya menemukan satu unit mobil Toyota Kijang Innova BK 9701 YJ. Diduga penggerebekan itu sudah bocor karena gudang tersebut dijaga. Pihak Polres Tebing Tinggi saat ini belum mau berkomentar tentang penggerebekan tersebut, sedangkan mobil yang sudah dipereteli tersebut dibawa ke Mapolres sebagai barang bukti. (MET)

7 Tersangka Berstatus PNS dan Guru

Polres Karo Amankan 15 Pelaku Judi dan Narkoba Kepolisian Resort (Polres) Karo yang melaksanakan program 100 hari Kapolri Jenderal Polisi Timur Pradopo sedikitnya mengamankan 15 tersangka judi dan narkoba di sejumlah tempat masing-masing di Desa Ketaren Kabanjahe, Korpri Berastagi, Sukadame Tigapanah dan Katepul Kabanjahe, Kabupaten Karo.

D

ari 15 orang ter sangka 7 dianta ranya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Karo dan guru. Sementara itu barang bukti yang disiti berupa satu set kartu domino, kartu joker dan sejumlah uang yang di pakai dalam permainan judi. Kapolres Karo, AKBP Drs Ig Agung Prasetyoko SH MH didampingi Kasatreskrim, AKP Lukmin Siregar dan Kasat Narkoba AKP Ahzar kepada andalas di kantornya, Rabu (10/11) mengatakan,

keberhasilan pihaknya tersebut merupakan operasi Pekat yang dimulai sejak, 8 hingga 20 Nopember 2010. “Ini merupakan tindaklanjut program 100 hari Kapolri yang baru melalui Kapoldasu,” ujar Agung. Ditambahkan Agung, bahwa tersangka kasus judi yang diamankan mencakup jenis judi domino dengan 6 pelaku, masing-masing, KG (43) penduduk Komplek Perumahan Tropis Kabanjahe, BP (41) penduduk Komplek Perumahan Graha Mandala

Kabanjahe, HS (39) penduduk Perumahan Tropis Kabanjahe , PG (370 penduduk Perumahan Tropis Kabanjahe, RG (32) penduduk Sempurna Kabanjahe, serta GP (27) penduduk Komplek Mergasilima Kabanjahe. Sedangkan pelaku judi jenis joker masing-masing empat tersangka, PS, PS, PG dan HPT keseluruhnya bermukim di Desa Sukadame Tigapanah. Sementara itu untuk tersangka Jenis kartu leng dengan empat tersangka, masing-masing, SS (50), HT

(36), DKK (34) ketiganya penduduk Desa Gurusinga Berastagi. Menyusul DS penduduk Sempakata Kabanjahe di tambah satu orang tersangka narkoba, RIG (25) penduduk Desa Katepul Kabanjahe. Dari tersangka RIG, polisi menyita barang bukti 15 bungkus daun ganja kering siap edar seberat 15,5 gram. “Seluruh tersangka kini tengah menjalin pemeriksaan secara intensif di Mapolres Tanah Karo,” ujar Kapolres. (LAMS)


Jumat

EKONOMI-BISNIS

12 November 2010

Aneh, Tender 78 Paket Proyek Tuntas Dua Hari Panyabungan-andalas Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal Iskandar Hasibuan SE menilai aneh pelaksanaan proses tender 78 paket proyek bidang pendidikan yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2010 di Kabupaten Mandailing Natal. "Masak dalam dua hari telah bisa ditentukan siapa pemenangnya, kayaknya kabupaten/kota di Indonesia ini perlu belajar ke Panitia Tender Disdiknas Mandailing Natal”, sindir Sekretaris Komisi IV DPRD Madina itu di gedung dewan, Kamis (11/11), Menurutnya, pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia perlu belajar atau mengajari panitia tender Disdik Madina tentang proses pelaksanaan tender yang benar menurut peraturan perundangundangan yang berlaku di Indonesia. "Bagaimana dalam dua hari panitia sudah bisa melakukan evaluasi terhadap rekanan apakah CV atau PT (perusahaan yang mendaftar), apa semuanya sudah tidak ada menyalahi?" tanyanya. Iskandar mengaku mendapat informasi kalau dalam proses tender proyek di Disdik Madina, rekanan yang memenangkan tender membayar di muka paket proyek yang dimenangkan dengan jumlah antara Rp10 juta sampai Rp20 juta. Untuk itu diharapkannya kepada instansi terkait dalam pelaksanaan proses tender ini supaya lebih hatihati agar jangan sampai masalah proyek Disdik Madina khususnya yang bersumber dari DAK, menimbulkan masalah hukum di belakang hari. Sementara itu warga Muara Batanggadis dan Natal mengatakan akibat tidak adanya pengawasan kepada panitia tender, ditakutkan akan terulang lagi berbagai persoalan menyangkut proyek DAK di Madina seperti SD Sikara-kara, SD di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, SD di Tabuyung Kecamatan Muara Batanggadis dan sejumlah SD lainnya. Kepala Sekolah Dasar (SD) 145614 Huta Lombang Syaripuddin mengatakan dalam surat pengakuannnya bahwa tidak ada pembangunan di sekolahnya dari DAK 2009. "Tapi saya tidak mengerti mengenai itu," akunya. (OI)

harian andalas | Hal.

5

Wings Air 3 Kali Seminggu Pinangsori-Medan Pandan-andalas Perusahaan penerbangan Wings Air menambah frekuensi layanannya ke Bandara Dr FL Tobing, Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara dari Bandara Polonia, Medan. Penambahan frekuensi penerbangan rute Medan-Sibolga ini ditandai dengan mendaratnya pesawat Wings Air pada Minggu (7/11). Kepala Bandara Dr FL Tobing Paul Sianturi ketika dikonfirmasi melalui ponsel, Kamis (11/11) membenarkannya. Menurutnya, permintaan penumpang agar Wings Air menambah jam terbangnya sudah dipenuhi. “Hari Minggu kemarin Wings Air sudah mendarat ke Bandara Dr FL Tobing, sebagai bukti Wings Air siap terbang tiga kali seminggu dengan rute SibolgaMedan dan Medan-Sibolga. Dengan adanya penambahan volume terbang ini, masyarakat sudah lebih terbantu untuk bepergian menggunakan jasa pesawat,” jelasnya. Menurut Paul, terhitung tahun 2009 lalu, jumlah penumpang yang menggunakan jasa pesawat dari Bandara Dr FL Tobing sekitar 2.500 penumpang, sedang tahun 2010 terhitung sampai

Polin LR Pospos

andalas/parlin gultom

MENDARA MENDARATT - Pesawat Wings Air dari Bandara Polonia Medan mendarat mulis di Bandara FL Tobing, Pinangsori, Tapteng, Minggu (7/11). bulan Oktober sebanyak 6.500 penumpang, dengan catatan Merpati Air tidak terbang sejak bulan September sampai sekarang. “Ini sebagai bukti bahwa minat masyarakat di kawasan Tapanuli ini untuk menggunakan jasa pesawat terus meningkat, apalagi jasa layanan Wings Air sudah online sehingga memudahkan calon penumpang untuk meme-

san tiket ke seluruh Indonesia dan Malaysia. Layanan ini sangat memberikan kemudahan bagi para penumpang, sehingga minat penumpang untuk terbang bersama Wings Air terus meningkat,” kata Paul. Wings Air menurutnya menambah jam terbangnya menjadi tiga kali seminggu dengan jadwal penerbangan Selasa, Kamis, dan Minggu, pukul 08.55 WIB dari

Medan dan dari Pinangsori pukul 10.10 WIB. Dikatakan Paul, dengan bertambahnya frekuensi penerbangan Wings Air ini diharapkan dapat didukung dengan penyediaan sarana transportasi berupa bis menuju bandara sehingga para penumpang merasa nyaman sampai ke tempat tujuan. “Berdasarkan masukan dari penumpang kepada kami, mereka

sangat mengharapkan adanya transportasi khusus yang siap mengantar mereka ke alamat dan juga siap menjemput. Memang hal ini sangat penting, untuk itulah kami mengharapkan kerja sama dari masing-masing pemerintah kabupaten/kota yang ada di kawasan pantai barat ini untuk dapat bekerja sama menyediakan armada tersebut,” harapnya. (LIN)

Pengoperasian Bandara Silangit Dipaksakan

Medan-andalas Pengamat Ekonomi Dr Polin LR Pospos menilai, pengoperasian Bandara Silangit di Tapanuli Utara, Sumut, terlalu dipaksakan. Hal ini dibuktikan dengan turut sertanya pemerintah daerah di Sumut menanggung biaya operasional maskapai penerbangan yang beroperasi ke bandara tersebut. “Itu terlalu dipaksakan beroperasi. Karena tanpa subsidi dari pemerintah daerah di Sumut, maskapai penerbangan bisa jadi tidak ada yang mau melayani penerbangan ke Bandara Silangit, karena dari segi bisnis rute penerbangan itu belum mendapat keuntungan,” kata Polin dihubungi andalas di Medan , Kamis (11/11).

Menurut Polin, penghentian rute penerbangan Medan-Silangit oleh pihak Lion Air Group, bukan semata-mata karena kurangnya dukungan dari pihak pemerintah daerah untuk kemajuan Bandara Silangit, seperti penyediaan angkutan menuju dan ke luar dari bandara itu. “Akan tetapi lebih kepada perhitungan bisnis,” tandasnya. Lebih lanjut Dosen Pascasajana USU itu mengatakan, anggaran yang disediakan oleh pemerintah, seperti Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemerintah

Kabupaten Tapanuli Utara untuk membantu biaya operasional atau menutupi kerugian perusahaan swasta, sangat tidak wajar. “Kalau maskapai penerbangan yang melayani Bandara Silangit terus disubsidi, kebijakan pengoperasian Bandara Silangit sebaiknya ditinjau ulang. Karena kita tidak mau uang rakyat digunakan menutupi kerugian perusahaan swasta,” ujarnya. Ke depan ini, harapnya, anggaran pemerintah yang dialokasikan untuk menutupi kerugian maskapai penerbangan yang melayani Bandara Silangit sebaiknya digunakan untuk kepentingan yang lebih menyentuh kebutuhan masyarakat Sumut, khususnya masyarakat Tapanuli Utara. Untuk membuat Bandara Silangit bisa berfungsi lebih efektif,

menurut Polin, pihak maskapai yang melayani penerbangan ke Bandara Silangit harus berani menurunkan tarif yang berlaku sekarang ini. Sepanjang tarifnya masih jauh lebih mahal dibanding tarif angkutan darat, penumpang akan lebih memilih lewat jalur darat. “Kalau tarif penerbangan ke Silangit bisa dibuat lebih murah atau hanya berbeda tipis dengan tarif jalur darat, saya kira masyarakat akan lebih memilih lewat jalur udara,” katanya. Seperti diberitakan sebelumnya, Maskapai Lion Air menghentikan rute penerbangan Medan-Silangit dikarenakan kurang prospeknya penerbangan rute itu. Menurut Direktur Umum Lion Air Edward Sirait penghentian penerbangan rute Silangit ini dilaku-

kan hanya sementara saja. Hal ini dikarenakan tidak adanya dukungan dari pihak pemerintah daerah untuk kemajuan Bandara Silangit. "Tak ada dukungan dari pihak pemerintah daerah. Kita sudah mencoba untuk mengembangkan daerahnya. Namun tak ada reaksi apa-apa oleh pemerintah daerah," jelasnya ketika dihubungi melalui telepon, Rabu (10/11). Edward juga mengatakan, pihak Lion Air merasa cukup kecewa dengan penutupan penerbangan rute Silangit. Dia juga mengharapkan semua pihak kabupaten yang berdekatan dengan Bandara Silangit agar bisa membantu perkembangannya. Masalah utamanya, angkutan dari bandara menuju ke daerahdaerah yang berdekatan dengan bandara tidak tersedia. (BEN)

Instansi Terkait Bahas Ikan Impor Medan-andalas Maraknya ikan impor asal negara tetangga yang masuk ke Pelabuhan Belawan, mendorong Anggota DPD RI Sumatera Utara Parlindungan Purba beserta instansi-instansi terkait rapat mendadak di Balai Pertemuan Nelayan Gabion Belawan untuk membicarakan jalan keluar permasalahan ikan impor tersebut, Kamis (11/11). Dalam rapat yang memakan waktu selama kurang lebih 2 jam

tersebut, seluruh anggota rapat membahas mengenai Peraturan Menteri Perikanan dan Kelautan Nomor 17 Tahun 2010 yang isinya mengatur tentang impor ikan dari negara asing. Saat memimpin rapat Parlindungan Purba mengatakan akan terus melakukan pengawasan terhadap masuknya ikan impor ke Pelabuhan Belawan yang sangat merugikan para nelayan tradisional. Ia juga mengatakan akan berkoordinasi dengan pihak Karantina

Belawan untuk mengantisipasi masuknya ikan yang kurang sehat ke Belawan. "Saya akan terus melakukan pengawasan terhadap jalannya proses impor ikan dari luar di Belawan karena dari hati kecil saya sangat prihatin dengan keadaan nelayan tradisional kita yang semakin terjepit. Saya juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait dalam mengawasi jalannya proses impor di Pelabuhan Belawan ini." ucapnya. (Starberita)


EKONOMI-BISNIS

Jumat 12 November 2010

harian andalas | Hal.

6

Pelayanan Pengutipan PBB Lewat SMS Tebing Tinggi-andalas Namun untuk keberhasilannya dibutuhkan Pemerintah Kota dukungan dan kerja sama dari Medan membuat aparatur kecamatan terobosan baru untuk kelurahan, dan pihak terkait meningkatkan lainnya di Kota Tebing Tinggi. Di Kecamatan Bajenis penerimaan dari sendiri, menurutnya, semua pengutipan Pajak Bumi aparatur terkait mulai dari dan Bangunan (PBB). kecamatan, kelurahan, hingga Terobosan baru tersebut lingkungan telah membangun komitmen untuk memberikan berupa pelayanan pelayanan terbaik kepada pengutipan PBB lewat masyarakat dalam hal layanan pesan singkat pengutipan PBB. atau SMS (Short Massage Ferry menyatakan saat ini Service) telepon seluler. masyarakat WP yang memiliki Pelayanan dan pengutipan PBB lewat SMS ini mulai diterapkan di seluruh kecamatan Kota Tebing Tinggi. Seperti di Kecamatan Bajenis, Camat Ferry F Lubis SSTP MSI kepada wartawan, Kamis (11/11) menjelaskan, dengan sistem pelayanan lewat SMS ini diyakini dapat mendongkrak peningkatan nilai pengutipan PBB dari para wajib pajak.

AC

objek PBB ataupun penikmat dari objek PBB di wilayah Kecamatan Bajenis tidak perlu lagi repot-repot harus ke kantor lurah ataupun ke bank untuk melakukan pembayaran PBB. "Cukup melalui SMS ke 0821 770 665 44. Caranya dengan mengetik Nama WPNama di SPPT-Nomor Objek Pajak-Alamat Tempat Tinggal, lalu kirim ke nomor tersebut. Selanjutnya petugas akan datang ke alamat pengirim SMS," terangnya.

Namun dia mengingatkan bagi Wajib Pajak yang menggunakan fasilitas SMS ini jangan lupa meminta Surat Tanda Terima Sementara dari petugas yang datang. Menurut Ferry terobosan ini adalah salah satu upaya pihaknya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Agar program ini dapat terlaksana sesuai harapan, pihaknya juga telah melakukan sosialisasi ke masyarakat. "Kita akan terus berupaya agar bisa sedekat mungkin dengan para Wajib Pajak (WP) sehingga para Wajib Pajak dapat dengan mudah kita layani dalam melunasi kewajibannya membayar PBB," terangnya. Melalui layanan SMS ini, diharapkan masyarakat Wajib Pajak juga semakin proaktif untuk membayar PBB dan tidak ada lagi alasan bagi Wajib Pajak untuk menunda pembayaran ataupun menunggak PBB. (MET)

Harga Bahan Bumbu Masakan Merangkak Naik Medan-andalas Harga bahan bumbu masakan jelang Idul Adha merangkak naik di pasar tradisional Marelan, Medan Marelan, Kamis (11/11). Kenaikan ini membuat kalangan ibu rumah tangga resah. Belum diketahui secara pasti penyebab merangkak naiknya harga bahan bumbu masakan tersebut. Terutama seperti bawang dan cabai, kemarin rata-rata dijual pedagang di Pasar Marelan mencapai Rp20 ribu hingga Rp25 ribu per kilogramnya. “Setiap menjelang hari–hari besar, semua bahan-bahan kebutuhan dapur selalu naik, setelah itu tak tau kapan turunnya,” keluh Butet (50), ibu rumah tangga warga Kelurahan Terjun. Dari informasi yang didapat andalas dari pedagang, mulai naiknya harga bahan bumbu masakan belakangan ini dimungkinkan karena semakin dekatnya perayaan Idul Adha atau hari raya kurban, Natal, dan Tahun Baru,” Br Saragi, salah seorang pedagang

andalas/Ika Ramadhani

MENAWAR - Seorang pedagang sayuran di Pasar Marelan tengah melayani pembeli yang menawar harga bawang di lapak dagangannya, kemarin. sayuran mengatakan, naiknya harga bawang dan cabai karena stok semakin menipis akibat minimnya pasokan dari agen. "Kenaikan harga kedua bahan

KARYA TEKNIK

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT

Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

Hub. 0813 7040 9999

DIBELIDENGANHARGATINGGI TV - PS - DVD - Sound System - Laptop - AC - Kulkas, Dll Hub. CV. GRIYA ELEKTRONIK/BABE

Jl. Gaperta B6 Tel. 8450085, FL. 76660300

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

bumbu masakan ini akibat pasokan cabai dan bawang dari daerah Karo kian menipis sehingga harga pengambilan barang juga naik," ujar Br Saragih. (IKA)


Jumat 12 November 2010

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Jumat 12 November 2010

Yao Ming Kembali Didatangi Cedera

Forlan & Suarez Pimpin Uruguay Montevideo–andalas Dua striker top Eropa Diego Forlan dan Luis Suarez tetap menjadi andalan pelatih Timnas Uruguay Oscar Tabarez. Uruguay akan melakoni laga persahabatan melawan Chile, Kamis (18/11) mendatang. Skuad semifinalis Piala Dunia 2010 ini akan berkumpul awal pekan depan. Tabarez hanya menyertakan satu pemain yang berkompetesi di klub lokal, yakni gelandang Arevalo Rios, milik klub Penarol. Forlan dan Suarez tampil mengesankan di Afrika Selatan. Forlan menjadi pemain terbaik Piala Dunia 2010, sementara Suarez terkenal dengan aksi Tangan Tuhan, kala berlaga di perempatfinal melawan Ghana. Sementara Chile sempat sukses melaju ke babak 16 besar, namun harus terhenti di tangan sang juara, Spanyol. (OKZ)

8

Milan

Houston-andalas Cedera kembali mendatangi Yao Ming. Saat membela Houston Rockets menghadapi Washington Wizards, pebasket asal China itu bermasalah dengan otot di kaki kirinya. Sejak tahun lalu Yao Ming sesungguhnya sudah sangat akrab dengan cedera. Center berpostur 2,29 meter itu bahkan harus melewatkan sepanjang musim kompetisi 2009/2010 setelah kaki kirinya dihantam cedera parah. Sempat terancam penYao MING siun dini, Yao ternyata masih bisa berkompetisi di musim ini. Demi menjaga kondisi pemainnya, kubu Rockets membuat kebijakan khusus dengan hanya memperbolehkan dia bermain paling lama 24 menit per pertandingan dan tak akan dimainkan untuk dua laga beruntun. Namun upaya tersebut sepertinya tetap tak mampu menghindarkan Yao dari kambuh mendapat cedera. Saat Houston tunduk 91-98 dari Washington Wizards, pria 30 tahun itu kembali terganggu kondisinya. "Kelihatannya sesuatu di dekat pergelangan kaki. Besok kami akan melakukan scan dan pemeriksaan detil -- sampai besok saya tak bisa bilang apapun," sahut Yao di situs resmi timnya, KAmis (11/11). (DTC)

Forlan & Suarez

harian andalas | Hal.

