Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Kamis, 10 Februari 2011 | No: 1811/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Geng Motor Bandung Masuk Medan • Awalnya dari Balapan Liar • Polisi Diminta Bertindak Medan-andalas Tindakan brutal kelompok motor yang terjadi di Jalan Wahid Hasyim dan kawasan Jalan Gang Hitam- Ring Road Medan pekan kemarin, membuat warga Medan khawatir bercampur cemas. Aksi nekad segerombolan remaja berstatus pelajar yang melakukan pengerusakan dan penganiayaan tersebut diduga akibat doktrin yang salah kaprah dari anggota geng motor dari Bandung. Rabu (9/2) sore, wartawan koran

ini menyisir kawasan Jalan Ring

DOKTRIN GENG MOTOR • Calon

anggota membawa motor tanpa bensin dan busi dalam jarak tertentu • Calon Anggota disuruh memikul ban motor sambil menyalami anggota yang telah bergabung • Ngebut di jalan raya tanpa rem • Kebut-kebutan dan menggelar balapan liar • Jika ada kelompok motor disoraki lalu dikejar

Road sampai ke Jalan Asrama Medan mengamati aktivitas rema-

ja-remaja kelompok bermotor pasca kejadian pengrusakan yang

terjadi, Minggu dinihari kemarin. Pantauan koran ini, kelompok motor yang digawangi para remaja itu tidak terlalu terlihat mencolok dan relatif sepi. Kondisi ini berbeda dibandingkan pada weekend (Hari Sabtu dan Minggu), dimana banyak kelompok motor yang berkumpul di berbagai lokasi di kawasan itu. Menurut EP, remaja klub motor terkenal di Medan yang minta identitas lengkapnya tak disebutkan kepada koran ini, Rabu (8/2) , mengatakan kejadian penganiyaan

Janji Kajatisu, Sution Usman Adjie Medan-andalas Ada yang menarik dari komitmen Sution Usman Adjie sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara. Dia bertekad menuntaskan kasus dugaan korupsi Rahudman Harahap sebelum masa jabatannya berakhir. Pernyataan itu diungkapkannya mengingat masa jabatannya sebagai Kajatisu tidak dapat diprediksi. “Jabatan saya sebagai Kajatisu tidak dapat diprediksi sampai kapan. Namun, saya selama bertugas di Kejatisu tidak ingin kasus-kasus yang ditangani Kejatisu selama saya menjadi pimpinannya menjadi beban. Khususnya kasus Rahudman Harahap ini,” ungkap Kajatisu Sution Usman Adjie kepada anda-

las, Rabu (9/2). Sution Usman Adjie mengaku penanganan kasus dugaan korupsi Rahudman Harahap adalah pertarungan profesionalitas dan komitmen bagi dirinya. Apalagi, tambahnya, kasus itu sudah menjadi sorotan publik yang serta merta dirinya selaku Kajatisu tidak ingin dicap tidak konsisten apalagi dicap pengecut. Sution Usman Adjie pun mengakui sebagai pimpinan korps adhyaksa di Sumatera utara, dirinya kerap didesak bahkan disorot terkait penuntasan kasus-kasus dugaan korupsi yang ditangani Kejatisu. “Untuk menjawab sorotan dan desakan berbagai elemen masyarakat itulah saya

Medan-andalas Tiga lokasi yang diduga menjadi sarang judi Micky Mouse di Kota Medan, Selasa (8/2) malam digerebek satuan kepolisian yang langsung dipimpin Kapolresta Kota Medan Kombes Pol Tagam Sinaga. Ketiga lokasi yang digerebek sekitar pukul 23.30 WIB tersebut berada di Komplek Ruko Asia Mega Mas, di Jalan Besi, dan di Plaza Yang Lim lantai 5. Penggerebekan tersebut dibarengi dengan aksi demo yang digelar Front Pembela Islam (FPI) Sumatera Utara. Dalam penggerebekan ini polisi menangkap dua ter-

Bersambung ke Hal. 15

Sejenius Einstein

foto-foto: andalas/rony muharrman

DIAMANKAN– Sejumlah pengunjung dan pekerja tempat hiburan malam diamankan petugas Kepolisian

Mata Uang AUD CNY EUR GBP HKD

Jual 9094 1360 12216 14397 1151

Beli 8998 1347 12091 14249 1139

Mata Uang JPY MYR SGD USD

Jual 108 2954 7043 8962

Beli 107 2923 6967 8872

Bersambung ke Hal. 15

PRESIDEN Susilo Bambang Yudhoyono menginstruksikan aparat penegak hukum untuk membubarkan organisasi masyarakat (ormas) yang melanggar hukum. Penegak hukum juga diperintahkan menindak seruan di muka umum untuk melakukan penyerangan massal. "Kepada kelompok-kelompok yang terbukti melanggar hukum, melakukan kekerasan, dan meresahkan masyarakat, kepada para penegak hukum agar dicarikan jalan yang sah dan legal, untuk jika perlu melakukan pembubaran," kata Presiden SBY saat menghadiri Hari Pers Nasional di Kupang, NTT, Rabu (9/2). Menurut SBY, pembubaran itu tidak boleh melanggar aturan hukum dan undang-undang. Presiden mengatakan saat ini adalah era kebebasan menyampaikan

untuk diperiksa dari lokasi hiburan malam di Plaza Yanglim, Medan, Selasa (8/2) malam. Pembongkaran lokasi hiburan malam ini, karena disinyalir menjadi lokasi perjudian game online.

Kurs/Harga Logam Mulia 9 Feb’ 2011

sangka masing-masing bernama Apin yang diduga pemilik ruko dan seorang manejer pengelola Mikcy Mouse di Komplek Ruko Asia Mega Mas yang belum diketahui identitasnya. Selain itu polisi juga menyita sejumlah komputer dan hadiah judi Micky Mouse. Tersangka dan seluruh barang bukti selanjutnya diamankan ke Mapolresta Medan. Kapolresta Medan Kombes Pol Tagam Sinaga mengatakan, penggerebekan ini dilakukan karena pemilik tempat maupun pengelola ketiga

Presiden: Bubarkan Ormas Perusuh

Oscar Wrigley

buat ia diterima di Mensa, sebuah organisasi internasional bagi orang-orang yang memiliki IQ superior. Jurubicara Mensa, John Stevenage mengatakan jika Oscar adalah anak termuda yang bergabung dengan komunitas yang mensyaratkan anggotanya memiliki IQ minimal 148 ini. Kini Oscar sudah berusia 4 tahun.

Bersambung ke Hal. 15

FPI Demo, Polisi Gerebek Lokasi Judi

ANEH tapi NYATA

OSCAR Wrigley, balita usia 2 tahun ini bukan sembarang balita. Balita asal Reading, Inggris ini memiliki nilai IQ 160. Setara dengan IQ si jenius Albert Einstein. Kejeniusan Oscar mulai nampak saat ia mampu berbicara di usianya yang baru menginjak 9 bulan. Di usia 18 bulan dia mampu menghafal alfabet dari A sampai Z. Bahkan dia menguasai ribuan kosa kata saat usianya menginjak 2 tahun. Padahal, balita seusia dia umumnya baru menguasai sekitar 50 kosakata. "Kosakatanya menakjubkan. Dia mampu mengucapkan kalimat kompleks. Suatu hari dia mengatakan kepadaku 'Ibu, sosis seperti berpesta di mulutku'," terang ibu Oscar, Hanna. Oscar lahir secara normal. Dia adalah anak dari pasangan ahli IT, Joe (29) dan ibu rumah tangga Hanna (26) yang tinggal di Reading, Inggris. Keajaiban Oscar ini mem-

dan pengrusakan itu membuat anggota kelompok motor dan klub motor di Medan terkejut. Mengingat wadah itu selama ini hanya sebatas silahturahmi dan happy bersama-sama pemilik motor. Tanpa disadari ternyata tren prilaku kelompok motor mulai berubah dan justru berprilaku anarkis. Memang, lanjut EP, setahun terakhir ada anggota geng motor asal Bandung maupun Jakarta

Bersambung ke Hal. 15

Bayi 8 Bulan Lahir Tanpa Hidung Jurianto Patra, bersama orang tuanya di kediaman mereka.

Ikhlas dan pasrah. Hanya itu kata yang terucap dari Tika Novrianingsih br Simanullang (20) mengetahui kelahiran buah hati pertamanya tanpa mempunyai hidung. Tidak pernah terbayangkan dan perasaan apapun yang dirasakan, saat ia mengandung anak laki-lakinya, Jurianto Patra yang kini sudah berusia 8 bulan. DITEMUI di gubuk yang beratapkan dan berdinding tepas serta berlantai tanah dan tanpa penerangan listrik, Novi panggilan sehari-hari Tika Novrianingsih mengatakan ia begitu terkejut mengetahui kalau

anak pertama mereka akan lahir dengan kelainan tanpa hidung. “Kelahiran anak saya normal di tempat bidan,” kata warga Jalan Sembahe – Namorambe, Desa Tj Selamat Lingkungan Namo Batang Kabupaten Deli Serdang, Rabu (9/2). Didampingi suaminya, Benteng Situmorang (28), Novi mengisahkan semasa kehamilannya, ia selalu rajin datang memeriksakan diri ke Posyandu. “Tetap saya ke Posyandu dan petugasnya bilang tidak ada apa-apa dengan kandungan saya dan sehat,” kata Novi. Ditanyakan kenapa tidak dibawa ke dokter, Benteng berujar, hal itu tidak mereka lakukan dikarenakan ketiadaan biaya dan belum memiliki kartu Jamkesmas karena KK mereka sedang dalam pengurusan, guna membawa anaknya ke rumah sakit. “Disarankan ke dokter tapi gak ada uang untuk bawa anak saya ke dokter bang dan KK kami belum siap,”

tuturnya polos. Kata Benteng, mereka sudah mengurus KK sejak bulan Juli 2010 lalu tetapi karena di KK namanya salah, jadi diurus ulang kembali oleh Kepala Desa. Akan halnya usia kandungan istrinya saat melahirkan, Benteng mengatakan normal, walaupun dengan berat 1 kg. “Lahirnya normal dan selama hamil saya gak pernah jatuh, minum jamu ataupun obatobatan dan tidak ada yang aneh,” timpal Novi. Dengan kondisi bayi mereka yang tidak memiliki hidung, untuk pernafasannya terpaksa melalui mulut dan sejak usia 1 bulan tidak lagi minum ASI dan diganti dengan minum susu. “Kalau minum ASI, dia sesak karena tidak ada hidungnya dan nafasnya melalui mulut, bang,” ucap Novi sambil menggendong anaknya yang hanya baru bisa telungkup dengan berat 5 Bersambung ke Hal. 15

• A P M


Kamis 10 Februari 2011

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

Tabung Oksigen Meledak, RSU Sari Mutiara Geger

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Agus Salim Ujung, Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL andalasmedan@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Kekerasan tak Kunjung Usai AKSI kekerasan di negeri kita, sepertinya tak kunjung usai. Belum tuntas soal penyerangan Ahmadiyah, kini terjadi kerusuhan di Temanggung, Rabu (8/2), yang disebut-sebut terkait dengan sidang dugaan penistaan agama. Mabes Polri mencatat terdapat tiga gereja yang dirusak massa. Sudah barang tentu, kita prihatin konflik antarummat beragama sepertinya tak pernah bisa diatasi di negeri ini.Padahal, upaya-upaya menjalin silaturahmi antara sejumlah komunitas Kristen dengan sejumlah komunitas Muslim, sudah seringkali dilakukan. Namun, entah kenapa hasilnya tidak pernah benar-benar mampu mencegah terulangnya kejadian serupa. Sejatinya, tidak hanya di kalangan Islam ada yang kita sebut sebagai Islam garis keras. Sebenarnya ini adalah istilah yang debatable. Sebab, FPI pun sebenarnya ogah disebut sebagai kelompok garis keras. Mereka mengatakan dirinya sebagai pembela Islam. Di kalangan Kristen ada juga yang bergaris-keras, walau tentu saja mereka pun tak menyukai istilah ini. Mereka menyebut diri sebagai pihak yang menjalankan mandat agama. Alhasil, para analis melihat menjadi wajar jika terjadi muncul konflik antaragama. Apalagi kalau ada yang Muslim menjadi Kristen atau sebaliknya. Khusus di Indonesia, dalam pengamatan banyak kalangan, akan lebih mudah memicu keributan, kalau yang pindah agama itu dari Muslim ke Kristen. Jika sebaliknya, maka suara keributan jauh lebih kecil atau tak terdengar. Mungkin ini ada kaitannya dengan persentase pemeluk kedua agama ini di Indonesia? Untuk konteks seperti Indonesia bahkan untuk konteks global, sebaiknya para pemeluk agama sedapat mungkin saling bersilaturahmi termasuk dalam menjalankan pelayanan sosial. Sehingga hal-hal negatif dan saling curiga akibat tidak saling mengerti bisa segera dihilangkan. Buat apa berkonflik karena hanya akan menghabiskan energi ? Tak ada yang untung sama sekali dengan adanya konflik antaragama. Selain menguras energi, juga akan membuat citra kita di dalam maupun di luar negeri, semakin buruk. Karenanya, silaturahmi antaragama sebaiknya tidak hanya dilakukan di tingkat elite. Yang lebih penting digalakkan adalah silaturahmi di tingkat akar rumput (grass-root). Hal ini akan menjadi kekuatan besar dan menjadi modal sosial untuk memperbaiki kualitas bangsa di masa depan. Kalau terjadi perbedaan pendapat antarumat beragama, mestinya segera dicarikan solusinya, tanpa melakukan tindakan anarkis. Sebaiknya ditempuh cara-cara persuasif dengan komunikasi yang baik.Bahwa perbedaan pendapat adalah hal biasa di tengah masyarakat. Tinggal bagaimana solusi sebagai titik temu penyelesaian itu. Jika terdapat aksi kekerasan, Polri seharusnya cepat bertindak secara efektif dan juga melakukan tindakan preventif. Kita turut prihatin atas insiden kekerasan di Temanggung serta aksi anarkis terhadap Ahmadiyah. Sejumlah gesekan yang terjadi atau berbeda pandangan apa pun, tidak sepatutnya diselesaikan dengan tindakan anarkis.Tidak boleh ada ruang bagi kekerasan di Indonesia. Kita negara hukum, semua harus dimenej sejalan dengan aturan perundangan yang berlaku.(**)

2

andalas/rony muharrman

PANIK - Sejumlah pasien berhamburan keluar ruangan saat mendengar sebuah ledakan di Rumah Sakit Umum Sari Mutiara Jalan Kapten Muslim, Medan, Rabu (8/2). Menurut pasien, ledakan berasal dari lantai III Rumah Sakit, tidak ada korban dalam peristiwa ini.

DPRD Medan Tolak Kenaikan Tarif Retribusi Pasar Medan-andalas Rencana Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Medan untuk menaikan tarif retribusi pasar di Kota Medan sebesar 100 persen dari tarif yang berlaku saat ini, tidak mendapat persetujuan dari Komisi C DPRD Kota Medan. PD Pasar Medan diminta agar menunda menaikan tarif retrubusi pasar tersebut. Hal itu terungkap pada saat rapat dengar pendapat Komisi C DPRD Medan dengan PD Pasar Medan, Rabu (9/2) di ruang Komisi C DPRD Medan. Hadir dalam rapat itu, Ketua Komisi C DPRD Medan Aripay Tambunan, Sekretaris Zulmorando Slawat, dan sejumlah anggota komisi. Sedangkan dari PD Pasar Medan hadir Direktur Umum dan Keuangan Maratua Simanungkalit, Direktur Operasional Tahjuddin Nur, Direktur Pengembangan dan SDM Mahadi Pasaribu, dan sejumlah kabag. Menyikapi rencana kenaikan tarif retribusi pasar tersebut, Ari-

pay Tambunan menekankan kepada PD Pasar Medan agar benarbenar mempertimbangkan rencana untuk menaikan tarif retribusi pasar tersebut, dan memikirkan kepentingan pedagang. "Rencana itu (kenaikan tarif 100 persen-red) jangan hanya menguntungkan PD Pasar, tetapi bagi pedagang juga harus ada manfaatnya. Kalau tidak maka ke depan kerjaan DPRD Medan bisa jadi akan menghadapi unjukrasa dari pedagang setiap hari," kata Aripay. Menurut Aripay, Komisi C DPRD Medan sudah banyak menerima aspirasi dan keluhan dari pedagang atas pelayanan PD Pasar selama ini, termasuk rencana kenaikan tarif retribusi pasar sebesar 100 persen itu, banyak mendapat penolakan dari pedagang. "Kita bukan tidak menyetujui kenaikan tarif 100 persen itu, tapi untuk sementara ditunda dulu karena masih perlu pembahasan lebih mendalam dengan melibatkan seluruh Direksi PD Pasar dan Badan Pengawas," ujar seraya menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan mengelar pertemuan lanjutan terkait pemabahasan kenaikan tarif retribusi tersebut. Pada kesempatan itu, Kabag Hukum dan Humas PD Pasar Novi

Zulkarnain mengatakan, pihaknya dapat memahami kenginan Komisi C DPRD Medan untuk menunda kenaikan tarif retribusi pasar sebesar 100 persen itu. "Rencana itu sudah kami sosialisasikan ke seluruh pasar tradisional, dan umumnya pedagang menyambut baik. Namun demikian, kami juga bisa memahami kenginan Komisi C DPRD Medan yang belum memberikan rekomendasi," kata Novi. Menurut Novi, kenaikan tarif retribusi yang 100 persen ini sebenarnya dalam nominal sangat kecil, karena sejak tahun 1993 pihak PD Pasar menetapkan tarif terendah. Apalagi pihaknya harus menangani kerusakan bangunan di kompleks pusat pasar, karena banyaknya pedagang yang menjual barang yang menghasilkan PH Asam yang tinggi sehingga cepat merusak jalan-jalan dan bangunan di komplek pasar. "Retribusi di PD Pasar itu tergantung dari jenis pasarnya. Untuk Kota Medan sendiri ada 5 jenis pasr yang dibagi ke dalam kelas 1,2,3,4 dan 5. Dan, tahun ini sekitar Rp 2 Miliar dialokasikan untuk mengkoordinir keluhan pedagang mengenai banyaknya kerusakan fisik bangunan pasar di Kota Medan," ujarnya. (BEN)

Fraksi Demokrat DPRDSU:

Pengangkatan Pejabat Pemprovsu Cenderung Transaksional Medan-andalas Fraksi Partai Demokrat DPRDSU menilai, pengangkatan dan penetapan pejabat Eselon II Pemprovsu, banyak yang kurang pas dan cenderung transaksional, emosional dan dipengaruhi faktor like or dislike. Untuk itu, Gubsu dan Wagubsu diminta senantiasa mengedepankan kepentingan rakyat Sumatera Utara, dalam menjalankan tugasnya. Hal itu dikemukakan Ketua Fraksi Palar Naingolan SH didampingi Sekretaris Drs H Jamaluddin Hasibuan, Bendahara Nurhasanah SSos dan anggota Tahan Manahan Panggabean SH, Hj Meilizar Latif SE MM, Dra Ristiawaty, dan H Amarullah Nasution, kepada wartawan, Rabu (9/2). Mereka mengemukakan itu, kondisi di Pemerintahan Sumatera Utara yang kini terkesan terjadi disharmoni antara Gubsu H Syamsul Arifin dan Wagubsu Gatot Pujo Nugroho, khususnya dalam hal melakukan pengangkatan sejumlah pejabat Eselon II. Fraksi Partai Demokrat menilai, pengangkatan pejabat Eselon II belakangan ini, lebih kental nuansa kedekatan dan emosionalnya alias tidak mengacu pada latar belakang kapasitas keilmuan dan merrit sistem. "Pejabat yang ditunjuk belum sesuai asas 'the right man on

the right place' dan seleksi dilakukan Baperjakat terkesan masih sebatas seremoni belaka," kata Tahan Manahan. Pejabat yang dinilai tidak sesuai dengan kompetensi dan track record kepemimpinannya, antara lain bisa dilihat dari penunjukan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kepala Dinas Perhubungan serta sejumlah pimpinan dan Badan Pengawas BUMD. "Kita minta ke depan, jangan ada lagi penetapan pejabat eselon di lingkungan Pemprovsu, mengesampingkan latarbelakang pendidikan, jenjang karir dan prestasi. Pengangkatan harus berdasarkan merrit sistem,"tegas Tahan Manahan, Nurhasanah dan Jamaluddin. Tahan dan Nurhasanah menilai, pengangkatan yang tidak melalui merrit system dikhawatirkan bisa merusak tatanan dan sistem pemerintahan yang baik (good governance) di Pemprovsu. "Pengangkatan pejabat eselon II di Pemprovsu yang banyak kurang pas itu, kemungkinan tidak terlepas dari adanya disharmoni antara Gubsu dan Wagubsu. Kita berharap kepada kedua pimpinan di lingkungan Pemprovsu tersebut, agar menjauhkan sikap egois masing-masing,"tegas mereka. Tahan Manahan menambahkan, pengangkatan yang tidak ber-

dasarkan merrit sistem juga terjadi pada pejabat atau pimpinan di sejumlah Badan Urusan Milik Daerah (BUMD) Pemprovsu. Bahkan, pimpinan BUMD seperti PD Aneka Industri dan Jasa (AIJ) dan PD perhotelan, yang sudah 15 tahun masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt). Untuk itu, Tahan Manahan meminta kepada Gubsu dan Wagubsu agar menyikapi dan memperhatikan jabatan strategis di BUMD Pemprovsu."Kita minta pengangkatan pejabat BUMD tersebut harus berdasarkan pertimbangan yang matang, dan diyakini mampu melaksanakan tugasnya. Ini diperlukan, agar BUMD atau tatatan lingkungan Pemprovsu benarbenar baik, profesional dan bisa berdayaguna bagi pembangunan sumut ke depan," ujarnya. Nurhasanah meminta, Mendagri segera bersikap tegas menyikapi buruknya sistem pemerintahan atau pengangkatan pejabat di lingkungan pemprovsu, khususnya belum diangkatnya Sekdaprovsu definitif. "Kita minta Mendagri turun tangan mengambil sikap tegas terhadap kondisi di Pemprovsu. Sebab, terjadinya disharmoni antara Gubsu dan Wagubsu akan berdampak pada terhambatnya roda pembangunan dan merusak tatanan pemerintahan," katanya. (UJ)

Medan-andalas Pengunjung dan pasien di Rumah Sakit Umum (RSU) Sari Mutiara di Jalan Kapten Muslim Medan Rabu (9/2) tadi malam sempat dibuat geger dengan meledaknya sebuah tabung oksigen di salah satu kamar lantai 3 rumah sakit tersebut. Informasi yang diterima andalas, tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Namun suara ledakan yang cukup keras itu membuat pengunjung, pasien, dan petugas medis RSU Sari Mutiara panik dan berusaha menyelamatkan diri. Salah seorang pengunjung RSU Sari Mutiara bernama Wati (50) yang diwawancarai andalas mengaku dirinya mendengar ledakan yang cukup kuat sehingga membuat panik para pasien dan pengunjung rumah sakit. “Kuat kali suaranya (ledakan), terus terdengar ribut-ribut di luar bilang ada gas meledak…gas meledak…, takut lah kami, jadi pada turun lah semuanya. Rupanya bukan gas, tapi tabung oksigen. Terus pihak rumah sakit menenangkan kami agar jangan panik dan datang ke kamarkamar pasien,” ujar Wati yang saat itu mendampingi suaminya yang sakit. Dari pantauan andalas pascakejadian, terlihat beberapa pasien yang kondisinya pucat dan lemas, di antaranya ada yang tangannya masih terpasang infus sempat dievakuasi dari ruang perawatan. Pengakuan serupa dikemukakan Een (30) yang mengaku sedang menjaga ibunya yang sakit di salah satu kamar pasien mengatakan ia terkejut dan sempat panik setelah mendengar ledakan keras tersebut. Ia pun cepat-cepat menyelamatkan ibunya keluar dari kamar pasien. “Sebentar memang kejadiannyam cuma beberapa menit aja, tapi yang nggak bisa jalan pun sampek harus digendong karena ketakutannya itu,” ujar Een. Pasien-pasien itu terlihat berbaur di koridor rumah sakit dengan para pengunjung yang beberapa di antaranya masih terlihat shock. Sementara itu hingga berita ini dikirim ke redaksi, tak satupun pihak berkompeten di RSU Sari Mutiara yang bisa dikonfirmasi terkait ledakan tabung oksigen tersebut. Salah seorang sekuriti rumah sakit, bahkan mengatakan tidak ada kejadian apa-apa dan menolak untuk memberikan keterangan. “Nggak ada kejadian apa-apa kok, hanya tabung oksigen saja, tapi sudah tidak ada masalah, kalau sekarang kita nggak bisa kasi konfirmasi, besok aja ya,” ujar seorang sekuriti wanita di lantai tiga yang tampak sibuk menenangkan para pasien. (IKA)

Kasus Pembongkaran Masjid Al Ikhlas

Pemko Diminta Evaluasi Izin Pembangunan di Jalan Timor Medan-andalas Pemko Medan melalui instansi terkait diminta mengevaluasi perizinan jika telah dikeluarkan dan tidak memberikan izin jika belum dikeluarkan, terkait dengan pembangunan di kawasan Jalan Timor, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur, jika berdampak terhadap pembongkaran sebuah masjid di kawasan tersebut. Desakan ini disampaikan anggota Sekretaris Komisi D DPRD Medan, Ahmad Arif dan anggota Komisi D, Parlaungan Simangunsong, Rabu (9/2) di ruang kerjanya, menyikapi aksi Forum Umat Islam (FUI) bersama sejumlah elemen masyarakat di gedung DPRD Sumatera Utara untuk menyatakan penolakan mereka terhadap rencana pembongkaran masjid tersebut, kemarin. "Kita sangat berharap Pemko dan instansi terkait lainnya agar menyikapi permasalahan ini secara bijaksana. Artinya harus dicari solusi terbaik, sehingga tidak merugikan masyarakat maupun pihak pengembang," ujar Ahmad Arif. Ketua Fraksi PAN ini ini menegaskan, pihaknya sangat mendukung para investor membangun dan memajukan Kota Medan. "Namun hendaknya jangan sampai berbenturan dengan kepentingan masyarakat, apalagi berdampak terhadap rumah ibadah," tegasnya. Anggota Komisi D, Parlaungan Simangunsong, menambahkan, sangat riskan jika pihak pengembang memaksakan diri tetap membongkar masjid tersebut meskipun mereka telah membayar atau mengganti rugi lahannya. "Karena persoalan ini sangat mudah memicu reaksi keras dari masyarakat, yang dikhawatirkan berdampak mengganggu kondusifitas," ujar Parlaungan yang juga Sekretaris Fraksi Demokrat.. Untuk itu, tegas Parlaungan, pihaknya meminta Pemko mengevaluasi izin pembangunan di kawasan tersebut, jika pihak pengembang ngotot ingin membongkar masjid tersebut. "Dan untuk sementara hentikan pembangunannya, hingga ada solusi terbaik," ujarnya. Ia menambahkan, Komisi D DPRD Medan akan mengagendakan pemanggilan Dinas Tata Ruang Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan, masyarakat, pihak pengembang dan pihak terkait lainnya, untuk membahas dan mencari penyelesaian persoalan tersebut. "Kita akan mendalami persoalan ini. Dan yang pasti, tentu kita tidak menginginkan rumah ibadah harus dikorbankan hanya demi kepentingan pihak tertentu," tegasnya. Seperti diberitakan, Forum Umat Islam (FUI) bersama sejumlah elemen masyarakat melakukan aksi di gedung DPRD Sumatera Utara, untuk menyatakan penolakan mereka terhadap rencana pembongkaran Masjid Al Ikhlas di Jalan Timor, Kelurahan Perintis, Kecamatan Medan Timur. "Kami menentang keras rencana pembongkaran Masjid Al Ikhlas oleh pihak pengembang," ujar Ketua FUI Sumut, Ustadz Timsar Zubir, di halaman gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Senin (7/2). (TIM)


MEDAN KITA

Kamis 10 Februari 2011

harian andalas | Hal.

andalas/rony muharrman

384.855 Warga Miskin Masuk JPKMS Medan-andalas Sebanyak 384.855 jiwa warga miskin Kota Medan terdaftar sebagai peserta program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Medan Sehat (JPKMS). Jumlah itu berdasarkan validasi data kepesertaan JPKMS kerjasama lurah, kecamatan dan Badan Pusat Statistik (BPS). Rencananya, kartu Medan Sehat akan segera dicetak dan didistribusikan kepada peserta. "Kita akan undang rumah sakit rujukan untuk menyampaikan secara teknis bagaimana mereka meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat peserta JPKMS,” ungkap Wali Kota Medan Rahudman Harahap, di Dinas Kesehatan Medan, Rabu (9/2). Dia menjamin, peserta yang terdata merupakan masyarakat miskin, benar-benar tepat sasaran. Namun, apabila ada masyarakat yang tidak terdaftar sebagai peserta JPKMS, dia mengarahkan ke Jamkesmas sosial di Dinas Sosial Medan. "Di tingkat kelurahan warga miskin yang kita data adalah penduduk Medan. Jadi, kalau ada yang belum terdaftar kita arahkan ke Dinsos," ujarnya seraya menambahkan belum dapat memastikan apakah akan menambah RS rujukan. Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr Edwin Effendi MSc mengatakan, pihaknya akan segera mencetak dan mendistribusikan kartu Medan Sehat. "Yang terdaftar di JPKMS benar-benar masyarakat miskin,” ucapnya. Sementara itu, anggota Komisi B DPRD Kota Medan, Bahrumsyah menilai, kemungkinan data peserta JPKMS tidak tepat sasaran, selalu ada. Apalagi, SDM kepling masih memprihatinkan. "Usia kepling banyak yang jauh di atas usia produktif, sehingga data tidak tersaring sempurna. Kecuali kuota untuk daerah memang melebihi yang ditentukan," ujarnya. Bahrumsyah berharap, JPKMS benar-benar bagi warga miskin Kota Medan . "Jangan karena keteledoran kepling, warga miskin kehilangan mendapat hak jaminan kesehatan,” ucapnya. (YN)

SIDAK - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Gatot Pujo Nugroho (kanan) saat melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Balai Penelitian Pertanian Sumatera Utara, Medan, Rabu (9/2).

