Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Jumat, 10 Desember 2010 | No: 1761/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

KRONOLOGIS TERSERETNYA NAMA BUPATI SIMALUNGUN DALAM KASUS DUGAAN SUAP HAKIM MK

Refly Harun

Pilkada Simalungun digelar

KPU Simalungun tetapkan JR Saragih dan Nuriaty Damanik sebagai pemenang dengan perolehan suara 148.977 suara atau 38,75 persen dari 384.420 total suara sah.

Pelaksanaan Pilkada Simalungun diajukan ke Mahkamah Konstitusi Gugatan tersebut diajukan pasangan T. Zulkarnain Damanik/ Marsiaman Saragih.

Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi memenangkan pasangan JR Saragih dan Nuriaty Damanik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Simalungun.

JR Saragih dan Nuriaty Damanik dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Simalungun periode 20102015

Refly Harun membongkar kasus suap di Mahkamah Konstitusi melalui kolom opini berjudul "MK Masih Bersih?" di harian Kompas pada 25 Oktober.

Tim investigasi suap MK Terbentuk. Tim ini dipimpin Refly Harun dan Adnan Buyung Nasution, Bambang Widjojanto sebagai anggota.

Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD akan mengundurkan diri jika tuduhan suap di MK terbukti benar.

Mahkamah Konstitusi (MK) bersama tim investigasi dugaan suap dan pemerasan oleh hakim MK menggelar konfrensi pers.

26-08-2010

30-08-2010

01-09-2010

24-09-2010

28-10-2010

25-10-2010

06-11-2010

08-12-2010

09-12-2010

Bupati Simalungun Coba Suap Hakim MK Rp 1 M Kasusnya Dilaporkan ke KPK Jakarta–andalas Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD membeberkan hasil kerja tim investigasi terkait dugaan suap dan pemerasan oleh hakim MK. Hasilnya cukup mengejutkan. Nama Bupati Simalungun JR Saragih disebut-sebut mencoba menyuap hakim MK terkait sengketa Pilkada Kabupaten Simalungun Agustus lalu. Tim investigasi dugaan suap dan pemerasan oleh hakim Mahkamah Konstitusi (MK) tidak menemukan indikasi Bersambung ke Hal. 15

Zulkarnain Damanik:

“Kok Bisa Begini?” TERSERETNYA nama JR Saragih, Bupati Simalungun terpilih yang coba menyuap hakim Mahkamah Konstitusi tentu saja mengagetkan banyak pihak. Salah satu diantaranya Zulkarnaen Damanik, mantan Bupati Simalungun periode 20052010, yang tak lain adalah saingan JR Saragih Zulkarnain dalam Pilkada SimaluDamanik ngun Agustus lalu. Zulkarnaen Damanik ini pula yang mengajukan gugatan hasil Pilkada

HASIL INVESTIGASI–Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD (tengah) dan Sekjend MK Janedjri M. Gaffar (paling kanan) menggelar konferensi pers bersama tim investigasi internal yang terdiri dari Sadli Isra, Bambang Widjojanto, Adnan Buyung Nasution dan Refly Harun tentang hasil temuan tim terkait dugaan suap dan pemerasan oleh hakim MK di Gedung MK, Kamis (9/12).

Ketua KPU Sumut:

Hasil Pilkada Tetap Sah DUGAAN suap yang dilakukan Bupati Simalungun kepada hakim Mahkamah Konstitusi tidak memiliki relevansi dengan hasil Pilkada Simalungun. Menurut Ketua KPU Sumut, Irham Buana Nasution, jika pun nantinya kasus penyuapan hakim di Mahkamah Konstitusi terbukti benar, hasil itu tidak akan mempengarungi hasil Pilkada Simalungun. Demikian ditegaskan Irham Buana

Nasution kepada andalas menanggapi pemberitaan soal dugaan suap Bupati Simalungun kepada majelis hakim Mahkamah Konstitusi Kamis (9/12). “Hasil Pilkada Simalungun sudah memiliki kekuatan hukum tetap karena sudah diputuskan sendiri oleh Mahkamah Konstitusi,“ kata Irham Buana melalui sambungan telepon. Saat dihubungi andalas, Irham mengaku sedang berada di Jakarta meng-

ikuti penataran oleh KPU Pusat. Dijelaskan Irham, kasus yang muncul sekarang ini adalah kasus pidana sehingga tidak bisa dikaitkan dengan putusan final MK yang memenangkan pasangan JR SaraBersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

JR Saragih

Hari Anti Korupsi se-Dunia

”Medan Dipimpin Koruptor” Medan–andalas Hari Anti Korupsi se-Dunia diperingati oleh ratusan orang di Medan, dengan menggelar sejumlah aksi unjukrasa. Puluhan mahasiswa dari berbagai universitas memulai aksinya di Bundaran Mayestik, Kota Medan. Mereka membawa sejumlah slogan yang menyerukan keseriusan aparat penegak hukum untuk lebih serius dalam menangani kasus korupsi. Sejumlah poster yang mereka usung bertuliskan "Bersihkan Medan dari tersangka Koruptor, " Medan Dipimpin Koruptor" dan " Hentikan Bau Busukmu. Jangan tularkan kepada Masyarakat". Selain itu mahasiswa juga meminta KPK menyelesaikan sejumlah kasus korupsi di wilayah Kota Medan dan sekitarnya. Diantaranya kasus dugaan korupsi yang dilakukan Wali Kota Medan Rahudman Harahap, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kajati Sumatera Utara. Rahudman Harahap diduga melakukan tindakan korupsi saat menjabat sebagai Sekertaris Daerah di Kabupaten Tapanuli Selatan. Selain di Bundaran Mayestik Kota Medan, aksi unjuk rasa juga di dilakukan depan Pengadilan Tinggi Sumatera Utara. Puluhan pengunjuk rasa dari LBH Medan melakukan aksi simpatik dengan membagikan bunga kepada Polisi dan petugas Pengadilan Tinggi sambil menyerahkan surat yang meminta aparat meningkatkan penindakan kasus korupsi. Rahudman yang dikonfirmasi andalas dalam acara pisah sambut Sekdaprovsu RE Nainggolan di Bersambung ke Hal. 15

Salah seorang demonstran warga Medan Utara membawa poster bertuliskan “Medan Dipimpin Koruptor” saat berunjukrasa guna memperingati hari anti korupsi sedunia di halaman Kantor Walikota Medan, Kamis (9/12).

4 Unit Rumah Terbakar di Perdagangan

8 Orang Luka Bakar, 5 Diantaranya Anak-anak Delapan luka-luka, lima diantaranya anak-anak mengalami luka bakar parah dalam kebakaran empat unit rumah milik masyarakat di Lingkungan I Pasar I A Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar, Rabu malam ,(8/12) malam sekitar pukul 19.00 WIB.

andalas/edy pangaribuan

DIRAWAT– Salah seorang korban sedang mendapat perawatan dari tim medis di RS Vita Insani P Siantar

PARA korban yang mengalami luka bakar langsung mendapat pertolongan dari masyarakat bersama Muspika Kecamatan Bandar dan dilarikan di RUSD Perdagangan. Namun melihat kondisi korban yang cukup serius,

selanjutnya dilarikan ke RSU Vita Insani dan Horas Insani Pematang Siantar. Diidentifikasi para korban yang dirawat di RS Vita Insani bernama Fitriyani (12), Syilfia (7), Rina Sundari (13), Sumarlin (40), Sudarli (38) dan Salatu (36). Sementara itu, dua korban lainnya mendapatkan perawatan di RSU Horas Insani adalah Adenan (47) warga Belawan dan Indra (32) warga Medan. Keduanya merupakan pengemudi dan kernet mobil tangki. Semua korban yang menderita luka bakar ini dilarikan ke RS Vita Insasi dan RS Horas Insani menggunakan mobil ambulans dan diantar langsung oleh Camat Bandar Ramadhan Damanik SSTP bersama para medis. Salah seorang korban, Sumarlin,

yang dirawat di RSU Vita Insani Pematang Siantar mengatakan, kebakaran 4 rumah yang menyebabkan 8 korban luka bakar, berawal dari adanya mobil tangki minyak tanah yang sedang mengisi persediaan untuk salah satu warung di sekitar kejadian. “Saya tidak tahu penyebab kebakaran, karena saya sedang makan di rumah ketika itu, namun ada yang memasang api rokok dengan mancis dan tiba-tiba api menyambar anak-anak yang sedang bermain di sekitar kejadian serta 4 rumah di dekat mobil tangki,” papar Sumarlin. Dia menambahkan seorang anaknya dan dua keponakannya menderita luka bakar yang cukup parah sehingga terpaksa dilarikan ke RSU Vita Insani setelah sebelumnya mendapat perawatan

di RSUD Perdagangan. Mendengar kejadian ini, sekitar pukul 20.30 WIB, Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM, didampingi beberapa pejabat di jajaran Pemkab Simalungun, langsung mengunjungi para korban yang sedang dirawat di RSU Vita Insani dan Horas Insani. Saat mengunjungi para korban, Bupati Simalungun mengatakan, Pemkab Simalungun akan bertanggung jawab untuk pengobatan para korban kebakaran jika memang tidak mampu membiayai perobatannya di rumah sakit. “Saya sudah minta pihak rumah sakit untuk menangani dengan baik para korban kebakaran di Perdagangan dan jika mereka tidak mampu membiayai perobatannya pemerintah daerah akan bertanggung jawab,” tandas Bupati.(EP)


Jumat 10 Desember 2010

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

2

andalas/siong

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Agus Salim Ujung, Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Raja P Simbolon Binsar Simatupang,Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felik Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman MANAGER SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL andalasmedan@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

PSSI Melambung, PSMS Terhuyung PARA penggemar sepakbola di Sumatera Utara, pastilah sama-sama menginginkan timnas (PSSI) dan PSMS menorehkan prestasi gemilang dalam setiap event yang diikuti. Namun, kedua tim ini sekarang mencatatkan prestasi bertolak belakang alias kontradiktif. PSSI tengah melambung, sedangkan PSMS terhuyung. Timnas kita memang belum mengamankan gelar juara AFF. Tapi, raihan prestasi sebagai juara grup tanpa pernah mengalami seri dan kalah, merupakan catatan prestasi yang lumayan gemilang dan wajar jika diberi acungan jempol. Dari sisi permainan tim besutan Alfred Riedl itu, sangat banyak memperlihatkan kemajuan baik dari segi teknis maupun kerja sama tim. karenanya terbersit secercah harapan, timnas akan mampu memenuhi ekspektasi ratusan juta rakyat Indonesia, yang sudah lama merindukan gelar juara diraih PSSI. Dengan 'hanya' menghadapi Filipina di semi final, kita berkeyakinan Irfan Bachdim dkk akan sukses meraih kemenangan dan melangkah ke partai final menghadapi pemenang pertandingan antara Malaysia dengan Vietnam. Lazimnya, secara psikologis timnas, tidak terlalu memendam perasaan khawatir menghadapi mereka. Selama ini negara yang selalu mencemaskan dan menghantui kita adalah Thailand. Untunglah negerinya Raja Bhumidol Abduyadej itu sudah dikandaskan Bambang Pamungkas di babak penyisihan. Begitupun, kita berharap Firman Utina dkk, tidak lengah dan terlena oleh kucuran bonus, sehingga lalai mempersiapkan diri dengan optimal. Prestasi sebaliknya justru dialami tim kesayangan warga Kota Medan, PSMS. Tim berjuluk Ayam Kinantan itu, awalnya sempat memberi harapan, karena mencatat dua kemenangan di partai kandang. Namun, pada tiga pertandingan di luar kandang, Gaston castano dkk hancur lebur, dipecundangi lawan-lawannya. Alhasil, PSMS hanya berada di papan tengah klasemen sementara Tim Divisi Utama. Dari performa yang ditampilkan PSMS Medan itu, kelihatannya tim asuhan Zulkarnaen Pasaribu ini, sulit untuk bangkit dan memuaskan harapan pecinta sepakbola di kota ini. Mengapa prestasi PSMS, tak kunjung membaik ? Hal ini bisa jadi karena rekrutmen pemain sejak awal, tidak dilakukan dengan baik. Seorang Kurniawan Dwi Julianto, yang sudah berusia senja dan habis masa kejayaannya, tidak selayaknya direkrut. Mestinya, manajemen PSMS merekrut pemain-pemain muda berkualitas, bukan sebaliknya masih mengandalkan pemain tua yang sudah kehilangan tajinya. Ya, begitulah faktanya, di saat timnas Indonesia tengah melambung, PSMS Medan justru kesandung dan terhuyung-huyung. Harapan untuk promosi ke Liga Super Indonesia, kelihatannya kini hanya sebatas fatamorgana. Sungguh ironis.....!(**)

MENINJAUAnggota DPRD Medan saat melakukan peninjauan ke Jalan Ibus Raya pada kunjungan reses dapil III.

DPRD Desak Bina Marga Bangun Drainase Jalan Ibus Raya Medan-andalas DPRD Kota Medan mendesak Dinas Bina Marga Medan agar segera memprioritaskan pembangun drainase di kanan-kiri ruas Jalan Ibus Raya. Ini untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat di Kelurahan Petisah Tengah yang mengeluhkan ketiadaan drainase, sehingga apabila terjadi hujan daerah tersebut kerap menjadi langganan banjir. Selain itu, badan jalan yang baru saja diaspal beberapa hari lalu dikhuatirkan akan rusak kembali

akibat genangan air. Desakan ini diutarakan Anggota DPRD Medan asal Daerah Pemilihan (Dapil) III,Hasyim SE, saat melakukan kunjungan reses bersama Anggota DPRD lainnya ke Medan Petisah, Helvetia dan Medan Barat, Kamis (9/12). Hasyim menilai, proyek pengaspalan ruas Jalan Ibus Raya yang baru saja dilakukan tanpa dibarengi pembagunan drainase merupakan salah satu proyek mubazir, karena dalam jangka waktu tidak lama jalan

tersebut akan rusak lagi akibat tidak berfungsinya drainase. "Jadi kita mendesak Dinas Bina Marga agar memprioritaskan pembangunan drainase di Jalan Ibus Raya," kata Hasyim yang juga koordinator tim reses Dapil III. Saat melakukan kunjungan ke lapangan, Anggota DPRD Medan yang hadir dalam reses tersebut di antaranya, Ferdinand Lumban Tobing, Herry Zulkarnaen, Budiman Panjaitan dan Irwan Sihombing. Hasyim mengatakan, penin-

jauan itu mereka lakukan setelah adanya keluhan masyarakat terkait isu akan dikutipnya biaya pembuatan drainase. "Kita merasa terpanggil dan bertanggungjawab terhadap keluhan warga. Makanya keluhan itu kita sahuti," ujar politisi PDIP itu. Ia juga mewanti-wanti pihak Kelurahan dan Kepala Lingkungan (Kepling) agar jangan sampai tutup mata dan membebankan biaya pembuatan drainase kepada masyarakat. Terkait isu pengutipan pem-

Kejatisu Bidik Bank Sumut Medan-andalas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) akan "membedah" satu persatu soal temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumut, atas penyelewengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), dan keuangan negara lainnya yang dilakukan 31 instansi, di antaranya PT Bank Sumut dan PD Perkebunan di Sumatera Utara, senilai Rp 47 triliun. Penegasan itu dikemukakan Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejatisu Erbindo Saragih SH, Kamis (9/12), di gedung Kejati-

su, Jalan Jenderal AH Nasution Medan, saat ditanya perihal temuan dan audit BPK RI Perwakilan Sumut atas penyelewengan APBD tahun 2008-2009 di 31 instansi pemerintah di Sumut. Dirinya mengklaim bahwa pihaknya juga tengah melakukan penyidikan atas temuan BPK RI Perwakilan Sumut, dugaan korupsi yang terjadi di 5 instansi pemerintah di Sumut sebesar Rp 47 miliar. "Temuan itu telah disampaikan BPK RI pada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara melalui Kejaksaan Agung. Untuk temuan BPK-RI tahun 2010 ada lima kasus. Kelima kasus itu sedang kita tangani saat ini," tegas Erbindo Saragih. Dari kelima kasus yang ditangani tersebut, sambung Erbindo, di antaranya biaya perjalanan anggota DPRD Sumut dalam hal ini kerugian negara Rp1,16 juta. "Biaya perjalanan anggota DPRD

ini sudah dikembalikan semua pada negara. Untuk itu kami tidak menindak lanjutinya ke tahapan penyidikan," urainya. "Kalau masalah dugaan korupsi Bank Sumut, itu masih berjala, karena baru minggu lalu baru kita terima pengaduannya," ungkap Erbindo, seraya menambahkan bahwa kasus Bank Sumut, saat ini sudah masuk tahap penyelidikan oleh Pidsus. Selain itu, penyidikan juga dilakukan pada Dinas Pertamanan Kota Medan, Dinas Perawisata dan Kebudayaan, di Sekretaris Dewan (Sekwan), Pemkab Tobasa penyalahgunaan anggaran senilai Rp120 jugt yang dilakukan bendahara daerah, dugaan korupsi di Pemko Binjai dalam proyek penambalan jalan. "Kita akan bongkar satu persatu temuan itu, untuk segera kita kembangkan hingga kasus ini sampai ke meja peradilan," tegasnya menutup pembicaraan. (FEL)

Menyelam Hendak Menolong Orang Hanyut

Suheri Hilang di Sungai Deli Medan-andalas Ingin menolong orang hanyut, Suheri (20) warga Jalan Ileng Gang Durian, Kelurahan Titipapan, Medan Deli, malah tenggelam ditelan arus Sungai Deli, Rabu (8/12). Dan, hingga Kamis (9/12), jasad buah hati pasangan Supono (50) dan Nani (51) ini belum ditemukan, kendati sudah dilakukan pencarian selama dua hari. Hilangnya Suheri konon meniupkan aroma mistis. Berkembang cerita, sebelum tenggelam, Suheri terlebih dahulu mendatangi Gesita (50), ibu Danu (13) yang hilang tenggelam dua hari sebelumnya. Suheri lalu menyatakan kepada Gesita, dia mendapat bisikan gaib agar segera menolong Danu yang kini dimiliki buaya putih dan seorang nenek tua sedang menggendongnya. Sebelum terjun ke sungai, Suheri terlebih dahulu melakukan salat istigosah di atas jembatan Titipapan Kelurahan Titipapan, Medan Deli. Setelah salat, Suheri turun ke sungai. Dia melakukan aksi timbul teng-

gelam di sungai yang katanya sedang mencari Danu yang kini dikuasai buaya putih. Aksi Suheri sempat menjadi tontonan warga. Maklum, menurut Syamsul (50) warga Helvetia, Suheri selama ini dikenal pintar mengobati orang sakit. Karenanya, warga tidak mencegah aksi Suheri yang terjun ke Sungai Deli. Warga baru khawatir atas keselamatan Suheri, setelah tak lagi melihat badan pria itu timbul ke permukaan. Apalagi saat itu Sungai Deli tengah meluap akibat hujan yang turun lebat sebelumnya. Kendati sudah ditunggu lama, Suheri tak kunjung muncul dari sungai. Warga pun menyimpulkan, Suheri sudah terseret arus sungai yang sangat deras. Hingga, Kamis malam, Suheri belum juga ditemukan. Sementara itu, seorang paranormal yang berada di lokasi kejadian menyatakan, Suheri masih hidup. Mendengar pernyataan paranormal yang menolak menyebut namanya itu, lokasi

hilangnya Suheri masih ditunggui warga hingga tadi malam. Danu Ditemukan Sementara itu, jasad Danu (13) siswa SMP Kelas I PAB Helvetia sendiri yang sebelumnya tenggelam di lokasi tersebut, akhirnya ditemukan mengapung di pinggir Sungai Deli Kampung Kurnia Belawan Bahari dalam kondisi membusuk, Kamis (9/12) sekira pukul 13.30 WIB. Penemuan mayat anak ketiga dari tiga bersaudara pasangan keluarga Trimo dan Gesita, warga Jalan Pasar 9 Desa Manunggal Kecamatan Labuhan Deli tersebut langsung dievakuasi pihak keluarga korban untuk selanjutnya dimakamkan. Sehari sebelumnya, sejumlah warga dan keluarga korban sejak pagi telah melakukan pencarian berdiri di setiap jembatan penyeberangan yang ada di kawasan Titi Pahlawan Marelan, jembatan gantung Young Panah Hijau Labuhan Deli serta jembatan Belawan dengan menyiagakan pelampung dan ban bekas. (DP)

buatan drainase sebesar Rp.750 ribu yang akan dibebankan kepada warga, Kepala Lingkungan (Kepling) di Kelurahan Petisah Tengah, Sembiring saat ditanyai Tim Reses membantah hal tersebut. "Tak ada pengutipan itu, warga hanya minta tolong kepada saya untuk membangun drainase. Hingga hari ini belum ada kami pungut sepersen pun dari warga. Nggak taulah jika ada orang lain yang mengutipnya," bantah Sembiring. (SIONG)

Pemeriksaan Rahudman Tunggu Izin Presiden Medan-andalas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) belum dapat memastikan kapan mantan Sekda Tapsel, Rahudman Harahap, diperiksa oleh pihaknya. Ini dikarenakan surat izin penyidikan yang telah dikirimkan ke Presiden SBY belum kembali ke tangan Kejatisu. Hal ini disampaikan oleh Aspidsus Kejatisu, Erbindo Saragih dalam acara jumpa pers memperingati Hari Anti Korupsi se-Dunia, Kamis (9/12), di Kantor Kejatisu, Jalan AH Nasution Medan. "Saya nggak bisa memprediksanya. Itukan bagaimana nanti prosesnya. Saya juga tidak punya pengalaman soal lama-tidaknya. Itukan relatif, bisa cepat bisa lambat, tergantung kelengkapan berkasnya. Tapi Berkasnya kan sudah kita kirim ke Kejagung," kata Erbindo. Apa konsekuensinya jika Rahudman mengembalikan uang dugaan korupsinya? "Konsekuensinya sebenarnya mempermudah penyidikan ya. Kan itu artinya ada pengakuan. Jadi itu memudahkan kita untuk memeriksa ini (kasus dugaan korupsi Rahudman-red)," katanya. Apa itu tidak akan meringankan pasal yang nantinya akan dijeratkan padanya? "Itukan sudah diatur. Dalam Pasal 4 UU Korupsi itu bahwa pengembalian kerugian negara tidak menghapus pidananya. Dalam penjelasannya itu bisa meringankan hukumannya," tambahnya. Sebagaimana diketahui, Rahudman Harahap yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Medan, telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi Tunjangan Penghasilan Anggaran Pemerintahan Desa (TPAPD) tahun 2005 Kabupaten Tapanuli Selatan sebesar Rp1,5 miliar. (FEL)

Tim DPD RI Pertanyakan Kasus Korupsi di Poldasu Medan-andalas Tim Panitia Akuntabilitas Publik (PAP) bagian alat kelengkapan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) mendatangi Poldasu, Kamis (9/12), untuk mempertanyakan penanganan kasus-kasus korupsi sekaligus kendala yang dihadapi. Tim PAP DPD RI yang berkunjung ke Mapoldasu yakni ketua Tim PAP DPD RI Prof Dr Farouq Muhammad (perwakilan NTB), Rudolf M Pardede (perwakilan Sumut), Hasby Anshori SE (Jambi) dan Hardi Selamat (Kepri). Kedatangan anggota DPD RI hanya diterima Irwasda Polda Sumut, Kombes Pol Drs Monang Simanullang dan Wadir Reskrim, AKBP Mashudi. Pertemuan tertutup dilakukan di Ruang Tri Brata Lantai IV. "Kedatangan kami ke Poldasu ini, untuk mempertanyakan sejauh mana penanganan kasus-kasus dugaan korupsi yang sedang ditangani Poldasu dan kendalanya," kata anggota DPD RI perwakilan Sumut, Rudlof M Pardede, kepada wartawan, usai bertemu dengan pejabat Poldasu itu. Dikatakan Rudolf, pihaknya ingin mengetahui berapa banyak kasus dugaan korupsi yang tangani Poldasu dan sudah berapa dilimpahkan ke Kejaksaan dan berapa yang telah disidang di pengadilan. "Penanganan kasus korupsi yang kita pertanyakan khusus yang masih hangat dan terjadi di pemerintah kota/kabupaten," katanya seraya menyatakan tujuan tim PAP DPD RI adalah menjalin hubungan harmonis antara DPD RI dengan Poldasu dalam penanganan kasus korupsi di Sumut. (HER)


Jumat 10 Desember 2010

MEDAN KITA

KILAS

harian andalas | Hal.

andalas/rony muharrman

Massa Formabem Demo Kejari Belawan Belawan-andalas Warga Belawan terdiri dari elemen masyarakat nelayan pesisir dan kalangan ibu pengajian yang tergabung dalam Forum Masyarakat Belawan Membangun (Formabem), kembali menggelar aksi demo di halaman kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Belawan, Kamis (9/12) siang. Dalam aksi kali ini, Formabem kembali menuntut janji Kejari Belawan melakukan pengusutan terhadap kasus dugaan korupsi General Manager (GM) PT Pelindo I Cabang Belawan, Syahputra Sembiring. Massa yang dipimpin M Syafri Sani Tarigan, Ketua Formabem dan tokoh masyarakat pesisir Belawan Azhar Ong, menuntut Kejari Belawan agar menangkap GM Pelindo Cabang Belawan Syahputra Sembiring dan kroninya. “Segera tangka Syahputra Sembiring. Jangan biarkan perusahaan BUMN tersebut hancur di tangan orang-orang yang tak bertangungjawab serta merugikan keuangan negara,” kata Syafri dalam orasinya. Aksi demo hanya berlangsung beberapa menit. Meski begitu, aksi ini tetap mendapatkan pengawalan ketat dari petugas Polres Pelabuhan Belawan. Semula, massa merencanakan melanjutkan aksi di kantor Pelindo Belawan, namun dibatalkan setelah mengetahui GM Pelindo Syahputra Sembiring tidak berada di kantornya. “Buat apa kita unjuk rasa ke kantor Pelindo Belawan, toh GM Pelindo itu tidak ada di tempat. Yang penting kita minta agar kasus dugaan korupsi GM Pelindo diusut tuntas. Jika tidak diusut tuntas, massa akan turun kembali dengan langsung menyegel kantor Kejari,” ancam Syafri dan Azhar Ong. (DP)