Rebut Tahta Milan-andalas AC Milan berhasil merebut tahta sementara Serie berkat kemenangan 3-1 atas Palermo di San Siro pada lanjutan Serie A, Kamis (11/11) dini hari WIB. Keberhasilan ini juga tak lepas dari kekalahan yang diderita Lazio dari Cesena di saat bersamaan.

D

engan tambahan tiga angka, Milan sukses mengang kangi puncak klasemen sementara dengan raihan 23 angka. I Rossoneri unggul satu angka dari Lazio yang harus rela turun ke peringkat dua setelah dikalahkan tim promosi Cesena dengan skor tipis 1-0. Tampil dihadapan pendukungnya, Milan langsung unggul cepat lewat Alexandre Pato di menit ke-19. Bomber asal Brasil sukses menceploskan bola ke gawang lewat sundulan setelah menerima umpan pojok yang di eksekusi Clarence Seedorf. 1-0 untuk Milan. Tertinggal satu gol, Rosanero meningkatkan tempo permainan demi mencetak gol penyeimbang. Namun karena performa brilian Christian Abbiati di bawah mistar, Javier Pastore dkk gagal mencetak gol di babak pertama. Hingga turun minum, Milan unggul 1-0. Di babak kedua, kedua tim menampilkan permainan terbuka dan saling jual beli serangan. Palermo

Diusir Wasit Mourinho Murka Madrid–andalas Jose Mourinho akhirnya menerima kartu merah perdananya selama berkarier di Spanyol. Mourinho diusir wasit Paradas Romero kala Real Madrid menang 5-1 atas Real Murcia, di laga Copa del Rey, dini hari tadi. Kartu merah dikeluarkan Romero saat Mourinho coba memprotes kartu kuning yang diberikan kepada Mahamadou Diarra di menit 39. Romero juga menghadiahi kartu merah buat pemain Madrid Alvaro Arbeloa. Mourinho tidak tertarik mengomentari hasil pertandingan. Namun, dia meminta kepada media untuk memperhatikan catatan buruk yang dilakukan Romero selama menjadi pengadil lapangan hijau. "Saya tidak mengatakan dia wasit yang buruk, tapi dia sangat mengerikan. Coba lihat catatan statistik dan saya selalu menganalisis statistik wasit. Dia telah memimpin sekitar 50 pertandingan di La Liga dan mengeluarkan lebih dari 250 kartu kuning, rata-rata sekitar enam kartu per laga," jelas Mourinho, Kamis (11/11). "Sebelum pertandingan ini, dia memberikan kartu kepada sepuluh pemain. Saya paham ketika saya menerima kartu merah, karena saya tidak berada di tempat yang benar. Saya hanya mencari sudut pandang yang baik," tutup pelatih asal Portugal ini. (OKZ)

membuka peluang melalui sebuah tendangan bebas yang memaksa Abbiati bekerja keras menyelamatkan gawangnya. Setelah beberapa kali mencoba peruntungannya, Palermo berhasil menyamakan kedudukan di menit ke-64. Berawal dari bola muntah, Armin Bacinovic yang berdiri di luar kotak penalti berhasil mengamankan bola dan langsung meneruskannya dengan tendangan keras yang tak mampu dibendung Abbiati. Kedudukan kembali sama kuat 1-1. Milan yang tak ingin mengecewakan pendukungya di San Siro membalas lima menit kemudian melalui Seedorf. Tembakan gelandang veteran Belanda ini masih membentur mistar. Namun, kegelisahan para Milanisti akhirnya terbayar lewat gol Zlatan Ibrahimovic pada menit 77, lewat titik penalti. Hadiah penalti sendiri diberikan wasit menyusul pelanggaran yang dilakukan kiper Salvatore Sirigu yang menjatuhkan kapten tim Massimo Ambrosini di kotak terlarang. Eksekusi brilian Ibra pun membawa Milan kembali unggul 2-1. (OKZ)

Menang, Harga Mati Alonso Fernando ALONSO Abu Dhabi-andalas Kemenangan menjadi harga mati buat Fernando Alonso saat tampil di GP Abu Dhabi 2010. Dia tidak mau pusing menghitung kemungkinan lain untuk memastikan gelar juara dunia.

Dengan terpaut 8 poin dari peringkat kedua Mark Webber, 15 poin dari Sebastian Vettel di posisi ketika dan 24 poin dari Lewis Hamilton di tempat keempat, Alonso sebenarnya punya beberapa opsi untuk bisa merebut gelar. Namun, pembalap Ferrari secara tegas menolak perhitungan selain memastikannya dengan meraih podium teratas pada balapan di Yas Marina akhir pekan ini. “Hasil di Interlagos mem-

buat kami leluasa menentukan nasib. Dengan kemenangan atau finis di posis kedua, maka kami tidak butuh perhitungan lain,” tulis Alonso di Blog pribadinya, Kamis (11/11). “Pendekatan kami untuk semua balapan tidak pernah berubah. Kami tahu jika berhasil memastikan semuanya berjalan dengan sempurna, maka kami juga akan punya peluang mencapai target yang sudah dicanangkan sejak awal musim,” sambungnya. (OKZ)

Roberto MANCINI

Mancini: Daripada Kalah, Lebih Baik Imbang Manchester-andalas Tidak ada kata imbang dalam kamus pelatih Manchester City, Roberto Mancini saat timnya menghadapi Manchester United. Tapi bermain imbang 0-0 juga tidak terlalu membuatnya kecewa. “Saat melawan United, mudah saja untuk menderita kekalahan jika anda memberi mereka peluang untuk mencetak gol, mereka akan mencetak gol,” kata Roberto Mancini, Kamis (11/11). Laga yang berlangsung sengit membuat kedua tim tidak terlalu bermain terbuka, sehingga peluang yang ciptakan kedua tim sangat minim. “Saya ingin memenangi laga, tapi kadang-kala imbang lebihbaik dari pada kalah seperti tahun lalu, Meski kami bermain untuk menang,” tambah Mancini. Mancini meyakini hasil imbang ini membawa dampak positif pada kepercayaan diri tim, karena mereka bermain imbang melawan tim yang kualitasnya sudah tidak diragukan lagi. Dari rekor lima pertemuan sebelumnya, City memang lebih banyak menelan kekalahan dari United yaitu empat kali kalah dan hanya satu kali menang. “Saya kira pertandingan itu sulit bagi kedua tim. Hasil ini cukup adil. Tapi kami sudah lebih meningkat dibanding tahun lalu, ketika gawang kami dibobol satu gol di menit terakhir,” ujar Mancini. (OKZ)

Lawan Swedia, Loew Bawa Pasukan Muda ARSITEK Timnas Jerman Joachim Loew memanggil enam nama baru dalam skuadnya yang akan disiapkan melakoni laga persahabatan melawan Swedia, Kamis (18/11), mendatang. Selain memanggil pemain muda, pelatih yang mengantarkan Jerman ke semifinal Piala Dunia 2010 ini juga akan memarkir beberapa bintangnya. Duo Bayern Munich Bastian Schweinsteiger dan Philipp Lahm tidak masuk skuad.

Dalam daftar pemain yang disiapkan, Low juga meninggalkan mesin gol Miroslav Klose, Arne Friedrich dan Stefan Kiessling, yang baru pulih dari cedera. Mantan kapten Michael Ballack juga absen. "Andre Schuerrle dan Lewis Holtby dari Mainz, serta Mario Goetze, Mats Hummels dan Kevin Grosskreutz asal Dortmund akan berada dalam daftar. Marcel Schmelzer juga saya panggil," jelas Low, Kamis (11/11).

Enam pemain muda tersebut rata-ata berusia dibawah 22 tahun. Sehingga rata-rata usia skuad Jerman saat ini adalah 24,9 tahun. Lebih rendah dari pasukan yang di bawa ke Piala Dunia 2010. Schuerrle dan Holtby keduanya berusia 20 tahun, yang telah tampil mengesankan bersama Mainz musim ini. Sementara Goetze berusia 18 tahun, telah mencetak dua gol untuk pimpinan klasemen Bundesliga, Borussia Dortmund. (OKZ)

Joachim LOEW


Jumat 12 November 2010

OLAHRAGA

harian andalas | Hal.

9

KILAS

Medan-andalas Ketua Kontingen Medan Julius Raja mengaku kecewa atas kinerja PB Porprovsu yang dinilai lamban dalam menangani kasus di cabang bulutangkis ini. Pasalnya, selain status atlet yang dicurigai sudah jelas, dengan keluarnya skorsing atas atlet Jakarta, lambatnya keputusan yang dibuat bakal berimbas kepada distribusi medali terhadap kontingen. "Kita ingin keputusan sudah ada sebelum partai semifinal nomor perseorangan dimainkan, dan Ketua Umum PB Porprovsu berjanji malam ini (Kamis, red) mereka akan rapat soal tersebut," ucap Julius, Kamis (11/11). Kontingen Medan pantas mempertanyakan tindak lanjut kiprah pebulutangkis DKI tersebut, mengingat banyak atlet-atlet mereka bertemu Asahan dan Labusel di semifinal. Dalam jadwal semifinal hari ini, Jumat (12/11), tunggal putri Medan Arinda jumpa Rina dari Asahan, dan Afni bertemu Ratih, juga dari Asahan. Sementara di nomor tunggal putra Lucas (Medan) jumpa Subhan (Asahan) dan Herdianto versus Tunggul (Labusel). Di nomor ganda putri pasangan Medan Muzelin/Afni bertemu Karisma/Ratih (Asahan), dan di nomor ganda putra Herdianto/Teguh juga bertemu pasangan Asahan. Wakil Ketua Kontingen Medan, Khairil Basri menduga Panpel sengaja mengulur-ngulur waktu dalam mengambil keputusan. Padahal, kata dia, surat skorsing yang dibuat Ketua Pengprov DKI Jaya, sudah sangat kuat sebagai dasar untuk mengambil keputusan. "Harusnya Panpel bertindak cepat mengambil keputusan, supaya tidak ada kontingen yang dirugikan. Jika keputusan diambil setelah partai final, yang rugi adalah atlet yang bertemu mereka di babak semifinal. Sedangkan kontingen yang jumpa Asahan dan Labusel di partai final berpeluang meraih medali emas, seandainya putusan skorsing jadi dijatuhkan," tutur Khairil. (YON)

Karate

Medan dan Sergai Peroleh 2 Emas Medan-andalas Tim Kota Medan dan Serdang Bedagai (Sergai), dihari pertama pertandingan cabang olahraga karate menyabet dua medali emas, di Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2010 di GOR Prajurit Makodam, Jalan Medan - Binjai, Kamis (11/11). Adapun 2 emas kontingen Kota Medan didapat dari kata beregu putra dan kata beregu putri, sedangkan Sergai, masing-masing disumbang oleh Dwi Yuda untuk kata perorangan putra dan kata perorangan putri atas nama Siti Asma. Sementara, sisa emas lainnya didapat kontingen Tobasa di kumite -55 Kg putra atas nama Dody Munthe, disusul pada kumite -50 Kg yakni Srunita (Langkat) dan kumite -55 Kg, atasnama Nova Sinaga dari Asahan. Lebih lanjut berdasarkan hasil sementara yang diperoleh : Kata perorangan putra: juara 1 Dwi Yuda (Sergai), 2 Putra Pristian (T Karo), 3 Don Juano Tambunan (Simalungun) dan Ahmad Rifai (Binjai). Kata beregu putra: juara 1 Medan, 2 Asahan, 3 Deliserdang dan Binjai. Kumite -55 Kg putra juara 1 Dody Munthe (Tobasa), 2 Jimmy (Taput), 3 Arifin (Dairi) dan Jag-Jit Sigh (T Karo). Putri: Kata perorangan, juara 1 Siti Asma (Sergai), 2 Tiffani Hadi (Medan), 3 Herika (Asahan) dan Utari (Medan). Kata beregu, juara 1 Medan, 2 Simalungun, 3 Asahan dan Deli Serdang. Kumite -50 Kgm juara 1 Srunita (Langkat), 2 Kristina (Taput), 3 Putri (Batubara) dan Yulis Putri (Asahan). Kumite -55 Kg, juara 1 Nova Sinaga (Asahan), 2 Rafika (Medan), 3 Sri Ramadhani (Deli Serdang) dan Dian Erika (P Siantar). (YON)

Icuk: Taufik dkk Bisa Gagal Raih Emas Jakarta-andalas Cabang olahraga (cabor) bulu tangkis Indonesia kembali diharapkan mendulang medali emas di Asian Games (AG) 2010. Mereka bahkan diberi target mempertahankan tradisi emas di multievent tersebut. Sayang, target mulia itu diprediksi akan gagal dicapai oleh Taufik Hidayat dkk di Guangzhou, China. Bukan bermaksud mengendurkan semangat juang pebulu tangkis Merah Putih, namun sosok Icuk Sugiarto menilai ada beberapa faktor yang bakal menyulitkan Indonesia merealisasikan target tersebut. Kekurangan pertama adalah persiapan pebulu tangkis Indonesia yang dinilai Icuk sangat buruk. Bahkan, persiapan menghadapi AG tahun ini paling parah sejak cabor bulu tangkis dimainkan di AG 1962, Jakarta, Indonesia. Menurut Icuk, persiapan bulu tangkis Indonesia sekarang sangat berbeda jauh dibandingkan pada masanya. Kebijakan program pembinaan dari KONI/KOI maupun PB PBSI yang dinilai menjadi faktor pembeda. "Jika kami dulu memiliki persiapan panjang di medan pertempuran, karena sudah berangkat 22 hari sebelum pertandingan. Sekarang, mereka berangkat sangat mepet menjelang pertandingan. Jadi, bagaimana ada persiapan serius," pungkas Icuk, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Atlet Nasional Indonesia (IANI) tersebut, kemarin. (OKZ)

andalas/ist

Kontingen Medan Kecewa Panitia Dinilai Lamban

Ketua Umum PB Porprovsu Drs Chairul Azmi Hutasuhut, MPd (kedua kanan) bersama Ketua KONI Medan Drs H Zulhifzi Lubis (paling kiri) dan beberapa pengurus lainnya berbincang, ketika memantau kesiapan untuk penutupan Porprovsu di Stadion Teladan Medan.

Penutupan Porprovsu Tetap di Stadion Teladan Medan-andalas Penetapan tempat penutupan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) akhirnya mencapai kata final. Acara puncak "PON"-nya masyarakat olahraga Sumut tersebut tetap digelar di Stadion Teladan Medan, Sabtu (13/11). Ketua Umum PB Porprovsu Drs Chairul Azmi Hutasuhut MPd didampingi Sekretaris H Sakiruddin SE MM kepada wartawan di Medan, Kamis (11/11) menjelaskan, tempat penutupan tetap dilaksanakan di Stadion Teladan. Diawali final sepakbola antara Deli Serdang melawan Asahan pukul 14.00 WIB. "Tidak ada masalah lagi. Kegiatan pihak MLM juga tidak akan mengganggu sebab acara mereka digelar Sabtu malam, sedangkan acara penutupan Porprovsu telah selesai

sore hari," kata Chairul. Diakui, sebelum ini memang ada sedikit "trouble" mengenai acara penutupan, karena di hari bersamaan, stadion kebanggaan masyarakat Sumut tersebut juga digunakan pihak MLM. Namun sesuai kesepakatan antara PB Porprovsu bersama Event Organizer pihak MLM, disepakati, Stadion Teladan bisa digunakan secara bersama. Terwujudnya hal ini karena ada tenggang waktu pelaksanaan kedua kegiatan ini. Chairul tak mempermasa-

lahkan tempat pelaksanaan harus dipakai bersama. Yang terpenting, tambah pria yang juga PR II Unimed ini, tidak ada pihak yang dirugikan. Bahkan ia berharap, kebersamaan ini memberi keuntungan mutualistis bagi kedua pihak. Informasi dikumpulkan di lapangan, pihak PB Porprovsu sebenarnya bisa saja mengantongi izin tunggal pemakaian Stadion Teladan di hari yang telah ditentukan tersebut. Sebab kegiatan yang digelar jelas sifatnya olahraga, sesuai peruntukan Stadion Teladan. Selain itu, permohonan izin pemakaian sudah diajukan sejak September, sementara pihak MLM Oktober. Bahkan izin pemakaian oleh pihak, disebut-sebut juga sempat dua kali ditolak Dinas Pertamanan, sebab badan atau lembaga yang bertanggung-

jawab mengurusi dan menangani pemakaian Stadion Teladan itu tidak berani memberi izin jika bukan untuk kegiatan olahraga. Namun pihak MLM akhirnya menggantongi izin pemakaian Stadion Teladan setelah mendapat rekomendasi dari Walikota Medan Rahudman Harahap. Dan ini terjadi berkat loby "kelas tinggi" dilakukan "orang-orang" dekat Wali Kota Medan. Artis Judika Pada acara penutupan nanti, selain didahului final sepakbola Deliserdang vs Asahan, juga akan dimeriahkan penampilan artis ibukota Judika. Judika sendiri, melalui Ketua Bidang Acara Biller Pasaribu menyatakan senang dan gembira bisa hadir menghibur insan olahraga Sumut . Runner up Indonesian Idol

Medan Nyaris Sapu Bersih Emas Binaraga Medan-andalas Kontingen tuan rumah Medan nyaris menyapu bersih medali emas cabang binaraga Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Gedung Pusat Pendidikan dan Latihan Teknik, Jalan Karya Medan, Kamis (11/11). Dari delapan medali emas yang diperebutkan, tuan rumah Medan menyabet lima keping emas. Sehingga mengukuhkan Kota Medan sebagai juara umum cabang angkat besi, angkat berat, dan binaraga, dengan total 9 emas, 8 perak, serta 11 perunggu. Lima medali emas yang direbut Kota Medan dari cabang binaraga, masing-masing dari kelas 55 Kg atas nama Agung, kelas 75 Kg atas nama Kiki, kelas 80 Kg atas nama

