Page 1

andalas HARIAN

L U G A S

D A N

C E R D A S

Selasa, 28 Desember 2010 | No: 1775/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Penerimaan CPNS Pemko Medan

Ada CPNS Tidak Lulus di Website, Tapi Namanya Muncul di Koran Medan-andalas Komisi A DPRD Kota Medan, Senin (27/12) kembali menerima laporan dugaan kecurangan pengumuman hasil seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Pemerintah Kota (Pemko) Medan. Kasusnya sama seperti yang sebelumnya sudah diterima Komisi A DPRD Medan pada Kamis (23/12) lalu, yakni mengeluhkan tidak tercantumnya nama mereka pada pengumuman hasil seleksi di sejumlah media cetak di Medan , tetapi di website Penerimaan CPNS Pemko Medan dinyatakan lulus. Peserta seleksi CPNS Pemko Medan yang mengadukan nasibnya ke Komisi A DPRD Medan , Senin (27/ 12) adalah Maria Arbina Tambun dan Agrefina Br

Sembiring. Keduanya mengadukan nasibnya ke Komisi A DPRD Medan karena merasa “dipermainkan” dengan hasil pengumuman seleksi CPNS Pemko Medan. Maria Arbina Tambun, lulusan S-1 Hukum dari USU tahun 2010 dengan predikat cumlaude 3,64 mengatakan, dalam website Penerimaan CPNS Pemko Medan, dia dinyatakan lulus di formasi Analisa Hukum dengan nomor ujian 2263050661 dan telah dijadwalkan pemberkasan ulang pada tanggal 28 Desember 2010. Anehnya, dalam website tersebut sampai saat ini, Senin (27/12) sekitar pukul 11.00 WIB namanya masih tercantum sebagai peserta yang lulus atas seleksi peneBersambung ke Hal. 15

JELANG FINAL KEDUA Pesepakbola timnas Indonesia berlatih jelang pertandingan leg kedua final AFF Suzuki Cup 2010 di Lapangan PSSI Senayan, Jakarta, Senin (27/12). Pertandingan tersebut akan berlangsung pada 29 Desember 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan Jakarta.

Tubuh Markus Bengkak Diteror Serbuk Aneh • Belum Pasti Dimainkan Jakarta–andalas Teror yang dialami oleh pemain timnas Indonesia tidak hanya berupa sinar laser saat pertandingan berlangsung di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, kemarin. Namun, Tim Merah Putih rupanya juga diteror dengan serbuk aneh yang ditabur di lapangan tempat latihan. Demikian dikatakan Nurdin saat ditemui wartawan usai ikut menyaksikan latihan tim di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Senin (27/12), setelah

melakoni pertandingan di Bukit Jalil tadi malam, di mana skuad Garuda kalah Bersambung ke Hal. 15

90 MENIT LAGI...! DIMINTAI KETERANGAN–Ketua Tim Investegasi Mahkamah Konstitusi Refly Harun (kanan) usai dimintai keterangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta, Senin (27/12). Refly diminta keterangan terkait dua laporan yang masuk ke KPK, salah satunya kasus dugaan upaya penyuapan kepada hakim konstitusi.

Refly Sudah Diperiksa KPK, Selanjutnya JR Saragih Jakarta–andalas Refly Harun menjadi orang pertama yang dimintai keterangan KPK terkait kasus dugaan suap di Mahkamah Konstitusi (MK). Refly yang juga ketua tim investigasi MK menyerahkan kewenangan sepenuhnya kepada KPK untuk memanggil pihak-pihak selanjutnya. "Itu terserah KPK sajalah, tidak ada harapan-harapan khusus, yang jelas saya senang dapat diperiksa pertama kali," ujar Refly usai menjalani pemeriksaan di KPK, Senin (27/12) malam. Refly diperiksa KPK selama 9 jam dan keluar dari gedung KPK pukul 18.54 WIB, tanpa didampingi satu orang pun koleganya. Mengenai lamanya waktu pemeriksaan ini, Refly menjelaskan bahwa itu disebabkan karena alasan-alasan

teknis saja. "Ya seperti sholat, dan makan," terangnya. Refly sendiri kemarin dimintai keterangan terkait dengan laporan tim investigasi MK yang sudah diserahkan ke KPK beberapa waktu yang lalu. Mantan ketua tim investigasi MK ini menjelaskan dia memberikan keterangan sesuai isi testimoni mengenai dugaan suap di MK. Pakar hukum tata negara ini menerangkan, yang disampaikannya di depan penyelidik KPK, selama kurang lebih 9 jam dan baru keluar pukul 19.00 WIB. Dia diperiksa terkait dua kasus yang disinyalir terdapat aksi penyuapan hakim MK. Dua kasus tersebut yakni sengketa pemilihan Bupati Simalungun dan Judicial Bersambung ke Hal. 15

KEKALAHAN memalukan atas Malaysia di final leg I di Stadion Bukit Jalil, Minggu (26/12) malam WIB juga dirasakan sejumlah pemain Timnas. Melalui situs mikroblogging, Twitter, mereka umumnya tidak mengira bisa kebobolan tiga gol tanpa balas. Tapi keoptimisan untuk membalas kekalahan di pertemuan kedua

tetap membuncah di dada anakanak "Garuda" itu. Melalui akun twitter-nya, gelandang Ahmad Bustomi berpendapat bahwa kekalahan ini merupakan sebuah teguran dari Yang Maha Kuasa. "Sebuah tamparan dr Alloh untuk kita semua bahwa kita belum juara, belum apa-apa, tapi sudah banyak yang

takabur!" tulis gelandang Arema Indonesia itu dalam akun twitter @bustomi_19. Apa yang dikatakan Bustomi bisa diterima. Untuk urusan final di Piala AFF Bersambung ke Hal. 15

Cara Media Malaysia Mengulas Kekalahan Indonesia Kemenangan tim sepak bola Malaysia atas Indonesia 3-0 dalam laga final Piala AFF di Kuala Lumpur, Ahad lalu, menjadi headline di hampir semua media cetak Malaysia edisi Senin. Berita soal kesuksesan anak buah K. Rajagobal tak hanya menghiasi halaman olah raga, namun juga halaman umum.

ORAN Utusan Malaysia membuat headline, “Malaysia Menang Bergaya” dilengkapi dengan foto ukuran besar Safee

K

Kurnia Mega mengikuti latihan jelang pertandingan leg kedua final AFF, Senin (27/12). Kemungkinan Kurnia Mega akan diturunkan dalam pertandingan yang berlangsung pada 29 Desember 2010.

Sali sedang menyundul bola ke gawang Markus. Di halaman dua, Koran plat merah ini memberitakan ucapan selamat yang diberikan Perdana Menteri

Malaysia Najib Razak kepada Timnas Malaysia. “Najib Ucapkan Selamat Kepada Timnas Malaysia”, demikian judul yang dipilih Utusan. Sementara di halaman 30, Utusan Malaysia menempatkan foto para suporter Malaysia dan Indonesia yang memenuhi Stadion Bukit Jalil dengan judul “Lautan Harimau”. Ulasan lengkap tentang hasil pertandingan pertama AFF 2010 ditempatkan Utusan di halaman 31. Dengan mengutip pernyataan Alfred

Riedl, Utusan menulis “Peluang bangkit Tipis; Riedl”. Dan juga ada judul lainnya “Bukan Pancaran Laser, Tapi Gol Pertama Penyebab Indonesia Tumbang ”. Sementara di halaman belakang, Utusan menempatkan judul besar: “Harimau Baham (Terkam) Garuda”. Koran Malaysia lainnya, Berita Harian, membuat headline: “Indonesia Tertekan” di halaman depan dilengkapi dengan foto pemain bersama ketua Asosiasi Sepakbola Malaysia (FAM/ Football Association of Malaysia), Sultan Ahmad Shah dan Menteri Pemuda dan Olah raga Malaysia, Ahmad Shabery Cheek. Sama halnya dengan koran Bersambung ke Hal. 15


Selasa 28 Desember 2010

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

Marak, Penyambungan Air Tirtanadi Tanpa Meteran

andalas Lugas & Cerdas PENERBIT PT. Star Media Internusa d/h. PT. Inti Media Nusantara PEMBINA Dr Eggi Sudjana SH MSi PEMIMPIN UMUM/PEMIMPIN REDAKSI Iskandar ST WKL PEMIMPIN UMUM/WKL PEMIMPIN REDAKSI/PENJAB H Baharuddin WAKIL PEMIMPIN REDAKSI II Dedy Ardiansyah WAKIL PEMIMPIN UMUM MA Siddik Surbakti, Christoffel Manurung SH MH PEMIMPIN PERUSAHAAN Amiruddin REDAKTUR PELAKSANA Agus Salim Ujung, Gusliadi Ritonga SEKRETARIS REDAKSI Windari REDAKTUR Hamdani Nasution, Asril Tanjung, Hermawan,Yonan Febrian STAF REDAKSI Asiong, Robenson Sidabariba, Yunan Siregar, Raja P Simbolon Irwan Ginting,Ika Ramadhani, Felix Sidabutar FOTOGRAPHER Rony Muharrman SIRKULASI Eddy H. Tambunan IKLAN Syarifah PENASEHAT HUKUM Syahril SH SpN; Nur Alamsyah SH MH; Abu Bokar Tambak SH MHum; A Herwan Bispo SH. ALAMAT REDAKSI/ TATA USAHA Jalan T Amir Hamzah Ruko Kompleks Griya Riatur Indah No. 182-184-186 Medan NOMOR REKENING BRI Unit Kapten Muslim Medan a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 3383-01-027966-53-5 BCA KCP Tomang Elok a/n Amiruddin Mendrofa No. Rekening 7865078382 Iklan Warna (FullColour) Rp. 15.000/mm kolom Iklan Hitam Putih Rp 10.000/mm kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 3.500/mm kolom TELEPON (061) 8449800 FAKSIMILE (061) 8462800 EMAIL andalasmedan@gmail.com PENCETAK CV. Grafika Sumatera. Isi di Luar Tanggungjawab Pencetak

EDITORIAL

Tak Perlu Mencari Kambing Hitam GARA-gara antrian tiket final Piala AFF, kekisruhan terjadi di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Cilakanya kekisruhan itu terjadi menjelang partai final di negeri jiran Malaysia, yang berakhir dengan cerita memilukan, kalah dengan skor telak 0-3. Berbagai perilaku kekerasan yang terus mencuat di atas panggung sosial bangsa ini. Bahkan, sudah banyak yang menjadi korban, baik secara fisik maupun psikis. Semangat multikultural yang jelas-jelas menjadi basis awal berdirinya negara-bangsa pun sempat ternoda. Sikap eksklusif vis a-vis hidup berdampingan secara damai menjadi bagian dari wajah toleransi yang terkoyak. Ironisnya, di tengah makin menguatnya konflik di tengah masyarakat kita, negara seolah-olah tak sanggup berbuat apa-apa. Benih-benih kekerasan seperti terus dibiarkan menjadi bahaya laten yang setiap saat gampang tersulut menjadi api yang kian membesar. Jika situasi seperti ini terus terjadi, landasan hidup berbangsa yang beragam di bawah panji-panji Bhinneka Tunggal Ika akan semakin terancam. Kelompok minoritas yang menjadi bagian inheren dari negara akan makin tersisih akibat pemahaman sikap eksklusif cenderung berlebihan. Mereka yang merasa dirinya menjadi bagian dari kelompok mayoritas makin terjebak ke dalam pasungan nilai-nilai primordialisme sempit, sehingga tak segan-segan melakukan aksi massa secara masif untuk menindas kelompok minoritas. Berlarut-larutnya sejumlah permasalahan yang terjadi di negeri ini, karena tidak kunjung disiasati negara dengan optimal, telah membuat kondisi negeri semakin karut-marut. Di saat timnas Indonesia sukses melangkah ke final saja misalnya, terjadi kekisruhan karena ketidakmampuan menangani permasalahan yang sebenarnya sederhana, persoalan penataan penjualan tiket. Konon pula permasalahan kebangsaan yang lebih kompleks, tentu semakin tidak jelas juntrungannya. Semangat keindonesiaan adalah satu untuk semua dan semua untuk satu (one for all and all for one). Dalam konteks ini, kita layak mengapresiasi kearifan para pendiri negara yang dengan amat sadar dan visioner memandang Indonesia bukan sebagai negeri mono-agama dan monokultur, melainkan sebagai negara berbhinneka yang memiliki kekayaan keyakinan, budaya, kearifan lokal, dan berbagai atribut lokalitas lain. Perbedaan-perbedaan semacam itu justru perlu dikelola secara arif sehingga bisa dirajut menjadi sebuah kekayaan hidup berbangsa dan bernegara. Jika kenyataan seperti ini diingkari, maka semangat keindonesiaan itu makin lama makin memudar. Imbas yang muncul kemudian adalah semangat untuk saling menguasai dan menindas. Negara akan makin tak berdaya apabila situasi seperti itu mengakar dan memfosil dari generasi ke generasi. Mumpung masih dalam suasana Natal, yang sarat dengan pesan-pesan kasih sayang dan kedamaian. Kesadaran kolektif terhadap situasi kebhinnekaan perlu terus ditumbuhkan dan ditanamkan kepada segenap anak bangsa di berbagai lapis dan lini kehidupan masyarakat. Jangan sampai karena persoalan sepele, kepentingan yang lebih prinsipil dan hakiki menjadi terkorbankan. Kalah dan menang dalam dunia olah raga serta berbagai bidang kehidupan lainnya, merupakan hal yang lumrah. Jangan sampai kekalahan, kemudian berujung pada pencarian kambing hitam dan di saat meraih sukes, ramai-ramai mengklaim diri sebagai pahlawan.(**)

2

andalas/yunan siregar

KAKI BENGKAK-Asnita (50) menunjukkan kondisi kakinya yang membengkak dan sudah dideritanya selama 31 tahun. Untuk menopang hidupnya sehari-hari, dia dagang jajanan anak-anak tidak jauh dari rumahnya, Jalan Brigjen Katamso Kampung Aur, Kecamatan Medan Maimun.

Asnita Nan Malang

31 Tahun Menderita Kaki Bengkak Medan-andalas Berbekal semangat untuk terus berusaha. Inilah yang terpatri kuat di hati seorang wanita yang lebih separuh usianya harus menanggung derita akibat penyakit pembengkakan pada kaki kanannya. Bahkan penyakit tersebut juga tidak diketahuinya jenis apa, sekalipun sudah berobat di negeri jiran, Malaysia, sewaktu menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI). "Penyakit itu mulanya menyerang kaki saya pada tahun 1979 sepulang dari Jakarta," kenang Asnita, Senin (27/12) sambil mencari nafkah dengan menjual jajanan anak-anak tidak jauh dari rumahnya, Jalan Brigjen Katamso Kampung Aur No 8 Samping Masjid Kecamatan Medan Maimun. Wanita nan malang yang kini berusia 50 tahun ini bercerita, awalnya penyakit pembengkakan pada kaki kanannya bermula saat ia hendak mencuci pakaian di tepi Sungai Deli. Entah mengapa, belum lagi mulai mencuci, ia melihat ada kemerahan pada kakinya. Merasa khawatir, Asnita yang hingga kini belum berumah tangga inipun pulang dan tidak jadi mencucui pakaian. "Malamnya badan saya demam dan diolesi balsam. Tapi saya terus

muntah-muntah dan sakit kepala," ujarnya. Parahnya, kakinya yang semula hanya memerah, kini mulai merasakan rasa sakit. Di bagian pangkal pahanya, seperti ada kelenjar kecil, dan makin lama makin membesar. Pembesaran itu paling dirasakannya sejak tahun 1985. Akibatnya, Asnita hanya bisa merangkak. Dia lalu mencoba berobat ke seorang shinse atas anjuran seorang temannya. "Selama 10 tahun sejak tahun 85 hingga tahun 95 saya di rumah aja. Kadangkala, saya tidak sadar, darah sudah keluar dari kaki saya yang membengkak. Kaki saya lalu kempes seiring keluarnya air melalui luka," ungkapnya. Setelah berobat ke shinse dengan meminum ramuan berupa jamu, kaki Asnita mulai mengecil. Tapi bila cuaca dingin, bengkak pada kakinya kembali kambuh. Tapi, rasa ingin sembuh yang kuat, membuat Asnita tidak putus asa. Pada tahun 1996, sambil bekerja sebagai TKI selama lebih kurang satu tahun, ia menyempatkan diri berobat ke salah satu rumah sakit di Malaysia. Namun, di sinipun ia tidak mendapatkan jawaban yang pasti mengenai penyakti yang dideritanya. "Padahal, darah, urine dan jantung saya sudah diperiksa. Dokter bilang, tidak ada masalah, bersih semua," kata Asnita lagi. Ia juga bersyukur punya majikan yang baik hati, karena dengan kondisi sakit masih mau menerimanya bekerja. Ketika dia minta pulang ke Medan, sang majikan juga melepasnya dengan baik. "Majikan saya memberikan saya uang pesangon beberapa bulan gaji, dan

memulangkan saya dengan pesawat terbang," imbuhnya. Di Medan, Asnita terus berobat dengan menjalani rawat inap di salah satu rumah sakit swasta berbekal kartu miskin tahun 2008. Namun penyakitnya tidak juga sembuh. "Udah habis uang jutaan, cincin dan rantai yang saya miliki saya jual demi kesembuhan penyakit saya ini,. Kalau dipikir, biaya sudah bisa membuat satu rumah," ucapnya lirih. Kenangnya, kalau sakit yang dideritanya datang, rasanya kepala dan kaki seperti mau putus. "Pernah saya minta agar dioperasi aja, tapi dokter bilang apanya yang mau dioperasi," katanya. Walau dengan kondisi kaki yang sakit, si sulung dari 8 bersaudara yang tinggal bersama keponakannya ini, harus tetap mencari nafkah. Ia berjualan jajanan anak-anak dengan sebuah meja kecil. Dari usahanya ini, ia tetap menyisihkan uang buat membeli ramuan berupa jamu untuk penyakit yang dideritanya. "Memang pernah orang pintar (paranormal-Red) pernah bilang, saya mengalami penyakit aneh ini setelah seekor ular melintas di depan kaki saya saat hendak menyuci pakaian di Sungai Deli. dan ini dirasakannya. Tapi saya tak begitu percaya itu. Yang saya lakukan lima tahun ini, saya terus berdoa dan salat termasuk salat Tasbih, meminta kepada Allah agar penyakit saya disembuhkan. Alhamdulillah, penyakit saya yang biasanya kambuh menjelang puasa, sekarang tidak lagi. Pada puasa Ramadhan lalu, Alhamdulillah saya bisa berpuasa," ucapnya. (YN)

Penyakit Kaki Gajah Ditularkan Melalui Nyamuk KEPALA Seksi Bimbingan Pengendalian Wabah dan Bencana Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumut, Suhadi mengatakan, kemungkinan penyakit yang diderita Asnita adalah penyakit kaki gajah (filariasis atau elephantiasis). Di Sumut, penyakit ini banyak ditemukan di Kabupaten Deli Serdang dan Labuhan Batu. "Di Medan memang ada ditemukan, tetapi tidak banyak. Karena kaki gajah biasanya banyak terdapat di daerah rawa-rawa, parit, dan hutan," kata Suhadi kepada wartawan di Medan, Senin (27/12). Penyakit kaki gajah, tambahnya, termasuk penyakit menular yang disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan melalui berbagai jenis nyamuk. Setelah tergigit nyamuk, parasit (larva) akan menjalar dan ketika sampai pada jaringan sistem

limpa, maka berkembanglah menjadi penyakit tersebut. Tidak seperti malaria dan demam berdarah, filariasis dapat ditularkan oleh 23 spesies nyamuk dari genus anopheles, culex, mansonia, aedes & amigeres. "Penyakit ini bersifat menahun (kronis) dan bila tidak mendapatkan pengobatan. Penyakit ini dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki," ucap Suhadi. Penyakit kaki gajah, tambahnya, bukanlah penyakit yang mematikan, namun bagi penderita mungkin menjadi sesuatu yang dirasakan memalukan, bahkan dapat mengganggu aktifitas sehari-hari. Dikatakan, penyakit kaki gajah ada obatnya. Penanganan dini terhadap penderita penyakit kaki gajah adalah membasmi parasit atau larva yang berkembang dalam tubuh

penderita, sehingga tingkat penularan dapat ditekan dan dikurangi. "Dietilkarbamasin {diethylcarbamazine (DEC)} adalah satu-satunya obat filariasis yang ampuh baik untuk filariasis bancrofti maupun malayi, bersifat makrofilarisidal dan mikrofilarisidal. Obat ini tergolong murah, aman dan tidak ada resistensi obat. Penderita yang mendapatkan terapi obat ini mungkin akan memberikan reaksi samping sistemik dan lokal yang bersifat sementara dan mudah diatasi dengan obat simtomatik," tutur Suhadi. Sementara itu, WHO mencatat, penyakit kaki gajah umumnya banyak terdapat pada wilayah tropis, seperti Asia Selatan (India dan Bangladesh ), Afrika, Pasifik dan Amerika. Belakangan banyak pula terjadi di Asia Tenggara seperti Thailand dan Indonesia. (YN)

Medan-andalas Pelayanan Manajemen PDAM Tirtanadi khususnya Cabang Padang Bulan dinilai semakin hari semakin buruk. Pasalnya, selain pencatatan meteran air di rumah-rumah warga sering tidak akurat, pencurian air juga marak di wilayah kerja PDAM Cabang Padang Bulan. Informasi diperoleh andalas dari salah seorang petugas pencatat meteran air di Kelurahan Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, sedikitnya 626 rumah warga di wilayah kerja Cabang Padang Bulan telah tersambung air PDAM Tirtanadi tanpa memiliki meteran. Penyambungan air PDAM Tirtanadi tanpa meteran tersebut diperkirakan terjadi sejak Juli 2010 lalu, dan hingga kini beberapa di antaranya masih terus tersambung tanpa ada upaya pembongkaran dari pihak PDAM Cabang Padang Bulan. "Di komplek Perumahan Citi Garden blok D ada sekitar 27 rumah tersambung air PDAM Tirtanadi yang tidak memiliki meteran. Itu sudah kita laporkan, tetapi sudah dibongkar atau belum, saya tidak tahun pasti. Namu yang jelas lebih dari 3 bulan mereka mengunakan air secara ilegal," kata petugas pencatat meteran air yang tidak mau disebut namanya, Senin (27/12). Sedangkan sisanya, sekitar 599 rumah tersambung tanpa meteran, menurutnya, tersebar di berbagai kawasan wilyah kerja PDAM Cabang Padang Bulan. Dan, yang melakukan penyambungan itu disebut-sebut CV Bintang Abadi. "CV Bintang Abadi ini merupakan salah satu rekanan paling lama di PDAM Cabang Padang Bulan ini. Rekanan ini juga disebut-sebut melakuan pemasangan liar di Komplek Citra Garden yang merugikan perusahaan hingga ratusan juta rupiah," katanya. Kondisi tersebut bisa terjadi, menurutnya, tidak lepas karena ada unsur pembiaran dan bahkan diduga dibeking oleh pihak-pihak pejabat teras PDAM Tirtanadi. Sebab, rekanan yang mengerjakan proyek-proyek di Cabang Padang Bulan ditunjuk langsung oleh Direksi. "Saat ini saja, di kantor Cabang Padang Bulan ada dua rekanan baru yang dititipkan langsung oleh Direksi kepada Kepala Cabang Padang Bulan," tandasnya. Sementara itu, Koordinator Badan Anti Korupsi Indonesia (Bakinda) Sumut Budi Sormin mengatakan, pelayanan manajemen PDAM Tirtanadi semakin hari memang semakin memburuk. Pemasangan air ke rumah warga sudah menjadi ajang kepentingan dan memperkaya pribadi oknum-onum tertentu. "Kita miris melihat kodisi di PDAM itu. Prosedur pemasangan air bagi warga menengah ke bawah sangat dipersulit bahkan banyak yang ditolak, tetapi bagi kalangan menengah ke atas prosesnya cepat dan mudah. Seperti warga yang di Citra Garden, air bisa mengalir ke rumah penduduk tanpa meteran," katanya. Kepala Cabang PDAM Tirtanandi Padang Bulan Riana Barus saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya terkait maraknya penyambungan tanpa meteran tersebut, tidak mau memberikan komentar. Riana hanya menyarankan agar menghubungi Humas PDAM Tirtanadi. "Saya tidak bisa memberikan keterangan, silakan hubungi Delviandri, Humas PDAM Tirtanadi," ujarnya singkat. Sementara itu, Kepala Divisi Public Relation PDAM Tirtanadi Ir H Delviyandri MPsi menjelaskan, persoalan maraknya sambungan air tanpa meteran di wilayah pelayanan Cabang Padang Bulan ini sudah diselesaikan sesuai aturan di PDAM Tirtanadi. "Masalah ini sudah selesai, sesuai dengan aturan perusahaan," jawab Delviyandri singkat melalui layanan pesan singkat (SMS) yang dikirim kepada andalas tadi malam.(BEN/GUS)

Eksekusi Register 40 Kian tak Pasti Medan-andalas Pelaksanaan eksekusi kawasan hutan register di Padanglawas yang sebelumnya dikuasai perusahaan milik Darianus Lungguk (DL) Sitorus, kian tak pasti. Dalam pertemuan bersama antara Kejaksaan Tinggi Sumut, Kepolisian Daerah Sumut, dan Kementerian Kehutanan, kemarin, belum ada kesepakatan waktu pelaksanaan ekeskusi. "Masih kita bicarakan bersama lagi dengan pusat, dengan menteri," ucap Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno, kemarin. Dia menyatakan, pihaknya belum bisa menentukan kepastian waktu pelaksanaanya. Sebab, prosesnya masih terus dilakukan dengan institusi lintas sektor. "Kalau untuk pengamanan, kami selalu siap. Bergantung nanti kapan dilaksanakannya," tambah Oegroseno. Sementara Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Sution Usman Adji menyatakan, pihaknya masih mencari jalan yang bijak, dalam upaya eksekusi lahan seluas 47 ribu hektar tersebut. "Kita masih mencari kebijakan yang bijak, yang terbaik," ucap Sution. Dia menyatakan, belum adanya kepastian waktu dan tanggal disebabkan masih melakukan kajian lebih dalam proses eksekusi fisik tersebut. Sebab, mengeksekusi lahan yang dihuni ribuan warga selama berpuluh tahun tentunya butuh tenaga ekstra. "Bukan mundur, tapi kita berusaha Desember ini. Namun, pertimbangannya belum bisa, dan nanti diupayakan lagi," jelasnya. Staf Ahli Kementerian Kehutanan Agus Mulyono menambahkan, keputusan kapan waktu pelaksanaannya bergantung kepada esekutornya, dan intitusi pemerintah di daerah. Sebab, Kemenhut tidak paham kondisi yang ada di daerah. "Sekarang tinggal keputusan di daerah saja, kalau pusat tidak tahu situasinya bagaimana," jelasnya. (FEL)


Selasa 28 Desember 2010

KILAS

Rumah Permanen di Jalan Bromo Terbakar Medan-andalas Satu unit bangunan rumah permanen milik Ainal Siregar (67) di kawasan Jalan Bromo Simpang Jalan Ikhlas, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai, Senin (27/12) terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Hanya saja akibat kebakaran itu korban menderita kerugian mencapai puluhan juta rupiah. Sedangkan polisi yang mengusut peristiwa itu masih melakukan penyelidikan. Saksi mata di lokasi kejadian menyebutkan, kebakaran yang tidak sempat menjalar ke rumah penduduk lainnya terjadi diduga akibat terjadinya hubungan arus pendek (korsleting listrik). Pemilik rumah langsung panik begitu melihat gumpalan asap tebal membumbung tinggi di atas rumahnya. Korban berlari keluar rumah sambil berteriak minta tolong. Warga sekitar yang mendengar jeritan tersebut langsung berdatangan dan berusaha membantu korban untuk memadamkan api. Namun usaha mereka tak membuahkan hasil. Api semakin membesar. Kemudian untuk memadamkan api, warga menghubungi petugas pemadam kebakaran dan pihak kepolisian. Tidak berselang lama, petugas pemadam kebakaran turun ke lokasi kejadian dengan membawa empat unit mobil pemadam. Setelah dilakukan penyemprotan, petugas akhirnya berhasil memadamkan api. Kini peristiwa kebakaran itu masih ditangani pihak kepolisian. (HER)

PT KAI Tambah Empat Gerbong Medan-andalas PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah empat gerbong penumpang untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada angkutan Natal dan Tahun Baru di Stasiun Besar Kereta Api (KA) Medan. Kami menyiapkan tambahan empat gerbong pada keberangkatan malam hari dari Medan tujuan Rantau Prapat," kata Humas PT ANTRE - Calon penumpang kereta api KAI Divre I Suantre saat membeli tiket di Stasiun mut-Aceh Irwan, di kantornya, SeBesar KA Medan. nin (27/12). Irwan mengakui, jumlah penumpang terus mengalami peningkatan dibanding hari-hari biasa. Lonjakan penumpang terlihat pada 24 Desember dengan volume 4589 orang dan seat 4426 orang. “Penumpang mudik Natal tahun ini meningkat sekitar 3%,” ujar Irwan. PT KAI, katanya, menyediakan 63 kereta untuk melayani angkutan Natal dan Tahun Baru. Setiap gerbong menyediakan 106 tempat duduk kelas ekonomi, 64 tempat duduk kelas bisnis dan 52 tempat duduk kelas eksekutif. "Kami akan selalu memberikan pelayanan maksimal kepada penumpang. Untuk kereta eksekutif dan ekonomi juga tersedia satu gerbong khusus untuk kereta makan," ujarnya. Selain itu, setiap KAI yang berangkat akan dikawal dua anggota Polri dan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) agar penumpang merasa aman dan nyaman selama berada di kereta. (IKA)

MEDAN KITA

harian andalas | Hal.