Tiga Jemaah Kloter 16 Wafat di Mekkah Medan-andalas Tiga jemaah Kloter 16 asal Medan wafat ditanah suci Mekkah, sementara seorang di antaranya yaitu Hj Remy Mochtar Nasution binti Muchtar, 72, masih tertinggal di Madinah sakit lelah karena usia lanjut. Tiga jemaah yang wafat dua di antaranya wafat di Madinah yaitu Hj Nur Dahlia binti Ibrahim Ahmad, 82, dan H Ramadhin bin Achin Tanjung, 55, keduanya jemaah asal Medan. Seorang jamaah meninggal di Jeddah yaitu HM Suwandi Harun Nasution binti Harun Nurdin, 58, juga jamaah asal Medan. Hal itu dikatakan Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan Drs H Abd Rahman Harahap, MA saat menyambut 451 jamaah Kloter 16 asal Medan, di Bandara Polonia Medan, Kamis (9/12) pagi. "Jemaah Kloter 16 asal Medan saat berangkat berjumlah 455 jamaah, namun saat pulang ke tanah air 451 jamaah, tiga wafat dan seorang masih dirawat di sana," kata dia, sementara jamaah Kloter 16 mendarat pukul 06:40 WIB. Beberapa jamaah asal Medan masih mengeluh masalah pemondokan. Mereka menilai pemondokan agak jauh dari Masjidil Haram, sehingga mereka naik bus dan bergantung dalam bus pada bagian belakang. Hal tersebut dikatakan Hj Hatimah, 74 dan Hj Safrida Lubis, 42. (RIL)

10 Tenaga Medis Peroleh Penghargaan Medan-andalas Masyarakat diimbau menciptakan pola hidup sehat di lingkungan keluarga yang merupakan unit terkecil dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. "Bila masyarakat sehat maka akan tercipta bangsa yang memiliki produktivitas," ujar Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Gatot Pudjo Nugroho saat membacakan amanat Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih pada peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-46 dengan tema "Keluarga Sehat Investasi Bangsa" tingkat Sumut di Medan, Kamis (9/12). Wagubsu menegaskan, sebagai unit terkecil dalam suatu bangsa, keluarga adalah wadah untuk berkomunikasi antara anggota keluarga. Artinya, dengan komunikasi yang baik sesama anggota keluarga, maka akan tercipta keinginan menerapkan pola hidup sehat. Dalam peringatan HKN ke-46 itu, Pemprovsu memberikan penghargaan kepada 10 dokter, tenaga perawat, ahli gizi dan tenaga kesehatan masyarakat yang dikategorikan teladan dan memiliki peranan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat di daerah itu. Adapun dokter yang menerima penghargaan itu adalah Kepala Puskesmas Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas Utara dr Sri Suryani Hasanah Harahap, Kepala Puskesmas Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan dr Robin Lumban Tobing dan Kepala Puskesmas Aek Batu, Kabupaten Labuhan Batu Selatan dr Lili Syahfitri Lubis. (WAN)

PENGAMAN Seorang pengendara sepeda motor melintasi median jalan yang telah dilengkapi rambu pengaman di kawasan Jalan Irian Barat Medan, Kamis (9/12). Penambahan rambu pengaman ini bertujuan agar pengendara tidak menabrak median jalan. Rambu berbentuk tiang ini terbuat dari bahan karet berwarna oranye, mengingatkan pengendara agar waspada.

Lapangan Bola Kok Jadi Milik Pribadi? SKPD‘Lecehkan’ Reses DPRD Medan Medan-andalas Kecewa dan merasa dilecehkan. Itulah yang dirasakan 12 orang Anggota DPRD Kota Medan dari Daerah Pemilihan (Dapil) II. Pasalnya, reses ketiga tahun 2010 yang mereka gelar di kantor Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Kamis (9/12), tak seorang pun pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang hadir. “Kita merasa kecewa, karena tak satu pun kepala SKPD yang hadir di tempat ini. Pihak Dinas Bina Marga, Kebersihan, Kependudukan, dan Pertamanan yang hadir saat ini hanya mengutus perwakilan. Dimana kepala dinasnya? Pihak Dinas Kesehatan yang sangat kita harapkan hadir ditempat ini hanya mengutus pegawai puskesmas. Ini suatu bukti bahwa SKPD jauh dari rakyat,” kata Koordinator tim reses Dapil II DPRD Kota Medan Burhanuddin Sitepu. Padahal, kata Burhanuddin, dalam reses ketiga ini dimaksudkan untuk menyerap aspirasi masyarakat di wilayah Dapil II, meliputi Kecamatan Medan Maimun, Medan Polonia, Medan Johor, Medan Tuntungan, Medan Selayang, Medan Baru, dan Medan Sunggal. “Reses ketiga ini kita harapkan semua aspirasi masyarakat dapat diserap dan diperjuangkan agar segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Tapi kalau kepala SKPD-nya tak hadir, bagaimana kita menyuarakan aspirasi rakyat ini. Padahal kehadiran pimpinan SKPD sangat diharapkan untuk memberikan solusi atas persoalan-persoalan yang terjadi di masyarakat,” kata Burhanuddin. Pantauan di lapangan, kegiatan reses tersebut hanya dihadiri

sejumlah kepala lingkungan, lurah, camat, tokoh-tokoh masyarakat di wilayah Dapil II. Sedangkan pimpinan SKPD Pemko Medan hanya mengutus staf. Pertemuan Anggota DPRD Medan dari Dapil II dengan konstituenya tersebut, terungkap beberapa persoalan yang sangat mendesak untuk segera ditindaklanjuti dan diperjuangkan oleh para politisi tersebut. Di antaranya, masalah tanah aset Pemko Medan yang selama ini digunakan sebagai lapangan bola telah diperjualbelikan oleh oknum tertentu. Peredaran narkoba di Kelurahan Aur Kecamatan Medan Maimun dan kanal di Medan yang tidak berfungsi maksimal sehingga mengakibatkan banjir di kawasan Kelurahan Aur. “Setahu saya lapangan bola itu merupakan aset pemerintah, kenapa sekarang bisa jadi milik pribadi orang tertentu. Dewan kita harapkan agar segera mengusut itu,” kata L Tobing, tokoh masyarakat di Kelurahan Padang Bulan. Peredaran Narkoba Sementara peredaran narkoba di Kelurahan Aur dan kanal yang tidak berfungsi maksimal tersebut diungkapkan oleh Ali Umar, Kepala Lingkungan IV Kelurahan Aur Kecamatan Medan Maimun. Dewan diharapkan agar segera mendesak aparat kepolisian untuk melakukan razia dan lebih sering melakukan patroli di kawasan tersebut guna mempersempit ruang gerak peredaran narkoba. “Saat ini Kelurahan Aur khusnya di sepanjang pinggiran Sungai Deli sudah menjadi pusat transaksi pere12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901 12345678901

daran narkoba. Kita cukup prihatin karena anak sekolah setingkat SMP sudah ikut mengkonsumsi narkoba,” kata Ali Umar. Persoalan itu, katanya, sudah sering dilaporkan ke pihak aparat kepolisian, tetapi sampai saat ini belum ada tindaklanjutnya. “Oleh karena itu, kita berharap agar dewaan dapat segera mendesak pihak-pihak terkait untuk segera malakukan razia. dan, kami siap bekerjasaman,” tandasnya. Menanggapi hal tersebut, Ilhamsyah dari Fraksi Partai Golkar mengatakan, maraknya peredaran narkoba tidak hanya terjadi di Kecamatan Medan Maimun, tetapi hal yang sama juga terjadi di daerah kecamatan lain. “Menurut catatan kepolisian, Kecamatan Medan Maimun, Medan Sunggal, Medan Tuntungan tercatat sebagai daerah cukup rawan bahkan termasuk basis peredaran narkoba di Medan. Membasmi peredaran narkoba bukan hanya tugas aparat kepolisian, melainkan sudah menjadi tugas dan tanggugjawab kita bersama. Untuk itu, masyarakat harus proaktif, kalau ada mengetahui ada pengerdar narkoba di lingkungan masing-masing segera laporkan,” kata Ilhamsyah. Adapaun anggota DPRD Kota Medan yang tergabung pada Dapem II adalah Burhanuddin Sitepu dari Fraksi Demokrat, Faisal dari Fraksi Demokrat, Ilhamsyah dari Fraksi Golkar, Damayona dari Fraksi Demokrat, Salman Alfarisi dari Fraksi PKS, Paulus Sinulinga dari Fraksi PDS, Daniel Pinem dari Fraksi PDIP, Bangkit Sitepu dari Fraksi P3, Zulmorado dari Fraksi PKS, Abdul Rani dari Fraksi P3. (BEN)

Pemko tak Profesional Tangani Pasar Sukaramai Medan-andalas Heboh peruntuhan bangunan Pasar Sukaramai, disebutsebut tanpa melalui proses tender mengundang perhatian berbagai pihak. Sejumlah pedagang tradisional yang sebelum terbakarnya pasar tersebut memang sudah puluhan tahun beraktifitas berdagang di pasar Sukaramai pun menjadi resah. Mereka justru merasa khawatir ketika telah selesai masa pembangunannya kelak, pedagang tradisional ini justru tak lagi diperpolehkan berdagang di Pasar Sukaramai. Pasalnya, pada proses peruntuhan dari sisa kebakaran pun pedagang menganggap sudah ada masalah dan pemerintah Kota Medan telah mengedepankan KKN. "Pasti setelah terbangun pun nanti akan terjadi proses KKN, kami pedagang tradisional akan tergusur dan pasar ini akan dihuni pedagang baru yang lebih modern,"sesal Sunar, pedagang yang sudah puluhan tahun berjualan di pasar tersebut. Sementara anggota DPRD Sumut Nurhasanah SSos menyesalkan tindakan Pemko Medan, dalam hal ini pihak PD Pasar yang dianggap tidak profesional dalam proses pembangunan Pasar Sukaramai. "Dari mulai peruntuhannya sudah ada masalah, belum lagi sampai kepada proses pembangunan dan ketika nanti bangunan pasar telah siap huni pasti akan semakin banyak masalah," ujarnya menjawab wartawan kemarin. Dia juga menyesalkan karena tindakan ketidakprofesionalan ini lagi-lagi melibatkan PD Pasar. Nurhasanah berharap pihak perangkat hukum segera turun dan mengusut proyek yang dianggarkan melalui APBD Kota Medan tersebut. Apalagi kata politisi Demokrat ini, PD Pasar merupakan asset Pemko Medan sehingga proses pembangunannya harus sesuai dengan ketentuan UU yang berlaku sehingga tidak mengundang dugaan penyelewengan. "Jadi jangan sampai ada warga istimewa dalam setiap proses tender di tiap-tiap daerah," ucap wakil rakyat asal daerah pemilihan Kota Medan ini. (UJ)

3

RSUPM Tutupi Reses Dewan Medan-andalas Reses yang dilakukan anggota DPRD Medan daerah pemilihan (Dapil) IV ke Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan (RSUPM), Kamis (9/12) terkesan ditutup-tutupi. Pasalnya, wartawan yang biasa bertugas di rumah sakit milik Pemko Medan itu, dilarang masuk ke ruang rapat I, tempat berlangsungnya reses dewan. Anggota dewan dari Dapil IV (Kecamatan Medan Timur, Medan Perjuangan dan Medan Tembung) itu datang ke RSUPM sekira pukul 11.30 WIB. Mereka langsung menuju ke ruang rapat I dan melakukan pertemuan dengan pejabat Pirngadi. Mengetahui hal ini, wartawan yang bertugas di RSUPM bermaksud meliput kegiatan tersebut. Anehnya, pihak rumah sakit terkesan menghalang-halangi wartawan. Maharani, staf Dirut RSUPM menghalangi wartawan masuk ke ruangan dengan alasan rapat tertutup dan tidak boleh ada wartawan di dalam. Padahal, wartawan mengatakan sudah ada beberapa jurnalis di dalam ruangan. Namun Maharani tetap ngotot melarang wartawan masuk. “Ini mau rapat. Wartawan nggak boleh masuk,” katanya sambil menutup pintu belakang ruang rapat I. Saat wartawan mencoba masuk melalui pintu samping depan yang semula terbuka, tiba-tiba langsung dikunci. Sementara itu, Aripay Tambunan, anggota DPRD Medan yang ikut reses, saat dihubungi mengatakan tidak mengetahui pelarangan wartawan untuk meliput reses dewan itu. masuk. Pelarangan wartawan meliput pertemuan anggota dewan dengan pejabat RSUPM itupun akhirnya mengundang tanya, mengapa pihak RSUPM menutup-nutupi pertemuan itu? Ketika hal itu dikonfirmasikan kepada Wadir Umum RSUPM, M Yasin Sidabutar mengatakan wartawan boleh masuk dan tidak ada yang harus ditutuptutupi. Begitupun, ia berjanji akan menegur staf yang melarang masuk ke ruang rapat. (YN)

Soal Diskon Biaya Berobat

Imbauan Kadis Kesehatan tak ‘Diterge’ RS Medan-andalas Imbauan Kepala Dinas Kesehatan Provsu dr Candra Syafei SpOG agar rumah sakit (RS) milik pemerintah dan swasta memberikan diskon (potongan harga) biaya berobat khusus pada peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-46 yang jatuh pada Kamis (9/12), ternyata tak ‘diterge’ pihak RS. Buktinya, tak satu pun RS di Sumut yang memberikan diskon biaya berobat pada saat peringatan HKN itu, kemarin. Padahal, Candra Syafei menyatakan, diskon berobat itu adalah atas kerjasama Dinas Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia dan Perhimpunan Rumah Sakit Indonesia. Bahkan, saat ditanyai berapa besar diskon yang diberikan, Candra Syafei berujar, pihaknya menganjurkan sebesar-besarnya. “Diskon tidak hanya diberikan untuk pasien kurang mampu, namun diberlakukan untuk pasien umum dan semua kelas. Diskonnya kita serahkan kepada rumah sakit, kalau bisa gratis semuanya, itu lebih bagus,” ujar Candra kepada wartawan usai peringatan puncak HKN ke-46 di Lapangan Merdeka, Medan, Kamis (9/12). Namun, diskon itu ternyata hanya wacana saja. Sebab, sejumlah rumah sakit tidak memberlakukan diskon dengan alasan tidak ada menerima imbauan dari Dinas Kesehatan Provsu. Bahkan, pihak RSU dr Pirngadi Medan, sama sekali tidak memasang diskon baiaya berobat saat HKN kemarin. Wadir Pelayanan Umum RSU Pirngdi, MYasin Sidabutar mengaku, pihaknya tidak memberlakukan diskon kepada pasien, sebab tidak ada imbauan dari instansi manapun termasuk Dinas Kesehatan Provsu yang masih ke rumah sakit milik Pemko Medan itu. “Saya saja nggak tahu ada informasi itu, ya baru tahu dari wartawan. Karena tidak ada imbauan dan surat edaran, ya tidak kita berlakukan diskon itu,” ujarnya seraya menambahkan, surat edaran itu harus ada sebagai payung hukum hukum melakukan diskon. Hal yang sama dikatakan Humas RSUP H Adam Malik, Medan, Sairi M Saragih. Diakuinya, pihaknya tidak menerima imbauan dari Dinas Kesehatan Provsu untuk memberi diskon biaya berobat. (YN)


Jumat 10 Desember 2010

KILAS

Kasus Kapolres Aniaya Wartawan Diambil Alih Poldasu Medan-andalas Kasus penganiayaan yang disebut-sebut dilakukan AKBP Fathoro saat menjabat Kapolres Pematang Siantar terhadap wartawan TV swasta, Andi Siahaan saat penanganannya diambil alih pihak Direktorat Reskrim Polda Sumut. Direktur Reskrim Poldasu, Kombes Pol Drs Agus Andrianto SH saat dikonfirmasi, Kamis (9/ 12) membenarkan pihaknya mengambil alih kasus tersebut. “Kasus penganiayaan wartawan TV itu sudah kita ambil alih dan kini ditangani Sat I/Tipidum,” kata Agus. Sementara itu Kasat I Reskrim Poldasu, AKBP Rudi Rifani yang dikonfirmasi, juga membenarkan pengambil alihan kasus tersebut namun Rudi Rifani belum bisa menjabarkan hasil perkembangan penyidikan karena masih perlu dilakukan koordinasi dengan pihak Polres Pematang Siantar. “Kita masih mempelajari berkas yang dibuat pihak Polres P Siantar dan masih perlu konfirmasi ulang soal kronologis kejadian,” kata Rudi Rifani. Sebelumnya, Kapolresta Pematang Siantar AKBP Fathori sudah dicopot dari jabatannya diduga terkait penganiayaan yang dilakukan terhadap salah seorang tersangka, Andi Siahaan di sel tahanan Mapolres. Dalam sertijab pencopotan tersebut, jabatan Kapolres Pematang Siantar, dari AKBP Fathori diserahterimakan kepada AKBP Albert Sianipar yang sebelumnya menjabat sebagai Kasat II/ Ekonomi Dit Reskrim Polda Sumut. Upacara sertijab itu dipimpin langsung Kapolda Sumut Irjen Pol Oegreseno di ruang Kambtibmas Mapoldasu, Senin (6/12) sekitar pukul 14.00 WIB. (HER)

Kuli Bangunan Tewas Jatuh dari Lantai Empat Perbaungan-andalas Ari Aryansyah (22) tewas secara mengenaskan. Lajang berdomisili di Dusun III, Desa Citaman Jernih, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai ini jatuh dari lantai empat saat memasang kenopi (penadah hujan) di atas jendela ruko, Rabu (8/12) sekira pukul 16.30 WIB. Warga mengetahui kejadian itu langsung mengevakuasi Ari ke RS Melati Perbaungan, namun nyawa Ari tidak dapat tertolong akibat luka cukup parah dibagian kepala dan tubuhnya. Malam harinya, seratusan warga disekitar kediamannya melakukan takziah. Ibu Ari tak kuasa melihat kepergian anaknya, bahkan ibunya terus berada disamping jasad Ari sambil membawakan ayat-ayat suci Al’Quran. Murianto (48) bapak korban menuturkan, Ari merupakan anak yang pendiam dan rajin kerja, Ari merupakan tulang punggung keluarga, karena dari hasil kerjanya selalu disisihkan untuk membantu adik-adiknya yang masih sekolah. “Rasanya kami nggak percara Ari telah tiada, karena dia anak yang baik dan mau membantu keluarga untuk biaya adiknya yang masih sekolah, kami sangat kehilangan dia,”papar Murianto. Sementara pengakuan sejumlah warga di TKP, warga sering menasehati agar Ari hati-hati kerja, karena tempatnya kerja sangat tinggi,”Setiap melihatnya orang bilang kau di atas hati-hati jatuh,”ujar sembari mengaku suara jatuh Ari sangat kuat sehingga warga terkejut melihatnya, awalnya jatuh ke atap teras lalu ke bawah. (RYAD)

Polsek Belawan Tangkap Pelaku Pemerasan Belawan-andalas Seorang yang ditengarai kerap melakukan aksi premanisme dengan cara melakukan pemerasan di Belawan dan sekitarnya akhirnya berhasil ditangkap petugas Reskrim Polsek Belawan, Kamis (9/12). Guna dilakukan pemeriksaan bersama barang bukti tersangka Rasyid (30) warga Lorong Melati Kelurahan Belawan I diboyong ke Mapolres Belawan. Kapolsek Belawan, AKP AH Pulungan SH ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Ketika disinggung apakah tersangka merupakan anggota komplotan bajin loncat yang kerap membuat resah masyarakat terutama para sopir mobil box pengangkut hasil industri di Jalan Tol Belmera, mantan Kanit Jahtanras Poltabes Medan itu belum dapat memastikannya sebab pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan. Yang jelas, kata Pulungan, tersangka Rasyid salah seorang DPO yang lama dicari, untuk itu diharapkan masyarakat membantu tugas polisi guna melaporkan segala bentuk kekerasan yang meresahkan masyarakat. (DP)

Pengendara Sp.Motor Hantam Tanki Avtur Medan-andalas Sepeda motor jenis Yamaha Vega berplat polisi BK 2250 CY yang dikendarai Suyanto, salah seorang pegawai Nusantara Bona Airlines (NBA) menghantam truk tanki yang membawa avtur untuk bahan bakar pesawat di sekitar jalur delta Bandara Polonia Medan, kemarin. Pantauan di lokasi kejadian, kondisi sepeda motor mengalami patah stang dan penutup bodi belakang hancur. Kepala pos polisi Bandara Polonia, Aiptu S Sihombing menjelaskan, pengendara sepeda motor itu salah karena dia memaksakan untuk masuk melaju ke arah luar bandara. Menurut Sihombing, seharusnya si pengendara sepeda motor mendahulukan truk tanki itu menuju arah delta untuk melaksanakan operasionalnya. "Si pengendara sepeda motor itu salah. Seharusnya dia mengalah dan mendahulukan truk tanki, lagi pula kecepatannya juga di atas rata-rata kecepatan yang seharusnya," jelas Sihombing. Sihombing juga mengatakan, bila dilihat dari kondisi sepeda motornya, maka dapat dipastikan si pengendara melaju di kecepatan lebih dari 60 km/jam. Menurutnya, dari maksimal kecepatan juga sudah menyalahi aturan. "Kecepatannya aja kita lihat sudah menyalahi aturan. Di areal bandara ini sudah ada ramburambu yang menegaskan pengendara baik sepeda motor maupun mobil harus mengikuti aturan yang sudah ditetapkan,” katanya. (RIL)

HUKUM & KRIMINAL

harian andalas | Hal.

