Page 1

HARIAN

andalas L U G A S

D A N

C E R D A S

Sabtu, 4 Desember 2010 | No: 1757/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Bangun Drainase, Warga Jalan Ibus Raya Diminta Rp 750 Ribu Medan–andalas Upaya pembuatan drainase di Jalan Ibus Raya, Kelurahan Petisah Tengah ternyata tak menyelesaikan masalah warga. Rencana pembuatan drainase di Kecamatan Medan Petisah itu bukannya membuat warga tersenyum, tetapi justru menyakiti hati. Pasalnya, untuk pengadaan drainase tersebut, ratusan warga akan dibebankan biaya yang nominalnya ditentukan aparat kelurahan setempat. Padahal, warga sudah bertahun-tahun mengeluhkan rusaknya ruas jalan Ibus Raya yang kerap menjadi langganan banjir itu akibat tak ada drainase, tapi tak pernah ada respon dari pemerintah. Beberapa hari lalu, Sekretaris Kelurahan setempat, bermarga Sembiring secara lisan menyampaikan kepada warganya untuk membayar biaya pengadaan drainase. Nominal biaya itu bukan sukarela atau kesepakatan warga, tetapi ditentukan kelurahan. Untuk setiap pemilik rumah dikenakan biaya uang Rp 750 ribu. Diperkirakan jika ada sekira 100 warga yang berdomisili di ruas jalan tersebut, maka dana yang terkumpul sebesar Rp75 juta. Sedangkan untuk pemilik showroom mobil dikenakan biaya sebesar Rp 1,5 juta. "Tentunya kami menolak dan merasa keberatan dengan biaya sebesar itu," keluh Achin, salah seorang warga di Kelurahan tersebut kepada andalas, Jumat (3/12). wanita etnis Tionghoa ini, sebenarnya dirinya menye-

48 Anggota Perwiridan Keracunan, 1 Meninggal Rantauprapat–andalas Satu orang meninggal dan 48 lainnya mengalami keracunan setelah menyantap mie rebus, hidangan yang disediakan dalam acara perwiridan. Sementara 11 orang tengah menjalani perawatan di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Rantau Prapat, Jumat (3/12).

KERACUNAN – Heriawati seorang diantara 11 korban lainnya terpaksa dilarikan ke RSUD Rantau Prapat, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan mie rebus yang dihidangkan di rumahnya.

Diantara korban keracunan mie rebus tersebut ada yang masih balita bahkan korban meninggal dunia berusia 8 tahun. Dumasari Simatupang, (43), korban keracunan, Jumat, mengatakan, dugaBersambung ke Hal. 15

INDONESIA

Bersambung ke Hal. 15

VS

LAOS

LIVE RCTI SABTU (4/12) Pkl. 19.30 WIB

Achin, warga Jalan Ibus Raya merasa keberatan untuk membayar biaya pengadaan drainase.

Pedagang Resah, Poldasu Didesak Beberkan Hasil Labfor Medan-andalas Pihak kepolisian harus segera mungkin mengeluarkan hasil pemeriksaan terbakarnya Pasar Sukaramai dari Laboratorium Forensik (Labfor) Polisi Daerah Sumatera Utara (Poldasu). Pasalnya, pembangunan kios tempat penampungan sementara (TPS) telah menyebabkan konflik horizontal antar sesama pedagang. Evin Pulungan (33), salah seorang pedagang emas di Jalan AR Hakim Medan yang merasa keberatan atas pembangunan kios TPS tersebut terpaksa mendekam dipenjara lantaran melakukan pengrusakan pada salah satu kios yang dibagun PD Pasar Medan, persis di depan tempat dia berjualan. HE Pulungan, orang tua Evin Pulungan ditemui andalas, Jumat (3/12) mengatakan, pengrusakan salah satu kios TPS Jalan AR Hakim itu dilakukannya, Rabu (1/12) malam. Akibatnya, pada malam itu juga Evin pun langsung ditahan oleh pihak kepolisian atas pengaduan Kepala Pasar Sukaramai Juster Simarmata. “Dia (Evin-red) sudah ditahan sejak, Rabu malam karena berupaya mempertahankan kelangsungan usahanya. Kios yang dibagun persis di depan tempat dia berjaulan jelas-jelas tengah menutup dan menghalangi jalan makanya dirusak,” kata HE Pulungan. Sebenarnya, katanya, dari awal dimulainya pelaksanaan pembangunan kios TPS tersebut, pihaknya bersama sejumlah pemilik ruko di Bersambung ke Hal. 15

Firman Utina, Kapten Timnas Indonesia akan menjadi tumpuan di lini tengah menggalang serangan saat menghadapi Laos malam ini. Jakarta-andalas Timnas Indonesia mengapungkan optimis jelang laga kontra Laos, dalam kualifikasi Grup A AFF Suzuki Cup 2010. Persiapan dan evaluasi telah dilakukan. Tim Merah-Putih, bakal

tampil “all out” tanpa melupakan pertahanan, yang dilangsungkan malam ini, Sabtu (5/12) pukul 19:30 WIB di Stadion Gelora Bung Karno. “Kondisi pemain ok. Hanya Arif suyono yang sedikit mengalami

masalah, namun keadaannya sudah membaik dan bisa tampil besok menjadi cadangan. Mudahmudahan, kami bisa mengambil kemenangan lagi pada laga besok, karena jika menang peluang mengikuti babak selan-

jutnya terbuka lebar,” ujar Asisten Pelatih Timnas Indonesia, Wolfgang Pikal, saat jumpa pers jelang pertandingan Indonesia vs Laos, di Jakarta, Jumat (3/12). Bersambung ke Hal. 15

Aniaya Wartawan, Kapolres Siantar Dicopot Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Fathori resmi dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Polisi Resort (Kapolres) Pematang Siantar. Untuk selanjutnya, Fathori ditarik ke Polda Sumut. PENCOPOTAN dilakukan diduga berkaitan erat dengan kasus penganiayaan yang disebut-sebut dilakukan Fathori terhadap salah seorang tahanan yang merupakan wartawan Trans TV, Andi Siahaan. Andi Siahaan sendiri sebelumnya

Kapolda, Kompolnas, Ketua Kontras pada saat talk show di radio star news 102,6 FM. ditangkap dan ditahan pihak Satreskrim Polres Pematang Siantar terkait kasus dugaan penganiayaan anak di bawah umur, Koko Andrian

(13) siswa salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) warga Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun di depan BRI Pematang

Siantar pada, Sabtu (27/11) sekira pukul 20.00 WIB. Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol Oegroseno SH ketika ditanya sejumlah wartawan usai Shalat Jumat, (3/12) kemarin di Markas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Mapoldasu) membenarkan pencopotan tersebut. “Dia, (red-AKBP Fathori) akan ditarik dan bertugas di Poldasu. Untuk sementara, mutasi dululah, Senin, 6/12) nanti serah terima jabatannya,” Kata Kapolda tanpa menyebut nama pengganti Fathori. Ditanya seputar dugaan penganiayaan yang disebut dilakukan Fathori terhadap Andi Siahaan, Bersambung ke Hal. 15


MEDAN KITA

Sabtu 4 Desember 2010

harian andalas | Hal.

Wacana Pemekaran Medan Utara Sah-sah Saja

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Agus Salim Ujung, Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Lindawati REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Raja P Simbolon Binsar Simatupang,Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felik Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman MANAGER SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL andalasmedan@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Alangkah Lucunya Negeri Ini ALANGKAH Lucunya (Negeri Ini), tiada lain merupakan judul sebuah film besutan aktor nomor wahid Indonesia, Deddy Mizwar. Film yang secara satire membidik kehidupan kaum marginal. Sekawanan pencopet yang tak terurus oleh negara, sehingga kian larut dalam naluri agresivitas dan anomali sosial, merupakan potret realitas sosial yang tak terbantahkan. Amanat UUD 1945 bahwa anak-anak miskin dan telantar dipelihara oleh negara, barulah slogan kosong ; sekadar melengkapi klausul sebuah Undang Undang. Selebihnya, kota-kota besar negeri ini (nyaris) bisa dipastikan menjadi 'surga' bagi kaum marjinal dalam menuntaskan naluri kemiskinan dan kekerasannya. Deddy Mizwar memang selalu ceplas-ceplos dan kritis. Melalui film, dia selalu berupaya melakukan perubahan mind-set dalam memandang hidup dan kehidupan. Namun, anehnya kini gedung-gedung bioskop kian sulit ditemukan. Hampir setiap ruang publik sudah dijejali dengan slogan-slogan kaum kapitalis yang mewujud dalam bentuk mal, pasar swalayan, atau kemegahan-kemegahan lain yang bisa memanjakan kaum pemilik modal. Kondisi seperti itu diperparah dengan menjamurnya sinetron picisan, yang suka menjual mimpi, tangis, dan air mata. Sinetron tak lagi membumi, tetapi kian mengapung dalam dunia imajiner yang melambungkan mimpi-mimpi penonton. Imbasnya, bangsa kita makin kehilangan sikap sensitif, toleran terhadap sesama, dan gampang sekali terperangkap dalam bayangan-bayangan semu yang tidak mengakar ke bumi. Ya, seperti kata Deddy dalam filmnya. Negeri ini memang lucu, semakin marak keresahan dan wajah Indonesia semakin karut-marut. Anak-anak yatim, miskin, dan telantar seringkali tak terurus. Sementara, perilaku-perilaku korup dan sarat anomali kian membadai. Di sisi lain, dunia pendidikan yang seharusnya mampu menjalankan kiprahnya sebagai agen peradaban seringkali tak berdaya akibat sentuhan kebijakan yang kurang mengakar pada nilai-nilai kepekaan, kearifan, dan keluhuran budi. Alangkah Lucunya (Negeri Ini), mungkin hanyalah sebuah judul film, seperti halnya Nagabonar. Tapi, dalam realitas sehari-hari, kita memang sangat banyak melihat kelucuan dan berbagai keanehan di negeri ini. Sejumlah keanehan selalu datang silih berganti. Belum lagi tuntas kasus Bank Century, muncul persoalan seputar Gayus Tambunan yang seenaknya keluar masuk tahanan. Belum tuntas penanganan TKI yang menjadi bulan-bulanan di luar negeri, kini kita dijejali polemik seputar penegakan demokrasi (pemilihan kepala daerah langsung) di Daerah Istimewa Yogyakarta. Hampir setiap hari, beragam kelucuan menjejali penduduk negeri. Dalam seleksi CPNS misalnya, selalu dikatakan mengedepankan transparansi. Ternyata, tradisi suap dan KKN masih tetap dominan. Belum lagi soal mutasi pejabat di instansi pemerintah, yang cilakanya hampir selalu tidak mempertimbangkan faktor kompetensi seseorang, melainkan lebih didominasi oleh faktor-faktor nonteknis, semisal seberapa banyak upeti yang disodorkan atau seberapa dekat seseorang dengan sang penentu kebijakan. Alhasil, bisa ditebak kinerja pejabat (nyaris) tak pernah berorientasi pada kepentingan rakyat, melainkan hanya sekadar menjalankan rutinitas administratif belaka. Ya, begitulah faktanya. Deddy Mizwar memang tak sedang bergurau, negeri ini memang lucu....! (**)

2

andalas/rony muharrman

DIAMANKAN-Seorang pejalan kaki melintasi kapal nelayan asal Malaysia dengan kode PFKB 1483 yang diamankan petugas Ditjen Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Belawan, Jumat (3/12). Kapal ini ditahan karena tertangkap mencuri ikan di perairan Indonesia.

FMPR Tanjung Balai Demo

Desak Polisi Tangkap Rolel Harahap Medan-andalas Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Mahasiswa Peduli Rakyat (FMPR) Tanjung Balai, mendesak Kapoldasu, Irjen Pol Oegreseno SH dan Kapolresa Medan, Kombes Pol Tagam Sinaga untuk menangkap Rolel Harahap, Wakil Wali Kota Tanjung Balai terpilih, karena kasus narkoba. Desakan itu mengemuka saat massa FMPR Tanjung Balai menggelar aksi demo, Jumat (3/12) siang di Markas Kepolisian Daerah Sumatera (Mapoldasu) dan Markas Kepolisian Resort Kota (Mapolresta) Medan. Massa FMPR yang datang de-

ngan membawa berbagai poster itu juga meminta pimpinan Polri agar memeriksa salah seorang pejabat Kapoltabes Medan dan Sekitarnya karena memberikan penangguhan penahanan terhadap mantan Ketua DPD KNPI Sumut itu. Dalam aksi itu, pengunjuk rasa mengungkapkan, sebelumnya bersama para wanita diduga PSK, Rolel ditangkap dalam dugaan kasus narboba di salah satu ruang karoke Stroom Selecta Medan pada tahun 2008. "Tapi nyatanya tidak ada sedikitpun proses hukum yang dijatuhkan oleh Rolel. Mau jadi apa bangsa ini ke depannya bila yang salah dibenarkan, " ujar Alwi Hasbi selaku koordinator aksi. Menurutnya, Kapolresta Medan agar segera menunjukkan dan sosialisasikan berkas penahanan maupun penangkapan Rolel secara transparan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Baharudin Djafar yang menerima massa pengunjuk rasa menuturkan, jika kasus tersebut masih ditangani Polresta Medan. "Silahkan saudarasaudara mempertanyakannya ke Polresta Medan, karena disana ditangani, bukan Polda," ujarnya. Setelah mendapat menjelasan dari Kabid Humas Poldasu, massa FMPR bergerak ke Mapolresta Medan. Di Mapolresta Medan mereka menyampaikan aspirasi yang sama. Setelah menyampaikan aspirasinya, massa pun kemudian meninggalkan Mapolresta Medan dan memberikan waktu 3x24 jam, untuk mempertanyakannya kembali kasus yang pernah menggegerkan Sumut itu. "Jika tuntutan kami tak dipenuhi maka kami akan turun kembali dengan massa yang lebih besar," ucap massa FMPR. (HER)

CPNS Pemprovsu

Formasi Bahasa Mandarin dan Jepang Masih Minim Pendaftar Medan-andalas Meskipun, masa pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemprovsu Tahun 2010 akan ditutup hari ini, Sabtu (4/12), ternyata lamaran untuk kualifikasi pendidikan yang tergolong langka, masih belum juga terisi. Hal ini terlihat, dari 13 lowongan yang dibuka, hanya satu peminat yang mengirim lamaran. Sementara, dari 6.139 berkas lamaran yang masuk, 250 di antaranya dinyatakan tidak lulus administrasi, dan 5.889 bekas lainnya sudah dibuatkan nomor ujian. "Baru satu pelamar dari 13 formasi itu yang sudah mengirim berkas ke panitia. Sehingga dari 13 formasinya, nomor ujian yang dikirim pun baru satu, yakni untuk peserta dengan kualifikasi pendidikan S1 Bahasa Mandarin," ujar Kepala BKD Sumut Suherman melalui Kepala Bidang Pembinaan dan Pengadaan Badan Kepegawaian Daerah Sumut Pandapotan Siregar menjawab wartawan di Kantor Gubsu, Jumat (3/12) di Medan. Dijelaskan Pandapotan, dari 290 formasi CPNS Pemprov Sumut

Tahun 2010, sebanyak 13 di antaranya merupakan formasi langka. Sebab jurusan/kualifikasi pendidikannya dari dua perguruaan tinggi negeri (PTN) yang ada di Kota Medan, sampai kini belum dibuka atau belum punya alumni. Dari 13 formasi langka itu, 12 di antaranya merupakan pelamar dengan masing-masing tiga formasi untuk kualifikasi pendidikan S1 Sastra China, S1 Bahasa Mandarin, S1 Sastra Jepang, dan D3 Bahasa Jepang. "Di luar itu, pelamar CPNS dengan kualifikasi pendidikan S2 Arkeolog sampai kini belum juga ada. Sehingga, sampai Jumat siang, dari 13 formasi langka itu, baru satu yang sudah mengirim berkas lamarannya ke Pemprovsu," ujar Siregar. Lebih lanjut dikatakan Siregar, setiap berkas lamaran yang dinyatakan lulus administrasi, dipastikan nomor ujiannya dikirimkan kembali oleh panitia melalui kantor pos ke alamat pada KTP pelamar. Artinya, proses pengiriman nomor ujian pelamar, selalu dilakukan pihaknya pada setiap jam kerja. "Selama dua pekan terakhir, atau selama 11 hari kerja, panitia sudah

Koordinator Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan, HM Sazli

mengirim 5.889 nomor ujian ke alamat sesuai KTP pelamar, dengan biaya pengiriman jauh/ dekat sebesar Rp10.000 per surat," ungkapnya. Sedangkan jumlah lamaran yang masuk sampai Jumat (3/12) siang, tercatat 6.139 berkas. Sebanyak 250 berkas lamaran dari total lamaran yang diterima, panitia menyatakan tidak lengkap, sehingga nomor ujian tidak dikeluarkan. Dikatakannya, sebanyak 250 berkas lamaran yang tidak lengkap atau lulus administrasi itu, antara lain akibat tidak cocoknya kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan, dengan yang dikirim pelamar. Misalnya pelamar mengirim berkas lamaran dengan kualifikasi pendidikan S-1 Managemen Komputer. Tapi lowongan yang ada justru untuk kualifikasi pendidikan S-1 Teknik Komputer. "Contoh seperti inilah yang dinyatakan tidak lulus administrasi. Biasanya, pelamar yang tidak sesuai kualifikasi pendidikannya dengan yang dibutuhkan, hanya coba-coba melakukan hal ini. Tapi, kalau kita luluskan administrasinya, maka saat akan dikeluarkan NIP, BKN tidak akan memberikannya," tegas Pandapotan. (WAN)

Medan-andalas Pembangunan di kawasan Medan Utara hingga kini masih carut marut, terutama dalam hal infrastruktur, pendidikan, dan kehidupan ekonomi masyarakatnya. Tertinggalnya pembangunan di Medan Utara sudah sejak lama memicu adanya gelombang dan riak keinginan sebagian besar masyarakat di kawasan itu untuk memisahkan diri dari Kota Medan, dan membentuk daerah otonom baru. Menanggapi persoalan ini, Ketua DPRD Medan H Amiruddin, SE kepada wartawan, Jumat (3/12) mengatakan, munculnya keinginan masyarakat Medan Utara untuk memisahkan diri dari Kota Medan sah-sah saja. "Saya kira keinginan itu sah-sah saja," kata Amiruddin. Namun demikian, kata Amiruddin, wacana tersebut harus juga dibarengi dengan pengkajian mendalam terkait prospek kawasan Medan Utara tersebut, karena untuk memisahkan diri dari daerah asal perlu proses dan kajian khusus. "Pembentukan daerah otonom baru seperti wacana pemekaran kawasan Medan Utara harus melalui kajian secara khusus dan mendalam, seperti soal potensi daerah itu sendiri dan pengembangan kawasan itu selanjutnya," ujar politisi Partai Demokrat itu. Sementara itu, minimnya porsi anggaran untuk Medan Utara yang memicu kekecewaan banyak warga di kawasan Medan Utara, Amiruddin tidak berkomentar banyak. Dia menegaskan, soal anggaran tidak hanya untuk Medan Utara saja, kawasan lain juga perlu anggaran harus terbagi-bagi. "Soal anggaran tentunya bukan hanya untuk Medan Utara saja, melainkan untuk daerah-daerah lainnya juga butuh pembangunan," ungkapnya. Namun begitu, Amiruddin berjanji akan memperhatikan masukan yang deberikan soal pembangunan Medan Utara. Sebelumnya, Syaharuddin, Koordinator Presidium Masyarakat Medan Utara (PMMU) mengatakan, kawasan Medan Utara yang meliputi Kecamatan Medan Labuhan, Medan Deli, Medan Belawan, dan Medan Marelan, selama ini selalu dianaktirikan dan hanya menjadi alat politik penguasa Kota Medan. (BEN)

17 Hakim Diadukan Medan-andalas Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Medan melalui Posko Pemantau yang didirikan atas kerjasama antara LBH Medan dengan Komisi Yudisial (KY), menyatakan banyak menerima pengaduan dari masyarakat terkait dengan putusan yang dinilai tidak mencerminkan rasa keadilan. Wakil Direktur LBH Medan Muslim Muis mengatakan, sepanjang tahun 2010 ini sebanyak 17 hakim bertugas di PN Medan dan Deli Serdang diadukan masyarakat ke Posko Pengaduan. "Pengaduan soal tujuh belas hakim tersebut sudah ditindaklanjuti ke KY dan telah diproses," kata Muslim Muis saat dihubungi wartawan, Jumat (3/12). Muslim menyebutkan, ke-17 hakim itu diadukan terkait dengan pencitraan mulai dari kinerja yang tidak bagus dan putusan yang dinilai tidak mencerminkan rasa keadilan. "Kebanyakan masalah putusan, dasar hukumnya ada, tapi putusannya bertolak belakang," ujar Muslim. Muslim menambahkan, pihaknya melalui Posko akan tetap melakukan monitoring terhadap kinerja hakim. "Masyarakat yang merasa terzalimi silahkan mengadu ke Posko, pengaduan masyarakat akan kita lanjuti ke KY," ungkapnya. Dia juga mengungkapkan, pemberhentian hakim Roy M Maruli, hakim di Pengadilan Negeri (PN) Balige, Toba Samosir, akan berpengaruh pada semakin menurunnya citra hakim bagi masyarakat pencari keadilan. (FEL)

Dua Jemaah Haji Madina Masih Tinggal di Mekkah Medan-andalas Dua jemaah haji asal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 11 Debarkasi Medan, Aminullah Bin Jasumuran Panjaitan (70) dan istrinya Ritna Ayub Binti Poniran (31) saat ini masih tinggal di Mekkah. Koordinator Humas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Medan, HM Sazli Nasution, Jumat, mengatakan, jemaah Madina itu tinggal di tanah suci itu, karena seorang di antaranya, Aminullah, mengalami sakit dan saat ini masih dirawat di Balai Pengobatan Haji (BPHI) yang ada daerah tersebut. Untuk menemani Aminullah itu, sang istri, Ritna Ayub, juga terpaksa ikut tinggal di Mekkah. Menurut dia, Aminullah menderita penyakit paru-paru dan perlu mendapat perawatan intensif, mengingat sakit yang dideritanya itu cukup serius. Sebelumnya, jamaah haji asal Mandailing Natal itu pernah dirawat selama dua hari di salah satu rumah sakit di Mekkah. Kemudian, karena penyakit Aminullah tiba-tiba kambuh, terpaksa ia dilarikan ke BPIH Mekkah. "Aminullah sudah hampir tujuh hari lamanya dirawat di BPIH Mekkah," ujar Sazli. Sazli mengatakan, sebanyak 452 jamaah haji asal Madina itu tiba di Bandara Polonia Medan, Jumat, sekitar pukul 13.06 dengan penerbangan pesawat Garuda Indonesia yang membawa mereka dari Jeddah. (ANT)


MEDAN KITA

Sabtu 4 Desember 2010

harian andalas | Hal.

3

Bayi Kembar Siam Itu Diberi Nama Nabila dan Naila Bayi kembar siam buah hati pasangan Muslim (35) dan Siti Hajar (34) yang lahir di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan (RSUPHAM), Kamis (2/12) sudah diberi nama Nabila dan Naila.

M

USLIM, sang ayah bayi mengatakan, nama Nabila dan Naila itu memiliki arti cerdas dan berani. Sebelumnya, ia sempat memberi nama anak ketiganya itu Ajura (diambil dari nama ibunya) dan Anisa (diambil dari nama kakaknya). "Tapi setelah dirembukkan lagi oleh keluarga, akhirnya kita sepakat menamainya Nabila dan Naila yang berarti cerdas dan berani," katanya, Jumat (3/12).

Dengan nama ini, ia berharap, anak kembarnya selamat saat dilakukan operasi pemisahan nantinya. "Saya sudah melihat bagaimana kondisi anak saya kemarin, terasa shock memang. Tapi apa boleh buat, sudah takdir Allah terlahir seperti itu. Sedangkan istri saya sudah tahu, tapi belum melihatnya. Saya ingin yang terbaik buat anak saya, tapi kalau bisa saya sangat berharap kedua anak kembar saya bisa

KILAS

Jalan Sunggal Rusak Parah Medan-andalas Jalan Sunggal di sekitaran perumahan Graha Prima Medan, kini rusak parah. Jalan tesebut kini layaknya kubangan kerbau. Warga khawatir, jika kerusakan jalan ini dibiarkan berlarut-larut akan memakan korban jiwa. Sedangkan Pemerintah Kota (Pemko) Medan seolah-olah tidak peduli dengan kerusakan jalan tersebut. "Kayaknya pemerintah tidak mau lagi mengurusi jalan ini. Sudah hampir lima bulan jalan ini dibiarkan seperti kubangan kerbau," ungkap Muzardi, seorang warga setempat kepada andalas, Jumat (3/12). Warga berharap, Pemko Medan segera melakukan pengaspalan bagian jalan yang rusak. "Dinas Bina Marga seharusnya tidak berdiam diri saja dengan kondisi jalan yang hancur tersebut. Jangan tunggu korban jiwa, baru diperbaiki," kata Muzardi. (ZAL)

Sembilan Persil Tanah Pemprovsu Sudah Miliki Sertifikat Medan-andalas Seluas 43.956 meter persegi tanah yang diklaim sebagai aset Pemprovsu dan aset negara, kini sudah memiliki sertifikat. Artinya, sembilan persil tanah dengan luas 43.956 meter persegi itu, saat ini sudah dipastikan sebagai milik pemerintah, bukan milik pihak ketiga, atau tanah yang masih dipersengketakan alas haknya. "Aset berupa tanah milik Pemprov Sumut/negara itu, saat ini sudah dikeluarkan sertifikatnya oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN). Tanah seluas itu, seluruhnya terdiri dari sembilan persil," ujar Kepala Biro Perlengkapan dan Aset, Bondaharo Siregar, Jumat (3/12) di Medan. Sertifikasi tanah seluas 43.956 meter persegi (sembilan persil) itu, meliputi tanah seluas 1.478 meter persegi di Pasar Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas Utara. Kemudian tanah seluas 941 meter persegi di Desa Samura, Kabupaten Karo, tanah seluas 440 meter persegi di Pasar Padang Mas, Kabupaten Karo, dan tanah seluas 36.298 meter persegi di Sei Buluh, Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai. Berikutnya tanah seluas 1.575 meter persegi di Desa Tiga Binanga, Kabupaten Karo, tanah seluas 594 meter persegi di Tanjung Gunung, Kabupaten Karo, tanah seluas 699 meter persegi di Desa Tiga Binanga, Kabupaten Karo, tanah seluas 494 meter persegi di Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, dan tanah seluas 437 meter persegi di Dusun Perdamaian, Stabat, Kabupaten Langkat. Menurutnya, dari 1.800 persil tanah yang terdaftar sebagai aset Pemprov Sumut/negara, sebanyak 78 persil di antaranya sudah memiliki sertifikat. Yakni 69 persil tanah pada 2009, dan sembilan persil lagi pada 2010. Diakui Bondaro, upaya percepatan proses sertifikasi seluruh aset (tanah) Pemprov Sumut sebanyak 1.800 persil itu, umumnya terkendala persoalan biaya operasional yang masih terbatas. "Petugas kita yang mengurus sampai ke pelosok daerah tak diberi dana tambahan. Padahal, dana tambahan itu perlu untuk melakukan koordinasi pengukuran dengan petugas dari BPN di daerah," ujarnya. Bondaro juga mengaku, kendala cukup rumit untuk percepatan proses sertifikasi, juga akibat sulitnya upaya untuk pelurusan alas hak kepemilikan tanah (aset). "Seperti tahun 2008. Dari 20 persil target sertifikasi, realisasinya hanya satu, yakni pertapakan Kantor Gubernur Sumut Jalan Diponegoro No 30 Medan dengan harga Rp1.000. (WAN)

selamat kalau nanti dipisah," ujarnya. Sementara itu, Humas RSUPHAM, Sairi Saragih mengatakan, kondisi bayi hingga saat ini cenderung stabil. "Kondisinya bagus. Tekanan darah bagus, suhu tubuh bagus, dan darahnya juga tadi diperiksa bagus. Semuanya baik, hanya oksigennya kurang stabil. Tapi kita sudah mengukur saturasi oksigennya dan memasang EKG (Elektrokardiogram) untuk melihat denyut jantungnya," katanya saat dihubungi, kemarin. "Bayi juga sudah ditimbang hari ini (kemarinRed) dan beratnya 4,5 kg, sedangkan panjangnya 44

cm dan 41 cm," tambahnya. Meski kondisi bayi stabil, namun Sairi mengatakan, tim medis masih terus melakukan pemeriksaan mengenai adanya sedikit masalah di bagian jantung bayi. Ia juga belum tahu berapa jumlah jantung bayi. "Kita belum tahu, masih terus dilakukan pemeriksaan," imbuhnya. Untuk menangani si bayi, RSUPHAM membentuk tim khusus yang terdiri dari beberapa dokter spesialis, seperti gizi, jantung, anak, obgyn, dan lainnya. Saat ini bayi berada di incubator di Ruang ICU Anak, sedangkan sang ibu juga dalam kondisi baik di Ruang Rindu B Obgyn. (DNA)

andalas/yunan

Bayi dempet dada dan perut itu kini diberi nama Nabila dan Naila.

