Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Rabu, 5 Januari 2011 | No: 1781/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Sepasang Kekasih Edarkan Ekstasi Medan-andalas Pasangan kekasih, Aman (43) dan Elita Hafni SP alias Iin (41) terpaksa harus berurusan dengan aparat kepolisian. Pasalnya pria asal Tanjung Balai dan wanita penduduk Amaliun Medan ini kedapatan memiliki ratusan butir pil ekstasi yang diduga akan diperjualbelikan. Sebelumnya, mereka ditangkap petugas Unit I Narkotik Sat Reserse Narkoba

Polresta Medan di dua lokasi berbeda di kawasan Tomang Elok Jalan Gatot Subroto dan di Hotel Harmez Palace Jalan Pemuda Medan , Senin (3/1) sekitar pukul 23.30 WIB. Dari mereka polisi menyita 250 butir pil ekstasi. Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Medan, Kompol Amry Siahaan SiK melalui Kanit I Narkotik, AKP Dedi Z Harahap kepaBersambung ke Hal. 15

Rayakan Tahun Baru, 3 Tewas Teguk Miras 0plosan Deli Serdang–andalas Dalam pesta minuman keras (miras) menyambut tahun baru, 3 warga Desa Buluhhawar Kecamatan Sibolangit Deli Serdang masing-masing Liston Tarigan (35) Sentosa (40) dan Terkelin Bukit (41) tewas akibat miras tersebut. Sementara, tiga orang

andalas/asril tanjung

rong kursi roda yang ditumpangi B Pardede yang baru saja ditinggal pesawat, Selasa (4/1).

Ditinggal Pesawat, Cewek Cantik Pingsan

Keputusan pemecatan Rudi Keltjes ini berdasarkan hasil rapat pengurus yang digelar di Medan, Selasa (4/1). Idris SE yang juga manajer tim PSMS Medan menjelaskan, pengurus menunjuk pelatih Suharto bersama asistennya Edy Syahputra menangani Ayam Kinantan untuk menghadapi sisa pertandingan di kasta kedua di Indonesia itu. “Kita juga menyanggupi keinginan pelatih Suharto untuk menambah beberapa pemain khususnya menghadapi putaran kedua,” sebut Idris didampingi ketua bidang teknik PSMS Julius Raja dan unsur pengurus lainnya seperti H

• Temuan 19 Tiket Palsu, Lion Lapor Polisi Medan-andalas Seorang calon penumpang maskapai Lion Air JT303 tujuan Medan-JakartaBalikpapan, B Pardede harus mendapat pertolongan kursi roda untuk bisa keluar dari ruang tunggu Terminal Keberangkatan Dalam Negeri Bandara Polonia. Pasalnya, cewek cantik bercelana jeans warna biru dan berkaos abu-abu ini baru saja shock dan pingsan, mengetahui dirinya baru saja ditinggal pesawat yang akan

membawanya ke Balikpapan. Seyogianya, dia bersama calon penumpang lainnya bertolak pukul 12.00 Wib, Selasa (1/4) siang. Salah seorang staf Lion Air yang baru saja menemaninya keluar Terminal Keberangkatan Dalam Negeri mengatakan, calon penumpang B Pardede tersebut sebelumnya telah lama menunggu di ruang tunggu Keberangkatan Dalam Negeri.

nyawa setelah sebelumnya sempat mendapat pertolongan di rumah sakit terdekat dari Desa Buluhawar. Korban miras tersebut terus bertambah. Terkelin Bukit kembali di rujuk ke RSU Sembiring Delitua, setelah mengalami sekarat selama beberapa hari. Walau sempat mendapat Bersambung ke Hal. 15

Bila manajemen merasa terganggu dengan keberadaan saya membawa tim ini, saya siap mundur.”

RUDY KELTJES BEKAS PELATIH PSMS

PROFIL • Nama • • • • • •

: Rudy William Keltjes Tanggal Lahir : 20 Agustus 1953 Usia : 57 tahun Suku : Menado-Belanda Negara : Indonesia Peranan : Manajer/Pelatih Tim yang pernah Dilatih: Persebaya, Persijap Jepara, PSS Sleman, PSMS Medan.

Freddy Hutabarat, H Suryanto Herman, dr Syamsul Bahri, H Saryono, Agus Suriono dan lainnya. Menanggapi masalah ikatan kontrak dengan Rudy Keltjes, menurutnya tidak masalah, karena telah ada kesepakatan. "Pengurus sudah menyelesaikannya termasuk gaji selama dia berada di Medan ," sebutnya. Sekadar diketahui, kekalahan PSMS Medan di Stadion Teladan Senin kema-

RUDI KELTJES menyemangati penyerang PSMS, Ganton Castano usai timnya

Bersambung ke Hal. 15

dikalahkan tamunya 2-3 di Stadion Teladan, Medan Senin (3/1). Dampak kekalahan itu, manajemen akhirnya memecat Keltjes dari kursi kepelatihan.

andalas/ronny muharrman

Keltjes Merasa Tertekan BEGITU dipecat dari kursi kepelatihan, Rudy Keltjes dikabarkan langsung bertolak ke kampungnya, Surabaya, Selasa (4/1) malam. Tidak ada komentar yang andalas peroleh dari lelaki bertubuh jangkung ini. Tapi sebelumnya, Keltjes mengaku sudah siap jika manajemen mengeluarkan sikap tegas atas hasil buruk dengan Tembilahan, termasuk konsekwensi pemecatan. ”Saya tidak dikontrak di atas buku sini, jadi saya siap mundur,” katanya seusai laga, Senin kemarin.

Menurut Keltjes tujuannya ke Medan tak lain untuk mengembalikan kejayaan PSMS di kancah sepakbola nasional. “Saya datang ke Medan untuk membawa PSMS ke Liga Super. Karena menurut saya, PSMS dan Persebaya layak masuk Liga Super. Itu yang membuat saya datang ke sini," ujar pelatih yang pernah membesut Persebaya dan PSS Sleman ini. Tapi niat itu, lanjutnya, harus didukung penuh publik Medan. Keltjes butuh waktu untuk menyesuaikan diri

dengan pemain, apalagi laga kemarin merupakan karya pertamanya bersama Ayam Kinantan. Tapi ternyata dukungan penuh itu tidak ia dapatkan. Secara tersirat ia justru merasa ditekan. Dan jika tekanan terus ditujukan kepada dirinya, ia tak segan-segan angkat koper dari tim. "Bila manajemen merasa terganggu dengan keberadaan saya membawa tim ini, saya siap mundur," bebernya. Bersambung ke Hal. 15

Bersambung ke Hal. 15

Mabes Polri: Hati-hati Buat Kartu Kredit di Mal

Pesta Tahun Baru 2011 Pemko Medan (Bagian I)

Pesta Rakyat yang Kurang Merakyat Malam pergantian tahun 2010 ke 2011 yang diselenggarakan Pemko Medan di Lapangan Merdeka, Sabtu (31/12) hingga Minggu (1/1) dinihari telah usai. Masyarakat pun tumpah ruah dan menyambut penuh suka cita sekaligus menyaksikan berbagai hiburan dan pesta kembang api di Lapangan Merdeka Medan. Apakah perayaan pesta rakyat itu sudah sesuai dengan harapan masyarakat?

BEGITU juga terkait persiapannya, mulai dari ketidaksetujuan

juga minuman habis diteguk, Liston Tarigan tiba-tiba roboh. Semula, menurut beberapa teman minumnya, Liston roboh karena kebanyakan meneguk minum. Namun begitu Liston dibawa ke rumahnya, Liston malah meregangkan nyawa. Korban miras oplosan tersebut bukan hanya Liston Tarigan, besoknya, Sentosa kembali meregang

PSMS Pecat Rudy Keltjes Medan-andalas Kekalahan PSMS Medan dari Persih Tembilahan dengan skor 2-3 Senin kemarin, ternyata berbuntut pada pemecatan Rudy William Keltjes dari kursi pelatih. Ia kemudian digantikan dengan Suharto serta Edy Syahputra sebagai assisten pelatih.

DITINGGAL PESAWAT–Staf Lion Air membantu mendo-

lagi masih mendapat perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Bandar Baru. Keterangan yang dihimpun andalas, Jumat lalu, sekumpulan warga Buluhawar melakukan pesta miras jenis anggur vigur di salah satu kedai kopi di desa terpencil dalam menyambut tahun baru. Belum

kehadiran personil Tiga Macan di Lapangan Merdeka Medan, proses penggalangan dana serta biaya acara yang relatif mahal. Berikut andalas menurunkan catatan pesta tahun baru 2011 Pemko Medan. Malam puncak pergantian tahun baru 2011 yang dikemas dengan sederetan acara hiburan, atraksi budaya dan pesta kembang api didesain seolah-olah menjadi malam milik masyarakat Medan. Itu dapat dimaklumi, mengingat Pemko Medan melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan menghabiskan biaya yang mendekati sekitar Rp1,3 miliar. Angka itu sangat fantastis, jika acara malam pergantian tahun itu Bersambung ke Hal. 15

Data Pribadi Rawan Disalahgunakan

Kemeriahan pesta tahun baru yang digelar di Lapangan Meredeka Medan, Jumat lalu menuai kontroversi.

MABES Polri mengimbau masyarakat berhati-hati mengajukan permohonan kartu kredit melalui counter yang berada di mal atau tempat umum lainnya. Karena, data pribadi yang diserahkan dalam pengajuan itu rawan disalahgunakan oleh orang yang tidak bertanggung jawab. "Datanglah ke bank, itu akan lebih aman. Jangan ke mal atau tempat-tempat yang bisa diintip oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab," kata Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (4/1) Imbauan dikeluarkan setelah Polri berhasil membong-

KARTU KREDIT PALSU–Polwiltabes Surabaya saat membekuk sindikat pengajuan aplikasi permohonan kartu kredit dengan modus mendirikan perusahaan jasa aplikasi fiktif, memalsukan KTP dan slip gaji serta keterangan perusahaan palsu belum lama ini. kar jaringan kejahatan kartu kredit, yang melibatkan oknum pegawai lepas sebuah bank yang bertugas menawar-

kan aplikasi (permohonan) kartu kredit di Mal Mangga Bersambung ke Hal. 15


MEDAN KITA

Rabu 5 Januari 2011

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Agus Salim Ujung, Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, M Isya, Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL andalasmedan@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Dana BOS Sarat Penyimpangan UNIT Pelaksana Teknis (UPT) Disdik Air Joman Asahan, disinyalir melakukan pungli terhadap dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Dana disalurkan pemerintah pusat demi meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun bermutu itu, oleh segelintir oknum dijadikan sebagai ajang kepentingan pribadi demi memperkaya diri. Padahal, jika dana BOS tepat sasaran, anakanak di negeri ini tak ada satu pun terpaksa menjadi kaum gepeng (gelandangan dan pengemis). Tapi, lagi-lagi kita harus prihatin sembari mengelus dada. Dana dihimpun dari pajak rakyat itu, ternyata tak selamanya kembali ke rakyat. Sebagian dana bocor dan disunat untuk kepentingan oknum sana-sini. Sebenarnya banyak kalangan mempertanyakan tentang kebijakan penyaluran dana BOS yang tidak disalurkan langsung ke rekening sekolah, tetapi harus mampir dulu ke Pemkab/ Pemko. Bukannya kita tidak percaya ! Dari sekian kabupaten/ kota yang ada, masih ada juga yang jujur dan tidak melakukan dugaan penyelewengan sebagaimana disiniyalir terjadi di Air Joman itu. Jika kita ikuti berbagai pemberitaan, tidak sedikit dana yang terparkir di rekening Pemkab/Pemko, pada akhirnya menimbulkan masalah. Tunjangan untuk Guru Tidak Tetap (GTT), misalnya, seringkali tidak dibayarkan tepat waktu. Bahkan, ribuan GTT harus menagihnya lewat demo secara massif. Kalau kasus seperti itu berulang untuk penyaluran dana BOS, jelas makin merepotkan. Dana untuk kepentingan operasional sekolah yang seharusnya bisa secepatnya dibelanjakan untuk kepentingan sekolah, pada akhirnya harus menunggu dan menunggu. Dana BOS tidak bisa segera dicairkan dan pihak sekolah harus mengurusnya melewati prosedur birokrasi yang rumit. Bila kekhawatiran ini benar, berapa juta anak negeri ini yang terpaksa tidak bisa terlayani oleh pihak sekolah dengan baik. Mentalitas korup di negeri ini agaknya memang sudah bagian dari budaya. Sikap aji mumpung seringkali membuat banyak orang mencari alasan pembenar untuk melakukan penyimpangan anggaran. Sungguh, lagi-lagi birokrasi yang konon sedang mereformasi diri, agaknya membutuhkan waktu bertahun-tahun lamanya untuk memberikan layanan publik secara cepat dan memuaskan. Idealisme Mendiknas memang baik. Dengan dicantumkannya dana BOS ke dalam APBD, segala macam bentuk kekurangan dana sekolah menjadi tanggungan sepenuhnya Pemkab/ Pemko. Namun, bisa jadi realitasnya akan berbicara lain. Sejumlah dana BOS dari pusat bukannya dipercepat prosesnya untuk memenuhi kebutuhan sekolah, melainkan diparkir terlebih dulu oleh pihak Pemkab/Pemko untuk kepentingan sana-sini. Inilah yang membuat pendidikan kitya tak kunjung maju. Payahhhh...... (**)

harian andalas | Hal.

2

Liburan Sekolah, Penumpang KA Melonjak Libur tahun baru yang bersamaan dengan libur anak sekolah, membuat volume penumpang kereta api di Stasiun KA Besar Medan melonjak. Antrean panjang calon penumpang di loket untuk membeli tiket pun tak terelakkan.

M

ENGENAI adanya lonjakan penumpang ini dibenarkan Humas PT Kereta Api (KA) Divre I Sumut-Aceh Irwan kepada andalas, saat ditemui di kantornya, Selasa (4/1).

Menurutnya, pasca libur Natal dan Tahun Baru, lonjakan jumlah penumpang memang didominasi kalangan pelajar dan mahasiswa yang saat ini sudah memasuki masa liburan sekolah maupun kuliah usai

mengikuti ujian. Jika dilihat dari perbandingan jumlah penumpang saat parayaan Natal dan Tahun Baru lalu, justru volume penumpang kereta api saat liburan sekolah lebih banyak. Disinggung persiapan PT KA mengantisipasi lonjakan penumpang saat liburan sekolah, Irwan mengatakan pihaknya menambah empat gerbong untuk jadwal keberangkatan malam tujuan

Medan - Rantau Prapat dari semula delapan gerbong. "Sampai saat ini tidak ada kendala, semuanya aman dan lancar, mudah-mudahan jangan sampai ada kendala," kata Irwan. Berdasarkan data yang disampaikannya, tercatat mulai dari 31 Desember 2010 sampai 3 Januari 2011, jumlah penumpang mencapai 4.8710 orang. Irwan memperkirakan, ledakan jumlah penumpang

akan terjadi pada 8 Januari 2011 saat usai liburan sekolah. Terhitung dari 31 Desember 2010 hingga 3 Januari 2011, jumlah penumpang yang diangkut PT KA Divre I Sumut mencapai 48.710 orang, yang sebagian besar merupakan penumpang kelas ekonomi. Volume penumpang terbanyak yang diangkut PT KA terjadi pada tanggal 2 Januari 2011 dengan jumlah mencapai 14.559 penumpang. (IKA)

andalas/rony muharrman

Sikapi Imbauan Kapolri

AP II Tetap Waspadai Teroris

NIAS BANGKIT Sejumlah pengunjung memperhatikan fotofoto dalam acara pameran foto "Gambaran Nias Bangkit" 6 tahun pasca-Tsunami, yang dipamerkan di atrium Cambridge Jalan S.Parman Medan, Selasa (4/12).

Diduga Belum "Nyetor"

Pelantikan Eselon II dan III Masih Ngambang Medan-andalas Jadwal pelantikan pejabat eselon II dan III di jajaran Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) masih mengambang. Padahal, seyogianya pelantikan sudah tuntas akhir 2010. Dan hingga kemarin, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sumut belum menyampaikan laporan kepada Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu) Gatot Pujonugroho terkait perihal pelantikan pejabat eselon II dan III itu. Wartawan yang hendak mengonfirmasi hal itu kepada Wagubsu Gatot Pujonugroho, Selasa (4/1), hanya diterima Ridwan Panjaitan, ajudan Wagubsu. "Kapan pelantikan eselon II dan III itu, belum jelas, bang. Soalnya, pihak BKD Sumut belum memberikan laporan kepada bapak (Wagubsu-red)," ujar Ridwan Panjaitan.

Saat Wagubsu keluar dari ruangannya, wartawan langsung menanyakan jadwal pelantikan pejabat eselon II, di antaranya Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumut, pejabat eselon III di Dinas Perhubungan, Disperindag Provsu, Dinas Bina Marga, Dinas Pengairan dan lainnya, Gatot juga enggan menanggapinya. "Saya mau salat dulu," ucap Wagubsu singkat sembari berlalu meningalkan wartawan. Rumor berkembang di Kantor Gubsu, belum dilantiknya sebagian pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemprovsu disebut-sebut dikarenakan sejumlah pejabat yang bersangkutan belum menyetor sejumlah uang kepada Gubsu. Dikatakan PNS tadi, adapun pejabat eselon III yang belum dilantik umumnya ada di SKPD yang empuk seperti di Dinas Perhubungan Provsu, Dinas Bina Marga Provsu, Dinas Tarukim Provsu, Dinas Perindagsu, Dinas Perikanan dan Kelautan dan lainnya. Untuk menduduki jabatan eselon II dan III tersebut, dikabarkan uang yang harus disetorkan sekira Rp 200 juta hingga Rp 500 juta. Terkait hal itu, ada kalangan PNS mengingkan agar pihak KPK segera melimpahkan berkas Syamsul Arifin

ke pengadilan agar jabatannya sebagai Gubsu dinonaktifkan, dan Gatot kemudian mengendalikan kepemimpinan di Pemprovsu. Soalnya, jika pucuk pimpinan masih dikendalikan oleh Syamsul, sejumlah jabatan eselon II dan III di Pemprovsu akan terus mengambang. Begitu juga dengan urusan administrasi pemerintahan, akan terus kalang kabut, karena staf SKPD akan bolak balik ke Jakarta menemui Gubsu H Syamsul Arifin untuk menekenkan surat-surat. Untuk, biaya ongkos staf MedanJakarta tentu akan menyedot keuangan negara, karena biaya tiket peswat akan dimasukkan dalam hal perjalanan dinas. "Kita berharap ada kepastian hukum terkait kasus yang didera Pak Syamsul Arifin. Artinya, kalau sudah cukup bukti kiranya KPK segera melimpahkannya ke pengadilan untuk digelar perkaranya. Jangan berlama-lama lagi, kalau belum kuat bukti ya dilepas saja agar pejabat Pemprovsu tidak repot bolak balik Medan-Jakarta. Dan Mendagri juga diminta menonaktifkan Syamsul jika statusnya sudah jadi terdakwa," ujar PNS tadi yang minta namanya tidak ditulis. (WAN)

Kasus Penyambungan Ilegal

Direktur PDAM Tirtanadi Diminta Copot Kacab Padang Bulan Medan-andalas Konsorsium Masyarakat Anti Korupsi Sumatera Utara (KMAKSU) mendesak Direktur PDAM Tirtanadi Medan segera mencopot Kepala Cabang (Kacab) PDAM Tirtanadi Padang Bulan, berinisial RB. Pasalnya, oknum tersebut dinilai telah melakukan illegal connection (penyambungan ilegal) air PDAM kepada ratusan rumah warga di wilayah kerja Cabang Padang Bulan. "Kami memiliki data bahwa PDAM Cabang Padang Bulan diduga telah melakukan tindak pidana korupsi dengan melakukan illegal connection air PDAM Tirtanadi ke sejumlah warga di daearah Padang Bulan, di antaranya perumahan Citra Garden. Untuk itu, kita

minta agar oknum RB dicopot dari jabatannya," ujar Koordintaor KMAKSU, Sugiat Santoso, didampingi Ketua Komunitas Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Korupsi (KAMPAK) Merah Putih, Aminullah Siagian, Ketua Cinta Indonesia Cinta Anti Korupsi (Cicak) Sumut M Yusuf Pasaribu, kepada wartawan, Selasa (4/1), di Medan. Menurut Sugiat Santoso, penyambungan air PDAM Tirtanadi tanpa meteran terjadi komplek Perumahan Citra Garden, dan berbagai wilayah lainnya di wilyah kerja PDAM Cabang Padang Bulan. Dan, yang melakukan penyambungan itu disebut-sebut CV Bintang Abadi. "Data yang kita miliki, sejak tahun 2007 hingga saat, ada ribuan rumah di

perumahan elit yang tidak memiliki meteran yang resmi. Menurut Wakil Ketua KNPI Sumut ini, hal itu bisa berjalan mulus karena ada kerjasama antara pimpinan PDAM Cabang Padang Bulan dan satuan pengawas Internal PDAM. Sementera itu, Kepala Cabang PDAM Tirtanandi Padang Bulan Riana Barus saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya belum lama ini terkait maraknya penyambungan tanpa meteran tersebut, tidak mau memberikan komentar. Riana hanya menyarankan agar menghubungi Humas PDAM Tirtanadi. "Saya tidak bisa memberikan keterangan, silakan hubungi Delviandri, Humas PDAM Tirtanadi," ujarnya singkat. (HAM)

Medan-andalas Jajaran PT Angkasa Pura (AP) II melakukan peningkatan pengamanan dari prosedur tetap selama ini untuk mengantisipasi kemungkinan menyusupnya jaringan terorisme maupun oknum-oknum yang ingin memanfaatkan situasi ramainya arus balik penumpang Natal&Tahun Baru untuk melakukan gangguan atau kekacauan di Bandara Polonia Medan. Pengamanan dilakukan oleh jajaran Sekurity AP dibantu BKO personil TNI AU dan aparat Kepolisian secara formal maupun tertutup di seluruh sisi dan celah-celah Bandara Polonia. Hal itu diungkapkan GM PT AP II Bandara Polonia Kol (Pnb) Bram Bharoto Tjiptadi kepada wartawan di Kantornya, Selasa (4/1) ketika dimintai tanggapannya atas imbauan Kapolri untuk kesiagaan di seluruh bandara dalam rangka antisipasi terorisme. Menurut Bram Bharoto, sebenarnya sistem pengamanan di Bandara Polonia tetap dilakukan sesuai prosedur tetap (protap) pengamanan kebandarudaraan internasional tidak hanya pada saat terjadinya lonjakan penumpang seperti hari-hari raya keagamaan dan hari libur. Bram Bharoto pun membuka rahasia tentang strateginya dalam menguji kesiagaan seluruh personil pengamanan baik Sekurity AP II maupun yang di BKO dari TNI Angkatan Udara Lanud Medan. Dirinya melakukan sidak secara berkala namun dilakukan secara acak pada pagi hari, siang, malam hari dan terkadang subuh dengan menyamar sebagai porlep ataupun pengunjung biasa. Hal itu dilakukannya agar bisa mengamati langsung bagaimana seluruh personil baik di terminal penumpang maupun yang bertugas di pospos sepanjang sisi landasan pacu tetap siaga. Menurut GM, dalam situasi membludaknya arus penumpang seperti saat arus balik Natal&Tahun Baru tahun ini, pihaknya tidak saja fokus pada faktor keamanan tapi juga pelayanan penumpang. AP II lanjut dia juga sedang berupaya membongkar sindikat pencurian barang-barang berharga dari dalam bagasi penumpang hingga permainan seat melibatkan agen tiket nakal dan petugas airlines di konter check-in. Untuk membongkar sindikat yang melibatkan petugas groundhandling maupun internal airlines itu, AP kata Bram akan menambah kamera CCTV di gudang-gudang bagasi penerbangan karena di area tertutup itu bagasi bisa saja dibuka dengan teknik khusus sebelum diangkut ke dalam pesawat. Soalnya, kehilangan barang berharga seperti laptop, kamera dan barang berharga lainnya sering juga dikeluhkan penumpang. "Selain itu kita juga akan menambah kamera CCTV di sepanjang konter setiap penerbangan. Kalau ada petugas airlines yang kedapatan memainkan seat (kursi pesawat-red) secara ilegal maka kita akan cabut kartu pengenalnya dan kita minta airlines untuk memecatnya. Termasuk apabila ada agen dan protokoler sipil maupun TNI/Polri kedapatan bermain kita tak segan melaporkannya ke atasannya," ujarnya. AP II kata dia harus terus berusaha bagaimana penumpang lebih nyaman di Bandara Polonia meskipun kapasitasnya sebenarnya sudah sangat terbatas untuk dikembangkan. Kapasitas tampung Bandara ini sebenarnya 900 ribu, tapi data tahun 2009 jumlah penumpang sudah mencapai 4,9 juta orang. Tahun 2010 terjadi kenaikan signifikan, apalagi dengan meningkatnya arus balik Natal&Tahun Baru bisa-bisa jumlah penumpang sampai akhir tahun 2011 mencapai 6 juta penumpang," katanya. (RIL)

Calon Penumpang KM Kelud Histeris Medan-andalas Puluhan penumpang KM Kelud di Pelabuhan Belawan, Medan, histeris, Selasa (4/1). Pasalnya, mereka gagal berangkat bersama kapal tujuan Tanjung Balai Karimun, Batam dan Tanjung Priok ini, karena terlambat tiba di Pelabuhan, yang berangkat sesuai jadwal pukul 12.00 WIB. Salah satu penumpang yang ketinggalan KM Kelud, Susi Boru Ginting (40) tampak kesal dan histeris saat tiba di Pelabuhan Belawan, karena KM Kelud yang akan ditumpanginya telah menghendel semua pintu bagi penumpang untuk naik ke kapal. Akibatnya, wanita yang berencana pulang ke Batam ini hanya bisa menangis melihat KM Kelud yang akan berangkat. "Saya tadi kemacetan, makanya telat sampai di sini," kata wanita yang bertahun baru dari rumah familinya di Tanjung Anom. Dengan marasa kesal, Susi hanya bisa menangis bersama anaknya. "Lihatlah oleh-oleh saya pasti busuk," kata ibu asal Batam ini. Sebelumnya, petugas Pelni, KPLP Pelabuhan Belawan dan Polres Pelabuhan Belawan sempat kesulitan mengawasi penumpang yang telat. Pasalnya penumpang mendesak agar tangga gantung dapat diturunkan agar penumpang yang telat dapat naik. (STARBERITA)


MEDAN KITA

Rabu 5 Januari 2011

harian andalas | Hal.