Kejari Medan Diminta Usut

Pembangunan 21 Sekolah Diduga Sarat Korupsi Medan-andalas Pembangunan ruang kelas di 21 sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan Kota Medan, diduga sarat dengan korupsi. Pasalnya, meski dananya sudah dicairkan, tapi pembangunannya tidak kunjung selesai. Bahkan pemborongnya banyak yang lari sebelum menyelesaikan pekerjaannya. Buktinya, pembangunan 4 ruang kelas di SMP Negeri 24 Jalan Metal Medan. Pembangunan 4 ruang kelas sekolah dikerjakan sejak 15 Desember 2010. Tapi hingga kini baru dikerjakan sekira 5 persen. Hasil investigasi andalas di lapangan, pemborong pengerjaan bangunan sudah melarikan diri, sedangkan bangunan yang baru dikerjakan sekira 5 persen ditinggalkan terbengkalai be-

3

gitu saja. Kepala Sekolah SMPN 24, Maulana Manurung MPd saat dikonfirmasi, Rabu (9/2) mengakui kondisi pembangunan 4 ruang kelas itu hanya dikerjakan dua kelas saja, dan itupun baru dikerjakan sekira 5 persen. Dirinya sangat mengeluhkan kondisi pembangunan ruang sekolah yang terbengkalai itu. “Kondisi ini susah kami. Karena tidak berapa lama lagi

siswa kelas III harus menempuh ujian, dan kelas yang ada saat ini tidak cukup untuk ditempati,” kata Maula Manurung. Dia mengaku tidak mengerti perlakuan pemborong yang meninggalkan pekerjaannya begitu saja. Padahal pengerjaan bangunan 4 ruang kelas itu merupakan proyek Dinas Pendidikan Kota Medan. Diungkapkannya, sejak proyek pengadaan 4 kelas itu, Maula sudah tiga kali menandatangani gambar bangunan, tapi tidak menandatangani berita acara dimulainya proyek tersebut. “Bahkan sudah tiga kali berganti pemborong, semuanya gagal mengerjakan pembangunan empat ruang kelas ini,” ucap Maula yang

ditemui di ruang kerjanya. Menurut Maulana Manurung, bukan sekolah yang dipimpinnya saja yang mengalami hal seperti itu. “Di antara 21 sekolah yang dibangun oleh Disdik Kota Medan, banyak yang tidak dilanjutkan sehingga tidak dapat digunakan sebagai ruang belajar mengajar,” tutur Maula. Maula sendiri mengaku tidak mengetahui berapa dana pembangunan 4 ruang kelas SMPN 24. Dia juga tidak mengetahui perusahaan mana yang mengerjakan bangunan tersebut. Ironisnya, ketika ditanya kepada konsultan bernama Abdillah mengatakan, itu rahasia. “Yang penting tandatangani surat ini dan tidak perlu dibaca semua,” imbuh Maulana

Manurung menirukan Abdillah. Sementara itu, Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pedang Keadilan Sumut, Hotbiner Silaen SH meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan mengusut kasus dugaan korupsi dalam pembangunan ruang kelas di 21 sekolah di jajaran Disdik Kota Medan. “Kejari sebaiknya memeriksa Kadis Pendidikan Medan Hasan Basri terkait dugaan penyelewengan dana pembangunan 21 sekolah tahun anggaran 2010-2011 itu. Masa dana pembangunan sekolah saja dikorupsi. Mau bagaimana pendidikan anak-anak ini selanjutnya,” tutur Hotbiner yang ditemui andalas saat melakukan investigasi di SMPN 24, kemarin. (DP)

Bangunan Sekitar Bandara Ancam Penerbangan Medan-andalas Keberadaan bangunan perumahan baru di seputar Bandara Polonia Medan, semakin mengkhawatirkan penumpang, karena mengancam keselamatan operasional penerbangan. Pasalnya, di kiri-kanan landasan pacu (runway) bandara sudah muncul ratusan unit rumah baru dan perumahan Central Bussines Distric (CBD) yang mempersempit area ruang gerak pesawat di Bandara Polonia Medan. Penegasan itu dikemukakan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Parlindungan Purba kepada wartawan setelah meninjau perumahan CBD, Taman Dirgantara, gorong-gorong dan area Bandara Polonia Medan, bersama Administratur Bandara (Adban) Polonia H Razali Abubakar, pejabat Dinas Pelayanan Darat dan Keamanan Angkasa Pura (AP)II serta Dinas Perhubungan Sumut, Rabu (9/2). Parlindungan menegaskan, dalam kondisi tersebut diperlukan investor membangun kota Medan, namun sebaiknya memikirkan juga keselamatan penumpang dan penerbangan yang berangkat melalui

bandara itu, sebelum bandara itu pindah ke lokasi baru. “Saya sebenarnya yang paling cemas dalam masalah ini karena setiap minggu dua kali bolak balik terbang ke Jakarta dari Medan,” kata Parlindungan Purba yang dibenarkan Adban Polonia Medan. Dia menyatakan lebih terkejut lagi di kawasan area parkir pesawatpesawat berbadan kecil Delta, muncul puluhan unit rumah baru, bahkan sudah dipagar besi, dan Pos Satpam Bandara juga sudah berada di area perumahan itu. “Rasanya lucu sekali melihat munculnya perumahan di kawasan bandara,” kata anggota DPD RI utusan Sumut ini seraya mengatakan, peninjauan tersebut sehubungan ditemukannya penumpang gelap, Mhd Syahril, dalam pesawat Lion Air JT-211 pukul 05:30 saat penerbangan itu akan terbang ke Jakarta, Senin (7/ 2). Salah satu upaya mengatasi kecemasan dan keselamatan penerbangan, Parlin akan menyampaikan masalah itu ke Menteri Perhubungan Freddy Numbery di Jakarta Kamis (10/2), berkaitan

menambah dana operasional Bandara untuk pengadaan CCTV. Kalau menambah petugas keamanan membutuhkan waktu, namun yang segera diperlukan CCTV memantau suasana area bandara dan landasan pacu dari ancaman berbagai pihak yang mungkin akan terjadi. Sementara H Armensyah, Plt Sekuriti AP II yang ikut bersama Djamal, Kadis Pelayanan Darat APII dan rombongan meninjau ke lapangan membenarkan, saat ini jumlah sekuriti AP-II Bandara Polonia Medan lebih kurang 140 orang dibagi tiga shif tugas setiap hari. Bahkan Djamal, selaku Kadis Pelayanan Darat AP-II Bandara Polonia Medan di hadapan anggota DPD RI dan Adban Polonia Medan menegaskan, di sekitar kawasan runway 05 Bandara Polonia Medan muncul deretan rumah penduduk. Para pemuda dan tokoh masyarakat di sana selama ini dimanfaatkan untuk menjaga keamanan orang-orang yang mencoba menyelusup ke area Bandara. “Merekamereka ini digaji setiap bulan oleh manajemen AP-II,” ujar Djamal. (RIL)

Realisasi PAD di BPPT Medan Rp 2 M Lebih Medan-andalas Realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Medan dari retribusi penerbitan izin di Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Kota Medan sejak Februari hingga Desember 2010 mencapai Rp 2.058.004.157. Dana itu terhimpun dari penerbitan sebanyak 7407 izin usaha di Kota Medan. Kepala BPPT Kota Medan Wiriya Alrahman, Rabu (8/2) mengatakan, dana sekitar Rp 2 miliar lebih itu dipereoleh dari retribusi pengurusan izin reklame jenis umbul-umbul spanduk Rp 565.023.907, Izin Usaha Perdagangan Rp 1.307.572.750, Izin Usaha Industri Kecil Rp 27.510.000, Izin Pelataran Parkir Rp 1.140.000, Izin Optik Rp 612.000, Izin Uaha Jasa Kontruksi Rp 112.975.500, Izin Pengeloaan Air Bawah Tanah Rp 43.170.000. “Jumlah permohonan pengurusan izin yang masuk sepanjang tahun 2010 ada sebanyak 7733, dan yang berhasil dikeluarkan izinnya sebanyak 7407. Sisannya masih dalam proses permohonan yang disurati karena sebegaian berkasnya belum terlengkapi,” kata Wiriya. Disebutkan Wiriya, BPPT Medan dalam hal ini hanya berkewenangan memproses administrasi penerbitan izin, sedangkan teknis pengendalian, pengawasawan, dan pembinaan tetap berada di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, seperti Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Pada tahun 2010 lalu, lanjutnya, penerbitan izin yang diproses oleh BPPT Medan adalah Izin Usaha Perdagangan, Izin Usaha Industri, khusus perusahaan Industri kecil, Izin Optik, Izin Kerja Petugas Kesehatan, Izin Pelataran Parkir, Izin Reklame khusus umbul-umbul dan spanduk, izin usaja jasa kontruksi, izin pengeloaan, pengeboran, pemanfaatan Air Bawah Tanah. “Sedangkan tahun 2011 ini sudah bertambah, yakni izn gangguan (HO) industri, pariwisata, dan perhubungan, tanda daftar perusahaan (TDP). Hal ini sesuai dengan Peraturan Wali Kota No 7 tahun 2010 dan Peraturan Wali Kota No 36 tahun 2010,” ujarnya. Dalam setiap pengurusan izin, pihaknya mengaku tidak ada melakukan pengutipan di luar retribusi yang sudah ditetapkan. Untuk itu, dia menyarankan bagi masyarakat yang merasa adanya pengutipan liar dalam setiap pengurusan izin silakan dilaporkan. (BEN)

Sumut Masih Waspada Flu Burung andalas/ist

TINJAU CBD-Anggota DPD RI Sumut Parlindungan Purba didampingi Kepala Adban Polonia Razali Abubakar, saat melakukan peninjauan ke lokasi Central Bussines Distrik (CBD).

Medan-andalas Provinsi Sumatera Utara masih tetap mewaspadai kasus flu burung khususnya pada manusia. Pascakasus flu burung merebak di Sumut pada 20062007, dengan 8 orang positif dan 7 meninggal dunia, hingga kini memang belum ditemukan kasus lagi. “Namun Sumut tetap waspada. Karena Sumut termasuk salah satu provinsi yang masih terjadi kasus flu burung pada unggas,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sumut dr Candra Syafei SpOG melalui Kepala Seksi Wabah Suhadi, di Medan, Rabu (9/2). Di Indonesia, kata Suhadi, hanya Gorontalo dan Maluku Utara yang bebas kasus flu burung pada unggas. Sedangkan provinsi lainnya, masih endemis flu burung pada unggas yang ditandai dengan kematian mendadak pada ayam. “Dengan begitu, masih ada kekhawatiran kasus pada unggas terjangkit pada manusia,” ungkapnya. Masalah kasus flu burung, sebut Suhadi, tetap menjadi perhatian organisasi kesehatan dunia (WHO). Untuk itu, sosialisasi penanganan flu burung sejak dini harus tetap digalakkan pada negara yang berpotensi kasus penyakit mematikan ini. Untuk itu, tambahnya, sejak 2010-2011, Dinkes Sumut sudah melakukan sosialisasi penanganan flu burung bagi 1650 orang yang berasal dari kabupaten/kota se-Sumut. “Kita sudah melakukan sosialisasi flu burung 55 angkatan dengan jumlah 1650 orang se Sumut,” sebut Suhadi. Dia meminta masyarakat proaktif melaporkan setiap menemukan adanya kasus unggas mati mendadak di masyarakat. Karena, setiap ada kematian unggas, harus diwaspadai apakah ada influenza like illness ( ILI ) atau sakit seperti flu di kawasan unggas yang mati mendadak. (YN)


HUKUM & KRIMINAL

Kamis 10 Februari 2011

harian andalas | Hal.

4

Ramai-ramai Jenguk TSK Geng Motor Medan-andalas Pasca kekerasan dan pengeroyokan yang dilakukan geng motor RNR minggu lalu, Polsekta Medan Baru masih melakukan pengembangan dengan terus mencari bukti-bukti dan memburu semua anggota geng motor yang terlibat untuk diamankan. Para tersangka yang kini diamankan di Mapolsekta Medan Baru mendapat perhatian langsung dari orang nomor satu di jajaran Kepolisian Daerah Sumatera Utara. Dari pantauan andalas, Rabu (9/2) siang, terlihat sejumlah keluarga dan teman-teman para tersangka geng motor ramai-ramai mengunjungi mereka di sel tahanan Mapolsekta Medan Baru.

Sebanyak delapan tersangka yang berlatar masih berstatus pelajar, mahasiswa, putus sekolah itu masih menjalani pemeriksaan. Polisi juga telah memeriksa seorang perempuan berinisial S yang dianggap sebagai pemicu terjadinya bentrokan berdarah antargeng tersebut. Sementara itu puluhan pelajar teman tersangka anggota geng motor yang ditahan tampak hilir-mudik di Mapolsekta Medan Baru. Mereka ingin melihat langsung kondisi rekannya yang ditahan tersebut. "Kami kemari mau melihat teman (tersangka), tapi katanya kami harus mendapatkan izin menjenguk dari Kapoldasu," ujar Michel teman

KILAS

Curi Kabel Ditangkap Medan-andalas Syamsul Bahri (27) warga Tegal Sari Lorong IV, Medan Denai ditangkap petugas Reserse Kriminal Polsek Percut Sei Tuan karena kedapatan mencuri 50 meter kabel milik PT Telkom di kawasan Jalan Pukesmas Dusun IX Pasar X Tembung, Selasa (8/2) dinihari. Keterangan diperoleh, aksi tersangka dilakukan bersama temannya (buron). Sebelumnya mereka jalan-jalan dengan mengendarai sepeda motor Revo milik temannya yang dikenalnya di sebuah patner tuak. Namun sesampai di depan kantor Telkom, temannya menyuruh pelaku untuk masuk ke dalam kantor untuk mengambil kabel yang berada di dalam gudang. Disaat pelaku masuk ke dalam gudang dan berhasil mengambil kabel sepanjang 50 meter, aksi pelaku dipergoki M Yuhaidi (39) warga Medan-Batang Kuis, Dusun II, Percut Sei Tuan. Selanjutnya tersangka ditangkap dan diserahkan ke Polsek Polsek Percut sei Tuan. (TON)

Jual Sabu dan Ganja Buat Biaya Nikah Medan-andalas Tak punya uang buat biaya nikah, seorang pemuda Edi Syaputra (22) warga Jalan Irian Barat Desa Sampali, Percut sei tuan, terpaksa menjual narkoba jenis sabu dan ganja. Namun sayang, belum lagi tercapai maksud dan tujuannya, tersangka keburu ditangkap petugas Reskrim Polsek Percut Sei Tuan, Selasa (8/2) di Jalan Baru Gang Jawa, Kelurahan Bantan, Perumnas Mandala Medan. Saat ditangkap dari tersangka disita barang bukti berupa 14 bungkus daun ganja dan 7 Paket sabu-sabu. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, bersama barang bukti tersangka diboyong ke Mapolsek Percut Sei Tuan. Di Mapolsek Percut tersangka mengaku kalau dirinya menjual narkoba untuk biaya nikah yang akan dilaksanakan tahun depan. Kapolsek Percut sei Tuan, Kompol Maringan Simanjutak ketika dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim, AKP Anthoni Simamora membenarkan penangkapan tersebut. (TON)

Pemilik Sabu Diringkus Hamparan Perak-andalas Seorang pemuda Pemilik sabu-sabu ditangkap petugas Reskrim Polsek Hamparan Perak di kawasan Jalan Ileng, Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan, Selasa (8/2). Saat ditangkap dari tersangka Ilham alias AM (48) warga Jalan Ileng Gang Mangga, Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan ini, polisi menyita dua bungkus sabu-sabu seberat 6 gram. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, bersama barang bukti tersangka langsung diboyong ke Mapolsek Hamparan Perak. Kanit Reskrim Polsek Hamparan Perak, AKP Irsol ketika dikonfirmasi andalas, Rabu (9/2) membenarkan penangkapan tersebut. (DP)

Kantor Kades Dibobol Maling Serdang Bedagai-andalas Kantor Kepala Desa (Kades) Kota Pari, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai yang terletak di Jalan menuju obyek wisata bahari Pantai Cermin, Rabu (9/2) dibobol kawanan maling. Abdul Khohir dan Suluri, pegawai kantor desa, warga Desa Kota Pari, usai melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Pantai Cermin menerangkan, bahwa aksi kawanan maling diketahui sekira pukul 08.00 WIB. “Pelaku masuk ke dalam kantor lewat pintu depan dengan terlebih dahulu merusak kunci gembok, dan kemudian berhasil membawa kabur 1 unit Komputer yang terletak dimeja dekat jendela depan kantor,” ucap keduanya. Kalau dilihat dari pelaku membawa hasil curiannya lewat jalan belakang kantor desa, menurut keduanya, pelakunya orang sekitar Pantai Cermin yang sebelumnya sudah mengetahui kantor desa tidak ada penjaga malamnya. “Dilihat dari jalan yang dilalui, kemungkinan besar orang sekitar sini, terang keduanya. Terpisah, Kaur Pemerintahan Desa, Herman menjelaskan, akibat dari hilangnya seperangkat computer yang dicuri kawanan maling. Pihak pemeritahan desa mengalami kerugian hampir mencapai Rp5 Juta. “Desa rugi Rp5 juta, gara-gara computer dicuri maling,” ujarnya. (RYAD)

sekelas tersangka Boy di SMA Kalam Kudus Medan kepada wartawan. Terlihat pula sejumlah teman perempuan dari anggota geng motor ada yang tak bisa menahan kesedihannya ketika melihat keadaan temannya di dalam sel tahanan Mapolsekta Medan Baru. Saat dikonfirmasi, Kapolsekta Medan Baru Kompol Saptono Sik membantah kalau izin menjenguk para tersangka anggota geng motor harus dari Kapoldasu. “Kami memberi izin kepada semua keluarga dan teman-teman tersangka untuk dapat menjenguk mereka di Polsek Medan Baru ini,” ujarnya.

JENGUK - Terlihat sejumlah teman sekolah dari para tersangka geng motor hendak menjenguk mereka di dalam sel tahanan. andalas/rizaldi

(ZAL)

Sidang Perselingkuhan Dua Oknum Polisi Terus Tertunda  JPU Ajukan Penetapan Upaya Paksa Medan-andalas Sidang perkara perselingkuhan dua oknum polisi mantan anggota Satlantas Polresta Medan dengan agenda tuntutan terus tertunda. Terkait hal tersebut, Jaksa Herbet S, selaku Jaksa Penuntut Umum (JPU) sudah melaporkan kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Medan sekaligus meminta pertimbangan pemanggilan paksa terdakwa, Aiptu DKS. Aiptu DKS yang disebutsebut sudah menerima sanksi dari atasannya dengan pemindahan tugas dari Satlantas ke Sat Samapta Polresta Medan itu didakwa dalam perkara tindak pidana perzinahan dengan se-

orang oknum Polwan Aipda YK. "Ini kali ketiga sidang ditunda karena terdakwa belum hadir, " kata JPU menjawab wartawan, Rabu (9/2). Menurut JPU, pihaknya sudah melapor ke majelis hakim atas ketidakhadiran terdakwa dan meminta penetapan upaya paksa. Menurut JPU, agenda persidangan sudah memasuki tuntutan. Namun, belum bisa digelar hingga saat ini, (Rabu, 9/2) sebut JPU, karena terdakwa belum juga hadir. Pada penundaan sidang pertama kemarin karena DKS sakit, tapi, kali belum diketahui penyebabnya. Secara terpisah, Kuasa hukum terdakwa DKS, Afrizon Alwi SH mengatakan, keberatan dengan permohonan pemanggilan paksa yang diajukan JPU, sebab, menurutnya, mereka hadir dan tetap kooperatif terhadap proses persidangan perkara ini. "Hari ini saya dan klien saya hadir di PN Medan ini, dan kami tadi sudah melapor ke panitera

perkara ini, " tegas Afrizon. Dia menegaskan, pihaknya mempertanyakan alasan JPU mengajukan permohanan pemanggilan paksa terhadap DKS. Afrizon mengingatkan JPU agar dalam perkara ini tidak melakukan diskriminasi terhadap kliennya. "Kita ingatkan JPU jangan gegabah menyatakan, klien saya tidak hadir, anda lihat saya saat ini berada dimana, di PN kan, nah, jadi siapa yang enggak hadir, " kata Afrizon bertanya. Dia menegaskan, JPU harus memperlakukan sama para terdakwa yang terlibat dalam perkara ini." Apakah JPU sudah melakukan tindakan serupa terhadap terdakwa yang lain, " katanya mempertegas. Dihadapan hukum, sebut Afrizon, semua warga negara sama kedudukannya, untuk itu, jangan sampai ada kesan diskriminasi kepada DKS. "Kami juga sangat ingin perkara ini segera tuntas, jadi, kami tidak tetap kooperatif, " tegasnya.

Putusan Dinyatakan Hilang

PN Medan Telantarkan Nasib Buruh Medan-andalas Nasib enam mantan buruh PT Indah Pontjan, untuk mendapatkan hak-haknya berupa pembayaran upah atas PHK yang dilakukan perusahaan, terancam gagal. Pasalnya, amar putusan pada pengadilan hubungan industrial (PHI) No 04 G/2008/PHI Mdn, dan putusan peninjauan kembali (PK) dari mahkamah agung (MA) No 03 PK/Pdt.Sus/2010 yang memenangkan hak buruh dinyatakan hilang. Padahal permohonan proses eksekusi yang telah dimohonkan keenam buruh diantaranya Rohani (62), Parinem (50), Poniyah (46), Sawinem (51), Suriati (51) dan Tukilah (55), melalui kuasa hukumnya Gindo Nadapdap, Helen Napitupulu dan Kiki Pranasari, telah diajukan pada 21 Oktober 2010. Kepada wartawan , Rabu (9/2),Helen Napitupulu menyatakan, kedatangan keenam buruh ke PN Medan, guna menyampaikan protes kepada ketua Pengadilan Negeri Medan, terkait hilangnya putusan PHI tersebut. Padahal sesuai dengan putusan PK dari Mahkamah Agung, pada Tanggal 16 February 2010, yang berisikan Menolak permohonan peninjauan kembali dari pemohon peninjauan kembali (PK) PT Indah Potjan, yang berarti menguatkan putusan dari pengadilan tingkat pertama yaitu putusan PHI PN Medan. “Ini putusan yang telah berkekuatan hukum tetap (In kracht van gewijsde), maka kewajiban hukum tergugat dalam hal ini PT Indah Potjan, untuk melaksanakan putusan tersebut secara penuh dan sempurna,” tegasnya.

Namun hingga masuknya permohonan eksekusi ke PN Medan pada Oktober silam, tidak dilaksanakan hingga saat ini, dengan alasan bahwa surat putusan PHI itu hilang. Untuk itu, lanjut Helen, kita mendesak kepada ketua Pengadilan Negeri Medan, agar segera melakukan tindakan tegas kepada pihak-pihak yang telah memperlambat proses hukum eksekusi yang mengakibatkan tidak adanya kepastian hukum bagi kaum buruh yang mengalami PHK secara sewenang-wenang, dan segera menindaklanjuti permohonan eksekusi yang telah disampaikan. Humas Pengadilan Negeri Medan Guntur SH, yang dikonfirmasi terkait hilangnya putusan tersebut, mengatakan, belum menerima adanya laporan itu, dan akan segera mengecek kebenaran berita tersebut. “Kita belum tahu, dan saya akan lakukan pengecekan,” serunya. Kasus ini bermula adanya gugatan yang dilakukan enam mantan buruh PT Indah Potjan kepada perusahaan yang beralamat di desa Sei Sijenggi kecamatan Perbaungan Kabupaten Hamparan Perak pada 2008 silam. Dan dalam sidang pada PHI PN Medan, majelis hakim mengabulkan gugatan para buruh dengan perintah agar pihak perusahaan membayar hak-hak buruh yang telah diPHK, dengan jumlah yang telah ditentukan. Namun atas amar putusan tersebut pihak perusahaan selaku pemohon mengajukan PK ke mahkamah agung. Dan amar putusan PK justru menolak permohonan dari pemohon dalam hal ini PT Indah Potjan. (FEL)

Seperti diberitakan, pada persidangan sebelumnya JPU mendakwa terdakwa Aiptu DKS melakukan hubungan asmaranya dengan terdakwa Aipda YK sejak Mei 2010. Mereka melakukan perbuatan itu setiap jam kerja. Dakwaan JPU dikuatkan keterangan saksi seperti security dan supervisor salah satu hotel di Medan. Perkara itu sendiri terungkap setelah suami sah YK melaporkan perbuatan istri dan pasangan selingkuhannya itu ke Mapolresta Medan Pada Selasa, 28 September 2010. Terancam Pecat Sementara itu menyikapi tindakan dua oknum polisi, anggota polisi laki-laki (polki), Aiptu DKS dan polisi wanita (polwan), Aipda YK, Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Drs Hery S melalui Kasubbid Dokliput, AKBP MP Nainggolan mengatakan bahwa kedua oknum polisi mantan anggota Satlantas Polresta Medan itu bisa terancam sanksi Pember-

hentian Tidak Dengan Hormat (PTDH). Sebab, kedua oknum jajaran Polresta Medan tersebut dinilai telah mencoreng citra Polri dengan melakukan perselingkuhan sekaligus perzinahan. “Hasil pidana umum ancaman kurungan. Soal PTDH adalah tergantung atasannya dan putusan sidang profesi. Bisa saja keduanya terancam sanksi PTDH,” AKBP MP Nainggolan, Jumat (4/2) lalu. Kata Nainggolan, pihaknya sangat menghormati keputusan dari hasil sidang peradilan umum. Namun secara internal Polri, pasangan selingkuh Aiptu Dwikora Saputra dan Aipda Y Kurniati akan menjalani sidang komisi kode etik (KKE) untuk memutuskan apakah keduanya dapat diajukan PTDH atau tidak. “Apapun keputusan dari hasil sidang pidana umum akan kita hormati. Tapi, kepada yang bersangkutan akan dilaksanakan juga sidang kode etik,” terang Nainggolan. (HER)

Heboh, Mayat Terapung di Kuala Keureuto

andalas/rg

OTOPSI - Jenazah Samsul sebelum di otopsi di RSUD Cut Mutia. Lhokseumawe-andalas Sejumlah nelayan Gampong Keureuto Barat mendadak heboh setelah menemukan sesosok mayat laki-laki terapung di aliran sungai Kuala Keureuto, Rabu (9/2) sekira pukul 09.30 WIB. Setelah diteleliti, sosok mayat lakilaki tersebut ternyata jenazah Samsul Bahri (24) warga Gampong Alue Bungkoh, Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara yang dinyatakan hilang tiga hari lalu. Saat ditemukan, tubuh Samsul sudah membengkak. Sebelumnya sejumlah nelayan Gampong Keureuto Barat pulang dari melaut. Ketika tiba di mulut kuala melihat sesosok tubuh yang sudah terapung.