3

Bayar Pajak Cukup Lewat Jendela Mobil Medan-andalas Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) melalui Dinas Pendapatan setempat terus menggiatkan sistem “songsong bola” mendekati wajib pajak dengan pelayanan prima dan modern terutama para wajib pajak kendaraan bermotor (Ranmor) agar nyaman menunaikan pajaknya. Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendapatan Sumut H Sjafaruddin SH MM menjawab wartawan di Medan, Senin (27/ 12), sehubungan telah beroperasinya sejumlah layanan pajak modern seperti Samsat Corner di Sun Plaza dan Plaza Medan Fair, Samsat Gerai di Medan Marelan dan Indrapura Labuhanbatu Utara, serta teranyar Samsat Drive Thru di areal perparkiran Kantor Pusat Bank Sumut Medan yang diluncurkan 22 Desember lalu. Semua sistem layanan pajak modern ini melengkapi pemenuhan kenyamanan wajib pajak seperti layanan Samsat Drive Thru membuat wajib pajak tidak perlu turun dari kendaraannya melainkan cukup membayar pajak kendaraan dari jendela mobil dengan menyiapkan dokumen yang

andalas/irwan ginting

MENINJAU - Kepala Dinas Pendapatan Provinsi Sumut H Sjafaruddin SH MM (tengah depan) meninjau operasional Samsat Drive Thru di areal perparkiran Kantor Pusat Bank Sumut yang merupakan layanan modern bagi wajib pajak membayar pajak kendaraan bermotor tanpa turun dari mobilnya. dibutuhkan meliputi STNK, Jam pelayanan pukul 10.00 BPKB, KTP asli beserta foto- hingga 15.00 WIB setiap hari kopinya serta membawa ken- kecuali hari libur nasional. daraan yang akan diproses pajaknya ke Lokasi Pelayanan Pajak Modern di Sumut loket Drive Thru. “Pelayanan Drive  Samsat Corner di Sun Plaza Medan Thru ini adalah coun-  Plaza Medan Fair ter layanan terbatas  Samsat Gerai di Medan Marelan yang disediakan khu-  Samsat Gerai di Indrapura Labuhanbatu sus melayani pemba-  Samsat Drive Thru di Areal Perparkiran Kantor Pusat Bank Sumut Medan yaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), pengesahan STNK Tahunan Tahap awal difokuskan pada dan pembayaran SWDKLJJ. mobil pribadi sambil memonitor

Pegawai Dishub Ambil Alih Pengelolaan Parkir

Pengelola Parkir Ngadu ke Fraksi Golkar Medan-andalas Sejumlah pengelola parkir di Kota Medan, Senin (27/12) meramaikan ruang Fraksi Golkar DPRD Kota Medan untuk meminta keadilan. Pasalnya, lahan parkir yang mereka kelola selama ini akan diambilalih dan dikelola oleh pegawai Dinas Perhubungan Kota Medan, tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Salah seorang pengelola parkir berinisial FS mengatakan, kedatangan pihaknya ke Fraksi Golkar DPRD Kota Medan untuk meminta keadilan. Pasalnya, Dishub Kota Medan akan mengalihkan penanganan masalah perparkiran di Kota Medan dari pihak pengelola parkir kepada pegawai Dishub Medan. “Hal ini dilakukan Dishub Kota Medan karena menanggapi temuan Badan Pemeriksa Keuangan tentang masalah perparkiran,” kata FS. Seharusnya, sambung FS, Dishub Kota Medan jangan senaknya saja membuat peraturan. Kalau memang benar untuk penanganan masalah perparkiran harus dialihkan, kenapa tidak ada konfirmasi kepada pihak pengelola parkir yang selama ini menangani perparkiran di Kota Medan. "Kami tidak diberitahu sedikitpun oleh Dishub Medan tentang temuan BPK dan harus mengalihkan penanganan parkir," bebernya. Terkait masalah tersebut, Anggota Fraksi Golkar DPRD Medan Ilhamsyah mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan seharusnya berpikir dan bertindak tegas terhadap pegawai Dishub Kota Medan. Setelah sekian lama pengelola parkir menangani masa-

lah perparkiran di Kota Medan harus dialihkan hanya karena ada temuan dari BPK tentang pengawasan parkir yang ada di Kota Medan. “Dishub saja tidak bisa mengatur jalan dan arus lalu lintas, konon lagi mengatur perparkiran. Apakah Dishub dengan pegawai sekitar dua ribuan sanggup menangani masalah parkir di Kota Medan?,” katanya Ilham. Sementara itu, menurut Anggota Fraksi PKS DPRD Medan Muslim Maksum, perlu adanya sosialisasi dan penyampaian komunikasi yang baik dengan temuan BPK ke pengelola parkir Kota Medan. Pengelola parkir yang merupakan perintis untuk lahan parkir seharusnya mendapat perhatian dan penghargaan khusus dari Dishub Kota Medan. “Mereka para pengelola parkir harus lebih diperhatikan dan jangan terkesan mereka dibuang begitu saja,” katanya. Untuk masalah ini, sambungnya, pihaknya dalam waktu dekat akan memanggil Dishub Kota Medan guna membicarakan dan mencari solusi atas masalah tersebut. “Untuk ke depannya solusi yang kita harapkan agar kebijakan itu harus lebih bijak,” katanya. (BEN)

perkembangannya apakah memungkinkan untuk kendaraan lainnya,” ujarnya. Samsat Drive Thru, lanjutnya, merupakan terobosan baru Dinas Pendapatan melalui Tim Pembina Samsat Sumut guna melengkapi sistem Utara pelayanan, dan saat ini telah dioperasionalkan 32 Samsat (14 di antaranya dimekarkan dalam 4 tahun ini) dilengkapi juga operasional 11 unit bus keliling,

satu unit bus Samsat Drive Thru Keliling, dua Samsat Corner dan dua Samsat Gerai yang mulai operasional 14 Oktober 2010 di Medan Marelan dan 23 November 2010 di Indrapura Labuhanbatu Utara. “Selain itu Samsat Pematang Siantar dan Samsat Kisaran sedang dalam proses penilaian Tim Independen di bawah koordinasi Menpan dan Reformasi Birokrasi guna mendapatkan Sertifikat ISO 9001-2008. Tahun 2011 akan diajukan proses sertifikasi ISO 9001-2008 pada Samsat Padang Sidempuan dan Penyabungan dan juga direncanakan pengoperasian Samsat Corner di Thamrin Plaza dan Plaza Paladium Medan serta Samsat Gerai di Tembung, Belawan, Sibolga dan Perbaungan,” jelasnya. Tentang penghargaan Piala Citra Pelayanan Prima (CPP) yang baru-baru ini diterima Samsat, Kadispendasu mengatakan hal itu adalah ‘reward’ dari suatu kinerja optimal dengan menggerakkan kemampuan yang ada lalu pemerintah pusat menilai Sumut wajar mendapat piala. “Intinya ini adalah hasil kerja Tim Pembina Samsat yang solid. Secara pribadi saya cukup puas karena tahun 2008 saya juga menerima Piala dari Presiden RI Bapak H Susilo Bambang Yudhoyono dan tahun 2010 dari Wakil Presiden Bapak H Boediono di Istana Wapres pada 15 Desember lalu,” ujar Kadispendasu. (WAN)

Honorer Harus Diprioritaskan Jadi PNS Medan-andalas Anggota DPRD Sumut Brilian Moktar SE menegaskan, tenaga honorer yang sudah bertahun-tahun mengabdi di institusi pemerintah dan masyarakat, harus diprioritaskan mengikuti dan diluluskan dalam seleksi calon pegawai negerisipil (CPNS). Brilian mengemukakan hal itu saat menerima delegasi 8 tenaga kerja sukarela (TKS) yang sudah sejak tahun 2003 mengabdi sebagai tenaga pendamping masyarakat melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) di ruang Fraksi PDIP, Senin (27/12). Salah seorang tenaga honorer itu, Jhonny Syahputra Salam SS menyebutkan, dirinya bersama 33 rekannya pada tahun 2003 lalu direkrut Disnakertrans Sumut menjadi tenaga kerja sukarela/pemuda mandiri profesional (TKS/ PMP),dan bekerja sesuai dengan daerah asal masing-masing. Menurut Jhonny, dalam menjalankan tugas sebagai TKS/PMP itu, mereka dibekali dana Rp 10 juta, yang dijadikan sebagai modal untuk mendorong pengembangan jiwa kewirausahaan di tengah masyarakat. "Dana itu selalu dapat kami pertanggungjawabkan alokasinya," katanya.

Dalam setiap menjalankan tugas sebagai tenaga kerja sukarela itu, mereka selalu dibekali dengan SK. Namun sejak tahun 2008, mereka tidak lagi mendapatkan SK, kendati tugas tetap dijalankan seperti biasa. "Hal inilah kemudian menjadi kendala bagi kami untuk bisa diprioritaskan saat mengikuti seleksi CPNS," katanya didampingi TKS lainnya, Fatimah Hanum dan Sari Hudayana. Terkait dengan permasalahan itu, Brilian Moktar saat itu juga langsung mengontak Kadisnakertrans Sumut Rapotan Tambunan, agar dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi para TKS/ PMP tersebut. Dalam kapasitasnya selaku wakil rakyat yang selalu siap menampung keluh kesah mereka, Bendahara Fraksi PDI Perjuangan ini meminta para TKS/ PMP itu segera menyiapkan SK-SK yang dimiliki selama ini serta berbagai kelengkapan berkas lainnya, untuk segera diperjuangkan pengurusannya ke pihak berkompeten di Jakarta. Brilian menambahkan, pihak-pihak terkait seyogianya tidak mempersulit apalagi coba menghambat peluang para tenaga kerja sukarela itu, untuk mengikuti seleksi CPNS. (UJ)

Sidang Korupsi Ruislag KBM

Saksi: Ramli Pimpin Rapat Pengadilan Negeri (PN) Medan kembali menggelar sidang korupsi ruislag (tukar guling) Kebun Binatang Medan (KBM) dengan terdakwa mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan, Ramli Lubis, Tarmizi dan Heriyono, Senin (27/12). Sidang kali ini menghadirkan saksi Siti Khodijah dan Purnama Dewi, PNS di Pemko Medan. DALAM kesaksiannya di hadaan majelis hakim yang diketui Sugianto dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dharmabella Tymazs, dua saksi yang merupakan PNS di Bappeda Medan itu mengakui, Ramli Lubis yang saat itu menjabat sebagai Sekdako Medan yang memimpin rapat pembahasan ruislag KBM. Siti Khodijah mengakui, dirinya tidak masuk di dalam kepantiaan ruislag. Hanya saja, dia mengaku pernah disodorkan berita acara rapat untuk ditandatangani. “Saya pernah menandatangani berita acara rapat soal ruislag itu. Padahal saya tidak duduk di kepanitiaan. Dan yang saya ketahui, Ramli Lubis sebagai penanggung jawab ruislag tersebut,” kata pegawai Badan Perencanaan Pembangunan Daerah itu.

Saksi lainnya, Purnama Dewi, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Bidang Bina Program di Asisten Ekonomi Pembangunan mengakui dirinya ada duduk di kepanitiaan ruislag KBM. “Dari beberapa kali pertemuan yang saya ikuti, memang Pak Ramli yang selalu memimpin rapat. Pak Ramli menyebutkan ruislag itu sudah ditawar oleh salah satu perusahaan,” tuturnya. Pada sidang sebelumnya, mantan Ketua Tim Pengkaji Rusilag KBM Harmes Joni yang dihadirkan sebagai saksi menyebutkan, Ramli Lubis melakukan intervensi kepada tim rusilag. Bentuk intervensi Ramli dicontohkan Hermes seperti pada rapat pertama tanggal 18 Maret 2004, Ramli sudah memutuskan untuk meninjau lokasi KBM baru di Simalingkar B yang diusulkan PT GKU dan memerintakan sebagaian SKPD untuk melaksanakan studi banding ke Jakarta dan Surabaya serta ke Malaysia dan Singapura. “Meski belum memutuskan pemenang proyek rusilag KBM tersebut, namun terdakwa telah melakukan peninjauan terhadap lokasi KBM yang baru bersama salah satu perusahaan yaitu PT Gemilang Kreasi Utama, bahkan perusahaan ini juga diikut sertakan untuk studi banding, padahal belum ada penentuan pemenang tender,” ujar Harmes. (FEL)


HUKUM & KRIMINAL

Selasa 28 Desember 2010

KILAS

Polsek Patumbak Ringkus Pengedar Sabu Medan-andalas Petugas Reskrim Polsek Patumbak meringkus seorang pengedar narkoba jenis sabu-sabu di kawasan Jalan SM Raja Medan, Senin (27/12) pagi. Saat ditangkap dari tersangka Edy Haryono (41) warga Jalan Cendrawasih Dusun II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, petugas menyita barang bukti satu paket besar sabu seharga Rp700 ribu. Keterangan diperoleh menyebutkan, penangkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat bahwa di kawasan Jalan SM Raja KM 11 Medan ada seorang pria memiliki narkoba. Begitu menerima laporan tersebut, petugas langsung turun ke lokasi dimaksud. Setibanya di lokasi, petugas melihat gerak-gerik tersangka mencurigakan. Kemudian petugas menghampiri tersangka dan langsung menangkapnya. Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan barang bukti sabu dari dalam saku celana tersangka. (HER)

Polres Binjai Tangkap Pemilik Ganja Binjai-andalas Petugas Reserse Narkoba Polresta Binjai dibawah pimpinan Kasat Narkoba, AKP Achiruddin Hasibuan SH MH menangkap seorang pemuda pemilik narkotika jenis ganja di Jalan Datuk Umar Kampung Binjai, Minggu (26/12) sekira pukul 21.00 WIB. Saat ditangkap dari tersangka Bambang (30) warga Jalan Umar Said, Kampung Tangsi, Binjai, petugas menyita barang bukti 11 amplop daun ganja kering siap edar. Guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut bersama barang bukti tersangka diboyong ke Mapolres Binjai. Kapolres Binjai, AKBP Dra Rina Sari Ginting ketika dikonfirmasi andalas melalui Kasat Narkoba, AKP Achiruddin Hasibuan SH MH menyebutkan, barang bukti 11 amplop ganja kering itu rencananya akan di edarkan di daerah Binjai sekitarnya. Polisi yang menerima informasi dari masyarakat langsung melakukan penyelidikan mencari keberadaan tersangka. Setelah menemukan keberadaan tersangka, polisi pun langsung menyergapnya. (TON/HER)

Terkait Tewasnya Tahanan Polresta Medan

Empat Petugas Piket Reskrim Diperiksa Propam Medan-andalas Empat petugas piket Satreskrim Polresta Medan diperiksa petugas Profesi dan Pengamanan (Propam). Pemeriksaan terkait tewasnya seorang tahanan di sel sementara Markas Kepolisian Resort Kota (Mapolresta) Medan, Sabtu (25/12) dinihari. Kasie Propam Polresta Medan, AKP Subeno, ketika dikonfimasi wartawan melalui telefon selular, Senin (27/12) sore membenarkan pihaknya telah memeriksa keempat petugas piket Satreskrim. “Dari hasil pemeriksaan sementara, ke empat petugas piket itu mengaku, kalau tahanan AS, yang terlibat kasus perkosaan itu saat ditemukan gantung diri di ruangan tahanan perempuan sel sementara Polresta Medan belum tewas. “Mereka (keempat petugas piket-red) kemudian membawa AS ke rumah sakit Bhayangkara untuk menyelamatkan korban tapi nyawanya tidak tertolong,” jelas Subeno. Seperti diberitakan sebelumnya, seorang tahanan diketahui berinisial AS (23) warga Medan Area ditemukan sudah dalam kondisi tergantung di sel tahanan, Sabtu (25/12) dinihari. Temuan itu langsung ditindaklanjuti petugas untuk membawa korban ke RSU Pirngadi Medan. Awalnya kasus itu luput dari wartawan, karena pihak Polresta Medan memang terkesan menutupi insiden tersebut. Namun kematian pemuda asal Medan Area itu akhirnya terendus juga, ketika sempat terjadi kericuhan kecil dalam proses penjemputan jasad korban di RSU Pirngadi Medan, Minggu (26/12). Sayangnya, tak satu pun pihak keluarga bersedia menerangkan kronologis kematian korban. Namun dari daftar riwayat yang dikeluarkan polisi, korban dipastikan berstatus tahanan Satuan Reskrim Polresta Medan yang terlibat kasus pemerkosaan gadis idiot. AS sebelumnya ditangkap warga. (HER)

harian andalas | Hal.

4

Surat Pemanggilan Rahudman Masih di Sekneg Medan-andalas Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) masih belum bisa memastikan kapan akan memanggil dan memeriksa Wali Kota Medan, Rahuddman Harahap. Hal itu diungkapkan Kabag Humas Kejatisu, Edi Irsan, di Bandara Polonia Medan, kemarin. "Sampai saat ini kita belum ada memanggil Rahuddman. Surat dari Presiden pun belum kita terima sampai pagi kemarin," ucapnya.

Menurut Edi, semua saksi dan bukti yang diperlukan sudah diserahkan dan dikumpulkan oleh Kejatisu. Namun, pihaknya belum bisa melakukan pemanggilan karena belum menerima surat izin dari presiden. "Kita sudah melakukan prosedurnya. Surat sudah kita kirim. Kalau ditanya sampai dimana saat ini surat itu, tanya langsung ke Sekretaris Negara di Jakarta," tegasnya. (RIL)

andalas/rizaldi

KASUS PENIPUAN CPNS - Kanit Reskrim Polsek Helvetia, Iptu Zulkifli Harahap SH (kanan) tengah menginterogasi tersangka kasus dugaan penipuan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Kasus tersebut kini sedang dalam proses pemberkasan.

Kecelakaan Lalulintas di Sumut, 7 Tewas 17 Luka Berat Medan-andalas Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) yang menggelar Operasi Lilin Toba 2010 dalam rangka pengamanan (PAM) Natal dan Tahun Baru, Sabtu (25/12) dan Minggu (26/12) menemukan 15 kasus lakalantas di Sumatera Utara. Dari 15 kasus, 7 orang meninggal dunia (MD). Sedangkan korban yang menderita luka berat (LB) mencapai 17 orang dan luka ringan (LR) mencapai 21 orang. Untuk penindakan pelanggaran lalulintas pada tiga hari PAM Natal dan Tahun Baru, Poldasu telah mengeluarkan

101 tilang dan 653 teguran terhadap pengemudi kenderaan bermotor. “Penyebabnya macam-macam, ada kelalaian ada juga karena tidak mematuhi peraturan lalulintas,” kata Kasubbid Dok Liput Humas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan, Senin (27/12).

Nainggolan juga menjelaskan, dalam Ops Lilin Toba 2010 tersebut, petugas lalu lintas lebih mengutamakan pelayanan kepada masyarakat. Tindakan atau sanksi yang telah diberikan sebelumnya, seperti tilang karena menilai kesalahan pengemudi kendaraan bermotor telah beragam dan susah untuk diberi pemahaman. “Kalau Ops Lilin ini, kita lebih mengutamakan pelayanan. Kalaupun ada tilang yang diberikan, itu karena pengemudi kendaraan bermotor itu sulit diatur atau diberi pengarahan,” terang Nainggolan. Sedangkan gangguan kam-

Mantan Siswa STPDN Curi Kereta di Komplek Jasa Raharja Medan-andalas Seorang pemuda yang mengaku pernah menjadi siswa Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) dilaporkan mencoba melakukan aksi pencurian sepeda motor (kereta) di Komplek Jasa Raharja Jalan Gatot Subroto Medan, Senin (27/12) sekira pukul 13.00 WIB. Beruntung aksi mereka dapat digagalkan security komplek sehingga satu unit sepeda motor Supra BK 6891 AU milik salah seorang pegawai, Yunus (51) warga Jalan Jermal XII tak berpindah tangan. Selanjutnya guna mempertanggung-jawabkan perbuatannya, tersangka tadi langsung diserahkan ke Polsek Helvetia. Tersangka yang hingga saat ini masih dalam proses pemeriksaan tersebut masing-masing, Riza (26) warga Kompleks Tasbih Blok RR Medan. Keterangan diperoleh, siang itu pelaku bersama temannya masuk ke

dalam Kompleks Jasa Raharja, pada saat itu mereka menggendarai satu sepeda motor. Pada saat akan keluar dari komplek, petugas security melihat mereka mengendarai dua sepeda motor. Security yang merasa curiga, langsung menangkap tersangka. Pada saat itu hanya Riza yang berhasil tertangkap saat mengendarai sepeda motor korban. Akan tetapi rekannya, yang bernama Safri berhasil lolos dari tangkapan security. Sempat terjadi pemukulan terhadap tersangka Riza oleh warga sekitar komplek yang mengetahui kejadian tersebut. Tersangka dapat diamankan oleh polisi yang sedang bertugas patroli di sekitaran Gatot Subroto tersebut. Riza yang mengaku pernah kuliah di STPDN yang berada di Jatinanggor tetapi tidak selesai itu tertangkap saat mencoba membawa kabur sepeda tersebut. Dan sekarang Riza berada dalam tahanan dan dimintai keterangan di Mapolsek Medan Helvetia. Sedangkan Safri dalam pengejaran polisi. (ZAL)

tibmas atau kasus menonjol selama Ops Lilin tersebut hanya terjadi pada hari kedua dan ketiga. Pada 25 Desember di wilayah hukum Polresta Binjai satu kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) jenis roda dua dan penemuan lima pucuk senjata jenis softgun di Bandara Polonia Medan yang kini kasusnya ditangani Polresta Medan. Sementara pada 26 Desember terjadi delapan kasus menonjol di jajaran Polda Sumut. Di Polres Taput diterima laporan satu kasus curanmor yang terjadi di gedung DPRD Taput, satu kasus pencurian dengan

pemberatan (curat) di PTPN III Kebun Bandar Betsi, Simalungun. Kemudian, Polresta Medan menangani dua kasus curanmor masing-masing terjadi di Jalan Wahidin dan Jalan Alfalah Medan, tiga kasus curanmor di Tebing Tinggi yakni di Jalan Sudirman depan toko Union, di Jalan KH Ahmad Dahlan persis di depan toko Cemerlang dan di Jalan Bakti Kelurahan Satria, Tebing Tinggi. Terakhir, terjadi kasus pencurian sawit di wilayah hukum Polres Langkat, tepatnya di kebun Teluk Brohol, Besilam Kabupaten Langkat. (HER)

Polresta Medan Lamban Tangani Kasus Pemerasan Kadis PU Palas Medan-andalas Satreskrim Polresta Medan dinilai lamban dalam menangani kasus pemerasan yang diduga dilakukan HMDN Cs terhadap Kadis PU Palas, Ir Chairul Windu Harahap sehingga terkesan kasus tersebut “jalan ditempat”. Bahkan hingga saat ini pelaku masih bebas berkeliaran meskipun telah resmi masuk ke dalam daftar pencaharian orang (DPO). Dalam kasus ini Jahtanras Polresta Medan sudah pernah mendatangi Hotel Metro yang dijadikan sebagai tempat mangkal pelaku di Jalan kawasan Jalan SM Raja Medan. Bukan itu saja dalam memburu pelaku pemerasan terhadap Kadis PU Palas, Ir Chairul Windu Harahap tersebut polisi juga menggerebek kediaman pelaku lainnya yakni Sabaruddin di Jalan Balai Desa, Amplas Medan, Senin (29/11) malam lalu namun pelaku tidak ada di kediamannya. Menanggapi lambannya proses pemeriksaan tersebut, Kasatreskrim Polresta Medan, Kompol Fadillah Zulkarnaen melalui Kanit Jahtanras AKP Yudi F ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (27/12) melalui telefon selular mengaku, kalau kasus pemerasan itu masih dalam proses pemeriksaan. Bahkan, polisi dalam waktu dekat ini akan memeriksa satu orang saksi lagi. ” Kasusnya masih dalam proses dan kita akan panggil 1 saksi lagi untuk kita

periksa,” jelas Yudi. Sekadar mengingatkan kasus yang menyeret Ucok Mawar ini bermula dari adanya laporan pengaduan Kadis PU Palas, Ir Chairul Windu Harahap MM ke Mapolresta Medan yang telah merasa menjadi korban pemerasan sebesar Rp 2 Miliar yang dilakukan HMDN di Hotel Metro Medan dikawasan Jalan SM Raja Medan. Kasus pemerasan yang dialami Kadis PU Palas dengan Nomor Polisi ( Nopol): LP/2222/IX/2010/SU/Resta Medan tanggal 3 September 2010. Bermula dari HMDN bersama dengan komplotannya serta anak kandungnya,YIN datang ke Hotel Metro Medan untuk ketemu dengan Ir Chairul Windu Harahap untuk menagih proyek yang telah dijanjikan Kadis PU Palas mengingat anak kandung HMDN yakni YIN yang telah menyerahkan uang sebesar Rp 400 juta. Namun setelah satu bulan tak kunjung terealilasi sesuai dengan kesempatan sebelumnya akhirnya YIN bersama dengan ayahnya mendatangi kediaman rumah korban yang berada di Komplek Risva V Medan Johor namun tidak ketemu. Hingga 21 September 2010 sekira pukul 10:00 di Hotel Metro yang berada di jalan SM Raja keduanya dihubungi oleh Ir Chairul Windu untuk diajak ketemuan. Kedatangan Kadis PU Palas inipun langsung disambut keduanya dan menanyakan kelanjutan tender proyek yang telah dijanjikan tersebut. (HER)

Polsek Padang Tualang Dilaporkan ke Propam Polri DINILAI tidak menuntaskan perkara penganiayaan yang dialami Helen Hutabarat (33), warga Afd IX, Desa Sawit Hulu, Kecamatan Sawit Seberang, Kapolsek Padang Tualang, AKP Azhari SE dan penyidik Briptu Panata Fringadi ST dilapor ke Propam Polri.