4

Lagi, Enam Kapal Ikan Malaysia Ditangkap Belawan-andalas Petugas Stasiun Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (KSPSDKP) Sumatera Bagian Barat, Kamis (9/12) kembali berhasil menangkap enam kapal ikan berbendera Malaysia di Selat Malaka. Keenam kapal itu ditangkap ketika melakukan illegal fishing. Keterangan diperoleh di kantor KSPSDKP Sumatera Bagian Barat di Gabion Belawan menyebutkan, kapal ikan asing berbendera Malaysia itu masuk ke Perairan Indonesia atau persisnya di Selat Malaka melakukan penangkapan ikan tanpa dilengkapi surat izin penangkapan ikan (SIPI) resmi. Enam kapal ikan asing tersebut ditangkap kapal patroli Macan Hiu 001 milik KSPSDKP Sumetera Bagian Barat di Perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) sedang menangkap ikan dengan menggunakan pukat trowel atau pukat harimau. Keenam kapal Malaysia itu masing-masing PKFB 1108 Gros Ton (GT) 52,20, PKFB 212 GT 56,78, PKF 939 GT 65, PKFA 8726 GT 95, PKFB 1223 GT 66 dan PKFB 1268 GT 82. Selain menangkap keenam kapal bersama ikan hasil tang-

andalas/d pasaribu

DIAMANKAN - Keenam kapal ikan, 22 ABK dan 6 tekong diamankan di lokasi kantor KSPSDKP Gabion Belawan. kapan yang diperkirakan berjumlah puluhan ton, petugas juga mengamankan 6 orang tekong (nakhoda) dan 22 orang anak buah kapalnya (ABK). Guna penyelidikan lebih lanjut keenam kapal ikan hasil tangkapan itu diboyong ke Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB), Kamis (9/12). Menurut keterangan petugas penangkapan terhadap keenam kapal ikan asing itu

ketika petugas kapal patroli Macan Hiu 001 sedang melakukan patroli di perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) persisnya di Selat Malaka, petugas kapal patroli Macan Hiu 001 melihat adanya kapal asing sedang melakukan penangkapan ikan. Setelah kapal patroli mendekati kapal ikan asing terlihat mencurigakan, petugas kapal patroli Hiu 001 mencoba se-

makin mendekati tapi ada gelagat untuk melarikan diri setelah ketahuan melanggar ZEE dengan sigap kapal patroli itu langsung menghadang tujuh kapal ikan asing tersebut tapi satu unit berhasil kabur dan malam itu juga kapal asing berbendera Malaysia diboyong ke PPSB Sementara itu, Petugas KSPSDKP Sumatera Bagian Barat Poniman di Dermaga

PPSB dan Suhartono SH, Kamis (9/12) ketika dikonfirmasi, membenarkan penangkapan enam kapal ikan asing berbendera Malaysia tersebut. Guna penyelidikan lebih lanjut keenam tekong dan 22 orang ABK mendekan di dalam sel tahanan KSPSDKP Sumetra Bagian Barat di Gabion Belawan. Sedangkan keenam kapal ikan diamankan untuk dijadikan barang bukti. (DP)

Markas Judi di Rumah Ketua OKP Labuhan Batu Dibiarkan Medan-andalas Pihak Direktorat Reskrim Polda Sumut dinilai diskriminasi dalam hal memberantas praktik perjudian di Kabupaten Labuhan Batu. Buktinya, markas judi togel, Kim dan Samkwan serta judi mesin jackpot, beromzet ratusan juta rupiah setiap hari di rumah salah seorang oknum pengurus OKP berinisial FS terkesan dibiarkan beroperasi. Demikian juga judi togel milik CM yang disebut-sebut dibeking abangnya, oknum petugas yang beromzet ratusan juta rupiah setiap putaran, juga dibiarkan dengan mulus ‘mengembangkan sayap’. Sementara, markas judi togel beromzet jutaan rupiah di Perumnas Aek Torop, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhan Batu Selatan digerebek unit VC Sat I/ Tipidum Dit Reskrim Poldasu, Rabu (8/12). Konon disebut-sebut, markas

judi kelas teri yang digerebek unit VC Poldasu di Perumnas Aek Torop, Desa Aek Batu, diduga karena disponsori kedua “raja” judi Labuhan Batu tersebut. “Hampir semua orang tahu di rumah oknum pengurus OKP Labuhan Batu, FS dijadikan markas judi. Togel, Kim, Dadu dan judi mesin. Pihak Poldasu bahkan Polres Labuhan Batu pasti mengetahui, tapi tidak mau menggerebek. Apakah karena ‘raja’ judi itu yang mensponsori kegiatankegiatan di Labuhan Batu, kita tidak tahu,” kata beberapa warga Labuhan Batu yang enggan namanya ditulis. Yang pasti, kata mereka, Labuhan Batu kini sudah menjadi lumbung perjudian. Selain yang

dikelola warga sipil seperti oknum pengurus OKP yang istrinya oknum pejabat legislaif di Labuhan Batu, juga dikelola oknumoknum petugas yang menjadikan pekerjanya warga masyarakat sipil. “Judi Kim, Togel, Dadu (Samkwan) dan judi mesin jackpot dirumah oknum pengurus OKP dan milik CM sudah lama beroperasi. Bahkan, ketika polisi getol memberantas judi ketika Jenderal Soetanto menjadi Kapolri, judi milik oknum pengurus OKP itu tetap beroperasi sampai sekarang,” kata sumber. Markas Judi Kelas Teri Unti Vice Control (VC) Dit Reskrim Poldasu menggerebek markas judi kelas teri, beromzet jutaan rupiah di Perumnas Aek

Poldasu Segera Tetapkan Tersangka Korupsi Bina Marga SATUAN III/Tipikor Direktorat Reskrim Polda Sumut yang melakukan penyeledikan kasus dugaan korupsi di Dinas Bina Marga Medan meningkatkan status kasus tersebut dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

D

engan diting katkannya status kasus tersebut, pihak Penyidik Tipikor Direktorat Reskrim Polda Sumut akan segera menetapkan tersangka. “Dalam waktu dekat penyidik akan melakukan pemanggilan terhadap orangorang yang diduga terlibat, baru kemudian menetapkan tersangkanya,” kata Plt Kabid Humas Poldasu, AKBP MP Nainggolan kepada wartawan, Kamis (9/12). Sesuai ketentuan, tambah Nainggolan, jika suatu kasus masuk dalam tahap penyidikan, maka penyidik akan segera memanggil saksi dan mengumpulkan bukti-bukti untuk menetapkan tersangkanya. “Untuk menjadikan seorang tersangka, penyidik harus memiliki minimal dua saksi dan bukti-bukti yang cukup, dan untuk kasus ini , penyidik sudah mendapat bukti tersebut,” urainya. Namun, Nainggolan belum memperoleh konfirmasi dari penyidik Tipikor, siapa yang

akan dipanggil terlebih dahulu untuk dimintai keterangan dengan status awal sebagai saksi. Dijelaskan MP Nainggolan, penyidik menangani tiga kasus dugaan korupsi di Dinas Bina Marga Medan, masing-masing proyek drainase, pengaspalan jalan dan pengadaan alat berat. Dari ketiga kasus tersebut, hanyab dugaan korupsi pengadaan alat berat yang layak dinaikkan ke tahap penyidikan, sedangkan kasus drainase dan pengaspalan masih menunggu proses selanjutnya. Tapi, MP Nainggolan mengaku tidak tahu bentuk atau jenis korupsi proyek pengadaan alat berat tersebut, apakah mark up (penggelembungan harga) atau pemotongan anggaran. “Kita tunggu aja perkembangannya, pasti saya beritahu,” imbuhnya. Untuk kasus dugaan korupsi proyek pengaspalan dinas Bina Marga Medan , lanjut Nainggolan, pihak Satuan III/Tipikor masih mengumpulkan dan mencari bukti pendukung. Sedangkan dalam kasus dugaan korupsi proyek drainase, penyidik masih melakukan koordinasi dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sumut. Sebab, BPKP sedang melakukan audit investigasi. Data diperoleh sebelumnya, untuk ketiga proyek tersebut, menelan biaya Rp59 miliar yang diperoleh dari P-APBD 2009. Proyek yang seharusnya

ditenderkan, dilakukan Penunjukan Langsung (PL) sehingga proyek itu dibagi menjadi 495 paket yang terletak di 21 kecamatan dengan pagu sebesar Rp 38.810.760.150. Konon, proyek itu diberikan kepada oknum-oknum DPRD Medan, teman dan keluarga oknum pejabat di Pemko Medan. Dalam pengerjaan proyek yang dilakukan secara penunjukan langsung (PL), penyidik menemukan adanya keterlibatan sembilan perusahaan dalam pengerjaan proyek tersebut. Kesembilannya adalah, CV Rahmat Abadi, CV Mustika Cemerlang, CV Rifki Faldo Abadi, CV Surya Gemilang, CV Mitra Anugrah, CV Rahmat, CV Wiraspati Kencana, CV Sumber Rezeki dan UD Perdana. Tujuh subjek yang telah diwawancara secara tertulis oleh penyidik adalah Dr Ir Gindo Maraganti Hasibuan, MM selaku Kadis Bina Marga, Ahmad Buhari Siregar, ST selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Ir Utuh Januar Sitompul, Mardian Habibi Gultom, ST, Suwito, Gindo Purba, ketiganya selaku Pejabat Teknis Kegiatan (PPTK), dan Eddy Zalman Saputra ST MT selaku Ketua Panitia Pemilihan Langsung (PL) Dalam kaitan penyidikan, pihak Poldasu telah menyita sejumlah dokumen seperti poto copy surat perjanjian kontrak, surat pengangkatan KPA, PPTK, dan Panitia Pengadaan Barang dan Jasa. (HER)

Torop, Desa Aek Batu, Kec Torgamba, Kab Labuhan Batu Selatan, Rabu (8/12) sekira Pukul. 22.40 wib. Lima tersangka diboyong ke Mapoldasu. Dari dalam rumah yang dijadikan tempat melakukan kegiatan judi togel dan kim, polisi berhasil mengamankan Tiga orang tersangka, yakni, Pamrin Sianturi (18), Pernando Gultom (27) dan Rian Situmeang (24) ketiganya Warga Perumnas Aek Torop, Desa Aek Batu, Kecamatan Togamba, Kabupaten Labuhan Batu Selatan, dan Rian Situmeang. Dari pengakuan ke Tiga tersangka mereka hannya sebagai tukang rekap, mereka bekerja kepada seorang bandar. Polisi yang melakukan pengem-

bangan langsung melakukan penagkapan terhadap bandarnya tidak jauh dari tempat penggerebekan, yaitu Toman Nababan (30) dan Tomuan Simanjuntak (44) Keduanya Warga Cikampak Pekan, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhan Batu Selatan. Dari tangan ke 3 tersangka polisi berhasil mengamankan, 295 lembar rekap togel dan kim, 346 lembar rekap togel periode Desember, 5 buah buku tulis, 3 buah kalkulator, 12 lembar kupon, 8 pulpen dan uang tunai Rp1 juta. Sedangkan dari bandarnya, 1 buah HP nokia, 17 lembar rekap judi togelperiode desember dan 1 buah kalkulator. Dari keterangannya, mereka sudah main sejak bulan November dengan omzet Rp30 juta. Tersangka kita jerat dengan pasal 303 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman 10 tahun penjara, ” ujar Kasat I Reskrim, AKBP Rudi Rifani. (HER)

BPKP Audit Ulang Dugaan Korupsi Migor Nias Selatan-andalas Tim audit BPKP Propinsi Sumatera Utara lakukan audit ulang kasus dugaan korupsi minyak goreng (migor) bersubsidi di Dinas Perindagtamben Kabupaten Nias Selatan (Nisel) tahun anggaran 2008, Kamis (9/12), yang diduga akan menyeret beberapa pejabat teras pemerintah Kabupaten Nias Selatan. Kapolres melalui Kasatreskrim AKP M Luther Dachi, menjawab wartawan senin lalu mengatakan bahwa kasus tersebut diatas sedang dalam penyidikan Tim Unit Tipikor Polres Nisel. “Tim audit BPKP sumut kita hadirkan untuk keperluan kelengkapan bukti bagi penyidikan, selanjutnya kita menghadirkan beberapa saksi- saksi terutama, Kadisperindag, SD, bidang program KZ, Rekanan (Kontraktor – red), panitia pelaksana tingkat kabupaten, dan delapan camat, yang juga ikut terduga dalam kasus tersebut. Semua nama tersebut diatas, kita konfortir untuk melengkapi bukti bagi penyidik, meskipun baru–baru ini telah diberitakan surat kabar terbitan Medan, yang menyebutkan kasus migor bersubsidi di Kabupaten Nias Selatan ada indikasi kerugian Negara sekitar 1 miliar, hal ini lebih jelas dengan hasil pembuktian audit BPKP yang kita lakukan saat ini, dan bila hasil audit tersebut sudah dapat, maka segera kita limpahkan ke Kejaksaan, untuk diproses secara hukum yang berlaku,” jelas Dachi. Proses Audit tersebut diatas memakan waktu dua hari, sejak hari kamis sampai jumat, semua para saksi yang diduga ikut dalam pengadaan migor bersubsidi tersebut semua diperiksa, kecuali mantan Kadisperindag SD, tidak menghadiri demikian hasil pantauan andalas di ruang tunggu Polres Nias Selatan Jumat lalu. Selanjutnya, menurut penuturan beberapa Camat diruang tunggu aula Polres Nisel usai menjalani audit, diantaranya mantan Camat Pulau-Pulau Batu, Hans Martin Wau SE, menyebutkan, kepada andalas, kegiatan Dinasperindag yang menyebutkan telah membagi- bagi minyak goreng bersubsidi di wilayah saya, “ hal itu tidak benar, dan tidak pernah saya mengetahui hal tersebut “, terkait kasus tanda tangan saya, yang menyebutkan ada pada surat pertanggungjawaban ( SPJ ) itu palsu, tegas Wau. Menyikapi hal diatas sejumlah elemen masyarakat Nias Selatan mengharapkan supaya pihak berwajib khususnya Unit Tipikor Sat Reskrim Polres Nisel, lebih sungguh – sungguh mengungkap kasus ini, serta diwaspadai menyusupnya markus dalam kasus tersebut diatas. Sebab kasus migor tersebut masyarakat sudah tau dan mengikuti perkembangan penyididikan, , jika kasus ini tidak juga jelas penanganannya, maka akan menimbulkan pertanyaan ditengah masyarakat, ujar mereka. (HG)


Jumat 10 Desember 2010

Samosir Kembali Terima Program CD Toba Pulp KABUPATEN Samosir pada November 2010 lalu kembali menerima program Community Development (CD) TobaPulp 2008 senilai Rp761,9 juta dengan item didominasi pengadaan alat pertanian dan kegiatan fisik.

H

adi Winata staf Humas TobaPulp (PT Toba Pulp Lestari, Tbk) dalam siaran persnya, Kamis (9/ 12) mengatakan, bantuan alat-alat pertanian itu meliputi 8 unit traktor tangan (Yanmar tipe Bima 8,5PK), 3 unit mesin perontok padi (Honda 6,5 PK), 3 unit mesin pengupas kulit kopi (Honda 5,5 PK), dana pompanisasi air bersih untuk gabungan kelompok tani Sukaria (Rianiate, kecamatan Harian), serta dana pengadaan air bersih untuk SD Negeri Parbaba (Kecamatan Pangururan). Penerima traktor meliputi kelompok tani (KT) Parsaoran di desa Hariara Pohon Kecamatan Harian, KT Batumawah desa Aeknauli Kecamatan Pangururan, KT Marsiurupan Tuktuk Siadong Simanindo, KT Saor Manaek dan Satahi Saoloan Desa Saitnihuta Pardomuan, Palipi, KT Dosroha desa Ronggurnihuta, KT Subur Tani Pasaran Desa Parsaoran Nainggolan, dan KT Sukadame Desa Pardomuan Onanrunggu. Selain traktor, Samosir juga menerima 3 unit mesin perontok padi (Honda 6,5 PK) untuk KT Tanijaya (Sitiotio), Olo Marsiurupan (Sinaga Uruk Pandiangan, Nainggolan) dan Makmur (Nainggolan), serta 3 unit mesin pengupas kulit kopi (Honda 5,5 PK) untuk KT Timbul Nauli (Parhorasan, Pangururan) dan Berkarya (Ronggurnihuta). Bantuan peralatan pertanian ini dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas panen pertanian mengingat “kehitangan” sering terjadi karena cara-cara panen yang kurang efektif. Hasil pertanian di Samosir sendiri meliputi multi-produk, diantaranya padi, jagung, kopi dan bawang. Hasil lainnya ternak babi, kerbau, kuda dan juga ikan tawar hasil keramba di Danau Toba. Selain itu, ada lagi pengadaan bibit ternak yakni 52 ekor babi ditambah 4 ekor lembu untuk KT Dosroha Pandiangan di Desa Suhutnihuta Palipi serta 4 ekor lembu lainnya untuk KT peserta sistem pertanian terpadu (IFS - integrated farming system) berbasis peternakan. Selain itu masih ada bantuan komputer (desk top dan laptop) Acer dilengkapi printer. Sedangkan pengadaaan pekerjaan fisik meliputi pembuatan 3 unit sumur bor di dusun Hariara Pintu Kecamatn Harian, pembangunan beton penahan longsor (dik) di Hutauruk Kecamatan Sianjurmula-mula dan Sabungan Nihuta, pembangunan saluran air di Silinta dan juga di SD Negeri Sabungan Nihuta, serta perbaikan jalan di dusun-III Desa Dos Roha Kecamatan Simanindo. Sebelumnya, Samosir sebagai salah satu wilayah HTI TobaPulp telah menerima program CD atau pemberdayaan masyarakat senilai Rp1,37 miliar lebih meliputi peralatan tulis sekolah, bibit ternak babi dan lembu, peningkatan prasarana dan sarana air bersih, pembangunan embung untuk pertanian, alat-alat pertanian serta modal koperasi. Tahun lalu Bupati Ir Mangindar Simbolon, MM memerlukan safari selama tiga hari untuk meresmikan sendiri seluruh proyek CD itu di berbagai kecamatan. (BEN)

EKONOMI-BISNIS

harian andalas | Hal.

5

PT Avrist Bayar Klaim Rp 79,5 Miliar Medan-andalas Vice President & Assistant General Manager PT Avrist Assurance (Avrist) Hendra Thanwijaya mengatakan, sepanjang awal tahun 2010 hingga bulan September, Avrist membukukan membayar nasabah sebayak 16.840 klaim, rata-rata setiap bulan Avrist membayar diperkirakan membayar ratusan klaim dengan total uang sebesar Rp 79,5 miliar. “Jadi itu jumlah yang cukup signifikan untuk membantu keluarga-keluarga nasabah kita ,”kata Hendra Thanwijaya saat berkunjung ke kantor Star Media Group, Jalan Tengku Amir Hamzah, Ruko Griya Riatur Indah, Medan, Kamis (9/12) yang diterima oleh Wakil Pemimpin Umum Harian andalas, H Baharuddin, Wakil Pemimpin Redaksi, Dedy Ardiansyah, Redaktur Pelaksana, Agus Salim Ujung dan Mangasi Butar-Butar. Dikatakannya klaim kecelakaan untuk berobat hingga saat ini masih memiliki angka yang cukup tinggi yaitu mencapai hampir 1 miliar. Demikian juga dengan klaim yang paling mendominasi di Indonesia adalah klaim Rumah

andalas/siong

CINDERAMA CINDERAMATTA - Vice President&Assistant General Manager PT Avrist Assurance (Avrist), Hendra Thanwijaya memberikan cinderamata kepada Wakil Pemimpin Umum Harian andalas, H Baharuddin. Sakit. Avrist berhasil membantu kesehatan masyarakat sebesar Rp.54 miliar dengan membayar 16.347 klaim. ”Tujuan utama asuransi adalah membantu kesehatan masyarakat dan kita telah berhasil membantu kesehatan masyarakat sebesar 54 miliar dengan membayar 16.347 klaim,”ungkap Hendra seraya menambahkan meski Avrist

telah menjadi perusahaan independen selama satu tahun namun pertumbuhan net income Avrist meningkat pesat sebesar 51%.Sedangkan untuk total premi yang berhasil dihimpun dalam sembilan bulan pertama adalah sebesar Rp.1,2 triliun. “Jadi walaupun kita independen pertumbuhan net income kita meningkat pesat sebe-

sar 51% dengan total premi yang dihimpun sebesar Rp.1,2 triliun. Hal ini menunjukan Avrist hingga saat ini masih cukup solid dalam memenuhi kewajibannya,” ungkap Hendra. Hendra yang saat itu didampingi Regional Agency Director, Rudiman dan Assistant Manager Corporate Communications, Windra Krismansyah Bakrie menambah-

kan, pihaknya merasa senang bisa berkunjung ke kantor Star Media Group guna mensosialisasikan asuransi dan produknya demi kemajuan yang akan dicapai Avrist di masa mendatang. “Inilah tujuan kita berkunjung ke beberapa media agar antara pengusaha dan temanteman dari media bisa lebih akrab,”jelasnya. (SIONG)

Di Kota Medan

AIG Targetkan 70 Ribu Penjualan CB 83 AT

andalas/rony muharrman

HARGA CABE NAIK - Seorang pedagang cabe merapikan susunan cabe yang siap dijual di Pasar Pringgan Medan, kemarin. Harga cabai merah naik hingga Rp 40 ribu perkilogramnya, disebabkan pedagang kesulitan mendapatkan pasokan untuk dijual kembali.

Medan-andalas Produk ponsel dengan membidik pasar kelas menengah ke bawah, makin meramaikan pasar seluler. Tak mau ketinggalan, PT Aries Indo Global (AIG), selaku principal handphone ternama dengan merek Cross, ikut menelurkan produk terbarunya, Cross Berry (CB) 83 AT. Marketing Komunikasi PT Pustam Semesta Indonesia Lim Sucipto di Medan, kemarin mengatakan, ponsel CB 83 AT adalah produk yang dirancang untuk memenuhi keinginan CB 83 para konsumen karena AT didesain dengan dua kartu (GSM+GSM) dan TV. "Produk ini dengan kualitas Eropa walaupun pabrikan Tiongkok dengan harga terjangkau, hanya Rp 400 ribu," katanya. Dia menambahkan, kualitas Eropa karena kualitasnya berbeda dengan ponsel pabrikan Tiongkok lainnya. Apalagi desainnya sangat cantik sehingga menimbulkan kebanggaan tersediri bagi pemiliknya. Di samping itu, tambahnya, desainnya

qwerty key dengan 7 pilihan warna (black, red, grey, white, purpe, champagne, blue). Memiliki 1.3 MP Digital kamera, fasr access Java, mobile modem, MP3/MP4/WAP, FM Radio, ekstra long SM dan baterai 1450 mAH. "Jadi, ponsel ini bisa memuat dan menampung katakata SMS yang panjang. Pada peluncuran produknya CB 83 AT di di Kota Medan, pihaknya menargetkan penjualan hingga 70 ribu. "Kami yakin target ini tercapai karena warga Medan suka dengan ponsel yang harganya murah tapi bukan murah kualitasnya. Untuk melihat produk kami, masyarakat bisa melihat pameran kami di Plaza Millenium, mulai 7-15 Desember ini," ujarnya. Tak hanya itu, yang membuat berbeda CB 83 AT ini dibanding ponsel pabrikan Tiongkok lainnya, yakni pihaknya memiliki service center (layanan service) yang tersebar di Plaza Millenium. Pada peluncuran ini, katanya, Kota Medan sebagai kota kedua setelah Makassar. Untuk selanjutnya pihaknya akan melanjutkan ke Kalimantan, Jakarta dan kota-kota besar lainnya di Indonesia. (RIL)


Jumat 10 Desember 2010

EKONOMI-BISNIS

harian andalas | Hal.

6

Telkomsel Undi Pemenang Gebyar simPATI 1 Miliar Medan-andalas Telkomsel mengumumkan 1.000 pengguna kartu simPATI di wilayah Regional Sumbagut sebagai pemenang program Gebyar simPATI 1 miliar. Acara penarikan undian berlangsung di Kantor Regional Telkomsel Sumbagut, Gedung Selecta di Jalan Listrik, Medan, Rabu (8/12). GM Sales & Customer Service Telkomsel Regional Sumbagut Suryo Hadiyanto menjelaskan, program Gebyar simPATI 1 Milyar ini diperuntukkan bagi pelanggan yang mengaktifkan kartu perdana simPATI Freedom dan simPATI 5000 terhitung sejak 20 Agustus - 20 Oktober 2010.

AC

Program ini diikuti ratusan ribu pelanggan Telkomsel di wilayah Regional Sumbagut. Dari 661.000 pengguna kartu simPATI, 1.000 di antaranya berhasil menjadi pemenang dan masing-masing berhak atas hadiah Rp1 juta yang pajaknya ditanggung Telkomsel. "Kami mengucapkan selamat kepada para pemenang sekaligus berterima kasih atas tingginya antusias pelanggan berpartisipasi dalam program ini," katanya seraya menegaskan pihaknya tetap berkomitmen untuk memberikan layanan kepada pelanggan dari lima parameter meliputi keandalan jaringan, kualitas, inovasi, harga terjangkau, dan layanan purna jual. Sementara itu pengundian pemenang program Gebyar simPATI 1 Miliar dilakukan di hadapan pejabat Dinas Sosial, kepolisian, dan notaris. Dari 1.000 pemenang, didistribusikan masing-masing 100 pemenang di Banda

Aceh, 78 pemenang di Lhokseumawe, 76 pemenang di Meulaboh, 78 pemenang dik Binjai, 100 pemenang di Medan, 76 pemenang di Kabanjahe, 78 pemenang di Lubuk Pakam, 100 pemenang di Pematang Siantar, 78 pemenang di Rantau Prapat, 78 pemenang di Padang Sidempuan, 78 pemenang di Sibolga, dan 78 pemenang di Tanjung Balai-Asahan. Suryo Hadiyanto mengakui saat ini pasar persaingan telekomunikasi seluler sudah memasuki tahap jenuh. Karena itu pihaknya terus berupaya melakukan inovasi sebab meyakini masih ada potensi pelanggan yang sudah digarap menjadi pelanggan Telkomsel. Program simPATI 1 milyar ini, menurutnya merupakan salah satu upaya Telkomsel untuk terus meningkatkan nilai tambah seluruh produk Telkomsel sehingga pelanggan akan terus merasakan adanya kelebihan kompetitif dibandingkan produk operator selular lain. (GUS)

andalas/gusliadi ritonga

MENGUNDI - GM Sales & Customer Service Telkomsel Regional Sumbagut Suryo Hadiyanto (kiri) dan seorang notaris saat mengundi pemenang Gebyar simPATI 1 Miliar.

KARYA TEKNIK

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT

Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

Hub. 0813 7040 9999

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

DIBELIDENGANHARGATINGGI TV - PS - DVD - Sound System - Laptop - AC - Kulkas, Dll Hub. CV. GRIYA ELEKTRONIK/BABE

Jl. Gaperta B6 Tel. 8450085, FL. 76660300


Jumat 10 Desember 2010

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA

Jumat 10 Desember 2010

KILAS

harian andalas | Hal.