Setelah diangkat dari air, mereka kemudian melaporkan temuan tersebut kepada masyarakat. Beberapa jam kemudian, petugas kesehatan menjemput korban dengan menggunakan ambulance. Samsul Bahri kemudian dievakuasi ke RSUD Cut Mutia untuk divisum. Sementara petugas rumah sakit memperkirakan korban berada dalam air selama tiga hari. Berdasarkan identifikasi pihak RSUD, kedua mata korban mengeluarkan darah, dialat kelamin mengeluarkan sperma. “Namun ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” ujar dr Muhammad Jabari, petugas RSUD Cut Mutia. (RG)

Pungli Berkedok Uang Jaga Malam Resahkan Pedagang Pusat Pasar PUNGUTAN liar (Pungli) berkedok pengutipan uang jaga malam membuat resah ribuan pedagang yang membuka usaha di kawasan Pusat Pasar Medan. Jika tak bersedia membayar, maka para pedagang akan diintimidasi dan diteror para pelaku pungli.

K

etika ditemui wartawan, Senin (7/2) kemarin di lokasi Pusat Pasar Medan, beberapa pedagang mengaku sangat

resah dengan hal tersebut. Keresahan para pedagang terjadi karena jika tidak bersedia membayar uang kutipan jaga malam, maka tempat jualan pedagang akan diganggu. "Bagaimana kami tidak resah bang, setiap harinya kami harus membayar uang jaga malam sebesar Rp5000 hingga Rp7000. Katanya untuk uang keamanan jaga malam, itu dikutip setiap sore pukul tiga. Kalau gak bayar, tempat dagangan kami diganggu, terpaksa membayar lah, timbang diganggu bagus dibayar," ujar salah seorang pedagang bernama Joko diamini beberapa pedagang yang saat itu terlihat duduk di lokasi dagangannya.

Para pedagang berharap semoga pihak pemerintah Kota Medan dapat menanggulangi keberadaan para pengutip pungli yang disinyalir dibackingi oknum tertentu. Pedagang juga menyarankan agar di lokasi pasar disiagakan petugas keamanan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang dapat merugikan para pedagang. "Kita berharap semoga pihak Pemko turun tangan. Kalau dua ribu mungkin masih wajar, tapi ini lewat dari lima ribu. kalau bisa dikikis habislah punglipungli disini," keluh para pedagang kepada wartawan. Informasi berhasil dihimpun wartawan di lokasi Pusat Pasar yang

terletak di belakang Plaza Olimpia tersebut, pungli dengan berdalih uang jaga malam jumlahnya bervariasi. Jika pedagang memiliki usaha yang tergolong kecil, maka kutipan yang dikenakan sebesar Rp5000, sementara jika pedagang memiliki lokasi usaha yang besar misalnya toko emas, maka uang kutipan dikenakan sebesar Rp7000. Dalam melakukan pengutipan, para pelaku pungli tidak menggunakan kwitansi resmi alias illegal. Para pedagang berharap pihak Pemko Medan turun tangan dalam mengatasi permasalahan yang telah puluhan tahun membuat resah mereka. (TIM)


Kamis

HUKUM & KRIMINAL

10 Februari 2011

KILAS

Jurtul Togel Didakwa di PN Tebing Tinggi Tebing Tinggi-andalas Terdakwa Parluhutan Siahaan alias Luhut (34) warga Jalan Lubuk Sikaping, Kecamatan Padang Hulu, dihadirkan ke depan persidangan Pengadilan Negeri Tebing Tinggi Deli, Selasa (8/2). Dia duduk kursi pesakitan dan didakwa dengan pasal 303 KUH-Pidana oleh JPU, Benny D Purba SH dengan dugaan sebagai penulis togel. Terdakwa diamankan petugas kepolisian Polres Tebing Tinggi pada awal Desember 2010 lalu dalam kasus judi togel di kawasan Simpang Pekong dengan modus operandi baru, melakukan transaksi angka togel via hp, dengan imbalan Rp1000 per nomor tebakan. Dalam nota dakwaan JPU, dijelaskan bahwa terdakwa bekerjasama dengan seseorang oknum yang di duga kuat sebagai bandar dengan panggilan Maju, dan dari tangan terdakwa ketika itu di sita uang sebesar Rp71 ribu. Sidang yang dipimpin majelis hakim, Agung Suhendro SH MH melanjutkan persidangan pada minggu depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi. Sidang diundur karena JPU, Benny D Purban belum memanggil para saksi. (MET)

Terkait Judi Sabung Ayam

Kades Karang Rejo Dibebaskan Polisi Stabat-andalas Kepala Desa (Kades) Karang Rejo, Kecamatan Stabat, Ramlan Karo-karo yang ditangkap pihak Kepolisian Resort Langkat dalam kasus dugaan judi sabung ayam akhirnya dibebaskan karena tak cukup bukti untuk dilakukan penahanan. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Langkat, AKP Donny Alexander SiK ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya membebaskan Ramlan. “Tidak cukup unsur, jadi ya tidak mungkin ditahan,” kata Donny. Sementara pantauan wartawan di Polres Langkat, kemarin, setelah oknum Kades Karang Rejo itu ditangkap, tampak Camat Stabat, M Nurta ‘kasakkusuk’ di Polres Langkat bersama seorang oknum Jaksa dari Kejari Stabat. Saat ditanya wartawan Nurta tidak mau menjawab. Sebelumnya, oknum Kades Karang Rejo, Kecamatan Stabat ditangkap polisi di lokasi judi sabung ayam di areal perladangan tak jauh dari Asrama Lubuk Dalam, Dusun II Adiguna, Desa Karang Rejo, Minggu (6/2) sekira pukul 16.00 WIB. Ramlan ditangkap bersama beberapa penjudi sabung ayam lainnya, termasuk empat pria suku tionghoa. Namun setelah diamankan dan diperiksa Ramlan dibebaskan karena tak terbukti bermain judi sabung ayam. (BD)

Dua Oknum Polantas Nyabu akan Direhabilitasi Medan-andalas Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno mengatakan, dua oknum anggota Polisi Lalulintas (Polantas) Polresta Medan, Brigadir A dan Brigadir JB yang ditangkap petugas Reserse Narkoba Polresta Medan bersama dua warga sipil di Pos Security Jalan Sudirman persis dekat air mancur, akan direhabilitasi jika terbukti menggunakan sabu-sabu. “Bila memang nanti dalam pemeriksaan terbukti sebagai pemakai sabu, maka akan direhabilitasi. "Penanganan kasus ini tidak ada dibedakan melainkan disamakan dengan masyarakat lainnya,” kata Kapoldasu saat melakukan kunjungan kerja ke Mapolresta Medan, Rabu (9/2) kemarin. Kapolda juga menjelaskan, kasus pidananya akan diproses atau ditangani pihak Reskrim Polresta Medan dan tentang disiplinnya akan ditangani atau diproses oleh pihak Propam. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Sat Narkoba Polresta Medan menangkap empat orang pria diduga terlibat kasus narkoba jenis sabu-sabu di Pos Security Jalan Sudirman persis dekat air mancur, Rabu. Disebut-sebut dari empat orang pria tersebut dua diantaranya oknum anggota Satlantas Polresta Medan. Kedua oknum anggota Satlantas Polresta Medan itu, Brigadir A dan Brigadir JB. Dari informasi yang diperoleh wartawan, dari lokasi kejadian polisi berhasil menyita barang bukti berupa sabu-sabu paket Rp100.000, bong, mancis, pipet. Sabu-sabu tersebut diperoleh dari tersangka O (buron polisi-red). Kasat Narkoba Polresta Medan, Kompol Amri Siahaan SiK saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (8/2) membenarkan adanya penangkapan keempat pria tersebut. (HER)

harian andalas | Hal.

5

Polda Aceh Temukan Ladang Ganja Banda Aceh-andalas Jajaran Polda Aceh yang dibantu satuan TNI dan unsur pemerintah sipil menemukan ladang ganja di dua lokasi terpisah di pegunungan kawasan Aceh Besar dalam pelaksanaan operasi "Antik Rencong I 2011", kata Kabid Humas Kombes Farid AS, Rabu (9/2). Farid menjelaskan operasi bersandi "Antik Rencong I 2011" itu digelar sebagai upaya memberantas narkoba, khususnya tanaman haram jenis ganja di Provinsi Aceh. "Barang bukti berupa pohon ganja yang ditemukan di dua lokasi terpisah di Aceh Besar itu merupakan operasi hari kedua, yakni pada Selasa (8/2)," katanya menjelaskan. Dalam operasi "Antik Rencong 1 2011" itu tim terdiri dari gabungan aparat kepolisian, TNI, Bea dan Cukai serta Mahasiswa Pecinta Alam (Mapal) Unsyiah. Tim tersebut terus bergerak menyisir sejumlah wilayah di Aceh yang dinilai terdapat tanaman ganja, dan jenis narkoba lainnya. Di kawasan Gampong (desa) Cot Manyang, Kecamatan Seulimeum, Aceh Besar, petugas menemukan ladang ganja seluas sekitar dua hektare, total pohon ganja 9.000 batang, berumur antara satu hingga tiga bulan. "Namun kami tidak menemukan tersangka pemilik ladang ganja tersebut. Pohon ganja di lokasi itu memiliki tinggi rata-rata 50 hingga 150 sentimeter," kata dia. Pada hari yang sama, kata dia, petugas juga menemukan ladang ganja di kawasan Gampong Meureu, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar. Barang bukti yang ditemukan aparat di lokasi, yakni sebanyak 3.000 batang dengan ketinggian pohonnya antara satu hingga dua meter. "Petugas memusnahkan pohon ganja itu di lokasi temuan, dan sebagian di bawa ke pos kepolisian sebagai barang bukti," kata Farid. (ANT)

andalas/reza gunawan

POHON GANJA – Petugas Kepolisian Daerah Aceh dan Kepolisian Resort Lhokseumawe menurunkan pohan ganja yang ditemukan diatas empat hektar ladang ganja di kawasan Pedalaman Sawang, Aceh Utara, Rabu (9/2). Penemuan empat hektar ladang ganja tersebut merupakan hasil operasi anti narkotik (Antik) Rencong 2011.

Mantan Sekretaris Panwaslu Medan Dituntut 18 Bulan Medan-andalas Mantan Sekretaris Panwaslu Kota Medan Fairuddin Madjrul (40) warga Jalan Seroja VI Perumnas Helvetia Medan, dituntut 18 bulan penjara denda Rp 50 juta subsidair 2 bulan kurungan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Durpa Rajagukguk SH dalam sidang lanjutan kasus korupsi penyalahgunaan revisi dana operasional dan honor bagi Panwascam dan PPL se-Kota Medan dengan nilai kerugian negara sesuai temuan BPKP senilai Rp 530 juta yang berasal dari APBN pada Tahun 2009. Dalam tuntutan jaksa, terdakwa terbukti melanggar pasal 3 jo 18 UU RI No 31/

1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo UU RI No 20/2001 sebagaimana yang

diubah dari UU RI No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi. Adapun pertimbangan jaksa dipersidangan dari keterangan saksi dipersidangan bahwa Mantan Sekretaris Panitia Pengawas Pemilu Kota Medan Fahruddin Madjrul SH melakukan tindak pidana korupsi. Disebutkannya, terdakwa selaku Sekretaris Panwaslu Medan dan Kuasa Pengguna Anggaran pada Tahun 2009 menerima dana tambahan dari APBN Tahun Anggaran 2009 sebesar Rp 530.400.000. Kemudian bersama ter-

Antisipasi Penyusup

Administrator Bandara Tambah 21 Tenaga Sekuriti Medan-andalas Administrator Bandara (Adban) Polonia akan menambah sebanyak 21 sekuriti untuk membantu pengamanan di Bandara Polonia. Penambahan jumlah sekuriti dari Adban tersebut, terkait menyusupnya seorang pemuda ke tangga pesawat Lion Air, Senin (7/2). “Kita ingin membantu sekuriti Angkasa Pura (AP) II Bandara Polonia untuk mengamankan titik-titik rawan di Bandara Polonia,” ujar Kepala Adban Ir Razali Abubakar, Selasa (8/2) yang dikonfirmasi melalui telepon selular. Terkait aksi penyusupan ter-

sebut, kata Razali, pihaknya sudah menggelar rapat yang melibatkan Adban, AP II, Lanud Medan, serta pihak penerbangan. Rapat tersebut, katanya, menghasilkan kesepakatan untuk saling meningkatkan pengamanan ekstra di sejumlah titik-titik rawan, agar insiden serupa tidak terjadi lagi. Sementara, Humas PT Angkasa Pura II Bandara Polonia Medan, Firdaus menjelaskan, masuknya penyusup ke dalam areal landasan bandara disebabkan adanya mis komunikasi antara petugas sekuriti Bandara Polonia dan pihak POM AU yang samasama bertugas menjaga keama-

nan Bandara Polonia Medan. Hal ini diungkapkan Firdaus ketika dihubungi melalui seluler. Firdaus mengatakan, keamanan landasan udara dijaga oleh dua institusi. Yaitu POM Angkatan Udara dan sekuriti bandara. Sehingga masuknya penyusup ke dalam area landasan ini merupakan kelalaian dua institusi tersebut. "Kami dari AP II lalai dan pihak POM AU juga. Kondisinya pada pagi dini hari kemarin, sangat gelap dan kabut. Kita bersama POM AU sudah berusaha semaksimal mungkin, namun jika masih kebobolan kita pun tak tahu," ucapnya. (RIL)

AKBP Fathori Dinilai Langgar Kode Etik Medan-andalas Tindakan penganiayaan yang dilakukan mantan Kapolres Pematang Siantar, AKBP Fathori terhadap Andi Siahaan, dinilai melanggar kode etik kepolisian. Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno menegaskan, meski hasil pelanggaran atas tindakan penganiayaan tersebut dilakukan saat menjabat Kapolres Pematang Siantar akan ditentukan pada persidangan. Persidangan tersebut hingga kini belum dilakukan, Fathori dinilai melanggar kode etik disiplin Kepolisian. "Fathori kan dilaporkan oleh Andi. Soal penganiayaan,

kalau tidak salah disiplinnya kena juga," ungkap Oegroseno kepada wartawan, kemarin. Oegroseno menambahkan, tindakan penganiayaan yang dilakukan AKBP Fathori masih dalam proses penyidikan. Hingga kini tindakan penganiayaan masih dalam proses Direktorat Reskrim Polda Sumut. Sidang internal Bid Propam tersebut masih menunggu proses tindak pidana tersebut. "Bila berkas disiplinnya sudah selesai, akan disidangkan," jelasnya. Mantan Kadiv Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Mabes Polri itu berjanji, kasus

penganiayaan perwira menengah tersebut akan diselesaikan hingga tuntas. Katanya, baik penuntasan tindak penganiayaannya, maupun pelanggaran kode etik kepolisian yang dinilai menyalahi wewenang dan jabatan saat menjabat sebagai Kapolres Pematang Siantar. “Tidak ada istilah gugur,” tegasnya. Jenderal bintang dua itu menuturkan, proses persidangan internal oleh Bid Propam Polda Sumut akan dilakukan secepatnya, setelah berkas pemeriksaan rampung dan dilimpahkan kepada Atasan Terhukum (Ankum) AKBP Fathori. (HER)

dakwa Ita Khairani SE selaku Bendaharawan (berkas terpisah), melakukan pencairan uang. Uang tersebut dicairkan sebanyak lima tahap melalui bank pada November 2009 dan selanjutnya pada Desember 2009 disalurkan kepada masing-masing Ketua Panwas Kecamatan dengan nilai yang bervariasi Rp 22 juta hingga Rp 36 juta setelah dipotong biaya administrasi sebesar Rp 1 juta. Kemudian, terdakwa membuat faktur fiktif yang seolaholah jumlahnya sesuai dengan

yang digunakan Ketua Panwas Kecamatan. Bahkan Ketua Panwas Kecamatan tidak mengetahui rencana anggaran belanja. Sehingga pengeluaran dana tambahan tidak sesuai ketentuan dan mengakibatkan terjadinya kerugian keuangan negara sebesar Rp 488 juta. Usai mendengarkan tuntutan jaksa penuntut umum maka persidangan ditunda hingga pekan depan oleh majelis hakim yang diketuai Jhonny Sitohang SH dengan agenda mendengarkan pledoi dari penasehat hukum terdakwa. (FEL)

Tabrakan Maut di Simpang Elak Krueng Mane, 2 Tewas 2 Kritis Bireuen-andalas Sedikitnya dua orang tewas dan dua orang lainnya kritis setelah dua unit sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi bertabrakan di Persimpngan elak, Desa Mane Tunong, Keude Krueng Mane, Kabupaten Aceh Utara, Rabu (9/2). Korban tewas masing-masing, Suheri (17) warga Desa Dakuta, dan bocah perempuan berusia 2,5 tahun, Nazila, warga Desa Mane Tunong, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. Sedangkan korban kritis Razali (50) dan anaknya Rita Wahyuni (17). Menurut keterangan, sebelum tabrakan, sepeda motor Supra X BL 3476 QF yang dikendarai Razali (50) membonceng anaknya Rita Wahyuni (17) dan bocah Nazila (2.5 tahun). Pada saat menyeberang jalan dari arah birem jalan elak, tiba-tiba sepeda motor Razali ditabrak dengan sepeda mortor Shogun BL 5376 UB yang dikemudikan pelajar MAS yang meluncur dari arah Keude Krueng Mane menuju kearah barat. Akibat terjadi tabrakan tersebut Razali bersama anak dan cucunya termasuk Suheri, terpental ke aspal bersama kedua sepeda motor itu. Sementara dari arah barat bersamaan muncul Bis umum, diduga karena tabrakan terjadi secara dadakan itu hingga supir bis tak mampu menghindar dan langsung menabrak sepeda motor, bahkan Razali kabarnya sempat masuk ke bawah kolong angkutan umum itu dan terseret, lalu keluar sendiri dan duduk dipinggir birem jalan, usai mobil berhenti, diujung simpang elak itu. “Usai tabrakan, semua korban terpental ke jalan, termasuk anak kecil itu. Bersamaan dari arah barat datang bis umum itu, langsung menabrak sepeda motor, sempat saya liat bapak itu ada dibawah kolong bis dan keluar sendiri saat mobil sudah berhenti, lalu dia duduk dipinggir jalan. Mobil belok ke pinggir persimpangan karena mengelak anak perempuan itu,” ungkap warga dilokasi, didampinggi warga. Menurut pantauan andalas di Puskesmas Gandapura, jenazah kedua korban setelah sempat disemayamkan ditempat itu, selanjutnya dibawa pulang menuju ke rumah duka menggunakan satu unit ambulance. Sedangkan Razali bersama anaknya Rita Wahyuni sudah dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Lhokseumawe sementara kasus kecelakaan sudah ditangani pihak berwajib. (JND)


RAGAM

Kamis 10 Februari 2011

Wisata Batee Iliek Ditanami Tanaman Penghijauan Bireuen-andalas Lokasi wisata Batee Iliek di Kecamatan Samalanga, Bireuen, yang tergolong tandus telah ditanami tanaman penghijauan oleh anggota TNI dari Koramil 02/Samalanga, kemarin. Menurut informasi, mereka melakukan penghijauan itu dengan penanaman pohon sebagai rangkaian dari kegiatan penanaman Gerakan Menanam Satu Miliar Pohon yang dicanangkan Presiden RI sekaligus kepedulian mereka terhadap kegersangan. Penanaman pohon trembesi yang dilakukan Danramil 02/Samalanga Kapten (Inf) A Rani, Camat Samalanga Hasbi Musa dan anggota Polsek Samalanga serta sejumlah warga sekitar komplek wisata air itu dilakukan di titik-titik strategis yang selama ini terlihat terbuka tanpa pepohonan. Danramil 02/Samalanga Kapten (Inf) A Rani didampingi Camat Samalanga Hasbi Musa mengatakan, penanaman pohon trembesi di Samalanga selain di lokasi wisata eksotik Batee Iliek juga dilakukan di sekolah-sekolah di sekitar Batee Iliek dengan tujuan menjadikan kawasan itu menjadi asri. “Untuk wilayah Samalanga dilakukan penanaman 500 pohon trembesi sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepada Danramil Samalanga,” ujarnya seraya mengatakan pemilihan lokasi penanaman setelah dikordinasikan dengan pejabat muspika dan masyarakat setempat. Rani mengatakan, lokasi wisata yang setiap akhir pekan ramai dikunjungi masyarakat Kabupaten Bireuen dan kabupaten lainnya itu selama ini, masih kekurangan pepohonan untuk tempat berteduh. Diharapkan dengan penanaman ini udara di tempat wisata itu semakin segar dan kelihatan asri. Camat Samalanga Hasbi Musa mengatakan, selama ini lokasi wisata itu kurang tertata dengan baik. Dia mengatakan, sebenarnya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari lokasi wisata Krueng Batee Iliek besar. “Tetapi karena berbagai fasilitas belum memadai menghambat peningkatan jumlah wisatawan,” katanya. Selain melakukan penanaman pohon di Batee Iliek, Muspika Samalanga melakukan peninjauan tempat usaha peternakan bebek milik Asnawi, petani ternak di Desa Kandang kecamatan setempat. Usaha peternakan itu merupakan binaan Babinsa Koramil 02 Samalanga yang merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI. “Selain bertugas menjaga kedaulatan Negara, TNI juga sebagai aparat pemerintah bertugas melakukan pembinaan teritorial dengan turun ke pelosok-pelosok desa-desa untuk berbaur dengan masyarakat setempat dalam rangka kemanunggalan TNI dan masyarakat,” ujar A Rani. (HUS)

AC

KARYA TEKNIK

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT

Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

Hub. 0813 7040 9999

harian andalas | Hal.

6

Jelang Sembahyang Tebu Omset Penjual Bunga Naik Medan-andalas Menjelang hari sembahyang tebu yang biasanya dilaksanakan hari ke 8 bulan pertama Imlek, pukul 00.00 WIB, Kamis (10/2) (hari ini red) atau memasuki hari ke sembilan (cia gwee che kauw), minat suku Hokkian etnis Tionghoa untuk membeli bunga semakin tinggi. Kondisi ini ikut mendongkrak omset pedagang bunga di Pasar Petisah. Erna (42), penjual bunga mengatakan, jelang sembahyang tebu hari ke sembilan Imlek selalu membawa berkah tersendiri bagi penjual bunga. Dalam satu hari etnis Tionghoa yang membeli di tempatnya naik cukup signifikan bila dibanding hari-hari biasa. “Setiap menjelang sembahyang tebu, bunga yang mereka beli terdiri dari beberapa jenis. Yang membeli bunga di tempat saya semakin banyak tahun ini,” katanya. Diakuinya, penjualan bunga sedap malam di tempatnya mengalami kenaikan hampir 40% karena bunga ini dipercaya etnis Tionghoa sebagai lambang tekad yang berlaku baik.

“Harga setangkai bunga sedap malam juga mengalami kenaikan hampir 100%. Jika hari biasa harga sebatang sekitar Rp 3.000-Rp 3.500, saat Imlek harganya bisa tembus Rp 6.000 perbatang,” ungkapnya. Di lokasi yang sama, Supomo, pedagang tebu batangan mengatakan, dua hari menjelang sembahayang tebu, jualannya laris manis dan harga tebu pun ikut naik hingga menembus Rp 70.000 untuk sepasang tebu batang. "Kalau di hari-hari biasa, apalagi tebu dalam bentuk batangan yang masih lengkap dengan daunnya, jarang dicari orang, namun menjelang hari ke-9 harga sebatang tebu bisa sampai Rp 100 ribu sepasang," katanya. Nilai Filosofis Sementara, Komisaris Daerah (Komda) Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin) Sumut, Ws Djohan Adjuan menuturkan, buah-buahan yang manis-manis seperti tebu, nenas, jeruk Bali dan lainnya yang dihidangkan waktu sembahyang mengandung nilai filosofis sekaligus sebagai harapan, agar kehidupan ke depan akan 'manis' atau lebih baik. Selain itu, ritual sembahyang yang dilakukan, merupakan simbol bebasnya suku Hokkian ketika zaman dinasti Tang (608-906). Konon perkampungan suku Hokkian yang sedang merayakan Imlek didatangi pasukan pemberontak yang dipimpinan Huang Chao yang dikenal

andalas/siong

BUNGA - Minat suku Hokkian etnis Tionghoa untuk membeli bunga semakin tinggi jelang hari sembahyang tebu dilaksanakan hari ke 8 bulan pertama imlek, pukul 00.00 WIB, hari ini. kejam. Namun orang-orang suku Hokkian selamat karena bersembunyi di kebun tebu. Dan itu bersamaan dengan hari ke sembilan Imlek. “Itu sebabnya, tradisi sembahyang dengan menggunakan tebu untuk

BTN Targetkan Pertumbuhan Kredit 30 Persen Banda Aceh-Andalas PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) menargetkan pertumbuhan kredit sekitar 30% untuk 2011. Pertumbuhan kredit tersebut tidak jauh berbeda dengan pertumbuhan kredit yang berhasil dicapai BTN pada 2010 yang juga sekitar 30%. Hal tersebut disampaikan Branch Manager PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Banda Aceh, Teuku Junaidi saat pembukaan kantor cabang pembantu wilayah Ulee Kareng, Rabu (09/02) di Banda Aceh. Untuk mendukung pertumbuhan kredit tersebut, Junaidi menyatakan, BTN telah menyiapkan dua skema pendanaan, yaitu penerbitan obligasi senilai Rp 2 triliun pada semester I 2011, dan pelaksanaan sekuritisasi aset kontrak investasi kolektif efek beragun aset (KIK EBA) yang nilainya mencapai Rp 1 triliun. "Kredit kita tumbuh sekitar 30% di 2010. Kita targetkan di 2011 sesuai dengan Rencana Bisnis Bank (RBB) bisa tumbuh lagi hingga 30%," ungkapnya. Junaidi menambahkan untuk melakukan ekspansi kredit 29%-30% atau setara kredit baru Rp 25 triliun, pihaknya akan mengembangkan beberapa strategi, termasuk dengan menumbuhkan dana pihak ketiga (DPK). “Bahkan, pihak BTN akan merencanakan untuk meningkatkan kerja sama dengan para pengembang perumahan, mempercepat proses kredit, dan memperbaiki fitur kredit

untuk memudahkan nasabah,” ujarnya. Terkait dengan kredit perumahan yang merupakan spesialisasi BTN, BUMN itu menargetkan penyaluran kredit pemilikan rumah (KPR) untuk 200 ribu rumah tahun ini. Dari jumlah itu, penyaluran KPR untuk 120 ribu rumah akan menggunakan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) yang disediakan pemerintah. "Kami mengalokasikan kredit murah sebesar Rp 5,9 triliun untuk 2011 dan kami yakin dapat melampaui target itu," Jelasnya. Dalam skema FLPP, pemerintah mengalokasikan 60% pagu kredit dengan tingkat bunga rendah berjangka 15 tahun. Menurut Junaidi, itu sangat membantu bank dalam memberikan kredit murah berjangka panjang kepada calon pembeli. Namun, FLPP hanya bisa diterima calon pembeli yang berpenghasilan tetap Rp 2,5 juta - Rp 4,5 juta per bulan dan merupakan pembelian rumah pertama. Adapun penyalurannya dilakukan oleh perbankan. Tahun 2011, total anggaran pemerintah untuk penyaluran FLPP mencapai Rp 6 triliun. Dari anggaran itu ditargetkan akan mampu memberikan pembiayaan untuk 200.000 unit rumah. Junaidi menyebutkan, Dana FLPP ini yang bersumber dari pemerintah dan perbankan, diharapkan mampu mengatasi kekurangan rumah untuk masyarakat menengah bawah. Hingga saat ini, total kekurangan rumah telah mencapai 8,2 juta unit," harapnya. (SALMAN)

terimakasih kepada Tuhan masih melekat bagi etnis Tionghoa suku Hokkien. Di Medan, sembahyang ini kebanyakan dilakukan di depan rumah dengan beratapkan langit,” ujarnya. (SIONG)

Bulog GBB Mabar Salurkan Beras 600 Ton Per Hari Medan-andalas Gudang beras terbesar di Sumatera Utara milik Badan Usaha Logistik (Bulog) GBB Bulog Mabar menyalurkan ratarata 600 ton per hari ke berbagai daerah kabupaten kota di Sumatera Utara untuk mengantisipasi lonjakan harga. Hingga kini, pihaknya tetap menyalurkan beras ke daerah-daerah walau beras miskin (Raskin) sudah disalurkan sesuai permintaan daerah itu sehingga dalam waktu dekat ini harga beras di pasar sudah stabil. Demikian disampaikan Kepala Gudang beras GBB Mabar Jalan Rumah Potong Hewan Medan Deli Supatmo, Rabu (9/ 2) ketika dikonfirmasi andalas di kantornya. Dia mengatakan, harga beras ini diperkirakan tinggi hanya sampai bulan Februari ini kalau sudah masuk bulan Maret harganya sudah berangsur turun karena sudah mulai musim panen raya. "Bulan Maret distribusi beras Bulog sudah mulai menurun sebab musim panen raya dan

harga beraspun diprediksi tidak lagi semahal saat ini sebab beras disatribusi petani sangat mencukupi," ucapnya. Sementara itu, terkait dengan tangkapan Polsekta Medan Labuhan satu unit truk beras Bulog yang dikatakan dari GBB Bulog Mabar. Hal itu tidak ada sangkut pautnya dengan distribusi beras GBB Mabar karena semua beras yang keluar menggunakan deliver order (DO). Kemudian semua pihak yang ingin membeli beras komersil Bulog dari GBB Mabar diperbolehkan sesuai surat edaran Bulog Drive Sumut B0077/II/02020/01/2011 tentang pemberitahuan perdagangan beras impor komersial Thailan. Kalaupun ada yang menyalahgunakan beras asal Bulog tidak tanggungjawab Bulog karena pendistribusian beras dari gudang harus sesuai dengan mekanisme kalau tidak sesuai dengan aturan yang ada beras itu tidak akan kerluar dari areal gudang. (DP)


Kamis 10 Februari 2011

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Kamis 10 Februari 2011

harian andalas | Hal.