Lilik Rusdianto, kelas 85 Kg atas nama M Arif, serta kelas 85+ Kg atas nama Suwanto. Akan halnya kontingen Deli Serdang yang sempat merajai cabang angkat berat, untuk cabang binaraga hanya mendapatkan satu medali emas dari kelas 65 Kg atas nama Agus Muliadi. Dan dalam klasemen perolehan medali untuk cabang angkat besi, angkat berat, dan binaraga, kontingen Deli Serdang berada di urutan kedua dengan total 9 emas, 6 perak, dan 4 perunggu. Kontingen Serdang Bedagai yang mendapat satu emas dari cabang binaraga atas nama Hendra (kelas 70 Kg), berada di urutan ketiga dengan total 7 emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Disusul kontingen Kotamadya Tebing Ting-

gi dengan 3 emas, 4 perak, serta 4 perunggu. Pertandingan cabang angkat besi, angkat berat, dan binaraga pada Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2010 yang digelar sejak 9 November lalu, nyaris menciptakan rekor nasional baru angkat berat untuk jenis angkatan bench press. Adalah lifter Deli Serdang, Mustakim, yang nyaris memecahkan rekor nasional atas nama lifter Sumatera Barat Doni Syahputra seberat 200,5 Kg. Mustakim nyaris memecahkan rekor nasional itu saat hendak melakukan angkatan ketiga untuk jenis bench press, dengan mencoba mengangkat barbel seberat 201 Kg. Tapi, aksi Mustakim itu tidak kesampaian. (YON)

Tim Voli Putra Putri Medan dan Deli Serdang Jumpa di Final DI cabang bola voli Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2010, terjadi suatu kejutan. Pasalnya, pada pertandingan final yang akan digelar hari ini, Jumat (12/11) di Gedung Serbaguna Unimed. Putra-putri Kota Medan akan menantang putra-putri Deli Serdang. Tim bola voli putri Kota Medan yang sebelumnya belum terkalahkan melaju ke final setelah dalam pertandingan semifinal, Kamis (11/11), menang mudah atas tim Asahan dengan skore 3-0 (25-13, 25-14, 25-13) dengan kemenangan ini praktis tim bola voli putri Kota Medan belum pernah terkalahkan selama berlangsungnya pertandingan. Sementara tim bolavoli putri Deli Serdang yang menjadi rival Medan di final, di pertandingan semifinal melalui perjuangan yang cukup alot menundukkan Pematang Siantar dengan skore 3-0 (26-24, 25-19, 25-23). Dipartai semifinal putra, tim

bola voli Kota Medan kembali menunjukkan ke perkasaannya dengan menundukkan Langkat dengan skore 3-0 (25-22, 25-12, 25-16). Hal yang sama juga dilakukan oleh tim putra Deli Serdang, meski melalui perjuangan yang sangat alot, akhirnya mereka dapat menundukkan musuh bebuyutannya tim Tebing Tinggi dengan skore 3-1 (25-23, 24-26, 25-18, 25-23). Dengan demikian tim Deli Serdang akan bertemu rival terberatnya tim putra Kota Medan dalam pertandingan final. Sebagai catatan kedua tim samasama tak terkalahkan selama pertandingan Porprovsu. Partai final bola voli digelar Jumat (12/11) dimulai pukul 08.30 mempertandingkan perebutan juara 3-4 antara tim putra Asahan vs Langkat, dikelompok putri mempertandingkan Asahan vs Pematang Siantar. Sementara partai yang ditunggu yaitu partai final putra

dan putri memperebutkan tempat pertama dan kedua akan digelar mulai pukul 14.00 Wib mempertemukan dua daerah bertetangga yaitu Kota Medan vs Kabupaten Deli Serdang. Doni salah seorang penggemar bola voli yang menyaksikan pertandingan ketika diminta komentarnya menyatakan pertandingan final yang akan digelar besok (hari ini-red) merupakan pertandingan yang sangat menarik mengingat timtim yang akan bertanding merupakan tim favorit juara. Apalagi di semifinal kedua tim (Medan dan Deliserdang-red) selama pertandingan sama-sama belum terkalahkan. "Kalau saya lihat memang kedua tim sama-sama kuat, tapi kalau kita pandang dari berbagai sisi tim bola voli putra-putri kota Medan akan dapat mengalahkan lawannya, yang jelas putra-putri Medan saya prediksi menjadi juara," ujar Doni. (YON)

2009 ini, tambah Biller, telah melakukan persiapan dan berharap bisa menujukkan penampilan terbaik pada acara penutupan nanti. Di antara lagu-lagu yang yang akan dibawakan Judika, "BukanRayuan Gombal", Bukan Dia Tapi Aku", Setengah Mati Merindu". Selain itu, penyanyi dan presenter ini juga telah menyiapkan lagu-lagu daerah, seperti "Didia Rokkaphi", Sai Anju Ma Au, Alusiau dan "Anak Medan". Selain dimeriahkan penampilan Judika, penutupan Porprovsu juga menyediakan hadiah lucky draw laptop dan hadiah-hadiah menarik lainnya bagi para penonton. Untuk itu kepada masyarakat diharapkan hadir menyaksikan puncak pesta olahraga masyarakat Sumut ini. (YON)

Jangan Coreng Nama Daerah Medan-andalas Maraknya pembelian atlet dari luar daerah guna memperkuat satu daerah khusus untuk cabang bulutangkis saat mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2010, ternyata mendapat tanggapan serius dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari anggota Komisi B DPRDSU, Brilian Mokhtar SE yang mengatakan, kalau hal ini dilakukan, berarti telah mencoreng nama baik daerah itu sendiri. Sebab, ajang Porprovsu yang merupakan kegiatan KONI Sumut haruslah berjalan sportif dan diisi atlet binaan lokal dan bukannya dari luar daerah. "Memang ada peraturan KONI yang mengatakan kalau atlet dari daerah lain sudah menetap lama ditempat dia bermukim, itu dinyatakan sah mengikuti Porprovsu. Apalagi ia juga mengikuti Porwil daerah. Namun kalau atlet itu hanya didatangkan saat berlangsung event empat tahunan ini untuk satu daerah, harus diselidiki dan PB Porprovu juga harus tegas menyikapi hal ini," katanya kepada wartawan di Medan, Kamis (11/11). Menurutnya, wajar KONI Medan melakukan protes atas kejadian ini, sebab, KONI Medan yang diketuai Drs H Zulhifzi Lubis telah melakukan pembinaan secara serius dan tidak memakai atlet dari luar. "Sekali lagi saya mengatakan, bahwa KONI Medan telah melakukan pembinaan berbasis kedaerahan, sehingga harus didukung penuh,"ucapnya. Sebab, ajang Porprovsu merupakan ajang pembinaan menuju PON XVIII Riau 2010, serta sebagai wadah kompetisi dalam hal menghasilkan atlet andal. " Jadi kalau ada atlet yang dipakai hanya untuk Porprovsu dan selanjutnya ia dikembalikan ke daerahnya, maka secepatnya PB Porprovsu serta KONI Sumut mendesak daerah yang memakainya untuk dipulangkan secepatnya," sebutnya. Sementara Ketua PB Porprovsu, Drs Chairul Azmi Hutasuhut MPd yang ditemui ditempat terpisah mengatakan, tuntutan KONI Medan untuk mendiskualifikasikan beberapa atlet dari luar daerah yang diduga memperkuat Asahan dan Labuhan Batu Selatan dinyatakan gagal oleh tim tehnical deleget, karena tak kuat bukti. " Sudah kita serahkan kepada petugas mengenai hal ini dan dinyatakan gugur serta atlet tersebut dapat bertanding memperkuat kedua kabupaten tersebut," ucapnya. Sementara tim manejer bulutangkis Asahan ditempat terpisah, Junaidi mengatakan, bahwa perekrutan atlet seperti, Subhan Hasan, Erwin Wihardi, M Rofik, Fajar Ari, Tunggul Mursito, Karisma serta beberapa atlet lainnya yang dinyatakan bukan atlet kelahiran Sumatera Utara, disangkal keras oleh Junaidi. (YON/REL)


KOMUNITAS

Jumat 12 November 2010

harian andalas | Hal.

10

KILAS

Pemkab DS akan Bangun KID di Percut Sei Tuan Lubuk Pakam-andalas Pemkab Deli Serdang akan membangun Kawasan Industri Deli Serdang (KID) di atas areal tanah seluas 8 ribu ha di Kecamatan Percut Sei Tuan. Pembangunan KID ini akan menampung tenaga kerja yang ada di Kabupaten Deli Serdang setelah mereka dididik sebagai tenaga professional pada bidangnya oleh lembaga pendidik tenaga kerja yang profesional. “Permohonan izinnya sudah dilayangkan ke pemerintah pusat dan kini sedang diproses,” kata Wakil Bupati Zainuddin Mars saat menerima audiensi Ketua DPC Serikat Buruh Seluruh Indonesia (SBSI) 1992 Deli Serdang Genueri Gea bersama sejumlah pengurus lainnya, di ruang rapat lantai II Kantor Pemkab Deli Serdang di Lubuk Pakam, Rabu (10/11). Kedatangan pengurus SPSI tersebut menyampaikan program kerjanya sekaligus meminta kehadiran Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan, membuka pelatihan dan pendidikan bagi pengurus SBSI se Deli Serdang yang akan digelar pada 12-14 November 2010 di Kecamatan Sibolangit. Wakil Bupati H Zainuddin Mars yang didampingi Kadis Tenaga Kerja dan Transmigrasi Deli Serdang Drs H Ahmad Rukman Pane dan Kaban Kesbang Deli Serdang Drs H Eddy Azwar menambahkan, nantinya di areal KID ini, selain menjadi kawasan industri juga akan didirikan pusat pemerintahan,pusat perbelanjaan dan perumahan, sehingga akan berdiri kota baru, yang memungkinkan Kecamatan Percut Sei Tuan dibagi dalam beberapa kecamatan. Pembangunan KID ini diprogramkan selesai dalam kurun waktu 20 tahun dan 90 porsen diharapkan rampung di masa kepemimpinan duet Amri Tambunan dan Zainuddin Mars. Dalam pertemuan itu, para pengurus SBSI 1992 menyatakan kesiapannya untuk bermitra dan berbagi informasi dengan Pemkab Deli Serdang dan itu sudah mereka buktikan pada “May Day” tahun 2010. Maka demi kelanggengan mitra itu, mereka minta agar Pemkab Deli Serdang mau melahirkan kemitraan antara buruh, pengusaha dan pemerintah melalui “Tri Partid” serta mendukung program kerja mereka dalam mendidik para buruh agar mengerti hak dan tanggungjawabnya serta menyelesaikan masalah dengan jalan musyawarah. (TH)

andalas/ist

APRESIASI - Ketua TP PKK Deli Serdang Ny Anita Amri Tambunan sedang mengapresiasi anak balita dalam lomba menyusun balok.

Pembinaan Generasi Muda Dimulai Sejak Dini Lubuk pakam-andalas Membina dan mengembangkan serta meningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi generasi penerus bangsa yang andal, harus dimulai sejak usia dini. Namun untuk mewujudkannya tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi sangat memeerlukan peran serta dan partisipasi semua pihak. Termasuk para orang tua sebagai pendidik dan generasi yang bertanggung jawab membangun generasi pelanjut estafet perjuangan bangsa di masa mendatang. Bupati Deli Serdang melalui Wabup H Zainuddin Mars menegaskan hal itu pada acara Bulan Balita XXVIII, Bina Generasi Muda/Remaja dan Perncanangan Kesatuan Gerak PKK KB-Kesehatan Kabupaten Deli Serdang Tahun 2010, Kamis(11/11). Menurutnya, upaya yang dilakukan bukan hanya memberi makanan dan pakaian yang cukup, tapi harus memberi kesempatan bermain dan terutama sekolah. Terlebih di saat bangsa ini sedang mengalami berbagai perubahana antara lain, terjadinya pergeseran nilai-nilai kepribadian bangsa yang menjurus kearah matrealisme. “Kita semua harus mampu menciptakan suasana untuk tumbuh dan berkembangnya anak menjadi tunas-tunas bangsa. Dan hal ini kelak memiliki sumber daya manusia berkualitas melalui pembangunan moral dan kepribadian anak dibalut dengan ajaran agama yang kokoh dan berkesinambungan.” kata wabup. Adapun kegiatan bulan balita yang digelar itu antara lain lomba balita bercerita, lomba menyusun balok, balita mewarnai/melukis buahbuahan dan sayuran sesuai warna aslinya. (TH)

andalas/ist

TANDATANGANI MOU Wali Kota Medan Rahudman Harahap didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, dan Direktur Utama Trans Kreasindo Production Didit Mahadi Kadar menandatangani MoU dengan sejumlah pelaku usaha di sela-sela pembukaan "Gebyar SMK 2010" di PRSU, Tapian Daya, Medan, Kamis, (11/11).

Ribuan Pelajar Padati "Gebyar SMK 2010" di PRSU Medan-andalas Ribuan pelajar dari berbagai sekolah menengah di Medan memadati arena "Gebyar SMK 2010" yang digelar Dinas Pendidikan Kota Medan bersama Trans Kreasindo di pelataran parkir Tapian Daya Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) di Jalan Gatot Subroto, Medan, Kamis (11/11). Ajang unjuk kompetensi ini diikuti peserta dari puluhan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Medan baik negeri maupun swasta. Di masingmasih stan yang disediakan penyelenggara, seluruh SMK peserta gebyar menyajikan berbagai informasi maupun produk unggul sekolahnya. Kegiatan yang berlangsung 11-14 November ini resmi dibuka pelaksanaannya oleh Wali Kota Medan Rahudman Harahap didampingi Kepala Disdik Medan Hasan Basri, dan Direktur Utama Trans Kreasindo Didit Mahadi Kadar. Wali Kota Medan Rahudman Harahap dalam sambutannya mengharapkan perhelatan akbar pendidikan tingkat SMK ini diharapkan menjadi momentum pembuktian "SMK se-Kota Medan Bisa" menjawab tantangan

pemenuhan kebutuhan dunia kerja yang saat ini semakin kompetitif. "Event ini sangat bermanfaat dan memberikan ruang kepada SMK di Kota Medan untuk menunjukkan keunggulan kepada masyarakat luas. Kualitas dan keunggulan SMK juga sama baiknya dengan pendidikan sederajat lainnya. Pemko Medan memberikan apreasiasi kepada Dinas Pendidikan Kota Medan yang telah mampu menggelar kegiatan yang mampu mengangkat citra terbaik bagi SMK ini," kata Rahudman. Menurut Rahudman banyak cara yang harus dilakukan Disdik Kota Medan untuk mengangkat harkat dan martabat SMK di mata publik sebagai sekolah unggulan dan bercitra sangat baik. Ke depan seluruh jajaran

institusi yang menangani pendidikan ini harus mampu melakukan berbagai terobosan dan program kerja agar SMK lebih diminati masyarakat luas sehingga nantinya menjadi pilihan utama bagi calon siswa-siswi. "Memang saat ini jumlah siswa SMK masih belum sebanding dengan SMA. Tercatat siswa SMK saat ini jumlahnya 33.000 siswa, sedangkan SMA sederajat mencapai 70.000 siswa. Inilah menjadi tantangan bagaiman siswa SMK ke depan harus lebih banyak lagi," ujarnya. Usai membuka pelaksanaan "Gebyar SMK 2010" Rahudman didampingi Hasan Basri, Didit Mahadi Kadar, Ketua DPRD Kota Medan Amiruddin, Kepala Disdik Sumut Syaiful Syafri, Ketua KPID Sumut Abdul Haris Nasution, Wakil Ketua TP PKK Kota Medan Ny Dzulmi Eldin, Kepala Bidang Kurikulum SMK Disdik Kota Medan Zulhanif, Kepala Bidang Pendidikan Disdik Kota Medan Masrul Badri, dan undangan lainnya meninjau satu persatu stan SMK peserta gebyar. Rahudman juga menyempatkan diri berinteraksi dan

berdialog dengan para kepala sekolah dan siswa-siswi yang bertugas menjaga stan maupun yang mengunjungi arena gebyar SMK Kota Medan. Sementara itu Kepala Disdik Kota Medan Hasan Basri sebelumnya melaporkan, kegiatan yang berlangsung empat hari ini diisi dengan berbagai perlombaan dan acara menarik lainnya. Hasan mengharapkan event ini dapat mengangkat citra SMK ke masyarakat luas serta mendorong peningkatan kemampuan siswa, potensi, dan prestasi SMK sebagai sekolah pilihan utama. Event ini juga merupakan kesempatan bagi SMK untuk menujukkan kepada publik, tentang apa yang telah dilakukann SMK selama ini. "SMK harus dapat memanfaatkan ajang ini sebaik-baiknya, sehingga masyarakat luas tahu apa keunggulan yang dimiliki SMK di Kota Medan. Apalagi saat ini pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Nasional sudah semakin konsern bagaimana keberadaan SMK saat ini menjadi pilihan masyarakat," imbaunya. Selain itu, Gebyar SMK Me-

dan ini sebagai media untuk menunjukkan keterampilan, kemampuan, potensi, dan prestasi siswa serta SMK kepada seluruh lapisan masyarakat luas. Karena pelajar SMK maupun lulusan dari SMK inilah yang telah melewati proses pendidikan untuk siap mandiri dan mengembangkan potensi di bidang kewirausahaan, sesuai dengan skill yang mereka memiliki. Acara pembukaan "Gebyar SMK 2010" ini juga diisi dengan penandatanganan MoU (kesepahaman) kerja sama antara Pemko Medan dengan perwakilan dunia usaha di Kota Medan di antaranya CV Indako Trading Co, PT Suritama Mahkota Rencana, Tiara Hotel Medan, Wira Media Citra, PT Sumatera Utara Berlian Motor, Grand Aston City Hall, KPI, MUGI, dan Telkomsel. Selama event Gebyar SMK 2010 berlangsung akan digelar kontes mekanik (11-13 November), table manner dan tata rias (12 November), lomba tari daerah tingkat SMP (12 November, lomba mewarnai TK dan pentas seni (14/11), lomba presentasi power point tingkat SMP (13 November). (GUS)

IT&B Campus “Top Ten” Accounting Star-PSAK 2010 MAHASISWA STIE IT&B dari Prodi Akuntansi, yakni Sherly Pratama, Lucia Witanzoe, dan Stefvy (Tim IT&B 1) serta Kiki Laudiana, Novi Shintawaty, dan William Wijaya (Tim IT&B 2) berhasil masuk "Top Ten" dalam "Accounting StarPSAK 2010" yang diselenggarakan Departemen Akuntansi (S1) FE USU.