3

Hari Ini, Mantan Bupati Simalungun Kembali Diperiksa Medan-andalas Untuk mematangkan penyidikan terhadap dugaan korupsi di Dinas PU Bina Marga Simalungun, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) kembali memeriksa mantan Bupati Simalungun Zulkarnaen Damanik, Rabu (5/1) hari ini. Pemeriksaan Zulkarnaen Damanik itu bersamaan dengan sejumlah pejabat Dinas PU Bina Marga

Simalungun. Informasi yang diperoleh, Selasa (4/1), Zulkarnaen Damanik diminta hadir kembali guna dimintai keterangannya, Rabu (5/ 1) untuk menghadap tim jaksa penyidik Ronald Bakkara SH. Sebelumnya, Tim Intel Kejatisu yang diketuai Kepala Seksi Sospol Intel Kejatisu, Ronald Bakkara SH memeriksa beberapa staf Dinas PU Bina Marga Simalungun. Pe-

Kondom Laris Manis di Tahun Baru

meriksaan itu berlangsung di ruangan pengkaji Intel Kejatisu, lantai dasar Gedung Kejatisu dan lantai dua gedung Kejatisu. Informasi yang diperoleh, mantan Kadis PU Bina Marga Simalungun Topot Saragih turut serta diperiksa hari itu. Topot Saragih sendiri saat ini sudah non job. Dia sebelumnya menjabat Kadis PU Bina Marga di zaman Bupati

Zulkarnain Damanik. Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejatisu Edi Irsan membenarkan adanya pemeriksaan yang dilakukan tim Intel Kejatisu terhadap sejumlah pejabat dari Dinas PU Bina Marga Kabupaten Simalungun. Tim penyidikan atas kasus itu langsung dikomandoi Asintel Andar Perdana dan dikordinasi oleh Kasi Sospol Ronald Bakkara.

Kecamatan Bosar Maligas senilai Rp 4,8 miliar,” terang Edi Irsan. Sebelumnya, Asintel Kejatisu Andar Perdana membenarkan pihaknya mengumpulkan tim penyidik guna ekspos kasus dugaan korupsi di salah satu SKPD Pemkab Simalungun tersebut. Hanya saja, Asintel Andar Perdana mengelak menjelaskan hasil ekspos yang telah digelar pihaknya tersebut. (FEL)

Kasus CPNS Medan Ditangani KPK

andalas/rony muharrman

Medan-andalas Belum jelas apakah ada korelasi antara tingginya penggunaan alat kontrasepsi dan malam pergantian tahun. Yang jelas, penjualan kondom di sejumlah apotek di kawasan Jalan Jamin Ginting Medan meningkat pada malam pergantian tahun 2010-2011. Sebagian besar pembeli berkategori remaja dan orang dewasa. Banyaknya pembeli tidak hanya di hari-hari besar saja, tetapi di hari-hari biasa pun ramai, terutama pada Sabtu. Ani (30) karyawati Apotek Blue, Jalan Jamin Ginting mengatakan, penjualan kondom mulai meningkat sejak dua hari sebelum pergantian tahun, yakni pada Kamis (30/12). Penjualan kondom melonjak pada Jumat, dan Sabtu. ”Ya, kondom paling banyak laku pada Jumat dan Sabtu. Gak tau mengapa kondom paling laris pada Jumat dan Sabtu lalu,” kata Ani kepada andalas seraya mengatakan, harga kondom berkisar Rp 3000 sampai Rp 5000 per buah. Keadaan serupa juga terjadi di Apotik Padang Bulan, Jalan Jamin Ginting. Nia (23), karyawati apotek mengakui, jelang tahun baru banyak orang beli kondom. Sementara di kawasan Jalan Iskandar Muda, karyawan apotek enggan memaparkan tentang tingkat penjualan alat kontasepsi pada jelang tahun baru. “No comment-lah kalau masalah itu. Itu privasi orang, mau beli atau tidak beli, itu bukan urusan kami,” ujar salah seorang karyawan Apotek Iskandar Muda. (IKA)

DPRDSU Mendukung Medan-andalas Anggota DPRD Sumut, Brilian Moktar, menyatakan mendukung rencana membawa kasus dugaan praktik suap dalam proses seleksi penerimaan calon pegawai negeri di lingkungan Pemerintah Kota Medan ke Komisi Pemberantasan Korupsi.

Pabrik Renovasi Tabung Gas Ditutup, Warga Senang Medan-andalas Operasional pabrik renovasi tabung gas (elpiji) 3 kg milik PT Total Logistik di Jalan Bunga Raya III Sunggal, Medan Selayang, sudah ditutup oleh Pemko melalui Badan Lingkungan Hidup (BLH) Medan, Senin (3/1). Tapi, pabrik yang mencemari lingkungan ini masih beroperasi, Selasa (4/1) hingga pukul 11.00 WIB. “Hari Senin pabrik masih beroperasi hingga sore. Tapi hari Selasa (4/1), pabrik hanya beroperasi sampai pukul 11.00 siang saja,” ujar seorang warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi pabrik. Saat andalas mencoba menyambangi pabrik tersebut, kemarin sekira pukul 14.00 WIB, terlihat pabrik tidak lagi beroperasi. PT Logistik dinyatakan ditutup karena tidak sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) No 13 2003 tentang pengelolaan dan pemanfataan limbah. Penutupan tersebut tertuang dalam surat Wali Kota Medan yang ditanda tangani Sekretaris Daerah (Sekda) Drs HM Fitrius SH, MSP tertanggal 31 Desember 2010 No 6602.1877 perihal penghentian sementara operasional PT Total Logistik dan menindaklanjuti hasil verifikasi fakta kebenaran yang dilakukan Tim Badan Lingkungan Hidup Kota Medan. (ZAL)

“Penyidikan yang kita lakukan itu kelanjutan dalam dugaan korupsi pembangunan peningkatan jalan menuju Perkantoran Pemkab Simalungun di Sondiraya Kecamatan Raya sebesar Rp 5 miliar. Kemudian kegiatan peningkatan Jalan Dusun Pengkola-Emplasmen sebesar Rp 4,5 miliar dan peningkatan Jalan Simpang Pasar BaruPasar Baru Dusun Pengkolan

Sejumlah petugas Polisi Lalulintas mengatur kendaraan yang terjebak macet di depan Stasiun Besar Kereta Api Medan, Selasa (4/1). Semrawutnya angkutan umum dan becak membuat kawasan ini selalu menjadi langganan kemacetan, terutama di saat kereta api tiba di stasiun.

MACET–

"Kita sangat mendukung demi tegaknya keadilan dan kebenaran," ujar anggota Dewan dari daerah pemilihan Kota Medan itu menjawab wartawan, Selasa (4/1). Kasus dugaan praktik suap dalam proses seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) di daerah itu mencuat setelah sejumlah peserta mendapati nama mereka tidak muncul dalam pengumuman resmi melalui media massa, sementara dalam pengumuman melalui website Pemkot Medan yang dirilis sebelumnya justru tercantum. Mereka kemudian mempertanyakan hal itu ke Pemkot Medan, namun tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan, sehingga kemudian memutuskan untuk mengadukannya ke DPRD dan juga ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan. Wakil Direktur LBH Medan Muslim Muis menyebutkan, setidaknya hingga kini pihaknya sudah menerima

laporan dari 14 peserta seleksi penerimaan CPNS yang merasa dirugikan dalam dugaan kasus praktik suap tersebut. "Mereka menunjuk kita sebagai kuasa hukum untuk menindaklanjuti kasus ini. Kita sendiri kini terus mengumpulkan bukti-bukti dan setelah itu menindaklanjutinya ke proses hukum termasuk ke KPK," katanya. Brilian Moktar mengaku mendukung rencana membawa kasus tersebut ke ranah hukum. "Kita mendukung dan mengapresiasi rencana LBH membawa kasus ini ke KPK," ujar Bendahara Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumut itu. Sebelumnya, Direktur LBH Medan Nuriono menyebutkan, pihaknya masih akan terus menerima pengaduan masyarakat yang merasa dirugikan dalam proses seleksi penerimaan CPNS. "Kita bahkan menambah jadwal penerimaan pengaduan hingga pukul 19.00 WIB setiap harinya," ujarnya.

Setelah pengaduan dan pengumpulan bukti-bukti dinilai cukup, katanya, pihaknya segera akan melanjutkannya ke proses hukum. "Tidak hanya sekadar mengajukan somasi atau 'citizen law suit' terhadap Pemkot Medan ke Pengadilan Negeri Medan, tetapi juga membawanya ke KPK," katanya. Brilian Moktar berharap kasus seleksi penerimaan CPNS di lingkungan Pemko Medan dan juga di kabupaten/ kota lain di Sumut benar-benar terang benderang. Sehubungan dengan ia mengaku optimistis DPRD Kota Medan dan juga DPRD Sumut akan mendukung perjuangan tersebut. "Kasus ini harus terbuka dan oknum-oknum yang terlibat harus ditangkap. Jangan ada lagi semacam konspirasi yang menjadikan proses penerimaan CPNS sebagai proyek dan tidak untuk mendapatkan sosok PNS yang berkualitas," katanya. Pada kesempatan itu Brilian Moktar juga menyatakan sangat mengapresiasi pernyataan Menteri Dalam Negeri yang akan memecat setiap pejabat yang terlibat dalam praktik "kongkalikong" seleksi penerimaan CPNS. "Harapan kita Mendagri benar-benar konsisten dengan pernyataannya. Kita mau lihat pejabat mana saja yang nantinya akan dipecat karena terlibat kasus ini," katanya. (UJ)

Ketabahan Pengupas Bawang

Bekerja 9 Jam untuk Peroleh Upah Rp12.500 per Hari MENGUPAS bawang hingga puluhan kilo dalam sehari, pasti sulit dan membosankan. Namun, tak demikian dengan ibu-ibu di Jalan Keladi, Kelurahan Tanjung Mulia Hilir, Kecamatan Medan Deli. Mereka tampak begitu tabah menekuni pekerjaan itu. Tapi tahukah anda, dari puluhan kilo bawang yang dikupas, laskar pengupas bawang merah ini hanya membawa pulang belasan rupiah per hari.

S

umiatun (56), ibu rumah tangga (IRT), mengaku paling kuat bisa mengupas 50 kilogram bawang per hari. Dari 50 kg bawang yang dikupasnya, Sumiatun pun hanya membawa pulang Rp 12.500 per hari. Dia memulai pekerjaan itu sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Ibu yang tabah ini harus rela duduk sekurangnya sembilan jam

Para ibu pengupas bawang harus bekerja sekurangnya 9 jam untuk memperoleh upah Rp12.500 per hari. setiap hari demi upah belasan ribu rupiah itu. "Namanya juga mencari tambahan nafkah keluarga. Upah itulah yang diharapkan, karena saya dan suami

menanggung dua anak yang masih sekolah. Jadi terpaksa saya harus bekerja begini. Itupun kalau lagi ada orderan mengupas bawang. Masih bersyukurlah, masih ada penghasilan

tambahan,” ujar Sumiatun kepada andalas, kemarin. Risma (37) dan Susan (49), juga melakoni pekerjaan yang sama dengan Sumiatun. Keduanya mengaku terjun menjadi pengupas kulit bawang merah, guna membantu ekonomi keluarga. "Saya ini janda tanpa anak, tapi karena harus menghidupi orangtua, saya harus bekerja apa yang bisa saya lakukan. Walau dengan upah minim yang saya terima, tapi harus bagaimana lagi. Inilah pekerjaan yang bisa saya lakukan untuk mendapatkan uang," ungkap Risma. Susan juga mengaku rela duduk berjam-jama per hari semata-mata karena keterpaksaan untuk membantu ekonomi keluarga. "Saya mau bekerja seperti ini untuk membantu ekonomi keluarga saya. Minimal untuk biaya anak sekolah,” ujar Susan yang mengaku suaminya hanya bekerja sebagai karyawan. Bukan hanya Sumiatun, Susan dan Risma. Banyak IRT di Kota Medan yang melakoni pekerjaan dengan penghasilan belasan ribu. Ini bukti, betapa sulitnya memperoleh pekerjaan dengan upah yang layak di negeri ini. (TON)


HUKUM & KRIMINAL

Rabu 5 Januari 2011

harian andalas | Hal.

4

Diwarnai Letusan Senjata Api

KILAS

Wanita Muda Dijambret di Jl. Asia Medan-andalas Tami Br Sitepu (19) warga Jalan Tanjung Morawa Gang Bendungan II menjadi korban penjambretan dilakukan dua lelaki mengendarai sepeda motor di kawasan Jalan Asia Medan, Selasa (4/1) sekira pukul 14.00 WIB Akibat kejadian tersebut, korban menderita kerugian berupa satu buah tas sandang berisikian uang, ponsel 2 unit dan kartu ATM. Kasusnya sudah dilaporkan korban ke Mapolsek Medan Area. Menurut keterangan korban, pelaku mengendarai sepeda motor Jupiter Z warna putih. Aksi jambret itu terjadi saat korban pulang dari Medan Mall dan hendak menuju ke kantornya dengan menumpang beca bermotor. Saat melintas di Jalan Asia, dari arah samping muncul pelaku langsung menarik tas korban. Setelah berhasil merampas tas berisi barang berharga seperti uang, ponsel 2 unit dan kartu ATM, pelaku langsung melarikan diri. (TON)

Polres Binjai Ringkus Pelaku Curat

andalas/mki

CURAT - Kasatreskrim Polres Binjai, AKP Ronni Bonic SH SiK sedang menginterogasi tersangka pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) handphone. Binjai-andalas Petugas Reskrim Polres Binjai meringkus seorang pemuda yang ditengarai sebagai pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) handphone dari lokasi persembunyiannya di Binjai, Selasa (4/1). Saat ditangkap dari tersangka Putra (20) warga Kampung Banjaran Mencirim, Binjai petugas Reskrim Polres Binjai menyita barang bukti handphone. Tersangka ditangkap usai melakukan aksinya di rumah korban Mutahir (30). Di Mapolres Binjai tersangka mengaku sudah tiga kali mencuri handphone. Tersangka juga mengaku ketika melakukan aksi pencurian di rumah Mutahir dengan cara mencongkel jendela rumah korban lalu masuk dan mengambil dua unit handphone merk Mito dan Nokia. Korban mengetahui rumahnya dimasuki maling langsung membuat laporan pengaduan ke Mapolres Binjai. Petugas Reskrim Polres Binjai yang menerima pengaduan korban langsung menangkap tersangka. Kapolres Binjai, AKBP Dra Rina Sari Ginting ketika dikonfirmasi melalui Kasatreskrim, AKP Ronni Bonic SH SiK membenarkan penangkapan tersebut. Dalam kasus itu, penyidik mempersangka Putra dengan 363 KUH-Pidana dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara. (MKI)

Tiga Anggota Jaringan Pengedar Narkoba Diringkus Binjai-andalas Petugas Reserse Narkoba Polres Binjai dibawah pimpinan Kasat Narkoba, AKP Achiruddin Hasibuan SH MH dan Kanit Idik I, Ipda Nazrides SH berhasil mengungkap jaringan pengedar narkoba jenis sabu-sabu di kawasan Jalan Dr Wahidin Gang Kemuning, Kelurahan Jati Makmur, Binjai Utara, Senin (3/1) malam. Dalam pengungkapan tersebut, selain berhasil meringkus tiga anggota jaringannya, petugas Reserse Narkoba Polres Binjai juga menyita barang bukti sebungkus sabu seberat 10 gram. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut bersama barang bukti ketiga tersangka langsung diboyong ke Mapolres Binjai. Ketiga tersangka yang hingga saat ini masih menjalani pemeriksaan tersebut masingmasing, Suwandi alias Iwan (40) warga Jalan Dr Wahidin Gang Kemuning, Kelurahan Jati Makmur, Binjai Utara, Dedi Irawan (34) warga Desa Serapuh Asli, Kecamatan Gebang Langkat dan Muliadi alias Yunus (32) warga Jalan Gaperta Ujung, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Helvetia. Kepala Polisi Resort (Kapolres) Binjai, AKBP Dra Rina Sari Ginting ketika dikonfirmasi

andalas melalui Kasat Reserse Narkoba, AKP Achiruddin Hasibuan SH MH membenarkan penangkapan tersebut. “Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda di Binjai dan Medan,” kata mantan Kanit Idik I Jahtanras Polresta Medan itu. Lebih lanjut dikatakan Achiruddin, pengungkapan tersebut berawal dari ditangkapnya dua tersangka yang bertugas sebagai kurir masing-masing, Iwan dan Dedi tak jauh dari rumah tersangka Iwan. Penangkapan kedua kurir sabu itu berawal dari informasi dari masyarakat yang mengetahui kalau kedua pemuda tadi kurir sabu. Mendapat informasi tersebut petugas berusaha menangkap kedua tersangka ketika akan melakukan transaksi jual beli sabu. Namun pada saat akan dilakukan penangkapan, salah

X

mereka menenggak minuman. Usai dari diskotik M3, mereka pun pindah lokasi ke disco New Zone di Jalan Wajir Medan. Karena sudah larut malam, korban pulang menumpangi taksi. Sebelum sampai di rumah, korban ditelpon seorang temannya agar datang ke diskotik Super di Jalan Nibung Medan. Mendapat ajakan tersebut, Jenny langsung meluncur ke lokasi. Setibanya di diskotik Super korban kembali bertemu dengan pelaku. Melihat korban datang, pelaku terus menghampiri, dan merayu korban. Karena terus dirayu, akhirnya korban berhasil dicumbu pelaku. Tidak berselang lama, pelaku mengajak korban keluar, dan pergi menuju Hotel Pardede Medan.

andalas/pai

seorang tersangka berusaha kabur sehingga polisi terpaksa meletuskan senjata api sebagai tanda peringatan ke udara. Mendengar letusan senjata api petugas, tersangka langsung tak bekutik. Setelah kedua kurir tersebut

diamankan, petugas Reserse Narkoba Polres Binjai lansung melakukan pengembangan dan berhasil meringkus tersangka pengedarnya, Yunus di Medan. Hingga berita ini diturunkan para tersangka masih dilakukan pemeriksaan.

Di kamar hotel tersebut, pelaku kembali merayu korban agar mau dicabuli, namun korban menolaknya. Diduga emosi, pelaku terus menganiaya korban dengan cara menampar. Takut suara ribut itu didengar penghuni dan pengawas hotel, korban ditinggalkan pelaku di dalam kamar. Melihat pelaku sudah pergi, korban langsung bergegas pulang ke rumah, dan menceritakan kejadian yang menimpa dirinya kepada orang tua, dan keluarganya. Mendapat pengaduan dari anaknya, korban bersama orangtuanya, dan keluarga mendatangi Den POM 1/5 Medan, untuk membuat pengaduan. Hingga berita ini dibuat belum diperoleh keterangan secara resmi apakah pelaku sudah diamankan. (ZAL/HER)

Warga Denai Ditusuk Pemuda Tetangga

Menantu Bejat Sodomi Anak Kandung

Medan-andalas Dodi Saputra (33) warga Jalan Denai Gang IV Medan terkapar ditusuk pemuda tetangga berinisial S (29) warga Jalan Denai Gang Buntu Medan, Selasa (4/1) sekira pukul 14.15 WIB. Akibat kejadian tersebut, korban menderita luka dibagian pipi sebelah kiri, rusuk sebelah kanan dan jempol sebelah kiri. Aksi penusukan tersebut dipicu permasalahan sampah. Menurut pengakuan korban saat membuat pengaduan ke Mapolsek Medan Area mengatakan, kejadian ini bermula ketika mereka menggelar gotong royong bersama warga pada Jumat lalu. Saat itu tersangka membuang sampah di depan rumahnya sendiri, tiba-tiba korban menegur tersangka, atas teguran korban tersangka tidak terima dan mereka berdua pun bertengkar mulut. Tersangka pun sempat mengeluarkan perkataan, “siapa yang marah dan berani kalau saya membuang sampah di depan rumah saya sendiri, ayo bilang,” kata Dodi menirukan kata-kata safrudin. Setelah korban memberikan keterangan kepada wartawan, korban langsung membuat laporan ke Polsek Medan Area tentang peristiwa penusukan atas dirinya. (TON)

Medan-andalas Martin Harun Munthe (39) bakal berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya, menantu bejat yang selalu menyodomi anak kandungnya sendiri dari balita hingga bersekolah bakal dilaporkan mertuanya, Parsaulian Sitompul (55) ke Polresta Medan. Martin sendiri sebenarnya sudah diberi kesempatan selama delapan tahun untuk berubah. Namun perbuatannya itu tetap dilakukan. Sehingga keluarga besar Parsaulian Sitompul melaporkannya ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Sumut Jalan Perintis Kemerdekaan Medan. Rencananya Parulian akan membuat pengaduan ke Polresta Medan hari ini, Rabu (5/1). Di kantor KPAID, Selasa (4/1) Sitompul didampingi Ketua Kelompok Kerja Pengaduan KPAID Sumatera Utara, Muslim Harahap,

menceritakan duka keluarganya kepada para wartawan. Dikatakan, perbuatan bejat sang menantu menurut keterangan cucunya sebut saja namanya Bagus (11) telah terjadi saat korban berusia 3 tahun (2002-red). Namun kelakuan bejat ini baru terbongkar di tahun 2006. “Saat itu ada tetangga yang kebetulan mau ke kebun di belakang rumah, curiga melihat dari sela-sela pintu. Disitu dilihat cucuku disodomi dia (Martin-red),” tukas Sitompul. Segera saja kebejatan ini membuat heboh kampung dan memancing kemarahan keluarga besar Sitompul. Namun pada saat itu, Martin langsung mengiba-iba minta ampun tak akan lagi berbuat hal serupa. “Dia bilang saat itu khilaf. Dia mabuk. Lagi pula anakku (Rita, istri Martin) membela dia dan tak ingin suaminya ditangkap polisi. Ini kemudian dibawa ke musyarawah adat

X

KASUS NARKOBA - Kasat Reserse Narkoba Polres Binjai, AKP Achiruddin Hasibuan SH MH (kanan) bersama anggota usai menginterogasi tiga tersangka x.

ABG Disekap Oknum Aparat di Hotel Pardede Medan-andalas Seorang gadis ABG (Anak Baru Gede) dilaporkan menjadi korban penyekapan disertai penganiayaan serta pencabulan yang dilakukan seorang oknum aparat berinisial NS di salah satu kamar di Hotel Pardede Jalan Ir H Juanda Medan, Senin (3/1). Sumber andalas di lapangan menyebutkan, persitiwa tersebut bermula ketika korban, Jenny Sandra (17) warga Jalan Kapten Muslim Medan bersama temannya masuk diskotik M3 di Jalan Thamrin Medan pada, Minggu (2/1) malam. Di lokasi hiburan malam tersebut, korban bertemu dengan pelaku yang malam itu datang bersama seorang temannya. Sambil mendengar alunan musik,

X

kelurga dan dia berjanji tak akan berbuat lagi,” tukas Sitompul lagi. Namun, janji insyaf rupanya hanya manis di mulut saja. Kesengsaraan Bagus terus terjadi setiap tahunnya hingga terakhir di ujung bulan Desember saat berkumpulnya seluruh keluarga besar terungkap kembali perbuatan bejat sang bapak laknat ini. “Cucuku kemudian cerita dia disodomi lagi sama bapaknya. Langsung saja aku marah, tapi anakku si Rita terus menahan,” tukas Sitompul sembari mengatakan dia bertekad membawa persoalan ini ke kepolisian. Rencana mengadu ke polisi ini membuat Martin ketakutan. Sehari setelah dia dimarahi keluarga besar, diketahui telah melarikan diri bersama istri dan anak terkecilnya. Hingga kini keluarga besar Sitompul tak mengetahui keberadaan mereka dan hanya bisa berharap polisi bisa memburu dan menangkapnya. (HER)

Kepada andalas tersangka Dedi mengatakan nekat menjadi kurir sabu untuk biaya persalinan istrinya, "aku hanya dapat upah Rp500 ribu menjadi kurir sabu. Ini aku lakukan karena butuh uang untuk biaya persalinan istriku,” aku Dedi. (PAI/IWAN)

Pelajar SMA Dilarikan Pacar  Orangtua Lapor Polisi

Medan-andalas Seorang pelajar kelas III salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA) di Medan dilaporkan sudah hampir tiga pekan tak pulang ke rumahnya. Remaja bernama Mardiah (18) warga Jalan Setia Budi Pasar II Simpang Lima Gang Buntu, Kecamatan Medan Helvetia itu disebut-sebut dibawa kabur pacarnya sendiri. Tak senang dan cemas dengan kondisi anaknya, orang tua Madiah, Chairani Lubis (53) langsung melaporkan hal tersebut ke Mapolsek Medan Helvetia. Laporan Chairani tertuang dalam surat tanda bukti penerimaan laporan (STBL) No.Pol: LP/03/I/2011/RESTA. Sebelumnya Mardiah berpamitan dengan orangtuanya untuk menghadiri acara reunian SMP. Pada saat itu Mardiah mengatakan kepada orangtuanya akan pulang ke rumah pukul 22.00 WIB. Ketika itu Mardiah dijemput oleh seorang lelaki yang mengaku bernama Ganda (25) warga Jalan Pacar Multatuli Medan. Ganda diketahui pacar Mardiah. Selanjutnya dengan mengendarai sepeda motor BK 5043 QS mereka pergi menghadiri acara reuni tersebut. Namun setelah ditunggu hingga pukul 22.00 WIB waktu yang dijanjikan Mardiah, dirinya belum juga pulang. Chairani pun mencoba menelepon ke nomor handphone anaknya (Mardiah) tetapi tidak aktif. Orangtua Mardiah selanjutnya mencari dan menelepon teman-temannya. Waktu terus berlalu. Upaya pencarian pun terus dilakukan namun tak membuahkan hasil. Mardiah anak korban juga tak kunjung pulang. (ZAL)

ABG Dicabuli Abang Ipar Lima Puluh-andalas Seorang wanita ABG (Anak Baru Gede) bernisial MN (17) menjadi korban pencabulan yang diduga dilakukan abang iparnya sendiri, SB (35) warga Dusun VII Desa Simpang Gambus, Kecamatan Lima Puluh, Batu Bara. Tak senang dengan perbuatan pelaku, dengan didampingi orang tuanya korban membuat laporan pengaduan ke Polsek Limah Puluh, Senin (3/1). Informasi diperoleh menyebutkan, sebelumnya pelaku pada, Minggu (2/1) mengantarkan istrinya (kakak korbanred) berobat dan opname di salah satu rumah sakit di Tebing Tinggi. Namun setelah mengantar istrinya, pelaku tidak langsung menunggui istrinya tersebut melainkan pulang ke rumahnya. Di rumah pelaku malah menggoda dan berusaha mencabuli adik iparnya sendiri. Kejadian itu terjadi sekira pukul 23.00 WIB. Saat itu korban mengaku diancam pakai parang jika tidak mau melayani nafsu bejatnya. Dibawah ancaman senjata tajam, korban tak berkutik ketika pelaku menggerayangi tubuhnya. (SUSI)

Sidang Perkara Cabul Diwarnai Isak Tangis Keluarga Korban NITA orang tua korban pencabulan menangis ketika mendengarkan Majelis Hakim menjatuhkan vonis kepada M Khairul Abdi (30) Warga Jalan Ismailiyah Medan dengan hukuman satu tahun enam bulan penjara.