8

Jelang Juventus vs Inter Milan

Buffon Minta Lupakan Calciopoli Dortmund-andalas Selain bakal melakoni laga bersejarah kontra Jerman, dini hari nanti, Gianluigi Buffon juga harus mengalihkan fokus untuk timnya Juventus yang akan menghadapi musuh besarnya Inter Milan, akhir pekan ini.

Villa Minta Barca Jangan Remehkan Arsenal Barcelona-andalas Barcelona berada di atas angin jelang duel melawan Arsenal di babak 16 besar Liga Champions yang akan digulirkan mulai pekan depan. Namun, hal tersebut tak lantas membuat Barca bisa meremehkan kekuatan Meriam London. Setidaknya inilah curahan hati bomber Blaugrana David Villa yang meminta rekanrekannya tetap fokus dalam laga melawan The Gunners. Meski faktanya Barca sukses menjinakkan Arsenal pada perempat final Liga Champions musim lalu dengan agregat 6-3, Villa menegaskan hal tersbut tidak menjamin El Barca bakal mudah melewati hadangan skuad besutan Arsene Wenger musim ini. “Kami percaya diri mampu menampilkan performa apik dan lolos ke perempat final. Tapi, semua itu tidak akan mudah sebab Arsenal adalah tim yang bagus dengan sejumlah pemain hebat. Saya yakin, mereka akan membuat kami

Ya, empat hari selang duel Italia kontra Jerman dalam sebuah laga persahabatan di Dortmund, Buffon dipastikan bakal kembali bekerja keras menjaga gawangnya dari serbuan para pemain Nerazzurri dalam laga bertajuk Derby d’Italia di Stadio Olimpico Turin, Senin (14/2) dini hari WIB. Duel ini dipastikan bakal berlangsung panas, lantaran dalam beberapa bulan terakhir ini kedua tim tengah bersitegang terkait skandal calicopoli pada 2006 silam. Ya, saat ini Juve memang tengah gencar mengumpulkan bukti-bukti keterlibatan Nerazzurri dalam skandal pengaturan hasil pertandingan, demi bisa mengambil kembali gelar scudetto mereka yang diserahkan kepada Inter. Buffon sendiri tak menampik bila laga bigmatch ini akan berlangsung keras. Namun, dia berharap agar kedua kubu melupakan perseteruan mereka terkait Calciopoli, demi terciptanya pertandingan yang sportif. “Cukup melihat ke belakang. Saya

benar-benar kesulitan,” tutur Villa, Rabu (9/2). “Saat Anda berhadapan dengan tim sekaliber Arsenal, Anda harus terus mengamati semua pemainnya. Tapi yang terpenting, kami harus fokus menghentikan Cesc Fa b r e g a s , sebab dialah pemain terbaik dan nyawa permainan Arsenal,” tambahnya. Menurut jadwal, El Barca akan lebih dulu menyambangi markas Arsenal di Emirates Stadium pada leg pertama, Kamis (17/ 2) dini hari WIB. Sementara laga leg kedua di Camp Nou akan dihelat tiga pekan berselang, atau 9 Maret 2011. (OKZ)

KILAS

Drogba Kembali, Pantai Gading Menang London-andalas Didier Drogba menandai kembali aksinya bersama Timnas Pantai Gading dengan meraih kemenangan atas Mali, di laga persahabatan, Rabu (9/2) dinihari WIB. Ini adalah pertandingan perdana Drogba dengan Pantai Gading sejak Piala Dunia 2010 lalu. Striker milik Chelsea tersebut menjadi kreator buat gol yang dicetak Didier Ya Konan. Gol tersebut menjadi satusatunya gol yang tercipta pada laga yang dimainkan di Valence, Prancis. Drogba mengirimkan umpan panjang kepada striker milik Lille, Gervinho, kemudian dilanjutkan Gervinho dengan umpan silang yang disambut Ya Konan, di menit tiga pertandingan. Sementara itu, peringkat teratas benua Afrika Ghana, membantai Togo 4-1, pada laga yang digelar di Antwerp, Belgium. Gol Ghana dilesakan Dominic Adiyiah, Jonathan Mensah, bunuh diri defender Togo Akpakpo, dan Samuel Inkoom. (OKZ)

Gianluigi BUFFON

James Gemilang, Heat Bekap Pacers Miami-andalas Meski sempat tertinggal 14 poin, namun Miami Heat mampu bangkit berkat penampilan gemilang LeBron James. Heat mengalahkan Indiana Pacers 117-112. James menjadi momok menakutkan bagi Pacers. Mantan bintang Cleveland Cavaliers ini mengoleksi 41 poin, 13 rebounds dan delapan assists. Chris Bosh menghasilkan 19 poin dan Dwyane Wade menambah lewat torehan 17 poin. Sementara itu, Roy Hibbert mencatat 20 poin plus 10 rebounds bagi Pacers. Danny Granger mengemas 19 poin dan Tyler Hansbrough menambah dengan mengumpulkan 18 poin bagi skuad asuhan Frank Vogel. Pertandingan seru terjadi pada kuarter empat yang berlangsung

Juve Pangkas Gaji Del Piero Turin-andalas Alessandro Del Piero kemungkinan besar masih tetap bersama Juventus dalam beberapa waktu ke depan. Manajemen Juve kini tengah membicarakan masalah perpanjangan kontrak sang kapten tersebut. Agen Del Piero yang juga kakak kandungnya, Stefano Del Piero, sudah bertemu dengan pimpinan klub, guna membahas kontrak Del Piero. Manajemen Juve coba bernegosiasi soal gaji Del Piero yang mungkin akan mengalami penurunan nilai. Kedua pihak sebelumnya sudah sepakat untuk melanjutkan hubungan kerja yang sudah berlangsung sejak 1993 lalu. Tapi, Juve tengah mempertimbangkan usia Del Piero yang sudah menginjak 36 tahun. Juve meminta agar nilai gaji mantan pemain internasional Italia tersebut diturunkan. Tapi, agen Del Piero mengindikasikan cukup sulit menerima kebijakan tersebut. Del Piero akan menerima potongan sebesar 3 juta euro permusim. (OKZ)

sion. Kemudian, James melesatkan poin untuk memperlebar kedudukan Heat menjadi 113110 saat laga tersisa 14,1 detik. Dengan waktu tersisa hanya 6,5 detik, James dan Eddie House bergantian mencetak poin untuk membawa Heat memimpin 117-110. James dkk mengemas 38 kemenangan di NBA musim ini. (OKZ)

di American Airlines Arena, Rabu (9/2). Pacers memangkas ketinggalan menjadi 111-110 ketika Granger menghasilkan poin saat pertandingan tersisa 51,9 detik lagi Meski Mike Miller gagal melesatkan lemparan tiga angka, namun Bosh mampu melakukan rebouand untuk menjaga posses-

Clijsters Sedih Jika Prancis Open Pindah

Kim CLIJSTERS Paris-andalas Ada wacana Prancis Open segera meninggalkan venue lama Roland Garros. Kenyataan pahit ini tentu membuat Kim Clijsters menjadi sedih. Kabarnya, ada tiga tempat yang mengajukan diri menggantikan tempat Roland Garros. Mereka adalah Versailles,

dan terakhir Disneyland, yang ingin menjadi tuan rumah Prancis Open mulai 2016 mendatang “Bagi saya, untuk pindah dari Roland Garros, maka seperti mengambil masa kecil saya. Sebab, saya ingat pernah menonton pertandingan hebat semasa liburan sekolah. Jika pindah, maka semua akan terlupakan dan tentu mengecewakan,” kata Clijsters. Tentu ada alasan sendiri, kenapa panitia ingin memindahkan pertandingan Prancis Open dari Roland Garros. Pasalnya, pertandingan sering terunda jika ada hujan yang turun mengguyur lapangan.

rasa sudah cukup bagi kita untuk membicarakan Calciopoli. Saya ingin menatap ke depan. Saya tahu, masa lalu itu penting, tapi masa depan lebih penting lagi,” ujarnya, Rabu (9/2). Akhir-akhir ini, Juve memang tengah frustasi lantaran mereka mengaku kerap dirugikan wasit dalam beberapa laga Serie A. Sejumlah rumor pun menyebut bahwa ada permainan yang dilakukan segelintir orang untuk menghalangi Bianconeri mencatatkan prestasi. Namun, Buffon sendiri enggan menyikapi isu tersebut terlalu jauh. “Memang, sepanjang musim ini ada beberapa insiden yang merugikan kami. Tapi, saya adalah olahragawan dan saya hanya berpikir bahwa ada beberapa kesalahan kecil dan itu adalah hal yang biasa. Saya tak pernah berpikir ada sesuatu dibalik ini. Sementara untuk laga melawan Inter, kami akan mengadapi salah satu tim terkuat di dunia,” sambungnya. “Kini, sudah mulai kembali ke jalur yang tepat dan saya berharap masa kelam kami akan berakhir. Kami tak ingin membiarkan kami terus di cap negatif. Ini adalah momen yang tepat bagi kami untuk berkembang dan kami harus bermain sempurna saat menghadapi Inter,” tutup kiper veteran 33 tahun ini. (OKZ)

“Namun, teknologi dan pembangunan venue Roland Garros sudah tertinggal dalam 2030 tahun terakhir. Jadi, olahraga ini akan semakin membaik, jika anda memiliki stadion dengan atap tertutp dan fasilitas lebih baik untuk penonton,” lanjut petenis asal Belgia. Oleh sebab itu, Roland Garros harus memperbaiki venue, jika ingin menjadi tuan rumah lapangan tanag liat ini. Seperti informasi yang dihimpun, Rabu (9/2), panita belum mengumumkan masalah ini pada pekan mendatang. (OKZ)

Mesut OEZIL

Jenson BUTTON

Button: Inovasi Kunci Kemenangan Jerez-andalas Mobil baru McLaren melahirkan optimisme tersendiri untuk juara dunia F1 2009 Jenson Button. Ia yakin inovasi yang diusung MP4-26 akan berbuah sukses. Button saat ini belum memiliki kesempatan mengemudikan MP4-24 -dalam tes di Valencia awal bulan ini Button mengemudikan MP4-25-- tapi ia memiliki keyakinan kalau andalan baru McLaren tersebut akan mampu berjaya di lintasan musim depan. "Ini adalah bayi kami yang baru, sebuah mobil yang semoga saja bisa membawa salah satu dari kami (Button atau rekan setimnya Lewis Hamilton) jadi juara dunia pembalap dan juga menjuarai klasemen konstruktor," harap Button, Rabu (9/2). "Mobilnya cantik sekali dan aku sangat menantikan untuk melajukannya di lintasan," tambahnya. Sejumlah perubahan diterapkan di dalam mobil baru McLaren tersebut, khususnya di sektor desain mobil. Inovasi semacam itulah yang diyakini Button diperlukan guna mengatasi kerasnya persaingan dengan tim-tim besar lainnya. "Sudah pasti mobil kami terlihat berbeda dengan kebanyakan mobil lainnya dan juga terlihat lebih baik. Kami punya sejumlah desain baru (di MP4-26), yang menurutku sangat menarik." "Memiliki ide-ide baru merupakan hal bagus dan penting, Anda harus memiliki ide baru dan pengembangan. Jika hanya sekadar meniru saja, Anda tidak akan pernah menang," tegas Button. (DTC)

Oezil Raja Assist Madrid

Madrid-andalas Real Madrid melakukan perekrutan tepat dengan mendatangkan Mesut Oezil. Belum genap semusim bermukim di Santiago Bernabeu, Oezil membuktikan diri sebagai raja assist. Oezil bergabung dengan Madrid pada Agustus 2010. Tidak disebutkan berapa nilai transfer dari pemain timnas Jerman itu. Namun media-media Spanyol menyebut Los Blancos harus menyerahkan 15 juta euro kepada Werder Bremen untuk meminang Oezil. Belum genap satu musim bermukim di Santiago Bernabeu, Oezil langsung membuktikan dirinya sebagai pemain penting bagi Madrid. "Oezil telah memenangi hati Madridista," demikian artikel dalam situs resmi Real Madrid tertanggal 8 Februari 2011. Cara Oezil memenangi hati Madridista -dan juga Madrid-- adalah melalui umpan-umpan matangnya yang berbuah gol. Situs resmi Madrid mencatat bahwa Oezil merupakan raja assist dari tim ini dalam kurun waktu dua tahun terakhir. Hingga saat ini pemain berdarah Turki itu telah membukukan total 12 assist di seluruh kompetisi resmi yang diikuti Madrid. Angka ini sudah sama dengan yang dibukukan Gonzalo Higuain dan Marcelo, namun Oezil melakukannya dalam rentang waktu yang lebih cepat dibanding dua pemain yang disebut sebelumnya itu. Ada pun untuk urusan gol, pemain bernomor punggung 23 itu sejauh ini sudah mencetak lima gol di La Liga, satu di Liga Champions, dan tiga di Copa del Rey. (DTC)


Kamis

OLAHRAGA

10 Februari 2011

KILAS

harian andalas | Hal.

9

Dukung Keinginan KONI Raih Lima Besar PON 2012 Riau

Pengprov PRSI Sumut Kontrak Pelatih Renang Asal Rusia

George Toisutta

Toisutta Terbentur Statuta PSSI Jakarta-andalas Kongres PSSI 2011 segera bergulir. Peluang George Toisutta untuk menjadi Ketum PSSI seperti sulit. Sebab, dia terbentur dengan statuta PSSI. Jika ingin menjadi ketum PSSI, maka calon tersebut harus minimal aktif dalam sepakbola sekira lima tahun, serta mendapatkan 50 persen suara dari pemilik hak suara. Suryadharma “Dali” Tahir yang menjadi ketua komite penyusunan Statuta PSSI menyatakan, aturan tersebut sudah benar dan tidak perlu diperdebatkan kembali. "Statuta PSSI sudah sah menjadi pegangan organisasi PSSI. Statuta PSSI ini dihasilkan setelah lebih dari satu tahun kita berdialog dengan AFC dan FIFA, sebelum akhirnya memperoleh persetujuan dari FIFA pada Kongres Luar Biasa di Hotel Mercure, Ancol," jelas Dali Tahir dilansir dari situs resmi PSSI, Rabu (8/2). Pengesahan Sratuta PSSI pada Kongres Luar Biasa di Ancol tahun 2009 ini juga dihadiri oleh Thiery Rengenass, Direktur Asosiasi dan Pengembangan FIFA. Thierry Rengenass bahkan memberikan pujiannya atas keseluruhan isi Statuta PSSI tersebut. Dali Tahir juga menyatakan, PSSI juga memperoleh surat dari AFC dan FIFA yang menegaskan tentang dilanjutkannya kepengurusan PSSI hingga 2011. "Dari pengesahan Statuta PSSI melalui Kongres Luar Biasa dan surat-surat dari AFC serta FIFA itu ditegaskan bahwa tidak ada masalah dengan kepengurusan PSSI," tegas Dali Tahir, yang selama sembilan tahun terakhir ini menjadi anggota Exco AFC, hingga awal Januari 2011 lalu. Jika demikian, maka peluang Toisutta untuk menjadi ketum anyar PSSI jelas sangat berat. Pasalnya, pria yang juga Kepala Staf TNI AD ini belum lima tahun aktif di sepakbola dan baru mendapatkan 12 suara. Selain Toisutta, Ketum PSSI Nurdin Halid dan Wakil Ketua Nirwan Bakrie juga mencalonkan diri untuk menduduki posisi ketum. (OKZ)

Medan-andalas Untuk mendukung keinginan KONI Sumatera Utara dalam meraih cita-cita masuk lima besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 di Riau, Pengprov PRSI Sumatera Utara mendatangkan pelatih renang kelas dunia Berezutskiy Igor Evgenjevich asal Rusia. Demikian dikatakan Ketua Pengprov PRSI Sumut HM Syafi’i didampingi Ketua Harian Rudi Rinaldi dan Seksi Dana Yulizar Parlagutan serta Berezutskiy Igor Evgenjevich pada saat penandatanganan MoU di Gedung Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (9/2). Menurut HM Syafi’i, pihaknya mendatangkan Igor untuk melatih atlet renang Sumatera Utara, dengan masa kontrak 1 tahun. Bila Igor mampu mengangkat prastasi renang Sumut, maka kontrak tersebut akan dilanjutkan. “Ya, kalau hasil kerja Igor cukup baik, maka kita akan memperpanjang kontraknya dan kita akan mengevaluasi kinerjanya setiap tiga bulan sekali,” ujarnya. PRSI Sumut memang bertekad untuk mendukung ambisi KONI Sumut dan Gubernur Sumatera Utara agar mampu masuk peringkat lima besar pada PON 2012 di Riau. Selain itu, kedatangan Igor juga diharapkan dapat melahirkan atlet pelapis Indra Gunawan dan Dimas yang saat ini sedang dipersiapkan ke PON 2012 di Riau. Namun, meskipun memiliki pelatih tingkat dunia, PRSI Sumut tidak akan memulangkan Indra Gunawan yang berlatih di Hongaria dan Dimas dari Malaysia . Syafi’i menilai, Sumatera Utara

andalas/istimewa

selama ini mengalami kekurangan pelatih renang, karena hanya ada sekitar lima orang pelatih yang bersertifikat. Imbasnya, atlet renang Sumut terpaksa latihan di luar negeri. “Nah, dengan kedatangan pelatih asing, diharapkan agar atlet aquatic lebih banyak dari cabang renang,” harapnya. Selain itu, kedatangan Igor juga diharapkan mampu memunculkan pelatih renang berkualitas, karena PRSI Sumut berencana akan menggelar pelatihan pelatih renang seSumatera di Kota Medan. “Kita akan membuat pelatihan pelatih renang di Kota Medan dengan mengundang pelatih renang se-Sumatera dengan rekomendasi dari PB PRSI,” ungkapnya. Pengprov PRSI Sumut sendiri bertekad untuk mengembangkan olahraga renang di Tahun 2011 ini, seperti akan melantik sejumlah pengurus Pengcab PRSI di kabupaten/ kota Sumatera Utara. “Kita juga menggalakkan agar kabupaten/kota secepatnya berpacu untuk membangun kolam renang, karena tanpa ada tempat latiahan, semua akan mustahil,” paparnya. Sementara, Berezutskiy Igor Evgenjevich sendiri bertekad untuk menjadikan atlet renang Sumatera

Ketua Umum Pengprov PRSI Sumut Drs H M Syafii berjabat tangan dengan pelatih renang asal Rusia Berezutskiy Igor Evgenjevich usai penandatangan kontrak MoU, Rabu (9/2). Utara lebih sukses. Dia menilai bahwa Sumatera Utara sebenarnya memiliki bibit atlet renang yang cukup bagus. “ Ada beberapa atlet renang Sumatera Utara yang cukup berbakat,” ungkapnya dalam bahasa Inggris. Sedangkan, Ketua Harian PRSI Sumut Rudi Rinaldi menambahkan, PRSI Sumut dalam waktu dekat ini

Aceh Targetkan Tujuh Cabang Prestasi di Porwil

Indonesia Taklukkan Hong Kong 4-1 Hong Kong-andalas Timnas Pra-Olimpiade berhasil meraih hasil positif saat berujicoba dengan Hong Kong U-23. Tim asuhan Alfred Riedl meraih kemenangan meyakinkan dengan skor 4-1. Timnas Pra Olimpiade Indonesia berhasil mengalahkan Timnas U23 Hong Kong dengan skor 4-1 dalam laga uji coba di Pho Kong Village Park, Hong Kong, Rabu (9/2). Tim Merah Putih membuka skor lewat Yongki Aribowo menit ke-25. Lima menit berselang bunuh diri pemain lawan menambah keunggulan Indonesia. Gol Titus Bonai menit ke-67 dan Arif Alfiansyah sepuluh menit menuju bubaran memastikan kemenangan Indonesia. Kecuali pemain yang tengah mengalami cedera dan Ruben Wuarbanaran yang belum berpaspor Indonesia, pelatih Riedl menurunkan semua pemain yang diboyong Ke Hong Kong. Dalam pertandingan ini, kedua kesebelasan memang tidak dibatasi dalam melakukan pergantian pemain. Secara umum, Riedl mengaku puas atas permainan anak asuhnya. "Permainan timnas makin meningkat. Koordinasi antar pemain juga semakin bagus. Tinggal masalah fisik dan cedera pemain saja yang menjadi kendala,” kata pelatih berpaspor Austria itu seperti dikutip dari situs resmi PSSI. Meksi baru pertama bertanding di lapangan sintetis, penampilan Yongki Aribowo dkk memang lebih baik dibandingkan dengan ketika ditahan imbang 1-1 oleh Pelita Jaya U21. Mereka juga tampil lebih bersemangat dengan dukungan masyarakat Indonesia yang berada di Hong Kong. "Atmosfer di sini cukup bagus. Pemain senang tampil di lapangan yang bagus dan cuaca pun cukup bersahabat. Kami ucapkan terima kasih juga kepada Bapak Teguh Wardoyo, Konjen RI yang turut menyaksikan pertandingan ini dengan membawa supporter Indonesia," kata Iman Arif, manajer sementara yang memimpin Timnas Pra Olimpiade selama berada di Hong Kong dibantu oleh asisten manajer Andika Nuraga Bakrie. Rombongan Timnas Pra Olimpiade dijadwalkan kembali ke tanah air, Kamis (10/2) pagi. Sebelum melanjutkan latihan, para pemain akan mendapatkan kesempatan libur selama dua hari. Starting Line-Up Indonesia Penjaga Gawang : Kurnia Meiga. Belakang : Ahmad Farisi, Gunawan Dwi Cahyo, Septi Hadi, Safri Umri. Tengah : David Laly, Hendro Siswanto, Titus Bonai, Engelbert Sani. Depan : Fauzi, Yongki Aribowo. (DTC)

akan menggelar seleksi untuk menjaring atlet yang akan dilatih Igor. Tidak hanya itu, untuk mempopulerkan olahraga Aquatik, PRSI Sumut akan menggelar eksebisi polo air di Kolam Renang Selayang, Jumat (11/2) mulai pukul 16.00 WIB. “Eksebisi ini untuk menjaring bibit-bibit polo air dari kalangan pelajar,” ucap Rudi. (YON)

andalas/istimewa

IMBANG– Hariono (24), pemain tengah Persib dijegal Esteban Vizcara (23) pemain tengah Semen Padang, pada pertandingan lanjutan Liga Super Indonesia di Stadion Siliwangi Bandung, Jawa Barat, Rabu (9/2). Pertandingan antara Persib Bandung dan Semen Padang berakhir imbang dengan skor 1-1.