50 Persen APBD Sumut Dikorup Medan-andalas Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Sumatera Utara memprediksi, proyek pengadaan barang dan jasa dalam APBD 2010, 50 persen berpotensi dikorupsi, dengan kerugian negara mencapai ratusan miliar rupiah. Sekretaris Eksekutif Fitra Sumut, Elfenda Ananda mengatakan, dalam APBD Pemerintah Provinsi Sumatera Utara 2010 menyiapkan ratusan miliar untuk belanja, terdiri dari belanja modal dan belanja barang. "Jika proses pengadaan barang dan jasa tidak dicermati, sangat berpotensi dikorupsi," kata Elfenda Ananda

menanggapi penggunaan APBD 2010 yang segera berakhir masa penggunaanya, Jumat (3/12). Menurutnya, guna memperkecil praktik korupsi dalam penggunaan anggaran, Pemprovsu diminta untuk menaati peraturan perundang-undangan, khususnya dalam penggunaan anggaran untuk belanja barang dan jasa. "Yang terjadi selama ini, kasus-kasus korupsi penggunaan APBD cenderung terjebak di dalam kurang pahamnya Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam mengelola anggarannya. Bahkan kerap merekayasa setiap pengerjaan proyek yang bersumber dari APBD," katanya. Aktivis anti korupsi ini juga mengeritik Pemprovsu yang masih belum mampu mengelola anggaran yang tertampung di APBD 2010. Dia mengungkapkan dari data dan informasi yang diperoleh di pihaknya, ternyata realisasi

penyerapan anggaran hingga menjelang akhir tahun di bulan Desember 2010, Pemprovsu hanya mampu merealisasikan penggunaan APBD sebesar persen. Terpisah, Asisten Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Erbindo Saragih mengungkapkan, dari data perkara yang dikerjakan pihaknya, mencatat total kerugian negara akibat korupsi pengadaan barang/jasa cukup besar. Menurutnya, maraknya kasus korupsi pengadaan barang/jasa karena sistem yang tertutup dan tidak akuntabel. Misalnya, proyek tidak ditenderkan, tetapi melalui penunjukan langsung (PL) dengan cara menyiasati aturan. Modus penunjukan langsung ini mencapai 94 persen dari seluruh perkara korupsi pengadaan barang/jasa "Belajar dari pengalaman maka diperlukan pembenahan sistem pengadaan barang dan jasa," kata dia.

Modus lain untuk "mengakali" proyek pengadaan barang/jasa adalah melalui penggelembungan nilai (mark up) proyek sehingga akhirnya menimbulkan kasus-kasus suap. Dari kasus korupsi pengadaan barang/jasa pemerintah yang ditangani Kejatisu ditemukan sejumlah fakta menarik. Mulai dari penunjukan panitia dan pimpinan proyek, mayoritas dilakukan atas dasar faktor kedekatan. Misalnya, hubungan kekeluargaan antara pemimpin lembaga dan pegawai yang bersangkutan. Erbindo menegaskan, bagian terpenting dalam pemberantasan korupsi adalah pencegahan. "Boleh saja kita memenjarakan seratus sampai seribu orang, tetapi tanpa tindakan pencegahan tidak ada jaminan korupsi tidak terjadi lagi," ujar dia menjawab andalas ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (3/12). (FEL)

andalas/siong

Dokter Menumpuk di Puskesmas Tertentu

DISITA-Seekor orangutan sumatera berhasil disita BKSDA dari rumah Sekda Langkat Surya Djahisa di Kompleks Pemda Langkat, Jumat (3/12) sore.

BKSDA Sita Orangutan Milik Sekda Langkat Medan-andalas Petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara, Jumat (3/12) sore menyita orangutan sumatera dari rumah Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Langkat, Surya Djahisa. Pengambilan satwa yang dilindungi di rumah pribadi Surya Djahisa, Kompleks Pemda Langkat, itu berlangsung singkat tanpa ada kericuhan. Surya Djahisa menjelaskan kepada wartawan dan petugas dari BKSDA, orangutan sumatera berjenis kelamin betina itu ia peroleh dari salah seorang pegawai di Dinas Pekerjaan Umum Langkat. "Orangutan kita dapat dari salah seorang pegawai di Dinas Pekerjaan Umum Langkat.Tapi aku lupa siapa nama pegawai itu karena dia juga menerima orang utan tersebut dari seseorang yang meminta uang Rp.5 juta," ucapnya.

Namun, kata Surya, dirinya tidak memenuhi permintaan uang tersebut, sebab orangutan itu menurut dia bukan untuk diperjualbelikan. Surya menyebutkan, sejak awal menerima orangutan tersebut, ia sudah memberitahukannya ke pihak Balai TNGL. Tetapi dia mengaku meminta waktu untuk merawat karena orangutan tersebut dalam kondisi tidak sehat. "Sejak awal saya sudah mau menyerahkannya ke pihak Balai TNGL, tetapi karena kondisinya sakit, saya minta diberi waktu untuk merawatnya," kata Surya seraya menambahkan untuk menyembuhkan orangutan yang diperkirakan berumur 2 tahun itu, ia memanggil dokter hewan untuk melakukan pemeriksaan. "Sejak dirawat, bayi orangutan berangsur sehat, meski hanya mau makan nasi dan minum susu," kata Surya panjang lebar. Dikatakannya, kesediaaan dirinya untuk

merawat satwa tersebut karena dia merupakan seorang penyayang binatang. Karena itu, bayi orangutan dirawat di areal perladangan miliknya yang dibentuk seperti kebun binatang mini di daerah Petumbukan Langkat. "Saya berusaha menyediakan kandang yang sesuai dengan habitat orangutan," tandasnya. Usai dilakukan penyerahan, selanjutnya orangutan Sumatera akan dititipkan Balai Besar Sumber Daya Alam Sumatera Utara ke Pusat Karantina milik SOCP-YEL yang terletak di Desa Batu Mbelin Kecamatan Sibolangit Deli Serdang. Bagi SOCP-YEL, orangutan ini merupakan orangutan sumatera ke-200 yang diterima sejak tahun 2000 lalu. Selain sempat memelihara orangutan, Surya Djahisa juga memelihara sejumlah satwa seperti kuda, rusa dan berbagai jenis burung di ladangnya. (SIONG)

Medan-andalas Tenaga medis yang bertugas di Puskesmas 24 jam (rawat inap) hampir cukup. Hal ini dikatakan Kabid Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Medan drg Irma Suryani, Jumat (3/ 11) di Medan. "Jumlah dokter di Puskesmas Medan sebenarnya tidak kurang. Tapi karena terjadi penumpukan dokter pada puskesmas tertentu, membuat sejumlah puskemas kekurangan tenaga dokter. Karenanya, kita sedang memproses pendistribusian dokter ke puskesmas yang membutuhkan seperti di Belawan yang menjadi skala prioritas," ujarnya. Dia menunjuk, penumpukan dokter terjadi di Puskesmas Kecamatan Medan Deli, Tembung, Glugur Darat, dan Puskesmas Sering Medan Tembung. Disinggung soal minimnya masyarakat yang memanfatkan puskesmas untuk rawat inap, menurut Irma, kemungkinan masih adanya asumsi masyarakat bahwa puskesmas hanya sebagai tempat persalinan seperti Puskesmas Glugur Darat. "Kita tidak bisa memaksa masyarakat. Tapi sekarang ada juga pasien diare yang dirawat inap," sebutnya. (YN)

Sumut Terkorup, Himmah Bentuk Tim Medan-andalas Prihatin dengan hasil survei yang menempatkan Sumatera Utara (Sumut) pada peringkat pertama provinsi terkorup di Indonesia, membuat 'gerah' Pengurus Wilayah (PW) Himpunan Mahasiswa Alwashliyah (Himmah) Sumut. Organisasi kemahasiswaan inipun kemudian langsung 'action' dengan membentuk Tim Percepatan Pemberantasan Korupsi. Ketua PW Himmah Sumut, Alimnur Nasution, didampingi Sekretaris Yasir Al-Harisa dan Wakil Ketua, Aminullah Siagian kepada wartawan, Jumat (3/12) di Medan, mengatakan, sejak 29 Nopember lalu pihaknya telah turun ke kabupaten/kota di Sumut untuk melakukan konsolidasi organisasi guna pembentukan Tim Percepatan Pemberantasan Korupsi Himmah Sumut.

"Dengan pembentukan Tim Percepatan Pemberantasan Korupsi ini, Himmah akan berada di garda terdepan dalam mengawal, mengawasi dan membantu aparat dalam melakukan pemberantasan korupsi di Sumut," kata Alimnur. Pembentukan tim ini, kata Alimnur, diharapkan sebagai langkah awal dalam mencetak kader pemimpin yang antikorupsi dan mampu mengenal bahaya laten korupsi. "Kader Himmah ke depan diharapkan menghindari praktek korupsi ketika diberi kepercayaan menjadi pejabat publik," ungkapnya. Wakil Ketua PW Himmah Sumut Aminullah Siagian dalam kesempatan itu mengatakan, kader Himmah yang tergabung dalam Tim Percepatan Pemberantasan Korupsi akan terlebih dahulu dibekali ilmu investigasi dan Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi beserta

perangkat hukum dan perundangan lainnya. "Dengan ilmu investigasi kasus korupsi yang dimilikinya, tim nantinya mampu membongkar kasus korupsi di daerah dan kemudian melaporkannya ke pihak yang berwenang," ujar Aminullah yang juga Ketua Komunitas Aksi Mahasiswa Peduli Anti Korupsi (Kampak) Merah Putih. Dia menyatakan prihatin, selama ini banyak kasus dugaan korupsi di berbagai daerah di Sumut yang sempat mencuat ke permukaan, namun lenyap begitu saja tanpa ada tindak lanjutnya di meja hijau. "Dengan pembentukan tim itu, diharapkan kader Himmah dapat melakukan pressure kepada aparat penegak hukum agar menuntaskan kasus-kasus korupsi yang dilaporkan masyarakat," ungkapnya. (HAM)


HUKUM & KRIMINAL

Sabtu 4 Desember 2010

KILAS

harian andalas | Hal.

Curi Ikan di Perairan Indonesia

Polsek Sunggal Ringkus Pengedar Ganja

Satu Lagi Kapal Ikan Berbendera Malaysia Diamankan

Medan-andalas Petugas Reskrim Polsek Sunggal meringkus seorang pemuda yang ditengarai sebagai pengedar narkotika jenis ganja di kawasan Jalan Klambir V Gang Bunga Medan, Jumat (3/ 11) sekira pukul 15.00 WIB. Saat ditangkap dari tersangka Iwan alias Dedek (27) warga Jalan Kelambir V disita barang bukti narkotika jenis ganja sebanyak 56 amplop. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, bersama barang bukti tersangka langsung diboyong ke Mapolsek Sunggal. Kapolsekta Sunggal, AKP SM Nugroho Tampubolon SiK ketika dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Dikatakan Nugroho, penangkapan tersebut merupakan tindak lanjut informasi dari masyarakat. “Sebelumnya kita terima informasi dari masyarakat. Selanjutnya kami tindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan kami berhasil menangkap tersangka berikut barang buktinya,” sebut Nugroho. Menurut Nugroho, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk memutus mata rantai peredaran narkoba itu. “tersangka masih kita lakukan pengembangan,”tambahnya. (HER)

Belawan-andalas Petugas Stasiun Pengawas Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (KSPSDKP) Sumatera Bagian Barat kembali berhasil mengamankan satu lagi kapal ikan berbendera Malaysia ketika dipakai untuk melakukan pencurian ikan di perairan Selat Malaka, Jum’at (3/12). Dengan diamankannya satu lagi kapal ikan berbendera Malaysia itu, pihak KSPSDKP sudah mengamankan tiga unit kapal ikan yang dipakai untuk mencuri ikan di perairan Indonesia. Keterangan yang dihimpun di kantor KSPSDKP Sumatera Bagian Barat di Gabion Belawan menyebutkan, tiga unit kapal ikan asing berbendera Malaysia yaitu PKFB (U2) 1262, PKFB (U) 1336, PKFB 1483 masuk ke Perairan Indonesia melakukan penangkapan ikan tanpa dilengkapi surat izin penangkapan ikan (SIPI) resmi. Ketiga kapal ikan asing berbendera Malaysia tersebut ditangkap kapal patroli Macan Hiu 001 milik KSPSDKP Sumatera Bagian Barat di perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia ( ZEEI ) persisnya 23 Mil dari Perairan Belawan. Sebelumnya dua kapal Malaysia itu PKFB (U2) 1262 dan PKFB (U) 1336 lebih dulu ditangkap saat sedang menangkap ikan di Perairan Selat Malaka kemudian disusul dengan kapal ikan PKFB 1483 lebih besar dari dua unit sebelumnya. Selain menangkap kapalnya

Ditangkap, Remaja Putus Sekolah Jual Ganja Labuhan-andalas Seorang remaja putus sekolah diamankan petugas Reskrim Polsek Medan Labuhan di salah satu warung di Pasar II Barat Gang Damai, Kecamatan Marelan, Jumat (03/12). Tersangka AR (17) warga Pasar II Barat, Gang Biduk, Kecamatan Medan Marelan ini ditangkap polisi karena kedapatan memiliki 6 bungkus narkotika jenis ganja. Dia ditangkap ketika sedang duduk-duduk sambil menunggu calon pembelinya di sebuah warung di kawasan Marelan. Kepada polisi tersangka mengaku dirinya sudah mengkonsumsi ganja selama 6 bulan. Selain mengkonsumsi, tersangka juga tertarik untuk menjualnya karena tergiur dengan keuntungan menjual ganja. "Kalau mengkonsumsi, aku sudah 6 bulanan. Tapi kalu menjual baru dua hari belakangan ini. Itupun karena aku tertarik dengan hasilnya yang lumayan untuk jajan." Ucapnya. Selain itu AR juga mengatakan ia terpaksa menjual ganja karena sejak ia kecil sudah harus menjalani hidup tanpa kedua orang tuanya yang sudah bercerai. Dan selama ini ia mengaku tinggal bersama neneknya yang mengasuhnya dari kecil. "Aku terpaksanya bang karena siapa lagi yang mau ngasi aku jajan, soalnya orang tuaku udah cerai sejak aku kecil dan sekarang aku tinggal sama nenek ku bang. Setiap aku jual ganja satu amplop aku untung 2 ribu bang," tambahnya. Kanit Reskrim Polsek Medan Labuhan, Iptu Oktavianus ketika dikonfirasi membenarkan penangkapan tersebut. "Tersangka sudah kita tahan dan kita persangka dengan UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun

penjara," ujar Oktavianus.

Bandar Baru-andalas Truck interculer sarat muatan baja, Kamis (2/12) sekira pukul 22.00 WIB terbalik persis ditikungan Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit. Akibatnya, arus lalu lintas jurusan Berastagi-Medan lumpuh total kurang lebih selama 16 jam. Terbaliknya interculer bermuatan besi baja dengan tujuan NAD ini diakibatkan badan jalan yang rusak dan berlobang, serta beram jalan di tiap tikungan yang dalam setelah lama dilupakan dari manisnya pembangunan. Pantauan andalas di lokasi kejadian, kemacatan arus lalu lintas terlihat dari Bandar Baru hingga Doulu, dekat salah satu pabrik air mineral. Kemacetan baru dapat diatasi sekira pukul 12.00 WIB setelah pihak kepolisian, Jumat (3/ 12) menurunkan sejumlah petugas ke TKP. Sementara itu, terkait terbaliknya truk tersebut diduga dikarenakan tidak disiplinnya para petugas di areal Timbangan Sibolangit dalam menegakkan aturan. (LAMS)

DIT AHAN - Sembilan Anak Buah Kapal (ABK) berkewarganegaraan Thailand yang KAP AL IK AN - Ketiga kapal ikan berbendera Malaysia itu ditambat di Dermaga PPSB. DITAHAN KAPAL IKAN diamankan dari kapal nelayan Malaysia ditahan di Kantor Pengawasan Sumber coba semakin mendekati dan tahanan KSPSDKP Sumetra Daya Kelautan dan Perikanan Belawan, Jumat (3/12). Kesembilan ABK ditahan kedua kapal itu mencoba untuk Bagian Barat di Gabion karena tertangkap mencuri ikan di perairan Indonesia. dari ketiga kapal tersebut disita ikan seberat puluhan ton oleh petugas dan juga mengamankan kedua tekong (nakhoda) dan anak buah kapalnya (ABK) serta peralatan lain seperti jarring (pukat harimau), komputer, tong ikan, kompas yang nilainya ratusan juta rupiah. Guna penyelidikan lebih lanjut ketiga kapal ikan hasil tangkapan itu diboyong ke Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB) dan tiba ,Kamis (2/12) di dermaga khusus Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan.

Menurut keterangan petugas penangkapan terhadap keketiga kapal ikan asing itu ketika petugas kapal patroli Macan Hiu 001 sedang melakukan patroli di perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) persisnya 23 Mil dari Perairan Belawan .Belakangan petugas kapal patroli Macan Hiu 001 melihat adanya kapal asing sedang melakukan penangkapan ikan. Setelah kapal patroli mendekati kapal ikan asing terlihat mencurigakan sehingga petugas kapal patroli Hiu 001 men-

melarikan diri karena sudah ketahuan berada di zona terlarang. Untungnya kapal patroli langsung menghadang kapal ikan asing tersebut dan malam itu juga kapal asing berbendera Malaysia diboyong ke PPSB. Sementara itu Kepala KSPSDKP Sumatera Bagian Barat melalui Humas Suhartono,SH ketika dikonfirmasi, Jumat (3/12) membenarkan penangkapan kapal ikan asing berbendera Malaysia tersebut. Guna penyelidikan lebih lanjut kedua tekong dimasukkan mendekam di dalam sel

Belawan. Sedangkan ketiga kapal ikan diamankan untuk dijadikan barang bukti, ucap Suhartono. Pantauan wartawan koran ini di Dermaga khusus PPSB melihat ketiga kapal tersebut ditambat bersamaan masih bermuatan ikan serta peralatan lengkap untuk menangkap ikan dan sejumlah tong sebagai tempat ikan. Menurut Suhartono dalam waktu dekat ikan muatan kapal ikan tersebut akan dilelang kepada para pengusaha ikan di Gabion itu sebelum berubah menjadi busuk, tandasnya. (DP)

Sebelum Dijual, Terlebih Dahulu Korban Dicabuli

Polres Sergai Bongkar Kasus Human Trafficking Sei Rampah-andalas Petugas Reserse Kriminal Polres Serdang Bedagar (Sergai) berhasil membongkar kasus perdagangan manusia (human trafficking) di warung bebek kawasan Firdaus, Sei Rampah, Kamis (2/12). Dalam pengungkapan tersebut, tiga orang tersangka ditangkap. Mereka masing-masing, pemilik warung bebek, Untung (37) warga Desa Firdaus, Sei Rampah, penarik beca, Husen Arifin (33) dan Ridwan (46) keduanya warga Perbaungan. Kapolres Sergai, AKBP Drs Eri Safari ketika dikonfirmasi melalui Kasubag Humas, Iptu Zainuddin Siregar, Jum'at (3/12) membenarkan pengungakap dan penangkapan tiga pelaku human trafficking tersebut. Dikatakannya, ketiga tersangka ditangkap atas laporkan pengaduan orang tua korban. Dalam laporannya, orang tua korban, Dahlan Sitepu (38) warga Dusun I, Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan itu

menyebutkan, pelaku membawa kabur dan menjual putrinya, DS Br S (13) siswi kelas II SMP (foto) ke lokalisasi prostitusi warung bebek milik Untung di Firdaus, Sei Rampah. Kasus tersebut terungkap setelah putrinya tidak pulang selama sepekan. Setelah dicari informasi kesana kemari akhirnya mendapat kabar bahwa putrinya berada di lokalisasi Warung Bebek Firdaus milik Untung. Dari kabar ini, orang tua korban langsung menuju ke lokalisasi dan menemui putrinya yang sudah empat hari bekerja sebagai pelayan di warung tersebut. Selanjutnya, bersama putrinya yang dijual ke lokalisasi itu

Korban ketika di Mapolres Sergai membuat pengaduan ke Polres Sergai, Rabu (1/12). Petugas Reskrim Polres Sergai yang menerima laporan pengaduan orang tua korban langsung melakukan penyelidikan dan berhasil meringkus tiga tersangka. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, ketiga tersangka langsung diboyong ke Mapolres Sergai. Di Mapolres Sergai, tersangka Husein menceritakan, Awalnya, Minggu (28/11) malam dirinya bertemu dengan korban DS Br S. Kemudian tersangka menawarkan jasa

untuk mengantar korban ke rumahnya. "Sebelumnya korban menolak karena katanya dia tidak punya uang untuk membayar ongkos beca. Akan tetapi entah kenapa, akhirnya dia (korban) mau naik ke beca dan selanjutnya kami menuju ke arah Sungai Ular," aku tersangka. Dalam perjalanan menuju Sungai Ular, hujan turun dengan lebatnya lalu berteduh di sebuah gubuk di Pasiran. Disana kami melakukan hubungan intim. "Aku tidak memaksa dia untuk melakukan hubungan badan, tetapi dia (DS-red) merespon dengan agresif seperti sudah biasa," terang penarik beca tersebut. Usai melakukan hubungan badan, masih kata Husein, DS selanjutnya minta dicarikan kerja yang menghasilkan uang, karena DS mengaku tidak memiliki rumah dan orang tuanya sudah berpisah. "Mendengar itu, aku langsung menawarkan untuk bekerja di lokalisasi warung bebek. Ternyata ajakan itu dituruti DS, selanjutnya kami berangkat ke

arah Sei Rampah. Nah, ketika dipertengahan perjalanan, persisnya di Kota Perbaungan, kami ketemu dengan Ridwan yang juga berprofesi sebagai penarik beca. Lalu kami bertiga meluncur dengan menumpangi beca milik Ridwan," tambah Husein. Sesampainya di warung milik Untung, tersangka Husin menawarkan DS yang mau bekerja ditempatnya. "Bak gayung bersambut, Untung langsung menerima dan memberi uang antar sebesar Rp300 ribu kepada kami. Keesokan harinya, aku datang melihat keadaan DS, ternyata dia betah bekerja bang," ucap Husein. Dalam kasus itu, penyidik mempersangka ketiga anggota sindikat perdagangan manusia itu dengan pasal berlapis. "Mereka (ketiga tersangka-red) dipersangka dengan UU Pemberantasan Perdagangan Manusia No 21 Tahun 2007 subs UU 23 2003 Tentang Perlindungan Anak," kata Kasubag Humas Polres Sergai, Iptu Jainuddin Siregar. (RYAD)

Ditemukan, Mayat MR-X Diduga Korban Pembunuhan

Polsek Secanggang Ringkus Pengedar Ganja Langkat-andalas Petugas Reskrim Polsek Secanggang menangkap seorang pemuda yang diduga sebagai pengedar narkotika jenis ganja di Dusun Hilir Desa Secanggang, Kecamatan Secanggang, Langkat Selasa (30/11) sekira pukul 11.30 WIB. Saat ditangkap dari tersangka Suharmansyah alias Dedek (30) warga Dusun Hilir Desa Secanggang, Kecamatan Secanggang, Langkat polisi menyita barang bukti narkotika jenis ganja sebanyak 5 amplop. Kapolsek Secanggang, AKP Budiman Karokaro saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tersebut. Menurut Budiman penangkapan tersebut berdasarkan informasi dari masyarakat. Sebelumnya polisi menerima informasi bahwa tersangka sering mengedarkan daun ganja kering. Atas informasi tersebut polisi langsung melakukan penyamaran sebagai pembeli. Melalui pesan singkat SMS, polisi memesan ganja kepada tersangka. Setelah menerima SMS dari calon pembelinya yang tak lain dan tak bukan adalah polisi, tersangka melayani calon pembelinya itu. Setelah ditentukan tempat pertemuannya, tersangka menemui calon pembelinya. Setelah menyerahkan pesanan tadi, polisi langsung membekuk tersangka dan mengamankan barang buktinya. (SBR)

andalas/desrin pasaribu

andalas/rony muharrman

(STARBERITA)

Truk Terbalik Lalin Lumpuh

4

Mayat Mr.x ditemukan terapung di Desa Selotong.