S

aya sedih terdakwa yang mencabuli putri sulung saya divonis terlalu ringan. Saya juga tak terima melihat keluarga terdakwa yang hadir dipersidangan menyoraki keluarga kami, ungkap Nita kepada wartawan seusai sidang. Meski hukuman terlalu ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum, Lila Nasution SH yang menuntut terdakwa selama tiga tahun penjara, keluarga korban hanya bisa pasrah. “Ya sudalah, yang penting pelaku bisa dihukum. Masalahnya akibat perbuatan

terdakwa kami sekeluarga menanggung malu. Biarlah Tuhan yang menghukumnya. Kalau di dunia dia dapat hukuman ringan, mungkin di akhirat nanti akan mendapat ganjaran lebih besar dari hukuman dunia,” pungkas Nita Nita yang mendampingi putrinya bunga (nama samaran,red) ini mengatakan awal mulanya korban mengenal terdakwa dari kakak sepupu korban. Kemudian setelah berkenalan baik korban dan terdakwa saling bertukar nomor. Setelah sering bertelephonan maka hubungan pun terus ditingkatkan terdakwa dengan melakukan kunjungan ke rumah korban di kawasan Jalan Perunggu, Kota Bangun Medan dan alhasil hubungan semakin akrab. Berselang beberapa bulan kemudian, tepatnya pada November 2009, ter-

dakwapun kemudian mengajak korban untuk pergi ke rumahnya dengan alasan untuk mengenal satu sama lainnya. Sesampai di rumah terdakwa, yang berada di kawasan Ismailiyah Medan, terdakwa mempersilahkan korban masuk ke dalam rumah, semula korban sempat bertanya kenapa rumah kosong, terdakwa mengatakan bahwa keluarganya lagi pergi, dan begitu juga dengan kedua anaknya sedang berada di rumah mantan istrinya. Korban tidak merasa curiga, kemudian masuk ke dalam rumah setelah duduk di kursi terdakwa pun mulai melakukan aksinya dengan merayu korban hingga akhirnya korban menjadi terlena dan melayani kemauan terdakwa untuk berhubungan intim. Puas melakukan hubungan tersebut, korban diminta untuk tenang dimana terdakwa berjanji segera menikahinya. Akan tetapi janji tinggal janji terdakwa justru menghindar dari tanggungjawab. Anehnya lagi ketika saat keluarga korban minta pertanggungjawaban terdakwa menghindar belum ada uang.

Bahkan pihak keluarga korban sempat meminta agar terdakwa bertunangan dulu dengan tanda cincin emas seberat 3 gram. “Itupun terdakwa dan keluarga tetap menghindar, dan mengatakan bahwa korban perempuan miskin dan tidak setara dengan mereka,” ujar Nita. Lebih lanjut, Nita mengatakan tak hanya menolak untuk pertunangan, justru keluarga terdakwa telah merencanakan rencana busuknya, dengan sengaja menjebak korban. Caranya, mereka menyuruh orang bernama Doni untuk berkenalan dengan korban. Supaya tidak curiga Doni sengaja menelpon korban dan ingin berkenalan. Korban saat itu sama sekali merasa tidak curiga, kedatangan Doni ini pun disambut baik. Setelah berkenalan Doni mengajak korban untuk ke rumah saudaranya yang sedang sakit. Sebelum pergi mereka membeli buah-buahan di Pasar Buah Brastagi. Sesampai disana bukan membeli buah, akan tetapi hanya membeli coklat

saja dan tidak jadi membeli buah. Kemudian keduanya kembali kerumah korban. Akan tetapi bukannya kerumah namun singgah ke Wisma Mawar Sei Wampu. Tiba dilokasi korbanpun bertanya ngapaian disini bang, untuk memulangkan helm. Dimana pada saat itu korban ditarik Doni ke dalam kamar dan mendorongnya ke tempat tidur selanjutnya mempreteli baju korban. Saat itulah, tiba-tiba pintu kamar diketuk oleh penjaga wisma dengan mengatakan bang ada tamunya menunggu diluar, ternyata yang datang adalah terdakwa dengan keluarganya sembari memoto korban dengan kondisi bugil. Akibatnya kasus tersebut kami sekeluarga merasa malu dan terhina dengan kejadian itu, sehingga berdampak ke-pada suami ku yang berprofesi sebagai supir menabrak orang di Sibolga gara-gara memikirkan kasus ini. Sementara itu, terdakwa yang divonis langsung dibawa oleh penjaga tahanan ke ruangan tahanan PN Medan. (FEL)


Rabu

EKONOMI-BISNIS

5 Januari 2011

Premium Non Subsidi Lebih Murah Rp 500 dari Pertamax Jakarta-andalas PT Pertamina (Persero) menyatakan siap untuk menjual bahan bakar minyak (BBM) premium tanpa subsidi. Harganya diperkirakan akan lebih murah Rp 500 dari harga jual Pertamax. "Kalo ada semacam ini (usulan menjual harga Premium Non Subsidi) sebetulnya sih kita bisa saja. Tapi nanti kan harus ada pengawasan lebih untuk memilahnya, jadinya kita harus memilah lagi pengawasan untuk yang disubsidi dan non subsidi. Ini memang perlu kajian dan Pertamina di sini hanya sebagai operator untuk melaksanakan ini," kata VP Corporate Communication Pertamina, Mochammad Harun di Jakarta, Selasa (4/1). Harun mengatakan, Pertamina selaku operator hanya menjalankan kebijakan pemerintah. Sehingga hal ini lebih baik ditanggapi oleh Pemerintah langsung. "Buat kita sebetulnya semakin banyak variasi bahan bakar maka akan semakin rumit sebetulnya. Seperti yang saya bilang tadi akan ada pengawasan lagi yang lebih," tambahnya. "Jika harga BBM Premium di non subsidikan maka harganya akan sekitar beda Rp 500 dari harga Pertamax. Namun itu masih perkiraan saya saja ya," kata Harun. Harun menambahkan, terkait kesiapan dari infrastruktur Pertamina menghadapi kebijakan pembatasan BBM Bersubsidi, bahwa sampai saat ini sudah ada 21 SPBU yang sedang dalam proses untuk switching tangki dan dispenser ke Pertamax. "Di Jabodetabek sekarang ini sudah tinggal 21 SPBU yang masih dalam progres untuk menyiapkan penyediaan tangki dan dispenser ke Pertamax." tambahnya. Ia menambahkan, penjualan Pertamax akan alami penurunan sebesar 5 persen menyusul kenaikan harga jualnya. "Biasanya penurunan ada, itu sekitar 5 persen pada tahap-tahap awal," ujarnya. Harun mengatakan, meskipun ada penurunan penjualan sebesar 5 persen, namun biasanya penjualan akan kembali ke keadaan normal setelah dua minggu berjalan. (DTC)

Bila Diswastakan

Medan-andalas Wakil Ketua Umum Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Medan (P3TM) H Harmon Habib mengatakan, pedagang pasar tradisional siap mengelola pasar tradisional secara layak dan profesional serta membayar royalty ke Pemko Medan, bila pasar tradisional harus diswastakan. Namun, pedagang menolak jika pengelolaan diserahkan ke pengusaha karena umumnya selalu membuat pedagang menjadi seperti sapi perahan. “Pasar tradisional sebaiknya dikelola oleh pedagang itu sendiri karena sebagai pelaku usaha di pasar, mereka tentunya lebih tahu kebutuhan, fasilitas dan pembenahan apa yang diperlukan,” kata Harmon kepada sejumlah wartawan didampingi Ketua I P3TM Pasar Petisah Tomi Japutra, Wakil Sekretaris Umum, Ir Indra Sastria, Bendahara Umum, Sabda Karo-Karo dan Wakil Bendahara Umum Basri, Selasa (4/1) di Pasar Petisah Medan. Lebih jauh, Harmon menambahkan, pola manajemen yang diterapkan selama ini oleh pengelola adalah hanya memungut retribusi, tapi tidak

lalu menjadi sanggup memroses 80.000 SMS/detik. Secara berturut-turut, trafik SMS paling tinggi terjadi pada tanggal 31 Desember 2010 (950 juta SMS), lalu tanggal 1 Januari 2011 (848 juta SMS). Sementara itu, penggunaan layanan komunikasi untuk menelpon meningkat menjadi 310 juta panggilan pada puncak pergantian tahun. Trafik yang sukses dilayani 1.080 juta menit atau melonjak 13 persen dibanding trafik suara di hari normal. Sedangkan untuk layanan MMS terjadi

Mulai 8 Januari

5

Pedagang Siap Kelola Pasar Tradisional

peduli dengan fasilitas dan kondisi bangunan pasar tradisional yang telah ataupun mulai rusak. “Selama ini sistem pengelolaan pasar tradisional membuat kami sakit hati. Selain harus membayar retribusi, kami juga harus mengeluarkan modal besar hanya untuk kios,” jelas dia. Karena itu, kata dia, penyerahan pengelolaan pasar tradisional kepada pihak swasta melalui cara built operate transfer (BOT) seperti yang telah dilakukan Pemko Medan terhadap Pasar Petisah, Pasar Hongkong dan lainnya menjadi pelajaran dan pengalaman pahit pedagang pasar tradisional. Harmon menceritakan, pengalaman pahit itu merupakan hal nyata yang telah dialaminya sendiri saat menjadi pedagang Pasar Hongkong di Jalan

Harmon Habib Cirebon dan Pasar Petisah Medan saat ini bersama para pedagang di pasar lainnya, sehingga menolak BOT jika dilakukan Pemko Medan. Sebagian besar Pasar Hongkong kata dia, beralih fungsi menjadi hotel setelah diBOTkan oleh Pemko Medan, pedagang terusir dari pasarnya sendiri akibat tidak bersedia

Trafik SMS TelkomseL Naik Dua Kali Lipat Medan-andalas Trafik short message service (SMS) Telkomsel di Tahun Baru 2011 meningkat dua kali lipat mencapai 1.800 juta SMS atau melonjak 136 persen dari hari biasa sekitar 763 juta SMS per hari. Angka ini meningkat 89 persen dibandingkan trafik SMS pada awal Tahun Baru 2010. Kondisi tersebut mencerminkan performansi layanan komunikasi Telkomsel dalam kondisi yang sangat optimal di malam pergantian tahun. Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno mengungkapkan, lalu lintas SMS di periode Tahun Baru ini cukup padat namun pelanggan tetap dapat mengirim SMS ucapan ‘Selamat Tahun Baru’ dengan nyaman dan tingkat keberhasilan pengiriman SMS yang baik. "Hal ini berkat semua persiapan yang kami lakukan untuk meningkatkan kapasitas jaringan dalam skala besar," jelasnya. Menurutnya Telkomsel sudah mengantisipasi kenaikan pengiriman SMS dengan peningkatan kapasitas SMS Center dari 60.000 SMS/detik tahun

harian andalas | Hal.

kenaikan trafik sebesar 75 persen menjadi 1.100 ribu MMS dari trafik MMS sehari-hari 630 ribu MMS. Sementara untuk layanan data, terjadi penurunan trafik sebesar 11 persen menjadi 56 Tera Bytes dari trafik data sehari-hari 63 Tera Bytes per hari. Sarwoto menambahkan, secara umum tidak ada kendala berarti yang dialami Telkomsel dalam menghadirkan kelancaran dan kenyamanan berkomunikasi pelanggan menjelang momen pergantian tahun. Hal ini dikarenakan Telkomsel rutin mengecek jaringan untuk menghadapi lonjakan trafik komunikasi. (GUS)

Tarif KA Kelas Ekonomi di Sumut Naik

Medan-andalas Kenaikan Tarif Mulai 8 Januari 2011, PT Kereta Api (PT KA) Divre I Sumut-Aceh menaikkan tarif penumpang kelas ekonomi. Kenaikan ini berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 35 Tahun 2010 tertanggal 2010. Kepala Humas PT KA Divre I Sumut-Aceh Irwan kepada wartawan, Selasa (4/1) menyebutkan untuk tujuan Medan – Tanjung Balai yang semula tarifnya Rp14.000, naik Rp2.000 menjadi Rp16.000. Sementara, untuk tujuan Medan – Pematang Siantar tarifnya naik Rp1.000 menjadi Rp13.000 untuk orang dewasa dan Rp500 untuk anak-anak menjadi Rp10.500. Sementara itu Ketua Forum Peduli Masyarakat Miskin Kota dan Pedesaan (FPMMKP) Marasutan Ritonga menilai sah-sah saja PT KA menaikkan tarif penumpang sebagai upaya perusahaan itu me-

ningkatkan pendapatan demi kelangsungan pengembangan bisnisnya. Namun Marasutan mengingatkan agar kenaikan tarif penumpang harus diikuti dengan meningkatnya kualitas pelayanan. PT KA juga harus menjamin pelayanan yang diberikan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada semua penumpangnya. "Boleh-boleh saja menaikkan tarif, tapi kualitas pelayanan juga harus ditingkatkan," kata Marasutan Ritonga kepada andalas di Medan, Selasa petang. Menurutnya, di tengah belum membaiknya kondisi perekonomian masyarakat terutama kalangan menengah ke bawah saat ini, PT KA belum selayaknya menaikkan tarif angkutan kereta api untuk kelas ekonomi. Kendati margin kenaikannya dianggap tak terlalu signifikan, hanya antara Rp1.000Rp2.000 dari tarif tiket kelas ekonomi yang berlaku saat ini, tetap akan dirasa memberatkan oleh masyarakat. Terlebih bila setelah berlakunya tarif baru ini tidak ada peningkatan pelayanan yang diberikan PT KA. (IKA/GUS)

ditempatkan pihak swasta ke basement karena sebelumnya dijanjikan menempati kios di lantai III. Saat itu, lanjut warga Jalan Pasundan ini, sebanyak 300 lebih pedagang tidak jelas nasibnya setelah pasar tersebut di BOT kan Pemko Medan yang pemindahan pedagangnya dilakukan pada tahun 1997 lalu, akhirnya para pedagang tidak mendapat tempat berjualan karena menolak ditempatkan di basement. Padahal kata Harmon, sebelumnya pihak swasta mendapat BOT tersebut dari Pemko Medan telah berjanji menempatkan para pedagang resmi pasar Hongkong yang telah dibangun hotel tersebut di lantai III, namun setelah bangunan selesai pihak swasta memaksa pedagang pindah ke basemen yang hanya bisa berjualan sayur. “Pemko Medan sebagai pemilik aset yang harus melindungi rakyat kecil ternyata tidak mampu berbuat apapun, nyatanya Pasar Hongkong yang dijadikan hotel tetap beroperasi sementara ratusan pedagangnya hingga kini belum mendapat tempat ber-

jualan,” tegasnya. Pengalaman pahit lainnya juga terjadi di Pasar Petisah, ketika pasar tersebut diserahkan ke swasta. Para pedagang harus membayar sekira Rp 300 juta agar diberi tempat berjualan di lantai I oleh pihak swasta yang membangun. “Keresahan pedagang di Pasar Petisah juga terjadi tanpa dapat diberikan perlindungan oleh Pemko Medan yang memberikan pasar tersebut kepada pihak swasta,” tuturnya seraya menambahkan para pedagang di Pasar Petisah harus menunggu selesainya bangunan selama lebih lima tahun akibat lambannya pihak swasta melakukan pembangunan pasar tersebut yang pada akhirnya tiap kios dijual dengan harga hampir Rp 300 juta per unit. “Bagi pedagang yang tidak mampu membayar ratusan juta rupiah ditempatkan di lantai II dengan kondisi fasilitas dan tempat usaha yang tidak senyaman lantai I, sehingga usaha pedagang kecil yang merupakan pedagang lama akhirnya semakin terpuruk,” ujarnya. (SIONG)

Petani Karet di Tapanuli Tengah Menuai Keberuntungan PETANI karet di Tapanuli Tengah mengalami masa gemilang, sebab harga karet saat ini di puncak kenikmatan dengan harga Rp 1500 per kilogram dan merupakan harapan baru bagi mereka bila harga itu itu tetap bertahan untuk meningkatkan kesejahteraan yang selama ini sangat terpuruk. Laporan : Drs Desrin Pasaribu

T

ulisan ini sengaja diangkat karena tiga hari sebelum akhir tahun 2010 penulis pulang mudik ke Tapanuli Tengah untuk tahun baruan sempat melakukan bincang-bincang dengan sejumlah petani karet usai menderes di lokasi penjualan karet semacam tengkulak. Saat itu penulis menanyakan kepada Huntal Samosir (51) warga Desa Sosor Gadong Kecamatan Pasaribu Dolok Tapanuli Tengah karena melihat dengan berat karet 10 Kg menerima uang Rp 150.000. Menurut Huntal Samosir, saat ini para petani karet di Tapanuli Tengah mengalami masa cerah, sebab harga karet sangat tinggi dengan dapat 10 Kg saja satu hari sudah dapat mengantongi uang Rp 150.000. "Kami sangat senang dengan harga karet saat ini karena dengan hasil seperti itu sudah dapat menyekolahkan anak apalagi anak saya sudah ada yang mahasiswa salah satu perguruan tinggi di Medan," ungkapnya. Senada dengan yang disampaikan Huntal Samosir, Suhartu Pasaribu juga mengatakan, harga karet saat ini sangat menolong petani karet sudah dapat menyekolahkan anak dan untuk kebutuhan keluarga apalagi menjelang tahun baru ini kebutuhan beli pakaian baru untuk anak tidak susah lagi memikirkannya. Suhartu Pasaribu ((29) warga

Desa Barangbang Kecamatan Pasaribu Dolok menunjuk hasil deresannya, karet yang sudah membeku saat dilakukan penimbangan di lokasi tengkulak terlihat mencapai 15 Kg dan menerima uang sebanyak Rp 225.000. Mereka berkelakar kepada penulis, kalau begini terus harga karet untuk apa lagi hidup di kota lebih baik cari hidup di desa, seperti ini menjadi petani karet. Di kota kalau tidak ada keahlian yang dapat ditonjolkan tidak akan berkembang kehidupannya, buktinya sudah banyak warga kampung ini di Medan mengais rezeki di Kota Medan ongkos pulang untuk tahun baruan saja tidak ada, sehingga tidak pulang mudik, seloro mereka. "Kami di desa-desa ini sangat menikmati hasil kerja keras itu karena sudah dihargai tinggi yang paling dibutuhkan infrastruktur seperti jalan yang baik untuk memperlancar distribusi hastily pertanian supaya harga dapat bersaing dengan daerah lain" tambah mereka. Ditambahkan Suharto Pasaribu, saat ini dirinya memiliki dua tempat kebun karet yang diperkirakan setiap lokasi mencapai satu hektar. Satu lokasi dideres tiga kali seminggu jadi dengan memiliki dua lokasi dirinya sudah dapat menderes setiap hari dengan pendapatan ratarata 15 Kg setiap hari. Dari hasil itu dirinya dapat menyekolahkan anak dan membangun rumah selama ini belum ada masih menumpang di rumah orang tuanya. Penulis sempat menemui sejumlah petani karet, mereka mengatakan menuai keberuntungan dan salah seorang tengkulak mengaku bernama Sahat Samosir warga Desa Barangbang mengatakan petani karet di desanya sedang mendapat durian runtuh, sebab harga karet yang tinggi mencapai Rp 15.000 per Kg. Sitengkulak itu juga mengaku mendapat keuntungan yang cukup lumayan dari hasil penjualan ke salah satu industri karet di Kota Tebing Tinggi, namun harga penjualan ke industri tidak mau diberitahukan karena rahasia usaha, katanya. ***


EKONOMI-BISNIS

Rabu 5 Januari 2011

Naiknya Harga Gabah

Demikian dikatakan Asisten II Ekbang Setdaprovsu Drs Djaili Azwar Msi menjawab wartawan di ruang Wagubdsu lantai IX Kantor Gubsu, Selasa (4/1). Dikatakan Djaili Azwar, untuk pasar komoditi tingkat nasional terjadi kenaikan harga, seperti tepung

terigu, minyak goreng, gula. Dengan begitu otomatis harga dalam provinsi juga akan naik. “Kemudian yang menjadi penyebab inflasi adalah anomali iklim. Yang artinya, seharusnya petani menanam di bulan September, tapi bergeser menjadi bulan Januari. Tentunya, produksi beras pe-

tani menurun, nah hal ini memicu kenaikan harga di pasaran,� ujarnya. Menurut Djaili Azwar, kalau hasil-hasil produk pertanian itu tinggi di lapangan, Pemprovsu tidak begitu menghiraukannya karena hal itu adalah keuntungan petani. Biasanya, jika petani panen harga justru jatuh, kini justru malah sebaliknya. "Jika itu yang terjadi, maka akan menjadi PR besar bagi kita. Keadaan di lapangan sebenarnya produk mencukupi tapi harga melonjak," ujar Djaili. Mengantisipasi masalah angka inflasi ini, mantan Sekdakab Sergai ini, akan diambil langkahlangkah untuk menekannya. Salah satu langkah utama yang akan

dilakukan Pemprovsu adalah melakukan operasi pasar beras. "Hal ini sudah dilakukan bulog. Tapi kita tidak hanya sekadar mendengar laporan bulog bahwa operasi pasar telah dilakukan. Artinya, kita harus minta daftar lebih rinci lagi sejauh mana telah dilakukan oleh bulog," jelasnya seraya mengatakan pemerintah akan melakukan OP sepanjang mendapat persetujuan dari bupati/wali kota setempat. Lebih lanjut dikatakan, selaku tim pengawas akan dikoordinir dinas Disperindag Provsu akan melihat trennya. Kalau suatu pasar tidak memberikan pengaruh besar, akan dialihkan ke pasar yang lain

KARYA TEKNIK

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT

Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

Hub. 0813 7040 9999

FAMILY RENTAL MOBIL (PT)

DIBELIDENGANHARGATINGGI TV - PS - DVD - Sound System - Laptop - AC - Kulkas, Dll Hub. CV. GRIYA ELEKTRONIK/BABE

Jl. Gaperta B6 Tel. 8450085, FL. 76660300

6

Memicu Tinginya Angka Inflasi di Sumut

Medan-andalas Akibat kenaikan harga beli pemerintah terhadap harga gabah petani, ternyata sebagai salah satu pemicu tingginya angka inflasi kumulatif di Sumatera Utara. Faktanya, besarannya angka inflasi di Sumut mencapai 8,00 persen dibanding angka inflasi secara nasional (4, 96 persen).

AC

harian andalas | Hal.

APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

sehingga akan lebih memberikan pengaruh besar. "Hal ini akan terus kita intervensi melalui bulok, dan pengawasan oleh Dinas Perindag Provsu," katanya. Dijelaskan, untuk pengawasan dilakukan mulai pukul 08.00-10.00 wib setiap harinya. Tapi ke depan harus lebih spesifik lagi melihat kenaikan harga dan kecukupan bahan di lapangan serta penyuplaian kebutuhan komoditi. "Soalnya, harus seimbang antara permintaan konsumen dengan suplay. Sebab kita khawatir ada penimbunan nanti," kata Djaili seraya mengatakan dalam rapat forum tersebut akan diminta masukan. Adanya komunikasi dan koor-

dinasi dengan pengusaha-pengusaha melalui forum itu tentunya akan memberikan feedback terhadap pemerintah. Jika pemerintah menginginkan suatu harga tertentu maka akan berpengaruh sekali jika disampaikan melalui suatu forum. "Saya menilai pengawasan yang dilakukan Disperindag sudah cukup bagus, hanya saja karena masalah ini serius maka kita perlu melakukan pengawasan melalui SK Gubernur," katanya seraya berharap angka inflasi bisa ditekan. Setidaknya sama dengan rata-rata angka inflasi nasional atau dibawah rata-rata angka inflasi nasional. (WAN)


Rabu 5 Januari 2011

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


OLAHRAGA 8 Hanya Menang Tipis

Rabu

harian andalas | Hal.

5 Januari 2011

20 Menit yang Spesial bagi Kaka

Madrid-andalas Real Madrid yang bermain dengan 10 pemain dalam 10 menit terakhir berhasil menahan gempuran Getafe. Madrid pun pulang dari Derby Madrid itu dengan kemenangan tipis kemenangan 3-2.

KAKA akhirnya kembali merumput bersama Real Madrid saat menghadapi Getafe, Selasa (4/ 1) dinihari WIB. Meskipun hanya tampil selama 20 menit, momen ini terasa spesial buat dia. Gelandang berkebangsaan Brasil ini masuk lapangan di menit 76, menggantikan Karim Benzema dalam laga yang digelar di Coliseum Alfonso Perez tersebut. "Debut" Kaka berakhir manis karena Madrid berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 3-2. Ini adalah penampilan perdana Kaka bersama Los Merengues sejak absen panjang. Terakhir kali mantan pemain terbaik dunia tersebut tampil pada akhir musim lalu ketika melawan Athletic Bilbao. "Aku sangat bahagia dapat bermain lagi dan melangkah di atas lapangan. Kembali dengan sebuah kemenangan adalah hal terbaik yang dapat terjadi padaku," ungkap Kaka di situs resmi Madrid. "Tim ini bermain dengan sangat bangus dan kompetisi selalu positif. Pertandingan melawan Getafe sungguh berat tapi yang terpenting adalah kemenangan. Rasanya sungguh istimewa bermain untuk 20 menit." Sebelum Kaka kembali, Madrid sendiri telah menjadi sebuah tim yang solid di bawah arahan Jose Mourinho. Kaka bertekad untuk kembali merebut tempatnya di skuad inti. (DTC)

Absen Lawan Stoke, Rooney Siap untuk Liverpool Manchester-andalas Bomber Manchester United Wayne Rooney nampaknya harus bersabar untuk menunjukkan konsistensinya dalam mencetak gol. Rooney dikabarkan bakal absen saat United bentrok kontra Stoke City, tengah pekan ini, karena cedera. Rooney mulai menunjukkan tanda kebangkitan, saat menyumbang satu gol dalam kemenangan 2-1 Setan Merah atas West Bromwich Albion, akhir pekan kemarin. Sayang, gol pertama yang dilesakkannya setelah paceklik gol sejak Maret silam, harus dibayar mahal. Dalam laga tersebut, Rooney harus mendapat perawatan di pinggir lapangan pada pertengahan babak kedua karena masalah pada engkel kakinya. Namun, karena timnya sudah mengganti tiga pemain, maka Rooney memaksakan diri untuk terus bermain hingga pertandingan usai, untuk menghindari United bermain dengan 10 pemain. Selepas laga, pelatih Sir Alex Ferguson mengungkapkan bahwa Rooney mengalami sedikit masalah pada engkel kakinya, demikian sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (4/1). Meski masih menunggu hasil pemeriksaan tim medis, namun pelatih kawakan asal Skotlandia ini memprediksi bahwa Rooney harus beristirahat setidaknya dua pekan. Namun, Rooney mengatakan bahwa kondisi tidak seburuk yang dibayangkan sang pelatih. Bomber yang beberapa

waktu lalu sempat tenggelam lantaran terganjal skandal seks dengan PSK ini bahkan mengatakan kepada rekan-rekannya dia bisa pulih lebih cepat. Bomber berjuluk ‘The Beast’ ini memprediksi dirinya hanya akan absen saat melawan Stoke dan siap bermain saa United melakoni laga penting di putaran tiga FA Cup menghadapi Liverpool, Minggu (9/1). (OKZ)

Bermain di Coliseum Alfonso Perez, Selasa (4/1) dinihari WIB, tiga gol Madrid dipersembahkan oleh Cristiano Ronaldo (dua gol) dan Mesut Oezil. Sedangkan dua balasan Getafe dicetak Dani Parejo dan Pedro Mosquera. Kemenangan ini membuat Madrid tetap menempel ketat Barcelona di

Jelang Copa del Rey

papan teratas La Liga. Los Blancos kini mengoleksi 44 poin dari 17 laga, defisit dua angka di belakang Barca yang duduk di puncak. Jalannya pertandingan Laga baru berjalan sembilan menit ketika Madrid mendapat penalti akibat dijatuhkannya Angel Di Maria dilanggar oleh Mane. Ronaldo yang