8

Wladimir Klitschko Batal Naik Ring

Roma Melaju ke Fase Knock-out

Mannheim-andalas Pertarungan Wladimir Klitschko melawan Dereck Chisora dibatalkan hanya tiga hari jelang duel. Cedera punggung yang mendera Wladimir membuatnya harus beristirahat selama dua bulan. Pemegang sabuk juara dunia kelas berat versi IBF, IBO dan WBO itu sedianya akan meladeni tantangan Chisora dalam duel di MannWladimir Klitschko heim, Jerman, Sabtu (11/12). Namun tiga hari jelang duel, pihak Klitschko mengumumkan pembatalan duel karena petinju Ukraina tersebut mengalami robek otot abdominal di punggungnya. "Wladimir mengundurkan diri dari pertarungan, itu benar. Dia mengalami robek otot di punggungnya," terang penasihat Klitschko, Shelley Finkel, Kamis (9/12). "Ini tak terlalu serius. Dia harusnya sudah bisa naik ring dalam 60 hari ke depan," lanjut Finkel. Chisora dilaporkan sangat kecewa atas batalnya duel dengan Klitschko. Petinju Inggris ini kehilangan kesempatan untuk merebut sabuk juara milik Klitschko. "Dereck sangat kecewa. Dia tidak percaya. Ia merasa semuanya baik-baik. Tiga atau empat hari sebelum pertarungan perebutan gelar, sebagian besar kerja keras telah selesai," ujar promotor Chisora, Frank Warren. Batalnya pertarungan Klitschko versus Chisora membuka peluang terwujudnya duel unifikasi antara kakak Vitali Klitschko ini dengan pemegang sabuk WBA David Haye. "Saya telah berbicara kepada Shelley Finkel. Jika kita bisa mewujudkan duel Klitschko dengan David Haye, kami akan segera melakukannya. Jika tidak, Wladimir akan kembali ke duelnya dengan Chisora," ungkap CEO Golden Boy Promotions, Richard Schaefer. Duel Klitschko dengan Haye sebenarnya nyaris terwujud pada Juni 2009. Namun Haye secara sepihak membatalkan duel dengan alasan dirinya mengalami cedera punggung. (DTC)

menutup pertandingan di fase grup dengan kemenangan besar 3-0 atas FC Basel. Keperkasaan Chelsea Terhenti Chelsea gagal mempertahankan rekor kemenangannya di fase grup. Pada laga terakhir di Grup F, Chelsea takluk

Karim Benzema

Maling Gasak Trofi Pete Sampras Los Angeles-andalas Sial betul nasib legenda hidup tenis Pete Sampras. Sebagian besar trofi serta memorabilia miliknya yang disimpan di gudang penyimpanan Los Angeles digasak maling. Pencurian itu sendiri kabarnya terjadi sekira tiga pekan lalu. Sampras telah menghubungi pihak berwajib dan menyebarkan informasi yang dibutuhkan dengan harapan bisa mendapatkan kembali trofitrofi tersebut. Sampras (39) mengaku masih memiliki 13 dari 14 trofi grand slam miliknya. Namun, maling itu berhasil mencuri dua trofi Davis Cup, satu medali Olimpiade serta enam trofi sebagai petenis nomor satu dunia dalam kurun 1993 hingga 1998. Bagi petenis yang pensiun pada 2003 lalu, bukan kejadian ini jelas membuatnya terpukul. Pasalnya, dia berharap bisa menunjukkan trofi-trofi itu kepada anak-anaknya kelak. "(Saya merasa) seolah-olah sejarah kehidupan tenis saya dirampas orang," ungkap, Kamis (9/12). (OKZ)

Semifinal Tetap di Senayan Jakarta-andalas Indonesia dipastikan menggelar dua laga semifinal AFF Suzuki Cup 2010, dimana pasukan Garuda Merah Putih akan berhadapan dengan Filipina. Demikian seperti dilansir situs resmi AFF. Kamis (9/12).

Dani Pedrosa Sebelumnya, AFF sudah menyatakan tak satupun stadion di Filipina yang memenuhi standar untuk AFF

Pedrosa Peringati Stoner Aalst-andalas Dani Pedrosa memperingati Casey Stoner agar tak terlalu percaya diri dengan tunggangan barunya, RC212V. Stoner ini memuji performa mesin RC212V setelah ia finis kedua di belakang pembalap Yamaha Jorge Lorenzo pada tes sesi pertama, sebelum memasuki kejuaraan dunia MotoGP 2011. Tak heran jika pembalap asal Australia kemudian menebar ancaman kepada para rivalnya. Namun, Pedrosa mencoba mengingatkan rekan setimnya agar tak terlalu sesumbar. “Saya tidak tahu bagaimana dengan Ducati, tapi dibandingkan dengan Yamaha kami masih terlalu agresif baik di kecepatan dan tikungan,” ungkap Pedrosa. “Pengalaman Casey bersama Honda masih sangat rendah. Dia merasakan suatu perbedaan setelah pindah dari Ducati,” lanjut pembalap asal Spanyol, seperti dilansir sbs.com.au, Kamis (9/12). “Saya tahu bagaimana sulitnya mengatur kekuatan pada saat balapan di mana dia masih sedikit sekali melakukannya,” kata runner-up musim lalu. “Saya mencoba mesin baru di Valencia, tapi itu masih terlalu agresif dalam hal kekuatan,” pungkasnya. (OKZ)

Cluj-Napoca-abdalas Kemenangan AS Roma yang sudah di depan mata buyar menjelang menit akhir laga. Alhasil Il Lupi harus puas meraih hasil 1-1 ketika menghadapi Cluj. Namun satu poin cukup mengantar Roma ke 16 besar. Roma menghadapi Cluj dalam laga terakhir fase grup di Stadion Constantin Radulescu, Kamis (9/ 12) dinihari WIB. Marco Borriello sempat membawa Roma memimpin di menit ke-21. Namun Lacina Traore menyelamatkan muka Cluj berkat golnya dua menit menuju bubaran. Meski begitu hasil ini sudah cukup membawa tim ibukota Italia menggenggam tiket 16 besar. Mengantongi poin 10. Anak asuh Claudio Ranieri melaju ke fase knock-out menyusul Bayern Munich yang sudah memastikan lolos di matchday sebelumnya. Ada pun Bayern sendiri

Suzuki Cup. Pihak Federasi Sepakbola Filipina sepakat menggelar satu laga di tempat netral atau keduanya di kandang rival. Dalam rilis terbarunya, AFF mencantumkan nama Stadion Gelora Bung Koarno (SUGBK) Senayan, Jakarta, sebagai venue dua laga semifinal antara Indonesia vs Filipina. Laga pertama akan berlangsung pada Kamis, 16 Desember, dan yang kedua pada Minggu, 19 Desember. Keduanya dijadwalkan kick-off tepat pada pukul 19.00 WIB.

Sementara itu, laga semifinal lainnya, yakni antara juara Grup B yang juga tuan rumah Vietnam dengan runner-up Grup A Malaysia, akan digelar perdana di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, pada 15 Desember, dan partai penentuan di Stadion My Dinh, Hanoi, pada 18 Desember. Pemenang yang berhak meraih tiket ke final akan bertarung memperebutkan trofi, juga dengan sistem home-away, pada 26 dan 29 Desember mendatang. (OKZ)

Benzema Sejajar dengan Ronaldo & Raul

dari Olympique Marseille dengan skor 0-1 lewat gol Brandao. helsea telah memastikan sebagai juara Grup F setelah sebelumnya meraih lima kali kemenangan. Namun pada laga terakhir di fase grup, skuad besutan Carlo Ancelotti menyerah 0-1 dari Marseille di Stade Velodrome, Kamis (9/12). (DTC)

Dinho Masih Betah di Milan RONALDINHO jadi sasaran kemarahan suporter menyusul kekalahan AC Milan atas Ajax Amsterdam. Namun hal tersebut tak membuatnya berpikir untuk pergi dari San Siro. Milan baru saja dikalahkan Ajax 0-2 di matchday terakhir Grup G Liga Champions. Meski sudah tak menentukan, kalah di

depan suporter sendiri tentu memalukan. Apalagi dalam laga tersebut pelatih Massimiliano Allegri menilai anak asuhnya bermain tanpa motivasi Ronaldinho adalah salah satu pemain yang jadi sasaran kritikan suporter pasca kekalahan tersebut. Dinho kabarnya mendapatkan banyak siulan sinis dari fans Rossoneri.

Dinho memang sudah cukup lama tak mencetak gol saat Milan tampil di kandang. Terakhir kali ia membobol gawang lawan di San Siro adalah saat Milan menaklukkan Juventus 3-0, 16 Mei 2010. Dengan kontraknya yang akan habis di akhir musim ini, Wakil Presiden Milan Adriano Galliani telah mewanti-wanti

bahwa pemain 30 tahun itu mungkin saja dijual. Gayung pun bersambut. Palmeiras dilaporkan siap memulai proses negosiasi untuk membawa pulang Dinho, dan juga Adriano, ke Brasil di bulan Januari nanti. Meski demikian, Dinho cuek. Mantan pemain PSG dan Barcelona ini menyatakan masih nyaman di Milan. ( DTC)

Marseille-andalas Tiga gol dibuat oleh Karim Benzema ke gawang Auxerre. Meski masih kesulitan jadi pilihan pertama di Real Madrid, hat-trick itu setidaknya sudah bikin Benzema masuk buku rekor El Real. Direkrut Madrid dari Lyon pada musim panas 2009, Benzema diprediksi akan jadi mesin gol baru klub raksasa Spanyol tersebut. Nyatanya tidak tepat demikian. Sampai dengan saat ini, setelah satu musim setengah berjalan, peran si penyerang asal Prancis di Madrid pun belum terlalu menonjol setelah musim lalu juga kesulitan dapat tempat di tim inti. Bak ingin menunjukkan kualitas dirinya, Benzema menggebrak di laga matchday 6 Liga Champions, Kamis (9/ 12) dinihari WIB. Menjamu Auxerre, penyerang berusia 22 tahun tersebut tiga kali menjebol gawang lawan untuk membantu Madrid menang 4-0. Laga tersebut boleh jadi tidak berpengaruh besar terhadap Madrid yang memang sudah memastikan diri lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup. Tapi jelas punya peran signifikan terhadap kepercayaan diri Benzema. "Ini mungkin pertandingan terbaikku bersama Real Madrid karena tiga gol yang aku cetak. Aku harus terus main seperti ini untuk membangun kepercayaan diri. Aku jadi merasa sebagai penyerang penting untuk tim ini," tuturnya ceria di situs resmi Madrid. Situs resmi klubnya tersebut juga mencatat bahwa inilah kali pertama Benzema menyarangkan tiga gol ke gawang lawan semenjak jadi warga Santiago Bernabeu. (DTC)


Jumat

OLAHRAGA

10 Desember 2010

harian andalas | Hal.

Honda Blade Hadiah Utama Porkot Medan 2010

KILAS

andalas/tono

Kapolres Belawan AKBP Hendro Kiswanto saat melepas kontingen Medan-Belawan mengikuti Porkot ke-2.

Kapolres Pelabuhan Belawan Lepas Kontingen KONI Kecamatan Belawan-andalas Kontingen Kecamatan Belawan yang memiliki kekuatan 142 atlet dan offisial itu secara resmi dilepas Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Hendro Kiswanto untuk mengikuti Pekan Olahraga Kota Medan (Porkot) Medan, Kamis, (9/12) di Kantor KONI Kecamatan Belawan. Upacara Pelepasan Kontingen KONI Kecamatan Belawan dengan Pembina Upacara Kapolres Pelabuhan Belawan dihadiri Danlantamal Belawan, Camat Medan Belawan, PT Pelindo I Belawan, Tokoh Pemuda Belawan. Dalam arahannya Kapolres Pelabuhan Belawan menyampaikan, agar Kontingen Kecamatan Medan Belawan yang koordinir KONI Kecamatan Belawan memberikan yang terbaik, pantang menyerah, pantang mundur dan selesaikan tugas dengan sportif dengan persiapan yang matang, serta jaga kesehatan dan kekompakan. Sementara itu, Ketua Koordinator KONI Medan Belawan, Patar Panjaitan menyampaikan, Kontingen KONI Medan Belawan dengan kekuatan 142 atlet dan official itu mengikuti 16 cabang olahraga. Ke-142 atlet itu meliputi 101 atlet putra, 18 atlet outri serta 23 offisial. Dalam Pekan Olahraga Kota Medan yang akan di gelar mulai tanggal 11 hingga 18 Desember 2010 ini, Kecamatan Belawan mengikuti cabang olahraga yakni, bola voli, bulutangkis, catur, dayung, drum band, menembak, angkat berat, kempo, karate, tinju, sepakbola dan sepak takraw. (DP)

Ketua Pantia Pelaksana Eddy H Sibarani

Porkot Medan 2010 Melibatkan 4.500 Peserta Medan-andalas Pekan Olahraga Kota (Porkot) Medan 2010 memang luar biasa. Selain mempertandingkan 32 cabang olaharaga, even akbar tersebut juga akan melibatkan 4.500 orang yang terdiri dari atlet, official dan pantia pelaksana. “Porkot Medan 2010 ini merupakan sangat besar, karena selain mempertandingkan 32 cabang olahraga, juga melibatkan 4.500 orang,” ujar Ketua Pantia Pelaksana Drs Eddy H Sibarani. Menurut Eddy Sibarani, pihak panitia sendiri telah siap untuk mensukseskan even olahraga tahunan Kota Medan tersebut. Begitu juga dengan venue tempat pertandingan, telah siap untuk menggelar pertandingan Porkot Medan 2010. “Pantia telah siap untuk menggelar even ini, begitu juga dengan tempat pertandingan telah siap untuk melaksanakan pertandingan masing-masing cabang olahraga,” tuturnya. Porkot Medan 2010 ini juga akan diikuti 21 kontingen dari kecamatan Kota Medan. “Seluruh kecamatan yang ada di Kota Medan ini telah memastikan akan mengirimkan kontingennya ke Porkot Medan 2010 ini,” kata Eddy. Eddy menambahkan, sasaran yang dibidik pada Porkot Medan 2010 ini adalah untuk mencari bibitbibit atlet berbakat yang akan dibina KONI Medan untuk menyongsong Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016. “Atlet hasil penjaringan pada Porkot 2010 ini akan kita bina guna menghadapi PON 2016 mendatang,” jelas Sekretaris Umum Pengprov Pertina Sumut tersebut. Eddy Sibarani menjalaskan, Porkot 2010 ini akan berlangsung seru, karena juara tingkat nasional dan juara Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2010 juga dapat tampil. “Persaingan akan semakin seru, karena juara nasional dan juara Porprovsu 2010 lalu, dapat tampil di Porkot 2010 ini,” ungkapnya. Oleh karena itu, Eddy Sibarani berharap agar semua pihak dapat mensukseskan Porkot 2010 ini, guna tercapainya “Medan Sebagai Kota Atlet.”. “Kita berharap agar semua pihak dapat menyukseskan Porkot 2010 ini, termasuk supporter dari setiap kecamatan untuk mendukung kontingennya dengan menunjung tinggi sportifitas,” harapnya. (YON)

Medan-andalas General Manager CV. Indako Trading Co, Arifin Posmadi, mengatakan, Honda senantiasa mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan, dan memasyarakatkan olah raga, serta pembinaan pada generasi muda.Melalui Pekan olah Raga Kota (PORKOT) Medan 2010,CV Indako Trading Co selaku main delaer Honda di Sumatera Utara memberikan Honda Blade sebagai hadiah utama kepada juara umum dalam gelaran olahraga tersebut. “Kita menyambut baik dan memberikan apresiasi positif pada gelaran PORKOT Medan 2010, serta mendukung sepenuhnya untuk kelancaran dan kesuksesan acara ini,”kata Arifin Posmadi, Kamis (9/12) di kantornya. Diharapkannya, gelaran ini bisa dimanfaatkan sebagai sarana pencarian bibit-bibit baru dengan bakat luar biasa yang kelak bisa membawa harum nama kota Medan di tingkat Nasional.. Sementara, Marketing Manager CV. Indako Trading Co Leo Wijaya, mengungkapkan Kota Medan menyimpan banyak atlet berprestasi, dengan memberikan Honda Blade sebagai hadiah utama, diyakini akan menambah semangat para atlet yang nantinya akan berkompetisi untuk menjadi yang terbaik. “Melalui olahraga kita dapat menyatukan langkah, semangat, dan mengukir prestasi.

Bersama Honda, satu hati kita melangkah mewujudkan mimpi, salam olah raga “, ungkap Leo Wijaya seraya berharap cita-cita mewujudkan “Medan Kota Olahraga” dapat tercapai demi meningkatkan prestasi olahraga di Kota Medan. Pada kesempatan itu, Ketua KONI Medan,Zulhifzi Lubis, menjelaskan, 4.500 peserta akan ikut dalam berbagai cabang olah raga, antara lain seperti binaraga, bola voli, bulutangkis, catur, renang, sepakbola, taekwondo, karate, tinju, senam, tenis meja, Sepatu roda, gulat, menembak, dansa, dan cabang lainnya. “Kita semua berharap akan lahir atlet masa depan yang menjadi kebanggaan, dan membawa kemajuan di dunia olah raga, khususnya di Kota Medan,”jelas Zulhifzi.. Dilaksanakannya kembali pesta olah raga ini diharapkan dapat mempertebal rasa solidaritas, serta memperkokoh Per-

andalas/ist

Honda Blade, motor spirit racing yang akan diperebutkan atlet Kota Medan pada PORKOT Medan 2010.. satuan dan Kesatuan Negara Republik Indonesia melalui Program Pembinaan Generasi Muda Bangsa, khususnya di Kota Medan melalui kegiatan yang positif, terarah dan tepat sasaran melalui olah raga. Kompetisi olah raga digelar oleh KONI Medan bekerjasama dengan Pemerintah Kota

Medan, serta para tokoh pemuda dan Olahraga ini akan berlangsung pada 11-18 Desember 2010 dengan memperlombakan tidak kurang dari 32 cabang olah raga.Ratusan atlet yang mengikuti kegiatan olahraga ini berasal dari dua puluh satu kecamatan di Kota Medan Sebelumnya keseriusan

Nyoman Sudana Juara 10 K Bukit Lawang Bahorok- andalas Kegiatan rutin tahunan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Langkat dalam rangka untuk menjaring bibit-bibit baru cabang atletik lari marathon 10 km diadakan di Kecamatan Bahorok, belum lama ini. Antusiasme warga Langkat pun cukup baik menyambut program memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. Hal ini terbukti dengan banyaknya jumlah peserta yang hadir dan ikut serta dalam kegiatan tersebut yang berasal dari berbagai kecamatan. “Bapak bupati sangat mengharapkan akan lahir bibit-bibit atlet olahraga atletik baru lewat kegiatan ini,“ ujar Sekdakab. Langkat Drs. H. Surya Djahisa, M.Si yang melepas start para pelari di desa Timbang L awang Kecamatan Bahorok. Pada kesempatan tersebut ketua panitia penyelenggara Drs. H. Nustan Harahap M.Pd menjelaskan bahwa kategori juara dibagi menjadi empat kelompok yakni kelompok Umum putra dan putri serta kelompok Pelajar putra dan putri. Dari keempat kelompok tersebut diambil juara sepuluh besar. Sementara itu, salah seorang panitia penyelenggara Rusli menjelaskan kembali bahwa para pelari melakukan pemanasan yang tumpah ruah disekitar garis start. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 627 orang. Dengan jumlah peserta dari pelajar mendominasi sebanyak 440 orang sedangkan untuk umum hanya 187 orang peserta. Para peserta menempuh rute sepanjang 10 km dari garis start yang berada di desa Timbang L awang menuju lokasi wisata Bukit Lawang. Setelah menempuh rute lintasan yang cukup memakan waktu dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.00 WIB akhirnya tampil sebagai juara I untuk kategori umum putra I Nyoman Sudana dari Koramil Bahorok dengan catatan waktu 32 menit 44 detik disusul oleh Sumarlan dari Korps

andalas/ budi zulkifli

Marinir dengan waktu 34 menit 47 detik, juara III Asep Rudiansyah dari Koramil Bahorok (34 menit 58 detik), juara IV Dedi dari Stabat, juara V Jayanto Tapulu dari Marinir, juara VI Komarudin dari Marinir, juara VII Mayerudin dari Stabat, juara VIII Mustafa Bugis dari Marinir, juara IX Ikom Simanjuntak dari Koramil Bahorok dan terakhir, juara X Wahyu Hidayat dari Marinir. Sedangkan untuk kategori umum putri posisi pertama diraih oleh Wahyu Jatiyah dari Tanjung Langkat dengan catatan waktu 51 menit 15 detik, disusul Windy Khairani dari Stabat (54 menit 25 detik), Juara III Ema Tantri dari Selesai (55 menit 32 detik), Juara IV Halimah dari Stabat, Juara V Aliyah Ismaida dari Bukit Lawang, Juara VI Sarah dari Bahorok, juara VII Fitri dari Bahorok, juara VIII Ratna dari Stabat, Juara IX Nova Sumariandani dari Bahorok, Juara X Acis Pradasari dari Bahorok. Sementara itu untuk kategori pelajar putra didominasi oleh SMAN.1 Bahorok, untuk juara I Bambang dari SMK Harapan Stabat dengan catatan waktu 33 menit 20 detik, disusul juara II M. Basri Harahap dari SMP Erlang-

Medan-andalas Setelah mengalami kekalahan beruntun yang menyakitkan di laga tandang, pelatih PSMS Medan Zulkarnain Pasaribu resmi didepak. Posisinya digantikan mantan pelatih Persebaya Surabaya Rudy William Keltjes. Tidak hanya Zulkarnain Pasaribu yang didepak. Pada rapat pengurus dan manajemen PSMS di Hotel Garuda Plaza Rabu (8/12) malam kemarin, tiga asistennya, Suyono, Waluyo Santoso dan Nasib Iwan juga terkena imbasnya didepak, karena dinilai gagal membawa

prestasi bagi tim Ayam Kinantan terutama di tiga laga tandang. Kepastian itu didapat dari Sekretaris Umum PSMS Idris kemarin kepada wartawan mengatakan, mulai kemarin, keempat pelatih termasuk Zulkarnain didepak pengurus PSMS Medan. “Keempat pelatih itu tidak lagi menjabat sebagai suksesor PSMS. Pengurus dan manajemen sepakat menunjuk Rudy Keltjes sebagai pelatih PSMS.. Tidak hanya pelatih yang diganti, tapi juga tiga asistennya. Pelatih yang baru bebas menentukan asistennya,” ujarnya.

ga Namukur, Sei Bingei (36 menit 14 detik), juara IV s/d IX di sabet oleh pelajar dari SMA N.1 Bahorok, sedangkan juara X Johanes Tarigan dari SMK Pemda Bahorok. Sedangkan untuk kategori pelajar putri juara I diraih oleh Krismonika dari SD Kecamatan Wampu dengan catatan waktu 53 menit 20 detik, juara II Surilawati dari SMP Tunas Bangsa Kwala Begumit Kecamatan Binjai (54 menit 10 detik), Juara III Fitri dari SD Gotong Royong, bahorok (54 menit 59 detik), juara IV Dewi dari SMK Pemda Bahorok, juara V Rasmita Br Bangun dari SMP N.2 Bahorok, juara VI Eka Yulianda dari SMA Pembangunan, juara VII Kamelia Ningsih dari SDN No. 050647 Timbang Lawang, juara VIII Nurlina dari MTS Baithurida, juara IX Sri Ulina Br. Bangun dari SD Lambung dan di posisi terakhir juara X Rohanita dari SMPN.2 Bahorok. Seusai acara, ketua panitia Drs. H. Nustan Harahap M.Pd beserta unsur Muspika dan Ketua Harian Pengkab PASI Langkat Alfian langsung memberikan hadiah kepada para pemenang berupa sejumlah uang pembinaan. (BD)

Menurutnya, pertimbangan merekrut pria yang juga pernah menjadi arsitek PSMS tahun 2009 lalu itu dilakukan karena masukan dari pengurus dan manajemen PSMS. Sebelumnya, tiga kandidat pelatih mencuat. Mereka adalah Danurwindo, Rudy Keltjes dan Bambang Nurdiansyah. Namun, menurut Idris, pada akhirnya seluruh elemen yang ada di kepengurusan PSMS menyepakati Keltjes. “Awalnya, ada tiga kandidat pelatih disampaikan beberapa pengurus. Dari tiga kandidat, lantas semua sepakat dan memutuskan nama

Honda dalam mendukung pengembangan olahraga di Sumatera Utara sudah pernah ditunjukan dengan tampil sebagai pendukung utama pada gelaran basket pelajar terbesar di Indonesia, Honda Development Basketball League (Honda DBL) yang sukses digelar awal 2010 lalu. (SIONG)

Pemain Pra PON Sumut Butuh Perhatian

BERI HADIAH - Kadispora Langkat mewakili Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu pada penyerahan hadiah kepada para pemenang lomba lari marathon 10 Km di Bukit Lawang Kecamatan Bahorok, Minggu (5/12).

Keltjes Resmi Tangani PSMS

Rudy William Keltjes.

9

Keltjes sebagai pelatih. Beberapa pengurus sebelumnya sudah pernah mengetahui karekter dia. Lagipula, dia punya sertifikasi yang lebih dari (pelatih sebelumnya) yang ada. Penetapan Keltjes juga sudah diketahui Ketum (ketua Umum PSMS Dzulmi Eldin) dan beliau menyetujuinya,” ungkap pria berdarah Aceh ini. Selain pemberhentian pelatih, sebelumnya juga beredar kabar, enam pemain PSMS juga teancam diberhentikan usai tidak memberikan kontribusi yang berarti. Namun, Pria 46 tahun itu menuturkan, saat ini pihaknya masih mempertimbangkan hal itu. Kendati demikian, jika memang tidak menunjukkan perkembangan pasca ditangani

Medan- andalas Para pemain sepakbola yang dipersiapkan untuk Pra PON Sumut memerlukan perhatian dan bantuan dari pihak ketiga, terutama dari pemerintah dan para donatur. Hal itu dikatakan oleh tim manager Legiman Pranata kepada wartawan, belum lama ini. Dikatakannya, sampai saat ini semua kebutuhan menyangkut persiapan tim dia yang menanggung. Karena itu, sangat diperlukan perhatian dan bantuan dari pihak- pihak lain, termasuk dari Pemerintah Provinsi Sumut. Sementara itu, tim Pra PON Sumut mengumumkan 27 orang pemain yang lolos seleksi pembentukan tim inti untuk menghadapi babak kualifikasi PONXVIII tahun 2011. Penegasan itu disampaikan oleh Rudi Saari, Subono AT dan Mardianto melalui sekretarais tim Jhonny Rakasiwi, Minggu (5/12). Sebelumnya ada 41 orang pemain yang terjaring dalam seleksi, namun kini tinggal 27 orang, termasuk diantaranya para pemain yang dipantau melalui PORPROVSU baru- baru ini. Tim Pra PON Sumut yang baru- baru ini berhasil menjuarai turnamen Piala Bank Sumut melakukan penjaringan dengan sistim promosi dan degradasi. Karena itu, pasti ada yang masuk dan keluar sesuai dengan perkembangan pemain. Selanjutnya, kepada pemain yanag lolos seleksi diharapkan agar hadir dalam latihan pada waktu yanag akan ditentukan kemudian. Ke- 27 pemain yang lolos seleksi itu selengkapnya adalah : Kiper : Edy Syahputera Daulay, Abd. Rohim dan M. Aditya Rakhmadiansyah. Belakang : Sarmiko, Agus Lesmono, Ronni Syahputera, M. Bayu Permadi,M. Hadi June, Rizki, Ade Irawan, Lesmana Ardi, Agung Prasetyo dan Hardiantono, Tengah : Edi Syahputera, Deni Setiawan, M. Solih, Aidun sastra Utami, Bayu Chairil Sani, Ridho Kurniawan, Sandi Sitanggang, Mhd. Irfan dan Mhd. Anthoni, Depan : Zulkifli, bambang Herdianto, Safri Kotto, Rinaldi Sanjaya dan Enggroson Silaen. (BD)

pelatih yang juga pernah mengarsiteki Persebaya dan PSS Sleman ini, posisinya di PSMS akan dipertimbangkan. “Pemain yang memikirkan pribadi dan kelompoknya akan kami buang. Begitu juga pemain yang tidak disiplin dan profesional, lokal maupun asing juga akan kami buang. Tidak aka nada tebang pilih,” bebernya. Selanjutnya, pelatih akan diperkenalkan dengan pemain Sabtu (11/12) mendatang. Namun sebelumnya, pelatih juga akan dipertemukan dengan pengurus dan manajemen untuk mendengarkan visi/misinya di Hotel Garuda Plaza hari ini, Jumat (10/12). (YON/REL)


KOMUNITAS

Jumat 10 Desember 2010

harian andalas | Hal.