Langkat-andalas Tiga nelayan Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas (MR-X) ditemukan terapung di pinggir paluh-paluh Dusun Kwala Sepucung, Desa Selotong, Kecamatan Secanggang, Langkat, Kamis (2/12) sekira pukul 10.00 WIB. Orang pertama yang menemukan mayat MR-X tersebut adalah tiga nelayan yang pada saat itu hendak pergi melaut. Mereka masing-masing, Wahidin (29), Tukurin (34) dan Adi (25). Penemuan mayat MR-X tersebut segera dilaporkan kepada warga dan petugas Petugas Polsek Secanggang, Langkat. Dibantu warga, polisi langsung mengevakuasi mayat MR-X tersebut ke RSU Pirngadi Medan untuk dilakukan otopsi. Keterangan diperoleh andalas di kantor polisi, sebelumnya tiga orang saksi pada saat itu hendak pergi

melaut. Sampai di lokasi, ketiga nelayan itu menemukan sesosok mayat telanjang bulat dalam kondisi sudah membusuk dan terapung-apung di pinggir paluh-paluh. Saat ditemukan kondisi mayat MR-X tersebut sangat mengenaskan. Kepala bagian belakang mayat itu seprtinya bekas luka bacok sepanjang 10 cm. Ada dugaan, MR-X tersebut tewas akibat dibubuh lalu mayatnya dibuang ke laut. Kapolsek Secanggang, AKP Budiman Karo karo saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat tanpa identitas tersebut. Disinggung soal tewasnya korban akibat dibunuh, Budiman mengaku belum dapat menyimpulkannya. “Kita belum dapat menyimpulkan apakah korban tewas akibat dibunuh atau penyebab lain. Kita tunggu saja hasil otopsi,” ujarnya. (SBR)

Kapolres DS Diminta Tindak Oknum Anggota Polsek Talun Kenas KEPALA Polisi Resort (Kapolres) Deli Serdang (DS), Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), Prayoto SiK diminta untuk menindak tegas oknum anggota Satreskrim Polsek Talun Kenas, Bripka OS yang diduga melakukan pengancaman dan penganiayaan terhadap seorang tahanan kasus narkoba Dapit Sinuhaji (25) pada, Minggu (28/11) lalu.

B

ila memang benar salah seorang oknum anggota Satreskrim Polsek Talun

Kenas melakukan penganiayaan terhadap Dapit Sinuhaji, berarti tindakan polisi tersebut tidak mengacu

kepada selogan Polri sebagai pelayan dan pelindung masyarakat. Dalam arti, oknum Polisi tersebut seharusnya mengerti tentang Hukum dan HAM. Dan dalam menjalankan tugas, polisi wajib menjungjung tinggi azas praduga tak bersalah. Oleh karena itu, Kapolres DS harus menindak tegas anggotanya yang melakukan penganiayaan tersebut, demi

nama baik institusi Polri di mata masyarakat,” Kata praktisi hukum, I Ginting SH kepada andalas, Kamis (2/11) di Kantornya. Lebih lanjut Ginting menegaskan, jika seorang aparat Kepolisian berani “menjarah” sebagian onderdil barang bukti sepeda motor Vega ZR BK 3565 AAM yang dipakai pelaku. “Bila semua polisi bertindak demikian, apa jadinya negara kita ini,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang kurir ganja, Dapit Sinuhaji, warga Desa Penen, Kecamatan Biru Biru ditangkap petugas Reskrim Polsek Talun Kenas, Minggu (28/11) lalu. Walau Dapit Sinuhaji tidak melalukan perlawanan saat diciduk, seorang oknum polisi, Bripka OS malah tega menganiaya tersangka. Ironisnya lagi, sepeda motor yang dipergunakan Dapit, diduga dipereteli. (STP)


Sabtu Pelindo I Komitmen Optimalkan Pelayanan Medan-andalas PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) selaku pengelola sejumlah pelabuhan umum di Sumatra bagian utara senantiasa berkomitmen mengoptimalkan kualitas pelayanan kepada para pelanggan. "Optimalisasi kualitas pelayanan merupakan bagian tekad dan komitmen kami untuk turut serta mendorong pengembangan ekonomi daerah khususnya di wilayah kerja PT Pelabuhan Indonesia I," kata Direktur Utama (Dirut) PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I, Harry Sutanto pada acara `sehat bersama Pelindo I` di Medan, Jumat. Optimalisasi pelayanan Pelindo I tersebut diwujudkan antara lain melalui peningkatan investasi untuk menambah sejumlah fasilitas dan sarana infrastruktur pelabuhan. Sejalan dengan langkah strategis itu, menurut Harry, Pelindo I secara berkesinambungan giat melaksanakan berbagai program antara lain meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan peduli terhadap kesehatan karyawan, baik jasmani maupun rohani. Kepedulian terhadap aspek kesehatan karyawan, diantaranya diimplemantasikan dengan menggelorakan semangat berolahraga di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pengelola 15 pelabuhan umum di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, Riau dan Kepulauan Riau. "Melalui kegiatan olah raga diharapkan semakin tumbuh sinergi yang hebat dan terjalinnya silaturahmi yang lebih erat antara pimpinan dan karyawan," ujarnya. Ia mengakui, sebagian besar pelabuhan di bawah pengelolaan Pelindo I mempunyai peran yang strategis karena terletak di sepanjang Selat Malaka yang merupakan jalur perdagangan internasional. Peluang-peluang bisnis yang masih potensial seperti pemanduan di Selat Malaka secara terusmenerus diusahakan agar mampu memberikan nilai tambah bagi perusahaan dan mampu mendorong pengembangan ekonomi daerah. (ANT)

Wisatawan Malaysia Terbanyak ke Sumut Medan-andalas Wisatawan yang datang ke Sumatera Utara masih didominasi warga negara Malaysia dengan jumlah terbanyak pada Oktober 2010 sebanyak 7.058 orang atau berkisar 47,38 persen. Kepala Badan Pusat Statistik Sumut Alimuddin Sidabalok di Medan, Jumat, mengatakan, jumlah wisatawan yang berkunjung ke Sumut masih didominasi warga Malaysia dan pada Oktober 2010 jumlah wisatawan mancanegara mengalami peningkatan sebesar 7,21 persen dibanding September 2010 dari 14.782 orang menjadi 15.848 orang. "Selain Malaysia, empat negara yang warganya menjadi pegunjung terbanyak adalah Singapura dengan 878 orang (5,54 persen), Belanda 656 orang (4,14 persen), Amerika Serikat 339 orang (2,14 persen), dan Jerman 266 orang (1,68 persen)," katanya. Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun 2009, jumlah wisman pada Oktober 2010 juga mengalami peningkatan sebesar 22,00 persen dari 12.990 menjadi 15.848 orang. Dia menjelaskan, peningkatan jumlah wisman pada Oktober 2010 disebabkan naiknya jumlah wisman dari Amerika Serikat sebesar 99,41 persen dibanding bulan sebelumnya yang hanya berjumlah 170 orang. Selain itu, juga naiknya jumlah wisman Singapura sebesar 33,84 persen, Inggris 17,82 persen dan wisman asal Taiwan sebesar 5,36 persen. Peningkatan jumlah wisman pada Oktober 2010 dibanding bulan sebelumnya, ungkap dia, terjadi di dua pintu masuk, yakni Bandara Polonia Medan dan Pelabuhan Belawan. (ANT)

2010

5 EKONOMI-BISNIS Harga Ikan di PPSB dan Pasar Tradisional Melonjak harian andalas | Hal.

4 Desember 2010

Belawan-andalas Akibat gelombang tinggi di laut, para nelayan susah menangkap ikan. Sehingga pendapatan mereka jauh berkurang, bahkan nelayan skala kecil ada yang tidak berani melaut. Hal ini dialami para nelayan yang mangkal di Pelabuhan Perikanan Samudera Belawan (PPSB). Mereka tidak dapat berlama-lama di tengah laut untuk menagkap ikan, akibat gelombang tinggi mencapai 2 meter. Dampak gelombang laut yang tinggi itu harga ikan melonjak naik dari bulan sebelumnya yang tadinya ikan gembung Rp 14.000-15.000 per kilogram menjadi Rp 17.000-18.000 per kilogram di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Gabion Belawan. Ketika dikonfirmasi kepada seorang pedagang ikan mengaku bernama Yusuf dan S.Sagala, Jumat (3/12) di TPI Gabion Belawan mengakui pembelian ikan dari para nelayan naik tajam sehingga untuk

andalas/dp

JUAL BELI - Para Pedagang saat transaksi jual beli ikan di TPI Gabion Belawan, Jumat (3/12) menjual di pasar-pasar sangat berat karena tidak semua masyarakat dapat membeli ikan dengan harga tinggi. Pengakuan Yusuf dan S.

Sagala beberapa hari belakangan ini para pedagang sering mengalami kerugian karena ikan tidak laku di pasar akibat harga yang sangat tinggi se-

Pegadaian Kanwil Medan Berupaya Buka UPC dan UPS Medan-andalas Perum Pegadaian Kanwil Medan terus berupaya membuka kantor Unit Pelayanan Cabang (UPC) dan Kantor Unit Pelayanan Syariah (UPS) di kawasan Sumut dan NAD guna peningkatan penyaluran Uang Pinjaman (UP) kepada masyarakat. “Minat masyarakat mendapatkan UP sistem gadaian di Perum Pegadaian Kanwil Medan terus meningkat,” kata Pemimpin Wilayah Perum Pengadaian Medan, Sriyanto SE MM melalui Kepala Humas dan Hukumnya, Lintong Parulian Panjaitan SE, Jum’at (3/ 12) di kantornya. Dia menjelaskan, hingga posisi Oktober 2010, ada 215 outlet

dengan rincian untuk kantor UPC konvensional sebanyak 164 dan UPS yang terbentuk 51. Untuk kantor cabang konvensional ada 40 unit dan kantor cabang syariah sebayak 19 unit. “Keberadaan UPC dan UPS Pegadaian di berbagai kawasan Sumut dan NAD untuk mempermudah dan mendekatkan masyarakat mendatangi Perum Pegadaian agar bisa segera mendapatkan UP dengan sistem gadai,” sebutnya. Sekadar diketahui, realisasi pertumbuhan penyaluran uang pinjaman Kredit Cepat Aman (UPKCA) hingga Oktober 2010 untuk kawasan Sumut dan NAD yang disalurkan kepada masyarakat

UNTUK tahun 2010, empat perusahaan pemasok sapi asal Australia yaitu PT Lembu Andalas Langkat, PT Eldira Fauna Asahan, PT Agro Giri Perkasa, dan PT Juang Jaya Abdi Alam memasok sebanyak 34574 ekor sapi dari kuota 73165 ekor melalui Pelabuhan Belawan.

D

andalas/dp

DIABADIKAN - Ratusan sapi di instalasi BKH Belawan dalam pengawasan kesehatan para medik Balai Karantina Hewan Belawan. kuota 39010 sisa kuota 23905, dan PT Eldira Fauna Asahan mengimpor sapi sebanyak 6413 ekor dari kuota 13329. Menurut Anwar Fuadi, semua sisa kuota akan diimpor kembali tahun 2011dan sapisapi itu dilengkapi dokumen baik dari negara asal seperti

Australia maupun dari negara penerima sesuai dengan Surat Persetujuan Pemasukan (SPP) Departemen Pertanian melalui Dirjen Peternakan nomor PT. Lembu Andalas Langkat 3924/ Kpts/PD.410/12/2009, 1650/ Kpts/PD.410/4/2010, PT Eldira Fauna Asahan nomor 98/Kpts/

PD410/2/2010, dan PT Agro Giri Perkasa/PTJuang Jaya Abdi Alam nomor 3902/Kpts/PD410/ 2/2009, 1654/Kpts/PD.410/4/ 2010 yang berisi memperbolehkan sapi -sapi itu masuk ke Indonesia sesuai SPP. Menurut Anwar Fuadi sapisapi itu setelah masuk ke Pelabuhan Belawan masih dalam pengawasan BKH selama 14 hari untuk dapat menentukan kesehatannya atau apakah dapat dikonsumsi manusia di tempat instalasi. Dalam hasil pemeriksaan medik sementara terhadap sapi-sapi dan kerbau yang masuk tahun 2010 ini asal Australia belum dapat dinyatakan mengidap penyakit dan semua sehat. Ada sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Canada, Australia dapat izin oleh Pemerintah Indonesia mengeksport hewan ke Indonesia karena dinyatakan oleh PBB bahwa negara-negara itu bebas dari penyakit hewan. Dikatakan Anwar Fuadi sapi-sapi itu diimport untuk kebutuhan daging di Sumut guna mengantisipasi lonjakan harga yang selama ini bila menjelang hari-hari besar seperti lebaran dan akhir tahun harga daging melambung naik, ucapnya. (DP)

(DP)

Belum Puas Punya Carrefour Chairul Tanjung Siapkan 'Trans Mart'

mencapai Rp 299.568.414.500. Pencapaian tersebut sebesar 86,35 persen dari target Oktober 2010 sebesar Rp 346.931.630.000. Sedangkan realisasi barang jaminan (BJ) mencapai 126,763 potong. Pencapaian itu melebihi target BJ, Oktober 2010 yang sebesar 98, 852 potong atau mencapai 128, 24 persen. Untuk penyaluran UP sistem gadai syariah, realisasinya mencapai Rp 99.867.034.500 atau 63,32 persen dari target UP sebesar Rp 157.727.950.000. Sedangkan, realisasi BJ mencapai 27.468 potong dari target BJ sebesar 25.973 potong atau meningkat 105 persen. (SIONG)

Pasokan Sapi Sumut Hanya 34574 Ekor

emikian disampaikan Kasi Pengawasan Balai Karantina Hewan (BKH) Belawan Drh Anwar Fuadi, Jumat (3/12) di sela-sela kesibukannya menyiapkan dokumen untuk pelaporan. Pasokan sapi itu, tiba 25 Nopember 2010 yang lalu. Data yang dihimpun di kantor Balai Karantina Hewan (BKH) Belawan PT Lembu andalas Langkat telah mengimpor sapi sebanyak 12056 ekor dari kuota 20826 sisa kuota 8770, PT Agro Giri Perkasa / PT Juang Abdi Alam sapi sebanyak 15105 ekor dari

hingga banyak yang busuk dan dijual murah. Ketika ditanya kepada para nelayan mengaku bernama Firmansyah (45) warga Kelu-

rahan Bagan Deli, Medan Belawan mengakui untuk mencari ikan di tengah laut susah akibat gelombang tinggi. Mencari ikan di laut saat ini hanyalah keterpaksaan untuk menutupi kebutuhan di rumah apalagi saat ini biaya melaut jauh lebih mahal dari pendapatan sehingga mau tidak mau harus berangkat melaut mencari nafkah, kata Firmansyah. Sementara itu, di sejumlah pasar tradisional seperti di Pasar Simpang Kantor Kelurahan Martubung, Pasar Titi Papan di Kelurahan Titi Papan, Pasar Yuka di Kelurahan Tangkahan Medan Labuhan para pedagang menjual ikan naik rata-rata Rp 1500 per kilogram. Seperti seorang pedagang ikan di Pasar Yuka J. Panjaitan, dia mengaku terpaksa menaikkan harga ikan jualannya sebab pembelian dari pedagang ikan di PPSB mengalami kenaikan. Dikatakan S.Sagala seorang pengusaha ikan di PPSB mengatakan harga ikan diakuinya naik tapi semua itu sesuai dengan naik-turunnya harga ikan di PPSB dan bukan spekulasi tapi kenyataan akibat para nelayan susah mendapatkan ikan dari laut, tandasnya.

Jakarta-andalas Tidak puas dengan bisnis ritel skala besar (Hypermart) lewat Carrefour, pengusaha Chairul Tanjung tahun depan siap menggebrak pasar convenience store dengan merek 'Trans Mart'. Mengandalkan konsep yang unik, Chairul Tanjung siap bersaing dengan pemain lama di bisnis ini semacam Alfa Mart, Indomart, Circle K, atau bahkan 711. "Kita terus berkembangkan, dan 2011 siap dengan Trans Mart. Tunggu saja tanggal mainnya," tutur pengusaha yang masuk 40 orang terkaya di Indonesia saat ditemui di antornya, Jalan Kapten Tendean, Jakarta, Jumat (3/12). "Kita sedang dalam tahap business plan, branding. Tentu kita akan lakukan dengan berbeda. Memiliki keunikannya sendiri," tegasnya. Sebelumnya, Chairul memang mengungkapkan impiannya yaitu dalam waktu 10 tahun ke depan, gerai minimarketnya bisa menggurita hingga 10.000 gerai di seluruh Indonesia. Untuk tahap awal gerai minimarket akan dimulai dari kota-kota besar di Indonesia. (DTC)

Ekspor Karet Capai 1,900 Miliar Dolar AS Medan-andalas Nilai ekspor karet dan barang dari karet Sumut hingga Oktober 2010 bertumbuh 108,58 persen dibandingkan periode sama tahun lalu atau mencapai 1,900 miliar dolar AS. "Luar biasa sekali pertumbuhan nilai ekspor karet dan barang dari karet Sumut tahun ini, mengingat tahun lalu masih 911, 192 juta dolar AS," kata Kabid Integrasi Pengolahan dan Diseminasi Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Panusunan Siregar, di Medan, Jumat. Nilai ekspor kelompok barang yang melonjak pada tahun ini dipicu kenaikan harga jual. Pada Oktober, misalnya, nilai ekspornya sudah mencapai 216, 064 juta dolar AS dari 187,937 juta dolar AS di September. Dia mengakui, sejalan dengan kenaikan nilai ekspor produk itu, impor kelompok yang sama itu juga mengalami peningkatan. Hingga Oktober misalnya, nilai impor karet dan barang dari karet Sumut mencapi 82,419 juta dolar AS atau naik 78.71 peren dari periode sama tahun 2009 yang masih 46,118 juta dolar AS. "Tetapi meski impor naik, ekspornya jauh lebih besar," katanya. Sekretaris Eksekutif Gabungan Perusahaan Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut, Edy Irwansyah,

menyebutkan, harga ekspor SIR 20 memang bertahan mahal di kisaran 4 dolar AS per kg. Akibatya, kata dia, harga bahan olah karet (bokar) kadar kekeringan 100 persen di pabrikan Sumut juga tetap mahal atau mencapai Rp32.500 - Rp33.500 per kg. Harga karet alam itu diduga bisa meningkat lagi pada tahun depan karena produksi masih akan ketat, sedangkan permintaan tetap tinggi. Sebelumnya, Direktur Eksekutif Gapkindo, Suharto Honggokusuma ketika di Medan, menyebutkan, naiknya harga dipicu permintaan yang tinggi khususnya dari China, Amerika Serikat dan Jepang yang perekonomiannya mulai semakin membaik setelah krisis global. Sementara ditengah permintaan yang menguat itu, sebaliknya produksi di tiga negara produsen utama yakni Indonesia, Thailand, dan Malaysia justru tren menurun akibat perubahan cuaca. Dia memberi contoh, harusnya di Juni-Agustus, cuaca panas, tetapi sebaliknya terjadi curah hujan yang tinggi dan musim hujan SeptemberDesember, nyatanya cuaca cenderung panas. Akibat kenaikan harga jual, kata dia, maka devisa karet Indonesia tahun ini bisa mencapai diatas 6,5 miliar dolar AS atau naik 100 persen lebih dari tahun 2009 yang hanya 3,2 miliar dolar AS. (ANT)


EKONOMI-BISNIS

Sabtu 4 Desember 2010

harian andalas | Hal.

6

Jelang Natal dan Tahun Baru

Arus Barang di Pelabuhan Belawan Meningkat Bulog Didesak Lakukan OP Beras di Sumut Medan-andalas Anggota Dewan Perwakilan Daerah RI utusan Sumatera Utara, Parlindungan Purba, mendesak agar Bulog segera melakukan operasi pasar di Sumut karena harga jual beras masih bertahan mahal dengan kenaikan tertinggi terjadi di jenis medium. "Bayangkan, harga IR64 atau jenis medium itu sudah naik rata-rata Rp700 per kg. Kondisi itu harus diatasi antara lain dengan OP (operasi pasar) beras," katanya, usai melakukan peninjauan harga sembilan bahan pokok (sembako) di Pasar Petisah Medan, Jumat. Tetapi kalau-pun OP, kata dia, beras yang "dilempar" ke pasar harus beras yang berkualitas bagus, jangan beras berkutu yang

AC

sering terjadi ketika OP. Sejalan dengan OP, kata dia, pemerintah harus mencari solusi yang lebih fakta agar kasus kenaikan harga beras itu tidak terus berulang di setiap akhir tahun atau mendekati hari-hari besar keagamaan seperti selama ini. "OP hanya solusi sementara, tetapi harus ada cara tepat agar kenaikan harga dan produksi yang ketat tidak terjadi lagi," kata Parlindungan. Pemerintah misalnya, kata dia, sudah harus membuat desain besar perberasan, seperti memberikan rangsangan kepada petani sehingga semakin tertarik meningkatkan produksi berasnya. Dengan produksi yang meningkat, maka tidak terjadi musim paceklik, begitu juga ketergantungan impor. Pedagang pemasok beras di Pasar Petisah, Jaya, mengakui, IR64 kualitas rendah sudah menjadi Rp205.000 dari Rp185.000 per karung isi 30 kg, sementara jenis IR64 lainnya sudah Rp217.000 dari Rp195.000 per karung isi 30 kg. Untuk jenis arias dewasa ini, sudah Rp8.500 per kg dari Rp8.000 per kg sebelumnya. "Diakui, kenaikan harga beras tertinggi terjadi di jenis medium, bukan di kelas menengah keatas," kata pemilik UD Jaya Jadi. (ANT)

Belawan-andalas Menjelang Natal dan Tahun Baru yang tinggal beberapa hari mendatang arus barang melalui Pelabuhan Belawan meningkat mencapai 40 % sebab kebutuhan warga terhadap barang jelang akhir tahun 2010 ini ada peningkatan dari bulan-bulan sebelumnya. Menurut Manager Unit Usaha Jasa Bongkar Muat (UUJBM) Pelabuhan Belawan Ansar Limbong S.Sos di Belawan, Kamis (2/12) mengatakan seperti biasa kalau menjelang Natal dan Tahun Baru arus barang masuk melalui Pelabuhan Belawan pasti meningkat karena permintaan masyarakat untuk kebutuhan akhir tahun. Hal senada juga disampaikan Ketua Koperasi Primer Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Belawan Tombang Hutabarat didampingi Sekretarisnya Sabam Manalu,bahwa arus barang meningkat jelang natal dan tahun baru 2010 masuk melalui Pelabuhan Belawan untuk kebutuhan akhir tahun. Ditambahkan Ansar Limbong

andalas/dp

BONGK AR MU BONGKAR MUAAT - Kapal cargo saat melakukan bongkar sembako di Pelabuhan Belawan. untuk bongkar barang dari kapal cargo tidak ada kendala karena cuaca sedang bersahabat siang dan malam para Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) harus bekerja keras agar kapal tidak tertunda kembali berlayar. Ansar Limbong menyebutkan arus barang melalui Pelabuhan Belawan ini tidak akan tersendat karena jauh sebelumnya sudah diantisipasi melalui alat-alat yang ada dan TKBM yang siap kerja

24 jam. Mengenai alat angkut keluar dari Pelabuhan Belawan mendistribusikan barang masuk sudah diupayakan agar barang tersebut tidak tertahan sehingga cepat sampai ke konsumen, kata Ansar Limbong. Tombang Hutabarat membenarkan tidak adanya barang yang tertumpuk di Pelabuhan Belawan sesuai dengan data yang diterima dari Pusat Pelayanan Satu Atap (PPSA) yang dikelola Pelindo I Cabang Belawan, ucapnya. (DP)

KARYA TEKNIK

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT

Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

Hub. 0813 7040 9999

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

DIBELIDENGANHARGATINGGI TV - PS - DVD - Sound System - Laptop - AC - Kulkas, Dll Hub. CV. GRIYA ELEKTRONIK/BABE

Jl. Gaperta B6 Tel. 8450085, FL. 76660300


Sabtu 4 Desember 2010

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


Sabtu 4 Desember 2010

Ribuan Warga Deli Serdang Senam Sehat Medan-andalas Kendati disibukkan dengan berbagai aktivitas, namun warga Kabupaten Deli Serdang khususnya yang berdomisili di Kota Lubuk Pakam masih menyempatkan diri untuk melakukan aktivitas olahraga. Salah satu kegiatan olahraga yang mereka lakukan adalah 'Senam Sehat Bersama Askes' di alun-alun kantor Bupati Deli Serdang, Kamis (25/11). Acara yang dilaksanakan oleh PT Askes Kantor Cabang Utama Medan dan dikemas Nevada Enterprise itu dilaksanakan dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2010. Sejak acara dimulai hingga akhir acara ribuan warga Kabupaten Deli Serdang menyesaki alun-alun kantor bupati. Secara bersama dan diiringi irama musik, mereka melakukan gerakan senam. Mereka menyadari bahwa olahraga penting untuk menjaga kebugaran tubuh. Seperti yang disampaikan Kepala Cabang Utama PT Askes Medan, dr Andi Afdal dalam sambutannya. Dia mengajak seluruh warga Kabupaten Deli Serdang untuk membiasakan hidup sehat, dengan cara membiasakan diri berolahraga. "Mari kita biasakan berolahraga agar hidup kita senantiasa sehat," imbaunya. Menurut Andi, tanggung jawab untuk menciptakan atau menjadikan masyarakat sehat bukan semata tugas pemerintah, melainkan perlu keterlibatan semua eleman masyarakat. "Bila masyarakat sehat maka produktivitas akan meningkat, yang pada muaranya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri," ujarnya. dr Andi Afdal berharap, program 'Sehat Bersama Askes' ini dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat. Ini merupakan langkah menuju badan sehat secara jasmani dan rohani, sekaligus menumbuhkembangkan kebersamaan di lingkungan peserta Askes. Sementara itu, Mr David dari Nevada Enterprise sebagai pemandu senam sehat tersebut mengungkapkan PT Askes selalu menggairahkan kegiatan olahraga sebagai upaya preventif. (YON)

Soal Bachdim, Jangan Dibesar-besarkan Jakarta-andalas Usai kemenangan 5-1 atas Malaysia di laga perdana babak penyisihan Grup A AFF Cup 2010, nama Irfan Bachdim langsung mencuat sebagai bintang baru Indonesia. Menyikapi hal tersebut, asisten pelatih Wolfgan Pikal meminta khalayak media tidak terlalu membesar-besarkan. Penampilan apik di lapangan serta perawakan yang rupawan membuat masyarakat penikmat sepakbola di tanah air terpana dengan sosok pemain keturunan Belanda tersebut. Sebuah bukti konkret mengenai popularitas pemain blasteran itu adalah namanya sempat menjadi trending topic di situs jejaring sosial,Twitter. Berbagai pujian juga terus mengalir buat pemain kelahiran 22 tahun silam. Menyimak fenomena itu, Pikal langsung berpesan kepada semua kalangan, terutama media agar tidak terlalu membesar-besarkan seorang Bachdim. Berbicara dalam konferensi pers jelang pertandingan versus Laos di Hotel Sultan, Jakarta, Jumat (3/12) Pikal menyatakan bahwa hasil ketika melawan Malaysia adalah bukan berkat kerja seorang pemain. Sehingga tidak perlu ada yang dianggap lebih hebat. "Mengenai Bachdim, saya meminta tidak perlu dibesar-besarkan. Semua pemain sama, setiap mereka punya kontribusi ketika melawan Malaysia," seru Pikal. Tidak lupa Pikal berpesan kepada masyarakat Indonesia untuk selalu memberikan dukungan buat tim kebanggaan. "Saya minta dukungan penuh dari masyarakat Indonesia. Saya harap pada pertandingan nanti stadion bakal penuh," serunya. (OKZ)

OLAH RAGA

harian andalas | Hal.