K

egiatan ini merupakan ajang pencarian "bintang akuntansi" khususnya di kalangan mahasiswa Prodi Akuntansi, baik D3 maupun S1. Pada hari pertama olimpiade baru-

baru ini, Tim IT&B 1 masuk dalam peringkat 5 dari 10 besar tim terpilih untuk maju dalam babak final. Menurut Kaprodi Akuntansi STIE IT&B, Arifin, meskipun akhirnya Tim IT&B 1 belum berhasil meraih juara di babak final, prestasi yang dicapai sudah pantas dibanggakan, karena Tim IT&B 1 merupakan satu dari dua tim PTS yang berhasil ke babak final dalam lomba yang diikuti 47 tim dari berbagai PTN dan PTS se-Kota Medan dan sekitarnya itu. Ketua STIE IT&B Rosita Bangun menambahkan bahwa ketidakberhasilan mahasiswa IT&B lolos dalam babak final bukanlah kegagalan, tetapi merupakan pengalaman dan pelajaran berharga untuk lebih meningkatkan kualitas dan kompetensi diri, mengingat ini merupakan pertama kalinya STIE IT&B mengikuti

andalas/ist

TOP TEN - Mahasiswa STIE IT&B dari Prodi Akuntansi yang tergabung dalam Tim IT&B 1 dan Tim IT&B 2 yang masuk "Top Ten" dalam Accounting Star-PSAK 2010 yang diselenggarakan Departemen Akuntansi (S1) FE USU. olimpiade akuntansi. Managing Director STIE IT&B Agus Susanto Tan menyatakan pihaknya sangat mendukung keikutsertaan mahasiswa STIE IT&B untuk even-even serupa, karena kegiatan

tersebut akan merangsang perilaku kompetitif mahasiswa sebagai upaya meningkatkan kompetensi diri. "Semoga mahasiswa STIE IT&B dapat terus mengukir prestasi di masa mendatang," ujarnya. (REL/GUS)

BE RI T A DU K ACI T A

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-A

KHIU HWAI KIM

90

Jl. Flores No. 2 B Medan

10-11-10 09.15 WIB

13-11-10 11.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-C

C EN G SU I EN G

96

Jl. B andung 20 / 37 Medan

10-11-10 21.15 WIB

14-11-10 14.00 WIB

D i perabukan

1

LAU KHENG HONG

46

Jl. P lati na V II Ti ti papan

11-11-10 00.30 WIB

13-11-10 10.00 WIB

D i perabukan

2

PHANG SOEI TJOE

85

Jl. P asi r No. 39 / 2B Medan

10-11-10 17.00 WIB

13-11-10 10.00 WIB

D i perabukan

4

LIONG SIU KHENG

84

Jl. B . Zei n Hami d Gg. K opel No. 20 Medan

09-11-10 18.10 WIB

13-11-10 13.00 WIB

D i perabukan

5

CHAI AI CEN

86

K ota Lhokseumawe No. 70 / 78 A ceh

10-11-10 14.10 WIB

13-11-10 11.00 WIB

D i perabukan

6

NG KOK KAI

82

Jl. Medan B i njai K m. 10.5 No. 8 Medan

10-11-10 10.30 WIB

13-11-10

D i kebumi kan

7

CHEN HUI MIN

51

Jl. A .R. Haki m Gg. A man No. 22 Medan

11-11-10 04.00 WIB

14-11-10 13.00 WIB

D i perabukan

8

CAU KIM SENG

52

Jl. B . K atamso Gg. Rela No. 5 E K p. B aru Medan

10-11-10 02.45 WIB

13-11-10 11.00 WIB

D i perabukan

9

TEH BAK THING

86

Jl. P ukat V Gg. P i nang No. 26 B Medan

10-11-10 11.00 WIB

13-11-10 13.00 WIB

D i kebumi kan


Jumat 12 November 2010

KILAS

Politisi PDIP Kembali Diperiksa KPK Jakarta-andalas KPK masih melengkapi berkas para tersangka kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior BI tahun 2004 yang dimenangkan Miranda S Goeltom. Hari ini, dua politisi PDIP Tjahjo Kumolo dan Emir Moeis kembali dijadwalkan sebagai saksi. "Sebagai saksi bagi para tersangka dari PDIP," kata juru bicara KPK Johan Budi SP, Kamis (11/11). Selain Tjahjo dan Emir, KPK juga memeriksa Sekjen DPR Nining Indra Saleh. Nining tiba di Gedung KPK pukul 09.00 WIB mengenakan baju terusan merah. "Saya diperiksa untuk Agus Condro, Max Moein, Rusman Lumbanturuan, Poltak Sitorus, dan Pak Wiliam Tutuarima. Mungkin ini terakhir, mudah-mudahan," jelasnya. Kasus ini sudah menjerat 30 orang mantan anggota DPR periode 1999-2004 sebagai tersangka. Empat orang sudah divonis bersalah dan 26 lainnya kini masih menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Berikut daftar tersangka kasus suap dari PDIP: 1. Agus Condro Prayitno (ACP) Rp500 juta 2. Max Moein (MM) Rp500 juta 3. Rusman Lumbantoruan (RL) Rp500 juta 4. Poltak Sitorus (PS) Rp500 juta 5. Williem Tutuarima (WMT) Rp500 juta 6. Panda Nababan (PN) Rp1,45 miliar 7. Engelina Pattiasina (EP) Rp500 juta 8. Muhammad Iqbal (MI) Rp500 juta 9. Budiningsih (B) RP500 juta 10. Jeffrey Tongas Lumban (JT) Rp500 juta 11. Ni Luh Mariani Tirtasari (NLM) Rp500 juta 12. Sutanto Pranoto (SP) Rp600 juta 13. Soewarno (S) Rp500 juta 14. Matheos Pormes (MP) Rp350 juta. (NET)

MPR Masyarakatkan Empat Pilar Jakarta-andalas Pimpinan MPR RI mengadakan pergelaran wayang kulit "Semar Bangun Khayangan" sebagai wahana pemasyarakatan empat pilar utama negara, yakni Pancasila, UUD Negara RI 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Menurut Kasubag Pemberitaan MPR Rharas Estining Palupi di Jakarta, Kamis, pergelaran wayang kulit itu akan dilaksanakan pada Sabtu (13/11) mulai pukul 19.30 WIB di plaza Gedung Nusantara V MPR/ DPR/DPD RI dengan dalang Warseno Slenk. Pertunjukan wayang yang terbuka untuk umum tersebut akan dihadiri oleh pimpinan MPR dan undangan, seperti pimpinan media massa serta komunitas pencinta wayang dari museum pewayangan. Diharapkan melalui media wayang itu, kata Estining, pesan sosialisasi empat pilar utama negara RI bisa disisipkan dalam alur cerita wayang yang kemudian diterima dan diamalkan di masyarakat. "Pimpinan MPR dan jajarannya senantiasa memasyarakatkan empat pilar dengan kemasan yang variatif untuk menjangkau semua segmen di masyarakat," kata Rharas. Dalam cerita "Semar Mbangun Kahyangan", tokoh Semar akan menjelaskan bahwa upayanya membangun khayangan itu bukan berarti khayangan dalam wujud fisik, melainkan dalam arti jiwa rohani manusia untuk membangun kembali rasa persatuan dan kesatuan. Semar juga mengingatkan untuk selalu menjiwai dan mengamalkan lima "gegebengan angger ugering" negara sehingga tercipta kehidupan berbangsa dan bernegara yang aman, tentram, adil dan sejahtera. (ANT)

Pimpinan DPR Makin Selektif Kunker

Pramono Anung Jakarta-andalas Pimpinan DPR memperketat persyaratan perizinan kunjungan kerja ke luar negeri. Oleh karena itu, sejumlah kunjungan DPR ke luar negeri terpaksa dibatalkan. Yang terkini, pimpinan DPR mencabut perizinan kunker Badan Akuntabilitas dan Keuangan Negara (BAKN) DPR. Kunjungan BAKN yang didanai sepenuhnya oleh pemerintah Belanda pun terpaksa dibatalkan. Wakil Ketua DPR dari FPDIP, Pramono Anung menegaskan bahwa upaya memperketat kunjungan DPR ke luar negeri dilakukan untuk membatasi kunker luar negeri berdasarkan skala prioritas. Sehingga kunjungan yang dianggap tidak perlu tak lagi direstui pimpinan DPR. "Kita akan lebih selektif, tidak semua studi banding salah. Hanya saja untuk studi banding yang tidak diperlukan dan menghabiskan anggaran negara tidak akan diizinkan. Saya saja sudah membatalkan lima kunjungan ke luar negeri," ujar Pram, kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Kamis (11/11). Pram berharap anggota DPR juga tidak berspekulasi dengan permohonan kunker yang tidak konkret. DPR harus menyadari sepenuhnya bahwa studi banding ke luar negeri benar-benar harus tepat guna. "Memang tidak dipungkiri ada studi banding mendesak seperti soal geospasial," papar Pram. Untuk memperketat perizinan, Pimpinan DPR akan mendorong revisi UU Parlemen dan tatib DPR. Pimpinan DPR ingin studi banding tidak lagi dijadikan kunjungan wajib DPR. "Kita harus merubah tatib yang memungkinkan pembatalan studi banding," terang Pram. Pram berharap kelak anggota DPR tidak berharap bisa menikmati perjalanan selama studi banding. Anggota DPR cukup mencari bahan studi banding melalui multimedia. "Kita cukup memanfaatkan internet atau perpustakaan," ujar Pram. Pram berharap anggota DPR memahami keputusan Pimpinan DPR. Sehingga kritik keras masyarakat kepada DPR berbuah pengertian dan respons DPR terhadap masyarakat. (NET)

POLITIK 11 Kemelut PAW DPRD Langkat Makin Meruncing harian andalas | Hal.

Stabat-andalas Macetnya proses Penggantian Antar Waktu (PAW) anggota DPRD Langkat dari Partai Demokrat (PD) semakin merebak dan jadi pergunjingan masyarakat. Namun sayang, tidak ada komentar yang lahir dari oknum- oknum yang terlibat, baik Ketua DPC PD Langkat, yang juga Ketua DPRD Langkat, H Rudi Hartono Bangun maupun dari anggota DPRD Langkat yang belum di-PAW, Sugito dan Ade Khairani Syahputri SE. Padahal, setelah keluarnya surat DPP PD No 22/ SK DPP PD/IV/2010 tertanggal 12 April 2010 Ade Khairina Syahputri SE tidak lagi diakui sebagai anggota PD. Begitu juga setelah keluarnya surat DPP PD No SK DPP PD No 33/SK/DPP PD/IV/2010, Sugito tidak lagi diakui sebagai anggota PD. Akibatnya, keduanya pun pantas dicopot sebagai anggota dewan yang terhormat. Apalagi setelah itu keluar pula surat DPP PD No 55/INT/DPP PD/ IV/ 2010, tanggal 10 April 2010 tentang instruksi pelaksanaan PAW Anggota DPRD Langkat. Dalam surat No 55/INT/DPP PD/IV/ 2010 tanggal 10 April 2010 ditegaskan, sehubungan dengan telah diterbitkannya Surat Keputusan DPP PD, antara lain SK DPP PD No 22/ SK/DPP PD/IV/2010 tentang pemberhentian Ade Khairani Syahputri, SE sebagai anggota PD, serta SK DPP PD No 33/ SK/DPP PD/IV/2010 tentang Pemberhentian Sugito sebagai anggota PD. Maka DPP PD telah melakukan proses Pemberhentian Antar Waktu terhadap Ade Khairani Syahputri, SE sebagai anggota DPRD Langkat periode 2009-2014 dan menunjuk Kristina Bangun SSos sebagai Peng-

ganti Antar Waktu berdasarkan SK No 42/EXT/DPP PD/IV/ 2010 tanggal 14 April 2010 yang ditujukan kepada Ketua DPRD Langkat. Selanjutnya, memberhentikan Sugito sebagai anggota DPRD Langkat periode 20092014 dan menunjuk Novi Ismahani SH SPd sebagai Pengganti Antar Waktu berdasarkan SK No 53/EXP DPP PD/IV/2010 tanggal 14 April 2010 yang ditujukan kepada Ketua DPRD Langkat. Untuk itu, DPP PD menginstruksikan kepada Ketua DPD PD Sumut untuk mengamankan SK tersebut dan mengamankan langkah- langkah yang diambil serta secara berjenjang menginstruksikan kepada DPC.PD Langkat untuk melaksanakan serta melaporkan pelaksanaan SK dan langkahlangkah tersebut sebagaimana yang termaktub dalam surat tersebut. Yang menjadi masalah, sampai sekarang SK tersebut belum juga dilaksanakan,karena baik Sugito maupun Ade Khairani masih aktif dan bekerja sebagai anggota DPRD Langkat. Bahkan, walaupun Kristina Bangun sudah diangkat sebagai anggota DPRD Langkat, dia bukan diangkat dan dilantik untuk meng-

andalas/budi zulkifli

PAW- Kristina Bangun saat dilantik dan diambil sumpahnya oleh Ketua DPRD Langkat H Rudi Hartono Bangun gantikan Sugito, tapi diangkat dan dilantik untuk menggantikan alm H Hublay Ali Rahman. Dengan demikian, patut diduga ada permainan dan pelanggaran terhadap SK tersebut. Hal itu terbukti dari masih aktifnya Sugito dan Ade Khairani di DPRD Langkat serta dilantiknya Kristina Bangun untuk menggantikan alm H Hublay Ali Rahman. Menanggapi kemelut tersebut, tokoh masyarakat Teluk Aru, Drs M Nurdin pun berha-

rap agar Ketua DPC. PD Langkat Rudi Hartono Bangun bisa bersikap tegas dengan segera melaksanakan PAW sebagaimana mestinya. Lebih lanjut dia pun menegaskan, jika memang ada pelanggaran dan rekayasa, maka harus diselesaikan sesuai dengan ketentuan berlaku. “ Patut disesalkan jika memang benar ada pelanggaran dan sengketa terkait dengan hasil pemilu lalu. Apalagi jika dilakukan oleh sesama kader

Gelar Pahlawan Hanya Sebutan Formal Medan-andalas Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Sumut menilai, gelar Pahlawan Nasional tidak lebih hanya sebatas sebutan formal dan bukan berarti seseorang yang tidak mendapatkannya tidak memiliki jasa untuk bangsa ini. "Itu (gelar Pahlawan Nasional, red) hanya sebutan formal dan yang tidak mendapatkannya bukan berarti tidak punya jasa," ujar Ketua Fraksi PKS DPRDSU, Kamis (11/11). Hal itu dikatakannya setelah Dewan Gelar, Tanda Kehormatan, dan Tanda Jasa memastikan mantan Presiden Soeharto dan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tidak mendapat gelar Pahlawan Nasional. Hidayatullah mengatakan, setiap orang memiliki sisi baik, dan tidak mendapatkan gelar Pahlawan Nasional bukan berati tidak memiliki kebaikan dan jasa-jasa untuk bangsa dan negara ini. Pemerintah, katanya, tentu memiliki kriteria tersendiri dalam

memberikan gelar Pahlawan Nasional dan untuk saat ini kedua mantan Presiden RI tersebut tidak termasuk dalam kriteria itu. "Pemerintah tentu punya pertimbangan untuk tidak memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada Soeharto dan Gus Dur," ujarnya. Menurut dia, bangsa ini sesungguhnya harus mengakui bahwa Soeharto dan juga Gus Dur telah memberikan jasa-jasa dan kebaikankebaikannya bagi bangsa dan negara ini, meski keduanya kemudian tidak disebut sebagai Pahlawan Nasional. "Tapi saya rasa itu hanya pertimbangan Pemerintah saja, karena banyak juga tokoh lain yang punya banyak jasa bagi bangsa dan negara tetapi tidak disebut sebagai Pahlawan Nasional," kata Hidayatullah. Dewan Gelar, Tanda Kehormatan, dan Tanda Jasa memastikan mantan Presiden Soeharto dan Abdurrahman Wahid tidak mendapat gelar Pahlawan Nasional. Kepastian itu disampaikan dalam acara penganugerahan gelar pahla-

wan dan gelar kehormatan di Istana Negara, Jakarta, Kamis, yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Pemerintah melalui Keputusan Presiden No 52 TK/2010 akhirnya memberikan gelar Pahlawan Nasional hanya kepada dua tokoh, yaitu Dr Johannes Leimena dan Johannes Abraham Dimara. Sebelumnya, Kementerian Sosial mengajukan 10 nama tokoh yang telah diseleksi untuk memperoleh gelar Pahlawan Nasional, yakni mantan Gubernur DKI Ali Sadikin dari Jawa Barat, Habib Sayid Al Jufrie dari Sulawesi Tengah, mantan Presiden HM Soeharto dari Jawa Tengah, dan mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid dari Jawa Timur. Kemudian Andi Depu dari Sulawesi Barat, Johanes Leimena dari Maluku, Abraham Dimara dari Papua, Andi Makkasau dari Sulawesi Selatan, Pakubuwono X dari Jawa Tengah, dan KH Sanusi dari Jawa Barat. (UJ)

PD. Karena itu, selesaikanlah dengan adil dan jujur. Selanjutnya, jika benar Sugito dan Ade Khairani telah berlaku curang, maka keduanya pun harus segera dicopot,” ujarnya. Hal yang sama dikatakan oleh Mahruzar. Walaupun konflik itu lebih bersifat internal, namun tetap harus diselesaikan. “ Kalau tidak, ya PD sendiri yang rugi, karena hal itu jelas merusak citra partai, sehingga bisa mengurangi simpati masyarakat,” tegasnya. (BD)

Delapan Budayawan Terima Bintang Budaya Jakarta-andalas Pemerintah melalui Dewan Gelar, Tanda Kehormatan, dan Tanda Jasa memberikan tanda kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma kepada delapan budayawan dan seniman. Pemberian tanda kehormatan itu dilakukan dalam acara penganugerahan gelar pahlawan dan gelar kehormatan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (11/11), yang dihadiri Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Tanda kehormatan yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden nomor 55 TK/2010 itu diberikan kepada pelukis Prof Sjafei Soemardja (alm), dalang Ki Nartosabdo (alm), pelukis Dr (Hc) Affandi Koesoema (alm), budayawan Romo Yosef Bilyarto Mangunwijaya (alm), sutradara Drs. Sjumandjaja (alm), budayawan W.S. Rendra (alm), maestro jaipong Mimi Rasinah (almh), dan maestro angklung Udjo Ngaladena (alm). Seniman lain, Abdul Kadir (alm) mendapatkan tanda kehormatan Bintang Jasa Nararya. Dalam acara itu, pemerintah juga menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Mahaputera Nararya kepada dua jurnalis foto pada masa revolusi, yaitu Alexius Impurung Mendur (alm) dan Frans Soemarto Mendur (alm). Akademisi Dr Marwoto Hadi Soesastro (alm) juga mendapat Bintang Jasa Pratama atas perannya sebagai Direktur Eksekutif Center of Strategic and International Studies (CSIS). (ANT)

Pilkada Tapteng, Perhelatan Demokratis atau Demotaktis ? Oleh : Timson Manullang SPd MHum Dalam konteks ketatanegaraan, kata demokrasi merupakan salah satu terminologi atau istilah yang paling lazim dipakai. Bahkan di kalangan awan sekalipun kata tersebut bukanlah sesuatu yang asing.