L

aporan tersebut disampaikan oleh Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Langkat dengan nomor: 009/P2TP2A /LKT/XII/ 2010 bertanggal, 20 Desember 2010 dan ditandatangani oleh Koordinator P2TP2A Kabupaten

Langkat, Togar Lubis SH. Tembusan laporan tersebut juga dilayangkan ke Satgas Pemberantasan mafia Hukum, Kompolnas, Kementerian PP dan PA, Kapoldasu, Kapolres Langkat, Kajari Stabat dan Kanit P3D Polres Langkat. Dalam laporannya ke Propam Polri, P2TP2A Kabupaten Langkat minta agar Propam Polri segera melakukan pemeriksaan terhadap AKP Azhari SE dan Briptu Panata Fringadi. Pasalnya, penyidik dan penyidik pembantu Polsek Padang Tualang tersebut terkesan tidak menuntaskan perkara penganiayaan yang dialami korban Helen Br Hutabarat yang terjadi pada Minggu, 5 September 2010 sekira pukul 08.00 Wib yang dilakukan oleh Johan Saragih (27) warga Afd IX, Desa Sawit Hulu, Kecamatan Sawit Seberang. Akibatnya, korban

menderita bengkak dan memar di bahagian rahang kiri dan kanan serta lukaluka di bahagian lutut kanan. Pagi itu juga korban langsung menyampaikan laporan pengaduan ke Polsek Padang Tualang dengan Nomor Laporan : LP/224/IX/2010/LKT/ SEK-PD-Tualang tanggal, 05 September 2010 dan ditandatangani oleh Briptu Deni Wahyudi selaku anggota SPK Polsek Padang Tualang dan atas laporan pengaduan tersebut Penyi-

dik telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan Nomor : SP.SIDIK/221/ IX/2010/ Reskrim, tanggal 05 September 2010. Terhadap korban juga telah dilakukan Visum Et Revertum (VER) yang dilakukan oleh dokter Lailan Hanifa di Sawit Seberang.

Sejumlah saksi dalam perkara ini telah diambil keterangannya oleh Juper Briptu Panata Fringadi ST. Namun pada, 9 September 2010, Helen Hutabarat malah dilaporkan oleh Magda Br Pasaribu yang merupakan orang tua tersangka Johan Saragih. Magda Br Pasaribu melaporkan Helen dengan alasan bahwa saat kejadian penganiayaan yang dilakukan Johan terhadap Helen dirinya berupaya melerai namun Helen menggigit tangannya. Atas laporan ini akhirnya Penyidik Polsek Padang Tualang juga menetapkan Helen sebagai tersangka penganiayaan.

Anehnya, Kapolsek dan Juper Polsek padang Tualang terkesan lebih berupaya menuntaskan pengaduan Magda Br Pasaribu dan mengenyampingkan perkara Helen selaku korban. Juper juga dinilai sengaja mengenyampingkan keterangan-keterangan saksi yang melihat dan mengetahui bahwa Helen tidak ada menggigit tangan Magda br Pasaribu. Tudingan Magda Br Pasaribu juga dinilai Helen tidak beralasan, sebab saat itu antara Helen dan Magda sedang saling menjambak rambut, jadi bagaimana mungkin Helen dapat menggigit tangan Magda Br Pasaribu. Helen beserta saksi yang diajukannya juga lebih sepuluh kali memenuhi panggilan Polsek Padang Tualang untuk konfrontir dengan pihak Johan Saragih,

namun urung dilakukan dengan alasan pihak Johan Saragih tidak bisa datang. Merasa dirinya dipermainkan oleh polisi, akhirnya Helen mendatangani Kantor P2TP2A Langkat untuk mengadukan nasibnya. “Briptu Panata Fringady ST, selaku Penyidik Pembantu dan AKP Azhari, SE selaku Penyidik Polsek Padang Tualang diduga sengaja berusaha agar perkara Helen Br Hutabarat sebagai korban dikesampingkan dan perkaranya sebagai tersangka naik ke tahap penuntutan. Ini jelas tidak sepantasnya dilakukan oleh Polri dan sangat bertentangan dengan azas kepastian hukum dan rasa keadilan masyarakat” kata Togar Lubis pada andalas, kemarin. (BD)


Selasa

5 EKONOMI-BISNIS Ramayana Obral Diskon Kebutuhan Tahun Baru harian andalas | Hal.

28 Desember 2010

Dana CD Taba Pulp 2009 Sebesar Rp 7,1 M Medan-andalas Dana community development (CD) TobaPulp tahun 2009, dari segi industri dan perdagangan merupakan tahun yang sangat berat karena “krisis keuangan global” ternyata masih bisa mencapai angka Rp7,1 Miliar. Angka dalam mata uang rupiah itu adalah nilai 1 persen dari hasil penjualan bersih (net sales) pulp berdasarkan kurs dolar hari terakhir Desember sebesar Rp9.400. Sama halnya dengan tahun-tahun sebelumnya, dana CD itu dialokasikan untuk membiayai program pemberdayaan masyarakat di kawasan terdekat dengan wilayah kerja perusahaan di delapan kabupaten. Diantaranya, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Pakpak Bharat, Samosir, Simalungun dan Tapanuli Selatan. Humas PT Toba Pulp Lestari (TPL) Chairuddin Pasaribu dalam siaran persnya, Senin (27/12) mengatakan, nilai dana CD TobaPulp atau PT Toba Pulp Lestari, Tbk periode 2003 hingga 2009 menjadi sebesar Rp57,9 Miliar lebih, atau persisnya Rp57.901.479.484. Toba Samosir sebagai kabupaten tempat berdirinya pabrik, yakni di desa Sosorladang, Kecamatan Parmaksian, memperoleh bagian lebih besar, yakni separuh labih dari seluruh dana CD. “Pola pembagiannya adalah 50 persen untuk kabupaten lokasi pabrik dan 50 persen lainnya untuk seluruh kabupaten lokasi HTI (hutan tanaman industri) dan Toba Samosir masih masuk didalamnya,” katanya. Dijelaskan, untuk kabupaten lokasi HTI, setengah atau 25 persen dari seluruh bagian dibagi rata sehingga masing-masing kabupaten memperoleh 3,125 persen. Barulah sisanya dibagi lagi berdasarkan tiga parameter, yakni 10 persen untuk volume produksi kayu tahun berjalan, 8 persen untuk panjang jalan yang dilalui angkutan bahan baku dari HTI ke pabrik di Parmaksian, dan 7 persen untuk luas efektif HTI dan PIR (perkebunan inti rakyat) atau PKR (perkebunan kayu rakyat). “Berdasarkan pola pembagian itu, maka untuk CD TobaPulp 2009 perolehan Toba Samosir sebesar Rp4.186. 546.140,57, Humbang Hasundutan Rp700.222.431,31, Simalungun Rp564. 713.631,41, Samosir Rp427.281. 836,08, Tapanuli Utara Rp406. 323.228,57, Dairi Rp320.713.212,86, Pakpak Bharat Rp262. 644.615,03 dan Tapanuli Selatan Rp236.705.832,18,” ujarnya. Ekonomi dan Sosial Secara umum, dana CD TobaPulp dialokasikan untuk program yang dapat memacu peningkatan ekonomi dan sosial masyarakat secara berkelompok. Program mencakup sektor pendidikan (alat-alat sekolah, bea siswa), kesehatan (pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis), prasarana (pembukaan jalan, pasar, lapangan olahraga), pertanian dalam arti luas (pertanian palawija, peternakan sapi dan babi, perikanan darat), fasilitas umum (air minum, mandi-cuci-kakus), dan kegiataan sosial keagamaan. Program lazimnya diajukan oleh masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan kepada tim pelaksana yang ditunjuk Bupati setempat yang kemudian meneliti dan memverifikasinya sebelum memperoleh persetujuan. Hanya proposal yang disetujui yang kemudian memperoleh pembiayaan dana dana CD. “Dengan demikian penyisihan dana untuk kegiatan CD merupakan wujud dari komitmen indutri pulp (bubur kayured), satu-satunya di Sumatera Utara untuk tumbuh dan berkembang bersama-sama masyarakat, terutama di sekitar wilayah kerjanya,” tandasnya. (BEN)

Medan-andalas Sepekan menjelang pergantian tahun, sejumlah pusat perbelanjaan di Medan obral diskon dalam menjual aneka produk. Pantauan andalas, Senin (27/12). Seperti di pusat perbelanjaan Ramayana Pringgan Jalan Iskandar Muda Medan memasang tarif diskon mulai dari 10 persen hingga 70 persen dari harga normalnya. Di pusat perbelanjaan ini, terlihat pengunjung memilih berbagai macam produk, seperti pakaian, sepatu, makanan dan lainnya. Karena aneka produk tersebut diberikan diskon yang menggiurkan hingga 50 + 20 persen. Store Manager Ramayana Pringgan, Ibnu Ridho mengatakan, program akhir tahun dengan diskon sebesar 70 persen ternyata ikut mendongkrak tingkat penjualan maupun kunjungan konsumen dibanding hari biasa. “Kunjungan konsumen dan penjualan ikut terdongkrak karena diskon yang kita berikan telah merangsang konsumen khususnya umat Nasrani untuk berburu barang keperluan di Ramayana,” ungkap Ibnu. Dia menjelaskan, menjelang perayaan Tahun Baru 2011, Ramayana selalu mengadakan diskon gede-gedean, guna menarik perhatian dan memanjakan pengunjung untuk membeli barang yang murah dengan kualitas baik.

andalas/siong

DISKON - Pusat perbelanjaaan Ramayana Pringgan menggelar diskon besar-besaran untuk aneka produk fashion sepekan jelang penutupan akhir tahun. Sementara itu, salah seorang pengunjung, Ardi Sinulingga saat ditemui andalas mengaku, dirinya berbelanja kebutuhan Tahun Baru dengan membawa uang Rp 500 ribu untuk memenuhi kebutuhan baju baru bagi keempat anaknya. Namun karena mendapat potongan harga di Rama-

Paket Natal dan Tahun Baru Banjiri PT Pos Medan-andalas Memasuki Tahun Baru, PT Pos kebanjiran paket kiriman dari berbagai daerah, mulai dari souvenir, makanan sampai kiriman kartu ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru 2011. Lonjakan paket Natal terjadi pada saat H-2 yaitu pada tanggal 22 Desember. Hal itu dibenarkan A Saladin selaku Spv Marketing PT POS Indonesia

13-16 Januari

(Persero) Medan. “Memang benar lonjakan terjadi pada saat sebelum Natal dan sekarang jelang Tahun Baru, mulai rame lagi paket-paket yang masuk,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Senin(27/12). Menurut dia, tidak seperti biasanya kali ini PT Pos menambah jumlah truk pengangkut paket kiriman yang biasa hanya 1 unit truk. Tetapi, Natal dan Tahun Baru kali ini menambah satu truk lagi menjadi 2 unit truk. “Untuk semua paket pengiriman terjadi peningkatan 15 persen dari hari biasanya,” ungkap Saladin. (IKA)

"andalas Handphone Fair" di Millenium Plaza

Medan-andalas PT Star Indonesia bekerja sama dengan Harian Andalas dan Plaza Millenium akan menyelenggarakan pameran telepon seluler (ponsel) "andalas Handphone Fair" di atrium Millenium Plaza, Jalan Kapten Muslim, Medan. Pameran yang berlangsung pada 13-16 Januari 2011 ini akan menyajikan ribuan unit ponsel berbagai merek baik baru dan bekas, tentu saja dengan penawaran spesial. Puluhan pelaku bisnis ponsel baik distributor maupun penjual ponsel dipastikan turut meramaikan pameran ini dengan menjadi peserta. Tak ketinggalan sejumlah operator seluler juga akan ikut menawarkan produkproduk unggulannya. General Manager PT Star Indonesia Zulham Effendi, Senin (27/12) mengatakan, pameran ini mereka selenggarakan dalam rangka menyambut perayaan Imlek 2011 yang jatuh pada 3 Februari. Menurutnya, minat pelaku bisnis ponsel untuk ikut meramaikan "andalas Handphone Fair" yang baru pertama kali mereka gelar ini cukup menggembirakan. Terbukti dari 32 stan yang mereka siapkan,

60 persen di antaranya sudah laku terjual. "Kami optimis sebelum akhir batas pendaftaran tanggal 12 Januari 2011, seluruh stan sudah habis terisi peserta," ujarnya didampingi Humas PT Star Indonesia Zulfi Azmi. Zulham menjelaskan, tujuan penyelenggaraan pemeran ini adalah sebagai sarana promosi bagi kalangan penjual maupun distributor ponsel dan operator seluler untuk memperkenalkan produkproduk unggulannya kepada masyarakat. Plaza Millenium dipilih sebagai tempat berpameran karena pusat perbelanjaan ini telah menjadi ikon Kota Medan di bidang bisnis penjualan gadget, terutama ponsel baik baru maupun bekas. Apalagi Plaza Millennium kini tidak cuma sebagai pusat bisnis ponsel tetapi tengah mempersiapkan diri menjadi Plaza Digital Center di Kota Medan. Selama pameran, sambung Zulham, para peserta akan memberikan banyak penawaran menarik dan spesial kepada pengunjung baik dalam hal produk maupun harga. "Masing-masing peserta nantinya akan membuat promo khusus

yang diharapkan bisa menarik sebanyak-banyaknya pengunjung untuk datang dan membeli produkproduk yang ditawarkan selama pameran," terang Zulham. Sebagai penyelenggara, pihaknya juga mempersiapkan berbagai acara untuk menyemarakkan pameran. Di antaranya menyuguhkan sejumlah artis penyanyi ternama Kota Medan untuk menghibur para pengunjung Terkait dengan pendaftaran peserta, Zulham menyebutkan, pihaknya menyediakan stan dengan harga cukup terjangkau, yakni berkisar Rp4 juta-Rp7 juta sesuai tipe yang diinginkan. Semua stan, katanta, dilengkapi dengan fasilitas berupa partisi ukuran 3x3 meter, penerangan listrik 2 ampere, lampu TL 40 watt sebanyak 2 buah, kursi lipat 2 buah, dan meja standar 2 unit. Untuk pendaftaran peserta bisa langsung ke Kantor PT Star Indonesia di Komplek Ruko Griya Riatur Indah Jalan T Amir Hamzah No 182-184-186 Medan atau menghubungi Zulham (08126524106), Stem (08126416989), Iqbal (081260800293), Aguan (081260877588), Edi (081370510518), dan Andi (085261801529). (GUS)

Liburan

yana, total harga yang dibayar di kasir hanya Rp 387.000. "Saya sangat terbantu dengan adanya diskon besarbesaran ini, apalagi di saat penghasilan sebagai pedagang pasar tradisional berkurang drastis, karena harga sembako naik,” ungkapnya. Sedangkan pengunjung

lainnya yang juga seorang ibu rumah tangga, Tetty Kaban mengaku, dirinya senang ada diskon besar-besaran di Ramayana, sehingga dia bisa membeli baju baru untuk anakanaknya dengan harga yang relatif murah. “Pastinya senang ada diskon besar-besaran di Rama-

yana, sehingga aku bisa membeli baju baru untuk anak-anak dengan harga yang relatif murah di saat suami bergaji pas-pasan," kata Tetty. Diskon besar-besaran ini tak hanya di Ramayana Pringgan tapi juga bisa ditemui di Ramayana yang berlokasi di pusat perbelanjaan lainnya. (SIONG)

Telkomsel Gratiskan Layanan BlackBerry

Medan-andalas Menyambut musim liburan akhir tahun, Telkomsel menggratiskan layanan BlackBerry Roaming sebulan penuh bagi pelanggan kartuHALO yang berliburan ke Singapura, Malaysia, Hongkong, Taiwan, dan Australia. Selama masa promo ini berlaku mulai 15 Desember hingga 16 Januari 2010, pelanggan kartuHALO yang berliburan ke lima negara tersebut dapat menikmati gratis layanan pushmail, chatting, browsing, dan social networking menggunakan BlackBerry. Free BlackBerry Roaming bisa dinikmati di jaringan lima mitra international roaming Telkomsel, yakni SingTel (Singapura), Maxis (Malaysia), CSL (Hongkong), Taiwan Mobile (Taiwan), dan Optus (Australia). VP Product Marketing Telkomsel Lindayanti Harjono mengemukakan, program ini merupakan wujud apresiasi Telkomsel kepada sekitar 250.000

pelanggan kartuHALO yang setia menggunakan layanan BlackBerry Telkomsel. “Gratis layanan BlackBerry lintas negara ini merupakan upaya Telkomsel dalam menghadirkan solusi layanan yang menunjang aktivitas mobile lifestyle pelanggan ketika berada di luar negeri,” ungkap Lindayanti. Untuk menikmati gratis layanan BlackBerry di lima negara tersebut, pelanggan hanya perlu membawa smartphone BlackBerry, tidak perlu melakukan registrasi atau membeli paket khusus, karena layanan ini sama dengan layanan yang sudah pelanggan nikmati ketika di Indonesia. Sebagai contoh, pelanggan yang sudah berlangganan paket BlackBerry Unlimited di Indonesia tetap menikmati full services berupa unlimited pushmail, chatting, browsing, dan social networking selama berada di luar negeri secara gratis. (GUS)

Tri Hadirkan Solusi Komunikasi Hemat SELAMA masa liburan Natal dan Tahun Baru, "3" (Tri), operator GSM milik PT Hutchison CP Telecommunications menghadirkan solusi komunikasi hemat ke Hong Kong menggunakan kode akses 01088.

U

ntuk program ini Tri bersinergi dengan "3" Hong Kong yang merupakan grup Hutchison Asia Telecom. Priseden Direktur Tri Manjott Mann mengungkapkan, saat ini ada sekitar 136 ribu tenaga kerja Indonesia (TKI) bekerja di Hong Kong dan sekitar 60 ribu ekspatriat atau tenaga kerja asing yang bekerja di Indonesia. Jumlah TKI sebanyak itu belum termasuk pelajar Indonesia yang melanjutkan pendidikan di Hong Kong dan tak sempat pulang ke Indonesia untuk menikmati liburan Natal dan Tahun Baru. "Mereka adalah pangsa pasar yang potensial untuk layanan ini. Hal inilah yang mendorong Tri berinovasi menghadirkan layanan telepon ke luar negeri dengan mekanisme tarif yang mudah, ekonomis, namun tetap berkua-

litas,” ujar Manjot Mann. Menurut Mann sinergi dengan grup operator 3 dalam menghadirkan sambungan telepon ke luar negeri akan dikembangkan ke negara lain seperti Australia, Austria, Denmark, Irlandia, Italia, Macau, Swedia, dan Inggris. ”Jaringan GSM di bawah merek 3 sudah banyak dikenal di negaranegara Eropa dan Asia. Kualitas jaringannya tidak diragukan lagi. Kami berharap sinergi positif ini dapat memberikan manfaat yang sangat besar bagi pelanggan Tri di Indonesia,” kata Mann. Dijelaskan, tarif berlangganan telepon dari nomor Tri Indonesia ke nomor Tri Hong Kong sangat hemat, yaitu Rp50.000 per bulan dengan tambahan bonus kirim SMS ke semua nomor operator Hong Kong. Tarif ini 38 kali lebih murah jika dibandingkan penawaran operator lain yang ada saat ini. Cara berlangganannya sangat mudah, cukup ketik SMS: MAU<spasi>HK lalu kirim ke 234. Pelanggan akan menerima SMS notifikasi yang menandakan proses registrasi berhasil dan dapat langsung menghubungi nomor Hong Kong yang dituju. Cara melakukan panggilan: 01088+852+Nomor Tri Hong Kong tujuan, contoh: 0108885

263380366. Sementara cara mengirim SMS adalah +852+Nomor Hong Kong tujuan, contoh: +85263380366. Selain tarif hemat telepon ke Hong Kong, Tri juga menawarkan tarif ekonomis Rp110.000 per bulan untuk telepon sepuasnya ke semua nomor tujuan di Amerika, Kanada, Singapura, Cina, Hongkong, Thailand, dan India. Juga ke nomor PSTN di Australia, Korea Selatan, Jepang, Belanda, Prancis, Inggris, Austria, Denmark, Jerman, Irlandia, Italia, Spanyol, Swedia dan Taiwan. Untuk menikmati tarif ini pelanggan terlebih dahulu meregistrasi dengan cara ketik MAU <spasi>DUNIA lalu kirim ke 234 (gratis biaya SMS registrasi). Cara teleponnya mudah cukup tekan 01088 +KODE NEGARA+ KODE AREA+NOMOR TUJUAN. Untuk memenuhi kebutuhan telepon ke luar negeri, Tri telah memperluas negara tujuan telepon ke 225 negara di seluruh benua yaitu Asia, Eropa, Australia, Amerika, dan Afrika dengan tarif mulai Rp210 per menit (belum termasuk PPN). Tarif yang ditawarkan adalah yang termurah dari yang pernah ada saat ini. (GUS)


Selasa 28 Desember 2010

EKONOMI-BISNIS

harian andalas | Hal.

6

Warga Gang Ladang Minta

Walikota Medan Tertibkan Pembangunan Tower Medan-andalas Masyarakat BJ Hamid Gang Ladang, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor mengeluhkan keberadaan pembangunan salah satu tower di kawasan tersebut. Mereka khawatir pembangunan tower di atas bangunan sebuah perusahaan di kawasan itu, akan berdampak pada lingkungan dan kesehatan warga sekitar. “Kami menduga pembangunan tower milik salah satu perusahaan telekomunikasi swasta tersebut tidak memiliki izin. Karena, warga sekitar tidak seorangpun dimintai perse-

AC

tujuannya untuk pembangunan tower tersebut,” tegas Uli, Senin (27/12) mewakili warga di sana. Menurutnya, pembangunan tower tersebut juga terkesan dipaksakan. Mengingat, pada saat hari libur memperingati Natal, para pekerja sibuk melakukan aktivitasnya. “Kita khawatir pihak perusahaan selular tersebut sengaja melakukan aktvitasnya pada saat hari libur, agar warga tidak mengetahuinya,” papar Uli. Dalam pembangunannya, pihak perusahaan telekomunikasi swasta tersebut hanya meminta

KARYA TEKNIK

S E R V I C E

M. CUCI, KULKAS, G A R A N S I SIAP DITEMPAT

Jl. Sempurna (Setia Budi) No. 15 Medan

Hub. 0813 7040 9999

FAMILY RENTAL MOBIL (PT) APV Kj. Kapsul pkt hmt 10 jam, Altis, L-300, Innova, L. Cruiser, N-Eyes, Bus, Hrn, Mgn, Bln, Utk dlm dan di luar kota. Hotline: 7734 2359 / 0819 3328 4540

DIBELIDENGANHARGATINGGI TV - PS - DVD - Sound System - Laptop - AC - Kulkas, Dll Hub. CV. GRIYA ELEKTRONIK/BABE

Jl. Gaperta B6 Tel. 8450085, FL. 76660300

persetujuan sejumlah perusahaan swasta yang berada di kawasan itu. Padahal, pemilik perusahaan tersebut tidak menetap tinggal di tempat usahanya tersebut. “Untuk itu, kita minta Pemerintah Kota (Pemko) Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan Drs H Rahudman Harahap MM segera turun ke lapangan untuk menertibkan pembangunan tower yang sedang berlangsung tersebut. Kami tidak ingin keberadaan tower yang dekat dengan pemukiman penduduk itu akan merusak lingkungan dan mengganggu kesehatan warga sekitar,” tegas Uli. (RIL)


Selasa 28 Desember 2010

IKLAN

harian andalas | Hal.