8

Chris Jhon Tak Janjikan Menang KO Jakarta-andalas Chris John, juara dunia tinju kelas bulu (57,16 kg) World Boxing Association (WBA) dari Indonesia, menyatakan tidak berani menargetkan kemenangan KO melawan penantangnya dari Argentina, Fernando Saucedo, pada pertarungan 12 ronde di Jakarta, Minggu (5/12). "Saya tidak berani menargetkan kemenangan KO, namun kalau kesempatan itu ada akan saya manfaatkan semaksimal mungkin," kata Chris John, seusai acara pemeriksaan kesehatan di Kantor Menpora, Jakarta, Jumat (3/12). Pertarungan sendiri akan berlangsung di Stadion Tenis Tertutup Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Chris John datang mengenakan kaos dan celana panjang latihan warna merah tanpa didampingi pelatih sekaligus manajernya dari Australia, Craig Christian. Chri hanya didampingi Wakil Manajernya, Tony Priatna. Menghadapi pertandingan melawan Saucedo kali ini Chris mengatakan persiapannya cukup matang. Dia berharap apa yang dia persiapkan dengan baik tersebut dapat dia tampilkan saat menghadapi Saucedo, Minggu malam. Pertandingan Chris melawan Saucedo menurut rencana akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi RCTI mulai pukul 20.30 WIB. Pertandingan ini merupakan kelanjutan dari pertandingan kedua petinju yang batal dilaksanakan di Pacific Place Hotel Ritz Carlton , Jakarta, 26 Juli lalu. Waktu itu pertandingan batal karena Chris mengalami cedera pada tulang rusuknya. Saat itu pertandingan dipromotori mantan Ketua Badan Intelejen Nasional, A.M. Hendropriyono. Kali ini promotornya bukan lagi Hendropriyonjo, namun Raja Sapta Oktohari. Raja merupakan "pemain baru" dalam bisnis tinju profesional. Dia merupakan putra tokoh politik dan pengusaha asal Kalimantan, Oesman Sapta. Chris John terakhir tampil di Las Vegas, AS. September 2009, melawan petinju AS, Rocky Juarez. Pada pertarungan itu Chris John membukukan kemenangan angka. Rekor Chrisjohn sekarang 43 kali menang (22 kali dengan KO), 2kali seri, dan belum pernah kalah. Sementara itu Saucedo telah 38 kali menang (1 kali dengan KO), 4 kali kalah, dan 3 kali seri. Sayangnya Saucedo tidak dapat dimintai komentarnya, karena dia tidak dapat berbahasa Inggris. "Maaf saya tidak dapat berbahasa Inggris," kata Saucedo sambil tersenyum. Ketika diminta berpose untuk difoto oleh para wartawan, Saucedo menunjukkan bagian lengan atasnya yang kekar

sambil terus tersenyum. Dia terlihat sangat rileks. Awasi Jarak Dekat Petinju bertitel Super Champion, Chris John mengaku sudah berada dalam kondisi optimal jelang duel melawan Francesco Saucedo asal Argentina, 5 Desember 2010 mendatang. Ditemui di sela public training di Sasana Boxing Camp Monas, kemarin, Chris John mengaku tinggal melakukan persiapan akhir yakni menjaga keseimbangan berat badannya. "Puji Tuhan semua persiapan sudah bagus. Hanya beberapa hari sebelum timbang badan saya

Daud Yordan Yakin KO-kan Marchiano DAUD "Chino" Yordan petinju Indonesia peringkat kedua World Boxing Organization (WBO) Asia-Pasifik menyatakan yakin mampu meng-KO-kan pertandingan melawan petinju Argentina peringkat kesembilan, Damian David Marchiano, dalam perebutan gelar juara interim WBO Asia-Pasifik di Stadion Tenis Tertutup Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (5/12). "Saya sudah pelajari rekaman video pertandingannya. Dia memiliki pukulan yang keras, bandel, dan tidak kenal menyerah. Namun demikian saya dan pelatih saya sudah mempersiapkan taktik untuk meredam permainannya," kata Daud seusai acara pemeriksaan kesehatan di Kantor Menpora, Jakarta, Jumat sore. Daud yang berasal dari Ketapang, Kalimantan Tengah ini datang didampingi pelatih yang sekaligus kakaknya, Damianus Yordan. Keduanya merupakan mantan petinju amatir nasional Indonesia. Pada penampilan terakhir kalinya Damianus meraih kemenangan KO ronde keenam melawan petinju Filipina, Christian Abila, di Tanza, Cavite, Filipina, akhir September lalu. "Kemenangan KO itu membuat kepercayaan diri saya meningkat khususnya dalam persiapan menghadapi pertandingan melawan Marchiano nanti. Pertandingan melawan Marchiano sangat penting bagi saya untuk mengangkat posisi saya agar dapat menantang juara dunia WBO atau WBA" Daud Yordan menambahkan. Daud yang kelahiran Ketapang tahun 1987 ini memiliki rekor bertanding 26 kali menang (20 kali dengan KO), baru sekali kalah. Satu-satunya kekalahan tersebut dia alami saat melawan Calestino Caballero di Florida, AS. bulan April lalu. Sementara lawannya, Marchiano, membukukan rekor kemenangan 16 kali (KO enam kali), kalah 6 kali, dan seri sekali. Pertandingan Daud melawan Marchiano merupakan partai tambahan juara kelas bulu WBA, Chrisjohn, melawan penantangnya peringkat 15 dari Argentina, Fernando Saucedo. Pertandingan Daud melawan Marchiano ini juga akan disiarkan langsung Stasiun Televisi RCTI sebagaimana pertandingan Chrisjon vs Saucedo.(ANT)

akan m e m pertahankan berat badan ideal saya," ujar Chris John. Dari segi teknik, petinju berusia 31 tahun ini juga sudah menambahkan telah menyiapkan strategi guna menghadapi Saucedo yang terkenal dengan gaya bertinju jarak dekat. "Sudah saya siapkan baik strategi maupun teknik. Yang pasti saya akan mewaspadai permainan jarak karena jangkauan tangan kami hampir sama dan semua pukulan baik kiri maupun kanan Saucedo sama berbahanya," paparnya. Mengenai target, pria yang ditangani oleh pelatih Australia, Craig Christian ini berjanji akan mengusahakan kemenangan KO atas Saucedo meski enggan menyebutkan di ronde keberapa hal tersebut akan dilakukannya. "Saya ingin menang KO, lebih cepat lebih baik. Tetapi saya tidak mau teburu nafsu untuk menjatuhkan dia," terangnya.(ANT/NET)

Kakandepag Medan: Olahraga Wajib di Ponpes KAKANDEPAG Medan Drs H Abdul Rahim MHum menekankan pentingnya berolahraga bagi anakanak usia sekolah, terutama yang menjalani pendidikan di pondokpondok pesantren. Bahkan menurutnya, pondok pesantren (ponpes) wajib mendorong para santri berolahraga. "Anak-anak didik yang sehat dan fit akan lebih cerdas dibanding yang tidak sehat," kata Abdul Rahim kepada Harian andalas di Medan, kemarin. Olahraga, selain menyehatkan juga akan mendukung pengembangan dalam berbagai aspek di pondok pesantren. Sebab, anak-anak yan mengisi waktu luangnya dengan berolahraga akan lebih positif. "Saya

melihat pondok pesantren adalah sarana paling efektif untuk berolahraga. Beragam jenis olahraga bisa dikembangkan di sana," jelasnya. Diakui Abdurrahim yang didampingi Kasubbag Tata Usaha, H Al Ahyu MA, semua pesantren di Medan

cukup respon terhadap pentingnya olahraga. Namun, pesantren yang cukup giat dalam hal ini adalah Raudhatul Hasanah. H Al Ahyu menambahkan, sudah ada gelanggang olahraga, lapangan sepakbola dan beberapa sarana pendukung lainnya. Depag selaku lembaga pembina berupaya mendukung aktifitas olahraga di pondok pesantren melalui sinergi dengan

pemerintah. Diakui Abdul Rahim, secara finalsial, Depag tidak punya anggaran khusus untuk pembinaan olahraga di ponpes. Namun berkat koordinasi dan dukungan pemerintah, program-program pembinaan olahraga bisa berjalan dengan baik. "Prestasi pondok pesantren di Medan cukup baik. Kita selalu juara umum pada Pekan Olahraga Pondok Pesantren Daerah (Pospeda). Banyak juga atlet-atlet pencak silat berasal dari pondok pesantren," tegasnya. Tim sepakbola Ponpes Raudatul Hasanah juga mampu bersaing dengan tim lainnya dengan merebut juara kedua tingkat pelajar SMP. Ke depan, ia berharap prestasi olahraga di pondok pesantren lebih baik lagi. (HAI/YON)


Sabtu 4 Desember 2010

OLAH RAGA LIGA

harian andalas | Hal.

9

EUROPA

’The Reds’ Tetap Lolos Lorenzo 'Coret' Spies Madrid-andalas Jorge Lorenzo menilai bahwa Ben Spies akan menjadi salah satu penantang yang kuat di musim 2011. Namun begitu untuk perebutan gelar, Lorenzo "mencoret" rekan setimnya itu. Apa alasannya? Spies mengakhiri balapan musim 2010 dengan menempati posisi keenam. Tahun ini juga merupakan kali pertama rider asal Amerika Serikat itu menjalani musimnya di MotoGP secara penuh. Total poin yang dibukukan Spies adalah 176. Ia tercatat naik podium di Silverstone dan Indianapolis. Di sesi tes di Valencia November silam, pembalap berjuluk The Elbowz itu juga mencatat hasil yang memuaskan. Untuk musim 2011, Spies akan memperkuat tim Yamaha. Ia akan berduet dengan juara dunia Jorge Lorenzo. Lorenzo menilai bahwa Spies merupakan salah satu penantang yang kuat. "Dia melakukan tugas dengan sangat baik musim lalu (2010). Dia beberapa kali naik podium dengan tim satelit. Itu bukanlah hal yang mudah," tandas pembalap asal Spanyol itu di MCN. Namun untuk soal menjadi kandidat juara, Lorenzo menilai Spies bukanlah satu di antaranya. "Memang sudah pasti dia akan berjuang untuk memenangi sejumlah seri. Namun untuk kompetisi perebutan gelar, mungkin terlalu dini bagi dia karena level persaingan di sana begitu tinggi," tuntas pembalap yang tak suka dengan cap favorit itu.(DTC)

Ballon d'Or, Cannavaro Jagokan Iniesta Dubai–andalas Fabio Cannavaro menjagokan pemain Spanyol bakal menyabet FIFA Ballon d’Or tahun ini. Siapa jagoan Cannavaro? “Meski ada 23 pemain dalam daftar calon peraih Ballon d’Or, pemenang akan jatuh ke tangan Spanyol,” demikian pernyataan Cannavaro. “Ini sangat logis karena mereka memenangi Piala Dunia, turnamen yang sangat menentukan untuk meraih penghargaan ini,” lanjut bek yang kini membela Al-Ahli, Jumat (3/12). Sebelumnya, mantan kapten Timnas Italia menyabet pemain terbaik Eropa dan Dunia setelah membawa Gli Azzurri keluar sebagai jawara pada 2006 silam. Sayang, tahun ini tak ada satu pun wakil Italia yang masuk kandidat juara. Gli Azzurri memang tampil mengecewakan di Piala Dunia beberapa waktu lalu setelah tak mampu lolos dari babak penyisihan grup. “Saya sangat memahami itu, melihat kami tampil buruk di Piala Dunia. Tapi, klub Italia (Inter Milan) mampu memenangi tiga gelar,” tandas Cannavaro, merujuk pada sukses Inter merebut treble winners musim lalu. “Memang benar ada nama (Wesley) Sneijder, tapi pemain Italia pun seharusnya masuk daftar tersebut,” tuntasnya.(OKZ)

Sauber Yakin Pada Pembalap Mudanya London-andalas Peter Sauber tidak peduli soal pengalaman para pembalapnya. Bos tim Sauber ini yakin kedua pembalap mudanya, Kamui Kobayashi dan Sergio Perez, bisa memenuhi ekspektasi. Sauber telah dipastikan mempertahankan Kobayashi dan merekrut Perez, yang di musim ini bermain di level GP dan finish sebagai runner up. Keputusan Sauber memakai pembalap kurang berpengalaman memunculkan spekulasi bahwa mereka terlalu berani mengambil risiko. "Saya yakin kami akan memasuki musim depan dengan kondisi yang baik, dari aspek pembalap," ungkapnya, Jumat (3/12). "Dalam hal teknis Kamui juga telah membuat sebuah langkah besar ke depan di musim ini. Saya yakin dia akan terus berkembang dengan tanggung jawab barunya ini," ujar Sauber. "Sergio adalah pembalap penuh dengan bakat. Dia dapat belajar dengan cepat. Di sini dia bisa mendapatkan segalanya dari Kamui, seperti yang dilakukan Kamui dari Pedro de la Rosa dan Nick Heidfeld," tukasnya. Lalu apakah Kobayashi akan secara otomatis menjadi pembalap nomor satu Sauber karena pengalamannya? "Tak ada pembalap nomor satu di tim kami. Pembalap akan mendapatkan perlakuan yang sama dalam segala hal," kata Sauber. "Namun tentu saja saya berharap Kamui membawa tambahan pengalamannya di permainannya. Kamui inspirasi tim kami. Dia memberikan penyegaran, gaya menyerang dengan senyum di wajahnya," pungkasnya. (DTC)

Bukares-andalas Liverpool hanya bisa berbagi skor 1-1 saat dijamu Steaua Bukaristi di Stadionul Ghencea, Jumat (3/12) dinihari WIB. Tapi, dari hasil imbang itu tetap menjamin melangkah 'Si Merah' ke babak 32 besar. Liverpool berhasil unggul duluan lewat gol Milan Jovanovic saat pertandingan memasuki menit ke-19.Meski demikian, tuan rumah berhasil menyamakan skor menjadi imbang lagi di pertengahan babak kedua, tepatnya pada menit 61, lewat Bonfim. Dengan tambahan satu angka di matchday 5 tersebut, Liverpool yang kini tetap bertengger di pucuk klasemen Grup K dengan poin 9 dipastikan mendapat satu tiket lolos dari fase grup. Jalannya Pertandingan Steaua mencatatkan peluang emas pertama dalam pertandingan pada menit 16. Dari kanan, Romeo Surdu melepaskan umpan yang disambut oleh Eric Bicfalvi meski tandukannya masih menyisir di atas mistar gawang Liverpool. Dua menit berselang gantian Liver-

Pemain gelandang bertahan, Milan Jovanovic (kiri) bersama rekannya melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Steaua Bucharest. pool mengancam. Tim tamu bahkan tak sekadar mencatatkan peluang tapi sekaligus menjebol gawang Steaua. Dari serangan balik yang dimulai Milan Jovanovic, bola kemudian dikuasai

Ryan Babel di sisi kanan. Setelah menguasai bola, ia meneruskannya kepada Jovanovic yang dengan akurat mengirim si kulit bundar ke pojok gawang tim tuan rumah.

King James Bungkam Cavs Cleveland-andalas Iringan cibiran dari ribuan suporter Cleveland Cavaliers tak mengganggu penampilan LeBron James di atas lapangan. "King James" tampil cemerlang sekaligus memenangkan Miami Heat dengan skor telak. Untuk kali pertama James menginjakkan kakinya di Quicken Loans Arena, Jumat (3/12) WIB sebagai lawan Cavaliers. Di laga ini James tampil prima dengan membukukan 38 poin, lima rebound dan delapan assist untuk memimpin Heat menang 118-90. Cavs tak kuasa menahan dominasi Heat sejak awal laga. Di kuarter pertama Heat langsung unggul cukup jauh setelah memasukkan 31 angka berbanding 23 angka milik tuan rumah. Selanjutnya, tim dari Miami itu tancap gas. Sehingga pada 12 menit pertama mereka mampu membuat jarak kian lebar dengan kedudukan 59-40. Cavaliers semakin tak berdaya. Heat ngebut dan berhasil menambah 36 angka sedangkan Cavs cuma 25 angka. Skor 95-65 untuk keunggulan tim tamu menutup kuarter ketiga. Unggul sangat jauh, Heat cukup santai melewati periode 12 menit terakhir. Tembakan Jawad Williams di enam detik menjelang bubar mengakhiri pertandingan dengan skor 118-90 untuk kemenangan Heat. James menjadi sorotan utama di laga ini. Selama tujuh musim pemain berusia 26 tahun itu menjadi andalan sekaligus icon Cavaliers sebelum hijrah ke Heat dan akhirnya menimbulkan sentimen negatif publik Cavs. Di laga ini, sorakan tak hentihentinya diteriakkan suporter tiap kali James tampil di layar raksasa stadion. Atribut bernada kebencian terhadap James yang dibawa atau dikenakan fans terlihat di berbagai penjuru stadion. Meski begitu tak ada dendam dalam hati James yang kalem saja menanggapi cacian "mantan" fans-nya itu. "Ini cuma sebuah pertandingan basket. Saya tidak bermain dengan dendam. Mereka (fans Cavs) hanya berupaya mendukung timnya," komentar peraih dua kali MVP itu selepas laga. Total 38 poin yang ditorehkan bikin James melahirkan rekor baru. Dicatat ESPN, angka tersebut merupakan yang tertinggi dicetak seorang pemain

MVP dalam debut menghadapi mantan klubnya. Ia melebihi pencapaian saingan terdekatnya Allen Iverson. Ketika ia masih membela Denver Nuggets dengan melawan Philadelpia 76ers pemain yang disapa AI itu sukses mencatatkan 30 angka sama yang didulang legenda NBA, Kareem AbdulJabaar ketika memimpin LA Lakers melawan Milwaukee Bucks. Suns Tundukkan Warriors

Di pertandingan lainnya, kemenangan cukup mudah dipetik Phoenix Suns yang bertandang ke Oracle Arena. Menghadapi Golden State Warriors, Steve Nash dkk. berhasil memenangi pertandingan 107-101. Nash menjadi inspirator timnya dengan raihan double-double; 13 angka, 16 asisst dan empat rebound. Monte Ellis tampil sebagai penampil terbaik kubu Warriors dengan 38 angka, empat rebound dan tujuh asisst.(DEC)

Liverpool kembali menebar ancaman pada menit 25. Untung untuk tuan rumah, kali ini sepakan Dani Pacheco melebar dari sasaran. Peluang terbuang! Dari jarak sekitar 5 meter menuju gawang Liverpool, sepakan Bogdan Stancu masih melebar dengan waktu satu menit menjelang turun minum. Lima menit memasuki babak kedua, Jose Reina harus beraksi menyelamatkan gawangnya. Dari sebuah sepak pojok yang diambil pendek, Alves Washington Regufe Geraldo sukses menanduk bola walau belum bisa menaklukkan Reina. Sepuluh menit berselang gawang Liverpool benar-benar bobol. Stanislav Angelov yang masuk di babak kedua melayangkan umpan silang yang disambut Bonfim Jose de Oliveira Eder. Meski tak terlalu kencang, Reina sedikit lengah dan membuat bola masuk gawangnya. Liverpool nyaris saja kembali unggul pada menit 66. Dari sepak pojok yang diambil Fabio Aurelio, Sotirios Kyrgiakos berhasil menyundul bola ke arah gawang kosong meski di bawah tekanan dari kiper Cristian Tatarusanu dan Cristian Tatarusanu. Sial untuk Liverpool, bola hanya mengenai tiang gawang.(DTC)

Pacquaio Disodori 3 Lawan Pengganti Mayweather Manila-andalas Manny Pacquaio sudah tidak sabar lagi untuk berduel di atas ring. Jika rencana tanding dengan Floyd Mayweather gagal. Pacquaio kemungkinan besar akan naik ring 16 April nanti. Tiga calon lawan sudah disiapkan untuk dipilih menggantikan Mayweather. Tiga daftar calon lawan Pacquaio adalah mantan juara kelas welter WBA Shane Mosley, juara kelas welter WBC Andre Berto dan juara kelas ringan WBA dan WBO dari Meksiko Juan Manuel Marquez. Ketiga calon lawan itu akan didiskusikan kepada Packuiao dan keputusan lawan mana yang dipilih tergantung keinginan Pacquiao yang berumur 32 tahun 17 Desember ini. “Pada akhirnya Manny yang memutuskan. Kami akan mendiskusikannya dan dia akan memilih. Dia akan bertarung,” kata promoter Pacquiao, Jumat (3/12). Pacquiao yang memiliki catatan 52 kemenangan, tiga kali draw dan 2 kali kalah juga merupakan seorang anggota kongres. Pertandingan terakhir dilalui petinju berjuluk Pacman dengan kemenangan atas Antonio Margarito di Texas bulan lalu. Tiga calon lawan pengganti Mayweather sebenarnya bukan musuh baru bagi Pacquiao.Pertama kali Pacman bertarung dengan Marquez di tahun 2004 ketika keduanya baru merintis kelas bulu. Pertandingan berakhir draw. Di pertandingan kedua, empat tahun berselang, petinju Pilipina berhasil keluar sebagai pemenang dengan selisih angka. Tapi pertarungan dengan Mayweather tentu merupakan laga yang paling bergengsi dan dinantinanti penggemar tinju di seluruh dunia. Mayweather (41-0,25 KO) belum pernah lagi bertarung sejak menang mutlak atas Mosley pada Mei lalu dan skandal kekerasan terhadap mantan kekasihnya merebak di bulan September.(OKZ)

Holyfield Terus Bertarung Sampai Gelar Tiba! Usia bukan halangan krusial bagi Evander Holyfield untuk kembali berjaya di ring tinju. Holyfield masih menyimpan ambisi besar untuk sekali lagi merebut sabuk juara kelas berat. PETINJU 48 tahun yang pernah merasakan empat kali gelar juara kelas berat ini akan menghadapi petinju Denmark berusia 45 tahun, Brian Nielsen di Kopenhagen, 5 Maret 2011, dalam pertarungan tanpa gelar. “Tujuan saya menjadi juara dunia untuk satu kali lagi, sebelum saya mengakhiri (karier di ring tinju). Sekali lagi saya mendapatkannya, saya akan turun.Tapi sebelum itu saya raih, saya akan terus bertarung,” ujar Holyfield tegas, Jumat (3/12/2010). Saat ini sabuk kelas berat dipegang David Haye, Vitali dan Wladmir Klitschko.

Di pertarungan terakhir, Holyfield sukses menghempaskan petinju asal Afrika Selatan Francois Botha. Tapi di dua pertandingan sebelumnya Holyfield menunai kegagalan karena

kalah dari Nikolay Valuev dan Sultan Ibragimov. Sepanjang karier, Holyfield mencatat rekor tanding 43 kemenangan (28 KO), 10 kali kalah dan dua kali draw.

“Yang penting bagi saya adalah berjuang.Saya siap bertarung,” katanya. Calon lawan Holyfield, Nielsen sempat pensiun di tahun 2003 karena cedera lutut, setelah menjalani karier tinju selama 11 tahun. Dia kembali lagi ke ring, karena merasa kondisinya prima untuk melakukan pertarungan. Petinju Denmark yang pernah mengalahkan Larry Holmes ini telah menyusutkan beratnya sebanyak 33 pounds dalam waktu beberapa bulan, namun dia merasa masih butuh mengurangi berat badannya lagi agar bisa tampil maksimal saat menghadapi Holyfield. “Saya tahu saya sempat kegemukan.Tapi saya ingin terlihat seperti petinju yang belum pernah saya dapatkan sebelumnya,” ujarnya sambil tersenyum.”Saya akan berada dalam bentuk terbaik,” ujar Nielson yang mengantongi rekor 64 kemenangan (43 KO), dan dua kali kalah ini.(OKZ)


Sabtu KILAS Peringati Hari AIDS

KOMUNITAS 10 Pameran Sketsa dan Foto Ramaikan Sumut Gempar 2010 harian andalas | Hal.