Persib Selamat dari Kekalahan Bandung-andalas Persib Bandung akhirnya selamat dari kekalahan setelah sempat tertinggal 0-1 dari tamunya Semen Padang. Pablo Frances mampu mencetak gol untuk memaksa skor menjadi 1-1, pada lanjutan Liga Super Indonesia, Rabu (9/2). Kendati bermain di kandang, Maung Bandung tidak mendapat dukungan dari ribuan Bobotoh yang biasa memenuhi stadion Siliwangi. Laga kali ini Persib menjalani laga tanpa penonton setelah kerusuhan yang terjadi pada laga melawan Arema Malang, beberapa waktu lalu. Tanpa kehadiran penonton cukup mempengaruhi permainan skua asuhan Daniel Roekito ini. Persib

bermain tanpa greget dan hanya memaksimalkan umpan-umpan panjang untuk duet Christian Gonzalez dan Pablo. Sebaliknya, Semen Padang cukup bermain apik dalaam bertahan dan dengan mudah mematahkan serangan frontal Persib. Puncaknya, Kerbau Sirah malah mencuri gol. Gol tercipta berawal dari tendangan bebas Ellie Aiboy yang sukses disundul Vendry Mofu. Bola membentur tiang gawang dan langsung disambut David Pagbe. Tuan rumah sebenarnya mendapat kesempatan mencetak gol di akhir babak pertama. Wasit menunjuk titik putih setelah Tommy Rifkah melakukan hand ball. Namun,

eksekusi yang dilakukan Pablo Frances melayang jauh di atas mistar gawang. Pablo langsung membayar kesalahannya di awal babak pertama. Mendapat umpan terukur dari Baihakki Khaizan, Frances masih bisa melepaskan sundulan terarah kendati mendapat pengawalan. Bola meluncur masuk ke gawang Semen Padang. Tapi tidak ada gol tercipta di sisa pertandingan babak kedua. Dan kedua tim harus puas berbagi angka satu di laga kali ini. Semen Padang masih berada di posisi kedua dengan perolehan 26 poin. Sementara Persib masih terjebak di posisi 13 dengan mengoleksi 11 poin. (OKZ)

Banda Aceh-andalas Provinsi Aceh menargetkan tujuh cabang olahraga dapat meraih prestasi baik di Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) XVIII Sumatera yang direncanakan berlangsung di Batam, Kepulauan Riau (Kepri). "Kami berharap atlet tujuh cabang olahraga itu bisa mengukir prestasi lebih baik pada Porwil di Kepri di banding event yang sama empat tahun lalu di Medan (Sumatera Utara)," kata Sekretaris Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Aceh, Muhammad Saleh di Banda Aceh, Rabu (9/2). Pada Porwil 2007 di Medan, Aceh menduduki urutan ke-4 dari 10 provinsi di Pulau Sumatera. Untuk memperoleh target seperti ditetapkan, maka seluruh atlet cabang olahraga yang akan dipertandingkan di Porwil tersebut saat ini sedang digenjot latihan keras melalui Pelatda yang dipusatkan di Kota Banda Aceh, ibukota Provinsi Aceh. Ketujuh cabang olahraga tersebut masing-masing pencak silat, bulu tangkis, catur, renang, tekwando dan atletik. Terhadap tujuh cabang olahraga yang akan diikuti pada Porwil tersebut, Saleh menyebutkan total atletnya mencapai berkisar 100 orang. "Itu jumlah atlet Pelatda sementara, karena ada sebagian pengurus cabang olahraga yang hingga saat ini belum menyerahkan nama atletnya," kata dia menambahkan. Menurut dia, semua atlet cabang olahraga yang akan mengikuti Porwil XVIII 2011 itu menjadi andalan KONI Aceh, khususnya di pencak silat, basket, renang dan atletik. Dipihak lain, Saleh menyebutkan terdapat dua event olahraga berskala nasional yang akan diselenggarakan di tanah air, yakni Porwil Sumatera 2011 dan Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII di Pekan Baru, Riau pada 2012 (ANT)

Jose dan Kurniawan Didepak dari PSMS Medan Medan-andalas Seperti yang direncanakan, perombakan skuad PSMS di jeda putaran pertama Divisi Utama musim ini akhirnya memakan korban. Tiga nama pemain resmi dicoret kemarin. Nama pemain yang dicoret di luar dugaan. Striker Kurniawan Dwi Yulianto resmi tidak lagi memperkuat skuad berjuluk Ayam Kinantan. Begitu juga dengan gelandang asal Argentina Jose Sebastian. Di lini belakang, nama Azuan Lubis juga tidak luput dari pencoretan. Sekretaris Umum PSMS Yang juga manajer tim Idris membe-

narkan hal tersebut. Keputusan membuang empat nama tersebut dicapai setelah menggelar rapat dengan Pelatih PSMS Suharto kemarin. "Dari rapat dengan pelatih tadi (kemarin), kami menyepakati ada empat nama pemain yang harus mencari klub baru. Mereka adalah Jose Sebastian, Hary Syahputra, Kurniawan dan Azuan Lubis. Keputusan itu diambil dengan pertimbangan mengingat prestasi mereka setengah musim lalu kurang baik. Untuk itu, guna memacu hasil putaran kedua menjadi lebih baik sesuai dengan target ke ISL (liga super)," kata Idris kemarin.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil berdasarkan rekomendasi pelatih yang berharap skuad asuhannya bisa tampil lebih maksimal. "Kami tidak meragukan keputusan tersebut. karena bagaimanapun, pelatih yang tahu kondisi di lapangan, ungkap Idris. Tapi, untuk meminta persetujuan dari pengurus, hari ini pengurus PSMS akan menggelar rapat untuk membicarakan keputusan manajemen tersebut. "Hasil ini akan dibawa pada rapat besok sore di Kebun Bunga," beber pria berdarah Aceh itu. Dari empat nama tersebut, Hary Syahputra telah lebih dulu meminta untuk mundur dari skuad PSMS. Sementara Si Kurus-julukan Kur-

niawan- sebelumnya juga dikabarkan telah menjalin kesepakatan dengan salah satu klub di Liga Primer Indonesia (LPI), meski ketika dikonfirmasi Kurniawan tidak membenarkan kabar tersebut. Untuk pemain pengganti, Idris mengaku telah menjalin kesepakatan dengan gelandang Persiba Balikpapan Doni F Siregar. Sementara beberapa pemain lainnya masih dalam tahap negosiasi. "Doni Sudah deal tadi (kemarin). Ada lagi dua pemain yang akan dipantau, sedangkan dua lainnya masih kami rahasiakan dulu," papar pria 47 tahun itu. Sementara Suharto mengatakan, pertimbangan memberhentikan keempat pemain tersebut semata-

mata untuk memperbaiki prestasi PMS di putaran kedua. Apalagi menurutnya, hubungannya dengan keempat pemain tersebut cukup baik. "Namanya perombakan, tentu saja ada pihak yang menjadi korban. Tapi semua ini semata-mata hanya untuk kebaikan tim ke depan," tukas mantan pemain PSMS era 80an hingga 90-an tersebut. Namun jika ditilik, pencoretan keempat nama tersebut cukup tepat. Dari segi volume durasi penampilan membela PSMS, Hary Syahputra dan Kurniawan mengalami penurunan. Sempat menjadi pilihan utama ketika ditangani Zulkarnain Pasaribu, selanjutnya dua mantan pemain timnas tersebut

kerap dicadangkan. Begitu juga dengan Azuan Lubis. Sementara untuk Jose Sebastian, tidak seperti dua legiun asing PSMS lainnya Gaston Castano dan Vagner Luis, pemain asal Argentina tersebut jarang tampil 90 menit penuh. Bahkan, dia juga tidak selalu diturunkan sebagai starting eleven, beberapa kali dia juga dipasang sebagai pemain pengganti Zulkarnain dan Alfian Habibi. Bahkan Suharto menyebutkan, Jose tergolong pemain yang malas. "Dia punya fisik yang bagus. Tapi dia malas. Tidak hanya dalam pertandingan, dalam latihan juga seperti itu," tandas prajurit TNI AD berpangkat Pelda itu. (YON)


Kamis

EKONOMI-BISNIS

10 Februari 2011

harian andalas | Hal.

10

Perusahaan Diminta

Memetakan Rencana Pekerjaan Mikro Jakarta-andalas Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar meminta perusahaan agar memetakan rencana pekerja mikro yang berisi antara lain pelatihan dan pengembangan pegawai, perlindungan, pengupahan serta jaminan sosial serta produktivitas kerja. "Konsep perencanaan tenaga kerja mikro memang mutlak dilaksanakan karena perencanaan tersebut akan menjamin tersedianya pegawai yang handal dan kompeten sesuai dengan jenis pekerjaan," ujar Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) saat membuka Rakornis Perencanaan Tenaga Kerja Mikro di Kantor Kemenakertrans, Jakarta, Rabu. Pemetaan itu dibutuhkan juga untuk kelangsungan hidup dan perkembangan perusahaan menuju ke arah yang lebih baik, katanya. "Dengan perencanaan ini maka kasus kecelakaan dan perselisihan serta pemogokan dan pemutusan hubungan kerja (PHK) dapat direduksi," tambah Muhaimin. Lebih lanjut Muhaimin mengatakan, program kepegawaian itu dapat diarahkan untuk pembinaan karier, program perekrutan, seleksi, penempatan dan pemensiunan pegawai. (ANT)

Kuala Namu Mengubah Aspek Ekonomi Masyarakat Beringin-andalas Pihak pengelola pembangunan Bandara Kuala Namu tidak pernah memperhitungkan terjadinya kerusakan di sejumlah ruas jalan kabupaten, khususnya jalan Beringin-Pantai Labu akibat dilintasi kendaraan truk bertonase tinggi pengangkut bahan material bandara. Seharusnya sebelum dimulainya pembangunan pihak pengelola harus terlebih dahulu dikaji segala dampaknya terhadap lingkungan, masyarakat termasuk kerusakan jalan. “Inilah yang tidak pernah diperhitungkan. Memang membangun proyek rakayasa seperti ini, bangsa kita belum punya pengalaman, sehingga dampaknya tidak pernah dikaji,” ungkap Bupati Deli Serdang Amri Tambunan dalam dialog dengan kepala desa dan tokoh masyarakat Kecamatan Beringin di kantor camat Beringin, Selasa (8/2). Bupati juga mencontohkan, pada pembangunan jalan tol Belmera( Belawan, Medan Tanjung Morawa), pihak kontraktor dari Korea terlebih dahulu membangun jalan yang dilintasi truk pengangkut material. Itu dilakukan agar pekerjaan lancar dan warga tidak dirugikan dari kerusakan jalan. Ini membuktikan, bahwa Korea sudah memiliki banyak pengalaman dalam membangun proyek raksasa. Rumah Kumuh Usai melakukan dialog dengan kepala desa dan tokoh masyarakat, Bupati Deli Serdang beserta Dandim Letkol Inf Wiwik Dwiyanto dan rombongan meninjau salah satu rumah kumuh yang akan di bedah di Dusun I Timur Desa Karang Anyar. Direncanakan, sedikitnya ada 50 rumah kumuh milik warga di Kecamatan Beringin yang akan di bedah Pemkab Deliserdang bekerjasama dengan Kodim 0204 DS. Selain akan membedah rumah warga, bupati juga mengintruksikan kepada kepala dinas Cipta Karya untuk membangun saluran pembuang di pemukiman warga. (TH)

andalas/th sihombing)

DIALOG - Bupati berdialog dengan Sakiem (35) yang rumahnya masuk daftar bedah di Lubuk Pakam, Rabu (9/2).

POWER TV - Seorang Sales Promotion Girl memperlihatkan Televisi Toshiba seri Power TV saat launching di Atrium Sun Plaza Medan, Rabu (9/2). Seri Power TV ini merupakan televisi dengan LED pertama di dunia yang memiliki cadangan baterai terintegrasi di dalamnya, baterai Power TV ini mampu bertahan hingga 2 jam. andalas/rony muharrman

Gangguan Air Akibat Pencucian Reservoir di Denai Pabrik Roti Jepang Terancam Beroperasi di Sumut Medan-andalas Industri pabrik roti dengan investor asal Jepang di Kawasan Industri Medan Star, Tanjung Morawa, Sumatera Utara, terancam gagal beroperasi di daerah itu, akibat kesulitan mendapatkan aliran listrik dari PT.Perusahan Listrik Negara. "Benar, pengusaha asal Jepang yang membangun pabrik roti di Kawasan Industri Medan (KIM) Star, kesulitan mendapatkan pasokan listrik untuk operasional industrinya. Mereka sudah protes dan mengancam akan menggugat manajemen KIM Star dan termasuk PLN karena merasa dirugikan akibat tidak bisa beroperasi," kata Direktur Umum PT KIM Star, Satria Ginting, di Medan, Rabu. Investor Jepang itu membutuhkan 580 KVA (kilo volt ampere), sementara PLN mengaku hanya bisa memasok 35 KVA saja. "Secara resmi, gugatan memang belum kami terima, tapi mereka sudah memprotes langsung ke manajemen," katanya. Menurut Satria yang juga pengurus di Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumut itu, manajemen KIM Star sudah meminta tolong kepada PT.PLN agar memenuhi permintaan daya listrik pabrik roti tersebut. Bahkan, manajemen KIM Star lang-

sung mempertemukan investor itu dengan pihak PLN. "Tetapi belum ada solusi, PLN tetap mengaku tidak bisa memenuhi kebutuhan itu karena daya masih kurang," katanya. Satria menegaskan, kasus yang dialami investor asal Jepang itu, bukan salah manajemen KIM Star, karena pemerintah selalu menyatakan siap menerima investasi dan masalah krisis listrik sudah bisa diatasi. Sekretaris Umum DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, Laksamana Adiyaksa, mengatakan, persoalan investor di KIM Star merupakan gambaran kondisi jeleknya infrastruktur dan layanan pemerintah di Sumut yang mengancam hengkangnya investor dan minimnya investasi di daerah itu. "Harusnya investor yang sudah masuk dilindungi, karena akan terkait dengan pencitraan dunia usaha di Sumut maupun Indonesia," katanya. Manajemen KIM Star juga harus dilindungi dari ancaman gugatan investor, karena pada dasarnya perusahaan kawasan tidak mungkin berani menjual/ menyewakan lahannya ke pengusaha kalau sebelumnya tidak mendapat dukungan atau jaminan dari pemerintah dalam soal infrastruktur. (ANT)

Properti Medan tak Pusingkan Kenaikan BI Rate PENGEMBANG properti tidak akan menaikkan harga jual rumah seiring dengan peningkatan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) menjadi 6,75% yang sebelumnya 6,5%.

H

al ini diharapkan sejalan dengan beberapa kebijakan perbankan yang tidak akan meningkatkan kredit properti sehingga tetap membuka peluang besar bagi masyarakat untuk membeli properti. Demikian disampaikan Syamsuddin, pengembang perumahan di kawasan Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal pada andalas via telepon, Rabu (9/2) di Medan. Menurutnya, pengembang tetap komitmen dalam menyediakan berbagai hunian yang sehat dan berkualitas dengan harga yang

PLAZA 11.30-13.50-16.10-18.30-20.50 THAMRIN 12.40-15.00-17.20-19.40-22.00 BINJAI 12.15-14.05-15.55-17.4519.35-21.25

dapat terjangkau. ‘’Kenaikkan BI Rate itu tak serta merta diikuti pengembang menaikan harga jual unit rumah terutama untuk pembiayaan kredit. Sampai saat ini belum ada pengaruh dan rencana untuk menaikkan, masih biasa-biasa saja,’’katanya. Ia menilai penetapan BI Rate sebesar 6,75% itu diharapkan tidak membuat perbankan juga menaikkan kredit properti yang telah berlaku selama ini. Bahkan untuk posisi saat ini dengan mengacu pada suku bunga acuan tersebut, idealnya kredit properti itu berkisar di level 11 %. ‘’ Jadi masyarakat (konsumen) masih dapat menjangkau kredit properti, karena harga jual yang ditawarkan pengembang masih bisa bersaing,’’ujarnya. Pada dasarnya kenaikan BI Rate tidak terlalu dirisaukan dan dikhawatirkan pengembang. Pebisnis properti justru mencemaskan jika suatu waktu akan terjadi kenaikan harga bahan baku dan produk sub

PLAZA 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 BINJAI 12.45-14.55-17.05-19.15-21.25

PRESIDENT 13.00-15-15-17.30-19.45 PALLADIUM THAMRIN 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 SUN 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

industri yang mendukung operasional perjalanan bisnis properti. Misalkan semen, material bangunan, besi dan sebagainya. Untuk itu, pengembang berharap agar pemerintah mendukung program pengembangan properti di Sumut. Jangan ada lagi peningkatan harga bahan baku , juga harus digalakkan efisiensi pada perizinan properti. Sama seperti pengembang, perbankan diprediksikan juga tidak akan reaktif dalam meningkatkan suku bunganya. Perbankan tidak akan bertindak gegabah menanggapi kenaikan BI Rate sebesar 25 bps yang diumumkan pekan lalu. Meskipun demikian kenaikan tingkat suku bunga memang sensitif karena hal itu akan menentukan minat investor sehingga jika bunga tinggi maka konsumen akan lebih cenderung menabung, sedang jika bunga rendah, akan mengajukan kredit untuk properti. (MA)

BINJAI 17.30-19.40-21.50 SUN 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 SUN PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

PLAZA 13.10-15.30-17.50-20.10 THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.00-21.20 BINJAI 12.30-14.20-16.10-18.00-13.5021.40

Medan-andalas Besok, Jumat (11/2), PDAM Tirtanadi melakukan pencucian reservoir (wadah penampungan air) Cabang Medan Denai. Kegiatan pencucian rencananya dimulai pukul 20.00 WIB dan diperkirakan selesai pada Sabtu (12/2) dini hari. Menurut Kepala Divisi Public Relations PDAM Tirtanadi Ir H Delviyandri MPsi, pencucian reservoir ini dalam rangka menjaga kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan khususnya yang disuplai dari reservoir Cabang Medan Denai. Selama proses pelaksanaan

pekerjaan tersebut berlangsung, katanya, pendistribusian air kepada pelanggan baik kualitas, kuantitas maupun kontinuitas di Perumnas Mandala sekitarnya akan terganggu. "Pendistribusian air kepada pelanggan di Perumnas Mandala sekitarnya akan normal kembali pada Sabtu sore, tanggal 12 Februari 2011," jelasnya. Atas terjadinya gangguan distribusi air ini, manajemen PDAM Tirtanadi, menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan yang mengalami gangguan air. "Pekerjaan ini harus kami lakukan demi meningkatkan pelayanan kepada pelanggan. Para pelanggan yang mengalami gangguan air dapat menyampaikan keluhannya ke Cabang Medan Denai atau melalui SMS ke nomor 08126021905," imbaunya. (GUS)

Harga Beras di Aceh Terus Naik Banda Aceh-andalas Harga beras di Banda Aceh terus melejit hingga mencapai Rp 130.000 per sak ukuran 15 kilogram dari sebelumnya 127.000 per saknya, atau Rp 8,600/kg sedangkan beras non merek seharga Rp 115.000/sak 15 kg, atau Rp 7.600/kg. Kenaikan harga tersebut dipicu dari kelangkaan gabah di Aceh sehingga beras dipasok dari luar Aceh. Bahkan, harga beras terus melejit di kawasan pantai barat selatan akibat keterlambatan pasokan dari Medan Sumatra Utara, akibat rusaknya jalan lintas Medan–Tapak Tuan sehingga beras semakin langka dan mahal. Sementara beras raskin yang dibeli bulog dari Tahilan sebanyak 6500 ton diperkirakan tidak mencukupi hingga masa panen padi pada musim ini, apalagi saat ini akibat musim penghujan petani banyak yang gagal tanam dan itupun dipicu dari terlambatnya pasokan pupuk bersubsidi bagi petani Desember tahun lalu. Hal itu diutarakan Ketua Tani wilayah Miruk Aceh Besar, Saiful, Rabu (9/ 2) kepada wartawan dalam Diskusi seputar kelangkaan beras di Aceh. Menurutnya, kenaikan harga beras yang sangat signifikan itu belum membawa perubahan yang berarti bagi kehidupan petani, justru petani sangat kekurangan untuk menghidupi kehidupan meraka sehari-hari. “Petani di Aceh saat ini

SUN PALLADIUM 12.00-14.30-17.00-19.30-22.00 THAMRIN 13.00-15.30-18.00-20.30

PLAZA 12.30-14.20-16.10

serba kekurangan berbeda dari pernyataan pemerintah yang mengatakan harga padi naik petani sejahtera,” ulasnya. Kenyataannya, lanjut Saiful, beras yang begitu tinggi harganya selama ini dibeli murah dari petani oleh para tengkulak yang nantinya dijual dengan harga tinggi ke pabrik besar yang ada di luar Aceh. Sehingga Aceh mengalami kelangkaan padi untuk diolah menjadi beras. Padahal, jika padi dibeli oleh pabrik lokal tentunya harga beras tidak akan melambung tinggi seperti saat ini. Sementara itu, Ketua Kadin Aceh Besar Ir Faisal Usman mengatakan, seputar kenaikan harga beras, semestinya, pemerintah harus mengambil sikap mengintervensi pedagang atau petani untuk menahan gabah jangan sampai diboyong keluar Aceh. Dia berharap, pemerintah lewat bulog, semesti harus membeli gabah dari petani dengan harga pasaran yang terkini dan dolog menjual kembali ke kilang– kilang padi yang ada di Aceh. “Pemerintah semestinya membeli gabah petani dan nantinya dijual kepada pabrik padi lokal dan itu akan mampu menekan kenaikan harga beras di Aceh, saat ni padi di Aceh dibeli pedagang luar Aceh dan beras dijual kembali dengan efek cost tinggi,” katanya. (AZH)

PLAZA 18.00-19.50 BINJAI 12.00-13.50-15.40


KOMUNITAS

Kamis 10 Februari 2011

harian andalas | Hal.

11

KILAS

PKPM Sosialisasi Sertifikasi Guru Banda Aceh-Andalas Pusat Kajian Pendidikan dan Masyarakat (PKPM) bekerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia mengadakan Sosialisasi Sertifikasi Guru dan Tunjangan Profesi guru, Sabtu (5/2) di Hotel Grand Nanggroe, Banda Aceh. Direktur PKPM Mujiburrahman mengatakan sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang konprehensif kepada berbagai stakeholder yang terlibat dalam sertifikasi guru, terutama kepada pengelola sekolah selaku pemegang peran yang sentral di lingkungan sekolah. Selain itu kegiatan ini bertujuan menyosialisasikan kebijakan-kebijakan baru tentang sertifikasi yang berkaitan dengan pedoman pelaksana pembayaran tunjangan profesi serta informasi pedoman mengenai tata cara penetapan inpassing jabatan fungsional GPBNS dan angka kreditnya. “Dengan adanya sosialisasi ini kita berharap kepada kepala RA (raudatul athfal/taman kanak-kanak) dan madrasah dapat memahami berbagai kebijakan tentang sertifikasi guru,” ujarnya.(SAL)

andalas/siong

KEBERSAMAAN-Sejumlah pengurus PSMTI, tokoh agama, dan tamu undangan diabadikan bersama pada acara open house di Sekretariat PSMTI Sumut.

Open House PSMTI Sumut

Mahasiswa MSP USU Study Tour ke Bahorok Medan-andalas Ikatan Mahasiswa Program Pascasarjana (PPS) Studi Pembangunan Fisipol USU Angkatan ke-XVI Semester III akhir melaksanakan study Tour ke Bahorok. Selain untuk silaturahmi, kegiatan ini juga untuk membicarakan program organisasi Ikatan Mahasiswa Studi Pembangunan ke depan. Hal ini disampaikan Ketua Ikatan Mahasiswa Program Pascasarjana S2 H Rajali SH yang sehari-hari bertugas sebagai Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumut di Hotel Raya Rindu Alam, Bahorok, Minggu (5/2). Menurutnya, mahasiswa PPS Studi Pembangunan USU hendaknya proaktif berinteraksi dengan lingkungan masyarakat sehingga bila kelak menyelesaikan studi dapat menyumbangkan ilmunya kepada masyarakat, institusi tempat bekerja, dan daerahnya. Sementara HM Nazli Siregar selaku Humas menambahkan, peran lulusan PPS Studi Pembangunan ke depan akan sangat penting mengingat peran pemerintah daerah semakin luas seiring dengan otonomi daerah. "Studi pembangunan sangat diperlukan dalam pemberdayaan wilayah ketahanan daerah. Apalagi rata-rata mahasiswa Program Studi Pembangunan USU sehari-harinya bertugas sebagai pegawai negeri di Pemprovsu, Dinas Pendidikan, dan instansi pemerintahan lainnya," ungkap Nazli yang sehari-hari bertugas di Pendam I/BB.(REL/GUS)

PWI Aceh Gelar Aneka Kegiatan HPN 2011 Banda Aceh—Andalas Menyemarakkan Hari Pers Nasional (HPN) ke-65 tahun 2011, PWI Cabang Aceh menggelar aneka kegiatan, baik untuk kalangan internal maupun eksternal. Rangkaian kegiatan dimulai Minggu (13/2) berupa donor darah dan aneka lomba kreativitas anakanak wartawan yang berlangsung di kompleks PWI Simpang Lima, Banda Aceh. Sekretaris Panitia Pelaksana Peringatan HPN ke65 PWI Aceh, Muhammad Saman menginformasikan, rangkaian kegiatan tingkat daerah dimulai setelah acara puncak HPN di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 9 Februari 2011. Menurut Muhammad Saman, acara yang dilaksanakan dalam masa 18 hari itu antara lain kegiatan sosial berupa ziarah ke makam tokoh-tokoh pers termasuk ke kuburan massal dan donor darah. Khusus donor darah bekerja sama dengan PMI Cabang Banda Aceh dengan pendonor dari berbagai kalangan, baik instansi pemerintah (sipil/militer), organisasi, dan perorangan. Aneka lomba untuk anak-anak wartawan meliputi lomba menggambar/mewarnai, baca puisi, dan lomba membaca ayat-ayat pendek Alquran. Usia peserta dari TK sampai SLTP. Pendaftaran peserta lomba dibuka mulai Selasa (8/2) di Sekretariat Panitia HPN, Kantor PWI Aceh. “Panitia menyediakan tropi, hadiah uang, dan souvenir lainnya bagi pemenang,” kata Saman. (AZH)

Medan-andalas Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumut tahun ini kembali menggelar open house bersama sejumlah pengurus, anggota, dan masyarakat dalam rangka Imlek 2562 di Sekretariat PSMTI Sumut, Jalan Mustafa Medan, Minggu (6/2). "Ini merupakan yang kesekiankalinya sejak saya menjabat Ketua PSMTI Sumut," kata Eddy Djuandi kepada andalas di sela-sela acara makan siang. Dia mengatakan Imlek merupakan momentum khusus bagi masyarakat etnis Tionghoa

tanpa memandang agama. "Saat Imlek, intinya berkumpul dan bersilaturahmi dengan keluarga, saudara, dan rekanrekan," kata Djuandi didampingi istri. Menurut dia, masyarakat etnis Tionghoa yang sudah bekerja keras selama satu

tahun dapat beristirahat dan menikmati hasilnya sewaktu merayakan Imlek. Sementara itu Wakil PSMTI Sumut Johan Tjongiran SH menambahkan 'open house' PSMTI Sumut kali ini dilakukan secara sederhana. Pelatih Aikido dan Wing Chun ini berharap semua pihak dapat saling menghargai dan menghormati dalam perayaan hari keagamaan. “Pada intinya perayaan Imlek atau dimulainya tahun baru bagi masyarakat etnis Tionghoa adalah untuk memperkuat hubungan silaturahmi,

baik antara keluarga maupun dengan masyarakat sekitar,” ungkapnya. Sedangkan Bendahara PSMTI Sumut Halim Loe mengatakan, momen Imlek dirayakan oleh hampir seluruh masyarakat etnis Tionghoa di dunia, apapun agama dan kepercayaan yang dianut. “Sekarang bukan waktunya lagi mempersoalkan asal-usul kita. Memang dahulu kita berasal dari etnis Tionghoa, namun sekarang kita adalah Bangsa Indonesia,” sebutnya. Ketua Sahabat Center Medan Jasmin Chandra menam-

Tangan-tangan Siap Ditunjuk Jadi Tuan Rumah MTQ Kabupaten MUSABAQAH Tilawatil Quran (MTQ) ke-VIII Tingkat Kecamatan TanganTangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) yang berlangsung di pusat ibu kota kecamatan setempat, Minggu (6/2) berakhir. Upacara penutupan diisi dengan pengumuman para pemenang perlombaan oleh Camat Tangantangan Muslem SPd. Tiga cabang MTQ yang diperlombakan tilawah, tartil Quran, dan syarhil. MTQ kali ini diikuti 90 kafilah dari 11 gampong (desa) meliputi Ie Lhob, Kuta Bakdrien, Suak Labu, Padang Bak Jeumpa, Blang Padang, Padang Kawa, Mesjid, Padang Bak Jok, Gunung Cut, Adan, dan Bineh Krueng. Sementara empat desa lainnya yaitu Pante Geulumpang, Drien Jalo, Drien Kipah, dan Suak Nibong absen mengikuti MTQ dengan alasan yang tidak diketahui. Namun menurut informasi yang didapat andalas, ketidakikutsertaan empat desa itu disebabkan kepala desanya kurang komunikasi dengan Badan Musyawarah Desa setempat sehingga pengiriman kafilah ke MTQ batal. Ketua Panitia Pelaksana MTQ Muslizar MT SP mengatakan, seluruh kegiatan telah selesai dilaksanakan. Bagi peserta terbaik otomatis akan mengikuti MTQ tingkat kabupaten yang digelar

HADIAH - Para pemenang MTQ Tingkat Kecamatan Tangan-tangan menerima piala dan hadiah saat acara penutupan.

dalam waktu dekat. Muslizar berharap, di MTQ ini para peserta tidak hanya mengejar prestasi, namun lebih utama menjadi ajang menggali potensi, minat, dan bakat generasi muda yang unggul dan berakhlaqulkarimah. “Kita harus lebih mengutamakan syiar agama Islam, terutama menumbuhkembangkan minat baca kitab suci Alquran,” jelasnya. Disebutkannya, di ajang MTQ ini, melibatkan puluhan dewan hakim yang telah disumpah. Bagi peserta yang tidak juara hendaknya jangan berkecil hati dan harus menjadikan sebagai cambuk untuk memotivasi diri lebih giat berlatih. Begitu pula sebaliknya, bagi peserta yang juara, hendaknya jangan lengah dan terus mengasah kemampuan untuk mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi lagi di tingkat kabupaten nanti. “Teruslah berlatih, meski tidak sedang menghadapi kejuaraan,” imbau Muslizar.

bahkan, Tahun Baru Imlek memiliki makna spiritual, sosial, dan budaya. Imlek juga menjadi momentum kebersamaan untuk saling introspeksi dan bersosialisasi serta saling berbagi. “Saat Imlek kita bisa merenung sejenak untuk memeriksa apa yang telah dijalani sepanjang tahun yang telah berlalu, apa yang dikerjakan dan apa yang belum dikerjakan,” ucapnya seraya berharap pada tahun kelinci emas ini, seluruh masyarakat Indonesia bisa menuai kesehatan, panjang umur, dan kesuksesan.(SIONG)

Menwa STAIN Malikussaleh Gelar Pradiksarmil

andalas/Supriyan

andalas/ist

STUDY TOUR - Mahasiswa PPS Studi Pembangunan Fisipol USU foto bersama di sela studi tour ke Bahorok, Langkat.