10

Ketua DPRD Sumut Dukung Perayaan Natal PWI Sumut Medan - andalas Ketua DPRD Sumut H Saleh Bangun mendukung kegiatan perayaan Natal yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Sumut, pada Sabtu (11/12) di Aula Martabe di Kantor Gubsu Jalan Dipenogoro Medan. Apalagi, Natal PWI Sumut ini merupakan baru pertama kali dilaksanakan di Sumut, bahkan secara nasional. "Kami sangat mendukung setiap kegiatan keagamaan di Sumut. Sebagai anggota dewan, kami

memberi apresiasi terhadap panitia perayaan natal ini karena di luar acara juga sudah memberi bantuan kepada masyarakat kurang mampu dan ke panti asuhan," ujar H Saleh Bangun didampingi anggota DPRD Sumut Aduhot Simamora (Partai Hanura) saat menerima audensi Panitia Perayaan Natal PWI Cab Sumut di ruang kerjanya, Kamis (9/12) Kantor DPRD Sumut. Ketua DPRD Sumut mengakui kegiatan keagamaan yang panitia-

KILAS

nya merupakan dari kalangan wartawan sudah seharusnya dihargai setiap elemen masyarakat Sumut. Sebab, meskipun ada kesibukan tugas jurnalistik, namun para wartawan masih meluangkan waktunya untuk kegiatan rohani. "Bahkan, masih memperdulikan masyarakat kurang mampu dan panti asuhan dengan memberi bingkisan. Memang nilainya mungkin tidak seberapa, tapi kepedulian sosialnya ini harus

dihargai dan mendapat apresiasi," jelas H Saleh Bangun. Sebelumnya Ketua Panitia Natal PWI Sumut St Drs Jumian Situmorang dan Manapar Vritz Tua Manulang (Ketua Pengarah), St Drs Redihman Damanik (Sekretaris), Drs Eddy Madya Bukit (Bendahara), Martohap Simarsoit SH (Wakil Ketua), Anton Panggabean SE (Koordinator Dana) dan Humas Irwan Ginting SH mengatakan perayaan Natal di tubuh PWI Sumut baru pertama kali

diadakan kegiatan koor, menyerahkan bantuan ke panti asuhan Muslim dan Nasrani. Dan membagikan sembako kepada masyarakat kurang mampu, khususnya pinggiran Kota Medan. "PWI juga menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat. Bahwa insan pers yang selama ini dikenal hanya mampu menulis berita tapi lewat Natal ini mampu menumbuhkembangkan rasa kebersamaan di tengah-tengah pluralisme," ujar Manapar. (WAN)

dilaksanakan di daerah ini, bahkan secara nasional. "Dalam rangkaian Natal ini, Panitia juga sudah mengadakan kunjungan sosial ke berbagai panti asuhan, baik milik umat Islam maupun Nasrani di daerah ini. Bahkan, akan memberi bingkisan kepada keluarga janda PWI Sumut dan warga kurang mampu," ujar Jumian. Sementara itu Manapar Vritz Tua Manulang menambahkan untuk memeriahkan Natal ini

Pernak-Pernik Natal Mulai Diburu

Ibu Lansia Gelar Pawai Ta’aruf Percut Sei Tuan-andalas Seratusan massa umumnya kamu ibu-ibu lanjut usia (lansia) di kelurahan Kenangan Baru (Perumnas Mandala) Kecamatan Percut Sei Tuan, melakukan long march mengitari sejauh 4 km di kawasan Perumnas Mandala dalam rangkaian Pawai Ta’aruf memperingati tahun baru Islam 1 Muharram 1432 Hijriah yang jatuh pada tanggal 7 Desember 2010 ini. Pawai Ta’aruf itu dilepas langsung Lurah Kenangan Baru, Irawadi Harahap SH MAP dari Balai Kelurahan di Jalan Cucakrawa II, akhir pekan lalu. Hadir antara lain Ketua Pengajian Kaum Ibu Lansia Perumnas Mandala Hj Zaniar, Aisyah Nilam Sari Siregar dan tokoh wanita di kelurahan itu, Hafsah Indrawati, tokoh masyarakat Hamdani, Saleh Daulay, Amir Tampubolon dan lainnya. Dalam acara yang juga diisi hiburan Qasidah, Lurah Kenangan Baru juga menyerahkan hadiah kepada semua ibu-ibu lansia dan partisan lainnya dalam bentuk lucky draw. “Yang jelas semua dapat kebagian dan merasa bahagia dalam kegiatan syiar Islam ini. Pihak kelurahan juga mengucapkan terima kasih mendapat bantuan dan sumbangan dari dermawan seperti Ny Rita Said Aldi Al Idrus, Bung Zulkarnaen Batubara dalam bentuk hadian lucky draw itu kepada ibu-ibu lansia,” ujar Irawadi. Irawadi menuturkan, pihak kelurahan memang sangat responsif dengan kegiatan bernuansa rohani seperti itu guna memupuk rasa persaudaraan dan silaturahmi. Para ibu lanjut usia ini memang sudah lama melaksanakan pengajian bersama, dipercaya menjadi pembinanya. Tokoh muda yang dikenal seperti Said Aldi Al Idrus juga menyatakan kegembiraannya pihak kelurahan melaksanakan kegiatan tersebut. Said Aldi mengharap semua aktifitas positif terus mendapat dukungan umat Islam agar ukhuwah dan persaudaraan sesama umat Islam semakin harmonis. (FT)

Plt Sekdaprovsu

Perayaan Natal Menumbuhkan Keimanan Medan-andalas Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Hasiolan Silaen mengingatkan agar perayaan natal dilakukan dengan sederhana. Artinya, melalui perayaan keagamaan tersebut harus ditumbuhkan rasa keimanan yang dilandaskan pada sifat kesederhanaan dan ingin berbagi pada sesama. "Perayaan natal sebaiknya dirayakan dengan sederhana, sebab Kristus hadir di tempat sederhana dan hadir untuk menyelamatkan manusia," ujar Plt Sekdaprovsu Hasiholan Silaen saat menerima audiensi panitia Perayaan Natal Pemprovsu yang di pimpin oleh ketua panitia Bukit Tambunan, di Kantor Gubernur, kemarin. Plt. Sekdaprovsu juga berharap agar dalam perayaan natal tersebut panitia menghadirkan anak anak dari panti asuhan dan memberikan bingkisan natal. Selain merayakan natal bersama, Plt. Sekdaprovsu juga berharap perayaan natal kali ini juga di lakukan dengan mengunjungi panti panti asuhan. Dengan demikian, diharapkan keceriaan natal bisa dirasakan oleh semua umat manusia. "Sesungguhnya perayaan natal punya maksud yang sangat baik, Natal membawa kesadaran bagi umat kristiani untuk lahir kembali menjadi lebih sederhana dan peduli terhadap sesama. Mari jadikan perayaan natal ini untuk saling berbagi kebahagian," lanjutnya. Wakil Ketua Perayaan Natal Pemprovsu Untungta Kaban didampingi sekretaris panitia Natal Hendry Hutapea mengatakan, tema perayaan natal pempropvsu tahun ini adalah Bersyukur kepada Tuhan sebab Dia Baik (Mazmur 107 : 7b) dengan sub Tema : Kasih Tuhan Meningkatkan Jiwa Persaudaraan. (WAN)

Selain itu, aksesoris Natal lain seperti topi sinterklas, lonceng, pita, lampu hias juga mulai dicari pembeli untuk melengkapi hiasan pohon Natal di rumah. Kini warga sudah mulai mempersiapkan segala sesuatu menjelang perayaan Natal, dan sebagian warga sudah menggelar perayaan tersebut di gereja. Dikatakannya, puncak masyarakat berbelanja keperluan Natal khususnya aksesoris terjadi pada awal hingga pertengahan Desember, terutama di hari Sabtu dan Minggu. Sementara selain boneka sinterklas, boneka malaikat juga merupakan salah satu pernak-pernik yang cukup digemari etnis Tionghoa-Kristiani. "Konsumen lebih memilih boneka malaikat daripada boneka Sinterklas karena sudah ketinggalan zaman," paparnya. Seorang pembeli pohon cemara beserta pernak-pernik Natal yang ditemui andaas di toko Meta Noia mengaku, lebih memilih berbelanja keperluan Natal di awal Desember, karena pembeli belum terlalu ramai. “Kita dapat memilih pernak pernik Natal sepuasnya karena belum dibeli orang lain, model dan jenisnya masih banyak, jadi tergantung kita memilihnya," ujar Meilina, ibu tiga anak warga Jalan Kirana Medan ini. (SIONG)

Medan-andalas Perayaan Natal yang akan berlangsung dua pekan mendatang, membuat umat Kristiani mulai ramai berbelanja keperluan Natal seperti pakaian, pernak- pernik dan kartu Natal, di sejumlah toko-toko dan mall di Medan. Beberapa pemilik toko mengaku mulai dibanjiri pembeli sejak akhir November lalu. Pantuan andalas, kemarin, toko perlengkapan dan hadiah Natal di Medan Plaza, Meta Noia, mulai dipadati pengunjung terutama yang membeli pohon Natal berbagai ukuran, pernakpernik dan kartu ucapan Natal. Seorang pegawai toko Meta Noia, Tio mengatakan, sejak akhir November lalu, pembeli mulai berbelanja pernak-pernik hari besar umat kristiani tersebut. Tidak hanya etnis Batak yang sebagian besar beragama Kristen, tetapi sebagian pembeli juga datang dari etnis Tionghoa-Kristiani. Selain hiasan kata dia, untuk pohon

andalas/siong

PERNAK-PERNIK NATAL - Menjelang Natal dan Tahun Baru pernak-pernik hiasan pohon Natal mulai diburu masyarakat di sejumlah mall dan toko. Natal dari berbagai ukuran juga mulai ramai diburu terutama yang berukuran kecil dan bersalju. Ia menambahkan, walau lebih mahal dari pohon biasa, pohon cemara bersalju lebih laku

karena lebih bagus, sehingga nuansa Natal lebih terasa. "Pohon Natal ukuran kecil dan sedang bersalju laris di kalangan etnis Tionghoa,” ujarnya.

PPP Sumut Bantu Biaya Operasi Katarak Warga Sergai KETUA DPW PPP Sumatera Utara H Fadly Nurzal, S.Ag menyerahkan bantuan biaya perobatan operasi katarak kepada Abu Hanifah, Juliani, Jumiah dan Alamsyah. Mereka itu adalah warga Serdang Bedagai yang ikut dalam program bebas katarak yang diselenggarakan DPC PPP Serdang Bedagai. andalas/ist

"Ini adalah bentuk kepedulian sosial PPP terhadap umat yang membutuhkan bantuan,"ujar Fadly Nurzal usai menyerahkan bantuan di Eye's Centre Sumatera Utara di Jalan Iskandar Muda Medan, didampingi Pelaksana Ketua DPC PPP Serdang Bedagai Harun Noer alias Uncu Kohar bersama pengurus lainnya, Kamis (9/12). Dijelaskan Fadly, program bebas katarak ini berawal dari dilaksanakannya program bebas buta aksara Al-Qur'an, program pembinaan guru mengaji dan program keluarga Islam yang dilaksanakan DPC PPP Serdang Bedagai. Dalam perjalanannya, program ini terhammbat beberapa kendala, seperti penyakit katarak. Lalu, PPP Serdang Bedagai mencarikan solusi dengan meluncurkan program bebas katarak. "Bagaimana kita melaksanakan program bebas buta aksara AlQur'an misalnya, kalau warga yang ikut program memiliki

kendala di penglihatan. Karena itu lahirlah program bebas katarak ini. Warga yang ikut dalam program ini tidak dipungut biaya sepersen pun alias gratis. PPP menanggung keseluruhan biaya dan kebutuhan pasien sejak menjalani operasi hingga sembuh,"jelasnya. Karena program ini menyentuh kebutuhan umat dan bagian dari bentuk kepedulian PPP kata Fadly, ke depan program ini akan di-sharing kepada DPC-DPC PPP yang ada di Sumatera Utara. PPP akan tetap berjuang sedaya mampu untuk membantu kepentingan umat Islam, karena memang PPP miliknya umat Islam. Pelaksana Ketua DPC PPP Serdang Bedagai Harun Noer alias Uncu Kohar yang juga Ketua PC Gerakan Pemuda Ka'bah (GPK) Serdang Bedagai dan Ketua Ikatan Masyarakat Banjar Serdang Bedagai (IMBAI) menjelaskan, ditargetkan warga

Hari Ini

1000 Anak Ikuti Lomba Hias Pohon Natal BANTUAN - Ketua DPW PPP Sumut H Fadly Nurzal, S.Ag menyerahkan bantuan kepada Juliani, salah satu dari empat warga Serdang Bedagai yang ikuti dalam program bebas katarak yang dilaksanakan DPC PPP Serdang Bedagai di Eye's Centre Sumatera Utara Jl Iskandar Muda Medan, Kamis (9/12).

yang ikut program ini untuk tahap pertama berjumlah 15 orang. Saat ini sudah ada delapan orang yang telah menerima bantuan biaya operasi katarak secara gratis. Uncu Kohar menambahkan, 10 dari 15 warga yang akan menerima bantuan biaya operasi dari PPP merupakan warga yang ikut dalam program bebas buta aksara al-Qur'an, pembinaan guru mengaji dan pembinaan keluarga sakinah. "Saat ini kita sedang mendekati seorang hafiz al-Quran yang juga mengalami gangguan penglihatan untuk ikut program ini. Artinya PPP Serdang Bedagai tidak hanya menunggu tapi jemput bola," ujarnya. Sementara itu, Ibu Juliani salah seorang warga yang menerima bantuan operasi katarak gratis dari Ketua DPW PPP Sumut dan PPP Serdang Bedagai mengatakan sangat bersyukur dan berterima kasih. (HAM)

Medan-andalas Putri Ayu Silaen, Ranner Up Indonesia Mencari Bakat (IMB) 2010 tampil di Chrismas Season IV Tahun 2010 di Lapangan Benteng Medan, Kamis (9/12) malam. Penampilan penyayi berbakat seriosa itu sangat memukau pengunjung khususnya kaum muda dan ibu rumah tangga. Pada kesempatan itu, Putri Ayu menyanyikan beberapa lagu Natal, yang dipandu MC Lamhot Sihombing, MPd. Para pengunjung khususnya, kaum muda terlihat sesekali mengikuti lirik lagu boru Silaen itu. Selain itu, hari kedua (Kamis-red) peyeleggaraan Chrismas Season 2010, berbagai rangkain kegiatan juga menarik perhatian pengunjung, mulai dari lomba band dan lomba vocal solo karaoke. Tampak ibu-ibu berduyun-duyun mendampingi anaknya guna menyaksikan keterampilan di Chrismas Season. Meski pelaksanaan kegiatan molor dari jam yang tertulis karena kesalahan teknis, namun para peserta lomba tetap setia menunggu. "Memang tujuan kita untuk ikut lomba, tak mengapa jika harus menunggu", kata seorang peserta lomba vocal solo. Selain menyaksikan penampilan peserta lomba dan penampilan artis Putri Ayu Silaen, pengunjung tampak antusias mencicipi berbagai rasa makanan yang tersedia di stand kuliner yang disediakan panitia penyelenggara Chrismas Season 2010. Sementara itu, hari ketiga Chrismas Season 2010, Jumat (10/12) akan diisi berbagai perlombaan, termasuk senam Lanjut Usia (Lansia) yang direncanakan akan diikuti ratusan Lansia warga Kota Medan. Ketua Panitia Chrismas Season 2010 Dra Rismaria Hutabarat didampingi Humas Panitia Drs Maju Manalu mengatakan, selain senam Lansia, besok (hari ini-red) juga akan digelar kreatifitas menghias pohon Natal bersama 1000 anak yang dipandu para pelukis professional. (BEN)

BE RI T A DU K ACI T A

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

Nama

Umur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

Berangkat (Tgl/Jam)

Keterangan / Tempat

1

ONG HOCK HENG

82

Jl. Bio No. 15-A Medan

09-12-10 05.30 WIB

14-12-10 14.00 WIB

Diperabukan

2

WONG LIEN CU

76

Jl. B. Katamso No. 314-A Medan

08-12-10 20.45 WIB

11-12-10 13.00 WIB

Diperabukan

BE RI T A DU K ACI T A

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-A

THE SUI HUAT

73

Jl. Malaka No. 157 B -C Medan

09-12-10 12.30 WIB

1

TAN TJENG LIE

84

Jl. Lubuk K uda Gg. S elamat No. 96 B / 35 A

08-12-10 10.30 WIB

12-12-10 13.00 WIB

D i perabukan

4

GOH LIE HUA / A LI

65

Jl. P oloni a Gg. B engkok No. 59 K p. A nggrung Medan

06-12-10 16.30 WIB

11-12-10 13.00 WIB

D i perabukan

6

TAN BUN CAI

78

Jl. K L. Yos S udarso Lk. I A No. 13 Glugur Medan

08-12-10 18.40 WIB

11-12-10 13.00 WIB

D i perabukan

7

LIE YEN FUK

89

Jl. B akaran B atu No. 28 Medan

08-12-10 15.55 WIB

11-12-10 11.00 WIB

D i perabukan


Jumat

POLITIK

10 Desember 2010

Kisah WikiLeaks Bocorkan Soal Indonesia Jakarta-andalas Bocoran-bocoran soal Indonesia di WikiLeaks sebenarnya pernah dilakukan situs whistleblower itu. Pada 2009, WikiLeaks pernah membocorkan 6.780 makalah internal Kongres AS, badan legislatif di negeri adidaya itu. Dari ribuan makalah, ada juga soal Indonesia, namun luput dari perhatian media. WikiLeaks membocorkan makalah internal Kongres lantaran wakil rakyat Amerika itu memang pelit membagi makalah internal mereka. Makalah itu dibuat lembaga think-tank Kongres yaitu Congressional Research Service (CRS). Laporan mereka disebut CRS Report. Oleh karena itu, memang ada protes dari masyarakat AS, agar Kongres memublikasikan makalah mereka. Salah satu protes dilakukan oleh situs opencrs.com, yang menampung semua makalah Kongres yang dipublikasikan resmi, atau dibocorkan paksa. "Pembayar pajak di AS menghabiskan lebih dari US$ 100 juta untuk mendanai CRS. Namun laporan-laporan tersebut tidak bisa dinikmati oleh masyarakat," demikian pernyataan situs opencrs.com. saat disambangi, Kamis (9/12). WikiLeaks turut menyumbang untuk situs tersebut lewat sejumlah makalah yang dibocorkannya. Di antaranya, ada 10 makalah terkait Indonesia. Ada yang menjadi obyek utama, atau disebut bersamaan dengan negara-negara lain dengan tema yang sama. Cara pandang Kongres terhadap Indonesia memang cukup tendensius. Maklum saja, makalah ini aslinya untuk konsumsi internal, sehingga benar-benar bagaimana Kongres memandang Indonesia. Kongres secara terang-terangan menyebut ketidaksukaan mereka dengan Jenderal Wiranto. Dalam Pemilu 2004 lalu, mereka khawatir kalau sampai Wiranto menjadi presiden, karena Kongres menaruh perhatian terhadap pelanggaran HAM di Timor Timur. Sementara SBY mereka sebut sebagai jenderal pemikir. Kongres juga yang menekan Menhan AS Cohen Evans pada 1998 silam agar latihan gabungan AS dan Kopassus dihentikan. Kopassus dianggap Kongres sebagai pelaku pelanggaran HAM. Masih terkait dengan Timor Timur, terungkap juga pemerintah AS menekan Indonesia agar mau menerima pasukan perdamaian usai jajak pendapat 1999. Kongres juga mendukung penghapusan bantuan untuk Indonesia. Namun memang bocoran makalah CRS Report ini luput dari perhatian media. Situs resmi WikiLeaks saja tidak memasang CRS Report. WikiLeaks hanya memajang dokumen terkait perang Irak dan Afghanistan. Sebabnya, jumlah dokumen CRS Report tergolong sedikit jika dibandingkan aksi pembocoran WikiLeaks lainnya. Kini Indonesia kembali akan diungkap WikiLeaks melalui 3.059 dokumen Kedubes AS Jakarta dan 167 dokumen Konjen AS Surabaya. Ini adalah bagian dari 251.287 kawat diplomatik yang dibocorkan WikiLeaks dalam aksi yang disebut Cablegate atau skandal kawat diplomatik. (DTC)

Baja Tampubolon Pimpin Barisan Muda Demokrat Sumut Medan-andalas Ir Baja Tampubolon dipercaya memimpin Barisan Muda Demokrat (BMD) Sumut periode 2010-2014. Untuk merapatkan barisan, Pengurus BMD Sumut tengah mengadakan persiapan untuk deklarasi dalam waktu dekat . Penjelasan ini disampaikan Baja melalui Humas BMD Sumut Edy Kawilarang di Hotel Semarak, kemarin malam. "Pengurus BMD Sumut sudah siap untuk dilantik oleh BMD pusat. Dan, kami sudah menyosialisasikannya ke daerah. Direncanakan, setelah deklarasi Sumut, beberapa daerah juga akan dideklarasikan," ujar Edy. Pihaknya yakin, akhir 2011, BMD Sumut telah ada di mana-mana khususnya di Sumatera Utara. (FT)

Gubernur Utama? Memangnya Perusahaan Jakarta-andalas Istri Sultan Hamengku Buwono X, Gusti Kanjeng Ratu Hemas, akhirnya buka suara soal draf Rancangan Undang-undang Keistimewaan Yogyakarta yang mencantumkan posisi sultan sebagai Gubernur Utama DIY yang terpisah dari jabatan gubernur. Gubernur utama ditetapkan, seGusti Kanjeng Ratu Hemas mentara gubernur ditentukan berdasarkan pemilihan. "Adanya Gubernur utama seolah-olah mau bikin perusahaan saja -- seperti direktur utama," kata Hemas menyindir bocoran draf RUUK DIY yang sempat dibeberkan oleh Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi minggu lalu. Ketika ditanya soal aspirasi masyarakat Yogya, apakah menghendaki sultan otomatis ditetapkan sebagai Gubernur DIY, atau apakah gubernur ditentukan melalui pemilihan kepala daerah, Hemas menjawab singkat. "Kalau rakyat Yogya sih fine-fine saja dengan pilihan sultan, yang di sini ini (ibu kota) yang nggak fine," ujarnya di Gedung DPD RI, Senayan, Jakarta, Kamis (9/12). Hemas yang juga Senator DPD dari Yogyakarta, sore itu memang menggelar konferensi pers guna menanggapi sejumlah isu terkait RUUK DIY yang rencananya akan segera diajukan pemerintah kepada DPR. Ia tidak sendiri, melainkan didampingi sejumlah senator lain dari berbagai daerah. Mereka menyatakan mendukung penuh keistimewaan Yogyakarta dalam NKRI. "Ke-33 provinsi di Indonesia kompak menyatakan bahwa Sultan Yogya adalah sultan yang berkuasa. Jangan diobrak-abrik lagi," kata Jack Ospara, anggota DPD asal Maluku. Ospara meminta, pemerintah menghargai peran historis sultan. "Ketika republik kocar-kacir, sultan yang mengeluarkan dana. Ingat, orang yang menghargai sejarah adalah beradab dan orang yang tidak menghargai sejarah adalah biadab," ujarnya. Sementara itu, I Wayan Sudirta, anggota DPD asal Bali, menegaskan bahwa keistimewaan Yogyakarta selayaknya tidak dikurangi, melainkan ditambah. "Ditambah boleh, dikurangi jangan. Nanggroe Aceh Darussalam pun begitu, keistimewaannya tidak dikurangi, tapi ditambah. Jadi, DPD ikut mendukung penetapan (Sultan sebagai Gubernur)," ujar Wayan. "Oleh karena Presiden dipilih secara demokratis, maka dia juga harus demokratis terhadap Yogya. Kalau demokratis, maka dengarkan suara rakyat Yogya," ujar Wayan. (VN)

harian andalas | Hal.