4 Desember 2010

Medan Plus Gelar Pentas Seni

Medan-andalas Memperingati Hari AIDS Sedunia Tahun 2010 yang jatuh pada tanggal 1 Desember tiap tahunnya, Medan Plus Management mengadakan Pentas Seni dan Informasi di Lapangan Bola Universitas Panca Budi, Jalan Gatot Subroto Km 4,5 Medan. Kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 5 Desember 2010 mendatang ini rencananya akan dimulai pada pukul 11.00 WIB18.00 WIB dengan menghadirkan penampilan dari Jarkon's Band, Wise Accoustic, Parodi Kolaborasi Positif, Gosonk Recycle Perkusi serta penampilan dari Astrid dan Neil (ex putih band). Selain itu, sekaitan dengan kegiatan seni tersebut, Medan Plus juga mengadakan dialog interaktif seputar HIV dan Narkoba. Untuk bisa hadir dalam acara tersebut, cukup memberikan donasi minimal Rp 7000, anda akan mendapatkan stiker yang dapat digunakan sebagai tanda masuk acara. untuk mmeroleh stiker donasi, dapat menghubungi : Imel :0819 7303 3312 atau Rika : 061-69997229. (REL/YN)

Medan Terima Indonesia Tourism Award 2010 Medan-andalas Pemerintah Kota Medan mendapat penghargaan yang diperoleh dari Menteri Budaya dan Pariwisata (Menbudpar) RI. Kali ini, diperoleh jenis penganugerahan Indonesia Tourism Award 2010 sebagai The Most Favorite City dan The Best Service City. "Ini akan kita jadikan motivasi untuk melakukan upaya-upaya menarik wisatawan datang ke Kota Medan," kata Wali Kota Medan Rahudman Harahap didampingi Wakil Wali Kota Medan Eldin ketika ditemui di ruang Vip Bandara Polonia Medan, Jumat (3/12). Begitupun, kata Rahudman, dirinya mengakui masih banyak yang harus dibenahi untuk menarik wisatawan datang ke Medan. Misalnya katanya, masih kurangnya perhatian pemerintah untuk menunjang program pariwisata khususnya dalam anggaran. "Perhatian pemerintah dalam APBD, untuk meningkatkan kepariwisataan masih minim," tambahnya. Namun kata Rahudman, yang terpenting saat ini, bagaimana agar kota Medan tetap aman, tertib sehingga memberi kenyamanan kepada wisatawan. "Jika Kota Medan bisa kondusif, mudah-mudahan tahun depan jumlah wisatawan bertambah datang ke Medan," katanya. Sementara penilaian Menbudpar sehingga mendapat penghargaan. Menurut Walikota, kota Medan memiliki kelengkapan fasilitas. Selain itu, wisatawan merasa nyamanan menginap di sejumlah hotel di Kota Medan. Untuk itu, kata Walikota, ke depan pihaknya akan tetap memelihara keragaman khususnya budaya yang ada di kota Medan. Sehingga memiliki nilai jual kepada wisatawan manca negara yang datang ke Kota Medan. "Keragaman budaya ini yang harus kita pelihara," tambahnya. (RIL)

TNI Terima Perwira Prajurit Karier 2010 Medan-andalas Markas Besar Tentara Nasional Indonesia memberikan kesempatan kepada Mahsiswa dan Mahasiswi PTN dan PT Swasta ataui PT Binaan TNI untuk menjadi Perwira Karier (PA PK) melalui Beasiswa TNI. Bagi Mahasiswa dan Mahasiswi yang berminat menjadi Perwira Prajurit Karier melalui Beasiswa TNI dapat mendaftar diri dengan persyaratan : Warga Negara Indonesia, Pria dan Wanita bukan Prajurit TNI/anggota Polri dan PNS, beragama dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia dan taat kepada Pancasila dan UUD 1945, usia pada Tanggal 1 Maret 2011 tidak lebih dari 25 tahun. Jika belum mencapai Sarjana Kedokteran (S.Ked) pada Program Sarjana (S1) Jurusan Kedokteran Umum, minimal sudah menyelesaikan 120 SKS semester 6/3 semester menjelang lulus Sarjan Kedokteran. Untuk Program Sarjan (S1) jurusan lainnya usia tidak lebih dari 23 tahun, jika mencapai 110 SKS, tidak lebih dari 24 tahun jika telah mencapai 130 SKS dan tidak lebih dari 25 tahun jika mencapai di atas 140 SKS. Program Diploma (D3) usia tidak lebih dari 22 tahun jika telah mencapai 80 SKS dan tidak lebih dari 23 tahun jika telah mencapai 100 SKS, Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sekurang-kurangnya Program S1 Kedokteran Umum 2,40, Program S1 lainnya 2,80 dan Program Diploma (D3) 2,70. Disebutkan, waktu pendaftaran mulai 1 Desember 2010 sampai dengan 31 Desember 2010 bertempat Sub Panda Medan di Ajendam I/BB Jalan Gatot Subroto KM 7,5 Medan, Sub Panda Padang di Lantamal II/Teluk Bayur Padang Jalan Bukit Putus Padang. Selama mengikuti kegiatan, penerimaan terhadap para calon tidak dipungut biaya. Keterangan lebih lanjut dapat diperoleh di tempat pendaftaran yang sudah ditentukan. (REL)

Medan-andalas Sekelompok seniman dan anak muda yang tergabung dalam Indonesia Sketcher Medan meramaikan arena Sumut Gempar 2010 di Lapangan Merdeka Medan dengan memamerkan puluhan koleksi sketsa hasil karya mereka. Sketsa-sketsa bernilai seni tinggi yang tertata apik di pendopo Lapangan Merdeka tersebut menarik perhatian para pengunjung, baik pengunjung lokal, luar Sumut, bahkan sejumlah turis mancanegara. Selain menampilkan tentang keindahan alam Sumut dan tempat-tempat menarik di Kota Medan, para sketcher juga menggambarkan tentang realita sosial dan kehidupan perkotaan sebagai objek sketsanya. Bagi pengunjung yang berminat, sketsa-sketsa bernilai ratusan ribu rupiah tersebut dapat dibeli untuk menjadi koleksi pribadi. Selama pameran berlangsung pengunjung juga bisa memesan dibuatkan sketsa pribadi oleh para sketcher. Di stan pameran sketsa ini

andalas/ist

ANTUSIAS - Para pelajar terlihat antusias melihat-lihat berbagai koleksi foto yang dipamerkan di stan Photografi Destinasi Tourism Sumut di Pendopo Lapangan Merdeka, Medan, Jumat (3/12). juga dimanfaatkan banyak pelajar yang tertarik dengan seni sketsa untuk belajar membuat sketsa dengan peralatan yang sederhana. Di tempat yang sama juga digelar Pameran Photografi Destinasi Tourism Sumatera

Utara. Stan pameran ini juga menjadi salah satu tempat favorit yang banyak dikunjungi pelajar. Pada umumnya mereka ingin mengetahui apa-apa saja kekayaan budaya dan pariwisata Sumut dan lokasi-lokasi destinasi pariwisata unggulan

yang menjadi daya tarik wisatawan baik domestik maupun mancanegara. Tak sedikit pelajar yang mengunjungi pameran photografi itu melihat-lihat dan bertanya kepada para petugas penjaga stan sambil mencatat

berbagai hal yang mereka anggap penting. "Saya bersama rekan-rekan tertarik melihat-lihat dan mencari informasi tempat-tempat tujuan wisata di Sumut. Dari sini kita jadi tahu tempat wisata mana saja yang menjadi unggulan pariwisata Sumut," ujar Hendra, pelajar salah satu SMP negeri di Kota Medan diamini rekan-rekannya. Di tempat lain masih di Lapangan Merdeka, digelar perlombaan baca puisi tingkat SMP yang diikuti 44 peserta dari SMP se-Kota Medan, di antaranya SMPN 11, SMPN 13, SMP 16, SMPN 43, SMPN 38, SMPN 3, SMP Ar Rahman, SMP Pahlawan Nasional, MTs Al Jihad, SMP Trisakti, SMP Panca Budi, dan SMP Santa Oloan. Sejumlah pelajar mengaku event Sumut Gempar atau Sumatera Utara Gema Pariwisata 2010 yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumut hingga 5 Desember ini sangat bermanfaat bagi mereka. Di samping menjadi lokasi hiburan, mereka bisa mendapatkan banyak informasi tentang kebudayaan dan kepariwisataan di Sumut, di samping menjadi ajang mengasah bakat dan kemampuan di bidang seni. (GUS)

Kepala BPAD Sumut Nurdin Pane:

Pengelola Perpustakaan Desa/Kelurahan Harus Kreatif Medan-andalas Kepala Badan Perpustakaan, Arsip dan Dokumentasi (BPAD) Sumut, Nurdin Pane, SE, MAP meminta pengelola perpustakaan desa/kelurahan di Sumut lebih kreatif dan inovatif guna mewujudkan perpustakaan desa/kelurahan yang diminati masyarakat. “Pengelola perpustakaan desa/kelurahan di Sumatera Utara ini harus kreatif dan inovatif. Artinya pengelola tidak hanya menunggu anggaran dari pemerintah tapi mencari anggaran dari tempat lain seperti perusahaan-perusahaan besar di daerah,” katanya ketika membuka Bintek Pengelolaan Perpustakaan Desa/Kelurahan Angkatan III tahun 2010 di Hotel Grand Antares, Jalan Sisingamangaraja Medan, kemarin. Nurdin menjelaskan, selama pengelola perpustakaan desa/kelurahan selalu mengeluhkan anggaran yang minim. Bahkan, ditemukan ada perpustakaan desa dan kelurahan sudah dibantu buku, tapi ketika

disurvei bantuan tersebut tidak dimanfaatkan maksimal. Untuk itu, dia meminta pengelola perpustakaan harus benar-benar mengabdi dengan hati yang dalam. Jika memang perpustakaan desa dan kelurahan ditata dengan baik, maka BPAD akan lebih meningkatkan bantuan seperti memberi mobiler atau diikutsertakan dalam setiap kegiatan perlombaan. Nurdin mengaku, anggaran operasional pengelola perpustakaan juga bisa diambil dari perusahaan-perusahaan besar melalui program corporate social responbility (CSR). “Perpustakaan Daerah Sumut sudah memanfaatkan program ini. Makanya ada dua mobil perpustakaan keliling sumbangan Bank Sumut dan Pertamina. Artinya kita juga menyodorkan proposal kepada mereka. Ini juga harus dilakukan pengelola perpustakaan desa dan kelurahan,”ajaknya. Dia menambahkan, khusus di Sumatera Utara sejak dicanangkan gerakan PKK me-

ngembangkan perpustakaan desa/kelurahan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumut Ny Hj Fatimah Habibie, maka sejak itu pula anggota tim penggerak PKK desa/kelurahan diharapkan ikut mengelola perpustakaan desa dan kelurahan di Sumut. “Saat ini sudah ada 555 perpustakaan desa/ kelurahan dibentuk sejak tahun 2007 yang tersebar di kabupaten/kota se-Sumut. Tahun ini direncakan dikembangkan lagi 424 perpustakaan desa kelurahan untuk 31 kabupaten/ kota di Sumut untuk tahun anggaran 2010,” ujarnya. Seblum buku-buku perpustakaan desa/kelurahan ini diluncurkan, dengan prioritas tiga desa percontohan PKK atau Desa Binaan PKK, maka diharapkan pemerintah kabupaten/kota, kecamatan, desa/ kelurahan bersama tim penggerak PKK terlebih dahulu menyiapkan saran adan prasarananya seperti ada gudang/ruangan, lemari, meja dan petugas untuk mengelola perpustakaan.

PENGARAHAN - Kepala BPAD Sumut, Nurdin Pane, SE MAP didampingi Kasubdis Kelembagaan Jojor Sitorus Pane, SSos, MSi memberikan pengarahan kepada peserta Bintek Pengelola Perpustakaan Desa/Kelurahan se Sumut di Grand Antares, Jalan Sisingamangaraja Medan, kemarin. “Semua ini sudah dibicarakan dengan kepala kantor perpustakaan kabupaten/kota dengan kepala Bappeda bahkan ibu Ketua Tim Penggerak PKK Sumut sudah melalukan MoU dengan bupati/walikota se Sumut pada 30 Maret 2009 di Grand Antares Medan,” tegasnya. Ketua Panitia, Jojor Sitorus Pane, S.Sos, MSi menjelaskan,

kegiatan Bintek Pengelolaan Perpustakaan Desa/Kelurahan digelar tiga kelompok. Gelombang I, 22-24 November 2010, Gelombang II, 29 November-1 Desember 2010. Gelombang III. 1-3 Desember 2010 dan 13 Desember 2010 akan dikirim bantuan buku ke perpustakaan desa/kelurahan yang mengikuti Bintek. (HAM)

Pengurus IDI Deli Serdang Dilantik Lubuk Pakam-andalas Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatera Utara Dr Henry S Siregar Sp OG melantik pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Kabupaten Deli Serdang Masa bhakti 2010-2013, Kamis (2/12) di Aula Medistra Lubuk Pakam. Mereka yang dilantik Dr Masdulhaq Siregar Spog(K) MHA(ketua) Dr Ruslan Pandia(sekretaris),Dr Rita Aswati Dahlan Mars(bendahara) berserta ketua seksi dan bidang lainnya, dihadiri bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan selaku pelindung dan penasehat , Ketua DPRD Hj Fatmawati T, Unsur Muspida, sejumlah SKPD Pemkab Deli Serdang dengan ketua Yayasan RSU Sembiring Drs Johannes Sembiring. Dalam sambutannya Dr Henry S Siregar SpOg (K) mengatakan profesi sebagai dokter sekarang ini perlu melihat dan belajar terhadap dokter-dokter pendahulu. Sebab dahulu profesi dokter sangat dihormati masyarakat,

karena menganggap dirinya pelayan, bukan untuk dilayani. Tentu hal ini harus dipahami segenap pengurus IDI yang dituntut untuk memberi pengayoman bagi petugas kesehatan, harus bertekad menjadikan Deli Serdang tempat pelayanan kesehatan bagi masyarakatnya dan tidak akan pergi ke daerah lain. Sementara itu, bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan selain mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan tersebut diharapkan kehadiran IDI merupakan peluang tambahan kekuatan dalam menyahuti dan menanggulangi berbagai permasalahan kesehatan di wilayah itu. “Kepengurusan IDI harus mampu menciptakan program dan trobosan baru yang dapat begetar sehingga kuman-kuman penyakit tidak akan mewabah kedaerah ini , tumbuh kembangkan gerakkan perubahan prilaku gaya hidup bersih dan sehat ditengah-tengah masyarakat.’ harapnya. (TH)

Andalas/dok

BERIKAN ULOS - Ketua Umum IDI Cabang Deli Serdang Dr Masdulhaq Siregar Spog(K) MHA Mangulosi (menyematkan ulosred) kepada bupati Amri Tambunan selaku Pembina dan penasehat.

BE RI T A DU K ACI T A

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

1

LIM BUN LIONG

58

Jl. S umatera No. 18 B elawan

02-12-10 11.00 WIB

04-12-10 12.00 WIB

D i perabukan

4

U YAU TONG

88

Jl. B . K atamso Gg. K arya No. 51 Medan

03-12-10 09.00 WIB

06-12-10 09.00 WIB

D i kebumi kan

5

LIE SIEK MEI

40

Jl. B i njai K m. 8.5 P sr. V Gg. B ahagi a B untu No. 5 I K p. Lalang Medan 03-12-10 08.45 WIB

05-12-10 11.00 WIB

D i perabukan

8

MAK SUI HENG

69

Jl. Mesji d No. 164 A Medan

05-12-10 11.00 WIB

D i perabukan

03-12-10 04.00 WIB


Sabtu

POLITIK

4 Desember 2010

13-14 Desember Muswil PPRN Sumut Medan-andalas Pascapengesahan hasil Munas I Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) oleh Menkum HAM RI yang sekaligus mempertegas posisi kepengurusan DPP PPRN di bawah kepemimpinan Amelia A Yani hingga ke tingkat DPW, DPD, dan seterusnya partai ini terus melakukan konsolidasi dan pembenahan, di antaranya merencanakan muswil dan rakornas. Demikian disampaikan Ketua DPW PPRN Sumut Jumongkas Hutagaol kepada wartawan di Medan. “Ke depan, PPRN akan makin berkembang di antaranya dengan mencanangkan target perolehan suara 15 persen pada Pemilu 2014. Sehingga dibutuhkan kader-kader yang militan dan tentu saja loyal dan setia,” kata Jumongkas Hutagaol yang dilantik sebagai Ketua DPW PPRN Sumut berdasarkan SK Nomor 151/A.1/DPP-PPRN/SK/III/2010 tertanggal 30 Maret 2010. “Kami tidak main-main dengan target 15 persen tersebut dan segala persiapan sudah direncanakan matang, yang bentuknya akan tampak di rakornas pada tanggal 6–8 Januari 2011 di Ancol Jakarta,” ungkapnya. Saat didesak kira-kira apa bentuk perubahan itu, Jumongkas hanya menjelaskan dengan singkat, bahwa akan ada beberapa parpol yang merger dan paling utama akan bergabungnya seorang tokoh muda nasional yang diyakini bakal jadi calon kuat di pilpres mendatang. “Siapa dia dan apa perubahan itu, kita tunggu saja,” kata Jumongkas seraya menginformasikan, Muswil DPW PPRN Sumut akan dilangsungkan pada 13-14 Desember 2010 di Hotel Danau Toba Medan. Terkait hasil Munas I PPRN yang sudah disahkan Menkum HAM RI, Jumongkas berharap hal itu akan membuat kader-kader PPRN terutama di Sumut, makin solid dan percaya diri. Apalagi menghadapi oknumoknum tertentu yang dengan kekuatan dimilikinya, tentu akan tetap berupaya merusak opini masyarakat. “Diharapkan, mulai sekarang kader maupun simpatisan, termasuk khayalak umum, dan instansiinstansi khususnya yang berhubungan dengan parpolparpol, agar mendengar penjelasan soal PPRN dari orangorang yang paling berkompeten sehingga tidak ada kebingungan dan kesalahpahaman,” imbau Jumongkas. Terkait PAW, Jumongkas menegaskan, terlepas dari masalah tersebut, PPRN memang akan segera melakukan pembersihan atas kader-kader yang selama ini menentang Amelia A Yani, baik secara dam-diam maupun terang-terangan. “Tentu saja ini mutlak diperlukan untuk menjaga kesolidan PPRN. Kan nggak adil kalau pengkhianat dan yang setia diperlakukan sama, tak peduli dia anggota dewan atau tidak,” tegas Jumongkas. Sebagaimana diberitakan, Menkum HAM Patrialis Akbar melalui surat No: M.HH-17.AH.11.01.Tahun 2010, tertanggal 15 November 2010, menegaskan pengesahan perubahan AD/ART dan kepengurusan DPP PPRN yang terdiri atas Ketua Umum Amelia A Yani, Sekretaris Jenderal Drs Maludin Sitorus MM MBA, dan Bendahara Umum Ir Washington Pane MSc. (GUS)

PKB Setuju Satgas Mafia Dibubarkan Jakarta-andalas Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Hanif Dhakiri setuju evaluasi terhadap Satgas Pemberantasan Mafia Hukum. Bahkan, Hanif mengusulkan agar Satgas dibubarkan saja jika memang tidak efektif. "PKB setuju ada evaluasi terhadap keberadaan Satgas. Jika nanti memang tidak efektif, bisa saja dipertimbangkan untuk dibubarkan," kata Hanif, Kamis (2/12). Namun, menurut Hanif, selama ini sudah ada capaian yang dilakukan Satgas dalam pengungkapan kasuskasus mafia hukum. "Cuma apakah itu sudah cukup atau kurang, itulah perlunya evaluasi oleh Presiden. Terserah penilaian Presiden," tandas Wasekjen DPP PKB. Soal adanya konflik kepentingan di tubuh Satgas dalam pengungkapan kasus, Hanif memandang hal itu belum ada bukti. "Yang saya lihat orang-orang di dalam Satgas punya integritas. Tapi nggak tahu kalau kemudian muncul konflik kepentingan di dalam soal penanganan perkara," ujarnya. (IC)

harian andalas | Hal.

11

Amerika Juluki SBY "Jenderal Pemikir" Jakarta-andalas WikiLeaks membeberkan dokumen laporan untuk Kongres AS mengenai SBY dalam Pemilu 2004. SBY dijuluki sebagai “Jenderal Pemikir.” Sebutan SBY “Jenderal Pemikir” itu termaktub dalam sebuah laporan Congressional Reseach Service (CRS) bertajuk Report RS21287 yang disusun oleh Bruce Vaughn, pejabat Foreign Affairs, Defense and Trade Division. Laporan sejatinya sangat singkat, mengenai hasil pemilu yang dimenangkan oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu. Laporan itu judul lengkapnya adalah 'Analyst in Southeast and South Asian Affairs.' Di laporan itulah SBY dituliskan sebagai the thinking general. Bukan itu saja. Amerika

juga menyimpulkan, sukses pemilu Indonesia di 2004 mengukuhkan dominasi partai sekuler atau non-agama. Seperti Partai Demokrat, Golkar dan PDI-P yang merupakan tiga partai terbesar di Tanah Air. CRS sendiri adalah tangan riset kebijakan publik dari Kongres. Sebagai cabang legislatif, CRS bekerja secara eksklusif dan langsung kepada anggota Kongres, komite-komite yang mereka bentuk dalam konteks rahasia atau confidential. Selain itu, dokumen itu juga mengungkapkan adanya ketakutan AS bila Wiranto menjadi menang Pemilu 2004.

Amerika menilai hubungan kedua negara akan rumit karena Kongres menaruh perhatian besar pada isu pelanggaran HAM di Timor Timur. Dokumen Rahasia Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menegaskan pihaknya tidak akan terlalu jauh menyikapi dokumen rahasia yang dibocorkan situs Wikileaks. Alasannya, ini adalah masalah intern Amerika Serikat (AS). "Di Jakarta maupun Kedutaan kita yang di Washington terus memantau, mengikuti apakah ada hubungan yang berkaitan dengan Indonesia yang akan dibocorkan pula," kata Marty di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (3/12). Menurutnya, seperti halnya Amerika Serikat, Indonesia tidak bisa berbuat banyak dengan kebocoran itu.

Indonesia juga tidak akan memberikan penjelasan soal Wikileaks. "Saya hanya mendengar bahwa kedubes AS itu mengatakan berdasarkan berita. Mereka posisinya sama seperti kita," terang Marty. Menurutnya, dalam hubungan diplomatik, ada pengiriman laporan dan assessment oleh masing-masing kedutaan. Itu hal wajar seperti halnya yang dilakukan Kementerian luar negeri Indonesia dan perwakilanperwakilan di luar negeri. Perwakilan

akan berusaha mengumpulkan info, data, dan analisa sesuai aturan dan norma-norma konvensi soal diploasi yang berlaku. (IC)

Presiden SBY

Polemik SBY-Sultan Harus Dihentikan

1.200 Cendekiawan Ikuti Muktamar ICMI Jakarta-andalas Sebanyak 1.200 cendekiawan muslim akan mengikuti Muktamar V Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia di IPB International Convention Center (IICC) Bogor, Jawa Barat pada 5-7 Desember 2010. Ketua pelaksana Muktamar V ICMI Ricky Rahmadi menyatakan seluruh cendekiawan itu mewakili pengurus orwil (organisasi wilayah) di dalam maupun luar negeri dan orsat (organisasi satuan) tingkat kabupaten/kota dan luar negeri. Selain itu, cendekiawan lainnya dari pengurus pusat ICMI, termasuk dewan pakar dan dewan penasihat, 13 badan otonom maupun peninjau dari ormas-ormas Islam dan dari sejumlah kedutaan. “Muktamar yang mengambil tema membangun peradaban masyarakat Indonesia madani ini akan dibuka oleh Wakil Presiden Boediono dengan dilanjurkan pidato kunci oleh mantan presiden dan mantan ketua umum ICMI BJ Habibie,” tuturnya, hari ini. Menurut Ricky, khusus untuk pembukaan Muktamar V ICMI yang akan dilakukan oleh Wapres Boediono akan diselenggarakan di Istana Bogor, sedangkan acara lainnya akan diadakan di IICC. Penyelenggaraan Muktamar V ICMI ini juga akan dibarengi dengan peringatan ulang tahun (Milad) ICMI ke 20 yang diadakan saat penutupan muktamar tersebut. Ricky menuturkan selain pidato kunci yang akan disampaikan oleh mantan Presiden BJ Habibie yang juga Ketua Umum ICMI periode 1990-1995 dan 1995-2000, sejumlah pejabat pemerintah seperti Menko Perekonomian Hatta Rajasa dan Mendiknas M. Nuh juga dijadwalkan menyampaikan presentasi. Untuk sidang-sidang muktamar, peserta akan dibagi dalam tiga komisi, yaitu komisi organisasi dan kelembagaan, komisi garis-garis besar program kerja 2010-2015 dan komisi rekomendasi muktamar. “Berbagai materi seputar keumatan, kerakyatan dan kebangsaan merupakan topik utama yang dibahas dalam muktamar. Isu-isu aktual yang melekat di masyarakat juga akan dibahas, baik ekonomi, politik dan sosial budaya,” ungkap Ricky. (BI)

Medan-andalas Pemerhati politik, hukum, dan sosial asal Sumatera Utara RAY Sinambela SH meminta agar polemik antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Sri Sultan Hamengkubuwono X dihentikan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Apa pun alasannya, sesama anak bangsa (pribumi) tidak boleh bertikai apalagi berpolemik. Di sisi lain orang-orang atau oknum tertentu harus bisa menahan diri apalagi memprovokasi. "Hentikan polemik SBY dan Sri Sultan demi keutuhan NKRI, tidak boleh saling menyalahkan dan harus duduk bersama untuk mencari solusi yang terbaik," ujar RAY Sinambela yang juga Ketua Umum Forum Pribumi Indonesia Bersatu, di Medan, Kamis (2/12). RAY Sinambela mengemuka-

kan, sesama anak bangsa harus berpikir positif dan saling menjaga agar negara tetap dalam suasana kondusif serta jauh dari agitator. Oleh karena itu, demi keutuhan bangsa, SBY dan Sri Sultan juga harus mewaspadai orang-orang atau oknum yang memecah-belah yang dinilainya sebagai gaya lama identik dengan gaya komunis dan tidak ada yang merasa benar dan dipersalahkan. Sebab menurut RAY lagi, habitat bangsa pribumi (Indonesia Bersatu) sudah teruji sejak dahulu kala dengan karakter masyarakat yang susah dipecah-belah. Meski diakui, hubungan antara SBY-Sultan kurang harmonis, tetapi harus juga diakui niat Presiden SBY tetap baik. Presiden sebagai lambang kenegaraan harus dihargai dan wajib dihormati. “Jika pun ada statemen SBY tentang monarki DI Yogja tetapi

alangkah baik jika diterjemahkan tetap dalam lingkup menjaga keutuhan NKRI,” katanya. Lebih jauh RAY Sinambela mengemukakan, kita harus belajar dari polemik antara SBY-Sri Sultan yang bermuara adanya perlawanan masyarakat Yogja. Apalagi niatan membuat referendum. RAY menilai, sepertinya polemik SBY-Sultan ini diperuncing oleh pihak-pihak tertentu bahkan ada keinginan pihak lain agar negara ini tetap dalam ketidakpastian sehingga para koruptor bebas menikmati uang korupsi. "Polemik ini harus dihentikan demi keutuhan NKRI, politik adudomba adalah gaya lama sama dengan PKI dan harus diwaspadai bahaya laten yang mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara dan semuanya menahan diri," tandas RAY Sinambela. (GUS)

Anggaran Pemilu Kada Diusulkan dari APBN Jakarta-andalas Anggota Badan Pengawas Pemilu SF Agustiani Tio Fridelina Sitorus kembali menegaskan sebaiknya ke depan untuk pendanaan Pemilu Kepala Daerah, bersumber dari APBN dan bukannya APBD seperti praktik yang berlangsung saat ini. Pertimbangannya, jika pendanaan bersumber dari APBD selama ini sering terjadi alat tawar-menawar atau tarik ulur kepentingan peserta Pemilu Kada. Penegasan itu disampaikan Agustiani saat diskusi dengan Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) di Jakarta Selatan, Kamis (2/12). Fitra memaparkan studi mereka terkait Kebijakan Anggaran Pemilu Kada. “Di beberapa daerah, pencairan anggaran untuk Pemilu Kada sering tersendat-sendat. Apalagi jika Panwas dianggap berseberangan dengan calon yang kebetulan incumbent (petahana),” papar Agustiani yang akrab dipanggil Tio itu. Dia mencontohkan, di Halmahera Barat bahkan pada H-2 menjelang Pemilu Kada, Panwas-

cam dan PPL belum mendapatkan honor sehingga untuk operasional kegiatan mereka, menggunakan uang pribadi. “Anggaran di Pemilu Kada, kerap menjadi sarana atau alat tawar-menawar serta juga menjadi alat tarik ulur agar kepentingan mereka (petahana) bisa masuk,” tegas Tio. Ia menjelaskan, jika pada Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden, pendanaan untuk Panwas bersumber dari APBN sehingga anggaran disusun oleh Bawaslu. Berbeda halnya dengan Pemilu Kada dimana anggaran bersumber dari APBD. Padahal, biasanya anggaran sudah disusun sebelum Panwaslu Kada dibentuk. Sehingga yang menyusun anggaran untuk Panwas adalah Sekretariat Daerah. Sayangnya, sambung Tio, banyak Sekda yang tidak paham apa saja kebutuhan dari Panwaslu Kada sehingga sering anggaran yang disusun tidak memadai bahkan tidak memenuhi kebutuhan dari Panwas. “Sering dalam penyusunan anggaran, sekda memiliki pemahaman bahwa PPL hanya melak-

sanakan tugas selama dua bulan, padahal PPL bertugas satu bulan sebelum tahapan dimulai hingga satu bulan setelah tahapan berakhir,” katanya. Selain itu, pemahaman Sekda dalam penyusunan anggaran kerap tidak mencantumkan anggaran perjalan dinas ke luar daerah untuk Panwaslu Kada. Sekda juga sering memiliki pemahaman bahwa operasional untuk Panwaslu Kada tidak perlu besar karena hanya bersifat ad hoc. Ini yang menyebabkan anggaran untuk Panwas tidak sesuai dengan kebutuhan Panwas. Karena itu lah, sambung Tio, Bawaslu memasukkan dalam usulan revisi UU 22 Tahun 2007 tentang Penyelenggara Pemilu, pendanaan Pemilu Kada bersumber dari APBN. Pendapat senada juga dilontarkan oleh Fitra. Dalam studi mereka, Fitra mengusulkan agar pendanaan Pemilu Kada bersumber dari APBN. Menurut mereka, dengan adanya pembiayaan yang bersumber dari APBN serta Pemilu Kada serentak yang bersumber dari APBN, dapat menghemat anggaran. (BWL)

Hal-hal Terabaikan dalam Gerakan Save the Nation (5) TULISAN bersambung ini berasal dari dokumen ‘nBASIS (Pengembangan Basis Sosial Inisiatif & Swadaya), sebuah Yayasan yang berdiri sejak tahun 1999 di Medan. Oleh:

Shohibul Anshor Siregar

Berangkat dari kerangka buku Mohammad Amien Rais (MAR) ”Agenda Mendesak bangsa: Selamatkan Indonesia”, agaknya keinginan untuk menegaskan concern terhadap Indonesia masa kini dapat dirangkum dalam beberapa sorotan. Pertama, identifikasi masalah utama Indonesia. Kedua, tragedi perulangan sejarah. Ketiga, Globalisasi yang semakin layu serta kritik tajam dari dalam. Mukhtar Effendi Harahap mengawali pembahasan tentang buku MAR bahkan sejak awal launcung di jakarta dan beberapa kota besar lainnya. Katanya, jika Anda masih ingin menambah atau bahkan mengurangi atau menolak sama sekali, itu tak berarti sebuah fakta pentingnya mengajukan sebuah pertanyaan mengapa kita terus saja miskin, terbelakang dan tercecer dalam derap kemajuan bangsa-bangsa lain?

