Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Senin, 10 Januari 2011 | No: 1785/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

PNS: Bolos, Malas dan Doyan Shooping KESERIUSAN Pemerintah Provinsi Sumut dan sejumlah Pemerintah Kabupaten/Kota untuk meningkatkan disiplin PNS (Pengawai Negeri Sipil) terus diuji. Meskipun disiplin tingkat kehadiran PNS di Pemprovsu memasuki awal tahun 2011 relatif baik yakni 98,88 persen, namun itu belum jaminan untuk perbaikan kinerja PNS di tahun ini. Data yang diperoleh di BKD (Badan Kepegawai Daerah) Provinsi Sumut menyebutkan tingkat disiplin PNS

PNS PEMPROPSU DIKENAKAN SAKSI TAHUN 2010 • • •

Jumlah : 141 Orang Jenis Pelanggaran : Tidak Disiplin Sanksi : Pemotongan TPP 5 Persen 4 orang penurunan pangkat 1 tahun 1 orang penurunan gaji berkala

TAHUN 2009 • • •

Jumlah : 57 Orang Jenis Pelanggaran : Mangkir Kerja Sanksi : Pemotongan TPP 5 Persen *DATA BKD SUMUT DAN DIOLAH DARI BERBAGAI SUMBER

tahun 2010 terutama yang bolos, mangkir kerja dan pe-

langgaran disiplin lainnya mengalami peningkatan

signifikan dibandingkan pada tahun 2009 (lihat tabel). Tak terkecuali di Kota Medan, sebanyak 200 PNS tahun 2010 dipotong tunjangan perbaikan penghasilan karena tidak disiplin yakni bolos dan mangkir kerja. Ini menujukkan tingkat disiplin PNS masih rendah dan masih jauh dari harapan masyarakat. Padahal peningkatan kualitas aparatur negara pemeritah telah ditegaskan melalui keputusan Menteri Aparatur Negara No 81/

1995 dan instruksi Presiden Nomor I/1995 dan sanksi bagi PNS yang dituangkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 53/2010, dimana pemerintah melarang PNS absen atau bolos sebanyak lima kali dalam satu tahun kerja. Ironisnya, PNS yang bolos maupun mangkir kerja itu justru ‘berkeluyuran’ di sejumlah pusat perbelajaan modern dan pasar tradisional di Kota Medan. Padahal di sisi lain, masyarakat membutuhkan kerja nyata PNS untuk memberikan pelayanan terbaik. Bagaimana ‘potret’ PNS di Kota Medan?

BACA LENGKAP LIPUTAN KHUSUSNYA DI HAL. 11

Korban Banjir Banyak tak Sekolah • Lalai, Pemko Bisa Digugat Medan-andalas Ratusan siswa yang menjadi korban banjir meluapnya sejumlah sungai di Medan terancam tidak bisa masuk sekolah pada hari pertama usai libur semester, Senin (10/1) (hari ini-red). Pasalnya, seluruh pelengkapan sekolah, seperti sepatu, seragam, buku tulis, dan buku bacaan tidak dapat digunakan karena rusak terendam bajir. Ade Irma (43), warga Lingkungan VIII, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Maimun mengatakan, akibat banjir meluapnya Sungai Deli, Kamis (6/1) lalu seluruh perlengkapan dua orang anaknya yang masih sekolah rusak karena teredam banjir. “Besok (hari ini-red) anakanak sudah kembali masuk sekolah, tetapi sepatu dan seragam anak saya sampai saat ini belum kelihatan, mugkin sudah hanyut. Kalau pun ada yang tinggal, seperti buku tulis dan buku pelajaran sudah tidak bisa lagi digunakan karena rusak terendam ban-

jir,” kata Ade ditemui di depan rumahnya yang rusak parah, Minggu (9/1). Akibat kondisi tersebut, Ade khawatir, ke dua anaknya yang masih duduk kelas I SMP Swasta Yayasan Pembinaan Keluarga (YPK) Jalan Sakti Lubis dan kelas V SD Negeri Gang Bidan, Jalan Brigjen Katamso, Medan tidak bisa masuk sekolah, karena untuk membeli yang baru, pihaknya tidak punya uang. “Kita berharap saja mudahmudahan nanti ada orang yang menyumbang buku-buBersambung ke Hal. 15

REKONSTRUKSI–Tiga tersangka teroris yang diduga melakukan perampokan Bank CIMB melakukan reka adegan (rekonstruksi) saat merampok di New warnet, Jalan Sunggal Medan.

Rekonstruksi Bank CIMB

Densus 88 Boyong Tiga Tersangka Teroris

Medan-andalas Tiga tersangka teroris yang diduga pelaku perampokan Bank CIMB Niaga Jalan HM Yamin Medan tiga bulan lalu, diboyong petugas Densus 88 ke Medan, Minggu (9/1). Ketiganya dihadirkan untuk reka adegan (rekonstruksi) di lokasi utama Bank CIMB Niaga dan New warnet, Jalan Sunggal Medan. Para tersangka dibawa ke Medan dalam penjagaan ketat antara lain Pamriyanto alias Suryo, Beben alias Samson dan

Marwan alias Wak Geng. Ketiga tersangka terlihat pincang saat berjalan ke mobil. Mereka dari Jakarta menaiki pesawat Garuda dengan nomor penerbangan GA-182 dan mendarat pukul 9:40 dikawal 11 personil Densus 88 yang menggunakan kaos merah dan baju hitam. "Jangan coba-coba mengabadikan foto," hardik seorang petugas memakai kaos merah saat akan tersangka keluar dari rumah Makan Singgalang Bandara Polonia Medan.

Empat mobil jenis Innova dipersiapkan untuk membawa tiga tersangka dan 11 pengawal berikut mobil voredes dari tim lalu lintas Poldasu. Sementara, tiga tersangka menggunakan baju koko warna hijau muda dan coklat. Lebih satu jam mereka berada di rumah makan Singgalang kedatangan dalam negeri Bandara Polonia Medan dalam penjagaan ekstra ketat. Sementara dalam rekonsBersambung ke Hal. 15

Man. United 1 vs 0 Liverpool

LIVERPOOL GUGUR AWAN kelam kembali menyelimuti Liverpool setelah kalah 1-0 dari tuan rumah Manchester United, pada babak 3 Piala FA di Old Trafford, Minggu (9/1). Gol penalti Ryan Gigs menguburkan peluang Liverpool diajang FA Cup. Kenny Dalglish gagal di Saat bertandang ke Stadion Old Trafford tadi malam, tim yang kini diasuh tugas pertamanya sebagai legenda The Reds Kenny Dalglish kalah 0-1. Sementara para pemain caretaker klub Merseyside. Liverpool protes atas dikartumerahkannya Steven Gerard. Meski begitu, legenda The

Reds itu patut diacungi jempol karena berani menerapkan permainan terbuka, bahkan ketika bermain dengan 10 orang. Kecuali itu, gol MU pun bukan tertinggal dari skema permainan apik, tapi dari titik putih. Sir Alex Ferguson menduetkan Javier Hernandez

dan Dimitar Berbatov di lini depan, sedang Dalglish memplot Fernando Torres sebagai penyerang tunggal, Gerrard mendukungnya dari belakang. Pertandingan baru berjalan satu menit, bek LiverBersambung ke Hal. 15

Sejumlah penumpang di Stasiun Besar Kerata Api Medan.

KA Masih Jorok, Kenaikan Tarif Ekonomi Batal Kenaikan tarif Kereta Api (KA) kelas ekonomi yang semestinya mulai berlaku Sabtu 8 Januari dibatalkan dan tunda pemberlakuannya hingga April 2011 mendatang. HUMAS PT KA Divre I Sumut – Aceh , Irwan mengatakan tidak adanya masalah atau pun kendala dengan pihak Kereta Api hanya saja ini keputusan dari pemerintah “Penundaan berdasarkan arahan Presiden RI kepada Menteri Perhubungan dalam telegram Direksi PT Kereta Api Persero CP 66 tertanggal 8 Januari 2011,” papar

Irwan. Menurut Irwan pada prinsipnya pihak Kereta Api hanya menjalankan perintah saja. “Kalau memang harus ditunda, ya kita tunggu saja sampai bulan April 2011 nanti,” imbuhnya. Sebelumnya PT KAI akan menaikkan tarif untuk KA Putri Deli kelas ekonomi. Bersambung ke Hal. 15


Senin 10 Januari 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

AJI Medan Desak Pansel KIP Transparan

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Agus Salim Ujung, Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL andalasmedan@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Pertanggungjawaban Kegagalan DALAM tradisi klub sepak bola, pertanggungjawaban sebuah kegagalan cuma dua ; mundur atau dipaksa mundur alias dipecat. Contoh teranyar adalah apa yang dilakukan Liverpool Football Club, dengan memecat pelatih Roy Hodgson dan menunjuk sang legenda Kenny Dalglish, sebagai buntut kegagalannya menjaga reputasi salah satu klub terhebat di dunia itu. Tak cuma Hodgson saja yang merasakan hal itu, hingga kini sudah tercatat ratusan bahkan ribuan pelatih mengalaminya. Termasuk sebelumnya menimpa Rafael Benitez (Inter Milan), Ralf Rangnick (Hoffenheim), Martin Jol (Ajax), dan Sam Allardyce(Blackburn Rovers). Bahkan seorang megabintang sekaliber Diego Armando Maradona saja, tidak mendapatkan belas kasihan dari asosiasi sepak bola negaranya, kendati statusnya sebagai pahlawan terbesar sepak bola negara-nya Evita Peron itu. Lalu, apakah hikmah yang bisa dipetik dari tradisi yang berlaku di dunia sepak bola itu ? Jika kita ingin menjadikannya sebagai iktibar (pelajaran), tentu sangat banyak pelajaran berharga yang bisa dijadikan bahan perbandingan untuk diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Yang hendak kita tekankan di sini adalah, bagaimana menjadikan tradisi yang berlaku di bidang olahraga paling populer sejagad itu, sebagai inspirasi dan acuan yang diterapkan dalam hal pemberian reward and punishment, misalnya dalam institusi pemerintahan. Pasalnya, dalam pengamatan kita selama ini, yang dominan dilakukan dalam hal promosi sebuah jabatan di institusi pemerintah, tidak didasari oleh pertimbangan kualitas dan kinerja sang pejabat, melainkan lebih sering dilatari oleh faktor kedekatan dengan sang atasan (penguasa). Bahkan, yang lebih menyedihkan sudah menjadi rahasia umum di instansi pemerintahan kita, utamanya di daerah, seseorang dipromosikan dan atau tetap dipertahankan pada posisi 'empuk'nya, karena adanya 'pemberian' atau tepatnya berupa setoran sejumlah uang, yang nilainya terkadang lumayan fantastis. Di sisi lain, terdapat pula sejumlah oknum pejabat atau politisi tidak pernah diusut dugaan korupsinya, misalnya karena dia dikonotasikan memiliki kedekatan dengan partai-nya penguasa. Hal serupa juga kerap terjadi dalam implementasi kebijakan seorang penguasa di daerah, yang acap pula melindungi bawahannya yang sejatinya 'bermasalah' dan tidak becus bekerja, karena yang bersangkutan merupakan tim sukses atau dianggap sebagai 'orangnya' sang pimpinan. Nah, dalam konteks demikian, kita berharap ke depan, budaya politik atau tradisi pemerintahan kita menganut pola pertanggungjawaban yang lazim diterapkan di dunia sepak bola tersebut. Seorang pejabat yang nyata-nyata sudah terbukti gagal, jangan dipilih lagi. Dan, jika tak mau mundur, harus dipaksa untuk lengser. Begitulah seharsnya...! (**)

2

andalas/suhartono

DEKLARASI-Sejumlah tokoh, di antaranya Anggota DPRD Sumut Brilian Moktar, anggota DPRD Medan Porman Naibaho, Martius Latuperissa menghadiri deklarasi tim pemrakarsa pemekaran Medan Utara di Belawan, Sabtu (8/1).

Kecewa dengan Pembangunan Medan Utara

Tim Pemrakarsa Pemekaran Dideklarasikan Medan-andalas Perjuangan pemekaran Medan Utara semakin gencar. Ini dibuktikan dengan pendeklarasian Tim 17 Pemrakarsa Pemekaran Medan Utara, Sabtu (08/01) di Jalan Deli Belawan. Dengan menggunakan seragam berwarna orange, seluruh tim terlihat sangat bersemangat agar Medan Utara lepas dari Kota Medan. Tim pemrakarsa pemekaran antara lain Johan Arifin SH, Ketua Gerakkan Masyarakat Pemekaran Medan Utara (Gementara), Azhar Ong, tokoh masyarakat nelayan dan pesisir, Ibeng s Rani SH, praktisi hukum. Kemudian ada nama Gamal Abdul Nasir, tokoh masyarakat Marelan, Mulyadi, tokoh pemuda Marelan, Zul Syahdan tokoh pemuda Medan Labuhan, Hj Chairani, tokoh perempuan Medan Utara, dan Abun Chandra Winata, tokoh etnis Tionghoa Medan Utara. Hadir dalam deklarasi itu Bendahara Fraksi DPRD Sumut Brilian Moktar, anggota DPRD Medan dari

Fraksi PDI Perjuangan Porman Naibaho, akademisi Drs Milhan Yusuf MA, dan tokoh pemuda Sumut H Martius Latuperissa. Anehnya, puluhan siswa-siswi SMA HangTua juga iktu meramaikan deklarasi pembentukan tim pemrakarsa pemekaran itu. Saat ditanya andalas maksud keberadaan mereka di acara itu, sejumlah siswa menyatakan tak mengerti."Kami tidak megerti bang, kami hanya diajak agar hadir di acara ini," kata seoarang siswa berseragama putih abu-abu itu. Ibeng S Rani SH, dalam kesempatan itu menyatakan, Medan Utara yang terdiri dari Kecamatan Medan Deli, Medan Marelan, Medan Labuhan dan Medan Belawan, merupakan penyumbang terbesar pendapatan asli daerah (PAD) Pemko Medan dari sektor pelabuhan, industri, perikanan dan kelautan. Tapi, Medan Utara selama ini terpinggirkan, karena minim perhatian Pemko Medan. "Untuk mempercepat proses pembangunan di Medan Utara, kawasan yang kaya tapi rakyatnya miskin ini, harus jadi daerah otonom, lepas dari Kota Medan," kata advokat ini. Menurutnya, tim pemrakarsa ini akan bekerja selama enam bulan ke depan, dengan agenda menyiapkan

penyusunan draft pemekaran serta mempersiapkan orang-orang yang nantinya duduk di dalam kepantiaan persiapan pemekaran Medan Utara dan melaksanakan rapat akbar masyarakat Medan Utara. Anggota DPRD Sumut Brilian Moktar mengharapkan Tim Pemrakarsa mengindahkan norma-norma kehidupan masyarakat dalam menyuarakan aspirasi pemekaran. "Saya harap tim ini bisa bekerja sama dengan baik. Saya akan membantu masyarakat Medan Utara," ucapnya. Tokoh perempuan Medan Utara Hj Chairani, menyatakan, tak ada alasan menghalangi Medan Utara untuk mekar. Sebab pemekaran sudah lama didambakan masyarakat. "Kita anak Belawan, apa yang ada di Belawan ini. Dari tahun ke tahun tetap begini: kumuh dan pengangguran dimanamana," ungkapnya. Sedangkan anggota DPRD Medan yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) V (Medan Utara), Porman Naibaho menyatakan mendukung pemekaran Medan Utara. Dia berjanji mengajak anggota DPRD lainnya guna mendorong percepatan pemekaran. "Kita harapkan ke depan sejumlah tokoh dari tiap kecamatan harus ada dalam tim pemrakarsa pemekaran," ucap politisi PDIP ini. (TON)

Atasi Banjir Medan tak Bisa Sepotong-sepotong Medan-andalas Mengatasi masalah banjir di Kota Medan tak bisa hanya membenahi satu aspek saja. Tetapi harus menyeluruh dan melibatkan semua pemangku kepentingan, baik pemerintah, swasta, dan masyarakat. "Mengatasinya tak bisa hanya sepotong-potong. Harus menyeluruh dan terpadu dari hulu ke hilir," kata Direktur LSM Hayati Sumatera Utara Marwan Azhari Harahap kepada andalas di Medan, Minggu (9/1). Marwan mengatakan, persoalan banjir di Kota Medan selama ini dipicu oleh dua hal, yakni buruknya sistem drainase dan banjir kiriman dari hulu sungai. "Membenahi drainase, tanggultanggul sungai, alur-alur sungai memang penting, tetapi memperbaiki hutan-hutan di kawasan Sibolangit yang merupakan hulu dari sungai-sungai di Kota Medan juga sangat penting," ujar Marwan. Menurut alumnus IAIN Sumut ini, bila hutan-hutan di Sibolangit yang berada di Kabupaten Deli Serdang tetap dibiarkan rusak dan gundul,

maka ancaman banjir di Kota Medan tidak akan pernah berakhir. Padahal banjir dengan dampak terbesar yang terjadi di Kota Medan lebih sering disebabkan banjir kiriman dari hulu sungai. Untuk memperbaiki hutan-hutan yang rusak di kawasan Sibolangit ini, katanya, dibutuhkan komitmen dan political will (keseriusan) dari pemerintah dalam hal ini terutama Pemprovsu, Pemkab Deli Serdang, dan Pemko Medan. Komitmen dan political will itu dapat ditunjukkan dengan adanya langkah-langkah konkret, misalnya konsisten dalam penegakan UU atau perda tentang hutan atau lingkungan, mengalokasikan anggaran yang memadai untuk penghijauan, dan melibatkan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan. "Jadi di hulu diperbaiki, di hilir juga dibenahi," tegasnya seraya meminta Pemko Medan juga harus konsisten untuk menegakkan UU dan perda yang mengatur tentang fungsi sungai. "Semua tindakan yang dapat merusak fungsi sungai, harus ditindak, apakah itu pelurusan,

penembokan, penimbunan, dan sebagainya. Bukan malah memberi izin hanya karena alasan demi PAD," cetus Marwan. Dalam kesempatan ini Marwan juga sangat menyayangkan tidak berfungsinya Proyek Banjir Kanal Medan saat banjir besar melanda Kota Medan pada Kamis (6/1) lalu. Padahal proyek ini telah menghabiskan anggaran yang begitu besar mencapai Rp1 triliun lebih dan mengorbankan ratusan kepala keluarga karena harus 'digusur' akibat terkena proyek itu. Menurutnya, tak berfungsinya proyek ini membuktikan Proyek Banjir Kanal Medan merupakan proyek yang tidak tuntas. Karena sesuai dengan niat awalnya, proyek ini dirancang untuk mengalihkan sebagian debit air Sungai Deli jika terjadi banjir kiriman. Pemprovsu dan instansi-instansi kementerian terkait yang berada di Sumut, katanya, harus mengevaluasi keberadaan proyek ini agar ke depan Proyek Banjir Kanal Medan dapat difungsikan untuk mengendalikan banjir sehingga tidak menjadi proyek yang mubazir.(GUS)

andalas-Medan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Medan dan sejumlah lembaga dan organisasi mendesak panitia seleksi (pansel) pemilihan calon anggota Komisi Informasi Publik Daerah (KIP) Sumatera Utara membuka semua skor nilai dari setiap tahapan seleksi calon anggota KIP secara transparan. "Kami menilai panitia yang selayaknya melahirkan orang-orang yang berada pada kerja-kerja pelayanan informasi publik justru tidak transparan," ujar Rika Yoesz, Ketua AJI Medan kepada wartawan di Medan, Minggu (9/1). Untuk itu, dia meminta kepada pansel calon anggota KIP Sumut segera mengeluarkan hasil skor dari setiap tahapan, sehingga publik juga bisa melihat dan ikut menilai, mana yang dikatakan kesalahan pengetikan, kesalahan penghitungan atau hal lainnya yang menjadi alasan terjadinya 2 pengumuman berbeda dan tidak ada yang harus ditutup tutupi. Rika Yoesz mengatakan, tidak ada yang perlu ditakuti oleh pansel untuk membuka semua skor dari tahapan seleksi, agar publik juga bisa melihat bagaimana kualitas perwakilan mereka di komisi tersebut. Sikap transparansi yang dilakukan oleh pansel ini juga untuk menunjukan bahwa pansel tidak diintervensi oleh pihak mana pun dan menunjukkan pansel benar-benar independen. AJI Medan berharap, pertemuan yang dilakukan Komisi A DPRD Sumut pada tanggal 13 Januari mendatang bisa segera menyelesaikan persoalan. (DA/REL)

PN Medan Diminta Tolak Gugatan RS Methodist Medan-andalas Ketua Majelis Gereja Methodist Indonesia Jemaat Gloria (GMI Gloria) Jalan Haryono MT Medan, berhak menggugat pengurus Yayasan Rumah Sakit Methodist (RS Methodist) Jalan Thamrin Medan pimpinan Kurniati Djuang dkk, di PN Medan. Ini dalam upaya mengembalikan hak kepemilikan atas aset GMI Gloria Medan yaitu RS Methodist Jalan Thamrin Medan. "GMI Gloria berhak menggugat Kurniati Djuang dkk, karena gugatan perdata no 461/ Pdt.G/PN.Mdn itu diwakilkan oleh 31 majelis GMI Gloria Jalan Haryono MT Medan kepada Ketua Majelis GMI Gloria Medan," ujar kuasa hukum GMI Gloria Medan, Nelly Sihite, SH dan Herry Tobing, SH dalam kesimpulannya yang dibacakan pada persidangan di PN Medan dipimpin ketua majelis hakim E Pasaribu SH, pekan lalu. Di samping itu, katanya, pada disiplin GMI yang berlaku sekarang di seluruh Indonesia yaitu disiplin tahun 2005 pada pasal 48 ayat 8 telah membenarkan dan menegaskan bahwa untuk dan atas nama GMI, Ketua Majelis GMI Gloria Medan diberi wewenang untuk mengambil tindakan mengembalikan aset GMI Gloria termasuk RS Methodist Jalan Thamrin Medan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Dalam hal ini surat kuasa telah diberikan GMI kepada pimpinan jemaat dan atau majelis GMI Gloria Haryono MT Medan, ditandatangani oleh Ketua Dewan Bishop/ pimpinan GMI DR Humala Doloksaribu, M Th dan dikuatkan pula oleh putusan PN Medan no 461/Pdt.G/PN.Mdn. "Untuk itu kami mohon agar PN Medan menolak seluruh gugatan balik Yayasan Rs Methodist Jalan Thamrin Medan (nomor 225/Pdt.G/2010/PN Mdn) atas ketua majelis GMI Gloria Hariono MT Medan," ujar Nelly Sihite. Negeri Lubuk Pakam. Pada gugatan No 461 PN Mdn ketua majelis GMI Gloria Jalan Haryono MT menggugat Yayasan RS Methodist Jalan Thamrin Medan karena pengurus RS Methodist Jalan Thamrin Medan tidak pernah memberikan laporan kepada GMI Gloria Jalan Hariono MT Medan. Sedangkan pada gugatan No 225/Pdt.G/2010/PN Mdn, Yayasan RS Methodist Jalan Thamrin menggugat balik ketua Yayasan GMI Gloria Jalan Haryono MT Medan dengan alasan Ketua Yayasan GMI Gloria Jalan Haryono MT Medan tidak berhak melakukan gugatan. (FEL)

Prof Asmuni Pimpin Muhammadiyah Sumut Medan-andalas Prof Dr Asmuni MA terpilih menjadi Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumut periode 2010-2015, setelah meraih suara terbanyak dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) XI Muhammadiyah Sumut, yang berakhir, Sabtu (8/1) sore di Asrama Haji Medan. Dari 39 calon yang dipilih peserta muswil, 13 orang terpilih sebagai pengurus PWM Sumut periode lima tahun ke depan. Yakni Prof Asmuni (Guru Besar IAIN SU) mendulang 337 suara, Drs Agussani MAP (Rektor UMSU) 322 suara, Prof Dr Hasyimsyah Nasution MA (Guru Besar IAIN SU) 288 suara, Drs Mario Kasduri MA 272 suara, Prof Dr Ibrahim Gultom MPd (Guru Besar Unimed) 264 suara, Drs Dalail Ahmad MA (ketua PWM periode 20052010) 259 suara, Askolan Lubis (228), Sarwo Edi (182), Bahril Datuk S (168), Irwansyah Putra (167), Suhrawardi K Lubis (162), M Nasir Wahab (151) dan Shohibul Anshor Siregar 146 suara. Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah H Suprianto SH, MHum dalam sambutannya pada penutupan muswil mengatakan, 13 nama yang terpilih merupakan kader terbaik Muhammadiyah. Ketua terpilih Prof Dr Asmuni MA pada kesempatan itu mengatakan, amanah yang diberikan ke pundaknya ini akan dapat terlaksana dengan baik jika semua pihak dan warga Muhammadiyah memberikan dukungan. "Sebab, tanpa dukungan yang diberikan kepada kami, niscaya tidak akan dapat berbuat apa-apa," ujar mantan Pembantu Rektor (PR) II IAIN Sumut ini. (HAM)


Senin 10 Januari 2011

Masyarakat Masih Enggan Datangi Psikiater Medan-andalas Kebanyakan masyarakat masih enggan mendatangi psikiater. Ini karena adanya stigma, orang yang mendatangi psikiater adalah orang kurang waras. Padahal, berkonsultasi dengan psikiater sangat perlu untuk mencegah depresi. Hal itu diungkapkan ahli psikiatri, dr Vita Camelia SpKJ, pada pemeriksaan kesehatan jiwa gratis dan seminar awam, menyambut HUT ke-35 Departemen Psikiatri Fakultas Kedokteran USU 16 Januari 2011, di Pusat Kesehatan Mahasiswa USU, kemarin. Dijelaskannya, sekalipun penyebab depresi secara pasti belum diketahui atau multifaktorial, namun bisa juga disebabkan faktor genetik, zat kimia diotak yang tidak seimbang, faktor kehidupan. “Faktor-faktor itu bisa saling berinteraksi,” katanya. Depresi itu sendiri, ujarnya merupakan suasana alam perasaan yang sedih, murung disertai penurunan aktifitas, kurang berminat terhadap hal-hal yang disenangi, mudah menangis, dan lelah. “Depresi berat adanya rasa pesimis dan melakukan usaha bunuh diri,” imbuh Vita yang juga ketua panitia acara pemeriksaan jiwa gratis itu. Sementara mengenai cara untuk mencegah terjadinya depresi, Vita mengatakan, dengan mengetahui kondisi sejak dini, yakni jika ada masalah berusaha menyelesaikan dan beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Sedangkan kasus terbanyak depresi di tengah masyarakt, sambungnya, disebabkan faktor kehidupan, perceraian, masalah ekonomi dan pekerjaan. Sedangkan Kadis Kesehatan Kota Medan dr H Edwin Effendi Msc mengatakan, menyambut baik kegiatan bakti sosial yang digelar Departemen Psikiatri FK USU itu. “Semoga masyarakat dapat merasakan manfaat Departemen Psikiatri FK USU ini. Karena pelayanan kesehatan jiwa menjadi perhatian kita. Kesehatan yang paripurna yaitu sehat fisik dan jiwa,” kata Edwin. (YN)

MEDAN KITA 3 DPRDSU: Cabut Izin PT WRP harian andalas | Hal.