Imlek Momentum Silaturahmi Masyarakat Etnis Tionghoa

Sementara itu Camat Tangantangan Muslem SPd dalam sambutannya merasa bangga kepada seluruh masyarakat atas suksesnya penyelenggaraan MTQ tahun ini. “Saya bangga kepada masyarakat Tangan-tangan, selama MTQ ini selalu ramai dihadiri penonton,” ujar Muslem. Kepada pemenang Muslem berharap agar dapat mengharumkan nama Tangantangan pada MTQ tingkat Kabupaten Abdya bahkan MTQ tingkat provinsi dan nasional. "Saya berharap pada MTQ Tingkat Kabupaten Abdya tahun ini Kecamatan Tangan-tangan dapat menjadi juara umum," ujarnya. Di akhir sambutannya Muslem juga menegaskan kesiapan Kecamatan Tangan-tangan untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan MTQ Tingkat Kabupaten Abdya karena selain sarana dan prasarana yang memadai, lokasi MTQ pun sangat strategis. (YAN)

Lhokseumawe-andalas Komando Resimen Mahasiswa Mahadasa Satuan 109/Wira Satya Utama Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malikussaleh Lhokseumawe menyelenggarakan kegiatan Prapendidikan Dasar Militer (Pradiksarmil) diikuti peserta yang berasal dari berbagai jurusan yang ada di Kampus STAIN Malikussaleh, Rabu (9/2). Upacara pembukaan yang dilaksanakan di halaman Kampus STAIN Malikussaleh ini dihadiri pejabat Pemerintah Kota Lhokseumawe dan TNI dari Jajaran Korem 011/Lila Wangsa. Bertindak sebagai komandan upacara adalah Abdul Rahman yang saat ini menjabat Wakil Komandan Satuan (Wadansat) Menwa Sat 109/WSU, sedangkan sebagai inspektur upacara adalah Ketua STAIN Malikussaleh Lhokseumawe Dr Iskandar Budiman Lc. Dalam amanatnya Iskandar Budiman mengharapkan agar Resimen Mahasiswa (Menwa) khususnya Satuan 109/WSU ke depan dapat menjadi contoh yang lebih baik bagi mahasiswa lainnya, di samping melaksanakan tugas-tugas ke-Menwa-an tanpa mengesampingkan tugas pokok sebagai mahasiswa. Adapun hasil yang ingin dicapai dari kegiatan ini ialah menciptakan kader-kader pemimpin yang memiliki intelektual dan disiplin yang tinggi. Yurandi selaku Komandan Satuan 109/WSU mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan selama satu pekan mulai 9-15 Februari 2011 bertempat di Kompi G BS Paskhas di bawah komando Komandan Kompi G BS Paskhas Kapten Pasukan Kandung Wijoyono.(RZ/SYN)

BERITA DUKACITA

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

VIP-C 1

Nama

Umur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

Berangkat (Tgl/Jam)

Keterangan / Tempat

TIO BANG KIM

91

Jl. Pukat V Gg. Nona No. 23 C Medan

07-02-11 12.00 WIB

11-02-11 12.00 WIB

Dikebumikan

CAU BUN HOCK / ALI SUSANTO

55

Jl. Sutrisno No. 735 C Medan

07-02-11 23.15 WIB

11-02-11 13.00 WIB

Diperabukan

BERITA DUKACITA

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

LIONG SUI LIEN

82

Jl. Mantri No. 12 B Medan

08-02-11 00.15 WIB

12-02-11 13.00 WIB

D i perabukan

3

OEI CENG LAI

84

Jl. S epat No. 1 Medan

06-02-11 20.15 WIB

11-02-11 09.00 WIB

D i kebumi kan

8

GOH CHAI LAN

88

Jl. B . Zei n Hami d Gg. S ado No. 48 U T. K uni ng Medan

07-02-11 07.15 WIB

11-02-11 09.00 WIB

D i perabukan

9

LIE A KING

71

Jl. S ejati Gg. S eni man No. 5 Medan

07-02-11 16.05 WIB

11-02-11 13.00 WIB

D i kebumi kan

VIP-A


SUMATERA UTARA

Kamis 10 Februari 2011

Bilah Barat Tuan Rumah MTQN Labuhan Batu Rantau Prapat-andalas Pelaksanaan Musyabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-40 dan Festival Nasyid ke25, Kabupaten Labuhan Batu, akan digelar di Bilah Barat, 19 Maret 2011 mendatang. Hal itu terungkap dalam rapat persiapan pelaksanaan MTQN ke-40 dan Festival Nasyid ke25, Kabupaten Labuhan Batu di Kantor Bupati, Selasa (8/2). Rapat dipimpin Sekdakab Hasban Ritonga SH itu dihadiri para Asisten, Kepala SKPD, Camat, Kakan Kementerian Agama Kabupaten Labuhan Batu dan undangan lainnya. Hasban mengatakan, pelaksanaan MTQ dan Festival Nasyid ini merupakan pelaksanaan yang telah berulang kali kita laksanakan. Namun demikian periapan matang harus terus kita upayakan agar pada saat pelaksanaannya nanti tidak memalukan diri kita sendiri. Seperti kita ketahui, kata Hasban, pelaksanaan MTQ dan Festival Nasyid kali ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan pada era kepemimpinan Bupati Tigor Panusunan Siregar dan Wakil Bupati Suhari. “Karena itu pelaksanaan MTQ dan Festival Nasyid kali ini harus lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya”, ujar Hasban. Secara khusus Sekdakab meminta kepada Kaban Kesbang Linmas dan Kakan Kementerian Agama, agar secepatnya membuat draft susunan panitia supaya masing-masing panitia dapat bekerja sesuai dengan bidang tugasnya masingmasing. Di samping itu, Hasban juga meminta agar pelaksanaan MTQ dan Festival Nasyid kali ini dipersiapkan secara matang baik dari sisi kuantitas maupun kualitasnya, karena output dari pelaksanaan ini akan kita kirim ke tingkat provinsi Sumatera Utara. “Kita berharap pemenang MTQ dan Festival Nasyid pada tahun ini tidak yang itu itu saja, karena kalau hal ini terjadi berarti terjadi kesenjangan dalam pembinaan di tingkat desa dan kelurahan,”katanya. (ONE)

andalas/th sihombing

12

Dairi Nyatakan Perang terhadap Judi Sidikalang-andalas Muspida Kabupaten Dairi menyatakan perang terhadap praktik judi. Hal itu ditandai penandatanganan bersama dokumen sebagai sikap seputar penyakit masyarakat ini yang kian merusak mental dan keuangan keluarga. Beberapa warga mewakili organisasi turut membubuhkan paraf serupa di Aula Kamtimbas Polres Dairi, kemarin.

andalas/ kamil ismail

WaliKota HM Idaham didampingi Asisten pemerintahan Drs Aspian, saat menerima perwakilan petani dan buruh PTPN II.

Diukur, Kepastian Hak atas Lahan Eks HGU PTPN II Pemprovsu dan Kanwil BPN saat ini sedang melakukan pengukuran kepastian hak atas lahan eks HGU PTPN II. Dan, dari 5.873 hektar lahan eks HGU PTPN II, yang tidak diperpanjang HGU-nya itu, seluas 800 hektar terletak di Kota Binjai. mendukung upaya penyelesaian lahan eks HGU PTPN II. Kepada Gubsu, Idaham meminta agar secepatnya memohon izin pelepasan aset tersebut kepada Menteri Negara BUMN. Namun dia mengingatkan, jika nanti izin pelepasan aset telah keluar, tanah tersebut harus betul-betul dibagikan kepada rakyat yang berhak, bukan hanya dinikmati segelintir oknum. “Jangan sampai warga Kota

Sesuai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Binjai, lahan eks HGU PTPN II di Kecamatan Binjai Timur tersebut yang akan menjadi aset Pemko Binjai itu, rencananya akan dikembangkan menjadi Binjai baru. "Dalam hal ini, Pemko Binjai berkeinginan agar Menteri Negara BUMN segera mengeluarkan izin pelepasan aset tersebut, "kata Wali Kota Binjai H Idaham SH MSi, didampingi Asisten Pemerintahan Drs Aspian, yang

Binjai hanya jadi penonton,“ kata wali kota saat menerima perwakilan 11 ribu petani dan buruh PTPN II dipimpin juru bicaranya Natigor Halomoan SH di Kantor Wali Kota, kemarin. Menurut Idaham, dirinya mempunyai hubungan emosional dengan perkebunan. Sebab, dia merupaklan cucu Mandor Kebun Kwala Bingai. "Kakek saya Mandor Joyo,” ungkapnya sembari meyakinkan para petani dan buruh, bahwa perjuangannya untuk penyelesaian lahan eks HGU PTPN II itu, bukan sekadar basa basi. "Kita harus serius memperjuangkan masalah ini. Sebab, jika masalah ini tidak selesai akan berakibat pada terhambatnya pembangunan di Kota Binjai,"kata Idaham. (MKI )

PENGHARGAAN-Bupati Amri Tambunan mewakili Gubsu menyerahkan penghargaan K3 (Zero Accident)kepada perwakilan perusahaan.

Kuasa Hukum Al Washliyah Minta

Antisipasi Globalisasi, Kualitas SDM Harus Ditingkatkan

Hakim Hadirkan Enam Terbantah dan Pengacara

Tanjung Morawa-andalas Kabupaten Deli Serdang menjadi tuan rumah puncak peringatan hari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional dan pernyataan dimulainya Bulan K3 tingkat Provinsi Sumatera Utara, berlangsung di Kompleks KIM Star Tanjung Morawa, Rabu(9/2). Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Muhaimin Iskandar, dalam sambutan dibacakan Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan menyatakan, Kemenakertrans telah menjalankan usaha-usaha nyata untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik melalui optimalisasi balai latihan kerja, maupun kerja sama dengan perguruan tinggi, lembaga diklat swasta maupun pusat diklat di perusahaan-perusahaan besar. Hal ini diharapkan dapat mengantisipasi kecenderungan liberalisasi dan globalisasi yang saat ini sedang berlangsung. Dengan demikian, kita telah siap untuk menghadapi dan mengatasi segala kemuingkinan dan tantangan yang terjadi dalam perdagangan bebas. Menakertrans menyerukan, kepada seluruh warga dan bangsa Indonesia untuk bersama-sama berkompetensi dan memenangkan persaingan perdagangan bebas AFTA tahun kedua. Karena beberapa tahun terakhir tuntutan negara-negara maju khususnya negara Barat, yang merupakan representasi masyarakat Internasional terhadap persaratan suatu produk barang atau jasa, di antaranya harus memiliki mutu baik,aman dipergunakan, ramah lingkungan dan memenuhi standar internasional tertentu diantaranya ISO 9001 series, ISO 1400 series dan SMK3. Kondisi ini harus kita jadikan sebagai tantangan sekaligus peluang dalam meraih keberhasilan perdagangan global, di sisi lain persyaratan tersebut selalu dihubungkan dengan perlindungan bagi tenaga kerja, konsumen dan hak-hak asasi manusia,yakni mencegah dan mengurangi kecelakaan kerja, termasuk peledakan,kebakaran dan penyakit akibat kerja. Peringatan Hari dan Bulan K3 Nasional tahun 2011 diwarnai penyerahan penghargaan K3 (Zero Accident) kepada sepuluh Perusahaan, penghargaan Pemeriksaan kesehatan pekerja secara berkala terus menerus kepada empat perusahaan, sertifikat operator dan SIO pesawat angkat dan angkut serta pesawat uap kepada tujuh perusahaan dan penyerahan beasiswa kepada 100 orang anak karyawan/pekerja dari PT Jamsostek. (TH)

Lubuk Pakam-andalas Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam, Rabu (9/2), kembali menunda sidang terkait verzet (bantahan) yang diajukan Pengurus Besar (PB) AlJam’iyatul Washliyah melalui kuasa hukumnya Ade Zainab Taher SH terhadap lahan seluas 32 hektar di Pasar IV Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. Pasalnya, dalam persidangan yang dipimpin Hakim Ketua Denny Lumban Tobing SH dengan anggota Syafril Batubara SH dan Imanuel Tarigan, kuasa hukum PB Al Jam’iyatul Washliyah Ade Zainab Taher SH menyatakan keberatan atas perubahan kuasa hukum enam orang dari 65 orang terbantah kepada Suhardi SH yang sebelumnya diberikan kepada Lukmanul Hakim SH. “Bapak hakim, kami minta agar surat kuasa dari enam orang terbantah untuk diteliti ulang. Sebab, berdasarkan sepengetahuan kami, surat kuasa yang diberikan enam orang itu ada dua. Dan apakah surat kuasa yang pertama masih berlaku,” kata Ade Zainab Taher. Mendengar keberatan itu, Hakim Ketua Denny Lumban Tobing langsung berdiskusi dengan hakim anggota serta meminta Suhardi SH menunjukkan berkas-berkas dari enam terbantah. Pada kesemapatn itu, Ade Zainab Taher meminta kepada majelis hakim untuk menghadirkan enam orang terbantahkan tersebut sekaligus dua kuasa hukum yang telah menerima kuasa. Berdasarkan keberatan itu, ketua majelis hakim menunda

andalas

harian andalas | Hal.

sidang hingga tanggal 16 Februari guna menghadirkan enam terbantah dan kedua kuasa hukumnya. Usai sidang, Ade Zainab kepada wartawan mengatakan, pihaknya tidak pernah merasa keberatan kalau enam orang terbantahkan itu mengganti pengacaranya. Namun ia ingin kejelasan apakah surat kuasa pertama sudah dicabut atau belum. “Pengacara itukan punya kode etik advokat. Karenanya yang menerima kusa pertama harus menyetujui pencabutan surat kuasa tersebut. Jadi bukan asal cabut dan mengganti dengan pengacara yang lain,”papar Ade. Seperti diberitakan sebelumnya,PB Al-Jam’iyatul Washliyah melalui kuasa hukumnya Ade Zainal Taher SH menegaskan, lahan seluas 32 hektar di Pasar IV Desa Helvetia Kecamatan Labuhan Deli Kabupaten Deli Serdang,merupakan milik PB AlJam’iyatul Washliyah.

Perolehan tanah seluas 30 hektar itu dari PTPN 2 berdasarkan akta penyerahan hak atas tanah dang ganti rugi No 29 tanggal 27 September 2004 dengan notaris Drs Hasbullah Hadi SH.Begitu juga tanah seluas sekira 2 hektar berdasarkan surat Direksi PTPN 2 Tanjungmorawa no II.0/EX/ 366/EX.2004 tanggal 26 Oktober 2004. “Namun, pada tahun 2006 ada sejumlah warga yang salah satunya Titin Kurniati Rahayu justru menggugat tanah eks HGU PTPN 2 seluas 160 hektar dimana di dalamnya termasuk lahan milik Al-Jam’iyatul Wasliyah,” kata Ade Zainal Taher. Anehnya lagi, papar Ade Zainal Taher, PN Lubuk Pakam justru mengabulkan gugatan penggugat yang di kuatkan putusan Pengadilan Tinggi (PT) Medan dan Mahkamah Agung (MA). Padahal, selama proses persidangan di PN Lubuk Pakam, PT Medan dan MA, PB Al Jam’iyatul Washliyah tidak pernah dihadirkan apalagi menerima surat panggilan. Itu sebabnya, PB Al-Jam’iyatul Washliyah keberatan terhadap teguran (aamaning) untuk melaksanakan putusan PN Lubuk Pakam. “Kemudian kita melaporkan hal itu ke Poldasu dan berdasarkan penyidikan bahwa surat-surat alas hak yang di ajukan penggugat ternyata palsu dan menimbulkan kerugian Negara.Sebab,dalam surat residen pada Januari1954 para penggugat membuat surat palsu seolah-olah mereka (penggugat) adalah pewarisnya,” ujar Ade ketika itu. (RIL)

Kapolres AKBP Yustan Alpiani mengatakan, tindakan represif tidak terlalu ampuh guna menghentikan merebaknya judi. Justru kunci utama terletak pada masyarakat sendiri. Di sisi lain, ketika penangkapan digelar, oknum tertentu justru minta tolong kepada penyidik. Alhasil efek jeranya lemah. Ke depan, ia meminta semua elemen punya komitmen searah yakni tidak mengintervensi polisi dalam menjalankan tugas. Selanjutnya, ia menegaskan seluruh personil tidak boleh terlibat langsung maupun tidak langsung terhadap atas persoalan itu. Sementara, Komandan Kodim 0206/D Letkol Inf Abdul Rahman menyebutkan, judi merupakan salah satu model penjajahan modern. Kepentingan tertentu ditumpangkan di dalamnnya demi pembodohan. Ini termasuk siasat merusak mental dan ketahanan suatu bangsa. Akhir dari semua itu, tak lain adalah pemiskinan. Sehubungan itu, pihaknya mendukung penuh upaya preventif. Pemuka agama dipintakan melakukan sosialisasi terkait langkah itu hingga sampai ke umat di pedesaan. Abdul Rahman menyatakan, perlu juga klasifikasi, jenis judi mana diberantas. Apa taruhan main catur juga ditindak? Apa main futsal taruhan uang juga ditindak? Begitupun, disebutkan, isu bahwa judi adalah bagian dari budaya mesti ditepis. Menurutnya budaya Indonesia tidak demikian. Warga yang mengikuti agenda berharap, polisi bertindak tegas. Diajukan, judi togel dan kim mendapat atensi. Menurutnya, bandar itu sangat arrogan. Pemberantasan jangan hanya mengorbankan rakyat jelata selevel tukang rekap atau penulis. Bupati Dairi KRA Johnny Sitohang Adinegoro menekankan, kondisi ekonomi masyarakat saat ini sangat memprihatinkan. Ragam penyakit diantaranya TB paru dan gizi buruk menerpa. Satu orang dari setiap 11 orang penduduk diprediksi terjangkit penyakit pernafasan dimaksud. Bila ditambah malas, maka problema itu kian kompeks. Judi membuat orang berkhayal. Seolah bisa menjadi penyelamat. Realitasnya justru berdampak pemiskinan. Pihaknya mensuport kebijakan Polri tersebut. Di internal Pemerintah Daerah, hal itu sudah digariskan dan tidak memberi ruang bagi peredaran judi. Dukungan serupa juga disampaikan Ketua DPRD Dairi diwakili anggota Leonard Samosir. Jika anggota dewan terlibat, disarankan ditangkap. "Hal itu akan memberikan efek jera," katanya. (SS)

Sesuaikan Tarif Air untuk Sehatkan Perusahaan Pematang Siantar- andalas Sekretaris Dewan Pengawas Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtauli Pematangsiantar, Fery SP Sinamo SH mengungkapkan, adanya rencana penyesuaian tarif ( menaikkan tarif air) di perusahaan daerah tersebut adalah untuk menyehatkan perusahaan. Selain itu, untuk meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan yang kini mencapai 45.000 sambungan (pelanggan ). Selain itu, untuk mencari sumber- sumber mata air baru untuk menambah debit air yang kini kekurangan hingga 200 liter per detik, agar mencukupi kebutuhan pelanggan selama dua puluh empat jam setiap hari. Kemudian, untuk penghapusan bunga pinjaman di Departemen Keuangan ( Depkeu) kalau penyesuaian tarif telah dilaksanakan,” Kata Fery SP Sinamo, SH di kamar kerjanya Jalan Porsea, Selasa ( 8/2). Di tempat terpisah, Direktur Utama PDAM Tirtauli Badri Kalimantan SE menyampaikan pandapat senada. Menurut dia, rencana penyesuaian tarif masih dalam pembahasan di internal PDAM. Disebutkan, tarif air PDAM Tirtauli saat ini adalah 0,58 per liter. “Tarif ini merupakan tarif termurah di Sumatera Utara, bahkan di Indonesia.Harga tarif ini adalah sejak tahun 2002. Jadi, jika dibandingkan dengan inflasi dari sejak tahun 2002 hingga sekarang, di samping kenaikan harga-harga bahan lainnya, sudah sangat pantas dilakukan penyesuaian tarif,” katanya. Ditambahkan, diperkirakan rencana penyesuaian tarif sekitar Rp 1 per liter. “ Kenaikan tersebut masih dalam tahap normatif. Artinya, empat persen dari penghasilan karyawan sesuai upah minum regional atau upah minimum provinsi yang pada Tahun 2011, ini sekitar Rp 1. 100.00 perbulan adalah untuk kebutuhan air minum yang sejumlah 60 liter perhari. Kalau diperkirakan untuk warga Siantar kebutuhan air bersih per orang mencapai 100-120 liter per hari. Dari jumlah tersebut berarti masyarakat Siantar dalam pemakaian air bersih tidak lagi tergolong masyarakat miskin,” tandasnya. Saat ditanya apakah PDAM Tirtauli sudah mengeluarkan rekomendasi air kemasan untuk dijual dimana beberapa pengusaha air kemasan tersebut menggunakan sumber air dari PDAM Tirtauli, Badri kalimantan mengatakan, belum pernah mengeluarkan rekomendasi kepada sejumlah pengusaha yang menjual air kemasan. Namun, kata dia, hasil penelusuran pihak PDAM terhadap sejumlah pengusaha air kemasan yang ada di Kota Siantar, umumnya memakai sumur bor alias air bawah tanah. "Jika pengusaha air kemasan ditemukan menggunakan sumber air dari PDAM Tirtauli, ujar Badri menambahkan, pihaknya akan mengenakan tarif niaga atau tarif usaha. Seharusnya, pengusaha yang melakukan pengurusan ijin ke Badan Pelayanan Ijin Terpadu, terlebih dulu meminta rekomendasi dari PDAM Tirtauli. Itu aturan yang seharusnya. Jika tanpa rekomendasi, ya, menyalahi usaha air kemasan,” katanya. (LS)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti, Edisa BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma LABURA: Lugas & Cerdas M Ilyas Munthe, Nurdinsyah SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP SIBOLGA/TAPTENG: Parlin Gultom NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal, LHOKSEUMAWE: Sopyan, Reza Gunawan. SIGLI: Dhian Anna Asmara, Tasbir BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja. BLANGPIDIE: Supriyan MS.


SUMATERA UTARA

Kamis 10 Februari 2011

harian andalas | Hal.

13

andalas/ lamhot situmorang

Dua Rumah Terbakar di Tanah Karo

Hutan Bandar Pasir Mandoge Harus Diselamatkan Kisaran–andalas Wilayah hutan yang berada di Desa Aek Silabat dan Desa Sei Kopas Dusun I, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge Asahan, tepatnya di pinggiran Sungai Silau Asahan, kayu hutannya yang berfungsi menahan tanah agar tidak terjadi erosi maupun abrasi habis dirambah para mafia kayu. Fungsi hutan saat ini bukan saja sebagai paruparu dunia namun juga sebagai penyeimbang ekosistem bagi kehidupan manusia, hewan maupun tumbuh-tumbuhan. Namun jika hutan dalam pengertian luasnya memiliki peranan penting dalam kehidupan sehari-hari telah habis dirambah, bahkan digunduli secara besar-besaran dipastikan dalam waktu dekat bencana akan menimpa mahluk hidup yang ada disekelilingnya. Amatan andalas kemarin di wilayah Sungai Silau Asahan tepatnya berada di Desa Sei Kopas, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge Asahan, pinggiran Sungai Silau berbatas dengan HGU Kebun PT BSP habis dirambah oleh para mafia kayu, ironisnya lagi dari keterangan penduduk setempat yang diperoleh, terjadi dugaan kuat bahwa yang menggunduli hutan di sepanjang daerah aliran sungai silau yang berbatasan dengan kebun PT BSP ini diduga para papam Kebun PT BSP sektor Aek Silabat. Para mafia kayu yang telah merambah kawasan DAS ini, bebas keluar masuk dari areal Kebun PT BSP Desa Sei Kopas Dusun I. karena diyakini ada keterkaitan oknum-oknum kebun tersebut dengan para mafia sehingga truck colt diesel yang bermuatan kayu hutan tersebut bebas keluar masuk dari areal kebun PT BSP. Di hari yang sama ketika andalas menelusuri dari lokasi perambahan hingga ke lokasi pembuangan kayu didapati puluhan ton kayu berhasil dikeluarkan dari lokasi dimaksud.Selain itu, diketahui pembuangan kayu ilegal ini ke tempat peracipannya yang berada di wilayah Sungai Renggas, Kecamatan Kisaran Barat Asahan. Dari informasi serta liputan andalas pada malam hari, truk-truk pengangkut kayu ini dengan bebas melintasi pos-pos Polsek setempat. Namun terkadang truk tersebut berhenti sekejap untuk memberikan buah tangan ataupun lainnya bahwa mereka sangat berterimakasih atas kerjasamanya sehingga truk yang diduga pengangkut kayu ilegal ini bebas sampai ke tujuan. Sejumlah kalangan maupun pemerhati lingkungan hidup di wilayah ini berharap Dinas Kehutanan, Polres Asahan maupun instansi terkait lainnya agar berperan aktif dalam mengamankan wilayah hutan yang diperkirakan jika perambahan ini terus berlangsung dipastikan Kabupaten Asahan dalam waktu dekat akan terjadi banjir bandang maupun bencana alam lainnya. (FAS)

Pemkab Dinilai 'Mandul', DPRD tak Dipercaya Tanah Karo-andalas Warga Desa Berastepu menuding kinerja Pemkab Karo “mandul” dan pihak DPRD Karo tidak terpercaya lagi. Pasalnya, tuntutan penutupan galian C beberapa bulan lalu dibahas di DPRD Karo, hingga saat ini tidak ada respon positif. Hal ini dikatakan Gemuk Sitepu (50), salah seorang perwakilan warga kepada wartawan, Rabu (9/2) di Kabanjahe. Dikatakannya,alat-alat berat sebagai fasilitas pengerukan galian C di seputaran Desa Berastepu hingga saat ini masih terus beroperasi, walaupun telah ada ultimatum dari warga dan perintah dari legislatif dan eksekutif untuk menutup semua galian C yang tidak memiliki izin di Tanah Karo." Jadi, wajar kalau disebut mandul," katanya. Padahal, beberapa bulan lalu puluhan warga ini telah dua kali mengadakan pertemuan dengan DPRD Karo dihadiri pihak eksekutif guna mencari solusi tentang keluhan warga atas beroperasinya pengerukan galian C tanpa izin. Kesimpulan pertemuan saat itu sesuai hasil keputusan rapat Komisi A dan B DPRD, memerintahkan kepada eksekutif melalui Dinas Pertambangan dan Energi (Tamben) selaku pengeksekusi penutupan galian C tanpa izin agar menutup seluruhnya lokasi galian C yang tidak memiliki izin. Akibat tidak digubrinya perintah DPRD Karo untuk menghentikan pengoperasian pengerukan galian C yang tidak memiliki izin. Muncul mosi tak percaya warga Desa Berastepu terhadap DPRD, yang terkesan hanya membuat perintah tutup sebagai formalitas belaka, tanpa melakukan pengawasan langsung ke lokasi yang bermasalah.Demikian juga terhadap Dinas Tamben juga dianggap 'impoten', karena tidak melaksanakan desakan warga dan perintah DPRD. Ketua Komisi A Sudarto Sitepu, mengatakan pihaknya telah memerintahkan Pemkab sebagai eksekutor penutupan galian C bermasalah.Dan berjanji akan menindaklanjuti keluhan warga Desa Berastepu tersebut. "Kita mendesak eksekutif dan pihak kepolisian turun langsung secara bersamasama ke lokasi," katanya. Sementara, Kadis Pertambangan dan Energi (Tamben) Kabupaten Karo saat hendak dikonfirmasi tidak berhasil. Menurut salah satu stafnya, Kadis tengah berada di Kantor Bupati mengahadiri rapat. (LAMS)

Tanah Karo-andalas Dua unit rumah hangus terbakar di Kecamatan Barus Jahe. Tepatnya, di Desa Rumah Rih Kecamatan Barus Jahe, Kabupaten Karo, Rabu (9/2) sekitar pukul 18.00 WIB. Dua unit rumah milik warga yakni Boni Bukit (30) dan Jhon Lenon Pelawi (46) hangus dilalap si jago merah. Namun pada peristiwa mengenaskan ini tidak sampai menelan korban jiwa. Hanya saja diperkirakan barang-barang yang menjadi sarapan malam sijago merah ini berkisar Rp 260 juta. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan pasti dari aparat kepolisian, penyebab kebakaran yang telah mengakibatkan dua rumah musnah dilalap si jago merah tersebut. Tapi, menurut Kapolsek Barus Jahe AKP ISembiring, pihaknya masih menunggu hasil penyidikan lapangan konfirmasi Tim Labfor Polda Sumut yang kemungkinan akan hadir ke lapangan. “Belum diketahui penyebab pasti. Kita masih lakukan segala upaya yang ada untuk mengetahui pasti kejadian tersebut. Yang bisa kita pastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa memilukan ini," kata Kapolsek. (LAMS)

Kobaran api menghanguskan dua rumah warga di Tanah Karo.