11

Pelantikan Demokrat Sumut

Rahudman Minta Demokrat "Birukan" Medan Medan-andalas Wali Kota Medan Rahudman Harahap meminta Partai Demokrat "membirukan" Kota Medan saat pelantikan Pengurus DPD Partai Demokrat Sumatera Utara pada 14 Desember ini di Hotel Grand Aston, Medan.

andalas/th sihombing

PENJELASAN - Ketua Panitia Pelantikan Pengurus DPD PKS Deli Serdang Abdul Latif Khan didampingi Sekretaris Darwis saat memberikan penjelasan kepada wartawan.

Calon Ketua PKS DS Masih Digodok DPW Sumut Lubuk Pakam-andalas Panitia penjaringan calon Ketua DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Deli Serdang telah mengajukan 12 nama kepada DPW PKS Sumatera Utara. Empat nama di antaranya akan ditetapkan menjadi Badan Pengurus Harian DPD PKS Deli Serdang yaitu ketua, sekretaris, bendahara, dan kaderisasi. "Nama-nama tersebut sudah digodok di DPW untuk ditetapkan dan dilantik nantinya," kata Anggota DPRD Deli Serdang dari PKS Abdul Latif Khan, Kamis (9/12) di sekretariat DPD PKS Deli Serdang di Jalan Negara No 17 Lubuk Pakam. Menurut Latif yang juga Ketua Panitia Pelantikan Pengurus DPD PKS Deli Serdang Periode 2010-2015, mekanisme pemilihan pengurus baru di PKS sudah berlangsung sejak 6 bulan lalu, termasuk penjaringan calon ketua. Gelar Kegiatan Sembari menunggu hasil penetapan dari DPW PKS Sumut, pihaknya telah membentuk panitia pelantikan dan menggelar berbagai kegiatan. "Kegiatan akan dibagi menjadi dua bagian yaitu sidang dan luar sidang yang pesertanya merupakan kader-kader PKS dan para simpatisan," kata Latif yang saat itu didampingi Sekretaris Panitia Pelantikan Darwis dan Panitia Pengarah Syaiful Tanjung. Kegiatan luar sidang diadakan perlombaan

di antaranya futsal yang sudah terlaksana dan juaranya Sunggal, marhaba, cerdas cermat (fahmil Quran), menggambar/mewarnai untuk anak, dan perlombaan lainnya. Ada juga bazaar dengan membuka 13 stan dan menyajikan 192 jenis makanan. Panitia akan membagikan sebanyak 2.500 kupon bazaar gratis kepada para kader PKS yang dapat digunakan untuk membeli makanan-makanan yang dijual di bazaar. Untuk kegiatan sidang, panitia akan menyelenggarakan seminar dengan mendatangkan narasumber dari Jakarta untuk memotivasi keagamaan dan menyemangati kinerja para kader dan pengurus PKS. Kegiatan menyemarakkan pelantikan pengurus DPD PKS Deli Serdang yang mengambil tema "Bekerja Untuk Kabupaten Deli Serdang� dan dipusatkan di Cadika Lubuk Pakam pada 11-12 Desember ini juga akan diisi dengan pembukaan posko kesehatan gratis. Pelantikan akan dihadiri organisasi politik (orpol), organisasi kemasyarakatan (ormas), Pemkab Deli Serdang, pengurus DPW dan utusan DPC se-Deli Serdang serta diharapkan juga dari DPP PKS. "Dalam kegiatan itu juga akan diserahkan PKS Award kepada seseorang yang dianggap layak karena sudah berbuat banyak bagi rakyat Deli Serdang," ungkap Latif tanpa menyebutkan nama orang yang bakal menerima penghargaan tersebut. (TH)

"Pokoknya 'birukan' Kota Medan. Partai Demokrat partai besar, jadi pelantikannya harus meriah," pesan Rahudman kepada Panitia Pelantikan Pengurus DPD Partai Demokrat Sumut Periode 2010-2015 yang beraudiensi ke rumah dinasnya di Jalan Sudirman Medan, kemarin. Menurutnya, sebagai wali kota yang didukung Partai Demokrat, dirinya juga bertanggung jawab untuk suksesnya pelantikan ini. Untuk itu dia berharap panitia dapat terus berkoordinasi untuk mempersiapkan acara pelantikan. Kepada panitia pelantikan yang dipimpin ketuanya John Hugo Silalahi, Rahudman juga meminta agar sepanjang

jalan di Kota Medan dipasang bendera dan umbul-umbul Partai Demokrat. Demikian juga baliho dan papan-papan reklame. Ikut mendampingi Jhon Hugo, Sekretaris Panitia Pelantikan Farianda Putra Sinik, Borkat Hasibuan, Layari Sinukaban, dan Sekretaris DPD Demokrat Sumut Tahan Manahan Panggabean. Rahudman berharap pelantikan Pengurus Demokrat Sumut ini bisa memberi kesan kepada Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum bahwa acara pelantikan ini didukung penuh Wali Kota Medan. John Hugo Silalahi sebelumnya melaporkan persiapan acara pelantikan yang rencananya dihadiri 2.000-an orang hampir rampung. Seluruh pengurus minimal ketua dan sekretaris Demokrat se-Sumut dan sejumlah kepala daerah juga akan hadir. (BEN/GUS)

Harusnya Pejabat Publik Tanggalkan Atribut Parpol MUNDURNYA Gusti Bandoro Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo dari Partai Demokrat harus jadi momentum perbaikan birokrasi di Indonesia. Semua pejabat publik harus menanggalkan atribut partainya, termasuk Sultan Hamengku Buwono (HB) X hingga Presiden SBY. "Seharusnya seluruh pemimpin negeri ini harus bebas dari parpol. Presiden pun harus keluar, termasuk Sultan," kata pakar hukum tata negara Irman Putra Sidin usai acara diskusi di DPD, Senayan, Jakarta, Kamis (9/12). Menurut Irman, jabatan

partai politik tidak boleh terus melekat pada seorang figur publik. Sebab, segala tindak tanduknya akan dilihat untuk kepentingan partai, bukan rakyat. "Kalau meninggalkan partai, maka rakyat yang akan di belakangnya. Orang juga akan lebih jernih melihat kinerjanya," lanjut pria berkacamata ini. Hal yang sama juga berlaku bagi Sultan HB X. Jika penetapan gubernur terus berlaku, keanggotaan Sultan di Golkar perlu dievaluasi kembali. "Kalau Nasdem masih nggak ada masalah. Kita bicara parpol," tegasnya. (DTC)

Andai Kepresidenan, Polri dan KPK Tiru MK KADO istimewa dihadirkan Mahkamah Konstitusi di hari antikorupsi se-dunia Kamis (9/12). Dugaan suap MK ditindaklanjuti dengan membentuk Tim Independen. Bahkan, jabatan Ketua MK pun dipertaruhkan. Langkah yang wajib ditiru lembaga lainnya.

B

ermula dari opini Refly Harun, praktisi hukum tata negara, di Harian Kompas "Masih Bersihkah MK?", Tim Independen dibentuk langsung Ketua MK Mahfud MD yang beranggotakan Refly Harun, Adnan Buyung Nasution, Saldi Isra, Bambang Widjojanto, dan Bambang Harimurti. Tim Independen telah bekerja. Tiga tugas pokok dari Tim Independen itu, hanya satu yang di-follow up. Kesimpulan dari Tim Independen, baru ada indikasi adanya suap di hakim MK yang perlu dikonfirmasi ulang kebenarannya. Di samping itu juga dugaan keterlibatan staf MK (panitera) yang mendapat suap dari pihak yang berperkara. Menurut Bambang Widjojoanto, dalam proses investigasi Tim Independen hanya satu poin yang didalami. "Karena mempunyai nilai untuk ditindaklanjuti

lebih substantif. Kami hanya menerima informasi kualitatif bukti permulaan dan perlu dikonfirmasi lagi," katanya saat jumpa pers di Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta, Kamis (9/12). Secara substansi, tiga hal tugas Tim Independen yang diamanatkan oleh MK, sebagaimana tulisan Refly, tidak terbukti. Setidaknya, tim tidak menemukan bukti, ada hakim yang menerima suap dari pihak yang berperkara. Ketua MK Mahfud MD yang sejak awal menegaskan jika memang terbukti ada hakim yang menerima suap terkait perkara di MK, dirinya akan mundur dari posisinya sekarang. "Kami sejak awal, punya kesimpulan, tidak ada suap dan kami percaya tidak akan ketemu. Ga ada bukti itu ke hakim. Temuan ini sudah sama yang saya lakukan. Pernyataan mundur menjadi tidak berlaku," cetusnya. Langkah kooperatif MK dengan membuka diri untuk melakukan investigasi di internal dengan membentuk Tim Independen yang semuanya berasal dari luar lembaga itu, sungguh pelajaran yang berharga. Langkah Mahfud dan MK cukup strategis. Dengan keyakinan bahwa MK bersih dari praktik suap, membentuk Tim Independen jelas upaya untuk menghindari dari sandera stigma sebagai lembaga kotor dan becek. Seharusnya, lembaga negara lainnya yang pernah

dituduhkan serupa juga melakukan langkah yang sama. Namun yang terjadi, lembaga negara lainnya justru enggan malah bersikap defensif. Bukan penyelesaian yang komprehensif tapi yang terjadi adalah penyelesaian secara adat. Beberapa lembaga negara justru bersikap defensif terkait rumor miring di internal lembaganya. Seperti di lembaga kepresidenan yang sempat mendapat tudingan pengacara Eggy Sudjana, pihak istana mendapat mobil Jaguar dari salah satu pengusaha. Kasus ini berujung melalui jalur hukum. Setali tiga uang, kasus dugaan rekening tak wajar yang ditudingkan kepada kepolisian justru ditanggapi reaktif. Setelah mendapat tekanan publik, Polri membentuk tim terkait dugaan rekening gendut. Sayangnya, tim yang didirikan diisi oleh pihak polri. Demikian pula yang terjadi di KPK. Dugaan keterlibatan suap pimpinan

dan staf KPK justru ditarik dalam perdebatan panjang cicak versus buaya. Institusionalisasi persoalan dugaan suap justru malah membuat perkara ini kabur. Bahkan hingga kini, kasus yang melibatkan BibitChandra tak jelas ujung pangkalnya. KPK tersandera.

Jika bisa diputar waktu, andaikan kepresidenan, Polri, KPK, dan lembaga negara lainnya menerapkan apa yang dilakukan MK jelas ini menjadi teladan dalam memberantas korupsi di Indonesia. Sayangnya, baru MK yang menerapkan ini. (IC)

Mahfud MD beri penjelasan saat jumpa pers di Kantor Mahkamah Konsitusi di Jakarta


Jumat 10 Desember 2010

SUMATERA UTARA

Warga Protes Galian C Ilegal

Pemdes Pernangenen Dinilai Apatis STM Hilir-andalas Aparat Pemerintahan Desa di Dusun Pernangenen Desa Penungkiren Kecamatan STM Hilir, dinilai menunjukkan sifat apatis. Sejumlah tokoh agama mengambil inisiatif untuk memperbaiki jalan yang telah porak poranda tersebut. Melalui gotong royong yang dilakukan, Kamis (9/ 12) sejumlah pemuka agama, di antaranya B Ginting, P Barus dan seluruh umat melakukan perbaikan jalan secara serentak. Hal itu terpaksa mereka lakukan. Karena, kondisi jalan mengakses daerah mereka telah cukup lama kondisinya hampir tidak dapat dilalui kendaraan roda empat. Akibatnya, prekonomian warga di wilayah itu lumpuh total. Bahkan, sejumlah warga dikhawatirka terancam kelaparan. Di sela-sela kegiatan gotong royong, salah satu tokoh agama, B Ginting ketika dikonfirmasi andalas mengungkapkan, dirinya menggerakkan umat untuk memperbaiki jalan."Saya berinisiatif menggerakkan umat agar melaksanakan gotong royong,karena Pemerintahan Desa terkesan bersifat apatis,"katanya. (JL)

12

Camat Darwin Z Harahap Hadapi Tugas Berat

KILAS

Tanah Karo-andalas Mewakili warga yang keberatan terhadap aktivitas ilegal (galian C tak berizin-red) puluhan warga Kecamatan Simpang Empat masing-masing mewakili Desa Gamber dan Desa Berastepu Kabupaten Karo mendatangi Kantor DPRD Karo, Kamis (9/12) di Kabanjahe. Warga mendesak Pemkab agar segera menghentikan kegiatan usaha penambangan dan pengambilan galian C di desa mereka, yang dilakukan enam pengusaha mafia tambang di sungai Lau Borus. Akibat tambang Galian C, yang telah berlangsung selama puluhan tahun di desa tersebut menggunakan alat berat, dinilai dapat menimbulkan rusaknya areal persawahan milik warga. Sumber mata air menjadi kering dan ekosistem di sekitar Sungai Lau Borus terancam punah. Belum lagi infrastruktur jalan menuju desa rusak, dikarenakan hilir mudik sejumlah truk mengangkut bahan galian, melebihi muatan tonase setiap hari. Desakan itu mereka sampaikan saat mendatangi gedung DPRD Karo. Para warga diterima anggota dewan, di antaranya Frans Dante Ginting, Aceh Silalahi, Rendra Gaulle Ginting dan Sentosa Sinulingga. Sementara sejumlah pejabat Pemkab Karo yang hadir di antaranya, Kadis Pertambangan dan Energi Ir Hendri Ginting, Kadis Perhubungan Jamin Ginting, Kakan Satpol PP Drs Irwan Ganti Tarigan. Menurut Gemuk Sitepu, sesuai hasil rapat kerja antara Komisi A dan Komisi B DPRD Karo, dengan pihak eksekutif dan masyarakat Desa Berastepu dan Desa Gamber, Jumat lalu, tercapai kesepakatan bahwa seluruh kegiatan usaha pertambangan di desa tersebut termasuk sekitar aliran sungai Lau Barus segera dihentikan. ”Tapi hingga saat ini, ternyata kegiatan itu masih tetap beroperasi. Atas kedatangan kami ini kembali mempertanyakan mengapa kegiatan penambangan dan pengambilan bahan galian di desa kami ini masih tetap beroperasi,”ucap G Ginting. (LAMS)

harian andalas | Hal.

andalas/ budi zulkifli

Unjuk Rasa- Mahasiswa dari PMII Langkat menggelar unjuk rasa di kantor DPRD Langkat, Kamis (9/12).

Pejabat Doyan Korup, Mahasiswa Malu Stabat- andalas Dalam rangka hari Anti Korupsi se-Dunia, puluhan mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Langkat menggelar aksi unjuk rasa damai ke kantor Bupati Langkat dan kantor DPRD Langkat, Kamis (9/12). Pada aksi itu, mereka berorasi sambil membawa spanduk dan selebaran dengan berbagai macam tulisan menyudutkan para koruptor. Di kantor Bupati Langkat, para pengunjuk rasa hanya berorasi di depan pintu pagar. Sedangkan di gedung DPRD Langkat, para pengunjuk rasa diizinkan

masuk untuk berdialog dengan para wakil rakyat. Dalam kesempatan itu mereka pun menyampaikan beberapa harapan, di antaranya meminta kepada para wakil rakyat untuk meneliti dan mengawasi jalannya pembangunan di Kabupaten, terutama yang berkaitan dengan penggunaan anggaran agar tidak dikorupsi sehingga merugikan rakyat, baik berasal dari APBD Kabupaten Langkat maupun yang berasal dari APBN. “Pokoknya, kalau bisa jangan ada lagi kasus korupsi terjadi di Kabupaten Langkat, cukuplah yang sudah-sudah. Malu kami karena para pejabat di sini ternyata doyan korupsi,"ujar mahasiswa. Menanggapi harapan dan tuntutan tersebut, anggota dewan antara lain diwakili Suardi Surbakti, Sugiono, H

Sunarto, Sapta Bangun dan Adnan mengaku akan menindaklanjutinya. Yang jelas, apa pun aspirasinya jika disampaikan dengan santun pasti diterima dan ditindaklanjuti. “Kami tidak ada pilih- pilih, siapapun menyampaikannya asal warga Kabupaten Langkat pasti kami terima. Pokoknya disampaikan dengan santun seperti ini, jangan anarkis,”ujar Sugiono. Setelah menyampaikan aspirasinya, para pengunjuk rasa pun meningalkan gedung dewan. Sementara itu, menurut catatan andalas, sejak era reformasi bergulir, khususnya sejak korupsi ditangani dengan serius, sudah banyak para pejabat di jajaran Pemkab Langkat yang terjerat hukum dan dijebloskan ke penjara. Hanya saja, tidak lama di penjara mereka pun dilepaskan. (BD)

Percut Sei Tuan-andalas Kecamatan Percut Sei Tuan yang terdiri dari 18 desa, 2 kelurahan adalah salah satu kecamatan yang starategis di Kabupaten Deli Serdang. Disamping sebagai salah satu pintu gerbangnya Deli Serdang, juga letaknya persis berbatasan dengan Pemko Medan. Dengan beragam suku dan agama membuat kehidupan yang antagonis namun keharmonisasian dalam kehidupan sehari hari sangat tinggi, sehingga masyarakat kecamatan Percut Sei Tuan terbilang aman dan terkendali. Karena itu, untuk meneruskan kebijakan yang tertunda, tugas berat Camat Darwin Zein Harahap. Sebab dari beberapa agenda yang diharapkan masyarakat masih banyak yang perlu diteruskan dan ditindaklanjuti. Hal tersebut diungkapkan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Deli Serdang (DPRD DS) Dapem II Percut Sei Tuan dari Partai Amanat Nasional (PAN), Supardi SPd yang juga Sekretaris Komisi D DPRD DS, di Percut, kemarin. Dengan mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Darwin Zein Harahap sebagai Camat yang baru bertugas di Kecamatan Percut Sei Tuan tersebut, Supardi juga mengajak masyarakat untuk mendukung kebijakan pemerintahannya. Seperti, meningkatkan pelayanan pemerintahan kecamatan kepada masyarakat Percut Sei Tuan, dimana sebelumnya masih banyak terdengar keluhan masyarakat tentang pembuatan KTP, KK , Surat Tanah dan lainnya yang berjalan lamban. Permasalahan sampah terutama di perbatasan antara Percut Sei Tuan (Desa Medan Estate) dengan Pemko Medan. Apa lagi sejak bulan April 2010 yang lalu daerah terminal Pancing pasar Bengkok telah resmi diserahkan kepada Pemkab Deli Serdang. Namun di sekitar itu pula tempat tumpukan sampah yang nota bene sampah warga pemko Medan. Untuk menciptakan wilayah itu menjadi cantik dan rapi, diharapkan camat yang baru tersebut mampu mengubahnya. “Ini tugas berat camat baru untuk menertibkan sampah itu agar pintu gerbang Kecamatan Percut menjadi indah dan rapi serta terbebas dari timbunan sampah. Bila perlu ditegur saja Pemko Medan itu,” kata Sekretaris Fraksi PAN Deli Serdang ini. Di samping itu, lanjutnya, masyarakat juga berharap agar permasalahan yang berlarut larut, seperti penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) dan penertiban café café liar yang masih banyak menjamur di wilayah Percut Sei Tuan. Sebelumnya, Darwin Zein Harahap, yang baru bertugas beberapa hari sebagai Camat Percut Sei Tuan, saat ditemui di ruangan kerjanya mengatakan bahwa permasalahan sampah, penertipan PKL dan café adalah perioritas utamanya. Menurutnya, dia tidak akan menghalangi dan tidak melarang masyarakat untuk berusaha mencari nafkah seperti berjualan dan lainnya sebatas aktifitas itu tidak menggunakan fasilitas umum dan tidak mengganggu masyarakat. “Di samping permasalahan peningkatan pelayanan, permasalahan sampah, penertiban PKL dan café café sudah kita prioritaskan. Kebijakan ini akan kita jalankan secara bertahap,”ungkapnya. (FT)

andalas Lugas & Cerdas

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Rasum, Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP SIBOLGA/TAPTENG: Parlin Gultom NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis BANDA ACEH: Salman, Afrizal SIGLI: Dhian Anna Asmara, Tasbir BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar MEULABOH: Iskandar Muda. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison LHOKSEUMAWE: Saifuddin. LHOKSUKON: Usman Cut Raja.

Ratusan massa MPI Sergai melakukan aksi di Kantor Dinas Pendidikan Sergai, Kamis (9/12).

Kadis Pendidikan Sergai Dituding Korup Sei Rampah-andalas Ratusan massa Dewan Pimpinan Kabupaten Masyarakat Pancasila Indonesia (DPK MPI) Serdang Bedagai, Kamis (9/12) mendatangi kantor Dinas Pendidikan Nasional di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) KM 70-71. Kedatangan massa mengendarai mobil, lengkap dengan peralatan sound sistem dan spanduk serta poster bertuliskan mengecam dugaan korupsi, dilakukan oknum Kadisdiknas Sergai, Drs H Rifa’I Bakri Tanjung MAP itu, mendapat pengawalan personel Polres Sergai. Dalam orasi dilakukan secara bergantian selama satu jam lebih didepan pagar kantor Diknas tersebut, massa MPI membeberkan adanya dugaan korupsi di Diknas Sergai. Diantaranya tentang

pengadan barang dan jasa serta pengadaan buku sejak tahun 2008-2010 tidak pernah dilaksanakan proses tender sebagaiamana yang telah diatur melalui Keppres No 80 tahun 2003. “Kasus ini menjadi penghambat kemajuan pendidikan di Kabupaten Sergai. Sebab, para orang tua yang memiliki anak kesulitan membayar uang buku mencapai Rp 300 - 600 ribu persemesternya, sehingga banyak anak seusia sekolah tidak melanjutkan pendidikannya,” ujar MS Sitompul koordinator lapangan ketika berorasi. Padahal, dikatakannya lagi, bahwa pemerintah melalui dana BOS telah menganggarkan dana yang cukup besar untuk menghindari berbagai bentuk kutipan yang dilakukan sekolah. Massa

MPI Sergai juga mempersoalkan posisi Bakri Tanjung sebagai ketua PGRI Sergai, sehingga dapat mengkebiri aspirasi para guru di Sergai. Karena tidak seorang pejabat Diknas Sergai menemui pengunjuk rasa, kemudian personel Polres Sergai yang mengawal aksi melakukan mediasi kepada pejabat agar menemui massa. Dari sinilah, walaupun Kadisdiknas tidak berada ditempat, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana, Asrul Sani dan Kepala Bidang PLS, Zainal mewakili Diknas menemui massa dengan mengatakan bahwa Kadis, (Bakri Tanjung-red) sedang berada di Hongkong dalam rangka dinas. Lima orang perwakilan dari massa MPI dipersilahkan masuk dan melakukan musyawarah di ruangan kerja Kabid

Sarana dan Prasarana yang duisaksikan sejumlah pejabat Diknas Sergai dan personel Polres Sergai. Dalam pertemuan itu MPI menegaskan, berbagai dugaan korupsi yang dilakukan oleh kepala dinas dan diminta untuk dilakukan pertemuan langsung dalam beberapa hari setelah pulang dari Hongkong. Massa MPI mengaku, kecewa dengan tidak hadirnya Kadisdiknas. Selanjutnya mereka ke DPRD Sergai guna kembali melakukan pertemuan dengan anggota DPRD. Di sini lima perwakilan massa diterima Komisi A. Angggota DPRD Sergai di Komisi A di antaranya, Delpin Barus, Loso Mena, Nur Alamsyah, Rusiadi dan Erika Sitanggang. "Kalau ada fakta jelas akan kita rekomendasi ke proses hukum," kata Delpin. (TIM)


SUMATERA UTARA

Jumat 10 Desember 2010

harian andalas | Hal.

13

andalas/fas

DPRD DS Optimis PAD Over Target

KILAS

WabupAbaikanPanggilan DPRD Batu Bara Lima Puluh-andalas Dipanggil DPRD untuk dengar pendapat, Wakil Bupati Batu Bara Drs H Gong Matua Siregar, tidak pernah hadir. Pemanggilan pertama Senin (6/12) dilanjutkan dengan pemanggilan kedua, Rabu (8/ 12), terdapat informasi wabup akan datang ke DPRD Batu Bara pukul 13.00 WIB kemudian molor pukul 14.00 WIB. Ketua, wakil ketua serta seluruh anggota Komisi A, sudah menunggu Wabup Batu Bara itu hingga pukul 15.00 WIB, ternyata tidak juga datang. Pemanggilan ketiga Kamis (9/12), ditunggu hingga pukul 15 00 WIB, tidak juga hadir. Komisi A DPRD Batu Bara merasa perlu memanggil Wabup Gong Matua Siregar, terkait adanya unjuk rasa pejabat teras Pemkab dan PNS Batu Bara ke DPRD Batu Bara, Senin mempertanyakan tentang pembatalan MoU Pemkab dengan UI, dalam penerimaan CPNS tahun 2010 serta hal lain, pasca berangkatnya Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnain SH MM, menunaikan ibadah haji. Terkait dengan sikapnya itu, Wabup Gong Matua Siregar belum dapat dikonfirmasi, mengapa dia tidak berkenan memenuhi panggilan DPRD Batu Bara. "DPRD Batu Bara akan membentuk Pansus Minggu depan," kata salah seorang anggota Komisi A.(SUSI)

Penerimaan CPNS Labura Rawan KKN Aek Kanopan-andalas Tingginya jumlah peserta yang ikut dalam pendaftaran ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Labuhan Batu Utara (Labura) untuk priode tahun 2010 yang mencapai 11.259 pelamar sedangkan yang diterima hanya 324 orang, kondisi ini jelas membuat sebagian pelamar yang tidak punya koneksi dan berasal dari ekonomi lemah kecut. Pasalnya, saat ini beredar rumor dikalangan pelamar CPNS adanya oknum pejabat teras di daerah itu yang merangkap menjadi cukong kelulusan dengan memasang bandrol diatas kemampuan warga ekonomi lemah, bahkan beredar pula isu ada sejumlah nama yang mengaku-aku "titipan" dari orang dua di Labura. Kekhawatiran akan berlangsungnya praktik suap dalam pelaksanaan penerimaan CPNS Labura tahun ini disampaikan salah seorang warga Kecamatan Kualuh Selatan, Rahmad Haji Hajanah Panjaitan (30), yang mencoba mencari peruntungan dengan ikut serta menjadi pelamar CPNS Labura. "Kita bukan pesimis, namun melihat tingginya jumlah pelamar CPNS tahun ini, rasanya suatu hal yang mustahil kita bisa keluar sebagai pemenang. Apalagi saat ini di kalangan pelamar kerap terdengar isu tak sedap untuk dapat lulus, mulai adanya tender harga untuk kelulusan hingga adanya oknum pejabat daerah ikut bermain hingga mengaku-aku titipan orang dua daerah ini. "Jika hal itu benar terjadi, bagaimana mungkin masyarakat kecil seperti kami dapat lulus," ucap Rahmat kepada andalas Kamis (9/12). "Terus terang, banyak oknum yang mengakuaku dapat mengurus kelulusan CPNS Labura tahun ini, namun kita harus menyiapkan dana yang tidak sedikit, para calo itu membandrol harga 70 juta hingga 130 juta dan harus disetor di depan, jika memang untuk kelulusan harus mengeluarkan dana sebesar itu bagaimana kami dapat memberinya, sedangkan untuk keperluan sehari-hari banyak keluarga pelamar CPNS ini yang masih di bawah standar pendapatan rata-rata, jadinya mustahil kami mampu untuk itu, keluh Rahmat. (IM)

Sejumlah aktivis mahasiswa dari berbagai elemen di Kabupaten Asahan menggelar aksi demo.