Sergio: Jadwal Padat Justru Baik untuk Barca

Barcelona-andalas Mengawali 2011, Barcelona langsung dinanti jadwal padat. Setelah di La Liga, Barca harus turun di Copa del Rey. Gelandang Sergio Busquets menilai bermain tiga hari sekali justru hal yang bagus. Jadwal yang dilakoni oleh Barcelona sebenarnya sama dengan timtim lain di La Liga yang lolos ke babak 16 besar Copa del Rey. Setelah melakoni pertandingan di liga akhir pekan kemarin, mereka hanya punya waktu sekitar tiga hari untuk beristirahat sebelum tampil di leg kedua perdelapanfinal Piala Raja Spanyol. Untuk Blaugrana, 16 besar Copa del Rey musim ini menjadi sedikit lebih berat. Pasalnya di leg pertama mereka hanya bermain 0-0 saat menghadapi Athletic Bilbao. Ada pun leg kedua dilangsungkan di markas Bilbao. "Skuad memahami bahwa tidak ada ruang untuk kesalahan di laga nanti. Kami harus berlaga di lapangan di mana Bilbao benar-benar bakal bermain sekuat tenaga dan mendapat dukungan fans. Saya berharap Bilbao tak bermain se-

Sergio Busquets

defensif di Camp Nou," ujar gelandang Barca Sergio Busquets seperti dikutip dari situs resmi klub. Awal tahun sering berjalan kurang mulus bagi Barca. Di La Liga akhir pekan kemarin mereka memang menang atas Levante, namun "hanya" dengan skor 2-1. Menilik dari jumlah gol yang dijaringkan,

maka itu adalah yang paling sedikit bila dibandingkan dengan hasil Azulgrana di kompetisi liga di sepanjang Desember silam. Kini ketika tim masih belum mantap, Azulgrana hanya memiliki waktu selama tiga hari untuk tarik napas sebelum melakoni laga hidupmati di markas Bilbao. Namun bagi Busquets bermain tiga hari sekali merupakan hal yang positif bagi tim. "Ini merupakan kunci bagi seperti apa musim ini berjalan bagi kami. Kami tetap berada di Copa del Rey dan bisa tetap bermain setiap tiga hari sekali," tandas pemain nasional Spanyol itu. Tahun lalu Barca disingkirkan oleh Sevilla di babak 16 besar Copa del Rey yang juga berlangsung di awal tahun. Sergio mengatakan bahwa The Catalans telah belajar dari pengalaman tersebut. "Tahun lalu ketika kami menghadapi Sevilla, pekan-pekan itu terasa sangat berat. Namun kami sudah punya pengalaman tampil dengan jadwal sepadat itu dan itu membantu kami menjaga dinamika musim," tuntas Sergio. (DTC)

Cruyff: Bola Emas untuk Xavi TIGA pemain Barcelona menjadi kandidat peraih pemain terbaik di dunia tahun 2010. Menurut Johan Cruyff, Xavi adalah pemain yang paling pantas mendapatkan penghargaan tersebut. Lionel Messi, Andres Iniesta dan Xavi saling bersaing mendapatkan penghargaan FIFA Ballon d'Or. Pengumuman pemenang akan dilakukan pada 10 Januari mendatang di Zurich, Swiss. Trio Barca tersebut memang memiliki kelebihan masing-masing. Namun di mata Cruyff, Xavi adalah pemain yang pantas memperoleh predikat terbaik itu karena perannya yang krusial. Xavi juga baru saja menyamai rekor penampilan legenda Azulgrana Migueli sebanyak 549 kali ketika bermain menghadapi Levante akhir pekan lalu.

menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan baik, 10 Madrid. Madrid menggandakan gol di menit 18. Mendapat umpan terobosan dari Di Maria, Oezil menggiring bola masuk kotak penalti Getafe sebelum mencetak gol dengan sepakan kaki kirinya. Getafe menggigit balik di menit 28. Menggocek beberapa pemain Madrid, Parejo masuk kotak penalti Madrid dan dengan tendangan keras kaki kanan, Parejo memperkecil ketertinggalan jadi 1-2. Di babak kedua, Madrid menjauh lagi di menit 56. Kali ini, bola sodoran Karim Benzema berhasil dikonversi jadi gol oleh Ronaldo dengan sontekan cepat kaki kanan dari dalam kotak penalti. Madrid dipaksa bermain dengan 10 orang sejak menit 82 akibat diusirnya Alvaro Arbeloa. Bek Madrid itu dikeluarkan oleh wasit akibat menerima kartu kuning kedua. Unggul jumlah pemain, Getafe gencar menyerang. Mereka memetik hasil di menit 86 ketika Casquero sukses menjebol gawang Iker Casillas dan membuat keunggulan Madrid tinggal 2-3. Gol Casquero ini diawali dari sebuah umpan silang dari kiri yang gagal disapu Marcelo. Bola liar disambar Casquero dengan tendangan kaki kanan jarak dekat dan gol. Madrid beruntung karena meski Getafe terus berusaha mencari gol ketiga, upaya mereka selalu gagal. Los Merengues pun berhak menyimpan kemenangan 3-2. (DTC)

Angka itu masih menjadi rekor penampilan terbanyak yang dipegang seorang pemain Barca sampai saat ini. Dengan usianya yang masih 30 tahun, Xavi bakal mampu memperbaiki rekor itu dan bukan tidak mungkin kelak ia akan mencatatkan diri sebagai pemain yang paling banyak tampil untuk Barca. Cruyff pun yakin, bahwa Xavi akan mampu membaw perubahan persepakbolaan yang ada di Spanyol. Dengan Demikian. gelar bola emas sudah pantas untuk diraihnya. "Ketiga finalis dari satu tim yang sama, yang membuat jelas bagaimana bagusnya kolektivas tim tersebut di permainan mereka," tulis Cruyff, Selasa (4/1). "Untuk kualitas individu, Lionel Messi pantas mendapatkannya. Untuk

kontrol bola dan akselerasi, Iniesta harusnya menjadi pemenang. Tapi untuk performa konsisten sebagai dirijen dan rekor, Xavi yang pantas," sambung peraih Ballon d'Or tiga kali itu. Dalam setiap penampilannya, Xavi sering kali memberikan aksis umpan-umpan matang kepada rekannya untuk dapat menciptakan gol. Dan beberapa pertandingan penting, Xavi juga dapat sebagai pahlawan bagi Barcelona. "Untuk membuat Barcelona bekerja dengan baik mereka butuh dirijen. Saya saya memilih Xavi karena mampu mengontrol ritme permainan. Messi punya Piala Dunia yang lemah, sedangkan Iniesta sempat beberapa kali absen na-mun Xavi terus bermain," lugas mantan pelatih Barca tersebut. (DTC)

Fernando Xavi

James Jaga Rekor Heat Charlotte-andalas Miami Heat memperpanjang catatan rekor kemenangannya. LeBron James tampil jadi inspirator kemenangan teranyar Heat saat menundukkan Charlotte Bobcats 96-82. Berkunjung ke Time Warner Cable Arena markas Bobcats, Selasa (4/1) pagi WIB, James tampil luar biasa untuk Heat di paruh kedua pertandingan. James mencetak 26 poin di periode tersebut, dari total 38 poin yang ia cetak di pertandingan ini, untuk membantu Heat mencatatkan kemenangan keenam beruntun. Hasil ini juga menjadi kemenangan nomor 18 untuk Heat dari 19 partai. Bobcats memulai pertandingan dengan cukup baik dan mampu menutup kuarter pertama dengan keunggulan 2823 dari Heat. Namun, Heat membalikkan kedudukan di kuarter dua yang berakhir 47-43. Diinspirasi James, Heat semakin menggila di kuarter tiga. Tajam dalam penyerangan dan rapi dalam bertahan, Heat sukses menambah 31 poin dan menahan Bobcats yang hanya bisa menambah 16 poin saja. Heat menutup kuarter tiga dengan keunggulan jauh 78-59. Heat mengendur di kuarter akhir sehingga hanya bisa menambah 18 poin saja sementara Bobcats mendulang 23 poin. Tapi Heat tetap tak tersentuh karena sudah terlebih dulu unggul jauh. Dwayne Wade tampil tak kalah apik dari James dalam kemenangan ini dengan membuat 31 poin dan 11 rebound. Sementara di kubu Bobcats Stephen Jackson jadi penampil terbaik dengan 22 poin, 2 rebound dan 5 assist. (DTC)


Rabu

OLAHRAGA 9 Pro Titan FC Ditahan Persires harian andalas | Hal.

5 Januari 2011

Irfan Bachdim Tidak Takut Dipecat dari Timnas Malang-andalas Pemain naturalisasi yang juga penyerang Tim Nasional, Irfan Bachdim menegaskan, dirinya tidak takut terhadap ancaman PSSI yang akan memecatnya apabila memperkuat Persema Malang dan berlaga di Liga Primier Indonesia (LPI). Hal tersebut dinyatakan Irfan dalam keterangan persnya di Balai Kota Malang, Jawa Timur, Selasa, usai resmi bergabung dengan tim berjuluk "Laskar Ken Arok" tersebut. Irfan menegaskan, dirinya adalah pemain profesional dan ingin bermain secara profesional, untuk itu Irfan tidak ingin terjebak dalam hal politik sepak bola di Indonesia. Dikatakan Irfan, jika dia dipanggil untuk memperkuat Timnas kembali maka akan menyambutnya dengan senang. Namun, apabila ditolak dikarenakan memperkuat Persema di LPI, tidak ada masalah. "Saya siap dipanggil Timnas atau pun tidak, sebab saya ingin bermain secara profesional dalam tim. Oleh karena itu, saya tidak peduli dengan ancaman itu," ucapnya, menegaskan. Sementara, Ketua Umum Persema Peni Suparto menyatakan, tidak mungkin jika Irfan bermain baik selama memperkuat Persema, PSSI tidak memanggilnya. Oleh karena itu, Peni percaya bahwa dipanggilnya seorang pemain oleh Timnas bukan karena ikut LPI atau LSI, namun karena permainannya yang bagus. (ANT)

Medan-andalas Tuan rumah Pro Titan Medan gagal meraih poin penuh setelah ditahan imbang oleh Persires Rengat dengan skor 0-0 dalam lanjutan kompetisi Divisi Utama di Stadion Teladan Medan , Selasa (4/1). Hasil imbang ini membuat Kuda Pegasus tersebut belum beranjak dari papan bawah klasemen sementara. Dengan mengusung ambisi mencetak gol sebanyak mungkin,

Pro Titan sejak awal memperagakan permainan cepat. Namun, kerjasama yang dibina tidak maksimal, sehingga mudah kehilangan bola. Sebaliknya, Persires berusaha melakukan serangan balik melalu striker tua Coli Misrun. Namun, kecepatan Coli Misrun tidak mampu lagi mengimbangi kecepatan pemain muda Pro Titan. Praktis bola kebanyakan bergulir di lapangan tengah. Skor 0-0 pun bertahan hingga turun minum. Pada awal babak kedua, para pemain Pro Titan mencoba mengurung pertahanan Rengat. Masuknya Yanpiter Rombekwan membuat alur serangan Kuda Pegasus semakin cepat. Namun, disiplinya para pemain belakang Persires membuat serangan Pro Titan sesalu kandas. Pertengahan babak

kedua, Pro Titan mempunyai peluang untuk mencetak gol, ketika Tambun Naibaho dilanggar keras oleh pemain belakang Persires di kotak penalti. Wasit pun memberikan hadiah penalty kepada Pro Titan. Sayang, Suyatno yang menjadi algojo tidak mempu melaksanakan tugasnya dengan baik. Bola tendangan mantan pemain PSDS ini melayang jauh diatas gawang. Selepas itu, kedua tim terkesan bermain lamban, sehingga tidak ada peluang atau gol yang tercipta hingga pertandingan usai. Asisten pelatih Pro Titan Agung mengaku kecewa dengan hasil imbang

Malang-andalas Meski sudah resmi dikontrak oleh Persema Malang, pemain naturalisasi yang berasal dari Jerman, Kim Jeffery Kurniawan masih belum bisa memperkuat Persema di laga perdana LPI melawan Solo FC, Sabtu (8/1). Hal tersebut ditegaskan Pelatih Persema, Timo Scheunemann usai menggelar konferensi pers di Balai Kota Malang, Jawa Timur, Selasa. Timo menjelaskan, Kim masih akan menjalani perawatan karena cedera engkel dan hanya mengikuti latihan ringan bersama Persema. Dikatakan Timo, resminya Kim masuk skuad Persema dengan Irfan Bachdim, maka keduanya memang akan disiapkan memperkuat Persema dalam mengikuti ajang LPI. "Namun untuk laga perdana LPI melawan Solo FC, kita hanya turunkan Bachdim, sedangkan Kim masih kita istirahatkan dulu, dan hanya menjalani perawatan karena cidera engkel," katanya. Sebelumnya, Kim sempat kembali ke Jerman untuk memulihkan kondisi, namun hingga resmi dikontrak oleh Persema, kondisinya belum sembuh total, padahal, Kim telah berkeinginan segera turun mengikut kompetisi dan mengikuti seleksi untuk membela timnas Indonesia. Sementara Kim menjelaskan, alasan bergabungnya dia secara resmi ke Persema dikarenakan telah behutang budi pada pelatih Timo. (OKZ)

Markus Berharap Soliditas Persib Bandung-andalas Kiper utama Persib Bandung Markus Haris Maulana berharap jajaran pelatih serta manajemen menyolidkan para pemain yang ada saat ini. Menurutnya, rencana penambahan pemain hanya akan membuat kondisi tim menjadi tidak menentu serta kegelisahan para pemain. Markus menilai, pemain yang kini ada di Maung Bandung memiliki kemampuan yang luar biasa. Bahkan, selain ada empat pilar timnas Indonesia dan dua pilar timnas Singapura, dirinya juga melihat kemampuan para pemain muda Persib setelah dilatih Daniel "DR" Roekito kini meningkat tajam. "Saya melihat pemain kita sudah bagus-bagus. Jadi saran saya, sebaiknya dimaksimalkan yang ada dulu. Apalagi sekarang semua pemain begitu enjoy dengan kehadiran Pak Daniel yang memang dikenal tegas dalam melatih. Hal ini juga demi menjaga kondusifitas tim yang terbangun saat ini," ungkap Markus, Selasa (4/1) Eks penjaga gawang Arema Indonesia ini menambahkan, dirinya bersama tiga pilar timnas yang baru bergabung masih membutuhkan waktu untuk bisa beradaptasi dengan para pemain lainnya. Apalagi, dalam memahami strategi yang diberikan eks arsitek Persiba Balikpapan tersebut. Dia berharap, uji coba yang akan digelar bisa dilakukan. "Agar semua pemain benar-benar memahami kemauan pelatih," tandasnya. Pemilik nomor punggung 81 ini juga mengaku siap turun saat Persib dijamu Sriwijaya FC, Rabu (12/1) mendatang. Apalagi, dirinya begitu menyadari bahwa kemenangan demi kemenangan yang saat ini dibutuhkan Maung Bandung agar bisa kembali ke posisi puncak klasemen Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011. "Dan untuk bisa meraih kemenangan, kita semua harus solid. Modal awalnya adalah kebersamaan. Saya melihat tim ini sudah mengarah kesana," ujar Markus yang tidak membawa istrinya Kiki Amalia ke Kota Bandung ini. (OKZ)

Striker Pro TItan FC Abdi Gusti (kanan) mencoba merebut bola dari pemain bawah Persires Rengat dalam pertandingan Divisi Utama di Stadion Teladan, Selasa (4/ 1) yang berakhir imbang tanpa gol.

Jelang Liga Futsal Amatir (LFA) Sumut 2011

Sreening Pemain Digelar Hari ini, Besok Technical Meeting Medan-andalas Guna mengetahui sejauh mana kemampuan yang dimiliki, tiga klub futsal yang akan berlaga di ajang Liga Futsal Amatir (LFA) Sumut 2011 melakukan pertandingan ujicoba di lapangan De Futsal, Jalan STM Medan, Selasa (4/1). Ketiga klub futsal itu adalah Inter Medan, Station Futsal dan Goosebam's Happy Futsal. Ketua BFD - PSSI Sumut yang juga owner Inter Medan mengungkapkan bahwa pertandingan ini bukan semata mengejar kemenangan, tapi bertujuan mengetahui sejauh mana kemampuan serta semangat berkompetisi seluruh tim sebelum berlaga di ajang LFA Sumut 2011 yang berlangsung Sabtu (8/1) di GOR Unimed Medan. " LFA Sumut 2011 merupakan even paling bergengsi, sebab yang mengikuti even ini adalah klub futsal yang memiliki visi dan misi untuk berkembang sebagaimana layaknya sebuah klub olahraga," bilang Rafriandi Nasution, Ketua BFD-PSSI Sumut, Selasa (4/1). Selanjutnya, terkait gelaran LFA

Sumut itu sendiri Rafriandi mengatakan bahwa pihaknya menyesalkan beberapa klub yang memiliki pemain andal namun tidak ikut pada even ini. " Ini sebuah bukti jika masih ada pemilik maupun pengurus klub yang tidak menginginkan para atletnya maju, sebab LFA Sumut 2011 merupakan ajang seleksi tahap II pembentukan tim Pra PON Sumut," katanya. Selanjutnya Rafriandi menjelaskan bahwa klub yang sudah terdaftar sebagai peserta LFA Sumut 2011 akan menjadi anggota tetap LFA. "Jadi pada gelaran LFA tahun depan mereka tidak perlu mendaftar lagi, sedangkan klub lain yang ingin mengikuti even ini harus terlebih dulu menjuarai even sejenis yang digelar Pengcab PSSI Kabupaten/Kota," ucapnya. Di sisi lain, Rafriandi juga mengaku salut dengan beberapa klub futsal dari luar Kota Medan yang dengan segala keterbatasannya tetap mengikuti LFA Sumur 2011. "Ada beberapa klub dan sekolah dari luar Kota Medan yang akan mendaftar besok (hari ini, Red). Kita

hargai upaya mereka. Karenanya kepada tim-tim tersebut masih diberi kelonggaran untuk melakukan pendaftaran agar dapat berlaga di ajang LFA Sumut 2011," bilangnya. Rencananya, hari ini (5/1) bertempat di sekretariat BFD-PSSI Sumut Jalan Sekip Baru No 50 Medan dilaksanakan screening pemain, untuk selanjutnya pada Kamis (6/1) digelar technical meeting di Hotel Garuda Plaza Medan pukul 14.00 WIB. Adapun klub-klub futsal yang telah menyatakan ikut serta pada LFA Sumut 2011 antara lain Syariah Bank Sumut, The Shake, FC Station, FC Rahayu (Deli Serdang), VHI Star, Inter Medan, DPRD SU, Goosebam's Happy Futsal, Lapan FC, Rassio FC, Bea Cukai FC, Bersama OPL 89, Dragon Ball, PEDS (Deli Serdang) dan LP3I. Sedangkan sekolah yang telah mendaftar adalah SMK Ar Rahman, SMK Mulia, SMAN 1 Medan, SMAN 3 Medan, SMA Harapan Mandiri, SMK Karya Bangsa (Deli Serdang), SMAN 1 (Langkat) dan SMK Karya Serdang (Deli Serdang). (YON)

Kido/Hendra di Grup Maut Final Super Series Jakarta-andalas Pasangan juara Asian Games Markis Kido/Hendra Setiawan harus menghadapi lawan-lawan berat dalam Grup B Final Super Series yang berlangsung di Taiwan, 5-9 Januari. Dalam turnamen yang hanya diikuti delapan pemain/pasangan terbaik dalam Super Series itu, Kido/Hendra berada dalam Grup B bersama unggulan kedua Mathias Boe/Carsten Mogensen (Denmark), Jung Jae Sung/ Lee Yong Dae (Korea) dan Fang Chieh Min/Lee Sheng Mu (Taiwan).

Pasangan juara Olimpiade tersebut mempunyai rekor pertemuan yang kurang memuaskan dengan ketiga pasangan tersebut. menurut laman resmi Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), rekor Kido/Hendra menghadapi Boe/Mogensen 0-2, 3-4 dengan Jung/Lee dan 4-4 melawan Fang/Lee. "Pertandingan yang berat," kata Kido, Selasa, mengomentari hasil pengundian turnamen berhadiah total 500.000 dolar AS yang dilakukan, Selasa di Taipei, Taiwan, tempat turnamen digelar. Menurut Kido,

sektor ganda putra dihuni pasanganpasangan yang kekuatannya kurang lebih sama sehingga menghadapi lawan manapun akan berat. Satu-satunya wakil Indonesia pada nomor tunggal, Taufik Hidayat, berpeluang memenangi grupnya yang terdiri atas pemain China Chen Long (unggulan kedua), Du Pengyu, dan Boonsak Ponsana (Thailand). Rekor pertemuan Taufik dengan ketiganya cukup bagus dengan 2-1 melawan Chen Long, 8-0 atas Boonsak dan 4-1 dengan Du Pengyu. (OKZ)

Trianingsih Incar Tiga Emas SEAG Semarang-andalas Pelari putri nasional asal Jawa Tengah, Trianingsih, mengincar tiga medali emas pada SEA Games XXVI 2011 di Sumatra Selatan dan DKI Jakarta. Pelatih Trianingsih, Alwi Mugiyanto ketika dihubungi dari Semarang, Selasa, mengatakan tiga emas tersebut diharapkan dari nomor lari 5.000 meter, 10 ribu meter, dan maraton (42,195 kilometer). Selain medali emas, kata dia, Trianingsih diharapkan bisa mempertajam catatan waktu yang telah dicapai pada tiga nomor tersebut. Trianingsih adalah peraih medali emas untuk nomor lari 5.000 meter

dan 10 ribu meter pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia Tenggara 2009 di Laos. Catatan waktu yang dicapai Trianingsih pada nomor lari 5.000 meter adalah 15 menit 56,79 detik, kemudian pada nomor lari 10 ribu meter catatan waktunya 32 menit 49,47 detik. Pada pesta olahraga multievent antarnegara Asia di Guangzhou, China, adik mantan pelari nasional Ruwiyati tersebut hanya berada pada urutan kesembilan untuk nomor lari 10 ribu meter dengan catatan waktu 33 menit 07,45 detik. Kemudian catatan waktu terbaik pada nomor lari maraton adalah 2 jam

31 menit pada Asian Games 2010 China. Dengan catatan waktu itu, Trianingsih hanya menempati peringkat keempat tetapi berhasil memecahkan rekor nasional atas nama kakaknya, Ruwiyati, 2 jam 34 menit. Alwi Mugiyanto yang juga pembina sekaligus pelatih klub atletik Lokomotif Salatiga tersebut, mengatakan, sejak awal Januari ini, Trianingsih sudah memasuki tahapan latihan untuk tiga nomor tersebut untuk persiapan tampil di SEA Games. "Selama Januari ini belum ada agenda untuk turun pada suatu kejuaraan atletik tetapi latihan sudah memasuki persiapan untuk tiga nomor tersebut," katanya. (ANT)

andalas/istimewa

Kim Belum Bisa Perkuat Persema

tersebut. Namun, pihaknya harus menerima secara sportif. “Kita kecewa dan akan melakukan evaluasi menghadapi pertandingan selanjutnya,” ujarnya. Sementara itu, asisten menejer Persires Azhari mengaku puas dengan hasil imbang dikandang lawan tersebut. Menurutnya, ini merupakan bukti bahwa pemain masih memiliki komitmen. “Hasil ini cukup memuaskan, mungkin karena pemain termotivasi,” pungkasnya. Selanjutnya, Persires akan melawan tuan rumah PSMS Medan di Stadion Teladan, Jumat (7/1) dan Pro Titan menjamu Persih Tembilahan di Stadion Teladan, Sabtu (8/1) mendatang. (YON)

Rapatkan Barisan Kecam LPI Jakarta-andalas Rencana bergulirnya kompetisi tandingan Liga Primer Indonesia (LPI), terus menuai kecaman. Kali ini, beberapa mantan atlet nasional merapatkan barisan dan menolak bergulirnya LPI. Beberapa atlet nasional tersebut antara lain mantan pebulutangkis Icuk Sugiarto yang bertindak sebagai Ketua Ikatan Atlet Nasional Indonesia (IANI) dan Joko Supriyanto. Hadir pula Sutan Harhara, Donald Wailan mantan petenis Indonesia, mantan pemain Timnas Ricky Yakobi. Mereka dengan tegas menolak rencana pembentukan LPI yang mereka anggap ilegal. “Selama ini saya sering dinilai sebagai pemberontak. Tapi, karena saya tahu organisasi maka saya tidak mungkin menjadi ketua PBSI tandingan,” jelas Icuk membandingkan situasi di PBSI dengan apa yang terjadi di PSSI saat ini. “Seharusnya Arifin berani masuk kedalam organisasi (PSSI), dan jangan main di luar aturan organisasi. Kalau Arifin mempunyai uang yang banyak, lebih baik fight di Munas, itu lebih fair,” tambah Donald Wailan, yang pernah menyabet seluruh tujuh medali emas SEA Games 1987. Sikap Wailan dan Icuk juga diamini oleh Sutan Harhara dan Ricky Yakobi. Sutan beranggapan niat Arifin Panigoro untuk membentuk suatu kompetisi didasarkan dengan mekanisme yang ada. Dia menyayangkan sikap Arifin yang dianggap membuat kompetisi tandingan untuk Liga Super Indonesia. Ricky Yakobi turut menyesali lahirnya LPI yang justru berada di luar PSSI. Ricky hanya memberi saran kepada kedua lembaga yakni PSSI dan LPI agar segera membuat kesepakatan demi mencari jalan tengah. “Jika ingin menang-menangan sendiri akibatnya akan semerawut. PSSI punya regulasi, sedangkan LPI butuh regulasi,” tutup Yakobi. (HMR)


KOMUNITAS

Rabu 5 Januari 2011

2175 Personil Dilantik Kenaikan Pangkat

harian andalas | Hal.