Mafia CPO Asahan Diduga Dibeking Aparat Kisaran-andalas Penindakan terhadap beroperasinya kembali gudang penampungan Crude Palm Oil (CPO) ilegal di wilayah hukum Polres Asahan terkesan lip service. Buktinya, hingga sekarang CPO ilegal beroperasi tanpa hambatan. ”Mafia CPO di Asahan-Batubara langgeng menjalankan praktiknya diduga karena dibeking oknum aparat,” ujar Anggota Bidang Sosial dan Keagamaan Aliansi Wartawan Asahan (AWAS) Ardi Surya kepada wartawan, Rabu (9/2). Menurut Ardi, Ketua DPP LSM Target Indonesia Zulfi An-

dry Abdi Zass sudah melaporkan hal ini ke Kapolres Asahan, 6 Agustus 2010 lalu, dengan Nomor: 181/TARGET/DPP-AS/ VIII/2010 dengan tembusan Presiden RI, Kapolri, Kabareskrim Mabes Polri, Kapoldasu, Ketua DPRD Asahan, Kapolsek Air Batu dan sejumlah media terbitan Medan. “Mafia CPO mempergunakan tangan oknum preman menghadang truk tanki CPO agar masuk ke dalam gudang bertujuan menguras isi tanki. Jika tidak dilayani, sang supir dianiaya. Karenanya, kami mendesak Kapolres Asahan AKBP Johannes Didiek Dwi Priantoro SH (mantan Kapolres Tapanuli Utara) menurunkan anggotanya guna menutup seluruh CPO ilegal,” tegasnya, sembari berharap tidak hanya polisi yang harus bertanggungjawab, na-

mun Pemkab juga tidak boleh tinggal diam. Terpisah, sejumlah warga Kecamatan Air Batu yang dihubungi, mengaku terdapat CPO ilegal disebut-sebut milik Ak, dibantu Su sebagai kasir. “Sepengetahuan kami, gudang CPO-nya tidak ada izin. Namun kenapa bisa bebas beroperasi layaknya memiliki izin. Janganjangan setorannya lancar hingga kebal hukum,” beber mereka dengan nada curiga. Keluhan senada juga dikemukakan salah seorang warga Kecamatan Meranti Kabupaten Asahan atas beroperasinya kembali Gudang 25. “Di Gudang 25 terdapat sejumlah oknum. Kami sebagai rakyat kecil, mana sanggup menutupnya dikarenakan beberapa pemuda setempat dipekerjakan,”pungkas pria paruh baya ini. (ESA)

Truk Melebihi Tonase Hancurkan Jalan di Dairi Sidikalang-andalas Kerusakan jalan nasional yang cukup parah, utamanya jalur Sidikalang hingga perbatasan Kabupaten Dairi-Kabupaten Karo mendapat perhatian khusus dari Komisi B DPRD Dairi, yang membidangi pembangunan dan infrastruktur, kemarin. Ketua Komisi B, Saut Martua Ujung bersama para anggota mengeritik tajam lemahnya fungsi Jembatan Timbang atau UPPKB (Unit Pelaksanaan Penimbangan Kendaraan Bermotor) di Jalan Runding Sidikalang. "Kerusakan jalan itu, terutama diakibatkan tidak berfungsinya pengawasan. Mobilmobil berat pengangkut ragam material bebas keluar masuk tanpa ada sikap tegas dari petugas," kata Ujung. Anggota Komisi B Togar Pasaribu mengungkapkan, curah hujan memang berpotensi merusak fasilitas umum. Namun, keleluasaan truk over capasity dipandang sebagai pemicu

terbesar. Persoalan itu menimbulkan banyaknya korban jiwa dan kerugian bagi warga. Sudah banyak luka di lintasan SumbulLae Pondom tersebut. Anggota dewan lainnya Resoalon Lumban gaol mengatakan, sesuai Perda nomor 14 tahun 2007, bahwa muatan di luar batas harus dibongkar. Dan, kelebihan itu dikenai denda. Faktanya, hal itu hampir tidak pernah dilaksanakan. Berapa pun tonase tetap saja lenggang melaju. Selain beresiko bagi pengguna jalan, upaya Kementerian Pekerjaan Umum untuk menyediakan ruas yang nyaman mungkin tidak akan pernah terwujud. Lapisan hotmix yang dibuat tahun lalu kini mulai retak akibat bebasnya armada berat hamper tanpa kontrol. "Patut diduga, pengawasan dijadikan ajang pungli (pungutan liar)" ujar Saut Ujung. Dari pantauan dewan, setiap mobil melintas, selalu saja kernet turun lalu melapor ke salah satu

ruangan di timbangan. Ironisnya, kernet jarang membawa dokumen. Lari aja lalu masuk ke pos. Bahkan, suatu waktu setoran salah alamat, kernet menyalamkan uang Rp 150 ribu kepada anggota dewan yang tengah melakukan pengamatan. Anggota dewan lainnya, Pissher Simamora mengutarakan sorotan senada. Mereka kecewa, konvoi truk pengangkut bebatuan justru tidak masuk mengikuti aturan. Diharapkan, Kepala Dinas Perhubungan Sumut memberi empati terhadap kondisi tersebut. Bila masih tanpa kendali, DPRD mengingatkan, akan melakukan aksi. Sebelumnya, Richard Eddy M Lingga, Wakil Sekretaris Faksi Partai Golkar DPRD Sumut juga sudah berkali-kali menyatakan keprihatinannya terhadap kerusakan badan jalan di sejumlah lokasi di Kabupaten Dairi, Karo dan Pakpak Bharat. Dia menilai, kerusakan jalan itu antara lain disebabkan merajalelanya truk yang melebihi tonase. (SS)

PT EJS Bangun Kebun Bunga dan Agro Wisata di Tele Perseroan Terbatas (PT) EJS Agro Mulia Lestari, yang mendapat izin lokasi seluas 2.250 hektar di kawasan Tele, Kecamatan Harian, telah mengusulkan dokumen kerangka acuan penyusunan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

P

ERUSAHAAN asal Korea, yang sebelumnya ditolak masyarakat Samosir, beroperasi di daerah tangkapan air Danau Toba itu, akan melanjutkan rencana pembukaan hutan menjadi kebun bunga dan agrowisata. Untuk itu, draft kerangka acuan penyusunan AMDAL itu telah disampaikan kepada komisi penilai

AMDAL, dan dibahas dalam rapat komisi, kemarin, di Kantor Badan Lingkungan Hidup, Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Samosir, di Kompleks Perkantoran Parbaba, Pangururan. Pertemuan dihadiri manajemen PT EJS Agro Mulia Lestari, Kepala BLH Kabupaten Samosir Ir Darwin Harianja selaku Ketua Komisi Penilai AMDAL, Kepala Dinas PU Bina Marga Patar Sitorus, dan para tim teknis dari instansi terkait. PT EJS menunjuk konsultan penyusun AMDAL, yang harus menyelesaikan dokumen selama 75 hari kerja, lalu diusulkan kepada Komisi Penilai AMDAL. Darwin Harianja di sela-sela rapat pembahasan kerangka acuan penyusunan AMDAL PT EJS mengatakan, perusahaan asal Korea itu mengusulkan akan membangun

kebun bunga, hortikultura dan bangunan fasilitas pendukung perusahaan Darwin menyebut, jika laporan hasil studi AMDAL memenuhi syarat menjadi dasar pemberian izin operasional, Bupati Samosir dapat menyetujui izin operasional perusahaan itu. Ia mengatakan, selama AMDAL belum selesai dan disahkan, PT EJS tidak boleh membangun fasilitas atau mengubah fungsi lahan di Area Pemanfaatan Lahan (APL) seluas 2250 hektar. Sebelumnya, PT EJS Agro Mulia Lestari mendapat izin penanaman tanaman hias/ holtikultura pada kawasan Hutan Tele di Desa Partungkot Naginjang seluas 2.250 hektar sesuai dengan surat izin prinsip yang diterbitkan Bupati Samosir Nomor : 503/6353/Ekon/

2007 tanggal 6 Nopember 2007, Keputusan Bupati Samosir Nomor : 320 tahun 2007 tentang pemberian izin lokasi usaha Agribisnis/ Tanaman hias/Holtikultura kepada PT EJS Agro Mulia Lestari seluas 2.250 Ha dan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding) antara Pemkab Samosir dengan PT EJS AML, Nomor : 500/2555/Ekon/ V/2008 tetanggal 7 Mei 2008, dan setelah itu Bupati Samosir kembali memperpanjang Izin prinsip dan izin lokasi, setelah sebelumnya habis masa berlakunya. Rencana investasi PT EJS di kawasan Tele, selama ini ditentang sejumlah pihak, baik masyarakat setempat, 14 anggota DPRD Kabupaten Samosir periode 20042009 dan organisasi penggiat sosial dan aktivis lingkungan. (FRANS)

Kapoldasu : "Saya tak Kenal Lamhot Haloho" Simalungun-andalas Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara atau Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno SH, mengaku tidak kenal dengan Lamhot Haloho Bendahara Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Simalungun, yang akan dijadikan Polres Simalungun sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan dana alokasi khusus (DAK) di Dinas tersebut Tahun anggaran 2009, sebesar Rp 4 miliar lebih. “Saya enggak kenal Lamhot Haloho, banyak orang kenal saya karena jabatan saya Kapolda dan yang mengaku-aku kenal dengan saya cukup banyak. Definisi “dekat“ itu apa? Apakah karena pernah berfoto bersama? Apakah karena makan/minum bersama? Apakah pernah datang ke rumah Kapolda? Demikian isi pesan singkat Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno, menjawab pertanyaan andalas, Rabu (9/2) seputar pengakuan Lamhot Haloho di Kantor Dinas Pendidikan Simalungun, Senin kepada sejumlah wartawan yang mengatakan bahwa dirinya dekat dengan Kapoldasu. Bahkan, menurut Lamhot Haloho lagi, dia pernah makan bersama dengan Kapolda Sumatera Utara, di salah satu restoran kawasan Polonia Medan beberapa waktu lalu. Pertemuan dia dengan Kapoldasu, kata Lamhot, difasilitasi seseorang dari Jakarta. Hanya saja, Lamhot tidak menyebut identitas

Irjen Pol Oegroseno orang yang datang dari Jakarta itu. Namun, dalam rangka apa sehingga dapat bertemu bahkan makan bersama di salah satu Restoran Kawasan Polonia Medan antara Lamhot Haloho dengan Kapoldasu bersama salah seorang yang datang dari Jakarta, Lamhot tidak merinci. Padahal, kalau dirunut, saat ini Lamhot akan dijadikan tersangka dugaan penggelapan dana DAK Tahun 2009, oleh Polres Simalungun. Padahal, Kapoldasu mengaku tidak kenal dengan yang namanya Lamhot Haloho. Selentingan beredar di Siantar-Simalungun Lamhot Haloho "mencari perlindungan" dengan ERS SH, salah satu anggota DPR di Jakarta. Jika hal ini benar, ditengarai untuk mencari “ pengamanan“dirinya dari proses hukum yang tengah disidik Polres Simalungun dalam kasus dugaan penggelapan Dana Alokasi Khusus di Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun tahun 2009. (LS)

Proyek PNPM Mandiri Dipertanyakan Warga STM Hillir-andalas Pelaksanaan Proyek PNPM Mandiri di Desa Penungkiren Kecamatan STM Hilir Kabupaten Deli Serdang dipertanyakan warga. Pasalnya, warga desa tersebut menuding panitia pelaksana dan sejumlah pengurus yang terlibat seperti TPK di desa maupun UPK dan PJOK yang berada di kecamatan telah bermain dalam pelaksanaan proyek. Tudingan miris tersebut telah menjadi pergunjingan warga beberapa hari belakangan ini. Salah satu yang getol diperbincangkan warga, tim pelaksana kegitan, tidak pernah membuat laporan tentang pelaksanaan kegitan, yang seharusnya ditempelkan di papan informasi desa, sehingga masyarakat dapat dengan leluasa mengetahui seluruh kegiatan. Warga juga sangat menyesalkan ketika TPK,UPK,FK

memfasilitasi pelelangan tender barang dan jasa beberapa minggu lalu. Dalam pelelangan yang dilakukan, warga menuding pihak pengelola terindikasi melakukan praktik KKN, dengan memenangkan AS dari CV WAM beralamat di Tanjung Morawa. Indikasi sabotase tersebut makin menguatkan alasan warga, karena dalam proses pelelangan dilakukan antara pemenang tender dengan RAB proyek hanya berbeda tipis penawarannya. Cv WAM melakukan penawaran Rp 249.709 200, sementara RAB pembangunan dialokasikan sebesar Rp 250.732.200. Menurut warga, dalam pelelangan diikuti tiga peserta, ketiganya merupakan anggota AS. Sehingga otomatis dia menjadi pemenang tender. Akibatnya, warga meminta agar kepengurusan TPK (Tim Pengelola Kegiatan) di desa dicopot. (STP)


ACEH MEMBANGUN

Kamis 10 Februari 2011

harian andalas | Hal.

14

Besi Pagar Jembatan Sungai Krueng Diduga Raib Langsa-andalas Pejabat Pelaksana Tesknis Kegiatan (PPTK) PU Daerah Kota Langsa yang dinilai kurang punya tanggung jawab untuk memelihara bangunan milik negara, mengakibatkan besi pagar jembatan yang dibuka ketika itu untuk mobil dump truk supaya bisa membuang tanah timbun untuk proyek tanggul sungai, dan hingga kini besi pipa pagar jembatan tersebut hilang. Padahal, sebelumnya jembatan beton bertulang besi yang menghubungkan Kampung Jawa dan Desa Pondok Pabrik Kecamatan Langsa Lama, Kota Langsa telah dibangun puluhan tahun lalu oleh pemerintah yang begitu megah, kokoh dan rapi, ternyata pagar pipa besi yang berukuran 3 inci dengan panjang 3 meter per batangnya, yang berfungsi sebagai pagar jembatan, pasca penimbunan proyek tanggul sungai kini hilang tak tahu entah di mana rimbanya. Pantauan andalas di lokasi, raibnya pagar besi jembatan itu, masyarakat sekitar merasa tidak nyaman untuk keselamatan para anak-anaknya yang melintas di jembatan tersebut. Sebab, sungai dimaksud diperkirakan kedalamannya lebih kurang 17 meter dari permukaan lantai jembatan, jadi kalau sempat ada korban yang masuk kedalam sungai akibat tidak adanya pagar jembatan, terus siapa yang harus bertanggung jawab. Menurut beberapa masyarakat sekitar yang persis tinggal di daerah sungai itu, mereka tidak keberatan bila ada pembangunan proyek tanggul, kalau memang benar-benar dikerjakan dengan baik dan rasa tanggungjawab. Masyarakat tidak masalah, sebab selama ini warga selalu dicemaskan mengalami kembanjiran dan hingga merusak harta benda bahkan perabotan rumah mereka bila banjir tiba. Seharusnya pemborong/kontraktor yang melaksanakan proyek tersebut serta PPTK, tidak menganggap masayarakat tidak tahu menahu apa yang dikerjakannya itu. "Kami memang masyarakat bukan berarti kami tidak memantau apa yang dikerjakan mereka, maka kalau besi pagar jembatan sebelumnya dibuka untuk kepentingan proyek. Diharapkan bila sudah selesai pekerjaannya harus mereka pasang kembali agar jangan mengakibatkan kejadian fatal para pejalan kaki," sebut warga. Sementara itu tokoh masyarakat Uc Hasibuan yang juga mantan anggota DPRK Langsa periode tahun lalu, yang juga penduduk Pondok Pabrik menjelaskan, tentang dugaan raibnya besi pagar jembatan dimaksud. "Sebenarnya yang biasanya mengambil keputusan dan kebijakan tentang pengguna barang dan jasa/pemborong adalah pihak PPTK PU daerah Kota Langsa itu sendiri, bukan sebaliknya. Maka Ia mengharapkan kepada Ir Ismail Manyak selaku PPTK yang sebelumnya memerintahkan untuk membuka besi pagar jembatan itu, agar dipasang kembali besinya supaya menghindari kecelakaan yang tidak diinginkan serta bias berakibat lebih fatal. Sementara itu, PPTK PUdaerah Langsa Ir Ismail Manyak, ketika dihubungi andalas, Senin (7/2) mengatakan dirinya mengetahui waktu pembukaan 3 batang pipa besi itu oleh PT Fitri Indah Pratiwi selaku pemborong/kontraktor. Besi pagar jembatan itu ada bukan hilang, tapi karena tidak ada anggaran untuk Orang bengkel memasangnya jadi besi itu belum dipasang. (HRN)

Dishub Razia Mobil Angkutan Umum Lhokseumawe-andalas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Lhokseumawe bekerja sama dengan Polisi Lalu Lintas (Polantas) melakukan razia kendaraan angkutan umum yang melintas di wilayah Kota lhokseumawe. Razia tersebut di lakukan di depan terminal Bus Kota Lhokseumawe, Senin (7/2). Kepala Dinas Perhubungan Pariwisata dan Kebudayaan (Dishubparbud) Miswar SE MSP melalui Kabid Darat Rusli Adnan SSos mengatakan, razia penertiban mobil angkutan umum ini dilakukan diantaranya pemeriksaan kelayakan kendaraan, penyimpangan trayek, kendaraan yang tidak masuk terminal, izin trayek yang batal izin trayeknya, serta pemeriksaan STUK (Surat Tanda Uji Kendaraan). Razia ini dilakukan terhadap kendaraan angkutan umum seperti L 300, Bus dan pick-up yang melintas di daerah ini," ungkap Rusli. Saat melakukan razia, petugas langsung melakukan tilang atau memberikan sanksi bagi kendaraan umum yang melanggar atau tidak masuk terminal, maupun tidak lengkap surat-suratnya. Ini dilakukian agar para pengendara angkutan umum dapat mematuhi hukum dan peraturan lalu lintas. "Kendaraan yang melanggar dan tidak sadar hukum serta sadar lalu lintas akan terus kita tilang," ujar Kabid Darat Rusli Adnan. (GUNAWAN/SYN)

andalas/reza gunawan

PEMERIKSAAN-Seorang petugas Dinas Perhubungan Kota Lhokseumawe sedang melakukan pemeriksaan terhadap salah satu kendaraan yang melintas di wilayah Kota Lhokseumawe.

andalas/suprian

UNJUK RASA-Ribuan Petani dari berbagai kecamatan di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) ketika melakukan aksi unjuk rasa di komplek Kantor Bupati.

Politisi Abdya Serobot Lahan Rakyat Blangpidie-andalas Ribuan petani yang berpolemik dengan PT Dua Perkasa Lestari (DPL) kembali melakukan aksi unjuk rasa, Senin (07/02) di halaman kantor Bupati Aceh Barat Daya (Abdya). Ribuan petani yang datang dari berbagai kecamatan di kabupaten setempat memulai aksi sekitar pukul 10.00. WIB. Musliadi, koordinator aksi menyuarakan lima tuntutan. Tuntutan pertama, petani menolak atas penyerobotan lahan yang dilakukan oleh PT Dua Perkasa Lestari direkturnya H Said Samsul Bahri mantan ketua DPRK Abdya dan juga ketua PAN kabupaten setempat. Tuntutan berikutnya agar

Gubernur Aceh Irwandi Yusuf segera mencabut izin HGU PT Dua Perkasa Lestari, karena penepatan HGU itu tidak jelas penempatannya. Dalam Surat Gubernur Aceh Nomor.P2TSP.525/4828/ 2007 itu, izin HGU PT Dua Perkasa Lestari (DPL) menurut Musliadi, berada di Gampong Krueng Semanyam, Kecamatan Babahrot. Kenyataannya, Gampong Krueng Semayam itu tidak ada di Kecamatan Babahrot. Sementara Lahan yang dikelola perusahaan DPL itu sekarang berada di Gampong Ie Mirah Kecamatan Babahrot. "HGU PT Dua Perkasa Lestari menyalahi. Karena itu, kami minta Gubernur Aceh segera mencabut HGU ini," kata Musliadi. Tuntutan berikutnya, para petani meminta Bupati Abdya segera menghadap Presiden RI untuk meminta pencabutan HGU PT DPL. Tuntutan ini disampaikan warga, karena selama ini

Pemkab Abdya dinilai tidak serius menangani perkara. Setelah berunjuk rasa sekitar satu jam, Bupati Abdya Akmal Ibrahim SH kemudian menemui para pendemo. Bupati memberi penjelasan terkait tentang sengketa HGU PT Dua Perkasa lestari, dalam permohonan HGU PT DPL,lokasi lahan 2.600 hektar itu letaknya di Gampong/desa Ie Mirah Kecamatan Babahrot. Anehnya, kata Akmal, izin perkebunan yang dikeluarkan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf tanggal 27 Desember 2007 itu terletak di Gampong Krueng Semayam kecamatan Babahrot. Sayangnya nama gampong yang disebut itu tidak ada di Abdya, tapi di Nagan Raya. Maka, sebut Akmal, keberadaan HGU DPL itu tidak diketahui Pemkab Abdya, dan selanjutnya tidak pernah mengeluarkan izin HGU. Alasanya,

Warga Pusong Langsa Tanam Ribuan Pohon Warga Gampong Teulaga Tujoh atau yang lebih dikenal Pusong di Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa, kemarin menanam 5.000 batang bakau dari berbagai jenis. Penanaman yang dilakukan kelompok masyarakat peduli lingkungan itu diprakarsai Aceh Wetland Foundation dalam rangka mendorong pemerintah agar lebih proaktif membangun Pusong dari kehancuran akibat abrasi yang terus meluas. Seperti diketahui, kepulauan Pusong terus menciut dari tahun ke tahun. Hancurnya ekosistem bakau menjadi penyebab utama terjadinya abrasi. Keuchik Teulaga Tujoh, Yuswar, usai aksi tanam mengatakan, kegiatan penanaman pohon bakau itu dilakukan atas inisiatif aktivis lingkungan dari Aceh Wetland Foundation yang bergerak dalam konservasi lahan basah. "Kami sangat berterima kasih atas prakarsa yang diberikan kawankawan AWF. Semoga kegiatan ini akan menggugah banyak pihak, terutama Pemerintah Kota Langsa untuk menyelamatkan Pusong dari ancaman kehancuran," kata Keuchik yang dilantik, Rabu (9/2). Koordinator Lapangan, Efendi mengatakan, pola penanaman lebih dilakukan dengan system relawan. "Artinya, kita menanam dengan penuh kesadaran sendiri, dan tidak ada upah standar dari kawan-kawan AWF. Semua bibit bakau ini adalah inisiatif mereka untuk menghijaukan pulau kami yang terus tegerus abrasi," kata Efendi. Sebagai kawasan yang sangat membutuhkan aksi penghijauan, Efendi berharap akan adanya aksi

dalam proses izin HGU terjadi perubahan, awalnya lokasi yang diminta di Pantai Cermin. Jika luas areal HGU 2.600 hektar, maka tidak ada lahan seluas itu di Pantai Cermin. "Semasa Bupati Abdya, saya tetap menolak HGU tersebut dan tidak pernah mengeluarkan satu rekom pun ke Gubernur," ujar Akmal. Dari penjelasan Akmal, juga diperkuat dalam surat pernyataan Camat Babahrot, N o m o r. 5 2 2 . 1 1 / S P / B B R / 2 0 1 0 menyelaskan, tidak ada nama pemerintahan Gampong Krueng Semayam yang tertera dalam wilayah hukum kecamatan babahrot, yang ada hanya Gampong gunung Samarinda, perbatasan antara kabupaten Nagan Raya dengan Kabupaten Abdya. H Said Samsul Bahri dirut PT Dua Perkasa Lestari, yang coba dikonfirmasi beberapa kali melalui telepon selulernya, tidak berhasil karena teleponnya tidak aktif. (YAN)

Ketua MPU Bireuen Meninggal Dunia Bireuen-andalas Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Bireuen Drs Jamaluddin MBA, Selasa (8/2) meninggal dunia di Balai Layanan Umum Rumahsakit Daerah (BLU RSD) dr Fauziah Bireuen setelah dilakukan perawatan selama satu jam. Menurut informasi dari Ustaz Basri tokoh ulama muda Bireuen dan Tgk Drs Mansur Saidi ulama muda Bireuen di Amanah Bireuen, Ketua MPU Tgk Jamaluddin sebelumnya dari rumahnya di Desa Cotbada Bireuen menuju kantornya di Kota Bireuen dan setibanya di depan Telkom Jalan Raya MedanAceh ia merasa pening dan dunia seakan berputar dan segera diboyong ke BLU RSD Bireuen. Setelah satu jam di rawat di sana Tuhan berkehendak lain dan Tgk Jamaluddin meninggal dunia. Tgk Jamaluddin dalam kapasitasnya sebagai ketua MPU sudah banyak bekerja untuk masyarakat dan pemerintah. Bahkan ia telah mampu menetralisir kasus kambuhnya masalah perubahan aqidah oleh kelompok yang menamakan dirinya Millah Abraham. Selain itu dalam kapasitasnya sebagai ulama almarhum telah banyak berjasa terhadap pengembangan dan pembiasan agama Islam di Dayah yang dipimpinnya di Desa Cotbada. Almarhum Selasa sore dikebumikan di tanah pekuburan di kediamannya di Desa Cotbada. (HUS)

andalas/ suherman amin

PENGHIJAUAN-Masyarakat bersama Pemda Plus Kabupaten Bireuen melakukan penghijauan dengan menanam sedikitnya 5.000 batang pohon. Penanaman yang dilakukan kelompok masyarakat peduli lingkungan itu diprakarsai Aceh Wetland Foundation. tanam lanjutan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Langsa dalam upaya menyelamatkan kesinambungan Pusong itu dan ekositem bakau yang tersebar di seluruh kepulauan Pusong. Sementara itu, Direktur Eksekutif AWF, Rahimsyah mengatakan, pemberian 5.000 bibit bakau yang ditanam sendiri oleh kelompok masyarakat peduli lingkungan di Pusong merupakan langkah maju dalam upaya menghijaukan ekosistem bakau yang terancam punah di kepulauan Pusong. Menurut Rahimsyah, masyarakat sendiri menanam dengan penuh kesadaran dan mereka telah berupaya menyelamatkan hutan dan tanah mereka. "Kami melihat aksi penebangan bakau tidak diiringi

dengan upaya penanaman yang berkelanjutan. Jika dibiarkan, maka dalam tempo yang singkat, tidak akan ada lagi ekosistem bakau di pantai timur Aceh," kata dia. Untuk itu, tambah Rahimsyah pihak Pemko Langsa wajib mendukung demi mewujudkan peghijauan sebagai konsep penyelamatan Pulau Pusong dari terjangan abrasi secara berkelanjutan. "Kami juga mendorong Pemerintah Kota Langsa untuk lebih peduli dalam menjaga dan melestarikan ekosistem hutan mangrove di kepulauan Pusong. Kebijakan yang responsif dari pemerintah tentu akan mendorong pengelolaan hutan berbasis kemasyarakatan," ujar Rahimsyah. (HERA)

Wali Kota Langsa :

Jangan Selalu Politisir Pelantikan Geuchik Langsa-andalas Kepada semua pihak diminta untuk tidak mempolitisir proses pelantikan geuchik yang dilakukan langsung oleh Walikota Langsa, sebagai bagian strategi politik praktis. Walaupun kondisi saat ini menjelang Pemilukada, prosesi pelantikan geuchik langsung oleh pimpinan daerah itu sudah lazim dan lumrah dilakukan pada pelantikan geuchik gampoeng lain sebelumnya. Hal itu ditegaskan Walikota Langsa Drs Zulkifli Zainon MM dalam arahannya pada pelantikan geuchik Gampong Teulaga Tujoh, Kec Langsa Barat, Rabu (9/ 2). Menurutnya, penegasan itu perlu disampaikan mengingat kondisi menjelang Pemilukada seperti ini banyak pihak-pihak tertentu yang memanfaatakan kondisi untuk melakukan pembunuhan karakter. "Padahal setiap pelantikan geuchik di Kota Langsa selalu saya hadiri secara langsung jauh hari sebelum menjelang Pemilukada. Hal ini saya lakukan agar saya selaku pimpinan daerah dapat berinteraksi lebih dekat dengan masyarakat Langsa yang telah mempercayakan saya sebagai kepala daerah sejak lima tahun lalu," ungkap Walikota. (HRN)


Kamis

SAMBUNGAN

10 Februari 2011

Silet RCTI Dilaporkan ke Polisi Semarang–andalas Meski sudah tak tayang lagi, Silet dinilai pernah menayangkan siaran bernada menista agama. Sebagai penanggung jawab program itu, RCTI dilaporkan ke polisi. Dalam laporannya, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jateng menyatakan, pada Minggu 7 November 2010 silam, Silet menayangkan episode bencana Merapi dengan mewawancarai Permadi. Di situ, disebutkan bencana Merapi disebabkan kutukan Sabdo Palon Noyo Genggong. Bencana itu disebutkan diawali dari kisah Raden Patah yang dianggap punya tiga dosa besar, kepada ayahnya Prabu Brawijaya, negara, dan agama. Penyebaran agama oleh Raden Patah yang muslim dianggap menimbulkan kutukan di kemudian hari berupa bencana. Termasuk di antaranya, letusan Gunung Merapi. "Itu sudah masuk dalam ketegori menista agama. Seolah-olah agama itu menimbulkan kutukan," jelas Koordinator Bidang Pengawasan KPID Jateng, Zaenal Abidin di Mapolda Jateng, Rabu (9/2). Manajeman RCTI mengaku heran kasus ini bisa dilaporkan ke kepolisian. Karena

menurut Coorporate Secretary RCTI Arya Sinulingga, ucapan yang dinilai menistakan agama itu bukan dari skenario RCTI. "Siapa yang bertanggung jawab kalau narasumbernya ada. Misalnya ya semua media menyiarkan semua ulama mengatakan SBY itu pembohong. Itu siapa yang dilaporkan. Medianya apa ulamanya? Posisi media ini sebenarnya bagaimana?" ujarnya. Menurut Arya, KPID Jateng sudah pernah meminta RCTI agar menghadirkan Permadi untuk menjelaskan mengenai pernyataannya tersebut. Namun Permadi sendiri belum bisa memenuhi hal itu. "Kita bilang kita usahakan ya. Tapi Permadinya nggak punya waktu. Kita harus bagaimana lagi," ungkapnya. Arya pun belum bisa menentukan langkah apa yang akan dilakukan setelah dilaporkan ke polisi mengenai hal ini. Arya mengaku masih akan menunggu laporan hal ini dahulu baru bisa bertindak. "Kita lihatlah nanti. Saya lihat dulu laporannya bagaimana. Jangan bahas kontennya. Saya belum bisa ngomong, belum bisa komentari hal itu," tutupnya.(DTC)

Presiden: Bubarkan Ormas Perusuh .........(Dari Halaman 1) pendapat, berbicara, dan berkumpul. Tetapi, SBY menegaskan agar organisasi massa atau perkumpulan-perkumpulan di masyarakat tidak sekali-kali menyerukan penyerangan kepada salah satu kelompok tertentu. Presiden juga mengimbau masyarakat dan penegak hukum untuk mewaspadai bila ada massa berkumpul yang terindikasi untuk melakukan serangan. "Jangan dianggap biasa-biasa saja kalau massa berkumpul dalam jumlah yang banyak, yang diketahui akan melakukan tindakan kekerasan kepada pihak lain," ujar SBY. SBY mengaku prihatin dan mengecam dua peristiwa kerusuhan dan bentrokan yang terjadi hanya dalam kurun waktu tiga hari. Menurut Presiden, jika kasus-kasus seperti ini dibiarkan, Indonesia akan mundur ke belakang. "Kembali di era ketika konflik dan kekerasan komunal terjadi di banyak tempat di negeri ini," kata dia. Setelah melihat dan menilai informasi dari banyak sumber, SBY menarik kesimpulan.