Medan-andalas Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sumatera Utara (DPRDSU) merekomendasikan kepada pihak terkait di daerah ini untuk mencabut izin operasional PT WRP Buana Multicorpora, sebelum seluruh persoalan yang terjadi di perusahaan milik warga Malaysia itu dapat diselesaikan. Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) PT WRP DPRD Sumut, Brilian Moktar menyebutkan, Minggu (9/1), rekomendasi tersebut merupakan salah satu kesimpulan rapat pansus dengan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait untuk menuntaskan berbagai persoalan yang terjadi di perusahaan itu. Rapat yang digelar di DPRD Sumut, Jumat itu antara lain dihadiri pejabat dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumut, Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Medan,

Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sumut serta Badan Penanaman Modal dan Promosi (BPMP) Sumut. Rapat dipimpin Brilian Moktar dan dihadiri anggota Pansus PT WRP DPRD Sumut seperti Guntur Manurung, Robert Nainggolan dan Nurul Azhar Lubis itu antara lain membicarakan masalah buruh, izin tenaga kerja asing, izin industri/perusahaan dan izin penanaman modal asing. Melalaui rapat itu pansus juga merekomendasikan kepada Pimpinan Dewan untuk menyurati Polda Sumut dan

meminta institusi kepolisian mengeluarkan surat daftar pencarian orang (DPO) atas nama Mr Lee Shong Hong (pemilik PT WRP berkewarganegaraan Malaysia-red) sesuai surat permintaan dari Dinsosnaker Kota Medan. Pansus PT WRP DPRD Sumut juga menyarankan kepada Pimpinan Dewan untuk menyurati Pengadilan Negeri Medan dan Pengadilan Tinggi Sumut guna meminta salinan surat keputusan perihal pengaduan buruh PT WRP beserta nota banding ke Mahkamah Agung yang diajukan perusahaan. "Pansus juga mengharapkan seluruh SKPD terkait berperan aktif dan turut berpartisipasi dengan menyerahkan dokumen-dokumen, izin-izin serta proses PPNS terkait persoalan PT WRP," ujar Brilian Moktar. Politisi PDI Perjuangan itu

mengatakan, pansus akan memperjuangkan nasib sekitar 1.300-an buruh PT WRP yang sebagian di antaranya ditelantarkan perusahaan yang memproduksi sarung tangan itu selama lebih 18 bulan. "Pansus mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya terkait persoalan buruh yang selama ini hak-hak mereka telah terabaikan dalam jangka waktu cukup lama. Kita juga mendata aset-aset dan status kepemilikan saham perusahaan," ujarnya. Buruh PT WRP sendiri sudah berulang kali mengadukan nasib mereka ke berbagai pihak, mulai ke Disnakertrans Sumut dan Dinsosnaker Kota Medan, DPRD Sumut dan DPRD Medan, Polda Sumut, Kantor Imigrasi bahkan hingga kepada Gubernur Sumut, namun persoalan mereka tidak kunjung diselesaikan. Bahkan mereka pernah

Bocah Diduga Terinfeksi HIV Itu Meninggal SETELAH tiga hari menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan (RSUPM), bocah berusia 2 tahun berinisial BA, yang diduga HIV, akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya, Sabtu (8/1).

Bangunan Liar di DAS Rusak Tanggul Belawan-andalas Banyaknya bangunan liar di atas tanggul dan daerah aliran sungai (DAS) Sungai Deli mulai dari Kecamatan Medan Deli, Medan Labuhan hingga ke Medan Belawan, salah satu faktor utama mempercepat kerusakan tanggul di kawasan tersebut. “Pemko Medan tidak perduli dengan kehadiran bangunan-bangunan liar di atas tanggul Sungai Deli. Bahkan sejumlah perusahaan dibiarkan saja membangun di DAS Sungai Deli yang berakibat sangat buruk terhadap keamanan sungai terlebih semakin menipisnya tanggul yang dilewati air,” kata Khairul Amri (46), warga Young Panah Hijau Kelurahan Labuhan Deli, Medan Marelan, Jumat 7/1) di Medan Labuhan. Pemko Medan diduga membiarkan bangunan itu berdiri untuk kepentingan pribadi. Padahal akibatnya sangat buruk terhadap warga yang tinggal tidak jauh dari Sungai Deli. “Setiap musim penghujan, warga yang tinggal di kawasan tersebut merasa was-was tanggul jebol, seperti yang terjadi saat ini,” ujar Khairul yang mengaku rumahnya tidak jauh dari DAS Sungai Deli. Sementara itu, sejumlah warga yang berada di sepanjang DAS Sungai Deli berharap, Pemko Medan dan Balai Sungai Sumatera II, segera memperbaiki kerusakan tanggul Sungai Deli yang diterjang banjir pada Rabu lalu. Hasil pengamatan di lapangan, pasca banjir yang terjadi Rabu malam lalu mengakibatkan sejumlah tanggul rusak, di antaranya di Lingkungan III, depan SMP Negeri 39 Jalan Young Panah Hijau Kelurahan Labuhan Deli, dan Jalan Ileng Kelurahan Rengas Pulau Kecamatan Medan Marelan. (DP/IKA)

mendesak aparat kepolisian dan Imigrasi menangkap pengusaha Lee Shong Hong beserta antek-anteknya yang masih bebas berkeliaran dan mengoperasikan perusahaan. Menurut buruh dalam setiap aksi yang mereka lakukan, pengusaha PT WRP telah banyak melakukan pelanggaran, di antaranya melakukan PHK sepihak terhadap ratusan buruh sejak 12 Juni 2009. Perusahaan kemudian mengganti buruh yang di-PHK dengan pekerja "outsourching" atau buruh harian lepas dan mempekerjakannya di bagianbagian vital produksi yang bertentangan dengan UU No 13 tentang Ketenagakerjaan. PT WRP juga dituding mempekerjakan tenaga kerja asing tanpa izin. Pada 19 Agustus 2009, empat di antara pekerja asal Malaysia itu sempat ditangkap, tetapi kemudian dilepas. (UJ)

andalas/hamdani

MUKERWIL- Ketua Umum DPP PKB A Muhaimin Iskandar (kanan) didampingi Ketua DPP PPKB Hj Anna Muawanah, Ketua PW NU Sumut H Ashari Tambunan (kiri), Ketua DPW PKB Sumut Ance Selian dan Sekretaris Jansen Harahap, memukul gong menandai pembukaan Mukerwil PKB Sumut di Hotel ASEAN, Medan, Sabtu malam.

Muhaimin: PKB Salip Partai Tengah Sumut Targetkan Satu Fraksi di DPRD Sumut Medan-andalas Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) A Muhaimin Iskandar menyatakan bersyukur atas hasil survei Lembaga Sirvei Indonesia (LSI) yang menunjukkan trend PKB telah “menyalip” partaipartai tengah. “Dalam kondisi belum semua daerah bergerak, PKB sudah mampu menyalip partai-partai tengah. Apalagi jika Sumatera Utara bergerak, maka target meraih 15 persen suara pada Pemilu 2014, saya yakin akan tercapai,” ujar Muhaimin pada pembukaan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) dan Work Shop PKB Sumut di Hotel ASEAN, Medan, Sabtu (8/1) malam. Hadir dalam acara itu, Ketua DPP Pergerakan Perempuan Kebangkitan Bangsa (PPKB) Anna Muawanah, Ketua PW Nahdlatul Ulama (NU) Sumut H Ashari Tambunan, Ketua DPP PKB H Marwan Dasopang, Ketua Dewan Tanfidz DPW PKB Sumut Ance Selian, Ketua Dewan Syuro HM Yunan Nasution SH, MM, Bupati Labuhan Batu dr Tigor Panusunan, Ketua DPD KNPI Sumut HA Yasyir Ridho Lubis, dan pimpinan parpol di Sumut. Di depan ratusan pimpinan 33

DPC PKB se-Sumut, Muhaimin yang juga Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) menambahkan, hasil survei LSI yang menempatkan PKB di atas partai-partai tengah adalah buah dari semakin kondusifnya partai ini. Menurutnya, tak ada lagi persaingan di internal partai, yang ada adalah pembagian tugas membangun partai. Ketua PW NU Sumut H Ashari Tambunan dalam sambutannya mengatakan, PKB adalah partai besar yang memiliki pendukung tetap, dan sebagian di antaranya adalah nahdliyin serta ulama. Karenanya, dia yakin PKB akan mampu meraih satu fraksi di DPRD Sumut. Sebelumnya, Ketua Panitia Mukerwil Drs Jansen Harahap dalam laporannya mengatakan, PKB Sumut menargetkan peraihan 150 kursi untuk DPRD kabupaten/kota, 15 kursi untuk DPRD Sumut, dan 3 hingga 5 kursi untuk DPR RI. ”Strategi meraih target itu akan dirumuskan dalam Mukerwil dan Work Shop ini,” kata Sekretaris DPW PKB Sumut. Sedangkan Ketua DPW PKB Sumut Drs Ance Selian menyatakan keyakinannya, target perolehan kursi PKB Sumut itu akan tercapai, karena kondisi partai ini saat ini sangat solid. Ini dibuktikan, Mukerwil yang hanya disipakan selama tiga hari, berlangsung

sukses. Saatnya PKB Memimpin Sementara itu, Ketua DPP PKB Drs H Marwan Dasopang seusai menutup Mukerwil itu, Minggu (9/1) mengatakan, tampilnya Muhaimin Iskandar menjadi salah satu kandidat unggulan Capres 2014 berdasarkan hasil survei Indobarometer, membuktikan sepak terjang Ketua Umum DPP PKB dalam menggeluti kemasyarakatan sudah teruji. “Tanpa memiliki sarana komunikasi massa seperti televisi, Muhaimin justru mampu menyalip tokoh lainnya yang memiliki sarana komunikasi. Ini membuktikan, Muhaimin pantas menjadi pemimpin nasional dari kalangan muda,” ucap Marwan yang juga Koordinator Tim Konsolidasi PKB di Sumut. Staf khusus Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) ini mengatakan,sudah saatnya kader PKB diberi kepercayaan untuk memimpin bangsa. Sebab kader partai lain hasil pemilu demokratis mulai Pemilu 1999 hingga Pemilu 2009 yang dipercayakan memimpin bangsa ini, belum mampu memberikan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia. “Karenanya, saatnya rakyat memberikan kepercayaan dan dukungan kepada PKB untuk memimpin bangsa ini, guna memberikan kesejahteraan bagi rakyat,” ucapnya. (HAM)

BA dirawat di ruang III Anak RSUD Pirngadi sejak Rabu (5/1) lalu. Saat masuk ke RSUPM, kondisi BA sangat lemah, dan berat badannya tidak lebih dari 4, 5 kg. Dalam perawatan, bocah malang ini hanya didampingi neneknya, M (56) warga Medan. Sedangkan sang ibu bocah yang diduga terinfeksi HIV, tak pernah nongol di RSUPM. Sementara ayah si bocah, sudah meninggal beberapa waktu lalu karena HIV/AIDS. Kasubbag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin, yang dihubungi membenarkan BA telah menghembuskan nafas terakhirnya, Sabtu (8/ 1) sekira pukul 14.30 WIB. “Ya, memang benar BA sudah meninggal. Tapi belum tentu HIV sebagai penyebab dia meninggal, karena bayi itu menderita gizi buruk dan infeksi paru,” ungkapnya. Manajer Kasus HIV AIDS di RSUD Pirngadi Medan, Antis Naibaho mengatakan hal senada. Sebelum meninggal, Antis sempat mengunjungi BA sekira pukul 12.00 WIB. Saat itu, kondisinya memang sangat lemah dan sesak mendadak. Selain itu, pihaknya juga memasang oksigen akibat batuk-batuk dan sesak yang dialaminya. “Selain gizi buruk, anak itu juga batuk-batuk dan sesak. Kita sudah pasang oksigen, tapi tak lagi tertolong,” ujarnya. Seperti diketahui, ayah si bocah berinisial BN (28) sudah meninggal Nopember 2010 lalu karena menderita HIV/AIDS. Sang ibu Su (22) lalu membawa BA keluar Medan. Namun, karena terus-terusan sakit dan tak kunjung sembuh, Su mengantarkan BA kepada sang nenek, M (56) yang tinggal di Medan. M lalu membawa BA ke RSUPM. Menurut M, cucu keduanya itu mengalami demam tinggi, diare, dan batuk sejak seminggu lalu. Berat badan anak bungsu dari dua bersaudara ini juga terus mengalami penurunan. Di usianya yang kini 2 tahun, berat badannya hanya 4,5 kg. Dia mengaku, tidak mengetahui penyakit apa yang menggerogoti cucunya hingga badannya kurus kering tinggal tulang itu. Padahal, waktu lahir berat badannya normal sekitar 3,5 kg. Bahkan, saat umurnya setahun, BA bisa merangkak. “Saya nggak begitu tahu apa penyakitnya, tapi kata dokter hasil pemeriksaan di VCT Desember 2010 lalu, BA positif kena virus. Saya nggak tahu virus apa itu,” ujarnya begitu berharap cucunya akan segera sembuh. Namun, takdir berkata lain bayi tak berdosa itu telah dipanggil yang Kuasa. (YN)


HUKUM & KRIMINAL

Senin 10 Januari 2011

KILAS

Karyawan Indomaret Diadukan ke Polisi

Agen Sayur Pasar Sambu Dirampok Medan-andalas Pakat Sagala (52) warga Jalan Simpang Selayang Gang Rumah mengalami luka serius dan kehilangan uang jutaan rupiah akibat menjadi korban perampokan pada Minggu (9/1) sekira pukul 06.00 WIB. Korban yang sehari-hari berprofesi sebagai agen sayur itu dirampok saat hendak buang air kecil di kawasan Pasar Sambu. Pelaku perampokan diduga berjumlah dua orang. Menurut keterangan Ipan, anak korban di Instalasi Gawat Darurat RSUD dr Pirngadi Medan, sebelum membawa kabur uang hasil penjualan sayur, kedua pelaku terlebih dahulu memukul kepala dan kaki ayahnya dengan sebatang broti hingga ayahnya pingsan. Sebelum kejadian, ia dan ayahnya baru selesai membongkar muatan sayur mayur yang dibawa dua mobil pick up. Sayur-mayur itu untuk dijual ke beberapa pedagang di Pasar Veteran Sambu. Tak berapa lama kemudian ayahnya pergi ke wc umum yang berada tak jauh dari pasar untuk buang air kecil. “Saat di kamar mandi itulah mulut ayah saya dibekap dua orang yang telah mengikutinya. Kedua pelaku juga memukulkan kayu besar (broti) ke bagian kepala dan kaki ayahku hingga pingsan dan mengambil seluruh uang hasil penjualan,” ujar Ipan. Dari pengakuan ayahnya, diduga salah satu pelaku adalah A, orang yang sering ikut membongkar sayur dari mobil untuk dijual ke para pedagang. Kepala korban mengalami robek hingga mengeluarkan darah cukup banyak. Korban bahkan sempat tidak sadarkan diri hingga setengah jam lamanya. Setelah terbangun dari pingsan dan sadar dirinya telah dirampok, korban melaporkan kejadian yang dialaminya kepadanya yang saat itu sedang menunggu di lapak jualan mereka. “Ada sekitar setengah jam, ayahku baru kembali dari kamar mandi dan duduk di meja dengan kepala berdarah,” imbuhnya. Melihat kondisi korban berlumuran darah warga kemudian membantu Ipan membawanya ke IGD RSUD dr Pirngadi Medan untuk mendapatkan perawatan. “Kulihat ayah udah berlumuran darah, langsung aja kularikan ke rumah sakit ini bang,” sebutnya. Kejadian ini selanjtnya dilaporkan Ipan ke Mapolsekta Medan Timur untuk segera ditindaklanjuti mengingat korban mengenali salah seorang yang diduga sebagai pelaku. (YN)

4

Warga Aceh Tertangkap Bawa Sabu di Tebing Tinggi

Curi Uang di Kasir

Medan Johor-andalas Iwan Sidik (21) warga Kecamatan Delitua terpaksa diantar tiga orang kepala toko swalayan Indomaret karena kedapatan mencuri di tempat kerjanya sendiri di Swalayan Indomaret Jalan Karya Wisata No 151 Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor pada Rabu (29/12) lalu. Terungkapnya pencurian yang dilakukan Iwan yang sudah 3 tahun bekerja di swalayan tersebut karena tertangkap CCTV yang ada di Swalayan Indomaret. Saat rekaman CCTV diputar kepala toko pada Jumat (7/1) siang. "Kami setiap seminggu sekali memutar rekaman CCTV yang ada di setiap swalayan. Sewaktu rekaman itu diputar terlihat si Iwan sedang mengambil uang dari meja kasir, namun baru hari ini kami serahkan ke Polsek Delitua untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya karena semalam si Iwan sedang off (tidak bekerja)" ujar salah seorang kepala toko Indomaret yang tidak ingin dikorankan namanya. Dari hasil rekaman di CCTV terlihat Iwan sedang mengambil uang sebesar Rp200 ribu dari laci kasir. Namun saat diperlihatkan bukti rekaman itu, Iwan tidak mengakui perbuatannya dan malah marah karena dituduh mencuri oleh kepala toko swalayan Indomaret. "Sebenarnya kami tidak ingin membawanya ke polisi dan menyelesaikan ini secara kekeluargaan dengan harapan Iwan bisa mengembalikan uang senilai Rp200 ribu itu, namun Iwan malah tidak mau mengakui perbuatannya," ujar kepala toko yang mengaku mempunyai 70 anggota di Indomaret. Kepala toko juga menduga kalau Iwan memang kerap mencuri uang di 3 swalayan Indomaret tempat pelaku pernah bekerja, terutama di swalayan Indomaret di Namorambe karena sewaktu Iwan bekerja di sana swalayan itu sering kehilangan uang, namun tidak bisa terungkap karena di swalayan tersebut tidak dilengkapi CCTV. Kapolsek Delitua Kompol SP Sinulingga melalui Kanit Reskrim AKP Semion Sembiring kepada andalas, Sabtu (8/1) membenarkan adanya salah seorang yang diduga pencuri diantarkan pihak Indomaret ke polsek. (STP)

harian andalas | Hal.

andalas/rizaldi jusmi

AMANKAN REKONSTRUKSI - Petugas kepolisian melakukan penjagaan ketat di sekitar area Warnet New Jalan Sunggal dekat Pasar Sunggal saat berlangsungnya rekonstruksi perampokan di warnet tersebut yang dilakukan sekawanan pelaku bersenjata. Rekonstruksi yang menyita perhatian ratusan warga ini digelar Densus 88 Mabes Polri, Minggu (9/1) pukul 15.00 WIB.

Kepolisian Temukan Ladang Ganja di Binjai Medan-andalas Ratusan batang tanaman ganja ditemukan satuan Dit Narkoba Polda Sumut dan Polresta Binjai di sebuah areal perladangan di kawasan Padang Cermin, Kecamatan Selesai, Binjai, Minggu (9/1) malam. "Tadi ditemukan sekira pukul 19.30 WIB. Sekarang ini proses pencabutan tanaman ganja masih berlangsung," kata Kapolresta Binjai AKBP Dra Rina Sari Ginting melalui Kasat Narkoba AKP Achiruddin Hasibuan yang dihubungi andalas tadi malam. Dijelaskan Hasibuan, proses

pencabutan tanaman ganja pihak kepolisian dibantu dari unsur Muspika Selesai. Setelah dihitung, jumlah tanaman ganja yang ditemukan sebanyak 122 batang. Dari lokasi temuan, polisi juga mengamankan tiga tersangka yang diduga pemilik ladang ganja tersebut. Ketiganya yakni Agus Tian (25), Lilik Misdianto (29), dan Budi Setiawan (17). Ketiganya warga Padang Cermin. Penemuan ladang ganja tersebut, katanya, berawal dari laporan masyarakat yang curiga dengan kegiatan para tersangka. Ketiga tersangka yang selama ini diketahui bekerja serabutan itu menanam ganja di samping rumahnya masing-masing. Setelah mendapat informasi dari masyarakat, petugas

kepolisian menyelidiki dan turun ke lokasi yang disebutkan warga. Dari hasil penyelidikan kepolisian diketahui ketiga tersangka ternyata juga menanam ganja di sebuah perladangan. Pihak kepolisian kemudian berkoordinasi dengan muspika setempat untuk melakukan penggerebekan. Sewaktu dilakukan penggerebekan ketiga tersangka tak berkutik ditangkap saat berada di lokasi perladangan ganja yang diduga merupakan milik ketiganya tersebut. Achiruddin Hasibuan mengatakan, semua barang bukti berupa tanaman ganja dan ketiga tersangka rencananya diamankan ke Mapoldasu untuk pengembangan penyelidikan. (ZAL/HER)

Tebing Tinggi-andalas Seorang pemuda asal Aceh tertangkap pihak Kepolisian Resort Kota Tebing Tinggi dalam sebuah razia di lintasan Jalinsum kawasan Jalan KL Yos Sudarso Tebing Tinggi. Petugas menemukan empat bungkus sabusabu seberat sekitar 200 gram yang disimpan dalam tapak sandal pengendara mobil jenis Suzuki APV ber-nopol BK 1684 EH, Sabtu (8/1) malam sekira pukul 22.30 WIB. Pria asal Aceh tersebut berinisial FMY (24) warga Dusun Tengku Saed, Desa Teupok Baroh, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireun. Kini tersangka meringkuk di sel Mapolresta Tebing Tinggi. Sedang sabu-sabu seberat 200 gram disita sebagai barang bukti. Sumber di Mapolres Tebing Tinggi, Minggu (9/1) mengatakan, tertangkapnya tersangka berawal dari informasi ada pria yang mencurigakan diduga membawa sabu-sabu dari Malaysia yang masuk melalui Pelabuhan Teluk Nibung Tanjung Balai. Kapolresta Tebing Tinggi ketika dikonfirmasi melalui Kasat Narkoba AKP Telly Alfin membenarkan pihaknya mengamankan tersangka yang membawa narkotika gol 1 berupa sabu-sabu sebanyak sekitar 200 gram. Tersangka melanggar pasal 112 ayat 1 UU RI No 35 Tahun 2009. (MET)

Polresta Medan Amankan 250 Kg Ganja Medan-andalas Satuan Narkoba Polresta Medan, Sabtu (8/1) siang mengamankan 250 kilogram ganja dari sebuah truk yang dihentikan petugas di kawasan Kampung Lalang Medan Sunggal saat akan menuju lokasi pemberhetian di Jalan Bambu Runcing. Ganja tersebut hendak dikirim ke Jakarta menggunakan truk BK 5877 LL. Hal ini diketahui dari keterangan dua orang pelaku bernama Herman dan M Yusuf warga Bireun Aceh Utara, saat dimintai keterangan di Mapolresta Medan, Minggu (9/1) siang. Kedua pelaku mengakui ganja tersebut milik Syamsu dan Tayek. Di Jakarta ganja tersebut akan diterima seseorang berinisial WIN. Kedua pelaku mengaku akan menerima upah sebesar Rp15.000.000 bila berhasil mengantarkan ganja tersebut sampai ke pemiliknya di Jakarta. Kasat Narkoba Polresta Medan, Kompol Amry Siahaan, saat dikonfirmasi melalui Kanit Idik II AKP Tohap Siregar, mengatakan, tersangka yang berhasil diringkus ini merupakan sindikat peredaran ganja antar provinsi."Tersangka diduga merupakan pengedar ganja antarprovinsi," ujar Tohap. (HER/STARBERITA)

Pemilik Kafe di Muchtar Basri Ditipu Dukun Palsu

Polsek Perbaungan Ringkus Jurtul KIM dan Pelaku Curanmor Saat hendak pulang sekira Perbaungan-andalas pukul 02.00 WIB, korban terPonirin (55) juru tulis (jurtul) kejut melihat sepeda motorKIM, warga Dusun IX, Gang nya tidak ada lagi di parkiran. Belok, Desa Bingkat, KecaKorban kemudian pulang ke matan Pegajahan, Kabupaten rumah dan baru keesokan Serdang Bedagai, Jumat (7/1) harinya didampingi pamannya sekira pukul 23.00 WIB ditangmembuat pengaduan ke Makap polisi di rumahnya ketika polsek Perbaungan. sedang menunggu pemasang. Sementara itu, Heri SyahDari tangannya, polisi meneputra mengaku sepeda motor mukan barang bukti berupa 2 korban yang dicurinya diberibuku tafsir mimpi, 4 notes berisi kan kepada E warga Dusun IV, nomor tebakan KIM, 2 pulpen, Desa Kesatuan, Kecamatan dan uang kontan sebanyak Perbaungan dengan imbalan Rp235 ribu. Rp275 ribu. Di Mapolsek Perbaungan, Heri kenal dengan E saat Sabtu (8/1), Ponirin mengaku sama-sama 'menginap' di LP baru 2 bulan menjadi jurtul KIM Lubuk Pakam dalam kasus dan togel. Setiap putaran omzet pencurian, setelah kenal dan yang didapatnya berkisar keluar dirinya terus berRp300 ribu setiap malam. andalas/Supryadi hubungan. Pekerjaan ini dilakukan karena “Pelaku kini sedang mensusah mencari pekerjaan. “Dari Kapolek Perbaungan AKP Marluddin SAg bersama jalani pemeriksaan, kasusnya upah nulis untuk tambahan tersangka jurtul KIM dan togel, Ponirin. sedang kita kembangkan, kabelanja dan kebutuhan seharirena pengakuan pelaku, sepeda hari bang," akunya. matan Perbaungan. Curanmor Sepeda motor itu sebelumnya motor sudah diserahkan kepada Sementara itu Reserse Polsek hilang dari parkiran pada Minggu (2/ rekannya, sehingga kita akan lakuPerbaungan, Sabtu (9/1) meringkus 1) lalu. Ketika itu Hari menghabiskan kan pengembangan," papar KapolHeri Syahputra tersangka pencuri malam tahun baruan dengan menon- res Sergai AKBP Drs Eri Safari sepeda motor milik Hari (18) warga ton hiburan kuda Kepang di Ling- melalui Kapolsek Perbaungan AKP Marluddin SAg. (RYAD) Dusun III, Desa Kota Galuh, Keca- kungan V, Kelurahan Tualang.