7


Selasa 28 Desember 2010

KILAS Luis Suarez

Suarez Impikan Spanyol Amsterdam-andalas Striker Ajax Amsterdam Luis Suarez tak sabar berganti kostum. Kompetisi La Liga disebut-sebut menjadi target Suarez berikutnya. Bomber asal Uruguay menjadi incaran sejumlah klub besar Eropa seperti Manchester United, Real Madrid, dan Barcelona. Namun, Suarez sendiri mengaku lebih tertarik bermain di Spanyol ketimbang kompetisi Eropa lainnya. Mengingat agennya, Per Guardiola, merupakan saudara kandung pelatih Barca, Pep Guardiola, Suarez berharap bisa mewujudkan hasratnya gabung dengan Lionel Messi cs. “Saya ingin perubahan, saya ingin berkembang. Tapi, bukan berarti itu hanya soal finansial,” jelas pemain yang mencetak hattrick ketika menggulung Indonesia 7-1 pada partai persahabatan beberapa waktu lalu. “Tujuan saya? Saya bermimpi bisa main di Spanyol. Saya ingin main di Spanyol, tapi keputusan tak ada di tangan saya. Berharap saya bisa membuktikan kualitas diri untuk bisa ke sana,” pungkasnya, Senin (27/12). (OKZ)

Borriello: Roma Bisa Scudetto! Roma-andalas Berstatus pemain pinjaman, tak menyurutkan keyakinan striker AS Roma Marco Borriello pada kekuatan timnya. Menurut striker milik AC Milan, Giallorossi mampu meraih Scudetto musim ini. Saat ini, klub ibukota tengah menduduki peringkat lima klasemen sementara Serie A dengan raihan 29 poin, atau tertinggal tujuh poin dari Marco Borriello pemuncak klasemen, Milan. Kendati baru mendarat di Olimpico pada awal musim, Borriello tetap menyimpan ambisi tinggi mengantarkan skuad besutan Claudio Ranieri menuju tampuk juara. Sepanjang 16 laga, striker internasional Italia sudah menorehkan tujuh gol bagi Il Lupi. “Saya datang untuk menang!” cetus Borriello pada ImperoRomanista.it. “Kami adalah tim yang bisa memenangkan Scudetto karena kami memiliki skuad hebat. “Kami harus yakin dengan kekuatan tim hingga akhir musim nanti. Cukup memalukan kami sempat kehilangan beberapa poin di awal musim,” sesal striker kelahiran Naples, 28 tahun silam, Senin (27/12). (OKZ)

Lorenzo: Stoner Tandingan Saya Gerno Di Lesmo-andalas Jorge Lorenzo, sang juara dunia 2010 melihat Valentino Rossi bukan tandingan utamanya musim balap 2011 mendatang. Pembalap asal Spanyol itu justru menghitung peluang Casey Stoner yang memiliki kans besar menjadi kampiun MotoGP tahun depan. Maklum saja bila Lorenzo berasumsi demikian, melihat sepak terjang Stoner yang begitu memukau saat menjadi kampiun MotoGP di atas Ducati Desmosedici pada 2007 silam. Bukan mustahil, Stoner bakal mengulang sekuel suksesnya bersama Repsol Honda di edisi 2011 nanti. Informasi yang diterima, Senin (27/12), Lorenzo menjelaskan. “Sebagai pembalap, saya mengatakan Stoner dengan Honda menjadi ancaman terbesar kami,” kata pembalap yang pernah berkunjung ke Indonesia itu. “Produsen motor Jepang berada di depan Ducati, tapi kemudian semua orang sadar setelah sesi tes Valencia. Pengalaman telah membuktikan, kami harus menunggu sampai seri pertama di mulai di Losail, Qatar. Saya rasa, Stoner memiliki potensi besar,” sambung Lorenzo, terkait sesi latihan di Valencia di mana Stoner berhasil menjadi yang tercepat di hari terakhir. (OKZ)

OLAHRAGA

harian andalas | Hal.

Liverpool Siap Boyong Dzeko Wolfsburg-andalas Sederetan hasil buruk di Premier League membuat Liverpool berinisiatif mendatangkan striker baru guna mempertajam barisan depan mereka. Striker Wolfsburg Edin Dzeko pun disebut-sebut menjadi kandidat terkuat The Reds. Seperti dilansir The Sunday Telegraph, Dzeko akan dicoba didatangkan ke Anfield. Tapi niat Liverpool untuk mendatangkan pemain asal Bosnia itu bukanlah perkara mudah. Pasalnya The Reds

harus bersaing dengan Manchester City untuk mendapatkan pemain bernomor punggung 9 ini. Untuk mempermulus niatnya, The Red rela menjadikan Ryan Babel dan Daniel Agger sebagai alat transfer,. Keduanya siap dibarter untuk mendapatkan Dzeko pada bursa transfer Januari mendatang. Wolfsburg sebenarnya ingin mempertahankan Dzeko hingga musim depan. Namun serangkaian hasil buruk yang dicapai Wolfsburg musim ini,

sejak ditangani oleh Steve McClaren, membuat pemain 24 tahun ini berniat meninggalkan Volkswagen Arena. Wolfsburg hingga saat ini masih menempati posisi ke-13 klasemen sementara Bundesliga. Hasil ini berbanding terbalik dengan apa yang telah mereka lakukan pada musim lalu, dimana mereka mampu merengkuh gelar juara Bundesliga, dan Dzeko mencatatkan dirinya sebagai pencetak gol terbanyak. (OKZ)

Edin Dzeko

'Rooney Kian Dekat ke Puncak Performa'

SUGBK Siap Gelar Final Leg Kedua Jakarta-andalas Laga final leg kedua AFF Cup antara Indonesia melawan Malaysia, sempat terancam tidak bisa digelar di Jakarta. Pasalnya, rumput Stadion Utama Gelora Bung Karno rusak parah akibat diinjak ribuan orang yang memaksa masuk stadion saat mengantre tiket. Ketika Minggu (26/12) siang, ribuan orang menjebol pintu masuk stadion dan berhamburan masuk ke lapangan, serta menginjak-injak rumput stadion kebanggaan Indonesia ini. Akibatnya, rumput lapangan rusak seperti habis digunakan sebuah pertandingan. Asosiasi Sepakbola Asia Tenggara

(AFF), sempat memberikan ancaman kepada Indonesia untuk menggelar laga usiran, atau bukan di SUGBK bila kondisi stadion dan rumput lapangan tidak seusai dengan standar. Ancaman ini jelas bukan isapan jempol, mengingat Filipina harus menjalani laga usiran saat semifinal, setelah dianggap tidak memiliki stadion betaraf internasional. Tapi, Direktur Pengelolaan dan Pengembangan Gelora Bung Karno Senayan, Mahfudin Nigara menegaskan bahwa kondisi lapangan siap digunakan untuk menggelar laga final, Rabu (29/ 12) mendatang. Nigara menyatakan saat ini pihaknya sedang bekerja keras memperbaiki kondisi rumput lapangan dan pintu pagar stadion yang jebol. Fokus utama jelas memperbaiki rumput stadion yang rusak. “Perbaikan sudah dilakukan sejak semalam. Pembenahan difokuskan pada

Manchester-andalas Meskipun Wayne Rooney masih urung dapat memutus puasa golnya, namun Sir Alex Ferguson tak memikirkan hal tersebut. Ia tetap meyakini anak didiknya itu kini semakin dekat menuju puncak performanya. Sepanjang musim ini, Rooney baru mengoleksi dua gol. Akan tetapi kedua gol tersebut diciptakannya dari titik penalti. Manchester United berhasil memetik kemenangan dengan skor 2-0 saat melawan Sunderland tadi malam. Di pertandingan itu, Rooney tak mencetak satu gol pun karena dua gol itu diborong oleh rekannya Dimitar Berbatov. Kendati demikian, bukan berarti Rooney tak punya andil. Striker internasional Inggris ini berkontribusi besar di gol pertama MU dan tercatat beberapa kali melancarkan tembakan yang merepotkan kiper lawan. (DTC)

lapangan dan pagar yang rusak. Rumput itu adalah makhluk hidup yang bisa dikatakan stres karena diinjak-injak, tapi tidak mati. Diharapkan dalam dua hari bisa selesai dan kami siap gelar final,” tegas Nigara kepada wartawan saat memantau perbaikan lapangan, Senin (27/12). “Rumput kembali kami tanam dan diberi vitamin untuk mempercepat pertumbuhan. Kerusakan ini seperti sehabis digunakan sebuah pertandingan. Tapi kami yakin bisa selesai tepat waktu,” lanjut Nigara. Nigara juga menegaskan bahwa laga final akan tetap digelar di SUGBK. Pihak AFF hanya menekankan pada pembenahan sektor kondisi rumput agar layak dan bisa digunakan untuk bertanding. Sore nanti akan ada rapat pertemuan antara LOC, pengelola stadion, AFF dan PSSI untuk membahas masalah ini. (OKZ)

Messi Cetak 62 Gol dari 67 Laga

Spurs Ungguli Wizard

Barcelona-andalas Pelatih Barcelona Josep Guardiola mengizinkan Lionel Messi kembali ke Argentina, pekan lalu untuk berlibur. Guardiola juga mengirimkan pesan ucapan selamat kepada Messi. Messi menghabiskan Natal dan tahun baru ini di kampung halamannya, Rosario Argentina, bersama keluarga. Ini adalah liburan pertama Messi setelah tampil penuh di paruh pertama musim ini. “Luangkan waktu, istirahatkan kaki Anda. Anda harus melakukannya” ungkap Guardiola. Pada musim ini Messi benar-benar menunjukan kelasnya sebagai pemain bintang. Messi terlihat cukup menikmati penampilannya di Camp Nou. Bahkan dia terpilih kembali dalam nominasi penghargaan Balon d’Or bersama rekan satu timnya Andres Iniesta, dan Xavi Hernandez. Sepanjang penampilannya di musim 2010 ini, pemain 23 tahun sudah mencatatkan 62 gol dari total 67 pertandingan yang telah dijalaninya. “Ini merupakan tahun terbaik bagi saya selama bermain di Barcelona. Saya cukup banyak bermain pada musim ini, dan benar bahwa saya perlu untuk sedikit beristirahat. Perasaan saya luar biasa, tahun ini benar-benar hebat,” tutup Messi. (OKZ)

San Antonio-andalas Tony Parker kembali menjadi pahlawan San Antonio Spurs setelah menorehkan 20 angka dan 14 assist saat menumbangkan Washington Wizard, 94-80 di kandang Spurs AT&T Center, Minggu (26/12) malam waktu setempat. Tidak hanya Parker yang tampil menawan, Manu Ginobili pun demikian. Shooting Guard asal Argentina itu mengemas 21 poin bagi Spurs. Kemenangan yang diperoleh Spurs ini, jelas menjadi modal berharga tim arahan Gregg Popovich ini yang akan berhadapan dengan LA Lakers hari ini, Selasa, (28/12). “Kami selalu berbicara untuk mengambil poin sebanyak mungkin dalam pertandingan ini. Kami pun harus memastikan, bisa mengatasi dengan baik Washington dan mempersiapkan diri semaksimal mungkin saat bertemu Lakers,” kata Parker seusai laga, Senin (27/12). Di lain pihak, Rashard Lewis yang menyumbang 21 poin plus 12 rebound buat Wizard harus puas, timnya kembali menelan kekalahan dalam dua pertandingan. Alhasil, Wizard harus puas terbenam di dasar klasemen Eastern Conference. Kegagalan Wizard di akhir pekan ini, kiranya tidak bisa dipisahkan dari persoalan cedera yang belum sepenuhnya sirna dari lutut point guard Wizard, John Wall yang kehilangan 12 pertandingan sepanjang musim ini. “Anda lihat sendiri, Wall masih mengalami sedikit masalah,” kata pelatih Wizard, Flip Saunders yang harus menunggu waktu lebih lama agar pemain andalannya pulih seperti sedia kala. “Kami menunggu dirinya kembali dari cedera,” tukas Saunders Di pertandingan lainnya, Chicago Bulls sukses menghantam Detroit Pistons, 95-92 lewat overtime. Carlos

Lionel Messi

8

Boozer menjadi kunci sukses Bulls di The Palace of Auburn Hills. Tidak tanggung, Boozer menjadi mimpi buruk Piston berkat 31 poin, 11 rebound dan 3 assist. Sebenarnya, Pistons sempat memimpin pertandingan lebih dulu lewat overtime. Sayang, turnover dari Tayshaunm Prince meredam ambisi Piston, sekaligus membuat Bulls balik unggul menjadi 91-88. Kesempatan ini dimanfaatkan baik oleh Boozer untuk membawa Bulls memimpin 93-90 saat laga menyisakan waktu sekitar 40 detik lagi. Pistons yang tampil ngotot tidak mau menyerah begitu saja. Sayang kans terakhir Pistons melalui Charlie Villanueva gagal menembus ring Bulls. Di akhir laga, Bulls yang dikomandoi Tom Thibodeau itu menutup laga dengan bahagia setelah papan skor mencatatkan angka 95-92 untuk kemenangan Bulls. (OKZ) Hasil NBA Senin (27/12) Phoenix

103-108

LA Clippers

Chicago

95-92

Detroit (OT)

Minnesota

98-97

Cleveland

Washington

80-94

San Antonio

Memphis

104-90

Atlanta

86-93

New Orleans

Philadelphia

95-89

Denver

Indiana


OLAHRAGA

Selasa 28 Desember 2010

KILAS

Menpora Serahkan 75 Rumah Bagi Mantan Atlet Jakarta-andalas Pemerintah melalui Menpora memberikan penghargaan berupa rumah seharga Rp 125 juta per unit kepada 75 mantan atlet nasional yang pernah berprestasi di berbagai kancah internasional dan kini telah berusia di atas 40 tahun. Penghargaan diberikan secara simbolis dalam acara pemberian penghargaan dan bonus bagi atlet berprestasi di Jakarta, Senin (27/12). Menurut Menpora jumlah rumah yang diberikan tahun ini lebih sedikit ketimbang tahun lalu yang berjumlah 100 unit. Namun nilainya naik dari Rp 100 juta per unit tahun lalu menjadi Rp 125 juta per unit tahun ini. Berkurangnya jumlah unit rumah tersebut disebabkan besarnya pajak yang harus dibayarkan oleh Kantor Menpora. Karena itu, Menpora akan mengusulkan pengurangan atau bahkan bila memungkinkan pembebasan pajak untuk keperluan pembinaan olahraga. Pemberian penghargaan kepada para atlet berprestasi ini diharapkan dapat menjadi dorongan motivasi bagi atlet dan untuk menaikkan citra olahraga Indonesia. Menpora berharap pemberian penghargaan ini untuk mengikis kesan di kalangan masyarakat bahwa tidak ada masa depan kehidupan bagi seorang atlet. (ANT)

PSSI Ajukan Protes Resmi ke AFC Jakarta-andlas Pengurus Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan mengajukan protes resmi ke Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) terkait dengan gangguan sinar laser yang terjadi saat pertandingan final leg pertama AFF Suzuki Cup 2010, Minggu (26/12). "Hari ini kami akan membuat surat protes itu ke AFC," kata Sekjen PSSI Nugraha Besoes di sela-sela acara peluncuran buku mengenang 1000 hari wafatnya Nugraha Besoes tokoh sepak bola nasional Endang Witarsa, Senin (27/12). Nugraha mengatakan, insiden gangguan sinar laser yang banyak ditujukan kepada para pemain Timnas Indonesia saat berlaga melawan Malaysia di Stadion Nasional Bukit Jalil Kuala Lumpur itu merupakan kasus yang serius karena sinar laser yang digunakan oleh oknum penonton bukan sinar laser biasa, melainkan berradiasi tinggi. "Ini merupakan kasus serius karena ternyata sinar laser itu memang sangat membahayakan dan bukan merupakan sinar laser biasa yang harganya murahan," kata Nugraha sambil memperlihatkan bukti foto tembakan laser tersebut yang direkam dalam telepon selulernya. Meski demikian, Nugraha mengatakan, protes tersebut secara prosedural ditujukan kepada AFC dan bukan ke Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA). Pada kesempatan itu, Nugraha mengungkapkan, rombongan Timnas Indonesia yang pada Minggu malam ditaklukkan Malaysia dengan skor 0-3 sudah tiba kembali di Tanah Air dan mendarat di Lanud Halim Perdanakusumah dengan pesawat carteran pada pukul 11.30 WIB. Nugraha turut menyambut kedatangan rombongan bersama beberapa staf pengurus PSSI, di antaranya Kabid Luar Negeri Dali Tahir. "Semua pemain dan ofisial tim sudah tiba dengan selamat dan dalam keadaan sehat walafiat, dan mereka siap tempur menghadapi laga kedua final di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senayan pada hari Rabu nanti," ujarnya. (ANT)

harian andalas | Hal.

Final BeAT “Your Limit” Digelar Malam Tahun Baru 2011 Medan-andalas Grand Final BeAT Your Limit , Matik Race terbesar IMI Sumut menurut rencana akan digelar bertepatan dengan perayaan pergantian malam tahun baru pada, Jumat (31/ 12). Melalui gelaran ini diharapkan menjadi kebanggaan tersendiri bagi pecinta otomotif dan pengurus IMI Sumut. “ Kegiatan malam tahun baru ini juga menjadi wadah tempat berkumpulnya penggemar dan pelaku otomotif di Sumatera Utara,.” kata Ketua Umum Pengprov IMI Sumut, Ijeck, Senin (27/12). Kegiatan ini bakal menjadi sejarah bagi IMI Sumut sebagai road race pertama malam hari di Sumatera sekaligus road race pertama di malam perayaaan tahun baru yang melengkapi BeAT Your Limit sebagai matik race terbesar di Sumatera. IMI Sumut tidak ingin menunggu waktu lama untuk menjadikan matik race ini berkesan dan pantas diperhitungkan. Honda yang mendukung kegiatan ini tampaknya juga tidak menyiakan kesempatan untuk memberikan kesan yang mendalam bagi pecinta otomotif khususnya pecinta Honda. Acara akan dipadati dengan beragam kegiatan menarik ala perayaan tahun baru seperti pesta kembang api, hip hop dan DJ performance. Disamping itu Grand Final BeAT your Limit akan menjadi ajang berkumpulnya beragam komunitas otomotif.

andalas/Ist

PEMBALAP - Dari kanan ke kiri: Eko 'The Red', Jeffry Hardi, dan Rizky Hamdani siap buat kejutan di Final BeAT Your Limit. Gunarko Hartoyo, Promotion Manager CV. Indako Trading Co. mengungkapkan bahwa kegiatan grand Final BeAT Your Limit juga menjadi catatan tersendiri berkumpulnya tiga komunitas utama pemimpin pasar otomotif ini, sekaligus di acara yang sama. “Acara ini juga akan dihibur dengan penampilan pawai Honda modif dan ikrar bersama Club Honda. Sehingga

untuk pertama kalinya tiga jenis komunitas yang berbeda berkumpul di acara yang sama. “ jelas Gunarko, Senin (27/12) di kantornya. Sementara itu, Leo Wijaya, Marketing Manager CV. Indako Trading Co mengungkapkan pelaksanaan BeAT Your Limit, matik race IMI Sumut memberikan sumbangsih citra positif Honda di arena balapan. Keberhasilan pembalap muda

Eko ‘The Red’ bersama rekan-rekan lainnya menjadikan Honda menjadi teror bagi tim yang telah lama berkecimpung di arena balap. Di dua seri terakhir Eko ‘The Red’ membuktikan keunggulan Honda BeAT di lintasan balap dengan menjadi juara umum di kelas matik dengan menggunakan Honda BeAT. Untuk seri sebelumnya Honda BeAT berhasil menyabet empat dari lima

kelas yang diperlombakan. “Lazimnya malam tahun baru identik dengan terompet dan kembang api yang dapat kita jumpai di seluruh sudut kota Medan . Namun, tidak di Cemara Asri, dalam menyambut tahun baru ini, kegiatan road race malam yang pertama di Sumatera akan digelar di sana menemani semaraknya terompet dan kembang api,” sebutnya. (SIONG)

Rajagopal Tunggu Pinangan Klub Indonesia

Perenang Nasional Berjaya di Krapsi Semarang-andalas Perenang nasional yang dipersiapkan tampil pada SEA Games XXVI/2011 berjaya di Kejuaraan Renang Antar-Perkumpulan Seluruh Indonesia di Kolam Renang Jatidiri Semarang, Senin. Pada nomor 400 meter gaya bebas, Triadi Fauzi, perenang klub AQR Bandung, Jabar, berhasil keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu 04.11.01. Meskipun juara pertama, perenang yang membela Indonesia pada Asian Games XVI/2010 Guangzhou, China, gagal memecahkan rekor nasional atas nama M Akbar Nasution yaitu 04.00.57. Juara kedua direbut perenang klub MAS Palembang, Sumsel, M Akbar Nasution dengan catatan waktu 04.11.10, sedangkan juara ketiga direbut M. Idham Basuki dari klub ESG Bandung, dengan catatan waktu 04.13.78. Untuk putri, juara pertama direbut perenang klub DLP Ambon, Maluku, dengan catatan waktu 04.49.97, sedangkan posisi kedua direbut Sherly Yunita dari klub LCCS Nanggroe Aceh Darussalam dengan catatan waktu 04.50.92. Pada nomor 100 meter gaya punggung putra, perenang Asian Games XVI Guntur Pratama Putra dari klub Millenium Aquatik Jakarta tampil sebagai juara pertama dengan catatan waktu 00.59.65. Perenang yang sedang dalam proses pindah dari Jawa Tengah ke Jakarta tersebut gagal memecahkan rekor nasional atas nama Glenn Victor dengan catatan waktu 00.56.42. Medali perak atau juara kedua direbut perenang klub AMB Padang, Sumbar, Harizal, dengan catatan waktu 01.02.50, sedangkan perunggu Alvin Daniel (Jakarta) dengan catatan waktu 01.04.56. Untuk kelompok putri, juara pertama direbut Nova Tri Diana dari DLP Ambon, Maluku dengan catatan waktu 01.11.23, perak direbut Shelomita Elizabet dari klub TS Banjarnegara, Jateng, dengan catatan waktu 01.11.74. Kemudian perunggu direbut perenang klub AQR Bandung, Jabar, Yuliana Mahada dengan catatan waktu 01.12.87. Pada nomor 100 meter gaya kupu putra, Triadi Fauzi kembali menjadi juara dengan catatan waktu 00.57.10, juara kedua direbut Guntur Pratama Putra dengan catatan waktu 00.57.12, sedangkan perunggu direbut Harizal 00.58.46. (ANT)

9

Timnas Indonesia Langsung Gelar Latihan Jakarta-andalas Timnas sepak bola Indonesia yang baru saja tiba dari Malaysia setelah menjalani pertandingan final pertama Piala AFF 2010, langsung melakukan latihan di Lapangan PSSI Senayan, Senin (27/12). Pada latihan perdana pascakekalahan timnas atas Malaysia 0-3 di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Minggu (26/12), semua pemain hadir termasuk seluruh jajaran pelatih. Pada sesi latihan ini , pelatih Alfred Riedl mambagi pemain dengan dua tim. Tim pertama merupakan pemain inti pada

pertandingan final pertama, sedangkan tim kedua adalah pemain cadangan. Untuk tim inti, pelatih asal Austria itu hanya memberikan porsi latihan ringan salah satunya lari mengelilingi lapangan. Sedangkan pemain cadangan langsung diberikan program latihan berat. Materi latihan yang diberikan jajaran pelatih pada pemain cadangan, salah satunya melakukan umpan-umpan panjang berikut penyelesaikan akhir ke gawang lawan. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan performa pada final kedua di Gelora Bung

Karno, Jakarta, Rabu (29/12). Selain menjalani latihan ringan dan berat, ada tiga pemain yang mendapatkan pantauan khusus dari fisioterapis. Ketiga pemain itu adalah Oktovinaus Maniani, Yongky Ariwibowo dan Markus Haris Maulana. Dengan sisa waktu yang ada, seluruh pemain diharapkan bisa berlatih maksimal agar mampu memenangkan pertandingan final kedua dengan minimal mampu menang 4-0. Jika mampu, maka Indonesia berhak merebut gelar Piala AFF untuk pertama kalinya dengan agregat 4-3. (ANT)

Kuala Lumpur-andalas Pelatih Timnas Malaysia Krishnasamy Rajagopal mengaku tertarik berkarier di Indonesia. Tantangan baru menjadi alasan sang arsitek sehingga dia siap bekerja untuk klub Tanah Air. Banyak pernak-pernik yang menyertai laga final Piala AFF 2010 yang mempertemukan dua tim serumpun Indonesia kontra Malaysia. Tingginya tensi pertandingan tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Rajagopal. Pelatih berusia 54 tahun itu mengaku ingin merasakan panasnya kompetisi internal Indonesia. Apalagi, perkembangan kompetisi di Tanah Air saat ini makin membubung dari segi penonton. Tercatat, AFC menempatkan tingkat crowd tertinggi sepak bola Asia pada suporter Indonesia di Indonesia Super League (ISL) musim lalu. ”Saya seorang profesional.Seusai laga final Piala AFF ini, saya ingin melatih di Indonesia. Semua bisa saja terjadi setelah turnamen ini,” kata Rajagopal, Senin (27/12). Selain alasan dari rating suporter dari AFC, ada banyak daya tarik di kompetisi Indonesia. Atmosfer kompetisi yang ketat plus amunisi bintang yang membela klubklub ISL ditambah anggaran miliaran tentu bisa jadi alasan kuat pelatih luar negeri. ”Saya belum tahu masa depan bersama timnas Malaysia seperti apa. Bila tidak ada tawaran dari Indonesia, pada dasarnya saya bisa

Krishnasamy Rajagopal melatih di mana saja. Saya tertantang untuk melatih di luar Malaysia,” tutur pria yang terakhir membesut klub pada 2001, kala melatih Kelantan FA. Sebelum meloloskan pasukan senior Harimau Malaya, julukan Malaysia, ke final Piala AFF 2010, Rajagopal sempat menangani timnas U-23 negerinya. Hasilnya, timnas U-2 Malaysia sukses meraih medali emas SEA Games (SEAG) 2009. Pada pesta olahraga Asia Tenggara di Laos tahun lalu itu, pasukan muda Harimau Malaya menang atas Vietnam dengan skor 1-0. Padahal, timnas U-23 Malaysia saat di SEAG 2009 pada laga fase penyisihan Grup A kalah dari Vietnam. Mohd Safiq Rahim dkk bahkan tumbang dengan skor yang cukup telak 1-3. Namun, semua dibalikkan pada perebutan emas. Kemampuan Rajagopal sebagai pelatih dengan cara memotivasi bagus ini yang dibutuhkan klub ISL. (OKZ)

Rumput Rusak, Uji Coba Lapangan Ditiadakan Jakarta-andalas Kondisi lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) rusak akibat diinjak-injak ribuan suporter akhir pekan lalu. Kondisi ini cukup mengganggu persiapan jelang laga final AFF Cup leg kedua, antara Indonesia melawan Malaysia. Rumput lapangan di dalam stadion mengalami kerusakan cukup parah. Pihak pengelola stadion harus kerja

keras memperbaiki kondisi rumput yang rusak ini, guna mengejar tenggat waktu pertandingan yang akan digelar pada Rabu (29/12). “Kondisi lapangan stress dan butuh perbaikan dalam dua sampai tiga hari ke depan. Keasaman rumput sangat kental jadi perlu diangkat dulu agar akar bisa bernafas dan menetralkan keasaman. Selain itu perlu ditebar pasir, kapur dan obat. Belum bisa

diperkirakan berapa nilai perbaikan ini,” jelas Direktur Pengelolaan dan Pengembangan Gelora Bung Karno Senayan, Mahfudin Nigara, Senin (27/ 12). Kondisi lapangan yang belum boleh dipergunakan karena sedang diperbaiki, membuat beberapa agenda kedua tim harus berubah. Rencana uji coba lapangan pun terpaksa ditiadakan.