P

ada ulasan-ulasan serius yang mengusung topik politik dan ketatanegaraan oleh para akademisi atau praktisi di media massa hingga obrolan ringan di warung kopi atau lapo tuak pun kata demokrasi kerap menghiasi pembicaraan. Bahkan istri saya yang sehari-hari menikmati waktunya bersama anakanak saya pun kini menjadi sangat fasih ketika memberikan komentarnya tentang masalah-masalah yang berkaitan dengan ranah ini. Ada beberapa alasan mengapa kata demokrasi begitu santer dan terkenal. Dari perspektif politik (political perspective), kata tersebut menyiratkan sebuah pesan yang menjanjikan suatu proses legitimasi kekuatan politik dan kekuasaan bernegara secara lebih bermartabat (more civilized) dan manusiawi (more human). Pengejawantahan faham demokrasi ini tidak terlepas dari peran sentral yang

dimainkan Amerika Serikat (the USA) dengan blue print kampanye globalnya yang secara intensif melobi dan menyakinkan para pemimpin politik dunia bahwa penerapan prinsip demokrasi merupakan pilihan terbaik dalam membangun sebuah peradaban politik (political civilization) yang legitimate dengan tingkat akseptibilitas rakyat paling tinggi. Penerimaan yang luas akan konsep demokrasi juga disebabkan oleh kegagalan beberapa faham politik atau ketatanegaraan utama (prominent political views) dunia seperti konsep Monarchy yang cenderung dianggap obsolete atau ketinggalan zaman, Despotism yang dikator, serta Communism yang cenderung sosialis. Pada pasca perang dingin (post cold war) misalnya, tercabiknya Uni Soviet menjadi beberapa entitas politik baru di kawasan Balkan merupakan salah satu bukti hancur leburnya faham komunisme. Belajar dari “tragedi” Timson bernegara yang Manullang dialami, Rusia kini telah mereposisi kiblat politiknya ke

arah faham demokrasi, meski tidak secara ekplisit men-declare bahwa mereka menggunakan faham tersebut. Hal ini hanya bisa dilihat dari praktek bernegara yang dilakukan para pejabatnya. Demikian juga China. Salah satu negara dengan kekuatan konomi terwahid di dunia saat ini, telah secara kasat melakukan perombakan kebijakan praktis bernegaranya. Walau secara dokumentatif dan konstituatif China masih mengusung faham komunisme, namun dalam praktek kebijakan bernegaranya, mereka telah banyak melakukan reformasi ke arah penerapan prinsipprinsip demokrasi. Apa itu demokrasi? Secara etimologis (asal usul kata), kata democracy berasal dari dua kata bahasa Yunani yakni demos yang berarti people (rakyat), dan kratos yang berarti government (pemerintahan). Kedua kata tersebut kini telah sering di blend oleh para penggagas teori demokrasi, seperti Rosseau dan Montesquieu, untuk menelorkan definisidefinisi demokrasi yang

lebih handy dan praktis, untuk dipakai sebagai acuan dalam memahami konsep demokrasi. Dari semua definisi yang ditawarkan, saya melihat ada dua nilai pokok (core values) yang menjadi “roh” dari demokrasi tersebut, yakni rakyat dan keadilan. Demokrasi berfokus pada rakyat, artinya, rakyatlah yang berkuasa (sovereignty of people) – from people, by people, and for people (dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat). Ini berarti supremasi kekuasaan berada di tangan rakyat. Artinya, pemegang kekuasaan tertinggi di sebuah kawasan politik (misalnya negara) harus sepenuhnya berada di tangan rakyat. Rakyatlah yang sebenarnya mengatur roda kehidupan sebuah negara atau kawasan politik. Siapa itu rakyat? Ya kita-kita ini, Anda dan saya, Amangboru saya, Tulang saya, Oppung saya , Om dan Tante saya, dan kita semua yang secara sah merupakan bagian dari penduduk yang mendiami sebuah kawasan politik. Kitalah yang seharusnya mengatur pemerintahan negara atau daerah kita. Namun, karena pemerintahan tidak mungkin diurusi (secara in action) oleh kita semua secara kolektif, maka kita perlu memilih wakil (representasi) untuk diberi mandat dalam menjalankan missi kenegaraan yang telah kita sepakati bersama. Lewat PEMILU dan PILKADA lah kita akan menentukan sosok terbaik yang akan kita beri kepercayaan atau mandat tersebut. Bersambung .............


SUMATERA UTARA

Jumat 12 November 2010

harian andalas | Hal.

12

Tim Reses DPRD DS Tinjau Lahan Garapan Warga andalas/th sihombing

Pantai Labu-andalas Untuk memastikan posisi dan letak lahan garapan kelompok 450 KK prasejahtera yang berada di Desa Durian Kecamatan Pantailabu, dilakukan pengukuran dengan menggunakan Global Positioning System (GPS), Kamis (11/11). Pengukuran dengan menggunakan GPS atau System Navigasi Satelit itu, dilakukan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Deli Serdang yang diwakili Ridwan Nasution serta perwakilan PTPN 2 Asisten Umum Kebun Tanjung Garbus Suhendro dan disaksikan Tim reses DPRD Deli Serdang daerah Pemilihan (Dapil) IV terdiri dari Benhur Silitonga SE MM Rusmani Manurung SH, Alisman Saragih SH, Dwi Andi Syahputra LC, Hendry Rosmawaty Sitanggang, Chairul Anwar SE dan Susilawati Spd. Menurut Ridwan, pengukuran dilakukan terhadap sekitar 91 Hektare (Ha) lahan PTPN 2 yang digarap kembali oleh warga setempat sejak tahun 1997 itu diambil

dari empat titik pengukuran dengan cara mencari titik kordinat, kemudian ditentukan letaknya. Sementara itu, di sela-sela pengukuran lahan PTPN 2, Asisten Umum Kebun Tanjung Garbus PTPN 2 Suhendro yang turut menyaksikan pengukuran menegaskan, lahan seluas 91 Ha yang digarap warga pada tahun 1997 merupakan HGU PTPN2 yang telah diperpanjang HGU-nya oleh BPN Pusat dengan SK HGU No 40 tahun 2003. Perpanjangan HGU lahan tersebut mulai 2003- 2028. "PTPN 2 mengusulkan perpanjangan HGU tiga tahun sebelum berakhir, bahkan yang melakukan cek lapangan saat itu tim B plus dari pusat," jelasnya. Ditanya apakah lahan sekitar 97 Ha yang telah digarap warga masih lahan kebun PTPN 2, Suhendro menegaskan bahwa lahan tersebut masih lahan PTPN 2. Bahkan, PTPN 2 telah beberapa kali membuat pengaduan ke Polres Deli Serdang soal penyerobotan serta perusakan tanaman sawit. Tetapi hingga kini pengaduan itu tidak direspon pihak kepolisian. Sementara itu, Kepala Desa Durian Hulman Manurung menjelaskan, lahan yang digarap warganya saat ini, merupakan lahan

garapan warga sebelumnya, bahkan dibuktikan dengan terbitnya surat landrenfom tahun 1951 ditandatanggani wakil ketua landrenfom Moh Sidik GK. Tetapi sekitar tahun 1965 melalui BPN warga di sana digusur agar keluar dari lahan. Bahkan, terjadi aksi intimidasi terhadap warga, bahkan bila mengikuti perintah BPN saat itu, warga dicap sebagai anggota partai politik terlarang. "Bila tidak mengikuti perintah akan dicap anggota PKI," terang Hulman. Anggota DPRD Deli Serdang Benhur Silitonga, mengatakan, tindakan pengukuran untuk mengetahui titik lahan yang disengketakan. Pasalnya, warga 450 KK memiliki alas hak atas lahan tersebut. "Surat landrenfom tahun 1951 dipengang mereka (warga penggarap-red) dan hasil pengukuran melalui GPS nantinya menjadi bahan anggota dewan untuk mengajukan ke menteri BUMN dan BPN pusat agar di lepaskan. (TH)

LETAK KOORDINAT-Tim Reses DPRD DS saat meninjau lahan garapan warga di Pantailabu dan mencari titik koordinat menggunakan GPS.

KILAS

Pantai Biru Indah Tercemar Galian C Biru Biru-andalas Galian C yang berada tidak jauh dari lokasi obyek wisata pemandian Pantai Sarilaba Biru Indah, Kecamatan Sibirubiru, Deli Serdang diduga telah mencemari sepanjang alur sungai itu. Pasalnya, air yang biasa mengalir jernih, akhir-akhir ini berubah menjadi keruh akibat pengerukan bahan material galian C tersebut. Demikian dikatakan sejumlah warga yang umumnya memiliki mata pencarian dari lokasi wisata tersebut kepada andalas, Rabu (10/11). Menurut warga, akibat limbah Galian C yang diduga ilegal itu, telah membuat air sungai menjadi keruh karena bercampur lumpur. Sehingga akhir-akhir ini pengunjung Pantai Sarilaba Biru Indah menjadi enggan datang berekreasi. "Pendapatan kami sekarang turun drastis. Itu disebabkan karena air sungai sudah bercampur lumpur sehingga pengunjug enggan datang. Dan, lumpur itu kita duga limbah Galian C yang tidak jauh dari lokasi ini," kata Sihombing, salah seorang warga. Selain mencemari air sungai tempat wisata, katanya, keberadaan galian C tersebut juga tengah merusak beberapa kolam pancing yang berada di hilir, seperti kolam pancing Namo Punti, Buluh Nipes, Namo Tualang, Namo Suro. "Pemilik kolam pancing di hilir sungai sudah ikut kena imbasnya, ikan piaraan mereka dikuatirkan akan mati. Mengingat sumber air kolam pancing itu umumnya bersumber dari sungai tersebut," ujarnya. Ironisnya lagi, tambahnya, akibat limbah pencuci bahan material itu seluruhnya dibuang ke sungai, menjadikan sepanjang alur sungai menjadi abrasi. Dalam arti, karena air menjadi keruh, dan keruhan air akan mengendap menjadi lumpur sehingga membuat sungai menjadi dangkal. (STP)

Kapolres Karo Diminta Usut Pembunuh Rife

Sebelum Idul Adha

Warga Harus Kosongkan Lahan Kuala Namu Lubuk Pakam-andalas Sedikitnya 37 Kepala Keluarga (KK) yang hingga saat ini masih menduduki lahan Bandara Kuala Namu di Desa Pasar 6 Kebun Kelapa Beringin, harus mengosongkan tempat tinggalnya paling lambat tanggal 17 November 2010. Demikian terungkap dalam reses Anggota DPRD Deli Serdang Daerah Pemilihan 4 (Lubuk Pakam, Beringin, Pantai Labu, Pagar Merbau) di Beringin, Kamis (11/11). Dalam reses yang dihadiri oleh Benhur Silitonga SE MM, Ir Rusmaini, Alisman Saragih SH, Suryani Spd, Henry Sitanggang, Dwi Andi Saputra LC dan Chairul Anwar tersebut, 37 KK yang merupakan karyawan dan keluarga mantan karya-

wan PTPN 2 turut mengungkapkan keresahannya. Berdasarkan surat yang dilayangkan PT Angkasa Pura, seluruh penghuni lahan bandara diperingatkan untuk yang ketiga kalinya agar segera mengosongkan lahan bandara paling lambat 17 November, bertepatan tanggal tersebut merupakan peringatan hari besar keagamaan yakni Hari Raya Qurban Atau Idul Adha 1431 H. "Rakyat tidak mau pindah sampai PTPN 2 atau pihak manalah yang berkompeten dalam hal ini, menyediakan relokasi tempat tinggal," ujar Boymin, salah seorang pensiunan Karyawan PTPN 2 yang juga mengaku dipercepat pensiunnya karena bersikeras untuk tidak meninggalkan lahan

bandara. Dalam surat yang disampaikan kepada warga tertanggal 18 Oktober itu, juga dicantumkan jika peringatan tersebut tidak diindahkan, maka akan dilaksanakan upaya-upaya pengosongan oleh instansi terkait sesuai dengan Keputusan Gubsu No.188.44/492/KPTS/ 2010 tanggal 9 Agustus 2010. Menanggapi keluh kesah warga 37 KK tersebut, Anggota DPRD Deli Serdang Benhur Silitonga SE MM yang juga merupakan Ketua Komisi A segera mengundang pihak-pihak terkait, termasuk PT Angkasa Pura dan PTPN 2 yang dianggap berkompeten membicarakan nasib warga 37 KK yang terancam kehilangan tempat tinggal

menjelang perayaan hari besar keagamaan Idul Adha. Benhur mengatakan, seharusnya PTPN 2 mencari jalan keluar yang baik, agar 37 KK ini bersedia meninggalkan bandara. Diketahui, bahwa ada sisa lahan PTPN 2 setelah dilepaskan sebagian untuk bandara, kenapa tidak itu saja yang diberikan kepada mereka. Keinginan mereka hanya relokasi, sesuai tempat tinggal yang saat ini harus dikosongkan. Ada tanah, ada rumah. Mereka juga kan telah berjasa sebelumnya dengan mengabdikan diri di perkebunan, tapi kenapa tidak ada hak menempati sisa lahan itu, kenapa malah yang bukan keluarga mantan karyawan bisa menempati lahan itu.(TH)

andalas Lugas & Cerdas

TEMU PERS-Kaban Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat, Herminta Sembiring SKM saat temu pers dengan para wartawan di ruang pertemuan Humas Pemkab Langkat.

Ternak Babi Merebak

Lima Perusahaan Ditegur karena Mencemari Lingkungan Ternak babi kembali merebak di kota Stabat. Hal itu terungkap dari laporan wartawan yang disampaikan pada saat temu pers dengan Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat, Kamis (11/11). Namun, baik Kaban Lingkungan Hidup, Herminta Sembiring, SKM maupun staf yang hadir pada acara tersebut mengaku tidak mengetahuinya. "Kami baru dengar ternak babi kembali merebak di Stabat. Karena itu, masih harus dibuktikan lagi kebenarannya. Namun, jika memang terbukti seperti itu, tentu harus disikapi dengan cepat agar tidak kembali meresahkan seperti dulu," ujar Herminta. Hal itu sesuai dengan visi dan misi Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat yang bertindak sebagai Pembina dan penggerak bagi pengelolaan lingkungan hidup yang

professional, di samping menyelenggarakan pemerintahan yang baik melalui profesionalisme aparatur dan pelayanan publik, meningkatkan pengelolaan lingkungan hidup untuk meningkatkan pengelolaan sampah domestik. Meminimalisir tingkat pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup, meningkatkan perlindungan dan konservasi sumber daya alam, mengurangi tingkat polusi akibat berbagai aktivitas dan

kegiatan yang merusak, meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan kawasan pesisir pantai (laut) dan meningkatkan pengelolaan bina teknologi dan pengelolaan lingkungan hidup. Disinggung tentang pencemaran lingkungan yang telah dilakukan oleh para pengusaha (perusahaan), Herminta pun mengakui bahwa sampai saat ini ada 5 perusahaan yang sudah ditegur dan diberi peringatan keras. Kelima perusahaan itu adalah PKS Sinar Langkat Perkasa di Kecamatan Selesai, PKS Mitra Niaga Sejati di Kecamatan Besitang, dan PT Pengolahan Getah Gergas di Kecamatan Wampu, Ternak Ayam di Kecamatan Binjai, PKS

Sawit Hulu dan PKS Bina Rahmad Madani. Pada langkah pertama, kelimanya hanya diberi pembinaan. Namun, setelah itu diberi surat peringatan (teguran) keras. "Karena itu, jangan katakan Badan Lingkungan Hidup itu diam dan tidur. Kami tetap bekerja dan melakukan pengawasan," ujar Herminta. Turut hadir dan mendampingi Herminta dalam acara tersebut adalah Sekretaris Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat Syaiful Abdi, Kabid Bina Kerusakan Lingkungan Faisal Hadi, Kabid Pengendalian Pengawasan Lingkungan H Yusuf, Kasubid Neraca Lingkungan Buyung Surbakti dan Kasubid Analisa Dampak Lingkungan Melia Rosa. (BD)

(LAMS)

Bulan Balita XXVII dan Bina Generasi Muda

andalas/budi zulkifli

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Suprapto, Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Rasum, Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP SIBOLGA/TAPTENG: Parlin Gultom NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua BANDA ACEH: Salman, Afrizal SIGLI: Dhian Anna Asmara, Tasbir BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar MEULABOH: Iskandar Muda. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison LHOKSEUMAWE: Saifuddin. LHOKSUKON: Usman Cut Raja.

Kabajahe-andalas Tewasnya Rife Agustinus Sembiring (28) warga jalan Pahlawan, gang Gloria Kabanjahe yang dilakukan tersangka Roby Ginting (26) warga Desa Kubu Simbelang, Jumat (30/10) lalu, menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban. Sehingga keluarga korban meminta agar Kapolres Karo serius menangani kasus serta mengusut tuntas siapasiapa saja pelaku pembunuhan tersebut. Hal ini dilontarkan istri korban Evalina Boru Tarigan (21) kepada sejumlah wartawan, Rabu (10/ 11) di Kabanjahe. Ibu yang sudah dikaruniai satu anak ini juga meminta supaya pihak kepolisian benar-benar menegakkan supremasi hukum sesuai dengan tugas pokok Polri yakni, melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat. "Kami minta Polres Karo serius mengusut tuntas kasus ini. Sebab banyak kita lihat kasus pembunuhan di Tanah Karo jarang sekali terungkap. Untuk itu jangan sampai keluarga kami termasuk di dalamnya", ujar Boru Tarigan. Sebagaimana informasi yang didapat keluarga korban yang dilakukan Ginting terhadap Sembiring dengan ditemukannya beberapa luka tusukan di sekujur tubuh sang suami tercintanya. Hal ini juga membuat sang istri dan keluarga merasa curiga bahwa pelaku lebih dari satu orang.

Dolok Sanggul-andalas Tim Pengerak PKK Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), mengelar acara berupa bulan balita XXVII dan bina generasi muda/remaja tahun 2010 yang jatuh pada bulan ini. Acara yang berlangsung di aula Hutamas Doloksanggul, Rabu (10/11) tersebut dihadiri ibu balita dan remaja utusan dari 10 kecamatan se-Kabupatem Humbahas, dan berjalan penuh keakrapan. Acara itu bertemakan "Bulan Balita XXVII dan bina generasi muda/remaja tahun 2010 mewujudkan balita yang sehat, cerdas, ceria, dan remaja yang terampil maju dan mandiri." Ketua Panitia Ny Romala P Sianturi dalam laporanya mengatakan, acara bulan balita tahun ini dirangkai dengan berbagai perlombaan yang di kelompokkan dengan dua kategori, yaitu kategori balita dan kategori remaja dengan jenis perlombaan lomba balita bercerita, menyusun balok, mewarnai gambar dan cerdas cermat. Sedangkan untuk kategori remaja digelar lomba pidato, lomba alat peraga edukatif (APE), lomba kerajinan dari bahan barang bekas, dan lomba melukis. "Setiap pemenang dari perlombaan ini akan di majukan untuk mengikuti pertandingan di tingkat provinsi pada tanggal 2 s/d 3 Desember 2010 di Medan ," kata Ny Romala P Sianturi. Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PPK Kabupaten Humbahas Ny. Anny Rosma Maddin Sihombing dalam sambutannya mengatakan, semua ibu-ibu khususnya para kadera PKK harus lebih proaktif memperhatikan segala kebutuhan balita dan remaja pada saat ini. "Kebutuhan balita dan remaja yang sangat perlu dibutuhi orang tua adalah kebutuhan fisikal mental, emosional, sosial, dan spiritual," kata Anny. Bupati Humbahas Drs Maddin Sihombing, MSi pada kesempatan itu meminta kepada semua orang tua agar tetap memperhatikan dua hal dalam mendidik balita dan remaja, yaitu segi ilmu pengetahuan dan agama karena kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan. Pada kesempatan itu, panitia juga mengumum perlombaan tersebut, yakni Raja Guntur Simamora dari Kecamatan Pakkat pemenang lomba pidato/ orasi, Mangamal Purba dari Kecamatan Pollung pemenang lomba Cipta APE Paud. Sedangkan untuk kategori balita dimenangkan oleh Citra Purba dari Kecamatan Sijamjapolang pemenang lomba menyusun balok, Maria Putri Siagian dari Kecamatan Baktiraja pemenang lomba mewarnai, Enjel T Banjarnahor dari Kecamatan Onan Ganjang pemenang lomba balita bercerita, Nadya J Nababan dari Kecamatan Lintongnihuta pemenang lomba cerdas balita. (MPL)


SUMATERA UTARA

Jumat 12 November 2010

harian andalas | Hal.