Bangsa besar Indonesia agaknya sedang mengalami krisis jati diri atau krisis identitas (nasionalisme). Rasa percaya diri dan kemandirian semakin tipis dan nyaris hilang. Mentalitas inlander makin bercokol dan mengakar. Terjadi erosi kedaulatan ekonomi, politik dan pertahanan-keamanan yang terus berproses secara cepat. Deregulasi, privatisasi, fundamentalisme pasar, dan seluruh prinsip konsensus washington dijalankan tanpa daya kritis dan tanpa mengingat kepentingan ekonomi jangka panjang indonesia. State capture corruption menjadi-jadi dan justru pemerintah menjadi pelaku korupsi jenis yang paling berbahaya ini, sehingga jumlah kerugian yang diderita bangsa dan negara tidak terperikan. Sektor pertanian tidak diprioritaskan sehingga pembangunan desa menjadi terbengkalai. Penegakan hukum cenderung tebang pilih. Permainan politik di masa orde baru telah muncul kembali ke panggung nasional. Kroni yang berkerumun di sekitar pusat kekuasaan itu saling sokong dan saling bantu sehingga relatif sebagai pagar pengamanan jantung kekuasaan, mereka cukup kuat. Kemunculan oknum-oknum yang memegang kendali pos-pos penting pemerintahan yang mempunyai beberapa

kepentingan berbeda bahkan konfliktif sekaligus, bisnis, politik sempit partai, bangsa/rakyat. Jika kepentingan rakyat atau publik menjadi terkorbankan. Kemiskinan dan pengangguran semakin meningkat dan hampir tidak ada perbaikan. Wacana revolusi sosial makin sering kita dengar di berbagai lapisan masyarakat. Pemerintahan pada dasarnya telah menjadi broken government. Sampai kini bukan tidak banyak protes terhadap jalannya pemerintahan. Tetapi protes itu terasa makin biasa-biasa saja. Gerakan Indonesia Bersih (GIB) menjadi salah satu di antara koalisi terbesar yang menyuarakan banyak hal, yang akhirnya seperti kehilangan sambungan ke ranah publik terutama di akar rumput. Fenomena terakhir bahkan pemerintah semakin memojokkan gerakan protes sebagai upaya pendongkelan serius atas pemerintahan yang sah. ini sebuah perulangan fakta atas kejadian ajeg dalam pemerintahan Belanda dan orde Baru. semua kritik mestinya harus disaring untuk dijadikan pelajaran untuk perbaikan. Jhon perkin menyebut bahwa dalam rangka membangun imperium global, maka berbagai korporasi besar, bank dan pemerintahan bergabung mengatukan kekuatan finansial dan politiknya untuk memaksa masyarakat dunia mengikuti

kehendak mereka. Globalisasi berintikan pemaksaan yang kuat terhadap yang lemah. Wikipedia menyebut sebagai sistem kekuasaan yang dikontrol oleh berbagai koporasi besar, bank-bank internasional dan pemerintahan. Jan Aart Scholtc memaparkan globalisasi sebagai gejala internasionalisasi, liberalisasi, universalisasi, westernisasi atau modernisasi dan deteritorialisasi sekalgus. Simultanitas gejala globalisasi itu disangga oleh 3 institusi pilar yakni IMF, World bank (bank dunia) dan WTO (world trade organization). MAR memberinya penegasan sebagai sistem atau mesin kekuasaan yang bertujuan mengontrol ekonomi dan politik global yang memiliki 7 unsur (1) Korporasikorporasi besar (2) Kekuatan politik pemerintahan tertentu, terutama as dan kaki tangannya (3) Perbankan internasional (4) Kekuatan militer (5) Media massa (6) Kaum intelektual yang dikooptasi (7) Elite nasional negara-negara berkembang yang bermental inlander, komprador atau pelayan. Dalam keberanekaan posisi negara-negara dunia, dan dalam ketidak-adilan sistem, maka berhadapan dengan isyu globalisasi yang meniscayakan ini tentulah dapat secara dimaknai sebagai sebuah proses penyembelihan yang lemah untuk

kepentingan yang kuat. Pengukuhan ketidak-adilan dunia bukan tidak banyak disuarakan, tetapi di antara suara-suara itu apresiasilah perlawanan Iran di antara pembebek yang senyap, atau China dengan pembenahan serius dalam iklim ekonomi dalam negeri sembari merambah pasar dunia secara menggetarkan. Selesai (Penulis, Dosen Sosiologi Politik Fisip UMSU & Koordinator Umum 'nBasis)


SUMATERA UTARA

Sabtu 4 Desember 2010

KILAS

Stabat-andalas Konferensi PWI Perwakilan Langkat berjalan sukses di Gedung PKK Langkat di Stabat, Rabu (1/ 12). Hasilnya, 'wartawan tua’ juga yang menang. Wartawan senior H Ibnu Kasir mengalahkan rivalnya Budi Zulkifli (andalas) dalam pemilihan yang alot. Bahkan, bukan sekadar menang, tapi menang telak, karena mayoritas anggota PWI Perwakilan Langkat memilih H. Ibnu Kasir. Dalam sambutannya, Ketua PWI Syahrir menegaskan, PWI dibentuk untuk mengawal kehidupan berbangsa dan bermasyarakat agar berjalan sesuai dengan kaidah dan norma- norma berlaku. Karena itu setiap keanggotaan PWI harus menjalankan tugas jurnalistik. “Jangan ada anggota PWI yang menjadi agen atau calo proyek sebab itu bukan tugas wartawan,” ujarnya. Pada bagian lain, dia juga meminta agar keanggotaan PWI dapat terus ditingkatkan, terutama menyangkut mutu SDM dan etika jurnalisti,k baik dalam mencari, mengungkap maupun melaporkan kepada masyarakat luas dengan dilandasi prinsip keadilan, kemanusiaan dan tanggung jawab. Sementara itu, Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu dalam kesempatan sama menyampaikan terima kasih atas peran PWI Perwakilan Langkat dan terus berharap agar semangat kemitraan tetap terjalin dengan utuh. “Ketika sebuah kegiatan maupun kebijakan bahkan kritik membangun yang dilakukan oleh pers di publikasikan, pada saat yang sama sesungguhnya kita sedang diajak untuk belajar cerdas dalam menyikapinya guna memberikan yang terbaik,” katanya. (BD)

Kabanjahe-andalas Tepat 25 hari jelang berakhirnya masa jabatan Bupati Karo, Drs DD Sinulingga. Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Karo itu, memutasi 27 jabatan strategis eselon III dan IV, di pendopo rumah dinas Bupati Karo, Jalan Veteran Kabanjahe, Kamis (2/12).

Warga Dambakan Pembangunan Drainase

andalas Lugas & Cerdas

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Rasum, Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Kesuma SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP SIBOLGA/TAPTENG: Parlin Gultom NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua BANDA ACEH: Salman, Afrizal SIGLI: Dhian Anna Asmara, Tasbir BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar MEULABOH: Iskandar Muda. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison LHOKSEUMAWE: Saifuddin. LHOKSUKON: Usman Cut Raja.

12

Akhir Jabatan, Bupati Karo Mutasi 27 Pejabat

Wartawan Tua Pimpin PWI Langkat

Percut Sei Tuan- andalas. Saat musim penghujan tiba, warga di 5 Dusun, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan menjadi langganan banjir. Air akan menggenang di sepanjang jalan pasar III Datuk Kabu yang melintasi Dusun XII, XIII, XIV, XV dan VVI. Akibatnya di samping mempercepat kehancuran badan jalan Datuk Kabu sepanjang 3,5 km, genangan air yang sampai masuk kerumah penduduk juga membuat perabotan rumah tangga warga banyak yang rusak karena terendam air. Sangat memprihatinkan, kejadian tersebut sudah berlangsung lama, bahkan sejauh ini 5 dusun tersebut sama sekali belum tersentuh pembangunan drainase. Karena itu warga mengharap Pemkab Deli Serdang maupun Pempropsu segera membangun drainase Ironisnya, dampak tergenangnya banjir di 5 dusun tersebut air meluap sampai ke dusun X, IX dan VIII. “Karena di 5 dusun air tidak tertampung lagi, luapan air itu membanjiri dusun kami,”ungkap Sumadi BSc, Marno dan Misman, Kadus X, IX dan VIII, kepada wartawan, Kamis (2/12) di Balai Desa Tembung. Menurut para kadus tersebut tergenangnya air di dusun-dusun mereka akibat banjir kiriman dari wilayah Kecamatan Medan Denai, Pemko Medan. Karena wilayah dusun-dusun mereka termasuk dataran rendah yang berbentuk kuali (melengkung). Hal tersebut juga dikatakan Sisman, Kepala Desa Tembung, menurutnya banjir kiriman yang melanda 5 dusun tersebut imbasnya meluap sampai ke dusun X, IX dan dusun VIII, sehingga 3 dusun itu juga turut menjadi korban kebanjiran. (FT)

harian andalas | Hal.

andalas/ selamat riadi kasidi

TINJAU-Salah satu sisi bangunan tembok penahan tanah Sei Kelembah ditinjau anggota DPRD Kota Tebing Tinggi, Jumat (3/12).

Mengecewakan, Kualitas Proyek Dikerjakan PT MG Tebing Tinggi-andalas Sejumlah anggota DPRD Tebing Tinggi meninjau ke lokasi pekerjaan proyek stimulus, yakni proyek Dana Perkuatan Infrastruktur Pasarana Daerah (DPIPD), pembuatan tembok penahan tanah Sei Kelembah dan jalan produksi dikerjakan PT MG senilai Rp 1.455.000.000, yang terletak di kawasan Lubuk Raya dan Lubuk Baru, Jumat (3/11). 10 wakil rakyat didampingi pimpinan DPRD Kota Tebing Tinggi H Chairil Mukmin Tambunan SE dan H Amril Harahap. Mereka terkejut melihat kondisi dan kualitas pekerjaan di lapangan. Pasalnya, sebagian tembok penahan tanah yang telah dikerjakan PT MG, ternyata telah retak-retak. Bahkan ada yang ambruk sepanjang puluhan meter. Menurut sejumlah pekerja, hal itu disebabkan musibah banjir. Namun, menurut anggota DPRD, disinyalir bukan karena besarnya debit air melanda Sei Kelembah. Tapi, kemungkinan karena buruknya kualitas pekerjaan. “Kalau seperti inilah kualitas pekerjaan PT MG. Bisa jadi tembok penahan ini tidak akan bertahan lama dan berumur

panjang. Pihak pemborong harus memperbaiki ulang, sedangkan waktu pekerjaan sudah di ambang batas,"ujar Mukmin Tambunan. Hal senada disampaikan H Amril Harahap, sepertinya penyedia jasa (pemborong) mengabaikan kualitas pekerjaannya hanya untuk mengejar target hingga akhir Desember 2010. Banyak kejanggalan mereka temukan antara lain perbandingan campuran material pasir dengan semen hingga cara pengecoran tulang beton tidak lazim, terkesan asal jadi. “Dari awal prosesnya saja sudah bermasalah. Dalam masa pelaksanaan kita sudah melihat permasalahan baru, sementara PAPBD belum disahkan. Bila keadaan ini tidak berubah bisabisa pusat tidak mencairkan dana proyek ini. Jadi, kita mohon janganlah membuat masalah baru,"harapnya. Di lokasi juga ditemukan papan proyek tidak mencantumkan volume pekerjaan. Kalau melihat kondisi ini, kata Mukmin Tambunan, kemungkinan besar DPRD Tebing Tinggi akan meminta pihak BPKP untuk melakukan audit investigasi sesuai dengan MoU yang telah disepakati. Jeleknya kualitas pekerjaan

tembok penahan tanah Sei Kelembah yang dilakukan PT MG, tak urung menuai komentar masyarakat sekitar proyek tersebut. Salah satunya warga mengaku bermarga Harahap. Menurut dia, sebaiknya pinggiran Sei Kelembah dipasang bronjongan diikat kawat seperti di Bajenis dan Pelita, daripada tembok cor-coran penahan berkualitas jelek. Proyek bersumber dari bantuan pusat yang merupakan alokasi Dana Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah (DPPID) 2010 itu, seharusnya menjadi perhatian khusus Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terlebih para pimpinan proyeknya. Proyek yang saat ini dikerjakan beberapa di antaranya pemeliharaan berkala Jalan AMD Kelurahan Lubuk Baru senilai Rp 1,9 M, pembuatan tembok penahanan tanah di Sei Kelembah Kelurahan Pelita senilai Rp 1,7 M, pembuatan Bronjong di Sei Kelembah Kelurahan Bulian Rp 2 M. Pekerjaan pembuatan saluran induk drainase di Kelurahan Lubuk Raya senilai Rp 1,1 M maupun pembuatan tembok penahanan tanah di Sei Kelembah Kelurahan Lubuk Baru, Lubuk Raya dan Jalan Produksi senilai Rp 1,5 M. (MET)

Pergeseran 11 pejabat eselon III dan 16 pejabat eselon IV, mengejutkan sejumlah pihak, khususnya masyarakat yang berdomisili di dataran tinggi yang memiliki 17 kecamatan dan 258 kelurahan/desa tersebut. Mendadaknya mutasi jabatan, di akhir periodesasi Bupati Karo, yang jatuh tempo 27 Desember 2010 mendatang diidentikkan berbagai pihak, demi kepentingan pemenangan calon bupati periode berikutnya, atau terkait pengumpulan dana, guna stok di hari tua kelak. Asumsi miring tersebut, dianggap wajar oleh warga. Mengingat minimnya perhatian tehadap pembangunan, khususnya sarana dan prasarana di bidang, pertanian, pariwisata, dan pendidikan. Sektor yang seharusnya tertopang, dan tertata rapi. Ditambah, harga produksi pertanian yang tidak pernah stabil, dengan permintaan pasar, membuat warga semakin kritis. Kenyataan tersebut nyata-nyata terlihat di pemukiman, kalangan eko-

nomi, menengah ke bawah. Isu, terkait kepentingan, sejumlah tim sukses Bupati Karo, akan masalah pemenangan penenderan, proyek dan berbagai kepentingan pribadi dan golongan, mutasi pascakekuasaan DD Sinulingga, ditengarai akan menimbulkan pergolakan di tengah masyarakat. Namun, asumsi masyarakat yang dianggap mewakili banyak pihak tersebut, secara tidak langsung dibantah Pemkab Karo, melalui Kadis Kominfo Perdana Sebayang. Menurut Perdana, mutasi kali ini merupakan hal wajar dan biasa dilakukan di instansi manapun. Penyegaran dan pengisian sejumlah kursi kosong disebabkan kematian dan pensiunnya pegawai, merupakan hal yang harus dilakukan. “Tidak ada indikasi lain. Sama sekali bukan unsur aji mumpung. Buktinya, eselon II tidak ada yang berganti posisi. Itu semua, sesuai dengan kebutuhan pelayanan publik di kabupaten ini,”kata Perdana Sebayang. (LAMS)

Rp 1,6 T, RAPBD Deli Serdang TA 2011 Lubuk Pakam-andalas Bupati Deli Serdang menyampaikan draf rancangan peraturan daerah (ranperda) RAPBD TA 2011 dalam rapat paripurna DPRD Deli Serdang, untuk dibahas menjadi peraturan daerah,Kamis (2/12). Ranperda RPABD disampaikan melalui Wakil Bupati Zainuddin Mars mencapai Rp 1.6 Triliun lebih, meliputi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 300 miliar lebih (meningkat 159 persen dari tahun 2010) bersumber dari penerimaan pajak daerah Rp 252 miliar lebih (222,31 persen), retribusi daerah Rp32 miliar lebih,hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp 10 miliar lebih dan lain-lain PAD yang sah sebesar Rp5.5 miliar. Di sektor penerimaan dari dana perimbangan diperkirakan sebesar Rp 1.04 triliun atau terjadi kenaikan 2,93 persen dari tahun 2010. Namun sektor penerimaan dari dana bagi hasil pajak bukan pajak sebesar Rp 87.112 miliar (ada penurunan 35,40 persen dibanding tahun 2010). Sedangkan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp 889

miliar lebih (naik 12,09 persen) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 67 miliar (turun 21.49 persen. Sementara sektor pendapatan dari lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp 314 miliar lebih. Hal ini mengalami kenaikan yang cukup signifikan sekitar 95,8 persen dibanding tahun lalu, Dana Hibah sebesar Rp 3.4 miliar, dana bagi hasil pajak provinsi dan dari pemerintah daerah lainnya sebesar Rp 94.396 miliar ,dana penyesuaian dan otonomi khusus sebesar Rp 183.6 miliar dan bantuan keuangan dari Pemprovsu sebesar Rp 33 miliar. Untuk tahun 2010 ini pemkab telah memprioritaskan enam sektor pembangunan yaitu meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui percepatan pembangunan pendidikan, kesehatan dan perekonomian daerah. Pembangunan infrastruktur dan lingkungan hidup, peningkatan kapasitas perekonomian daerah melalui peningkatan produktivitas, pengembangan potensi daerah dan iklim investasi. (TH)

Sergai Nominator Bung Hatta Award andalas/ supriyadi

K

ABUPATEN Serdang Bedagai terpilih sebagai salah satu nominasi daerah penerima anugerah Bung Hatta Award, dalam hal Hak Asasi Manusia (HAM) tahun 2010. Anugerah itu akan diserahkan bertepatan peringatan hari HAM se-Dunia di Kantor Kementerian Hukum dan HAM Jakarta, 10 Desember 2010 mendatang. Penetapan nominator penerima award itu diketahui ketika tim dari Kementerian Hukum dan HAM Jakarta mengadakan verifikasi data tentang HAM di beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Sergai di Sei Rampah dan sejumlah kantor lembaga swasta pemerhati HAM di Sergai, pada 2 – 3 Desember 2010. Staf Ahli Bupati Sergai Bidang Pemerintahan Drs Rachmad KaroKaro, Jumat (3/12) membenarkan informasi itu. Ia menjelaskan, penetapan itu diketahui ketika tim dari Kementerian Hukum dan HAM melakukan kunjungan resmi ke kantor Bupati di Sei Rampah, Kamis (2/12). “Penetapan nominasi itu tidak ada pemberitahuan sebelumnya baik

BUNG HATTA AWARD-Wakil Bupati Sergai Ir H Soekirman menggelar pertemuan dengan tim verifikasi penganugerahan Bung Hatta Award,Kamis (2/12). tertulis maupun lisan dari pejabat yang menetapkan,”ujarnya. Dijelaskan, tim yang bertugas memverifikasi data HAM ke Sergai sebanyak empat orang, semuanya pejabat dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia yakni, Sekretaris Badan Litbang HAM Dr Ir Adhi Santika MS, SH selaku ketua tim, Kapuslitbang Hak-Hak Sipil dan

Politik Dr Asep Kurnia, Kapuslitbang HAM Ir Bresman Sianipar MSc, SH, dan Kabag Penyusunan Program Laporan Ir I Gusti Putu Agung MSi. Ketika melakukan verifikasi data HAM di Sergai, kata Racmad, keempat anggota tim itu diterima Wakil Bupati Sergai Ir H Soekirman, sekaligus melakukan tanya jawab seputar jalannya roda pemerintahan,

pembangunan dan kemasyarakatan serta upaya-upaya Pemkab dalam pelaksanaan HAM di Sergai. Di sela-sela pertemuannya dengan Wabup Sergai, juga dihadiri Asisten Ekbang Drs HM Aladin Berutu dan Kabag Hukum Pemkab Sergai LM Sihombing SH, ketua tim memaparkan rencana pemberian apresiasi anugerah Bung Hatta Award kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil dan sangat peduli dalam pelaksanaan hak-hak azasi manusia. "Salah satu daerah yang ditetapkan sebagai nominator adalah Kabupaten Sergai. Untuk melengkapi data awal yang sudah dimiliki Kementerian Hukum dan HAM atas nominasi itu, tim datang langsung ke Sergai untuk memverifikasi data yang ada," beber Rachmad, mengutip hasil pertemuan tim dengan Wabup Sergai. Secara khusus Wabup Sergai Ir H Soekirman saat melakukan pertemuan dengan anggota tim menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kementerian Hukum dan HAM RI yang telah menetapkan Kabupaten Sergai sebagai daerah nominator penerima anugerah Bung Hatta Award, itu. (RYAD)


SUMATERA UTARA

Sabtu 4 Desember 2010

KILAS

151 Orang Pengidap AIDS di Karo Kabanjahe-andalas Penularan Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS), rentan terhadap remaja, khususnya ketika masa pubertas. Kondisi tersebut, menurut Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPS) Karo, Drg Irna Br Sembiring, merujuk kepada pengidap yang mayoritas kelompok umur 28 hingga 32 tahun. Irna, yang dihubungi melalui telepon selularnya menjelaskan, dari masa inkubasi virus di dalam tubuh manusia, antara 7-10 tahun. Dapat dianalisa kalau proses penularan penyakit, terjadi saat pengidap masih remaja. Dia mengimbau warga khususnya pelajar, untuk lebih berhati-hati dan tetap safety, dalam urusan penularan HIV dan AIDS terutama terkait hubungan seksual. Banyak di antara pengidap, awalnya tidak mengetahui, kapan dan di mana terjangkit. “Pada masa pubertas, pola pakir belum matang untuk hal-hal di bangku sekolah, materinya minim diajarkan. Tanpa pikir panjang, remaja dapat melakukan tindakan sebenarnya, tidak seiring dengan dunia medis. Efek dari kurangnya pengetahuan, pembelajaran dan sosialisasi, terkait HIV dan AIDS, membuat banyak di antara pengidap enggan untuk terbuka,”ungkapnya. Menurut Irna, hingga bulan Oktober tahun ini jumlah pengidap HIV dan AIDS di Kabupaten Karo 151 orang. Dari jumlah tersebut, hampir 95 persen tertular melalui hubungan seksual, dan 4 persen di antaranya melalui narkoba suntik. Sementara melalui penularan ibu-anak (janin) 1 persen. Dari total terdiagnosa HIV dan AIDS, 80,6 persen, berusia 29 hingga 45 tahun. Menyahuti rentannya masa pubertas terhadap penularan HIV dan AIDS, Kadis Diknas Kab Karo Drs Seruan Sembiring, melalui Kabid Dikmen, Drs Sugianta Ginting mengatakan, ke depan Diknas Kabupaten Karo akan lebih gencar melakukan sosialisasi terhadap anak didik. (LAMS)

Bupati Sergai Terima Penghargaan Ketapang Sei Rampah-andalas Besarnya perhatian dan komitmen Pemkab Serdang Bedagai untuk menjaga kebutuhan masyarakat terutama dalam bidang pangan, sehingga kembali lagi secara berturut-turut sejak 2008, 2009 dan 2010, menerima penghargaan ketahanan pangan (ketapang) dari pemerintah pusat diserahkan langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kepada HT Erry Nuradi, di Istana Negara Jakarta, Jumat (3/12). Plt Kabag Humas Pemkab Sergai Drs Rachmad Karo-Karo, Jumat (3/12) menjelaskan, selain penghargaan ketapang, Presiden SBY juga menyerahkan penghargaan Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) lebih besar 5 % kepada putra terbaik bangsa, para pemimpin tokoh masyarakat, kelompok tani, pengusaha, peneliti, petugas fungsional dan individu yang telah berprestasi serta mempunyai komitmen tinggi dalam memberhasilkan program ketahanan pangan. Kepala daerah di Indonesia yang menerima penghargaan ketapang sekaligus penghargaan P2BN tahun 2010 itu yakni, Gubernur Provinsi DI Yogjakarta, Gubernur Riau, Gubernur Sulawesi Selatan dan Gubernur NTT. Sedangkan 18 Gubernur penerima penghargaan P2BN di atas 5% salah satu di antaranya adalah Wagubsu H Gatot Pujo Nugroho, ST. (RYAD)

harian andalas | Hal.

Pemkab Simalungun akan Bangun Bandara Dalam percepatan pembangunan ibu kota Kabupaten Simalungun Pamatang Raya dan mengenalkan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kunjungan pariwisata, Pemkab merencanakan akan membangun bandara di Kota Pamatang Raya.

Bupati Simalungun JR Saragih bersama pihak Susi Air, saat meninjau rencana lokasi pembangunan bandara.