Menurut agenda, kedua tim akan menjajal lapangan sehari sebelum bertanding. “Pengelola sudah sepakat dengan AFF dengan tidak memberikan uji coba lapangan kepada kedua tim. Ini berutujuan agar perbaikan lapangan bisa berjalan maksimal. Targetnya Rabu pagi sudah steril dan malam harinya bisa dipergunakan untuk bertanding,” lanjut Nigara. OKZ)


KOMUNITAS

Selasa 28 Desember 2010

harian andalas | Hal.

Perayaan Natal di Medan Utara Aman

10

UMA Wisuda 482 Lulusan

Belawan-andalas Guru Jemaat GKPI Griya Martubung, St M Aritonang SMth menyebutkan, perayaan Natal di sejumlah Gereja di kawasan Medan Utara aman dan terkendali. Tak ditemukan gangguan kamtimas yang menonjol selama berlangsungnya ibadah. “Secara umum perayaan Natal di Medan Utara aman tanpa ada gangguan,” kata St M Aritonang SMth usai kebaktian Natal di Gereja GKPI Griya Martubung, Sabtu (25/12). Sementara itu, patauan andalas pada malam Natal umat kristiani berbondongbondong menuju Gereja untuk merayakan hari kelahiran Kristus Jesus. Di sejumlah Gereja terlihat aparat polisi melakukan pengamanan ekstra ketat untuk memberikan rasa aman bagi yang melaksanakan ibadah. Gereja HKBP di Belawan dipenuhi umat kristen yang dikawal oleh petugas Polres KP3 Belawan demikian juga gereja HKPB Kampung Besar dikawal petugas Polsek Medan Labuhan serta Gereja GKPI Griya Martubung juga tak luput dari pengawalan aparat kepolisian. Salah seorang pengkotbah St Sabam Samosir yang menyampaikan kotbah Natal di Gereja GKPI Griya Martubung menyampaikan atas nama umat kristen terima kasih kepada polisi yang sudah melakukan tugasnya dengan baik untuk pengawalan Natal dan Tahun Baru. Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Endro Kiswanto didampingi Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Pelabuhan Belawan, Kompol H MR Dayan SH MH ketika dikonfirmasi, Sabtu (25/12) membenarkan bahwa perayaan Natal di wilayah hukumnya tergolong aman dan kondusif. (DP)

Iptek tanpa Akhlak Ancam Eksistensi Manusia Medan-andalas Berakhlak mulia dan berpikir inovatif, hal penting bagi seorang sarjana. Intelektual yang inovatif dan berakhlak dicitrakan sebagai intelektual bertakwa yang seluruh aktifitasnya dipandang sebagai ibadah kepada Tuhan. Dalam kegiatan keilmuan dan teknologi, ia tak melepaskan diri dari sistem nilai dan etika. Hal itu diungkapkan Rektor Universitas Medan Area (UMA) Prof Dr HA Ya'kub Matondang MA dalam pidatonya pada wisuda 482 lulusan UMA, di Gelanggang Mahasiswa Kampus I UMA, Jalan Kolam Medan Estate, kemarin. Lulusan yang diwisuda terdiri dari 36 orang dari program Pascasarjana, dan 445 orang program Starata Satu (S1). Saat ini, kata rektor, tengah terjadi pergeseran nilai dalam masyarakat. Karenanya, pendidikan etika dan akhlak harus menjadi perhatian khusus. “Sebab, jika ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) tidak dibarengi dengan etika dan akhlak, akan dapat menghancurkan eksistensi umat manusia,” ungkap Matondang. Pada kesempatan itu rektor juga menegaskan, wisuda bukan merupakan akhir dari tahapan menuntut ilmu, karena menuntut ilmu berlangsung sepanjang hayat. “Wisuda merupakan langkah awal menandai kesuksesan dalam menyelesaikan studi pada starata tertentu, dan kemampuan sesungguhnya akan diuji di tengah masyarakat. Alumni yang bermutu adalah memenuhi standar mutu pendidikan yang diukur dari seberapa besar manfaatnya bagi stake holders, baik dari kalangan internal maupun eksternal,” kata rektor. Sementara itu, Bendahara Yayasan Pendidikan Haji Agus Salim (YPHAS) Drs Erwin Siregar MBA kepada pers seusai prosesi wisuda mengatakan, sebagai pengelola UMA, YPHAS terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana, guna melahirkan lulusan UMA yang inovatif dan berakhlak mulia. Dia menyebutkan, langlah yang dilakukannya antara lain, tenaga pengajar minimal berkualifikasi pendidikan S2. Sedangkan untuk sarana belajar yang mendukung seperti melengkapi laboratorium bagi masing-masing fakultas, serta ruangan belajar yang sesuai standar. “Semua dosen wajib menggunakan infokus dalam mengajar di kelas,” tutur Erwin. Sedangkan Koodinator Kopertis Wilayah I Sumut-Aceh Prof Nawawiy Loebis mengatakan, tidak benar lapangan kerja bagi lulusan sarjana selama ini terbatas. Yang terjadi saat ini, kata Nawiwiy, antara lulusan yang dihasilkan perguruan tinggi dengan lapangan yang tersedia tidak nyambung. Karenanya, dia mengingatkan mahasiswa bahwa tujuan kuliah bukan mencari selembar ijazah, tetapi yang penting adalah mendalami ilmu pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan lapangan kerja. “Ijazah tak perlu disimpan sebagai benda keramat,” tandasnya. (HAM)

DONOR DARAH Aspers Kasdam I/BB, Letkol Inf Roosdi S dan 270 prajurit Batalyon BS wilayah Medan dan Balakdam I/BB Senin, (27/12) berdonor darah di Rumkit TK II Putri Hijau Medan. Tampak dalam gambar, petugas medis tengah mengambil darah Letkol Inf Roosdi S untuk didonorkan. andalas/ist

Dana CD PT TPL 2009 Rp7,1 M

LP3-SDM Laksanakan Pelatihan Pembuatan Tas

Rp4.186.546.140,57, Humbang Hasundutan Rp700.222.431,31, Simalungun Rp564.713.631,41, Samosir Rp427.281.836,08, Tapanuli Utara Rp406.323.228,57, Dairi Rp320.713.212,86, Pakpak Bharat Rp262.644.615,03 dan Tapanuli Selatan Rp236.705.832,18,” ujarnya. Ekonomi dan Sosial Secara umum, dana CD TobaPulp dialokasikan untuk program yang dapat memacu peningkatan ekonomi dan sosial masyarakat secara berkelompok. Program mencakup sektor pendidikan (alat-alat sekolah, bea siswa), kesehatan (pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis), prasarana (pembukaan jalan, pasar, lapangan olahraga), pertanian dalam arti luas (pertanian palawija, peternakan sapi dan babi, perikanan darat), fasilitas umum (air minum, mandi-cuci-kakus), dan kegiataan sosial keagamaan. Program lazimnya diajukan oleh masyarakat sekitar wilayah operasional perusahaan kepada tim pelaksana yang ditunjuk Bupati setempat yang kemudian meneliti dan memverifikasinya sebelum memperoleh persetujuan. Hanya proposal yang disetujui yang kemudian memperoleh pembiayaan dana dana CD. (BEN)

Medan-andalas Dana community development (CD) PT Toba Pulp Lestari (TPL) tahun 2009, dari segi industri dan perdagangan merupakan tahun yang sangat berat karena “krisis keuangan global” ternyata masih bisa mencapai angka Rp7,1 Miliar.

Medan-andalas Sulitnya bursa kerja saat ini serta semakin kompetitifnya persaingan para pencari kerja, mau tidak mau para pemuda sebagai golongan terbesar pencari lowongan kerja harus memiliki kemampuan khusus sebagai modal dalam mencari pekerjaan atau membuka lapangan kerja sendiri sebagai wira usaha. Minimnya kemampuan khusus dimiliki para pemuda dan remaja itu, mendorong Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lembaga Pusat Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (LP3-SDM) melaksanakan Pelatihan Pembuatan Tas untuk pemuda dan remaja berlokasi di Pusat Industri Kecil (PIK) Medan, belum lama ini. “Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan peran kita sebagai Lembaga Swadaya Masyarakat serta membantu tugas pemerintah mkemberikan skill dan keahlian untuk meningkatkan kecakapan hidup para pemuda dan remaja dimasyarakat,” ujar Ketua LP3SDM Drs Abdurrahman MPd didampingi Sekretaris Drs Bustami Manurung serta Bendahara TM Zanzibar dan Koordinator Kegiatan Hendra Ibrahim SEI kepada wartawan di Medan, Senin (27/12). Abdurrahman mengharapkan melalui pelatihan Pembuatan Tas ini dapat memotivasi para pemuda untuk berwirausaha (entrepreneurship), sehingga dapat meningkatkan taraf hidup yang layak serta memberikan kesejahteraan bagi pribadi peserta dan keluarga, serta dapat memberikan kesempatan kerja kepada pemuda lain di lingkungan tempat tinggal mereka nanti. Hal senada juga diungkapkan Sekretaris LSM LP3-SDM, Bustami Manurung yang mengharapkan kegiatan pelatihan seperti ini hendaknya dapat berkembang di kalangan pemuda peserta pelatihan. Dirinya menambahkan, rencana ke depan bagi para peserta, LSM LP3-SDM juga akan melakukan seleksi terhadap peserta pelatihan guna direkrut sebagai pekerja bagi yang mampu untuk bekerja. “Kita juga akan mengupayakan bantuan modal kerja bagi mereka yang mampu secara keseluruhan yang menguasai materi pelatihan,” tambahnya. Sedangkan Koordinator Pelaksana kegiatan Pelatihan Hendra Ibrahim SEI, mengatakan pelatihan ini dilakukan secara empat gelombang yang mana peserta pelatihan ini sebanyak 100 orang. “Seluruh kegiatan kita laksanakan di Pusat Industri Kecil (PIK) Medan,” terangnya. (HAM)

Angka dalam mata uang rupiah itu adalah nilai 1 persen dari hasil penjualan bersih (net sales) pulp berdasarkan kurs dolar hari terakhir Desember sebesar Rp9.400. Sama halnya dengan tahun-tahun sebelumnya, dana CD itu dialokasikan untuk membiayai program pemberdayaan masyarakat di kawasan terdekat dengan wilayah kerja perusahaan di delapan kabupaten. Diantaranya, Toba Samosir, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Dairi, Pakpak Bharat, Samosir, Simalungun dan Tapanuli Selatan. Humas PT TPL, Chairuddin Pasaribu dalam siaran persnya, Senin (27/ 12) mengatakan, nilai dana CD TobaPulp atau PT Toba Pulp Lestari, Tbk periode 2003 hingga 2009 menjadi sebesar Rp57,9 Miliar lebih, atau persisnya Rp57.901.479.484. Toba Samosir sebagai kabupaten tempat berdirinya pabrik, yakni di desa Sosorladang, Kecamatan Parmaksian, memperoleh bagian lebih

besar, yakni separuh labih dari seluruh dana CD. “Pola pembagiannya adalah 50 persen untuk kabupaten lokasi pabrik dan 50 persen lainnya untuk seluruh kabupaten lokasi HTI (hutan tanaman industri) dan Toba Samosir masih masuk didalamnya,” katanya. Dijelaskan, untuk kabupaten lokasi HTI, setengah atau 25 persen dari seluruh bagian dibagi rata sehingga masing-masing kabupaten memperoleh 3,125 persen. Barulah sisanya dibagi lagi berdasarkan tiga parameter, yakni 10 persen untuk volume produksi kayu tahun berjalan, 8 persen untuk panjang jalan yang dilalui angkutan bahan baku dari HTI ke pabrik di Parmaksian, dan 7 persen untuk luas efektif HTI dan PIR (perkebunan inti rakyat) atau PKR (perkebunan kayu rakyat). “Berdasarkan pola pembagian itu, maka untuk CD TobaPulp 2009 perolehan Toba Samosir sebesar

Yoneidi Ketua PUK SPSI Firdaus Sei Rampah-andalas Hasil Musnik (Musyawarah Unit Kerja) PUK Desa Firdaus, Minggu (26/12) dihadiri sekitar 40 anggota dari sekitar 60 orang anggota PUK SPSI Desa Firdaus, akhirnya melahirkan pengurus baru. Pengurus baru yang bakal memimpin SPSI Desa Firdaus periode 2011–2013 masingmasing, Ketua Yoneidi, wakil Ketua Yusfit Rizal, Syamsir Hasibuan, Mahfud, Rianto atau Dehem dan Sekretaris, Ide Sentosa Sinulingga, wakil Sekretaris M Rojali dan Bendahara Arlen, wakil bendahara Saijan. Hadir dalam acara Musnik PUk Desa Firdaus itu, Ketua DPC F.SPTI-K.SPSI Sergai,

andalas/supryadi

DIABADIKAN - Pengurus PUK SPSI Desa Firdaus terpilih diabadikan bersama peserta Musnik dan Ketua DPC SPSI Sergai di Balai Desa Firdaus Kecamatan Sei Rampah. Abdul Hakim Rangkuti didampingi Wakil Ketua Andy Ebiet. Kehadiran keduanya guna me-

mantau jalannya Musnik agar sesuai AD/ART serta Peraturan Organisasi SPSI hasil Mu-

nas IV tahun 2007. Abdul Hakim Rangkuti mengatakan, hasil dari musya-

warah yang cukup demokrasi dan kondusif ini, menunjuk sebagai Ketua Yoneidi. Dan sesuai aturan maka ketua terpilih sekaligus menjadi ketua formatur didampingi unsure DPC SPSI Sergai dan 5 orang unsure peserta Musnik, menyusun struktur kepengurusan PUK SPSI Desa Firdaus. Dijelaskannya, bahwa SPSI hasil Munas IV Tahun 2007 terdaftar Disnaker Sergai nomor SK 366 tahun 2006 atas nama SPSI Sergai. “Kepengurusan SPSI yang baru tumbuh sekitar tahun 2008 belum bias dikatakan sah, sebab yang terdaftar duluan adalah SPSI hasil Munas IV Tahun 2007, tegas Abdul. (RYAD)

BE RI T A DU K ACI T A

YAYASAN BALAI SOSIAL HENRY WIJAYA JL. BAKARAN BATU NO.1 MEDAN TLP.(061) 7367339 - 7369359 Blok

2

Nama

HONG MAU PIAU

Umur (Thn)

64

Alamat

Jl. Rupat No. 40 Medan

Meninggal (Tgl/Jam) 27-12-10 12.00 WIB

Berangkat (Tgl/Jam)

30-12-10 10.00 WIB

Keterangan / Tempat

Diperabukan

BE RI T A DU K ACI T A

BALAI PERSEMAYAMAN ANGSAPURA JL. WAJA NO. 2-4 MEDAN TELP. 7345503, 7361328, 7360873 B lok

N ama

U mur (Thn)

Alamat

Meninggal (Tgl/Jam)

B erangkat (Tgl/Jam) K eterangan / Tempat

VIP-A

YAP KUI CUAN

78

Jl. K .L. Yos S udarso No. 225 C Medan

25-12-10 02.00 WIB

29-12-10 10.00 WIB

D i perabukan

VIP-B

KWEK SUI YUNG

65

Jl. Wahi di n No. 33 K i saran

25-12-10 05.00 WIB

28-12-10 14.00 WIB

D i perabukan

VIP-C

NG ANG CHAI

92

Jl. C umi -cumi No. 11 Medan

23-12-10 05.10 WIB

27-12-10 11.00 WIB

D i perabukan

6

LIM KWE TJEK

95

Jl. S emarang No. 25 / 82 Medan

27-12-10 05.25 WIB

30-12-10 13.00 WIB

D i perabukan

7

NG GEK HIANG

89

Jl. S elam V III No. 42 Medan

23-12-10 04.10 WIB

27-12-10 13.00 WIB

D i kebumi kan

8

C H EN SU I SEN

86

K omp. C emara A sri Jl. Strawberry No. 88 Medan

26-12-10 15.55 WIB

30-12-10 13.00 WIB

D i perabukan

9

GOH CIN HOCK

73

Jl. B . K atamso Gg. K arya No. 43 K p. B aru Medan

25-12-10 06.30 WIB

29-12-10 14.00 WIB

D i perabukan


Selasa

POLITIK

28 Desember 2010

harian andalas | Hal.

11

KPU Diminta Usut Ijazah Calon Bupati Tapteng Medan-andalas Puluhan massa dari Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Tapanuli Tengah (AMNP Tapteng), Senin (27/12) siang unjuk rasa ke Kantor KPUD Sumut dan Mapolda Sumut. Mereka meminta kedua lembaga itu menyelidiki dan mengusut tuntas dugaan ijazah palsu salah satu calon Bupati Tapteng yaitu Dina Riana Samosir. Di Kantor KPUD Sumut di Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, massa pengunjuk rasa meminta agar KPUD Sumut dan KPU Pusat memverifikasi ulang seluruh berkas kelengkapan para calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung di Pemilukada Tapteng. Pasalnya mereka menduga, KPUD Tapteng terindikasi berpihak kepada kepentingan-kepentingan kelompok tertentu dalam meloloskan dan menetapkan pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan maju di Pemilukada Tapteng. Sambil membentangkan spanduk dan poster-poster, massa pengunjuk rasa yang dikoordinatori Muhammad Ansori Lubis itu menuntut KPUD Sumut dan KPU Pusat segera mengganti Ketua KPUD Tapteng karena dinilai tidak lagi independen. Mereka menuntut KPUD Sumut dan KPU Pusat membatalkan keputusan KPUD Tapteng tentang penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati serta mengingat para pengurus KPU

tidak menjadikan lembaga itu sebagai alat untuk memperkaya diri. Dalam kesempatan itu mereka juga meminta Panitia Pengawas Pemilukada (Panwaslukada) Tapteng proaktif melakukan pengawasan terhadap jalannya proses Pemilukada Tapteng yang diduga banyak terjadi pelanggaran. Aksi pengunjuk rasa di depan Kantor KPUD Sumut itu mendapat pengawalan sekitar puluhan personil anggota polisi dari Polsekta Medan Timur. Setelah lima orang perwakilan pengunjuk rasa diterima staf KPUD Sumut, massa kemudian melanjutkan aksinya ke Mapolda Sumut Jalan Medan-Tanjung Morawa. Di Mapolda Sumut, massa pengunjuk rasa menyampaikan tuntutan serupa agar Poldasu mengusut dugaan ijaza palsu calon Bupati Tapteng Dina Riana Samosir. Mereka juga meminta Poldasu dan Kejatisu memeriksa Ketua dan Anggota KPUD Tapteng karena diduga melakukan 'permainan' dalam penetapan calon Bupati dan Wakil Bupati Tapteng. Sementara itu di hadapan Kasubid Dokliput Poldasu AKBP MP Nainggolan yang menerima massa pengunjuk rasa, Asril Siregar perwakilan pengunjuk rasa menyampaikan tuntutannya terkait dugaan ijazah palsu calon Bupati Tapteng Dina Riana Samosir. Disebutkan Asril, Dina Riana Samosir terindikasi palsu dilihat dari foto di

POSTER - Terlihat pengunjuk rasa membentangkan poster-poster dan spanduk berisi tuntutan dan kecaman saat unjuk rasa di Kantor KPUD Sumut, Senin (27/12). andalas/suhartono

ijazah SD, lebih dewasa dibanding ijazah SMP. Selain itu dari penulisan nama dan penulisan nilai juga terlihat ada

kejanggalan. MP Nainggolan mengatakan aspirasi massa pengunjuk rasa akan

disampaikan kepada pimpinan Poldasu. Namun ia menyarankan agar laporan ini disampaikan ke Polres Tapteng. (TON)

Tim Seleksi Komisi Informasi Provsu Diadukan  Komisi A DPRDSU: Kalau Bermasalah Diulang Medan-andalas Sejumlah calon anggota Komisi Informasi (KIP) Provinsi Sumatera Utara (Provsu) mengadukan kecurangan dan pelanggaran yang dilakukan Tim Seleksi Calon Anggota KIP Provsu kepada Komisi A DPRD Sumut, Senin (27/12). Sejumlah calon anggota KIP Provsu yang mengadukan itu di antaranya Tohap P Simamora, Kalimatua Siregar, Jumian Situmorang, Fakhrizal Husin, dan Hasnul Amar.

Pengaduan mereka diterima langsung Ketua Komisi A DPRD Sumut Hasbullah Hadi, Sekretaris Isma Fadli Pulungan, dan tiga orang anggota Komisi A lainnya. Menurut Tohap P Simamora, telah terjadi perlakuan tidak objektif dan diskriminatif dalam hasil wawancara yang dilakukan Tim Seleksi Calon KIP Provsu. Ada calon anggota KIP yang hanya diwawancarai beberapa menit saja, bahkan ada yang diwawancarai tidak lebih dari lima menit, namun masuk dalam 15 besar nama yang diusulkan menjadi calon anggota KIP untuk diuji kepatutan dan kelayakan. Kemudian nama-nama yang akan duduk di KIP Provsu pun diduga sudah disiapkan jauh sebelum seleksi dilakukan sehingga nama-nama di luar yang disiapkan hanya sebagai pendamping saja atau sekadar

Lima Kandidat Muncul Jelang Muscab PPP Langkat Langkat-andalas Musyawarah Cabang Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, diwarnai dengan munculnya lima nama kandidat ketua DPC yakni Nurul Azhar Lubis, Daliman, Syahrial Simanjuntak, Erwin Fauzi, dan T Said Syafii. Ketua Panitia Pelaksana Muscab PPP Langkat, T Said Syafii, ketika ditemui di Stabat, Langkat, Senin, membenarkan kelima nama itu memang digadanggadang oleh Pimpinan Anak Cabang PPP seKabupaten Langkat, Muscab PPP Kabupaten Langkat rencananya berlangsung pada 27-28 Desember 2010 di Gedung Pegnasos Stabat dan akan dihadiri Ketua Fraksi PPP DPR RI Hasrul Azwar, Ketua DPW PPP Sumut H Fadly Nurzal, dan Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu. Dalam Muscab PPP, kata T Said Syafii, selain akan memilih ketua baru untuk periode 2010-2015, juga untuk menentukan arah dan tujuan serta program organisasi dalam menghadapi Pemilu 2014. Selain itu, kata dia, diharapkan nantinya pengurus yang terpilih, akan melakukan tindakan-tindakan yang rasional, untuk merekrut kader-kader yang potensial, karena selama ini seakan-akan terkotak-kotak. "Pengurus yang di-

PRESIDENT 13.00-15.15-17.30-19.45 THAMRIN 12.00-14.10-16.20-18.30-20.10 SUN 12.30-14.20-16.10-18.00-19.5021.40

percayakan nantinya, mampu menaikkan suara partai ini secara signifikan," pintanya. Sementara itu, Ketua Generasi Muda Pembangunan Indonesia (GMPI) Amulia menyatakan tidak berpihak kepada siapapun. "Siapapun yang menang, jangan dikotak-kotak PPP ini, rangkul semuanya, untuk kepentingan partai yang lebih besar," katanya. Amulia juga berharap agar pengurus yang terpilih nantinya, juga memasukkan unsur ormas pendukung PPP ke dalam jajaran pengurusnya, jangan mereka dibiarkan saja. Sesepuh PPP Langkat Nailul Amali yang dihubungi secara terpisah berharap tidak ada intervensi dan suara rakyat PPP harus didengar dan dihargai. Sebab, katanya, seluruh PAC PPP, adalah ujung tombak untuk kemenangan PPP di masa mendatang. "Jadi petinggi PPP harus menghargai itu, kalau PPP mau sukses di bumi Langkat ini. Yang terpenting jangan ada tekanan, beri kebebasan mereka untuk memilih pemimpinnya," katanya. Untuk itu, Nailul Amali mengimbau Ketua Umum DPP PPP Suryadharma Ali untuk mendengarkan suara Pimpinan Anak Cabang (PAC) PPP Langkat dan bukan suara oknum-oknum. (ANT)

THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.00-21.20 PLAZA 13.10-15.20-17.30-20.40 BINJAI 12.30-14.40-16.50-18.00-21.10

memenuhi formalitas administrasi seleksi, ujar Tohap. Terjadinya dualisme versi pengumuman calon anggota KIP itu juga akibat terjadinya pemaksaan dari nama-nama yang sudah disiapkan tersebut. Termasuk nama-nama orang-orang yang memiliki track record tidak baik juga tetap dimasukkan ke dalam lima belas besar orang yang akan diusulkan untuk menjadi anggota KIP Provsu. “Sebenarnya banyak lagi pelanggaranpelanggaran lainnya yang dilakukan Tim Seleksi yang semuanya sudah kami rangkum dalam laporan tertulis ini,” ungkap Tohap. Ketua Komisi A DPRD Sumut Hasbullah Hadi dalam kesempatan itu mengatakan, akan membahas permasalahan tersebut.