Medan-andalas Mengharapkan kafenya ramai, pemilik kafe meminta bantuan seorang dukun. Namun apa yang terjadi, Nurainun (22) warga Jalan Asrama Komplek Dinas Perkebunan, Kelurahan Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia ini malah ditipu mentah-mentah. Dua buah cincin emasnya seberat 8,7 gram yang ditaksir seharga Rp3,5 juta lenyap. Informasi yang didapat di lokasi, kejadian berawal pada Sabtu (6/1) sekira pukul 09.00 WIB ketika korban yang sedang membuka kafenya di Jalan Muchtar Basri, Medan Timur, didatangi Dedi (54), seorang dukun. Si dukun (Dedi) pura-pura bertanya kepada Nur, kenapa kafenya tidak seramai kafe lainnya yang berdekatan dengan kafe Nur. Nur tidak bisa menjawab. Dedi pun terus membual dan mengatakan dirinya bisa membuat kafe milik Nur ramai pembeli. Mendengar tawaran itu Nur pun langsung tertarik, terlebih saat pelaku menunjukkan sebuah labu yang telah bolong di bagian atasnya. Entah mengapa Nur menurut diminta menyerahkan cincin emasnya seberat 8,7 gram yang senilai Rp3,5 juta kepada pelaku. Lalu kedua cincin itu dimasukkan ke dalam buah labu. Lalu pelaku pergi meninggalkan Nur. Setelah pelaku memberikan sebuah plastik hitam berisikan kain hitam dan bunga bermacam warna kepada Nur. Nur yang tidak melihat adanya peningkatan pengunjung ke kafenya akhirnya sadar kalau dirinya telah menjadi korban penipuan. Kapolsekta Medan Timur Kompol Patar Silalahi mengatakan, pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. “Petugas kami masih meminta keterangan korban serta saksi-saksi lainnya,” kata Patar (TON)

Seputar Tewasnya 6 Orang Seusai Menenggak Vigour

LAPK: Segera Bentuk Pengadilan Tata Niaga DIREKTUR Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK) Farid Wajdi SH MHum mengatakan, perlu dibentuk Pengadilan Tata Niaga menyikapi jatuhnya korban jiwa disebabkan minuman keras.

F

arid mengutarakan hal itu ketika diminta tanggapan seputar tewasnya 6 orang diduga akibat mengonsumsi minuman keras merek Vigour, kepada wartawan di Medan kemarin. Farid menerangkan, Pengadilan Tata Niaga juga bisa berfungsi

sebagai tolok ukur atau syarat mendirikan pabrik minuman keras. Hal itu sebagai upaya mengurangi keberadaan pabrik minuman keras serta membuat efek jera kepada masyarakat. Menurutnya,pemerintah juga harus berperan aktif mengawasi keberadaan produsen minuman keras agar tidak semudah itu beredar di masyarakat. Di samping itu, memberikan batasan kadar alkohol yang bisa dikonsumsi. "Jangan produsen miras yang menentukan kadar alkohol, tapi pemerintah harus turun tangan menentukan kadar alkohol serta mengawasi peredarannya. Untuk lebih spesifiknya Pengadilan Tata Niaga dianggap paling berperan.

Oleh sebab itu harus dibentuk, " ujarnya. Ditambahkannya, budaya masyarakat yang cenderung mengonsumsi minuman keras bermerek apa saja menyebabkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan hal itu untuk menjual produk meski tidak memenuhi standar kesehatan serta diragukan bahan-bahan yang terkandung di minuman keras tersebut. "Jangan nanti bahan pembuat obat nyamuk pun digunakan pada kandungan miras. Artinya, minuman berjenis kelas sampah digunakan masyarakat awam, sehingga menimbulkan korban jiwa sebagaimana dialami keenam korban anggur Vigour," sebut Farid.

Tutup Pabrik Vigour Pada kesempatan berbeda Ketua Karang Taruna Medan Zultaufik Malik meminta pemerintah untuk segera menutup pabrik anggur Vigour karena diduga membuat miras yang diragukan kelayakan bahan-bahan pembuatnya. Di samping itu, alasan harus ditutupnya pabrik tersebut karena dinilai lebih besar mudarat dari pada manfaatnya kepada masyarakat. Dikatakan tokoh pemuda ini, harga yang relatif dapat terjangkau masyarakat pada merek-merek minuman tergolong murah disinyalir memberi peluang kepada perodusen miras untuk membuat produk asal jadi tanpa memerhatikan aspek kesehatan. "Bisa saja promosi atau tulisan

anggur tapi bahan produk itu sesungguhnya racun bagi masyarakat. Masyarakat juga harus berhati-hati dan jangan terpedaya dengan minuman yang berlogokan anggur kesehatan, tapi sesungguhnya meracuni," imbaunya. Dengan adanya jatuh korban yang diduga akibat menenggak Vigour, harus membuat masyarakat dan pemerintah lebih waspada. "Lagi pula apa sebanding penghasilan pabrik miras berskala kecil dengan keuntungan yang diperolehnya. Bisa saja untuk mengelakkan pajak mereka membuat produk de-ngan bahan asal jadi untuk me-nutupi biaya Minuman keras merek Vigour yang diduga produksinya. Ini harus dicermati sebagai penyebab terjadinya korban jiwa dan alternatif tutup tidak ada pilihan lagi," katanya. (HAM) baru-baru ini.


Senin 10 Januari 2011

Ikan Impor di PPSB

Tanpa Pengawasan BPOM dan BKI Belawan-andalas Maraknya ikan impor diduga berformalin di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) tanpa pengawasan dari Balai Pemeriksaan Obat dan Makanan (BOPM) dan Balai Karantina Ikan (BKI). Menurut sejumlah sumber pedagang ikan di PPSB, petugas BPOM dan BKI tidak pernah melakukan pemeriksaan dan pengawasan ikan asal Malaysia dan Thailand di Gabion Belawan. Dikatakan, pedagang ikan tersebut sampai kini tidak tahu tanda-tanda ikan berformalin karena tidak pernah disosialisasikan oleh pihak-pihak terkait. Ketika dikonfirmasi kepada Ketua Forum Taruna Nelayan Indonesia (FTNI) Kota Medan Rusli AS, Minggu (9/1) mengatakan, sebagai forum nelayan kami juga tidak pernah mengetahui bahwa ikan impor itu diperiksa BPOM dan BKI. Rusli AS membenarkan para pedagang merasa takut menjual ikan dari Gabion yang diimpor dari Malaysia dan Thailand setelah ada dugaan bahwa ikanitu berformalin. Bukan hanya nelayan Medan Utara yang dirugikan ikan berformalin asal Malaysia dan Thailand itu, tapi pedagang ikan yang ada di Gabion inipun sangat dirugikan. Bayangkan kata Rusli, ikan yang dijual di pasar-pasar saat ini menjadi kurang laku karena dicurigai konsumen ikan itu berformalin dan banyak pertanyaan pembeli tentang ciri-ciri ikan berformalin itu. Ikan impor jauh lebih murah dijual dari ikan nelayan sehingga dapat mengakibatkan kerugian besar bagi nelayan lokal. Sebaiknya pemerintah segera mencabut izin import ikan dari Malaysia dan Thailand itu untuk menghilangkan dugaan ikan berformalin itu, sehingga para konsumen ikan tidak selalu waspada. Lagi pula masyarakat negara ini sebahagian besar nelayan, kenapa pula harus diimport lagi ikan. Ada kemungkinan ikan dari laut Indonesia juga itu dicuri oleh nelayan asing dijual kembali ke Indonesia sehingga berlipat kali ganda kita dirugikan. “Sudah mencuri ikan di Laut Indonesia dijual kembali ke Indonesia sudah berformalin pula, jadi apa nantinya masyarakat Indonesia ini kalau tidak dihentikan oleh pemerintah izin import ikan berformalin itu,” ucap Rusli. (DP)

Bermasalah

Bisnis Travel Haji di Indonesia Jakarta-andalas Sampai saat ini masih banyak perusahaan-perusahaan travel ibadah haji-umroh yang bermasalah karena dibangun dengan manajemen asal-asalan. Hasilnya banyak konsumen atau calon jamaah hajiumroh yang harus menjadi korban dari ulah travel nakal. Berdasarkan data yang diungkapkan oleh Ketua Himpunan Penyelenggara Umroh dan Haji (HIMPUH) Akhmad Baluki, pada 2010 saja ada sebanyak 6000 calon haji Indonesia yang tidak bisa berangkat karena bermasalah diantaranya karena travel haji. "Pada tahun 2010, sebanyak 6000 calon haji tidak bisa berangkat karena mendaftar pada penyelenggara yang ternyata bermasalah. Jika ingin berhaji, lakukanlah pendaftaran pada penyelenggara yang sudah didaftarkan pada pemerintah," ungkap Akhmad di acara Silaturrahim Sekilas Haji 2011 di Balai Kartini, Jakarta, Minggu (9/1). Hal serupa juga diungkapkan oleh Direktur Utama PT Mihrab Qolbi, Darmawan Sunarja. Ia menambahkan bahwa setiap tahun masalah yang berhubungan dengan keberangkatan haji terletak pada layanan yang tidak maksimal. "Masalah setiap tahun selalu sama, yaitu pelayanan yang tidak maksimal. Persiapan yang baik dimulai dengan mendaftar pada instansi yang telah memiliki ijin pemerintah kemudian mempersiapkan jemaah dengan persiapan hati dan fisik dan persiapan selanjutnya berhubungan dengan manajemen perjalanan," ungkap Darmawan. Disinggung mengenai prospek usaha travel hajiumroh, Darmawan mengaku bahwa di Indonesia travel yang benar-benar siap memberangkatkan calon jemaah haji masih kurang. "Bisnis travel haji-umroh adalah layanan dalam bentuk peribadatan. Jumlah travel yang siap saat ini masih sangat kurang. Jika ingin memulai usaha travel haji-umroh, maka persiapkanlah dengan sebaik mungkin, agar tidak ada masalah," imbuhnya. Darmawan juga menambahkan bahwa untuk memulai bisnis travel haji-umroh, maka dimulai sebagai agen haji-umroh. Hal ini bertujuan untuk mencari relasi sebanyak mungkin. Yang tak kalah pentingnya adalah calon pengusaha tersebut harus memiliki self service tinggi. (DTC)

EKONOMI-BISNIS

harian andalas | Hal.

5

Motor Bebek Penyumbang Terbesar Penjualan PT AHM Medan-andalas PT Astra Honda Motor (AHM) mengakhiri tahun 2010 dengan membukukan angka penjualan tertinggi dalam sejarah industri sepeda motor nasional. Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai produsen motor terbesar di Indonesia. Penyumbang terbesar terhadap penjualan AHM adalah tipe motor bebek dengan total penjualan 1.694.706 unit. Rekor ini sekaligus ikut mengukuhkan predikat Honda sebagai raja motor bebek di Indonesia . Honda Revo Series masih menjadi model sepeda motor bebek terlaris sepanjang tahun lalu dengan total penjualan 904.205 unit. Angka ini termasuk penjualan motor bebek otomatik pertama di Indonesia yaitu Honda Revo AT. Sisanya disumbangkan oleh Honda Blade dan Honda Supra Series. Bahkan, di segmen bebek 125 cc ke atas, Supra Series mendominasi dengan pangsa pasar 57% setelah tahun lalu terjual 634.126 unit. Pada tahun lalu total penjualan AHM di pasar domestik tercatat sebanyak 3.416.049 unit atau tumbuh sekitar 26,5% dibandingkan dengan tahun 2009 yang hanya mencapai 2.701.278 unit. Angka ini lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pasar motor nasional yang hanya 26%. Di Sumatera Utara sendiri, Honda tampil mendominasi dengan mencatat angka penjualan sebanyak 195.288 unit, atau tumbuh 41,5 % dibandingkan dengan tahun 2009 yang hanya mencapai 138.035 unit. Tipe motor skuter otomatik atau skutik Honda sepanjang tahun lalu juga mencatat kontribusi yang juga signifikan yaitu 1.551.383 unit. Bahkan tipe motor ini membukukan lonjakan pertumbuhan penjualan yang sangat fantastis, yaitu 80%. Pertumbuhan ini jauh melampaui pertumbuhan segmen skutik nasional yang hanya naik

andalas/ist

HONDA REVO - Motor terlaris sepanjang tahun 2010, sekaligus mengukuhkan Honda sebagai penyandang gelar Raja Motor Bebek di Indonesia. 52%. Model skutik Honda terlaris adalah Vario Series dengan total penjualan 722. 856 unit. Kehadiran varian baru Honda Vario Techno memperkuat penetrasi skutik Honda pertama di Indonesia ini. Adapun skutik Honda terlaris berikutnya adalah Honda BeAT dengan angka penjualan 699.609 unit. Kiprah Honda di pasar skutik pada tahun 2010 yang cukup fenomenal adalah saat mempelopori segmen skutik retro modern dengan merilis Honda Scoopy dan meluncurkan skutik premium Honda PCX. Keduanya mendapat sambutan hangat dari pecinta skutik sehingga penjualannya pun hangat di masyarakat dengan angka penjualan 114.040 unit Scoopy (hanya dalam kurun waktu 7 bulan) dan 2.483 unit PCX. Di segmen sepeda motor

sport, volume penjualan AHM juga sangat signifikan. Kehadiran Honda New Mega Pro dengan mesin dan desain baru serta penambahan varian Honda Tiger dan perubahan striping Honda CS1 semakin memperkuat penetrasi AHM di segmen motor sport. Total penjualan Honda di segmen ini tercatat 169. 960 unit. “Tingginya pertumbuhan penjualan AHM di tahun 2010 ini menggambarkan adanya penerimaan yang semakin baik oleh masyarakat terhadap sepeda motor Honda. Apalagi hal ini terjadi di semua segmen,” ujar Auddie Alexander Wiranata, yang baru bergabung dengan AHM sebagai Direktur Pemasaran mulai Januari tahun 2011. Sebelum bergabung dengan AHM, Auddie sempat menjabat sebagai Direktur Pelaksana PT Sanghiang

Perkasa atau lebih dikenal dengan Kalbe Nutritionals sekitar empat tahun. Namun demikian, kehadirannya di Grup Astra bukanlah hal baru karena sebelumnya Auddie pernah berkarir di Astra selama 14 tahun. Dunia otomotif pun bagi Auddie juga bukan hal yang baru karena sebelumnya pernah memimpin PT Asuransi Astra Buana atau yang lebih dikenal dengan Garda Oto dengan menempati posisi terakhir sebagai wakil presiden direktur. Sementara itu, Arifin Posmadi, General Manager CV. Indako Trading Co selaku main dealer Honda di Sumatera Utara, Sabtu (8/1) mengungkapkan Honda tetap menjadi motor pilihan masyarakat, banyaknya pilihan di segala segmen turut memudahkan konsumen menentukan motor yang tepat untuk dimiliki. Predikat sebagai

motor yang irit, awet, ekonomis, dan ramah lingkungan masih menjadi senjata yang ampuh untuk memikat hati konsumen dan masyarakat. “ Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh konsumen, khususnya di wilayah Sumatera Utara yang telah menjadi pengguna setia dan memberikan kepercayaan penuh kepada Honda. Pencapaian ini tentunya semakin mendorong kami untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi, tidak hanya menghadirkan motor yang berkualitas, namun juga mengupayakan ketersediaan suku cadang yang cukup, layanan servis yang baik, dan jaringan yang tersebar diberbagai wilayah, sehingga dapat memenuhi kebutuhan setiap konsumen. “, ujar Arifin Posmadi di Medan. (SIONG)

Yamaha Luncurkan Produk Baru New Jupiter MX di Banda Aceh PT. Yamaha Indonesia Motor, yang dikenal sebagai salah satu perusahaan otomotif terkemuka, akan terus melahirkan berbagai inovasi di tanah air. Bahkan, pada awal tahun 2011 ini, perusahaan tersebut kembali merilis New Jupiter MX 135 cc.

P

roduk terbaru ini resmi diluncurkan di Taman Sari Kota Banda Aceh, provinsi Aceh, Minggu (9/1) kemarin. Berbagai keunggulan atas produk baru tersebut dimiliki sang raja baru dikelasnya, diantaranya meliputi, mempunyai desain spidometer baru dengan lima speed (lebih kencang), transmision mesin lebih tangguh, tenaga lebih besar, torsi lebih tinggi, cakram belakang lebih aman. Produk terbaru New Jupiter MX 135 cc, melahirkan dua modelnya yakni, tromol yang mempunyai tiga warna yaitu, hitam emas, merah dan hijau, dengan fasilitasnya memiliki cakram depan dan belakang tromol. Sedangkan model cakram menyediakan empat warna

terdiri, biru, emas, hijau dan merah, depan belakang cakram. Promotion & Motorsports Manager PT. Alfa Scorpii, Yong Ting Lee, mengatakan, dengan hadirnya produk baru dari Yamaha yaitu New Jupiter MX 135 cc diprovinsi Aceh, mampu menambah varian Yamaha yang bisa dimiliki oleh masyarakat Aceh, dan mudah-mudahan bisa memenuhi semua kebutuhan masyarakat sebagai alat transportasi. “Peluncuran ini juga tidak terlepas dari tingginya minat masyarakat Aceh terhadap produk Yamaha, artinya hingga kini konsumen di Aceh masih sangat percaya dan meminati produk yang kami tawarkan ke pangsa pasar, untuk dijadikan sebagai alat transpotasi,” ujar Ting Lee, diselasela peluncuran New Jupiter MX 135 cc, Minggu (9/1) kemarin, di taman Sari Banda Aceh. Kata dia, dilihat dari prospektif mesin, inovasi terbaru Yamaha itu didukung forged piston, radiator, AIS, TPS yang berfungsi mengatur sistem pengapian dengan akurasi tinggi, juga diasil cylinder yang dapat menjaga kondisi mesin tetap stabil. “Semua ini merupakan gebrakan Yamaha dalam hal inovasi teknologi, sehingga, menjadikan Jupiter MX adalah motor ter-

cepat, canggih serta andal. Yamaha pun bertekad memuaskan harapan pengguna motor akan kebutuhan alat transportasi yang ekonomis dan lebih mudah cara perawatannya,” katanya. Dia berharap, kehadiran New Jupiter MX 135 CC mendapat tempat di hati masyarakat seperti seri terdahulunya. Produk ini hadir untuk mengakomodir para pencinta otomotif dengan motor bebek berfitur layaknya motor balap. “Motor ini akan memberikan pengalaman berkendara yang tak terlupakan bagi pemiliknya,” imbuhnya berharap. Ia juga mengatakan, pihaknya selalu memberikan produk, harga, dan pelayanan yang terbaik kepada konsumen, karena hal itu merupakan bagian pedoman kunci kesuksesan dari Yamaha selama ini. Selain itu pihaknya juga telah mengadakan program sosial disekolahsekolah maupun diperguruan tinggi, yaitu safety reading. “Untuk Safety Reading, adanya kerjasama dengan pihak kepolisian melalui kesatuan Lalu Lintas (Lantas), yaitu dalam bentuk memberikan pelatihan tentang bagaimana mengendarai sepeda motor yang baik dan benar tentunya tidak melupakan peraturan-peraturan lalu lintas,

helm, kaca spion, juga melengkapi surat-suratnya,” katanya. Menurut dia, dari sekian banyak type yang telah beredar diwilayah Aceh, mayoritas semua type-nya sangat diminati atau disukai oleh konsumen di Aceh. Karena itu, pihaknya berkomitmen untuk meluncurkan produk baru tersebut, tutur dia. Selain produk baru New Jupiter MX 135 cc, pihaknya juga memastikan akan meluncurkan tipe sepeda motor bebek matic yang diberi nama Lexam, pada bulan Februari 2011, mengingat permintaan pangsa pasar untuk jenis tersebut salah satu yang terbaik yang penjualannya setengah porsi penjualannya untuk type matic, seperti Mio, Mio Soul,dan Xeon masih sangat digemari di wilayah Aceh,” paparnya. Ia menyebutkan, sepanjang tahun angka penjualan untuk type matic Yamaha, pihaknya mengalami peningkatan dan masih yang teratas, baik dari segi volume, maupun pangsa pasar. “Artinya semakin hari produk Yamaha kian digemari oleh masyarakat Aceh, dan pihaknya sangat berterima kasih kepada para konsumen yang ada di Aceh atas kepercayaan tersebut yang tetap menggunakan produk Yamaha,” sebutnya. (AFRIZAL)


EKONOMI-BISNIS

Senin 10 Januari 2011

AC

KARYA TEKNIK

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT

Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

Hub. 0813 7040 9999

Tiba di Belawan

harian andalas | Hal.

6

Tongkang Bella dan Tag Boat Isa Bermuatan Kayu Gelondongan

Belawan-andalas Tongkang (TK) Bella dan Tag Boat (TB) Isa bermuatan kayu gelondongan tiba di Pelabuhan Belawan Gudang Merah sebanyak 1192 batang atau 527,13 M3, Minggu (9/1). Keterangan yang dihimpun andalas di Pelabuhan Belawan dari petugas Dinas Kehutanan Belawan bernama Said bahwa kayu-kayu tersebut diambil dengan register 012/27/2709/ P2SKSKB/TMS.KB merupakan milik PT Tanjung Timberindo Industry (TTI) yang berlokasi di Tanjung Morawa Kabu-

paten Deli Serdang. Perusahaan Bongkar Muat (PBM) dan Ekspedisi Muatan Kapal Laut (EMKL) yang bertanggungjawab dalam pendistribusian kayu-kayu itu ke Tanjung Morawa adalah PT Baruna Membangun pimpinan Poniman dengan menggunakan puluhan mobil truk trailer. Said mengatakan, kayu-kayu itu memiliki dokumen resmi dari Departemen Kehutanan Faktur Angkutan Kayu Bulat (FAKB) yaitu PT NI.A.No.001434 dan PT NI.A.001435 asal Desa Wamkana Pulau Buru Kalimantan Timur jelasnya, tidak ada dugaan bahwa kayu itu diambil dari hutan lindung serta tidak illegal logging. Ditambahkan Said, bahwa pengirim kayu bulat itu dari

andalas/DP

KAYU GEL ONDONGAN - Tongkang (TK) Bella dan Tag Boat (TB) Isa yang merapat di GELONDONGAN Dermaga Gudang Garam Pelabuhan Belawan memuat kayu gelondongan. Kalimantan Timur yaitu PT Nadila Indoraya dengan nomor 586/NI/DKB-FA/2009 dan 587/

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

NI/DKB-FA/2009 dan sebagai penerima PT TTI di Tanjung Morawa Deli Serdang.

Dikatakannya, saat ini pihaknya sedang melakukan pemeriksaan kayu-kayu itu untuk mengetahui jumlah batang dan jumlah kubik yang sebenarnya sesuai dengan dokumen sehingga tidak ada penyelewengan atau manipulasi jumlah batang dan kubiknya. Diperkirakan dalam dua tiga hari kayu-kayu itu sudah sampai semua ke tempat tujuan yaitu di Tanjung Morawa persisnya di PT TTI, guna diolah menjadi barang jadi dan dipasarkan di Kota Medan. Pantauan di Dermaga Gudang Garam, kayu-kayu tersebut sudah diangkut dengan puluhan truk trailer masih seperti keadaan dibawa dari tempat asal tanpa dipotong-potong. (DP)


Senin 10 Januari 2011

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


Senin 10 Januari 2011

OLAHRAGA

harian andalas | Hal.