Pemekaran Medan Utara Segera Terwujud

andalas/ist

Medan-andalas Dalam pelaksanaan secara bersamaan dengan upacara awal bulan, sebanyak 2175 personil jajaran Polda Sumut melaksanakan Korps Raport bagi personil yang naik pangkat, Senin (3/12) pagi. Dari data biro personil untuk periode 1 Januari 2011 yang diusulkan naik pangkat sebanyak 2196 personil yang keseluruhannya disetujui Mabes polri, yaitu 1 personil dengan pangkat Kompol naik menjadi AKBP, 94 AKP naik menjadi Kompol, 184 Iptu naik menjadi AKP dan 62 Ipda naik menjadi Iptu. Kemudian, 347 Aipda menjadi Aiptu, 126 Bripka naik menjadi Aipda, 239 Brigadir naik menjadi Bripka, 428 Briptu naik menjadi Brigadir dan 715 Bripda naik menjadi Briptu. Namun, dari 2196 yang disetujui belum semuanya dilantik. Dimana, ada sebanyak 21 personil bintara yang masih dalam proses UKP di Mabes Polri "Ternyata ada melakukan pelanggaran disiplin dan tindak pidana sehingga yang dapat dilantik hannya sebanyak 2175 personil. Terdiri dari 348 dilantik di Mapoldasu sedangkan 1826 dilaksanakan dimasing-masing Satwil (Satuan wailayah masing-masing), " ujar Kassubid Dok Liput Humas Poldasu, AKBP MP Nainggolan. Dikatakannya, dengan pangkat baru setingkat lebih tinggi dapat menjadi kebahagaian dan kebanggaan keluarga untuk memotivasi dapat bertugas lebih baik. "Karena diharapkan oleh masyarakat terhadap Polri adalah perlindungan, pengayoman dan pelayanan dari pelaksanaan tugas Polri, " ucap Nainggolan. Menurutnya, semakin bertambah pangkat diharapkan semakin besar rasa tanggungjawabnya utnuk dapat mewujudkan apa yang menjadi tuntutan dan masyarakat terhadap Polri. "Sedangkan bagi personil yang tidak dapat dilantik, kepada ankumnya agar segera diproses secara tuntas permasalahannya, sehingga ada kepastian bagi personil yang bersangkutan, " cetusnya. Lanjut Nainggolan, dalam hasil evaluasi ditahun 2010 sebagai acuan tugas di tahun 2011 menjadi perhatian seluruh personil. Dimana, tugas dan tantangan pada tahun 2011 lebih berat dan semakin kompleks. "Polri akan meningkatkan kinerja secara profesional dan proposional. Agar dapat mewujudkan hari ini lebih baik dari hari kemarin, " beber Nainggolan. (HER)

ITM Siap Isi Kebutuhan Pasar Industri Medan-andalas Memasuki tahun 2011, Institut Teknologi Medan (ITM) terus melakukan pembenahan diri dalam pencapaian kualitas akademik sesuai dengan kebutuhan pasar industri. Untuk itu, ITM yang saat ini telah memiliki potensi yang besar yakni SDM pengajar, sistem akademik berkualitas serta prasarana dan sarana yang memadai. "Potensi yang besar itu merupakan modal dalam pengembangan kualitas akademik di ITM sehingga output dan out came mahasiswa mampu bersaing dan mengisi kebutuhan pasar industri," ungkap Ka Biro Administrasi Umum (BAU) ITM, HM Vivahmi Manafsyah SH MSi kepada, Selasa (4/1) di Kampus ITM Jalan Gedung Arca 52 Medan. Vivahmi yang juga Ka Humas ITM ini menjelaskan dunia pendidikan tinggi seperti ITM selalu melihat perkembangan dan kemajuan teknologi sehingga diharapkan para anak bangsa yang menimbah ilmu selalu berorientasi perkembangan dan kemajuan bangsa. "Kemajuan teknologi menjadi acuan kita sehingga para dosen dan mahasiswa tak ketinggalan dan selalu siap mengadopsi teknologi bahkan menciptakan teknologi terbaru," ungkap Vivahmi. Terkait pengembangan sumber daya manusia (SDM) Vivahmi mengatakan pihaknya selalu melakukan berbagai upaya, diantaranya mengembangkan basis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) yakni melalui proses pendidikan, penelitian dan kerjasama dunia usaha baik swasta maupun pemerintah dan dengan lembaga pendidikan tinggi lainnya. Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang bergerak di teknologi industri, lanjutnya ITM sejak awal hingga kini tetap berupaya membantu pemerintah dalam mengembangkan pendidikan khususnya pendidikan teknologi yang dibutuhkan dalam mengisi kemajuan teknologi dalam mendukung pembangunan di Indonesia "Tujuannya untuk memenuhi dan mengantisipasi kebutuhan SDM bagi industri kecil, menengah dan besar sehingga kebutuhan permintaan pasar bisa kita dipenuhi," ucapnya. (HAM)

10

Aster Kasdam I/BB, Letnan Kolonel Inf Sofyan Candra mewakili Pangdam I/BB saat menerima tim audensi panitia musyawarah wilayah DPD Muhammadiyah Provinsi Sumatera Utara yang dipimpin Drs Dalail Ahmad MA Pimpinan Wilayah Muhammadiyah, bersama Drs Efendi Pakpahan MM Sekretaris Wilayah Muhammadiyah, Drs Agusani MAB Ketua Panitia, Husein Wakil Ketua Panitia, Ottman Sekretaris Panitia Aster Kasdam I/BB didampingi Kabintaldam I/BB, Letnan Kolonel Caj Irwan Nuh Batubara dan Ws Kapendam I/BB, Mayor Caj Dra Fatimah di ruang tamu Aster Kasdam I/BB Lantai IV Makodam I/BB, Jalan Gatot Subroto Km 7.5 Medan, Selasa (4/1).

AUDIENSI –

Medan-andalas Pemekaran Medan Utara yang sudah dibicarakan sejak tahun 2001, kali ini akan tercapai melalui jalur formal yang diusung oleh tim pemerakarsa yang saat ini disebut dengan nama Tim Tujuh Belas. Ketua Forum Masyarakat Marelan Gamal Abdul Nasir, Ketua Presedium Masyarakat Medan Utara serta kelima belas orang lainnya yang menjadi perwakilan seluruh masyarakat Medan Utara, Selasa (4/1), mencanangkan pemekaran Medan Utara adalah harga mati. Pemekaran yang rencananya memiliki deadline hingga tahun 2014 tersebut, terus bergulir dengan jadwal yang disusun dengan cermat oleh tim pemerakarsa. Saat dikonfirmasi wartawan salah satu tim pemerakarsa, Johan Arifin SH mengatakan pada tanggal 8 Januari 2011 akan dilaksanakan deklarasi tim pemrakarsa pemekaran Medan Utara. Ia juga mengatakan dalam waktu dekat akan diadakan rapat akbar yang akan dihadiri oleh masyarakat Medan Utara. (STARBERITA)

Presiden SBY akan Meresmikan Museum Batak di Balige Medan-andalas Presiden RI dijadwalkan pada tanggal 18 Januari 2011 akan meresmikan Museum Batak di Balige. Selain itu, Presiden RI juga akan meresmikan PLTA Asahan-1, Pembangkit listrik di Simangkok dan peresmian revitalisasi Irigasi Sungai Ular. Demikian diungkapkan. Plt Sekretaris Daerah, Hasiholan Silaen usai memimpin Rapat koordinasi di ruang Kenanga Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (4/1). "Khusus revitalisasi Irigasi aliran Sungai Ular persiapannya disiapkan secara matang karena sampai saat ini, pembebasan lahan belum juga tuntas. Karena proyek yang diresmikan presiden itu adalah proyek yang sudah beres, tidak boleh ada masalah dikemudian hari," kata Hasiholan. Hasiholan juga menambahkan rapat dilaksanakan terle-

bih untuk persiapan mengkhadiri undangan protokoler istana negara untuk rapat hari ini, Rabu (5/1) di istana negara pukul 14.00. "Kita diundang untuk menghadiri rapat persiapan peresmian museum batak di Balige, besok kami harus ke Jakarta ," ujarnya. Penandatanganan prasasti proyek akan dilakukan di Balige tanpa meninjau ke lokasi proyek. jadi segala sesuatunya harus disiapkan apa dan bagaimana jalannya proyek. "Harus ada stan proyek di Balige nantinya, biar bisa dilihat profil proyek secara jelas,"

pungkasnya. Surat prasasti yang akan ditandatangani presiden akan ditembuskan ke kementerian BUMN dan dirut PLN. Berhubung direncanakan SBY akan menginap di Balige dan rute perjalanan tidak akan melalui Bandara Polonia. SBY akan langsung ke Bandara Silangit. Sementara itu, Kepala Museum Sumatera Utara, Srihartini dalam rapat pembahasan teknis peresmian Museum Batak dan Penyambutan Presiden RI di Balige tanggal 18 Januari 2011 yang akan datang mengatakan bahwa stan ulos batak akan dibuka oleh Disainer yang berasal dari Sumatera Utara, Merdi Sihombing. Sedangkan seperti di sampaikan Kepala Dinas Tanaga Kerja Sumatera Utara, Rapotan Tambunan bahwa kondisi Bandara Silangit dalam kondisi

memprihatinkan. "Toilet kurang layak dan ukuran ruang VIP hanya berukuran 4x5 meter," katanya. Menanggapi hal tersebut Hasiholan mengatakan agar segera dibenahi dan dilakukan perbaikan jalan nasional yang menghubungkan Silangit-Balige. "Jalan Balige-Silangit banyak yang berlobang, itu harus dibereskan setidaknya H-3," tukasnya. Terkait adanya rencana penyampaian pakaian adat dari enam puak yang ada di Sumatera Utara kepada Presiden RI , Hasiholan mengingatkan agar perwakilan penyambutan SBY juga menggunakan pakaian adat masing-masing daerah. Hasiholan menyampaikan bahwa pengamanan akan dikoordinasikan dengan Pangdam I/ BB yang dalam hal ini Mayjen TNI Leo Siegers. Kepala Badan Kesbang-

linmas, Bukit Tambunan menyampaikan perkembangan di lapangan bahwa surat dari setiap kabupaten/kota yang akan datang telah menyampaikan surat pernyataan keikutsertaannya. "Pak TB Silalahi telah menyampaikan sebelumnya, jika pemerintah kabupaten/kota memerlukan bantuan transportasi ia siap membantu," kata Bukit. Kehadiran para undangan dan masyarakat yang turut menyaksikan peresmian Museum hendaknya menjaga kesopanan dan menaati tatatertib yang berlaku. "Terutama mengenai kehadiran di lokasi acara, harus hadir sebelum rombongan presiden tiba," kata Hasiholan. Tim pendahulu harus sudah bisa menyambut kedatangan rombongan pada kedatangan SBY dari Jakarta. (WAN)

Pernak-Pernik Imlek Mulai Hiasi Pasar Tradisional Kendati masih sebulan lagi, namun gaung perayaan Imlek sudah mulai terasa di Medan. Keceriaan juga menghiasi wajah bagi warga yang akan merayakannya.

M

ereka mulai terlihat sibuk membersihkan ataupun mengecat rumah. Untuk pernak-pernik Imlek seperti hiasan dinding, aksesori, baju bergambar shio, hingga pohon Mei Hua juga mulai menghiasi sejumlah Pasar tradisional. "Penjualan pernak pernik Imlek untuk hari besar etnis Tionghoa saat ini mulai marak di pasaran. Namun pembeli belum banyak, mungkin karena imlek masih jauh. "Saya perkirakan puncak penjualan baru terjadi dua pekan mendatang," kata Aho salah satu pedagang pernak-pernik di Pasar Ramai Medan, Selasa (4/1). Dia mengatakan ada berbagai macam pernak-pernik dan kebutuhan

andalas/asiong

PERNAK PERNIK IMPLEK - Penjualan pernak-pernik Imlek mulai marak dipajang di pasar tradisional dan toko-toko. untuk merayakan imlek yang dijualnya seperti amplop angpau, hio dan lain-lain yang diperoleh dari

distributornya di Jakarta. Sementara pedagang lainnya Ahun mengatakan, masih sepinya

pembeli disebabkan masyarakat yang merayakan Imlek sudah jauh menurun. Hal itu disebabkan adanya pergeseran budaya, dimana masyarakat Tionghoa yang tak lagi terlalu patuh pada tradisi leluhur merayakan Imlek dan umumnya mau serba praktis saja. "Justru natalan yang baru lewat banyak yang berbelanja pernakpernik natal. Apalagi orang-orang muda sekarang tidak terlalu ngerti dengan tradisi leluhur," ujarnya. Pemandangan yang sama juga tampak di Toko Ahan Jalan Asia ,Medan. Meskipun di toko setempat sudah tampak ramai dipajang aneka pernak pernik, kue kering aneka parsel yang sesuai tema imlek, tak seorang pun tampak membeli. Ahan mengatakan, hal biasa pembeli masih sepi karena para langganan yang menjadi konsumennya umumnya memilih membeli mendekati sepekan perayaan. Kendati demikian ia mengaku tahun ini hanya menyediakan manisan khas Imlek sekedarnya saja. Hal itu untuk menghindari kerugian karena penjualan cenderung menurun beberapa tahun lalu. (SIONG)

BE RI T A DU K ACI T A

YAYASAN B ALAI SOSIAL H EN RY WIJAYA JL. B AK AR AN B ATU N O.1 MED AN TLP.(061) 7367339 - 7369359 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam)

K eterangan / Tempat

VIP A

PATR IC IA C H EN / WAWA

07

Jl. Bambu I D alam No. 2 F Medan

02-01-11 16.05 WIB

05-01-11 10.00 WIB

D i kebumi kan

VIPC

LIM H U I K U AN G / H ER RY

34

Jl. Thamri n Gg.Kenanga No.11 / 24 Medan

04-01-11 05.45 WIB

06-01-11 13.00 WIB

D i kebumi kan

2

LIE K IM LIAN

56

Jl. Bambu I No.33 Medan

04-01-11 06.15 WIB

06-01-11 11.00 WIB

D i kebumi kan

4

LIM H U A SEN

59

Jl. Tongkol No.1-C / 3 Medan

01-01-11 07.30 WIB

05-01-11 14.00 WIB

D i kebumi kan

BE RI T A DU K ACI T A

B ALAI P E R S E MAYAMAN AN GS AP U R A JL. WAJA N O. 2-4 ME D AN TE LP . 7345503, 7361328, 7360873 B lo k

N ama

U mu r (T h n )

Alamat

Men in g g al (T g l/Jam)

B eran g kat (T g l/Jam)

K eteran g an / Temp at

V IP -A

TAN S AI H U A

84

Taman A nggrek B lok.A NO.12 Medan

01-01-11 11.30 WIB

05-01-11 13.00 WIB

D i kebumi kan

V IP B

TJO N AM S E N G

49

Jl. Haryono MT No.34-B Medan

03-01-11 13.30 WIB

06-01-11 10.00 WIB

D i kebumi kan

V IP -C

N G S IU C E N

48

Jl. P rof.HM.Yami n.S H No.36-D Medan

03-01-11 03.30 WIB

06-01-11 12.00 WIB

D i perabukan

1

LIE WE N G LION G

71

Jl. A R.Haki m Gg.B akung NO.20 Medan

04-01-11 00.00 WIB

07-01-11 14.00 WIB

D i kebumi kan

2

C H U N G H U I ME I

38

Jl. P erni agaan No.79-G Stabat

03-01-11 05.10 WIB

05-01-11 12.00 WIB

D i perabukan

3

TAN C H U N S E N G

64

Jl. P ajak Gg. Murni No.16 K m.16,5 Sp.K antor Medan

03-01-11 09.35 WIB

06-01-11 13.00 WIB

D i kebumi kan

4

TAN C H U N LAN

53

Jl. P unak Gg.Ri ro No.3 Medan

04-01-11 07.30 WIB

06-01-11 14.00 WIB

D i perabukan

6

C OU P E K E N G / C E N H OK LAI

83

Jl. P ukat V II No.81-A Medan

01-01-11 23.15 WIB

05-01-11 10.00 WIB

D i perabukan

7

H U AN G K H U N MIN / AB ID IN

56

Jl.B . Zei n Hami d Gg.P ri badi No.B -20 T.K uni ng Medan

31-01-11 21.50 WIB

05-01-11 14.00 WIB

D i perabukan

8

LAW S U N MIN G

56

Jl. B esi No.602 Medan

01-01-11 13.05 WIB

05-01-11 13.00 WIB

D i perabukan

9

LIM C IE N S IN

71

Jl. A R.Haki m Gg.Tanjung No.8 Medan

02-01-11 03.20 WIB

06-01-11 11.00 WIB

D i perabukan


Rabu

POLITIK 11 7 Januari, Evaluasi Kabinet Diterima SBY harian andalas | Hal.

5 Januari 2011

Jakarta-andalas Hasil penilaian Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4 ) terhadap laporan kinerja jajaran Kabinet Indonesia Bersatu jilid II akan segera tuntas pekan ini. Meskipun begitu, UKP4 butuh waktu untuk memverifikasi dan menilai data capaian dari 47 kementerian dan lembaga. Diperkirakan 7 Januari mendatang laporan itu sudah disampaikan ke SBY.

RAP RAPAAT- Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pengarahan dihadapan para menteri di Istana Negara, Jakarta terkait evaluasi kinerja selama ini.

Menurut Ketua UKP4, Koentoro Mangkusubroto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (4/1) pihaknya butuh waktu paling cepat dua sampai empat hari untuk menyelesaikan laporan dan

tergantung dari kecepatan kerja yang dilakukan unitnya, Koentoro mengatakan tengah malam nanti adalah tenggat waktu bagi kementerian dan lembaga non departemen menyampaikan laporan atas capaian masing-masing selama Desember 2010. Tugas dari UKP4 adalah melakukan verifikasi data dan melakukan penilaian yang didasarkan pada 369 rencana aksi KIB II untuk 2010. Idealnya per 31 Desember 2010 seluruh rencana aksi sudah terlaksana. Tetapi bisa saja ada beberapa dari 369 rencana aksi itu yang belum tuntas pelaksanaannya. "Nanti kami laporkan begitu saja, misalnya rencana aksi nomor sekian masih merah. Apa konsekuensinya, itu wilayahnya Presiden. Kan terserah beliau menggunakan laporan kami. Kemungkinan tanggal 7 Januari sudah diserahkan kepada Presiden," ujar Kuntoro yang juga Ketua Satuan Tugas Pemberantasan Mafia Hukum ini. Menurut Kuntoro, laporan ini murni berhubungan dengan kinerja masing-

masing kementerian. Terutama atas rencana aksi atau program kerja yang dulu ditetapkan."Jumlahnya (program kerja) 369. Kami mengikuti itu satu persatu. Misalnya, ada kementerian A punya sembilan program, itu tercapai semua atau tidak," jelas Kunto " sambung Koentoro. Laporan yang UKP4 sampaikan ke Presiden SBY dan Wapres Boediono, sebatas pada capaian kinerja dari tiap kementerian dan lembaga. Sama sekali tidak disertai dengan rekomendasi atau dorongan untuk mencopot dan mengganti menteri. "Laporan kami biasa saja. Laporan ini tidak ada hubungannya dengan reshuffle," tegas mantan Kepala BRR Aceh-Nias ini. Menko Kesra Agung Laksono yang ditemui pada kesempatan sama, mengaku sudah menyampaikan laporannya kepada UKP4. Tapi dia belum bisa memastikan apakah semua kementerian bidang Kesra juga sudah menyampaikan laporan masing-masing. (DC/VN)

Peringatan Harlah ke-38

Wagubsu Diminta Segera Lantik Sekwan DPRDSU

2014, PPP Bangkit Raih Kejayaan

Medan-andalas Pemerintah Propinsi Sumatera Utara melalui Wakil Gubernur Sumatera Utara, Gatot Pujo Nugroho diminta segera melantik Sekretaris DPRD Sumut (Sekwan) definitif. Mengingat sampai saat ini tugas dan fungsinya masih dijalankan Pelaksana Tugas (Plt) yang dijabat Dra Nirmaya Siregar Msp. Demikian disampaikan Ketua Fraksi Gerindra DPRD Sumut, H Yan Syahrin, Selasa (4/1), menanggapi masih belum jelasnya rencana pelantikan Sekwan DPRD Sumut definitif. Padahal nama yang ditunjuk sudah disetujui pimpinan dewan. Menurut Yan Syahrin, pelantikan Sekwan definitif harus disegerakan, karena fungsinya sangat vital dalam membantu kelancaran kerja di lingkungan sekretariat DPRD Sumut. Apalagi SK pengangkatan Sekwan telah ditandatangani Gubsu H Syamsul Arifin SE. “Jika pelantikan Sekretaris DPRD Sumut tertunda-tunda kami khawatir terjadinya

Medan-andalas Ketua DPP PPP Drs H Hasrul Azwar MM menyatakan keyakinannya partai warisan ulama itu akan bangkit meraih kejayaan pada Pemilu 2014 mendatang. "PPP sebagai partai Islam, insya Allah akan menjadi pilihan umat," katanya. Hasrul mengemukakan itu dalam bincang-bincang khusus dengan andalas, Selasa (4/1), menyambut Hari Lahir (Harlah) ke-38 Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang peringatannya di Sumut akan digelar di Halaman Mesjid Raya AlMa'sum Medan, hari ini, Rabu (5/1). Acara Harlah selain menggelar syukuran dan haflah Al-Quran, juga akan diisi dengan tausiyah Ketua Umum PB Al Jam'iyatul Washliyah, Prof Dr H Muslim Nasution MA, dan sebelumnya dilaksanakan salat Magrib berjemaah. Hasrul mengatakan, demi mewujudkan kebangkitan kembali PPP, partai berlambang Ka'bah itu akan terus mendekatkan diri ke umat, serta terus melakukan konsolidasi secara intens dan menjaga kekompakan antarsesama pengurus serta antara pengurus dengan umat. Menurut Ketua Fraksi PPP DPR-RI ini, mamang banyak hambatan yang dihadapi dalam rangka meraih kejayaan pada

Drs H Hasrul Azwar MM

Pemilu 2014 mendatang, di antaranya sikap rakyat Indonesia dewasa ini yang cenderung semakin pragmatis. Begitupun, mantan Ketua DPW PPP Sumut ini berkeyakinan, jika segenap jajaran dan warga partai bekerja keras, insya Allah PPP akan semakin memperoleh tempat di hati rakyat Indonesia. Karena itu, dia meminta seluruh jajaran partai agar rajin turun ke bawah bersosialisasi dengan masyarakat. Khusus untuk Sumatera Utara, Hasrul melihat perkembangan PPP di daerah ini berjalan dengan baik di bawah kepemimpinan H Fadly Nurzal SAg. Terbukti, pelaksanaan Musyawarah Cabang di 33 DPC

PPP di Sumut telah berjalan dengan baik. "Selanjutnya pada Februari 2011 nanti, akan digelar Musyawarah Wilayah (Muswil) PPP Sumut, yang diharapkan kembali akan memberikan kepercayaan kepada Fadly Nurzal untuk menjadi nakhoda. Sebab, sudah terbukti dia berhasil dalam memimpin PPP Sumut," katanya. Pada bagian lain Hasrul mengatakan, PPP kini berusia 38 tahun, sebuah usia yang relatif cukup panjang dan sudah banyak terlibat dalam pasang surut perpolitikan di tanah air. "PPP hingga kini tetap menyatakan diri sebagai Partai Islam,sesuai dengan khittah perjuangannya sejak didirikan pada 5 Januari 1973," kata Hasrul Azwar. (UJ)

ketidakpastian kinerja di Sekretariat DPRD Sumut,” katanya. Hal senada dikemukakan Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPRD Sumut, Irwansyah Damanik. Dia juga mendesak Pemerintah Propinsi Sumut menyegerakan pelantikan sekwan defenitif. Mengingat SK pengangkatan sudah keluar. "Menunda-nunda pelantikan Sekwan definitif, selain akan mengganggu kelancaran tugas dewan. Bahkan ke depan potensial mengganggu hubungan sinergis antara pihak legislatif dengan eksekutif," ujar Wakil Ketua DPW PAN Sumut ini. Siapapun yang memiliki kewenangan yang melantiknya, lanjut Irwansyah Damanik, diharapkan segera melantik sekwan definitif. Apakah itu Wakil Gubernur ataupun Sekda. “Pejabat yang berkompeten diminta melakukan pelantikan Sekwan Defenitif guna kelancaran tugas-tugas dewan,” kata Irwansyah Damanik. (UJ)

Golkar Bantah Setgab Geser Parlemen Jakarta-andalas Partai Golkar membantah Sekretariat Gabungan (Setgab) mengkooptasi atau menguasai pengambilan keputusan di parlemen. Bahkan menurut partai berlambang pohon beringin ini keberadaan Setgab dirancang untuk tidak menggeser parlemen. Demikian ditegaskan Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (4/1). Menurut dia, pada praktiknya di Setgab tidak pernah ada satu keputusan yang final. Kalau keputusan final, maka yang terjadi adalah penurunan dari fungsi parlemen dan membahayakan demokrasi. Jika pun ada kesepakatan dalam pengambilan keputusan di DPR, maka itu adalah kesepakatan hampir Fraksi yang ada termasuk Fraksi PDIP sehingga hasilnya pun bulat. Kalau memang di parlemen lebih banyak anggota Setgabnya, menurut Priyo itu adalah hal yang wajar dan lumrah serta tidak perlu ditanggapi dengan sinis. Yang salah adalah,

kalau ada degradasi dan mengganggu keseimbangan. "Sekarang Setgab baik saja, ada dinamika wajar. Sekarang perlu. Apakah penting? Penting tidak penting tapi perlu," katanya. (IN)

Priyo Budi Santoso

Kegenitan Politisi Demokrat Wacanakan Ani Yudhoyono di Bursa Pilpres

Golkar tak Takut, Citra Demokrat Justru Jeblok PERTARUNGAN untuk bursa Pilpres (Pemilihan Presiden) pada 2014 masih panjang. Namun partaipartai besar sudah berusaha melakukan provokasi dengan mengusung beberapa nama yang memiliki kans kuat menjadi Presiden RI.

Ani Yudhoyono

SUN 3D with subtitles Indonesian 12.30-14.20-16.10-18.00-19.5021.40 THAMRIN 12.00-13.50-15.40-17.30-19.2021.10

PRESIDENT 13.00-15.15-17.30-19.45 SUN 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

S

eperti hanya dengan wacana Partai Demokrat yang mengadanggadangkan istri SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) itu menduduki kursi RI 1. Apa respon kompetitor dari partai Golkar menyingkapi ini? Ketua DPP Partai Golkar Hajriyanto Tohari pun dengan tegas mengatakan Golkar tidak terlalu mengkhawatirkan dengan wacana Ani Yudhoyono dijadikan calon Presiden 2014 oleh Partai Demokrat. "Golkar sebagai Parpol yang terlalu tua untuk bersikap khawatir kepada rival politiknya," kata Hajriyanto di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (4/1). Pasalanya Golkar telah berpengalaman dalam Pemilu dan

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 SUN 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

THAMRIN 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 BINJAI 12.30-14.20-16.10-18.00-19.5021.40

mengalami kalah atau menang. Sehingga tidak ada istilah kekhawatiran ketakutan bersaing dengan siapa saja. Sedangkan terkait mengenai Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie apakah akan maju sebagai calon Presiden mendatang, Hajriyanto mengatakan ketua umumnya adalah sosok yang rasional. Kegenitan politisi Partai Demokrat menyebut nama Ani Yudhoyono sebagai calon presiden justru bisa berdampak buruk. Selain mengerdilkan Ibu Negara dan partainya, srikandi itu bisa layu sebelum berkembang. Aksi sejumlah politikus Partai Demokrat yang menyebut nama Ibu Negara Ani Yudhoyono sebagai Capres Partai Demokrat dalam Pemilu 2014 jelas bukanlah

THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.00-21.20 PLAZA 13.10-15.30-17.50-20.10 BINJAI 12.45-14.55-17.05-19.15-21.25

langkah taktis. Justru ini membuat citra partai jeblok. "Pemilu 2014 masih sangat jauh, tapi saya sangat heran testing the water muncul dari partai penguasa," sesal Wakil Ketua DPR RI Pramono Anung. Ia menegaskan seharusnya partai politik khususnya partai penguasa memanfaatkan momentum saat ini dengan pembangunan ekonomi lebih baik. Situasi demikian juga disadari oleh fungsionaris Partai Demokrat. Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Saan Mustopa menegaskan Partai Demokrat sama sekali belum berfikir untuk mencalonkan siapapun pada Pemilu 2014 nanti. Terkait nama Ibu Negara Ani Yudhoyono disebut-sebut sebagai

THAMRIN 12.40-15.00-17.20-19.40-22.00 PLAZA 11.30-13.50-16.10-18.30-20.50 BINJAI 12.15-14.05-15.55-17.45-19.3521.25

Capres dari Partai Demokrat, Saan mengakui memang popularitasnya cukup tinggi, namun pihaknya sama sekali belum menyiapkan nama untuk Pemilu 2014. "Popularitas Ibu Ani Yudhoyono memang tinggi, karena salah satunya sebagai istri presiden. Tapi kami belum berpikir ke arah sana," ujar Saan. Sekretaris Fraksi Partai Demokrat ini juga menepis jika partainya melakukan politik pencitraan terkait persiapan Pemilu 2014. Menurut dia, publik sudah cerdas dan bisa melihat mana partai politik yang melancarkan politik pencitraan. "Kami belum melakukan apapun ke arah itu. Rakyat juga tahu siapa yang melakukan politik pencitraan," tegasnya. (IN)

SUN 3D with subtitles Indonesian 12.00-14.20-16.40-19.00-21.20

PLAZA 19.30-21.20

BINJAI 18.30-20.20 PLAZA 12.00-14.00-16.00-18.00-20.00 PALLADIUM 13.00-15.00-17.00-19.00-21.00

PLAZA 13.00-15.10-17.20 BINJAI 12.00-14.10-16.20 PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40


SUMATERA UTARA

Rabu 5 Januari 2011

harian andalas | Hal.