13

Edi Cahyono

KILAS

Kepala Rutan Pangkalan Brandan yang Baru

Tanaman Warga Terserang Hama Sei Rampah-andalas Akibat peremajaan (replanting) tanaman kelapa sawit milik perkebunan swasta PT Socfindo di Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, sejumlah tanaman keras jenis kelapa dan kelapa sawit milik rakyat yang berdekatan dengan perkebunan itu diserang hama Kumbang Tanduk (Oryctes Rhinoceros) hingga mengalami penurunan produksi akibat pohonnya mati dan daunnya rusak. Terkait hal di atas, Pemerintahan Kabupaten Sergai melalui Dinas Perkebunanan dan Kehutanan (Dishutbun) Sergai bekerjasama dengan BBP2TP Medan melalui Unit Pembinaan Perlindungan Tanaman (UPPT) dan petugas penyuluh lapangan, Kamis (11/11) meninjau ke lokasi tanaman yang terserang hama sekaligus memberikan penyuluhan tentang mengatasi dan mengantisipasi serangan hama di Desa Pasar Baru, Teluk Mengkudu. Kepala UPPT Amir Hasan SP yang ikut meninjau ke lapangan menjelaskan, kepada kelompok tani di desa tersebut, bahwa Kumbang Tanduk biasanya menyerang tanaman kelapa dan kelapa sawit jika populasinya banyak. "Kumbang tanduk yang selama ini bersarang di tanaman kelapa sawit milik kebun beralih ke tanaman mayarakat karena terjadinya ledakan populasi. Penyebabnya diduga kelapa sawit yang diremajakan (replanting) milik kebun bermigrasi ketampat lain," terangnya. Agar populasi ini tak menyebar dan menyerang tanaman keras milik warga, masih kata Amir, perkebunan sebelum melakukan peremajaan harus berkordinasi dengan dinas terkait untuk menghindari dampaknya. "Biasanya harus berkoordinasi dengan pihak terkait atau warga sekitar sebelum melakukan replanting, baiknya lagi kebun menanam kacang kacangan untuk menghambat pindahnya Kumbang tanduk ketempat lain. Selain itu juga dilakukan pengutipan secara manual dengan tenaga manusia," tegasnya. Selain hama Kumbang Tanduk, masih kata Amir, hama yang paling mematikan bagi tanaman keras kelapa dan kelapa sawit yaitu. Kumbang Sagu (Rhynchophorus ferrugineus Olivier). "Jenis yang satu ini akan memakan daun muda langsung masuk kedalam sehingga kelapa menjadi kering dan mati secara perlahan," jelasnya. Untuk pencegahannya, lanjut Amir, agar tidak berkembang biak diberikan insektisida dengan cara pengeboran kebatang pohon lalu cairan itu dimasukan. Kemudian melalui akar yakni, dengan membalutkan plastik yang berisikan cairan keakar pohon," ucapnya sembari mengatakan obat yang diberikan secara gratis kepada kelompok tani itu diberikan bagi anggota yang membutuhkannya. (RYAD)

andalas/ryad

TALI ASIH-Bupati Sergai HT Erry Nuradi didamping Wakil Bupati Sergai H Soekirman menyerahkan penghargaan dan tali asih kepada muspika dan masyarakat Kecamatan Dolok Masihul serta tali asih kepada Veteran.

Bupati Sergai Serahkan Tali Asih kepada Veteran Perbaungan-andalas Berbeda dengan tahun-tahun lalu, peringatan Hari Pahlawan tingkat Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang dilaksanakan di Bantaran Sungai Ular Kecamatan Perbaungan, Rabu (10/ 11) ditandai dengan penyerahan penghargaan kepada sejumlah tokoh dan pemberian tali asih kepada para anggota veteran. Peringatan Hari Pahlawan di tempat bersejarah itu dipimpin langsung oleh Bupati Sergai HT Erry Nuradi dan dihadiri Ketua DPRD Sergai H Azmi Yuli Sitorus SH MSP, Kapolres Sergai AKBP Drs Eri Safari, Wakil Bupati H Soekirman, Sekdakab Drs H Haris Fadillah MSi, mewakili Dandim 0204/DS, mewakili Kajari Sei Rampah, Wakil Ketua TP PKK Hj Marliah

Soekirman, Ketua DWP Hj Imas Haris Fadillah, para Veteran, pemuda, pimpinan SKPD, Muspika Perbaungan dan sejumlah Camat se-Kabupaten Sergai. Upacara yang berlangsung penuh khidmat dan diakhiri tabur bunga ke Sungai Ular itu, diikuti barisan dari unsur TNI Batalyon 122/TS, Polri, PNS, Pemuda, Pelajar dan ratusan pemuda peserta napak tilas

perjuangan pada Selasa malam (9/11). Penerima penghargaan atas prestasi dan keikutsertaannya menjaga kamtibmas di Kabupaten Sergai yang langsung diserahkan Bupati Sergai yakni, muspika dan beberapa warga Kecamatan Dolok Masihul serta warga Kecamatan Sipispis. Bupati di hari peringatan bersejarah itu menegaskan, semangat dan nilai kepahlawanan yang telah ditunjukkan dalam pertempuran 10 Nopember 1945 di Surabaya hendaknya dapat dipetik hikmahnya dan dapat dijadikan inspirasi dalam mengatasi berbagai masalah bangsa. Masalah bangsa seperti memerangi kemiskinan, pengangguran, narkoba, konflik

antar warga, ancaman gerakan separatis ataupun masalah lain memerlukan penanganan yang serius dan tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah semata, melainkan menjadi tanggungjawab segenap elemen bangsa. Pada peringatan Hari Pahlawan yang ditandai dengan pembacaan pesan-pesan pahlawan seputar peristiwa 10 Nopember 1945 di Surabaya oleh seniman dari Perbaungan, dalam kesempatan itu diumumkan juarajuara peserta napak tilas yaitu juara I SMAN 1 Sei Rampah, juara II SMAN 1 Teluk Mengkudu, juara III Paskibra Sergai, dan juara pavorit dari Pramuka Kwarcab Sergai. (RYAD)

Dua Desa di Natal Tuntut Janji PT GLP andalas/ryad

RACUN HAMA-Seorang petugas penyuluh lapangan menyuntikkan racun hama di salah satu pohon kelapa yang terserang hama mematikan.

Kejari Kabanjahe

Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Kabanjahe-andalas Kejari Kabanjahe menetapkan tiga orang tersangka dugaan tindak pidana korupsi penggunaan anggaran pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) sebanyak 708 kios dengan dana sekitar Rp 1,9 Miliar yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Karo TA 2009. Ketiga tersangka tersebut dinilai cukup berperan dalam pengadaan proyek, yakni masing-masing sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berinisial RT SE, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Drs KS, dan rekanan yang mengerjakan proyek itu PT Batu Garut Sakanusa Utama berinisial ESM, ST. Selain itu, Kejari Kabanjahe, Selasa (10/11) sekitar pukul 15.00 WIB yang dipimpin Kasipidsus Albert Pangaribuan, SH didampingi Kasi Intel Rizal Siregar SH bersama Jaksa penyidik lainnya menyita barang bukti berupa sejumlah dokumen yang berhubungan dengan pekerjaan proyek tersebut. Dokumen tersebut disita langsung oleh Tim Kejari Kabanjahe dari ruang Bidang Pasar Dinas Pendapatan Kabupaten Karo. Diantaranya, lampiran peraturan Bupati Karo, administrasi mulai dari tahap penenderan hingga selesainya pengadaan proyek tersebut. Kajari Kabanjahe Muda Huta Suhut, SH melalui Kasipidsus Albert Pangaribuan SH di ruang kerjanya, Selasa (10/11) petang mengatakan, ke tiga orang tersebut statusnya ditetapkan sebagai tersangka sejak, Selasa (2/11) lalu. "Selasa (2/11) sore jaksa penyidik telah menyita dokumen yang berhubungan dengan pekerjaan tersebut seperti lampiran peraturan Bupati Karo. Dokumen ini untuk melengkapi pemeriksaan tindak pidana korupsi yang nantinya dirampungkan untuk diteruskan ke proses persidangan," ungkapnya. Menurutnya, setelah memeriksa 13 orang saksi dan 2 orang saksi ahli telah ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup dalam pengadaan proyek itu dengan cara melakukan pengurangan volume pekerjaan sehingga ada kerugian negara sebesar Rp 145 juta. Ditanya kapan ketiga tersangka akan ditahan, Albert Pangaribuan mengatakan pihaknya masih memeriksa ketiga tersangka. "Nanti kita lihat apabila tersangka tidak kooperatif menjalani pemeriksaan bakal ditahan," ujarnya. (LAMS)

Panyabungan-andalas Dua desa di Kecamatan Natal masing-masing desa Kampung Sawah dan desa Pardamean Baru Natal akan menuntunt pengusaha perkebunan itu, sebagaimana janji-janjinya untuk memberi lahan plasma masyarakat. Anggota DPRD Madina minta Bupati Madina dan Ketua DPRD untuk memanggil mantan Bupati Madina untuk dimitai penjelasannya, terkait raibnya lahan perkebunan ribuan hektar di Madina. Satruddin SH tokoh masyarakat Pantai Barat, Rabu (10/

11) mengatakan, mereka dari dua desa di Kecamatan Natal akan menuntut janji-janji PT GLP dalam hal plasma sawit di atas lahan ulayat mereka. Yang sekarang sudah diplementasikan PTPN IV yang bekerjasama dengan KUD Maju Bersama dan telah disiapkan di bulan Desember 2010 seluas 1400 hektar, sedang dalam perawatan seluas 700 hektar. Terkait dengan PT GLP (Geruti Lestari Pratama) warga telah sepakat akan memohon kompensasi kepada PT GLP adanya lahan masyarakat yang dipakai PT

GLP seluas lebih kurang 4000 hektar. "Untuk Itu, kita akan memohonkan kompensasi untuk 750 KK dan ini akan segera kita ajukan," katanya. Jika tidak direalisasi PT GLP, tambahnya, mereka akan melakukan aksi demo besarbesaran. Sebab, mereka selalu berjanji yang muluk-muluk," ujar Satruddin. Terpisah, Suhairy Jakpar Nasution Anggota DPRD dari Komisi II saat dimintai pendapatnya, mendukung rencana masyarakat dua desa itu. "Tetapi yang perlu kita seriusi adalah termasuk agar

Bupati dan Ketua DPRD Madina memanggil mantan Bupati Madina Amru Daulay SH terkait raibnya ribuan hektar lahan perkebunan di Madina yang diberikan izinnya kepada investor-investor yang menanamkan modalnya di Madina. Untuk itu, perlunya sikap serius terutama dalam permasalahan lahan perkebunan di madina, termasuk segala perizinan/rekomendasi, izin IPK yang telah diberikan kepada investor seperti PTPN IV berapa hektar dan PT ALM serta PT MAL dan belasan izin yang lainnnya perlu dipertanyakan. (OI)

Pangkalan Brandan-andalas Edi Cahyono SH MHum Kepala Rumah tahanan negara (Rutan) kelas II-B Pangkalan Brandan, Langkat yang baru, menggantikan Era WihartoBc IP SH. Serah terima jabatan tersebut berlangsung, Kamis (11/11) di Rutan Pangkalan Brandan Jalan Stasiun Kereta Api. Edi Cahyono sebelumnya bertugas sebagai Kepala Rutan di Kota Pinang, Sumut. Sedangkan Era Wiharto menduduki Pos yang baru di Kanwil Kehakiman dan HAM Sumut. Acara Serah terima (Sertijab) tersebut turut dihadiri Drs Elli Lukmansyah BC IP, Kepala Divisi Pemasyarakatan Hukum dan HAM Sumut, Ali Sumidak SH Kepala Rutan Sibuhuan, Kasubsi Pelayanan Tahanan Pangkalan Brandan Sahmaruddin SH, Kepala Kesatuan Pengamanan Rumah Tahanan Pangkalan Brandan Erwin Simangunsong Amd IP SH, tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya. Dalam kesempatan tersebut Edi Cahyono mengatakan, sertijab yang dilaksanakan secara sederhana dan penuh khidmat tidak lain meminta kepada seluruh pegawai rutan untuk bekerja sama dalam melayani masyarakat. Saya berharap dukungan seluruh personil di Rutan Brandan," katanya. Selain itu, dia juga akan melanjutkan seluruh program yang sudah ada demi tercapai pelayanan yang maksimal dan diharapkan pula jangan sampai ada pegawai rutan terlibat hal-hal yang merusak citra Rutan Brandan. Seperti peredaran narkoba, pungutan liar dan lainnya yang meresahkan. (HAS)

DPRD Diminta Segera Copot Kadis PU Batu Bara-andalas Permintaan pencopotan Kadis PU Batu Bara Ir oleh Organisasi yang mengatasnamakan Satma DPD-IPK Batu Bara, tampaknya mendapat respon dari kalangan tokoh dan Masyarakat. Kali ini, pemerhati pembangunan Muis Pomesha menyebutkan, jika memang permintaan itu tergolong wajar, dan sesuai dengan hasil Evaluasi, Kenapa musti dipertahankan? Kepada andalas, Kamis (11/11) pemerhati pembangunan Muis Pomesha menyebutkan, permintaan pencopotan Kadis PU dinilai wajar. Apalagi DPRD sendiri mengakui kinerja kadis PU dinilai banyak terjadi penyimpangan dalam hal pembangunan tehnis di Batu Bara. Sebelumnya, Muis mengaku pernah membaca statemen Komisi A di salah satu surat kabar terbitan Medan menyampaikan copot Kadis PU, kenapa sekarang DPRD tidak 'merestui' usulan pencopotan itu, katanya. DPRD harus dapat menampung aspirasi masyarakat, apalagi aspirasi itu demi menjaga kondusitifitas daerah. DPRD juga harus dapat mengeluarkan kebijakan tegas. Menurut Muis, permintaan pencopotan Kadis PU Batu Bara Ir diminta dipikirkan dengan matang oleh lembaga legislatif, jika hal itu harus dipertahankan, apakah kekondusifan wilayah Batu Bara dapat menjadi evaluasi terhadap DPRD Batu Bara. (ZN)

Fasilitas Umum Beralih Jadi Sarana Ibadah Warga perumahan Imam Bonjol Indah Tebing Tinggi, terpaksa harus mengurut dada, dan mengaku tidak tahu harus mengadu kemana. Karena ulah oknum tertentu yang seenaknya merubah fasilitas umum kompleks perumahan, berupa lapangan bulu tangkis menjadi sarana ibadah ditandai dengan berdirinya sebuah patung Dewi Kwan Im di atas areal dimaksud.

K

EPRIHATINAN warga yang menempati komplek perumahan tersebut, datang dari seorang pemilik rumah mengaku bermarga Pane ( 43 ) yang di mintai keterangannya pada Kamis (11/11). oleh sejumlah wartawan . Menurut Pane, awalnya lokasi tersebut adalah tempat bermain dan sarana olah raga yang di sediakan pihak pengembang perumahan Imam Bonjol Indah

andalas/ selamat riadi kasidi

Fasilitas umum yang sebelumnya arena olahraga bulu tangkis di komplek perumahan Imam Bonjol Indah Tebing Tinggi. telah berubah menjadi tempat sarana ibadah ditandai berdirinya sebuah patung. Tebing Tinggi. “Ketika membeli perumahan tersebut, setahu kami pihak developer menyediakan lapangan olahraga yakni lapangan bulu tangkis, namun kini lapangan tersebut telah berubah fungsi menjadi sarana ibadah dan berdiri sebuah patung " Ujar

Pane. Bahkan diakui Pane ketika ada rencana akan didirikan rumah ibadah (Vihara.red) di kompleks perumahan ini, warga penghuni perumahan ikut menandatangani persetujuan, akan tetapi, tidak pernah diperkirakan jika lapangan bulu tangkis yang

sudah ada sebelumnya akan " disulap" menjadi tempat berdirinya patung. " Mau di tanyakan ke pihak developer yang mau ditanya sudah tidak berada di tempat sehingga tidak tahu lagi dimana tempat menyampaikan keluhan ini " ujar Pane. Pihak Vihara Darmabatama

yang coba dikonfirmasi wartawan tidak berhasil sebab pengelolanya maupun pengurusnya juga berada di Jakarta. "Kami hanya pekerja disini, sebagai petugas kebersihan," ujar seorang yang mengaku bernama Mardi. Sementara ditempat terpisah, Kepala Perizinan KP2T Erwin Suheri Damanik MSP mengaku bahwa tidak ada pihak yang mengurus izin untuk mendirikan patung, dan bila memeng benar patung tersebut telah berdiri diatas sebuah lahan, bila akhirnya terbukti dan di ketahui bahwa pembangunannya tidak mengantongi izin resmi. Menurut Erwin bila terbukti pembangunannya tanpa izin jelas melanggar aturan dan cacat hukum, dan yang berwenang melakukan tindakan adalah Sat Pol PP bukan pihak KP2T, Sementara di satu sisi sekalangan warga komplek Perumahan Imam Bonjol sangat mengharapkan instansi terkait dapat menindaklanjutinya. Kemungkinan patung tersebut memang tidak memiliki izin. (MET)


ACEH MEMBANGUN

Jumat 12 November 2010

KILAS

Guru tak Masuk Jam Belajar Dikenakan Sanksi Langsa-andalas Terkadang kebijakan yang dianggap positif juga bisa menimbulkan kontroversi dikalangan masyarakat khususnya dewan guru yang terkena imbasnya. Guru yang tidak masuk pada jam belajar akan dikenakan sanksi berupa pemotongan Rp10.000 per jam belajarnya. Ketentuan ini sudah diberlakukan di Sekolah Menengah Pertama SMPN-1 Kota Langsa, sejak dibukanya rapat musyawarah oleh pihak sekolah, 20 Oktober 2010 yang lalu. Kepala Sekolah SMPN-1 Langsa, Abd Munir S.Pd, melalui Wakilnya M Gade, kepada Wartawan di ruang kerjanya, Rabu (10/11) mengatakan, kebijakan tersebut dilakukan untuk menghindari kecemburuan sosial antar guru yang selama ini ada yang kurang disiplin terutama pada proses jam belajar mengajar. Menurutnya, kebijakan pihak sekolah sudah diketahui Dinas secara lisan. "Dinas Pendidikan Kota Langsa pun mendukung kebijakan yang menurut kami positif. Pemotongan uang Rp10.000 tersebut bukanlah dari uang gaji para guru, melainkan uang insentif," jelas M Gade sembari menyebutkan habwa sejak diberlakukannya kebijakan tersebut kedisiplinan dewan guru meningkat. "Yang tadinya lambat 10 menit, sekarang menjadi 5 menit," pungkasnya. (DHAN)

(DHAN)