Komisi A berjanji dalam waktu dekat akan memanggil Tim Seleksi untuk mempertanyakan laporan kecurangan dan pelanggaran tersebut. Diulang Seusai pertemuan ketika ditanya wartawan mengenai laporan kecurangan tersebut, Hasbullah Hadi menegaskan, kalau memang benar ditemukan kecurangan dan ketidakobjektifan dalam penyeleksian tersebut, Komisi A akan menolak hasil seleksi dan meminta agar dilakukan seleksi ulang. Bahkan bila perlu pihaknya akan melaporkan kecurangan tersebut ke Polda untuk diusut. Menanggapi siapa yang bertanggung jawab dalam persoalan tersebut, dengan tegas Hasbullah Hadi mengatakan Eddy Syofian selaku Ketua Tim Seleksi. “Eddy

Syofian yang harus bertanggung jawab baik secara hukum maupun secara administratif,” jelas Hasbullah. Bahkan Komisi A akan merekomendasikan langsung kepada gubernur agar Eddy Syofian dicopot dari jabatannya sebagai Kadis Kominfo Sumut kalau dari hasil temuan nanti terbukti melakukan kecurangan dan pelanggaran pasal 30 ayat (2) Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Menanggapi rencana Eddy Syofian yang akan maju menjadi calon Wali Kota Tebing Tinggi, Hasbullah Hadi mengatakan, Eddy Syofian tidak layak menjadi calon Wali Kota Tebing Tinggi. "Jadi Kadis Kominfo saja tidak becus. Buktinya ngurus Komisi Informasi saja bermasalah," sebut Hasbullah Hadi. (GUS)

DPD RI Serap Aspirasi ke Kecamatan Termuda Sergai Pegajahan-andalas Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dr H Rahmat Shah melakukan kunjungan kerja ke kecamatan termuda di Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Pegajahan, Senin (27/12). Kehadiran Rahmat Shah untuk menyerap aspirasi masyarakat di kecamatan ini disambut Camat Pegajahan Henri Suharto SH, para kepala desa, para anggota Badan Pengurus Desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan ratusan warga di Kantor Camat Pegajahan. Dalam pertemuan yang turut dihadiri Kepala Polisi Sub Sektor Pegajahan Aiptu UG Tambunan itu, perkembangan pembangunan kecamatan hasil pemekaran dari Kecamatan Perbaungan pada tahun 2006 menjadi isu pembahasan. Camat Pegajahan kepada Rahmat Shah menjelaskan, Pemkab Sergai khususnya Pemerintah Kecamatan Pegajahan sampai saat ini masih memrioritaskan pembangunan infrastruktur, sumber daya manusia, dan ekonomi kerakyatan sebagai arah kebijakan pembangunan daerah. Berkat kerja keras pemerintah dan masyarakat, Kecamatan Pegajahan mampu menorehkan beberapa prestasi membanggakan di antaranya Juara I Lomba Kecamatan Terbaik Tingkat Sumut dan Anugerah Upakarti 2006 kepada Koperasi Wanita (Kopwan) Surya Bestari. Kecamatan Pegajahan yang luasnya sekitar 10.000 hektare, memiliki 12 desa dan 1 kelurahan dengan jumlah penduduknya sekitar 28.000 jiwa itu, menurut camat memiliki potensi bisnis yang cukup besar. Di kecamatan ini cocok dibangun kebun binatang dan kolam renang. Alasan camat, kecamatan ini berpotensi

PALLADIUM PLAZA 12.00-14.10-16.20-18.30-20.40 BINJAI 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40

PALLADIUM THAMRIN 12.00-14.20-16.40-19.00-21.20 SUN 12.30-14.50-17.10-19.20-21.50

andalas/supryadi

PROPOSAL - Camat Pegajahan Henri Suharto disaksikan Kepal Pol Sub Sektor Pegajahan Aiptu UG Tambunan menyerahkan proposal kebun binatang kepada Anggota DPD RI Rahmat Shah. menjadi daerah obyek wisata. "Apabila kebun binatang dan kolam renang itu bisa terealisasi, akan banyak tenaga kerja yang terserap dan bisa meningkatkan perekonomian rakyat," ucap Henri Suharto. Dalam kesempatan itu sejumlah warga menyampaikan aspirasinya, di antaranya permasalahan infrastruktur jalan seperti jalan di Desa Lestari. Desa Lestari selain juga membutuhkan pengaspalan jalan, masyarakatnya juga membutuhkan program Aladin (alas dan dinding) untuk rumah layak huni. Begitu juga di Desa Tanjung Putus, sejak adanya program PNPM-MP di Kabupaten Sergai, desa terpencil ini belum pernah me-

SUN PALLADIUM 13.00-15.10-17.20-19.30-21.40 BINJAI 12.45-14.55-17.05-19.15-21.25

PALLADIUM 11.30-13.30-15.30-17.30-19.3021.30 PLAZA 12.30-14.30-16.30-18.30-20.30 BINJAI 12.30-14.20-16.10-18.00-19.5021.40

nikmati kucuran dana dari program PNPM-MP. Kepada anggota DPD dan pejabat pemerintahan yang hadir dalam pertemuan itu, masyarakat juga meminta agar di wilayahnya dibangun Mapolsek dan Koramil agar keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bisa semakin ditingkatkan. Menanggapi berbagai aspirasi masyarakat itu Rahmat Shah mengatakan dirinya sebagai wakil rakyat yang dipercaya melaksanakan amanah rakyat, akan menjembataninya ke pemerintah daerah dan pusat. “Kita akan bawa aspirasi ini ke pemerintah agar ditindaklanjuti dan dicari solusinya,” katanya seraya menyarankan agar masyarakat menyampaikan aspirasinya secara tertulis. (RYAD)

PLAZA 12.30-14.20-16.10-18.00-19.50

THAMRIN 12.00-13.50-15.40-17.30-19.2021.10


Selasa 28 Desember 2010

SUMATERA UTARA

harian andalas | Hal.

12

Bupati Langkat Bantu Kelompok Tani

andalas/ budi zulkifli

CEK BANTUAN-Asisten Adm Umum Drs Sura Ukur mewakili Bupati mengecek sejumlah alat mesin pertanian yang diberikan kepada para kelompok tani.

KILAS

Kepsek dan Guru Duduki Kandepag Binjai Binjai-andalas Kepala sekolah dan sejumlah guru Madrasah Tsanawiyah Al-Munawwarah berkantor di Jalan Olah Raga Kelurahan Timbang Langkat, Kecamatan Binjai Timur, menduduki Kantor Departemen Agama Binjai Jalan Gatot Subroto, Senin (27/12) sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam tuntutannya para guru minta ketegasan Kakandepag Binjai HM Yasin MA, untuk meluruskan permasalahan sebenarnya, karena kepsek dan para guru terombang-ambing nasibnya selama 4 bulan. Hal ini disebabkan pengusiran dilakukan Ketua Yayasan Al-Munawwarah Prof Dr Abu Bakar. Padahal, kepala sekolah yang dinonjobkan tersebut, memiliki SK yang sah dari Kanwil Kementerian Agama Sumut. Yeni Sri Rangkuti SPd, Kepsek yang dinonjobkan kepada andalas menjelaskan, pada 11 Oktober 2010 Kanwil Kemenag Sumut melalui SK Kw.02/ 1-b/Kp 07 6/057/MA/2005, tanggal 14 September 2005 menetapkan dirinya sebagai guru sekaligus kepala sekolah di Yayasan Al-Munawwarah, dan itu belum dicabut hingga kini. "Tapi nyatanya, saya bersama para guru yang sudah mengabdi 8 sampai 10 tahun, hampir sama dengan umur sekolah milik Pemko Binjai itu, diusir seperti sampah,"ungkap Yeni prihatin. Keterangan dihimpun andalas, meruncingnya masalah kepemimpinan di Madrasah Al-Munawwaroh, akibat kucuran dana bantuan pusat senilai Rp 90 juta, untuk rehab sekolah. Namun kepala sekolah, tidak mau bekerjasama menandatangani sejumlah usulan proyek yang ada, sesuai arahan Kanwil. "Saya tidak mau diajak kerja sama, menandatangani usulan dari yayasan. Soalnya, saya takut nanti jadi masalah, saya kan menuruti petunjuk dari Kanwil, supaya tidak menandatangani apa pun sebelum dananya cair. Jadi, uangnya sekarang ada di bank, mengeluarkannya harus pakai tandatangan saya,"katanya. Menurut sejumlah guru dan kepsek, 43 murid yang mendapat Bantuan Siswa Miskin (BSM) senilai Rp 720.000/ tahun, diduga disunat Kepsek yang baru. Pemotongan disebutkan, untuk pembelian kursi, rehab dinding sekolah dan biaya perpisahan,"terang sejumlah guru. Salah seorang guru pengajar Ir Dian Ratnawati SPd mengaku kecewa dengan sikap Kakandepag Binjai HM Yasin, yang tidak tegas menyelesaikan permasalahan dan seperti dikebiri pihak Yayasan. (PAI)

Perda Pajak Daerah Disahkan Lubuk Pakam-andalas DPRD setujui dan sahkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pajak daerah menjadi Peraturan Daerah (Perda) Pajak Daerah tahun 2010 melalui Sidang Paripurna Dewan dipimpin Ketua DPRD Hj Fatmawati Takrim di ruang sidang DPRD Deli Serdang, Lubuk Pakam,kemarin. Perda yang disahkan ini meliputi sebelas objek pajak yakni PBB Perdesaan dan Perkotaan, Pajak Air Bawah Tanah serta Pajak Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan (BPHTB) merupakan objek pajak yang baru. Kemudian pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, Pajak Penerangan Jalan (PPJ), pajak mineral bukan logam dan batuan, parkir dan pajak sarang burung walet, merupakan perda yang direvisi (diremajakan) karena tidak sesuai lagi dengan perkembangan zaman. Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan melalui Wakil Bupati H Zainuddin Mars menyampaikan terimakasih kepada DPRD yang telah menyetujui dan mensahkan perda tersebut. Menurut bupati, Perda tersebut sebagai salah satu bagian dari peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), dalam upaya percepatan pembangunan daerah menyahuti tuntutan masyarakat yang semakin kompleks. “Pemkab segera mensosialisasikan perda pajak daerah ini kepada seluruh komponen masyarakat,agar apa yang menjadi harapan kita bersama untuk tercapainya target PAD sebesar Rp 300 miliar, yang kenaikannya signifikan dapat tercapai,"ujarnya.(TH)

andalas

Stabat-andalas Bupati Langkat H Ngogesa Sitepu melalui Asisten Adm. Umum, Sura Ukur menyerahkan bantuan sejumlah alatalat pertanian kepada Kelompok Tani dan bantuan Pengembangan Usaha Agribisnis Pedesaan (PUAP) kepada 28 Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) yang tersebar di 16 Kecamatan, berupa dana bergulir masing-masing sebesar Rp 100 juta pada acara penyerahan yang dirangkai dengan Lomba Menu 3 B dan A (Beragam, Bergizi, Berimbang dan Aman) di Jambur Persadaan Merga Silima Langkat di Stabat, kemarin. “Kurangnya akses permodalan dan pemasaran serta tekhnologi masih menjadi tantangan bagi para petani,” ujar Sura Ukur. Di sisi lain Bupati mengingatkan alih fungsi lahan menjadi ancaman serius dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Karena itu, pro-

gram pengembangan diversifikasi pangan dan gizi menggunakan bahan pangan pengganti beras sudah saatnya dibudayakan seperti ubi kayu, jagung, ubi jalar maupun keladi, sehingga bahan pangan kita semakin beragam. Sebelumnya Kadis Pertanian Langkat, H Basrah Daulay SP, dalam laporannya menyebutkan tujuan lomba dan penyerahan bantuan dimaksudkan untuk lebih mendorong dan meningkatkan kreatifitas masyarakat untuk memilih dan menentukan sekaligus menciptakan menu beragam, bergizi dan berimbang sesuai dengan potensi sumber daya wilayah. Selain itu, dalam hal penyerahan Alsintan dimaksudkan meningkatkan kemampuan petani dalam mengelola usaha secara efisien untuk meningkatkan pendapatannya. Adapun bantuan yang diserahkan kepada kelompok tani bersumber dari APBD Pro-

Pengumuman CPNS Molor Panitia Dituding ‘Bermain’ Tanah Karo-andalas Salah satu faktor penyebab molornya pengumuman CPNS di Kabupaten Karo, hingga 7 hari, adalah minimnya proses pengawasan terhadap para panitia sebagai penanggung jawab dokumen negara. Akibat keleluasaan ini, membuat mereka (panitiared) diduga 'bermain' menyulap hasil seleksi CPNS Karo 2010. Hali itu diungkapkan Ketua LSM Kharisma Sibayak Kabupaten Karo, J Albert Bukit, Senin (27/12) sekitar 18.00 WIB di kantornya Jalan Penghasilan Berastagi. Dikatakan, situasi ini sangat ironis, karena hasil kelulusan yang dibawa dari Pulau Jawa tidak dikawal aparat negara hingga tiba di Pemkab Karo, Kamis (23/12) sekitar pukul 00.15 WIB, yang seharusnya sudah sampai, Rabu (22/12) sekitar pukul 20.00 WIB sesuai

kesepakatan. Satu hal lagi, pengunduran pengumuman dimaksud hanya karena alasan tim pemeriksa dari Institut Teknologi Bandung (ITB) tidak kebagian tiket penerbangan saat hendak berangkat mengantarkan hasil seleksi tersebut ke Pemkab Karo. Alhasil, pada Kamis seluruh peserta yang mengikuti ujian datang berbondong-bondong ke kantor Bupati ingin melihat secara

langsung kelulusan. Namun cuma rasa kecewa yang didapat, sebab hingga larut malam pengumuman belum juga di lampirkan di papan pengumuman di BKD. Padahal dosen dari ITB, Hardi Nusantara sudah menyerahkan hasil kelulusan langsung diterima Kepala BKD selaku Sekretaris Panitia Seleksi, disaksikan Ketua Panitia Makmur Ginting (Sekdakab Karo). Kepolisian Resort TK, TNI dan sejumlah wartawan juga ikut menunggu di Kantor Bupati Karo, guna mengetahui hasil kelulusan CPNS itu. Masih, kata Albert Bukit, sesuai penuturan Kepala BKD Kabupaten Karo yang juga sebagai panitia, lewat media masa baru-baru ini, penguluran waktu pengumuman setelah sampainya berkas hasil kelulusan hanya dengan alasan proses pere-

kapan rangking CPNS dan akan segera ditempelkan di papan pengumuman. Namun penantian sudah berlangsung hingga 7 hari, papan pengumuman yang diharapkan para peserta CPNS tidak juga muncul.” Ada apa dengan situasi ini, jangan-jangan sudah ada nomor titipan tertentu. Kalau memang bersih mestinya begitu sampai langsung diumumkan," kata Bukit. Dia menambahkan, sikap transparan Pemkab Karo dalam hal pengumuman hasil seleksi CPNS itu merupakan suatu keharusan, seperti halnya di kabupaten lain. "Jadi, jangan sampai ada anggapan, masyarakat Karo bodoh dan tidak tahu peraturan. Kita tidak akan tinggal diam dan akan terus mengusut indikasi 'permainan' tersebut," katanya. (LAMS)

Natal Oikumene Deli Serdang Penuh Suka Cita Ribuan umat Nasrani se-Kabupaten Deli Serdang hadiri perayaan Natal Oikumene Kabupaten Deli Serdang yang dirangkai dengan Lomba Paduan Suara Gerejani (LPSG) ke-32 di Open Stage Lubuk Pakam, Minggu (26/ 12). Oikumene yang mengambil tema “Berusahalah hidup damai dengan semua orang” (Ibrani 12:14a) dan Sub Thema “Dengan damai Natal mari kita ciptakan suasana kondusif untuk membangun kehidupan yang sejahtera dalam kebhinekaan,” berlangsung penuh khidmat dan suka cita. Tembang-tembang pujian, yang dikumandangkan artis ibukota dan vocal grup Tunanetra Yapentra dengan MC, turut menebarkan sukacita Natal yang turut dihadiri Ketua TP-PKK Deli Serdang Ny Ir Hj Anita Amri Tambunan, Wakil Bupati H Zainuddin Mars, Ketua DPRD Hj Fatmawati, Kajari Lubuk Pakam dan perwakilan Kapolres Deli Serdang Dalam khotbahnya Ephorus HKBP Pdt Dr Bonar Napitulu, mengatakan setiap permasalahan yang timbul dimana saja, selalu diupayakan mencari “win-

Bupati Amri Tambunan bersama artis ibukota dalam perayaan Natal Oikumene. andalas/th sihombing

win solution” untuk mencari jalan damai. Namun win-win solution yang dimaksud belum bisa menjamin hidup damai, karena masih ada pihak merasa dirugikan. Karena itu, jika umat Kristiani khususnya di Deli Serdang hendak mencari hidup damai, berdamai dengan Kristus dengan menerima firman-Nya. Bupati Deli Serdang H Amri Tambunan dalam sambutannya mengatakan, perayaan Natal dirangkaikan dengan LPSG memiliki arti yang sangat penting bagi umat Kristiani, karena merupakan bagian

untuk merenungkan nilainilai ajaran agama. Salah satu bimbingan agama yang berlaku bagi semua agama adalah mewujudkan semangat kebersamaan yang dilandasi adanya kasih sayang sesama umat beragama, intern agama dan antar umat beragama dengan pemerintah. Bupati bangga melihat kebersamaan sekalipun adanya perbedaan sekte. Oleh karena itu semua bentuk kebersamaan dapat dipelihara dan ditumbuh kembangkan, karena perbedaan bukan alasan

untuk tidak bersatu. “Mari berkarya dan raih prestasi mewujudkan hari esok lebih indah, karena kita tidak akan berarti tanpa dukungan orang lain,” tandasnya. LPSG ke- 32 tahun 2010 untuk kelima kalinya, Kecamatan Lubuk Pakam berhasil mempertahankan Juara Umum setelah berhasil meraih juara I dari 5 kelompok yang diperlombakan. Piala bergilir diserahkan Bupati Deli Serdang Drs H Amri Tambunan kepada Camat Lubuk Pakam, Drs Citra Efendy Capah MSi. (TH)

vinsi dan Kabupaten Langkat berupa 18 unit Hand Traktor, 15 unit power Thereser, 15 unit Corn Sheller, 16 unit Mesin Pompa Air, 8.750 Kg Benih Padi, 1 unit RMU, 1 unit Seed Cleaner, 10 ton pupuk NPK, 10 pupuk organik, 360 liter pupuk cair, 1 unit LDPM. Seterusnya bantun langsung dari APBN Pusat berupa 8 unit, Hand Traktor, 8 Unit Pompa Air, 1.014 Ton Pupuk NPK, 2.028 Liter Pupuk Organik Cair, 3.042 Ton Pupuk Organik Granular, 277 Ton Benih Padi, 58 Ton Benih Jagung, 30 Ton Benih Kedele dan 8 Kg Benih Cabe serta sejumlah bantuan PUAP. Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah SKPD, Ketua DWP Langkat Ny. Khairul Bariah Surya, PKK serta para kelompok tani dan Gapoktan. Pada acara tersebut juga diserahkan sejumlah penghargaan kepada penyuluh pertanian dan KUPT pertanian berprestasi. (BD)

Marak, Depot Air Mineral tak Berizin Kisaran-andalas Maraknya depot isi ulang air mineral di Kabupaten Asahan, yang belakangan ini mulai berkembang pesat bak jamur tumbuh di musim hujan sangat mengkhawatirkan. Pasalnya, selain tidak memiliki izin, depot-depot tersebut diduga memakai bahan baku airnya dari sumur bor dan air PDAM terdekat. Pesatnya pertumbuhan depot pengisian ulang air mineral ini belum dapat menjamin atau masih diragukan kualitas dari air mineral tersebut. Hal ini sangat membahayakan bagi konsumen yang memakai jasa depot tersebut dalam memenuhi suplai kebutuhan air minum siap dikonsumsi. Sejumlah kalangan di kota ini mengatakan, maraknya pertumbuhan depot isi ulang air mineral siap dikonsumsi tersebut saat ini sudah tingkat mengkhawatirkan. Keberadaan sejumlah depot yang berada di Kota Kisaran maupun Asahan tersebut diduga belum ada mendapatkan izin ataupun pengawasan dari Dinas Kesehatan terhadap kualitas air yang mereka pasarkan. "Apakah air mineral tersebut layak untuk dikonsumsi atau tidak," ungkap pemerhati kesehatan dan lingkungan Syamsuddin Koto kepada andalas di ruang kerjanya Jalan Wahidin Kisaran, Senin (27/12). Sementara anggota Komisi C DPRD Asahan, Rudi Hartono mengakui, maraknya depot pengisian ulang air mineral yang terdapat di Kisaran maupun sejumlah wilayah Kabupaten Asahan diduga belum memiliki sertifikat standar mutu air yang boleh dikonsumsi oleh Dinas Kesehatan Pemkab Asahan. Selain berdampak terhadap kesehatan masyarakat, depot-depot ini juga diduga tidak memiliki izin. Diharapkan kepada pengusaha depot isi ulang air minum untuk mengurus perizinannya terkait keberadaan depot maupun standar air yang boleh dikonsumsi. "Sehingga para konsumen tidak lagi mengkhawatirkan mutu air mineral yang mereka konsumsi tersebut,"ujarnya. Pantauan andalas di beberapa depot pengisian ulang air mineral, diketahui sebagian besar depot air isi ulang tersebut bahan bakunya diduga diambil dari PDAM setempat, atau air berasal dari pegunungan. Namun belakangan dari beberapa sumber diketahui para pengusaha depot tersebut memanfaatkan jasa sumur bor di dalam rumah untuk dijadikan bahan baku air mineral. Selain biayanya sangat murah hal tersebut juga sangat efektif untuk mencari keuntungan berlipat. Padahal sebelumnya diketahui sesuai SK Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI Nomor 651 Tahun 2009 perihal persyaratan teknis Depot Air Minum yang diperdagangkan. Dilarang mengambil bahan baku air mineral dari air yang diproduksi PDAM ataupun sejenisnya. (FAS)

WARTAWAN DAERAH LANGKAT: Hasrizal, Budi Zulkifli, Syaiful Amri, Subur Syahputra BINJAI: M Kamil Ismail DAIRI: Sondang Silalahi HUMBANG HASUNDUTAN: Marganda Lumbangaol DELISERDANG: Firdaus Tanjung, TH Sihombing, Bobby Lusaka Purba SERGAI: Supriyadi TEBINGTINGGI: Riady Kasidi KABANJAHE: Lamhot Situmorang SIANTAR/SIMALUNGUN: Agus Salim HT Haean,Larhamsimare-mare, Edi Pangaribuan KISARAN: Hamdan Rangkuti BATUBARA: Zulkifli Nasution LABUHAN BATU: Iwan Lugas & Cerdas Kesuma LABURA: M Ilyas Munthe, Nurdinsyah SAMOSIR: Fransiskus Sitanggang TAPUT/TOBASA: Caisar HP SIBOLGA/TAPTENG: Parlin Gultom NIAS SELATAN: Edy Gunawan Zebua MADINA: Choirullah Lubis PALAS: M Effendi Pohan BANDA ACEH: Salman, Afrizal SIGLI: Dhian Anna Asmara, Tasbir BIEREUN: H Suherman Amin,M Husin Spd, Juanda Iskandar. KUTACANE: Jamuddin Selian, Alwahidi, Arifin Desky. LANGSA: DD Harison. LHOKSUKON: Usman Cut Raja.


SUMATERA UTARA

Selasa 28 Desember 2010

harian andalas | Hal.

13

Asahan Butuh Lembaga Pemasyarakatan

Kadis Pendidikan Madina Didesak Mundur

Kisaran–andalas Setelah dimekarkannya Batu Bara menjadi Kabupaten dari Kabupaten induknya Asahan, nyaris Kabupaten Asahan tidak memiliki Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) sendiri. Pasalnya, lembaga pemasyarakatan yang ada selama ini yang berada di Labuhan Ruku berada di wilayah Kabupaten Batu Bara. Sejak Batu Bara menjadi Kabupaten lembaga pemasyarakatan Labuhan Ruku saat ini menampung para tahanan dari kedua kabupaten tersebut sudah tidak layak dan over kapasitas. Sebelumnya, Lembaga Pemasyarakatan yang berada di Labuhan Ruku tersebut memang dulunya berada di Kabupaten Asahan, akan tetapi sejak Kabupaten Asahan dimekarkan menjadi dua kabupaten. Lapas Labuhan Ruku yang berada di Wilayah Kabupaten Batubara yang jarak tempuh antara Lapas Labuhan Ruku dengan Pengadilan Negeri (PN) Kisaran yang berada di Kabupaten Asahan mencapai 20 km jauhnya. Hal inilah yang menjadi salah satu kendala penyebab sering terlambatnya jadwal sidang di PN Kisaran ditambah lagi juga sering terlambatnya para jaksa datang ke pengadilan tersebut, ungkap koordinator LBH Publiek Asahan Zasnis Sulung saat di temui andalas kemarin, di kediamannya Jalan Diponegoro Kisaran. (FAS)

Panyabungan-andalas Akibat banyaknya permasalahan dan ditemukan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mandailing Natal, memalui aksi damai digelar Senin (27/ 12) menuntut Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Madina, Drs Musaddad Daulay MM, segera mundur sekaligus hengkang dari Kabupaten Madina. Pasalnya, para aktivis HMI menduga terdapat penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2009, yang melenceng hingga mencapai jumlah fantastis, Rp

3 miliar. Untuk itu, diminta kepada aparat penegak hukum segera menangkap pengelola DAK 2009 Diknas Madina. Sementara M Yasir Nasution, selaku Koordinator Aksi demo menyebutkan, terdapat banyak kejanggalaan ditemukan pada pengelolaan DAK di Dinas Pendidikan Madina, dari tahun 2006 hingga kini. Alhasil terdapat sekolah yang belum rampung bahkan dibiarkan telantar sejak masa Kadis dijabat H Samad SE. "Selama ini DAK hanya menjadi ATM bagi oknum oknum tertentu," katanya. Menurut Yasir, DAK 2009 juga seharusnya bersifat swakelola. Faktanya, malah mengubah juknis/ juklak atau dengan alasan klasik, kepala sekolah tidak memiliki kemampuan. Alasan ini terkesan mengadaada. Untuk itu, HMI Cabang

Mandailing Natal menyatakan sikap, dalam 3 kali 24 jam Musaddad Daulay harus mundur dari jabatannya. Selain itu, Kadis Diknas Madina diminta transparan terhadap penggunaan DAK tersebut. Begitu juga Kejaksaan Negeri (Kejatisu) didesak agar segera mengusut tuntas kasus per kasus permasalahan di seputar Kadis Diknas Madina, yang selama ini terkesan ditutup-tutupi. Terkait dengan desakan lengser itu, Musaddad Daulay mengatakan, pihaknya akan berusaha memberi jawaban yang tepat kepada para pengunjuk rasa. "Pelaksanaan DAK telah diawasi pihak eksternal dan internal serta sudah sesuai dengan tupoksinya," katanya. Secara terpisah, di sela sela

Natal PDS Penuh Suka Cita Lubukpakam-andalas Perayaan Natal Partai Damai Sejahtera (PDS) Deli Serdang bersama warga, yang digelar di gereja HKBP Penara Desa Wonosari Kecamatan Tanjung Morawa, Deli Serdang, kemarin berlangsung dengan penuh suka cita Ketua DPC PDS Deli Serdang Renjo Siregar dalam sambutannya

Pesantren Modern Daar Al Uluum (PMDU) Kisaran kembali dipertanyakan status peralihan tanah pertapakannya. andalas/fas