12

KILAS

Bantuan Keuangan Diutamakan untuk Warga Miskin Stabat-andalas Bantuan keuangan yang diprogramkan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) untuk Kabupaten Langkat akan diprioritaskan untuk pembangunan jalan dan pemberian bea siswa masyarakat miskin. Hal itu ditegaskana Plt Kepala BPKAD( Badan Pengelola Keuangan dan Asset Daerah) Kabupaten Langkat kepada wartawan di Stabat, Selasa (4/1). “Kita ada menerima DIPA yang diserahkan Wakil Gubernur Sumatera Utara kepada Wakil Bupati Langkat Budiono,” ujarnya. DIPA yang diserahkan tersebut senilai Rp 40 miliar, merupakan dana bagi hasil dan Bantuan Daerah Bawahan (BDB) yang disampaikan kepada Kabupaten Langkat dengan rincian Rp 9 miliar, untuk bantuan keuangan berupa belanja pembangunan, sedangkan yang Rp 31 miliar lagi untuk belanja bagi hasil.“Kesemuanya itu memang sudah ada peruntukkannya. Jadi, kami hanya tinggal menjalankannya saja,” katanya. Untuk bantuan keuangan sebesar Rp 9 miliar diperuntukkan di antaranya bagi pemberian bea siswa kepada masyarakat miskin dari tingkat SD, MIS, SMP, MTS, SMA,SMK dan MA yang nilainya mencapai Rp 600 juta. Selanjutnya bantuan untuk kesejahteraan guru di Langkat sebesar Rp 4.738.000.000,- pengadaan obat-obatan sebesar Rp 150 juta, pengerasan Jalan Cenderawasih sepanjang 5 kilometer. Di Kelurahan Pelawi Utara Kecamatan Babalan sebesar Rp 550 juta serta penyemenan jalan setapak di Jalan Datuk Kecamatan Babalan sebesar Rp 200 juta. Pengerasan jalan yang menghubungkan 2 desa yaitu Desa Besilam Babussalam, Desa Air Hitam dengan Desa Tanjung Putus sebesar Rp 850 juta dan peninggian paret cucukan sepanjang 5000 meter di Desa Tanjung Putus, Kecamatan Padang Tualang sebesar Rp 2 miliar. Menanggapi hal itu, Sekretaris Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat Lantera Institute Langkat, Hery Widiyanto pun berharap dimasa mendatang, agar Pemerintah Propinsi Sumatera Utara, sebelum menyerahkan DIPA terlebih dahulu berkonsultasi dengan Pemkab Langkat agar bisa dipahami, mana menjadi prioritas dan harus didahulukan, mana yang tidak. (BD)

Diskes Tebing Tinggi Dituntut Tingkatkan Kinerja Tebing Tinggi-andalas Kadis Kesehatan Kota Tebing Tinggi, Ramses Siregar MKes yang baru dilantik Pj Wali Kota menggantikan dr Syawaluddin Nasution MKes, beberapa waktu lalu, melakukan pertemuan sekaligus melakukan rapat koordinasi perdana dengan staf se-jajaran Dinas Kesehatan setempat, Selasa ( 4/1 ) Ramses Siregar, yang sebelumnya bertugas di Akbid Pemko Tebing Tinggi ini meminta seluruh pejabat semua eselon di Dinas Kesehatan serta seluruh perawat, bidan, serta seluruh Kepala Puskesmas, agar meningkatkan kinerja demi kepentingan masyarakat." Dinas Kesehatan adalah institusi yang paling menyentuh kepentingan umat dari seluruh lapisan masyarakat,"katanya. Siregar menambahkan, sejalan dengan program kerja Pj Wali Kota Eddy Syofian Purba, bahwa aparatur Pemerintah Kota Tebing Tinggi harus mampu menjadi pelayan masyarakat. "Diminta agar semua yang terlibat di Dinas Kesehatan untuk menyatukan langkah dan tujuan, demi peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat yang telah dicanangkan pemerintah," harapnya. (MET)

Bupati Humbahas Pimpin Doa Syukuran

andalas

Simalungun-andalas Kantor Bupati Simalungun di Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, terancam ambruk dan sudah tidak layak huni. Karenanya, Bupati JR Saragih memerintahkan kepada seluruh jajaran pegawai di Sekretariat Kantor Bupati Simalungun di Raya, segera meninggalkan tempat dan pindah ke Kantor SKPD, tidak jauh dari Sekretariat Kantor Bupati, selambatnya hari ini, Rabu (5/1). Menurut JR Saragih, sebelum tahun baru 2010 lalu, kondisi kantor Bupati

Simalungun, sesuai survei Tim dari ITB (Institut Teknologi Bandung) Kantor Bupati Simalungun sudah tidak memungkinkan lagi untuk ditempati. Selain dinding bangunan sudah banyak retak-retak, juga tiang beton yang menjadi penyanggah bangunan seperti asbes sudah banyak yang patah dan tinggal tumbangnya saja. Agar tidak memakan korban manusia, Bupati Simalungun menginstruksikan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten yang berkantor di Sekretariat Kantor Bupati Simalungun untuk segera meninggalkan tempat dan pindah kantor di SKPA yang ada, tepatnya tidak jauh di belakang Kantor Bupati Simalungun, paling lama 5 Januari 2011. Pengamatan andalas di lapangan, Selasa (4/1), seluruh SKPD di Sekretariat Kantor Bupati Simalungun sudah berkemas-kemas memindahkan

Bandar Dibiarkan Bebas

Judi Togel Kembali Marak di Langkat Stabat- andalas Judi togel kembali marak di Kabupaten Langkat. Namun sayang, seperti yang banyak dikeluhkan masyarakat, Polisi belum bertindak dan bekerja dengan maksimal, karena diduga kerap melakukan aksi tangkap lepas. Seperti terjadi baru-baru ini di Stabat, banyak juru tulis (jurtul) ditangkap. Namun, hanya sebatas jurtul alias ‘penjudi kelas teri’ saja yang ditangkap. Sedangkan para bandarnya dibiarkan bebas. Bahkan, sehari ditangkap ada yang langsung bebas, contohnya Boymen, warga Wonosari, Stabat. Tapi, seperti ditegaskan Kanit Serse Polsek Stabat, IPTU Imanuel Saragih, Boymen dilepas karena tidak cukup bukti, sedangkan Jhoni tetap akan ditahan karena sudah cukup bukti. Benarkah alasan tersebut? Menurut beberapa orang warga yang dimintai keterangan dan komentarnya itu hanya alasan

yang dibuat- buat. “Mana mungkin tidak ada barang buktinya, polisi itu juga kan tidak bodoh. Itu kan hanya rekayasa polisi saja. Apalagi, malam itu, Boymen dijemput oknum TNI. Jadi, pantas saja jika ada apaapanya. Yang jelas, ini perang fisik antarbandar, begitu informasinya. Untuk itu para oknum aparat di Polres Langkat dan Polsek Stabat sudah diberi upeti dari para bandar,”ujar warga, yang tidak mau disebut namanya. Ironisnya, beberapa hari kemudian Jhoni Nababan pun dilepas.

bangunan tersebut wajib dirobohkan atau masih memungkinkan direhab ulang seperti melalui penyuntikan. Sebagaimana diketahui, Kantor Bupati Simalungun dibangun pada masa era Jhon Hugo Silalahi sebagai Bupati Simalungun dengan biaya lebih kurang Rp 25 M lebih. Pantauan di lapangan, bangunan dalam keadaan retak-retak, terutama di sekitar gedung ruang utama (loby) Kantor Bupati Simalungun. Melihat kondisi tersebut, Wakil Bupati Simalungun terpaksa menempati ruangan lantai bawah karena khawatir gedung runtuh. Bukan itu saja, untuk menjaga halhal tidak diinginkan sejumlah tamu Bupati Simalungun, apakah dari masyarakat awam maupun sesama pejabat, selalu merasa was-was saat menaiki anak tangga. Bahkan harus melihat, kapasitas masyarakat yang berada di atas. (ASH)

segala mobiler dan dokumen dimiliki untuk dipindahkan ke kantor yang sudah ditentukan. Bukan hanya SKPD, begitu juga dengan para assisten I, II dan III yang ada di Simalungun. Adapun SKPD yang sibuk dengan kepindahannya ke kantor SKPD di antaranya, Tapem, Hukum, Humas, Orta, Keuangan, Kesra, Kabag Umum, Kabag Ekonomi, BKD, Bappeda, Inspektorat, Perizinan Terpadu serta yang lainnya, termasuk Asisten. Kabag Humas Pemkab Simalungun J Saragih, yang dikonfirmasi secara terpisah di ruang kerjanya, tidak membantah kepindahan para staf tersebut. Disebutkan, hal ini sesuai hasil penelitian Tim dari ITB yang menyimpulkan, bangunan tersebut untuk sementara tidak layak huni dan sesegera mungkin harus dikosongkan sebelum menelan korban. Tim juga masih melakukan analisa, apakah

Namun, untuk itu Kapolsek yang berkilah. Ditegaskannya, tersangka memang tidak ditahan karena alasan kemanusiaan. “Boymen dilepaskan karena tidak cukup bukti sesuai dengan Pasal 184 KUHAP sehingga proses penyidikannya tidak dapat dilanjutkan. Namun, penyidikan dan BAP tetap dilengkapi, sedangkan Jhoni Nababan ditangguhkan penahanannya dengan alasan kemanusiaan. Yang penting yang bersangkutan tidak akan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti sesuai dengan KUHAP dan berkasnya tetap dilanjutkan ke JPU,” ujar Raisya, melalui pesan singkat (sms) kepada andalas, kemarin. Arena itu, perlu diikuti apakah benar Jhoni Nababan hanya ditangguhkan penahaannya, sebab menurut kabar memang sengaja dilepaskan setelah bersedia untuk menyerahkan sejumlah uang. (BD)

Golkar Bantuan Korban Kebakaran Stabat-andalas DPD Partai Golkar L angkat langsung menyerahkan bantuan begitu mendengar ada kebakaran di Stabat, Sabtu lalu. Aksi gerak cepat ‘pasukan kuning’ itu tentu patut diacungi jempol. Bantuan itu diserahkan oleh Wakil Ketua Surialam, Sekretaris H Hasanuddin Nano, Bendahara Syahrizal MZ dan Wakil Bendahara Awaluddin Rawi, berupa beras, minyak goreng, susu, kian sarung serta uang kepada para korban, kemarin. “Bantuan ini ikhlas semata-mata sebagai ungkapan rasa empati yang mendalam dari Ketua DPD Partai Golkar Langkat, H Ngogesa Sitepu. Mudah-mudahan bantuan ini dapat memberikan manfaat untuk sedikit meringankan beban dan penderitaan dari para korban,”ujar Nano, di hadapan para korban, Camat Stabat M Nurta, unsur muspika dan Kades setempat. Tampak suasana haru dan deraian air mata menyelimuti keluarga korban musibah kebakaran, seraya menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian jajaran DPD. Partai Golkar Langkat yang telah turut serta meringankan beban mereka. Selain itu, DPD Partai Golkar Langkat juga telah menyerahkan bantuan untuk korban kebakaran di Desa Turangi, Kecamatan Salapian. Bantuan itu memang tidak seberapa jumlahnya, tapi diharapkan bisa meringankan beban korban. Selain itu, DPD Partai Golkar Langkat juga ikut menyerahkan bantuan (infaq) untuk mesjid di daerah tersebut. Semua itu adalah wujud dari kepedulian Ketua DPD Partai Golkar Langkat, H Ngogesa Sitepu. (BD)

Peringatan HAB di Binjai Diguyur Hujan Hari Amal Bakti (HAB) ke-65 Kementerian Agama diperingati jajaran Kantor Kementerian Agama Kota Binjai dengan upacara di Lapangan Merdeka, Senin (3/1), ditandai dengan guyuran hujan.

andalas/ kamil

Dolok Sanggul-andalas Pemkab Humbang Hasundutan (Humbahas) menggelar doa syukuran, Selasa (4/1) di Aula Huta Mas Jalan Siborongborong Dolok Sanggul, km 2,5. Acara syukuran dihadiri pegawai negeri sipil dari berbagai instansi di lingkungan Pemkab Humbahas. Hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Humbahas Drs Marganti Manullang, Sekdakab Martuaman Silalahi SH, seluruh pimpinan SKPD, beberapa anggota DPRD Humbahas, dan utusan Kapolres Humbahas. Acara syukuran dilaksanakan atas nikmat dan karunia yang diterima segenap masyarakat Humbahas selama tahun 2010 hingga dapat terlampaui dan selamat memasuki tahun 2011. Dalam sambutannya Bupati Humbahas Drs Maddin Sihombing menyampaikan selamat tahun baru kepada seluruh hadirin serta segenap masyarakat Humbahas. Maddin Sihombing juga mengharapkan setiap PNS yang bertugas di wilayah Humbahas, agar keberhasilan yang telah dicapai pada tahun 2010, hendaknya dapat lebih ditingkatkan pada tahun 2011, demi tercapainya visi dan misi untuk menjadikan Humbang Hasundutan, makmur dan sejahtera (Huta Mas). “Apa pun yang telah kita raih sepanjang tahun 2010 lalu, harus kita coba lebih ditingkatkan pada tahun 2011 ini, agar visi misi Humbahas segera dapat terwujud dan masyarakat pun semakin sejahtera,” kata bupati. Maddin juga mengimbau semua PNS dan staf di jajaran Pemkab Humbahas, dapat lebih mengutamakan serta meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat Humbahas. (MPL)

Kantor Bupati Terancam Ambruk

M

ESKI Kota Binjai diguyur hujan sejak pagi hari. Namun acara yang diikuti pejabat, karyawan dan para pelajar di bawah Kementerian Agama tetap berlangsung dengan khidmat. Wali Kota Binjai HM Idaham SH MSi, bertindak sebagai pembina upacara. Menteri Agama Suryadharma Ali dalam sambutan dibacakan Wali Kota Binjai mengatakan, persoalan utama dihadapi bangsa Indonesia dewasa ini adalah masalah kebodohan, pengangguran, kemiskinan dan krisis akhlak yang sangat memprihatinkan. Untuk mengatasi masalah kebodohan, Kementerian Agama

Wali Kota HM Idaham menyematkan tanda penghargaan kepada PNS Kantor Kementerian Agama. turut memberikan kontribusi melalui pemberdayaan lembaga pendidikan agama dan peningkatan kualitas

pendidikan keagamaan. Untuk menanggulangi kemiskinan, Kementerian Agama telah berperan

melalui pemberdayaan lembagalembaga sosial keagamaan seperti pemberdayaan rumah ibadah sebagai pusat kegiatan sosial kemasyarakatan. Kementerian Agama bersama instansi terkait juga mengembangkan kebijakan di bidang pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, Wakaf serta dana sosial keagaman lainnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menanggulangi kemiskinan. Menteri Agama mengajak seluruh jajarannya untuk dapat menegakkan integritas aparatur kementerian agama yang bersih, jujur, profesional dan berwibawa. Pada kesempatan itu, wali kota menyerahkan penghargaan kepada tiga PNS, yang telah mengabdi selama 20 tahun dan dua PNS yang akan memasuki masa pensiun. Usai upacara dilanjutkan dengan pembukaan bazaar, berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Binjai, ditandai dengan pengguntingan pita oleh Lisa Andriani M Idaham. (MKI )

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Lugas & Cerdas Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe, Nurdinsyah SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP SIBOLGA/TAPTENG: Parlin Gultom NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal SIGLI: Dhian Anna Asmara, Tasbir BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja.


SUMATERA UTARA

Rabu 5 Januari 2011

KILAS

DBD Serang Warga 2 Kecamatan Sei Rampah-andalas Di penghujung tahun 2010, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) menyerang sejumlah warga yang berada di dua kecamatan Kabupaten Serdang Bedagai, Kecamatan Pantai Cermin dan Perbaungan. Data yang diperoleh dari Rumah Sakit (RS) Sawit Indah Perbaungan di Jalan HT Rizal Nurdin, Selasa (4/1) sekitar pukul 13.30 WIB. Pasien yang dinyatakan terjangkit penyakit DBD dari dua kecamatan itu, jumlahnya 1 orang berasal dari Kecamatan Pantai Cermin dan 7 orang dari Kecamatan Perbaungan.Seorang pasien asal Kecamatan Pantai Cermin, saat ini sedang menjalani perawatan intensif di lantai dua RS Sawit Indah Perbaungan. Sedangkan tujuh pasien lainnya berasal dari Kecamatan Perbaungan sudah sembuh dan diperbolehkan pulang. Pasien yang masih mendapat perawatan intensif di lantai II RS Sawit Indah Perbaungan, bernama Mila (29) warga Desa Ujung Rambung, yang sebelumnya dirawat di Puskesmas Perbaungan. Sedangkan ketujuh pasien yang sudah sembuh dan diperbolehkan pulang yakni, Nurul Fatimah (14), Renaldy (13), Arief Efendi (28), Johan Feri (33), Amanda Syalila (4,5) warga Lingkungan Juani, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Perbaungan, Sergai, Taufik Siregar (51) warga Jambur Pulau, Perbaungan dan Ahmad Iswandi (30) warga Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan Perbaungan. (RYAD)

Rumah Orangtua Dijual, Steven Mengadu Binjai-andalas Sebuah rumah berdiri di atas tanah seluas 6.371 M, di Jalan Kesturi No 64 Brahrang, Kecamatan Binjai Barat, menjadi pemicu persoalan.Pasalnya salah satu ahli waris, Steven (45) merasa dikangkangi haknya. Sebab, rumah milik orang tuanya itu, kini sudah berpindah tangan menjadi milik Lie Mei Mei alias Mei Mei (38), tidak lain adalah adik iparnya sendiri. Merasa tidak dilibatkan dalam perjanjian jual beli sekaligus menaruh curiga adanya rekayasa, akhirnya Steven memilih membuat laporan ke Polres Binjai, sekitar setahun lalu. Sayang, laporannya hingga saat ini masih menggantung di Polres Binjai. Keterangan dihimpun andalas, hal ini terkuak saat Steven hendak mencari surat PT di rumah orang tuanya. Tanpa sengaja dia menemukan surat rumah sudah bertukar nama menjadi milik Mei Mei. Diketahui, jual beli dilakukan adik kandung Steven bernama Erwin Armansyah (40) kepada adik iparnya Mei Mei, karena terbelit utang sebesar Rp 600 juta. Meski hasil Labfrim Poldasu menyatakan tanda tanda tangan orangtua Steven dipalsukan. Tapi, Polres Binjai mengaku masih menemui kendala, karena Armansyah hingga kini tidak diketahui keberadaannya.Sedangkan pihak Kejaksaan juga meminta saksi atas pemalsuan tandatangan tersebut.. Kaur Bin Ops Polres Binjai Iptu Robin melalui Juru Periksa Suryono yang menangani perkara ini, Selasa (4/ 1) menjelaskan perkara ini masih P 18. "Ada beberapa permintaan Kejaksaan belum terpenuhi. Mereka meminta saksi yang benar-benar melihat tanda tangan Ponimin (orangtua steven) dipalsukan. Kemudian Armansyah adik Steven tidak tahu keberadaannya, karena dia saksi kunci. Hal ini tak urung mendapat perhatian dari Ketua Satma PP Kota Binjai Iskandar Syahputra SH. Menurutnya, pihak Polres Binjai, terkesan lamban dalam menyelesaikan pengaduan masyarakat dan perkara ini terkesan jalan di tempat. (PAI)

harian andalas | Hal.

Pungli Dana BOS Dilaporkan ke Kejari Kisaran-andalas Sehubungan dengan makin merajalelanya pungutan liar (pungli) dilakukan UPT Disdik Air Joman Asahan terhadap dana BOS, yang disalurkan pemerintah pusat demi meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu. Namun oleh segelintir oknum di UPT Air Joman, hal tersebut dijadikan ajang kepentingan pribadi demi memperkaya diri. Terkait dengan hal dimaksud, DPP LSM Target didampingi andalas akan menyerahkan berkas tersebut dan meminta ketegasan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kisaran, untuk menindaklanjuti laporan berupa persoalan dugaan tindak pidana korupsi tentang adanya pungutan liar dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah), yang diduga dilakukan Ketua Dewan Pembina LP3 yang juga bertugas sebagai Kepala Unit Pelaksana Tekhnis (UPT) Dinas

Pendidikan di Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan H Mulia Siregar. Dalam laporan yang disampaikan ke Kejari Kisaran, terkait adanya pemotongan dana BOS tersebut dibeberkan bahwa, nominal Dana BOS yang diambil secara illegal tersebut adalah sebesar Rp. 1.200.00 per murid SD (Sekolah Dasar) se-Kecamatan Air Joman. Pungutan tersebut yang oleh petunjuk teknis (Juknis) pungutan liar tersebut diha-ram-

kan. Namun oleh oknum terkait hal tersebut tetap dilanggar dan malah berjalan hingga beberapa tahun sejak tahun 2006 lalu. Selanjutnya kasus dugaan pungli yang terjadi di UPT dimaksud dinilai setara dengan sebuah kejahatan besar, yang terkesan sengaja dilakukan dengan maksud mengambil keuntungan guna memperkaya diri. Selain itu uang negara yang dituangkan dalam dana BOS dimaksud, selayaknya diperuntukkan sepenuhnya buat menunjang pembangunan dan kualitas para murid SD (Sekolah Dasar) di sana. Adapun dasar dugaan pungli dilakukan para oknum tersebut adalah didasari alasan yang dinilai mengada-ada. Berdasarkan informasi diterima, persekongkolan melakukan tindak kejahatan tersebut dialaskan pada kebutuhan menjalankan sejumlah kegiatan yang dinilai melenceng. Dugaan pungli telah

dilakukan terhadap sekitar kurang lebih 5000 siswa dari sebanyak 21 SDN (Sekolah Dasar Negeri) di Kecamatan Air Joman. Jika dikalkulasikan dengan dugaan pungli Rp. 1.200. 00./ siswa tersebut, nominal dana yang dipungli terbilang bukan main besar. Dan bahkan, jika melirik pernyataan H Mulia Siregar kepada sejumlah media massa, dugaan pungli tersebut telah mereka jalankan sejak tahun 2006 silam, persisnya sejak yang bersangkutan menyandang jabatan Kepala UPT di Disdik Air Joman. Pernyataan serta perbuatan Mulia Siregar telah ditentang sejumlah pihak. Yang bersangkutan dinilai telah melakukan kesalahan fatal. Pelaku juga dinilai telah mengangkangi Juknis (petunjuk tekhnis) yang mengatur tentang tata cara penggunaan dana BOS. Perihal protes atas praktik pemeng-

Kisaran-andalas PW Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (Himmah) Sumut mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) mengusut dugaan korupsi di tubuh Dinas Tata Kota (Distako) Pemkab Asahan yang sebelumnya telah dilaporkan kalangan lembaga swadaya masyarakat (LSM) ke kejaksaan. “Kasus dugaan korupsi di tubuh Dinas Tata Kota (Distako) Pemkab Asahan, menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Kejatisu di tahun 2011 ini. Karena dugaan kasus korupsi itu sudah dilaporkan kalangan LSM beberapa waktu lalu. Kami berharap, Kajatisu Sution Usman Adji segera menurunkan tim mengusut kasus dugaan korupsi di Distako Pemkab Asahan itu,” ujar Ketua Umum PW Himmah Sumut Alimnur Nasution didampingi Ketua Tim Pembentukan Percepatan Pemberantasan Korupsi di Sumut, Aminullah Siagian, yang juga Ketua Komunitas Aksi Mahasiswa Pemuda Anti Korupsi (KAMPAK)

Merah Putih, kepada andalas, Selasa (4/1). Himmah menyatakan, akan memantau tindak lanjut pengusutan dugaan korupsi Distako Pemkab Asahan yang telah dilaporkan kalangan LSM ke Kejatisu dan Kejari Kisaran. “Himmah bersama LSM antikorupsi akan memantau terus pengusutan kasus dugaan korupsi di Distako Asahan,” tambah Aminullah Siagian, yang juga Wakil Ketua Himmah Sumut. Sebelumnya, kalangan LSM telah berulangkali melaporkan dugaan korupsi di Distako Pemkab Asahan kepada kejaksaan. Kasus dugaan korupsi yang dilaporkan itu merujuk kepada bukti permulaan berupa lembaran LKPj 2008 dan 2009. Antara lain kegiatan rehab/ pemeliharaan yang dananya bersumber dari APBD 2008 senilai Rp 927. 127. 400. Kemudian pengembangan taman rekreasi tahun 2008 berbiaya

Rp 1.595. 345. 200. Proyek pengembangan taman rekreasi dinilai tumpang tindih dikarenakan juga telah dijalankan Kantor Lingkungan Hidup dan juga terealisasi melalui LKPj Bupati Asahan 2008, di tahun yang sama, dengan APBD 2008 Rp. 99. 917. 735. Selanjutnya, tentang rehabilitasi/pemeliharaan pasar pedesaan menelan APBD 2008 Rp 711. 259. 259. 520. Lalu, kegiatan pemantauan kualitas lingkungan yang menghabiskan APBD 2008 senilai Rp122. 507.100. Juga soal kegiatan penataan lingkungan pemukiman penduduk pedesaan yang menguras APBD 2008 senilai Rp 299. 359.000. Kasus yang sama diduga kembali terulang pada TA 2009, di antaranya kegiatan pemantauan kualitas lingkungan yang menguras APBD sebesar Rp 189.504. 800. Kegiatan rehabilitasi/pemeliharaan jalan yang menghabiskan APBD 2009 sebesar Rp 1.366.600.400. (HAM)

andalas/fas

Famak Tuntut Janji Bupati Asahan terpilih Taufan - Surya yang telah melakukan KKN dengan mengangkat mantan koruptor pimpin SKPD.

Percayai Koruptor, si 'Lebay' Kecewakan Rakyat “Perjuangan melawan korupsi di Asahan belum berakhir. Satukan misi menentang segala bentuk kemungkaran pejabat korup.” Demikian yel-yel diteriakkan sejumlah aktivis Forum Aksi Mahasiswa Anti Korupsi (FAMAK), Selasa (4/1) saat akan berorasi menuju Kantor Bupati Asahan.