8

QATAR OPEN

Trofi Ketiga Buat Federer Doha-andalas Roger Federer merungkuh gelar juara di turnamen Qatar Open setelah mengalahkan Nikolay Davydenko di babak final. Ini adalah gelar ketiga Federer di turnamen tersebut. Dalam partai final yang dilangsungkan di Khalifa Tennis Complex, Doha, Sabtu (8/1), Federer butuh waktu 79 menit untuk mengakhiri perlawanan Davydenko. Petenis Swiss tersebut

Kemenangan Beruntun Kesembilan Magic Dallas-andalas Orlando Magic masih terus memetik kemenangan. Yang terakhir, yang membuat rentetan tersebut bertambah menjadi sembilan kali, didapat atas Dallas Mavericks. Dalam pertandingan yang dilangsungkan di American Airlines Center, Minggu (9/1), Magic unggul dengan poin 117-107. Hedo Turkoglu jadi bintang kemenangan tim tamu dalam laga itu setelah dia mendonasikan 13 poin dan 17 assist. Di depan pendukungnya sendiri, Mavericks sesungguhnya tampil cukup menjanjikan setelah memimpin perolehan poin di kuarter pertama dengan 28-19. Selepas kuarter kedua posisi skuad besutan Rick Carlisle juga masih di atas, meski selisih poinnya menyusut menjadi 57-51. Bahkan saat memasuki kuarter pamungkas, Mavericks masih dalam posisi tercecer tiga poin. Namun mereka kemudian mampu bangkit, dan sempat secara beruntun meraih 20 poin dan hanya memberi lawannya dua angka saja dalam kurun lima menit, termasuk lima poin dan lima assist dari Turkoglu. "Hedo hebat malam ini dalam mengoper bola. Jumlah 17 assist adalah luar biasa buat semua orang, namun untuk forward berpostur 2,08 meter dengan 17 assist? Itu fenomenal, pertandingan yang fenomenal. Dia membuat kami bermain. Kami membuat banyak tembakan di paruh kedua," sanjung pelatih Magic, Stan Van Gundy, seperti dikutip dari Reuters. Juga tampil sebagai bintang kemenangan Magic adalah Dwight Howard yang mencatatkan double-double dengan 23 poin dan 13 assist. Sementara Jason Anderson menambahkan 20 poin lainnya. Sembilan kemenangan beruntun ini sekaligus menyamai rekor franchise Magic. (DTC)

Dinho Selangkah Lagi ke Flamengo Rio De Janiero-andalas Tekad Ronaldinho untuk mengakhiri petualangannya di Benua Eropa tampaknya makin kuat. Si pemain diberitakan tak lama akan segera menanggalkan kostum AC Milan dan bergabung dengan Flamengo. Ramai diberitakan media dalam sepekan terakhir jika Dinho sudah tak lagi menemukan kebahagiaan lagi bermain di Milan dan mengisyaratkan hengkang. Maka Gremio dan Flamengo diberitakan jadi klub yang bakal menampung mantan pemain terbaik dunia dua kali itu. Jika sebelumnya kuat diisukan pesepakbola 30 tahun itu akan kembali ke klub asalnya Gremio, namun justru kini Flamengo jadi calon terkuat klub anyar Dinho. Seperti diberitakan kini wakil Presiden Milan, Adriano Galliani, beserta Dinho dan agennya tengah berada di Brasil untuk bertemu dengan manajemen Flamengo. Maka Rubro-Negro, julukan Flamengo, diprediksi tak lama lagi akan segera bisa memperkenalkan Dinho kepada publik stadion Joao Havelange. "Peluang Ronaldinho untuk bermain di Flamengo saya pikir kini 99,9 persen," tegas Galliani, Minggu (9/1). "Flamengo dan Milan telah mencapai kesepatakan soal transfer... Kini kami butuh dua tiga hari lagi untuk menyelesaikan personal terms dengan Ronaldinho," timpal Presiden Flamengo Patricia Amorim. (DTC)

akhirnya menang 6-3 dan 6-4 atas sang juara bertahan. Nadal menjadi petenis pertama yang menjuarai turnamen ini hingga tiga kali. Sebelumnya, dia juga juara di tahun 2005 dan 2006. "Ini adalah start yang bagus di musim baru," girang Federer, seperti dikutip Yahoosports. "Saya merasa hebat sepanjang minggu di sini. Saya mengendalikan permainan

dari set pertama dan bermain baik di set kedua," lanjutnya. Saat ditanya soal peluangnya di Australis Open yang akan digelar bulan ini, peraih 16 gelar Grand Slam ini menjawab diplomatis. "Saya belum siap sekarang. Saya akan siap saat saya sampai di sana. Tapi biasanya, kemenangan di sini akan membantu saya membangun ritme saya (di Australia)," tuntas Federer. (DTC)

BARCA Makin KOKOH Deportivo-andalas Barcelona masih terlalu tangguh buat Deportivo La Coruna. Buktinya, juara bertahan La Liga membungkam tim tuan rumah 4-0. Kemenangan atas La Coruna membuat posisi Carles Puyol dkk semakin kokoh di puncak klasemen sementara La Liga. Barca mengumpulkan 49 poin dari 18 pertandingan atau unggul lima poin dari Real Madrid. Meski harus bermain di Estadio Riazor, Minggu (9/1) dini hari WIB, pasukan Blaugrana sama sekali tidak gentar. Namun, perlawanan alot coba diperlihatkan La Coruna dalam pertandingan ini. Terbukti, Barca baru bisa memecahkan kebuntuan saat pertandingan baru memasuki menit 26 lewat David Villa. Gawang La Coruna bergetar setelah penyerang internasional Spanyol memanfaatkan umpan Lionel Messi. 1-0 Barca memimpin. Barca terus menggempur pertahanan rapat tim tuan rumah. Menit 38, Eric Abidal kembali mencoba peruntungan. Sayang, kali ini gol pemain Prancis ke gawang Aranzubia dianulir wasit karena sudah berada pada posisi offside. Skor 10 bertahan hingga turun minum. Dominasi tim tamu berlanjut di babak kedua. Messi menambah keunggulan juara bertahan menjadi 2-0 pada menit

53. Tendangan keras penyerang asal Argentina ke gawang La Coruna membuat kiper Aranzubia tidak berdaya. Permainan skuad besutan Pep Guardiola semakin kesetenan setelah gol tersebut. Hasilnya, Barca kembali menambah gol lewat aksi Andres Iniesta menit 80. Tendangan kerasnya tidak mampu di bendung Aranzubia. Satu menit kemudian, Pedro Rodriguez melengkapi kemenangan tim tamu menjadi 4-0. Penyerang muda Spanyol mencetak gol setelah memanfaatkan umpan pemain pengganti Bojan Krkic. (OKZ)

Rezim Hodgson Usai, Dalglish Datang Liverpool-andalas Usai sudah rezim singkat Roy Hodgson di Liverpool. Meski cuma enam bulan berada di Anfield, tak ada penyesalan melainkan kebanggaan baginya pernah melatih di klub seperti The Reds. Kini, “The Reds” memiliki sedikit angin segar dengan kedatangan legenda Liverpool 1970 hingga 1990an Kenny Dalglish yang membesut Steven Gerrrard cs. Pemilik Liverpool John W Henry, Sabtu (8/1) kemarin memutuskan memberhentikan Hodgson yang kontraknya sejatinya baru berakhir dua tahun lagi. Kenny Dalglish tahu ekspetasi sebagian fans begitu besar padanya untuk membawa Liverpool kembali tampil pada performa terbaiknya. Namun Dalglish mengingatkan semua itu butuh proses dan The Reds takkan jadi hebat lagi dalam semalam. Setelah rehat satu dekade lamanya, terakhir melatih Glasgow Celtic pada 2000, Dalglish akhirnya turun gunung dan kembali melatih klub dimana ia selalu dipuja dan mendapat tempat tertinggi di hatinya, Liverpool. Sebelumnya Dalglish berposisi sebagai Ambassador klub dan saat pemilik klub mengumumkan dirinya akan jadi caretaker, Dalglish beserta istri sedang berlibur di Dubai. Ia akan bertugas hingga akhir musim ini menggantikan Roy Hodgson yang dipecat menyusul hasil buruk yang dituai Liverpool sepanjang musim ini. Reaksi gembira ditunjukkan Liverpudlian menyambut kedatangan kembali 'Sang Raja'. "Jelas ini adalah kehormatan besar bagiku untuk kembali menangani klub yang sangat berarti bagi banyak orang. Saya beruntung bisa kembali lagi. Walaupun cuma sampai akhir musim, tak ada bedanya karena klub ini begitu

spesial bagi saya," urai Dalglish dalam wawancara pertamanya seperti dilansir situs resmi klub. "Saya akan berbuat sebaik yang saya bisa dan membantu klub namun semua orang harus berjalan di jalur yang sama. Tidak ada alasan untuk tidak bisa menjadi satu unit yang utuh. Jika kita bekerja sendiri-sendiri, maka kita tak akan mendapatkan apaapa," sambungnya. Boleh jadi duduknya Dalglish di bench sebagai pelatih sudah seperti yang diharapkan dan ke depannya Liverpool akan menemukan kembali formnya, serta kelasnya sebagai sebuah klub besar Inggris. Namun Dalglish mewanti-wanti jika pekerjaannya kali ini tidaklah mudah dan setidaknya butuh proses dulu sebelum membuahkan hasil. Maka ia meminta kepada fans untuk tidak berharap terlalu besar dulu kepada dirinya dan juga tim. "Jangan konyol dan berpikir musim akan berubah secepat yang kita inginkan dan tak terkalahkan dari sekarang hingga akhir musim. Kami sangat bisa untuk melakukan itu namun mari kita harus realistis. Ini tidak akan terjadi hanya dalam semalam," pinta pria asal Skotlandia itu. "Saya tahu setiap orang baru datang pasti akan memberi harapan pada semua orang. Well, jika para pemain mendapat sedikit harapan, setidaknya jangan cuma di satu laga. Kami sebagai skuad dengan para pemain dan sebagai manajemen harus juga membuat fans menjadi senang," harap Dalglish yang merumput di Anfield kurun waktu 19781990. "Saya yakin pendukung kami akan meresponnya jika kami bermain dan mereka akan melihat para pemain kami bangga bermain dan tampil sebaik mungkin untuk Liverpool," tuntas pengoleksi 169 gol dari 501 penampilannya bersama 'Si Merah' itu. ( DTC)

Mancini Buang Empat Pemain

Nama lengkap : Kenneth Mathieson Dalglish Nama panggilan : King Kenny Tanggal lahir: 4 Maret 1951 (umur 59) Tempat lahir : Glasgow, Skotlandia Tinggi 1.73 m (5 ft 8 in) Posisi bermain Second-striker Klub senior1 Tahun Klub Tampil (Gol) 1969–1977 1977–1990 Celtic 204 Tampil 112 Gol 1977-1990 Liverpool 355 Tampil 118 Gol Tim nasional 1971–1986 Skotlandia 102 Tampil 30 Gol Kepelatihan 1985–1991 Liverpool 1991–1995 Blackburn Rovers 1997–1998 Newcastle United 2000 Celtic

Manchester-andalas Roberto Mancini segera membuang empat pemain senior Manchester City. Mereka tidak lain adalah Emmanuel Adebayor, Roque Santa Cruz, Wayne Bridge dan Shaun Wright-Phillips. Pemain-pemain yang dimaksud akan dibiarkan hijrah dengan status pinjaman. Langkah itu diambil semata-mata untuk menyegarkan suasana yang sempat kisruh karena ketatnya persaingan memperebutkan tempat utama. Informasi yang diterima, Minggu (9/1) mengklain Adebayor saat ini tengah didekati oleh Aston Villa dan Fulham. Sementara itu Santa Cruz masih melanjutkan negosiasi dengan Lazio. Bridge sendiri dilirik oleh West Ham United. Sedangkan Wright-Phillips sudah jauh-jauh hari ditawar oleh Liverpool. Selain empat pemain yang akan dipinjamkan tersebut, The Citizens bisa jadi melepas Micah Richards. Full bek asal Inggris kabarnya diminati oleh Chelsea dan akan ditawar sebesar 20 juta euro. (OKZ)


Senin

OLAHRAGA

10 Januari 2011

KONI Langkat Siap Bentuk KONI Kecamatan Stabat- andalas Untuk mengembangkan pembinaan dalam pemerataan olahraga hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan/ desa, maka KONI Kabupaten Langkat akan membentuk KONI di tingkat kecamatan. Untuk itu, dalam waktu dekat akan dilaksanakan musyawarah olahraga untuk membantu KONI kecamatan di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Langkat. Hal itu dikatakan oleh Ketua KONI Kabupaten Langkat, H. T. Mahmud Jefri kepada andalas di Stabat, Minggu (9/1). “Untuk tahap pertama akan dilaksanakan musyawarah untuk membentuk kepengurusan KONI di tingkat kecamatan. Setelah itu baru akan dilaksanakan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab). Dengan demikian, kompetisi dan pembinaan olahraga di Kabupaten Langkat akan semakin baik,”ujar Jefri. Dengan demikian, setiap daerah (kecamatan) akan berlomba- lomba untuk melahirkan atlet- atlet berprestasi. Namun, langkah itu tentu bukan sekadar ikut- ikutan. Porkab itu nantinya harus bisa menjadi tolok ukur bagi kebangkitan olahraga di Kabupaten Langkat.

Seperti yang diketahui, dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumut tahun 2010 baru- baru ini, Kabupaten Langkat berhasil meraih 5 medali emas, 2 medali perak dan 10 medali perunggu. Ke- 5 medali emas direbut dari cabang atletik (3), karate (1) dan tinju (1) dan 2 medali perak diraih dari cabang atletik (2). Sedangkan 10 medali perunggu diraih dari cabang atletik (1), bola volley (1), sepak bola (1), pencak silat (4), tinju (1) dan tenis meja (2). Hasil itu tidak lah terlalu buruk, namun harus ditingkatkan lagi pada masa- masa yang akan datang. Untuk itu, roda pembinaan harus terus berputar, terutama untuk cabang- cabang olahraga favorit dan siap menjadi tambang medali, seperti pencak silat, atletik dan tinju. Langkah dan upaya tersebut mendapat dukungan yang positif dari masyarakat. Seperti yang dikatakan oleh pengamat olahraga, H. Imam Fauzi Hasibuan, SH, begitulah seharusnya KONI dalam bekerja. “Jadi, jangan hanya duduk di belakang meja, tapi langsung terjun ke bawah untuk mencari dan membina bibit- bibit atlet yang potensial,”ujarnya. (BD)

harian andalas | Hal.

Riedl Coret 3 Pemain Asing Jakarta-andalas Hari ketiga seleksi pemain timnas U-23 yang digelar di Lapangan C, Kompleks Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (9/1) menghasilkan keputusan yang mengejutkan dari sang arsitek, Alfred Riedl. Pelatih berkebangsaan Austria itu mencoret tiga nama pemain asing yang diundang PSSI untuk mengkuti audisi timnas U-23 Indonesia. Andrea Bitar, Arthur Irawan, dan James Zaidan harus melupakan mimpinya menghuni skuad Merah Putih. Riedl beralasan, ketiga pemain tersebut masih belia. “Umur mereka masih muda. Pemain asing itu berusia

antara 17 sampai 19 tahun,” kata Riedl seusai latihan kepada Wartawan. Lebih jauh, asisten pelatih timnas Wolfgang Pikal mengungkapkan, bakat yang mereka miliki setara dengan pemain lokal. “Mereka tidak lebih baik dari pemain lokal. Tapi mereka menerima dengan berjiwa besar

keputusan ini,” kata Pikal seraya menaiki bus timnas. Menanggapi laporan ini, Deputi Badan Teknis Timnas, Iman Arif menyatakan keputusan tersebut belum final. Karena proses penyaringan belum selesai. “Keputusan akhir akan

kita umumkan pada 17 Januari karena seleksi belum selesai. Masih ada lima atau enam lagi calon khususnya dari Belanda akan tiba mulai esok,” kata Iman melalui pesan singkat, Minggu (9/1). Terkait langkah Riedl meninggalkan ketiga pemain asing itu, Iman menjelaskan itu hak sang pelatih. “Coach punya hak untuk mencoret. Kita serahkan

sepenuhnya ke coach untuk memutuskan mana terbaik.” (OKZ)

LFA Hendaknya Dapat Tingkatkan Animo Masyarakat Medan-andalas Melalui Liga Futsal Amatir 2011 (LFA) Sumatera Utara, hendaknya lebih meningkatkan kembali animo masyarakat untuk lebih menggeliatkan lagi olahraga futsal, karena olahraga futsal ini juga dipertandingkan di PON XVIII Pekan Baru, Riau 2012 mendatang. Dan melalui even ini juga hendaknya melahirkan atlet-atlet futsal yang berpotensi. Hal itu disampaikan Wagubsu H Gatot Pujonugroho yang diwakili Kadispora Sumut Tanto, SH, SpN ketika membuka Liga Futsal Amatir 2011 di GOR Unimed, Sabtu (8/1). Menurutnya, olahraga futsal di Sumut sangatlah berpotensi untuk berlaga di tingkat nasional. “ Oleh sebab itu, banyaknya sarana olahraga dan even sangat menunjang prestasi olahraga ke depan,” ucapnya. Kadisspora menambahkan, Liga Futsal Amatir yang dikemas oleh Badan Futsal Daerah (BFD) Suma-

tera Utara dibawah pimpinan Rafriandi Nasution ini hendaknya sesegara mungkin untuk menginventarisasi sarana olahraga futsal serta tim-tim futsal yang ada di seluruh daerah Sumatera Utara. “Dengan adanya BFD Sumut dan Liga Futsal Amatir ini, saya yakin dan percaya olahraga futsal di Sumut ini ke depan akan lebih besar. Karena sudah diinventarissasi keabsahannya. Jadi dengan demikian keberadaan tim-tim futsal sudah terakreditasi keberadaannya,” sebutnya. Sementara itu, Ketua Umum Badan Futsal Daerah (BFD) Sumatera Utara Rafriandi Nasution menjelaskan, pihaknya menyahuti keinginan Wagubsu Gatot Pujonugroho dan Kadispora Sumut Tanto yang sangat berkeinginan bahwa, sarana olahraga futsal yang ada di Sumatera Utara dan tim futsal untuk diinventarisasi. Oleh karena itu ucap Rafriandi,

pihaknya sesegera mungkin untuk melakukan pendataan terhadap seluruh sarana olahraga khususnya futsal untuk diinventaris keberadaannya. Tidak hanya itu saja, pihak BFD Sumut juga akan bekerja keras untuk mendata tim-tim futsal yang ada, agar bisa terarah lebih baik lagi. Dilakukannya langkah tersebut kata Rafriandi, ini merupakan program bagi BFD Sumut sendiri, agar dapat menjaring atlet-atlet futsal untuk dibina dalam jangka pendek dan panjang untuk menghadapi even-even nasional. “BFD Sumut juga dalam liga futsal ini sekaligus memantau atlet-atlet futsal yang miliki potensi. Dan nantinya akan diikutsertalan dalam seleksi penjaringan tim futsal Sumut dalam menghadapi PON XVII Riau 2012 mendatang,” harapnya. Sebelumnya Ketua Panitia Pelaksana Liga Futsal Amatir 2011

Persebaya Incar Tiga Angka andalas/ budi zulkifli

BERSAMA PARA PETINJU - Ketua KONI Langkat, H. T. Mahmud Jefri berfoto bersama Wakil Bupati Langkat Budiono, Kadispora Langkat Drs. H. Nustan Harahap dan para petinju seusai menjadi Juara Umum dalam Kejuaraan Tinju Piala Bupati Langkat beberapa waktu yang lalu.

Macan Kemayoran Redam Singo Edan Jakarta-andalas Persija Jakarta berhasil menundukkan Arema Indonesia pada laga big match Liga Super Indonesia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Tim besutan Rahmad Darmawan menang dengan skor tipis 2-1, Minggu (9/1). Dua gol Macan Kemayoran dicetak oleh Greg Nwokolo pada penghujung babak pertama dan Agu Casmir pada menit ke-68. Sementara Singo Edan memperkecil ketertinggalan melalui tandukkan Roman Chmelo di menit ke-72. Tampil dihadapan publik sendiri, Persija mampu memberikan tekanan kepada tamunya hampir di sepanjang laga. Beberapa peluang sempat tercipta pada awal pertandingan, namun berkat kecemerlangan Kunia Meiga di bawah mistar gawang, upaya tersebut belum ada yang berbuah gol. Kebuntuan baru bisa pecah pada menit-45. Nwokolo mengecoh pemain belakang Are-

ma untuk kemudian dengan melepaskan tendangan keras yang memaksa Meiga memungut bola dari dalam gawangnya. Keunggulan 1-0 Persija ini bertahan hingga turun minum. Babak kedua Persija tetap bermain agresif. Alhasil, pada menit ke-68 mereka berhasil menambah keunggulan menjadi 2-0 melalui Agu Casmir. Striker asal Singapura itu lolos dari jebakan off-side dan tanpa kesulitan menceploskan si kulit bundar ke pojok kanan bawah gawang juara bertahan. Hanya berselang empat menit, Arema berhasil membalas. Berawal dari sebuah free-kick, Chmelo yang berada di tiang jauh menanduk bola hingga menembus gawang Persija. Skor berubah 2-1. Meskipun sama-sama berjuang, kedua tim tetap saja gagal menambah gol hingga laga usai. Berkat kemenangan 2-1 tersebut, Persija kini mengantongi 17 poin, sementara Arema mengumpulkan 14 poin. (OKZ)

9

Surabaya-andalas Melakoni pertandingan perdana Liga Primer Indonesia (LPI) di Gelora 10 November Tambaksari, Persebaya Surabaya, Senin (10/1) tak mau setengah-setengah. Kendati tak bertanding di kompetisi terlalu lama, Persebaya tetap mengincar tiga angka. Ya, selama berbulan-bulan tim asuhan Aji Santoso hanya berlatih tanpa ada pertandingan resmi. Itu menjadi salah satu kendala karena pemain harus kembali beradaptasi dengan suasana liga yang terlalu lama tak dirasakan. Aji Santoso pun menyiapkan trik khusus menghadapi hal itu. Yakni tidak memberi beban berlebih menjelang pertandingan dan meminta pemain tampil senyaman mungkin di lapangan. Beruntung sang pelatih punya banyak nama lawas yang sudah tidak asing bertanding di Gelora 10 November. Itu paling tidak bisa mengurangi kemungkinan demam panggung. "Soal kualitas lawan, saya percaya pemain bisa mengatasinya. Yang terpenting adalah bagaimana pemain mengendalikan diri di lapangan. Pasti ada nervous karena ini pertandingan pertama dan anak-anak sudah lama tak bermain di kompetisi resmi," papar Aji Santoso. Walau begitu pelatih asal Malang ini tak memendam kekhawatiran berlebih. Kekhawatiran soal demam panggung agak bisa tertutupi oleh jam terbang skuadnya yang ratarata sudah tinggi. Catat saja nama-nama seperti Erol FX Iba, Johan Ibo, Mat Halil, John Tarkpor, Andik Vermansyah hingga Taufik, yang telah banyak makan asam-garam kompetisi level tinggi Indonesia. Kendati kekuatan Bajul Ijo masih tergolong cekak, minimal pengalaman mereka menjadi salah satu sinyal berkibarnya Persebaya di LPI. Kemenangan di laga perdana juga disebut mempunyai arti penting bagi tuan rumah, selain menjaga gengsi sebagai tim yang sarat tradisi. Sebuah kemenangan bakal memberikan kepercayaan diri

untuk melakoni musim pertama bersama LPI. "Ini pertandingan kandang dan pertama kalinya di LPI. Saya berharap pemain memahami betapa pentingnya sebuah kemenangan, terutama untuk langkah selanjutnya," tandas Aji yang sama sekali tak menghadapi problem teknis jelang pertandingan. Erol FX Iba, salah satu pilar senior Persebaya, menyebut timnya mempunyai potensi besar untuk meraup angka absolut. Selain status tuan rumah, persiapan yang sudah lama dan matang menjadikan Persebaya lebih siap dibanding tim IPL yang rata-rata masih baru. "Kita punya kualitas dan peluang yang lebih besar untuk memenangkan pertandingan. Tapi pemain tidak boleh terlalu percaya diri karena saya lihat di tim Bandung FC juga ada pemain berpengalaman," tutur mantan pemain Persipura, Arema dan PSPS Pekanbaru ini. Erol benar. Kendati masih tergolong anyar, tim Bandung FC mempunyai pemain senior macam Nuralim maupun Kurnia Sandi. Pelatih Bandung FC Nandar Iskandar juga bakal menjadikan mereka sebagai pilar utama menghadapi Persebaya, terutama guna mendukung moral bertanding pemain yang lebih muda. Malah, Nandar berani menargetkan timnya mendapatkan angka sempurna. Dari komposisi tim tuan rumah, mantan pelatih Persib Bandung ini mengakui belum banyak mengenal pasukan milik Aji Santoso. Tapi Nandar berpegang pada karakter strategi khas Aji

Santoso yang sudah dihafalnya. Dalam karir kepelatihannya, Nandar mengaku sudah sering adu taktik dengan Aji dan ia sudah sangat akrab dengan racikan mantan pelatih Persisam dan Persema itu. "Saya sudah hafal gaya melatihnya (Aji). Jadi walau belum hafal semua pemain Persebaya, saya bisa tahu kekuatan mereka," klaim Nandar. Ia juga sempat melirik permainan Persebaya saat laga pre season LPI di Semarang lalu. Disimpulkannya, tak ada perbedaan karakter saat Aji melatih di ISL dengan di LPI. Sehingga, tantangan terbesar Bandung FC adalah tekanan supporter tuan rumah yang dikenal militan, yakni Bonekmania. Untuk urusan supporter, Nandar menyebut tekanan sebenarnya justru ada di Persebaya sebagai tuan rumah. Sebab tim berkostum kebesaran warna hijau itu dituntut meraih hasil maksimal, sehingga sulit untuk bermain lepas di lapangan. "Kita akan manfaatkan situasi itu," cetus Nandar. Soal teknis, Bandung FC tak bisa diperkuat tiga pemain yang cedera, yakni Asep Mulyana dan Rudiansyah (gelandang), serta Beni Kun Kun (striker). Kendati demikian, optimisme Nandar untuk menaklukkan pemilik kandang tetap tak berkurang. (DTC) PERKIRAAN FORMASI PEMAIN: Persebaya (4-4-2): Endra Prasetya (gk), Mat Halil, Johan Ibo, Otavio Dutra, Erol Iba (belakang), Rendi Irawan, John Tarkpor, Taufik, Arif Arianto (tengah), I Made Wirahadi, Andik Vermansyah (depan). Bandung FC (4-4-2): Kurnia Sandi (gk), Wellem Aufa, Egi Nirwan, Nuralim, Francy Manahonas (belakang), Agustiono, Yaris Riadi, Kim Fang Duk, Michael Ndubuisi (tengah), Peri M Tomah, Rahman AR (depan).