Asahan Termasuk Daerah Terkorup Kisaran-andalas Memperingati Hari Antikorupsi se-Dunia yang jatuh pada 9 Desember 2010, sejumlah aktivis mahasiswa dari berbagai elemen di Kabupaten Asahan seperti IPNU, HMI-MPO, PGBK, BEM-STIHMA, GAMKER, BEM-NUS, FMB, GEM-NUS dan LS-ADI, menggelar demo di Kantor Bupati dan Kejari Kisaran, Kamis (9/12). Dalam orasinya di depan Gedung Kejari Kisaran para aktivis menyebutkan, dalam memperingati Hari Anti Korupsi hendaknya dapat dimanfaatkan sebagai momentum bagi rakyat Asahan untuk melihat secara jelas salah satu fenomena sangat menyedihkan yakni, Asahan termasuk salah satu daerah terkorup di Sumatera Utara dengan jum-

lah laporan dugaan korupsi ke gedung KPK mencapai ratusan laporan. Bukan itu saja bahkan ribuan kliping koran menyoroti dugaan korupsi di Kabupaten Asahan merupakan koleksi yang menjadi incaran kolektor barang antik. "Selain itu juga diperparah dengan APBD yang notabene merupakan uang rakyat jus-

Kisaran–andalas Sepuluh tahun berjalan reformasi di negeri ini, namun saat ini penyalahgunaan uang rakyat yang dianggarkan dalam APBD Asahan masih saja tetap terjadi. Penindasan, kezaliman dan kesewenangwenangan seakan menjadi rona kehidupan para pemangku kepentingan di Kabupaten Asahan. Rakyat kecil di daerah ini masih saja tertatih-tatih dalam mempertahankan sejengkal perut. Namun dengan buas

dan tanpa memikirkan rasa malu dan bersalah mereka masih tetap saja merampas dan saling memakan demi mementingkan pribadi sendiri. Demikian ditegaskan Ketua Gerakan Mahasiswa Revolusioner (GMR) Asahan Erwin Las Kiki kepada andalas, di depan Tugu Perjuangan Jalan Imam Bonjol Kisaran, kemarin. Ia menilai, sudah saatnya sebagai masyarakat yang terzalimi dan menjadi tumbal oleh mereka, untuk turun

atas kebijakan Wakil Bupati Batu Bara, Gong Matua Siregar yang membatalkan MoU dengan UI dan melakukan kerjasama dengan Unpad (Universitas Padjajaran). "Oknum-oknum sindikat itu merasa 'kepanasan' dengan kebijakan Gong. Karena dengan dialihkannya kerjasama dengan Unpad, secara otomatis mereka tidak lagi punya kekuatan untuk meluluskan pelamar CPNS yang sudah menyetor uang," kata Muis, juga merupakan Humas Lembaga Konsumen Batu Bara (LKB). Muis menyebutkan, indikasi adanya percaloan itu diperkuat dengan beredarnya fotokopi kuitansi penyerahan uang dari pelamar CPNS senilai Rp70 Juta kepada seseorang diduga sebagai komplotan sindikat calo. Namanya sindikat, tentu memiliki jaringan dan terorganisir dengan baik. Yang pasti tentu ada 'bigboss' dalam sindikat itu. 'Bigboss' itu pastilah orang berpengaruh dan mampu menjamin kelulusan bagi pelamar

menyetor uang. "Kalau kuitansi Rp70 Juta itu benar, berapa miliar uang pelamar CPNS dikeruk sindikat calo itu. Kalikan saja, Rp 70 Juta dikali 370 kuota CPNS dibutuhkan. Berarti jumlahnya mencapai Rp26 M. Nah, kalau untuk 'big bos'nya Rp50 Juta per orang, berarti dia akan meraup Rp 18,5 M. Jelas itu adalah uang sogok, selain melanggar peraturan juga merupakan penzholiman kepada seluruh pelamar CPNS," ujar muis mengalkulasikan. Di sisi lain, Muis menilai aksi demo ribuan PNS itu menunjukkan lemahnya kinerja Sekdakab Batu Bara. Ini menunjukkan Sekda tidak mampu menyelesaikan masalah pembatalan MoU itu di atas meja, sehingga timbul gejolak di lapangan. "Persoalan MoU itu adalah masalah elit pejabat."Namun karena elit tidak mampu menyelesaikannya, akibatnya oknum-oknum sindikat calo yang merasa dirugikan memanfaatkan PNS untuk kepentingan mereka," nilainya. (ZN)

Pejabat Eselon II Dilantik Pj Wali Kota Drs H Eddy Syofian Purba MAP melantik sejumlah pejabat struktural eselon II di lingkungan Pemerintah Kota Tebing Tinggi, Kamis (9/12). Pejabat eselon II yang dilantik berdasarkan SK Wali Kota Tebing Tinggi Nomor: 821.23/795 tahun 2010, tentang pengangkatan pejabat struktural di lingkungan Pemko antara lain, Drs Nizar Rangkuti menjadi Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (BPMK), Ismail

Kejari Kisaran Didi Suhariyadi SH. Namun menyikapi permintaan para aktivis ini Kasi Intel Rudi Parhusip SH tidak dapat menyanggupi permintaan mereka dikarenakan Kepala Kajari Kisaran sedang menghadiri undangan di Kantor Bupati Asahan. Sebelumnya juga, para aktivis dari berbagai elemen ini telah lebih dulu berorasi di halaman Kantor Bupati Asahan. Mereka juga meminta kepada Bupati Asahan Drs Taufan Gama Simatupang MAP dan beserta jajarannya untuk terbebas dari perilaku KKN. Namun juga tidak mendapatkan tanggapan dari Bupati yang pada saat itu tidak berada di tempat. (FAS)

GMR : Copot, Kadinkes Asahan

Demo PNS Diduga Didalangi Sindikat Batu Bara-andalas Aksi demo ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Batu Bara, kemarin, yang memprotes pembatalan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Indonesia (UI) dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2010 Batu Bara dan pencopotan pimpinan di Badan Kepegawaian Daerah (BKD), diduga didalangi oknum sindikat calo CPNS di daerah itu. "Saya menduga ada pihak-pihak mendalangi aksi demo itu. Sebab aneh rasanya jika PNS memprotes proses penerimaan CPNS. Apa rupanya kerugian mereka (PNS red). Tapi kalau pelamar CPNS yang demo, itu bisa diterima akal," kata Abdul Muis, Pengamat Sosial & Pemerhati Pembangunan di Kabupaten Batu Bara, menjawab wartawan, Kamis (9/12). Menurut Muis, pihak-pihak mendalangi aksi itu diduga adalah oknum-oknum tergabung dalam sindikat calo penerimaan CPNS. Sebab mereka merasa dirugikan

tru dianggap sebagai pundi pundi pribadi atau golongan, dengan seenaknya digunakan untuk meningkatkan kekayaan para penguasa di daerah ini, dengan retorika jatah voucher bagi para perampok-perampok berdasi yang berdagang atas nama rakyat, "papar aktivis yang secara gantian berorasi. Aksi demo di depan Gedung Kejari Kisaran tersebut mendesak Kejari Kisaran untuk memberikan komitmen dalam menjalankan amanah undang-undang. Utamanya dalam pemberantasan dugaan korupsi yang hingga kini kinerja mereka dinilai tumpul. Permintaan para aktivis ini juga agar segera menghadirkan Kepala

Budiman SH menjadi Sekretaris DPRD, Ir Mhd Nurdin menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, dan Drs Hadi Winarno Asisten administrasi umum. Selanjutnya, Ir Leo Lopulisa Haloho MSi menjabat Kepala Dinas Pertanian, H Azhar Effendi SE Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata, Drs H Asmali MBA staf ahli bidang pembangunan ekonomi dan keuangan, Ir Syafruddin Nasution staf pada staf ahli bidang pembangunan ekonomi dan keuangan, Ir Ulil Fadil Nasution staf ahli bidang pembangunan ekonomi dan keuangan serta Drs Muktaruddin Zam-Zam MKes staf

pada staf ahli bidang pemerintahan hukum dan politik. Pj wali kota mengatakan, selaku unsur pimpinan hendaknya mampu melaksanakan tugas secara profesional dengan mempertimbangkan peningkatan pelayanan ke arah lebih baik, tanpa harus menambah beban masyarakat yang selama ini dirasakan sudah terlalu berat.“Walaupun di sisi lain kita juga berupaya untuk menggali segala potensi yang ada guna menambah dan meningkatkan sumber-sumber penerimaan pendapatan daerah demi terjaminnya kelanggengan penyelenggaraan roda pemerintah," katanya. (MET)

menentang kesewenangwenangan dan ketidakadilan yang terjadi. "Untuk itu, kami atas nama GMR Asahan mendesak Bupati Asahan Drs Taufan Gama Simatupang untuk mencopot Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Asahan dari jabatannya karena diduga telah melakukan tindak pidana korupsi penyalahgunaan anggaran pada APBD Asahan tahun 2009. Selain itu Kadinkes Asahan ini juga dinilai tidak memiliki kinerja yang

baik,"kata Kiki. Selanjutnya dalam APBD tersebut dianggarkan program rehabilitasi sedang berat Puskesmas rawat inap yang laporannya tidak ada dalam pertanggungjawaban LKPj Bupati Asahan, tahun 2009. "Diharapkan kepada bupati untuk tidak membiarkan Kadinkes ini tetap pada posisinya, karena diyakini memasuki APBD Asahan tahun 2011 akan berbuat hal sama menggerogoti uang rakyat," pungkasnya. (FAS)

Lubuk Pakam-andalas DPRD menilai walau target Pendadapatan Asli Daerah (PAD) Pemkab Deli Serdang untuk tahun 2011 yang diestimasi mencapai Rp 300 Miliar (meningkat 159 persen dari tahun 2010) belum maksimal dibanding sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia(SDM) di wilayah itu. Hal itu terungkap dalam pandangan umum fraksi-fraksi atas pengantar nota keuangan penyususnan R-APBD 2011 pada rapat paripurna yang dipimpin wakil ketua DPRD Dwi Andi Syahputra Lubis dan dihadiri Wakil Bupati Zainuddin Mars,serta sejumlah SKPD di gedung dewan, kemarin. Delapan fraksi,yakni FPD (Demokrat), FPG (Golkar), FPDIP ,FPKS, FPDS, FPAN, FHAGRIB (Hanura Gerindra Reformasi Indonesia Baru) dan F-DSM (Deli Serdang Membangun) melalui juru bicara masing-masing menyampaikan pandangan fraksinya. Dominan fraksi berpendapat target PAD masih bisa ditingkatkan ,tergantung kemauan para kepala SKPD apakah ingin kerja keras atau setengah hati untuk terwujudnya masyarakat sejahtera dengan pembangunan yang merata. Alasannya sangat sederhana, keberanian badan anggaran Legislatif dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara untuk tahun 2011 dengan eksekutif, bukan tanpa alasan ynag kuat, karena dewan melihat belum sepenuhnya satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) mampu menjabarkan kinerja yang maksimal. “Target PAD tahun 2011 tersebut sebenarnya sudah dapat dicapai sejak beberapa tahun sebelumnya.”ujar ketua fraksi PDIP DPRD Deli Serdang Apoan Simanungkalit,SE usai rapat paripurna dengan agenda mendengarkan pemandangan umum fraksi-fraksi atas nota pengantar RAPBD 2011. Optimis pencapaian PAD untuk tahun 2011 bisa terpenuhi bahkan over target karena ada beberapa retribusi yang dulunya ditangani pemerintah provinsi sudah dikelola Pemkab seperti retribusi Air Bawah Tanah dan Air permukaan umum (ABT/APU) dan lainnya. Dewan berharap tahun 2011 mendatang dengan APBD sebesar Rp 1,6 T sebagai langkah awal, sudah saatnya pemkab menggratiskan biaya pembuatan KTP/ KK khususnya untuk masyarakat pra sejahtera. (TH)


ACEH MEMBANGUN

Jumat 10 Desember 2010

KILAS

Pembangunan Tanggul Kerueng Langsa Gagal Langsa-andalas Pengerjaan pembangunan proyek tanggul Kerueng Langsa lintas Desa Seulalah, Desa Pondok Pabrik dan Desa Sidodadi, Kecamatan Langsa bersumber dari dana Otonomo Khusus (Otsus) sekira Rp3 miliar dinilai gagal. Menurut warga kegagalan pembangunan proyek tersebut diduga dikarenakan kualitas pekerjaannya sangat memprihatinkan untuk keselamatan warga yang berada di sekitar sungai dimaksud. Sebelum datang banjir, pembuatan tanggul itu terkesan asal jadi. Sebab tanah untuk menimbun tanggul dari sungai itu juga, kemudian untuk menutupi dari pandangan mata masyarakat di bawalah tanah dari daerah lain, itupun bukan tanah yang bercampur batu sehingga pinggiran sungai longsor ketika turunnya hujan yang mengakibatkan erosi. Wakil sekretaris DPD Patron Provinsi Aceh, Syafrizal SE kepada andalas, (8/12) mengakui dari hasil pantauan pihaknya di lapangan bersama warga sekitarnya, menunjukkan bahwa proyek tanggul tersebut memang sangat memperhatinkan dalam pelaksanaannya. Hal ini terlihat dari perenrang tanggul yang dibuatnya mulai erosi akibat terkena hujan atau datangnya banjir. "Kami lihat cerocok yang buat dari batang bambu dan kulit batang kelapa kurang efektif dan sangat diraukan kekuatannya," ujarnya. Padahal, tambahnya, uang yang dianggarakan mencapai miliaran rupiah. Tentunya ini sangat melukai perasaan warga Kota Langsa. "Jadi kami mohon kepada pelaksana proyek dan Pejabat Penanggung jawab Teknis Kegiatan (PPTK) nya untuk mempertanggung jawabkan proyek ini kepada masyarakat Kota Langsa," katanya. Pihak PPTK, Ir T Ismail Manyak saat ditanya Andalas mengatakan bahwa piaknya juga mengakui tentang pekerjaan itu tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. "Sudah beberapa kali pemborong saya berikan teguran, tetapi tidak prnah ada yang mendengarkannya," kata Ismail. (HRN)

harian andalas | Hal.

Guru Mogok Ngajar, Ratusan Siswa Demo Kantor Bupati Bireuen-andalas Ratusan siswa Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) I Bireuen, Kamis (9/12) menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati setempat di Desa Cotgapu Bireuen. Dalam aksinya mereka meminta agar Kepala Sekolah (Kasek) segera dicopot menyusul aksi mogok para guru.

andalas/suherman amin

ARAHAN-Wakapolres Bireuen, Kompol Armaini memberi arahan kepada para siswa SMA Negeri 1 Bireuen yang melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Bireuen, Kamis (9/12).

Pasca Gempa Bumi Tsunami

Bupati Tinjau Lokasi Banjir Bandang Kutacane-andalas Bupati Aceh Tenggara, H Hasanuddin B, bersama Ketua DPRK dan Para Kepala Dinas setempat, Kamis (9/12) meninjau lokasi Banjir Bandang yang merusak jembatan penghubung dan jalan lintas provinsi Aceh Tenggara-Gayo Lues, Kecamatan Ketambe. Sebelum meninjau lokasi banjir, bupati dan rombongan terlebih dahulu menemui warga setempat. Dari hasil peninjauan tersebut bupati dan rombongan mengetahui jembatan penghubung, Aceh Tenggara-Gayo Lues, di Desa Lawe Ger-ger, Kecamatan Ketambe, ambles sepanjang 4 meter dan lebar 3 meter. Dan di atas jembatan masih dipenuh lumpur mencapai 10 hingga 30 Cm. Di Desa lawe Beringin, Kecamatan setempat, terdapat 3 titik terkena banjir bandang, kondisinya sampai saat ini masih parah. Air terus mengalir memotong badan jalan raya yang diperkirakan dalam waktu dekat jalan itu akan putus. Demikian juga Desa Lawe Mengkudu, di sepanjang jalan dipenuhi lumpur berasal dari gunung terseret banjir bandang dan lumpur tersebut masuk ke dalam rumah warga, seisi rumah habis terendam air, saat ini warga desa tersebut mengungsi ketempat saudaranya karena takut terjadi banjir bandang susulan. Kemudian di Desa Bener Berpapah, Sekitar 300 meter jalan lintasan itu dipenuhi lumpur bercampur batu besar dengan ketebalan mencapai 50 - 100 meter, lokasi ini tidak dapat dilintasi kendaraan, tampak alat berat sedang mengeruk lumpur dan batu di jalan itu.Bupati Aceh Tenggara, H Hasanuddin B, melalui Ir Khairul Anwar Kadis Bina Marga dan Cipta Karya setempat mengatakan, jembatan yang rusak akan segera diperbaiki. (ARI)

andalas/ arifin desky

TINJAU-Bupati Aceh Tenggara, H Hasanuddin B, saat meninjau lokasi banjir bandang memperhatikan kondisi jembatan di Desa Lawe Ger-ger, Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara yang hancur.

14

Tiga Desa Rawan Banjir

Ratusan Hektar Tambak Udang Telantar Sigli-andalas Pasca gempa bumi tsunami di Aceh 2004 silam, sedikitnya 154 hektar lahan tambak udang dan bandeng di Desa Aroun, Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie hingga kini masih telantar. Ratusan tambak tersebut terpaksa ditinggal pemiliknya karena belum ada penanggulangan oleh pemerintah setempat. Kepala Desa Aron, Yusuf Mansur kepada andalas, Kamis (9/12) menyebutkan, warga pemilik tambak di desanya sangat mengharap bantuan pemerintah untuk memperbaiki tambak yang hancur tersebut. Mengapa mengharapkan pemerintah setempat, warga tidak memiliki modal untuk membangun tambak yang hancur dihantam tsunami tersebut. Menurut Yusuf, apabila lahan

tambak yang hancur itu sudah dibangun kembali maka perekonomian rakyat akan membaik, terlebih harga udang dan bandeng masih cukup meyakinkan di pasaran. Hal itu tentunya dapat menambah pendapatan daerah (PAD). Karenanya, pemerintah harus peduli dengan kondisi ini. Sebelum tsunami melanda Aceh, petani di Kecamatan Batee perekonomiannya cukup lumayan. Bahkan, warganya bisa membangun rumah dan menambah lahan tambak. "Tapi, setelah bencana alam itu datang semua petani tambak di dini, hanya bisa mengadu nasib dengan cara melaut yang pendapatannya sangat rendah," ujarnya. Diakuinya, sudah enam tahun musibah tsunami berlalu yang

Aksi mogok para guru yang juga mendapat kecaman wali murid dan masyarakat itu, dianggap mengganggu proses belajar para siswa sehingga mereka berbondong-bondong menggeruduk Kantor Bupati. Akasi para " Cek Gu" yang melakukan mogok belajar dan hengkang di emperan Gedung DPRK Bireuen, Rabu (8/12) untuk menyampaikan aspirasi permasalah internal sekolah. Kedatangan para siswa di Kantor Bupati Bireuen disambut Wakapolres Bireuen, Kompol Armaini. Setelah mengetahui permasalah, Armaini menyarankan agar seluruh siswa segera kembali ke sekolah untuk belajar dan jika memang tidak ada guru maka belajar apa saja yang penting jangan keluyuran tanpa alasan. Seusai mendengarkan arahan Wakapolres Bireuen, Kompol Armaini para siswa kembali ke sekolah mereka. Sedangkan lima orang utusan para siswa disuruh datang ke Polres Bireuen dan juga ada beberapa orang guru untuk dimintai keterangan menyangkut masalah tersebut. Terkait aksi mogok para guru, salah sorang wali murid, Bakhtiar kepada andalas menyebutkan, ia sangat menyesalkan sikap guru yang dianggap mentelantarkan murid. (HERA)

memporandakan Aceh termasuk Desa Aron, tapi aneh nya sampai kini kami belum pernah tersentuh bantuan dari pemerintah setempan. Sementara di kecamatan lain menerima bantuan modal usaha untuk petani tambak,dan modal jenis usaha lainnya. Lebih lanjut, Kades Yusuf Mansur mengatakan, selain tambak yang jadi keluhan warga, juga tebing sungai untuk penahan air agar jika terjadi luapan air sungai tidak merembes kepemukiman penduduk. Sekarang kondisinya sangat memperhatikan. "Kami sangat berharap pemerintah dan dinas terkait mau memperhatikan kondisi ini, sehingga warga tidak menanggung beban berat," ucapnya. (NAF)

Sigli-andalas Tiga desa di Kecamatan Batee, Kabupaten Pidie dinilai rawan bajir karena belum dibangunnya tanggul penahan air laut. Ketiga desa tersebut masing-masing, Desa Crueng, Desa Kulee dan Pasi Berandeh. Ketiga desa ini, merupakan desa lepas pantai dengan jumlah penduduk 2.000 jiwa yang berpenghasilan dari bertambak dan melaut. Persoalan sering terendam pasang laut bagi warga di tiga desa tersebut, sudah berlangsung lama. Namun, belum ada perhatian dari pemerintah setempat untuk membangun tanggul laut. Padahal, mereka kerap sekali menyampaikan keluhan ini kepada pihak di kecamatan dan juga ke tingkat kabupaten. Kepala Desa Crueng, Armia didampingi sejumlah pemuka masyarakat setempat mengatakan, apabila kondisi ini tidak mendapat perhatian dari pihak berwenang, maka mereka akan mendatangi Bupati Pidie. "Ini sudah sangat parah, seharusnya ada perhatian bagi rakyat disini," sebut Kades Armia. Menurut pemuka masyarakat setempat itu, pihak pemerintah sepertinya "menutup mata" terhadap masyarakat Kecamatan Batee. Padahal, warga sangat mendukung penuh setiap keinginan dan program Bupati Pidie, Mirza Ismail. (NAF)

SD Negeri 20 Bireuen Juara Cerdas Cermat

144 Pahlawan Hygiene Heros Diwisuda Sebanyak 144 Pahlawan Hygiene Heros (Pahlawan Kebersiahan dan Kesehatan) dari sembilan Sekolah Dasar (SD) dan MI di wilayah Kabupaten Bireuen diwisuda oleh pihak UMCOR di Aula Setdakab Bireuen, Rabu (8/12) lalu. DIREKTUR UMCOR, Ramhat dalam kesempatan tersebut mengharapkan kepada siswa yang telah diwisuda dan berpredikat sebagai pahlawan kebersihan dan kesehatan harus selalu menjadi suri teladan bagi teman-teman sekolahnya serta selalu berkampanye menyangkut kebersihan dan kesehatan terhadap masyarakat

terutama diri sendiri dan keluarga. "Menjaga kebersihan jangan hanya badan atau luar saja. Tetapi dalam juga harus bersih. Artinya kebersihan yang dimaksud adalah kebersihan rohani dan jasmani, sebab bila kita mengutip sebuah hadis rasulullah, kebersihan itu setengah dari iman. "Tumbuh kembangkan kebersihan dan kesehatan secara rutinitas dan terus menerus baik untuk diri sendiri maupun lingkungan. Keberisihan dan kesehatan itu tidak ternilai harganya," kata Rahmat. Sementara itu pihak Dinas Kesehatan, Mahdi dalam sambutan singkatnya mengharapkan kepada seluruh siswa yang telah diwisuda sebagai pahlawan kebersihan dan kesehatan harus mampu menjadikan

andalas/suherman amin

JUARA-Inilah siswa SD Negeri 20 Bireuen yang berhasil meraih juara I cerdas cermat bidang kebersihan dan kesehatan yang dilaksanakan oleh UMCOR salah Ngo di Bireuen. Bireuen sebagai bahan studi banding daerah-daerah lain di bidang kebersihan dan kesehatan. Mahdi menyebutkan, langkah-langkah yang ditempuh oleh pihak wisudawan kecil untuk

mengembangkan dan menerapkan sosialisasi kebersihan dan kesejatan melalui Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) bekerjasama dengan pusat-pusat Kesehatan Masyarakat yang ada di lingkungannya.