14

BeasiswaTak Merata

Ratusan Massa Ipelmas Demo Kantor Bupati Aceh Jaya Calang-andalas Ratusan massa yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Jaya Meulaboh (Ipelmas) menggelar aksi unjukrasa di depan Kantor Bupati Aceh Jaya di kawasan Kuala Meurisi Kecamatan Krueng Sabee, Kamis (11/11). Dalam orasinya mereka mempertanyakan pembagian bea siswa berprestasi yang dinilai tak merata. Sebelum ke kantor Bupati Aceh Jaya, seratusan masa itu bergerak dari arah Krueng Sabee sekira pukul 10.37 WIB. Di kantor bupati, massa Ipelmas

diterima Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk Zamzami A Rani S.sos. Ketua Ipelmas Meulaboh, Fajri kepada wartawan mengatakan, Bupati Aceh Jaya Ir Azhar Abdurahman, telah mengeluarkan peraturan bupati (Perbup), terkait beasiswa prestasi untuk mahasiswa Kabupaten pemekaran tahun 2002 itu. "Dalam Perbub dimaksud disebutkan, mahasiswa Aceh Jaya yang memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) diatas ratarata 2,75, akan mendapatkan beasiswa. Akan tetapi kenyataanya banyak Mahasiswa Aceh Jaya yang kuliah di Kota Meulaboh tak mendapatkan beasiswa, padahal IPK-nya mencapai 3,5," ujar Fajri . Menurutnya, beasiswa itu dikhususkan kepada mahasiswa Strata Satu (S1) yang kuliah di Banda Aceh, semen-

tara mahasiswa Diploma II (DII) dan Diploma III (D-III) sama sekali tidak mendapatkannya. "Kalau seperti ini yang terjadi, perbub itu tidak adil dan belum berpihak dengan sebenarnya. Dan kami tidak bisa menerima atas sikap Pemerintah yang terkesan telah meng-anak tirikan kami, makanya hari ini kami gelar demonstrasi agar kebijakan seperti itu perlu direvisi," tegas Fajri. Fajri juga mengatakan, saat ini mahasiswa Aceh Jaya yang kuliah di Meulaboh merasa diperlakukan seenaknya, padahal mahasiswa yang kuliah di kota Tasawuf itu juga merupakan putra Aceh Jaya yang harus diberdayakan. "Apa bedanya mahasiswa Aceh Jaya yang kuliah di Banda Aceh dengan yang mengenyam pendidikan di Meulaboh, kan sama-sama putra-putri Aceh Jaya," timpal Ketua Ipel-

Pemkab Aceh Timur Peringati Hari Pahlawan Aceh Timur-andalas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Timur memperingatan Hari Pahlawan Ke-65 di halaman Pendopo Idi Rayeuk, Rabu (10/11) kemarin. Hadir dalam peringatan itu unsur Muspida Plus, ratusan pelajar, pegawai serta TNI/Polri. Wakil Bupati Aceh Timur, Nasruddin dalam amanatnya mengatakan, rakyat Aceh saat ini dituntut untuk memiliki tanggung moral dan akhlak yang baik. Sebab tak dapat dipungkiri, belakangan ini banyak diantara rakyat Aceh, bangsa Indonesia umumnya yang telah melepaskan nilai nilai akhlak dan moral. Para pejabat, secara sadar maupun tidak sadar dengan gampangnya berlaku sesuka hati seperti halnya kalangan pejabat/birokrat di tanah air yang melakukan korupsi. Menurut Wabup, belakangan ini tidak kurang dari 20 pejabat bupati/walikota di tanah air yang harus berurusan dengan hukum. "Hal itu tentunya telah mengkhianati jasa dan perjuangan para pahlawan dahulu yang telah bersusah payah mengorbankan jiwa raga, nyawa, harta, kucuran darah, air mata dan keringat dalam merebut kemerdekaan dari tangan penjajah," katanya. Oleh sebabnya para pejabat di Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Timur, jangan sesekali menyianyiakan amanah rakyat dengan jabatan. "Jangan pernah merasa hebat dengan jabatan, sebab semua itu adalah amanah rakyat yang harus dipertanggung-jawabkan kepada Allah SWT," pungkasnya. Usai upacara HUT Pahlawan, Wakil Bupati Aceh Timur, Nasruddin AB, yang didampingi unsur Muspida Plus berkesempatan menyerahkan bingkisan dan penghargaan kepada keluarga dan pejuang veteran dalam Kabupaten Aceh Timur. Diantaranya, Ismail Muhammad, Sama'un Maddya, Muhammad Yusuf, Adnan, Siti Rohani dan Hamdani.

harian andalas | Hal.

mas ini. Ia menyebutkan, Pemkab Aceh Jaya pada 2010, ini telah menetapkan sekitar 100-an Mahasiswa Aceh Jaya, berhak menerima beasiswa prestasi (khusus Mahasiswa S1 yang Kuliah di Banda Aceh). Sementara, banyak mahasiswa S1 D-II dan D-III di Meulaboh IPK nya mencapai 3,5 tapi tak mendapatkan beasiswa. Demonstarasi tersebut berlangsung damai, meski mahasiswa mengungkapkan aspirasinya dengan nada tinggi, sejumlah polisi jajaran Polres Aceh Jaya, terlihat berjaga-jaga di lantai bawah Kantor Bupati Aceh Jaya. Sementara itu Wakil Bupati Aceh Jaya, Tgk Zamzami A Rani mengatakan, kebijakan itu telah tertuang dalam peraturan Bupati. Meski demikian peraturan itu tidak mengikat seperti undang-undang (UU). "Mungkin

saja peraturan itu berubah, jika dinilai tidak adil oleh mahasiswa Aceh Jaya, ujar Zamzami menenangkan mahasiswa. Tak puas dengan jawaban wakil Bupati, Tgk Zamzami A Rani, Fajri cs meminta ada keputusan mutlak terhadap kebijakan itu secara pasti, Wabub Zamzami menjawab, pasti ada keputusan mutlak soal itu. Mengenai kapan tidak dijawab secara terperinci oleh Wabub, hanya saja ia mengatakan tahun depan 2011. Demikian Wakil Bupati Aceh Jaya. Menjelang siang Mahasiswa Ikatan Pelajar Mahasiswa Aceh Jaya Meulaboh (Ipelmas) membubarkan diri secara tertib, setelah adanya penjelasan dari Wakil Bupati Aceh Jaya dan Sekda setempat, Fajri dan kawan-kawanya berjanji akan mengelar aksi massa besar-besaran jika Perbup itu tidak adil bagi putra-putri Aceh Jaya. (AFZ)

andalas/arifin desky

H Hasanuddin B, Bupati Aceh Tenggara sedang meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Syuhada Pulonas, berlokasi di Desa Pulonas Kecamatan Babussalam Aceh Tenggara.

Panitia Pembangunan Masjid Harus Jujur dan Terbuka Aceh Tenggara-andalas Bupati Aceh Tenggara, H Hasanuddin B menegaskan, Panitia pembangunan Masjid harus jujur dan terbuka dalam melaporkan dan memaparkan dana bantuan yang telah disumbangkan. Hal tersebut dilakukan agar seluruh masyarakat di Desa Pulonas, Kecamatan Babussalam, Aceh tenggara tempat dibangunya masjid Syuhada mengetahui berapa besar jumlah dana bantuan yang telah diberikan. Penegasan itu disampaikan Hasanuddin saat meletakan batu pertama pembangunan masjid Syuhada Pulonas, Kamis (11/11). Dalam kesempatan itu, Hasanuddin meyumbang Rp100 juta. Pada peletakan batu pertama pembangunan Masjid Syuhada Pulonas

juga dihadiri Ketua DPRK Aceh Tenggara, HM Salim Fakhry SE MM, Wakil Ketua DPRK, Anggota DPRK, Para Kepala Dinas, tokoh agama dan tokoh Pemuda serta masyarakat. Pada kesempatan itu Hasanuddin mengharapkan agar masyarakat di Desa Pulonas itu dapat terus meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan terutama dalam menyukseskan pembangunan Masjid Syuhada ini. "Saya memberikan bantuan dana sebesar Rp100 juta untuk pembangunan Mesjid ini. Kemudian atas niat almarhum ayah saya, memberikan bantuan sebesar Rp10 juta secara langsung ke pada panitia pembangunan masjid tersebut," kata Hasanuddin. Selain Bupati, Ketua DPRK Aceh

Tenggara, HM. Salim Fakhri SE MM juga memberikan bantuan 100 sak semen. Wakil Ketua DPRK Aceh Tenggara, H Sayahbudin BP memberikan dana sebesar Rp10 juta, anggota DPRK, Irwandi Desky memberikan sumbangan 150 sak semen dan Budimansyah anggota DPRK setempat memberikan bantuan Rp1 juta. Ketua panitia Pembangunan Mesjid Syuhada Pulonas, Alpan mengatakan, pembangunan Mesjid Syuhada tersebut, dananya bersumber dari dana Aspirasi Anggota DPRA Provinsi Aceh, T Syarifuddin Selian sekitar Rp180 juta, telah direalisasikan sekitar Rp90 juta serta sumbangan dari masyarakat muslim di Desa Pulonas sekitar Rp 100 juta. (AD)

Abrasi Pantai Seuneubok Plimbang Makin Mengganas Bireuen-andalas Masyarakat Desa pantai Seuenubok Plimbang, Kecamatan Plimbang Bireuen semakin resah. Pasalnya, bencana alam abrasi pantai Desa Seuneubok Plimbang yang terjadi sejak bencana tsunami 2004 silam hingga saat ini makin mengganas. Geuchiek Desa Seuneubok Plimbang, Zulmahdi ditemui Andalas Kamis (11/11) di Seuneubok Plimbang mengatakan, akibat mengganasnya abrasi, pantai sejauh 50 meter lebih daratan kebun kelapa penduduk sepanjang 300 meter di bibir pantai sudah amblas ditelan laut dan itu sangat meresahkan warga. Dikatakan, bencana alam abrasi pantai Seuneubok Plimbang sudah mendapat perhatian serius Camat Plimbang. Kendati Camat Plimbang seorang perempuan namun dia berjiwa laki-laki dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintahan kecamatan untuk kepetingan masyarakat. Camat Plimbang Dra Anisah didampingi Kasi PMG (Pembangunan Masyarakat Gampong) T Sofyan yang dikonfirmasi andalas di kantornya Kamis membenarkan bencana alam abrasi pantai Desa Seuneubok Plimbang saat ini semakin mengganas dan mengkhawarirkan warga. Camat mengatakan, pihaknya bersama Muspika setempat sudah turun langsung ke lokasi abrasi pantai desa nelayan Seuneubok Plimbang dan sudah menyampaikan hasil peninjauannya kepada Pemkab Bireuen agar bencana alam abrasi pantai Seuenbok Plimbang yang makin mengganas di atasi dengan membangun tanggul penahan ombak disepanjang abrasi pantai. (HUS)

Sukseskan Visit Banda Aceh Years 2011‌(Bagian Pertama) Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh, menyatakan siap mensukseskan Visit Banda Aceh Years 2011, yang sebelumnya telah diluncurkan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata, Jero Wacik, pada, 19 Oktober 2010 di Jakarta. Oleh-Afrizal

S

EMENTARA, dukungan penuh juga mengalir dari pihak PT Angkasa Pura II. Tujuan program Visit Banda Aceh Years 2011 tersebut untuk menunjukkan ke dunia internasional, bahwa Aceh sudah

PRESIDENT 13.00-15.00-17.00-19.00-21.00 PALLADIUM-1 12.00-14.00-19.00-18.00-20.00-22.00 SUN-1 THAMRIN-1 12.00-13.50-15.40-17.30-19.20-21.10 SUN-2 THAMRIN-4 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50-21.40

sangat kondusif dalam menjadi kota kunjungan wisata di Indonesia 2011 mendatang. Bahkan, sebagian besar infrastruktur pendukung telah rampung dibenahi. Walikota Banda Aceh, Mawardy Nurdin, mengatakan, selain memajukan sektor pariwisata, pihaknya juga mencanangkan Visit Banda Aceh Year 2011, sebagai salah satu upaya mengubah anggapan Aceh sebagai daerah rawan keamanan dan tidak kondusif. "Kami juga sangat membutuhkan dukungan semua komponen masyarakat untuk menciptakan Aceh yang aman dan nyaman, sehingga terwujudnya masyarakat yang makmur dan sejahtera," ujar

PLAZA-1 12.30-14.30-16.30-18.30-20.30 PALLADIUM-2 11.30-13.30-15.30-17.30-19.30-21.30 BINJAI ST-2 12.15-14.05-15.55-17.45-19.35-21.25

Mawardy, Rabu (10/11) di Banda Aceh. Kata dia, pihaknya kini sedang berupaya dan terus berbenah diri guna menyambut dan mensukseskan visit Banda Aceh Year 2011, diantaranya dengan membangun prasarana dan sarana wisata yang relatif memadai serta didukung infrastuktur dasar lainnya. "Saya atas nama Kepala Daerah sangat berkomitmen, untuk memajukan Kota Banda Aceh, karena ini merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan nilai PAD, terutama dalam bidang pariwisata," katanya. Ia menyebutkan, kinerja pemerintahan akan langsung berkaitan dengan permasalahan umum yang dihadapi Pemerintah Kota Banda Aceh, terutama dalam peningkatan

PALLADIUM-3 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 SUN-4 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

THAMRIN-3 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 PALLADIUM-4 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 BINJAI ST-3 12.45-14.55-17.05-19.15-21.25

ekonomi masyarakat dengan pencapaian Visi Kota Banda Aceh, namun dengan tidak mengabaikan hal-hal lain yang relevan. "Namun, masih banyak tantangan dan permasalahan kota yang harus dibenahi. Isu-isu strategis perkotaan seperti kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, kesiapan program pariwisata islami, serta dalam peningkatan PAD," sebut Mawardy, yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Aceh. Katanya lagi, pihaknya menjadikan objek wisata tsunami dan wisata Islami, sebagai andalan untuk menarik wisatawan datang ke Banda Aceh. Objek wisata tsunami yaitu Kapal PLTD Apung yang terdampar di Desa Punge Blangcut, Kecamatan Jayabaru,

SUN-3 12.00-14.30-17.00-19.30-22.00

yang dinilai memiliki nilai pariwisata yang cukup tinggi. Menurut Mawardy, Kapal PLTD Apung yang merupakan bukti sejarah terjadinya bencana gempa dahsyat berkekuatan 8,9 Skala Richter (SR) yang disusul gelombang tsunami, 26 Desember 2004 lalu. Bencana itu menyebabkan ratusan ribu jiwa masyarakat Aceh meninggal dunia dan hilang, serta meluluhlantakkan berbagai fasilitas umum. "Selain situs tsunami, juga ada objek wisata religius seperti Masjid Raya Baiturrahman dan Makam Kesultanan Aceh maupun jejak sejarah Kesultanan Aceh masa lalu. Termasuk Kerkoff, kompleks kuburan marsose Belanda. Serta sejumlah objek wisata lainnya," ujar Mawardy.

Mawardy melanjutkan, dalam program Visit Banda Aceh Year 2011, pihaknya juga memperkenalkan pariwisata di Sabang dan Aceh Besar. Karena, ketiga wilayah ini dinilai memiliki keterikatan bagi pengembangan pariwisata. Sabang dan Aceh Besar, memiliki objek wisata alami, sedangkan Banda Aceh menyediakan akomodasi bagi wisatawan. "Pariwisata diharapkan menjadi sektor andalan penghasil devisa bagi Pemko Banda Aceh. Sektor ini juga akan menggerakkan perekonomian masyarakat dengan hadirnya industri-industri rumah tangga. Karenanya, kami berharap program ini berjalan sukses," harap Walikota Mawardy Nurdin. (bersambung)

THAMRIN-2 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

PLAZA-2 12.45-14.35-16.25-18.15-20.05

PLAZA-4 13.00-14.50-16.40-18.30-20.20

PLAZA-3 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50

BINJAI ST-1 12.30-14.40-16.50-19.00-21.10

BINJAI ST-4 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40


SAMBUNGAN

Jumat 12 November 2010

harian andalas | Hal.

Sering Bolos, Istri Gayus Ditegur Jakarta-andalas Istri terdakwa kasus pajak Gayus Halomoan Tambunan, Milana Anggraeni (30), mendapat teguran tertulis dari instansi tempatnya bekerja, DPRD DKI Jakarta, karena sering bolos alias tidak masuk kerja. Kepala Sub Bagian Persidangan Pimpinan dan Panitia Sekretariat DPRD DKI Y Sofyan, Kamis (11/11), mengatakan, dirinya sebagai atasan Milana telah mengirimkan surat teguran tertulis tersebut. "Selama dua bulan terakhir, yaitu bulan September, Oktober, dan sampai tanggal 9 November dia tidak melaksanakan tugas dengan baik dan tidak selalu ada di tempat. Untuk itu saudari dikenakan sanksi teguran tertulis," kata Sofyan membacakan surat teguran tertulis tersebut.

PENANGANAN BOROBUDUR–Candi Borobudur masih tampak putih tertutup abu vulkanik erupsi Gunung Merapi sejak sepekan lalu di kawasan Taman Wisata Candi Borobudur (TWCB), Magelang, Jateng, Kamis (11/11). Proses pembersihan Candi Borobudur dari material vulkanik Gunung Merapi berupa pasir dan debu dimulai hari ini, dan diperkirakan proses pengerjaan memakan waktu cukup lama akibat tingginya volume material yang menempel serta proses yang hati hati karena tingginya kadar asam abu dan pasir Merapi yang mencapai 4-5 CM.