Iwan Junaidi menjelaskan, dalam even ini dilangsungkan 8 hingga 16 Januari 2011, dan keseluruhan pertandingan dilaksanakan GOR Unimed. LFA ini sebut Iwan Junaidi diikuti 24 tim dibagi dua kategori yakni umum dan pelajar dengan mempersiapkan hadiah total RP 40 juta lebih. Adapun tim yang mengikuti LFA Sumut 2011 adalah: The Shake, Goosebam’s Happy, Syariah Bank Sumut, UMSU, Rassio, LP3I Gajah Mada, Bersama dan FC Rahayu (Grup A). Sedangkan grup B terdiri dari PFDS Deli Serdang, Lapan FC, Dragon Ball, FC Station, Inter Medan, VHI Star, Bea Cukai dan DPRD Sumut. Sedang untuk kategori pelajar: Harapan Mandiri, SMK Mulia, SMAN 1, Karya Serdang, Harapan Bangsa, SMAN 15 Medan, SMAN 3 Medan dan SMK Ar Rahman. (YON)

Taekwondo Medan Peduli Banjir Medan-andalas Pengurus Cabang Taekwondo Indonesia (TI) Kota Medan peduli terhadap masyarakat yang tertimpa musibah banjir kota Medan khususnya di Kelurahan Hamdan Lingkungan 10 kecamatan Medan Maimon. Kepedulian Taekwondo Medan tersebut dilakukan dengan memberikan bahan Sembako berupa Mie Instant, Biskuat, dan Air Mineral. Ketua Pengcab TI Medan, Bobby Octavianus Zulkarnaen SE didampingi Wakil Ketua Sofyan Pencawan SH dan Sekretaris Muhammad Faizal St, Sabtu (8/1) saat memberikan bantuan sembako tersebut mengatakan, bahwa kepedulian dengan memberikan bahan sembako pada masyrakat kota Medan yang tekena banjir tersebut. “Merupakan tindakan dan spontitas atas keprihatian masyarakat Kota Medan yang terkena musibah banjir khususnya kelurahan Kampung Hamdan. Setelah mendengar informasi tentag banjir yang melanda Kota Medan dari media surat kabar dan elektronik, langsung terjun ke lapangan untuk melihatnya dan memberikan bantuan bahan sembako,” ujar Bobby Octavianus Zulkarnaen SE yang kerab disapa Bobby. Lebih lanjut Bobby menuturkan, sesuai arahan dan bimbangan dari Ketua Umum Pengrov TI Sumut, Meherban Shah, bahwa selaku insan olahraga taekwondo, harus juga peka dan peduli terhadap sesama manusia yang sedang tertimpa musibah, seperti musibah banjir yang melanda masyarakat Kota Medan ini. “Kiranya bantuan yang diberikan pada masyrakat yang terkena tersebut dapat bermanfaat,” cetus Bobby lagi. Bobby berharap pada Pemko Medan bisa segera mungkin dapat mengantisipasi kondisi banjir yang melanda Kota Medan ini. Agar di kemudian hari tidak banyak titik yang menjadi rawan banjir di Medan. Pasalnya, bila terus terjadi banjir di Kota Medan, kemungkinan warga akan terkena penyakit. Terkait dengan kepedulian Taekwondo Medan di Kelurahan Hamdan Lingkungan 10 Kecamatan Medan Maimon, Kepling 10 Datuk Muadz menyebutkan, pihaknya sangat berterima kasih pada pihak Pengurus Cabang Taekwondo Medan yang telah perduli terhadap warga Kota Medan yang terkena musibah banjir khususnya warga masyrakat kelurahan Hamdan lingkungan 10 ini. “Terima kasih banyak atas bentuk keperdulian Taekwondo Medan, Mudahan Taekwondo Medan dapat menjalankan program-program kerja yang lancar dan diberikan umur yang panjang serta diberikan rizki dari yang maha esa,” ujar Muaz. (YON/ REL)


KOMUNITAS

Senin 10 Januari 2011

Sofyan Tan Bantu Korban Banjir Medan-andalas Aktivis kemanusiaan Sumut yang juga mantan calon Wali Kota Medan dr Sofyan Tan menyerahkan bantuan kepada ratusan warga korban banjir di Medan, Kamis (6/1). Bantuan diserahkan langsung kepada para korban di sejumlah daerah yang terkena banjir dengan cara berjalan kaki melewati genangan air. “Kita tak memperdulikan celana dan pakaian yang basah. Intinya bantuan harus segera sampai kepada mereka yang membutuhkan karena mereka yang terkena banjir belum makan siang,” ucap Sofyan Tan ketika meninjau banjir di Kelurahan Aur, Medan Maimun. Bantuan makanan yang diberikan Sofyan Tan itu bukan tanpa alasan Karena saat mendatangi sejumlah rumah warga, dia menanyakan kebutuhan apa lagi yang mendesak untuk bisa di-

bantu. “Kami belum makan siang pak sejak air merendam rumah, beras ikut basah dan tak ada lagi yang bisa dimasak,” ucap Lastri, warga Aur saat disambangi Sofyan Tan saat itu. Mendengar keluhan warga itu, Sof yan Tan didampingi rekan-rekannya kemudian langsung memberikan bantuan sekaligus membuat posko untuk pengungsi. Selain di Kelurahan Aur, Sof yan Tan memberikan bantuan ke Kelurahan Sei Mati. Di sini Sofyan Tan lebih terenyuh lagi saat melihat kondisi banyak rumah yang terendam cukup parah. Bantuan lainnya diserahkan di Lingkungan V, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia. Di sini, Sof yan Tan merasa prihatin karena 25 KK korban banjir saat itu belum menerima bantuan dari pemerintah. (SIONG)

Warga Tanah Enam Ratus

Sambut Antusias Zikir Bersama Az Zikra Sumut Medan-andalas Ratusan warga khususnya umat Islam di kawasan Tanah Enam Ratus, Marelan menyambut antusias zikir perdana Keluarga Besar Majelis Zikir Az Zikra Sumatera Utara yang dipusatkan di Masjid Muslim Pancasila, Minggu (9/1). Program zikir minggu kedua Az Zikra Sumut di Masjid Muslim Pancasila diawali pembacaan ayat suci Alquran oleh M Ismail Budiman dan saritilawah oleh Mukhlishoh/Elis. Kemudian Salat Tasbih berjamaah yang dipimpin M Ismail Budiman. Sementara, pelaksanaan zikir dipimpin Ketua Majelis Zikir Az Zikra Sumatera Utara H Rizal Mahaputra. Dalam pengantar sebelum pelaksanaan zikir Rizal Mahaputra mengingatkan jamaah untuk tetap mengamalkan Alquran Surat Ar Rahman. "Di dalam surat tersebut, Allah memperingatkan kita

dengan peringatan yang indah. Peringatan itu, yakni nikmat Allah yang mana lagi yang kamu dustai,” ungkapnya. “Seperti panggilan azan yang mengajak kita shalat dan dengan menjalankan shalat, kamu akan mendapat kemenangan. Tentunya, nikmat-nikmat yang Allah berikan seperti itu, jangan lagi sampai kita abaikan. Sehingga, kita tidak tergolong sebagai umat yang mendustakan nikmat-nikmat yang Allah berikan tersebut,” tegas Rizal Mahaputra seraya menambahkan pada pelaksanaan zikir tersebut seluruh jamaah juga mendoakan agar Sumut utamanya Kota Medan terhindar dari segala bencana. Sebelumnya, H Syafii Umar dalam tausiyahnya mengajak pemimpin dan umat untuk mawas diri dengan cobaan banjir yang baru saja melanda Kota Medan dan sekitarnya. (RIL)

andalas/asril tanjung

ZIKIR PERDANA - H Rizal Mahaputra (kiri) ketika memimpin zikir perdana di Masjid Muslim Pancasila di Tanah Enam Ratus, kemarin.

harian andalas | Hal.

10

Lembaga Perlindungan Saksi Segera Dibuka di Medan Medan-andalas Tahun ini, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) RI akan membuka perwakilan di Medan, Makasar, dan Surabaya. Pembukaan perwakilan tersebut terkait besarnya kasus yang diadukan kepada LPSK RI.

“Tak dipungkiri pembukaan perwakilan LPSK RI tersebut terkait besarnya pengaduan masyarakat untuk mendapatkan perlindungan,” ungkap Penanggung Jawab Sementara Bidang Perlindungan LPSK RI, Lili Pintauli Siregar SH kepada wartawan, usai memberikan pelatihan perlindungan saksi dan korban bagi mahasiswa Fakultas Hukum UMA, Sabtu (8/1) di kampus setempat Jalan Kolam Medan Estate. Didampingi Dekan Fakultas Hukum UMA Syafaruddin SH MHum dan Wakil Dekan III Muazul SH MHum, Lili mengungkapkan, sepanjang tahun 2009-2010 ada 170 kasus dari Sumatera Utara yang diadukan kepada LPSK-RI di Jakarta namun dari ratusan kasus tersebut hanya sekitar empat kasus yang ditangani.

andalas/ist

CENDERAMATA - Anggota LPSK RI Lili Pintauli Siregar SH (tengah) menerima cenderamata dari Wakil Dekan Bidang Kemahasiswa Fakultas Hukum UMA Muazzul SH didampingi Dekan FH UMA Syafaruddin SH MHum (kiri), Sabtu (8/1) di convention hall Kampus I UMA, Jalan Kolam Medan Estate. ditindaklanjuti kepada instansi terkait seperti kepolisian, Komisi Yudisial, Kompolnas, dan Kapolri. "Kebanyakan kasus dari Sumut itu tentang korupsi,

Penyebabnya, kata Anggota LPSK RI ini, banyak kasus yang bukan ranah LPSK RI. Namun begitu pun kasuskasus yang diterima tersebut mereka limpahkan untuk

penganiayaan berat, dan pemerkosaan/pelecehan seksual yang dilakukan oknum polisi,” ucap Lili. Sesuai UU No 13 Tahun 2006 tentang Perlindungan

Saksi dan Korban, LPSK-RI merupakan lembaga publik yang bertugas melindungi saksi dan korban, terutama dalam kasus terorisme, narkotika, korupsi, dan pelanggaran HAM berat. Perlindungan yang diberikan, katanya, mulai dari proses lidik hingga proses hukuman yang dijalankan. Bahkan bisa juga perlindungan yang diberikan tak terbatas sepanjang tidak ada permohonan penghentian perlindungan yang diajukan saksi/ korban kepada LPSK-RI. Dekan Fakultas Hukum UMA Syafruddin menyatakan pelatihan tentang perlindungan saksi dan korban sangat besar manfaatnya bagi mahasiswa hukum UMA karena mereka mendapat pemahaman secara benar tugas dan peran LPSK RI. Dari pemahaman itu, mahasiswa diharapkan bisa memberikan penjelasan kepada masyarakat tentang hak dan kewajiban para saksi dan korban sehingga jangan sampai terjadi para saksi dan korban naik statusnya menjadi tersangka. “Pemahanan ini harus diberikan agar hak-hak saksi dan korban terlindungi dan mereka tidak dijadikan objek dan berubah statusnya menjadi tersangka,” ujar Syafaruddin yang juga Ketua Medan Lawyers Club Sumatera Utara. (HAM)

Anggota DPD RI Minta Kepling Data Warga Pinggiran Sungai Medan-andalas Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI khususnya asal pemilihan Sumatera Utara akan berupaya mencarikan solusi terbaik untuk membantu masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai dan selama ini sering menjadi korban banjir. Seperti dikemukakan Anggota DPD RI asal Sumatera Utara Dr H Rahmat Shah saat menyerahkan bantuan Task Force DPD RI untuk masyarakat korban banjir di Gang Pasir, Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat, Jumat (7/1) Untuk itu Rahmat Shah yang juga Wakil Ketua Task Force DPD RI meminta para kepala lingkungan di Kota Medan mendata masyarakatnya yang bermukim di pinggiran sungai dan sering menjadi korban banjir agar nantinya dicarikan solusi terbaik yakni membicarakannya dengan pemerintah kota. Menurutnya, banjir yang melanda sebahagian Kota Medan pada Kamis (6/1) banyak menelan korban harta benda dan kerugian lainnya terutama bagi masyarakat yang tinggal di pinggiran sungai. Bencana ini mengundang per-

hatian serius dari berbagai pihak termasuk Task Force DPD RI yang langsung turun dengan program DPD RI Peduli-nya untuk memberikan bantuan. Bantuan yang diserahkan kepada warga korban banjir tersebut berupa uang tunai dan kebutuhan pokok yang diterima melalui Kepala Lingkungan Misli Lubis di hadapan warganya. Rahmat Shah saat itu juga meninjau permukiman warga di kawasan pinggiran Sungai Babura yang terkena banjir. Saat banjir terjadi, perumahan warga di sana terendam air hingga setinggi 2 meter. Dijelaskan Rahmat Shah, Task Force DPD RI adalah lembaga internal di DPD RI yang memiliki kepedulian terhadap bencana yang dialami masyarakat. Selaku Anggota DPD RI dari Sumut, dirinya bertekad untuk senantiasa merespons segala dampak bencana yang terjadi di daerah ini dengan salah satunya segera menyampaikannya kepada Task Force. "Meskipun bantuan yang diserahkan tidak terlalu besar, tetapi ini merupakan wujud kepedulian DPD

andalas/ist

BERDIALOG - Rahmat Shah berdialog dengan warga korban banjir di Kelurahan Silalas, Kecamatan Medan Barat saat menyerahkan bantuan Task Force DPD RI, Jumat (7/1). mereka. Usai menyerahkan bantuan, Rahmat Shah melaporkan via telepon kepada Ketua Task Force DPD RI Gusti Kanjeng Ratu Hemas Tatiek Drajad Supriastuti yang merupakan istri Sri Sultan Hamengkubuwono X.(GUS)

RI untuk meringankan beban para korban," terangnya. Misli Lubis selaku kepala lingkungan atas nama warganya menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian DPD RI, khususnya Rahmat Shah yang telah membantu

Umat Kristiani Harus Jadi Penerang UMAT Kristiani harus menjadi penerang bagi sesama. Tidak hanya melalui penghayatan pribadi, tapi juga melalui karya nyata dalam kehidupan kedinasan maupun kemasyarakatan.

"Refleksikanlah sikap dan tekad untuk selalu mewujudkan kesetiakawanan sosial, kebersamaan, dan kesatuan yang dilandasi cinta kasih yang penuh kedamaian," kata Pangdam I/BB Mayjen TNI Leo

Siegers dalam sambutannya pada Perayaan Natal Bersama TNI, Polri, dan PNS Pemprov Sumut di Tiara Convention Centre, Medan, Jumat (7/1) Lebih lanjut Pangdam I/BB menyampaikan, melalui perayaan Natal tahun ini, hendaknya segenap anggota TNI, Polri, dan PNS Pemprovsu yang beragama Kristen dapat menjadi lilin-lilin kecil yang menerangi orang-orang di sekitarnya dan menjadi penyalur berkat Tuhan untuk menyatakan kasih Allah kepada manusia. Di bagian lain Pangdam I/BB mengatakan dalam situasi negara yang penuh dengan dinamika

dan tantangan, sangat tepat tema perayaan Natal ini; “Terang yang sesungguhnya yang menerangi setiap orang sedang datang ke dalam dunia.” Begitu juga dengan sub temanya, “Dengan semangat Natal, TNI-Polri dan PNS sewilayah Medan bertekad untuk memantapkan kesetiakawanan sosial guna memperkokoh kebersamaan dan kesatuan bangsa.” Hadir pada acara tersebut Wagubsu, Kapolda Sumut, Kasdam I/BB, Wakapolda Sumut, Pangkosekhanudnas III, Danlanud Medan, Wali Kota Medan, dan undangan lainnya.(REL/HER)

BE RI T A DU K ACI T A

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

5

Nama

KWEK KIM SAN

Umur (Thn)

77

Alamat

Jl. Selam I Gg. Selamat No. 26 Medan

Meninggal (Tgl/Jam) 06-01-11 09.10 WIB

Berangkat (Tgl/Jam)

11-01-11 12.00 WIB

Keterangan / Tempat

Dikebumikan

BE RI T A DU K ACI T A

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-C

KHO THAI PENG

82

Jl. D anau S emayam No. 146 Medan

06-01-11 06.30 WIB

11-01-11 13.00 WIB

D i kebumi kan

4

KWOK HENG CAI

76

Jl. S utri sno No. 64 / 142 Medan

07-01-11 07.50 WIB

11-01-11 10.00 WIB

D i perabukan


Senin

LIPUTAN KHUSUS PNS Bolos, Disidak, Eh....Bolos Lagi

harian andalas | Hal.

10 Januari 2011

11

 Abaikan Pelayanan, Pilih ‘Keluyuran’ di Pusat Perbelanjaan Cuti bersama yang ditetapkan pemerintah jelang tutup Tahun 2010 lalu sudah berakhir pekan lalu. PNS (Pengawai Negeri Sipil) pun kembali menjali rutinitas harian yakni bekerja untuk melayani masyarakat. Namun prakteknya, masyarakat yang memiliki ‘segudang’ urusan dengan administrasi pemerintahaan harus kecewa ketika sebagian PNS tersebut ternyata masih bolos kerja. eyogianya PNS merupakan abdi negara dan abdi masyarakat yang mendapatkan penghasilan (gaji) dari uang rakyat. Sudah sewajarnya PNS harus benar-benar disiplin dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dalam melayani kepentingan masyarakat luas. Ironisnya sebagian PNS yang bolos kerja alias tak masuk kantor itu itu saat ini masih saja terjadi. Kunjungan sidak (inspeksi mendadak) sejumlah pejabat teras di Pemerintah propinsi Sumut dan sejumlah pemerintah kabupaten/ kota tingkat beberapa waktu lalu tampak hanya formalitas semata. Tetapi toh, saat ini belum ada tindakan nyata dalam pemberian sanksi tegas kepada PNS yang mangkir kerja itu. Melihat fenomena ini, wajar masyarakat kecewa dengan kinerja PNS yang ternyata jauh dari apa yang diharapkan. Seperti yang disampaikan Max Tamba, warga Kecamatan Medan Baru kepada andalas di Medan, Kamis (6/1). Ia mengaku sangat kecewa melihat kinerja PNS yang tidak sepenuhnya menujukkan dedikasi tinggi dalam melayani masyarakat. Kekesalan Tamba sangat beralasan ketika sebagian masyarakat yang ingin mengurus

S

dokumen administrasi yang berkaitan dengan pemerintah harus kecewa karena staf PNS tidak masuk dan tidak ada di tempat. Bahkan yang lebih parahnya lagi, ternyata sejumlah oknum PNS itu ada yang santai dan jalan-jalan menghabiskan waktu di beberapa pusat perbelajaan modern dan pasar tradisional untuk kebutuhan shopping (belanja). Mereka tak malu-malu mengenakan pakaian dinas lengkap dengan atributnya saat masuk dan keluar dari pusat perbelajaan modern padahal bukan menyangkut urusan pekerjaan. Pemandangan itu dapat ditemukan masyarakat di mall-mall modern seperti Medan Fair Plaza, Sun Plaza, Medan Plaza, Pusat Pasar, Pasar Sei Sikambing. ’’Mudah sekali dijumpai PNS Bolos ataupun yang tidak masuk kantor saat dinas itu di pusat perbelanjaan dan pasar di Kota Medan. Hampir setiap hari ada sejumlah PNS yang keluar masuk lokasi itu dengan santai pada jam kerja. Mereka bolos, lalu disidak, eh bolos lagi" ujarnya. PNS sering bolos dan ‘keluyuran’ saat jam dinas tentu akan membuat citra pemerintah, khususnya Pemerintah Propinsi Sumut dan Pemerintah Kota Medan. Hal ini tentu tidak boleh dibiarkan dan terus berlangsung sehingga ke depan kepercayaan masyarakat

terhadap kinerja pemerintah semakin jeblok. Pantauan andalas di lokasi pusat perbelanjaan yang berdekatan dengan kantor Wali Kota Medan pada hari kerja sepekan terakhir ini, sejumlah PNS berseragam duduk santai menikmati makanan. Ada juga berbelanja, padahal waktu masih menunjukkan pukul 11.00 Wib tapi mereka sudah bolos kerja. Begitu juga ketika jam menunjukkan pukul 14:30 Wib, sejumlah PNS sudah pulang kerja dengan alasan pekerjaan sudah selesai. Tapi, pada saat itu terlihat PNS tersebut berjalan menuju pusat perbelanjaan, seperti Palladium dan Deli Plaza. Kondisi seperti itu bukan pertama kalinya terjadi namun sudah menjadi tradisi, khususnya pada awal bulan alias ‘bulan muda’. Seorang PNS ketika dikonfirmasi pada saat belanja di Palladium, menjawab dirinya bukan bolos pada jam kerja, melainkan hanya permisi sebentar untuk membeli kebutuhan anak. “Saya bukan bolos, tapi permisi sebentar untuk memberli susu anak, karena kalau nanti sore tidak ada waktu,” kata wanita berseragam PNS itu sembari meninggalkan andalas. Selain itu, seorang PNS wanita paruh baya juga terlihat berjalan meninggalkan Kantor Wali Kota Medan munuju kearah Jalan Balai Kota, yang saat itu waktu masih menunjukkan pukul 15:00 Wib. Ketika ditanya kenapa cepat pulang, dengan enteng dirinya menjawab sudah selesai kerja. “Inikan sudah waktunya untuk pulang,” katanya. Kesal dan kecewa dengan kinerja PNS juga disampaikan Amir, warga Petisah Medan. Ia menga-

PEMERINTAH Kota Medan tidak mau kecolongan dengan tingkah laku PNS yang sering bolos dan mangkir kerja sehingga mengganggu kinerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Melalui instruksi langsung Wali Kota Medan, Drs Rahudman Harahap saat ini telah diberlakukan absensi tiga kali sehari bagi PNS di Pemeritah Kota Medan Absensi yang wajib diisi para PNS di lingkungan Pemko Medan ini mulai pukul 07.45 WIB, pukul 12.30 WIB dan pukul 15.30 WIB. Tujuan absensi itu adalah untuk mencegah PNS agar tidak bolos, pulang dan meninggalkan kantor sewaktu jam kerja selesai. Penengasan itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Medan Lahum Lubis didampingi Kabid Disiplin BKD Kota Medan Khairul kepada andalas di kantornya, Jumat (7/1). Selain pengetatan absensi itu, Wali Kota Medan juga sudah membentuk tim pengawasan disiplin PNS. ‘’Tim itu melibatkan berbagi instansi seperti, Asisten Pemerintahaan, Inspektorat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan BKD Kota Medan sendiri. Selain itu juga sering dilakukan berbagai sidak (inspeksi mendadak) untuk mengetahui langsung

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 THAMRIN 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

PRESIDENT 13.00-15.15-17.30-19.45 SUN 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

tingkat disiplin PNS,’’katanya. Menurut Lahum, tim ini sudah dibentuk pada medio 2010 lalu. Kerja tim itu diantaranya melakukan razia PNS yang berkeliaran di lokasi pusat perbelanjaan dan berbagai pasar tradisional modern pada jam kerja. Namun sejauh ini, belum ada ditemukan PNS Pemko Medan yang kedapatan berkeliaran di pusat-pusat perbelanjaan. Jumlah PNS di jajaran Pemko Medan sampai Desember 2010 sekitar 18 ribu orang, termasuk tenaga guru. Lahum menambahkan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010, penindakan kepada PNS yang tidak disiplin, seperti penundaan kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala, dan pemotongan penghasilan sudah menjadi wewenang kepada Satuan Kerja Perangkat Darah (SKPD) masing-masing PNS. 200 PNS Ditindak Pada tahun 2010 lalu, Pemko Medan telah mengambil tindakan tegas terhadap 200 PNS yang bolos maupun mangkir kerja tanpa alasan yang jelas. Para PNS yang terkena sanksi itu karena kedapatan tidak masuk kerja pada hari pertama kerja usai cuti bersama Idul Fitri 1431 H tahun 2010 lalu. “Tindakan yang sudah diberikan adalah penundaan kenaikan gaji berkala selama setahun. Dan, paling banyak PNS yang ada di jajaran Dinas Perhubungan Kota Medan. Sedangkan penundaan kenaikan pangkat atau jabatan tidak ada dilakukan selama tahun 2010,”kata Kepala Bidang Disiplin BKD Kota Medan Khairul menambahkan. Sementara pada hari pertama kerja usai cuti bersama Tahun Baru 2011, lanjut Khairul, kehadiran PNS di jajaran Pemko Medan mencapai 80 persen lebih. Sisanya 20 persen lagi tidak hadir karena tugas luar, sakit, dan cuti tahunan. Padahal terhitung Januari 2011 ini atau pada APBD Kota Medan tahun 2011 ada dianggarkan tunjangan perbaikan penghasilan PNS di jajaran Pemko Medan. “Tunjangan itu tentunya hanya diperuntukan bagi PNS yang benar-benar disiplin. Patokannya adalah absensi tiga kali sehari, PNS yang bolos dan tidak hadir tanpa keterangan jelas, tentu tidak menerima tunjangan,” kata Khairul seraya mengaku belum mengetahui secara pasti berapa nilai tunjangan itu. Sesuai peraturan, menurut Khairul, bagi PNS tidak diperbolehkan meninggalkan ruangan kerja sebelum waktunya. Begitu juga bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa keterangan yang jelas akan diberikan tindakan sesuai peraturan. (BEN/FEL/WAN)

THAMRIN 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 BINJAI 12.30-14.20-16.10-18.00-19.5021.40

takan PNS bolos tersebut bukanlah sesuatu hal yang baru. Mengingat itu terjadi di depan mata masyarakat yang belakangan ini makin ‘terjepit’ dengan berbagai persoalan ekonomi. Jadi, kata Amir, sewajarnya Pemprop Sumut maupun Pemko Medan tidak lagi setengah hati dan bertindak tegas untuk memberikan sanksi kepada para PNS yang tidak disiplin kerja tersebut. ‘’Jangan hanya melakukan sidak sekali-sekali, kemudian memberikan teguran lisan kepada PNS bolos ataupun yang kedapatan berkeliaran di lokasi pasar pada

jam kerja. Jika hanya dengan pola seperti itu, dapat dipastikan persoalan tersebut terus berulang di kemudian hari,’’cetus Amir. Menurutnya, persoalan tersebut selalu terulang karena pengawasan sejatinya langsung menjadi tanggungjawab Gubernur Sumut melalui BKD (Badan Kepegawaian Daerah) dan Wali Kota Medan melalui BKD Kota Medan ternyata tidak kontiniue (berkelanjutan). ‘’Pengawasan hanya sekali-kali saja dan bahkan bisa dikatakan sangat jaranglah, ’’ujarnya.