Dengan demikian pihak sekolah yang mempunyai dana BOS harus membantunya begitu juga pihak Puskesmas yang mempunyai dana untuk itu juga harus mau berpartisipasi. "Jangan katakan tidak ada dana untuk meningkatkan pengembangan kebersihan dan kesehatan," pungkasnya. Hadir pada acara wisudawan tersebut Kepala Dinas Kesehatan diwakili, Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga diwakili dan pihak UMCOR serta para kepala sekolah dan sejumlah guru serta tenaga medis dari berbagai Puskesmas. Sementara prestasi juara cerdas cermat dari masingmasing sekolah untuk juara I, II dan III masing SD Negeri 20 Bireuen, MIN Juli dan SD Negeri 18 Juli. (HERA)

PALLADIUM 12.30-13.50-15.40-17.3019.20-21.10

PRESIDENT 13.00-15.15-17.30-19.45 THAMRIN SUN 13.00-15.10-17.20-19.30-21.10 PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40

PLAZA 11.30-13.50-16.10-18.30-20.50 THAMRIN 12.40-15.00-17.20-19.40-22.00 BINJAI 12.00-13.50-15.40-17.30-19.2021.10

PLAZA 17.30-20.15 SUN 12.30-15.15-18.00-20.45 PALLADIUM THAMRIN 12.00-14.45-17.30-20.15

PALLADIUM 11.30-13.30-15.30-17.30-19.30-21.30 PLAZA 12.30-14.30-16.30-18.30-20.30 BINJAI 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50-21.40

PLAZA 11.30-13.30-15.30-17.30-19.3021.30 PLAZA 12.30-17.30-16.30-18.30-22.30 BINJAI 12.30-14.20-16.10-18.00-19.5021.40

SUN 12.30-14.40-16.50-19.00-21.10

BINJAI 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

PLAZA 12.00-13.50-15.40


Jumat

SAMBUNGAN

10 Desember 2010

DIAMANKAN–Seorang mahasiswa diamankan sejumlah polisi saat terjadi bentrokan antara mahasiswa dengan polisi di depan Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (9/12). Aksi memperingati hari Anti Korupsi seDunia tersebut berakhir bentrok dan akibat bentrok tersebut sejumlah mahasiswa dan polisi mengalami luka-luka.

Garuda Terserempet Mobil PESAWAT Garuda GA-128 tujuan Jakarta-Pangkalpinang terserempet mobil pendorong pesawat (pushback car) di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang. Setelah tertahan beberapa lama akibat insiden itu, 111 penumpang diterbangkan ke tujuan dengan pesawat lain. "Sudah diterbangkan sekitar pukul 10.40 WIB," ujar VP Communication Garuda Indonesia Pujobroto kepada detikcom, Kamis (9/12). Menurut Pujobroto, penumpang sudah diterbangkan dengan GA-128 menggunakan pesawat dari jenis yang sama, Boeing 737-400. Pujobroto tidak mengetahui sebab terserempetnya

pesawat oleh pushback car yang berbentuk seperti kotak sabun itu. Yang jelas, insiden itu terjadi saat penumpang pesawat sedang boarding sekitar pukul 09.04 WIB. "Pesawat kan take off pukul 09.20 WIB. Penumpang boarding pukul 09.04 WIB, lalu pushback car menabrak pesawat," kata Pujobroto. Menurut PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola bandara, insiden itu berawal ketika mobil pendorong akan mengaitkan towing bar-nya ke bagian roda pesawat Garuda tipe Boeing 737-400. Tiba-tiba saja mobil tersebut menyundul moncong pesawat sehingga penerbangan tertunda.(DC)

Belasan Siswi Pagaralam Berpose Bugil SEBANYAK 11 siswi Sekolah Menengah Atas berpose bugil di Kota Pagaralam, Sumatera Selatan. Fotonya kiniberedar luas dimasyarakat setempat. Foto-foto belasan anak baru gede (ABG) itu terlihat santai dengan pose bugil berbaris rapi di pinggir sungai setempat. Para pelajar itu hanya mengenakan celana dalam saja tanpa ada penutup bagian penting lainnya sehingga bentuk tubuhnya terlihat dengan jelas. Sebelumnya, di Kota Pagaralam pernah dihebohkan oleh video mesum yang diperankan pelajar dan mahasiswa di dalam gubuk kawasan kebun kopi milik warga setempat. Beredarnya foto yang menampakkan bagian dada, badan dari kaki hingga kepala tanpa ditutupi sehelai benang ini diketahui sekitar dua hari

lalu. Namun peredarannya masih tersembunyi, namun foto ini mulai menyebar secara berantai melalui transfer handphone. "Kami mendapat foto pelajar sekolah menengah atas (SMA) diduga berasal dari Pagaralam ini melalui transper handphone (hp), namun tidak tahu pasti dari sekolah mana," ungkap Dendi warga setempat, Kamis. Ia mengatakan, peredaran foto-foto parade telanjang siswi ini selain di kalangan pelajar, pegawai termasuk kalangan umum, bahkan para pejabat teras, sehingga menjadi buah bibir di lingkungan Pemkot Pagaralam. Kapolres Kota Pagaralam, AKBP Abdul Sholeh akan melakukan penyelidikan termasuk mengungkap siapa saja pelaku dan penyebarnya. (ANT)

Ketua KPU Sumut: Hasil Pilkada Tetap Sah...(Dari Halaman 1) gih dan Nuriaty Damanik dengan tindakan pidana. Saat ditanya apakah mungkin MK akan membatalkan keputusannya sendiri? “Saya kira MK tidak akan sampai membatalkan hasil Pilkada Simalungun. Gak akan sampai ke situ,” imbuh Irham Buana. Menurut Irham lagi, posisi JR Siagian sebagai bupati akan bergantung sejauh mana KPK bisa membuktikan pengusutan dugaan pidana penyuapan tersebut. Sepanjang tidak terbukti, maka posisi JR Siagiaan sebagai bupati tetap akan berlanjut hingga akhir masa jabatannya 2015. Sekadar diketahui, Pilkada Simalungun digelar 26 Agustus 2010. Pilkada tersebut diikuti lima pasangan. Selain pasangan Jopinus Ramli Saragih/Nuriaty Damanik, kontestan lainnya adalah Zulkarnaen Damanik/Marsiaman Saragih, Samsudin Siregar/Kusdianto, Mukmir Damanik/Miko serta

pasangan Kabel Saragih/Muliono. Pada 30 Agustus KPU Simalungun menetapkan JR Saragih dan Nuriaty Damanik sebagai pemenang dengan perolehan suara 148.977 suara atau 38,75 persen dari 384.420 total suara sah. Lalu 28 Oktober 2010, keduanya dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Simalungun periode 2010-2015. Hasil Pilkada Simalungun kemudian digugat pasangan Zulkarnaen Damanik/Marsiaman Saragih dan dua pasangan lainnya ke Mahkamah Konstitusi karena ditengarai terjadi money politik dan pelanggaran lain yang dilakukan KPU Simalungun. Tetapi Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan sengketa Pilkada itu dan memenangkan pasangan JR Saragih dan Nuriaty Damanik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Simalungun.

harian andalas | Hal.

15

Mahasiswa Perang Batu dengan Polisi PULUHAN mahasiwa terlibat perang batu dengan polisi saat memperingati hari anti korupsi se-dunia di Makassar. Bentrokan yang terjadi di depan Kantor Gubernur Sulawesi Selatan ini, membuat Jalan Urip Sumoharjo ditutup. Mahasiwa awalnya mulai bergerak dari Universitas Mus-

lim Indonesia yang berjarak sekitar 300 meter dari kantor gubernur, Kamis (9/12). Para mahasiwa yang kebanyakan mengenakan jaket almamater hijau ini kemudian menggelar demonstrasi di depan kantor gubernur. Demonstrasi ini tiba-tiba saja berubah menjadi rusuh. Para mahasiswa melempari

petugas kepolisian dengan batu. Para petugas kepolsian bertahan menggunakan tameng dan helm yang mereka miliki. Anggota kemudian membalas lemparan itu dengan menembakan gas air mata ke arah demonstran. Para mahasiwa bertahan dan terus melemparkan batu.

Sebuah mobil Kijang terjebak dalam aksi rusuh tersebut. Kaca-kaca mobil itu pecah terkena lemparan batu. Setelah beberapa saat, akhirnya polisi bisa mengendalikan situasi. Polisi merangsek ke depan dan mengejar para mahasiwa. Satu orang mahasiswa diamankan petugas untuk dimintai keterangan.(DC)

”Medan Dipimpin Koruptor...(Dari Halaman 1) Binagraha Kamis (9/12) malam menolak memberikan komentar. "No comment," ujar Rahudman sambil berlalu. Sementara itu, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara melansir Pemko Medan mendapat predikat sebagai daerah terkorup dalam penanganan kasus-kasus korupsi yang ditangani lembaga hukum itu. Asisten Pidana Khusus Kejatisu Erbindo Saragih menyebutkan dari seluruh Kabupaten/Kota se Sumut dalam penanganan perkara-perkara dugaan korupsi, Kota Medan paling banyak yang ditangani, menyusul Kabupaten Langkat, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Nias, Kabupaten Tobasa dan Kabupate Asahan. “Bila mencermati perkaraperkara yang kita tangani, dugaan korupsi di Pemko Medan masih tinggi sebanyak 12 perkara yang sedang diusut. Bahkan juga mendominasi laporan-laporan yang kita terima. Secara umum memang hampir seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Sumut terindikasi korupsi. Hal ini berdasarkan laporanlaporan yang masuk ke Kejatisu dan Kejari-Kejari,” kata Aspidsus Erbindo Saragih didamping Aswas Nurlis Sembiring, Asbin Mangiring Siahaan, Asintel Andar, Asdatum Tarmizi dan Aspidum Warsa Susanta dalam temu pers peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia yang digelar di Gedung Kejatisu, kemarin. Erbindo menambahkan, dalam penanganan kasuskasus korupsi, pihaknya berpegang pada azas praduga tidak bersalah. Dari sekian banyak kasus, beberapa kasus sudah disidangkan dan sebagian lagi masih dalam proses penyidikan. “Kita berharap agar masyarakat tetap memberi kesempatan kepada kami untuk bekerja dalam penuntasan kasus-kasus dugaan korupsi. Kita selalu berkomitmen agar penghapusan budaya korupsi dapat terwujud dan perkara-

DEMO ANTI KORUPSI – Sejumlah warga Medan Utara berunjukrasa guna memperingati hari anti korupsi sedunia di halaman Kantor Walikota Medan, Kamis (9/12). Dalam orasinya pengunjukrasa menyatakan sikap yaitu, Medan malu dipimpin pemimpin tersangka korupsi.

perkara korupsi dapat dijadikan pembelajaran agar semua anak bangsa untuk mengharamkan korupsi,” ujarnya. Pada bagian lain, Erbindo menerangkan bahwa sepanjang tahun 2010 pihaknya berhasil menyelamatkan Rp 64 miliar lebih keuangan negara. Senilai Rp 31 miliar sudah dikembalikan ke kas negara, Rp 21 miliar diganti dengan hukuman badan (subsider-red), dan Rp12 miliar lainnya belum dibayar dan belum diganti dengan hukuman badan. Saat disinggung mengenai Sumut sebagai daerah terkorup di Indonesia sebagaimana temuan BPK dan hasil penelitian ICW, Erbindo sangat menghargai penemuan dan hasil penelitian itu. Pihaknya juga mengharapkan agar BPK dengan Kejatisu dapat bersinergi dalam memberantas korupsi di Sumut. "Dengan adanya laporan dari BPK tentunya sangat membantu kita ya. Pastinya setiap yang dilaporkan BPK akan kita tangani," katanya. Sementara itu, Aswas Nurlis Sembiring mengungkap

bahwa pihaknya sangat tegas dalam memberikan sanksi terhadap seluruh pegawai maupun jaksa di lingkungan Kejatisu yang berperilaku negatif, baik itu terlibat pidana, tidak disiplin, pemerasan hingga sebagai makelar kasus. Semenjak dia menjabat Aswas Kejatisu, pihaknya ada menangani 57 kasus dari ratusan laporan mengenai perilaku PNS dan oknum jaksa se Kejatisu. Pada umumnya laporan-laporan itu dominan mengenai perilaku jaksa yang diduga memeras dan sebagai makelar kasus. “Memang ada juga yang terlibat perkara pidana antara lain terlibat narkoba, pencurian, perampokan, asusila dan kasus pidana lainnya. Dari 57 kasus itu termasuk oknum jaksa Umriani,” ungkap Nurlis. Nurlis menerangkan untuk kasus Umriani, pihaknya sudah mengusulkan ke Jaksa Agung di Jakarta agar oknum jaksa makelar kasus itu untuk diberhentikan secara tidak hormat.” Kita saat ini masih menunggu tindak lanjut dari Jakarta soal Umriani,” tandasnya.

Sebelumnya, anggota DPD RI asal Sumut Rudolf M Pardede mengemukakan berdasarkan data yang dirangkum Panitia Akuntabilitas Publik (PAP) DPD RI terangkum dalam pokok-pokok temuan pemeriksaan BPK Tahun 2009 dan Semester I Tahun 2010 atas L aporan Pemeriksaan Keuangan Daerah (LKPD) TA 2008 dan 2009, bahwa lima daerah di Sumut terindikasi merugikan Negara sekitar Rp47 triliun. ”Kelima daerah itu yakni Pempropsu, Langkat, Medan, Pematangsiantar dan Deliserdang kalau dalam istilah saya sudah kena lampu merah. Sebab kelima daerah itu merupakan daerah yang dalam audit APBD tahun 2008 dan 2009 oleh BPK merupakan daerah yang paling banyak temuan dengan kasus-kasus yang juga sangat menonjol dari besaran potensi kerugian Negara,” jelas Anggota DPD RI asal Sumut Rudolf M Pardede, saat kunjungan Panitia Akuntabilitas Publik (PAP) DPD RI ke Kantor Gubernur, Rabu (8/12). Menurut Rudolf, kedatangan mereka ke sana adalah

untuk melihat prospek tidaklanjutnya. Artinya, kami ingin pemda melihat ini secara serius, dengan harapan jangan sampai temuan ini berujung di penegak hukum. Sebab, saat ini sudah ada lima belas kasus yang dilimpahkan kepada penegak hukum, yakni kejaksaan dan KPK," ungkapnya. Sementara itu, Ketua PAP DPD RI Farukh Muhammad yang turut dalam kunjungan tersebut mengatakan, temuan itu didominasi proyek fisik, khususnya di bidang kebinamargaan seperti jalan dan drainase. Potensi kerugian itu, katanya, diakibatkan ada pengerjaan yang tidak dianggarkan pada tahun berjalan. Tapi, penganggarannya ditahun berikutnya, setelah pengerjaan selesai. "Seperti misalnya pembangunan jalan di Deliserdang yang penganggarannya dilakukan setelah proyeknya selesai dikerjakan. Di sisi lain ada pembayaran yang belum di laporkan di beberapa kabupaten/kota," katanya, seraya menyebutkan Sumut propinsi kedua setelah Sulawesi Selatan yang sudah dikunjungi PAP DPD RI.(FEL/WAN)

Bupati Simalungun Coba Suap Hakim MK Rp 1 M...(Dari Halaman 1) suap ke hakim MK. Ketua Tim Investigasi secara de Fakto, Bambang Widjojanto mengatakan, berdasarkan investigasi yang dilakukan timnya, dugaan suap yang ditulis Refly Harun di kolom opini Harian Kompas yaitu suap terkait Pemilihan Gubernur Papua dan uang Rp 1 miliar yang akan diberikan kepada hakim MK tidak terbukti. "Kasus di Papua, orang yang mengklaim hanya satu kali bisa kami hubungi, selanjutnya tidak bisa," ujarnya dalam konferensi pers di gedung Mahkamah Konstitusi, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (9/12). Namun Tim meluaskan investigasi ke kasus sengketa pilkada Simalungun yang kala itu Refly Harum menjadi kuasa hukum pasangan JR Saragih dan Nuriaty Damanik September 2010 lalu. Terkait uang Rp 1 Miliar yang disebut Refly, kata Ketua MK Mahfud MD, itu kasus yang ditangani Refly Harun terkait Bupati Simalungun.

"Nuansa pemilihan itu adalah kasus yang Saudara Refly tangani. Yaitu Bupati Simalungun. Ketika Refly minta success-fee, bupati bilang minta diskon karena sekitar Rp 1 miliar akan diserahkan untuk hakim MK," ungkap Mahfud yang diikuti ekspresi kaget dari Refly. Menurut versi Mahfud yang telah mendengarkan laporan tim sebelumnya, JR Saragih menyerahkan uang tersebut lewat supirnya. Namun, ketika si supir yang bernama Purwanto dikonfirmasi, dia mengaku tidak tahu menahu. "Setelah diselidiki, Bupati Simalungun menyatakan betul menyerahkan uang Rp 1 Miliar kepada supirnya Purwanto. Namun ketika Purwanto ditemui, ia menyatakan tidak tahu menahu soal itu," kata Mahfud lagi. "Berarti ada percobaan penyuapan. Hakim (yang katanya meminta uang) itu akan memberi konfirmasi dan akan mengadu ke KPK,” imbuh Mahfud.

Refly yang dimintai konfirmasinya kemudian mengatakan bahwa dia menghormati pernyataan Mahfud tersebut. Namun, dia sangat menyayangkan Mahfud menyebut nama-nama pihak yang terlibat padahal dalam kesepakatan sebelumnya tidak demikian. "Kita berusaha melindungi narasumber, karena kita harus menghargai asas praduga tak bersalah. Tapi ternyata Pak Mahfud sudah menyebutkan secara lebih jelas. Saya ingin katakan apa hasil temuan kita beri tertutup ke MK dan tidak ingin menyebut nama orang, karena kita proses investigasi internal. Bukan proses pro-yustisia yang harusnya ada di lembaga penegakan hukum," katanya. Pengamat hukum tata negara ini membenarkan bahwa JR Saragih adalah kliennya, namun dia tidak tahu bahwa kliennya ini ingin bermainmain dengan MK. "Bukan saya yang main success fee, tapi dia minta diskon karena dia diminta hakim uang. Itu

pengakuan dia. Ini dikonfirmasi oleh saksi-saksi lainnya. Ada keterangan tertulis saya. Ketika dia katakan begitu, saya bereaksi untuk melaporkan ke KPK untuk menjebak, menangkap hakim itu. Tapi yang bersangkutan memohon, meminta jangan dulu karena yang bersangkutan menang secara betul," ungkapnya. Laporkan ke KPK Sementara itu, hakim MK lainnya, Akil Mochtar membenarkan dirinya yang diduga memeras sang Bupati pascakemenangan dia dan pasangannya di MK. Namun, Akil membantah hal itu. "Nanti aku lapor ke KPK (soal) Bupati Simalungun, (tentang) percobaan penyuapan hakim MK. Dia, Refly ikut sebagai midedader (orang yang turut serta)," tegasnya ketika dihubungi wartawan. Menurutnya, Refly sebagai kuasa hukum JR Saragih yang mencari-cari masalah. "Dia nagih fee lalu si bupati nawar karena katanya sebagian untuk saya," tandasnya. Akil menyebutkan Refly

Harun juga akan dilaporkan dalam kasus tersebut sebagai orang yang ikut turut serta dalam perencanaan penyuapan tersebut karena sebagai kuasa hukumnya. Selain kasus Bupati Simalungun, Tim Investigasi yang dipimpin Refly Harun serta anggota Adnan Buyung Nasution, Bambang Harymurti, Bambang Widjojanto serta Saldi Isra juga menemukan seorang Panitera Pengganti terlibat dalam upaya penyuapan dalam memenangkan satu perkara. Panitera pengganti ini melakukan pertemuan dengan saksi dan melibatkan orang yang mengaku keluarga hakim MK. "Tim telah memeriksa panitera pengganti dan saksi pelapor, namun belum memeriksa anggota keluarga hakim yang bersangkutan termasuk hakimnya," jelasnya. Untuk temuan ini, Tim Investigasi merekomedasikan pembentukan majelis kehormatan hakim untuk memeriksa kemungkinan adanya pelanggaran kode etik.

Zulkarnain Damanik: “Kok Bisa Begini?...(Dari Halaman 1) Simalungun ke Mahkamah Konstitusi 1 September lalu. Kepada andalas, Zulkarnaen Damanik mengaku kaget mengikuti akhir dari perjalanan dugaan kasus suap di tubuh Mahkamah Konstitusi. “Awalnya saya mengetahui kabar ini melalui pemberitaan di internet dan televisi. Terus terang saya kaget. Saya bertanya sendiri, kok bisa begini? Kok bisa begini,” ujarnya saat dihubungi via telepon, Kamis (9/12) malam. Menurut Zulkarnaen, se-

jak gugatannya dinyatakan kalah di MK, dia sama sekali tidak memiliki prasangka apapun terhadap lembaga yang dipimpin Mahfud MD tersebut. “Ketika saya dinyatakan kalah, saya ikhlas dan menyerahkan semuanya ke MK. Tidak sedikitpun memiliki prasangka buruk dan tidak mau memfitnah siapapun atas kemenangan JR Saragih,” ujar Zulkarnaen. Dikatakan Zulkarnaen, dengan mencuatnya kasus ini, MK sebagai lembaga pengadil

sengketa Pilkada harus bisa membersihkan rumahnya dari dugaan-dugaan suap atau pemerasan yang diarahkan ke lembaganya. “ Saya rasa MK sebagai lembaga yang kredible harus bisa membersihkan tuduhan suap atau pemerasan ini,” sebutnya. Menurut Zulkarnaen lagi, jika dugaan suap itu terbukti benar, tentu saja akan menjadi preseden buruk untuk kepemimpinan Bupati yang baru dalam menjalankan roda kepemimpinannya ke depan.

“Tapi sekali lagi saya katakan, saya tidak mau berprasangka buruk. Saya tidak apriori kepada siapapun, baik kepada bupati terpilih maupun Mahkamah Konstitusi. Saya ingin semuanya berjalan baik-baik saja dan tidak mau dicap sebagai mantan bupati yang tidak fair,” pungkas Zulkarnaen. Lalu apa tanggapan Bupati Simalungun JR Saragih? Saat andalas mencoba mengkonfirmasi orang nomor satu di Simalungun itu tidak berhasil. Hingga pukul 23.00 Wib, dua

nomor telepon yang diperoleh andalas tidak dijawab meski sudah tersambung. Jawaban hanya datang dari Simesono Hia SH MSI, Staf Ahli Bupati Simalungun bidang Hukum dan Politik. Menurut Hia, pihaknya masih akan mempelajari hasil investigasi Mahkamah Konstitusi tersebut. “Masih kami pelajari. Besok (hari ini-red) akan kami berikan komentar,” ujar mantan Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Simalungun tersebut.(DA/EP)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Jumat, 10 Desember 2010 | No: 1761/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Vokalis Kangen Band Hamili Fans? BEREDARNYA foto telanjang dada Andika Mahesa bersama seorang wanita di atas kasur, menimbulkan isu miring kehamilan wanita di foto itu. Namun, vokalis Kangen Band itu membantah menghamili wanita yang grupis di bandnya. "Demi Allah, enggak ada kehamilan itu. Foto itu memang aku, tapi itu foto aku sama teman aku. Pacaran saja tidak, apalagi sampai menghamili," bantahnya saat ditemui di

Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jakarta, Kamis (9/12). Pelantun Pujaan Hati itu menolak memberi tahu identitas wanita yang bersamanya di foto. Dia hanya menjelaskan, wanita itu mengenal seluruh personel Kangen Band. "Enggak perlu dikasih tahulah. Aku kenal dari dia dekat dengan Izi (keyboardis Kangen Band), terus kenal sama aku. Tapi cuma teman saja. Dia sudah biasa dekat sama aku

SIDANG kasus video porno Ariel eks personil Band Peterpan masih berjalan. Rencananya dalam sidang selanjutnya, Senin (13/12) presenter Cut Tari akan dihadirkan sebagai saksi. Cut Tari diketahui ada dalam salah satu video porno dengan bintang Ariel yang tersebar luas di internet. Perempuan yang akrab disapa Tari itu bahkan telah mengakuinya dan meminta maaf di depan publik. Hotman Paris Hutapea selaku pengacara Tari telah menerima surat panggilan dari Pengadilan Negeri Bandung sejak 13 November lalu. Namun Tari mengaku grogi untuk hadir dalam sidang. "Saya sih terus terang siap nggak siap harus siap untuk menjadi saksi," ujar Tari ditemui di kantor Hotman di Gedung Summitmas, Jalan Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (9/12). Mengingat kasus tersebut sudah berjalan lama dan belum juga berujung Tari pun akhirnya siap menjadi saksi. Tari ingin tahu siapa penyebar video porno tersebut."Saya ingin pelaku penyebar mendapat hukuman yang setimpal," tutur Tari.(DTC)

dan teman-teman Kangen Band," kelitnya. Selain foto sedang di atas kasur, terdapat foto lain Andika sedang berciuman bibir dengan wanita itu disebuah pusat perbelanjaan. Namun, lagi-lagi Andika tetap berkelit dengan menganggap foto itu wajar. "Kalau foto ciuman itu juga memang aku. Tapi kalau ciuman juga kan enggak berarti harus memiliki. Kebetulan waktu itu dia lagi ulang tahun, jadi aku ngasih ciuman selamat saja," jelasnya.(OKZ)

Harian Andalas  

Harian Andalas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you