S

EBAGAI tahap awal, Bupati Simalungun JR Saragih, bersama Danyon 122 TS Letkol Inf Amarullah didampingi instansi teknis, melakukan peninjauan lokasi rencana pembangunan bandara bersamaan dengan pelaksanaan gotong royong di lokasi tersebut, Jumat (3/12). Menurut bupati, rencana pembangunan landasan pesawat itu akan segera dilaksanakan dan diharapkan Desember 2010, sudah selesai dan pesawat sudah dapat mendarat di Raya. “Landasan pesawat diharapkan selesai sebelum 25 Desember 2010 mendatang,”katanya. Dikatakan, selain untuk percepatan pembangunan Kota Raya sebagai ibu kota Simalungun, dibangunnya bandara itu juga akan menarik

andalas/ edi pangaribuan

investor menanamkan modalnya. Pembangunan landasan pesawat tersebut di atas lahan milik Pemkab Simalungun dengan ukuran 800 M x 50 M dan jenis pesawat mendarat, yaitu Cesna (berkapasitas untuk 12 penumpang) dan terbuka untuk umum. Sebagai tahap awal nantinya sehari sekali melayani trayek Raya–Medan. “Pembangunan Bandara ini

akan dilakukan dengan cara swadaya, yaitu dengan melibatkan para pengusaha yang ada di Simalungun dan Pemkab sendiri telah menjalin kerja sama dengan pihak Susi Air sebagai salah satu perusahaan penerbangan di negara kita,”ungkap bupati seraya menyatakan dirinya sendiri juga turut memberikan dana sebesar Rp 200 juta untuk pembangunan itu.

Saat peninjauan lokasi rencana pembangunan bandara tersebut, juga dilakukan pengukuran untuk rencana landasan pesawat oleh Banda Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Simalungun. Bupati, Danyon 122 TS bersama intansi teknis dalam peninjauan itu juga hadir pihak dari Susi Air. Christ Aynrum selaku teknisi di perusahaan

maskapai penerbangan komersil Susi Air dan Saleh selaku Coorporate Secretary, mengatakan, rencana pembangunan bandara di ibu kota Simalungun itu, sangat sesuai. ”Untuk landasan pacu pesawat jenis Cessna dibutuhkan panjang 800 M hingga 1.000 M, dengan lebar setidaknya 50 M dan lokasi ini sesuai untuk landasan pesawat jenis itu,”ujarnya. (EP)

Kepala BKD Batu Bara Dicopot Batu Bara-andalas Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2010, Kabupaten Batu Bara bakal ditunda. Indikasi kuat penundaan tersebut, antara lain terlihat dari fakta, bahwa hingga kini Memorandum of Understanding (MoU) Pemkab Batu Bara dengan Universitas Indonesia (UI), diduga sudah dibatalkan. Pembatalan itu dilakukan Plt Tugas Bupati Batu Bara, Drs Gong Matua Siregar. Tidak hanya itu, Gong Matua Siregar juga mencopot jabatan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Batu Bara, Ahmad Ilham, Kamis (2/12). Menurut informasi dihimpun,

Plt Bupati Batu Bara Gong Matua Siregar, mencopot Kepala BKD Batu Bara Ahmad Ilham, karena yang bersangkutan sekitar 15 hari kerja, tidak masuk kantor. Sudah berulang kali dipanggil, namun tidak juga berkenan hadir. Terakhir, ketika Plt Bupati menemui di kantor-

nya, Ilham juga tidak berada di tempat. Plt Bupati Batu Bara Gong Matua Siregar menyebutkan, telah terjadi kerancuan jadwal penerimaan CPNS di Batu Bara. Kerancuan itu diketahui pada 16 November lalu, saat Gong menyambut kelompok pendemo dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara, yang meminta MoU Pemkab Batu Bara dengan pihak UI dibatalkan, motivasi pembatalan itu karena dua tahun kontrak kerja ke UI menimbulkan masalah. Diketahui, MoU Batu Bara dengan pihak UI sudah berjalan, sementara formasi CPNS belum ditetapkan Menpan. Artinya,

kontrak kerja itu tidak boleh dilakukan sebelum turun ketetapan jumlah formasi dari pihak Menpan. Karena itu, Plt Bupati menetapkan MoU dibatalkan, karena dinilai sudah cacat hukum. Terkait dengan jadwal penerimaan CPNS Batu Bara bakal ditunda, karena Kepala BKD Batu Bara Ahmad Ilham dicopot, sehingga kelancaran pengerjaan kepanitiaan CPNS akan terkendala. Secara Terpisah, Sekretaris BKD Batu Bara Sahud Siahan saat dihubungi melalui telpon selular, membenarkan Kepala BKD Batu Bara Ahmad Ilham, telah dicopot dari jabatannya. (ZN) andalas/fas

Pemko Siantar Bantu 11 Gapoktan Pematang Siantar-andalas Wali Kota Siantar Hulman Sitorus SE menyerahkan BLM-PUAP secara simbolis, Jumat (3/ 12) di halaman KUD Sumber Jaya Kota Pematang Siantar. Wali kota mengatakan, kegiatan peningkatan usaha agribisnis pedesaan bertujuan mengurangi kemiskinan dan pengangguran melalui penumbuhkembangan kegiatan usaha agribnisnis pedesaan sesuai dengan potensi wilayah. Meningkatkan kemampuan pelaku usaha agribisnis, pengurus Gapoktan, penyuluh dan penyelia mitra tani (PMT), memberdayakan kelembagaan petani dan ekonomi pedesaan untuk mengembangkan kegiatan usaha agribsnis. “BLMPUAP juga bertujuan untuk meningkatkan fungsi kelembagaan ekonomi petani menjadi jejaring atau mitra lembaga keuangan dalam rangka akses ke permodalan,”kata Hulman. Dalam memberdayakan masyarakat petani, agar mampu menolong dirinya sendiri mengidentifikasi dan meningkatkan peluang usaha agribisnis pedesaan, Pemko menyerahkan secara simbolis Bantuan Langsung Masyarakat-Peningkatan Usaha Agribisnis Pedesaan (BLM-PUAP). Program BLM-PUAP yang merupakan program nasional disediakan pemerintah sebagai sumber modal usaha bagi para petani yang akan mengembangkan usaha agribisnis di pedesaan. Di Kota Pematang Siantar sendiri, terdapat 11 Gapoktan yang menerimanya yakni sebesar Rp100.000.000 per Gapoktan atau 1.100.000.000 keseluruhannya. (EP) Penjelasan Kadiskes Sibolga Sehubungan dengan Berita Harian andalas, Kamis 2 Desember 2010 Nomor: 1755 tahun VI Judul “Copot, Kadis Nakal Pemko Sibolga” dengan ini : Nama M.Yusuf Batubara, SKM Jabatan Kepala Dinas Kesehatan Kota Sibolga Menyatakan, bahwa tidak benar membiayai para pengunjuk rasa yang terjadi di Kota Sibolga melalui Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Sibolga. Demikian surat ini disampaikan untuk diterbitkan, atas perhatian diucapkan terima kasih.(Red)

13

BANJIR-Salah satu sekolah swasta di Kecamatan Buntu Pane Asahan terendam banjir.

Ribuan Rumah di Asahan Terendam Banjir Kisaran-andalas Tingginya intensitas curah hujan yang turun awal Desember ini, membuat debit air sungai terus meningkat, sehingga ratusan rumah warga di dekat dengan aliran sungai tersebut terendam banjir. Banjir yang melanda beberapa kawasan di Kabupaten Asahan seperti Kecamatan Tinggi Raja, Kecamatan Buntu Pane, Kecamatan Air Joman, Kecamatan Meranti, Kelurahan Bunut dan Desa Bunut Seberang. Menurut keterangan warga setempat, luapan air sungai Silau Tua mulai terjadi pada Rabu (1/ 12) sekitar pukul 12.00 WIB, mulai tampak naik dan pun-

caknya terjadi pada malam hari sekitar pukul 24.00 WIB. Banjir tersebut menggenangi ratusan rumah penduduk, luapan air sungai tersebut terjadi dikarenakan derasnya curah hujan yang turun di hulu Sungai Silau. Luapan air yang tidak tertampung sungai tersebut membuat ratusan rumah warga hingga jalan utama menghubungkan beberapa desa lainnya ikut terendam banjir. Supri (48), warga setempat mengaku awalnya banjir tersebut menggenanggi parit-parit yang terdapat di halaman belakang dan depan rumahnya, namun menjelang malam hari air tersebut terus meningkat se-

hingga memasuki perumahan mereka tempati. Hal senada dikatakan Paryono (52) kepada andalas jika curah hujan tidak berhenti dikhawatirkan perumahan yang mereka tempati akan terendam banjir. Amatan andalas Jumat (3/12), banjir melanda beberapa kawasan yang berada dekat dengan sungai ini sering terjadi jika memasuki musim penghujan. Penyebab lain dari banjir ini juga disebabkan terjadinya pendangkalan sedimentasi di sepanjang aliran sungai yang berada di beberapa kecamatan dilanda banjir. Selain itu tidak adannya ben-

teng penahan banjir menjadi salah satu pemicu tidak tertampungnya luapan air sungai sehingga rumah warga yang berada di seputaran sungai tersebut akan terendam banjir. Sementara dari beberapa anggota DPRD Asahan yang ditemui di ruang kerjanya menyatakan, prihatin dengan keadaan tersebut, sembari meminta kepada instansi terkait seperti Kantor Lingkungan Hidup, untuk berbuat maksimal dalam membantu warga tertimpa musibah tersebut. Karena diketahui dengan anggaran dana APBD yang ada dipastikan dapat membantu masyarakat dari bencana banjir. (FAS)

Izin KUD Bermasalah tak Diperpanjang Panyabungan-andalas Mitra kerja pengelola dana kredit revitalisasi perkebunan KUD Maju Bersama Natal, salah satunya disebutkan Bupati Mandailing Natal, tidak akan diperpanjang izinnya, sebelum melakukan ganti rugi lahan warga yang diusahai perusahaan BUMN PT Perkebunan Nusantara IV. Demikian ditegaskan Koordinator Tim LIRA Madina Rusdi Batubara, yang sedang lakukan tugasnya investigasi lapangan di Pantai Barat, Jumat (3/12). Tim Investigasi LIRA Madina yang melakukan kontak dengan Bupati Mandailing Natal, dalam konteks adanya lahan warga belum diganti rugi KUD Maju Bersama Natal, menurut Bupati, tidak akan ada perpanjangan izin KUD tersebut, sepanjang belum selesai permasalahannya dengan warga di daerah itu, terkait dengan ganti rugi kepada masyarakat. Menurut Rusdi, pihaknya akan menemui Ketua KUD Maju Bersama, mempertanyakan berapa hektare lagi yang belum dilakukan penanaman serta berapa tahapan stacking lahan. Dan berapa pula kredit revitalisasi yang dikelola KUD tersebut plus berapa sisa dana kredit revitalisasi sudah digunakan. Ketua KUD Maju Bersama Natal Baharuddin, yang dihubungi andalas via telepon selular mengatakan, izin dapat diperpanjang Pemkab Mandailing Natal, mengingat KUD sudah menyiapkan penanaman sekitar 1400 Ha atau sudah 80 persen. Diperkirakan pada Desember ini akan selesai semuanya. Kemudian akan membuat block, agar lokasi KUD Maju Bersama lebih jelas, mengingat masih adanya lahan bermasalah, seperti adanya lahan tunjuk. Dengan kata lain legalitas pemilik lahan, cuma dapat dibuktikan dengan main tunjuk. Begitupun kita sudah membayar ganti rugi sekitar 50 pemilik, yang cuma main tunjuk tanpa legalitas sah," katanya. (OI)


ACEH MEMBANGUN

Sabtu 4 Desember 2010

harian andalas | Hal.

14

andalas/tasbir

Armed Tabur Bunga di Makam Pahlawan

KILAS

Penghuni Rutan Sigli Mayoritas Napi Narkoba

Sigli-andalas Puluhan personil Artileri Medan (Armed) 17 Rencong Cakti yang bermarkas di Simpang Beutong, Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie berziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) di Desa Geuntong Kecamatan Grong-grong kabupaten setempat, Jum'at (3/12). Wadan Yon Armed 17 Rencong Cakti, Mayor Arm Brantas Suharyo G disela-sela tabur bunga kepada andalas mengatakan berziarah ke TMP tersebut merupakan rangkaian memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 65, Armed 17 Rencong Cakti. "Hari ini kita mengenang jasa pahlawan bangsa yang berjuang untuk satu tujuan membebaskan negara ini dari penjajahan," kata Wadan Yon Armed tersebut. Sementara itu, Kapten Pardian juga menyebutkan, pasukan Armed sangat berterima kasih kepada masyarakat yang turut membantu membersihkan taman makam pahlawan serta melaksanakan doa bersama yang terlaksana dengan baik. (TAS)

Sigli-andalas Kepala Rumah Tahan (Rutan) Sigli, Asep Sutandar mengakui mayoritas penghuni Rutan Sigli adalah terpidana kasus narkoba. "dari 172 terpidana, 9 orang diantara wanita, kebanyakan kasus narkoba," ujar Asep. Lebih lanjut Asep mengatakan, semua tahanan kasus narkotika sering diberikan nasehat-nasehat (petuah) untuk jadi bekal bagi mereka dan kegiatan para napi yang sudah mengakhiri masa kurungan dan sekembalinya mereka ketengah-tengah masyarakat tidak menjadi minder karna kesalahan yang pernah dilakukannya. Asep juga menyebutkan, bukan berarti orang yang tidak pernah di tahanan di rumah tahanan ini bukan tidak bersalah. Karenanya, semua napi disini tidak perlu merasa rendah hati akibat pernah ditahan di penjara. "Sekarang ini cukup banyak juga kejahatan di tengah-tengah masyarakat, namum belum berimbas ke sini," ucapnya. (NAF)

61 Sekdes di Aceh Timur Terima SK PNS

TABUR BUNGA-Wadanyon Armed 17 Rencong Cakti, Mayor ARM Brantas Suharyo G sedang menaburkan bunga pada saat melakukan ziarah di TMP.

19 Geuchik Desa Pemekaran Terima Sepeda Motor Dinas Aceh Timur-andalas Sebanyak 61 Sekertaris Desa (Sekdes) terdiri dari golongan Ia, Ic dan IIa di berbagai desa di Kabupaten Aceh Timur menerima SK pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Aceh Timur. Pengangkatan sumpah dan janji sebagai PNS dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur, Syaifannur SH MM mewakili Bupati Aceh Timur, Muslim Hasballah di Aula Pendopo Bupati Aceh Timur Kecamatan Peureulak Kota, kemarin. Bupati Aceh Timur dalam amanatnya yang dibacakan sekretaris daerah, Syaifannur SH MM mengatakan, PNS yang diberi kepercayaan untuk mengemban tugas Negara, harus melaksanakan dengan baik dan penuh rasa tangung jawab. "Dalam melaksanakan tugasnya, Aparatur Negara dituntut untuk melaksanakan pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat dengan baik. Aparatur Negara dapat menciptakan image bersih dan berwibawa ditengh-tengah masyarakat. Selain itu, PNS sebagai unsur birokrasi harus memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa membedakan kelompok atau golongan yang ada di dalamnya," kata Bupati dalam amanatnya. Pengangkatan PNS bagi Sekdes merupakan bentuk inflementasi dari ketentuan Pasal 202 Ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah Yang Mengamanatkan Sekretaris Desa diisi dari PNS yang memenuhi persyaratan. Selama ini Sekretaris Desa ada, bukan PNS, namun secara bertahap diangkat mejadi PNS sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Peraturan tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 45 Tahun 2007 tentang persyaratan dan tata cara pengangkatan Sekretaris Desa menjadi PNS yang memungkinkan sekretaris desa diangkat langsung menjadi PNS tanpa melalui pengangkatan sebagai CPNS. Selain memberikan SK kepada Sekdes/ Gampong, dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Timur juga memberikan sepeda Motor sebagai kendaraan dinas para Geuchik sebanyak 19 unit yang dibeli melalui dana APBD Aceh Timur Tahun Anggaran 2010. (HRN)

Dir Pol Air Aceh: Pantai Timur Basis Perompakan Banda Aceh-andalas Meskipun kondisi perairan Aceh saat ini aman dan kondusif, namun polisi jajaran Polda Aceh dari Satuan Direktorat Polisi Air dan Udara mengklaim, kasus rompak (perompakan di laut) yang tidak biasanya didengar, justeru santer terjadi di wilayah perairan, khususnya di perairan selat malaka terutama di Pantai Timur seperti di Aceh Timur. Demikian diungkapkan Dir Pol Air Polda Aceh, Kombes Pol M Zaini, usai pelaksanaan peringatan HUT ke-60 Polisi Perairan (Pol Air) di Direktorat Pol Air (Ditpol Air) Polda Aceh, Kamis (2/12) di Mako Dit Pol Airud Polda Aceh di kawasan lampulo Banda Aceh. Kata dia, kendati perbuatan jahat itu masih rawan terjadi, pihaknya terus meningkatkan patroli yang dilengkapi dengan peralatan senjata api dengan tujuan untuk menghalau

para penjahat yang juga menggunakan senjata api. "Pelanggaran di perairan banyak dan bervariasi, mulai dari iliegal fishing, narkoba dan yang tidak biasa kita dengar yaitu kasus rompak (Perompakan di laut), ini cukup santer terjadi di wilayah perairan, khususnya di perairan selat malaka yang berbasis di pantai timur," ujarnya. Lanjut dia, pihaknya juga telah menangani dan menangkap pelakunya yang kebanyakan juga berasal

dari kelompok-kelompok yang menggunakan senjata api (senpi). Illegal fishing juga cukup banyak terjadi diperairan Aceh, dikarenakan perairan Aceh terbuka mulai dari perbatasan selat malaka sampai kewilayah perairan hindia. "Sehingga nelayan daripada asing khsusnya Thailand ini dapat melakukan penangkapan dan pencurian ikan diwilayah perairan Aceh. Kasusnya yang kami tangani sudah diproses sampai kepengadilan. Contohnya kasus kapal tanggiri pada April lalu, dan sudah mendapat ketegasan hukum yang tetap, dimana nakhoda bersama Kepala Kamar Mesin (KKM) dihukum selama tiga tahun penjara, untuk barang bukti disita untuk Negara," lanjut Kombes Pol M Zaini. Ia menyebutkan, saat ini kapal patroli Dit Pol Airud Polda Aceh, memiliki sebanyak 8 unit, khusus untuk pengamanan selat malaka

K

andalas/dd harison

Aceh Timur-andalas Drs T Syahril MAP akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Aceh Timur masa bakti 2011-2015 dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) KONI Aceh Timur, Kamis(2/12) di Aula Bappeda Langsa. Dalam Musorkab kemarin, mayoritas pengurus Cabor yang menjadi peserta memberikan dukungan penuh kepada Drs T Syahril yang merupakan Ketua Harian KONI Aceh Timur masa bakti 2006-2010. Dari 26 peserta Musorkab, T Syahril mendapat dukungan 22 suara,2 suara abstain dan 2 lainnya tidak hadir. Bupati Aceh Timur Muslim Hasballah diwakili Asisten II Keistimewaan Aceh, Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Aceh Timur, Ir M Yasin dalam sambutannya mengatakan pembangunan bidang olahraga merupakan bagian dari pembangunan nasional yang menjadi tanggungjawab pemerintah. Sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 3 Tahun 2005 tentang sistem keolahragaan nasional dan juga Peraturan Pemerintah No 16 Tahun 2007 tentang penyelenggaraan keolahragaan dimana bertujuan mewujudkan pembangunan manusia indonesia seutuhnya berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Karenanya, dengan kehadiran KONI diharapkan membantu pemerintah meningkatkan prestasi olahraga serta membentuk watak dan kepribadian bangsa serta memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. (HRN)

Belasan Pencab Taekwondo Berlaga di Piala Dandim 0101 Abes Sedikitnya tak kurang dari 13 dari 15 Pencab Taekwondo Aceh berlaga yang terdiri atas 76 peserta senior, 87 yunior dan 65 pra yunior atau dengan total peserta sebanyak 228 orang, untuk memperebutkan piala Komandan Kodim (Dandim) 0101 Aceh Besar, yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) KONI Aceh, sejak 2-5 Desember 2010.

Sekdakab Aceh Timur, Syaifannur SH MM menyerahkan helm secara simbolis kepada salah seorang Geucik yang berhak menerima sepeda Motor Dinas, di Aula Pendopo Peurelak Kota.

dan kerahkan tiga unit bermarkas, Langsa, Aceh Timur dan Lhokseumawe. Sementara untuk wilayah Barat pihaknya menurunkan satu unit, untuk Aceh Besar dan Aceh Jaya sebanyak tiga unit, guna mengamankan Banda Aceh dan Aceh Jaya. Pada kegiatan peringatan HUT Pol Airud ke 60, M Zaini, mengatakan, selain peringatan seremonial, peringatan HUT ke-60 Polairud tersebut, juga telah diawali dengan sejumlah rangkaian kegiatan sosial seperti donor darah di Ujung Pancu Pekan Bada, serta gotong royong ke sejumlah masjid, katanya Peringatan HUT Polairud kemarin, dirangkai dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolda. Sementara Dirpolair Kombes Pol M Zaini SH juga memberi penghargaan Brevet Bahari Bhayangkara Nusantara, kepada sejumlah nelayan secara simbolis. (AFRI)

Drs T Syahril Ketum KONI Aceh Timur 2011-2015

ETUA panitia pelaksana, Ir Yusmaizal, mengatakan, pelaksanaan event tersebut dalam rangka merayakan HUT FKPPI yang memasuki usia ke 32 tahun pada tanggal 12 September 2010, hari sumpah pemuda ke 82 yaitu yang jatuh pada 28 Oktober lalu, dan HUT Komando Daerah MiliterIskandar Muda (Kodam-IM) ke 54 pada 22 Desember mendatang.

Kata dia pertandingan itu akan dipimpin oleh para wasit lokal bersertifikat nasional, dan bagi sang juara juga diberikan sertifikat untuk keseluruhan peserta, piala, medali dan biaya pembinaan. Kegiatan dimaksud dapat terlaksana adanya dukungan beberapa pihak yang peduli terhadap FKPPI dan dunia olahraga Taekwondo di Aceh, khususnya. "Dari hasil konsultasi yang berkesinambungan, muncul

gagasan untuk melaksanakan open turnamen Taekwondo se-Aceh dengan memperebutkan piala Dandim 0101 Aceh Besar, disamping berbagai program lainnya yang telah kami laksanakan termasuk penguatan kapasitas organisasi agar maju dan terus berkembang," ujarnya dalam laporan yang diterima andalas, Jum'at (3/ 11) kemarin. Sementara Ketua General Manager FKPPI Aceh, T. Muda Ariaman, SE, M.Si, mengatakan, dari Sembilan Pengurus Cabang (PC) yang telah dilantik, hanya PC GMFKPPI Kota Banda Aceh yang mulai eksis. "Dalam waktu satu tahun pengurus cabang tersebut sudah membuat dua event kegiatan penting, yaitu dalam rangka HUT FKPPI dan HUT

Kodam IM, sudah melaksanakan kegiatan bhakti sosial dan penghijauan serta kegiatan open turnamen Taekwondo," paparnya. Masalah lainnya, sambung dia lagi, menyangkut pendidikan dan pelatihan kader dalam rangka upaya membangun dan meningkatkan wawasan kebangsaan, semangat dan jiwa patriotisme serta militansi. Masalah konsolidasi menyeluruh, sehingga FKPPI dapat bangkit kembali untuk mengisi diberbagai posisi penting, baik sebagai inisitor, pelaku maupun pendukung dalam derap langkah Aceh bangkit pasca perdamaian. "Rehab dan rekon Tsunami yang merupakan pengejawantahan serta eksistensi FKPPI ditengah masyarakat, disamping

masalah-masalah anggota yang masih menganggur dan memerlukan berbagai keterampilan- keterampilan hidup, untuk menghidupi dirinya dan keluarga," sambung T Muda Ariaman. Lebih lanjut ia mengatakan, terkait kegiatan olahraga yang diselenggarakan itu, menurut dia merupakan salah satu model untuk mengupayakan gerak langkah konsolidasi dan membangun semangat juang dan patriotisme serta persatuan anak bangsa. "Kalah dan menang bukanlah tujuan, tetapi merupakan proses untuk membangun semangat patriotisme dan militansi. Oleh karenanya, janji atlet Taekwondo akan dipegang teguh oleh semua peserta turnamen ini," tambah Ketua General Manager FKPPI Aceh, T Muda Ariaman SE MSi. (AFRI)

PLAZA 12.30-14.20-16.10 THAMRIN 12.00-13.50-15.40-17.3019.20-21.10

SUN 12.00-14.10-16.20-18.3020.40-22.50

PALLADIUM 11.30-13.30-15.30-17.30-19.30-21.30 PLAZA 12.30-14.30-16.30-18.30-20.30 BINJAI 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50-21.40

PALLADIUM 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 THAMRIN 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

PLAZA 11.30-13.50-16.10-18.30-20.50 THAMRIN 12.40-15.00-17.20-19.40-22.00 BINJAI 12.15.14.05-15.55-17.45-19.3521.25

PRESIDENT 13.00-16.00-19.00 BINJAI SUN 12.30-15.15-18.00-20.45-23.30 PALLADIUM THAMRIN 12.00-14.45-17.30-20.15-23.00 PLAZA 12.00-14.45-17.30-20.15

SUN 12.00-14.10-16.2018.30-20.40 PALLADIUM THAMRIN 22.50 23.50

PLAZA 18.00 - 19.50

SUN 12.30-15.00-17.30-20.00


SAMBUNGAN

Sabtu 4 Desember 2010

Alfred Riedl dan menyerang.” “Kami antisipasi itu dengan serius. Jangan kasih pemain itu putar badan dan melakukan tembakan. Intinya tutup celah mereka dan jangan membiarkan mereka mengembangkan permainan,” jelas Pikal. Sementara itu, menghadapi Laos besok, Pikal mengaku timnya bakal tampil all out. Tak ada perubahan materi pemain. Menyerang dan bertahan harus seimbang. Tekanan akan terus digencarkan, namun tetap tidak boleh meremehkan lawan. "Kami akan mengandalkan sisi sayap. Soalnya, tidak mungkin kami menusuk dari tengah. Karena kemarin bermain bagus, kemungkinan pemain yang akan diturunkan sama. Tak ada perubahan dengan materi, namun keputusan baru akan diambil Riedl besok siang," beber Pikal. "Kami berharap, suporter Indonesia datang dan memberikan dukungan. Karena itu sangat membantu kami," tutup Pikal.(YON/NET)

EMPAT LAGA TERAKHIR INDONESIA 01/12/10

Indonesia

5–1 Malaysia

24/11/10

Indonesia

2–0 China Taipei

21/11/10

Indonesia

6–0 Timor Leste

12/10/10

Indonesia

3–0 Maladewa

EMPAT LAGA TERAKHIR LAOS : 01/12/10

Thailand

2–2 Laos

26/10/10

Laos

6–1 Timor Leste

24/10/10

Filipina

2–2 Laos

22/10/10

Laos

0–0 Kamboja

Pedagang Resah, Poldasu Didesak Beberkan Hasil Labfor...(Dari Halaman 1) sepanjang Jalan AR Hakim sudah keberatan dan melolak, karena kios-kios yang dibangun menghalangi dan menutupi tempat mereka berjualan. Meski demikian, HE Pulungan mengaku tidak berniat menempuh jalur hukum lain atau melakukan perlawanan atas persoalan yang dihadapi anaknya, Evin Pulungan. Bahkan rencana sejumlah pedagang untuk menggugat Pemko Medan karena pembangunan TPS dinilai mengganggu kelangsungan usaha mereka akan dibatalkan. “Kita upayakan damai saja. Bahkan rencana untuk menggugat Pemko Medan dan PD Pasar tidak jadi kita dilakukan dengan mempertimbangkan nasib saudara-daudara kita korban kebakaran Pasar Sukaramai. Tetapi kita minta agar kios TPS itu ditata dengan baik dan dibuat jalan ke arah toko,” ujarnya. Poldasu Didesak Beberkan Hasil Labfor Sementara Hasim, SE, Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Medan menilai hasil Labfor dari pihak kepolisian akan sangat membantu untuk mengusut tuntas awal mula terbakarnya Pasar Sukaramai. Pasalnya sampai saat ini, belum ada yang mengetahui dengan pasti penyebab terbakarnya lahan bagi para pedagang dipasar tersebut. “Saat ini masyarakat tengah bertanya-tanya penyebab kebakaran Pasar Sukaramai dan menjadi bahan perbicangan setiap hari. Oleh karena itu, pihak kepolisian harus segera mengeluarkan dan membeberkan hasil Labfor sehingga masalah yang berkembang bisa segera teratasi,” katanya di gedung DPRD Medan, Jumat (3/12). Maka dari itu, sambungnya, Komisi C DPRD Kota Medan mendesak pihak Labfor Poldasu untuk segera mungkin mengeluarkan hasil Labfor penyebab kebakaran Pasar Sukaramai pada Oktober 2010 lalu.