Meskipun ada dilakukan pengawasan melalui inspeksi mendadak, lanjut Amir, itu juga terkesan sebatas formalitas belaka. Begit juga dengan sanksi yang diberikan tidak terlalu tegas sehingga tidak memberikan efek jera bagi PNS yang melanggar. "Model pengawasan dan pemberian sanksi seperti itu sudah jelas bisa ditebak, akibatnya persoalan serupa terus terjadi berulangkali. Selain itu tindakan atapun sanksi yang diberikan harus tegas tanpa pandang bulu, siapa pun PNS yang bolos itu,’’katanya. (FEL/BEN)

Ditemukan Pimpinan SKPD Jarang Masuk

Takut Kecolongan, Di Absen Tiga Kali Sehari

Drs Rahudman Harahap

RUANG KERJA - Masyarakat sulit mengurus berbagai keperluan administrasi karena sebagian pegawai negeri sipil meninggalkan ruang kerjanya.

THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.00-21.20 PLAZA 13.10-15.30-17.50-20.10 BINJAI 12.45-14.55-17.05-19.15-21.25

TINGKAH laku suka bolos dan mangkir kerja tak hanya melanda staf PNS di sebagian SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Sumatera Utara dan Kota Medan. Tetapi juga dilakukan pimpinan SKPD yang sejatinya harus memberikan tauladan yang baik kepada jajarannya. Komisi A DPRD Sumatera Utara bahkan menemukan sejumlah pejabat di Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang jarang masuk kantor atau meninggalkan kantor sebelum jam kerja selesai. Padahal, selain digaji, pimpinan SKPD itu mendapat tunjangan jabatan dan harus mengabdi kepada masyarakat. ’’Kami akan segera merekomendasikan hasil temuan Komisi A DPRD Syamsul Hilal , DPRD Sumut akan di lapangan kepada Wakil Gubernur Gatot Pujo Nugroho. Jangan pandang bulu, perlu adanya sanksi tegas. Bahkan ada anak-anak pejabat yang berstatus PNS jarang masuk kantor, Kalau tidak aktif ganti saja, atau dinonaktifkan,’’kata Syamsul Hilal , anggota Komisi A DPRD Sumut pada wartawan kemarin., Syamsul Hilal menyebut beberapa pejabat dan Kadis (Kepala Dinas) di Pempropsu yang jarang masuk kantor "Kalau mereka jarang ada di tempat, kami khawatir masyarakat akan terkendala dalam berbagai urusan," ujar Syamsul Hilal Menurutnya, pemerintah perlu menertibkan kembali pegawai, terutama pejabat di Pemprovsu. Selain itu Wagubsu segera mengevaluasi penempatan jabatan agar tidak sampai mengganggu fungsi pelayanan kepada masyarakat. Terutama untuk memprioritaskan PNS yang berdomisili di Medan untuk mengemban jabatan guna menekan ketidakaktifan. Pelayanan Biro Kessos Sumut Dikeluhkan Terpisah, Anggota DPRD Sumut Richard Eddy M Lingga menilai kinerja para PNS di Bina Kemasyarakatan dan Sosial Setdaprovsu sampai saat ini belum begitu maksimal memberikan

THAMRIN 12.40-15.00-17.20-19.40-22.00 PLAZA 11.30-13.50-16.10-18.30-20.50 BINJAI 12.15-14.05-15.55-17.45-19.3521.25

LANGGAR DISIPLIN - Kinerja pegawai negeri sipil masih rendah dan banyak melakukan berbagai pelanggaran disiplin sehingga merugikan masyarakat. pelayanan prima kepada masyarakat. Faktanya, (1/1) lalu, ia meluapkan amarahnya di ruang Biro Bina Kemasyarakatan dan Sosial lantai II Kantor Gubsu, Jalan Diponegoro, Medan. “Saya kecewa sekali melihat kinerja para PNS di sana karena kesannya mempersulit proses pencairan dana sosial kepada masyarakat. Tidak tertutup kemungkinan diduga telah terjadi praktik pungutan liar (pungli) sekira 5 persen sampai 10 persen dari setiap dana yang dicairkan sebagaimana laporan masyarakat kepada kita,” ujarnya Richard Eddy M Lingga. Padahal, sambung Richard yang duduk di Komisi E DPRDSU ini, pada pembahasan anggaran pihaknya (anggota DPRD Sumut-red) sudah menyepakati untuk mempermudah pencairan, bahkan mengharapkan agar bantuan langsung kepada rakyat hendaknya diprioritaskan. Tapi kenyataannya, masih banyak masyarakat mengeluhkan pelayanan yang diberikan oleh pegawai di Biro Binsos dan mengadukan hal itu kepadanya. Terkait hal itu, Richard Eddy M Lingga mempertanyakan komit-

men Pemprovsu dalam hal ini Biro Binsos untuk memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sebab bila masyarakat yang ingin mendapatkan bantuan tersebut masih juga dipersulit pencairannya. Sementara itu, Kepala Biro Bina Kemasyarakatan dan Sosisal Setdaprovsu Drs Hasbullah Lubis menegaskan tetap akan mendorong para stafnya agar selalu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat (public) yang memiliki urusan. Walupun demikian tidak dipungkirinya jika masih ada juga masyarakat yang belum puas terhadap layanan yang diberikan selama jam kerja. “Meski terus kita dorong dan ingatkan para pegawai ini, namun saya akui masih ada juga masyarakat yang belum puas terhadap pelayanan yang kita berikan,” ujar Hasbullah menjawab wartawan di ruang kerjanya, Rabu kemarin. Diakuinya, ketidakpuasan masyarakat terhadap layanan yang diberikan oleh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Biro Bina Kemasyarakatan dan Sosisal Setdaprovsu tetap ada. H itu disebabkan karena terbentur mekanisme dan peraturan yang ada. (BEN/WAN)

SUN 3D with subtitles Indonesian 12.00-14.20-16.40-19.00-21.20

SUN 3D with subtitles Indonesian 12.30-14.20-16.10-18.00-19.5021.40

PLAZA 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50 PALLADIUM 12.00-13.50-15.40-17.30-19.2021.10

SUN 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

BINJAI 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

PALLADIUM PLAZA 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40


SUMATERA UTARA

Senin 10 Januari 2011

KILAS

Longsor Biru Biru Parah Deli Serdang-andalas Mengingat longsor yang terjadi cukup parah sehingga mengakibatkan jalan yang menghubungkan Biru Biru menuju Desa Bandar Baru Kecamatan Sibolangit, lumpuh total selama dua hari ini. Pengamatan andalas, sedikitnya terdapat 15 titik longsor mengalami kondisi cukup parah. Namun sebuah alat berat jenis eksapator tampak tetap bekerja membersihkan gundukan tanah dan pohon kayu yang telah menimbun median jalan. Salah seorang warga yang berada di lokasi mengatakan, kondisi bencana yang terjadi cukup parah."Longsor yang terjadi memang amat parah, sehingga sebuah alat berat yang diturunkan tidak mampu mensterilkan longsoran," jelas warga tadi. Karena selama dua hari jalan yang dimaksud belum dapat dilalui, menyebabkan warga yang datang dari Bandar Baru dan seputaran Desa Penen menuju ke Deli Tua maupun ke Kota Medan terpaksa beralih dari Kecamatan STM Hillir. Hal tersebut dibenarkan S Barus (30), yang bermukim di Desa Periaria. "Hal tersebut terpaksa dilakukan walau jarak tempuh yang dilalui lebih Jauh. Saya terpaksa melintas dari Talunkenas, walau jarak tempuh menjadi lebih jauh," tuturnya.(STP)

harian andalas | Hal.

Perusak Lingkungan Diancam 10 Tahun Penjara Lubuk Pakam-andalas Perusak lingkungan diancam 10 tahun penjara. Demikian salah satu poin pembahasan DPRD dan Pemkab Deli Serdang. Pasalnya, aksi penertiban dilakukan Tim Terpadu Pemkab Deli Serdang terhadap galian C ilegal, khususnya di Kecamatan Patumbak selama ini tidak membuat efek jera bagi para mafia perusak ekosistem lingkungan itu. Pembahasan sanksi hukum dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Deli Serdang dipimpin Syarifuddin Rosa, kemarin, dihadiri

ketua DPRD Hj Fatmawati, Lintas komisi DPRD DS, pejabat Poldasu, Kapolresta Medan, Kapolres Deli Serdang, Satpol PP, Dishub, Kabag Hukum, Bapedalda DS, pejabat PTPN II Tanjung Morawa,Camat Patumbak, Satpol PP, tokoh masyarakat dan perwakilan pengusaha galian C. RDP menyepakati akan menindak tegas siapa saja yang melakukan usaha atau kegiatan galian C yang tidak memiliki izin lingkungan sesuai UU nomor 32 tahun 2009 diantaranya pasal 98 dan pasal 109 tentang perlindungan dan pengelolaaan lingkungan hidup. Pada pasal tersebut dijelaskan, setiap orang dengan sengaja melakukan perbuatan mengakibatkan dilampauinya baku mutu udara ambien, baku mutu air, baku mutu air laut, atau kriteria baku kerusakan lingkungan hidup, dipidana dengan pidana penjara paling singkat tiga tahun dan paling

lama 10 tahun dan denda sedikitnya Rp 3 M dan paling banyak Rp 10 M. Menurut Kapolresta Medan diwakili RG Hasibuan dan Sucipto SH, ganjaran kedua pasal tersebut sangat tepat untuk menjerat para pelaku galian C ilegal, yang selama ini telah meresahkan masyarakat. UndangUndang 32 tahun 2009 sudah dapat diefektifkan, karena masa sosialisasi sudah berakhir pada tahun 2010. Sementara, DPRD dan pemkab Deli Serdang sangat mendukung penyidik kepolisian dan Kejaksaan dapat bertindak tegas dan mengefektifkan Undang-Undang Lingkungan Hidup. Namun RDP masih berlanjut pekan depan yang akan menghadirkan pihak Kejaksaan, Pengadilan Negeri dan Bapedalda Pemprovsu. Sekadar mengingatkan, Bupati Deli Serdang Amri Tambunan membentuk tim terpadu Penertiban Galian C, terdiri

Staf Camat Diduga Jual Tanah Warga Deli Tua-andalas Tanah milik negara milik PTPN II, di Jalan Besar Deli Tua Pasar I, tepatnya di samping SMA Negeri I, diduga telah dijual staf kecamatan Deli Tua, demi meraup keuntungan pribadi. Tanah yang sudah digarap warga bertahun-tahun tersebut terpaksa harus gigit jari. Pasalnya, dia sudah tidak diizinkan lagi menggarap tanah terserbut karena sudah dimiliki orang lain, yang dijual salah satu staf Kecamatan Deli Tua. Hal ini menimpa T Sitanggang (30), warga Kecamatan Deli Tua yang sudah bertahun-tahun menggarap tanah PTP II itu bersama keluarganya bertahun-tahun. Namun tiba-tiba tanpa sepengetahuan mereka, baru-baru ini tanah tersebut diduga telah dijual Ar, oknum Kasi Kebersihan Kecamatan Deli Tua. "Tanah tersebut memang sampai sekarang belum dikuasai pembeli sepenuhnya. Tapi, yang tidak kita duga dan sangat disesalkan, kenapa Ar yang merupakan staf kecamatan bisa pula menjual tanah tersebut," ujar Sitanggang. Dikatakan, sejak dirinya mengetahui tanah tersebut dijual staf Kecamatan Deli Tua, dia sudah meminta ganti rugi atas tanah tersebut dan meminta tanah tersebut kembali. Namun staf kecamatan tersebut berjanji selesai tahun baru, tanah PTPP tersebut akan kembali diukur untuknya, tapi letak tanah garapannya tidak di tempat semula. "Sudah tiga kali dia berjanji ingin mengembalikan tanah saya. Kemarin janji habis tahun baru. Tadi malam baru saja saya sms yang bersangkutan, ternyata Ar tidak memberikan jawaban," kata Sitanggang sedih. Ia menambahkan, tanah negara yang sudah dijual staf camat tersebut sudah ditandai dan diberikan pembatas berupa batu bata yang disusun untuk menandakan sebagai pembatas. Sementara Camat Deli Tua Edy Yusuf, saat dikonfirmasi mengenai penjualan tanah tersebut, membantah tudingan stafnya telah menjual tanah tersebut."Staf camat tidak mungkin berani menjual tanah negara, apalagi tanah tersebut tidak ada surat-surat," tegasnya.(STP)

PDAM Tirta Wampu Terus Berbenah Stabat-andalas Di bawah kepemimpinan Dirut yang baru, Jufrizal, SE, PDAM Tirta Wampu ternyata mampu tumbuh dan berkembang dengan positif. Buktinya, dari 23 kecamatan yang ada di Kabupaten Langkat, 15 kecamatan diantaranya sudah dialiri air bersih. Sisanya 8 kecamatan lagi akan menyusul di tahun 2011. Bahkan bukan itu saja, jumlah pelanggannya juga meningkat dari 13. 000 menjadi 14.000 pelanggan. “Dalam waktu 2 tahun, jumlah pelanggan berhasil ditingkatkan menjadi 14.000. Sejalan dengan hal tersebut, keuntungan atau laba juga meningkat dari 300 juta per bulan menjadi Rp. 800 juta per bulan,”ujar Dirut PDAM Tiurta Wampu, Jufrizal kepada andalas di Stabat, kemarin. Selain itu, gaji karyawan sebanyak 150 orang yang sempat tersendat selama 8 bulan lamanya sebesar Rp. 12 M sudah pula berhasil dibayarkan. Bahkan, kota minyak Pkl. Brandan yang selama ini sulit dan tidak mendapat fasilitas air bersih sudah bisa dialiri air bersih, terutama di kawasan Sei Bilah dan Jalan Pelabuhan. Itu tentu pencapaian yang positif dan luar biasa, karena selama ini PDAM Tirta Wampu selalu dilaporkan terpuruk dan merugi. Lalu, apa lagi langkah- langkah yang akan dilakukan oleh PDAM Tirta Wampu di tahun 2011 ini ? “Tahun ini kami merencanakan untuk membangun instalasi pengolahan air bersih di Desa Pantai Buaya, Kecamatan Besitang. Selain itu, kami juga akan berupaya untuk mengajukan restrukturisasi utang sebesar Rp. 32 M kepada Kementerian Keuangan RI,”ujarnya. Lalu, apa program yang sudah dilaksanakan selama tahun 2010? “Membangun fasilitas penyaluran air bersih di Kecamatan Secanggang senilai Rp 3,9 M dan penyempurnaan fasilitas air bersih untuk WTP 1 dan WTP 2 di P Brandan senilai Rp 3,5 M," bebernya. (BD)

andalas

12

dari Satpol PP, Polres Deli Serdang, Kodim 0204/DS, Sat Bribmob Tanjung Morawa dan CPM Lubuk Pakam. Tim ini telah berupaya semaksimal mungkin memberantas galian-galian ilegal sudah cukup lama beroperasi di kawasan Kecamatan Patumbak, namun belum menunjukkan hasil memuaskan. Biasanya, saat petugas melakukan razia, seluruh aktivitas di lapangan baik berupa penggalian maupun pengangkutan material berhenti seketika. Begitu petugas meninggalkan lokasi, kegiatan kembali beroperasi. Supirsupir truk pengangkut material galian C liar dengan seenaknya lintas membawa muatan melebihi kapasitas daya tahan badan jalan. Akibatnya selain menimbulkan kerusakan badan jalan, warga merasa resah karena debu beterbangan jika musim panas dan berlumpur jika musim penghujan. (TH)

Penerimaan Karyawan PTPN III Disinyalir Banyak Titipan

andalas/supriyadi

PRASASTI- Wagubsu didampingi HT Erry Nuradi MSi dan Wabup Ir H Soekirman menandatangani prasasti peresmian SMK Negeri 1 Sei Rampah.

Kebersamaan Penentu Keberhasilan Pembangunan Sei Rampah-andalas Kebersamaan antara pemerintah dengan masyarakat serta pemangku kepentingan (stakeholders), yang sudah terjalin selama ini di Kabupaten Serdang Bedagai, diapresiasi Wakil Gubsu sebagai sebuah faktor penentu keberhasilan pembangunan di daerah. Hal itu dibuktikan telah berhasilnya pelaksanaan roda pembangunan, pemerintahan maupun kemasyarakatan sehingga Kabupaten Sergai yang baru berusia 7 tahun sudah dapat mensejajarkan diri dengan daerah-daerah lain yang sudah lebih dahulu maju. Demikian dikatakan Wagubsu, H Gatot Pujo Nugroho, ST saat memberikan sambutan pada syukuran peringatan hari jadi ke-7 Kabupaten Sergai yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati Sergai di Sei Rampah, kemarin. Menurut Wagubsu, kebersamaan

yang sudah dibangun selama ini di Kabupaten Sergai merupakan modal dasar pembangunan partisipatif patut diapresiasi. Sebab, dengan pola kebersamaan antara pemerintahan, masyarakat maupun stakeholders semua masalah-masalah akan dihadapi suatu daerah akan dapat diselesaikan dengan baik serta program pembangunan lebih mudah untuk dilaksanakan. "Kunci keberhasilan itu tentu juga dibarengi dengan adanya komunikasi yang cukup intens bagi semua pemangku kepentingan yang bermuara untuk kepentingan masyarakat," ujar Wagubsu. Di dalam tata pemerintahan, ungkap Wagubsu, harus ada sinergitas antara 3P yakni Public, Private dan People. Public dalam hal ini menurutnya, dikomandoi oleh Bupati selaku kepala daerah, private adalah koordinasi dengan dunia usaha, sedangkan people

adalah kontribusi dan partisipasi dari masyarakat di Serdang Bedagai. Sinergitas 3P itu, kata Wagubsu, telah dibuktikan dan berjalan baik di Kabupaten Sergai melalui program Gerakan Pembangunan Swadaya Rakyat (Gerbang Swara), masyarakat telah diikutsertakan untuk memacu pembangunan wilayahnya melalui hibah tanah untuk kepentingan umum, menyumbangkan materi serta tenaga. Sebelumnya Bupati Sergai, Ir HT Erry Nuradi, MSi didampingi Wakilnya Ir H Soekirman dalam kesempatan itu mengemukakan Kabupaten Sergai yang sudah berusia tujuh tahun melalui kerja keras dan kebersamaan yang cukup tinggi antara jajaran pemerintahan yakni eksekutif dan legislatif dan masyarakat telah mengantarkan daerah ini menjadi lebih baik dan mendapatkan berbagai reward dari pemerintah atasan. (RYAD)

DPRD DS Dituding 'Gertak Sambal' DPRD Deli Serdang diminta lebih kooperatif dan konsekuen dengan pernyataannya selaku lembaga pengawasan kinerja pemerintah, Jangan asal ngomong dan “gertak sambal” di hadapan publik. Namun hasilnya nol besar alias pepesan kosong.

H

AL ini dilontarkan Saiban Goeltom, warga Lubuk Pakam kepada wartawan di Lubuk Pakam, Minggu (9/1) menyikapi statement dan rencana anggota DPRD Deli Serdang yang segera akan membentuk Pansus Audit Investigasi tentang Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). “DPRD jangan asal ngomong, masyarakat mencatat seluruh wacana maupun komentar para wakil rakyat

terkait pembangunan termasuk pemberantasan di daerah itu,”ungkapnya. Dibeberkan, beberapa waktu lalu ketika memanasnya pembahasan rancangan peraturan daerah (Ranperda) Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) TA 2009, sejumlah anggota dewan sempat mewacanakan membentuk Pansus Audit Investigasi, karena menilai banyak kejanggalan dalam penggunaan anggaran yang berpotensi merugikan keuagan negara sesuai hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Pusat (BPKP). Saat itu masyarakat sangat antusias dan menyambut hangat. Bahkan mengacungkan jempol untuk wakil rakyat yang memiliki komitmen memberantas KKN. Terlebih beberpa tahun berturut-turut BPKP RI tidak dapat menyatakan opininya terhadap penggunaan keuangan daerah yang sulit terdeteksi. Tetapi, pansus yang diharapkan

bisa membuka tabir pertanggungjawaban uang rakyat daerah itu dalam upaya menciptakan pemerintahan yang bersih (clean government) belum ada wujudnya. Entah apa yang mengganjal niat para elit politik mengatasnamakan rakyat itu, hingga kini masih menjadi misteri. Masih segar dalam ingatan, Wakil Ketua DPRD Deli Serdang Wagirin Arman beberapa waktu lalu menegaskan bahwa dewan terus bekerja menindaklanjuti dengan melakukan pengawasan dan perbaikan bersama pemkab dan meminta pihak BPK RI melakukan audit investigasi. Bukan sampai di situ, selain dibanjiri interupsi anggota dewan, Fraksi PDIP pimpinan Apoan Simanungkalit,SE sampai melakukan aksi walk out segala, menolak rekomendasi pansus yang diubah seketika untuk dijadikan lampiran perda. Namun kini, realisasinya mengambang. (TH)

Kisaran-andalas Penerimaan karyawan baru di lingkungan PTPN III Huta Padang Asahan, yang saat ini sedang berlangsung menuai protes dari berbagai kalangan, terutama datang dari lingkungan karyawan yang bekerja di perusahaan BUMN ini. Mereka menilai, kegagalan beberapa anak karyawan ikut melamar di perusahaan pemerintah yang telah bertahun menjadi buruh harian lepas di perusahaan dimaksud dikarenakan banyaknya titipan dari para petinggi yakni Manajer Distrik Asahan dan para petinggi serta pihak terkait di perusahaan tersebut. Menurut beberapa sumber yang memantau jalanya testing penerimaan karyawan panen tersebut kepada andalas kemarin, ada beberapa pelamar saat uji kemampuan memanen yang dilakukan panitia penerimaan karyawan tidak memiliki kemampuan dalam memanen tandan buah segar (TBS). Cilakanya lagi dalam memegang dodos yang bakal menjadi alat kerja mereka nantinya belum tahu cara menggunakan alat dimaksud. "Padahal penerimaan karyawan dilakukan PTPN III saat ini adalah untuk karyawan pemanen,"tutur mereka. Selanjutnya dalam pengamatan mereka, ada beberapa calon pelamar seperti Hermanto, nomor peserta 12 warga Sei Silau dalam testing tersebut hanya berhasil memanen 4 tandan sawit dan meninggalkan banyak berondolan. Fery Andika Pane nomor peserta 24 warga P Mandi hanya berhasil memanen 3 tandan sawit, namun kesemuanya buah mentah. Wahyu Dani Syahputra nomor peserta 27 hanya berhasil memanen 2 tandan sawit saja. Eko Irwansyah Lubis nomor peserta 32 warga Sambahuta sama sekali tidak memiliki pengetahuan tentang memegang alat memanen (dodos). Sementara Lumban Pangarisan Sirait nomor peserta 55 yang telah 10 tahun menjadi BHL di PTPN III Huta Padang berhasil meraih 5 tandan buah segar (sawit) dengan kesalahan nol. Jumali nomor peserta 42 berhasil memanen 9 tandan dengan factor kesalahan nol, serta Ino Piliang nomor peserta 41 berhasil memanen 5 tandan buah segar tidak memiliki kesalahan, namun hasil pengumuman yang mereka terima berbicara lain sehingga menggugurkan impian mereka menjadi karyawan tetap PTPN III Kebun Huta Padang, ungkap sumber dimaksud. Sumber di PTPN itu menambahkan, dalam ujian tertulis dilakukan panitia penerimaan karyawan panen ini juga telah terjadi kecurangan. Panitia penerimaan karyawan berinisial R yang juga Krani APK diperusahaan dimaksud didapati membagikan lembar jawaban kepada beberapa peserta saat ujian tertulis diruang 2 yang jumlah pesertanya 51 orang terdiri dari nomor 53 sampai 104 sedang berlangsung. Terkait informasi tersebut, andalas coba konfirmasi kepada Ketua Panitia yang juga Askep di kebun tersebut Ir Ospin Sembiring, yang menurut rekan media lainnya terkenal galak dan tidak mengenal kompromi ini coba ditemui. Namun maksud hati hendak memberikan pemberitaan seimbang terhadap kekacauan terjadi pada penerimaan karyawan di kebun tersebut andalas sudah dihadang oleh Papam Kebun Samuin dan Polisi Polres Asahan J Pohan yang mengatakan baik ketua Panitia Penerimaan Karyawan Ospin Sembiring maupun Manager Kebun Huta Padang Ir Pangihutan Simanjuntak tidak mau bertemu dengan alasan sibuk. (FAS)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Lugas & Cerdas Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe, Nurdinsyah SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP SIBOLGA/TAPTENG: Parlin Gultom NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal SIGLI: Dhian Anna Asmara, Tasbir BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja.