Dipertanyakan, Kejelasan Status PMDU Asahan Kisaran-andalas Keberadaan Pesantren Modern Daar Al Uluum (PMDU) Kisaran, Kabupaten Asahan yang dibangun sekitar tahun 1973, dipertanyakan sejumlah kalangan di daerah ini, seperti masyarakat setempat, LSM, Pers, dan lembaga pemerhati. Karena seperti diketahui, tempat pesantren tersebut berdiri adalah eks tanah HGU PT Uniroyal (PT BSP sekarang). Sekretaris LSM Gapura Cabang Kisaran, Basyaruddin Harahap didampingi rekannya Hamdan Rangkuti, mengemukakan hal itu kepada andalas, Senin (27/12). Menurut Basyaruddin, pemerintah setempat seperti Pemkab dan DPRD Asahan harus transparan menjelaskan kepada

publik, milik siapa PMDU Kisaran itu. Kalau Pemkab Asahan dinyatakan sebagai pemiliknya, lalu disetorkan ke mana hasilnya. Pasalnya, seperti diketahui pertapakan tempat berdirinya pesantren dimaksud merupakan tanah eks HGU PT Uniroyal atau PT BSP milik Bakrie Group sekarang, yang berarti tanah tersebut merupakan aset Pemkab Asahan. Sedangkan, jika pesantren dimaksud merupakan milik yayasan yang mengelola Yayasan PMDU Kisaran. Hingga saat ini bagaimana status peralihan tanah tersebut kepada yayasan. "Hal ini harus dijelaskan Pemkab maupun DPRD Asahan secara transparan kepada

masyarakat agar tidak terjadi kerancuan dan tanda tanya bagi sejumlah kalangan di daerah ini," kata Basyaruddin. Sebelumnya diketahui, sebagai wujud dedikasinya terhadap pembangunan dunia pendidikan Islam di kabupaten ini, mantan Bupati Asahan (Alm) H Abdul Manan Simatupang, yang tak lain merupakan ayah kandung Bupati Asahan saat ini, mendirikan Yayasan PMDU Kisaran. Taufan Gama Simatupang selaku bupati, di yayasan tersebut menempati posisi sebagai Ketua Dewan Penasihat Yayasan PMDU. Karena itu, bupati diminta tidak diam saja menyikapi permasalahan kejelasan status PMDU tersebut. (FAS)

Kadis Pendidikan Madina Musaddad Daulay aksi unjuk rasa dilakukan HMI Cabang Madina, Parkoas Batu Bara meminta kepada aparat penegak hukum agar secepatnya menangkap Kadis Pen-

mengajak seluruh pengurus dan kader PDS membaur dengan seluruh elemen masyarakat guna mendukung program pemerintah. Melalui perayaan Natal ini diharapkan keluarga besar PDS Deli Serdang dapat lebih mendekatkan diri kepada sesama manusia terlebih kepada Tuhan Yang Maha Esa (TYME). “PDS Deli Serdang siap memperjuangkan aspirasi dan siap menerima masukan dari masyarakat. Oleh karena itu, PDS akan turun ke desa desa untuk memberikan yang terbaik,"sebutnya. Acara kebaktian Natal dengan

didikan Madina. Pasalnya, dugaan penyimpangan DAK tahun 2009 sekitar Rp 3 miliar itu berpotensi menjadi temuan BPK. (OI)

thema “Hendaklah kamu sehati sepikir dalam satu kasih, satu jiwa satu tujuan” ( Filihpi 2:2b) dengan sub thema “ PDS bersama rakyat”., diisi dengan sajian tembang-tembang pujian, koor, dan Liturgi . Sementara itu ,Pdt TM. Purba STh dalam khotbahnya mengatakan PDS kedepan diharapkan lebih maju dari sekarang. Oleh karena itu, umat Kritiani harus mampu memposisikan diri pada halhal yang positif, sehingga mampu berbuat yang terbaik demi kemajuan bangsa melalui partisipasi bersama PDS. (TH)

Kualuh Hulu Menuju Kota Maksiat Jika ada yang berbicara tentang Kabupaten Labuhan Batu Utara, sudah pasti yang terlebih dahulu dibicarakan adalah Aek.Kanopan yang merupakan ibu kota dari daerah otonom baru ini dan sekaligus pula menjadi ibu kota kecamatan Kualuh Hulu. Oleh- Ilyas MuntheAek Kanopan

Sebelum dimekarkan menjadi daerah otonom baru dari Labuhan Batu induk, kecamatan ini terkenal dengan kepekaan masyarakatnya terhadap segala hal berbau kemaksiatan. Jangan harap permainan judi akan berlangsung dengan bebas apalagi tempat-tempat mesum menawarkan pelayanan "nafsu hewani".Tak perlu menunggu waktu lama, dalam hitungan minggu sudah pasti masyarakat ataupun organisasi keagamaan akan melakukan penggerebekan bahkan hingga pembakaran terhadap tempat- tempat maksiat ini. Namun setelah Labura dimekarkan, hal itu kini menghilang dari Kecamatan yang dahulunya dikenal tempatnya orang- orang yang vokal dalam menjaga daerahnya dari serbuan praktik maksiat. Tak lagi ada riuh rendah suara para aktivis ormas keagamaan, tokoh masyarakat alim ulama dan para cendekiawan

daerah ini yang berani berdiri dan bersuara lantang di tengah kemaksiatan. Padahal, Kecamatan Kualuh Hulu kini merupakan tolok ukur dari daerah otonom bermotto "Basimpul Kuat Babontuk Elok" itu. Tentu, sebagai daerah yang dijadikan tolok ukur, bukan saja dari sisi kemajuan pembangunan, kematangan sumber daya manusianya, pendapatan perkapita namun juga dari sisi keagamaan dan kepekaan masyarakatnya terhadap lingkungan sekitarnya. Praktik perjudian, peredaran minuman keras dan prostitusi didaerah ini kini seperti hal sudah biasa dan sudah dilegalkan. Tak perlu bersusah payah bagi para penggemar judi tebak angka setan (togel) dengan mudah dapat membelinya hampir di semua pojok kota dan seluruh desa. Begitu pula halnya dengan minuman keras dan pelayanan plus-plus dari Pekerja Seks Komersial (PSK), berkedok sebagai pelayan di cafe remang yang bertabur hampir di setiap pojok desa. Seperti halnya di desa Pulo Dogom, Kuala Beringin, Kelurahan Aek Kanopan, Pinggir Jati, Membang Muda, Perkebunan Labuhan Haji, Sukaramai, dan Aekkanopan Timur tempat praktik mesum di buka dengan leluasa dan tidak memiliki izin resmi membuka tempat hiburan. Sementara aparatur desa dan kelurahan hingga kecamatan dan kabupaten hanya berusaha untuk cuek dan tidak berusaha

menindak para cukong-cukong tempat maksiat itu. Sungguh ironis, jika pemekaran daerah dengan isu pembangunan dan modernisasi akhirnya membuat para pejabat dan penegak hukum, tokoh pemuda, agama di daerah ini melakukan tafakur dan hening cipta berjamaah atau malah latah ikut pula mengamini tumbuh suburnya praktik perjudian dan prostitusi di daerah yang dulunya terkenal sangat religius itu. Parahnya, jika situasi ini terus berjalan dan berkembang, yang menjadi korban terbesar adalah para generasi muda Labura. Bagaimana tidak, dengan lingkungan yang terus menerus mempertontonkan praktik maksiat dan bebasnya penjualan minuman keras di lingkungannya, jelas akan sangat memengaruhi mental dan kejiwaan mereka yang masih sangat labil terhadap halhal demikian. Untuk itu, sudah saatnya para tokoh pemekaran, politikus, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, alim ulama, tokoh keagamaan, ormasormas keagamaan segera duduk bersama dengan para birokrasi, DPRD dan penegak hukum untuk mencari solusi yang terbaik untuk kemaslahatan masyarakat di bumi "Basimpul Kuat Babontuk Elok" Ini. Sebab bukan mustahil, jika hal ini terus dibiarkan tampa ada upaya maksimal, dalam kurun waktu yang tidak lama lagi Labuhan Batu Utara dengan trademark-nya Kualuh Hulu akan berubah, dari kota relegius menjadi kota maksiat.(**)


Selasa 28 Desember 2010

ACEH MEMBANGUN

harian andalas | Hal.

14

Bocah Korban Ledakan Tabung Gas Akhirnya Meninggal Dunia Bireuen-andalas Sayed Ibrahim (5) bin Sayed Yahya warga Geudong-Geudong Kota Juang Bireuen, bocah korban meledaknya tabung gas 3 Kg bantuan pemerintah di di desa Blang Pala, dusun Cot Perawakan, kecamatan Nisam Bandar Baru, Aceh Utara Minggu (26/ 12) akhirnya meninggal dunia, Senin (27/12) sekira pukul 05.30 WIB dalam perawatan di BLU RSD dr Fauziah Bireuen.

andalas/ suherman amin

MENINGGAL-Sayed Ibrahim (5) bocah yang tewas akibat ledakan tabung gas 3 Kg bantuan pemerintah di desa Blang Pala Nisam Kecamatan Bandar Baru Aceh Utara, Senin dinihari akhirnya meninggal dunia.

KILAS Togel Marak

Anggota WH Dituding Lemah Bireuen-andalas Sejumlah masyarakat Kabupaten Bireuen mensinyalir anggota Wilayatul Hisbah (WH) atau Polisi Syariat Islam Kabupaten Bireuen lemah dan tanpa maksimal bekerja dan hal itu jelas dengan maraknya transaksi peredaran Toto Gelap (Togel) yang telah merambah dan berkembang di Bireuen tanpa adanya yang menegur dan membinanya. Menurut pengamatan dan informasi yang diperoleh andalas, lemah tidak bekerjanya anggota WH akibat kurangnya uang operasional. Di Bireuen saat ini, togel sudah tumbuh dan berkembang, namun mereka melaksanakan aksi itu seperti tidak adanya aturan. Sehingga sejumlah masyarakat agak resah karena dikhawatirkan anakanak mereka terkena virus togel. Selain maraknya togel, praktek kemaksiatan juga semakin merajalela. Namun WH setempat yang bernaung di bawah Dinas Syariat Islam belum berupaya untuk menertibkannya dan disinyalir karena hanya dengan minimnya dana operasional. Sejumlah masyarakat sangat menyesalkan sikap anggota WH yang kinerja lemah akibat kurangnya dana operasional, padahal itu memang sudah tugas mereka. "Saat ini, Bireuen memang tidak punya dana untuk operasional dan hal itu bukan hanya untuk anggota WH, gurupun tanpa uang minum. Tetapi tetap bekerja karena itu memang amanah," ungkap Rusli warga Kuala. (HUS)

Peringatan 6 Tahun Tsunami

Warga Langsa Baro Baca Yasin Bersama Langsa-andalas Umat manusia telah mencederai alam dengan perilaku-perilaku buruk seperti membabat hutan, merusak habitat hewan dan perilaku negatif lainnya. Maka tak heran bila bencana alam kerap terjadi, akhir- akhir ini . Demikian diutarakan Ustadz Tgk H Muhammadsyah Pimpinan Dayah Babul Rahmah Peureulak Barat Aceh Timur di masjid Rahmah Kampung Paya Bujok Tunong Kecamatan Langsa Baro Pemko Langsa, akhir pekan lalu, saat menjadi Pemimpin Pembacaan Yasin dan Do'a Bersama untuk memperingati 6 Tahun Bencana Gempa Bumi dan Gelombang Pasang Tsunami 26 Desember 2010 yang lalu. Peristiwa Gempa Bumi dan gelombang (Tsunami) 26 Desember tahun 2004 adalah musibah terbesar yang terjadi dunia ini, tercatat ribuan jiwa manusia tewas dalam musibah itu tidak sedikit harta benda turut musnah, anak kehilangan orangtuanya. Begitupun sebaliknya, kita selaku manusia hanya bisa pasrah dan tawaqal dalam menghadapinya. Enam tahun sudah berlalu peristiwa maha dahsat itu terjadinya, setiap tahunnya pada malam hari selalu diperingati dengan bermacam-macam acara sakral di masjid-masjid di seluruh kampung di Aceh, seperti membaca yasin, tahlillan dan lainnya yang berintikan mengenang peristiwa tsunami. Seperti yang dilakukan di Masjid Rahmah Kampung Paya Bujok Tunong Kecamatan Langsa Baro Pemko Langsa. (HRN)

Bocah korban ledakan tabung gas itu meninggal dunia saat dalam perawatan tim medis di ruang Icu setelah satu hari sebelumnya menjalani perawatan di kamar bedah akibat luka bakar yang dialaminya sangat parah. Sejak dilakukan perawatan di UGD hingga ke ruang bedah BLU RSD dr Fauziah Bireuen, Sayed Ibrahim terlihat mulai membaik, bahkan sudah bisa diajak bicara dengan kedua orangtuanya, Sayed Yahya (65) dan Rubiah, ibunya yang tetap menjaga anaknya sejak tragedi "bom waktu" bantuan pemerintah itu. Namun saat berada di ruangan Icu, kondisi korban Habib Ibharim

mulai kritis, terlebih menjelang pukul 03.00 WIB dini hari. Menurut Rubiah, ibu kandung korban dan ayahnya, Sayed Yahya yang berada di sampingnya mengeluh pada perawat yang bertugas terkait tak normalnya cairan obat melalui kantong infus. Sebelumnya, dr Nasrul yang menangani korban saat dibawa ke ruang UGD BLU RSD dr Fauziah Bireuen pasca kejadian mengatakan, memang pasien korban ledakan tabung gas itu mengalami kekurangan cairan ditubuhnya dan butuh penganan serius dalam perawatan. "Memang umur anak saya itu ditangan Allah, tetapi saya kecewa terhadap perawat lelaki yang bertugas di ruang Icu, saat itu mereka tidak ada di ruangan. Saat saya minta tolong, kerena anak saya mulai kejang-kejang untuk membetulkan jarum cairan infus. Tapi, perawat itu sedang tidur di ruang piket, dan berujar, besok saja kita perbaiki, karena saya ngantuk," terang Sayed Yahya kepada andalas yang melayat ke rumah duka di Lampoh Jambe Geudong-Geudong Bireuen seraya meniru ucapan perawat itu. Menurut Sayed Yahya, menjelang 30 menit setelah terjadinya kejang-kejang, anaknya Sayed Ibrahim akhirnya menghembus nafas terkahir di ruang Icu rumah sakit plat merah itu. Tak hanya sampai di situ, Rubiah,

ibu kandung Habib Ibharim yang ditemui di rumah duka, Bireuen Senin (27/12) juga kecewa atas pelayanan seorang oknum perawat di ruang Icu rumah sakit Fauziah Bireuen. Alasan Rubiah kecewa, selain kurangnya pelayanan juga akibat perawat itu menganggap, kalau keluarga korban tak pernah tidur di ruang ber-AC, ketika Rubiah meminta mengecilkan volume pendingin ruangan itu. Begitupun juga ketika jasad Sayed Ibrahim ingin dipulangkan ke rumah duka, petugas dan perawat di ruang itu kembali meminta uang sebesar Rp 300 ribu kepada kedua orangtua korban, alasan uang keluar ruangan yang akhirnya dipenuhi kedua orangtuanya. Direktur rumah sakit dr Fauziah Bireuen, dr Yurizal yang dihubungi andalas secara terpisah mengakui, pihaknya akan tetap menelusuri bagaimana kronologis serta duduk persoalan dan penyelesaian nya terkait laporan tentang perawat tersebut. "Terkait pesien tersebut, mungkin kondisi terjadi akibat pembuluh darah berbalik atau kontreksi dan terjadi penyempitan kontruktur akibat tubuhnya terbakar secara menyeluruh," katanya. Disinggung tentang terjadinya pungutan uang diruang Icu saat jasad korban ingin dibawa pulang oleh keluarganya, Yurizal me-

ngaku, tidak mengetahui hal itu. Karena menurutnya, biasanya, tak ada pungutan uang tersebut. "Kecuali 2x24, keluarga pasien belum mengurus surat berobat, itu mungkin menjadi salah satu syarat berobat, meskipun itu tidak muntlak harus dilakukan segera oleh keluarga pasien," ujarnya. Seperti diberitakan sebelumnya Sayed Ibrahim (5) bin Sayed Yahya Warga Geudong-Geudong Kota Juang Bireuen kritis setelah tabung gas 3 Kg bantuan pemerintah meledak di kedai kopi dan kios kelontong pakciknya di desa Blang Pala dusun Cot Perawakan kecamatan Nisam Bandar Baru Aceh Utara Minggu (26/12) sekira pukul 09.00 WIB. Dugaan sementara, tabung itu meladak akibat selangnya bocor. Akibat ledakan itu, kedai kopi yang disatukan dengan kios kelontong milik Tarmizi, abang Muhammad Rizal bersama isinya ludes jadi arang, termasuk satu unit telivisi 24 inci miliknya jadi abu. Kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta. Api berhasil dipadamkan satu jam setelah kejadian. Sementara abangnya, Sayed Balqiah (8) siswa SD Negeri 6 Bireuen hanya mengalami luka bakar di kaki dan siku tangannya, sedangkan pakciknya, Muhammad Rizal (13), siswa SMP 2 Bandar Baru warga Blang Pala, kecematan setempat hanya terbakar di kedua ujung kaki. (HERA) andalas/nafli

Komisi B DPRK-Kadisbuntanak Tinjau Lahan Garapan Bireuen-andalas Komisi B DPRK dan Kadistanak Kabupaten Bireuen dan unsur terkait, melakukan peninjauan ke lokasi lahan garapan Kecamatan Jeunib Bireuen setelah menerima surat permintaan perangkat desa di kawasan Desa Paya Bilie, Kecamatan Jeunib dua hari lalu. Sebagai wujud mendukung aspirasi masyarakat di Desa Paya Bilie, Kecamatan Jeunib yang memohon supaya dibangun jalan menuju perkebunan dan kejelasan status lahan garapan yang sudah lama digarap petani setempat tapi telantar pasca konflik, Komisi B DPRK dan Kadistanak Bireuen bersama unsur terkait, melakukan peninjauan kelokasi tersebut. Informasi diperoleh andalas, peninjauan itu sekaligus menyikapi surat permohonan yang diajukan perangkat Desa Paya Bilie, sebagai tindak lanjut surat mereka sebelumnya kepada Pemkab Bireuen untuk melakukan pembangunan jalan yang direncanakan sepanjang empat kilometer jalan ke kebun

dan petani sekaligus membantu bibit tanaman. Geuchik Desa (Kades) Paya Bilie Ismail Arbi (56) dalam keterangannya kepada andalas kemarin di Bireuen menyebutkan, lahan garapan masyarakat sudah telantar dan saat ini mau digarap lagi oleh petani setempat, dan hal itu sudah diusulkan ke Pemkab dengan luasnya sekitar 1500 hektar serta mereka mengharapkan kejelasan status lahan tersebut. "Dulunya lahan itu sudah pernah digarap masyarakat, tapi sudah telantar pasca konflik. Luas keseluruhan dari batas gampong sebelah timur dan barat 2 kilometer, sebelah selatan sekitar 8 kilometer. Dari luas itulah seluas 1500 hektar mau kami garap dan sudah kami ajukan permohonan ke kabupaten," ujarnya. Sementara Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Peternakan dan Kehutanan (Kadisbuntanak) Bireuen, Ir H Azmi Abdullah didampinggi Kabid Kehutanan Dailami SHut menyebutkan, peninjauan

yang mereka lakukan untuk melihat kondisi di lapangan termasuk status lahannya. Sebab lahan garapan itu sejak lama sudah digarap masyarakat, tapi kondisinya kini sudah telantar. Menjawab andalas berkaitan status lahan itu, Kabid Kehutanan Dhailami S Hut menambahkan, lahan garapan masyarakat itu masuk dalam katagori areal budidaya atau areal penggunaan lain (APL) sebab letaknya masih sangat jauh dari hutan produksi. Begitu juga dengan batas sebelah selatan Desa Paya Bilie, berbatasan dengan hutan, Kabupaten Bireuen. Ketua Komisi B DPRK Bireuen, Tgk Mahdi Hasballah didampinggi Sekretaris komisi B, Azhari Ahmad dan Tgk M Amin M Hasan selaku anggota, ditemui secara bersamaan di lokasi juga menyebutkan hal senada dengan Dhailami S Hut. "Itu lahan garapan masyarakat, saat konflik telantar. Sekarang mau digarap kembali, dan sudah diusulkan ke Kabupaten," ungkapnya. (HERA/JND)

ZIKIR BERSAMABupati Pidie H Mirza Ismail, muspida dan warga sedang melaksanakan doa dan Zikir bersama.

Bupati Pidie :

Rumah Bantuan Dijual Pemiliknya Sigli-andalas Bupati Pidie H Mirza Ismail S Sos mengatakan, ada segelintir masyarakat yang menerima bantuan rumah dari BRR maupun rumah bantuan kaum duafa menjual rumah tersebut kepada orang lain. Dan hal tersebut bukan kabar burung. Jelasnya, terkadang yang seperti ini disalahkan pemerintah saja yang tak memikir rakyatnya. "Coba bayangkan ketika belum mendapat bantuan rumah mengajukan permohonan tak ada rumah, termasuk mereka yang rumahnya terkena bencana alam, baik pasca tsunami maupun bencana lainnya. Tapi setelah ada bantuan rumah dijualnya," kata Bupati Mirza Ismail menjawab andalas di Pendopo Pidie, Minggu (26/12). Bahkan, menurut Bupati,

ada juga warga di Banda Aceh menjual rumah bantuannya kepada masyarakat Pidie. Dan, mereka yang telah membeli rumah bantuan setelah tak nyaman ditempati membongkarnya. "Mungkin kita sama-sama tahu berapa banyak rumah bantuan jenis "pasang bongkar" rumah-rumah tersebut," ujarnya. Sejauh menyangkut rumah bantuan, Bupati juga menyebutkan, banyak warga yang mendapat rumah bantuan pasca tsunami yang rumahnya disewakan kepada orang lain, termasuk ada yang dijualnya. Persoalan ini. Bukan hal baru lagi, sudah menjadi rahasia umum di beberapa daerah. Karenanya, jangan terus menerus menyalahkan pemerintah, kita sendiri tak menyadari hal yang salah ini. (DHIAN)

Sabang Miliki Daya Tarik untuk Dikunjungi PESONA alam yang dimiliki Pulau Weh, Sabang telah menjadi daya tarik setiap orang untuk berkunjung ke wilayah yang berstatus Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas. Birunya air laut dan aneka ragam ikan hias serta pemandangan tepi pantai yang menakjubkan pantas kalau Sabang digelar sebagai kawasan wisata khusus alam bawah laut. Panorama alam bawah laut yang tembus pandang ke dasar laut bisa disaksikan di Taman Laut Rubiah, sekitar 23 kilometer sebelah barat kota Sabang. Untuk menjangkau objek wisata Pulau Rubiah bisa melalui jalan darat menuju Iboih atau menyeberang dengan boat yang tersedia. Pesisir pantai yang mengelilingi Pulau Rubiah begitu indah hingga banyak turis dari berbagai belahan dunia melakukan selam atau snorkel. Pulau Rubiah yang luasnya sekitar 2500 hektar telah ditetapkan sebagai daerah special nature recerve atau daerah khusus cagar alam. Bagi mareka penggemar snorkel, Octopus dan Stingrays, pantai Iboih yang berpasir putih halus

andalas/usman cut raja

PELABUHAN BEBAS-Sebuah Kapal Very Cepat sedang sandar di Kawasan Pelabuhan Bebas Sabang. dan letaknya berdekatan dengan pulau Rubiah juga banyak diminati. Pesona lain yang dimiliki pulau Weh adalah banyaknya benteng, bunker dan meriam kuno yang menandakan pulau ini sangat strategis dan menjadi rebutan dimasa lalu. Hampir sepanjang pesisir yang mengarah ke laut terdapat benteng-benteng kuno baik peninggalan ketika kerajaan Aceh berperang melawan Portugis, Belanda

sampai perang Dunia II. Kini, Sabang sudah jauh berobah bahkan untuk memudahkan pelancong berkunjung ke Sabang, tersedia dua unit kapal very cepat dengan jarak tempuh 45 menit dari pelabuhan Balohan, Sabang ke pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Selain kapal veri cepat di Sabang juga beroperasi dua unit kapal penyeberangan penumpang dan barang dengan jarak

tempuh 90 menit. Sementara, pelabuhan teluk Sabang sendiri yang terletak di jantung kota Sabang juga sedang dalam pembangunan dermaga baru, gudang dan bangunan lainnya. Semua ini dalam persiapan beroperasinya pelabuhan bebas dan daerah perdagangan bebas. "Dalam dua tahun terakhir pembangunan Sabang dalam berbagai sektor giat dilakukan. Termasuk jalan

lingkar dan jalan tembus keberbagai objek lainnya sudah mulus semua," ujar Hidayat, warga Gampong Keuneukai. Informasi lain yang diperoleh koran ini menyebutkan, Pemerintah Pusat dan Aceh dalam penjabaran Undang Undang Nomor 37 tahun 2000 tentang Kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas Sabang terus berupaya memajukan kawasan Sabang terutama sektor pariwisata sebagai unggulan untuk menarik dolar dari jasa kunjungan wisatawan. Bahkan, Wakil Gubernur Aceh Muhammad Nazar dalam sebuah keterangannya kepada andalas di Banda Aceh belum lama ini menyatakan, pengembangan Kota Sabang diharapkan menjadi lokomotif atau penggerak pariwisata diseluruh kabupaten/kota di provinsi Aceh. "Nantinya setiap wisatawan yang berkunjung ke Sabang kepada mareka ikut diperkenalkan kawasan wisata lainnya yang terdapat di daerah lain seluruh Aceh," ujar Nazar. (UCR)


Selasa

SAMBUNGAN

28 Desember 2010

harian andalas | Hal.