Surat teguran bertanggal 10 November 2010 itu ditandatangani Sofyan dan diketahui Kepala Bagian Persidangan Sekretariat DPRD DKI Heru Wiyanto. Dalam surat itu disebutkan teguran dilakukan berdasarkan Peraturan Pemerintah No.53/2010 tentang Disiplin PNS pasal 7 ayat (2).Sofyan mengatakan, Rani seringkali hanya absen ke kantor dan kemudian pergi dari ruangannya. "Saya sudah tegur (lisan) berkali kali," katanya. Mengenai rencana Badan Kepegawaian Daerah DKI untuk memutasi Milana ke Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sofyan mengatakan, mutasi masih dalam tahap proses dan sedang menunggu panggilan dari Walikota Jakarta Utara.(ANT)

Tuntaskan, Dugaan Korupsi Pemkab Batu Bara...(Dari Halaman 1) ditangani Pidsus Kejatisu, antara lain kasus pengadaan tanah dan pembangunan 7 kantor SKPD Pemkab Batu Bara yang diduga tidak sesuai kontrak dan bestek serta penggunaan DAK yang diduga menyimpang. Dia menyebutkan, beberapa bulan lalu sejumlah kasus dugaan korupsi itu dilaporkan ke Kejatisu, termasuk kasus penggunaan dana APBD di Bappeda terkait rencana tata ruang dan tata wilayah,kasus pengadaan SIAK/komputer untuk 95 Desa,kasus penggunaan DAK TA 2009 sekitar Rp 20 M, untuk sekolah pada Disdik Batu Bara. Sedangkan, pembangunan 7 SKPD berada pada Dinas PU dan kasus pengadaan tanah pada Sekretariat Daerah Batu Bara. Mereka meminta Kejatisu serius menangani kasus tersebut apalagi selama ini sejumlah pejabat terkait seperti Asisten,Kadis, Kepala BKD, termasuk Sekda Pemkab Batu Bara dan para rekanan sudah dipanggil Kejatisu atau diperiksa para jaksa. Dari pantauan wartawan beberapa waktu lalu penanganan kasus awalnya agak 'gencar', dengan munculnya

para pejabat dan pihak terkait dari Batu Bara di Kejatisu, namun belakangan terkesan penanganannya 'mendingin'. Pada kesempatan yang sama pula Kasi Penkum Kejatisu juga menginformasikan, Kajatisu didampingi Asintel Andar PW SH MH dan Kasi Prosarin Intel Ronald Bakara SH MH, juga menerima warga Simalungun yang tergabung dalam KNPSI. Lembaga ini meminta Kejatisu menindaklanjuti laporan sebelumnya terkait dugaan KKN antara lain soal DAK Pendidikan 2009 dan Dinas Pertanian Simalungun. Untuk itu, beber Kasi Penkum, KNPSI juga menyerahkan fotokopi laporan pengaduan sebelumnya agar segera ditindaklanjuti, karena hingga saat ini belum jelas ujung pangkalnya di tangan Pidsus Kejatisu. Kasi Penkum Kajatisu Edi Irsan Tarigan menekankan, perlunya transparansi serta mengingatkan agar jangan berpikir segala sesuatu itu harus berujung jadi perkara di pengadilan. "Bahasa penegakan hukum beda dengan bahasa masyarakat," katanya. (TIM)

Coreng Institusi Agama..(Dari Halaman 1) yang belum puas soal penjelasan yang sudah disampaikan. "Kami sudah mencoba menjelaskan kepada mahasiswa yang menuntut kejelasan transparansi anggaran soal proyek itu,"ungkapnya. Sementara itu Pembantu Rektor III IAIN Sumut, Lahmuddin Lubis mengatakan, pihaknya juga tidak menutup hak mahasiswa jika ingin mengikuti tender, dengan syarat harus mengikuti mekanisme yang berlaku. Namun, yang masih mem-

bingungkan, adalah soal tuntutan adanya indikasi korupsi terhadap sejumlah proyek semisal, taman-taman kecil dan radio. "Bagaimana kami mau bertindak. Kalau ada data dan bukti jelas kami akan memroses itu. Tapi kami tidak punya bukti dan tidak ada indikasi korupsi. Sebelumnya ada mahasiswa yang meminta proyek, namun kita sudah menjelaskan itu boleh asalkan mengikuti mekanisme," jelasnya. (HAM)

Mantan Cabup Ngadu ke Polisi...(Dari Halaman 1) Sergai tahu apa yang terjadi dan menjadi pelajaran ke depan bagi instansi terkait dan penyelenggara Pemilukada ataupun legislatif. “Secara nasional sudah diatur secara sistematis nomor yang tertera NIK di KTP itu. Namun dengan keganjilan yang dilakukan Disdukcapil

dan sesuai dengan petunjuk yang disampaikan sewaktu di Mahkahmah Konstitusi (MK) mereka tidak berwenang menanangani perkara seperti ini, tetapi yang berwenang adalah kepolisian karena masuk ke dalam kasus pemalsuan,” papar Chairullah. (RYAD)

Ratusan Calon Jemaah Haji Telantar...(Dari Halaman 1) dan, Riau, Batam, dan Lampung ini pun hanya bisa pasrah. Ruang lobi hotel pun langsung ramai dipadati jemaah calon haji yang telantar. Celakanya, biro perjalanan yang akan mengurus keberangkan, sudah menutup kantor dan tak dapat dihubungi lagi oleh para calon jemaah haji. Karenanya, para calon tamu Allah ini, sudah tidak tahu lagi hendak berbuat apa, soalnya dana untuk ongkos naik haji (ONH) sudah mereka lunasi melebihi jemaah biasa, dengan rincian masing-masing, Rp 65 juta per orang. Namun belakangan diketahui, meski mereka bayar

untuk pengurusan visa sebesar Rp 3 juta, tetapi hingga sekarang ini mereka belum diberangkatkan juga. Akibatnya para calon jamaah haji ini bisa hanya pasrah dan menunggu kejelasan dari pihak panitia untuk memberikan kepastian. Bahkan para calon jamaah haji plus ini juga rela membayar 1000 dollar Amerika agar bisa berangkat. Namun faktanya mereka yang sudah ditepungtawari keluarga di kampungnya ini selain tak jadi berangkat, nasibnya juga terkatung-katung. Sungguh tega sekali pengelola biro perjalanan haji itu. Nauzu billah min dzalik.(TIM)

15

Rp 131 M, Biaya Kunker DPRDSU Medan-andalas Pengurasan uang rakyat dengan modus studi banding oleh Anggota DPRD Sumut, sungguh fantastis. Informasi diperoleh, kemarin, untuk semua aktivitas perjalanan dinas anggota dewan keluar kota, membutuhkan dana hingga Rp 131 miliar. Dana ratusan miliar itu disedot dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Sumut. Seperti diketahui, perjalanan dinas wakil rakyat tersebut dibagi beberapa bagian yakni, kunjungan kerja (kunker) lintas komisi, lintas fraksi, Badan Legislasi (Baleg), Panitia Khusus (Pansus) hingga peningkatan wawasan wakil rakyat. Sedangkan untuk kunker lintas komisi, terdapat peningkatan kunjungan dari tahun sebelumnya menjadi

dua kali dalam sebulan. Tentu saja, besarnya anggaran untuk perjalanan dinas itu menimbulkan pertanyaan, karena manfaat dan tujuannya tidak diketahui publik. Menyikapi hal itu, Koordinator Konsorsium Masyarakat Anti Korupsi (KMAK), Sugiat Santoso kepada wartawan, Kamis (11/11) mengaku prihatin terhadap penggunaan uang rakyat itu, tanpa manfaat yang jelas bagi kepentingan rakyat Sumut itu. Apalagi dananya mencapai ratusan miliar rupiah. “Alangkah bijaksananya bila dana ratusan miliar tersebut digunakan bagi kemaslahatan umat. Untuk apa banyak banyak melakukan kunjungan bila tidak menyentuh kepentingan rakyat, serta follow-up nya tak jelas,” katanya. Ia menjelaskan, penghamburan

uang rakyat oleh anggota dewan dilakukan hampir menyeluruh di Indonesia. Modusnya, kata dia, selalu mengatasnamakan studi banding. Anehnya, publik tidak pernah mengetahui tujuan dan manfaatnya. “Kalau hasil kunjungan itu manfaatnya terukur, tentu dapat dimaklumi. Tapi yang terjadi selama ini, kepergian itu cuma dijadikan ‘ajang’ menggerogoti APBD, bahkan cenderung untuk pelesiran belaka,” tudingnya. Menurut Sugiat, saat ini sangat banyak permasalahan rakyat di Sumut yang belum teratasi. Contohnya, kata dia, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan serta ekonomi yang masih jauh dari harapan. Masih banyak kita dengar, gizi buruk, anak putus sekolah serta rakyat yang tidak mampu untuk

menopang ekonomi keluarganya. "Sebagai wakil rakyat, dewan seharusnya memiliki kepekaan untuk mengatasi persoalan tersebut. Bukan sebaliknya, malah sibuk melakukan kunker keluar daerah dengan agenda yang tak jelas juntrungannya," katanya. “Saya baru mendengar ada kunjungan lintas fraksi keluar kota. Kepergian itu saya nilai tumpang tindih dengan kunker lintas komisi. Karena, perwakilan fraksi sudah ada pada masing-masing komisi,” ucapnya. Untuk itu, Sugiat meminta masyarakat harus mengkritisi penghamburan APBD Sumut untuk perjalanan dinas anggota dewan. “Rakyat harus beraksi memblokir (menghadang) kepergian dewan dengan cara melakukan sweeping di Bandara Polonia Medan,” pintanya.(TIM)

Buyung Ritonga Segera Ditahan...(Dari Halaman 1) inkonsisten terhadap pernyataan yang pernah diungkapkan Kajatisu Sution Usman Adji, bahwa penahanan terhadap Buyung akan dilakukan usai penahanan oleh KPK terhadap Syamsul Arifin. “Kita tetap komit terhadap pernyataan yang dikeluarkan, tapi sabar dulu, nanti kalau waktunya tiba, akan diumumkan,” tegasnya. Dijelaskan, walaupun Buyung Ritonga belum ditahan, namun pihaknya dipastikan melimpahkan berkas penyidikan tersangka itu ke PN

Medan. Pelimpahan beras itu dilakukan menyusul bila berkas Syamsul Arifin, tersangka yang sama dalam kasus APBD Pemkab Langkat 2002-2007 juga dilimpahkan ke pengadilan Tipikor oleh KPK di Jakarta. Hal ini didasarkan, karena berkas pemeriksaan terhadap Syamsul oleh KPK, sama dengan berkas pemeriksaan terhadap Buyung oleh tim penyidik Kejatisu. Karena dari awal penyidikan terhadap dugaan korupsi APBD Langkat, pihak KPK dan kejatisu melakukan koordinasi baik

dalam pinjam meminjam buktibukti maupun pengambilan keterangan para saksi. “Kan berkasnya tinggal copy paste aja dari KPK, gak usah repot nantinya,” terangnya. Diketahui, kasus dugaan korupsi diusut KPK dan Kejatisu. Hasilnya, sudah dua yang ditetapkan sebagai tersangka yakni mantan Bupati Langkat yang kini menjabat Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin oleh KPK. Sedangkan, mantan bendahara, Buyung Ritonga ditetapkan sebagai tersangka

oleh Kejatisu. Kepala Kejatisu, Sution usman Adji SH sebelumnya menyatakan, dasar penetapan Buyung Ritonga sebagai tersangka, pihaknya mengacu kepada adanya bukti hasil audit BPK RI terkait APBD 2000-2007 dengan kerugian negara tercatat sebesar Rp 102,7 miliar. Jadi sangat banyak kasusnya, sesuai dengan hasil audit BPK RI. Dalam penanganannya, Kejatisu tetap akan menangani kasus dugaan korupsi APBD Langkat 2000-2007 ini,

dengan memeriksa Syamsul Arifin sebagai saksi, karena pada tahun anggaran 2000-2007 Bupati Langkat dijabat olehnya. Disebutkan Sution Adji, setiap Bupati mau mengeluarkan uang dari kas daerah, tetap saja memintanya melalui Bendahara. Dari sinilah diketahui bahwa pengeluaran uang ini tak melalui mekanisme dan penggunaannya tak sesuai peraturan yang ada. Buyung Ritonga dijerat pasal 2 dan 3 UU No. 31/1999 tentang tindak pidana tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke i KUHP.(FEL)

Kadis Kesehatan Nisel Diperiksa Kejatisu...(Dari Halaman 1) melengkapi berkas terhadap dua pejabat Pemkab Nias Selatan Kristian Hondo Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Ketua Panitia Lelang, A Manao, serta rekanan proyek S Damanik, yang telah dinyatakan sebagai tersangka.

Erbindo tidak menampik bahwa pemeriksaan tersebut, akan menambah daftar para tersangka baru, diluar dari ketiga tersangka yang telah ditetapkan. “Tidak tertutup kemungkinan kepala dinas menjadi

tersangka dalam kasus ini, karena kegiatan yang dilakukan merupakan tanggung jawab kepala dinas,” sergah Erbindo, saat didesak kemungkinan adanya keterlibatan kepala dinas kesehatan dalam kasus tersebut.

Namun, sambung Erbindo, semuanya itu tergantung dari hasil penyidikan lanjutan nantinya, serta keterangan dari para saksi dan alat bukti yang tengah diteliti. Kasus ini bermula adanya laporan masuk ke lembaga

Kejatisu, tentang adanya dugaan penyelewangan dana yang dialokasikan untuk proyek pengadaan alat-alat kesehatan dan obat-obatan senilai Rp3,5 miliar. Dari hasil audit BPK kerugian negara sekitar Rp 2,5 miliar.(FEL)

ngan pihak rektorat di ruang rapat senat di lantai II Biro Rektor. Di lain pihak, massa penentang aksi demo belum puas. Mereka kemudian naik ke lantai II untuk mencari orang yang memukul temannya sembari teriak-teriak dan menantang massa AMPIDSU, berkelahi. Usai menggelar pertemuan dengan pihak rektorat, massa AMPIDSU pun keluar sekitar pukul 13.00 WIB. Namun baku hantam kembali berkobar di lantai II Biro Rektor. Beruntung, para satpam dan tokoh kedua kelompok maha-

siswa berhasil melerai perkelahian. Ketua Umum Pengurus Koordinator Cabang (PKC) PMII Sumut A Jabidi Ritonga dan Iqbal dari HMI yang berada di lokasi, tampak bekerja keras menenangkan mahasiswa. Kedua kelompok sempat saling menyerang di lapangan upacara depan Biro Rektor. Para satpam dan sejumlah staf biro rektor serta tokoh PMII dan HMI, kemudian memisahkan kedua kelompok. Namun suasana hingga Kamis sore masih tegang, karena kedua kelompok mahasiswa masih berkumpul di areal lapangan depan Biro Rektor.(HAM)

Mahasiswa IAIN Baku Hantam...(Dari Halaman 1) terindikasi menyalahgunakan jabatan. Setelah membacakan tuntutan, para pengunjuk rasa yang sebagian besar aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu berupaya masuk aula, tempat dilangsungkannya pengukuhan guru besar. Mereka menyatakan hendak menyerahkan pernyataan sikapnya langsung kepada rektor yang memimpin pengukuhan guru besar. Keinginan massa AMPIDSU masuk aula langsung dicegah satpam. Dorong-dorongan pun tak terelakkan.

Melihat aksi tersebut, ratusan kelompok mahasiswa lain dari Fakultas Syariah, yang sebagian besar aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dikomandoi Rudy, meminta pengunjuk rasa menghentikan aksi dan menundanya hingga besok (hari inired) guna menghormati acara pengukuhan. Namun para pengunjuk rasa menolak. Entah siapa yang memulai, tiba-tiba kedua kelompok mahasiswa saling pukul. Bahkan sebagian mahasiswa tampak berlari mengambil batu bata dan kayu di halaman aula. Akibatnya, seorang maha-

siswa dari Fakultas Syariah bernama Ahmad Sena mengalami luka-luka. Kedua matanya terlihat bengkak dan berdarah. Mengetahui rekannya dipukul, puluhan mahasiswa Syariah mengejar demonstran. Lagi-lagi terjadi bentrok, yang menyebabkan seorang mahasiswa bernama Sarman luka-luka di bagian muka akibat terkena pukulan. Satpam IAIN-SU dipimpin Yusron sempat melerai aksi baku hantam tersebut, hingga suasana sedikit mereda. Massa AMPIDSU kemudian menggelar pertemuan de-

Oprah Winfrey Wanita Terkaya Sejagad...(Dari Halaman 1) dan menjadi bintang dengan bayaran tertinggi. The Oprah Winfrey Show menjadi talk show nomor satu saat itu. Acara ini di tonton oleh 48 juta pemirsa setiap minggunya di Amerika dan disiarkan secara internasional di 126 negara. Sedangkan posisi kedua terdapat nama aktris dan penyanyi seksi, Beyonce

Knowles. Dia meraih pendapatan sekitar US$ 89 juta. Sementara, penyanyi kontroversial Britney Spears menduduki peringkat ketiga dengan meraih penghasilan yang juga cukup menggiurkan, sebesar US$ 65 juta. Posisi keempat ditempati penyanyi urakan Lady Gaga.

Pelantun tembang 'Alejandro' ini berhasil mengumpulkan pendapatan sebesar US$ 64 juta. Adapun aktris lawas yang tetap berkibar Madonna, berada di peringkat ke lima dengan nilai penghasilan sebesar US$ 59,9 juta. Pada peringkat keenam terdapat nama aktris serba bisa Sandra Bullock. Meski

rumah tangganya tengah menghadapi perceraian, karirnya tetap kinclong dan pundi-pundinya semakin menggunung. Bullock meraup penghasilan sebesar US$ 59,2 juta. Setelah Bullock, menyusul presenter kenamaan, Ellen DeGeneres, dengan pendapatan sebesar US$56 juta. Di tangga kedelapan

muncul artis muda yang sedang naik daun, baik sebagai penyanyi maupun artis, yakni Miley Cyrus. Dia mengantungi penghasilan sebesar US$ 48 juta. Cyrus disusul penyanyi muda yang tengah digandrungi para ABG, Taylor Swift serta host TV Judge Judy, yang sama-sama meraih penghasilan sebesar US$ 46 juta.(FF/UJ)


Jumat 12 November 2010

RAGAM

Zainuddin MZ 'Kabur' dari RS

Aida Saskia Maklum DAI Zainuddin MZ 'melarikan diri' dari rumah sakit tempatnya dirawat Rabu (10/11). Aida Saskia pun maklum dengan kondisi dai sejuta umat itu. "Ya mungkin stres, kita maklum sajalah," ujar Aida saat ditemui di selasela pembuatan video klipnya 'Korban Selingkuh' di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Kamis (11/11). Aida mengaku hanya bisa mendoakan agar kondisi Zainuddin semakin membaik. Ia ingin permasalahannya dengan dai berusia 59 tahun itu cepat selesai. "Kita tunggu islahnya dari kesiapan Zainuddin. Mau tidak mau memang islah itu harus dilakukan di depan publik," tambah penyanyi berusia 25 tahun itu. Jika sebelumnya Aida berapiapi meminta tanggung jawab Zainuddin, kini ia terlihat lebih melunak. Ia juga bersyukur di tengah permasalahan yang menderanya, tawaran job semakin banyak. "Dia mungkin kan berobat ingin

tenang tapi malah dikejar-kejar kan bisa saja nambah stres, banyak faktorlah," jelas dr. Gatot Soeseno, dokter yang merawat Zainuddin di RS Gandaria, saat dihubungi melalui telepon Kamis (11/11). Dai sejuta umat itu sebenarnya belum diizinkan dr. Gatot keluar dari rumah sakit. Menurutnya kondisi Zainuddin masih perlu perawatan. "Kondisinya itu masih pusing, lemas. Apalagi dia sekarang kena gula darah, itu baru lho. Sekarang baru ketahuan kena gula darah, sebelumnya tidak," ujar dokter yang juga dokter keluarga Zainuddin itu. Zainuddin keluar dari RS Gandaria Rabu (10/11) tanpa menandatangani surat keluar dari rumah sakit. Pria kelahiran 2 Maret 1951 itu baru tanda tangan setelah ia tidak lagi ada di rumah sakit tersebut. Pada dr. Gatot, Zainuddin setelah keluar dari rumah sakit mengaku ingin mencoba pengobatan lain. Sang dokter pun tidak bisa berbuat apa-apa atas keinginan pasiennya tersebut. "Sekarang kondisinya agak lebih baik, dengan tekanan darah sebelumnya yang 180/ 110 menjadi 140/95. Tapi ini bukan sakit yang main-main," tandas dr. Gatot.(DH)

harian andalas | Hal.

16

Tinggalkan Syahrini, Anang Diprotes ANANG memutuskan untuk tidak melanjutkan duetnya dengan Syahrini. Ia ingin fokus dengan teman duet barunya, yang tak lain adalah putri sulungnya, Aurel. Keputusan Anang itu ternyata menyebabkan beberapa penggemar duet Anang dan Syahrini yang menamakan diri mereka dengan nama 'Ansyani' kecewa dengan hal tersebut. Bahkan, ada yang berniat untuk mendemo sebagai aksi protes. "Aku lihat di Twitter juga. Lucu-lucu ya. Bahkan, ada fans Ansyani yang mau demo di depan rukonya Mas Anang di Radio Dalam," kata Syahrini saat ditemui di Studio Penta, Jakarta Barat, kemarin. Pelantun 'Jangan Memilih Aku' itu berharap para penggemar setianya itu bisa memahami keputusan Anang. Ia yakin hal itu sudah dipikirkan dengan matang oleh mantan suami Krisdayanti.

Syahrini sendiri mengaku sempat sedih karena harus berpisah

dari teman duetnya itu. Tetapi, ia hanya bisa pasrah. (NET)

Harian Andalas  

Harian Andalas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you