S

ELAIN itu mereka juga meyampaikan pesan agama : “Barang siapa di antara kamu melihat kemungkaran, maka perbaikilah dengan tanganmu, bila tidak mampu maka perbaikilah dengan lidahmu (ucapan). Bila juga tidak mampu hendaklah mengingkari dengan hatimu, dan itulah selemahlemahnya iman. Dalam orasinya, aktivis FAMAK dikomandoi Wiga Haryadi sebagai penanggung jawab didampingi Nasrun sebagai Korlap mengatakan, tidak

berlebihan bahwa apa yang telah dilakukan si buya yang disebut “LEBAY”, yang menjadi harapan masyarakat untuk mampu membasmi Asahan dari para koruptor malah melenceng dari harapan. Malah ironisnya lagi ada pejabat yang pernah menjadi narapidana korupsi harus diberikan jabatan strategis di kabupaten tercinta ini. Miris memang, jika harapan besar kita sudah bertumpu harus dijatuhkan begitu saja dengan tindakan yang sangat kontroversial. "Apalagi tindakan tersebut harus mengangkangi peraturan perundanganundangan di negara yang samasama kita cintai ini,"ujar Wiga. Nasrun sebagai korlap dalam aksi tersebut juga menambahkan, masih lekat dalam ingatan bahwa Syafei SSos, yang dulu menjabat sebagai Kabag Sosial Pemkab Asahan, pernah tersandung kasus korupsi dan telah ditetapkan sebagai narapidana dalam kasus tersebut. Namun saat ini mantan koruptor dengan angkuhnya melenggang kangkung ke sana kemari di Kantor Dispora

galan dana BOS dimaksud juga datang dari sejumlah pejabat di Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Disdik) Kabupaten Asahan. Dana BOS yang dicanangkan untuk meringankan beban para wali murid tersebut tak boleh dipermainkan. Pungli terhadap dana BOS dimaksud adalah perbuatan haram dan melanggar hukum, dan untuk itu dugaan tindak kejahatan tersebut harus segera dihempang agar tidak berkepanjangan, dan untuk itu diharapkan kepada aparat hukum yang ada di negeri ini, seperti Kejaksaan Negeri (Kajari), didesak untuk dapat tanggap terhadap permasalahan yang telah mencoreng dunia pendidikan tersebut. Sejumlah pihak yang terlibat di dalamnya harus dipanggil dan diperiksa guna dijatuhi sanksi atas perbuatannya yang telah berlangsung bertahun tersebut. (FAS)

Kejari Stabat tak Tegas Tangani Kasus Korupsi

Himmah Desak Kejatisu Usut Korupsi Distako Asahan

Wabup Batu Bara Dituding Palsukan Stempel Lima Puluh-andalas Polemik dua pucuk pimpinan di Batu Bara, tampaknya terus berkelanjutan dan menjadi kontroversi yang nyaris tak berkesudahan. Hal ini terlihat dari tanggapan berbagai kalangan masyarakat yang seakan bak 'gayung bersambut'. Koordinator Aliansi Masyarakat Peduli Batu Bara (AMPB) Yusrizal Siregar, kepada wartawan melalui telepon seluler, Selasa (4/1) meminta Bupati Batu Bara H OK Arya Zulkanain SH MM, menindak tegas kasus pemalsuan stempel yang diduga dilakukan Wakil Bupati Drs H Gong Matua Siregar. Hal ini sejalan dengan hasil pemeriksaan Inspektorat yang menyatakan stempel tersebut palsu. "Kita sudah bosan melihat situasi kekisruhan di Kabupaten Batu Bara, yang ditengarai bersumber dari kebijakan Wabup. Pihak kepolisian dan Kejaksaan diminta segera menangkap Gong Matua Siregar," tegas Yusrizal Siregar. Sementara, Ketua Presedium Aliansi Masyarakat Peduli Batu Bara (AMPERA) Hidayat Bachtiar SSos didampingi Sekretaris Drs Zulkarnain Achmad, sebaliknya mempertanyakan, apa alat yang digunakan Inspektorat sehingga berani menvonis bahwa stempel yang digunakan Wabup adalah palsu. "Persoalan tersebut belum sampai ke pihak hukum. Jangan kangkangi kewenangan pihak yudisial. Kesimpulan Inspektorat diragukan dan seharusnya Bupati OK Arya lah yang semestinya mencopot jabatan Kepala Inspektorat yang disinyalir sudah melangkahi kewenangan bupati tersebut," ujarnya. Sedangkan, terkait maraknya komentarkomentar tentang dugaan Wakil Bupati Gong Matua Siregar menggunakan stempel palsu, Hidayat dengan tegas membantahnya. "Hal itu sama sekali tidak benar," ungkapnya. Ia menambahkan, ketika Wabup menjabat sebagai Plt Bupati selama Bupati OK Arya menunaikan ibadah haji, tidak satupun kebijakan Wabup yang berjalan. "Kami menilai komentar-komentar yang muncul saat ini, hanya sekadar 'asbun' (asal bunyi) saja, "tegas keduanya. (SUSI)

13

memegang jabatan sebagai Kepala Dinas (Kadis), diangkat si Lebay (sebutan lain Taufan) beberapa waktu lalu. Nasrun juga menyatakan sebagai respon akurat terhadap UU No 43 Tahun 1999 pasal 23 bahwa, pegawai negeri sipil diberhentikan tidak dengan hormat karena dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan jabatan atau tindak pidana kejahatan yang ada hubungannya dengan jabatan. Dari situ, disimpulkan apakah dalam pengangkatan Syafei UU nya yang salah ataukah bupati dan perangkatnya yang tidak mengerti dalam menginplementasikan arti dari UU No.43 tersebut. Sebagai aktivis anti dari korupsi FAMAK meminta kepada DPRD Asahan sebagai wakil rakyat yang duduk di legislatif untuk memanggil Bupati Asahan, Baperjakat, Kepala BKD Asahan untuk segera membatalkan surat pengangkatan Safei menjadi Kadispora Pemkab Asahan. (FAS)

Stabat-andalas Akhir- akhir ini nama Kejari Stabat melambung setelah berhasil mengungkap beberapa kasus korupsi, hingga berhasil menyeret beberapa pelakunya ke penjara dan mengembalikan puluhan miliar uang negara. Namun kini, kinerja Kejari Stabat mulai goyah dan diragukan setelah beberapa kasus korupsi ditangani terkesan mengambang. Sebut saja misalnya kasus korupsi yang terjadi di KPU Langkat, melibatkan mantan Ketua Sutomo, Kabag Humas M Mirzal dan Sekretaris Syamsul Bahri. Dalam hal ini, Syamsul Bahri sudah ditahan dan beberapa kali menjalani persidangan di PN Stabat, sedangkan M Mirzal dan Sutomo belum. Keduanya masih bebas, padahal keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Hal ini tentu melahirkan kecemburuan sosial. Kalau Syamsul Bahri ditahan, mengapa Mirzal dan Sutomo tidak ? Selain itu, dalam kasus dugaan penggelapan pajak, Sekdakab Langkat Surya Djahisa juga sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun, sampai sekarang Surya juga belum ditahan. Ada apa ini ? Ironisnya, Kajari Stabat Faturrahman, SH ketika ditanya melalui Kasi Pidsus, Firmansyah, SH, Selasa (4/1), tidak memberi jawaban. Akibatnya, timbul tanda tanya besar, benarkah Kejari Stabat ‘goyah’ dan mulai takut untuk mengungkapkan kebenaran. Beberapa warga ketika ditanya mengenai hal tersebut mengaku kecewa. Menurut mereka kalau memang benar takut, maka lebih baik mundur saja.“Kalau memang takut dan tidak mampu lebih baik mundur,”ujar mereka. Sementara, Ketua Sentral Analisa Strategis (CAS) Langkat, Thahrullisany meminta kepada Kejatisu untuk bertindak tegas dan segera menangkap Sekdakab Langkat Surya Djahisa. "Artinya, kalau Kejari Stabat tidak mampu,Kejatisulah yang harus bertindak," tegasnya. Apalagi, Surya juga diduga kuat sebagai otak dari kasus korupsi Dana Bantuan Sosial di Bukit Lawang Bahorok. Kepala BPKAD Langkat, M Taufik saja sudah ditahan, tapi mengapa Surya Djahisa belum ? “Apa alasan Kejari Stabat untuk tidak menahan Surya Djahisa ? Harus ada dong alasananya. Untuk itu, Kejari Stabat harus membeberkannya kepada umum, karena kini zaman keterbukaan. Jadi, tidak boleh lagi ada yang ditutuptutupi,”ujarnya. Kalau tidak berani, jelas Kejari Stabat ‘bermasalah’ sehingga perlu dibersihkan. Menurut mantan anggota DPRD Langkat ini, seandainya Surya Djahisa kebal hukum atau tidak layak untuk diadili, maka lebih baik di-SP3kan saja atau dideponiring, sehingga jelas ujung pangkalnya. "Agar tidak blunder, pihak Kejaksaan harus tetap serius menangani kasuskasus korupsi di Langkat," kata Thahrul. (BD)

Penyakit Moral Serang Warga Lima Puluh-andalas "Program pencerdasan bangsa, pendidikan agama dan keagamaan merupakan langkah tepat dalam memerangi kebodohan," kata Wakil Ketua PW IPNU Sumut Jasmi Assayuti,SHi, di Lima Puluh, usai peringatan Hari Amal Bakti ke65 Kemenag di Kabupaten Batu Bara, kemarin. Dia menilai, dewasa ini masyarakat Indonesia sedang terjangkit 'penyakit moral' yang lumayan mengkhawatirkan. Untuk itu, ulama dan pemerintah diharapkan lebih proaktif melakukan pembinaan generasi muda umat Islam. "Satpol PP misalnya. Jangan sungkan dan hendaknya terus melakukan razia di tempat-tempat berbau maksiat," imbaunya. Sebelumnya, Bupati Batu Bara OK Arya Zulkarnain SH saat membacakan sambutan Menteri Agama RI, di lapangan bola kaki Lima Puluh mengatakan, persoalan utama yang dihadapai bangsa Indonesia dewasa ini adalah kebodohan, kemiskinan dan krisis akhlak. (SUSI)


ACEH MEMBANGUN

Rabu 5 Januari 2011

KILAS

Wagub Aceh Hadiri Peringatan HAB ke-65 Banda Aceh-andalas Wakil Gubernur Aceh H Muhammad Nazar menghadiri peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Departemen Agama ke-65 Tahun, yang berlangsung di halaman Asrama Haji Embarkasi Banda Aceh, Senin (3/1). Peringatan tersebut mengusung tema Kerja Keras Mewujudkan kementerian Agama yang bersih dan Berwibawa. Dalam amanat tertulis Menteri Agama Republik Indonesia, Suryadharma, yang dibacakan Wagub Nazar, mengingatkan dalam masanya ke-65 tahun perjalanan sejarahnya, hingga kini sudah beberapa kali telah dilakukan penyempurnaan susunan organisasi, baik itu ruang lingkup dan fungsi Kementerian Agama. Hal itu seiring dengan dinamika yang terjadi dalam kehidupan umat dan bangsa. "Namun, persoalan utama yang dihadapi bangsa kita, yakni masalah kebodohan, pengangguran, kemiskinan, dan krisis akhlak yang belakangan ini memprihatinkan tanah air," ujarnya. Menurut Wagub Aceh, dalam upaya menaggulangi masalah kemiskinan, Kementrian Agama (Kemenag), sejauh ini telah turut berperan dan memberikan kontribusi melalui pemberdayaan rumah ibadah. Sebagai pusat kegiatan sosial kemasyarakatan dan melalui program pendidikan agama dan keagamaan, sudah mengalami banyak kemajuan seiring dengan tuntutan perkembangan zaman. "Diharapkan semua pihak berusaha meningkatkan moral dan profesionalisme melalui kreasi inovatif. Upaya tersebut tercermin dalam pelayanan kepada umat dan masyarakat," katanya. Menurutnya, peran Kementerian Agama (Kemenag) ke depan semakin penting dan strategis, karena sesuai dengan rekomendasi National Summit 2009), yaitu, peningkatan kawasan keagamaan yang dinamis dan diharapkan fungsi Agama sebagai landasan etika atau moral bagi pembangunan dan perlunya peningkatan pemahaman dan perilaku keagamaan yang seimbang, moderat dan inklusif. Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke65 Departemen Agama RI tersebut diikuti jajaran instansi pemerintah, pelajar dan utusan dari 23 kabupatan/Kota di provinsi Aceh. (SALMAN)

14

Erosi Sejumlah Kecamatan di Bireuen Makin Meluas Erosi di sejumlah kecamatan di Bireuen makin meluas. Akibatnya, warga setempat mulai cemas dengan kondisi tersebut. Sungai yang erosinya makin parah antara lain berada di Kecamatan Samalanga, Juli, dan Kutablang.

P

ULUHAN warga Dusun Keude, Desa Krueng Simpo, Kecamatan Juli sejak sebulan terakhir semakin cemas karena anak sungai itu di dusun mereka erosinya makin meluas. Menurutnya, anak sungai yang membelah jalan negara itu setiap hujan deras, airnya meluap ke rumah warga dan fasilitas umum. "Rumah warga yang terancam erosi di kawasan kami sebanyak delapan unit," kata Sulaiman Ahmad, Keuchik Krueng Simpo kemarin. Menurutnya, dua hari lalu, sejumlah sekolah,

andalas/sn

EROSI-Sejak sebulan terakhir, erosi di kawasan anak sungai Krueng Simpo, Kecamatan Juli Bireuen, di kawasan Dusun Keude semakin meluas dan mengancam perumahan warga. kantor desa dan meunasah setempat ikut tergenang. Dalam seminggu terakhir, katanya, sekitar 15 hektare kebun warga sudah amblas. Persoalan serupa juga

terlihat di Krueng Batee Iliek, Kecamatan Samalanga. Erosi sungai itu di kawasan Desa Mideun Jok, Gampong Kandang, dan Desa Mideun Geudong, makin mengganas.

Kondisi tersebut akibat tebing sungai dikikis air sungai saat musim hujan dan banjir kiriman kerap melanda kawasan itu. Sehingga beberapa dayah di kawasan

tersebut seperti Dayah Ummul Ayman dan Dayah Mudi Mesjid Raya Samalanga terancam ambruk. Menurut warga setempat, erosi di kawasan itu sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Warga telah mengusulkan pembangunan beronjong ke Pemkab Bireuen dan Pemerintah Aceh, namun hingga kini belum ada realisasinya. "Dulu, jarak tebing sungai dengan permukiman penduuk mencapai 50 meter, kini hanya tersisa 5 sampai 10 meter. Bahkan, sebagian dayah Umul Ayman kini berada persis di pinggir sungai," kata Tgk Nukman M Amin, warga setempat. Sementara menurut informasi yang diterima menyebutkan, erosi di Krueng Peusangan tepatnya di kawasan Mon Keulayu, Kutablang Bireuen juga makin mengganas. Begitu juga dengan jalan di kawasan tersebut, sekarang ini kerusakannya makin parah. Namun hingga kini belum ada tanda-tanda untuk penanggulangannya. (SN)

andalas/ant

Pemkab Bireuen Dituding Ingkar Janji

CPNS Kemenag Bireuen Lulus 33 Orang Bireuen-andalas Sebanyak 33 Calon Pegawai Negeri yang ikut testing formasi Kemenag Kabupaten Bireuen dari 517 peserta, di Kabupaten Bireuen lulus. Kakan Kemenag Bireuen Drs H Zulhelmi M Ag menjelaskan hal itu menjawab andalas di selasela peringatan hari ulang tahunnya di halaman Pendopo Bupati Bireuen, Senin (3/1). Menurut Zulhelmi hasil kelulusan itu disampaikan langsung oleh Sekretaris Jendral Kepala Biro Kepegawaian Kemenag RI Jakarta Dr A Mahsusi MM. Ke-33 peserta CPNS yang lulus, tiga tenaga guru masingmasing Rahmat Maulana nomor peserta 0113100706000144 sebagai guru Al Qur'an Hadist MIN Samalanga, Ummu Habibah Siregar nomor peserta 0113102901700205 guru ekonomi MTsN Kuta Blang dan Rahmiati nomor peserta 0113105506300265 guru bahasa Arab MAN Peusangan. Untuk tenaga pencatat nikah pada KUA dalam wilayah Kabupaten Bireuen tujuh peserta yang laulus masing-masing Syarifah Muhibbah nomor peserta 0113107200100295, Lailifitriani nomor peserta 0113107210400300, Fuzail nomor peserta 0113107210400301, Aklima SHI nomor peserta 0113107210400320, Fudhail Zubairy nomor peserta 0113107210400350, Mustabsyirah Rosman nomor peserta 0113107210400356 dan Farida Hanum nomor peserta 0113107210400368. Tujuh peserta sebagai tenaga Pengelola Pelayanan Nikah dan Rujuk pada KUA, masingmasing Khairul Umami nomor peserta 0113107301600453, Mulyadi nomor peserta 0113107310400434, Irawati nomor peserta 0113107310400445, Syarhati nomor peserta 0113107310400464, Faizin SHI nomor peserta 0113107310400484, Nurimah nomor peserta 0112107310400493, dan Fitriani nomor peserta 0113107310400496. Tujuh untuk tenaga penghulu pada KUA,masingmasing Gunawan nomor peserta 0113107400100284, Dicky Kurniawan nomor peserta 0113107410400273, Edwar nomor peserta 0113107410400279, Basyiruddin nomor peserta 0113107410400283, Muhammad nomor peserta 0113107410400287, Iwansagita nomor peserta 0113107412600277 dan Muhammad Adam nomor peserta 0113107412600278. Tujuh penyuluh Agama Islam pada KUA, masing-masing Bahrial Syah nomor peserta 0113107501600374, Teuku Faisal nomor peserta 0113107501600420, Teuku Zulkhairi nomor peserta 0113107504200398, M Fadhil Rahmi nomor peserta 0113107510400376, Mukhtar Lutfi SHI nomor peserta 0113107510400400, Asnawi nomor peserta 0113107510400421 dan Mardani Malem nomor peserta 0113107512600410. Syukran Ardi nomor peserta 0113109400500051 sebagai tenaga penata laporan keuangan pada kantor Kemenag Kabupaten dan Tuah Rizkiyah nomor peserta 0113110312400022 sebagai tenaga penyusunan bahan program dan evaluasi pada kantor Kemenag Kabupaten Bireuen. (JND)

harian andalas | Hal.

Bireuen-andalas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bireuen dinilai sudah sangat keterlaluan dalam pengingkaran janjinya, sebab setelah berjanji ternyata diingkari. Sampai sekarang pihak Pemkab Bireuen belum membayar ganti rugi tanah untuk lokasi gedung SMKN 2 Peusangan yang kini sudah dipenuhi semak.

RELOKASI MATA PENCAHARIAN Seorang pengrajin pencari tiram warga Pusong Banda Sakti mengikis tiram yang hidup menempel pada batu di kawasan alur sungai Krueng Cunda, Lhokseumawe, Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD). Selasa (4/1). Pasca perluasan kota meliputi pengembangan komplek TPI dan Reservoa, para pencari tiram manyoritas perempuan keluarga nelayan terpaksa merelokasikan mata pencaharian mereka kekawasan baru dengan pendapatan minim.

Nunggak 8 Bulan

PLN Putuskan Aliran Listrik Dermaga Ujong Pie Sigli-andalas Akibat tunggakan rekening listrik selama 8 bulan, pihak PLN Ranting Muara Tiga Laweueng, Kabupaten Pidie, memutuskan aliran listrik ke Dermaga dari Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Ujong Pie. Disebutkan, tunggakan rekening listrik TPI Ujong Pie, sudah mencapai Rp 10 juta. Kepala Perusahaan Listrik Negara (PLN) Ranting Muara Tiga Helmi Herwanto, kemarin menyebutkan, pihaknya terpaksa memutuskan aliran listrik ke TPI Ujong Pie. Karena, sudah cukup lama tunggakan pembayaran, atau sudah 8 bulan. Sebelumnya, sebut Helmi Herwanto, pihaknya sudah berulang kali memperingatkan pihak terkait, baik secara lisan

maupun tulisan (surat) dengan masalah pengurusan/pengelola TPI, tapi tak pernah diindahkan. "Karena itu, kita terpaksa memutuskan aliran listrik ke Dermaga tersebut," tuturnya. Dari tunggakan listrik itu, kata Helmi Herwanto, negara dirugikan Rp 10 juta lebih. "Apa boleh buat kita menjalani tugas dalam menyelamatkan uang negara. Untuk itu, kita berharap semua pihak memakluminya dan segera melunaskan tunggakan rekening listrik itu," ucapnya. Menyangkut pemutusan arus listrik ke TPI Ujong Pie Laweeung oleh PLN, Kepala Dinas Perhubungan dan Informasi (Dispenhub) Kabupaten Pidie Drs Muhtar Usman, terpisah mengatakan, pelabuhan itu

dibangun oleh BRR pada tahun 2007. Dan baru selesai pembangunannya tahun 2009. Bangunan yang merupakan bantuan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh-Nias tersebut diserahkan kepada pada tangal 29 Fembuari 2010. Namun, sejauh itu dalam serah terima bangunan, tidak tercantum dana pembayaran listrik. Begitupun, sebut Muchtar, untuk pembayaran tunggakan rekening listrik tersebut, pihaknya sudah mengajukan usulan melalui dana ABT. Tapi, hingga kini belum diposkan. "Insya Allah, setelah dipos kan akan segera kita lunaskan agar penerangan di pelabuhan Ujong Pie bisa normal kembali," katanya. (NAF)

Siswa Dewantara Didominasi Warga Kurang Mampu Dewantara-andalas Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Dewantara, Krueng Geukueh, Aceh Utara didominasi lebih 50 persen merupakan siswa kurang mampu. "Mereka rata-rata berasal dari keluarga miskin, korban konflik, dan yatim," kata Kepala Sekolah SMA 2 Dewantara, Ishak Daud, SPd kemarin di sela-sela pertandingan bola volly tingkat SMA se-Dewantara. Dijelaskan, SMA yang sebelumnya hanya memiliki 56 siswa,

sejak dinegerikan Juni tahun lalu, mengalami peningkatan jumlah siswa, baik siswa baru maupun pindahan dari sekolah lain. Karenanya sekitar 20 siswa telah memperoleh beasiswa dari pihak sekolah, dan 20 siswa lainnya mendapatkan bantuan khusus sebagai beasiswa anak yatim. Di bagian lain, lanjut Ishak, masalah yang dihadapi SMA 2 peralatan dan mobiler sekolah, diantaranya peralatan laboratoriaum dan infastruktur serta fasilitas lainnya hingga sangat

terganggu kegiatan belajar mengajar. Bahkan guru yang menangani bidang fisika, kerap mengeluhkan terbatasnya fasilitas praktek. "Meskipun dalam serba keterbatasan, namun SMA 2 Dewantara ikut mendapat prestasi yang membanggakan terutama dalam bidang olahraga. "Tahun ini SMA2 Dewantara mendapat juara pertama sepak bola se Kecamatan Dewantara. Kita tidak dalam sekolah tertinggal," kata Ishak Daud. (UCR)

Muchlis, pemilik tanah menilai Pemkab Bireuen ingkar janji karena dalam kesepakatan sebelumnya pihak Pemkab menyatakan akan membayar ganti rugi tanah itu secara bertahap hingga akhir tahun 2010, namun ternyata hingga kini hal itu belum terealisasi. Pembangunan gedung SMKN 2 Peusangan Bireuen dibangun dengan dana otonomi khusus (Otsus) tahun 2009 di Desa Cot Ijue, Peusangan Bireuen kini dipenuhi semak karena belum difungsikan dan hal itu disebabkan belum terealisasi ganti rugi tanah di lokasi sekolah itu. Menurut Mukhlis, awalnya sudah ada perjanjian antara dia selaku pemilik tanah dengan Pemkab Bireuen bahwa biaya ganti rugi dibayar bertahap, khusus untuk bangunan gedung Pusat Peningkatan Mutu Guru (PPMG). Tapi, setelah gedung itu dibangun, Pemkab Bireuen kembali membangun satu gedung SMKN 2 Peusangan. Padahal, itu tidak ada dalam perjanjian. Mukhlis menyebutkan, dalam perjanjian awal, Pemkab Bireuen membeli satu persil tanah di Cot Ijue seluas 18.860 meter persegi dengan harga Rp 150.000 per

meter atau total harganya Rp 2,9 miliar. Untuk lokasi pembangunan gedung PPMG dan bangunan lainnya. "Dalam perjanjian itu disepakati pembayaran dilakukan bertahap sampai akhir 2010. Tapi, sampai kemarin belum dilakukan pembayaran oleh Pemkab Bireuen. Dalam kaitan tersebut, tambah Mukhlis, karena menilai Pemkab ingkar janji dan diharapkan demi citra pemerintah, ia masih mengharapkan agar Pemkab Bireuen segera membayar ganti rugi tanah miliknya sesuai perjanjian yang telah disepakati sebelumnya. Bupati Bireuen, Drs Nurdin Abdul Rahman yang dikonfirmasi terpisah, kemarin, mengakui ada perjanjian yang dibuat sebelumnya. Namun karena kekurangan anggaran Pemkab belum bisa membayar ganti rugi itu. "Untuk menyelesaikan masalah ini, kita akan buat perjanjian baru dengan pemilik tanah. Pemkab juga mengusahakan anggaran dari provinsi untuk pembayaran harga tanah yang sekarang sudah dibangun SMKN 2 Peusangan dan pihak Pemkab mengakui akan melunasi pada tahun 2011," ujarnya. (JND)

RSU Sigli Kebanjiran Pasien Lakalantas Sigli-andalas Mengawali Tahun Baru 2011, RSU Sigli menerima kiriman 17 pasien akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum kabupaten Pidie. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun tiga orang terpaksa dirujuk ke RSU Zainal Abidin karena kritis. Menurut keterangan petugas medis di (IGD) Rumah sakit umum Sigli, Senin (3/1), korban laka lantas yang dirujuk ke RSUZA Banda Aceh, Akmal, Muhammad keduanya Warga Kota Juang Bireun, Kamaruddin Warga Desa Mee Langgo, Intan Sari Warga Teungoh Tijeu Kabupaten Pidie keempat korban sempat di opname karena mengalami luka serius di bagian kepala. Selain pasien yang ditolak

ke Banda Aceh, semua ditangi pihak RSU Sigli, lanjut sumber tadi, ada yang terpaksa rawat inap dan ada juga yang diizinkan pulang karena hanya mengalami luka ringan. "Kami tidak tahu tempat kejadian di mana, namun begitu tiba langsung kami tangani secara medis. Bahkan ada 3 pasien ke Banda Aceh, karena kritis dan pendarahan hebat," terang sumber medis RSU Sigli, kemarin. Berdasar data dari IGD RSU Sigli, dintaranya, Mahyuddin, Mustafa, Safriadi, (Warga Bambi, Peukan Baro), Zainuddin dan Nurhayati (Pasi Beurandeh, Batee), Mursalin dan Kartini (Mee Teungoh, Mutiara), Syarifah (Langgo, Pidie), M Yusuf dan Stakri Hasan (Lampoh Krueng, Kota Sigli). (NAF)


Rabu

SAMBUNGAN

5 Januari 2011

harian andalas | Hal.