SUMATERA UTARA

Senin 10 Januari 2011

andalas/fas

Proyek Lapen Desa Bangun Sari Kecamatan Silo Laut Asahan, baru selesai diperbaiki kembali mengalami kerusakan, Minggu (9/1).

Kejari Didesak Usut Dugaan Korupsi Lapen Kisaran-andalas Proyek peningkatan jalan dari pengerasan menjadi Lapisan Penetrasi (Lapen) asal Dinas PU, di Desa Bangun Sari, Kecamatan Silo Laut Asahan, terhitung dalam tempo sebulan telah selesai diperbaiki. Namun jalan tersebut kembali mengalami kerusakan di sana-sini. Cilakanya lagi proyek Lapen yang dananya bersumber dari APBD Provinsi ini awal Januari 2011 dana pengerjaan proyek dimaksud telah dicairkan Dinas PU Asahan. Mengingat proyek Lapen dengan panjang pekerjaan 2,8 kilometer, dengan dana sebesar Rp 975.000.000, dikerjakan CV DUS sama sekali tidak berkualitas. Bahkan terkesan sengaja memanipulasi material yang dihampar demi meraup keuntungan besar. Dampaknya telah merugikan uang negara dan sudah selayaknya Kejari Kisaran untuk turun ke lapangan meninjau hasil pekerjaan rekanan Dinas PU dimaksud. Pengamatan andalas yang turun ke lapangan didampingi beberapa lembaga pemerhati tersebut, Minggu (9/1), terdapat di beberapa ruas jalan yang baru sebulan ini selesai diperbaiki terjadi pengelupasan

material koral. Material ukuran batu yang mereka hampar sewaktu memperbaiki proyek Lapen dimaksud. Hal ini tidak sesuai dengan aturannya, sehingga terkesan badan jalan yang baru saja mendapatkan perbaikan tidak sepenuhnya digilas dengan alat berat (stomwalls) agar permukaan badan jalan tersebut menjadi rata. Selain itu, kerusakan badan jalan yang baru saja selesai diperbaiki tersebut, merupakan tolok ukur diduga telah terjadi penyimpangan atas anggaran proyek itu oleh rekanan demi memperkaya diri. Dari hasil temuan di lapangan, disimpulkan, perbaikan yang baru

saja selesai tersebut hanyalah perbaikan semu semata, demi mengejar berita acara pekerjaan dimaksud agar secepatnya ditandatangani dan dana pekerjaan proyek tersebut dapat ditarik. Terkait hasil kerja yang dilakukan CV DUS rekanan Dinas PU Asahan, andalas dan sejumlah pemerhati pengguna uang rakyat mengimbau kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) Kisaran untuk turun ke Desa Bangun Sari guna melihat hasil pekerjaan dimaksud agar lebih jelas melihat kondisi proyek tersebut. Sementara Kepala Desa Bangun Sari Amiruddin Saragi ketika dihubungi via seluler kepada andalas mengatakan, pada saat perbaikan dilakukan CV DUS ia telah berulangkali memberikan saran maupun petunjuk terkait mana-mana jalan yang harus diperbaiki. "Namun oleh pelaksana pekerjaan dikatakan hal tersebut akan diperbaiki," ucapnya. Namun hingga dana proyek dimaksud tersebut dicairkan masih juga terdapat di beberapa titik kerusakan baik yang sudah mendapatkan perbaikan maupun yang belum. (FAS)

Proyek DAK Diduga Jadi Objek Pemerasan Simalungun-andalas Sejumlah rekanan di Kabupaten Simalungun, khususnya rekanan yang melaksanakan proyek DAK (Dana Alokasi Khusus) tahun anggaran 2010, berupa rehabilitasi 100-an fisik gedung SD yang tersebar di beberapa Kecamatan di Simalungun, diduga menjadi objek pemerasan. Karena merasa dibohongi dan ditipu pihak Dispenjar Kabupaten Simalungun, seorang pengusaha Medan telah resmi melaporkan Bendahara Dispenjar Kabupaten Simalungun, Lamhot. Namun hingga kini belum ada reaksi tindak lanjut pihak berwajib di

Kabupaten Simalungun. Akibatnya LSM Lepaskan, dipimpin Jansen Napitu, dan berdomisili di Pematang Siantar merasa geram. Menurut Jansen Napitu kepada wartawan, kemarin, Bendahara Dispenjar Kabupaten Simalungun, Lamhot seakan kerja sama dengan salah satu oknum bermarga Silalahi. Modus operandi dilakukan Lamhot, ketika pihak kontraktor hendak meminta cek pembayaran pekerjaan wajib dari oknum tersebut.Pada kesempatan itulah, kata Jansen Napitu, oknum aparat meminta kepada pihak kontraktor memberikan dana Rp 5 juta.

Akibatnya, kata Jansen, 3 di antara kontraktor telah mendatanginya dan curhat soal pemerasan tersebut. Dan menyangkut oknum aparat yang terkesan menakut-nakuti itu, pihaknya akan segera mengadukannya ke pihak berwajib. “Kita sedang mempersiapkan laporannya," ujarnya. Dia menambahkan, di Kabupaten Simalungun terdapat 100 paket proyek DAK berupa rehabilitasi gedung dengan dana sekitar Rp 10 miliar lebih. Sementara untuk pengadaan lainnya seperti buku atau mobiler mencapai Rp 40 M lebih untuk

tahun 2010.Saat ini sejumlah pihak kontraktor sedang giatgiatnya mengurus dan mencairkan dana dari pihak perbankan di Pematang Siantar seperti Bank Sumut. Bendahara Dispenjar Kabupaten Simalungun, Lamhot yang dikonfirmasikan secara terpisah hari itu juga tidak berhasil. Menurut salah seorang stafnya, yang bersangkutan jarang berada di kamarnya. Kalaupun datang itu pada hari tertentu untuk memberikan gaji. "Kalau datang, dia memilih ruangan lain yang tidak bisa terpantau siapa pun," katanya. (ASH)

Petugas Kebersihan Rawan Terserang ISPA Pemkab Asahan melalui Dinas Tata Kota diharapkan dapat memperhatikan para petugas kebersihan atau penyapu jalan. Pasalnya, para petugas penyapu tersebut kebanyakan dari mereka saat melakukan tugas rutinitasnya sebagai penyapu jalan tidak dilengkapi alat pengaman atau pelindung berupa masker.

P

ETUGAS penyapu jalan bekerja tanpa memakai fasilitas alat pengaman yang memadai sangat rentan terkena penyakit, terutama penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Pekerjaan yang dilakukan para penyapu jalan tersebut kerap menghirup udara kotor seperti debu di jalanan, baik melalui mulut maupun hidung. "Selain itu, mereka bisa terkena insfeksi pada mata

13

Pilkada Ulang Tebing Tinggi Direncanakan 14 Juni

Warga Dukung Pengusutan Pembangunan SMPN 4 Batu Bara-andalas Dugaan Proyek 'siluman' pada pembangunan halaman SMPN4 di Desa Bogak Kecamatan Tanjung Tiram nampaknya memancing ketidakpuasan sejumlah masyarakat Desa Bogak. Karena itu, sejumlah warga mendatangi andalas meminta proaktif untuk turut bersama-sama menemui Kepala Sekolah Hj Mahanum. Masyarakat Desa Bogak di antaranya, Amiruddin, Ibrahim, Ilyas, Ancil, Ketok, Ahmad rambe, Rizal, dan kawan- kawan meminta pers proaktif, untuk mengusut dugaan proyek 'siluman' pada pembangunan halaman SMPN4 yang dilaksanakan di Desa Bogak Tanjung Tiram. Mereka mengatakan, pembangunan itu sengaja tidak menggunakan plank proyek karena pada pembangunan itu ada dua kegiatan yang berbeda alokasi anggarannya. ''Satu pembangunan ruang perpustakaan, dan satunya pembangunan halaman sekolah. Dengan begitu, masyarakat diduga dapat 'dikibuli' bahwa kegiatan itu disebut satu anggaran," ungkap Amiruddin, yang diamini pulahan anggoatanya. Menurut mereka, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian bersama, karena ada indikasi penyimpangan dan disinyalir selain merugikan negara juga ada dugaan memperkaya diri sendiri. Secara terpisah Sekretaris Desa Bogak Ridwan Bahari mengakui, tidak tahu sama sekali tentang pelaksanaan pembangunan sekolah didesanya, karena dari awal pembangunan hingga saat ini belum pernah dikomunikasikan. ''Saya tidak tahu, karena Kepala SMPN4 Tanjung Tiram Hj Mahanum belum pernah berkomunikasi dengan saya,'' kata Ridwan. (ZN)

harian andalas | Hal.

andalas/fas

Tidak dilengkapi masker, penyapu jalan rawan terserang penyakit ISPA. yang bisa mengakibatkan terganggunya kinerja retina dan kornea sebagai pelopor

penting kerja mata," ungkap Syamsuddin Koto, ahli pengobatan alternatif sekaligus

pemerhati kesehatan di Kisaran. Dalam perbincangannya dengan andalas, di kediamannya Jalan Wahidin Kisaran, Minggu (9/1), yang juga tempat praktik pengobatannya di Jalan Wahidin Kisaran, Syamsuddin mengakui, pekerja penyapu jalan di kota ini sering terlihat saat bertugas tidak memakai alat pelindung seperti masker dan kacamata. Hal ini bisa berakibat fatal terhadap kesehatan para petugas kebersihan. "Selain itu jika petugas ini dilengkapi masker maupun alat pelindung lainnya dapat terhindar dari penyakit ISPA tersebut,"ujar Syamsuddin. Sebagai ahli pengobatan alternatif dan fisioterapi di Kisaran, Syamsuddin berharap kepada Pemkab Asahan agar menjadi perhatian. "Diharapkan kepada Pemkab Asahan untuk secepatnya merealisasikan hal ini demi menjaga kesehatan para penyapu jalan dimaksud,"imbaunya. (FAS)

Tebing Tinggi-andalas Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) merencanakan, pelaksanaan pemungutan suara ulang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tebing Tinggi pada 14 Juni 2011. Sedangkan, tahapan pelaksanaan Pilkada dimulai bulan Maret 2011 dan akan diikuti 5 pasangan calon wali kota dan wakil wali kota. Rencana tersebut diungkapkan Ketua KPUD Kota Tebing Tinggi melalui Ketua Pokja Pilkada Drs Salmon Ginting menanggapi jadwal pelaksanaan pemungutan suara ulang Pilkada Tebing Tinggi, saat dikonfirmasi wartawan, kemarin. Salmon menambahkan, KPU telah mengajukan rancangan tahapan pemungutan suara ulang Pilkada ke KPU Propinsi dan KPU Pusat. Dalam rancangan tersebut, direncanakan pelaksanaan pemungutan suara (pencoblosan), pada Selasa 14 Juni 2011. Rancangan pelaksanaan pemungutan suara ulang Pilkada Kota Tebing Tinggi itu baru disampaikan beberapa hari yang lalu ke KPU Propinsi dan KPU Pusat. “Ini masih sebatas rancangan dan kita tunggu saja apa hasilnya dari KPU Pusat dan Propinsi. Jika KPU Pusat menyetujui rancangan tersebut, maka pemungutan suara ulang Pilkada Kota Tebing Tinggi akan dilaksanakan Selasa 14 Juni 2011,” katanya. Dijelaskan, tahapan pemungutan

suara yang akan dimulai Maret 2011, sesuai rancangan disampaikan ke KPU Pusat dan Propinsi akan diawali dengan sosialisasi adanya pemungutan suara ulang Pilkada Kota Tebing Tinggi, akibat hasil Pilkada 12 Mei 2010 lalu, dianulir MK dan diperintahkan agar kembali melakukan pemungutan suara. Setelah KPU melakukan sosialisasi pemungutan suara ulang, pasangan calon nomor 4 harus kembali mendaftar dan setelah berkas pasangan calon wali kota dan wakil wali kota nomor empat tuntas dan lengkap, maka tahapan akan dilanjutkan dengan pelaksanaan kampanye. “Jadi tahapan hanya sebatas itu dan tidak perlu lagi melakukan pendataan jumlah pemilih. Jumlah pemilih tetap diberlakukan sesuai jumlah pemilih Pilkada 12 Mei 2010 lalu,” jelasnya. Kelima pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang akan mengikuti pemungutan suara ulang Pilkada Kota Tebing Tinggi yakni, Ir H Umar Zunaidi Hasibuan MM–H Irham Taufik SH MAP (nomor urut 1), Drs Adi Harianto– dr Sarabintang Saragih (nomor urut 2), H Amril Harahap–Drs H Irwandy MPd (nomor urut 3) dan Drs H Syahril Hafzein–H Wan Gunadi SE (nomor urut 5). Sementara nomor urut 4, Ir H Hafas Fadillah MAP MSi masih belum dapat di pastikan berpasangan dengan siapa. (MET)

Renovasi SD tak Sesuai Anggaran Lima Puluh-andalas Bupati Gerakan aku Geram dan anti Korupsi (GaGaK) Kabupaten Batu Bara Jasmi Assayuti SHi, menuding renovasi gedung SDN 05 Desa Bulan-bulan, Kecamatan Lima Puluh, terkesan asal jadi dan tidak sesuai anggaran. Tudingan itu dilontarkannya, kepada andalas, Minggu (9/1). Jasmi menilai, renovasi ruangan SD Negeri sebanyak dua lokal yang dikerjakan CV 'X' (tanpa plank), tidak sesuai dengan biaya yang dianggarkan sebesar Rp 60 juta. Jasmi menyayangkan lemahnya pengawasan yang dilakukan pihak Disdik, sehingga pengerjaan kurang berkualitas. "Kita tidak mau pembangu-

nan pada sektor pendidikan, khususnya di Batu Bara bermuara pada kecenderungan meraup untung besar dan merugikan masyarakat," ujarnya. Karena itu, dia mendesak pihak berkompeten agar proaktif melakukan pengawasan dan ke depan diharapkan tidak lagi membiarkan oknum rekanan menangani proyek di sektor pendidikan, jika tidak memikirkan kemajuan pendidikan di daerah tersebut. "Jika dalam waktu dekat tidak ada respon dari dinas terkait, maka GaGak akan melakukan aksi protes terhadap pembangunan/ renovasi sekolah yang dinilai bermasalah itu," ancam Jasmi. (SUSI)

PAN Tebing Tinggi Rampingkan Pengurus Tebing Tinggi-andalas Ketua terpilih Partai Amanat Nasional (PAN) Tebing Tinggi, Drs Syafrial Firdaus MBA menggelar konsolidasi kader serta dengar pendapat dengan 54 calon pengurus, yang akan menduduki berbagai jabatan untuk masa bakti 2010-2015 sekaligus dirangkai dengan silaturahmi, Minggu (9/1) di Sekretariat PAN Jalan A Yani. Partai berlambang matahari, yang belum lama selesai menggelar Musyawarah Daerah III, memilih kembali Drs Syafrial Firdaus MBA sebagai ketua periode 2010-1015, bersama tim formatur akan menempatkan dan menyusun komposisi kepengurusan DPD PAN setempat. Yang hadir dalam pertemuan itu masih tergolong wajahwajah lama, dan juga sejumlah pengurus tingkat cabang yang dipromosikan menduduki jabatan di DPD PAN. Di hadapan kader, Syafrial Firdaus menegaskan, yang hadir merupakan kader yang telah mengembalikan formulir dan telah menyatakan siap

menjadi pengurus mendampinginya kelak. Dia berharap, apa pun hasil rumusan bersama tim Panda PAN Sumut nantinya merupakan rumusan bersama. Menjawab pertanyaan salah satu kader yang hadir dalam pertemuan itu, secara tegas Syafrial Firdaus mengatakan, nama-nama yang bakal dimasukkan dalam komposisi kepengurusan adalah kader PAN yang telah membuat dan menyerahkan pernyataan bersedia menjadi pengurus partai dan kader dinilai memiliki loyalitas, akuntabiltas dan berkemauan membangun PAN ke depan. “Dalam menentukan pengurus, ketua terpilih dan tim formatur tidak berdasarkan suka atau tidak suka, tetapi merupakan hasil musyawarah bersama serta mengacu pada ketentuan yang berlaku di partai, dan prosesnya belum selesai.Masih ada proses lanjutan di Tim Panda PAN Sumut," ujarnya. (MET)


ACEH MEMBANGUN

Senin 10 Januari 2011

KILAS

Minah di Pidie Mulai Langka Sigli-andalas Beberapa hari terakhir minyak tanah (minah) di Kecamatan Padang Tiji dan Laweueng Kabupaten Pidie mulai langka. Sangat disayangkan di kalangan masyakarat bawah, mereka mengeluarkan biaya banyak untuk membeli minyak tanah. Hal tersebut dipicu dengan kenaikan harga mencapai Rp 4500 sampai Rp 5000 per liter. Sementara, dari pengeceran menyebutkan, kelangkaan minyak tanah sering terjadi kios kecil di Gampong sehingga menyulitkan para masyarakat yang masih banyak mengunakan minyak tanah untuk memasak dan serta kepentingan lainnya. Salah seorang penjualan minyak tanah, Fauzi kemarin mengaku, selama ini minah memang agak langka di kios kios penjualan. Kadang-kadang penjualan kecil itu menjual minyak tanah tersebut melebihi HET (Harga Eceran Tertinggi) dari harga per liter. (TAS)

harian andalas | Hal.

Abrasi Makin Mengganas

Lahan dan Kebun Warga Terus Terkikis Bireuen-andalas Sepanjang 600 meter tebing sungai di kawasan Kemukiman Batee Cot Lem desa Blang Poh Rhoh Jeunieb kembali diterjang abrasi, akibatnya lahan dan kebun warga di desa itu amblas ke sungai.

2011, Anggaran Bireuen Rp 42,8 M Bireuen-andalas Bupati Bireuen Nurdin Abdul Rahman mengatakan, dalam melaksanakan pembangunan di berbagai sektor, pemerintah daerah tidak sematamata mengandalkan dana bersumber dari APBD, tapi dukungan dana APBN sangat dibutuhkan. Untuk tahun 2011 anggaran sesuai dengan penyerahan DIPA beberapa hari lalu untuk Kabupaten Bireuen sebesar Rp 42,8 miliar. Dalam kaitan tersebut, kata Nurdin, pihaknya akan memacu pembangunan di daerah. Dia berharap kepada seluruh Kepala Dinas, Badan dan kantor yang belum mendapat alokasi dana sebagai tugas perbantuan pemerintah pusat ke depan harus berupaya mempersiapkan data dan dana yang dibutuhkan untuk disampaikan kepada masingmasing departemen di pusat. Demikian disampaikan Bupati Bireuen pada acara sosialisasi dan penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2011 untuk Kabupaten Bireuen di Aula Kantor Bupati Cot Gapu Bireuen beberpa hari lalu. Sosialisasi dan penyerahan DIPA Kabupaten Bireuen tahun anggaran 2011 turut dihadiri Ketua DPRK, Wakil Bupati, Sekda, dan Kepala Kantor KPPN Lhokseumawe, para Asisten, para Kadis, Badan dan Kantor dilingkungan Pemkab Bireuen. Menuru Nurdin, Kabupaten Bireuen yang letaknya sangat strategis dengn mayoritas penduduknya bermata pencaharian di sektor pertanian, maka pihaknya memprioritas pembangunan di bidang tersebut untuk mewujudkn peningkatan produksi pertanian. Untuk anggaran tahun 2011 Pemkab Bireuen menitikberatkan pembangunan di bidang insfrastruktur jalan, jembatan dan irigasi. Kemampuan keuangan daerah saat ini masih sangat terbatas, sehingga pembangunan insfrastruktur tersebut tidak dapat diwujudkan dalam waktu singkat, akan diusahakan secara bertahap. (JND)

Danramil dan Warga Gandapura Bersihkan Saluran Bireuen-andalas Ratusan warga di tujuh desa di Kecamatan Gandapura serta anggota Danramil 08 kecamatan setempat melaksanakan gotong royong membersihkan saluran pembuangan yang tembus ke muara pesisir di kecamatan itu, Minggu (9/1). Gotong royong massal yang diprakarsai Danramil Gandapura, Lettu M Nasir itu meliputi saluran di desa Cot Tupah hinggga ke Lueng Raja, desa Lhok Mambang hingga ke desa Cot Tunong Gandapura. Danramil Gandapura, Lettu M Nasir kepada andalas, Minggu (9/1) mengatakan, gotong royong yang melibatkan sekitar 850 orang dari tujuh desa itu dilaksanakan guna mengantisipasi banjir yang kerap melanda di kawasan itu. "Gotong royong ini sengaja dilaksanakan guna mengantisipasi banjir yang kerap terjadi belakangan ini, terutama saluran yang tersumbat hingga ke muara pesisir Gandapura," katanya. Ketujuh warga desa yang terlibat gotong royong massa itu meliputi, warga desa Krueng Kumbang, Pulo Dama, Belee Mee, Buket Dalam, Paya Rangkuluh, Gle Putoh, Kulu Kota serta desa Cot Tunong Gandapura. (JND)

Kuala Jeunieb Mulai Dangkal Bireuen-andalas Sejumlah nelayan Jeunieb Bireuen mengeluh terhadap kualanya yang dangkal akibat belum dilakukan pengerukan. Pasalnya, boat nelayan dikawasan itu sangat sulitbersandar dan merapat ke TPI akibat kualanya menyempit. Ali Basyah, seorang nelayan Jeunieb kepada BMinggu (9/1) mengatakan, kondisi dangkalanya bibir kuala Jeunieb sudah berlangsung lama dan belum pernah dilakukan pengerukan. "Untuk mengatisipasi dangkalnya kuala selama ini, nelayan hanya bisa bergotong royong bersama, tapi itu hanya bisa bertahan selama satu hari", katanya. Sementara Camat Jeunieb, Mursyid Sp yang dikonfirmasi andalas Minggu (9/1) mengaku, kedangkalan kuala Jeunieb memang sudah lama berlangsung dan belum pernah dilakukan pengerukan, selama ini para nelayan mengalami kesulitan saat masuk kuala. "Guna menjawab keluhan nelayan, kami dari pemerintah kecamatan sangat mengharapkan agar kapal keruk milik Pemda Bireuen segera dapat menanggulangi hal itu sehingga boat nelayan bersandar di TPI Jeunieb", harapnya. Selama ini, ratusan nelayan mengalami kendala dan terpaksa menunggu air laut pasang untuk memudahkan boat mereka masuk, meskipun sebagian nalayan terpaksa berlabuh ke PPI Peudada, katanya. (HERA)

14

andalas /suherman amin

ABRASI-Abrasi DAS Blang Pohroh Jeunib telah memusnahkan lahan warga di kawasan itu, yang disebabkan tidak normalnya sungai Jeunib.