15

Refly Sudah Diperiksa Anggota Sindikat Penjual ABG Diringkus KPK, Selanjutnya JR Saragih .........(Dari Halaman 1) Review atas terpilihnya Dirwan Mahmud sebagai Bupati Bengkulu Selatan, yang akhirnya dibatalkan. "Tidak ada yang baru. Artinya apa yang saya sampaikan di testimoni tertulis, ya itulah yang saya sampaikan ke KPK," ujar Refly. "Intinya kan saya beri keterangan, apa yang saya ketahui, terutama tentang pertemuan Bupati Simalungun pada tanggal 22 September, jadi memang sesuai dengan apa yang saya ketahui dan saya tulis di testimoni," paparnya. Refly yang merupakan mantan kuasa hukum dari

mantan calon Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud dan Bupati Simalungun JR Saragih cukup banyak mengetahui dugaan suap kasus tersebut di MK. Sebelumnya, pihak MK yang diwakili oleh Ketua Mahfud MD beserta hakim MK, Akil Mochtar melapor ke KPK mengenai percobaan penyuapan di lembaga tersebut. Hanya berselang beberapa hari setelah laporan Mahfud, KPK juga kembali mendapat laporan soal dari tim investigasi. Tim yang diketuai oleh Refy ini melapor soal adanya penyuapan dan pemerasan di MK, pada subjek kasus yang sama.(DTC)

Ada CPNS Tidak Lulus di Website, Tapi Namanya Muncul di Koran .........(Dari Halaman 1) rimaan CPNS Pemko Medan yang digelar 15 Desember 2010 lalu. “Sampai saat ini, nama saya masih tercantum sebagai peserta yang lulus di website Penerimaan CPNS Pemko Medan. Sedangkan dalam pengumuman kelulusan di sejumlah media cetak tidak ada,” kata Maria di ruang Komisi A DPRD Medan. Sama halnya dengan Agrefina Br Sembiring, lulusan DIII Analis Farmasi USU tahun 2009 dengan indeks prestasi kelulusan (IPK) 3,61 itu juga dinyatakan lulus di website dengan formasi Asisten Apoteker dengan nomor ujian 3162030045, namun di sejumlah media cetak terbitan Medan namanya “menghilang”. Anehnya, sambung Maria Arbina Tambun, dari 30 orang Formasi Analisis Hukum yang diterima dan diumumkan lulus melalui media cetak, ada salah satu peserta yang tidak lulus di website tapi tercantum namanya di media cetak, yaitu peserta atas nama Patrick Togu Tua Samosir dengan nomor ujian 2263051804. “Kalau kita buka di website, nama Patrick Togu Tua Samosir itu dinyatakan tidak lulus, tetapi kalau kita baca di koran nama ada tercantum. Saya sudah berkali-kali menghubungi BKD Kota Medan, namun mereka seperti menghindar,” kata Maria didampingi ayahnya, R Tarigan Tambun. Taringan Tambun mengatakan, selain mengadu ke Komisi A DPRD Medan, pihaknya juga akan mengadukan nasib anaknya ke kepolisian dan kejaksaan. “Tapi kita menunggu hasil dari Komisi A DPRD Medan dulu. Kami yakin ada kecurangan penerimaan CPNS Medan, karena itu kami akan terus mencari tahu hal sebenarnya dengan bantuan pengacara,” tambah Tambun. Kepada Ketua Komisi A DPRD Medan Landen Marbun, SH didampingi Sekretaris Komisi A Ilhamsyah, mereka menunjukkan hasil print out yang menyatakan mereka lulus menjadi CPNS Pemko Medan di website www.pcpns.pemkomedan. go.id. Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi A DPRD Medan Landen Marbun menegaskan dewan akan mendesak pihak USU agar membuka data hasil seleksi yang sebenarnya. “Kami sudah surati USU karena persoalan ini tidak boleh berlarut-larut. Kami yakin USU akan berikan data yang benar karena predikat mereka selama ini sangat baik,” kata Landen. Menurutnya, pihak Pemko Medan telah melakukan kesalahan fatal dengan membenarkan sistem manual dibanding informasi elektronik. Padahal sesuai UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan trasparansi elektronik, dikatakan bahwa pihak yang mengunakan informasi elektronik atau dokumen elektronik beserta hasil cetaknya merupakan alat bukti hokum yang sah. Landen mengaku, saat Komisi A mengundang Kepala BKD Medan Lahum Lubis

untuk mengklarifikasi permasalahan tersebut, belum bersedia. Namun demikian, pihaknya akan membandingkan data dari BKD Medan dengan data milik USU nantinya. “Sampai saat ini Komisi A DPRD Medan sudah menerima sebanyak 11 laporan masalah pengumuman seleksi penerimaan CPNS Pemko Medan. Ini akan segera kita tindak lanjuti,” kata Landen. Ratusan CPNS Antri Check Up Sementara itu, ratusan CPNS yang dinyatakan lulus melalui testing pada tahun 2010 ini terpaksa mengantri untuk mengurus berbagai syarat yang dibutuhkan saat melakukan pendaftaran ulang dari berbagai kab/kota di Sumatera Utara. Para CPNS ini tampak memadati Poli Psikiatri dan tempat pengambilan hasil test mereka di Rumah Sakit Umum Pirngadi Medan (RSUPM), sejak Kamis kemarin hingga hari Senin (27/12). Salah seorang CPNS Nur Indriyani asal Kabupaten Batubara mengatakan dirinya sejak Jumat kemarin datang ke Pirngadi untuk mengurus kelengkapan seperti Tes Urine untuk bebas narkoba, keterangan berbadan sehat dan test Psikiatri. Nur yang tamatan D3 Polmed yang lulus di Pemkab Batubara juga menerangkan untuk biaya yang dikeluarkan berbeda tiap test, seperti tes urine besarnya uang yang dikeluarkan sebesar Rp 160 rb, Surat berbadan sehat Rp 30 rb dan Psikiatri Rp 60 rb. Senada, Deborah yang tinggal di kawasan Padang Bulan Medan dan tamatan FK Metodis dan lulus di Jurusan Kedokteran Pemkab Simalungun ini juga mengatakan bersyukur dapat lulus testing. Namun, ramainya para CPNS yang lulus diterima membuat tempat pendaftaran dan tempat testing serta ruangan tempat pengambilan hasil akhir membuat mereka harus rela antri. “ Seharusnya panitia membuat jalur khusus yang disediakan sehingga tidak antri seperti ini,” kata Anto (26) yang sudah kali keempatnya mencoba testing dan baru ini lulus di Pemkot Siantar. Menurutnya, ia sudah datang sekira pukul 06.30 Wib, sementara proses yang dilalui memakan waktu hingga 5 jam. “Kita harus mendahului pasien Askes yang tua, gak mungkin kita paksa kita duluan,” katanya. Kekesalan mengantri ini juga diungkapkan Anto yang terpaksa berjam-jam menunggu. “Belum lagi 171 soal tes Psikiatri yang memakan waktu. Sudah stress kami ngisinya, lagian lama ngantri,” gerutunya. Kasubag Hukum dan Humas RSUPM Edison P SH menjelaskan biaya yang dikenakan bagi setiap CPNS dimulai dari pendaftaran biayanya Rp 10 rb, tes urine Rp 160 rb, Berbadan Sehat Rp 30 rb Psikiatri Rp 60 rb dan untuk legalisir 3 lembar Rp 6000. “Ini memang ada Perdanya,” katanya seraya menambahkan jumlah CPNS yang mendaftar sejak tgl 23/12 ada 60 orang, tgl 24/12 berjumlah 230 orang dan 27/12 sebanyak 250 orang.(BEN/YN)

Binjai- andalas Masyarakat Kelurahan Kebun Lada, Kecamatan Binjai Utara heboh ketika dua orang tersangka anggota sindikat penjual ABG yang baru saja melarikan Sri Wahyuni alias Yuni (17) dan Novita Sari alias Novi (18) selama 4 hari tanpa izin dari orangtua mereka berhasil ditangkap, Senin malam (27/12). Kedua tersangka nyaris tewas karena diramai- ramaikan massa. Untung saja para petugas dari Polsek Binjai Utara segera turun ke lokasi, sehingga kedua tersangka berhasil diselamatkan. Kedua tersangka itu adalah Awal

(24) warga Jalan T. Imam Bonjol, Binjai dan Rizky Fernando Batubara (22) warga Jalan ST. Hasanuddin, Binjai. Mereka sempat membawa kedua korban selama 4 hari ke Bandar Baru, Brastagi. Menurut keterangan kedua korban, pada awalnya mereka berkenalan dengan kedua tersangka di kawasan Jalan Baru, Simpang Megawati, Binjai. Setelah itu, mereka dibawa ke rumah teman tersangka di kawasan Sunggal. Namun, ternyata mereka bukan dibawa ke Sunggal, tapi dilarikan ke Bandar Baru, Brastagi. Rencananya, mereka akan dijual kepada germo

yang ada di sana. Mengetahui anaknya pergi tanpa kabar berita, orangtua Yuni, Zainul (45) pun mengadu ke Mapolres Binjai, Jumat (24/12). Namun, Sabtu (25/12) malam, Yuni dan Novi pun pulang. Menurut keterangan keduanya, mereka diantar oleh kedua tersangka dan diturunkan di jalan. Tidak terima dengan perlakuan kedua tersangka, pihak keluarga pun menyusun rencana untuk menjebak kedua tersangka. Akibatnya, kedua tersangka itu pun dirayu agar mau datang menjemput Sri Wahyuni dan Novita Sari.

Sial, saat datang kembali, keduanya pun langsung diringkus. Menurut rencana, keduanya akan diserahkan kepada pihak yang berwajib, namun warga tidak marah. Akibatnya, kedua tersangka pun ‘ditahan’ di dalam rumah sampai polisi datang. Begeitu datang Polisi pun langsung membawa kedua tersangka ke Mapolres Binjai. Sampai berita ini diturunkan, kedua tersangka masih diamankan di Mapolres Binjai. Namun, kedua orang tua korban berharap agar keduanya diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.(BD)

Tubuh Markus Bengkak

Diteror Serbuk Aneh .........(Dari Halaman 1) 0-3"Jadi memang ada hal yang teman-teman pers tidak tahu, bahwa sebetulnya timnas kita itu dari awal sudah dapat teror. Sejak dari latihan, menunggu bus sangat lama. Saya sampai maki-maki petugasnya," tutur Nurdin. Nurdin menjelaskan, saat timnya tiba di tempat latihan, di muka gawang Markus ditaburkan sesuatu serbuk yang membuat kiper kita gatal-gatal. Setelah dilakukan pengecekan, serbuk itu rupanya bisa membahayakan kulit. "Kata Widodo (asisten pelatih) dan dokter kami, serbuk itu membuat tim kami alergi, bahkan Markus (Horison) sampai bengkak," jelas Nurdin. Puncaknya, lanjut Nurdin, saat pertandingan penonton Malaysia mengganggu timnas dengan sinar laser. Ia mengatakan, hal ini sudah diantisipasi jauh-jauh hari dengan menyampaikan ancaman pada otoritas Malaysia, bahwa Indonesia tidak mau bertanding atau menghentikan laga jika ada laser. "Sebetulnya kemarin, karena Bapak Presiden menonton (dari Cikeas) dan melihat betul sinar laser itu, beliau langsung menelepon Menpora, dan Menpora langsung beritahu saya untuk protes. Dan itu saya lakukan," lanjut Nurdin. "Setelah pertandingan dilanjutkan, ketika itulah konsentrasi pemain kita sudah

buyar. Apalagi saat ada petasan yang hampir mengenai si Okto. Jadi ini sangat berpengaruh secara psikologis dan mental. Tapi insyaallah perjuangan kita belum selesai, dan kita masih punya peluang sama besarnya. Menurut Nurdin, Tim PSSI sudah menyelidiki temuan serbuk yang dianggap aneh itu dan akan menindaklanjutinya. Masalah serbuk tersebut juga sudah disampaikan ke pihak penyelenggara pertandingan di Malaysia. "Kami sudah mengajukan protes langsung dan melalui surat juga sudah. Dan, besok siang (hari ini-red), Insya Allah akan ada pertemuan, dan persoalan itu akan diangkat," ujar Nurdin. "Saya minta ini ditayangkan kembali proses pertandingan di sana. Memang tidak mempengaruhi hasil, tapi ini menjadi peringatan keras kepada Malaysia," tambah Nurdin. Soal kondisi Markus, pelatih Alfred Riedl belum bisa memastikan apakah mantan kiper PSMS Medan itu bisa diturunkan pada leg kedua final Piala AFF 2010. "Kami belum tahu diturunkan atau tidak, hari ini, dia hanya latihan kecil karena kondisinya belum meyakinkan," kata Riedl usai memimpin timnas Indonesia latihan di Lapangan C, Senayan, Jakarta, Senin (27/12). Namun, kata Riedle, alasan Markus tidak diturunkan

tersebut karena kondisinya yang cidera, bukan faktor serbuk gatal-gatal tersebut. Markus mengalami cedera saat terkena tendangan kaki pemain Malaysia saat mencoba menghalau bola di dalam kotak penalti pada partai final pertama di Bukit Jalil, Kuala Lumpur, kemarin. Lalu siapa pengganti Markus jika kiper Persib Bandung itu absen?, Riedl belum bisa memastikan. Yang pasti, masih ada waktu dua hari untuk memantau perkembangan kondisi Markus. "Jika Markus tidak main, Feri (Rotin Sulu) akan bermain. Tapi kami belum tahu apakah Markus bisa main atau tidak," jelasnya. Yongki Okto Tidak Bisa Main Sementara striker Yongky Aribowo dipastikan absen di leg kedua yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Striker muda berusia 21 tahun itu mengalami cidera. Dalam partai kedua nanti, kemungkinan besar Riedl akan mengubah komposisi pemain. "Formasi juga tidak akan sama. Okto (Maniani) jelas tidak bisa main. Yongki Aribowo cidera dan Markus (Horison) tidak tahu pasti," ujarnya. Alfred juga menjelaskan, kondisi mental para pemain Timnas pasca kekalahan dari Malaysia sudah membaik. Firman Utina dkk kini sudah melupakan pertandingan ke-

marin dan fokus pada leg kedua di stadion Gelora Bung Karno (GBK). Menurut pria asal Austria itu, pihaknya terus berusaha menyemangati pemain, melupakan apa yang telah terjadi dan menyiapkan para pemain untuk laga hari Rabu. "Mereka baik-baik saja. Mereka mampu bangkit kembali dengan cepat. Mood mereka membaik hanya dalam tempo kurang dari 24 jam," kata Riedl. Riedl mengaku para pemainnya banyak melakukan kesalahan dalam laga yang dihelat di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, kemarin. Namun, fokus tetap harus dijaga, terutama dalam mencetak gol. "Fokus kami adalah untuk mencetak gol. Baru kita lihat selanjutnya. Jika kita mencetak gol, itu bisa menaikkan mood dan mengubah pertandingan," pungkas Riedl. Malaysia Tetap Menyerang Sementara itu, rombongan Timnas Malaysia tiba di Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Senin (27/12) siang. Kedatangan Tim Harimau Malaya ini disambut yel-yel teriakan gembira dari sejumlah warga Malaysia, terutama mereka yang tinggal di Indonesia. Kepada wartawan, pelatih Timnas Malaysia Krishnasamy Rajagopal menyatakan keyakinannya bahwa Safee Sali dan kawan-kawan bakal

memenangkan pertandingan leg final kedua Piala AFF di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), 29 Desember 2010 mendatang. Diketahui, untuk tampil sebagai juara Piala AFF 2010 Malaysia hanya butuh hasil imbang. Namun pelatih Malaysia, Rajagobal membantah kalau timnya akan tampil bertahan lawan Indonesia di leg kedua nanti. Menurut Rajagobal, timnya tetap akan melancarkan serangan bila ada kesempatan. "Tidak mungkin kami akan bermain bertahan selama 90 menit. Meski hanya membutuhkan hasil imbang saja, kami tetap akan bermain dengan organisasi yang bagus juga," kata Rajagobal. "Kalau lihat penampilan kami saat lawan Vietnam, kami tidak bermain bertahan. Di babak kedua kami bahkan memiliki dua sampai empat peluang mencetak gol," tegas Rajagobal. Bertanding di Stadion Nasional, Bukit Jalil, Malaysia sukses menekuk Indonesia dengan skor telak 3-0. Dua gol Malaysia dicetak oleh Mohd Safee Bib Mohd Sali. Sat gol lainnya dicetak oleh pemain pengganti Mohamad Ashari Bin Samsudin. Kemenangan ini membuat langkah Malaysia untuk menjadi juara sangat terbuka lebar. Kekalahan dengan margin dua gol saja sudah cukup bagi Malaysia untuk tampil sebagai juara baru di Piala AFF. (DA/BBS)

menyaksikan latihan timnas Indonesia yang digelar di Lapangan C, Senayan Jakarta, Senin kemarin. Masyarakat tampak memadati luar pagar di sekeliling Lapangan C, sambil memberikan semangat kepada timnas yang sedang berlatih di bawah instruksi pelatih, Alfred Riedl dan asisten pelatih Wofgang Pikal. Tua, muda, laki-laki, dan perempuan, semua setia berdiri dan memberikan semangat dari luar lapangan. "Saya ingin melihat timnas tetap semangat, makanya saya ajak anak saya ke sini sekalian membeli kaos timnas untuk Dinda," kata Asri, ibu berusia 45 tahun yang rela jauh-jauh dari Bekasi datang ke Senayan khusus untuk menyaksikan latihan timnas. Asri pun berharap dukungan masyarakat ini bisa memompa semangat timnas yang akan menghadapi Malaysia dalam pertandingan kedua final Piala AFF yang akan

digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Kamis 29 Desember mendatang. "Semoga timnas tetap semangat," kata dia. Sementara itu, Purnomo (29), berharap kekalahan pada pertandingan pertama final tak menjadi beban bagi timnas. Dia berharap, timnas mampu tampil menawan sebagaimana mengalahkan Malaysia 5-1 dalam fase penyisihan grup yang lalu. "Timnas pasti bisa bermain seperti ketika mengalahkan Malaysia dalam penyisihan. Kekalahan kemarin harus dibalas," kata Purnomo. Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga meminta Tim Nasional Indonesia terus berjuang di leg kedua. " Timnas kita kalah, tapi tidak boleh putus harapan, tidak boleh patah semangat. Masih ada 90 menit lain yang akan dimainkan di Gelora Bung Karno," kata SBY usai nonton bareng di kediamannya, Puri Cikeas Indah, Bogor.

90 MENIT LAGI...! .........(Dari Halaman 1) sebenarnya bukan hal yang istimewa bagi tim Merah Putih. Pasalnya ini adalah kali keempat bagi Indonesia menjadi finalis. Final keempat ini dicapai Indonesia dengan catatan impresif mulai dari babak grup hingga semifinal. Sejak itu, atensi kepada timnas mulai meningkat. Sayang, dari sejumlah atensi dan perhatian itu, beberapa di antaranya tidak relevan dengan sepakbola. Beberapa di antaranya dinilai mulai dipolitisir. Selain itu, Irfan Bachdim cs juga mulai dihadapkan pada "gangguan-gangguan" lain seperti acara di luar lapangan yang tidak ada hubungannya dengan persiapan mereka, serta liputan media yang mulai berlebihan. Tiga gol bersarang ke dalam gawang Markus Haris Maulana dalam waktu berdekatan di paruh kedua laga juga

membuat Irfan Bachdim sulit melupakannya. "Tidak bisa tidur usai kekalahan ini!" tulis Irfan di akun Twitternya. Irfan sendiri tidak menjadi starter dalam laga tersebut. Ia baru diturunkan beberapa menit usai gol pertama Malaysia, untuk menggantikan Yongki Aribowo. "Tapi dagu tetap terangkat, kami bisa melakukannya di Jakarta! Tak mau beralasan omong kosong dengan laserlaser, kami harus bisa melakukannya lebih baik lagi ketimbang semalam!!" tegasnya merujuk kepada gangguan laser yang diterima pemain Indonesia. "Pemenang tidak pernah menyerah!!!" tegas pemain bernomor punggung 17 tersebut. Oktovianus Maniani minta maaf atas kekalahan telak kemarin, "Saya mohon maaf sebesar-besarnya kepada teman-teman suporter karena tidak maksimal di pertandingan kemarin," tulis winger muda asal Papua itu dalam

akun twitter-nya, Senin (27/ 12) pagi. "Kecewa sudah pasti, tapi saya tetap optimis akan melakukan yang terbaik untuk tim tanggal 29 nanti. Kami berjanji," sambung pemain 20 tahun yang kini memperkuat Sriwijaya FC itu. Tak cuma Okto, keinginan tampil lebih baik di leg kedua juga dinyatakan wakil kapten Firman Utina, juga melalui twitter. "Tenanglah kawan kalah kita belom kalah di Final, di GBK masih ada 90 menit untuk menciptakan gol lebih dari 4. Tetap semangat Indonesia!" Sebelumnya, penyerang senior Bambang Pamungkas juga mengekspresikan optimisme serupa. "Bukankah masih ada 90 menit lagi di Jakarta kawan-kawan. Tetap semangat..!!!" Di kalangan suporter, umumnya tidak menyalahkan timnas atas kekalahan tadi malam atas Malaysia. Seribuan orang masih antusias

Cara Media Malaysia Mengulas Kekalahan Indonesia .........(Dari Halaman 1) Utusan Malaysia, halaman dua Berita Harian juga memberitakan ucapan selamat yang diberikan Perdana Menteri Malaysia kepada Safee Sali dan kawan-kawan. “Perdana Menteri Gembira Malaysia Menang”, tulis Berita Harian. Berita final pertama AFF Suzuki 2010 juga menyita halaman nasional yang biasanya diisi berita umum. Berita Harian memberitakan

besarnya jumlah suporter yang menonton langsung ke Stadion. “90 Ribu Penuhi Stadion Nasional”. Tak hanya berita final pertama yang diangkat Berita harian, namun kericuhan di Stadion Utama Bung Karno Minggu lalu, akibat suporter tidak sabar mengantri tiket, juga diberitakan di halaman 45. “Stadion Bung Karno Ricuh, Suporter Tak Dapat Tiket.” Tulis Berita Harian. Foto-foto suporter Malaysia dan Indonesia

ditempatkan di halaman 46, satu halaman penuh. Sedangkan di halaman 47, Berita Harian mengutip pernyataan Alfred Riedl. “Masih Ada Peluang; Riedl”. Dan di halaman terakhir, Berita Harian membuat judul besar “Giliran Kita Mengganyang”. Sementara itu koran Kosmo membuat headline “Indonesia Tersungkur” di halaman depan. Di halaman olah raga, Kosmo menempatkan foto suporter Malaysia dan Indonesia, satu

halaman penuh. Kosmi juga mengulas hasil pertandingan di halaman 63, “Rajagobal Senang, Riedl Malu Besar”. Sementara di halaman belakang, koran itu membuat tulisan “Malaysia Garang”. Harian Metro juga menempatkan berita kemenangan Malaysia di halaman depan. “Garuda di Baham (Terkam)” begitu headline Metro. Foto-foto suporter kedua kesebelasan memenuhi satu halaman penuh di halaman 41. Sementara ulasan lengkap

pertandingan di tempatkan di halaman 42. “Strategi Memukau”. “85 Ribu serbu Stadion” dan “VIP Terpaku” tulis Harian Metro. Kericuhan di stadion utama Bung Karno juga ditulis harian Metro. “PSSI Kena Teguran Keras” tertulis di halaman 43. Masih di halaman yang sama, Metro kembali mengulas hasil pertandingan pertama final AFF. “Dendam Berbalas”, “Safee Calon Pencetak Gol Terbanyak”, dan “Peluang kami Amat Tipis; Riedl”. (TI)


HARIAN

andalas L

U

G

A

S

D

A

N

C

E

R

D

A

S

Selasa, 28 Desember 2010 | No: 1775/Tahun VI | E-Mail:andalasmedan@gmail.com | Harga Eceran Rp2.000; Langganan+ongkos kirim Rp75.000; Luar Kota: Rp2.500

Reuni Akbar Musisi Siap Bangkitkan Adrenaline PERHELATAN akbar yang akan menyatukan musisi diera 70 hingga era 2000 siap segera di geber pada Sabtu, (8/ 1) mendatang di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) eks Tapian Daya Pegelaran akbar yang mengambil tema Reuni Akbar Musisi (Reaksi) ini dilaksanakan atas prakarsa Sapu Lidi Production selaku event orginizer. Kegiatan ini merupakan ajang pemersatu pemusik asal Sumatera Utara umumnya dan Medan khususnya dari era 70-an hingga 2000 untuk tetap terus

berkarya sembari menjalin hubungan silahturrahmi antar musisi yang sempat terhenti lebih kurang puluhan tahun lamanya. Menurut Ayub Kesuma Siregar selaku juru bicara, kegiatan ini sempat mengalami keterlambatan dalam penyelenggaraannya, namun karena kegigihan seluruh pihak panitia pelaksana dibarengi dengan antusiasme yang begitu tinggi dari masyarakat pencinta musik daerah ini khususnya musik rock, maka event ini bakal segera terselenggara di

Januari mendatang. “Walau sempat terkendala dari waktu yang telah ditentukan namun karena dukungan dan antusiasme yang begitu tinggi dalam mensupport acara ini agar segera terlaksana maka atas izin Allah SWT kegiatan ini bakal digeber 8 Januari mendatang di PRSU,” ungkapnya. Ardiansyah Lubis ketua pelaksana event melalui Roy Mahadi Lubis dalam kata sambutannya saat technical meeting, Senin (27/12) di Kensington Jalan Bukit Barisan

Medan mengatakan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjalin hubungan silaturhami antara musisi senioren dengan talenta-talenta baru diblantika musik Sumut khususnya yang konsen di jalur musik rock. “Tujuan diselenggarakan Reaksi ini untuk memupuk kembali rasa persaudaraan antara sesama musisi yang lahir dan besar di Sumut. Sekaligus acara ini juga sebagai ajang untuk mengembalikan citra Sumut sebagai barometer musik rock tanah air yang sempat jaya di eranya,”paparnya. (YON/REL)

TANTRI ‘KOTAK’ PANIK Digosipkan Mau Nikah TANTRI ‘Kotak’ gelagapan ketika dicecar pertanyaan tentang gosip nikah. Dari kelakar di Twitter, kabarnya Tantri akan menikah dengan kekasihnya yang merupakan vokalis NAFF. “Enggak. Kata siapa? Itu cuma bercandaan teman-teman saja kok,” jawabnya saat ditemui di Dahsyat RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (27/12). Tantri menegaskan, kelakar itu biasa dilakukannya bersama teman-teman lewat jejaring sosial. Entah dengan teman-teman Kotak, atau dengan rekanrekan band Arda, kekasihnya. “Bukan beneran loh,” imbuhnya. Kisah cinta Tantri kini tertambat di hati Arda, vokalis band NAFF. Ta n t r i dan Arda pertama kali bertemu di sebuah acara musik di Madiun, tempat asal Arda. Sebelumnya Tantri berpacaran dengan vokalis Five Minute, Richie. Namun hubungan tersebut kandas dan Tantri kembali berpacaran dengan sesama anak band. Hubungan keduanya telah disetujui oleh masingmasing keluarga. Hanya saja, sebagai sesama anak band, hubungan Tantri dan Arda masih dijalani secara interlokal alias jarak jauh.(OKZ)

Harian Andalas  

Harian Andalas

Read more
Read more
Similar to
Popular now
Just for you