15

Wow! Selain ke Bali, Gayus Juga ke Makau dan KL Ditinggal Pesawat, Cewek Cantik Pingsan .........(Dari Halaman 1) Namun, saat informasi panggilan terakhir untuk melakukan boarding atau panggilan naik ke pesawat, penumpang tersebut tidak juga kelihatan. “Bahkan, namanya sudah beberapa kali dipanggil melalui alat pengeras, juga tidak mendengar,” ujarnya seraya menambahkan bahwa penumpang tersebut membeli tiket dengan harga Rp 2 jutaan lebih. Setelah beberapa saat pesawat take off, kata staf Lion Air itu, tiba-tiba penumpang tersebut mendatangi para petugas boarding dengan menyebutkan dia akan bertolak ke Balikpapan. Begitu disampaikan pesawat telah take off, penumpang itu langsung shock dan pingsan. Selanjutnya, penumpang yang sudah ditemani orangtuanya itu pulang menggunakan salah satu mobil milik Lion Air. Temuan 19 Tiket Palsu, Lion Lapor Polisi Terkait temuan 19 tiket palsu yang diberitakan andalas kemarin, maskapai penerbangan Lion Airline membuat pengaduan ke Polresta Medan, Selasa (4/1). Menurut Distric Manager Lion Air Juli Aspita, laporan tersebut bermula adanya kecurigaan terkait 19 tiket yang dimiliki Manalu yang mengaku telah membayar lunas kepada oknum bernama Andi yang mengaku agen tiket dari Agen In's tour and travel yang beralamat di Jalan SoekarnoHatta Binjai. Sedangkan saat diperiksa di counter sales Lion Air kalau calon penumpang tidak terdata dalam reserver pihak Lion Air. "Tiket yang ada dengan calon penumpang itu tidak ada terdata dalam reserver kami. Kami menduga itu palsu dan telah kami laporkan ke Pol-

resta Medan," papar Juli. Juli menambahkan, pihaknya juga telah mengkonfirmasi kepada pihak Lion Air di Jakarta dan diketahui tiket atas nama Melisa Sagala batas limit tiketnya tanggal 13 Desember 2010 lalu. Selain itu, kerancuan juga terlihat dengan harga tiket kelas Golf yang dibeli calon penumpang seharga sekitar Rp 438 ribu. Padahal menurut mereka, harga kelas Golf bisa mencapai Rp 1,2 jutaan apalagi bertepatan dengan libur pergantian tahun. Sementara itu, General Manager AP II Bandara Polonia Medan Bram Baroto Tjiptadi saat dikonfirmasi menyayangkan peristiwa tersebut. Oleh karenanya Bram meminta kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan dan membeli tiket di agen perjalanan yang resmi. "Kita cukup prihatin dengan peristiwa tersebut. Namun saat ini kasusnya kan di tangani pihak yang berwajib, jadi tunggu saja hasilnya. Tapi saya hanya mau mengingatkan agar masyarakat teliti dan membeli tiket di agen resmi agar tidak jadi korban penipuan," ujarnya. Seperti diketahui, karena tidak terima tiketnya disebut palsu oleh pihak Lion Air, rekan Manalu sempat memecahkan kaca sales counter Lion Air Bandara Polonia karena emosi. Selain itu, mereka juga mendatangi Pos Polisi di Bandara Polonia untuk membuat pengaduan dengan membawa sejumlah bukti-bukti diantaranya print out tanda pembayaran tiket yang sah. Menurut rencananya, ManAlu dan ke-18 keluarganya akan balik ke Jakarta dengan menggunakan Lion Air pada Senin Pukul 21.00 Wib setelah menjalani liburan Natal dan Tahun Baru di Medan.(RIL)

Jakarta–andalas Paspor dengan foto Gayus pakai wig diketahui digunakan untuk bepergian ke Makau dan Kuala Lumpur Kementerian Hukum dan HAM membentuk tim untuk menelusuri paspor atas nama Soni Laksono yang digunakan untuk bepergian ke Makau dan Kuala Lumpur. Paspor tersebut menggunakan foto seseorang yang mirip Gayus Tambunan saat berada di Bali lengkap dengan wig (rambut palsu). Menurut Menteri Hukum dan HAM, Patrialis Akbar, ada sejumlah kejanggalan dalam penerbitan paspor tersebut. Salah satu kejanggalannya adalah paspor yang dikeluarkan Kantor Imigrasi Jakarta Timur itu seharusnya untuk seseorang yang bernama Margareta. Tetapi pembuatan

atas nama Margareta tidak dilanjutkan meski sudah ada nomornya. “Akhirnya paspor itu keluar atas nama Soni Laksono, dengan foto orang pake wig yang mirip dengan Gayus,” kata Patrialis Selasa (4/1) di Jakarta. Menurut Patrialis, pengeluaran paspor semacam itu di luar kezaliman. Patrialis mengaku penemuan paspor atas nama Soni Laksono dengan foto orang memakai wig mirip Gayus tersebut baru saja, yakni sekitar pukul 12.00 WIB. Dari catatan keimigrasian, paspor tersebut digunakan untuk bepergian ke Makau pada tanggal 24 September 2010. Dia menggunakan maskapai Mandala Airlines dan kembali ke Indonesia, 26 September dengan menggunakan pesawat milik Garuda Airlines. Setelah itu, pada tanggal 30 Sep-

tember, paspor itu kembali digunakan. Kali ini untuk bepergian ke Kuala Lumpur. Pihak keimigrasian belum menemukan data yang bersangkutan kembali lagi ke tanah air. “Ini memang luar biasa. Fotonya mirip dengan (foto Gayus) yang ketemu di Bali itu,” kata Patrialis. Patrialis juga mengaku heran bagaimana orang itu bisa lolos dari keimigrasian Soekarno-Hatta. Dia telah memerintahkan pembentukkan tim yang diketahui Irjen Kementerian Hukum dan HAM, Sam L Tobing dan melibatkan Dirjen Imigrasi Muhamad Indra. “Kenapa (foto di paspor Soni Laksono) itu mirip seperti foto (Gayus) yang di Bali,” kata Patrialis. Gayus diketahui pertengahan November lalu kedapatan tengah plesiran ke Bali dan menyaksikan

pertandingan tenis internasional. Fotografer Kompas menangkap dengan kameranya. Saat itu Gayus mengenakan wig dan kacamata. Kasus ini sempat menghebohkan namun kemudian surut setelah pemecatan Kepala Rutan Mako Brimob. Kala itu, Gayus pergi ke Bali dengan menggunakan dokumen penerbangan atas nama Soni Laksono Menko Polhukam Djoko Suyanto meminta agar jajaran kepolisian melakukan pengusutan atas informasi kepergian Gayus ke Singapura. Informasi Gayus ke Singapura tersebut muncul dalam surat pembaca di harian Kompas. Djoko juga mengatakan penyalahgunaan penerbitan paspor yang dilakukan oleh jajaran direktorat imigrasi juga harus diusut.(BSC)

PSMS Pecat Rudy Keltjes .........(Dari Halaman 1) rin memicu amarah publik Medan. Rudy Keltjes yang diharapkan dapat mendongkrak PSMS lebih baik gagal. Di ujian pertamanya itu, Keltjes justru mempersembahkan kekalahan. Usai laga, suporter PSMS melemparkan botol air mineral ke bench pemain cadangan PSMS dimana Keljes duduk. Teriakan-teriakan makian juga ditujukan kepada pelatih bertubuh jangkung ini. Beberapa di antaranya meminta

Keltjes mundur. Para penonton juga mememecahkan kaca depan ruang pers. Keltjes yang awalnya mencoba tenang akhirnya tak tahan. Saat diamankan petugas keamanan menuju ruang ganti wajahnya tampak gusar. Menurut Idris, menejer tim, kekalahan yang diderita PSMS dinilai karena pelatih Rudy Keltjes tidak memiliki kemampuan, terutama dalam menerapkan strategi dan menurunkan para pemain. "Dia menurunkan pemain yang bukan diposisinya, aki-

batnya kemenangan yang sempat diperoleh 2-0 menjadi buyar dan tim berbalik mengalahkan PSMS," tambah Idris. Seperti misalnya Hary Syahputra ditempatkannya sebagai wing bek kanan dan Novi di kanan, padahal selama ini mereka menempati posisi libero. Sedang wing bek sebenarnya Ari Yugandha ditempatkannya sebagai gelandang dan Azuan Lubis diistrahatkan walau menjelang beberapa menit pertandingan usai dia diturunkan dan posisinya tidak sebagai wing bek kanan

tetapi di lapangan tengah. Akibat adanya perubahanperubahan ini yang sebelumnya juga telah diingatkan kepadanya agar tidak merubah posisi pemain, tim tamu secara berturut-turut kebobolan dengan tiga gol. Rudy Keltjes sendiri sebelumnya telah menyatakan mundur sebagai pelatih, buntut dari kekalahan 2-3 dari Persih tersebut. Dan Selasa malam dia bertolak kembali ketempat asalnya Surabaya. Dengan dipilihnya Suharto menempati posisi pelatih,

Ketua Bidang Teknik Julius Raja menyebutkan, dipilihnya Suharto menangani PSMS Medan ada kriteria yang dimilikinya. Salah satunya, selain pernah menangani PSMS sebelumnya, saat ini Suharto juga menangi PSMS Junior dan dinilai telah dekat dengan pemain. “Jadi pengurus telah menetapkan Suharto untuk menangani PSMS Medan yang untuk dapat mengangkat kembali tim kesayangan masyarakat Kota Medan,” sebutnya. (YON)

ini (Persih-red) hanya mempersiapkan diri secara singkat. Melihat permainan dan ketenangan mereka, sepertinya tim ini sudah dipersiapkan lama. Kita kalah kelas,” tukas Keltjes. Kelemahan PSMS dalam pertandingan kemarin, jelas mantan pelatih PSMS era Sihar Sitorus ini, karena pemain bawahnya cenderung lalai dalam menjaga lawan,

belum termasuk arah serangan bola yang lebih banyak diarahkan pada stariker tunggal Cristian Gaston Castano. Sedangkan soal perilaku sporter seusai laga, Keltjes menilai hal tersebut wajar. Sekadar diketahui, usai pertandingan, supporter mengeluarkan makian dan meminta Keltjes mundur. Para penonton juga mememecahkan kaca depan ruang pers. (DA/BBS)

Keltjes Merasa Tertekan .........(Dari Halaman 1) "Kalau terus menerus dimaki seperti ini mana bisa tahan. Bisa saja saya meninggalkan tim ini sekarang juga. Saya juga tidak ada ikatan kerja hitam di atas putih,” sambungnya lagi. Soal alasan manajemen yang mengatakan pola yang diterapkannya tidak sesuai dengan pemain, Keltjes mem-

bantah. Menurutnya permainan yang diperagakan Kurniawan Dwi Yulianto cs sudah cukup baik. “Tidak ada masalah dengan pola. Buktinya kita mampu menguasai permainan. Anakanak mainnya enak dan aliran bola cukup baik. Hanya saja kita lengah. Kendati begitu, kekalahan ini akan menjadi evaluasi untuk tim. Ya, tentunya kalau kita kalah harus

lebih baik selanjutnya. Saya yakin anak-anak bisa,” ujarnya. Menurut Keltjes, kekalahan atas Tembilahan lebih karena faktor tim lawan lebih siap. Menurutnya, permainan solid dan tak kenal menyerah dari Persih Tembilahan karena persiapan mereka lebih panjang. “Saya harus akui tim lawan lebih baik. Bohong kalau tim

andalas/rony muharrman

Mabes Polri: Hatihati Buat Kartu Kredit di Mal .........(Dari Halaman 1) Dua, Jakarta. Dalam kasus ini, Polri berhasil membekuk empat tersangka, mereka adalah MR (pria, 37), K (pria, 28), MA (pria, 35), dan DS (wanita, 23). Jaringan ini telah diincar oleh polisi sejak tahun 2004. "Modus operandinya cukup unik, berawal dari suatu aktivitas pelayanan pembuatan kartu kredit di mal, ternyata data-data customer itu dijual belikan," kata Boy. Dalam operasinya, para tersangka memperoleh datadata pribadi seseorang yang akan digunakan untuk mengajukan permohonan dengan harga Rp75.000 hingga Rp 100.000. "Identitasnya dimanfaatkan untuk memperoleh kartu kredit resmi. Jadi modusnya menggunakan identitas palsu untuk mengajukan permohonan dan mendapat kartu kredit resmi," kata Boy. Setelah data palsu dicetak, kemudian diserahkan ke bank 'klien' dalam bentuk foto copy. Setelah proses verifikasi oleh bank, kartu kredit disetujui dengan limit Rp99.000.000. Praktik ini kemudian terbongkar setelah tersangka

MR menggunakan kartu kredit Platinum BCA dan BCA Card atas nama IP pada 3 Agustus 2010 yang lalu. Pada hari yang sama, kartu kredit itu dipergunakan untuk tarik tunai di Toko Win Celluler sebesar Rp61.539.000 dengan modus pembelian handphone. Kemudian, pada 5 Agustus 2010, MR menggunakan sebagian dana itu untuk pembelian emas di salah satu toko emas di ITC BSD Serpong dan melakukan tarik tunai sebesar Rp35.500.000. Dari transaksi kedua ini, tersangka lainnya, SL, mentransfer dana ke rekening IH sebesar Rp 20.000.000. Sedangkan sisa dana Rp15.000.000 rencananya akan diambil cash oleh MR. Setelah jatuh tempo, pihak BCA mengirimkan tagihan sebesar Rp99.179.280 ke orang yang datanya disalahgunakan, IP, di PT Indah Kiat Pulp and Paper, Jalan Raya Serpong, Tangerang. Karena IP tidak pernah mengajukan permohonan kartu kredit BCA, maka IP menyanggah dan melaporkan ke BCA. Kemudian pihak BCA melaporkan kasus ini ke Bareskrim Mabes Polri.(VN)

Rayakan Tahun Baru, 3 Tewas Teguk Miras 0plosan .........(Dari Halaman 1) perawatan, Selasa (4/1) sekitar pukul 12.00 WIB, nyawa Terkelin tidak dapat diselamatkan. Pengakuan Patar Bukit (16), putra Terkelin Bukit kepada andalas, Selasa (4/1) di RSU Sembiring Delitua, ayahnya itu tewas disinyalir

karena pada hari sebelumnya melakukan pesta miras bersama temannya. "Bapak tewas karena meneguk miras jenis anggur Vigur bersama temanya," tutur putra petani nira ini. Sementara, Pihak Polsek Pancurbatu masih melakukan penyelidikan terkait masalah itu. (STP)

EKSTASI –Kanit Idik I Narkoba Polresta Medan, AKP Dedi Z, menunjukkan barang bukti berupa pil ekstasi saat pemaparan barang bukti di Mapolresta Medan, Selasa (4/1). Jajaran Polresta Medan, berhasil membengkuk sepasang kekasih ditersangka pengedar ekstasi ditempat yang berbeda, dengan jumlah barang bukti sebanyak 250 butir pil ekstasi.

Sepasang Kekasih Edarkan Ekstasi .........(Dari Halaman 1) da wartawan, Selasa (4/1) di ruang kerjanya menjelaskan, awalnya pihaknya menangkap tersangka Iin di kawasan Tomang Elok, Jalan Gatot Subroto Medan. Iin ditangkap atas informasi masyarakat yang menyebutkan bahwa di salah tempat di kawasan pertokoan Tomang Elok ada seorang wanita yang hendak mengantarkan pil ekstasi kepada pemesannya. Berdasarkan informasi tersebut, petugas langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan mencari wanita kurir narkoba itu. Sesampainya di lokasi, petugas menemukan Iin. Untuk memastikan infor-

masi tadi, petugas langsung memeriksa Iin dan dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan barang bukti pil ekstasi sebanyak 250 butir. Polisi pun langsung melakukan pengembangan. Polisi memperoleh keterangan dari keterangan tersangka Iin bahwa barang bukti 250 butir pil ekstasi itu milik tersangka Aman, kekasihnya. “Saya bersedia mengantar ekstasi ini karena atas permintaan pacar saya Aman,” aku tersangka Iin kepada petugas. Setelah mendapat keterangan dari tersangka Iin, polisi langsung mencari tersangka Aman yang pada saat itu menurut pengakuan tersangka Iin berada di Hotel Harmez Palace.

Di hotel tersebut, polisi berhasil menemukan tersangka Aman di kamar 604. Untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, tersangka Aman langsung diboyong ke Mapolresta Medan. Dalam pemeriksaan tersangka Aman mengakui bahwa 250 butir pil ekstasi tersebut miliknya yang dibelinya dari seorang pemuda bernama A Hin (DPO) seharga Rp80 ribu per-butirnya. Pil ekstasi itu, kata Aman akan dijual kepada calon pembelinya melalui kekasihnya dengan harga Rp90 ribu perbutirnya. Namun belum lagi ratusan butir pil ekstasi itu sampai ke tangan calon pembelinya, pasangan kekasih pengedar pil ekstasi itu ditangkap polisi.(HER)

Pesta Rakyat yang Kurang Merakyat .........(Dari Halaman 1) sampai menghabiskan biaya ‘segudang’ itu. Wajar jika masyarakat geram dan emosi melihat tingkah laku pejabat yang pesta pora. Sementara di sisi lain, sebagian warga Medan sedang mengalami kesulitan daya beli untuk pemenuhan kebutuhan bahan pokok terutama komoditas beras yang terus melambung. Masyarakat ekonomi bawah pada umumnya tidak mau tahu dari mana asal dana yang dihamburhamburkan Pemko Medan itu. Meskipun tidak melalui APBD Kota Medan, melainkan sumbangan dari donatur yang berasal dari pengusaha pelaku industri pariwisata di Medan, namun alangkah lebih baik dan bijaksana jika dana itu sebagian dialokasi untuk membantu masyarakat miskin yang membutuhkan bantuan. Kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan dibawah pimpinan Drs Risma Hutabarat yang

seenak saja menghamburhamburkan uang untuk sebatas acara seremonial belaka mulai mendapat kecaman dari berbagai pihak. Apalagi saat ini sejumlah warga Kota Medan didera keprihatinan akibat krisis ekonomi dan membutuhkan bantuan terkait musibah banjir tahunan di bataran aliran Sungai Deli. Masalah kontradiksi inilah yang menjadi keluhan warga Medan . Hal Ini tentu membuat penderitaan warga makin menjadi-jadi, sehingga menimbulkan segudang pertanyaan. Apakah pesta tahun baru 2011 itu layak disebut pesta rakyat? Apakah memang rakyat membutuhkannya? ‘’Apanya pesta rakyat, masih banyak juga yang saat ini mengeluh dan menderita akibat melonjak harga bahan pokok. Sekarang rakyat yang mana? Pergi beramairamai ke Lapangan Merdeka Medan ataupun lokasi keramaian untuk menyaksikan hiburan itu sudah biasa dan semacam

tradisi yang sulit dihilangkan. Kalau ramai, yang tentu ramai tidak diundang saja pasti datang, karena memang tujuan malam itu ke Lapangan Merdeka Medan,’’ ujar Doni (28), saat ditemui wartawan koran ini usai menghabiskan malam tahun baru. Ayah dari satu orang putra ini mengungkapkan sebaiknya Walikota Medan Rahudman Harahap lebih mengedepankan kegiatan yang sifatnya melibatkan emosional dan kesadaran masyarakat tentang artinya kepedulian, kebersamaan dan bersyukur kepada Yang Maha Kuasa terhadap apa yang telah dicapai Pemko Medan saat ini. ‘’Bayangkan saja, masyarakat seolah-olah digiring untuk bersuka cita dengan sunghan berbagai atraksi hiburan dan pesta pora, sehingga lupa dengan masyarakat pinggiran kota yang susah makan, tidak ada uang sekolah, tak sanggup belanja karena bahan pokok mahal. Jadi saya rasa itu

pesta rakyat yang tak merakyat. Karena tak semuanya menimakti,” ujarnya. Hal senada diungkapkan Yanti, (26) ibu rumah tangga kepada koran ini, kemarin. Pemerintah dinilai membanjir dengan menghabiskan uang banyak untuk kegiatan yang belum tentu terkesan dan banyak manfaat bagi masyarakat luas. ‘’Jangan hanya hura-hura habiskan uang. Lebih baik dibantu masyarakat yang susah. Kesal saja sih apa tidak ada hal-hal yang sifatnya bantuan sembako ke masyarakat susah,” ujarnya seraya menambahkan bahwa perayaan tahun baru kali ini lebih kental dengan nuansa glamour. Sebelumnya, malam pergantian tahun baru yang langsung dihadiri Wali Kota Medan Rahudman Harahap, Wakil Walikota Medan Dzulmi Eldin, Ketua DPRD Medan, Amiruddin Lubis dan SKPD di Pemko Medan serta pejabat dari Pemerintah Propinsi Sumut

dan tamu undangan lainnya. Serangkaian hiburan meriah yang merupakan kolaborasi seni modern dan tradisionil, dengan tema Medan New Year’s 2011 Fire Works Party juga menampilkan tari perang Nias, tari India, tari serampang 12, tortor dan gondang, street dance, jaka dan dara, fashion show dari model Kota Medan, drum light percussion. Sejumlah artis top ibukota Trio Macan, Ozy Syhaputra juga menghibur warga Kota Medan dan puncak acara ditandai dengan pesta kembang api. Padahal Rahudman Harahap sebelumnya dalam pertemuan silahturahmi dengan pengusaha industri pariwisata di Hotel Grand Aston Medan, Selasa (22/12) malam menyarankan agar grup Tiga Macan yang dijadwalkan tampil terasa kurang mengena dan mencari pengganti artis lain. Apa masalahnya? (BERSAMBUNG)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Rabu, 5 Januari 2011 | No: 1781/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Pernikahan KD-Raul

Semakin Dekat dan Tidak Dirahasiakan

SEPERTI perempuan kebanyakan, Jessica Iskandar takut gemuk. Dia ikut catering diet supaya berat badannya tidak melonjak. "Buat nurunin berat badan, aku minum air putih banyak-banyak, terus ikut catering diet. Aku enggak olahraga, malas. Aku minum aerosi juga, banyak makan buah. Yang penting sih air putih," tutur Jessica di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (4/1). Catering diet, kata presenter Dahsyat ini merupakan makanan yang menunya khusus disusun untuk orang yang sedang diet. "Menu diet per hari ganti-ganti. Senin makanan Italia, Selasa makanan Japanene, Rabu makanan Chinese. Pokoknya ganti-ganti. Sabtu dan Minggu libur, jadi aku bisa makan apa saja. Kalau hari libur aku bebas makan di luar. Kadang enggak pengaruh juga karena aku suka ngemil," paparnya. Saat ini, Jessica kelebihan berat 2 kg. Dia kerap mendapat

RAUL Lemos telah resmi menduda. KD dan Raul pun sudah ingin segera menuju pelaminan. Peramal Beby Djenar juga membaca hal tersebut dan menurutnya pernikahan tersebut tidak dirahasiakan. "Aku lihat di sini kalau dari kartu KD, ke depannya kayaknyua dari arah pernikahan semakin jelas. Karena itu sudah pilihan mereka berdua yang kuat," ujar Beby, Senin kemarin. Menurut Beby pernikahan keduanya akan teralisasi dalam waktu dekat. KD dan Raul pun akan mempublikasikan kabar bahagia tersebut. Keduanya dikabarkan telah memilih momen yang tepat di awal tahun 2011. Peramal asuhan almarhumah Mama Lauren itu melihat pernikahan KD dan Raul kelak akan berjalan manis selama tiga hingga lima tahun ke depan. Kedua keluarga mereka juga akhirnya memberikan respon positif. Anang sudah merestui KD untuk menikah lagi. Sementara Ata juga akan menerima status KD sebagai istri Raul kelak.

peringatan dari temannya kalau badannya mulai sedikit gemuk. "Waktu liburan aku makan terus. Beratnya dari 50 kg naik ke 52 kg. Kemarin liburan makanannya enggak cocok. Sampai Jakarta makan banyak, naik lagi deh. Berat badan aku pernah 54 kg, bahkan 56 kg juga pernah. Tinggi aku 170cm. Waktu beratku 56 kg, aku merasa enggak ideal dan gembul," akunya. Aktris yang baru memeluk Islam itu punya trik menjaga berat badan. "Dulu aku pernah sekolah modeling, diajari bagaimana caranya berdiet dan makan seimbang. Makannya sedikit-sedikit, kalau lapar makan porsinya sedikit. Jangan sekali makan porsinya banyak, justru itu enggak sehat. Jadi, bagusnya pagi makan sedikit, siang sedikit, sore sedikit, dan malam sediki supaya tubuh enggak lapar," urainya.(OKZ)

Paris Hilton Hamil? BELUM lama ini, perut Paris Hilton terlihat membuncit saat dirinya mengenakan bikini di pantai Cabo San Lucas, Meksiko. Beredar kabar yang menyebutkan Paris tengah berbadan dua. Seperti dilansir The Superficial, Selasa (4/1), di foto tersebut Paris mengenakan bikini putih dengan hot pants. Perut artis berambut pirang itu pun tampak lebih besar. Sayangnya, sampai saat ini, Paris belum mengkonfirmasi kabar tersebut. Pada liburan Tahun Baru, Paris menghabiskan waktunya bersama sang kekasih Cy Waits di Cabo San Lucas. Selama di sana, pasangan itu terlihat semakin mesra. Pada 2011 ini, perempuan berusia 29 tahun itu akan kembali ke layar kaca. Rencananya, bersama Brooke Mueller, ia akan membuat sebuah reality show.(DH)

Anak Rhoma Irama Dilaporkan ke Polisi ANAK pedangdut Rhoma Irama, Vicky Irama harus berurusan dengan polisi. Ia dilaporkan oleh salah satu anggota Forum Betawi Rempug (FBR) karena tidak membayar uang sewa mobil. Vicky dilaporkan ke polisi karena dituduh tidak membayar sewa mobil sejumlah Rp 4,5 juta selama 17 hari. Vicky yang telah diperiksa Polsek Tebet, akhirnya dilepaskan. Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Tebet Kompol Udik Tanang saat dihubungi wartawan, Selasa (4/1). Menurut Udik, saat ini mobil Carry yang disewa Vicky telah dikembalikan. "Kemarin saya panggil saksi dan yang punya sudah saya panggil. Yang melapor atas nama Maulana, dia juga sesama FBR dan dia itu

temannya," jelas Udik. Menurut Udik, pihaknya akan memproses kasus tersebut lebih lanjut. Namun jika keduanya berdamai, dan Vicky membayar hutangnya, anak 'Raja Dangdut' itu tidak akan diproses secara hukum. Hal itu pun langsung ditanggapi kakak Vicky. Ia menduga kasus tersebut memanfaat nama besar Rhoma Irama. Seperti yang diberitakan sebelumnya, Kapolsek Tebet Kompol Udik Tanang mengungkapkan Vicky dilaporkan ke polisi karena dituduh tidak membayar sewa mobil sejumlah Rp 4,5 juta selama 17 hari. Vicky yang telah diperiksa Polsek Tebet, Selasa (4/1) malam, akhirnya dilepaskan.(DTC)

Namun sedikit cekcok akan terjadi soal di mana keduanya memilih tempat tinggal setelah menikah. Raul menjalani usaha di Dili, Timor Leste. Belum diketahui apakah KD akan diboyong Raul menuju Timor Leste. "Aku lihat akan ada cekcok kecil. Kalau KD harus pindah ke tempat Raul itu akan terbatas, karena KD kan besar di Jakarta. Kalau dia pindah ke Dili dia harus meninggalkan divanya. Raul harus bijak dengan tidak membatasi sang istri," terang Beby.(DTC)

Harian Andalas  

Harian Andalas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you