Retribusi Parkir di Pidie Amburadul Sigli-andalas Pengolalaan juru/tukang parkir wilayah Kota Sigli dan Grong-grong Kabupaten Pidie kembali menuai protes dari sejumlah kalangan masyarakat setempat. Hal tersebut akibat Dinas Perhubungan sebagai tanggung jawab juru parkir tidak mampu berkerja maksimal. Lemahnya kemampuan dalam pengolaan parkir di pasar Kota Sigli dan Grong Grong akan dikhawatirkan berdanpak pada minimnya pemasukan pendapatan ang-

garan daerah (PAD)serta akan berdampak kepada defisit anggaran. Sementara pengolaan juru parkir sebagai lumbung daerah dinilai tidak jelas kemana mengalir uang tersebut, bahkan selama ini di tutupi oleh pihak terkait. Menurut

Usman salah se-orang warga Grong Grong, kemarin, pengolaan juru parkir sekarang memang tidak jelas lagi. Hampir semua tempat dilakukan dan seenaknya meletakan kendaraan khususnya roda, sehingga menggangu p e n g guna

jalan lainnya. Bahkan, para juru parkir tidak menyerahkan tanda bukti berupa kupon atau karcis parkir. Sehingga, sangat mudah dilakukan penyimpangan. Hal tersebut patut ditanyakan apalagi masalah tarif parkir tersebut sudah ada pengesahan Qanum dan telah disosialisasikan. Dia menambahkan, proses di lapangan berbeda sekali karena tidak seorangpun juru parkir yang menyerahkan kupon karcis parkir untuk penguna sepeda motor. (TAS)

Kapal Pesiar Angkut Turis ke Banda Aceh Banda Aceh-andalas "Kapal pesiar MV Clipper Odyssey yang membawa turis manca negara akan tiba pada Senin (10/1) pagi sekitar pukul 07.00 Wib, di Ulee Lhee Banda Aceh," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banda Aceh, Reza Fahlevi, Minggu (9/1). Menurut Reza, kapal yang membawa turis yang berasal dari USA, Canada, Australia, South Afrika, Spain, England dan New Zealand untuk melakukan kunjungan wisata budaya ke Banda Aceh akan merapat di pelabuhan Ulee Lhee. "Kunjungan Kapal pesiar

MV Clipper Odyssey merupakan rangkaian tour wisata budaya yang berlabuh dibeberapa daerah di nusantara, dan juga kunjungan mereka ke Banda Aceh. Umumnya mereka tertarik pada aktifitas pembinaan kesenian dan kebudayaan dan pesona alamnya yang ada di Banda Aceh yang telah terkenal ke luar negeri," ujarnya. Disebutkan, kunjungan kapal pesiar yang membawa 115 orang turis manca negara ini direncanakan akan disambut oleh Wakil Walikota Banda Aceh beserta jajaran muspida dan para kepala SKPD di lingkungan Peme-

rintah Kota Banda Aceh. Selain itu, mereka akan disambut dengan pengalungan bunga diiringi tarian ranup lampuan sebagai manifestasi "Peumulia Jame Adat Geutanyoe".Selanjutnya rombongan turis tersebut akan menuju Kompleks Makam Sultan Iskandar Muda. "Nantinya para turis tersebut akan disuguhkan upacara adat, atraksi budaya dan pameran kerajinan Aceh (display souvenir/kerajinan Aceh berupa perak, kasab, peunajoh Aceh (timphan, keukarah, surga nikmat), bordir Aceh dan pemakaian inai yang telah disiapkan oleh Dinas Kebudayaan dan

Pariwisata Kota Banda Aceh," jelasnya. Setelah menikmati berbagai acara yang disuguhkan di Kompleks Makam Sultan Iskandar Muda dan Museum Aceh, Rombongan turis manca negara ini kemudian menuju Kapal PLTD Apung yang terletak di Punge Blang Cut yang merupakan salah satu bukti sejarah Tsunami di Aceh yang menjadi obyek wisata yang menjadi andalan wisata kota Banda Aceh. Ia mengharapkan kunjungan Kapal Pesiar MV Clipper Odyssey ini bisa terus berlanjut dan dapat dilakukan secara reguler di masa mendatang," ujar Reza. (SALMAN)

Menurut sejumlah warga desa Blang Poh Rhoh Jeunieb, abrasi itu telah memakan kebun dan lahan warga sekitar sepuluh meter dari arah sungai termasuk kuburan keluarga. "Kejadian ini sudah berlangsung lama dan hingga kini belum tertangani, sehingga lahan kebun warga dikikis termasuk kuburan keluarga kami," kata M Yakob Yusuf, seorang pemilik kebun, Minggu (9/1). Camat Jeunieb, Musyid Sp yang dikonfirmasi terpisah kemarin membenarkan hal itu. Menurutnya, abrasi tersebut sudah berlangsung lama akibat tidak normalnya sungai Jeunieb. "Bila tidak ditangani segera, maka bila musim penghujan, tiga pemukiman di Jeunieb itu akan terendam banjir terutama kemukiman, Batee Cut Lem, Syuhada 44 serta kemungkiman Keudee Jeunieb," katanya. Selama ini, tambah Mursyid, abrasi itu terjadi akibat alur sungai dari arah selatan Jeunieb terus menyempit dan dangkal, sehingga bila musim penghujan, air pergunungan meluap dan mengikis tebing sungai. (HERA)

Pengelola Parkir di Bireuen Lemah Bireuen-andalas Pengelolaan sektor parkir dalam wilayah Kabupaten Bireuen kembali menuai protes dari sejumlah kalangan masyarakat akibat pihak Dinas Perhubungan Bireuen yang notabene sebagai penangungjawab masalah parkir tak mampu bekerja sesuai harapan. Tidak adanya kemampuan dalam pengelolaan masalah parkir yang tidak memenuhi standar target pemasukan Pendapatan Anggaran Daerah (PAD) dikhawatirkan nantinya berdampak kepada defisit anggaran. "Sejauh ini pengolaan sektor parkir sebagai lumbung PAD daerah dinilai tak jelas kemana mengalir uang tersebut, bahkan ada kesan ditutup-tutupi," kata M Saleh Juli dan Bahari warga Kota Juang Bireuen, Minggu (9/1). Menurut M Saleh Juli, selain tidak jelas pengelolaannya, hampir setiap titik lokasi, para petugas parkir di Bireuen tidak menyerahkan tanda bukti berupa karcis parkir, sehingga sangat mudah dilakukan penyimpangan. "Ini patut dipertanyakan, apalagi masalah tarif parkir tersebut sudah ada pengesahan qanunnya (aturan) dan telah dilakukan sosialisasi terkait pembagian karcis kepada setiap pengguna jasa parkir", tambah M Saleh Juli dan Bahari dalam percakapan serius menyangkut amburadulnya perparkiran di Kedai Amanah Jalan Mawar Bireuen. (HUS)

Generasi Muda di Bireuen Harus Berkualitas dan Berakhlak Mulia Sekretaris Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Kadisdikbudpora) Kabupaten Bireuen Drs Nasrul Yuliansyah MPd kemarin menyebutkan, progam Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga ke depan prioritas utama meningkatkan kualitas pendidikan dengan berupaya mencetak kader bangsa yang berkualitas dan berakhlak mulia, sekaligus mampu membersihan diri dari macam bentuk polusi.

P

ROGAM yang digodok itu diharapkan bukan hanya isapan jempol, tapi benar-benar kenyataan. Untuk menuju keberhasilan pihak Disdikbudpora sudah mengupayakan mengambil berbagai langkah termasuk mencari calon kepala sekolah yang benar-benar mampu dalam segala hal kepemimpinan. Nasrul menyebutkan, langkah awal sudah dilakukan pemilihan bibit unggul calon

kepala sekolah dengan mengadakan tes baik tertulis, praktik maupun tes psikologisnya. Ke depan tidak ada lagi kepala sekolah yang manajemennya amburadul begitu juga pihaknya tetap berupaya secara terpadu membangkitkan pendidikan di Bireuen sekaligus kualitas pendidikan menyeluruh. "Kita perlu mengupayakan peningkatan kualitas pendidikan demi SDM generasi pewaris dan penerus

bangsa sebagai calon pemimpin di masa-masa mendatang," ungkap Nasrul Yuliansyah. Selain itu, tambah Nasrul, pihaknya kini tengah melakukan koordinasi dengan Majelis Pendidikan Daerah (MPD) Bireuen, kelompok Musyarawah Kerja kepala Sekolah (MKKS), Forum Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) demi mencari format baru yang relatif jitu dan berkarakter sebagai tambahan langkahlangkah yang telah ditempuh dalam Rencana Strategi (Renstra) pendidikan di jajaran Disdikbudpora Wilayah Kabupaten Bireuen. Nasrul Yuliansyah menyebutkan, pihaknya mengupayakan melaksanakan gebrakan peningkatan kualitas mutu pendidikan berbagai jenjang, baik insfrastruktur pendidikan

sebagai sarana/prasarana pendukung yang memadai serta meningkatkan persaingan global secara konpetitif termasuk pendidikan luar sekolah. Sehingga secara perlahan namun pasti Bireuen tercermin kembali sebagai Kota Pelajar, apalagi potensi Pendidikan di Bireuen sesuai dengan harapan masyarakat dari semua elemen yang orientasinya tetap mengacu nuansa Islami. Menjawab Andalas menyangkut Governance, Nasrul Yuliansyah mengakui selama beberapa tahun belakangan seperti pengelolaan pendidikan belum sepenuhnya memiliki perencanaan strategis yang berkesinambungan, apalagi penilaian pelayanan pendidikan yang berbasis kinerja, serta sistem manajemen berbasis sekolah.

Nasrul Yuliansyah MPd Sehingga belum mendukung karena kurang melibatkan masyarakat dalam mengelola, mengevaluasi dan merencanakan sehingga amburadul karena tidak adanya sinkronisasi antara dinas, sekolah dan masyarakat dalam artian komite. (HUS)


Senin

SAMBUNGAN

10 Januari 2011

harian andalas | Hal.

15

Antisipasi Banjir, Pemkab DS Siaga I Lubuk Pakam-andalas Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, sejak hari Sabtu (8/1) hingga batas waktu yang belum ditentukan memberlakukan siaga I untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir susulan di kabupaten berpenduduk sekitar 1,7 juta jiwa itu. "Dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir, Bupati Deli Serdang memberlakukan siaga I bagi seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah, Kecamatan dan Desa," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Informasi Komunikasi (Infokom) Kabupaten Deli Serdang, Nagauman Sinaga di Lubuk Pakam, Minggu. Selama pemberlakuan Siaga I tersebut sejumlah pegawai di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), kecamatan, kelurahan maupun desa setiap hari silih berganti ditugaskan agar senantiasa siaga di kantor mereka masing-masing. Pemberlakuan siaga I tersebut, menurut dia, merupakan langkah antisipatif untuk lebih

mempercepat penanganan terhadap warga masyarakat bila terjadi musibah banjir di tengah kondisi cuaca yang relatif ekstrem sejak beberapa pekan terakhir ini. Nagauman memperkirakan, curah hujan yang masih relatif tinggi di kawasan Pegunungan Bukit Barisan selama sepekan terakhir ini tidak menutup kemungkinan meluapnya kembali air di beberapa daerah aliran sungai (DAS) di Kabupaten Deli Serdang. Musibah banjir besar yang melanda Deli Serdang hari Kamis (6/1) lalu telah merusak sejumlah rumah warga, fasilitas umum, lahan pertanian, jalan dan jembatan yang tersebar di sekitar lima kecamatan. Sebanyak lima kecamatan yang terendam banjir masing-masing Kecamatan Namorambe, Hamparan Perak, Deli Tua dan Sibirubiru dan Sunggal. Banjir terparah di antaranya melanda lima desa di Kecamatan Sunggal, yaitu Desa Tanjung Selamat, Desa Lalang, Desa Paya Geli, Desa Tanjung Gusta dan Desa Sunggal Kanan.

KA Masih Jorok, Kenaikan Tarif Ekonomi Batal .........(Dari Halaman 1) Kenaikan rata-rata antara Rp 500 sampai Rp 2000. Untuk kelas ekonomi tujuan Medan – Tanjung Balai yang semula harga normal Rp 14.000 menjadi Rp 16.000. Sementara untuk KA Siantar Ekspres tujuan Medan – Siantar naik Rp 1000 untuk orang dewasa dan anak-anak naik Rp 500. Dengan harga normal Rp 12.000 menjadi Rp 13.000, untuk orang dewasa dan untuk anakanak dari Rp10.000,menjadi Rp10.500. Kenaikan tarif sempat diberlakukan satu hari pada tanggal 8 Januari kemarin, dan pada Minggu (9/1) tarif kembali normal seperti biasanya. Pantauan andalas Minggu (9/1) di Stasiun Besar Kereta Api Medan,

tampak ramai penumpang baik yang tiba maupun akan berangkat. “Hal ini dikarenakan besok sudah mulai masuk sekolah,” ungkap Irwan yang ditemui di Stasiun Besar KA. Sejumlah penumpang kereta api menyambut baik ditundanya kenaikan tarif KA kelas ekonomi. Mereka meminta PT Kereta Api Indonesia terlebih dahulu menaikkan standar pelayanan kepada publik sebelum menaikkan tarif. “Syukur nggak jadi naik, biar pun di tunda tapi mungkin pelayanannya akan di benahi sehingga waktu tiba saat nya naik, kitanya penumpang sudah merasa nyaman, semoga saja”. Tutur Dani(23) mahasiswa Universitas Islam Sumatera Utara(UISU) mengaminkan permohonannya. (IKA)

PENUNDAAN TARIF KERETA–Menko Perekonomian Hatta Rajasa (kiri) berjalan bersama Menteri Keuangan Agus Martowardojo sebelum memberi keterangan kepada wartawan mengenai tarif kereta api di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Minggu (9/1). Hatta mengatakan penundaan kenaikan tarif kereta api ekonomi didasarkan pada kondisi masyarakat yang ada. Kenaikan tarif kereta ekonomi rencananya akan kembali diberlakukan antara April atau Mei 2011.

Blokir Porno di BB Terkait Nasionalisme Jakarta-andalas Menkominfo Tifatul Sembiring berupaya menjelaskan posisinya berkaitan dengan permintaannya kepada Blackberry untuk memblokade situs porno. Lewat akun Twitternya, @tifsembiring, Tifatul menyatakan permintaan itu disampaikan untuk kepentingan nasional. "Kalau ada nasionalisme di dada kita & ingin jd bangsa berwibawa, pasti sebagian kita akan setuju poin2 yg saya sampaikan tentang #RIM." Ia juga membalas serangan yang menyudutkan bahwa kebijakan itu merupakan upaya dirinya yang tidak didasari oleh riset yang mendalam. Menurutnya, kebijakan itu sudah dilakukan oleh operator lain, sehingga tidak ada alasan Research in Motion (RIM) tidak menerapkan permintaan itu. Ia terkesan geram dengan sikap RIM yang seolah hanya ingin berbisnis di Indonesia tetapi menolak mengikuti aturan yang ada. Indonesia juga diang-

gap hanya sebagai lahan eksploitasi bagi RIM. "Sejauh ini terkesan #RIM mengulur-ulur waktu untuk menjalankan komitmen mereka. Apakah kita sebagai bangsa mau diperlakukan spt itu?" kata Tifatul. Permintaan yang dimaksud Tifatul tidak hanya terkait pemblokiran situs porno, tetapi juga terkait hal lain. Misalnya, permintaan untuk membuka perwakilan dan pusat service di Indonesia. Tujuannya, agar orang Indonesia juga bisa menikmati dari bisnis RIM. Pembukaan service centre itu akan menyerap tenaga kerja Indonesia. Selain itu, Tifatul juga meminta RIM untuk menyerap kontren lokal sebanyak-banyaknya. Sebelumnya, Tifatul memperingatkan RIM agar memblokade situs porno. "Kami beri tenggat dua minggu lagi setelah itu kami akan beri sanksi," ujar Tifatul di kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jumat (7/1).

DELAPAN ULTIMATUM RIM VERSI TIFATUL 1. Kita minta RIM agar hormati & patuhi Peraturan perundangan yg berlaku di Indonesia, terkait dg UU 36/1999, UU 11/2008 & UU 44/2008 2. Kita minta RIM agar buka perwakilan di Indonesia, karena pelanggan RIM di Indonesia untuk Blackberry sudah lebih dari 2 juta. 3. Kita Minta RIM agar membuka service center di Indonesia untuk melayani & mudahkan pelanggan mereka yang juga WNI. 4. Kita minta RIM agar merekrut dan menyerap tenaga kerja Indonesia secara layak dan proporsional. 5. Kita minta RIM agar sebanyak

mungkin menggunakan konten lokal Indonesia, khususnya mengenai software. 6. Kita minta RIM agar memasang software blocking terhadap situs-situs porno, sebagaimana operator lain sdh mematuhinya. 7. Kita minta RIM agar bangun server/repeater di Indonesia, agar aparat hukum dapat melakukan penyelidikan terhadap pelaku kejahatan tmsk koruptor. 8. Sejauh ini terkesan RIM mengulur-ulur waktu untuk menjalankan komitmen mereka. Apakah kita sebagai bangsa mau diperlakukan spt itu? [INC/BBS]

LIVERPOOL GUGUR

Korban Banjir Banyak tak Sekolah

.........(Dari Halaman 1)

.........(Dari Halaman 1)

pool Daniel Agger dianggap wasit Howard Webb menjatuhkan Dimitar Berbatov di kotak terlarang, dan penatli. Pemain veteran tuan rumah, Ryan Giggs, jadi algojonya dan sukses memperdaya Pepe Reina, 1-0. Penderitaan Si Merah makin lengkap saat laga memasuki menit 32. Gerrard terlibat perebutan bola dengan Michael Carrick, keduanya melepas tekel, namun Stevie G sedikit terlambat, Webb pun mengeluarkan kartu merah dari sakunya. 15 menit babak kedua berjalan, Dalglish menarik Raul Meireles dan Maxi Rodriguez, untuk memainkan Jonjo Shelvey dan Ryan Babel. Di menit 64, tim tamu punya peluang bagus lewat tendangan bebas. Fabio Aurelio hampir menyamakan kedudukan, namun bola hasil tendangan khas kaki kirinya masih mampu ditepis Tomasz Kuszczak yang mengawal gawang Red Devils. Semakin seru, empat menit berselang gantian MU yang mengancam secara berturutturut lewat Rafael, Berbatov, dan Giggs. Apik saat Reina menggagalkan seluruhnya. Chicarito bermain cantik di babak kedua ini, sering kali skill individunya merepotkan

barisan belakang Liverpool. Memasuki menit 70 pemain asal Meksiko tersebut ditarik Sir Alex dan Michael Owen masuk melawan mantan klub yang membesarkan namanya. Torres ditalik keluar menitr 76, masuk striker muda asal Prancis David N’Gog. MU terus mengurung lawannya, sedang Liverpool hanya mampu beberapa kali melancarkan serangan balik, itu pun tak ada yang membahayakan. Berbatov hampir menggandakan keunggulan menit 82 tapi sundulannya masih belum akurat. Sementara itu selang beberapa menit Sir Alex memberi kesempatan pada bek Chris Smalling yang masuk menggantikan Jonathan Evans. Owen tampil cukup mengesankan, punya satu peluang lewat tembakan jarak jauh tapi masih meleset. Eks pemain Newcastle ini pun beberapa kali mengeluarkan aksi lincahnya. Hingga akhir pertandingan, MU tak mampu menambah keunggulan. MU lolos ke babak 4 turnamen sepak bola tertua sedunia ini. Sementara di pertandingan lain Tottenham juga melaju ke tahap selanjutnya usai menjungkalkan Charlton. Striker Jermaine Defoe mencetak dua gol, dan Andros Townsend melengkapinya. (INC)

ku dan peralatan sekolah, karena mau membeli yang baru kita tidak ada uang, untuk makan aja terancam,” ujarnya. Bahkan akibat banjir tersebut, bangunan rumah Ade Irma semi permanen dan terletak sekitar 50 meter dari bibir Sungai Deli itu, tampak rusak parah. Pada saat banjir itu, katanya, ketinggian air sampai menutupi atap rumahnya, sehingga sampai saat ini belum bisa ditempati. “Sampai tadi malam kami sekeluarga masih tinggal di kantor Kelurahan Sei Mati karena kondisi rumah kami tidak layak lagi ditempati,” tandas Syaifullah

(50) itu. Hal serupa juga dialami Yusnizar (40), warga korban banjir di Lingkunngan VIII, Kelurahan Sei Mati, Medan Maimun. Seluruh perabot rumahnya, seperti televisi, tempat tidur, dan surat-surat berharga misalnya ijazah, akte kelahiran, kartu keluarga rusak. “Kita berharap, Pemerintah Kota Medan dapat memberikan keringanan untuk mengganti surat-surat berharga ini nantinya,” kata Yusnijar saat menjemur sejumlah surat-surat yang basah di depan rumahnya. Pantauan andalas di lapangan, seluruh waga korban

banjir di Lingkungan VIII, Kelurahan Sei Mati tersebut tampak sibuk membersihkan rumah mereka dari sisa-sisa banjir dan seluruh pakaian, sofa, karpet, serta lemari, alatalat elektronik, dan buku-buku milik warga tampak dijemur di depan rumah masing-masing. Lalai, Pemko Bisa Digugat Terkait musibah banjir di beberapa kecamatan, korban banjir dapat mengajukan gugatan ganti rugi karena Pemko Medan dianggap lalai melakukan kewajibannya. Persoalan banjir tidak bisa dianggap takdir atau musibah yang harus diterima begitu saja karena banjir disebabkan

ulah manusia dan kesalahan Pemko Medan. Hal ini dikatakan Dr Hasim Purba SH MHum selaku Ketua Departemen Hukum Perdata Fakultas Hukum USU, kepada wartawan, Sabtu (8/1) di Medan. Gugatan tersebut kata dia sangat beralasan karena Pemko Medan seharusnya mempunyai kewajiban hukum menyiapkan kondisi lingkungan kota yang nyaman, sehat dan bebas dari resiko yang dapat membahayakan jiwa dan kerugian harta benda warga Medan. Dikatakannya, berdasarkan teori sebab akibat dan ajaran duty of goverment

(tanggung jawab pemerintah), masyarakat bisa melakukan upaya hukum untuk menggugat pemerintah dalam hal ini Pemko Medan. Dia menilai musibah banjir pada Kamis lalu merupakan kelalaian pemimpin yang telah diberi mandat oleh masyarakat Medan. Seharusnya, Wali Kota Medan selaku penerima mandat untuk memimpin benar - benar mengetahui, melaksanakan tugas serta kewajiban dalam memenuhi dan melindungi hak - hak warga. “Banjir di mana - mana itu membuktikan amburadulnya pembangunan di kota Medan,” tandas Tim Ahli Medan Lawyers Club ini.(BEN/SIONG)

Densus 88 Boyong Tiga Tersangka Teroris .........(Dari Halaman 1) truksi perampokan Bank CIMB Niaga di kawasan Jalan AR Hakim Medan, sejumlah aparat kepolisian berpakaian seragam dan bersenjata lengkap terlihat bersiaga di depan bank yang sebelumnnya telah diberi garis polisi. Dari pantauan andalas terlihat sejumlah kendaraan milik anggota kepolisian termasuk kendaraan rantis Baracuda.

Seperti diketahui, aksi perampokan Bank CIMB terjadi pada 18 Agustus 2010 silam, dimana dalam peristiwa ini menewaskan satu orang anggota Brimobdasu, dan melarikan uang ratusan juta rupiah. Dalam perjalanan kasusnya, aparat kepolisian Polda Sumatera Utara berhasil melumpuhkan belasan kawanan perampok dimana sebagian diantaranya berhasil ditangkap dalam keadaan hidup. Adegan rekonstruksi ini di

bawah pimpinan Kombes Pol Eddi Hartono dari Densus 88 Mabes Polri ini berlangsung selama beberapa jam dan mendapat perhatian dari warga sekitar, yang ingin melihat langsung adegan peradegan dari rekonstruksi tersebut. Saat rekonstruksi, ruas Jalan Aksara menuju Pasar Sukaramai di depan Bank CIMB Niaga ditutup untuk sementara. Sementara rekonstruksi yang digelar di New warnet,

Jalan Sunggal Medan yang berdekatan dengan Pasar Sunggal Medan, juga tak kalah ramai. Rekontruksi di sini merupakan salah satu rentetan awal kejadian dari perkara perampokan di Bank CIMB Niaga. Ada delapan reka adegan yang berlangsung di New Warnet selama kurang lebih setengah jam. Adegan tersebut terbagi yaitu 3 adegan di luar warnet dan 4 lainnya berada di dalam warnet tersebut. Rekonstruksi ini ber-

langsung sekitar pukul 15.00 dan selesai pada pukul 15.38 wib. Setelah rekontruksi usai, para tersangka kembali dibawa ke Polda Sumut menggunakan sebuah mobil hitam dengan pengawalan ketat dari Densus 88 Mabes Polri. Diketahui bahwa hasil rampasan itu seperti sepeda motor dipergunakan untuk mendukung aksi perampokan Bank CIMB Niaga di Jalan Aksara Kota Medan oleh para kawanan teroris jaringan Medan. (RIL/ZAL)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Senin, 10 Januari 2011 | No: 1785/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Gitaris Kuburan Dilaporkan ke Polisi KABAR menghebohkan menimpa gitaris Kuburan, Donny Akbar Raymuzada atau Donny Aum. Donny dilaporkan ke Polrestabes Bandung karena diduga melakukan pemerkosaan kepada perempuan berinisial NYL. Mahasiswi S2 di salah satu perguruan Tinggi di Kota Bandung itu melaporkan kejadian pemerkosaan yang terjadi pada Mei 2010. “Saya kenal dia (Donny) saat konser Kuburan di Solo tahun lalu,” kata NYL kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polrestabes Bandung, Minggu (9/1). NYL berkisah, Februari 2010 dirinya melanjutkan

kuliah S2 di Kota Bandung dan hubungannya dengan Donny pun berlanjut. NYL juga sering main ke tempat kos Donny di kawasan Jalan Cijagra, Kota Bandung. Saat itulah Donny mulai merayunya agar mau menyalurkan hasrat biologisnya. Namun, NYL sudah coba berkali-kali menolaknya hingga akhirnya memasuki Mei 2010, Donny pun melancarkan rayuan dan terjadi pemerkosaan itu.“Awalnya hanya gesek-gesek,” katanya. NYL mengaku setelah aksi itu keperawanannya berhasil direnggut Donny. NYL pun memastikan, pemerkosaan disertai paksaan itu terjadi dua kali.(OKZ)

Salah satu grup musik legendaries di Kota Medan menampilkan aksinya dalam Reuni Musik Musisi, di Tapian Daya Medan, Sabtu (8/1).

PAGELARAN musik Reuni Akbar Musisi (REAKSI) gawean Sapulidi Event Organizer dan Bintang

Kreasi Gemilang yang dilangsunglan, Sabtu (8/ 1) kemarin malam di PRSU Tapian Daya Medan, ternyata

mendapat sambutan yang luar biasa dari masyarakat pencinta musik cadas daerah ini. "Jujur saja ini

merupakan event terbaik setelah berhenti 15 tahun lebih kurang lamanya," kata vokalis New Cordex, Iskandar Sembiring kepada wartawan. Menurut Iskandar, event seperti ini harus mulai diperbanyak mengingat antusias masyarakat untuk menyaksikannya banyak sekali, begitu juga dengan para musisi baik itu senioran dan musisi muda juga tak mau kalah dalam memperlihatkan kualitasnya. "Anda bisa bayangkan banyaknya masyarakat yang datang baik itu tuamuda untuk melihat setiap grup yang tampil di acara REAKSI,"tambahnya. Tapi Iskandar juga meminta kepada pihak panitia agar untuk ke depan agar mengemas acara lebih baik lagi mengingat masih ada sedikit kekurangan yakni masalah jadwal

main setiap grup serta sound yang digunakan juga harus baik pula. Sebab, event musik cadas harus didampingin oleh alat serta sound yang lebih baik pula. Sementara itu, Ayub Kesuma Siregar didampingi Roy Mahadi Lubis dan Magel serta Budi Armagedon selaku unsur panitia mengatakan, terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut mensukseskan acara ini. " Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada semua pihak termasuk grupgrup senioren dan musisi muda serta pihak sponsor yang telah mendukung sepenuhnya walaupun masih ada kekuarangan disana-sini, sehingga kepdannya akan dijadikan pelajaran paling berharga untuk tampil lebih baik lagi nantinya,"kata Ayub. (YON/ REL)

Harian Andalas  

Harian Andalas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you