"Saya berkesimpulan, sesungguhnya kita bisa mencegah kejadian itu atau mengurangi agar tidak terlalu besar kerusakan dan korban yang terjadi," kata dia. Presiden juga mengritik tokoh-tokoh agama. SBY meminta tokoh agama tidak melupakan peran utamanya, membimbing umat. "Saya tahu, pemuka agama juga memainkan banyak peran. Namun janganlah dilupakan kewajiban dan amanah untuk tetap membimbing umatnya masing-masing," kata Presiden. SBY juga mengingatkan para tokoh agama untuk mengajak umat untuk tidak main hakim sendiri. Tokoh agama juga diimbau terus menggaungkan umatnya agar tidak melakukan tindakan kekerasan. Seperti diketahui, telah terjadi beberapa bentrokan yang berlangsung hanya dalam waktu tiga hari. Bentrokan pertama adalah penyerangan massa Ahmadiyah di Banten pada Minggu 6 Februari 2011, yang menewaskan tiga orang. Kerusuhan kedua terjadi di Temanggung, Jawa Tengah, kemarin yang menyebabkan tiga gereja rusak.(VN)

harian andalas | Hal.

15

Pemegang Kekuasaan Jangan Korup Kupang–andalas Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Rabu (09/2) pagi menghadiri puncak perayaan Hari Pers Nasional ke– 65 yang diselenggarakan di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Dalam peringatan hari pers nasional kali ini presiden memberikan apresiasi kepada insan pers karena dinilai ikut mencerdaskan, mengembangkan nilai demokrasi serta ikut mengontrol jalannya kekuasaan. Acara puncak peringatan Hari Pers Nasional ke 65 yang dipusatkan di aula utama Eltari Kupang dengan tema Kemerdekaan Pers dari dan Untuk Rakyat ini diisi dengan pemberian penghargaan kepada insan pers. Penghargaan yang diberikan adalah anugerah Adinegoro kepada 4 media massa, penghargaan medali emas persaudaraan pers kepada insan pers Timor Leste dan Malaysia, serta medali emas spirit jurnalistik dan penyerahan pers card kepada 2 wartawan senior yakni Fikri Jufri dan Sabam Siagian Dalam pidatonya, presiden SBY menyoroti tentang check anda balances dalam kehidupan bernegara. Menurut Presiden, kekuasaan tidak boleh berjalan tanpa kontrol. Sesuai prinsip check and balances, kekuasaan harus dikontrol oleh kekuasaan lain. "Saling kontrol terhadap kekuasaan memang diperlukan untuk bangun check and balances dalam arti luas. Dan yang lebih utama lagi, yang jadi harapan seluruh rakyat Indonesia, kekuasaan itu, siapa pun yang pegang dan tidak digunakan secara sewenang-wenang dan tidak korup," urainya. SBY mengingatkan, siapa pun yang memegang kekuasaan, baik itu presiden dan lembaga pemerintahan lainnya, harus menggunakan kekuasaan secara patut, tepat, dan tidak disalahgunakan. "Stabilitas politik, harmoni, dan kerukunan di antara anak bangsa, bahkan keamanan dan ketertiban secara langsung atau tidak langsung ditentukan apakah di negeri ini terjadi check and balances dari semua pemegang kekuasaan itu tadi. Dan saya garis bawahi, dan apakah dapat dicegah, penggunaan kekuasaan yang berlebihan, sewenang-wenang, dan melebihi kepatutannya," bebernya. (DTC)

• A P M

cahyo/presidensby.info

Presiden SBY dan Ibu Ani menyaksikan pameran foto dan karikatur karya wartawan, pada peringatan ke-65 HPN di Kantor Gubernur NTT, Kupang, Rabu (9/2) pagi.

Geng Motor Bandung Masuk Medan .........(Dari Halaman 1) menyusup ke dalam klub-klub motor di Medan. Mereka mulai melakukan perekrutan dengan melakukan tahapan plonco yang aneh-aneh. Misalkan mendorong sepeda motor dengan kondisi bensin kosong dan tidak memakai busi dalam jarak tertentu. Selain itu, calon anggota disuruh membuka ban motor bagian belakang lalu dibawa keliling sambil menyalami anggota lain yang telah bergabung. Bahkan yang parahnya lagi, terkadang ada yang disuruh ngebut tanpa rem di tengah padat lalu lintas. "Mereka baru bisa menjadi anggota, jika lolos di tahapan uji mental ini," jelasnya. Untuk menunjukkan eksistensi geng motor, katanya, mereka bergerak dengan cara berkelompok dan me-

milih lokasi mangkal dengan cara mencolok. "Kelompok ini biasanya suka kebut-kebutan, menggelar balapan liar. Jika ada kelompok motor lain, disoraki lalu dikejar. Kalau dapat akan dikasari dengan cara macammacam,’’ katanya. Diketahui, ulah geng motor di Jakarta, Bandung selama ini dikenal anarkis dan bertindak sadis terhadap sesama geng motor. Aksi kriminal itu sangat meresahkan, selain karena mengendarai motor secara ugal-ugalan, kelompok ini juga sering mengabaikan kehadiran masyarakat lainnya. Di Bandung, geng motor yang paling sering berulah adalah geng motor Brigez. Mereka kerab menyerang sekumpulan remaja yang sedang nongkrong dan merusak motor yang sedang diparkir dengan menggunakan

senjata tajam seperti, kapak, besi panjang dan samurai. Dari peristiwa penganiayaan dan pengrusakan yang terjadi di SPBU Petronas Jalan Patimura Medan, Minggu kemarin, polisi juga menyita barang bukti samurai. Senjata itu disita dari salah seorang tersangka di kediamannya. Saksi-saksi yang melihat aksi penganiayaan yang melukai tujuh orang tersebut melaporkan pelaku mempersenjatai dirinya dengan kayu, rantai sepeda motor dan batu. Namun, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol Oegroseno, mengatakan para pelaku itu belum masuk dalam kategori geng motor, tapi hanya klub motor biasa yang melakukan tindakan kriminal. Namun, dosen IAIN Sumut, Sakti Ritonga meminta polisi bertindak tegas melakukan

tindakan tegas terhadap aksi balapan liar yang banyak terjadi di daerah ini. Aksi tersebut, kata Saksi, merupakan embrio dari aksi kriminal di kalangan remaja. "Anggota geng motor saat ini sudah banyak meresahkan masyarakat, karena tindakan mereka selama ini banyak mengarah ke tindakan kriminalitas, dan bukan hanya sekedar mengumpul saja. Selain itu keberadaan geng motor selalu saja membuat rusuh Kota Medan ini," ungkap Sakti Ritonga. Tanggungjawab Orang Tua Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Hasan Basri menilai, aksi kriminal geng motor yang umumnya beranggotakan pelajar itu terjadi di luar sekolah. Itu menjadi tanggung jawab keluarga dan lingkungan, bukan tanggung jawab pihak

sekolah. "Bagaimana mungkin sekolah mampu mengkontrol tingkah laku pelajar selama di luar sekolah," kata Hasan Basri. Menurutnya, perbuatan pelajar tersebut merupakan bentuk eksistensi untuk menunjukkan jati diri, hanya saja cara yang mereka (pelajar) lakukan salah dan berujung perbuatan kriminal. Pihaknya telah memanggil kepala sekolah yang ada di Medan, khususnya sekolah yang saat ini pelajarnya terkait kelompok motor. Hasan Basri menambahkan untuk pelajar yang terkena kasus kriminal geng motor tidak akan diberikan sanksi pemecatan, tetapi diharapkan pihak sekolah mampu melakukan pembinaan terhadap mereka. Sebaiknya, pihak sekolah mencari solusi untuk pelajar yang terkena kasus kriminal.(MA)

Janji Kajatisu, FPI Demo, Polisi Gerebek Lokasi Judi Sution Usman Adjie .........(Dari Halaman 1)

lokasi tersebut membandel tetap beroperasi meski seminggu sebelumnya telah diperingatkan kepolisian. Rabu siang, sejumlah anggota FPI Sumatera Utara mendatangi Mapolresta Medan untuk menanyakan hasil pemeriksaan pihak kepolisian

.........(Dari Halaman 1) bertekad selama menjabat Kajatisu, kasus ini harus tuntas dengan digelarnya persidangan terhadap Rahudman Harahap. Saya tidak mau meninggalkan Medan sebelum kasus itu tuntas,” katanya. Sebagai bukti keseriusan dia menuntaskan kasus itu, Sution Usman Adjie menuturkan dia telah menugaskan bagian Pidana Khusus untuk melengkapi seluruh rangkaian proses penyidikan, khususnya terkait unsur kerugian negara pasca gelar perkara di Jakarta beberapa waktu lalu. “Tim Pidsus saat ini berada di Padang Sidimpuan untuk melengkapi penyidikannya.

Mereka saya perintahkan untuk serius menangani kasus dugaan korupsi Rahudman Harahap tersebut,” tuturnya. Sementara itu, Kasi Penyidikan Pidsus Kejatisu Jufri SH menerangkan agenda timnya di Padang Sidimpuan masih melanjutkan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak, diantaranya Kepala Desa se-Kabupaten Tapanuli Selatan, camat dan pihakpihak lainnya “Agenda hari ini masih melanjutkan tugas yang kemarin. Kita kemungkinan akan kembali ke Medan, Kamis besok,” jawab Kasi Penyidikan Jufri SH kepada andalas ketika dihubungi melalui sambungan selulernya, kemarin.(FEL)

mengenai kasus penggerebekan lokasi perjudian itu. Sekretaris Daerah FPI Sumut Muhammad Iqbal Alwi, mengatakan pihaknya melakukan demo dan penggrebekan di lokasi yang diduga menjadi tempat perjudian Micky Mouse, adalah untuk membantu pihak kepolisian dalam memberantas perjudian

yang kian marak belakangan ini. "Aksi kita tersebut bertujuan untuk membantu pihak kepolisian dalam memberantas perjudian," ungkap Iqbal. Kedatangan sejumlah anggota PFI ini diterima oleh Wakil Satuan Reskrim Polresta Medan, AKP Ruruh Wicak-

sono. Seusai pertemuan, Ruruh mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 19 orang yang diamankan dari dua warnet di Kawasan Asia Mega Mas dan Yang Lim Plaza, karena diduga sedang bermain judi Micky Mouse. "Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap 19

orang yang diamankan," ujar Ruruh. Ditambahkan Ruruh, pihaknya akan melakukan penyelidikan lanjutan, karena belum ditemukan bukti yang nyata untuk membuktikan permainan tersebut merupakan permainan yang berbau judi. "Belum bisa kita pastikan itu judi," imbuh Ruruh.(HER)

Bayi 8 Bulan Lahir Tanpa Hidung .........(Dari Halaman 1) kg. Tidak hanya itu penderitaan yang dialami Patra, kedua bola matanya juga kelihatan lain. “Matanya memang lain bang, tidak seperti biasa,” kata Novi . Kini, pasutri ini hanya ikhlas dan tabah serta berharap hidung anak mereka dapat normal. “Kalau mau dioperasi hidung anak saya demi kebaikannya, kami tidak masalah, bang. Tapi kami berharap ada orang yang mau mem-

bantu meringankan beban kami. Rumah inipun punya orang dan kami menumpang disini,” ungkap Benteng yang berpenghasilan sebagai penderes pohon aren milik orang dengan penghasilan 700 ribu perbulannya. “Tiap minggu saya harus membeli susu anak saya dengan biaya Rp 60 ribu, bang,” lirihnya. Sementara itu, dokter spesialis kandungan, dr Christofel Tobing SpOG mengatakan, hal itu bisa saja terjadi dikarenakan mengon-

sumsi obat sembarangan. “Saat ibu hamil, setiap ibu ingin mengonsumsi obat, harus melalui resep, tidak boleh sembarangan meminum obat. Seharusnya, trimester pertama kehamilan, sang ibu harus memeriksakan kehamilan secara rutin, sebab di trisemester pertama itu pertumbuhan organ-organ tubuh dari janin dan ini harus terus dipantau,” jelasnya. Selain itu, kondisi seperti ini bisa saja terjadi dikarenakan kromosom atau pun gen. “Bisa saja dikarenakan

faktor keturunan. Mungkin saja, ini menjadi dasarnya,” ujar dokter yang berpraktik di RSUD dr Pirngadi Medan. Tak hanya itu, sambungnya, kondisi ini juga bisa dikarenakan terkontaminasi virus. Namun virus apa yang biasanya menyebabkan kondisi ini, harus melalui pemeriksaan terlebih dahulu. “Kita lihat dulu kondisinya seperti apa, karena kita tidak bisa menjelaskan virus apa yang menyebabkan dia seperti itu dan harus melalui pemeriksaan awal,” tandasnya.

Direktur RS Pirngadi dr Fauziah F Syahnan SpTHT, mengatakan untuk mengetahui penyakit yang diderita si bayi terlebih dahulu harus dilakukan pemeriksaan dengan CT Scan. Ini. Hal ini bertujuan untuk melihat tulang hidung dan pembentukan daripada sinusnya. “Terkadang lubang hidung tertutup dan antar 2-3 tahun baru terbuka. Kalaupun mau dioperasi dengan operasi facial rekonstruksi tapi menunggu si bayi besar,” ujarnya. (YN)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Kamis, 10 Februari 2011 | No: 1811/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Iwan Fals: Tragedi Cikeusik & Temanggung Biadab IWAN Fals terkenal sebagai musisi yang kerap berbicara tentang masalah sosial. Melihat tragedi yang terjadi di Cikeusik dan Temanggung, Iwan menganggap hal tersebut biadab. "Saya prihatin dan biadab ini. Dan pemerintah harus bertanggung jawab," ujar

Judika Pastikan Dirinya Bukan Pengganti Once PENYANYI Judika mengaku digaet Ahmad Dhani untuk proyek terbarunya. Namun, Judika memastikan dirinya bukan pengganti Once sebagai vokalis Dewa. "Yang pasti aku tidak gantikan Once. Karena tawarannya Dhani sendiri bukan soal menggantikan Once itu," ujar pemilik nama lengkap Judika Nalon Abadi Sihotang itu saat ditemui di Plaza FX, Jalan Jend. Sudirman, Jakarta Selatan, Selasa (8/2) malam. Judika mengungkapkan Dhani memiliki rencana untuk membuat band baru dengan dirinya. Sayangnya, ia belum juga mengetahui nama band baru itu. "Namanya masih mas Dhani yang tahu. Saya nggak tahu namanya karena memang belum dikasih mas Dhani," ucapnya. Tapi, Judika tidak akan menolak jika ditawari Dhani untuk menjadi vokalis Dewa. "Kalaupun gantikan Once gue tetap menjadi diri gue sendiri. Karena nggak bisa gue harus berkiblat sama Once atau Ari Lasso," pungkasnya. (DTC)

Iwan ditemui dalam jumpa pers 'A Masterpiece of Erwin Gutawa' di Rolling Stone Cafe, Jakarta Selatan, Rabu (9/2). Beberapa waktu lalu para penganut aliran Ahmadiyah diserang massa di kawasan Cikeusik, Pandeglang, Banten. Dari tragedi tersebut tiga orang diketahui

dihajar dengan brutal hingga meregang nyawa. Sementara di Temanggung, massa mengamuk merusak gereja karena tidak terima dengan hasil sidang penistaan agama. Pelantun hits 'Wakil Rakyat' itu mengaku miris melihat kejadian tersebut. "Dan semua itu, bahasa apa

yang bisa menyatukan? Ya bahasa kasih sayang yang tulus dari kita," jelas Iwan. Iwan akan menjadi salah satu bintang tamu dalam konser Erwin Gutawa. Iwan yang mengaku belum pernah tampil dengan iringan orkestra berharap konser tersebut bisa menjadi oase di Tanah Air.(DH)

Paris Hilton Masuk Islam? DIBERITAKAN jika Paris Hilton telah memeluk agama Islam. Pernyataan tersebut dilontarkan juru bicaranya, Ian Brinkham, kepada CBS News. Namun dipastikan, kabar ini tidak benar adanya. Untuk diketahui, Pemberitaan itu datang lewat situs Dailysquib. Padahal, situs yang memberitakan tentang keislaman Paris Hilton hanya memuat tulisan-tulisan satir atau sindiran belaka. Kabar ini telah merebak ke berbagai blog dan situs, serta jejaring sosial lainnya. Dari penelusuran Okezone, kabar ini sampai dilansir ke beberapa forum dunia maya Indonesia, yang akhirnya tret yang dikirim oleh warga forum itu ditutup. Sebagai sosilita, Paris Hilton memang dikenal kerap keliling dunia. Sebut saja saat dia mempromosikan film My BFF di Dubai, 2009 silam. Saat itu, Paris mengenakan busana khas Arab dan kerudung, serta menyapa dengan kata salam. Jika Anda menilik situs Dailysquib.co.uk lebih jauh, di mana di bagian bawah situs tersebut telah dijelaskan, materi di dalam situs hanya berita satir (ironi, sarkasme, sindiran). Redaksi Dailysquib pun meminta pembacanya untuk tidak ambil serius beritaberita yang ditampilkan mereka. “© Copyright 2011 dailysquib.co.uk | The Daily Squib is a curious satirical publication and should therefore be taken fu**ing seriously.” Lewat Twitternya pun, tidak ada pernyataan dari Paris Hilton mengenai sindiran berita tersebut. Bahkan blog LondonMuslim juga ikut menegaskan bahwa

berita ini tidak benar. Blog tersebut menyayangkan berita ini terlanjur dipercaya di Indonesia, Singapura, dan Malaysia. Sebelumnya ditulis, Ian Brinkham mengatakan Paris Hilton memeluk agama Islam. "Dia memikirkan hal tersebut dalam beberapa waktu dan ketika ia dipenjara di Fasilitas Penahanan Century Regional pada tahun 2007, ia menemui beberapa orang yang telah memeluk islam," ungkap Brinkham, seperti dikutip dari Dailysquib.co.uk, Kamis, 3 Februari 2011. Ketika berbicara di pusat studi Islam di Jeddah, Paris pernah mengatakan telah menemukan kedamaian sesungguhnya dalam kehidupan. “Saya dulu dikenal sebagai wanita malam, dan kurang bermoral, tapi sekarang semua itu telah berubah, Alhamdulillah,” kata dia. Disebutkan, pewaris tahta jaringan Hotel Hilton ni akan segera kembali ke Los Angeles, pekan depan, untuk membangun sekolah Islam di tengah-tengah

gemerlap Kota Beverly Hills. “Lupakan scientologi atau Kaballah. Ini adalah agama yang saya anut sekarang,” kata dia bersemangat. Bahkan seperti ditulis Dailysquib, Paris Hilton akan mengganti namanya menjadi Tahirah yang berarti suci, bersih. Kabarnya sekolah Islamnya akan dibuka Juli ini dan bakal menghantui semua kalangan selebritis Hollywood. Demikian akhir tulisan Dailysquib.co.uk.(NOV)

melihat Angie yang terpukul ditinggal Adjie. Pasalnya, baik Angie dan Adjie sangat saling menyayangi. "Saya bisa memahami kalau Angie bilang, 'Aku mau ikut Adjie'. Sebab, betapa besar kekuatan cinta mereka berdua. Dulu tidak mudah bagi Adjie menerima cinta Angie, begitu juga sebaliknya. Sampai akhirnya keluarga menerima semuanya. Saya jadi bagian mereka berdua," bebernya. Angie masih syok sepeninggal mantan suami Reza Artamevia itu. Puteri Indonesia 2001 itu mendampingi Adjie sejak saat baru ambruk karena

sesak di dada hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Fatmawati, Sabtu, 5 Februari 2011 dinihari. 'Dihantui' Adjie Sementara itu, Rico Ceper masih tak percaya Adjie Massaid telah meninggal dunia, empat hari lalu. Saking kagetnya, Rico masih terus dihantui wajah sahabatnya itu. "Kalau baca Twitter saya hari ini, saya merasakan hal itu (kesedihan). Twitter saya itu isinya 'Nggak terasa sudah hari ke empat, gokil masih kebayang saja mukanya Adjie," ujar Rico saat ditemui di Plasa Fx,

Cut Tari Asyik Ngedance PRESENTER Olga Syahputra menggelar pesta untuk merayakan ultahnya yang ke-28 pada Selasa (8/2) malam. Cut Tari yang menjadi tamu pun terlihat sangat menikmati pesta tersebut. Berdasarkan pantauan di Takigawa, Kemang, Jakarta Selatan, Tari tiba pada pukul 22.30 WIB. Tanpa didampingi sang suami, Johannes Yusuf Subrata, mantan presenter 'Insert' itu terlihat cantik dengan balutan dress hitam yang dipadu dengan celana krem. Tari tampak sangat menikmati acara ulang tahun Olga. Bahkan saat DJ mengambil alih pesta, Tari ikut nge-dance bareng Olga dan teman-teman. "Ya aku sih seneng banget Olga ulang tahun, kalau bukan karena sahabat aku nggak mungkin bela-belain datang kesisni, senang akhirnya Olga bahagia," ujar bintang sitkom 'OKB' itu saat ditemui usai pesta. Sementara, terkait kelanjutan kasusnya, Tari enggan berkomentar. Perempuan berusia 33 tahun itu hanya minta didoakan semoga semuanya bisa berjalan lancar.(DTC)

Putus dari Taylor Swift

Jake Gyllenhaal Kencani Carey Mulligan

Angelina Sondakh: Aku Mau Ikut Mas Adjie SAAT kematian menjemput Adjie Massaid, Angelina Sondakh tak rela ditinggal pergi. Dia menggoyangkan kepala Adjie sambil berharap bisa ikut Adjie ke alam baka. "Ketika datang pertama saat kematian, almarhum masih tergeletak. Angie masih goyang-goyangkan kepalanya. Angie bilang, 'Mas Adjie, bangun mas! Aku mau ikut mas Adjie'," ungkap anggota DPR sekaligus sahabat Adjie, Haji Komar, ditemui di rumah Angelina Sondakh, Taman Cilandak III, Jakarta Selatan, Selasa (8/2/2011) malam. Komedian ini tak heran

Kasus Dilanjutkan

Senayan, Jakarta, Selasa (8/2) malam. Sebagai sahabat, Rico bersimpati pada ketegaran yang dimiliki istri Adjie Massaid, Angelina Sondakh.

Mantan suami Sandrina Malakiano itu juga bisa memaklumi kesedihan Angie ditinggal suaminya. "Menurut saya, itu manusiawi. Mudah-mudahan proses waktulah yang bisa membuat balik lagi karena setiap orang proses recovery-nya bedabeda," tandasnya. Sebelum wafat, bintang film Cinta Dalam Sepotong Roti itu bermain sepakbola bersama Rico dan rekan artis lainnya. Bahkan, Rico sempat mengirim SMS kepada Adjie usai bermain sepakbola sekira pukul 22.00 WIB, Jumat, 4 Februari 2011.(OKZ)

SETELAH putus dari penyanyi Taylor Swift beberapa bulan lalu, aktor Jake Gyllenhaal kembali menjalin cinta dengan perempuan lain. Bintang 'Brockback Mountain' itu dikabarkan tengah mengencani aktris Carey Mulligan. Seperti informasi yang diterima, Rabu (9/2), Jake dan Carey tertangkap kamera sedang menonton konser Mumford & Sons di Nashville, Amerika Serikat akhir pekan lalu. Usai menonton konser, keduanya melanjutkan dengan makan malam romantis di sebuah restoran. Saat tersorot kamera, Jake dan Carey tidak terlihat sungkan. Bahkan aktor berusia 30 tahun itu menggandeng mesra Carey yang terkenal lewat perannya sebagai Winnie Gekko di film 'Wall Street: Money Never Sleeps' itu. Jake putus dari Taylor Swift pada Desember lalu karena tidak tahan dengan sorotan media terhadap hubungan mereka. Selain itu, perbedaan usia yang cukup jauh juga menjadi alasan ketidakcocokan keduanya. Sama seperti Jake, Carey juga baru putus dari pacarnya, aktor Shia Lebouf. Carey dan Shia tidak bisa mempertahankan jalinan cintanya yang telah dirajut sejak Agustus 2009 itu.(DTC)

Jude Law-Sienna Miller

Putus Lagi SEPERTI de javu, Jude Law dan Sienna Miller kembali putus. Ini bukan yang pertama kali, pasangan selebriti itu putus sambung. "Ini merupakan keputusan bersama. Mereka tetap berteman," tutur juru bicara Jude, Rabu (9/2). Akhir kisah cinta yang kembali dirajut sejak Oktober 2009 itu sudah berakhir sejak beberapa pekan lalu. Jude berpisah dengan Sienna untuk pertama kali pada November 2006. Waktu itu, mereka hampir dua tahun bertunangan, namun Jude mengkhianati Sienna dengan pengasuh anaknya. Jude memiliki tiga anak dari pernikahan terdahulu bersama Sadie Frost. Dia dan Sadie bercerai pada 2003 setelah tujuh tahun membina rumah tangga. Jude pada 2009 dikaruniai anak, buah cinta dengan Samantha Burke, aktris Amerika Serikat yang juga seorang model.(OKZ)

• A P M

Harian Andalas  

Harian Andalas