Wakil Ketua DPRD Kota Medan Ikrimah Hamidi beberapa waktu lalu juga mendesak agar pihak kepolisian segera mungkin mengeluarkan hasil labfor dan menginformasikan kepada masyarakat agar masyarakat mengetahui penyebab kebakaran Pasar Sukaramai. Hasil Labfor, sambungnya, sangat menentukan upaya yang akan dilakukan untuk ke depannya. “Apa itu merupakan unsur kesengajaan atau karena bencana alam, kita tunggu hasil labfor pihak kepolisian. Kalau memang ada unsur kesengajaan, pihak kepolisian harus segera mengusut tuntas masalah ini,” katanya. Sudah 113 Kios Di tempat terpisah, Kepala Pasar Sukaramai Juster Simarmata kepada andalas mengakui ada terjadi pengrusakan kios TPS di Pasar Sukaramai. “Kasus itu sudah ditangani pihak kepolisian,” kata Simarmata. Bahkan akibat dari pengrusakan tersebut, katanya, proses pembangunan kios TPS tahap I sebanyak 120 kios sempat terganggu. “Dari 120 kios yang kita rencanakan sudah selesai 113 kios, sedangkan 7 kios tidak dapat diselesaikan karena ada upaya penolakan dan pengrusakan warga,” katanya. Ditanya kapan kios TPS tersebut akan dibagikan kepada para pedagang korban kebakaran, Simarmata mengaku tidak bisa memastikan karena masih menunggu penyelesaian pembangunan tahap II sekitar 300 kios lagi. “Sistem pembagiannya (kios-red) akan dilakukan dengan cara undian, tetapi kita belum tahu kapan akan diundi,” ujarnya. Dari pantawan andalas di lapangan, meski kios-kios yang sudah selesai dibangun tersebut belum diundi, namun beberapa diantaranya tampak sudah ditempati oleh sejumlah pedagang pakaian dan pedagang emas.(BEN)

15

Hujan Sekejap Medan Nyaris Kelelep

“ALL-OUT”...(Dari Halaman 1) “Kami sudah melakukan persiapan menghadapi laga besok. Selain itu, untuk mengetaui kekuatan lawan kami menyaksikan rekaman pertandingan melalui video. Sore ini, kami akan melakukan rapat menghadapi pertandingan nanti,” tambah Pikal. Lebih lanjut Pikal mengatakan, selain persiapan, timnas sudah melakukan eveluasi. Lini belakang menjadi perhatian khusus. Guna mencegah terjadinya gol, evaluasi dan persiapan untuk mengantisipasinya sudah dijalankan. “Kami selalu melakukan evaluasi, karena itu merupakan salah satu kunci keberhasilan suatu tim.” Menyoal kekuatan lawan, Pikal menuturkan, Laos bukan tim lemah. Kekuatan mereka menunjukan perkembangan dan sekarang sudah relatif sama dengan yang lainnya. Sebagai mantan Pelatih Laos Alfred Riedl menilai ada beberapa pemain mereka yang perlu diantisipasi. “Pemain nomor 25 (Khampeng Syavutti) dan nomor 8 (Lamnao Singto) perlu diwaspadai. Kata Riedl mereka bermain cukup bagus. Singto punya skill baik dan cepat. Selain itu ada Konekham Inthammavong yang punya tendangan keras. Kami mencatat, ada enam kali Konekham melepaskan tendang ketika menghadapi Thailand kemarin,” terang Pikal. Pikal menambahkan, untuk mengantisipasi beberapa pemain mereka, skuadnya akan menutup ruang pergerakan. “Kami akan menutup celah. Tidak ada peluang untuk melakukan tembakan

harian andalas | Hal.

andalas/rony muharrman

BANJIR–Sejumlah kendaraan roda empat maupun roda dua melintasi badan jalan yang digenangi air dikawasan Jalan Dr Masyur Medan, Jumat (3/12). Banjirnya sejumlah ruas jalan di Kota Medan setelah diguyur hujan mengakibatkan terjadinya kemacetan di sejumlah persimpangan jalan.

Medan-andalas Hujan yang mengguyur Kota Medan Jumat (3/12) sore mengakibatkan air menggenangi ruas jalan di berbagai kawasan. persoalan klasik yang sampai kini belum teratasi. Hujan lebat yang mengguyur Medan selama beberapa jam, Jumat (3/12) mengakibatkan sebagian besar ruas jalan dan pemukiman di kota Medan terendam banjir. Beberapa ruas jalan yang terendam air diantaranya Jalan Sunggal, Thamrin, Letda Sujono dekat pintu Tol Bandar Selamat, Prof. HM Yamin, AR Hakim Sukaramai dan Jalan SM Raja kawasan Marindal. Hujan yang mengguyur Medan sejak pukul 14.00 WIB itu juga mengakibatkan genangan air di seputar Jalan Gatot Subroto dekat kawasan Simpang Barat, Jalan Iskandar Muda, Jalan Djamin Ginting, Jalan Dr. Mansyur, Jalan Setia Budi Tanjung Rejo, Jalan Kereta Api Kawasan Lapangan Merdeka, Jalan Raden Saleh, Jalan Danau Singkarak Medan, Kawasan Sei Sikambing dan Jalan Hj. Ani Idrus, Tinggi genangan air yang mencapai 2050 cm menyebabkan sejumlah kendaraan bermotor dan angkutan umum terjebak dan mogok. Ada juga beberapa kendaraan yang

terperosok ke dalam lubang jalan yang tidak terlihat akibat tergenang air. Akibatnya, kemacatan lalu lintas yang cukup panjang terjadi di Jalan Sisingamangaraja kawasan Marindal, Jalan Letda Sujono dekat pintu Tol Bandar Selamat, Jalan Gatot Subroto kawasan Simpang Barat Medan. Banjir juga terjadi beberapa pemukiman warga. Seperti di Jalan Abadi dan Jalan Murni Tanjung Rejo Medan, Jalan Halat kawasan Kota Matsum, dan kawasan Sei Sikambing. Air setinggi sekitar 50 cm sempat menggenangi beberapa rumah warga. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Polonia Medan mengatakan cuaca di Medan saat ini memasuki musim penghujan dengan ketebalan curah hujan 60 mm, dan diimbau kepada masyarakat agar lebih waspada akan penyakit DBD. Kota Medan sudah masuk musim penghujan. Jika pada siang harinya cuaca panas, ini disebabkan adanya pengaruh anomali cuaca atau perubahan cuaca. Perubahan cuaca ini kemungkinan akan berakhir pada akhir Desember, atau ketika memasuki awal Januari.(IKA)

48 Anggota Perwiridan Keracunan, 1 Meninggal...(Dari Halaman 1) an sementara keracunan itu berasal dari makanan perwiridan yang diberikan Heriawati (38), yang pada hari Selasa (30/11), mendapat giliran sebagai tuan rumah. “Masakan yang disediakan tuan rumah hari itu adalah mie rebus. Memang rasanya agak lain dari mie-mie yang pernah saya makan sebelumnya. Tapi tidak terpikirkan jika seperti ini jadinya,” ujar Duma yang mendapat perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantau Prapat. Apalagi, lanjutnya, setelah mengonsumsi mie rebus tersebut belum terlihat adanya tanda-tanda keracunan. “Tapi besoknya, perut baru terasa mulas dan mengalami mencret. Kepala kadang berkunang-kunang,” ujar warga Jalan Siringo-ringo Rantau

Prapat ini. Dumasari bersama 20-an anggota periwidan lainnya baru mengetahui keracunan makanan setelah teman-teman seperwiridan mengalami rasa sakit yang sama. Demikian pula Heriawati, tuan rumah acara wirid tersebut. Ia berserta suami dan kedua anaknya diopname di RSUD Rantauprapat. Bahkan kemanakannya, Andi Syahputra (8) meninggal dunia, diduga akibat keracunan itu. Andi meninggal Jumat (3/12). Warga Jalan Marathon, Kelurahan Binaraga, Kecamatan Rantau Utara ini mengaku, kalau makanan yang disantap di acara perwiridan tersebut hasil tempahan kepada seorang wanita bernama Sukiyem, tetangga di kompleksnya. “Iya, itu dimasak di rumah

tetangga,” ujarnya kepada beberapa petugas kepolisian yang memintai keterangan. Sementara Sukiyem, orang yang memasak hidangan mie rebus tersebut mengakui kalau bahan-bahan untuk membuat mie rebus dia beli di dua tempat berbeda. Di antaranya sebanyak lima kilogram mie kuning, tahu, kerupuk dan beberapa perlengkapan lainnya, ia beli bersama Heriawati, Senin (29/11) sore di kompleks Pasar Baru Rantauprapat. Dan, untuk pembelian mie kuning didapat dari dua pedagang di komplek pasar itu. “Dibeli dari dua pedagang. Ada yang dibeli sebanyak tiga kilogram dan satu tempat lainnya sebanyak dua kilo,” ungkapnya. Sementara, bahan lainnya

berupa tepung roti sebagai pengental kuah masakan mie rebus tersebut di beli dari pedagang sekitar lokasi rumah perwiridan. “Saya lupa nama pedagangnya. Tapi, di Hutaginjang,” paparnya. Para korban yang dirawat di instalasi UGD RSUD Rantauprapat diantaranya adalah Heriawati berserta 2 anaknya, Ayu (14), Patimah (12), Dumasari Simatupang (43) warga Jalan Siringo-ringo, Nurul (3 bulan), Nurhelika (7), Jepri (30), Fitriani (27) dan Henri Suhendro (38). Kesemuanya berdomisili di Jalan Tennis. Kapolres Labuhanbatu AKBP Robert Kennedy melalui Kasat Reskrim AKP M Taufik ketika dikonfirmasi melalui telepon selular mengatakan, jumlah korban keracunan berjumlah 48 orang 11 di anta-

ranya kini tengah dirawat di rumah sakit. Sementara korban tewas adalah Andi Syahputra (8), kemanakan dari Heriawati, si pemilik hajatan. Menurut M Taufik, banyaknya korban keracunan tersebut karena sebagian dari anggota perwiridan membawa makanan ke rumah masingmasing. “Awalnya mereka tidak menyadari kalau sudah keracunan. Mereka yang merasakan mual dan muntahmuntah usai mengonsumsi mie rebus berusaha untuk berobat sendiri. “Namun setelah ada yang meninggal, mereka kemudian curiga. Lalu berbondong-bondong memeriksakan diri ke rumah sakit. Kasusnya kini tengah diselidiki pihak Polres Labuhan Batu,” pungkas Taufik. (DA)

Bangun Drainase, Warga Jalan Ibus Raya Diminta Rp750 Ribu...(Dari Halaman 1) tujui adanya kutipan. Hanya saja, nominalnya tidak perlu ditentukan, agar tidak memberatkan warga. Alasannya karena kondisi perekonomian warga satu sama lain tidak sama. Dikatakannya, jalan itu sebenarnya sudah rusak beberapa tahun lalu. Hanya saja, Pemerintah Kota Medan saat itu tidak melakukan perbaikan. “Seharusnya, tidak ada lagi pungutan untuk pembuatan drainase, karena itu adalah tanggungan pemerintah, kalau untuk sampah dan lain sebagainya, itu adalah hal yang wajar,” kata pedagang sarapan pagi ini. Dikatakannya, empat hari lalu upaya perbaikan jalan telah dilakukan, namun tiba-tiba muncul Sekretaris Kelurahan Petisah Tengah yang berniat membebankan warga biaya untuk pembuatan drainase tersebut. Sementara, Sekretaris Kelurahan Petisah Tengah yang sehari-harinya akrab disapa dengan sebutan Sembiring itu, saat dikonfirmasi andalas melalui ponsel, 081533121xxx mengakui, terkendalanya pembuatan drainase di Jalan Ibus Raya akibat banyaknya warga yang merasa keberatan dan menolak besaran biaya tersebut. “Banyak warga yang menolak jadi nggak bisalah saya kerjakan itu. Hanya ada sekira 30 rumah yang setuju, padahal ada ratusan rumah di situ,” ungkapnya melalui ponsel.(SIONG)

an dalas/siong

Beginilah kondisi ruas Jalan Ibus Raya usai diguyur hujan, tampak becek dan penuh lumpur akibat tak ada drainase di kawasan tersebut.

Aniaya Wartawan, Kapolres Siantar Dicopot...(Dari Halaman 1) Kapolda mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan. “Kita masih melakukan penyelidikan dengan memperkuat keterangan para saksi apakah ada tindakan yang mengarah pada kekerasan dan penganiayaan,” sebut Jenderal Polisi Berbintang Dua itu. Seperti dilaporkan sebelumnya, Andi Siahaan yang berprofesi sebagai wartawan televisi Trans TV dan bertugas di Pematang Siantar itu ditangkap petugas Reskrim Polres Pematang Siantar di rumahnya di Perumahan Bass Jalan Asahan, Sabtu (27/11) dalam kasus penganiayaan. Menurut informasi dugaan kasus penganiayaan

itu berawal dari sepeda motor yang dikendarai Andi Siahaan disenggol korban, Koko. Andi yang merasa terkejut karena sepeda motornya tersenggol korban langsung berhenti dan marah serta membenturkan helm miliknya ke bagian dahi Koko. Saat itu, petugas Sat Lantas melintas di TKP. Andi meminta kepada petugas agar membawa dan memeriksa Koko karena dinilai tidak mempunyai surat kendaraan dan ugal-ugalan di jalan. Kemudian petugas membawa koko ke Mapolres Siantar. Setibanya di sana, Diduga penangkapan Andi yang “berbau” dendam karena antara Kapolres

Siantar dengan Andi sebelumnya memiliki permasalahan, langsung menyarankan Koko untuk membuat pengaduan agar pihak Polres Siantar dapat menangkap Andi. Koko pun selanjutnya membuat pengaduan. Setelah menerima pengaduan korban, sejumlah personel Reskrim Polres Pematang Siantar langsung menangkap dan menjebloskan Andi ke dalam sel Mapolres Pematang Siantar. Andi dipersangka dengan pasal 80 UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, Yo pasal 351 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 3 tahun penjara. Hari ke tiga Andi ditahan,

persisnya pada, Selasa (30/11) Kapolres Siantar mendatangi Andi di ruang tahanan. Diduga karena dendam dengan Andi, oknum Kapolres Siantar itu langsung menganiaya Andi dengan cara dipukul dengan tangan kosong dan sarung tinju. Bahkan dalam keadaan tidak berdaya (tangan diborgol), tubuh Andi juga dibenturkan ke dinding. Akibatnya, bibir suami dari L boru Panjaitan ini pecah dan berdarah. Andi yang tak dapat berbuat apa-apa berinisiatif untuk membuat kronologis penganiayaan yang dilakukan Kapolres Siantar melalui secarik kertas dan menyelipkannya ke dalam kitab suci agama Kristen.

Dalam satu kesempatan, kitab suci itu sampai ke tangan istrinya, L boru Panjaitan. Dimana dalam tulisan tersebut disebutkan, penganiayaan tersebut terjadi, karena persoalan perpindahan tempat ruangan penahanan. Tidak terima, L boru Panjaitan pun berangkat ke Medan untuk membuat pengaduan ke Poldasu pada Kamis (2/12) lalu. Laporan tersebut langsung direspon Kapoldasu Irjen Pol Oegroseno dan memerintahkan Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Baharuddin Djafar dan Kabid Propam Poldasu Kombes Pol Edi Napitupulu untuk melakukan penyelidikan seputar laporan istri Andi tadi.(HER)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Sabtu, 4 Desember 2010 | No: 1757/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Ayu Azhari Akan Dilaporkan Anak ke Polisi LUNA Maya jadi kata kunci yang paling banyak dicari sepanjang 2010 versi Yahoo Indonesia. Namanya mengungguli Bencana Alam, Sri Mulyani, dan Gayus Tambunan. Sepanjang tahun, perempuan kelahiran Denpasar 26 Agustus 1983 ini terus jadi topik hangat. Mulai dari sederet penghargaan di dunia hiburan, sampai geger video mesum dengan pemeran mirip dia dan pacarnya, Nazril Irham alias Ariel Peterpan. Luna pertama menjejak kaki di dunia hiburan dalam pemilihan Cover Girl Majalah Aneka 1999. Sejak itu karirnya melesat dengan membintangi sederet video klip dan jadi model papan atas. Di atas Toyota Alpard miliknya yang meluncur dari Jakarta ke Bandung kemarin, Luna blak-blakan kepada Tempo tentang hubungannya dengan Ariel. Kapan Anda kenal Ariel? Tahun 2004. Saya dikerjain sama temen. Temanku lagi teleponteleponan dengan Ariel, terus teleponnya langsung dikasih. Jadinya kita kenalan. Yang minta kenalan Anda atau Ariel? Bukan duaduanya. Sebelum telepon dikasih, saya malah tidak tahu dengan siapa saya bicara. Anda fans Peterpan? Nggak. Saya baru denger Peterpan setelah album kedua keluar (Bintang di Surga, 2004). Waktu pertama dengar, saya malah komentar, "Nama band kok Peterpan." Terus waktu lihat video klipnya, komen saya, "Ih aneh banget." Ha ha ha. Tapi waktu kenalan di telepon, Anda tahu Ariel kan? Iya. Dia juga tahu saya. Setelah itu? Kami bertukar nomor. Tapi tidak teleponteleponan, paling cuma sms-an. Siapa yang pertama sms? Ha ha ha, pertanyaannya aneh banget. Lupa, soalnya udah lama banget. Udah enam tahun, lho.Isi sms Ariel apa saja?"Hai lagi ngapain?" Standar abis, ya. Ha ha ha. Dia emang tipe

orang yang tidak banyak omong, introvert, pasif. Lantas apa yang bikin Anda suka kepada Ariel? Dia tuh unpredictable, bener-bener tidak bisa ditebak. Tidak pernah cerita kalau tidak ditanya. Jadi kesannya misterius banget. Luna sempat menghentikan ceritanya karena asmanya kumat. Batuk datang tiada henti. Dia baru bisa kembali bertutur setelah menghisap ventolin. Asma Luna kambuh kalau terkena debu, nangis, atau tertawa. Jadi kemana-mana dia harus bawa ventolin. Biasanya kalau jalan berdua Ariel ngapain? Biasa banget, paling ke mal, nonton bioskop, makan. Waktu Tahun Baru 2005, saya naik kereta ke Bandung untuk merayakan Tahun Baru di rumah Andika (mantan kibordis Peterpan). Itu pertama kalinya saya dikenalin sama anak-anak Peterpan. Saya di Bandung sampai 3 Januari 2005. Kalau di Bandung, jalannya ke Lembang. Waktu itu sudah resmi pacaran? Ga ada katakata "jadian" tapi kita sudah dekat banget. Kita juga nggak punya tanggal "jadian". Tidak pernah "jadian" tapi pernah "putus" ya? Iya mulai pertengahan 2005, karena Ariel menikah. Waktu itu kami benar-benar tidak pernah saling kontak. Saya juga punya pacar lain. Bagaimana hubungan kalian setelah Ariel menikah? Karena samasama di dunia entertainment, pasti kami saling bertemu. Kalau bertemu ya pasti menegur. Jadi pasti keep in touch. Lantas kapan mulai dekat lagi? Kami mulai sering berkirim sms lagi pertengahan 2008 (Ariel bercerai dengan Sarah Amalia pada 27 Mei 2008). Saya coba jadi temannya karena itu tahun sulit bagi Ade (panggilan Ariel di keluarganya).(OKZ)

AKTRIS Ayu Azhari yang kembali ribut dengan anak sulungnya, Axel terancam dilaporkan ke polisi. Axel (20 tahun) akan melaporkan sang ibu jika tidak kunjung mendapatkan warisan Rp 150 juta yang didapatnya dari alamarhum ayahnya. "Kita berpikir untuk melaporkan ke polisi karena ini bisa masuk ke penggelepan. Axel sudah dewasa," jelas pengacara Axel, Utomo A Karim dalam jumpa pers di Gedung Hanurata Graha, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (3/12). Karim akan memberikan Ayu satu minggu untuk menyelesaikan masalahnya dengan Axel. Jika sampai satu minggu belum terselesaikan juga, ibu enam anak itu akan dilaporkan ke polisi. "Seharusnya nggak perlu

lama-lama karena jumlahnya bukan yang fantastis," tukas Karim. Sebelum mengungkap masalah ini ke media, menurut Karim, Axel sebenarnya sudah mencoba bicara dengan ibunya. Namun Ayu tidak memberikan sambutan positif. "Sama ibunya selalu nanti,

nanti, nanti. Padahal Axel kan perlu uang karena Axel merasa tidak disekolahkan dan tidak diurus," tutur Karim. Merasa tidak mendapat respon, Axel pun menunjuk Karim sebagai pengacara. Melalui kuasa hukumnya, ia melayangkan somasi pada sang ibu sekitar sepekan lalu. "Namun somasi pertama tidak ada jawaban yang jelas. Jadi kami akan melakukan somasi terbuka, maksudnya ingin mengingatkan Ayu supaya hak Axel dipenuhi," tegas sang pengacara. Axel merupakan anak Ayu dari almarhum mantan suami pertamanya, Wisnu Djody Gondokusumo. Cowok kelahiran 12 Oktober 1990 itu sejak setahun lalu sudah tidak tinggal bersama sang ibu. Ia kini hidup bersama nenek dari pihak sang ayah.(DTC)

Beredar Foto Pakai Jilbab Mulan Jameela Cuek SETELAH digosipkan hamil, penyanyi Mulan Jameela terus diterpa kabar miring. Kini beredar foto Mulan tengah memakai jilbab panjang di sebuah rumah sakit. Manajer Mulan, Mira saat dikonfirmasi mengenai foto tersebut enggan bicara banyak. Termasuk ketika ditanya apakah foto dengan jilbab tersebut bisa membuat gosip kehamilan Mulan semakin santer. "Terserah aja. Biarin aja," ujarnya saat dihubungi detikhot melalui telepon Jumat (3/12). Dalam foto yang kini beredar di dunia maya itu, Mulan tampak memakai jilbab panjang berwarna hitam. Ia tengah duduk di sebuah kamar rumah sakit pada Rabu (1/12) siang. Keterangan yang menyertai foto tersebut adalah pelantun 'Cinta Mati' itu tengah menjenguk adik Dhani, Dian yang baru saja melahirkan anak pertama. Foto itu bersumber dari Facebook. Seorang sumber yang dekat dengan Mulan mengungkapkan saat ini kehamilan ibu dua anak itu sudah memasuki enam bulan. Meski tengah hamil, hal itu tidak menghalanginya untuk pergi ke luar negeri. Mulan disebutsebut terbang ke Eropa. Mengenai kehamilan Mulan itu, Dhani mem-

bantahnya. Kata Bos Republik Cinta Management itu, anak asuhnya tersebut jarang tampil di layar kaca karena memang sengaja ia sembunyikan. Mulan baru akan comeback April 2011 untuk merilis album baru. Keberadaan Mulan pun kini masih misterius. Namun, sayangnya yang bersangkutan tidak bisa dimintai konfirmasi. Sebab, Mulan ternyata sedang berada di luar negeri. Keberadaan Mulan tersebut terungkap melalui pengakuan satpam yang menjaga rumahnya di kawasan Pondok Indah, belum lama ini. Namun, di negara mana Mulan saat ini berada, satpam tersebut tidak tahu pasti. "Ibu sedang ke luar negeri, tapi kurang tahu di mana dan dari kapan," kata pria berusia 40 tahun itu. Sedangkan seorang pedagang asongan di depan rumah Mulan mengaku sudah sebulan tidak melihat mantan personel Ratu itu. Sebelumnya, Mulan dikabarkan berada di Surabaya, Jawa Timur untuk urusan yang berkaitan dengan pekerjaannya sebagai penyanyi. (DTC)

Kabar Revaldo Meninggal Cuma Hoax BEREDAR kabar lewat BBM dan Twitter, aktor Revaldo meninggal dunia karena overdosis narkoba di penjara. "Inalilahi wainalilahi rojiun...artis muda Revaldo sinetron AADC meninggal OD di penjara," begitu penggalan pesan yang beredar melalui BBM dan Twitter. Saat dikonfirmasi ke pengacara Revaldo, kabar di atas hanya hoax. "Kabar itu tidak benar. Saya sudah cari tahu," ujar pengacara Revaldo, Bobby H Sinulingga, Jumat (3/12). Menurut Bobby lagi, yang sebenarnya terjadi adalah Revaldo meninggal hanya di dalam film. Film tersebut dibintanginya sebelum ia terkena kasus narkoba. "Jadi ceritanya di film itu dia jadi pemadat dan meninggal karena OD," jelasnya. Revaldo saat ini mendekam di Rutan Salemba. Ia tengah menanti persidangan kasusnya. Kepala Pengamanan Rutan Salemba, Andhika saat dikonfirmasi Jumat (3/12) mengatakan Revaldo dalam kondisi sehat.(DTC)

Harian Andalas,4desember  

Harian Andalas,4desember

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you